Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 216
Page 1
2025 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Empowering Telco Tower Infrastructure
for Indonesia’s Sustainable Future
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Page 2
Empowering Telco
Tower Infrastructure
for Indonesia’s
Sustainable Future
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (yang disebut juga PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (also referred to as “Mitratel”
“Mitratel” atau “Perseroan” atau “kami”) berkomitmen dalam or the “Company” or “we”) is committed to delivering reliable
menghadirkan infrastruktur telekomunikasi digital yang andal and sustainable digital telecommunications infrastructure for
sekaligus berkelanjutan bagi Indonesia. Melalui pengembangan Indonesia. Through the development of telecommunication
menara telekomunikasi, jaringan fiber optik, dan layanan towers, fiber optic networks, and supporting digital infrastructure
infrastruktur digital pendukung, Mitratel berperan sebagai services, Mitratel plays a role as a backbone of national
penopang konektivitas nasional yang mendorong transformasi connectivity that drives digital transformation and equitable
digital serta pemerataan akses komunikasi di seluruh wilayah. access to communication across regions. This theme
Tema ini menegaskan bahwa pertumbuhan Perseroan tidak emphasizes that the Company’s growth is not only focused
hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada penciptaan on business performance but also on creating long-term value
nilai jangka panjang yang sejalan dengan prinsip Environmental, aligned with Environmental, Social, & Governance (ESG)
Social, & Governance (ESG). principles.
Mitratel mengembangkan inisiatif Green Tower dengan Mitratel develops the Green Tower initiative by promoting more
mendorong penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah efficient and environmentally friendly energy usage, including
lingkungan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan, the utilization of renewable energy, optimization of site electrical
optimalisasi sistem kelistrikan site, serta penerapan systems, as well as the implementation of energy-efficient
teknologi hemat energi untuk mengurangi emisi sekaligus technologies to reduce emissions while improving operational
meningkatkan efisiensi operasional. Pada aspek sosial, efficiency. On the social aspect, Mitratel continues to expand
Mitratel terus memperluas konektivitas hingga ke wilayah connectivity to remote areas, support digital inclusion, maintain
terpencil, mendukung inklusi digital, menjaga keselamatan dan employee safety and development, as well as empower
pengembangan karyawan, serta pemberdayaan masyarakat communities around operational areas. Meanwhile, from
di sekitar area operasional. Sementara itu, dari sisi tata the governance aspect, the Company implements business
kelola, Perseroan menjalankan praktik bisnis yang transparan, practices that are transparent, accountable, and compliant
akuntabel, dan patuh terhadap regulasi, serta memperkuat with regulations, as well as strengthens risk management and
manajemen risiko dan integritas perusahaan. Melalui integrasi corporate integrity. Through the integration of the Green Tower
inisiatif Green Tower dan prinsip ESG dalam operasional, initiative and ESG principles in operations, Mitratel strives to
Mitratel berupaya mendukung masa depan digital Indonesia support an inclusive, resilient, and sustainable digital future for
yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Indonesia.
Page 3
Tema ini sekaligus mempertegas posisi Mitratel sebagai This theme further reinforces Mitratel’s position as a key
enabler utama dalam pembangunan fondasi konektivitas enabler in building the foundation of national digital connectivity
digital nasional di tengah percepatan transformasi. Melalui amid the acceleration of transformation. Through measured
ekspansi infrastruktur yang terukur, peningkatan efisiensi, dan infrastructure expansion, efficiency improvements, and
the adoption of future technologies, Mitratel continues to
pemanfaatan teknologi masa depan, Mitratel terus memperkuat
strengthen its competitiveness while building an adaptive
daya saing sekaligus membangun ekosistem yang adaptif.
ecosystem. With the integration of ESG principles, good
Dengan integrasi prinsip ESG, tata kelola yang baik, serta
governance, and comprehensive risk management, Mitratel
pengelolaan risiko yang komprehensif, Mitratel memastikan ensures that every growth initiative delivers sustainable impact
setiap langkah pertumbuhan memberikan dampak berkelanjutan and supports the creation of a more inclusive, productive, and
serta mendukung terciptanya masa depan Indonesia yang lebih resilient future for Indonesia.
inklusif, produktif, dan tangguh.
Tentang Laporan Keberlanjutan
About Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan Mitratel disusun sebagai bentuk The Sustainability Report of Mitratel is prepared as a form of
pertanggungjawaban dan penyampaian informasi tentang accountability and disclosure of information regarding the
penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek implementation of sustainability principles across all business
bisnis yang dijalankan. Laporan ini disusun secara periodik, aspects. This report is compiled periodically, at the end of each
yaitu setiap akhir tahun buku. [GRI 2-3] fiscal year. [GRI 2-3]
Laporan ini memuat informasi terkait kinerja ekonomi, sosial, This report contains information on the economic, social, and
dan lingkungan hidup Mitratel dan Entitas Anak, yakni environmental performance of Mitratel and its Subsidiaries,
PT Persada Sokka Tama dan PT Ultra Mandiri Telekomunikasi, namely PT Persada Sokka Tama and PT Ultra Mandiri
selama periode 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025, Telekomunikasi, for the period from January 1, 2025, to
disertai dengan perbandingan kinerja pada 2 tahun sebelumnya. December 31, 2025, along with a comparison of performance
Laporan Keberlanjutan ini dipublikasikan 1 kali setiap tahunnya over the previous two years. This Sustainability Report is
dengan menggunakan dasar penyusunan Peraturan Otoritas published once annually and is prepared based on Financial
Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Services Authority Regulation (POJK) No. 51/POJK.03/2017
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, on the Implementation of Sustainable Finance for Financial
Emiten, dan Perusahaan Publik, Surat Edaran OJK (SEOJK) Services Institutions, Issuers, and Public Companies, OJK
No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Circular (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and
Emiten atau Perusahaan Publik, indikator standar pelaporan Content of Annual Reports of Issuers or Public Companies,
berdasarkan Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 reporting indicators based on the Global Reporting Initiative
dengan opsi pelaporan “with reference”, serta diselaraskan (GRI) Standards 2021 with the “with reference” reporting
dengan 17 United Nation Sustainable Development Goals option, and aligned with the 17 United Nations Sustainable
(UN SDGs). Setiap informasi yang diulang atau disampaikan Development Goals (UN SDGs). Any information that is restated
kembali dari laporan sebelumnya karena suatu alasan tertentu, or re-presented from previous reports for certain reasons is
diberi keterangan: *disajikan kembali. Informasi yang disajikan indicated with the note: *restated. The restated information
kembali mencakup data emisi dan karyawan. [GRI 2-2, 2-3, 2-4] includes emissions and employee data. [GRI 2-2, 2-3, 2-4]
No. Data Catatan / Notes
Berdasarkan hasil penjaminan eksternal data emisi GRK Telkom Group, kami menyesuaikan data emisi GRK Perseroan
Emisi cakupan 1 tahun 2024 dan 2023 yang sebelumnya mengalami overreporting. / Based on the results of external assurance
1.
Emissions of Telkom Group's GHG emissions data, we adjusted the Company's Scope 1 GHG emissions data for 2024 and 2023,
which was previously overreported.
Kami melakukan penyesuaian cakupan metode pengukuran karyawan dengan menambahkan Entitas Anak PT Persada
Karyawan
2. Sokka Tama. / We adjusted the scope of employee measurement method by adding the subsidiary, PT Persada Sokka
Employee
Tama.
Informasi lebih lanjut mengenai laporan ini beserta isi yang Further information regarding this report and its contents can be
termuat di dalamnya dapat diperoleh melalui: [GRI 2-3] obtained through: [GRI 2-3]
: 021 2793 3363
Telkom Landmark Tower Lantai 25-27, 50 : 080 0122 4477
Sekretaris Perusahaan
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52 : 021 2277 0817
Corporate Secretary
Jakarta 12710 : mitratel@mitratel.co.id
: www.mitratel.co.id
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 1
Page 4
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
Expanding Sustainable Connectivity
Across Frontiers
Dalam era transformasi digital yang In an era of rapid digital transformation,
semakin pesat, konektivitas yang andal reliable connectivity is not only a necessity
bukan hanya menjadi kebutuhan, tetapi but also a key driver of economic growth,
juga kunci bagi pertumbuhan ekonomi, social inclusion, and improved quality of
inklusi sosial, dan peningkatan kualitas life. Therefore, Mitratel continues to expand
hidup masyarakat. Oleh karena itu, Mitratel digital connectivity with a sustainable
terus memperluas jangkauan konektivitas approach by providing infrastructure
digital dengan pendekatan berkelanjutan even in remote areas. This initiative not
melalui penyediaan infrastruktur hingga ke only supports business sustainability but
wilayah terpencil. Langkah ini tidak hanya also serves as a tangible contribution
mendukung keberlanjutan bisnis, tetapi to bridging the digital divide, ensuring
juga menjadi kontribusi nyata Mitratel dalam that every individual and community
mengurangi kesenjangan akses teknologi, can benefit from an increasingly
memastikan bahwa setiap individu dan
komunitas dapat menikmati manfaat dari
connected world.
2024
dunia yang semakin terhubung. Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Pencapaian tujuan tersebut disertai Achieving this goal is accompanied
dengan peningkatan kualitas praktik by the enhancement of eco-friendly
ramah lingkungan dalam penyediaan practices in service delivery, including the
layanan, termasuk penggunaan energi use of renewable energy, reduction of
terbarukan, pengurangan jejak karbon carbon footprint through the optimization
melalui optimalisasi teknologi yang lebih of more efficient and energy-saving
efisien dan hemat energi, seperti lean echnologies, such as lean design towers,
design tower, penggunaan material the use of new environmentally friendly
baru yang lebih ramah lingkungan, materials, equipment sharing, as well
equipment sharing, serta pengukuran dan as measurement and monitoring of
pemantauan dampak lingkungan. Dengan environmental impacts. Through this
pendekatan ini, Mitratel membangun approach, Mitratel is building a greener and
ekosistem digital yang lebih hijau dan more sustainable digital ecosystem, creating
berkelanjutan, menciptakan nilai bagi value for customers and stakeholders while
pelanggan dan pemangku kepentingan, maintaining a balance between business
sekaligus menjaga keseimbangan antara growth and environmental preservation.
pertumbuhan bisnis dan kelestarian
lingkungan.
2 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Continue Growing and Catalyzing Connectivity
Nationwide with Sustainable Integrated Digital
Infrastructure
Pembangunan infrastruktur digital The development of digital infrastructure
merupakan salah satu faktor kunci untuk emerges as a key catalyst for accelerating
mempercepat proses digitalisasi di berbagai the digitalization process across myriad
sektor. Dengan dukungan infrastruktur sectors. With a foundation of formidable
digital yang mumpuni, berbagai layanan dan digital infrastructure, a wide array of
aplikasi digital dapat diakses dengan mudah digital services and applications becomes
dan cepat oleh masyarakat dan pelaku readily accessible to both the society
usaha. Sepanjang tahun 2023, Mitratel and businesses. Throughout the year
terus bertumbuh serta memperluas dan 2023, Mitratel has continued to grow,
memperkuat posisinya sebagai katalisator broadening, and reinforcing its role as
utama dalam mendukung terwujudnya a prime catalyst in the realization of national
konektivitas nasional, melalui pembangunan connectivity, through the establishment
infrastruktur digital yang terintegrasi. Hal ini
sekaligus menjadikan Mitratel sebagai salah
of integrated digital infrastructure. This
concurrently positions Mitratel as a pivotal
2023
Laporan Keberlanjutan
satu entitas yang mengambil peran penting player in Indonesia’s digital transformation Sustainability Report
dalam transformasi digital di Indonesia. narrative.
Dalam menjalankan bisnisnya, Mitratel In operating its business, Mitratel
menjunjung tinggi pentingnya penerapan upholds the integration of sustainability
prinsip-prinsip keberlanjutan sebagai elemen principles as a core component,
kunci untuk mendukung pertumbuhan jangka instrumental in supporting long-term
panjang serta mewujudkan visi dan misi growth and actualizing Mitratel’s vision
Mitratel. Dengan mengintegrasikan prinsip and mission. By weaving sustainability
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan principles into its business strategy and
operasional, Mitratel berupaya menciptakan operational framework, Mitratel strives
sinergi antara kepentingan perusahaan, to create a synergy between corporate
Pemegang Saham, dan tanggung jawab interests, Shareholder, and ethical
etis terhadap lingkungan serta masyarakat responsibilities towards the environment
secara lebih luas, sekaligus menjamin and the community at large. This strategic
keberlanjutan operasional Mitratel dalam alignment ensures Mitratel’s operational
jangka panjang. sustainability over the long haul.
Continue Growing Sustainability in
Resilience
Sebagai perusahaan infrastruktur Mitratel, the leading provider of
telekomunikasi terkemuka di Indonesia, telecommunications infrastructure in
Mitratel memiliki visi untuk menghadirkan Indonesia, has the vision to deliver
lebih dari sekedar jaringan infrastruktur more than just a telecommunications
telekomunikasi, yaitu menjunjung tinggi infrastructure network, but also upholding
nilai-nilai pemberdayaan masyarakat, the values of community empowerment,
pelestarian lingkungan, dan tata kelola environmental preservation, and high
perusahaan yang berstandar tinggi. standard corporate governance. Mitratel’s
Masuknya Mitratel dalam indeks IDX inclusion in the IDX ESG Leaders index
ESG Leaders merupakan pengakuan is a recognition of Mitratel’s efforts to
atas kiprah Mitratel yang secara konsisten consistently make a positive contribution
memberikan kontribusi positif melalui through various programs that promote
berbagai program yang bermanfaat bagi environmental sustainability, social
2022
kelestarian lingkungan, kesejahteraan welfare, and good corporate governance.
sosial, serta praktik tata kelola All of these efforts are directed toward
perusahaan yang baik. Semua upaya ini achieving sustainable development Laporan Keberlanjutan
dilakukan untuk mencapai pembangunan that can enhance the quality of life of Sustainability Report
berkelanjutan yang dapat meningkatkan the Indonesian people.
kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 3
Page 6
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Daftar Isi
Table of Contents
1 Tentang Laporan Keberlanjutan 4 Daftar Isi
About Sustainability Report Table of Contents
2 Kesinambungan Tema 6 Strategi Keberlanjutan
Theme Continuity Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights 30
30 Keberlanjutan Aspek Ekonomi 34 Keberlanjutan Aspek Sosial 40 Keanggotaan pada Asosiasi
Sustainability of Economic Aspects Sustainability of Social Aspect Membership in Associations
32 Keberlanjutan Aspek Lingkungan Hidup 35 Penghargaan, Penilaian, dan Sertifikasi
Sustainability of Environmental Aspects Awards, Assessments, and Certification
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors 43
54 Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Statement of Members of the Board of Commissioners on the Responsibility for
the 2025 Sustainability Report of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
55 Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Statement of Members of the Board of Directors on the Responsibility for
the 2025 Sustainability Report of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile 57
58 Identitas Perusahaan 67 Skala Organisasi 72 Perubahan Signifikan yang Terjadi
Company Identity Organizational Scale pada Perseroan
Visi, Misi, Nilai, dan Pilar Keberlanjutan Wilayah Operasional Significant Changes in the Company
60 68
Vision, Mission, Values, and Operational Areas 72 Pelibatan Pemangku Kepentingan
Sustainability Pillars Informasi Entitas Anak Stakeholder Engagement
71
63 Kegiatan Usaha serta Produk dan Jasa Information on Subsidiary
Business Activities, Products, and Struktur Kepemilikan Saham
71
Services Shareholding Structure
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance 77
78 Komitmen terhadap Tata Kelola 82 Pengembangan Kompetensi terkait 89 Membangun Budaya Keberlanjutan
Keberlanjutan Keberlanjutan Building a Sustainability Culture
Commitment to Sustainability Sustainability Competency Development Keberagaman Manajemen dan
93
Governance Pengelolaan dan Pemantauan Risiko Independensi
83
79 Pengelola Aspek Keberlanjutan Keberlanjutan Management Diversity and
Sustainability Management Sustainability Risk Management and Independence
Monitoring
4 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
96 Kehadiran Dewan Komisaris dan 97 Kebijakan Pelatihan Dewan Komisaris 100 Evaluasi Kepatuhan, Regulasi, dan
Direksi dalam Rapat dan Direksi Tindakan Hukum dalam Operasional
Attendance of the Board of Policy on Training for the Board of Perusahaan
Commissioners and the Board of Commissioners and the Board of Evaluation of Compliance, Regulations,
Directors in Meetings Directors and Legal Actions in Company
Kebijakan Pemisahan Chairman of Kebijakan Kriteria Khusus Pemilihan Operations
96 98
the Board dan Chief Executive Officer Dewan Komisaris dan Direksi 101 Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
Policy on the Separation of Policy on Specific Criteria for Pemegang Saham
the Chairman of the Board and the Selection of the Board of Policy on Fair Treatment of
Chief Executive Officer Commissioners and the Board of Shareholders
Kebijakan Penilaian Kinerja Directors
97 102 Pencegahan Konflik Kepentingan
Dewan Komisaris dan Direksi 98 Kode Etik dan/atau Kebijakan Conflict of Interest Prevention
Policy on the Performance Assessment Anti-Korupsi dan Penyuapan
102 Sistem Pelaporan Pelanggaran
of the Board of Commissioners and Code of Ethics and/or Anti-Corruption Whistleblowing System
the Board of Directors and Anti-Bribery
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Resilien dan Berkelanjutan
melalui Keunggulan Infrastruktur Digital 105
Driving Resilient and Sustainable Economic Growth through Digital Infrastructure Excellence
106 Strategi Pengelolaan Kinerja Ekonomi 107 Pencapaian Target Kinerja Operasional 110 Distribusi Kinerja Ekonomi
Economic Performance Management dan Keuangan Distribution of Economic Performance
Strategy Achievement of Operational and
112 Kontribusi kepada Negara
Financial Performance Targets Contribution to the State
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup
melalui Infrastruktur Berkelanjutan 115
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
117 Penggunaan Material 125 Pengelolaan Emisi 133 Keanekaragaman Hayati
Material Usage Emission Management Biodiversity
121 Pengelolaan Energi 131 Pengelolaan Sampah dan 134 Biaya Pengelolaan Lingkungan
Energy Management Material Daur Ulang Environmental Management Costs
Waste Management and Recycling
125 Penggunaan Air 135 Pengaduan Masalah Lingkungan
Water Usage Materials Environmental Complaints
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment 137
139 Pengelolaan Sumber Daya Manusia 171 Kontribusi Mitratel terhadap 179 Penyediaan Produk dan
serta Aspek Keselamatan dan Masyarakat Sekitar Jasa Berkelanjutan
Kesehatan Kerja Mitratel’s Contribution to Provision of Sustainable Products
Human Resource Management and the Surrounding Community and Services
Occupational Health and Safety Aspects
194 Kerja Sama dengan Mitra Usaha
Collaboration with Business Partners
200 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
Written Verification by an Independent Party
200 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
Response to Feedback on the Prior Year’s Sustainability Report
201 Lembar Umpan Balik
Feedback Form
203 Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
206 Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
List of Disclosure in Accordance with ESG Metric Reporting
207 Daftar Pengungkapan GRI Standards 2021
List of Disclosures GRI Standards 2021
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 5
Page 8
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Strategi Keberlanjutan [POJK A.1] [GRI 2-23]
Sustainability Strategy
Bagi Mitratel, keberlanjutan bukan sekadar inisiatif tambahan, melainkan bagian integral dari strategi bisnis dan penciptaan
nilai jangka panjang. Sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi yang menopang konektivitas digital nasional,
Mitratel menyadari bahwa pertumbuhan industri telekomunikasi harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap
lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan yang baik. Oleh karena itu, Mitratel mengintegrasikan prinsip
Environmental, Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh ke dalam strategi korporasi, operasional bisnis, serta
budaya organisasi.
Strategi keberlanjutan Mitratel dijalankan melalui 3 pilar utama, yaitu Right Environment Approach, Right Communication,
dan Right Governance, yang menjadi kerangka strategis dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam proses bisnis,
pengambilan keputusan, dan budaya perusahaan. Ketiga pilar ini mencerminkan komitmen Mitratel dalam menciptakan
pertumbuhan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Melalui Right Environment Approach, Mitratel memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan yang bertanggung
jawab dengan mengedepankan efisiensi energi, optimalisasi penggunaan sumber daya, serta pengembangan infrastruktur
telekomunikasi yang lebih ramah lingkungan, termasuk melalui inisiatif Green Tower. Upaya ini juga mencakup pengelolaan
emisi dan jejak karbon secara terukur sebagai bagian dari kontribusi Mitratel dalam mendukung transisi menuju ekonomi
rendah karbon dan pembangunan berkelanjutan.
Pilar Right Communication menegaskan komitmen Mitratel dalam membangun hubungan yang transparan, inklusif,
dan berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan. Mitratel mendorong keterbukaan informasi melalui praktik
komunikasi yang terarah, pelaporan yang akuntabel dan komprehensif, serta kolaborasi strategis dengan regulator, mitra
industri, investor, dan masyarakat guna menciptakan nilai bersama bagi ekosistem digital nasional.
Sementara itu, Right Governance menjadi fondasi dalam memastikan seluruh aktivitas bisnis Mitratel dijalankan dengan
integritas tinggi, kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Mitratel secara
konsisten memperkuat manajemen risiko, pengendalian internal, serta budaya etika dan kepatuhan guna menjaga
kepercayaan pemangku kepentingan dan memastikan keberlanjutan bisnis jangka panjang.
Melalui implementasi ketiga pilar tersebut, Mitratel tidak hanya memperkuat kapabilitas internal dan kesiapan organisasi
dalam mengelola isu-isu ESG yang material, tetapi juga memastikan keselarasan dengan standar keberlanjutan nasional
dan internasional, termasuk kerangka pelaporan GRI serta kebijakan keberlanjutan Telkom Group. Dengan fondasi strategi
ini, Mitratel berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan bisnis yang tangguh, bertanggung jawab, dan berkelanjutan,
sekaligus mempertegas peran Mitratel sebagai penopang infrastruktur digital Indonesia yang memberikan dampak positif
jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian nasional.
Kerangka strategi keberlanjutan Mitratel disusun melalui proses Mitratel’s sustainability strategy framework is formulated through
pemetaan yang komprehensif dan berbasis materialitas, a comprehensive and materiality-based mapping process,
dengan mempertimbangkan identifikasi risiko dan peluang (risk taking into account the identification of risks and opportunities
and opportunity assessment), arah strategis jangka panjang (risk and opportunity assessment), the Company’s long-term
Perseroan sebagaimana tertuang dalam Rencana Jangka strategic direction as outlined in the Long-Term Corporate Plan
Panjang Perusahaan (RJPP), aspirasi Pemegang Saham, serta (RJPP), Shareholder aspirations, as well as commitments to
komitmen terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. social and environmental responsibilities. This approach ensures
Pendekatan ini memastikan bahwa agenda ESG terintegrasi that the ESG agenda is strategically integrated into business
secara strategis dalam perencanaan bisnis, pengelolaan planning, asset management, infrastructure development, and
aset, pengembangan infrastruktur, hingga hubungan dengan stakeholder engagement. Mitratel also consistently maintains
pemangku kepentingan. Mitratel juga secara konsisten menjaga alignment with POJK No. 51/POJK.03/2017, GRI Standards
keselarasan dengan ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017, 2021, as well as other relevant sustainability standards, in order
GRI Standards 2021, serta standar keberlanjutan yang relevan, to strengthen the Company’s transparency, accountability, and
guna memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas credibility in the eyes of investors and global stakeholders.
Perseroan di mata investor dan pemangku kepentingan global.
6 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
For Mitratel, sustainability is not merely an additional initiative, but an integral part of its business strategy and long-
term value creation. As a provider of telecommunications tower infrastructure that supports national digital connectivity,
Mitratel recognizes that the growth of the telecommunications industry must go hand in hand with responsibility toward
the environment, society, and good corporate governance. Therefore, Mitratel integrates Environmental, Social, and
Governance (ESG) principles comprehensively into its corporate strategy, business operations, and organizational culture.
Mitratel’s sustainability strategy is implemented through three main pillars, namely Right Environment Approach, Right
Communication, and Right Governance, which serve as a strategic framework for integrating ESG principles into business
processes, decision-making, and corporate culture. These three pillars reflect Mitratel’s commitment to creating responsible
and sustainable growth.
Through the Right Environment Approach, Mitratel strengthens its commitment to responsible environmental management
by prioritizing energy efficiency, optimizing resource utilization, and developing more environmentally friendly
telecommunications infrastructure, including through the Green Tower initiative. These efforts also include measurable
management of emissions and carbon footprint as part of Mitratel’s contribution to supporting the transition toward a low-
carbon economy and sustainable development.
The Right Communication pillar reaffirms Mitratel’s commitment to building transparent, inclusive, and sustainable
relationships with all stakeholders. Mitratel promotes information transparency through targeted communication practices,
accountable and comprehensive reporting, as well as strategic collaboration with regulators, industry partners, investors,
and communities to create shared value for the national digital ecosystem.
Meanwhile, Right Governance serves as the foundation in ensuring that all Mitratel business activities are conducted with
high integrity, compliance with regulations, and the implementation of good corporate governance principles. Mitratel
consistently strengthens risk management, internal control, and a culture of ethics and compliance to maintain stakeholder
trust and ensure long-term business sustainability.
Through the implementation of these three pillars, Mitratel not only strengthens internal capabilities and organizational
readiness in managing material ESG issues but also ensures alignment with national and international sustainability
standards, including the GRI reporting framework as well as Telkom Group sustainability policies. With this strategic
foundation, Mitratel is committed to continuously driving resilient, responsible, and sustainable business growth,
while reinforcing its role as a backbone of Indonesia’s digital infrastructure that delivers long-term positive impact on
the environment, society, and the national economy.
Melalui integrasi ESG yang terstruktur dan terukur, Mitratel Through structured and measurable ESG integration, Mitratel
menegaskan komitmennya untuk menjadi penyedia infrastruktur reaffirms its commitment to becoming a digital infrastructure
digital yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga provider that not only excels operationally but also makes
berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. a tangible contribution to sustainable development. This strategy
Strategi ini memperkuat posisi Mitratel sebagai penopang strengthens Mitratel’s position as a backbone of Indonesia’s
ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan rendah emisi, inclusive and low-emission digital ecosystem, while creating
sekaligus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan sustainable long-term value for all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Mitratel saat ini sedang dalam In line with this commitment, Mitratel is currently in the process
tahap penyusunan ulang ESG Roadmap dan Strategy yang of revising its ESG Roadmap and Strategy, aligned with evolving
disesuaikan dengan dinamika kebutuhan pasar serta kepentingan market dynamics and stakeholder interests, to ensure more
para pemangku kepentingan, guna memastikan implementasi relevant, adaptive, and optimally impactful ESG implementation.
ESG yang lebih relevan, adaptif, dan berdampak optimal.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 7
Page 10
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Right Environment Approach
Topik Perubahan Iklim dan Manajemen Energi
Topic Climate Change and Energy Management
Risiko Utama Ketergantungan pada sumber energi fosil untuk menara off-grid.
Key Risks Dependence on fossil energy sources for off-grid towers.
Kenaikan biaya operasional akibat konsumsi listrik tinggi dan harga energi.
Increased operational costs due to high electricity consumption and energy prices.
Dampak perubahan iklim ekstrem terhadap infrastruktur menara.
The impact of extreme climate change on tower infrastructure.
Belum melakukan pemetaan terhadap berbagai risiko fisik maupun transisi ke dalam operasional bisnis sehingga
berpotensi menimbulkan kerugian, seperti:
• Risiko fisik timbul dari meningkatnya kejadian cuaca ekstrem yang berpotensi merusak infrastruktur
telekomunikasi, mengganggu layanan, serta meningkatkan biaya operasional dan investasi sehingga dapat
menekan pendapatan dan profitabilitas Perseroan.
• Risiko transisi muncul akibat perubahan regulasi dan tuntutan menuju ekonomi rendah karbon yang dapat
meningkatkan biaya operasional dan belanja modal, serta memengaruhi daya saing Perseroan jika tidak
diimbangi strategi keberlanjutan yang adaptif.
The absence of mapping for various physical and transition risks into business operations may potentially result in
losses, such as:
• Physical risks arising from the increasing occurrence of extreme weather events that may damage
telecommunications infrastructure, disrupt services, and increase operational and capital expenditures, thereby
potentially affecting the Company’s revenue and profitability.
• Transition risks arising from regulatory changes and the shift toward a low-carbon economy, which may increase
operational costs and capital expenditures, as well as affect the Company’s competitiveness if not supported by
adaptive sustainability strategies.
Peluang Strategis
Implementasi energi terbarukan (panel surya dan sistem hybrid).
Strategic Implementation of renewable energy (solar panels and hybrid systems).
Opportunities Penerapan efisiensi energi melalui smart monitoring system.
Application of energy efficiency through smart monitoring systems.
Kontribusi terhadap target Net Zero Emissions 2060 Mitratel Group.
Contribution to the Net Zero Emissions 2060 target of Mitratel Group.
Adopsi material tahan cuaca ekstrem seperti GFRP menjadi peluang mitigasi perubahan iklim dengan meningkatkan
ketahanan infrastruktur, menekan biaya pemeliharaan, serta menjaga keandalan layanan dan stabilitas kinerja
Perseroan.
The adoption of extreme weather-resistant materials such as GFRP presents an opportunity for climate change
mitigation by enhancing infrastructure resilience, reducing maintenance costs, as well as maintaining service
reliability and the Company’s performance stability.
Topik Manajemen Sumber Daya
Topic Resource Management
Risiko Utama Penggunaan material konstruksi berbasis baja dan besi yang berdampak tinggi pada karbon.
Key Risks The use of steel- and iron-based construction materials with high carbon impact.
Limbah konstruksi dan scrap logam yang belum dioptimalkan daur ulangnya.
Construction waste and metal scrap, with non-optimized recycle.
Potensi keterbatasan pasokan bahan baku.
Potential limitations in the supply of raw materials.
Peluang Strategis
Penggunaan material ramah lingkungan (GFRP dan CFRP).
Strategic Use of environmentally friendly materials (GFRP and CFRP).
Opportunities Penguatan konsep ekonomi sirkular melalui reuse/reduce/recycle.
Strengthening the circular economy concept through reuse/reduce/recycle.
Efisiensi biaya material jangka panjang.
Long-term material cost efficiency.
8 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
Right Communication
Topik Mitra Bisnis dan Pengalaman Pelanggan
Topic Business Partners and Customer Experience
Risiko Utama Gangguan kualitas layanan yang berdampak pada kepuasan pelanggan.
Key Risks Service quality disruptions that impact customer satisfaction.
Risiko kebocoran data pelanggan.
Risks of customer data breaches.
Ketidakpatuhan vendor terhadap standar lingkungan.
Vendor non-compliance with environmental standards.
Peluang Strategis
Penguatan customer experience management dan SLA berbasis data analitik.
Strategic Enhancement of customer experience management and SLA supported by data analytics.
Opportunities Implementasi cybersecurity system ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS).
Implementation of the ISO 27001 cybersecurity system on the Information Security Management System (ISMS).
Menerapkan kriteria ESG sebagai bagian dari proses procurement untuk mendorong praktik ramah lingkungan
di seluruh rantai pasok.
Applying ESG criteria as part of the procurement process to promote environmentally friendly practices across
the supply chain.
Topik Inklusivitas Digital dan Pelibatan Komunitas
Topic Digital Inclusivity and Community Engagement
Risiko Utama Ketimpangan akses komunikasi di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Key Risks Inequality in communication access in 3T (Frontier, Outermost, and Disadvantaged) regions.
Potensi resistensi sosial dalam pembangunan menara baru.
Potential social resistance in the construction of new towers.
Proses birokrasi dan koordinasi lintas instansi yang kompleks memperlambat implementasi.
Complex bureaucratic processes and cross-agency coordination slow down implementation.
Peluang Strategis
Perluasan jaringan ke daerah 3T sebagai kontribusi pembangunan nasional.
Strategic Expansion of network coverage to 3T regions as a contribution to national development.
Opportunities Program pemberdayaan UMKM lokal melalui kemitraan sosial.
Local MSME empowerment programs through social partnerships.
Pembentukan mekanisme kolaborasi terpadu untuk mempercepat eksekusi program.
Establishment of an integrated collaboration mechanism to accelerate program execution.
Topik Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi
Topic Diversity, Equity, and Inclusion
Risiko Utama Rendahnya representasi perempuan di posisi strategis.
Key Risks Low representation of women in strategic positions.
Potensi diskriminasi dalam proses rekrutmen atau promosi jabatan.
Potential discrimination in recruitment or promotion processes.
Kurangnya kebijakan inklusif bagi individu difabel.
Lack of inclusive policies for individuals with disabilities.
Peluang Strategis
Peningkatan proporsi karyawan perempuan.
Strategic Increasing the proportion of female employees.
Opportunities Penguatan budaya kerja inklusif dan program kesetaraan gender.
Strengthening an inclusive work culture and gender equality programs.
Implementasi equal opportunity policy sesuai ILO No. 111.
Implementation of an equal opportunity policy in accordance with ILO No. 111.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 9
Page 12
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Topik Kesejahteraan dan Keselamatan
Topic Employee Well-being and Safety
Risiko Utama Risiko kecelakaan kerja pada aktivitas konstruksi dan pemeliharaan menara.
Key Risks Risk of occupational accidents during tower construction and maintenance activities.
Tekanan kerja yang berdampak pada kesehatan mental.
Work pressure affects mental health.
Ketidakmerataan akses fasilitas kesehatan.
Unequal access to healthcare facilities.
Peluang Strategis
Peningkatan sistem manajemen K3 berbasis ISO 45001 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
Strategic Kerja (K3).
Opportunities Enhancement of the OHS management system based on ISO 45001 on Occupational Health and Safety (OHS)
Management Systems.
Fasilitas kesehatan dan program kesejahteraan karyawan.
Healthcare facilities and employee welfare programs.
Budaya kerja aman dan sehat.
A safe and healthy work culture.
Right Governance
Topik Kepatuhan Regulasi
Topic Regulatory Compliance
Risiko Utama Risiko ketidakpatuhan terhadap regulasi ESG, BUMN, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan.
Key Risks Risks of non-compliance with ESG, BUMN, and Financial Service Authority Regulation.
Sanksi atau denda akibat pelanggaran lingkungan, sosial, atau tata kelola.
Sanctions or fines due to environmental, social, or governance violations.
Peluang Strategis
Kepastian hukum dan reputasi positif dari kepatuhan tinggi.
Strategic Certainty of law and a positive reputation resulting from high compliance.
Opportunities Peningkatan kepercayaan investor melalui keterbukaan ESG.
Enhancing investor trust through ESG transparency.
Topik Etika Bisnis
Topic Business Ethics
Risiko Utama Risiko konflik kepentingan, gratifikasi, dan praktik penyuapan di rantai pasok.
Key Risks Risks of conflicts of interest, gratification, and bribery practices within the supply chain.
Kurangnya kesadaran etika di tingkat operasional.
Lack of ethical awareness at the operational level.
Peluang Strategis
Implementasi ISO 37001 tentang Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP).
Strategic Implementation of ISO 37001 on Anti-Bribery Management System (ABMS).
Opportunities Peningkatan budaya integritas dan transparansi.
Strengthening a culture of integrity and transparency.
10 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
Topik Keamanan Siber dan Perlindungan Data
Topic Cybersecurity and Data Protection
Risiko Utama Ancaman serangan siber pada sistem operasional dan pelanggan.
Key Risks Threats of cyberattacks on operational and customer systems.
Kebocoran data strategis akibat kelalaian keamanan informasi.
Leakage of strategic data due to negligence in information security.
Integritas data pada digital dashboard (OneFlux) yang belum optimal melemahkan kualitas pengambilan keputusan.
Suboptimal data integrity in the digital dashboard (OneFlux) weakens the quality of decision-making.
Peluang Strategis
Implementasi ISO 27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) dan information protection system.
Strategic Implementation of ISO 27001 on the Information Security Management System (ISMS) and the information
Opportunities protection system.
Peningkatan budaya integritas dan transparansi.
Strengthening a culture of integrity and transparency.
Penguatan tata kelola data melalui validasi, ownership, dan audit trail untuk meningkatkan keandalan OneFlux.
Strengthening data governance through validation, ownership, and audit trail to enhance the reliability of OneFlux.
Topik
Good Corporate Governance
Topic
Risiko Utama Risiko rendahnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan organisasi.
Key Risks Risks of low transparency and accountability in organizational management.
Potensi konflik kepentingan dalam pengambilan keputusan strategis.
Potential conflicts of interest in strategic decision-making.
Peluang Strategis
Penguatan tata kelola sesuai Pedoman GCG Telkom Group.
Strategic Aligning governance practices with the Telkom Group GCG Guidelines.
Opportunities Peningkatan independensi dan efektivitas Dewan Komisaris serta Direksi.
Improving the independence and effectiveness of the Board of Commissioners and the Board of Directors.
Selain menjadi fondasi dalam perumusan strategi In addition to serving as a foundation in formulating
keberlanjutan, proses pemetaan tersebut berperan strategis the sustainability strategy, this mapping process plays
dalam menetapkan topik material dan prioritas isu ESG a strategic role in determining material topics and ESG issue
yang paling relevan dengan karakteristik bisnis infrastruktur priorities that are most relevant to the characteristics of
telekomunikasi Mitratel. Melalui pendekatan yang berbasis Mitratel’s telecommunications infrastructure business. Through
materialitas dan risk-opportunity assessment, Perseroan a materiality-based and risk-opportunity assessment approach,
memastikan bahwa setiap inisiatif keberlanjutan difokuskan the Company ensures that each sustainability initiative
pada area yang memiliki dampak paling signifikan terhadap is focused on areas with the most significant impact on
kinerja operasional, lingkungan, masyarakat, serta nilai jangka operational performance, the environment, society, as well as
panjang bagi pemangku kepentingan. Hasil pemetaan ini tidak long-term value for stakeholders. The results of this mapping
hanya memperkuat arah strategis keberlanjutan, tetapi juga not only strengthen the strategic direction of sustainability
menjadi dasar dalam mengintegrasikan agenda ESG ke dalam but also serve as a basis for integrating the ESG agenda into
perencanaan bisnis, pengelolaan aset, serta pengembangan business planning, asset management, and the development of
infrastruktur digital yang berkelanjutan. [GRI 3-1] sustainable digital infrastructure. [GRI 3-1]
Mitratel juga secara konsisten memperkuat kapabilitas internal Mitratel also consistently strengthens its internal capabilities in
dalam pengelolaan ESG melalui peningkatan sistem pemantauan ESG management through the enhancement of performance
kinerja, evaluasi berkelanjutan, serta benchmarking terhadap monitoring systems, continuous evaluation, as well as
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 11
Page 14
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
standar dan peringkat ESG global. Salah satu indikator objektif benchmarking against global ESG standards and ratings.
yang digunakan adalah pemantauan terhadap peringkat ESG One of the objective indicators used is the monitoring of ESG
yang dikeluarkan oleh Sustainalytics, yang menjadi acuan ratings issued by Sustainalytics, which serves as a reference
bagi Perseroan dalam mengukur efektivitas implementasi for the Company in measuring the effectiveness of sustainability
praktik keberlanjutan, mengidentifikasi area peningkatan, practice implementation, identifying areas for improvement,
serta memastikan perbaikan berkelanjutan yang terukur dan and ensuring measurable and transparent continuous
transparan. Pendekatan ini mencerminkan komitmen Mitratel improvement. This approach reflects Mitratel’s commitment not
untuk tidak hanya memenuhi standar kepatuhan, tetapi juga only to meeting compliance standards but also to achieving best
mencapai praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan practices in ESG management within the digital infrastructure
ESG di industri infrastruktur digital. industry.
Seluruh proses penguatan tersebut dijalankan dengan mengacu All of these strengthening processes are carried out by
pada Peraturan Tata Kelola Sustainability Telkom Group referring to the Telkom Group Sustainability Governance
sebagai kerangka acuan utama yang memastikan konsistensi, Regulation as the main reference framework to ensure
integrasi, dan keselarasan penerapan tata kelola keberlanjutan consistency, integration, and alignment in the implementation
di seluruh Entitas Anak. Dengan kerangka tata kelola yang of sustainability governance across all Subsidiaries. With
kuat dan terintegrasi, Mitratel menegaskan komitmennya untuk a strong and integrated governance framework, Mitratel
menghadirkan kinerja keberlanjutan yang unggul, transparan, reaffirms its commitment to delivering sustainability performance
dan berdampak nyata, sekaligus memperkuat posisi Perseroan that is excellent, transparent, and impactful, while strengthening
sebagai penyedia infrastruktur digital yang bertanggung jawab the Company’s position as a responsible and globally
dan berdaya saing global. competitive digital infrastructure provider.
Sasaran dari ESG Framework & Strategy Objectives of the ESG Framework & Strategy
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat praktik As part of its commitment to strengthening integrated
keberlanjutan yang terintegrasi, Mitratel mengembangkan sustainability practices, Mitratel develops an ESG Framework
ESG Framework & Strategy yang menjadi panduan dalam & Strategy that serves as a guideline in setting direction,
menetapkan arah, prioritas, serta target keberlanjutan dalam priorities, and long-term sustainability targets. This framework
jangka panjang. Kerangka ini dirancang untuk memastikan is designed to ensure that all sustainability initiatives not only
bahwa seluruh inisiatif keberlanjutan tidak hanya mendukung support sustainable business growth but also deliver positive
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga memberikan impacts on the environment, society, and corporate governance
dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, serta tata kelola with integrity.
perusahaan yang berintegritas.
Dalam implementasinya, Mitratel menetapkan sejumlah target In its implementation, Mitratel establishes a number of strategic
strategis yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam targets that reflect the Company’s commitment to managing
mengelola aspek ESG secara terukur dan berkelanjutan. ESG aspects in a measurable and sustainable manner.
• Environment: Pada aspek Lingkungan, Mitratel berkomitmen • Environment: In the Environmental aspect, Mitratel is
untuk mendukung agenda dekarbonisasi nasional melalui committed to supporting the national decarbonization
pengelolaan emisi dan peningkatan efisiensi energi agenda through emissions management and increased
dalam operasional Perseroan, termasuk pengembangan energy efficiency in its operations, including the development
infrastruktur telekomunikasi yang lebih ramah lingkungan. of more environmentally friendly telecommunications
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Mitratel juga tengah infrastructure. As part of these efforts, Mitratel is also in
melakukan penyusunan Climate Transition Plan atau the process of developing a Climate Transition Plan or
Decarbonization Strategy yang telah diselaraskan dengan Decarbonization Strategy that have been aligned with
Telkom sebagai Entitas Induk, guna memastikan langkah- Telkom as the Parent Entity, to ensure well-directed
langkah strategis yang terarah dalam mencapai target Net strategic measures in achieving the Net Zero Emissions
Zero Emissions pada tahun 2060. target by 2060.
• Social: Pada aspek Sosial, Mitratel terus memperkuat • Social: In the Social aspect, Mitratel continues to strengthen
pengembangan sumber daya manusia yang inklusif, aman, the development of inclusive, safe, and sustainable human
dan berkelanjutan. Perseroan menargetkan peningkatan capital. The Company targets increasing the proportion
12 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
proporsi karyawan perempuan hingga mencapai 40% of female employees to 40% by 2030 as part of its
pada tahun 2030, sebagai bagian dari komitmen terhadap commitment to equality and diversity in the workplace. In
kesetaraan dan keberagaman di lingkungan kerja. Selain itu, addition, Mitratel consistently enhances occupational health
Mitratel secara konsisten meningkatkan standar kesehatan and safety standards through the implementation of ISO
dan keselamatan kerja melalui implementasi ISO 45001, 45001, strengthens employee competency and capability
memperkuat program pengembangan kompetensi dan development programs, and ensures that the Company’s
kapabilitas karyawan, serta memastikan bahwa kegiatan operational activities also provide inclusive social benefits
operasional Perseroan turut memberikan manfaat sosial to the community.
yang inklusif bagi masyarakat.
• Governance: Sementara itu, pada aspek Tata Kelola, • Governance: Meanwhile, in the Governance aspect,
Mitratel terus memperkuat fondasi tata kelola perusahaan Mitratel continues to strengthen the foundation of
yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Mitratel corporate governance that is transparent, accountable,
memastikan kepatuhan terhadap berbagai regulasi yang and with integrity. Mitratel ensures compliance with various
berlaku, termasuk ketentuan yang mengatur Badan Usaha applicable regulations, including those governing State-
Milik Negara (BUMN). Selain itu, Mitratel menerapkan Owned Enterprises (SOEs). In addition, Mitratel implements
standar internasional dalam pengelolaan risiko tata kelola international standards in governance risk management
melalui implementasi ISO 27001 untuk keamanan informasi through the implementation of ISO 27001 for information
dan keamanan siber, serta ISO 37001 untuk sistem security and cybersecurity, as well as ISO 37001 for anti-
manajemen anti-penyuapan. Dalam rantai pasok, Mitratel bribery management systems. Within the supply chain,
juga menerapkan kebijakan pengadaan yang bertanggung Mitratel also applies responsible procurement policies by
jawab dengan menargetkan 100% kepatuhan pemasok targeting 100% supplier compliance with sustainability
terhadap standar keberlanjutan, guna memastikan praktik standards, to ensure ethical and sustainable business
bisnis yang etis dan berkelanjutan di seluruh ekosistem practices across the entire operational ecosystem.
operasional.
Melalui kerangka ESG yang terstruktur serta didukung target Through a structured ESG framework supported by measurable
yang terukur, Mitratel berkomitmen untuk terus memperkuat targets, Mitratel is committed to continuously strengthening
praktik bisnis yang bertanggung jawab, tangguh, dan responsible, resilient, and sustainable business practices.
berkelanjutan. Upaya ini sekaligus menegaskan kontribusi This effort also reaffirms Mitratel’s contribution in driving
Mitratel dalam mendorong pembangunan ekonomi digital inclusive and sustainable digital economic development in
Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan, dengan memastikan Indonesia, while ensuring full compliance with sustainability
kepatuhan penuh terhadap standar keberlanjutan. standards.
Melalui strategi tersebut, Mitratel menetapkan 10 topik material Through this strategy, Mitratel establishes 10 material topics that
yang terbagi ke dalam 10 isu signifikan berikut: [GRI 3-2] are categorized into the following 10 significant issues: [GRI 3-2]
ESG Pilar Topik Material Isu Signifikan
ESG Pillar Material Topic Significant Issue
Right Environment Manajemen Energi Menjalankan penerapan efisiensi energi di seluruh infrastruktur telekomunikasi guna memperkuat
Approach keberlanjutan operasional sekaligus mendukung target pengurangan emisi Mitratel Group.
Energy Management Implementing energy efficiency across all telecommunication infrastructure to strengthen operational
sustainability while supporting Mitratel Group’s emission reduction targets.
Pengadaan dan Efisiensi Menerapkan praktik pengadaan dan efisiensi material secara berkelanjutan di seluruh lini bisnis
Material guna memastikan penggunaan sumber daya yang optimal dan bertanggung jawab. Pendekatan
ini mencakup pemilihan material yang lebih ramah lingkungan, peningkatan efisiensi dalam
proses penggunaan material, serta pengelolaan limbah sebagai bagian dari upaya meminimalkan
dampak lingkungan. Selain itu, penerapan prinsip ekonomi sirkular dengan mendorong penerapan
reduce, reuse, dan recycle untuk memperpanjang masa pakai material serta mengurangi
ketergantungan terhadap sumber daya alam, sehingga mendukung keberlanjutan operasional
secara jangka panjang.
Material Procurement and Implementing sustainable material procurement and efficiency practices across all business
Efficiency lines to ensure optimal and responsible use of resources. This approach includes the selection
of more environmentally friendly materials, improving efficiency in material usage processes, as
well as waste management, as part of efforts to minimize environmental impacts. In addition, the
application of circular economy principles by promoting reduce, reuse, and recycle to extend the
lifecycle of materials and reduce dependence on natural resources, thereby supporting long-term
operational sustainability.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 13
Page 16
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
ESG Pilar Topik Material Isu Signifikan
ESG Pillar Material Topic Significant Issue
Right Mitra Bisnis dan Mengutamakan aspek kepuasan pelanggan melalui peningkatan mutu layanan, perbaikan
Communication Pelanggan pengalaman pelanggan, penanganan isu pelanggan, serta perlindungan privasi dan data pribadi.
Konsistensi penerapan dan pengawasan standar ESG pada mitra bisnis diupayakan untuk
memastikan kualitas layanan, transparansi, dan kepercayaan pelanggan.
Business Partners and Prioritizing customer satisfaction aspects through service quality improvement, enhancement
Customers of customer experience, handling customer issues, and protecting privacy and personal data.
Consistency in the implementation and oversight of ESG standards among business partners is
pursued to ensure service quality, transparency, and customer trust.
Pelibatan Masyarakat dan Memperkuat peran sosial melalui pelibatan aktif masyarakat dan karyawan dalam mendukung
Karyawan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif ini diwujudkan melalui pemerataan akses
jaringan, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), peningkatan literasi digital,
serta pemberdayaan komunitas dan UMKM. Selain itu, mendorong terciptanya lingkungan kerja
yang kolaboratif dan partisipatif.
Community and Employee Strengthening the social role through active engagement of communities and employees
Engagement in supporting inclusive and sustainable development. This initiative is realized through
the expansion of network access, particularly in Frontier, Outermost, and Disadvantaged (3T)
regions, enhancement of digital literacy, and empowerment of communities and MSMEs. In
addition, fostering a collaborative and participatory working environment.
Pemerintah Menjalin hubungan yang konstruktif dan transparan dengan pemerintah sebagai mitra strategis
dalam mendukung pembangunan nasional dan penguatan ekosistem digital. Mitratel memastikan
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, sekaligus berkontribusi dalam perluasan infrastruktur
telekomunikasi dan pemerataan akses digital. Sinergi ini juga diarahkan untuk mendukung
kebijakan pemerintah dalam mendorong transformasi digital, peningkatan kesejahteraan
masyarakat, serta penciptaan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Government Establishing constructive and transparent relationships with the government as a strategic partner
in supporting national development and strengthening the digital ecosystem. Mitratel ensures
compliance with applicable regulations, while contributing to the expansion of telecommunication
infrastructure and equitable digital access. This synergy is also directed toward supporting
government policies in driving digital transformation, improving community welfare, and creating
value-added benefits for the national economy.
Sumber Daya Manusia Mengembangkan sumber daya manusia yang unggul melalui peningkatan kompetensi,
perlindungan keselamatan, serta penciptaan lingkungan kerja yang sehat dan inklusif. Mitratel
mengutamakan penerapan K3 secara menyeluruh, didukung dengan penyediaan fasilitas
kesehatan dan sistem manajemen K3 yang terintegrasi. Selain itu, Mitratel juga mendorong
kesejahteraan karyawan melalui pengembangan karier, peningkatan kapabilitas, serta penerapan
nilai keberagaman dan kesetaraan guna mendukung keberlanjutan kinerja organisasi.
Human Resources Developing high-quality human resources through competency enhancement, safety protection,
and the creation of a healthy and inclusive working environment. Mitratel prioritizes the
comprehensive implementation of occupational health and safety (OHS), supported by the
provision of healthcare facilities and an integrated OHS management system. In addition, Mitratel
also promotes employee welfare through career development, capability enhancement, and the
implementation of diversity and equality values to support the sustainability of organizational
performance.
Right Governance Kepatuhan Menerapkan tata kelola berkelanjutan yang didukung oleh kepatuhan terhadap regulasi eksternal
serta konsistensi dalam penerapan kebijakan internal Mitratel.
Compliance Implementing sustainable governance supported by compliance with external regulations and
consistency in applying Mitratel’s internal policies.
Etika Bisnis Integritas dalam praktik bisnis berkelanjutan, meliputi penerapan etika, pencegahan korupsi, serta
persaingan usaha yang sehat, dengan tujuan membangun hubungan adil bersama pemangku
kepentingan dan memastikan rantai pasok yang selaras dengan prinsip ESG.
Integrity in sustainable business practices, including the application of ethics, corruption
Business Ethics prevention, and fair business competition, with the aim of building equitable relationships with
stakeholders and ensuring a supply chain aligned with ESG principles.
Keamanan Siber dan Memastikan isu keamanan informasi melalui implementasi kebijakan keamanan siber,
Perlindungan Data perlindungan data pribadi, penerapan kebijakan dan sistem pengelolaan data, serta penggunaan
teknologi yang sesuai regulasi. Integritas dan keandalan data pada platform OneFlux sebagai
dasar pengambilan keputusan dan penguatan tata kelola perusahaan.
Cybersecurity and Data Ensuring information security issues through the implementation of cybersecurity policies,
Protection personal data protection, data management policies and systems, as well as the use of technology
compliant with regulations. Integrity and reliability of data on the OneFlux platform as a basis for
decision-making and strengthening corporate governance.
Aset dan Informasi Data Mengelola aset dan informasi data secara terintegrasi untuk memastikan keandalan operasional,
keamanan informasi, serta kualitas pengambilan keputusan. Mitratel menerapkan tata kelola data
yang terstruktur melalui penguatan sistem informasi, pengendalian akses, serta perlindungan
terhadap risiko kebocoran dan penyalahgunaan data.
Assets and Information Managing assets and information data in an integrated manner to ensure operational reliability,
Data information security, and the quality of decision-making. Mitratel implements structured data
governance through the strengthening of information systems, access controls, and protection
against risks of data leakage and misuse.
14 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
ESG Roadmap ESG Roadmap
Mitratel menyusun ESG Roadmap sebagai kompas strategis Mitratel develops an ESG Roadmap as a strategic compass
dalam mengarahkan implementasi prinsip ESG secara to guide the implementation of ESG principles in a structured,
terstruktur, terukur, dan terintegrasi ke dalam seluruh rantai measurable, and integrated manner across the entire business
nilai bisnis. Roadmap ini berfungsi sebagai kerangka kerja value chain. This roadmap serves as a framework to ensure
yang memastikan setiap inisiatif keberlanjutan tidak hanya that every sustainability initiative is not only aligned with
selaras dengan arah strategis RJPP, tetapi juga mendukung the strategic direction of the Company’s Long-Term Plan (RJPP)
pencapaian target jangka panjang Mitratel dan Telkom Group but also supports the achievement of Mitratel and Telkom Group’s
dalam menciptakan nilai berkelanjutan. Saat ini, Mitratel tengah long-term targets in creating sustainable value. Currently, Mitratel
melakukan penyusunan ulang ESG Roadmap dan Strategy is in the process of refining its ESG Roadmap and Strategy to
guna menyelaraskan arah keberlanjutan perusahaan dengan align the Company’s sustainability direction with stakeholder
kebutuhan para pemangku kepentingan serta praktik terbaik di needs and industry best practices.
industri.
Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis materialitas, With a systematic and materiality-based approach, Mitratel’s
ESG Roadmap Mitratel dirancang untuk memperkuat ketahanan ESG Roadmap is designed to strengthen business resilience,
bisnis, meningkatkan akuntabilitas, serta mendorong praktik enhance accountability, and promote sustainability best practices
terbaik keberlanjutan di industri infrastruktur telekomunikasi. in the telecommunications infrastructure industry.
1. Menentukan Posisi dan Penilaian Materialitas 1. Positioning Determination and Materiality Assessment
Mitratel secara berkala meninjau posisi ESG Perseroan Mitratel periodically reviews the Company’s ESG position
untuk memastikan relevansi strategi terhadap ekspektasi to ensure the relevance of its strategy to stakeholder
pemangku kepentingan dan dinamika industri. Proses ini expectations and industry dynamics. This process is carried
dilakukan melalui penilaian materialitas yang komprehensif out through a comprehensive materiality assessment
guna mengidentifikasi isu-isu ESG dengan dampak paling to identify ESG issues with the most significant impact
signifikan terhadap kinerja dan keberlanjutan usaha. on business performance and sustainability. The main
Topik material utama yang menjadi fokus terbagi ke material topics that serve as the focus are divided into
dalam 3 pilar utama, yaitu Right Environment Approach three key pillars, namely the Right Environment Approach,
yang memfokuskan perhatian pada aspek manajemen which focuses on energy management as well as material
energi serta pengadaan dan efisiensi material; Right procurement and efficiency; Right Communication, which
Communication yang memfokuskan perhatian pada focuses on business partners and customers, community
aspek mitra bisnis dan pelanggan, pelibatan masyarakat and employee engagement, government, as well as
dan karyawan, pemerintah, serta sumber daya manusia; human resources; and Right Governance, which focuses
serta Right Governance yang memfokuskan perhatian on compliance, business ethics, cybersecurity and data
pada aspek kepatuhan, etika bisniss, kemanan siber dan protection, as well as assets and information data.
perlindungan data, serta aset dan informasi data.
2. Pelibatan Pemangku Kepentingan 2. Stakeholder Engagement
Mitratel meyakini bahwa keberhasilan implementasi Mitratel believes that the successful implementation of
strategi keberlanjutan sangat bergantung pada hubungan its sustainability strategy is highly dependent on strong,
yang kuat, transparan, dan kolaboratif dengan pemangku transparent, and collaborative relationships with key
kepentingan utama. Oleh karena itu, Perseroan secara stakeholders. Therefore, the Company actively engages
aktif melibatkan Pemegang Saham dan investor, Shareholders and investors, employees, customers,
karyawan, pelanggan, pemerintah dan regulator, mitra government and regulators, business partners, communities,
usaha, masyarakat, serta media melalui berbagai forum as well as the media through various communication forums
komunikasi dan mekanisme keterlibatan yang terstruktur. and structured engagement mechanisms. This engagement
Pelibatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa strategi aims to ensure that Mitratel’s sustainability strategies and
dan program keberlanjutan Mitratel responsif terhadap programs are responsive to the most material issues
isu-isu yang paling material bagi pemangku kepentingan, for stakeholders, while strengthening trust and creating
sekaligus memperkuat kepercayaan dan menciptakan nilai sustainable shared value.
bersama yang berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 15
Page 18
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
3. Menentukan Key Performance Indicators dan Target 3. Establishment of Key Performance Indicators and Targets
Untuk memastikan implementasi ESG berjalan secara To ensure that ESG implementation is carried out in
terukur dan akuntabel, Mitratel menetapkan Key a measurable and accountable manner, Mitratel establishes
Performance Indicators (KPI) dan target keberlanjutan Key Performance Indicators (KPIs) and sustainability
yang selaras dengan tren global, perkembangan regulasi, targets aligned with global trends, regulatory developments,
serta ekspektasi pemangku kepentingan. KPI tersebut and stakeholder expectations. These KPIs include,
mencakup, antara lain, target penurunan emisi dan efisiensi among others, emission reduction and energy efficiency
energi, peningkatan keselamatan kerja, pengembangan targets, improvement in occupational safety, employee
kompetensi karyawan, serta penerapan prinsip ESG competency development, and the implementation of
dalam rantai pasok melalui proses penyaringan pemasok. ESG principles within the supply chain through supplier
Pemantauan capaian dilakukan secara berkala untuk screening processes. Achievement monitoring is conducted
memastikan adanya perbaikan berkelanjutan dan periodically to ensure continuous improvement and
transparansi kinerja ESG Perseroan. transparency of the Company’s ESG performance.
Melalui tahapan ESG Roadmap yang terintegrasi Through these integrated ESG Roadmap stages, Mitratel
ini, Mitratel memastikan bahwa arah dan prioritas ensures that sustainability directions and priorities
keberlanjutan senantiasa selaras dengan dinamika industri remain aligned with telecommunications industry
telekomunikasi, perkembangan regulasi, serta aspirasi dynamics, regulatory developments, and stakeholder
pemangku kepentingan. Pendekatan yang sistematis dan aspirations. This systematic and impact-oriented
berorientasi dampak ini menegaskan komitmen Mitratel approach reaffirms Mitratel’s commitment to delivering
untuk menghadirkan infrastruktur digital yang tidak hanya digital infrastructure that not only excels operationally
unggul secara operasional, tetapi juga berkontribusi nyata but also makes a tangible contribution to inclusive,
terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif, rendah low-emission, and sustainable economic development in
emisi, dan berkelanjutan bagi Indonesia. Indonesia.
Tahapan Pendekatan dan Indikator Kuantitatif dan Capaian Tahunan dan
Strategis Tujuan Utama Aktivitas Kunci Target Terukur Evaluasi
Strategic Main Objective Approach and Key Quantitative Indicators and Annual Achievements and
Stages Activities Measurable Targets Evaluation
Penentuan Menetapkan fokus isu • Melakukan materiality • Pelaksanaan materiality assessment • Materiality assessment telah
Posisi dan ESG yang paling relevan assessment berbasis melalui Telkom Sustainability dilaksanakan secara berkala
Penilaian terhadap bisnis dan GRI dan Telkom Framework dengan mengacu pada dengan mengacu pada standar
Materialitas pemangku kepentingan. Sustainability standar internasional yang berlaku. GRI dan Telkom Sustainability
Framework. • Tingkat keterlibatan pemangku Framework.
• Meninjau ulang kepentingan dalam proses penilaian. • Proses penilaian melibatkan
prioritas topik setiap pemangku kepentingan
tahun dengan utama serta unit lintas fungsi,
pendekatan risiko dan sehingga hasil yang diperoleh
peluang iklim. dinilai representatif dan
• Melibatkan unit relevan.
lintas fungsi dalam • Evaluasi menunjukkan bahwa
proses validasi hasil hasil materialitas telah menjadi
penilaian. dasar dalam penentuan
prioritas strategi keberlanjutan
Mitratel.
Positioning Establishing the focus • Conducting • Implementation of the materiality • The materiality assessment
and of ESG issues most a materiality assessment through the Telkom has been conducted
Materiality relevant to the business assessment based Sustainability Framework with periodically with reference to
Assessment and stakeholders. on GRI and Telkom reference to applicable international GRI Standards and the Telkom
Sustainability standards. Sustainability Framework.
Framework. • Level of stakeholder engagement in • The assessment process
• Reviewing topic the assessment process. involves key stakeholders as
priorities annually well as
using a risk-and- cross-functional units, ensuring
opportunity approach that the results obtained are
to climate issues. considered representative and
• Engaging cross- relevant.
functional units • The evaluation indicates
in validating the that the materiality results
assessment results. have served as the basis
for determining Mitratel’s
sustainability strategy priorities.
16 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
Tahapan Pendekatan dan Indikator Kuantitatif dan Capaian Tahunan dan
Strategis Tujuan Utama Aktivitas Kunci Target Terukur Evaluasi
Strategic Main Objective Approach and Key Quantitative Indicators and Annual Achievements and
Stages Activities Measurable Targets Evaluation
Pelibatan • Melaksanakan • Mengedepankan • Pelaksanaan stakeholder • Mitratel telah melaksanakan
Pemangku stakeholder aspek pelibatan engagement secara berkala. forum pelibatan pemangku
Kepentingan engagement forum pemangku • Pelaksanaan survei kepuasan/ kepentingan dan survei
tahunan. kepentingan perspektif pemangku kepentingan secara rutin sebagai sarana
• Melakukan dalam perumusan secara berkala. memperoleh masukan
survei persepsi strategi dan target strategis.
keberlanjutan dan keberlanjutan. • Keterlibatan pemangku
evaluasi kepuasan • Menginisiasi kepentingan berjalan
pemangku program kolaboratif efektif dan mendukung
kepentingan. lintas pemangku penyempurnaan strategi serta
• Meningkatkan kepentingan yang program keberlanjutan Mitratel.
kolaborasi program dijalankan setiap
sosial berbasis tahun.
kemitraan (CSR/CSV).
Stakeholder • Conducting an • Prioritizing • Implementation of stakeholder • Mitratel has conducted
Engagement annual stakeholder stakeholder engagement on a regular basis. stakeholder engagement
engagement forum. engagement aspects • Implementation of stakeholder forums and surveys regularly
• Carrying out in formulating satisfaction/perspective surveys on a as a means of obtaining
sustainability sustainability regular basis. strategic input.
perception surveys strategies and targets. • Stakeholder engagement has
and stakeholder • Initiating cross- been carried out effectively
satisfaction stakeholder and supports the enhancement
evaluations. collaborative of Mitratel’s sustainability
• Enhancing programs strategies and programs.
collaboration in implemented annually.
partnership-based
social programs
(CSR/CSV).
Penetapan Mengukur dan memantau Menetapkan inisiatif- • Melakukan peningkatan (upgrade) • Pada tahun 2025, Mitratel
KPI dan kinerja ESG, khususnya inisiatif yang sejalan rectifier menjadi perangkat dengan mencatatkan emisi GRK
Target ESG terkait dekarbonasi dengan Mitratel Climate efisiensi lebih tinggi (>97%) sejak Cakupan 1 sebanyak
secara terarah dan Transition Plan atau tahun 2025; 1.059,4 ton Co2eq, menurun
konsisten terhadap Decarbonization • Sejak tahun 2026, Mitratel mulai 69,3% dibandingkan tahun
tujuan jangka panjang Strategy yang mengembangkan BTS tanpa shelter sebelumnya sebesar
dalam mencapai Net berfokus pada Energy (shelter-less) atau outdoorisasi pada 3.445,9 ton CO2eq.
Zero Emissions pada Efficiency & Equipment • Sementara itu, emisi GRK
site baru yang tidak memerlukan
2060. Modernization, Cakupan 2 Mitratel tahun 2025
pendingin udara, dengan target
Electrification, sebanyak 12.077,3 ton Co2eq,
implementasi sekitar 10–11 site
Renewable Energy & menurun 64,9% dibandingkan
Energy Storage, dengan per tahun;
tahun sebelumnya sebesar
detail program, meliputi: • Hingga tahun 2030, Mitratel 34.450,2 ton CO2eq.
• Modernisasi rectifier; menargetkan peralihan sumber • Dengan demikian, emisi
• Shelter-less BTS; energi dari genset ke listrik pada BTS GRK Cakupan 1 dan 2
• Elektrifikasi; di wilayah 3T; Mitratel tahun 2025 sebanyak
• Konversi kendaraan • Pada periode 2028 hingga 2031, 13.136,7 ton Co2eq, menurun
operasional ke Mitratel akan mengonversi seluruh 65,3% dibandingkan tahun
kendaraan listrik; kendaraan operasional menjadi sebelumnya sebesar 37.896,01
kendaraan berbasis energi listrik; ton CO2eq .
• Penyimpanan energi;
• Mitratel secara bertahap • Pada tahun 2025, Mitratel
• Pemanfaatan sumber
menggantikan seluruh Diesel Engine menambah sebanyak 32 site
energi terbarukan;
Generator (DEG) pada site on-grid yang telah dilengkapi dengan
• Hydrogen fuel cell; panel surya, sehingga total
• Karbon kredit/carbon baru dengan sistem baterai, dengan
target sekitar 10–11 site per tahun; jumlah site panel surya yang
offset. dimiliki mencapai 650 site.
• Mulai tahun 2030, Mitratel melakukan
pemasangan panel surya pada site
on-grid secara bertahap, dengan
target sekitar 10–11 site per tahun;
• Mulai tahun 2041, Mitratel
merencanakan penggantian seluruh
DEG pada site off-grid dengan
teknologi hydrogen fuel cell;
• Pada tahun 2056, Mitratel mulai
mengimplementasikan pembelian
kredit karbon sebagai bagian dari
strategi offset emisi;
• Mitratel menargetkan pencapaian Net
Zero Emissions pada tahun 2060.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 17
Page 20
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Tahapan Pendekatan dan Indikator Kuantitatif dan Capaian Tahunan dan
Strategis Tujuan Utama Aktivitas Kunci Target Terukur Evaluasi
Strategic Main Objective Approach and Key Quantitative Indicators and Annual Achievements and
Stages Activities Measurable Targets Evaluation
Establishing Measuring and Establishing initiatives • Carrying out upgrades of rectifiers to • In 2025, Mitratel recorded
KPIs and monitoring ESG aligned with Mitratel’s devices with higher efficiency (>97%) Scope 1 GHG emissions of
ESG Targets performance, Climate Transition Plan starting from 2025; 1,059.4 tons CO2eq,
particularly related to or Decarbonization • Since 2026, Mitratel will begin a decrease of 69.3% compared
decarbonization, in Strategy, which developing shelter-less BTS to the previous year of
a directed and consistent focus on Energy (outdoorization) at new sites that 3,445.9 tons CO2eq.
manner toward long-term Efficiency & Equipment do not require air conditioning, • Meanwhile, Mitratel’s
objective of achieving with a target implementation of Scope 2 GHG emissions in
Modernization,
Net Zero Emissions by approximately 10–11 sites per year; 2025 amounted to
Electrification, and
2060. • Until 2030, Mitratel targets 12,077.3 tons CO2eq,
Renewable Energy &
transitioning energy sources from a decrease of 64.9% compared
Energy Storage, with gensets to electricity for BTS in 3T to the previous year of
detailed programs regions; 34,450.2 tons CO2eq.
including: • In the period from 2028 to 2031, • Accordingly, Mitratel’s total
• Rectifier Mitratel will convert all operational Scope 1 and Scope 2 GHG
modernization; vehicles to electric vehicles; emissions in 2025 amounted to
• Shelter-less BTS; • Mitratel will gradually replace 13,136.7 tons CO2eq,
• Electrification; all Diesel Engine Generators a decrease of 65.3% compared
• Conversion of (DEG) at new on-grid sites with to the previous year of
operational vehicles to battery systems, with a target of 37,896.01 tons CO2eq
electric vehicles; approximately 10–11 sites per year; • In 2025, Mitratel added 32 sites
• Energy storage; • Starting in 2030, Mitratel will carry equipped with solar panels,
• Utilization of out the installation of solar panels at bringing the total number of
renewable energy on-grid sites gradually, with a target of solar panel sites to 650 sites.
sources; approximately 10–11 sites per year;
• Hydrogen fuel cell; • Starting in 2041, Mitratel plans to
• Carbon credits/carbon replace all DEG at off-grid sites with
offset. hydrogen fuel cell technology;
• In 2056, Mitratel will begin
implementing carbon credit purchases
as part of its emission offset strategy;
• Mitratel targets achieving Net Zero
Emissions by 2060.
Dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Support for Sustainable Development Goals
Berkelanjutan
Sebagai kelanjutan dari implementasi ESG Roadmap, Mitratel As a continuation of the ESG Roadmap implementation,
memastikan bahwa setiap inisiatif keberlanjutan dijalankan Mitratel ensures that every sustainability initiative is carried out
secara selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan in alignment with the Sustainable Development Goals (SDGs)
(Sustainable Development Goals/SDGs) sebagai bagian as an integral part of the Company’s business strategy. This
integral dari strategi bisnis Perseroan. Penyelarasan ini menjadi alignment serves as the foundation for Mitratel in designing
landasan bagi Mitratel dalam merancang program dan kebijakan programs and policies that not only support business growth but
yang tidak hanya mendukung pertumbuhan usaha, tetapi also provide tangible contributions to sustainable development
juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan at both national and global levels, particularly in sectors that
berkelanjutan di tingkat nasional dan global, khususnya pada drive digital transformation and the expansion of inclusive
sektor yang mendorong transformasi digital dan perluasan telecommunications infrastructure.
infrastruktur telekomunikasi yang inklusif.
Sebagai bagian dari Telkom Group, Mitratel turut berperan As part of Telkom Group, Mitratel plays a role in supporting
dalam mendukung transisi menuju operasional rendah karbon the transition toward low-carbon operations, marked by
yang ditandai dengan penyusunan Climate Transition Plan atau the development of a Climate Transition Plan or Decarbonization
Decarbonization Strategy. Dokumen ini menegaskan komitmen Strategy. This document affirms Mitratel commitment to achieving
Mitratel dalam mencapai Net Zero Emissions pada tahun 2060 Net Zero Emissions by 2060 while also serving as a strategic
sekaligus menjadi panduan strategis bagi Mitratel. guideline for Mitratel.
18 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
Right Environmental Approach
Energi Bersih dan Terjangkau
Affordable and Clean Energy
7.3 Melakukan perbaikan efisiensi energi di tingkat global.
7.3 Improving energy eficiency at the global level.
• Menyewa kantor operasional yang menggunakan • Renting operational offices that utilize smart building
teknologi smart building; technology;
Strategi • Memasang panel surya pada site menara sebagai • Utilizing solar panels at tower sites to reduce dependence
Keberlanjutan sumber energi alternatif; on fossil fuel energy sources.
Sustainability • Mengurangi konsumsi bahan bakar fosil melalui • Minimizing the use of fossil fuel generators through
Strategy penerapan hybrid system pada generator; serta hybrid systems.
• Menginternalisasikan budaya penghematan energi • Promoting energy-saving as a work culture across all
dalam bagi seluruh insan Mitratel. organizational levels.
• Penurunan konsumsi energi operasional; • Reduction of operational energy consumption;
Target yang • Efisiensi biaya penggunaan energi; • Cost efficiency in energy usage;
Ingin Dicapai • Reduksi emisi karbon hingga 20% untuk Cakupan 1 dan • Reduction of carbon emissions by up to 20% for Scope 1
Target Goals 2 dibandingkan dengan baseline tahun 2023; serta and 2 compared to the 2023 baseline; and
• Optimalisasi efisiensi energi di lokasi operasional. • Optimization of energy efficiency at operational locations.
Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Industry, Innovation, and Infrastructure
9.4 Meningkatkan efisiensi sumber daya dan infrastruktur berkelanjutan.
9.4 Enhancing resource efficiency and sustainable infrastructure.
• Memasang panel surya atau memanfaatkan energi • Installing solar panels or utilizing other renewable energy
terbarukan lain pada menara telekomunikasi; sources on telecommunication towers;
• Memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk • Utilizing Internet of Things (IoT) technology to monitor
memantau konsumsi energi secara real-time dan real-time energy consumption and identify efficiency
mengidentifikasi potensi efisiensi; opportunities;
Strategi • Menggunakan material konstruksi ramah lingkungan, • Using environmentally friendly construction materials,
Keberlanjutan seperti baja daur ulang, dalam pembangunan menara; such as recycled steel, in tower development;
Sustainability • Mengoptimalkan penggunaan infrastruktur bersama • Optimizing the use of shared infrastructure with other
Strategy dengan operator lain guna mengurangi kebutuhan operators to reduce the need for new tower construction;
pembangunan menara baru;
• Menyalurkan investasi pada teknologi telekomunikasi yang • Allocating investments to more energy-efficient and
lebih efisien energi dan mendukung keberlanjutan; serta sustainable telecommunication technologies; and
• Menerapkan penggunaan baterai dengan dampak • Implementing the use of batteries with lower
lingkungan lebih rendah untuk mendukung operasionalnya. environmental impact to support operations.
• Penggunaan energi terbarukan pada menara • Utilization of renewable energy in telecommunication
telekomunikasi dalam mendukung target penurunan 20% towers to support the target of reducing Scope 1 and 2
emisi Cakupan 1 dan 2 pada jangka pendek (2023–2030), emissions by 20% in the short term (2023–2030), 40% in
40% di jangka menengah (2040–2050), dan mencapai the medium term (2040–2050), and achieving Net Zero
Target yang
Net Zero Emissions di 2060; Emissions by 2060;
Ingin Dicapai
• Pemanfaatan material konstruksi ramah lingkungan atau • Use of environmentally friendly or recycled construction
Target Goals
hasil daur ulang; materials;
• Peningkatan jumlah lokasi yang memanfaatkan • Increased number of locations utilizing shared
infrastruktur bersama; serta infrastructure; and
• Efisiensi energi dan biaya operasional jangka panjang. • Long-term energy and operational cost efficiency.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 19
Page 22
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
Responsible Consumption and Production
12.2 Pengelolaan berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam secara efisien;
12.4 Pengelolaan bahan kimia dan semua jenis limbah yang ramah lingkungan, di sepanjang siklus hidupnya, mengurangi pencemaran bahan kimia
dan limbah tersebut ke udara, air, dan tanah untuk meminimalkan dampak buruk terhadap kesehatan manusia dan lingkungan;
12.5 Secara substansial mengurangi produksi limbah melalui pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan penggunaan kembali; serta
12.6 Mendorong perusahaan, terutama perusahaan besar dan transnasional, untuk mengadopsi praktik-praktik berkelanjutan dan mengintegrasikan
informasi keberlanjutan dalam siklus pelaporan mereka.
12.2 Sustainable management and efficient use of natural resources;
12.4 Environmentally friendly management of chemicals and waste throughout their lifecycle, reducing chemical and waste pollution in air, water, and
soil to minimize adverse effects on human health and the environment;
12.5 Substantially reducing waste generation by implementing prevention, reduction, recycling, and reuse strategies; and
12.6 Encouraging companies, especially for large and multinational companies, to adopt sustainable practices and Integrating sustainability information
into their reporting cycles.
• Mengintegrasikan sumber energi terbarukan, seperti • Integrating renewable energy sources, such as solar
panel surya dan baterai ramah lingkungan, ke dalam panels and environmentally friendly batteries, into the
operasional menara telekomunikasi; operations of telecommunication towers;
• Menetapkan fokus peningkatan efisiensi penggunaan • Establishing a focus on improving material efficiency
material sekaligus menekan timbulan limbah dalam while reducing waste generation in tower construction
pembangunan maupun pemeliharaan menara; and maintenance;
• Menerapkan teknologi digital untuk memantau • Implementing digital technology to monitor resource
penggunaan sumber daya secara langsung sehingga usage in real time so that inefficiencies can be
pemborosan dapat segera dicegah; immediately prevented;
Strategi
• Dalam kegiatan renovasi dan perbaikan menara, Mitratel • In tower renovation and repair activities, Mitratel adopts
Keberlanjutan
menjalankan kebijakan penggunaan ulang material guna a material reuse policy to minimize waste;
Sustainability
meminimalkan limbah;
Strategy
• Menyelenggarakan sosialisasi karyawan mengenai • Conducting employee dissemination on waste prevention
praktik pencegahan dan pengelolaan limbah agar dapat and management practices for application in daily work
diterapkan dalam aktivitas kerja harian; activities;
• Memastikan kepatuhan pada standar keberlanjutan • Ensuring compliance with sustainability standards
dengan meraih sertifikasi sistem manajemen lingkungan; by obtaining environmental management system
serta certifications; and
• Menjalin kemitraan dengan pelaku industri • Establishing partnerships with other telecommunications
telekomunikasi lain dan pemerintah untuk memperkuat industry players and the government to strengthen the
penerapan standar berkelanjutan di sektor ini. adoption of sustainable standards in the sector.
• Penurunan konsumsi energi menara telekomunikasi • A 5% reduction in energy consumption of
sebesar 5% melalui efisiensi energi dan penerapan telecommunication towers through energy efficiency
teknologi ramah lingkungan; and the implementation of environmentally friendly
technologies;
• Pemanfaatan teknologi digital untuk pemantauan serta • Utilization of digital technology to monitor and optimize
optimalisasi penggunaan sumber daya pada seluruh resource usage across all infrastructure;
Target yang
infrastruktur;
Ingin Dicapai
• Penggantian bahan kimia berbahaya dalam operasional • Replacement of hazardous chemicals in company
Target Goals
perusahaan dengan alternatif yang ramah lingkungan; operations with environmentally friendly alternatives;
• Perolehan sertifikasi ISO 14001 di seluruh unit • Achievement of ISO 14001 certification across all Mitratel
operasional Mitratel; serta operational units; and
• Partisipasi karyawan wanita dalam pelatihan keberlanjutan • Participation of female employees in sustainability
yang mencakup Respectful Workplace Policy (RWP), K3, training covering the Respectful Workplace Policy
serta Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). (RWP), OHS, and First Aid (P3K).
Penanganan Perubahan Iklim
Climate Action Mitigation
13.2 Mengintegrasikan tindakan antisipasi dan adaptasi perubahan iklim ke dalam kebijakan, strategi, dan perencanaan nasional.
13.2 Integrating climate change anticipation and adaptation measures into national policies, strategies, and planning.
• Penghematan energi dan modernisasi peralatan; • Energy savings and equipment modernization;
• Peralihan bahan bakar fosil ke listrik; • Transition from fossil fuels to electricity;
• Peningkatan pemanfaatan energi terbarukan; • Enhancement of renewable energy utilization;
Strategi
• Pemanfaatan instrumen berbasis pasar untuk mengurangi • Utilization of market-based instruments to reduce
Keberlanjutan
emisi terkait listrik; electricity-related emissions;
Sustainability
• Pemanfaatan instrumen berbasis pasar untuk mengurangi • Utilization of market-based instruments to reduce
Strategy
sisa emisi GRK; residual GHG emissions;
• Pengurangan emisi dari campuran biodiesel; serta • Reduction of emissions from biodiesel blending; and
• Penggantian refrigeran. • Refrigerant replacement.
Target yang Penurunan 20% emisi Cakupan 1 dan 2 dibandingkan A 20% reduction in Scope 1 and Scope 2 emissions
Ingin Dicapai dengan baseline tahun 2023 dan mencapai Net Zero compared to the 2023 baseline and the achievement of Net
Target Goals Emissions di tahun 2060. Zero Emissions by 2060.
20 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Right Communication
Pendidikan Berkualitas
Quality Education
4.3 Akses yang setara untuk pendidikan teknik, kejuruan, dan tersier;
4.4 Meningkatkan keterampilan untuk pekerjaan yang layak; serta
4.5 Menghapus ketimpangan gender dan akses pendidikan.
4.3 Equal access to technical, vocational, and tertiary education;
4.4 Enhancing skills for decent employment; and
4.5 Eliminating gender disparities and ensuring equal access to education.
• Menjalin kemitraan dengan universitas dan lembaga • Establishing partnerships with universities and technical
pendidikan teknik untuk mendukung pengembangan educational institutions to support talent development;
talenta;
• Membuka program magang bagi mahasiswa potensial • Opening internship programs for potential students with
dengan peluang direkrut menjadi karyawan tetap; opportunities to be recruited as permanent employees;
Strategi
• Menyelenggarakan pelatihan berkelanjutan bagi • Delivering continuous training for Mitratel employees
Keberlanjutan
karyawan Mitratel untuk memperkuat keterampilan di to strengthen skills in telecommunications and digital
Sustainability
bidang telekomunikasi dan teknologi digital; technology;
Strategy
• Memperluas akses internet ke sekolah-sekolah di wilayah • Expanding internet access to schools in remote areas as
terpencil sebagai sarana pembelajaran digital; serta a means of digital learning; and
• Mengintegrasikan kebijakan inklusif guna meningkatkan • Integrating inclusive policies to increase women’s
keterlibatan wanita dalam pelatihan serta kesempatan participation in training and employment opportunities in
kerja di sektor telekomunikasi. the telecommunications sector.
• Kampanye digitalisasi di wilayah terpencil melalui • Campaigning for digitalization in remote areas through
program pengenalan internet di pedesaan; internet introduction programs in rural communities;
• Memperoleh calon karyawan yang kompeten melalui • Obtaining competent prospective employees through
program magang; internship programs;
• Penyediaan fasilitas akses teknologi telekomunikasi • Providing telecommunication technology access
untuk institusi pendidikan; facilities for educational institutions;
Target yang • Pelatihan rutin dan berkesinambungan terkait • Conducting regular and continuous training related to
Ingin Dicapai pengembangan keterampilan teknis dan digital bagi technical and digital skill development for employees;
Target Goals karyawan;
• Penyediaan akses listrik ramah lingkungan (panel surya) • Providing environmentally friendly electricity access
di wilayah off-grid yang belum terjangkau jaringan listrik; through solar panels in off-grid areas not yet connected
serta to the power network; and
• Pemberian kesempatan bagi karyawan wanita untuk • Providing opportunities for female employees to
mengikuti pelatihan keberlanjutan mengenai RWP, participate in sustainability training on RWP, OHS, and
K3, dan P3K. P3K.
Kesetaraan Gender
Gender Equality
5.1 Mengakhiri segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan anak perempuan; serta
5.5 Memastikan partisipasi perempuan yang penuh dan efektif di semua tingkat pengambilan keputusan.
5.1 Ending all forms of discrimination against women and girls; and
5.5 Ensuring full and effective participation of women in all levels of decision-making.
• Menjamin prinsip kesetaraan dalam rangkaian proses • Ensuring the principle of equality in the entire recruitment
rekrutmen bagi seluruh calon karyawan; process for all prospective employees;
Strategi
• Memberikan kesempatan yang setara bagi karyawan • Providing equal opportunities for female employees to
Keberlanjutan
wanita untuk mengembangkan kepemimpinan; serta develop leadership; and
Sustainability
• Menginternalisasikan prinsip kesetaraan gender dalam • Internalizing gender equality principles in employment
Strategy
kebijakan ketenagakerjaan, meliputi cuti melahirkan, policies, including maternity leave, work flexibility, and
fleksibilitas kerja, dan besaran upah yang setara. equal pay.
• Peningkatan kompetensi dan kapasitas karyawan • Increasing the competence and capacity of female
wanita; employees;
• Penghapusan kesenjangan antara pria dan wanita • Eliminating gaps between men and women by
dengan menerapkan kebijakan pengupahan berbasis implementing contribution- and competency-based
Target yang kontribusi dan kompetensi; wage policies;
Ingin Dicapai • Pelaksanaan pelatihan tahunan bagi seluruh karyawan • Conducting annual training for all employees on gender
Target Goals terkait keberagaman dan inklusi gender; diversity and inclusion;
• Peningkatan jumlah posisi manajerial dan kepemimpinan • Increasing the number of managerial and leadership
yang ditempati wanita di Mitratel; serta positions held by women at Mitratel; and
• Penyusunan kebijakan internal yang mendukung • Preparing internal policies that support the realization of
terwujudnya kesetaraan gender. gender equality.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 21
Page 24
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Decent Work and Economic Growth
8.2 Meningkatkan produktivitas ekonomi melalui modernisasi teknologi dan inovasi;
8.3 Mempromosikan kebijakan pembangunan untuk penciptaan lapangan kerja yang layak; serta
8.5 Mencapai pekerjaan penuh dan produktif serta upah layak untuk semua.
8.2 Enhancing economic productivity through technological modernization and innovation;
8.3 Promoting development policies for the creation of decent jobs; and
8.5 Achieving full, productive employment and fair wages for all.
• Mengembangkan pengembangan inovasi teknologi • Developing tower technology innovation to become
menara untuk menjadi penggerak digital di Indonesia; a digital enabler in Indonesia;
Strategi
• Memprioritaskan keterlibatan tenaga kerja lokal dalam • Prioritizing the involvement of local workers in every
Keberlanjutan
setiap proyek pembangunan infrastruktur; serta infrastructure development project; and
Sustainability
• Menerapkan kebijakan yang inklusif dengan sasaran • Implementing inclusive policies aimed at increasing
Strategy
meningkatkan keterwakilan wanita dan generasi muda the representation of women and youth across various
di berbagai jenjang posisi Mitratel. position levels at Mitratel.
• Penyelenggaraan kampanye digital untuk meningkatkan • Conducting digital campaigns to improve digital literacy
literasi digital masyarakat di wilayah tertinggal; among communities in underdeveloped regions;
• Pelibatan tenaga kerja lokal secara konsisten dalam • Involving local workers consistently in telecommunication
proyek pembangunan infrastruktur telekomunikasi infrastructure development projects each year;
Target yang
setiap tahun;
Ingin Dicapai
• Penetapan kebijakan kesetaraan upah bagi seluruh • Setting equal pay policies for all employees regardless
Target Goals
karyawan tanpa memandang gender maupun usia; serta of gender or age; and
• Penetapan besaran upah minimum Mitratel dipastikan • Setting Mitratel’s minimum wage levels to always remain
selalu berada di atas standar regional di seluruh wilayah above regional standards across all operational areas.
operasional.
Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
Industry, Innovation, and Infrastructure
9.1 Mengembangkan infrastruktur berkualitas, andal, berkelanjutan, dan tangguh; serta
9.5 Meningkatkan penelitian dan pengembangan teknologi.
9.1 Developing high-quality, reliable, sustainable, and resilient infrastructure; and
9.5 Enhancing research and development in technology.
• Memperluas infrastruktur telekomunikasi di wilayah • Expanding telecommunication infrastructure in remote or
terpencil atau tertinggal guna memastikan akses underdeveloped areas to ensure equal communication
komunikasi yang merata bagi seluruh masyarakat; access for all communities;
• Menggunakan material berkualitas tinggi dan teknologi • Using high-quality materials and sustainable
berkelanjutan dalam pembangunan menara telekomunikasi technologies in the construction of telecommunication
untuk meningkatkan efisiensi dan umur pakai; towers to improve efficiency and lifespan;
Strategi
• Mengembangkan sistem infrastruktur yang tangguh dan • Developing a resilient infrastructure system that remains
Keberlanjutan
tetap beroperasi dalam kondisi bencana atau keadaan operational during disasters or emergencies to maintain
Sustainability
darurat untuk menjaga konektivitas; connectivity;
Strategy
• Menjalin kerja sama dengan universitas serta lembaga • Establishing collaboration with universities and research
penelitian dalam menciptakan solusi teknologi yang institutions in creating sustainability-oriented technology
berorientasi pada keberlanjutan; serta solutions; and
• Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia • Enhancing human resource capabilities through training
melalui program pelatihan di bidang keberlanjutan dan programs in sustainability and technological innovation.
inovasi teknologi.
• Peningkatan cakupan infrastruktur di wilayah 3T; • Increasing infrastructure coverage in 3T areas;
• Pembangunan Infrastruktur telekomunikasi yang • Building disaster-resilient telecommunication
tangguh terhadap bencana di seluruh wilayah infrastructure across all operational regions;
operasional;
• Penetapan anggaran sebesar Rp5,50 miliar dari • Allocating a budget of Rp5.50 billion from revenue for
Target yang
pendapatan dialokasikan untuk riset dan pengembangan research and development of sustainable technologies;
Ingin Dicapai
teknologi berkelanjutan;
Target Goals
• Menghadirkan inovasi teknologi baru yang berfokus • Delivering new technological innovations focused on
pada keberlanjutan; serta sustainability; and
• Penentuan target sebagai penyedia layanan • Setting a target of becoming the provider of
telekomunikasi dengan teknologi paling inovatif dan telecommunication services with the most innovative
ramah lingkungan di Indonesia. and environmentally friendly technology in Indonesia.
22 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
Berkurangnya Kesenjangan
Reduced Inequalities
10.1 Mengurangi ketimpangan pendapatan di dalam dan antar negara;
10.2 Memberdayakan dan mempromosikan inklusi sosial, ekonomi, dan politik untuk semua;
10.3 Menjamin kesetaraan kesempatan dan mengurangi ketidaksetaraan hasil melalui penghapusan diskriminasi; serta
10.4 Mengadopsi kebijakan, khususnya kebijakan fiskal, upah, dan perlindungan sosial, yang bertujuan mencapai kesetaraan.
10.1 Reducing income inequality within and among countries;
10.2 Empowering and promoting social, economic, and political inclusion for all;
10.3 Ensuring equal opportunities and reducing inequality through the elimination of discrimination; and
10.4 Adopting policies, particularly fiscal, wage, and social protection policies, to achieve equality.
• Meningkatkan pengembangan infrastruktur • Increasing the development of telecommunication
telekomunikasi di daerah tertinggal dan terpencil guna infrastructure in underdeveloped and remote areas to
mempercepat transformasi digital serta mendorong accelerate digital transformation and stimulate local
pertumbuhan ekonomi lokal; economic growth;
Strategi
• Mengutamakan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal • Prioritizing collaboration with local businesses in the
Keberlanjutan
dalam proses pembangunan jaringan telekomunikasi; process of building telecommunication networks;
Sustainability
• Menerapkan sistem pengupahan yang adil dan • Implementing a fair and competitive wage system for all
Strategy
kompetitif untuk seluruh karyawan; serta employees; and
• Mendukung terciptanya keseimbangan antara pekerjaan • Supporting the creation of a work-life balance through
dan kehidupan pribadi melalui penerapan kebijakan the application of flexible working policies.
kerja yang fleksibel.
• Perluasan layanan telekomunikasi di wilayah tertinggal; • Expanding telecommunication services in
underdeveloped areas;
Target yang • Pembukaan lapangan kerja baru di sektor telekomunikasi • Creating new job opportunities in the local
Ingin Dicapai lokal; telecommunication sector;
Target Goals • Penerapan kesetaraan upah antara karyawan pria dan • Ensuring the implementation of equal pay between male
wanita dijamin; serta and female employees; and
• Peningkatan kepuasan karyawan terhadap Mitratel. • Increasing employee satisfaction with Mitratel.
Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Partnerships for the Goals
17.6 Meningkatkan kerja sama regional dan internasional dalam ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi;
17.16 Meningkatkan kemitraan global untuk pembangunan berkelanjutan; serta
17.17 Mendorong kemitraan yang efektif di berbagai sektor.
17.6 Enhancing regional and international cooperation in science, technology, and innovation;
17.16 Strengthening global partnerships for sustainable development; and
17.17 Encouraging effective partnerships across sectors.
• Menjalin kolaborasi strategis dengan perusahaan • Establishing strategic collaborations with global
teknologi global untuk mempercepat penerapan inovasi technology companies to accelerate the adoption of
digital di Indonesia; digital innovations in Indonesia;
Strategi • Menggandeng pemerintah dalam pelaksanaan proyek • Partnering with the government in national projects and
Keberlanjutan nasional serta berkolaborasi dengan organisasi collaborating with international organizations to expand
Sustainability internasional untuk memperluas solusi konektivitas connectivity solutions in remote areas; and
Strategy di daerah terpencil; serta
• Membangun kemitraan dengan institusi pendidikan • Building partnerships with educational institutions
dalam pengembangan dan pemanfaatan jaringan for the development and utilization of digital-based
telekomunikasi berbasis digital. telecommunications networks.
• Peningkatan jumlah kemitraan strategis dengan • Increasing the number of strategic partnerships
perusahaan teknologi internasional guna mendukung with international technology companies to support
pengembangan dan penerapan teknologi di Indonesia; the development and implementation of technology in
Indonesia;
Target yang • Menjadi salah satu mitra pemerintah dalam pelaksanaan • Becoming one of the government’s partners in
Ingin Dicapai inisiatif transformasi digital nasional; implementing national digital transformation initiatives;
Target Goals • Pencanangan untuk memperluas akses layanan • Committing to expanding access to digital-based
telekomunikasi berbasis digital; serta telecommunication services; and
• Penyelenggaraan program kemitraan dengan lembaga • Implementing partnership programs with educational
pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran institutions to support technology-based learning
berbasis teknologi digital. processes.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 23
Page 26
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Right Governance
Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh
Peace, Justice, and Strong Institutions
16.5 Secara substansial mengurangi korupsi dan penyuapan dalam segala bentuk;
16.6 Mengembangkan lembaga yang efektif, akuntabel, dan transparan di semua tingkat; serta
16.7 Menjamin pengambilan keputusan yang responsif, inklusif, partisipatif, dan representatif di setiap tingkatan.
16.5 Substantially reducing corruption and bribery in all their forms;
16.6 Developing effective, accountable, and transparent institutions at all levels; and
16.7 Ensuring responsive, inclusive, participatory, and representative decision-making at all levels.
Strategi • Menerapkan praktik bisnis yang bersih, transparan, dan • Implementing clean, transparent, and regulation-
Keberlanjutan sesuai regulasi; serta compliant business practices; and
Sustainability • Mengoptimalkan fungsi tata kelola serta penerapan prinsip • Optimizing governance functions and the application of
Strategy GCG di seluruh tingkatan jabatan. GCG principles at all organizational levels.
Target yang • Kinerja tata kelola yang bertanggung jawab dengan nihil • Responsible governance performance with zero
Ingin Dicapai kasus korupsi; serta corruption cases; and
• Kepatuhan hukum tercermin dari tidak adanya sanksi • Legal compliance reflected in the absence of any
Target Goals atau denda yang diterima sepanjang periode pelaporan. sanctions or fines during the reporting period.
Strategi Dekarbonisasi Mitratel Mitratel’s Decarbonization Strategy
Mitratel menempatkan dekarbonisasi sebagai bagian Mitratel positions decarbonization as an integral part of
integral dari arah strategis Perseroan dalam memastikan the Company’s strategic direction to ensure sustainable
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus responsif business growth while remaining responsive to the demands of
terhadap tuntutan transisi energi global. Tahun ini Mitratel the global energy transition. This year, Mitratel has developed
telah menyusun Climate Transition Plan atau Decarbonization a Climate Transition Plan or Decarbonization Strategy as
Strategy menjadi panduan Mitratel dalam bertransisi menuju a guideline for transitioning toward Net Zero Emissions by
Net Zero Emissions pada tahun 2060 dan dalam upaya dalam 2060 and as an effort to anticipate global climate change
mengantisipasi perubahan iklim global yang berkaitan dengan impacts related to the Company’s business operations through
operasional bisnis perusahaan melalui analisa risiko iklim the analysis of physical and transition climate risks integrated
fisik dan transisi yang diintegrasikan ke dalam strategi usaha. into its business strategy. This strategy is implemented in
Strategi ini dijalankan secara bertahap dengan tonggak utama phases, with key milestones including a 20% reduction in
berupa penurunan emisi sebesar 20% untuk Cakupan 1 dan Scope 1 and Scope 2 emissions by 2030 compared to the 2023
2 pada tahun 2030 dibandingkan baseline 2023, serta mencapai baseline, as well as achieving Net Zero Emissions by 2060.
Net Zero Emissions pada tahun 2060.
Strategi dekarbonisasi Mitratel dibangun di atas kerangka Mitratel’s decarbonization strategy is built on a comprehensive
yang komprehensif dalam Climate Transition Plan atau framework within the Climate Transition Plan or Decarbonization
Decarbonization Strategy, mencakup optimalisasi efisiensi Strategy, encompassing the optimization of energy efficiency,
energi, percepatan elektrifikasi, pemanfaatan energi terbarukan, acceleration of electrification, utilization of renewable energy,
serta pengelolaan emisi dan energi secara bertahap. Di sisi as well as the gradual management of emissions and energy.
eksternal, strategi dekarbonisasi Mitratel turut didukung oleh On the external side, Mitratel’s decarbonization strategy is also
kebijakan pemerintah, khususnya peningkatan bauran energi supported by government policies, particularly the increase in
terbarukan dalam jaringan listrik nasional (PLN) yang menjadi the renewable energy mix within the national electricity grid
pendorong utama penurunan emisi hingga 2060. Seluruh (PLN), which serves as a key driver for emission reduction
inisiatif tersebut diintegrasikan ke dalam perencanaan jangka through 2060. All of these initiatives are integrated into Mitratel’s
panjang dan roadmap operasional Mitratel, sehingga setiap long-term planning and operational roadmap, ensuring that each
langkah yang diambil tidak bersifat parsial, melainkan saling step taken is not partial but mutually reinforcing in establishing
memperkuat dalam membentuk jalur penurunan emisi yang a consistent emission reduction pathway toward achieving Net
konsisten hingga mencapai Net Zero Emissions. Zero Emissions.
24 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
Mitratel’s Emission Pathway from Current Plan
Strategi dekarbonisasi Mitratel yang didukung oleh program pemerintah (seperti peningkatan jaringan listrik PLN Emisi tersisa
dan pemanfaatan biodiesel) diproyeksikan mampu menurunkan emisi hingga 100% pada tahun 2060. Sementara Residual emissions
itu, sisa emisi sebesar 84 ton CO2e yang berasal dari refrigeran akan diimbangi melalui pembelian kredit karbon.
Mandat bauran biodiesel
Mitratel’s decarbonization strategy, supported by government programs (such as the expansion of the PLN electricity
Biodiesel blending mandate
grid and the utilization of biodiesel), is projected to reduce emissions by up to 100% by 2060. Meanwhile, residual
emissions of 84 tons of CO₂e originating from refrigerants will be offset through the purchase of carbon credits. Energi terbarukan & penyimpanan energi
60
Thousands
Renewable energy & energy storage
Carbon offset
50 Baseline Carbon offset
(2023)
Baseline emissions
Baseline emissions
40
Dekarbonisasi jaringan listrik
2030:
GHG Emissions (tCO2e)
Electricity grid decarbonization
30 21% reduction
Elektrifikasi
Grid Electrification
20 Improvement Efisiensi energi & modernisasi peralatan
Energy efficiency & equipment modernization
10 2060: Penggantian refrigeran
~100% reduction Refrigerant replacement
Emisi Business as Usual (BaU)
-
Business as Usual (BaU) emissions
2020
2021
2022
2023
2024
2025
2026
2027
2028
2029
2030
2031
2033
2034
2035
2036
2037
2038
2039
2040
2041
2042
2043
2044
2046
2047
2048
2049
2050
2051
2052
2053
2054
2055
2056
2057
2058
2059
2060
2032
2045
Upaya Pemerintah dalam Dekarbonisasi Sektor Energi Sisa Emisi
Government Efforts in Energy Sector Decarbonization Residual Emissions
• Peralihan PLN menuju energi terbarukan akan menjadi pendorong • Pada tahun 2060, proyeksi sisa emisi sebesar 84 ton CO₂e yang
utama dekarbonisasi Mitratel; berasal dari refrigeran;
• Dengan kontribusi emisi dari diesel sebesar 4% terhadap total • Sisa emisi tersebut akan diimbangi melalui pembelian carbon
emisi Mitratel, peningkatan bauran biodiesel akan mendukung credit;
penurunan emisi secara signifikan; dan • Seluruh kendaraan operasional ditargetkan telah beralih menjadi
• Rencana Kementerian ESDM untuk menghapus refrigeran kendaraan listrik pada tahun 2040; dan
dengan GWP tinggi akan menurunkan emisi fugitive. • Pembelian carbon credit akan terus dilakukan setelah tahun 2060
• PLN’s transition toward renewable energy will be a key driver of untuk mempertahankan kondisi Net Zero Emissions;
Mitratel’s decarbonization; • By 2060, residual emissions are projected at 84 tons of CO₂e
• With diesel contributing 4% of Mitratel’s total emissions, an originating from refrigerants;
increased biodiesel blend will support significant emission • These residual emissions will be offset through the purchase of
reductions; and carbon credits;
• The Ministry of Energy and Mineral Resources’ plan to phase out • All operational vehicles are targeted to be fully transitioned to
high-GWP refrigerants will reduce fugitive emissions. electric vehicles by 2040; and
• Carbon credit purchases will continue beyond 2060 to maintain
Net Zero Emissions conditions;
Source:
[2] RUPTL 2025-2034 & RUKN 2024,
[3] Indonesia's National Cooling Action Plan (I-NCAP)
Tahapan Mitratel Menuju Net Zero Emissions Mitratel’s Pathway Toward Net Zero Emissions
Pencapaian Net Zero Emissions pada tahun 2060 akan The achievement of Net Zero Emissions by 2060 will be
dicapai Mitratel melalui 4 inisiatif utama yaitu Efisiensi Energi pursued by Mitratel through 4 main initiatives, namely Energy
& Modernisasi Equipment, Energi Terbarukan & Penyimpanan Efficiency & Equipment Modernization, Renewable Energy
Energi, Elektrifikasi, dan Pembelian Carbon Offset yang & Energy Storage, Electrification, and Carbon Offset
terintegrasi sebagai pendorong utama penurunan emisi secara Purchases, which are integrated as key drivers for gradual
bertahap. Keempat inisiatif tersebut dijabarkan dalam 8 levers emission reduction. These four initiatives are further elaborated
yang terdiri dari modernisasi peralatan untuk meningkatkan into eight levers consisting of equipment modernization to
efisiensi energi, pengembangan konsep shelter-less BTS, improve energy efficiency, development of shelter-less BTS
percepatan elektrifikasi operasional, konversi kendaraan concepts, acceleration of operational electrification, conversion
operasional menjadi Battery Electric Vehicle (BEV), pemanfaatan of operational vehicles into Battery Electric Vehicles (BEV),
sistem penyimpanan energi, pengembangan energi terbarukan, utilization of energy storage systems, development of renewable
eksplorasi teknologi hydrogen fuel cell untuk site off-grid, serta energy, exploration of hydrogen fuel cell technology for off-grid
pengelolaan emisi residual melalui mekanisme carbon offset. sites, as well as management of residual emissions through
carbon offset mechanisms.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 25
Page 28
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Mitratel’s Levers Towards NZE 2060
2025 2030 2050
Modernisasi Rectifier Upgrade rectifier menjadi yang memiliki efisiensi tinggi (>97%)
Rectifier Modernization Upgrading rectifiers to high-efficiency devices (>97%)
(Dimulai pada
Shelter-less BTS Membangun BTS tanpa shelter / outdoor pada site baru yang tidak memerlukan AC (10–11 site/ tahun)
2026)
Shelter-less BTS Developing shelter-less BTS/outdoor configurations at new sites that do not require air conditioning (10–11 sites per year)
(Starting in 2026)
Mengalihkan sumber energi dari genset ke listrik pada
Elektrifikasi
BTS di wilayah 3T / Transitioning energy sources from
Electrification
gensets to electricity for BTS in 3T regions
Mengonversi kendaraan operasional
Kendaraan Listrik (BEV) (Dimulai pada 2028) menjadi kendaraan listrik berbasis (Berakhir pada 2031)
Electric Vehicles (BEV) (Starting in 2028 ) baterai / Converting operational vehicles (Ending in 2031)
into battery-based electric vehicles
Mengganti 1.623
Penyimpanan Energi genset dengan baterai Mengganti seluruh Diesel Engine Generator (DEG) pada site on-grid baru dengan baterai (10–11 site/tahun)
lithium / Replacing
Energy Storage 1,623 gensets with Replacing all Diesel Engine Generators (DEG) at new on-grid sites with batteries (10–11 sites/year)
lithium batteries
Energi Terbarukan Memasang panel surya pada 10 site on-grid (10–11 site/tahun)
Renewable Energy Installing solar panels at on-grid sites (10–11 sites/year)
Hidrogen Fuel Cell (Dimulai pada 2041) Mengganti seluruh DEG pada site off-grid dengan teknologi Hidrogen Fuel Cell
Hydrogen Fuel Cell (Starting in 2041) Replacing all DEG at off-grid sites with hydrogen fuel cell technology
Melakukan pembelian
Carbon Credits/ (Dimulai pada 2056)
kredit karbon
Carbon Offset (Starting in 2056)
Purchasing carbon credits
Efisiensi Energi & Modernisasi Peralatan Energi Terbarukan & Penyimpanan Energi Usulan inisiatif baru atau peningkatan dari inisiatif yang
Energy Efficiency & Equipment Modernization Renewable Energy & Energy Storage sudah ada
Proposed new initiatives or enhancements to existing
Elektrifikasi Offset Karbon initiatives
Electrification Carbon Offset
Mitratel berfokus pada peningkatan efisiensi energi dan Mitratel focuses on enhancing energy efficiency and equipment
modernisasi peralatan, termasuk upgrade rectifier dengan modernization, including upgrading rectifiers to high-efficiency
efisiensi tinggi (>97%) serta pengembangan BTS tanpa shelter units (>97%) as well as developing shelter-less BTS, which will
yang akan diimplementasikan mulai tahun 2026. Inisiatif ini juga be implemented starting in 2026. This initiative also includes
mencakup program elektrifikasi melalui pengalihan sumber an electrification program through the transition of energy
energi dari genset ke listrik pada site di wilayah 3T. Selain itu, sources from gensets to electricity at sites in 3T regions. In addition,
konversi kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik akan the conversion of operational vehicles to electric vehicles will
dimulai pada 2028 dan ditargetkan selesai pada 2031. commence in 2028 and is targeted for completion by 2031.
Selain itu, Mitratel berupaya untuk meningkatkan pemanfaatan In addition, Mitratel seeks to enhance the utilization of clean
energi bersih melalui implementasi inisiatif pada penyimpanan energy through the implementation of initiatives in energy storage
energi dan energi terbarukan. Upaya ini salah satunya telah and renewable energy. One of these efforts has been carried
dilakukan melalui penggantian genset dengan baterai lithium, out through the replacement of gensets with lithium batteries,
serta akan mengganti seluruh Diesel Engine Generator and Mitratel will gradually replace all Diesel Engine Generators
(DEG) pada site on-grid baru dengan sistem baterai secara (DEG) at new on-grid sites with battery systems (±10–11 sites
bertahap (±10–11 site per tahun). Di saat yang sama, Mitratel per year). At the same time, Mitratel is also installing solar
juga memasang panel surya pada site on-grid dengan target panels at on-grid sites with a gradual implementation target
implementasi bertahap hingga 2050. Untuk site off-grid, until 2050. For off-grid sites, the utilization of hydrogen fuel cell
pemanfaatan teknologi hydrogen fuel cell direncanakan mulai technology is planned to commence in 2041 as a low-emission
2041 sebagai solusi energi rendah emisi. energy solution.
26 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
Memasuki tahap akhir menuju 2060, Mitratel Entering the final stage toward 2060, Mitratel implements
mengimplementasikan strategi carbon offset dengan mulai a carbon offset strategy by initiating carbon credit purchases
melakukan pembelian carbon credit sejak 2056. Pada tahun starting from 2056. By 2060, Mitratel projects residual emissions
2060, Mitratel memproyeksikan sisa emisi sebesar 84 ton of 84 tons of CO₂e, primarily originating from refrigerants, all
CO₂e, yang terutama berasal dari refrigeran, dan seluruhnya of which will be offset through carbon offset mechanisms.
akan diimbangi melalui mekanisme carbon offset. Pembelian Carbon credit purchases will continue beyond 2060 to ensure
carbon credit akan terus dilanjutkan setelah 2060 untuk the long-term sustainability of Net Zero Emission conditions.
memastikan keberlanjutan kondisi Net Zero Emissions secara
jangka panjang.
Tantangan Penerapan Prinsip Keberlanjutan Challenges in Implementing Sustainability
dan Strategi ke Depan [POJK E.5] Principles and Future Strategies [POJK E.5]
Penerapan prinsip keberlanjutan di Mitratel dijalankan di The implementation of sustainability principles at Mitratel is
tengah berbagai tantangan, baik yang berasal dari dinamika carried out amid various challenges, both arising from internal
internal maupun perkembangan eksternal industri. Perseroan dynamics and external industry developments. The Company
memandang tantangan tersebut sebagai peluang untuk views these challenges as opportunities to strengthen business
memperkuat ketahanan bisnis, meningkatkan efisiensi resilience, improve operational efficiency, and continuously
operasional, serta menyempurnakan implementasi praktik ESG enhance the implementation of ESG practices. Through
secara berkelanjutan. Melalui pendekatan manajemen risiko an integrated and materiality-based risk management approach,
yang terintegrasi dan berbasis materialitas, Mitratel secara Mitratel proactively identifies key issues and formulates
proaktif mengidentifikasi isu-isu utama dan merumuskan adaptive mitigation strategies to ensure that business growth
strategi mitigasi yang adaptif agar pertumbuhan usaha tetap remains aligned with its sustainability commitments. Information
sejalan dengan komitmen keberlanjutan. Informasi mengenai regarding the main challenges faced and the strategic measures
tantangan utama yang dihadapi serta langkah strategis yang undertaken to address them is outlined in the following section
ditempuh untuk mengatasinya diuraikan pada bagian berikut as a reflection of the Company’s transparency and accountability
sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas Perseroan dalam in consistently implementing its sustainability agenda.
menjalankan agenda keberlanjutan secara konsisten.
Jenis Tantangan Implikasi Bisnis Strategi Penerapan
Type of Challenge Business Implications Implementation Strategies
Jejak Karbon Biaya operasional meningkat akibat tingginya konsumsi listrik Mengimplementasikan teknologi hemat energi, seperti
Operasional Menara untuk operasional site (pendingin, perangkat transmisi, dan smart monitoring system, penggunaan energi terbarukan
penerangan). Selain itu, regulasi emisi karbon berpotensi (panel surya), dan Shelter-less BTS, serta menerapkan
menambah beban biaya. efisiensi sistem pendingin pada site menara.
Operational Carbon Operational costs increase due to high electricity consumption Implementing energy-efficient technologies, such as smart
Footprint of Towers for site operations (cooling systems, transmission equipment, monitoring systems, renewable energy (solar panels), and
and lighting). In addition, carbon-emission regulations may Shelter-less BTS, and optimizing cooling systems at tower
add to the cost burden. sites.
Risiko Iklim terhadap Lokasi menara di area rawan bencana (banjir, badai, suhu Melakukan climate risk mapping, peninggian fondasi
Infrastruktur Menara ekstrem) menimbulkan risiko kerusakan aset dan gangguan menara di area banjir, perkuatan struktur tahan angin, serta
jaringan. Risiko transisi muncul akibat perubahan kebijakan penggunaan material ramah lingkungan dan tahan korosi.
dan standar lingkungan.
Climate Risks to Tower locations in disaster-prone areas (floods, storms, Conducting climate risk mapping, elevating tower
Tower Infrastructure extreme temperatures) pose risks of asset damage and foundations in flood-prone areas, strengthening wind-
network disruptions. Transition risks also arise from changes resistant structures, and using environmentally friendly and
in environmental policies and standards. corrosion-resistant materials.
Ketersediaan Lahan Ekspansi jaringan dapat terhambat akibat keterbatasan lahan Membangun kemitraan strategis dengan pemerintah
dan Perizinan dan proses perizinan yang kompleks, yang berdampak pada daerah, BUMDes, dan pemilik lahan lokal untuk
keterlambatan proyek dan potensi kehilangan pendapatan. mempercepat perizinan, serta memanfaatkan lahan non-
produktif secara berkelanjutan.
Land Availability and Network expansion may be constrained by limited land Establishing strategic partnerships with local governments,
Permitting availability and complex permitting processes, leading to BUMDes, and local landowners to expedite permitting
project delays and potential revenue loss. processes, as well as sustainably utilizing non-productive
land.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 27
Page 30
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Jenis Tantangan Implikasi Bisnis Strategi Penerapan
Type of Challenge Business Implications Implementation Strategies
Penerimaan Sosial Potensi penolakan masyarakat terhadap pembangunan Melakukan sosialisasi publik dan konsultasi masyarakat
dan Nilai Bersama menara dapat menimbulkan risiko reputasi dan hambatan sejak tahap awal proyek, memberdayakan tenaga kerja
operasional. lokal, mendukung program UMKM, serta mengembangkan
inisiatif sosial berbasis komunitas.
Social Acceptance Potential community resistance to tower construction may Conducting public outreach and community consultations
and Shared Value create reputational risks and operational obstacles. from the early stages of projects, empowering local workers,
supporting MSME programs, and developing community-
based social initiatives.
K3 Konstruksi dan Risiko kecelakaan kerja dan rendahnya kompetensi teknisi Meningkatkan pelatihan dan sertifikasi K3, penerapan Sistem
Kualitas Tenaga dapat menghambat kelancaran proyek serta menimbulkan Manajemen K3 proyek, serta memastikan ketersediaan alat
Kerja kerugian finansial dan reputasi. pelindung diri sesuai standar keselamatan.
Construction OHS The risk of occupational accidents and low technical Enhancing OHS training and certification, implementing
and Workforce competence among technicians may disrupt project execution a project OHS Management System, and ensuring
Quality and lead to financial and reputational losses. the availability of personal protective equipment that meets
safety standards.
Keamanan Data Gangguan siber dan kegagalan sistem dapat mengancam Menguatkan sistem keamanan siber, menerapkan
kontinuitas layanan, menurunkan kepercayaan pelanggan redundansi jaringan, serta melakukan pemantauan 24 jam
dan mitra operator. melalui Network Operation Center (NOC).
Data Security Cyberattacks and system failures may threaten service Strengthening cybersecurity systems, implementing
continuity, reducing customer and operator partner trust. network redundancy, and conducting 24-hour monitoring
through Network Operation Center (NOC).
Tata Kelola dan Risiko pelanggaran etika, korupsi, atau ketidakpatuhan terhadap Memperkuat sistem tata kelola perusahaan melalui
Kepatuhan Regulasi regulasi dapat merusak reputasi dan kepercayaan investor. pelatihan etika bagi karyawan, penerapan Whistleblowing
Kurangnya transparansi juga dapat memengaruhi kredibilitas System, transparansi pelaporan, serta audit kepatuhan
Mitratel. secara berkala.
Governance Risks of ethical breaches, corruption, or non-compliance with Reinforcing the corporate governance system
and Regulatory regulations may damage reputation and investor confidence. through employee ethics training, implementation of
Compliance A lack of transparency may also affect Mitratel’s credibility. a Whistleblowing System, transparent reporting, and regular
compliance audits.
Pemasok dan Mitra Ketergantungan pada pemasok atau kontraktor yang belum Menerapkan Supplier Code of Conduct, melakukan
Usaha yang Tidak menerapkan prinsip keberlanjutan dapat meningkatkan risiko asesmen keberlanjutan pemasok, memprioritaskan
Berkelanjutan sosial dan lingkungan, serta menurunkan reputasi Mitratel di mitra yang memiliki sertifikasi lingkungan dan K3, serta
mata investor dan pelanggan. mendorong pengembangan bagi mitra usaha lokal.
Unsustainable Dependence on suppliers or contractors that have not Implementing a Supplier Code of Conduct, conducting
Suppliers and adopted sustainability principles may increase social and supplier sustainability assessments, prioritizing partners
Business Partners environmental risks and undermine Mitratel’s reputation with environmental and OHS certifications, and supporting
among investors and customers. capacity-building for local business partners.
28 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 29
Page 32
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
Sustainability Performance Highlights
“Mitratel terus menunjukkan kinerja keberlanjutan yang kuat dan konsisten melalui implementasi inisiatif yang terukur
di seluruh lini operasional. Perseroan berhasil mendorong efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya yang lebih
bertanggung jawab, memperluas akses infrastruktur digital yang inklusif hingga ke berbagai wilayah Indonesia, serta
memperkuat tata kelola perusahaan yang selaras dengan standar ESG.
Capaian ini menegaskan komitmen Mitratel dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan
pengambilan keputusan, sehingga pertumbuhan usaha berjalan seiring dengan penciptaan dampak positif bagi
lingkungan, masyarakat, dan pemangku kepentingan. Dengan fondasi tata kelola yang kuat, inovasi infrastruktur yang
ramah lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pemerataan konektivitas nasional, Mitratel semakin mempertegas
posisinya sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi
juga pada penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.”
“Mitratel continues to demonstrate strong and consistent sustainability performance through the implementation
of measurable initiatives across all operational lines. The Company has successfully driven energy efficiency and
more responsible resource management, expanded inclusive digital infrastructure access across various regions of
Indonesia, and strengthened corporate governance aligned with ESG standards.
These achievements reaffirm Mitratel’s commitment to integrating sustainability into its business strategy and
decision-making, ensuring that business growth goes hand in hand with the creation of positive impacts on the
environment, society, and stakeholders. With a strong governance foundation, environmentally friendly infrastructure
innovation, and tangible contributions to the equitable distribution of national connectivity, Mitratel further reinforces
its position as a telecommunications infrastructure provider that is not only focused on business performance but
also on creating sustainable long-term value.”
Keberlanjutan Aspek Ekonomi [POJK B.1]
Sustainability of Economic Aspects
Kinerja Operasional
Operational Performance
Total Menara Total Tenant
Total Towers Total Tenants
40.230 39.404 38.014 63.084 59.868 57.409
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Unit Unit
30 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Total Tenant
(termasuk Reseller)
Fiber Tenancy Ratio
Total Tenants
(including Resellers)
65.734 62.628 60.227 57.199 51.039 32.521 1,57 1,52 1,51
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Unit Km x
Kinerja Keuangan
Financial Performance
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Aset Juta Rupiah
Million Rupiah 58.350.129 58.139.702 57.278.715
Total Assets
Total Liabilitas Juta Rupiah
Million Rupiah 24.998.928 24.753.008 23.160.363
Total Liabilities
Total Ekuitas Juta Rupiah
Million Rupiah 33.351.201 33.386.694 34.118.352
Total Equity
Pendapatan Juta Rupiah
Million Rupiah 9.534.083 9.307.786 8.683.800
Revenue
Laba Bruto Juta Rupiah
Million Rupiah 4.806.129 4.801.056 4.275.245
Gross Income
Laba Tahun Berjalan Juta Rupiah
Million Rupiah 2.119.352 2.107.671 2.010.328
Income for The Year
* Disajikan kembali. / Restated.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 31
Page 34
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Produk Ramah Lingkungan
Environmentally Friendly Products
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Menara yang Menggunakan Panel Surya Unit 650 618 630
Total Towers Using Solar Panels
Total Menara yang Menggunakan Baterai Lithium Site 1.928 1.675 1.669
Total Towers Using Lithium Batteries
Total Menara yang Menggunakan
Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP)
Site 6 1 -
Total Towers Using Glass Fiber Reinforced
Polymer (GFRP)
Penggunaan Desain First Master untuk
Proyek Menara Site - 1 166
Use of First Master Design for Tower Projects
Menara Ramah Lingkungan di Ibu Kota Nusantara
Environmentally Friendly Towers in the Nusantara Site - 19 -
Capital City
Pemasok
Suppliers
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Pemasok Lokal Entitas
Entity 34 30 28
Total Local Suppliers
Keberlanjutan Aspek Lingkungan Hidup [POJK B.2]
Sustainability of Environmental Aspects
Energi
Energy
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Penggunaan Energi GJ 62.393,5 188.490,6 199.114,9
Total Energy Consumption
Intensitas Penggunaan Energi GJ/Juta Rp
GJ/Million Rp 0,007 0,020*) 0,023*)
Energy Consumption Intensity
Pengurangan Penggunaan
Kertas, Listrik, dan Air % 18,0 12,0*) (18,0)*)
Reduction in the Use of
Paper, Electricity, and Water
32 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Emisi**)
Emission
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Emisi Cakupan 1 ton CO2e 1.059,4 3.445,9*) 3.847,9*)
Scope 1 Emissions
Emisi Cakupan 2 ton CO2e 12.077,3 34.450,2 34.739,8
Scope 2 Emissions
Emisi Cakupan 3 ton CO2e 24.493,9 15.810,3 24.155,1
Scope 3 Emissions
ton CO2e/
Intensitas Emisi Juta Rupiah
tons of CO2e/ 0,003947 0,005770*) 0,007225*)
Emission Intensity
Million Rupiah
ton CO2e/
Efisiensi Emisi Juta Rupiah
tons of CO2e/ 0,001823 0,001455*) 0,000681*)
Emission Efficiency
Million Rupiah
Limbah
Waste
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Jumlah Limbah yang Dihasilkan Ton 410,4 334,7 228,0
Amount of Waste Generated
Limbah material yang berasal dari menara dan dikelola oleh pihak ketiga yang memiliki izin dan kompetensi, baik melalui proses daur ulang maupun
pemusnahan sesuai ketentuan lingkungan. Sementara itu, limbah yang dihasilkan dari aktivitas perkantoran Mitratel dikelola oleh manajemen gedung
(Telkom Property).
Waste materials originating from towers are managed by licensed and competent third parties, either through recycling processes or disposal in
accordance with environmental regulations. Meanwhile, waste generated from Mitratel’s office activities is managed by the building management (Telkom
Property).
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Penanaman Pohon Mangrove Pohon
Trees - 1.000 -
Mangrove Tree Planting
Rehabilitasi Terumbu Karang Substrat
Substrate - 7 -
Coral Reef Rehabilitation
Biaya Lingkungan Hidup Juta Rupiah
Million Rupiah 20.602 55.731 14.888
Environmental Cost
*) Data disajikan kembali. / Data restated.
**) Data Emisi pada Laporan telah diverifikasi oleh verifikator yang ditunjuk, yaitu TUV Rheinland, melalui verifikasi dan validasi secara Telkom Group dengan hasil "unmodified"
atau wajar tanpa penyesuaian. Hasil Opini dari Lembaga Validasi/Verifikasi (LVV) dapat dilihat di Laporan Keberlanjutan Telkom Group tahun buku 2025 atas nama Telkom
Group yang mencakup seluruh entitas dalam Telkom Group, termasuk data emisi yang dihasilkan oleh Mitratel Group. / Emission data in the Report has been verified by
the appointed verifier, TUV Rheinland, through verification and validation at Telkom Group level, with an "unmodified" result or fairly stated without adjustment. The Opinion
results from the Validation/Verification Body (VVB) can be found in Telkom Group’s Sustainability Report for the 2025 financial year under the name of Telkom Group, which
covers all entities within Telkom Group, including emission data generated by Mitratel Group.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 33
Page 36
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keberlanjutan Aspek Sosial [POJK B.3]
Sustainability of Social Aspect
Ketenagakerjaan
Employment
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Karyawan Pria Orang
Personnel 465 439* 373
Total of Male Employee
Total Karyawan Wanita Orang
Personnel 214 218* 164
Total of Female Employee
Total Karyawan Difabel Orang
Personnel - - -
Total of Disabled Employees
Insiden Kecelakaan Kerja Kasus
Case 1 - -
Occupational Accident Rate
Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan Setahun Jam
Hour 54,9 24,0 17,0
Average Training Hours per Employee per Year
Biaya Pengembangan Kompetensi Juta Rupiah
Million Rupiah 5.296 3.359 3.520
Competency Development Costs
Total Tenaga Kerja Lokal Orang
Personnel 236 245 210
Total of Local Workforce
Biaya Program Tanggung Jawab Sosial
Lingkungan Miliar Rupiah
Billion Rupiah 2,4 1,3 1,9
Cost of Social and Environmental
Responsibility Program
Hasil Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey Results
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Net Promoter Score % 89,8 87,1 78,7
Customer Satisfaction Index % 96,4 95,9 93,3
34 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Penghargaan, Penilaian, dan Sertifikasi
Awards, Assessments, and Certification
Penghargaan
Awards
1 Nama Penghargaan / Award Name
BUMN dan Anak Usaha BUMN Sektor Infrastruktur Big Cap / SOE and
SOE Subsidiaries Infrastructure Big Cap Sector
Nama Acara / Event Name
Best Stock Awards 2025
Penyelenggara / Organizer
Investortrust dan Infovesta Utama / Investortrust and Infovesta Utama
Tanggal Menerima / Award Date
25 Februari 2025 / February 25, 2025
2 Nama Penghargaan / Award Name
The Best Performance FLP Semester II Tahun 2024 /
The Best Performance FLP Second Semester 2024
Nama Acara / Event Name
The Best Fiber Lease Provider (FLP) Operation IOH
Penyelenggara / Organizer
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)
Tanggal Menerima / Award Date
26 Februari 2025 / February 26, 2025
3 Nama Penghargaan / Award Name
Pembayar Zakat Badan Teladan Baznas RI Kategori Mitra Terbaik /
Exemplary Corporate Zakat Payer of Baznas RI in the Best Partner
Category
Nama Acara / Event Name
Baznas Awards 2025
Penyelenggara / Organizer
Badan Amil Zakat Nasional
Tanggal Menerima / Award Date
28 Agustus 2025 / August 28, 2025
4 Nama Penghargaan / Award Name
Top 50 Big Capitalization Public Listed Company
Nama Acara / Event Name
The 16th IICD Corporate Governance Conference and Award
Penyelenggara / Organizer
Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD)
Tanggal Menerima / Award Date
15 September 2025 / September 15, 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 35
Page 38
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
5 Nama Penghargaan / Award Name
Main Index, High Growth, High Dividend, dan Big Market Capitalization /
Main Index, High Growth, High Dividend, and Big Market Capitalization
Nama Acara / Event Name
Malam Apresiasi Emiten 2025 / Listed Company
Appreciation Night 2025
Penyelenggara / Organizer
TEMPO dan IDNFinancials 52 / TEMPO and IDNFinancials 52
Tanggal Menerima / Award Date
19 September 2025 /September 19, 2025
6
Nama Penghargaan / Award Name
Sertifikat Label Taat Zakat / Zakat Compliance Label Certificate
Nama Acara / Event Name
Baznas Awards 2025
Penyelenggara / Organizer
Badan Amil Zakat Nasional
Tanggal Menerima / Award Date
30 September 2025 / September 30, 2025
7 Nama Penghargaan / Award Name
Anugerah Utama Kategori Produk dan Model Bisnis / Grand Award
Product and Business Model Category
Nama Acara / Event Name
IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (IDXCAII) 2025 / IDX Channel
Anugerah Inovasi Indonesia (IDXCAII) 2025
Penyelenggara / Organizer
IDX Channel
Tanggal Menerima / Award Date
10 Oktober 2025 / October 10, 2025
8 Nama Penghargaan / Award Name
The Gold Star Awards: Big Cap Kategori Perusahaan
Keterbukaan (Emiten) / The Gold Star Awards: Big Cap Category
for Disclosure Company (Listed Company)
Nama Acara / Event Name
Investortrust ESG Awards 2025
Penyelenggara / Organizer
Investortrust
Tanggal Menerima / Award Date
23 Oktober 2025 / October 23, 2025
36 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
9
Nama Penghargaan / Award Name
Apresiasi ESG 2025 / ESG Appreciation 2025
Kategori Certified Governance / Certified Governance Category
Nama Acara / Event Name
Investor Daily ESG Appreciation 2025
Penyelenggara / Organizer
Investor Daily
Tanggal Menerima / Award Date
20 November 2025 / November 20, 2025
10
Nama Penghargaan / Award Name
The Leader of Indonesia’s Digital Connectivity
Nama Acara / Event Name
Top CEO Indonesia Award 2025
Penyelenggara / Organizer
IDNFinancials dan MetroTV
Tanggal Menerima / Award Date
4 Desember 2025 / December 4, 2025
11
Nama Penghargaan / Award Name
Best Risk Management Practices
Nama Acara / Event Name
CNBC Indonesia Good Corporate Governance Awards 2025
Penyelenggara / Organizer
The Consumer News and Business Channel (CNBC)
Tanggal Menerima / Award Date
11 Desember 2025 / December 11, 2025
Penilaian ESG Rating
ESG Rating Assessment
Hasil Penilaian Lembaga Penilai Periode
Assessment Results Rating Agency Period
18,8 Morningstar Sustainalytics 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 37
Page 40
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Sertifikasi
Certification
1 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO 45001:2018
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja /
Occupational Health and Safety Management System
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
TQCSI
Masa Berlaku / Validity Period
17 Januari 2020-16 Januari 2026 / January 17, 2020-January 16, 2026
Companies ISO Certified | Organisation Search List Certified Companies
2 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO 31000:2018
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Manajemen Risiko - Prinsip dan Pedoman /
Risk Management - Principles and Guideline
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
TQCSI
Masa Berlaku / Validity Period
29 Januari 2026-15 Januari 2029 / January 29, 2026-January 15, 2029
Companies ISO Certified | Organisation Search List Certified Companies
3 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO/IEC 27001:2022
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Keamanan Informasi untuk Perancangan, Pengembangan,
Implementasi, dan Pengoperasian Aplikasi Customer Relationship Management (CRM)
dan Tranportation Management System (TMS) untuk Penyediaan dan Penyewaan
Infrastruktur Telekomunikasi dan Menara / Information Security Management System
for Design, Development, Implementation, and Operation of CRM and TMS Application
for the Provision and Rental of Telecommunication Infrastructure and Tower
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
TÜV SÜD INDONESIA
Masa Berlaku / Validity Period
31 Maret 2026-30 Maret 2029 / March 31, 2026-March 30, 2029
4 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO 14001:2015
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Lingkungan / Environmental Management System
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
TQCSI
Masa Berlaku / Validity Period
29 Januari 2026-15 Januari 2029 / January 29, 2026-January 15, 2029
Companies ISO Certified | Organisation Search List Certified Companiesw
38 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
5 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO 37001:2025
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Anti-Penyuapan / Anti-Bribery Management System
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
TÜV SÜD INDONESIA
Masa Berlaku / Validity Period
19 Maret 2026-18 Maret 2029 / March 19, 2026-March 18, 2029
6 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO/IEC 27001:2022 Certificate ID23/00000109
The management system of
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Keamanan Informasi “Provision of Information Security
Telkom Landmark Tower Lantai 25 - 27, Jl. Gatot Subroto Kav. 52, Jakarta Selatan, 12710,
Indonesia
has been assessed and certified as meeting the requirements of
SNI ISO/IEC 27001:2022
Management System for Design, Development, Implementation and Operation of CRM
For the following activities
Information Security Management System for Design, Development, Implementation and Operation of CRM
and TMS Applications for the Provision and Rental of Telecommunication Infrastructure and Tower, in
accordance with the Statement of Applicability No. DMT-SMT-03, Revision 04, dated 26 February 2025
and TMS Applications for Provision and Rental of Telecommunication Infrastructure and
Tower” / Information Security Management System “Provision of Information Security
Management System for Design, Development, Implementation and Operation of CRM
and TMS Applications for Provision and Rental of Telecommunication Infrastructure
This certificate is valid from 14 June 2025 until 30 March 2026 and remains valid subject to satisfactory surveillance audits.
Issue 3. Certified since 30 March 2023
and Tower” Authorised by
Waras Putri Andrianti
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
PT SGS Indonesia
The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia
t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
PT SGS Indonesia
Masa Berlaku / Validity Period
This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be considered as a copy.
This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification services available on Terms and Conditions | SGS. Attention is drawn to the limitation of
liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any unauthorized alteration, forgery or falsification of the content or
appearance of this document is unlawful.
Page 1 / 1
14 Juni 2025-30 Maret 2029 / June 14, 2025-March 30, 2026
7 Nama Sertifikasi / Certification Name
ISO 9001:2015
Lingkup Sertifikasi / Certification Scope
Sistem Manajemen Mutu / Quality Management System
Lembaga Sertifikasi / Certification Body
PT SGS Indonesia
Masa Berlaku / Validity Period
30 Mei 2025-24 Mei 2028 / May 30, 2025-May 24, 2028
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 39
Page 42
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keanggotaan pada Asosiasi [POJK C.5] [GRI 2-28]
Membership in Associations
Asosiasi Pengembang Infrastruktur Menara Telekomunikasi
Association of Telecommunications Tower Infrastructure Developers
Skala Nasional
Scale National
Anggota serta Bapak Theodorus Ardi Hartoko selaku Direktur Utama Perseroan menjabat sebagai Ketua Umum
Posisi Mitratel asosiasi.
Mitratel Position Members, along with Mr. Theodorus Ardi Hartoko as the Chief Executive Officer of the Company, serve as
the Chairman of the association.
Tahun Keanggotaan
2016
Year of Membership
Keanggotaan ini menunjukkan komitmen Perseroan berpartisipasi aktif dalam mendukung kemajuan sektor
telekomunikasi nasional melalui kolaborasi dan pertukaran informasi antar pelaku industri. Keterlibatan tersebut
Tujuan Keanggotaan memberikan peluang bagi Perseroan untuk berkontribusi secara strategis dalam penyusunan kebijakan, regulasi,
serta pengembangan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.
pada Asosiasi
This membership reflects the Company’s commitment to actively participating in supporting the advancement
Purpose of Membership
of the national telecommunications sector through collaboration and information exchange among industry
in the Association players. Such involvement provides opportunities for the Company to contribute strategically to the formulation
of policies and regulations, as well as the development of solutions to various challenges in telecommunications
infrastructure development in Indonesia.
Asosiasi Emiten Indonesia
Indonesian Public Listed Companies Association
Skala Nasional
Scale National
Posisi Mitratel Anggota
Mitratel Position Member
Tahun Keanggotaan
2015
Year of Membership
Tujuan Keanggotaan Wadah komunikasi untuk mendapatkan akses lebih luas terhadap pasar, sumber daya keuangan, dan regulasi,
pada Asosiasi serta menemukan solusi atas berbagai tantangan dalam pembangunan dan operasional telekomunikasi.
Purpose of Membership A communication platform to gain broader access to markets, financial resources, and regulations, as well as to
in the Association find solutions to various challenges in telecommunications development and operations.
Indonesia Corporate Secretary Association
Skala Nasional
Scale National
Posisi Mitratel Anggota
Mitratel Position Member
Tahun Keanggotaan
2022
Year of Membership
Tujuan Keanggotaan
pada Asosiasi Wadah komunikasi untuk memperoleh informasi terbaru terkait perkembangan regulasi pasar modal di Indonesia.
Purpose of Membership A communication platform for obtaining the latest information on capital market regulations in Indonesia.
in the Association
40 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Masyarakat Telematika Indonesia
Indonesian Telematics Society
Skala Nasional
Scale National
Posisi Mitratel Anggota
Mitratel Position Member
Tahun Keanggotaan
2015
Year of Membership
Wadah komunikasi untuk memperoleh informasi dan inovasi terbaru mengenai perkembangan di sektor telematika
Tujuan Keanggotaan di Indonesia dan mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan aspirasi yang berkenaan dengan kebijakan
pada Asosiasi regulasi di sektor telematika.
Purpose of Membership A communication platform for obtaining the latest information and innovations regarding developments in the
in the Association telematics sector in Indonesia, as well as an opportunity to express aspirations related to regulatory policies in
the telematics sector.
Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia
Association of Indonesian National Construction Contractors
Skala Nasional
Scale National
Posisi Mitratel Anggota
Mitratel Position Member
Tahun Keanggotaan
2023
Year of Membership
Tujuan Keanggotaan Wadah komunikasi untuk memperoleh informasi dan inovasi terbaru di bidang konstruksi, mendapatkan dukungan
pada Asosiasi terkait peraturan dan kebijakan pemerintah, serta memperluas jaringan bisnis dan kesempatan kemitraan.
Purpose of Membership A communication platform for obtaining the latest information and innovations in the construction sector, receiving
in the Association support on regulations and government policies, and expanding business networks and partnership opportunities.
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi
Telecommunication Network Providers Association
Skala Nasional
Scale National
Posisi Mitratel Anggota
Mitratel Position Member
Tahun Keanggotaan
2024
Year of Membership
Wadah komunikasi untuk memperoleh informasi terbaru terkait perkembangan telekomunikasi, termasuk akses
Tujuan Keanggotaan
pasar, regulasi, serta solusi atas berbagai tantangan dalam penyelenggaraan jaringan telekomunikasi di Indonesia.
pada Asosiasi
A communication platform to obtain the latest information on telecommunications developments, including market
Purpose of Membership
access, regulations, as well as solutions to various challenges in the implementation of telecommunications
in the Association
networks in Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 41
Page 44
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 42 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
SAMBUTAN
DIREKSI
Remarks from
the Board of Directors
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 43
Page 46
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Sambutan Direktur Utama [POJK D.1] [GRI 2-22] Remarks from the Chief Executive Officer Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Dear Shareholders and Stakeholders, Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa We express our deepest gratitude to God Almighty for atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga Mitratel dapat His blessings and grace, which have enabled Mitratel to menjalankan arah strategis keberlanjutan secara konsisten consistently implement its strategic sustainability direction sepanjang tahun pelaporan. Tahun ini kami mengusung throughout the reporting year. This year, we carry the theme tema Empowering Digital Telco Infrastructure for Indonesia’s Empowering Digital Telco Infrastructure for Indonesia’s Sustainable Future yang mencerminkan fokus Mitratel dalam Sustainable Future, reflecting Mitratel’s focus on reinforcing its mempertegas posisi sebagai enabler utama pembangunan position as a key enabler in building the foundation of national fondasi konektivitas digital nasional di tengah percepatan digital connectivity amid accelerating transformation. Through transformasi. Melalui ekspansi infrastruktur yang terukur, measured infrastructure expansion, enhanced operational peningkatan efisiensi operasional, serta pemanfaatan teknologi efficiency, and the adoption of the latest technologies, Mitratel terkini, Mitratel terus memperkuat daya saing sekaligus continues to strengthen its competitiveness while fostering membangun ekosistem yang adaptif. Integrasi prinsip ESG, tata an adaptive ecosystem. The integration of ESG principles, kelola yang baik, serta pengelolaan risiko yang komprehensif sound governance, and comprehensive risk management memastikan bahwa setiap langkah pertumbuhan memberikan ensures that every step of growth delivers sustainable impact dampak berkelanjutan dan mendukung terciptanya masa depan and supports the creation of a more inclusive, productive, and Indonesia yang lebih inklusif, produktif, dan tangguh. resilient future for Indonesia. Dinamika lingkungan usaha yang semakin kompleks, termasuk The increasingly complex business environment, including peningkatan ekspektasi terhadap kinerja ESG, penguatan rising expectations for ESG performance, the strengthening regulasi keuangan berkelanjutan, serta tekanan perubahan iklim, of sustainable finance regulations, and pressures from climate mendorong Mitratel untuk memastikan bahwa setiap kebijakan change, has driven Mitratel to ensure that every policy and dan keputusan strategis selaras dengan upaya penciptaan nilai strategic decision is aligned with long-term value creation jangka panjang. Dalam merespons kondisi tersebut, Mitratel efforts. In response to these conditions, Mitratel continued terus menavigasi berbagai tantangan sepanjang tahun 2025 to navigate various challenges throughout 2025 through melalui penguatan strategi, implementasi yang terukur, serta the strengthening of its strategy, measured implementation, pengelolaan risiko yang adaptif. Uraian mengenai perjalanan dan and adaptive risk management. The following outlines capaian keberlanjutan tersebut kami sampaikan sebagai berikut. the Company’s sustainability journey and achievements. Tantangan dan Isu Keberlanjutan yang Emerging Sustainability Challenges and Berkembang di Tahun 2025 Issues in 2025 Operasional Mitratel pada tahun 2025 dihadapkan pada dinamika Mitratel’s operations in 2025 were faced with increasingly complex keberlanjutan yang semakin kompleks, yang mencakup sustainability dynamics, encompassing integrated economic, aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial secara terintegrasi. environmental, and social aspects. From an economic side, Dari sisi ekonomi, peningkatan kebutuhan konektivitas digital the rising demand for national digital connectivity has driven nasional mendorong percepatan pengembangan infrastruktur the acceleration of telecommunications infrastructure telekomunikasi yang membutuhkan investasi signifikan, development, requiring significant investment, particularly to khususnya untuk menjangkau wilayah rural dan underserved reach rural and underserved areas. At the same time, increasingly 44 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors
Theodorus
Ardi Hartoko
Direktur Utama
Chief Executive Officer
areas. Pada saat yang sama, dinamika industri yang semakin competitive industry dynamics, including telecommunications
kompetitif, termasuk konsolidasi operator telekomunikasi operator consolidation and cost efficiency pressures from key
serta tekanan efisiensi biaya dari pelanggan utama, menuntut customers, have necessitated the optimization of business
optimalisasi model bisnis dan utilisasi aset secara lebih efisien. models and more efficient asset utilization. These conditions
Kondisi tersebut diperkuat oleh ketidakpastian ekonomi global were further reinforced by global economic uncertainty, which
yang berpotensi memengaruhi tingkat investasi dan permintaan has the potential to affect investment levels and demand for
layanan digital. digital services.
Dari aspek lingkungan, pengembangan infrastruktur From an environmental aspect, the development of
telekomunikasi dihadapkan pada kebutuhan untuk telecommunications infrastructure faces the need to balance
menyeimbangkan ekspansi jaringan dengan pengelolaan network expansion with responsible environmental impact
dampak lingkungan yang bertanggung jawab. Operasional management. Telecommunications tower operations require high
menara telekomunikasi memerlukan konsumsi energi yang energy consumption, making energy efficiency and greenhouse
tinggi, sehingga efisiensi energi dan pengendalian emisi GRK gas (GHG) emission control key issues that must be managed
menjadi isu utama yang harus dikelola secara sistematis. systematically. In addition, climate change increases risks to
Selain itu, perubahan iklim meningkatkan risiko terhadap infrastructure resilience, particularly in dealing with extreme
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 45
Page 48
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk ketahanan infrastruktur, terutama dalam menghadapi kondisi weather conditions and Indonesia’s diverse geographical cuaca ekstrem dan karakteristik geografis Indonesia yang characteristics. The use of conventional construction materials beragam. Penggunaan material konstruksi konvensional as well as the management of electronic waste also remain key serta pengelolaan limbah elektronik juga menjadi perhatian concerns in efforts to reduce the environmental footprint across dalam upaya mengurangi jejak lingkungan dari siklus hidup the lifecycle of telecommunications infrastructure. infrastruktur telekomunikasi. Pada aspek sosial, tantangan utama mencakup pemerataan In the social aspect, the key challenges include ensuring akses konektivitas digital serta pengelolaan dampak sosial dari equitable access to digital connectivity and managing the social pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. Kesenjangan impacts arising from infrastructure development across various akses telekomunikasi di daerah terpencil dan wilayah 3T regions. The gap in telecommunications access in remote masih menjadi isu strategis yang memerlukan pendekatan areas and 3T (frontier, outermost, and disadvantaged) regions pembangunan yang inklusif. Selain itu, potensi resistensi remains a strategic issue that requires an inclusive development masyarakat terhadap pembangunan menara baru, kebutuhan approach. In addition, potential community resistance to peningkatan literasi digital, serta tuntutan terhadap peningkatan the construction of new towers, the need to enhance digital kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja menjadi faktor literacy, as well as demands for improving workforce welfare and yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Aspek sosial ini juga safety are factors that must be managed sustainably. This social mencerminkan ekspektasi yang semakin tinggi dari pemangku aspect also reflects the increasing expectations of stakeholders kepentingan terhadap kontribusi nyata Mitratel dalam regarding Mitratel’s tangible contributions in supporting mendukung pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. the social and economic development of communities. Secara keseluruhan, penguatan tata kelola dan kepatuhan Overall, the strengthening of governance and compliance with terhadap regulasi serta standar ESG yang terus berkembang evolving ESG regulations and standards has become a cross- menjadi isu lintas aspek yang memengaruhi seluruh aktivitas cutting issue affecting all of Mitratel’s activities. Demands for Mitratel. Tuntutan terhadap transparansi, akuntabilitas, serta transparency, accountability, and integrated sustainability risk pengelolaan risiko keberlanjutan secara terintegrasi semakin management continue to increase in line with the growing meningkat seiring dengan perhatian investor, regulator, dan attention of investors, regulators, and the public toward masyarakat terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Kombinasi sustainable business practices. The combination of these isu dan tantangan tersebut menempatkan keberlanjutan sebagai issues and challenges places sustainability as a key factor in faktor kunci dalam menjaga kesinambungan operasional maintaining operational continuity while strengthening Mitratel’s sekaligus memperkuat posisi Mitratel dalam mendukung position in supporting the development of an inclusive and pembangunan ekosistem digital nasional yang inklusif dan sustainable national digital ecosystem. berkelanjutan. Pelaksanaan Strategi serta Nilai-Nilai Implementation of Strategy and Keberlanjutan untuk Merespons Sustainability Values to Address Tantangan dan Mengoptimalkan Peluang Challenges and Optimize Opportunities Menghadapi tantangan dan isu keberlanjutan yang terus In addressing evolving sustainability challenges and issues, berkembang, Mitratel mengarahkan pengelolaan keberlanjutan Mitratel has directed its sustainability management based yang dibangun di atas prinsip penciptaan nilai jangka panjang on the principle of long-term value creation that integrates yang terintegrasi antara kinerja ekonomi, ketahanan lingkungan, economic performance, environmental resilience, and social dan dampak sosial. Prinsip tersebut diperkuat melalui impact. This principle is reinforced through the internalization of internalisasi nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, AKHLAK values (Trustworthy, Competent, Harmonious, Loyal, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang menjadi fondasi perilaku Adaptive, and Collaborative), which serve as the foundation organisasi dalam merespons dinamika industri telekomunikasi of organizational behavior in responding to the increasingly yang semakin kompleks. Nilai Adaptif dan Kompeten mendorong complex dynamics of the telecommunications industry. Mitratel untuk terus berinovasi dalam menghadapi percepatan The values of Adaptive and Competent encourage Mitratel to kebutuhan konektivitas digital dan perkembangan teknologi, continuously innovate in response to the accelerating demand sementara Amanah dan Loyal memastikan bahwa setiap for digital connectivity and technological advancements, while ekspansi bisnis dijalankan dengan akuntabilitas tinggi dan Trustworthy and Loyal ensure that every business expansion is berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang. Di sisi lain, carried out with high accountability and oriented toward long-term Harmonis dan Kolaboratif memperkuat kemampuan Mitratel sustainability. On the other hand, Harmonious and Collaborative dalam membangun sinergi dengan pemangku kepentingan strengthen Mitratel’s ability to build synergy with stakeholders in 46 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors
untuk menjawab tantangan pemerataan konektivitas dan inklusi addressing the challenges of equitable connectivity and digital
digital. Dengan landasan nilai tersebut, keberlanjutan tidak hanya inclusion. With these values as its foundation, sustainability is
menjadi kerangka kebijakan, tetapi menjadi bagian inheren not merely a policy framework, but an inherent part of Mitratel’s
dalam budaya dan pengambilan keputusan strategis Mitratel. culture and strategic decision-making.
Sejalan dengan itu, strategi keberlanjutan Mitratel juga In line with this, Mitratel’s sustainability strategy has also been
diformulasikan untuk merespons secara langsung tantangan formulated to directly respond to key emerging challenges,
utama yang berkembang, khususnya kebutuhan ekspansi particularly the need for massive infrastructure expansion
infrastruktur yang masif di tengah tekanan efisiensi industri dan amid industry efficiency pressures and resource constraints.
keterbatasan sumber daya. Melalui pilar Right Environment Through the Right Environment Approach pillar, Mitratel directs
Approach, Mitratel mengarahkan strategi pada optimalisasi its strategy toward optimizing energy and material efficiency in
efisiensi energi dan material sebagai respons atas tingginya response to high energy consumption and the potential increase
konsumsi energi dan potensi peningkatan emisi GRK dari in greenhouse gas (GHG) emissions from tower operations.
operasional menara. Implementasi Green Tower Initiatives, The implementation of Green Tower Initiatives, the use of
penggunaan energi terbarukan, serta pengembangan solusi renewable energy, and the development of power-as-a-service
power-as-a-service menjadi pendekatan strategis untuk solutions serve as strategic approaches to reduce operational
menurunkan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak costs while lowering the carbon footprint. In addition, optimizing
karbon. Selain itu, optimalisasi desain menara, pemanfaatan tower design, utilizing innovative materials, and enhancing
material inovatif, serta peningkatan efisiensi sistem kelistrikan the efficiency of site electrical systems serve as concrete
site menjadi langkah konkret dalam menjawab tantangan measures in addressing investment cost challenges and
biaya investasi dan keberlanjutan operasional. Pendekatan ini operational sustainability. This approach demonstrates that
menunjukkan bahwa efisiensi lingkungan tidak hanya menjadi environmental efficiency is not merely an obligation, but also
kewajiban, tetapi juga menjadi sumber keunggulan kompetitif a source of Mitratel’s competitive advantage.
Mitratel.
Dalam merespons tantangan sosial, khususnya terkait In responding to social challenges, particularly related to
pemerataan akses digital dan ekspektasi masyarakat, Mitratel equitable digital access and community expectations, Mitratel
mengimplementasikan pilar Right Communication sebagai implements the Right Communication pillar as a strategy to
strategi untuk memperkuat legitimasi sosial dan menciptakan strengthen social legitimacy and create shared value. This
nilai bersama. Strategi ini diarahkan pada perluasan konektivitas strategy is directed toward expanding connectivity to remote
hingga wilayah terpencil, penguatan hubungan dengan areas, strengthening relationships with customers and business
pelanggan dan mitra usaha, serta pemberdayaan masyarakat partners, and empowering communities through enhanced digital
melalui peningkatan literasi digital dan inklusi ekonomi. literacy and economic inclusion. This approach also includes
Pendekatan ini juga mencakup penguatan kualitas layanan dan improving service quality and network reliability as a response
keandalan jaringan sebagai respons terhadap meningkatnya to the increasing demand for fast and stable digital services.
kebutuhan layanan digital yang cepat dan stabil. Selain itu, In addition, Mitratel develops a collaborative ecosystem with
Mitratel mengembangkan ekosistem kolaboratif dengan various stakeholders to ensure that infrastructure development
berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa aligns with the needs of both communities and regulators. Thus,
pengembangan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan the social aspect is positioned not only as a responsibility but
masyarakat dan regulator. Dengan demikian, aspek sosial tidak also as a driver of market growth and business sustainability.
hanya diposisikan sebagai tanggung jawab, tetapi sebagai
pendorong pertumbuhan pasar dan keberlanjutan bisnis.
Sementara itu, dalam menghadapi dinamika regulasi, Meanwhile, in addressing regulatory dynamics, increasing ESG
peningkatan ekspektasi ESG, serta kompleksitas risiko expectations, and the complexity of operational risks, Mitratel
operasional, Mitratel memperkuat pilar Right Governance strengthens the Right Governance pillar as a foundation
sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan for maintaining business stability and sustainability. This
usaha. Penguatan ini dilakukan melalui integrasi prinsip ESG strengthening is carried out through the integration of ESG
dalam kerangka Enterprise Risk Management, peningkatan principles into the Enterprise Risk Management framework,
sistem pengendalian internal, serta penguatan struktur tata enhancement of internal control systems, and reinforcement
kelola keberlanjutan yang lintas fungsi. Pembentukan fungsi of a cross-functional sustainability governance structure.
ESG yang terintegrasi memungkinkan koordinasi yang lebih The establishment of an integrated ESG function enables
efektif dalam perencanaan, implementasi, dan evaluasi kinerja more effective coordination in the planning, implementation,
keberlanjutan. Selain itu, penerapan prinsip transparansi, and evaluation of sustainability performance. In addition,
akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap standar nasional maupun the application of transparency, accountability, and compliance
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 47
Page 50
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
internasional memastikan bahwa Mitratel mampu menjaga with both national and international standards ensures that
kepercayaan Pemegang Saham dan pemangku kepentingan. Mitratel is able to maintain the trust of Shareholders and
Pendekatan tata kelola ini menjadi krusial dalam memastikan stakeholders. This governance approach is crucial in ensuring
bahwa seluruh strategi keberlanjutan dapat diimplementasikan that all sustainability strategies can be implemented consistently
secara konsisten dan terukur. and in a measurable manner.
Secara keseluruhan, integrasi nilai AKHLAK dengan ketiga Overall, the integration of AKHLAK values with the three
pilar strategi tersebut membentuk kerangka keberlanjutan yang strategic pillars forms an adaptive, measurable sustainability
adaptif, terukur, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka framework oriented toward long-term value creation.
panjang. Strategi yang dijalankan tidak hanya berfungsi sebagai The strategies implemented not only serve as a response to
respons terhadap tantangan, tetapi juga sebagai instrumen challenges but also as instruments to capture opportunities
untuk menangkap peluang dari pertumbuhan ekonomi digital, arising from the growth of the digital economy, advancements
perkembangan teknologi telekomunikasi, serta peningkatan in telecommunications technology, and increasing awareness
kesadaran terhadap praktik bisnis berkelanjutan. of sustainable business practices.
Komitmen Pimpinan dalam Menerapkan Commitment of the Board of Directors in
Strategi serta Nilai-Nilai Keberlanjutan Implementing Sustainability Strategies
and Values
Direksi berperan aktif dalam memastikan bahwa strategi serta The Board of Directors plays an active role in ensuring that
nilai-nilai keberlanjutan terintegrasi secara konsisten dalam sustainability strategies and values are consistently integrated
arah kebijakan dan pengelolaan Mitratel. Komitmen tersebut into Mitratel’s policy direction and management. This commitment
diwujudkan melalui penetapan keberlanjutan sebagai bagian is reflected through the establishment of sustainability as part
dari prioritas strategis, pengawasan terhadap implementasi ESG of strategic priorities, oversight of ESG implementation across
di seluruh lini operasional, serta penguatan akuntabilitas kinerja all operational lines, and the strengthening of accountability for
keberlanjutan di tingkat manajemen. Direksi juga memastikan sustainability performance at the management level. The Board
bahwa setiap keputusan strategis mempertimbangkan of Directors also ensures that every strategic decision considers
keseimbangan antara kinerja finansial, pengelolaan risiko, a balanced approach between financial performance, risk
serta dampak lingkungan dan sosial secara terukur. Selain itu, management, and measurable environmental and social impacts.
Direksi secara berkelanjutan mendorong peningkatan kualitas In addition, the Board of Directors continuously encourages
tata kelola, transparansi, serta kepatuhan terhadap standar dan the enhancement of governance quality, transparency, and
regulasi keberlanjutan yang berlaku. Melalui kepemimpinan compliance with applicable sustainability standards and
yang aktif dan terarah, Direksi memastikan bahwa implementasi regulations. Through active and focused leadership, the Board of
keuangan berkelanjutan tidak hanya menjadi kebijakan formal, Directors ensures that the implementation of sustainable finance
tetapi dijalankan secara nyata dan konsisten dalam seluruh is not merely a formal policy, but is carried out in a tangible and
aktivitas Mitratel. consistent manner across all of Mitratel’s activities.
Pencapaian Kinerja dan Target Sustainability Performance Achievements
Keberlanjutan and Targets
Kinerja keberlanjutan Mitratel pada tahun 2025 menunjukkan Mitratel’s sustainability performance in 2025 demonstrates
konsistensi antara arah strategis yang telah ditetapkan consistency between the established strategic direction and
dengan realisasi implementasi di seluruh lini bisnis. Capaian the realization of its implementation across all business lines.
ini mencerminkan kemampuan Mitratel dalam menjaga These achievements reflect Mitratel’s ability to maintain
keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pengelolaan a balance between economic growth, environmental
lingkungan, dan kontribusi sosial secara terukur. Secara management, and measurable social contributions. In general,
umum, indikator utama keberlanjutan menunjukkan tren positif key sustainability indicators show a positive trend and are
dan sejalan dengan target yang telah ditetapkan, meskipun aligned with the established targets, although there remain
terdapat beberapa area yang masih memerlukan penguatan, several areas requiring further strengthening, particularly
khususnya dalam optimalisasi pengelolaan emisi dan perluasan in optimizing emissions management and expanding
implementasi teknologi rendah karbon. Direksi memandang the implementation of low-carbon technologies. The Board of
bahwa hasil tersebut menegaskan efektivitas integrasi prinsip Directors views these results as affirming the effectiveness
ESG dalam model bisnis Mitratel. Pendekatan ini sekaligus of integrating ESG principles into Mitratel’s business model.
menjadi dasar dalam memperkuat keberlanjutan kinerja di This approach also serves as a foundation for strengthening
periode mendatang. sustainable performance in the periods ahead.
48 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors
Pada aspek ekonomi, kinerja Mitratel didukung oleh penguatan From an economic aspect, Mitratel’s performance was supported
kapasitas operasional melalui ekspansi infrastruktur yang by strengthening operational capacity through measured and
terukur dan bernilai tambah. Sepanjang tahun 2025, Mitratel value-added infrastructure expansion. Throughout 2025,
mencatat penambahan 826 menara baru sehingga total Mitratel recorded the addition of 826 new towers, bringing
kepemilikan mencapai 40.230 menara yang tersebar di seluruh total ownership to 40,230 towers across Indonesia, with
Indonesia, dengan jumlah tenant mencapai 63.084 dan 63,084 tenants and a tenancy ratio of 1.6 times. Network
Tenancy Ratio 1,6 kali. Pengembangan jaringan juga diperkuat development was further strengthened through the expansion
melalui ekspansi fiber to the tower (FTTT) sepanjang 6.160 of fiber to the tower (FTTT) by 6,160 km, bringing the total
km, sehingga total panjang jaringan mencapai 57.199 km. network length to 57,199 km. The optimization of the tower
Model bisnis tower sharing yang dioptimalkan memungkinkan sharing business model has enabled a significant increase
peningkatan utilisasi aset secara signifikan sekaligus menekan in asset utilization while reducing the need for new tower
kebutuhan pembangunan menara baru, sehingga memberikan construction, thereby delivering operational efficiency and
efisiensi operasional dan pengurangan dampak lingkungan. minimizing environmental impact.
Sejalan dengan penguatan operasional tersebut, Mitratel In line with the strengthening of its operations, Mitratel recorded
berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang tetap solid solid financial performance with revenue of Rp9.53 trillion,
dengan pendapatan sebesar Rp9,53 triliun atau 99,01% dari or 99.01% of the target, representing an increase of 2.43%
target, meningkat 2,43% dibandingkan tahun sebelumnya. compared to the previous year. Profit for the year reached
Laba tahun berjalan mencapai Rp2,12 triliun atau 103,33% dari Rp2.12 trillion, or 103.33% of the target, growing by 0.77%
target, meningkat 0,77% secara tahunan, yang mencerminkan year-on-year, reflecting the effectiveness of efficiency strategies
efektivitas strategi efisiensi dan optimalisasi portofolio bisnis. and business portfolio optimization. Mitratel’s EBITDA also
EBITDA Mitratel juga tetap terjaga pada tingkat yang kuat, remained at a strong level, demonstrating the resilience of its
menunjukkan ketahanan model bisnis di tengah dinamika business model amid the dynamics of the telecommunications
industri telekomunikasi dan kondisi makroekonomi global. industry and global macroeconomic conditions.
Pada aspek lingkungan, Mitratel mencatatkan kemajuan In the environmental aspect, Mitratel recorded progress
melalui implementasi berbagai inisiatif dalam kerangka Green through the implementation of various initiatives under the
Tower Initiatives yang berfokus pada efisiensi energi dan Green Tower Initiatives framework, focusing on energy
pengurangan dampak lingkungan. Upaya ini tercermin dari efficiency and the reduction of environmental impact. These
penurunan emisi GRK, di mana emisi Cakupan 1 tercatat efforts are reflected in the reduction of GHG emissions, where
menurun 47,5% dibandingkan baseline. Sementara itu, emisi where Scope 1 emissions decreased by 47.5% compared to
Cakupan 2 tercatat turun secara signifikan sebesar 41% the baseline. Meanwhile, Scope 2 emissions declined
dibandingkan baseline, sehingga total emisi Cakupan 1 dan 2 significantly by 41% compared to the baseline, resulting in a total
menurun 41,7% dibandingkan baseline tahun 2023. Penurunan reduction of Scope 1 and 2 emissions by 41.7% compared to
ini terutama dipengaruhi oleh penurunan konsumsi energi the 2023 baseline. This decrease was primarily driven by reduced
listrik seiring dengan perubahan model bisnis Mitratel dalam electricity consumption in line with changes in Mitratel’s business
kerja sama dengan operator seluler (MNO). Pergeseran skema model in collaboration with mobile network operators (MNOs).
dari sebelumnya mencakup penyediaan layanan terintegrasi, The shift from a model that previously included integrated service
termasuk pengelolaan dan pembayaran listrik, menjadi model provision, including electricity management and payment, to
yang berfokus pada penyediaan sewa menara. Selain itu, a model focused on tower leasing has contributed to this
penggunaan baterai lithium juga terus diperluas dengan outcome. In addition, the use of lithium batteries continues to
implementasi pada 1.928 menara, yang memberikan efisiensi expand, with implementation across 1,928 towers, providing
energi lebih tinggi, umur pakai lebih panjang, serta pengurangan higher energy efficiency, longer lifespan, and reduced potential
potensi limbah baterai. battery waste.
Dalam aspek penggunaan material, Mitratel menggunakan In terms of material usage, Mitratel utilized innovative
material inovatif seperti GFRP dan CFRP untuk meningkatkan materials such as GFRP and CFRP to enhance tower design
efisiensi desain menara dan mengurangi ketergantungan pada efficiency and reduce dependence on conventional materials.
material konvensional. Implementasi GFRP telah dilakukan The implementation of GFRP was carried out at 6 locations
pada 6 lokasi pada tahun 2025 dan menghasilkan reduksi in 2025, resulting in a 54% reduction in iron material usage,
penggunaan material besi sebesar 54% atau setara dengan equivalent to 0.099 tons of CO2e. In addition, Mitratel also
0,099 ton CO2e. Selain itu, Mitratel juga mengoptimalkan optimized the practice of reusing construction materials from
praktik reuse material konstruksi dari tower site existing pada existing tower sites at 7 locations, achieving a total material
7 lokasi, dengan total efisiensi material mencapai 2.146,64 kg. efficiency of 2,146.64 kg. These initiatives not only enhance
Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan efisiensi sumber daya, resource efficiency but also strengthen the implementation of
tetapi juga memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular circular economy principles in telecommunications infrastructure
dalam operasional infrastruktur telekomunikasi. Penguatan operations. The strengthening of these sustainability practices is
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 49
Page 52
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
praktik keberlanjutan tersebut juga didukung oleh inovasi also supported by innovations in energy management and asset
dalam pengelolaan energi dan siklus hidup aset, termasuk lifecycle management, including electronic waste (e-waste)
pengelolaan limbah elektronik (e-waste management) berupa management in the form of work equipment that can be reused
sarker yang dapat digunakan kembali (reused) oleh karyawan by employees through a purchase option after 2 years of use.
melalui opsi pembelian setelah 2 tahun pemakaian. Program This program was introduced to reduce electronic waste so that
ini dicanangkan untuk mengurangi limbah elektronik agar dapat it can be reused by employees or their families.
dimanfaatkan kembali oleh karyawan atau keluarga karyawan.
Pada aspek sosial, Mitratel mengarahkan program tanggung In the social aspect, Mitratel directs its social responsibility
jawab sosial pada peningkatan kapasitas masyarakat, literasi programs toward enhancing community capacity, digital literacy,
digital, serta penguatan kesejahteraan di sekitar wilayah as well as strengthening welfare in areas surrounding its
operasional. Implementasi program seperti MitraKidz DigiCamp operations. The implementation of programs such as MitraKidz
2025, Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) DigiCamp 2025, assistance for Solar Power Plants (PLTS)
dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) bagi and Microhydro Power Plants (PLTMH) for the community
masyarakat Desa Leuwisigung, Mitratel MOVES, program of Leuwisigung Village, Mitratel MOVES, the development
pembangunan PLTS di 5 desa tertinggal di Kalimantan Barat of PLTS in 5 underdeveloped villages in West Kalimantan
dan Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas 5 kWp di masing- and East Nusa Tenggara with a capacity of 5 kWp in each
masing desa yang berkolaborasi dengan Telkom, Mitratel village in collaboration with Telkom, Mitratel Berbagi, blood
Berbagi, kegiatan donor darah, serta pemberdayaan UMKM donation activities, as well as empowerment of MSMEs and
dan masyarakat lokal menunjukkan peningkatan jangkauan local communities demonstrates an increase in the reach and
dan kualitas intervensi sosial. Program-program tersebut tidak quality of social interventions. These programs not only focus
hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga pada on short-term assistance but also on enhancing economic
peningkatan kapabilitas ekonomi dan akses terhadap teknologi capabilities and access to digital technology. The results
digital. Hasil yang dicapai menunjukkan kontribusi positif achieved demonstrate a positive contribution to communities
terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan sosial while strengthening social relationships between Mitratel
antara Mitratel dan pemangku kepentingan lokal. Meskipun and local stakeholders. Nevertheless, further strengthening
demikian, penguatan pengukuran dampak sosial secara the quantitative measurement of social impact remains a focus
kuantitatif masih menjadi fokus pengembangan ke depan. for future development.
Selain itu, Mitratel juga mencatatkan berbagai peristiwa penting Furthermore, Mitratel recorded several key events that
yang memengaruhi implementasi strategi keberlanjutan. influenced the implementation of its sustainability strategy.
Percepatan transformasi digital nasional mendorong peningkatan The acceleration of national digital transformation drove
kebutuhan infrastruktur telekomunikasi, yang direspons melalui increased demand for telecommunications infrastructure, which
ekspansi menara dan penguatan jaringan fiber optic untuk was addressed through tower expansion and the strengthening
mendukung konektivitas yang lebih luas. Konsolidasi industri of fiber optic networks to support broader connectivity. Industry
melalui merger XL dan Smart menjadi XLSmart turut membuka consolidation through the merger of XL and Smart into XLSmart
peluang optimalisasi model infrastructure sharing yang lebih also created opportunities to optimize a more efficient and
efisien dan berkelanjutan. Perkembangan teknologi seperti 5G, sustainable infrastructure sharing model. Technological
fiberisasi, dan Fixed Wireless Access (FWA) juga menjadi katalis developments such as 5G, fiberization, and Fixed Wireless
bagi peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur Mitratel. Access (FWA) have also served as catalysts for enhancing
Mitratel juga berperan aktif dalam pemulihan konektivitas pasca the capacity and quality of Mitratel’s infrastructure. Mitratel also
bencana di wilayah Sumatera, yang menunjukkan kontribusi played an active role in restoring connectivity following disasters
langsung terhadap ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. in the Sumatra region, demonstrating its direct contribution to
the social and economic resilience of communities.
Berbagai insiatif dan capaian keberlanjutan Mitratel tersebut Various sustainability initiatives and achievements of Mitratel
memperoleh pengakuan eksternal melalui berbagai have received external recognition through several awards,
penghargaan, seperti Apresiasi ESG 2025 Kategori Certified such as the ESG Appreciation 2025 in the Certified Governance
Governance, Best Risk Management Practice 2025, Category, Best Risk Management Practice 2025, the Main
Anugerah Utama Kategori Produk dan Model Bisnis, dan lai- Award in the Product and Business Model Category, and
lain. Selain itu, capaian ESG Risk Rating sebesar 18,8 (Low others. In addition, an ESG Risk Rating of 18.8 (Low Risk)
Risk) dari Sustainalytics menempatkan Mitratel sebagai from Sustainalytics places Mitratel among the companies with
salah satu perusahaan dengan kinerja ESG terbaik di sektor the best ESG performance in the telecommunications and
telekomunikasi dan penyedia infrastruktur menara. Capaian tower infrastructure provider sector. This achievement further
ini kian memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan strengthens stakeholder confidence in the quality of Mitratel’s
terhadap kualitas pengelolaan keberlanjutan Mitratel. sustainability management.
50 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance
Tata kelola keberlanjutan Mitratel diarahkan untuk memastikan Mitratel’s sustainability governance is directed at ensuring that
bahwa isu-isu ESG, khususnya perubahan iklim, terintegrasi ESG issues, particularly climate change, are systematically
secara sistematis dalam proses pengambilan keputusan strategis, integrated into strategic decision-making processes, risk
manajemen risiko, serta perencanaan bisnis jangka panjang. management, and long-term business planning. Climate change
Perubahan iklim dipandang sebagai faktor risiko sekaligus is viewed as both a risk and an opportunity that may affect
peluang yang berpotensi memengaruhi kinerja operasional, Mitratel’s operational performance, infrastructure resilience,
ketahanan infrastruktur, serta profil keuangan Mitratel. Oleh and financial profile. Therefore, Mitratel is strengthening its
karena itu, Mitratel mengarahkan penguatan kerangka tata kelola governance framework by enhancing the capacity for more
melalui peningkatan kapasitas identifikasi dan pengelolaan structured identification and management of sustainability risks.
risiko keberlanjutan yang lebih terstruktur. Pendekatan ini This approach is implemented by integrating climate change
dilakukan dengan mengintegrasikan isu perubahan iklim ke issues into the Enterprise Risk Management framework, enabling
dalam kerangka Enterprise Risk Management, sehingga setiap each risk and opportunity to be analyzed comprehensively
risiko dan peluang dapat dianalisis secara komprehensif dan and measurably. These measures serve as a foundation for
terukur. Langkah tersebut menjadi landasan dalam menjaga maintaining operational sustainability while enhancing Mitratel’s
keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan kesiapan readiness in addressing external dynamics.
Mitratel dalam menghadapi dinamika eksternal.
Pada tahun 2025, Mitratel mulai memperkuat kerangka In 2025, Mitratel began strengthening its climate-related
pengungkapan dan pengukuran dampak perubahan iklim disclosure and impact measurement framework by referring
dengan mengacu pada standar pelaporan keberlanjutan global, to global sustainability reporting standards, particularly
khususnya IFRS Sustainability Disclosure Standards (IFRS S1 the IFRS Sustainability Disclosure Standards (IFRS S1 and
dan IFRS S2) yang telah diadopsi melalui PSPK 1 dan PSPK IFRS S2), which have been adopted through PSPK 1 and
2. Proses ini difokuskan pada pengembangan metodologi serta PSPK 2. This process is focused on developing methodologies
pendekatan kuantitatif untuk mengidentifikasi, mengukur, dan and quantitative approaches to identify, measure, and
mengungkapkan risiko serta peluang terkait perubahan iklim, disclose climate-related risks and opportunities, including their
termasuk implikasinya terhadap strategi bisnis dan kinerja implications for business strategy and financial performance.
keuangan. Mitratel saat ini berada pada tahap kajian dan Mitratel is currently at the stage of assessment and development
penyusunan metodologi yang relevan dengan karakteristik of methodologies that are relevant to the characteristics of
bisnis infrastruktur telekomunikasi, sehingga hasil pengukuran the telecommunications infrastructure business, ensuring
dapat memberikan dasar yang akurat dalam pengambilan that the measurement results provide an accurate basis for
keputusan. Penguatan ini juga mencerminkan upaya Mitratel decision-making. This strengthening also reflects Mitratel’s
dalam meningkatkan kualitas transparansi dan akuntabilitas efforts to enhance the quality of transparency and accountability
pelaporan keberlanjutan. Dengan demikian, tata kelola in sustainability reporting. Thus, sustainability governance not
keberlanjutan tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tetapi only fulfills compliance aspects but also supports effective risk
juga mendukung pengelolaan risiko dan pemanfaatan peluang management and opportunity utilization.
secara efektif.
Ke depan, Mitratel akan memperkuat pengukuran metrik Going forward, Mitratel will strengthen the measurement of
serta penetapan target terkait perubahan iklim secara lebih metrics and the setting of climate-related targets in a more
terstruktur dan berbasis data. Hasil pengembangan metodologi structured and data-driven manner. The ongoing development
yang sedang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan of methodologies is expected to enhance the quality of analysis
kualitas analisis terhadap potensi dampak finansial dari on the potential financial impacts of climate change risks,
risiko perubahan iklim, serta memperkuat integrasi aspek as well as to strengthen the integration of sustainability aspects
keberlanjutan dalam perencanaan keuangan dan strategi into financial planning and corporate strategy. Mitratel views
korporasi. Mitratel memandang bahwa penguatan tata kelola the strengthening of sustainability governance as a key element
keberlanjutan merupakan elemen kunci dalam menjaga daya in maintaining business competitiveness and resilience amid an
saing dan ketahanan bisnis di tengah perubahan lingkungan increasingly dynamic environment. With a more comprehensive
yang semakin dinamis. Dengan pendekatan yang lebih and measurable approach, Mitratel is optimistic in its ability
komprehensif dan terukur, Mitratel optimis dapat mengelola to manage risks while optimally capturing sustainability
risiko sekaligus memanfaatkan peluang keberlanjutan secara opportunities over the long term.
optimal dalam jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 51
Page 54
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Prospek Keberlanjutan 2026 Sustainability Prospects 2026 Prospek keberlanjutan Mitratel ke depan diproyeksikan Mitratel’s sustainability prospects are projected to remain on tetap berada dalam tren positif seiring dengan meningkatnya a positive trajectory in line with the increasing demand for national kebutuhan konektivitas digital nasional dan percepatan digital connectivity and the acceleration of telecommunications transformasi teknologi telekomunikasi. Perkembangan teknologi technology transformation. The development of next-generation generasi baru, seperti 5G, fiberisasi jaringan, serta edge technologies, such as 5G, network fiberization, and edge connectivity, mendorong kebutuhan akan infrastruktur yang lebih connectivity, is driving the need for broader, more reliable, luas, andal, dan berkapasitas tinggi. Kondisi ini memperkuat and higher-capacity infrastructure. This condition strengthens posisi strategis Mitratel sebagai penyedia infrastruktur menara Mitratel’s strategic position as a telecommunications tower telekomunikasi dalam mendukung penguatan ekosistem digital infrastructure provider in supporting the advancement of nasional. Direksi memandang bahwa pertumbuhan tersebut the national digital ecosystem. The Board of Directors views tidak hanya membuka peluang ekspansi bisnis, tetapi juga that such growth not only opens up opportunities for business menuntut pengelolaan infrastruktur yang lebih efisien dan expansion but also requires more efficient and sustainable berkelanjutan. Oleh karena itu, arah pengembangan Mitratel infrastructure management. Therefore, Mitratel’s future ke depan difokuskan pada keseimbangan antara pertumbuhan development direction is focused on balancing network capacity kapasitas jaringan dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya. growth with the optimization of resource utilization. Pengembangan inovasi menjadi salah satu pilar utama dalam Innovation development has become one of the key memperkuat prospek keberlanjutan Mitratel, khususnya melalui pillars in strengthening Mitratel’s sustainability prospects, pemanfaatan teknologi FWA. Teknologi ini memungkinkan particularly through the utilization of FWA technology. This optimalisasi infrastruktur menara untuk menyediakan akses technology enables the optimization of tower infrastructure broadband secara lebih cepat dan efisien, terutama di to provide broadband access more quickly and efficiently, wilayah dengan keterbatasan jaringan kabel atau fiber optic. especially in areas with limited cable or fiber optic networks. Implementasi FWA berpotensi mempercepat pemerataan The implementation of FWA has the potential to accelerate konektivitas digital, khususnya di daerah rural dan underserved the equitable distribution of digital connectivity, particularly in areas, sehingga mendukung inklusi digital secara lebih luas. rural and underserved areas, thereby supporting broader digital Selain itu, Mitratel juga terus mengembangkan inovasi pada inclusion. In addition, Mitratel continues to develop innovations aspek power solutions melalui pemanfaatan teknologi energi in power solutions through the use of more efficient energy yang lebih efisien, penggunaan baterai ramah lingkungan, technologies, the adoption of environmentally friendly batteries, serta eksplorasi sumber energi alternatif untuk meningkatkan and the exploration of alternative energy sources to enhance keandalan operasional site. Inovasi tersebut tidak hanya the reliability of site operations. These innovations not only meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat improve operational efficiency but also strengthen infrastructure ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang. resilience in the long term. Dampak dari pengembangan infrastruktur dan inovasi The impact of infrastructure development and these innovations tersebut diharapkan memberikan kontribusi yang lebih luas is expected to provide broader contributions to society and bagi masyarakat dan perekonomian nasional. Ketersediaan the national economy. The increasing availability of more konektivitas digital yang semakin merata akan mendukung equitable digital connectivity will support digital transformation transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pertanian across various sectors, including data-driven agriculture, digital berbasis data, pendidikan digital, layanan kesehatan melalui education, healthcare services through telemedicine, as well as telemedicine, serta penguatan aktivitas ekonomi digital the strengthening of the community’s digital economic activities. masyarakat. Mitratel memandang bahwa perluasan akses Mitratel views that the expansion of connectivity access is not konektivitas tidak hanya menjadi faktor pendorong pertumbuhan only a driver of economic growth but also an instrument for ekonomi, tetapi juga instrumen dalam meningkatkan kualitas improving the quality of life of society in a sustainable manner. hidup masyarakat secara berkelanjutan. Dengan demikian, Accordingly, the business strategies implemented have a direct strategi bisnis yang dijalankan memiliki keterkaitan langsung linkage to the creation of inclusive social and economic value. dengan penciptaan nilai sosial dan ekonomi yang inklusif. Prospek usaha dan arah strategi keberlanjutan Mitratel ke Mitratel’s business prospects and the direction of its sustainability depan juga dipengaruhi oleh berbagai dinamika eksternal yang strategy going forward are also influenced by various evolving terus berkembang, baik pada tingkat global maupun nasional. external dynamics, both at the global and national levels. Pertumbuhan ekonomi digital, peningkatan penetrasi internet, The growth of the digital economy, increasing internet serta berkembangnya berbagai platform digital mendorong penetration, and the expansion of various digital platforms are kebutuhan infrastruktur telekomunikasi yang semakin kompleks. driving the need for increasingly complex telecommunications Di sisi lain, perkembangan teknologi menuntut kesiapan infrastructure. On the other hand, technological advancements infrastruktur yang lebih adaptif dan efisien. Peningkatan demand more adaptive and efficient infrastructure readiness. 52 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
Sambutan Direksi
Remarks from the Board of Directors
perhatian terhadap praktik ESG dari pemangku kepentingan The growing attention to ESG practices from stakeholders is also
juga mendorong penguatan transparansi, pengelolaan driving the strengthening of transparency, risk management, and
risiko, serta implementasi strategi keberlanjutan yang lebih the implementation of more comprehensive sustainability
komprehensif. Faktor-faktor tersebut menjadi dasar dalam strategies. These factors serve as the basis for formulating
merumuskan strategi yang responsif terhadap perubahan dan strategies that are responsive to change and capable of
mampu menjaga daya saing Mitratel. maintaining Mitratel’s competitiveness.
Selain itu, isu perubahan iklim dan transisi menuju ekonomi Moreover, climate change issues and the transition toward
rendah karbon turut menjadi faktor yang memengaruhi arah a low-carbon economy are also factors influencing the direction
pengembangan infrastruktur Mitratel. Pengelolaan efisiensi of Mitratel’s infrastructure development. Energy efficiency
energi, ketahanan infrastruktur terhadap kondisi lingkungan, management, infrastructure resilience to environmental
serta pengurangan dampak lingkungan menjadi aspek yang conditions, and the reduction of environmental impact are
semakin krusial dalam perencanaan dan operasional bisnis. becoming increasingly crucial aspects in business planning and
Dengan mempertimbangkan seluruh dinamika tersebut, Direksi operations. Taking all these dynamics into account, the Board of
memastikan bahwa strategi keberlanjutan Mitratel tetap adaptif, Directors ensures that Mitratel’s sustainability strategy remains
terukur, dan selaras dengan perkembangan industri. adaptive, measurable, and aligned with industry developments.
Penutup Closing
Direksi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada The Board of Directors expresses its highest appreciation to
seluruh pemangku kepentingan atas dedikasi, integritas, dan all stakeholders for their dedication, integrity, and contributions
kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung implementasi in supporting the implementation of Mitratel’s sustainability
strategi keberlanjutan Mitratel sepanjang tahun 2025. Peran aktif strategy throughout 2025. The active role of the Board
Dewan Komisaris dalam fungsi pengawasan, serta komitmen of Commissioners in its supervisory function, as well as
jajaran manajemen dan seluruh karyawan dalam menjalankan the commitment of management and all employees in carrying
operasional yang selaras dengan prinsip keberlanjutan, menjadi out operations aligned with sustainability principles, has
fondasi utama dalam menjaga kinerja Mitratel tetap solid dan become the key foundation in maintaining Mitratel’s solid and
berdaya saing. Direksi juga menyampaikan penghargaan competitive performance. The Board of Directors also extends
kepada Pemegang Saham, regulator, mitra usaha, pelanggan, its gratitude to the Shareholders, regulators, business partners,
serta masyarakat atas kepercayaan dan dukungan yang terus customers, and the community for their continued trust and
diberikan kepada Mitratel. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi support for Mitratel. This trust serves as a motivation for Mitratel
bagi Mitratel untuk terus meningkatkan kualitas kinerja serta to continuously enhance performance quality and strengthen
memperkuat implementasi praktik keberlanjutan secara konsisten. the consistent implementation of sustainability practices.
Atas nama Direksi
On behalf of the Board of Directors
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk,
Theodorus Ardi Hartoko
Direktur Utama
Chief Executive Officer
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 53
Page 56
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Statement of Members of the Board of Commissioners
on the Responsibility for the 2025 Sustainability Report of
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini telah meninjau We, the undersigned, hereby confirm that we have
dan menyetujui informasi yang dilaporkan dalam Laporan reviewed and approved the 2025 Sustainability Report of
Keberlanjutan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk tahun 2025, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, including the disclosures
termasuk di dalamnya mencakup informasi topik material of the Company’s material topics. We take full responsibility
Perseroan. Kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi for the accuracy of the contents of this report, under POJK
laporan ini sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Number 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Sustainable Finance for Financial Institutions, Issuers, and
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Public Companies.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, April 2026
Dewan Komisaris,
Board of Commissioners,
Fadli Tri Hartono
Komisaris Utama
President Commissioner
Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka Mira Tayyiba Faisal Amir Masduki*
Komisaris Komisaris Komisaris
Commissioner Commissioner Commissioner
Gunawan Susanto Ibnu Sulistyo Pradipto
Komisaris Independen Komisaris Independen
Independent Commissioner Independent Commissioner
* Bapak Faisal Amir Masduki mengundurkan diri sejak 13 April 2026. / Mr. Faisal Amir Masduki resigned since April 13, 2026.
54 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Surat Pernyataan Anggota Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Statement of Members of the Board of Directors
on the Responsibility for the 2025 Sustainability Report of
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini telah meninjau We, the undersigned, hereby confirm that we have
dan menyetujui informasi yang dilaporkan dalam Laporan reviewed and approved the 2025 Sustainability Report of
Keberlanjutan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk tahun 2025, PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, including the disclosures
termasuk di dalamnya mencakup informasi topik material of the Company’s material topics. We take full responsibility
Perseroan. Kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi for the accuracy of the contents of this report, under POJK
laporan ini sesuai dengan POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Number 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Sustainable Finance for Financial Institutions, Issuers, and
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Public Companies.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is hereby made in all truthfulness.
Jakarta, April 2026
Direksi,
Board of Directors,
Theodorus Ardi Hartoko
Direktur Utama
Chief Executive Officer
Ian Sigit Kurniawan Hastining Bagyo Astuti Agus Winarno
Direktur Keuangan dan Direktur Operasi dan Pembangunan Direktur Bisnis
Manajemen Risiko Chief Operation Officer Chief Business Officer
Chief Finance and
Risk Management Officer
Hendra Purnama Fandi Wijaya
Direktur Investasi Direktur Pengelolaan Aset
Chief Investment Officer Chief Asset Management Officer
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 55
Page 58
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 56 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
PROFIL
KEBERLANJUTAN
Sustainability Profile
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 57
Page 60
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
“Sebagai penyedia dan pengelola infrastruktur menara telekomunikasi terbesar di Indonesia, Mitratel menjadikan
keberlanjutan sebagai landasan utama dalam membangun pertumbuhan bisnis yang tangguh dan berorientasi jangka
panjang. Prinsip ESG diintegrasikan secara konsisten ke dalam strategi, operasional, dan proses pengambilan
keputusan, sehingga pengembangan infrastruktur digital tidak hanya memperkuat konektivitas nasional, tetapi juga
memberikan nilai tambah bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian. Dalam menjalankan ekspansi bisnis, Mitratel
mengedepankan pendekatan yang disiplin dan berkelanjutan melalui optimalisasi aset, peningkatan efisiensi energi,
serta pengembangan inisiatif seperti Green Tower dan operasional rendah emisi. Upaya ini mendukung transisi menuju
ekonomi rendah karbon sekaligus menjaga ketahanan operasional di tengah dinamika industri.
Sebagai bagian dari Telkom Group, Mitratel turut memperluas akses konektivitas hingga ke berbagai wilayah, termasuk
daerah dengan keterbatasan infrastruktur, sehingga berkontribusi pada peningkatan inklusi digital dan pembukaan
peluang ekonomi baru. Di sisi lain, Perseroan juga memperkuat tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas
melalui penerapan manajemen risiko yang komprehensif serta kepatuhan terhadap standar terbaik. Dengan pendekatan
tersebut, Mitratel terus mempertegas perannya sebagai penyedia infrastruktur digital yang andal, inklusif, dan
berkelanjutan, sekaligus menciptakan dampak positif jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.”
Identitas Perusahaan
Company Identity
Nama Komersial
Commercial Name
Mitratel
Nama Perusahaan [GRI 2-1] Alamat Kantor Pusat [POJK C.2][GRI 2-1]
Company Name Head Office Address
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Telkom Landmark Tower Lantai 25-27, 50
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
Jakarta 12710
Bentuk Badan Hukum
Legal Entity Form Tanggal Pendirian
Date of Establishment
Perusahaan Terbuka
Public Company 18 Oktober 1995
October 18, 1995
Tanggal Pencatatan Saham Kode Saham
Date of Share Listing Share Ticker Code
22 November 2021
November 22, 2021
MTEL
Bursa Pencatatan Saham Modal Dasar
Stock Exchange Listing Authorized Capital
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange
Rp50.160.000.000.000,00
(terbagi atas 220.000.000.000 lembar saham).
(divided into 220,000,000,000 shares).
58 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
“As the largest provider and operator of telecommunication tower infrastructure in Indonesia, Mitratel places
sustainability as the primary foundation in building resilient and long-term oriented business growth. ESG principles are
consistently integrated into strategy, operations, and decision-making processes, ensuring that the development of digital
infrastructure not only strengthens national connectivity but also delivers value-added benefits for the environment,
society, and the economy. In executing business expansion, Mitratel prioritizes a disciplined and sustainable approach
through asset optimization, energy efficiency improvements, and the development of initiatives such as Green Tower
and low-emission operations. These efforts support the transition toward a low-carbon economy while maintaining
operational resilience amid industry dynamics.
As part of the Telkom Group, Mitratel also expands connectivity access across various regions, including areas with
limited infrastructure, thereby contributing to increased digital inclusion and the creation of new economic opportunities.
On the other hand, the Company also strengthens transparent, accountable, and integrity-driven governance through
the implementation of comprehensive risk management and adherence to best standards. Through this approach,
Mitratel continues to reinforce its role as a reliable, inclusive, and sustainable digital infrastructure provider, while
creating long-term positive impact for all stakeholders.”
Bidang Usaha Utama [GRI 2-6] Modal Ditempatkan dan Disetor
Core Business Areas Issued and Fully Paid Capital
Instalasi telekomunikasi, konstruksi sentral telekomunikasi, Rp19.051.606.457.232,-
aktivitas telekomunikasi dengan kabel, dan aktivitas (83.559.677.444 lembar saham).
telekomunikasi tanpa kabel. (83,559,677,444 shares).
Telecommunications installation, telecommunications central
construction, cable telecommunications activities, and
wireless telecommunications activities.
Media Sosial
Social Media
Dasar Hukum Pendirian Mitratel
Legal Basis of Establishment @mitratel
Akta Pendirian No. 50 tanggal 18 Oktober 1995, dibuat PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
di hadapan Notaris HM Afdal Gazali, SH di Jakarta @mitratel_dmt
sebagaimana diuraikan dalam Berita Negara Republik
Indonesia No. 98 Tambahan No. 10081 tanggal 8 Desember
1995 dan Keputusan Menteri Kehakiman Republik Indonesia
Kontak Perusahaan
No. C2-13273.HT.01.01.TH’95 tanggal 19 Oktober 1995.
Deed of Establishment No. 50 dated October 18, 1995, made
Company Contact
before Notary HM Afdal Gazali, SH in Jakarta, as stated 021 2793 3363 www.mitratel.co.id
in the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 98
Supplement No. 10081 dated December 8, 1995, and the 080 0122 4477 Mitratel
Decree of the Minister of Justice of the Republic of Indonesia mitratel@mitratel.co.id
No. C2-13273. HT.01.01.TH’95 dated October 19, 1995.
Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025 [GRI 2-1]
Share Ownership as of December 31, 2025
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
71,8%
Pemerintah Singapura / Government of Singapore
5,3%
PT Maleo Investasi Indonesia
6,0%
Masyarakat / Public
14,3%
Saham Treasuri / Treasury Shares
2,6%
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 59
Page 62
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Visi, Misi, Nilai, dan Pilar Keberlanjutan [POJK C.1]
Vision, Mission, Values, and Sustainability Pillars
Purpose, Visi, dan Misi Perusahaan
Corporate Purpose, Vision, and Mission
Purpose: Potential Everywhere
Kami percaya dalam Kami membantu semua Kami membantu
menyebarkan potensi dan pemangku kepentingan membangun potensi
menciptakan peluang. untuk mencapai tujuan nyata untuk Indonesia
We believe in spreading mereka tanpa adanya batas. yang lebih baik.
potential and fostering We assist all our We assist in developing
opportunity. stakeholders in achieving genuine potential for
their objectives without a better Indonesia.
restriction.
PURPOSE:
POTENTIAL EVERYWHERE
#1 DIGITAL INFRACO SUSTAINABLE
IN EMERGING APAC BEST-IN-CLASS SERVICES
Strategic Partner, Digital Capabilities, Maximize Value to All Stakeholders,
Sustainable Impact to Society & Nation
2 3 4
Maximize Expand into Strategic M&A
the Core Adjacencies including
New Markets
1
Enhance Key Enabler
60 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
VISI VISION
“Menjadi #1 Digital InfraCo di pasar APAC (Asia-Pacific) yang sedang berkembang dengan
menawarkan layanan terbaik di kelasnya yang berkelanjutan.”
“To become the #1 Digital InfraCo in the emerging APAC (Asia-Pacific) market by offering
best-in-class sustainable services.”
MISI MISSION
“Untuk mendukung pelanggan kami sebagai mitra strategis dengan memanfaatkan kemampuan
digital baru untuk memaksimalkan nilai bagi semua pemangku kepentingan dan menciptakan
dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa.”
“To support our customers as a strategic partner by leveraging new digital capabilities to
maximize value for all stakeholders and create a sustainable impact on society and the nation.”
Nilai-Nilai Perusahaan
Corporate Values
Amanah Kompeten Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Trustworthy Competent Harmonious Loyal Adaptive Collaborative
Memegang teguh Terus belajar dan Saling peduli Berdedikasi dan Terus berinovasi Membangun kerja
kepercayaan yang mengembangkan dan menghargai mengutamakan dan antusias dalam sama yang sinergis
diberikan kapabilitas perbedaan kepentingan bangsa menggerakkan Build synergistic
Uphold the trust given Continue to learn and Mutual care and dan negara ataupun menghadapi cooperation
develop capabilities respecting differences Dedicated and perubahan
prioritizing the Continue to innovate
interests of the nation and be enthusiastic
and the state in driving or facing
change
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 61
Page 64
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pilar Keberlanjutan Mitratel
Mitratel Sustainability Pillars
Right Environmental Approach
Mitratel menjalankan inisiatif keberlanjutan lingkungan dengan berfokus Mitratel carries out environmental sustainability initiatives by focusing on
pada efisiensi energi dan penggunaan material secara optimal. Upaya ini energy efficiency and the optimal use of materials. These efforts include
mencakup pengurangan emisi, penerapan kebijakan lingkungan, serta emissions reduction, the implementation of environmental policies,
pengelolaan limbah sesuai regulasi yang berlaku untuk memastikan and waste management in accordance with applicable regulations to
penggunaan sumber daya yang efisien dan bertanggung jawab. Selain ensure the efficient and responsible use of resources. In addition, Mitratel
itu, Mitratel menerapkan prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan applies circular economy principles by reusing residual materials to
kembali material sisa guna mengurangi dampak lingkungan dan reduce environmental impact and enhance resource value.
meningkatkan nilai sumber daya.
Right Communication
Mitratel memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan melalui Mitratel strengthens relationships with stakeholders through an
pendekatan komunikasi yang inklusif dan berkelanjutan, dengan fokus inclusive and sustainable communication approach, with a focus on
pada kemitraan strategis, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan strategic partnerships, community empowerment, and human capital
sumber daya manusia. Mitratel membangun kolaborasi dengan pelanggan, development. Mitratel builds collaboration with customers, business
mitra usaha, dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan serta partners, and the government to enhance service quality and expand
memperluas konektivitas, termasuk di wilayah 3T sebagai bagian dari connectivity, including in 3T regions as part of efforts to support equitable
upaya mendukung pemerataan akses digital di Indonesia. digital access across Indonesia.
Pendekatan ini juga diiringi dengan penguatan pelibatan pemangku This approach is also accompanied by strengthened stakeholder
kepentingan melalui komunikasi yang terbuka dan responsif, sehingga engagement through open and responsive communication, enabling
Mitratel mampu memahami kebutuhan serta ekspektasi yang terus Mitratel to understand evolving needs and expectations. On the other
berkembang. Di sisi lain, Mitratel turut mendorong literasi digital dan hand, Mitratel also promotes digital literacy and community empowerment
pemberdayaan masyarakat melalui berbagai inisiatif sosial yang through various social initiatives aimed at enhancing community capacity
berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian komunitas. and independence.
Secara internal, Perseroan berfokus pada pengembangan talenta dan Internally, the Company focuses on talent development and employee
peningkatan kompetensi karyawan untuk mendukung transformasi competency enhancement to support business transformation, as well
bisnis, serta memastikan penerapan K3 secara konsisten guna as ensuring the consistent implementation of occupational health and
menciptakan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan berkelanjutan. safety (OHS) to create a safe, productive, and sustainable working
environment.
Right Governance
Mitratel menerapkan tata kelola perusahaan yang baik melalui kepatuhan Mitratel implements good corporate governance through compliance with
terhadap regulasi, penerapan manajemen risiko, serta penguatan regulations, the application of risk management, and the strengthening
etika bisnis guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan secara of business ethics to ensure that all business activities are conducted
transparan dan akuntabel. Penerapan prinsip-prinsip tersebut didukung in a transparent and accountable manner. The implementation of these
oleh sistem pengendalian internal yang memadai, evaluasi berkala principles is supported by an adequate internal control system, periodic
terhadap kebijakan, serta komitmen terhadap praktik anti-korupsi dan evaluation of policies, and a commitment to anti-corruption practices and
integritas di seluruh lini organisasi. integrity across all levels of the organization.
Mitratel juga mengelola aset dan informasi secara terstruktur untuk Mitratel also manages assets and information in a structured
mendukung efisiensi operasional dan menjaga integritas data. manner to support operational efficiency and maintain data integrity.
Pengelolaan ini dilakukan melalui pemanfaatan sistem informasi yang This management is carried out through the utilization of reliable
andal, pengendalian akses yang ketat, serta penguatan tata kelola data information systems, strict access controls, and strengthened data
guna memastikan ketersediaan, keakuratan, dan keamanan informasi governance to ensure the availability, accuracy, and security of
sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dan berkelanjutan. information as the basis for sound and sustainable decision-making.
62 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Kegiatan Usaha serta Produk dan Jasa [POJK C.4] [GRI 2-6]
Business Activities, Products, and Services
Mitratel menjalankan kegiatan usaha dengan berpedoman Mitratel conducts its business activities in accordance with
pada Anggaran Dasar Perseroan serta mengintegrasikan the Company’s Articles of Association while integrating
prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. sustainability principles into every aspect of its operations.
Perseroan berfokus pada penyediaan dan pengelolaan The Company focuses on the provision and management of
infrastruktur menara telekomunikasi beserta seluruh ekosistem telecommunications tower infrastructure along with its entire
pendukungnya sebagai fondasi utama konektivitas digital supporting ecosystem as the main foundation of national digital
nasional. Melalui pengembangan layanan infrastruktur digital connectivity. Through the development of mobile connectivity-
berbasis mobile connectivity, Mitratel tidak hanya mendukung based digital infrastructure services, Mitratel not only supports
kebutuhan operator telekomunikasi, tetapi juga memastikan the needs of telecommunications operators but also ensures
pengelolaan aset yang efisien, produktif, dan bertanggung efficient, productive, and responsible asset management toward
jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Optimalisasi the environment and society. Asset utilization optimization
pemanfaatan aset dilakukan secara berkelanjutan dengan is carried out continuously by prioritizing energy efficiency,
mengedepankan efisiensi energi, ketahanan operasional, serta operational resilience, and the implementation of ESG practices
penerapan praktik ESG yang terintegrasi dalam strategi bisnis integrated into the Company’s business strategy.
Perseroan.
Sebagai salah satu pemain utama di industri infrastruktur As one of the key players in Indonesia’s telecommunications
telekomunikasi Indonesia, Mitratel menempatkan keberlanjutan infrastructure industry, Mitratel places sustainability as
sebagai fokus utama dari operasional infrastruktur digitalnya, a primary focus of its digital infrastructure operations, where
di mana setiap aktivitas bisnis dijalankan dengan prinsip every business activity is carried out with the principles of
transparansi dan integritas untuk menciptakan nilai jangka transparency and integrity to create long-term value for
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Sebagai all stakeholders. As a key enabler of national connectivity,
enabler utama konektivitas nasional, kami memastikan bahwa we ensure that infrastructure provision not only supports
penyediaan infrastruktur tidak hanya mendukung kinerja bisnis, business performance but also serves as a catalyst for inclusive
tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi digital digital economic growth.
yang inklusif.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 63
Page 66
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Berikut adalah rincian produk dan layanan inovatif Mitratel The following outlines Mitratel’s innovative products and
yang dirancang secara strategis untuk menjawab tantangan services, strategically designed to address Indonesia’s
konektivitas masa depan Indonesia melalui solusi yang efisien, future connectivity challenges through efficient, reliable, and
andal, dan ramah lingkungan. environmentally friendly solutions.
Tower Leasing
Melalui layanan Tower Leasing, Mitratel memfasilitasi efisiensi sumber daya bagi industri telekomunikasi dengan menyediakan infrastruktur berbagi
(shared infrastructure). Hal ini meminimalkan jejak lingkungan dari pembangunan menara ganda dan mempercepat pemerataan konektivitas digital
hingga ke pelosok nusantara sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi inklusif.
Through its Tower Leasing service, Mitratel facilitates resource efficiency for the telecommunications industry by providing shared infrastructure.
This minimizes the environmental footprint from the construction of duplicate towers and accelerates the equitable distribution of digital connectivity to
remote areas across the archipelago as a foundation for inclusive economic growth.
Built to Suit
Mitratel menawarkan layanan Built to Suit dalam 2 skema, yaitu built to suit makro dan built to suit mikro, untuk memenuhi kebutuhan spesifik
pelanggan dalam penyewaan menara telekomunikasi.
Mitratel offers Built to Suit services under 2 schemes, namely macro built to suit and micro built to suit, to meet customers’ specific needs in
telecommunication tower leasing.
Built to Suit Makro Built to Suit Mikro
Layanan penyewaan menara yang mencakup pembangunan site makro Layanan ini mencakup penyewaan site mikro baru dengan ketinggian
baru dengan ketinggian di atas 30 meter, disesuaikan dengan kebutuhan di bawah 30 meter, yang dapat digunakan untuk kebutuhan dalam
lokasi serta spesifikasi yang ditetapkan oleh pelanggan sebagai penyewa maupun luar ruangan. Untuk solusi dalam ruangan, Mitratel menyediakan
awal. In-Building solution (IBS) yang menggunakan Distributed Antenna
System (DAS), dirancang untuk memperluas dan memperkuat cakupan
jaringan di area indoor. Sementara itu, untuk solusi luar ruangan, Mitratel
menawarkan Base Transceiver Station (BTS) hotel sebagai sarana untuk
meningkatkan kapasitas dan jangkauan layanan seluler. Fasilitas ini
mencakup ruang BTS, akses Fiber Optic (FO), serta sistem antena yang
terintegrasi pada struktur micro pole.
A tower leasing service that includes the construction of new macro sites This service covers the leasing of new micro-sites under 30 meters in
above 30 meters in height, tailored to the location requirements and height, suitable for both indoor and outdoor use. For indoor solutions,
specifications determined by the initial tenant. Mitratel provides an In-Building solution (IBS) using a Distributed Antenna
System (DAS), designed to extend and enhance network coverage in
indoor areas. Meanwhile, for outdoor solutions, Mitratel offers Base
Transceiver Station (BTS) hotels as facilities to improve cellular service
capacity and coverage. These facilities include BTS rooms, Fiber-Optic
(FO) access, and an antenna system integrated into the micro-pole
structure.
Colocation
Layanan Colocation merupakan bentuk penyewaan menara yang
disediakan oleh Mitratel, di mana Mitratel membuka akses bagi pelanggan
untuk memanfaatkan menara makro maupun mikro yang dimilikinya.
Melalui layanan ini, pelanggan dapat menggunakan menara tersebut
untuk kebutuhan operasional sendiri atau menyewakannya kembali
kepada pihak lain sesuai kebutuhan bisnisnya.
The Colocation service is a tower leasing offering provided by Mitratel,
where Mitratel grants customers access to utilize its macro and micro
towers. Through this service, customers may use the towers for their own
operational needs or sublease them to third parties in accordance with
their business requirements.
64 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Reseller
Layanan Reseller memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk
menyewa dan memanfaatkan menara milik pihak ketiga melalui Mitratel.
Menara tersebut dapat digunakan langsung untuk kebutuhan operasional
pelanggan atau disewakan kembali kepada pihak lain sesuai kebutuhan
bisnisnya.
The Reseller service provides customers the opportunity to lease and
utilize third-party towers through Mitratel. These towers can be used
directly by customers for their operational needs or subleased to other
parties based on their business needs.
Tower Fiberization
Layanan Tower Fiberization menyediakan infrastruktur konektivitas
dengan menghubungkan menara telekomunikasi ke jaringan serat
optik. Melalui layanan ini, Mitratel bertujuan meningkatkan kecepatan,
kapasitas, dan keandalan jaringan telekomunikasi melalui sistem
konektivitas berbasis serat optik yang efisien dan stabil.
The Tower Fiberization service provides connectivity infrastructure by
linking telecommunication towers to a fiber optic network. Through this
service, Mitratel aims to enhance network speed, capacity, and reliability
using efficient, stable fiber–optic–based connectivity systems.
Power as a Service
Sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi, layanan Power as a Service
Mitratel mengintegrasikan solusi energi terbarukan, seperti panel surya
dan sistem penyimpanan energi baterai lithium. Inisiatif ini dirancang
untuk memastikan ketahanan operasional di lokasi off-grid sekaligus
secara aktif mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan
menekan emisi gas rumah kaca.
As part of its decarbonization strategy, Mitratel’s Power as a Service
integrates renewable energy solutions, such as solar panels and
lithium battery energy storage systems. This initiative is designed to
ensure operational resilience in off-grid locations while actively reducing
dependence on fossil fuels and lowering greenhouse gas emissions.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 65
Page 68
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Micro DC
Layanan ini menghadirkan solusi infrastruktur Micro DC yang ditempatkan di lokasi menara guna mendukung konektivitas berkecepatan tinggi dengan
latensi rendah bagi Mobile Network Operator (MNO) tenant. Infrastruktur yang disediakan Mitratel mencakup base transceiver station room, rack
space untuk mini data center, metro-e connectivity, pasokan listrik dari PLN, battery backup, cooling system, serta security yang terintegrasi.
This service delivers a Micro DC infrastructure solution installed at tower sites to support high-speed, low-latency connectivity for Mobile Network
Operator (MNO) tenants. The infrastructure provided by Mitratel includes a base transceiver station room, rack space for mini data centers, metro-e
connectivity, electricity supply from PLN, battery backup, cooling systems, and integrated security.
Project Solution
Layanan penyediaan menara yang disediakan Mitratel dirancang sebagai
one-stop solution service dengan beragam solusi untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan. Cakupan layanannya meliputi fiber optic solution,
service solution, mobile solution, mechanical and electrical solution, serta
jasa pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), sehingga pelanggan
dapat memperoleh layanan infrastruktur telekomunikasi secara terpadu
dan efisien.
Mitratel’s tower provisioning service is designed as a one-stop solution
service, offering customized options tailored to customer needs. The
service scope includes fiber optic solutions, service solutions, mobile
solutions, mechanical and electrical solutions, as well as assistance
with Obtaining Building Permits (IMB), enabling customers to receive
integrated, efficient telecommunication infrastructure services.
Managed Service
Layanan ini menyediakan pengelolaan rutin untuk infrastruktur
telekomunikasi aktif dan pasif dengan standar SLA/SLG, didukung oleh
tenaga kerja profesional dan sistem manajemen material yang tersebar
di seluruh Indonesia. Ruang lingkup layanan meliputi fiber optic solution,
radio internet protocol, dan berbagai layanan pendukung lainnya.
Sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan
infrastruktur telekomunikasi, terutama di wilayah tertinggal, Mitratel
memastikan ketersediaan layanan yang optimal melalui pemeliharaan
preventif dan korektif. Upaya ini menjamin terselenggaranya layanan
internet yang stabil dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat
Indonesia.
Dalam upaya memperkuat implementasi Internet of Things (IoT) dalam
strategi bisnisnya, Mitratel telah mengadopsi teknologi Smart Lock,
yaitu sistem digital yang memungkinkan kontrol dan identifikasi akses
keluar-masuk secara otomatis. Penerapan sistem ini meningkatkan
efisiensi dan efektivitas keamanan pada peralatan produksi berbasis
cloud, karena seluruh aktivitas serta identitas akses dapat dipantau
secara terpusat.
Implementasi 4.340 unit Smart Lock hingga tahun 2025 merupakan
langkah transformasi digital dalam memitigasi risiko keamanan
secara real-time dan meningkatkan efisiensi operasional. Teknologi ini
memungkinkan manajemen akses yang lebih transparan dan akuntabel,
sekaligus meningkatkan keselamatan kerja engineer dengan sistem
identifikasi akses otomatis yang terpusat.
This service provides routine management of both active and passive telecommunication infrastructure in accordance with SLA/SLG standards,
supported by professional personnel and a material management system distributed across Indonesia. The scope of services includes fiber optic
solutions, radio internet protocol, and other supporting services.
As support for the government’s program to expand equitable telecommunications infrastructure, especially in underdeveloped regions, Mitratel
ensures optimal service availability through preventive and corrective maintenance. These efforts guarantee the delivery of stable internet services
that are accessible to all segments of Indonesian society.
In an effort to strengthen the implementation of the Internet of Things (IoT) within its business strategy, Mitratel has adopted Smart Lock technology,
a digital system that enables automated control and identification of entry and exit access. The implementation of this system enhances the efficiency
and effectiveness of security for cloud-based production equipment, as all activities and access identities can be monitored centrally.
The implementation of 4,340 Smart Lock units as of 2025 represents a digital transformation step in mitigating security risks in real time and improving
operational efficiency. This technology enables more transparent and accountable access management, while also enhancing engineer safety through
a centralized automated access identification system.
66 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Managed Service
Adapun berbagai manfaat yang dihadirkan oleh Smart Lock meliputi:
The various benefits offered by Smart Lock include:
Teknologi tahan air (IP67), yang dapat bertahan pada kedalaman hingga 1 meter selama 30 menit.
Weatherproof Waterproof Technology (IP67), capable of withstanding depths of up to 1 meter for 30 minutes.
Menggunakan kode unik untuk akses transaksi secara aman.
Secure Unique code authentication for secure access to transactions.
Engineer dapat langsung menuju lokasi tanpa perlu mengambil kunci fisik.
Efficient Direct access for engineers without the need to retrieve a physical key.
Memantau penggunaan kunci secara historis, termasuk user dan waktu akses.
Data Analytic Monitoring historical key usage, including users and access times.
Mengelola penggunaan dan otorisasi berbasis user, wilayah, serta engineer untuk memastikan akses yang lebih terstruktur.
Management Managing usage and authorization based on users, regions, and engineers to ensure more structured access.
Selain itu, Mitratel juga memperkuat keamanan dan efisiensi operasional melalui penerapan site surveillance system (Smart CCTV). Sistem ini
dilengkapi kamera dan sensor yang terhubung ke NOC/Helpdesk selama 24 jam, dengan fitur deteksi gerakan dan alarm otomatis. Ketika mendeteksi
aktivitas mencurigakan, sistem secara langsung mengirimkan notifikasi dan peringatan. Hingga tahun 2025, sebanyak 800 unit Smart CCTV telah
diimplementasikan di berbagai site Mitratel untuk mencegah vandalisme dan menjaga kelancaran operasional.
Penerapan teknologi smart lock dan Smart CCTV membuktikan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan keamanan, efisiensi, dan kenyamanan
secara real-time, sekaligus memperkuat pengalaman pelanggan yang lebih maksimal.
Furthermore, Mitratel has strengthened security and operational efficiency by implementing a site surveillance system (Smart CCTV). This system
is equipped with cameras and sensors connected to the NOC/Helpdesk 24 hours a day, featuring motion detection and automated alarms. When
suspicious activity is detected, the system immediately sends notifications and alerts. As of 2025, a total of 800. Smart CCTV units have been deployed
across various Mitratel sites to prevent vandalism and maintain operational continuity.
The implementation of smart lock and Smart CCTV technologies demonstrates that digitalization can enhance security, efficiency, and convenience in
real-time, while also improving the overall customer experience.
Skala Organisasi [POJK C.3]
Organizational Scale
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Total Menara 40.230 39.404 38.014 Total Towers
Total Tenant Unit 63.084 59.868 57.409 Total Tenant
Total Tenant (termasuk Reseller) 65.734 62.628 60.227 Total Tenant (including Reseller)
Fiber km 57.199 51.039 32.521 Fiber
Tenancy Ratio x 1,57 1,52 1,51 Tenancy Ratio
Total Aset 58.350.129 58.139.702 57.278.715 Total Assets
Total Liabilitas 24.998.928 24.753.008 23.160.363 Total Liabilities
Total Ekuitas Juta Rupiah 33.351.201 33.386.694 34.118.352 Total Equity
Pendapatan Million Rupiah 9.534.083 9.307.786 8.683.800 Revenues
Laba Bruto 4.806.129 4.801.056 4.275.245 Gross Income
Laba Tahun Berjalan 2.119.352 2.107.671 2.010.328 Income for the Year
Orang
Total Karyawan 679 657 537 Total Employees
Personnel
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 67
Page 70
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Wilayah Operasional [POJK C.3][GRI 2-6]
Operational Areas
Kalimantan
Menara / Tower (Unit) : 3.878
Tenant (Unit) : 5.805
Tenancy Ratio (x) : 1,50
Fiber (km) : 5.079
Sumatra
Menara / Tower (Unit) : 11.622
Tenant (Unit) : 18.135
Tenancy Ratio (x) : 1,56
Fiber (km) : 12.231
Jawa
Java
Menara / Tower (Unit) : 16.532
Tenant (Unit) : 27.445
Tenancy Ratio (x) : 1,66
Fiber (km) : 26.559
68 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Maluku dan Papua
Sulawesi
Maluku and Papua
Menara / Tower (Unit) : 3.724 Menara / Tower (Unit) : 1.815
Tenant (Unit) : 5.662 Tenant (Unit) : 2.088
Tenancy Ratio (x) : 1,52 Tenancy Ratio (x) : 1,15
Fiber (km) : 10.203 Fiber (km) : 1.316
Bali dan Nusa Tenggara Total
Bali and Nusa Tenggara Total
Menara / Tower (Unit) : 2.659 Menara / Tower (Unit) : 40.230
Tenant (Unit) : 3.949 Tenant (Unit) : 63.084
Tenancy Ratio (x) : 1,49 Tenancy Ratio (x) : 1,57
Fiber (km) : 1.811 Fiber (km) : 57.199
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 69
Page 72
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kantor Pusat / Head Office
Telepon / Telephone 021 2793 3363
Telkom Landmark Tower Lantai 25-27, 50 Faksimile / Fax 080 0122 4477
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
Email mitratel@mitratel.co.id
Jakarta 12710
Situs Web / Website https://www.mitratel.co.id/
Area 1 Area 2
Regional Office Sumatra Bagian Utara Regional Office Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
Regional Office of North Sumatra Regional Office of Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, and Bekasi
Gedung Graha Merah Putih Lantai 6 Gedung STO Telkom Lantai 2
Jl. Putri Hijau No. 1 Jl. Garnisun No. 1
Medan 20111 Jakarta Selatan 12930
: 061 4200 1037, 061 4200 1038 : 021 2524 790
Regional Office Sumatra Bagian Tengah Regional Office Jawa Barat
Regional Office of Central Sumatra Regional Office of West Java
Gedung Graha Merah Putih Lantai 7 Gedung Graha Merah Putih Telkom Lantai 2
Jl. Jend. Sudirman No. 199 Jl. Japati No. 1
Pekanbaru 28116 Bandung 40133
: 0761 567 255 : 022 2045 7877
Regional Office Sumatra Bagian Selatan
Regional Office of South Sumatra
Gedung Telkom Lantai 7
Jl. Jend. Sudirman Sp. Kodam No. 459
Palembang 39172
: 0711 5730 948
Area 3 Area 4
Regional Office Jawa Timur Regional Office Sulawesi
Regional Office of East Java Regional Office of Sulawesi
Gedung STO Telkom Injoko Gedung Telkom Infra Maintenance
Jl. Gayungan PTT No. 17-19 Jl. AP Pettarani No. 4
Surabaya 60235 Makassar 90222
: 031 8271 890 : 0411 8880 33
Regional Office Jawa Tengah Regional Office Kalimantan
Regional Office of Central Java Regional Office of Kalimantan
Gedung PT Telkom Lantai 8 Jl. MT Haryono No. 169
Jl. Pahlawan No. 10 Balikpapan 76114
Semarang 50249 : 0542 875 232
: 024 8419 224
Regional Office Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Regional Office Papua Maluku
Nusa Tenggara Timur Regional Office of Papua Maluku
Regional Office of Bali, West Nusa Tenggara, Gedung STO 1 Telkom Jayapura
and East Nusa Tenggara Jl. Ahmad Yani No. 2 (Depan / in Front Bank Papua)
Gedung Telkom Lantai 2 Jayapura 99222
Jl. Serma Gede No. 13 : 0967 5160 554
Denpasar 80114
: 0361 229 521, 0361 231 019, 0361 234 097
70 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Informasi Entitas Anak [GRI 2-6]
Information on Subsidiary
Total Aset
Sebelum
Kepemilikan
Tahun Eliminasi
Saham
Uraian Alamat Bidang Usaha Beroperasi (Juta Rupiah)
Share
Description Address Line of Business Year of Total Assets
Ownership
Operation Before
(%)
Elimination
(Million Rupiah)
Persada Office Park, B Building, Lantai 7 Penyediaan sarana-
Jl. KH Noer Ali No. 3A prasarana jaringan
PT Persada Bekasi 17144 telekomunikasi
99,9 2008*) 1.753.589
Sokka Tama : 021 8896 0077 Provision of
: pst@persadasokkatama.com telecommunication
: www.persadasokkatama.com network infrastructure
The Ayoma Apartment Penyediaan sarana-
Jl. Raya Ciater Barat prasarana jaringan
PT Ultra Mandiri Tangerang Selatan 15310 telekomunikasi
99,9 2019 430.295
Telekomunikasi : CS@um-tel.com Provision of
telecommunication
network infrastructure
*) PT Persada Sokka Tama didirikan dan mulai beroperasi berdasarkan Akta Notaris Drajat Darmadji, SH, No. 305 tanggal 30 Mei 2000. Selanjutnya, PT Persada Sokka Tama
diakuisisi oleh Mitratel pada tahun 2019. / PT Persada Sokka Tama was established and commenced operations based on Notarial Deed of Drajat Darmadji, SH, No. 305 dated
May 30, 2000. Subsequently, PT Persada Sokka Tama was acquired by Mitratel in 2019.
Struktur Kepemilikan Saham [POJK C.3] [GRI 2-1]
Shareholding Structure
Pemerintah
Republik Indonesia
Masyarakat (<5%)
Government of
Public (<5%)
the Republic of
Indonesia
52,1% 47,9%
Pemerintah
PT Telkom
Masyarakat (<5%) PT Maleo Investasi Singapura Saham Treasuri
Indonesia
Public (<5%) Indonesia Government of Treasury Share
(Persero) Tbk
Singapore
71,8% 14,3% 6,0% 5,3% 2,6%
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keterangan / Explanation:
Jalur Pengendali
Controlling Shareholder
Jalur Non-Pengendali
Non-Controlling Shareholder
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 71
Page 74
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Perubahan Signifikan yang Terjadi pada Perseroan [POJK C.6] [GRI 2-6] Significant Changes in the Company Sepanjang tahun 2025, kegiatan operasional, komposisi Throughout 2025, Mitratel’s operational activities, shareholding kepemilikan saham, serta jaringan rantai pasok Mitratel composition, and supply chain network remained stable with berlangsung stabil tanpa adanya perubahan yang signifikan. no significant changes. In addition, during 2025 there were Selain itu, sepanjang tahun 2025 tidak ada merger no mergers or corporate consolidations, closure or opening of penggabungan perusahaan, penutupan, atau pembukaan offices/areas/business units. kantor/area/unit usaha. Pelibatan Pemangku Kepentingan [POJK E.4] [GRI 2-29] Stakeholder Engagement Pemangku kepentingan merupakan pihak yang memiliki Stakeholders are parties that have a significant influence on, pengaruh signifikan terhadap, maupun terdampak oleh, kegiatan or are impacted by, the business activities, products, and usaha, produk, dan layanan yang dijalankan Mitratel. Oleh karena services carried out by Mitratel. Therefore, the Company places itu, Perseroan menempatkan pelibatan pemangku kepentingan stakeholder engagement as a key pillar in the formulation and sebagai pilar utama dalam perumusan dan implementasi implementation of its sustainability strategy. Mitratel proactively strategi keberlanjutan. Mitratel secara proaktif membangun builds constructive, transparent, and sustainable dialogue with dialog yang konstruktif, transparan, dan berkelanjutan dengan all stakeholder groups to ensure that every Company policy and seluruh kelompok pemangku kepentingan guna memastikan initiative is aligned with the principles of social responsibility, bahwa setiap kebijakan dan inisiatif Perseroan selaras dengan environmental stewardship, and good corporate governance prinsip tanggung jawab sosial, kepedulian lingkungan, serta practices. This approach is not only aimed at fulfilling compliance praktik tata kelola perusahaan yang baik. Pendekatan ini obligations but also at creating shared value and strengthening tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kewajiban kepatuhan, long-term trust with strategic partners. tetapi juga untuk menciptakan nilai bersama (shared value) dan memperkuat kepercayaan jangka panjang dengan mitra strategis. Dalam menentukan kelompok pemangku kepentingan, Mitratel In determining stakeholder groups, Mitratel applies a systematic menerapkan pendekatan yang sistematis dan berbasis and materiality-based approach by considering the level of materialitas dengan mempertimbangkan tingkat pengaruh dan influence and impact of each party on business sustainability dampak masing-masing pihak terhadap keberlangsungan bisnis and the Company’s sustainability agenda. The identification serta agenda keberlanjutan Perseroan. Proses identifikasi process is carried out through stakeholder mapping, analysis dilakukan melalui pemetaan pemangku kepentingan, analisis of interests and expectations, as well as evaluation of relevance kepentingan dan ekspektasi, serta evaluasi tingkat relevansi to ESG issues that are material to the Company. This approach terhadap isu-isu ESG yang material bagi Perseroan. Pendekatan ensures that each stakeholder group is comprehensively ini memastikan bahwa setiap kelompok pemangku kepentingan identified and engaged through appropriate, measurable, and diidentifikasi secara komprehensif dan dilibatkan melalui sustainable communication methods. metode komunikasi yang tepat, terukur, dan berkelanjutan. 72 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Mitratel juga telah melakukan identifikasi menyeluruh terhadap Mitratel has also conducted a comprehensive identification
kelompok-kelompok pemangku kepentingan utama, termasuk of key stakeholder groups, including Shareholders and
Pemegang Saham dan investor, pelanggan, karyawan, investors, customers, employees, government and regulators,
pemerintah dan regulator, mitra usaha, masyarakat, serta business partners, communities, as well as communities
komunitas di sekitar wilayah operasional. Setiap kelompok around operational areas. Each group is engaged through
dilibatkan melalui berbagai mekanisme keterlibatan yang various structured engagement mechanisms, such as regular
terstruktur, seperti forum komunikasi rutin, konsultasi communication forums, strategic consultations, sustainability
strategis, pelaporan keberlanjutan, serta inisiatif kolaboratif reporting, as well as collaborative initiatives that support
yang mendukung pencapaian tujuan ESG Perseroan. the achievement of the Company’s ESG objectives. This
Pendekatan pelibatan ini mencerminkan komitmen Mitratel engagement approach reflects Mitratel’s commitment to building
dalam membangun hubungan yang inklusif, responsif, dan inclusive, responsive, and sustainability-oriented relationships,
berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus memastikan bahwa while ensuring that every strategic decision is made by
setiap keputusan strategis diambil dengan mempertimbangkan considering the interests of all stakeholders in a balanced and
kepentingan seluruh pemangku kepentingan secara seimbang responsible manner.
dan bertanggung jawab.
Pemangku
Metode Pelibatan Ruang Lingkup Keterlibatan Frekuensi Pertemuan
Kepentingan
Engagement Methods Scope of Engagement Meeting Frequency
Stakeholders
Pemegang • Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham • Menyusun strategi dalam upaya • Pelaksanaan RUPS Tahunan
Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa; meningkatkan kinerja dan setiap tahun dan RUPS Luar
• Menyampaikan Laporan Tahunan dan Laporan keberlanjutan usaha; serta Biasa sesuai kebutuhan; serta
Keberlanjutan; serta • Melakukan kegiatan usaha • Pelaporan setiap tahun atau
• Menyediakan akses informasi berupa situs web serta yang memperhatikan aspek sesuai kebutuhan.
media sosial. keberlanjutan.
Shareholders • Holding Annual and Extraordinary General Meetings • Developing strategies to improve • Holding the Annual GMS every
of Shareholders (GMS); performance and business year and Extraordinary GMS
• Submitting the Annual Report and Sustainability sustainability; and as needed; and
Report; and • Conducting business activities • Reporting annually or as
• Providing information access through the website with consideration for required.
and social media. sustainability aspects.
Pemerintah • Menyampaikan Laporan Keuangan, Laporan • Memastikan pemenuhan • Pertemuan secara berkala
dan Regulator Tahunan, dan Laporan Keberlanjutan; serta terhadap seluruh peraturan atau sesuai kebutuhan;
• Membayar kewajiban kepada pihak berwenang. terkait yang berlaku; serta • Pembayaran kewajiban sesuai
• Membayar kewajiban kepada waktu yang ditetapkan; serta
pihak yang berwenang. • Pelaporan setiap tahun atau
sesuai kebutuhan.
Government • Submitting Financial Statements, Annual Reports, • Ensuring compliance with all • Regular meetings or as
and Regulator and Sustainability Reports; and applicable regulations; and needed;
• Fulfilling payment obligations to the relevant • Settling obligations with • Payment of obligations
authorities. the relevant authorities. according to the specified
timeline; and
• Reporting annually or as
needed.
Karyawan • Melakukan pengukuran kinerja karyawan; • Mengadakan pengelolaan Sepanjang tahun atau sesuai
• Menyediakan sarana pengaduan bagi karyawan; sumber daya manusia yang rencana pelaksanaan program.
serta sesuai dengan peraturan yang
• Mengikutsertakan karyawan terhadap kegiatan berlaku;
pelatihan. • Menyediakan sarana dan/atau
prasarana terkait kesehatan;
serta
• Mengadakan kegiatan pelatihan
dan promosi atau mutasi
jabatan.
Employees • Measuring employee performance; • Managing human resources Throughout the year or as per
• Providing complaint channels for employees; and in compliance with applicable the program implementation plan.
• Engaging employees in training programs. regulations;
• Providing health-related facilities
and/or infrastructure; and
• Organizing training programs,
promotions, or job transfers.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 73
Page 76
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pemangku
Metode Pelibatan Ruang Lingkup Keterlibatan Frekuensi Pertemuan
Kepentingan
Engagement Methods Scope of Engagement Meeting Frequency
Stakeholders
Pelanggan/ • Melakukan survei kepuasan pelanggan; Memastikan produk dan layanan Sepanjang tahun atau sesuai
Tenant • Menyediakan akses informasi berupa situs web dan yang disediakan sesuai dengan kebutuhan.
media sosial; serta kebutuhan pelanggan.
• Menyediakan sarana pengaduan bagi pelanggan.
Customer/ • Conducting customer satisfaction surveys; Ensuring that products and Throughout the year or as
Tenant • Providing access to information through the website services provided meet customer needed.
and social media; and needs.
• Offering complaint channels for customers.
Masyarakat Melaksanakan berbagai program pengembangan dan • Melibatkan masyarakat dalam Sesuai rencana pelaksanaan
pemberdayaan masyarakat. program pengembangan dan atau sesuai kebutuhan.
pemberdayaan masyarakat
yang diselenggarakan Mitratel;
serta
• Memberikan kesempatan kerja.
Community Implementing various community development and • Involving the community in According to the implementation
empowerment programs. the corporate development and plan or as needed.
empowerment programs; and
• Providing job opportunities.
Media Massa • Melaksanakan media gathering; serta Menyediakan informasi secara Sesuai kebutuhan.
• Memutakhirkan informasi pada situs web dan media jujur dan transparan.
sosial Mitratel.
Mass Media • Organizing media gatherings; and Providing information in an honest As needed.
• Updating information on Mitratel’s website and social and transparent manner.
media.
Mitra Usaha • Melakukan kerja sama yang adil dan transparan • Merumuskan dan memenuhi Sepanjang tahun atau sesuai
sesuai dengan peraturan dan kontrak kerja yang kontrak kerja sama kebutuhan.
berlaku; • Melakukan seleksi pemasok dan
• Membangun hubungan kerja yang harmonis dengan distributor; serta
mitra usaha; serta • Melakukan evaluasi setiap
• Meningkatkan dan mendorong kemampuan tahun.
pemasok/vendor untuk mengevaluasi proses
pengadaan barang/jasa secara berkala guna
memastikan implementasinya telah berjalan dengan
efektif dan efisien serta memenuhi syarat yang
ditentukan, di antaranya terkait dengan kualitas
pekerjaan dan layanan yang diberikan. Hal ini
bertujuan untuk memastikan mutu, transparansi,
dan juga perbaikan berkelanjutan dalam hubungan
antara pemasok dan Mitratel.
Business • Establishing fair and transparent cooperation in • Formulating and fulfilling Throughout the year or as needed.
Partners accordance with applicable regulations and work cooperation agreements.
contracts; • Selecting suppliers and
• Building harmonious working relationships with distributors; and
business partners; and • Conducting evaluations
• Enhancing and encouraging suppliers/vendors annually.
capabilities to regularly evaluate the procurement
process of goods/ services to ensure its effective
and efficient implementation, while meeting
the specified requirements, including the quality of
work and services provided. This aims to ensure
quality, transparency, and continuous improvement in
the relationship between the suppliers and Mitratel.
74 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
Profil Keberlanjutan
Sustainability Profile
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 75
Page 78
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 76 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainability Governance
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 77
Page 80
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
“Mitratel memperkuat tata kelola keberlanjutan melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan
sebagai fondasi utama dalam setiap aktivitas usaha. Dengan didukung oleh struktur ESG yang terintegrasi dan
lintas fungsi, Mitratel memastikan bahwa aspek keberlanjutan terimplementasi secara konsisten di seluruh rantai
nilai, mulai dari perencanaan strategis hingga operasional. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas
pengelolaan risiko dan peluang keberlanjutan, tetapi juga memperkuat kualitas pengambilan keputusan yang
berorientasi jangka panjang. Melalui tata kelola yang solid, Mitratel berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan
yang berkelanjutan, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta menjaga kepercayaan publik
terhadap integritas dan kinerja Perseroan.”
“Mitratel strengthens sustainability governance through the implementation of the principles of transparency,
accountability, and compliance as the main foundation in every business activity. Supported by an integrated
and cross-functional ESG structure, Mitratel ensures that sustainability aspects are consistently implemented
across the entire value chain, from strategic planning to operations. This approach not only enhances
the effectiveness of managing sustainability risks and opportunities but also improves the quality of long-term oriented
decision-making. Through strong governance, Mitratel is committed to creating sustainable growth, delivering added
value to stakeholders, and maintaining public trust in the integrity and performance of the Company.”
Komitmen terhadap Tata Kelola Keberlanjutan
Commitment to Sustainability Governance
Mitratel menempatkan tata kelola keberlanjutan sebagai pilar Mitratel places sustainability governance as a strategic pillar
strategis dalam menjaga kesinambungan usaha, memperkuat in maintaining business continuity, strengthening operational
integritas operasional, serta meningkatkan kepercayaan integrity, and enhancing stakeholder trust. ESG principles are
pemangku kepentingan. Prinsip ESG diintegrasikan secara comprehensively integrated into strategic decision-making
menyeluruh ke dalam proses pengambilan keputusan strategis, processes by upholding transparency, accountability,
dengan menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta and compliance with applicable laws and regulations and
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan governance standards in the telecommunications industry.
standar tata kelola yang berlaku di industri telekomunikasi.
Dalam rangka memastikan implementasi keberlanjutan yang To ensure effective and measurable sustainability
efektif dan terukur, Mitratel membangun struktur tata kelola ESG implementation, Mitratel establishes an integrated and
yang terintegrasi dan lintas fungsi sebagai pusat koordinasi, cross-functional ESG governance structure as a center
pengendalian, dan evaluasi kinerja keberlanjutan. Fungsi ini for coordination, control, and evaluation of sustainability
berada di bawah Unit Marketing & Innovation, yang dipimpin performance. This function operates under the Marketing &
oleh Executive General Manager (EGM), dengan mandat dan Innovation Unit, led by the Executive General Manager (EGM),
tugas untuk merumuskan kebijakan, memantau pelaksanaan with the mandate and responsibility to formulate policies, monitor
program, serta melakukan evaluasi berkala guna memastikan program implementation, and conduct periodic evaluations to
pencapaian target keberlanjutan secara konsisten. ensure the consistent achievement of sustainability targets.
Sejalan dengan upaya penguatan tata kelola, Mitratel juga In line with efforts to strengthen governance, Mitratel also
terus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia melalui continues to enhance human capital capabilities through
pengembangan kompetensi di bidang ESG serta memperluas the development of competencies in ESG and by expanding
kolaborasi strategis dengan pemangku kepentingan. Hal ini strategic collaboration with stakeholders. This is carried out
dilakukan untuk memastikan bahwa prinsip keberlanjutan tidak to ensure that sustainability principles are not only a policy
hanya menjadi kerangka kebijakan, tetapi terimplementasi framework but are effectively implemented across the entire
secara efektif di seluruh rantai nilai Mitratel. Mitratel value chain.
Melalui tata kelola yang adaptif, terstruktur, dan berorientasi Through governance that is adaptive, structured, and
jangka panjang, Mitratel tidak hanya memperkuat ketahanan long-term oriented, Mitratel not only strengthens business
bisnis dalam menghadapi dinamika industri, tetapi juga resilience in facing industry dynamics but also creates
menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara sustainable economic, social, and environmental value, in line
berkelanjutan, sejalan dengan perannya sebagai penyedia with its role as a responsible digital infrastructure provider.
infrastruktur digital yang bertanggung jawab.
78 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pengelola Aspek Keberlanjutan [POJK E.1] [GRI 2-13, 2-14]
Sustainability Management
Guna memastikan implementasi prinsip keberlanjutan berjalan To ensure the effective and integrated implementation of
secara efektif dan terintegrasi, Mitratel membentuk Unit sustainability principles, Mitratel has established a Sustainability
Sustainability di bawah Unit Marketing Strategy & Analytics Unit under the Marketing Strategy & Analytics Unit, which is
yang berperan dalam mengelola, mengoordinasikan, serta responsible for managing, coordinating, and overseeing the
mengawasi penerapan aspek ESG di seluruh lini operasional. implementation of ESG aspects across all operational lines.
Pembentukan tim ini merupakan bagian dari proses penguatan The establishment of this team is part of a transitional
organisasi yang bersifat transisional, sebagai penghubung organizational strengthening process, serving as a bridge
antara pengelolaan ESG saat ini dengan struktur organisasi between the current ESG management and the definitive
definitif yang akan mengelola fungsi keberlanjutan secara lebih organizational structure that will manage sustainability functions
komprehensif ke depan. more comprehensively in the future.
Struktur Pengelola Aspek Keberlanjutan Mitratel
Mitratel’s Sustainability Management Structure
Direktur Bisnis
Chief Business
Officer
EGM Marketing &
Innovation
GM Marketing
Strategy & Analytics
Unit Sustainability
Sustainability Unit
Unit Sustainability ini memiliki peran strategis dalam The Sustainability Unit plays a strategic role in ensuring that
memastikan bahwa prinsip keberlanjutan terintegrasi sustainability principles are consistently integrated into Mitratel’s
secara konsisten ke dalam proses bisnis Mitratel, selaras business processes, aligned with ESG standards and best
dengan standar dan praktik terbaik ESG. Fokus utama Unit practices. The main focus of the Sustainability Unit includes
Sustainability mencakup perancangan kebijakan dan program developing sustainability policies and programs, monitoring
keberlanjutan, pemantauan implementasi, serta evaluasi implementation, and periodically evaluating ESG performance
kinerja ESG secara berkala guna memastikan pencapaian to ensure the achievement of established targets and to provide
target yang telah ditetapkan serta memberikan rekomendasi continuous improvement recommendations that support
perbaikan berkelanjutan untuk mendukung penciptaan nilai long-term value creation. Through this role, the Sustainability
jangka panjang. Melalui peran tersebut, Unit Sustainability Unit becomes a catalyst in driving Mitratel’s transformation into
menjadi katalis dalam mendorong transformasi Mitratel menuju a digital infrastructure company that not only excels operationally
perusahaan infrastruktur digital yang tidak hanya unggul secara but is also sustainable and responsible.
operasional, tetapi juga berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 79
Page 82
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Adapun tugas dan tanggung jawab tugas dan tanggung jawab The duties and responsibilities of each Unit in managing
masing-masing Unit dalam pengelolaan Aspek Keberlanjutan Mitratel’s sustainability aspects are outlined as follows.
Mitratel diuraikan sebagai berikut diuraikan sebagai berikut.
Divisi Tugas dan Tanggung Jawab
Division Duties and Responsibilities
Marketing & Innovation • Memantau dalam pengelolaan prinsip-prinsip ESG di seluruh organisasi; serta
• Melakukan perencanaan, pengawasan, dan mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG di seluruh organisasi.
• Monitoring the implementation of ESG principles across the organization; and
• Conducting planning, oversight, and integrating ESG principles across the organization..
Sekretaris Perusahaan • Membangun budaya keberlanjutan melalui program yang selaras dengan tujuan keberlanjutan Mitratel, seperti
ESG Roadmap, Rencana Jangka Panjang Perusahaan, serta Strategic nitiative ”THE WINNER”;
• Mengomunikasikan program keberlanjutan Mitratel melalui komunikasi korporasi yang unggul guna menjaga
citra Mitratel dan memastikan implementasi GCG secara optimal; serta
• Membuat dan mengimplementasikan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang memberikan
dampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Corporate Secretary • Building a sustainability culture through programs aligned with Mitratel’s sustainability goals, such as the ESG
Roadmap, the Company’s Long-Term Plan, and the Strategic Initiative “THE WINNER”;
• Communicating Mitratel’s sustainability programs through excellent corporate communication to maintain
Mitratel’s image and ensure optimal GCG implementation; and
• Developing and implementing Corporate Social and Environmental Responsibility (TJSL) programs that create
a positive impact on society and the environment.
Hubungan Investor • Mengelola tata kelola pemangku kepentingan, mencakup mekanisme, proses, serta kebijakan dalam mengelola
risiko tambahan di luar keuangan serta hubungan dengan pemangku kepentingan, termasuk regulator; serta
• Melaksanakan aktivitas korporasi untuk meningkatkan keterlibatan investor serta menjembatani kepentingan
regulator dan investor dengan unit pelaksana keberlanjutan, seperti panggilan pemaparan kinerja keuangan
(earning call) dan pertemuan dengan investor (investor meeting) serta paparan kinerja keuangan dan
keberlanjutan perusahaan ataupun reporting lainnya sesuai kebutuhan calon ataupun Pemegang Saham.
Investor Relations • Managing stakeholder governance, including mechanisms, processes, and policies to address non-financial
risks and maintain relationships with stakeholders, including regulators; and
• Carrying out corporate activities to enhance investor engagement and bridge the interests of regulators and
investors with sustainability implementation units, such as earnings calls and investor meetings, as well as
presentations on the Company’s financial and sustainability performance or other reporting as required by
prospective or existing shareholders.
Strategi dan Pengembangan Menyusun strategi jangka panjang terkait keberlanjutan dan menuangkannya dalam Rencana Kerja dan Anggaran
Bisnis Perusahaan serta program kerja tahunan Mitratel.
Strategy and Business Developing long-term sustainability strategies and incorporating them into the Company’s Work Plan and Budget
Development as well as the Mitratel annual work program.
Manajemen Sumber Daya • Melakukan pengelolaan aspek sosial terkait sumber daya manusia, mulai dari perekrutan dan retensi bakat
Manusia terbaik, penyediaan kesempatan yang setara di lingkungan kerja yang beragam, hingga penerapan budaya
perusahaan yang inklusif; serta
• Merumuskan kebijakan tata kelola perusahaan terkait etika bisnis, pencegahan suap dan korupsi, kesejahteraan
karyawan, Kode Etik, dan aspek lainnya.
Human Resource Management • Managing social aspects related to human resources, starting from recruitment and retention of top talent,
providing equal opportunities in a diverse workplace, and fostering an inclusive corporate culture; and
• Formulating corporate governance policies related to business ethics, anti-bribery and anti-corruption
measures, employee welfare, the Code of Ethics, and other related aspects.
Pengadaan • Melaksanakan keberlanjutan dalam tata kelola manajemen rantai pasok, terutama terkait penggunaan bahan
baku dan vendor yang memenuhi prinsip pengadaan ramah lingkungan; serta
• Mengelola aspek hak asasi manusia dalam rantai pasok Mitratel, termasuk langkah proaktif untuk mencegah,
mengurangi, dan memulihkan dampak buruk terhadap hak asasi manusia dalam rantai pasok.
Procurement • Implementing sustainability in supply chain management governance, particularly regarding the use of raw
materials and vendors that adhere to environmentally friendly procurement principles; and
• Managing human rights aspects within Mitratel’s supply chain, including proactive measures to prevent,
mitigate, and remediate adverse human rights impacts in the supply chain.
Operasional • Melakukan pengelolaan dan pelaporan terkait penggunaan energi serta emisi gas rumah kaca dalam kegiatan
operasional Mitratel;
• Menyusun program energi terbarukan yang mencakup jumlah yang akan diimplementasikan; serta
• Melakukan pengelolaan terhadap risiko fisik operasional Mitratel.
Operations • Managing and reporting on energy usage and greenhouse gas emissions in Mitratel’s operational activities;
• Developing a renewable energy program that includes the amount to be implemented; and
• Managing risks related to Mitratel’s physical operations.
80 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Divisi Tugas dan Tanggung Jawab
Division Duties and Responsibilities
Aset Melaksanakan peremajaan aset yang berkaitan dengan ekonomi sirkular (reduce atau reused), pengelolaan
limbah, termasuk program tanggung jawab produk di akhir masa pakai (end of life product stewardhip program).
Assets Carrying out asset rejuvenation related to the circular economy (reduce or reuse), waste management, including
product responsibility programs at the end of their lifecycle (end-of-life product stewardship program).
Pengembangan Produk Mengelola produk dan layanan baru yang berkaitan dengan penelitian dan pengembangan untuk layanan dan
produk keberlanjutan, seperti energi terbarukan melalui panel surya dan turbin angin, berbagi perangkat dan
peralatan, (seperti berbagi antena dan berbagi daya), layanan daya sebagai jasa dengan baterai litium sebagai
cadangan pengganti genset, High Altitude Platform Station (HAPS) untuk daerah tertinggal, terdepan, dan
Tertinggal, Terdepan, dan Terpencil (3T), Internet of Things (IoT), serta layanan lainnya.
Product Development Managing new products and services related to research and development for sustainable services and products,
such as renewable energy through solar panels and wind turbines, shared devices and equipment (e.g., antenna
sharing and power sharing), power as a service using lithium batteries as backup replacements for generators,
High Altitude Platform Station (HAPS) for Underdeveloped, Frontier, and Remote (3T) areas, Internet of Things
(IoT), and other services.
Rekayasa Solusi Mengelola produk yang sudah ada dengan memperhatikan desain dan bahan yang lebih ramah lingkungan, serta
mengurangi emisi karbon melalui penelitian dan pengembangan.
Solution Engineering Managing existing products by considering more environmentally friendly designs and materials while reducing
carbon emissions through research and development.
Risk Management • Mengelola risiko perusahaan, termasuk risiko fisik dan transisi terkait keberlanjutan, yang diterapkan melalui
sistem manajemen risiko perusahaan;
• Melaporkan hasil pemantauan risiko kepada manajemen serta Komite Evaluasi dan Monitoring Perencanaan
dan Risiko; serta
• Mengawal transisi Standar Pengungkapan Keuangan (SPK) berbasis PSPK 1 dan 2 bersama dengan Unit
Management Accounting dan Unit Sustainability berdasarkan hasil Climate Related Risk and Opportunity
(CRRO) Assessment.
Risk Management • Managing corporate risks, including physical and transition risks related to sustainability, implemented through
the Company’s risk management system;
• Reporting risk monitoring results to management and the Planning and Risk Evaluation and Monitoring
Committee; and
• Overseeing the transition of Financial Disclosure Standards (SPK) based on PSPK 1 and 2 in collaboration with
the Management Accounting Unit and the Sustainability Unit based on the results of the Climate-Related Risk
and Opportunity (CRRO) Assessment.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 81
Page 84
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pengembangan Kompetensi terkait
Keberlanjutan [POJK E.2] [GRI 2-17]
Sustainability Competency Development
Mitratel secara konsisten memperkuat kapabilitas sumber Mitratel consistently strengthens human capital capabilities in
daya manusia dalam memahami dan mengimplementasikan understanding and implementing sustainability principles as an
prinsip keberlanjutan sebagai bagian integral dari strategi bisnis integral part of the Company’s business strategy. These efforts
Perseroan. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan are realized through the implementation of various structured
berbagai program pengembangan kompetensi yang terstruktur and continuous competency development programs, both
dan berkelanjutan, baik yang diinisiasi secara internal maupun internally initiated and in collaboration with professional and
melalui kolaborasi dengan mitra eksternal yang profesional dan credible external partners.
kredibel.
Program pengembangan tersebut mencakup berbagai aspek These development programs cover various ESG aspects,
ESG, dengan tujuan untuk memastikan bahwa setiap insan with the aim of ensuring that every Mitratel employee has
Mitratel memiliki pemahaman yang komprehensif serta a comprehensive understanding and the ability to integrate
kemampuan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke sustainability principles into daily operational activities.
dalam aktivitas operasional sehari-hari. Pendekatan ini tidak This approach not only enhances organizational readiness
hanya meningkatkan kesiapan organisasi dalam menghadapi in responding to industry dynamics but also strengthens
dinamika industri, tetapi juga memperkuat budaya perusahaan a corporate culture that is oriented toward sustainability.
yang berorientasi pada keberlanjutan.
Melalui penguatan kompetensi yang berkelanjutan, Mitratel Through continuous competency strengthening, Mitratel
memastikan bahwa implementasi ESG tidak hanya bersifat ensures that ESG implementation is not only policy-based
kebijakan, tetapi menjadi praktik nyata yang terinternalisasi di but becomes a practical application embedded across all
seluruh lini organisasi, sehingga mampu mendukung penciptaan organizational levels, thereby supporting long-term value
nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan. Sepanjang creation for stakeholders. Throughout 2025, there were
tahun 2025, terdapat sebanyak 8 program pengembangan 8 sustainability-related competency development programs
kompetensi terkait keberlanjutan yang diikuti oleh 706 orang attended by 706 participants, as outlined below.
peserta sebagaimana diuraikan berikut.
Total Peserta
Jabatan Peserta* Total of Participant
Program Pengembangan Kompetensi Penyelenggara
Position of
Competency Development Program Organizer Pria Wanita
Participant*
Male Female
Telkom Corporate University Unit Terkait
Leadership Development Program 58 33
(TCU) Related Units
Lembaga Berantas Korupsi
Workshop Nasional: Tindak Pidana Korupsi Indonesia (LBKI)
Legal & Regulatory 1 -
National Workshop: Corruption Criminal Acts Indonesian Anti-Corruption
Institute (LBKI)
Unit Terkait
Wishtleblowing System My Digilearn 395 182
Related Units
Lembaga Pusat Institut
Workshop Nasional: Jaminan Kehilangan Pekerjaan Manajemen Nasional (LPIMNas) Human Capital
1 -
National Workshop: Job Loss Insurance National Management Institute Management
Central Institution (LPIMNas)
Seminar Strategi Korporasi Membangun Lembaga Bina Manajemen Publik
Transparansi dan Akuntabilitas (LBMP)
Legal & Regulatory 2 -
Seminar on Corporate Strategy for Building Institute for Public Management
Transparency and Accountability Development (LBMP)
New Accounting Standar (IFRS & PSAK) and
Telkom Accounting Management 1 3
Sustainability Report
Unit Terkait
Awareness ISO 26000:2010 CSR Adhere 7 9
Related Units
Pelatihan ISO 37001:2025 Unit Terkait
Adhere 9 5
ISO 37001:2025 Training Related Units
* Jabatan peserta diisi berdasarkan unit kerja yang dituju, karena jabatan dapat bervariasi tergantung pada jenis pelatihan. / The participant positions are filled based on
the targeted work units, as job titles may vary depending on the type of training.
82 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pengelolaan dan Pemantauan Risiko
Keberlanjutan [POJK E.3] [GRI 2-25]
Sustainability Risk Management and Monitoring
Dalam menghadapi potensi dampak risiko terkait aspek ESG, In addressing potential risk impacts related to ESG aspects,
Mitratel terus memperkuat penerapan manajemen risiko yang Mitratel continues to strengthen the implementation of integrated
terintegrasi dan komprehensif, mencakup aspek strategis, and comprehensive risk management, covering strategic,
operasional, keuangan, kepatuhan, serta keamanan data. operational, financial, compliance, and data security aspects.
Pendekatan ini selaras dengan pedoman tata kelola Mitratel This approach is aligned with Mitratel’s governance guidelines
dan bertujuan untuk memastikan ketahanan bisnis yang and aims to ensure sustainable business resilience amid
berkelanjutan di tengah dinamika industri telekomunikasi. the dynamics of the telecommunications industry.
Penerapan manajemen risiko dilakukan secara sistematis The implementation of risk management is carried out
melalui pendekatan three lines of defense, yang menegaskan systematically through the three lines of defense approach,
peran aktif seluruh elemen organisasi dalam mengidentifikasi, which emphasizes the active role of all organizational elements
menilai, dan mengendalikan risiko sesuai dengan fungsi dan in identifying, assessing, and controlling risks in accordance
tanggung jawab masing-masing, sebagai berikut: with their respective functions and responsibilities, as follows:
1. Lini Pertama (Risk Owner): 1. First Line (Risk Owner):
Seluruh unit kerja bertindak sebagai pemilik risiko yang All work units act as risk owners who are directly responsible
bertanggung jawab langsung dalam mengidentifikasi, for identifying, managing, and mitigating risks, including
mengelola, dan melakukan mitigasi risiko, termasuk risiko ESG risks, in accordance with their respective operational
ESG, sesuai dengan ruang lingkup operasionalnya. scope.
2. Lini Kedua (Risk Management Function): 2. Second Line (Risk Management Function):
Unit Manajemen Risiko di bawah Direktur Keuangan dan The Risk Management Unit under the Director of Finance
Manajemen Risiko berperan dalam merumuskan kerangka and Risk Management is responsible for formulating
kerja dan strategi mitigasi, melakukan pemantauan dan frameworks and mitigation strategies, conducting periodic
evaluasi secara berkala, serta memastikan efektivitas monitoring and evaluation, and ensuring the effectiveness of
implementasi manajemen risiko di seluruh organisasi. risk management implementation across the organization.
3. Lini Ketiga (Independent Assurance): 3. Third Line (Independent Assurance):
Unit Audit Internal menjalankan fungsi pengawasan The Internal Audit Unit performs an independent oversight
independen dengan menilai kecukupan dan efektivitas function by assessing the adequacy and effectiveness of
sistem pengendalian risiko yang diterapkan oleh lini the risk control system implemented by the first and second
pertama dan lini kedua, guna memastikan kepatuhan serta lines, to ensure compliance and continuous improvement.
perbaikan berkelanjutan.
Melalui pendekatan yang terstruktur, adaptif, dan berbasis Through a structured, adaptive, and prudent approach, Mitratel
prinsip kehati-hatian, Mitratel memastikan bahwa pengelolaan ensures that sustainability risk management not only functions
risiko keberlanjutan tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme as a control mechanism but also serves as an enabler in
pengendalian, tetapi juga sebagai enabler dalam mendukung supporting strategic decision-making and long-term value
pengambilan keputusan strategis dan penciptaan nilai jangka creation for stakeholders.
panjang bagi pemangku kepentingan.
External Auditor
3rd Line Internal Audit Governing Body
of Defense
2nd Line Risk Senior Management,
Compliance
of Defense Management Oversight Function
1st Line Management Internal Control Senior Management,
of Defense Controls Measures Executive Function
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 83
Page 86
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Sebagai bagian dari penguatan tata kelola risiko yang terstruktur As part of strengthening structured and long-term oriented risk dan berorientasi jangka panjang, Mitratel mengadopsi Pedoman governance, Mitratel adopts Risk Management Implementation Penerapan Manajemen Risiko yang mengacu pada standar Guidelines that refer to the international standard internasional ISO 31000:2018. Penerapan standar ini mencakup ISO 31000:2018. The implementation of this standard covers prinsip, kerangka kerja, serta proses pengelolaan risiko yang principles, frameworks, and comprehensive and integrated komprehensif dan terintegrasi di seluruh lini organisasi, guna risk management processes across all organizational levels to memastikan efektivitas dalam mengantisipasi dan merespons ensure effectiveness in anticipating and responding to evolving dinamika risiko yang terus berkembang. risk dynamics. Komitmen tersebut dituangkan dalam Peraturan Direksi This commitment is outlined in the Board of Directors No. C.Tel.002/HK 200/JDMT-1063000/2021 tentang Pedoman Regulation No. C.Tel.002/HK 200/JDMT-1063000/2021 on Pengelolaan Risiko Perusahaan, yang menjadi landasan utama the Company Risk Management Guidelines, which serves as dalam pengembangan dan implementasi manajemen risiko the primary foundation for the development and implementation di Mitratel. Pedoman ini tidak hanya mengatur mekanisme of risk management in Mitratel. These guidelines not only identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan pemantauan risiko, tetapi regulate the mechanisms for risk identification, measurement, juga mengintegrasikan pengelolaan peluang sebagai bagian mitigation, and monitoring but also integrate opportunity dari strategi penciptaan nilai. management as part of the value creation strategy. Dalam konteks keberlanjutan, kerangka kerja ini turut In the context of sustainability, this framework also strengthens memperkuat kemampuan Mitratel dalam mengidentifikasi Mitratel’s capability in identifying and managing risks and dan mengelola risiko serta peluang yang berkaitan dengan opportunities related to climate change, aligned with the IFRS perubahan iklim yang disesuaikan dengan kerangka kerja S1 and S2 frameworks that map physical and transition risks as IFRS S1 dan S2 yang memetakan risiko fisik dan transisi serta well as opportunities into the Company’s business processes, peluang ke dalam bisnis proses perusahaan serta rencana along with corresponding action and mitigation plans, through aksi dan mitigasinya, melalui Unit Risk Management yang the Risk Management Unit led by the VP Risk Management dipimpin oleh VP Risk Management, di bawah kendali Direktur under the supervision of the Director of Finance and Risk Keuangan dan Manajemen Risiko. Dengan demikian, Mitratel Management. Thus, Mitratel can enhance business resilience mampu meningkatkan ketahanan bisnis sekaligus mendukung while supporting the achievement of sustainable development pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. [GRI 2-12] goals. [GRI 2-12] Proses Manajemen Risiko Mitratel Mitratel Risk Management Process Untuk menjaga stabilitas bisnis sekaligus meningkatkan To maintain business stability while enhancing resilience amid ketahanan terhadap dinamika industri telekomunikasi, Mitratel the dynamics of the telecommunications industry, Mitratel mengimplementasikan sistem manajemen risiko yang dijalankan implements a risk management system that is carried out in secara terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan. Pendekatan a structured, systematic, and sustainable manner. This approach ini memastikan setiap potensi risiko dapat diidentifikasi, ensures that every potential risk can be effectively identified, dianalisis, serta dikendalikan secara efektif. Adapun tahapan analyzed, and controlled. The stages of the risk management proses manajemen risiko yang diterapkan Mitratel diuraikan process implemented by Mitratel are outlined as follows. sebagai berikut. 84 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Proses Manajemen Risiko
Risk Management Process
Lingkup, Konteks, Kriteria
Scope, Context, Criteria
Communication and Consultation
Pemantauan dan Tinjauan
Penilaian Risiko
Komunikasi dan Konsultasi
Monitoring and Review
Risk Assessment
Identifikasi Risiko
Risk Identification
Analisis Risiko
Risk Analysis
Evaluasi Risiko
Risk Evaluation
Perlakuan Risiko
Risk Treatment
Pencatatan dan Pelaporan
Recording and Reporting
Dalam upaya menjaga keberlangsungan operasional dan In an effort to maintain operational continuity and reduce
mengurangi potensi dampak negatif, Mitratel secara proaktif potential negative impacts, Mitratel proactively identifies
melakukan identifikasi serta pengelolaan risiko keberlanjutan and manages sustainability risks through a series of regular
melalui serangkaian evaluasi berkala, penyebarluasan evaluations, dissemination of internal policies, and strengthened
kebijakan internal, dan penguatan langkah mitigasi. Seluruh mitigation measures. All these processes aim to minimize risks
proses ini bertujuan untuk meminimalkan risiko pada aspek across ESG aspects as outlined below.
ESG sebagaimana diuraikan berikut.
Jenis Risiko Indikasi Mitigasi Risiko
Type of Risk Indication Risk Mitigation
Risiko Sosial
Social Risk
Menghadapi perlawanan Sebagai akibat adanya protes • Menyediakan layanan helpdesk, digital touchpoint, dan customer service,
masyarakat setempat di warga terkait potensi petir, risiko serta memperkuat tim area untuk menangani isu dengan masyarakat;
sebagian site menara keselamatan, dan kekhawatiran • Melakukan sosialisasi dan konsultasi kepada warga serta melaksanakan
telekomunikasi. kesehatan, pemerintah dapat meminta program tanggung jawab sosial perusahaan guna meningkatkan
pembongkaran atau relokasi menara, penerimaan masyarakat terhadap infrastruktur telekomunikasi;
yang berpotensi berdampak pada • Melakukan kerja sama dan kolaborasi dengan instansi pemerintahan untuk
kondisi keuangan, operasional, dan memastikan kelancaran perizinan dan kepatuhan terhadap regulasi; serta
likuiditas. • Mengikuti program pengembangan wilayah non-3T untuk mendukung
pemerataan akses telekomunikasi.
Facing resistance from Due to protests from residents • Providing helpdesk services, digital touchpoints, and customer service,
local communities at regarding lightning risks, safety while strengthening area teams to address community concern;
certain telecommunication concerns, and health apprehensions, • Conducting outreach and consultations with residents, as well as
tower sites. the government may request the implementing corporate social responsibility programs to enhance public
dismantling or relocation of towers, acceptance of telecommunication infrastructure;
potentially impacting financial, • Collaborating with government agencies to ensure smooth permitting
operational, and liquidity conditions. processes and compliance with regulations; and
• Participating in the non-3T area development program to support equitable
telecommunication access.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 85
Page 88
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Jenis Risiko Indikasi Mitigasi Risiko
Type of Risk Indication Risk Mitigation
Menghadapi tantangan Kesulitan dalam merekrut, melatih, • Mengembangkan kompetensi sumber daya manusia secara berkelanjutan
dalam mempertahankan dan memotivasi tenaga terlatih di melalui program beasiswa, pelatihan, dan sertifikasi guna mendukung
personel manajemen kunci industri menara telekomunikasi strategi bisnis dan operasional;
dan ketidakmampuan terjadi akibat kelangkaan tenaga ahli, • Memantau dan menganalisis talent pool untuk memastikan ketersediaan
untuk merekrut, melatih, persaingan ketat, serta kesenjangan tenaga kerja yang kompeten;
mempertahankan, serta dalam pemerataan keselamatan kerja. • Menerapkan kebijakan human capital, termasuk anti-penyuapan,
memotivasi karyawan. Faktor lain yang berkontribusi meliputi anti-diskriminasi, keberagaman, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja
keselamatan kerja, akses terhadap (K3);
fasilitas kesehatan, pendidikan, hak • Memantau kepuasan karyawan melalui penilaian indeks kepuasan,
asasi manusia, keberagaman, dan upah pelaksanaan survei, dan pengumpulan umpan balik secara berkala;
yang adil, yang dapat menghambat • Memperoleh sertifikasi ISO terkait standar manajemen, seperti
strategi bisnis serta berdampak pada ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, ISO 31000:2018, dan ISO 37001:2016
keuangan, operasional, dan likuiditas. untuk memastikan kepatuhan terhadap praktik terbaik dalam pengelolaan
SDM; serta
• Menyediakan keuntungan dan jenjang karier yang jelas, termasuk program
persiapan pensiun bagi karyawan untuk meningkatkan retensi tenaga
kerja.
Facing challenges in Difficulties in recruiting, training, and • Developing human resource competencies sustainably through scholarship
retaining key management motivating skilled workers in the programs, training, and certifications to support business and operational
personnel and the inability telecommunication tower industry strategies;
to recruit, train, retain, and arise due to a shortage of experts, • Monitoring and analyzing the talent pool to ensure the availability of
motivate employees. intense competition, and disparities in competent employees;
occupational safety. Other contributing • Implementing human capital policies, including anti-bribery,
factors include workplace safety, anti-discrimination, diversity, and Occupational Health and Safety (OHS);
access to healthcare and education, • Monitoring employee satisfaction through satisfaction index assessments,
human rights, diversity, and fair wages, surveys, and regular feedback collection;
which may hinder business strategies • Obtaining ISO certifications related to management standards, such as
and impact financial, operational, and ISO 9001:2015, ISO 45001:2018, ISO 31000:2018, and ISO 37001:2016,
liquidity conditions. to ensure compliance with best practices in human resource management;
and
• Providing clear career progression and benefits, including retirement
preparation programs, to enhance employee retention.
Risiko Lingkungan Hidup
Environmental Risk
Menghadapi risiko Kerusakan menara akibat badai, • Menerapkan strategi keberlanjutan dan kebijakan mitigasi risiko lingkungan,
kerusakan menara banjir, puting beliung, dan gempa termasuk pemulihan bencana, penghematan energi dan air (smart water,
telekomunikasi akibat bumi, serta perubahan iklim dapat smart energy, smart waste), serta pengurangan emisi karbon (reused
bencana alam dan mengganggu layanan kepada material tower);
perubahan iklim, pelanggan. Kecukupan asuransi • Menyediakan dana untuk konservasi di kawasan tertentu, termasuk flora
sementara asuransi gangguan operasional yang dimiliki dan fauna, serta area sekitar menara telekomunikasi;
mungkin tidak memberikan belum sepenuhnya menutup • Memantau potensi bencana alam untuk memastikan kelangsungan
perlindungan yang pendapatan yang hilang, termasuk operasional dan menyiapkan langkah tanggap darurat guna memitigasi
memadai. potensi kehilangan penyewa baru risiko lebih lanjut;
yang seharusnya dapat ditambahkan • Melakukan kolaborasi dalam pengadaan dan kerja sama dengan
ke menara jika tidak terjadi kerusakan. mitra untuk mengimplementasikan strategi perbaikan iklim, termasuk
Hal ini dapat menyebabkan hilangnya penggunaan material ramah lingkungan, seperti GFRP;
pelanggan serta berdampak negatif • Meningkatkan efisiensi operasional dengan penerapan energi terbarukan,
terhadap keuangan, kinerja operasi, seperti solar panel system, penggantian VRLA, revitalisasi genset, dan
dan likuiditas. digitalisasi proses kerja;
• Memperoleh sertifikasi ISO 14001:2015 terkait Sistem Manajemen
Lingkungan guna memastikan kepatuhan terhadap standar lingkungan
yang berlaku;
• Melaksanakan penilaian ESG Rating oleh pihak eksternal untuk mengukur
kinerja lingkungan Mitratel; serta
• Mentransfer risiko melalui asuransi pada aset dengan tingkat risiko tinggi
untuk mengantisipasi potensi dampak bencana alam.
86 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Risiko Indikasi Mitigasi Risiko
Type of Risk Indication Risk Mitigation
Facing the risk of Tower damage caused by storms, • Implementing sustainability strategies and environmental risk mitigation
telecommunication tower floods, tornadoes, and earthquakes, policies, including disaster recovery, energy and water conservation (smart
damage due to natural as well as climate change, can disrupt water, smart energy, smart waste), and carbon emission reduction (reused
disasters and climate services to customers. The existing material tower);
change, while insurance operational disruption insurance • Allocating funds for conservation efforts in specific areas, including flora
coverage may not provide coverage does not fully compensate and fauna, as well as the surroundings of telecommunication towers;
adequate protection. for lost revenue, including the potential • Monitoring potential natural disasters to ensure operational continuity and
loss of new tenants who could have preparing emergency response measures to mitigate further risks;
been added to the towers if no damage • Collaborating in procurement and partnerships with stakeholders
had occurred. This may lead to to implement climate improvement strategies, including the use of
customer loss and negatively impact eco-friendly materials, such as GFRP;
financial performance, operational • Enhancing operational efficiency through the implementation of renewable
performance, and liquidity. energy sources, such as solar panel systems, VRLA replacement,
generator revitalization, and digitalization of work processes;
• Obtaining ISO 14001:2015 certification for Environmental Management
Systems to ensure compliance with applicable environmental standards;
• Conducting ESG Rating assessments by external parties to measure
Mitratel’s environmental performance; and
• Transferring risk through insurance coverage for high-risk assets to
anticipate potential impacts of natural disasters.
Risiko Tata Kelola
Governance Risk
Menghadapi kesulitan Kendala dalam persetujuan dan • Memantau secara berkelanjutan data aset dan kelengkapan perizinan
dalam memperoleh perizinan akibat regulasi pemerintah untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi;
persetujuan dan perizinan daerah, pemerintah kabupaten, serta • Melaksanakan kebijakan relokasi dan penguatan aset guna mengantisipasi
yang diperlukan untuk peraturan lingkungan dan zonasi risiko perizinan yang tidak dapat diperoleh;
sebagian site menara dapat menyebabkan pemerintah • Menerapkan digitalisasi aset dan skema baru sewa lahan untuk
telekomunikasi. setempat meminta pembongkaran dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan perizinan;
pemindahan menara, menerapkan • Melakukan koordinasi dengan regulator guna menganalisis dampak
penalti (teguran, peringatan, atau regulasi baru agar tetap memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat;
denda), serta memberikan hak kepada serta
pelanggan untuk mengakhiri perjanjian • Memilih mitra perizinan yang memiliki tingkat keberhasilan tinggi untuk
jika pelanggaran tidak diperbaiki dalam memastikan kelancaran proses perizinan dan legalitas operasional.
periode pemulihan.
Facing difficulties in Challenges in approvals and permits • Continuously monitoring asset data and permit completeness to ensure
obtaining approvals and due to local government regulations, regulatory compliance;
permits required for certain district government policies, as well as • Implementing relocation policies and asset strengthening to anticipate risks
telecommunications tower environmental and zoning regulations associated with unattainable permits;
sites. may lead to local authorities requesting • Applying asset digitalization and new land lease schemes to improve
tower dismantling and relocation, efficiency in permit management;
imposing penalties (warnings, notices, • Coordinating with regulators to analyze the impact of new regulations to
or fines), and granting customers ensure continued benefits for the industry and society; and
the right to terminate agreements if • Selecting permitting partners with a high success rate to ensure smooth
violations are not rectified within the permitting processes and operational legality.
recovery period.
Menghadapi insiden Maraknya kejahatan siber, terutama • Meningkatkan kesadaran terhadap keamanan siber bagi seluruh karyawan
keamanan siber atau serangan terhadap data pribadi melalui pelatihan dan sosialisasi berkala;
hilangnya informasi dan lini bisnis, dapat menyebabkan • Melakukan tindakan preventif melalui vulnerability assessment dan
identitas pribadi. peningkatan biaya penanganan, penetration test secara berkala untuk mendeteksi potensi insiden dan
penurunan reputasi, serta kehilangan menerapkan langkah mitigasi keamanan secara tepat waktu;
pelanggan jika tidak ditangani dengan • Menerapkan kebijakan data governance, data security and privacy, dan
segera. security incident untuk memastikan perlindungan informasi yang lebih
ketat;
• Menyusun IT Roadmap dan mengembangkan program pemulihan bencana
guna meningkatkan ketahanan sistem informasi terhadap ancaman siber;
serta
• Memperoleh Sertifikasi ISO 27001 sebagai standar dalam Sistem
Manajemen Keamanan Informasi, memastikan perlindungan optimal
terhadap data dan sistem Mitratel.
Facing cybersecurity The rise of cybercrime, particularly • Enhancing cybersecurity awareness among all employees through regular
incidents or loss of attacks on personal data and training and dissemination;
personal identity business lines, can lead to increased • Implementing preventive measures through regular vulnerability
information. handling costs, reputational decline, assessments and penetration tests to detect potential incidents and apply
and customer loss if not addressed timely security mitigation strategies;
promptly. • Enforcing data governance, data security and privacy, and security incident
policies to ensure stricter information protection;
• Developing an IT Roadmap and disaster recovery programs to strengthen
information system resilience against cyber threats; and
• Obtaining ISO 27001 Certification as a standard for the Information
Security Management System, ensuring optimal protection of Mitratel data
and systems.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 87
Page 90
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Jenis Risiko Indikasi Mitigasi Risiko
Type of Risk Indication Risk Mitigation
Menghadapi tantangan Pembangunan site baru untuk • Menandatangani Kode Etik dan menerapkan pre-screening integritas
dalam kepatuhan terhadap ekspansi harus memenuhi standar karyawan guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan etika bisnis;
peraturan serta perubahan etika bisnis, kepatuhan regulasi • Melakukan evaluasi serta integrasi kebijakan dan prosedur yang selaras
dalam hukum atau regulasi (termasuk peraturan lingkungan dan dengan prinsip keberlanjutan dan kepatuhan regulasi;
yang berlaku saat ini zonasi lokal maupun nasional), serta • Menerapkan WhistleBlowing System untuk mendukung transparansi dan
maupun di masa depan. penerimaan masyarakat. Hambatan deteksi dini pelanggaran kepatuhan di lingkungan Mitratel;
seperti akses, pencurian, vandalisme, • Melaksanakan penilaian penerapan GCG oleh pihak eksternal guna
atau ketidakpatuhan regulasi dapat memastikan kepatuhan terhadap praktik bisnis yang baik;
mengganggu waktu pengerjaan • Menggunakan konsultan hukum yang kompeten dan berpengalaman
proyek dan berdampak pada perizinan dalam isu hukum korporasi guna mendukung kepatuhan Mitratel terhadap
pemerintah. regulasi yang berlaku; serta
• Melakukan koordinasi dengan regulator untuk menganalisis dampak
peraturan yang akan ditetapkan agar tetap memberikan manfaat bagi
industri dan masyarakat.
Facing challenges in The development of new sites for • Signing the Code of Ethics and implementing employee integrity
regulatory compliance and expansion must adhere to business pre-screening to ensure compliance with regulations and business ethics;
changes in current or future ethics standards, regulatory • Evaluating and integrating policies and procedures aligned with
laws and regulations. compliance (including local and sustainability principles and regulatory compliance;
national environmental and zoning • Implementing a Whistleblowing System to support transparency and early
regulations), and community detection of compliance violations within Mitratel;
acceptance. Obstacles such as • Conducting assessments of GCG implementation by external parties to
access issues, theft, vandalism, or ensure compliance with good business practices;
non-compliance with regulations can • Engaging competent and experienced legal consultants in corporate legal
disrupt project timelines and impact matters to support Mitratel’s compliance with applicable regulations; and
government permitting. • Coordinating with regulators to analyze the impact of upcoming regulations
to ensure they benefit both the industry and society.
88 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Membangun Budaya Keberlanjutan [POJK F.1] [GRI 2-24]
Building a Sustainability Culture
Dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan prinsip In building a work culture based on sustainability principles,
keberlanjutan, Mitratel secara konsisten mengintegrasikan Mitratel consistently integrates ESG aspects into policies,
aspek ESG ke dalam kebijakan, proses bisnis, serta aktivitas business processes, and operational activities across all
operasional di seluruh lini organisasi. Pendekatan ini bertujuan organizational levels. This approach aims to ensure that
untuk memastikan bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi sustainability is not only a strategic commitment but is also
komitmen strategis, tetapi juga terinternalisasi sebagai nilai dan internalized as daily values and work behavior.
perilaku kerja sehari-hari.
Implementasi budaya keberlanjutan dilakukan secara terstruktur The implementation of a sustainability culture is carried out in
melalui berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan a structured manner through various initiatives that promote
kesadaran, kepatuhan, serta keterlibatan aktif seluruh insan increased awareness, compliance, and active involvement of
Mitratel dalam mendukung agenda keberlanjutan. all Mitratel employees in supporting the sustainability agenda.
Aspek Operasional
Operational Aspects
Sepanjang tahun 2025, Mitratel merealisasikan berbagai inisiatif strategis Throughout 2025, Mitratel realized various strategic initiatives focused on
yang berfokus pada peningkatan keandalan operasional sekaligus enhancing operational reliability while accelerating the transition toward
percepatan transisi menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. more sustainable business practices. The main programs include:
Program-program utama tersebut antara lain:
1. Optimalisasi Operasional Berbasis Digital melalui Platform OneFlux 1. Digital-Based Operational Optimization through the OneFlux
Platform
Mitratel mengimplementasikan platform OneFlux sebagai solusi Mitratel implements the OneFlux platform as a digital solution in
digital dalam pengelolaan Operation & Maintenance (O&M), yang Operation & Maintenance (O&M) management, enabling real-time
memungkinkan pemantauan kinerja infrastruktur secara real-time, monitoring of infrastructure performance, improving operational
peningkatan efisiensi operasional, serta optimalisasi konsumsi energi efficiency, and optimizing energy consumption in a more measurable
secara lebih terukur. manner.
2. Pengembangan Green Tower Initiatives 2. Development of Green Tower Initiatives
Mitratel terus mendorong implementasi Green Tower Initiatives Mitratel continues to promote the implementation of Green Tower
melalui penerapan desain dan teknologi yang lebih ramah lingkungan, Initiatives through the application of more environmentally friendly
termasuk efisiensi energi, penggunaan material berkelanjutan, serta designs and technologies, including energy efficiency, the use of
pengurangan emisi dalam pembangunan dan pengelolaan menara. sustainable materials, and emission reduction in tower development
and management.
3. Pemanfaatan Energi Terbarukan melalui Solar Panel 3. Utilization of Renewable Energy through Solar Panels
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transisi energi, Mitratel As part of its commitment to energy transition, Mitratel develops the use
mengembangkan penggunaan solar panel pada sejumlah site of solar panels at several sites to reduce dependence on conventional
untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional, energy, improve energy cost efficiency, and lower the operational
meningkatkan efisiensi biaya energi, serta menurunkan jejak karbon carbon footprint.
operasional.
4. Peningkatan Keandalan dan Ketahanan Infrastruktur Digital 4. Enhancement of Digital Infrastructure Reliability and Resilience
Mitratel memperkuat kualitas dan ketahanan jaringan melalui Mitratel strengthens the quality and resilience of its network through
pengelolaan infrastruktur yang lebih adaptif dan resilien, guna more adaptive and resilient infrastructure management to ensure the
memastikan kontinuitas layanan konektivitas, termasuk dalam kondisi continuity of connectivity services, including during emergency and
darurat dan bencana. disaster conditions.
Melalui inisiatif-inisiatif tersebut, Mitratel tidak hanya meningkatkan kinerja Through these initiatives, Mitratel not only improves operational
operasional, tetapi juga memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan performance but also reinforces the practical implementation of
secara nyata, sejalan dengan komitmen dalam menciptakan nilai jangka sustainability principles, in line with its commitment to creating long-term
panjang bagi pemangku kepentingan serta mendukung pembangunan value for stakeholders and supporting low-carbon economic development
ekonomi rendah karbon di Indonesia. in Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 89
Page 92
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Aspek Teknologi Informasi
Information Technology Aspects
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan dan peningkatan As part of its commitment to sustainability and the enhancement of
tata kelola perusahaan, Mitratel terus memperkuat budaya digital corporate governance, Mitratel continues to strengthen its digital culture
melalui transformasi proses bisnis berbasis teknologi. Implementasi through the transformation of technology-based business processes.
e-Sign dan e-Meterai telah diterapkan pada berbagai dokumen proyek The implementation of e-Sign and e-Stamp has been applied to various
strategis, seperti BOQ, BAUT, BAPWP, dan BAST. Inisiatif ini secara strategic project documents, such as BOQ, BAUT, BAPWP, and BAST.
signifikan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat transparansi, This initiative significantly improves operational efficiency, enhances
serta memastikan keamanan dan akuntabilitas administrasi, sekaligus transparency, and ensures administrative security and accountability, while
mendukung pengurangan penggunaan kertas sebagai bagian dari agenda also supporting the reduction of paper usage as part of the Company’s
keberlanjutan Perseroan. sustainability agenda.
Pada awal tahun 2025, pengembangan digitalisasi diperluas dengan At the beginning of 2025, digitalization development was expanded to
mencakup dokumen BAPP, BAST OM, serta Vendor Invoice, sehingga include BAPP, BAST OM, and Vendor Invoice documents, enabling project
proses administrasi proyek dan operasional menjadi lebih terintegrasi dan and operational administrative processes to become more integrated and
terdokumentasi secara sistematis. Selain itu, penerapan sistem Oneflux systematically documented. In addition, the end-to-end implementation of
secara end-to-end telah diimplementasikan sesuai dengan business the Oneflux system has been carried out in accordance with the applicable
process yang berlaku. Platform ini mengintegrasikan alur kerja dari tahap business processes. This platform integrates workflows from the CRM,
CRM, Project, Procurement, hingga penyelesaian Billing dan Accounting Project, and Procurement stages through to the completion of Billing
sehingga menciptakan visibilitas proses yang lebih komprehensif, and Accounting, thereby creating more comprehensive process visibility,
meningkatkan kontrol internal, serta mempercepat siklus penyelesaian enhancing internal control, and accelerating work completion cycles.
pekerjaan.
Seiring dengan meningkatnya digitalisasi proses bisnis, Mitratel juga In line with the increasing digitalization of business processes, Mitratel
memperkuat aspek Perlindungan Data Pribadi (PDP) melalui penerapan also strengthens the Personal Data Protection (PDP) aspect through the
kebijakan, prosedur, serta kontrol teknis yang terstruktur. Pada periode implementation of structured policies, procedures, and technical controls.
pelaporan, tingkat maturitas implementasi PDP mencapai skor 2,8, yang During the reporting period, the maturity level of PDP implementation
menunjukkan bahwa kebijakan dan mekanisme pengendalian utama telah reached a score of 2.8, indicating that key policies and control mechanisms
terdokumentasi dan mulai diterapkan secara konsisten di lingkungan have been documented and are beginning to be consistently implemented
Mitratel. within the Mitratel environment.
Untuk meningkatkan ketahanan siber, Mitratel telah mengimplementasikan To enhance cyber resilience, Mitratel has implemented a Security
Security Operations Center (SOC) serta solusi Security Information and Operations Center (SOC) as well as a Security Information and Event
Event Management (SIEM). Implementasi ini memungkinkan pemantauan Management (SIEM) solution. This implementation enables real-time
keamanan secara real-time, deteksi dini potensi ancaman, serta respons security monitoring, early detection of potential threats, and faster, more
insiden yang lebih cepat dan terkoordinasi. coordinated incident response.
Sinergi antara integrasi proses melalui Oneflux, digitalisasi dokumen, The synergy between process integration through Oneflux, document
serta penguatan perlindungan data dan keamanan siber menjadi fondasi digitalization, and the strengthening of data protection and cybersecurity
penting dalam membangun ekosistem teknologi yang andal, aman, serves as a key foundation in building a reliable, secure, and sustainable
dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kepercayaan para pemangku technology ecosystem, while maintaining the trust of stakeholders.
kepentingan.
Aspek Rekayasa Solusi
Solution Engineering Aspect
Mitratel senantiasa berinovasi untuk menghadapi dinamika industri Mitratel consistently innovates to navigate the dynamics of the
telekomunikasi dengan fokus pada perluasan jaringan dan penerapan telecommunications industry with a focus on network expansion and the
praktik bisnis berkelanjutan. Sejak tahun 2024, Mitratel mengembangkan implementation of sustainable business practices. Since 2024, Mitratel
desain menara berbahan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) sebagai developed a tower design using Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP)
alternatif pengganti besi. Material ini memiliki bobot lebih ringan sehingga as an alternative to steel. This material has a lighter weight, enabling
mampu menekan waktu serta biaya konstruksi, sekaligus mengurangi reduced construction time and costs while also lowering emissions
emisi dari proses produksi dan transportasi. Inovasi ini telah diterapkan generated from production and transportation processes. This innovation
pada 1 site di Balikpapan dan 5 site di Sulawesi. has been implemented at 1 site in Balikpapan and 5 sites in Sulawesi.
Selain itu, Mitratel menginisiasi penggunaan Carbon Fiber Reinforced Furthermore, Mitratel initiated the use of Carbon Fiber Reinforced Polymer
Polymer (CFRP) untuk memperkuat menara monopole, menggantikan (CFRP) to reinforce monopole towers, replacing steel to enhance structural
baja guna meningkatkan ketahanan struktur dengan dampak lingkungan durability with a lower environmental impact. In terms of material efficiency,
yang lebih rendah. Dalam aspek efisiensi material, Mitratel juga Mitratel also designed a 3-leg tower structure that can reduce steel
merancang desain menara 3 kaki yang mampu menghemat penggunaan usage by 5-20% per location, depending on height and site conditions.
besi sebesar 5-20% per lokasi, bergantung pada ketinggian dan kondisi This design was developed based on the ANSI/TIA-222-G standard and
wilayah. Desain ini dikembangkan berdasarkan standar ANSI/TIA-222-G has been implemented across various areas as part of the Company’s
dan telah diimplementasikan di berbagai area sebagai bagian dari strategi resource optimization strategy.
optimalisasi sumber daya.
Sebagai wujud tanggung jawab sosial, Mitratel turut melibatkan masyarakat As a form of social responsibility, Mitratel also involves local communities
dan mitra lokal dalam proses pengelolaan dan pengembangan inovasi. and partners in the management and development of its innovations. This
Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat keberlanjutan sosial, tetapi juga collaboration not only strengthens social sustainability but also creates
membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui ekosistem opportunities for community economic empowerment through an inclusive
bisnis yang inklusif dan berkelanjutan. and sustainable business ecosystem.
90 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Aspek Pengembangan Produk
Product Development Aspects
Dalam upaya meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat In an effort to enhance operational efficiency and strengthen sustainable
praktik berkelanjutan, Mitratel secara konsisten mengembangkan dan practices, Mitratel consistently develops and refines its products in line
menyempurnakan produk-produknya sejalan dengan kebijakan dan with established policies and strategic direction. The primary focus of
arah strategis yang telah disusun. Fokus utama pengembangan produk product development is directed toward accelerating tower fiberization to
diarahkan pada percepatan fiberisasi menara guna mendukung kebutuhan support high bandwidth and low latency requirements for mobile operators.
bandwidth tinggi dan latensi rendah bagi para operator seluler. Dengan By integrating fiber optic networks into thousands of existing towers,
mengintegrasikan jaringan serat optik pada ribuan menara eksisting, Mitratel not only facilitates 5G technology readiness in Indonesia but also
Mitratel tidak hanya memfasilitasi kesiapan teknologi 5G di Indonesia, enhances more energy-efficient data transmission compared to traditional
tetapi juga meningkatkan efisiensi transmisi data yang lebih hemat energi copper cable technology.
dibandingkan teknologi kabel tembaga tradisional.
Selain infrastruktur fisik, Mitratel memperluas portofolio produk melalui In addition to physical infrastructure, Mitratel expands its product portfolio
solusi green energy dengan mengembangkan layanan Power-as-a- through green energy solutions by developing Power-as-a-Service (PaaS).
Service (PaaS). Inovasi ini mencakup penggunaan sistem tenaga surya This innovation includes the use of solar power systems (PV Panels) and
(PV Panel) dan baterai lithium berkapasitas tinggi untuk menggantikan high-capacity lithium batteries to replace fossil fuel-based generators in
generator berbahan bakar fosil di lokasi-lokasi off-grid maupun bad-grid. off-grid and bad-grid locations. This initiative is part of Mitratel’s commitment
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Mitratel untuk menurunkan to reducing carbon emission intensity (Scope 1 and 2) while providing
intensitas emisi karbon (Scope 1 dan 2) sekaligus memberikan nilai tambah added value to partners through more reliable and environmentally
bagi mitra melalui jaminan ketersediaan daya yang lebih andal dan ramah friendly power availability. As part of its commitment to the sustainability of
lingkungan. Sebagai komitmen keberlanjutan bisnis PaaS, Mitratel sesuai the PaaS business, in line with the needs of tenant XL-Smart, Mitratel has
dengan kebutuhan tenant XL-Smart telah berhasil melakukan upgrade successfully upgraded the backup power capacity of the PaaS system to
daya back up power system PaaS guna mendukung roll out dan Project support the rollout and MOCN Project of XL-Smart across 1,054 sites.
MOCN tenant XL-Smart sebanyak 1.054 site.
Mitratel juga memberikan fokus strategis pada pengembangan dan Mitratel also places strategic focus on the development and integration of
pengintegrasian perangkat Fixed Wireless Access (FWA) yang Fixed Wireless Access (FWA) devices deployed on tower infrastructure.
ditempatkan pada infrastruktur menara. Langkah ini diambil sebagai upaya This initiative is undertaken as a concrete effort to optimize tower space
nyata untuk meningkatkan utilisasi ruang (space) menara secara lebih utilization. By leveraging the geographic advantage of widely distributed
optimal. Dengan memanfaatkan keunggulan letak geografis menara yang tower locations, the installation of FWA devices enables Mitratel to support
tersebar luas, pemasangan perangkat FWA memungkinkan Mitratel untuk the acceleration of broadband internet penetration for customers in
mendukung akselerasi penetrasi internet pita lebar bagi pelanggan di area areas that are difficult to reach with fiber optic cables, while significantly
yang sulit dijangkau kabel optik, sekaligus secara signifikan meningkatkan enhancing the economic value and productivity of each tower asset through
nilai ekonomi dan produktivitas setiap aset menara melalui peningkatan an increased tenancy ratio. In 2025, Mitratel successfully completed
rasio penyewaan (tenancy ratio). Pada tahun 2025, Mitratel telah berhasil a series of Proof of Concept (PoC) trials for FWA device deployment at
merampungkan serangkaian uji coba (Proof of Concept) pemasangan strategic locations in collaboration with various global technology partners.
perangkat FWA di lokasi strategis dengan menggandeng berbagai mitra The success of these PoCs not only validates the technical reliability of our
teknologi global. Keberhasilan PoC ini tidak hanya memvalidasi keandalan infrastructure but also confirms Mitratel’s readiness to fully commercialize
teknis infrastruktur kami, tetapi juga mengonfirmasi kesiapan Mitratel FWA space leasing in 2026, thereby creating new sustainable revenue
untuk melakukan komersialisasi penuh penyewaan space FWA pada streams while strengthening the Company’s position as a leader in
tahun 2026, guna menciptakan aliran pendapatan baru yang berkelanjutan the telecommunications infrastructure market.
sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar
infrastruktur telekomunikasi.
Sebagai respons terhadap kebutuhan transformasi digital yang semakin In response to increasingly complex digital transformation needs, Mitratel
kompleks, Mitratel juga mengembangkan ekosistem produk berbasis also develops a product ecosystem based on Edge Computing and
Edge Computing dan layanan Managed Services. Dengan memanfaatkan Managed Services. By utilizing land around towers as Micro Data Centers,
lahan di sekitar menara sebagai Micro Data Center, Mitratel mampu Mitratel is able to bring data processing closer to end users, significantly
mendekatkan pemrosesan data ke pengguna akhir, yang secara signifikan improving the performance of digital applications for the public. This
meningkatkan performa aplikasi digital masyarakat. Pengembangan comprehensive product development reinforces Mitratel’s position not
produk yang komprehensif ini menegaskan posisi Mitratel bukan sekadar merely as a tower provider, but as a strategic digital infrastructure partner
penyedia menara, melainkan mitra strategis infrastruktur digital yang that emphasizes innovation, resilience, and long-term sustainability.
mengedepankan inovasi, ketangguhan, dan keberlanjutan jangka panjang.
Aspek Aset
Asset Aspects
Sebagai bagian dari ekosistem telekomunikasi nasional, Mitratel As part of the national telecommunications ecosystem, Mitratel plays
mengambil peran strategis dalam mempercepat implementasi teknologi a strategic role in accelerating the implementation of 5G technology and
5G dan transformasi digital di Indonesia. Penerapan teknologi ini membuka digital transformation in Indonesia. The implementation of this technology
peluang ekspansi baru, baik melalui penyewaan menara existing maupun opens up new expansion opportunities, both through leasing existing
pembangunan menara baru, budaya untuk mengimplementasikan ekonomi towers and constructing new towers, fostering a culture of implementing
sirkuler melalui program penggunaan kembali (reuse) material tower yang a circular economy through the reuse of tower materials that are no
sudah tidak digunakan (Non-Performing Assets/NPA), serta mendorong longer in use (Non-Performing Assets/NPA), as well as encouraging
perpanjangan kontrak sewa yang telah berjalan. Inisiatif tersebut turut the extension of existing lease contracts. These initiatives also strengthen
memperkuat pertumbuhan industri telekomunikasi dengan meningkatnya the telecommunications industry’s growth, driven by increasing demand
kebutuhan akan macro towers dan micro cell towers sebagai infrastruktur for macro towers and micro cell towers as key infrastructure supporting
utama pendukung digitalisasi nasional. national digitalization.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 91
Page 94
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Aspek Aset
Asset Aspects
Untuk menyesuaikan dengan dinamika perkembangan teknologi dan To adapt to the dynamics of technological developments and industry
kebutuhan industri, Mitratel meninjau kembali estimasi umur manfaat needs, Mitratel reviewed the estimated useful lives of its tower assets in
aset menaranya sesuai ketentuan PSAK 16/IAS 16. Proses penyesuaian accordance with PSAK 16/IAS 16. The adjustment process was carried
tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah faktor berikut: out by considering the following factors:
1. Ekspektasi daya pakai aset; 1. Expected usage of the assets;
2. Tingkat keausan fisik; 2. The level of physical wear and tear;
3. Keusangan teknis dan komersial; serta 3. Technical and commercial obsolescence; and
4. Pembatasan penggunaan aset. 4. Restrictions on the use of assets.
Hasil kajian independen yang dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik An independent assessment conducted by Public Appraisal Service
Nirboyo Dewi Ruci pada 30 Juni 2022 memberikan penilaian atas umur Office Nirboyo Dewi Ruci on June 30, 2022 provided an evaluation of
ekonomis aset menara milik Mitratel dan Entitas Anak sebagaimana the economic useful lives of the tower assets owned by Mitratel and its
diuraikan berikut: Subsidiaries, as outlined below:
1. Rata-rata umur teknis menara telekomunikasi Mitratel mencapai 1. The average technical life of Mitratel’s telecommunication towers
52 tahun; serta reaches 52 years; and
2. Umur ekonomis menara diestimasi mencapai 40 tahun, lebih rendah 2. The economic useful life of the towers is estimated to reach 40 years,
dari umur teknisnya. which is lower than their technical life.
Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan, Mitratel In an effort to strengthen its commitment to sustainability, Mitratel
melaksanakan program revitalisasi combat tower guna memastikan implements a combat tower revitalization program to ensure infrastructure
kesiapan infrastruktur dalam mendukung percepatan pembangunan. readiness in supporting accelerated development.Furthermore, there is
Sejak tahun 2023 sampai dengan 2025, sebanyak 81 unit combat a material reuse program across 7 towers, equivalent to a total weight of
tower telah direvitalisasi. Selain itu, terdapat program reuse material 21.4 tons. Throughout 2025, Mitratel also conducted material scrapping
pada sebanyak 7 tower atau setara dengan total berat mencapai 21,4 totaling 398 tons through the tower-dismantling NPA program.
ton. Sepanjang tahun 2025, Mitratel juga melakukan scrapping material
sebesar 398 ton melalui program dismantling tower NPA.
Aspek Konstruksi
Construction Aspects
Dalam rangka penerapan budaya keberlanjutan, Mitratel menerapkan In implementing a sustainability culture, Mitratel applies a Consultant
sistem Manajemen Konsultan untuk mengawasi proyek Built-to-Suit dan Management system to oversee Built-to-Suit projects and tower
perkuatan menara. Melalui Unit Construction, Mitratel memastikan kualitas strengthening. Through the Construction Unit, Mitratel ensures the quality
dan kompetensi konsultan dengan proses seleksi yang ketat, mencakup and competence of consultants through a strict selection process, which
evaluasi kemampuan teknis, pengawasan lapangan, serta penyelesaian includes evaluating technical capabilities, field supervision, and resolving
masalah konstruksi. Setiap konsultan wajib menyertakan profil sumber construction issues. Each consultant is required to provide a human
daya manusia yang mencakup latar belakang pendidikan, pengalaman, resources profile that includes educational background, experience, and
dan sertifikasi guna menjamin standar mutu pelaksanaan proyek. certifications to ensure quality standards in project implementation.
Adapun secara berkala Mitratel senantiasa meningkatkan kemampuan tim Furthermore, on a regular basis, Mitratel continuously enhances team
melalui meeting, diskusi, dan evaluasi bersama. Berbagai upaya-upaya capabilities through meetings, discussions, and joint evaluations. These
tersebut dilakukan melalui mekanisme digital sehingga diharapkan dapat efforts are carried out through digital mechanisms, with the expectation of
mengurangi penggunaan kertas dalam rangka meminimalkan limbah yang reducing paper usage to minimize waste generated.
dihasilkan.
Selain berperan dalam pengawasan teknis, Manajemen Konsultan juga In addition to its role in technical supervision, Consultant Management also
turut memberikan solusi terhadap kendala sosial, seperti perizinan warga, provides solutions to social challenges, such as community permitting,
sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan sosial. Di sisi lain, as a form of support for social sustainability. Meanwhile, monitoring cost
pengawasan terhadap efisiensi biaya dan evaluasi kinerja mitra kerja efficiency and evaluating partner performance are also carried out to
turut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan dan keandalan infrastruktur maintain the sustainability and reliability of Mitratel’s telecommunications
menara telekomunikasi Mitratel. tower infrastructure.
Lingkungan Kerja Korporat
Corporate Work Environment
Mitratel meyakini keberhasilan budaya keberlanjutan perlu didukung oleh Mitratel believes that the success of a sustainability culture needs to be
lingkungan kerja yang sehat dan efisien. Oleh karena itu, Mitratel telah supported by a healthy and efficient work environment. Therefore, Mitratel
melaksanakan sejumlah inisiatif strategis sebagaimana diuraikan berikut: has implemented a number of strategic initiatives as outlined below:
1. Mitratel Moves 1. Mitratel Moves
Mitratel melaksanakan program Mitratel Moves untuk menumbuhkan Mitratel implements the Mitratel Moves program to foster a healthy
gaya hidup sehat sekaligus kepedulian sosial karyawan. Melalui lifestyle while promoting employees’ social awareness. Through
platform MOVES yang terintegrasi dengan Strava, aktivitas fisik the MOVES platform integrated with Strava, physical activities are
dipantau dan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp1 per langkah monitored and converted into donations of IDR 1 per step through the
melalui program Mitratel Berbagi. Selain meningkatkan kesehatan, Mitratel Berbagi program. In addition to improving health, endurance,
daya tahan, dan produktivitas, program ini juga memperkuat nilai and productivity, this program also strengthens the collaborative
kolaboratif AKHLAK. Pada tahun 2025, total donasi yang terkumpul values of AKHLAK. In 2025, the total donations collected reached
mencapai Rp478.350.964; Rp478,350,964;
2. Teknologi Kantor Pintar 2. Smart Office Technology
Untuk meningkatkan efisiensi energi dan penggunaan air, Mitratel To improve energy and water efficiency, Mitratel occupies smart
menempati kantor berbasis smart building yang dilengkapi sistem building-based offices equipped with modern automation systems.
otomatisasi modern. Berbagai fitur teknologi yang telah diterapkan Various technological features that have been implemented are
diuraikan sebagai berikut: outlined as follows:
92 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Lingkungan Kerja Korporat
Corporate Work Environment
a. Pintu otomatis dengan sensor inframerah dan gelombang mikro; a. Automatic doors with infrared and microwave sensors;
b. Keran otomatis berteknologi sensor inframerah dan ultrasonik untuk b. Automatic faucets with infrared and ultrasonic sensors to save
menghemat air; water;
c. Pengering tangan otomatis dengan sensor inframerah; c. Automatic hand dryers with infrared sensors;
d. Lift tanpa sentuhan menggunakan sensor kapasitif dan ultrasonik; d. Touchless lifts using capacitive and ultrasonic sensors; and
serta
e. Smart lighting dengan sensor Passive Infrared Sensor (PIR) dan e. Smart lighting with Passive Infrared Sensor (PIR) and light sensors
cahaya untuk efisiensi energi. for energy efficiency.
Penerapan teknologi tersebut memungkinkan Mitratel meningkatkan The implementation of these technologies enables Mitratel to enhance
kenyamanan dan efisiensi operasional sekaligus mempertegas comfort and operational efficiency while reinforcing its commitment to
komitmennya terhadap keberlanjutan serta upaya pengurangan jejak sustainability and efforts to reduce its carbon footprint.
karbon.
Aspek Hukum dan Regulasi
Legal and Regulatory Aspects
Mitratel memperkuat komitmennya terhadap integritas perusahaan Mitratel strengthens its commitment to corporate integrity by implementing
dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) di an Anti-Bribery Management System (ABMS) across all operational lines.
seluruh lini operasional. Langkah awal penerapan dilakukan melalui The initial step of implementation was carried out through the signing of
penandatanganan Deklarasi Anti-Korupsi oleh seluruh karyawan sebagai the Anti-Corruption Declaration by all employees as a demonstration of
wujud komitmen menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik commitment to creating a work environment free from corrupt practices.
korupsi. Dalam pelaksanaannya, SMAP dijalankan dengan pembentukan In its implementation, SMAP is carried out through the establishment
Satuan Tugas (Satgas) Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan diketuai of an Anti-Bribery Compliance Function Task Force, chaired by Internal
oleh Internal Audit dan Unit Human Capital Management sebagai Audit with the Human Capital Management Unit as members. Reporting
anggota. Adapun mekanisme pelaporan mengenai praktik korupsi dapat mechanisms regarding corruption practices can be submitted through the
disampaikan melalui Mitratel Integrity Line. Mitratel Integrity Line.
Sebagai bentuk komitmen terhadap kebijakan tersebut, Mitratel juga As a form of commitment to this policy, Mitratel also participates in ISO
berpartisipasi dalam sertifikasi ISO 37001 dan menetapkan kebijakan 37001 certification and establishes an anti-bribery policy that refers to
anti-penyuapan yang mengacu pada peraturan perundang-undangan. applicable laws and regulations. This policy is implemented through the
Kebijakan ini diterapkan melalui Unit Human Capital Management dan Human Capital Management Unit and integrated into the procurement
diintegrasikan ke dalam proses pengadaan barang dan jasa, termasuk process of goods and services, including for business partners and the
bagi mitra kerja dan rantai pasok. Selain itu, Unit Legal & Regulatory supply chain. In addition, the Legal & Regulatory Unit has the authority
memiliki kewenangan untuk menunjuk langsung konsultan hukum maupun to directly appoint legal consultants or notaries to ensure compliance with
notaris guna memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip SMAP. ABMS principles. All legal partners are also required to sign an integrity
Seluruh mitra kerja di bidang hukum juga diwajibkan menandatangani pact as a demonstration of their commitment to fostering an anti-bribery
pakta integritas sebagai bentuk komitmen terhadap penerapan budaya culture within Mitratel.
anti-penyuapan di lingkungan Mitratel.
Keberagaman Manajemen dan Independensi [ESG G-01] [GRI 2-9]
Management Diversity and Independence
Mitratel senantiasa menjunjung tinggi prinsip keberagaman Mitratel consistently upholds the principles of diversity and
dan independensi dalam struktur tata kelola sebagai bagian independence within its governance structure as an integral part
integral dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta of implementing good corporate governance and its commitment
komitmen terhadap keberlanjutan. Keberagaman tersebut to sustainability. This diversity is reflected in the composition of
tercermin melalui komposisi Dewan Komisaris dan Direksi yang the Board of Commissioners and the Board of Directors, which
memperhatikan keseimbangan gender, latar belakang, serta considers gender balance, backgrounds, and competencies,
kompetensi, sehingga mampu memperkaya perspektif dalam thereby enriching perspectives in strategic decision-making.
pengambilan keputusan strategis.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 93
Page 96
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Selain itu, Mitratel memastikan kehadiran anggota independen In addition, Mitratel ensures the presence of independent
yang bebas dari hubungan afiliasi dengan Pemegang Saham members who are free from affiliation with Controlling
Pengendali, manajemen, maupun kepentingan lainnya, Shareholders, management, or other interests, to guarantee that
guna menjamin fungsi pengawasan berjalan secara objektif, the oversight function is carried out objectively, transparently,
transparan, dan akuntabel. Independensi ini menjadi fondasi and accountably. This independence serves as an important
penting dalam memitigasi potensi konflik kepentingan serta foundation in mitigating potential conflicts of interest and
menjaga integritas proses tata kelola di seluruh tingkat organisasi. maintaining the integrity of governance processes across all
organizational levels.
Melalui struktur manajemen yang beragam dan independen, Through a diverse and independent management structure,
Mitratel memperkuat kualitas pengambilan keputusan, Mitratel strengthens the quality of decision-making, enhances
meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan, serta memastikan the effectiveness of the oversight function, and ensures business
keberlanjutan bisnis yang sejalan dengan kepentingan seluruh sustainability aligned with the interests of all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Adapun informasi mengenai komposisi Dewan Komisaris dan Further information regarding the composition of Mitratel’s Board
Direksi Mitratel, termasuk proporsi gender, keterwakilan pihak of Commissioners and Board of Directors, including gender
independen, serta distribusi usia dalam kurun waktu 3 tahun proportion, representation of independent members, as well as
terakhir diuraikan sebagai berikut. age distribution over the past three years, is outlined as follows.
Pria Wanita
Male Female
Tipe Manajemen Perusahaan Total Pihak Independen
Company Management Type Orang Orang Total of Independent Party
% %
Personnel Personnel
2025
Dewan Komisaris
4 2 2
Board of Commissioners
75,0 25,0
Direksi
5 1 -
Board of Directors
2024
Dewan Komisaris
4 1 2
Board of Commissioners
80,0 20,0
Direksi
4 1 -
Board of Directors
2023
Dewan Komisaris
5 - 2
Board of Commissioners
90,0 10,0
Direksi
4 1 -
Board of Directors
(dalam % / in %)
Uraian
2025 2024 2023
Description
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Usia >50 Tahun
50,0 80,0 90,0
Members of the Board of Commissioners and Board of Directors Aged >50 Years
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Usia 30-50 Tahun
50,0 20,0 10,0
Members of the Board of Commissioners and Board of Directors Aged 30-50 Years
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Usia <30 Tahun
- - -
Members of the Board of Commissioners and Board of Directors Aged <30 Years
94 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Sementara itu, komposisi keberagaman pada level manajemen Meanwhile, the composition of diversity at the management
di lingkungan Mitratel diuraikan sebagai berikut. level within Mitratel is outlined as follows.
(dalam %, kecuali dinyatakan lain / in %, unless otherwise stated)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Level Manajemen Senior/Band I Senior Management Level/Band I
Total Karyawan (Orang) 2 2 2 Total Employees (Personnel)
Total Karyawan Pria (Orang) 2 2 2 Total Male Employees (Personnel)
Total Karyawan Wanita (Orang) - - - Total Female Employees (Personnel)
Karyawan Pria 100,0 100,0 100,0 Male Employees
Karyawan Wanita - - - Female Employees
Karyawan dengan Usia >50 Tahun 50,0 50,0 50,0 Employees Aged >50 Years
Karyawan dengan Usia 30-50 Tahun 50,0 50,0 50,0 Employees Aged 30-50 Years
Karyawan dengan Usia <30 Tahun - - - Employees Aged <30 Years
Karyawan Difabel - - - Employees with Disabilities
Level Manajemen Madya/Band II-III Middle Management Level/Band II-III
Total Karyawan (Orang) 137 139 138 Total Employees (Personnel)
Total Karyawan Pria (Orang) 112 115 116 Total Male Employees (Personnel)
Total Karyawan Wanita (Orang) 25 24 22 Total Female Employees (Personnel)
Karyawan Pria 82 82,7 84,1 Male Employees
Karyawan Wanita 18 17,3 15,9 Female Employees
Karyawan dengan Usia >50 Tahun 20 18,0 11,6 Employees Aged >50 Years
Karyawan dengan Usia 30-50 Tahun 80 82,0 88,4 Employees Aged 30-50 Years
Karyawan dengan Usia <30 Tahun - - - Employees Aged <30 Years
Karyawan Difabel - - - Employees with Disabilities
Level Manajemen Pengawas/Band IV-V Supervisor Management Level/Band IV-V
Total Karyawan (Orang) 354 268 259 Total Employees (Personnel)
Total Karyawan Pria (Orang) 234 190 184 Total Male Employees (Personnel)
Total Karyawan Wanita (Orang) 120 78 75 Total Female Employees (Personnel)
Karyawan Pria 66 70,9 71 Male Employees
Karyawan Wanita 34 29,1 29 Female Employees
Karyawan dengan Usia >50 Tahun 5 4,1 5,0 Employees Aged >50 Years
Karyawan dengan Usia 30-50 Tahun 79 95,5 92,3 Employees Aged 30-50 Years
Karyawan dengan Usia <30 Tahun 16 0,4 2,7 Employees Aged <30 Years
Karyawan Difabel - - - Employees with Disabilities
Level Lainnya/Staf/Band VI-VII Other Levels/Staff/Band VI-VII
Total Karyawan (Orang) 186 248 185 Total Employees (Personnel)
Total Karyawan Pria (Orang) 117 132 94 Total Male Employees (Personnel)
Total Karyawan Wanita (Orang) 69 116 91 Total Female Employees (Personnel)
Karyawan Pria 63 53 51 Male Employees
Karyawan Wanita 37 47 49 Female Employees
Karyawan dengan Usia >50 Tahun 4 7,3 7,6 Employees Aged >50 Years
Karyawan dengan Usia 30-50 Tahun 56 54,9 51,9 Employees Aged 30-50 Years
Karyawan dengan Usia <30 Tahun 39 37,9 40,6 Employees Aged <30 Years
Karyawan Difabel - - - Employees with Disabilities
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 95
Page 98
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat [ESG G-02] Attendance of the Board of Commissioners and the Board of Directors in Meetings Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menyelenggarakan Throughout 2025, the Board of Commissioners held 14 kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata 100,0%, 14 meetings with an average attendance rate of 100.0%, sedangkan Direksi mengadakan 41 kali rapat dengan tingkat while the Board of Directors held 41 meetings with an average kehadiran rata-rata sekitar 100,0%. Tingkat kehadiran yang attendance rate of approximately 100.0% The high attendance tinggi dalam rapat mencerminkan komitmen kuat manajemen rate in these meetings reflects the management’s strong dalam mengawasi kebijakan strategis serta memastikan commitment to overseeing strategic policies and ensuring that operasional Mitratel berjalan optimal dan berkelanjutan. Mitratel’s operations run optimally and sustainably. Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan Chief Executive Officer [ESG G-03] [GRI 2-11] Policy on the Separation of the Chairman of the Board and Chief Executive Officer Untuk memperkuat penerapan GCG dan memastikan To strengthen GCG implementation and ensure business keberlanjutan bisnis, Mitratel menerapkan kebijakan sustainability, Mitratel implements a policy separating the roles pemisahan peran antara Chairman of the Board (Komisaris of Chairman of the Board (President Commissioner) and Chief Utama) dan Chief Executive Officer (Direktur Utama). Executive Officer (President Director). This policy is regulated Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Bersama Dewan in the Joint Regulation of the Board of Commissioners and Komisaris dan Direksi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk the Board of Directors of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. 66/DEKOM-DMT/07/2025 dan No. PD.0010/HK200/ No. 66/DEKOM-DMT/07/2025 and No. PD.0010/HK200/ DMT-11120000/2025 tentang Panduan Tata Kerja Dewan DMT-11120000/2025 on the Board of Commissioners and Komisaris dan Direksi (Board Manual) tertanggal 31 Juli Board of Directors Working Guidelines (Board Manual) dated 2025, yang menegaskan pemisahan fungsi pengawasan dan July 31, 2025, which affirms the separation of supervisory and pengelolaan operasional. operational management functions. Dalam pelaksanaannya, Bapak Fadli Tri Hartono sebagai In practice, Mr. Fadli Tri Hartono, as Chairman of the Board, Chairman of the Board memimpin Dewan Komisaris dalam leads the Board of Commissioners in ensuring the effectiveness memastikan efektivitas fungsi pengawasan serta memberikan of supervisory function and providing strategic guidance. arahan strategis. Sementara itu, Bapak Theodorus Ardi Hartoko Meanwhile, Theodorus Ardi Hartoko, as Chief Executive Officer, sebagai Chief Executive Officer berperan dalam melakukan is responsible for carrying out administration and management pengurusan dan pengelolaan operasional Mitratel, mencapai of Mitratel’s operations, achieving performance targets, and target kinerja, dan melaksanakan strategi bisnis secara implementing business strategies sustainably. berkelanjutan. 96 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Kebijakan Penilaian Kinerja
Dewan Komisaris dan Direksi [ESG G-04] [GRI 2-18]
Policy on the Performance Assessment of the Board of Commissioners
and the Board of Directors
Mitratel menerapkan kebijakan penilaian kinerja tahunan bagi Mitratel implements an annual performance assessment policy
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari penguatan tata for the Board of Commissioners and the Board of Directors as
kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Kebijakan part of strengthening transparent and accountable corporate
ini tertuang dalam Board Manual sebagaimana diatur dalam governance. This policy is set forth in the Board Manual,
Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi PT Dayamitra as regulated in the Joint Regulation of the Board of
Telekomunikasi Tbk No. 060/DEKOM-DMT/10/2024 dan Commissioners and the Board of Directors of PT Dayamitra
No. PD. 0009/HK 200/DMT-11120000/2024 tertanggal Telekomunikasi Tbk No. 060/DEKOM-DMT/10/2024 and
30 Oktober 2024. Proses evaluasi dilakukan secara sistematis No. PD. 0009/HK 200/DMT-11120000/2024, dated October 30,
dengan mengacu pada indikator kinerja utama yang meliputi 2024. The evaluation process is conducted systematically,
pencapaian strategi Mitratel, kepatuhan terhadap regulasi dan referring to key performance indicators that include
tata kelola, efektivitas kepemimpinan, serta kualitas hubungan the achievement of Mitratel’s strategic objectives, compliance
dengan pemangku kepentingan. with regulations and governance, leadership effectiveness, and
the quality of relationships with stakeholders.
Hasil evaluasi kemudian dibahas dalam rapat gabungan The evaluation results are then discussed in joint meetings of
Dewan Komisaris dan Direksi guna merumuskan langkah the Board of Commissioners and the Board of Directors
perbaikan dan disampaikan kepada Pemegang Saham dalam to formulate improvement measures and are presented to
RUPS Tahunan. Melalui mekanisme ini, Mitratel menegaskan the Shareholders at the Annual GMS. Through this mechanism,
komitmen terhadap penerapan prinsip GCG, transparansi, dan Mitratel reaffirms its commitment to implementing GCG
keberlanjutan jangka panjang. principles, transparency, and long-term sustainability.
Kebijakan Pelatihan Dewan Komisaris dan Direksi [ESG G-05]
Policy on Training for the Board of Commissioners and the Board of Directors
Sebagai upaya memperkuat tata kelola dan efektivitas As an effort to strengthen governance and management
manajemen, Mitratel menyediakan berbagai program pelatihan effectiveness, Mitratel provides various professional training
profesional bagi Dewan Komisaris dan Direksi. Ketentuan programs for the Board of Commissioners and the Board of
mengenai pelaksanaan program ini diatur dalam Board Manual Directors. The provisions on these programs are regulated in
sesuai Peraturan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi the Board Manual in line with the Joint Regulation of the Board
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. 060/DEKOM- of Commissioners and the Board of Directors of PT Dayamitra
DMT/10/2024 dan No. PD. 0009/HK 200/DMT-11120000/2024 Telekomunikasi Tbk No. 060/DEKOM-DMT/10/2024 and
tanggal 30 Oktober 2024. Melalui program pengenalan dan No. PD. 0009/HK 200/DMT-11120000/2024, dated October 30,
peningkatan kompetensi tersebut, setiap anggota diharapkan 2024. Through these orientation and competency enhancement
memiliki pemahaman yang menyeluruh terhadap peran, programs, each member is expected to gain a comprehensive
tanggung jawab, serta arah strategis Mitratel. understanding of roles, responsibilities, and Mitratel’s strategic
direction.
Di samping itu, Mitratel secara konsisten mengadakan Furthermore, Mitratel consistently organizes capacity-building
kegiatan pengembangan kapasitas, seperti pelatihan, activities, such as training sessions, seminars, and workshops
seminar, dan lokakarya yang dilakukan secara berkala. Para on a regular basis. Participants are required to submit reports
peserta pelatihan diwajibkan menyampaikan laporan serta and share knowledge with their colleagues, thereby facilitating
berbagi pengetahuan kepada rekan lainnya, sehingga tercipta knowledge transfer and fostering synergy to strengthen the
transfer ilmu dan sinergi dalam memperkuat kapasitas kolektif Board’s collective capacity in implementing effective governance
Dewan dalam menjalankan prinsip tata kelola yang efektif. principles.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 97
Page 100
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Kebijakan Kriteria Khusus Pemilihan Dewan Komisaris dan Direksi [ESG G-06] [GRI 2-10] Policy on Specific Criteria for the Selection of the Board of Commissioners and the Board of Directors Dalam rangka menjaga tata kelola yang baik dan keberlanjutan In order to maintain good governance and long-term jangka panjang, Mitratel menerapkan kebijakan seleksi yang sustainability, Mitratel implements a strict selection policy for ketat bagi calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Proses prospective members of the Board of Commissioners and pemilihan dilakukan dengan mempertimbangkan integritas, the Board of Directors. The selection process takes into account kompetensi, serta kemampuan strategis yang selaras dengan integrity, competence, and strategic capabilities that align with kebutuhan dan arah pengembangan Mitratel. Mitratel’s needs and development direction. Dewan Komisaris diharapkan memiliki wawasan mendalam Members of the Board of Commissioners are expected to have mengenai regulasi, prinsip tata kelola, dan strategi bisnis untuk in-depth knowledge of regulations, governance principles, menjalankan fungsi pengawasan secara efektif. Sementara and business strategy to effectively carry out supervisory itu, Direksi dipilih berdasarkan keahlian di bidang operasional, functions. Meanwhile, the Board of Directors is selected based manajemen risiko, keuangan, maupun inovasi agar mampu on expertise in operations, risk management, finance, and memastikan pelaksanaan kegiatan usaha yang efisien dan innovation to ensure the efficient and competitive execution of berdaya saing. Penunjukan kembali anggota dilakukan dengan business activities. Reappointment of members is conducted mempertimbangkan hasil evaluasi kinerja tahunan, kontribusi by considering the results of annual performance evaluations, terhadap Mitratel, serta relevansi dengan kebutuhan bisnis contributions to Mitratel, and relevance to the Company’s yang terus berkembang. Seluruh proses tersebut diawasi evolving business needs. The entire process is overseen by oleh Komite Nominasi dan Remunerasi sebelum memperoleh the Nomination and Remuneration Committee before receiving persetujuan akhir dari RUPS. final approval from the GMS. Kode Etik dan/atau Kebijakan Anti-Korupsi dan Penyuapan [ESG G-07] [GRI 205-1] Code of Ethics and/or Anti-Corruption and Anti-Bribery Sebagai bentuk komitmen terhadap tata kelola yang bersih As a form of commitment to clean and integrity-driven dan berintegritas, Mitratel menetapkan kebijakan anti-korupsi governance, Mitratel establishes anti-corruption policies serta Kode Etik yang menjadi pedoman bagi seluruh insan and a Code of Ethics that serve as guidelines for all Perseroan. Berdasarkan Peraturan Direksi PT Dayamitra employees of the Company. Based on the Board of Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.019/HK 200/JDMT-1340000/2022 Directors’ Regulation of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk tentang Pedoman Pengelolaan Good Corporate Governance No. C.Tel.019/HK 200/JDMT-1340000/2022 on the Good (GCG) Mitratel Group, Peraturan Direksi PT Dayamitra Corporate Governance (GCG) Management Guidelines of Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.017/HK 200/JDMT-1056000/2022 Mitratel Group, the Board of Directors’ Regulation of PT Dayamitra tentang Pakta Integritas, Peraturan Direksi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.017/HK 200/JDMT-1056000/2022 Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.015/HK 200/JDMT-1056000/2022 on the Integrity Pact, the Board of Directors’ Regulation of tentang Etika Bisnis Perusahaan, Peraturan Bersama Dewan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.015/HK 200/JDMT- Komisaris dan Direksi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 1056000/2022 on Corporate Business Ethics, the Joint Regulation No. 060/DEKOM-DMT/10/2024 dan No. PD. 0009/HK 200/ of the Board of Commissioners and the Board of Directors of DMT-11120000/2024 tentang Panduan Tata Kerja Dewan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. 060/DEKOM-DMT/10/2024 Komisaris dan Direksi (Board Manual) PT Dayamitra and No. No. PD. 0009/HK 200/DMT-11120000/2024 on the Board Telekomunikasi Tbk tanggal 30 Oktober 2024, dan Peraturan Manual of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk dated October 30, Direksi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk No. PD. 0009/HK 290/ 2024, and the Board of Directors’ Regulation of PT Dayamitra DMT-11120000/2023 tentang Pengesahan Keputusan Dewan Telekomunikasi Tbk No. PD. 0009/HK 290/DMT-11120000/2023 Komisaris No. 005/DEKOM-DMT/02/2023 tentang Kebijakan on the Ratification of the Board of Commissioners’ Decision 98 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
dan Prosedur Penanganan Pengaduan (Whistleblowing System) No. 005/DEKOM-DMT/02/2023 on the Policy and Procedure
dalam Lingkungan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. Seluruh for Handling Complaints (Whistleblowing System) within
peraturan tersebut menegaskan larangan terhadap praktik PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, all these regulations explicitly
korupsi, suap, gratifikasi, dan bentuk penyimpangan lainnya, prohibit corruption, bribery, gratuities, and other forms of
sekaligus mengatur perilaku profesional yang wajib diterapkan di misconduct, while also regulating professional conduct that must
seluruh jenjang organisasi. [GRI 3-3] be applied throughout all levels of the organization. [GRI 3-3]
Etika Bisnis Mitratel menjadi dasar perilaku bagi karyawan Mitratel’s Business Ethics serve as the foundation of conduct for
dan pimpinan dalam menjalankan tugas dengan menjunjung employees and leaders in carrying out their duties, upholding
profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas. Aspek yang diatur professionalism, integrity, and accountability. The aspects
mencakup kewajiban dan larangan karyawan, kerahasiaan regulated include employees’ obligations and prohibitions,
informasi, etika kerja, serta hubungan dengan regulator dan information confidentiality, work ethics, and relationships with
pemangku kepentingan. Para pemimpin, termasuk Direksi dan regulators and stakeholders. Leaders, including the Board of
pejabat eksekutif, diharapkan menjadi teladan dalam penerapan Directors and executive officers, are expected to set an example
prinsip tata kelola yang baik serta membangun budaya kerja in applying good governance principles and fostering a healthy
yang sehat dan berkelanjutan. and sustainable work culture.
Dalam upaya mencegah terjadinya pelanggaran, Mitratel In an effort to prevent violations, Mitratel strengthens its internal
memperkuat sistem pengendalian internal dan menyediakan control system and provides reporting mechanisms through
mekanisme pelaporan melalui whistleblowing system. Selain a whistleblowing system. In addition, routine evaluations
itu, evaluasi rutin terhadap kepatuhan penerimaan maupun of both the giving and receiving of gratuities are conducted
pemberian gratifikasi dilakukan secara berkesinambungan. continuously. Anti-corruption training and dissemination are also
Pelatihan dan sosialisasi anti-korupsi juga diselenggarakan held periodically to ensure that all Mitratel personnel understand
secara periodik guna memastikan seluruh insan Mitratel and implement integrity values in every business activity.
memahami dan menerapkan nilai-nilai integritas dalam setiap
aktivitas bisnis.
Sebagai tindak lanjut, kebijakan anti-korupsi diimplementasikan As a follow-up, the anti-corruption policy is implemented
secara menyeluruh hingga ke level manajemen dan mitra bisnis. comprehensively down to the management level and business
Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang dilaksanakan partners. Through annual dissemination and training activities,
setiap tahun, Mitratel berupaya menumbuhkan kesadaran Mitratel seeks to foster collective awareness of the importance
kolektif tentang pentingnya praktik usaha yang transparan dan of conducting business transparently and free from corruption.
bebas dari korupsi. Jumlah peserta pelatihan anti-korupsi Mitratel The number of participants in Mitratel’s anti-corruption training
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 205-2] over the past 3 years is outlined as follows. [GRI 205-2]
2025 2024 2023
Uraian Orang Orang Orang Description
% % %
Personnel Personnel Personnel
Anggota Badan Tata Kelola yang Governance Body Members
Mendapatkan Sosialisasi Kebijakan 581 100,0 615 100,0 631 100,0 Who Received Dissemination on
dan Prosedur Anti-Korupsi Anti-Corruption Policies and Procedures
Karyawan di Level Manajemen Senior Management Employees
Senior yang Mendapatkan Who Received Dissemination
7 1,0 2 0,3 2 0,3
Sosialisasi Kebijakan dan on Anti-Corruption Policies and
Prosedur Anti-Korupsi Procedures
Karyawan di Level Manajemen Middle Management Employees
Madya yang Mendapatkan Who Received Dissemination
46 6,8 35 5,3 38 6,5
Sosialisasi Kebijakan dan on Anti-Corruption Policies and
Prosedur Anti-Korupsi Procedures
Karyawan di Level Pengawas Supervisor-Level Employees
yang Mendapatkan Sosialisasi Who Received Dissemination on
110 16,2 87 13,2 82 13,9
Kebijakan dan Prosedur Anti- Anti-Corruption Policies and
Korupsi Procedures
Karyawan di Level Lainnya Employees at Other Levels
yang Mendapatkan Sosialisasi Who Receive Dissemination of
528 77,8 491 74,7 509 86,6
Kebijakan dan Prosedur Anti- Anti-Corruption Policies and
Korupsi Procedures
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 99
Page 102
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
2025 2024 2023
Uraian Orang Orang Orang Description
% % %
Personnel Personnel Personnel
Anggota Badan Tata Kelola yang Governance Body Members Who
585 100,0 168 100,0 - -
Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi Participated in Anti-Corruption Training
Karyawan di Level Manajemen Senior Management Employees
Senior yang Mengikuti Pelatihan 2 0,3 - - - - Who Participated in Anti-Corruption
Anti-Korupsi Training
Karyawan di Level Manajemen Middle Management Employees
Madya yang Mengikuti Pelatihan 37 6,3 1 0,6 - - Who Participated in Anti-Corruption
Anti-Korupsi Training
Supervisor-Level Employees
Karyawan di Level Pengawas yang
88 15,0 34 20,2 - - Who Participated in Anti-Corruption
Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
Training
Employees at Other Levels
Karyawan di Level Lainnya yang
458 78,3 133 79,2 - - Who Participated in Anti-Corruption
Mengikuti Pelatihan Anti-Korupsi
Training
Mitra Bisnis yang Mendapatkan Business Partners Who Receive
Sosialisasi Kebijakan dan Prosedur 188 100,0 183 100,0 215 100,0 Dissemination of Anti-Corruption
Anti-Korupsi Policies and Procedures
Sebagai upaya memperkuat budaya integritas, Mitratel secara As an effort to strengthen the culture of integrity, Mitratel
konsisten melaksanakan sosialisasi kebijakan, prosedur, consistently conducts dissemination of policies, procedures, and
dan pelatihan anti-korupsi guna mencegah praktik korupsi, anti-corruption training to prevent corruption, gratuities, bribery,
gratifikasi, suap, maupun fraud di seluruh lingkungan Mitratel. and fraud throughout Mitratel environment. Throughout 2025,
Adapun selama tahun 2025, tidak terdapat kasus yang terbukti there were no proven cases related to corruption, gratuities,
berkaitan dengan korupsi, gratifikasi, suap yang menimbulkan or bribery that resulted in sanctions for employees or termination
pemberian sanksi bagi karyawan ataupun pemutusan kontrak of employment contracts. [GRI 205-3]
kerja. [GRI 205-3]
Evaluasi Kepatuhan, Regulasi, dan Tindakan Hukum
dalam Operasional Perusahaan [GRI 2-27]
Evaluation of Compliance, Regulations, and Legal Actions
in Company Operations
Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata kelola As part of its commitment to implementing good corporate
perusahaan yang baik, Mitratel secara konsisten melakukan governance, Mitratel consistently conducts periodic evaluations
evaluasi berkala atas aspek kepatuhan, regulasi, dan tindakan of compliance, regulatory, and legal aspects to ensure that all
hukum guna memastikan seluruh aktivitas usaha berjalan business activities are carried out in accordance with applicable
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta laws and regulations as well as the Company’s internal policies.
kebijakan internal Perseroan.
Proses evaluasi ini dilakukan secara sistematis dan terintegrasi, This evaluation process is conducted systematically and in
mencakup pemantauan atas perkara hukum yang melibatkan an integrated manner, covering the monitoring of legal cases
Mitratel, peninjauan kesesuaian produk dan layanan terhadap involving Mitratel, the review of product and service compliance
standar operasional dan regulasi yang berlaku, serta identifikasi with applicable operational standards and regulations, and the
dan mitigasi potensi risiko hukum yang dapat mempengaruhi identification and mitigation of potential legal risks that may
100 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
keberlangsungan usaha. Pendekatan ini memungkinkan affect business continuity. This approach enables Mitratel
Mitratel untuk mengantisipasi dinamika regulasi serta menjaga to anticipate regulatory dynamics and maintain compliance
kepatuhan secara proaktif. proactively.
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam penyempurnaan The results of these evaluations serve as the basis for
kebijakan, penguatan sistem pengendalian internal, serta refining policies, strengthening internal control systems,
implementasi langkah-langkah perbaikan berkelanjutan. and implementing continuous improvement measures.
Dengan demikian, Mitratel memastikan bahwa seluruh Accordingly, Mitratel ensures that all operations are conducted
operasional dijalankan secara transparan, akuntabel, dan in a transparent, accountable, and responsible manner, in line
bertanggung jawab, sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan with sustainability principles and the protection of stakeholder
perlindungan terhadap kepentingan pemangku kepentingan. interests. Further information regarding the results of Mitratel’s
Adapun hasil evaluasi tingkat kepatuhan Mitratel dalam kurun compliance level evaluation over the past three years is outlined
waktu 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. as follows.
Uraian 2025 2024 2023 Description
Jumlah tindakan hukum yang menunggu Number of legal actions pending or concluded
keputusan atau telah selesai selama periode during the reporting period related to
pelaporan sehubungan dengan perilaku anti-competitive behavior and violations of
1 1 1
anti-persaingan serta pelanggaran terhadap anti-collusion and monopoly regulations in
peraturan anti-pakat dan monopoli di mana which Mitratel has been identified
Mitratel telah diidentifikasi sebagai peserta as a participant
Persentase kategori produk atau jasa Percentage of significant product or service
yang signifikan yang dicakup dan dinilai 100,0 100,0 100,0 categories covered and assessed for
kepatuhannya terhadap prosedur tersebut (%) compliance with these procedures (%)
Kepatuhan terhadap peraturan, Compliance with regulations, laws, and
100,0 100,0 100,0
undang-undang, dan kebijakan (%) policies (%)
Sanksi atas kepatuhan terhadap peraturan, Sanctions related to compliance with
- - -
undang-undang, dan kebijakan regulations, laws, and policies
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham [ESG G-08]
Policy on Fair Treatment of Shareholders
Mengacu pada Peraturan Direksi PT Dayamitra Referring to the Board of Directors’ Regulation of PT Dayamitra
Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.019/HK 200/JDMT-1340000/2022 Telekomunikasi Tbk No. C.Tel.019/HK 200/JDMT-1340000/2022
tentang Pedoman Pengelolaan Good Corporate Governance on the Good Corporate Governance (GCG) Management
(GCG) Mitratel Group, Mitratel menegaskan komitmennya Guidelines of Mitratel Group, Mitratel reaffirms its commitment
untuk melindungi serta memperlakukan seluruh Pemegang to protecting and treating all Shareholders fairly and equally.
Saham secara adil dan setara. Dalam penerapannya, Mitratel In practice, Mitratel adheres to the principle of equal treatment,
berpegang pada prinsip equal treatment, yang memastikan which ensures that every Shareholder has the same rights
setiap Pemegang Saham memiliki hak yang sama tanpa without discrimination, including:
diskriminasi, meliputi:
1. Setiap Pemegang Saham memiliki perlakuan yang sama 1. Each Shareholder is treated equally without any form of
atau setara tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun; discrimination;
2. Setiap Pemegang Saham dengan hak suara yang sah 2. Each Shareholder with legitimate voting rights is entitled to
berhak menyampaikan pendapat atau mengeluarkan suara express opinions or cast votes in proportion to their share
sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya; serta ownership; and
3. Setiap Pemegang Saham berhak memperoleh informasi 3. Each Shareholder has the right to obtain complete, accurate,
yang lengkap, akurat, dan tepat waktu mengenai kegiatan and timely information regarding Mitratel’s activities and
dan kondisi Mitratel. condition.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 101
Page 104
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Mitratel menerapkan kebijakan tegas yang melarang Dewan Mitratel implements a strict policy prohibiting the Board of
Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan memanfaatkan Commissioners, the Board of Directors, and all employees from
informasi material yang belum tersedia untuk publik using material non-public information for personal gain or the
(non-public information) demi keuntungan pribadi maupun pihak benefit of others. Based on the GCG Management Guidelines
lain. Berdasarkan Pedoman Pengelolaan GCG serta ketentuan and Mitratel’s internal provisions, all parties classified as
internal Mitratel, setiap pihak yang tergolong sebagai insider insiders are prohibited from engaging in the following actions:
dilarang melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut:
1. Memengaruhi pihak lain untuk melakukan pembelian atau 1. Influencing other parties to buy or sell securities based on
penjualan efek berdasarkan informasi yang dimiliki; serta the information they possess; and
2. Memberikan informasi orang dalam kepada pihak lain 2. Providing insider information to other parties who are
yang diduga akan menggunakan informasi tersebut suspected of using such information to conduct securities
untuk melakukan transaksi efek, baik pembelian maupun transactions, whether for purchase or sale.
penjualan.
Pencegahan Konflik Kepentingan [ESG G-09] [GRI 2-15]
Conflict of Interest Prevention
Untuk menjaga integritas dan objektivitas dalam setiap To maintain integrity and objectivity in every decision-making
pengambilan keputusan, Mitratel menerapkan kebijakan process, Mitratel implements a conflict of interest prevention
pencegahan benturan kepentingan bagi Dewan Komisaris policy for the Board of Commissioners and the Board of
dan Direksi. Berdasarkan Pedoman Kerja Direksi dan Directors. Based on the Mitratel’s Board of Directors and Board
Dewan Komisaris Mitratel, seluruh anggota diwajibkan of Commissioners Work Guidelines, all members are required
menghindari penggunaan aset, informasi, maupun peluang to avoid using Mitratel’s assets, information, or business
bisnis Mitratel untuk kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak opportunities for personal, family, or related-party interests.
terkait. Apabila potensi konflik kepentingan muncul, anggota If a potential conflict of interest arises, the concerned member
yang bersangkutan wajib melakukan pengungkapan dan tidak must disclose it and refrain from participating in the related
terlibat dalam proses pengambilan keputusan terkait. decision-making process.
Sebagai langkah antisipatif, Mitratel menegakkan prinsip As a preventive measure, Mitratel upholds the principle of
transparansi melalui kewajiban pelaporan setiap kepentingan transparency through mandatory reporting of any personal
pribadi yang berpotensi memengaruhi independensi. Dalam interests that could affect independence. In cases where
kondisi di mana benturan kepentingan terjadi, keputusan akan a conflict of interest occurs, decisions are delegated to
dialihkan kepada pihak independen atau anggota yang tidak independent parties or members without any connection,
memiliki keterkaitan, sehingga objektivitas dan akuntabilitas ensuring that objectivity and accountability are maintained.
tetap terjaga.
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-16, 2-26]
Whistleblowing System
Sebagai bagian dari komitmen terhadap penerapan tata As part of its commitment to implementing strong and
kelola perusahaan yang kuat dan berintegritas, Mitratel high-integrity corporate governance, Mitratel operates
mengoperasikan sistem pelaporan pelanggaran (Whistleblowing a whistleblowing system (WBS) known as the Mitratel Integrity
System/WBS) yang dikenal sebagai Mitratel Integrity Line. Line. This system serves as a strategic mechanism for
Sistem ini berfungsi sebagai mekanisme strategis dalam the prevention, detection, and handling of alleged violations,
pencegahan, deteksi, serta penanganan dugaan pelanggaran, including fraud that may potentially harm Mitratel.
termasuk tindakan fraud yang berpotensi merugikan Mitratel.
102 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Mitratel Integrity Line dirancang dengan prinsip kerahasiaan, The Mitratel Integrity Line is designed based on the principles
perlindungan pelapor, serta penanganan yang objektif dan of confidentiality, whistleblower protection, and objective and
independen. Proses pengelolaan pengaduan dilakukan secara independent handling. The complaint management process
sistematis dan berjenjang, dimulai dari tahap verifikasi laporan is carried out systematically and in stages, starting from the
oleh unit terkait, hingga pelaksanaan investigasi lanjutan verification of reports by the relevant unit to the implementation
sesuai dengan tingkat materialitas dan kompleksitas kasus. of further investigations in accordance with the level of materiality
Penyampaian pengaduan Mitratel Integrity Line dapat diakses and complexity of the case. Submission of complaints through
melalui berbagai media berikut. the Mitratel Integrity Line can be accessed through the following
channels.
Situs Whistleblowing
https://idn.deloitte-halo.com/mitratelwbs/
Whistleblowing website
Saluran Telepon Khusus Whistleblowing
021 5088 0144
Dedicated Whistleblowing Hotline
Faksimile
021 5088 0244
Facsimile
E-mail mitratelwbs@tipoffs.info
Surat Pos
Mitratel Integrity Line, PO Box 2802, JKP 10028
Postal mail
SMS dan WhatsApp
0811 1992 3336
SMS and WhatsApp
Dalam hal laporan melibatkan anggota Dewan Komisaris dan In cases where reports involve members of the Board of
Direksi, pengaduan akan diteruskan kepada Komite Audit Commissioners and the Board of Directors, the complaints will
atau Direktur Utama untuk memastikan independensi proses be forwarded to the Audit Committee or the Chief Executive
penanganan. Sementara itu, laporan yang melibatkan karyawan Officer to ensure the independence of the handling process.
maupun mitra kerja ditangani oleh Unit Audit Internal bersama Meanwhile, reports involving employees and business partners
Komite Audit sebagai bagian dari mekanisme pengendalian are handled by the Internal Audit Unit together with the Audit
internal. Committee as part of the internal control mechanism.
Apabila diperlukan, investigasi dilakukan oleh Unit Audit Internal If necessary, investigations are conducted by the Internal
atau pihak independen dengan persetujuan Dewan Komisaris. Audit Unit or independent parties with the approval of
Untuk kasus tertentu, khususnya yang melibatkan Entitas Anak, the Board of Commissioners. For certain cases, particularly
Direktur Utama dapat membentuk Komite Investigasi dengan those involving Subsidiaries, the Chief Executive Officer may
melibatkan tenaga ahli guna memastikan proses berjalan establish an Investigation Committee involving experts to ensure
secara komprehensif dan objektif. Hasil investigasi selanjutnya that the process is carried out comprehensively and objectively.
disampaikan kepada Direktur Utama dan/atau Komite Audit The results of the investigation are subsequently submitted
untuk dievaluasi dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang to the Chief Executive Officer and/or the Audit Committee
berlaku. for evaluation and follow-up in accordance with applicable
regulations.
Sepanjang tahun 2025, Mitratel menerima sebanyak 16 laporan Throughout 2025, Mitratel received a total of 16 complaint
pengaduan melalui Mitratel Integrity Line. Seluruh laporan reports through the Mitratel Integrity Line. All of these reports met
tersebut telah memenuhi kriteria untuk ditindaklanjuti dan the criteria for follow-up and have been resolved in accordance
telah diselesaikan sesuai dengan prosedur serta kebijakan with applicable procedures and handling policies. This reflects
penanganan yang berlaku. Hal ini mencerminkan efektivitas the effectiveness of the whistleblowing system in maintaining
sistem pelaporan pelanggaran dalam menjaga integritas, integrity, enhancing transparency, and strengthening a culture
meningkatkan transparansi, serta memperkuat budaya of compliance within Mitratel.
kepatuhan di lingkungan Mitratel.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 103
Page 106
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 104 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
MENDORONG
PERTUMBUHAN EKONOMI
YANG RESILIEN DAN
BERKELANJUTAN
MELALUI KEUNGGULAN
INFRASTRUKTUR DIGITAL
Driving Resilient and Sustainable
Economic Growth through Digital
Infrastructure Excellence
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 105
Page 108
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
"Mitratel menjaga ketahanan dan pertumbuhan ekonomi melalui strategi bisnis yang adaptif, efisien, dan
berorientasi jangka panjang dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam pengelolaan kinerja finansial
dan operasional. Dalam memperkuat resiliensi usaha, Mitratel menerapkan pendekatan berbasis risiko dan peluang
terkait perubahan iklim sesuai kerangka IFRS S1 dan IFRS S2, yang mencakup identifikasi serta pengelolaan risiko
fisik dan transisi. Pendekatan ini terintegrasi dalam perencanaan strategis dan proses pengambilan keputusan,
sehingga memungkinkan Mitratel untuk merespons dinamika eksternal secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Sejalan dengan hal tersebut, Mitratel terus memperkuat daya saing melalui ekspansi portofolio aset yang disiplin
dan bernilai tambah, optimalisasi jaringan infrastruktur digital, serta pengembangan layanan yang inovatif. Upaya
ini tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan resilien, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi
yang bertanggung jawab bagi pemangku kepentingan. Dengan peran strategis tersebut, Mitratel turut mendukung
percepatan transformasi digital nasional melalui penguatan ekosistem digital, perluasan konektivitas, serta
kontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia."
"Mitratel maintains economic resilience and growth through adaptive, efficient, and long-term oriented business
strategies by integrating sustainability principles into the management of financial and operational performance.
In strengthening business resilience, Mitratel adopts a risk- and opportunity-based approach related to climate
change in accordance with the IFRS S1 and IFRS S2 frameworks, which includes the identification and management
of physical and transition risks. This approach is integrated into strategic planning and decision-making processes,
thereby enabling Mitratel to respond to external dynamics in a more measured and sustainable manner.
In line with this, Mitratel continues strengthening its competitiveness through disciplined and value-added asset
portfolio expansion, optimization of digital infrastructure networks, and the development of innovative services.
These efforts not only drive healthy and resilient business growth but also create responsible economic value for
stakeholders. Through this strategic role, Mitratel also supports the acceleration of national digital transformation
by strengthening the digital ecosystem, expanding connectivity, and contributing to inclusive and sustainable
economic development in Indonesia."
Strategi Pengelolaan Kinerja Ekonomi
Economic Performance Management Strategy
Mitratel menempatkan kinerja ekonomi yang berkelanjutan Mitratel places sustainable economic performance as
sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan bisnis a key foundation in maintaining business resilience while
sekaligus mendukung pencapaian visi jangka panjang sebagai supporting the achievement of its long-term vision as a leading
penyedia infrastruktur telekomunikasi terdepan di Indonesia. telecommunications infrastructure provider in Indonesia. Amid
Di tengah dinamika global yang ditandai oleh ketegangan global dynamics marked by geopolitical tensions, exchange
geopolitik, volatilitas nilai tukar, tekanan inflasi, serta rate volatility, inflationary pressures, and economic slowdown,
perlambatan ekonomi, Mitratel menunjukkan resiliensi melalui Mitratel demonstrates resilience through the implementation
penerapan strategi bisnis yang adaptif, efisien, dan berorientasi of adaptive, efficient, and long-term value-oriented business
pada penciptaan nilai jangka panjang. strategies.
Sepanjang tahun 2025, Mitratel memperkuat posisinya sebagai Throughout 2025, Mitratel strengthened its position as
pemain kunci dalam ekosistem infrastruktur digital nasional a key player in the national digital infrastructure ecosystem
melalui ekspansi aset yang disiplin dan pengembangan jaringan through disciplined asset expansion and integrated network
yang terintegrasi. Mitratel mencatat penambahan 826 menara development. Mitratel recorded the addition of 826 new towers,
baru, sehingga total kepemilikan mencapai 40.230 menara bringing total ownership to 40,230 towers across Indonesia.
yang tersebar di seluruh Indonesia. Di saat yang sama, At the same time, the development of fiber to the tower (FTTT)
pengembangan jaringan fiber to the tower (FTTT) bertambah increased by 6,160 km, bringing the total network length to
sepanjang 6.160 km, sehingga total panjang jaringan mencapai 57,199 km. This expansion serves as an important foundation in
57.199 km. Ekspansi ini menjadi fondasi penting dalam supporting high-speed connectivity and infrastructure readiness
mendukung konektivitas berkecepatan tinggi serta kesiapan for the adoption of next-generation technologies, including 5G
infrastruktur menuju adopsi teknologi generasi berikutnya, and Fixed Wireless Access (FWA).
termasuk 5G dan Fixed Wireless Access (FWA).
106 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Resilien dan Berkelanjutan melalui Keunggulan Infrastruktur Digital
Driving Resilient and Sustainable Economic Growth through Digital Infrastructure Excellence
Pengembangan FTTT dan FWA memainkan peran strategis The development of FTTT and FWA plays a strategic role in
dalam meningkatkan kualitas layanan melalui kecepatan improving service quality through higher data transmission
transmisi data yang lebih tinggi, stabilitas jaringan yang lebih speeds, better network stability, and more sustainable
baik, serta efisiensi konektivitas yang berkelanjutan. FWA, connectivity efficiency. FWA, as a cellular-based broadband
sebagai solusi akses broadband berbasis jaringan seluler, turut access solution, also accelerates connectivity expansion,
mempercepat perluasan konektivitas khususnya di wilayah particularly in areas not yet optimally covered by fiber networks.
yang belum terjangkau jaringan fiber secara optimal. Hal ini This strengthens Mitratel’s position as a key enabler of national
memperkuat posisi Mitratel sebagai enabler utama transformasi digital transformation while promoting equitable digital access.
digital nasional sekaligus mendorong pemerataan akses digital.
Sejalan dengan komitmen keberlanjutan, Mitratel juga In line with its sustainability commitment, Mitratel also develops
mengembangkan solusi power as a service yang mendorong power as a service solutions that promote energy efficiency
efisiensi energi serta mendukung upaya pengurangan emisi and support efforts to reduce carbon emissions across all
karbon di seluruh titik operasional. Pendekatan ini memastikan operational sites. This approach ensures that infrastructure
bahwa pertumbuhan infrastruktur berjalan selaras dengan growth is aligned with environmentally friendly operational
prinsip operasional yang ramah lingkungan. principles.
Dalam mengoptimalkan pertumbuhan pendapatan yang In optimizing sustainable revenue growth, Mitratel consistently
berkelanjutan, Mitratel secara konsisten meningkatkan Average increases Average Revenue per Tower (ARPT) through
Revenue per Tower (ARPT) melalui diversifikasi layanan the diversification of value-added services. Initiatives such as
bernilai tambah. Inisiatif seperti smart tower, micro data center smart tower, micro data center (Micro DC), as well as small
(Micro DC), serta small cell deployment menjadi strategi kunci cell deployment become key strategies in enhancing asset
dalam meningkatkan monetisasi aset tanpa bergantung pada monetization without relying solely on physical expansion.
ekspansi fisik semata. Pendekatan ini mencerminkan komitmen This approach reflects Mitratel’s commitment to adaptive,
Mitratel terhadap inovasi yang adaptif, efisien, dan selaras efficient, and sustainability-aligned innovation.
dengan prinsip keberlanjutan.
Melalui strategi pengelolaan kinerja ekonomi yang terintegrasi Through an integrated economic performance management
antara pertumbuhan, efisiensi, dan keberlanjutan, Mitratel tidak strategy that combines growth, efficiency, and sustainability,
hanya memperkuat daya saing bisnis, tetapi juga menciptakan nilai Mitratel not only strengthens its business competitiveness but
ekonomi yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. also creates sustainable economic value for all stakeholders.
Pencapaian Target Kinerja
Operasional dan Keuangan [POJK F.2]
Achievement of Operational and Financial Performance Targets
Pada tahun 2025, Mitratel memandang prospek bisnis tetap kuat In 2025, Mitratel envisioned strong and sustainable business
dan berkelanjutan, didukung oleh strategi ekspansi portofolio prospects, supported by a disciplined tower portfolio expansion
menara yang disiplin, pengembangan infrastruktur digital strategy, development of eco-friendly technology-based digital
berbasis teknologi ramah lingkungan, serta peningkatan efisiensi infrastructure, and consistent improvement in operational
operasional yang konsisten. Mitratel terus mengintegrasikan efficiency. Mitratel continued to integrate sustainability principles
prinsip keberlanjutan ke dalam pengelolaan kinerja operasional into its operational and financial performance management to
dan keuangan guna memastikan pertumbuhan yang sehat, ensure healthy, resilient growth and long-term value-added for
resilien, dan bernilai tambah jangka panjang bagi seluruh all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Melalui penguatan fundamental bisnis, optimalisasi aset, Through strengthening business fundamentals, asset
dan inovasi infrastruktur yang selaras dengan agenda ESG, optimization, and infrastructure innovation aligned with the ESG
Mitratel berhasil menjaga momentum pertumbuhan sekaligus agenda, Mitratel successfully maintained growth momentum
meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri while enhancing competitiveness amidst the dynamics of
telekomunikasi. Perbandingan antara target dan realisasi telecommunications industry. The comparison between Mitratel's
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 107
Page 110
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
kinerja operasional serta keuangan Mitratel disajikan pada operational and financial performance targets and realizations
bagian berikut sebagai bentuk transparansi, akuntabilitas, dan is presented in the following section as a demonstration of
komitmen Mitratel dalam menyampaikan kinerja yang terukur Mitratel's transparency, accountability, and commitment to
dan berkelanjutan. delivering measurable and sustainable performance.
2025 2024 2023
Uraian Satuan
Description Unit Target Realisasi Realisasi Realisasi
Target Realization Realization Realization
Kinerja Keuangan
Financial Performance
Pendapatan
9,6 9,5 9,3 8,7
Revenue Triliun Rupiah
Laba Tahun Berjalan Trillion Rupiah
2,1 2,1 2,1 2,0
Income for the Year
Kinerja Operasional
Operational Performance
Total Menara
41,2 40,2 39,4 38,0
Total Towers
Total Tenant Ribu Unit
63,7 63,1 59,9 57,4
Total Tenants Thousand Units
Total Tenant (termasuk Reseller)
66,5 65,7 62,6 60,2
Total Tenants (including Resellers)
Fiber Ribu km
45,3 57,2 51,0 32,5
Fiber Thousand km
Tenancy Ratio
x 1,6 1,6 1,5 1,5
Tenancy Ratio
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Target and Performance of
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Portfolio, Financing Target, or Investment
Investasi pada Instrumen Keuangan atau in Financial Instrument or Project in Line
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan with Sustainable Finance [POJK F.3]
Berkelanjutan [POJK F.3]
Komitmen Mitratel terhadap prinsip keberlanjutan tercermin Mitratel’s commitment to sustainability principles is reflected
melalui arah investasi yang difokuskan pada program dan proyek in its investment strategy, which focuses on environmentally
berorientasi lingkungan. Fokus investasi ini meliputi pemanfaatan oriented programs and projects. This investment focus includes
energi terbarukan, penerapan teknologi efisiensi energi, serta the use of renewable energy, the implementation of energy-
pengembangan infrastruktur berkelanjutan untuk mewujudkan efficient technologies, and the development of sustainable
operasional yang lebih hijau dan bertanggung jawab. infrastructure to achieve greener, more responsible operations.
Mitratel juga menetapkan target investasi yang terukur dan Mitratel has also established measurable investment targets
melakukan pemantauan berkala terhadap tingkat realisasinya and conducts periodic monitoring of their realization levels to
untuk memastikan efektivitas dan dampak positif bagi ensure effectiveness and positive environmental impact. This
lingkungan. Langkah ini turut memperkuat kontribusi Mitratel initiative further strengthens Mitratel’s contribution to achieving
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan the Sustainable Development Goals and supports the national
serta mendukung agenda transisi energi nasional. Informasi energy transition agenda. Information on Mitratel’s programs,
mengenai program, alokasi pendanaan, dan capaian realisasi funding allocation, and achievements in sustainable investment
investasi berkelanjutan Mitratel diuraikan sebagai berikut. realization is presented as follows.
Target Investasi/Pendanaan
Program/Investasi Hijau Realisasi Tahun 2025
Investment/Funding Targets
Green Programs/Investments 2025 Realization
(Rp)
PoC PaaS IOH 555 553,6
PoC SPS On Grid 120 168,8
108 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Resilien dan Berkelanjutan melalui Keunggulan Infrastruktur Digital
Driving Resilient and Sustainable Economic Growth through Digital Infrastructure Excellence
Target Investasi/Pendanaan 2025 2024
(Miliar Rupiah)
Investment/ Funding Targets
(Billion Rupiah) 722,5 121,6
Konteks Pembangunan Menara Hijau Context of Green Tower Development
(Green Tower)
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, As part of its commitment to sustainability, Mitratel implements
Mitratel mengimplementasikan pengembangan infrastruktur the development of environmentally friendly telecommunications
telekomunikasi ramah lingkungan, termasuk pembangunan infrastructure, including the construction of towers area designed
menara yang dirancang dengan mengedepankan prinsip by prioritizing efficiency principles, asset optimization, and
efisiensi, optimalisasi aset, serta keberlanjutan jangka panjang long-term sustainability by using materials that are more
dengan menggunakan bahan yang lebih andal terhadap iklim climate-resilient. This initiative reflects Mitratel’s role in
(climate resilient). Inisiatif ini mencerminkan peran Mitratel supporting the development of digital infrastructure aligned with
dalam mendukung pembangunan infrastruktur digital yang the national sustainable development vision.
selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan nasional.
Setiap menara dikembangkan dengan mengintegrasikan Each tower is developed by integrating various innovative
berbagai fitur inovatif yang tidak hanya meningkatkan kinerja features that not only enhance operational performance but
operasional, tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan also minimize environmental impact, as outlined below.
sebagaimana diuraikan berikut.
1. Desain Kamuflase Ramah Lingkungan 1. Environmentally Friendly Camouflage Design
Menara dirancang agar menyatu dengan lanskap sekitar, Towers are designed to blend with the surrounding
dengan kebutuhan pemeliharaan yang lebih rendah serta landscape, with lower maintenance requirements and
dampak visual yang minimal. minimal visual impact.
2. Penggunaan Material Berkelanjutan 2. Use of Sustainable Materials
Pemanfaatan material Glass Fiber Reinforced Polymer Utilization of Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) and
(GFRP) dan Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) yang Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) materials that
lebih ringan, tahan korosi, serta memiliki umur pakai lebih are lighter, corrosion-resistant, and have a longer service
panjang dibandingkan material konvensional, sehingga life compared to conventional materials, thereby reducing
mengurangi kebutuhan perawatan dan dampak lingkungan maintenance needs and environmental impact in the long
dalam jangka panjang. term.
3. Dukungan Multi-Operator 3. Multi-Operator Support
Infrastruktur dirancang untuk mendukung penggunaan The infrastructure is designed to support simultaneous
oleh beberapa operator sekaligus, sehingga mengurangi use by multiple operators, thereby reducing the need for
kebutuhan pembangunan menara baru dan meminimalkan new tower construction and minimizing the environmental
jejak lingkungan. footprint.
4. Fasilitas Antenna Sharing 4. Antenna Sharing Facility
Penerapan skema berbagi antena memungkinkan The implementation of an antenna-sharing scheme enables
optimalisasi kapasitas jaringan serta efisiensi penggunaan optimization of network capacity and efficiency in the use of
ruang dan perangkat. space and equipment.
5. Sistem Power Sharing dan Solar Panel 5. Power Sharing System and Solar Panels
Optimalisasi penggunaan energi melalui sistem berbagi Optimization of energy usage through an efficient power
daya yang efisien serta pemanfaatan solar panel sharing system, as well as the utilization of solar panels
sebagai sumber energi terbarukan untuk mengurangi as a renewable energy source, to reduce dependence
ketergantungan pada energi konvensional dan menurunkan on conventional energy and lower operational carbon
emisi karbon operasional. emissions.
6. Integrasi Sensor IoT 6. IoT Sensor Integration
Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) untuk Utilization of Internet of Things (IoT) technology for
pemantauan dan pengelolaan infrastruktur secara real-time real-time monitoring and management of infrastructure,
yang meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung which enhances operational efficiency and supports data-
pengambilan keputusan berbasis data. driven decision-making.
Melalui penerapan konsep sharing infrastructure yang didukung Through the implementation of the sharing infrastructure
oleh inovasi material dan energi terbarukan, Mitratel tidak hanya concept supported by material innovation and renewable
meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat energy, Mitratel not only enhances operational efficiency but
posisi sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang also strengthens its position as an adaptive, collaborative,
adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Pemanfaatan and sustainable telecommunications infrastructure provider.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 109
Page 112
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk infrastruktur bersama memungkinkan optimalisasi sumber The utilization of shared infrastructure enables resource daya, penurunan biaya bagi operator, serta pengurangan optimization, cost reduction for operators, and a decrease in kebutuhan pembangunan infrastruktur baru yang berpotensi the need for new infrastructure development that may increase meningkatkan dampak lingkungan. environmental impact. Pendekatan ini menghadirkan solusi yang lebih ekonomis, This approach delivers solutions that are more economical, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus mencerminkan efficient, and environmentally friendly, while also reflecting kontribusi nyata Mitratel dalam mendorong pembangunan Mitratel’s tangible contribution in advancing the development ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia, of an inclusive and sustainable digital ecosystem in Indonesia, serta memperkuat ketahanan terhadap perubahan iklim as well as strengthening resilience to climate change through melalui pengelolaan risiko iklim yang terukur guna memastikan measured climate risk management to ensure operational keberlangsungan operasional dan menjaga ketahanan bisnis continuity and maintain business resilience so that it remains agar tetap stabil di tengah potensi gangguan akibat dinamika stable amid potential disruptions arising from future climate iklim di masa mendatang. dynamics. Distribusi Kinerja Ekonomi [GRI 201-1] Distribution of Economic Performance Kinerja operasional dan keuangan Mitratel tidak hanya Mitratel's operational and financial performance not only drives mendorong pertumbuhan usaha, tetapi juga menciptakan dan business growth but also creates and distributes economic mendistribusikan nilai ekonomi secara berkelanjutan kepada value sustainably to all stakeholders. Mitratel's economic seluruh pemangku kepentingan. Nilai ekonomi yang dihasilkan value is derived from operational activities, funding, and Mitratel berasal dari aktivitas operasional, pendanaan, dan asset management, which are managed in a disciplined and pengelolaan aset yang dikelola secara disiplin dan bertanggung responsible manner. This value is then distributed transparently jawab. Nilai tersebut kemudian didistribusikan secara and proportionally through various contributions, including transparan dan proporsional melalui berbagai kontribusi, antara payment of operational expenses, taxes to the government, lain pembayaran beban operasional, pajak kepada negara, dividends to shareholders, interest and lease obligations, and dividen kepada Pemegang Saham, kewajiban bunga dan the implementation of social and environmental responsibility liabilitas sewa, serta pelaksanaan program tanggung jawab programs that directly benefit the community. sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pendekatan distribusi nilai ekonomi ini mencerminkan This approach to distributing economic value reflects komitmen Mitratel dalam menciptakan dampak ekonomi yang Mitratel's commitment to creating an inclusive economic inklusif, memperkuat ketahanan finansial, serta mendukung impact, strengthening financial resilience, and supporting pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional. Melalui tata sustainable development at the national level. Through prudent, kelola keuangan yang prudent, akuntabel, dan selaras dengan accountable financial governance aligned with ESG principles, prinsip ESG, Mitratel memastikan bahwa setiap nilai yang Mitratel ensures that all value generated provides long-term dihasilkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi benefits to investors, the government, business partners, investor, pemerintah, mitra usaha, karyawan, dan masyarakat employees, and wider community. Information on the economic luas. Informasi mengenai nilai ekonomi yang dihasilkan dan value generated and distributed by Mitratel over the past three didistribusikan Mitratel dalam 3 tahun terakhir disajikan pada years is presented in the following section as a demonstration of bagian berikut sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas the Company's transparency and accountability for its kinerja keberlanjutan Perseroan. [GRI 3-3] sustainability performance. [GRI 3-3] 110 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Resilien dan Berkelanjutan melalui Keunggulan Infrastruktur Digital
Driving Resilient and Sustainable Economic Growth through Digital Infrastructure Excellence
(dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain / in millions Rupiah, unless otherwise stated)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated
Penerimaan Kas dari Konsumen 10.952.445 9.928.237 9.042.136 Cash Received from Customers
Penerimaan atas Restitusi Pajak 72.629 480.364 132.897 Receipts from Tax Refund
Penghasilan Pendanaan Diterima 42.453 36.201 144.373 Finance Income Received
Penjualan Reksadana 44.106 226.469 20.303 Mutual Fund Sales
Penerimaan Pinjaman Jangka Pendek 3.600.000 6.441.000 5.650.000 Proceeds from Short-Term Loans
Penerimaan Pinjaman Jangka Panjang 10.525.073 7.571.307 3.269.886 Proceeds from Long-Term Loans
Penerimaan dari Surat Utang Jangka Menengah - - 550.000 Proceeds from Medium-Term Notes
Penerimaan dari Obligasi - 250.240 - Receipts from Bonds
Penerimaan atas Pelepasan Aset - 145.634 - Proceeds from the Disposal of Assets
Total Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan 25.236.706 25.079.452 18.809.595 Total Direct Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Economic Value Distributed
Pembayaran Kas untuk Beban Usaha 3.397.246 3.082.540 3.447.069 Payment for Operating Expenses
Pembayaran Pajak 893.051 721.108 652.612 Tax Payments
Lain-Lain - Neto 765 8.933 12.762 Others - Net
Pembayaran atas Uang Muka Pembelian Aset
50.747 127.613 18.216 Advance Payments for Purchase of Fixed Assets
Tetap
Pembayaran Pinjaman Jangka Pendek 7.419.000 5.672.000 5.500.000 Repayment of Short-Term Loans
Pembayaran Pinjaman Jangka Panjang 5.180.441 6.269.587 3.289.941 Repayment of Long-Term Loans
Pembayaran Dividen Kas 2.065.526 1.504.281 1.767.219 Payment of Cash Dividends
Pembayaran Liabilitas Sewa 2.469.026 1.803.537 1.815.301 Payments of Lease Liabilities
Pembayaran Bunga 1.175.661 1.197.851 1.183.167 Payments for Interests
Pembayaran Atas Surat Utang Jangka Menengah - 550.000 - Payment for Medium-Term Notes
Biaya Program Tanggung Jawab Sosial dan Cost of Social and Environmental Responsibility
2.386 1.310 1.878
Lingkungan Program
Biaya Lingkungan Hidup 20.602 55.731 14.888 Environmental Costs
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 22.674.451 20.994.491 17.703.053 Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan 2.562.255 4.084.961 1.106.542 Economic Value Retained
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 111
Page 114
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kontribusi kepada Negara [GRI 207-2, 207-3]
Contribution to the State
Kontribusi pajak Mitratel merupakan bentuk tanggung jawab Mitratel's tax contribution represents a form of responsibility and
dan peran nyata dalam mendukung pembangunan nasional a concrete role in supporting sustainable national development.
yang berkelanjutan. Mitratel memastikan kepatuhan perpajakan Mitratel ensures consistent, transparent, and regulatory
dijalankan secara konsisten, transparan, dan sesuai regulasi compliance through strict oversight, collaboration with
melalui pengawasan yang ketat, kolaborasi dengan konsultan independent tax consultant, and regular internal and external
pajak independen, serta pelaksanaan audit internal dan audit. This approach reflects the Company's commitment to
eksternal secara berkala. Pendekatan ini mencerminkan corporate governance with integrity and accountability.
komitmen Perseroan terhadap tata kelola perusahaan yang
berintegritas dan akuntabel.
Untuk semakin memperkuat budaya kepatuhan, Mitratel To further strengthen its culture of compliance, Mitratel also
juga menyediakan mekanisme pelaporan pelanggaran provides a whistleblowing system that enables early detection
(whistleblowing system) yang memungkinkan deteksi dan and handling of potential non-compliance or irregularities.
penanganan dini terhadap potensi ketidakpatuhan atau Through tax practices that comply with relevant regulations and
penyimpangan. Melalui praktik perpajakan yang patuh terhadap are based on ESG principles, Mitratel strives to ensure that its
peraturan yang relevan dan berlandaskan prinsip ESG, Mitratel fiscal contribution positively impacts economic development
berupaya memastikan bahwa kontribusi fiskal yang diberikan and community welfare. Information on Mitratel's tax payments
dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan for the past three years is presented in the following section
ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Informasi mengenai as a demonstration of the Company's transparency and
pembayaran pajak Mitratel dalam 3 tahun terakhir disajikan pada accountability to stakeholders. [GRI 3-3, 207-4]
bagian berikut sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas
Perseroan kepada pemangku kepentingan. [GRI 3-3, 207-4]
(dalam jutaan Rupiah / in millions Rupiah)
Jenis Pajak 2025 2024 2023 Type of Tax
PPh Pasal 21 62.144 81.668 70.686 Income Tax Article 21
PPh Pasal 4 ayat (2) 303.475 225.437 217.386 Income Tax Article 4 paragraph (2)
PPh Pasal 23 6.797 10.085 10.709 Income Tax Article 23
PPh Pasal 25 87.040 61.958 61.922 Income Tax Article 25
PPh Pasal 26 37.952 27.582 39.045 Income Tax Article 26
PPh Pasal 29 - - (46.242) Income Tax Article 29
PPN Pemungutan (WAPU) 345.209 289.426 799.270 VAT Collection (WAPU)
PPN Dalam Negeri 118.932 878.864 364.098 Domestic VAT
Total 961.549 1.575.020 1.516.874 Total
112 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi yang Resilien dan Berkelanjutan melalui Keunggulan Infrastruktur Digital
Driving Resilient and Sustainable Economic Growth through Digital Infrastructure Excellence
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 113
Page 116
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 114 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
MENJAGA
KESEIMBANGAN
PERTUMBUHAN DAN
LINGKUNGAN HIDUP
MELALUI INFRASTRUKTUR
BERKELANJUTAN
Maintaining the Balance Between
Growth and the Environment
through Sustainable
Infrastructure
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 115
Page 118
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
“Mitratel menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penerapan praktik operasional yang
berorientasi pada efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab,
serta perlindungan keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan
iklim melalui pengelolaan emisi GRK, peningkatan ketahanan operasional terhadap risiko iklim, serta dukungan
terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon. Seluruh inisiatif tersebut diintegrasikan dalam pengembangan
dan pengelolaan infrastruktur telekomunikasi guna mendukung transisi menuju operasi rendah karbon. Pendekatan
ini tidak hanya memperkuat ketahanan operasional, tetapi juga memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis Mitratel
memberikan dampak positif bagi lingkungan. Sejalan dengan komitmen terhadap SDGs, Mitratel terus berupaya
menghadirkan infrastruktur digital yang tangguh, efisien, dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi nyata
dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kelestarian lingkungan.”
“Mitratel reaffirms its commitment to environmental preservation through the implementation of operational
practices oriented toward energy efficiency, the utilization of renewable energy, responsible waste management, and
biodiversity protection, while also strengthening mitigation and adaptation efforts to climate change through GHG
emissions management, enhancing operational resilience to climate-related risks, and supporting the transition
toward a low-carbon economy. All of these initiatives are integrated into the development and management of
telecommunications infrastructure to support the transition toward low-carbon operations. This approach not only
strengthens operational resilience but also ensures that every Mitratel business activity delivers a positive impact on
the environment. In line with its commitment to the SDGs, Mitratel continues to strive to deliver digital infrastructure
that is resilient, efficient, and sustainable as part of its tangible contribution to maintaining the balance between
business growth and environmental preservation.”
Perubahan iklim telah menjadi tantangan global yang Climate change has become an increasingly evident global
semakin nyata dan berdampak langsung terhadap berbagai challenge with direct impacts across various industries,
sektor industri, termasuk telekomunikasi. Sepanjang tahun including telecommunications. Throughout 2025, the rising
2025, meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, kenaikan intensity of extreme weather, increasing global temperatures,
suhu global, serta ketidakpastian pasokan energi semakin and uncertainty in energy supply have further underscored
menegaskan pentingnya pengelolaan usaha yang adaptif the importance of adaptive and responsible business
dan bertanggung jawab. Dalam konteks tersebut, Mitratel management. In this context, Mitratel views environmental
memandang pengelolaan lingkungan tidak hanya sebagai management not only as a form of compliance but also as
bentuk kepatuhan, melainkan sebagai elemen strategis dalam a strategic element in maintaining operational sustainability
menjaga keberlanjutan operasional di tengah dinamika risiko amid evolving climate risks.
iklim yang terus berkembang.
Sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar di As the largest telecommunications infrastructure provider in
Indonesia, Mitratel menghadapi eksposur langsung terhadap Indonesia, Mitratel faces direct exposure to environmental risks,
risiko lingkungan, mengingat sebaran aset menara yang luas, given the extensive distribution of its tower assets, including
termasuk di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang. in areas with challenging geographical conditions. Changes
Perubahan pola curah hujan yang ekstrem berpotensi in extreme rainfall patterns have the potential to affect land
memengaruhi stabilitas lahan, sementara peningkatan suhu stability, while rising temperatures may impact energy efficiency
dapat berdampak pada efisiensi energi dan kinerja perangkat. and equipment performance. Therefore, environmental
Oleh karena itu, pengelolaan aspek lingkungan menjadi krusial management becomes crucial in ensuring network reliability
dalam memastikan keandalan jaringan serta keberlangsungan as well as the continuity of national connectivity services.
layanan konektivitas nasional.
Merespons tantangan tersebut, Mitratel secara konsisten In response to these challenges, Mitratel consistently
memperkuat komitmen terhadap pengelolaan lingkungan melalui strengthens its commitment to environmental management
penerapan prinsip operasional yang berkelanjutan, mencakup through the implementation of sustainable operational principles,
penggunaan material ramah lingkungan yang memiliki ketahanan including the use of environmentally friendly materials with
lebih baik terhadap dampak perubahan iklim, peningkatan greater resilience to the impacts of climate change, improved
efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta pengelolaan energy efficiency, reduced carbon emissions, and responsible
limbah secara bertanggung jawab. Inisiatif ini tidak hanya waste management. These initiatives not only support
mendukung agenda dekarbonisasi, tetapi juga mempertegas the decarbonization agenda but also reinforce the Company’s
peran Perseroan sebagai pelopor dalam pengembangan role as a pioneer in the development of resilient and low-carbon
infrastruktur digital yang tangguh dan rendah karbon. digital infrastructure.
116 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berorientasi jangka Through an integrated and long-term oriented approach,
panjang, Mitratel berkomitmen untuk menjaga keseimbangan Mitratel is committed to maintaining a balance between
antara ekspansi konektivitas digital dan tanggung jawab the expansion of digital connectivity and environmental
terhadap lingkungan, sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan responsibility, while creating sustainable value for society and
bagi masyarakat dan pemangku kepentingan. stakeholders.
Adapun skema berikut menggambarkan berbagai inisiatif The following scheme illustrates various innovation initiatives
inovasi dan pengembangan solusi yang dilakukan Mitratel dalam and solution developments undertaken by Mitratel in supporting
mendukung efisiensi operasional serta keberlanjutan bisnis operational efficiency and business sustainability through
melalui pengembangan konsep green tower. Skema ini juga the development of the green tower concept. This scheme also
mencerminkan komitmen Perusahaan dalam menghadirkan reflects the Company’s commitment to delivering solutions that
solusi yang adaptif terhadap perkembangan industri sekaligus are adaptive to industry developments while contributing to
berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan. the reduction of environmental impacts.
Green Tower Initiatives
Smart
Design and Renewable Energy Equipment e-Waste
Technology &
Material Energy Management Sharing Management
Digitalization
Solar Panel Electrification
GFRP Tower Sharing Smart CCTV
System (PLN-iasi)
Hybrid Wind IOT
CFRP Battery Swap Power Sharing
Turbine (PoC) Smart Lock
Lean Design Off-grip Power Antenna IOT WAQ
Tower Revitalization Sharing System
Power Predictive
Camouflage as a Service Maintenance -
Tower (Paas) Oneflux
Penggunaan Material
Material Usage
Penggunaan material yang berkualitas dan berstandar tinggi The use of high-quality and standardized materials is a crucial
merupakan elemen penting dalam mendukung keberlanjutan element in supporting Mitratel’s operational sustainability as the
operasional Mitratel sebagai penyedia infrastruktur largest telecommunications infrastructure provider in Indonesia.
telekomunikasi terbesar di Indonesia. Dalam kegiatan In tower construction activities, Mitratel employs steel, iron,
pembangunan menara, Mitratel menggunakan baja, besi, dan and concrete as the primary materials for tower structures,
beton sebagai material utama untuk struktur menara, fondasi, foundations, and protective fences.
serta pagar pelindung.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 117
Page 120
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Pemilihan material tersebut didasarkan pada karakteristiknya The selection of these materials is based on their characteristics, yang memiliki kekuatan tinggi, ketahanan terhadap korosi, serta including high strength, corrosion resistance, and the ability to kemampuan dalam menopang beban perangkat telekomunikasi support telecommunication equipment loads safely and stably. secara stabil dan aman. Selain material utama, Mitratel juga memanfaatkan berbagai In addition to the main materials, Mitratel also utilizes various material pendukung, antara lain plat besi, tembaga, plastik, supporting materials, including steel plates, copper, plastic, serta komponen elektrikal pada sistem Automatic Changeover and electrical components in the Automatic Changeover Power Power Distribution Board (ACPDB). Penggunaan tembaga dan Distribution Board (ACPDB) system. The use of copper and aluminium pada sistem grounding turut berperan penting dalam aluminum in the grounding system also plays an important memastikan keamanan jaringan kelistrikan di setiap lokasi role in ensuring the safety of electrical networks at each tower menara. location. Seiring dengan komitmen dalam meminimalkan dampak In line with its commitment to minimizing environmental impact, terhadap lingkungan, Mitratel mulai melakukan riset dan Mitratel has been conducting research and development pengembangan sejak tahun 2022 untuk mengkaji alternatif since 2022 to assess alternative materials that are more material yang lebih ramah lingkungan dan memiliki ketahanan environmentally friendly and have greater resilience to weather lebih baik terhadap kondisi cuaca dan iklim. Inisiatif ini and climate conditions. This initiative is carried out by exploring diwujudkan melalui eksplorasi penggunaan Carbon Fiber Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) and Glass Fiber Reinforced Polymer (CFRP) dan Glass Fiber Reinforced Reinforced Polymer (GFRP) as substitutes for conventional Polymer (GFRP) sebagai pengganti material konvensional iron- or steel-based materials. berbasis besi atau baja. Dalam operasionalnya, material berperan penting dalam In its operations, materials play a crucial role in ensuring network memastikan stabilitas jaringan dan kontinuitas layanan. Kualitas stability and service continuity. Using substandard materials can material yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan risiko pose serious risks, including structural damage from corrosion, serius, seperti kerusakan struktur akibat korosi, kegagalan electrical system failures, and tower operational disruptions that sistem kelistrikan, hingga gangguan operasional menara yang negatively affect the quality of telecommunications services. berdampak pada penurunan kualitas layanan telekomunikasi. To mitigate these risks, Mitratel collaborates with certified Untuk memitigasi risiko tersebut, Mitratel membangun kerja contractors and suppliers who meet specific criteria. Mitratel also sama dengan kontraktor bersertifikasi dan pemasok yang promotes the implementation of material efficiency practices memenuhi kriteria-kriteria tertentu yang ditetapkan. Mitratel through the optimization of structural design, the reuse of juga mendorong penerapan praktik efisiensi material melalui components that are still feasible and compliant with technical optimalisasi desain struktur, pemanfaatan kembali komponen testing for reused, as well as the responsible management of yang masih layak dan sesuai dengan pengujian teknis untuk construction waste. dapat digunakan kembali (reused), serta pengelolaan limbah konstruksi secara bertanggung jawab. Sepanjang tahun 2025, Mitratel membangun 826 menara baru Throughout 2025, Mitratel constructed 826 new towers, dengan kebutuhan rata-rata 12,8 ton baja per menara. Hingga with an average requirement of 12.8 tons of steel per tower. akhir tahun 2025, total penggunaan baja dan besi mencapai Until the end of 2025, the total use of steel and iron reached 9,29 ribu ton dengan nilai pengadaan sebesar Rp2,31 triliun, 9.29 thousand tons with a procurement value of Rp2.31 trillion, menunjukkan skala investasi yang signifikan dalam memperkuat reflecting a significant scale of investment in strengthening infrastruktur telekomunikasi nasional yang tangguh, aman, dan a robust, secure, and sustainable national telecommunications berkelanjutan. [GRI 301-1] infrastructure. [GRI 301-1] 118 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Penggunaan Material dan Perancangan Use of Materials and Green Tower Design
Desain Green Tower [POJK F.5] [POJK F.5]
Mitratel menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan Mitratel applies sustainability principles in developing
infrastruktur telekomunikasi dengan mengedepankan telecommunications infrastructure by prioritizing environmentally
penggunaan material ramah lingkungan dan desain konstruksi friendly materials and more efficient construction designs.
yang lebih efisien. Inisiatif ini dilakukan untuk mengurangi jejak These initiatives are aimed at reducing the carbon footprint,
karbon, mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, serta optimizing resource utilization, and supporting Mitratel’s
mendukung pencapaian target lingkungan jangka panjang long-term environmental targets.
Mitratel.
Dalam praktiknya, Mitratel memanfaatkan kembali limbah besi In practice, Mitratel is reusing scrap metal for specific
(scrap metal) untuk kebutuhan konstruksi tertentu, sehingga construction needs, thereby reducing waste volume, minimizing
dapat menekan volume limbah, mengurangi penggunaan the use of new materials, and improving operational efficiency.
material baru, serta meningkatkan efisiensi operasional. In addition, Mitratel is using Glass Fiber Reinforced Polymer
Selain itu, Mitratel telah menggunakan Glass Fiber Reinforced (GFRP) as an alternative to steel for certain telecommunications
Polymer (GFRP) sebagai alternatif pengganti besi pada tower components. This material is lighter in weight and has
komponen menara telekomunikasi tertentu. Material ini memiliki lower carbon emissions during production and transportation,
bobot lebih ringan dan emisi karbon lebih rendah dalam proses making it more environmentally friendly and supporting energy
produksi serta transportasi, sehingga lebih ramah lingkungan efficiency across the supply chain.
dan mendukung efisiensi energi di rantai pasok.
Untuk kebutuhan penguatan struktur, Mitratel menggunakan For structural strengthening needs, Mitratel uses Carbon Fiber
Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) yang memanfaatkan Reinforced Polymer (CFRP), which utilizes a combination of fiber
campuran fiber dan resin sehingga dapat mengurangi and resin, thereby reducing the use of steel. The use of CFRP
penggunaan baja. Penggunaan CFRP ini menawarkan offers various advantages, such as high strength, corrosion
berbagai keunggulan, seperti kekuatan tinggi, ketahanan resistance, and better durability compared to conventional steel,
korosi, dan durabilitas lebih baik dibanding baja konvensional, enabling material savings, reduced maintenance costs, and
memungkinkan penghematan material, penurunan biaya providing a more modern aesthetic value to tower structures.
pemeliharaan, serta memberikan nilai estetika yang lebih
modern pada struktur menara.
Di sisi desain, Mitratel menerapkan pendekatan first master On the design side, Mitratel applies a first master design
design sebagai standar permanenisasi struktur menara. approach as the standard for tower structure permanentization.
Metode ini meningkatkan efisiensi konstruksi, mengurangi This method enhances construction efficiency, reduces the
kebutuhan material tambahan, serta memastikan struktur lebih need for additional materials, and ensures stronger and more
kuat dan tahan lama. Dengan langkah ini, Mitratel memperkuat durable structures. Through these measures, Mitratel reinforces
komitmen dalam menyediakan infrastruktur telekomunikasi its commitment to delivering reliable and environmentally
yang andal serta bertanggung jawab terhadap lingkungan. responsible telecommunications infrastructure.
Pembangunan Infrastruktur Ramah Environmentally Friendly Infrastructure
Lingkungan di Kawasan Warisan Budaya Development in Cultural Heritage Areas
[GRI 203-1] [GRI 203-1]
Beberapa tower telekomunikasi yang dibangun Mitratel berada Several telecommunication towers built by Mitratel are located
di wilayah strategis yang memiliki nilai historis tinggi, salah in strategic areas with high historical value, one of which is
satunya di sekitar Kawasan Wisata Candi Borobudur. Melalui around Borobudur Temple Tourism Area. Through collaboration
kolaborasi dengan operator telekomunikasi lainnya, Mitratel with other telecommunication operators, Mitratel developed
mengembangkan jaringan infrastruktur yang mencakup 4 site an infrastructure network that includes 4 sites within
dalam radius 1 kilometer dan 15 site dalam radius 5 kilometer a 1-kilometer radius and 15 sites within a 5-kilometer radius of
dari kawasan utama. Pembangunan di wilayah ini terutama the main area. Development in this region is primarily intended
ditunjukkan untuk memperkuat konektivitas digital, mendukung to strengthen digital connectivity, support local economic growth,
pertumbuhan ekonomi lokal, serta mendorong pengembangan and promote tourism, MSMEs, and digital services in the area.
pariwisata, UMKM, dan layanan digital di wilayah tersebut.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 119
Page 122
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Menyadari nilai budaya dan sensitivitas lingkungan di Recognizing the cultural value and environmental sensitivity
kawasan warisan dunia tersebut, Mitratel menerapkan prinsip of this world heritage site, Mitratel applies environmentally
pembangunan ramah lingkungan dan berwawasan konservasi. friendly and conservation-oriented development principles.
Desain menara disesuaikan agar tidak mengganggu keaslian The tower design is adjusted to avoid disrupting the authenticity
lanskap, seperti ketinggian struktur yang dibuat tidak of the landscape, such as ensuring that the height of the
melebihi teras Arupadhatu Candi Borobudur (283 mdpl), structure does not exceed Arupadhatu terrace of Borobudur
sementara bentuk menara menggunakan konsep kamuflase Temple (283 mdpl), while the tower form adopts a camouflage
yang menyerupai pohon untuk menjaga keselarasan visual concept resembling a tree to maintain visual harmony with
dengan lingkungan sekitar. Seluruh proses perencanaan dan the surrounding environment. The entire planning and
pelaksanaan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Balai implementation process is carried out through intensive
Konservasi dan pihak terkait guna memastikan kepatuhan coordination with the Conservation Office and related parties
terhadap ketentuan pelestarian kawasan cagar budaya. to ensure compliance with the preservation requirements of
the cultural heritage area.
Selain memperhatikan aspek budaya, Mitratel juga In addition to considering cultural aspects, Mitratel also prioritizes
mengedepankan konservasi lanskap dan ekosistem hijau di landscape conservation and green ecosystem preservation in
area sekitar proyek. Vegetasi alami dijaga agar keseimbangan the project area. Natural vegetation is maintained to preserve
ekosistem tetap terpelihara, sementara proses konstruksi ecosystem balance, while the construction process uses
dilakukan dengan metode minim gangguan lingkungan, methods that minimize environmental disturbance, including
termasuk upaya pemeliharaan tanaman asli dan program efforts to preserve native plants and to implement reforestation
penghijauan kembali setelah pembangunan selesai. Melalui programs after construction is complete. Through this approach,
pendekatan ini, Mitratel berupaya menghadirkan infrastruktur Mitratel seeks to deliver telecommunication infrastructure that
telekomunikasi yang tidak hanya memperkuat transformasi not only strengthens digital transformation in cultural heritage
digital di kawasan warisan budaya, tetapi juga menjaga areas, but also maintains harmony between technological
harmoni antara kemajuan teknologi, pelestarian budaya, dan advancement, cultural preservation, and environmental
keberlanjutan lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya sustainability, while supporting the realization of sustainable
pariwisata berkelanjutan di Borobudur. tourism in Borobudur.
120 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Pengelolaan Energi [POJK F.6, F.7]
Energy Management
Mitratel memprioritaskan efisiensi dan keberlanjutan energi Mitratel prioritizes energy efficiency and sustainability
sebagai komponen strategis dalam operasional jaringan as strategic components in the operation of the national
telekomunikasi nasional. Setiap menara telekomunikasi telecommunications network. Every telecommunication tower
memerlukan pasokan energi yang andal untuk menjaga kontinuitas requires a reliable energy supply to maintain service continuity,
layanan, sehingga pengelolaan energi yang optimal menjadi kunci making optimal energy management essential for enhancing
dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menekan operational efficiency while reducing carbon emissions. Energy
emisi karbon. Pemanfaatan energi dilakukan secara terukur dan utilization is carried out in a measured manner and adjusted to
disesuaikan dengan kondisi di setiap lokasi, termasuk pada area the conditions at each site, including in areas not yet reached
yang belum terjangkau jaringan listrik umum melalui penerapan by the public electricity grid through the implementation of
sumber energi alternatif. Jenis sumber energi yang digunakan alternative energy sources. The types of energy sources used
Mitratel diuraikan sebagai berikut. [GRI 3-3, 302-4] by Mitratel are outlined as follows. [GRI 3-3, 302-4]
Sumber Energi Pemanfaatan Energi Upaya Efisiensi
Energy Sources Energy Utilization Efficiency Efforts
Listrik • Operasional menara Base Transceiver Station • Mengganti sistem daya lama dengan teknologi yang lebih efisien.
(BTS) untuk menjalankan perangkat telekomunikasi, Revitalisasi sistem daya dilakukan di sejumlah lokasi menara,
seperti antena, transceiver, dan sistem pendukung termasuk pembaruan sistem daya pada menara IP Longhaul.
lainnya; Langkah ini membantu mengurangi konsumsi listrik;
• Sistem pendinginan untuk peralatan telekomunikasi • Menggunakan baterai litium sebagai penyimpanan energi alternatif
yang beroperasi di menara BTS; untuk menara telekomunikasi;
• Sistem pencahayaan di area menara BTS; • Memanfaatkan panel tenaga surya sebagai sumber energi
• Untuk perangkat keamanan dan monitoring yang terbarukan di lokasi off-grid. Panel tenaga surya mengurangi
terpasang di menara BTS; serta ketergantungan pada bahan bakar diesel dan membantu
• Kegiatan operasional kantor (tidak signifikan). menurunkan konsumsi energi secara keseluruhan;
• Menerapkan strategi pengurangan konsumsi listrik operasional
Electricity • Operation of Base Transceiver Station (BTS) menara;
towers to run telecommunications equipment, such • Memastikan pemeliharaan berkala pada peralatan dan sistem
as antennas, transceivers, and other supporting energi untuk menjaga efisiensi operasional dan meminimalkan
systems; pemborosan energi;
• Cooling systems for telecommunications equipment • Memantau dan mengevaluasi penggunaan energi listrik untuk
operating at BTS towers; mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan serta
• Lighting systems in BTS tower areas; menerapkan langkah-langkah efisiensi tambahan.
• For security and monitoring devices installed on BTS • Menerapkan kebijakan mengurangi perjalanan dinas dan
towers; and melakukan pemeliharaan berkala pada kendaraannya untuk
• Office operational activities (not significant). mengoptimalkan kinerja mesin dan efisiensi bahan bakar minyak;
Generator Diesel Memenuhi kebutuhan operasional di lokasi-lokasi yang serta
tidak terjangkau oleh jaringan listrik nasional (off-grid), • Investasi pengadaan kendaraan operasional berbasis energi
terutama untuk mendukung infrastruktur telekomunikasi. listrik guna meningkatkan efisiensi operasional dan menekan jejak
Selain itu, di lokasi dengan akses listrik nasional (on- karbon Perseroan.
grid), generator diesel berfungsi sebagai cadangan • Replacing outdated power system with more efficient technology.
untuk memastikan operasional base transceiver station Power system was revitalized at several tower locations, including
tetap berjalan saat terjadi pemadaman listrik. upgrading the power system on IP Longhaul tower. This step
Diesel Generator Supporting operational needs in areas not covered by helped reduce electricity consumption;
the national power grid (off-grid), primarily to sustain • Using lithium batteries as alternative energy storage for
telecommunications infrastructure. Additionally, telecommunications towers;
in locations with access to the national power grid • Utilizing solar panel as renewable energy source at off-grid location.
(on-grid), diesel generators serve as a backup to Solar panel reduces reliance on diesel fuel and helps lower overall
ensure base transceiver station operations continue energy consumption;
during power outages. • Implementing strategies to reduce tower operational electricity
consumption;
Bahan Bakar • Menjalankan generator untuk menara base • Ensuring regular maintenance on equipment and energy system to
Minyak transceiver station; maintain operational efficiency and minimize energy waste;
• Mendukung kegiatan transportasi untuk • Monitoring and evaluating electricity usage to identify areas
pemeliharaan menara, pengangkutan logistik, dan requiring improvement and implementing additional efficiency
inspeksi lapangan; serta measures.
• Cadangan energi di lokasi on-grid. • Implementing policy on reducing business travel and conducting
Fuel • Operating generators for base transceiver station regular vehicle maintenance to optimize engine performance and
towers; fuel efficiency; and
• Supporting transportation activities for tower • Investing in electric-powered operational vehicles to improve
maintenance, logistics transport, and field operational efficiency and reduce the Company's carbon footprint.
inspections; and
• Serving as an energy backup in on-grid locations.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 121
Page 124
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Penggunaan Energi Terbarukan Renewable Energy Usage
Dalam mendukung penguatan keberlanjutan dan pengurangan To support the strengthening of sustainability and the reduction
dampak lingkungan, Mitratel menerapkan langkah strategis of environmental impacts, Mitratel implements strategic
melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan di operasionalnya. measures through the utilization of renewable energy sources
Salah satu inisiatif utama adalah pemasangan panel surya pada in its operations. One of the key initiatives is the installation of
menara Base Transceiver Station (BTS) di wilayah off-grid, yang solar panels on base transceiver station (BTS) towers in off-grid
berfungsi sebagai sumber energi alternatif untuk mengurangi areas, which function as an alternative energy source to reduce
ketergantungan terhadap generator diesel. Penerapan teknologi dependence on diesel generators. The implementation of this
ini tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan technology not only reduces carbon emissions but also enhances
efisiensi operasional dan keandalan pasokan listrik di area yang operational efficiency and improves the reliability of electricity
belum terhubung dengan jaringan listrik nasional. supply in areas not connected to the national power grid.
Hingga akhir tahun 2025, jumlah site yang menggunakan panel As of the end of 2025, the number of sites utilizing solar
surya sebanyak 618 site. Pemanfaatan panel surya tersebut panels reached 618 sites. The utilization of these solar panels
secara total berhasil mengurangi konsumsi diesel sebesar successfully reduced diesel consumption by a total of 21,410
21.410 liter atau 4,9%, sehingga total bahan bakar diesel yang liters or 4.9%, resulting in a decrease in total diesel fuel
digunakan turun dari 433.242 liter pada 2025 dibandingkan usage from 454,652 liters in 2024 to 433,242 liters in 2025.
454.652 liter pada 2024. Proporsi energi dari panel surya The proportion of energy from solar panels reached 61.3%
mencapai 61,3% dari total penggunaan energi sebanyak 1.008 of the total energy usage across 1,008 sites, providing cost
site, memberikan efisiensi biaya sekaligus mengurangi emisi efficiency while reducing carbon emissions.
karbon.
Selain penggunaan panel surya, Mitratel juga meningkatkan In addition to the use of solar panels, Mitratel also increased
penggunaan baterai lithium sebagai penyimpanan energi the use of lithium batteries as an alternative energy storage.
alternatif. Sepanjang tahun 2025, sebanyak 1.928 menara telah Throughout 2025, a total of 1,928 towers have utilized lithium
menggunakan baterai lithium yang lebih efisien dan ramah batteries, which are more efficient and environmentally friendly
lingkungan dibandingkan baterai konvensional. Teknologi ini compared to conventional batteries. This technology helps
membantu menurunkan limbah elektronik, memperpanjang reduce electronic waste, extend the operational lifespan of
umur operasional perangkat penyimpanan energi, serta energy storage devices, and improve the reliability of electrical
meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di menara. systems at tower sites.
Mitratel juga telah melaksanakan berbagai inisiatif strategis Mitratel has also implemented various strategic initiatives to
dalam rangka penguatan budaya efisiensi energi dan strengthen the culture of energy efficiency and the use of clean
penggunaan energi bersih sebagaimana diuraikan berikut: energy, as outlined below:
1. Penggantian baterai VRLA ke lithium untuk mengurangi 1. Replacing VRLA batteries with lithium batteries to reduce
limbah dan dampak lingkungan. Pada tahun 2025, Mitratel waste and environmental impact. In 2025, Mitratel carried
telah melakukan penggantian menjadi baterai lithium pada out the replacement with lithium batteries at 30 Border BTS
30 lokasi BTS Perbatasan; locations;
2. PLN-isasi 1 lokasi pada portofolio PAK Telkom; 2. PLN-ization of 1 location in the Telkom PAK portfolio;
3. Revitalisasi 6 lokasi swap battery lithium (penggantian 3. Revitalization of 6 locations through lithium battery swaps
battery lama yang sudah over lifetime) pada portofolio IP (replacement of old batteries that are already over lifetime)
Long Haul; serta in the IP Long Haul portfolio; and
4. Revitalisasi panel fotovoltaik Solar Panel System (SPS) 4. Revitalization of photovoltaic panels in the Solar Panel
telah dilakukan pada 30 lokasi BTS Perbatasan untuk System (SPS) has been carried out at 30 Border BTS
meningkatkan efektivitas dan umur aset. locations to improve effectiveness and asset lifespan.
Guna mendukung transisi energi, Mitratel berhasil To support the energy transition, Mitratel successfully
mengomersialisasikan 1.625 site Power as a Service (PaaS) commercialized 1,625 Power as a Service (PaaS) sites that
yang menyediakan solusi pengelolaan pasokan daya terpadu provide integrated power supply management solutions for
bagi mobile network operator (MNO). Layanan ini mencakup mobile network operators (MNOs). This service includes
skema off-grid, on-grid, dan hybrid untuk memastikan off-grid, on-grid, and hybrid schemes to ensure the fulfillment of
pemenuhan service level agreement (SLA), meningkatkan service level agreements (SLA), enhance operational reliability,
keandalan operasional, serta menjaga kualitas layanan secara and maintain service quality on a sustainable basis.
berkelanjutan.
122 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Selain itu, Mitratel juga telah mengimplementasikan Small Cell, In addition, Mitratel has also implemented Small Cell and
Solar Panel System (SPS) pada 650 site sepanjang tahun Solar Panel Systems (SPS) across 650 sites throughout 2025.
2025. Progres pengembangan dan implementasi produk ramah The progress in the development and implementation of these
lingkungan ini menjadi bagian dari upaya strategis Perusahaan environmentally friendly products forms part of the Company’s
dalam mendorong efisiensi energi dan mendukung pencapaian strategic efforts to drive energy efficiency and support
target transisi menuju Net Zero Emissions sesuai dengan the achievement of the transition target toward Net Zero
komitmen yang telah ditetapkan. Emissions in line with its established commitments.
Dalam jangka menengah, Mitratel juga mengeksplorasi dan In the medium term, Mitratel is also exploring and developing
mengembangkan berbagai alternatif energi terbarukan untuk various renewable energy alternatives to support operational
mendukung keberlanjutan operasional. Beberapa inovasi yang sustainability. Several innovations currently being developed
sedang dikembangkan meliputi: include:
1. PoC (Proof of Concept) Hybrid Wind Turbine: Wind Turbine 1. PoC (Proof of Concept) Hybrid Wind Turbine (Wind Turbine
dengan SPS): Memanfaatkan kombinasi antara tenaga with SPS): utilizing a combination of wind and solar energy
angin dan surya sebagai sumber energi listrik; as sources of electricity;
2. Inisiasi Pengembangan Fuel cell: Mengubah energi kimia 2. Fuel Cell Development Initiation: Converting chemical
dari hidrogen atau etanol menjadi listrik melalui reaksi energy from hydrogen or ethanol into electricity through
kimia; serta a chemical reaction; and
3. Panel surya: Meningkatkan efisiensi panel surya untuk 3. Solar panel: Enhancing solar panel efficiency to generate
menghasilkan energi yang lebih optimal dibandingkan more optimal energy compared to existing technology.
teknologi yang ada saat ini.
Seluruh sumber energi tersebut diintegrasikan ke dalam sistem All of these energy sources are integrated into a hybrid system,
hybrid, yang mengombinasikan beberapa teknologi energi which combines multiple renewable energy technologies
terbarukan untuk menyediakan pasokan listrik yang stabil, to provide a stable, efficient, and environmentally friendly
efisien, dan ramah lingkungan. Pendekatan ini menjadi langkah power supply. This approach is Mitratel’s concrete step
nyata Mitratel dalam mendukung transisi menuju energi hijau toward supporting the transition to green energy and creating
dan menciptakan operasi jaringan yang rendah karbon. low-carbon network operations.
Melalui penerapan panel surya, baterai lithium, dan sistem By implementing solar panels, lithium batteries, and hybrid
hybrid, Mitratel mempertegas komitmen terhadap energi bersih systems, Mitratel reinforces its commitment to clean energy and
dan pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya sustainable development. These initiatives not only enhance
meningkatkan efisiensi operasional dan keandalan layanan, operational efficiency and service reliability but also create
tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta added value for customers and strengthen Mitratel’s reputation
memperkuat reputasi Mitratel sebagai pelopor infrastruktur as a pioneer of environmentally conscious telecommunications
telekomunikasi yang berwawasan lingkungan. infrastructure.
Penggunaan Energi [ESG E-03] [GRI 302-1, 302-3, 302-4] Energy Usage [ESG E-03] [GRI 302-1, 302-3, 302-4]
Mitratel secara konsisten melakukan pengukuran, pemantauan, Mitratel consistently conducts measurement, monitoring, and
dan evaluasi terhadap konsumsi energi di seluruh jaringan evaluation of energy consumption across the entire network
menara telekomunikasi. Upaya ini bertujuan memastikan of telecommunication towers. These efforts aim to ensure the
efektivitas strategi efisiensi energi sekaligus mengidentifikasi effectiveness of energy efficiency strategies while identifying
peluang peningkatan kinerja operasional di masa mendatang. opportunities to improve operational performance in the future.
Pemantauan mencakup seluruh sumber energi yang Monitoring covers all energy sources used, both from the main
digunakan, baik dari jaringan listrik utama (on-grid) maupun electricity grid (on-grid) and from alternative energy sources, such
dari sumber energi alternatif, seperti panel surya dan generator as solar panels and diesel generators in off-grid areas. In addition,
diesel di wilayah off-grid. Selain itu, pengukuran penggunaan measurement of energy use for operational vehicles is also
energi untuk kendaraan operasional juga dilakukan guna carried out to enhance data transparency. This data-driven and
meningkatkan transparansi data. Pendekatan berbasis data comprehensive approach enables Mitratel to accurately measure
dan komprehensif ini memungkinkan Mitratel mengukur secara the contribution of each energy source to total consumption, as
akurat kontribusi setiap sumber energi terhadap total konsumsi, well as assess its impact on carbon emission reduction and the
serta menilai dampaknya terhadap pengurangan emisi karbon optimization of operational efficiency. [GRI 3-3]
dan optimalisasi efisiensi operasional. [GRI 3-3]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 123
Page 126
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Informasi mengenai penggunaan energi Mitratel sepanjang Information on Mitratel’s energy use over the past 3 years is
3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. presented as follows.
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Listrik dari Jaringan Electricity from the Grid (from towers/
kWh 12.898.427 35.618.327 36.300.030
(dari menara/lokasi) locations)
Konsumsi Listrik GJ 46.434 128.226 130.680 Electricity Consumption
Diesel (dari generator Diesel (from tower/location
745.910 454.652 553.213
menara/lokasi) generators)
Liter
Bahan Bakar Minyak (mobil dinas
134.514 1.256.170 1.386.014 Fuel (office service vehicles)
kantor)
Konsumsi Bahan Bakar 15.959 60.265 68.435 Fuel Consumption
GJ
Total Penggunaan Energi 62.393 188.491 199.115 Total Energy Usage
GJ/Juta Rp
Intensitas Penggunaan Energi 0,007 0,020*) 0,023*) Energy Usage Intensity
GJ/Million Rp
Purchased Electricity Consumption
Konsumsi Listrik yang Dibeli dari
% 74,4 68,0 65,6 as a Percentage of Total Energy
Total Konsumsi Energi
Consumption
Renewable Energy Consumption
Konsumsi dari Energi Terbarukan
% 5,5 1,6 1,7 as a Percentage of Total Energy
dari Total Konsumsi Energi
Consumption
GJ/Juta Rp
Efisiensi Energi 0,013 0,003*) 0,005*) Energy Efficiency
GJ/Million Rp
Penurunan konsumsi energi pada tahun 2025 terutama The reduction in energy consumption in 2025 was primarily
disebabkan oleh perubahan model bisnis Perseroan dalam driven by changes in the Company’s business model in
kerja sama dengan operator (MNO, seperti TSEL). Jika collaboration with operators (MNOs, such as TSEL). Previously,
sebelumnya Perseroan turut menyediakan layanan yang the Company provided services that included electricity
mencakup pengelolaan dan pembayaran listrik, kini skema management and payment; however, the business scheme has
bisnis beralih menjadi hanya penyediaan sewa menara. now shifted to focus solely on tower leasing.
Mitratel terus mengoptimalkan konsumsi energi pada Mitratel continues to optimize energy consumption in
operasional menara telekomunikasi untuk memastikan efisiensi the operation of telecommunication towers to ensure long-term
dan keberlanjutan jangka panjang. Sebagian besar menara efficiency and sustainability. Most towers receive electricity
memperoleh pasokan listrik dari jaringan PLN, sementara supply from PLN grid, while the implementation of alternative
penerapan energi alternatif, seperti panel surya, baterai lithium, energy, such as solar panels, lithium batteries, and hybrid
dan sistem hybrid terus diperluas untuk mendukung efisiensi systems continues to be expanded to support energy efficiency
dan ketahanan energi di berbagai wilayah operasional. Informasi and resilience across various operational areas. Information
mengenai penggunaan energi pada menara sepanjang 3 tahun on energy use at towers over the past 3 years is presented
terakhir diuraikan sebagai berikut. as follows.
2025 2024 2023
Uraian Description
Unit % Unit % Unit %
Menara dengan Listrik dari Towers with Electricity from the
38.923 97,3 38.281 97,2 36.642 97,0
Jaringan (PLN) Grid (PLN)
Menara dengan Panel Surya 650 1,6 618 1,6 630 1,7 Towers with Solar Panels
Menara dengan Baterai Litium 1.928 4,2 1.675 4,3 1.669 4,4 Towers with Lithium Batteries
Menara dengan Sistem Hybrid Towers with Hybrid Systems
189 0,5 189 0,5 189 0,5
(Kombinasi Energi) (Energy Combination)
Total Menara 40.230 39.404 37.765 Total Towers
Keterangan / Note:
Total menara mencakup data dari Entitas Anak, yaitu PT Persada Sokka Tama. / The total towers includes data from the Subsidiary, PT Persada Sokka Tama.
124 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Penggunaan Air [POJK F.8] [ESG E-04]
Water Usage
Mitratel menggunakan air dalam jumlah yang relatif kecil, Mitratel uses water in relatively small quantities, with needs
dengan kebutuhan yang terbatas pada kegiatan operasional di limited to operational activities at the head office to support
kantor pusat untuk mendukung aktivitas karyawan. Sementara employee activities. Meanwhile, the operational locations of
itu, lokasi operasional menara telekomunikasi tidak memerlukan telecommunication towers do not require water use because
penggunaan air karena sistem infrastrukturnya bersifat pasif the infrastructure system is passive and does not involve
dan tidak melibatkan proses yang membutuhkan pasokan processes that require a direct water supply. Information
air secara langsung. Informasi mengenai penggunaan air regarding Mitratel’s water use over the past 3 years is presented
Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. as follows. [GRI 3-3, 303-3, 303-4, 303-5]
[GRI 3-3, 303-3, 303-4, 303-5]
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Pengambilan Air m3 226 135 114 Water Withdrawal
PDAM m3 226 135 114 PDAM
Intensitas Penggunaan Air m3/Juta Rupiah 0,000024 0,000015**) 0,000013 Water Usage Intensity
m3/Million
Efisiensi Penggunaan Air Rupiah (0,000009) (0,000001)**) 0,000004 Water Usage Efficiency
*) Data ini mencakup penggunaan air untuk kebutuhan domestik di kantor pusat Mitratel yang berlokasi di Telkom Landmark Tower. / This data includes water usage for domestic
needs at Mitratel’s headquarters, located at Telkom Landmark Tower.
**) Disajikan kembali. / Restated.
Meskipun volume penggunaan air tergolong rendah, Mitratel Although the volume of water usage is relatively low, Mitratel
tetap menjalankan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga continues implementing various efficiency measures to maintain
keberlanjutan sumber daya air. Upaya tersebut mencakup the sustainability of water resources. These efforts include
pemasangan perangkat hemat air, seperti keran bertekanan installing water-saving devices, such as low-pressure faucets
rendah dan sistem otomatisasi aliran, serta edukasi bagi and automated flow systems, as well as providing employee
karyawan mengenai perilaku penggunaan air yang bertanggung education on responsible water-use behavior. Through these
jawab. Melalui langkah ini, Mitratel menunjukkan komitmen dalam measures, Mitratel demonstrates its commitment to preserving
menjaga ketersediaan air bersih bagi generasi mendatang. the availability of clean water for future generations.
Pengelolaan Emisi [POJK F.11, F.12] [ESG E-01, E-02]
Emission Management
Mitratel secara proaktif mengelola emisi GRK melalui strategi Mitratel proactively manages GHG emissions through
yang terencana dan berbasis data guna meminimalkan dampak well-planned and data-driven strategies to minimize environmental
lingkungan dari seluruh kegiatan operasional. Pengelolaan impacts across all operational activities. Emission management
emisi menjadi bagian integral dari komitmen Mitratel untuk is an integral part of Mitratel’s commitment to supporting
mendukung upaya nasional dalam mitigasi perubahan iklim serta national efforts in climate change mitigation and strengthening
memperkuat ketahanan lingkungan di sektor telekomunikasi. environmental resilience in the telecommunications sector.
Sumber utama emisi GRK Mitratel berasal dari berbagai The main sources of Mitratel’s GHG emissions originate from
aktivitas operasional yang dikategorikan ke dalam 3 cakupan various operational activities categorized into three scopes in
(scope) sesuai dengan Pedoman Greenhouse Gas (GHG) accordance with the guidelines of the Greenhouse Gas (GHG)
Protocol, Panduan Intergovernmental Panel on Climate Protocol, the Intergovernmental Panel on Climate Change
Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories,
Inventories, ISO 14064-1, serta pedoman lainnya yang ISO 14064-1, and other relevant guidelines. Scope 1 GHG
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 125
Page 128
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
relevan.Emisi GRK Cakupan 1 (Scope 1) berasal dari sumber emissions come from direct sources controlled by Mitratel,
langsung yang dikendalikan oleh Mitratel, meliputi penggunaan including the use of diesel generators as power supply in off-grid
generator diesel sebagai pasokan listrik di wilayah off-grid, areas, the use of operational vehicles, and fugitive emissions.
penggunaan kendaraan operasional, serta emisi fugitive yang Scope 2 GHG emissions are indirect emissions resulting from
timbul. Emisi GRK Cakupan 2 (Scope 2) merupakan emisi electricity consumption at telecommunication towers and office
tidak langsung yang dihasilkan dari konsumsi listrik pada facilities supplied by the PLN grid. Meanwhile, Scope 3 GHG
menara telekomunikasi dan fasilitas kantor yang disuplai emissions cover other indirect emissions originating from
oleh jaringan PLN. Sementara itu, Emisi GRK Cakupan 3 activities beyond Mitratel’s direct control, such as employee
(Scope 3) mencakup emisi tidak langsung lainnya yang berasal business travel and commuting, procurement of goods and
dari kegiatan di luar kendali langsung Mitratel, seperti perjalanan services, and the use of capital goods/equipment. [GRI 3-3]
dinas dan komuter karyawan, pembelian barang dan jasa, serta
penggunaan capital goods/equipment. [GRI 3-3]
Perseroan menghitung emisi GRK Cakupan 2 (Scope 2) dengan The Company calculates Scope 2 GHG emissions using two
menggunakan 2 pendekatan sesuai Greenhouse Gas Protocol, approaches in accordance with the Greenhouse Gas Protocol,
yaitu location-based dan market-based. Pendekatan location- namely location-based and market-based. The location-based
based mencerminkan intensitas emisi dari jaringan listrik di approach reflects the emission intensity of the electricity grid
wilayah operasional, sedangkan market-based didasarkan pada in the operational areas, while the market-based approach is
instrumen atau kontrak energi yang dimiliki. Kedua pendekatan based on energy instruments or contracts held. Both approaches
menghasilkan nilai emisi yang sama, karena Perseroan belum result in the same emission values, as the Company has
memanfaatkan instrumen energi terbarukan seperti REC, PPA, not yet utilized renewable energy instruments such as REC,
atau green tariff. Oleh karena itu, seluruh konsumsi listrik masih PPA, or green tariffs. Therefore, all electricity consumption is
berasal dari jaringan konvensional, sehingga faktor emisi yang still sourced from the conventional grid, resulting in identical
digunakan pada kedua metode tetap identik. emission factors used in both methods.
Seluruh perhitungan dan pemantauan emisi GRK dilakukan All GHG emission calculations and monitoring activities are
berdasarkan metodologi GHG Protocol Corporate carried out based on the GHG Protocol Corporate Accounting
Accounting and Reporting Standard dan IPCC Guidelines and Reporting Standard and the IPCC Guidelines (2006
(2006 dan 2019 Refinement) dengan pendekatan berbasis and 2019 Refinement), using an activity data and emission
aktivitas dan faktor emisi (activity data and emission factor). factor approach. This methodology ensures transparent,
Metodologi ini memastikan hasil pengukuran emisi yang accurate, and comparable emission measurement results
transparan, akurat, serta dapat dibandingkan antarperiode. between periods. It also enables Mitratel to identify major
Pendekatan ini memungkinkan Mitratel untuk mengidentifikasi emission sources, set reduction priorities, and evaluate
sumber emisi terbesar, menetapkan prioritas pengurangan, the effectiveness of energy efficiency initiatives that have
serta mengukur efektivitas inisiatif efisiensi energi yang telah been implemented. In addition, the monitoring results serve
dijalankan. Selain itu, hasil pemantauan menjadi dasar dalam as the foundation for developing future mitigation strategies and
penyusunan strategi mitigasi dan inovasi teknologi rendah low-carbon technological innovations. [GRI 3-3]
karbon di masa mendatang. [GRI 3-3]
Informasi mengenai emisi GRK yang dihasilkan Mitratel Information on the GHG emissions generated by Mitratel over
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 305-1, the past 3 years is presented as follows. [GRI 305-1, 305-2, 305-3,
305-2, 305-3, 305-4, 305-5] 305-4, 305-5]
Satuan
Kategori Emisi 2025 2024 2023 Category of Emission
Unit
Cakupan 1 1.059,4 3.445,9*) 3.847,9*) Scope 1
Cakupan 2 12.077,3 34.450,2 34.739,8 Scope 2
ton CO2e
Cakupan 3 24.493,9 15.810,3 24.155,1 Scope 3
Total Emisi 37.630,6 53.706,3 *)
62.742,8 *)
Total Emissions
Intensitas Emisi ton CO2e/Juta Rp 0,003947 0,005770*) 0,007225*) Emission Intensity
Efisiensi Emisi tons of CO2e/Million Rp 0,001823 0,001455*) 0,000681*) Emission Efficiency
*) Data disajikan kembali. / Data Restated.
126 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Kategori 1: Emisi GRK Langsung dan Pembuangan Category 1: Direct GHG Emissions and Disposals
Direct Emissions from Stationary
Emisi Langsung dari Pembakaran Stasioner 725,1 1.261,8 1.535,3*)
Combustion
Emisi Langsung dari Pembakaran Bergerak 315,6 2.134,9*) 2.264,8*) Direct Emissions from Mobile Combustion
Emisi Langsung dari Proses Pengolahan - - - Direct Emissions from Processing Activities
ton CO2e
Emisi Fugitive Langsung 18,8 49,1*) 47,7*) Direct Fugitive Emissions
Emisi Langsung dari Land Use, Land Use Direct Emissions from Land Use, Land Use
- - -
Change and Forestry (LULUCF) Change, and Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1) 1.059,4 3.445,9*) 3.847,9*) Total Direct Emissions (Scope 1)
Kategori 2: Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Dibeli Category 2: Indirect GHG Emissions from Purchased Energy
Emisi Tidak Langsung dari Konsumsi Listrik Indirect Emissions from Purchased
12.077,3 34.450,2 34.739,8
yang Dibeli Electricity Consumption
Emisi Tidak Langsung dari Konsumsi ton CO2e Indirect Emissions from Purchased Energy
- - -
Jaringan Energi yang Dibeli (Di Luar Listrik) Network Consumption (Excluding Electricity)
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2) 12.077,3 34.450,2 34.739,8 Total Indirect Emissions (Scope 2)
Kategori 3: Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi Category 3: Indirect GHG Emissions from Transportation
Transportasi dan Distribusi Hulu - - - Upstream Transportation and Distribution
Perjalanan Dinas 160,2 106,4 963,4 Business Travel
Transportasi dari Klien dan Pengunjung ton CO2e - - - Transportation from Clients and Visitors
Transportasi dan Distribusi Hilir - - - Downstream Transportation and Distribution
Perjalanan Karyawan 14,8 - - Employee Commuting
Kategori 4: Emisi GRK Tidak Langsung dari Produk Category 4: Indirect GHG Emissions
yang Digunakan oleh Mitratel from Products Used by Mitratel
Kegiatan yang Berhubungan dengan
Energy-Related Activities Not Included in
Energi yang Tidak Termasuk dalam Emisi 1.414,1 - -
Direct and Indirect Energy Emissions
Langsung dan Emisi Energi Tidak Langsung
Pembelian Barang dan Jasa - 440,1 399,5 Purchase of Goods and Services
ton CO2e
Capital Equipment/Goods 22.904,7 15.251,5 22.784,7 Capital Equipment/Goods
Limbah yang Dihasilkan dalam Kegiatan Waste Generated from Operational
0,1 - -
Operasional Activities
Aset Sewaan Hulu - 12,2 7,5 Upstream Leased Assets
Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang terkait Category 5: Indirect GHG Emissions Related to
dengan Penggunaan Produk dari Mitratel the Use of Mitratel’s Products
Investasi - - - Investments
Penggunaan Produk yang Dijual - - - Use of Sold Products
Pembuangan Akhir Masa Pakai Produk
- - - End-of-Life Disposal of Sold Products
yang Dijual ton CO2e
Waralaba Hilir - - - Downstream Franchises
Aset Sewaan Hilir - - - Downstream Leased Assets
Pengolahan Produk yang Dijual - - - Processing of Sold Products
Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya Category 6: Other Indirect GHG Emissions from Various Sources
Emisi atau Pembuangan Tidak Langsung
- - - Other Indirect Emissions or Waste Disposal
Lainnya
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3) 24.493,9 15.810,3 24.155,1 Total Indirect Emissions (Scope 3)
ton CO2e
Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2) 13.136,7 37.896,0*) 38.587,7*) Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3) 37.630,6 53.706,3*) 62.742,8*) Total GHG Emissions (Scope 1, 2, and 3)
Offsets/Credits - - - Offsets/Credits
Purchase of Renewable Energy
Pembelian Renewable Energy Certificate kWh - - -
Certificates
ton CO2e/
Juta Rp
GHG Emission Intensity
Intensitas Emisi GRK (Scope 1 dan 2) tons of 0.001378 0,005770*) 0,004444*)
(Scope 1 and 2)
CO2e/
Million Rp
*) Data disajikan kembali. / Data Restated.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 127
Page 130
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Data Emisi pada Laporan telah diverifikasi oleh verifikator yang Emission data in the Report has been verified by the appointed
ditunjuk yaitu TUV Rheinland melalui verifikasi dan validasi verifier, TUV Rheinland, through verification and validation
secara Telkom Group dengan hasil "unmodified" atau wajar at Telkom Group level, with an "unmodified" result or
tanpa penyesuaian. Hasil Opini dari Lembaga Validasi/Verifikasi fairly stated without adjustment. The Opinion issued by
(LVV) dapat dilihat di Laporan Keberlanjutan Telkom Group the Validation/Verification Body (VVB) can be found in Telkom
tahun buku 2025 atas nama Telkom Group yang mencakup Group’s Sustainability Report for the 2025 financial year,
seluruh entitas dalam Telkom Group, termasuk data emisi yang under the name Telkom Group, which covers all entities within
dihasilkan oleh Mitratel Group. the Telkom Group, including emission data generated by
Mitratel Group.
Sepanjang tahun 2025, emisi GRK yang dihasilkan oleh Mitratel Throughout 2025, Mitratel generated GHG emissions totaling
sebesar 37,6 ribu ton CO₂e. Capaian dalam pengurangan emisi 37.6 thousand tons of CO₂e. The achievement in emission
sebagian besar berasal dari emisi lingkup lingkup 2. Penurunan reduction primarily came from Scope 2 emissions. This decrease
ini disebabkan oleh perubahan model bisnis layanan dari was driven by changes to the operator service business model,
operator yang sebelumnya mencakup pembayaran listrik which previously included electricity payments and has since
menjadi hanya pada sewa penyewaan space menawa (tower shifted to focus solely on tower space leasing (tower leasing),
leasing) yang berdampak pada penurunan tagihan listrik di site. resulting in lower electricity bills at the site.
Komitmen Menuju Emisi Bersih Commitment to Net Zero Emissions
[ESG E-06, E-07] [ESG E-06, E-07]
Mitratel secara konsisten memperkuat komitmen terhadap Mitratel consistently strengthens its commitment to the transition
transisi menuju Net Zero Emissions melalui implementasi toward Net Zero Emissions through the implementation of the
Climate Transition Plan atau Decarbonization Strategy, yang Climate Transition Plan or Decarbonization Strategy, which was
disusun di tahun 2025 dan menjadi panduan strategis bagi developed in 2025 and serves as a strategic guideline for all
seluruh kegiatan operasional Perseroan. Peta jalan ini memuat of the Company’s operational activities. This roadmap outlines
target Net Zero Emissions Mitratel pada 2060 dan menegaskan Mitratel’s Net Zero Emissions target for 2060 and reinforces
posisi Mitratel sebagai bagian dari ekosistem Telkom Group the Company’s position as part of Telkom Group ecosystem
yang berperan aktif dalam mendukung agenda dekarbonisasi that actively supports Indonesia’s decarbonization agenda. In
Indonesia. Selain itu, dalam jangka menengah Mitratel addition, in the medium term, Mitratel targets a 20% reduction in
menargetkan penurunan emisi operasional sebesar 20% pada operational emissions by 2030 compared to the 2023 baseline.
tahun 2030 dibandingkan dengan baseline tahun 2023. Target This target serves as a concrete benchmark for ensuring that
ini menjadi tolok ukur nyata bagi Mitratel dalam memastikan all operational activities are carried out under low-carbon and
seluruh aktivitas operasional dijalankan dengan prinsip rendah energy-efficient principles.
karbon dan efisiensi energi.
Mitratel juga telah menetapkan 8 decarbonization levers yang Mitratel has also established 8 decarbonization levers
dirumuskan dalam Rencana Transisi Iklim sebagai pendorong formulated in its Climate Transition Plan as the main drivers
utama penurunan emisi secara sistematis dan terukur. Beberapa of systematic and measurable emission reductions. These
inisiatif utama tersebut mencakup peningkatan efisiensi energi key initiatives include enhancing energy efficiency across
di seluruh lini operasional, percepatan elektrifikasi, optimalisasi all operational lines, accelerating electrification, optimizing
pemanfaatan energi terbarukan, serta penggunaan instrumen the utilization of renewable energy, and leveraging market-
berbasis pasar seperti karbon kredit untuk mendukung based instruments such as carbon credits to support the
pencapaian target dekarbonisasi. achievement of decarbonization targets.
Pemilihan inisiatif ini didasarkan pada profil emisi Mitratel The selection of these initiatives is based on Mitratel’s emissions
yang mayoritas berasal dari konsumsi listrik, sehingga fokus profile, which predominantly originates from electricity
strategi diarahkan pada pengelolaan energi yang lebih efisien consumption, thereby directing the strategic focus toward more
dan berkelanjutan. Selain itu, langkah-langkah tersebut juga efficient and sustainable energy management. In addition, these
diselaraskan dengan arah kebijakan transisi energi nasional measures are also aligned with the direction of national energy
serta kebutuhan untuk menjaga keandalan dan kualitas layanan transition policies as well as the need to maintain the reliability
telekomunikasi. and quality of telecommunication services.
Sejalan dengan itu, Mitratel melanjutkan pengembangan serta In line with this, Mitratel continues the development and
realisasi menara rendah karbon berbahan GFRP sebagai implementation of low-carbon towers made from GFRP as
bagian dari komitmen terhadap pengurangan emisi. Teknologi part of its commitment to emission reduction. This technology
128 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
ini telah memenuhi persyaratan teknis berdasarkan hasil has met technical requirements based on testing results from
pengujian dari tiga laboratorium tersertifikasi di Indonesia, three certified laboratories in Indonesia, namely the Universitas
yaitu Laboratorium Universitas Indonesia untuk pengujian Indonesia Laboratory for material testing in February 2024,
material pada Februari 2024, Telkom Lab untuk pengujian Telkom Lab for environmental resistance testing (temperature
ketahanan lingkungan (suhu dan UV accelerated test) pada and UV accelerated test) in April 2024, as well as technical
April 2024, serta pengujian teknis oleh Laboratorium ITB. testing by the ITB Laboratory. Through the implementation of
Melalui implementasi lima menara rendah karbon pada tahun five low-carbon towers this year, Mitratel estimates a potential
ini, Mitratel memperkirakan adanya potensi penurunan emisi reduction in greenhouse gas (GHG) emissions of 0.0099 tons
gas rumah kaca (GRK) sebesar 0,0099 ton CO₂e. Inisiatif ini of CO₂e. This initiative reflects the Company’s tangible step
mencerminkan langkah nyata Perusahaan dalam mendorong in driving more environmentally friendly infrastructure innovation
inovasi infrastruktur yang lebih ramah lingkungan sekaligus while supporting the achievement of its sustainability targets.
mendukung pencapaian target keberlanjutan.
Mitratel juga melakukan diversifikasi portofolio yang berorientasi Mitratel also diversifies its portfolio with a sustainability-oriented
pada keberlanjutan melalui pengembangan MiQAs (Mitratel approach through the development of MiQAs (Mitratel Quality
Quality Air System), Power as a Service (PaaS), dan Small Air System), Power as a Service (PaaS), and Small Cell
Cell Solar Panel System (SPS). MiQAs merupakan solusi Solar Panel System (SPS). MiQAs is an Internet of Things
pemantauan kualitas udara dan cuaca berbasis Internet of (IoT)-based air quality and weather monitoring solution capable
Things (IoT) yang mampu menghasilkan Indeks Standar of generating the Air Pollution Standard Index (ISPU) periodically.
Pencemar Udara (ISPU) secara berkala. Sistem ini mencakup This system covers seven main parameters, namely PM10,
tujuh parameter utama, yaitu PM10, PM2.5, NO₂, SO₂, CO, O₃, PM2.5, NO₂, SO₂, CO, O₃, and HC, with data updates every
dan HC, dengan pembaruan data setiap 30 menit sehingga 30 minutes, enabling more accurate and real-time environmental
memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan secara lebih monitoring. In 2025, the MiQAs solution had been piloted
akurat dan real-time. Pada tahun 2025, solusi MiQAs telah on a limited basis at several strategic locations, namely
diuji coba secara terbatas di beberapa lokasi strategis, yaitu in the DKI Jakarta area (Kebon Kacang and Gunung Sahari,
di wilayah DKI Jakarta (Kebon Kacang dan Gunung Sahari, Central Jakarta) as well as in East Kalimantan, particularly in
Jakarta Pusat) serta di Kalimantan Timur, khususnya di the Nusantara Capital City (IKN) area.
kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dengan pendekatan yang terstruktur ini, Mitratel tidak hanya Through this structured approach, Mitratel not only targets
menargetkan penurunan emisi secara progresif, tetapi juga progressive emission reductions but also ensures that
memastikan bahwa transformasi menuju operasional rendah the transformation toward low-carbon operations can be carried
karbon dapat berjalan seimbang dengan keberlanjutan bisnis out in balance with business sustainability and long-term
dan peningkatan kinerja operasional jangka panjang. operational performance improvement.
Analisis Risiko dan Peluang terkait Iklim Climate-Related Risk and Opportunity
Analysis
Perubahan iklim menjadi faktor eksternal yang semakin Climate change is an external factor that increasingly
memengaruhi keberlanjutan operasional dan stabilitas bisnis affects operational sustainability and business stability in
di industri telekomunikasi. Dampak, seperti peningkatan suhu the telecommunications industry. Impacts, such as rising
ekstrem, curah hujan tinggi, serta ketidakpastian pasokan extreme temperatures, high rainfall, and uncertainty in energy
energi dapat menimbulkan risiko terhadap infrastruktur, efisiensi supply may pose risks to Mitratel’s infrastructure, operational
operasional, dan rantai pasok Mitratel. Untuk menghadapi efficiency, and supply chain. To address these challenges,
tantangan tersebut, Mitratel melakukan analisis risiko dan Mitratel conducts a comprehensive analysis of climate-
peluang terkait iklim, baik dari sisi fisik maupun transisi, secara related risks and opportunities, covering both physical and
menyeluruh guna memastikan ketahanan dan keberlanjutan transition aspects, to ensure business resilience and long-term
usaha. Hasil analisis tersebut diuraikan sebagai berikut. sustainability. The results of this analysis are outlined below.
Tipe Risiko Peluang
Type Risk Opportunity
Fisik Akut • Peningkatan frekuensi heatwave • Sistem IOT untuk pengukuran
Physical Diakibatkan kejadian cuaca ekstrem yang dapat mengganggu Weather & Air Quality Monitoring
Acute operasional (mendeteksi indeks kualitas
• Kerusakan aset dan infrastruktur udara dan cuaca)
• Terjadi disrupsi operasi • Menara Ramah Lingkungan
(Green Tower) dan tahan cuaca
(climate resilient)
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 129
Page 132
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Tipe Risiko Peluang
Type Risk Opportunity
Caused by extreme weather events • Increased frequency of • IoT-based systems for Weather
heatwaves that may disrupt & Air Quality Monitoring
operations (detecting air quality index and
• Damage to assets and weather conditions)
infrastructure • Environmentally Friendly Towers
• Operational disruptions (Green Tower) and Climate-
Resilient
Kronis • Kenaikan suhu* IoT
Diakibatkan perubahan jangka panjang dalam pola iklim • Peningkatan curah hujan
Chronic • Kenaikan permukaan air
• Water stress (akibat kekeringan)
Caused by long-term changes in climate patterns • Temperature rise*
• Increased rainfall
• Water level rise
• Water stress (due to drought)
Transisi Kebijakan dan Legal Peningkatan harga BBM dan listrik Revitalisasi power system
Transition Diakibatkan perubahan regulasi pengurangan emisi
Policy and Legal Increase in fuel and electricity Power system revitalization
Caused by regulatory changes aimed at emission reduction prices
Teknologi • Malfungsi sistem akibat software • Penggunaan teknologi terbarukan
Diakibatkan adopsi teknologi dan inovasi yang mendukung obsolent • Penggunaan energi terbarukan
pengurangan emisi • Terkendalanya pasokan material untuk mengurangi emisi dan
yang berteknologi efisiensi biaya operasional
Technology • System malfunction due to • Use of renewable technologies
Caused by the adoption of technologies and innovations that software obsolent • Utilization of renewable energy
support emission reduction • Disruption in the supply of to reduce emissions and improve
technology-based materials operational cost efficiency
Pasar • Perubahan harga pasokan • Perubahan harga pasokan
Diakibatkan perubahan harga pasar dan permintaan atas material* material*)
komoditas tinggi emisi, layanan, dan produk rendah karbon • Perubahan preferensi pelanggan • Perubahan preferensi pelanggan
Market • Changes in material supply • Changes in material supply
Caused by changes in market prices and demand for prices* prices*)
high-emission commodities, services, and low-carbon • Changes in customer • Changes in customer
products preferences preferences
Reputasi • Dampak reputasi sesuai • Dampak reputasi sesuai
Diakibatkan pergeseran persepsi dan ekspektasi pemangku pemenuhan ekspektasi pemangku pemenuhan ekspektasi
kepentingan atas aksi iklim kepentingan* pemangku kepentingan*)
• Peningkatan permintaan produk • Peningkatan permintaan produk
ramah lingkungan/iklim dari ramah lingkungan/iklim dari
pelanggan pelanggan
Reputation • Reputational impact based on • Reputational impact based
Caused by shifts in stakeholder perceptions and expectations meeting stakeholder expectations* on meeting stakeholder
regarding climate action • Increased demand for expectations*)
environmentally/climate-friendly • Increased demand for
products from customers environmentally/climate-friendly
products from customers
*)
Mitratel memahami bahwa terdapat berbagai risiko/peluang terkait iklim lainnya yang dapat memengaruhi bisnis Mitratel. Risiko/peluang yang disajikan pada tabel mengacu
pada risiko dan peluang terkait iklim yang akan dianalisis lebih mendalam pada analisis skenario iklim pada periode pelaporan saat ini. / Mitratel acknowledges that there
are various other climate-related risks/opportunities that may affect its business. The risks/opportunities presented in the table refer to climate-related risks and opportunities
that will be analyzed in greater depth in the climate scenario analysis for the current reporting period.
Melalui pendekatan berbasis skenario iklim, Mitratel menilai Through a climate scenario–based approach, Mitratel
potensi risiko fisik maupun transisi yang dapat memengaruhi assesses potential physical and transition risks that may
kegiatan operasional dan investasi jangka panjang. Hasil affect its operational activities and long-term investments.
analisis digunakan sebagai dasar dalam menetapkan langkah The analysis results serve as the basis for determining mitigation
mitigasi, strategi adaptasi, serta pengembangan peluang bisnis measures, adaptation strategies, and the development of
yang mendukung transisi menuju operasi rendah karbon. Selain business opportunities that support the transition toward
itu, analisis ini memungkinkan Mitratel untuk memprioritaskan low-carbon operations. In addition, this analysis enables Mitratel
mitigasi risiko yang relevan sekaligus memanfaatkan to prioritize relevant risk mitigation actions while capitalizing
peluang yang ada, sehingga strategi bisnis tetap adaptif dan on emerging opportunities, ensuring that the Company’s
selaras dengan pembangunan berkelanjutan secara holistik. business strategy remains adaptive and aligned with holistic
Pendekatan ini memastikan strategi bisnis Mitratel tetap sustainable development. This approach ensures that Mitratel’s
tangguh, adaptif, dan selaras dengan tujuan pembangunan business strategy remains resilient, adaptive, and aligned with
berkelanjutan di sektor telekomunikasi. [GRI 3-3, 201-2] sustainable development objectives in the telecommunications
sector. [GRI 3-3, 201-2]
130 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Pengelolaan Sampah dan
Material Daur Ulang [POJK F.13, F.14] [ESG E-05] [GRI 306-1]
Waste Management and Recycling Materials
Mitratel berkomitmen untuk mengelola limbah secara Mitratel is committed to managing waste responsibly as part
bertanggung jawab sebagai bagian dari penerapan prinsip of its implementation of environmental sustainability principles
keberlanjutan lingkungan di seluruh kegiatan operasional. across all operational activities. Waste management is focused
Pengelolaan limbah difokuskan pada pengurangan timbulan, on reducing waste generation, segregating waste at the source,
pemilahan sejak sumber, serta pemanfaatan kembali material and reusing materials to support resource efficiency and
untuk mendukung efisiensi sumber daya dan mengurangi minimize environmental impact. [GRI 3-3]
dampak terhadap lingkungan. [GRI 3-3]
Mitratel mengoptimalkan penggunaan kembali material Mitratel optimizes the reuse of construction materials from
konstruksi dari tower site existing pada 7 lokasi site. Inisiatif existing tower sites across 7 site locations. This reuse initiative
reuse ini tidak hanya menekan kebutuhan material baru, tetapi not only reduces the need for new materials but also contributes
juga berkontribusi pada efisiensi sumber daya dan pengurangan to resource efficiency and reduces the environmental impact of
dampak lingkungan dari aktivitas pembangunan. Total efisiensi construction activities. The total material efficiency achieved
material yang dihasilkan mencapai 2.146,64 kg. amounts to 2,146.64 kg.
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan In addition, as part of its commitment to sustainable development,
berkelanjutan, penggunaan material ramah lingkungan the use of environmentally friendly GFRP materials has been
GFRP telah diadopsi pada 5 lokasi di tahun 2025. Inisiatif ini adopted at 5 locations in 2025. This initiative represents one of
menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong inovasi the strategic steps to promote more efficient and environmentally
konstruksi yang lebih efisien dan berwawasan lingkungan, conscious construction innovation, while reducing the use
sekaligus mengurangi penggunaan material besi konvensional. of conventional iron materials. This implementation results in
Implementasi ini menghasilkan reduksi penggunaan material a reduction of iron material usage by 17,571.25 kg.
besi sebesar 17.571,25 kg.
Dalam hal pengelolaan limbah khusus, seperti baterai VRLA In terms of managing special waste, such as VRLA and lithium
dan litium, Mitratel menerapkan skema penggantian baterai oleh batteries, Mitratel implements a battery replacement scheme
pihak ketiga di bawah koordinasi Mitra First Line Maintenance. carried out by third parties under the coordination of the First
Skema ini memastikan bahwa seluruh limbah baterai ditangani Line Maintenance Partner. This scheme ensures that all battery
sesuai standar lingkungan, memiliki jejak dokumentasi yang waste is handled in accordance with environmental standards,
terverifikasi, dan memenuhi ketentuan pengelolaan limbah supported by verified documentation records, and compliant with
Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang berlaku. applicable Hazardous Waste (B3) management regulations.
Informasi mengenai limbah yang dihasilkan Mitratel sepanjang Information on waste generated by Mitratel over the past
3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 306-3] 3 years is presented below. [GRI 306-3]
Satuan
Kategori Limbah 2025 2024 2023 Category of Waste
Unit
Berat Limbah Tidak Berbahaya yang
389,0 331,0 228,0 Non-Hazardous Waste Generated (Scrap)
Dihasilkan (Scrap)
Berat Limbah Tidak Berbahaya yang
Ton Non-Hazardous Waste Diverted from
Dialihkan dari Pembuangan untuk
Tons 21,4 3,7 - Disposal for Preparation for Reuse
Persiapan Penggunaan Ulang (Reuse) di
(Reuse) On-site
Tempat
Jumlah Limbah yang Dihasilkan 410,4 334,7 228,0 Total Waste Generated
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 131
Page 134
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Mekanisme Pengelolaan Limbah [GRI 306-2] Waste Management Mechanism [GRI 306-2]
Mitratel menerapkan mekanisme pengelolaan limbah yang Mitratel applies a structured waste management mechanism to
terstruktur untuk memastikan seluruh aktivitas operasional ensure that all operations are carried out in line with sustainability
berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan dan perlindungan principles and environmental protection. All waste streams, both
lingkungan. Seluruh limbah, baik B3 maupun non-B3, dikelola hazardous (B3) and non-hazardous (non-B3), are managed
dengan mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup in line with the Regulation of the Minister of Environment and
dan Kehutanan Republik Indonesia No. 18 Tahun 2020 tentang Forestry of the Republic of Indonesia No. 18 of 2020 on the
Pengelolaan Limbah B3 dan Non-B3. Melalui penerapan Management of Hazardous and Non-Hazardous Waste. By
standar tersebut, Mitratel memastikan setiap tahap pengelolaan applying these standards, Mitratel ensures that every stage
limbah, mulai dari pengumpulan, penyimpanan sementara, of waste management, from collection, temporary storage,
pengangkutan, hingga pemrosesan akhir, dilakukan secara transportation, to final processing, is conducted safely, orderly,
aman, tertib, terdokumentasi, dan sesuai ketentuan perundang- adequately documented, and in full compliance with prevailing
undangan. laws and regulations.
Informasi lebih lengkap mengenai mekanisme pengelolaan More detailed information on the waste management
limbah yang diimplementasikan Mitratel untuk tiap-tiap jenis mechanisms implemented by Mitratel for each waste category
limbah diuraikan sebagai berikut. [GRI 3-3] is presented below. [GRI 3-3]
Jenis Limbah Mekanisme Pengelolaan
Type of Waste Management Mechanism
Limbah Elektronik (E-Waste) Limbah elektronik di Mitratel mencakup perangkat komputer (alat tulis kantor/ATK) yang telah digunakan
sepanjang 3 tahun. Jika tidak dibeli kembali oleh karyawan, perangkat ini akan didaur ulang oleh pihak ketiga.
Electronic Waste (E-Waste) Electronic waste in Mitratel Includes computer equipment (office stationery/ATK) that has been used for 3 years.
If not repurchased by employees, the devices are recycled by third-party.
Limbah Baterai VRLA Dikelola dan diganti dengan baterai litium untuk mengurangi frekuensi timbulan limbah. Penggantian VRLA
dilakukan oleh Mitra First Line Maintenance (FLM). Limbah VRLA dapat didaur ulang atau dimusnahkan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
VRLA Battery Waste Managed and replaced with lithium batteries to reduce the frequency of waste generation. VRLA replacements
are handled by First Line Maintenance (FLM) partners.VRLA waste can be recycled or disposed of in accordance
with applicable regulations.
Limbah Baterai Litium Pemanfaatan baterai litium berumur panjang untuk menurunkan limbah.
Lithium Battery Waste The utilization of long-life lithium batteries to reduce waste.
Limbah Padat Non-B3 Pengelolaan dilakukan dengan prinsip reduce, reuse, recycle di kantor Telkom Landmark Tower. Sampah dipilah
menjadi 3 kategori (organik, kertas, serta kaleng dan botol plastik) dan dikelola oleh Building Management
(PT Graha Sarana Duta) yang bekerja sama dengan Daur ID untuk proses penghancurannya.
Non-Hazardous Solid Waste Waste management is carried out based on the principles of reduce, reuse, and recycle at the Telkom Landmark
Tower office. Waste is sorted into 3 categories (organic, paper, as well as cans and plastic bottles) and managed
by the Building Management (PT Graha Sarana Duta) in collaboration with Daur ID for the destruction process.
Efluen Cair Pemrosesan efluen cair dilakukan sesuai standar lingkungan yang berlaku sebagai upaya pencegahan
pencemaran.
Liquid Effluent The processing of liquid effluent is carried out in accordance with applicable environmental standards as
a preventive measure against pollution.
Scraping Material ex Dismantle Pengelolaan material hasil dismantle dilakukan dengan metode scrap on site.
The management of dismantled materials is conducted using the scrap-on-site method.
Reused Material ex Dismantle Pemanfaatan kembali material ex dismantle untuk kebutuhan menara sekitar.
The reuse of ex-dismantled materials is implemented to support the needs of nearby towers.
Selain memastikan seluruh pengelolaan limbah berjalan sesuai In addition to ensuring that all waste management is carried
ketentuan peraturan yang berlaku, Mitratel juga menjalankan out in accordance with applicable regulations, Mitratel also
berbagai inisiatif proaktif untuk mengurangi timbulan limbah implements various proactive initiatives to reduce waste
melalui berbagai program sebagai berikut: generation through the following programs:
1. Penggunaan Material Ramah Lingkungan 1. Use of Environmentally Friendly Materials
a. Mengoptimalkan penggunaan kembali material a. Optimizing the reuse of construction materials from
konstruksi dari 7 tower site existing yang dapat 7 existing tower sites, resulting in material efficiency of
mengefisienkan material hingga mencapai 2.146,64 kg; up to 2,146.64 kg;
b. Menggunakan GFRP sebagai alternatif material b. Utilizing GFRP as an alternative material that is lighter
yang lebih ringan dan ramah lingkungan karena and more environmentally friendly, as it generates lower
menghasilkan emisi karbon lebih rendah dalam proses carbon emissions in both production and transportation
132 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
produksi maupun transportasinya. Penggunaan processes. The use of this material also provides
material ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap a tangible contribution to GHG emission reduction,
penurunan emisi GRK, dengan estimasi reduksi with an estimated reduction of 54% compared to
sebesar 54% dibandingkan material konvensional, atau conventional materials, equivalent to an emission
setara dengan penurunan emisi sebesar 0,0099 ton reduction of 0.0099 tons of CO₂e for 6 units of GFRP
CO2e untuk 6 unit material GFRP yang digunakan; material used;
2. Efisiensi Material Proyek 2. Project Material Efficiency
Melalui penerapan desain first master pada proyek Through the application of first master design in tower
permanenisasi selubung menara, Mitratel berhasil sheath permanency projects, Mitratel succeeded in
mengurangi kebutuhan material hingga 40% di setiap reducing material needs by up to 40% in each guyed mast
proyek guyed mast. Sampai dengan akhir tahun 2025, 200 project. Until the end of 2025, 200 locations were already
lokasi telah berhasil ditingkatkan menggunakan desain upgraded using this efficient design;
efisien tersebut;
3. Digitalisasi Operasional Kantor 3. Office Operational Digitalization
Mitratel menerapkan sistem paperless melalui integrasi Mitratel implements a paperless system through the
e-sign dan e-Materai untuk dokumen, seperti e-BAST integration of e-sign and e-Stamp for documents such as
dan e-Invoicing yang diakses melalui platform Oneflux. e-BAST and e-Invoicing accessed through the Oneflux
Implementasi sistem ini telah membantu mengurangi platform. The implementation of this system has helped
ketergantungan pada dokumen cetak dan mendorong reduce dependence on printed documents and supported
transformasi digital Mitratel; serta Mitratel’s digital transformation; and
4. Pengurangan Limbah Plastik 4. Plastic Waste Reduction
Mendorong peralihan dari botol plastik sekali pakai ke Encouraging the shift from single-use plastic bottles
botol tumbler di seluruh lingkungan kerja sebagai bagian to tumbler bottles across the workplace as part of the
dari komitmen untuk membangun budaya kerja yang commitment to building a sustainable and environmentally
berkelanjutan dan peduli lingkungan. conscious work culture.
Tumpahan Limbah yang Terjadi [POJK F.15] Waste Spillage Incidents [POJK F.15]
Sampai dengan akhir tahun 2025, tidak terdapat insiden Until the end of 2025, there were no waste-spill incidents arising
tumpahan limbah akibat aktivitas operasional Mitratel yang from Mitratel’s operational activities that could potentially cause
berpotensi menimbulkan pencemaran terhadap lingkungan environmental contamination in the surrounding areas.
hidup sekitar.
Keanekaragaman Hayati [POJK F.9, F.10] [GRI 101-5]
Biodiversity
Mitratel menempatkan pelestarian keanekaragaman hayati Mitratel places biodiversity conservation as an important part
sebagai bagian penting dari tanggung jawab lingkungan dalam of its environmental responsibility in every operational activity.
setiap kegiatan operasional. Dengan jaringan infrastruktur With a network of tower infrastructure spread across various
menara yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk regions, including areas with diverse ecological characteristics,
area dengan karakteristik ekologi yang beragam, Mitratel Mitratel ensures that all construction and maintenance activities
memastikan seluruh aktivitas pembangunan dan pemeliharaan of telecommunication towers are carried out by taking into
menara telekomunikasi dilakukan dengan mempertimbangkan account the sustainability of the surrounding ecosystem.
keberlanjutan ekosistem sekitar. Pendekatan ini dijalankan This approach is implemented through identifying potential
melalui identifikasi potensi dampak lingkungan sejak tahap environmental impacts from the project planning stage, adjusting
perencanaan proyek, penyesuaian desain agar tidak designs to avoid disrupting natural habitats, and applying
mengganggu habitat alami, serta penerapan praktik konstruksi environmentally friendly construction practices. Mitratel also
yang ramah lingkungan. Mitratel juga berkoordinasi dengan coordinates with authorities and local communities to ensure
pihak berwenang dan masyarakat setempat untuk memastikan that operational activities do not interfere with protected areas
kegiatan operasional tidak mengganggu kawasan lindung or conservation zones.
maupun area konservasi.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 133
Page 136
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup [POJK F.4]
Environmental Management Costs
Mitratel menunjukkan komitmen yang kuat terhadap Mitratel demonstrates a strong commitment to implementing
pelaksanaan inisiatif-inisiatif pengelolaan lingkungan hidup environmental management initiatives through the allocation
melalui pengalokasian dana khusus untuk mendukung of dedicated funds to support the implementation of various
pelaksanaan berbagai program dan inisiatif keberlanjutan. sustainability programs and initiatives. This financial support
Dukungan pendanaan ini difokuskan pada kegiatan is focused on activities that provide positive environmental
yang memberikan dampak positif terhadap lingkungan, impacts, such as waste management, energy efficiency,
seperti pengelolaan limbah, efisiensi energi, pelestarian biodiversity conservation, and enhancing environmental
keanekaragaman hayati, serta peningkatan kesadaran awareness within Mitratel.
lingkungan di internal Mitratel.
Informasi mengenai biaya pengelolaan lingkungan hidup Information regarding Mitratel’s environmental management
Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. expenses over the past 3 years is presented as follows.
Alokasi Biaya Lingkungan Hidup Tahun 2025 Biaya (Juta Rupiah)
Environmental Management Cost Allocation for 2025 Cost (Million Rupiah)
Biaya Perbaikan Sistem dan Liabilitas
3.307
System Repair and Liability Costs
Realisasi Recovery Dampak Iklim dan Cuaca (Program Mitigasi Iklim)
13.710
Realization of Recovery from Climate and Weather Impacts (Climate Mitigation Program)
Recovery Bencana Sumatra (Program Adaptasi Iklim)
2.290
Sumatra Disaster Recovery (Climate Adaptation Program)
Pengadaan Tower GFRP
1.295
Procurement of GFRP Towers
Jumlah Biaya Pengelolaan Lingkungan Hidup 2025 2024 2023
Total Environmental Management Costs
(dalam jutaan Rupiah / in million of Rupiah) 20.602 55.731 14.888
134 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
Menjaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Lingkungan Hidup melalui Infrastruktur Berkelanjutan
Maintaining the Balance Between Growth and the Environment through Sustainable Infrastructure
Pengaduan Masalah Lingkungan Hidup [POJK F.16]
Environmental Complaints
Dalam rangka mewujudkan pengelolaan dampak lingkungan To realize effective environmental impact management, Mitratel
hidup yang efektif, Mitratel menyediakan saluran pengaduan provides an environmental complaint channel managed by
lingkungan yang dikelola melalui unit terkait bagi masyarakat the relevant unit, enabling the public to submit feedback,
untuk menyampaikan masukan, keluhan, maupun laporan terkait complaints, or reports related to environmental issues around
isu lingkungan di sekitar wilayah operasional. Setiap pengaduan the operational areas. Every complaint received is handled
yang diterima ditangani secara transparan dan akuntabel, transparently and accountably, with a follow-up process
dengan proses tindak lanjut yang terkoordinasi bersama unit coordinated with the relevant unit until an adequate resolution
terkait hingga tercapai penyelesaian yang memadai. is achieved.
Dalam menangani pengaduan, Mitratel mengedepankan In handling complaints, Mitratel prioritizes a persuasive
pendekatan persuasif dan dialog terbuka melalui forum approach and open dialogue through deliberation forums,
musyawarah, sehingga permasalahan dapat diselesaikan allowing issues to be resolved amicably without causing
secara damai tanpa menimbulkan perselisihan. Adapun disputes. Information regarding the number and substance of
informasi mengenai jumlah dan substansi pengaduan environmental complaints received by Mitratel over the past
lingkungan yang diterima Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir 3 years is presented as follows.
diuraikan sebagai berikut.
2025 2024 2023
Uraian Total Sedang Total Total
Sedang Sedang
Description Keluhan Selesai Ditindak- Keluhan Selesai Keluhan Selesai
Ditindak-lanjuti Ditindak-lanjuti
Total Resolved lanjuti Total Resolved Total Resolved
Under Review Under Review
Complaints Under Review Complaints Complaints
Kekhawatiran
tentang Hak
Kepemilikan Tanah
- - - - - - 9 6 3
Concerns
regarding Land
Ownership
Sewa Tanah dan
Perpanjangan
Sewa Lahan 61 59 2 73 63 10 107 107 -
Land Lease and
Lease Extension
Pemblokiran Akses
terkait dengan
Kompensasi
Warga
- - - - - - 4 4 -
Access Blockage
related to
Community
Compensation
Total Keluhan
61 59 2 73 63 10 120 117 3
Total Complaints
Sementara itu, persentase keluhan terhadap menara yang Meanwhile, the percentage of complaints related to towers
dikelola Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai managed by Mitratel over the past 3 years is presented as
berikut. follows.
Uraian 2025 2024 2023 Description
Total Keluhan - 73 120 Total Complaints
Total Menara 40.230 39.404 38.014 Total Towers
Persentase Keluhan terhadap Menara Percentage of Complaints Against
- 0,18 0,32
yang Dikelola (%) Managed Towers (%)
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 135
Page 138
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk 136 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
MENCIPTAKAN
DAMPAK SOSIAL
BERKELANJUTAN
MELALUI INKLUSIVITAS
DAN PEMBERDAYAAN
Creating Sustainable Social
Impact through Inclusivity and
Empowerment
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 137
Page 140
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk “Mitratel menempatkan penciptaan nilai sosial sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan dengan berfokus pada pengembangan SDM yang unggul, beretika, dan inklusif. Mitratel secara konsisten mendorong terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, serta mendukung kesejahteraan karyawan sebagai fondasi utama dalam mencapai kinerja yang berkelanjutan. Di sisi eksternal, Mitratel memperkuat hubungan yang saling menguntungkan dengan pelanggan dan mitra usaha melalui praktik bisnis yang bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada kualitas layanan. Selain itu, Mitratel juga berperan aktif dalam memperluas akses konektivitas digital bagi masyarakat, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), guna mendorong pemerataan akses informasi dan peluang ekonomi. Melalui pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan, Mitratel tidak hanya menciptakan nilai bagi bisnis, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan sosial yang adil, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia, sejalan dengan komitmen terhadap SDGs.” “Mitratel places social value creation as an integral part of its sustainability strategy by focusing on the development of high-quality, ethical, and inclusive human capital. Mitratel consistently promotes the creation of a safe and healthy work environment that supports employee welfare as a key foundation in achieving sustainable performance. On the external side, Mitratel strengthens mutually beneficial relationships with customers and business partners through responsible, transparent, and service quality-oriented business practices. In addition, Mitratel also plays an active role in expanding digital connectivity access for communities, including in frontier, outermost, and disadvantaged (3T) areas, to promote equitable access to information and economic opportunities. Through an inclusive and empowerment-oriented approach, Mitratel not only creates value for the business but also makes a tangible contribution to inclusive, equitable, and sustainable social development in Indonesia, in line with its commitment to the SDGs.” Perkembangan industri telekomunikasi yang semakin pesat The rapid development of the telecommunications industry memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan made a significant contribution to job creation, the expansion kerja, perluasan inklusi digital, serta peningkatan kesejahteraan of digital inclusion, and the improvement of community welfare. masyarakat. Namun demikian, pertumbuhan tersebut juga However, such growth also presents increasingly complex menghadirkan tantangan yang semakin kompleks, termasuk challenges, including the rising need for competent digital talent, meningkatnya kebutuhan akan talenta digital yang kompeten, the strengthening of occupational health and safety aspects in penguatan aspek keselamatan dan kesehatan kerja di the field, and demands for high-quality customer service and lapangan, serta tuntutan terhadap kualitas layanan pelanggan supply chain management standards. dan pengelolaan rantai pasok yang berstandar tinggi. Menanggapi dinamika tersebut, Mitratel mengembangkan In response to these dynamics, Mitratel develops an integrated pendekatan keberlanjutan sosial yang terintegrasi dan and value-driven social sustainability approach oriented toward berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Mitratel long-term value creation. Mitratel ensures that business memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan selaras growth is aligned with the improvement of the quality of life dengan peningkatan kualitas hidup karyawan, mitra usaha, of employees, business partners, and communities around its serta masyarakat di sekitar wilayah operasional. Pendekatan operational areas. This approach is focused on four main pillars, ini difokuskan pada 4 pilar utama, yaitu ketenagakerjaan, K3, namely employment, occupational health and safety (OHS), pelanggan, dan mitra usaha. customers, and business partners. Pada aspek ketenagakerjaan, Mitratel berkomitmen In the employment aspect, Mitratel is committed to creating menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan an inclusive, safe, and competency development-supportive mendukung pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, work environment to build high-quality talent that is adaptive to guna membangun talenta unggul yang adaptif terhadap industry developments. In the OHS aspect, Mitratel strengthens perkembangan industri. Dalam aspek K3, Mitratel memperkuat its safety culture through the implementation of strict operational budaya keselamatan melalui penerapan standar operasional standards, layered monitoring systems, and increased safety yang ketat, sistem pengawasan berlapis, serta peningkatan awareness across all lines of work to minimize operational risks. kesadaran keselamatan di seluruh lini kerja untuk meminimalkan risiko operasional. 138 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Di sisi pelanggan, Mitratel terus meningkatkan kualitas jaringan On the customer side, Mitratel continuously enhances network
dan layanan melalui inovasi teknologi serta sistem respons and service quality through technological innovation as well
yang cepat dan andal dalam memenuhi kebutuhan pengguna. as fast and reliable response systems in meeting user needs.
Sementara itu, hubungan dengan mitra usaha dibangun atas Meanwhile, relationships with business partners are built on the
dasar prinsip transparansi, kepatuhan, dan tanggung jawab principles of transparency, compliance, and social responsibility
sosial, guna menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan to create a sustainable business ecosystem that delivers mutual
dan saling memberikan nilai tambah. value.
Melalui pendekatan yang komprehensif dan berorientasi pada Through a comprehensive and sustainability-oriented approach,
keberlanjutan, Mitratel tidak hanya memperkuat kinerja sosial, Mitratel not only strengthens its social performance but also
tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendorong pembangunan makes a tangible contribution to promoting inclusive, equitable,
sosial yang inklusif, adil, dan berkelanjutan di Indonesia. and sustainable social development in Indonesia.
Pengelolaan Sumber Daya Manusia serta
Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Human Resource Management and Occupational Health and Safety Aspects
Mitratel menempatkan pengelolaan SDM sebagai pilar strategis Mitratel places human capital management as a strategic pillar
dalam mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan in supporting sustainable and competitive business growth.
berdaya saing. Mitratel berfokus pada pengembangan talenta Mitratel focuses on developing competent, productive, and
yang kompeten, produktif, dan berintegritas dengan menjunjung high-integrity talent by upholding the principles of equality,
tinggi prinsip kesetaraan, inklusivitas, serta profesionalisme di inclusivity, and professionalism across all organizational levels.
seluruh lini organisasi.
Penguatan kapabilitas SDM dilakukan melalui program The strengthening of human capital capabilities is carried out
pengembangan kompetensi yang terstruktur dan berkelanjutan, through structured and continuous competency development
mencakup pelatihan teknis, manajerial, serta pengembangan programs, including technical training, managerial development,
kepemimpinan yang selaras dengan kebutuhan bisnis dan as well as leadership development aligned with business needs
dinamika industri. Upaya ini ditujukan untuk memastikan and industry dynamics. These efforts are aimed at ensuring
kesiapan insan Mitratel dalam menghadapi transformasi digital Mitratel’s workforce readiness in facing digital transformation
serta mendorong inovasi berkelanjutan. while encouraging continuous innovation.
Sejalan dengan hal tersebut, Mitratel juga berkomitmen dalam In line with this, Mitratel is also committed to enhancing
meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui penyediaan employee welfare through the provision of a safe and conducive
lingkungan kerja yang aman dan kondusif, penerapan working environment, the implementation of competitive
kebijakan remunerasi yang kompetitif, serta dukungan terhadap remuneration policies, and support for work-life balance.
keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Pendekatan This approach is expected to increase employee engagement
ini diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan karyawan while strengthening organizational productivity.
sekaligus memperkuat produktivitas organisasi.
Dalam aspek K3, Mitratel menerapkan standar operasional In the OHS aspect, Mitratel implements strict operational
yang ketat melalui pelatihan rutin, audit internal, serta sistem standards through regular training, internal audits, and
pengawasan berlapis guna meminimalkan risiko, khususnya a layered monitoring system to minimize risks, particularly in
pada aktivitas operasional di lapangan. Penguatan budaya field operational activities. Strengthening a safety culture is
keselamatan menjadi prioritas utama untuk memastikan seluruh a top priority to ensure that all work activities are carried out
aktivitas kerja berjalan dengan aman, sehat, dan efisien. safely, healthily, and efficiently.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 139
Page 142
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Melalui pengelolaan SDM dan penerapan K3 yang terintegrasi, Through integrated human capital management and the
Mitratel tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang unggul implementation of occupational health and safety (OHS), Mitratel
dan berkelanjutan, tetapi juga memperkuat fondasi organisasi not only creates an excellent and sustainable work environment
dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang serta but also strengthens the organizational foundation in supporting
penciptaan nilai bagi seluruh pemangku kepentingan. long-term growth and value creation for all stakeholders.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Human Resource Development Strategy
Manusia Tahun 2025 for 2025
Penguatan kapasitas SDM menjadi salah satu prioritas Strengthening HR capacity is one of Mitratel’s main priorities
utama Mitratel dalam menjaga daya saing dan memastikan in maintaining competitiveness and ensuring business
keberlanjutan bisnis di tengah transformasi industri sustainability amid the increasingly dynamic transformation of
telekomunikasi yang semakin dinamis. Sepanjang tahun 2025, the telecommunications industry. Throughout 2025, the human
strategi pengembangan SDM difokuskan pada transformasi capital development strategy was focused on transforming
budaya digital dan penguatan kapabilitas talenta yang selaras digital culture and strengthening talent capabilities aligned with
dengan strategi bisnis Perseroan “Transform to Digital Culture the Company’s business strategy, “Transform to Digital Culture
and Digital Talent Capability Align with Business Strategy”. and Digital Talent Capability Align with Business Strategy.”
Inisiatif ini merupakan langkah kunci untuk membangun budaya This initiative represents a key step in building an adaptive
kerja digital yang adaptif serta memperkuat kesiapan talenta digital work culture and enhancing talent readiness in line with
agar sejalan dengan arah dan kebutuhan bisnis Perseroan. the Company’s business direction and needs.
Informasi mengenai fokus pengembangan SDM sepanjang Further information regarding the focus of human capital
tahun 2025 lebih lengkap diuraikan sebagai berikut: development throughout 2025 is outlined as follows:
1. Perencanaan talenta berbasis budaya digital guna 1. Digital culture-based talent planning to enhance the
meningkatkan daya tarik Perseroan serta memperkuat Company’s attractiveness and strengthen the employee
proposisi nilai bagi karyawan (high employee value value proposition (high employee value proposition based
proposition based on digital culture); on digital culture);
2. Penguatan roadmap kapabilitas untuk memastikan 2. Strengthening the capability roadmap to ensure talent
pengembangan kompetensi talenta selaras dengan strategi competency development is aligned with the Company’s
dan prioritas bisnis Perseroan (enhance capability roadmap business strategies and priorities (enhance capability
align with business strategy); serta roadmap align with business strategy); and
3. Penyusunan struktur organisasi yang adaptif, termasuk 3. Establishing an adaptive organizational structure, including
pengelolaan Entitas Anak, guna mendukung kelincahan the management of Subsidiaries, to support organizational
organisasi dan efektivitas eksekusi strategi (create adaptive agility and effective strategy execution (create adaptive
organization structure including subsidiary management). organization structure including subsidiary management).
Manajemen Sumber Daya Manusia Human Resource Management
Mitratel menempatkan SDM sebagai modal strategis sekaligus Mitratel positions HR as a strategic asset as well as a key driver
penggerak utama dalam mendukung transformasi Perseroan in supporting the Company’s transformation as an integrated
sebagai penyedia infrastruktur digital terintegrasi. Sejalan digital infrastructure provider. In line with this, human capital
dengan hal tersebut, pengelolaan SDM dilakukan secara management is carried out in a systematic and integrated
sistematis, terpadu, dan selaras dengan arah strategi korporasi manner, aligned with the Company’s strategic direction to
guna memastikan ketersediaan talenta yang kompeten, adaptif, ensure the availability of competent, adaptive, and high-integrity
serta berintegritas. talent.
Pengelolaan ini mencakup seluruh siklus manajemen talenta This management approach covers the entire talent
secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan tenaga management cycle, including strategic workforce planning,
kerja berbasis strategi bisnis, rekrutmen yang transparan transparent and merit-based recruitment, competency and
dan berbasis merit, pengembangan kompetensi teknis dan leadership development, performance management based on
kepemimpinan, penerapan manajemen kinerja berbasis key performance indicators (KPIs), and retirement preparation
indikator kinerja utama (KPI), hingga program persiapan purna programs implemented in accordance with applicable
tugas yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang regulations
berlaku.
140 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Dalam mendukung transformasi digital dan ekspansi bisnis, To support digital transformation and business expansion,
Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas karyawan melalui: the Company also continues to strengthen employee capabilities
through:
1. Program pelatihan teknis dan sertifikasi profesional yang 1. Technical training programs and professional certifications
relevan dengan kebutuhan industri telekomunikasi dan relevant to the needs of the telecommunications and digital
infrastruktur digital; infrastructure industry;
2. Pengembangan kepemimpinan untuk memastikan 2. Leadership development to ensure management continuity
kesinambungan manajemen (succession planning); (succession planning);
3. Penerapan budaya kerja berbasis kinerja, kolaborasi, dan 3. Implementation of a work culture based on performance,
inovasi; serta collaboration, and innovation; and
4. Digitalisasi proses SDM untuk meningkatkan efisiensi, 4. Digitalization of human capital processes to enhance
transparansi, dan akurasi pengelolaan data karyawan. efficiency, transparency, and accuracy in employee data
management.
Sebagai wujud komitmen terhadap aspek sosial dalam kerangka As a manifestation of its commitment to the social aspect within
ESG, Mitratel memastikan pemenuhan hak-hak karyawan, the ESG framework, Mitratel ensures the fulfillment of employee
penerapan kesetaraan kesempatan kerja, terciptanya rights, the implementation of equal employment opportunities,
lingkungan kerja yang aman dan sehat, serta penyediaan sistem the creation of a safe and healthy work environment, as well as
remunerasi dan kesejahteraan yang kompetitif dan berkeadilan. the provision of a competitive and fair remuneration and welfare
system.
Strategi pengelolaan SDM tidak hanya difokuskan pada The human capital management strategy is not only focused on
pemenuhan kebutuhan bisnis jangka pendek, tetapi juga fulfilling short-term business needs but is also directed toward
diarahkan untuk membangun organisasi yang tangguh building a resilient and sustainable organization. By prioritizing
dan berkelanjutan. Dengan menempatkan pengembangan the development of capabilities, integrity, and employee
kapabilitas, integritas, dan kesejahteraan karyawan sebagai welfare, Mitratel strives to cultivate a workforce that is excellent,
prioritas, Mitratel berupaya mencetak insan perusahaan yang professional, and adaptive to industry dynamics.
unggul, profesional, dan adaptif terhadap dinamika industri.
Melalui pengelolaan SDM yang adaptif dan berlandaskan Through adaptive human capital management based on good
prinsip tata kelola yang baik, Mitratel optimistis mampu menjaga governance principles, Mitratel is optimistic in maintaining
produktivitas, meningkatkan daya saing, serta menciptakan nilai productivity, enhancing competitiveness, and creating
tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. sustainable added value for all stakeholders.
Corporate Culture Organization
Talent Competency
1 2
Acquisition Development
7 Exit System
EMPLOYEE Career
3
EXPERIENCE Management
Human Capital
Services, Performance
6 4
Technology and Management
Way of Work
Reward
Management
5
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 141
Page 144
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kesetaraan Kesempatan Bekerja [POJK F.18] Equal Employment Opportunity [POJK F.18]
Mitratel menjunjung tinggi prinsip kesetaraan kesempatan kerja Mitratel upholds the principle of equal employment opportunity
sebagai bagian integral dari komitmen terhadap hak asasi as an integral part of its commitment to human rights and
manusia dan praktik ketenagakerjaan yang berkelanjutan. sustainable labor practices. Mitratel ensures that every individual
Mitratel memastikan bahwa setiap individu memperoleh has a fair opportunity to work, develop, and build a career
kesempatan yang adil untuk bekerja, berkembang, dan berkarier without discrimination based on religion, ethnicity, race, gender,
tanpa diskriminasi berdasarkan agama, suku, ras, gender, physical condition, or other backgrounds. The implementation
kondisi fisik, maupun latar belakang lainnya. Penerapan prinsip of this principle refers to national labor regulations as well
ini mengacu pada peraturan ketenagakerjaan nasional serta as international standards, including the International
standar internasional, termasuk Konvensi International Labour Labour Organization (ILO) Convention No. 111 concerning
Organization (ILO) No. 111 mengenai diskriminasi dalam discrimination in employment, as well as guidelines on equality
pekerjaan, serta pedoman kesetaraan dan non-diskriminasi and non-discrimination from the Ministry of Manpower of the
dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Republic of Indonesia.
Komitmen tersebut diimplementasikan melalui kebijakan This commitment is implemented through internal policies set
internal yang tertuang dalam Peraturan Direksi out in the Board of Directors Regulation No. C.Tel.015/HK 200/
No. C.Tel.015/HK 200/JDMT-1056000/2022 tentang Etika Bisnis JDMT-1056000/2022 on the Company’s Code of Business
Perusahaan serta Surat Edaran Direksi No. C.Tel.0202/HK 300/ Ethics, as well as the Board of Directors Circular Letter
DMT-11120000/2023 mengenai Kebebasan, Perlindungan No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 on Freedom,
Hak, dan Hak Asasi Manusia di Lingkungan Kerja. Kebijakan Protection of Rights, and Human Rights in the Workplace.
ini menjadi landasan dalam membangun lingkungan kerja yang These policies serve as the foundation for building an inclusive,
inklusif, berkeadilan, dan menghargai keberagaman. fair, and diversity-respecting work environment.
Sebagai bagian dari upaya mendorong inklusivitas, Mitratel juga As part of its efforts to promote inclusivity, Mitratel also
membuka kesempatan bagi individu dengan disabilitas melalui provides opportunities for individuals with disabilities through
proses rekrutmen yang berbasis kompetensi dan kesesuaian a competency-based recruitment process aligned with
kualifikasi. Meskipun hingga saat ini belum terdapat karyawan qualification requirements. Although currently there are no
difabel dalam struktur organisasi, Mitratel tetap berkomitmen employees with disabilities within the organizational structure,
untuk menyediakan ruang dan akses yang setara guna Mitratel remains committed to providing equal space and
mendukung keberagaman tenaga kerja di masa mendatang. access to support workforce diversity in the future. Through
Melalui penerapan prinsip kesetaraan yang konsisten, Mitratel the consistent implementation of equality principles, Mitratel
tidak hanya memperkuat budaya kerja yang inklusif, tetapi not only strengthens an inclusive work culture but also ensures
juga memastikan praktik ketenagakerjaan yang adil dan fair and sustainable labor practices in line with global ESG
berkelanjutan, sejalan dengan standar ESG global. [GRI 3-3] standards. [GRI 3-3]
Adapun informasi mengenai jumlah rekrutmen karyawan Mitratel Further information regarding the number of Mitratel employee
dalam tiga tahun terakhir disajikan sebagai berikut: [GRI 401-1] recruitments over the past three years is presented as follows.
[GRI 401-1]
2025 2024*) 2023
Uraian Description
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia Employee Recruitment by Age
18-25 Tahun 21 1 22 16 9 25 17 19 36 18-25 Years Old
26-30 Tahun 1 2 3 6 13 19 11 7 18 26-30 Years Old
>30 Tahun 6 - 6 26 14 40 8 5 13 >30 Years Old
Total 28 3 31 48 36 84 36 31 67 Total
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Region Employee Recruitment by Region
Region I - Sumatra - - - 7 6 13 8 4 12 Region I - Sumatra
Region II - Jakarta dan Region II - Jakarta and
28 3 31 18 17 35 13 13 26
Jawa Barat West Java
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
142 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
2025 2024*) 2023
Uraian Description
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Region III - Jawa Tengah, Region III - Central Java,
Jawa Timur, Bali, dan - - - 18 9 27 12 13 25 East Java, Bali, and Nusa
Nusa Tenggara Tenggara
Region IV - Kalimantan - - - 3 2 5 1 1 2 Region IV - Kalimantan
Region V - Sulawesi, Region V - Sulawesi,
- - - 2 2 4 2 - 2
Papua, dan Maluku Papua, and Maluku
Total 28 3 31 48 36 84 36 31 67 Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Dalam setiap proses rekrutmen, Mitratel berfokus pada In every recruitment process, Mitratel focuses on acquiring top
perolehan talenta unggul yang memiliki kompetensi sesuai talent with competencies that align with business needs and
dengan kebutuhan bisnis serta selaras dengan nilai dan budaya the Company’s values and culture. Mitratel ensures that all
perusahaan. Mitrate memastikan bahwa seluruh tahapan recruitment stages are carried out professionally, transparently,
rekrutmen dilaksanakan secara profesional, transparan, dan and in compliance with applicable labor regulations, including
patuh terhadap ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku, the principle on prohibition of forced labor and child labor as part
termasuk prinsip pelarangan kerja paksa dan pekerja anak of its commitment to human rights.
sebagai bagian dari komitmen terhadap hak asasi manusia.
Pelaksanaan rekrutmen dilakukan melalui berbagai kanal yang The implementation of the recruitment is conducted through
kredibel, antara lain portal karier daring, kolaborasi dengan mitra various credible channels, including online career portals,
digital, serta platform pencarian talenta yang dilengkapi dengan collaboration with digital partners, as well as talent search
fitur talent solution. Seluruh proses seleksi dijalankan secara platforms equipped with talent solution features. The entire
objektif dengan kriteria yang terukur, tanpa diskriminasi, serta selection process is carried out objectively using measurable
tanpa pungutan biaya dalam bentuk apa pun, guna menjamin criteria, without discrimination, and without any form of fees,
keadilan dan integritas dalam proses penerimaan karyawan. to ensure fairness and integrity in the employee recruitment
process.
Untuk mendukung proses transisi dan percepatan adaptasi, To support the transition process and accelerate adaptation,
Mitratel menyelenggarakan program orientasi yang dirancang Mitratel organizes a structured orientation program for new
secara terstruktur bagi karyawan baru. Program ini bertujuan employees. This program aims to strengthen understanding
untuk memperkuat pemahaman terhadap budaya perusahaan, of the Company’s culture, enhance team collaboration, and
meningkatkan kolaborasi tim, serta mendorong motivasi dan encourage motivation as well as continuous career development.
pengembangan karier secara berkelanjutan.
Melalui proses rekrutmen yang transparan, inklusif, dan berbasis Through a transparent, inclusive, and competency-based
kompetensi, Mitratel tidak hanya memastikan kualitas SDM recruitment process, Mitratel not only ensures high-quality
yang unggul, tetapi juga memperkuat fondasi organisasi dalam human capital but also strengthens the organizational
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. foundation in supporting sustainable business growth.
Kebijakan Anti-Pekerja Anak dan Pekerja Policy on Child Labor and Forced Labor
Paksa [POJK F.19] [ESG S-10] [POJK F.19] [ESG S-10]
Mitratel senantiasa mematuhi seluruh ketentuan Mitratel consistently complies with all labor regulations
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia dengan memastikan applicable in Indonesia by ensuring that every employee
bahwa setiap karyawan yang dipekerjakan berusia minimal 18 hired is at least 18 years old. This policy is implemented
tahun. Kebijakan ini diterapkan sesuai dengan Surat Edaran in accordance with the Board of Directors’ Circular Letter
Direksi No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 tentang No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 on Freedom,
Kebebasan Perlindungan Hak dan Asasi Manusia di Lingkungan Protection of Rights, and Human Rights in the Workplace. This
Kerja. Kebijakan ini sejalan dengan ketentuan dalam policy is aligned with the provisions of Law No. 13 of 2003 on
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Manpower and Law No. 11 of 2020 on Job Creation, which explicitly
dan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, prohibit the employment of underage children (<18 years).
yang secara tegas melarang praktik mempekerjakan anak di [GRI 3-3, 408-1]
bawah umur (<18 tahun). [GRI 3-3, 408-1]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 143
Page 146
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Mitratel juga menetapkan jam kerja karyawan selama 40 jam Mitratel also stipulates employee working hours at
per minggu sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan 40 hours per week, as regulated in the Company Regulation
No. C.Tel.18/HK 200/JDMT-1056000/2022. Selain memastikan No. C.Tel.18/HK 200/JDMT-1056000/2022. In addition to
kepatuhan internal, Mitratel juga memperluas penerapan prinsip ensuring internal compliance, Mitratel extends this principle
ini kepada mitra bisnis melalui klausul larangan pekerja anak to its business partners by including clauses prohibiting
dan kerja paksa dalam setiap perjanjian kerja sama. Kepatuhan child labor and forced labor in every cooperation agreement.
terhadap kebijakan tersebut dievaluasi secara berkala Compliance with these policies is evaluated periodically
melalui mekanisme audit dan sistem pengawasan internal. through audit mechanisms and internal monitoring systems.
[GRI 3-3, 408-1, 409-1] [GRI 3-3, 408-1, 409-1]
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan maupun Throughout 2025, there were no reports or complaints of
pengaduan yang berkaitan dengan pelanggaran pekerja anak violations related to child labor or forced labor practices.
atau praktik kerja paksa. Data demografis karyawan juga Employee demographic data also indicates that the entire
menunjukkan bahwa seluruh tenaga kerja Mitratel berada Mitratel workforce is over 18 years old, reflecting Mitratel’s
pada rentang usia di atas 18 tahun, mencerminkan komitmen commitment to upholding ethical and responsible labor
Mitratel dalam menjaga praktik ketenagakerjaan yang etis dan practices.
bertanggung jawab.
Kebijakan Pencegahan Pelecehan Seksual Policy on the Prevention of Sexual
dan Diskriminasi [ESG S-08] Harassment and Discrimination [ESG S-08]
Mitratel memastikan lingkungan kerja yang aman, bermartabat, Mitratel ensures a safe, dignified, and harassment- and
dan bebas dari segala bentuk pelecehan maupun diskriminasi. discrimination-free working environment. This policy aims
Kebijakan ini bertujuan melindungi seluruh karyawan dari to protect all employees from actions that may cause
tindakan yang berpotensi menimbulkan kerugian fisik, physical, psychological, or professional harm, including
psikologis, atau profesional, termasuk pelecehan seksual, baik sexual harassment, whether verbal or non-verbal, as well as
verbal maupun non-verbal, serta diskriminasi berdasarkan discrimination based on gender, race, religion, or other personal
gender, ras, agama, atau kondisi pribadi lainnya. conditions.
Pelaksanaan kebijakan mengacu pada Konvensi ILO No. 190 The implementation of policies refers to ILO Convention
tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja, No. 190 on the Elimination of Violence and Harassment in the
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, World of Work, Law No. 13 of 2003 on Manpower, and Regulation
dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia of the Minister of Manpower of the Republic of Indonesia No. 1
No. 1 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan of 2021 on the Prevention and Handling of Sexual Violence in
Kekerasan Seksual di Tempat Kerja dan diatur lebih lanjut the Workplace, and is further regulated regarding the prohibition
terkait larangan diskriminasi (discrimination policy) dalam Surat of discrimination (discrimination policy) in the Board of Directors’
Edaran Direksi No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 Circular Letter No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 on
tentang Kebebasan dan Perlindungan HAM di Lingkungan Kerja Freedom and Protection of Human Rights in the Workplace
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk dan Anak Perusahaan. Untuk of PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk and its Subsidiaries. To
memastikan implementasi yang efektif, Mitratel secara berkala ensure effective implementation, Mitratel regularly conducts
melakukan sosialisasi internal, menyediakan kanal pelaporan internal awareness programs, provides easily accessible
yang mudah diakses, serta menjamin proses penanganan yang reporting channels, and guarantees an objective, fair, and
objektif, adil, dan transparan. [GRI 3-3] transparent handling process. [GRI 3-3]
Informasi terkait laporan atau pengaduan mengenai dugaan Information regarding reports or complaints related to alleged
tindakan diskriminasi yang diterima Mitratel sepanjang 3 tahun acts of discrimination received by Mitratel over the past 3 years
terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 406-1] is outlined as follows. [GRI 406-1]
Uraian 2025 2024 2023 Description
Total Insiden Diskriminasi - - - Total Discrimination Incidents
Status Penanganan Insiden dan Aksi: - Status of Incident Handling and Actions:
Insiden yang Ditinjau oleh Organisasi - 2 - Incidents Reviewed by the Organization
Rencana Remediasi yang Sedang Dilaksanakan - - - Remediation Plans in Progress
144 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Uraian 2025 2024 2023 Description
Rencana Remediasi yang Telah Diterapkan, Remediation Plans Implemented, with Outcomes
dengan Hasil yang Ditinjau melalui Proses Kajian - - 2 Reviewed through Routine Internal Management
Manajemen Internal Rutin Assessment
Insiden yang Tidak Lagi Menjadi Subjek Tindakan - - - Incidents No Longer Subject to Action
Kebijakan Hak Asasi Manusia [ESG S-09] Human Rights Policy [ESG S-09]
Mitratel menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) Mitratel upholds Human Rights values in all employee
dalam seluruh praktik pengelolaan karyawan dan kegiatan management practices and operational activities. This policy
operasional. Kebijakan ini berpedoman pada Deklarasi is guided by the Universal Declaration of Human Rights and
Universal Hak Asasi Manusia serta Konvensi ILO yang ILO Conventions that emphasize the principles of freedom,
menekankan prinsip kebebasan, kesetaraan, dan keadilan equality, and justice in the workplace. This commitment
di tempat kerja. Komitmen tersebut dituangkan dalam Surat is set forth in the Board of Directors’ Circular Letter
Edaran Direksi No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023 No. C.Tel.0202/HK 300/DMT-11120000/2023, which affirms
yang menegaskan perlindungan dan penghormatan terhadap the protection and respect for the fundamental rights of every
hak-hak dasar setiap individu di lingkungan kerja. individual in the working environment.
Mitratel memastikan tidak terdapat praktik kerja paksa, pekerja Mitratel ensures that there are no practices of forced labor, child
anak, maupun tindakan diskriminatif dalam bentuk apa pun, labor, or discrimination in any form, and fosters a safe, inclusive,
serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan and mutually respectful working environment. Based on this
saling menghormati. Atas kebijakan tersebut, sepanjang tahun policy, throughout 2025, there were no incidents of human rights
2025, tidak terdapat insiden pelanggaran atau diskriminasi violations or discrimination across all Mitratel operational areas.
terhadap HAM di seluruh wilayah operasional Mitratel.
Kesetaraan Gender [ESG S-01] [GRI 405-1] Gender Equality [ESG S-01] [GRI 405-1]
Mitratel memastikan seluruh karyawan memperoleh Mitratel ensures that all employees have equal opportunities
kesempatan yang setara untuk berkontribusi dan berkembang to contribute and develop according to their competencies
sesuai kompetensi serta kualifikasi, tanpa membedakan gender. and qualifications, without gender-based discrimination. This
Kebijakan ini diterapkan untuk menciptakan keseimbangan policy is implemented to create balanced representation
representasi antara karyawan pria dan wanita di seluruh between male and female employees across all job levels, from
jenjang jabatan, mulai dari entry-level hingga executive-level. entry-level to executive-level positions. The gender equality
Pendekatan kesetaraan gender menjadi bagian dari strategi approach forms part of Mitratel’s strategy in building a fair,
Mitratel dalam membangun lingkungan kerja yang adil, inclusive, and performance-based working environment.
inklusif, dan berbasis kinerja. Melalui kebijakan ini, Mitratel Through this policy, Mitratel encourages increased participation
mendorong peningkatan partisipasi perempuan dalam posisi of women in strategic positions while strengthening a work
strategis sekaligus memperkuat budaya kerja yang menghargai culture that values diversity and equal opportunities for all
keberagaman dan kesetaraan kesempatan bagi seluruh insan Mitratel employees. In 2025, the number of female employees
Mitratel. Pada tahun 2025, jumlah karyawan wanita mencapai reached 214 or 31.5% of the total workforce of 679 employees.
214 orang atau 31,5% dibandingkan total karyawan sebanyak [GRI 3-3]
679 orang. [GRI 3-3]
Informasi mengenai distribusi karyawan Mitratel berdasarkan Information on the distribution of Mitratel employees by gender
gender sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. over the past 3 years is outlined as follows.
2025 2024*) 2023
Level
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Job Level % % % % % %
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Entry-Level
117 62,9 69 37,1 186 132 53,2 116 46,8 248 87 54,0 74 46,0 161
(Band VI-VII)
Middle-Level
234 66,1 120 33,9 354 190 70,9 78 29,1 268 171 71,5 68 28,5 239
(Band IV-V)
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 145
Page 148
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
2025 2024*) 2023
Level
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Job Level % % % % % %
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Senior-Level
112 81,8 25 18,2 137 115 82,7 24 17,3 139 113 83,9 22 16,1 135
(Band II-III)
Executive-
2 100,0 - - 2 2 100,0 - - 2 2 100,0 - - 2
Level (Band I)
Total 465 68,5 214 31,5 679 439 66,8 218 33,2 657 373 69,5 164 30,5 537
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Karyawan berdasarkan Gender dan Employees by Gender and Age Group
Kelompok Usia [ESG S-02] [GRI 405-1] [ESG S-02] [GRI 405-1]
Selain aspek kesetaraan gender, Mitratel juga memperhatikan In addition to gender equality aspects, Mitratel also pays
distribusi karyawan berdasarkan kelompok usia pada setiap attention to the distribution of employees by age group at each
level jabatan sebagai salah satu indikator keberagaman dan job level as one of the indicators of diversity and inclusivity
inklusivitas di dalam organisasi. Pada tahun 2025, jumlah within the organization. In 2025, the Company’s total number
karyawan Perseroan mencapai 679 orang, meningkat 3,3% of employees reached 679, an increase of 3.3% compared to
dibandingkan tahun sebelumnya. the previous year.
Informasi jumlah karyawan pria dan wanita Mitratel berdasarkan Information on the number of Mitratel’s male and female
rentang usia sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai employees by age range over the past 3 years is outlined as
berikut. [GRI 3-3] follows. [GRI 3-3]
Entry-Level
Rentang Usia Middle-Level (Band IV-V) Senior-Level (Band II-III) Executive-Level (Band I) Total
(Band VI-VII)
(Tahun) Karyawan
Age Range Total
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
(Years) Employees
Male Female Total Male Female Total Male Female Total Male Female Total
2025
18-25 37 10 47 7 7 14 - - - - - - 61
26-35 40 35 75 82 56 138 6 4 10 - - - 223
36-45 32 19 51 98 46 144 61 16 77 - - - 272
46-55 8 5 13 43 11 54 42 5 47 2 - 2 116
> 55 - - - 4 - 4 3 - 3 - - - 7
2024*)
18-25 36 26 62 - - - - - - - - - 62
26-35 60 60 120 55 34 89 11 4 15 - - - 224
36-45 30 26 56 95 38 133 60 16 76 1 - 1 266
46-55 6 4 10 34 6 40 41 4 45 1 - 1 96
> 55 - - - 6 - 6 3 - 3 - - - 9
2023
18-25 22 19 41 - - - - - - - - - 41
26-35 41 37 78 64 37 101 11 7 18 - - - 197
36-45 15 15 30 77 27 104 60 14 74 1 - 1 209
46-55 9 3 12 25 4 29 39 1 40 1 - 1 82
> 55 - - - 5 - 5 3 - 3 - - - 8
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
146 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Sedangkan secara persentase, proporsi total karyawan pria Meanwhile, in percentage terms, the total proportions of male
dan wanita di seluruh level jabatan sepanjang 3 tahun terakhir and female employees across all job levels over the past
diuraikan sebagai berikut. 3 years are as follows.
2025 2024*) 2023
Karyawan Pria 465 orang atau 68,5% 439 orang atau 66,8% 373 orang atau 69,5%
Male Employees 465 Personnel or 68.5% 439 Personnel or 66.8% 373 Personnel or 69.5%
Karyawan Wanita 214 orang atau 31,5% 218 orang atau 33,2% 164 orang atau 30,5%
Female Employees 214 Personnel or 31.5% 218 Personnel or 33.2% 164 Personnel or 30.5%
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Tingkat Pergantian Karyawan [ESG S-03] Employee Turnover Rate [ESG S-03]
Mitratel memantau tingkat pergantian karyawan secara Mitratel regularly monitors employee turnover rates as
berkala sebagai indikator penting dalam menjaga stabilitas an important indicator in maintaining the stability and
dan keberlanjutan tenaga kerja berkualitas. Pemantauan sustainability of a qualified workforce. This monitoring includes
ini mencakup jumlah karyawan yang mengundurkan diri, the number of employees who resign, are terminated, as well
diberhentikan, maupun direkrut untuk mengisi posisi baru as those recruited to fill new or vacant positions. This approach
atau kosong. Pendekatan ini membantu Mitratel mengevaluasi helps Mitratel evaluate the effectiveness of its human resource
efektivitas strategi pengelolaan SDM, termasuk aspek retensi, management strategies, including aspects of retention, job
kepuasan kerja, dan pengembangan karier. Dengan memahami satisfaction, and career development. By understanding
tren perputaran karyawan, Mitratel dapat merancang langkah- employee turnover trends, Mitratel can design more targeted
langkah yang lebih tepat untuk mempertahankan talenta unggul measures to retain top talent and maintain sustainable
dan menjaga kesinambungan operasional yang berkelanjutan. operational continuity. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
Informasi mengenai tingkat pergantian karyawan Mitratel Information on Mitratel’s employee turnover rates over the past
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 401-1] 3 years is outlined as follows. [GRI 401-1]
2025 2024*) 2023
Uraian Total Total Description
Total % % %
Total Total
Pergantian Karyawan berdasarkan Alasan Employee Turnover by Reason
Resignation atas Permintaan Sendiri 8 1,2 111 16,9 57 10,6 Resignation by Personal Request
Resignation due to Appointment
Resignation karena Menjadi Direksi BUMN
as the Board of Directors of BUMN or
atau Pejabat Pemerintah atau Mobility ke 1 0,1 16 2,4 5 0,9
Government Official, or Mobility to Telkom
Parent/Anak Perusahaan Telkom Lainnya
Parent/Subsidiary Company
Resignation karena Pelanggaran Disiplin - - - - - - Resignation due to Disciplinary Violations
Resignation karena Pensiun 3 0,4 1 0,2 4 0,7 Resignation due to Retirement
Resignation karena Meninggal - - 1 0,2 1 0,2 Resignation due to Death
Resignation karena Kontrak Berakhir 26 3,8 - - - - Resignation Due to Contract Expiry
Total Karyawan Resigned/Pemutusan
38 5,7 128 19,5 67 12,5 Total Employees Resigned/Terminated
Hubungan Kerja
Pergantian Karyawan berdasarkan Usia Employee Turnover by Age
Karyawan Pria <30 Tahun yang Resigned 16 2,4 3 0,5 1 0,2 Male Employees <30 Years Resigned
Karyawan Wanita <30 Tahun yang Resigned 2 0,3 7 1,1 2 0,4 Female Employees <30 Years Resigned
Karyawan Pria 30-50 Tahun yang Resigned 14 2,1 75 11,4 32 6,0 Male Employees 30-50 Years Resigned
Karyawan Wanita 30-50 Tahun yang Resigned 3 0,4 30 5,0 20 3,7 Female Employees 30-50 Years Resigned
Karyawan Pria >50 Tahun yang Resigned 3 0,4 12 1,8 10 1,9 Male Employees >50 Years Resigned
Karyawan Wanita >50 Tahun yang Resigned - - 1 0,2 2 0,4 Female Employees >50 Years Resigned
Total Karyawan Resigned/Pemutusan
38 5,7 128 19,5 67 12,5 Total Employees Resigned/Terminated
Hubungan Kerja
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 147
Page 150
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
2025 2024*) 2023
Uraian Total Total Description
Total % % %
Total Total
Pergantian Karyawan berdasarkan Region Employee Turnover by Region
Karyawan Resign berdasarkan Region I - - 19 3,2 11 2,0 Employees Resigned by Region I
Karyawan Resign berdasarkan Region II - - 15 2,5 9 1,7 Employees Resigned by Region II
Karyawan Resign berdasarkan Region III - - 16 2,7 10 1,9 Employees Resigned by Region III
Karyawan Resign berdasarkan Region IV - - 6 1,0 3 0,6 Employees Resigned by Region IV
Karyawan Resign berdasarkan Region V - - 11 1,8 5 0,9 Employees Resigned by Region V
Karyawan Resigned Berdasarkan
38 5,7 61 10,1 29 5,4 Employees Resigned by Non-Region
Non-Region
Total Karyawan Resigned/Pemutusan
38 5,7 128 19,5 67 12,5 Total Employees Resigned/Terminated
Hubungan Kerja
Karyawan Baru/Pengganti 31 4,6 84 12,8 67 12,5 New Employees/Replacements
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Total Tenaga Kerja Sementara [ESG S-04] [GRI 2-8] Total Temporary Workers [ESG S-04] [GRI 2-8]
Tenaga kerja sementara merupakan individu yang tidak Temporary workers are individuals who do not have a direct
memiliki hubungan kerja langsung dengan Mitratel, namun employment relationship with Mitratel but still contribute through
tetap memberikan kontribusi melalui kerja sama dengan collaboration with third parties, such as contractors, consultants,
pihak ketiga, seperti kontraktor, konsultan, atau penyedia jasa or other service providers. This group of workers plays
lainnya. Kelompok tenaga kerja ini memiliki peran strategis a strategic role in supporting Mitratel’s operational activities,
dalam mendukung kegiatan operasional Mitratel, baik di bidang both in technical and administrative areas. Information on
teknis maupun administratif. Informasi mengenai jumlah tenaga the number of Mitratel’s temporary workers over the past
kerja sementara Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan 3 years is outlined as follows.
sebagai berikut.
Uraian 2025 2024*) 2023 Description
Total Karyawan Mitratel yang Dipegang oleh Total Mitratel Employees Engaged by
268 179 240
Kontraktor dan/atau Konsultan Contractors and/or Consultants
Total Karyawan 679 657 537 Total Employees
Persentase Total Pegawai Sementara (%) 39,5 27,2 44,7 Percentage of Total Temporary Employees (%)
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan [POJK C.3] [GRI 2-7] Employee Composition [POJK C.3] [GRI 2-7]
Mitratel mengelola komposisi karyawan secara strategis untuk Mitratel manages its workforce composition strategically to
mendukung efektivitas operasional sekaligus pencapaian support operational effectiveness while achieving long-term
tujuan bisnis jangka panjang. Struktur tenaga kerja disusun business objectives. The workforce structure is proportionally
secara proporsional berdasarkan fungsi, jenjang jabatan, serta arranged based on function, job level, and regional distribution
distribusi wilayah kerja, guna memastikan keberlangsungan to ensure the continuity of telecommunications infrastructure
operasional infrastruktur telekomunikasi yang tersebar luas di operations spread across Indonesia.
seluruh Indonesia.
Komposisi ini mencerminkan keberagaman kompetensi dan This composition reflects a diversity of competencies and
peran yang saling melengkapi, mulai dari tenaga teknis di complementary roles, ranging from technical personnel in
lapangan hingga profesional di bidang manajerial dan fungsi the field to professionals in managerial and business support
pendukung bisnis. Dengan pendekatan yang terintegrasi, functions. Through an integrated approach, Mitratel ensures
Mitratel memastikan bahwa setiap fungsi organisasi memiliki that each organizational function has adequate capacity and
kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk mendukung capability to support sustainable growth.
pertumbuhan yang berkelanjutan.
148 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Melalui pengelolaan komposisi karyawan yang adaptif dan Through adaptive and strategically driven workforce composition
berbasis kebutuhan strategis, Mitratel tidak hanya meningkatkan management, Mitratel not only enhances productivity and
produktivitas dan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat operational efficiency but also strengthens its organizational
fondasi organisasi dalam menghadapi dinamika industri yang foundation in responding to continuously evolving industry
terus berkembang. dynamics.
Adapun informasi mengenai komposisi karyawan Mitratel Further information on Mitratel’s employee composition over
dalam kurun waktu tiga tahun terakhir disajikan sebagai berikut. the past three years is presented as follows.
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender dan Jabatan
Employee Composition by Gender and Position
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Level Manajemen Senior (Band I)
2 - 2 2 - 2 2 - 2
Senior Management Level (Band I)
Level Manajemen Madya (Band II-III)
112 25 137 115 24 139 113 22 135
Middle Management Level (Band II-III)
Level Manajemen Pengawas (Band IV-V)
234 120 354 190 78 268 171 68 239
Supervisory Management Level (Band IV-V)
Level Lainnya/Staf (Band VI-VII)
117 69 186 132 116 248 87 74 161
Other Levels/Staff (Band VI-VII)
Total
465 214 679 439 218 657 373 164 537
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender dan Pendidikan
Employee Composition by Gender and Education
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Pascasarjana
46 24 70 48 27 75 36 22 58
Master’s Degree
Sarjana
400 175 575 372 182 554 324 137 461
Bachelor’s Degree
Diploma
14 15 29 15 9 24 7 5 12
Diploma
SMA/Sederajat
5 - 5 4 - 4 6 - 6
High School/Equivalent
Total
465 214 679 439 218 657 373 164 537
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender dan Usia
Employee Composition by Gender and Age
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
≥50 Tahun
46 6 52 39 2 41 29 3 32
≥50 Years Old
30-50 Tahun
343 156 499 345 158 503 305 118 423
30-50 Years Old
<30 Tahun
76 52 128 55 58 113 39 43 82
<30 Years Old
Total
465 214 679 439 218 657 373 164 537
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 149
Page 152
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender dan Status Ketenagakerjaan
Employee Composition by Gender and Employment Status
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Tetap
417 202 619 414 205 619 285 128 413
Permanent
Kontrak
48 12 60 25 13 38 88 36 124
Contract
Total
465 214 679 439 218 657 373 164 537
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan Kontrak berdasarkan Gender
Contract Employees Composition by Gender
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Tenaga Profesional
41 12 53 19 13 32 86 38 115
Professional Workforce
Rehire
7 - 7 6 - 6 - - 9
Rehire
Masa Persiapan Pensiun
- - - - - - - - -
Retirement Preparation
Total
48 12 60 25 13 38 88 36 124
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan berdasarkan Gender dan Region
Employee Composition by Gender and Region
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Region I - Sumatra
49 17 66 50 18 68 43 17 60
Region I - Sumatra
Region II - Jakarta dan Jawa Barat
334 164 498 293 164 457 245 115 360
Region II - Jakarta and West Java
Region III - Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali,
dan Nusa Tenggara
39 21 60 46 24 70 41 20 61
Region III - Central Java, East Java, Bali,
and Nusa Tenggara
Region IV - Kalimantan
11 5 16 19 4 23 14 6 20
Region IV - Kalimantan
Region V - Sulawesi, Papua, dan Maluku
32 7 39 31 8 39 30 6 36
Region V - Sulawesi, Papua, and Maluku
Total
465 214 679 439 218 657 373 164 537
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan Tetap berdasarkan Gender dan Region
Permanent Employee Composition by Gender and Region
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Region I - Sumatra
49 17 66 50 17 67 29 14 43
Region I - Sumatra
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
150 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Region II - Jakarta dan Jawa Barat
286 152 438 290 173 423 206 97 284
Region II - Jakarta and West Java
Region III - Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali,
dan Nusa Tenggara
39 21 60 44 24 68 30 15 45
Region III - Central Java, East Java, Bali,
and Nusa Tenggara
Region IV - Kalimantan
13 5 18 19 4 23 9 5 14
Region IV - Kalimantan
Region V - Sulawesi, Papua, dan Maluku
30 7 37 31 7 38 23 4 27
Region V - Sulawesi, Papua, and Maluku
Total
417 202 619 414 205 619 285 128 413
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Komposisi Karyawan Kontrak berdasarkan Gender dan Region
Contract Employee Composition by Gender and Region
2025 2024*) 2023
Uraian
Description Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Male Female Total Male Female Total Male Female Total
Region I - Sumatra
- - - - 1 1 13 4 17
Region I - Sumatra
Region II - Jakarta dan Jawa Barat
48 12 60 23 11 34 52 24 76
Region II - Jakarta and West Java
Region III - Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali,
dan Nusa Tenggara
- - - 2 - 2 10 6 16
Region III - Central Java, East Java, Bali,
and Nusa Tenggara
Region IV - Kalimantan
- - - - - - 4 2 6
Region IV - Kalimantan
Region V - Sulawesi, Papua, Maluku
- - - - 1 1 7 2 9
Region V - Sulawesi, Papua, Maluku
Total
48 12 60 25 13 38 88 36 124
Total
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
Manajemen Karier Career Management
Mitratel menerapkan sistem manajemen karier yang terstruktur Mitratel implements a structured and sustainable career
dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pengembangan management system as part of its efforts to develop
SDM yang unggul dan berdaya saing. Sistem ini mencakup high-quality and competitive human capital. This system
jalur karier yang jelas, baik melalui jenjang struktural maupun includes clear career pathways, both through structural levels
spesialisasi profesional, dengan mekanisme pengembangan, and professional specializations, with development, promotion,
promosi, dan rotasi jabatan yang didasarkan pada kinerja serta and job rotation mechanisms based on performance and
kapabilitas individu. Pendekatan ini memastikan penempatan individual capabilities. This approach ensures the placement
talenta yang tepat pada posisi strategis sekaligus mendukung of the right talent in strategic positions while supporting
akselerasi pengembangan kepemimpinan masa depan. the acceleration of future leadership development.
Untuk menjamin keberlanjutan kepemimpinan, Mitratel To ensure leadership sustainability, Mitratel implements
mengimplementasikan program suksesi yang terintegrasi a succession program integrated with its talent management
dengan sistem manajemen talenta. Melalui pemetaan berbasis system. Through talent matrix-based mapping, each employee
talent matrix, setiap karyawan dievaluasi secara objektif is objectively evaluated using measurable indicators, covering
menggunakan indikator yang terukur, mencakup potensi both leadership potential and actual performance. The results of
kepemimpinan dan kinerja aktual. Hasil evaluasi tersebut this evaluation serve as the basis for strategic decision-making
menjadi dasar dalam pengambilan keputusan strategis di in human capital management, including the establishment of
bidang pengelolaan SDM, termasuk pembentukan talent pool, a talent pool, succession planning for key positions, as well as
perencanaan suksesi untuk posisi kunci, serta perancangan the design of targeted individual development programs.
program pengembangan individu yang terarah.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 151
Page 154
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap posisi kritikal diisi This approach ensures that every critical position is filled by
oleh talenta yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi competent, high-integrity talent who are prepared to face
dinamika bisnis di masa depan. Selain itu, penguatan sistem future business dynamics. In addition, strengthening the career
manajemen karier turut meningkatkan keterlibatan karyawan, management system also enhances employee engagement,
mempercepat pengembangan kapabilitas organisasi, serta accelerates organizational capability development, and
memperkuat ketahanan bisnis dalam jangka panjang. reinforces long-term business resilience.
Adapun informasi mengenai jumlah karyawan Mitratel yang Further information on the number of Mitratel employees who
telah mengikuti evaluasi kinerja dan pengembangan karier have regularly participated in performance evaluation and
secara rutin dalam tiga tahun terakhir disajikan sebagai berikut. career development over the past three years is presented
as follows.
(dalam % / in %)
Uraian 2025 2024 2023 Description
Karyawan Pria yang Mendapatkan Regular Male Employees Who Received Regular
41,0 60,0 68,0
Performance dan Career Development Review Performance and Career Development Reviews
Karyawan Wanita yang Mendapatkan Regular Female Employees Who Received Regular
26,0 40,0 32,0
Performance dan Career Development Review Performance and Career Development Reviews
Karyawan di Level Band I yang Mendapatkan
Employees at Band I Level Receiving Regular
Regular Performance dan Career Development 36,0 54,0 100,0
Performance and Career Development Reviews
Review
Karyawan di Level Band II-III yang Mendapatkan Employees at Band II-III Level Receiving
Regular Performance dan Career Development 38,0 53,0 100,0 Regular Performance and Career Development
Review Reviews
Karyawan di Level Band IV-V yang Employees at Band IV-V Level Receiving
Mendapatkan Regular Performance dan Career 43,0 63,0 100,0 Regular Performance and Career Development
Development Review Reviews
Karyawan di Level Band VI-VII yang Employees at Band VI-VII Level Receiving
Mendapatkan Regular Performance dan Career 50,0 81,0 100,0 Regular Performance and Career Development
Development Review Reviews
Remunerasi dan Kesejahteraan [POJK F.20] [GRI 2-19] Remuneration and Welfare [POJK F.20] [GRI 2-19]
Mitratel menjadikan kesejahteraan karyawan sebagai bagian Mitratel regards employee welfare as an integral part of its
penting dari strategi keberlanjutan dan ukuran utama keberhasilan sustainability strategy and a key measure of the success of
pengelolaan SDM. Kebijakan remunerasi dirancang untuk human resource management. The remuneration policy is
menciptakan sistem penghargaan yang kompetitif, adil, dan designed to create a competitive, fair, and performance-based
berbasis kinerja, dengan mengacu pada prinsip Pay for Person, reward system, guided by the principles of pay for person, Pay
Pay for Position, dan Pay for Performance (3P). Penerapan for Person, Pay for Position, and Pay for Performance (3P).
sistem ini mengikuti ketentuan ketenagakerjaan nasional serta The implementation of this system complies with national labor
mempertimbangkan kompetensi, tanggung jawab jabatan, regulations and considers competencies, job responsibilities,
dan kontribusi kinerja individu. Proses penetapan remunerasi and individual performance contributions. The remuneration
dilakukan melalui mekanisme evaluasi jabatan dan peninjauan determination process is carried out through job evaluation
berkala oleh manajemen, untuk memastikan keselarasan dengan mechanisms and periodic reviews by management to ensure
kondisi pasar dan strategi bisnis Mitratel. Kebijakan ini selaras alignment with market conditions and Mitratel’s business
dengan Konvensi ILO serta mendukung terciptanya lingkungan strategy. This policy is aligned with ILO Conventions and
kerja yang inklusif, transparan, dan bebas diskriminasi gender. supports the creation of an inclusive, transparent, and gender
discrimination-free working environment.
Adapun struktur dan komponen remunerasi yang diberikan The structure and components of remuneration provided
kepada karyawan tetap Mitratel mencakup 2 kategori berikut: to Mitratel’s permanent employees comprise the following
2 categories:
1. Kompensasi yang terdiri dari gaji penuh dan tunjangan hari 1. Compensation, which includes full salary and holiday
raya; serta allowance; and
2. Benefit yang terdiri dari tunjangan pajak penghasilan, jaminan 2. Benefits, which include income tax allowance, social
sosial (BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan), security (BPJS Kesehatan and BPJS Ketenagakerjaan),
152 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
bantuan perumahan, Bantuan Perusahaan Fasilitas housing assistance, Company Assistance in the Form of
Kendaraan Jabatan (BPFKJ), bantuan operasional, Dana Vehicle Facilities (BPFKJ), operational support, Financial
Pensiun Lembaga Keuangan, fasilitas kesehatan, dan Institution Pension Fund, healthcare facilities, and
bonus kinerja. performance bonuses.
Dari sisi kompensasi, Mitratel menerapkan praktik pengupahan In terms of compensation, Mitratel implements fair and
yang adil dan transparan dengan memastikan gaji karyawan transparent wage practices by ensuring that the lowest employee
terendah selalu berada di atas Upah Minimum Regional salary is always above the Regional Minimum Wage (RMW)
(UMR) di setiap wilayah operasional. Kebijakan ini tidak hanya in each operational area. This policy not only demonstrates
menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, compliance with labor regulations but also reflects Mitratel’s
tetapi juga menjadi wujud komitmen Mitratel dalam menciptakan commitment to creating sustainable welfare and improving
kesejahteraan yang berkelanjutan dan mendorong kualitas the quality of life of its workforce. A comparison between
hidup tenaga kerja yang lebih baik. Perbandingan antara the lowest permanent employee wages and the RMW across all
upah karyawan tetap terendah dan UMR di seluruh wilayah Mitratel operational areas is outlined as follows.
operasional Mitratel diuraikan sebagai berikut.
2025 2024 2023
Rasio Upah Karyawan Rasio Upah Karyawan Rasio Upah Karyawan
Upah Karyawan Tetap Terendah Tetap Terendah Tetap Terendah
Wilayah Tetap Terendah terhadap UMR terhadap UMR terhadap UMR
Region Lowest UMR Ratio of Lowest Ratio of Lowest Ratio of Lowest
Permanent RMW Permanent Permanent Permanent
Employee Wage Employee Wage Employee Wage Employee Wage
(Rp) to RMW to RMW to RMW
(%) (%) (%)
Region I - Sumatra
5.267.000 3.675.937 143,3 147,8 152,7
Region I - Sumatra
Region II - Jakarta dan
Jawa Barat
5.267.000 4.482.914 117,5 121,2 108,9
Region II - Jakarta and
West Java
Region III - Jawa
Tengah, Jawa Timur,
Bali, dan Nusa Tenggara
5.267.000 3.298.116 159,7 164,7 122,3
Region III - Central Java,
East Java, Bali, and
Nusa Tenggara
Region IV - Kalimantan
5.267.000 3.701.508 142,3 146,7 166,4
Region IV - Kalimantan
Region V - Sulawesi,
Papua, Maluku
5.267.000 3.880.136 135,7 140,0 143,2
Region V - Sulawesi,
Papua, Maluku
Mitratel telah melakukan penghitungan terhadap total Mitratel has calculated total annual compensation as a basis
kompensasi tahunan sebagai dasar untuk membandingkan for comparing the highest level of remuneration received by
tingkat remunerasi tertinggi yang diterima karyawan dengan employees with the average employee remuneration overall.
rata-rata remunerasi karyawan secara keseluruhan. Mitratel Mitratel consistently ensures that this compensation ratio
senantiasa menjaga agar rasio kompensasi tersebut tetap remains proportional to the Company’s performance and
proporsional terhadap kinerja Perseroan serta mencerminkan reflects the principle of fairness for all employees. Based on
prinsip keadilan bagi seluruh karyawan. Berdasarkan hasil the measurement results, the ratio of the highest total annual
pengukuran, rasio total upah tahunan tertinggi terhadap wage to the average annual employee wage was recorded at
rata-rata upah tahunan karyawan tercatat ebesar 1:0,10 kali, 1:0.10 times, with an increase ratio of 9.58 times. [GRI 2-21]
dengan rasio peningkatan mencapai 9,58 kali. [GRI 2-21]
Selain itu, Mitratel juga memberikan fasilitas-fasilitas lainnya Furthermore, Mitratel also provides other facilities to support
dalam rangka menunjang kesejahteraan setiap karyawan. the welfare of each employee. More detailed information
Informasi lebih lengkap mengenai fasilitas-fasilitas yang regarding the facilities provided to Mitratel employees is outlined
diberikan kepada karyawan Mitratel diuraikan sebagai berikut. as follows. [GRI 401-2]
[GRI 401-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 153
Page 156
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Fasilitas Facilities
Permanent Employees Contract Employees
Ya Ya
Gaji Pokok Basic Salary
Yes Yes
Ya Ya
Tunjangan Hari Raya Religious Holiday Allowance
Yes Yes
Ya Ya
Tunjangan Pajak Penghasilan Income Tax Allowance
Yes Yes
Ya Ya
BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan
Yes Yes
Ya Ya
BPJS Ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan
Yes Yes
Ya Ya
Tunjangan Tempat Tinggal Housing Allowance
Yes Yes
Bantuan Perusahaan Fasilitas Kendaraan Ya Tidak Company Assistance in the Form of
Jabatan Yes No Vehicle Facilities
Ya Tidak
Dana Pensiun Lembaga Keuangan Financial Institution Pension Fund
Yes No
Ya Tidak
Tunjangan Transportasi Transportation Allowance
Yes No
Ya Tidak
Bonus Kinerja Performance Bonus
Yes No
Ya Tidak
Asuransi Insurance
Yes No
Mitratel juga memberikan perhatian khusus terhadap Mitratel also gives special attention to the welfare of employees
kesejahteraan karyawan yang ditempatkan di daerah khusus assigned to special areas by providing financial incentives
melalui penyediaan insentif finansial dan dukungan non-finansial, and non-financial support, such as transportation facilities, to
seperti fasilitas transportasi, guna menjaga keseimbangan maintain a balance between work and family life. This initiative
antara kehidupan kerja dan keluarga. Langkah ini bertujuan aims to enhance motivation and ensure working comfort in
meningkatkan motivasi serta memastikan kenyamanan kerja di regions with challenging geographical conditions and limited
wilayah dengan kondisi geografis dan akses yang menantang. accessibility.
Kesetaraan Upah dan Remunerasi Equal Pay and Remuneration
Prinsip kesetaraan menjadi hal yang penting dalam The principle of equality is essential to improving human
meningkatkan kesejahteraan SDM, khususnya dalam sistem resource welfare, particularly within the remuneration system,
remunerasi dengan memastikan tidak adanya perbedaan by ensuring that there are no compensation differences
kompensasi antara karyawan pria dan wanita di seluruh tingkat between male and female employees across all job levels.
jabatan. Penerapan prinsip non-diskriminasi dan kesetaraan The implementation of non-discrimination and gender equality
gender menjadi bagian penting dari kebijakan pengelolaan SDM principles is integral to Mitratel’s human resource management
Mitratel. Selain menjamin bahwa standar upah karyawan tetap policies. In addition to ensuring that the minimum employee
di level terendah selalu berada di atas UMR di setiap wilayah wage in every operational area remains above the regional
operasional, Mitratel juga secara konsisten memantau rasio minimum wage (UMR), Mitratel also consistently monitors
remunerasi berdasarkan gender guna memastikan keadilan gender-based remuneration ratios to safeguard fairness and
dan inklusivitas di lingkungan kerja. [GRI 3-3] inclusivity in the workplace. [GRI 3-3]
Informasi mengenai rasio gaji pokok dan remunerasi antara Information on the ratio of basic salary to remuneration for male
karyawan pria dan wanita sepanjang tahun 2025 diuraikan and female employees throughout 2025 is as follows. [GRI 405-2]
sebagai berikut.[GRI 405-2]
Uraian
2025
Description
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Pria terhadap Wanita untuk Setiap Jenjang Kepegawaian
1:1
Ratio of Basic Salary and Remuneration of Male to Female Employees for Each Employment Level
154 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Sementara itu, informasi mengenai perbandingan rasio upah Meanwhile, information on the comparison of wage ratios
antara karyawan pria dan wanita di seluruh jenjang jabatan between male and female employees across all job levels over
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. the past three 3 is outlined as follows.
Uraian 2025 2024*) 2023*) Description
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Karyawan The Ratio of Base Salary and Remuneration of
Wanita terhadap Karyawan Pria untuk Female Employees to Male Employees for Each
Masing-Masing Jabatan Job Level
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi (THP) Ratio of Base Salary and Remuneration
Karyawan Wanita terhadap Karyawan Pria (THP) of Female Employees to Male
-**) -**) -**)
untuk Masing-Masing Jabatan – Manajemen Employees for Each Position – Senior
Senior Management
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi (THP) Ratio of Base Salary and Remuneration
Karyawan Wanita terhadap Karyawan Pria (THP) of Female Employees to Male
1:1 1:1 1:1
untuk Masing-Masing Jabatan – Manajemen Employees for Each Position – Middle
Madya Management
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi (THP) Ratio of Base Salary and Remuneration
Karyawan Wanita terhadap Karyawan Pria 1:1 1:1 1:1 (THP) of Female Employees to Male
untuk Masing-Masing Jabatan - Pengawas Employees for Each Position – Supervisory
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi (THP) Ratio of Base Salary and Remuneration
Karyawan Wanita terhadap Karyawan Pria (THP) of Female Employees to Male
1:1 1:1 1:1
untuk Masing-Masing Jabatan – Staff dan Employees for Each Position – Staff and
Lainnya Others
*)
Data disajikan kembali. / Data Restated.
**)
Tidak terdapat karyawan wanita pada level jabatan Manajemen Senior Perseroan. / There are no female employees at the Company’s Senior Management level.
Inisiatif Strategis untuk Mengatasi Gender Strategic Initiatives to Address the Gender
Pay Gap Pay Gap
Dalam rangka mendorong kesetaraan gender dan meminimalkan In order to promote gender equality and minimize the gender pay
gender pay gap, Mitratel telah melaksanakan sejumlah inisiatif gap, Mitratel has implemented a number of strategic initiatives
strategis yang mencakup kebijakan remunerasi dan program encompassing remuneration policies and career development
pengembangan karier. Langkah-langkah yang telah diterapkan programs. The measures that have been implemented are
diuraikan sebagai berikut: outlined as follows:
1. Melakukan peninjauan menyeluruh terhadap struktur 1. Conducting a comprehensive review of the salary structure
penggajian untuk memastikan bahwa tidak ada perbedaan to ensure that there is no wage differences based on gender
upah berdasarkan gender di seluruh posisi dan tingkat jabatan; across all positions and job levels;
2. Mengadopsi kebijakan transparansi dalam sistem remunerasi, 2. Adopting a transparency policy in the remuneration system,
memastikan bahwa kriteria penggajian didasarkan pada ensuring that salary criteria are based on performance,
kinerja, pengalaman, dan tanggung jawab, tanpa bias gender; experience, and responsibilities, without gender bias;
3. Mengimplementasikan program pelatihan dan 3. Implementing inclusive training and development programs
pengembangan yang inklusif, memastikan setiap karyawan, to ensure that every employee, regardless of gender,
tanpa memandang gender, memiliki kesempatan yang has equal opportunities to enhance their skills and attain
sama untuk meningkatkan keterampilan, dan mencapai strategic positions; and
posisi strategis; serta
4. Menegaskan komitmen Mitratel terhadap keberagaman 4. Reaffirming Mitratel’s commitment to diversity and inclusion
dan inklusi melalui penyelenggaraan kampanye internal by organizing internal campaigns that promote a fair,
yang mendorong budaya kerja yang adil, setara, dan bebas equitable, and discrimination-free work culture.
dari diskriminasi.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan Employee Training and Development
[POJK F.22] [ESG S-05] [POJK F.22] [ESG S-05]
Mitratel secara konsisten mengembangkan kompetensi Mitratel consistently develops employee competencies as part
karyawan sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja of its strategy to enhance performance and ensure business
dan keberlanjutan bisnis. Program pelatihan dirancang untuk sustainability. Training programs are designed to strengthen
memperkuat kemampuan teknis, manajerial, dan kepemimpinan, technical, managerial, and leadership capabilities, in line
sejalan dengan kebutuhan industri telekomunikasi yang terus with the evolving needs of the telecommunications industry.
berkembang. Setiap pelatihan disusun berdasarkan hasil Each training program is formulated based on the results of
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 155
Page 158
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
evaluasi kebutuhan kompetensi dan rencana pengembangan competency needs assessments and career development
karier, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, inovasi, plans, with a focus on improving productivity, innovation, and
serta kesiapan menghadapi transformasi digital. [GRI 3-3] readiness to face digital transformation. [GRI 3-3]
Selain pelatihan internal, Mitratel juga memfasilitasi program In addition to internal training, Mitratel also facilitates
sertifikasi profesional bagi karyawan yang relevan dengan bidang professional certification programs for employees relevant to
pekerjaannya untuk memastikan standar kompetensi sesuai their respective fields of work to ensure competency standards
dengan praktik terbaik industri. Pendekatan ini memastikan are aligned with industry best practices. This approach ensures
bahwa seluruh insan Mitratel memiliki kapabilitas yang selaras that all Mitratel personnel possess capabilities that are aligned
dengan strategi Perseroan dan mampu memberikan kontribusi with the Company’s strategy and are able to contribute
optimal terhadap pencapaian tujuan organisasi. Informasi optimally to the achievement of organizational objectives. More
lebih lengkap mengenai pelaksanaan program pelatihan dan detailed information regarding the implementation of training
sertifikasi sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai beriku. and certification programs over the past three 3 is outlined as
[GRI 3-3, 404-1, 404-2] follows. [GRI 3-3, 404-1, 404-2]
Satuan
Uraian 2025 2024*) 2023 Description
Unit
Total Karyawan yang Mendapatkan
607 462 428 Total Employees Receiving Training
Pelatihan
Pria 417 306 308 Male
Wanita 190 156 120 Female
Karyawan Pria yang Mengikuti Male Employees Participating in
24 13 44
Sertifikasi Certification
Karyawan Wanita yang Mengikuti Female Employees Participating in
- 8 11
Sertifikasi Certification
Karyawan Pria yang Mengikuti Male Employees Participating in
60 79 123
Leadership Development Program Leadership Development Program
Orang
Karyawan Wanita yang Mengikuti Personnel Female Employees Participating in
35 44 60
Leadership Development Program Leadership Development Program
Karyawan Pria yang Mengikuti Male Employees Participating in
503 306 308
Pelatihan Reguler Regular Training
Karyawan Wanita yang Mengikuti Female Employees Participating in
257 156 120
Pelatihan Reguler Regular Training
Karyawan Pria Melanjutkan Male Employees Pursuing Education
3 1 -
Pendidikan ke Luar Negeri Abroad
Karyawan Wanita Melanjutkan Female Employees Pursuing
- - -
Pendidikan ke Luar Negeri Education Abroad
Total Karyawan 679 657 537 Total Employees
Persentase Total Karyawan yang Percentage of Total Employees
% 89,4 70,3%* 79,7
Mendapatkan Pelatihan Receiving Training
Total Jam Pelatihan 18.241 14.774 8.899 Total Training Hours
Rata-Rata Jam Pelatihan Karyawan Average Annual Training Hours per
54,9 24,0 17,0
Setahun Employee
Jam
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Average Training Hours of Employees
Hour
Berdasarkan Gender by Gender
Pria 28,8 16,0 12,0 Male
Wanita 23,4 8,0 5,0 Female
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Average Training Hours of Employees
Berdasarkan Jabatan by Position
Rata-Rata Jam Pelatihan Average Training Hours for
25,0 - 4,0
Karyawan di Level Band I Employees at Band I Level
Rata-Rata Jam Pelatihan Jam Average Training Hours for
14,7 2,5 8,6
Karyawan di Level Band II-III Hour Employees at Band II-III Level
Rata-Rata Jam Pelatihan Average Training Hours for
17,0 3,4 2,2
Karyawan di Level Band IV-V Employees at Band IV-V Level
Rata-Rata Jam Pelatihan Average Training Hours for
34,8 19,2 13,8
Karyawan di Level Band VI-VII Employees at Band VI-VII Level
Biaya Pendidikan dan Pelatihan Juta Rupiah Employee Education and Training
5.296 3.359 3.520
Karyawan Million Rupiah Expenses
*) Data disajikan kembali karena penambahan Entitas Anak PT Persada Sokka Tama. / Data restated due to the addition of Subsidiary PT Persada Sokka Tama.
156 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Program Beasiswa untuk Karyawan Scholarship Program for Employees
Mitratel berkomitmen untuk mengembangkan kapabilitas Mitratel is committed to continuously developing human capital
SDM secara berkelanjutan melalui penyelenggaraan program capabilities by implementing scholarship programs as part of
beasiswa sebagai bagian dari strategi pengembangan its talent development strategy. This program is designed to
talenta. Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan encourage competency enhancement, broaden insights, and
kompetensi, memperluas wawasan, serta memperkuat strengthen employee readiness in facing industry dynamics and
kesiapan karyawan dalam menghadapi dinamika industri dan digital transformation.
transformasi digital.
Beasiswa yang disediakan mencakup pendidikan formal dan The scholarships provided cover both formal and non-formal
non-formal, mulai dari jenjang sarjana, pascasarjana, hingga education, ranging from undergraduate and postgraduate
sertifikasi profesional yang relevan dengan kebutuhan bisnis levels to professional certifications relevant to Mitratel’s
Mitratel. Dukungan yang diberikan bersifat komprehensif, baik business needs. The support provided is comprehensive, either
dalam bentuk pembiayaan penuh maupun sebagian, termasuk in the form of full or partial funding, including facilitation for
fasilitasi untuk program pascasarjana serta pelatihan lanjutan postgraduate programs as well as advanced training in strategic
di bidang-bidang strategis. Beasiswa yang diberikan kepada fields. The scholarships granted to employees are intended for
karyawan ditujukan untuk pendidikan dalam negeri maupun both domestic and international education.
luar negeri.
Melalui program ini, Mitratel tidak hanya mendorong Through this program, Mitratel not only encourages individual
pengembangan individu, tetapi juga memastikan ketersediaan development but also ensures the availability of competent
talenta yang kompeten dan berdaya saing tinggi untuk and highly competitive talent to support business sustainability.
mendukung keberlanjutan bisnis. Investasi pada pengembangan Investment in employee education development is part of
pendidikan karyawan menjadi bagian dari upaya Perseroan the Company’s efforts to build an adaptive, innovative, and
dalam membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan long-term oriented organization.
berorientasi jangka panjang.
Adapun informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan program Further information on the implementation of the scholarship
beasiswa bagi karyawan Mitratel dalam kurun waktu tiga tahun program for Mitratel employees over the past three years is
terakhir diuraikan sebagai berikut. outlined as follows..
Uraian 2025 2024 2023 Description
Beasiswa Pascasarjana 14 12 7 Postgraduate Scholarship
Total 14 12 7 Total
Total Biaya Beasiswa (Juta Rp) 2.313 349,4 249,8 Total Scholarship Cost (million Rp)
Kebijakan Cuti dan Istirahat Karyawan Employee Leave and Rest Policy
[GRI 401-3] [GRI 401-3]
Mitratel menerapkan kebijakan cuti dan istirahat kerja yang Mitratel implements leave and rest policies designed to maintain
dirancang untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan a balance between employees’ professional and personal lives.
profesional dan pribadi karyawan. Kebijakan ini memastikan These policies ensure that all employees receive their leave
seluruh karyawan memperoleh hak cuti sesuai ketentuan entitlements in accordance with applicable labor regulations,
ketenagakerjaan yang berlaku, meliputi cuti tahunan, cuti sakit, cuti including annual leave, sick leave, maternity leave, religious
melahirkan, cuti keagamaan, dan cuti khusus lainnya. Penerapan leave, and other special leave. The policies are applied flexibly
kebijakan dilakukan secara fleksibel untuk menyesuaikan dengan to accommodate individual needs without disrupting work
kebutuhan individu tanpa mengganggu produktivitas kerja. Melalui productivity. Through this approach, Mitratel strives to create
pendekatan ini, Mitratel berupaya menciptakan lingkungan kerja a healthy work environment, support employees’ mental and
yang sehat, mendukung kesejahteraan mental dan fisik karyawan, physical well-being, and strengthen long-term loyalty and
serta memperkuat loyalitas dan motivasi dalam jangka panjang. motivation.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 157
Page 160
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Informasi mengenai hak cuti karyawan Mitratel diuraikan Information regarding Mitratel employees’ leave entitlements is
sebagai berikut. [GRI 3-3] presented as follows. [GRI 3-3]
Jenis Cuti Ketentuan
Type of Leave Condition
Cuti Tahunan Karyawan berhak atas cuti tahunan selama 12 hari kerja setiap tahun.
Annual Leave Employees are entitled to 12 working days of annual leave each year.
Istirahat Sakit Karyawan yang sakit diberikan istirahat sesuai surat keterangan dokter, dengan durasi maksimal 12 bulan.
Sick Leave Employees who are ill are granted sick leave based on a medical certificate, with a maximum duration of
12 months.
Istirahat Melahirkan, Istirahat melahirkan diberikan selama 3 bulan dan untuk istirahat keguguran maksimal selama 1,5 bulan atau sesuai
Keguguran, dan Haid dengan surat keterangan dokter/bidan. Sementara istirahat haid diberikan bagi karyawan yang mengalami sakit haid
pada hari pertama dan/atau hari kedua.
Maternity, Miscarriage, and Maternity leave is granted for 3 months, while miscarriage leave is provided for a maximum of 1.5 months
Menstrual Leave or according to a medical certificate from a doctor/midwife. Meanwhile, menstrual leave is available for employees
experiencing menstrual pain on the first and/or second day.
Istirahat Panjang Diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama 6 tahun berturut-turut. Pada tahun ketujuh dan kedelapan,
karyawan berhak atas cuti panjang masing-masing selama 1 bulan (hari kalender) tanpa dapat dipecah-pecah.
Extended Leave Granted to employees who have worked continuously for 6 years. In the seventh and eighth years, employees are
entitled to long leave of 1 month (calendar days) each year, which cannot be split.
Cuti Alasan Penting (CAP) Karyawan dapat mengajukan cuti dengan alasan berikut:
a. Cuti karena melaksanakan pernikahan diberikan selama maksimal 3 hari kerja dan tambahan hari perjalanan untuk
total perjalanan pergi dan pulang selama maksimal 2 hari kerja;
b. Cuti karena menikahkan anak, khitanan anak, pembaptisan, atau upacara adat keagamaan diberikan maksimal 2 hari
kerja dan tambahan hari perjalanan untuk total perjalanan pergi dan pulang selama maksimal 2 hari kerja;
c. Cuti karena istri melahirkan/keguguran, atau keluarga inti sakit keras/meninggal dunia diberikan selama maksimal
2 hari kerja dan tambahan hari perjalanan untuk total perjalanan pergi dan pulang selama maksimal 2 hari kerja;
d. Cuti karena melaksanakan ujian sertifikasi profesi atau pendidikan yang tidak dibiayai Mitratel diberikan selama
maksimal 3 hari kerja;
e. Cuti karena memenuhi panggilan hukum (pengadilan, polisi, atau lainnya) diberikan selama 5 hari kerja;
f. Cuti karena menjalankan kewajiban terhadap negara selama maksimal 1 tahun;
g. Cuti karena mengikuti kegiatan keagamaan yang diselenggarakan bukan oleh Perseroan/olah raga/kesenian/
pramuka/kegiatan sosial, dengan ketentuan karyawan yang bersangkutan menjadi wakil/utusan dari Pemerintah
Daerah serendah-rendahnya Kabupaten/Kota, diberikan selama maksimal 3 hari kerja; serta
h. Cuti karena menjalankan ibadah umroh secara mandiri dan tidak dibiayai Perseroan, diberikan maksimal 7 hari
kerja.
Leave for Important Employees may apply for leave for the following reasons:
Reasons (CAP) a. Leave for marriage is granted for a maximum of 3 working days, with additional travel days for the total round-trip
travel of up to 2 working days;
b. Leave for a child’s marriage, circumcision, baptism, or religious traditional ceremony is granted for a maximum of
2 working days, with additional travel days for the total round-trip travel of up to 2 working days;
c. Leave due to a wife giving birth/miscarriage, or an immediate family member being seriously ill/deceased is granted
for a maximum of 2 working days, with additional travel days for the total round-trip travel of up to 2 working days;
d. Leave for undertaking professional certification or education examinations not funded by Mitratel is granted for
a maximum of 3 working days;
e. Leave for fulfilling legal summons (court, police, or others) is granted for 5 working days;
f. Leave for carrying out obligations to the state is granted for a maximum of 1 year;
g. Leave for participating in religious activities not organized by the Company/sports/arts/scouting/social activities,
provided that the employee concerned acts as a representative/delegate of at least the Regency/City-level Regional
Government, is granted for a maximum of 3 working days; and
h. Leave for performing Umrah independently and not funded by the Company is granted for a maximum of 7 working days.
Istirahat Ibadah Keagamaan Diberikan untuk ibadah wajib sesuai agama karyawan, yaitu 1 kali selama masa kerja.
Religious Worship Leave Granted for mandatory religious worship according to the employee’s faith, once during their employment period.
Cuti di Luar Tanggungan Berlaku untuk karyawan dengan masa kerja minimal 5 tahun dengan durasi minimal 1 bulan hingga maksimal 3 tahun.
Perusahaan (CLTP) Cuti dapat diperpanjang hingga 1 tahun dengan persetujuan dari Mitratel.
Unpaid Leave (CLTP) Applicable to employees with a minimum of 5 years of service, with a duration ranging from a minimum of 1 month to
a maximum of 3 years. The leave may be extended for up to 1 year with Mitratel’s approval.
158 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Jenis Cuti Ketentuan
Type of Leave Condition
Cuti Moments That Matter Diberikan untuk merayakan momen-momen personal yang penting dan memberikan kesan emosional yang
mendalam terhadap organisasi dan interaksi pekerjaan, yaitu:
a. Mendampingi anak pergi ke sekolah pada hari pertama kelas 1 sekolah dasar;
b. Wisuda anak menyelesaikan pendidikan sarjana;
c. Wisuda karyawan;
d. Ulang tahun karyawan; atau
e. Ulang tahun perkawinan karyawan;
diberikan maksimal 1 hari kerja dalam 1 tahun.
Leave Moments That Matter Granted to celebrate important personal moments and to create a meaningful emotional impact on the organization
and work interactions, namely:
a. Accompanying a child on the first day of Grade 1 in elementary school;
b. A child’s graduation from a bachelor’s degree;
c. Employee graduation;
d. Employee’s birthday; or
e. Employee’s wedding anniversary;
granted for a maximum of 1 working day within 1 year.
Adapun informasi terkait jumlah karyawan Mitratel yang Information regarding the number of Mitratel employees who
mendapatkan hak cuti melahirkan sepanjang 3 tahun terakhir were granted maternity leave over the past 3 years is presented
diuraikan sebagai berikut. as follows.
2025 2024 2023
Uraian Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Description
Male Female Male Female Male Female
Karyawan yang berhak mendapat Employees entitled to
380 144 315 103 262 75
dispensasi/cuti melahirkan* maternity leave*
Karyawan yang mengambil Employees who took
25 9 20 8 18 10
dispensasi/cuti melahirkan** maternity leave**
Karyawan yang kembali bekerja Employees who returned to work
pada periode pelaporan setelah 25 9 20 8 18 10 during the reporting period after
dispensasi/cuti melahirkan berakhir maternity leave ended
Karyawan yang kembali bekerja Employees who returned to
setelah dispensasi/cuti melahirkan work after maternity leave ended
25 9 20 8 18 10
berakhir, yang masih dipekerjakan and remained employed 12 months
12 bulan setelah kembali bekerja after returning
Karyawan yang kembali dari cuti Employees who returned from
melahirkan pada periode pelaporan 25 9 20 8 18 10 maternity leave in the previous
sebelumnya reporting period
Return to work and retention rate Return to work and retention
karyawan yang mengambil cuti 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 100,0 rate of employees who took
melahirkan (%) maternity leave (%)
* Karyawan yang berhak mendapat cuti melahirkan adalah karyawan yang telah menikah, baik karyawan wanita yang sedang hamil maupun karyawan pria yang istrinya
hamil dan berhak atas dispensasi cuti melahirkan. / Employees entitled to maternity leave are married employees, including female employees who are pregnant and male
employees whose wives are pregnant and eligible for maternity leave.
** Data diperoleh dari aplikasi Cuti Online One Flux, Berita Kelahiran, dan Penggunaan Benefit Melahirkan Tekomedika. / Data is obtained from the Online Leave Application
Oneflux, Birth Reports, and the Use of Maternity Benefits from Tekomedika.
Penilaian Kinerja Performance Assessment
Praktik pengelolaan SDM Mitratel difokuskan pada kinerja yang Mitratel’s human resource management practices focus on
dirancang untuk mendukung tercapainya sasaran perusahaan performance designed to support the achievement of corporate
sekaligus memaksimalkan potensi setiap karyawan. Evaluasi objectives while maximizing each employee’s potential.
kinerja dilakukan menggunakan kerangka Objective and Performance assessments are conducted using an Objective
Key Result (OKR) yang terintegrasi dari tingkat perusahaan and Key Results (OKR) framework that is integrated from
hingga individu. Setiap triwulan, OKR ditetapkan dan dikaitkan the corporate level down to the individual level. Each quarter,
dengan Key Performance Indicator (KPI), yang pemantauannya OKRs are established and aligned with Key Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 159
Page 162
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
dilakukan secara real-time melalui aplikasi digital. Sistem Indicators (KPIs), which are monitored in real time through
ini memberikan transparansi sekaligus memungkinkan para a digital application. This system enhances transparency
pemimpin untuk memberikan coaching, mentoring, dan umpan while enabling leaders to provide coaching, mentoring, and
balik secara konstruktif. constructive feedback.
Untuk melengkapi sistem manajemen kinerja, Mitratel To complement the performance management system, Mitratel
mengimplementasikan penilaian kompetensi dan perilaku implemented annual competency and behavioral assessments
tahunan melalui metode multi-rater 360 derajat, melibatkan using a multi-rater 360-degree method, involving supervisors,
atasan, rekan sejawat, bawahan, dan penilaian diri. Metode ini peers, subordinates, and self-assessments. This method
menghasilkan gambaran kinerja yang menyeluruh, mendorong provides a comprehensive view of performance, encourages
kerja sama, diskusi terbuka, dan perencanaan karier berbasis collaboration and open discussion, and supports competency-
kompetensi, sekaligus menjamin akses pengembangan karier based career planning, while ensuring equitable access to
yang adil bagi semua karyawan. career development opportunities for all employees.
Sepanjang tahun 2025, seluruh karyawan Mitratel telah Throughout 2025, all Mitratel employees participated in quarterly
mengikuti proses evaluasi kinerja triwulanan sebagai bagian performance evaluations as part of a results-based assessment
dari sistem penilaian berbasis hasil dan pengembangan and competency development system. The evaluation results
kompetensi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% indicated that 100% of employees achieved an improvement
karyawan berhasil mencatat peningkatan pencapaian target in target attainment compared to the previous year. [GRI 404-3]
dibandingkan tahun sebelumnya. [GRI 404-3]
Program Pensiun [GRI 404-2]
Retirement Program [GRI 404-2]
Mitratel senantiasa mengapresiasi kontribusi setiap kontribusi
karyawan melalui pemberian berbagai fasilitas dan manfaat, Mitratel consistently appreciates each employee’s contribution
meliputi program pensiun bagi seluruh karyawan, serta Dana by providing a range of facilities and benefits, including
Pensiun Lembaga Keuangan khusus untuk karyawan tetap. a pension program for all employees and a Financial Institution
Program ini bertujuan memberikan perlindungan finansial Pension Fund specifically for permanent employees. These
di masa pensiun, memperkuat keberlanjutan sosial, dan programs aim to provide financial protection in retirement,
menumbuhkan rasa aman bagi karyawan dalam merencanakan strengthen social sustainability, and foster a sense of security
masa depan mereka. Fasilitas dan program yang diberikan for employees as they plan for the future. The facilities and
kepada karyawan, meliputi: programs provided to Mitratel employees include:
1. BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan 1. BPJS Ketenagakerjaan, which provides basic protection in
dasar berupa jaminan hari tua, jaminan pensiun, jaminan the form of old-age benefits, pension benefits, occupational
kecelakaan kerja, dan jaminan kematian; accident insurance, and life insurance;
2. Dana Pensiun Lembaga Keuangan: 2. Financial Institution Pension Fund:
a. Program Pensiun Iuran Pasti a. Fixed-Premium Pension Program
Iuran rutin bulanan yang ditentukan berdasarkan posisi Monthly contributions determined based on
atau level karyawan, seluruhnya dikelola oleh lembaga the employee’s position or level, fully managed by
pengelola dana pensiun; serta the pension fund management institution; and
b. Program Pensiun untuk Kompensasi Pascakerja b. Pension Program for Post-Employment Compensation
Tabungan pensiun yang seluruh iurannya ditanggung A retirement savings programs fully funded by Mitratel,
oleh Mitratel, dengan besaran iuran dihitung berdasarkan with contributions calculated based on the company’s
kemampuan keuangan perusahaan. [GRI 3-3] financial capacity. [GRI 3-3]
160 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Informasi mengenai jumlah peserta program dan manfaat yang Information on the number of program participants and the
telah diberikan kepada karyawan Mitratel sepanjang 3 tahun benefits provided to Mitratel employees over the past 3 years is
terakhir diuraikan sebagai berikut. presented as follows.
Uraian 2025 2024 2023 Description
100% 100% 100%
(seluruh karyawan) (seluruh karyawan) (seluruh karyawan) Total Employees Enrolled in BPJS
Total Peserta BPJS Ketenagakerjaan
100% 100% 100% Ketenagakerjaan
(all employees) (all employees) (all employees)
Manfaat Total Program BPJS Total Benefits of BPJS
6.779.077.305 6.086.563.133.125 5.416.098.327.620
Ketenagakerjaan (Rp)* Ketenagakerjaan (Rp)*
Manfaat Total Program Dana Pensiun Total Benefits of Financial Institution
22.339.857.583 20.002.985.527 13.779.144.185
Lembaga Keuangan (Rp)** Pension Funds (Rp)**
* Untuk BPJS Ketenagakerjaan akumulasi selama tahun tersebut. / For BPJS Ketenagakerjaan, the total benefits are accumulated throughout the year.
** Untuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan merupakan saldo akumulasi dari awal pendaftaran. / For Financial Institution Pension Funds, the balance is accumulated from
the initial enrollment.
Hubungan Industrial Industrial Relations
Mitratel menyadari bahwa hubungan industrial yang harmonis Mitratel recognizes that harmonious industrial relations are
sangat penting untuk mendukung kelangsungan bisnis, essential to supporting business continuity, creating a conducive
menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan work environment, enhancing employee pride, and maintaining
kebanggaan karyawan, serta menjaga reputasi perusahaan. the Company’s reputation. Until the end of 2025, Mitratel had
Meskipun hingga akhir 2025 Mitratel belum memiliki serikat not yet established a labor union, and industrial relations are
pekerja, hubungan industrial dikelola melalui Peraturan managed under the Company Regulation that the Ministry of
Perusahaan yang telah disahkan oleh Kementerian Tenaga Manpower ratified in May 2025. [GRI 2-30]
Kerja pada Mei 2025. [GRI 2-30]
Peraturan Perusahaan ini menjadi pedoman utama dalam This Company Regulation serves as the main guideline in
menetapkan hak dan kewajiban karyawan, sekaligus defining employees’ rights and obligations, while ensuring
memastikan keseimbangan antara kebutuhan bisnis dan a balance between business needs and workforce welfare.
kesejahteraan tenaga kerja. Kebijakan tersebut ditinjau dan The policy is reviewed and updated periodically to remain
diperbarui secara berkala agar tetap sesuai dengan regulasi aligned with prevailing labor regulations and to reflect Mitratel’s
ketenagakerjaan yang berlaku, sekaligus mencerminkan commitment to fair, transparent HR management in line with
komitmen Mitratel terhadap pengelolaan SDM yang adil, sustainability principles.
transparan, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
Employee Engagement Employee Engagement
Untuk membangun keterikatan yang kuat di antara karyawan, To build strong employee engagement, Mitratel promotes
Mitratel mendorong keseimbangan antara pekerjaan dan a healthy work–life balance through cultural communities based
kehidupan pribadi melalui komunitas budaya yang berlandaskan on the concepts of physical well-being (olah raga), emotional
konsep olahraga, olah rasa, olah rasio, dan olah ruh (4R). intelligence (olah rasa), intellectual growth (olah rasio), and
Konsep ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari spiritual enrichment (olah ruh) (4R). This concept is realized
olahraga, seni musik, hingga aktivitas keagamaan, dengan through various activities ranging from sports and music arts to
tujuan meningkatkan kreativitas, keseimbangan mental, dan religious activities, with the aim of enhancing creativity, mental
kebahagiaan karyawan. balance, and employee well-being.
Sebagai bagian dari upaya mengukur dan mengevaluasi tingkat As part of its efforts to measure and evaluate the level of
keterikatan karyawan, Mitratel bekerja sama dengan Telkom employee engagement, Mitratel collaborates with Telkom Group
Group untuk melaksanakan survei employee engagement to conduct an annual employee engagement survey. This survey
setiap tahun. Survei ini menggunakan indikator say, stay, dan uses the indicators of say, stay, and strive to comprehensively
strive untuk menilai keterikatan karyawan secara menyeluruh. assess employee engagement. These indicators reflect:
Indikator-indikator tersebut mencerminkan:
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 161
Page 164
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
1. Say: Seberapa positif karyawan berbicara tentang 1. Say: How positively employees speak about the company
perusahaan kepada orang lain; to others;
2. Stay: Seberapa besar karyawan memiliki intensi kuat untuk 2. Stay: The extent to which employees have a strong intention
menjadi bagian dari perusahaan; serta to remain part of the company; and
3. Strive: Seberapa tinggi usaha karyawan untuk memberikan 3. Strive: The level of effort employees put in to deliver their
yang terbaik dalam pekerjaannya. best work.
Hasil survei employee engagement sepanjang 3 tahun terakhir The results of the employee engagement surveys over the
menunjukkan hasil bahwa Mitratel secara konsisten masuk past 3 years show that Mitratel has consistently been classified
dalam kategori highly engaged. Hal ini mencerminkan tingkat as highly engaged. This reflects a high level of employee
keterikatan karyawan yang tinggi terhadap perusahaan engagement with the Company, as described below.
sebagaimana diuraikan berikut.
Indikator 2025 2024 2023 Indicator
Say 92,4 91,4 93,6 Say
Stay 88,5 87,6 87,5 Stay
Strive 91,8 91,3 93,4 Strive
Skor 90,1 89,1 91,5 Score
Kategori Highly Engaged Highly Engaged Highly Engaged Category
Sistem Teknologi dan Pengembangan SDM Technology System and HR Development
Mitratel terus mendorong peningkatan efisiensi dalam Mitratel continues to promote efficiency improvements in
pengelolaan SDM melalui pengembangan sistem teknologi human resource management through the development of
yang terintegrasi. Salah satu inisiatif utama adalah penerapan integrated technology systems. One of the key initiatives is the
Oneflux HCM, sebuah sistem Human Capital Management implementation of Oneflux HCM, a Human Capital Management
yang dirancang untuk mempermudah administrasi karyawan system designed to simplify employee administration with
dengan akses yang fleksibel, kapan saja, dan di mana saja. flexible access, anytime, and anywhere.
Sejak tahun 2023, berbagai fitur baru telah dikembangkan Since 2023, various new features have been developed within
dalam Oneflux HCM, meliputi slip gaji dan pengajuan cuti Oneflux HCM, including online payslips and leave applications,
secara online, pengelolaan perjalanan dinas karyawan (SPPD management of employees’ official travel (online SPPD),
online), serta pencatatan riwayat pekerjaan dan pengembangan and recording of work history and individual development.
individu. Sementara itu, sistem penggajian (payroll) Mitratel Meanwhile, Mitratel’s payroll system uses SAP HANA to ensure
dioperasikan menggunakan SAP HANA untuk memastikan data accuracy, efficiency, and integrity.
akurasi, efisiensi, dan integritas data.
Pada tahun 2025, pengembangan sumber daya manusia In 2025, Mitratel’s human resource development focused on
Mitratel difokuskan pada 3 pilar strategis, yakni people, 3 strategic pillars, namely people, organization, and technology.
organization, dan technology. Pilar-pilar ini dirancang untuk These pillars are designed to build a workforce that is adaptive,
membentuk tenaga kerja yang adaptif, inovatif, dan kompetitif innovative, and competitive in the digital era, with development
di era digital, dengan inisiatif pengembangan diuraikan sebagai initiatives outlined as follows:
berikut:
1. Aspek People: Improve People Competencies Through 1. People Aspect: Improve People Competencies Through
Capability Roadmap and Corporate Strategy Capability Roadmap and Corporate Strategy
a. Pemenuhan talenta terbaik secara cepat melalui a. Fulfilling top talent needs promptly through an optimal
kombinasi optimal antara strategi buy, build, dan combination of buy, build, and borrow strategies; and
borrow; serta
b. Memperkuat fondasi program pengembangan serta b. Strengthening the foundation of development programs
implementasinya yang selaras dengan fokus bisnis; and their implementation aligned with business focus;
162 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
2. Aspek Organization: Strengthening Organization and 2. Organization Aspect: Strengthening Organization and
HC Policies to adapt and support business Focus HC Policies to adapt and support business Focus
a. Melakukan evaluasi dan pembaruan kebijakan a. Conducting evaluation and updating policies as well as
serta SOP HCM untuk memastikan kepatuhan dan HCM SOPs to ensure compliance and alignment with
keselarasan dengan strategi bisnis; business strategies;
b. Meningkatkan desain organisasi yang selaras dengan b. Improving organizational design in line with business
strategi bisnis; serta strategies; and
c. Meningkatkan efektivitas sistem manajemen kinerja; c. Enhancing the effectiveness of the performance
management system;
3. Aspek Technology: Enhancement HC Platform Through 3. Technology Aspect: Enhancement HC Platform
Digital Technology Through Digital Technology
a. Meningkatkan sistem dan platform SDM untuk a. Enhancing the human capital system and platform
mendukung pengambilan keputusan talenta yang lebih to support more accurate talent decision-making in
tepat terhadap pencapaian kinerja bisnis; serta achieving business performance; and
b. Mewujudkan sinergi aplikasi SDM dengan Entitas Anak b. Realizing synergy of human capital applications with
Perseroan. the Company’s Subsidiaries.
Untuk menyinergikan dengan Telkom Group, Mitratel juga To align with Telkom Group, Mitratel also leverages various
memanfaatkan beragam sistem informasi dan teknologi additional information systems and technologies as outlined
tambahan sebagaimana diuraikan berikut. below.
Aplikasi untuk mengelola aktivitas harian karyawan serta memudahkan pemantauan dan
laporan aktivitas kerja sehari-hari kepada atasan langsung.
Diarium
An application to manage employees’ daily activities and facilitate the monitoring and
reporting of daily work activities to direct supervisors.
Aplikasi yang digunakan untuk mengukur kinerja karyawan berdasarkan Key Performance
Objective Indicator yang telah ditetapkan serta untuk mendukung pencapaian tujuan Mitratel.
Key Result An application used to measure employee performance based on predetermined Key
Performance Indicators and to support the achievement of Mitratel goals.
Sebagai Integrated Talent Management System, Ingenium mendorong karyawan untuk
aktif menentukan dan mengembangkan kariernya di Mitratel.
Ingenium
As an Integrated Talent Management System, Ingenium encourages employees to
actively determine and develop their careers within Mitratel.
Platform manajemen data komprehensif yang mendukung operasional Mitratel.
SAP HANA
A comprehensive data management platform that supports Mitratel operations.
Aplikasi untuk memfasilitasi penilaian kompetensi dan perilaku karyawan secara 360
Competencies & derajat dengan melibatkan atasan, rekan sekerja, dan bawahan dalam proses penilaian.
Behavior Appraisal An application to facilitate 360-degree competency and behavioral assessments,
involving supervisors, colleagues, and subordinates in the evaluation process.
Rencana Pengembangan SDM Tahun 2026 HR Development Plan for 2026
Pada tahun 2026, strategi pengembangan SDM difokuskan In 2026, the human capital development strategy is focused on
pada transformasi budaya digital dan penguatan kapabilitas transforming digital culture and strengthening talent capabilities
talenta yang selaras dengan strategi bisnis Perseroan aligned with the Company’s business strategy, “Transform
“Transform Corporate Digital Culture and Future – Prof Talent Corporate Digital Culture and Future – Prof Talent Capability to
Capability to Cultivate Future Technology Innovator.” Inisiatif Cultivate Future Technology Innovator.” This initiative represents
ini merupakan langkah kunci untuk membangun budaya kerja a key step toward building an adaptive digital work culture
digital yang adaptif serta memperkuat kesiapan talenta agar and enhancing talent readiness, aligned with the Company’s
sejalan dengan arah dan kebutuhan bisnis Perseroan. business direction and needs.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 163
Page 166
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Strategi pengembangan diarahkan pada peningkatan The development strategy is focused on increasing employee
produktivitas karyawan dan budaya organisasi yang productivity and fostering a sustainable organizational culture,
berkelanjutan serta mendorong transformasi dan peningkatan while encouraging transformation and enhancing technical
kompetensi teknis dan manajerial melalui program pelatihan and managerial competencies through integrated training
terintegrasi. Informasi lebih lengkap mengenai rencana programs. Further information regarding the 2026 human
pengembangan SDM tahun 2026 diuraikan sebagai berikut: capital development plan is outlined as follows:
1. Meningkatkan produktivitas SDM Perseroan dan indeks 1. Increasing the productivity of the Company’s human
budaya perusahaan dengan tetap menjaga keberlanjutan capital and the corporate culture index while maintaining
organisasi; organizational sustainability;
2. Menyusun rencana transformasi SDM di tengah proses 2. Formulating a human capital transformation plan amid the
perampingan (streamlining) grup Perseroan; serta Company group’s streamlining process; and
3. Melakukan pembaruan terhadap capability roadmap 3. Updating the human capital capability roadmap and
SDM serta memastikan pelaksanaan program unggulan ensuring the optimal implementation of excellent programs.
(excellent program) berjalan secara optimal.
Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Occupational Health and Safety
Kerja [POJK F.21] [ESG S-11] Management [POJK F.21] [ESG S-11]
Mitratel memastikan lingkungan kerja yang aman dan kondusif Mitratel ensures a safe and conducive working environment
sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas serta as part of its efforts to maintain productivity and protect all
melindungi seluruh karyawan dan pihak yang terlibat dalam employees and parties involved in every aspect of operations.
setiap aspek operasional. Penerapan Sistem Manajemen K3 The implementation of an OHS Management System based on
berbasis ISO 45001:2018 menjadi dasar dalam pengelolaan ISO 45001:2018 serves as the foundation for OHS management,
K3, dengan fokus pada pencegahan kecelakaan, pengendalian with a focus on accident prevention, risk control, and increasing
risiko, dan peningkatan kesadaran keselamatan di seluruh lini safety awareness across all levels of the organization. Through
organisasi. Melalui sistem ini, Mitratel menargetkan terciptanya this system, Mitratel aims to create a zero-injury and low-
lingkungan kerja bebas cedera dan berisiko rendah dengan risk working environment by applying hazard identification,
menerapkan identifikasi bahaya, evaluasi risiko, serta tindakan risk evaluation, and measurable mitigation actions. Several
mitigasi yang terukur. Beberapa langkah yang dijalankan Mitratel measures implemented by Mitratel as part of its OHS policy are
sebagai bagian dari kebijakan K3 diuraikan sebagai berikut: outlined as follows:
1. Melaksanakan Sistem Manajemen Keselamatan dan 1. Implementing the Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja di seluruh jajaran perusahaan; Management System across all company levels;
2. Mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan 2. Complying with laws, regulations, and other OHS-related
lain terkait K3; requirements;
3. Meminimalkan risiko kecelakaan kerja hingga nol persen 3. Minimizing occupational accident risks to zero percent and
dan mencegah penyebaran penyakit berbahaya; preventing the spread of hazardous diseases;
4. Menyediakan sumber daya yang cukup untuk mendukung 4. Providing adequate resources to support the implementation
implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan of the Occupational Health and Safety Management
Kesehatan Kerja, termasuk pelatihan dan pengembangan System, including training and competency development
kompetensi karyawan sesuai tugas dan tanggung jawab for employees according to their duties and responsibilities;
mereka;
5. Mengomunikasikan dan meningkatkan kesadaran atas 5. Communicating and raising awareness of OHS policies
kebijakan K3 kepada karyawan, subkontraktor, dan pihak- among employees, subcontractors, and relevant
pihak terkait secara berkala; serta stakeholders on a regular basis; and
6. Melakukan tinjauan manajemen secara berkala untuk 6. Conducting periodic management reviews to ensure
memastikan kebijakan tetap relevan dan sesuai dengan policies remain relevant and aligned with business needs.
kebutuhan bisnis. [GRI 3-3, 403-1, 403-2, 403-4] [GRI 3-3, 403-1, 403-2, 403-4]
Mitratel juga menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Mitratel also implements an Occupational Health and Safety
dan Kesehatan Kerja sesuai Surat Keputusan Kementerian Management System in accordance with the Decree of
Ketenagakerjaan Republik Indonesia tanggal 22 April 2021. the Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia dated
Dalam rangka meningkatkan efektivitas kebijakan K3, Mitratel April 22, 2021. In an effort to enhance the effectiveness of its
secara bertahap melakukan perbaikan untuk memberikan OHS policies, Mitratel has gradually carried out improvements
perlindungan optimal bagi seluruh pemangku kepentingan. to provide optimal protection for all stakeholders. However,
164 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Namun, selama 3 tahun terakhir, tidak terdapat karyawan over the past 3 years, there have been no employees or non-
maupun tenaga kerja non-karyawan yang pekerjaannya atau employee workers whose work or workplace is under the control
tempat kerjanya berada di bawah pengendalian organisasi of the organization that applies a similar SMK3. In addition,
yang menerapkan sistem SMK3 sejenis. Selain itu, tidak ada there have been no parties covered under a similar system
pihak yang tercakup dalam sistem serupa yang telah menjalani that have undergone internal audits or audits or certification by
audit internal maupun audit atau sertifikasi oleh pihak eksternal. external parties.
Standar Implementasi Lokasi Kerja di Kantor Workplace Implementation Standards at
Regional [GRI 403-1, 403-7] Regional Offices [GRI 403-1, 403-7]
Untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, To create a safe, comfortable, and productivity-supporting
dan mendukung produktivitas, Mitratel menerapkan standar work environment, Mitratel implements workplace operational
operasional lokasi kerja di seluruh kantor regional. Standar standards across all regional offices. These standards cover
ini mencakup berbagai aspek penting yang dirancang untuk various key aspects designed to ensure employee well-being
menjamin kesejahteraan karyawan sekaligus meningkatkan while enhancing operational efficiency, as outlined below:
efisiensi operasional sebagaimana diuraikan berikut:
1. Persyaratan Cahaya 1. Lighting Requirements
Pencahayaan optimal menjadi prioritas untuk mendukung Optimal lighting is a priority to support employee comfort
kenyamanan dan kesehatan mata karyawan. Setiap and eye health. Each regional office is equipped with
kantor regional dilengkapi dengan pencahayaan alami adequate natural lighting and lamps with brightness levels
yang cukup serta lampu dengan tingkat kecerahan sesuai that meet ergonomic standards, reducing eye strain and
standar ergonomis, guna mengurangi kelelahan mata dan enhancing work focus;
meningkatkan fokus kerja;
2. Meja Kerja dan Ergonomi 2. Work Desk and Ergonomics
Setiap karyawan diberikan meja kerja yang ergonomis Every employee is provided with an ergonomic work desk
dengan kursi yang dapat disesuaikan, guna memastikan and an adjustable chair to ensure comfort during long
kenyamanan saat bekerja dalam jangka waktu lama. working hours. The workspace layout is also designed to
Pengaturan ruang kerja juga dirancang untuk mendukung encourage interaction and efficiency among employees;
interaksi dan efisiensi antar karyawan;
3. Sirkulasi Udara 3. Air Circulation
Sistem ventilasi dan sirkulasi udara yang baik diterapkan di A good ventilation and air circulation system is implemented
seluruh area kerja untuk memastikan pasokan udara segar throughout all work areas to ensure a fresh air supply
dan menjaga kualitas udara dalam ruangan. Penggunaan and maintain indoor air quality. The use of eco-friendly Air
sistem Pendingin Udara (AC) yang ramah lingkungan serta Conditioning (AC) systems and natural ventilation is part of
ventilasi alami menjadi bagian dari kebijakan perusahaan the company’s policy to create a healthy work environment;
dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat;
4. Pantry dan Fasilitas Pendukung 4. Pantry and Supporting Facilities
Setiap kantor regional dilengkapi dengan pantry yang bersih Each regional office is equipped with a clean and hygienic
dan higienis guna mendukung kenyamanan karyawan. pantry to support employee comfort. The pantry is furnished
Pantry dilengkapi dengan peralatan dasar seperti dispenser with essential appliances such as a water dispenser,
air minum, microwave, dan lemari penyimpanan sehingga microwave, and storage cabinets, allowing employees easy
karyawan dapat mengakses kebutuhan makan dan minum access to food and beverages;
dengan mudah;
5. Penyediaan Alat Pemadam Api Ringan 5. Provision of Fire Extinguishers
Untuk memastikan keselamatan kerja, setiap kantor To ensure workplace safety, each regional office is equipped
regional dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan with Fire Extinguishers (APAR) placed in strategic locations.
(APAR) yang ditempatkan di area strategis. APAR diperiksa APAR are regularly inspected and tested to ensure their
dan diuji secara berkala guna memastikan kesiapannya readiness in case of emergencies;
dalam keadaan darurat;
6. Penyediaan Sarana Pertolongan Pertama pada Kecelakaan 6. Provision of First Aid Facilities
Kotak Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) First Aid Kits (P3K) are available in every regional office and
tersedia di setiap kantor regional dan dapat diakses dengan can be easily accessed by all employees. The company
mudah oleh seluruh karyawan. Perseroan juga memastikan also ensures that employees have a basic understanding
bahwa karyawan memiliki pemahaman dasar mengenai of how to use first aid kits as an initial response to medical
penggunaan alat P3K sebagai langkah awal dalam emergencies; and
menghadapi keadaan darurat medis; serta
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 165
Page 168
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
7. Pengelolaan Gudang Kantor 7. Office Warehouse Management
Kantor regional menerapkan sistem pengelolaan Regional offices implement an efficient warehouse
gudang yang efisien untuk menyimpan dan mengelola management system to store and manage office inventory,
inventaris kantor, termasuk peralatan kerja, dokumen, dan including work equipment, documents, and other
perlengkapan operasional lainnya. Sistem pencatatan yang operational supplies. A clear recording system is applied to
jelas diterapkan guna memudahkan akses, mencegah facilitate access, prevent losses, and optimize office asset
kehilangan, serta mengoptimalkan pengelolaan aset kantor. management.
Penerapan standar yang komprehensif ini memungkinkan The implementation of these comprehensive standards
Mitratel menciptakan lingkungan kerja di seluruh kantor regional enables Mitratel to create a safe, comfortable, and productivity-
yang aman, nyaman, dan mendukung produktivitas karyawan supporting work environment across all regional offices.
secara efektif.
Fasilitas dan Program Kesehatan Employee Health Facilities and Programs
Karyawan [GRI 403-3, 403-6] [GRI 403-3, 403-6]
BPJS Kesehatan BPJS Kesehatan
Mitratel menyediakan fasilitas BPJS Kesehatan guna Mitratel provides BPJS Kesehatan facilities to ensure health
memastikan perlindungan kesehatan bagi karyawan beserta protection for employees and their family members, ranging
anggota keluarganya, mulai dari layanan kesehatan tingkat from primary healthcare services to referrals to advanced
pertama hingga rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan. Informasi healthcare facilities. Information regarding the number of
mengenai jumlah karyawan Mitratel yang menjadi peserta BPJS Mitratel employees participating in BPJS Kesehatan over the
Kesehatan sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. past 3 years is detailed as follows.
Uraian 2025 2024 2023 Description
100% 100% 100%
(seluruh karyawan) (seluruh karyawan) (seluruh karyawan)
Total Peserta BPJS Kesehatan Total BPJS Kesehatan Participants
100% 100% 100%
(all employees) (all employees) (all employees)
Total Dana Iuran (Rupiah) 2.874.012.061 2.655.138.159 2.220.962.220 Total Contribution Funds (Rupiah)
Telkomedika Telkomedika
Melalui kerja sama dengan Telkomedika, Mitratel menyediakan Through a partnership with Telkomedika, Mitratel provides
berbagai layanan kesehatan, mulai dari pemeriksaan medis rutin a range of healthcare services, from routine medical check-
hingga konsultasi kesehatan, untuk mendukung kesejahteraan ups to health consultations, to support employee well-being.
karyawan. Dengan sistem layanan yang terintegrasi dan With an integrated, technology-based service system,
berbasis teknologi, Telkomedika berperan penting dalam Telkomedika plays a key role in enhancing employee
mendukung produktivitas dan kualitas hidup karyawan. productivity and quality of life. The health programs offered are
Program kesehatan yang ditawarkan juga terus disesuaikan also continuously adjusted to meet employees’ needs, ensuring
dengan kebutuhan karyawan agar manfaatnya dapat dirasakan that the benefits are optimally realized. Information regarding
secara optimal. Informasi mengenai jumlah peserta program the number of participants in Telkomedika program over the
Telkomedika sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai past 3 years is detailed as follows.
berikut.
Uraian 2025 2024 2023 Description
Total Penerima Manfaat/Kepesertaan dalam Total Beneficiaries/Participants in
1.754 1.670 1.234
Telkomedika (Orang) Telkomedika (Personnel)
Keterangan / Description:
Total peserta termasuk keluarga dari karyawan. / Total participants includes employees’ family members.
166 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Program Donor Darah Blood Donation Program
Mitratel secara rutin mengadakan kegiatan donor darah Mitratel routinely organizes blood donation activities in
bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan mitra collaboration with the Indonesian Red Cross (PMI) and other
kesehatan lainnya. Program ini menjadi bagian dari komitmen healthcare partners. This program is part of Mitratel’s social
sosial Mitratel untuk mendukung ketersediaan stok darah commitment to support the national blood supply and raise
nasional serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor awareness of the importance of blood donation. Blood donation
darah. Kegiatan donor darah yang telah direalisasikan Mitratel activities carried out by Mitratel over the past 3 years are
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. detailed as follows.
2025
Sebagai wujud kepedulian sosial, Human Capital Management menyelenggarakan
kegiatan Donor Darah “Mitratel Berbagi” di Ruang Monte Carlo, Gedung TLT
Lantai 27, yang diikuti oleh jajaran Direksi, FORSIKATEL, serta karyawan Mitratel
Group. Kegiatan ini menghasilkan 131 pendonor, yang mencerminkan komitmen
kuat Mitratel terhadap nilai Care for Others dan semangat kepedulian sosial di
lingkungan kerja.
As a manifestation of social responsibility, Human Capital Management organized
the “Mitratel Berbagi” Blood Donation activity at the Monte Carlo Room, TLT
Building, 27th Floor, which was attended by members of the Board of Directors,
FORSIKATEL, as well as Mitratel Group employees. This activity resulted in 131
donors, reflecting Mitratel’s strong commitment to the value of Care for Others and
a spirit of social concern within the workplace.
2024
Program donor darah dilaksanakan sebanyak 3 kali, yaitu pada 28 Februari,
31 Juli, dan 21 Oktober 2024. Total kantong darah yang terkumpul sebanyak
507 dengan jumlah peserta yang mengikuti program donor darah sebanyak
724 peserta.
The blood donation program was conducted 3 times, on February 28, July 31, and
October 21, 2024. A total of 507 blood bags were collected, with 724 participants
taking part in the program.
2023
Program donor darah dilaksanakan sebanyak 4 kali, yaitu pada 27 Januari,
17 Mei, 26 Juli, dan 18 Oktober 2023. Total kantong darah yang terkumpul
sebanyak 445 dengan jumlah peserta yang mengikuti program donor darah
sebanyak 715 peserta.
The blood donation program was conducted 4 times, on January 27, May 17,
July 26, and October 18, 2023. A total of 445 blood bags were collected, with
715 participants taking part in the program.
Seluruh darah yang berhasil dikumpulkan melalui kegiatan All blood collected through these donation activities is distributed
donor ini disalurkan kepada rumah sakit untuk membantu to hospitals to assist patients in need of transfusions, such as
pasien dengan kebutuhan transfusi, seperti korban kecelakaan accident victims and patients with severe medical conditions.
maupun pasien dengan kondisi medis serius.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 167
Page 170
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pelatihan K3 [GRI 403-5] OHS Training [GRI 403-5]
Sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesadaran As an effort to enhance employee competence and awareness
karyawan dalam penerapan K3, Mitratel secara aktif melibatkan in the implementation of OHS, Mitratel actively involves its
SDM dalam berbagai program pelatihan K3. Informasi jumlah human resources in various OHS training programs. Information
peserta dan total jam pelatihan K3 sepanjang 3 tahun terakhir on the number of participants and total training hours over
diuraikan sebagai berikut. the past 3 years is detailed as follows.
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Orang
Karyawan Ahli K3 Umum 3 3 3 General OHS Experts Employees
Personnel
Jam Pelatihan Karyawan Ahli K3 Jam
288 288 288 General OHS Experts Training Hours
Umum Hour
Orang
Karyawan Sertifikasi Auditor SMK3 - - - SMK3 Auditor Certification Employees
Personnel
Jam Pelatihan Sertifikasi Auditor Jam SMK3 Auditor Certification Training
- - -
SMK3 Hour Hours
Orang Employees Participating in OHS
Karyawan yang Mengikuti Pelatihan K3 5 10 13
Personnel Training
Jam
Jam Pelatihan K3 80 240 936 OHS Training Hours
Hour
Kepatuhan dan Implementasi Sistem Compliance and Implementation of OHS
Manajemen K3 di Lingkungan Kerja Management System in the Workplace
Mitratel menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Mitratel implements the Occupational Health and Safety
Kesehatan Kerja (SMK3) secara menyeluruh untuk memastikan Management System (SMK3) comprehensively to ensure
seluruh aktivitas operasional berjalan aman, efisien, dan sesuai that all operational activities are carried out safely, efficiently,
dengan regulasi nasional yang berlaku. Sistem ini menjadi and in accordance with applicable national regulations.
fondasi dalam menjaga keselamatan seluruh karyawan serta This system serves as the foundation for maintaining the safety
tenaga kerja di bawah kendali operasional Mitratel, dengan of all employees and workers under Mitratel’s operational
standar pelaksanaan yang mengacu pada prinsip pencegahan control, with implementation standards based on the principles
risiko dan perbaikan berkelanjutan. [GRI 3-3] of risk prevention and continuous improvement. [GRI 3-3]
Pada tahun 2025, jumlah semua karyawan dan pekerja yang In 2025, the total number of employees and non-employee
bukan karyawan yang tercakup dalam sistem SMK3 mencapai workers covered under the OHS Management System (SMK3)
936 orang, meningkat dari 759 orang pada tahun 2024. Seluruh reached 936 individuals, an increase from 759 individuals
tenaga kerja tersebut telah menjalani proses audit internal in 2024. All of these personnel have undergone both internal
maupun audit eksternal bersertifikasi, yang menegaskan and certified external audit processes, reaffirming Mitratel’s full
kepatuhan penuh Mitratel terhadap standar keselamatan kerja. compliance with occupational safety standards. [GRI 403-8]
[GRI 403-8]
Melalui implementasi ini, Mitratel tidak hanya berfokus pada Through this implementation, Mitratel not only focuses on
pemenuhan kewajiban regulasi, tetapi juga pada penguatan fulfilling regulatory obligations but also on strengthening
budaya keselamatan dan tanggung jawab bersama di seluruh a culture of safety and shared responsibility across all levels of
lini organisasi. Upaya ini menjadi bagian integral dari strategi the organization. This effort forms an integral part of Mitratel’s
keberlanjutan Mitratel untuk melindungi setiap individu, sustainability strategy to protect every individual, enhance
meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, serta stakeholder trust, and ensure the continuity of productive and
memastikan keberlangsungan operasional yang produktif safe operations.
dan aman.
168 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Kejadian Kecelakaan Kerja [ESG S-06] Incidents of Occupational Accident [ESG S-06]
Untuk menjamin terciptanya lingkungan kerja yang aman dan To ensure the creation of a safe and protected work environment,
terlindungi, Mitratel menegakkan penerapan prosedur keselamatan Mitratel enforces the implementation of comprehensive
kerja yang komprehensif disertai berbagai langkah pencegahan occupational safety procedures accompanied by various risk
risiko kecelakaan. Upaya tersebut mencakup program pelatihan prevention measures. These efforts include training programs
bagi seluruh personel, pemantauan dan pemeriksaan berkala for all personnel, regular monitoring and inspections of work
terhadap area kerja, serta penyediaan perlengkapan keselamatan areas, and the provision of adequate safety equipment for all
yang memadai bagi seluruh karyawan. employees.
Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun budaya As part of its commitment to building a sustainable OHS culture,
K3 yang berkelanjutan, Mitratel secara sistematis melakukan Mitratel systematically records and reviews every workplace
pendataan dan peninjauan atas setiap insiden kerja yang incident that occurs. This evaluation includes measuring the
terjadi. Evaluasi ini meliputi pengukuran tingkat frekuensi dan frequency and severity of accidents, so that the results can
keparahan kecelakaan, sehingga hasilnya dapat menjadi acuan serve as a reference for refining policies and improving safety
dalam penyempurnaan kebijakan serta peningkatan standar standards across all operational lines. [GRI 403-2]
keselamatan di seluruh lini operasional. [GRI 403-2]
Komitmen kuat dalam penegakkan budaya K3 memungkinkan Mitratel’s strong commitment to enforcing an OHS culture
Mitratel untuk mencegah terjadinya insiden kecelakaan kerja, enables the prevention of workplace accidents, particularly
terutama yang menimbulkan korban jiwa pada tahun 2025. those resulting in fatalities in 2025. Information regarding
Informasi terkait insiden kerja sepanjang 3 tahun terakhir occupational accident over the past 3 years is detailed as
diuraikan sebagai berikut. [GRI 3-3, 403-9] follows. [GRI 3-3, 403-9]
2025 2024 2023
Uraian Total Total Total Description
% % %
Total Total Total
Kecelakaan Kerja dari Total Karyawan - - - - - - Occupational Accidents from Total Employees
Serious Occupational Accidents Resulting
Kecelakaan Kerja Serius yang Berakibat
- - - - - - in Severe Injury and Fatality from Total
Cedera Serius dan Fatal dari Total Karyawan
Employees
Jumlah Kematian Akibat Kecelakaan Kerja Number of Employee Fatalities Due to
- - - - - -
pada Karyawan Occupational Accidents
Jumlah Kecelakaan Kerja pada Karyawan Number of Recordable Occupational
- - - - - -
yang Dapat Dicatat Accidents among Employees
Jumlah Kematian Akibat Kecelakaan Kerja Number of Non-Employee Fatalities Due to
1 1,7% - - - -
pada Pekerja Bukan Karyawan Occupational Accidents
Kecelakaan Kerja dengan Konsekuensi High-Consequence Occupational Accidents
- - - - - -
Tinggi pada Pekerja Bukan Karyawan among Non-Employees
Jumlah Kecelakaan Kerja pada Pekerja Number of Recordable Occupational
1 1,7% - - - -
Bukan Karyawan yang Dapat Dicatat Accidents among Non-Employees
Frekuensi Kecelakaan Kerja - - - - - - Occupational Accident Frequency
Persentase Kecelakaan Kerja - - - - - - Occupational Accident Percentage
Total Jam Kerja
Total Training Hours
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Total Jam Kerja Karyawan Jam 1.305.792 1.261.440 1.031.040 Total Employee Working Hours
Total Jam Kerja Pekerja Bukan Karyawan Hour 594.816 299.520 460.800 Total Non-Employee Working Hours
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 169
Page 172
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Pengaduan Masalah Ketenagakerjaan, Complaints on Labor Issues, Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Health and Safety, and Human Rights
Hak Asasi Manusia [ESG S-07] [ESG S-07]
Mitratel memastikan seluruh aspek ketenagakerjaan, K3, dan Mitratel ensures that all aspects of employment, OHS, and
HAM dikelola dengan prinsip tanggung jawab, keadilan, dan human rights are managed in accordance with the principles
transparansi. Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, of responsibility, fairness, and transparency. As part of
Mitratel menyediakan mekanisme pengaduan internal yang implementing this commitment, Mitratel provides an internal
dapat diakses oleh seluruh karyawan. Sistem ini berfungsi grievance mechanism accessible to all employees. This system
sebagai saluran resmi untuk menyampaikan keluhan, laporan, serves as the official channel for submitting complaints, reports,
atau dugaan pelanggaran terkait hubungan kerja, K3, maupun or suspected violations related to employment relations, OHS,
isu HAM. Proses penanganan dilakukan secara objektif, or human rights issues. The handling process is conducted
rahasia, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dengan objectively, confidentially, and in accordance with applicable
prinsip keadilan bagi seluruh pihak yang terlibat. legal provisions, upholding fairness for all parties involved.
Setiap pengaduan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh unit Each complaint is verified and followed up by the relevant
terkait melalui prosedur yang terstandar, termasuk klarifikasi, unit through standardized procedures, including clarification,
investigasi, serta pemberian sanksi atau tindakan perbaikan investigation, and the imposition of sanctions or corrective
bila ditemukan pelanggaran. Melalui mekanisme ini, Mitratel actions if violations are found. Through this mechanism,
memastikan tersedianya lingkungan kerja yang terbuka, aman, Mitratel ensures an open, safe, and fair work environment while
dan berkeadilan, sekaligus memperkuat budaya organisasi strengthening an organizational culture grounded in integrity
yang berlandaskan integritas dan tanggung jawab sosial. and social responsibility.
Informasi mengenai jumlah pengaduan yang diterima Mitratel Information regarding the number of complaints received by
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. Mitratel over the past 3 years is detailed as follows.
2025 2024 2023
Uraian Total Total Total
Sedang
Description Keluhan Selesai Keluhan Selesai Keluhan Selesai
Ditindak-lanjuti
Total Resolved Total Resolved Total Resolved
Under Review
Complaints Complaints Complaints
Permasalahan
Ketenagakerjaan yang
Dilaporkan melalui Unit HCM - - - 1 - 2 -
Labor Issues Reported
through HCM Unit
Permasalahan
Ketenagakerjaan yang
Dilaporkan melalui
Whistleblowing System
- - - 1 1 - -
Telkom
Labor Issues Reported
through Telkom’s
Whistleblowing System
Permasalahan Terkait
Administration and Service
- - - - - - -
Issues related to
Administration and Service
Permasalahan Terkait
Pelanggaran Kode Etik
2 2 - - - - -
Issues related to Code of
Ethics Violations
Total Keluhan
2 2 - 2 1 2 -
Total Complaints
170 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Kontribusi Mitratel terhadap Masyarakat Sekitar
Mitratel’s Contribution to the Surrounding Community
Bagi Mitratel, kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat For Mitratel, the social and economic well-being of communities
di sekitar wilayah operasional merupakan salah satu indikator around its operational areas is one of the key indicators
utama keberhasilan dalam penerapan budaya keberlanjutan of success in implementing an inclusive and impactful
yang inklusif dan berdampak luas. Mitratel memandang bahwa sustainability culture. Mitratel views sustainability not only as
keberlanjutan tidak hanya tercermin dari kinerja bisnis, tetapi reflected in business performance but also through tangible
juga dari kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup contributions to improving the quality of life of surrounding
komunitas di sekitarnya. Oleh karena itu, Mitratel secara communities. Therefore, Mitratel consistently carries out various
konsisten melaksanakan berbagai inisiatif Pemberdayaan dan Community Empowerment and Development (PPM) initiatives
Pengembangan Masyarakat (PPM) sebagai wujud tanggung as a form of corporate social responsibility. These activities
jawab sosial perusahaan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata represent Mitratel’s concrete commitment to maintaining a
komitmen Mitratel dalam menjaga keseimbangan antara balance between business growth and contributions to society.
pertumbuhan usaha dan kontribusi terhadap masyarakat. Melalui Through these programs, Mitratel strives to create sustainable
program-program tersebut, Mitratel berupaya menciptakan nilai social and environmental value while strengthening harmonious
tambah sosial dan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus relationships with communities around its operational areas.
memperkuat hubungan harmonis dengan komunitas di sekitar [GRI 3-3]
wilayah operasional. [GRI 3-3]
Brand Roadmap Brand Roadmap
Mitratel telah memiliki roadmap dalam merealisasikan Mitratel has developed a roadmap to realize its commitment to
komitmen untuk mendukung pembangunan sosial dan supporting social development and community empowerment.
pemberdayaan masyarakat. Dokumen ini berfungsi sebagai This document serves as a strategic guide for implementing
arah strategis dalam menjalankan inisiatif sosial yang bersifat social initiatives that are planned, measurable, and realistic, with
terencana, terukur, dan realistis, dengan pembagian tahapan phased timelines. The roadmap includes several of Mitratel’s
waktu. Roadmap tersebut memuat beberapa target Mitratel targets, as detailed below. [GRI 3-3]
sebagaimana diuraikan berikut. [GRI 3-3]
1. Short Term (2022-2024) 1. Short Term (2022-2024)
Pada periode ini, Mitratel berfokus pada penguatan posisi During this period, Mitratel focused on strengthening its
sebagai: position as:
a. Leading, independent, sustainable, dan end-to-end Digital a. A leading, independent, sustainable, and end-to-end
InfraCo di Indonesia untuk meningkatkan rasio tenant; Digital InfraCo in Indonesia to increase the tenant rasio;
b. Optimalisasi efisiensi operasional melalui pemanfaatan b. Optimizing operational efficiency through the utilization
teknologi dan digitalisasi; of technology and digitalization;
c. Perluasan cakupan infrastruktur digital guna c. Expanding digital infrastructure coverage to accelerate
mempercepat penetrasi pasar; serta market penetration; and
d. Peningkatan layanan berbasis teknologi untuk d. Enhancing technology-based services to create added
menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta mitra value for customers and business partners.
bisnis.
2. Medium Term (2025-2030) 2. Medium Term (2025-2030)
Memasuki periode ini, Mitratel bertransformasi menjadi In this period, Mitratel is transforming into a key catalyst
katalisator utama dalam mendukung literasi digital, in supporting digital literacy, connectivity, and internet
konektivitas, serta inklusivitas internet di Indonesia dengan inclusivity in Indonesia through the following steps.
langkah-langkah sebagai berikut.
a. Berperan aktif dalam ekosistem digital nasional, a. Actively participating in the national digital ecosystem
memperluas kolaborasi strategis; and expanding strategic collaborations;
b. Mendorong inovasi dalam layanan infrastruktur digital, b. Driving innovation in digital infrastructure services,
menciptakan solusi yang lebih canggih dan efisien; serta creating more advanced and efficient solutions; and
c. Memastikan akses internet yang merata dan c. Ensuring equitable and sustainable internet access
berkelanjutan di seluruh Indonesia. across Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 171
Page 174
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
3. Long Term (Setelah 2030) 3. Long Term (After 2030)
Pada tahap ini, Mitratel menargetkan untuk diakui sebagai At this stage, Mitratel aims to be recognized as an industry
pemimpin industri di Indonesia dengan keunggulan leader in Indonesia, with a competitive edge in sustainable
kompetitif dalam solusi Digital InfraCo berkelanjutan guna Digital InfraCo solutions, expanding its dominance in the
memperluas dominasi di pasar Asia-Pacific (APAC). Asia-Pacific (APAC) market.
Penggunaan Tenaga Kerja Lokal [POJK F.25] Employment of Local Workforce [POJK F.25]
Mitratel berupaya memberikan kontribusi nyata bagi Mitratel strives to make a tangible contribution to the economic
pertumbuhan perekonomian di sekitar wilayah operasional growth of communities around its operational areas through
melalui kebijakan pemberdayaan tenaga kerja lokal. Dalam local workforce empowerment policies. In the recruitment
proses rekrutmen, Mitratel memprioritaskan calon karyawan process, Mitratel prioritizes candidates from the local region, at
yang berasal dari daerah setempat, setidaknya dalam 1 wilayah least within the district or city level, while ensuring alignment
kabupaten atau kota, dengan tetap memperhatikan kesesuaian between competencies and operational needs. This policy
antara kompetensi dan kebutuhan operasional. Kebijakan ini not only supports the smooth operation of Mitratel’s business
tidak hanya mendukung kelancaran bisnis Mitratel, tetapi juga but also plays a role in promoting regional economic growth
berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah and creating new employment opportunities for surrounding
dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. communities. Information regarding the number of local workers
Informasi mengenai jumlah tenaga kerja lokal yang bekerja di employed by Mitratel over the past 3 years is detailed as follows.
Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 413-1]
[GRI 413-1]
Uraian 2025 2024 2023 Description
Total Tenaga Kerja Lokal 236 245 210 Total Local Workforce
Total Karyawan 679 657* 537 Total Employees
Persentase Tenaga Kerja Lokal (%) 34,8 37,3* 39,1 Percentage of Local Workforce (%)
* Data disajikan kembali. / Data restated.
Tanggung Jawab Sosial terkait Corporate Social Responsibility related to
Pengembangan Sosial dan Social and Community Development
Kemasyarakatan [POJK F.25] [ESG S-12] [GRI 413-1] [POJK F.25] [ESG S-12] [GRI 413-1]
Mitratel secara berkala menyelenggarakan berbagai inisiatif Mitratel periodically organizes various social initiatives focused
sosial yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat on improving the quality of life of communities around its
di sekitar wilayah operasional. Program-program yang operational areas. The programs implemented are tailored to
dilaksanakan disesuaikan dengan kebutuhan komunitas, meliputi community needs, including the development of educational
pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, dukungan facilities and infrastructure, support for religious activities
terhadap kegiatan keagamaan dan pembangunan rumah and the construction of places of worship, improvement of
ibadah, perbaikan infrastruktur publik, serta penyaluran bantuan public infrastructure, as well as the distribution of social and
sosial dan kemanusiaan. Melalui berbagai kegiatan tersebut, humanitarian aid. Through these activities, Mitratel aims to
Mitratel berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat strengthen relationships with communities while delivering
sekaligus memberikan dampak sosial yang berkelanjutan dan sustainable and tangible social impact. Information regarding
bernilai nyata. Informasi mengenai pelaksanaan program PPM the implementation of PPM programs throughout 2025 is
sepanjang tahun 2025 diuraikan sebagai berikut. detailed as follows.
172 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Biaya
Bulan Kegiatan
Cost
Month Activities
(Rp)
Februari Bakti Sosial Persekutuan Oikumene Ibu-Ibu Telkom Group (POII) Telkom Group
35.000.000
February Social Service of the Telkom Group Ecumenical Fellowship of Women (POII) Telkom Group
Februari Dukungan Bhakti TNI Koramil Pengalengan
5.000.000
February Support for TNI Community Service by Koramil Pengalengan
Maret CSR Difabel (Dana Program Lemtera Ramadan 2025)
10.000.000
March CSR for Persons with Disabilities (Lemtera Ramadan 2025 Program Fund)
Maret CSR Pelukis Difabel (Dana Program Lemtera Ramadan 2025)
50.000.000
March CSR for Disabled Painters (Lemtera Ramadan 2025 Program Fund)
Penyerahan Bantuan Sebanyak 63 Mushaf Al-Qur’an Braille melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada
April Penyandang Disabiitas Sensorik Netra
144.600.000
April Handover of Assistance of 63 Braille Al-Qur’an Copies through the National Amil Zakat Agency (BAZNAS) to
Persons with Visual Sensory Disabilities
Juni Mitratel Berbagi: Mitratel Donasikan 2.300 Paket Daging Kurban ke Pelosok Indonesia
650.000.000
June Mitratel Berbagi: Mitratel Donates 2,300 Qurbani Meat Packages to Remote Areas Across Indonesia
Juni
MitraKidz DigiCamp 2025 96.973.576
June
Penyerahan Dana Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Panel Surya Bagi Masyarakat
Juli Desa Leuwisigung
114.000.000
July Handover of Micro Hydropower Plant (PLTMH) and Solar Panel Assistance Funds for the Community of Leuwisigung
Village
Juli Penyerahan Dana Bantuan Pembangunan HKBP Taman Mini
25.000.000
July Handover of Assistance Funds for the Construction of HKBP Taman Mini
Desember Donasi Bencana Banjir Sumatra
515.000.000
December Flood Disaster Donation for Sumatra
Desember CSR Pulau Berhala
40.593.427
December Berhala Island CSR
Desember Khitanan Massal
150.000.000
December Mass Circumcision
Desember PLTS untuk Negeri
711.136.973
December Solar Power Plants for the Nation
Total Anggaran CSR yang Dikelola oleh Divisi Corporate Communication
2.547.303.976
Total CSR Budget Managed by the Corporate Communication Division
Penerima Manfaat (Orang)
± 18.500
Beneficiaries (Personnel)
Sementara itu, informasi jumlah biaya dan penerima manfaat Meanwhile, information regarding the total costs and
dari penyelenggaraan PPM Mitratel sepanjang 3 tahun terakhir beneficiaries of Mitratel’s PPM implementation over the past
diuraikan sebagai berikut. 3 years is detailed as follows.
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Total Biaya Program Pendanaan Total Costs for Micro and Small Business
Usaha Mikro dan Kecil serta Program Funding Programs and Community
- 1,3 1,9
Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Empowerment Programs in the Social,
Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Miliar Rupiah Economic, and Environmental Sectors
Billion Rupiah
Penyaluran Modal untuk Usaha Mikro dan Disbursement of Capital for Micro and
- 0,2 0,3
Kecil Small Businesses
Biaya Program Hibah - 0,1 0,1 Grant Program Costs
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 173
Page 176
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Penerima Manfaat Program Pelibatan dan Beneficiaries of Community Engagement
3.000 3.000 4.750
Pemberdayaan Masyarakat and Empowerment Programs
Penerima Manfaat Program Orang Beneficiaries of Micro and Small Business
- 175 302
Pengembangan Usaha Mikro dan Kecil Personnel Development Programs
Penerima Manfaat Program Pemberian Beneficiaries of Assistance Programs for
50 6 -
Bantuan kepada Difabel Persons with Disabilities
Lokasi Program Pemberian Bantuan Location of Assistance Programs for
Titik Lokasi 1 1 -
kepada Difabel Persons with Disabilities
Location
Point
Program Bantuan Sarana Air Bersih - - 1 Clean Water Facility Assistance Program
Kali
Berpartisipasi dalam Bazar/Expo 3 4 5 Participation in Bazaars/Expos
Times
Pemberdayaan Masyarakat dan Manfaat Community Empowerment and Economic
Ekonomi [GRI 413-1] Benefits [GRI 413-1]
Sebagai penyedia infrastruktur digital nasional, Mitratel tidak As a national digital infrastructure provider, Mitratel not only
hanya berfokus pada pembangunan jaringan telekomunikasi focuses on developing reliable telecommunications networks
yang andal, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan dampak but also plays an active role in creating positive impacts on the
positif bagi lingkungan dan masyarakat luas. Adapun selama environment and the wider community. During the reporting
periode pelaporan, program-program yang diselenggarakan period, the programs implemented to promote economic and
dalam rangka mendorong terciptanya keberlanjutan ekonomi dan ecological sustainability around Mitratel’s operational areas are
ekologi di sekitar wilayah operasional diuraikan sebagai berikut. detailed as follows.
Pemberdayaan Masyarakat dan Manfaat Ekonomi
Community Empowerment and Economic Benefits
CSR Pelukis Difabel (Dana Program Lemtera Ramadan 2025)
CSR for Differently-Abled Painters (Lemtera Ramadan 2025 Program Fund)
Mitratel memberikan bantuan melalui Yayasan Rumah Disabilitas kepada Mitratel provided assistance through the Rumah Disabilitas Foundation
dua belas Pelukis Penyandang Disabilitas tanggal 20 Maret 2025 sebesar to twelve painters with disabilities on March 20, 2025, amounting to
Rp50.000.000,- sebagai tindakan nyata perusahaan dalam mendukung Rp50,000,000, as a tangible action by the Company in supporting
pembinaan bagi Pelukis Penyandang Disabilitas. the development of painters with disabilities.
174 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
MitraKidz DigiCamp 2025
Mitratel menyelenggarakan MitraKidz DigiCamp 2025, sebuah Mitratel organized MitraKidz DigiCamp 2025, a digital literacy program
program literasi digital yang menyasar anak-anak usia 7–13 tahun di targeting children aged 7–13 years in communities surrounding
lingkungan sekitar operasional perusahaan dengan pendekatan kreatif, the Company’s operational areas, using a creative, engaging, and
menyenangkan, dan berbasis nilai keberlanjutan (ESG), pada 24–26 Juni sustainability (ESG)-based approach, held on June 24–26, 2025,
2025 di Telkom Landmark Tower, Jakarta. Program ini bertujuan untuk at Telkom Landmark Tower, Jakarta. The program aims to enhance
meningkatkan pemahaman teknologi sejak dini sekaligus menanamkan technological understanding from an early age while instilling positive
karakter positif dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. character and awareness of the importance of sustainability.
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan pelatihan This hybrid activity featured basic programming training using Scratch,
pemrograman dasar menggunakan media Scratch, pengembangan soft soft skill development, and a showcase of participants’ coding results.
skill, serta showcase hasil karya coding peserta. Selain itu, terdapat sesi In addition, there was an inauguration session that brought together
inaugurasi yang mempertemukan peserta dengan mentor, manajemen, participants with mentors, management, and inspirational figures from
serta figur inspiratif dari industri teknologi. Program ini dilaksanakan the technology industry. The program was implemented with a total value
dengan total nilai sebesar Rp96.973.576,-. Melalui inisiatif ini, Mitratel of Rp96,973,576. Through this initiative, Mitratel not only encourages
tidak hanya mendorong akses inklusif terhadap pendidikan digital, inclusive access to digital education, but also strengthens engagement
tetapi juga memperkuat kedekatan dengan komunitas sekitar serta with the surrounding community and affirms the Company’s commitment
menegaskan komitmen Perusahaan dalam menciptakan dampak sosial in creating sustainable social impact for the digital ecosystem and society.
yang berkelanjutan bagi ekosistem digital dan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini anak saya dapat membuat permainannya sendiri “Through this activity, my child is able to create their own game according
sesuai minat dan bakatnya serta dapat sedikit memahami tata cara to their interests and talents and can begin to understand the basic
dalam pembuatan permainan dari pemrograman dengan sederhana, process of developing games through simple programming. Previously,
karena dari awal belum pernah mengikuti kegiatan atau bimbingan belajar my child had never participated in any programming-related activities
pemrograman dan sekarang mengikuti Digicamp anak saya menunjukkan or courses, and after joining the Digicamp, my child has gained some
sedikit pengetahuan tentang serunya bermain sambil belajar bersama understanding of the excitement of learning while playing through coding
coding Digicamp ini.” - Sunaryo (Testimoni salah satu orang tua peserta) in this Digicamp.” – Sunaryo (Testimonial from one of the participants’
parents)
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 175
Page 178
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)
bagi masyarakat Desa Leuwisigung
sistance for Solar Power Plants (PLTS) and Microhydro Power Plants (PLTMH)
for the community of Leuwisigung Village
Mitratel secara bertahap melakukan elektrifikasi BTS di wilayah pedesaan Mitratel gradually carries out BTS electrification in rural areas through
melalui penggantian genset berbahan bakar fosil dengan teknologi panel the replacement of fossil fuel-based generators with solar panel
surya. Hingga tahun 2025, penggunaan energi yang bersumber dari technology. As of 2025, energy usage sourced from solar panels reached
panel surya mencapai sekitar 3.590 GJ atau setara dengan 1,6% dari approximately 3,590 GJ, equivalent to 1.6% of the Company’s total
total konsumsi energi Perseroan. energy consumption.
Selain pada kegiatan operasional, Mitratel juga melaksanakan program In addition to operational activities, Mitratel also implemented a SER
TJSL pada Juli 2025 melalui penyaluran bantuan pembangunan program in July 2025 by providing assistance for the construction of Solar
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di lima desa dengan kapasitas Power Plants (PLTS) in five villages with capacity of 5 kWp per village
5 kWp per desa yang belum terkoneksi listrik di Kalimantan Barat dan that were not yet connected to electricity in West Kalimantan and East
Nusa Tenggara Timur, bekerja sama dengan Telkom. Perusahaan Nusa Tenggara, in collaboration with Telkom. The Company also provided
juga menyalurkan bantuan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga assistance for the construction of Microhydro Power Plants (PLTMH)
Mikrohidro (PLTMH) senilai Rp114 juta. Inisiatif ini merupakan bagian dari amounting to Rp114 million. This initiative is part of Mitratel’s efforts to
upaya Mitratel dalam memperluas akses energi bersih bagi masyarakat, expand access to clean energy for communities, including in Leuwisigung
termasuk di Desa Leuwisigung, serta mendukung peningkatan Village, as well as to support the improvement of welfare and quality of
kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di wilayah terpencil. life in remote areas.
176 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Mitratel MOVES
Mitratel MOVES
Pada tahun 2025, Mitratel meluncurkan gerakan olahraga berbasis donasi In 2025, Mitratel launched a donation-based sports movement titled
bertajuk Mitratel MOVES dengan tema “Bikin Bergerak, Hidup Lebih Mitratel MOVES with the theme “Bikin Bergerak, Hidup Lebih Berarti,”
Berarti” yang diperkenalkan di Gelora Bung Karno, Jakarta. Program ini which was introduced at Gelora Bung Karno, Jakarta. The program is
dirancang untuk mendorong karyawan agar aktif berolahraga sekaligus designed to encourage employees to stay active while also contributing
berkontribusi terhadap kegiatan sosial dan lingkungan. Setiap langkah to social and environmental initiatives. Each step recorded through
yang dicatat melalui aplikasi MOVES dikonversikan menjadi donasi the MOVES application is converted into an Rp1 donation allocated to
sebesar Rp1 yang dialokasikan untuk mendukung program di bidang support programs in the areas of environment, education, and health.
lingkungan, pendidikan, dan kesehatan.
Selain berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan dan kebugaran In addition to contributing to the improvement of employees’ health and
karyawan, inisiatif ini juga mendukung pengurangan emisi karbon melalui fitness, this initiative also supports the reduction of carbon emissions by
dorongan penggunaan transportasi umum serta aktivitas berjalan kaki. encouraging the use of public transportation as well as walking activities.
Program ini diikuti oleh seluruh karyawan Mitratel sebanyak 679 orang, The program was participated in by all Mitratel employees totalling
dengan total donasi yang berhasil dikumpulkan sepanjang tahun 2025 679 people, with total donations collected throughout 2025 reaching
mencapai Rp478.350.963. Dana tersebut selanjutnya dimanfaatkan Rp478,350,963. The funds were subsequently utilized to support
untuk mendukung Program CSR pembangunan Pembangkit Listrik the CSR program for the construction of Solar Power Plants (PLTS) in five
Tenaga Surya (PLTS) di lima desa tertinggal melalui kolaborasi dengan underdeveloped villages in collaboration with Telkom, as part of efforts to
Telkom, sebagai bagian dari upaya perluasan akses energi bersih bagi expand access to clean energy for communities.
masyarakat.
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Impact of Operations on Surrounding
Sekitar [POJK F.23] [GRI 413-2] Communities [POJK F.23] [GRI 413-2]
Mitratel menyadari bahwa keberadaan dan kegiatan operasional Mitratel recognizes that its presence and operational activities
sebagai perusahaan infrastruktur telekomunikasi tidak terlepas as a telecommunications infrastructure company are inherently
dari interaksi dengan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, connected with interactions with surrounding communities.
setiap potensi dampak yang timbul, baik positif maupun yang Therefore, any potential impacts arising, whether positive
memerlukan perhatian lebih menjadi bagian penting dari or requiring further attention, constitute an important part of
tanggung jawab sosial perusahaan. the company’s social responsibility.
Dampak yang teridentifikasi berpengaruh positif terhadap The identified impacts that positively affect communities are
masyarakat diuraikan sebagai berikut: described as follows:
1. Peningkatan akses komunikasi melalui infrastruktur yang 1. Enhancing communication access by strengthening
memperkuat konektivitas telekomunikasi, membuka telecommunications infrastructure, unlocking digital
peluang ekonomi digital, dan mendukung kegiatan economic opportunities, and supporting education and
pendidikan, serta layanan kesehatan; healthcare services;
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 177
Page 180
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
2. Penciptaan lapangan kerja dengan memprioritaskan 2. Creating job opportunities by prioritizing local labor for
tenaga kerja lokal dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastructure development and maintenance, thereby
infrastruktur, sehingga meningkatkan kesejahteraan improving community welfare; and
masyarakat; serta
3. Pelaksanaan program tanggung jawab sosial lingkungan 3. Implementing corporate social responsibility programs that
yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat provide direct benefits to communities in operational areas.
sekitar wilayah operasional.
Meskipun demikian, terdapat potensi dampak negatif yang Nevertheless, there are potential negative impacts that require
memerlukan pengelolaan lebih lanjut sebagaimana diuraikan further management, as described below:
berikut:
1. Gangguan lingkungan akibat pembangunan infrastruktur, 1. Environmental disturbances caused by infrastructure
seperti kebisingan, debu, atau perubahan lanskap; development, such as noise, dust, or landscape changes;
2. Kekhawatiran masyarakat terkait paparan gelombang 2. Public concerns regarding exposure to electromagnetic
elektromagnetik yang memerlukan edukasi lebih lanjut; waves, which require further education; and
serta
3. Potensi konflik sosial yang dapat muncul akibat kurangnya 3. Potential social conflicts that may arise due to a lack
komunikasi dengan masyarakat atau adanya perbedaan of communication with the community or discrepancies
antara harapan masyarakat dan realisasi proyek. between public expectations and project implementation.
Dalam rangka memitigasi potensi dampak negatif tersebut, In order to mitigate these potential negative impacts, Mitratel
Mitratel telah menetapkan langkah-langkah proaktif sebagai has established the following proactive measures:
berikut:
1. Melaksanakan pembangunan sesuai standar lingkungan, 1. Conducting development in accordance with environmental
meminimalkan gangguan, dan melakukan reklamasi jika standards, minimizing disturbances, and carrying out
diperlukan; reclamation when necessary;
2. Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang 2. Educating the public about the safety of electromagnetic
keamanan gelombang elektromagnetik berdasarkan waves based on certified international standards;
standar internasional yang telah tersertifikasi;
3. Melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan 3. Engaging the community in project planning and
pelaksanaan proyek melalui dialog terbuka untuk mencegah implementation through open dialogue to prevent social
konflik sosial; serta conflicts; and
4. Melakukan evaluasi rutin terhadap dampak operasional 4. Conducting regular evaluations of operational impacts and
serta merancang solusi jangka panjang untuk keberlanjutan designing long-term solutions for inclusive sustainability.
yang inklusif.
Pengaduan Masyarakat [POJK F.24] Community Complaints [POJK F.24]
Sebagai bentuk keterbukaan terhadap masyarakat, Mitratel As a form of transparency toward the public, Mitratel provides
menyediakan saluran komunikasi khusus untuk menerima dedicated communication channels to receive and follow
dan menindaklanjuti setiap bentuk pengaduan, saran, maupun up on any complaints, suggestions, or feedback related to
masukan yang berhubungan dengan aktivitas Perseroan. the Company’s activities. This mechanism is designed to be
Mekanisme ini dibuat agar mudah diakses oleh seluruh pihak yang easily accessible to all stakeholders and enables the public to
berkepentingan dan memungkinkan masyarakat menyampaikan convey their aspirations through officially designated channels
aspirasinya melalui kanal resmi yang telah ditetapkan, melalui: through:
Telepon / Telephone 021 2793 3363
Call Center 080 0122 4477
Telkom Landmark Tower Lantai 25-27, 50 Faksimile / Fax 021 2277 0817
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
Jakarta 12710 Indonesia Email mitratel@mitratel.co.id
178 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Seluruh pengaduan yang diterima Mitratel terlebih dahulu dicatat All complaints received by Mitratel are first recorded and
dan diverifikasi oleh tim terkait untuk memastikan kejelasan verified by the relevant team to ensure clarity of the issues
permasalahan serta langkah penanganannya. Dalam proses and the appropriate handling measures. In the resolution
penyelesaian, Mitratel melibatkan berbagai pihak yang relevan process, Mitratel involves various relevant parties to obtain the
guna memperoleh solusi terbaik secara transparan. Informasi best solutions in a transparent manner. Information regarding
mengenai jumlah pengaduan masyarakat yang diterima Mitratel the number of community complaints received by Mitratel over
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. the past 3 years is detailed as follows.
2025 2024 2023
Sedang
Uraian Total Total Total
Ditindak-
Description Keluhan Selesai Keluhan Selesai Keluhan Selesai
lanjuti
Total Resolved Total Resolved Total Resolved
Under
Complaints Complaints Complaints
Review
Permasalahan Mengenai
Pembangunan Menara di Tanah
Pelapor yang Dilaporkan melalui
Whistleblowing System 7 1 6 4 4 - -
Issues Regarding Tower Construction
on the Complainant’s Land Reported
through the Whistleblowing System
Keterangan / Note:
Pada tahun 2024, sebagian besar pengaduan yang disampaikan berupa keluhan dari pemilik lahan terkait pembangunan menara. / In 2024, the majority of complaints submitted
consisted of grievances from landowners related to tower construction.
Penyediaan Produk dan Jasa Berkelanjutan
Provision of Sustainable Products and Services
Pelanggan memiliki peran strategis dalam mendukung Customers play a strategic role in supporting Mitratel’s business
pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Mitratel. Sebagai penyedia growth and sustainability. As a national telecommunications
infrastruktur telekomunikasi nasional, Mitratel berkomitmen infrastructure provider, Mitratel is committed to delivering
menghadirkan produk dan layanan yang andal, efisien, serta reliable, efficient, and sustainability-oriented products and
berorientasi pada keberlanjutan untuk menjawab kebutuhan services to meet customer needs while supporting Indonesia’s
pelanggan sekaligus mendukung transformasi digital Indonesia. digital transformation.
Upaya penguatan hubungan dengan pelanggan dilakukan Efforts to strengthen relationships with customers are carried
melalui penyediaan solusi infrastruktur terintegrasi. Mitratel juga out through the provision of integrated infrastructure solutions.
memastikan seluruh layanan dikembangkan dengan prinsip Mitratel also ensures that all services are developed on the
keamanan data, keandalan jaringan, dan efisiensi energi, yang principles of data security, network reliability, and energy
menjadi faktor kunci dalam menjaga kepercayaan dan kepuasan efficiency, which are key to maintaining customer trust and
pelanggan. Melalui inovasi berkelanjutan dan pendekatan satisfaction. Through continuous innovation and a customer-
berbasis kebutuhan pelanggan (customer-centric), Mitratel tidak centric approach, Mitratel not only strengthens its business
hanya memperkuat daya saing bisnis, tetapi juga menciptakan competitiveness but also creates long-term value that supports
nilai jangka panjang yang mendukung pertumbuhan industri the growth of an inclusive and sustainable telecommunications
telekomunikasi yang inklusif dan berkelanjutan. industry.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 179
Page 182
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Komitmen Penyediaan Produk dan Jasa Commitment to Providing Equal Products
yang Setara [POJK F.17] and Services [POJK F.17]
Mitratel memastikan penyediaan produk dan layanan terbaik Mitratel ensures the provision of the best products and services
kepada seluruh pelanggan tanpa diskriminasi berdasarkan to all customers without discrimination based on location, scale,
lokasi, skala, atau segmen usaha. Implementasi komitmen or business segment. The implementation of this commitment is
tersebut dilakukan melalui pendekatan sebagai berikut: carried out through the following approaches:
1. Memperkuat customer intimacy dan engagement dengan 1. Strengthening customer intimacy dan engagement by
memastikan komunikasi terbuka dan pemenuhan kebutuhan ensuring open communication and fair fulfillment of
pelanggan secara adil di seluruh wilayah operasional; customer needs across all operational areas;
2. Mempercepat pemenuhan Service Level Agreement untuk 2. Accelerating the fulfillment of the Service Level Agreement
memastikan setiap pelanggan menerima layanan sesuai to ensure that every customer receives services that meet
standar yang telah ditetapkan, baik dari segi kualitas established standards in terms of quality and delivery time;
maupun waktu penyediaan; serta and
3. Mengoptimalkan proses operation management dalam 3. Optimizing operation management processes to maintain
rangka memenuhi aktivitas operation dan maintenance consistent and uniform operation and maintenance activities
yang konsisten dan merata di seluruh area operasional, across all operational areas, in accordance with the agreed-
sesuai Service Level Agreement yang telah disepakati. upon Service Level Agreement.
Kerahasiaan dan Keamanan Data Data Privacy and Cybersecurity
Pelanggan
Mitratel berkomitmen menjaga keamanan dan kerahasiaan Mitratel is committed to safeguarding the security and
data pelanggan melalui penerapan sistem perlindungan confidentiality of customer data through applying privacy
privasi yang sesuai dengan standar ISO 27001 dan protection systems in accordance with ISO 27001 standards and
Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Untuk memastikan Personal Data Protection Law. To ensure information security,
keamanan informasi, Mitratel telah meratifikasi kebijakan Mitratel has ratified data protection policies, implemented
perlindungan data, menerapkan Data Loss Prevention (DLP) Microsoft-based Data Loss Prevention (DLP), and deployed
berbasis Microsoft, serta menggunakan Network Detection and artificial intelligence–based Network Detection and Response
Response (NDR) berbasis kecerdasan buatan guna mencegah (NDR) to proactively prevent cyber threats.
ancaman siber secara proaktif.
Dalam mendukung keandalan pengelolaan data, Perseroan To support reliable data management, the Company implements
mengimplementasikan program Data Privacy dan Cybersecurity an integrated Data Privacy and Cybersecurity program.
yang terintegrasi. Pada aspek Data Privacy, Perseroan telah In the Data Privacy aspect, the Company has established
menetapkan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi serta a Personal Data Protection Policy as well as Incident and
SOP Penanganan Insiden dan Gangguan No. 0008/2024, Disruption Handling SOP No. 0008/2024, which are reinforced
yang diperkuat melalui pelatihan wajib, sosialisasi berkala, through mandatory training, periodic dissemination, and regular
serta komunikasi rutin kepada karyawan. Selain itu, tersedia communication to employees. In addition, a breach notification
mekanisme notifikasi pelanggaran (breach notification) dan mechanism and incident reporting to the Board of Directors
pelaporan insiden kepada Direksi melalui Laporan Manajemen through quarterly Management Reports are in place.
setiap triwulan.
Sementara itu, pada aspek Cybersecurity, Perseroan Meanwhile, in the Cybersecurity aspect, the Company applies
menerapkan Kebijakan Keamanan Informasi dan SOP yang the Information Security Policy and the same SOP, supported
sama, dengan dukungan pelaksanaan assessment atau audit by the implementation of periodic assessments or audits in
secara berkala mengacu pada standar ISO 27001:2022. reference to ISO 27001:2022 standards. Employee capacity
Peningkatan kapasitas karyawan juga dilakukan melalui building is also carried out through cybersecurity training
pelatihan cybersecurity yang difasilitasi oleh lembaga eksternal facilitated by credible external parties. Overall, Data Privacy
yang kredibel. Secara keseluruhan, pengelolaan Data Privacy and Cybersecurity management are under the Information
dan Cybersecurity berada di bawah Unit Information Technology Technology Unit led by the VP IT, under the coordination
yang dipimpin oleh VP IT, di bawah koordinasi SVP Corporate of the SVP Corporate Strategy & Digital Transformation who
Strategy & Digital Transformation yang bertanggung jawab reports directly to the Board of Directors.
langsung kepada Direksi.
180 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Selain itu, Mitratel menerapkan data masking dan data Furthermore, Mitratel implements data masking and data
encryption pada berbagai aplikasi untuk menjaga integritas encryption across various applications to maintain information
informasi. Mitratel terus mengembangkan infrastruktur digital integrity. Mitratel continues to develop secure, inclusive, and
yang aman, inklusif, dan ramah lingkungan guna mendukung environmentally friendly digital infrastructure to support social
pembangunan sosial serta memperluas akses telekomunikasi development and expand telecommunications access for
bagi masyarakat. Mitratel juga mengimplementasikan the community. Mitratel also implements information labeling
mekanisme information labeling dan information protection and information protection mechanisms to regulate data
untuk mengatur klasifikasi serta kontrol akses terhadap data classification and access control for sensitive data, ensuring
sensitif, memastikan keamanan informasi sesuai dengan information security in accordance with applicable policies and
kebijakan dan standar yang berlaku. standards.
Sejalan dengan itu, Mitratel terus memperkuat tata kelola In line with this, Mitratel continues to strengthen information
keamanan informasi melalui berbagai inisiatif yang bertujuan security governance through various initiatives aimed at
membangun kesadaran dan tanggung jawab digital di seluruh building digital awareness and responsibility across all levels
lapisan organisasi. Program awareness dilakukan secara of the organization. Awareness programs are conducted on
berkelanjutan melalui webinar, pelatihan, dan sosialisasi an ongoing basis through webinars, training sessions, and
internal untuk meningkatkan pemahaman karyawan terhadap internal dissemination to enhance employees’ understanding
pentingnya perlindungan data dan pengelolaan informasi of the importance of data protection and secure information
yang aman. Informasi mengenai jumlah karyawan Mitratel management. Information regarding the number of Mitratel
yang mengikuti pelatihan tersebut sepanjang 3 tahun terakhir employees who participated in these trainings over the past
diuraikan sebagai berikut. 3 years is detailed as follows.
2025 2024 2023
Total Peserta Pelatihan 610 520 396
Total Training Participants Orang Orang Orang
People People People
(Orang / Personnels)
Atas berbagai kebijakan yang telah diimplementasikan, Mitratel As a result of the various applicable policies, Mitratel has
berhasil mempertahankan pencapaian tanpa insiden terkait successfully maintained a record of zero incidents related to
pelanggaran data pelanggan. Tidak terdapat kasus kebocoran, customer data breaches. There have been no recorded cases
pencurian, maupun kehilangan informasi pelanggan yang tercatat of data leakage, theft, or loss of customer information over the
selama beberapa tahun terakhir. Selain itu, Mitratel juga tidak past several years. In addition, Mitratel has not received any
menerima keluhan dari pihak eksternal mengenai pelanggaran complaints from external parties regarding privacy violations,
privasi, maupun laporan dari otoritas terkait penyalahgunaan nor any reports from authorities concerning the misuse of
data pelanggan atau pemanfaatan data di luar tujuan customer data or the use of data beyond the approved purposes
pengumpulan yang telah disetujui. Mitratel pun tidak menghadapi of collection. Mitratel has also not incurred any financial losses
kerugian finansial atau proses hukum yang berkaitan dengan or legal proceedings related to privacy breaches, nor has it
pelanggaran privasi, serta tidak menerima permintaan data dari received any requests for data from government authorities
pihak pemerintah atau penegak hukum yang berujung pada or law enforcement that resulted in the disclosure of customer
pengungkapan informasi pelanggan. [GRI 3-3] information. [GRI 3-3]
Konsistensi ini menunjukkan bahwa sepanjang beberapa tahun This consistency demonstrates that over the past several
terakhir tidak ada pelanggaran data pribadi maupun pelanggan years, there have been no personal or customer data
yang terdampak insiden tersebut, menegaskan komitmen kuat breaches or customers affected by such incidents, reaffirming
Mitratel dalam menjaga keamanan dan kerahasiaan informasi Mitratel’s strong commitment to safeguarding the security and
pelanggan. [GRI 418-1] confidentiality of customer information. [GRI 418-1]
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 181
Page 184
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Inovasi dan Pengembangan Produk dan Innovation and Product and Service
Jasa [POJK F.26] Development [POJK F.26]
Mitratel menempatkan inovasi sebagai pilar utama dalam Mitratel positions innovation as a key pillar in strengthening
memperkuat daya saing dan memastikan keberlanjutan bisnis competitiveness and ensuring business sustainability within
di industri telekomunikasi yang dinamis. Setiap inisiatif inovasi the dynamic telecommunications industry. Each innovation
diarahkan untuk menghadirkan solusi infrastruktur digital initiative is directed toward delivering efficient, adaptive, and
yang efisien, adaptif, dan ramah lingkungan, sejalan dengan environmentally friendly digital infrastructure solutions, in line
kebutuhan pelanggan serta perkembangan teknologi global. with customer needs and global technological developments.
Pengembangan produk dan jasa difokuskan pada peningkatan The development of products and services focuses on
kualitas layanan menara, perluasan jaringan fiberization, enhancing tower service quality, expanding fiberization
serta penerapan solusi energi berkelanjutan, seperti power networks, and implementing sustainable energy solutions, such
as a service dan sistem smart monitoring. Melalui pendekatan as power as a service and smart monitoring systems. Through
berbasis teknologi dan keberlanjutan, Mitratel berupaya a technology- and sustainability-driven approach, Mitratel seeks
menciptakan nilai tambah bagi pelanggan, mendukung to create added value for customers, support national digital
transformasi digital nasional, serta memperkuat kontribusi transformation, and strengthen its contribution to inclusive and
terhadap pembangunan ekonomi yang inklusif dan sustainable economic development.
berkelanjutan.
Kerja Sama Penelitian dan Pengembangan Research and Development Collaboration with
dengan Universitas dan Pihak Lainnya Universities and Other Parties
Mitratel memperkuat inovasi melalui kolaborasi strategis Mitratel strengthens innovation through strategic collaborations
dengan berbagai universitas, lembaga riset, dan mitra industri with various universities, research institutions, and industry
untuk mengembangkan solusi teknologi yang mendukung partners to develop technological solutions that support
efisiensi dan keberlanjutan operasional. Kerja sama ini operational efficiency and sustainability. These collaborations
difokuskan pada penelitian terapan di bidang infrastruktur focus on applied research in telecommunications infrastructure,
telekomunikasi, digitalisasi sistem, efisiensi energi, dan digitalization of systems, energy efficiency, and environmentally
teknologi ramah lingkungan, yang selaras dengan arah friendly technologies, in line with Mitratel’s digital transformation
transformasi digital Mitratel. Melalui sinergi dengan dunia direction. Through synergy with academia and strategic partners,
akademik dan mitra strategis, Mitratel memperoleh akses Mitratel gains access to relevant knowledge, technologies, and
terhadap pengetahuan, teknologi, serta sumber daya riset research resources to accelerate the innovation process. This
yang relevan untuk mempercepat proses inovasi. Pendekatan approach not only reinforces Mitratel’s position as a leading
ini tidak hanya memperkuat posisi Mitratel sebagai penyedia digital infrastructure provider but also fosters a collaborative
infrastruktur digital terdepan, tetapi juga mendorong terciptanya ecosystem that supports the sustainable growth of the national
ekosistem kolaboratif yang mendukung pertumbuhan industri telecommunications industry.
telekomunikasi nasional secara berkelanjutan.
Informasi mengenai kerja sama yang telah direalisasikan Mitratel Information on the collaborations Mitratel has established with
bersama berbagai lembaga tersebut diuraikan sebagai berikut. these institutions is provided as follows.
Pihak yang Bekerja Sama Bentuk Kerja Sama
Collaborating Parties Form of Collaboration
PT Pola Rekayasa Utama dan Mitratel bekerja sama dengan PT Pola Rekayasa Utama dan PT Origa Mulia FRP dalam pengembangan desain
PT Origa Mulia FRP tower rooftop berbahan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). PT Pola Rekayasa Utama berperan sebagai
konsultan teknis yang memberikan dukungan dan keahlian dalam proses desain, sedangkan PT Origa Mulia FRP
bertindak sebagai pemasok utama material GFRP. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan solusi inovatif dan efisien
untuk pembangunan menara atap yang kuat dan tahan lama.
PT Pola Rekayasa Utama and Mitratel collaborates with PT Pola Rekayasa Utama and PT Origa Mulia FRP in the development of rooftop tower
PT Origa Mulia FRP designs using Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). PT Pola Rekayasa Utama serves as a technical consultant,
providing support and expertise in the design process, while PT Origa Mulia FRP acts as the primary supplier of
GFRP materials. This collaboration aims to create innovative and efficient solutions for constructing strong and
durable rooftop towers.
182 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Pihak yang Bekerja Sama Bentuk Kerja Sama
Collaborating Parties Form of Collaboration
PT Pola Rekayasa Utama dan Mitratel bekerja sama dengan PT Pola Rekayasa Utama dan CV Navara Mulia Mandiri dalam pengembangan
CV Navara Mulia Mandiri desain menara kamuflase di Ibu Kota Nusantara. Desain ini mencakup 2 jenis menara dengan ketinggian berbeda,
yaitu tower setinggi 42 meter menggunakan tipe Self-Supporting Tower dengan tema kamuflase industrialis, serta
tower setinggi 20 meter menggunakan tipe Monopole Tower dengan tema kamuflase honeycomb. Dalam kolaborasi
ini, PT Pola Rekayasa Utama berperan sebagai konsultan teknis yang memberikan dukungan dan keahlian
dalam proses desain, sementara CV Navara Mulia Mandiri bertindak sebagai desainer arsitektur dan konsultan
bahan kamuflase, memastikan menara tidak hanya fungsional tetapi juga estetis dan selaras dengan lingkungan
sekitarnya. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan menara yang efisien, kuat, serta harmonis dengan lanskap
Ibu Kota Nusantara.
PT Pola Engineering Utama Mitratel collaborates with PT Pola Rekayasa Utama and CV Navara Mulia Mandiri in the development of camouflage
and CV Navara Mulia Mandiri tower designs in Nusantara Capital City. The design includes 2 types of towers with different heights: a 42-meter
tower using the Self-Supporting Tower type with an industrial camouflage theme and a 20-meter tower using
the Monopole Tower type with a honeycomb camouflage theme. In this collaboration, PT Pola Rekayasa Utama
serves as a technical consultant, providing support and expertise in the design process, while CV Navara Mulia
Mandiri acts as the architectural designer and camouflage material consultant, ensuring that the towers are not only
functional but also aesthetically pleasing and in harmony with their surroundings. This collaboration aims to create
efficient, strong, and landscape-friendly towers in Nusantara Capital City.
Telkom University Mitratel bekerja sama dengan Telkom University dalam:
a. Pengembangan fitur prediktif pada data Weather and Air Quality (WAQ) untuk mengolah data historis dan
menyajikan prediksi kualitas udara serta cuaca dalam beberapa hari ke depan. Fitur ini diharapkan dapat
membantu pemangku kebijakan dalam mengambil langkah yang diperlukan guna menanggulangi dampak
kualitas udara yang buruk serta menjaga atau meningkatkan kualitas udara. Telkom University memiliki tim riset
yang kompeten dalam menghasilkan analisis yang sesuai dengan kebutuhan proyek ini;
b. Pengembangan Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) untuk menciptakan turbin angin sumbu vertikal sebagai
sumber pembangkit listrik tenaga angin bagi catu daya menara telekomunikasi dan base transceiver station
dalam ekosistem menara. Pengembangan ini difokuskan pada desain yang optimal untuk diimplementasikan
pada menara telekomunikasi, dengan mempertimbangkan kekuatan struktur menara dan kebutuhan daya pada
menara; serta
c. Pembangunan pusat riset “MTEL LAB” di Telkom University sebagai wadah pengembangan ilmu dan teknologi
di bidang telekomunikasi. MTEL LAB merupakan bentuk nyata dukungan Perseroan terhadap kemajuan ilmu
pengetahuan serta diharapkan dapat mendorong civitas academica Telkom University dalam membangun
budaya riset dan pengembangan yang berkelanjutan.
Mitratel collaborates with Telkom University in:
a. The development of predictive features for Weather and Air Quality (WAQ) data to process historical data and
provide forecasts on air quality and weather conditions for the coming days. This feature is expected to assist
policymakers in taking necessary actions to mitigate the impact of poor air quality and maintain or improve air
quality. Telkom University has a competent research team capable of producing analyses aligned with the needs
of this project;
b. The development of a Vertical Axis Wind Turbine (VAWT) to create a vertical-axis wind turbine as a wind power
generator for the power supply of telecommunications towers and base transceiver stations within the tower
ecosystem. This development focuses on optimizing the design for implementation in telecommunications
towers, considering the structural strength of the towers and the power requirements of the facilities; and
c. The establishment of the “MTEL LAB” research center at Telkom University as a hub for advancing knowledge and
technology in telecommunications. MTEL LAB represents the Company’s tangible support for scientific progress
and is expected to encourage the Telkom University civitas academica to cultivate a sustainable research and
development culture.
Inovasi dan Pengembangan Produk Sustainable Product Innovation and
Berkelanjutan Development
Mitratel berkomitmen menghadirkan solusi telekomunikasi Mitratel is committed to delivering sustainable
yang berkelanjutan melalui penguatan inovasi di seluruh lini telecommunicationssolutions by strengthening innovation
operasional. Pendekatan ini difokuskan pada pengembangan across all operational lines. This approach focuses on
teknologi yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi the development of efficient, environmentally friendly
pada peningkatan nilai bagi pelanggan. Inovasi dilakukan untuk technologies that are oriented toward enhancing customer value.
mendukung efisiensi energi, mengoptimalkan penggunaan Innovation is carried out to support energy efficiency, optimize
sumber daya, serta memperluas penerapan prinsip energi resource utilization, and expand the application of green energy
hijau dalam pengelolaan infrastruktur telekomunikasi nasional. principles in the management of national telecommunications
Informasi mengenai inovasi dan pengembangan produk infrastructure. Information on the sustainable innovation and
berkelanjutan yang telah direalisasikan Mitratel diuraikan product development initiatives conducted by Mitratel is detailed
sebagai berikut. as follows.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 183
Page 186
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Inisiatif Inovasi Uraian
Innovation Initiative Description
GFRP merupakan material komposit yang terdiri dari serat kaca dan resin, di mana serat bertindak sebagai komponen
penahan beban utama dan resin bertindak sebagai pengikat, memberikan ketahanan terhadap bahan kimia dan sinar UV.
Tower GFRP
GFRP is a composite material consisting of glass fibers and resin, where the fibers act as the primary load-bearing
component and the resin functions as a binder, providing resistance to chemicals and UV exposure.
Power as a Service menawarkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan bagi site-site telekomunikasi, guna
memastikan gangguan (downtime) yang minimal serta stabilitas operasional.
Power as a Service
Power as a Service offers a reliable and sustainable energy supply for telecommunication sites, ensuring minimal
downtime and operational stability.
Antenna Sharing memungkinkan tenant dalam memperluas jangkauan dan kapasitas jaringan tanpa investasi awal
yang besar. Hal ini memberikan solusi yang fleksibel dan hemat biaya untuk penggelaran jaringan seluler yang lebih
Antenna Sharing cepat.
Antenna Sharing enables tenants to expand network coverage and capacity without significant upfront investment. This
offers a flexible and cost-efficient solution for faster mobile network deployment.
Pengembangan MiQAs (Mitratel Quality Air System) merupakan merupakan solusi pemantauan kualitas udara
dan cuaca berbasis Internet of Things (IoT) yang menghasilkan keluaran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU),
mencakup tujuh parameter utama, yaitu PM10, PM2.5, NO₂, SO₂, CO, O₃, dan HC dengan pembaruan data setiap
30 menit. Pada tahun pelaporan, solusi ini telah diuji coba secara terbatas di wilayah DKI Jakarta tepatnya di Kebon
Kacang dan Gunung Sahari, Jakarta Pusat serta di Kalimantan Timur, tepatnya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
MiQAs
The development of MiQAs (Mitratel Quality Air System) is an Internet of Things (IoT)-based air quality and weather
monitoring solution that generates Air Pollution Standard Index (ISPU) outputs, covering seven main parameters,
namely PM10, PM2.5, NO₂, SO₂, CO, O₃, and HC, with data updates every 30 minutes. During the reporting year, this
solution has been piloted on a limited basis in the DKI Jakarta area, specifically in Kebon Kacang and Gunung Sahari,
Central Jakarta, as well as in East Kalimantan, particularly in the Nusantara Capital City (IKN).
Mitratel meningkatkan pemanfaatan baterai lithium sebagai alternatif penyimpanan energi pada menara telekomunikasi
untuk mendukung operasional yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Melalui inisiatif ini, Mitratel secara bertahap
menggantikan baterai konvensional jenis Valve Regulated Lead Acid (VRLA) dengan baterai lithium yang memiliki umur
pakai lebih panjang serta menghasilkan limbah yang lebih rendah, sehingga membantu menekan dampak lingkungan
dari kegiatan operasional. Dalam pengelolaannya, limbah baterai VRLA maupun lithium ditangani melalui mekanisme
penggantian baterai oleh pihak ketiga Mitra First Line Maintenance (FLM). Melalui pendekatan ini, proses penanganan
Pemanfaatan Baterai dan pengelolaan limbah VRLA dapat dilakukan dengan mengikuti standar lingkungan dan ketentuan regulasi yang
Lithium berlaku.
Utilization of Lithium
Batteries Mitratel enhances the utilization of lithium batteries as an alternative energy storage solution in telecommunication
towers to support more efficient and environmentally friendly operations. Through this initiative, Mitratel gradually
replaces conventional Valve Regulated Lead Acid (VRLA) batteries with lithium batteries that have a longer lifespan and
generate lower waste, thereby helping to reduce the environmental impact of operational activities. In its management,
waste from both VRLA and lithium batteries is handled through battery replacement mechanisms by third-party First
Line Maintenance (FLM) partners. Through this approach, the handling and management of VRLA waste can be carried
out in accordance with environmental standards and applicable regulatory requirements.
Meningkatkan Pendapatan melalui Produk Increasing Revenue through Sustainable
Berkelanjutan Products
Mitratel telah memiliki inovasi produk berkelanjutan melalui Mitratel has developed sustainable product innovation through
penyediaan layanan Power as a Service (PaaS). Layanan ini the provision of Power as a Service (PaaS). This service
menyediakan pasokan daya cadangan yang mampu beroperasi supplies backup power capable of operating for 2 to 4 hours
selama 2 hingga 4 jam apabila terjadi pemadaman listrik. Sistem in the event of a power outage. The PaaS system utilizes
PaaS memanfaatkan perangkat rectifier dan baterai litium rectifier equipment and lithium batteries under a recurring
dengan skema pembayaran berulang (recurring), sehingga payment scheme, thereby delivering an efficient, reliable, and
menghadirkan solusi yang efisien, andal, dan ramah lingkungan environmentally friendly solution for customers.
bagi pelanggan.
Melalui penerapan PaaS, pelanggan dapat berfokus pada Through the implementation of PaaS, customers can focus
pengembangan jaringan tanpa perlu mengkhawatirkan on network development without the need to worry about
ketersediaan sumber daya listrik bagi perangkat BTS mereka. the availability of power sources for their BTS equipment.
Penggunaan baterai litium sebagai sumber daya cadangan The use of lithium batteries as backup power not only enhances
tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga operational efficiency but also helps reduce reliance on fossil
membantu mengurangi ketergantungan pada genset berbahan fuel–based generators during power disruptions. This initiative
bakar fosil selama gangguan listrik. Inisiatif ini sekaligus also supports global efforts to reduce carbon emissions and
mendukung upaya global dalam penurunan emisi karbon dan promote more sustainable business practices.
penerapan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
184 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Informasi terkait jumlah menara telekomunikasi yang telah Information on the number of telecommunications towers that
mengadopsi konsep produk ramah lingkungan sepanjang have adopted environmentally friendly product concepts over
3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. the past 3 years is detailed as follows.
Satuan
Uraian 2025 2024 2023 Description
Unit
Total Menara yang Menggunakan Panel
Unit 650 618 630 Total Towers Using Solar Panels
Surya
Total Menara yang Menggunakan Baterai
Site 1.928 1.675 1.669 Total Towers Using Lithium Batteries
Litium
Total Menara yang Menggunakan Glass Total Towers Using Glass Fiber
Site 5 1 -
Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Reinforced Polymer (GFRP)
Penggunaan Desain First Master untuk Use of First Master
Site - 1 166
Proyek Menara Design for Tower Projects
Menara Ramah Lingkungan di Ibu Kota Environmentally Friendly Towers in
Site - 19 -
Negara the Nusantara Capital City
Produk dan Jasa yang Sudah Dievaluasi Products and Services Evaluated for
Keamanannya bagi Pelanggan [POJK F.27] Customer Safety [POJK F.27]
Mitratel secara konsisten melaksanakan evaluasi keamanan Mitratel consistently conducts periodic safety evaluations
secara berkala untuk memastikan seluruh produk dan layanan to ensure that all products and services provided meet the
yang disediakan memenuhi standar keselamatan serta kualitas established safety and quality standards. This evaluation
yang telah ditetapkan. Proses evaluasi ini mencakup peninjauan process includes reviews of technical and structural aspects,
terhadap aspek teknis, struktural, frekuensi penggunaan, serta usage frequency, and other potential risks to ensure operational
potensi risiko lainnya guna menjamin keamanan operasional safety and compliance with international standards. As part
dan kepatuhan terhadap standar internasional. Sebagai of this commitment, Mitratel carries out comprehensive
bagian dari komitmen tersebut, Mitratel melakukan penilaian assessments of its telecommunications towers, with the
menyeluruh terhadap menara telekomunikasi yang dimilikinya, evaluation results detailed as follows. [GRI 416-1]
dengan hasil evaluasi diuraikan sebagai berikut. [GRI 416-1]
Tahun
Aspek Evaluasi Evaluasi Status
Jenis Produk/Jasa
Keamanan Standar/Prosedur Keamanan Terakhir Keamanan Keterangan
Product/Service
Safety Evaluation Safety Standards/Procedures Last Safety Description
Type
Aspects Evaluation Status
Year
Pengujian Teknis Menara Mitratel telah memperoleh sertifikat 2024 Aman Selama tahun 2024, tidak
Telekomunikasi ISO 45001 serta menetapkan terjadi kecelakaan kerja (zero
kebijakan keselamatan kerja bagi accident). Selain itu, Mitratel
karyawan dan vendor pelaksana juga memiliki sertifikat Ahli K3
konstruksi. Umum.
Technical Testing Telecommunications Mitratel has obtained the ISO 45001 Safe Throughout 2024, no
Towers certification and has established occupational accidents
occupational safety policies for occurred (zero accidents).
employees and construction vendors. Additionally, Mitratel holds a
General OHS (Ahli K3 Umum)
certification.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 185
Page 188
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Tahun
Aspek Evaluasi Evaluasi Status
Jenis Produk/Jasa
Keamanan Standar/Prosedur Keamanan Terakhir Keamanan Keterangan
Product/Service
Safety Evaluation Safety Standards/Procedures Last Safety Description
Type
Aspects Evaluation Status
Year
Konstruksi Sentral Menara Kelompok ini mencakup kegiatan 2024 Aman Perizinan dalam Aplikasi
Telekomunikasi Telekomunikasi pembangunan, pemeliharaan, Online Single Submission
(Klasifikasi Baku dan perbaikan bangunan (OSS) mencakup Nomor Induk
Lapangan Usaha sentral telekomunikasi beserta Berusaha (NIB), Kesesuaian
Indonesia 42206) perlengkapannya. Cakupan ini Kegiatan Pemanfaatan Ruang
meliputi sentral telepon, telegraf, (KKPR), Sertifikat Standar,
menara pemancar, penerima radar dan Surat Pernyataan
gelombang mikro, stasiun bumi kecil, Kesanggupan Pengelolaan
dan stasiun satelit. dan Pemantauan Lingkungan
(SPPL). Selain itu, setiap
pembangunan menara baru
juga memerlukan Persetujuan
Bangunan Gedung (PBG),
dan Sertifikat Laik Fungsi
(SLF).
Central Telecommunications This group includes activities related Safe Licensing under the Online
Telecommunications Towers to the construction, maintenance, and Single Submission (OSS)
Construction repair of central telecommunications system includes a Business
(Indonesian buildings and their equipment. Identification Number (NIB),
Standard Industrial The scope covers telephone the Conformity of Spatial
Classification 42206) exchanges, telegraph centers, Utilization Activities (KKPR),
transmission towers, microwave radar a Standard Certificate,
receivers, small earth stations, and and a Statement of
satellite stations. Environmental Management
and Monitoring Undertaking.
(SPPL). Furthermore, the
construction of each new
tower also requires a Building
Construction Approval (PBG)
and Certificate of Function
Worthiness (SLF).
Aktivitas Penyelenggaraan Kelompok ini mencakup 2023 Aman Sebagai syarat yang harus
Telekomunikasi Telekomunikasi pengoperasian, pemeliharaan, dilakukan dipenuhi untuk menjalankan
dengan Kabel (Fiber Optic) dan penyediaan akses fasilitas di 2024 usaha penyelenggaraan
(Klasifikasi Baku telekomunikasi kabel untuk (Evaluasi telekomunikasi sesuai dengan
Lapangan Usaha pengiriman suara, data, teks, video, Tahunan ketentuan yang berlaku.
Indonesia 61100) serta internet. Cakupan ini termasuk dan 5
pengelolaan jaringan telekomunikasi Tahunan)
tetap, sirkuit sewa, serta layanan
komunikasi data melalui Public
Switched Telephone Network (PSTN),
radio trunking, dan radio panggil.
Wired Telecommunications This group includes the operation, The 2023 Safe These are the requirements
Telecommunications Provision (Fiber maintenance, and provision of access evaluation that must be met to operate
Activities Optic) to wired telecommunications facilities was a telecommunications service
(Indonesian for the transmission of voice, data, conducted business in accordance with
Standard Industrial text, video, and internet services. The in 2024 applicable regulations.
Classification 61100) scope covers the management of fixed (Annual
telecommunications networks, leased and
circuits, and data communication 5 Year
services through the Public Switched Evaluation)
Telephone Network (PSTN), trunked
radio, and paging services.
186 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Tahun
Aspek Evaluasi Evaluasi Status
Jenis Produk/Jasa
Keamanan Standar/Prosedur Keamanan Terakhir Keamanan Keterangan
Product/Service
Safety Evaluation Safety Standards/Procedures Last Safety Description
Type
Aspects Evaluation Status
Year
Acceptance Test Menara Proses untuk memastikan bahwa 2024 Aman ATP menara telekomunikasi
Procedure (ATP) Telekomunikasi menara telekomunikasi memenuhi mencakup pengujian fondasi
standar desain, keselamatan, dan dan struktur (termasuk
kinerja sebelum digunakan. Proses kesiapan pemasangan
ini mencakup pemeriksaan struktur, antena), sistem kelistrikan,
peralatan, kelistrikan, sinyal, serta busbar dan grounding,
kepatuhan terhadap regulasi. Hasil pengujian tray, serta akses
pengajian didokumentasikan dalam dan keamanan di sekitar
laporan sertifikasi sebagai bukti menara.
kelayakan operasional.
Telecommunications The process ensures that Safe The Material Tower Warranty
Towers telecommunications towers meet Letter is a guarantee from
design, safety, and performance the manufacturer regarding
standards before being put into the specifications of the
operation. This process includes produced tower materials.
inspections of structural integrity, This document covers
equipment, electrical systems, structural quality, material
signals, and regulatory compliance. completeness, dimensions,
The assessment results are and functional testing.
documented in a certification report
as proof of operational feasibility.
Surat Jaminan Menara ATP untuk material tower 2024 Aman Surat Jaminan Material Tower
Material Tower Telekomunikasi telekomunikasi memastikan bahwa merupakan jaminan dari
material memenuhi standar kualitas, pabrikator atas spesifikasi
spesifikasi, dan desain yang ditetapkan. material tower yang
Pemeriksaan mencakup spesifikasi diproduksi. Dokumen ini
teknis, kualitas pengelasan, kondisi mencakup kualitas struktur,
fisik, pelapisan anti-korosi, dimensi, kelengkapan material,
kelengkapan, serta uji beban. dimensi, serta uji fungsi.
Hasil pengajian didokumentasikan
dalam laporan, dilengkapi dengan
sertifikat kepatuhan dan jaminan dari
pabrikator.
Telecommunications ATP for telecommunications tower Safe The Material Tower Warranty
Material Tower Towers materials ensures that materials meet Letter is a guarantee from
Warranty Letter the required quality standards, the manufacturer regarding
specifications, and design criteria. the specifications of the
Inspections cover technical produced tower materials.
specifications, welding quality, This document covers
physical condition, anti-corrosion structural quality, material
coating, dimensions, completeness, completeness, dimensions,
and load testing. The assessment and functional testing.
results are documented in a report,
accompanied by a certificate of
compliance and a warranty from the
manufacturer.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 187
Page 190
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Tahun
Aspek Evaluasi Evaluasi Status
Jenis Produk/Jasa
Keamanan Standar/Prosedur Keamanan Terakhir Keamanan Keterangan
Product/Service
Safety Evaluation Safety Standards/Procedures Last Safety Description
Type
Aspects Evaluation Status
Year
Sertifikat Laik Fungsi Menara SLF menara telekomunikasi 2024 Aman SLF menara telekomunikasi
(SLF) Telekomunikasi memastikan bahwa menara telah mencakup dokumen
memenuhi persyaratan teknis, administratif, seperti Izin
keselamatan, dan fungsionalitas, Mendirikan Bangunan
serta layak dan legal untuk (IMB), izin lingkungan, dan
dioperasikan. sertifikat hak atas tanah,
serta dokumen teknis yang
mencakup gambar desain,
spesifikasi teknis, dan laporan
hasil pengujian. Selain itu,
laporan inspeksi konstruksi
dan instalasi peralatan juga
diperlukan, disertai sertifikat
pendukung yang memenuhi
standar K3.
Certificate of Telecommunications SLF for telecommunications towers Safe The SLF for
Function Worthiness Towers ensures that the tower meets telecommunications towers
(SLF) technical, safety, and functionality includes administrative
requirements, making it fit and legally documents such as the
approved for operation. Building Permit (IMB),
environmental permits, and
land ownership certificates, as
well as technical documents
covering design drawings,
technical specifications, and
test result reports. Additionally,
a construction inspection report
and equipment installation
assessment are required, along
with supporting certificates that
comply with OHS standards.
Dampak Produk dan Jasa [POJK F.28] Impact of Products and Services [POJK F.28]
Mitratel menyadari bahwa setiap produk dan layanan yang Mitratel recognizes that every product and service it develops
dikembangkan memiliki dampak yang luas bagi masyarakat dan has broad impacts on society and the environment. These
lingkungan. Dampak tersebut tidak hanya membawa manfaat impacts not only bring positive benefits but may also pose social
positif, tetapi juga dapat menimbulkan risiko sosial dan lingkungan and environmental risks that need to be managed wisely and
yang perlu dikelola secara bijaksana dan bertanggung jawab. responsibly.
Sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi, Mitratel As a telecommunications infrastructure provider, Mitratel
berperan penting dalam memperkuat konektivitas nasional, plays an important role in strengthening national connectivity,
mempercepat transformasi digital, serta memperluas akses accelerating digital transformation, and expanding access to
terhadap informasi, terutama di wilayah-wilayah yang masih information, particularly in areas with limited-service coverage.
terbatas jangkauan layanan. Keberadaan infrastruktur dan The presence of Mitratel’s infrastructure and services also
layanan Mitratel juga mendukung peningkatan efisiensi di supports efficiency improvements across key sectors, such
berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, dan as education, healthcare, and business, while fostering
dunia usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inclusive, resilient, and sustainable digital economic growth.
digital yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Di sisi lain, Mitratel menyadari adanya tantangan operasional On the other hand, Mitratel is aware of operational challenges
yang perlu dikelola, antara lain tingginya konsumsi energi, that must be managed, including high energy consumption, the
potensi timbulnya limbah elektronik, serta dampak lingkungan potential generation of electronic waste, and environmental
yang mungkin terjadi selama proses pembangunan infrastruktur. impacts that may arise during infrastructure development
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, processes. As a form of social and environmental responsibility,
Mitratel telah menerapkan berbagai langkah mitigasi untuk Mitratel has implemented various mitigation measures to
meminimalkan dampak tersebut, antara lain: minimize these impacts, including:
188 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
1. Menggunakan perangkat hemat energi dan beralih ke 1. Utilizing energy-efficient equipment and transitioning to
sumber energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon; renewable energy sources to reduce carbon emissions;
2. Mengintegrasikan teknologi mutakhir untuk mengurangi 2. Integrating cutting-edge technology to minimize physical
kebutuhan ruang fisik dan bahan konstruksi tanpa space requirements and construction materials without
mengorbankan performa jaringan; serta compromising network performance; and
3. Mengembangkan sistem pemantauan teknologi untuk 3. Developing technology monitoring systems to enhance
meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mengurangi operational efficiency while reducing environmental impact.
beban lingkungan.
Mitratel memastikan pemenuhan dalam setiap proses instalasi Mitratel ensures compliance with established operational
dan operasional dengan standar operasional serta ketentuan standards and applicable regulatory provisions across every
regulasi yang berlaku. Melalui kepatuhan tersebut, Mitratel installation and operational process. Through such compliance,
memastikan tersedianya layanan telekomunikasi yang andal, Mitratel guarantees the delivery of reliable, safe, and high-
aman, dan berkualitas tinggi, sekaligus memperkuat kontribusi quality telecommunications services, while strengthening its
dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan bagi contribution to building a sustainable ecosystem for customers
pelanggan dan masyarakat, serta kelestarian lingkungan hidup. and society, and preserving the environment.
Total Produk dan Jasa yang Ditarik Total Recalled Products and Services
Kembali [POJK F.29] [POJK F.29]
Mitratel senantiasa berkomitmen dalam mempertahankan Mitratel remains committed to maintaining the quality of its
mutu produk dan layanan melalui penerapan proses bisnis products and services by implementing standardized business
yang terstandar berdasarkan ISO 9001:2015. Standar tersebut processes in accordance with ISO 9001:2015. This standard
menjadi landasan utama dalam upaya peningkatan kualitas serves as the primary foundation for continuous quality
secara berkesinambungan, dengan mengintegrasikan berbagai improvement efforts by integrating the following key elements.
elemen penting berikut.
People Process Tools
Kompetensi dan kualitas tenaga kerja Proses kerja yang efisien dan terukur. Pemanfaatan teknologi informasi
yang mendukung implementasi proses Efficient and measurable work pendukung untuk mendukung
bisnis. processes. operasional dan monitoring.
Competence and quality of the Utilization of supporting information
workforce to support business process technology for operations and
implementation. monitoring.
Survei Kepuasan Pelanggan
Performance Policy and Regulations Survei Kepuasan Pelanggan
Pengelolaan kinerja mitra kerja dan Kebijakan pendukung yang mematuhi Pengukuran dan evaluasi kualitas
purchase order untuk memastikan regulasi nasional maupun internasional. layanan melalui umpan balik pelanggan.
kualitas layanan. Supporting policies that comply with Measurement and evaluation of service
Management of partner performance national and international regulations. quality through customer feedback.
and purchase orders to ensure service
quality.
Dalam penerapan sistem manajemen mutu berbasis In implementing ISO 9001:2015–based quality management
ISO 9001:2015, Mitratel menempatkan pengawasan kualitas system, Mitratel places quality control as an integral part of
sebagai bagian integral dari setiap tahapan proses bisnis. every stage of its business processes. Through this approach,
Melalui pendekatan ini, Mitratel memastikan seluruh produk Mitratel ensures that all products and services delivered meet
dan layanan yang dihasilkan memenuhi standar mutu tertinggi the highest quality standards and provide added value to
serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan. customers.
Hingga 31 Desember 2025, Mitratel telah melakukan penarikan Until December 31, 2025, Mitratel had recalled 10 Built-to-Suit
terhadap 10 order Built-to-Suit dan Colocation yang sebelumnya and Colocation orders that had previously been delivered to
telah didistribusikan kepada pelanggan. Langkah ini diambil customers. This action was taken following a comprehensive
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 189
Page 192
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
setelah melalui evaluasi menyeluruh yang menunjukkan evaluation indicating licensing issues or non-compliance with
adanya kendala perizinan atau ketidaksesuaian dengan established quality standards. These corrective measures
standar kualitas yang telah ditetapkan. Tindakan korektif reflect Mitratel’s commitment to maintaining the reliability of
tersebut mencerminkan komitmen Mitratel dalam menjaga product performance, particularly telecommunications towers,
keandalan kinerja produk, khususnya menara telekomunikasi which are strategic assets and key components in supporting
yang menjadi aset strategis sekaligus komponen utama dalam the Company’s sustainable operations.
mendukung operasional perusahaan secara berkelanjutan.
Survei Kepuasan Pelanggan [POJK F.30] Customer Satisfaction Survey [POJK F.30]
Mitratel melaksanakan survei kepuasan pelanggan secara Mitratel conducts periodic customer satisfaction surveys as
berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas layanan part of its efforts to maintain service quality and strengthen
dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan mitra long-term relationships with telecommunications partners.
telekomunikasi. Survei ini menjadi alat evaluasi strategis untuk The survey serves as a strategic evaluation tool to identify
mengidentifikasi tingkat kepuasan, persepsi, serta kebutuhan customer satisfaction levels, perceptions, and needs regarding
pelanggan terhadap produk dan layanan yang disediakan. the products and services provided. The survey is conducted
Pelaksanaan survei dilakukan bekerja sama dengan Frontier, in collaboration with Frontier, an independent consultant
konsultan independen yang ditunjuk oleh Telkom Group, appointed by Telkom Group, using 2 main indicators: the Net
menggunakan 2 indikator utama, yaitu Net Promoter Score Promoter Score (NPS) and the Customer Satisfaction Index
(NPS) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Kedua indikator (CSI). These indicators objectively measure customer loyalty
tersebut mengukur loyalitas dan pengalaman pelanggan and experience and serve as the basis for Mitratel in formulating
secara objektif, sekaligus menjadi dasar bagi Mitratel dalam service improvement strategies, product innovation, and
merumuskan strategi peningkatan layanan, inovasi produk, the strengthening of operational systems oriented toward
dan penguatan sistem operasional yang berorientasi pada customer satisfaction. The survey results over the past 3 years
kepuasan pelanggan Adapun hasil survei sepanjang 3 tahun show a consistent and positive upward trend, as detailed below.
terakhir menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dan
positif, sebagaimana diuraikan berikut.
(dalam % / in %)
Indikator 2025 2024 2023 Indicator
Net Promoter Score (NPS) 89,8 87,1 78,7 Net Promoter Score (NPS)
Customer Satisfaction Index (CSI) 96,4 95,9 93,3 Customer Satisfaction Index (CSI)
Layanan Keluhan dan Pengaduan bagi Customer Complaint and Feedback
Pelanggan Services
Untuk menjamin kualitas layanan yang optimal, Mitratel To ensure optimal service quality, Mitratel provides multiple
menyediakan beragam saluran komunikasi yang dapat channels for customers to submit complaints and grievances.
digunakan pelanggan dalam menyampaikan keluhan maupun Through these channels, Mitratel seeks to maintain
pengaduan. Melalui saluran-saluran ini, Mitratel berupaya transparency, responsiveness, and continuous improvement in
menjaga transparansi, responsivitas, serta peningkatan berkala service quality. The channels provided include:
terhadap mutu layanan. Adapun saluran yang disediakan
meliputi:
1. Account Manager in Charge untuk koordinasi langsung 1. Account Manager in Charge for direct coordination with
dengan pelanggan; customers;
2. Board of Directors and Management Meeting sebagai 2. Board of Directors and Management Meeting as a strategic
forum evaluasi strategis; evaluation forum;
3. Evaluasi dan monitoring dilakukan secara periodik atau 3. Regular evaluation and monitoring through Customer
bulanan melalui Customer Experience (CX) Performance Experience (CX) Performance Review, conducted monthly
Review yang diselenggarakan dari mulai dari level unit, at unit, Company, and Telkom Group levels; and
Perseroan, hingga Telkom Group; serta
4. Layanan telepon 24/7 melalui Mitratel Helpdesk, yang siap 4. 24/7 telephone service via Mitratel Helpdesk, available to
melayani pelanggan sepanjang waktu. assist customers at any time.
190 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Mitratel Helpdesk berperan sebagai pusat layanan utama yang The Mitratel Helpdesk serves as the primary service center for
menangani berbagai bentuk keluhan dan permintaan dari handling various types of customer complaints and requests.
pelanggan. Sistem ini telah terhubung secara terpadu dengan This system is fully integrated with the Network Operation
Network Operation Center (NOC) dan platform pelaporan daring, Center (NOC) and online reporting platforms, enabling real-time
sehingga memungkinkan pemantauan serta deteksi gangguan monitoring and disruption detection without waiting for customer
dilakukan secara real-time tanpa harus menunggu notifikasi notifications. In addition, the active role of Account Managers
dari pelanggan. Selain itu, peran aktif Account Manager turut accelerates the follow-up and resolution of any issues that
mempercepat proses tindak lanjut dan penyelesaian setiap isu arise, ensuring service quality remains responsive.
yang muncul, sehingga kualitas layanan tetap terjaga pada
tingkat yang responsif.
Proses Penanganan Keluhan Pelanggan Customer Complaint Handling Process
Penanganan keluhan pelanggan dilaksanakan sesuai ketentuan Customer complaint handling is carried out in accordance with the
yang tercantum dalam Service Level Agreement (SLA) dan provisions stipulated in the Service Level Agreement (SLA) and
Statement of Work (SoW). Seluruh proses tersebut dijalankan the Statement of Work (SoW). All processes are implemented in
secara terstruktur melalui tahapan-tahapan sebagai berikut. a structured manner through the following stages.
1 2 3 4 5
Menerima dan Membuka trouble ticket Melakukan eskalasi Menerima konfirmasi Klarifikasi dan konfirmasi
memverifikasi keluhan. yang mencakup detail gangguan ke pihak penyelesaian penyelesaian kepada
Receiving and verifying keluhan, data tenant, terkait. gangguan dari mitra pelanggan sebelum
the complaint. waktu gangguan, dan Escalating the issue to atau tim teknis. menutup trouble ticket.
kategori masalah (kritis, the relevant parties. Receiving confirmation Clarifying and confirming
mayor, atau minor). of issue resolution the resolution with
Creating a trouble ticket, from partners or the customer before
which includes complaint the technical team. closing the trouble ticket.
details, tenant data,
disruption time, and issue
categorization (critical,
major, or minor).
Sepanjang 3 tahun terakhir, jumlah trouble ticket menunjukkan Over the past 3 years, the number of trouble tickets has shown
tren peningkatan. Kenaikan tersebut berkorelasi dengan jumlah an increasing trend. This increase correlates with the number of
menara yang dikelola Mitratel pada tahun 2025. Informasi tren towers managed by Mitratel in 2025. Information on disruption
gangguan sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. trends over the past 3 years is detailed as follows.
Indikator 2025 2024 2023 Indicator
Penurunan Tren Gangguan Teknis (%) (1,4) 2,4 (0,2) Decline in Technical Disruption Trend (%)
Rata-Rata Waktu Perbaikan Teknis (Jam) 4,5 3,0 2,7 Average Technical Repair Time (Hours)
Dalam upaya memastikan proses penyelesaian keluhan berjalan To ensure that the complaint resolution process is effective and
efektif dan tepat sasaran, Mitratel mengimplementasikan sistem well-targeted, Mitratel has implemented a Customer Experience
Customer Experience Management (CXM). Melalui aplikasi ini, Management (CXM) system. Through this application, Mitratel
Mitratel dapat memantau setiap tahapan penanganan keluhan, can monitor each stage of complaint handling, evaluate
mengevaluasi perbaikan layanan, serta mengukur tingkat service improvements, and continuously measure customer
kepuasan pelanggan secara berkesinambungan. Informasi satisfaction. Information on the number of customer complaints
mengenai jumlah pengaduan pelanggan yang diterima Mitratel received by Mitratel over the past 3 years is detailed as follows.
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 191
Page 194
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
2025 2024 2023
Sedang
Uraian Total Total Total
Ditindak-
Description Keluhan Selesai Keluhan Selesai Keluhan Selesai
lanjuti
Total Resolved Total Resolved Total Resolved
Under
Complaints Complaints Complaints
Review
Permintaan Patroli dan Pembaruan
Closed Circuit Television (CCTV)
156 156 - 41 41 1.426 1.426
Requests for Patrols and Closed-Circuit
Television (CCTV) Updates
Pencurian Kabel Daya Remote Radio
Unit (RRU)
1.135 1.135 - 85 85 28 28
Theft of Remote Radio Unit (RRU)
Power Cables
Gangguan Situs dan Akses Terblokir
terkait dengan Penjaga Site/Pemilik
Lahan 67 67 - 82 82 36 36
Site Disruptions and Blocked Access
related to Site Guard/Landowner
Gangguan Comcase dan Akses Terblokir
Akibat Dampak Sambaran Petir
222 222 - 42 42 69 69
Comcase Disruptions and Blocked
Access Due to Lightning Strikes
Total Keluhan
1.580 1.580 - 250 250 1.559 1.559
Total Complaints
Adapun persentase total keluhan yang diterima Mitratel The total percentage of complaints received by Mitratel over
sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan sebagai berikut. the last 3 years is described as follows.
Uraian 2025 2024 2023 Description
Total Keluhan 1.580 250 1.559 Total Complaints
Total Menara 40.230 39.404 38.014 Total Towers
Persentase Keluhan terhadap Menara yang Percentage of Complaints Against Managed
3,9 0,6 4,1
Dikelola (%) Towers (%)
192 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 193
Page 196
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Kerja Sama dengan Mitra Usaha
Collaboration with Business Partners
Mitratel membangun kemitraan strategis dengan para pemasok Mitratel builds strategic partnerships with suppliers of goods and
barang dan jasa untuk memastikan kelancaran kegiatan services to ensure smooth operational activities. The management
operasional. Pengelolaan kebutuhan rantai pasokan dilaksanakan of supply chain needs is carried out by the Procurement Unit
oleh Unit Procurement sebagai pihak yang bertanggung jawab as the party responsible for the entire procurement process.
terhadap seluruh proses pengadaan. Dalam rangka menciptakan To create and maintain harmonious business relationships
dan mempertahankan hubungan kerja sama yang harmonis dan and to incorporate ESG aspects into vendor management,
memasukkan aspek ESG ke dalam Kebijakan Pengelolaan Mitratel has established Vendor Management Policy
Vendor No. C.Tel.005/HK 240/DMT-14040000/2022 tentang No. C.Tel.005/HK 240/DMT-14040000/2022 on Vendor
Pengelolaan Vendor yang telah ditetapkan sejak tahun 2022 Management, which has been in effect since 2022
melalui Peraturan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko through the Regulation of the Director of Finance
tentang Pengelolaan Vendor. Kebijakan tersebut terus diperbarui and Risk Management on Vendor Management. This
secara berkala dan diperkuat dengan Surat Edaran dari VP policy is continuously updated periodically and further
Procurement No. DMT.1215/PM0/DKA-a1000000/VIII/2023 strengthened by the Circular Letter from the VP Procurement
terkait Pengelolaan Rantai Pasok dengan Memperhatikan Aspek No. DMT.1215/PM0/DKA-a1000000/VIII/2023 on Supply Chain
Sosial dan Lingkungan guna memperkuat praktik tata kelola Management with consideration of social and environmental
mitra usaha agar senantiasa selaras dengan dinamika bisnis dan aspects, to strengthen business partner governance practices
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. [GRI 3-3] so that they remain aligned with business dynamics and
the implementation of good governance principles.. [GRI 3-3]
Sesuai dengan kebijakan tersebut, mitra usaha yang berminat In accordance with this policy, business partners interested in
untuk berpartisipasi dalam proses pengadaan diwajibkan participating in the procurement process are required to meet
memenuhi persyaratan berikut: the following requirements:
1. Mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang 1. Complying with the applicable laws and regulations to
berlaku untuk menjalankan usaha sebagai mitra usaha; operate as a business partner;
2. Memiliki keahlian, pengalaman, serta kemampuan teknis, 2. Possessing expertise, experience, and technical, financial,
finansial, dan manajerial untuk menyediakan barang and managerial capabilities to supply goods and/or services;
dan/atau jasa;
3. Tidak berada dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, 3. Not being under court supervision, not declared bankrupt, not
tidak dihentikan kegiatannya, dan Direksi tidak sedang have their business activities suspended, and their Board of
menjalani sanksi pidana; Directors must not be undergoing criminal sanctions;
4. Secara hukum berkapasitas untuk menandatangani 4. Being legally capable of signing contracts;
kontrak;
5. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan memenuhi 5. Possessing a Taxpayer Identification Number (NPWP) and
kewajiban perpajakan, dibuktikan dengan dokumen fulfill tax obligations, supported by documents, such as the
pendukung, seperti bukti Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak latest Annual Tax Return (SPT) for Income Tax (PPh) and
Penghasilan (PPh) tahun terakhir dan bukti setor pajak proof of tax payments for the last 3 months. For foreign
3 bulan terakhir. Untuk Mitra usaha asing tanpa NPWP, business partners without an NPWP, equivalent documents
dokumen serupa yang sesuai dengan peraturan setempat in accordance with local regulations are acceptable;
dapat diterima;
6. Memiliki sumber daya manusia, modal, peralatan, dan 6. Having adequate human resources, capital, equipment, and
fasilitas yang memadai untuk melaksanakan pengadaan; facilities to carry out procurement activities;
7. Memiliki alamat tetap dan jelas; 7. Maintaining a fixed and verifiable address;
8. Memiliki pengalaman serta rekam jejak yang baik dalam 8. Demonstrating experience and a proven track record in
pelaksanaan proyek; serta project execution; and
9. Menandatangani Pakta Integritas terkait proses pengadaan 9. Signing an Integrity Pact related to the procurement process
yang diikuti. they participate in.
Di samping memenuhi persyaratan utama, mitra usaha juga In addition to meeting key requirements, business partners
diwajibkan untuk mematuhi ketentuan pengadaan yang are also required to comply with procurement provisions
berfokus pada aspek ESG, yang mencakup hal-hal sebagai that focus on ESG aspects, which include the following:
berikut: [GRI 308-2, 414-2] [GRI 308-2, 414-2]
194 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
1. Aspek Lingkungan Vendor diwajibkan untuk melaksanakan 1. Environmental Aspects Vendors are required to implement
pembangunan berkelanjutan, mengurangi jejak karbon, sustainable development, reduce their carbon footprint,
serta menggunakan material bebas konflik (conflict-free and use conflict-free minerals. In addition, vendors must
mineral). Selain itu, vendor harus berkomitmen dalam commit to reducing and preventing air and water pollution,
mengurangi dan mencegah pencemaran udara dan air, preventing deforestation, as well as limiting the use of
mencegah perusakan hutan, serta membatasi penggunaan hazardous chemicals and heavy metals, and ensuring
bahan kimia berbahaya, logam berat, dan menjamin bahan that the raw materials used are sourced from conflict-free
baku yang digunakan bersumber dari pabrik peleburan certified smelters. Vendors are also expected to avoid using
bersertifikat bebas konflik. Vendor juga diharapkan untuk environmentally harmful equipment and apply eco-friendly
menghindari penggunaan alat kerja yang berbahaya materials in their work processes;
bagi lingkungan, serta menerapkan bahan-bahan ramah
lingkungan dalam proses pekerjaannya;
2. Aspek Sosial Vendor harus memastikan kepatuhan 2. Social Aspect Vendors must ensure compliance with labor
terhadap prinsip sosial, termasuk wajib menyediakan principles, including the obligation to provide employment
jaminan sosial ketenagakerjaan, tidak mempekerjakan social security, not employing underage workers, anti-modern
karyawan di bawah umur, anti-perbudakan modern, slavery practices, implementation of non-discrimination,
penerapan non-diskriminasi, pemberian upah layak, provision of fair wages, ensuring occupational health and
menjamin keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan safety in accordance with labor laws, as well as guaranteeing
hukum ketenagakerjaan, serta menjamin kebebasan freedom of association or assembly; and
berserikat atau berkumpul; serta
3. Aspek Tata Kelola Mitratel mewajibkan kepada vendor 3. Governance Aspects Mitratel requires vendors to comply
untuk mematuhi regulasi terkait tata kelola perusahaan, with corporate governance regulations, including the
termasuk larangan gratifikasi serta kepatuhan terhadap prohibition of gratuities and adherence to anti-money
kebijakan anti-pencucian uang. laundering policies.
Persyaratan tersebut diterapkan di seluruh tahap pengelolaan These requirements are applied across all stages of vendor
vendor, mulai dari vendor registration, vendor selection, vendor management, from vendor registration, vendor selection, vendor
performance, vendor development, hingga vendor termination performance, vendor development, to vendor termination,
yang dicantumkan dalam Perjanjian Kerja Sama dengan as stipulated in the Cooperation Agreement with each vendor
masing-masing vendor dan dievaluasi setiap tahun melalui and evaluated annually through Vendor Audits conducted
Audit Vendor yang dilakukan oleh Unit Procurement. Hal ini by the Procurement Unit. This is carried out to ensure that all
dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh mitra usaha Mitratel Mitratel business partners implement sustainable, ethical, and
menjalankan praktik bisnis yang berkelanjutan, etis, dan sesuai compliant business practices in accordance with applicable
dengan peraturan dan standar terbaik yang berlaku. Selain regulations and best standards. In addition, Mitratel also provides
itu, Mitratel juga menyediakan saluran untuk berkomunikasi a communication channel for handling complaints from business
mengenai sarana penanganan pengaduan dari mitra partners/vendors through vendor.partnership@mitratel.co.id.
usaha/vendor melalui vendor.partnership@mitratel.co.id.
Langkah Menuju Green Procurement dan Steps Toward Green Procurement and
Inisiatif yang Telah Dilakukan Initiatives Implemented
Dalam upaya menegaskan komitmen terhadap keberlanjutan, In an effort to affirm its commitment to sustainability,
Mitratel mengintegrasikan prinsip green procurement Mitratel integrates the principle of green procurement into
ke dalam seluruh proses pengadaan barang dan jasa. the entire procurement process of goods and services. This
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap tahap pengadaan approach ensures that each stage of procurement considers
mempertimbangkan dampak lingkungan, efisiensi penggunaan environmental impact, resource use efficiency, and long-term
sumber daya, dan keberlanjutan jangka panjang. [GRI 3-3] sustainability. [GRI 3-3]
Dalam pelaksanaannya, Mitratel telah melaksanakan berbagai In its implementation, Mitratel has implemented various
langkah strategis yang tidak hanya membantu mengurangi strategic steps that not only help reduce environmental impact,
dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi but also increase operational efficiency. Some of the initiatives
operasional. Beberapa inisiatif yang diterapkan mencakup implemented include the selection of more environmentally
pemilihan material yang lebih ramah lingkungan, optimalisasi friendly materials, energy optimization in infrastructure, and
energi pada infrastruktur, serta penerapan praktik bisnis yang the implementation of business practices that support circular
mendukung prinsip ekonomi sirkular. economy principles.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 195
Page 198
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Berikut adalah langkah-langkah dan inisiatif yang The following are the steps and initiatives carried out by Mitratel
dijalankan Mitratel dalam implementasi green procurement: in the implementation of green procurement: [GRI 308-1, 414-1]
[GRI 308-1, 414-1]
1. Menetapkan kebijakan dengan menyesuaikan 1. Establishing policies by aligning vendor
pengelolaan vendor, sebagaimana tertuang dalam management, as outlined in the Director of
Peraturan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko (PR) Finance and Risk Management Regulation (PR)
No. PR.0003/HK 240/DMT-14040000/2024 tanggal No. PR.0003/HK 240/DMT- 14040000/2024 dated
24 Mei 2024 tentang Pengelolaan Vendor, yang May 24, 2024, regarding Vendor Management, which
mengatur secara lebih rinci aspek ESG serta Surat regulates ESG aspects in more detail, as well as
Edaran (SE) dari VP Procurement pada tahun 2023 a Circular Letter (SE) from the VP Procurement in 2023
No. DMT.1215/PM0/DKA-a1000000/VIII/2023 tentang No. DMT.1215/PM0/DKA-a1000000/VIII/2023 on Supply
Pengelolaan Rantai Pasok dengan Memperhatikan Aspek Chain Management with consideration of Social and
Sosial dan Lingkungan; Environmental aspects;
2. Mengembangkan spesifikasi teknis dengan memasukkan 2. Developing technical specifications by incorporating
kriteria lingkungan dalam parameter penilaian vendor environmental criteria into vendor assessment parameters
melalui implementasi kepedulian lingkungan yang diatur through the implementation of environmental responsibility
dalam kontrak kerja sama, audit vendor, dan evaluasi stipulated in cooperation contracts, vendor audits, and
vendor secara berkala; periodic vendor evaluations;
3. Melakukan pengadaan barang dan jasa yang memenuhi 3. Procuring goods and services that meet environmental
kriteria lingkungan, termasuk penggunaan material ramah criteria, including the use of eco-friendly materials,
lingkungan, penerapan upaya pencegahan pencemaran implementation of environmental pollution prevention
lingkungan, serta pengurangan penggunaan bahan kimia measures, and reduction of hazardous chemical use that
berbahaya yang berpotensi merusak ekosistem; serta may harm the ecosystem; and
4. Mengawasi dan mengevaluasi proses pengadaan untuk 4. Monitoring and evaluating the procurement process to
memastikan pemenuhan kriteria lingkungan. Pengawasan ensure compliance with environmental criteria. Supervision
dilakukan sesuai lokasi pekerjaan guna mencegah is conducted according to the work location to prevent
pelanggaran terhadap standar lingkungan yang ditetapkan, violations of established environmental standards, as well
serta melakukan evaluasi berkala terhadap kinerja vendor as periodic evaluations of vendor performance in meeting
dalam memenuhi aspek ESG. ESG aspects.
Untuk mengimplementasikan prinsip green procurement secara To put the principles of green procurement into practice, Mitratel
nyata, Mitratel menjalankan berbagai inisiatif strategis sebagai undertakes various strategic initiatives, such as:
berikut:
1. Menggunakan energi terbarukan, seperti panel surya untuk 1. Utilizing renewable energy, such as solar panels, to reduce
mengurangi konsumsi energi berbasis fosil; fossil-based energy consumption;
2. Mengurangi penggunaan kertas dengan beralih ke dokumen 2. Reducing paper usage by transitioning to digital documents
digital, guna meningkatkan efisiensi dan mengurangi limbah; to enhance efficiency and minimize waste;
3. Menggunakan produk ramah lingkungan, termasuk material 3. Using eco-friendly products, including materials derived
yang berasal dari bahan daur ulang; serta from recycled sources; and
4. Mengembangkan sistem pengadaan berbasis elektronik 4. Developing an electronic procurement system to enhance
untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan transparency, efficiency, and accountability in the
akuntabilitas dalam proses pengadaan. procurement process.
Selain itu, Mitratel berupaya memastikan transparansi dalam Furthermore, Mitratel seeks to ensure transparency in risk
pengungkapan risiko, sehingga semua pemangku kepentingan disclosure, so that all stakeholders can consider these factors
dapat mempertimbangkan faktor tersebut dalam perencanaan dan in planning and decision-making that support business
pengambilan keputusan yang mendukung keberlanjutan bisnis. sustainability.
196 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Prinsip Fungsi Pengadaan Barang dan Jasa Principles of Procurement Functions
Mitratel melaksanakan pengadaan barang dan jasa Mitratel carries out procurement of goods and services based on
berdasarkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan the principles of transparency, accountability, and professionalism
profesionalisme, guna menjamin proses yang adil, efisien, to ensure a fair, efficient, and competitive process. All stages
dan kompetitif. Seluruh tahapan pengadaan dijalankan secara of procurement are carried out openly and responsibly in
terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan regulasi yang accordance with applicable regulations, while encouraging
berlaku, sekaligus mendorong terciptanya persaingan sehat the creation of healthy competition among prospective providers
di antara calon penyedia barang dan jasa. Penerapan prinsip- of goods and services. The application of these principles ensures
prinsip ini memastikan proses pengadaan berlangsung efektif, that the procurement process is effective, provides maximum
memberikan manfaat maksimal, dan mendukung pencapaian benefits, and supports the achievement of Mitratel’s operational
target operasional serta strategi bisnis Mitratel. targets and business strategy.
Prinsip-prinsip pengadaan yang menjadi pedoman operasional The procurement principles that are Mitratel’s operational
Mitratel lebih lengkap diuraikan sebagai berikut. guidelines are described in more detail as follows.
Prinsip Uraian
Principle Description
Semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang dan jasa, termasuk syarat teknis administrasi pengadaan, tata
cara evaluasi, hasil evaluasi, penetapan calon penyedia barang dan jasa, sifatnya terbuka bagi peserta penyedia barang
dan jasa yang berminat.
Transparansi All provisions and information regarding the procurement of goods and services, including technical and administrative
Transparency procurement requirements, evaluation procedures, evaluation results, and the selection of prospective suppliers, are openly
accessible to interested suppliers.
Pencapaian sasaran baik fisik, keuangan, maupun manfaat bagi kelancaran tugas sesuai dengan tata kelola proses
pengadaan dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga menjauhkan dari potensi penyalahgunaan dan penyimpangan.
Akuntabilitas The achievement of targets, whether physical, financial, or in terms of benefits, supports the smooth execution of tasks in
Accountability accordance with procurement governance and is accountable, thereby preventing potential misuse and irregularities.
Kesesuaian dalam proses pengadaan terhadap peraturan.
Compliance of the procurement process with regulations.
Pertanggungjawaban
Responsibility
Suatu keadaan di mana proses pengadaan dilakukan secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh/tekanan
dari pihak mana pun.
Kemandirian A condition in which the procurement process is conducted professionally, without conflicts of interest or influence/pressure
Independence from any party.
Perlakuan yang sama bagi semua calon penyedia barang dan jasa yang memenuhi syarat dalam melaksanakan proses
pengadaan.
Adil dan Wajar Equal treatment for all prospective suppliers of goods and services who meet the requirements in carrying out the procurement
Fair and Reasonable process.
Pengadaan barang dan jasa harus diusahakan untuk mendapatkan hasil yang optimal dan terbaik dalam waktu yang cepat
dengan menggunakan dana dan kemampuan seoptimal mungkin secara wajar dan bukan hanya didasarkan pada harga
terendah. Untuk pengadaan barang dan jasa strategis yang memiliki nilai yang signifikan dapat dilakukan pendekatan Total
Cost of Ownership (TCO).
Efisien The procurement of goods and services must aim to achieve the best and most optimal results in the shortest possible
Efficiency time by utilizing funds and resources efficiently and fairly, rather than being solely based on the lowest price. For strategic
procurement involving significant value, the Total Cost of Ownership (TCO) approach may be applied.
Pengadaan barang dan jasa harus sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan dan memberikan manfaat yang sebesar-
besarnya sesuai dengan sasaran yang ditetapkan.
Efektif The procurement of goods and services must align with the established needs and provide the maximum benefits in
Effectiveness accordance with the defined objectives.
Pengadaan barang dan jasa harus terbuka bagi mitra usaha atau penyedia barang dan jasa yang memenuhi persyaratan dan
dilakukan melalui persaingan yang sehat di antara mitra usaha atau penyedia barang dan jasa yang setara dan memenuhi
syarat atau kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas dan transparan.
Kompetitif The procurement of goods and services must be open to business partners or suppliers who meet the requirements and
Competitiveness must be conducted through fair competition among equally qualified suppliers, based on clear and transparent regulations
and procedures.
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 197
Page 200
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Prinsip Uraian
Principle Description
Pengadaan barang dan jasa dapat diikuti oleh semua penyedia barang dan jasa yang memenuhi syarat.
The procurement of goods and services may be participated in by all eligible suppliers.
Terbuka
Openness
Proses Pengadaan Barang dan Jasa Procurement Process of Goods and Services
Proses pengadaan barang dan jasa di Mitratel dilakukan The procurement process of goods and services at Mitratel is
melalui beberapa metode seleksi, termasuk tender, pemilihan carried out through several selection methods, including tenders,
langsung, atau penunjukan langsung. Penunjukan langsung direct selection, or direct appointments. Direct appointment is
diterapkan ketika pemasok memiliki rekam jejak kerja sama applied when the supplier has a good track record of cooperation
yang baik dengan Mitratel atau dalam situasi tertentu, seperti with Mitratel, or, in certain situations, when there is an urgent,
kebutuhan mendesak dan terbatasnya pemasok yang limited need for suppliers who meet the specifications.
memenuhi spesifikasi.
Dalam setiap pengadaan, Mitratel menekankan efisiensi In every procurement, Mitratel emphasizes efficiency
dan efektivitas, tanpa mengabaikan kualitas, harga, dan and effectiveness, without neglecting quality, price, and
akuntabilitas. Mitratel juga menjalin sinergi dengan BUMN lain accountability. Mitratel also establishes synergy with other
dan memprioritaskan produk dalam negeri, termasuk hasil BUMN and prioritizes domestic products, including national
rancangan dan rekayasa nasional, sesuai regulasi Tingkat design and engineering results, in accordance with Domestic
Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan ini ditujukan untuk Component Level (TKDN) regulations. This policy is aimed at
dapat mendukung pertumbuhan industri nasional sekaligus supporting the growth of the national industry while ensuring
memastikan standar kualitas, harga, dan tujuan pengadaan that quality, price, and procurement standards are optimally
tercapai secara optimal. achieved.
Audit Kepatuhan Pemasok terhadap Supplier Compliance Audit on
Aspek Lingkungan, Sosial, Tata Kelola Environmental, Social, and Governance
Aspects
Mitratel secara berkala melaksanakan audit internal terhadap Mitratel regularly conducts internal audits of business partners
mitra usaha untuk memastikan kesesuaian terhadap aspek to ensure compliance with ESG aspects. This audit aims
ESG. Audit ini bertujuan untuk menilai kinerja mitra usaha to assess business partners’ performance in implementing
menerapkan standar keberlanjutan yang telah ditetapkan, the established sustainability standards, while ensuring
sekaligus memastikan bahwa seluruh rantai pasokan selaras the entire supply chain aligns with Mitratel’s commitment to
dengan komitmen Mitratel terhadap praktik bisnis yang responsible business practices and positive impacts on society
bertanggung jawab dan berdampak positif bagi masyarakat and the environment.
serta lingkungan.
Audit yang dilakukan selama tahun 2025 menunjukkan seluruh Audits conducted during 2025 show that all suppliers were
pemasok dipilih menggunakan kriteria lingkungan dan sosial, selected using environmental and social criteria, with a sample
dengan sampel 6 pemasok dinilai terkait dampak lingkungan of 6 suppliers are assessed in relation to environmental
dan sosial. Evaluasi ini juga berlaku bagi mitra lama yang and social impact. This evaluation also applies to existing
sedang dievaluasi untuk perpanjangan kontrak. Hasil audit partners who are being evaluated for contract extensions.
menunjukkan bahwa tidak ada pemasok yang memiliki dampak The audit results show that none of the suppliers have
negatif signifikan terhadap lingkungan atau sosial, baik secara a significant negative impact on the environment or society,
aktual maupun potensial. Selain itu, tidak ada pemasok either actually or potentially. In addition, no supplier requires
yang memerlukan perbaikan atau penghentian kerja sama the improvement or termination of cooperation based on
berdasarkan hasil penilaian. [GRI 308-1, 414-1] the results of the assessment. [GRI 308-1, 414-1]
Melalui proses ini, Mitratel berupaya membangun rantai pasokan Through this process, Mitratel seeks to build a sustainable
yang berkelanjutan dengan mendorong keberlangsungan bisnis supply chain by promoting long-term business continuity while
dalam jangka panjang sekaligus menjaga keberlanjutan aspek maintaining the sustainability of comprehensive ESG practices.
ESG yang komprehensif.
198 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
Menciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan melalui Inklusivitas dan Pemberdayaan
Creating Sustainable Social Impact through Inclusivity and Empowerment
Total Pemasok dan Nilai Transaksi Total Suppliers and Transaction Value
[GRI 204-1] [GRI 204-1]
Untuk memastikan operasional berjalan lancar dan standar To ensure smooth operations and maintain service quality
kualitas layanan tetap terjaga, Mitratel bermitra dengan standards, Mitratel partners with various suppliers, both local,
berbagai pemasok, baik berasal dari lokal, nasional, hingga national, and international, tailored to operational needs.
internasional yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional. In establishing cooperation, Mitratel ensures the enforcement
Dalam menjalin kerja sama, Mitratel memastikan penegakkan of the principles of professionalism and transparency to support
prinsip profesionalisme serta transparansi untuk menunjang collaborative relationships. The information on the number
hubungan yang kolaboratif. Adapun informasi jumlah pemasok of Mitratel suppliers and the total contract value over the last
Mitratel beserta besaran nilai kontrak sepanjang 3 tahun 3 years is as follows. [GRI 3-3]
terakhir diuraikan sebagai berikut. [GRI 3-3]
2025 2024 2023
Proporsi Proporsi Proporsi
Total Total Total
terhadap terhadap terhadap
Kategori Pemasok Pemasok Pemasok Supplier
Nilai Kontrak Nilai Kontrak Nilai Kontrak
Pemasok (Entitas) (Entitas) (Entitas) Categories
Proportion Proportion Proportion
Total Total Total
of Contract of Contract of Contract
Suppliers Suppliers Suppliers
Value Value Value
(Entities) (Entities) (Entities)
(%) (%) (%)
Pemasok Lokal 34 8,6 30 6,5 28 5,5 Local Suppliers
Pemasok Nasional 162 91,4 170 93,4 176 94,5 National Suppliers
Pemasok International
1 0,0 2 0,1 - -
Internasional Suppliers
Total 197 100,0 202 100,0 204 100,0 Total
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, Mitratel In the procurement process for goods and services, Mitratel
mengutamakan pelibatan mitra usaha lokal untuk memperkuat prioritizes the involvement of local business partners to support
pertumbuhan perekonomian yang merata di sekitar wilayah equitable economic growth in the operational area. Local
operasional. Mitra usaha lokal didefinisikan sebagai pemasok business partners are defined as suppliers operating within
yang beroperasi di sekitar wilayah operasional, baik dalam operational areas, both at the district and city scales. In addition,
skala kabupaten maupun kota. Selain itu, komitmen pelibatan the commitment to involve local business partners is aimed at
mitra usaha lokal juga ditujukan untuk memperkuat rantai strengthening an efficient, competitive supply chain. The total
pasok yang efisien dan kompetitif. Besaran nilai kontrak Mitratel contract value of Mitratel with local business partners over
dengan mitra usaha lokal sepanjang 3 tahun terakhir diuraikan the last 3 years is as follows.
sebagai berikut.
(dalam miliar Rupiah / in billion Rupiah)
2025 2024 2023
206 217 188
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 199
Page 202
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [POJK G.1] [GRI 2-5] Written Verification by an Independent Party Dalam penyusunan laporan keberlanjutan, Mitratel belum In preparing the sustainability report, Mitratel has not yet melibatkan pihak penyedia jasa assurance eksternal untuk engaged an external assurance service provider to verify proses verifikasi muatan laporan. Meskipun demikian, the report’s content. Nevertheless, Mitratel ensures that all data Mitratel memastikan bahwa seluruh data dan informasi yang and information presented in this report have been compiled disajikan dalam laporan ini telah disusun secara akurat, accurately, are accountable, and reflect actual conditions. dapat dipertanggungjawabkan, serta mencerminkan kondisi sebenarnya. Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [POJK G.3] Response to Feedback on the Prior Year’s Sustainability Report Sampai dengan akhir tahun 2025, Mitratel belum menerima Until the end of 2025, Mitratel did not receive any feedback tanggapan maupun masukan atas Laporan Keberlanjutan or input regarding the 2024 Sustainability Report. Nevertheless, Tahun 2024. Meskipun demikian, Mitratel terus berkomitmen Mitratel remains committed to gradually improving the report in untuk melakukan penyempurnaan laporan secara bertahap subsequent periods to enhance the quality of transparency and pada periode-periode berikutnya guna meningkatkan kualitas accuracy in sustainability reporting. transparansi dan akurasi pelaporan keberlanjutan. 200 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
Lembar Umpan Balik [POJK G.2]
Feedback Form
Setelah membaca Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 After reading the 2025 Sustainability Report of PT Dayamitra
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, Mitratel mohon kesediaan para Telekomunikasi Tbk, Mitratel request stakeholders to provide
pemangku kepentingan untuk memberikan umpan balik dengan feedback by sending an e-mail or sending this form by fax/mail.
mengirim e-mail atau mengirim formulir ini melalui fax/pos.
Pertanyaan Setuju Netral
Questions Agree Neutral
Laporan ini telah memberikan informasi yang bermanfaat mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan
Mitratel. ... ...
This report has provided useful information regarding Mitratel’s economic, social, and environments.
Data dan informasi yang diungkapkan mudah dipahami, lengkap, transparan, dan berimbang.
... ...
The data and information disclosed are easy to understand, complete, transparent, and balanced.
Data dan informasi yang disajikan berguna dalam pengambilan keputusan.
... ...
The data and information presented are useful for decision-making.
Laporan ini menarik dan mudah dibaca.
... ...
This report is interesting and easy to read.
Mohon berikan nilai mengenai aspek yang terdapat dalam Please score the aspects in this report (score 1 = most important,
laporan ini (nilai 1 = paling penting, 2 = penting, 3 = tidak 2 = important, 3 = less important, 4 = least important).
penting, 4 = sangat tidak penting).
Kinerja Ekonomi Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
Economic Performance Use of Environmentally Friendly Materials
Pengelolaan SDM Pengelolaan Energi
HR Management Energy Management
Keselamatan danKesehatan Penggunaan Air
Occupational Health and Safety Water Usage
Pengembangan Masyarakat Pengelolaan Emisi
Community Development Emission Management
Inovasi dan Pengembangan Produk dan Jasa Pengelolaan Limbah
Innovation and Product and Service Development Waste Management
Mohon berikan komentar/saran/usulan bagi laporan ini. / Please provide comment/suggestion/recommendation on this report.
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………...
Profil Anda / Your Profile
Nama / Name : .......
Pekerjaan / Occupation : .......
Institusi/Perusahaan / Institution/Company : .......
Kontak (telepon, email) / Contact (telephone, e-mail) : .......
Kategori Pemangku Kepentingan / Stakeholder Category
Pemerintah / Government Pelanggan / Customer Karyawan / Employee Mitra Usaha / Business Partners
Media / Media Masyarakat / Community LSM / NGO Lain-Lain, …./ Others, ….
Saran dan tanggapan yang Anda berikan atas Sekretaris Perusahaan
informasi yang disajikan dalam laporan ini mohon Corporate Secretary
dikirimkan kepada: Telkom Landmark Tower Lantai 25-27, 50
Please submit Your response and suggestions Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
regarding information presented in this report to: Jakarta 12710
: 021 2793 3363 : mitratel@mitratel.co.id
: 080 0122 4477 : www.mitratel.co.id
: 021 2277 0817
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 201
Page 204
Halaman ini sengaja dikosongkan. This page is intentionally left blank.
Page 205
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017 [POJK G.4]
List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority
Regulation No. 51/POJK.03/2017
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 6
Explanation of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Aspek Ekonomi
B.1 30
Economic Aspects
Aspek Lingkungan Hidup
B.2 32
Environmental Aspects
Aspek Kinerja Sosial
B.3 34
Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 60
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2 58
Company Address
Skala Perusahaan
C.3 67, 68, 71, 148
Company Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 63
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 40
Membership in Association
Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
C.6 72
Significant Changes in Issuers and Public Companies
Penjelasan Direksi
Explanation from Board of Directors
Penjelasan Direksi
D.1 44
Explanation from Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 79
Units Responsible for Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 82
Competency Development related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.3 83
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 72
Relations with Stakeholders
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 27
Problems in Sustainable Finance Implementation
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 89
Building a Sustainability Culture
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 203
Page 206
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan
Laba Rugi
F.2 107
Comparison of Target and Performance of Production, Portfolio, Financing Target, or Investment, Income and
Profit or Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan
atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 108
Comparison of Target and Performance of Portfolio, Financing Target, or Investment in Financial Instruments
or Projects in Line with the Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 134
Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspects
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 119
Use of Environmentally Friendly Material
Aspek Energi
Energy Aspect
Total dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 121
Total and Intensity of Energy Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 121
Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspects
Penggunaan Air
F.8 125
Water Consumption
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspects
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 Keanekaragaman Hayati 133
Impacts from Operational Areas Adjacent to or in Conservation Areas or Areas with Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 133
Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi
Emission Aspect
Total dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
F.11 125
Total and Intensity of Emissions Generated by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 125
Efforts and Achievements of Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
Total Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
F.13 131
Total Waste and Effluent Generated by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 131
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 133
Spills (if any)
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
Total dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 135
Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
204 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 207
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
F.17 180
Commitment to Provide Equal Services for Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 142
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 143
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 152
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 164
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
F.22 156
Employee Capabilities Training and Development
Aspek Masyarakat
Community Aspects
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 177
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 178
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 172
Social Environmental Responsibility (SER) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Products/Services
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 182
Sustainable Finance Product/Service Innovation and Development
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 185
Products/Services with Evaluated Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 188
Impacts of Products/Services
Total Produk yang Ditarik Kembali
F.29 189
Total Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.30 190
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services
Lain-lain
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 200
Written Verification by an Independent Party (If any)
Lembar Umpan Balik
G.2 201
Feedback Form
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
G.3 200
Response to Previous Year’s Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 51/POJK.03/2017
G.4 203
List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority Regulation No. 51/POJK.03/2017
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 205
Page 208
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Daftar Pengungkapan Sesuai Pelaporan ESG Metrik
List of Disclosures in Accordance with ESG Metric Reporting
Kode Nama Metrik Halaman
Code Metric Name Page
Lingkungan (E)
Environmental (E)
Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 125
Greenhouse Gas Emissions Report
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 125
Greenhouse Gas Emission Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 123
Electricity Consumption
Konsumsi Air
E-04 125
Water Consumption
Limbah yang Dihasilkan
E-05 131
Waste Generated
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 128
Company’s Commitment to Achieving Net Zero Emission Target
Komitmen Perusahaan untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 128
Company’s Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emissions
Sosial (S)
Social (S)
Kesetaraan Gender
S-01 145
Gender Equality
Pegawai berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
S-02 146
Employees by Gender and Age Group
Tingkat Pergantian Pegawai
S-03 147
Employee Turnover Rate
Total Pegawai Sementara
S-04 148
Total Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 156
Employee Training and Development
Total Kecelakaan Kerja
S-06 169
Total Occupational Incidents
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
S-07 170
Human Rights Violations Incidents
Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-Diskriminasi
S-08 206
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
Kebijakan mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 145
Human Rights Policy
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 143
Child Labor and/or Forced Labor Policy
Kebijakan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak
S-11 Diberikan kepada Seluruh Karyawan 164
Occupational Health, Safety, and Work Environment Policy Provided to All Employees
S-12 Corporate Social Responsibility 172
Tata Kelola (G)
Governance (G)
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 93
Management Diversity and Independence
Total Kehadiran Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat
G-02 96
Total Attendance of the Board of Commissioners and Board of Directors in Meetings
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 96
Policy on Separation of Chairman of the Board and CEO
206 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 209
Kode Nama Metrik Halaman
Code Metric Name Page
Kebijakan Penilaian Dewan Komisaris dan Direksi
G-04 97
Board of Commissioners and Board of Directors Assessment Policy
Kebijakan Pelatihan Dewan Komisaris dan Direksi
G-05 97
Policy on Training for the Board of Commissioners and Board of Directors
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
G-06 98
Specific Criteria for Board Selection
Kode Etik dan/atau Kebijakan Anti-Korupsi
G-07 8
Code of Ethics and/or Anti-Corruption Policy
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 101
Policy on Fair Treatment of Shareholders
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 102
Prevention of Conflicts of Interest
Daftar Pengungkapan GRI Standards 2021
List of Disclosures GRI Standards 2021
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI
ini untuk periode 1 Januari 2025–31 Desember 2025 dengan referensi Standar GRI.
Pernyataan Penggunaan
Statement of Use PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk reports the information in this GRI Standards content
index for the period January 1, 2025–December 31, 2025 with reference to the GRI
Standards.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Foundation 2021 opsi “with reference”
GRI 1 Used GRI 1: Foundation 2021 “with reference” option
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
Pengungkapan Umum
General Disclosures
GRI 2: Pengungkapan Organisasi dan Praktik Pelaporannya
Umum 2021 Organization and Its Reporting Practices
GRI 2: General
Disclosures 2021 Detail Organisasi
2-1 58, 59
Organizational Details
Entitas yang Termasuk dalam Pelaporan Keberlanjutan
2-2 1
Entities included in the Organization’s Sustainability Reporting
Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Kontak
2-3 1
Reporting Period, Frequency, and Contact Point
Pernyataan Ulang Informasi
2-4 1
Restatements of Information
Jaminan Eksternal
2-5 200
External Assurance
Aktivitas dan Pekerja
Activities and Workers
Aktivitas, Rantai Nilai, dan Hubungan Bisnis Lainnya 59, 63, 68,
2-6
Activities, Value Chain, and Other Business Relationships 71, 72
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 207
Page 210
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
Karyawan
2-7 148
Employees
Pekerja yang Bukan Karyawan
2-8 148
Workers who are not Employees
Tata Kelola
Governance
Struktur dan Komposisi Tata Kelola
2-9 93
Governance Structure and Composition
Nominasi dan Seleksi untuk Badan Tata Kelola Tertinggi
2-10 98
Nomination and Selection of the Highest Governance Body
Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi
2-11 96
Chair of the Highest Governance Body
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Mengawasi Pengelolaan Dampak
2-12 84
Role of the Highest Governance Body in Overseeing the Management of Impacts
Pendelegasian Tanggung Jawab untuk Mengelola Dampak
2-13 79
Delegation of Responsibility for Managing Impacts
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Pelaporan Keberlanjutan
2-14 79
Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting
Konflik Kepentingan
2-15 102
Conflicts of Interest
Komunikasi Keprihatinan Krisis
2-16 102
Communication of Critical Concerns
Pengetahuan Kolektif dari Badan Tata Kelola Tertinggi
2-17 82
Collective Knowledge of the Highest Governance Body
Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
2-18 97
Evaluation of the Performance of the Highest Governance Body
Kebijakan Remunerasi
2-19 152
Remuneration Policies
Proses untuk Menentukan Remunerasi
2-20 171
Process to Determine Remuneration
Rasio Kompensasi Total Tahunan
2-21 153
Annual Total Compensation Ratio
Strategi, Kebijakan, dan Praktik
Strategy, Policies, and Practices
Pernyataan tentang Strategi Pembangunan Berkelanjutan
2-22 44
Statement on Sustainable Development Strategy
Komitmen Kebijakan
2-23 6
Policy Commitments
Menanamkan Komitmen Kebijakan
2-24 89
Embedding Policy Commitments
Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif
2-25 83
Processes to Remediate Negative Impacts
Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan Menyampaikan Kekhawatiran
2-26 102
Mechanisms for Seeking Advice and Raising Concerns
Kepatuhan terhadap Hukum dan Peraturan
2-27 100
Compliance with Laws and Regulations
Keanggotaan Asosiasi
2-28 40
Membership in Associations
Keterlibatan Pemangku Kepentingan
Stakeholder Engagement
Pendekatan Keterlibatan Pemangku Kepentingan
2-29 72
Approach to Stakeholder Engagement
Perjanjian Kerja Bersama
2-30 161
Collective Bargaining Agreements
208 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 211
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
Topik Material
Material Topics
Proses untuk Menentukan Topik Material
GRI 3:Topik Material 2021 3-1 11
Process to Determine Material Topics
GRI 3: Material Topics
2021 Daftar Topik Material
3-2 13
List of Material Topics
Topik Ekonomi
Economic Topics
GRI 3: Topik Material 2021 201 Kinerja Ekonomi
GRI 3: Material 201 Economic Performance
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 110
Management of Material Topics
GRI 201: Kinerja Ekonomi Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
201-1 110
2016 Direct Economic Value Generated and Distributed
GRI 201: Economic
Performance 2016 Implikasi Finansial serta Risiko dan Peluang Lain Akibat dari Perubahan Iklim
201-2 130
Financial Implications and Other Risks and Opportunities due to Climate Change
GRI 3: Topik Material 2021 204 Praktik Pengadaan
GRI 3: Material 204 Procurement Practices
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 199
Management of Material Topics
GRI 204: Praktik
Pengadaan 2016 Proporsi Pengeluaran untuk Pemasok Lokal
204-1 199
GRI 204: Procurement Proportion of Spending on Local Suppliers
Practices 2016
GRI 3: Topik Material 2021 205 Anti-Korupsi
GRI 3: Material 205 Anti-Corruption
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 99
Management of Material Topics
GRI 205: Anti-Korupsi Operasi-Operasi yang Dinilai Memiliki Risiko terkait Korupsi
205-1 98
2016 Operations Assessed for Risks related to Corruption
GRI 205: Anti-Corruption
2016 Komunikasi dan Pelatihan tentang Kebijakan dan Prosedur Anti-Korupsi
205-2 99
Communication and Training about Anti-Corruption Policies and Procedures
Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang Diambil
205-3 100
Confirmed Incidents of Corruption and Actions Taken
GRI 3: Topik Material 2021 207 Pajak
GRI 3: Material 207 Tax
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 112
Management of Material Topics
GRI 207: Pajak 2019 Tata Kelola, Pengontrolan, dan Manajemen Risiko Pajak
207-2 112
GRI 207: Tax 2019 Tax Governance, Control, and Risk Management
Keterlibatan Pemangku Kepentingan dan Pengelolaan Kepedulian yang berkaitan
207-3 dengan Pajak 112
Stakeholder Engagement and Management of Concerns related to Tax
Laporan Per Negara
207-4 112
Country-By-Country Reporting
Topik Lingkungan
Environmental Topics
GRI 301: Material 2016 301 Material
GRI 301: Materials 2016 301 Material
Material yang Digunakan berdasarkan Berat atau Volume
301-1 118
Materials Used by Weight or Volume
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 209
Page 212
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
GRI 3: Topik Material 2021 302 Energi
GRI 3: Material Topics 302 Energy
2021
Manajemen Topik Material
3-3 121, 123
Management of Material Topics
GRI 302: Energi 2016 Konsumsi Energi dalam Organisasi
302-1 123
GRI 302: Energy 2016 Energy Consumption within the Organization
Intensitas Energi
302-3 123
Energy Intensity
Pengurangan Konsumsi Energi
302-4 121, 123
Reduction of Energy Consumption
GRI 3: Topik Material 2021 303 Air dan Efluen
GRI 3: Material Topics 303 Water and Effluents
2021
Manajemen Topik Material
3-3 125
Management of Material Topics
GRI 303: Air dan Efluen Pengambilan Air
303-3 125
2018 Water Withdrawal
GRI 303: Water and
Effluents 2018 Pembuangan Air
303-4 125
Water Discharge
Konsumsi Air
303-5 125
Water Consumption
GRI 101: 101 Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman Hayati 101 Biodiversity
2024
GRI 101: Biodiversity Lokasi yang Memiliki Dampak Keanekaragaman Hayati
101-5 133
2024 Locations that have an impact on biodiversity
GRI 3: Topik Material 2021 305 Emisi
GRI 3: Material Topics 305 Emissions
2021
Manajemen Topik Material
3-3 126
Management of Material Topics
GRI 305: Emisi 2016 Emisi GRK (Cakupan 1) Langsung
305-1 126
GRI 305: Emissions 2016 Direct GHG Emissions (Scope 1)
Emisi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
305-2 126
Indirect GHG Emissions (Scope 2)
Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya
305-3 126
Other Indirect GHG Emissions (Scope 3)
Intensitas Emisi GRK
305-4 126
GHG Emissions Intensity
Pengurangan Emisi GRK
305-5 126
Reduction of GHG Emissions
GRI 3: Topik Material 2021 306 Limbah
GRI 3: Material Topics 306 Waste
2021
Manajemen Topik Material
3-3 131, 132
Management of Material Topics
GRI 306: Limbah 2020 Timbulan Limbah dan Dampak-Dampak yang Signifikan terkait Limbah
306-1 131
GRI 306: Waste 2020 Waste Generated and Significant Waste-Related Impacts
Manajemen Dampak yang Signifikan terkait Limbah
306-2 132
Management of Significant Waste-Related Impacts
Timbulan Limbah
306-3 131
Waste Generated
GRI 3: Topik Material 2021 GRI 308 Penilaian Lingkungan Pemasok
GRI 3: Material GRI 308 Supplier Environmental Assessment
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 194
Management of Material Topics
210 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 213
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
GRI 308: Penilaian Seleksi Pemasok Baru dengan Menggunakan Kriteria Lingkungan
308-1 196, 198
Lingkungan Pemasok New Suppliers that were Screened Using Environmental Criteria
2016
GRI 308: Supplier Dampak Lingkungan Negatif dalam Rantai Pasokan dan Tindakan yang Telah Diambil
Environmental 308-2 194
Negative Environmental Impacts in the Supply Chain and Actions Taken
Assessment 2016
Topik Sosial
Social Topics
GRI 3: Topik Material 2021 401 Kepegawaian
GRI 3: Material 401 Employment
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 142, 147, 158
Management of Material Topics
GRI 401: Kepegawaian Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
401-1 142, 147
2016 New Employee Hires and Employee Turnover
GRI 401: Employment
2016 Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Purnawaktu yang Tidak Diberikan
kepada Karyawan pada Kurun Waktu Tertentu atau Paruh Waktu
401-2 154
Benefits Provided to Full-Time Employees that are Not Provided to Temporary or
Part-Time Employees
Cuti Melahirkan
401-3 158
Parental Leave
GRI 3: Topik Material 2021 403 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
GRI 3: Material 403 Occupational Health and Safety
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 165, 168, 169
Management of Material Topics
GRI 403: Keselamatan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403-1 165
dan Kesehatan Kerja 2018 Occupational Health and Safety Management System
GRI 403: Occupational
Health and Safety 2018 Pengidentifikasian Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi Insiden
403-2 165, 169
Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident Investigation
Layanan Kesehatan Kerja
403-3 165
Occupational Health Services
Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi Pekerja tentang Keselamatan dan Kesehatan
Kerja
403-4 168
Worker Participation, Consultation, and Communication on Occupational Health and
Safety
Pelatihan bagi Pekerja mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403-5 166
Worker Training on Occupational Health and Safety
Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
403-6 165
Promotion of Worker Health
Pencegahan dan Mitigasi Dampak Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang Secara
Langsung terkait Hubungan Bisnis
403-7 168
Prevention and Mitigation of Occupational Health and Safety Impacts Directly Linked
by Business Relationships
Pekerja yang Tercakup dalam Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
403-8 168
Workers Covered by an Occupational Health and Safety Management System
Kecelakaan Kerja
403-9 169
Occupational Accident
GRI 3: Topik Material 2021 404 Pelatihan dan Pendidikan
GRI 3: Material Topics 404 Training and Education
2021
Manajemen Topik Material
3-3 156, 161
Management of Material Topics
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 211
Page 214
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
GRI 404: Pelatihan dan Rata-Rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan
404-1 156
Pendidikan 2016 Average Hours of Training per Year per Employee
GRI 404: Training and
Education 2016 Program untuk Meningkatkan Keterampilan Karyawan dan Program Bantuan Peralihan
404-2 156, 161
Programs for Upgrading Employee Skills and Transition Assistance Programs
Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin terhadap Kinerja dan
Pengembangan Karier
404-3 160
Percentage of Employees Receiving Regular Performance and Career Development
Reviews
GRI 3: Topik Material 2021 405 Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 3: Material 405 Diversity and Equal Opportunity
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 145, 146, 154
Management of Material Topics
GRI 405: Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan Karyawan
405-1 145, 146
Keanekaragaman dan Diversity of Governance Bodies and Employees
Peluang Setara 2016
GRI 405: Diversity and Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan Dibandingkan Laki-Laki
405-2 154
Equal Opportunity 2016 Ratio of Basic Salary and Remuneration of Women to Men
GRI 3: Topik Material 2021 406 Non-Diskriminasi
GRI 3: Material 406 Non-Discrimination
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 144
Management of Material Topics
GRI 406:
Non-Diskriminasi 2016 Insiden Diskriminasi dan Tindakan Perbaikan yang Dilakukan
406-1 144
GRI 406: Non- Incidents of Discrimination and Corrective Actions Taken
Discrimination 2016
GRI 3: 408 Pekerja Anak
Topik Material 2021 408 Child Labor
GRI 3: Material Topics
2021 Manajemen Topik Material
3-3 143, 144
Management of Material Topics
GRI 408: Pekerja anak
2016 Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan terhadap Insiden Pekerja Anak
408-1 143, 144
GRI 408: Child Operations and Suppliers at Significant Risk for Incidents of Child Labor
Labor 2016
GRI 3: Topik Material 2021 409 Kerja Paksa atau Wajib Kerja
GRI 3: Material 409 Forced or Compulsory Labor
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 144
Management of Material Topics
GRI 409: Kerja Paksa Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan terhadap Insiden Kerja Paksa atau
atau Wajib Kerja 2016 Wajib Kerja
409-1 144
GRI 409: Forced or Operations and Suppliers at Significant Risk for Incidents of Forced or Compulsory
Compulsory Labor 2016 Labor
GRI 3: Topik Material 2021 413 Masyarakat Lokal
GRI 3: Material 413 Local Communities
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 171
Management of Material Topics
GRI 413: Masyarakat Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak, dan Program
Lokal 2016 Pengembangan
413-1 172, 174
GRI 413: Local Operations with Local Community Engagement, Impact Assessments, and
Communities 2016 Development Programs
Operasi yang Secara Aktual dan yang Berpotensi Memiliki Dampak Negatif Signifikan
terhadap Masyarakat Setempat
413-2 177
Operations with Significant Actual and Potential Negative Impacts on Local
Communities
212 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 215
Keterbukaan
Disclosure Halaman
GRI - Standard
No. Indeks Judul Page
Index No. Title
GRI 3: Topik Material 2021 414 Penilaian Sosial Pemasok
GRI 3: Material 414 Supplier Social Assessment
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 195
Management of Material Topics
GRI 414: Penilaian Sosial Seleksi Pemasok Baru dengan Menggunakan Kriteria Sosial
414-1 196, 198
Pemasok 2016 New Suppliers that were Screened Using Social Criteria
GRI 414: Supplier Social
Assessment 2016 Dampak Sosial Negatif dalam Rantai Pasokan dan Tindakan yang Telah Diambil
414-2 194
Negative Social Impacts in the Supply Chain and Actions Taken
GRI 416: Kesehatan dan 416 Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Keselamatan 416 Customer Health and Safety
Pelanggan 2016
GRI 416 Customer Health Penilaian Dampak Kesehatan dan Keselamatan dari Berbagai Kategori Produk dan
and Safety 2016 416-1 Jasa 185
Assessment of the Health and Safety Impacts of Product and Service Categories
GRI 3: Topik Material 2021 418 Privasi Pelanggan
GRI 3: Material 418 Customer Privacy
Topics 2021
Manajemen Topik Material
3-3 181
Management of Material Topics
GRI 418: Privasi Pengaduan yang Berdasar mengenai Pelanggaran terhadap Privasi Pelanggan dan
Pelanggan 2016 Hilangnya Data Pelanggan
418-1 181
GRI 418: Customer Substantiated Complaints Concerning Breaches of Customer Privacy and Losses of
Privacy 2016 Customer Data
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 213
Page 216
2025 Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
Telkom Landmark Tower, Lantai 25-27, 50
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52
Jakarta 12710 Indonesia
021 2793 3363
investor.relations@mitratel.co.id
https://www.mitratel.co.id/
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Persada Sokka Tama
p.3 ×15
unresolved
org
PT Ultra Mandiri
p.3 ×2
unresolved
org
PT Persada Karyawan
p.3
unresolved
org
PT Persada Sokka Employee Tama. Informasi
p.3
unresolved
—
Policy on Fair Treatment
p.7
unresolved
—
Whistleblowing System
p.7
unresolved
—
110 Distribusi Kinerja Ekonomi
p.7
unresolved
—
133 Keanekaragaman Hayati
p.7
unresolved
—
Biodiversity
p.7
unresolved
—
134 Biaya Pengelolaan Lingkungan
p.7
unresolved
—
Environmental Complaints
p.7
unresolved
—
179 Penyediaan Produk
p.7
unresolved
org
Financial Services Authority
p.7
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.27
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources’
p.27
unresolved
org
Kota Nusantara Environmentally Friendly Towers
p.34
unresolved
org
Teladan Baznas RI Kategori Mitra Terbaik
p.37
unresolved
org
Amil Zakat Nasional Tanggal Menerima
p.37 ×2
unresolved
org
PT SGS Indonesia The Garden Centre
p.41
unresolved
org
PT SGS Indonesia Masa Berlaku
p.41 ×2
unresolved
org
Legal Entity Form
p.60
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.60
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia Kontak Perusahaan No. C
p.61
unresolved
person
Notary HM Afdal Gazali
p.61 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.61
unresolved
org
PT Maleo Investasi Indonesia
p.61
unresolved
org
PT Telkom
p.72
unresolved
org
Bank Papua
p.72
unresolved
person
KH Noer Ali
p.73
unresolved
org
PT Persada
p.73
unresolved
person
Akta Notaris Drajat Darmadji
p.73 ×2
unresolved
org
PT Telkom Masyarakat
p.73
unresolved
org
Treasury Share (Persero) Tbk
p.73
unresolved
org
PT Dayamitra
p.99 ×6
unresolved
org
Telekomunikasi Tbk
p.99 ×9
unresolved
org
PT Dayamitra No. PD.
p.99
unresolved
org
PT Dayamitra DMT
p.99 ×2
unresolved
org
Board Telekomunikasi Tbk
p.100
unresolved
org
Tata Kelola
p.101
unresolved
org
Ministry of Manpower
p.144
unresolved
org
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
p.144
unresolved
org
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia
p.146
unresolved
org
Minister of Manpower
p.146
unresolved
org
PT Persada Sokka Tama. Tingkat Pergantian Karyawan
p.149
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.