Back to announcement
20240331_NAYZ_Laporan Informasi dan Fakta Material_31621350_lamp1.pdf
Financial statement Text extracted NAYZSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 82
Page 1
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
DAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN
Page 2
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi
Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-3
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 4-5
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 - 74
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2e,2f,5 22.107.886.243 429.704.133
Piutang usaha - pihak ketiga - neto 2f,6 12.337.292.380 15.688.201.656
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 265.316.975
Persediaan 2h,7 3.026.879.933 2.604.215.894
Uang muka dan jaminan sewa 9 8.290.328.407 44.897.741
Pajak dibayar dimuka 29a 69.667.714 17.242.176
Biaya dibayar dimuka 2i,8 2.322.018 44.326.373
Jumlah Aset Lancar 45.839.709.195 19.093.904.948
ASET TIDAK LANCAR
Aset tetap - neto 2j,2i,10 28.213.028.123 15.880.261.827
Aset hak guna - neto 2k,2i,11 694.632.863 1.142.888.415
Aset pajak tangguhan - neto 2s,29d 26.177.845 23.788.048
Beban ditangguhkan 12 - 2.626.352.377
Jumlah Aset Tidak Lancar 28.933.838.831 19.673.290.667
JUMLAH ASET 74.773.548.026 38.767.195.615
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
1
Page 10
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 2f,13 - 3.201.836.882
Utang usaha - pihak ketiga 2f,14 1.857.414.965 7.273.700.409
Utang lain-lain 2f,15 -
Pihak ketiga 1.225.000 153.873.500
Pihak berelasi 31 186.000.000 -
Akrual 2f,16 593.654.980 332.595.000
Uang muka penjualan 148.273.472 65.452.113
Utang pajak 29b 931.993.925 2.124.589.415
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
Utang pembiayaan 17 159.869.868 84.514.247
Liabilitas sewa 2k,11 45.519.905 215.389.955
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 3.923.952.115 13.451.951.521
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah
dikurangi bagian jangka pendek
Utang pembiayaan 17 220.795.001 472.451.026
Liabilitas sewa 2k,11 23.333.036 77.243.894
Liabilitas pajak tangguhan - neto 29d 160.615.131 85.044.146
Liabilitas imbalan pasca kerja 2m,18 98.085.845 122.115.345
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 502.829.013 756.854.411
JUMLAH LIABILITAS 4.426.781.128 14.208.805.932
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
2
Page 11
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
EKUITAS
Ekuitas neto yang Dapat Diatribusikan
Kepada Pemilik Entitas Induk :
Modal saham - nilai nominal Rp10 per saham
pada 31 Desember 2023 dan Rp100.000
per saham pada 2022
Modal dasar - 8.000.000.000 saham pada
31 Desember 2023 dan 2.040.000.000 saham
pada 2022
Modal disetor 2.550.007.264 saham
pada 31 Desember 2023 dan 2.040.000.000
saham pada 31 Desember 2022 19 25.500.072.640 20.400.000.000
Tambahan modal disetor 20 42.952.360.971 (66.917.307)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 2m (33.261.599) (44.547.421)
Saldo laba
Ditentukan penggunaannya 21a 200.000.000 100.000.000
Belum ditentukan penggunaannya 21b 1.728.039.005 4.043.224.090
Ekuitas Neto yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 70.347.211.017 24.431.759.362
Kepentingan Non-Pengendali 22 (444.119) 126.630.321
JUMLAH EKUITAS 70.346.766.898 24.558.389.683
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 74.773.548.026 38.767.195.615
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
3
Page 12
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
PENDAPATAN 2p,23 48.004.920.268 42.236.350.827
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2p,24 (28.756.426.573) (23.358.363.107)
LABA KOTOR 19.248.493.695 18.877.987.720
Beban penjualan 25 (6.551.321.310) (7.661.061.486)
Beban umum dan administrasi 26 (11.232.952.982) (8.238.715.138)
LABA USAHA 1.464.219.403 2.978.211.096
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga 65.420.433 2.458.672
Beban keuangan 27 (519.708.539) (160.344.907)
Lain-lain - neto 28 62.472.466 634.518.475
Beban lain-lain neto (391.815.640) 476.632.240
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1.072.403.763 3.454.843.336
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini 29c (695.298.023) (1.126.408.404)
Pajak tangguhan 29d (69.868.301) (61.761.112)
Beban pajak penghasilan - neto (765.166.324) (1.188.169.516)
LABA NETO PERIODE BERJALAN 307.237.439 2.266.673.820
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi dalam periode berikutnya:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan pasca kerja 2m,18 15.058.581 (54.667.690)
Pajak penghasilan terkait 2s,29d (3.312.887) 12.026.892
Penghasilan komprehensif lain - neto
setelah pajak 11.745.694 (42.640.798)
TOTAL LABA KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN 318.983.133 2.224.033.022
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
4
Page 13
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
Laba neto yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 307.550.007 2.238.131.078
Kepentingan non-pengendali 22 (312.568) 28.542.742
307.237.439 2.266.673.820
Penghasilan komprehensif lainnya yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 11.745.179 (116.327.995)
Kepentingan non-pengendali 22 515 (459.810)
11.745.694 (116.787.805)
Total laba komprehensif yang dapat
diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 319.295.186 2.121.803.083
Kepentingan non-pengendali (312.053) 28.082.932
318.983.133 2.149.886.015
Laba per saham yang dapat
diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2n,30 0,01 0,09
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
5
Page 14
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk
Saldo laba
Pengukuran
Ekuitas merging Tambahan modal Kembali Program Ditentukan Belum ditentukan Kepentingan Non-
Catatan Modal Saham entities disetor Imbalan Pasti penggunaannya penggunaannya Neto Pengendali Total Ekuitas
Saldo per 1 Januari 2022 20.000.000.000 (13.329.591) - (2.366.432) - 1.851.505.296 21.835.809.273 4.858.056 21.840.667.329
Setoran modal 19 400.000.000 - - - - - 400.000.000 - 400.000.000
Restrukturisasi entitas sepengendali 2o,4 - 13.329.591 (13.329.591) - - - - - -
Selisih perubahan ekuitas
entitas anak 1c,20 - - (53.587.716) - - 53.587.716 - - -
Cadangan umum - - - - 100.000.000 (100.000.000) - - -
Koreksi kepentingan non-pengendali - - - - - - - 93.689.332 93.689.332
Laba neto periode berjalan - - - - - 2.238.131.078 2.238.131.078 28.542.742 2.266.673.820
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - (42.180.989) - - (42.180.989) (459.810) (42.640.798)
Saldo per 31 Desember 2022 20.400.000.000 - (66.917.307) (44.547.421) 100.000.000 4.043.224.090 24.431.759.362 126.630.321 24.558.389.683
Penawaran umum perdana saham
setelah dikurangi biaya penerbitan
penawaran umum 5.100.072.640 - 43.019.278.278 - - - 48.119.350.918 - 48.119.350.918
Koreksi laba ditahan - - - - - (56.836) (56.836) - (56.836)
Selisih perubahan ekuitas
entitas anak 1c,20 - - - (459.357) - 27.321.744 26.862.387 (126.762.387) (99.900.000)
Cadangan umum - - - - 100.000.000 (100.000.000) - - -
Pembagian dividen - - - - - (2.550.000.000) (2.550.000.000) - (2.550.000.000)
Laba neto periode berjalan - - - - - 307.550.007 307.550.007 (312.568) 307.237.439
Penghasilan komprehensif lain - neto - - - 11.745.179 - - 11.745.179 515 11.745.694
Saldo per 31 Desember 2023 25.500.072.640 - 42.952.360.971 (33.261.599) 200.000.000 1.728.039.005 70.347.211.017 (444.119) 70.346.766.898
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
6
Page 15
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 51.360.161.441 27.693.007.371
Pembayaran kas kepada pemasok (44.956.516.028) (27.171.994.700)
Pembayaran kas kepada karyawan (10.426.265.441) (9.496.522.324)
Kas digunakan untuk aktivitas operasi (4.022.620.028) (8.975.509.653)
Penerimaan bunga 65.420.433 2.458.672
Pembayaran pajak penghasilan (1.940.319.051) (1.244.739.372)
Pembayaran beban keuangan (519.708.539) (160.344.907)
Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Operasi (6.417.227.185) (10.378.135.260)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (14.050.306.092) (10.890.376.719)
Penjualan aset tetap 662.000.000 -
Perolehan aset hak guna (669.717.337) (1.590.279.030)
Penerimaan untuk piutang lain-lain
dari pihak berelasi - 2.072.539.881
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (14.058.023.429) (10.408.115.868)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Tambahan modal disetor 43.019.278.278 -
Pembayaran (penerimaan) utang pembiayaan (176.300.404) 460.534.569
Penerimaan setoran modal 5.100.072.640 400.000.000
Penerimaan (pembayaran) utang bank (3.201.836.882) 2.361.836.882
Pembayaran dividen (2.550.000.000) -
Penerimaan (pembayaran) liabilitas sewa (223.780.908) 292.633.849
Penerimaan (pembayaran) untuk utang lain-lain
dari pihak berelasi 186.000.000 -
Kas Neto Diperoleh dari Digunakan
Untuk Aktivitas Pendanaan 42.153.432.724 3.515.005.300
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO
KAS DAN SETARA KAS 21.678.182.110 (17.271.245.828)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 429.704.133 17.700.949.961
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 22.107.886.243 429.704.133
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari laporan keuangan
7
Page 16
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM
a. Pendirian dan informasi umum
PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (Perusahaan) didirikan tanggal 2 Oktober 2014 di Republik
Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 7 dari H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H., Notaris di
Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-29781.40.10.204 tanggal 15 Oktober 2014 serta
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 103 tanggal 24 Desember 2014,
Tambahan Berita Negara No. 040511.
Anggaran Dasar Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan Akta Notaris
No. 8 tanggal 13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta, mengenai
perubahan seluruh ketentuan anggaran dasar Perusahaan dalam rangka menjadi perusahaan
terbuka.
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0074551.AH.01.02 TAHUN 2022 tanggal 14
Oktober 2022.
Berdasarkan Akta Notaris Rahayu Ningsih, SH Nomor 08 tanggal 15 Februari 2023 Direksi
Perseroan menyatakan Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dari
sebanyak 2.040.000.000 (dua miliar empat puluh juta) saham menjadi terdiri atas 2.550.000.000
(dua miliar lima ratus lima puluh juta) saham, dikarenakan terjadinya peningkatan modal
ditempatkan dan disetor dengan penerbitan saham baru sebanyak 510.000.000 (lima ratus
sepuluh juta) saham, sebagaimana ternyata dalam suratnya Perihal Komposisi Kepemilikan Efek
PT Hassana Boga Sejahtera dari Biro Administrasi Efek (BAE) PT Adimitra Jasa Korpora Nomor :
IPO-001/NAYZ/022023 pada tanggal tiga Februari dua ribu dua puluh tiga (03-02-2023) sehingga
untuk selanjutnya Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan.
Modal dasar Perseroan berjumlah Rp.80.000.000.000, (delapan puluh miliar Rupiah), terbagi atas
8.000.000.000 (delapan miliar) saham, masing-masing saham bernilai nominal Rp.10,- (sepuluh
Rupiah).
Dari modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor sebesar 31,88% (tiga puluh satu koma
delapan delapan persen) atau sejumlah 2.550.000.000 (dua miliar lima ratus lima puluh juta)
saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp.25.500.000.000,- (dua puluh lima miliar lima
ratus juta Rupiah) oleh para pemegang saham yang telah mengambil bagian saham dengan
rincian serta nilai nominal saham.
8
Page 17
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan)
Perubahan tersebut diatas telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan
Nomor Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Nomor AHU-AH.01.03-0027620
dan Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan dengan Nomor AHU-AH.01.09-
0092696.
Berdasarkan Akta Notaris Rini Yulianti, SH Notaris di Jakarta tanggal 22 Mei 2023 No. 57
Perusahaan secara musyawarah dan mufakat telah memutuskan untuk melakukan perubahan
direksi Perusahaan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor AHU-AH.01.09-0119609 tanggal 22 Mei 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dari Notaris Rini Yulianti,
SH Notaris di Jakarta tanggal 30 Juni 2023 No. 73 Pemegang saham utama utama Perseroan
mengusulkan untuk melakukan perubahan susunan anggota direksi Perseroan. Perubahan
tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor AHU-AH.01.09-0144505 tanggal 26 Juli 2023.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Notaris Rini Yulianti, SH
Notaris di Jakarta tanggal 8 September 2023 No. 9, tentang persetujuan perubahan susunan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta persetujuan perubahan pasal 12 anggaran
dasar Perseroan. Perubahan tersebut telah diterima oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Nomor Penerimaan masing-masing
AHU-AH.01.09-0164395 dan AHU-AH.01.03-0119259 tanggal 19 September 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, aktifitas bisnis Perusahaan adalah bidang
industri makanan bayi. Pada saat ini Perusahaan menjalankan 1 pabrik makanan bayi yang
berlokasi di Tangerang.
Perusahaan memperoleh izin usaha industri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam
Surat Keputusannya No. 530/09-BP2T/2016 tanggal 16 September 2016 yang berlaku sampai 16
September 2021. Izin operasi ini telah diperpanjang, terakhir melalui Keputusan Pemerintah
Republik Indonesia tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko No. 0247011121306008
tertanggal 19 Agustus 2022. Perusahaan mulai melakukan kegiatan operasional pada tahun
2014.
Perusahaan berkedudukan di Jalan Tekno Widya, Taman Tekno, Tangerang.
PT Hassana Investa Utama adalah entitas induk Perusahaan.
9
Page 18
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
b. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 30 Januari 2023, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dalam rangka
penawaran umum perdana saham Perusahaan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran No. S-27/D.04/2023. Perusahaan
menawarkan 510.000.000 lembar saham dengan nominal per saham sebesar Rp 10,- dengan
harga penawaran kepada masyarakat sebesar Rp 100,- per saham. Kemudian efektif per tanggal
6 Februari 2023, Perusahaan resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia ("BEI").
c. Susunan pengurus dan karyawan
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Komisaris
Komisaris Utama : Tn. Arief Banang Trinovan Tn. Achmad Machlus Sadat
Komisaris independen : Tn. Bambang Wijananto Tn. Drs. Kuswiyoto AK
Direksi
Direktur Utama : Tn. Teuku Chairul Wisal Tn. Lutfiel Hakim
Direktur : Tn. Lutfiel Hakim Tn. Ahmad Mukti Almasyur
Direktur : Tn. Bambang Setiadji Tn. Mohamad Zulkarnain
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota dewan komisaris dan direksi.
Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Jumlah karyawan Perusahaan dan entitas anak pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
masing-masing adalah 81 dan 117 pegawai (tidak diaudit).
c. Struktur grup
Presentase Kepemilikan Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Tahun
Operasi
Entitas Anak Lokasi Jenis Usaha Komersial 31/12/2023 31/12/2022 31/12/2023 31/12/2022
Makanan,
PT Mitra Kerja minuman dan
Nayz (MKN) Tangerang alat usaha 2021 99,99% 90,00% 2.697.738.705 3.134.022.759
PT Nutrisi Juara Makanan dan
Asia (NJA) Tangerang minuman 2018 99,98% 99,98% 648.908.661 2.752.728.379
Perusahaan dan entitas enak secara kolektif disebut sebagai “Grup”.
10
Page 19
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan)
c. Struktur grup (lanjutan)
MKN
MKN didirikan tanggal 21 April 2021 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 139 dari
Poltak Pardomuan, S.H., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0027588.AH.01.01.
Tahun 2021 pada tanggal 22 April 2021 serta telah diumumkan dalam berita Negara Republik
Indonesia No. 098 Tambahan No. 038185 tanggal 7 Desember 2021. Anggaran dasar MKN telah
beberapa kali mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta No. 3 dari Rahayu Ningsih, SH,
Notaris di Jakarta mengenai perubahan susunan pengurus Perusahaan. Perubahan tersebut telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-AH.01.09-0061786 Tahun 2022 tanggal 4 Oktober 2022.
NJA
NJA didirikan tanggal 30 Mei 2018 di Republik Indonesia berdasarkan Akta Notaris No. 39 dari
Panji Kresna, S.H.,M.Kn., Notaris di Jakarta. Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
0028128.AH.01.01 Tahun 2018 tanggal 4 Juni 2018. Anggaran dasar NJA telah beberapa kali
mengalami perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris No. 2 tanggal 4 Oktober 2022 dari
Rahayu Ningsih, S.H., Notaris di Jakarta mengenai maksud dan tujuan kegiatan Perusahaan.
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0071508.AH.01.02.Tahun 2022 tanggal 4 Oktober
2022.
d. Persetujuan dan pengesahan untuk penerbitan laporan keuangan konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian wajar laporan
keuangan konsolidasian ini sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan di Indonesia yang
disetujui dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 28 Maret 2024.
11
Page 20
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah
Ikatan Akuntan Indonesia serta peraturan regulator pasar modal untuk entitas yang berada
dibawah pengawasannya.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
selaras dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan
konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi
penerapan beberapa PSAK yang telah direvisi. Seperti diungkapkan dalam catatan - catatan
terkait atas laporan keuangan, beberapa standar akuntansi yang telah direvisi dan diterbitkan,
diterapkan efektif tanggal 1 Januari 2023.
Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun
berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun
tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah
Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional Grup.
Untuk memberikan pemahaman yang lebih baik atas kinerja keuangan Grup, karena sifat dan
jumlahnya yang signifikan, beberapa item pendapatan dan beban telah disajikan secara terpisah.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan
penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat
berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di Catatan 3.
12
Page 21
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
b. Standar Akutansi Baru
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023
- Amendemen PSAK 1 "Penyajian Laporan Keuangan tentang pengungkapan kebijakan
akuntansi yang mengubah istilah "signifikan" menjadi "material" dan memberi penjelasan
mengenai kebijakan akuntansi material";
- Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap tentang hasil sebelum penggunaan yang diintensikan”; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi
Tunggal”.
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025
- PSAK 74 Kontrak Asuransi
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, dampak dari penerapan
standar, amendemen dan interpretasi tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian tidak
dapat diketahui atau diestimasi oleh manajemen.
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian berdasarkan
klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila :
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal,
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali
yang dibatasi penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam
paling lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila :
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal
ii) Untuk diperdagangkan,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau
13
Page 22
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
c. Klasifikasi lancar dan tidak lancar (lanjutan)
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek bila : (lanjutan)
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan liabilitas jangka
panjang.
d. Prinsip-prinsip konsolidasi
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan
entitas-entitas yang dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan.
Laporan keuangan entitas anak disusun dengan periode pelaporan yang sama dengan
Perusahaan. Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan
konsolidasian telah diterapkan secara konsisten oleh Grup, kecuali dinyatakan lain.
Pengendalian dianggap ada ketika perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung
melalui entitas - entitas anak, lebih dari setengah kekuasaan suara entitas.
Secara spesifik, Grup mengendalikan investee jika dan hanya jika Grup memiliki seluruh hal
berikut ini :
a. Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberikan kemampuan kini untuk
mengarahkan aktivitas relevan investee ).
b. Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee.
c. Kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah
imbal hasil investor.
14
Page 23
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Ketika Grup memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Grup dapat mempertimbangkan semua
fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki kekuasaan atas investee
tersebut:
a. Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak suara yang lain.
b. Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
c. Hak suara dan hak suara potensial Grup.
Grup menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan keadaan
mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian.
Konsolidasi atas entitas anak dimulai ketika Grup memiliki pengendalian atas entitas anak dan
berhenti ketika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan
beban atas entitas anak yang diakuisisi atau dilepas selama periode termasuk dalam laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Grup memperoleh
pengendalian sampai dengan tanggal Grup menghentikan pengendalian atas entitas anak.
Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain (OCI) diatribusikan pada
pemegang saham entitas induk Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”),
walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit.
Transaksi antar perusahaan, saldo dan keuntungan serta kerugian yang belum direalisasi dari
transaksi antar grup dieliminasi. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus
kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup juga akan dieliminasi secara penuh dalam
proses konsolidasi. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan entitas anak
agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup.
Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai
tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian pelepasan KNP
juga dicatat pada ekuitas.
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup :
a. Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
b. Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
15
Page 24
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
d. Prinsip-prinsip konsolidasi (lanjutan)
Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai
transaksi ekuitas. Jika Grup kehilangan pengendalian atas entitas anak, maka Grup : (lanjutan)
c. Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada;
d. Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
e. Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
f. Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian sebagai laba
rugi; dan
g. Mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya
dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika
Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait.
KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan, secara langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan, yang masing-masing
disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam
ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas dan deposit di bank yang tidak dibatasi atau jaminkan.
f. Instrumen keuangan
Klasifikasi
Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas
dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain.
i. Aset keuangan
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya (“FVTOCI”), dan
nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).
16
Page 25
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Klasifikasi (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas
kontraktual aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut.
Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup
mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah
arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau
keduanya.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset
keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah
pokok terutang. Pengujian ini dikenal sebagai SPPI testing dan dilakukan pada tingkat
instrumen.
Grup mengukur aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut
dipenuhi:
● Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan
dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan
● Persyaratan kontraktual dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus
kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan Grup terdiri dari Kas dan setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain
diklasifikasikan sebagai aset yang diukur dengan biaya diamortisasi sesuai dengan rencana
grup untuk mempertahankan aset keuangan tersebut dengan tujuan mendapatkan arus kas
kontraktual dan aset tersebut telat memenuhi persyaratan SPPI test. Grup tidak memiliki aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
ii. Liabilitas keuangan
Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan diukur pada
FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
17
Page 26
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan (lanjutan)
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang
tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup
untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau
jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau
saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan.
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain,
akrual, utang pembiayaan dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan pengukuran
i. Aset keuangan
Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan
atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL,
biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti
yang didefinisikan dalam PSAK 72.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun
waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian
yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli
atau menjual aset tersebut.
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur
menggunakan metode suku bunga efektif (“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya,
dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.
18
Page 27
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
ii. Liabilitas dan pengukuran
Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan
menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lainnya konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya
melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi dihitung
dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang
merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai biaya
pendanaan pada laba rugi.
Saling hapus dari instrumen keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan
tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan dengan menggunakan dasar neto, atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi
dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan
dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku
bunga efektif.
Grup mengakui cadangan untuk ECL untuk seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan
sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang
tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan
menggunakan suku bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut
mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang
merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak.
19
Page 28
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan (lanjutan)
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang tidak mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan
sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang
sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL).
Penurunan nilai aset keuangan
Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung
ECL. Oleh karena itu, Grup tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan
mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks
provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor
perkiraan masa depan (forward-looking ) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi.
Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih
dari 90 hari. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan
dalam keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak
mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan
kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan arus kas
kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan
penyisihan.
Penghentian pengakuan
i. Aset keuangan
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat:
(a) Hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau
20
Page 29
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
i. Aset keuangan (lanjutan)
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan pengakuannya pada saat: (lanjutan)
(b) Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tanpa
penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan
dan (i) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan tersebut, atau (ii) secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut.
Ketika Grup telah mentransfer hak untuk menerima arus kas dari aset atau telah
menandatangani kesepakatan pelepasan (pass through arrangement), dan secara substansial
tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan, maupun
mentransfer pengendalian atas aset, aset tersebut diakui sejauh keterlibatan berkelanjutan
Grup terhadap aset keuangan tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur
sebesar jumlah terendah dari jumlah tercatat aset dan jumlah maksimal dari pembayaran yang
diterima yang mungkin harus dibayar kembali.
Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
diukur dengan dasar yang mencerminkan hak dan liabilitas yang masih dimiliki Grup.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih
antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru
yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap
keuntungan atau kerugian kumulatif yang diakui pada pendapatan komprehensif lain harus
diakui pada laporan laba rugi.
21
Page 30
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
f. Instrumen keuangan (lanjutan)
Penghentian pengakuan (lanjutan)
ii. Liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak
dihentikan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Ketika liabilitas keuangan saat ini digantikan dengan yang lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara
substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang saat ini ada, maka pertukaran atau
modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan
liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut diakui
sebagai laba rugi.
g. Pengukuran nilai wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur di antara pelaku pasar pada
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar didasarkan pada asumsi bahwa transaksi untuk
menjual aset atau mengalihkan liabilitas akan terjadi :
1. di pasar utama untuk aset atau liabilitas tersebut atau
2. jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
tersebut.
Grup harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan.
Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar
ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar
bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk
menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya, atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset
tersebut dalam penggunaan tertinggidan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai
tersedia untuk mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi
yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
22
Page 31
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
g. Pengukuran nilai wajar (lanjutan)
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset atau
liabilitas tersebut diungkapkan, dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, berdasarkan level input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang
identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi, baik secara langsung maupun tidak
langsung;
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level input terendah yang signifikan terhadap
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi.
Untuk aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar secara berulang dalam laporan keuangan
konsolidasian, maka Grup menentukan apakah telah terjadi transfer di antara tingkat hirarki nilai
wajar dengan cara menilai kembali pengkategorian tingkat nilai wajar (berdasarkan tingkat input
terendah yang signifikan terhadap keseluruhan pengukuran) pada setiap akhir periode pelaporan.
h. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi
bersih, mana yang paling rendah.
Biaya untuk memproses sampai dengan persediaan berada dalam kondisi dan tempat yang siap
digunakan atau dijual, dicatat sebagai berikut:
Bahan baku, barang dalam proses dan barang jadi: Biaya pembelian dengan metode masuk
pertama keluar pertama (FIFO). Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan
usaha normal, dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan
untuk melaksanakan penjualan.
Nilai realisasi neto persediaan adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa dikurangi
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk kerugian penurunan nilai pasar persediaan berdasarkan
perubahan berkala atas kondisi fisik dan realisasi neto persediaan.
23
Page 32
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
i. Biaya dibayar dimuka
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan
menggunakan metode garis lurus.
j. Aset tetap
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan, kecuali tanah, dikurangi akumulasi penyusutan
dan rugi penurunan nilai. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight
line method) selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
2023 2022
Kendaraan 4-8 4-8
Mesin 4 4
Peralatan pabrik 4 4
Peralatan kantor 4 4
Renovasi pra-sarana 3 4-10
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode
penyusutan, dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Tanah dinyatakan sebesar nilai perolehan dan tidak disusutkan, kecuali dapat dibuktikan bahwa
tanah tersebut mempunyai umur manfaat tertentu. Beban-beban tertentu sehubungan dengan
perolehan tanah pada saat perolehan pertama kali diakui sebagai bagian perolehan tanah.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya; Biaya penggantian atau inspeksi yang
signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar kemungkinan manfaat ekonomis
dimasa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Grup, dan biaya perolehan aset
dapat diukur secara andal.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada
manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau
rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah
neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif lain konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan.
Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing
aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan
sesuai dengan tujuannya.
24
Page 33
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa
Sebagai lessee
Grup menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Grup
mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan
sewa di mana Grup merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan
sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya
bernilai rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Grup mengakui pembayaran sewa sebagai beban
operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lebih
merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang didiskontokan menggunakan suku bunga implisit
dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Grup menggunakan suku bunga
pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:
● pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangi insentif sewa;
● pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya
diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan;
● jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual;
● harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan
● pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa
mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode SBE) dan dengan mengurangi jumlah tercatat
untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.
25
Page 34
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Sebagai lessee (lanjutan)
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan
dibebankan pada laba rugi selama periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga
periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode.
Grup mengukur kembali liabilitas sewa (dan melakukan penyesuaian terkait terhadap aset hak
guna) jika:
● terdapat perubahan dalam masa sewa atau perubahan dalam penilaian atas eksekusi opsi
pembelian, di mana liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian
menggunakan tingkat diskonto revisian.
● terdapat perubahan sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau perubahan
perkiraan pembayaran berdasarkan nilai residual jaminan di mana liabilitas sewa diukur
Kembali dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan tingkat diskonto
awal (kecuali jika pembayaran sewa berubah karena perubahan suku bunga mengambang, di
mana tingkat diskonto revisian digunakan); atau
● kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, di mana
liabilitas sewa diukur dengan mendiskontokan pembayaran sewa revisian menggunakan
tingkat diskonto revisian.
Aset hak guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan
pada saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung awal. Aset hak guna selanjutnya
diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Jika Grup dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa,
merestorasi tempat di mana aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya
tersebut diperhitungkan dalam aset hak guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk
memproduksi persediaan.
Aset hak guna selanjutnya diukur dengan harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan secara garis lurus selama jangka waktu sewa yang
lebih pendek dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut :
Tahun
Bangunan 2
26
Page 35
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
k. Sewa (lanjutan)
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak guna
merefleksikan Grup akan mengeksekusi opsi beli, aset hak guna disusutkan selama masa
manfaat aset pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal permulaan sewa.
Aset hak guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian.
l. Penurunan nilai aset non-keuangan
Pada setiap akhir periode pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian secara tahunan
penurunan nilai aset diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.
Jumlah terpulihkan suatu aset atau unit penghasil kas adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai
wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakainya. Jika jumlah terpulihkan suatu aset lebih kecil
dari nilai tercatatnya, nilai tercatat harus diturunkan menjadi sebesar terpulihkan. Kerugian
penurunan nilai diakui segera dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Rugi penurunan nilai akan dipulihkan jika terdapat perubahan dalam taksiran yang digunakan
untuk menentukan nilai aset non-keuangan yang dapat dipulihkan (recovererable amount). Rugi
penurunan nilai hanya akan dipulihkan sampai sebatas nilai tercatat aset non-keuangan tidak
boleh melebihi nilai terpulihkannya maupun nilai tercatat yang seharusnya diakui, setelah
dikurangi depresiasi atau amortisasi, jika tidak ada pengakuan rugi penurunan nilai aset non-
keuangan. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi.
m.Imbalan kerja
Imbalan kerja jangka pendek
Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua
belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa
kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan memberikan jasa kepada Grup dimana semua
perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi.
Manfaat imbalan pasti
Grup menerapkan program imbalan pasti yang tidak didanai dan mencatat imbalan kerja untuk
menutupi manfaat yang memadai berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 Tahun 2023
mulai tahun 2023, berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 mulai dari tahun
2021 dan berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2013 pada Tahun 2020.
27
Page 36
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
m.Imbalan kerja (lanjutan)
Manfaat imbalan pasti (lanjutan)
Beban pensiun berdasarkan program dana pensiun manfaat pasti Grup ditentukan melalui
perhitungan aktuaria secara periodik dengan menggunakan metode projected-unit credit dan
menerapkan asumsi atas tingkat diskonto, hasil atas aset program dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
Pengukuran kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak perubahan pada
batas atas aset (jika ada) dan imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang
tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau
dikreditkan diakui dalam penghasilan komprehensif lain pada periode terjadinya untuk
mencerminkan aset atau liabilitas pensiun neto yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian
untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui
dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam ekuitas dan tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/kurtailmen
terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui.
Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan
pasti neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut:
● Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen
dan penyelesaian)
● Beban atau pendapatan bunga neto
● Pengukuran kembali
n. Laba (rugi) per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih konsolidasi dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan dengan mempertimbangkan
dampak pemecahan saham setelah tanggal neraca.
28
Page 37
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
o. Kombinasi bisnis entitas sepengendali
Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali diperlakukan sesuai dengan PSAK 38. Berdasarkan
PSAK 38, transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, berupa pengalihan bisnis yang
dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada di dalam suatu Grup yang sama,
bukan merupakan perubahan kepemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi
tersebut tidak menimbulkan laba atau rugi bagi Grup secara keseluruhan ataupun bagi entitas
individu dalam Grup tersebut.
Karena transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali tidak menyebabkan perubahan substansi
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang dipertukarkan, maka transaksi tersebut diakui pada jumlah
tercatat berdasarkan metode penyatuan kepemilikan.
Dalam menerapkan metode penyatuan kepemilikan, unsur-unsur laporan keuangan dari entitas
yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
periode komparatif sajian, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah
terjadi sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian. Jumlah tercatat
dari unsur unsur laporan keuangan tersebut merupakan jumlah tercatat dari entitas yang
bergabung dalam kombinasi bisnis antitas sepengendali. Selisih antara imbalan yang dialihkan
dan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali disajikan di ekuitas
dalam pos tambahan modal disetor.
p. Pengakuan pendapatan dan beban
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak
dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga.
Pendapatan diakui ketika Perusahaan memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan menyerahkan
barang, yaitu ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang tersebut. Suatu kewajiban
pelaksanaan dapat dipenuhi pada suatu titik waktu atau sepanjang waktu kontrak.
Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai
kompensasi atas diserahkannya barang. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung
suatu jumlah yang bersifat variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah tersebut menggunakan
metode nilai yang diharapkan atau nilai kemungkinan besar.
Nilai pendapatan yang diakui merupakan besarnya harga transaksi yang dialokasikan kepada
kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi dimana ditentukan oleh Perusahaan berdasarkan
harga jual tersendiri yang dapat diamati.
29
Page 38
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
p. Pengakuan pendapatan dan beban (lanjutan)
Penjualan barang
Pendapatan dari penjualan barang dan/atau jasa diakui pada suatu titik waktu ketika
pengendalian atas aset tersebut diserahkan kepada pelanggan, umumnya pada saat penyerahan
barang karena kewajiban pelaksanaan dinilai telah terpenuhi sehingga pendapatan dapat diakui.
Pendapatan diukur atas pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak dengan pelanggan,
dikurangi diskon dan rabat atau pengembalian serta neto dari Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”).
Pendapatan dan beban bunga
Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan
atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode SBE, yaitu suku bunga yang secara
tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama
perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih
singkat, sebesar nilai tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Beban
Beban diakui pada saat terjadinya dengan dasar akrual.
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup seperti yang dijelaskan
dalam PSAK 7, “ Pengungkapan Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 7 adalah sebagai berikut:
a. Orang atau anggota keluarga terdekat sebagai berikut:
1. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas kelompok usaha dan entitas
anaknya;
2. memiliki pengaruh signifikan atas kelompok usaha dan entitas anaknya;
3. Merupakan personil manajemen kunci kelompok usaha dan entitas anak atau entitas induk
dari kelompok usaha dan entitas anaknya.
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut:
1. Merupakan anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak dan
entitas anaknya berikutnya terkait dengan entitas lain);
30
Page 39
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
q. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi (lanjutan)
Pihak-pihak berelasi menurut PSAK 7 adalah sebagai berikut: (lanjutan)
b. Entitas yang memenuhi salah satu hal berikut: (lanjutan)
2. Merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari kelompok usaha (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu grup dimana kelompok
usaha adalah anggotanya);
3. Entitas tersebut bersama-sama kelompok usaha adalah ventura bersama dari suatu pihak
ketiga yang sama;
4. Ventura bersama dari entitas ketiga dan kelompok usaha adalah asosiasi dari entitas ketiga;
5. Merupakan suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari suatu karyawan
yang ditujukan bagi karyawan dari kelompok usaha atau entitas yang terkait dengan
kelompok usaha;
6. Dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf-huruf di
atas; dan
7. Orang yang diidentifikasi dalam huruf a(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci kelompok usaha (atau entitas induk perusahaan).
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh
kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-
pihak yang tidak berelasi.
Transaksi signifikan yang dilakukan dengan pihak-pihak berelasi, baik dilakukan dengan kondisi
dan persyaratan yang sama dengan pihak ketiga maupun tidak, diungkapkan pada laporan
keuangan konsolidasian.
r. Informasi segmen
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Grup yang
secara regular direview oleh “pengambil keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan
sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.
31
Page 40
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
r. Informasi segmen (lanjutan)
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban
(termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas
yang sama);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk
membuat keputusan tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan
menilai kinerjanya; dan
c. dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber
daya dan penillaian kinerja mereka terfokus pada kategori dari setiap produk.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk hal-hal yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang
memadai untuk segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup
dieliminasi sebagai bagian dari proses konsolidasi.
s. Pajak penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Beban pajak diakui dalam laporan laba rugi
kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi diakui diluar laba atau rugi, baik
dalam penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan, dan ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak tahun berjalan. Manajemen
secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT)
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika
perlu, manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada
otoritas pajak.
Kekurangan atau kelebihan pembayaran pajak penghasilan badan dicatat sebagai bagian dari
beban pajak kini dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
32
Page 41
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak kini (lanjutan)
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat surat ketetapan pajak diterima. Jika Grup
mengajukan keberatan, Grup mempertimbangkan apakah besar kemungkinan otoritas pajak akan
menerima keberatan tersebut dan merefleksikan dampaknya terhadap liabilitas perpajakan Grup.
Pajak final
Pajak atas penghasilan yang telah dikenakan pajak final disajikan sebagai bagian beban pajak.
Beban pajak atas pendapatan makanan dan minuman yang dikenakan pajak final diakui
proporsional berdasarkan dengan jumlah pendapatan yang diakui pada tahun berjalan. Selisih
antara jumlah pajak penghasilan final yang dibayar dengan jumlah yang dibebankan sebagai
beban pajak dalam laba rugi diakui sebagai pajak dibayar dimuka atau utang pajak. Pajak
penghasilan final dibayar dimuka disajikan terpisah dari utang pajak penghasilan final.
Perbedaan nilai tercatat aset atau liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui
sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan apabila pendapatan tersebut berhubungan dengan
pajak penghasilan final.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara
dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan
keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak
dengan beberapa pengecualian. Aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang
boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba kena
pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer dan
rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang pada akhir periode pelaporan, dan mengurangi
jumlah tercatat jika kemungkinan besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak
tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap akhir periode pelaporan dan diakui
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak mendatang akan memungkinkan aset pajak
tangguhan tersedia untuk dipulihkan.
33
Page 42
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan)
s. Pajak penghasilan (lanjutan)
Pajak tangguhan (lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode
saat aset direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak
yang berlaku atau berlaku secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh
pajak terkait dengan penyisihan dan/atau pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun
berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak, dikreditkan atau dibebankan pada periode
operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah dibebankan atau dikreditkan ke
penghasilan komprehensif lain atau langsung ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan
secara hukum ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau
Grup bermaksud untuk menyelesaikan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
t. Peristiwa setelah periode pelaporan
Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan informasi tambahan tentang posisi Grup
pada tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan. Peristiwa
setelah periode pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian, diungkapkan dalam
catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam laporan dan
pengungkapan yang terkait, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan
estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada aset dan
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.
Pertimbangan
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup, manajemen telah membuat keputusan berikut,
yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan
konsolidasian:
34
Page 43
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Pertimbangan (lanjutan)
Klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan
Grup menetapkan klasifikasi atas asset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan dengan mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan PSAK 71. Dengan demikian,
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi seperti yang
diungkapkan pada Catatan 2f.
Penentuan mata uang fungsional
Mata uang fungsional entitas didalam Grup adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer
dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi pendapatan
dan beban dari jasa yang diberikan. Berdasarkan penilaian manajemen Grup, mata uang fungsional
Grup adalah Rupiah.
Estimasi dan asumsi
Asumsi utama masa depan dan ketidakpastian sumber estimasi utama yang lain pada tanggal
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset
dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini. Grup mendasarkan asumsi dan
estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Asumsi
dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau
situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat
terjadinya.
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL piutang usaha yang di nilai secara
kolektif. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai
segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, menurut geografi, jenis produk,
jenis dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi
kredit lainnya).
Matriks provisi awalnya didasarkan pada tingkat default yang diamati secara historis Grup. Grup
akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan
informasi berwawasan ke depan. Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik
bruto) diperkirakan akan memburuk selama tahun depan yang dapat menyebabkan peningkatan
jumlah default di sektor industri makanan dan minuman, maka tingkat default historis disesuaikan.
Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat default yang diamati secara historis diperbarui dan
perubahan dalam estimasi berwawasan ke depan dianalisa.
35
Page 44
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha (lanjutan)
Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi dan
ECL adalah estimasi signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan
kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Grup dan prakiraan kondisi ekonomi mungkin
tidak mewakili default aktual pelanggan di masa depan Informasi mengenai ECL pada piutang usaha
Grup diungkapkan dalam Catatan 6.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap
Biaya perolehan atas aset tersebut disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat
ekonomis aset tersebut antara 4 sampai dengan 8 tahun. Masa manfaat setiap aset tersebut
ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut. Estimasi ini
ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya
atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat
dipengaruhi secara signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang
diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa aset tersebut dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.
Nilai tercatat aset tersebut diungkapkan dalam Catatan 10.
Imbalan pasca kerja
Penentuan utang dan liabilitas imbalan pasca kerja bergantung pada pemilihan asumsi yang
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
berbeda dari asumsi yang ditetapkan Grup diakui segera pada laporan posisi keuangan
konsolidasian dengan debit atau kredit ke ekuitas melalui penghasilan komprehensif lainnya dalam
periode terjadinya. Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan
Grup dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas imbalan kerja dan beban
imbalan kerja neto. Nilai tercatat dan asumsi yang digunakan dalam perhitungan liabilitas imbalan
kerja diungkapkan dalam Catatan 18.
36
Page 45
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
3. PERTIMBANGAN KRITIS AKUNTANSI DAN SUMBER UTAMA KETIDAKPASTIAN ESTIMASI
(lanjutan)
Estimasi dan asumsi (lanjutan)
Pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti
dalam kegiatan usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan
estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. Penjelasan lebih rinci
diungkapkan dalam Catatan 29.
Aset pajak tangguhan
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat
digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diharuskan dalam menentukan jumlah aset pajak
tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak
serta strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan
29.
4. KOMBINASI BISNIS ENTITAS SEPENGENDALI
Pada tahun 2022, Lutfiel Hakim dan Nadia Juwita Ayu mengalihkan 90% kepemilikan saham di
MKN ke Perusahaan. Transaksi pengalihan ini dibukukan menggunakan metode penyatuan
kepemilikan sesuai dengan PSAK 38 karena Perusahaan dan MKN entitas sepengendali dibawah
Lutfiel Hakim.
Perbedaan antara jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai buku aset bersih entitas anak yang
dialihkan dicatat sebagai “tambahan modal disetor” dalam ekuitas Grup. Ekuitas dari entitas anak
pada tanggal 31 Desember 2021 disajikan sebagai “ekutitas merging entities” dalam ekuitas Grup.
Perhitungan selisih transaksi entitas sepengendali pada tanggal peralihan adalah sebagai berikut:
2022
Tanggal akuisisi 30 Juni 2022
Persentase kepemilikan 90%
Nilai buku aset bersih yang dialihkan 985.189.343
Nilai investasi (90% dari nilai buku saat dialihkan) 886.670.409
Imbalan pembelian yang dialihkan (900.000.000)
Selisih transaksi entitas sepengendali (13.329.591)
37
Page 46
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN BANK
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kas 6.060.650 3.515.696
Bank
Pihak ketiga
PT Bank Central Asia Tbk 21.856.811.872 179.049.973
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 205.532.736 243.217.548
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 32.894.369 1.695.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 3.396.883 2.225.916
PT Bank Ganesha Tbk 2.151.927 -
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.037.806 1.012.588
Sub-jumlah 22.101.825.593 426.188.437
Jumlah 22.107.886.243 429.704.133
Seluruh Kas dan bank dalam mata uang rupiah.
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO
a. Berdasarkan pelanggan
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Toko Maulana 2.584.750.000 710.000.000
Toko Ade 1.837.500.000 246.250.000
UD Barokah 1.837.500.000 365.000.000
Toko Haji Arif 1.481.637.500 731.250.000
Toko Langgeng 1.376.165.000 -
Toko Kurnia Berkah 1.225.000.000 -
UD Makmur Abadi 1.225.000.000 552.500.000
Anggota Kemitraan 487.091.468 510.503.493
PT Martapura Jaya Nusantara - 5.855.000.000
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp100 Juta) 397.776.904 6.754.337.193
Sub-jumlah 12.452.420.872 15.724.840.686
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (115.128.492) (36.639.030)
Jumlah piutang - neto 12.337.292.380 15.688.201.656
38
Page 47
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
6. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO (lanjutan)
b. Berdasarkan umur
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Belum jatuh tempo 11.892.170.806 7.301.626.220
Sudah jatuh tempo
1 s/d 30 hari 184.734.478 4.210.114.335
31 s/d 60 hari 69.927.070 925.253.831
61 s/d 90 hari 104.507.315 842.755.206
>90 hari 201.081.203 2.445.091.094
Sub-jumlah 12.452.420.872 15.724.840.686
Dikurangi penyisihan atas penurunan nilai (115.128.492) (36.639.030)
Jumlah piutang - neto 12.337.292.380 15.688.201.656
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah.
Mutasi penyisihan kerugian atas penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 36.639.030 17.485.374
Penambahan atas penurunan nilai (Catatan 28) 78.489.462 19.153.656
Saldo akhir tahun 115.128.492 36.639.030
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha.
7. PERSEDIAAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Barang jadi (Catatan 24) 1.394.068.922 1.083.990.881
Bahan baku dan pembantu 1.513.372.459 1.458.766.816
Alat usaha (Catatan 24) 119.438.552 61.458.197
Jumlah 3.026.879.933 2.604.215.894
39
Page 48
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
7. PERSEDIAAN (lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kerugian atas penghapusan
persediaan usang masing-masing sebesar Rp297.290.533 dan Rp138.363.251 (Catatan 28).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, persediaan tidak diasuransikan.
Berdasarkan hasil penelaahan atas kondisi fisik dan nilai realisasi neto persediaan di atas pada
akhir periode pelaporan, manajemen berpendapat bahwa nilai neto persediaan tersebut di atas
dapat di realisasi sepenuhya, sehingga tidak diperlukan penyisihan penurunan nilai persediaan
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
8. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Asuransi 2.322.018 7.964.296
Sewa jangka pendek - 6.000.000
Perijinan - 30.362.077
Jumlah 2.322.018 44.326.373
9. UANG MUKA DAN JAMINAN SEWA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Uang muka pembelian 8.196.475.407 -
Renovasi bangunan 63.853.000 -
Deposit sewa 30.000.000 30.000.000
Lainya - 14.897.741
Jumlah 8.290.328.407 44.897.741
Uang muka pembelian merupakan pembelian beras organik kepada pemasok pihak ketiga
berdasarkan atas suatu perjanjian dengan jangka waktu selama 12 (dua belas) bulan dan
dapat diperpanjang.
40
Page 49
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO
31 Desember 2023
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 10.856.499.999 3.000.000.000 - 13.856.499.999
Kendaraan 1.626.785.000 480.000.000 860.000.000 1.246.785.000
Mesin 646.775.330 - - 646.775.330
Peralatan pabrik 232.781.319 15.776.094 100.500.000 148.057.413
Peralatan kantor 624.114.685 130.785.972 - 754.900.657
Renovasi pra-sarana 681.559.808 437.527.051 - 1.119.086.859
Jumlah 14.668.516.141 4.064.089.117 960.500.000 17.772.105.258
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik 1.980.625.000 9.986.216.975 - 11.966.841.975
Jumlah 16.649.141.141 14.050.306.092 960.500.000 29.738.947.233
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 251.281.687 260.278.042 141.041.666 370.518.063
Mesin 172.380.773 161.693.833 - 334.074.606
Peralatan pabrik 143.120.711 58.187.406 - 201.308.117
Peralatan kantor 127.940.162 143.941.718 12.562.500 259.319.380
Renovasi pra-sarana 74.155.981 286.542.963 - 360.698.944
Jumlah 768.879.314 910.643.962 153.604.166 1.525.919.110
Nilai buku neto 15.880.261.827 28.213.028.123
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Biaya perolehan
Tanah 4.375.000.000 6.481.499.999 - 10.856.499.999
Kendaraan 749.180.000 877.605.000 - 1.626.785.000
Mesin 306.241.950 340.533.380 - 646.775.330
Peralatan pabrik 175.787.369 56.993.950 - 232.781.319
Peralatan kantor 112.555.103 511.559.582 - 624.114.685
Renovasi pra-sarana 40.000.000 641.559.808 - 681.559.808
Jumlah 5.758.764.422 8.909.751.719 - 14.668.516.141
41
Page 50
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan)
31 Desember 2022
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Aset dalam pembangunan
Bangunan pabrik - 1.980.625.000 - 1.980.625.000
Jumlah 5.758.764.422 10.890.376.719 - 16.649.141.141
Akumulasi penyusutan
Kendaraan 102.018.750 149.262.937 - 251.281.687
Mesin 87.208.013 85.172.760 - 172.380.773
Peralatan pabrik 55.307.668 87.813.043 - 143.120.711
Peralatan kantor 20.126.238 107.813.924 - 127.940.162
Renovasi pra-sarana 16.666.667 57.489.314 - 74.155.981
Jumlah 281.327.336 487.551.978 - 768.879.314
Nilai buku neto 5.477.437.086 15.880.261.827
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Beban pokok penjualan (Catatan 24) 328.274.406 232.234.838
Beban umum dan administrasi
(Catatan 26) 582.369.556 255.317.140
Jumlah 910.643.962 487.551.978
Laba penjualan aset tetap adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Harga jual 662.000.000
Nilai buku bersih (718.958.333)
Rugi penjualan aset tetap (56.958.333)
Grup memiliki beberapa bidang tanah berlokasi di Bogor seluas 5.027 m2 dengan hak legal berupa
Hak Guna Bangunan (HGB) yang mempunyai masa manfaat 30 tahun dan akan berakhir sampai
dengan tahun 2052. Manajemen berpendapat tidak ada masalah dengan perpanjangan hak atas
tanah tersebut karena tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti kepemilikan yang
memadai. Tanah tersebut digunakan untuk pembuatan pabrik dan gedung kantor Perusahaan.
42
Page 51
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET TETAP - NETO (lanjutan)
Aset dalam pembangunan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, merupakan rancangan site
plan dan gambar teknis bangunan di Gunung Sindur yang diperkirakan akan selesai pada tahun
2024. Persentase penyelesaian aset dalam pembangunan hingga saat ini adalah 15% dan 10%.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset tetap kendaraan diasuransikan pada PT Asuransi
Astra Buana, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk dan PT Sompo Insurance dengan nilai
pertanggungan sebesar Rp 577.700.000.
Manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap sehingga tidak ada
penurunan nilai diakui.
11. SEWA
Dibawah ini adalah jumlah tercatat aset hak guna yang diakui dan mutasi selama periode berjalan:
31 Desember 2023
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Harga perolehan
Bangunan 2.852.835.365 669.717.337 1.179.334.008 2.343.218.694
Akumulasi penyusutan
Bangunan 1.709.946.950 1.117.972.889 1.179.334.008 1.648.585.831
Nilai buku neto 1.142.888.415 694.632.863
31 Desember 2022
1 Januari 2022 Penambahan 31 Desember 2022
Harga perolehan
Bangunan 1.262.556.335 1.590.279.030 2.852.835.365
Akumulasi penyusutan
Bangunan 757.460.804 952.486.146 1.709.946.950
Nilai buku neto 505.095.531 1.142.888.415
Pada tanggal 31 Desember 2022 Perusahaan melakukan perjanjian sewa atas bangunan di Blok
L1, Blok L2 dan Blok K3 Taman Tekno BSD Serpong Terrace, Tangerang, yang digunakan untuk
Gudang dan Pabrik yang masing-masing memiliki jangka waktu sewa selama 2 tahun.
43
Page 52
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
11. SEWA (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahaan melakukan perpanjangan sewa Blok L2 Taman
Tekno BSD Serpong, Tangerang selama 2 tahun.
Di bawah ini adalah jumlah tercatat liabilitas sewa dan mutasinya selama periode berjalan:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 292.633.849 -
Penambahan sewa (21.757.614) 1.590.279.030
Pembayaran pokok (202.023.294) (1.297.645.181)
Peningkatan bunga 26.207.539 33.911.910
Pembayaran bunga (26.207.539) (33.911.910)
Jumlah 68.852.941 292.633.849
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (45.519.905) (215.389.955)
Bagian jangka panjang 23.333.036 77.243.894
Jumlah yang diakui dalam laba rugi terkait sewa adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Beban umum dan administrasi
(Catatan 26)
Penyusutan 1.117.972.889 952.486.146
Sewa jangka pendek 144.346.888 207.525.581
Bunga liabilitas sewa (Catatan 27) 26.207.539 33.911.910
12. BEBAN DITANGGUHKAN
Pada tanggal 31 Desember 2022, beban ditangguhkan merupakan beban tangguhan atas biaya
profesional yang terkait langsung dengan rencana penawaran umum perdana saham.
44
Page 53
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK JANGKA PENDEK
PT Bank Ganesha Tbk
Pada tanggal 1 Nopember 2022, Perusahaan mendapatkan fasilitas pinjaman PRK dan STL dari
PT Bank Ganesha Tbk dengan maksimum kredit masing -masing sebesar Rp 2.500.000.000 dan
Rp 2.500.000.000 yang di gunakan untuk modal kerja. Fasilitas tersebut dikenakan bunga sebesar
10% p.a. Jangka waktu kredit tersebut 12 bulan sejak tanggal akad.
Agunan kredit
1. Tanah kosong di Jl. Kampung Curug Kel. Curug Kec. Gunung Sindur, Kab. Bogor Provinsi Jawa
Barat dengan bukti kepemilikan berupa SHM No. 3282, No. 2209, No. 2358 dan No. 800, atas
nama Dicky Hidayat dan Arif Hidayat (proses balik nama ke PT Hassana Boga Sejahtera).
2. Agunan sementara (selama agunan yang disetujui masih dalam proses balik nama) :
a. Tanah dan Banungan yang terletak di Jl. Warung Sila No. 1 Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa
Kota Jakarta Selatan dengan bukti kepemilikan SHM No. 03896 dan SHM No. 03895
keduanya atas nama Achmad Machlus Sadat.
- Agunan paripasu dengan fasilitas pinjaman atas nama Achmad Machlus Sadat.
- Agunan sementara SHM No. 03896 dan SHM akan dipasang SKMHT maksimal 6 bulan.
- Agunan sementara SHM No. 03896 akan dilepas paripasunya apabila proses balik nama
Sertifikat SHM No. 3282, No. 2209, No. 2358 dan No. 800 ke PT HBS sudah selesai dan
telah dipasang Hak Tanggungan.
Berdasarkan akta perubahan perjanjian kredit No. 365 tanggal 29 Desember 2022 Agunan kredit
untuk fasilitas pinjaman PRK mengalami perubahan menjadi sebagai berikut:
1. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4305/Curug berukuran luas
1.046 meter persegi.
2. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4303/Curug, berukuran luas 496
meter persegi.
3. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4304/Curug berukuran luas 970 meter
persegi.
4. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4302/Curug berukuran luas 2515 meter
persegi.
45
Page 54
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
Berdasarkan akta perubahan perjanjian kredit No. 366 tanggal 29 Desember 2022 Agunan kredit
untuk fasilitas STL mengalami perubahan menjadi sebagai berikut:
1. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4305/Curug berukuran luas
1.046 meter persegi.
2. Sebidang tanah dengan sertipikat hak gunan bangunan nomor: 4303/Curug, berukuran luas 496
meter persegi.
3. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4304/Curug berukuran luas 970 meter
persegi.
4. Sebidang tanah dengan sertifikat hak bangunan nomor: 4302/Curug berukuran luas 2515 meter
persegi.
Tanpa persetujuan Bank, Perusahaan tidak diperkenankan melakukan hal-hal sebagai berikut :
1. Bertindak sebagai panjamin atas hutang pihak ketiga.
2. Mengajukan kepailitan untuk dirinya sendiri.
3. Melakukan penjualan aset tetap Perusahaan yang menjadi jaminan Bank.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, biaya bagi hasil (ujrah)
yang dibebankan pada laporan laba rugi masing-masing sebesar Rp415.141.033 dan
Rp25.506.313 (Catatan 27).
Pada Tahun 2023 Utang Bank pada PT Bank Ganesha Tbk telah dilunasi.
14. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Gupon Sekarlangit 673.715.958 1.043.330.117
CV Segara Jaya 192.426.200 292.874.460
Berkah Sayur 162.031.162 -
Efendi 135.775.000 -
PT Arshaka Multi Pangan 111.040.000 104.540.922
PT Matahari Raya Kimiatama 83.161.200 100.963.935
CV Kemas Cipta Sinergi - 149.769.361
PT Inovasi Research Mandiri - 4.758.000.000
Lain-lain (masing-masing
dibawah Rp 100 Juta) 499.265.445 824.221.614
Jumlah 1.857.414.965 7.273.700.409
46
Page 55
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK KETIGA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Agriperkasa Minajaya - 150.000.000
Lain-lain 1.225.000 3.873.500
Jumlah 1.225.000 153.873.500
Pada 31 Desember 2022 utang lain-lain merupakan utang kepada PT Agriperkasa Minajaya atas
pembelian kendaraan.
16. AKRUAL
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Jasa profesional 515.684.000 178.950.000
Perencanaan pabrik 26.250.000 144.760.000
Agen 18.285.484 6.885.000
Sewa kendaraan 3.885.000 -
Gaji 2.983.000 -
Lainnya 26.567.496 2.000.000
Jumlah 593.654.980 332.595.000
17. UTANG PEMBIAYAAN
Grup membeli beberapa kendaraan melalui pembiayaan dengan rincian sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia 252.953.828 345.836.143
PT Toyota Astra Financial Services 127.711.041 174.349.130
PT Mandiri Tunas Finance - 36.780.000
Jumlah 380.664.869 556.965.273
Dikurangi jatuh tempo kurang dari satu tahun (159.869.868) (84.514.247)
Bagian jangka panjang 220.795.001 472.451.026
Tingkat bunga per tahun 9,62% - 16,75% 9,62% - 16,75%
47
Page 56
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG PEMBIAYAAN (lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beban bunga yang
dibebankan pada laporan laba rugi masing-masing sebesar Rp60.964.096 dan Rp86.119.177
(Catatan 27).
18. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Grup membukukan liabilitas imbalan kerja untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang Cipta
No. 6 Tahun 2023 dan Undang-Undang Cipta No Kerja No. 11 Tahun 2020, pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022. Terdapat 14 dan 17 karyawan yang berhak atas imbalan masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Perhitungan imbalan pasca kerja pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dihitung oleh Kantor
Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris independen dengan nomor
laporan 2792/PSAK-TBA.AN/I-2024 tanggal 31 Januari 2024 dan nomor laporan 2127/PSAK-
TBA.AN/III-2023 tanggal 28 Maret 2023. Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan
penilaian aktuaris sebagai berikut:
Beban (manfaat) imbalan pasca kerja yang diakui di laba rugi adalah sebagai:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Biaya jasa kini 15.028.721 18.524.997
Biaya bunga 6.450.051 5.382.121
Biaya jasa lalu - (49.751.431)
Pengakuan segera dari biaya jasa lalu yang vested - 21.755.004
Pendapatan aktuaria (27.644.691) -
Jumlah (6.165.919) (4.089.309)
Beban imbalan kerja dialokasikan sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Beban umum dan administrasi (Catatan 26) 21.478.772 27.642.745
Lain-lain - neto (Catatan 28) (27.644.691) (31.732.054)
Jumlah (6.165.919) (4.089.309)
48
Page 57
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui di penghasilan komprehensif lain
sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
(Keuntungan)/kerugian aktuaria kewajiban (8.972.396) 54.789.516
(Keuntungan)/kerugian aktuaria aktiva program - -
Penyesuaian tahun lalu (6.086.185) -
Jumlah (keuntungan)/kerugian aktuaria (15.058.581) 54.789.516
Mutasi liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal 122.115.345 71.536.964
Beban imbalan kerja 21.478.772 (4.089.309)
Pendapatan aktuaria (27.644.691) -
Pembayaran manfaat (2.805.000) -
Pengukuran kembali:
Penyesuaian pengalaman kerja - 67.458.283
Dampak perubahan asumsi keuangan (8.972.396) (12.790.593)
Penyesuaian tahun lalu (6.086.185) -
Saldo Akhir 98.085.845 122.115.345
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Tingkat diskonto 7,26% - 6,68% 7,26% - 7,59%
Tingkat kenaikan gaji 2.00 % 2.00 %
Tingkat cacat 10% dari TMI IV 10% dari TMI IV
Usia pensiun normal 57 tahun 57 tahun
Tingkat mortalita TMI 2019 TMI 2019
Tingkat pengunduran diri < 16 = 0,00% < 16 = 0,00%
17 - 29 = 10,00% 17 - 29 = 10,00%
30 - 39 = 5,00% 30 - 39 = 5,00%
40 - 44 = 3,00% 40 - 44 = 3,00%
45 - 49 = 2,00% 45 - 49 = 2,00%
50 - 56 = 1,00% 50 - 56 = 1,00%
> 57 = 0,00% > 57 = 0,00%
49
Page 58
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
18. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
Analisa sensitivitas untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022 adalah sebagai berikut:
Tingkat diskonto Kenaikan gaji di masa depan
Persentase Pengaruh nilai kini Persentase Pengaruh nilai kini
atas kewajiban atas kewajiban
imbalan imbalan
31 Desember 2023
Kenaikan 1% 90.103.563 1% 107.444.996
Penurunan -1% 15.302.086 -1% 16.840.647
31 Desember 2022
Kenaikan 1% 78.128.805 1% 93.881.233
Penurunan -1% 93.694.123 -1% 77.858.227
19. MODAL SAHAM
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Hassana Investa Utama 1.040.000.000 40,78% 10 10.400.000.000 10.400.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 19,61% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
PT Asia Intrainvesta 400.000.000 15,69% 10 4.000.000.000 4.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 3,92% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Masyarakat 510.007.264 20,00% 10 5.100.072.640 5.100.072.640
Jumlah 2.550.007.264 100,00% 25.500.072.640 25.500.072.640
50
Page 59
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
19. MODAL SAHAM (lanjutan)
Jumlah modal saham yang ditempatkan dan disetor serta susunan pemegang saham pada 31
Desember 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember 2022
Persentase
Kepemilikan Nilai
Nama Pemegang Saham Total Saham (%) nominal Modal ditempatkan Modal disetor
PT Hassana Investa Utama 1.040.000.000 50,98% 10 10.400.000.000 10.400.000.000
PT Asiavesta Investama
Jaya 500.000.000 24,51% 10 5.000.000.000 5.000.000.000
Achmad Machlus Sadat 400.000.000 19,61% 10 4.000.000.000 4.000.000.000
PT Nusa Perkasa
Internasional 100.000.000 4,90% 10 1.000.000.000 1.000.000.000
Jumlah 2.040.000.000 100,00% 20.400.000.000 20.400.000.000
Berdasarkan Akta Notaris No. 08 tanggal 13 Oktober 2022 dari Rahayu Ningsih S.H, Notaris di
Jakarta, para pemegang saham memutuskan:
a. Menyetujui peningkatan modal dasar Perusahaan dari Rp 50.000.000.000 menjadi
Rp80.000.000.000.
b. Menyetujui perubahan nominal saham Perusahaan dari Rp 100.000 menjadi Rp 10.
Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 17 Maret 2021 dari H. Ferdy Fardian Hidayat, S.H.,M.Kn.,
Notaris di Bogor, para pemegang saham memutuskan menjual seluruh saham milik Riyanto
sebanyak 400 saham atau setara dengan Rp 40.000.000 kepada Nadia Juwita Ayu. Perubahan
anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. AHU-0020778.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 5 April 2021.
Berdasarkan Akta Notaris No. 10 tanggal 5 November 2021 dari Dewantari Handayani S.H.,M.Pa.,
Notaris di Jakarta, para pemegang saham memutuskan untuk meningkatkan modal dasar dari
5.000 saham atau setara dengan Rp 500.000.000 dan modal ditempatkan dan disetor dari 4.000
saham atau setara dengan Rp 400.000.000 menjadi modal dasar, ditempatkan dan disetor sebesar
204.000 saham atau setara dengan Rp 20.400.000.000 dengan rincian sebagai berikut:
a. PT Asia Intravesta sebanyak 100.000 saham atau setara dengan Rp 10.000.000.000
b. Lutfiel Hakim sebanyak 53.400 saham atau setara dengan Rp 5.340.000.000
c. Nadia Juwita Ayu sebanyak 50.600 saham atau setara dengan Rp 5.060.000.000
51
Page 60
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
19. MODAL SAHAM (lanjutan)
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0063337.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 10 November
2021.
Berdasarkan Akta Notaris No. 6 tanggal 24 Desember 2021 dari Yenita Asmawel, S.H., Notaris di
Jakarta, para pemegang saham memutuskan untuk menjual seluruh saham milik PT Asia
Intrainvesta dengan rincian sebagai berikut:
a. Sebanyak 50.000 saham atau setara dengan Rp 5.000.000.000 kepada PT Asia Investama
Jaya
b. Sebanyak 40.000 saham atau setara dengan Rp 4.000.000.000 kepada Achmad Machlus
Sadat
c. Sebanyak 10.000 saham atau setara dengan Rp 1.000.000.000 kepada PT Nusa Perkasa
Internasional
Perubahan anggaran dasar ini telah disetujui oleh Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan AHU-0076993.AH.01.02.TAHUN 2021 tanggal 30 Desember
2021.
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Rincian tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Penawaran umum perdana saham 51.000.000.000 -
Biaya emisi saham, bersih (2.881.557.082) -
Kapitalisasi ke modal saham (5.100.000.000) -
Agio saham 835.360 -
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716) (53.587.716)
Selisih transaksi entitas sepengendali (Catatan 4) (13.329.591) (13.329.591)
Jumlah 42.952.360.971 (66.917.307)
52
Page 61
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
20. TAMBAHAN MODAL DISETOR (lanjutan)
Pada tahun 2022, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 14,98% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di NJA berubah dari sebelumnya 85% menjadi
99,98%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Saldo Defisit NJA Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
(357.728.410) 85,00% (304.069.149)
(357.728.410) 99,98% (357.656.864)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak (53.587.716)
21. SALDO LABA
a. Cadangan umum
Berdasarkan Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perusahaan Terbatas, perusahaan di
Indonesia diharuskan untuk membentuk cadangan umum sekurang-kurangnya sebesar 20%
dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang-Undang tersebut tidak
mengatur jangka waktu untuk pembentukan cadangan umum tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2022, berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di luar Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) tanggal 20 Oktober 2022, saldo laba ditentukan
penggunaannya sebesar Rp 100.000.000.
Berdasarkan keputusan rapat umum pemegang saham tahunan yang diselenggarakan pada
Senin, tanggal 22 Mei 2023. Rapat tersebut memutuskan menyetujui laba bersih tahun berjalan
Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan laba ditahan
Perseroan sesuai Laporan Keuangan per tanggal 31 Desember 2022 digunakan sebagai
berikut:
1. Menyetujui penyisihan untuk dana cadangan Perseroan sesuai dengan Pasal 70 ayat1
Undang-undang Perseroan Terbatas sebesar Rp100.000.000,-
2. Menetapkan pembagian dividen sebesar Rp2.550.000.000 yang akan dibagikan dalama
bentuk dividen tunai kepada pemegang saham.
53
Page 62
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
21. SALDO LABA (lanjutan)
b. Belum ditentukan penggunaannya
Saldo Laba
Saldo 1 Januari 2022 1.851.505.296
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 53.587.716
Cadangan umum (100.000.000)
Laba neto tahun berjalan 2.238.131.078
Saldo per 31 Desember 2022 4.043.224.090
Pembagian deviden (2.550.000.000)
Cadangan umum (100.000.000)
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
Koreksi laba ditahan (56.836)
Laba neto tahun berjalan 307.550.007
Saldo per 31 Desember 2023 1.728.039.005
Pada tahun 2023, kepentingan non pengendali (“KNP”) mengalihkan 9,99% kepemilikannya ke
Perusahaan, sehingga kepemilikan Perusahaan di MKN berubah dari sebelumnya 90% menjadi
99,99%. Atas pengalihan tersebut penyerapan investasi milik KNP sebelumnya diakui oleh
Perusahaan saat perubahan dan dicatat sebagai tambahan modal disetor. Perhitungan selisih
perubahan kepemilikan entitas anak adalah sebagai berikut:
Saldo Laba MKN Persentase Penyerapan investasi atas
Kepemilikan (%) defisit entitas anak
273.490.931 99,99% 273.463.582
273.490.931 90,00% 246.141.838
Selisih perubahan ekuitas entitas anak 27.321.744
54
Page 63
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
22. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI
Akun ini merupakan bagian kepentingan non-pengendali atas aset bersih, laba (rugi) bersih, dan
pendapatan (rugi) komprehensif lainnya entitas anak dengan rincian sebagai berikut:
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif Saldo 31
1 Januari 2023 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Desember 2023
NJA (258.966) (329.025) 26 9 (587.956)
MKN 126.889.287 16.458 489 (126.762.397) 143.837
Jumlah 126.630.321 (312.567) 515 (126.762.388) (444.119)
Penghasilan
Saldo Bagian atas komprehensif Saldo 31
1 Januari 2022 laba (rugi) neto lain Penyesuaian Desember 2022
NJA 6.339.122 (287.417) (2) (6.310.670) (258.966)
MKN (1.481.066) 28.830.159 (459.806) 100.000.000 126.889.287
Jumlah 4.858.056 28.542.742 (459.808) 93.689.330 126.630.321
23. PENJUALAN NETO
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Makanan bayi dan beras organik
Mitra 18.281.404.415 16.727.074.218
Ritel 4.907.494.568 9.982.737.515
Distributor 27.232.449.208 15.623.063.181
Jumlah makanan bayi dan beras orgnanik 50.421.348.191 42.332.874.914
Alat usaha 9.147.327.401 1.737.055.690
Sub-jumlah 59.568.675.592 44.069.930.604
Diskon (2.207.781.987) (1.587.696.274)
Retur (9.355.973.337) (245.883.503)
Neto 48.004.920.268 42.236.350.827
Untuk periode yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat transaksi
pendapatan yang dilakukan dengan pelanggan dengan jumlah pendapatan kumulatif selama
periode tersebut melebihi 10% dari penjualan neto.
55
Page 64
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
24. BEBAN POKOK PENJUALAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Makanan bayi dan beras organik
Pemakaian bahan baku 25.420.402.940 20.182.120.426
Biaya produksi
Gaji, upah dan tunjangan 1.081.240.526 1.382.093.734
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 328.274.406 232.234.838
Utilitas 229.373.911 236.758.325
Persediaan pembantu 56.156.921 131.247.473
Analisis dan perijinan 55.658.959 148.785.604
Riset dan pengembangan 33.062.126 78.289.536
Lainnya - 161.930.687
Jumlah biaya produksi 1.783.766.849 2.371.340.197
Harga pokok produksi 27.204.169.789 22.553.460.623
Persediaan barang jadi
Persediaan awal 1.083.990.881 1.388.861.717
Persediaan akhir (Catatan 7) (1.394.068.922) (1.083.990.881)
Beban pokok penjualan
makanan bayi dan beras organik 26.894.091.748 22.858.331.459
Alat usaha
Persediaan awal 61.458.197 14.535.000
Pembelian 5.191.527.319 546.954.845
Retur (3.271.212.139) -
Persediaan akhir (Catatan 7) (119.438.552) (61.458.197)
Beban pokok penjualan alat usaha 1.862.334.825 500.031.648
Jumlah beban pokok penjualan 28.756.426.573 23.358.363.107
Rincian pembelian kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pembelian masing-masing
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
Persentase terhadap total
pembelian %
31 Desember 2023 31 Desember 2022 2023 2022
PT Inovasi Research Mandiri 5.787.210.000 - 23% 0%
Gupon Sekar Langit 4.121.714.878 5.214.759.331 16% 22%
56
Page 65
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
25. BEBAN PENJUALAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Gaji, upah dan tunjangan 2.825.332.143 2.760.239.725
Promosi dan iklan 2.199.494.284 2.127.407.207
Transportasi 447.455.820 695.867.374
Pengiriman 373.409.919 533.247.470
Lainnya 705.629.144 1.544.299.710
Jumlah 6.551.321.310 7.661.061.486
26. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Gaji dan tunjangan 6.523.598.366 5.296.660.615
Jasa profesional 1.211.693.256 139.039.184
Penyusutan aset hak guna (Catatan 11) 1.117.972.889 952.486.146
Keperluan kantor 607.388.233 563.877.614
Penyusutan aset tetap (Catatan 10) 582.369.556 255.317.140
Utilitas 240.815.556 243.945.291
Perizinan 236.210.313 176.927.966
Beban pajak 211.074.198 -
Sewa jangka pendek (Catatan 11) 144.346.888 207.525.581
Pembelian saham 86.100.000 -
Pemeliharaan 66.289.446 118.199.613
Perjalanan dinas 61.117.635 98.793.299
Sumbangan dan sukacita 44.342.235 39.579.724
Imbalan pasca kerja (Catatan 18) 21.478.772 27.642.745
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp 50 Juta) 78.155.639 118.720.220
Jumlah 11.232.952.982 8.238.715.138
57
Page 66
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
27. BEBAN KEUANGAN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Bunga utang bank jangka pendek (Catatan 13) 415.141.033 25.506.313
Bunga utang pembiayaan (Catatan 17) 60.964.096 86.119.177
Bunga liabilitas sewa (Catatan 11) 26.207.539 33.911.910
Biaya admin bank 17.395.871 14.807.507
Jumlah 519.708.539 160.344.907
28. LAIN-LAIN - NETO
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Penghapusan persediaan (Catatan 7) (297.290.533) 138.363.251
Penurunan nilai piutang usaha (Catatan 6) (78.489.462) 19.153.656
Laba penjualan aset tetap (Catatan 10) (56.958.333) -
Pendapatan aktuaria 27.644.691 -
Biaya jasa lalu imbalan kerja (Catatan 17) - (31.732.054)
Lain-lain 467.566.103 (760.303.328)
Jumlah 62.472.466 (634.518.475)
29. PERPAJAKAN
a. Pajak dibayar dimuka
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Entitas Anak
Pajak Pertambahan Nilai 69.667.714 17.242.176
b. Utang pajak
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Perusahaan
PPh Pasal 21 6.298.675 15.357.514
PPh Pasal 23 2.168.300 39.255.282
PPh Pasal 4 Ayat 2 63.888.889 36.111.111
PPh Pasal 29 640.110.671 1.031.645.906
Pajak Pertambahan Nilai 126.222.420 924.461.310
Sub-jumlah 838.688.955 2.046.831.123
58
Page 67
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (lanjutan)
b. Utang pajak (lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Entitas Anak
PPh Pasal 21 2.154.538 3.999.192
PPh Pasal 23 - 9.456.690
PPh Pasal 29 55.187.352 64.302.410
Pajak Pertambahan Nilai 35.963.080 -
Sub-jumlah 93.304.970 77.758.292
Jumlah 931.993.925 2.124.589.415
c. Beban pajak penghasilan
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pajak kini
Perusahaan (640.110.671) (1.031.645.906)
Entitas anak (55.187.352) (94.762.498)
Sub-jumlah (695.298.023) (1.126.408.404)
Pajak tangguhan
Perusahaan (73.674.536) (69.430.665)
Entitas anak 3.806.235 7.669.553
Sub-jumlah (69.868.301) (61.761.112)
59
Page 68
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (lanjutan)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif dengan taksiran penghasilan kena pajak (rugi fiskal) adalah sebagai
berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laba rugi komprehensif
konsolidasian 1.072.403.763 3.454.843.336
Dikurangi rugi (laba) sebelum
pajak penghasilan entitas anak
yang dikonsolidasi 1.429.168.066 1.061.689.775
Laba (rugi) sebelum pajak Perusahaan 2.501.571.829 4.516.533.111
Perbedaan temporer
Aset tetap - 113.425.198
Imbalan pasca kerja 20.285.294 (28.595.000)
Aset hak guna 440.121.712 400.424.129
Sub-jumlah 460.407.006 485.254.327
Perbedaan tetap
Pajak 171.970.699 33.017.064
Sumbangan dan hadiah 7.155.000 24.953.400
Pendapatan bunga (64.919.340) (1.770.684)
Beban yang tidak dapat dikurangkan 11.950.783 -
Lain-lain - (17.613.868)
Sub-jumlah 126.157.142 38.585.912
Penghasilan (rugi) kena pajak Perusahaan 3.088.135.977 5.040.373.350
Penghasilan (rugi) kena pajak
Perusahaan (dibulatkan) 3.088.135.000 5.040.373.000
Beban pajak kini Perusahaan 640.110.671 1.031.645.906
Taksiran utang pajak penghasilan
Perusahaan 640.110.671 1.031.645.906
Entitas anak 55.187.352 94.762.498
Jumlah 695.298.023 1.126.408.404
60
Page 69
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak tangguhan
31 Desember 2023
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) ke tahun lalu ke komprehensif komprehensif 31 Desember
1 Januari 2023 laba (rugi) laba (rugi) lain lain 2023
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 18.780.095 3.845.665 - (1.896.449) - 20.729.311,0
Penyusutan aset tetap 31.186.276 (31.186.276) - - - -
Penyusutan aset
hak guna (135.010.516) (46.333.925) - - - (181.344.441,0)
Sub-jumlah (85.044.146) (73.674.536) - (1.896.449) - (160.615.131,0)
31 Desember 2023
Penyesuaian
Dibebankan ke tahun lalu
Dikreditkan Penyesuaian penghasilan pendapatan
(dibebankan) tahun lalu ke komprehensif komprehensif 31 Desember
1 Januari 2023 ke laba (rugi) laba (rugi) lain lain 2023
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 8.085.281 306.804 (6.126.071) (77.477) (1.338.961) 849.576
Cadangan kerugian
penurunan nilai 5.538.968 17.267.682 2.521.619 - - 25.328.269
Penyusutan aset
hak guna 10.163.799 (10.163.799) - - - -
Sub-jumlah 23.788.048 7.410.687 (3.604.452) (77.477) (1.338.961) 26.177.845
Jumlah (61.256.098) (66.263.849) (3.604.452) (1.973.926) (1.338.961) (134.437.286)
Aset pajak tangguhan 26.177.845
Liabilitas pajak tangguhan (160.615.131)
Neto (134.437.286)
61
Page 70
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (lanjutan)
d. Pajak tangguhan (lanjutan)
31 Desember 2022
Dibebankan
ke
Dikreditkan penghasilan
1 (dibebankan) komprehensif Penyesuaian 31
Januari 2022 ke labarugi lain tahun lalu Desember 2022
Perusahaan
Imbalan pasca kerja 14.330.997 (6.290.900) 10.739.998 - 18.780.095
Penyusutan aset tetap 6.232.732 24.953.544 - - 31.186.276
Penyusutan aset hak guna (46.917.208) (88.093.308) - - (135.010.516)
Sub-jumlah (26.353.479) (69.430.665) 10.739.998 - (85.044.146)
31 Desember 2022
Dibebankan
ke
Dikreditkan penghasilan
1 (dibebankan) komprehensif Penyesuaian 31
Januari 2022 ke labarugi lain tahun lalu Desember 2022
Entitas anak
Imbalan pasca kerja 1.048.132 5.391.252 1.286.894 359.003 8.085.281
Cadangan kerugian
penurunan nilai 3.846.782 1.692.186 - - 5.538.968
Penyusutan aset hak guna 9.936.687 227.112 - - 10.163.799
Sub-jumlah 14.831.601 7.310.550 1.286.894 359.003 23.788.048
Jumlah (11.521.878) (62.120.115) 12.026.892 359.003 (61.256.098)
Aset pajak tangguhan 23.788.048
Liabilitas pajak tangguhan (85.044.146)
Neto (61.256.098)
62
Page 71
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
29. PERPAJAKAN (lanjutan)
e. Perubahan tarif pajak
Pada bulan Oktober 2021, Pemerintah Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 7 Tahun
2021 (“UU No.7/2021”) tentang harmonisasi peraturan perpajakan. Beberapa tujuan UU
No.7/2021 adalah untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian yang berkelanjutan dan
mendukung percepatan pemulihan ekonomi, mewujudkan sistem perpajakan yang lebih
berkeadilan dan berkepastian hukum, melaksanakan reformasi administrasi, kebijakan
perpajakan yang konsolidatif, dan perluasan basis pajak, serta meningkatkan kepatuhan
sukarela Wajib Pajak.
Sejumlah perubahan peraturan perpajakan yang terjadi dengan penerapan UU No. 7/2021
antara lain adalah sebagai berikut:
1) Pemberlakuan tarif pajak penghasilan badan menjadi 22% mulai Tahun Pajak 2022, dan
Perusahaan Terbuka dalam negeri yang memenuhi kriteria tertentu dapat memperoleh tarif
pajak sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak yang disebutkan di atas;
2) Kenaikan tarif PPN dari 10% menjadi 11% yang mulai berlaku 1 April 2022, kemudian
menjadi 12% yang mulai berlaku paling lambat pada tanggal 1 Januari 2025;
3) Penyederhanaan PPN dengan tarif final untuk barang atau jasa kena pajak tertentu yang
juga berlaku mulai 1 April 2022;
4) Program pengungkapan sukarela bagi Wajib Pajak badan selama periode 1 Januari - 30
Juni 2022, dengan basis asset atau harta yang diperoleh selama 1 Januari 1985 - 31
Desember 2015 yang belum diungkap pada saat mengikuti program amnesti pajak
sebelumnya.
30. LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dasar adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Laba (rugi) neto yang diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 307.550.007 2.238.131.078
Rata-rata tertimbang jumlah saham
beredar sepanjang tahun 25.500.072.640 25.500.072.640
Jumlah 0,01 0,09
63
Page 72
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat hubungan berelasi
Pihak berelasi Sifat hubungan berelasi Sifat transaksi
Ny. Yulita Mirayanti Direktur dan pemegang Pembelian saham
saham entitas anak
Transaksi pihak berelasi
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Utang lain-lain
Ny. Yulita Mirayanti 186.000.000 -
Persentase terhadap jumlah liabilitas 4,2% -
Utang lain-lain pada 31 Desember 2023 merupakan utang atas pembelian saham PT MKN
sebanyak 999 lembar dengan nilai nominal Rp100.000,-, dengan nilai pembelian Rp186.000.000.
32. SEGMEN OPERASI
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut:
31 Desember 2023
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 44.502.284.611 3.502.635.657 48.004.920.268
Beban langsung (25.559.863.950) (3.196.562.623) (28.756.426.573)
Laba bruto 18.942.420.661 306.073.034 19.248.493.695
Beban penjualan (6.551.321.310)
Beban umum dan administrasi (11.232.952.982)
Lain-lain - neto (391.815.640)
64
Page 73
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember 2023
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba sebelum pajak penghasilan 1.072.403.763
Beban pajak penghasilan, neto (765.166.324)
Laba neto periode berjalan 307.237.439
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 307.550.007
Kepentingan non pengendali (312.568)
Jumlah 307.237.439
ASET
Total aset konsolidasian 74.773.548.026
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 4.426.781.128
31 Desember 2022
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Penjualan neto 40.499.295.137 1.737.055.690 42.236.350.827
Beban langsung (22.858.331.459) (500.031.648) (23.358.363.107)
Laba bruto 17.640.963.678 1.237.024.042 18.877.987.720
Beban penjualan (7.661.061.486)
Beban umum dan administrasi (8.238.715.138)
Lain-lain - neto 476.632.240
Laba sebelum pajak penghasilan 3.454.843.336
Beban pajak penghasilan, neto (1.188.169.516)
Laba neto periode berjalan 2.266.673.820
65
Page 74
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
32. SEGMEN OPERASI (lanjutan)
Untuk tujuan pelaporan manajemen, Grup dibagi dalam dua kelempok utama kegiatan usaha: yaitu
makanan bayi dan beras organik dan alat usaha. Kegiatan usaha tersebut menjadi dasar pelaporan
segmen operasi primer Grup, sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember 2022
Makanan bayi dan
beras organik Alat usaha Konsolidasian
Laba neto periode berjalan
yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 2.238.131.078
Kepentingan non pengendali 28.542.742
Jumlah 2.266.673.820
ASET
Total aset konsolidasian 38.767.195.614
LIABILITAS
Total liabilitas konsolidasian 14.208.805.932
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO
Risiko utama dari instrumen keuangan Grup adalah risiko pasar termasuk risiko tingkat bunga,
risiko kredit serta risiko likuiditas. Kebijakan keuangan Grup dimaksudkan untuk mengurangi
dampak keuangan dari fluktuasi tingkat bunga serta meminimalisir potensi kerugian yang dapat
berdampak pada risiko keuangan Grup.
Faktor-faktor risiko keuangan
a. Risiko pasar
Risiko tingkat bunga adalah risiko dimana nilai wajar arus kas di masa depan akan berfluktuasi
karena perubahan tingkat suku bunga di pasar. Pinjaman yang diperoleh dengan tingkat bunga
tetap menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar.
Grup melakukan penelaahan berkala atas dampak perubahan suku bunga dan senantiasa
menjaga komposisi pendanaan dengan sesuai kebutuhan untuk mengola risiko suku bunga.
Berdasarkan analisis tersebut, Grup menghitung dampak terhadap laba rugi dari pergeseran
tingkat bunga yang ditetapkan.
66
Page 75
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
a. Risiko pasar (lanjutan)
Tabel di bawah ini merangkum eksposur risiko suku bunga pada tanggal 31 Desember 2023 dan
2022.
31 Desember 2023
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 9,62 % - 16,75% - 380.664.869
31 Desember 2022
Rata-rata suku bunga Bunga mengambang Bunga tetap
Liabilitas keuangan
Utang pembiayaan 9,62 % - 16,75% - 556.965.273
b. Risiko kredit
Grup tidak memiliki risiko yang signifikan terhadap risiko kredit. Grup memiliki kebijakan untuk
memastikan keseluruhan penjualan jasa kesehatan dilakukan kepada pelanggan dengan
reputasi dan riwayat kredit yang baik. Selain itu, Grup senantiasa melakukan penelaahan
berkala atas kredit pelanggan yang ada.
Eksposur maksimum Grup atas risiko kredit setara dengan jumlah bruto dari aset keuangannya.
67
Page 76
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
b. Risiko kredit (lanjutan)
Kualitas kredit aset keuangan Grup adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Bank 22.107.886.243 - - - - 22.107.886.243
Piutang usaha -
pihak ketiga 11.892.170.806 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 - - - - 5.332.500
Jumlah 34.005.389.549 184.734.478 174.434.385 201.081.203 (115.128.492) 34.450.511.123
31 Desember 2022
Belum jatuh tempo Telah jatuh tempo tapi belum mengalami penurunan nilai/
atau tidak
Jumlah
mengalami
Cadangan
penurunan nilai < 30 hari 30-90 hari Lebih dari 90 hari
penurunan nilai
Bank 429.704.133 - - - - 429.704.133
Piutang usaha -
pihak ketiga 7.301.626.220 4.210.114.335 1.768.009.037 2.445.091.094 (36.639.030) 15.688.201.656
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 265.316.975 - - - - 265.316.975
Jumlah 7.996.647.328 4.210.114.335 1.768.009.037 2.445.091.094 (36.639.030) 16.383.222.764
68
Page 77
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati mensyaratkan tersedianya Kas dan setara kas yang
memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional.
Grup dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas
dan setara kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai.
Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau pekiraan cadangan
likuiditas Grup berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan
untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan setara kas 22.107.886.243 2.107.886.243 - 20.000.000.000 - - - 22.107.886.243
Piutang usaha
- pihak ketiga 12.337.292.380 - - 12.337.292.380 - - - 12.337.292.380
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 5.332.500 - - - - - 5.332.500
Jumlah aset
keuangan 34.450.511.123 2.113.218.743 - 32.337.292.380 - - - 34.450.511.123
69
Page 78
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2023
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang bank
jangka pendek - - - - - - - -
Utang usaha
- pihak ketiga 1.857.414.965 1.857.414.965 - - - - - 1.857.414.965
Utang lain-lain
- pihak ketiga - - - - - - - -
Akrual 593.654.980 593.654.980 - - - - - 593.654.980
Utang pembiayaan 380.664.869 - - 38.062.856 39.304.682 82.502.330 220.795.001 380.664.869
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - - 68.852.941 68.852.941
- -
Jumlah liabilitas
keuangan 2.900.587.755 2.451.069.945 - 38.062.856 39.304.682 82.502.330 289.647.942 2.900.587.755
- -
Gap likuiditas 31.549.923.368 (337.851.202) - 32.299.229.524 (39.304.682) - - 31.549.923.368
70
Page 79
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2022
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Aset keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Kas dan setara kas 429.704.133 429.704.133 - - - - - 429.704.133
Piutang usaha
- pihak ketiga 15.688.201.656 - - 15.688.201.656 - - - 15.688.201.656
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 265.316.975 265.316.975 - - - - - 265.316.975
- -
Jumlah aset
keuangan 16.383.222.764 695.021.108 - 15.688.201.656 - - - 16.383.222.764
Liabilitas keuangan
yang diukur
pada biaya
perolehan
diamortisasi:
Utang bank
jangka pendek 3.201.836.882 - - - - 3.201.836.882 - 3.201.836.882
Utang usaha
- pihak ketiga 7.273.700.409 - 7.273.700.409 - - - 7.273.700.409
Utang lain-lain
- pihak ketiga - - - - - - - -
Akrual 332.595.000 332.595.000 - - - - - 332.595.000
Utang - -
pembiayaan 556.965.273 - - 29.878.847 30.170.361 24.465.039 472.451.026 556.965.273
Liabilitas sewa 68.852.941 - - - - - 68.852.941 68.852.941
- -
71
Page 80
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
33. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)
Faktor-faktor risiko keuangan (lanjutan)
c. Risiko likuiditas (lanjutan)
31 Desember 2022
Periode Jatuh Tempo
Tidak ada periode
Nilai tercatat Nilai jatuh tempo
jatuh tempo Kurang 1-3 3-6 6-12 Lebih dari
dari 1 bulan bulan bulan bulan 12 bulan
Jumlah liabilitas
keuangan 11.433.950.505 332.595.000 - 7.303.579.256 30.170.361 - - 11.433.950.505
- -
Gap likuiditas 4.949.272.259 362.426.108 - 8.384.622.400 (30.170.361) - - 4.949.272.259
34. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar instrumen keuangan Grup
yang dinyatakan dalam posisi keuangan 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Aset Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Kas dan setara kas 22.107.886.243 22.107.886.243 429.704.133 429.704.133
Piutang usaha -
pihak ketiga 12.337.292.380 12.337.292.380 15.688.201.656 15.688.201.656
Piutang lain-lain
Pihak ketiga 5.332.500 5.332.500 265.316.975 265.316.975
Jumlah 34.450.511.123 34.450.511.123 16.383.222.764 16.383.222.764
72
Page 81
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
34. NILAI WAJAR ATAS ASET DAN LIABILITAS (lanjutan)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Nilai Tercatat Nilai Wajar Nilai Tercatat Nilai Wajar
Liabilitas Keuangan
Liabilitas Keuangan
yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi:
Utang bank jangka pendek - - 3.201.836.882 3.201.836.882
Utang usaha -
pihak ketiga 1.857.414.965 1.857.414.965 7.273.700.409 7.273.700.409
Utang lain-lain -
pihak ketiga 1.225.000 1.225.000 - -
Akrual 593.654.980 593.654.980 332.595.000 332.595.000
Utang pembiayaan 380.664.869 380.664.869 556.965.273 556.965.273
Liabilitas sewa 68.852.941 68.852.941 292.633.849 292.633.849
Jumlah 2.901.812.755 2.901.812.755 11.657.731.413 11.657.731.413
Nilai wajar atas aset keuangan jangka pendek (umumnya kurang dari satu tahun) seperti Kas dan
setara kas, piutang usaha dan piutang lain-lain adalah sebesar nilai tercatat karena telah
mendekati estimasi nilai wajarnya.
Liabilitas keuangan
Nilai tercatat liabilitas keuangan seperti utang bank jangka pendek, utang usaha - pihak ketiga,
utang lain-lain - pihak ketiga, dan akrual adalah mendekati estimasi nilai wajarnya.
Nilai wajar utang pembiayaan dan liabilitas sewa diperkirakan mendekati nilai tercatatnya karena
tingkat suku bunga berdasarkan nilai pasar.
73
Page 82
PT HASSANA BOGA SEJAHTERA Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
TANGGAL 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(Disajikan dalam Rupiah Penuh, kecuali dinyatakan lain)
35. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS
a. Aktivitas investasi non-kas yang signifikan sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang lain-lain - 150.000.000
Penambahan aset tetap yang masih terutang
dan dicatat pada utang pembiayaan - 5.569.965.273
Jumlah - 5.719.965.273
b. Perubahan aset dan liabilitas yang timbul dari aktivitas pendanaan sebagai berikut:
1 Januari 2023 Arus kas Non kas 31 Desember 2023
Penambahan modal 20.400.000.000 5.100.000.000 - 25.500.000.000
Tambahan modal disetor - 43.019.278.278 - 43.019.278.278
Pembagian dividen - (2.550.000.000) - (2.550.000.000)
Utang bank jangka pendek 3.201.836.882 (3.201.836.882) - -
Utang pembiayaan 556.965.273 (176.300.404) - 380.664.869
Liabilitas sewa 292.633.849 (223.780.908) - 68.852.941
Jumlah 24.451.436.004 41.967.360.084 - 66.418.796.088
1 Januari 2022 Arus kas Non kas 31 Desember 2022
Penambahan modal 20.000.000.000 400.000.000 - 20.400.000.000
Utang bank jangka pendek 840.000.000 2.361.836.882 - 3.201.836.882
Utang pembiayaan 96.430.704 (254.864.431) 715.399.000 556.965.273
Liabilitas sewa - 292.633.849 - 292.633.849
Jumlah 20.936.430.704 2.799.606.300 715.399.000 24.451.436.004
36. KEJADIAN SETELAH PERIODE PELAPORAN
Pada 7 Februari 2024, PT Asia Intrainvesta (AI) yang sebelumnya merupakan pemegang sejumlah
400.000.000 saham atau sebesar 15,69% dari modal ditempatkan dan disetor PT Hassana Boga
Sejahtera Tbk ("Perseroan"), AI telah mengambilalih saham tambahan dari PT Hassana Investa
Utama sejumlah 1.040.000.000 saham atau sebesar 40,78% dengan harga Rp16 per saham
dengan total harga beli sebesar Rp16.640.000.000,-. Pengambilalihan tersebut menyebabkan AI
menjadi pemegang saham Perseroan dengan kepemilikan sejumlah 1.440.000.000 saham atau
56,47% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan ("Pengambilalihan").
74
Names mentioned 61 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
H. Syarif Siangan Tanudjaja S.H.
p.16
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×6
unresolved
person
Akta Notaris Rahayu Ningsih
p.16 ×4
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.16
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.17
unresolved
person
Akta Notaris Rini Yulianti
p.17 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.17
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-AH.
p.17
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.17
unresolved
person
Arief Banang Trinovan
p.18
unresolved
person
Bambang Wijananto
p.18
unresolved
person
Ahmad Mukti Almasyur
p.18
unresolved
person
Bambang Setiadji
p.18
unresolved
person
Mohamad Zulkarnain Personel
p.18
unresolved
org
PT Nutrisi Juara
p.18
unresolved
person
Poltak Pardomuan
p.19
unresolved
person
Panji Kresna
p.19
unresolved
org
PT Martapura Jaya Nusantara
p.46
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.51
unresolved
org
PT Sompo Insurance
p.51
unresolved
org
PT HBS
p.53
unresolved
org
PT Gupon Sekarlangit
p.54
unresolved
org
PT Arshaka Multi Pangan
p.54
unresolved
org
PT Matahari Raya Kimiatama
p.54
unresolved
org
PT Inovasi Research Mandiri
p.54 ×2
unresolved
org
PT Agriperkasa Minajaya
p.55 ×2
unresolved
org
PT Mitsui Leasing Capital Indonesia
p.55
unresolved
org
PT Toyota Astra Financial Services
p.55
unresolved
org
PT Hassana Investa
p.58 ×2
unresolved
org
PT Asiavesta Investama Jaya
p.58 ×2
unresolved
—
Jaya
p.58 ×2
unresolved
org
PT Nusa Perkasa Internasional
p.58 ×3
unresolved
org
Internasional
p.58 ×2
unresolved
person
H. Ferdy Fardian Hidayat
p.59 ×2
unresolved
org
Menteri Hakim dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.59 ×3
unresolved
org
PT Asia Intravesta
p.59
unresolved
person
Yenita Asmawel
p.60
unresolved
org
PT Asia Investama Jaya
p.60
unresolved
person
Yulita Mirayanti
· Direktur
p.72 ×2
unresolved
org
PT MKN
p.72
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.