Back to announcement
20240320_BTPN_Pemanggilan RUPS_31607993_lamp8.pdf
RUPS notice Text extracted BTPNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 632
Page 1
LAPORAN TAHUNAN
2023
IMPACTING
MILLIONS
OF LIVES
PT BANK BTPN Tbk
Page 2
Page 3
IMPACTING
MILLIONS
OF LIVES
Tema laporan tahun 2023 ini keluar dari pola
di laporan tahun-tahun sebelumnya (sejak
2018) yang menggambarkan perkembangan
Bank BTPN, mulai dari merger sampai dengan
perjuangan melewati krisis COVID-19.
Sebagai penyegaran, laporan tahun 2023 ini
berangkat dari perspektif nasabah pengguna
jasa Bank BTPN maupun komunitas/
masyarakat Indonesia secara keseluruhan,
yaitu dengan memberikan fokus pada aspirasi
Bank BTPN untuk Menjadi Penyedia Kelas
Atas dalam Layanan Lengkap Solusi Finansial
di Indonesia, yang menawarkan solusi dan
layanan keuangan yang lengkap ke berbagai
segmen ritel, mikro, UKM, dan korporat bisnis
di Indonesia demi mewujudkan visi untuk
menjadi bank pilihan utama di Indonesia yang
dapat memberikan perubahan berarti dalam
kehidupan jutaan orang.
Page 4
DAFTAR
ISI 03
PROFIL PERUSAHAAN
60 Informasi Umum Perusahaan
4 Memperluas Basis Nasabah Ritel 61 Riwayat Singkat Perusahaan
62 Jejak Langkah
5 Meningkatkan Kapabilitas Platform
64 Bidang Usaha
Jenius
65 Produk dan Layanan
6 Mempertahankan Operation
66 Struktur Organisasi
Excellence
68 Visi Misi
7 Menjaga Kualitas Portofolio Kredit 69 Nilai-Nilai Utama
70 Profil Dewan Komisaris
76 Profil Direksi
01
84 Profil Pejabat Eksekutif
88 Statistik Karyawan
90 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
91 Entitas Induk Terakhir
IKHTISAR UTAMA 92 Pemegang Saham Utama
95 Daftar Entitas Anak
12 Ikhtisar Keuangan 96 Wilayah Operasional
16 Ikhtisar Saham 99 Keanggotaan pada Asosiasi
17 Aksi Korporasi 99 Kronologi Pencatatan Saham
17 Informasi Penghentian Sementara 100 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Perdagangan Saham
100 Kantor Akuntan Publik
18 Penerbitan Obligasi dan Sukuk
101 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
18 Ikhtisar Obligasi dan Sukuk Pasar Modal
20 Peristiwa Penting 2023 102 Informasi pada Website Perusahaan
25 Penghargaan & Sertifikasi
04
02 ANALISIS DAN
PEMBAHASAN MANAJEMEN
LAPORAN MANAJEMEN
106 Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan
33 Laporan Dewan Komisaris
106 Tinjauan Ekonomi
38 Dewan Komisaris
107 Tinjauan Industri Perbankan
41 Laporan Direksi
108 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
50 Direksi
108 Retail Banking
52 Board of Management
110 Jenius
54 Pejabat Eksekutif
112 Retail Lending Business
56 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023 116 Wealth Management Business
PT BANK BTPN Tbk 117 Business Banking
118 Corporate Banking
119 Penghimpunan Dana
120 Pembiayaan
120 Trade Finance
121 Cash Management
121 Foreign Exchange
122 Treasury
123 Perbankan Syariah
126 Profitabilitas Per Segmen Usaha
Page 5
07
128 Tinjauan Kinerja Keuangan
128 Neraca Keuangan
133 Kinerja Laba Rugi
134
134
Arus Kas
Kemampuan Membayar Utang
TATA KELOLA
135 Suku Bunga Dasar Kredit PERUSAHAAN
135 Struktur Modal
136 Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
249 Prinsip Penerapan GCG
137 Realisasi Investasi Barang Modal
250 Dasar Hukum Pelaksanaan
137 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
Tanggal Laporan 251 Tujuan Penerapan GCG
137 Target, Realisasi, dan Proyeksi 252 Struktur GCG
138 Prospek Usaha 253 Penerapan dan Komitmen GCG
139 Dividen 261 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
139 Kompensasi Jangka Panjang: Program Kepemilikan 274 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Saham Karyawan dan Manajemen 275 Dewan Komisaris
139 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 282 Direksi
140 Transaksi Material yang Mengandung Benturan 290 Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
Berelasi 304 Komite Di Bawah Dewan Komisaris
142 Informasi Material Transaksi Terkait Investasi, Ekspansi, 322 Komite Di Bawah Direksi
Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/Modal 338 Sekretaris Perusahaan
142 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang 344 Fungsi Kepatuhan
Berpengaruh Signifikan
348 Internal Fraud
143 Perubahan Kebijakan Akuntansi
352 Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik
143 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak
352 Transparansi Kondisi Keuangan dan
144 Aspek Pemasaran Non Keuangan Bank
144 Strategi Pemasaran 353 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
145 Pangsa Pasar Dana dalam Jumlah Besar
354 Audit Eksternal
355 Satuan Kerja Audit Internal
361 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
05
364 Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan Entitas
Anak, Anggota Dewan Komisaris, dan Anggota Direksi
364 Sanksi Administrasi
365 Akses Informasi dan Data Perusahaan
MANAJEMEN RISIKO 366 Kode Etik
368 Price Sensitive Information Personal Account Dealing
368 Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa
148 Kebijakan Manajemen Risiko
369 Sistem Pelaporan Pelanggaran
149 Tata Kelola Manajemen Risiko
370 Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan
149 Organisasi Manajemen Risiko
371 Keterbukaan dalam Praktik Bad Governance
150 Uraian Penerapan Manajemen Risiko
152 Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem Manajemen
Risiko
08
152 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau
Komite Audit atas Kecukupan Manajemen Risiko
153 Sistem Pengendalian Internal
154 Pengungkapan Permodalan
171 Pengungkapan Eksposur Risiko TANGGUNG JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
06 374 Ikhtisar Keberlanjutan
TINJAUAN 376 Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk
PENDUKUNG BISNIS Risiko Operasional
383 Laporan Keuangan Konsolidasian
Audit Tahun Buku 2023
232 Pengembangan Sumber Daya Manusia
619 Referensi SEOJK
238 Teknologi Informasi dan Operasional Nomor 16-SEOJK.04-2021: Laporan Tahunan
Emiten dan Perusahaan Publik
Page 6
MEMPERLUAS BASIS
NASABAH RITEL
Nasabah Micro Business
13.935 Nasabah
Pada tahun 2023, jumlah nasabah micro business
mencapai 13.935 nasabah, lebih tinggi 16,64%
dibandingkan tahun 2022 yang sebanyak 11.947 nasabah.
Penyaluran Pinjaman
75,77%
Penyaluran pinjaman di lini micro business sepanjang
tahun 2023 mencapai Rp1, triliun, naik 75,77%
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp743,1 miliar.
Nasabah Wealth Management Business
137.248 Nasabah
Pada tahun 2023, nasabah wealth management business
tumbuh 2,5%, sehingga menjadi 137.248 dari tahun
sebelumnya yang 133.880 unit.
Memperluas basis nasabah menjadi
salah satu strategi utama Bank BTPN
dalam mewujudkan misinya untuk
membuat perubahan berarti dalam
kehidupan jutaan orang.
Nasabah Ritel
Peningkatan kapabilitas platform
Jenius, optimasi saluran distribusi, dan
kolaborasi lintas Line-of-Business
Nasabah Korporasi
• Perusahaan-perusahaan Indonesia
segmen Tier-1 dan -2
• Pemasok/distributor dari nasabah
korporasi Tier-1 dan -2
Page 7
MENINGKATKAN
KAPABILITAS
PLATFORM JENIUS
Fitur-fitur Baru
Top up dan kelola mandiri e-money
dari e-Wallet Center Jumlah Pengguna Terdaftar
4,8 Juta
Penukaran Yay Points
Jenius Paylater
Program #FlexiRasaMaxi 2
+19%
5,2 Juta Nasabah Rp25,5 Triliun
Pada tahun 2023, jumlah nasabah Total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang
yang dilayani Jenius meningkat dikelola Jenius pada tahun 2023
19,20%, dari 4,4 juta nasabah mencapai Rp25,5 triliun, naik 7,6%
di tahun 2022 menjadi 5,2 juta dibandingkan tahun 2022 yang
nasabah. sebesar Rp23,7 triliun.
120,6%
Realisasi pendanaan dari Jenius
meningkat 120,6% di tahun 2023,
yaitu menjadi Rp2,2 triliun dari
tahun sebelumnya yang sebesar
Rp1,0 triliun.
Page 8
MEMPERTAHANKAN
OPERATION EXCELLENCE
Bank BTPN terus mengembangkan operational
excellent, yang direalisasikan melalui inovasi di bidang
teknologi informasi, digitalisasi layanan, otomasi
berbasis robotic, serta peningkatan kepatuhan melalui
inisiatif sejumlah aplikasi yang mendukung pelaporan.
Revitalisasi dan integrasi
01 core banking system bank-wide
Mengakselerasi proses digitalisasi
02
Memperkuat kapabilitas
03 keamanan digital dan cyber
Memberdayakan SDM
dengan kompetensi unggul 04
Page 9
MENJAGA KUALITAS PORTOFOLIO KREDIT Penyaluran Kredit 7,1% Hingga tahun 2023, total kredit yang disalurkan Bank mencapai Rp156,6 triliun, lebih tinggi 7,1% dibandingkan posisi tahun 2022 yang sebesar Rp146,1 triliun Penyaluran Kredit Korporasi & Komersial 7,6% Peningkatan penyaluran kredit terutama didorong oleh segmen Korporasi & Komersial yang meningkat sebesar 7,6% dibandingkan tahun sebelumnya. NPL (Bruto) 1,43% 2022 1,36% 2023 Bank senantiasa menjaga kualitas kredit yang tercermin dari rasio NPL sebesar 1,36% pada tahun 2023.
Page 10
Page 11
IKHTISAR
UTAMA
12 Ikhtisar Keuangan
16 Ikhtisar Saham
17 Aksi Korporasi
17 Informasi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham
18 Penerbitan Obligasi dan Sukuk
18 Ikhtisar Obligasi dan Sukuk
20 Peristiwa Penting 2023
25 Penghargaan & Sertifikasi
Di tengah situasi yang
penuh tantangan,
Bank BTPN masih
berhasil membukukan
kinerja keuangan yang
positif, dengan tetap
memperhatikan penerapan
manajemen risiko.
Page 12
Pendapatan Bunga
KINERJA Rp 18,8 Triliun
20
Bank berhasil membukukan kenaikan
Pendapatan Bunga sebesar 18,3%
terutama didorong oleh pendapatan bunga
dari penyaluran kredit.
KPMM
23
29,9 %
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Bank tahun 2023 lebih tinggi dibandingkan
tahun sebelumnya yang sebesar 27,3%
LCR
199,7 %
Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank per
akhir tahun 2023 berada di tingkat yang
sehat.
Pendapatan Operasional
Rp 14,1 Triliun
Pendapatan operasional naik 3,1% dari
Rp13,7 triliun di tahun 2022, dikontribusikan
oleh kenaikan bunga bersih sebesar 3,1%
dan kenaikan pendapatan operasional lainnya
sebesar 3,0%.
Laba Bersih Tahun Berjalan
Rp 2,7 Triliun Rasio CASA
Bank memutuskan untuk
menambah pencadangan kredit
40,8 %
pada tahun 2023 dan juga sebagai
bentuk antisipasi berakhirnya POJK
relaksasi kredit restrukturisasi
pada 31 Maret 2024. Hal tersebut
berdampak pada pencapaian laba Bank berhasil meningkatkan saldo CASA di tahun
bersih yang menurun sebesar 2023 sebesar 10,0% sehingga rasio CASA juga
26,1% dibandingkan dengan tahun meningkat menjadi 40,8% dari 35,0%.
2022.
10 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 13
Ikhtisar Utama
Bank BTPN berupaya
memberikan kemudahan
layanan kepada para
nasabah melalui
Kantor Cabang ketersediaan jaringan kantor
58
cabang maupun ATM.
Kantor
ATM
214 Unit
Keterangan Jumlah
Kantor Pusat Operasional 1
Kantor Wilayah Non Operasional 9
Kantor Cabang 58
Kantor Cabang Pembantu 197
Kantor Fungsional
• Kantor Fungsional Operasional 1
Kantor Cabang • Kantor Fungsional Non Operasional
Total Jaringan Kantor
0
266
Pembantu ATM 214
197
TCR 0
Kantor Payment Point 18
Total Jaringan Kantor & ATM 498
* data Jaringan Kantor BTPN Individual
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 11
Page 14
Ikhtisar Utama
IKHTISAR
KEUANGAN
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 2023 2022 2021 2020
Neraca Keuangan
Jumlah Aset 201.448.392 209.169.704 191.917.794 183.165.978
Aktiva Produktif 1)
197.325.929 204.169.669 187.244.554 176.915.917
Pinjaman yang Diberikan 2) 156.561.297 146.123.516 135.598.774 136.212.619
Simpanan Nasabah 3)
108.198.576 114.866.548 109.380.130 100.788.906
Pinjaman yang Diterima 34.283.897 48.025.106 37.615.236 37.176.039
Efek-efek yang Diterbitkan 200.569 200.134 996.089 993.045
Penyertaan Saham 102.586 103.473 22.522 22.522
Jumlah Liabilitas 3)
160,165,288 169.756.680 155.838.867 150.201.225
Jumlah Ekuitas 4) 41.283.104 39.413.024 36.078.927 32.964.753
Jumlah Lembar Saham yang Disetor dan Dibayar Penuh 8.149.106.869 8.149.106.869 8.149.106.869 8.148.931.869
(dalam satuan)
Informasi Hasil Usaha
Pendapatan Bunga 18.815.673 15.899.646 14.748.604 16.403.483
Beban Bunga (6.771.610) (4.221.331) (3.605.564) (5.779.055)
Pendapatan Bunga Bersih 12.044.063 11.678.315 11.143.040 10.624.428
Pendapatan Operasional Lainnya 2.073.443 2.012.615 1.959.784 1.688.837
Beban Operasional Lainnya (7.606.552) (7.193.087) (6.982.870) (6.883.113)
Biaya CKPN (3.049.919) (1.840.167) (2.111.776) (2.799.638)
Pendapatan Operasional - Bersih 3.461.035 4.657.676 4.008.178 2.630.514
Laba Tahun Berjalan Sebelum Pajak 3.457.682 4.657.319 4.007.172 2.633.076
Laba Bersih Tahun Berjalan 2.682.484 3.629.564 3.104.215 2.005.677
Laba Tahun Berjalan Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 2.358.334 3.095.701 2.664.714 1.749.293
• Kepentingan Non Pengendali 324.150 533.863 439.501 256.384
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak 18.348 (154.602) 78.604 24.198
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan, Setelah Pajak 2.700.832 3.474.962 3.182.819 2.029.875
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 2.376.847 2.939.728 2.742.035 1.776.256
• Kepentingan Non Pengendali 323.985 535.234 440.784 253.619
Laba Bersih per Saham (Nilai Penuh) 293 384 331 217
Catatan:
1. Termasuk pinjaman pembiayaan/piutang syariah yang diberikan, giro pada BI dan bank-bank lain, penempatan pada BI dan bank-bank lain, efek-efek, penyertaan
saham, tagihan akseptasi, dan tagihan derivatif.
2. Termasuk pembiayaan/piutang Syariah
3. Termasuk dana syirkah temporer
4. Termasuk kepentingan non-pengendali
12 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 15
Ikhtisar Utama
(dalam %)
Keterangan 2023 2022 2021 2020
Rasio Keuangan
Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 5) 29,9 27,3 26,2 25,6
Aset Produktif
Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah 0,7 0,7 0,8 0,6
terhadap total aset produktif dan aset nonproduktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 0,7 0,7 1,3 1,0
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan 2,5 1,8 2,2 2,0
terhadap aset produktif
NPL-Bruto 1,4 1,4 1,7 1,2
NPL-Neto 0,4 0,4 0,4 0,5
Profitabilitas
Imbal Hasil Aset (ROA) 6) 1,7 2,4 2,2 1,4
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 6,5 9,1 8,6 6,1
Margin Pendapatan Bunga Bersih (NIM) 6,5 6,3 6,6 6,1
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 7) 83,7 75,1 76,0 85,5
Biaya Dana 4,4 2,7 2,5 3,8
Cost to Income Ratio (CIR) 7) 52,7 49,8 49,3 53,9
Laba (rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan 16,6 26,0 24,0 14,6
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 8) 142,7 126,7 123,1 134,2
Rasio Lancar 33,7 45,3 44,8 39,5
Solvabilitas
Liabilitas terhadap Aktiva 79,5 81,2 81,2 82,0
Liabilitas terhadap Ekuitas 414,2 460,0 458,8 481,2
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Giro Wajib Minimum Utama Rupiah (Bank only) 8,3 8,2 3,7 3,2
Giro Wajib Minimum Utama Valuta Asing (Bank only) 4,0 4,0 4,0 4,0
Posisi Devisa Neto (Bank only) 0,5 0,3 0,1 0,4
Lain-lain
Jumlah Kantor Cabang 9) 333 358 477 536
Jumlah ATM dan TCR 228 221 224 227
Jumlah Karyawan 10) 20.933 19.740 19.334 19.370
Catatan:
5. Termasuk risiko kredit, operasional dan pasar
6. RoA sebelum pajak
7. BOPO dan CIR tahun 2019-2021 telah disajikan kembali agar sesuai dengan penyajian rasio di tahun 2022 (sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal
30 Juni 2020 tentang “Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional”)
8. LDR (tidak termasuk Pinjaman kepada Bank)
9. Termasuk Payment Points & Kantor Fungsional
10. Termasuk BTPN Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 13
Page 16
Ikhtisar Utama
IKHTISAR
KEUANGAN
Simpanan Nasabah
01
(termasuk dana syirkah temporer)
Rp108,2 Triliun
Total
02
Ekuitas
Rp41,3 Triliun
Rasio
03
KPMM
29,9%
Return on
04
Equity (RoE)
6,5%
Total
05
Aset
Rp201,4 Triliun
14 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 17
Ikhtisar Utama
Laba Bersih yang Diatribusikan
Pendapatan Bunga Bersih kepada Pemilik Entitas Induk
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
11,7 12,0 3,1
11,1
2,7
2,4
2021 2022 2023 2021 2022 2023
Pendapatan Operasional Lainnya Beban Operasional Lainnya
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
2,1 2021 2022 2023
2,0
1,9
(7,0) (7,2)
2021 2022 2023 (7,6)
Pinjaman yang Diberikan Dana Pihak Ketiga
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
156,6 114,9
146,1 109,4 108,2
135,6
2021 2022 2023 2021 2022 2023
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 15
Page 18
Ikhtisar Utama
IKHTISAR
SAHAM
PENAWARAN UMUM PERDANA
PT BANK BTPN Tbk (“Bank BTPN”, “Bank”) melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 8 Juni 2007. Pada
aksi korporasi itu, jumlah saham yang ditawarkan kepada publik sebanyak 267.960.220 lembar saham dengan nilai
nominal Rp100 (nilai penuh) per saham. Harga penawaran setiap saham sebesar Rp2.850 (nilai penuh). Saham-saham
tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Maret 2008.
Volume Jumlah Saham
Tertinggi Terendah Penutupan Kapitalisasi Pasar
Periode Perdagangan Tercatat
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp)
(Saham) (Lembar)
2023
Kuartal I (Maret) 2.580 2.400 2.500 1.599.600 8.149.106.869 20.372.767.172.500
Kuartal II (Juni) 2.710 2.460 2.710 2.661.600 8.149.106.869 22.084.079.614.990
Kuartal III (September) 2.780 2.700 2.700 4.379.500 8.149.106.869 22.002.588.546.300
Kuartal IV (Desember) 2.700 2.520 2.620 2.008.000 8.149.106.869 21.350.659.996.780
2022
Kuartal I (Maret) 2.680 2.570 2.670 1.608.600 8.149.106.869 21.758.115.340.230
Kuartal II (Juni) 2.620 2.490 2.500 2.216.100 8.149.106.869 20.372.767.172.500
Kuartal III (September) 2.530 2.380 2.460 3.772.700 8.149.106.869 20.046.802.897.740
Kuartal IV (Desember) 2.850 2.420 2.650 3.654.400 8.149.106.869 21.595.133.202.850
PERKEMBANGAN SAHAM BULANAN
Harga Penutupan Volume Perdagangan
3.000 2.500.000
2.400 2.000.000
1.800 1.500.000
1.200 1.000.000
600 500.000
0 0
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Volume Perdagangan 2023 Volume Perdagangan 2022
Harga Penutupan 2023 Harga Penutupan 2022
16 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 19
Ikhtisar Utama
AKSI
KORPORASI
Pada tanggal 7 Desember 2023, Bank (yang telah dicabut dan digantikan dengan Peraturan
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham OJK No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam
Luar Biasa (RUPSLB) dengan agenda: Menjaga Kinerja Dan Stabilitas Pasar Modal Pada
1. Persetujuan atas pelaksanaan penarikan saham Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan),
hasil pembelian kembali. yang akan efektif dalam jangka waktu 60 hari sejak
2. Persetujuan atas rencana Penambahan Modal tanggal pengumuman, jika tidak ada keberatan dari
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Kreditur.
Dahulu II (“PMHMETD II”) atau Right Issue II.
Selanjutnya berdasarkan keterbukaan informasi kepada
Bank telah mendapatkan persetujuan dari Pemegang pemegang saham dalam rangka PMHMETD II pada
Saham untuk kedua agenda tersebut. tanggal 11 Desember 2023, Bank telah mengungkapkan
bahwa rencana penggunaan dana PMHMETD II
Berdasarkan pengumuman kepada kreditur pada adalah untuk melakukan ekspansi dan investasi usaha
tanggal 8 Desember 2023, penarikan Treasury Stock melalui pengambilalihan Perusahaan-Perusahaan yang
dilakukan untuk memenuhi Peraturan OJK No. 2/ bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu PT Oto
POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Multiartha dan PT Summit Oto Finance, dari PT Summit
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Auto Group yang saat ini merupakan anak perusahaan
Kondisi Pasar yang Berfluktuasi secara Signifikan dari Group Sumitomo Corporation dan SMBC
INFORMASI PENGHENTIAN
SEMENTARA PERDAGANGAN
SAHAM
Selama tahun 2023, tidak ada penghentian sementara perdagangan saham Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 17
Page 20
Ikhtisar Utama
PENERBITAN OBLIGASI
DAN SUKUK
Selama tahun 2023, Bank tidak menerbitkan Obligasi/Sukuk.
IKHTISAR
OBLIGASI DAN SUKUK
Tanggal Jumlah Obligasi Tanggal Jatuh
Keterangan Tingkat Bunga (%) Outstanding (Rp)
Pencatatan (Rp) Tempo
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
Seri B 27 November 2019 201.000.000.000 7,75 26 November 2024 201.000.000.000
PERINGKAT OBLIGASI BANK BTPN
Obligasi Peringkat 2023 Peringkat 2022 Peringkat 2021
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN AAA (idn) AAA (idn) AAA (idn)
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
PEMBAYARAN BUNGA DAN POKOK TAHUN 2023
Pada tahun 2023, Bank merealisasikan pembayaran bunga untuk Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan
Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019 seri B. Berikut adalah rinciannya:
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran - Bersih (Rp)
Bunga ke-13 27 Februari 2023 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-14 26 Mei 2023 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-15 28 Agustus 2023 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-16 27 November 2023 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-17 26 Februari 2024 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-18 26 Mei 2024 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-19 26 Agustus 2024 Rp3.894.375.000,-
Bunga ke-20 26 November 2024 Rp204.894.375.000,-
18 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 21
Page 22
Ikhtisar Utama
PERISTIWA
PENTING 2023
25 Januari 5 Februari 28 Februari
Bank BTPN menggelar acara Media Gathering Jenius dari Bank BTPN berkolaborasi dengan Bank BTPN melaksanakan
pertama kali sejak Henoch Munandar ditetapkan Pocari Sweat sebagai sponsor utama dalam acara Konferensi Pers Paparan
sebagai Direktur Utama pada 29 September konferensi pers POCARI SWEAT Run Indonesia 2023 Kinerja Keuangan 2022 secara
2022. Acara tersebut dihadiri oleh 29 jurnalis dari yang dilaksanakan bertepatan dengan ulang tahun offline di Menara BTPN lantai
27 media. Dari Bank BTPN, turut hadir Direktur Pocari Sweat yang ke-10. Hadir sebagai narasumber 27, Jakarta. Dalam kegiatan
Kepatuhan Dini Herdini, Head of Wholesale pada acara konferensi pers ini, Ridwan Kamil selaku ini, Bank BTPN melaporkan
& Commercial Banking Nathan Christianto, Gubernur Jawa Barat, Puspita Winawati selaku performa solid sepanjang 2022
dan Communications & Daya Head Andrie Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, Daniel dengan pertumbuhan laba
Darusman. Mananta selaku Brand Ambassador Pocari Sweat, bersih sebesar 16% di tengah
dan Anita Ekasari selaku Digital Banking Acquisition, ancaman resesi global dan
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengenal Service, and Marketing Head, Bank BTPN. masa transisi dari pandemi
media lebih dekat dan berkenalan secara menuju endemi.
langsung serta sebagai bentuk apresiasi Bank Konferensi pers yang dipandu oleh Melanie Putria
atas kerja sama yang telah terjalin dengan baik. dimulai dengan lari pagi bersama narasumber Konferensi Pers dihadiri oleh
Pada kesempatan itu, Henoch Munandar dan dan beberapa publik figur. POCARI SWEAT Run Henoch Munandar selaku
Dini Herdini menyampaikan informasi terkini Indonesia 2023 dilaksanakan secara hybrid dan Direktur Utama Bank BTPN,
mengenai profil dan komitmen Bank BTPN, flag-off utama akan di Gedung Sate, Bandung pada Hanna Tantani selaku Direktur
khususnya untuk selalu mendampingi para tanggal 30 Juli 2023. Kategori dalam kegiatan ini: Keuangan Bank BTPN,
nasabah serta mendukung pencapaian Tujuan marathon, half marathon, dan 10K untuk kategori Dini Herdini selaku Direktur
Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable offline. Sementara untuk virtual run, terdapat kategori Kepatuhan Bank BTPN, dan
Development Goals (SDGs) melalui unit bisnis, marathon, half marathon, 10K, 5K, 3K, dan kids dash. Irwan Tisnabudi selaku Digital
program maupun produk dari Bank BTPN. Untuk menambah keseruan, Jenius dari Bank BTPN Banking Head Bank BTPN
memberikan penawaran spesial untuk pembelian sebagai pembicara. Sebanyak
tiket offline dan virtual, kegiatan bersama komunitas, 20 jurnalis dari 19 media hadir
hingga pada saat penukaran race pack dan race day. dalam kegiatan ini.
13 April 14 April
Bank BTPN melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Jenius dari Bank BTPN mengadakan virtual Konferensi Pers Jenius
(RUPST) yang memutuskan adanya perubahan susunan Direksi Study: Perilaku Masyarakat Digital Savvy Menjelang Idulfitri 2023.
dan Dewan Komisaris, serta penggunaan laba bersih tahun buku Melalui survei ini, Jenius mengamati perilaku masyarakat digital savvy
2022 untuk pembayaran dividen pertama kalinya sejak 2017. Bank yang mempertahankan kebiasaan-kebiasaan finansial baik dari masa
BTPN menetapkan Atsushi Hino sebagai Direktur menggantikan Kan pandemi pada momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini.
Funakoshi, dengan masa jabatan terhitung efektif sejak izin kerja dan
izin tinggalnya diperoleh secara lengkap hingga RUPST 2025. Survei yang dilangsungkan pada Maret-April 2023 dengan melibatkan
127 responden berusia 18-40 tahun mengungkapkan bahwa 76%
Selain itu, Bank BTPN juga turut menetapkan perubahan susunan responden menerima THR pada Idulfitri kali ini. Terdapat tiga karakter
Dewan Komisaris dengan diterimanya pengunduran diri Irwan digital savvy saat menerima THR, yaitu The Saver (41%), yang
Mahjudin dari jabatannya sebagai Komisaris Independen Perseroan mengalokasikan THR mereka untuk menabung, The Spender (40%),
dan mengangkat Onny Widjanarko yang masa jabatannya akan efektif yang mengalokasikan THR untuk langsung dibelanjakan, serta karakter
setelah memperoleh persetujuan OJK hingga RUPST 2025. The Investor (19%), yang mengalokasikan THR untuk berinvestasi.
20 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 23
Ikhtisar Utama
4 Mei 25 Mei 22 Juni
Bank BTPN bersama 4 (empat) kreditur lainnya, yaitu PT Jenius dari Bank BTPN mengadakan Media Bank BTPN menggelar
Bank DBS Indonesia, PT Bank Mayapada Internasional Gathering #LariBarengJenius di Surabaya Rapat Umum Pemegang
Tbk, PT Bank Mizuho Indonesia, dan Bank of China dalam rangka Jenius sebagai co-title Saham Luar Biasa (RUPSLB)
(Hong Kong) Ltd cabang Jakarta sepakat memberikan sponsor Pocari Sweat Run Indonesia ingin yang memutuskan adanya
fasilitas pinjaman sindikasi senilai Rp1,111 triliun kepada mengajak teman Jenius di Surabaya untuk perubahan susunan Direksi
PT Seino Indomobil Logistics (PT SIL) untuk pembiayaan berpartisipasi dalam acara maraton tahunan dan menetapkan Keishi Kobata
belanja modal. yang akan diselenggarakan di Gedung Sate, sebagai Direktur menggantikan
Bandung pada tanggal 30 Juli 2023 secara Hiromichi Kubo. Keishi Kobata
Para kreditur bersama PT SIL menandatangani perjanjian hybrid; serentak dilakukan secara offline efektif menjabat setelah
fasilitas pinjaman sindikasi tersebut pada Kamis, 4 di Bandung dan secara virtual di seluruh memperoleh ijin kerja dan ijin
Mei 2023 di Jakarta. Bank BTPN bertindak sebagai Indonesia. tinggal terbatas secara lengkap
Coordinator, Mandated Lead Arranger, dan Bookrunner sampai dengan RUPS Tahunan
dalam perjanjian sindikasi bertenor lima tahun ini. Jenius memberikan penawaran spesial pada yang akan diselenggarakan
Penyaluran pinjaman sindikasi ini akan mendorong kinerja saat pembelian tiket, kegiatan bersama pada tahun 2025.
Bank BTPN untuk terus tumbuh. Kerja sama ini ditandai komunitas Jenius Co.Create dan komunitas
secara simbolis dengan seremoni yang dihadiri oleh lari yang tersebar di berbagai kota di
Presiden Direktur Indomobil Group Jusak Kertowidjojo Indonesia, hingga keseruan saat penukaran
dan Head of Wholesale Banking Bank BTPN Moses race pack dan race day melalui program
Ronald Supardi pada Jumat, 5 Mei 2023 di Jakarta. #LariBarengJenius.
22 Juni 27 Juli
Bank BTPN dan International Finance Jenius dari Bank BTPN, selaku co-title sponsor Pocari Sweat Run Indonesia menyelenggarakan
Corporation (IFC) menjalin kerja sama dalam press briefing dalam rangka mendukung penyelenggaraan ajang lari tahunan ini melalui
kesepakatan obligasi sosial dan hijau untuk rangkaian acara dalam program #laribarengjenius. Kolaborasi antara Jenius dengan Pocari
memperkuat aksi iklim dan mendorong Sweat Run Indonesia akan berlangsung selama tiga tahun ke depan hingga 2025. Program
pembangunan inklusif di Indonesia. Dalam #laribarengjenius terdiri dari rangkaian acara dan penawaran promo menarik yang teman Jenius
kerja sama ini, IFC akan menginvestasikan dapat nikmati, antara lain penawaran spesial untuk pembelian tiket Pocari Sweat Run Indonesia
hingga US$500 juta di Bank BTPN, yang offline dan virtual dengan pembayaran menggunakan Jenius, promo menarik untuk belanja
terdiri dari penerbitan obligasi sosial dan peralatan olahraga lari, fun run bersama komunitas lari di 13 kota, hingga keseruan di booth
obligasi hijau. Penerbitan obligasi ini akan Jenius pada saat hari penukaran race pack (race pack collection) dan race day.
menjadi yang pertama bagi Bank BTPN dan
memperkuat komitmennya dalam mendukung Sebagai rangkaian dari Road to Pocari Sweat Run Indonesia 2023, Jenius berkolaborasi dengan
sektor usaha mikro, kecil, dan menengah Pocari Sweat mengajak komunitas lari dalam aktivitas fun run #laribarengjenius di 34 kota, antara
(UMKM) di Indonesia, khususnya bisnis-bisnis lain Jakarta, Bogor, Bekasi, Bandung, Surabaya, Bali, Magelang, Malang, Yogyakarta, Makassar,
yang dipimpin oleh perempuan serta aksi Balikpapan, Pekanbaru, Semarang, dan beberapa kota lainnya. Dari kota-kota tersebut, Jenius
adaptasi terhadap perubahan iklim. Co.Create melakukan kegiatan kokreasi dan community gathering bersama para pelari di 15 kota
dan diikuti oleh lebih dari 600 peserta.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 21
Page 24
Ikhtisar Utama
PERISTIWA
PENTING 2023
21 Agustus 22 Agustus 4 September
Bank BTPN telah mengubah proses Human Jenius dari Bank BTPN menyelenggarakan Pada Hari Pelanggan Nasional, jajaran
Capital Management (HCM) dengan bermitra press briefing dalam rangka merayakan direksi dan manajemen Bank BTPN ikut
dengan Darwinbox, penyedia teknologi ulang tahun ketujuh tahun. Pada usia turun langsung untuk melayani nasabah
sumber daya manusia global yang diakui. ketujuh tahun ini, Jenius terus berinovasi dan mengambil peran dalam menjelaskan
Dengan langkah strategis ini, Bank BTPN melalui proses kokreasi dan kolaborasi produk, dalam program pemberdayaan,
menegaskan kembali komitmennya untuk dengan masyarakat digital savvy. Pada dalam mendampingi nasabah pada saat
menyediakan peluang berharga yang momen perayaan ulang tahun yang ketujuh akad kredit yang dilakukan di berbagai
memberikan dampak signifikan pada ini, Jenius juga melakukan sebuah survei cabang Bank BTPN di Indonesia,
kehidupan jutaan orang, memperkuat bertajuk Jenius Study: Kebiasaan Finansial membagikan tangkai mawar hidup
posisinya sebagai inovator teknologi di Digital Savvy 2023, serta menghadirkan dan cokelat kepada nasabah, hingga
industri keuangan dengan pendekatan yang program 7 hari 7 malam #jadilebihjenius mengunjungi sejumlah nasabah Bank BTPN
benar-benar berpusat pada manusia. dengan beragam penawaran spesial yang di Indonesia.
dapat dinikmati teman Jenius.
Melalui platform ini, Bank BTPN memiliki Bank BTPN melaksanakan beragam
visi untuk berinovasi dalam transformasi Sebagai bentuk apresiasi terhadap aktivitas pada Hari Pelanggan Nasional
digital seluruh proses HR yang terintegrasi, teman Jenius, pada momen perayaan untuk nasabah dari berbagai unit bisnis,
dimulai dari integrasi karyawan baru, proses ulang tahun yang ketujuh kali ini, Jenius seperti Sinaya, Bisnis Mikro, Usaha Kecil
manajemen kinerja, hingga pendekatan menghadirkan program 7 hari 7 malam dan Menengah, Jenius, dan Purna Bakti.
pembelajaran berkelanjutan dan sistem #jadilebihjenius lewat beragam penawaran Aktivitas Bank BTPN pada Hari Pelanggan
survei yang mampu mengukur umpan balik spesial ulang tahun. Penawaran spesial Nasional ini meliputi, layanan kesehatan
karyawan. Ini mencakup seluruh aspek, dari ini telah berlangsung selama 7 hari penuh bagi para nasabah, Pekan Purnabakti,
akuisisi talenta, manajemen talenta, hingga mulai 11 hingga 17 Agustus yang terdiri pemberian beberapa penawaran menarik
pengembangan karyawan. dari 7 penawaran spesial di tempat makan dari Jenius, dan program Daya, serta juga
dan minum pilihan, 7 penawaran spesial di dihadiri pejabat dari mitra, yaitu PT TASPEN
merchant pilihan, 7 penawaran spesial dari (Persero) dan PT ASABRI (Persero).
fitur pilihan Jenius.
12 September 24 September
Bank BTPN bekerja sama dengan Great Eastern General Insurance Jenius dari Bank BTPN memberikan dukungan pada Acara Garmin
Indonesia (GEGI) dalam bidang distribusi bancassurance. Kolaborasi Run Asia Series 2023 di Uptown Park - Summarecon Mall Serpong,
tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama yang Tangerang. Event lari yang membawa tema “From Zero to Hero” ini
dihadiri oleh Jeffrey Tjoeng, Head of Business Banking Bank BPTN, diikuti oleh 5,000 peserta dari berbagai usia yang berpartisipasi di
dan Linggawati Tok sebagai Direktur Marketing mewakili GEGI. nomor lari 5K, 10K hingga 21K dan Kids Dash.
Melalui kolaborasi ini, Bank BTPN ikut serta dalam program pemerintah Pada acara ini, Jenius menghadirkan program #laribarengjenius
untuk mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan dengan berupa fun run, workshop, dan talk show tentang persiapan mengikuti
mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah di Indonesia. lomba lari. Jenius juga menghadirkan penawaran spesial untuk
Sinergi Bank BTPN dan GEGI diawali dengan enam produk, yaitu pengguna Jenius seperti pembelian tiket Garmin Run Indonesia 2023
asuransi semua risiko industri (industrial all risk), asuransi gempa bumi, dan diskon khusus pembelian produk Garmin menggunakan Jenius
asuransi marine cargo, asuransi kendaraan bermotor, asuransi semua untuk pembayaran. Untuk menambah keseruan, selama dua hari
risiko kontraktor (contractor all risk), dan asuransi contractor’s plants pengambilan race pack pada 22-23 September 2023, dan pada hari
and machinery. Produk-produk tersebut khusus bagi nasabah Bank perlombaan Garmin Run 2023 Indonesia, Jenius menyelenggarakan
BTPN yang membutuhkan perlindungan usaha dan asetnya. Jenius Auction, Jenius Cheering Zone, Jenius Running Experience
Booth, dan banyak lagi.
22 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 25
Ikhtisar Utama
6 Oktober 12 Oktober
Jenius dari Bank BTPN kembali menghadirkan program Bank BTPN menyelenggarakan Sustainability Seminar 2023 “Addressing Climate
7 Hari 7 Malam #jadilebihjenius dengan menghadirkan Change through Decarbonization Initiatives across Wider Business Sectors” dengan
Jenius Online Travel Fair untuk pertama kali, mulai tanggal tajuk “Beyond Energy Transition: Seizing Opportunities in The Pathway to Net
11–17 Oktober 2023. Tersedia potongan hingga Rp7 Zero Economy”. Seminar yang diikuti oleh sedikitnya 200 tamu undangan dari 60
juta yang dapat digunakan di Traveloka untuk beli tiket perusahaan dan berlangsung di The Westin Hotel Jakarta pada 12 Oktober 2023
transportasi, akomodasi, hingga aktivitas selama berlibur. lalu, bertujuan untuk berbagi pengetahuan kepada nasabah korporasi terkait usaha-
Jenius Online Travel Fair hadir mengusung konsep travel usaha dekarbonisasi yang juga bisa dilakukan oleh berbagai sektor bisnis. Tidak
fair yang baru dan belum pernah dilakukan sebelumnya. hanya nasabah, acara ini turut dihadiri oleh 18 jurnalis dari berbagai media, mulai
dari Bisnis Indonesia, Infobank, Tempo, Sindonews.com, SWA, Gatra, dan lainnya.
Teman Jenius bisa mengikuti voucher war untuk
mendapatkan potongan harga Rp7 juta hanya dengan Terdapat tiga pembicara kunci dalam seminar ini, yaitu Kepala Region I,
membeli voucher seharga Rp7.007 di Loket.com Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Abdul Malik Sadat Idris,
menggunakan Kartu Kredit dan Kartu Debit Jenius Visa. Direktur Pengawasan Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan
voucher tersebut dapat di-redeem di Traveloka untuk Lufaldy Ernanda, dan Head of Business Development 2 Division Bursa Efek
berbagai macam kebutuhan, seperti pemesanan hotel, Indonesia Ignatius Denny Wicaksono. Seminar ini menghadirkan empat sesi dengan
transportasi, hingga hiburan. Total ada lebih dari 5.000 topik yang berbeda dari berbagai pembicara sebagai berikut: Principal for Policy
voucher akan dialokasikan untuk diperebutkan selama & Program Indonesia Business Council (IBC) Nanda Noor, Climate-specialized
periode voucher war berlangsung. Selain potongan hingga Associate Investment Officer International Finance Corporation (IFC) Sonali Gupta,
Rp7 juta di Traveloka dengan pembelian menggunakan Head of ESG Convene Katherine Pamintuan, Head of ESG Convene Katherine
Kartu Kredit Jenius dan Kartu Debit Jenius Visa, teman Pamintuan. Selain itu, hadir juga Head of Sustainability Solutions Group (APAC)
Jenius juga bisa memanfaatkan penawaran spesial berupa Sumitomo Mitsui Banking Corporation Priya Bellino sebagai moderator.
ekstra cashback hingga Rp2,5 juta dari Flexi Cash.
2 November 22 November
Bank BTPN mengumumkan kerja sama kemitraan Bank BTPN menggelar Economic Outlook 2024 sekaligus peluncuran inovasi
dengan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (“MAMI”), produk terbaru Bank BTPN yakni “ESG Deposit”, di Grand Ballroom Hotel Indonesia
perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia Kempinski, Jakarta. Pada gelaran Economic Outlook tahun ini, Bank BTPN
dengan dana kelolaan (AUM) reksa dana sebesar Rp45,8 mengusung tajuk utama “Navigating through 2024: Strategies for Resilience and
triliun (per akhir September 2023). Melalui kerja sama Growth” yang mencerminkan visi strategis Bank BTPN untuk berjalan bersama
ini, Bank BTPN akan melengkapi bisnisnya dengan nasabah melewati tantangan tahun-tahun mendatang dengan ketahanan dan
menghadirkan 7 (tujuh) reksa dana Manulife untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
memberikan solusi investasi bagi para nasabahnya.
Pada kesempatan ini, Sekretaris Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari dan
Produk tersebut terdiri dari satu reksa dana pasar uang Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Republik Indonesia
dalam denominasi rupiah, dua reksa dana pendapatan Febrio Kacaribu hadir sebagai perwakilan pemerintah untuk memberikan pidato
tetap dalam denominasi rupiah, satu reksa dana utama. Co-Founder Creco Research Institute Chatib Basri turut hadir untuk
pendapatan tetap dalam denominasi dolar AS, dua reksa membahas materi mengenai prospek makroekonomi pada tahun Pemilu di tengah
dana saham dalam denominasi rupiah, dan satu reksa ketidakpastian perekonomian global. Sementara, Yustinus Prastowo selaku Staf
dana saham offshore dalam denominasi dolar AS yang Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis memaparkan strategi fiskal
portofolionya terdiri dari saham-saham perusahaan Asia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 mendatang.
berskala global. Sebagai penutup, Muhammad Qodari selaku Pengamat Politik dan Direktur
Eksekutif Indo Barometer berbicara mengenai periode Pemilu di Indonesia yang
akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 23
Page 26
Ikhtisar Utama
PERISTIWA
PENTING 2023
23 November 30 November-1 Desember
Jenius dari Bank BTPN mengadakan Konferensi Pers, Bank BTPN mengadakan Year-end Media Gathering 2023 “Back to the Roots:
menghadirkan penukaran Yay Points di Kartu Kredit Jenius Mengenal Kembali Bank BTPN” di Gedung De Driekleur, Bandung. Acara ini
Visa yang menjadi lengkap dengan hadirnya kategori travel sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi kepada media atas dukungan dan
untuk penukaran ke KrisFlyer Miles dan Traveloka Points. Hal kerja sama yang telah terjalin dengan baik, sekaligus untuk lebih mempererat
ini merupakan pengembangan lebih lanjut setelah sebelumnya, hubungan antara Bank BTPN dengan media. Direktur Utama Bank BTPN
pada Mei 2023 yang lalu, Yay Points dapat ditukar dengan Henoch Munandar, Direktur Kepatuhan Bank BTPN Dini Herdini, Head
saldo e-Wallet, yaitu GoPay dan OVO. of Wholesale, Commercial, and Transaction Banking Bank BTPN Nathan
Christianto, Digital Banking Business Stream Head Bank BTPN Anita Ekasari,
Untuk semakin memaksimalkan pengumpulan Yay Points dan Communications and Daya Head Bank BTPN Andrie Darusman hadir
karena di Jenius #SemuaAdaPoinnya, Jenius juga memiliki dalam acara ini.
program Double Yay. Dengan adanya program Double Yay
ini, untuk setiap transaksi domestik di kategori pilihan dan Rangkaian kegiatan diawali dengan sharing session bersama narasumber
transaksi di luar negeri kelipatan Rp10.000 akan mendapatkan Bank BTPN di hadapan 22 jurnalis dari 11 media nasional dan 11 media lokal
2 Yay Points (1 Yay Points senilai Rp5.000). Tidak hanya Bandung. Selain itu, media juga berkesempatan untuk mengunjungi kantor
itu, teman Jenius juga bisa mendapatkan bonus Triple Yay cabang Bank BTPN Ahmad Yani untuk melihat secara langsung kegiatan
Points (3x Yay Points) dengan transaksi pakai Kartu Kredit layanan kesehatan dan pengambilan manfaat para nasabah pensiunan, serta
Jenius Visa, dengan minimal akumulasi transaksi sebesar walking tour kota Bandung bersama Ceritabandung.id untuk mengunjungi
Rp20.000.000 per bulan. beberapa tempat kuliner khas Bandung.
7 Desember 11-12 Desember
Bank BTPN menggelar Rapat Umum Bank BTPN kembali menggelar ajang tahunan,
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yaitu “Daya Fest 2023”, pada 12-13 Desember
pada 7 Desember 2023. Dalam RUPSLB 2023. Dengan mengusung tema “Sebuah
tersebut, pemegang saham resmi Pemberdayaan untuk Kehidupan Berkelanjutan
menyetujui: (1) rencana penarikan saham- yang Lebih Berarti”, rangkaian acara Daya
saham Perseroan hasil pembelian kembali Fest 2023 menjadi salah satu wujud komitmen
(”Treasury Stock”); dan (2) rencana Bank BTPN dalam penerapan pembangunan
Penambahan Modal dengan Memberikan berkelanjutan yang tak lepas dari peran
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu serta pemangku kepentingan eksternal yang
II (“PMHMETD II”) atau Right Issue II, berbisnis atau berinteraksi dengan Bank
sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar BTPN, sekaligus melakukan edukasi untuk
Perseroan dan peraturan perundang- memperluas pemahaman topik keberlanjutan
undangan yang berlaku. bagi masyarakat.
24 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 27
Ikhtisar Utama
PENGHARGAAN
& SERTIFIKASI
PENGHARGAAN
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 25
Page 28
Ikhtisar Utama
PENGHARGAAN
& SERTIFIKASI
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
1 4th Anniversary KBMI 3 The Iconomics 17 N/A Penghargaan ini sebagai bentuk
Indonesia’s Mobile Banking Februari apresiasi kepada institusi yang
Popular Digital 2023 telah berinovasi dalam ranah digital
Products Awards di Indonesia, sehingga mampu
2023 menghadapi peluang, tantangan, dan
kompetisi dari gelombang disrupsi
teknologi. Jenius dari Bank BTPN
menerima penghargaan dalam kategori
KBMI 3, yaitu bank dengan modal inti
lebih dari Rp14-70 triliun untuk mobile
banking.
2 Triple A Country Sustainable Finance The Asset 23 N/A Bank BTPN menerima 2 (dua)
Awards 2022 2022: Februari penghargaan dalam kategori
1. “Best Green 2023 “Sustainable Finance 2022”.
Loan” Penghargaan pertama yaitu “Best Green
2. “Best Local Loan” melalui program pembiayaan hijau
Currency Green senilai total U$750 juta yang diberikan
Loan” Bank BTPN kepada PT Perusahaan
Listrik Negara (PLN) pada Desember
2022, dengan Bank BTPN dan
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
(SMBC) bersama-sama berperan
sebagai coordinating mandated lead
arranger and bookrunner, serta green
loan coordinator. Masih dalam kategori
yang sama, Bank BTPN menerima
penghargaan “Best Local Currency
Green Loan” melalui pemberian fasilitas
pembiayaan hijau senilai Rp1,06 triliun
kepada PT Kepland Investama sejak
Oktober 2021. Dalam program ini, BTPN
berperan sebagai sole lender.
3 Indonesia Conventional Bank WartaEkonomi. 24 Piagam Penghargaan diberikan kepada public
Public Relations Best Public co.id Februari relations perusahaan yang memiliki
Award (IPRA) Relations in 2023 peran dan fungsi yang sangat baik
2023: Winning Company dalam melakukan inovasi untuk
Economic Management on meningkatkan kualitas dan kinerja
Growth through Expanding Mass perusahaan di tengah persaingan
Consistent Market Product and industri yang semakin ketat dan kondisi
Collaboration Services ekonomi Indonesia yang mulai membaik.
Bank BTPN menerima penghargaan
“Best Public Relations in Company
Management on Expanding Mass
Market Product and Services” dalam
kategori Conventional Bank.
4 PR INDONESIA Terpopuler di Media PR INDONESIA 17 Maret Piagam Penghargaan diberikan kepada
AWARDS (PRIA) Cetak dan Online 2023 perusahaan yang berhasil memperoleh
2023 2022 jumlah eksposur positif tertinggi di
Subkategori media cetak dan online. Bank BTPN
Perusahaan Swasta menerima penghargaan dalam kategori
Nasional dan “Terpopuler” di media cetak dan online
Multinasional Tbk 2022, subkategori Perusahaan Swasta
Nasional dan Multinasional Tbk.
5 Top 100 Most Hanna Tantani, Infobank 05 April NA Penghargaan diberikan sebagai bentuk
Outstanding Top 100 Most 2023 apresiasi dan pengakuan kepada
Women 2023 Outstanding Women para pemimpin wanita terbaik dalam
kontribusinya melalui pengalaman
dan prestasi mereka terhadap
perkembangan lembaga/korporasi
yang dipimpinnya. Hanna Tantani
sebagai Direktur Keuangan Bank BTPN
berada pada posisi 39 dalam 100 Most
Outstanding Women.
26 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 29
Ikhtisar Utama
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
6 12th Infobank 1. The Best Bank Infobank 12 April Piagam & Penghargaan diberikan kepada institusi
Digital Brand with Digital 2023 Sertifikat yang telah berhasil melakukan promosi
Awards 2023 Service (KBMI brand perusahaan dan brand produk
3) - Jenius secara digital selama setahun terakhir
2. The 3rd Best (2022-2023) dan dinilai sebagai salah
Deposito satu bank terbaik berdasarkan penilaian
Bank Umum masyarakat dan feedback media sosial
Konvensional - terhadap produk dan layanan perbankan
BTPN Deposito berbasis digital yang dimiliki. Bank
Berjangka BTPN menerima tiga penghargaan
3. The 3rd Best yaitu The Best Bank with Digital Service
Kartu Debit (KBMI 3) - Jenius, The 3rd Best Deposito
Bank Umum Bank Umum Konvensional - BTPN
Konvensional Deposito Berjangka, dan The 3rd Best
- Kartu Debit Kartu Debit Bank Umum Konvensional -
BTPN (Jenius) Kartu Debit BTPN (Jenius).
7 PPKM Award Piagam Kementerian 8 Mei Piagam Penghargaan diberikan atas
2023 Penghargaan Kesehatan 2023 kontribusinya terhadap penanganan
Penanganan Republik COVID-19 di Indonesia. Bank BTPN
COVID-19 Indonesia menjadi salah satu dari 153 penerima
Kategori: Swasta penghargaan dalam kategori swasta
Dalam Negeri dalam negeri.
8 20th Infobank- 1. Jenius - The Infobank 20 Juni Piagam Penghargaan ini sebagai bentuk
MRI Banking Pioneer of 2023 apresiasi kepada bank atas hasil
Service Excellent Digital Banking pelayanan terbaik dan pengalaman
2023 In Indonesia nasabah pada tahun 2022, berdasarkan
(Special Rank) hasil kajian Biro Riset Infobank (BiRI)
2. The 2nd Best bersama Marketing Research Indonesia
In Service (MRI). Jenius dari Bank BTPN menerima
Excellence delapan penghargaan sekaligus.
3. The 1st Best
Bank With Digital
- Jenius (BTPN)
4. The 1st Best Call
Center
5. The 1st Best
Email
6. The 2nd Best
Mobile Banking
7. The 2nd Best
Chatbot
8. The 2nd Best Live
Chat
9 Best Companies Best Companies HR Asia 27 Juni Piagam & Penghargaan ini diberikan kepada
to Work for in to Work for in Asia 2023 Sertifikat perusahaan-perusahaan di Asia yang
Asia 2023 2023 (Indonesia memiliki kinerja terbaik di bidang
Region) sumber daya manusia. Hal ini tercermin
dari tingkat keterlibatan karyawan yang
tinggi dan budaya tempat kerja yang
unggul. Bank BTPN menjadi salah satu
penerima penghargaan Best Companies
to Work for in Asia TM 2023 (Indonesia
Region).
10 Indonesia Most Indonesia Most HerStory 27 Juli NA Penghargaan ini sebagai bentuk
Powerful Women Powerful Women 2023 apresiasi kepada para pemimpin
Awards 2023 2023 in Maximizing perempuan yang secara konsisten
Digital Technology melakukan inovasi, adaptasi, dan
Utilization to perkembangan pada perusahaannya
Support National dari setiap sektor industri. Bank BTPN
Economic Resilience (Hanna Tantani) menerima penghargaan
(Hanna Tantani) Indonesia Most Powerful Women
Kategori: 2023 in Maximizing Digital Technology
Conventional Bank Utilization to Support National
Economic Resilience dalam kategori
Conventional Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 27
Page 30
Ikhtisar Utama
PENGHARGAAN
& SERTIFIKASI
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
11 Indonesia Digital Kategori Majalah SWA & 27 Juli Sertifikat Penghargaan ini sebagai bentuk
Customer JASA KEUANGAN Business Digest 2023 apresiasi terhadap perusahaan-
Engagement BANK perusahaan yang dinilai berhasil dalam
Champion 2023 Predikat mengelola keterlibatan digital melalui
VERY GOOD strategi, inovasi, dan implementasi
program atau kinerja yang unggul untuk
mendukung pertumbuhan perusahaan
secara berkelanjutan. Jenius dari Bank
BTPN mendapatkan predikat "Very
Good" dalam kategori Jasa Keuangan
Bank.
12 28th Infobank “DIAMOND Infobank 25 Piala, Piagam Penghargaan ini sebagai bentuk
Award 2023 TROPHY” Agustus apresiasi kepada 62 bank di Indonesia
EXCELLENT 2023 yang dinilai berhasil meraih predikat
FINANCIAL kinerja “Sangat Bagus” pada “Rating
PERFORMANCE 106 Bank Versi Infobank 2023”. Majalah
BANK IN 20 Infobank memberikan penghargaan
CONSECUTIVE khusus kepada 32 bank, yaitu 9 bank
YEARS (2003-2023) meraih Golden Trofi, 4 bank meraih
& EXCELLENT Platinum Trofi, 3 bank meraih Titanium
FINANCIAL Trofi, 11 bank meraih Diamond Trofi,
PERFORMANCE dan 5 bank meraih Crown Trofi. Bank
BANK IN 2022 BTPN menerima penghargaan dalam
kategori Diamond Trofi atas kinerja
keuangan bank yang dinilai sangat baik
pada tahun 2022 dan selama 20 tahun
berturut-turut (2003-2022). Bank BTPN
merupakan salah satu dari 11 bank yang
menerima Diamond Trofi.
13 Asia Platinum Rank National Center 06 Piala Penghargaan ini sebagai bentuk
Sustainability for Corporate November apresiasi terhadap kontribusi
Reporting Rating Reporting 2023 perusahaan dalam mencapai tujuan
(ASRRAT) 2023 (NCCR) pembangunan berkelanjutan melalui
penerapan prinsip-prinsip lingkungan,
sosial, dan tata kelola dalam
menjalankan operasional bisnisnya.
Penilaian didasarkan pada tingkat
kepatuhan dan kualitas laporan
keberlanjutan terhadap standar Global
Reporting Initiative (GRI). Terdapat
empat peringkat penghargaan, yaitu
Platinum, Gold, Silver, dan Bronze.
Tahun ini merupakan tahun ke-3 Bank
BTPN memperoleh rating Platinum
secara berturut-turut dalam empat tahun
kepesertaannya dalam ajang ini.
14 Top 20 Financial Predikat "Sangat The Finance 14 Piagam Penghargaan ini sebagai bentuk
Institution Bagus" dalam November apresiasi terhadap bank, perusahaan
Awards 2023 kategori Bank 2023 asuransi jiwa dan umum, serta
beraset Rp100 triliun multifinance yang berhasil menjaga
s.d. <Rp500 triliun kinerja selama 3 periode keuangan tetap
stabil dan tumbuh positif. Bank BTPN
Best CFO Category mendapatkan penghargaan dengan
Bank untuk Hanna predikat "Sangat Bagus" dalam kategori
Tantani Bank beraset Rp100 triliun s.d. <Rp500
triliun, dan Best CFO Category Bank
untuk Hanna Tantani.
28 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 31
Ikhtisar Utama
Penghargaan
Tipe
No. Nama Institusi Waktu Keterangan tambahan
Kategori Penghargaan
Penghargaan Pemberi
15 Infobank Top Top 100 CEO 2023 Infobank 4 NA Penghargaan ini sebagai bentuk
100 CEO & Desember apresiasi kepada para pemimpin
The Next 200 2023 perusahaan dari industri perbankan,
Leaders 2023 asuransi jiwa, asuransi umum,
perusahaan pembiayaan (multifinance),
Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan
pendukung sektor keuangan yang dinilai
telah memberikan hasil membanggakan
bagi perusahaan yang dipimpinnya.
Penghargaan diberikan kepada Direktur
Utama Bank BTPN Henoch Munandar.
16 Indonesian Platinum Award Corporate 4 Piagam Penghargaan ini didedikasikan kepada
Sustainable Forum for CSR Desember perusahaan-perusahaan di Indonesia
Development Development 2023 yang dinilai berhasil dalam menjalankan
Goals Award program-program yang secara signifikan
2023 mendukung 17 tujuan pembangunan
berkelanjutan/Sustainable Development
Goals (SDGs). Bank BTPN mendapat
penghargaan Platinum.
17 Detikcom Bank Digital dengan Detik.com 29 Piala Penghargaan ini sebagai bentuk
Awards 2023 Fitur Paling Inovatif Desember apresiasi terhadap berbagai inovasi
2023 revolusioner yang diciptakan Jenius dari
Bank BTPN sebagai solusi life finance
bagi para pengguna digital savvy. Jenius
dari Bank BTPN mendapat penghargaan
Bank Digital dengan Fitur Paling Inovatif.
SERTIFIKASI
No Nama Sertifikasi Waktu Pemberian Akhir Masa Berlaku Pihak Pemberi
1 ISO 9001: 2015 28 Oktober 2022 28 Oktober 2025 SGS
Corporate Procurement
& Vendor Governance
2 ISO/IEC 27001:2013 01 Juli 2023 31 Oktober 2025 BSI Group Indonesia
Retail Account Services
3 ISO 9001:2015 19 Januari 2023 06 Januari 2025 TUV Rheinland
Retail Loan Processing
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 29
Page 32
Page 33
LAPORAN
MANAJEMEN
33 Laporan Dewan Komisaris
38 Dewan Komisaris
41 Laporan Direksi
50 Direksi
52 Board of Management
54 Pejabat Eksekutif
56 Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
2023 PT BANK BTPN Tbk
Kinerja usaha Bank BTPN tahun
2023 yang positif tak dapat
dipisahkan dari kerja keras yang
dilakukan oleh manajemen serta
organisasi di bawahnya. Demikian
juga peran para pemegang saham
dan regulator, sehingga usaha
Bank berjalan dengan baik sesuai
dengan regulasi yang telah
ditetapkan dan praktik bisnis
terbaik di tengah tantangan
kegiatan usaha yang tidak mudah.
Page 34
Laporan Manajemen
Dewan Komisaris
memandang bahwa secara
keseluruhan, Direksi telah
berhasil membuat Bank
BTPN mencapai kinerja
yang baik. Bank mencatat
kinerja solid sebagai hasil
komitmen Bank BTPN
untuk mengedepankan
prinsip kehati-hatian dalam
setiap keputusan bisnis
yang diambil.
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
32 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 35
Laporan Manajemen
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
Pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,
Sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang tinggi atas
tugas dan fungsi Dewan Komisaris adalah melakukan pencapaian tersebut, terutama karena menunjukkan
pengawasan dan memberikan nasihat kepada daya tahan Bank yang sangat baik, serta kemampuan
Direksi terkait dengan pengelolaan kegiatan usaha beradaptasi yang tinggi. Begitu pun dengan penerapan
semata-mata untuk tujuan Bank. Karena itu, laporan GCG yang terus meningkat, sehingga akan mendukung
ini merupakan bagian dari pelaksanaan peraturan pencapaian kinerja usaha Bank yang berkelanjutan.
perundang-undangan terkait tugas dan tanggung jawab
Dewan Komisaris, sekaligus wujud transparansi dan
keterbukaan informasi PT BANK BTPN Tbk (“Bank PERKEMBANGAN KONDISI
BTPN”, “Bank”). PEREKONOMIAN DAN INDUSTRI
Dalam pandangan Dewan Komisaris, kondisi eksternal Pada tahun 2023 yang menjadi rangkaian dalam proses
yang harus dihadapi oleh manajemen pada tahun pemulihan dari dampak pandemik COVID-19 di tingkat
buku 2023 sangat dinamis sehingga membutuhkan global, ternyata belum berjalan dengan baik. Apalagi,
respons cepat dan tepat agar kinerja Bank tidak dalam proses perbaikan tersebut, kondisi geopolitik
terdampak negatif dari perkembangan eksternal yang seperti perang Rusia-Ukraina masih berlangsung
terjadi, di antaranya terkait dengan situasi lingkungan maupun ketegangan Israel dan Palestina, menjadi
suku bunga yang tinggi yang dihadapi perbankan tantangan peningkatan kinerja ekonomi global.
maupun ketidakpastian pasar global yang berpotensi
memengaruhi perekonomian domestik. Ketegangan politik tersebut masih mempengaruhi
kegiatan rantai pasok di tingkat global, sehingga masih
Kendati demikian, Direksi telah merespons situasi yang banyak negara yang mempertahankan suku bunga
berkembang dengan baik, sehingga menghasilkan tinggi demi meredam potensi inflasi. Selain cenderung
kinerja Bank BTPN yang positif. Bank berhasil lambat, proses pemulihan ekonomi global juga tidak
membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada merata antarnegara.
pemilik entitas induk sebesar Rp2,36 triliun. Selain
itu, rasio dana murah atau Current Account & Saving Pada kasus China misalnya, negara tersebut harus
Account (CASA) juga membaik, seperti halnya dengan menghadapi tingkat permintaan dalam negeri yang
penyaluran kredit. rendah. Ditambah lagi dengan beban akibat krisis di
sektor properti, sehingga memberikan beban tambahan
bagi perkembangan ekonomi negara tersebut, yang
pada akhirnya ikut menahan laju pertumbuhan ekonomi
global.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 33
Page 36
Laporan Manajemen
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
Di tengah kondisi global yang masih penuh dengan Pelaksanaan fungsi intermediasi perbankan juga terus
tantangan, perekonomian Indonesia telah menunjukkan meningkat. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 3,73%
daya tahan yang sangat kuat. Pada tahun 2023, Badan (yoy) per Desember 2023. Sedangkan penyaluran
Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan Produk kredit perbankan naik 10,38%. Peningkatan penyaluran
Domestik Bruto (PDB) mencapai 5,05%, walaupun kredit/pembiayaan tersebut didorong oleh perbaikan
sedikit melambat dibandingkan tahun 2022 yang permintaan, sejalan dengan tetap terjaganya kinerja
sebesar 5,31%. korporasi dan perekonomian rumah tangga. Secara
sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh
Kinerja perekonomian yang tetap positif tersebut, sektor perdagangan, industri, dan jasa dunia usaha.
antara lain didukung oleh kemampuan pemerintah
meredam inflasi, sehingga mampu menopang daya
beli masyarakat. Menurut data BPS, pertumbuhan PENILAIAN ATAS KINERJA DIREKSI
komponen konsumsi rumah tangga pada tahun 2023 DAN DASAR PENILAIAN
mencapai 4,83%.
Respons Direksi terhadap kondisi eksternal yang masih
Di sektor moneter juga cenderung stabil, walaupun sangat dinamis pada tahun 2023 termasuk menjadi
Bank Indonesia (BI) sempat menaikkan suku bunga pertimbangan Dewan Komisaris dalam melihat kinerja
acuan, yakni BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) Direksi. Selain itu, Dewan Komisaris juga melakukan
pada Oktober 2023 menjadi 6,00%, dari sebelumnya pengawasan dan penilaian atas kinerja Direksi yang
5,75%. Fasilitas simpanan dan pinjaman juga mengacu pada Rencana Bisnis Bank dan revisinya
mengalami kenaikan, masing-masing menjadi sebesar yang telah disusun Direksi dan disetujui oleh Dewan
5,25% dan 6,75%. Komisaris serta disampaikan kepada otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Kenaikan suku bunga tersebut merupakan bagian
dari upaya stabilitas perekonomian nasional, dengan Mempertimbangkan semua hal itu, Dewan Komisaris
meredam inflasi serta tekanan terhadap nilai tukar memandang bahwa secara keseluruhan, Direksi
rupiah, mengingat negara-negara maju masih telah berhasil membuat Bank BTPN mencapai kinerja
mempertahankan suku bunga yang tinggi. Hasilnya, yang baik. Bank mencatat kinerja solid sebagai hasil
inflasi Desember 2023 tetap rendah, yakni 2,61% (year komitmen Bank BTPN untuk mengedepankan prinsip
on year/yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi kehati-hatian dalam setiap keputusan bisnis yang
tahun 2022 yang tercatat sebesar 5,51% (year on year/ diambil.
yoy).
Kinerja yang solid tersebut, antara lain ditunjukkan
Ketahanan perbankan juga tetap terjaga baik, seperti melalui pendapatan bunga meningkat sebesar 18,3%
tercermin dari permodalan yang kuat dan risiko dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
kredit yang rendah. Rasio kecukupan modal (Capital (year on year/yoy), sementara pendapatan bunga
Adequacy Ratio/CAR) tercatat pada level yang bersih tumbuh 3,1%, yakni mencapai Rp12,0 triliun.
tinggi, yakni sebesar 27,65% pada Desember 2023. Sedangkan pendapatan operasional (konsolidasi)
Sementara risiko kredit tetap terkendali, dengan rasio meningkat sebesar 3,1% (yoy). Untuk Pre-Provision
kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) 2,19% Operating Profit (PPOP) mencapai Rp6,5 triliun. dan
(bruto) dan 0,75% (neto) pada Desember 2023. Net Interest Margin (NIM) meningkat menjadi di 6,45%.
Hasil stress-test Bank Indonesia mengungkapkan, Sebagai bagian dari komitmen pengelolaan risiko, pada
ketahanan perbankan di Indonesia tetap kuat dalam tahun 2023 Bank BTPN memutuskan untuk menambah
menghadapi tekanan global. BI akan terus memperkuat pencadangan kredit yang juga sebagai bentuk antisipasi
sinergi kebijakan bersama Komite Stabilitas Sistem berakhirnya POJK relaksasi kredit restrukturisasi pada
Keuangan (KSSK) dalam memitigasi berbagai risiko 31 Maret 2024.
yang berpotensi mengganggu stabilitas sistem
keuangan.
34 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 37
Laporan Manajemen
Dengan adanya penambahan pencadangan ini, biaya Sepanjang tahun 2023, Dewan Komisaris telah
kredit meningkat menjadi sebesar Rp1,20 triliun, melaksanakan rapat gabungan dengan Direksi
sehingga mempengaruhi perolehan laba bersih setelah sebanyak 6 (enam) kali. Rapat-rapat tersebut
pajak Bank BTPN. Secara konsolidasi, laba bersih Bank membahas ratusan agenda dan di dalamnya termasuk
yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat masukan dari Dewan Komisaris untuk dijalankan oleh
sebesar Rp2,36 triliun pada akhir tahun 2023, lebih Direksi.
rendah 23,8% (yoy).
Pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris kepada
Pengawasan Dewan Komisaris atas Direksi juga dapat dilakukan di luar rapat. Dewan
Perumusan dan Implementasi Strategi Komisaris mendapatkan masukan dari komite-komite
Pengawasan Dewan Komisaris terhadap jalannya yang merupakan organ pendukung pelaksanaan tugas
pengurusan Bank BTPN oleh Direksi, dilakukan sejak dan fungsi Dewan Komisaris dan hasilnya berupa
dari proses perumusan hingga implementasi strategi. rekomendasi yang disampaikan kepada Direksi.
Kegiatan tersebut dipantau melalui Indikator Realisasi
Rencana Bisnis Bank.
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA
Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan
memberikan nasihat kepada Direksi tersebut, Dewan Dewan Komisaris berpandangan bahwa penyusunan
Komisaris dan Direksi menyelenggarakan rapat prospek usaha mempertimbangkan banyak hal yang
gabungan yang dilakukan secara berkala maupun berpotensi mempengaruhi kinerja Bank BTPN. Di
adhoc. Dalam rapat gabungan, Dewan Komisaris antaranya, memperhitungkan kondisi lingkungan internal
memberikan rekomendasi kepada Direksi yang untuk dan eksternal, dan dampak perubahan lingkungan
tahun 2023, yang seluruhnya telah ditindaklanjuti. Rapat terhadap bisnis, produk dan teknologi; melakukan
gabungan yang diselenggarakan secara rutin tersebut, analisa SWOT (strengths, weaknesses, opportunities,
terutama membahas perkembangan indikator kinerja and threats) terkait posisi daya saing, posisi bisnis
Bank. Bank di industri perbankan, kinerja keuangan, struktur
organisasi, infrastruktur, kemampuan manajerial serta
Dalam pandangan Dewan Komisaris, sepanjang ketersediaan sumber daya manusia.
tahun 2023, perumusan strategi serta penerapannya
telah tepat dan dijalankan dengan baik oleh Direksi. Termasuk dalam pertimbangan itu, analisis seluruh
Sebab pencapaian kinerja Bank yang baik pada tahun alternatif strategi dengan mempertimbangkan tujuan
buku tersebut tidak dapat dilepaskan dari perumusan strategis dan toleransi risiko maupun tujuan jangka
strategi serta realisasi penerapannya oleh Direksi. panjang Bank. Dari proses itulah, prospek usaha Bank
Karena itu, Dewan Komisaris memberikan apresiasi, diidentifikasi, yang antara lain mencakup potensi
bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada upaya Direksi pertumbuhan kredit, pendanaan dan peningkatan laba
sejak perumusan serta implementasi strategi yang perusahaan, rencana aksi korporasi, dan target usaha.
direalisasikan bersama organisasi di bawahnya.
Dewan Komisaris juga telah memberikan pertimbangan
Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat kepada Direksi bahwa tahun 2024 merupakan tahun
Selain melakukan pengawasan, Dewan Komisaris yang menantang, terutama karena ada hajatan politik
secara terus-menerus memantau serta memberikan berupa pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota
nasihat kepada Direksi. Hal itu dilakukan melalui legislatif, serta kepala daerah.
pemberian rekomendasi, baik disampaikan secara
langsung dalam rapat Dewan Komisaris dengan Direksi Untuk itu, Dewan Komisaris menyarankan kepada
maupun melalui komite di bawah Dewan Komisaris. Direksi agar terus memantau perkembangan bisnis dan
mengantisipasi potensi tantangan yang mungkin terjadi
pada tahun 2024. Selanjutnya, Dewan Komisaris juga
secara berkala memberikan masukan berkaitan dengan
penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good
Corporate Governance/GCG), manajemen anti-fraud
dan monitoring atas realisasi kinerja Bank BTPN secara
berkala.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 35
Page 38
Laporan Manajemen
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
PENERAPAN TATA KELOLA Selain itu, untuk laporan indikasi fraud yang melibatkan
PERUSAHAAN Dewan Komisaris/Direksi/Board of Management (BoM)/
Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan Pejabat Eksekutif ataupun Laporan Keuangan Bank,
prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) maka laporan tersebut dapat diteruskan kepada Komite
merupakan fundamental yang kokoh dalam menjaga Audit ataupun kepada Komite Pemantau Risiko. Komite
kesinambungan usaha Bank BTPN. Perbankan tersebut akan memutuskan dari hasil investigasi yang
merupakan bisnis di sektor jasa keuangan yang dilakukan, sesuai ketentuan yang berlaku.
menjadikan kepercayaan para pemangku kepentingan
sebagai landasan dalam bisnis. Dalam penilaian Dewan Komisaris, penerapan WBS
di lingkungan Bank BTPN telah memadai dan berjalan
Mengingat pentingnya penerapan prinsip-prinsip GCG, cukup baik.
selain melakukan pemantauan secara berkala atas
penerapannya, Dewan Komisaris juga menjadi bagian Penilaian Komite di Bawah Dewan
dari proses dan pelaksanaan tata kelola tersebut. Di Komisaris
lingkungan Bank BTPN, evaluasi secara menyeluruh Hingga akhir tahun buku 2023, secara individual Bank
terkait penerapan GCG dilakukan secara berkala, yaitu BTPN, Dewan Komisaris memiliki 4 (empat) komite
semesteran dan tahunan. di bawahnya: Komite Audit, Komite Remunerasi &
Nominasi, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata
Pada tahun buku 2023, penilaian penerapan GCG Bank Kelola Perusahaan. Seluruh komite bertanggung jawab
BTPN yang dilakukan secara mandiri (self-assessment) untuk melakukan kajian dan pengawasan berdasarkan
mendapatkan penilaian “Peringkat 2”, sama dengan tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan dalam
tahun sebelumnya. Hasil penilaian tersebut merupakan pedoman dan tata tertib kerja masing-masing komite.
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan pelaksanaan
tata kelola. Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan penilaian
terhadap kinerja komite-komite tersebut. Parameter
Penerapan GCG Bank BTPN juga dilakukan oleh pihak atau kriteria yang digunakan dalam penilaian mandiri
independen yang mengacu pada standar internasional, (self-assessment), antara lain mencakup kehadiran
yakni ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). dalam rapat. Hal ini penting, karena rekomendasi yang
Pada tahun 2023, total nilai (overall score) praktik GCG disampaikan dalam pertemuan tersebut akan menjadi
yang diperoleh Bank BTPN untuk pelaksanaan tahun masukan bagi Dewan Komisaris dalam menjalankan
2022 adalah sebesar 99,19 poin. fungsi pengawasan.
Secara overall, hasil assessment implementasi GCG Selain itu, penilaian terhadap komite juga dengan
Bank BTPN mendapatkan predikat “Very Good”, mempertimbangkan hasil rekomendasi. Hal ini
atau Level 4 (90,00-100,00). Pencapaian penilaian ini menunjukkan kompetensi komite. Dalam pelaksanaan
bermakna implementasi prinsip-prinsip GCG di Bank parameter penilaian tersebut di tahun 2023, komite juga
BTPN telah mematuhi seluruh persyaratan internasional telah melakukan kunjungan ke kantor cabang untuk
sesuai dengan standar yang ditetapkan ACGS. memastikan pelaksanaan kepatuhan akuntabilitas dan
tata kelola Bank BTPN.
Penerapan Whistleblowing System
Dewan Komisaris memberikan dukungan penuh Mengacu pada sejumlah parameter tersebut, Dewan
terhadap penerapan Whistleblowing System (WBS) Komisaris memandang bahwa komite-komite yang
di lingkungan Bank BTPN. Bahkan Dewan Komisaris, merupakan organ di bawah Dewan Komisaris telah
antara lain dalam kapasitas sebagai Komite Audit, menjalankan tugasnya dengan baik. Komite-komite
melakukan pemeriksaan langsung ke saluran tersebut telah memberikan dukungan secara maksimal
pengaduan tersebut serta pengelolaannya yang dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris.
dilakukan sewaktu-waktu jika diperlukan.
36 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 39
Laporan Manajemen
PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN APRESIASI
KOMISARIS DAN ALASANNYA
Kinerja usaha Bank BTPN tahun 2023 yang positif
Pada tahun 2023 terjadi 1 (satu) kali perubahan tak dapat dipisahkan dari kerja keras yang dilakukan
komposisi Dewan Komisaris. Rapat Umum Pemegang oleh manajemen serta organisasi di bawahnya. Karena
Saham (RUPS) Tahunan yang diselenggarakan pada 13 itu, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang
April 2023 menerima pengunduran diri Irwan Mahjudin tinggi kepada Direksi dan seluruh karyawan yang telah
Habsjah dari jabatannya sebagai Komisaris Independen, mewujudkannya.
yang efektif sejak ditutupnya RUPS. Bank BTPN
mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang Dewan Komisaris juga mengucapkan terima kasih
setinggi-tingginya atas jasa-jasa yang telah diberikan kepada pemegang saham yang telah memberikan
selama masa jabatannya. kesempatan kepada Dewan Komisaris menjadi bagian
dari perjalanan kegiatan usaha Bank BTPN. Begitu juga
Pada saat bersamaan, RUPS mengangkat Onny dengan arahan dan bimbingan yang diberikan, sehingga
Widjanarko sebagai Komisaris Independen Bank BTPN. Dewan Komisaris dapat menjalankan tugas dan
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris hingga fungsinya dengan baik. Sementara kepada regulator,
akhir tahun buku 2023 adalah sebagai berikut: Dewan Komisaris juga menyampaikan terima kasih
atas bimbingan dan pengawasannya, sehingga usaha
Bank berjalan dengan baik sesuai dengan regulasi yang
Jabatan Nama telah ditetapkan dan praktik bisnis terbaik di tengah
tantangan kegiatan usaha yang tidak mudah.
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Begitu pun dengan para pemangku kepentingan lain,
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan Dewan Komisaris mengucapkan terima kasih atas kerja
Komisaris Independen Onny Widjanarko sama yang sudah berjalan selama ini. Dengan dukungan
Komisaris Independen Edmund Tondobala para pemangku kepentingan, manajemen mampu
Komisaris Ongki Wanadjati Dana menyajikan kinerja usaha yang baik untuk Tahun Buku
2023.
Jakarta, Maret 2024
Atas nama Dewan Komisaris,
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 37
Page 40
Laporan Manajemen
DEWAN
KOMISARIS
1
2
1. Chow Ying Hoong
3 Komisaris Utama
2. Onny Widjanarko
Komisaris Independen
3. Ongki Wanadjati Dana
Komisaris
38 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 41
Laporan Manajemen
4
5
6
4. Edmund Tondobala
Komisaris Independen
5. Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen
6. Takeshi Kimoto
Komisaris
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 39
Page 42
Laporan Manajemen
Di tengah kondisi eksternal
yang masih menantang pada
tahun 2023, Bank BTPN
mampu mencatatkan
pencapaian yang cukup
baik. Bank membukukan
pertumbuhan kredit yang
solid, menjaga likuiditas dan
pendanaan yang sehat serta
mencatat rasio kecukupan
modal yang kuat.
Bank BTPN akan
mengakselerasi
pertumbuhan dan terus
mempromosikan optimisme
dalam perekonomian
melalui solusi layanan
keuangan berkelanjutan
untuk semua segmen,
didukung oleh teknologi
digital terdepan, dan dengan
mengintegrasikan nilai-nilai
keberlanjutan dalam setiap
langkah kami untuk terus
memberikan perubahan
positif kepada nasabah.
Henoch Munandar
Direktur Utama
40 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 43
Laporan Manajemen
LAPORAN
DIREKSI
Para pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,
Pada kesempatan ini, izinkan kami menyampaikan Kendati demikian, kondisi perekonomian Indonesia
Laporan Tahunan PT BANK BTPN Tbk (“Bank BTPN”, terbukti memiliki daya tahan yang tinggi. Badan Pusat
“Bank) untuk Tahun Buku 2023, sebagai bagian dari Statistik (BPS) mencatat Produk Domestik Bruto (PDB)
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Di tumbuh 5,05% pada tahun 2023, walaupun sedikit
tengah masih banyaknya tantangan yang dihadapi pada melambat dibandingkan tahun 2022 yang 5,31%.
tahun buku, Bank berhasil membukukan kinerja yang
positif. Ketahanan perbankan nasional juga tetap terjaga
dengan baik. Hal itu, terutama tercermin dari
Dinamika eksternal yang dihadapi oleh Bank misalnya, permodalan yang kuat dan risiko kredit yang rendah.
kinerja perbaikan ekonomi global dari dampak pandemi Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR)
COVID-19 yang berjalan tidak merata antarnegara. bank umum pada tahun 2023 mencapai 27,65% per
Selain itu, masih adanya peningkatan tensi geopolitik Desember 2023. Risiko kredit juga tetap terkendali,
yang menyebabkan risiko tingkat suku bunga global tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing
yang bertahan pada level yang tinggi dalam jangka Loan/NPL) yang rendah, yakni 2,19% (bruto) dan 0,75%
waktu yang lebih lama (fenomena higher for longer) (neto) per Desember 2023.
sehingga menyebabkan tingginya laju inflasi global.
Hasil uji ketahanan (stress test) yang dilakukan oleh
Bank sentral global, terutama di negara maju, Bank Indonesia (BI) mengungkapkan bahwa daya tahan
berupaya untuk mengendalikan inflasi dengan tetap perbankan tetap kuat dalam menghadapi tekanan
mempertahankan kebijakan moneter ketat sepanjang global. Selain itu, BI juga akan terus memperkuat sinergi
tahun. Kondisi ini ikut menekan kinerja perekonomian. kebijakan bersama Komite Stabilitas Sektor Keuangan
(KSSK) dalam memitigasi berbagai risiko yang
Mirip dengan berbagai negara lainnya, Indonesia berpotensi mengganggu stabilitas sistem keuangan.
juga masih menghadapi situasi yang disebabkan
oleh dampak pandemi COVID-19 serta upaya untuk Peningkatan intermediasi perbankan pun terus berlanjut.
mengendalikan kondisi tersebut. Di antaranya, Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar
Bank Indonesia telah menaikkan suku bunga acuan 3,73% secara tahunan (year on year/yoy) per Desember
untuk mengurangi tekanan inflasi serta kurs rupiah. 2023, sedangkan kredit perbankan lebih tinggi 10,38%
Kebijakan moneter yang ketat ini tentu ikut membebani yoy. Peningkatan kredit/pembiayaan ini didorong oleh
perekonomian. peningkatan permintaan kredit, sejalan dengan tetap
terjaganya kinerja korporasi dan rumah tangga. Secara
sektoral, pertumbuhan kredit terutama ditopang oleh
sektor perdagangan, industri, dan jasa dunia usaha.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 41
Page 44
Laporan Manajemen
LAPORAN
DIREKSI
Di tengah kondisi eksternal yang masih menantang terus memberikan tekanan pada supply chain global,
pada tahun 2023, Bank BTPN mampu mencatatkan sehingga mengakibatkan tekanan tambahan pada harga
pencapaian yang cukup baik. Bank membukukan komoditas dan energi.
pertumbuhan kredit yang solid di akhir tahun.
Peningkatan terutama terjadi pada segmen korporasi Kondisi tersebut juga mendorong ketidakstabilan
yang tumbuh 7,6% secara tahunan (year on year/ ekonomi lebih lanjut. Konflik Israel-Hamas berpotensi
yoy) serta usaha kecil dan menengah (SME), Jenius, meningkat dan menambah tekanan pada kinerja
dan Joint Finance yang masing-masing naik 17,7%, perekonomian global, inflasi, serta harga energi.
131,1%, dan 681,7% dibandingkan tahun sebelumnya.
Di pasar keuangan, kenaikan suku bunga bank sentral
Dengan demikian, lini usaha Growing Business Amerika Serikat, yakni Federal Reserve (The Fed), akan
Bank BTPN meningkat sebesar 9,5% (yoy). Namun menambah tekanan terhadap stabilitas rupiah dan
Transforming Business menurun 4,1%, sehingga total perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Begitu
kredit konsolidasi yang disalurkan Bank BTPN per akhir juga dengan meningkatnya inflasi akibat kenaikan
Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar 7,1%, harga komoditas dan energi, tentu menjadi beban
sehingga mencapai Rp156,6 triliun dari Rp146,1 triliun pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kenaikan suku
per akhir Desember tahun lalu. bunga acuan yang digunakan sebagai upaya untuk
meredam inflasi, berpeluang menaikkan risiko krisis.
Dari sisi permodalan, pada triwulan IV-2023, Bank
BTPN telah memulai proses Penambahan Modal Dari sisi internal, Bank BTPN masih mengalami
dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih berlanjutnya tekanan dari transforming business. Bank
Dahulu II (PMHMETD II). Perolehan dana dari perlu mengelola bisnis yang tergolong sebagai mature
penawaran umum tersebut (setelah dikurangi dengan dengan baik.
biaya emisi), rencananya digunakan untuk pembiayaan
proyek Bank yang akan datang dalam rangka Target Pasar, Strategi dan Kebijakan
mendorong pertumbuhan usaha. Strategis, serta Implementasinya
Pada tahun 2023, sasaran target pasar Bank BTPN
Termasuk dalam perencanaan pemanfaatan dana adalah fokus melayani segmen ritel dan mass market
tersebut adalah untuk membiayai akuisisi atas 2 (dua) yang terdiri dari para pensiunan, pelaku usaha mikro,
perusahaan pembiayaan, yaitu PT Oto Multiartha dan kecil, dan menengah (UMKM), komunitas prasejahtera
PT Summit Oto Finance. Rencana penyelesaian akuisisi produktif; segmen consuming class; serta segmen
tersebut diharapkan terealisasi pada triwulan I-2024. korporasi. Fokus bisnis tersebut didukung oleh unit-unit
bisnis Bank, yaitu BTPN Wealth Management Business
–unit bisnis pendanaan dan wealth management
PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2023 yang fokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga dari
segmen individu berpenghasilan menengah ke atas.
Kendala dan Tantangan yang Dihadapi
Sepanjang tahun 2023, Bank BTPN dapat mengatasi Unit bisnis lain yang memberikan dukungan terhadap
tantangan yang dihadapi dalam menerapkan strategi pencapaian target pasar adalah BTPN Retail Lending,
pengembangan bisnisnya. Di antaranya, ketidakpastian unit yang fokus melayani nasabah pensiunan,
pasar global yang berpotensi memengaruhi prapensiunan dan usaha mikro. Kemudian, BTPN
perekonomian domestik pada tahun 2023-2025. Business Banking – yang fokus melayani pelaku usaha
Meskipun kasus pandemi COVID-19 telah menurun, kecil dan menengah, Jenius untuk segmen consuming
namun kehadiran varian baru dapat menghambat proses class melalui platform digital, serta unit bisnis korporasi
pemulihan ekonomi melalui pembatasan aktivitas sosial yang fokus melayani perusahaan besar nasional,
masyarakat, seandainya terjadi kenaikan kasus. multinasional, komersial, dan Jepang.
Begitu pula dengan ketegangan politik global dan Selain itu, Bank BTPN memiliki anak usaha, yaitu
konflik antarnegara yang masih berlangsung, telah PT Bank BTPN Syariah Tbk yang fokus melayani
berpengaruh terhadap pasokan dan harga komoditas nasabah dari komunitas prasejahtera produktif. Melalui
di tahun 2023. Perang antara Rusia dan Ukraina akan program Daya, yakni pemberdayaan mass market
42 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 45
Laporan Manajemen
yang berkelanjutan dan terukur, Bank BTPN secara Setelah perencanaan bisnis, anggaran dan strategi
reguler memberikan pelatihan dan informasi untuk ditentukan serta disetujui, selanjutnya dilakukan
meningkatkan kapasitas nasabah, sehingga memiliki perumusan KPI (Key Performance Indicators). Proses
kesempatan tumbuh dan mendapatkan peluang untuk ini untuk membantu manajemen dalam memantau
hidup yang lebih baik. kinerja Bank melalui indikator-indikator (kualitatif dan
kuantitatif) yang lebih praktis dan terukur.
Secara umum, sejumlah strategi dan kebijakan strategis
yang dijalankan oleh Bank pada tahun buku 2023, yakni: Direksi melakukan monitoring KPI secara berkala untuk
1. Meningkatkan pinjaman dengan menetapkan memastikan strategi dan kebijakan strategis berjalan
risk appetite yang sejalan tujuan serta melalui dengan baik dalam rangka pencapaian target usaha.
mendorong penyalurannya melalui rantai nilai. Perkembangan pencapaian KPI keuangan tercakup
2. Meningkatkan basis pelanggan ritel dan dalam materi Board of Management (BOM) Meeting
pendapatan dengan meningkatkan kemampuan yang dilakukan 1 (satu) bulan sekali.
Jenius sebagai platform dan wealth management,
mengoptimalkan saluran distribusi, kolaborasi lintas Kemudian, secara triwulanan, pemantauan dan evaluasi
line of business (LOB), dan kemitraan strategis dituangkan dalam Laporan Realisasi Rencana Bisnis.
dengan ekosistem pasar. Dokumen tersebut mencakup tindak lanjut atau upaya
3. Meningkatkan Current Account and Saving Account yang akan dilakukan untuk memperbaiki pencapaian
(CASA) dan pendapatan fee base serta foreign realisasi rencana bisnis.
exchange dengan mengembangkan proposisi nilai
pelanggan, kapabilitas, produk, dan layanan. Uraian proses tersebut menggambarkan bahwa Direksi
4. Berinvestasi pada talenta serta menanamkan Bank BTPN terlibat sejak dalam perumusan strategi
budaya berbasis kepercayaan yang berkinerja untuk mencapai target Bank. Selain itu, pemantauan
tinggi. Direksi terhadap implementasi strategi dan kebijakan
5. Menerapkan keunggulan operasional secara strategis juga terus dilakukan secara berkala, antara lain
bank wide dengan menerapkan digitalisasi dan melalui rapat evaluasi pencapaian KPI.
excellence process.
6. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan Perbandingan antara Realisasi dan
return on assets. Target
7. Mengembangkan proposisi nilai dan kolaborasi Penerapan strategi dan kebijakan strategis tahun
yang dioptimalkan ke tingkat yang diperbolehkan 2023 yang tepat yang diterapkan oleh Bank BTPN
oleh regulator dengan BTPN Syariah, anak telah menghasilkan kinerja Bank yang baik. Seperti
perusahaan SMBC di Indonesia, dan jaringan terlihat dari pendapatan bunga, pada tahun buku
global SMBC. tersebut tumbuh 18,3% year-on-year (yoy) menjadi
8. Membangun keunggulan operasional teknologi Rp18,8 triliun, sementara pendapatan bunga bersih
informasi dan terus membangun kapabilitas mencapai Rp12,0 triliun, naik 3,1% dibandingkan
keamanan digital dan siber. tahun sebelumnya. Sedangkan dibandingkan target,
9. Terus memperkuat Sumber Daya Manusia, pencapaian pendapatan bunga bersih tersebut adalah
Manajemen Risiko, Kepatuhan dan GCG untuk 99,8%.
mendukung pertumbuhan bisnis.
Untuk Net Interest Margin (NIM) tercatat sebesar 6,45%,
Peran Direksi dalam Perumusan Strategi lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang
dan Kebijakan Strategis serta Upaya sebesar 6,36%. Kenaikan pendapatan bunga bersih ini
Memastikan Implementasi Strategi didorong oleh pertumbuhan kredit segmen korporasi
Saat Bank BTPN menyusun Rencana Bisnis Bank yang mencapai 7,6% yoy, pembiayaan SME 17,7% yoy
(RBB), prosesnya antara lain dilakukan melalui rapat dan pembiayaan Jenius 131,1% yoy serta pembiayaan
Direksi, yang melakukan kajian atas target bisnis Joint Finance 681,7%.
dan anggaran maupun risiko. Begitu juga dengan
kesesuaian strategi terhadap anggaran dan target bisnis Secara keseluruhan, total kredit yang disalurkan oleh
serta kesesuaian strategi dengan risk appetite Bank. Bank BTPN pada tahun 2023 mencapai Rp156,6 triliun,
Kajian dilakukan untuk memberikan rekomendasi serta lebih tinggi 7,1% dibandingkan tahun sebelumnya.
prioritas strategi dengan mempertimbangkan prinsip Sementara dari sisi kualitas kredit, Non Performing
kehati-hatian dan penerapan manajemen risiko, dengan Loan (NPL) Bank tercatat sebesar 1,36%, menurun
cakupan yang komprehensif. dibandingkan tahun lalu yang sebesar 1,43%.
Dibandingkan dengan target, pencapaian penyaluran
kredit adalah 97,8%.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 43
Page 46
Laporan Manajemen
LAPORAN
DIREKSI
Pendapatan operasional Bank secara tahunan juga c. Pembiayaan melalui supply chain financing,
tumbuh 3,1% yang, selain dikontribusikan oleh kenaikan melalui kerja sama internal dengan Wholesale
pendapatan bunga bersih, juga didukung oleh naiknya Banking dan Corporate Japanese.
pendapatan operasional lainnya sebesar 3,0% (yoy). d. Memberikan pinjaman kepada target pasar
Sementara Pre-Provision Operating Profit (PPOP) baru SME secara massal melalui saluran
mencapai Rp6,5 triliun. digital, yakni platform SME Digital.
e. Melalui Portofolio Pensiun, memberikan
Pada tahun 2023, Bank BTPN telah memutuskan untuk pinjaman kepada nasabah berpenghasilan
menambah pencadangan kredit yang juga sebagai rendah, yang memenuhi kriteria dalam
bentuk antisipasi berakhirnya POJK relaksasi kredit perhitungan RPIM.
restrukturisasi pada 31 Maret 2024.
2. Pembiayaan melalui Lembaga Keuangan
Melalui penambahan pencadangan ini, biaya kredit a. Pembiayaan melalui Bank Perekonomian
meningkat sebesar Rp1,2 triliun. Kebijakan itu Rakyat (BPR) - sebelumnya diistilahkan
memengaruhi laba bersih setelah pajak Bank BTPN sebagai Bank Perkreditan Rakyat - dengan
(konsolidasi) yang diatribusikan, kepada pemilik entitas skema “pelaksana” pinjaman untuk UMKM.
induk, sehingga lebih rendah 23,8% dibandingkan tahun b. Pembiayaan melalui perusahaan multi-finance
lalu menjadi Rp2,36 triliun. Sedangkan dibandingkan dan peer-to-peer (P2P) melalui skema loan
target, pencapaian laba bersih tersebut adalah 97,3%. channeling.
Dari sisi penghimpunan dana, CASA Bank tercatat 3. Pembiayaan melalui SBPI (Surat Berharga
sebesar Rp44,2 triliun, tumbuh 10,0% dibandingkan Pembiayaan Inklusif)
tahun sebelumnya. Dengan demikian, rasio CASA Inisiatif ini dilakukan melalui Departemen Treasury,
pada tahun 2023 meningkat menjadi 40,8% dari 35,0% yakni menjajaki penerbitan atau pembelian SBPI/
pada tahun 2022. Sementara jenis simpanan deposito obligasi.
berjangka mengalami penurunan 14,3% menjadi Rp64,0
triliun. Sehingga saldo dana pihak ketiga mengalami Melalui penerapan sejumlah inisiatif tersebut, hingga
penurunan sebesar 5,8% (yoy) menjadi Rp108,2 triliun. akhir Desember 2023, rasio RPIM tercatat sebesar
29,14%. Pencapaian tersebut meningkat dari realisasi
Komitmen terhadap Pengembangan tahun sebelumnya yang sebesar 24,57%.
UMKM
Bank BTPN senantiasa mengalokasikan penyaluran
kredit bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), PROSPEK USAHA
sebagai wujud komitmen Bank dalam menjaga
inklusivitas layanan serta dukungan bagi usaha yang Perekonomian global diproyeksikan tumbuh 3.0% pada
menjadi penopang perekonomian nasional tersebut. 2024, ditopang oleh penguatan perekonomian Amerika
Karena itu, Bank telah menyusun rencana strategis Serikat dan India sejalan dengan konsumsi dan investasi
untuk memenuhi RPIM (Rasio Pembiayaan Inklusif yang diharapkan lebih tinggi. Perlambatan pertumbuhan
Makroprudential) bagi pembiayaan UMKM berdasarkan ekonomi di China dan kontraksi pertumbuhan ekonomi
3 (tiga) pilar yang telah ditetapkan, yakni: yang terjadi di Inggris dan Jepang selama dua triwulan
1. Direct Financing & Supply Chain Financing berturut-turut diekspektasikan berlanjut di 2024 dan
a. Scale up bisnis UMKM dengan meningkatkan dapat menurunkan propek pertumbuhan ekonomi
layanan dan penawaran produk yang ada serta global. Risiko tekanan inflasi global dapat bersumber
mengoptimalkan jaringan cabang. dari eskalasi konflik geopolitik global yang dapat
b. Memberikan pinjaman kepada nasabah menyebabkan peningkatan harga komoditas energi.
usaha kecil dan menengah (SME), komersial Selain itu, adanya gangguan cuaca turut berpotensi
& korporasi yang menyalurkan pinjaman ke pada peningkatan risiko inflasi global dan domestik.
jaringan pemasok/pembeli UMKM.
Tren penurunan tingkat suku bunga acuan di Amerika
Serikat diekspektasikan akan dimulai pada semester
kedua tahun 2024 dikarenakan tekanan inflasi Amerika
Serikat masih relatif cukup tinggi. Adanya penguatan
44 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 47
Laporan Manajemen
indeks dollar membuat terjadinya pelemahan nilai Agar selaras dengan peraturan yang berkembang,
tukar negara berkembang terhadap Amerika Serikat. Bank BTPN terus melakukan pemutakhiran dan
Hal ini membuat Bank Indonesia berhati-hati dalam penyesuaian secara bertahap terhadap kebijakan,
memutuskan kapan dimulainya siklus penurunan tingkat prosedur dan petunjuk pelaksana lainnya dalam
suku bunga acuan domestik, sehubungan adanya penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good
peningkatan risiko fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Corporate Governance/GCG) di lingkungan Bank.
Dollar yang masih relatif cukup tinggi, walaupun risiko Bagi Bank BTPN, penerapan GCG tidak hanya berlaku
inflasi domestik relatif terjaga di level 2.6% YoY pada pada semua tingkat organisasi Bank, tetapi juga pada
2023. kelompok usaha yang dilakukan melalui koordinasi
secara berkala di bidang audit, risiko, keuangan,
Inflasi 2024 dieskpektasikan akan berada pada maupun kepatuhan.
kisaran 2.5% dengan deviasi 1%. Pertumbuhan
ekonomi domestik diperkirakan akan berada pada Sebagai wujud kepatuhan, Bank BTPN juga telah
kisaran 4.7%-5.5% YoY untuk 2024, didukung oleh menerapkan aspek dan prinsip tata kelola perusahaan
permintaan domestik yang didukung dengan adanya berdasarkan pendekatan “comply or explain” sesuai
penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi Peraturan OJK Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat
khususnya bangunan sejalan dengan berlanjutnya Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor
pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola
termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Pertumbuhan kredit Perusahaan Terbuka.
2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran 10-12%
YoY. Dalam rangka memperkuat struktur tata kelola, pada
tahun 2023 Bank BTPN berinisiatif membentuk 1
Pada industri perbankan, Bank BTPN mengantisipasi (satu) Komite Dewan Komisaris, yaitu Komite Tata
adanya potensi peningkatan kompetisi dalam Kelola. Komite ini memiliki peran untuk memantau dan
menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berimbas mengevaluasi fungsi audit, manajemen risiko, keuangan,
pada penyesuaian suku bunga dana dan kredit secara kepatuhan dan tata kelola dalam satu kelompok
bertahap. Dalam menghadapi kondisi tersebut, Bank keuangan Bank.
tetap menjaga resiliensi dan mampu menyerap berbagai
potensi risiko di tengah dinamika lingkungan ekonomi Selain itu, Bank membentuk 2 (dua) Komite Direksi,
global. yaitu Komite Fraud yang memiliki tugas dan tanggung
jawab menindaklanjuti laporan hasil investigasi terkait
Dalam rangka mendukung tujuan jangka panjang, Bank adanya kejadian fraud, menetapkan sanksi kepada
BTPN juga akan menciptakan pertumbuhan anorganik. pihak yang secara langsung maupun tidak langsung
Untuk mewujudkan upaya itu, pada tahun 2024 Bank terlibat dalam kejadian fraud, serta menentukan
menargetkan dapat merealisasikan rencana akuisisi langkah hukum yang akan diambil. Selanjutnya, Komite
51% saham di PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit Keberlanjutan. Komite ini bertugas untuk menyusun
Oto Finance (SOF) dengan melakukan right issue, strategi, kebijakan, target serta melakukan pengawasan,
yang rencananya diselesaikan di Triwulan I 2024. Bank evaluasi dan rekomendasi terkait dengan implementasi
meyakini aksi korporasi ini akan melahirkan berbagai keuangan keberlanjutan di Bank BTPN.
potensi sinergi di antara entitas dalam grup.
Penerapan prinsip GCG juga terlihat di bidang prosedur
pemilihan vendor, anti korupsi, whistleblowing system,
PENERAPAN TATA KELOLA serta pengendalian internal. Bank BTPN telah memiliki
PERUSAHAAN kebijakan di bidang-bidang tersebut, bahkan melakukan
evaluasi secara berkala.
Pada tahun ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
mengeluarkan peraturan Nomor 17 tahun 2023 yang Untuk memastikan penerapan GCG Bank BTPN telah
menghapus POJK Nomor 55/POJK.03/2016 tentang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Bank telah
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Kebijakan melakukan penilaian sendiri (self-assessment) atas
itu bertujuan memperkuat tata kelola serta mendorong penerapan GCG di tahun 2023, dengan hasil “Peringkat
perbankan meningkatkan penerapan tata kelola. 2” (2022: 2). Hasil penilaian tersebut merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari laporan pelaksanaan tata
kelola.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 45
Page 48
Laporan Manajemen
LAPORAN
DIREKSI
Bank BTPN juga menunjuk pihak independen untuk
melakukan penilaian penerapan GCG yang mengacu Our Net Zero Transition Plan
pada prinsip-prinsip ASEAN Corporate Governance
Scorecard (ACGS). Pada tahun 2023, total nilai (overall
score) praktik GCG yang diperoleh Bank BTPN untuk
2023 Scope 3
pelaksanaan tahun 2022 adalah sebesar 99,19 poin. Disclose mid. to long-term goals
Secara overall, hasil assessment implementasi GCG
2030 Scope 1 & 2
Bank BTPN mendapatkan predikat “Very Good”, Net zero GHG emissions
atau Level 4 (90,00-100,00). Pencapaian penilaian ini (Own operations)
bermakna implementasi prinsip-prinsip GCG di Bank
BTPN telah mematuhi seluruh persyaratan internasional 2040 Zero balance for loans extended
sesuai dengan standar yang ditetapkan ACGS. to coal-fired power plants
2050 Scope 3
PENERAPAN TANGGUNG JAWAB Achieve Net Zero GHG emissions
SOSIAL DAN LINGKUNGAN (Loan & investment portfolio)
PERUSAHAAN
Penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang
diterapkan oleh Bank telah mengacu pada standar
laporan keuangan berkelanjutan, seperti tertuang
dalam Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Dalam rangka mencapai komitmen keberlanjutan, Bank
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa BTPN mengembangkan strategi keberlanjutan sebagai
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik. Laporan berikut :
tersebut dibuat secara lengkap dan terpisah dari 1. Pengembangan Inovasi Produk Keuangan
laporan tahunan ini. Berkelanjutan
Sebagai penyedia jasa keuangan, Bank BTPN
Bank memiliki komitmen yang kuat untuk mendukung berkomitmen untuk berperan aktif dalam
pertumbuhan ekonomi nasional sambil turut mengelola mendorong dan mempromosikan sistem ekonomi
dampak iklim melalui integrasi antara ekonomi hijau yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan
dengan kerangka model bisnis Bank. Dengan fokus ekonomi, sosial dan lingkungan. Untuk itu Bank
ini, Bank BTPN ingin memastikan bahwa langkah BTPN terus mengembangkan inovasi produk
yang diambil tidak hanya memberikan manfaat bagi keuangan berkelanjutan dengan berpedoman
perekonomian nasional secara keseluruhan, namun kepada kebijakan keberlanjutan (sustainability
juga berdampak positif terhadap upaya keberlanjutan, policy) dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
pengelolaan perubahan iklim, dan pelestarian (RAKB).
lingkungan.
Melalui penerapan keuangan berkelanjutan, Bank
Sebagai bagian dari SMBC Group, Bank BTPN bertekad tidak hanya menjadi lembaga keuangan
memperkuat komitmen keberlanjutannya untuk yang sukses, tetapi juga menjadi mitra membangun
mendukung agenda kebijakan keberlanjutan SMBC ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif bagi
Group dalam mencapai target Net Zero Emission seluruh komunitas. Komitmen ini diwujudkan
(NZE) pada 2030 untuk kegiatan operasional Bank melalui dukungan Bank terhadap pemberian
dan 2050 untuk target NZE pada loan dan portofolio. fasilitas pembiayaan ramah lingkungan kepada
Komitmen ini merupakan bentuk kontribusi SMBC kegiatan atau proyek ekonomi yang bertujuan untuk
Group untuk dunia yang berkelanjutan dan mengambil mengurangi emisi gas rumah kaca dan proyek
tindakan khusus dalam mengatasi perubahan iklim serta ekonomi yang berkelanjutan.
memajukan masyarakat yang lebih baik selaras dengan
komitmen “Paris Agreement” mencapai emisi nol bersih.
46 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 49
Laporan Manajemen
Realisasi pembiayaan berkelanjutan itu, seperti Pada tahun ini Bank BTPN juga telah meluncurkan kanal
untuk Pembangkit Listrik Tenaga Angin pertama khusus keberlanjutan pada situs resmi Bank, yakni:
di Indonesia berkapasitas 75MW yang berlokasi di https://www.btpn.com/id/tentang-kami/keberlanjutan.
Sidrap, Sulawesi Selatan. Selain itu, pada proyek Inisiatif untuk mendukung dan memperkuat transparansi
pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya informasi terkait kebijakan dan kinerja keberlanjutan
Terapung Cirata, Jawa Barat yang merupakan yang diselenggarakan. Sedangkan yang secara berkala,
proyek pembangkit tenaga surya skala besar sesuai ketentuan OJK, Bank menerbitkan Laporan
pertama di Indonesia. Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disampaikan
dalam buku terpisah dari Laporan Tahunan ini.
2. Pengembangan Kapasitas Karyawan
Bank BTPN mengelola sumber daya manusia
yang dimiliki berdasarkan prinsip keberlanjutan PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
dalam rangka menciptakan nilai jangka panjang MANUSIA
bagi organisasi, karyawan, dan masyarakat secara
keseluruhan. Pengelolaan tersebut dilakukan Fokus pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya
melalui pendekatan yang memperhatikan aspek Manusia (SDM) di lingkungan Bank BTPN pada tahun
kesejahteraan, keberagaman dan inklusi, serta 2023, terutama dilakukan pada pengembangan sumber
perlakuan yang adil dan transparan. Bank BTPN daya talenta agar mampu mendukung pertumbuhan
berupaya menghadirkan lingkungan kerja yang organisasi secara berkesinambungan. Untuk itu,
baik dan mampu mendorong karyawannya melalui Direktorat Human Resources, Bank telah
menciptakan dampak positif bagi masyarakat melaksanakan beberapa inisiatif penting dalam menarik,
(#MoreThanAJourney). mengembangkan dan mempertahankan talenta (to
attract, develop and retain talents). Di antaranya, yaitu:
3. Implementasi Prinsip Keuangan 1. Pengembangan Organisasi
Berkelanjutan dalam Organisasi dan Tata Meliputi peninjauan organisasi, yang termasuk
Kelola peninjauan organisasi, program engagement
Bank BTPN mengintegrasikan prinsip berkelanjutan karyawan, keragaman dan inklusi, serta
dalam mengelola aktivitas usaha melalui penerapan melanjutkan implementasi dan review lokasi kerja
operasional yang ramah lingkungan. Bank fleksibel. Sehubungan dalam proses manajemen
mendorong budaya keberlanjutan melalui upaya talenta, Bank telah melakukan assessment
penghematan energi, pengurangan emisi karbon profil talenta, perencanaan suksesi termasuk
dan lain-lain untuk mencapai net zero emission perancangan program pengembangan bagi
(NZE) gas rumah kaca (GRK) pada cakupan 1 dan 2 kandidat suksesor, yang meliputi pelatihan,
pada tahun 2030. coaching serta program pengembangan lainnya.
Upaya mendorong efisiensi energi dari pengelolaan Terkait dengan program engagement karyawan,
operasional di internal yang direalisasikan pada pada tahun 2023 Bank kembali meluncurkan
tahun 2023, antara lain inisiatif pemasangan solar survei keterikatan karyawan (engagement survey)
panel di kantor cabang Gunung Sahari. Bank BTPN yang diikuti oleh seluruh karyawan. Sedangkan
memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) ini untuk implementasi lokasi kerja fleksibel, Bank
untuk memenuhi kebutuhan listrik cabang. melanjutkan proses implementasi kerangka kerja
lokasi kerja fleksibel kepada populasi batch
Selain itu, Bank BTPN menargetkan pencapaian net berikutnya.
zero emission GRK cakupan 3 pada tahun 2050.
Kebijakan ini mencerminkan tekad Bank untuk 2. Pengembangan Talenta
berkontribusi pada upaya memitigasi perubahan iklim Bank berkomitmen melakukan pengelolaan
dengan mengurangi jejak karbonnya secara signifikan SDM dan pengembangan kualitasnya secara
dalam operasional dan kegiatan bisnisnya. berkelanjutan, yang dilakukan melalui peningkatan
kompetensi kerja SDM, baik di bidang teknis,
nonteknis dan kepemimpinan. Selain itu, Bank juga
memperhatikan asas prioritas dan pemerataan
kompetensi kerja SDM.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 47
Page 50
Laporan Manajemen
LAPORAN
DIREKSI
Untuk mendukung proses manajemen PENGEMBANGAN TEKNOLOGI
pembelajaran dan pelatihan pegawai secara INFORMASI
keseluruhan, Bank menyediakan learning
management system yang diakses dari platform Pengelolaan dan pengembangan teknologi informasi
HRIS Darwinbox. Pengembangan tersebut (TI) Bank BTPN pada tahun 2023 merupakan bagian
diharapkan dapat meningkatkan pengalaman dari Mid Term Plan (2022-2025). Fokusnya pada
pegawai Bank BTPN dalam mengakses e-learning pengembangan kapabilitas digital, ketahanan siber,
Bank, yang saat ini materinya dapat diakses melalui penguatan tata kelola TI serta secara aktif membantu
mobilephone pengguna. Bank dalam mencapai target-target dan arahan bisnis.
Selain itu, Bank memastikan bahwa karyawan Beberapa capaian penting sepanjang tahun buku
memenuhi sertifikasi wajib perbankan dan tersebut, antara lain mencakup:
profesi sesuai persyaratan kompetensi dalam 1. Tercapainya stabilisasi sistem TI setelah
penugasannya. Bank mengonsolidasikan core banking yang
memudahkan pengelolaan sistem serta
3. Sistem Sumber Daya Manusia memungkinkan Bank menawarkan solusi digital,
Pada tahun 2023, Bank menjalankan inisiatif termasuk untuk segmen korporasi. Selain itu, core
otomasi dan proses transformasi digital dalam banking juga dapat menata transaksi dan proses
siklus proses dan pengelolaan sumber daya corporate banking dengan lebih baik.
manusia bagi karyawan. Bank telah menerapkan 2. Penyempurnaan layanan sistem kartu kredit melalui
teknologi baru yang meliputi Sistem Utama HR peningkatan kapasitas infrastruktur, penambahan
(Human Resources Core System), Platform Mobile fitur pada core system kartu kredit yang di
HR (HR Mobile Platform), dan persiapan atas integrasikan ke digital platform Jenius. Melalui
Dashboard HR. inisiatif tersebut, Bank BTPN dapat memberikan
layanan digital kartu kredit yang lebih lengkap
4. Pengkajian Remunerasi dan Manfaat 3. Menjaga ketersediaan talenta di bidang TI agar
Karyawan dapat mendukung kesinambungan produk digital
Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan BTPN serta digitalisasi proses di Bank BTPN.
dan mempertahankan talenta, Bank secara 4. Pengelolaan dan peningkatan kemampuan siber
konsisten melanjutkan proses pengkajian terhadap di BTPN, sehingga mampu secara efektif menjaga
remunerasi dan manfaat bagi karyawan. Upaya itu keamanan data dan transaksi nasabah.
dilakukan agar Bank BTPN terus kompetitif di pasar 5. Melakukan konsolidasi, peremajaan serta sunset
talenta dan sejalan dengan perubahan pasar. atas aplikasi Bank, sehingga portofolio layanan TI
menjadi lebih efektif dan lebih lincah mendukung
bisnis Bank.
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI DAN
ALASANNYA
Sepanjang tahun 2023, telah terjadi 2 (dua) kali
perubahan komposisi Direksi. Pertama, Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang
diselenggarakan pada 13 April menerima pengunduran
diri Kan Funakoshi dari jabatannya sebagai Direktur
Bank. Pada kesempatan yang sama, RUPS mengangkat
Atsushi Hino sebagai Direktur untuk masa jabatan
hingga ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan tahun
2025.
48 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 51
Laporan Manajemen
Kedua, RUPS Luar Biasa menerima pengunduran APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU
diri Hiromichi Kubo dari jabatannya sebagai Direktur KEPENTINGAN
Perseroan. RUPS sekaligus mengangkat Keishi Kobata
sebagai Direktur Perseroan untuk masa jabatan hingga Di tengah kondisi eksternal yang masih dinamis
RUPS Tahunan Perseroan tahun 2025. serta memberikan tantangan, Bank BTPN berhasil
membukukan kinerja tahun 2023 yang positif.
Kepada anggota Direksi yang tidak lagi menjabat, Bank Pencapaian tersebut tentunya berkat dukungan dari
BTPN mengucapkan terima kasih dan penghargaan banyak pihak, baik di internal maupun eksternal Bank.
yang setinggi-tingginya atas jasa-jasa yang telah
diberikan selama masa jabatannya. Bank juga Direksi menyampaikan terima kasih kepada Dewan
menyampaikan selamat bergabung kepada anggota Komisaris dan Pemegang Saham atas arahan dan
Direksi baru untuk bersama-sama meningkatkan kinerja kepercayaan yang diberikan dalam mengelola kegiatan
Bank. Selanjutnya, komposisi Direksi hingga akhir tahun usaha Bank. Begitu juga dengan regulator atas segala
buku 2023 adalah sebagai berikut: bimbingannya.
Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada para
Jabatan Nama karyawan yang telah mencurahkan seluruh sumber
daya untuk mendukung pencapaian Bank. Termasuk
Direktur Utama Henoch Munandar
juga kepada para pemangku kepentingan lain, seperti
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
nasabah, mitra usaha yang telah bekerja sama dengan
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya baik selama ini, terima kasih atas dukungannya. Bank
Direktur Dini Herdini BTPN berharap tahun depan kerja sama dengan para
Direktur Atsushi Hino pemangku kepentingan, baik di lingkungan internal
Direktur Keishi Kobata maupun eksternal, akan berkembang lebih baik.
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
Jakarta, 28 Februari 2024
Atas nama Direksi,
Henoch Munandar
Direktur Utama
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 49
Page 52
Laporan Manajemen
DIREKSI
1
2
4
3
1. Henoch Munandar
Direktur Utama
2. Atsushi Hino
Direktur
3. Keishi Kobata
Direktur
4. Merisa Darwis
Direktur
50 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 53
Laporan Manajemen
5
6
7
8
5. Darmadi Sutanto
Wakil Direktur Utama
6. Hanna Tantani
Direktur
7. Dini Herdini
Direktur Kepatuhan
8. Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 51
Page 54
Laporan Manajemen
BOARD
OF MANAGEMENT
1
2
3
5
4
1. Helena
Head of Wealth Management Business and
Network & Distribution
2. Nathan Christianto
Head of Wholesale and Commercial Banking
3. Sendiaty Sondy
Head of Risk Management
4. Jeffrey C. Tjoeng
Head of Business Banking
5. Purnomo B. Soetadi
Head of Retail Lending Business
52 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 55
Laporan Manajemen
6
7
8
9
10
6. Jeny Mustopha
Head of Information Technology
7. Nurhajati Soerjo Hadi
Head of Internal Audit
8. Wiwig Santoso
Head of Treasury
9. Mira Fitria
Head of Human Resources
10. Irwan Sutjipto Tisnabudi
Head of Digital Banking
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 53
Page 56
Laporan Manajemen
PEJABAT
EKSEKUTIF
54 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 57
Laporan Manajemen
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 55
Page 58
Ikhtisar Utama
SURAT PERNYATAAN
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
LAPORAN TAHUNAN 2023
PT BANK BTPN TBK
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT BANK BTPN Tbk tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi
Laporan Tahunan PT BANK BTPN Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 28 Februari 2024
DEWAN KOMISARIS
Chow Ying Hoong Takeshi Kimoto
Komisaris Utama Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Onny Widjanarko
Komisaris Independen Komisaris Independen
Edmund Tondobala Ongki Wanadjati Dana
Komisaris Independen Komisaris
56 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 59
Ikhtisar Utama
DIREKSI
Henoch Munandar Kaoru Furuya
Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto Dini Herdini
Wakil Direktur Utama Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino Keishi Kobata
Direktur Direktur
Merisa Darwis Hanna Tantani
Direktur Direktur
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 57
Page 60
Page 61
PROFIL
PERUSAHAAN
60 Informasi Umum Perusahaan 90 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
61 Riwayat Singkat Perusahaan 91 Entitas Induk Terakhir
62 Jejak Langkah 92 Pemegang Saham Utama
64 Bidang Usaha 95 Daftar Entitas Anak
65 Produk dan Layanan 96 Wilayah Operasional
66 Struktur Organisasi 99 Keanggotaan pada Asosiasi
68 Visi Misi 99 Kronologi Pencatatan Saham
69 Nilai-Nilai Utama 100 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
70 Profil Dewan Komisaris 100 Kantor Akuntan Publik
76 Profil Direksi 101 Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Penunjang
84 Profil Pejabat Eksekutif Pasar Modal
88 Statistik Karyawan 102 Informasi pada Website Perusahaan
Misi utama Bank adalah
untuk memberikan layanan
yang optimal kepada
nasabah dengan tujuan
untuk membantu mereka
mencapai tujuan dan aspirasi
mereka, serta memberikan
dampak positif bagi
masyarakat Indonesia.
Page 62
Profil Perusahaan
INFORMASI UMUM
PERUSAHAAN
Nama Perusahaan
PT BANK BTPN Tbk
Modal Dasar
Rp300.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Dibayar
Penuh
Rp162.982.137.380
Informasi Perubahan Nama
1958 : Nama awal adalah Bank Pegawai Nama Bursa Efek dan Tanggal
Pensiunan Militer (Bapemil) Pencatatan
1985 : Bapemil berubah menjadi PT Bank Bursa Efek Indonesia
Tabungan Pensiunan Nasional 12 Maret 2008
2019 : PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
Tbk berubah menjadi Kode Saham
PT BANK BTPN Tbk
BTPN
Bidang Usaha ISIN Code
Layanan Perbankan 101000118508
Tahun Pendirian
1958
Komposisi Pemegang Saham
Peringkat (Fitch) • Sumitomo Mitsui Banking Corporation (89,98%)
• PT Bank Central Asia Tbk (1,02%)
• Peringkat oleh PT Fitch Ratings • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (0,15%)
Indonesia AAA (idn), outlook • Masyarakat (<5%) (7,72%)
stabil dan F1+ (idn) • Saham Treasuri (1,13%)
• Peringkat oleh PEFINDO idAAA
(Triple A, Stable Outlook)
Dasar Hukum Pendirian Alamat Kantor Pusat
PT BANK BTPN Tbk (“Bank BTPN; BTPN; Menara BTPN
Bank”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. CBD Mega Kuningan
21 tanggal 6 Oktober 1959 dari Notaris Noezar Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. 5.5-5.6
S.H. Akta ini mengalami perubahan yang termuat Jakarta Selatan 12950, Indonesia
pada Akta tanggal 31 Mei 1960 No. 203 dan
akta tertanggal 7 November 1960 No. 53 Notaris Website dan E-mail
Noezar S.H.,telah diumumkan pada Berita Negara www.btpn.com
Republik Indonesia tertanggal 14 Februari 1961 info@btpn.com
No. 13, tambahan No. 5. corporate.communication@btpn.com
60 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 63
Profil Perusahaan
RIWAYAT SINGKAT
PERUSAHAAN
PT BANK BTPN Tbk (“Bank BTPN”, “BTPN”, “Bank”) dengan dukungan teknologi digital yang memiliki bisnis
didirikan pada tahun 1958 di Bandung, Jawa Barat, lebih lengkap untuk melayani nasabah lebih luas, mulai
yang pada awalnya hanya menerima simpanan dan dari segmen ritel hingga korporasi.
memberi pinjaman kepada anggota. Kemudian Bank
bertransformasi menjadi PT Bank Tabungan Pensiunan Informasi Perubahan Nama
Nasional pada tahun 1985. Nama yang digunakan pertama kali pada tahun 1958
adalah Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).
Bank BTPN resmi berdiri sebagai bank pada tahun Bapemil bertransformasi menjadi PT Bank Tabungan
1993, melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan Pensiunan Nasional dengan izin usaha sebagai Bank
Republik Indonesia No. 055/KM.17/1993 tanggal 22 Tabungan dalam rangka memenuhi ketentuan Undang-
Maret 1993. Perubahan tersebut terjadi sejalan dengan undang Nomor 14 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok
lahirnya Undang-undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang berlaku pada waktu itu.
Perbankan (sebagaimana selanjutnya diubah dengan
Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998). Setelah resmi merger dengan SMBCI, nama PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk berubah menjadi PT
Pada usianya yang ke-50 pada tahun 2008, Bank BTPN BANK BTPN Tbk. Perubahan nama ini resmi berlaku
melakukan go public dengan melepas saham melalui setelah keputusan sebagai berikut:
penawaran umum perdana (IPO) serta mencatatkan 1. Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
sahamnya di Bursa Efek Jakarta yang sekarang menjadi Republik Indonesia melalui Surat Keputusan
Bursa Efek Indonesia (BEI). Tahun 2008 juga merupakan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
salah satu tonggak sejarah bagi BTPN, setelah TPG Indonesia Nomor AHU-0006169.AH.01.10.TAHUN
Nusantara S.a.r.l mengakuisisi 71,61% saham BTPN. 2019 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran
Fokus Bank pun bertambah ke sektor Usaha Mikro Dasar Perseroan Terbatas tanggal 22 Januari 2019;
Kecil dan Menengah (UMKM). Bank BTPN melakukan 2. Keputusan Deputi Komisioner Pengawas
transformasi lanjutan melalui melakukan merger dengan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan No.KEP-9/
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI) yang PB.1/2019 tentang Penetapan Izin Usaha atas
efektif sejak tanggal 1 Februari 2019. nama PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
menjadi Izin Usaha atas nama PT BANK BTPN Tbk
Sejak tahun itu, Bank BTPN resmi beroperasi sebagai tanggal 28 Januari 2019.
bank baru hasil penggabungan usaha. Dalam
menjalankan bisnisnya, Bank menjadi bank universal
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 61
Page 64
Profil Perusahaan
JEJAK
LANGKAH
2012
• BTPN Syariah - Tunas
Usaha Rakyat tumbuh
pesat, sampai akhir tahun
1958-1986 telah melayani 28.927 sentra
• Bank didirikan di Bandung, komunitas di Banten, Jawa 2014
Jawa Barat, dengan nama Barat dan Jawa Timur Sumitomo Mitsui Banking
Bank Pegawai Pensiunan serta memberdayakan Corporation (SMBC) Jepang
Militer (Bapemil). 2008 444.000 nasabah di sentra telah meningkatkan kepemilikan
• Pada 1960, Bank Pada 2008, TPG Nusantara komunitas. sahamnya di BTPN dan menjadi
memperoleh izin sebagai S.à.r.l. mengakuisisi saham • Bank menyelesaikan pemegang saham pengendali
bank komersial. Bank sebesar 71,6% melalui program uji coba mobile dengan kepemilikan 40,0%.
• Pada 1986, Bank berganti pembelian saham di Bursa Efek banking baru yang diberi SMBC merupakan bank
nama menjadi PT Bank Indonesia. Bank menjadi bank nama BTPN Wow!. Program terbesar kedua di Jepang
Tabungan Pensiunan publik dengan nilai aset Rp13,7 ini kemudian diluncurkan berdasarkan nilai pasar dengan
Nasional. triliun. pada 2015. aset sebesar US$1,3 triliun.
2008 2012 2014
1958-1986
2009-2011 2013 2015
2009 2013 2015
• Bank meluncurkan bisnis usaha mikro dan kecil (UMK) dengan • Pembiayaan BTPN Syariah Bank secara resmi meluncurkan
nama BTPN Mitra Usaha Rakyat dengan membuka 539 kantor – Tunas Usaha Rakyat BTPN Wow!, sebuah layanan
cabang dan berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang tumbuh dua kali lipat perbankan bagi mass market
mencapai Rp2,3 triliun. mencapai sekitar Rp1,4 yang memanfaatkan telepon
• Bank menerbitkan obligasi rupiah jangka panjang yang pertama, triliun dan menyumbang seluler dan didukung jasa agen
dengan peringkat A+ (National Scale Rating) dari Fitch Ratings 3% dari total kredit BTPN. sebagai perpanjangan tangan
dan memperoleh fasilitas pinjaman jangka panjang dalam Jaringan Unit Usaha Syariah Bank untuk meningkatkan
mata uang rupiah dari International Finance Corporation, anak mencapai 69.500 sentra jangkauan layanan kepada
perusahaan Bank Dunia. di seluruh nusantara, yang masyarakat yang selama
memberdayakan lebih dari ini belum tersentuh layanan
931.500 nasabah di daerah perbankan. Transaksi yang
2010 pedesaan. dapat dilakukan yaitu simpanan,
Nilai aset Bank tumbuh menjadi Rp34,5 triliun dibandingkan Rp13,7 • Bank mengakuisisi PT Bank tarik tunai, transfer dana,
triliun dua tahun sebelumnya. Menjadi bank ke-10 terbesar dalam Sahabat Purba Danarta pembayaran tagihan dan
kapitalisasi pasar, serta menduduki peringkat ke-5 dalam jumlah (Bank Sahabat) yang pengajuan permohonan kredit
cabang dan peringkat ke-6 dalam jumlah karyawan. dikonversikan menjadi mikro serta pembelian produk
bank syariah sebelum Bank asuransi mikro.
memisahkan unit syariah ke
2011 dalam entitas baru di 2014.
• Bank meluncurkan Daya, program pemberdayaan mass market • Sumitomo Mitsui Banking
yang berkelanjutan serta menjadi bagian integral dari aktivitas Corporation (SMBC) dari
bisnis Bank. Bisnis Pendanaan memperkenalkan brand Sinaya Jepang memiliki 24,3%
(Sinar yang memberdayakan), yang terhubung dengan inisiatif saham Bank melalui
Daya. transaksi pembelian saham
• Menyelesaikan uji coba bisnis Perbankan Komunitas Syariah yang sebelumnya dimiliki
(BTPN Syariah – Tunas Usaha Rakyat). oleh TPG Nusantara S.à
• Bank memperluas jaringan layanan ATM dengan jaringan ATM r.l. dan pemegang saham
Prima selain jaringan ATM Bersama yang sudah ada. Total lainnya.
jaringan yang terhubung mencapai lebih dari 57.331 ATM di
seluruh Indonesia.
62 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 65
Profil Perusahaan
2016 2018 2022
• Februari 2016 Bank mulai Bank berhasil menyelesaikan • Bank BTPN mendapat predikat “The Best Contact Center
beroperasi sebagai bank dua aksi korporasi penting. Indonesia 2022” oleh Indonesia Contact Center Assosiation
devisa setelah memperoleh Pertama, pencatatan saham (ICCA), sekaligus mendapatkan pengakuan oleh organisasi
izin pada bulan Desember perdana (IPO) BTPN Syariah, internasional Contact Center Association of Asia Pacific
2015, yang memungkinkan anak usaha dengan kepemilikan (CC-APAC). Bank menempati posisi 10 besar terbaik dengan
Bank untuk melakukan saham mayoritas. Kedua, memenangkan 14 penghargaan, yang meliputi tiga penghargaan
transaksi dalam valuta asing proses merger Bank BTPN Platinum, tiga penghargaan Gold, tiga penghargaan Silver, dan
dan lebih fleksibel untuk dengan PT Bank Sumitomo lima penghargaan Bronze.
mulai menawarkan produk Mitsui Indonesia (SMBCI). • Bank BTPN meraih LPS Banking Awards 2022 dari Lembaga
simpanan liabilitas dalam Sebagai hasil proses merger Penjamin Simpanan (LPS). Bank BTPN memperoleh penghargaan
mata uang asing. tersebut, Bank kini menawarkan dalam kategori “Bank Terbaik dalam Menyampaikan Informasi
• Jenius, yang merupakan ragam layanan keuangan yang Mengenai Program Penjaminan Simpanan” dari kelompok bank
platform mobile phone lebih luas ke seluruh spektrum swasta.
kedua diluncurkan. Layanan nasabah, mulai dari nasabah • Penghargaan “Transparansi Penurunan dan Perhitungan Emisi
telepon seluler Jenius individu hingga nasabah Korporasi Terbaik 2022” oleh majalah Investor. Bank BTPN
menggunakan smart phone perusahaan, yang meliputi mendapatkan penghargaan untuk “Transparansi Penurunan Emisi
untuk menghubungkan nasabah korporasi besar Korporasi Sektor Emiten Kategori Green” dan “Transparansi
rekening nasabah dengan sampai usaha-usaha mikro Perhitungan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Platinum”.
Bank dan melakukan dan masyarakat di daerah. • Bank BTPN meraih penghargaan “Indonesian Sustainable
transaksi perbankan. Hasil dari proyek Gemilang Development Awards 2022” dari Corporate Forum for CSR
Hingga Desember 2016, yang dilakukan tahun lalu serta Development (CFCD). Bank BTPN merupakan satu-satunya
Jenius telah memiliki 70.000 platform perbankan mobile bank yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini dan
pengikut di situs media BTPN Wow! dan Jenius mulai memperoleh Gold Award, karena dinilai berhasil dalam
sosial dan ditonton lebih dari akan dapat dinikmati di tahun menjalankan program-program yang berkontribusi dalam
3 juta kali di YouTube. 2019. akselerasi 17 tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
2016 2018 2022
2023
2017 2019-2021
2017
Bank telah memperluas
2019
Bank resmi merger dengan
2023
fitur aplikasi mobile banking SMBC menjadi Bank BTPN • Bank BTPN dan International Finance Corporation (IFC) menjalin
BTPN Wow! dan Jenius untuk pada 1 Februari. Penggabungan kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial dan hijau untuk
mengembangkan basis nasabah usaha ini akan memperkuat memperkuat aksi iklim dan mendorong pembangunan inklusif
dan meningkatkan transaksi kemampuan Bank dalam di Indonesia. Penerbitan obligasi sejumlah US$500 juta ini
perbankan. Fokus kepada menyediakan layanan akan menjadi yang pertama bagi Bank BTPN dan memperkuat
customer-centric dari dua perbankan yang lebih lengkap komitmennya dalam mendukung sektor usaha mikro, kecil,
layanan mobile banking ini telah untuk basis nasabah yang lebih dan menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya bisnis-bisnis
membawa perubahan yang luas. Kami sekarang adalah yang dipimpin oleh perempuan serta aksi adaptasi terhadap
signifikan pada pengalaman universal bank. perubahan iklim.
nasabah (customer experience) • Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
dan berdampak pada Bank BTPN pada 7 Desember 2023, pemegang saham resmi
operasional Unit Pendukung. 2020 menyetujui rencana penarikan saham-saham Perseroan hasil
Transformasi yang disebut Bank BTPN meluncurkan pembelian kembali (”Treasury Stock”) dan rencana Penambahan
“Gemilang” meliputi struktur SINAYA PRIORITAS dan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
organisasi Bank, teknologi, bekerja sama dengan Jenius (“PMHMETD II”) atau Right Issue II.
sumber daya manusia dan yang meluncurkan Sinaya • Bank BTPN kembali meraih peringkat Platinum dalam ajang “Asia
pengendalian risiko. Jaringan Prioritas Apps. Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023”. Ini merupakan
cabang Bank telah mengalami tahun ketiga Bank BTPN menerima peringkat tertinggi tersebut
transformasi yang cukup secara berturut-turut dalam empat tahun kepesertaannya dalam
besar dimana seluruh cabang 2021 ajang ini. Ajang penghargaan yang diikuti oleh 68 perusahaan dan
dapat menyediakan layanan • Bank BTPN memberikan organisasi ini diselenggarakan oleh National Center for Corporate
perbankan kepada semua fasilitas pinjaman hijau Reporting (NCCR) sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi
segmen nasabah. senilai Rp1,06 triliun kepada perusahaan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan
PT Kepland Investama melalui penerapan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata
sebagai bentuk perwujudan kelola dalam menjalankan operasional bisnisnya.
komitmen terhadap • Bank BTPN berhasil meraih dua penghargaan dalam kategori
pembiayaan berkelanjutan. Sustainable Finance 2022, yaitu “Best Green Loan” dan “Best
Fasilitas pinjaman hijau Local Currency Green Loan”, dalam ajang “Triple A Country
dalam mata uang rupiah ini Awards 2022” yang diselenggarakan oleh The Asset di Hong
merupakan salah satu yang Kong. Bank BTPN meraih penghargaan “Best Green Loan”
pertama di pasar Indonesia. melalui program pembiayaan hijau senilai total US$750 juta
• Sepanjang tahun 2021, kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Desember
Bank BTPN meraih 19 2022 untuk mendukung aktivitas PLN dalam upaya transisi energi
penghargaan dari pihak menuju energi terbarukan. Sementara, Bank BTPN menerima
eksternal, sebagai bukti penghargaan “Best Local Currency Green Loan” melalui
dan pengakuan pemangku pemberian fasilitas pembiayaan hijau senilai Rp1,06 triliun kepada
kepentingan terhadap PT Kepland Investama sejak Oktober 2021.
kinerja Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 63
Page 66
Profil Perusahaan
BIDANG
USAHA
Bidang Usaha Sesuai Anggaran Dasar 6. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan
surat berharga;
A. Kegiatan Usaha Utama: 7. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk pihak lain berdasarkan surat kontrak dan/atau
simpanan berupa giro, deposito berjangka, perjanjian;
sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk 8. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
lainnya yang dipersamakan dengan itu, baik nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga, baik
dalam mata uang Rupiah maupun mata uang yang tercatat maupun yang tidak tercatat di Bursa Efek;
asing; 9. Melakukan pembelian agunan melalui pelelangan atau
2. Menyalurkan dana yang dihimpun dari dengan cara lain, baik seluruhnya maupun sebagian,
masyarakat dalam bentuk kredit, baik jangka dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya
panjang, jangka menengah maupun jangka kepada Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli
pendek, atau pinjaman dalam bentuk lainnya tersebut wajib dicairkan secepatnya;
yang lazim diberikan dalam dunia perbankan, 10. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit,
baik dalam mata uang Rupiah maupun mata uang dan kegiatan wali amanat;
asing. 11. Melakukan penyertaan modal pada bank yang
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip
B. Kegiatan Usaha Penunjang: syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
1. Menerbitkan surat pengakuan hutang; oleh instansi yang berwenang dalam bidang
2. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko perbankan;
sendiri maupun untuk kepentingan dan atas 12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
perintah nasabah: memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak yang
a. Surat wesel, termasuk wesel yang berwenang;
diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya 13. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam (termasuk bank syariah) atau perusahaan lain di
perdagangan surat dimaksud; bidang keuangan seperti sewa guna usaha, modal
b. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang ventura, Perusahaan Efek, asuransi, serta lembaga
lainnya yang masa berlakunya tidak lebih kliring penyelesaian dan penyimpanan, dengan
lama dari kebiasaan dalam perdagangan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh pihak yang
surat dimaksud; berwenang;
c. Kertas perbendaharaan Negara dan surat 14. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
jaminan Pemerintah; untuk mengatasi akibat kegagalan kredit dan/atau
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); kegagalan pembiayaan lainnya, dengan syarat harus
e. Obligasi; menarik kembali penyertaannya sesuai dengan
f. Surat Dagang dan/atau surat promes ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) Keuangan;
tahun; 15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus
g. Instrumen surat berharga lain yang berjangka dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam
waktu sampai dengan 1 (satu) tahun; peraturan perundang-undangan;
3. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan 16. Menerbitkan kredit berdokumen (letter of credit) dalam
sendiri maupun untuk kepentingan nasabah; berbagai bentuk dan bank garansi;
4. Menempatkan dana pada, meminjam dana 17. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh
dari, atau meminjamkan dana kepada bank Bank sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana perundang-undangan.
telekomunikasi maupun wesel unjuk, cek, atau
sarana lainnya; Bidang Usaha Dijalankan pada Tahun
5. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat Buku
berharga dan melakukan perhitungan dengan Bidang usaha pada tahun buku sesuai dengan yang
atau antar pihak ketiga; tercantum pada Anggaran Dasar terakhir.
64 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 67
Profil Perusahaan
PRODUK DAN
LAYANAN
Corporate/Wholesale Wealth Management • ABF (Asset Based Financing)
• BPR Financing
Banking Business
• Giro Bisnis
• Tabungan Sinaya (Rupiah, Valas,
• Giro Mitra
Produk Lindung Nilai Bisnis)
• Giro Karya
• IRS/CCS dan transaksi valas • Giro (Rupiah, Valas)
• Aplikasi TOUCHBIZ (mobile
• Deposito Berjangka (Rupiah,
banking untuk bisnis): transfer
Valas, Fleksi, On Call)
Produk Pinjaman bank, payroll, pembayaran
• Reksa Dana
• Bilateral dan Syndication Loans tagihan, top-up e-Wallet,
• Bancassurance
(IDR, USD, EUR dan, JPY) MaxCash, Deposito, info kurs
• Kartu ATM/Debit Sinaya
• Kredit Modal Kerja valas
• Safe Deposit Box
• Kredit Investasi
• Sinaya Prioritas
• Project/Structured Finance Transaction Banking &
• Obligasi Pemerintah
• ECA
• Green/SocialLoan
Supply Chain
• Sustainability-Linked Loan Micro Business
• Kredit Lainnya • Kredit Usaha Rakyat Cash & Digital Solution
• Tabungan Mitra Usaha • Giro & Deposito Berjangka
• Tabungan Setara Deposito • Pengiriman Uang (SKN/RTGS,
Produk Pendanaan
• Pinjaman Maxi Micro (secured Payroll, Overbooking, Telegraphic
• ESG Deposit
loan): Transfer)
• Green Deposit
1. Pinjaman Rekening Koran • Penerimaan Uang (SKN/RTGS,
2. Pinjaman Angsuran BI-FAST, Telegraphic Transfer,
Jenius Berjangka Cheque/Cash Deposit)
• Aplikasi Jenius dengan verifikasi • e-Tax Payment (With/without ID
3. Pinjaman Berjangka
nasabah berbasis biometrik Billing)
• Pinjaman Digital Micro Flexicash
• Tabungan (Flexi Saver, Dream • Virtual Account (API SNAP,
(Unsecured loan):
Saver & Valuta Asing) Offline)
1. Pinjaman Angsuran
• Deposito (Maxi Saver) • Internet Banking / Host to Host
berjangka
• Pembayaran Tagihan • Manajemen Likuiditas (Domestic
• ATM Card/Debit Jenius
• Transfer (BIFAST, RTOL, SKN, Joint Finance Cash Pooling, Auto TD
• Joint Financing Placement, Cross Border Pooling)
RTGS & Remittance) • Auto Debit
1. Kredit Kendaraan Bermotor
• Top-up e-Wallet
(KKB)
• Pinjaman (Flexicash, Buy Now
Pay Later & Credit Card) 2. Alat Kesehatan Trade
3. Durable Goods • Import & Export Letter of Credit &
• Jenius Pay
4. Multiguna SKBDN
• Jenius QRIS
• Chanelling • Import & Export Bill Collection
• Jenius for Business
1. Short term loan (tenor max 1 • Import & Export Documentary
• Bisniskit by Jenius
bulan) Collection
• Moneytory
2. Medium term loan (tenor max • Bank Guarantee & SBLC &
• Sinaya Prioritas di Aplikasi Jenius
12 bulan) Counter Guarantee
• Aplikasi Jenius untuk lini bisnis
3. Long term loan (tenor max 60 • Trade Loan & TR
ritel BTPN (Jenius as a Platform)
bulan) • Foreign Bills Bought & Forfaiting
• Reksa Dana
• Account Receivable Purchase
Treasury Retail Lending Business • Import Avalization & LC
• Kredit Pensiun Confirmation
• Foreign Exchange • BL Endorsement & Shipping
• Kredit Pra Pensiun
• Derivatif Guarantee
• Kredit Pegawai Aktif
• Pasar Uang
• Tabungan Citra Pensiun
• Fixed Income
Supply Chain
Business Banking • Supply Chain Financing
• Produk Dasar/Generik (Distributor Financing/ Supplier
1. PRK (Pinjaman Rekening Financing)
Koran) • Lending Program
2. PB (Pinjaman Berjangka)
3. PAB (Pinjaman Angsuran
Berjangka)
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 65
Page 68
Profil Perusahaan
STRUKTUR
ORGANISASI
Direksi
Komite Aset dan Komite Pengarah Komite Komite Komite
Liabilitas atau ALCO Teknologi Informasi Kredit Human Resources Keberlanjutan
Komite Komite Pengarah Komite Komite
Kebijakan Kredit Tata Kelola Informasi Manajemen Risiko Fraud
Wakil Direktur Utama 1
Kaoru Furuya
Direktur Direktur Direktur
Corporate Direktur Direktur Kepatuhan & Keuangan &
Banking Treasury Operasional Legal Perencanaan
Japanese Keishi Kobata Merisa Darwis Dini Herdini Hanna Tantani
Atsushi Hino
Head of Head of
Wholesale,
Business Head of
Commercial &
Banking Treasury
Transaction
Jeffrey Banking Wiwig Wahyu
Cheanandro Santoso
Ir. Nathan
Tjoeng Christianto
Business
Corporate Banking Wholesale Banking Treasury ALM & Financial
Credit Risk Development Customer AML & CFT
2 Moses Ronald Planning Planning &
Tasuku Tanaka Charles Anthony Experience Center Hari Suci Yuliastuti
Naoki Watanabe Supardi So Hirahara Performance
Bunaidi Bambang Joko
Elsa Ariany
Susilo
Corporate Banking Setyadi
Credit Business Banking Treasury Trading Compliance
3
Jenny Credit Risk Wholesale Banking Rhendy Butet Sondang
Karinda Listyani
Susanto Sidik Waskito, ST Business Planning Soemitro Z. Sitepu
Rachmana
A, Zacky Branch Banking Financial Controller
Ridwan Nugraha Arif Suseno
Corporate Banking SME
Loan Treasury Marketing
4 Margaretha P. Corporate
Husan Mahjudin Slamet Riyadi S.
Hiroaki Seguchi Santosa Secretary
Structured Finance Operations Eneng Yulie Andriani Tax Management
Business Adityo Haryono Transaction Center Kamaluddin
Transaction Legal Corporate Banking Arif Muhammad
Banking Cross
Theodora 5 Fatwaddin
Collaboration
Ikke Gratcia Hideakki Asatsu Finance Risk,
Takeshi Nishimura
Wholesale General Counsel Control &
Banking Project Argo Wibowo Governance
Corporate Banking Reporting, Lia Asoka
6 Business Banking Management 1
Commercial Intan Natalia Wijaya Settlement
Banking Credit Wibowo Kurniawan Policy & Control
& Access Communications Alignment &
Risk Novri Irza
Management & Daya Synergy
Eddy Satria Hidayatullah
KYC Heling Trihatma Andrie Darusman Kenji Okada
Nugraha
Sembiring Onboarding
Virni Anggia Wholesale
Septiranti Banking Project
Business Banking Management 2 General Services Strategy
Strategy Endang Triningsih Bambang Anugerah Implementation
Anita Natalia Rachmad Hendra Gunawan
Corporate Banking Operations
Credit Planning Commercial
Business Planning Development
Tubagus Dimas Business Banking Banking & WFB
Chandra M. Radhar Hasti
Andriadie Support Warni
Mudjib Handayani
Willem E.O Umboh
Operations Control
Transaction Assurance
Banking & Joko
Corporate Banking Digital SME Supply Chain
Loan Reviewer Business Jevan Purnawan
Corporate Riyanthi Annisaa Vonny
Portfolio
Management
Hendra Kuncoro
Jati Credit Analyst
Sales Management
Corporate Banking
-
Fifi
66 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 69
Profil Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
(RUPS)
Dewan Komisaris
Direktur Utama Komite Remunerasi dan Nominasi
Henoch Munandar Komite Pemantau Risiko
Komite Tata Kelola Perusahaan
Komite Audit
Wakil Direktur Utama 2
Darmadi Sutanto
Head of Wealth
Head of Retail Management
Head of Head of Internal Head of Risk Head of Digital
Head of Human Lending Business and
Information Audit Management Banking
Resources Business Network &
Technology Nurhajati Soerjo Sendiaty Sondy Irwan Sutjipto
Mira Fitria Purnomo B. Distribution
Jeny Mustopha Hadi SE Head Tisnabudi
Soetadi
Helena
IT Strategic
Strategic HR Portfolio Sales Management Jenius Business
Planning & Data Credit Audit Retail Banking Risk Pension Business
Management Management & WMB Stream
Management Dessy Natalia Adli Pamungkas Enrico Novian
Denty Avianty Policy Rudyanto Kemal Anita Ekasari C.
Jufri
Wahyu Nugroho
HRBP Corporate IT. Digital Banking Y. A. S.
IT Governance Micro Business Liabilities & Digital Digital Banking
Banking & Analytics Audit
Management Erpantja Toho Management WMB Solution
Yvonne Febrina Willy Johan Retail Banking
Akira Kuwata S. Pasar ibu Elvie Iskandar Frenky Guslove
Syofyan Widjaja S. Analytics, Planning
Operational & & Process
IT Retail Banking & HRBP Retail Fraud Risk Excellence Wealth Product Digital Banking
Operations Audit Management Erliana Tandoko Joint Finance
Corporate Function Banking Management WMB Product &
Stefanus Rudy Heru Rustanto, SE Fiandra Monica
Enablement Debbie Gracia Aegeus Hutama Innovation
Kristianto Affian
Andi Febri Cahyo Retnoningsih Soewito -
HRBP IT, Wealth Market & Sales Management Digital Banking
IT Digital Service Customer
Operations & Management & Liquidity Risk & Process Business
Enablement Experience WMB
Functions Corporate Function Management Excellence Performance &
Joko Kurniawan Sanny Kumalasari
Myrna May Witarka Audit Deni Tri Sujatioadi Customer Value
Ratih Wulan Management
IT Transaction HR Technology & Indrawati, SP Risk Management Product & Portfolio Salvy Gunawan
Management Services Planning Management RLB Sales Distribution
Iman Triono Jemmy Maruto Keisuke Heima Astri Piesca Rini WMB & National
Distribution 1 Digital Banking
Audit Methodology, Chairul Sani Partnership
IT Corporate QA & Development Febri
Banking Bernanta Budi Cyber Security
Enablement Danardana Buyung Bachtiar
Hayato Inoue Network Retail Banking
Management WMB Digital Strategy
Rio Yussac L. Citra Paramita
Digital Banking
Alignment &
Synergy
-
Direktur
Board of Management
Komite Dewan Komisaris & Komite Direksi
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 67
Page 70
Profil Perusahaan
VISI
Menjadi bank pilihan utama
di Indonesia, yang dapat
memberikan perubahan berarti
dalam kehidupan jutaan orang,
terutama dengan dukungan
teknologi digital.
MISI
• Menawarkan solusi dan layanan keuangan yang lengkap
ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM, dan korporat
bisnis di Indonesia, serta Bangsa dan Negara Indonesia
secara keseluruhan;
• Memberikan kesempatan berharga bagi pertumbuhan
profesional karyawan Bank BTPN;
• Menciptakan nilai yang signifikan dan
berkesinambungan bagi stakeholder termasuk
masyarakat Indonesia;
• Memanfaatkan inovasi teknologi sebagai pembeda
utama untuk memberikan kualitas dan pengalaman
terbaik di kelasnya kepada nasabah dan mitra Bank
BTPN.
Penjelasan Visi dan Misi
Landasan dasar dari integrasi Visi dan Misi Bank adalah untuk melayani nasabah SMBCI dan Bank
BTPN dengan cara yang terbaik guna mencapai tujuan dan aspirasi mereka serta diharapkan juga
memberikan dampak positif kepada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Bank akan menjadi
mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya, bang mampu memahami dan memenuhi secara
efektif kebutuhan finansial nasabah yang terus berkembang.
Visi dan Misi yang ditetapkan telah sesuai dengan rancangan penggabungan usaha sebagaimana
tercermin pada ringkasan rencana penggabungan usaha. Visi dan Misi ini juga telah melalui review
oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
68 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 71
Profil Perusahaan
NILAI-NILAI
UTAMA
Nilai-nilai yang kami anut merupakan pedoman kami dalam
menjalankan bisnis. Ada 5 (lima) nilai, seperti dijelaskan berikut ini:
01 Sebagai profesional selalu
berlaku secara tulus dengan Integrity
standar etika yang tinggi.
Customer
First
Selalu melihat dari perspektif
nasabah untuk memberikan
02
nilai lebih.
03 Berani bertindak dan
berinovasi tanpa henti.
Proactive &
Innovative
Speed &
Quality
Menjadikan kecepatan dan
kualitas dari pengambilan
keputusan juga pemberian
04
layanan sebagai faktor pembeda.
05 Kolaborasi
sebagai satu tim. Synergy
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 69
Page 72
Profil Perusahaan
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara
Singapura
Domisili
Singapura
Usia
63 Tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
Business Administration bidang Finance dari National University
of Singapore (1984)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 1, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2027.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama BTPN
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan
diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari
2019. Diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPS Luar
Chow Ying Hoong Biasa tanggal 18 November 2020, dan diangkat kembali melalui
RUPS Tahunan pada tanggal 21 April 2022.
Komisaris Utama
Rangkap Jabatan
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi BTPN.
• Senior Regional Advisor, Asia Pacific Division of Sumitomo
Mitsui Banking Corporation
Pengalaman Kerja
• General Manager of Planning Department Asia Pacific Division
of SMBC (2011-2013).
• General Manager, Debt Capital Market Department and Joint
General Manager of SMBC, Singapore (2005-2010).
• Head of Syndication S.E. Asia of Sumitomo Bank Singapore
Branch (2000-2005).
• Branch Manager/Managing Director dari Societe Generale
Bank, cabang Malaysia (1997-2000)
• Head of Syndication for Asia of ABN Amro Bank Asia HQ
• (1996-1997).
• Team Head of Offshore Corporates of ABN AMRO Bank N.V.,
Singapore Branch (1993-1996)
• Senior Manager of The Sanwa Bank Ltd, Singapore Branch
(1989-1993)
• Account Manager of ABN Bank N.V., Singapore Branch
(1987-1989)
• Bank Officer, United Overseas Bank (1984-1987).
Hubungan Afiliasi
Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang Saham
Pengendali.
70 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 73
Profil Perusahaan
Warga Negara
Jepang
Domisili
Singapura
Usia
53 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Arts in Business and Commerce dari KEIO University
(1989-1993)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 1, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris BTPN sejak tanggal
efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat
kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan
21 April 2022.
Takeshi Kimoto
Rangkap Jabatan
Komisaris • Anggota Komite Pemantau Risiko BTPN.
• Executive Officer, Managing Director of Asia Growing Markets
Department of Sumitomo Mitsui Banking Corporation and
Sumitomo Mitsui Financial Group.
Pengalaman Kerja
• Senior Vice President for Emerging Markets Business Division
(“EMBD”) Singapore, Joint General Manager for EMBD
Tokyo and Joint General Manager for Business Development
Department at the International Banking Unit of SMBC
(2013-2018).
• Vice President for Global Institutional Banking Department
(“GIBD”) of SMBC, Vice President for GIBD Singapore, Group
Head & Senior Vice President for Global Trade Finance
Department Singapore (2002-2013).
• Vice President, International Finance Department, Sumitomo
Bank Ltd (2000-2001).
Hubungan Afiliasi
Memiliki hubungan kepengurusan dengan Pemegang Saham
Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 71
Page 74
Profil Perusahaan
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
66 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Magister bidang Keuangan dari Universitas Indonesia (2018)
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti (1983)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 4 dan pemeliharaan SMR,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku sampai 26 Juli 2025
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen BTPN
sejak tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan
diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari
2019 dan 21 April 2022.
Ninik Herlani Masli Ridhwan Rangkap Jabatan
• Ketua Komite Audit BTPN.
Komisaris Independen • Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi BTPN.
Pengalaman Kerja
• Komisaris Independen PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
(2013-2019).
• Bergabung pada PT Bank Central Asia Tbk dengan jabatan
terakhir Kepala Pengembangan Audit dan Pengendalian Mutu
(1985-2012).
• Senior Auditor di Kantor Akuntan Utomo (SGV - Utomo)
(1981-1985).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Pengendali.
72 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 75
Profil Perusahaan
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
59 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Master in Management dari Asian Institue of Management
(1999)
• Sarjana Manajemen Keuangan dari STIE Malangkucecwara
(1989)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2, diterbitkan oleh BSMR
dengan masa berlaku sampai dengan 13 Januari 2027
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen BTPN
secara efektif sejak 8 Mei 2023 berdasarkan keputusan RUPS
Tahunan tanggal 13 April 2023
Onny Widjanarko
Rangkap Jabatan
Komisaris Independen • Ketua Komite Pemantau Risiko BTPN
• Ketua Komite Tata Kelola Perusahaan BTPN
Pengalaman Kerja
• Komisaris Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis
(September 2020 – April 2023)
• Bergabung dengan Bank Indonesia dengan jabatan terakhir
sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jakarta (Januari
1992 – September 2022)
• Management Trainee dan Staf Keuangan Komatsu Indonesia
(PT United Tractors) (Oktober 1989-Desember 1990)
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 73
Page 76
Profil Perusahaan
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
58 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Magister Manajemen Internasional dari American Graduate
School of Internasional Management, Thunderbird. Glendale,
Arizona (1990)
• Sarjana Ekonomi dari Drake University, Moines, Iowa, Amerika
Serikat (1987).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 4, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris Independen BTPN
Edmund Tondobala sejak keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 November 2020
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April
Komisaris Independen 2022.
Rangkap Jabatan
• Anggota Komite Audit BTPN.
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTPN.
Pengalaman Kerja
• Kepala Divisi Perbankan Internasional di PT Bank Central Asia
Tbk, Indonesia (2011-April 2020).
• Direktur BCA Finance Hongkong (2011-November 2011).
• Direktur di BCA Remittance Sdn Bhd Malaysia (2009-2011).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali.
74 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 77
Profil Perusahaan
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
66 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Bandung (ITB) (1981)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris BTPN sejak keputusan
RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Rangkap Jabatan
• Anggota Komite Pemantau Risiko BTPN
Ongki Wanadjati Dana • Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan BTPN
• Komisaris PT Bank BTPN Syariah Tbk
Komisaris
Pengalaman Kerja
• Direktur Utama PT BANK BTPN Tbk (2019-April 2022)
• Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
Tbk (2008-Januari 2019).
• Direktur Perbankan Wholesale Bank Permata (2002-2008).
• Wakil Direktur Utama di Bank Universal (2000-2002).
• Direktur Utama Bank Subentra (1993-1998).
• Senior Advisor, Bank Universal (1999-2000).
• Credit Cycle Manager – Consumer Banking, Citibank, N.A
(1987-1990).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 75
Page 78
Profil Perusahaan
PROFIL
DIREKSI
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
57 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi dari Universitas Atma Jaya, Jakarta (1989)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur sejak tanggal efektif
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April
2022. Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS Luar Biasa
tanggal 29 September 2022.
Henoch Munandar
Rangkap Jabatan
Direktur Utama Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Direktur PT BANK BTPN Tbk (2019- September 2022)
• Direktur PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-Januari
2019).
• Deputy Head of Credit/Credit Risk Management Head SMEC
Bank DBS Indonesia (2010-2013).
• Deputy SMEC Risk + Remedial Head PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (2006-2010).
• Co-Dept Head of Corporate Banking, Bank of Tokyo
Mitsubishi UFJ (2006-2006).
• Local Corporate Head-Senior Manager, Sanwa Bank
Indonesia/Bank United Financial of Japan (UFJ) (1995-2006).
• Account Manager PT Bogor Multifinance (1995-1995).
• Account Manager Panin Bank (1993-1995).
• Sub-Branch Manager Bank Susila Bakti (1991-1993).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
76 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 79
Profil Perusahaan
Warga Negara
Jepang
Domisili
Jakarta
Usia
58 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana Hukum dari Hosei University, Tokyo, Jepang (1989)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTPN
secara efektif sejak 4 Januari 2021 berdasarkan keputusan RUPS
Luar Biasa tanggal 18 November 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Kaoru Furuya
Rangkap Jabatan
Wakil Direktur Utama Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Senior General Manager of Asia Growing Market Dept. (2020)
• General Manager of Corporate Banking Dept., Asia Pacific
Division. Member of Risk Management, ALM and Compliance
Committees for APAC, SMBC (2019-2020)
• General Manager of Singapore Branch. Member of Risk
Management, ALM and Compliance Committees for APAC,
SMBC (2018-2019).
• General Manager of Loan Capital Markets Department.
Member of Risk Management, ALM and Compliance
Commitees for EMEA of SMBC Europe Limited in London
(2013-2018).
• Joint General Manager, Global Trade Finance Dept of SMBC
Tokyo (2011-2013).
• Senior Vice President, Global Trade Finance Dept. SMBC
New York (2004-2011).
• Assistant General Manager of Global Institutional Banking
Dept. of SMBC Tokyo (2002-2004).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 77
Page 80
Profil Perusahaan
PROFIL
DIREKSI
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
59 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Magister Administrasi Bisnis dari University of Western Illinois,
Macomb (1991)
• Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Trisakti, Jakarta (1988).
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTPN
secara efektif sejak 14 Mei 2020 berdasarkan Keputusan RUPS
Tahunan tanggal 23 April 2020 dan diangkat kembali melalui
Darmadi Sutanto RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Wakil Direktur Utama Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Komisaris PT Metro Retailmart (2015-2018).
• Komisaris PT Trans Ice (2015-2018).
• Komisaris PT Bank Mega Tbk (2015-2018).
• Group Director of PT CT Corpora Bank Mega (2015-2018).
• Consumer Banking Director of PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (2010-2015).
• Consumer Banking Director of ABN Amro/RBS (2007-2010).
• SVP Distribution of Bank Permata (2007).
• EVP Sales & Distribution of Standard Chartered Bank
(2000-2006).
• National Sales Manager of Citibank (1991-2000).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
78 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 81
Profil Perusahaan
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
58 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti, Jakarta (1987)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak tanggal
efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat
kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan
21 April 2022.
Dini Herdini Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan
Direktur Kepatuhan
Pengalaman Kerja
• Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan PT Bank
Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-Januari 2019).
• General Counsel & Corporate Secretary PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (2004-2014).
• Partner/Konsultan Hukum di Firma Hukum Herdini & Partners
(2000-2004).
• Kepala Divisi Hukum Bank Danamon (1999-2000)
• Kepala Divisi Legal PT Bank PDFCI Tbk (1996-1999).
• Legal Manager PT ING Bank (1993-1996).
• Legal Officer PT Bank Sumitomo Niaga (1989-1993).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 79
Page 82
Profil Perusahaan
PROFIL
DIREKSI
Warga Negara
Jepang
Domisili
Jakarta
Usia
47 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Business and Commerce dari Keio University (1999)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dengan masa berlaku sampai 19 November 2024
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur BTPN secara efektif
sejak 15 Mei 2023 berdasarkan keputusan RUPS Tahunan
tanggal 13 April 2023
Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan
Atsushi Hino
Pengalaman Kerja
Direktur • Group Head/Joint General Manager of Asia Markets Growing
Department, SMBC Singapura (September 2018-April 2023)
• Head of Corporate Banking Department, PT Bank Sumitomo
Mitsui Indonesia (Oktober 2014-September 2018)
• Vice President/Senior Vice President, SMBC cabang
Hongkong (April 2009-Agustus 2014)
• Vice President Tokyo Corporate Banking Department 4,
SMBC (April 2006-April 2009)
• Vice President Tohoku Corporate Business Office, SMBC
(Juli 2001-April 2006)
• Bergabung pertama kali dengan SMBC sebagai Junior Staf
(April 1999-Juli 2001)
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
80 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 83
Profil Perusahaan
Warga Negara
Jepang
Domisili
Jakarta
Usia
50 tahun pada akhir tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Master of Information Engineering dari the University of Tokyo
(1998)
• Bachelor of Architecture dari the University of Tokyo (1996)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 5 Juli 2024.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur BTPN secara efektif
sejak 25 Juli 2023 berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa
tanggal 22 Juni 2023.
Keishi Kobata
Rangkap Jabatan
Direktur Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Treasury ALM & Planning Head PT BANK BTPN Tbk
(Maret 2022-Juni 2023)
• Technical Advisor of Treasury Directorate PT BANK BTPN Tbk
(Oktober 2019-Februari 2022)
• Ditugaskan pada SMBC cabang Hongkong sebagai Head of
Money Market & Fixed Income Group, International Treasury
Department dan dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice
President (Mei 2016-Oktober 2019)
• Bergabung pertama kali dengan SMBC Tokyo dengan jabatan
terakhir sebagai Head of Money Market & Fixed Income
Group, International Department Treasury (Hongkong)
(April 1998-Mei 2016)
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 81
Page 84
Profil Perusahaan
PROFIL
DIREKSI
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
56 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB)
(1991)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur sejak tanggal efektif
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April
2022.
Merisa Darwis
Rangkap Jabatan
Direktur Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Head of Operation, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
Tbk (2017-Januari 2019).
• Kepala Satuan Kerja Audit Internal, PT Bank Tabungan
Pensiunan Nasional Tbk (2011-2016).
• HR & Internal Control Director, Bank Barclays Indonesia
(2010-2011).
• Citibank, N.A., Indonesia (1996-2009):
- Operation - Control & Reporting Head, Transaction
Services Head, Control & Support Head,
- IT - Consumer IT Head & Country IT Financial Head,
- QA - IT QA Head, Privacy Officer and BISO (Business
Information Security Officer)
• Programmer/Analyst, USI/IBM Jakarta (1992-1993).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
82 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 85
Profil Perusahaan
Warga Negara
Indonesia
Domisili
Jakarta
Usia
56 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan
• Master of Business Administration dari Australian Graduate
School of Management, University of New South Wales,
Australia (1993)
• Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Airlangga (1990)
Sertifikasi
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Level 5, diterbitkan oleh
LSPP dan Pemeliharaan SMR diterbitkan oleh BSMR dengan
masa berlaku sampai 26 Juli 2025.
Riwayat Jabatan dan Dasar Hukum
Pertama kali menjabat sebagai Direktur berdasarkan keputusan
RUPS Luar Biasa tanggal 11 September 2019 dan diangkat
Hanna Tantani kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022
Direktur Rangkap Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan
Pengalaman Kerja
• Chief Financial Officer, PT BANK BTPN Tbk (2018-2019).
• Direktur Keuangan, PT Bank HSBC Indonesia (2014-2018).
• SVP MI Planning & Analysis, KCBA HSBC Indonesia
(2009-2014).
• Financial Controller, Standard Chartered Bank (2008-2009).
• Market Controller, American Express Bank (2004-2008).
• Staff, Credit Operations & Trade Services, Management
Accountant, Manager Treasury OperationS, AVP Treasury
Services, VP Global Payment & Cash Management, VP Credit
Operation VP Area Finance, HSBC (1990-2004).
Hubungan Afiliasi
Tidak ada hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan Pemegang Saham Pengendali
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 83
Page 86
Profil Perusahaan
PROFIL
PEJABAT EKSEKUTIF
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di BTPN
1 Naoki Watanabe S1 University of Tsukuba 2021 Corporate Banking 2 Head
2 Karinda Listyani Rachmana S1 Ritsumeikan Asia Pacific 2019 Corporate Banking 3 Head
University
3 Hiroaki Seguchi S1 Tokyo University of Science 2020 Corporate Banking 4 Head
4 Hideaki Asatsu S1 Osaka University 2022 Corporate Banking 5 Head
5 Wibowo Kurniawan S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Corporate Banking 6 Head
6 Virni Anggia Septiranti S1 Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik 2019 KYC Onboarding Head
Jakarta
7 Chandra Murprabowo S1 Institut Teknologi Sepuluh 2019 Corporate Banking Business
Mudjib Nopember Surabaya Planning Head
8 Riyanthi Annisaa S2 Macquarie University 2019 Corporate Banking Loan
Reviewer Head
9 Fifi S1 Tokyo International University 2019 Credit Analyst Corporate
Banking Head
10 Ir Nathan Christianto S2 University of Groningen, The 2019 Head of Wholesale, Commercial
Netherlands & Transaction Banking
11 Jevan Purnawan S2 University of Manchester 2019 Transaction Banking & Supply
Chain Head
12 Moses Ronald Supardi S3 Leiden University 2019 Wholesale Banking Head
13 Warni S1 Stiba Persada Bunda Pekanbaru 2019 Commercial Banking & WFB
Head
14 Ahmad Zacky Hendarman S1 Institut Teknologi Bandung 2019 Wholesale Banking Business
Planning Head
15 Adityo Haryono S1 Boston University 2020 Structured Finance Head
16 Intan Natalia Wijaya S1 Sanata Dharma - Jogjakarta 2021 Wholesale Banking Project
Management_1
17 Endang Triningsih D3 ASMI 2023 Wholesale Banking Project
Management_2
18 Wiwig Wahyu Santoso S2 CSU Fullerton 2019 Head of Treasury
19 So Hirahara S1 Kyushu University 2023 Treasury ALM & Planning Head
20 Adi Erianto S2 Monash University, Australia 2019 Treasury Assets & Liabilities
Management Head
21 Rhendy Soemitro Zoro S2 Institut Teknologi Bandung 2023 Treasury Trading Head
22 Slamet Riyadi S. S1 Perbanas Institute 2019 Treasury Marketing Head
23 Sutan Alamsaputra Ad S1 Universitas Indonesia 2019 Treasury Planning Head
24 Jeffrey Cheanandro Tjoeng S1 Oklahoma State University 2020 Head of Business Banking
25 Willem E.o Umboh S1 Universitas Sam Ratulangi 2015 Business Banking Support Head
Manado
26 Sidik Waskito,St S1 Universitas Sebelas Maret 2012 Business Banking Credit Risk
Head
27 Novri Irza Hidayattullah S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Business Banking Policy &
Control Head
28 Margareth P. Santosa S2 Universitas Indonesia 2019 SME Head
84 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 87
Profil Perusahaan
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di BTPN
29 Anita Natalia S1 Universitas Trisakti 2013 Business Banking Strategy
Head
30 Vonny S2 Edith Cowan University 2015 Digital SME Business Head
31 Charles Anthony Bunaidi S1 Pensicola Christian College 2022 Business Banking Business
Development Head
32 Takeshi Nishimura S1 Ritsumeikan University 2023 Business Banking Cross
Collaboration Head
33 Kamaluddin S1 Universitas Indonesia 2021 Tax Management Head
34 Arif Suseno S1 Universitas Indonesia 2019 Financial Controller
35 Kenji Okada S1 Kyoto University 2021 Alignment & Synergy Planning
Head
36 Hendra Gunawan S1 Universitas Tarumanagara 2021 Strategy Implementation Head
37 Lia Asoka S1 Unika Atmajaya 2021 Finance Risk, Control &
Governance Head
38 Elsa Ariany Setyadi S1 Universitas Tarumanagara 2023 Financial Planning &
Performance Head
39 Jeny Mustopha S2 Emeritus Institute 2020 Head of Information Technology
of Management
40 Jufri D3 Alexander Collage - Perth, 2013 IT Strategic Planning & Data
Western Australia Management Head
41 Andi Febri Cahyo S2 Universitas Indonesia 2008 IT Retail Banking & Corporate
Functions Enablement Head
42 Hayato Inoue S2 Graduate School of Tsukuba 2021 IT Corporate Banking
Enablement Head
43 Joko Kurniawan S1 Binus Business School 2010 IT Digital Service Enablement
Head
44 Akira Kuwata S2 Keio University 2023 IT Governance Management
Head
45 Iman Triono S2 Gunma University 2019 IT Transaction Management
Head
46 Sendiaty Sondy Se S1 Universitas Trisakti 2012 Head of Risk Management
47 Wahyu Nugroho Y.a.s S2 Perbanas 2021 Portfolio Management & Policy
Head
48 Heru Rustanto, Se S2 Universitas Tarumanagara 2014 Operational & Fraud Risk
Management Head
49 Deni S2 Universitas Indonesia 2019 Market & Liquidity Risk
Management Head
50 Keisuke Heima S2 Kyoto University 2022 Risk Management Planning
51 Buyung Bachtiar S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Cyber Security Risk
Management Head
52 Tasuku Tanaka S1 The University of Tokyo 2023 Credit Risk Head
53 Husan Mahjudin S1 Universitas Trisakti 2019 Loan Head
54 Jenny Susanto S1 Monash University, Australia 2019 Credit Head
55 Theodora Ikke Gratcia S1 Universitas Indonesia 2021 Transaction Legal Head
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 85
Page 88
Profil Perusahaan
PROFIL
PEJABAT EKSEKUTIF
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di BTPN
56 Eddy Satria Nugraha S2 Sekolah Tinggi Manajemen 2019 Commercial Banking Credit Risk
Sembiring Prasetiya Mulya (Jakarta) Head
57 Tubagus Dimas Andriadie S2 Magister Management 2019 Credit Planning Head
Agribisnis - Institut Pertanian
Bogor
58 Hendra Kuncoro Jati S2 University of Technology 2019 Corporate Portfolio
Sydney Management Head
59 Hari Suci Yuliastuti S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Anti Money Laundering & CFT
Head
60 Butet Sondang Sitepu S2 Universitas Gadjah Mada 2009 Compliance Head
61 Eneng Yulie Andriani S2 Universitas Indonesia 2019 Corporate Secretary Head
62 Argo Wibowo S2 Universitas Indonesia 2011 General Counsel
63 Andrie Darusman S1 Universitas Indonesia 2015 Communications & Daya Head
64 Arif Muhammad Fatwaddin S1 Universitas Mataram 2013 Operations Transaction Center
Head
65 Radhar Hasti Handayani S1 Universitas Katolik Parahyangan 2008 Operations Development Head
66 Ridwan Nugraha S2 Universitas Katolik Indonesia 2011 Branch Banking Head
Atma Jaya Jakarta
67 Bambang Joko Susilo S1 Universitas Trisakti 2014 Customer Experience Center
Head
68 Patritius Joko S2 Institut Teknologi Bandung 2015 Operations Control Assurance
Head
69 Heling Trihatma S1 Universitas Pancasila Jakarta 2006 Reporting, Settlement & Access
Management Head
70 Bambang Anugerah S1 Universitas Trisakti - Jakarta 2019 General Services Head
Rachmad
71 Mira Fitria S2 London School of Economic 2020 Head of Human Resources
and Political Science, Uk
72 Yvonne Febrina Syofyan S2 Golden Gate University 2019 HRBP Head Corporate Banking
73 Denty Avianty S2 Universitas Indonesia 2015 Strategic HR Management Head
74 Myrna May Witarka S2 Strathclyde University Glasgow 2022 HRBP Head IT, Operations &
Uk Functions
75 Jemmy Maruto S1 Universitas Bina Nusantara 2020 HR Technology & Services Head
76 Debbie Gracia Retnoningsih S2 Thunderbir, Graduate School of 2015 HRBP Head Retail Banking
International Management
77 Nurhajati Soerjo Hadi S1 Oregon State University, Or - 2023 Head of Internal Audit
Usa
78 Willy Johan Widjaja S. S2 Bina Nusantara 2016 IT, Digital Banking & Analytics
Audit Head
79 Bernanta Budi Danardana S1 Universitas Indonesia 2019 Audit Methodology, QA &
Development Head
80 Dessy Natalia S1 STIE Malangkucecwara 2012 Credit Audit Head
81 Stefanus Rudy Kristianto S1 Institut Pertanian Bogor 2013 Operations Audit Head
82 Ratih Wulan Indrawati, Sp S1 Institut Pertanian Bogor 2022 Wealth Management &
Corporate Functions Audit Head
83 Purnomo B. Soetadi S3 Universitas Padjadjaran 2023 Head of Retail Lending Business
84 Enrico Novian S1 Universitas Indonesia 2023 Pension Business Head RLB
86 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 89
Profil Perusahaan
Awal Bergabung
No. Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di BTPN
85 Yose Parlinta,Sip. S1 Universitas Gadjah Mada 2011 Sales Distribution Pension
Business 1 & Business
Excellence Head
86 Irradiatie Pierenika S1 Universitas Gajah Mada 2023 Sales Distribution Pension
Business 2 & National
Distribution Head 2
87 Dewi Puspita Sari S1 Perbanas 2017 Strategic Partnership &
Relationship Management Head
Pension Business
88 Tri Sujatioadi S1 Institut Teknologi Bandung 2010 Sales Management & Process
Excellence Head RLB
89 Fiandra Monica Affian S1 Universitas Trisakti 2019 Joint Finance Head
90 Erpantja Toho S. Pasaribu S1 Universitas Sumatera Utara 2019 Micro Business Head
91 Astri Piesca Rini S1 Institut Teknologi Bandung 2023 Product & Portfolio
Management Head RLB
92 Helena S1 Institut Pertanian Bogor 2008 Head of Wealth Management
Business and Network &
Distribution
93 Rudyanto Kemal S1 Universitas Gajah Mada 2009 Sales Management Head WMB
94 Aegeus Hutama Soewito S2 Universitas Indonesia 2020 Wealth Product Management
Head WMB
95 Chairul Sani S1 Universitas Islam Sumatera 2023 Sales Distribution WMB &
Utara National Distribution Head 1
96 Elvie Iskandar S1 Universitas Tarumanagara 2008 Liabilities & Digital Management
Head WMB
97 Rio Yussac Lopa S1 Purdue University 2021 Network Management Head
98 Sanny Kumalasari S2 Unika Atma Jaya 2019 Customer Experience Head
WMB
99 Frenky Guslove S1 President University 2015 Digital Banking Solution Head
100 Irwan Sutjipto Tisnabudi S1 The University of New South 2016 Head of Digital Banking
Wales
101 Febri S2 Prasetiya Mulya 2015 Digital Banking Partnership
Head
102 Salvy Gunawan S1 Curtin Uni of Technology 2021 Digital Banking Business
Performance & Customer Value
Management Head
103 Anita Ekasari. C S1 Universitas Katolik Parahyangan 2016 Jenius Business Stream Head
104 Citra Paramita S2 Prasetiya Mulya 2022 Retail Banking Digital Strategy
Head
105 Kosuke Shimada S2 Strathclyde Business School 2021 Digital Banking Alignment &
Sinergy Head
106 Adil Pamungkas S1 UPN Veteran Yogjakarta 2020 Retail Banking Risk Head
107 Erliana Tandoko S1 Institut Pertanian Bogor 2015 Retail Banking Analytics,
Planning & Process Excellence
Head
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 87
Page 90
Profil Perusahaan
STATISTIK
KARYAWAN
Hingga berakhirnya tahun buku 2023, jumlah karyawan BTPN mencapai 6.636 orang, dengan rincian sebagai berikut:
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian 2023 2022 2021
Tetap 6.346 6.584 6.686
Kontrak 290 388 443
Total 6.636 6.972 7.129
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
Gender 2023 2022 2021
Laki-laki 3.695 3.975 4.105
Perempuan 2.941 2.997 3.024
Total 6.636 6.972 7.129
Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
Pendidikan 2023 2022 2021
< D1-D3/Akademi 844 958 1.056
S1/Sarjana 5.467 5.692 5.783
S2-S3/Master 325 322 290
Total 6.636 6.972 7.129
Jumlah Karyawan berdasarkan Level Jabatan
Level Jabatan 2023 2022 2021
Grade 2-7 (Clerical) 1.224 1.556 1.807
Grade 8-9 (Officer/Supervisor) 1.590 1.596 1.616
Grade 10-13 (Management) 2.891 2.919 2.831
Grade 14-15 (Senior Management) 743 718 710
Grade 16-18 (Top Management) 178 173 156
Grade BOM (Board Management) 10 10 9
Total 6.636 6.972 7.129
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja 2023 2022 2021
0 - < 1 Tahun 1.222 1.377 1.109
> 1 - < 3 Tahun 758 1.081 1.322
> 3 - < 5 Tahun 933 504 665
> 5 - < 10 Tahun 1.758 2.177 2.341
> 10 - < 20 Tahun 1.763 1.590 1.428
> 20 Tahun 202 243 264
Total 6.636 6.972 7.129
88 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 91
Profil Perusahaan
Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat/Divisi
Direktorat/Divisi 2023 2022 2021
Business Banking 559 600 679
Corporate Banking - Japanese 115 101 98
Credit Risk 74 71 60
Digital Banking 461 420 332
Executive Secretary to Retail Banking Director 1 - 1
Human Resources 107 106 90
Internal Audit 59 50 56
Kepatuhan & Legal 119 116 112
Keuangan & Perencanaan 88 82 79
Manajemen Risiko 56 51 58
Micro Business - 553 651
Operations 2.367 2.491 2.549
Retail Banking Analytics, Planning & Process Excellence 38 42 31
Retail Banking Risk 632 622 645
Retail Lending Business 935 640 681
Secretary to Deputy President Director 1 1 1
Teknologi Informasi 475 492 478
Treasury 40 35 34
Wealth Management Business and Network & Distribution 331 346 346
Wholesale Banking 178 153 148
Total 6.636 6.972 7.129
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
Usia 2023 2022 2021
< 25 tahun 228 274 250
25-29 tahun 1.000 1.079 1.154
30-34 tahun 1.443 1.621 1.757
35-39 tahun 1.655 1.756 1.866
40-44 tahun 1.272 1.204 1.122
45-49 tahun 601 606 570
50-54 tahun 417 413 388
55-59 tahun 19 19 22
> 60 tahun 1 0 0
Total 6.636 6.972 7.129
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 89
Page 92
Profil Perusahaan
PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
100%
Sumitomo Mitsui PT Bank Negara
Masyarakat PT Bank Central
Saham Treasuri Banking Corporation Indonesia (Persero)
(< 5%) Asia Tbk**
(SMBC) Tbk*
1,13% 7,72% 89,98% 0,15% 1,02%
PT BANK BTPN Tbk
70,00%
1,00% PT Bank BTPN Syariah Tbk
99%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2023
Note:
Pemegang Saham Akhir
Pemegang Saham Pengendali
* Saham hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
** Memenuhi ketentuan PP No.29 tahun 1999 tentang
Pembelian Saham Bank Umum dan merupakan saham
hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
90 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 93
Profil Perusahaan
ENTITAS INDUK
TERAKHIR
SUMITOMO MITSUI FINANCIAL GROUP Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG bergerak
dalam bidang manajemen anak perusahaan perbankan
Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (“SMFG”) yang dan perusahaan lain yang dapat diperlakukan sebagai
didirikan pada 2 Desember 2002 dan merupakan induk anak perusahaan berdasarkan ketentuan Undang-
perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation Undang Perbankan Jepang. Selain itu, melakukan
(“SMBC”) adalah Pemegang Saham Pengendali BTPN. fungsi-fungsi terkait (ancillary functions), serta fungsi-
Saham SMFG terdaftar di Tokyo Stock Exchange (First fungsi yang dapat dilakukan oleh perusahaan holding
Section) dan Nagoya Stock Exchange (First Section). perbankan di bawah ketentuan Undang-Undang
Perbankan Jepang.
Misi Usaha SMFG adalah untuk tumbuh dan sejahtera
bersama nasabah dengan menyediakan layanan Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam
yang memiliki nilai yang lebih besar bagi mereka; kelompok usaha SMFG terutama bergerak di bidang
memaksimalkan nilai pemegang saham melalui perbankan komersial melalui layanan keuangan berikut:
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan; serta leasing, sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan,
menciptakan lingkungan kerja yang mendorong dan pemrosesan data pengembangan sistem, dan
menghargai karyawan yang tekun dan mempunyai manajemen asset.
motivasi yang tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.smfg.co.jp.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 91
Page 94
Profil Perusahaan
PEMEGANG SAHAM
UTAMA
SUMITOMO MITSUI BANKING Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, saat ini SMBC
CORPORATION merupakan salah satu bank terbesar di Jepang
dengan jaringan usaha yang telah menyebar ke
Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC”) beberapa wilayah di dunia, seperti Australia, Eropa,
didirikan pada bulan April 2001 melalui penggabungan Kanada, Brasil, dan Indonesia. SMBC dan kelompok
dua bank terkemuka: The Sakura Bank Limited dan The perusahaannya menawarkan berbagai jasa keuangan
Sumitomo Bank Limited. Sumitomo Mitsui Financial yang berpusat pada perbankan. SMBC memiliki bisnis
Group, Inc. didirikan pada bulan Desember 2002 perbankan di 16 negara selain negara asalnya Jepang.
sebagai perusahaan induk bank melalui transfer saham, Mereka juga bergerak dalam bidang usaha leasing,
dan SMBC menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya sekuritas, kartu kredit, investasi, sekuritisasi KPR, modal
dimiliki oleh SMFG. Pada Maret 2003, SMBC melakukan ventura, dan bisnis kredit terkait lainnya.
penggabungan usaha (merger) dengan The Wakashio
Bank, Ltd. Di Indonesia, selain BTPN, SMBC juga memiliki
penyertaan pada beberapa perusahaan lainnya yaitu
PT Sumitomo Mitsui Finance and Leasing Indonesia,
PT Ina Sekuritas Indonesia (sebelumnya bernama
PT Nikko Sekuritas Indonesia), dan PT SBCS Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.smbc.co.jp.
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2023
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 7.332.311.297 89,98
PT Bank Central Asia Tbk 83.052.408 1,02
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,15
Saham Treasuri 92.292.198 1,13
Masyarakat (<5%) 629.443.829 7,72
Total 8.149.106.869 100,00
92 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 95
Profil Perusahaan
KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR
No. Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
1 Sumitomo Mitsui Banking Corporation - EQ 7.332.311.297 89,98
2 UBS AG London Branch Equities House -214 400.000.000 4,91
3 Barclays Capital Securities Limited SBL/ 200.000.000 2,45
4 PT Bank Central Asia TBK 83.052.408 1,02
5 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,15
6 Christian Santoso 2.341.800 0,03
7 Cayuga Pacific Group Limited 1.177.500 0,01
8 Engelbert Winoto 1.173.700 0,01
9 Kamajaya 922.500 0,01
10 Jany Candra 910.000 0,01
11 Henry Gunawan Cahyono Putro 877.800 0,01
12 Ir. Ongki Wanadjati Dana 860.804 0,01
13 PT Timur Nusa Niagajaya 820.600 0,01
14 Bank Julius Baer and Co Ltd Singapore 806.400 0,01
15 Linda Sulistyaningsih, BCS 794.300 0,01
16 Djoko Susanto 542.500 0,01
17 Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl 531.700 0,01
18 Andy Tanujaya 415.700 0,01
19 Hendry Sunito 364.100 0,00
20 Yansen Lokanata 364.100 0,00
JUMLAH PEMEGANG SAHAM DAN PERSENTASE 5% ATAU LEBIH BERDASARKAN
KLASIFIKASI
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Perorangan Indonesia 24.385.815 0,30
Dana Pensiun 117.500 0,00
Bank 187.921.743 2,31
Perseroan Terbatas 1.335.034 0,02
Reksa Dana 25.100 0,00
Perorangan Asing 212.772 0,00
Badan Usaha Asing 7.935.108.905 97,37
Total 8.149.106.869 100,00
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 93
Page 96
Profil Perusahaan
PEMEGANG SAHAM
UTAMA
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Secara Langsung
Kepemilikan saham secara langsung oleh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank berasal dari program Material
Risk Taker.
Nama Jumlah Saham Persentase (%) Status
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong 0 0,000 Komisaris Utama
Takeshi Kimoto 0 0,000 Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan 0 0,000 Komisaris Independen
Onny Widjanarko 0 0,000 Komisaris Independen
Edmund Tondobala 0 0,000 Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana* 860.804 0,011 Komisaris
Direksi
Henoch Munandar 173.756 0,002 Direktur Utama
Kaoru Furuya 3.000 0,000 Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto 89.120 0,001 Wakil Direktur Utama
Dini Herdini 118.572 0,001 Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino 0 0,000 Direktur
Keishi Kobata 0 0,000 Direktur
Merisa Darwis 222.358 0,003 Direktur
Hanna Tantani 148.154 0,002 Direktur
* Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat menjabat sebagai anggota Direksi Bank.
Secara Tidak Langsung
Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi tidak ada yang memiliki saham BTPN melalui cara tidak langsung. Namun
demikian, terdapat kepemilikan saham secara langsung seperti disampaikan di atas.
94 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 97
Profil Perusahaan
DAFTAR
ENTITAS ANAK
Nama Perusahaan
PT Bank BTPN Syariah Tbk
Kepemilikan
70%
Bidang Usaha
Perbankan Syariah
Jenis Badan Hukum
Perseroan Terbatas (PT) Nama Perusahaan
PT BTPN Syariah Ventura
Alamat Kantor Pusat
Menara BTPN, Lantai 12 Kepemilikan
CBD Mega Kuningan
Kepemilikan Langsung: 1% (berdasarkan akta
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. 5.5-
No. 02, tertanggal 2 Juni 2022)
5.6 Jakarta Selatan 12950
Kepemilikan Tidak Langsung melalui
PT Bank BTPN Syariah Tbk: 69,3%
Total Aset 2023
Rp21.429.607 (dalam jutaan)
Bidang Usaha
Modal Ventura
Status Operasi
Masih Beroperasi
Jenis Badan Hukum
Perseroan Terbatas (PT)
Alamat Kantor Pusat
Jl. Radio Dalam No. 100
Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
Total Aset 2023
Rp320.596 (dalam jutaan)
Status Operasi
Telah mendapatkan perijinan operasional
dari Otoritas Jasa Keuangan melalui Surat
Keputusan Anggota Dewan Komisaris Nomor
KEP-23/D.05/2022 tanggal 20 Mei 2022 tentang
Pemberian Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura
Syariah kepada PT BTPN Syariah Ventura dan
efektif menjalankan kegiatan operasionalnya pada
tanggal 30 Mei 2022.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 95
Page 98
Profil Perusahaan
WILAYAH
OPERASIONAL
JARINGAN KANTOR
Keterangan Jumlah
Kantor Pusat Operasional 1 Kantor Cabang
Kantor Wilayah Non Operasional
Kantor Cabang 58
9
58
Kantor Cabang Pembantu 197
Kantor Cabang
Kantor Fungsional
Pembantu
197
• Kantor Fungsional Operasional 1
• Kantor Fungsional Non Operasional 0
Total Jaringan Kantor 266
ATM 214 ATM
TCR
Payment Point 18
0
214
Total Jaringan Kantor & ATM 498
ALAMAT KANTOR CABANG
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
1 A. Yani Jl. Jend.Achmad Yani 618 Bandung (022) 7211693, 7278887 (022) 7278900, 7278901
2 Bandung Jl. Lengkong Besar No. 38 Bandung (022) 4205397, 4207582 (022) 4207583
3 Garut Jl. Merdeka No. 84-A Garut (0262) 232749, 231349, (0262) 235447
232092
4 Tasikmalaya Jl. KH.Z.Mustofa 289 Tasikmalaya (0265) 336786 (0265) 332049
5 Sukabumi Jl. R.E. Martadinata 51 Sukabumi (0266) 221053 (0266) 221184
6 Cirebon Jl. Dr.Wahidin Sudirohusodo 72 Cirebon (0231) 208030, 208224, (0231) 209591
205022
7 Jakarta (Gn.Sahari) Jl.Gunung Sahari Raya 87 Jakarta (021) 4211311 (021) 4204150
8 Pondok Labu Jl. RS Fatmawati No. 1A, RT 002/RW 001 (021) 27811381 (021) 27814435
Kel. Pondok Labu, Kec. Cilandak, Jaksel
9 Bogor Jl. Raya Pajajaran No.63 Bogor (0251) 8373149, 8373150 (0251) 373151/2
10 Serang Jl. KH. Tb. A. khatib 43 Serang (0254) 203282 (hunting) (0254) 208794
11 Kebayoran Baru Jl. Petogogan II no. 6-8 Blok A Jakarta Selatan (021) 2702782, 72795313 (021) 2702782, 72795313
12 Cililitan Jl. Dewi Sartika No. 46, Kel. Cililitan (021) 80875102-5 (021) 80875106
Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur
13 Pontianak Jl. Gajah Mada No. 153-157 Kode Pos 78121 (0561) 748236 (0561) 761529, 760058
Pontianak
96 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 99
Profil Perusahaan
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
14 Depok Jl. Margonda Raya No. 77 Depok (021) 7777357 (021) 7777358
15 Banjarmasin Jl.Jend A. Yani No. 240 Km 3,5 Banjarmasin (0511) 3256912-5 (0511) 3256916
16 Samarinda Jl. Pahlawan No. 88 - 89, RT 27, Kel. Dadi (0541) 201030 (0541) 200930
Mulya, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda
17 Palangkaraya Jl. Cilik Riwut KM. 1 No. 30 Palangkaraya (0536) 3242682 (0536) 3242492
18 Balikpapan Jl. Ahmad Yani No. 10, RT 045, Kel. Gunung (0542) 428100 (0542) 417676
Sari Ilir, Kec. Balikpapan Tengah, Balikpapan
19 Magelang Jl. Diponegoro 18 Magelang (0293) 362425 (0293) 363431
20 Semarang Jl. MT. Haryono No. 715 Semarang (024) 8454592-93-94 (024) 8454591, 8319135
21 Kudus Jl. P. Sudirman 117 Kudus (0291) 439286 (0291) 435002
22 Tegal Jl. Dr. Soetomo 24 Tegal (0283) 352520 (0283) 352522
23 Yogyakarta Jl.Bintaran Tengah No.15 Yogyakarta (0274) 377228 (0274) 370137
24 Surakarta Jl.Brigjen Slamet Riyadi No. 526 Surakarta (0271) 719203, (0271) 724580, 715668,
724581,724582 722630
25 Purwokerto Jl. Wiriaatmaja No. 16, Desa Kedungwuluh, (0281) 632038 (0281) 632037
Kec. Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas
26 Surabaya Jl. Indrapura No.1 EFG Surabaya (031) 3533054, 3533058 (031) 3532035
27 Kertajaya Jl. Kertajaya 30 Surabaya (031) 5017537 (031) 5019484
28 Denpasar Jl. Letda Tantular No. 1 Rukan Dewata Square (0361) 233344 (Hunting) (0361) 233336
No. A21-A23 Denpasar
29 Mataram Jl. Pejanggik No. 86 Mataram (0370) 629844, 629845, (0370) 629847
629848
30 Kupang Jl. Irian Jaya, RT. 11/RW 03, Kel. Fatubesi, (0380) 832999 (0380) 833368
Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang
31 Malang Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 63 Malang (0341) 362963 (0341) 340413
32 Madiun Jl. Salak Raya 65 Madiun (0351) 462974 (0351) 453311
33 Jember Jl. Kalimantan 18-A Jember (0331) 335237 (0331) 335701
34 Kediri Jl. Brigjen Katamso 32 Kediri (0354) 685990 (0354) 673553
35 Medan Jl Putri Hijau No. 20 Medan (061) 4151655 (061) 4151711, 4522566
36 Pematang Siantar Jl. Sutomo No. 5/II Pematang Siantar (0622) 21762 (0622) 431957
37 Sibolga Jl. Putri Runduk No. 10, Kel. Pasar Belakang, (0631) 21112
Kec. Sibolga, Kota Sibolga
38 Padang Jl. Khatib Sulaiman No. 45, Kel. Belanti Barat, (0751) 7050655 (0751) 446360
Kec. Padang Barat, Padang
39 Bukittinggi Jl. Profesor M. Yamin No. 9 A/B/C/D, (0752) 8100567 (0752) 8100568
Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo
Tigo Baleh, Kota Bukittinggi
40 Batam Kota Compound of Raflesia Business Centre Block 0778 – 424893 (0778) 4173224, 4173225,
G No. 1, Kel. Teluk Tering, 4173226
Kec. Nongsa, City of Batam
41 Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman No.484 C-D, Pekanbaru (0761) 839445 (0761) 839609
42 Jambi Jl. Prof. M. Yamin, SH No. 32-34, RT. 13/ (0741) 668849 (0741) 668596
RW.04, Kel. Payo Lebar, Kec. Jelutung, Jambi
43 Bandar Lampung Jl. Wolter Mongonsidi No.15 Bandar Lampung (0721) 267445 (0721) 267448
44 Palembang Jl. Jend. Sudirman No. 16 Palembang (0711) 360548, 360547 (0711) 360549
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 97
Page 100
Profil Perusahaan
WILAYAH
OPERASIONAL
No. Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
45 Bengkulu Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 925, (0736) 28776 (0736) 28769
Kel. Jitra, Kec. Teluk Segara, Bengkulu
46 Makassar Jl. G. Bawakaraeng 170-176 Makassar (0411) 4585, 449073,
435911
47 Parepare Jl. Sultan Hasanuddin No. 12 dan 13, (0421) 24582 (0421) 22943
Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung, Parepare
48 Manado Jl. Dr.Sam Ratulangi 100-102 Manado (0431) 854102, 854104, (0431) 864401, 866615
856346, 856347, 852339
49 Ternate Jl. Hasan Esa No. 87, Kelurahan Tanah Tinggi, (0921) 3110787
Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate,
Maluku Utara
50 Kendari Jl. DR. Sam Ratulangi No. 10, RT 001/RW 001, (0401) 3129111 (0401) 3129111
Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga,
Kota Kendari, Sulawesi Tenggara
51 Palu Jl Prof. M Yamin Nomor 114, Paluta Building (0451) 454565 (0451) 454054
Blok A1,A2,A3, Kel. Tatura Utara, Kedungdoro
Kec. Palu Selatan, Palu
52 Ambon Jl. Anthony Rhebok No. 41, Kel. Honipopu, (0911) 345806
Kec. Sirimau, Kota Ambon, Provinsi Maluku
53 Jayapura Jl. Raya Abepura – Kotaraja No. 51A – 51B (0967) 531324 (0967) 531323
(Samping Kantor Askes/BPJS), Kecamatan
Abepura, Kota Jayapura
54 Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 8 Bandung (022) 4268100 - 01 (022) 4206749
55 Panglima Polim Jl. Panglima Polim Raya No. 67 A-B, (021) 7234388 (021) 7234377
Kebayoran Baru, Jakarta
56 Zainul Arifin Medan Jl. K.H. Zainul Arifin No. 25, Medan (061) 4574034 (061) 4574022
57 Pandanaran Jl. Pandanaran No. 23, Kelurahan Randusari, (024) 86453203, 86453204 (024) 86453200
Kecamatan Semarang Selatan, Semarang
58 Diponegoro Jl. Ciliwung No. 9, Kel. Darmo, (031) 5621172, 5621173, (031) 5621080,5621030
Kec. Wonokromo, Surabaya 5621205, 5664555
JARINGAN MITRA USAHA
Mitra Usaha Jumlah
Individual 32
• Dalam Negeri 32
• Luar Negeri 0
Institusional 589
• Dalam Negeri 577
• Luar Negeri 12
98 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 101
Profil Perusahaan
KEANGGOTAAN
PADA ASOSIASI
Asosiasi Posisi
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota
Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI) Anggota
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
KRONOLOGI
PENCATATAN SAHAM
Kronologi pencatatan saham BTPN di Bursa Efek Indonesia diuraikan melalui tabel di bawah ini:
Tanggal Pencatatan Aksi Korporasi Nominal/Saham (Rp) Harga Pelaksanaan Tambahan Saham Jumlah Saham
12 Maret 2008 Penawaran Perdana 100 2.850 267.960.220 943.936.190
10 Desember 2010 Penawaran Umum 100 - 188.787.238 1.132.723.428
dengan Right Issue I
28 Maret 2011 Stock Split 20 - - 5.663.617.140
14 Maret 2012 Penambahan Saham 20 - 176.670.117 5.840.287.257
dari Konversi Utang IFC
23 Mei 2016 Pembelian Saham 20 - - 5.840.287.257
Kembali (Buy Back)
1 Februari 2019 Total Tambahan dari 20 - 8.148.916.869
Pemegang Saham
SMBCI
26 Agustus 2019 Pemenuhan Ketentuan 20 3.600 400.000.000 8.148.928.869
Saham Free Float
31 Desember 2019 MESOP 2015: - -
Tahap I 20 - -
Tahap II 20 - -
Tahap III 20 - -
Tahap IV 20 - -
Tahap V 20 - -
Tahap VI 20 - -
31 Desember 2021 MESOP 2016:
Tahap I 20 2.617 10.670.600
Tahap II 20 2.617 1.112.900
Tahap III 20 2.617 12.000
Tahap IV 20 2.617 3.000 8.148.931.869
Tahap V 20 2.617 -
Tahap VI 20 2.617 175.000 8.149.106.869
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 99
Page 102
Profil Perusahaan
KRONOLOGI PENCATATAN
EFEK LAINNYA
Tanggal Mata Jatuh Peringkat Periode
Nama Obligasi Nilai Pokok Bunga
Penerbitan Uang Tempo 2024 2023 Pemeringkatan
Penawaran Umum 27 November 201.000.000.000 7,75 IDR 26 November AAA (idn) AAA (idn) 13 April 2023 –
Obligasi Berkelanjutan 2019 2024 13 April 2024
IV Bank BTPN dengan
Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2019
Seri B
KANTOR
AKUNTAN PUBLIK
Nama : KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of KPMG International Limited)
Alamat : Lantai 33 Wisma GKBI 28, Jl. Jend.Sudirman Jakarta 10210
Tel : +62 (0) 21 574 2333 / 574 2888
Periode Penugasan : 2023
Jasa Audit yang Diberikan : Audit Laporan Keuangan Interim 30 September 2023
Biaya : Rp10.800.000.000 (tidak termasuk PPN)
Jasa Audit yang Diberikan : Audit Laporan Keuangan Tahunan 31 Desember 2023
Biaya : Rp5.100.000.000 (tidak termasuk PPN)
Jasa Non Audit yang Diberikan : Jasa Surat Komforta
Biaya : Rp1.350.000.000 (tidak termasuk PPN)
100 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 103
Profil Perusahaan
NAMA DAN ALAMAT LEMBAGA
DAN/ATAU PENUNJANG
PASAR MODAL
BIRO ADMINISTRASI EFEK WALI AMANAT
PT Datindo Entrycom PT Bank Mega Tbk
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120 Menara Bank Mega
Tel : +62 21 350 8077 (Hunting) Jl. Kapten P Tendean No. 12-14A
Fax : +62 21 350 8078 Jakarta 12790 – Indonesia
Tel : +62 21 791 75000
Fax : +62 21 799 0720
PERUSAHAAN PEMERINGKAT EFEK
Ashoya Ratam, SH, MKn
PT Fitch Ratings Indonesia Notaris & PPAT
DBS Bank Tower, Lt 24, Suite 2403 Kota Administrasi Jakarta Selatan
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940 Jl. Suryo No. 54 Jakarta 12180 – Indonesia
Tel : +62 21 2988 6800 Telp : +62 21 2923 6060
Fax : +62 21 2988 6822 Fax : +62 21 2923 6070
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Equity Tower Lantai 30
Sudirman Central Business Disctrict Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190 - Indonesia
Tel : +62 21 509 684 69
Fax : +62 21 509 684 68
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 101
Page 104
Profil Perusahaan
INFORMASI PADA
WEBSITE PERUSAHAAN
Informasi yang termuat dalam website Bank BTPN telah
memenuhi ketentuan yang diatur oleh Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015 tentang Situs
Web Emiten atau Perusahaan Publik. Seluruh informasi
tersebut dapat diakses oleh publik melalui situs web
www.btpn.com.
102 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 105
Profil Perusahaan
Informasi yang tersedia, antara lain:
Informasi Link
Tentang Kami
• Sekilas BTPN
• Manajemen
• Visi, Misi, dan Nilai-nilai
https://www.btpn.com/id/tentang-kami
• Hubungi Kami
• Daya
• Unit Bisnis
Produk dan Layanan
• Simpanan
• Pinjaman
• Transaksi Perbankan https://www.btpn.com/id/produk-dan-pelayanan/simpanan
• Produk Investasi dan Bancassurance
• Treasury Solution
Berita dan Media
• Siaran Pers
• Peristiwa
• Ulasan Khusus https://www.btpn.com/id/berita-media#!
• Cerita Sukses Nasabah
• Edukasi Keuangan
Hubungan Investor
• Publikasi Eksposur Risiko & Permodalan per Kategori
• Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
• Laporan Keuangan
• Ikhtisar Keuangan
• Leverage Ratio & Pengungkapan Permodalan Sesuai Kerangka
Basel
• Info Investor & Public Expose
https://www.btpn.com/id/hubungan-investor
• Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Organisasi Grup
• Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
• Tata Kelola Perusahaan
• Keterbukaan Informasi
• Aksi Korporasi
• Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal
• Laporan NCR NSFR
Suku Bunga dan Kurs
• Kurs
https://www.btpn.com/id/prime-lending-rate/kurs
• Suku Bunga Dasar Kredit
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 103
Page 106
Page 107
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
106 Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan 135 Struktur Modal
106 Tinjauan Ekonomi 136 Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
107 Tinjauan Industri Perbankan 137 Realisasi Investasi Barang Modal
108 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha 137 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah
108 Retail Banking Tanggal Laporan
110 Jenius 137 Target, Realisasi, dan Proyeksi
112 Retail Lending Business 138 Prospek Usaha
116 Wealth Management Business 138 Dividen
117 Business Banking 139 Kompensasi Jangka Panjang: Program Kepemilikan
118 Corporate Banking Saham Karyawan dan Manajemen
119 Penghimpunan Dana 139 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
120 Pembiayaan 140 Transaksi Material yang Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
120 Trade Finance
Berelasi
121 Cash Management
142 Informasi Material Transaksi Terkait Investasi, Ekspansi,
121 Foreign Exchange Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/Modal
122 Treasury 142 Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang
123 Perbankan Syariah Berpengaruh Signifikan
126 Profitabilitas Per Segmen Usaha 143 Perubahan Kebijakan Akuntansi
128 Tinjauan Kinerja Keuangan 143 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak
128 Neraca Keuangan 144 Aspek Pemasaran
133 Kinerja Laba Rugi 144 Strategi Pemasaran
134 Arus Kas 145 Pangsa Pasar
134 Kemampuan Membayar Utang
135 Suku Bunga Dasar Kredit
Pada tahun 2023, tingkat
permodalan perbankan
nasional masih sangat kuat,
likuiditas tetap memadai,
kredit bermasalah pun terjaga
walaupun penyaluran kredit
tetap tumbuh.
Page 108
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN EKONOMI DAN
INDUSTRI PERBANKAN
Ekonomi Indonesia menunjukkan
daya tahannya yang baik, walaupun
menghadapi perekonomian global yang
belum stabil.
Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan dana pihak ketiga
tahun 2023 YoY perbankan tahun 2023 YoY
5,05% 3,73%
Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar DPK perbankan tumbuh sebesar 3,73% didorong
5,05%, lebih rendah dibanding capaian tahun 2022 kenaikan giro yang tumbuh sebesar 4,57%.
yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,31%.
TINJAUAN EKONOMI Penurunan inflasi di negara maju, baik di Amerika
Serikat, Eropa, maupun Inggris terus berlanjut. Kondisi
Kinerja perekonomian global pada tahun 2023 ini membuat siklus penurunan tingkat suku acuan
melambat, yakni tumbuh 3,1% secara tahunan atau diperkirakan mulai terjadi pada kuartal II- 2024 atau
year on year (YoY), di bandingkan tahun 2022 yang justru semester kedua.
mencapai 3,5%. Perlambatan tersebut akibat adanya
kenaikan tingkat suku bunga global secara signifikan. Sementara untuk ekonomi Indonesia, Badan Pusat
Statistik (BPS) mengumumkan, tumbuh 5,05%
Pada tahun 2023, kondisi perekonomian Amerika (YoY). Pencapaian ini berada di atas proyeksi Dana
Serikat tetap kuat, yang didorong oleh konsumsi Moneter Internasional atau International Monetary
rumah tangga dan investasi. Sebaliknya, perekonomian Fund (IMF) maupun Bank Dunia yang masing-masing
Tiongkok melambat akibat lemahnya konsumsi memperkirakan 5% dan 4,9%.
rumah tangga dan investasi sebagai dampak adanya
pelemahan kinerja sektor properti.
106 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 109
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Untuk inflasi, kondisi di Indonesia juga terus membaik. Jika di tahun 2022 mencapai 5,5%, pada tahun 2023 hanya
2,6%. Rendahnya tingkat inflasi di dalam negeri berpeluang mendukung penurunan tingkat suku bunga acuan di
tahun 2024.
Kendati demikian, risiko peningkatan inflasi tetap ada, berkenaan dengan adanya risiko peningkatan harga bahan
pangan dan makanan akibat musim kering yang berkepanjangan. Selain itu, ada kenaikan harga komoditas energi
seiring dengan konflik geopolitik global yang sedang berlangsung saat ini.
Perkembangan Beberapa Indikator Ekonomi
Indikator Satuan 2023 2022 2021
Pertumbuhan PDB Nasional (%, (yoy)) 5,05 5,31 3,70
PDB Per Kapita (USD) – Nominal 4.919,7 4.798,1 4.362,7
Neraca Berjalan Eksternal % dari PDB (0,11) 0,97 0,30
Utang Pemerintah Pusat % dari PDB 38,11 39,6 41,0
Cadangan Devisa-IRFCL (USD Miliar) 146,4 137,2 144,9
Kemampuan Cadangan (Jumlah bulan impor & utang eksternal) 6,5 5,9 8,6
Devisa
Kebijakan suku bunga BI (% akhir tahun) 6,0 5,5 3,5
Indeks Harga Konsumen (% akhir tahun) 2,61 5,51 1,87
Neraca Fiskal (% dari PDB; Tahun Fiskal) (1,65) (2,38) (4,65)
Peringkat S&P – Valuta Asing - BBB BBB BBB
TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN capacity) juga didukung oleh penguatan strategi operasi
moneter yang pro-market yang antara lain melalui
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan, rasio perdagangan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI)
kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) bank di pasar sekunder, yang memberikan fleksibilitas bank
umum di Indonesia tercatat pada level yang tinggi, dalam mengelola likuiditas.
yakni sebesar 27,65% pada Desember 2023. Likuiditas
perbankan tetap memadai, seperti tercermin dari rasio Sementara itu, rasio kredit bermasalah perbankan
Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) pada (Non-Performing Loan/NPL) tercatat rendah, yakni
Desember 2023 yang terjaga tinggi pada level 28,73%. sebesar 2,19% (bruto) dan 0,71% (neto). Secara
keseluruhan, ketahanan perbankan yang kuat tersebut
Likuiditas perbankan pun relatif terjaga, sejalan dengan didukung oleh kemampuan bayar korporasi dan
tingginya penempatan perbankan pada surat berharga rumah tangga yang tetap baik, sejalan dengan kinerja
yang tergolong likuid dan implementasi Kebijakan korporasi dan ekspektasi penghasilan rumah tangga
Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) oleh Bank yang terus membaik. Hasil stress-test Bank Indonesia
Indonesia. Kapasitas likuiditas perbankan (lending menunjukkan ketahanan perbankan tetap kuat dalam
menghadapi berbagai risiko ketidakpastian ke depan.
Kinerja Bank Umum Konvensional
Indikator Satuan 2023 2022 2021
Rasio Kecukupan Modal (CAR) % 27,7 25,7 25,7
Marjin Bunga Bersih (NIM) % 4,8 4,7 4,6
Rasio Kredit terhadap % 83,8 78,8 77,1
Simpanan (LDR)
Kredit Bermasalah (NPL) % 2,2 2,4 3,0
Special Mention (SM) % 4,3 3,8 4,1
Pertumbuhan Kredit % 10,4 11,4 5,2
Pertumbuhan Simpanan % 3,7 9,0 12,2
Keuntungan Bersih Setelah Rp Triliun 243,3 201,8 140,2
pajak
Sumber: OJK
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 107
Page 110
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Kinerja Bank BTPN tetap terjaga dengan
baik, terutama pada segmen ritel,
selaras dengan strategi yang diterapkan
oleh Bank.
Nasabah Segmen
Jenius Syariah
19,20% Rp 1,1 triliun
Pada tahun 2023, jumlah nasabah yang dilayani Laba bersih yang berhasil dicapai segmen syariah
Jenius meningkat 19,20% menjadi 5,4 juta secara konsolidasi.
nasabah, dari 4,4 juta nasabah di tahun 2022.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, PT BANK BTPN RETAIL BANKING
Tbk (“Bank BTPN”, “BTPN”, “Bank”) membagi segmen
operasinya menjadi segmen: Retail Banking, Business Segmen usaha Retail Banking memiliki sejumlah unit
Banking, Corporate Banking, Treasury dan Perbankan bisnis utama, yaitu digital banking melalui Jenius, wealth
Syariah. management business, retail lending business yang
mencakup pension business, micro business and joint
Khusus untuk perbankan syariah, kegiatan usahanya finance. Unit-unit bisnis tersebut menyediakan beragam
dijalankan oleh entitas anak, yakni PT BANK BTPN produk dan jasa, baik konvensional maupun digital.
Syariah. Dengan demikian, laporan kinerja bisnis per
segmen usaha yang disajikan merupakan laporan BTPN senantiasa melakukan inovasi produk dan
konsolidasi. layanan agar dapat memberikan transaksi life finance
yang lengkap, cepat, dan aman. Sebagai bisnis
108 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 111
Analisis dan Pembahasan Manajemen
yang dinamis, Retail Banking selalu beradaptasi • Membangun digitalisasi semua bisnis melalui
terhadap tantangan, khususnya dalam meningkatkan platform Jenius.
pertumbuhan portofolio lending dan funding. Upaya • Mengembangkan fitur-fitur untuk mendapatkan
tersebut dilakukan dengan terus mengembangkan nasabah baru, meningkatkan transaksi perbankan
inovasi, serta perbaikan pada digitalisasi dan branding. serta memperluas kerja sama dengan berbagai
online partner (e-commerce).
Bank juga berpartisipasi secara aktif dalam kerja sama • Meningkatkan Retail Banking branding, terutama
di lingkungan ekosistem online/offline, menyediakan pada Jenius & customer experience.
tambahan produk baru serta investasi, pertumbuhan
jumlah nasabah. Begitu juga dengan jumlah transaksi Pencapaian Kinerja
dan peningkatan pendapatan non bunga (fee-based Pada tahun 2023, jumlah nasabah pada segmen usaha
income). Retail Banking mencapai 5,4 juta. Dibandingkan tahun
2022 yang sebanyak 4,6 juta, terjadi kenaikan 17,8%.
Inisiatif dan Strategi Tahun 2023
Retail Banking terus menjadikan Jenius sebagai Untuk Dana Pihak Ketiga (DPK), yang berhasil
platform transaksi digital bagi semua produk retail untuk dibukukan mencapai Rp37,9 triliun, sementara tahun
meningkatkan pertumbuhan tabungan dan deposito sebelumnya sebesar Rp37,2 triliun. Sedangkan
serta mengurangi biaya dana. Inisiatif lainnya adalah: untuk penyaluran pinjaman, realisasinya pada tahun
• Memperkuat model bisnis terutama untuk 2023 mencapai Rp26,7 triliun, lebih tinggi 3,49%
mendukung pertumbuhan portofolio pinjaman dan dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp25,8 triliun
dana murah.
• Memperluas produk dan layanan dengan
menambah produk pinjaman, pendanaan,
bancassurance, investasi serta meningkatkan
jaringan layanan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 109
Page 112
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Kinerja Operasional Retail Banking Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Nasabah Juta 5,4 4,6 3,9
Dana Pihak Ketiga (Rp Triliun) 37,9 37,2 33,3
Pinjaman (Rp Triliun) 26,7 25,8 28,2
Rencana Strategis Tahun 2024 Inisiatif dan Strategi Tahun 2023
Pada masa mendatang, Retail Banking akan Sepanjang tahun 2023, inisiatif strategis yang dijalankan
meneruskan 3 (tiga) tahun strategi eksekusi (execution oleh lini bisnis Jenius, antara lain:
strategy) dengan beberapa rencana inisiatif, di 1. Menambah jam operasional fitur mata uang asing
antaranya adalah: menjadi pukul 09.00 hingga 21.00 WIB pada hari
• Meningkatkan pertumbuhan pendapatan dari Senin-Jumat yang semula pukul 09.00-18.00 WIB.
berbagai bisnis, mempertahankan kualitas Jumlah mata uang asing di Jenius juga semakin
portofolio kredit serta mengembangkan bisnis yang lengkap dengan hadirnya 2 (dua) mata uang asing
memberikan profit. baru, yaitu Tiongkok Yuan (CNY) dan Thailand Baht
• Memperkenalkan lebih banyak produk pinjaman, (THB). Dengan demikian, Jenius kini memiliki 9
menjalankan Banking as a Service (BaaS), serta (sembilan) mata uang asing: USD, AUD, JPY, GBP,
terus mengembangkan service channel. HKD, SGD, EUR, THB, CNY.
• Meningkatkan kapabilitas Jenius sebagai 2. Penggunaan QRIS semakin meningkat untuk
platform digital bagi semua produk retail dan juga transaksi cashless. Melihat potensi tersebut, Jenius
mengembangkan digitalisasi end-to-end proses. memperkenalkan scan Jenius QR jalur cepat.
• Memperkuat partisipasi dalam ekosistem baik Dengan inovasi ini, pengguna dapat scan QRIS
secara online maupun offline dengan mendorong langsung pada halaman PIN untuk melakukan
kerja sama dengan berbagai potensial partner serta transaksi.
mendukung pertumbuhan inorganik . 3. Untuk menyemarakkan ulang tahun Jenius ke-7,
• Memperkuat kolaborasi antar lini bisnis baik itu di Jenius memperkenalkan program promo 7 Hari
dalam retail maupun dengan non-retail. 7 Malam yang berlangsung tanggal 11-17 setiap
bulan, mulai Agustus 2023 hingga Januari 2024.
Program ini menawarkan promo menarik, mulai dari
JENIUS makan, minum, transportasi, fashion, hingga gadget
sesuai pilihan.
Di antara unit bisnis dalam segmen usaha Retail 4. Penukaran Yay Points Kartu Kredit Jenius semakin
Banking adalah Jenius. Unit ini memberikan layanan menarik. Sebelumnya, Yay Points Kartu Kredit
perbankan digital (digital banking). Platform digital Jenius bisa ditukarkan dengan saldo e-wallet (OVO
banking Jenius dapat diakses melalui aplikasi yang & GoPay) dan kini dapat ditukarkan untuk kategori
diunduh melalui smartphone. travel: Traveloka Points dan KrisFlyer Miles.
Penukaran ini dapat dilakukan secara online dan
Jenius menawarkan pengalaman perbankan yang realtime melalui aplikasi.
revolusioner bagi nasabah melalui fitur yang beragam 5. Proses onboarding nasabah dibuat lebih simpel
dan dapat diakses di mana saja serta kapan saja. dan aman. Jenius menghadirkan Liveness
Melalui layanan tersebut, nasabah dapat mengelola Biometric melalui pengenalan wajah untuk proses
kehidupan keuangannya secara digital. verifikasi yang lebih seamless dan aman.
Jenius dilengkapi dengan kartu debit dan kredit Visa Jenius terus melakukan kegiatan kokreasi bersama
untuk mengatur Life Finance dengan lebih simpel, masyarakat melek digital, baik pengguna maupun calon
cerdas, dan aman di smartphone berbasis Android pengguna Jenius, dengan menampung dan menerapkan
maupun iOS. aspirasi mereka sebagai iterasi Jenius di masa
110 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 113
Analisis dan Pembahasan Manajemen
mendatang. Hingga di akhir tahun 2023, lebih dari 44.000 Sedangkan untuk produk pendanaan kepada nasabah
digital savvy telah menjadi bagian dari Jenius Co.Create (Flexi Cash, Pay Later dan Kartu Kredit), jumlah
yang tersebar di dalam dan luar negeri. Melalui channel pendanaan mengalami peningkatan signifikan di
tersebut, telah terlaksana lebih dari 1.000 online survey tahun 2023, yaitu tumbuh 120,57%. Pada tahun 2023
dan focus group discussion (FGD). Seluruh kegiatan total pendanaan mencapai Rp2,2 triliun, meningkat
Jenius Co.Create dilakukan secara online dan offline dari Rp1,0 triliun di tahun 2022. Dari sisi kualitas
untuk menjangkau peserta yang lebih luas. portofolio tetap terjaga baik, yakni dengan tingkat kredit
bermasalah (Non Performing Loan/NPL) sekitar 2,48%.
Pencapaian Kinerja 2023
Pada tahun 2023, jumlah nasabah yang dilayani Jenius Peningkatan engagement nasabah terhadap produk
meningkat sebanyak 19,20% dibandingkan dengan Jenius di tahun 2023 juga tercermin melalui transaksi
2022. Dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) QRIS, yang jumlah transaksinya naik 238,73%
Jenius pada tahun 2023 mencapai Rp25,5 triliun atau dibanding tahun sebelumnya. Transaksi mata uang
naik sebesar 7,57% dibandingkan tahun sebelumnya asing di aplikasi Jenius ikut mengalami kenaikan
sebesar Rp23,7 triliun. 93,91% dibandingkan tahun 2022. Selain itu, volume
spending Kartu Kredit Jenius juga mengalami
peningkatan sebanyak 3997% dibandingkan tahun
sebelumnya.
Kinerja Operasional Jenius Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Nasabah Orang 5.238.842 4.395.173 3.664.171
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 25.491.621 23.698.326 15.602.929
Pendanaan (Rp Juta) 2.210.521 1.002.172 325.337
Rencana Strategis Tahun 2024 Jenius akan terus berpartisipasi dalam pengembangan
Pada tahun 2024, sebagai komitmen untuk terus ekosistem digital yang terintegrasi di wilayah domestik
menjadi solusi life finance yang lengkap dan relevan dan internasional. Penambahan kolaborasi dengan
bagi pengguna, Jenius akan terus mengembangkan mitra-mitra dalam dan luar negeri yang terhubung
fitur-fitur yang dibutuhkan bagi para penggunanya. dengan Jenius Pay, ekosistem pembayaran
Di antaranya, memperkenalkan brand direction menggunakan QRIS, dan penukaran Yay Points
baru bertajuk “Think Unthinkable”, fitur mata uang akan terus dilakukan untuk menciptakan ketertarikan
asing, layanan digitalisasi Jenius di platform lain, dan masyarakat digital savvy terhadap Jenius.
memperluas kolaborasi bersama partner untuk transaksi
maupun penukaran Yay Points, serta memperluas Tak hanya itu, Jenius akan fokus untuk melakukan
layanan transaksi QRIS menggunakan Jenius. kolaborasi dengan partner untuk menambahkan layanan
finansial dan perbankan melalui teknologi digital pada
Membuka tahun 2024, Jenius juga telah meluncurkan platform milik partner. Integrasi dan kolaborasi ini
pesan Think Unthinkable yang merupakan penekanan merupakan upaya Jenius untuk melayani pengguna
semangat Jenius sejak awal untuk menghadirkan platform partner dengan layanan perbankan digital yang
inovasi dan fitur dengan cara yang belum pernah dimiliki Jenius, sehingga pengguna bisa mendapatkan
terpikirkan sebelumnya. Inovasi ini dilakukan untuk pengalaman layanan yang semakin maksimal
membantu kehidupan masyarakat digital savvy. Pesan menyeluruh dengan adanya “Banking as a Service” dari
tersebut juga hadir dengan promo Unthinkable Days Jenius.
bersama merchant-merchant favorit yang berlangsung
setiap hari mulai 1 Februari hingga 30 April 2024. Di sisi lain, model aplikasi Jenius juga akan
diimplementasikan untuk bisnis bank dengan
Jam operasional fitur mata uang asing akan segmentasi dan target market dengan literasi finansial
berlangsung pada Senin hingga Minggu selama 24 dan digital tertentu. Sebelumnya strategi ini telah
jam (24/7). Dengan demikian, pengguna Jenius dapat diterapkan dalam bisnis BTPN Sinaya yang melayani
melakukan jual, beli, kirim, dan terima mata uang asing nasabah prioritas, di tahun 2024 inisiatif ini akan
dengan jangka waktu yang lebih panjang. kembali hadir untuk melayani segmen nasabah dengan
kebutuhan finansial yang berbeda dan lebih sederhana
melalui Jenius as a Platform.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 111
Page 114
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Edukasi terhadap keamanan data dan transaksi juga Joint Financing Business
menjadi salah satu rencana aktivitas strategis bagi Unit bisnis di RLB yang fokus pada jasa pelayanan dan
Jenius. Sama seperti tahun sebelumnya, edukasi pemberian kredit kepada debitur perorangan maupun
akan dilakukan secara online maupun offline dengan badan usaha melalui kerja sama dengan perusahaan
melibatkan para kreator (kokreator – anggota multifinance dan fintech.
komunitas Jenius Co.Create), media, ataupun aktivitas
komunikasi yang Jenius lakukan melalui media sosial. Untuk kerja sama tersebut, unit bisnis menyediakan 2
(dua) bentuk layanan kerja sama berupa joint financing
Akitivitas kemitraan dalam kreasi (kokreasi) yang dan channeling. Joint financing merupakan bentuk
selama ini telah dilakukan, akan terus dilanjutkan. penyaluran kredit bank kepada nasabah yang bekerja
Melalui proses tersebut, para kokreator dapat sama dengan perusahaan multifinance dengan syarat
terus memberikan masukan dan bersama-sama dan ketentuan tertentu serta porsi pembiayaan yang
mengembangkan fitur-fitur di dalam Jenius agar terus telah disepakati bersama.
relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Channeling merupakan bentuk penyaluran kredit
bank kepada nasabah yang bekerja sama dengan
RETAIL LENDING BUSINESS perusahaan multifinance atau fintech. Syarat dan
ketentuan tertentu dan seluruh dana pembiayaan
Retail Lending Business (RLB) menyediakan layanan berasal dari bank.
dan akses pendanaan tujuan konsumtif dan produktif
untuk nasabah individu yang terdiri dari 3 (tiga) unit Inisiatif dan Strategi Tahun 2023
bisnis, yaitu: Inisiatif dan strategi Tahun 2023 dari masing-masing
unit bisnis RLB dijabarkan sebagai berikut:
Pension Business
Unit ini memberikan layanan pembayaran manfaat Pension Business
pensiun melalui rekening Tabungan Citra Pensiun Dalam memberikan layanan pembayaran uang
dengan berbagai fitur dan kemudahan yang didesain pensiunan, Pension Business merupakan mitra kerja PT
khusus bagi para nasabah pensiunan. Layanan tersebut Taspen (Persero) yang memiliki sejarah sangat lama,
disajikan melalui berbagai kanal layanan BTPN, seperti selain itu juga dengan PT Asabri (Persero) dan berbagai
jaringan cabang BTPN; jaringan ATM BTPN, Bersama Dana Pensiun BUMN. Sebagai mitra terpercaya dalam
dan PRIMA; serta jaringan Kantor Pos Indonesia. memberikan pelayanan pembayaran uang pensiun,
Pension Business akan selalu menjaga peran dan
Sedangkan untuk produk pinjaman, Pension Business fungsinya, dengan memperhatikan dan melaksanakan
menyediakan produk pinjaman multiguna yang dapat hal-hal sebagai berikut:
digunakan bagi segala macam kebutuhan konsumtif a. Memastikan dan menjamin pembayaran kepada
kepada pegawai aktif, pra pensiun dan pensiun yang pensiunan yang berhak – tepat orang.
disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan tiap b. Pembayaran/pelayanan uang pensiun dilakukan
nasabah. tepat waktu dan tepat jumlah.
c. Mengirimkan secara reguler laporan bulanan yang
Selain itu, saat ini Pension Business juga sedang akurat dan dapat dipercaya kepada mitra – tepat
melakukan pengembangan produk kredit pemilikan administrasi.
rumah yang ditujukan bagi pada pegawai, profesional,
dan pengusaha. Untuk memenuhi aspirasi anggota TNI/POLRI yang
akan memasuki masa pensiun, Pension Business juga
Micro Business menawarkan layanan finansial sebagai berikut:
Unit usaha ini fokus pada jasa pelayanan dan a. Salah satu aspirasi finansial anggota TNI/POLRI
pemberian kredit kepada para pelaku usaha ekonomi aktif saat mendekati masa pensiun menjelang
produktif sektor mikro dan kecil beserta komunitasnya pensiun adalah untuk menjadi wirausahawan.
di Indonesia. Unit bisnis tersebut menyediakan 2 (dua) b. Selain itu anggota TNI/POLRI aktif juga
produk layanan: Maxi Micro (pinjaman dengan agunan – membutuhkan program perencanaan dan
secured loan) dan produk Digital Micro (pinjaman tanpa persiapan memasuki masa pensiun.
agunan berbasis digital – unsecured loan).
112 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 115
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pada produk pinjaman konsumtif beberapa langkah- kebutuhan nasabah, termasuk melakukan cross-
langkah strategis yang dilakukan adalah sebagai selling terhadap keluarga nasabah.
berikut: j. Membuat program-program yang utamanya
a. Mengimplementasikan model akuisisi, penagihan, ditujukan untuk mempertahankan portofolio kredit
dan bentuk kerja sama baru dengan pihak yang sudah ada.
ketiga, termasuk untuk melakukan penjualan dan
pembelian portofolio kredit dan juga kerja sama Micro Business
penyaluran kredit dengan lembaga keuangan Tahun 2023 inisiatif dan strategi yang dilakukan oleh
lainnya. Bank untuk menghadapi tantangan maka dilakukan
b. Memfokuskan bisnis pada segmen nasabah dari beberapa penyesuaian untuk menjawab tantangan
aparatur sipil negara, anggota TNI/POLRI, pegawai tersebut, sehingga dalam implementasinya fokus pada
BUMN, pegawai swasta dan lainnya yang sesuai pertumbuhan bisnis dan menjaga kualitas kredit tetap
kriteria, mulai dari yang masih aktif, pra pensiun terjaga dengan baik.
sampai pensiun. Mempersiapkan calon pensiunan
guna mendukung persiapan usaha dalam Strategi yang direalisasikan untuk menjawab tantangan
memasuki dan menjalani masa pensiun melalui tersebut antara lain:
program Daya. a. Melanjutkan proses transformasi untuk terus
c. Mengintegrasikan layanan perbankan ke dalam meningkatkan pertumbuhan dan menjaga kualitas
platform digital dengan menggunakan telepon portofolio kredit yang telah disalurkan.
genggam dan aplikasi. b. Mengoptimalkan penggunaan aplikasi digital dan
d. Dilakukannya simplifikasi proses bisnis, salah sistem internal melalui konversi model transformasi
satunya yaitu melalui sentralisasi proses guna dengan melakukan kombinasi tenaga penjual dan
memberikan layanan yang lebih cepat dan baik. proses digital dengan tujuan engagement nasabah
Untuk beradaptasi dengan kondisi ”new normal”, yang lebih produktif.
maka dilakukan pengembangan proses bisnis c. Merealisasikan model distribusi atau jalur
untuk minimalisir aktivitas ”face to face”. pelayanan micro business yang disesuaikan dengan
e. Menyelaraskan proses kerja, kebijakan, kebutuhan model distribusi yang ada saat ini.
infrastruktur, produk dan layanan sesuai dengan d. Merealisasikan dan terus meningkatkan
kebutuhan prioritas dan perubahan kebijakan yang kemampuan sumber daya manusia yang sesuai
diberlakukan oleh mitra kerja, termasuk melalui dengan model micro business digital.
pengembangan teknologi yang dibutuhkan seperti e. Melanjutkan dan mengelola model bisnis KUR
biometrik, QR code, dan lain sebagainya. dengan model kemitraan dan avalis.
f. Bekerja sama dengan Taspen untuk
mengembangkan proses dan sistem layanan yang Joint Finance Business
terintegrasi, khususnya peserta Taspen secara Tahun 2023 joint finance business berinisiatif untuk
online dan realtime dengan SLA one hour online fokus pada pertumbuhan bisnis pada perusahaan
service (Taspen One Hour Online Service - TOOS). multifinance maupun fintech yang telah ada dan
g. Meningkatkan layanan dan daya saing Bank menambah rekan kerja sama multifinance maupun
dengan lebih fokus pada peningkatan layanan fintech baru yang dipilih secara selektif. Dengan
melalui perluasan jaringan dan bentuk kerja sama demikian, kualitas kredit dapat terjaga dengan baik.
baru dengan pihak ketiga untuk pembayaran
manfaat pensiun, serta pemberian fasilitas kartu Strategi yang dijalankan adalah:
ATM berbasis chip sesuai standar NSICCS a. Menjalin hubungan yang lebih erat dengan rekan
kepada seluruh nasabah Retail Lending – Pensiun kerja sama yang telah ada dengan menambah
serta menjadikan kantor cabang sebagai one- produk pembiayaan yang sebelumnya tidak dapat
stop-service untuk hal-hal yang terkait dengan dilayani oleh unit bisnis.
pensiunan. b. Mendapatkan rekan kerja sama baru secara lebih
h. Melakukan review dan pengembangan kerja sama selektif dengan kriteria yang ketat untuk dapat
baru dengan mitra asuransi untuk meningkatkan menjaga kualitas kredit.
perlindungan terhadap portofolio kredit, termasuk c. Mengikuti dan mengamati kondisi pasar
melalui pengembangan sistem pengelolaan pembiayaan yang dilakukan oleh rekan kerja sama
perhitungan premi asuransi yang dibutuhkan. untuk dapat memonitor perkembangan usaha rekan
i. Selain itu, untuk mendukung pengembangan bisnis kerja sama.
ritel dan memenuhi kebutuhan nasabah, BTPN d. Membuat media monitoring secara periodik yang
akan mengembangkan dan menyalurkan produk- lebih komprehensif atas performance rekan kerja
produk kredit konsumer baru sesuai dengan sama.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 113
Page 116
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
e. Mengembangkan kemampuan system aplikasi bank sebelumnya, penurunan tersebut sudah melandai dan
untuk dapat memenuhi kebutuhan operasional ditargetkan mengalami pertumbuhan kembali pada
rekan kerja sama. tahun depan.
f. Meningkatkan kemampuan system pengecekan
SLIK nasabah sehingga hasil pengecekan SLIK Sedangkan portofolio tabungannya pada tahun 2023
dapat diperoleh dengan cepat agar proses mencapai Rp2,2 triliun, menurun 0,92% dibandingkan
operasional ke rekan kerja sama dapat sesuai tahun 2022 yang sebesar Rp2,2 triliun. Penyebab
dengan SLA yang telah disepakati. penurunan ini masih berkaitan dengan hal-hal yang
dijelaskan sebelumnya.
Pencapaian Kinerja
Pencapaian kinerja Pension Business yang cukup
Pension Business menonjol selama tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Pada tahun 2023, total nasabah Pension Business 1. Portofolio kredit di beberapa cabang Pension
mencapai 447.981 orang. Dibandingkan tahun 2022 Business telah mengalami pertumbuhan positif,
yang sebanyak 474.373 orang, terjadi penurunan pada tahun 2024 pertumbuhan positif ini
5,56%. Lunas normal, pelunasan dipercepat, ditargetkan terjadi pada keseluruhan Pension
meninggal dunia dan pindah kantor bayar adalah Business.
penyebab terbesar terjadinya penurunan jumlah 2. Kerja sama strategis dengan salah satu Mitra
nasabah RLB. Kantor Bayar terbesar yaitu PT Pos Indonesia telah
memasuki tahap selanjutnya dengan pemberian
Total portofolio kredit yang dikelola Pension Business layanan perbankan kepada para pegawai PT Pos
mencapai Rp22,2 triliun, turun 7,63% dibandingkan Indonesia.
tahun sebelumnya yang sebesar Rp24,1 triliun. 3. Pada sisi teknologi telah mulai dikembangkan
Penyebab utamanya, karena portofolio RLB sudah aplikasi perbankan digital yang akan dikhususkan
memasuki tahap mature. Namun dibanding tahun-tahun untuk para nasabah pensiun. Hal ini diharapkan
dapat meningkatkan kemudahan dan kecepatan
akses perbankan bagi Nasabah golongan tersebut.
Kinerja Operasional Pension Business Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Nasabah Orang 447.981 474.373 531.567
Dana Pihak Ketiga (Rp Miliar) 2.155 2.175 2.301
Pendanaan (Rp Miliar) 22.222 24.058 27.472
Micro Business
Pada tahun 2023, jumlah nasabah Micro Business mencapai 13.935 nasabah, lebih tinggi 16,64% dibandingkan
tahun 2022 yang sebanyak 11.947 nasabah. Sementara untuk penyaluran pinjaman, sepanjang tahun 2023 yang telah
direalisasikan mencapai Rp1, triliun, naik 75,77% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp743,1 miliar.
Kenaikan jumlah nasabah Micro Business maupun total pinjaman yang disalurkan tersebut didukung oleh beberapa
faktor. Di antaranya, karena adanya peningkatan proses percepatan kredit dan penambahan jumlah sumber daya
manusia yang berkualitas dalam melayani nasabah Micro Business.
114 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 117
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja Operasional Micro Business Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Nasabah Orang 13.935 11.947 6.656
Pendanaan (Rp Juta) 1.306.176 743.106 483.723
Joint Finance Business 1. Penggunaan aplikasi perbankan berbasis digital
Per 31 Desember 2023, outstanding pinjaman kerja untuk Nasabah pra-pensiun dan pensiun untuk
sama dengan rekan kerja sama di unit bisnis Join meningkatkan kemudahan dan kecepatan dalam
Financing sebesar Rp1,1 triliun dengan jumlah akun bertransaksi.
(NOA) sebanyak 160.994. Penapaian ini jauh lebih baik 2. Penetrasi ke segmen Nasabah Pegawai Negri Sipil
dibandingkan tahun 2022, yakni outstanding pinjaman (PNS) dan Pegawai BUMN melalui layanan dan
Rp148,9 miliar dan NOA 33.677 akun. produk-produk pendanaan.
3. Mengimplementasikan penyederhanaan proses
Dari sisi kualitas kredit, Non Performing Loan (NPL) dan dokumen persyaratan untuk meningkatkan
tahun 2023 tercatat sebesar 0,9%. Kondisi tersebut kecepatan proses mempermudah Nasabah.
lebih baik dibandingkan tahun 2022 yang 1,8 %. 4. Proses kredit dengan sesedikit mungkin terjadi
tatap muka (face to face) juga akan mulai
Rencana Strategis Tahun 2024 diimplementasikan.
Untuk mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan 5. Pengembangan produk Kredit Pemilikan Rumah
pada tahun 2024, masing-masing unit bisnis di RLB juga akan diselesaikan yang diharapkan dapat
memiliki rencana strategis sebagai berikut: menjadi sumber pertumbuhan baru portofolio
kredit.
Pension Business
Selain melanjutkan langkah-langkah strategis yang telah Micro Business
dilakukan pada tahun 2023, untuk mencapai sasaran Dengan tujuan terus meningkatkan pertumbuhan, Micro
kerja yang ditetapkan, pada tahun 2024 beberapa hal Business ditahun 2024 memiliki rencana strategis antara
strategis juga akan dilakukan Pension Business: lain disampaikan dalam tabel di bawah ini:
Strategi Penjelasan
Pengelolaan Kinerja Bisnis 1. Penambahan sumber daya manusia dengan melakukan percepatan proses pemenuhan
sumber daya manusia dengan model outsourcing sesuai dengan potensi pasar mikro.
2. Penambahan jumlah titik penjualan baru dengan memaksimalkan cabang Universal sesuai
dengan potensi pasar mikro.
Program untuk nasabah 1. Program Pendampingan dan Pelatihan melalui BTPN Daya.id untuk mengembangkan
usaha nasabah micro business.
2. Program webinar untuk nasabah micro business yang menyesuaikan dengan kebutuhan
pengembangan dan peningkatan usaha nasabah melalui narasumber yang kompeten.
Optimalisasi Proses dan Jangkauan 1. Melanjutkan pembiayaan pelaku usaha ekonomi produktif beserta komunitasnya dengan
menerapkan model micro business yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan modal
bisnis nasabah serta menjaga kualitas portofolio dengan baik.
2. Menerapkan model micro business dengan pembiayaan kredit mikro berbasis digital.
Memperkuat Kemitraan Strategis dengan 1. Menjalin kemitraan lokal dan komunitas UMKM untuk pengembangan usahanya dengan
Mitra Bisnis menggunakan platform digital perbankan.
2. Bekerja sama dengan beberapa unit bisnis yang memiliki potensi pembiayaan sektor
mikro.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 115
Page 118
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Joint Finance Business
Dengan tujuan terus meningkatkan pertumbuhan dan menjaga kualitas kredit unit bisnis JF di tahun 2024 memiliki
rencana strategis antara lain disampaikan dalam tabel di bawah ini:
Strategi Penjelasan
Pengelolaan Kinerja Bisnis 1. Menambah rekan kerja sama secara selektif dengan tetap mengedepankan prinsip
kehati-hatian atas RAC nasabah yang dipilih dari rekan kerja sama untuk dapat diberikan
pinjaman.
2. Mengelola rekan kerja sama yang sudah ada untuk meningkatkan volume pembiayaan dan
menambah limit kerja sama sesuai kualitas pinjaman yang dikelola oleh rekan kerja sama.
3. Menggali bentuk kerja sama baru dengan rekan kerja sama lain dengan tetap
memperhatikan ketentuan/ peraturan OJK yang ada.
4. Melakukan pertemuan periodik dengan rekan kerja sama untuk membahas performa
portofolio yang dikelola oleh Bank maupun yang dikelola secara keseluruhan oleh rekan
kerja sama untuk dapat dilakukan tindak lanjut bersama selain menaikkan volume juga
menjaga kualitas kredit.
5. Meningkatkan komunikasi dengan asosiasi yang menaungi rekan kerja sama untuk dapat
mengetahui kondisi pasar pembiayaan secara keseluruhan.
6. Penambahan sumber daya manusia sejalan dengan peningkatan target volume
pembiayaan.
Program Pembiayaan Tetap menggali program pembiayaan yang telah dilakukan rekan kerja sama untuk dapat juga
dibiayai oleh BTPN dengan memperhatikan volume pembiayaan dan kualitas pembiayaan yang
telah berjalan di rekan kerja sama.
Optimalisasi Sistem dan Proses 1. Melanjutkan pengembangan sistem untuk dapat memenuhi kebutuhan dan layanan
operasional dari rekan kerja sama.
2. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan tim operasional Bank atas adanya proses
operasional baru yang terjadi di rekan kerja sama.
WEALTH MANAGEMENT BUSINESS 2. Penambahan produk Investasi yang dapat
memberikan lebih banyak alternatif sehingga dapat
Wealth Management Business (“WMB”) merupakan memenuhi kebutuhan investasi nasabah:
salah satu unit bisnis di Retail Banking. Unit ini • Penambahan produk 7 reksa dana dari mitra
disediakan untuk melayani nasabah individu segmen manajer investasi baru, Manulife.
affluent dengan produk simpanan dan investasi serta • Penambahan 2 (dua) reksa dana dalam
layanan nasabah prima melalui layanan Sinaya Prioritas mata uang IDR dan 1 (satu) reksa dana
yang tersedia di 58 kantor cabang BTPN, tersebar di berdenominasi USD.
38 kota. Layanan dapat diakses juga melalui platform • Penambahan 4 (empat) produk/seri obligasi
digital (Jenius) yang memberikan keleluasaan nasabah pemerintah berdenominasi USD di pasar
dalam bertransaksi kapan saja dan di mana saja. sekunder.
• Penambahan produk Bancassurance dari
WMB fokus pada pengembangan produk investasi Allianz, Guardia Legacy & Guardia Pintar.
dan layanan nasabah prima yang tersedia melalui
berbagai jaringan baik kantor cabang maupun aplikasi 3. Simplifikasi dan rebranding produk tabungan
digital. Dengan demikian, dapat memberikan solusi menjadi Tabungan Sinaya.
pengelolaan wealth management yang terintegrasi.
Pencapaian Kinerja
Inisiatif dan Strategi Tahun 2023 Pada tahun 2023, nasabah WMB tumbuh 2,5%,
Sepanjang tahun 2023, sejalan dengan rencana bisnis sehingga menjadi 137.248. Sedangkan dana pihak
Bank, unit WMB telah merealisasikan sejumlah inisiatif ketiga yang berhasil dibukukan tercatat Rp33,9 triliun
strategis, yaitu: (terdiri dari dana produk simpanan sebesar Rp27,3
1. Pengembangan di aplikasi Jenius untuk triliun dan dana produk investasi sebesar Rp6,6 triliun),
memberikan informasi mengenai kondisi pasar dan mengalami pertumbuhan sebesar 0,9%. Sejalan dengan
tip investasi. kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia, biaya
bunga juga mengalami kenaikan menjadi 4,39%.
116 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 119
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kinerja Produk Wealth Management*
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Nasabah Orang 137.248 133.880 125.070
Total Dana Pihak Ketiga Rp Miliar 33.974 33.681 27.787
Dana Produk Simpanan Rp Miliar 27.320 27.224 21.392
Dana Produk Investasi Rp Miliar 6.653 6.437 6.395
Indikator Kinerja Wealth Management*
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Biaya Bunga % 4,39 3,49 3,62
Pendapatan Bunga Bersih Rp Miliar 440 299 198
Pendapatan Lainnya Rp Miliar 175 174 160
Biaya Operasi Rp Miliar (169) (174) (240)
* Kinerja WMB sebagai bisnis unit termasuk hasil pemasaran produk melalui platform digital (Jenius)
Rencana Strategis Tahun 2024 electronic channel melalui Digital SME yang saat ini
Sejalan dengan strategi unit bisnis BTPN Sinaya untuk telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)
mengembangkan produk Wealth Management dan pendanaan, pembayaran, transaksi, dan pengelolaan
Layanan Nasabah Prima yang memanfaatkan teknologi kas sederhana.
digital sebagai Unique Value proposition (UVP), maka
di tahun 2024, BTPN Sinaya akan melakukan rencana Kebutuhan utama dari bisnis Mitra Bisnis adalah
pengembangan layanan sebagai berikut: ketepatan waktu dan ketersediaan modal kerja setiap
1. Pengembangan lanjutan layanan digital untuk saat dalam menjalankan perputaran usahanya,
Nasabah Prima meliputi dan tidak terbatas pada: kebutuhan akses ke pasar, hubungan berkelanjutan
a. Pengembangan fitur dalam aplikasi Jenius dan jangka panjang dengan pemasok, serta kebutuhan
berupa fitur transaksi dan edukasi produk peningkatan kompetensi dan informasi bisnis. BTPN
investasi. Mitra Bisnis menjawab kebutuhan-kebutuhan ini dengan
b. Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima menyediakan paket keuangan “3 in 1” yang meliputi:
berbasis digital. 1. Pengembangan produk-produk dan transaksi
c. Pengembangan aplikasi untuk digunakan oleh perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan
staf yang berfungsi sebagai alat bantu dalam nasabah.
proses penjualan dan peningkatan kualitas 2. Pengembangan produk supply chain untuk
layanan. menjawab kebutuhan akses pasar yang didukung
dengan sistem.
2. Pengembangan produk Wealth Management, 3. Program-program peningkatan kapasitas bagi
termasuk namun tidak terbatas pada penambahan nasabah.
rekanan manajer investasi dan produk reksa dana,
penambahan produk bancasurrance dan menjadi Inisiatif dan Strategi 2023
mitra distribusi penawaran perdana surat berharga Sejumlah inisiatif dan strategi yang dikembangkan
negara untuk investor ritel. sepanjang tahun buku guna meningkatkan kinerja BTPN
Mitra Bisnis, antara lain:
1. Fokus untuk secara proaktif mengelola
BUSINESS BANKING restrukturisasi kredit dan nasabah yang terdampak
pandemi.
Unit bisnis dalam segmen usaha Business Banking, 2. Melanjutkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam
yakni BTPN Mitra Bisnis (SME), menyediakan beragam mendukung pertumbuhan penyaluran kredit.
produk dan layanan yang lengkap, yakni mencakup 3. Pembiayaan melalui skema rantai pasok, kolaborasi
kredit, pendanaan hingga layanan perbankan lain dan internal dengan bisnis wholesale banking dan
pelatihan. BTPN Mitra Bisnis telah mengembangkan corporate Japanese.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 117
Page 120
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
4. Melanjutkan pengembangan SME Digital dengan CORPORATE BANKING
target segmen yang lebih digital savvy serta untuk
membantu nasabah BTPN Mitra Bisnis dalam Segmen usaha Corporate Banking (korporasi) terdiri dari
proses transformasi bisnis dan perubahan dalam lini bisnis korporasi Jepang dan korporasi non Jepang.
perilaku transaksi bisnisnya. Segmen korporasi non Jepang melayani nasabah
5. Mengembangkan sistem operasional untuk perusahaan besar Indonesia dan multinasional (Multi
meningkatkan efektivitas dan efisiensi. National Company/MNC), institusi keuangan (Financial
Institution/FI) dan perbankan komersial (Commercial
Pencapaian Kinerja Banking).
Hingga akhir tahun 2023, total rekening nasabah
yang dilayani oleh BTPN Mitra Bisnis mencapai 3.000 Secara umum, layanan yang disediakan oleh segmen
nasabah. Dibandingkan tahun 2022 yang sebanyak ini, antara lain pembiayaan, penghimpunan dana,
2.500 nasabah, terjadi peningkatan 20,0%. serta pengelolaan kas. Di bidang pembiayaan, BTPN
tidak terbatas pada pembiayaan modal kerja untuk
Terkait dengan penyaluran pembiayaan, realisasinya jangka pendek, tetapi juga pembiayaan investasi yang
pada tahun 2023 mencapai Rp13,3 triliun. Pencapaian berjangka menengah dan panjang dalam denominasi
tersebut lebih tinggi 20,9% dibandingkan tahun 2022 rupiah maupun valuta asing.
yang sebesar Rp11,0 triliun.
Segmen korporasi juga terus aktif berpartisipasi dalam
Rencana Strategis Tahun 2024 pembiayaan sindikasi, khususnya: proyek infrastruktur;
Sejumlah inisiatif strategis untuk menunjang proyek energi baru terbarukan; pembiayaan terkait
pertumbuhan bisnis tahun 2024 yaitu: Environment, Social, Governance (ESG) termasuk
1. Untuk memperluas pelayanan pada nasabah, akan green financing; dan industri pendukung termasuk
dikembangkan skema supply-chain financing, industri pendukung ekspor, yang sejalan dengan
termasuk kerja sama dengan bank lain dan institusi/ program pembangunan pemerintah Indonesia. Layanan
bisnis lainnya. Selain itu, akan dilakukan kerja sama pendukung juga terus ditingkatkan bagi segmen ini
strategis guna membangun ecosystem partnership seperti trade finance dan foreign exchange.
untuk mendapatkan nasabah potensial baik untuk
simpanan maupun pinjaman. Di bidang penghimpunan dana, Bank menyediakan
2. Fokus pada kebutuhan nasabah dengan layanan corporate account dalam bentuk rekening
menyediakan solusi produk yang holistik dengan giro, termasuk di dalamnya manajemen kas. Layanan
mengembangkan pelatihan yang berfokus pada rekening giro ini dapat diakses melalui teknologi digital,
solution style selling. sehingga tidak membatasi ruang dan waktu nasabah.
3. BTPN sebagai bank devisa, memungkinkan BTPN
Mitra Bisnis menawarkan layanan dan produk Tahun 2023 merupakan tahun yang menantang bagi
dalam valuta asing baik berupa produk simpanan kondisi perekonomian nasional, berbagai aral mewarnai
maupun pinjaman (termasuk pembiayaan trade perekonomian global, yang juga berdampak pada
finance) secara bertahap bagi nasabah yang ekonomi Indonesia. Permintaan yang mulai meningkat
memerlukan. pasca pandemi Covid-19 dan supply shock yang
4. Pengembangan digital SME dalam bentuk website terjadi mengakibatkan melonjaknya inflasi. Tidak
platform untuk melayani nasabah BTPN Mitra hanya itu tensi geopolitik masih mewarnai dinamika
Bisnis saat ini. Hal ini guna melengkapi mobile perekonomian 2023, menyebabkan harga komoditas
platform yang saat ini telah dikembangkan untuk bergejolak yang selanjutnya memicu kenaikan inflasi.
mempermudah nasabah melakukan transaksi
perbankan melalui berbagai kanal transaksi. Inflasi tinggi direspons oleh bank sentral dengan
5. Fokus untuk membangun kerja sama dengan menaikkan suku bunga acuan. Kenaikan suku bunga
platform lain pada ekosistem digital, yang dapat tersebut di satu sisi menurunkan inflasi seiring
memberikan manfaat bagi nasabah. menurunnya permintaan agregat, di samping harga
komoditas energi yang juga menurun. Peningkatan
suku bunga acuan menjadi tantangan tersendiri bagi
perbankan dalam melakukan penyaluran kredit ke
masyarakat.
118 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 121
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Upaya menjaga kualitas portofolio terus dilakukan Pada tahun 2023 segmen korporasi dalam proses
dengan cara mempercepat penyelesaian beberapa melakukan pengembangan bisnis kustodian. Inisiatif
pengajuan restrukturisasi yang masih berjalan serta pengembangan Kustodian telah dimulai sejak
memastikan Bank telah mengalokasikan pencadangan Kuartal I di tahun 2023 dengan focus dan prioritas
dengan cukup. Hal ini sejalan dengan kebijakan pencapaiannya adalah:
Pemerintah dan OJK dalam kebijakan restrukturisasi. 1. Melakukan pengembangan sistem Kustodian yang
Selain itu juga dilakukan identifikasi terhadap nasabah- dikembangkan oleh Perusahaan Pengembang
nasabah yang memiliki potensi terdampak oleh krisis Teknologi Informasi yang sudah memiliki
geopolitik. pengalaman yang cukup panjang di industry Pasar
Modal
Dalam aspek penghimpunan dana, kinerja rata-rata 2. Mempersiapkan dokumen persyaratan untuk
deposito dan CASA menunjukkan pencapaian yang mengajukan perijinan bank umum sebagai
positif, melampaui target yang ditetapkan untuk Kustodian ke OJK, seperti Standar Prosedur
tahun 2023. Data mengindikasikan kestabilan dan Operasional (SOP), Kajian Program Produk dari
kepercayaan terhadap layanan Bank. aspek Hukum, Risiko dan Kepatuhan, pengadaan
ruangan yang memiliki akses terbatas dan memiliki
Di akhir tahun 2023, segmen korporasi memperkenalkan sistem pengamanan
“ESG Deposit”, sebuah produk pengelolaan kas yang 3. Membangun tim SDM -Custody Support terpisah
mendukung keberlanjutan finansial. Respon positif dari operasional bank umum yang memiliki
dari nasabah tercermin pada beberapa nama yang ketrampilan spesialisasi tentang Kustodian dan
mempercayakan dana mereka untuk dikelola demi Pasar Modal
mendukung prinsip keberlanjutan. Pertumbuhan produk
pengelolaan kas ini memberikan gambaran positif Melanjutkan inisiatif tahun 2023, segmen korporasi
tentang Upaya diversifikasi sumber dana Bank. juga tetap mengembangkan penyaluran green &
sustainability financing, sejalan dengan roadmap
Inisiatif dan Strategi Tahun 2023 keuangan berkelanjutan serta komitmen SMBC Group
Di tengah kondisi yang masih dinamis pada tahun 2023, untuk mengurangi emisi GHG (greenhouse gas) menuju
Bank telah merealisasikan sejumlah inisiatif strategis net zero pada tahun 2030. Pada tahun 2023 BTPN
untuk mendukung kinerja usaha. Di bidang penyaluran berkolaborasi dengan SMBC menyelenggarakan
pinjaman misalnya, Bank berkonsentrasi untuk sustainability seminar bertajuk headline “Beyond Energy
menyalurkan pinjaman dengan prinsip kehati -hatian Transition: Seizing Opportunities in The Pathway to
untuk menghindari kredit bermasalah. Net Zero Economy” dan meluncurkan produk ESG
Deposit pada akhir tahun 2023. Segmen korporasi
Sepanjang tahun 2023, segmen korporasi berkolaborasi memanfaatkan keahlian/kemampuan dari SMBC
secara aktif dengan unit Retail Banking dan Business Group pada sektor-sektor yang mendukung green &
Banking untuk meningkatkan aktivitas cross sell bagi sustainability financing.
BTPN. Misalnya, untuk layanan payroll, payroll loan dan
supply chain financing. Pencapaian Kinerja
Uraian pencapaian segmen usaha Corporate Banking
Sejalan dengan rencana untuk meningkatkan disampaikan berdasarkan layanan seperti di bawah ini:
kontribusi pada keuangan keberlanjutan. ESG Deposit
diperkenalkan untuk mengakomodir penggeseran
kepedulian nasabah serta mendukung pencapaian PENGHIMPUNAN DANA
inisiatif global dan Pemerintah Indonesia menuju
keberlanjutan. Pada tahun 2023, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang
berhasil dibukukan segmen usaha Corporate Banking
Selama 2023 lini bisnis korporasi Jepang mengadopsi mencapai Rp57,4 triliun, turun 12% dibandingkan tahun
model bisnis yang efisien dan full service banking. 2022 yang sebesar Rp65 triliun.
Selain itu, kolaborasi tidak hanya terjadi di internal
Bank BTPN, tetapi juga melibatkan grup Perusahaan
SMBC, baik yang beroperasi di Indonesia maupun
di luar negeri. Ini mencerminkan komitmen untuk
meningkatkan efektivitas operasional dan memperluas
jangkauan layanan dengan sinergi Bersama grup
Perusahaan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 119
Page 122
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Kinerja DPK Korporasi Tahun 2023
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2023 2022 2021
Corporate Banking Japanese 34.630 37.639 33.705
Wholesale Banking 21.952 26.704 31.133
Commercial 835 703 415
Total 57.416 65.046 64.622
PEMBIAYAAN
Pada tahun 2023, total pembiayaan yang disalurkan segmen usaha Corporate Banking mencapai Rp104,9 triliun, naik
8% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp97,4 triliun.
Kinerja Pembiayaan Korporasi Tahun 2023
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2023 2022 2021
Corporate Banking Japanese 38.873 43.381 33.797
Wholesale Banking 61.047 50.574 48.929
Commercial 4.624 3.496 3.210
Total 104.904 97.450 85.936
TRADE FINANCE
Pada tahun 2023, total realisasi trade finance mencapai Rp6,9 triliun. Dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp12,1
triliun, terjadi penurunan 42%.
Kinerja Trade Finance
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2023 2022 2021
Corporate Banking Japanese 289 522 221
Wholesale Banking 3.967 9.559 8.443
Commercial 2.711 1.997 1.520
Total 6.966 12.078 10.184
120 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 123
Analisis dan Pembahasan Manajemen
CASH MANAGEMENT
Hingga 31 Desember 2023, pengelolaan cash management korporasi mencapai Rp57,4 triliun, lebih rendah 12%
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp65,0 triliun.
Dari pengelolaan dana tersebut, pencapaian rasio CASA BTPN mencapai 45,6%. Dibandingkan tahun sebelumnya
yang 35,9% terjadi kenaikan 9,7%.
Kinerja Cash Management Tahun 2023
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2023 2022 2021
Corporate Banking Japanese 34.629 37.639 32.991
Wholesale Banking 21.951 26.704 30.662
Commercial 835 703 369
Total 57.416 65.046 64.022
Rasio CASA 45,6% 35,9% 39,3%
FOREIGN EXCHANGE
Hingga 31 Desember 2023, pengelolaan foreign exchange mencapai Rp556,8 triliun. Dibandingkan tahun 2022 yang
sebesar Rp590,5 triliun, terjadi penurunan 6%.
Kinerja Foreign Exchange Tahun 2023
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2023 2022 2021
Corporate Banking Japanese 520.608 555.060 512.628
Wholesale Banking 34.846 34.272 35.696
Commercial 1.384 1.126 1.016
Total 556.838 590.458 549.340
Rencana Strategis Tahun 2024 & agency services serta peningkatan dari sisi treasury
Secara umum, rencana strategi tahun 2024 merupakan (sistem, produk, dan trading capability).
kelanjutan dari yang telah dilakukan pada tahun
sebelumnya. Segmen korporasi memproyeksikan Terkait produk, segmen korporasi secara bertahap
perluasan target segmen, menambah produk baru, dan mengembangkan beberapa produk/layanan tambahan
penguatan di sisi teknologi serta pengembangan sektor seperti: green loan/sustainability linked loan dan
baru. corporate bond investment/bond trading.
Dari sisi target segmen, segmen korporasi memperluas Berkenaan dengan teknologi perbankan, segmen
basis nasabah perusahaan-perusahaan Indonesia korporasi melakukan pengembangan ekosistem dan
di segmen Tier 1 dan Tier 2. Selain itu, basis konektivitas untuk pembiayaan secara end to end, cash
nasabah Commercial Banking juga diperluas dengan management dan forex. Upaya itu dilakukan dengan
menargetkan pemasok atau distributor dari nasabah- cara meningkatkan kapabilitas sistem, termasuk di
nasabah Tier 1 dan Tier 2. dalamnya interkoneksi antar-sistem, inisiasi digital trade,
dan pengembangan produk yang terkait dengan LCS.
Bank juga terus meningkatkan transaksi fee based. Hal Selain itu, BTPN akan mengimplementasikan API based
itu, antara lain dilakukan melalui transaksi trade finance, solutions untuk integrasi layanan cash management dan
structured finance (project finance dan ECA), sindikasi juga layanan trade finance.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 121
Page 124
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
TREASURY Inisiatif dan Strategi Tahun 2023
Menghadapi situasi yang berkembang pada tahun 2023,
Segmen usaha Treasury melayani kebutuhan nasabah Bank telah mengimplementasikan sejumlah inisiatif
terhadap produk treasury, seperti valuta asing, surat strategis, yaitu:
berharga/obligasi dan produk derivatif. Bank terus 1. Untuk menjaga tingkat likuiditas pada level yang
mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan aman, BTPN telah melakukan beberapa langkah
nasabah. strategis, di antaranya:
• Menjaga indikator-indikator likuiditas berada
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, segmen ini pada kondisi aman yaitu lebih tinggi dari
melakukan sinergi dengan seluruh lini bisnis di BTPN. ketentuan yang disyaratkan. Hingga 31
Hal ini dilakukan untuk menjaga komitmen Bank agar Desember 2023, Liquidity Coverage Ratio
dapat memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Di (LCR) sebesar 199,68% dan Net Stable
antara layanan yang disediakan adalah transaksi mata Funding Ratio (NSFR) 113,79%
uang asing maupun transaksi derivatif. • Melakukan diversifikasi sumber pendanaan
melalui pengembangan pendanaan dari sektor
Bisnis treasury pada tahun 2023 sudah membaik wholesale, retail funding dan public sector/
pasca berakhirnya pandemi walau masih dibayangi financial institutions.
ketidakpastian perekonomian global akibat dampak • Terus memantau perkembangan pasar
perang di Ukraina dan Palestina. pendanaan jangka panjang (long-term funding),
seperti penerbitan obligasi rupiah, fasilitas
Pada tahun buku tersebut fokus Bank adalah pinjaman bilateral jangka panjang dalam rupiah
berkomitmen untuk menyediakan layanan valuta maupun valuta asing dari bank lokal dan
asing yang terbaik kepada nasabah, baik melalui bank asing/institusi keuangan internasional,
pengembangan produk maupun sinergi di antara termasuk pendanaan dari Grup SMBC.
line of business BTPN. Fokus lainnya, Bank akan
terus mengembangkan dan memperluas jangkauan 2. Kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas
dan aktivitas layanan produk digital banking (ALMA) Bank relatif memadai dan selalu dilakukan
kepada nasabah dalam mengantisipasi persaingan pemutakhiran melalui indikator pendukung sebagai
Fintech yang terus meningkat. Bank juga akan terus berikut:
mengembangkan kebutuhan sistem yang dapat • Meningkatkan ALM Bank dengan pemantauan
menopang perkembangan bisnis dan kebutuhan suku bunga yang lebih baik melalui Funding
nasabah dalam bertransaksi dengan mempertimbangan Lending Meeting dan pertemuan ALCO.
cost and benefit yang sesuai dengan rencana strategis • Memiliki kebijakan yang menyeluruh untuk
bank. menjaga ketersediaan likuiditas sesuai dengan
struktur profil assets & liabilities Bank. Bank
Treasury terus melayani kebutuhan nasabah terhadap juga telah memiliki prosedur limit kewenangan
produk treasury dengan melakukan pengembangan pengelolaan likuiditas. Akuntabilitas dan
produk-produk Treasury sekaligus beradaptasi dan jenjang delegasi wewenang telah diterapkan
berpartisipasi pada Bank Indonesia BPPU inisiatif. sesuai dengan kebutuhan Bank.
Pengembangan produk Treasury bertujuan untuk • Telah memiliki program contingency plan
pemenuhan kebutuhan nasabah baik untuk nasabah dalam penyediaan back-up likuiditas.
Retail maupun korporasi dalam rangka memperluas
pangsa pasar. Pengembangan produk Treasury yang 3. Pengembangan produk dan layanan untuk
dimaksud terkait dengan transaksi FX dan Derivatif, mendukung sektor bisnis wholesale, retail dan
Pendapatan Tetap, dan Structured Product. public sector/financial institutions sebagai berikut:
• Pengembangan layanan dan produk valuta
asing yaitu dengan penambahan mata uang
asing yang dapat ditransaksikan, diversifikasi
produk terkait dengan transaksi FX dan
derivatif seperti transaksi menggunakan skema
Local Currency Settlement (LCS), Domestic
Non-Deliverable Forward (DNDF), Option dan
Call Spead Option (CSO) dan Range Forward.
122 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 125
Analisis dan Pembahasan Manajemen
• Pengembangan layanan dan produk surat berharga yaitu dengan penambahan seri dari Obligasi yang dijual
ke nasabah retail, termasuk series obligasi dalam USD (Global Bond).
Pencapaian Kinerja
Pada tahun 2023, total nasabah yang dilayani oleh segmen usaha Treasury mencapai 1.170 unit. Dibandingkan
tahun 2022 yang sebanyak 1.369 unit, terjadi penurunan 14,5%. yang disebabkan oleh masih belum pulihnya kondisi
nasabah paska berakhirnya pandemi dan ditambah dengan kondisi ekonomi global yang masih diselimuti dengan
ketidakpastian.
Sementara nilai transaksi mata uang asing tercatat mencapai US$10,3 miliar, turun 1,5% dibandingkan tahun 2022
yang sebesar US$10,5 miliar. sejalan dengan semakin ketatnya persaingan bisnis dari Bank lain.
Untuk transaksi derivatif, nilainya mencapai US$526 juta. Dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$468
juta, terjadi kenaikan 12.4%. Kenaikan ini disebabkan oleh nasabah yang melakukan hedging untuk menghadapi
ketidakpastian ekonomi global.
Kinerja Operasional Treasury Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Jumlah Nasabah Orang 1.170 1.369 1.110
Total FX Nasabah US$ Juta 10.347 10.507 12.203
Total Derivatif Nasabah US$ Juta 526 468 492
Rencana Strategis Tahun 2024 • Bank juga melakukan kerjasama
Di tahun 2024, fokus pengembangan terkait dengan dengan penyedia Trading Platform guna
Treasury meliputi: mengakomodasi kebutuhan nasabah dalam
1. Bank Indonesia policy mengenai Blueprint memberikan harga yang kompetitif dan segera
Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2025 (real time).
• Bank akan mengkaji dan melakukan • Dalam rangka meminimalisasi maturity
pengembangan sistem terkait dengan Central mismatch, Bank BTPN terus menjaga
Clearing Counterparty (CCP) dan Trade dan meningkatkan sumber pendanaan
Repository (TR). CCP dan TR merupakan jangka-panjang. Di tahun 2024, Bank akan
mandatory requirement yang harus dipenuhi mengeksplorasi rencana untuk melakukan
oleh Bank terkait dengan transaksi FX dan penerbitan Obligasi dalam mata uang
Derivative Rupiah dengan jumlah dan waktu penerbitan
• Sejalan dengan inisiatif tersebut, maka Bank mempertimbangkan pertumbuhan kredit,
akan melakukan update sistem dan melakukan kondisi likuiditas dan kondisi pasar. Selain itu,
pengembangan produk FX option dan Call Bank BTPN juga akan terus mengeksplorasi
Spread Option serta mempertimbangkan kerjasama bilateral untuk mendapatkan fasilitas
untuk melakukan pengembangan lanjutan atas pendanaan segar dari Lembaga Keuangan
produk Overnight Index Swap (OIS). domestik maupun luar negeri, termasuk
2. Pengembangan produk Obligasi baik IDR dengan Grup SMBC
maupun USD. Pengembangan tersebut termasuk
didalamnya transaksi perdagangan repo dan
reverse repo dengan Bank lain dan obligasi dengan PERBANKAN SYARIAH
nasabah, baik nasabah retail maupun korporasi,
3. Pengembangan sistem pendukung Transaksi Segmen usaha Perbankan Syariah Bank BTPN dikelola
Treasury: oleh entitas anak, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk.
• Dengan meningkatnya volume transaksi Perusahaan ini telah menjadi perusahaan publik yang
Treasury baik dari nasabah retail maupun sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun
korporasi maka kebutuhan sistem interface 2018.
antar unit bisnis Bank untuk dapat terkoneksi
dengan sistem Treasury menjadi salah satu
inisiatif Bank untuk meningkatkan pelayanan
Bank yang efesien dan efektif.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 123
Page 126
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
Inisiatif dan Strategi Tahun 2023 2. Program Tumbuh Bersama Nasabahku (TBNku)
Pada tahun 2023, BTPN Syariah telah berhasil Melanjutkan program pendampingan bagi Nasabah
melaksanakan key strategic initiatives nya, diantaranya Inspiratif dan Nasabah Sukses tahun lalu, Bank
adalah pengembangan platform pemberdayaan yang menggabung kedua program tersebut menjadi satu
memberikan nasabah akses ke pengetahuan dan akses program dinamai Tumbuh Bersama Nasabahku
ke pasar yang lebih besar. Platform digital ini kami beri (TBNku). Program yang diperbarui pada tahun
nama Bestee Tepat (Berdaya Bersama Sahabat Tepat 2023 ini ditujukan untuk menjangkau lebih banyak
Indonesia), yang memberikan kesempatan kepada nasabah untuk mendapatkan pendampingan.
karyawan dan stakeholder lain untuk dapat ikut serta Berlangsung pada April-Desember 2023, program
dalam memberikan dukungan nyata dalam berbagai ini diikuti oleh hampir 10.000 Nasabah Sukses dan
bentuk kepada nasabah inklusi. 400 Nasabah inspiratif.
Disamping itu BTPN Syariah juga telah berhasil 3. BTPN Syariah melanjutkan program pendampingan
mengembangkan fitur Deposit on Call, treasury system nasabah melalui program Bestee Tepat
telah live pada bulan Oktober 2023 untuk meningkatkan (sebelumnya bernama Tepat Daya). Program ini
proses kontrol, mendukung pengelolaan likuiditas Bank, didukung oleh Kementerian Pendidikan yang
meramaikan pasar sekunder surat berharga syariah di disebut Magang Merdeka. Program Bestee Tepat
Indonesia, serta meningkatkan return dari portofolio telah memasuki periode ke-3, dimana hingga
treasury Bank melalui aktivitas perdagangan. Aktivitas Desember 2023, Bestee Tepat telah melaksanakan
Bank dalam perdagangan surat berharga treasury fokus program magang merdeka dengan kurang lebih
pada instrumen pasar uang syariah dan pasar modal 1.821 fasilitator dan memfasilitasi lebih dari 49 ribu
syariah. Nasabah.
BTPN Syariah sangat menjunjung tinggi perlindungan 4. Program BERSEMI (Berkah Seru Silaturahmi)
asset informasi yang dimiliki oleh perusahaan khusus Program BERSEMI merupakan program pemberian
nya data pribadi nasabah dan transaksi nya. Dengan insentif bagi nasabah yang disiplin membayar tepat
melakukan perlindungan terhadap keamanan informasi waktu. Program ini ditujukan untuk mendorong
di semua area baik dari proses, teknologi maupun terbangunnya 4 karakter kunci pemberdayaan
sumber daya manusia. Sebagai bukti komitmen kami yaitu: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan
atas perlindungan keamanan informasi, maka Bank Saling Bantu (BDKS). Program BERSEMI periode 2
telah mengadopsi standar best practise internasional berlangsung selama April 2022-April 2023, berhasil
mengenai Keamanan Informasi dalam menjaga menjangkau lebih dari 235.000 nasabah dengan
keamanan pengolahan asset informasi perusahaan dan outstanding pembiayaan sebesar Rp3,1 triliun.
pada akhir Q2 2023 Bank telah mendapatkan sertifikasi Insentif diberikan Bank sebesar 5% dari nilai plafon
ISO27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan yang diberikan dan dibayarkan setiap 3 bulan
Informasi melalui proses pemeriksaan dan pengujian selama maksimal empat periode pembayaran. Bank
dari pihak independen. melanjutkan program BERSEMI periode 3 pada
April 2023 hingga Maret 2024. Hingga 31 Desember
BTPN Syariah juga melanjutkan program berbagi 2023, outstanding pembiayaan nasabah peserta
kepada nasabah pembiayaan. Antara lain, program program BERSEMI periode 3 mencapai Rp3,3
Umroh Nasabah Inspiratif, program pendampingan triliun.
bagi Nasabah Inspiratif dan Nasabah Sukses, program
Bersemi (Berkah Seru Silaturahmi) Pencapaian Kinerja
1. Program Pemberangkatan Umroh Nasabah Pada tahun 2023, total aset BTPN Syariah mencapai
Inspiratif Rp21,4 triliun, naik 1,0% dibandingkan tahun
Pada 2023, Bank telah memberangkatkan umroh sebelumnya yang sebesar Rp21,2 triliun. Sementara
320 nasabah inspiratif yang didampingi oleh 60 total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp11,4
karyawan BTPN Syariah. Seluruh jamaah umroh triliun. Dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp11,5
telah diberangkatkan pada 22 Februari 2023 dan triliun, terjadi penurunan 1,2%.
kembali ke tanah air pada 2 Maret 2023.
124 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Penurunan jumlah nasabah dan pembiayaan Bank, sejalan dengan strategi Bank untuk fokus pada peningkatan
kualitas. Pencairan diberikan lebih selektif kepada nasabah yang menunjukkan perilaku BDKS (Berani Berusaha,
Disiplin, Kerja Keras, Solidaritas).
Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun segmen Perbankan Syariah mencapai Rp12,1, naik 0,8%
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp12,0 triliun. Pendanaan yang tangguh dan didukung dengan modal yang
kuat membuat likuiditas BTPN Syariah sangat memadai.
Kinerja Operasional Perbankan Syariah Tahun 2023
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Total Aset (Rp Juta) 21.429.607 21.161.976 18.543.856
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 12.142.929 12.049.255 10.993.548
Pembiayaan (Rp Juta) 11.387.861 11.527.463 10.443.469
Rencana Strategis 2024
Untuk tahun 2024, mempertimbangkan kondisi segmen masyarakat pra inklusi keuangan yang dilayani oleh Bank
masih terdapat tantangan, Bank memilih untuk memastikan stabilisasi bisnis, menjalankan prinsip kehati-hatian dan
melaksanakan langkah-langkah strategis. Kendati demikian, BTPN Syariah tetap akan fokus pada segmen pra inklusi
keuangan produktif serta konsisten meneruskan 4 (empat) pilar inisiatif besar pada tahun sebelumnya: memperkuat
proses bisnis saat ini dengan perbaikan kualitas portofolio serta peningkatan layanan nasabah; mengeksplorasi
peluang bisnis baru dan produk lanjutan; membangun operational excellence; serta memperkuat kapabilitas organisasi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 125
Page 128
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN KINERJA
PER SEGMEN USAHA
PROFITABILITAS PER SEGMEN USAHA
Kinerja profitabilitas per segmen usaha yang dibukukan Bank disampaikan melalui tabel di bawah ini:
Retail Banking
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 1.965.935 2.075.596 2.446.726
Pendapatan/(Beban)Operasional Bersih (1.752.782) (1.661.435) (1.534.149)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 213.998 415.677 914.181
Laba/(Rugi) Bersih 174.473 335.096 719.872
Korporasi
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 2.774.433 2.671.778 2.216.907
Pendapatan/(Beban)Operasional Bersih (1.091.442) (471.839) (1.003.193)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 1.682.971 2.199.928 1.213.702
Laba/(Rugi) Bersih 1.372.131 1.773.463 955.731
UMKM
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 538.814 647.051 741.354
Pendapatan/(Beban)Operasional Bersih (504.029) (931.940) (1.018.370)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 36.527 (284.191) (275.982)
Laba/(Rugi) Bersih 29.780 (229.099) (217.322)
126 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Penghimpunan Dana dan Treasury
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 1.505.131 1.254.540 1.458.843
Pendapatan/(Beban) Operasional Bersih (855.280) (873.535) (1.002.015)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 643.106 376.503 455.753
Laba/(Rugi) Bersih 524.326 303.516 358.884
Syariah (Individu)
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 5.248.947 5.025.886 4.279.210
Pendapatan/(Beban) Operasional Bersih (3.878.191) (2.751.452) (2.399.180)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 1.371.161 2.269.376 1.877.386
Laba/(Rugi) Bersih 1.071.723 1.768.665 1.464.918
Syariah (Konsolidasi)
(Rp Juta)
Indikator 2023 2022 2021
Penghasilan/(Beban) Bunga Bersih 5.259.750 5.029.350 4.279.210
Pendapatan/(Beban)Operasional Bersih (3.880.680) (2.748.898) (2.399.180)
Laba/(Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan 1.379.895 2.282.394 1.877.473
Laba/(Rugi) Bersih 1.080.589 1.779.580 1.465.005
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 127
Page 130
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Sebagai bagian dari penerapan
manajemen risiko, pada tahun 2023
Bank menambah pencadangan kredit.
Pendapatan Bunga Bersih Penyaluran Kredit
Rp 12,0 triliun Rp 156,6 triliun
Pada tahun 2023, pendapatan bunga bersih Bank Penyaluran kredit tahun 2023 tumbuh 7,1%
mencapai Rp12,0 triliun, lebih tinggi 3,1% dari dibandingkan tahun 2022, sehingga menjadi
tahun 2022. Rp156,6 triliun.
Uraian kinerja keuangan PT BANK BTPN Tbk (“Bank oleh karena optimisasi dan diversifikasi pendanaan
BTPN”, “BTPN”, “Bank”) disusun sesuai dengan laporan yang di jalankan oleh Bank ditengah meningkatnya
keuangan konsolidasian yang telah mengikuti Standar suku bunga. Optimisasi ini dijalankan dengan tetap
Akuntansi Keuangan (SAK) untuk tahun yang berakhir memperhitungkan jumlah dana yang dibutuhkan untuk
pada tanggal 31 Desember 2023. Laporan tersebut juga mendukung pertumbuhan kredit.
menjadi bagian dari Laporan Tahunan ini.
Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/piutang
syariah mencapai Rp156,6 triliun, tumbuh 7,1% dari
NERACA KEUANGAN tahun 2022 yang sebesar Rp146,1 triliun. Jumlah
penempatan pada Bank Indonesia turun sebesar
Aset Rp12,9 triliun (59,1%), dimana ruang yang ada di
Pada tahun 2023, aset yang dibukukan Bank penempatan pada Bank Indonesia digunakan untuk
BTPN mencapai Rp201,4 triliun, lebih rendah 3,7% mendukung pertumbuhan kredit, serta menjaga rasio
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp209,2 triliun. likuiditas dan pendanaan tetap sehat.
Penurunan aset tersebut terutama disebabkan
128 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Perkembangan Aset
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Kas 1.428.683 1.747.461 1.884.858
Giro pada Bank Indonesia 9.276.598 10.215.350 5.602.993
Giro pada Bank-bank Lain 962.387 2.189.561 1.757.967
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank-bank Lain 8.961.654 21.885.214 20.655.248
Efek-efek 17.038.501 18.835.877 21.275.789
Pinjaman yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang Syariah 156.561.297 146.123.516 135.598.774
Aset Tetap – Net 2.047.812 2.118.505 2.243.790
Aset tak Berwujud – Net 1.089.384 1.076.738 1.036.681
Aset lain-lain 4.082.076 4.977.482 1.861.694
Total Aset 201.448.392 209.169.704 191.917.794
Aset Keuangan
Aset keuangan BTPN terdiri atas giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain, efek-efek, tagihan derivatif, tagihan akseptasi dan pinjaman yang disalurkan. Pada tahun buku 2023,
total aset keuangan Bank mencapai Rp197,3 triliun. Dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp204,2 triliun, terjadi
penurunan 3,4%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh Penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank
lain yang menurun sebesar 59,1%.
Komponen terbesar dalam aset keuangan adalah pinjaman yang disalurkan. Pada tahun 2023, nilainya mencapai
Rp156,6 triliun atau 80,6% dari total aset keuangan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 129
Page 132
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Penyaluran Kredit peningkatan pada segmen korporasi dan komersial
Bank BTPN mengelompokkan nasabah di lini usaha sebesar 7,6% dibandingkan posisi tahun 2022, diikuti
kredit menjadi 2 (dua) segmen: pertama growing oleh segmen UKM, Jenius, dan Joint Finance yang
business yang mencakup korporasi dan komersial, masing-masing naik 17,7%, 131,1%, dan 681,7%
pembiayaan syariah, UKM, Jenius dan Joint finance; dibandingkan tahun sebelumnya.
dan kedua transforming business yang mencakup retail
lending dan mikro. Dari sisi segmentasi, sebagian besar realisasi
pendanaan diserap oleh segmen growing business yang
Hingga tahun 2023, total kredit yang disalurkan mencapai Rp132,8 triliun atau 84,8% dari total kredit.
Bank mencapai Rp156,6 triliun, lebih tinggi 7,1% Kredit kepada korporasi dan komersial merupakan
dibandingkan posisi tahun 2022 yang sebesar Rp146,1 komponen utama dalam segmen tersebut, yang pada
triliun. Peningkatan kredit terutama didorong oleh tahun 2023 nilainya Rp104,9 triliun atau 79,0% dari total
kredit di segmen growing business.
Penyaluran Kredit berdasarkan Segmen
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Growing Business
Korporasi dan Komersial 104.904.359 97.450.293 85.936.309
Usaha Kecil dan Menengah 13.255.054 11.257.389 10.702.612
Joint Finance 1.138.955 145.699 201.529
Pembiayaan/Piutang Syariah 11.387.861 11.527.463 10.443.469
Jenius 2.049.171 886.694 325.337
Transforming Business
Retail Lending 22.403.012 23.989.672 27.364.293
Mikro 1.306.173 743.076 489.268
Lain-Lain 116.712 123.300 135.957
Jumlah 156.561.297 146.123.516 135.598.774
Catatan: Terdapat penyesuaian klasifikasi segmen kredit pada tahun 2023 (Growing Business, Transforming Business dan Lain-Lain). Penyajian segmen kredit tahun
2022 dan 2021 telah disesuaikan mengikuti penyajian tahun 2023.
Dari sisi penggunaan, porsi terbesar penyaluran kredit terserap untuk modal kerja, yaitu senilai Rp92,8 triliun atau
59,3% terhadap total kredit. Dibandingkan tahun sebelumnya, realisasi kredit modal kerja mengalami kenaikan 9,3%.
Penyaluran Kredit berdasarkan Penggunaan
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Modal Kerja 92.844.745 84.959.202 70.691.663
Investasi 37.934.030 35.926.108 36.879.740
Konsumsi 25.782.523 25.238.206 28.027.371
Jumlah 156.561.297 146.123.516 135.598.774
130 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 133
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko, Bank senantiasa menjaga kualitas kredit. Pada tahun 2023, rasio
kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kotor adalah 1,36%, lebih rendah dibandingkan tahun 2022 yang
berada di level 1,43%. Sedangkan dibandingkan industri perbankan yang sebesar 2,19% per Desember 2023,
kualitas kredit Bank lebih baik. Sementara untuk NPL bersih dari kredit Bank, ada di level 0,40%.
Penyaluran Kredit berdasarkan Kolektibilitas
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2023 2022 2021
Lancar 147.614.238 138.614.738 125.749.548
Dalam Perhatian Khusus 6.850.490 5.433.369 7.565.947
Total Kredit Tidak Bermasalah 154.464.728 144.048.107 133.315.495
Kurang Lancar 477.678 567.953 747.898
Diragukan 118.169 116.370 145.208
Macet 1.500.722 1.391.086 1.390.173
NPL 2.096.569 2.075.409 2.283.279
Total Kredit 156.561.297 146.123.516 135.598.774
NPL-Kotor 1,4% 1,4% 1,7%
NPL-Bersih 0,4% 0,4% 0,4%
LLP/NPL 220,3% 172,5% 173,2%
Liabilitas
Total liabilitas BTPN pada tahun 2023 tercatat mencapai Rp160,2 triliun, mengalami penurunan 5,6% dibandingkan
tahun 2022 yang sebesar Rp169,8 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pinjaman yang
diterima sebesar 30,5% serta penurunan pada simpanan nasabah sebesar 5,8%. Pada tahun 2023, Bank melakukan
pembayaran pinjaman luar negeri dari SMBC dalam rangka optimalisasi biaya dana dan pendapatan bunga bersih
dengan tetap menjaga likuiditas dan pendanaan yang kuat.
Perkembangan Liabilitas
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Simpanan Nasabah 98.277.756 105.023.287 100.474.227
Dana Syirkah Temporer 9.920.820 9.843.261 8.905.903
Simpanan dari Bank-bank Lain 10.814.638 166.131 3.877.851
Efek-efek yang diterbitkan 200.569 200.134 996.089
Pinjaman Diterima 31.204.497 44.911.606 34.764.736
Liabilitas lain-lain 9.747.008 9.612.261 6.820.061
Total Liabilitas 160.165.288 169.756.680 155.838.867
Simpanan Nasabah
Total simpanan nasabah (termasuk dana syirkah temporer) menurun 5,8%, dari Rp114,9 triliun di tahun 2022 menjadi
Rp108,2 triliun pada tahun 2023. Penurunan disebabkan oleh penurunan saldo Deposito sebesar 14,3%. Sementara
saldo CASA (Current Account and Saving Account) mengalami peningkatan sebesar 10,0%, terutama dari nasabah
korporasi dan Jenius, sehingga pada akhir Desember 2023 rasio CASA mencapai 40,8%, meningkat dari 35,0% pada
akhir Desember 2022.
Sebagian besar dana nasabah Bank dalam bentuk deposito, yang pada tahun 2023 nilainya mencapai Rp64,0 triliun
atau 59,2% terhadap total simpanan. Sedangkan simpanan dalam bentuk giro 24,6% dan tabungan 16,2%.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 131
Page 134
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Rincian Simpanan Nasabah (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Giro 26.628.683 23.765.802 25.922.785
Tabungan 17.558.817 16.396.199 11.954.604
Deposito 64.011.076 74.704.547 71.502.741
Jumlah 108.198.576 114.866.548 109.380.130
Berdasarkan mata uang, jumlah simpanan dengan denominasi rupiah mencapai Rp85,4 triliun atau 78,9% dari total
simpanan. Sementara pada tahun sebelumnya, simpanan dalam rupiah tercatat Rp92,4 triliun atau 80,4% dari total
simpanan.
Rincian Simpanan Nasabah Berdasarkan Mata Uang (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Rupiah 85.397.073 92.351.151 98.675.647
Valuta Asing 22.801.503 22.515.397 10.704.483
Jumlah 108.198.576 114.866.548 109.380.130
Pinjaman Diterima
Hingga akhir Desember 2023, pinjaman yang diterima Bank mencapai Rp31,2 triliun, lebih rendah 30,5%
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp44,9 triliun. Penurunan terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman
luar negeri dari SMBC dalam rangka optimalisasi biaya dana dan pendapatan bunga bersih dengan tetap menjaga
likuiditas dan pendanaan yang kuat.
Ekuitas
Komponen ekuitas terdiri atas modal saham, tambahan modal disetor, cadangan revaluasi aset tetap, dan lain-lain.
Hingga berakhirnya tahun buku 2023, total ekuitas Bank mencapai Rp41,3 triliun, naik 4,7% dibandingkan posisi
tahun 2022 yang sebesar Rp39,4 triliun.
Komponen ekuitas yang mengalami kenaikan, antara lain saldo laba dan kepentingan non-pengendali.
Perkembangan Ekuitas
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Modal Saham 162.982 162.982 162.982
Tambahan Modal Disetor 11.162.238 11.160.647 11.158.962
Cadangan Revaluasi Aset Tetap 954.224 874.452 874.452
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham - - -
Cadangan Nilai Wajar – Bersih 2.906 (7.704) 117.867
Transaksi dengan Kepentingan Non-Pengendali (24.267) (24.267) (24.267)
Saldo Laba (Dicadangkan & Tidak Dicadangkan) 26.402.237 24.734.912 21.669.613
Saham Treasuri (254.695) (255.147) (255.147)
Kepentingan Non-Pengendali 2.616.678 2.506.348 2.113.664
Komponen Ekuitas Lainnya 260.801 260.801 260.801
Total Ekuitas 41.283.104 39.413.024 36.078.927
132 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 135
Analisis dan Pembahasan Manajemen
KINERJA LABA RUGI
Pada tahun 2023, Bank memutuskan untuk menambah pencadangan kredit yang juga sebagai bentuk antisipasi
berakhirnya POJK relaksasi kredit restrukturisasi pada 31 Maret 2024. Dengan adanya penambahan pencadangan
ini, biaya kredit meningkat sebesar Rp1,2 triliun, yang kemudian mempengaruhi Laba Bersih setelah Pajak Perseroan.
Laba bersih setelah pajak Bank BTPN (konsolidasi) yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat di level
Rp2,4 triliun pada akhir tahun 2023, lebih rendah 23,8% dibandingkan dengan tahun 2022 yang sebesar Rp3,1 triliun.
Perkembangan Laba-Rugi
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Pendapatan bunga 18.815.673 15.899.646 14.748.604
Beban Bunga (6.771.610) (4.221.331) (3.605.564)
Pendapatan Bunga Bersih 12.044.063 11.678.315 11.143.040
Pendapatan Operasional Lainnya 2.073.443 2.012.615 1.959.784
Beban Operasional (10.656.471) (9.033.254) (9.094.646)
Laba Tahun Berjalan – Sebelum Pajak 3.457.682 4.657.319 4.007.172
Laba bersih tahun berjalan 2.682.484 3.629.564 3.104.215
Laba Bersih (net profit after tax/NPAT) yang Diatribusikan kepada 2.358.334 3.095.701 2.664.714
Pemilik Entitas Induk
Pendapatan Usaha
Total pendapatan usaha bersih Bank pada tahun 2023 mencapai Rp14,1 triliun, naik 3,1% dibandingkan tahun 2022
yang sebesar Rp13,7 triliun. Pendapatan bunga yang merupakan komponen dari pendapatan usaha mengalami
kenaikan sesuai dengan pertumbuhan kredit terutama di segmen korporasi dan komersial, segmen SME dan
pembiayaan syariah. Di sisi lain, beban bunga pada tahun 2023 mengalami peningkatan. Kenaikan beban bunga
tersebut disebabkan meningkatnya biaya dana sejalan dengan tren kenaikan suku bunga dan meningkatnya
simpanan nasabah terutama deposito. Secara keseluruhan, pendapatan bunga bersih mencapai Rp12,0 triliun,
mengalami kenaikan sebesar 3,1% yoy dibandingkan posisi tahun sebelumnya.
Beban Usaha
Total beban usaha yang direalisasikan oleh Bank pada tahun 2023 mencapai Rp10,7 triliun. Dibandingkan tahun 2022
yang sebesar Rp9,0 triliun, terjadi kenaikan 18,0%. Bank membukukan biaya Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) yang lebih tinggi, yaitu dari Rp1,8 triliun menjadi Rp3,0 triliun. Sementara biaya operasional lainnya (selain
biaya CKPN) mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, yakni sebesar 5,7% dan menjadi Rp7,6 triliun pada tahun
2023.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 133
Page 136
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
ARUS KAS
BTPN membukukan kas dan setara kas pada akhir tahun 2023 mencapai Rp23,5 triliun, lebih rendah 40,4%
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp39,4 triliun.
Kinerja Arus Kas
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi (2.397.197) (4.416.068) 13.150.455
Arus Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Investasi 394.010 3.151.992 (7.001.869)
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (13.887.114) 9.056.776 223.345
Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas dan Setara Kas (14.462) 3.376 (17.885)
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas (15.890.301) 7.792.700 6.371.931
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun 39.377.753 31.581.677 25.227.631
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 23.472.990 39.377.753 31.581.677
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi Rasio Likuiditas
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada Kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek,
tahun 2023 tercatat minus Rp2,4 triliun, lebih besar antara lain ditunjukkan melalui rasio likuiditas yang
45,7% dibandingkan tahun 2022 yang minus Rp4,4 tercermin pada Loan to Deposit Rasio (LDR), Loan to
triliun. Funding Ratio (LFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan
Net Stable Funding Ratio (NSFR).
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada Pada tahun 2023, tingkat LDR Bank adalah 142,7%.
tahun 2023 mencapai Rp0,4 triliun, lebih rendah 87,5% Sementara pada tahun 2022 posisinya sebesar 126,7%.
dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp3,2 triliun. Sumber pendanaan Bank bukan hanya dari dana pihak
ketiga, tetapi juga pinjaman yang sebagian besar dari
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan perusahaan induk serta pinjaman dari bank lain dan
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan surat berharga yang diterbitkan. Rasio LCR dan NSFR
pada tahun 2023 tercatat minus Rp13,9 triliun, menurun per 31 Desember 2023 adalah 199,7% dan 113,8%,
253,3% % dibandingkan tahun 2022 yang sebesar berada diatas batas ketentuan yang ditetapkan oleh
Rp9,1 triliun. OJK, yaitu sebesar 100%. Dengan demikian, secara
keseluruhan tingkat likuiditas Bank sangat sehat.
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG Rasio Solvabilitas
Parameter lain terkait dengan kemampuan membayar
Hingga akhir tahun buku 2023, tingkat likuiditas dan utang adalah rasio permodalan yang diukur melalui
solvabilitas Bank sangat baik. Hal ini tercermin pada rasio solvabilitas. Bank senantiasa menjaga permodalan
kemampuan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh yang sehat, antara lain dengan memenuhi rasio Capital
tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran Adequacy Ratio (CAR) atau Kecukupan Penyediaan
pokok utang ataupun beban bunga. Modal Minimum (KPMM) sesuai dengan yang
ditentukan oleh regulator. Rasio tersebut berguna untuk
Kemampuan Bank dalam memenuhi kewajiban jangka menutupi risiko-risiko kredit, pasar dan operasional.
pendek dan jangka panjang juga sangat baik selaras
dengan penilaian lembaga pemeringkat eksternal. PT Pada tahun 2023, rasio KPMM mencapai 29,9%, lebih
Fitch Rating Indonesia memberikan peringkat AAA tinggi 2,6% dibandingkan posisi tahun 2022 yang sebesar
(idn), outlook stabil dan F1+ (idn). Sementara dari PT 27,3%. Pencapaian tersebut jauh di atas ketentuan yang
Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) idAAA (Triple A, ditetapkan oleh Bank Indonesia dan mencerminkan
outlook stabil). tersedianya ruang untuk pertumbuhan ke depan.
134 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 137
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Kolektibilitas Kredit
Bank senantiasa menjaga kualitas aset produktif agar kinerja usaha yang berkualitas dapat berkesinambungan. Hal
itu, antara lain ditunjukkan melalui tingkat kolektibilitas kredit, seperti diuraikan melalui tabel di bawah ini.
Rincian Kolektibilitas Kredit
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2023 2022 2021
Belum jatuh tempo 147.614.238 138.614.738 125.749.548
Tunggakan 1-90 hari 6.850.490 5.433.369 7.565.947
Tunggakan >90 hari 2.096.569 2.075.409 2.283.279
Jumlah kredit yang menunggak 8.947.059 7.508.778 9.849.226
Jumlah kredit yang diberikan – kotor 156.561.297 146.123.516 135.598.774
% Jumlah tunggakan terhadap jumlah kredit yang diberikan – kotor 5,71% 5,14% 7,26%
SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.03/2016 tentang Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank, seluruh bank umum wajib memiliki kewajiban untuk melaporkan dan mempublikasikan Suku Bunga
Dasar Kredit (SBDK). Publikasi ini, antara lain untuk memberikan kejelasan dan memudahkan nasabah dalam
menimbang manfaat, biaya, dan risiko kredit yang ditawarkan.
Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik serta mendorong persaingan
yang sehat dalam industri perbankan. Bank mengelompokkan SBDK berdasarkan segmentasi kredit menjadi 4
(empat) kelompok, yaitu korporasi, ritel, mikro, dan konsumsi.
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen Kredit
(Periode 31 Desember 2023)
Kredit Kredit Konsumsi
Kredit Ritel Kredit Mikro
Korporasi KPR Non KPR
Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) 7,64% 10,22% 18,31% 0,00% 12,62%
STRUKTUR MODAL Sejalan dengan implementasi modal Basel II, Bank telah
menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan
Kebijakan Struktur Modal (OJK) tentang proses yang dilakukan untuk menetapkan
Kebijakan menjaga kecukupan modal merupakan upaya kecukupan modal Bank (ICAAP), yang sesuai dengan
agar Bank dapat mendukung pertumbuhan usaha peraturan yang berlaku. Bank juga terus memastikan
sekaligus melindungi Bank dari gejolak pasar. Kebijakan tersedianya modal yang cukup sejalan dengan profil
ini diterapkan melalui keseimbangan antara efisiensi risikonya.
modal serta tingkat pengembalian investasi pemegang
saham, dengan menjaga tersedianya modal tambahan Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam
yang mencukupi guna menutupi potensi risiko yang mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR
dihadapi. secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah
ditetapkan oleh pihak regulator.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 135
Page 138
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko dengan profil risiko. Penyediaan modal minimum
operasional dengan menggunakan metode Pendekatan Bank berdasarkan profil risiko yang berlaku saat ini
Standar (SA). Berdasarkan metode tersebut, Bank adalah 9% sampai dengan kurang dari 10% dari Aset
mengalokasikan modal minimum untuk risiko Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian Selain kebutuhan untuk memenuhi modal minimum
Internal (FPKI). berdasarkan profil risiko, Bank juga berkewajiban untuk
menyediakan tambahan modal penyangga (buffer)
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank dengan rincian: (1) Capital Conservation Buffer, (2)
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan Countercyclical Buffer, dan (3) Capital Surcharge untuk
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar. Domestic Systemically Important Bank (D-SIB).
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Rincian Struktur Modal
No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Hingga akhir tahun buku 2023, total modal Bank
Modal Minimum Bank Umum dan Peraturan Otoritas mencapai Rp41,2 triliun, lebih tinggi 4,0% dibandingkan
Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tentang tahun 2022 yang sebesar Rp39,6 triliun. Hal ini
perubahan dari POJK No. 11/ POJK.03/2016 serta disebabkan oleh meningkatnya saldo laba ditahan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/2022 tentang sehingga saldo modal inti meningkat.
perubahan kedua dari POJK No. 11/ POJK.03/2016,
Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai Rincian struktur modal Bank diuraikan melalui tabel di
bawah ini.
Perkembangan Struktur Modal
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2023 2022 2021
Modal Tier 1 36.613.893 34.966.039 32.145.281
Modal Tier 2 4.543.487 4.626.967 4.202.230
Total Modal 41.157.380 39.593.006 36.347.511
Aset Tertimbang Menurut Risiko:
• Risiko Kredit 125.294.554 121.057.375 115.006.000
• Risiko Kredit dan Operasional 135.795.396 144.374.143 138.149.885
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 137.651.897 145.091.415 138.893.556
Rasio Kecukupan Modal:
• Risiko Kredit 32,8% 32,7% 31,6%
• Risiko Kredit dan Operasional 30,3% 27,4% 26,3%
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 29,9% 27,3% 26,2%
IKATAN MATERIAL TERKAIT INVESTASI BARANG MODAL
Bank BTPN tidak memiliki ikatan/komitmen yang material terkait investasi barang modal.
136 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 139
Analisis dan Pembahasan Manajemen
REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
Realisasi Investasi Barang Modal Tahun 2023
(Rp Juta)
Nama Barang Modal Tujuan Investasi Nilai Investasi
Aset Tetap Keperluan kantor 218.932
Aset Tak Berwujud Pengembangan piranti lunak 436.590
Total 655.522
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL TARGET, REALISASI, DAN PROYEKSI
YANG TERJADI SETELAH TANGGAL
LAPORAN Setelah keluar dari pandemi COVID-19 dengan
permasalahan dan kebijakan sosio-ekonomi
Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal yang dijalankan pada tahun-tahun sebelumnya,
laporan adalah sebagai berikut: perekonomian global masih terus menghadapi
• Dengan lewatnya jangka waktu penyampaian permasalahan ekonomi yang diakibatkan oleh upaya-
keberatan dari Kreditur atas perubahan modal upaya sebelumnya untuk meningkatkan stabilitas
sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang ekonomi dan dampak dari konflik sosio-ekonomi.
No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,
maka perubahan anggaran dasar sebagaimana Mirip dengan berbagai negara lainnya, Indonesia juga
dituangkan dalam Akta No. 07 tanggal 7 Desember menghadapi situasi yang disebabkan oleh dampak
2023 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, pandemi COVID-19, dan tindakan yang dilakukan untuk
telah mendapat persetujuan dari Kementerian mengontrol hal tersebut. Hal ini mencakup kebutuhan
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia untuk mengurangi tekanan inflasi dan kebijakan moneter
melalui surat nomor AHU 0082757.AH.01.02 tahun yang ketat, dimana hal ini membebani perekonomian.
2023 tanggal 7 Februari 2024.
Di tahun 2023 Bank BTPN harus melakukan
• Sehubungan dengan rencana Penambahan penyesuaian untuk mengantisipasi kondisi terkini,
Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek sehingga realisasi tumbuh dibawah target.
Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau Right
Issue II yang diputuskan dengan Rapat Umum Realisasi pertumbuhan kredit Bank pada tahun 2023
Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) pada yaitu sebesar 7,1% tumbuh dibawah target yang
tanggal 7 Desember 2023, Bank telah memperoleh ditetapkan, yaitu mencapai 8-10%. Simpanan nasabah
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan mengalami penurunan sebesar 5,8%, sementara
melalui surat Nomor S-29/D.04/2024 tanggal 19 target pertumbuhan berkisar 7-9%, hal ini terutama
Februari 2024. dikarenakan penurunan saldo deposito sebesar 14,3%
sementara saldo CASA mengalami peningkatan sebesar
Bank telah mengungkapkan rencana penggunaan 10,0% terkait dengan upaya Bank dalam rangka
dana Rights Issue tersebut adalah untuk mengoptimalkan biaya dana.
melakukan ekspansi dan investasi usaha melalui
pengambilalihan perusahaan-perusahaan yang Tingkat pengembalian aset (ROA) serta tingkat
bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu pengembalian ekuitas (ROE) lebih rendah dari target
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance, yang ditetapkan sehubungan dengan lebih rendahnya
dari SMBC dan PT Summit Auto Group (yang saat pencapaian Laba dikarenakan penambahan biaya
ini merupakan anak perusahaan dari Sumitomo pencadangan kredit. Namun, rasio kecukupan modal
Corporation). tercatat lebih tinggi dari target. NPL (gross) Bank
tercatat sebesar 1,4% atau mencapai target yang
ditetapkan, sekaligus menunjukkan kemampuan Bank
menjaga kualitas kredit yang sangat baik.
Dari segi pendapatan Bank berhasil membukukan
realisasi yang melebihi target, sementara pencapaian
laba bersih setelah pajak yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk lebih rendah dari target.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 137
Page 140
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Perbandingan antara Target dan Realisasi
PROSPEK USAHA
Uraian Target 2023 Realisasi 2023
Menurut Asian Development Bank, perekonomian
Struktur Modal (Rasio >22% 29,9% Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 5,0%
Kecukupan Modal) pada tahun 2023 dan tetap berada di 5,0% pada
Pertumbuhan Kredit 8-10% 7,1% tahun 2024. Hal ini sebagian besar disebabkan karena
Pertumbuhan Simpanan 7-9% (5,8%) Indonesia terlihat memiliki kebijakan fiskal dan moneter
yang tepat, serta menjaga sektor keuangan yang stabil,
ROA >2% 1,7%
serta posisi eksternal yang kuat.
ROE >7% 6,6%
NPL (gross) <2% 1,4%
Pada tahun 2024, kredit industri diperkirakan akan
tumbuh sebesar 7% - 8%. Bank mengantisipasi akan
Proyeksi Tahun 2024 adanya peningkatan kompetisi dalam DPK industri
Untuk tahun depan, Bank telah menyiapkan proyeksi yang berimbas pada penyesuaian suku bunga dana
atau target usaha, yang dipengaruhi oleh pertimbangan dan kredit secara bertahap. Meskipun secara global,
adanya tingkat inflasi yang masih tinggi, potensi suku bunga telah meningkat, Bank Indonesia telah
suku bunga acuan yang masih tinggi, serta adanya mempertahankan suku bunga kebijakan pada angka
ketidakpastian yang berpotensi menghambat 5,75% untuk sebagian besar tahun 2023, walaupun
pertumbuhan ekonomi, di antaranya perlambatan mereka juga telah memutuskan untuk menaikan suku
pertumbuhan ekonomi China, gangguan pasokan bunga acuan ke 6% di bulan Oktober 2023 untuk
komoditas global, serta eskalasi tensi geopolitik yang menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah, dan memberi
dapat mempengaruhi perekonomian global di tahun sinyal untuk melakukan pengetatan lebih lanjut jika
2024. diperlukan. Meskipun demikian, inflasi telah ditekan
dengan tetap terjaganya stabilitas perekonomian. Dalam
Bank mentargetkan pertumbuhan kredit sesuai dengan kondisi ini, risiko-risiko negatif terhadap Indonesia
proyeksi pertumbuhan industri oleh Bank Indonesia di sebagian besar berasal dari faktor eksternal, dengan
kisaran 10-12% dengan terus menjaga kualitas kredit, dampak dari peristiwa-peristiwa seperti kenaikan
dan didukung dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga suku bunga Amerika dan lemahnya permintaan dari
yang sehat, untuk menghasilkan profitabilitas yang perekonomian China yang mungkin membuat Indonesia
sustainable, dengan menjaga NIM yang sehat dan rentan terhadap guncangan eksternal, meskipun
dengan terus menjaga tingkat permodalan CAR yang peluang dan risiko yang ditimbulkan oleh pemilihan
kuat di atas 22%. presiden mendatang pada tahun 2024 juga ada.
Walaupun demikian, strategi diversifikasi Indonesia
yang fokus pada kegiatan hilir komoditas mentah
Indikator Target seperti nikel, dan permintaan domestik Indonesia
yang kuat terus menopang pertumbuhan ekonomi dan
NIM 5-6%
stabilitas di Indonesia.
Struktur Modal (Rasio Kecukupan Modal) >22%
ROA >1,5% Dengan memanfaatkan potensi pertumbuhan ekonomi
ROE >6% dan kredit industri perbankan, BTPN akan fokus untuk
NPL (gross) <2% menumbuhkan kredit dengan menetapkan risk appetite
sejalan dengan tujuan yang diperlukan dan melalui value
chain, menumbuhkan basis pelanggan ritel dengan
mengoptimalkan saluran distribusi, kolaborasi lintas Lini
Bisnis dan kemitraan strategis dengan ekosistem pasar.
Perseroan juga terus melanjutkan strategi pertumbuhan
CASA serta peningkatan fee based income antara
lain melalui foreign exchange solusi digital dan wealth
management melalui Jenius untuk nasabah ritel, trade,
dan cash management untuk nasabah korporasi serta
transaksi fee based lainnya.
138 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 141
Analisis dan Pembahasan Manajemen
DIVIDEN
Kebijakan Dividen
Penetapan pembagian dividen Bank ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Kebijakan tersebut
mempertimbangkan kecukupan saldo laba ditahan, peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti persyaratan
modal jangka panjang dan jangka pendek, serta ekspektasi pertumbuhan Bank dan kondisi pasar.
Secara prosedur, usulan pembagian dividen diajukan oleh Direksi kepada Direktur Utama dan disetujui oleh Dewan
Komisaris. Selanjutnya, usulan tersebut dibawa ke dalam RUPS Tahunan untuk disetujui oleh Pemegang Saham.
Realisasi Dividen
Selaras dengan fundamental Perseroan yang solid sepanjang tahun 2022 paska merger, RUPST Bank BTPN
menyetujui untuk melakukan pembagian dividen untuk pertama kalinya sejak RUPST tahun 2018 seiring komitmen
Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah berkesinambungan kepada segenap pemegang saham
sekaligus apresiasi kepada pemegang saham yang selama ini mendukung serta menjaga hubungan baik dengan
Bank BTPN. Pembayaran dividen secara lengkap dipenuhi pada bulan Mei 2023.
Berikut informasi rincian realisasi pembayaran dividen:
Tanggal Dividen yang Dividen per Lembar Rasio Dividen terhadap
Tahun Buku Tahun Dividen
Pembayaran Dibagikan (Rp juta) Saham (Rp) Laba Bersih (%)
2022 2023 11 Mei 2023 619.140 76,85 20
KOMPENSASI JANGKA PANJANG: PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN
DAN MANAJEMEN
Bank menjalankan program kepemilikan saham bagi karyawan pada tahun 2016. Program ini merupakan salah satu
bentuk kompensasi jangka panjang. Seluruh rangkaian program telah direalisasikan secara bertahap dan berakhir
pada tahun 2021. Bank memberikan bonus variabel kepada Direksi dalam bentuk saham sebagaimana diatur dalam
POJK No. 45/POJK.03/2015.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Rencana dan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Bank tidak ada yang mengalami perubahan
dibandingkan saat penerbitan. Rincian penerbitan hasil penawaran umum Bank serta realisasi pemanfaatan dananya
diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Penerbitan Obligasi Tahun Buku
Tanggal Tanggal Jatuh
Nama Obligasi Nominal (Rp)
Penerbitan Tempo
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN Tahap I Tahun 2019 Seri A 799.000.000.000 27 November 2019 26 November 2022
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN Tahap I Tahun 2019 Seri B 201.000.000.000 27 November 2019 26 November 2024
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 139
Page 142
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
(Rp Juta)
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum Realisasi Penggunaan Dana
Sisa Dana
Jenis Penawaran Tanggal Jumlah Hasil
No. Biaya Rencana Realisasi
Umum Efektif Hasil Penawaran
Penawaran Hasil Bersih Penggunaan Penggunaan
Penawaran Umum
Umum Dana Dana
Umum
1 Obligasi 27 November 1.000.000 10.219,6 989.780,4 989.780,4 989.780,4 0
Berkelanjutan IV 2019 Seri A:
2019 Bank BTPN 799.000
Tahap I Tahun Seri B:
2019 201.000
Rincian Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Realisasi Pemberian Kredit Kegiatan Usaha Nilai Nominal
A Transportasi Rp289.780.375.000
B Properti Rp700.000.000.000
TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/
ATAU TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/BERELASI
Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
Selama tahun 2023, tidak terdapat Transaksi Material antara BTPN dengan anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi yang Mengandung Benturan Kepentingan.
Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau Berelasi
Pencatatan transaksi pihak berelasi BTPN telah sesuai dengan PSAK No. 7 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak
Berelasi.” Penjelasan tentang rincian transaksi tersebut hingga periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Realisasi Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Tokyo Pemegang saham pengendali Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif; liabilitas akseptasi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
liabilitas akseptasi; pinjaman yang diterima;
pinjaman subordinasi; transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
Hong Kong transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Bank Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
International plc, London
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Dusseldorf
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Malaysia Perusahaan afiliasi Simpanan dari bank lain
Berhad
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Bangkok Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif
140 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 143
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Seoul Perusahaan afiliasi Efek-efek
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New York Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New Delhi Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
transaksi derivatif
PT Oto Multiartha Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
transaksi derivatif
PT Summit Oto Finance Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
transaksi derivatif
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
Personil manajemen kunci Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
eksekutif pembayaran kompensasi dan remunerasi,
imbalan pascakerja
Alasan Dilakukannya Transaksi Kewajaran, Mekanisme Review dan
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Pemenuhan Peraturan Transaksi dengan
terutama untuk kepentingan dan keberlanjutan bisnis Pihak Afiliasi
Bank BTPN yang berkaitan dengan pinjam-meminjam Bank BTPN telah memiliki kebijakan untuk memberikan
dana dalam kegiatan usaha, menghasilkan pendapatan persetujuan sebagai mekanisme review terhadap
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau transaksi dengan pihak yang berelasi. Transaksi
berkelanjutan. tersebut dilakukan secara adil dan wajar sesuai dengan
ketentuan dan peraturan yang berlaku. Transaksi
Nilai Transaksi Pihak Berelasi dengan pihak berelasi juga memiliki persyaratan dan
Rincian saldo transaksi dengan pihak berelasi telah kondisi yang sama dengan yang berlaku bagi pihak
diungkapkan pada Catatan 36 Laporan Keuangan ketiga.
Konsolidasian 31 Desember 2023 yang merupakan
bagian dari Laporan Tahunan ini. Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi karena
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua
Kebijakan Penelaahan dan Persetujuan transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan
Transaksi dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati
Bank BTPN telah memiliki kebijakan di bidang bersama.
penelaahan dan persetujuan transaksi dengan pihak
berelasi/afiliasi, yang antara lain merujuk pada Pernyataan Direksi bahwa Transaksi
Peraturan OJK Nomor 32/POJK.03/2018 tentang Batas telah Memenuhi Prosedur Memadai
Maksimum Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana dan Sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku
Besar Bagi Bank Umum serta perubahannya, yakni Umum
POJK Nomor 38/OJK.03/2019. Direksi Perseroan dalam hal ini telah memberikan
pernyataan bahwa Transaksi Afiliasi yang merupakan
Dalam regulasi tersebut ditegaskan: (1) Bank dilarang kegiatan usaha dan dijalankan setelah berlakunya POJK
memberikan Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait Nomor 42/POJK.04/2020 tersebut dilakukan dengan
yang bertentangan dengan prosedur umum Penyediaan memenuhi prosedur yang berlaku termasuk Pengelolaan
Dana. (2) Bank dilarang memberikan Penyediaan Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Transaksi
Dana kepada Pihak Terkait tanpa persetujuan Dewan Afiliasi.
Komisaris Bank. (3) Bank dilarang membeli aset
berkualitas rendah dari pihak terkait.
Uraian di bawah ini juga menjadi bagian dalam proses
penelaahan dan pemberian persetujuan terhadap
transaksi berelasi/afiliasi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 141
Page 144
Analisis dan Pembahasan Manajemen
TINJAUAN
KINERJA KEUANGAN
Peran Dewan Komisaris dan Komite Rujukan dalam Laporan Keuangan
Audit untuk Memastikan Transaksi Informasi terkait dengan transaksi afiliasi ini diuraikan
Dilakukan sesuai Praktik Bisnis yang lebih rinci pada laporan keuangan yang telah diaudit,
Berlaku umum, yang antara lain pada Catatan 36 atas laporan keuangan konsolidasian
Dilakukan dengan Memenuhi Prinsip yang juga terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Transaksi yang wajar (Arms-Length
Principle)
Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Komite Audit INFORMASI MATERIAL TRANSAKSI
selalu melakukan review terhadap kegiatan usaha TERKAIT INVESTASI, EKSPANSI,
Bank, terutama di bidang keuangan termasuk transaksi DIVESTASI, AKUISISI, DAN
dengan pihak afiliasi/berelasi. Dewan Komisaris RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
mendapatkan laporan sebagai bagian dari fungsi
pengawasan. Pada tahun 2023, Bank BTPN tidak melakukan
kegiatan investasi, ekspansi, divestasi, akuisisi, dan
Dewan Komisaris menilai bahwa transaksi yang restrukturisasi utang/modal sehingga informasi terkait
dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2022 telah tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan tidak
memenuhi unsur kepatuhan terhadap regulasi, antara disajikan oleh Bank BPTN.
lain Surat Edaran OJK Nomor 42/POJK.04/2020,
sehingga memenuhi prinsip kewajaran.
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERPENGARUH
SIGNIFIKAN
Pada tahun 2023, terdapat beberapa peraturan baru yang telah terbit dan dapat memberikan pengaruh terhadap
kegiatan usaha Bank BTPN dan entitas anak, di antaranya:
Dampak terhadap
No. Peraturan Pokok Peraturan
Laporan Keuangan
1. SEOJK No. 29/ Ketentuan pelaksanaan dari penerbitan POJK Penyelenggaraan Teknologi Tidak memiliki dampak
SEOJK.03/2022 tanggal 27 Informasi bagi Bank Umum yang khusus mengatur mengenai ketahanan yang signifikan terhadap
Desember 2022 tentang dan keamanan siber antara lain: laporan keuangan
Ketahanan dan Keamanan • Kewajiban dan proses yang dilakukan untuk menjaga ketahanan siber untuk periode berjalan
Siber bagi Bank Umum • Penilaian tingkat maturitas keamanan siber atau periode tahun
• Pengujian keamanan siber sebelumnya
• Pembentukan unit atau fungsi khusus yang bertugas menangani
ketahanan dan keamanan siber Bank
• Pelaporan notifikasi awal dan laporan insiden Teknologi Informasi
berupa insiden siber.
2. POJK No. 27 Tahun 2022 Penyesuaian dengan standar Basel 3 Reforms sehingga terdapat Tidak memiliki dampak
tanggal 28 Desember perubahan tata cara perhitungan ATMR dan ketentuan payung atas yang signifikan terhadap
2022 tentang Perubahan pengembangan pasar keuangan. laporan keuangan
Kedua atas POJK No. 11/ untuk periode berjalan
POJK.03/2016 tentang atau periode tahun
Kewajiban Penyediaan sebelumnya
Modal Minimum Bank
Umum
3. POJK No. 8 Tahun 2023 Penyesuaian dengan perkembangan peraturan perundang-undangan di Tidak memiliki dampak
tanggal 14 Juni 2023 Indonesia yang secara langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan yang signifikan terhadap
tentang Penerapan Program penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan laporan keuangan
Anti Pencucian Uang, Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah untuk periode berjalan
Pencegahan Pendanaan Massal di Sektor Jasa Keuangan atau periode tahun
Terorisme dan Pencegahan sebelumnya
Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal di
Sektor Jasa Keuangan
142 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 145
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Dampak terhadap
No. Peraturan Pokok Peraturan
Laporan Keuangan
4. POJK No. 17 Tahun 2023 Penguatan penerapan Tata Kelola untuk: Tidak memiliki dampak
tanggal 14 September 2023 • Menjadi pedoman bagi setiap pihak pada Bank untuk peningkatan yang signifikan terhadap
tentang Penerapan Tata kualitas pengelolaan Bank yang sehat laporan keuangan
Kelola bagi Bank Umum • Mendukung penegakan market discipline, penguatan, daya saing dan untuk periode berjalan
resiliensi Bank serta penegakan integritas sistem keuangan atau periode tahun
sebelumnya
5. POJK No. 21 Tahun 2023 • Penguatan prinsip pelindungan konsumen dan prinsip pelindungan Tidak memiliki dampak
tanggal 22 Desember 2023 data pribadi dalam penyelenggaraan Layanan Digital yang signifikan terhadap
tentang Layanan Digital oleh • Pemanfaatan Teknologi Informasi laporan keuangan
Bank Umum • Mekanisme dan dokumen perizinan Layanan Digital serta Layanan untuk periode berjalan
Digital terkait Sistem Pembayaran atau periode tahun
• Harmonisasi pengaturan mengenai identifikasi dan verifikasi dengan sebelumnya
POJK Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di
Sektor Jasa Keuangan
• Redefinisi Layanan Perbankan Digital dan Layanan Perbankan
Elektronik menjadi Layanan Perbankan Digital
• Rekategorisasi Layanan Digital yaitu dibagi menjadi 2 antara lain
Layanan Digital yang diselenggarakan oleh Bank dan Layanan Digital
yang diselenggarakan oleh Bank dengan mitra
• Penyesuaian persyaratan penyelenggaraan Layanan Digital yang
berfokus pada kesiapan TI Bank
6. POJK No. 22 Tahun 2023 Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Tidak memiliki dampak
tanggal 22 Desember Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, POJK ini memuat yang signifikan terhadap
2023 tentang Pelindungan penyesuaian pengaturan antara lain: laporan keuangan
Konsumen dan Masyarakat • Penambahan prinsip Pelindungan Konsumen dan Masyarakat yaitu untuk periode berjalan
di Sektor Jasa Keuangan penegakan kepatuhan dan persaingan yang sehat; atau periode tahun
• Penyesuaian cakupan Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang sebelumnya
menjadi kewenangan OJK dalam melakukan pengawasan;
• Penambahan dan penegasan hak dan kewajiban Konsumen di sektor
jasa keuangan serta hak, kewajiban dan larangan bagi PUJK;
• Penegasan pelindungan data Konsumen dan kewajiban memastikan
keamanan sistem informasi dan ketahanan siber; serta
• Tata cara pengenaan dan batas pemenuhan sanksi.
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi yang material untuk tahun buku 31 Desember 2023.
KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
Kebijakan Pengelolaan dan Pembayaran Pajak
Kebijakan pengelolaan dan kepatuhan perpajakan, termasuk pembayaran pajak, telah tertuang dalam prosedur
standar operasi perpajakan Bank. Pelaksanaan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan sebagai wajib pajak
merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Bank selalu memenuhi kewajiban-
kewajiban tersebut. Pada tahun 2023, total Pajak Penghasilan Badan mengalami peningkatan dibandingkan tahun
sebelumnya dikarenakan penambahan koreksi fiskal positif yang cukup signifikan, sehingga mengakibatkan
peningkatan penghasilan kena pajak yang menjadi dasar penghitungan PPh Badan. Sedangkan Pajak Penghasilan
Karyawan meningkat, karena meningkatnya biaya pegawai yang menjadi obyek PPh Karyawan.
Realisasi Pembayaran Pajak
(Rp Juta)
Uraian 2023 2022 2021
Pajak Penghasilan Badan 515.697 503.801 567.482
Pajak Penghasilan Karyawan 345.134 309.729 293.535
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 143
Page 146
Analisis dan Pembahasan Manajemen
ASPEK
PEMASARAN
Aktivitas pemasaran merupakan bagian yang sangat Guna melayani nasabah SME, BTPN Mitra Bisnis akan
penting dalam kegiatan operasional Bank, demi fokus pada pengembangan layanan yang ada melalui
mencapai tujuan usaha. Apalagi, tingkat persaingan di optimalisasi jaringan kantor beserta infrastrukturnya.
industri keuangan, khususnya perbankan semakin ketat Selain itu, BTPN Mitra Bisnis telah mengembangkan
dari tahun ke tahun, yang antara lain didorong oleh electronic channel melalui Digital SME yang saat ini
ekspektasi nasabah yang terus berkembang. telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)
pembayaran, transaksi dan pengelolaan kas sederhana.
Kondisi tersebut merupakan tantangan yang harus
dijawab oleh Bank BTPN agar senantiasa dapat BTPN Mitra Bisnis juga melakukan kerjasama dengan
beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi. beberapa mitra strategis untuk meningkatkan akuisisi
Karena itu, Bank secara terus-menerus meningkatkan nasabah. Kerjasama yang dilakukan juga mencakup
mutu pelayanan dan strategi pemasaran yang efektif edukasi pelatihan pengembangan bisnis pada nasabah
menghadapi pertumbuhan kebutuhan nasabah yang dan atau calon nasabah bank.
semakin bervariasi.
Bank juga terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi
Bagi Bank BTPN, mempertahankan sekaligus antar lini bisnis, seperti segmen Korporasi, Retail
meningkatkan pangsa pasar menjadi sangat Banking dan Business Banking untuk meningkatkan
penting demi menjaga pertumbuhan usaha yang aktivitas cross sell bagi BTPN.
berkesinambungan.
Di segmen Retail Lending, untuk melayani para
pensiunan yang berada di lokasi terpencil, Bank BTPN
STRATEGI PEMASARAN terus mengembangkan jaringan payment point bekerja
sama dengan PT Pos Indonesia, dan juga dengan para
Pada tahun 2023, Bank BTPN telah menetapkan dan pihak ketiga, seperti penyedia perangkat pembayaran
melaksanakan strategi pemasaran untuk meningkatkan melalui media elektronik dan pihak lain yang telah
kinerja produk dan layanan. Hal ini dilakukan bukan memiliki jaringan layanan/outlet yang luas.
sekadar untuk meningkatkan kinerja usaha Perseroan,
tetapi juga memberikan kepuasan maksimum terhadap Selain itu, pengembangan disektor mikro tetap berfokus
nasabah. pada pembiayaan berupa pinjaman akses modal
dan layanan perbankan kepada para pelaku usaha
Terkait layanan Korporasi, Bank terus memperluas ekonomi produktif (UMKM) beserta komunitasnya.
jaringan layanan bagi Nasabah Korporasi di berbagai Pembiayaan yang diberikan kepada nasabah berupa
kota besar di Indonesia, dengan memanfaatkan pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha
jaringan kantor BTPN yang luas, baik di daerah industri nasabah untuk meningkatkan kapasitas usaha nasabah
dan daerah strategis lainnya untuk meningkatkan tersebut. Nasabah mikro diberikan pilihan produk yang
keterlibatan pelanggan di lokasi tersebut. disesuaikan juga dengan siklus usaha, tujuan pinjaman
dan saat ini, pengembangan potensi produk mikro
Dari segi sistem, Bank memiliki beberapa electronic selain penawaran langsung ke pelaku usaha UMKM
Banking (e-Banking) platform antara lain SMAR&TS, tetapi juga dikembangkan bisnis model kerjasama
Jenius dan Akses Bisnis. Bank BTPN bertujuan untuk dengan para mitra BTPN (community partnership).
terus menciptakan platform inovatif untuk meningkatkan Nasabah mikro diberikan program peningkatan
layanan kami, menjajaki peluang bisnis baru, dan kapasitas mengelola usaha melalui program BTPN
memulai perhitungan emisi Green House Gases (Efek Daya.id secara online sehingga nasabah tersebut akan
Gas Rumah Kaca) di seluruh rantai pasok nasabah tumbuh skala usahanya.
korporasi kami, yang sejalan dengan protokol Green
House Gases. Bank BTPN juga terus meningkatkan kerjasama baru
dengan pihak ketiga dalam memberikan pembiayaan
kepada debitur perorangan maupun badan usaha baik
dalam skema joint financing maupun chanelling.
144 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 147
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi portofolio pinjamannya, terutama untuk sektor-sektor
pada industri keuangan termasuk perbankan, Bank yang telah ditetapkan target pengurangannya oleh SMBC.
juga telah menerapkan strategi pemasaran berbasis
online kepada nasabah, seperti dalam bentuk web Seiring dengan meningkatnya kesadaran nasabah
meeting untuk menangkap setiap kebutuhan finansial korporasi terhadap isu-isu lingkungan dan sosial,
yang nasabah perlukan secara cepat dan tepat. Selain terjadi kecenderungan yang semakin kuat di kalangan
itu, Bank juga memberikan layanan edukasi kepada nasabah korporasi untuk mencari produk keuangan
nasabah secara berkala mengenai beberapa hal di luar yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. Ini mencakup
produk perbankan, seperti: seminar, pelatihan, program tidak hanya pembiayaan, tetapi juga pendanaan melalui
Tanggung Jawab Sosial Korporasi (CSR). produk deposito. Melalui ESG Deposit, Bank BTPN
mengajak nasabah korporasi untuk berpartisipasi dalam
Terkait Jenius, untuk meningkatkan dan menghadirkan menciptakan keberlanjutan di sektor keuangan. ESG
layanan yang semakin relevan kepada nasabah, Bank Deposit ini mencerminkan komitmen terhadap tata
terus mengembangkan fitur-fitur revolusioner pada Kelola perusahaan yang baik, dengan menekankan
aplikasi Jenius. Proses pengembangan fitur ini, baik integritas dan etika dalam pengelolaan dana.
meningkatkan fitur yang ada dan menghadirkan fitur Pendekatan ini didukung dengan transparasi, dimana
baru, Jenius lakukan melalui proses kokreasi yaitu sektor-sektor yang dapat didukung oleh kerangka kerja
dengan mendengarkan ide dan masukan pengguna dan ESG Deposit dapat diungguh melalui website resmi
calon pengguna. Bank BTPN.
Jenius juga berkolaborasi dengan mitra untuk Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan peluang
menghadirkan layanan yang semakin lengkap seperti diferensiasi di tengah persaingan dengan menawarkan
untuk kategori penukaran Yay Points Kartu Kredit produk pendanaan yang tidak hanya memberikan
Jenius kategori e-wallet dan travel yang dapat keuntungan finansial, tetapi juga memberikan dampak
ditukarkan secara real-time langsung dari aplikasi. positif secara nyata, dengan memfokuskan pada prinsip-
Selain itu, untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, prinsip ESG, Bank BTPN dapat meningkatkan reputasi
Jenius juga berkolaborasi dengan beberapa ajang lari di sebagai agen perubahan positif dalam masyarakat,
Indonesia sebagai co-title sponsor dan official banking meningkatkan loyalitas nasabah, dan menarik perhatian
partner serta mengadakan beragam aktivitas dengan calon nasabah yang berbagi nilai-nilai tersebut.
komunitas di kota-kota di Indonesia.
Untuk mendukung layanan yang maksimal kepada
Jenius juga bekerja sama dengan mitra strategis, di nasabah, Bank senantiasa mengukur Service Level
antaranya kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa Agreement (SLA). Bank menangani keluhan nasabah
telekomunikasi untuk memperkenalkan Jenius kepada dengan baik, terutama agar dapat direspons dengan
nasabah perusahaan telekomunikasi atau penawaran cepat dan tepat.
layanan pembayaran payroll melalui Jenius.
Selain itu, dalam rangka pemenuhan kewajiban Bank PANGSA PASAR
atas peraturan OJK nomor 51/POJK.03/2017 tentang
penerapan keuangan berkelanjutan bagi Lembaga Penjelasan tentang pangsa pasar Bank BTPN pada
Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik, BTPN tahun 2023 disampaikan dalam tabel di bawah ini.
berkerjasama dengan SMBC dan agensi lainnya
dalam menyelenggarakan workshop/sosialisasi terkait Pangsa Pasar Bank BTPN
Environment, Social, Governance (ESG) kepada nasabah (Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
korporasi, sehingga dapat membantu nasabah untuk
Kriteria Keterangan 2023 2022
menambah pengetahuan/kesadaran terkait ESG, yang
kemudian akan membantu nasabah dalam bertransisi Aset Bank Umum 11.765.838 11.113.321
menuju net zero emission. BTPN juga terpilih menjadi
Bank BTPN 201.448 209.170
salah satu bank dalam pelaksanaan pilot project
Pangsa Pasar 1,7% 1,9%
pelaporan Taksonomi Hijau Indonesia (THI). Hal ini
Jumlah Dana Bank Umum 8.457.929 8.153.590
membuka peluang pembiayaan dan peluang lainnya Pihak Ketiga
Bank BTPN 108.199 114.867
terkait ESG/sustainability (termasuk pengembangan
Pangsa Pasar 1,3% 1,4%
fasilitas pembiayaan terkait ESG - green, social and
sustainaibility linked loan) kepada nasabah korporasi. Jumlah Kredit Bank Umum 7.090.243 6.423.564
yang Diberikan
Sebagai bagian dari Grup SMBC, BTPN akan mengenali Bank BTPN 156.561 146.124
dan mengendalikan emisi yang dibiayai di seluruh Pangsa Pasar 2,2% 2,3%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 145
Page 148
Page 149
MANAJEMEN
RISIKO
148 Kebijakan Manajemen Risiko
149 Tata Kelola Manajemen Risiko
149 Organisasi Manajemen Risiko
150 Uraian Penerapan Manajemen Risiko
152 Tinjauan/Review atas Efektivitas Sistem
Manajemen Risiko
152 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
atau Komite Audit atas Kecukupan Manajemen
Risiko
153 Sistem Pengendalian Internal
154 Pengungkapan Permodalan
171 Pengungkapan Eksposur Risiko
Bank BTPN terus
meningkatkan budaya
risiko di lingkungan Bank,
karena penting bagi
seluruh karyawan untuk
mengetahui dan mengerti
risiko-risiko yang dihadapi
dalam berbagai aktivitas
Bank.
Page 150
Manajemen Risiko
Penerapan dan pengembangan manajemen risiko di 3. Garis tanggung jawab dan pertanggungjawaban
lingkungan PT Bank BTPN Tbk (“Bank BTPN”, “BTPN”, yang jelas dalam mengelola masing-masing jenis
“Bank”) dan Entitas Anak bertujuan agar kegiatan risiko.
usaha Bank tidak menimbulkan kerugian yang melebihi 4. Metodologi dan sistem informasi manajemen yang
risk appetite yang sudah ditentukan atau bahkan digunakan dapat mengukur risiko dan mendukung
mengganggu kelangsungan usaha Bank. Karena itu, bisnis.
Bank senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian 5. Penerapan kewenangan dan besaran limit
dalam menjalankan kegiatan usaha. menggambarkan maksimum risiko kerugian yang
dapat diterima selaras dengan risk appetite dan risk
Proses manajemen risiko dirancang agar mampu tolerance Bank.
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan 6. Pengelolaan rencana kelangsungan usaha
mengendalikan risiko-risiko yang dihadapi BTPN dan (Business Continuity Management)
Entitas Anak. Landasan pelaksanaannya berpedoman 7. Pengelolaan risiko keamanan informasi.
pada peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang 8. Kebijakan yang mengatur produk dan aktivitas
mengatur penerapan manajemen risiko bagi bank baru.
umum serta regulasi Basel yang diterbitkan oleh Basel 9. Kebijakan kredit yang merupakan pedoman kredit
Committee on Banking Supervision (BCBS). Penerapan yang mengatur pemberian kredit yang sehat,
manajemen risiko dilakukan, baik secara individual analisa, persetujuan dan batas wewenang memutus
maupun konsolidasi. kredit, pencatatan, penetapan limit, dan laporan.
10. Pengukuran dan penetapan peringkat risiko Bank
Kerangka manajemen risiko diimplementasikan melalui disajikan dalam bentuk profil risiko.
kecukupan kebijakan, prosedur, perangkat manajemen 11. Kebijakan treasury yang mencakup pengelolaan
risiko, penetapan limit, dan kewenangan. Bank dan risiko likuiditas dan kebijakan ALMA.
Entitas Anak melakukan pengembangan manajemen
risiko secara berkesinambungan sejalan dengan Acuan peraturan perundang-undangan yang menjadi
meningkatnya kompleksitas bisnis dan perkembangan dasar pelaksanaan manajemen risiko Bank, antara lain
organisasi, strategi, dan manajemen sistem informasi. 1. Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang
Bank Umum.
Penerapan manajemen risiko di lingkungan BTPN 2. Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016
mencakup: tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; Umum.
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan 3. Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang
limit; Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, Umum.
pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem 4. Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/2021 tentang
informasi manajemen risiko; dan Penyelenggaraan Produk Bank Umum.
4. Pengendalian intern yang menyeluruh. 5. Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022
tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank
Umum.
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 6. Surat Edaran OJK Nomor 21/SEOJK.03/2017
tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
Implementasi kebijakan manajemen risiko dilakukan Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
secara konsisten sejalan dengan visi, misi, dan 7. Peraturan OJK Nomor 38/POJK.03/2017 tentang
rencana strategis Bank. Kebijakan tersebut dibuat Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi
untuk memastikan bahwa eksposur risiko Bank sejalan bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap
dengan kebijakan dan prosedur internal serta peraturan Perusahaan Anak.
perundang-undangan yang berlaku. 8. Peraturan OJK Nomor 17/2023 tentang Penerapan
Tata Kelola bagi Bank Umum
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam 9. Surat Edaran OJK Nomor 35/SEOJK.03/2017
penerapan kebijakan manajemen risiko adalah sebagai tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar
berikut: Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
1. Jenis usaha dan produk yang dijalankan sesuai 10. Peraturan OJK Nomor 1/POJK.03/2019 tanggal
dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank. 28 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit
2. Identifikasi dan mitigasi risiko secara jelas dan Intern pada Bank Umum.
terkontrol, khususnya terkait dengan produk dan 11. Peraturan OJK Nomor 46/POJK.03/2017 tanggal 12
transaksi Bank. Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
Bank Umum.
148 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 151
Manajemen Risiko
12. Peraturan OJK Nomor 39/POJK.03/2019 tentang 11. Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga.
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank Umum. 12. Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi.
13. Peraturan OJK Nomor 34/POJK.03/2016 tentang
Perubahan atas Peraturan OJK Nomor 11/
POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang TATA KELOLA MANAJEMEN RISIKO
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum.
14. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2021 tentang Tata kelola risiko merupakan bagian yang melekat
Perubahan Kedua atas Peraturan OJK Nomor 11/ dalam pelaksanaan manajemen risiko di Bank BTPN.
POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Dalam penerapannya, Bank mengacu pada sejumlah
Nasional sebagai Kebijakan Countercyclical regulasi, antara lain Peraturan OJK No. 17/2023
Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. dan Surat Edaran No. 34/SEOJK.03/2016 tentang
15. Basel Committee on Banking Supervision (BCBS). Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum
16. Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022 serta Peraturan OJK No. 38/POJK.03/2017 tentang
tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi
Umum. bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap
17. Peraturan OJK Nomor 21 Tahun 2023 tentang Perusahaan Anak. Bank menyampaikan laporan profil
Layanan Digital oleh Bank Umum risiko setiap triwulan, baik secara individu maupun
secara terkonsolidasi.
Bank juga telah memiliki sejumlah ketentuan internal
terkait dengan penerapan manajemen risiko, yang di Tata kelola risiko di BTPN dikelola oleh Direktorat
antaranya adalah: Manajemen Risiko yang independen dari unit bisnis.
1. Kebijakan Manajemen Risiko. Pada tingkat Direksi, Bank juga mengadakan rapat
2. Kebijakan Kepatuhan. bulanan Komite Manajemen Risiko untuk mendiskusikan
3. Kebijakan Tata Kelola Perusahaan. potensi risiko yang dihadapi Bank dan berpotensi
4. Kebijakan Internal Audit dan Internal Audit Charter. memiliki dampak yang signifikan.
5. Kebijakan Perkreditan
6. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional Komite Manajemen Risiko memiliki pertemuan rutin
7. Kebijakan Manajemen Risiko Kemanan Siber secara berkala dengan Dewan Komisaris untuk
8. Kebijakan Manajemen Kelangsungan Usaha. memberikan rekomendasi penyempurnaan pelaksanaan
9. Kebijakan Manajemen Asuransi. kegiatan manajemen Bank. Direktorat Manajemen
10. Kebijakan Strategi Anti-Fraud. Risiko secara berkala mengkaji ulang kebijakan dan
prosedur, termasuk sosialisasi terhadap risiko-risiko
yang ada dan dihadapi BTPN.
ORGANISASI MANAJEMEN RISIKO
Organisasi manajemen risiko Bank dan Entitas Anak melibatkan pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. Bank
dan Entitas Anak juga telah membentuk Komite Pemantauan Risiko sebagai pengawas tertinggi di tingkat Komisaris
dan Komite Manajemen Risiko di tingkat Direksi yang merupakan bagian yang sangat penting dalam pengendalian
risiko. Komite menjadi unit kontrol yang memantau seluruh risiko yang terdapat pada kegiatan operasional Bank dan
Entitas Anak.
Direktur Utama
Head of Risk Management
Market & Liquidity Operational & Fraud Portfolio
Cyber Security Risk Risk Management
Secretary Risk Management Risk Management Management
Management Head Planning Head
Head Head & Policy Head
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 149
Page 152
Manajemen Risiko
Dalam menjalankan tugasnya berkenaan dengan 4. Memantau posisi/eksposur risiko secara
penerapan manajemen risiko, Dewan Komisaris dan keseluruhan, per jenis risiko, serta melakukan stress
Direksi dibantu beberapa satuan kerja, yaitu: testing.
1. Komite Pemantau Risiko 5. Melakukan kajian ulang terhadap proses
2. Komite Manajemen Risiko manajemen risiko.
3. Komite Fraud 6. Melakukan kajian risiko terhadap usulan aktivitas
4. Satuan Kerja Manajemen Risiko dan/atau produk baru, termasuk pengembangan
5. Asset and Liabilities Committee (ALCO) atau perubahannya.
6. Komite Pengarah Teknologi Informasi 7. Memberikan rekomendasi kepada Risk Taking
7. Internal Audit Unit dan Komite Manajemen Risiko sesuai dengan
8. Risk Taking Unit kewenangannya
8. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) merupakan unit bank kepada Direksi dan Komite Manajemen Risiko
independen terhadap Risk Taking Unit dan satuan kerja minimal triwulanan serta melaporkan ke OJK secara
yang melaksanakan fungsi pengendalian internal dan berkala sesuai ketentuan.
bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama 9. Menetapkan pelaksanaan penerapan perangkat
atau Head of Risk Management yang ditugaskan secara manajemen risiko serta mengevaluasi akurasi
khusus untuk membawahkan fungsi manajemen risiko. model dan validitas data yang digunakan untuk
mengukur risiko bagi Bank.
SKMR berfungsi membantu Direksi dalam: 10. Mengoordinir fungsi pengendalian internal (quality
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam assurance) Bank untuk memastikan keselarasan
penyusunan kebijakan, strategi dan kerangka aktivitas yang dilakukan semua fungsi quality
manajemen risiko. assurance di lini bisnis dan fungsi pendukung.
2. Melakukan proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan serta pengendalian risiko terkait
dengan aktivitas bisnis Bank. URAIAN PENERAPAN MANAJEMEN
3. Memantau pelaksanaan kebijakan, strategi, dan RISIKO
kerangka manajemen risiko.
Bank BTPN telah memiliki proses penerapan
manajemen risiko yang telah ditetapkan dalam
Kebijakan Manajemen Risiko Bank. Rangkaian proses
tersebut disampaikan melalui tabel di bawah ini.
No. Proses Uraian
1 Identifikasi Risiko Seluruh jenis risiko yang melekat (inheren) pada setiap aktivitas produk dan kegiatan usaha
harus diidentifikasi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui potensi risiko dan dampak yang
diakibatkan agar Bank dapat menyiapkan mekanisme kontrol. Identifikasi wajib dilakukan oleh
setiap Risk Taking Unit sebagai lapis pertahanan pertama dan diperkuat dengan identifikasi risiko
oleh unit Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal, Finance dan Human Resources sebagai lini
pertahanan kedua, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Melakukan identifikasi seluruh risiko secara berkala.
b. Memiliki metode atau sistem untuk melakukan identifikasi risiko pada seluruh produk dan
aktivitas bisnis Bank.
c. Proses identifikasi dilakukan dengan menganalisis seluruh sumber risiko dari produk dan
aktivitas Bank serta memastikan bahwa risiko tersebut telah melalui proses manajemen risiko
yang layak sebelum diperkenankan atau dijalankan.
2 Pengukuran Risiko Seluruh risiko yang telah diidentifikasi harus diukur sebagai salah satu bahan evaluasi hasil
pelaksanaan penerapan manajemen risiko dan dasar penentuan langkah perbaikan. Salah satu
cara untuk mengukur eksposur risiko adalah dengan menentukan parameter risiko. Parameter ini
harus disesuaikan jika terjadi perubahan yang material dari produk, proses, atau faktor risiko.
3 Pemantauan dan Limit Risiko Risk Taking Unit dan Satuan Kerja Manajemen Risiko wajib melakukan pemantauan terhadap
eksposur risiko dan limit risiko, serta melaporkannya kepada Manajemen dan/atau Komite
Manajemen Risiko secara berkala.
4 Pengendalian Risiko Pengendalian risiko wajib dilakukan terhadap produk dan aktivitas Bank. Pengendalian tersebut
mengacu pada prinsip three lines of defense, yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk/ICR
sebagai lini pengendalian pertama, Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal, Finance dan
Human Resources sebagai lini pengendalian kedua, dan Internal Audit (SKAI) sebagai lini
pengendalian terakhir.
5 Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen Risiko dapat mengakomodasi strategi mitigasi risiko, akurat,
Risiko informatif mengenai kondisi keuangan, kinerja fungsional dan eksposur risiko, terkini, aman,
konsisten, dan tersedia tepat waktu serta memiliki jejak audit.
150 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 153
Manajemen Risiko
No. Proses Uraian
6 Penerapan Manajemen Risiko Pemantauan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan terbatas pada anak perusahaan
Konsolidasi yang bergerak di bidang keuangan. Hal itu sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia dan OJK
yang mencakup:
a. Pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi.
b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit.
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta
informasi manajemen risiko.
d. Sistem Pengendalian Internal yang menyeluruh.
Budaya Manajemen Risiko Rencana Tahun 2024
Bank BTPN memandang penting bagi seluruh Pengembangan atas penerapan manajemen risiko
karyawan untuk mengetahui dan mengerti risiko- akan terus dilakukan untuk menunjang pertumbuhan
risiko yang dihadapi dalam berbagai aktivitas Bank. bisnis, meningkatkan mekanisme untuk mengevaluasi
Budaya manajemen risiko diimplementasikan dengan kualitas portfolio dan mendukung pengembangan
membangun suatu kepercayaan, pelaksanaan dan sistem serta infrastruktur sejalan dengan inisiatif Bisnis
pengawasan manajemen yang akan memastikan bahwa dalam menjalankan digitalisasi serta mempersiapkan
aktivitas Bank telah berjalan dengan menganut prinsip penerapan manajemen risiko berwawasan lingkungan.
kehati-hatian. Inisiatif kunci yang akan dilaksanakan terdiri dari:
1. Mempersiapkan kerangka kerja serta skema stress
Budaya risiko ditetapkan melalui: testing sehubungan dengan Climate Risk pada area
1. Pengarahan dan pengawasan dari Dewan Risiko Kredit serta mempersiapkan laporan piloting
Komisaris dan Direksi Bottom up CRST sesuai dengan arahan regulator.
2. Pengenalan manajemen risiko sebagai bagian yang 2. Bank melanjutkan pengembangan konsep dan
utuh dari pelaksanaan bisnis. kerangka kerja serta otomasi untuk laporan yang
3. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, bersifat predefined melalui Enterprise Risk Datamart
hukum dan peraturan yang berlaku. yang mencakup kredit, market & liquidity dan
monitoring fraud.
Kesadaran dan budaya risiko dibangun pada semua 3. Melakukan pengembangan aplikasi perhitungan
tingkatan organisasi, melalui: analisa tertimbang menurut risiko (ATMR) risiko
1. Pengelolaan risiko oleh Dewan Komisaris dan pasar sesuai dengan ketentuan regulator yang
Direksi dilakukan melalui proses pengarahan dan terbaru, dan menyampaikan laporan perhitungan
pengawasan pada rapat Komite Pemantau Risiko ATMR Risiko Pasar tersebut ke OJK mulai posisi
dan Komite Manajemen Risiko. akhir bulan Januari 2024.
2. Komunikasi tingkat profil risiko yang diharapkan, 4. Stabilisasi kerangka kerja Financial Risk Analytics
dilakukan melalui penetapan berbagai batasan Framework serta melakukan pengembangan
risiko dan pengelolaan portofolio. aplikasi untuk kebutuhan otomasi untuk
3. Pemberian kewenangan kepada karyawan mengakomodasi pelaksanaan simulasi dampak
untuk menangani risiko secara hati-hati dalam finansial yang bersifat regulatory, forecasting pada
pelaksanaan kegiatan bisnis bank. Pengawasan tingkatan bankwide dan unit bisnis.
atas penerapan manajemen risiko dilakukan antara 5. Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
lain dengan metode self-assessment dan sistem siber (termasuk di dalamnya pengelolaan keamanan
pengawasan internal. informasi).
4. Pelaksanaan pelatihan dan/atau kampanye 6. Melakukan persiapan pengembangan sistem
kesadaran risiko yang dilakukan secara berkala dan penunjang laporan terkait risiko likuiditas untuk
berkelanjutan. kebutuhan pengembangan proyeksi, simulasi dan
5. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, stress test serta untuk mengantisipasi adanya
hukum dan peraturan yang berlaku. Revisi Kebijakan Pilar 2 – Internal Liquidity
6. Pemantauan terhadap efektivitas manajemen risiko Adequacy Assessment Process (ILAAP) dari OJK.
di seluruh area. 7. Mempersiapkan implementasi regulasi terkait
perhitungan aktiva tertimbang menurut risiko untuk
Fokus Tahun 2023 risiko pasar dan Fundamental Review of the Trading
Dalam rangka pemulihan ekonomi dari pasca pandemi Book (FRTB).
Bank mulai fokus pada pertumbuhan penyaluran kredit 8. Meningkatkan proses pemantauan terhadap anak
dengan tetap memperhatikan prinsip ke hati-hatian serta Perusahaan oleh Bank BTPN sebagai perusahan
tetap menjaga kualitas portfolio kredit yang dibukukan. induk dalam pengelolaan manajemen risiko.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 151
Page 154
Manajemen Risiko
TINJAUAN/REVIEW ATAS EFEKTIVITAS 8. Bank telah membentuk fungsi manajemen risiko
SISTEM MANAJEMEN RISIKO keamanan siber yang independen dari fungsi
pengelolaan TI sesuai dengan PBI No. 23/7/
Bank BTPN melakukan tinjauan atau review atas PBI/2021 tentang Penyelenggara Infrastruktur
efektivitas sistem manajemen risiko yang digunakan Sistem Pembayaran dan POJK No. 11/
setidaknya satu tahun sekali. Untuk tahun buku 2023, POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi
hasil review tersebut adalah: Informasi oleh Bank Umum serta SEOJK No. 29/
1. Sejalan dengan arahan OJK dalam menyikapi SEOJK.03/2022 tentang Ketahanan dan Keamanan
Climate Change, Bank mulai mempersiapan Siber Bagi Bank Umum.
kerangka kerja sehubungan dengan Climate Risk 9. Bank sedang melakukan pengembangan laporan
menyesuaikan dengan arahan regulator. terkait risiko likuiditas termasuk pelaporan Basel III.
2. Bank secara berkelanjutan telah melaksanakan 10. Bank mempersiapkan kebijakan dan prosedur
validasi model PSAK 71 dan melakukan update terkait perhitungan aktiva tertimbang menurut risiko
data serta faktor makroekonomi tahunan pada untuk risiko pasar dan Fundamental Review of the
triwulan 3 tahun 2023 sebagai bagian dari kerangka Trading Book (FRTB).
review berkelanjutan dengan terus melakukan
monitoring penerapan regulasi relaksasi POJK Dalam masa peralihan dari masa pandemi COVID-19
dalam pandemi dengan tetap berkoordinasi ke endemi dan sesuai dengan penetapan KDK 34/
bersama unit bisnis KDK.03/2022 tentang Penetapan Sektor Penyediaan
3. Bank melanjutkan pengembangan konsep dan Akomodasi Makan dan Minum, sektor tekstil dan
kerangka kerja serta otomasi untuk laporan Produk Tekstil serta Alas Kaki, Segmen Usaha Mikro
yang bersifat predefined melalui Enterprise Risk Kecil dan Menengah seta Provinsi Bali sebagai Sektor
Datamart. dan Daerah Yang Memerlukan Perlakuan Khusus,
4. Bank melanjutkan pembuatan kerangka konsep Bank telah melakukan penyesuaian ketentuan,
yang akan dipergunakan pada project Financial prosedur, dan metode pelaksanaan relaksasi dan
Risk Analytics Framework pada tahap finalisasi restrukturisasi sesuai dengan regulasi tersebut serta
model dan dokumentasi. tetap melakukan monitoring dan pengawasan atas
5. Bank telah melakukan pelaporan ATMR Risiko kualitas dan kecukupan CKPN atas debitur-debitur yang
Operasional dan Risiko Kredit dengan pendekatan direstrukturisasi.
Standardized Approach (SA) sesuai dengan
ketentuan yang berlaku. Bank juga telah melakukan
uji coba perhitungan pelaporan ATMR Risiko Pasar PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
dengan pendekatan Standardized Approach (SA) DEWAN KOMISARIS ATAU KOMITE
sesuai dengan ketentuan yang berlaku mulai dari AUDIT ATAS KECUKUPAN MANAJEMEN
posisi Juni 2023 serta telah disampaikan ke OJK RISIKO
sebagaimana ketentuan yang berlaku.
6. Bank secara berkala dan berkesinambungan Dalam organisasi manajemen risiko, penerapan
melakukan stress testing risiko pasar maupun pengawasan aktif Dewan Komisaris dilakukan melalui
risiko likuiditas untuk mengukur dan memantau Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Komite
dampaknya terhadap kondisi keuangan Manajemen Risiko. Sedangkan Direksi langsung
maupun ketahanan likuiditas Bank, serta untuk memimpin penerapan manajemen risiko di lingkungan
mengantisipasi adanya perubahan kondisi ekonomi Bank.
dan eksternal. Bank juga mengukur risiko suku
bunga di Banking Book untuk memantau potensi Untuk pelaksanaan manajemen risiko pada tahun 2023,
penurunan nilai permodalan (Economic Value of Dewan Komisaris dan Direksi memandang bahwa
Equity/EVE) dan rentabilitas (Net Interest Income/ kecukupan manajemen risiko Bank telah memadai.
NII). Penerapannya juga telah diselaraskan dengan
7. Bank telah, sedang dan secara berkesinambungan perkembangan kondisi perekonomian dan bisnis Bank.
menerapkan inisiatif untuk meningkatkan keamanan
informasi melalui pelaksanaan kampanye user Kebijakan internal Bank terkait dengan manajemen
awareness, dan pelatihan keamanan siber termasuk risiko telah mengacu pada perundang-undangan yang
program simulasi phishing secara berkala dan berlaku, termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
ad hoc dengan menggunakan materi terkini dan Keuangan, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin
menerapkan uji tuntas serta peninjauan berkala Simpanan. Bank juga memiliki mekanisme review yang
penerapan standar keamanan siber oleh pihak dilakukan secara berkala terhadap efektivitas penerapan
ketiga. manajemen risiko.
152 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 155
Manajemen Risiko
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL untuk memastikan penerapan manajemen risiko yang
efektif. Sebagai lini pertahanan ketiga dalam Sistem
Pendekatan Sistem Pengendalian Internal yang Pengendalian Internal, Internal Audit memiliki fungsi
digunakan BTPN adalah pertahanan 3 (tiga) lini (Three pengawasan untuk mengevaluasi manajemen risiko,
Lines of Defense). Masing-masing tahapan tersebut efektivitas pengendalian intern dan tata kelola semua
bekerja secara independen, yang rinciannya diuraikan aspek kegiatan Bank dengan menggunakan pendekatan
sebagai berikut: berbasis risiko. Dengan demikian, fungsi pengawasan
• Lini Pertahanan Pertama (First Line of dilakukan terhadap lini pertahanan pertama (Risk Taking
Defense) Unit dan Business Risk/ICR) dan lini pertahanan kedua
Merupakan Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu (Direktorat Manajemen Risiko, Direktorat Kepatuhan
oleh Business Risk/ICR terkait untuk menegakkan & Legal, Direktorat Finance & Planning dan Direktorat
praktik manajemen risiko sehari-hari secara disiplin. Human Resources).
• Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Evaluasi yang dilakukan oleh Internal Audit terhadap
Defense) efektivitas pengendalian intern turut memperhatikan
Direktorat Manajemen Risiko bersama dengan Unit sejumlah aspek. Di antaranya, organisasi dan sumber
Kepatuhan, Finance dan Human Resources, yaitu daya manusia, pelayanan nasabah, infrastruktur bank
mendefinisikan, menyempurnakan dan memastikan maupun kualitas pelaksanaan proses-proses utama
terlaksananya pengelolaan risiko melalui proses yang memiliki risiko bagi Bank.
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan
pengendalian yang memadai disertai kebijakan Internal Audit melakukan pemantauan status perbaikan
dan prosedur yang tepat serta mengoordinasikan/ pada setiap temuan secara berkala dan melaporkannya
memfasilitasi kegiatan pengelolaan risiko secara kepada Direktur Utama, Direksi maupun Komite Audit.
keseluruhan. Pelaksanaan fungsi pengawasan yang dijalankan oleh
Internal Audit dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas
• Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense) Jasa Keuangan (POJK) No. 1/POJK.03/2019 tentang
Internal Audit secara independen melakukan Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan
pemeriksaan dan evaluasi terhadap tata kelola dan International Practices of Professional Framework (IPPF)
efektivitas penerapan manajemen risiko. yang ditetapkan oleh Intitute of Internal Auditors (IIA).
Setiap 3 (tiga) tahun Bank melakukan audit terhadap
Dalam pelaksanaannya, Direktorat Manajemen Risiko fungsi pengawasan yang dilakukan Internal Audit oleh
yang merupakan lini pertahanan kedua, berkoordinasi pihak yang independen untuk meninjau kesesuaian
dengan Business Risk/ICR di lini pertahanan pertama pelaksanaan dengan standar yang berlaku.
Skema Pendekatan Tiga Lapis Pertahanan dan Alur Pengendalian Intern
Risk Monitoring Functions & Audit Committees
Board of Directors (BoD)/Board of Management BoM)
Coordination & Collaboration
External Auditors
Regulators
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
Risk Taking Unit Risk Management Internal Audit
Business Risk/ICR Compliance & Legal
Finance & Planning
Human Resources
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 153
Page 156
Manajemen Risiko
PENGUNGKAPAN PERMODALAN
Struktur Permodalan
Kompleksitas produk dan kegiatan usaha Bank terus berkembang. Begitu pun metode dan teknik pengukuran risiko
pada industri perbankan. Sebagai respons, Bank harus selalu menjaga kecukupan modal agar dapat mengantisipasi
risiko-risiko yang dihadapi Bank.
Bank juga harus melakukan pengelolaan modal untuk memastikan bahwa modal yang dimiliki saat ini berada di
atas tingkat minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Permodalan juga harus memadai guna
mengantisipasi risiko-risiko yang dihadapi serta mendukung rencana bisnis serta rencana strategis Bank di masa
yang akan datang.
Posisi permodalan Bank per tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, adalah sebagai
berikut:
Laporan Key Metrics Secara Konsolidasi per 31 Desember 2023
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi T T–1 T–2 T–3 T–4
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 36.613.893 36.474.300 35.760.429 35.868.931 34.966.039
2 Modal Inti (Tier 1) 36.613.893 36.474.300 35.760.429 35.868.931 34.966.039
3 Total Modal 41.157.380 41.127.938 40.293.218 40.424.788 39.593.006
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 137.651.897 138.089.212 135.352.977 138.022.391 145.091.415
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 26,60% 26,41% 26,42% 25,99% 24,10%
6 Rasio Tier 1 (%) 26,60% 26,41% 26,42% 25,99% 24,10%
7 Rasio Total Modal (%) 29,90% 29,78% 29,77% 29,29% 27,29%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
12 Komponen CET1 untuk buffer 20,60% 20,41% 20,42% 19,99% 18,06%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 223.139.453 218.986.945 215.444.235 226.232.080 230.965.581
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 16,41% 16,66% 16,60% 15,85% 15,14%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 16,41% 16,66% 16,60% 15,85% 15,14%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
154 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 157
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi T T–1 T–2 T–3 T–4
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 32.183.361 31.684.242 34.499.559 46.028.620 45.597.893
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 17.466.631 17.448.147 16.032.996 18.001.881 17.159.157
17 LCR (%) 184,26% 181,59% 215,18% 255,69% 265,74%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 131.606.862 134.881.606 136.367.337 138.526.016 147.189.919
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 115.658.692 112.109.071 109.981.774 109.376.687 110.075.079
20 NSFR (%) 113,79% 120,31% 123,99% 126,65% 133,72%
ANALISIS KUALITATIF
• Modal inti Bank per posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp36,6 triliun, meningkat dibandingkan dengan Modal inti pada periode
sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan cadangan tambahan modal lainnya dari laba ditahan.
• Total Modal Bank per posisi 31 Desember 2023 sebesar Rp41,2 triliun, sedikit meningkat dibandingkan dengan Total Modal pada
periode sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pada modal inti.
• Total ATMR mengalami penurunan di bulan Desember 2023 menjadi Rp137,7 triliun disebabkan oleh penurunan ATMR risiko pasar.
Penurunan ATMR untuk risiko pasar posisi Desember 2023 dibandingkan posisi September 2023 disebabkan karena adanya penurunan
eksposur transaksi derivatif untuk melindungi eksposur yang timbul dari eksposur kredit yang dilakukan pada bulan November 2023.
Catatan:
T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan
dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi
kehati-hatian risiko kredit credit risk
sekuritisasi risiko pasar atau
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
ASET
Kas 1.428.683 1.428.683 - - - - 1.428.683
Penempatan pada Bank 18.000.252 18.000.252 - - - 18.000.252 18.000.252
Indonesia
Penempatan pada bank lain 1.200.387 1.200.387 - - - 1.200.387 1.200.387
Tagihan spot dan derivatif/ 1.133.149 1.133.149 - 1.133.149 - 1.133.149 1.133.149
forward
Surat berharga yang dimiliki 17.038.501 17.038.501 - - - 17.038.501 17.038.501
Surat berharga yang dijual - - - - - - -
dengan janji dibeli kembali
(repo)
Tagihan atas surat berharga - - - - - - -
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3.289.757 3.289.757 - - - 3.289.757 3.289.757
Kredit yang diberikan 145.173.436 145.173.436 145.173.436 - - 145.173.436 145.173.436
Pembiayaan syariah 11.387.861 11.387.861 11.387.861 - - 11.387.861 11.387.861
Penyertaan modal 102.586 102.586 - - - 102.586 102.586
Aset keuangan lainnya 1.361.853 1.361.853 - - - 1.361.853 1.361.853
Cadangan kerugian penurunan (4.627.641) (4.627.641) - - - - (4.627.641)
nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (799) (799) - - - (799) (799)
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 155
Page 158
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi
kehati-hatian risiko kredit credit risk
sekuritisasi risiko pasar atau
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
b. Kredit yang diberikan dan (4.618.047) (4.618.047) (4.618.047) - - (4.618.047) (4.618.047)
pembiayaan syariah
c. Lainnya (8.795) (8.795) - - - (8.795) (8.795)
Aset tidak berwujud 3.541.155 3.541.155 - - - - -
Akumulasi amortisasi aset tidak (2.451.771) (2.451.771) - - - - -
berwujud -/-
Aset tetap dan inventaris 5.040.250 5.040.250 - - - - 5.040.250
Akumulasi penyusutan aset (2.992.438) (2.992.438) - - - - (2.992.438)
tetap dan inventaris -/-
Aset non produktif 79.120 79.120 - - - - 79.120
a. Properti terbengkalai 21.099 21.099 - - - - 21.099
b. Agunan yang diambil alih 58.021 58.021 58.021 - - - 58.021
c. Rekening tunda - - - - - - -
d. Aset antarkantor - - - - - - -
Aset lainnya 2.743.252 2.743.252 - - - - 2.028.100
TOTAL ASET 201.448.392 201.448.392 152.001.271 1.133.149 - 194.060.141 199.643.856
LIABILITAS
Giro 26.628.683 26.628.683 - - - 26.628.683 26.628.683
Tabungan 17.558.817 17.558.817 - - - 17.558.817 17.558.817
Deposito 64.011.076 64.011.076 - - - 64.011.076 64.011.076
Uang Elektronik - - - - - - -
Liabilitas kepada Bank - - - - - - -
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 10.814.638 10.814.638 - - - 10.814.638 10.814.638
Liabilitas spot dan derivatif/ 1.072.104 1.072.104 - 1.072.104 - 1.072.104 1.072.104
forward
Liabilitas atas surat berharga - - - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 2.323.633 2.323.633 - - - - 2.323.633
Surat berharga yang diterbitkan 200.569 200.569 - - - 200.569 200.569
Pinjaman/Pembiayaan yang 34.283.897 34.283.897 - - - 34.283.897 31.307.144
diterima
Setoran jaminan - - - - - - -
Liabilitas antarkantor - - - - - - -
Liabilitas lainnya 3.271.871 3.271.871 - - - 3.271.871 3.271.871
Kepentingan minoritas (minority 2.616.678 2.616.678 - - - 2.616.678 2.616.678
interest)
TOTAL LIABILITAS 162.781.966 162.781.966 - 1.072.104 - 160.458.333 159.805.213
156 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 159
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi
kehati-hatian risiko kredit credit risk
sekuritisasi risiko pasar atau
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
EKUITAS
Modal disetor 161.136 161.136 - - - - -
a. Modal dasar 300.000 300.000 - - - -
b. Modal yang belum disetor (137.018) (137.018) - - - -
-/-
c. Saham yang dibeli kembali (1.846) (1.846) - - - -
(treasury stock) -/-
Tambahan modal disetor 11.145.923 11.145.923 - - - - 236.534
a. Agio 10.909.389 10.909.389 - - - - -
b. Disagio -/- - - - - - - -
c. Dana setoran modal - - - - - - -
d. Lainnya 236.534 236.534 - - - - 236.534
Penghasilan komprehensif lain 886.452 886.452 - - - - (70.678)
a. Keuntungan 979.525 979.525 - - - - 22.395
b. Kerugian -/- (93.073) (93.073) - - - - (93.073)
Cadangan 32.596 32.596 - - - - -
a. Cadangan umum 32.596 32.596 - - - - -
b. Cadangan tujuan - - - - - - -
Laba/rugi 26.440.319 26.440.319 - - - - -
a. Tahun-tahun lalu 24.701.125 24.701.125 - - - - 619.140
b. Tahun berjalan 2.358.334 2.358.334 - - - - -
c. Dividen yang dibayarkan -/- (619.140) (619.140) - - - - (619.140)
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT 38.666.426 38.666.426 - - - - 165.856
DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK
TOTAL EKUITAS 38.666.426 38.666.426 - - - - 165.856
TOTAL LIABILITAS DAN 201.448.392 201.448.392 - 1.072.104 - 160.458.333 159.971.069
EKUITAS
ANALISA KUALITATIF
Pada jenis aset keuangan, pemberian kredit dan pembiayaan syariah merupakan aset dengan ekposur terbesar yang memiliki risiko kredit
dan risiko pasar. Terkait dengan risiko kredit, atas ekposur tersebut telah diperhitungkan pencadangannya sebagaimana ketentuan yang
berlaku. Sementara terkait dengan risiko pasar, Bank telah menetapkan metode pengukuran risiko dan melakukan pemantauan risiko suku
bunga di Banking Book yang dilaporkan secara berkala di rapat komite ALCO.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 157
Page 160
Manajemen Risiko
Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Nilai Eksposur sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
(dalam jutaan rupiah)
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai asset carrying value sesuai dengan cakupan konsolidasi 201.448.392 152.001.271 - 1.133.149 194.060.141
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
Nilai liabilities carrying value sesuai lingkup sesuai dengan 201.448.392 - - 1.072.104 160.458.333
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan - 152.001.271 - 61.045 33.601.808
kehati-hatian
Nilai rekening administratif 121.956.264 121.956.264 - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada - - - - -
baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan - - - - -
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Format Standar Pengungkapan Perhitungan Basel III (CC1) 31 Desember 2023
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 11.076.002 11.070.525
2 Laba ditahan 21.501.133 26.440.319
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 985.957 989.726
4 Modal yang yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 33.563.092 38.500.570
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading - -
book
8 Goodwill - (61.116)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (817.524) (1.028.268)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas liabilitas keuangan (DVA) - -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca) N/A N/A
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain - -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
158 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 161
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
20 Mortgage servicing rights - -
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan N/A N/A
10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 mortgage servicing right N/A N/A
25 pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional (1.729.598) (797.293)
26.a Selisih PPKA dan CKPN - -
26.b PPA atas aset non produktif (2.077) (2.077)
26.c Aset Pajak Tangguhan (441.560) (715.152)
26.d Penyertaan (1.285.961) (80.064)
26.e Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
26.f Eksposur sekuritisasi - -
26.g Lainnya - -
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor - -
pengurangnya
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (2.547.122) (1.886.677)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 31.015.970 36.613.893
Modal Inti Tambahan (AT 1) : Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - -
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT1 N/A N/A
34 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam perhitungan KPMM - -
secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain - -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
41.a Penempatan dana pada instrumen AT1 pada bank lain - -
42 Penyesuaian pada AT1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) = (CET1 + AT 1) 31.015.970 36.613.893
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 159
Page 162
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) - -
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan 2.976.753 2.976.753
KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling 1.459.691 1.566.734
tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 4.436.444 4.543.487
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain - -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk Bank
Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC bank, entitas keuangan N/A N/A
dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
56.a Sinking fund - -
56.b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain - -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap - -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 4.436.444 4.543.487
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 35.452.414 41.157.380
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 128.810.828 137.651.897
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio CET1 – persentase terhadap ATMR 24,08% 26,60%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) – persentase terhadap ATMR 24,08% 26,60%
63 Rasio Total Modal – persentase terhadap ATMR 27,52% 29,90%
64 Tambahan modal (buffer) – persentase terhadap AMTR 8,00% 8,00%
65 Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00% 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 1,00%
68 CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer – persentase terhadap ATMR 18,08% 20,60%
National minimal (jika berbeda dengan Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain N/A N/A
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
160 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 163
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan rupiah)
Neraca
Konsolidasi
dengan cakupan
No Neraca Publikasi konsolidasi
POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2023 31 Desember 2023
ASET
1. Kas 931.530 1.428.683
2. Penempatan pada Bank Indonesia 17.236.809 18.000.252
3. Penempatan pada bank lain 958.732 1.200.387
4. Tagihan spot dan derivatif 1.133.149 1.133.149
5. Surat berharga 8.547.321 17.038.501
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) - -
8. Tagihan akseptasi 3.289.757 3.289.757
9. Kredit 145.173.436 145.173.436
10. Pembiayaan syariah - 11.387.861
11. Penyertaan 1.308.484 102.586
12. Aset keuangan lainnya 1.121.451 1.361.853
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (3.413.725) (4.627.641)
a. Surat berharga (799) (799)
b. Kredit (3.404.131) (4.618.047)
c. Lainnya (8.795) (8.795)
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 161
Page 164
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Neraca
Konsolidasi
dengan cakupan
No Neraca Publikasi konsolidasi
POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2023 31 Desember 2023
14. Aset tidak berwujud 3.096.432 3.541.155
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (2.278.908) (2.451.771)
15. Aset tetap dan inventaris 3.958.107 5.040.250
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.286.537) (2.992.438)
16. Aset non produktif 79.120 79.120
a. Properti terbengkalai 21.099 21.099
b. Aset yang diambil alih 58.021 58.021
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
17. Aset lainnya 2.386.178 2.743.252
TOTAL ASET 181.241.336 201.448.392
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 26.604.674 26.628.683
2. Tabungan 14.470.875 17.558.817
3. Simpanan berjangka 54.980.210 64.011.076
4. Dana investasi revenue sharing - -
5. Pinjaman dari Bank Indonesia - -
6. Pinjaman dari bank lain 10.818.444 10.814.638
7. Liabilitas spot dan derivatif 1.072.104 1.072.104
8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
9. Utang akseptasi 2.323.633 2.323.633
10. Surat berharga yang diterbitkan 200.569 200.569
11. Pinjaman yang diterima 34.283.897 34.283.897
12. Setoran jaminan - -
13. Liabilitas antar kantor - -
14. Liabilitas pajak tangguhan 2.756.110 3.271.871
15. Liabilitas lainnya - 2.616.678
TOTAL LIABILITAS 147.510.516 162.781.966
162 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 165
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Neraca
Konsolidasi
dengan cakupan
No Neraca Publikasi konsolidasi
POS POS berdasarkan
ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2023 31 Desember 2023
EKUITAS
16. Modal disetor 161.136 161.136
a. Modal dasar 300.000 300.000
b. Modal yang belum disetor -/- (137.018) (137.018)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- (1.846) (1.846)
17. Tambahan modal disetor 11.175.667 11.145.923
a. Agio 10.914.866 10.909.389
b. Disagio -/- - -
c. Dana setoran modal - -
d. Lainnya 260.801 236.534
18. Penghasilan komprehensif lain 860.288 886.452
a. Keuntungan 953.361 979.525
b. Kerugian -/- (93.073) (93.073)
19. Cadangan 32.596 32.596
a. Cadangan umum 32.596 32.596
b. Cadangan tujuan - -
20. Laba/rugi 21.501.133 26.440.319
a. Tahun-tahun lalu 20.019.562 24.701.125
b. Tahun berjalan 2.100.711 2.358.334
c. Dividen yang dibayarkan -/- (619.140) (619.140)
Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik 33.730.820 38.666.426
TOTAL EKUITAS 33.730.820 38.666.426
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 181.241.336 201.448.392
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 163
Page 166
Manajemen Risiko
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan (CCA)
31 Desember 2023
Bank
No Pertanyaan
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
1 Penerbit PT Bank BTPN, Tbk. SMBC
2 Nomor identifikasi ISIN : 101000118508 N/A
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan
pada Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk
instrumen TLAC sah lainnya diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A
5 Setelah masa transisi CET1 T2
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi atau Individu Individu
Konsolidasi dan Individu
7 Jenis instrumen Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 11.076.002 2.976.753
9 Nilai Par dari instrumen 162.982 -
10 Klasifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
11 Tanggal penerbitan - 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27
Sep 2021 (USD 100 juta), & 23 Nov 2018 dan
diperbaharui pada tanggal 22 Nov 2021 (USD 100
juta)
12 Tidak ada jatuh tempo (perpertual) atau dengan jatuh tempo Perpetual Dengan Jatuh Tempo
13 Tanggal Jatuh tempo - 26 Sep 2028 & 21 Nov 2028
14 Eksekusi call option atas persetujuan Otoritas Jasa Tidak Tidak
Keuangan
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan call - N/A
option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option Kupon/deviden - N/A
17 Dividen/Kupon dengan bunga tetap atau floating - N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau indeks lain yang menjadi - N/A
acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper - N/A
20 Fully discretionary; partial or mandatory - N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain - N/A
22 Non kumulatif atau kumulatif - N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Tidak dapat dikonversi Dalam Pinjaman Subordinasi, terdapat pilihan
untuk melakukan Konversi/Write Down, yang akan
diusulkan kepada Kreditur melalui suatu Rencana
Aksi pada saat trigger event terjadi dan akan
disampaikan kepada OJK
24 Jika dikonversi, sebutkan trigger point-nya. - Rasio CET1 lebih rendah atau sama dengan
5,125% dari ATMR
25 Jika dikonversi, apakah seluruh atau sebagaian - N/A
26 Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya - N/A
27 Jika dikonversi; apakah mandatory atau optional - N/A
28 Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya - N/A
29 Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts - N/A
into
30 Fitur Write-down Tidak Dalam Pinjaman Subordinasi, terdapat pilihan
untuk melakukan Konversi/Write Down, yang akan
diusulkan kepada Kreditur melalui suatu Rencana
Aksi pada saat trigger event terjadi dan akan
disampaikan kepada OJK
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya - Rasio CET1 lebih rendah atau sama dengan
5,125% dari ATMR
32 Jika terjadi write down, apakah penuh atau sebagian - N/A
33 Jika terjadi write down; permanent atau temporer - N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mechanisme - N/A
write-up
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi - Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant - N/A
164 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 167
Manajemen Risiko
Konsolidasi
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
PT Bank BTPN, Tbk. SMBC
ISIN : 101000118508 N/A
Hukum Indonesia Hukum Indonesia
N/A N/A
CET1 T2
Individu Individu
Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
11.070.525 2.976.753
162.982 -
Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
- 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27
Sep 2021 (USD 100 juta), & 23 Nov 2018 dan
diperbaharui pada tanggal 22 Nov 2021 (USD 100
juta)
Perpetual Dengan Jatuh Tempo
- 26 Sep 2028 & 21 Nov 2028
Tidak Tidak
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak dapat dikonversi Dalam Pinjaman Subordinasi, terdapat pilihan
untuk melakukan Konversi/Write Down, yang akan
diusulkan kepada Kreditur melalui suatu Rencana
Aksi pada saat trigger event terjadi dan akan
disampaikan kepada OJK
- Rasio CET1 lebih rendah atau sama dengan
5,125% dari ATMR
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak Dalam Pinjaman Subordinasi, terdapat pilihan
untuk melakukan Konversi/Write Down, yang akan
diusulkan kepada Kreditur melalui suatu Rencana
Aksi pada saat trigger event terjadi dan akan
disampaikan kepada OJK
- Rasio CET1 lebih rendah atau sama dengan
5,125% dari ATMR
- N/A
- N/A
- N/A
- Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
Tidak N/A
- N/A
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 165
Page 168
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Triwulanan Bank Umum Konvensional
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Komponen Modal Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 31.015.970 36.613.893 29.178.186 34.966.039
1 CET 1 31.015.970 36.613.893 29.178.186 34.966.039
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 161.136 161.136 161.133 161.133
1.2 Cadangan Tambahan Modal 33.399.879 38.337.357 31.532.432 36.507.624
1.2.1 Faktor Penambah 33.401.956 38.339.434 31.837.340 36.515.523
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 953.361 957.130 870.786 874.453
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran - - - -
laporan keuangan
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari 2.804 2.906 - -
peningkatan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset 950.557 954.224 870.786 874.453
tetap
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other 32.448.595 37.382.304 30.966.554 35.641.070
disclosed reserves)
1.2.1.2.1 Agio 10.914.866 10.909.389 10.914.396 10.907.349
1.2.1.2.2 Cadangan umum 32.596 32.596 32.596 32.596
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 19.400.422 24.081.985 17.836.586 21.605.424
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 2.100.711 2.358.334 2.182.976 3.095.701
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya - - - -
1.2.2 Faktor Pengurang (2.077) (2.077) (304.908) (7.899)
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya - - (7.750) (7.705)
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran - - - -
laporan keuangan
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari - - (7.750) (7.705)
penurunan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other (2.077) (2.077) (297.158) (194)
disclosed reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara - - (296.964) -
Penyisihan Penilaian Kualitas
Aset (PPKA) dan Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah - - - -
penyesuaian nilai wajar dari
instrumen keuangan dalam
Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non-produktif (2.077) (2.077) (194) (194)
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non-Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (2.545.045) (1.884.600) (2.515.379) (1.702.718)
1.4.1 Pajak tangguhan (441.560) (715.152) (384.408) (545.029)
166 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 169
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Komponen Modal Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.2 Goodwill - (61.116) - (61.116)
1.4.3 Aset tidak berwujud (817.524) (1.028.268) (845.010) (1.015.622)
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor (1.285.961) (80.064) (1.285.961) (80.951)
pengurang
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 - - - -
dan/atau Tier 2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang - - - -
diperoleh berdasarkan peralihan karena
hukum, hibah, atau hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit - - - -
akibat kegagalan settlement (settlement
risk) - Non Delivery Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang - - - -
melakukan kegiatan usaha berdasarkan
prinsip syariah (apabila ada)
2 Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau - - - -
Tier 2 pada bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 4.436.444 4.543.487 4.527.153 4.626.967
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang 2.976.753 2.976.753 3.113.500 3.113.500
memenuhi persyaratan Tier 2
1.1 Saham preferen (perpetual kumulatif, non perpetual), - - - -
setelah dikurangi pembelian kembali
1.2 Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif, non - - - -
perpetual), setelah dikurangi pembelian kembali
1.3 Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif, non perpetual), 3.079.400 3.079.400 3.113.500 3.113.500
setelah dikurangi pembelian kembali
1.4 Mandatory convertible bond - - - -
1.5 Penerbitan tier 2 oleh perusahaan anak berupa bank dan - - - -
non bank yang dibeli oleh pihak lain (konsolidasi)
1.6 Amortisasi berdasarkan jangka waktu tersisa (-) 102.647 102.647 - -
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 1.459.691 1.566.734 1.413.653 1.513.467
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah
wasiat
TOTAL MODAL 35.452.414 41.157.380 33.705.339 39.593.006
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 167
Page 170
Manajemen Risiko
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Diaudit Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 116.728.894 125.294.554 113.060.445 121.057.375
ATMR Risiko Pasar 1.856.501 1.856.501 717.272 717.272
ATMR Risiko Operasional 10.225.433 10.500.842 16.171.334 23.316.768
Total ATMR 128.810.828 137.651.897 129.949.051 145.091.415
Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko (%) 9,21% 9,21% 9,23% 9,23%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 6,00% 6,00% 6,00% 6,04%
Dari AT 1 (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 (%) 3,21% 3,21% 3,23% 3,19%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 (%) 24,08% 26,60% 22,45% 24,10%
Rasio Tier 1 (%) 24,08% 26,60% 22,45% 24,10%
Rasio Tier 2 (%) 3,44% 3,30% 3,48% 3,19%
Rasio KPMM (%) 27,52% 29,90% 25,94% 27,29%
CET 1 Untuk Buffer (%) 18,08% 20,60% 16,45% 18,06%
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%)
Capital Conservation Buffer (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Countercyclical Buffer (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Jumlah
No. Keterangan
Individu Konsolidasi
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 184.655.061 206.076.033
Penyesuaian:
2 Penyesuaian untuk nilai investasi pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi dan/ - -
atau entitas lain berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di
luar cakupan konsolidasi secara ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari - -
(underlying) yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual
putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip
kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah
dikurangkan dari total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio
Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler dengan - -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana - -
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 2.382.128 2.382.128
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh - -
transaksi Reverse Repo.
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah 20.500.903 20.500.903
dikalikan dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian (5.539.733) (5.819.611)
Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian lainnya - -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage (Penjumlahan baris 1 + baris 2 s.d baris 12) 201.998.359 223.139.453
168 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 171
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, 183.521.912 176.662.173 204.942.884 198.355.474
namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan - - - -
kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur
aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi
keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi - - - -
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam - - - -
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (3.413.725) (3.124.889) (4.627.641) (4.073.173)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (2.126.008) (2.116.993) (1.191.970) (1.177.764)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 177.982.179 171.420.291 199.123.273 193.104.537
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat 1.584.073 2.181.719 1.584.073 2.181.719
variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian
saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi 1.931.204 1.629.109 1.931.204 1.629.109
derivatif
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan - - - -
melalui central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional yang efektif dari derivatif kredit - - - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus - - - -
dan pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 3.515.277 3.810.828 3.515.277 3.810.828
Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross - - - -
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - - - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang - - - -
mengacu pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur
dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - - - -
18 Total Eksposur SFT - - - -
Penjumlahan dari baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 121.956.264 125.513.631 121.956.264 125.519.879
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen (101.400.334) (103.384.258) (101.400.334) (103.389.882)
atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (55.027) (58.417) (55.027) (58.417)
22 Total Eksposur TRA 20.500.903 22.070.956 20.500.903 22.071.580
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 31.015.970 30.582.124 36.613.893 36.474.300
24 Total Eksposur (7+ 13+ 18 +22) 201.998.359 197.302.075 223.139.453 218.986.945
Rasio Pengungkit
25 Nilai Rasio pengungkit termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 15,35% 15,50% 16,41% 16,66%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit tidak termasuk dampak dari penyesuaian 15,35% 15,50% 16,41% 16,66%
terhadap pengecualisan sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi kentetnuan giro wajib minumum
(jika ada)
26 Nilai Mininum Rasio Pengungkit 3% 3% 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit N/A N/A N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 169
Page 172
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
PENGUNGKAPAN NILAI RATA - RATA
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas
dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross,
setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale
accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada),
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada),
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada),
yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika
ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Secara umum, komponen permodalan didominasi oleh baik dari segi pemenuhan KPMM maupun pemenuhan
modal yang bersifat permanen. Modal inti merupakan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) sesuai
unsur terbesar dari modal Bank. Pada Desember dengan rencana pertumbuhan kredit di masa depan.
2023, posisi rasio modal inti terhadap ATMR adalah Modal Bank diproyeksikan meningkat sejalan dengan
sebesar 26,6% (konsolidasi). Rasio tersebut jauh di akumulasi laba.
atas ketentuan KPMM minimum dari Otoritas Jasa
Keuangan. Bank juga akan berupaya terus untuk Total modal Bank per 31 Desember 2023 sebesar
mempertahankan KPMM pada tingkat yang sehat. Rp41,2 Triliun, meningkat dibandingkan dengan posisi
akhir tahun 2022 yang sebesar Rp39,6 triliun, yang
Struktur permodalan Bank secara konsolidasi terutama dikontribusikan oleh peningkatan saldo laba.
didominasi oleh modal inti (89,0% dari total modal Bank
BTPN secara konsolidasi). Permodalan tersebut terdiri Kecukupan Modal
dari modal disetor dan cadangan modal tambahan di BTPN menggunakan standar rasio permodalan untuk
antaranya agio dan laba ditahan. memantau kecukupan modal sesuai dengan standar
industri. Pendekatan OJK untuk mengukur modal
Sumber-sumber permodalan yang diharapkan dapat tersebut terutama didasarkan pada pemantauan
ditempuh oleh Bank untuk merealisasikan rencana kebutuhan modal yang diwajibkan terhadap modal
permodalan ataupun memenuhi kebutuhan permodalan yang tersedia dan Bank secara berkesinambungan
Bank adalah berasal dari Laba Ditahan dan tambahan menerapkan Proses Penilaian Kecukupan Modal
modal dari pemegang saham, baik melalui rights Internal (ICAAP) sesuai peraturan yang berlaku.
issue ataupun penawaran umum. Akumulasi Laba
Ditahan dipengaruhi oleh besarnya dividen yang Hal itu berkenaan dengan penetapan kecukupan modal
dibayarkan Bank kepada para pemegang saham sesuai dengan ketentuan profil risiko Bank. Proses ini
yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas Bank dalam
Saham. Dalam menentukan pembayaran dividen, penerapan manajemen risiko.
Bank selalu mempertimbangkan kecukupan modal
170 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 173
Manajemen Risiko
Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam tentang pembagian dividen, serta komitmen manajemen
mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR terhadap strategi dan target Bank sebagaimana yang
secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot telah dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB).
risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah Rasio permodalan Bank termasuk sangat baik, yaitu di
ditetapkan oleh pihak regulator. atas persyaratan yang ditentukan oleh Otoritas Jasa
Keuangan. Tren pertumbuhan modal berdasarkan
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko Rencana Bisnis Bank (RBB) juga menunjukkan
operasional dengan menggunakan metode Pendekatan kemampuan untuk mendukung ekspansi usaha Bank ke
Standar (SA). Berdasarkan metode tersebut, Bank depan.
mengalokasikan modal minimum untuk risiko
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen Demikian pula jika dikaitkan dengan insentif untuk
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian kebutuhan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk Rasio
Internal (FPKI). Intermediasi Makroprudensial (RIM). Nilai KPMM
Bank telah memenuhi ketentuan minimum yang
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank dipersyaratkan OJK, yakni 8,0%-14,0%. Sesuai dengan
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan hasil penilaian mandiri atas profil risiko Bank, posisi
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar. KPMM berdasarkan profil risiko per Desember 2023
Manajemen Bank memiliki pemahaman yang baik dalam adalah 9,2%.
mengelola permodalan. Bank memandang perencanaan
permodalan sebagai elemen penting untuk mewujudkan
tujuan strategis. PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO
Bank dengan melakukan analisis atas kecukupan modal A. Risiko Kredit
Bank untuk saat ini dan masa yang akan datang melalui Risiko kredit pada Bank BTPN merupakan prinsip
proses perencanaan strategis. Hal ini ditunjukkan kehati-hatian untuk mencegah risiko yang timbul akibat
dengan mempertahankan kinerja Bank dan perusahaan kegagalan pihak lain dalam memenuhi kewajiban
induknya melalui pengawasan yang berkesinambungan kepada Bank, termasuk risiko kredit akibat kegagalan
terhadap kualitas manajemen risiko, audit berkala oleh debitur, risiko konsentrasi kredit, counterparty credit risk
Satuan Kerja Internal Audit, kebijakan yang memadai dan settlement risk.
Organisasi Manajemen Risiko Kredit
Head of Risk Management
Portfolio Management &
Policy Head
Risk Management Policy & Portfolio Management
Credit Quality Head
Regulatory Head Monitoring Head
Strategi Manajemen Risiko Kredit
Bank menerapkan strategi manajemen risiko sejalan dengan strategi bisnis secara keseluruhan, dengan
memerhatikan credit risk appetite framework serta melakukan monitoring secara berkala sesuai dengan Rencana
Bisnis Bank. Strategi manajemen risiko disusun untuk memastikan bahwa eksposur kredit Bank dikelola secara
terkendali sesuai dengan kebijakan kredit, prosedur internal, peraturan dan perundang-undangan, serta ketentuan lain
yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 171
Page 174
Manajemen Risiko
Strategi manajemen risiko kredit yang terstruktur Bank dikategorikan sebagai salah satu bank sistemik
disusun berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut: di Indonesia. Oleh karena itu, BTPN telah menyusun
1. Berorientasi jangka panjang untuk memastikan Laporan Rencana Pemulihan (Recovery Plan
kelangsungan usaha Bank dengan Document), termasuk aspek kualitas aset. Rencana
mempertimbangkan kondisi/siklus ekonomi. pemulihan tersebut mengidentifikasi pilihan-pilihan
2. Komprehensif untuk dapat mengendalikan dan untuk memulihkan kekuatan dan kelayakan finansial jika
mengelola risiko beserta mitigasinya. Bank menghadapi tekanan yang berat, terutama dalam
hal kualitas aset serta telah membuat dokumen rencana
Strategi manajemen risiko disusun dengan resolusi.
mempertimbangkan faktor-faktor berikut:
1. Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak Bank secara aktif terus mengelola dan mengawasi
yang mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi penerapan manajemen risiko dan secara efektif
oleh Bank. melakukan penyempurnaan kebijakan, prosedur, dan
2. Struktur organisasi Bank termasuk kecukupan pengembangan sistem manajemen risiko.
sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung
dalam menjalankan bisnis bank dan kemampuan Selain menetapkan kebijakan dan prosedur, Bank
Bank untuk mengelola risiko. juga menetapkan batasan (limit) untuk menjaga agar
3. Komposisi serta diversifikasi portofolio Bank. eksposur risiko kredit sesuai dengan risk appetite
Bank. Limit tersebut, antara lain meliputi limit untuk
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit kewenangan pengambilan keputusan kredit yang
Dalam mengelola risiko konsentrasi kredit, yang disesuaikan dengan kompetensi pengambil keputusan
dipantau secara ketat oleh Bank, antara lain eksposur dan tingkat risikonya serta memastikan bahwa tidak
sektor industri, jenis kredit tertentu serta eksposur ada benturan kepentingan dalam proses kredit yang
perorangan dan grup usaha. Hasil pemantauan selalu diberikan kepada nasabah.
dievaluasi sebagai bagian dari deteksi dini.
Sementara penetapan BMPK dilaksanakan
Kerangka Manajemen Risiko Kredit sesuai dengan ketentuan OJK yaitu POJK No. 32/
Pengukuran risiko kredit dilakukan berdasarkan POJK.03/2018 berikut perubahannya pada POJK No.
portofolio dan transaksional. Pengukuran tersebut dapat 38/POJK/.03/2019 dengan memperhatikan peraturan
menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif sesuai terkini.
ketentuan standar dari Bank Indonesia, OJK dan/atau
best practise yang diadopsi atau model internal yang Bank mengelola dan mengendalikan konsentrasi
dikembangkan oleh Bank. Pengukuran risiko kredit, risiko kredit di mana pun risiko tersebut teridentifikasi.
antara lain dilakukan melalui dua hal yaitu peringkat Khususnya, terhadap debitur individu dan kelompok,
risiko dan stress test. dan industri serta sektor geografis.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Limit Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
Kebijakan perkreditan merupakan pedoman dalam Sistem Informasi Manajemen Risiko
pelaksanaan proses kredit yang dilakukan oleh Bank. Kerangka kerja pengelolaan risiko kredit BTPN
Kebijakan perkreditan BTPN mengacu pada Peraturan diimplementasikan melalui proses terintegrasi yang
Otoritas Jasa Keuangan No. 42/ POJK.03/2017 tentang terdiri dari proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
Kewajiban Penyusunan dan Pelaksanaan Kebijakan dan pengendalian/mitigasi risiko. Proses identifikasi,
Perkreditan atau Pembiayaan bagi Bank Umum. antara lain mulai dari penentuan sektor industri atau
segmen nasabah yang akan dibiayai, analisis atas
Bank senantiasa melakukan kaji ulang atas kebijakan pengajuan kredit nasabah serta analisis atas produk
dan prosedur di bidang kredit secara berkala, terutama dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko kredit
jika terdapat perubahan kondisi perekonomian, dengan melakukan kajian risiko terhadap Program
perubahan peraturan dan/atau pendekatan bisnis. Produk Kredit serta potensi kenaikan eksposur risiko
kreditnya.
Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan manajemen
risiko kredit yang sesuai dengan standar global sebagai Berdasarkan proses identifikasi tersebut, Bank
Bank yang aktif secara internasional dan menjalankan mengukur risiko kredit dengan indikator utama yang
kredit secara wajar dan terorganisir demi budaya kredit menunjukkan kualitas kredit debitur, seperti rasio kredit
Bank yang lebih baik. bermasalah atau NPL. Bank secara berkala mengukur
172 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 175
Manajemen Risiko
kualitas aset berkualitas rendah serta melakukan Definisi Aset Non-Performing
pengawasan terhadap debitur yang termasuk dalam Penggolongan aset harus dilaksanakan untuk aktiva
watchlist account. Sebagai bagian dari pengukuran produktif dan aktiva nonproduktif. Pada prinsipnya
risiko kredit, stress testing diterapkan untuk menilai ketentuan mengenai kualitas aktiva mengikuti ketentuan
ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi ekstrem. yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset
Sistem pengukuran risiko kredit harus Bank Umum.
mempertimbangkan karakteristik produk, jangka
waktu, aspek jaminan, potensi gagal bayar (default) Penetapan kualitas kredit untuk kredit segmen ritel
dan kemampuan Bank untuk menyerap potensi dan SME dibawah Rp5 Miliar berdasarkan ketepatan
kegagalan. Bank juga melakukan proses kuantifikasi, pembayaran. Sedangkan untuk segmen SME di atas
antara lain atas komposisi portofolio aset meliputi Rp5 Miliar, komersial, dan korporasi berdasarkan faktor
jenis, fitur eksposur, pertumbuhan kredit, kecukupan penilaian 3 pilar.
pencadangan, tingkat konsentrasi dan kualitas
penyediaan dana, termasuk tingkat aset bermasalah Definisi Tagihan yang Melewati Jatuh Tempo
dan aset yang telah diambil alih. Tagihan yang telah melewati jatuh tempo adalah seluruh
tagihan yang telah tertunggak lebih dari 90 (sembilan
Bank memantau eksposur risiko kredit aktual puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/atau
dibandingkan limit risiko kredit. Selain itu, memantau pembayaran bunga.
juga pengelolaan kredit yang bermasalah serta
memantau kesesuaian antara kebijakan dengan Definisi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
penerapan manajemen risiko kredit. Bank melakukan evaluasi aset keuangan/kelompok aset
keuangan yang mengalami penurunan nilai pada setiap
Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan tanggal neraca. Tagihan yang mengalami penurunan
secara berkesinambungan untuk dapat menyajikan nilai/impairment ditentukan berdasarkan aset keuangan/
informasi risiko kredit secara berkala. Sistem Informasi kelompok aset keuangan yang terdapat bukti objektif
Manajemen yang tersedia mencakup tingkat yang mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau
cukup rinci untuk mendeteksi setiap perkembangan lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal
yang kurang baik sedini mungkin, sehingga aset tersebut (peristiwa yang merugikan). Peristiwa
memungkinkan dilakukannya tindakan secara tepat yang merugikan itu berdampak pada estimasi arus kas
waktu untuk memperbaiki kualitas kredit yang menurun masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset
atau untuk meminimalisasi kerugian kredit. keuangan yang dapat diestimasi secara akurat.
BTPN secara seksama memantau perkembangan Pendekatan untuk Pembentukan Cadangan
portofolio kredit yang memungkinkan Bank untuk Kerugian Penurunan Nilai
melakukan tindakan pencegahan secara tepat waktu Bank telah menerapkan PSAK 71 untuk mengestimasi
apabila terjadi penurunan kualitas kredit. Hal itu cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan.
dilakukan melalui deteksi dini terhadap permasalahan Ketentuan itu mengharuskan cadangan kerugian diakui
dan melakukan pemantauan yang ketat. sebesar kerugian kredit ekspektasian (ECL 12 bulan)
atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kredit keuangan (ECL lifetime).
Sistem Pengendalian Internal dilakukan untuk
mengelola risiko yang membahayakan kelangsungan ECL lifetime adalah ekspektasi kerugian yang
usaha Bank. Contohnya adalah penerapan prosedur berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal
penanganan kredit bermasalah yang efektif, yaitu bayar sepanjang umur ekspektasi suatu instrument
dengan memisahkan fungsi penyelesaian kredit keuangan. Sedangkan ECL 12 bulan merupakan porsi
bermasalah dari fungsi pemutus kredit. dari ekspektasi kerugian kredit yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
Hasil dari penanganan kredit yang bermasalah setelah tanggal pelaporan.
harus didokumentasikan agar dapat dijadikan
bahan pertimbangan dalam menyalurkan atau Kerugian kredit ekspektasian ialah estimasi probabilitas
merestrukturisasi kredit. Risiko kredit juga dapat tertimbang dari kerugian kredit (yaitu nilai kini dari
dikendalikan melalui mitigasi risiko, pengelolaan posisi seluruh kekurangan kas) selama perkiraan umur
dan risiko portofolio secara aktif dan penetapan target instrumen keuangan. Kekurangan kas merupakan
batasan risiko konsentrasi. selisih antara arus kas yang diperkirakan akan diterima
entitas. Mengingat kerugian kredit ekspektasian
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 173
Page 176
Manajemen Risiko
mempertimbangkan jumlah dan waktu pembayaran, portfolio dan bobot risiko. Bobot risiko ditetapkan
kerugian kredit tetap timbul meskipun entitas antara lain berdasarkan hasil peringkat debitur atau
mengharapkan untuk dibayar penuh namun setelah pihak lawan yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat
jatuh tempo. yang diakui Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai
Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit lembaga pemeringkat dan peringkat yang diakui
Loss (ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang Otoritas Jasa Keuangan, serta berdasarkan persentase
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan keuangan tertentu untuk kategori portofolio tertentu.
yang diklasifikasikan sebagai hold to collect atau hold
to collect and sell serta memiliki arus kas SPPI. ECL Portofolio kelompok tagihan dibagi dalam kategori
tidak diakui untuk instrumen keuangan yang ditetapkan tagihan antara lain kepada pemerintah, tagihan
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang ditetapkan kepada bank pembangunan multilateral dan lembaga
sebagai FVOCI. internasional, tagihan berupa covered bond, kredit
beragun rumah tinggal, kredit beragun properti
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan manajemen risiko komersial, tagihan kepada entitas sektor publik, tagihan
bersifat kompleks dan membutuhkan penggunaan kepada bank, tagihan kepada pegawai dan pensiun,
model, karena eksposur yang bervariasi terkait dengan tagihan kepada usaha mikro, kecil dan portofolio ritel,
perubahan kondisi pasar, arus kas yang diharapkan dan tagihan kepada korporasi dan tagihan yang telah jatuh
berjalannya waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio tempo, tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
aset memerlukan estimasi lebih lanjut mengenai jasa keuangan lain; tagihan berupa surat berharga/
kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian piutang subordinasi, ekuitas, dan instrumen modal
yang terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. Bank lainnya.
mengukur risiko kredit menggunakan Probability of
Default (PD), Exposure at Default (EAD), Loss Given Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit
Default (LGD) dan variabel makroekonomi untuk estimasi Bank mengadopsi serangkaian kebijakan dan praktik
yang bersifat perkiraan masa depan (forward-looking). untuk memitigasi risiko kredit. Dalam menghitung ATMR
Risiko Kredit Pendekatan Standar, keberadaan agunan,
Sesuai PSAK 71, Bank menerapkan model “Tiga- garansi, penjaminan, atau asuransi kredit dapat diakui
Tahap” untuk penurunan nilai berdasarkan perubahan sebagai teknik mitigasi risiko kredit sesuai dengan
kualitas kredit sejak pengakuan awal seperti dirangkum ketentuan regulator.
di bawah ini:
1. Instrumen keuangan yang tidak mengalami Kriteria Agunan yang Diterima
penurunan nilai kredit sejak pengakuan awal Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain adalah
diklasifikasikan dalam “Tahap 1”. sebagai berikut:
2. Jika peningkatan signifikan dalam risiko kredit 1. Tanah dan/atau bangunan
(“SICR”) sejak pengakuan awal diidentifikasi, 2. Kendaraan
instrumen keuangan dipindahkan ke “Tahap 2” 3. Peralatan (termasuk mesin dan alat berat)
tetapi belum dianggap mengalami penurunan nilai 4. Cash collateral
kredit. 5. SBLC
3. Jika instrumen keuangan mengalami penurunan 6. Piutang
nilai kredit, instrumen keuangan kemudian 7. Persediaan
dipindahkan ke “Tahap 3” PSAK 71 tidak berlaku
terhadap Entitas Anak yang merupakan suatu Pengelolaan Agunan oleh BTPN
entitas berbasis syariah. Bagi Bank agunan merupakan second way out untuk
mengurangi risiko kerugian. Bank hanya menerima
Pendekatan Standar yang Digunakan untuk agunan yang dapat dinilai dan dijual, dengan biaya
Risiko Kredit yang wajar dan bebas dari segala bentuk perikatan
Dalam menghitung Aset Tertimbang Menurut Risiko lainnya dan bebas dari sengketa. Penilaian agunan
(ATMR) untuk risiko kredit, Bank menggunakan wajib dilakukan sebelum persetujuan dan perpanjangan
pendekatan standar sesuai dengan ketentuan fasilitas atau dalam rangka upaya penyelamatan kredit.
yang berlaku, yaitu Surat Edaran OJK No. 24/
SEOJK.03/2021 tentang Pedoman Perhitungan Selama jangka waktu kredit berlangsung harus
Aset Tertimbang Menurut Risiko Kredit dengan dilakukan penilaian dan peninjauan kembali agunan
Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum. yang frekuensi dan kriterianya ditetapkan dalam aturan
Melalui pendekatan tersebut, Aset Tertimbang Menurut perkreditan. Pengikatan perjanjian agunan adalah suatu
Risiko kredit dihitung berdasarkan jenis kategori prasyarat bagi peralihan hukum dari sebuah agunan dan
wajib dilakukan sebelum pencairan kredit.
174 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 177
Manajemen Risiko
Kebijakan dalam Penggunaan Peringkat
Credit Scoring & Grading merupakan model yang digunakan untuk memprediksi kemampuan calon debitur dalam
memenuhi kewajibannya dan analisa debitur dengan mempergunakan data historis atau referensi data yang diperoleh
dari sumber data yang lain. Credit scoring dan grading merujuk kepada perangkat yang sama. Terminologi scoring
secara internal digunakan untuk kredit mikro ke bawah dan grading digunakan untuk kredit SME, komersial dan
korporasi.
Pembuatan dan penggunaan scoring model/grading sudah dituangkan dalam SOP masing-masing bisnis. Manajemen
Risiko sebagai unit yang independen melakukan monitoring dan review atas pengembangan & pelaksanaan credit
scoring/grading yang dilakukan oleh unit bisnis.
Kebijakan Penggunaan Lembaga Pemeringkat
Terhadap beberapa transaksi yang dilakukan Bank, terutama terkait surat berharga dan penempatan, Bank wajib
telah menetapkan limit yang mempertimbangkan peringkat atau rating oleh lembaga pemeringkat yang diakui oleh
Bank Indonesia/OJK.
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 1.762.053 143.411.384 3.404.131 2.772.649 631.482 141.769.306
2 Surat Berharga - 8.547.320 799 96 703 8.546.521
3 Transaksi Rekening - 121.956.266 52.991 23.545 29.446 121.903.275
Administratif
Total 1.762.053 273.914.970 3.457.921 2.796.290 661.631 272.219.102
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN
Nilai Bersih
yang Telah yang Belum CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
Stage 1 (a+b-c)
Jatuh Jatuh Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 2.096.569 154.629.619 4.618.047 2.772.649 1.845.398 152.108.141
2 Surat Berharga - 17.194.076 799 96 703 17.193.277
3 Transaksi Rekening - 121.956.266 52.991 23.545 29.446 121.903.275
Administratif
Total 2.096.569 293.779.961 4.671.837 2.796.290 1.875.547 291.204.693
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 175
Page 178
Manajemen Risiko
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2) - Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 1.693.475
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 326.933
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 38.958
4 Nilai hapus buku 3.648.768
5 Perubahan lain 3.429.371
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2- 1.762.053
3-4+5)
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 2.057.724
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 654.745
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 48.100
4 Nilai hapus buku 3.995.103
5 Perubahan lain 3.427.303
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2- 2.096.569
3-4+5)
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
176 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 179
Manajemen Risiko
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3) - Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tidak
Dijamin dengan Dijamin dengan Garansi, Dijamin dengan
Dijamin dengan
Teknik MRK Agunan Penjaminan dan/ Derivatif Kredit
Teknik MRK
atau Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 126.204.150 14.981.181 14.974.194 6.987
2 Surat Berharga 8.546.521 - - -
3 Total 134.750.671 14.981.181 14.974.194 6.987
4 Kredit dan Surat 579.524 4.451 4.451 -
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tidak
Dijamin dengan Dijamin dengan Garansi, Dijamin dengan
Dijamin dengan
Teknik MRK Agunan Penjaminan dan/ Derivatif Kredit
Teknik MRK
atau Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 136.318.516 14.981.181 15.013.475 192.175
2 Surat Berharga 17.193.277 - - -
3 Total 153.511.793 14.981.181 15.013.475 192.175
4 Kredit dan Surat 612.288 4.451 4.451 -
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 177
Page 180
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 24.851.253 - 24.851.253 - - 0.00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 13.188.428 6.901.498 13.188.428 740.885 9.634.880 69,17%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0.00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 3.981.135 74.196 3.981.135 7.420 1.434.195 35,96%
Tagihan kepada Perusahaan 23.817.231 20.018.328 23.817.231 2.811.572 10.059.728 37,78%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0.00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 68.002.877 85.725.915 68.002.877 13.837.573 67.733.947 82.76%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan - - - - - 0.00%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 3)
Eksposure Pembiayaan 2.001.243 1.039.128 2.001.243 415.651 1.156.861 47,87%
Khusus 4)
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250.00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 5.825.046 4.805.826 5.825.046 528.554 4.809.697 75.70%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 21.019.557 - 21.019.557 - 10.509.779 50.00%
10 Kredit Beragun Properti 10.277.427 3.367.830 10.277.427 336.783 5.502.684 51.84%
Kredit Beragun Properti 3.744.135 1.002.414 3.744.135 100.241 1.436.947 37,38%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0.00%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti 6.533.292 2.365.416 6.533.292 236.542 4.065.737 60,06%
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0.00%
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0.00%
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 584.001 - 584.001 - 584.439 100.07%
12 Aset Lainnya 4.626.837 - 4.626.837 - 3.724.318 80,49%
13 Total 178.197.557 121.932.721 178.197.557 18.678.438 115.206.833 58,52%
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
178 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 181
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
Kategori Portofolio Laporan Laporan Rata-rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 33.147.215 - 33.147.215 - - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 13.644.431 6.901.498 13.644.431 740.885 9.862.882 68,56%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0,00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 4.804.423 74.196 4.804.423 7.420 1.598.853 33,23%
Tagihan kepada Perusahaan 23.817.231 20.018.328 23.817.231 2.811.572 10.059.728 37,78%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 68.102.750 85.725.915 68.102.750 13.837.573 67.814.010 82,76%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan 19.472 - 19.472 - - 0,00%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lain 3)
Eksposure Pembiayaan 2.001.243 1.039.128 2.001.243 415.651 1.156.861 47,87%
Khusus 4)
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250,00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 16.091.837 4.805.826 16.091.837 528.554 12.407.936 74,65%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 21.019.557 - 21.019.557 - 10.509.779 50,00%
10 Kredit Beragun Properti 10.277.427 3.367.830 10.277.427 336.783 5.502.684 51,84%
Kredit Beragun Properti 3.744.135 1.002.414 3.744.135 100.241 1.436.947 37,38%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0,00%
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Beragun Properti 6.533.292 2.365.416 6.533.292 236.542 4.065.737 60,06%
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0,00%
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus
Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0,00%
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 616.765 - 616.765 - 617.203 100,07%
12 Aset Lainnya 5.583.714 - 5.583.714 - 4.184.042 74,93%
13 Total 199.148.587 121.932.721 199.148.587 18.678.438 123.770.283 56,82%
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 179
Page 182
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank Secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 24.851.253 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 10.991.166
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 2.615.648 - - 470.857
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 14.332.301 2.905.190 - 692.135
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum2) 4.926.644 1.403.822 - 7.130.861 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 186.947
Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 48.759 5.905.275
dan Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 1.195.880 - 791.759 - 391.082 - 2.362.758 3.370.816
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 1.195.880 - 791.759 391.082 379.039
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 1.195.880
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 791.759 391.082 379.039
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - -
yang Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 1.983.719 3.370.816
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 3.370.816
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 1.983.719
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 102.154 374.367
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 931.530 - 3.637.286
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
180 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 183
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 24.851.253
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
150.959 2.787.189 - 13.929.313
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
902.050 - - - 3.988.555
8.699.177 - - - 26.628.803
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.274.430 66.884.036 - 220.657 - 81.840.450
- - - - -
1.051.884 1.178.063 - - 2.416.894
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- 399.566 - 6.353.600
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.381.029 1.521 - - - - - 1.119.365 10.614.210
- - 12.468 - - - 1.074.148 3.844.376
- - 12.468 - - - - 12.468
1.074.148 2.270.029
- - - - - - 1.561.880
- - - - -
- 1.368.561 1.521 - - 45.217 6.769.834
45.217 45.217
- 3.370.816
- 1.368.561 1.521 - - - 3.353.801
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
107.480 - 584.001
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
58.021 - - 4.626.837
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 181
Page 184
Manajemen Risiko
Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih
No Bobot Risiko Laporan Posisi (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK (Setelah pengenaan
Keuangan FKK) FKK dan Teknik MRK)
1 < 40% 50.209.978 19.224.708 76.15% 52.873.188
2 40% - 70% 40.094.151 12.032.803 79.81% 41.604.271
3 75% 22.223.056 13.219.276 67,90% 24.063.608
4 80% 186.947 - 100.00% 186.947
5 85% 1.211.923 578.680 71,26% 1.275.951
6 90% - 100% 60.031.677 75.699.755 53,41% 72.498.098
7 105% - 130% 1.178.063 - 100.00% 1.178.063
8 150% 3.039.240 1.177.499 75,26% 3.173.347
9 250% 22.522 - 100.00% 22.522
10 400% - - 0.00% -
11 1250% - - 0.00% -
Total Tagihan Bersih 178.197.557 121.932.721 65.60% 196.875.995
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 33.147.215 - -
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik - 11.447.169
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 3.438.936 - - 470.857
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 14.332.301 2.905.190 - 692.135
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum2) 4.926.644 1.403.822 - 7.130.861 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - 19.472 - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 186.947
Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 48.759 16.172.066
dan Portofolio Ritel
182 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 185
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 33.147.215
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
150.959 2.787.189 - 14.385.316
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
902.050 - - - 4.811.843
8.699.177 - - - 26.628.803
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.274.430 66.983.909 - 220.657 - 81.940.323
- - - - 19.472
1.051.884 1.178.063 - - 2.416.894
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- 399.566 - 16.620.391
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 183
Page 186
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 1.195.880 - 791.759 - 391.082 - 2.362.758 3.370.816
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 1.195.880 - 791.759 391.082 379.039
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 1.195.880
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 791.759 391.082 379.039
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 1.983.719 3.370.816
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 3.370.816
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 1.983.719
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 102.154 407.131
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 1.428.683 - 4.097.010
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
184 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 187
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.381.029 1.521 - - - - - 1.119.365 10.614.210
- - 12.468 - - - 1.074.148 3.844.376
- - 12.468 - - - - 12.468
1.074.148 2.270.029
- - - - - - 1.561.880
- - - - -
- 1.368.561 1.521 - - 45.217 6.769.834
45.217 45.217
- - 3.370.816
- 1.368.561 1.521 - - - 3.353.801
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
107.480 - 616.765
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
58.021 - - 5.583.714
Tagihan Bersih Tagihan Bersih TRA Tagihan Bersih
No Bobot Risiko Laporan Posisi (sebelum pengenaan Rata-Rata FKK (Setelah pengenaan
Keuangan FKK) FKK dan Teknik MRK)
1 < 40% 59.826.381 19.224.708 79,05% 62.489.591
2 40% - 70% 40.569.626 12.032.803 80,00% 42.079.746
3 75% 32.489.847 13.219.276 75,11% 34.330.399
4 80% 186.947 - 100,00% 186.947
5 85% 1.211.923 578.680 71,26% 1.275.951
6 90% - 100% 60.624.038 75.699.755 53,62% 73.090.459
7 105% - 130% 1.178.063 - 100,00% 1.178.063
8 150% 3.039.240 1.177.499 75,26% 3.173.347
9 250% 22.522 - 100,00% 22.522
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Total Tagihan Bersih 199.148.587 121.932.721 67,84% 217.827.025
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 185
Page 188
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 24.863.282 - - - - 24.863.282
2 Tagihan kepada Entitas 12.796.683 - 1.132.630 - - 13.929.313
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.023.097 2.596 24.359 1.630 1.612.714 6.664.396
5 Tagihan berupa Covered - - - - - -
Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan 26.992.439 - 223.161 - - 27.215.600
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 22.522 - - - - 22.522
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah 2.841.679 61.068 656.306 285.323 - 3.844.376
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 4.742.278 119.536 1.157.521 750.499 - 6.769.834
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 10.116.020 1.503.681 4.349.395 5.050.461 - 21.019.557
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 3.766.800 254.730 1.259.539 915.232 157.299 6.353.600
Usaha Kecil dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 72.561.719 80.619 6.603.517 4.678.425 573.674 84.497.954
14 Tagihan yang Telah Jatuh 416.791 10.152 100.801 55.566 691 584.001
Tempo
15 Aset Lainnya 4.626.837 - - - - 4.626.837
Total 168.770.147 2.032.382 15.507.229 11.737.136 2.344.378 200.391.272
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
186 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 189
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 33.159.244 - - - - 33.159.244
2 Tagihan kepada Entitas 13.252.686 - 1.132.630 - - 14.385.316
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.846.385 2.596 24.359 1.630 1.612.714 7.487.684
5 Tagihan berupa Covered - - - - - -
Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan 26.992.439 - 223.161 - - 27.215.600
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 22.522 - - - - 22.522
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah 2.841.679 61.068 656.306 285.323 - 3.844.376
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 4.742.278 119.536 1.157.521 750.499 - 6.769.834
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 10.116.020 1.503.681 4.349.395 5.050.461 - 21.019.557
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 10.163.491 708.631 4.088.332 1.502.638 157.299 16.620.391
Usaha Kecil dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 72.681.064 80.619 6.603.517 4.678.425 573.674 84.617.299
14 Tagihan yang Telah Jatuh 444.005 10.939 104.373 56.757 691 616.765
Tempo
15 Aset Lainnya 5.282.254 33.081 203.644 64.735 - 5.583.714
Total 185.544.067 2.520.151 18.543.238 12.390.468 2.344.378 221.342.302
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 187
Page 190
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
Bank Secara Individu
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
No Kategori Portofolioa
Tanpa
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Total
Kontrak
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 13.584.183 2.588.274 3.590 74.080 8.613.155 24.863.282
2 Tagihan kepada Entitas 2.472.603 4.105.828 7.199.923 150.959 - 13.929.313
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 2.852.012 1.907.451 430.682 515.519 958.732 6.664.396
5 Tagihan berupa Covered - - - - - -
Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan 5.115.960 5.323.646 14.605.120 2.170.874 - 27.215.600
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat - - - - 22.522 22.522
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah 3.022.677 211.642 482.624 127.433 - 3.844.376
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 5.475.166 500.420 359.115 435.133 - 6.769.834
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 284.154 1.957.541 3.650.717 15.127.145 - 21.019.557
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 1.868.407 1.853.780 441.659 2.189.754 - 6.353.600
Usaha Kecil dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 33.397.330 31.309.677 11.920.250 7.870.697 - 84.497.954
14 Tagihan yang Telah Jatuh 395.877 92.328 27.725 68.071 - 584.001
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 4.626.837 4.626.837
Total 68.468.369 49.850.587 39.121.405 28.729.665 14.221.246 200.391.272
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
188 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 191
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
No Kategori Portofolioa
Tanpa
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Total
Kontrak
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 18.429.498 4.476.208 555.442 421.498 9.276.598 33.159.244
2 Tagihan kepada Entitas 2.777.786 4.206.558 7.250.013 150.959 - 14.385.316
Sektor Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - -
Pembangunan Multilateral
dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 3.658.181 1.917.451 430.682 515.519 965.851 7.487.684
5 Tagihan berupa Covered - - - - - -
Bond
6 Tagihan kepada Perusahaan 5.115.960 5.323.646 14.605.120 2.170.874 - 27.215.600
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat - - - - 22.522 22.522
Berharga/Piutang
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah 3.022.677 211.642 482.624 127.433 - 3.844.376
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti 5.475.166 500.420 359.115 435.133 - 6.769.834
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan - - - - - -
Tanah, Pengolahan Tanah,
dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 284.154 1.957.541 3.650.717 15.127.145 - 21.019.557
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 9.533.532 4.452.322 444.758 2.189.779 - 16.620.391
Usaha Kecil dan Portofolio
Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 33.432.155 31.314.133 11.920.250 7.870.697 80.064 84.617.299
14 Tagihan yang Telah Jatuh 426.829 94.107 27.758 68.071 - 616.765
Tempo
15 Aset Lainnya - - - - 5.583.714 5.583.714
Total 82.155.938 54.454.028 39.726.479 29.077.108 15.928.749 221.342.302
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 189
Page 192
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada Bank
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan
No Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 3.354.139,00 - - -
3 Industri pengolahan - 455.123,00 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.480.612,00 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan - - - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.787.189,00 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan - - - - -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 2.717.118,00 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 15.753,00 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 24.863.282,00 119.379,00 - 6.664.396,00 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak - - - - -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya - - - - -
Total 24.863.282 13.929.313 - 6.664.396 -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
190 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 193
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan
berupa Surat Tagihan
kepada Kredit untuk
Berharga/ kepada
Perusahaan Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Efek dan Beragun Beragun Tanah, Aset
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada Telah Jatuh
Lembaga Rumah Properti Pengolahan Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Jasa Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Keuangan Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 46.445 130.429 - - 43.494 3.988.906 2.450 -
- - 12.928 19.460 - - 6.197 4.038.231 2.725 -
- - 965.447 2.276.185 - - 157.178 34.223.398 190.171 -
- - 12.833 5.111 - - 1.701 913.252 269 -
- - 22.953 41.855 - - 8.627 342.520 - -
- - 357.548 329.286 - - 85.534 2.069.002 31.620 -
78.432 - 2.059.249 3.472.720 - - 769.373 15.592.102 219.584 -
- - 126.068 184.524 - - 16.165 2.213.674 5.646 -
- - 64.843 30.087 - - 12.808 52.759 13.943 -
- - 14.944 70.188 - - 193 8.195.651 - -
27.122.168 22.514 - - - - - 58.526 - -
- - - 8.140 - - 1.688 1.191.266 - -
- - 8.522 11.105 - - - 2.468.554 - -
- - 64.688 137.892 - - 10.555 3.898.370 6.954 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 4 - - -
- - 11.778 10.582 - - 3.544 - - -
- - 749 3.791 - - - 225.434 - -
- - 63.395 14.322 - - 117.292 41.107 1.914 -
- - 336 - - - 6.404 - 281 -
- - - - - - - - - -
- - 11.650 24.157 - 21.019.557 5.090.893 6.555 108.444 -
- - - - - - - - - -
15.000 8 - - - - 21.950 4.978.647 - 4.626.837
27.215.600 22.522 3.844.376 6.769.834 - 21.019.557 6.353.600 84.497.954 584.001 4.626.837
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 191
Page 194
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada Bank
Tagihan Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan
No Sektor Ekonomi kepada berupa
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank
Pemerintah Covered Bond
Publik dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 3.354.139 - - -
3 Industri pengolahan - 455.123 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.480.612 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan - - - - -
Daur Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.787.189 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan - - - - -
Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 2.717.118 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - 15.753 - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 24.863.282 119.379 - 6.664.396 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak - - - - -
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang
Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan - - - - -
Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas - - - - -
yang Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra - - - - -
Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya 8.295.962 456.003 - 823.288 -
Total 33.159.244 14.385.316 - 7.487.684 -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
192 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 195
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan
berupa Surat Tagihan
kepada Kredit untuk
Berharga/ kepada
Perusahaan Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Efek dan Beragun Beragun Tanah, Aset
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada Telah Jatuh
Lembaga Rumah Properti Pengolahan Lainnya
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Tempo
Jasa Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Keuangan Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 46.445 130.429 - - 2.042.167 3.988.906 6.312 -
- - 12.928 19.460 - - 6.202 4.038.231 2.725 -
- - 965.447 2.276.185 - - 1.034.844 34.223.398 192.808 -
- - 12.833 5.111 - - 1.701 913.252 269 -
- - 22.953 41.855 - - 8.627 342.520 - -
- - 357.548 329.286 - - 85.534 2.069.002 31.620 -
78.432 - 2.059.249 3.472.720 - - 7.611.579 15.611.911 244.152 -
- - 126.068 184.524 - - 16.197 2.213.674 5.648 -
- - 64.843 30.087 - - 13.353 52.759 13.956 -
- - 14.944 70.188 - - 193 8.195.651 - -
27.122.168 22.514 - - - - 63 77.998 126 -
- - - 8.140 - - 1.688 1.191.266 - -
- - 8.522 11.105 - - 2 2.468.554 - -
- - 64.688 137.892 - - 10.576 3.898.370 6.954 -
- - - - - - - - - -
- - - - - - 4 - - -
- - 11.778 10.582 - - 3.559 - - -
- - 749 3.791 - - - 225.434 - -
- - 63.395 14.322 - - 117.461 41.107 1.917 -
- - 336 - - - 553.564 - 1.833 -
- - - - - - - - - -
- - 11.650 24.157 - 21.019.557 5.090.963 6.555 108.445 -
- - - - - - 164 - - -
15.000 8 - - - - 21.950 5.058.711 - 5.583.714
27.215.600 22.522 3.844.376 6.769.834 - 21.019.557 16.620.391 84.617.299 616.765 5.583.714
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 193
Page 196
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
No Keterangan
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 264.465.892 2.508.522 17.971.670 16.415.429 1.571.620 302.933.133
2 Tagihan yang mengalami
peningkatan dan pemburukan
risiko kredit (Stage 2 dan 3)
a. Belum jatuh tempo 14.339.290 39.641 594.423 88.902 188.790 15.251.046
b. Telah jatuh tempo 1.313.395 21.413 205.492 135.950 1.119 1.677.369
3 Cadangan kerugian 456.040 15.643 107.251 84.864 64 663.862
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 1
4 Cadangan kerugian 139.219 5.315 30.036 24.583 - 199.153
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 2
5 Cadangan kerugian 2.405.498 7.061 108.234 82.909 - 2.603.702
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 2.261.653 104.238 831.429 451.448 - 3.648.768
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Wilayah
No Keterangan
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 281.989.522 3.014.026 21.089.108 17.099.287 1.571.620 324.763.563
2 Tagihan yang mengalami - -
peningkatan dan pemburukan
risiko kredit (Stage 2 dan 3)
a. Belum jatuh tempo 14.339.290 39.641 594.423 88.902 188.790 15.251.046
b. Telah jatuh tempo 1.594.107 29.533 238.888 148.238 1.119 2.011.885
3 Cadangan kerugian 1.486.461 41.499 222.076 127.678 64 1.877.778
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 1
4 Cadangan kerugian 139.219 5.315 30.036 24.583 - 199.153
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 2
5 Cadangan kerugian 2.405.498 7.061 108.234 82.909 - 2.603.702
penurunan nilai (CKPN) -
Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 5.553.260 275.819 1.354.538 669.656 - 7.853.273
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
194 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 197
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
No Sektor Ekonomi CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum Telah Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Jatuh Buku
Tempo Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan 6.218.774 1.868 8.882 4.445 525 6.440 -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 14.092.333 - 4.659 3.458 - 1.934 -
3 Industri pengolahan 79.007.056 1.843.021 225.816 114.926 26.228 255.452 -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air 6.905.274 112 492 834 33 224 -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air 1.111.759 - - 1.377 - - -
Limbah, Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 9.041.263 4.097.462 68.542 17.746 3.831 42.476 -
7 Perdagangan besar dan eceran; 45.548.701 901.233 836.490 184.862 47.884 401.693 2
Reparasi dan Perawatan Mobil
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 6.782.070 366.780 9.756 15.831 2.615 4.767 -
9 Penyediaan Akomodasi dan 204.064 1.203 26.158 4.158 284 12.271 -
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 9.735.188 7.128 - 3.551 2.816 39 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 65.556.903 5.211.337 245.655 6.329 1.563 - -
12 Real Estat 1.553.271 565.227 - 166 - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan 2.920.037 13.013 - 544 899 - -
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 5.027.317 1.378.650 11.890 11.292 8.159 5.438 -
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, - - - - - - -
Pertahanan dan Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 4 - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 27.053 575 - 825 91 111 -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 229.974 - - 121 - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 260.061 8.081 3.331 5.433 1.004 2.028 4
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai 8.122 - 515 84 - 234 -
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional - - - - - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 30.451.724 231.148 235.183 186.510 62.031 123.963 12.305
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 18.252.185 624.208 - 101.370 41.190 1.746.632 3.636.457
Total 302.933.133 15.251.046 1.677.369 663.862 199.153 2.603.702 3.648.768
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 195
Page 198
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
No Sektor Ekonomi CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum Telah Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Jatuh Buku
Tempo Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan 8.295.583 1.868 45.925 115.763 525 6.440 185.352
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 14.092.375 - 4.659 3.496 - 1.934 336
3 Industri pengolahan 79.935.207 1.843.021 251.869 188.827 26.228 255.452 156.727
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air 6.905.274 112 492 834 33 224 -
Panas dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air 1.111.759 - - 1.377 - - 1
Limbah, Pengelolaan dan Daur
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 9.041.263 4.097.462 68.542 17.746 3.831 42.476 -
7 Perdagangan besar dan eceran; 53.146.642 901.233 1.091.829 47.884 401.693 3.552.528
Reparasi dan Perawatan Mobil 1.151.558
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 6.782.386 366.780 9.788 16.144 2.615 4.767 3.128
9 Penyediaan Akomodasi dan 207.258 1.203 26.313 6.950 284 12.271 61.468
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 9.735.197 7.128 - 3.560 2.816 39 746
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 65.576.637 5.211.337 245.957 6.703 1.563 - 245
12 Real Estat 1.553.295 565.227 - 190 - - 123
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan 2.920.074 13.013 - 579 899 - 526
Teknis
14 Aktivitas Penyewaan dan 5.027.494 1.378.650 11.895 11.453 8.159 5.438 1.968
Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, - - - - - - -
Pertahanan dan Jaminan Sosial
Wajib
16 Pendidikan 4 - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 27.105 575 2 865 91 111 731
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 229.974 - - 121 - - 9.505
19 Aktivitas Jasa Lainnya 261.432 8.081 3.419 6.720 1.004 2.028 1.641
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai 598.203 - 16.006 56.943 - 234 227.938
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional - - - - - - -
dan Badan Ekstra Internasional
Lainnya
22 Rumah Tangga 30.451.858 231.148 235.189 186.579 62.031 123.963 13.799
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 164 - - - - - 54
24 Lainnya 28.864.379 624.208 - 101.370 41.190 1.746.632 3.636.457
Total 324.763.563 15.251.046 2.011.885 1.877.778 199.153 2.603.702 7.853.273
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
196 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 199
Manajemen Risiko
Upaya mengatasi Tunggakan dan Penurunan Nilai
Untuk menjaga kualitas kredit tetap terjaga dengan baik, maka pemantauan terhadap debitur yang mengalami
tunggakan dan penurunan nilai dilakukan secara rutin. Pemantauan direalisasikan pada setiap kategori kredit
(Korporasi, Komersial, Small and Medium Enterprise atau SME, Micro Business dan Retail Lending, termasuk Digital
Lending) serta sektor industri maupun portofolio kredit secara keseluruhan.
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d. 180
> 180 hari Total
hari hari
a b c d e f
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan 205.042 100.610 1.456.401 1.762.053
yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 205.042 100.610 1.456.401 1.762.053
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d. 180
> 180 hari Total
hari hari
a b c d e f
1 Kredit yang termasuk dalam Tagihan 357.251 259.112 1.480.206 2.096.569
yang Telah Jatuh Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk dalam - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 357.251 259.112 1.480.206 2.096.569
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 197
Page 200
Manajemen Risiko
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank Secara Individual
Performing
No (Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d e f
1 Surat Berharga 8.547.320 799 - -
2 Kredit 143.411.383 2.226.053 1.677.370 1.178.052
a. Korporasi 100.160.698 1.423.786 530.748 487.176
b. Ritel 43.250.685 802.267 1.146.622 690.876
3 Transaksi Rekening Administratif 121.956.266 52.990 - -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Performing
No (Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d e f
1 Surat Berharga 17.194.076 799 - -
2 Kredit 154.629.618 3.138.216 1.677.370 1.178.052
a. Korporasi 100.200.376 1.424.183 530.748 487.176
b. Ritel 54.429.242 1.714.033 1.146.622 690.876
3 Transaksi Rekening Administratif 121.956.266 52.990 - -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
198 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 201
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 hari
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
g h i j
- - - -
84.684 26 - -
84.684 26 - -
- - - -
- - - -
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 hari
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
g h i j
- - - -
407.122 293.577 12.078 8.202
84.684 26 - -
322.438 293.551 12.078 8.202
- - - -
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 199
Page 202
Manajemen Risiko
Definisi Aset yang Direstrukturisasi
Dalam rangka meminimalkan kerugian kredit, Bank mempertimbangkan restrukturisasi atas kredit untuk peminjam
yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya namun masih dapat bekerja sama, sepanjang hal ini
memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.
Restrukturisasi Kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang
mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.
Bank hanya diperbolehkan melakukan restrukturisasi kredit untuk peminjam yang memiliki kriteria sebagai berikut:
i. Debitur mengalami penurunan kemampuan pembayaran pokok dan atau bunga kredit; dan
ii. Debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan mampu memenuhi kewajiban setelah restrukturisasi
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank Secara Individual
Non Perfoming
Performing (Kualitas L dan DPK)
No (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d e f
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 3.713.223 1.035.516 1.150.326 897.173
a. Korporasi 2.693.931 817.854 507.652 486.877
b. Ritel 1.019.292 217.661 642.673 410.296
3 Transaksi Rekening Administratif 150.009 94 - -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Non Perfoming
Performing (Kualitas L dan DPK)
No (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d e f
1 Surat Berharga - - - -
2 Kredit 3.916.565 1.151.048 1.181.024 927.280
a. Korporasi 2.693.931 817.854 507.652 486.877
b. Ritel 1.222.634 333.193 673.371 440.403
3 Transaksi Rekening Administratif 150.009 94 - -
Mulai tahun 2023 BTPN menggunakan format sesuai SEOJK 24/2021. Dengan demikian informasi tahun 2022
tidak dapat disampaikan karena adanya perbedaan format disclosure
200 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 203
Manajemen Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
g h i j k l
- - - - - -
645.410 86.396 381.862 64.421 3.836.277 1.781.872
- - 167.867 196 3.033.716 1.304.535
645.410 86.396 213.995 64.225 802.561 477.338
11.871 94 - - - -
(dalam jutaan Rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
g h i j k l
- - - - - -
645.410 86.396 381.862 64.421 3.836.277 1.781.872
- - 167.867 196 3.033.716 1.304.535
645.410 86.396 213.995 64.225 802.561 477.338
11.871 94 - - - -
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 201
Page 204
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Kredit Counterparty
Risiko kredit counterparty bagi Bank adalah risiko yang timbul dari kegagalan pembayaran counterparty atas suatu
kontrak dengan pihak Bank yang menyebabkan potensi kerugian bagi Bank untuk menggantikan kontrak tersebut.
Counterparty credit risk pada umumnya timbul dari FX swap dan transaksi repo/reverse repo. Mitigasi counterparty
credit risk dilakukan sesuai SE OJK 24/SEOJK.03/2021, yaitu dengan pengakuan keberadaan agunan, garansi,
penjaminan, atau asuransi kredit dan dilengkapi dengan kebijakan Bank untuk mengelola risiko kredit dari
counterparty.
Tabel CCR1: Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
Alpha
Digunakan
Replacement Potential Future untuk
No EEPE Tagihan Bersih ATMR
Cost (RC) Exposure (PFE) Perhitungan
Regulatory
EAD
a b c d e f g h
1 SA-CCR 1.131.480.848.890 1.379.431.913.419 1,4 3.515.277.867.233
(untuk derivatif)
2 Metode Internal Model N/A N/A
(untuk derivatif dan
SFT)
3 Pendekatan N/A N/A
sederhana untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan
komprehensif untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
Total
Tabel CCR2: Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CVA)
No Tagihan Bersih ATMR
Total porfolios berdasarkan Advanced CVA capital charge N/A N/A
1 (i) komponen VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
2 (ii) komponen Stressed VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
3 Semua Portofolio sesuai Standardized CVA Capital Charge 1.190.788.790.928
4 Total sesuai CVA Capital Charge 1.190.788.790.928
202 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 205
Manajemen Risiko
Tabel CCR3: Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Kategori Total Tagihan
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya
Portofolio Bersih
Tagihan 12.029.467.415 12.029.467.415
kepada
Pemerintah
dan Bank
Sentral
Tagihan
kepada Entitas
Sektor Publik
Tagihan
kepada Bank
Pembangunan
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
Tagihan 458.652.657.594 2.217.189.696.279 - 2.675.842.353.874
kepada Bank
Lain
Tagihan
kepada
perusahaan
sekuritas
Tagihan 525.838.540.952 14.218.494.778 287.349.010.215 827.406.045.945
kepada
Korporasi
Tagihan
kepada Usaha
Mikro, Usaha
Kecil, dan
Portofolio Ritel
Aset lainnya
Total 12.029.467.415 984.491.198.546 2.231.408.191.057 287.349.010.215 3.515.277.867.233
Tabel CCR6: Tagihan bersih Derivatif Kredit
Proteksi yang Dibeli Proteksi yang DIjual
Nilai Notional NULL
Single-name credit default swaps
Index credit default swaps
Total return swaps
Credit options
Derivatif kredit lainnya
Total Nilai Notional NULL NULL
Nilai wajar NULL NULL
Nilai wajar positif (aset)
Nilai wajar negatif (kewajiban)
B. Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan risiko pada posisi neraca dan rekening administratif, termasuk transaksi derivatif akibat
perubahan dari kondisi pasar. Perubahan kondisi pasar dimaksud mencakup pergerakan nilai tukar, suku bunga,
harga opsi, termasuk di dalamnya perubahan dari credit spread dan potensi gagal bayar. Risiko pasar terdapat
pada posisi trading book dan banking book yang berasal dari eksposur valuta asing, surat berharga, derivatif, dan
instrumen keuangan/pasar uang.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 203
Page 206
Manajemen Risiko
Risiko suku bunga pada banking book dapat timbul 3. Satuan Kerja Internal Audit/SKAI (third line of
dari perbedaan eksposur aktiva dan pasiva Bank dan defense)
pergerakan suku bunga yang akan mempengaruhi
pendapatan dan nilai ekonomis modal Bank. Penetapan limit risiko pasar ditinjau secara berkala
untuk menjamin kesesuaian dengan perkembangan
Kerangka Manajemen Risiko Pasar bisnis serta kondisi ekonomi dan pasar terbaru
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian berdasarkan faktor- faktor risiko nilai tukar dan suku
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai bunga.
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen kunci
dalam kerangka pengendalian risiko tersebut adalah: Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
1. Kebijakan dan Prosedur Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas Sistem Informasi Manajemen Risiko
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi Identifikasi risiko pasar senantiasa dilakukan melalui
operasional dan organisasi di Bank terkait analisis setiap produk, transaksi atau layanan yang
manajemen risiko pasar. ditawarkan oleh Bank melalui program hingga produk,
transaksi atau layanan tersebut menjadi eksposur risiko
2. Limit Eksposur pasar yang diukur, dipantau, dan dikontrol secara harian.
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan
risiko pasar. Limit/Toleransi risiko pasar Untuk setiap pengembangan fitur dan pertumbuhan
disesuaikan dengan regulasi terkait, kebijakan yang signifikan, risiko pasar senantiasa diidentifikasi
global dan kebijakan lokal di Bank. kembali secara terus menerus dan didiskusikan bersama
antara Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), dalam
3. Pendelegasian Wewenang Risiko hal ini adalah unit kerja Manajemen Risiko Pasar dan
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas Likuiditas, dengan unit-unit bisnis terkait.
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat Saat ini portofolio Surat berharga yang dimiliki Bank
persetujuan dari komite manajemen di Bank. dikategorikan sebagai trading book dan banking book.
Surat berharga trading book terutama digunakan untuk
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan memenuhi permintaan dari nasabah. Sedangkan surat
Limit berharga banking book dikelola untuk tujuan sebagai
Bank secara berkala melakukan peninjauan terhadap cadangan likuiditas dan untuk mendapatkan imbal hasil
kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit yang optimal sesuai dengan rencana bisnis dan tingkat
dalam mengelola risiko pasar, sehingga selaras dengan risiko tertentu yang diterima oleh Manajemen.
peraturan eksternal seperti Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) No. 18/POJK.03.2016 dan Surat Eksposur valuta asing Bank sebagian besar berasal
Edaran OJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang penerapan dari transaksi FX yang dilakukan untuk kepentingan
manajemen risiko. Selain itu, kebijakan ini juga disusun nasabah dan swap atas sumber dana yang diperoleh
sejalan dengan kebijakan global risiko pasar dan risiko dalam mata uang asing. Pengukuran eksposur risiko
likuiditas dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation nilai tukar dilakukan atas posisi devisa neto Bank. Posisi
(SMBC) karena BTPN merupakan grup SMBC. devisa neto Bank di bawah 1,0% dari modal, atau jauh
di bawah ketentuan ambang batas maksimum Bank
Kebijakan dan prosedur risiko pasar Bank menetapkan Indonesia, yaitu 20,0% dari modal.
aturan dan standar yang jelas atas semua aktivitas
bisnis, pengendalian, strategi operasional dan organisasi Bank melakukan proses revaluasi (mark to market)
di Bank terkait risiko pasar. Bank memiliki metodologi berdasarkan harga pasar setiap akhir hari. Bank juga
berikut langkah-langkah yang terukur dan jelas untuk mengamati eksposur risiko pasar secara harian sebagai
mengidentifikasi, mengukur dan memantau risiko pasar. bagian dari mitigasi risiko serta memastikan eksposur
tersebut tidak melebihi limit yang telah ditetapkan oleh
Untuk memastikan pengendalian risiko berjalan dengan asset liabilities committee (ALCO).
baik, Bank juga check dan balances serta melakukan
pemisahan front office, middle office, dan back office, Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
serta penerapan kerangka kerja Three Lines of Defense, untuk risiko pasar dan kebutuhan modal atas eksposur
yaitu: risiko pasar dilakukan berdasarkan pendekatan standar
1. Pimpinan Unit Kerja (PUK) (first line of defense) sesuai dengan regulasi yang berlaku.
2. Market and Liquidity Risk Management
Departement dan Unit Kepatuhan (second line of
defense)
204 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 207
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
No Jenis Risiko
Beban Beban Beban Beban
ATMR ATMR ATMR ATMR
Modal Modal Modal Modal
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10)
1 Risiko Suku Bunga
a. Risiko Spesifik - - - - - - - -
b. Risiko Umum 38.383 479.787 38.383 479.787 48.575 607.187 48.575 607.187
2 Risiko Nilai Tukar 14.874 185.925 14.874 185.925 8.807 110.085 8.807 110.085
3 Risiko Ekuitas - - - - - -
4 Risiko Komoditas - - - - - -
5 Risiko Option - - - - - - - -
Total 53.257 665.712 53.257 665.712 57.382 717.272 57.382 717.272
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan melaporkan hasil pengukuran dan pemantauan limit risiko pasar yang
telah ditetapkan ALCO secara harian. Bank juga secara rutin melakukan perhitungan PV01 dan simulasi proyeksi
perubahan Net Interest Income (NII) dan Economic Value of Equity (EVE) yang dilaporkan dalam rapat yang
diselenggarakan oleh komite ALCO dan Komite Manajemen Risiko (KMR).
Setiap tahun, atau bila ada penambahan fitur atau produk, Bank melakukan validasi atas hasil pengukuran dari sistem
yang digunakan. Sistem informasi yang ada saat ini telah dapat memfasilitasi proses revaluasi (mark to market),
memberikan informasi terkini atas eksposur risiko pasar Bank, serta memonitor pergerakan faktor risiko pasar Bank.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Pasar
Pemantauan terhadap Risiko Pasar dilakukan melalui Asset Liabilities Committee (ALCO) dan Komite Manajemen
Risiko. Sistem Pengendalian Internal telah efektif dalam mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Pasar. Internal
Audit melakukan audit secara berkala terhadap kecukupan kebijakan, prosedur, limit, serta toleransi dan kepatuhan
dari setiap pihak yang terkait dengan penerapan manajemen risiko pasar sesuai dengan rencana audit Bank yang telah
ditetapkan.
Struktur Organisasi Tata Kelola Risiko Pasar
Komite Pemantau Risiko
Komite Manajemen Risiko (KMR)
dan/atau Asset Liabilities Committee (ALCO)
2nd line of defense
1st line of defense Satuan Kerja Manajemen Risiko 3rd line of defense
Pimpinan Unit Kerja (Market & Liquidity Risk Management/ Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
MLRM)
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 205
Page 208
Manajemen Risiko
Pengungkapan Risiko Suku Bunga dalam memutuskan strategi bisnis maupun strategi lindung
Banking Book nilai yang harus dilakukan untuk mengembalikan angka
Eksposur banking book atas aset dan liabilitas Bank IRRBB ke tingkatan yang diinginkan.
diukur menggunakan analisis sensitivitas berdasarkan
profil kesenjangan repricing suku bunga untuk Market and Liquidity Risk Management bertanggung
menghitung dampak perubahan suku bunga terhadap jawab melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB
laba bersih Bank dengan menggunakan pendekatan secara berkala untuk dilaporkan kepada Direksi dan
Net Interest Income (NII), dan dampak perubahan ALCO/KMR. Sedangkan unit bisnis dan treasury yang
suku bunga terhadap modal Bank, atau dengan bertanggung jawab untuk melakukan strategi bisnis dan
menggunakan pendekatan Economic Value of Equity lindung nilai yang telah dirumuskan tersebut.
(EVE).
Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk
Risiko suku bunga dalam Banking Book posisi Desember 2023 dapat dilihat bahwa perubahan
Nama Bank : PT Bank BTPN Tbk (individu) EVE tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock
Posisi Laporan : Desember 2023 Up, yaitu sebesar Rp1,89 triliun atau 6,11% dari CET1.
Sementara dari perspektif perubahan NII, pada skenario
Analisis Kualitatif Parallel Shock Down, NII Bank diproyeksikan mengalami
Pengukuran IRRBB dilakukan menggunakan metode penurunan sebesar Rp0,13 triliun atau 4,45% dari
standar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proyeksi NII Bank pada kondisi baseline.
melakukan pengelolaan IRRBB, Bank telah menetapkan
risk appetite yang diwujudkan dalam bentuk internal Laporan Perhitungan IRRBB
buffer atas maksimum perubahan EVE yang harus Nama Bank : PT Bank BTPN Tbk (individu)
dijaga. Apabila tingkat IRRBB telah mendekati Posisi Laporan : Desember 2023
atau melampaui angka buffer tersebut, ALCO akan Mata Uang : Total dalam Rupiah
Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Desember 2023 Desember 2022 Desember 2023 Desember 2022
Parallel up (1.892.060,17) (1.840.272,22) 77.558,71 (120.707,86)
Parallel down 1.840.476,02 1.745.706,33 (132.556,17) 74.096,31
Steepener 558.565,46 689.867,33
Flattener (984.681,32) (1.100.938,05)
Short rate up (1.269.211,06) (1.279.731,65)
Short rate down 1.273.759,07 1.277.028,64
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 1.892.060,17 1.840.272,22 132.556,17 120.707,86
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income 30.989.831,98 29.437.312,07 2.981.729,07 3.988.377,52
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 6,11% 6,25% 4.45% 3,03%
Projected Income (untuk ∆ NII)
206 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 209
Manajemen Risiko
C. Risiko Likuiditas Untuk menerapkan kebijakan, prosedur dan
Risiko likuiditas adalah risiko yang mungkin timbul menetapkan batasan-batasan pada risiko likuiditas
akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi secara efektif, Bank juga telah secara jelas menetapkan
kewajiban yang jatuh tempo dengan menggunakan arus pemisahan tugas, tanggung jawab dan wewenang
kasnya dan/atau aset likuidnya yang berkualitas tinggi yang jelas antara unit yang bertanggung jawab dalam
yang dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan pengelolaan risiko likuiditas yaitu unit kerja yang kerja
kondisi keuangan Bank. yang memiliki aktivitas yang terekspos terhadap risiko
likuiditas. Direktorat Manajemen Risiko memberikan
Risiko likuiditas juga berkaitan dengan optimalisasi masukan dan analisis yang independen dan objektif
struktur neraca dan risiko struktural terhadap dalam proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu. dan pengelolaan risiko likuiditas.
Pengelolaan risiko likuiditas Bank berupaya agar dapat
mengelola risiko likuiditas dalam perspektif jangka Kebijakan dan prosedur yang saat ini diterapkan juga
pendek maupun struktural. telah mengatur pengelolaan risiko likuiditas dimasa
krisis dimulai dengan aktifasi rencana pendanaan
Dalam perspektif jangka pendek, Bank memastikan darurat (contingency funding plan/CFP), dan
kecukupan likuiditas yang dimonitor berdasarkan implementasinya hingga kembali ke kondisi normal
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan early warning (business as usual/BAU).
indicators lainnya. Dalam perspektif jangka panjang,
risiko likuiditas dikelola dan dimonitor melalui Net Stable Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Funding Ratio (NSFR). Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta
Sistem Informasi Manajemen Risiko
Kerangka Manajemen Risiko Likuiditas Identifikasi risiko likuiditas dilakukan terhadap seluruh
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian sumber, baik dari sisi produk dan aktivitas perbankan
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai yang baru, maupun sisi pertumbuhan yang signifikan
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen dari sumber dan hasil pendanaan tertentu, baik berupa
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut posisi aset, kewajiban maupun rekening administratif.
adalah: Identifikasi juga dilakukan setiap munculnya potensi
1. Kebijakan dan Prosedur peningkatan risiko, baik risiko suku bunga, risiko kredit,
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas risiko operasional, risiko hukum dan risiko karena
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi adanya peraturan baru dari Bank Indonesia.
operasional dan organisasi di Bank terkait
manajemen risiko likuiditas. Bank mengukur dan memantau indikator risiko
likuiditas untuk mengidentifikasi potensi permasalahan
2. Limit Eksposur likuiditas melalui Indikator Peringatan Dini (Early
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan Warning Indicators/EWI) yang memonitor tingkat
risiko likuiditas. Limit/Toleransi risiko likuiditas roll-over, konsentrasi pendanaan, peringkat publik
disesuaikan dengan regulasi terkait, kebijakan Bank, tingkat likuiditas pasar uang, dan pemenuhan
global dan kebijakan lokal di Bank. kewajiban ratio regulatory. Bank juga secara struktural
mengukur risiko likuiditas dengan menggunakan rasio
3. Pendelegasian Wewenang Risiko seperti rasio kecukupan alat likuid, Rasio Intermediasi
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas Makroprudensial (RIM) serta perhitungan dana keluar
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu dan melakukan stress testing.
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat
persetujuan dari komite manajemen di Bank. Kebijakan internal menetapkan agar Bank selalu patuh
terhadap peraturan atau regulasi yang telah ditetapkan,
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan seperti Giro Wajib Minimum dan Liquidity Coverage
Limit Ratio (LCR). Bank juga telah menerapkan regulasi Net
Bank secara berkala menelaah kecukupan Stable Funding Ratio (NSFR).
kebijakan, prosedur dan batasan risiko likuiditas dan
kesesuaiannya dengan risk appetite. Selain itu, sejalan
juga dengan strategi bisnis dan pertumbuhan bisnis,
kompleksitas transaksi, serta kondisi ekonomi serta
kondisi pasar.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 207
Page 210
Manajemen Risiko
Laporan LCR per 31 Desember 2023:
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2023) (Desember 2022)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
No Komponen kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
1 Jumlah data Poin yang digunakan dalam 63 Hari 65 Hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 25.472.562 34.326.448
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan 28.324.260 2.418.719 27.692.595 2.243.874
yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 8.274.145 413.707 10.507.708 525.385
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 20.050.115 2.005.011 17.184.887 1.718.489
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, 62.042.640 28.499.722 59.760.435 26.295.907
terdiri dari:
a. Simpanan operasional - - - -
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban 62.042.640 28.499.722 59.760.435 26.295.907
lainnya yang bersifat non-operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang - - - -
diterbitkan oleh bank
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) - -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), 132.744.281 5.464.957 128.430.924 5.137.937
terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 1.632.859 1.632.859 1.209.567 1.209.567
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - - - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen 16.965.852 2.939.105 16.683.441 3.315.491
fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual - - - -
lainnya terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi 113.553.396 300.819 110.233.754 308.717
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 592.173 592.173 304.162 304.162
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 36.383.398 33.677.717
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan Secured lending - - - -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) 34.230.590 19.951.378 29.223.176 16.613.390
10 Arus kas masuk lainnya 2.536.599 2.087.164 1.775.479 1.500.641
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 36.767.189 22.038.542 30.998.655 18.114.032
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
12 TOTAL HQLA 25.472.562 34.326.448
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH 14.344.856 15.563.686
(NET CASH OUTFLOWS)
14 LCR (%) 177,57% 220,55%
Keterangan :
Adjusted value¹ dihitung setelah pengenaan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen hQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
208 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 211
Manajemen Risiko
Konsolidasian
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2023) (Desember 2022)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
63 Hari 65 Hari
34.015.087 42.333.207
34.596.917 2.862.204 33.635.825 2.660.316
11.949.750 597.487 14.065.329 703.266
22.647.167 2.264.717 19.570.496 1.957.050
66.000.909 31.071.902 63.817.803 29.003.141
- - - -
66.000.909 31.071.902 63.817.803 29.003.141
- - - -
- -
132.744.281 5.464.957 128.430.924 5.137.937
1.632.859 1.632.859 1.209.567 1.209.567
- - - -
- - - -
16.965.852 2.939.105 16.683.441 3.315.491
- - - -
113.553.396 300.819 110.233.754 308.717
592.173 592.173 304.162 304.162
39.399.063 36.801.394
- - - -
34.586.956 20.277.037 29.478.127 16.838.631
2.536.599 2.087.164 1.775.479 1.500.641
37.123.555 22.364.200 31.253.606 18.339.272
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
34.015.087 42.333.207
17.034.863 18.462.122
199,68% 229,30%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 209
Page 212
Manajemen Risiko
Analisis Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Seluruh HQLA Bank merupakan HQLA Level 1 berupa
Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage kas dan setara kas, penempatan pada Bank Indonesia,
Ratio) dan surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah
Republik Indonesia atau Bank Indonesia.
Analisis secara Individu
Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank secara individu per Analisis secara Konsolidasi
akhir triwulan IV/2023 sebesar 177,57%, turun sebesar LCR Bank secara konsolidasi dengan perusahaan anak
42,98% dibanding per akhir triwulan IV/2022 sebesar per akhir triwulan IV/2023 sebesar 199,68%, turun
220,55%. Penurunan LCR disebabkan oleh penurunan sebesar 29,62% dibanding per akhir triwulan IV/2022
nilai rata-rata high quality liquid assets (HQLA) sebesar sebesar 229,30%. Penurunan LCR disebabkan oleh
Rp8,85 triliun, jauh lebih besar dibanding penurunan penurunan nilai rata-rata HQLA sebesar Rp8,32 triliun,
nilai rata-rata net cash outflows sebesar Rp1,22 triliun. jauh lebih besar dibanding penurunan nilai rata-rata net
cash outflows sebesar Rp1,43 triliun.
Nilai rata-rata cash outflows naik sebesar Rp2,71
triliun, sementara nilai rata-rata cash inflows masuk Nilai rata-rata cash outflows secara konsolidasi naik
sebesar Rp3,92 triliun. Kenaikan proyeksi cash outflows sebesar Rp2,6 triliun, sementara nilai rata-rata cash
terutama berasal dari nasabah korporasi dan arus kas inflows secara konsolidasi naik sebesar Rp4,02 triliun.
keluar lainnya, sedangkan penurunan proyeksi cash Kenaikan proyeksi cash outflows terutama berasal dari
inflows terutama berasal dari tagihan kepada pihak nasabah korporasi, sedangkan kenaikan proyeksi cash
lawan (counterparty), transaksi derivative dan tagihan inflows terutama berasal tagihan kepada pihak lawan
kontraktual lainnya. (counterparty).
Baik Bank maupun perusahaan anak senantiasa
memenuhi ketentuan LCR untuk memastikan ketahanan
likuiditas.
Nama Bank : PT Bank BTPN Tbk (Individual)
Posisi Laporan : 31 Desember 2023
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Individual
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
Komponen ASF
1 Modal : 35.038.871 - - 2.976.753 38.015.624
2 Modal sesuai POJK KPMM 35.038.871 - - 2.976.753 38.015.624
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 14.863.949 18.788.246 1.197.150 22.292 32.173.250
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 11.546.222 4.072.652 112.043 10.134 14.954.505
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 3.317.728 14.715.594 1.085.108 12.158 17.218.745
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 26.211.600 45.977.465 5.167.282 26.051.285 44.493.415
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 26.211.600 45.977.465 5.167.282 26.051.285 44.493.415
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 3.950.401 3.385.827 5.019 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 3.950.401 3.385.827 5.019 - -
kategori di atas
14 Total ASF 114.682.289
210 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 213
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2022)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
33.386.507 - - 3.113.500 36.500.007
33.386.507 - - 3.113.500 36.500.007
- - - - -
14.251.120 22.017.863 410.418 8.294 33.638.758
11.120.265 1.215.657 44.131 2.752 11.763.802
3.130.855 20.802.206 366.287 5.543 21.874.956
23.116.175 46.380.145 2.306.108 39.515.864 60.836.693
- - - - -
23.116.175 46.380.145 2.306.108 39.515.864 60.836.693
- - - - -
3.332.671 2.181.039 42.139 - -
- - -
3.332.671 2.181.039 42.139 - -
130.975.459
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 211
Page 214
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 373.074
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 986.169 - - - 493.085
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian - 59.077.657 12.801.728 69.205.665 92.946.676
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 8.605.850 2.614.163 10.478.776 13.076.735
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan - 46.800.963 10.187.565 56.838.889 76.807.320
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 2.585.000 - 1.888.000 2.519.700
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 1.085.844 - - 542.922
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 6.464.444 2.488.787 51.572 5.826.453 12.768.896
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 61.045 - - 61.045
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 214.421 - - 214.421
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 6.464.444 2.213.321 51.572 5.826.453 12.493.430
diatas
32 Rekening Administratif 14.976.909 47.728.850 59.250.506 837.928
33 Total RSF 107.419.659
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 106,76%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
212 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 215
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2022)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
461.375
2.192.886 - - - 1.096.443
- 54.699.891 14.648.025 63.293.890 86.510.090
- - - - -
- 8.811.906 3.206.981 9.468.536 12.393.813
- 42.928.571 11.441.044 52.326.413 71.662.258
- 875.000 - 1.498.941 1.411.812
- - - - -
- - - - -
- 2.084.414 - - 1.042.207
- - - - -
5.749.886 2.608.192 115.270 5.838.815 12.384.368
- -
- - - -
299.088 299.088 299.088 299.088
289.547 289.547 289.547 289.547
5.749.886 2.019.557 115.270 5.838.815 11.795.733
118.081.135 118.081.135 118.081.135 975.017
101.427.293
129,13%
Analisis NSFR Individu berasal dari pendanaan tanpa jangka waktu sebesar
42,72%, tenor < 6 bulan sebesar 28,75% dan tenor ≥
Analisis secara Individu (Audited) 1 tahun sebesar 25,33% dari total ASF.
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Bank secara individu
per akhir triwulan IV/2023 sebesar 106,76%, turun Porsi terbesar RSF adalah berupa pinjaman dengan
sebesar 22,37% dibanding per akhir triwulan IV/2022 kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing)
sebesar 129,13%. Penurunan NSFR disebabkan oleh sebesar 86,53%dan aset lainnya sebesar 11,89% dari
penurunan Available Stable Funds (ASF) sebesar total RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa
Rp16,29 triliun, dan kenaikan Required Stable Funds jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1
(RSF) sebesar Rp5,99 triliun. tahun sebesar 61,92% dan aset dengan tenor < 6 bulan
sebesar 25,44% dari total RSF.
Porsi terbesar ASF berupa pendanaan yang berasal
dari nasabah korporasi sebesar 38,80%, modal sebesar Bank senantiasa memantau dan menjaga pemenuhan
33,15% dan simpanan yang berasal dari nasabah NSFR dan memasukkan aspek sumber dan tenor
perorangan sebesar 28,05% dari total ASF. Sedangkan pendanaan dalam penetapan strategi pendanaan Bank.
komposisi ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 213
Page 216
Manajemen Risiko
Nama Bank : PT Bank BTPN Tbk (Konsolidasi)
Posisi Laporan : 31 Desember 2023
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2023)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
Komponen ASF
1 Modal : 43.866.014 - - 2.976.753 46.842.767
2 Modal sesuai POJK KPMM 43.866.014 - - 2.976.753 46.842.767
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 17.592.085 23.491.113 1.202.637 22.292 39.114.023
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 14.110.421 6.461.630 117.529 10.134 19.665.235
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 3.481.663 17.029.484 1.085.108 12.158 19.448.788
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 26.594.842 50.299.978 5.167.282 26.051.285 45.650.072
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 26.594.842 50.299.978 5.167.282 26.051.285 45.650.072
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 4.302.310 3.385.827 5.019 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 4.302.310 - - - -
kategori di atas
14 Total ASF 131.606.862
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 546.690
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 993.288 - - - 496.644
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian - 65.146.726 19.255.635 72.637.899 100.302.427
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan - 8.854.220 2.618.823 10.483.218 13.120.762
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan - 51.766.480 16.618.812 60.026.447 83.466.243
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 2.585.000 - 1.888.000 2.519.700
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk
Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 1.941.027 18.000 240.234 1.195.722
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 6.464.444 2.488.787 51.572 6.532.559 13.475.003
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 61.045 - - 299.088
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 214.421 - - 289.547
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 6.464.444 2.213.321 51.572 6.532.559 13.199.537
diatas
32 Rekening Administratif 14.976.909 47.728.850 59.250.506 837.928
33 Total RSF 115.658.692
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 113,79%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
214 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 217
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2022)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Total Nilai
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun Tertimbang
41.846.055 - - 3.113.500 44.959.555
41.846.055 - - 3.113.500 44.959.555
- - - - -
16.770.121 26.584.991 416.815 8.317 40.262.737
13.569.949 3.573.253 50.528 2.774 16.336.817
3.200.172 23.011.738 366.287 5.543 23.925.920
23.566.102 50.986.193 2.306.108 39.515.864 61.967.627
- - - - -
23.566.102 50.986.193 2.306.108 39.515.864 61.967.627
- - - - -
4.067.749 2.181.039 42.139 - -
- - -
4.067.749 - - - -
147.189.919
619.097
2.204.223 - - - 1.102.112
- 60.606.767 20.892.291 66.769.828 93.824.523
- - - - -
- 9.042.406 3.224.756 9.510.467 12.479.206
- 48.071.866 17.436.990 55.656.469 78.408.985
- 875.000 - 1.498.941 1.411.812
- - - - -
- - - - -
- 2.617.495 230.545 103.951 1.524.521
- - - - -
5.749.886 2.608.192 115.270 7.008.777 13.554.330
- -
- - - -
299.088 299.088 299.088 299.088
289.547 289.547 289.547 289.547
5.749.886 2.019.557 115.270 7.008.777 12.965.695
118.101.167 118.101.167 118.101.167 975.017
110.075.079
133,72%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 215
Page 218
Manajemen Risiko
Analisis NSFR Konsolidasi Bank juga secara berkala melaporkan kondisi dan
perkembangan liquidity key risk indicators dalam rapat
Analisis secara Konsolidasi (Audited) Komite ALCO serta Komite Manajemen Risiko (KMR).
NSFR Bank secara konsolidasi per akhir triwulan
IV/2023 sebesar 113,79%, turun sebesar 19,93% Direktorat Manajemen Risiko melalui Unit Manajemen
dibanding per akhir triwulan IV/2022 sebesar 133,72%. Risiko Pasar dan Likuiditas, melakukan pemantauan
Penurunan NSFR disebabkan oleh penurunan ASF terhadap indikator risiko likuiditas, sumber dan hasil
sebesar Rp15,58 triliun, sementara RFS naik Rp5,58 pendanaan dan posisi likuiditas. Hal itu meliputi strategi
triliun. penetapan suku bunga, perubahan perilaku nasabah,
termasuk perubahan struktur dan volatilitas sumber
Porsi terbesar ASF berasal dari modal sebesar 35,59%, pendanaan.
pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi
sebesar 34,69%, dan simpanan yang berasal dari Untuk setiap pelampauan atau kejadian risiko (risk
nasabah perorangan sebesar 29,72%. Sedangkan event) tertentu, SKMR melakukan komunikasi dan
komposisi ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar meminta tindak lanjut dari unit bisnis terkait, termasuk
berasal dari pendanaan tanpa jangka waktu sebesar meneruskan masalah tersebut ke manajemen yang
45,90%, tenor < 6 bulan sebesar 29,24% dan tenor ≥ 1 lebih tinggi. Sistem informasi yang digunakan saat ini
tahun sebesar 22,07% dari total ASF. dapat menyajikan informasi tentang kondisi likuiditas
secara harian untuk kebutuhan proses pengukuran,
Porsi terbesar RSF berupa pinjaman dengan kategori pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas.
lancar dan dalam perhatian khusus (performing) sebesar
86,72% dan aset lainnya sebesar 11,65% dari total Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
RSF. Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa Likuiditas
jangka waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1 Pemantauan terhadap risiko likuiditas dilakukan oleh
tahun sebesar 60,75% dan tenor < 6 bulan sebesar ALCO dan Komite Manajemen Risiko. Pengelolaan
24,88% dari total RSF. risiko likuiditas juga dilakukan dengan menyiapkan
contingency funding plan sebagai antisipasi jika terjadi
Baik Bank maupun anak perushaan senantiasa kondisi likuiditas yang buruk.
memantau dan menjaga pemenuhan NSFR dan
memasukkan aspek sumber dan tenor pendanaan Sistem Pengendalian Internal telah secara efektif
dalam penetapan strategi pendanaan Bank. mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas.
Internal Audit juga telah melakukan audit secara berkala
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan atas kecukupan kebijakan, prosedur, limit transaksi,
melaporkan hasil pemantauan atas Early Warning dan toleransi yang berlaku serta kepatuhan dari setiap
Indicators dan Batasan Risiko Likuiditas secara harian. pihak terkait sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam
rencana audit Bank.
Komite Pemantau Risiko
Komite Manajemen Risiko (KMR)
dan/atau Asset Liabilities
Committee (ALCO)
2nd line of defense
1st line of defense Satuan Kerja Manajemen Risiko 3rd line of defense
Pimpinan Unit Kerja (Market & Liquidity Risk Management/ Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
MLRM)
Kebijakan di Bidang Strategi Pendanaan
Dalam mengantisipasi adanya potensi tekanan likuiditas yang mungkin terjadi, Bank dan Entitas Anak telah
mempersiapkan strategi pendanaan dan cadangan likuiditas yang memadai. Kebijakan itu disesuaikan dengan
kebutuhan operasional dan profil likuiditas agar selalu memenuhi regulasi terkait.
216 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 219
Manajemen Risiko
Profil Maturitas Kontraktual Rupiah dan Valas berkala, dengan mempertimbangkan setiap perubahan
BTPN signifikan, baik secara internal maupun eksternal.
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset dan prosedur manajemen risiko operasional dalam
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian besar menjalankan aktivitas operasionalnya sehari-hari.
dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh tempo
yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan tingkat Bank juga telah memiliki sistem dan penetapan limit
kepercayaan terhadap Bank dan Entitas Anak. Untuk atau ambang batas untuk mendukung pengendalian
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, maka umum dan khusus, seperti pemisahan tugas, cuti wajib
Bank dan Entitas Anak menetapkan strategi yang sesuai tahunan, rekonsiliasi, dan lainnya.
dan jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki,
yang dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada Kecukupan Proses Manajemen Risiko
kebutuhan likuiditas yang mendesak. Operasional
Proses manajemen risiko operasional yang
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
dan Stress Testing pengendalian risiko berjalan secara terstruktur dan
Bank mengukur dan memantau indikator risiko likuiditas konsisten. Proses Manajemen Risiko Operasional di
untuk mengidentifikasi potensi permasalahan likuiditas Bank diterapkan berdasarkan praktik terbaik yang
melalui Indikator Peringatan Dini (Early Warning efektif.
Indicators/EWI) yang memonitor tingkat roll-over,
konsentrasi pendanaan, peringkat publik Bank, tingkat Tahapan proses manajemen risiko operasional yang
likuiditas pasar uang, dan pemenuhan kewajiban ratio mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
regulatory. Bank juga secara struktural mengukur risiko pengendalian atas risiko operasional adalah sebagai
likuiditas dengan menggunakan rasio kecukupan AL, berikut:
RIM serta perhitungan dana keluar dan melakukan 1. Risiko operasional dilakukan atas seluruh proses,
stress testing. produk, layanan, sistem, inisiatif, dan struktur
organisasi baru ataupun perubahannya. Identifikasi
D. Risiko Operasional risiko operasional juga dilakukan melalui perangkat
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko akibat manajemen risiko operasional di antaranya Risk
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses internal, Grading Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC),
kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya Key Risk Indicator (KRI) dan Risk Acceptance (RA).
kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi 2. Proses pengukuran risiko operasional meliputi
aktivitas operasional Bank. kegiatan penilaian mandiri (self-assessment) secara
berkala melalui Key Control Self Assessment
Tata Kelola Manajemen Risiko Operasional (KCSA), analisa kejadian dan kerugian risiko
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan operasional, pelaksanaan aktivitas pemeriksaan
secara aktif terhadap manajemen risiko operasional oleh Fungsi Internal Control & Risk (ICR),
melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite pengukuran KRI dan Operational Risk Appetite
Manajemen Risiko. Pemantauan dilakukan secara (ORA) yang dilaporkan secara berkala dalam rapat
berkala sesuai terms of reference masing-masing untuk Komite Manajemen Risiko (KMR).
membahas risiko operasional 3. Pemantauan risiko operasional dilakukan melalui
pelaporan kepada manajemen senior dan
Satuan Kerja Operational & Fraud Risk Management regulator, baik secara rutin ataupun ad-hoc,
(OFRM) setingkat Divisi yang ada di dalam Direktorat termasuk pelaporan kejadian dengan kategori
Manajemen Risiko, bertanggung jawab di dalam signifikan melalui SINP (Significant Incident
penerapan Manajemen Risiko Operasional di Bank Notification Protocol). Hal ini diterapkan agar
dengan Kepala Divisi memiliki pelaporan secara setiap permasalahan yang terjadi dapat segera
langsung kepada Kepala Manajemen Risiko. ditindaklanjuti.
4. Pengendalian risiko operasional juga dilakukan
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan dengan menerapkan mekanisme kontrol
Limit pencegahan, deteksi dan koreksi yang efektif dan/
Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam atau menyediakan asuransi yang mencukupi untuk
pembuatan dan pengembangan kebijakan dan meminimalkan dampak kerugian operasional bagi
prosedur manajemen risiko operasional, BCM (Business Bank. Sebagai salah satu tindakan pengendalian,
Continuity Management), Fungsi ICR (Internal Control & Bank telah memiliki pedoman bagi Manajemen
Risk) dan fraud yang kemudian akan dikaji ulang secara Kelangsungan Bisnis (BCM) yang komprehensif.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 217
Page 220
Manajemen Risiko
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
(ICRS) adalah sebagai database di dalam penerapan strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
manajemen risiko operasional dan fraud dan sekaligus disempurnakan secara berkesinambungan. Manajemen
diharapkan agar dapat menyajikan kebutuhan risiko fraud dilakukan secara sistematis melalui sejumlah
informasi secara akurat, tepat waktu dan terkini untuk proses dan strategi.
memudahkan analisis dan pengambilan keputusan.
Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, Bank
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum telah menjalankan program anti-fraud awareness
(KPMM) untuk risiko operasional yang dilakukan oleh untuk seluruh karyawan dan penandatanganan pakta
Bank menggunakan pendekatan standar (standardized integritas yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris,
approach) dan sesuai dengan ketentuan regulator. dan seluruh karyawan Bank. Penyesuaian terhadap
kebijakan dan prosedur pengelolaan strategi anti-fraud
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman dilakukan secara berkala sehingga tetap sesuai dengan
pengelolaan kelangsungan usaha yang komprehensif kondisi terkini. Selain itu dilakukan kajian risiko fraud
dan mengacu kepada standar industri ISO 22301, atas setiap produk, layanan, proses, sistem, dan inisiatif
dengan tujuan untuk mengantisipasi potensi risiko baik baru maupun pengembangannya.
operasional yang dapat terjadi dari situasi ekstrem/
kritikal baik yang disebabkan oleh faktor bencana Sosialisasi anti-fraud awareness dilakukan melalui
alam seperti banjir, gempa bumi, dan gunung meletus beberapa media, yaitu melalui e-newsletter broadcast,
maupun faktor lainnya seperti demonstrasi, kebakaran, email broadcast, wallpaper desktop PC/laptop,
ganggunan sistem pasokan listrik, pandemi serta situasi BTPN Info, penayangan video animasi anti-fraud,
bisnis yang kurang menguntungkan. Hal ini untuk mandatory e-learning anti-fraud, in-class maupun virtual
memastikan keberlangsungan layanan kepada nasabah. training kepada karyawan. Selain itu, ada layanan
whistleblowing di Bank yang dapat digunakan untuk
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko melaporkan kejadian berindikasi fraud.
Operasional
Pengendalian internal atas risiko operasional dilakukan Bank juga memberikan berbagai sosialisasi untuk
melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan meningkatkan kesadaran fraud kepada pihak ketiga baik
(three lines of defense). Pada lini pertahanan pertama, nasabah maupun vendor yang bekerja sama dengan
Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business Risk Bank, termasuk melakukan pelatihan secara virtual
(Fungsi ICR) dalam melaksanakan pengelolaan risiko perihal anti-fraud maupun Entertainment & Gift kepada
operasional sehari-hari. Pada lini pertahanan kedua, vendor secara berkala untuk turut serta membantu Bank
satuan kerja OFRM bertugas untuk mengawasi dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik.
pelaksanaan proses manajemen risiko sesuai dengan
kebijakan yang ditetapkan. Sejalan dengan strategi anti-fraud yang berlaku, Bank
juga secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi
Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara pelaporan fraud melalui whistleblowing channel sebagai
independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi salah satu media pendeteksian kejadian fraud, yang
terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen risiko secara berkala dikomunikasikan kepada seluruh
operasional. Penyelarasan kerja antara pihak-pihak karyawan melalui berbagai media internal Bank.
bertanggungjawab atas praktik pengendalian intern Karyawan dapat mengungkap dan melaporkan setiap
Bank dilakukan secara berkelanjutan melalui ICR Tindakan pelanggaran (misconduct) melalui saluran
maturity self-assessment yang terstandardisasi dan e-mail (Ayo Lapor), Whatsapps, telepon, surat, maupun
forum-forum yang diselenggarakan oleh satuan kerja pertemuan tatap muka.
OFRM untuk memfasilitasi fungsi Internal Control & Risk.
Bank telah memiliki kebijakan yang memadai terkait
Manajemen Risiko Fraud proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. Untuk
Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap setiap kasus fraud yang terbukti, proses pemberian
kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti setiap sanksi diputuskan oleh Komite Fraud dan melibatkan
kejadian fraud termasuk memberikan sanksi kepada unit kerja terkait, Business Risk/ICR (Internal Control
karyawan yang melakukan maupun yang terlibat dalam Risk) terkait, unit kerja Sumber Daya Manusia dan
kejadian fraud sesuai dengan ketentuan yang berlaku OFRM (Operational and Fraud Risk Management).
termasuk melakukan pelaporan kepada pihak yang Implementasi keputusan Komite Fraud dipantau dan
berwajib (bila diperlukan). dievaluasi secara berkala untuk menentukan upaya
perbaikan di masa yang akan datang.
218 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 221
Manajemen Risiko
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Komponen Pendapatan
Pendekatan Indikator Bruto
No Beban Beban
yang Digunakan Bisnis (Rata- ATMR (Rata-rata ATMR
Modal Modal
rata 3 Tahun 3 Tahun
Terakhir) Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Indikator Dasar 8.624.711 1.293.707 16.171.334
2 Pendekatan Standar 818.034 818.034 10.225.432
Total 818.034 818.034 10.225.432 8.624.711 1.293.707 16.171.334
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Komponen Pendapatan
Pendekatan Indikator Bruto
No Beban Beban
yang Digunakan Bisnis (Rata- ATMR (Rata-rata ATMR
Modal Modal
rata 3 Tahun 3 Tahun
Terakhir) Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Indikator Dasar 12.435.609 1.865.341 23.316.768
2 Pendekatan Standar 840.067 840.067 10.500.841
Total 840.067 840.067 10.500.841 12.435.609 1.865.341 23.316.768
Laporan Data Kerugian Historis - Bank Secara Individual
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 0,00 8.204,00 5.591,00 18.623,00 17.250,00 3.000,00 14.075,00 6.230,00 22.621,00 6.616,00 10.221,00
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 0,00 9,00 7,00 13,00 4,00 7,00 9,00 5,00 17,00 10,00 8,10
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 0,00 8.204,00 5.591,00 18.623,00 17.250,00 3.000,00 14.075,00 6.230,00 22.621,00 6.616,00 10.221,00
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 219
Page 222
Manajemen Risiko
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI? (Ya/
Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum untuk
data kerugian? (Ya/
Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
Laporan Data Kerugian Historis - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 0,00 8.204,00 6.408,00 22.066,00 17.879,00 3.000,00 14.075,00 6.451,00 22.621,00 6.616,00 10.732,00
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 0,00 9,00 9,00 17,00 5,00 7,00 9,00 6,00 17,00 10,00 8,90
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 0,00 8.204,00 6.408,00 22.066,00 17.879,00 3.000,00 14.075,00 6.451,00 22.621,00 6.616,00 10.732,00
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
220 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 223
Manajemen Risiko
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI? (Ya/
Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum untuk
data kerugian? (Ya/
Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Individual
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.312.213,26
2 Pendapatan Bunga 15.927.827,25 16.267.158,42 19.738.939,09
3 Beban Bunga 10.116.921,64 10.232.246,31 13.484.908,83
4 Aset Produktif 192.461.754,90 178.257.181,26 170.748.504,35
5 Pendapatan Dividen 332.993,33 177.957,77 242.671,27
6 Komponen Jasa (KJ) 1.733.884,79
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 801.571,39 797.385,36 630.183,52
8 Beban Jasa dan Komisi 59.689,33 44.592,61 89.402,95
9 Pendapatan operasional lainnya 897.094,94 1.200.424,96 874.994,19
10 Beban operasional lainnya 306.305,13 378.744,77 373.812,36
11 Komponen Keuangan (KK) 770.856,99
12 Laba Rugi Bersih Trading Book 218.426,42 66.288,86 29.925,12
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 598.865,24 700.038,92 699.026,42
14 IB 6.816.955,04
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 818.034,60
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 6.816.955,04
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas aktivitas yang 0,00
didivestasi
19 Keterangan Tambahan
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 221
Page 224
Manajemen Risiko
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.458.825,09
2 Pendapatan Bunga 21.305.383,61 16.640.341,11 23.782.766,10
3 Beban Bunga 10.643.253,81 6.489.976,78 14.151.568,78
4 Aset Produktif 212.910.543,69 195.796.975,12 185.802.141,61
5 Pendapatan Dividen 0,90 2,30 4,72
6 Komponen Jasa (KJ) 1.769.602,97
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 802.922,56 797.996,36 633.443,92
8 Beban Jasa dan Komisi 59.692,84 44.592,61 89.402,95
9 Pendapatan operasional lainnya 957.952,08 1.222.491,18 894.002,81
10 Beban operasional lainnya 372.568,33 409.102,52 415.775,52
11 Komponen Keuangan (KK) 772.132,99
12 Laba Rugi Bersih Trading Book 218.426,42 66.288,86 29.925,12
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 602.693,24 700.038,92 699.026,42
14 IB 7.000.561,05
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 840.067,33
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 7.000.561,05
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas aktivitas yang 0,00
didivestasi
19 Keterangan Tambahan
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Individual
No Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 818.034,60
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 818.034,60
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.225.432,50
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 840.067,33
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 840.067,33
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.500.841,63
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional dapat dilihat pada halaman 376 sesuai dengan
SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional
dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi Bank Umum.
Risiko Teknologi Informasi dan Keamanan Siber
Risiko penggunaan Teknologi Informasi (TI) dan risiko terkait Keamanan Siber mungkin terjadi sebagai akibat dari
kegagalan TI maupun serangan siber.
222 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 225
Manajemen Risiko
Proses manajemen risiko penggunaan TI dan risiko manajemen risiko seperti aset register, Risk Grading
Keamanan Siber (termasuk manajemen risiko Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC), Key Risk
Keamanan Informasi) Bank dikoordinasikan dan indicator (KRI), Kajian Risiko Operasional (KRO) dan
dikelola oleh satuan Cyber Security Risk Management Risk Acceptance.
(CSRM) yang memiliki garis pelaporan secara langsung 2. Pengukuran Risiko Operasional TI meliputi
kepada Kepala Manajemen Risiko. Di samping itu, pelaksanaan pengukuran risiko Operasional
terdapat pelaksanaan pengawasan aktif terhadap TI dengan memperhatikan peringkat risiko,
risiko penggunaan TI dan keamanan siber yang pengukuran kinerja dan perencanaan kapasitas
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada system dan infrastruktur, pengukuran risiko
setiap tahapan penggunaan dan pengelolaan sumber pengamanan informasi dengan menggunakan
daya TI dan Informasi Sensitif Bank, yang prosesnya kriteria dan peringkat yang telah ditetapkan
dilakukan melalui update dan pelaporan berkala yang maupun pelaksanaan pengukuran terhadap setiap
disampaikan tim CSRM terkait dengan kondisi terkini kerugian yang terjadi (loss event). Pelaksanaan
risiko penggunaan TI dan keamanan siber Bank. Pada proses pengukuran Risiko Operasional TI ini
saat ini Bank juga telah memiliki Kebijakan Penggunaan dilakukan dengan memanfaatkan perangkat
TI dan telah merilis Kebijakan Manajemen Risiko manajemen risiko seperti Key Control Self-
Keamanan Siber pada tahun 2023 yang isinya memuat Assessment (KCSA), pemeriksaan oleh Internal
kerangka kerja dan standar penerapan keamanan siber Control & Risk (ICR), pengukuran KRI dan
Bank. Di samping itu, Bank juga telah merumuskan dan Operational Risk Appetite (ORA) yang dilaporkan ke
menetapkan profil dan tingkat risiko terkait pengelolaan Rapat Komite Manajemen Risiko (KMR).
TI, serta sedang dalam tahap melakukan tinjauan dan 3. Pemantauan Risiko Operasional TI dilakukan
pembaruan terhadap profil dan Tingkat risiko keamanan melalui pelaksanaan pemantauan rencana tindak
siber Bank. Adapun pemantauan profil dan tingkat risiko lanjut perbaikan, kejelasan akuntabilitas dan
tersebut dilakukan melalui perangkat manajemen risiko tanggung jawab, serta pelaporan berkala yang
seperti Risk Appetite dan KRI. dilakukan dengan memanfaatkan perangkat kerja
seperti sistem manajemen risiko (Internal Control
Satuan kerja CSRM bertanggung jawab dalam & Risk System (ICRS)) maupun melalui pelaporan
pembuatan, pengembangan dan pelaksanaan tinjauan kejadian dengan kategori signifikan melalui SINP
dan pembaruan kebijakan dan prosedur manajemen (Significant Incident Notification Protocol).
risiko keamanan siber yang pelaksanaannya dilakukan 4. Pengendalian Risiko TI, meliputi pelaksanaan
melalui kajian ulang berkala, sehingga setiap perubahan evaluasi dan pengujian atas DRP (Disaster
yang diperlukan dapat dicantumkan di dalam kebijakan Recovery Plan), penerapan fungsi Internal Audit
tersebut. Di samping itu satuan kerja CSRM juga TI oleh Internal Audit dan auditor eksternal sesuai
melakukan tinjauan terhadap kecukupan kebijakan kebutuhan, pelaksanaan proses quality assurance
dan prosedur terkait TI untuk memastikan kesesuaian dan self- assessment secara berkesinambungan
ketentuan yang tertuang kebijakan dan prosedur serta penyampaian kewajiban pelaporan tepat
tersebut dengan proses penerapan manajemen risiko waktu dan akurat kepada OJK dengan berpedoman
yang berlaku di Bank. kepada ketentuan terkini.
Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan Sedangkan tahapan proses manajemen risiko
dan prosedur terkait keamanan siber serta kebijakan Keamanan Siber meliputi pelaksanaan proses
dan prosedur terkait TI dalam menjalankan aktivitas Identifikasi, Proteksi, Deteksi, Respon dan Pelaporan
operasionalnya sehari-hari. serta Pemulihan yang implementasinya dapat dilakukan
melalui penetapan dan implementasi serta peninjauan
Proses manajemen risiko TI dan Keamanan Siber ulang secara berkala terhadap kerangka kerja,
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan kebijakan dan strategi manajemen risiko keamanan
pengendalian risiko yang berjalan secara terstruktur siber Bank yang disesuaikan dengan regulasi yang
dan konsisten. Tahapan proses manajemen risiko TI berlaku dan kebutuhan bisnis Bank, pelaksanaan
mencakup pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran, proses pengukuran dan penilaian terhadap tingkat
pemantauan dan pengendalian atas risiko TI, antara risiko inherent terkait keamanan siber. Di samping
lain: itu Bank juga menerapkan penilaian kematangan
1. Identifikasi Risiko Operasional TI yang dilakukan keamanan siber dan juga tingkat risiko bank terkait
terhadap proses/produk/layanan TI melalui keamanan siber secara berkala maupun pelaporan
penerapan proses penentuan Tingkat risiko hasil penerapan manajemen risiko keamanan siber
operasional TI, registrasi risiko, pelaksanaan Kajian dan insiden keamanan siber yang terjadi kepada pihak
Risiko dan lain sebagainya. Proses identifikasi risiko berkepentingan seperti regulator, grup, dan lain-lain
ini juga dilengkapi dengan penerapan perangkat sesuai ketentuan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 223
Page 226
Manajemen Risiko
Bank juga telah menerapkan dan memperoleh standar E. Risiko Hukum
sertifikasi keamanan informasi ISO 27001 dengan Risiko hukum merupakan risiko yang terjadi akibat
cakupan sistem pembayaran utama Bank untuk tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.
meningkatkan standar keamanan Bank serta di dalam Pengelolaannya bertujuan untuk memastikan bahwa
rangka untuk meminimalkan risiko terkait keamanan proses manajemen risiko hukum dapat meminimalkan
informasi yang mungkin terjadi di Bank. kemungkinan dampak negatif dari kelemahan aspek
yuridis, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan
Pengendalian intern atas risik TI dan keamanan Siber perundang-undangan, serta proses litigasi.
dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan
(three lines of defense). Pada lini pertahanan pertama, Kerangka Manajemen Risiko Hukum
Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business Risk (Fungsi Divisi Legal dan Litigasi berada langsung di bawah
ICR) dalam melaksanakan pengelolaan risiko operasional Direktur Kepatuhan, sebagai Direktur yang independen,
sehari-hari. Pada lini pertahanan kedua, satuan kerja sehingga tidak membawahi unit bisnis & operasional,
CSRM bertugas untuk mengawasi pelaksanaan proses treasury, keuangan, Internal Audit serta lainnya. Karena
manajemen risiko sesuai dengan kebijakan yang itu, Divisi Legal dan Litigasi memberikan pendapat
ditetapkan. Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit hukum secara independen dengan memperhatikan
secara independen bertanggung jawab memastikan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang
bahwa risiko yang tersisa (residual risks) masih berada berlaku di Indonesia tanpa dipengaruhi satuan kerja
dalam batasan yang dapat ditoleransi oleh Bank. lainnya.
Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung Divisi Legal dan Litigasi juga memberikan jasa hukum,
jawab atas praktik pengendalian intern Bank dilakukan baik secara tertulis dan/atau lisan berupa pendapat
secara berkelanjutan melalui ICR maturity self- hukum, pemeriksaan dokumen hukum, pembuatan
assessment yang terstandardisasi dan forum-forum draft dokumen hukum, penelitian informasi hukum,
yang diselenggarakan oleh satuan kerja CSRM untuk pendampingan hukum. Selain itu, memberikan bantuan
memfasilitasi fungsi Internal Control & Risk serta melalui hukum secara litigasi dan/atau penyelesaian sengketa
pelaksanaan penilaian risiko inherent Bank dan juga hukum dengan mekanisme Alternative Dispute
tingkat kematangan risiko keamanan siber terkait Resolution (ADR).
manajemen risiko keamanan siber Bank
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Hukum
Compliance Director
General Counsel
Legal Function Legal Function
Transaction
Litigation Head Legal Head in Business in Retail
Legal
Banking Banking
Sr. Legal Legal Policy &
Litigation Sr. Litigation Legal Counsel
Counsel Support
224 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 227
Manajemen Risiko
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan F. Risiko Strategis
Limit Risiko strategis merupakan risiko akibat tidak tepatnya
Divisi Legal dan Litigasi telah memiliki kebijakan, pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan
prosedur dan batasan kewenangan atas fungsi strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi
kerjanya, sehingga dalam melaksanakan tugas telah perubahan lingkungan bisnis, ketidakmampuan untuk
terarah dan sesuai peraturan yang berlaku. Terhadap melaksanakan suatu keputusan stratejik, atau gabungan
pemberian kajian risiko hukum, dilakukan oleh Divisi dari hal-hal tersebut. Risiko ini juga mencakup
Legal & Litigasi bagi transaksi yang sifatnya materiil, Kemampuan Bank dalam menciptakan keunggulan
sehingga risiko hukum yang mungkin terjadi telah kompetitif di tengah kompetisi perbankan yang semakin
dapat dimitigasi di awal transaksi. Misalnya, terkait ketat. Ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan
penggunaan draf perjanjian standar. bisnis tersebut, yang terus mengalami perubahan dari
waktu ke waktu, akan mengakibatkan kegagalan dalam
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta
Sistem Informasi Manajemen Risiko Kerangka Manajemen Risiko Strategis
Bank memastikan kecukupan proses identifikasi, Unit Kerja Risiko Strategis berperan dalam pengelolaan
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, risiko strategis dan berada di bawah pengawasan aktif
serta sistem informasi manajemen risiko guna Dewan Komisaris dan Direksi. Kelompok kerja risiko
menghindari kemungkinan litigasi atau gugatan hukum. strategis mencakup keseluruhan lini bisnis dan unit-unit
Proses tersebut dilakukan oleh organisasi hukum, pendukung yang bekerja sama dengan Divisi Investor
yaitu berupa tindakan untuk mencegah dan/atau Relations dari Direktorat Keuangan dalam menganalisis
meminimalkan kemungkinan timbulnya risiko hukum dan memonitor risiko strategis.
dikemudian hari.
Pertumbuhan bisnis Bank di masa depan erat kaitannya
Proses manajemen risiko hukum dilakukan melalui dengan pengambilan keputusan stratejik yang dilakukan
proses sebagai berikut: Bank. Oleh karena itu, Bank senantiasa berusaha untuk
1. Penyusunan kebijakan dan/atau sebelum meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
pelaksanaan suatu transaksi/perikatan sampai sehingga risiko yang muncul dari ketidaktepatan
dengan penyelesaian masalah hukum yang terjadi. dalam pengambilan dan pelaksanaan suatu keputusan
2. Melakukan review dari aspek hukum atas suatu strategis, serta kegagalan dalam mengantisipasi
produk dan/atau atas pelaksanaan suatu transaksi perubahan lingkungan bisnis dapat diminimalkan atau
maupun layanan bank. dihindari.
3. Proses penanganan hukum secara profesional
dengan mempertimbangkan potensi kerugian. Bank senantiasa melakukan review atas isu strategi
yang timbul yang berdampak negatif pada kondisi
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Hukum usaha atau keuangan Bank dengan mempertimbangkan
Sistem pengendalian internal yang menyeluruh pada keunggulan kompetitif, faktor daya saing, kondisi pasar,
proses manajemen risiko dilakukan melalui pengawasan regulasi dan lingkungan bisnis. Seluruh implementasi
aktif dari Direksi dan Komisaris terhadap perkara- strategi dikembangkan secara berkala setelah
perkara di Bank melalui mekanisme sebagai berikut: melakukan evaluasi dan penyesuaian.
1. Laporan Perkara Mingguan kepada Direktur
Kepatuhan; Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
2. Laporan Sosialisasi Peraturan Bulanan kepada Limit
Direktur Kepatuhan; Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur yang
3. Laporan Perkara Bulanan kepada General Counsel, mengatur proses perumusan dan penyusunan
Direktur Kepatuhan dan Komisaris; Rencana Bisnis Bank yang termasuk kajian mengenai
4. Laporan Perkara Triwulanan kepada Komisaris; arahan strategi dan aktivitas kunci untuk mendukung
5. Laporan Ad-Hoc kepada Komisaris (jika ada). pelaksanaan strategi yang telah dicanangkan. Kebijakan
Manajemen Risiko Strategis mencakup:
Walaupun terdapat laporan reguler, namun General 1. Kebijakan terkait risiko strategis sebagai pedoman
Counsel setiap saat dapat memberikan laporan atau bagi fungsi pengendalian strategis.
pendapat secara lisan untuk pengambilan keputusan 2. Pengelolaan risiko strategis mencakup mitigasi
yang sifatnya darurat. Pendapat atau laporan tersebut kemungkinan dampak negatif dari ketidaktepatan
harus dikoordinasikan terlebih dulu Direktur Kepatuhan. pengambilan keputusan strategis dan kegagalan
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
3. Kebijakan umum audit sebagai pedoman Audit
Internal Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 225
Page 228
Manajemen Risiko
Sedangkan prosedur risiko strategis terkait dengan 4. Mendukung pelaksanaan jejak audit atas data-data
penetapan prosedur dan limit dengan berpedoman kejadian risiko strategis dalam hal pengelolaan dan
pada kebijakan yang diterapkan. Limit risiko strategis pelaporannya, serta mendokumentasikan setiap
yang ditetapkan dapat meliputi risiko akibat variance kejadian risiko strategis untuk proyeksi potensi
dari rencana strategis karena adanya deviasi anggaran kerugian periode tertentu.
dan target waktu penyelesaian.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Strategis
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal
Sistem Informasi Manajemen Risiko untuk manajemen risiko strategis dengan melakukan
Identifikasi terhadap risiko strategis merupakan hasil pemantauan secara berkala dengan membandingkan
kajian terhadap karakteristik risiko tersebut. Dalam kinerja Bank dan hasil yang diharapkan atas strategi
proses identifikasi, Bank senantiasa mencatat dan yang telah ditetapkan baik dari sisi kuantitatif maupun
menata usaha setiap data risiko strategis dan potensi kualitatif. Bank BTPN senantiasa berusaha untuk
dari kerugian akibat tidak terealisasi atau tidak meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
efektifnya pelaksanaan strategi usaha atau rencana sehingga risiko yang muncul dapat diminimalkan atau
bisnis yang telah ditetapkan, terutama yang berdampak dihindari.
signifikan terhadap permodalan Bank. Sistem informasi
manajemen risiko strategis Bank mencakup kegiatan: G. Risiko Kepatuhan
1. Menyajikan kebutuhan informasi secara akurat, Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul
tepat waktu dan terkini. jika Bank tidak patuh dan/atau tidak melaksanakan
2. Mendukung fungsi manajemen untuk memudahkan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat
proses perencanaan dan pengambilan keputusan. menjalankan kegiatan usaha.
3. Memenuhi ketersediaan data sesuai rencana bisnis
Bank. Kerangka Manajemen Risiko Kepatuhan
Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan di Bank
adalah sebagai berikut:
Compliance Director
Compliance Head
Compliance Reporting &
Compliance Advisory Compliance Policy & Training
Regulatory Relation
Bank memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan yang pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang antara lain
merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut:
tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kaji ulang dan 1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
penyempurnaan terhadap kebijakan kepatuhan Bank Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan
dilakukan secara berkelanjutan antara lain sejalan (bulanan)
dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa 2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan
Penjamin Simpanan (LPS), maupun ketentuan tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan)
perundangan lainnya serta ketentuan dari Sumitomo 3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Mitsui Banking Corporation (SMBC) sebagai pemegang Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada
saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan
Pengendali Bank. Direksi dan Dewan Komisaris kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris
senantiasa melakukan pengawasan terhadap (semesteran)
226 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 229
Manajemen Risiko
4. Laporan hasil pemantauan terhadap Risiko 2. Proses pengukuran risiko kepatuhan dilakukan
Kepatuhan kepada Direksi pada Rapat Direksi dan melalui penilaian mandiri atas risiko kepatuhan
kepada Dewan Komisaris pada forum pertemuan sebagai bagian dari penyusunan profil risiko
Direksi dengan Dewan Komisaris serta pada rapat Bank. Kegiatan itu dilakukan secara berkala
Komite Audit secara berkala. menggunakan pendekatan risiko (Risk Based
Bank Rating). Disamping itu dilakukan Compliance
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui Self Assessment yang dilakukan setiap semester
Kebijakan Kepatuhan yang merupakan infrastruktur bertujuan untuk memastikan agar kebijakan, sistem,
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan. prosedur, dan kegiatan usaha yang dilakukan
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam Bank telah sesuai dengan ketentuan OJK, BI, LPS,
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank. serta ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku. Sebagai subsidiary dari SMBC
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/ Group, proses pengukuran risiko dilakukan melalui
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pelaksanaan Compliance Risk Assesment (CRA)
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan berdasarkan ketentuan SMBC sebagai pemegang
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan saham mayoritas sekaligus Pemegang Saham
evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Pengendali Bank serta ketentuan perundang-
yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu undangan terkait lainnya.
tahun, termasuk memberikan saran/rekomendasi untuk 3. Proses pemantauan risiko kepatuhan dilakukan,
meningkatkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank. antara lain melalui review terhadap kesesuaian
kebijakan Bank dengan ketentuan yang berlaku,
Pemantauan terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pemenuhan parameter kehati-hatian, penyampaian
dan tata kelola pada perusahaan anak, yaitu BTPN laporan kepada OJK, BI, LPS, dan otoritas lainnya
Syariah sesuai ketentuan OJK terkait Sinergi Perbankan. yang berwenang, tindak lanjut temuan OJK dan/
atau BI.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan 4. Proses pengendalian risiko kepatuhan dilakukan
Limit melalui antara lain kaji ulang berkala terhadap
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan kebijakan dan prosedur kepatuhan, melakukan
yang merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan tindak lanjut hasil audit eksternal maupun internal.
tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kebijakan itu menjadi 5. Secara berkala dan berkelanjutan, pelaksanaan
pedoman dalam penerapan Fungsi Kepatuhan Fungsi Kepatuhan Bank dilaporkan kepada Direktur
Bank. Secara berkelanjutan dilakukan kaji ulang dan Kepatuhan dan Direktur Utama dengan tembusan
penyempurnaan terhadap kebijakan dan prosedur kepada Dewan Komisaris. Selain itu, disampaikan
dimaksud guna memastikan kepatuhan terhadap juga dalam forum rapat Direksi, rapat Direksi
ketentuan yang berlaku, antara lain sejalan dengan dengan Dewan Komisaris serta pada rapat Komite
terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Audit secara berkala.
Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan
(LPS), maupun ketentuan perundangan lainnya serta Sistem Pengendalian Internal atas Risiko
ketentuan dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation Kepatuhan
(SMBC) sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus Bank memiliki Sistem Pengendalian Internal yang
sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank. memadai guna memastikan kepatuhan terhadap
ketentuan OJK, BI, dan LPS maupun peraturan
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, perundang-undangan lainnya. Sistem Pengendalian
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Internal Bank menggunakan model pertahanan 3 (tiga)
Sistem Informasi Manajemen Risiko lapis (three lines of defense), yaitu terdiri dari unit kerja
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui proses Bisnis dan fungsi pendukung sebagai Risk Taking Unit
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian dan dibantu oleh Business Risk/Internal Control & Risk
risiko sesuai dengan penerapan manajemen risiko, (ICR) sebagai koordinator dalam pengelolaan risiko
guna memastikan kepatuhan Bank terhadap peraturan kepatuhan di lapis pertahanan pertama.
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku yaitu
sebagai berikut:
1. Proses identifikasi risiko kepatuhan, antara lain
dilakukan melalui uji kepatuhan terhadap kebijakan,
produk program, aksi perusahaan yang akan
dilaksanakan, termasuk terhadap transaksi yang
wajib memperoleh persetujuan Komite Kredit.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 227
Page 230
Manajemen Risiko
Sebagai lapis pertahanan kedua adalah Direktorat H. Risiko Reputasi
Manajemen Risiko, Direktorat Kepatuhan dan Legal, Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya
Divisi Finance dan Divisi Human Resources. Divisi tingkat kepercayaan stakeholders yang bersumber dari
Kepatuhan sebagai bagian dari lapis pertahanan persepsi negatif terhadap Bank.
kedua berperan dalam pengembangan kerangka kerja
dan kebijakan terkait kepatuhan, dan Internal Audit Kerangka Manajemen Risiko Reputasi
(IA) sebagai lapis pertahanan ketiga bekerja secara Reputasi Bank BTPN merupakan aset yang sangat
independen dalam menilai efektivitas pengelolaan risiko penting bagi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu setiap
kepatuhan. kegiatan penyampaian pesan kepada pihak eksternal,
baik yang melibatkan media massa maupun tidak, yang
Internal Audit melakukan pemeriksaan secara berkala dinilai dapat memengaruhi reputasi perusahaan perlu
atas kecukupan proses pengelolaan risiko kepatuhan dikoordinasikan kepada Corporate Communications
serta kepatuhan dari setiap pihak yang terkait sesuai yang berada di dalam Divisi Communications & Daya.
dengan Rencana Audit yang telah ditetapkan.
Corporate Communications merupakan unit di bawah
Pengungkapan Eksposur Risiko dan Penerapan Direktorat Compliance, Legal & Corporate Secretary
Manajemen Risiko Tahun 2023 yang memiliki fungsi utama mengelola reputasi Bank.
Selama tahun 2023 Bank dapat memelihara pemenuhan Upaya tersebut dilakukan dengan cara melakukan
kepatuhan terhadap ketentuan OJK, BI serta peraturan aktivitas komunikasi (penyampaian informasi) kepada
perundangan yang berlaku dengan pencapaian, antara pihak internal dan eksternal yang efektif dan efisien
lain: sesuai dengan strategi, visi, misi, dan nilai-nilai Bank.
1. Tingkat kesehatan Bank berdasarkan risiko (Risk
Based Bank Rating/RBBR) per Desember 2023 Terkait dengan fungsi pokok untuk mengelola reputasi
berada pada peringkat 2 (Sehat). Bank, Corporate Communications bertanggung
2. Pemenuhan terhadap regulatory parameter antara jawab dan berperan sebagai pintu utama dalam
lain: penyampaian informasi internal dan eksternal.
a. Rasio KPMM, termasuk Rasio Penyediaan Corporate Communications juga melaksanakan fungsi
Modal Inti (Leverage Ratio) di atas ketentuan pengawasan (kontrol & monitoring) pada seluruh
yang berlaku. aktivitas komunikasi Bank secara umum dan secara
b. Tidak terdapat pelanggaran atau pelampauan khusus yang dilaksanakan oleh setiap unit bisnis dan
BMPK. unit pendukung.
c. Net NPL yang berada di bawah level 1%.
d. Pemenuhan GWM baik Rupiah maupun Valas Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit
di atas ketentuan yang berlaku. Dalam mengendalikan risiko reputasi, Bank memiliki
e. Pemenuhan Posisi Devisa Netto (PDN) sesuai kebijakan, prosedur, dan mekanisme dalam rangka
ketentuan yang berlaku. meningkatkan kualitas pelayanan termasuk penanganan
f. Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih keluhan dari pemangku kepentingan (nasabah, dan
(Net Stable Funding Ratio). stakeholder lainnya) yang dilakukan secara melekat.
g. Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
(Liquidity Coverage Ratio) di atas ketentuan Bank menyiapkan ketentuan langkah-langkah yang
yang berlaku. tertuang di prosedur sebagai persiapan dan antisipasi
h. Menetapkan target Rasio Pembiayaan Inklusif untuk merespons apabila ada pertanyaan dari media
Makroprudential (RPIM) dan melaksanakan massa atau nasabah terkait peristiwa yang mengganggu
monitoring berkelanjutan dalam mencapai reputasi Bank.
target tersebut.
3. Pemenuhan pembentukan capital surcharge sesuai
ketentuan OJK sejalan dengan penetapan BTPN
sebagai Bank Sistemik.
4. Pemenuhan terhadap komitmen tindak lanjut hasil
pemeriksaan OJK dapat dipenuhi sesuai target
waktu yang telah ditetapkan.
228 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 231
Manajemen Risiko
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Sistem Pengendalian Risiko Reputasi
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal untuk
Sistem Informasi Manajemen Risiko manajemen risiko reputasi, mencakup pengawasan
Proses identifikasi risiko reputasi dilakukan melalui secara berkala atas keluhan nasabah atau pemberitaan
pembuatan Kajian Risiko Reputasi terhadap produk negatif yang material berdampak pada reputasi
atau aktivitas baru maupun pengembangannya, serta Bank dan budaya pengendalian risiko reputasi yang
aksi korporasi yang akan dilaksanakan, termasuk melibatkan seluruh lini bisnis.
terhadap transaksi material Bank. Proses pengukuran
risiko reputasi dilakukan melalui penilaian mandiri atas Pengendalian Risiko Reputasi dan Manajemen
risiko reputasi sebagai bagian dari penyusunan profil Risiko Reputasi di Kala Krisis
risiko Bank yang dilakukan secara berkala. Mengacu pada Crisis Communication Manual, Divisi
Communications & Daya merupakan penanggung
Proses pemantauan risiko reputasi dilakukan melalui jawab komunikasi krisis reputasi di pusat dan menunjuk
pemantauan media terkait dengan pemberitaan negatif penanggung jawab komunikasi krisis reputasi di daerah
dan pengaduan nasabah di media massa. (regional). Divisi ini memberikan dukungan untuk semua
aspek komunikasi eksternal dan internal, mulai dari
Terdapat 2 (dua) parameter utama dalam pengukuran perencanaan, pelaksanaan hingga monitor dan evaluasi
risiko reputasi, yaitu (1) pemberitaan negatif dan proses komunikasi di saat krisis reputasi.
(2) frekuensi serta waktu penyelesaian pengaduan
nasabah. Pemantauan terhadap 2 (dua) parameter Tugas utama dalam situasi krisis reputasi, antara lain:
tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar 1. Menyusun strategi komunikasi dan taktik
respons atas pemberitaan negatif maupun keluhan mengomunikasikannya;
nasabah dapat dilakukan secara cepat dan tepat, 2. Merancang dan menyusun pesan-pesan pokok;
sehingga tidak berdampak pada reputasi Bank. Proses 3. Mempertimbangkan saluran (channel) komunikasi
pengendalian risiko reputasi dilakukan antara lain yang digunakan;
melalui laporan hasil pemeriksaan Internal Audit sebagai 4. Menentukan juru bicara dan penanggung jawab
bahan masukan untuk perbaikan proses operasional komunikasi;
secara berkelanjutan. 5. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab
komunikasi dan juru bicara yang ditunjuk;
Pemantauan atas Risiko Reputasi dilakukan antara 6. Melaksanakan fungsi komunikasi secara intensif
lain melalui Komite Manajemen Risiko. Internal Audit kepada pihak eksternal dan internal;
melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap 7. Mengatur permintaan informasi atau wawancara
pengelolaan risiko reputasi dari setiap pihak yang terkait dengan media; dan
sesuai dengan Rencana Audit yang telah ditetapkan. 8. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
efektivitas komunikasi.
Pemeriksaan audit yang dilakukan atas pemberitaan
negatif dan pengelolaan penanganan keluhan nasabah
meliputi pencatatan, tindak lanjut, dan pelaporan
untuk memitigasi risiko reputasi telah dikaji pada saat
pelaksanaan audit.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 229
Page 232
Page 233
TINJAUAN
PENDUKUNG
BISNIS
232 Pengembangan Sumber Daya Manusia
238 Teknologi Informasi dan Operasional
Bank BTPN terus
memperkuat pendukung
bisnis, baik di bidang SDM,
TI, maupun operasional
untuk mendukung kinerja
berkelanjutan Bank.
Page 234
Tinjauan Unit Pendukung
PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
Bank menerapkan sejumlah
inisiatif penting dalam menarik,
mengembangkan dan mempertahankan
talenta.
PT Bank BTPN Tbk (“Bank BTPN”, “BTPN”, talenta (to attract, develop and retain talents), yang
“Bank”) memandang bahwa Sumber Daya fokus pada 4 (empat) pilar berikut:
Manusia (SDM) merupakan faktor penting dalam 1. Pengembangan organisasi.
mendukung pencapaian kinerja usaha Bank secara a. Inisiatif dalam membangun organisasi.
berkesinambungan. Karena itulah, Bank BTPN selalu b. Program engagement karyawan.
menyiapkan rencana strategis dalam pengembangan c. Program keragaman dan inklusi (diversity and
SDM agar sejalan dengan strategi Bank. inclusion).
d. Pengembangan lokasi kerja fleksibel.
Kebijakan ini juga selaras dengan amanat yang tertuang
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 2. Pengembangan talenta, pembelajaran dan
Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kualitas pengembangan talenta.
Sumber Daya Manusia Bank Umum. Dalam regulasi a. Program untuk menjaga key talents bertahan
tersebut ditegaskan, Bank wajib melakukan pengelolaan dan berkembang di Bank.
SDM dan pengembangan kualitas SDM yang dimiliki b. Mempersiapkan mereka untuk suksesi
secara berkelanjutan. serta pengembangan karier lainnya dengan
melakukan beberapa inisiatif melalui program
peningkatan kapabilitas.
FOKUS DAN KEBIJAKAN c. Program pengembangan dengan bekerja sama
PENGEMBANGAN dengan SMBC Group.
d. Program perencanaan suksesi talenta.
Sepanjang tahun 2023, Fungsi Human Resources Bank e. Program akselerasi.
BTPN telah merealisasikan beragam inisiatif utama.
Insiatif tersebut sejalan dengan fokus dalam rangka
menarik, mengembangkan dan mempertahankan
232 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 235
Tinjauan Unit Pendukung
3. Pengembangan sistem sumber daya manusia. inisiatif utama, sehingga sejalan dengan fokus strategi
a. Sistem Utama HR (Human Resources Core dalam menarik, mengembangkan dan mempertahankan
System). talenta (to attract, develop, and retain talents):
b. Aplikasi Mobile HR (HR Mobile Platform). 1. Pengembangan Organisasi
c. Dashboard HR. Pada tahun 2023 Bank menjalankan beberapa
inisiatif kunci, termasuk program engagement
4. Pengkajian remunerasi dan manfaat karyawan. karyawan, program keragaman dan inklusi (diversity
Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan and inclusion), serta melanjutkan implementasi
dan mempertahankan talenta, Bank secara dan review atas lokasi kerja fleksibel. Sehubungan
konsisten melakukan pengkajian dalam hal dalam proses manajemen talenta Bank, Bank
remunerasi dan manfaat agar dapat terus kompetitif telah melakukan proses assessment profil talenta
di pasar talenta dan sejalan dengan perubahan Bank, perencanaan suksesi termasuk perancangan
pasar. program pengembangan bagi kandidat suksesor
yang meliputi pelatihan, coaching, serta program
pengembangan lainnya.
INISIATIF DAN PENCAPAIAN KINERJA
2023 Bank melanjutkan pengembangan talenta dengan
seminar-seminar praktis melalui leadership series
Sehubungan dengan penjelasan atas fokus dari yang dilakukan secara rutin serta pelatihan
direktorat Human Resources Bank dalam hal lainnya yang dilakukan melalui program pelatihan
pengembangan sumber daya talenta dan secara terus kepemimpinan dan eksekutif.
menerus dapat mampu mendukung pertumbuhan
organisasi di masa depan, pada tahun 2023 Direktorat
Human Resources telah melaksanakan beberapa
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 233
Page 236
Tinjauan Unit Pendukung
PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
Terkait dengan program engagement karyawan, proses pengembangan pegawai yang dilakukan
pada tahun 2023 Bank kembali meluncurkan survei melalui beberapa inisiatif program lainnya.Untuk
keterikatan karyawan (engagement survey) yang mendukung proses manajemen pembelajaran dan
diikuti oleh seluruh karyawan Bank. pelatihan pegawai Bank secara keseluruhan, Bank
menyediakan learning management system yang
Untuk implementasi lokasi kerja fleksibel Bank, saat ini diakses dari platform HRIS Darwinbox.
pada Tahun 2023 Bank melanjutkan proses Melalui implementasi ini diharapkan dapat
implementasi kerangka lokasi kerja fleksibel kepada meningkatkan pengalaman pegawai Bank BTPN
populasi batch berikutnya. Dengan demikian dalam mengakses e-learning Bank dimana saat
diakhir tahun 2023, keseluruhan direktorat telah ini materi e-learning Bank dapat diakses melalui
menerapkan kerangka lokasi kerja fleksibel sesuai mobile phone pengguna.
dengan ruang lingkup dan ketentuan yang diatur
dalam prosedur lokasi kerja fleksibel. 3. Sistem Sumber Daya Manusia
Pada tahun 2023 Bank menjalankan inisiatif
2. Pengembangan Talenta, Pembelajaran dan otomasi dan proses transformasi digital dalam
Pengembangan pegawai siklus perjalanan karyawan. Pada tahun 2023 Bank
Bank berkomitmen melakukan pengelolaan dan telah melakukan implementasi atas teknologi HR
pengembangan kualitas serta kapabilitas baru yang meliputi Sistem Utama HR (Human
SDM-nya secara berkelanjutan. Pengembangan Resources Core System), Platform Mobile HR (HR
dan Pembelajaran yang Bank lakukan adalah Mobile Platform), dan persiapan atas Dashboard
melalui peningkatan kompetensi kerja SDM baik HR.
di bidang teknis, nonteknis dan kepemimpinan,
termasuk didalamnya sertifikasi wajib perbankan 4. Pengkajian Remunerasi dan Manfaat
maupun sertifikasi wajib kompetensi sesuai dengan Karyawan
penugasan karyawan. Selanjutnya, Bank juga Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan
melakukan pengembangan kualitas SDM melalui dan mempertahankan talenta, Bank secara
program akselerasi yang diperuntukan talenta fresh konsisten melanjutkan proses pengkajian dalam hal
graduates. remunerasi dan manfaat agar dapat terus kompetitif
di pasar talenta dan sejalan dengan perubahan
Peningkatan kompetensi lainnya pun dilakukan pasar.
Bank melalui melalui sistem e-learning Bank,
akses kepada pembelajaran daring melalui MOOC
(Massive Open Online Course). Secara keseluruhan, KEBIJAKAN REKRUTMEN
Bank memberikan fasilitas belajar dan kesempatan
pengembangan kompetensi dan kapabilitas melalui Bank BTPN senantiasa berupaya menciptakan
berbagai pendekatan belajar dan pelatihan yang inklusivitas dalam program rekrutmen karyawan Bank.
dilakukan baik secara tatap muka maupun daring. Karena itu, BTPN menggunakan beragam saluran
Sebagai upaya meningkatkan minat belajar dan komunikasi dan informasi untuk mengumumkan
mengembangkan diri bagi karyawan, Bank BTPN lowongan kerja tersebut, agar semakin banyak
menyelenggarakan Hybrid learning festival. masyarakat yang dapat mengakses informasinya.
Tema yang diangkat tahun 2023 adalah Saluran untuk menyampaikan informasi lowongan kerja
“Broadening Horizon, Bringing Impact” Dimana yang dimanfaatkan, antara lain website karier BTPN
karyawan diajak untuk meluaskan wawasannya dan situs pencarian kerja. Selain itu, Bank juga bekerja
dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan sama dengan beberapa universitas untuk mendapatkan
sehingga dalam pekerjaannya menjadi lebih talenta terbaik.
mumpuni dan memberikan dampak lebih
berarti. Program ini juga berfokus pada topik Namun demikian, pengisian jabatan tertentu ditujukan
transformasi, pertumbuhan dan kualitas, dan untuk pegawai internal, dengan maksud memberikan
melanjutkan kerjasama dengan grup SMBC dalam kesempatan pengembangan pegawai BTPN. Sepanjang
tahun 2023, Bank telah merekrut 609 pegawai baru.
234 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 237
Tinjauan Unit Pendukung
PENGEMBANGAN KOMPETENSI d. Melanjutkan proses peningkatan kompetensi
lainnya melalui pelatihan yang disediakan Bank
Penerapan strategi dalam pengembangan kompetensi diantaranya melalui sistem e-learning Bank,
di tahun 2023 diuraikan sebagai berikut: akses MOOC (Massive Open Online Course) yang
diberikan kepada pegawai Bank, serta melalui
Bank melanjutkan pengembangan kualitas SDM atas berbagai pelatihan yang dilakukan baik online
pengembangan kompetensi di bidang teknis, di bidang maupun offline.
nonteknis, dan di bidang kepemimpinan di antaranya e. Mengadakan 2 hari BTPN Hybrid learning
melalui: festival yang berfokus pada topik transformasi,
a. Melanjutkan proses sertifikasi Kompetensi Kerja pertumbuhan dan kualitas. Dalam learning festival
di sektor perbankan diantaranya melalui sertifikasi tahun ini serangkaian program yang dijalankan
Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran dan diantaranya adalah seminar dari para ahli, sharing
Pengelolaan Uang Rupiah, WAPERD (Wakil agen session dari pimpinan Bank BTPN, program
penjual reksadana), WPPE-P (Wakil perantara penghargaan pegawai, area pembelajaran/studio,
Perdagangan efek pemasaran) dan Treasury bagi serta sesi pelatihan praktis.
pegawai yang dipersyaratkan untuk memegang f. Melanjutkan kerja sama dengan grup SMBC dalam
sertifikasi yang disebutkan diatas. proses pengembangan pegawai yang dilakukan
b. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi selain melalui beberapa program.
Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan g. Bank menyediakan learning management system
diantaranya sertifikasi Manajemen SDM, yang saat ini diakses dari platform HRIS Darwinbox.
Kepatuhan, Informasi Teknologi, Internal audit, Melalui implementasi ini diharapkan dapat
Keuangan. meningkatkan pengalaman pegawai Bank BTPN
c. Program Akselerasi Bank yang diperuntukan talenta dalam mengakses e-learning Bank dimana saat
fresh graduates ini materi e-learning Bank dapat diakses melalui
mobile phone pengguna.
Ringkasan Pelaksanaan Pelatihan
Uraian 2023 2022
Jumlah Program Pelatihan 753 420
Jumlah Peserta 6.544 101.012
Total Man-Days 40.356 33.723
Jumlah Investasi Pelatihan (Rp Juta) 65.031 72.672
Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp Juta) 9,8 10,3
Total Jam Pelatihan 322.849 269.756
Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan
Level Jabatan Jumlah Peserta Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Penyelenggara
Top Management 187 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Senior Management 740 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Management 2.830 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Office/Supervisor 1.564 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Clerical 1.223 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 235
Page 238
Tinjauan Unit Pendukung
PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA
REMUNERASI Pada tahun 2023, Bank memberikan penghargaan masa
kerja kepada 382 pegawai, dengan kategori sebagai
Bank BTPN menerapkan kebijakan remunerasi dengan berikut: penghargaan masa kerja 30 tahun sebanyak 26
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang pegawai, 20 tahun sebanyak 13 pegawai, dan 10 tahun
berlaku, termasuk Undang-Undang Nomor 13 tahun sebanyak 343 pegawai.
2003 tentang Ketenagakerjaan. Begitu juga dengan
ketentuan tentang upah minimum provinsi (UMP)
yang kebijakan induknya ditetapkan oleh Kementerian TINGKAT TURN OVER KARYAWAN
Ketenagakerjaan.
Tingkat turn over total karyawan Bank pada tahun 2023
Selanjutnya, Bank menganut prinsip meritokrasi dalam adalah sebesar 12,4%. Terjadi penurunan dibandingkan
penerapan remunerasi. Prinsip ini mengutamakan dengan tahun 2022 yaitu sebesar 13,6%. Untuk Tingkat
penilaian objektif dari kinerja dan dampak yang turn over voluntary pada tahun 2023 adalah sebesar
dihasilkan bagi Bank dalam mengatur dan menentukan 6,92%, juga terjadi penurunan dibandingkan dengan
remunerasi. Dengan demikian, faktor-faktor dasar yang tahun 2023 yaitu sebesar 10,1%.
digunakan untuk melakukan penyesuaian remunerasi
karyawan mengacu pada kinerja Bank, kinerja unit,
kerja dan kinerja individu, serta mempertimbangkan RENCANA STRATEGIS TAHUN 2024
kondisi ekonomi serta kemampuan Bank. Penyesuaian
remunerasi karyawan dan pemberian bonus kinerja Untuk mendukung fokus direktorat HR dalam
(performance bonus) dilakukan pada awal tahun proses pengembangan SDM Bank serta mendukung
berdasarkan kinerja tahun sebelumnya. perkembangan bisnis Bank, khususnya dalam menarik,
mengembangkan dan mempertahankan talenta (to
Bank melakukan penelaahan setiap tahun terhadap attract, develop and retain talents). Bank menilai strategi
penerapan benefit bagi karyawan, seperti perlindungan sumber daya manusia Bank yang berfokus pada pilar
kesehatan yang saat ini diberikan dalam bentuk pengembangan organisasi, pengambangan Talenta,
asuransi kesehatan untuk karyawan dan keluarga. Pembelajaran dan Pengembangan, implementasi sistem
Dalam penelaahan itu, Bank mempertimbangkan Sumber Daya Manusia dan pengkajian Remunerasi
rasio penggunaan fasilitas kesehatan dan rasio dan Manfaat Karyawan masih relevan untuk dapat
kecukupannya. Selain itu, Bank juga membandingkan mendukung perkembangan bisnis Bank. Pada tahun
fasilitas yang diberikan oleh Bank yang setara, yang 2024, Bank juga akan berfokus pada keterikatan
datanya diperoleh melalui survei remunerasi yang pegawai dan hubungan industrial.
dilakukan oleh konsultan.
Dalam penjabaran teknis, fokus strategis ini dibagi
Kajian remunerasi untuk karyawan tersebut, antara menjadi 5 (lima) pilar utama (core pillars) yang terdiri
lain dilaksanakan oleh Komite Human Resources yang dari:
terdiri dari 5 (lima) orang anggota Direksi ditambah 1. Pengembangan Organisasi. Pengembangan
1 (satu) orang pejabat Human Resources.Komite organisasi Bank bertujuan untuk memastikan
ini melakukan rapat minimal 4 (empat) kali setahun Bank memiliki sumber daya manusia yang
sesuai ruang lingkup pedoman kerja Komite Human memadai dan berkapabilitas untuk menjalankan
Resources. strategi Bank dimana pada tahun 2024 fokus
strategi Bank untuk pengembangan organisasi
ini meliputi pengembangan talenta dan rencana
PENGHARGAAN MASA KERJA suksesi internal Bank, program keberagaman dan
inklusi (Diversity & Inclusion) dimana bertujuan
Bank BTPN memberikan penghargaan masa kerja untuk menciptakan lingkungan kerja yang positif.
kepada karyawan yang telah mendedikasikan waktu Selain itu upaya meningkatkan daya saing untuk
produktifnya kepada Bank. Penghargaan tersebut merekrut talenta terbaik, dilakukan dengan
diberikan kepada pegawai dengan masa kerja 30 tahun, meningkatkan Employer Branding and Employee
20 tahun dan 10 tahun di Bank sebagai apresiasi atas Value Proposition Bank melalui beberapa inisiatif
loyalitas yang diberikan kepada perusahaan. dan kerja sama dengan organisasi yang memiliki
reputasi yang baik. Kunci inisiatif terakhir
236 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 239
Tinjauan Unit Pendukung
dalam pilar pengembangan organisasi adalah 4. Bank akan melanjutkan upaya meningkatkan
dengan melakukan kajian dan modifikasi atas keterikatan pegawai (employee engagement)
program pengembangan akselerasi Bank BTPN, yang berdampak pada motivasi dan kinerja
yang bertujuan untuk membangun program karyawan Bank. Untuk itu maka tahun 2024 Bank
pengembangan yang relevan dan sesuai dengan kembali menjalankan survey keterikatan pegawai
strategi bisnis Bank. (engagement survey), memberikan pelatihan bagi
pimpinan unit kerja agar memahami pentingnya
2. Learning & Development. Untuk mengembangkan meningkatkan keterikatan tim kerja dan mendorong
talenta pegawai Bank BTPN, Bank secara para pimpinan unit kerja untuk berkomitmen
berkelanjutan berkomitmen melakukan melakukan peningkatan dan atau perbaikan dimana
pengelolaan, dan pengembangan kualitas perlu sebagai tindak lanjut sesuai hasil survei
serta kapabilitas SDM-nya melalui peningkatan sebelumnya.
kompetensi kerja SDM baik di bidang teknis, non-
teknis dan kepemimpinan, termasuk didalamnya 5. Tahun 2024 Bank dan Serikat Pekerja akan bekerja
sertifikasi wajib perbankan maupun sertifikasi sama untuk persiapan, proses negosiasi dan
wajib kompetensi sesuai dengan penugasan finalisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Bank.
karyawan dengan memperhatikan asas prioritas
dan pemerataan kompetensi kerja SDM untuk 6. Rewards & Performance Management, Bank secara
mengembangkan kompetensi pegawai. Pada berkelanjutan akan melakukan peninjauan atas
tahun 2024 Bank akan berfokus pada inisiatif remunerasi dan manfaat pegawai dengan market
utama diantaranya melalui pengembangan secara saat ini, sehingga Bank dapat merumuskan formula
berkelanjutan dan penggunaan e-learning Bank remunerasi dan pegawai yang kompetitif dan
yang saat ini diakses melalui HRIS Darwinbox, sesuai dengan strategi Bank.
program pelatihan digital dan analytics untuk
pegawai Bank, serta melakukan kolaborasi
dengan SMBC Grup. Bank juga terus melanjutkan
pemenuhan sertifikasi pegawai di antaranya
Manajemen Risiko, Sistem Pembayaran dan
Pengelolaan Uang Rupiah, WAPERD (Wakil agen
penjual reksadana), WPPE-P (Wakil perantara
Perdagangan efek pemasaran) dan Treasury bagi
pegawai yang dipersyaratkan untuk memegang
sertifikasi yang disebutkan diatas, serta sertifikasi
kompetensi selain Sertifikasi Kompetensi Kerja
di sektor perbankan di antaranya sertifikasi
Manajemen SDM, Kepatuhan, Informasi Teknologi,
Internal audit, Keuangan.
3. Implementasi Teknologi HR, setelah melakukan
implementasi atas HRIS Baru & platform
mobile Bank yang terintegrasi pada tahun
2023. Pada tahun 2024 Bank akan melanjutkan
proses transformasi digital HR diantaranya
dengan melakukan kajian dan pengembangan
berkelanjutan atas sistem HRIS Bank serta
melakukan pengembangan dan implementasi
atas HR Dashboard. HR Dasboard ini diharapkan
dapat meningkatkan kemampuan Bank dalam
mengelola, memproses dan menyajikan informasi
terkait sumber daya manusia Bank sehingga dapat
membantu manajemen dalam proses pengambilan
keputusan secara lebih cepat dan terukur
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 237
Page 240
Tinjauan Unit Pendukung
TEKNOLOGI INFORMASI
DAN OPERASIONAL
BTPN Jenius stelah mendapatkan
sertifikasi ISO 27001, yang merupakan
bagian dari inisiatif untuk menjamin
standar keamanan siber.
TEKNOLOGI INFORMASI Fokus Pengembangan Tahun 2023
Tahun 2023, sejalan dengan Rencana Bisnis Bank, Bank
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan BTPN berencana untuk:
PT Bank BTPN Tbk (“Bank BTPN”, “BTPN”, “Bank”), 1. Mengimplementasikan kapabilitas IT yang bersifat
antara lain untuk mendukung layanan kepada nasabah strategis, untuk mendukung bisnis digital dan
serta kegiatan operasional Bank. Kebijakan ini selaras ekosistem, dalam peningkatan pengalaman dan
dengan Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2022 perjalanan bagi nasabah dan partner.
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank 2. Secara berkesinambungan menjalankan operational
Umum. excellence dengan melakukan konsolidasi aplikasi,
re-engineer, dan menstandarisasi teknologi untuk
Sebagai layanan kepada nasabah, fokus utama Bank mengurangi kompleksitas operasional
dilakukan pada sektor bisnis retail dan korporasi. BTPN 3. Menerapkan model operasi TI yang selaras dengan
juga menyadari bahwa TI memiliki peran yang sangat pelanggan untuk memungkinkan cara kerja dan
penting dalam mendukung kegiatan operasional dan pemikiran desain yang gesit
pertumbuhan bisnis Bank. Karena itu, Bank terus 4. Menerapkan tata kelola yang kuat, standar
mengembangkan perbankan digital yang menjadi keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan
keunggulan utama Bank secara berkesinambungan. untuk memitigasi risiko dan memungkinkan
pertumbuhan dan kelincahan yang berkelanjutan,
Kebijakan penerapan TI di Bank menitikberatkan pada serta meningkatkan sinergi antara IT BTPN, IT
optimasi dan efektivitas sumber daya TI, memperkuat BTPN Syariah, dan IT SMBC.
tata kelola TI, dan juga memperkuat keamanan siber. 5. Meningkatkan aspek keamanan siber dengan
Karena itu, Bank selalu mengelola investasi TI secara menerapkan roadmap keamanan siber untuk
tepat sasaran. memitigasi risiko bisnis
6. Meningkatkan aspek tata kelola dan operasional
terkait penggunaan data, untuk mendukung bisnis
serta pemenuhan kesesuaian terhadap regulator
238 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 241
Tinjauan Unit Pendukung
Visi dan Misi Direktorat Teknologi Informasi
VISI
Menjadi penyedia
solusi inovatif terbaik,
menghadirkan
MISI
Membuat hidup para
pengalaman berbeda. pemangku kepentingan
lebih mudah melalui
kreasi layanan yang
bernilai.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 239
Page 242
Tinjauan Unit Pendukung
TEKNOLOGI INFORMASI
DAN OPERASIONAL
Organisasi Pengelolaan TI
Pelaksanaan kegiatan teknologi informasi di lingkungan Bank BTPN dikelola oleh Head of Information Technology
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Utama. Berikut adalah struktur organisasi yang berlaku pada
tahun 2023.
Organisasi Pengelola TI
Direktur Utama
Executive Secretary
Head of Information Technology
to Head of IT
IT Retail Banking &
IT Strategy Planning and IT Corporate Banking IT Digital Service IT Transaction IT Governance
Corporate Function
Data Management Head Enablement Head Enablement Head Management Head Management Head
Enablement Head
Sumber Daya Manusia
Bank BTPN berpandangan bahwa kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal sangat penting untuk
mendukung pengembangan TI di lingkungan Bank. Apalagi, BTPN merupakan Bank pertama yang memiliki
kemampuan digital (digital capabilities) serta memberikan solusi digital banking, Karena itulah, Bank terus
mengembangkan SDM secara berkelanjutan agar mampu memberikan dukungan bagi pengembangan TI yang
direncanakan.
Hingga akhir Desember 2023, jumlah SDM di Direktorat Teknologi Informasi sebanyak 475 orang, yang terbagi dalam
6 (enam) organisasi.
Sumber Daya Manusia TI
No. Organisasi Tanggung Jawab Jumlah (Orang)
1 IT Strategic Planning and Data Memastikan fungsi manajemen dan organisasi TI untuk berjalan dengan 82
Management Head efisien dan efektif, yang termasuk didalamnya adalah fungsi perencanaan
strategis TI, pengelolaan anggaran TI, pengelolaan pengadaan TI dan
Vendor Management TI, Manajemen Proyek TI, dan pelaksanaan pusat
inovasi yang sejalan dengan rencana dan arah strategis Bank. Serta
menjaga dan meningkatkan kemampuan Digital Capabilities, kesiapan
keamanan siber, kualitas data Bank secara keseluruhan, tata kelola data,
dan pengambilan keputusan berbasis data.
2 IT Retail Banking & Corporate Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Retail Banking & 46
Function Enablement Head Corporate Functions untuk mendukung solusi bisnis, operasional, dan
teknis dengan pendekatan Customer Centric.
3 IT Corporate Banking Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Corporate 23
Enablement Head Banking untuk mendukung solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan
pendekatan Customer Centric.
4 IT Digital Service Enablement Melakukan pengembangan dan maintenance secara terus menerus untuk 157
Head core system, payment system yang ada untuk dapat selalu memenuhi
kebutuhan bisnis bank serta mendukung kebutuhan proyek Bank dalam
hal integrasi sistem.
5 IT Transaction Management Memastikan tersedianya layanan infrastruktur untuk mendukung 149
Head operasional Bank, perkembangan bisnis dan Key Strategic Initiatives.
Termasuk Memastikan ketersedian dan kesiapan Disaster Recovery
Procedure yang memenuhi SLA.
240 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 243
Tinjauan Unit Pendukung
No. Organisasi Tanggung Jawab Jumlah (Orang)
6 IT Governance Management Memimpin, merencanakan, menetapkan, dan melakukan pengawasan 16
Head pelaksanaan tata kelola TI, memastikan tata kelola dilaksanakan sesuai
oleh organisasi TI, dan untuk memastikan dan melakukan pengawasan
untuk pengelolaan risiko TI di Bank.
Untuk mendukung kemampuan SDM di bidang TI, Bank 6. Turut juga mempertimbangkan IT Strategic Initiative
telah merealisasikan sejumlah pelatihan, di beberapa yang dilakukan pada periode sebelumnya.
area antara lain:
1. Project Management Mekanisme Identifikasi terhadap
2. Tata Kelola mengacu pada COBIT 2019, dan Disrupsi
3. Secure Code Practice dari aspek keamanan siber. Bank BTPN senantiasa memperhatikan disrupsi bisnis
dan teknologi. Untuk memahami disrupsi teknologi,
Sertifikasi yang Dimiliki Bank melakukan evaluasi terhadap teknologi baru yang
Pada tahun 2023, BTPN Jenius sebagai salah satu bisa diterapkan untuk mendukung bisnis Bank, melalui:
sistem pembayaran dari BTPN, telah mendapatkan 1. Memiliki organisasi yang berfungsi untuk
sertifikasi ISO 27001. Sertifikasi tersebut merupakan melakukan riset dan pengembangan untuk
bagian dari inisiatif untuk menjamin standar keamanan teknologi baru
siber di lingkungan Bank khususnya Jenius. 2. Kolaborasi dengan SMBC untuk melakukan review
terhadap teknologi baru
Tata Kelola Teknologi Informasi 3. Melakukan evaluasi berdasarkan informasi/
Kebijakan Bank BTPN terkait dengan penerapan tata study case terhadap penggunaan teknologi, yang
kelola TI lingkungan Bank, yakni harus sejalan dengan dilakukan dari pihak ketiga
rencana Bank dan induk usaha (SMBC Group). Selain
itu, tentu saja memperhatikan kesesuaian dengan Strategi Keamanan Sistem Siber (Cyber
aturan yang ada, baik dari regulator di bidang keuangan Security)
maupun pemerintah. Sebagai Bank yang memanfaatkan penggunaan
teknologi informasi dalam memberikan layanan digital
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan standar bagi nasabah, Bank BTPN senantiasa berusaha untuk
operasi, petunjuk pelaksanaan di beberapa aspek meningkatkan penerapan standar manajemen risiko
seperti perencanaan TI, anggaran TI, implementasi TI, keamanan siber. Apalagi, Bank juga memperhatikan
dan operasional TI. Bank terus melakukan peningkatan ancaman keamanan siber semakin meningkat.
dengan cara mengadopsi common practice framework
terkait tata kelola yaitu COBIT 5.0. Penerapan manajemen risiko keamanan siber Bank
diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan
Evaluasi terhadap analisa kesenjangan dilakukan pada dan regulasi yang berlaku, standar penerapan
proses yang menjadi prioritas di tahun 2023. Kegiatan manajemen risiko keamanan siber induk usaha
tersebut akan terus berjalan sebagai bagian dari (Grup SMBC) serta best practice yang tersedia. Oleh
pengembangan berkelanjutan untuk tata kelola TI di karena itu, pada tahun 2023, Bank BTPN merilis dan
Bank. menerapkan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan
Siber yang memuat: kerangka kerja, strategi dan
Implementasi kebijakan tata kelola dituangkan dalam IT standar pengelolaan, dan penerapan manajemen risiko
Strategic Planning (ITSP - IT Road Map) yang disusun keamanan siber Bank.
setelah mempertimbangkan:
1. Visi dan Misi BTPN. Adapun Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber
2. Tujuan Strategis Bank BTPN. ini secara umum memuat hal-hal berikut:
3. Aspirasi dan strategi saat merger. 1. Standar penerapan Tata Kelola risiko keamanan
4. Tren Industri dan Informasi Teknologi, misalnya siber yang dirumuskan untuk memastikan
Open Source, Cloud, Open API, dan lainnya. kecukupan tata kelola risiko keamanan siber Bank.
5. Key pain point serta tantangan utama. Proses Tata Kelola ini meliputi pengawasan aktif
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 241
Page 244
Tinjauan Unit Pendukung
TEKNOLOGI INFORMASI
DAN OPERASIONAL
oleh dewan komisaris dan direksi, perumusan risk Sistem Evaluasi
appetite dan toleransi risiko serta penyelenggaraan Pengukuran Kinerja TI pada tahun 2023, mencakup
kampanye kesadaran risiko keamanan siber secara beberapa aspek, yaitu delivery project, tata kelola,
berkala berkelanjutan. kepuasan kantor cabang, kepuasan pelanggan, dan
2. Kerangka kerja manajemen risiko keamanan siber operational excellence. Secara keseluruhan, Divisi TI
yang mencakup kecukupan ketersediaan strategi berhasil mencapai hasil yang sangat baik sepanjang
keamanan siber, kecukupan sumber daya dan tahun 2023, dengan pencapaian di atas ukuran atau
perangkat Bank serta ketersediaan dan kecukupan target yang telah ditentukan.
ketentuan internal yang mengatur standar
penerapan manajemen risiko keamanan siber Bank. Roadmap Pengembangan TI
3. Pengelolaan sumber daya yang diperlukan di dalam Roadmap Pengembangan TI pada tahun 2023 sejalan
penerapan manajemen risiko keamanan siber dengan pelaksanaan Rencana Strategis TI 2022-2026,
baik yang berupa Sumber Daya Manusia (SDM), yaitu dengan mengutamakan optimalisasi penggunaan
kecukupan sistem manajemen informasi keamanan teknologi digital, cyber security, dan efektivitas sumber
siber maupun berbagai bentuk sumber daya lainnya daya TI, serta Tata Kelola TI. Selain itu, Bank juga
yang dibutuhkan Bank di dalam mengelola risiko melakukan optimalisasi penggunaan sumber daya dan
keamanan siber. tata kelola melalui sinergi dengan SMBC
4. Pengendalian risiko keamanan siber melalui
penerapan mekanisme kontrol maupun penerapan Pengembangan Tahun 2023
Teknologi Informasi yang diperlukan di dalam Pengembangan TI pada tahun 2023 dilakukan di
rangka untuk mengendalikan risiko keamanan siber beberapa area, yang antara lain mencakup:
yang mungkin terjadi di Bank. 1. Operating and Delivery Model
a. Bank telah mengimplementasikan TI Agile
Strategi/Proses Pemulihan Bencana dan saat ini sudah berjalan dengan baik untuk
(Disaster Recovery) merespons kebutuhan bisnis.
BTPN telah mengantisipasi seandainya mengalami b. Bank mulai menerapkan tata kelola TI.
bencana yang mengganggu kegiatan operasional Bank. c. Menjaga ketersediaan talenta TI untuk
Upaya mitigasi sebagai strategi pemulihan bencana mendukung kesinambungan produk digital
yang dilakukan oleh Bank, mencakup: BTPN serta digitalisasi proses di Bank BTPN.
1. Memiliki prosedur untuk Rencana Kelanjutan Bisnis
TI. 2. Aplikasi dan Infrastruktur
2. Memiliki pusat data untuk pemulihan data. a. Bank selalu mendaya-gunakan digital
3. Melakukan secara rutin(tahunan) yaitu kegiatan platform pada berbagai produk dan channel,
untuk simulasi perpindahan pusat data. seperti pengembangan kartu kredit yang
di integrasikan ke digital platform Jenius,
Sistem/Mekanisme Pelaporan kepada sehingga dapat memberikan layanan digital
Direksi Kartu Kredit pertama di Indonesia.
Selaras dengan Peraturan OJK Nomor b. Bank sedang melakukan perluasan kemudahan
11 /POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi integrasi dengan pihak ketiga mengacu pada
Informasi oleh Bank Umum, Bank melakukan pelaporan standar layanan pembayaran Bank Indonesia.
setiap semester kepada Direksi dan Dewan Komisaris c. Dari aspek infrastruktur, Bank mengadopsi
terkait dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi. penggunaan teknologi awan untuk mendukung
Pelaporan mencakup rencana strategis TI, anggaran bisnis Bank.
rencana strategis TI, dan pelaksanaan/implementasi d. Melakukan konsolidasi, peremajaan serta
daripada inisiatif rencana strategis TI. dekomisi atas aplikasi Bank sehingga
portofolio layanan TI menjadi lebih efektif dan
Selain itu, Bank juga melaporkan: implementasi inisiatif lebih lincah mendukung bisnis bank.
rencana strategis TI, anggaran TI, dan kinerja TI untuk
periode triwulan dalam forum Komite Pengarah TI.
242 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 245
Tinjauan Unit Pendukung
3. Core Banking Rencana Strategis 2024
a. Bank telah berhasil menjalankan konsolidasi Untuk tahun 2024, sejalan dengan Rencana Bisnis
Core Banking pasca-merger (perbankan ritel Bank, Bank BTPN berencana untuk:
dan korporasi), 1. Bank berencana untuk mengimplementasikan
b. Tercapainya stabilisasi setelah dilakukannya kapabilitas TI yang bersifat strategis, untuk
implementasi konsolidasi Core Banking yang mendukung bisnis digital dan ekosistem, dalam
memudahkan Bank dalam pengelolaan sistem peningkatan pengalaman dan perjalanan bagi
serta memungkinkan Bank menawarkan solusi nasabah dan partner, dan juga untuk mendukung
digital juga untuk segmen korporasi. Selain hal rencana pengembangan bisnis Bank baik yang
tersebut, Core Banking juga dapat menata- bersifat organik dan in-organik.
usahakan transaksi dan proses Corporate 2. Bank berencana untuk secara berkesinambungan
Banking dengan lebih baik. menjalankan IT Operational Excellence dengan
melakukan konsolidasi aplikasi, re-engineer, dan
4. Manajemen Data menstandardisasi teknologi untuk mengurangi
BTPN telah meningkatkan kapabilitas Data kompleksitas operasional.
Warehouse, dan Big Data, yang dapat 3. Bank berencana untuk secara berkesinambungan
dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional dan menerapkan model operasi TI yang selaras dengan
layanan nasabah, sejalan dengan kebijakan dan pelanggan untuk memungkinkan cara kerja dan
tata kelola Bank. pemikiran desain yang gesit.
4. Bank berencana untuk secara berkesinambungan
5. Keamanan Siber menerapkan tata kelola yang kuat, standar
Selalu menjaga dan meningkatkan kemampuan keamanan dan kepatuhan terhadap peraturan
siber di BTPN agar dapat secara efektif menjaga untuk memitigasi risiko dan memungkinkan
keamanan data dan transaksi nasabah pertumbuhan dan kelincahan yang berkelanjutan,
serta meningkatkan sinergi antara TI BTPN, TI
Keunggulan TI BTPN BTPN Syariah, dan TI SMBC.
Sebagai upaya menjaga kesinambungan dan 5. Bank berencana untuk memastikan implementasi
peningkatan kapabilitas di bidang TI, Bank telah dari keamanan siber adalah selaras dengan
memiliki sejumlah keunggulan, yang antara lain terkait kerangka keamanan siber yang di tentukan oleh
dengan: Chief Information Security Officer (CISO).
1. Tujuan dan Fokus yang jelas. Organisasi Teknologi 6. Bank berencana untuk meningkatkan aspek
Informasi, Proyek Spesial Teknologi Informasi, tata kelola dan operasional terkait penggunaan
Perencanaan Strategis Teknologi Informasi data, untuk mendukung bisnis serta pemenuhan
2020-2023 akan memastikan stabilisasi, dan kesesuaian terhadap regulator.
kesinambungan terhadap aspirasi digital.
2. Kemampuan digital dengan mengoptimalkan dan
mendapatkan nilai bisnis dari infrastruktur digital,
budaya dan pola pikir (model operasi), arsitektur,
dan pengembangan aplikasi secara modern,
manajemen data, dan program keamanan siber.
Investasi Teknologi
Pada tahun 2023, total belanja modal (capital
expenditure/capex) TI sesuai dengan Rencana Bisnis
Bank adalah sebesar Rp400 miliar. Dana tersebut
dialokasikan untuk, namun tidak terbatas pada
implementasi sistem pengelolaan pinjaman, sistem
pengelolaan sumber daya manusia (HRIS), dan sistem
Trade Finance, dan pengembangan Digital lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 243
Page 246
Tinjauan Unit Pendukung
TEKNOLOGI INFORMASI
DAN OPERASIONAL
OPERASIONAL Pencapaian Tahun 2023
Sepanjang tahun 2023, Lini Operasional telah
Bidang Operasional Bank BTPN telah memiliki menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada
kebijakan dan visi, yakni: Menjadi mitra yang kompeten peningkatan ketiga pilar strategis yaitu kualitas layanan,
serta senantiasa mendukung kinerja dan percepatan peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan serta
pengembangan usaha Bank melalui layanan operasional pencapaian keunggulan operasional, sebagai berikut:
yang terbaik. 1. Peningkatan kualitas layanan kepada nasabah yang
telah dijalankan melalui penerapan teknologi dan
Pada intinya, kehadiran Bidang Operasional bertujuan upaya peningkatan, termasuk implementasi layanan
untuk mendukung pencapaian bisnis Bank. Pada digital:
tahun 2023, secara konsisten dan berkesinambungan a. Penerapan chatbot pada aplikasi Jenius untuk
mengimplementasikan 3 (tiga) pilar strategi yang layanan kontak nasabah
mengedepankan kualitas layanan, peningkatan b. e-Advice untuk produk deposito dan pinjaman
pengendalian internal dan kepatuhan serta pencapaian bagi nasabah korporasi
keunggulan lini operasional. c. Digitalisasi pencairan pinjaman bagi nasabah
pensiun
Inisiatif dan Strategi Operasional d. Integrasi cabang corporate dan cabang retail di
Lini operasional BTPN menerapkan rencana strategis Menara BTPN
5 (lima) tahun (2022-2026) yang berfokus pada pilar e. Penerapan konsep One Branch untuk layanan
yang mengedepankan kualitas layanan, peningkatan beragam bisnis di cabang
pengendalian internal dan kepatuhan serta pencapaian f. Peningkatan aplikasi antrian dan aplikasi
keunggulan lini operasional melalui langkah-langkah pemrosesan transaksi di cabang
sebagai berikut: g. Peningkatan kultur sumber daya manusia yang
1. BTPN menjalankan pengembangan pada berfokus pada layanan
kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi, 2. Guna meningkatkan akurasi, pengendalian internal
peningkatan kemampuan layanan yang menjamin dan kehandalan proses, termasuk kepatuhan pada
kelancaran dan pengalaman nasabah yang regulator serta proses pelaporan kepada regulator,
konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan secara berkelanjutan Bank telah menjalankan
yang tinggi. inisiatif dan pengembangan sebagai berikut:
2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan a. Peningkatan untuk pelaporan kepada regulator
pada lini operasional melalui perbaikan terhadap dijalankan melalui pengembangan sejumlah
akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan aplikasi pendukung pelaporan seperti
regulator, transformasi yang berfokus pada Antasena, SCV, LLL, LLD, OBOX, SLIK,
pengawasan yang berkesinambungan dan APOLO, Transfer Dana, LCS, QRIS dan laporan
pencapaian mekanisme pencegahan serta lainnya
otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian b. Secara berkelanjutan meningkatkan kualitas
transaksi. data dengan menjalankan aktivitas perbaikan
3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui data nasabah terutama untuk data nihil
digitalisasi atas proses kerja, perluasan inisiatif c. Pengimplementasian sistem e-Meterai sejalan
integrasi dan penerapan otomatisasi yang akan dengan peraturan perpajakan
meningkatkan derajat kelancaran proses (straight d. Sertifikasi kualitas ISO pada beberapa unit
through processing) serta perbaikan terhadap kerja back-office
akurasi dan kualitas data.
244 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 247
Tinjauan Unit Pendukung
3. Berfokus pada pencapaian keunggulan lini 2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
operasional melalui inisiatif dan upaya otomatisasi, pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
peningkatan proses dan pengembangan sistem akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
seperti: regulator, transformasi yang berfokus pada
a. Perluasan implementasi otomasi berbasiskan pengawasan yang berkesinambungan dan
robotic pada pemrosesan pinjaman, trade pencapaian mekanisme pencegahan serta
finance dan aktivitas kerja lainnya otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
b. Pengembangan aplikasi untuk otomasi transaksi.
rekonsiliasi dan monitoring terhadap seluruh 3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
general ledger (GL), dengan jumlah GL yang digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
saat ini telah diotomasi berkisar sejumlah 700 dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
c. Peningkatan proses transaksi melalui aktivitas seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
pengembangan pada sistem dan pemrosesan integrasi dan penerapan otomatisasi yang akan
transaksi domestik dan internasional meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
d. Pengembangan aplikasi yang mendukung through processing) serta perbaikan terhadap
peningkatan dan pengendalian pada beberapa akurasi dan kualitas data.
proses back-office terkait pinjaman
Rencana Strategis 2024 Selain ketiga pilar tersebut, untuk meningkatkan layanan
Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun periode bagi nasabah, Bank akan melanjutkan pengembangan
2022 - 2026, Lini Operasional BTPN tetap berkomitmen transaksi dengan menggunakan sistem layanan BI-
melanjutkan implementasi yang berfokus pada ketiga FAST sesuai dengan strategi Bisnis dan sejalan dengan
pillar strategis yang mengedepankan kualitas layanan, rencana pengembangan dari Bank Indonesia.
peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
serta pencapaian keunggulan lini operasional melalui
langkah-langkah sebagai berikut:
1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
kelancaran dan pengalaman nasabah yang
konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
yang tinggi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 245
Page 248
Page 249
TATA KELOLA
PERUSAHAAN
249 Prinsip Penerapan GCG 352 Transparansi Kondisi Keuangan dan
250 Dasar Hukum Pelaksanaan Non Keuangan Bank
251 Tujuan Penerapan GCG 353 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
Penyediaan Dana dalam Jumlah Besar
252 Struktur GCG
354 Audit Eksternal
253 Penerapan dan Komitmen GCG
355 Satuan Kerja Audit Internal
261 Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
361 Sistem Pengendalian Intern (SPI)
274 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
364 Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
275 Dewan Komisaris Entitas Anak, Anggota Dewan Komisaris, dan
282 Direksi Anggota Direksi
290 Transparansi Informasi Dewan Komisaris 364 Sanksi Administrasi
dan Direksi 365 Akses Informasi dan Data Perusahaan
304 Komite Di Bawah Dewan Komisaris 366 Kode Etik
322 Komite Di Bawah Direksi 368 Price Sensitive Information Personal Account
338 Sekretaris Perusahaan Dealing
344 Fungsi Kepatuhan 368 Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa
348 Internal Fraud 369 Sistem Pelaporan Pelanggaran
352 Pemberian Dana untuk Kegiatan 370 Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan
Sosial dan Politik 371 Keterbukaan dalam Praktik Bad Governance
Bank BTPN senantiasa
meningkatkan penerapan
prinsip GCG sebagai
inisiatif dalam mendukung
kinerja Bank.
Page 250
Tata Kelola Perusahaan
GCG atau Good Corporate Governance (Tata Kelola
Perusahaan yang Baik) yang mengacu pada sistem
aturan, praktik, dan proses yang mengarahkan dan
mengendalikan sebuah perusahaan. Tujuan utama
dari GCG adalah untuk memastikan transparansi,
akuntabilitas, keadilan, dan tanggung jawab dalam
pengelolaan sebuah perusahaan, dengan demikian
melindungi kepentingan pemegang saham dan
pemangku kepentingan.
248 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 251
Tata Kelola Perusahaan
PRINSIP PENERAPAN GCG
Prinsip GCG sesuai dengan Peraturan OJK adalah keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi dan
kewajaran, sementara sesuai dengan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 2021 yang dikeluarkan oleh
Komite Nasional Kebijakan Governansi, maka terdapat 4 pilar GCG yang mencakup perilaku beretika, akuntabilitas,
transparansi, dan keberlanjutan, yang selanjutnya dibagi dalam 8 penjabaran yang diuraikan dalam tabel berikut ini:
Uraian Prinsip Penerapan di Bank BTPN
Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung Bank telah menetapkan rincian tugas dan tanggung jawab masing-
jawabnya secara independen untuk menciptakan nilai yang masing organ perusahaan dan semua karyawan, termasuk Dewan
berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka panjang Komisaris dan Direksi secara jelas dan selaras dengan visi, misi, nilai-
korporasi dan pemegang saham, dengan mempertimbangkan nilai perusahaan (corporate values), dan strategi perusahaan.
kepentingan para pemangku kepentingan.
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan Dalam penetapan Dewan Komisaris dan Direksi, Bank telah
ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi Direksi sebagai mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
organ pengelolaan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai antara lain Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang
organ pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan Peraturan OJK Nomor
dari para Direktur dan Komisaris yang memiliki komitmen, 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang Perusahaan Publik.
dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan
Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris.
Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan Dalam penerapan di Bank, selain mempertimbangkan kondisi dan
kepentingan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris kinerja, Bank juga mempertimbangkan Peraturan OJK Nomor 45/
dengan kepentingan jangka panjang korporasi dan penciptaan POJK.03/2015 tentang Pemberian Remunerasi Bank Umum.
nilai yang berkelanjutan.
Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang Seluruh organ dalam Bank menghindari terjadinya dominasi oleh pihak
erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling percaya untuk mana pun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari
kepentingan terbaik korporasi. benturan kepentingan (conflict of interest) dan dari segala pengaruh
atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara
obyektif.
Prinsip 4: Perilaku Etis
Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara etis Bank telah memiliki Kode Etik yang belaku bagi Dewan Komisaris,
dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai dan budaya Direksi, seluruh karyawan, serta Pihak independen. Kode Etik ini
organisasi. juga mengatur penciptaan lingkungan kerja yang kondusif sebagai
implementasi penegakan nilai-nilai dan budaya Bank.
Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Intern dan Kepatuhan
Korporasi menjalankan praktik governansi korporat yang Setiap tahun, Bank melakukan kajian berkala terkait dengan kecukupan
terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal kebijakan manajemen risiko serta sistem pengendalian internal agar
dan manajemen risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang selalu relevan dengan perkembangan industri. Bank tidak hanya
efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga
tujuan, maupun target kinerja korporat dalam menjalankan bisnis menerapkan praktik bisnis terbaik di lingkungan industri.
secara berintegritas.
Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi
Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu Bank melakukan keterbukaan informasi baik secara berkala maupun
mengenai semua hal yang material tentang korporasi. insidentil yang mengungkapkan secara akurat informasi mengenai Bank
termasuk penjelasan kinerja Bank melalui situs web: http://www.btpn.
com ataupun situs web milik IDX dalam waktu sebagaimana diatur
dalam ketentuan & perundang-undangan yang berlaku.
Prinsip 7: Hak-hak Pemegang Saham
Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak Bank telah memiliki acuan dan secara jelas menuangkan hak-hak
pemegang saham dan memastikan perlakukan yang adil pemegang saham dalam pedoman Tata Kelola Perusahaan (GCG
terhadap pemegang saham, termasuk pemegang saham Manual) yang dikaji secara berkala dan diunggah ke situs web Bank.
minoritas. Semua pemegang saham memiliki kesempatan untuk
mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
mereka.
Prinsip 8: Hak-hak Pemangku Kepentingan
Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang Pengakuan hak-hak para pemangku kepentingan dibuktikan dengan
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku menuangkan hal tersebut dalam GCG Manual dan Kode Etik Bank.
atau suatu perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan GCG Manual menempati posisi tertinggi dalam hierarki kebijakan
mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan sehingga sudah selayaknya menjadi dasar setiap kebijakan dan
dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan prosedur Bank. Sedangkan kode etik menjadi panduan bagi setiap
usaha yang sehat secara finansial. anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen dan Karyawan
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 249
Page 252
Tata Kelola Perusahaan
DASAR HUKUM
PELAKSANAAN
Bank BTPN selalu berpedoman pada peraturan • Kebijakan Operasional Bank
perundang-undangan yang berlaku dalam menerapkan Kebijakan Operasional Bank adalah kebijakan
prinsip-prinsip. Di antaranya adalah: yang mengatur setiap aktivitas di Bank yang
1. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang mencerminkan strategi manajemen risiko Bank
Perseroan Terbatas. termasuk di antaranya menjelaskan secara umum
2. Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 tentang risk appetite Bank atas aktivitas tersebut.
perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 tahun
1992 tentang Perbankan. Pedoman dan Tata Tertib kerja Direksi, Pedoman
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor dan Tata Tertib kerja Dewan Komisaris, dan
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Pedoman dan Tata Tertib kerja Komite serta
Bank Umum yang menggantikan POJK Nomor 55/ Ketentuan yang berlaku secara bankwide atau
POJK.03/2016 suatu ketentuan yang disyaratkan oleh suatu
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ ketentuan perundang-undangan untuk diperlakukan
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola sebagai kebijakan operasional.
bagi Bank Umum.
5. POJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan • Standard Operational Procedures
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Standard Operational Procedures (SOP) adalah
6. POJK lainnya termasuk yang mengatur mengenai panduan yang mengatur secara detail atas suatu
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, proses dan menjelaskan tahapan dari suatu
Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat kegiatan yang terstruktur dan sistematis yang
Umum Pemegang Saham, Internal Audit, Akuntan wajib dilakukan, mencakup: siapa, bagaimana, di
Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur mana, kapan dilakukan dan mekanisme kontrolnya.
Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan. Pengaturan ini wajib menerapkan fungsi four eyes
7. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia principle secara tegas, fungsi internal kontrol yang
(PUG-KI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite memadai serta mengacu pada kebijakan.
Nasional Kebijakan Governansi.
8. Anggaran Dasar Bank. • User Manual/Petunjuk Teknis/Petunjuk
9. Kebijakan dan Prosedur Bank. Pelaksana/dokumen lain yang dipersamakan
User Manual atau Petunjuk Teknis, disebut juga
Selanjutnya, kebijakan dan prosedur Bank Petunjuk Pelaksana adalah:
dikelompokkan dalam suatu hierarki kebijakan yang 1. Tahapan/cara penggunaan suatu sistem/
terdiri dari: aplikasi yang menjelaskan secara rinci cara
• Kebijakan Utama Bank input/pengisian data pada setiap screen dan
Kebijakan Utama Bank adalah kebijakan utama field, atau
atau induk atas seluruh kebijakan Bank, merupakan 2. Pedoman yang lebih rinci dari SOP bagi user,
kebijakan yang menyangkut tata kelola, maupun baik operator maupun supervisor, atau
hal strategis lainnya yang mempengaruhi 3. Pengaturan mengenai suatu standar parameter
jalannya pengelolaan Bank secara baik, dan yang yang ada di sistem, atau
merupakan prinsip dasar serta pedoman pokok 4. Suatu panduan ringkas yang dipergunakan
bagi semua ketentuan yang ada dan berlaku di sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada
Bank BTPN. nasabah mengenai produk dan layanan, dan
5. Dibuat dengan mengacu pada SOP terkait.
Kebijakan Utama Bank adalah Pedoman Tata
Kelola. Persetujuan atas penerbitan kebijakan dan
prosedur dan/atau perubahannya dilakukan dengan
memperhatikan hierarki masing-masing. Kaji ulang
terhadap kebijakan dan prosedur yang dikeluarkan
Bank dilakukan secara berkala, setiap satu tahun sekali
atau lebih cepat apabila diperlukan.
250 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 253
Tata Kelola Perusahaan
RUJUKAN ASEAN tata kelola perusahaan. Skor tinggi pada ACGS
menunjukkan bahwa sebuah perusahaan memiliki
Sebagai komitmen yang kuat terhadap penerapan praktik tata kelola yang kuat, yang dapat meningkatkan
GCG, BANK BTPN mengacu kepada GCG yang kepercayaan investor dan berkontribusi pada stabilitas
berlaku di regional ASEAN dengan menggunakan dan pertumbuhan pasar modal di wilayah tersebut.
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS)
yang merupakan alat yang dikembangkan oleh ASEAN Untuk menilai ACGS, BANK BTPN telah menunjuk
Capital Markets Forum (ACMF) untuk menilai praktik konsultan independen yang akan membagi hasil
tata kelola perusahaan dari perusahaan terbuka di penilaiannya kepada anggota Dewan Komisaris serta
negara-negara anggota ASEAN. ACGS mengevaluasi beberapa anggota Direksi terkait dalam forum khusus
perusahaan berdasarkan serangkaian indikator yang untuk tujuan perbaikan berkelanjutan.
sejalan dengan praktik terbaik internasional dalam
TUJUAN
PENERAPAN GCG
Bagi BANK BTPN, pentingnya penerapan GCG sangat Ini membantu menjaga stabilitas keuangan
signifikan. Tidak hanya untuk keperluan BANK BTPN perusahaan dan kelangsungan hidup jangka
dalam memenuhi ketentuan, namun juga dipercaya panjangnya.
memiliki kontribusi terhadap beberapa aspek kunci: 5. Peningkatan Reputasi Perusahaan: Perusahaan
1. Peningkatan Transparansi: GCG mempromosikan dengan praktik GCG yang kuat cenderung memiliki
transparansi dengan menuntut perusahaan untuk reputasi positif di pasar. Reputasi ini dapat menarik
mengungkapkan informasi yang relevan mengenai investor, pelanggan, dan mitra bisnis, menciptakan
kinerja keuangan, kebijakan perusahaan, dan peluang untuk pertumbuhan dan ekspansi.
proses pengambilan keputusan. Transparansi
ini membangun kepercayaan di antara investor, Di Indonesia, pentingnya GCG ditekankan oleh berbagai
kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. undang-undang dan regulasi yang bertujuan untuk
2. Peningkatan Akuntabilitas: GCG membentuk mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan
mekanisme pertanggungjawaban para pimpinan keadilan dalam tata kelola perusahaan.
perusahaan atas tindakan dan keputusannya.
Akuntabilitas ini memastikan bahwa manajemen Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) telah
bertindak demi kepentingan terbaik pemegang mengeluarkan regulasi yang mewajibkan perusahaan
saham dan pemangku kepentingan, bukan untuk terdaftar untuk mematuhi prinsip-prinsip GCG dan
mencari keuntungan pribadi atau agenda tertentu. mengungkapkan informasi yang relevan kepada
3. Perlindungan Hak Pemegang Saham: Kerangka pemangku kepentingan. Selain itu, Bursa Efek Indonesia
kerja GCG sering kali mencakup ketentuan (BEI) telah menetapkan pedoman GCG bagi perusahaan
untuk melindungi hak-hak pemegang saham, terdaftar untuk diikuti.
seperti perlakuan yang adil dan akses terhadap
informasi. Perlindungan ini membantu mencegah Secara keseluruhan, GCG memainkan peran penting
penyalahgunaan kekuasaan dan konflik dalam menjamin keberlanjutan jangka panjang
kepentingan di dalam perusahaan. dan kesuksesan perusahaan dengan membentuk
4. Manajemen Risiko: Praktik GCG mendorong budaya integritas, tanggung jawab, dan kepercayaan.
implementasi proses manajemen risiko yang efektif, Keterkaitannya dengan ASEAN CG Scorecard dan
memastikan bahwa perusahaan mengidentifikasi, hukum Indonesia memperkuat signifikansinya dalam
menilai, dan mengurangi risiko secara tepat. lingkungan bisnis regional dan domestik.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 251
Page 254
Tata Kelola Perusahaan
STRUKTUR
GCG
Hingga berakhirnya tahun buku 2023, struktur GCG yang berlaku di Bank BTPN adalah sebagai berikut:
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Direktur Utama Direksi
Satuan Kerja
Komite Audit Komite Manajemen Risiko
Audit Internal (SKAI)
Komite Pemantau Risiko Komite Aset dan Liabilitas
Komite Remunerasi
Komite Kredit
& Nominasi
Komite Tata Kelola
Komite Kebijakan Kredit
Perusahaan
Komite Pengarah Teknologi
Informasi
Komite Human Resources
Komite Pengarah
Tata Kelola Informasi
Komite Fraud
Komite Keberlanjutan
Sekretaris Perusahaan Kepatuhan Manajemen Risiko
252 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 255
Tata Kelola Perusahaan
PENERAPAN DAN
KOMITMEN GCG
Evaluasi penerapan GCG di Bank BTPN, terutama Kriteria Penilaian
dilakukan melalui penilaian secara mandiri (self- Mengacu pada Surat Edaran OJK Nomor 13/
assessment) maupun dengan menunjuk konsultan SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
independen. Dari hasil penilaian sendiri yang merujuk Bank Umum, kriteria yang digunakan dalam penilaian
pada ketentuan OJK, pada tahun 2023 Bank berhasil adalah:
memperoleh peringkat 2 (skala 1 sampai 3). 1. Governance Structure
2. Governance Process
3. Governance Outcome
PENILAIAN PENERAPAN GCG TAHUN
2023 Pelaksanaan 3 (tiga) indikator tersebut dinilai pada
aspek: Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
Pelaksanaan penilaian merujuk pada Peraturan Otoritas Direksi; Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab
Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 sebagai Dewan Komisaris; Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas
pengganti POJK Nomor 55/POJK.03/2016 dan Surat Komite; Penanganan Benturan Kepentingan; Penerapan
Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tentang Fungsi Kepatuhan Bank; Penerapan Fungsi Audit Intern;
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Hasil dari Penerapan Fungsi Audit Ekstern; Penerapan Fungsi
penilaian mandiri (self-assessment) atas penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian
GCG Bank tahun 2023 yang dijabarkan lebih lanjut, Intern; Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan Penyediaan Dana Besar; Transparansi Kondisi
pelaksanaan tata kelola ini. Keuangan dan Non Keuangan; Laporan Pelaksanaan
Tata Kelola dan Pelaporan Internal; Rencana Strategis
Pelaksanaan Penilaian Bank; Penanganan Benturan kepentingan; Pemberian
Penilaian sendiri atas pelaksanaan GCG dilaksanakan Remunerasi, Pemegang Saham; Penerapan Strategi
oleh Divisi Corporate Secretary. Dalam pelaksanaannya, Anti Fraud; serta Penerapan Keuangan Berkelanjutan.
unit kerja ini berkoordinasi dengan Divisi Kepatuhan,
Satuan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Audit Hasil Penilaian
Intern, serta Divisi Perencanaan dan Keuangan. Hasil Penilaian sendiri untuk tahun 2023 adalah “2”
dengan kategori “Baik”, yang berlaku bagi individual
Bank maupun konsolidasi.
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Penerapan Tata Kelola
Peringkat Definisi Peringkat
Individual 2 Baik
Konsolidasi 2 Baik
Analisis
Peringkat komposit 2 (dua) mencerminkan bahwa Manajemen telah melakukan penerapan tata kelola yang secara umum baik. Hal ini
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip-prinsip tata kelola. Apabila terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip tata kelola,
maka secara umum kelemahan tersebut dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh Manajemen.
Sebagai bentuk keseriusan terhadap penerapan GCG, Bank telah menunjuk konsultan terkait untuk melakukan
penilaian atau kajian atas penerapan GCG dengan pedoman pembanding yang berlaku di kawasan Asia Tenggara.
Hasil penilaian (overall score) penerapan GCG tahun 2022 yang diperoleh Bank (ASEAN CG Scorecard 2023) adalah
99,19 poin dengan predikat “Very Good” atau berada pada Level 4 (90-99,99).
Penilaian tersebut bermakna implementasi tata kelola korporasi Bank sudah mematuhi penuh standar internasional
sebagaimana disyaratkan oleh ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 253
Page 256
Tata Kelola Perusahaan
PENERAPAN DAN
KOMITMEN GCG
TINJAUAN PELAKSANAAN GCG TAHUN untuk memandu perilaku direktur, karyawan, dan
2023 pemangku kepentingan lainnya. Hal ini termasuk
langkah-langkah untuk mencegah benturan
Melalui RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023, BANK kepentingan, tindak suap, korupsi, dan praktik tidak
BTPN melakukan penyesuaian anggaran dasar terkait etis lainnya.
dengan perubahan korum Rapat Dewan Komisaris 6. Sistem Remunerasi dan Insentif: BANK BTPN telah
menjadi 2/3 dan perbaikan teks disesuaikan dengan mengadopsi sistem remunerasi dan insentif yang
kondisi sesungguhnya yang terkait dengan remunerasi adil, transparan, dan sejalan dengan kepentingan
Dewan Komisaris. jangka panjang dan kinerja perusahaan. BANK
BTPN dalam hal ini merujuk pada Peraturan OJK
Untuk memenuhi ketentuan OJK mengenai GCG untuk yang memberikan pedoman untuk menentukan
institusi keuangan dan perusahaan terbuka, maka: kompensasi eksekutif, termasuk penggunaan
1. Dewan Komisaris dan Direksi: BANK BTPN insentif berbasis kinerja dan ketentuan clawback.
menjaga komposisi, peran, tanggung jawab, dan 7. Kepatuhan dan Penegakan Hukum: BANK BTPN
kualifikasi dewan komisaris dan direksi sesuai memiliki mekanisme untuk memantau kepatuhan
dengan ketentuan OJK, yang memastikan bahwa terhadap ketentuan GCG dan menerapkan tindakan
anggota dewan memiliki keahlian, pengalaman, dan korektif jika diperlukan. Hal ini termasuk melakukan
integritas yang diperlukan untuk mengawasi dan audit, inspeksi, dan investigasi untuk memastikan
mengelola secara efektif urusan dan kepentingan kepatuhan terhadap standar regulasi dan
perusahaan. mengambil tindakan penegakan hukum terhadap
2. Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko: perusahaan atau individu yang tidak patuh.
BANK BTPN telah membentuk sistem pengendalian
internal yang kuat dan kerangka manajemen risiko Secara keseluruhan, peraturan OJK tentang GCG
untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengurangi bertujuan untuk mempromosikan praktik tata kelola
risiko secara efektif. Ini termasuk menerapkan perusahaan yang baik yang meningkatkan transparansi,
kontrol untuk melindungi aset, mencegah penipuan, akuntabilitas, dan integritas dalam sistem keuangan
dan memastikan kepatuhan terhadap hukum dan Indonesia. Dengan mematuhi regulasi ini, BANK BTPN
regulasi. dapat memperkuat kepercayaan investor, meningkatkan
3. Transparansi dan Pengungkapan: BANK BTPN manajemen risiko, dan berkontribusi pada pertumbuhan
telah menjaga transparansi dalam operasinya dan dan stabilitas ekonomi yang berkelanjutan.
memberikan pengungkapan informasi yang tepat
waktu dan akurat kepada pemangku kepentingan. Selanjutnya, seiring dengan dikeluarkannya ketentuan
Ini termasuk laporan keuangan, laporan tata kelola GCG baru pada bulan September tahun 2023, BANK
perusahaan, transaksi dengan pihak terkait, dan BTPN telah melakukan penyesuaian manual dan charter
pengungkapan lain yang diperlukan oleh otoritas serta struktur GCG yang berlaku lainnya, penyesuaian
pengatur. mana yang terus berlangsung dengan estimasi rampung
4. Hak Pemegang Saham dan Keterlibatan Pihak secara keseluruhan pada tengah tahun 2024.
Terkait: BANK BTPN menghormati dan melindungi
hak-hak pemegang saham, termasuk hak
untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
keputusan dan menerima dividen. Selain itu, BANK BANK PERUSAHAAN TERBUKA
BTPN melakukan interaksi dengan para pemangku
kepentingan lain, seperti karyawan, nasabah, Sesuai dengan Peraturan Jasa Keuangan (POJK)
pemasok, dan masyarakat, untuk dapat mudah Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran Otoritas
menyampaikan kepentingan dan perhatian mereka Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 32/SEOJK.04/2015
melalui berbagai saluran. tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka,
5. Standar Etika dan Integritas: BANK BTPN berikut adalah penerapan aspek dan prinsip tata kelola
menjalankan mandat OJK dalam menekankan perusahaan berdasarkan pendekatan “comply or
pentingnya perilaku etis dan integritas dalam tata explain” oleh Bank:
kelola perusahaan. Untuk hal tersebut, BANK BTPN
telah membentuk kode etik dan kebijakan etika
254 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 257
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
Prinsip 1 1.1 Perusahaan Terbuka memiliki cara Comply Prosedur teknis pemungutan suara diatur dalam
Meningkatkan Nilai atau prosedur teknis pengumpulan Anggaran Dasar Bank serta pedoman setiap
Penyelenggaraan RUPS suara (voting) baik secara kali Bank berencana mengadakan Rapat Umum
terbuka maupun tertutup yang Pemegang Saham. Kedua dokumen tersebut
mengedepankan independensi, dan dipublikasikan di situs web Bank dan di KSEI
kepentingan pemegang saham platform e-proxy.
1.2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Comply Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
Dewan Komisaris Perusahaan diselenggarakan 13 April 2023 dihadiri oleh seluruh
Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
yang menjabat, baik secara fisik maupun virtual
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia Comply Ringkasan risalah RUPS telah tersedia di situs web
dalam Situs Web Perusahaan Bank BTPN.
Terbuka paling sedikit selama 1
tahun.
Prinsip 2 2.1 Perusahaan Terbuka memiliki suatu Comply Bank BTPN telah memiliki kebijakan komunikasi
Meningkatkan Kualitas kebijakan komunikasi dengan dengan pemegang saham atau investor yang di
Komunikasi Perusahaan pemegang saham atau investor. dalamnya mencakup:
Terbuka dengan 1. Strategi
Pemegang Saham atau 2. Program
Investor 3. Waktu pelaksanaan komunikasi
2.2 Perusahaan Terbuka Comply Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Saham
mengungkapkan kebijakan telah diungkapkan dalam situs web Bank.
komunikasi Perusahaan Terbuka Kebijakan komunikasi tersebut diatur dalam
dengan pemegang saham atau Kebijakan Tata Kelola Perusahaan.
investor dalam situs web.
Prinsip 3 3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Comply Penetapan jumlah anggota Dewan Komisaris
Memperkuat Komisaris mempertimbangkan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan
Keanggotaan dan kondisi Perusahaan Terbuka dan kompleksitas Bank.
Komposisi Dewan
Komisaris 3.2 Penentuan komposisi anggota Comply Komposisi Dewan Komisaris didasarkan pada
Dewan Komisaris memperhatikan keahlian, pengalaman profesional, latar belakang
keberagaman keahlian, untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
pengetahuan, dan pengalaman yang Dewan Komisaris.
dibutuhkan
Prinsip 4 4.1 Dewan Komisaris mempunyai Comply Bank BTPN telah memiliki kebijakan self-
Meningkatkan Kualitas kebijakan penilaian sendiri (self- assessment untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
Pelaksanaan Tugas assessment) untuk menilai kinerja dengan cakupan antara lain:
dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris 1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
Dewan Komisaris 2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolak ukur atau kriteria penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
4.2 Kebijakan Penilaian Sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment diatur dalam Pedoman
assessment) untuk menilai kinerja dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
Dewan Komisaris, diungkapkan Nominasi dan diungkapkan dalam Laporan
melalui Laporan Tahunan Tahunan 2023 ini pada bagian Penilaian Kinerja
Perusahaan Terbuka Dewan Komisaris.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Dewan
kebijakan terkait pengunduran diri Komisaris apabila terlibat kejahatan keuangan
anggota Dewan Komisaris apabila diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
terlibat dalam kejahatan keuangan. Dewan Komisaris.
4.4 Dewan Komisaris atau Komite yang Comply Kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota
menjalankan fungsi Nominasi dan Direksi diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Remunerasi menyusun kebijakan Komite Remunerasi dan Nominasi.
suksesi dalam proses nominasi
anggota Direksi.
Prinsip 5 5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Comply Penetapan jumlah anggota Direksi dilakukan
mempertimbangkan kondisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
Perusahaan Terbuka serta efektivitas kompleksitas Bank.
dalam pengambilan keputusan.
5.2 Penentuan komposisi anggota Comply Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
Direksi memperhatikan, perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
keberagaman keahlian, belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan
pengetahuan, dan pengalaman yang tugas Direksi.
dibutuhkan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 255
Page 258
Tata Kelola Perusahaan
PENERAPAN DAN
KOMITMEN GCG
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
5.3 Anggota Direksi yang membawahi Comply Direktur Keuangan Bank BTPN memiliki
bidang akuntansi atau keuangan kompetensi di bidang akuntansi dan keuangan.
memiliki keahlian dan/atau Rinciannya diungkapkan dalam Laporan Tahunan
pengetahuan di bidang akuntansi. 2023 ini pada bagian “Profil Direksi”.
Prinsip 6 6.1 Direksi mempunyai kebijakan Comply Bank BTPN telah memiliki kebijakan self-
penilaian sendiri (self-assessment) assessment untuk menilai kinerja Direksi, dengan
untuk menilai kinerja Direksi. cakupan antara lain:
1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolak ukur atau kriteria Penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment telah diungkapkan
assessment) untuk menilai kinerja dalam Laporan Tahunan 2023 ini pada bagian
Direksi diungkapkan melalui laporan Penilaian Kinerja Direksi.
tahunan Perusahaan Terbuka.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi
pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan diatur
apabila terlibat dalam kejahatan dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi.
keuangan.
Prinsip 7 7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Ketentuan mengenai pencegahan insider trading
Meningkatkan Aspek kebijakan untuk mencegah terjadinya diatur dalam Prosedur Kepemilikan atas Informasi
Tata Kelola Perusahaan insider trading. yang Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi,
melalui Partisipasi dan Kepemilikan Pribadi.
Pemangku Kepentingan
7.2 Ketentuan mengenai pencegahan Comply Bank BTPN memiliki prosedur mengenai Informasi
insider trading diatur dalam Prosedur Orang Dalam dan Transaksi & Investasi Pribadi
Kepemilikan atas Informasi yang yang juga mengatur pencegahan insider trading,
Sensitif terhadap Harga, Transaksi Kepemilikan atas Informasi yang Sensitif terhadap
Investasi dan Kepemilikan Pribadi. Harga, Transaksi Investasi dan Kepemilikan
Pribadi.
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan tersebut meliputi antara lain:
kebijakan tentang seleksi dan 1. Kriteria dalam pemilihan vendor
peningkatan kemampuan pemasok 2. Upaya peningkatan kemampuan vendor
atau vendor. 3. Pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan
vendor
Ketentuan terkait seleksi dan peningkatan
kemampuan pemasok atau vendor telah
diungkapkan di dalam situs web Bank.
7.4 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan mencakup pertimbangan dalam
kebijakan untuk pemenuhan hak-hak melakukan perjanjian serta tindak lanjut dalam
kreditur. pemenuhan kewajiban terhadap kreditur. Kebijakan
tersebut telah diungkapkan di dalam situs web
Bank.
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan sistem whistleblowing mencakup:
kebijakan sistem whistleblowing. 1. Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan
melalui sistem whistleblowing.
2. Cara pengaduan.
3. Perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor.
4. Penanganan pengaduan
5. Pihak yang mengelola aduan.
6. Hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan.
Ketentuan tersebut telah diungkapkan dalam situs
web Bank.
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan insentif jangka panjang kepada Direksi
kebijakan pemberian insentif dan Karyawan diatur dalam SOP MESOP.
jangka panjang kepada Direksi dan
Karyawan.
256 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 259
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
Prinsip 8 8.1 Perusahaan Terbuka memanfaatkan Comply Bank BTPN memiliki akun resmi sosial media:
Meningkatkan penggunaan teknologi informasi Facebook: @BankBTPNOfficial
Pelaksanaan secara lebih luas selain situs https://facebook.com/BankBTPNofficial
Keterbukaan Informasi web sebagai media keterbukaan Twitter: @sahabatBTPN
informasi. https://twitter.com/sahabatbtpn
Instagram: @lifeatbtpn
https://www.instagram.com/lifeatbtpn/
Youtube: Bank BTPN
https://www.youtube.com/user/
BTPNBank
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan Comply Laporan Tahunan Bank telah mengungkapkan
Terbuka mengungkapkan pemilik pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
manfaat akhir dalam kepemilikan Perusahaan Terbuka paling sedikit 5%. Informasi
saham Perusahaan Terbuka paling tersebut juga diungkapkan di dalam situs web
sedikit 5%, selain pengungkapan Bank.
pemilik manfaat akhir dalam
kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka melalui pemegang saham
utama dan pengendali.
A. Governance Structure • Satuan Kerja Kepatuhan didukung dengan
1. Faktor-faktor positif aspek governance sumber daya manusia yang berkualitas
structure Bank adalah: dan independen terhadap operasional
• Struktur keanggotaan Direksi dan Dewan unit kerja lainnya, selain itu penunjukkan
Komisaris telah disusun sesuai dengan Direktur Kepatuhan telah sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan. ketentuan perundang-undangan.
• Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris yang • Fungsi Audit intern didukung dengan
menjabat telah mendapat persetujuan dari sumber daya manusia yang berkualitas
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) dan independen terhadap operasional unit
dan lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit kerja lainnya. Struktur Satuan Kerja Audit
& proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan Intern (SKAI) dan Panduan Kerja SKAI
(“OJK”). Sesuai dengan RUPS Luar Biasa telah sesuai dengan ketentuan perundang-
tanggal 22 Juni 2023, 1 orang Direktur undangan.
telah mengundurkan diri dan digantikan • Struktur organisasi untuk mendukung
oleh calon yang telah lulus uji kelayakan penerapan manajemen risiko dan
dan kepatutan dari OJK dan efektif pengendalian intern telah memadai
menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023. didukung dengan kebijakan, prosedur dan
• Seluruh anggota Direksi maupun Dewan penetapan limit risiko yang memadai.
Komisaris memiliki komitmen untuk selalu • Penugasan Akuntan Publik (AP) dan
menjaga integritas, reputasi keuangan dan Kantor Akuntan Publik ( KAP) sebagai
kompetensinya. pelaksana fungsi audit ekstern telah
• Susunan keanggotaan dari setiap Komite dilakukan dengan memperhatikan
Dewan Komisaris telah disusun sesuai kapasitas KAP yang ditunjuk, legalitas
dengan ketentuan perundang-undangan. perjanjian kerja, ruang lingkup audit,
Tugas dan tanggung jawab setiap standar profesional akuntan publik dan
Komite Dewan Komisaris telah dimuat komunikasi OJK dengan KAP dimaksud
secara jelas dalam Pedoman dan Tata dengan baik. Penugasan ini sesuai dengan
Tertib Kerja yang dikaji secara berkala, rekomendasi Komite Audit yang disetujui
termasuk disesuaikan dengan Peraturan oleh RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023.
OJK terbaru No. 17 Tahun 2023 tentang • Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen
Pelaksanaan Tata Kelola Bagi Bank Risiko, Kebijakan Perkreditan, Prosedur
Umum. Batas Maksimum Pemberian Kredit
• Bank telah memiliki ketentuan berupa (BMPK), Prosedur Operasional Bisnis
kebijakan dan prosedur mengenai termasuk pemantauan serta prosedur
benturan kepentingan, yang dikaji secara penanganan kredit bermasalah untuk
berkala semua penyediaan dana termasuk pihak
terkait.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 257
Page 260
Tata Kelola Perusahaan
PENERAPAN DAN
KOMITMEN GCG
• Bank telah memiliki kebijakan dan B. Governance Process
prosedur mengenai tata cara pelaksanaan 1. Faktor-faktor positif aspek governance
transparansi kondisi keuangan dan non- process Bank adalah:
keuangan. • Pengelolaan Bank oleh Direksi serta
• Bank telah menyusun Laporan Pengawasan terhadap tindakan Direksi
Pelaksanaan Tata Kelola pada setiap Bank oleh Dewan Komisaris telah
akhir tahun buku, terakhir untuk tahun dilakukan sesuai dengan tugas dan
buku 2022 dan telah dipublikasikan tanggung jawab sebagaimana diatur
pada tanggal 21 Maret 2023. Laporan dalam pedoman Tata Tertib masing-
Pelaksanaan Tata Kelola untuk tahun masing, Kebijakan dan Prosedur Bank,
buku 2023 sedang dalam proses serta Anggaran Dasar Bank, yang secara
penyusunan dan akan dipublikasikan berkala dikaji oleh Bank.
melalui media pelaporan secara tepat • Penerapan tata kelola perusahaan secara
waktu. menyeluruh telah dilakukan oleh Direksi
• Pelaporan internal telah dilakukan secara dan dipastikan oleh Dewan Komisaris.
lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan • Pemegang Saham Bank tidak melakukan
dukungan sumber daya dan prosedur intervensi terhadap pengelolaan Bank
yang memadai. yang dilakukan Direksi dalam rangka
• Bank didukung dengan sistem informasi pelaksanaan prinsip-prinsip GCG. Terkait
yang andal, yang didukung oleh sumber dengan hal ini, Bank telah memiliki
daya manusia yang kompeten dan kebijakan dan prosedur khusus serta
teknologi informasi (security system) yang melakukan kajian secara berkala terkait
memadai. Alur Komunikasi antara Bank dengan
• Rencana strategis Bank telah disusun pemegang saham mayoritas Bank, yaitu
dalam bentuk Rencana Korporasi Sumitomo Mitsui Banking Corporation
(corporate plan) dan Rencana Bisnis (“SMBC”). Sebaliknya, Bank juga
(business plan) sesuai dengan visi dan misi mengatur alur komunikasi dengan anak
Bank, dan didukung oleh Pemilik Bank. perusahaan yang secara berkala dikaji
• Berdasarkan surat OJK No. SR-133/ oleh divisi terkait.
PB.32/2021 tanggal 15 November 2021 • Komite-komite Dewan Komisaris telah
mengenai Status Konglomerasi Keuangan masing-masing menjalankan tugas dan
SMBC Group di Indonesia, status Bank tanggung jawabnya sesuai Pedoman
berubah menjadi Kelompok Usaha dan Tata Tertib Kerja Komite. Didalam
Bank yang semula adalah Konglomerasi upaya meningkatkan kinerjanya, masing-
Keuangan. Dengan demikian telah masing Komite telah melakukan penilaian
menghapus keberadaan Komite Tata sendiri terhadap kinerja komite yang
Kelola Terintegrasi di tingkat Dewan disampaikan ke Rapat Dewan Komisaris,
Komisaris dan Komite Manajemen Risiko yang kemudian dibahas dalam rangka
Terintegrasi di tingkat Direksi dihapus, perbaikan kinerja komite. Penilaian juga
namun demikian, sebagai tindak lanjut dilakukan terhadap pihak independen
dari permintaan OJK agar Bank menjadi komite secara individual, untuk menilai
Entitas Koordinator dari Grup Keuangan, kapasitas dan independensi dari setiap
maka Bank membentuk Komite Tata pihak independen.
Kelola Perusahaan di tingkat Dewan • Direksi dan Dewan Komisaris tidak ikut
Komisaris. mengambil keputusan dalam hal suatu
hal yang akan diputuskan mengandung
2. Faktor-faktor negatif aspek governance Benturan Kepentingan. Di dalam
structure Bank adalah: melakukan pengelolaan transaksi yang
Tidak terdapat faktor Negatif. mengandung Benturan Kepentingan,
maka setiap pihak wajib melakukan
pemeriksaan atas transaksi yang akan
258 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 261
Tata Kelola Perusahaan
dimasuki oleh Bank dengan pihak yang • Bank telah melakukan transparansi kondisi
berpotensi memiliki benturan kepentingan keuangan dan non-keuangan kepada para
dengan Direksi dan Dewan Komisaris. Pemangku Kepentingan, menyampaikan
Karenanya, Daftar Pihak Terkait Bank laporan dengan isi yang sesuai dengan
dapat diakses dengan mudah oleh pihak ketentuan dan perundang-undangan yang
yang berkepentingan. berlaku secara tepat waktu.
• Fungsi Direktur Kepatuhan dan satuan • Rencana Bisnis Bank tahun 2023-2025
kerja Kepatuhan telah dijalankan sesuai serta perubahannya dan Rencana
dengan ketentuan perundang-undangan. Bisnis Bank tahun 2024-2026 telah
• Tugas dan tanggung jawab Direksi disusun dengan asumsi yang realistis,
dalam kaitan dengan pengendalian komprehensif, terukur (achievable) dengan
intern telah sesuai dengan ketentuan memperhatikan prinsip kehati-hatian, serta
perundang-undangan. Temuan audit telah memiliki fleksibilitas yang cukup sehingga
ditindaklanjuti dengan arahan Dewan responsif terhadap perubahan internal dan
Komisaris, dan untuk meningkatkan eksternal.
efektivitas pelaksanaan kerja Internal
Audit. Kaji ulang atas efektivitas 2. Faktor-faktor negatif aspek governance
pelaksanaan kerja Internal Audit telah process Bank adalah:
dilakukan pada tahun 2022 atau 3 Tidak terdapat faktor-faktor negatif dari aspek
tahun sejak kaji ulang terakhir di tahun ini.
2019. Kaji ulang dilakukan oleh PT RSM
Indonesia yang merupakan independent c. Governance Outcome
assessor. Hasil dari kaji ulang tersebut 1. Faktor-faktor positif aspek governance
adalah “Generally Conform” tanpa outcome Bank adalah:
temuan maupun rekomendasi, dan • Untuk tahun buku 2022, Direksi
telah disampaikan kepada Otoritas Jasa dan Dewan Komisaris telah
Keuangan (OJK) pada bulan Agustus mempertanggungjawabkan pelaksanaan
2022. Kaji ulang berikutnya akan dilakukan tugasnya kepada pemegang saham,
pada tahun 2025. yang telah diterima dan memperoleh
• AP dan KAP yang ditunjuk, mampu acquit et de charge melalui RUPS
bekerja secara independen, memenuhi Tahunan pada tanggal 13 April 2023.
standar profesional akuntan publik dan Pertanggungjawaban untuk tahun buku
perjanjian kerja serta ruang lingkup audit 2023 akan dilaksanakan melalui RUPS
yang ditetapkan. Selain itu, laporan Tahunan yang akan diselenggarakan pada
hasil audit dan Management Letter telah tahun 2024.
disampaikan oleh AP kepada OJK. • Berita acara Rapat Direksi atau Rapat
• Tugas Direksi dan Dewan Komisaris terkait Dewan Komisaris telah didokumentasikan
dengan penerapan manajemen risiko dengan baik, selain itu keputusan atau
dinyatakan dengan jelas dalam prosedur rekomendasi yang dihasilkan dari Rapat
internal sesuai ketentuan perundang- tersebut telah dan dalam proses tindak
undangan yang berlaku dan telah lanjut.
dijalankan secara prudent. • Kinerja Komite Dewan Komisaris
• Bank telah secara berkala mengevaluasi mengalami peningkatan dari sisi
dan mengkinikan kebijakan, sistem dan pembahasan yang variatif, frekuensi Rapat
prosedur agar sesuai dengan ketentuan yang meningkat dengan materi Rapat yang
dan perundang-undangan yang berlaku. relevan, sehingga Dewan Komisaris dapat
Bank juga telah memastikan proses memberikan masukan yang tepat guna .
yang memadai untuk penyediaan dana • Kegiatan operasional Bank bebas dari
kepada pihak terkait (related party) dan intervensi pemegang saham/pihak terkait/
penyediaan dana dalam jumlah besar pihak lainnya yang dapat menimbulkan
(large exposure) agar sesuai dengan benturan kepentingan yang dapat
prinsip kehati-hatian, serta pengambilan merugikan Bank atau mengurangi
keputusan terkait hal tersebut dilakukan keuntungan Bank.
secara independen tanpa intervensi dari
pihak terkait dan/atau pihak lainnya.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 259
Page 262
Tata Kelola Perusahaan
PENERAPAN DAN
KOMITMEN GCG
• Budaya kepatuhan terus menerus 2. Faktor-faktor negatif aspek governance
digaungkan dan pendekatan dilakukan outcome Bank BTPN adalah:
secara aktif. Masih terdapat sanksi denda yang dikenakan
• Sejalan dengan komitmen dalam regulator terhadap keterlambatan dan/atau
Kebijakan Tata Kelola terkait kepatuhan kesalahan penyampaian laporan. Bank dalam
terhadap Hukum dan Peraturan hal ini terus menerus melakukan sosialisasi
Perundangan, setiap pengambilan atas komitmen Bank akan “Zero Penalties”
keputusan dan kegiatan operasional Bank dan penerapan budaya kepatuhan yang lebih
senantiasa merujuk kepada ketentuan aktif. Bank juga menerapkan penyusunan
yang berlaku Root Cause Analysis atas setiap denda yang
• Internal Audit selalu menjaga obyektivitas dikenakan dan melakukan tindak lanjut serta
atau independensi dalam menjalankan langkah perbaikan dan pencegahan agar
fungsinya. Seluruh cakupan dan temuan kesalahan serupa tidak terulang atau dapat
audit dikaji dalam rapat Komite Audit dihindari semaksimal mungkin.
secara berkala.
• Bank telah menerapkan manajemen risiko
secara efektif. Tingkat kesehatan Bank
baik secara individu maupun konsolidasi
berada pada level 2 selama beberapa
periode yang terdiri atas penilaian
terhadap risiko inheren dan kualitas
penerapan manajemen risiko (dengan
profil risiko level 2).
• Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
dana dalam jumlah besar dilakukan sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan,
dan telah dilaporkan secara tepat waktu
kepada OJK.
• Kewajiban penyusunan laporan dan
penyampaian laporan kepada OJK telah
dilakukan dengan isi yang sesuai dengan
ketentuan perundang-undangan.
• Revisi RBB untuk tahun 2024-2026
dan Perubahan Kedua atas Rencana
Korporasi tahun 2022-2026, telah disusun
oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
Komisaris, serta disampaikan kepada OJK
pada tanggal 15 November 2023.
260 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 263
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
DASAR HUKUM 3. Pemegang saham berhak untuk memperoleh
pembagian laba bersih dalam bentuk dividen dan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan pembagian laba dalam bentuk lain sesuai dengan
organ Perseroan yang memiliki semua kewenangan jumlah saham yang dimiliki.
yang tidak didelegasikan kepada Dewan Komisaris dan 4. Setiap pemegang saham tunduk dan patuh
Direksi. Melalui RUPS, Pemegang Saham menggunakan terhadap Anggaran Dasar Bank serta peraturan
haknya dalam pengambilan keputusan. perundang-undangan yang berlaku.
5. Pemegang saham pengendali wajib
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, RUPS Bank terbagi mempertimbangkan kepentingan pemegang saham
menjadi 2 (dua), yaitu RUPS Tahunan dan RUPS lainnya minoritas dan pemegang saham lainnya sesuai
atau disebut juga RUPS Luar Biasa. Adapun dasar dengan peraturan perundang-undangan yang
hukum penyelenggaraan RUPS mengacu pada: berlaku.
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang 6. Pemegang saham minoritas bertanggung jawab
Perseroan Terbatas untuk menggunakan haknya sesuai dengan
2. Peraturan Otoritas Jasa Nomor 15/POJK.04/2020 peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Anggaran Dasar Bank.
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka. 7. Mengungkapkan daftar pihak terkait, apabila
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/ pemegang saham bertindak sebagai pemegang
POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum saham pengendali pada Bank.
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara
Elektronik.
4. Anggaran Dasar BTPN. PELAKSANAAN RUPS TAHUN BUKU
2023
HAK DAN TANGGUNG JAWAB Sepanjang tahun 2023, Bank BTPN telah
PEMEGANG SAHAM menyelenggarakan 3 (tiga) kali RUPS, yaitu 1 (satu) kali
RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal
Bank BTPN memberikan perlakuan yang adil terhadap 13 April 2023 dan 2 (dua) kali RUPS Luar Biasa yang
seluruh pemegang saham, sesuai yang diamanatkan diselenggarakan pada tanggal 22 Juni 2023 dan 7
oleh peraturan perundang-undangan, seperti POJK Desember 2023 yang dihadiri baik secara fisik maupun
Nomor 17/2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bank virtual oleh para Pemegang Saham, Dewan Komisaris
Umum. Kebijakan tersebut tercermin melalui uraian hak dan Direksi.
dan tanggung jawab Pemegang Saham, yang antara
lain mencakup: Mekanisme Pemungutan dan
1. Pemegang saham berhak untuk hadir dalam RUPS Perhitungan Suara RUPS
baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat Mekanisme pengambilan keputusan dan tata cara
kuasa, memberikan tanggapan terhadap agenda pemungutan serta perhitungan suara diatur dalam tata
RUPS serta turut berpartisipasi dalam pengambilan tertib RUPS yang diungkapkan dalam situs web Bank,
keputusan sesuai dengan jumlah saham yang situs web PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs web
dimiliki. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seluruh
2. Pemegang saham berhak untuk memperoleh informasi tersebut telah disampaikan kepada Pemegang
informasi yang akurat, memadai dan tepat Saham.
waktu berkaitan dengan Perseroan sepanjang
berhubungan dengan agenda RUPS dan tidak
bertentangan dengan kepentingan Perseroan,
sehingga pemegang saham dapat mengambil
keputusan yang tepat di dalam RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 261
Page 264
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
Setiap Pemegang Saham atau kuasa Pemegang Petugas dari Notaris akan mengumpulkan kartu suara
Saham memiliki hak bertanya dan/atau mengajukan yang telah diisi, untuk kemudian dihitung. Notaris akan
pendapat kepada Pemimpin rapat sebelum diadakan melaporkan hasil perhitungan kepada Ketua Rapat.
pemungutan suara untuk setiap agenda rapat. Dalam Pada saat pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar
perhitungan suara, 1 (satu) saham memberi hak kepada Biasa ini, Bank juga telah menerapkan pelaksanaan
pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara, pemberian kuasa secara elektronik atau E-Proxy.
apabila seorang pemegang saham mempunyai lebih Pemegang Saham dapat memberikan suara atas usulan
dari 1 (satu) saham, yang bersangkutan hanya diberikan mata acara yang diusulkan oleh Bank tanpa kedatangan
suara 1 (satu) kali saja dan suaranya itu mewakili secara fisik ke tempat pelaksanaan RUPS. Kesempatan
seluruh jumlah saham yang dimilikinya. memberikan suara diberikan kepada pemegang
saham dari sejak tanggal panggilan sampai dengan
Mekanisme pengambilan keputusan melalui pelaksanaan RUPS dan dijumlahkan dengan suara dari
pengumpulan suara (voting) secara terbuka, dilakukan pemegang saham yang hadir secara fisik atau datang
dengan cara Ketua Rapat meminta kepada Pemegang ke tempat pelaksanaan RUPS.
Saham atau Kuasa Pemegang Saham yang menyatakan
tidak setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan Keterlibatan Pihak Independen dalam
agar mengangkat tangan masing-masing. Untuk Penghitungan Suara
memudahkan penghitungan, pemegang saham atau Pada Pelaksanaan RUPS Tahunan dan RUPS Luar
kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak Biasa, Perseroan telah menunjuk pihak independen
setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan untuk melakukan penghitungan kuorum dan
dimohon mencantumkan nama dan jumlah suara yang pengambilan suara, yaitu Ashoya Ratam, SH, Mkn
dikeluarkan dalam kartu suara yang disediakan oleh selaku Notaris Publik serta PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek. Biro Administrasi Efek.
RUPS Tahunan 13 April 2023
Tahapan Penyelenggaraan
Penyampaian Pencatatan dalam
Rencana Pengumuman Daftar Pemegang Pemanggilan Pelaksanaan Penyampaian hasil
Penyelenggaraan Saham
23 Februari 2023 dan 6 Maret 2023 20 Maret 2023 21 Maret 2023 13 April 2023 14 April 2023
13 Maret 2023
Peserta RUPS Tahunan
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Direksi Dewan Komisaris
Henoch Munandar Chow Ying Hoong
Kaoru Furuya Takeshi Kimoto
Darmadi Sutanto Ninik Herlani Masli Ridhwan
Dini Herdini Irwan Mahjudin Habsjah
Hiromichi Kubo Edmund Tondobala
Merisa Darwis Ongki Wanadjati Dana
Hanna Tantani
Kan Funakoshi
262 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 265
Tata Kelola Perusahaan
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Tahunan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2022;
Laporan Keuangan dan 2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2022;
Laporan Tahunan tahun buku 3. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2022;
2022, termasuk namun tidak 4. Menyetujui Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2022 yang
terbatas pada: telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini wajar, dalam
1. Laporan Pelaksanaan Tata laporannya No. 00025/2.1005/AU.1/07/1212-1/1/II/2023 tertanggal 24 Februari 2023; dan
Kelola Perusahaan (GCG); 5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et decharge) kepada
2. Laporan tugas pengawasan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
Dewan Komisaris untuk yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2022 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
tahun buku 2022; tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022
3. Pelunasan dan tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku
Pembebasan Tanggung
Jawab (volledig acquit et
decharge) untuk Direksi
dan Dewan Komisaris
Perseroan yang menjabat
untuk tahun buku 2022.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 yang berjumlah
dan/atau Rugi Perseroan untuk Rp3.095.699.654.784,00 (tiga triliun sembilan puluh lima miliar enam ratus sembilan puluh sembilan juta
tahun buku yang berakhir pada enam ratus lima puluh empat ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2022. 1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari
Laba Bersih atau kurang lebih sebesar Rp619.139.930.957,00 (enam ratus sembilan belas miliar
seratus tiga puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh ribu sembilan ratus lima puluh tujuh rupiah)
atau kurang lebih sebesar Rp76,8 (tujuh puluh enam koma delapan rupiah) per lembar saham (gross).
Selanjutnya memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen tahun buku 2022 sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Tidak menyisihkan cadangan, mengingat persyaratan minimum cadangan wajib sebagaimana diatur
dalam UUPT, yaitu minimum 20% (dua puluh persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Perseroan telah terpenuhi.
3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2022 setelah dikurangi penyisihan Dividen
dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 3
Perubahan susunan anggota Bagian Pertama:
Direksi Perseroan. Menerima pengunduran diri Kan Funakoshi dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas jasa-
jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
Bagian Kedua:
1. Mengangkat Atsushi Hino sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-1/D.03/2023
tanggal 8 Maret 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap
dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada
tahun 2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya
untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 263
Page 266
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Atsushi Hino*
Direktur Hiromichi Kubo
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
*) Atsushi Hino akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
terbatas secara lengkap.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Bapak Atsushi Hino sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Ketiga Rapat ke dalam akta Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara • Bagian Pertama:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
• Bagian Kedua:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Perubahan susunan anggota Bagian Pertama:
Dewan Komisaris Perseroan. Menerima pengunduran diri Irwan Mahjudin Habsjah dari jabatannya sebagai Komisaris Independen
Perseroan efektif sejak ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang
setinggi-tingginya atas jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
Bagian Kedua:
1. Mengangkat Onny Widjanarko sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah memperoleh
persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPST tahun 2025, tanpa mengurangi hak
RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-
waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
264 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 267
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai
berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Onny Widjanarko*
Komisaris Independen Edmund Tondobala
Komisaris Ongki Wanadjati Dana
*) Onny Widjanarko akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh
persetujuan OJK. Dalam hal OJK tidak menyetujui pengangkatan tersebut, atau persyaratan yang ditetapkan
oleh OJK tidak terpenuhi, maka keputusan mengenai pengangkatan tersebut menjadi batal dan tidak berlaku
tanpa perlu diputuskan melalui RUPS lainnya.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Onny Widjanarko sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Keempat Rapat ke dalam akta Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara • Bagian Pertama:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
• Bagian Kedua:
Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 5
Penetapan besarnya gaji, 1. Menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris Perseroan tahun 2023
tunjangan, tantiem dan/atau seluruhnya tidak melebihi Rp41.000.000.000,00 (empat puluh satu miliar rupiah) bruto sebelum
bonus kepada anggota Direksi dipotong Pajak Penghasilan.
dan penetapan besarnya 2. Menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun 2023 serta bonus bagi Direksi untuk jasa-jasa
honorarium, tunjangan, tantiem yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang akan
dan/atau bonus kepada dibayarkan dalam tahun 2023, seluruhnya tidak melebihi Rp138.000.000.000,00 (seratus tiga puluh
anggota Dewan Komisaris delapan miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan.
Perseroan. 3. Memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan bagian honorarium
dan tunjangan tahun buku 2023 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Kewenangan tersebut dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi.
4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan,
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun 2023 serta tantiem dan/atau bonus bagi
masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, yang dibayarkan pada tahun 2023. Kewenangan tersebut
dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 265
Page 268
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 6
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan
dan/atau Kantor Akuntan SUSANTO akan menggantikan NOVIE sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
Publik untuk tahun buku 2023 Keuangan. KAP Siddharta Widjaja & Rekan akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan
dan penetapan honorarium untuk tahun buku 2023.
serta persyaratan lain 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan serta
berkenaan dengan penunjukan biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
tersebut. memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal:
• Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
karena alasan apapun tidak dapat menyelesaikan/melaksanakan audit Laporan Keuangan 31
Desember 2023 termasuk menetapkan besarnya honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan
dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti tersebut.
• Terdapat perubahan ketentuan mengenai masa penugasan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 7
Persetujuan Rencana Resolusi 1. Menyetujui Rencana Resolusi Perseroan; dan
Perseroan. 2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan-tindakan yang dianggap
baik dan perlu sebagaimana tersebut pada angka 1.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.611.745 saham atau 99,9998689%
Suara Tidak setuju : 10.000 saham atau 0,0001311%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 8
Laporan-Laporan Perseroan: Tidak diambil keputusan karena sifatnya merupakan laporan, yaitu :
a. Rencana Bisnis Bank; 1. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan 2. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Berkelanjutan; 3. Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan
c. Rencana Aksi (Recovery
Plan) Perseroan.
Pengambilan suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara
RUPS Luar Biasa 22 Juni 2023
Tahapan Penyelenggaraan
Penyampaian Pencatatan dalam
Rencana Pengumuman Daftar Pemegang Pemanggilan Pelaksanaan Penyampaian hasil
Penyelenggaraan Saham
9 Mei 2023 16 Mei 2023 30 Mei 2023 31 Mei 2023 22 Juni 2023 23 Juni 2023
266 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 269
Tata Kelola Perusahaan
Peserta RUPS Luar Biasa
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Direksi Dewan Komisaris
Henoch Munandar Chow Ying Hoong
Kaoru Furuya Takeshi Kimoto
Darmadi Sutanto Ninik Herlani Masli Ridhwan*
Dini Herdini Onny Widjanarko
Atsushi Hino Edmund Tondobala
Hiromichi Kubo Ongki Wanadjati Dana
Hanna Tantani
*) Hadir melalui fasilitas video telekonferensi.
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Luar Biasa
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengunduran Diri Anggota 1. Menerima pengunduran diri Hiromichi Kubo dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan efektif sejak
Direksi Perseroan. ditutupnya Rapat, dengan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas
jasa-jasa yang telah diberikan selama masa jabatan beliau.
2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) atas semua tindakan pengurusan yang telah dijalankannya sampai dengan efektifnya
pengunduran diri yang bersangkutan, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan
Laporan Keuangan yang bersangkutan dan sejauh Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan yang
bersangkutan tersebut disetujui dan disahkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) Tahunan
Perseroan untuk tahun buku 2023, yang akan diselenggarakan pada tahun 2024.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Pengangkatan Anggota Direksi 1. Mengangkat Keishi Kobata sebagai Direktur Perseroan yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
Perseroan. berdasarkan surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEPR-12/D.03/2023
tanggal 5 April 2023, efektif setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal terbatas secara lengkap dan
akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun
2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk
memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Atsushi Hino
Direktur Keishi Kobata **
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
**) Keishi Kobata akan efektif menjabat sebagai Direktur Perseroan setelah memperoleh ijin kerja dan ijin tinggal
terbatas secara lengkap.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 267
Page 270
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
Mata Acara Keputusan
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
Bapak Keishi Kobata sehubungan dengan ijin kerja yang bersangkutan tanpa perlu melalui keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 3
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana pokok-pokok perubahannya telah
Perseroan ditayangkan dalam Rapat.
2. Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali
perubahan sebagaimana tersebut pada angka 1, serta menyusun secara keseluruhan Anggaran Dasar
Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9999869%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 1.000 saham atau 0,0000131%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
RUPS Luar Biasa 7 Desember 2023
Tahapan Penyelenggaraan
Penyampaian Pencatatan dalam
Rencana Pengumuman Daftar Pemegang Pemanggilan Pelaksanaan Penyampaian hasil
Penyelenggaraan Saham
24 Oktober 2023 31 Oktober 2023 14 November 2023 15 November 2023 7 Desember 2023 8 Desember 2023
Peserta RUPS Luar Biasa
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Direksi Dewan Komisaris
Henoch Munandar Chow Ying Hoong*
Darmadi Sutanto Takeshi Kimoto*
Dini Herdini Ninik Herlani Masli Ridhwan
Atsushi Hino Onny Widjanarko
Keishi Kobata Edmund Tondobala
Merisa Darwis Ongki Wanadjati Dana
Hanna Tantani
*) Hadir melalui fasilitas video telekonferensi.
268 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 271
Tata Kelola Perusahaan
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Luar Biasa
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Persetujuan atas pelaksanaan 1. Menyetujui penarikan 92.292.198 (sembilan puluh dua juta dua ratus sembilan puluh dua ribu seratus
penarikan saham hasil sembilan puluh delapan) lembar saham hasil pembelian kembali saham oleh Perseroan
pembelian kembali. 2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sebagai hasil pelaksanaan
penarikan saham butir 1 diatas, sesuai dengan table sebagaimana ditayangkan dalam Rapat.
3. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melaksanakan segala Tindakan
berkaitan dengan penarikan saham hasil pembelian kembali saham dimaksud, selanjutnya membuat
serta menandatangani akta dan dokumen yang diperlukan serta mengajukan persetujuan perubahan
Anggaran Dasar Perseroan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Repunlik Indonesia
termasuk kepada OJK (jika diperlukan) dan untuk membuat pengubahan dan/atau tambahan dalam
bentuk bagaimanapun juga guna memperoleh persetujuan tersebut.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.419.742 saham atau 99,9996132%
Suara Tidak setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 29.500 saham atau 0,0003868%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Persetujuan atas rencana 1. Menyetujui rencana Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
Penambahan Modal dengan II (“PMHMETD II”) dengan total saham yang akan diterbitkan dalam rangka PMHMETD II sebanyak-
Memberikan Hak Memesan banyaknya sebesar 3.095.000.000 (tiga miliar sembilan puluh lima juta) lembar saham dengan
Efek Terlebih Dahulu II nilai nominal sebesar Rp20,00 (dua puluh rupiah) per saham, dengan memperhatikan peraturan
(“PMHMETD II”) atau Right perundangundangan yang berlaku.
Issue II. 2. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan penambahan
modal ditempatkan dan disetor Perseroan yang merupakan hasil dari pelaksanaan PMHMETD II.
3. a. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan atas pelaksanaan
PMHMETD II;
b. Menyetujui pemberian kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan yang diperlukan
berkaitan dengan pelaksanaan PMHMETD II.
Untuk keperluan tersebut Direksi Perseroan berhak menghadap kepada Notaris atau pejabat yang
berwenang, memberikan atau meminta keterangan yang diperlukan, menandatangani, menerbitkan
dan/atau mengajukan dokumen serta melakukan segala hal yang disyaratkan guna tercapainya
pelaksanaan PMHMETD II.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.436.042 saham atau 99,9998269%
Suara Tidak setuju : 13.200 saham atau 0,0001731%
Suara Abstain : 0 saham atau 0,0000000%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 269
Page 272
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
RUPS Tahun Sebelumnya
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 21 April 2022
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2021;
Laporan Keuangan dan 2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2021;
Laporan Tahunan tahun buku 3. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2021;
2021, termasuk namun tidak 4. Menyetujui Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2021 yang
terbatas pada: telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, anggota dari KPMG International,
1. Laporan Pelaksanaan Tata dengan opini wajar, dalam laporannya No.00022/2.1005/AU.1/07/0851-3/1/II/2022 tertanggal 23
Kelola Perusahaan (GCG); Februari 2022; dan
2. Laporan tugas pengawasan 5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et decharge) kepada
Dewan Komisaris untuk seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
tahun buku 2021; yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2021 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
3. Pelunasan dan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2021
Pembebasan Tanggung tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jawab (volledig acquit et
decharge) untuk Direksi
dan Dewan Komisaris yang
menjabat untuk tahun buku
2021.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.615.419.105 saham atau 99,9999081%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.000 saham atau 0,0000263%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2021 yang berjumlah
Bersih Perseroan untuk tahun Rp2.664.713.200.958,- (dua triliun enam ratus enam puluh empat miliar tujuh ratus tiga belas juta dua
buku yang berakhir pada ratus ribu sembilan ratus lima puluh delapan rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2021. a. Menyisihkan atau membukukan dana sebesar Rp700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah) sebagai Dana
Cadangan Wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Dengan
demikian, Dana Cadangan Wajib Perseroan yang semula sebesar Rp32.595.727.476,- (tiga puluh
dua miliar lima ratus sembilan puluh lima juta tujuh ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus tujuh puluh
enam rupiah) akan meningkat menjadi sebesar Rp32.596.427.476,- (tiga puluh dua miliar lima ratus
sembilan puluh enam juta empat ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus tujuh puluh enam rupiah),
atau sama dengan 20% (dua puluh persen) dari modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan per
tanggal 31 Desember 2021;
b. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2021 setelah dikurangi penyisihan Dana
Cadangan Wajib yaitu sebesar Rp2.664.712.500.958,- (dua triliun enam ratus enam puluh empat miliar
tujuh ratus dua belas juta lima ratus ribu sembilan ratus lima puluh delapan rupiah) dibukukan sebagai
Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 7.615.419.105 saham atau 99,9999081%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.000 saham atau 0,0000263%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
270 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 273
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 3
a. Perubahan susunan Bagian Pertama:
anggota Direksi Perseroan; 1. Menerima pernyataan Ongki Wanadjati Dana untuk tidak diangkat kembali sebagai Direktur Utama
b. Perubahan susunan Perseroan, dengan mengucapkan terima kasih atas jasa-jasa yang telah diberikan selama masa
anggota Dewan Komisaris jabatan beliau;
Perseroan. 2. Pengangkatan Adrianus Dani Prabawa yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan dari Otoritas
Jasa Keuangan melalui surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor 3/KDK.03/2022 tanggal 23 Februari
2022, untuk menduduki jabatan Direktur Utama tidak dapat ditindaklanjuti mempertimbangkan yang
bersangkutan meninggal dunia pada tanggal 25 Maret 2022, dengan demikian jabatan Direktur Utama
akan lowong untuk sementara waktu;
3. Menyetujui untuk mengangkat Direktur Utama yang akan menduduki posisi lowong secepat-cepatnya
pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tahun 2022 (“RUPS Luar Biasa 2022”) atau
selambat-lambatnya pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2023 (“RUPS Tahunan
2023”);
4. Menerima pengangkatan Kaoru Furuya yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama
Perseroan untuk sementara menjalankan fungsi sebagai Direktur Utama dengan sebutan Pelaksana
Tugas Direktur Utama Perseroan sejak penutupan Rapat ini sampai dengan efektifnya pengangkatan
Direktur Utama Perseroan yang baru secepat-cepatnya pada RUPS Luar Biasa tahun 2022 atau
selambat-lambatnya pada RUPS Tahunan tahun 2023; dan
5. Mengangkat kembali seluruh anggota Direksi selain Ongki Wanadjati Dana untuk masa jabatan yang
dimulai dari sejak penutupan Rapat sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun
2025 (“RUPS Tahunan 2025”).
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Lowong
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya*
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Kan Funakoshi
Direktur Henoch Munandar
Direktur Hiromichi Kubo
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
*) Kaoru Furuya akan merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perseroan sampai dengan
efektifnya pengangkatan Direktur Utama yang baru secepat-cepatnya pada RUPS Luar Biasa 2022 atau
selambat-lambatnya pada RUPS Tahunan 2023.
Bagian Kedua:
1. Mengangkat Ongki Wanadjati Dana yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan melalui surat
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/KDK.03/2022 tanggal 23 Februari 2022 untuk menduduki jabatan
sebagai Komisaris Perseroan; dan
2. Mengangkat kembali seluruh anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan yang dimulai dari sejak
penutupan Rapat sampai dengan RUPS Tahunan 2025.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai
berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Irwan Mahjudin Habsjah
Komisaris Independen Edmund Tondobala
Komisaris Ongki Wanadjati Dana
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Ketiga Rapat ke dalam akta Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 271
Page 274
Tata Kelola Perusahaan
RAPAT UMUM PEMEGANG
SAHAM (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Pengambilan suara • Bagian Pertama
Suara Setuju : 7.615.418.905 saham atau 99,9999055%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.200 saham atau 0,0000289%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
• Bagian Kedua
Suara Setuju : 7.615.418.905 saham atau 99,9999055%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.200 saham atau 0,0000289%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Penetapan besarnya gaji, 1. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris
tunjangan, tantiem dan/atau Perseroan tahun buku 2022 seluruhnya tidak melebihi Rp38.000.000.000,- (tiga puluh delapan miliar
bonus kepada anggota Direksi rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan.
dan penetapan besarnya 2. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun buku 2022 serta bonus
honorarium, tunjangan, tantiem bagi Direksi untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal
dan/atau bonus kepada 31 Desember 2021, yang akan dibayarkan dalam tahun 2022, seluruhnya tidak melebihi
anggota Dewan Komisaris Rp184.000.000.000,- (seratus delapan puluh empat miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak
Perseroan. Penghasilan.
3. Memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan bagian honorarium
dan tunjangan tahun buku 2022 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan,
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2022 serta tantiem dan/atau bonus
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021, yang dibayarkan pada tahun 2022. Kewenangan
ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 7.615.418.005 saham atau 99,9998936%
Suara Tidak Setuju : 6.100 saham atau 0,0000801%
Suara Abstain : 2.000 saham atau 0,0000263%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 5
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Novie
dan/atau Kantor Akuntan akan menggantikan Liana Lim sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa
Publik untuk tahun buku 2022 Keuangan. KAP Siddharta Widjaja & Rekan merupakan jaringan global KPMG International yang akan
dan penetapan honorarium melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022;
serta persyaratan lain 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan serta
berkenaan dengan penunjukan biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
tersebut. memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan; dan
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham karena alasan apapun tidak dapat menyelesaikan/
melaksanakan audit Laporan Keuangan 31 Desember 2022 termasuk menetapkan besarnya
honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 7.615.418.905 saham atau 99,9999055%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.200 saham atau 0,0000289%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
272 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 275
Tata Kelola Perusahaan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 6
Penyesuaian Kegiatan Usaha 1. Menyetujui atas penyesuaian kegiatan usaha Perseroan karenanya mengubah Pasal 3 Anggaran Dasar
Perseroan sesuai Peraturan Perseroan mengenai Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha; dan
Pemerintah Nomor 5 Tahun 2. Menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali
2021 tentang Penyelenggaraan Perubahan sebagaimana tersebut pada angka 1, serta menyusun secara keseluruhan Anggaran Dasar
Perizinan Berusaha Berbasis Perseroan.
Risiko.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 7.615.418.905 saham atau 99,9999055%
Suara Tidak Setuju : 5.000 saham atau 0,0000657%
Suara Abstain : 2.200 saham atau 0,0000289%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 7
Laporan Perseroan: Tidak diambil keputusan karena sifatnya merupakan laporan, yaitu:
a. Rencana Bisnis Bank; a. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan b. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Berkelanjutan; c. Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan.
c. Rencana Aksi (Recovery
Plan) Perseroan.
Pengambilan suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara.
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 29 September 2022
Mata Acara Keputusan
Perubahan Susunan anggota 1. Menyetujui untuk Mengangkat Henoch Munandar yang telah lulus uji kemampuan dan kepatutan
Direksi Perseroan. melalui surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/KDK.03/2022 tanggal 8 Agustus 2022 untuk
menduduki jabatan sebagai Direktur Utama Perseroan sejak penutupan Rapat ini sampai dengan
RUPS Tahunan 2025.
2. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun Otoritas Jasa Keuangan.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Kan Funakoshi
Direktur Hiromichi Kubo
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.627.424.542 saham atau 100%
Suara Tidak Setuju : 0 saham atau 0%
Suara Abstain : 0 saham atau 0%
Pengambilan Keputusan : Suara Bulat
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 273
Page 276
Tata Kelola Perusahaan
PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
100%
Sumitomo Mitsui PT Bank Negara
Masyarakat PT Bank Central
Saham Treasuri Banking Corporation Indonesia (Persero)
(< 5%) Asia Tbk**
(SMBC) Tbk*
1,13% 7,72% 89,98% 0,15% 1,02%
PT BANK BTPN Tbk
70,00%
1,00% PT Bank BTPN Syariah Tbk
99%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2023
Note:
Pemegang Saham Akhir
Pemegang Saham Pengendali
* Saham hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
** Memenuhi ketentuan PP No.29 tahun 1999 tentang
Pembelian Saham Bank Umum dan merupakan saham
hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
274 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 277
Tata Kelola Perusahaan
DEWAN
KOMISARIS
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang KRITERIA DEWAN KOMISARIS
memiliki tanggung jawab di bidang pengawasan atas
kebijakan Perseroan serta memberi nasihat kepada Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota
Direksi. Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan Dewan Komisaris wajib menjalani Uji Kemampuan dan
lain yang dimiliki oleh Dewan Komisaris telah diatur Kepatutan (Fit and Proper Test) sebelum menjalankan
oleh perundang-undangan yang berlaku, di antaranya tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ integritas, kompetensi dan reputasi keuangan sesuai
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris dengan peraturan OJK Nomor 27/POJK.03/2016
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Per 31
Desember 2023, seluruh anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh telah memenuhi persyaratan lulus uji kemampuan dan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan kepatutan.
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pemberlakuannya sejak tanggal yang ditetapkan
dalam RUPS yang mengangkat anggota Dewan INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
Komisaris tersebut serta berakhir pada saat ditutupnya
RUPS tahunan yang ke-3 (tiga) setelah tanggal Terkait dengan independensi Dewan Komisaris, Bank
pengangkatan. Penetapan komposisi Dewan Komisaris BTPN telah memenuhi peraturan perundang-undangan
dilakukan melalui mempertimbangkan kebutuhan yang berlaku, yang antar lain mencakup:
dan kompleksitas Bank. Komposisi Dewan Komisaris 1. Anggota Dewan Komisaris Bank BTPN telah
didasarkan pada keahlian, pengalaman profesional memenuhi jumlah, komposisi, kriteria dan
serta latar belakang. independensi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
2. Jumlah anggota Dewan Komisaris adalah 6 orang
DASAR HUKUM yang 3 (tiga) orang atau 50% di antaranya adalah
Komisaris Independen. Jumlah tersebut telah
Ketentuan mengenai Dewan Komisaris antara lain diatur memenuhi ketentuan regulasi, yang antara lain
dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang diatur dalam Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023
Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi yang menyatakan bahwa jumlah minimal Komisaris
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Independen sebanyak 50% dari total anggota
termasuk Anggaran Dasar Perseroan. Dewan Komisaris.
3. Penggantian dan pengangkatan anggota Dewan
Bank BTPN juga menyusun kode etik serta Pedoman Komisaris telah memperhatikan rekomendasi dari
dan Tata Tertib kerja Dewan Komisaris (BOC Manual) Komite Remunerasi dan Nominasi.
sebagai acuan bagi anggota Dewan Komisaris dalam 4. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, selain hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
peraturan perundang-undangan sebagaimana tersebut dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau
di atas. anggota Direksi.
5. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Dewan
Seluruh ketentuan tersebut mengharuskan perusahaan Komisaris melebihi yang diperkenankan dalam
yang bernaung di bawah hukum Indonesia untuk Peraturan OJK.
memiliki Dewan Komisaris. Adapun tugasnya adalah
mengawasi kebijakan manajemen, proses manajemen Anggota Dewan Komisaris Bank menandatangani
di dalam perusahaan sekaligus mengawasi dan pernyataan terkait pelaksanaan tata kelola perusahaan
memberikan saran/nasihat kepada Direksi. pada saat proses uji kemampuan dan kepatutan.
Pernyataan ini selalu diperbaharui setiap tahun, dan
terakhir dilakukan untuk posisi akhir Desember 2023.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 275
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
DEWAN
KOMISARIS
PEDOMAN DAN TATA TERTIB (BOARD 3. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang
MANUAL) DEWAN KOMISARIS 4. Pembentukan Komite-komite
5. Fungsi Komisaris Utama
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, 6. Nilai-nilai Etika Anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berpedoman pada Pedoman dan Tata 7. Rapat
Tertib Kerja (Board Manual) Dewan Komisaris. Pedoman 8. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris
tersebut secara berkala dilakukan pemutakhiran
dan penyempurnaan mengacu pada peraturan dan
ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib Kerja KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris telah dilakukan kajian terakhir pada
12 Desember 2022. Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank adalah 6 (enam)
orang dan tidak melebihi jumlah anggota Direksi yang
Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 3 (tiga) dari
Tata Tertib Dewan Komisaris adalah: 6 (enam) orang atau 50% anggota Dewan Komisaris
1. Organisasi merupakan Komisaris Independen. Mayoritas anggota
2. Independensi dari Dewan Komisaris adalah warga negara Indonesia
dan berdomisili di Indonesia.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 1
2022-2025 Februari 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
Tahunan tanggal 15 Februari 2019.
• Diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPS Luar
Biasa tanggal 18 November 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
Takeshi Kimoto Komisaris 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Onny Widjanarko Komisaris Independen 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan
efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023.
Edmund Tondobala Komisaris Independen 2020-2022 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November
2022-2025 2020 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
21 April 2022.
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 2022-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022.
ORIENTASI BAGI DEWAN KOMISARIS gambaran atas aktivitas bisnis, rencana Bank BTPN ke
depan, pedoman kerja serta hal lainnya yang menjadi
Bank BTPN memastikan setiap anggota Dewan bagian dari tanggung jawab Dewan Komisaris. Melalui
Komisaris yang baru menjabat mendapatkan informasi program orientasi tersebut, anggota Dewan Komisaris
yang diperlukan terkait Perusahaan untuk dapat baru diharapkan dapat bekerja selaras dengan organ
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, dan Tata Kelola Bank yang lain. Selanjutanya, program
Sekretaris Perusahaan bertugas menyediakan informasi orientasi ini berupa dokumen-dokumen yang disiapkan
yang diperlukan oleh anggota Dewan Komisaris oleh unit kerja Sekretaris Perusahaan, antara lain
tersebut. meliputi:
1. Visi dan Misi Bank
Bank BTPN memiliki program orientasi bagi anggota 2. Kode Etik Bank
Dewan Komisaris baru dengan tujuan memberikan 3. Struktur Organisasi Bank
276 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 279
Tata Kelola Perusahaan
4. Anggaran Dasar Bank f. Duty of care
5. Kebijakan dan Prosedur Bank Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam
6. Pedoman Kerja Dewan Komisaris (BOC Manual) melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
dan Piagam Komite Dewan Komisaris dengan itikad baik dan berdasarkan prinsip kehati-
7. Laporan Tahunan Bank hatian serta secara profesional. Dalam hal ini
8. Rencana Bisnis Bank Dewan Komisaris wajib antara lain:
• Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
Pada tahun 2023, terdapat anggota Dewan Komisaris itikad baik
baru yaitu Bapak Onny Widjanarko yang diangkat • Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
sebagai Komisaris Independen Bank BTPN melalui dalam pengambilan Keputusan
RUPST 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak 8 Mei • Tidak menyebabkan Bank melanggar
2023. ketentuan yang berlaku
• Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB Rapat Dewan Komisaris
DEWAN KOMISARIS • Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
internal secara efisien dan efektif
Secara umum, Dewan Komisaris memiliki tugas dan
tanggung jawab antara lain: g. Duty of loyalty
a. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan wajib dilakukan hanya untuk kepentingan Bank,
jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan dalam hal ini wajib mengesampingkan kepentingan
nasihat kepada Direksi dan bertanggung jawab pribadi atau golongan di atas kepentingan
atas pengawasan tersebut sesuai dengan maksud perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris tidak
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan diperkenankan untuk:
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar • Memiliki transaksi dengan Bank secara
dan Keputusan RUPS. langsung maupun tidak langsung, tanpa
b. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan Dewan Komisaris dan atau RUPS
strategis Bank. • Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak
c. Menyediakan waktu yang cukup untuk terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/
secara optimal. atau pihak lain yang dapat merugikan atau
d. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut mengurangi keuntungan Bank
Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan • Menyampaikan informasi yang bukan
rekomendasi dari satuan kerja audit internal Bank, merupakan informasi publik kepada pihak
auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa ketiga
Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan • Mengambil dan/atau menerima keuntungan
Lembaga lainnya. pribadi dari Bank selain remunerasi dan
e. Dalam melakukan pengawasan sebagaimana fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS
dimaksud pada poin b, Dewan Komisaris dilarang • Menggunakan informasi internal untuk
terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan keuntungan pribadi
operasional Bank, kecuali:
1) penyediaan dana kepada pihak terkait h. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas rencana strategis Teknologi Informasi (TI).
Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum i. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
Pemberian Kredit Bank Umum; dan penerapan tata Kelola TI
2) hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran j. Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi
Dasar Bank atau peraturan perundangan yang terhadap kinerja komite Dewan Komisaris
berlaku. sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku.
k. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan
kewenangan pengawasan lain.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 277
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
DEWAN
KOMISARIS
Secara khusus, masing-masing anggota Dewan Komisaris telah memiliki tugas. Rinciannya dijelaskan dalam tabel di
bawah ini:
Pembagian Tugas Dewan Komisaris
Nama Jabatan Tugas
Chow Ying Hoong Komisaris Utama Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
Komite Remunerasi dan Nominasi
Takeshi Kimoto Komisaris Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota
Komite Pemantau Risiko
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Audit
b. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
Onny Widjanarko Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Pemantau Risiko
b. Ketua Komite Tata Kelola Perusahaan
Edmund Tondobala Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Anggota Komite Audit
b. Anggota Komite Pemantau Risiko
Ongki Wanadjati Dana Komisaris Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Anggota Komite Pemantau Risiko
b. Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan
KEPUTUSAN YANG MEMERLUKAN • Mendirikan perseroan baru, membuat atau
PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS memperbesar penyertaan modal (kecuali
penambahan penyertaan modal sehubungan
• Menyetujui Rencana Bisnis Termasuk: dengan penerbitan dividen saham atau saham
- Menyetujui pembukaan atau penutupan suatu bonus atau sehubungan dengan upaya
kantor cabang atau kantor perwakilan BTPN. penyelamatan kredit), atau mengurangi penyertaan
- Untuk menyetujui pendirian atau pembubaran modal dalam perseroan lain, dengan tidak
departemen dari struktur organisasi BTPN. mengurangi persetujuan instansi yang berwenang.
• Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas • Meminjam uang dari pihak lain (yang tidak
kredit atau fasilitas perbankan lain yang menyerupai termasuk dalam huruf B2) atau menerima
atau mengakibatkan timbulnya pinjaman uang: fasilitas kredit atau fasilitas perbankan lain yang
- Kepada pihak terkait/terafiliasi dengan mengakibatkan peminjaman uang kepada pihak
BTPN sebagaimana diatur dalam Peraturan lain dalam jumlah melebihi jumlah yang dari waktu
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Batas ke waktu ditetapkan oleh Dewan Komisaris
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank • Menghapus bukukan atau mengeluarkan piutang
Umum; atau BTPN dari pembukuan melebihi jumlah yang dari
- Dalam jumlah melebihi jumlah yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan • Mengalihkan atau melepaskan hak BTPN untuk
Komisaris menagih piutang BTPN yang telah dihapus
• Mengikat BTPN sebagai penjamin atau bukukan melebihi jumlah yang dari waktu ke waktu
penanggung hutang (borgtocht) atau dengan ditentukan oleh Dewan Komisaris
cara lain bertanggung jawab atas kewajiban • Membeli, menjual atau mengalihkan atau
pembayaran pihak lain: melepaskan hak, atau mengagunkan atau
- yang merupakan pihak terkait sebagaimana menjaminkan, kekayaan BTPN baik dalam satu
diatur dalam POJK tentang Batas Maksimum -transaksi maupun dalam beberapa transaksi yang
Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum; atau berdiri sendiri ataupun yang berkaitan satu sama
- dalam jumlah melebihi jumlah yang dari lain, dalam jumlah melebihi jumlah yang dari waktu
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan ke waktu ditetapkan oleh Dewan Komisaris (dengan
Komisaris. tidak mengurangi ketentuan dalam Pasal 15 ayat 4
Anggaran Dasar BTPN)
278 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 281
Tata Kelola Perusahaan
• Menyetujui kebijakan utama BTPN dan kebijakan Kriteria Penilaian
lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan Parameter atau kriteria yang digunakan dalam penilaian,
• Melaksanakan tindakan atau transaksi yang antara lain mencakup pelaksanaan tugas komite sesuai
bersifat strategis yang secara signifikan akan Panduan Tugas dan Tanggung Jawab komite terkait.
mempengaruhi kelangsungan BTPN, sebagaimana Selain itu, penilaian terhadap komite juga mencakup
yang ditetapkan dari waktu ke waktu oleh Dewan parameter independensi dari anggota komite terkait
Komisaris. agar dapat memberikan masukan yang profesional dan
• Menyetujui laporan berkala yang disyaratkan oleh independen bagi Bank.
otoritas setempat (Laporan Pengawasan Dewan
Komisaris, Laporan Dewan Komisaris mengenai Terkait dengan hal ini, Bank menetapkan batas waktu
Evaluasi Kinerja Komite, Laporan Dewan Komisaris penugasan anggota komite (selain Komite Audit).
mengenai Evaluasi fungsi kepatuhan, laporan Tujuannya adalah dalam rangka menjaga independensi
tahunan pelaksanaan GCG, dll) anggota komite yang bersangkutan.
• Menyampaikan laporan dan menyetujui hal lain
terkait Konglomerasi Keuangan/KUB
• Pembayaran atau Investasi yang Sangat Besar dan KOMISARIS INDEPENDEN
Luar biasa. Kategori Pembayaran atau Investasi
yang sangat besar dan luar biasa ditentukan oleh Mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023
Dewan Komisaris dari Waktu ke waktu tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum,
• Rencana pemulihan dan rencana resolusi jumlah Komisaris Independen sedikitnya berjumlah
50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Pada
tahun 2023, jumlah Komisaris Independen Bank BTPN
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN sebanyak 3 (tiga) orang dari 6 (enam) anggota Dewan
KOMISARIS Komisaris. Dengan demikian, jumlah tersebut telah
memenuhi ketentuan OJK tersebut.
Hingga berakhirnya tahun buku 2023, Dewan Komisaris
memiliki 4 (empat) komite di bawah Dewan Komisaris: Kriteria Komisaris Independen
Komite Audit, Komite Remunerasi & Nominasi, Komite Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Pemantau Risiko, serta Komite Tata Kelola Perusahaan. Komisaris, peran Komisaris Independen sangat
penting. Terutama berkenaan dengan upaya mencegah
Dewan Komisaris menilai, secara umum seluruh terjadinya benturan kepentingan serta meningkatkan
komite telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan independensi dan objektivitas.
baik. Seluruh komite, terutama menjalankan tugas
pengawasan untuk kemudian memberikan masukan Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan
dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris. antara lain sebagai berikut:
1. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
Prosedur Penilaian kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
Pelaksanaan penilaian terhadap komite di bawah dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan/
Dewan Komisaris dilaksanakan melalui 2 (dua) metode: atau pemegang saham pengendali atau hubungan
penilaian kinerja komite secara keseluruhan dan dengan Bank, yang dapat mempengaruhi
penilaian anggota komite secara individual. kemampuannya untuk bertindak independen.
2. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
Penilaian komite secara kolegial dilakukan melalui mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
prosedur penilaian secara mandiri atau self-assessment. merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masing-masing mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 1 (satu)
komite dengan memperhatikan pemenuhan item atau tahun terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
parameter penilaian yang telah disusun. sebagai Komisaris Independen pada periode
berikutnya;
Adapun penilaian secara individual dilakukan oleh ketua 3. Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak
komite yang bersangkutan atas seperangkat parameter langsung pada Bank;
penilaian yang telah ditetapkan terkait kinerja anggota 4. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank,
komite yang bersangkutan. Hasil penilaian diserahkan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk pemegang saham utama Bank; dan
menjadi bahan pertimbangan penyusunan rekomendasi 5. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung
nominasi bagi Dewan Komisaris. maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
kegiatan usaha Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 279
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
DEWAN
KOMISARIS
Independensi Komisaris Independen
Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik, Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten atau
Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen.
Bank melakukan pencatatan dan kontrol atas masa jabatan komisaris independen agar tidak melebihi 9 (sembilan)
tahun. Uraian tentang independensi Komisaris Independen disampaikan melalui tabel di bawah.
Ninik Herlani Masli
Aspek Independensi Onny Widjanarko Edmund Tondobala
Ridhwan
Tidak memiliki saham, baik langsung maupun tidak langsung √ √ √
pada Bank.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak √ √ √
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
Tidak memilik rangkap jabatan sebagai: Direksi atau Pejabat √ √ √
Eksekutif yang melaksanakan pengawasan.
Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua √ √ √
dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM 3. Memastikan Direksi telah menindaklanjuti temuan
KERJA 2023 Internal Audit, SMBC Audit dan Audit Eksternal
dan rekomendasi dari Internal Audit melalui Komite
Pada tahun 2023, Dewan Komisaris telah secara aktif Audit.
mengawasi pengelolaan dan operasional Bank BTPN 4. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas
serta memberikan nasihat dan masukan kepada Direksi. rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi
Pelaksanaan pengawasan tersebut untuk memastikan dalam penetapan remunerasi anggota Dewan
pelaksanaan tata kelola pada seluruh aktivitas Bank Komisaris dan Direksi.
BTPN. 5. Persetujuan atas revisi Rencana Bisnis Bank (RBB)
untuk tahun 2023-2025.
Pengawasan difokuskan kepada pencapaian target 6. Mengkaji dan menyetujui Rencana Bisnis Bank
bisnis dengan memperhatikan pengelolaan risiko untuk tahun 2024-2026 dan Perubahan Rencana
dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Korporasi untuk tahun 2022-2026.
Pengawasan dilakukan secara langsung melalui 7. Persetujuan Dewan Komisaris sehubungan dengan
pemantauan terhadap tindak lanjut atas rekomendasi Rencana Kerja Tahunan Komite Audit dan Komite
Dewan Komisaris kepada Direksi, maupun melalui Pemantau Risiko.
komite-komite yang dibentuk. 8. Dewan Komisaris senantiasa melakukan
pemantauan penerapan tata kelola dan kepatuhan
Selama tahun 2023, Dewan Komisaris telah melakukan terhadap regulasi yang berlaku antara lain rasio
pengawasan terhadap aspek-aspek strategis Bank, keuangan, Tingkat Kesehatan Bank - RBBR,
antara lain: penerapan APU PPT dan penerapan manajemen
1. Kajian atas kinerja keuangan Bank BTPN dan risiko
Perusahaan Anak. 9. Melakukan fungsi pengawasan atas penerapan
2. Melalui Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris Tata Kelola Perusahaan melalui Komite Tata Kelola
juga melakukan kajian terhadap manajemen risiko, Perusahaan.
kecukupan sistem pengendalian internal dan
penerapan budaya kepatuhan.
280 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 283
Tata Kelola Perusahaan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Kebijakan
Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman Kerja dan Tata Tertib Dewan Komisaris, program pengembangan
kompetensi Dewan Komisaris dilakukan diantaranya untuk mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai
pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan Bank yang efektif. Bank BTPN memfasilitasi dilakukannya
pengembangan kompetensi anggota melalui program pelatihan bagi anggota Dewan Komisaris, sejalan dengan
industri dan Tata Kelola yang terus berkembang.
Pengembangan kompetensi Dewan Komisaris juga dilakukan melalui program pelatihan bagi anggota Dewan
Komisaris, sebagai wujud komitmen Bank BTPN untuk menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan
Komisaris. Komitmen tersebut juga tercermin dari pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota Dewan
Komisaris dapat dilihat pada tabel realisasi di bawah ini.
Realisasi
No Nama Pelatihan Waktu
1 Chow Ying Hoong 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Komisaris Utama 2. Executive Risk Management Certification Refresher 2. 26 Juli 2023
3. Leadership Series: Influence for Impact 3. 5 Desember 2023
4. Political Update by Philips J. Vermonte 4. 8 Desember 2023
2 Takeshi Kimoto 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Komisaris 2. Executive Risk Management Certification Refresher 2. 26 Juli 2023
3. Leadership Series: Influence for Impact 3. 5 Desember 2023
4. Political Update by Philips J. Vermonte 4. 8 Desember 2023
3 Ninik Herlani Masli Ridhwan 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 1. 4 Maret 2023
Komisaris Independen 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Executive Risk Management Certification Refresher 3. 26 Juli 2023
4. Leadership Series: Influence for Impact 4. 5 Desember 2023
5. Political Update by Philips J. Vermonte 5. 8 Desember 2023
4 Onny Widjanarko 1. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Level 2 1. 12 Januari 2023
Komisaris Independen 2. Induction 2022: BTPN Overview 2. 5 Juni 2023
3. Economic Outlook Update by Raden Pardede 3. 6 Juni 2023
4. Induction 2022 : Compliance 4. 17 Juni 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact 5. 5 Desember 2023
6. Political Update by Philips J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
5 Edmund Tondobala 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 1. 4 Maret 2023
Komisaris Independen 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Executive Risk Management Certification Refresher 3. 26 Juli 2023
4. Leadership Series: Influence for Impact 4. 5 Desember 2023
5. Political Update by Philips J. Vermonte 5. 8 Desember 2023
6 Ongki Wanadjati Dana 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 1. 4 Maret 2023
Komisaris 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Leadership Series : Managing Global Business Risk 3. 14 Juni 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher 4. 26 Juli 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact 5. 5 Desember 2023
6. Political Update by Philips J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 281
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
DIREKSI
Direksi merupakan organ penting dalam tata kelola KRITERIA DIREKSI
perusahaan, yang memiliki tanggung jawab penuh atas
pengelolaan Bank, sesuai dengan maksud dan tujuan Merujuk pada Peraturan OJK No.27/POJK.03/2016
Bank. Wewenang tersebut digunakan demi kepentingan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
dan pencapaian tujuan Bank. Hal ini sejalan dengan Bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan,
yang ditetapkan oleh regulasi bahwa Direksi dapat setiap anggota Direksi wajib memenuhi kriteria
mewakili Bank, baik di dalam maupun di luar pengadilan dan lulus uji kemampuan dan kepatutan sebelum
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. menjalankan tugasnya. Penetapan kriteria Direksi,
antara lain bersandar pada Peraturan OJK Nomor 33/
Di antara regulasi yang mengatur tentang Direksi POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
adalah: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ Emiten atau Perusahaan Publik. Saat diangkat, Direksi
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris minimal harus memenuhi sejumlah persyaratan, yaitu:
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang 1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik.
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
Masing-masing anggota Direksi melaksanakan tugas selama menjabat:
sesuai dengan pembagian tugas dan wewenangnya. a. Tidak pernah dinyatakan pailit
Tujuannya adalah demi mencapai efektivitas b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
pengelolaan dan pencapaian hasil yang maksimal. anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
Direksi Bank BTPN senantiasa menjunjung tinggi bersalah menyebabkan suatu perusahaan
sikap profesional, obyektif, berpikiran strategis dan dinyatakan pailit
mengedepankan kepentingan Bank. c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
tindak pidana yang merugikan keuangan
negara dan/atau yang berkaitan dengan sektor
DASAR HUKUM keuangan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
Ketentuan mengenai Direksi antara lain diatur dalam atau anggota Dewan Komisaris yang selama
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang menjabat:
Perseroan Terbatas dan Peraturan OJK Nomor 33/ • Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk Anggaran • Pertanggungjawabannya sebagai
Dasar Perseroan. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris pernah tidak diterima oleh
Selain itu, Bank juga mengacu pada Peraturan OJK RUPS atau pernah tidak memberikan
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata pertanggungjawaban sebagai anggota
Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan bahwa Direksi dan/atau anggota Dewan
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan Komisaris kepada RUPS
kepengurusan Bank. Oleh karenanya, Direksi wajib • Pernah menyebabkan perusahaan
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam yang memperoleh izin, persetujuan,
setiap pelaksanaan kegiatan usaha Bank pada seluruh atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
tingkatan atau jenjang organisasi. Keuangan tidak memenuhi kewajiban
menyampaikan laporan tahunan dan/atau
Bank juga menyusun kode etik serta Pedoman dan laporan keuangan kepada Otoritas Jasa
Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) sebagai acuan Keuangan.
anggota Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
jawabnya, selain peraturan perundang-undangan perundang-undangan.
sebagaimana tersebut di atas. 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
282 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 285
Tata Kelola Perusahaan
Pemenuhan persyaratan tersebut wajib dimuat 3. Setiap anggota Direksi tidak memiliki hubungan
dalam surat pernyataan dan disampaikan kepada keluarga sampai dengan derajat kedua dengan
Bank. Selanjutnya, Bank wajib meneliti dan anggota Direksi lainnya dan/atau anggota Dewan
mendokumentasikannya. Komisaris.
4. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Direksi
sebagaimana ketentuan dalam Peraturan OJK.
INDEPENDENSI DIREKSI
Anggota Direksi Bank menandatangani pernyataan
Seluruh anggota Direksi Bank tidak memiliki hubungan terkait pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada saat
kepemilikan, keuangan dan kepengurusan dengan proses uji kemampuan dan kepatutan. Pernyataan ini
pemegang saham pengendali Bank, sesama anggota selalu diperbarui setiap tahun, dan terakhir dilakukan
Direksi maupun anggota Dewan Komisaris. untuk posisi akhir Desember 2023.
BTPN juga telah memenuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku yang berkaitan dengan KOMPOSISI DIREKSI
independensi Direksi, seperti mencakup:
1. Anggota Direksi Bank BTPN telah memenuhi Penetapan komposisi Direksi dilakukan melalui
kriteria dan independensi sesuai ketentuan mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas
regulator. Bank. Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
2. Penggantian dan pengangkatan anggota Direksi perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
telah memperhatikan rekomendasi dari Komite belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
Remunerasi dan Nominasi. Direksi tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras,
dan agama. Anggota Direksi Bank berjumlah 8 (delapan)
orang, yang 3 (tiga) di antaranya adalah perempuan.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Henoch Munandar Direktur Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Direktur sejak 1 Februari 2019 dan
2022-2025 diangkat Kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15
Februari 2019 dan 21 April 2022.
• Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS Luar
Biasa Tanggal 29 September 2022.
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 2021-2022 • Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18 November
2022-2025 2020 dan efektif menjabat sejak 4 Januari 2021.
• Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21
April 2022.
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 2020-2022 • Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 23 April 2020,
2022-2025 dan efektif menjabat sejak 14 Mei 2020.
• Diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21
April 2022.
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Atsushi Hino Direktur 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan
efektif menjabat sejak tanggal 15 Mei 2023.
Keishi Kobata Direktur 2023-2025 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023 dan
efektif menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023.
Merisa Darwis Direktur 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21
April 2022.
Hanna Tantani Direktur 2019-2022 Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 11 September
2022-2025 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS Luar Biasa tanggal
21 April 2022.
ORIENTASI DIREKSI BARU
Direktur Utama memastikan anggota Direksi yang baru menjabat mendapatkan informasi yang diperlukan terkait
Bank agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris Perusahaan dalam hal ini
mengundang fungsi kepatuhan, manajemen risiko dan keuangan untuk menyediakan informasi yang diperlukan oleh
anggota Direksi tersebut.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 283
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
DIREKSI
Bank BTPN memiliki dan menjalankan program orientasi 4) Dalam menerapkan tata Kelola yang baik pada
bagi anggota Direksi baru yang bertujuan memberikan Perseroan, Direksi wajib membentuk Satuan Kerja
gambaran atas aktivitas bisnis, rencana Bank ke depan, Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
pedoman kerja serta hal lainnya yang menjadi tanggung Satuan Kerja Kepatuhan serta satuan kerja lain
jawab Direksi. yang diwajibkan sesuai dengan Peraturan OJK;
5) Mengungkapkan kepada pegawai mengenai
Melalui program orientasi ini, diharapkan anggota kebijakan internal Perseroan yang bersifat strategis
Direksi baru dapat bekerja selaras dengan organ Tata di bidang kepegawaian.
Kelola Bank yang lain. Materi program orientasi tersebut 6) Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas
berupa dokumen-dokumen yang disiapkan unit kerja kepada pemegang saham melalui RUPS
Sekretaris Perusahaan, antara lain meliputi: 7) Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank,
1. Visi dan Misi Bank Direksi wajib:
2. Kode Etik Bank • memiliki dan menyediakan data dan informasi
3. Struktur Organisasi Bank yang akurat, relevan, dan tepat waktu,
4. Anggaran Dasar Bank termasuk kepada Dewan Komisaris; dan
5. Kebijakan dan Prosedur Perusahaan • melaksanakan pengelolaan data dan informasi
6. Pedoman Kerja Direksi (BOD Manual) dan Piagam sesuai dengan Tata Kelola yang Baik pada
Komite Direksi Bank dan ketentuan peraturan perundang-
7. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal yang undangan.
berlaku 8) Memastikan transparansi atas informasi material
8. Laporan Tahunan Bank terkait dengan keadaan usaha Perseroan;
9. Rencana Bisnis Bank 9) Duty of care
Direksi bertanggung jawab dalam melaksanakan
Pada tahun 2023, terdapat 2 anggota Direksi baru yaitu tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik
Bapak Atsushi Hino yang diangkat melalui RUPST 13 dan berdasarkan prinsip kehati-hatian serta secara
April 2023 dan efektif menjabat sejak 15 Mei 2023. profesional. Dalam hal ini Direksi wajib antara lain:
Selanjutnya adalah Bapak Keishi Kobata yang diangkat • Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
melalui RUPSLB 22 Juni 2023 dan efektif menjabat itikad baik
sejak 25 Juli 2023. • Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
dalam pengambilan keputusan
• Tidak menyebabkan Bank melanggar
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ketentuan yang berlaku
DIREKSI • Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
Rapat Direksi
Secara umum, Direksi memiliki tugas dan tanggung • Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
jawab, antara lain: internal secara efisien dan efektif
1) Menjalankan dan bertanggung jawab atas 10) Duty of loyalty
pengurusan Bank untuk kepentingan Bank serta Direksi dalam pengambilan keputusan wajib
berwenang mewakili Bank sesuai dengan maksud dilakukan hanya untuk kepentingan Bank, dalam
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan hal ini wajib mengesampingkan kepentingan pribadi
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar atau golongan di atas kepentingan perusahaan.
dan Keputusan RUPS; Dalam hal ini, Direksi tidak diperkenankan untuk:
2) Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada • Memiliki transaksi dengan Bank secara
Bank, manajemen risiko dan Kepatuhan langsung maupun tidak langsung, tanpa
secara terintegrasi yang disesuaikan dengan terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
perkembangan ekosistem perbankan terkini serta keterkaitannya serta mendapatkan persetujuan
didukung dengan digitalisasi dan inovasi teknologi Dewan Komisaris dan atau RUPS
pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi.
3) Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan dan
rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal, auditor
eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan
dan/atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain;
284 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 287
Tata Kelola Perusahaan
• Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak 11) Menetapkan rencana strategis TI;
terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas 12) Menetapkan kebijakan, standar, dan prosedur
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/ terkait penyelenggaraan dan pengunaan TI yang
atau pihak lain yang dapat merugikan atau memadai dan mengkomunikasikan secara efektif,
mengurangi keuntungan Bank baik kepada satuan kerja penyelenggara maupun
• Menyampaikan informasi yang bukan pengguna TI;
merupakan informasi publik kepada pihak 13) Mengevaluasi tujuan strategis, mengarahkan
ketiga pejabat eksekutif Bank dan memantau seluruh
• Mengambil dan/atau menerima keuntungan kegiatan penyelenggaraan TI;
pribadi dari Bank selain remunerasi dan 14) Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja
fasilitas lainnya yang ditetapkan RUPS Komite Direksi sekurang-kurangnya pada setiap
• Menggunakan informasi internal untuk akhir tahun buku.
keuntungan pribadi
Pembidangan Tugas Masing-masing Direksi
Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
Direktur Utama Mengoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab seluruh anggota Direksi,
yang membawahi termasuk namun tidak terbatas pada:
a. Corporate Banking (Japanese)
b. Wholesale Banking
c. Retail Banking
d. Treasury
e. Operasional
f. Kepatuhan & Legal
g. Keuangan
h. Human Resources*)
i. Internal Audit*)
j. Information Technology*)
k. Manajemen Risiko*)
Wakil Direktur Utama Mengoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab:
a. Corporate Banking (Japanese)
b. Treasury
Secara khusus membawahi:
a. Credit Risk Division:
• Credit
• Loan
• Transaction Legal
• Commercial Banking Credit Risk
• Credit Planning
• Corporate Portfolio Management
b. Wholesale, Commercial & Transaction Banking*)
• Wholesale Banking
• Wholesale Banking Business Planning
• Structured Finance
• Wholesale Banking Project Management 1
• Wholesale Banking Project Management 2
• Commercial Banking & WFB
• Transaction Banking and Supply Chain
c. Business Banking*)
• Business Development
• Business Banking Credit Risk
• SME
• Business Banking Cross Collaboration
• Business Banking Academy
• Business Banking Policy & Control
• Business Banking Strategy
• Business Banking Support
• Digital SME Business
• Sales Management
Bertindak sebagai Chief Strategic Officer (CSO) berdasarkan delegasi Direktur Utama, dengan tugas
sebagai berikut:
1. Menetapkan strategi bisnis dalam rangka kolaborasi dalam grup Sumitomo Mitsui Banking
Corporation (SMBC)
2. Memastikan alignment strategi bisnis anak perusahaan dengan Perseroan sebagai entitas utama
3. Memastikan alignment bisnis anak perusahaan dan Perseroan sebagai entitas utama dan pemegang
saham pengendali.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 285
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
DIREKSI
Pembidangan Tugas Masing-masing Direksi
Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
Wakil Direktur Utama Secara khusus membawahi:
a. Retail Lending Business
• Pension Business RLB
• Personal Loan RLB
• Micro Business RLB
• Joint Finance RLB
• Sales Management & Process Excellence
• Product & Portfolio Management
b. Wealth Management Business and Network & Distribution*)
• Sales Management WMB
• Liabilities & Digital Management WMB
• Wealth Product Management WMB
• Customer Experience WMB
• Sales Distribution WMB & National Distribution 1
• Network Management WMB
c. Digital Banking*)
• Digital Banking Acquisition, Service & Marketing JENIUS
• Digital Banking Solution
• Digital Banking Product
• Digital Banking Business Performance & Customer Value Management
• Digital Banking Partnership
• Retail Banking Digital Strategy
d. Retail Banking Risk
e. Retail Banking Analytics, Planning & Process Excellence
Direktur Kepatuhan Secara khusus membawahi:
a. AML&CFT
b. Compliance
c. Corporate Secretary
d. General Counsel
e. Communications & DAYA
Direktur Corporate Banking Secara khusus membawahi:
(Japanese) a. Corporate Banking 2
b. Corporate Banking 3
c. Corporate Banking 4
d. Corporate Banking 5
e. Corporate Banking 6
f. KYC Onboarding
g. Corporate Banking Business Planning
h. Corporate Banking Loan Reviewer
i. Credit Analyst Corporate Banking
Direktur Operasional Secara khusus membawahi:
a. Customer Experience Center
b. Branch Banking
c. Operations Transaction Center
d. Reporting, Settlement & Access Management
e. General Services
f. Operations Development
g. Operations Control Assurance
Direktur Treasury Secara khusus membawahi:
Treasury*):
a. Treasury ALM & Planning
b. Treasury Trading
c. Treasury Marketing
Direktur Keuangan & Secara khusus membawahi:
Perencanaan a. Financial Planning and Performance
b. Financial Controller
c. Tax Management
d. Finance Risk, Control & Governance
e. Alignment & Synergy
f. Strategy Implementation
*) Tugas dan tanggung jawab terkait dibawahi oleh seorang anggota Board of Management (BOM).
286 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 289
Tata Kelola Perusahaan
SUKSESI DIREKSI 7. Persetujuan kajian kompensasi karyawan untuk
tahun 2022
Kebijakan suksesi Direksi difasilitasi oleh organisasi 8. Kajian terhadap penerapan manajemen risiko,
Human Resources di lingkungan Bank, yang dilakukan kepatuhan dan pengendalian internal serta
melalui proses talent management & succession pemantauan penerapan kebijakan Anti Pencucian
planning. Terkait dengan hal itu, Human Resource Uang dan Pencegahan Pendanaan Teroris (APU &
melakukan penilaian terhadap ketersediaan calon PPT) termasuk kajian terhadap peraturan/ketentuan
anggota Direksi dan potensi pengembangannya di masa dari regulator serta dampaknya terhadap Bank.
depan. 9. Pemantauan tindak lanjut atas temuan audit dari
Internal Audit, SMBC Audit dan Eksternal Audit
Pelaksanaan suksesi dilakukan melalui identifikasi serta hasil pengawasan OJK dan otoritas lainnya.
pejabat-pejabat eksekutif yang memiliki potensi 10. Kajian terhadap internal fraud, whistleblowing
tersebut. Masing-masing anggota Direksi system, dan upaya tindak lanjut.
menyampaikan calon penggantinya yang akan 11. Persetujuan atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun
dievaluasi oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. 2024-2026 dan Perubahan Rencana Korporasi
Selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk tahun 2022-2026.
untuk disahkan melalui RUPS. 12. Pengkinian terkait Keuangan dan Perencanaan
Bank.
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM
KERJA 2023 PENGEMBANGAN KOMPETENSI
DIREKSI
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi secara berkala
mengadakan pertemuan untuk membahas hal-hal yang Kebijakan
sifatnya strategis serta memerlukan pertimbangan dan Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman Kerja
persetujuan Direksi. dan Tata Tertib Direksi, program pengembangan
kompetensi Direksi dilakukan di antaranya untuk
Selama tahun 2023, rapat Direksi telah melakukan mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai
pembahasan beragam agenda, antara lain sebagai pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan Bank
berikut: yang efektif. Bank BTPN memfasilitasi dilakukannya
1. Pemantauan kinerja keuangan Bank dan pengembangan kompetensi anggota melalui program
Perusahaan Anak. pelatihan bagi Direksi, sejalan dengan industri dan Tata
2. Evaluasi kinerja unit-unit bisnis atas target yang Kelola yang terus berkembang.
telah ditetapkan.
3. Pengkinian atas inisiatif dan aktifitas strategis yang Pengembangan kompetensi Direksi juga dilakukan
dilakukan oleh direktorat keuangan, termasuk atas melalui program pelatihan bagi anggota Direksi.
proyek strategis yang dilakukan. Program ini merupakan komitmen Bank BTPN untuk
4. Kajian terhadap penerapan Teknologi Informasi (TI) meningkatkan kompetensi dalam rangka menunjang
dan operasional Bank serta inisiatif di bidang TI dan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi sehari-
operasional. hari. Pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota
5. Persetujuan rencana strategis pada Unit Bisnis dan Direksi dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan pada
Unit Pendukung. Laporan Tahunan ini.
6. Persetujuan atas revisi Rencana Bisnis Bank (RBB)
untuk tahun 2023-2025
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 287
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
DIREKSI
Realisasi
No Nama Pelatihan Waktu
1 Henoch Munandar 1. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 1. 18 Januari 2023
Direktur Utama 2. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 2. 14 Maret 2023
3. Media Training 3. 6 Juli 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 4. 26 Juli 2023
5. Sustainable Finance Offline Seminar 5. 11 Agustus 2023
6. Seminar Nasional “Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial 6. 13 September 2023
7. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 7. 12 Oktober 2023
8. CEO Networking 2023 8. 7 November 2023
9. Bank BTPN Economic Outlook 2024 9. 22 November 2023
10. Dialog Akhir Tahun Anggota Dewan Komisioner OJK dan Industri Jasa 10. 1 Desember 2023
Keuangan 11. 5 Desember 2023
11. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 12. 8 Desember 2023
12. Political Update by Philip J. Vermonte
2 Kaoru Furuya 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 1. 14 Maret 2023
Wakil Direktur Utama 2. BTPN Leaders’ Onboarding Program: Indonesia Professional Etiquette 2. 26 Mei 2023
and HR Practices
3. Economic Outlook Update by Raden Pardede 3. 6 Juni 2023
4. X-Talk Leadership Series : “Managing Global Business Risks: A 4. 14 Juni 2023
Proactive Approach” by Tantowi Yahya
5. BTPN Supply Chain Approach Workshop 5. 25 Juni 2023
6. Media Training 6. 6 Juli 2023
7. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 7. 26 Juli 2023
8. Sustainable Finance Offline Seminar 8. 11 Agustus 2023
9. Bloomberg CEO Forum @ASEAN 9. 6 September 2023
10. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 10. 12 Oktober 2023
11. Bank BTPN Economic Outlook 2024 11. 22 November 2023
12. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 12. 5 Desember 2023
13. Political Update by Philip J. Vermonte 13. 8 Desember 2023
3 Darmadi Sutanto 1. Leading in Digital Era 1. 16-21 April 2023
Wakil Direktur Utama 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. Media Training 3. 6 Juli 2023
4. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 4. 26 Juli 2023
5. Sustainable Finance Offline Seminar 5. 11 Agustus 2023
6. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 6. 12 Oktober 2023
7. Bank BTPN Economic Outlook 2024 7. 22 November 2023
8. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 8. 5 Desember 2023
9. Political Update by Philip J. Vermonte 9. 8 Desember 2023
4 Dini Herdini 1. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 1. 18 Januari 2023
Direktur Kepatuhan 2. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 2. 14 Maret 2023
3. Seminar HKHPM “Undang-Undang Perkembangan dan Penguatan 3. 20 Maret 2023
Sektor Jasa Keuangan di Indonesia: Implikasi Pada Sektor Pasar
Modal”
4. Webinar ICSA-OJK : Pendalaman POJK No.14/POJK.04/2019 - 4. 8 Juni 2023
Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dgn memberikan Hak
Memesan Efek terlebih dahulu
5. Media Training 5. 6 Juli 2023
6. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 6. 26 Juli 2023
7. Sustainable Finance Offline Seminar 7. 11 Agustus 2023
8. Deloitte Southeast Asia Financial Crime Symposium | The Emerging 8. 3 Oktober 2023
Issue of Financial Crime
9. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 9. 12 Oktober 2023
10. IMD’s Orchestrating Winning Performance, Singapore Leadership 10. 20-24 November
Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 2023
11. Political Update by Philip J. Vermonte 11. 8 Desember 2023
5 Atsushi Hino 1. Economic Outlook Update by Raden Pardede 1. 6 Juni 2023
Direktur 2. Media Training 2. 6 Juli 2023
3. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 3. 12 Oktober 2023
4. Talent Insight Discovery Training 4. 16 Oktober 2023
5. Bank BTPN Economic Outlook 2024 5. 22 November 2023
6. Political Update by Philip J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
288 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 291
Tata Kelola Perusahaan
No Nama Pelatihan Waktu
6 Keishi Kobata 1. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 1. 26 Juli 2023
Direktur 2. Sustainable Finance Offline Seminar 2. 11 Agustus 2023
3. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 3. 12 Oktober 2023
4. Bank BTPN Economic Outlook 2024 4. 22 November 2023
5. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 5. 5 Desember 2023
6. Political Update by Philip J. Vermonte 6. 8 Desember 2023
7 Merisa Darwis 1. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 1. 14 Maret 2023
Direktur 2. Economic Outlook Update by Raden Pardede 2. 6 Juni 2023
3. IMD - Individual Learning Development – Orchestrating Winning 3. 26-30 Juni 2023
Performance
4. Media Training 4. 6 Juli 2023
5. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 5. 26 Juli 2023
6. Sustainable Finance Offline Seminar 6. 11 Agustus 2023
7. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 7. 12 Oktober 2023
8. Bank BTPN Economic Outlook 2024 8. 22 November 2023
9. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 9. 5 Desember 2023
7. Political Update by Philip J. Vermonte 10. 8 Desember 2023
8 Hanna Tantani 1. OJK Webinar - Tren Perbankan di Tahun 2023 1. 17 Januari 2023
Direktur 2. Thriving in the age of Analytics with Digital Mindset 2. 18 Januari 2023
3. OJK Webinar - Implementasi Artificial Intelligence di Industri Jasa 3. 2 Februari 2023
Keuangan
4. OJK Webinar - The Role of GRC in Supporting Financial Sector 4. 23 Februari 2023
Performance
5. Webinar - PwC Indonesia Economic Update Q1 – 2023 5. 9 Maret 2023
6. Harvard yang Driving Digital Strategy 6. 12-17 Maret 2023
7. Leadership Series : Creating Strategy to Connect The Generation Gap 7. 14 Maret 2023
8. McKinsey session with BTPN on “AI-enabled customer service” 8. 16 Maret 2023
9. BCG and AC Ventures’ report launch: Shaping the Future of Fintech in 9. 29 Maret 2023
Indonesia
10. Economic Outlook Update by Raden Pardede 10. 6 Juni 2023
11. Empowering Women <IDX> 11. 8 Juni 2023
12. Media Training 12. 6 Juli 2023
13. Executive Risk Management Certification Refresher - 2023 13. 26 Juli 2023
14. PwC WEBINAR: Tax Breakfast Briefing - Discussion on the new rules 14. 2 Agustus 2023
of Benefits In-Kinds
15. Sustainable Finance Offline Seminar 15. 11 Agustus 2023
16. Bank BTPN Sustainability Seminar 2023 16. 12 Oktober 2023
17. Bank BTPN Economic Outlook 2024 17. 22 November 2023
18. Leadership Series: Influence for Impact with Najwa Shihab 18. 5 Desember 2023
19. Political Update by Philip J. Vermonte 19. 8 Desember 2023
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Kriteria dan Prosedur Penilaian
Dalam memberikan penilaian terhadap komite di bawah Direksi, yang dijadikan pertimbangan, antara lain kehadiran
dalam rapat serta pelaksanaan tugas. Terutama, memastikan bahwa seluruh strategi dan inisiatif utama telah
ditindaklanjuti.
Hasil Penilaian
Atas dasar pertimbangan dalam memberikan penilaian tersebut, Direksi memandang bahwa pada tahun 2023, seluruh
komite telah menjalankan tugas dengan baik. Dengan demikian, komite-komite dalam pengawasan Direksi telah
terlibat secara aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas Direksi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 289
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN khususnya terkait pengambilan keputusan dalam rangka
KOMISARIS DAN DIREKSI pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan dengan
mempertimbangkan berbagai aspek yang lebih luas.
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
dan Direksi Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman
Jasa Keuangan Nomor 32/ SEOJK.04/2015 tentang komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Selaras karakteristik yang diinginkan, baik dari segi organ
dengan regulasi tersebut, pengangkatan Dewan Direksi maupun anggota Direksi secara individu, sesuai
Komisaris dan Direksi telah mempertimbangkan dan dengan kebutuhan Bank. Kombinasi tersebut ditentukan
memenuhi faktor keberagaman. dengan cara memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
pengalaman yang sesuai pada pembagian tugas dan
Keberagaman pada Dewan Komisaris tercermin dalam fungsi jabatan Direksi dalam mencapai tujuan Bank.
penentuan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Dengan adanya pertimbangan kombinasi karakteristik
dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris Bank. pada Dewan Komisaris, akan berdampak dalam
Komposisi yang telah memperhatikan kebutuhan ketepatan proses pencalonan dan penunjukan individual
Perusahaan Terbuka merupakan suatu hal yang positif, anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial. Begitu
pun halnya dengan Dewan Komisaris.
Aspek Keberagaman Dewan Komisaris Direksi
Kewarganegaraan • Warga Negara Indonesia • Warga Negara Indonesia
• Warga Negara Singapura • Warga Negara Jepang
• Warga Negara Jepang
Pendidikan • Bidang Ilmu Ekonomi • Bidang Ilmu Ekonomi
• Bidang Manajemen Keuangan • Bidang Manajemen Keuangan
• Bidang Moneter • Bidang Hukum
Pengalaman Kerja • Praktisi Perbankan • Perbankan Internasional
• Auditor • Manajemen Risiko
• Eksekutif Keuangan
Jenis Kelamin • 1 Perempuan • 3 Perempuan
• 5 Laki-laki • 5 Laki-laki
PELAKSANAAN RAPAT DEWAN 3. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat
KOMISARIS DAN DIREKSI bersama Direksi secara berkala paling kurang 1
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
Rapat Dewan Komisaris 4. Dewan Komisaris harus menjadwalkan rapat untuk
tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
Kebijakan Rapat 5. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Dewan Utama atau dalam hal berhalangan, oleh Komisaris
Komisaris telah tercantum dalam Pedoman dan Tertib lain yang ditunjuk di dalam rapat tersebut.
Kerja Dewan Komisaris, yang antara lain mencakup: 6. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
1. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan mengambil keputusan yang mengikat apabila
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah anggota
(dua) bulan. Komisaris hadir atau diwakili dalam rapat.
2. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh 7. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
kurang 2 (dua) kali dalam setahun.
290 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 293
Tata Kelola Perusahaan
8. Jika keputusan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil dengan
pemungutan suara berdasarkan suara setuju paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari jumlah suara yang dikeluarkan
dalam rapat.
9. Segala keputusan yang diputuskan secara sah di dalam Rapat Dewan Komisaris bersifat mengikat bagi seluruh
anggota Dewan Komisaris.
10. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam Rapat Dewan Komisaris wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris
Rapat Rapat Gabungan Dewan
Kehadiran di RUPS
Dewan Komisaris Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 7 7 100 6 6 100 3 3 100
Takeshi Kimoto Komisaris 7 6 86 6 6 100 3 3 100
Ninik Herlani Masli Komisaris 7 7 100 6 6 100 3 3 100
Ridhwan Independen
Onny Widjanarko1) Komisaris 5 5 100 4 4 100 2 2 100
Independen
Edmund Tondobala Komisaris 7 7 100 6 6 100 3 3 100
Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 7 7 100 6 6 100 3 3 100
Irwan Mahjudin Komisaris 1 1 100 1 1 100 1 1 100
Habsjah 2) Independen
1)
Onny Widjanarko diangkat sebagai Komisaris Independen sejak ditutupnya RUPST tanggal 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023.
2)
Irwan Mahjudin Habsjah tidak lagi menjabat sebagai Komisaris Independen sejak ditutupnya RUPST tanggal 13 April 2023.
Agenda Rapat Dewan Komisaris
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOC/I/2022 26 Januari 2023 1. Laporan Komite Audit Kuartal 4/2022
2. Laporan Komite Pemantau Risiko Kuartal IV/2022
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal IV/ 2022
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal IV/2022
2 MOM.0002/BOC/IV/2023 17 April 2023 1. Laporan Komite Audit Kuartal I/2023
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal I/2023
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal I/2023
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal I/2023
3 MOM.0003/BOC/VI/2022 22 JunI 2023 1. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Audit
2. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Pemantau Risiko
3. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
4. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Tata Kelola
5. Laporan Kunjungan Kerja Komite
4 MOM.0004/BOC/VII/2023 26 JulI 2023 1. Laporan Komite Audit Kuartal II/2023
2. Laporan Komite Pemantau Risiko Kuartal II/2023
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal II/2023
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal II/2023
5 MOM.0005/BOC/IX/2023 5 September 2023 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Proyek Utopia
2. Persetujuan Dewan Komisaris atas Saham Treasuri
6 MOM.0006/BOC/X/2023 25 Oktober 2023 1. Laporan Komite Audit Kuartal III/2023
2. Laporan Komite Pemantau Risiko Kuartal III/2023
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal III/2023
4. Laporan Komite Tata Kelola Perusahaan Kuartal III/2023
7 MOM.0007/BOC/IX/2023 23 November 2023 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Audit untuk tahun
2024
2. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Pemantau Risiko
untuk tahun 2024
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 291
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rapat Direksi 7. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan
di luar jadwal yang telah disusun sebagaimana
Kebijakan Rapat dimaksud, bahan rapat disampaikan kepada
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Direksi telah peserta rapat paling lambat sebelum rapat
tercantum dalam Pedoman dan Tertib Kerja Direksi, diselenggarakan.
yaitu antara lain mencakup: 8. Setiap kebijakan dan keputusan strategis
1. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
bulan. 9. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, atau
2. Rapat Direksi dapat dilangsungkan apabila dihadiri dalam hal berhalangan oleh Direktur lain yang
atau diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi. ditunjuk dalam rapat tersebut yang tidak perlu
3. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama dibuktikan pada pihak ke-3.
Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 10. Pengambilan keputusan rapat Direksi dilakukan
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan. berdasarkan musyawarah mufakat.
4. Direksi harus menjadwalkan rapat untuk tahun 11. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. maka keputusan adalah sah jika diambil degan
5. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
disampaikan kepada peserta paling lambat (lima) dari ½ (satu per dua) dari jumlah seluruh suara yang
hari sebelum rapat diselenggarakan. dikeluarkan dalam rapat.
6. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil 12. Segala keputusan yang diputuskan secara sah
keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1⁄2 dalam Rapat Direksi bersifat mengikat bagi seluruh
(satu per dua) dari jumlah anggota Direksi hadir anggota Direksi.
atau diwakili dalam rapat. 13. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat
Direksi, wajib dicantumkan secara jelas dalam
risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat
tersebut.
Frekuensi dan Tingkat kehadiran Direksi
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Direksi Kehadiran di RUPS
Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Henoch Munandar Direktur Utama 47 40 85 6 6 100 3 3 100
Kaoru Furuya Wakil Direktur 47 41 87 6 6 100 3 3 100
Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur 47 43 91 6 6 100 3 3 100
Utama
Dini Herdini Direktur 47 45 96 6 6 100 3 3 100
Kepatuhan
Keishi Kobata (1) Direktur 25 21 84 3 3 100 1 1 100
Atsushi Hino (2) Direktur 31 27 87 4 4 100 2 2 100
Merisa Darwis Direktur 47 46 98 6 6 100 3 3 100
Hanna Tantani Direktur 47 45 96 6 6 100 3 3 100
Kan Funakoshi (3) Direktur 13 13 100 1 1 100 1 1 100
Hiromichi Kubo (4) Direktur 20 20 100 3 3 100 2 2 100
1)
Keishi Kobata diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB tanggal 22 Juni 2023 dan efektif menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023.
2)
Atsushi Hino diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST tanggal 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak tanggal 15 Mei 2023.
3)
Kan Funakoshi tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST tanggal 13 April 2023.
4)
Hiromichi Kubo tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB tanggal 22 Juni 2023.
292 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 295
Tata Kelola Perusahaan
Agenda Rapat Direksi
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOD/I/2023 10 Januari 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Desember 2022
2. Persiapan Rapat Pembahasan RBB dengan OJK
3. Pengkinian Tata Kelola
2 MOM.0002/BOD/I/2023 19 Januari 2023 1. Pengkinian Business Banking Q4-2022
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q4-2022
3. Pengkinian Bisnis Wealth Management Q4-2022
3 MOM.0003/BOD/I/2023 24 Januari 2023 1. Pengkinian Operasional Q4-2021
2. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q4-2022
3. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q4-2022
4. Pengkinian Tresuri
4 MOM.0004/BOD/I/2023 31Januari 2023 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q4-2022
2. Pengkinian Operasional Tahun 2022
3. SOX PLC tahun 2022 - Hasil Efektifitas Operasional
4. Pengkinian dari Proyek Utara
5 MOM.0005/BOD/II/2023 14 Februari 2023 Pengkinian dari HR - Kajian Pembayaran
6 MOM.0006/BOD/II/2023 14 Februari 2023 1. Pengkinian dari HR
2. Pengkinian Audit Laporan Keuangan untuk tahun 2022 & Pengkinian Kinerja
Keuangan YTD Januari 2023
3. Pengkinian Audit Internal
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian Kontrol GL dan Tata Kelola
6. Surat Mandat untuk Fasilitas dari IFC
7 MOM.0007/BOD/II/2023 21 Februari 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian dari SOX
4. Pengkinian terkait Jenius sebagai platform
8 MOM.0008/BOD/III/2023 14 Maret 2023 Pengkinian Direksi
9 MOM.0009/BOD/III/2023 14 Maret 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan BTPN Syariah FY2022
2. Pengkinan dari Keuangan: Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Februari 2023
dan Pengkinian Pajak
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Proyek Kerjasama Eksklusif Bancassurance
10 MOM.0010/BOD/III/2023 21 Maret 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola - Update dari DAYA
3. Pengkinian dari SOX
4. End-to-End Inisiatif Operasional Ritel
11 MOM.0011/BOD/III/2023 28 Maret 2023 Pengkinan Proyek Utopia
12 MOM.0012/BOD/IV/2023 4 April 2023 1. Pengkinian dari Audit Internal
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian dari Keuangan
4. Sosialisasi dari Privy (Tanta Tangan Digital)
13 MOM.0013/BOD/IV/2023 11 April 2023 1. Pengkinian dari Proyek Utopia
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Maret 2023
3. Pengkinian Tresuri
4. Pengkinian Tata Kelola
14 MOM.0014/BOD/IV/2022 18 April 2023 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q1-2023
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q1-2023
3. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Network & Distribution
4. Pengkinian Business Banking Q1-2023
5. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q1-2023
6. Pengkinian Bisnis Wholesale & Commercial Q1-2023
7. Penkinian Operasional Q1-2023
8. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q1-2023
15 MOM.0015/BOD/V/2023 2 Mei 2023 1. Proposal KPI Individu Direksi dan BOM 2023
2. Implementasi Strategi Transformasi Digital
16 MOM.0016/BOD/V/2023 9 Mei 2023 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q1-2023
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD April 2023
3. Proyek Utama Operasional
4. Pengkinian KPI SMBC
5. Pengkinian Tata Kelola
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 293
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
17 MOM.0017/BOD/V/2023 23 Mei 2023 1. Pengkinian Rencana Bisnis Bank
2. Pengkinian Human Resource
3. Pengkinian Tresuri
4. Pengkinian SOX & GL
5. Pengkinian dari IT
6. Presentasi dari SBCS Indonesia
18 MOM.0018/BOD/VI/2023 13 Juni 2023 1. Pengkinian dari Keuangan:
- Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Mei 2022
- Proyeksi
- Proposal Panduan Monthly Letter
2. Pengkinian Audit Internal
3. Pengkinian Tata Kelola
19 MOM.0019/BOD/VI/2023 20 Juni 2023 1. Pengkinian Rencana Bisnis Bank dari BTPN Syariah
2. Revisi Rencana Bisnis Bank untuk persetujuan Direksi
20 MOM.0020/BOD/VI/2023 20 Juni 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian terkait Perlindungan Konsumen (Perlinkos)
3. Pengkinian terkait Acara Pocari Sweat Run
21 MOM.0021/BOD/VII/2023 11 Juli 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juni 2023
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Reorganisasi Proyek IT
4. Sosialisasi Proyek Transformasi Branding
5. Pengkinian dari Komite Investasi IT
6. Pengkinian terkait Asuransi D&O
22 MOM.0022/BOD/VII/2023 18 Juli 2023 1. Pengkinian Business Banking Q2-2023
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q2-2023
3. Pengkinian Bisnis Wealth Management Q2-2023
4. Pengkinian Tata Kelola
23 MOM.0023/BOD/VII/2023 25 Juli 2023 1. Pengkinian Kepatuhan & APU-PPT Q2-2023
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Bisnis Korporasi Jepang Q2-2023
4. Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Q2-2023
5. Pengkinian Operasional Q2-2023
6. Penawaran Penjualan untuk Properti yang tidak digunakan
24 MOM.0024/BOD/VIII/2023 1 Agustus 2023 1. Hasil Kinerja BTPN Syariah Q2-2023
2. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q2-2023
25 MOM.0025/BOD/VIII/2023 8 Agustus 2023 1. Pengkinian Pajak
2. Pengkinian Komparasi Kompetitor Bank
3. Pengkinian Rencana Bisnis Bank
26 MOM.0026/BOD/VIII/2023 15 Agustus 2023 Pengkinian dari Leads Property
27 MOM.0027/BOD/VIII/2023 15 Agustus 2023 1. Pengkinian terkait Proyek NEO
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juli 2023
3. Pengkinian Audit Internal
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian terkait SOX & GL Governance
6. Pengkinian Proyek NEO HRIS
28 MOM.0028/BOD/VIII/2023 22 Agustus 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Human Resource
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian terkait Proses Pengadaan Terbaru
29 MOM.0029/BOD/IX/2023 5 September 2023 1. Proyeksi 2023 dan Rencana Bisnis Bank 2024
2. Persetujuan Direksi terkait Proyek Utopia
3. Persetujuan Direksi terkait Treasury Stock
30 MOM.0030/BOD/IX/2023 12 September 2023 1. Pengkinian terkait Proyek Transformasi Branding
2. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Agustus 2023
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian terkait Kerjasama Bancassurance
31 MOM.0031/BOD/IX/2023 13 September 2023 Persetujuan Direksi atas Treasury Stock
32 MOM.0032/BOD/IX/2023 19 September 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian terkait SOX IT CLC dan ITGC
4. Kickoff Gugus Tugas - Proyek Utopia aktifitas pasca CSPA
294 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 297
Tata Kelola Perusahaan
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
33 MOM.0033/BOD/X/2023 10 Oktober 2023 Penjualan Properti
34 MOM.0034/BOD/X/2023 10 Oktober 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD September 2023
2. Pengkinian Business Banking Q3-2023
3. Pengkinian Audit Internal
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Transformasi Brand - Vendor
35 MOM.0035/BOD/X/2023 17 Oktober 2023 1. Pengkinian Bisnis Korporasi Perbankan Jepang Q3-2023
2. Pengkinian Bisnis Wholesale Banking Group Q3-2023
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q3-2023
4. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Pengkinian Jaringan & Distribusi
5. Pengkinian Tata Kelola
36 MOM.0036/BOD/X/2023 24 Oktober 2023 Penjualan Properti
37 MOM.0037/BOD/X/2023 24 Oktober 2023 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q3-2023
2. Pengkinian Hasil Kinerja BTPN Syariah Q3-2023
3. Pengkinian Operasional Q3-2023
4. Pengkinian Tresuri
5. Pengkinian Kepatuhan dan APU-PPT Q3-2023
38 MOM.0038/BOD/X/2022 24 Oktober 2023 Pengkinian terkait Proyek NEO
39 MOM.0039/BOD/XI/2023 31 Oktober 2023 Pengkinian terkait Proyek NEO
40 MOM.0040/BOD/XI/2023 7 November 2023 Persetujuan Direksi atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2024-2026
41 MOM.0041/BOD/XI/2023 14 November 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Oktober 2023
2. Tinjauan Pengunduran Diri Karyawan
3. Pengkinian Human Resource
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Hasil Survei Keterlibatan Karyawan (VIBES 3.0)
42 MOM.0042/BOD/XI/2023 21 November 2023 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Komite Perlindungan Konsumen
3. Pengkinian dari K euangan:
- SOX PLC
- GL Governance Update
43 MOM.0043/BOD/XI/2023 28 November 2023 Konsultan untuk Jaringan & Distribusi BTPN
44 MOM.0044/BOD/XII/2023 5 Desember 2023 Persetujuan Direksi atas Penjualan Properti dan Pelepasan Properti
45 MOM.0045/BOD/XII/2023 05 Desember 2023 1. Persetujuan Direksi atas Konsultan untuk BTPN Network & Distribution
2. Rencana Investasi 2024
46 MOM.0046/BOD/XII/2023 12 Desember 2023 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD November 2023
2. Pengkinian Internal Audit
3. Pengkinian Tresuri
4. Pengkinian Tata Kelola
47 MOM.0047/BOD/XII/2023 13 Desember 2023 Pengkinian terkait Penjualan Properti
Pelaksanaan Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan secara reguler bersamaan dengan jadwal Rapat
Dewan Komisaris serta Rapat Direksi selama setahun penuh. Bahan rapat serta risalah rapat telah didistribusikan
kepada para peserta rapat dan telah didokumentasikan dengan baik.
Dewan Komisaris mengadakan pertemuan secara berkala dengan Direksi sebagai bagian dari fungsi pengawasan
yang efektif terhadap aspek-aspek strategis, keuangan, operasi, sistem pengendalian internal, kepatuhan, manajemen
risiko, dan tata kelola.
Rapat dihadiri baik secara fisik maupun melalui teknologi telekonferensi oleh para anggota Dewan Komisaris. Selama
tahun 2023, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah dilakukan sebanyak 6 kali.
Pengambilan keputusan rapat dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. Selama tahun 2023, tidak terdapat
dissenting opinion dalam keputusan rapat yang diselenggarakan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 295
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
No. Nomor Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOC- 26 Januari 2023 1. Penjelasan terkait Surat Teguran dari OJK
BOD/I/2023 2. Laporan Penilaian Sendiri Tata Kelola Perusahaan Tahun 2022
3. Laporan Kinerja Keuangan untuk tahun 2022 (belum diaudit)
4. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 4 Tahun
2022
5. Pemantauan Rekomendasi dari Komite Dewan Komisaris
2 MOM.0002/BOC- 4 Mei 2023 1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi kuartal 1 tahun 2023
BOD/V/2023 2. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 1 Tahun
2023
3 MOM.0003/BOC-BOD/ 22 Juni 2023 1. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Revisi Rencana Bisnis Bank untuk
VI/2023 tahun 2023-2025.
2. Pengkinian terkait Keberlanjutan
4 MOM.0004/BOC-BOD/ 26 Juli 2023 1. Laporan Penilaian Mandiri Tata Kelola untuk posisi Juni 2023
VII/2023 2. Laporan Kinerja Keuangan Untuk Posisi Bulan Kuartal 2 Tahun 2023
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 2 Tahun
2023
4. Pemantauan Rekomendasi Dewan Komisaris untuk posisi Juni 2023
5 MOM.0005/BOC- 25 Oktober 2023 1. Pengkinian terkait Proyek NEO
BOD/X/2023 2. Laporan Kinerja Keuangan Untuk Posisi Kuartal 3 tahun 2023
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 3 Tahun
2023
6 MOM.0006/BOC-BOD/ 8 November 2023 Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun 2024-
XI/2023 2026
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, PEMEGANG SAHAM
PENGENDALI
Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Chow Ying Hoong - √ - √ √ - - √ - √ - √
Takeshi Kimoto - √ - √ √ - - √ - √ - √
Ninik Herlani Masli Ridhwan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Onny Widjanarko - √ - √ - √ - √ - √ - √
Edmund Tondobala - √ - √ - √ - √ - √ - √
Ongki Wanadjati Dana - √ - √ - √ - √ - √ - √
296 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 299
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Henoch Munandar - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kaoru Furuya - √ - √ - √ - √ - √ - √
Darmadi Sutanto - √ - √ - √ - √ - √ - √
Dini Herdini - √ - √ - √ - √ - √ - √
Keishi Kobata - √ - √ - √ - √ - √ - √
Atsushi Hino - √ - √ - √ - √ - √ - √
Merisa Darwis - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hanna Tantani - √ - √ - √ - √ - √ - √
KEBIJAKAN PERUBAHAN KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rujukan Ketentuan
Bank telah memiliki kebijakan mengenai kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi untuk melakukan pengungkapan
kepada Bank terkait kepemilikan saham dan setiap perubahan kepemilikan saham wajib diungkapkan dalam waktu 3
hari kerja setelah transaksi.
Prosedur tersebut mengacu pada Peraturan OJK Nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Dewan Komisaris
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris, selama tahun 2023 terdapat kepemilikan saham Bank
BTPN oleh Dewan Komisaris dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai dengan
peraturan yang berlaku.
Berikut ini tabel kepemilikan saham Dewan Komisaris dan perubahannya per Desember 2023:
Tahun 2022 Tahun 2023
Nama Jabatan Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 0 0,000% 0 0,000%
Takeshi Kimoto Komisaris 0 0,000% 0 0,000%
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Onny Widjanarko Komisaris Independen 0 0,000%
Edmund Tondobala Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Ongki Wanadjati Dana Komisaris 860.804 0,011% 860.804 0,011%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 297
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dalam rangka menjaga independensi untuk memberikan pertimbangan yang obyektif bagi kepentingan perusahaan
serta terlepas dari potensi benturan kepentingan, tidak ada Komisaris Independen yang memiliki saham Bank
maupun anak perusahaan Bank, ataupun memperoleh insentif atau bonus berupa saham dari Bank.
Satu Komisaris non-independen Bank memiliki saham Bank yang berasal dari program MRT yang beliau peroleh pada
saat menjabat sebagai anggota Direksi.
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Direksi
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Direksi, selama tahun 2023 terdapat kepemilikan saham BTPN oleh
Direksi dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Berikut ini tabel kepemilikan saham Direksi dan perubahannya per Desember 2023:
Tahun 2022 Tahun 2023
Nama Jabatan Persentase Persentase
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan Kepemilikan
Henoch Munandar Direktur Utama 172.256 0,002% 173.756 0,002
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 1.500 0,000% 3.000 0,000
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 311.120 0,004% 89.120 0,001
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 117.072 0,001% 118.572 0,001
Atsushi Hino Direktur 0 0,000
Keishi Kobata Direktur 0 0,000
Merisa Darwis Direktur 220.858 0,003% 222.358 0,003
Hanna Tantani Direktur 146.654 0,002% 148.154 0,002
NOMINASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dewan Komisaris
Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan nominasi anggota Dewan Komisaris dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota
Dewan Komisaris yang selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi
kandidat dilakukan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan kompetensi,
pengalaman profesional, serta keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin, dan
agama.
Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
persetujuan dan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Dewan Komisaris telah
lulus dalam menjalani penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus
Bank wajib memenuhi persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2023, seluruh
anggota Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.
298 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 301
Tata Kelola Perusahaan
Alur Proses Nominasi Dewan Komisaris
Usulan Seleksi & Rekomendasi Keputusan
1. Usulan calon anggota Dewan 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas
Komisaris dari Pemegang Remunerasi & Nominasi pengajuan calon anggota
Saham/Direksi/Komisaris. meliputi: Dewan Komisaris.
2. Penyampaian usulan calon a. Analisis kompetensi dan 6. Penyampaian rekomendasi
anggota Komisaris ke Komite latar belakang kandidat. Komite Remunerasi & Nominasi
Remunerasi & Nominasi. b. Interview (apabila ke Dewan Komisaris.
diperlukan). 7. Dewan Komisaris mengusulkan
4. Pengajuan proses Fit & Proper kepada RUPS calon
Test ke OJK. anggota Komisaris dengan
memperhatikan rekomendasi
dari Komite Remunerasi &
Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Dewan
Komisaris.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Dewan
Komisaris ke OJK.
Direksi
Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan nominasi anggota Direksi dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi
yang selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi kandidat dilakukan
oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan kompetensi, dan pengalaman
profesional, serta keberagaman komposisi tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin dan agama.
Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
persetujuan dan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Direksi telah lulus dalam
menjalani penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank wajib
memenuhi persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2023, seluruh anggota Direksi
telah memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.
Alur Proses Nominasi Direksi
Usulan Seleksi & Rekomendasi Keputusan
1. Usulan calon anggota Direksi 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas
dari Pemegang Saham/Direksi/ Remunerasi & Nominasi pengajuan calon anggota
Komisaris. meliputi: Direksi.
2. Penyampaian usulan calon a. Analisis kompetensi dan 6. Penyampaian rekomendasi
anggota Direksi ke Komite latar belakang kandidat. Komite Remunerasi & Nominasi
Remunerasi & Nominasi. b. Interview (apabila kepada Dewan Komisaris.
diperlukan). 7. Dewan Komisaris mengusulkan
4. Pengajuan proses Fit & Proper kepada RUPS calon anggota
Test ke OJK. Direksi dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite
Remunerasi & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Direksi.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Direksi ke
OJK.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 299
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
PENILAIAN KINERJA DEWAN Hasil Penilaian
KOMISARIS DAN DIREKSI Pada tahun 2023, rata-rata hasil penilaian kinerja
Dewan Komisaris secara kolegial adalah “Sangat Baik”.
Prosedur Penilaian Sementara rata-rata hasil penilaian kinerja Direksi
Penilaian kinerja atas Dewan Komisaris dan Direksi secara kolegial adalah “Baik”.
melalui metode penilaian mandiri (self-assessment).
Penilaian kinerja dilaksanakan setiap tahun secara
kolegial. REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI
Kriteria Penilaian
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian Kebijakan
terhadap Dewan Komisaris mencakup: Penetapan remunerasi dan fasilitas lain kepada anggota
1. Tanggung jawab Dewan Komisaris Dewan Komisaris dan Direksi mengacu kepada
2. Tata Kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan keputusan Pemegang Saham yang ditetapkan melalui
pengendalian internal RUPS. Penetapan tersebut memperhatikan saran yang
3. Struktur, ukuran dan komposisi Dewan Komisaris diberikan oleh Komite Remunerasi dan Nominasi.
4. Rapat Dewan Komisaris
5. Komite di bawah Dewan Komisaris Dalam menetapkan remunerasi masing-masing Dewan
Komisaris dan Direksi, Bank mempertimbangkan kinerja
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian secara umum, evaluasi kinerja individu, kewajaran
terhadap Direksi mencakup: dengan peer group dalam bank dan di industri
1. Tugas dan tanggung jawab Direksi perbankan, serta kemampuan Bank. Kinerja Bank
2. Tata Kelola perusahaan, manajemen risiko, dan yang merupakan salah satu faktor dalam penentuan
pengendalian internal remunerasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi,
3. Struktur, jumlah, dan komposisi Direksi antara lain digambarkan pada harga saham perusahaan
4. Efektivitas rapat Direksi di bursa.
5. Unit kerja dan komite penunjang Direksi
Pelaksana Penilaian
Penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara
kolegial. Dewan Komisaris secara bersama-sama
melakukan penilaian mandiri (self-assessment) dan
kemudian hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam
Rapat Dewan Komisaris.
Penilaian kinerja terhadap Direksi juga dilakukan secara
kolegial. Direksi secara bersama-sama melakukan
penilaian mandiri (self-assessment) dan kemudian
hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Komisaris.
300 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 303
Tata Kelola Perusahaan
Prosedur Penetapan Remunerasi
Proses penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan Bank, dijelaskan dalam alur di bawah ini:
Kajian Seleksi & Rekomendasi Keputusan
1. Survei untuk memperoleh 4. Berdasarkan data patokan 5. Keputusan Dewan Komisaris
data yang digunakan sebagai (eksternal) dan data kinerja tentang remunerasi bagi
patokan untuk Dewan perusahaan (internal), Komite anggota Dewan Komisaris dan
Komisaris dan Direksi pada dapat memberikan saran/ Direksi.
beberapa bank di Indonesia. rekomendasi remunerasi 6. Persetujuan RUPS atas total
Jika dibutuhkan Komite dapat masing-masing anggota remunerasi Dewan Komisaris
menunjuk/bekerja dengan Dewan Komisaris dan Direksi. dan Direksi.
konsultan atau pihak-pihak
yang independen di dalam
memperoleh data yang valid.
2. Komite melakukan kajian atas
hasil dari data hasil survei/
patokan yang telah diperoleh.
3. Komite mengkaji kinerja
Perusahaan yang juga dapat
mencerminkan kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Dewan Komisaris
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain
Jumlah Penerima
Rp Juta
Per 31 Desember 2023
Honorarium dan/atau Tunjangan.1) 6 15.697
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan, dan
sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 6 911
• Tidak dapat dimiliki 6 35
Total 6 16.642
1)
Termasuk remunerasi anggota Komisaris yang bekerja sampai dengan 13 April 2023.
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun Jumlah Dewan Komisaris
Di atas Rp2 Miliar 4
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 1
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 0
Di bawah Rp500 juta 0
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Pegawai Penerima Remunerasi Bersifat Tetap dan Variabel selama 1 (satu)
tahun dan Total Nominalnya.
Kategori Tetap
(Rp Juta)
Detail 2023 2022
Direksi 57.429 67.139
Dewan Komisaris 15.725 11.283
Karyawan 1.428.752 1.355.027
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 301
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
TRANSPARANSI INFORMASI
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Kategori Variabel
(Rp Juta)
2023 2022
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah
Direksi 9 28.136 16 41.504
Dewan Komisaris - - - -
Bonus Karyawan - 219.805 - 207.383
Insentif Karyawan - 20.480 - 17.968
Shares Option Direksi, Dewan Komisaris, dan Pejabat Eksekutif
Bank BTPN saat ini tidak memiliki program shares option.
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
Detail 2023
Karyawan Tertinggi - Karyawan Terendah 121,36
Direktur Tertinggi - Direktur Terendah 5,21
Komisaris Tertinggi - Komisaris Terendah 2,73
Direktur Tertinggi - Karyawan Tertinggi 1,83
Total Remunerasi Bersifat Variabel Ditangguhkan
(Rp Juta)
2023 2022
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah
Bonus yang ditangguhkan (Gross) 17 10.674 9 7.334
Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan 3. Dalam penilaian Kinerja unit maupun individu,
Remunerasi berdasarkan realisasi dari target unit kerja maupun
Keterkaitan antara kinerja dengan remunerasi dijelaskan individu. Kinerja unit dalam kategori - Melampaui
sebagai berikut: Target, Mencapai target atau Tidak Mencapai
1. Bank menganut prinsip meritokrasi dalam Target. Kinerja unit juga mempengaruhi kinerja
memberikan remunerasi kepada Direksi dan pimpinan unit kerja tersebut.
pegawai, baik untuk remunerasi yang bersifat tetap
maupun variabel. Kaji ulang remunerasi individu Kinerja individu dinilai berdasarkan realisasi dari
dilakukan setiap tahun dan penyesuaian remunerasi target individu, dan dinilai dalam kategori: Istimewa
berdasarkan kinerja individu. (Outstanding); Sangat baik (Very Good); Baik (Good);
2. Dalam Manajemen Kinerja Bank, setiap anggota Perlu perbaikan (Need Improvement); Kurang (Poor).
Direksi dan pegawai memiliki target individu
sebagai dasar untuk menilai kinerja individu. Target Besarnya penyesuaian remunerasi berdasarkan
individu Direksi yang juga merupakan target unit penilaian kinerja individu. Manajemen memberikan
kerja/direktoratnya, diturunkan dari target bank, panduan besaran penyesuaian remunerasi tetap
dan kemudian secara berjenjang diturunkan maupun variabel sesuai dengan kinerja individunya.
menjadi target unit kerja terkecil dan target individu
pegawai pada lapisan paling bawah.
302 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 305
Tata Kelola Perusahaan
Bank juga mengatur panduan pemberian remunerasi 2. Board of Management
variabel yang dikaitkan dengan kinerja dan risiko • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
(Material Risk Taker) dengan ketentuan sebagai berikut: 400 lembar saham.
a. 80% dari Variable Income diberikan dalam bentuk • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
cash. 400 lembar saham.
b. 20% dari Variable Income ditangguhkan (Deferred • 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan
Variable Income) dengan distribusi sebagai berikut: 400 lembar saham.
1. Direksi
• 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi
500 lembar saham. Material Risk Takers
• 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan Jabatan yang termasuk dalam kategori material risk
500 lembar saham. takers adalah Direksi sejumlah 8 (delapan) orang.
• 1/3 diberikan dalam bentuk cash/tunai dan Jumlah tersebut merupakan Material Risk Taker (MRT)
500 lembar saham. selama tahun 2023.
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Direksi
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain
Jumlah Penerima
Rp Juta
Per 31 Desember 2023
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem dan fasilitas lainnya dalam bentuk 8 81.892
non natura.1)
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi kesehatan, dan 8
sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 8 5.924
• Tidak dapat dimiliki 8 67
Total 8 87.882
1)
Termasuk remunerasi anggota Direksi yang bekerja sampai dengan 25 Maret 2022, 13 April 2023 dan 22 Juni 2023.
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun Jumlah Direksi
Di atas Rp2 Miliar 8
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 2
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 1
Di bawah Rp500 juta 0
Remunerasi Bersifat Variabel Program Pinjaman
Remunerasi yang bersifat variabel di lingkungan Bank Bank tidak memiliki program khusus pemberian
terdiri dari: Insentif dan Bonus Kinerja. Insentif tersebut pinjaman bagi anggota Direksi atau anggota Dewan
diberikan berdasarkan kinerja individu pegawai dengan Komisaris.
jabatan penjual (sales), service dan Collection. Insentif
diberikan bulanan, triwulanan, dan tahunan. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
dapat mengajukan pinjaman dari produk komersial
Bonus kinerja diberikan berdasarkan kinerja Bank yang ada dengan suku bunga yang wajar, serta
perusahaan, kinerja unit kerja terkait dan kinerja syarat dan kondisi yang berlaku umum.
individu. Pembayarannya direalisasikan pada tahun
berikutnya. Bonus kinerja merupakan diskresi Selanjutnya transaksi ini akan dilaporkan oleh Bank
manajemen dan diberikan sesuai dengan kinerja sebagai bagian dari Transaksi Pihak Terkait.
dan kondisi keuangan Bank. Bonus kinerja diberikan
tahunan kepada pegawai yang tidak menerima insentif
dan Direksi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 303
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Hingga berakhir tahun buku 2023, Dewan Komisaris Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Board
memiliki 4 (empat) komite, yaitu Komite Audit, Komite Charter)
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
dan Komite Tata Kelola Perusahaan. Setiap komite Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib
bertanggung jawab untuk melakukan kajian dan Kerja yang isinya mengatur sejumlah hal, termasuk:
pengawasan berdasarkan tugas dan tanggung jawab organisasi, keanggotaan, independensi, tugas dan
yang telah ditetapkan di dalam Pedoman dan Tata tanggung jawab, wewenang, etika kerja, rapat,
Tertib Kerja masing-masing komite. tanggung jawab pelaporan, serta masa tugas.
Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
KOMITE AUDIT memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir
Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan telah disetujui oleh anggota Komite Audit pada 24
Komisaris. Komite ini dibentuk untuk mendukung November 2023
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yang terkait
dengan informasi keuangan, sistem pengendalian Tanggung Jawab Komite Audit dalam
internal, efektivitas pemeriksaan internal dan eksternal Pemberian Rekomendasi Penunjukan
serta pelaksanaan kepatuhan Bank terhadap hukum dan Pemberhentian Auditor Eksternal
dan peraturan yang berlaku. Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik (AP)
Dasar Hukum dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Dewan
Pembentukan Komite Audit di Bank didasarkan pada Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum
sejumlah peraturan perundang-undangan, yaitu: Pemegang Saham (”RUPS”). Penyusunan rekomendasi
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 ini didasarkan kepada independensi, ruang lingkup
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang penugasan dan imbalan jasa.
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Surat
Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017tanggal 7 Dalam hal AP dan/atau KAP yang telah diputuskan oleh
Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi RUPS tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit
Bank Umum. atas informasi keuangan historis tahunan pada Periode
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun Penugasan Profesional, Komite wajib memberikan
2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan rekomendasi terhadap penunjukan AP dan/atau KAP
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik pengganti yang disampaikan kepada Dewan Komisaris.
dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Pemberian rekomendasi oleh Komite diberikan dengan
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ mempertimbangkan paling sedikit:
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang a. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum. b. Ruang lingkup audit;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ c. Imbalan jasa audit;
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja dari KAP;
Komite Audit. e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate digunakan KAP;
Governance Manual) Bank BTPN. f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh
melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari
KAP;
g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh KAP
yang sama secara berturut-turut untuk kurun waktu
yang cukup panjang; dan/atau;
304 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 307
Tata Kelola Perusahaan
h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian 2) tidak mempunyai saham baik langsung
jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan maupun tidak langsung pada Bank;
oleh AP dan KAP pada periode sebelumnya, 3) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
apabila ada. Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota
Direksi, atau pemegang saham utama Bank;
Independensi dan
Komite Audit Bank BTPN bekerja dan mengambil 4) tidak mempunyai hubungan usaha baik
keputusan secara independen, yang ditunjukkan antara langsung maupun tidak langsung yang
lain melalui keanggotaan dalam komite, yakni: berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
Komisaris yang: b. Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang
1) bukan merupakan orang yang bekerja tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
atau mempunyai wewenang dan tanggung kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
jawab untuk merencanakan, memimpin, dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Bank pemegang saham pengendali atau hubungan lain
dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris bertindak independen.
Independen Bank pada periode berikutnya;
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
2 Edmund Tondobala Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 18 November 2020-
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 21 April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
3 Aria Kanaka Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-RUPST
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022
4 Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022- RUPST
2025
Profil Anggota Komite Audit
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Edmund Tondobala
Anggota Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 305
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 49 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan • Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2010)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas
Indonesia (1997)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit (Pihak
Dasar Hukum & Independen) sejak 21 April 2022 berdasarkan Keputusan
Masa Jabatan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan
Surat Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/IV/2022.
Rangkap Jabatan • Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
Mazars SCRL).
• Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
• Anggota Dewan Pengurus Institut Akuntan Publik
Indonesia
• Anggota Komite Audit dan Komisaris Independen di
Aria Kanaka beberapa perusahaan publik non-bank
Anggota Komite Audit Pengalaman Kerja • Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member firm
Mazars SCRL) 2013-sekarang
(Pihak Independen) • Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia 2000-sekarang
• Partner pada beberapa KAP 2003-2013
• Auditor pada KAP Prasetio, Sarwoko & Sandjaja (member
firm Ernst & Young) – 2002
• Auditor pada KAP Prasetio Utomo & Co (member firm
AndersenWorldwide) 1997-2002
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
306 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 309
Tata Kelola Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 62 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan • Master Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi PPM
(2004)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas
Tarumanegara (1988)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit
Dasar Hukum & (Pihak Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan
Masa Jabatan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/
II/2019 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/
II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/
IV/2022.
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Audit PT Bank Mega Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko
Ivan Purnama Sanoesi PT Bank Ina Perdana Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko
Anggota Komite Audit PT Bank Hibank Indonesia
(Pihak Independen) • Anggota Komite Pemantau Risiko PT BCA Digital
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT BANK BTPN Tbk
Pengalaman Kerja • Anggota Komite Audit PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia (Juli 2018-Februari 2019).
• Advisor PT Central Santosa Finance (September
2016-Agustus 2018).
• Wakil Kepala Divisi Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk
(1999-Mei 2016).
• Kepala Biro Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1992-1999).
• Kepala Bagian/Urusan Audit PT Bank Central Asia, Tbk
(1989-1992).
• Staf Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1986–1989).
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Sertifikasi Profesi Rapat Komite Audit
Kebijakan Rapat
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik Ketentuan yang mengatur mengenai rapat yang telah
diatur dalam pedoman dan tata tertib Komite Audit
1 Qualified Internal Auditor (QIA) 1
adalah:
2 Asesor Kompetensi Internal Audit dari 1
Badan Nasional 1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
3 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat IV 1
2. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
4 Sertifikasi Profesi (BNSP) 1
melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
5 Manajemen Risiko Perusahaan 1 Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
Pembiayaan
dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang-
6 Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE)
kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari
seluruh anggota Komite.
7 Register Negara untuk Akuntan dari 1
Departemen Keuangan REpublik 3. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
Indonesia No. D-20.826 musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
8 Sertifikasi Akuntan Publik (USAP) dari 1 musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
Ikatan Akuntan Indonesia dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
untuk memimpin rapat.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 307
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang 8. Pertemuan antara Komite dan Internal Audit tanpa
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan kehadiran anggota Direksi dilaksanakan paling
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
perbedaan pendapat tersebut. 9. Pertemuan antara Komite dan Auditor Eksternal
7. Komite dapat juga mengambil keputusan yang tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun setelah
ketentuan semua anggota komite telah diberitahu penutupan laporan keuangan.
secara tertulis dan semua anggota Komite 10. Pertemuan antara Komite dan unit kerja Kepatuhan
memberikan persetujuan mengenai usul yang tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan
diajukan secara tertulis dengan menandatangani paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun.
persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
diambil dengan cara demikian mempunyai Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
kekuatan yang sama dengan keputusan yang Audit
diambil dengan sah dalam Rapat Komite. Selama tahun 2023, Komite Audit mengadakan 25 (dua
puluh lima) kali rapat dan rincian tingkat kehadirannya
disampaikan sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ninik Herlani Masli Ridhwan 25 25 100%
Edmund Tondobala 25 23 92%
Aria Kanaka 25 25 100%
Ivan Purnama Sanoesi 25 25 100%
Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas 5. Menganalisa kecukupan pemeriksaan yang
Sistem Pengendalian Internal dilakukan oleh Auditor Eksternal untuk
Komite Audit telah melakukan evaluasi dan memastikan memastikan semua risiko penting telah
sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Bank dipertimbangkan.
dinilai sudah berjalan efektif dan memadai mencakup 6. Pembahasan terkait penerapan IESBA
pengendalian keuangan, operasional, dan kepatuhan (International Ethics Standard Board of
terhadap peraturan perundang-undangan. Accountants) Code of Ethics dan analisa
jasa non-assurance berdasarkan aturan
Pelaksanaan Kegiatan tahun 2023 independensi yang berlaku dan bebas dari
Sepanjang tahun 2023, kegiatan yang telah benturan kepentingan
direalisasikan oleh Komite Audit adalah sebagai berikut:
a. Laporan Keuangan c. Internal Audit
1. Mengkaji laporan keuangan Bank 2023 1. Memantau dan mengkaji efektifitas
2. Mengkaji kinerja keuangan secara berkala, pelaksanaan pemeriksaan oleh audit intern
proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan selama tahun 2022 dan 2023
informasi keuangan Bank. 2. Mengkaji laporan audit dan tindak lanjut atas
temuan audit intern termasuk temuan yang
b. Audit Eksternal terkait dengan Teknologi Informasi.
1. Memberikan rekomendasi penunjukan Auditor 3. Memantau dan mengevaluasi kinerja Satuan
Eksternal Kerja Audit Intern (SKAI).
2. Membahas rencana audit eksternal 4. Melakukan kajian dan memberikan persetujuan
3. Meninjau hasil audit eksternal dan tindak atas Rencana Audit
lanjut Manajemen 5. Memastikan Bank memiliki pedoman audit
4. Memantau dan mengevaluasi kesesuaian intern yang juga mencakup audit terhadap
pelaksanaan audit oleh Auditor Eksternal penyelenggaraan Teknologi Informasi
dengan standar audit.
308 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 311
Tata Kelola Perusahaan
d. Kepatuhan, Legal & Litigasi
1. Melakukan penelaahan atas penerapan Kepatuhan Bank terhadap peraturan perundang-undangan yang
berlaku
2. Memantau tindak lanjut hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan
3. Memantau tuntutan yang timbul dan menelaah masalah-masalah hukum yang dapat berdampak signifikan
terhadap Bank atau berpotensi mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan/memiliki dampak material
terhadap laporan keuangan.
e. Anti-Fraud Management & Whistleblowing
1. Memantau dan melakukan evaluasi terhadap penerapan dan efektifitas Strategi Anti-Fraud Management
2. Memantau pengaduan yang masuk melalui saluran Whistleblowing
f. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Audit tahun 2024
g. Mengkaji Tata Tertib Kerja Komite Audit.
Pengembangan Kompetensi Komite Audit
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite Audit
yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan
Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
Ivan Purnama 1. Internal Audit Roles and Competency in Consumer Data April 2023 Institute of Internal
Sanoesi Protection & Stay Relevant by Implementing The Internal Audit Auditors (IIA)
Competency Framework Indonesia
2. Disruption Technology, Are We Ready? & ChatGPT, How Useful April 2023 IIA Indonesia
for Internal Audit?
3. How to Manage Team and Boss & Effective Communication Make April 2023 IIA Indonesia
Your Value More Impactful
4. Internal Audit and it’s Roles in Governance Juni 2023 IIA Indonesia
5. Waspada Modus Penipuan Gaya Baru Agustus 2023 OJK Institute
6. Peluang dan Tantangan Fintech P2P Lending di Era UU P2SK September 2023 OJK Institute
7. Enhancing ESG Through Best Practices in Accounting Desember 2023 OJK Institute
Aria Kanaka 1. Peran IT Audit untuk Menunjang Pekerjaan Auditor Dalam Audit 8 Maret 2023 IAPI (Institut Akuntan
Laporan Keuangan Publik Indonesia
2. Short Online Learning PSAK Series – Isu Dalam Penyusunan dan 8 Mei 2023 IAPI
Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian
3. OJK Pasar Modal Pertimbangan Akuntansi dan Audit serta 8 Juni 2023 IAPI
Regulasi Pasar Modal dalam Proses Penerbitan Saham Baru (IPO)
4. PPL Khusus OJK - IAPI Tahun 2023 bagi Akuntan Publik Terdaftar 14 Juni 2023 IAPI
di OJK Sektor Perbankan - Batch 3
5. Sharing Temuan-temuan Hasil Pemeriksaan KAP oleh PPPK dan 11 Juli 2023 IAPI
Mitigasi Risikonya - Batch 3
6. PPL Wajib Akuntan Publik PPPK 2023 - Batch 2 14 Juli 2023 IAPI
7. In House Training PSAK Update 22-23 Agustus 2023 IAPI
8. PPL IKPI : Pengenaan Pajak Penghasilan Terhadap Penghasilan 5 Oktober 2023 IKPI (Ikatan
Yang Diterima Atau Diperoleh Subjek Pajak Orang Pribadi Konsultan Pajak
Indonesia) PUSAT
9. Konferensi Nasional 2023 “Mengawal Keberlanjutan dan 19 Oktober 2023 IKAI
Pertumbuhan Perseroan Melalui Pengwasan dan Pengendalian
Risiko
10. PPL OJK IKNB Aspek Akuntansi dan Audit terkait Laporan 30 Oktober 2023 IAPI
Keuangan Fintech serta Regulasinya
11. Seminar Perpajakan dan Rapat Anggota : Masa Depan 07 November 2023 IKPI Cabang Jakarta
Pengadilan Pajak Pasca Pengalihan Kewenangan Kemenkeu Selatan
Kepada MA; Natura/Kenikmatan sesuai PMK 66 Tahun 2023;
Penyusutan/Amortisasi sesuai PMK 72 Tahun 2023.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 309
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
12. Seminar Perpajakan dan Rapat Anggota : Masa Depan 07 November 2023 IKPI Cabang Jakarta
Pengadilan Pajak Pasca Pengalihan Kewenangan Kemenkeu Selatan
Kepada MA; Natura/Kenikmatan sesuai PMK 66 Tahun 2023;
Penyusutan/Amortisasi sesuai PMK 72 Tahun 2023.
13. PPL IKPI : “Aspek Perpajakan & Strategi Pemilihan Kegiatan 16 November 2023 IKPI PUSAT
Usaha Dalam Penentuan Kebijakan Tax Planning”
14. PPL NTS IKPI : Seri Pengembangan Kantor Konsultan Pajak : 17 November 2023 IKPI PUSAT
Gnothi Seauton: What Separates Great Leaders from ALMOST
Great Leaders
15. PPL IKPI : “Perencanaan Perpajakan : Strategi Dan Teknik 28 Desember 2023 IKPI PUSAT
Pengelolaan Perpajakan Pasca Implementasi Core Tax System”
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI Tugas dan Tanggung Jawab
Rincian tugas dan tanggung jawab Komite adalah:
Komite Remunerasi dan Nominasi adalah komite
yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Terkait Kebijakan Remunerasi
Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan 1. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan remunerasi;
fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait remunerasi dan
dan nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota 2. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Dewan Komisaris. Remunerasi adalah imbalan yang Komisaris mengenai:
ditetapkan dan diberikan kepada anggota Direksi dan • Kebijakan remunerasi, struktur remunerasi dan
anggota Dewan Komisaris karena kedudukan dan peran besaran remunerasi bagi Dewan Komisaris
yang diberikan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan Direksi untuk disampaikan kepada Rapat
dan wewenang anggota Direksi dan anggota Dewan Umum Pemegang Saham.
Komisaris. Nominasi adalah pengusulan seseorang • Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Eksekutif
untuk diangkat dalam jabatan sebagai anggota Direksi dan pegawai secara keseluruhan untuk
atau anggota Dewan Komisaris. disampaikan kepada Direksi.
Dasar Hukum 3. Komite wajib memastikan bahwa kebijakan
Dasar hukum yang digunakan dalam pembentukan remunerasi paling kurang sesuai dengan:
Komite Remunerasi dan Nominasi, yaitu: • Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun sebagaimana diatur dalam perundang-
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran undangan yang berlaku.
OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Maret • Prestasi kerja individual.
2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank • Kewajaran dengan peer group di dalam dan di
Umum; dan luar Bank.
2. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate • Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
Governance Manual) Bank BTPN. panjang Bank.
Terkait Kebijakan Nominasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris mengenai komposisi anggota Direksi
dan/atau Dewan Komisaris.
2. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai
kriteria serta prosedur pemilihan dan/atau
penggantian anggota Dewan Komisaris dan Direksi
kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
310 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 313
Tata Kelola Perusahaan
3. Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota 7. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan kinerja pihak independen dengan cara:
Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat • Komite menentukan faktor-faktor penilaian
Umum Pemegang Saham. Khususnya untuk calon kinerja perorangan.
anggota Direksi, Human Resources membantu • Komite menerima hasil penilaian terhadap
memfasilitasi melalui proses talent management & anggota komite-komite yang berada di bawah
succession planning, dengan dilakukan penilaian Dewan Komisaris, yang diperoleh dari Ketua
terhadap ketersediaan calon anggota, dan potensi Komite terkait.
pengembangannya di masa depan. Pelaksanaan • Komite Menyusun rekomendasi atas dasar
suksesi dilakukan melalui identifikasi pejabat- penilaian tersebut, untuk diserahkan kepada
pejabat eksekutif yang memiliki potensi tersebut. Dewan Komisaris, sebagai dasar untuk
Masing-masing anggota Direksi menyampaikan keperluan pengangkatan kembali atau
calon penggantinya yang akan dievaluasi oleh pemberhentian anggota Komite.
Komite.
4. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian Independensi
kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris. Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
5. Menyusun program pengembangan kemampuan Komite Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan ketentuan OJK. Komite Remunerasi dan Nominasi
Komisaris. diketuai oleh Komisaris Independen dengan anggota
6. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak satu orang Komisaris Independen, dua orang Komisaris
Independen yang akan menjadi anggota Komite dan satu orang Pejabat Eksekutif yang memiliki
Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata pengetahuan sistem remunerasi dan nominasi serta
Kelola Terintegrasi kepada Dewan Komisaris. sucession plan. Komposisi anggota komite yang telah
berjalan di Bank dalam rangka mendukung prinsip
independensi dalam melaksanakan tugas.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Maret 2020- 21 April
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
2 Chow Ying Hoong Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Utama) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
3 Mira Fitria Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Juli 2020-21 April
(Pejabat Eksekutif HR) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2022
Direksi Nomor SK.006/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
Profil Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Chow Ying Hoong
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Utama)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 311
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 46 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan • Post Graduate Research dari The London School of
Economics and Political Science (LSE) (2006)
• Master of Arts (MA) dari Lancaster University (2001)
• Bachelor of Arts (BA) dari Universitas Indonesia (2000)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Remunerasi
Dasar Hukum & dan Nominasi sejak 1 Juli 2020 berdasarkan Keputusan
Masa Jabatan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/031/VII/2020
dan Surat Keputusan Direksi Nomor 002/DIR/CCS/VII/2020,
diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 006/DIR/CCS/
IV/2022
Rangkap Jabatan Head of Human Resources BTPN
Mira Fitria Soetjipto Pengalaman Kerja • VP of Human Resources Danone Waters Indonesia (2019-
2020).
Anggota Komite • CHRO - Corporate Affairs & Sustainability, Human
Resources, Technology, and Strategy Management The
Remunerasi dan Nominasi Body Shop Indonesia (2017-2019).
• Human Resources Director Microsoft Indonesia (2014-
(Pejabat Eksekutif HR) 2016).
• Senior HR Business Partner Microsoft Indonesia (2013-
2014).
• HR Generalist for Retail Bank, Consumer Finance, Risk
Management and Financial Control CITI Indonesia (2008-
2013).
• Leadership, Talent and Performance Management Head
CITI Indonesia (2006-2008).
• Regional Management Associate: Consumer Bank
Training & Development Manager Citibank Asia Pacific
Consumer Bank, Singapore (2003-2004).
• Investment, Treasury and Insurance Compliance Manager
Citibank Indonesia (2002-2003).
• Management Associate Citibank Indonesia (2001-2002).
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Sertifikasi Profesi 1. Komite Remunerasi Nominasi mengadakan rapat
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4
(empat) bulan.
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik 2. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
1 Sertifikasi Manajemen Resiko Level 1 2
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
2 Sertifikasi Manajemen Resiko Level 5 1
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
3 Sertifikasi General Manager Msdm 1 3. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi perbedaan pendapat tersebut
Kebijakan Rapat
Ketentuan terkait dengan rapat Komite Remunerasi dan
Nominasi yang telah ditetapkan di lingkungan Bank
adalah sebagai berikut:
312 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 315
Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
Selama tahun 2023, Komite Remunerasi dan Nominasi mengadakan 4 kali rapat dan rincian tingkat kehadirannya
disampaikan sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ninik Herlani Masli Ridhwan 4 4 100%
Chow Ying Hoong 4 4 100%
Mira Fitria 4 4 100%
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023
Tanggal Agenda
25 Januari 2023 1. Wawancara Kandidat Komisaris Independen PT. Bank BTPN Tbk
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukan Komisaris Independen
2 Maret 2023 1. Evaluasi Kinerja Anggota Direksi dan Penilaian Kolegial BOC, BOD & Anggota Komite
2. Usulan Remunerasi BOC, BOD & Anggota Komite
3. Usulan Fasilitas Kesehatan untuk usia pertanggungan Anak
4. Skema MRT baru untuk mengikutsertakan anggota BOM
10 Maret 2023 Proposal Remunerasi untuk BOD
23 Oktober 2023 1. Update dari Operations sehubungan dengan kasus fraud yang terjadi baru-baru ini di Operations
2. Update dari HR mengenai Percepatan Penyelesaian Fraud
Pengembangan Kompetensi Komite Remunerasi dan Nominasi
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang
terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
Mira Fitria 1. HR Townhall 24 Februari 20 23 & E-Learning BTPN
2. Leadership Series: Creating Strategies to Connect 14 Maret 2023 & BTPN BTPN
Generation Gap
3. Anti Trust, Fair Competition, and Firewall 27 Maret 2023 & E-Learning BTPN
Regulations 2023
4. Ethics Integrity & Conduct Risk 2023 27 Maret 2023 & E-Learning BTPN
5. Leaders' Onboarding Program 26 Mei 2023 & E-Learning BTPN
6. Leadership Series: Managing Global Business Risk 14 JunI 2023 & BTPN BTPN
7. Refreshment 2023: APU PPT 6 JulI 2023 & E-Learning BTPN
8. REFRESHER SMR LEVEL 1 26 JuIi 2023 & BTPN RDS
9. Anti Fraud Awareness 2023 11 Septemner 2023 & E-Learning BTPN
10. Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas 16 Oktober 2023 & E-Learning BTPN
dan Kode Etik PT Bank BTPN Tbk 2023
11. Information Security Awareness 2023 20 Oktober 2023 & E-Learning BTPN
12. Manajemen Risiko Operasional 2023 25 Oktober 2023 & E-Learning BTPN
13. Refreshment 2023: Entertainment & Gift 25 Oktober 2023 & E-Learning BTPN
14. Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 21 November 2023 & E-Learning BTPN
2023
15. Refreshment 2023: Compliance 21 November 2023 & E-Learning BTPN
16. Leadership series: Influence for Impact 5 Desember 2023 & BTPN BTPN
17. Intro to Facilitation for HR-Desember-2023 18 Desember 2023 & E-Learning BTPN
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 313
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
KOMITE PEMANTAU RISIKO 2. Memberikan pendapat profesional yang
independen kepada Dewan Komisaris terhadap
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris laporan atau hal-hal terkait pengelolaan risiko yang
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
di dalam melakukan pengawasan yang aktif atas serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan
manajemen risiko Bank. perhatian Dewan Komisaris.
3. Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara
Dasar Hukum kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan pelaksanaannya guna memberikan rekomendasi
pembentukan Komite Pemantau Risiko adalah: kepada Dewan Komisaris.
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran tugas Komite Manajemen Risiko dan unit kerja
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 Manajemen Risiko guna memberikan rekomendasi
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum kepada Dewan Komisaris.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ 5. Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Komite
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen dapat melakukan investigasi terhadap hal-hal yang
Risiko bagi Bank Umum terkait dengan tugas dan tanggung jawab Komite,
3. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate serta dengan konsultan, akuntan publik atau pihak
Governance Manual). eksternal lainya yang ditunjuk oleh Perseroan
dalam rangka memperoleh informasi sebagai dasar
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite rekomendasi bagi Dewan Komisaris.
Pemantau Risiko 6. Apabila diminta oleh Dewan Komisaris, Komite
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dapat menjalankan tugas-tugas selain yang
Komite Pemantau Risiko memiliki Pedoman dan Tata disebutkan dalam charter Komite, yang sesuai
Tertib Kerja, yang mengatur antara lain: organisasi, dengan fungsi dan peran serta tugas Komite sesuai
keanggotaan, independensi, tugas dan tanggung kebutuhan Dewan Komisaris dari waktu ke waktu.
jawab, wewenang, etika kerja, rapat, tanggung jawab 7. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen data dan
pelaporan, serta masa tugas. informasi Perseroan.
Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk Independensi
memastikan cakupan kerja Komite Pemantau Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota
Risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan Komite Pemantau Risiko telah sesuai dengan ketentuan
perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir disetujui yang berlaku. Komite Pemantau Risiko diketuai oleh
oleh anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 20 Komisaris Independen dengan anggota satu orang
November 2023. Komisaris, dan 2 (dua) orang Pihak Independen yang
memiliki keahlian di bidang manajemen risiko dan
Tugas dan Tanggung Jawab bidang keuangan.
Di dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Penjelasan tentang Komisaris Independen dan Pihak
Komite bertugas untuk memberikan rekomendasi Independen dimaksud adalah:
atau pendapat profesional yang independen kepada 1. Komisaris Independen adalah anggota Dewan
Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan hubungan keluarga dengan anggota Dewan
perhatian Dewan Komisaris, yang antara lain meliputi: Komisaris lainnya, Direksi dan/atau pemegang
1. Membuat rencana kegiatan tahunan Komite dan saham pengendali atau hubungan lain yang dapat
diajukan kepada untuk mendapat persetujuan dari mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
Dewan Komisaris. independen.
314 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 317
Tata Kelola Perusahaan
2. Pihak Independen adalah pihak di luar Perseroan yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham
pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 8 Mei 2023 - RUPST 2025
(Komisaris Independen) PS/BOC/026/V/2023 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/ V/2023
2 Takeshi Kimoto Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019 - 21
(Komisaris) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022 - RUPST
2025
3 Edmund Tondobala Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022 - RUPST
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
4 Ongki Wanadjati Dana Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022 - RUPST
(Komisaris) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022
5 Sofyan Rambey Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019 - 21
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022 - RUPST
2025
6 Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 13 September 2023 -
(Pihak Independen) PS/BOC/048/IX/2023 dan Surat Keputusan RUPST 2025
Direksi Nomor SK.009/DIR/CCS/ X/2023
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Onny Widjanarko
Ketua Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Takeshi Kimoto
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Edmund Tondobala
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Ongki Wanadjati Dana
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 315
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 65 tahun pada akhir Tahun Buku 2023
Riwayat Pendidikan • MBA di bidang Finance dari John. M. Olin School of
Business, Washington University, St. Louis, USA (1993)
• Gelar profesi Financial Risk Manager (FRM®) dari Global
Association of Risk Professional (“GARP”)
Riwayat Jabatan, Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau
Dasar Hukum & Risiko (Pihak Independen) sejak 1 Februari 2019 berdasarkan
Masa Jabatan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/006/
II/2019 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/
II/2019, diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/021/
III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 004/DIR/CCS/
IV/2022
Rangkap Jabatan • Director GReenZONES Society
• CEO & Presiden Director The Risk Forum
Sofyan Rambey • Direktur Regional GARP (2005)
Pengalaman Kerja
Anggota Komite Pemantau Risiko • EVP PT Mandiri Sekuritas (2003-2005)
• Group Head PT Bank Mandiri (2001-2003)
(Pihak Independen) • Komisaris PT Exim Securities (1998-2001)
• Kepala Biro PT Bank Exim (1998-2000)
• Kepala Bagian PT Bank Exim (1994-1998)
• Kepala Seksi PT Bank Exim (1988-1991)
• Account Officer PT Bank Exim (1984-1987)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Ivan Purnama Sanoesi
Anggota Komite Pemantau Risiko (Pihak Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite Audit” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Sertifikasi Profesi
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat 2 9 Beberapa sertifikasi di bidang 1
I s/d III kesehatan (Wellness and Longevity)
a/l FINEM (Fellowship in Nutritional
2 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat IV 1 and Environmental Medicine) dari
3 Financial Risk Manager (FRM) 1 India, 2018 dan Master in Advanced
Nutritional Medicine dari Malaysia,
4 Trainer untuk pelatihan Sertifikasi 1 2021.
Manajemen Risiko Tingkat I-V
10 Qualified Internal Auditor (QIA) 1
5 Wakil Manajer Investasi (WMI) 1
11 Asesor Kompetensi Internal Audit dari 1
6 Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) 1 Badan Nasional Sertifikasi Profesi
(BNSP)
7 Wakil Perantara Perdagangan Efek 2
(WPPE) 12 Manajemen Risiko Perusahaan 1
Pembiayaan
8 Wakil Pialang Berjangka (WPB) 1
13 Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE)
316 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 319
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Komite Pemantau Risiko 5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
Kebijakan Rapat untuk memimpin rapat.
Ketentuan terkait dengan rapat Komite Pemantau 6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Risiko yang telah ditetapkan di lingkungan Bank adalah terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
sebagai berikut: secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling perbedaan pendapat tersebutt.
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan. 7. Komite Pemantau Risiko dapat juga mengambil
2. Rapat-rapat Komite dapat dihadiri secara fisik keputusan yang sah tanpa mengadakan Rapat
ataupun melalui fasilitas video conference. Rapat Komite, dengan ketentuan semua anggota
komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila komite telah diberitahu secara tertulis dan
dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% (lima puluh semua anggota komite memberikan persetujuan
satu persen) dari seluruh jumlah anggota termasuk mengenai usul yang diajukan secara tertulis dengan
satu orang Komisaris Independen dan satu Pihak menandantangani persetujuan sirkular tersebut.
Independen. Keputusan yang diambil dengan cara demikian
3. Keputusan Rapat Komite dilakukan berdasarkan mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi yang diambil dengan sah dalam Rapat Komite
musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
dilakukan berdasarkan hasil suara terbanyak. Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite
4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. Pemantau Risiko
Selama tahun 2023, Komite Pemantau Risiko
mengadakan 17 (tujuh belas) kali rapat dan rincian
tingkat kehadirannya disampaikan sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Onny Widjanarko1) 14 12 85,7%
Takeshi Kimoto 17 14 82%
Edmund Tondobala 17 15 88%
Ongki Wanadjati Dana 17 17 100%
Sofyan Rambey 17 17 100%
Ivan Purnama Sanoesi 7 7 100%
Irwan Mahjudin Habsjah2) 2 2 100%
Catatan:
1)
Onny Widjanarko diangkat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko efektif sejak 8 Mei 2023
2)
Irwan Mahjudin Habsjah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023.
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 b. Laporan kepada Regulator antara lain Laporan
Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan sepanjang Profil Risiko Bank, ICAAP & RBBR.
tahun 2023 adalah: c. Implementasi Tugas dan Tanggung Jawab
1. Memantau dan melakukan evaluasi atas Komite Manajemen Risiko.
penerapan manajemen risiko Bank, pelaksanaan d. Kebijakan Manajemen Risiko.
tugas Komite Manajemen Risiko dan Unit Kerja e. Keberlanjutan (ESG-Taxonomy Hijau (THI)).
Manajemen Risiko dan kesesuaian antara kebijakan
manajemen risiko dengan pelaksanaannya melalui Dalam melakukan pemantauan dan evaluasi,
pembahasan mengenai: Komite Pemantau Risiko juga membahas:
a. Aspek-aspek risiko antara lain: a. Tata Kelola fungsi CISO (Chief Information
- Risiko kredit dan kondisi portofolio kredit Security Officer).
- Risiko Pasar dan Likuiditas b. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi
- Hasil pemantauan indikator Rencana Aksi (PDP).
- Yield pinjaman per Line of Business c. Tindak lanjut atas hasil pengawasan Otoritas
- Risiko Operasional Jasa Keuangan terkait manajemen risiko.
- Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum, Risiko
Reputasi, Risiko Strategis 2. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite
- Penerapan Strategi Anti Fraud termasuk Pemantau Risiko tahun 2024.
pengaduan yang masuk melalui saluran 3. Mengkaji Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Whistleblowing Pemantau Risiko.
- Risiko Keamanan Cyber
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 317
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Pengembangan Kompetensi Komite Pemantau Risiko
Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk anggota independen, karena untuk anggota Komite
Pemantau Risiko yang berasal dari Dewan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat
dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu dan Tempat
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggaraan
Penyelenggaraan
Sofyan Rambey 1. The Revolution of Regenerative Medicine). 16-17 Februari 2023 di Centara The American Academy of Anti
Grand, Centara World, Bangkok, Aging Medicine (A-4M)
Thailand
2. The Essentials Of Functional Medicine 14-16 Juli 2023 di Avante Hotel, Society for the Advancement
Physician Kuala Lumpur of Hormone and Healthy Aging
Medicine, Malaysia (SAHAMM)
3. BEYOND ORDINARY 2023” - Pioneering 19-20 Juli 2023 di Putrajaya, Malaysia Medical Association
Medical Advancement Malaysia (MMA)
4. Futuristic Aging-Aesthetic and Functional 11-13 Agustus 2023 di Sheraton Society for Anti-Aging Aesthetic,
Medicine Summit 2023, Imperial, Kuala Lumpur Regenerative Medicine Malaysia
(SAAaRMM)
5. Proactive Anti-aging: Anticipate Health 17-20 Agustus 2023 di The HEAT International
Risks To Prolong Healthspan Athenee Hotel, Bangkok
6. The Better Way - MAAFIM 3rd International 14-17 September 2023 di Palace Malaysian Association for
Conference of The Golden Horses, Seri Advancement of Functional
Kembangan, Malaysia) & Interdisciplinary Medicine
(MAAFIM)
7. THE Longevity Summit 2023: THE FUTURE 5-6 Desember 2023 di Novato, Buck Institute
OF MEDICINE - ELIMINATING DISEASE CA, U.S
OF AGING
8. “Leveling Up Healthcare” - Longevity 14-16, 2023, Las Vegas, NV, U.S. American Academy of Anti Aging
Festival Medicine (A-4M).
KOMITE TATA KELOLA PERUSAHAAN 3. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate
Governance Manual) Bank BTPN.
Komite dibentuk untuk mendukung efektivitas
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Pedoman kerja tersebut pertama kali disusun pada
Komisaris di dalam membantu Dewan Komisaris antara tanggal 25 Juli 2022 yang telah disetujui oleh anggota
lain untuk memantau dan mengevaluasi fungsi audit, Komite Tata Kelola Perusahaan dan telah dikaji ulang
manajemen risiko, keuangan, kepatuhan dan tata Kelola secara berkala, terakhir pada tanggal 18 Desember
dalam satu Kelompok Keuangan Perseroan. 2023.
Dasar Hukum Tugas dan Tanggung Jawab
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan Di dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan
pembentukan Komite Tata Kelola Perusahaan adalah: tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Komite
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun memiliki tugas dan tanggung jawab utama terkait
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran dengan pemantauan dan evaluasi atas pelaksanaan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 fungsi audit, manajemen risiko, keuangan, kepatuhan
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan tata Kelola dalam satu Kelompok Keuangan
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ Perseroan, yang secara terperinci antara lain meliputi:
POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang 1. Di dalam rangka mendukung efektivitas
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Perusahaan Publik. Komisaris, Komite membuat rencana kegiatan
tahunan yang disetujui oleh Dewan Komisaris.
318 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 321
Tata Kelola Perusahaan
2. Komite menerima laporan secara berkala atas tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
pelaksanaan fungsi audit, manajemen risiko, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Bank
keuangan, kepatuhan dan tata Kelola pada dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali
Perseroan dan Kelompok Keuangan Perseroan. untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris
3. Komite memberikan rekomendasi kepada Dewan Independen Bank pada periode berikutnya; 2)
Komisaris (jika diperlukan) atas laporan yang tidak mempunyai saham baik langsung maupun
diterima sesuai huruf b tersebut di atas. tidak langsung pada Bank; 3) tidak mempunyai
4. Komite memberikan laporan kepada Dewan hubungan afiliasi dengan Bank, anggota Dewan
Komisaris mengenai aktivitas yang dilakukan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham
secara berkala. b. Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang
5. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data dan tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
informasi Perseroan yang dimilikinya. kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
Independensi pemegang saham pengendali atau hubungan lain
Mengacu kepada Pedoman dan Tata Tertib Kerja yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
Komite Tata Kelola Perusahaan, anggota Komite bertindak independen.
sekurang-kurangnya terdiri dari 1 orang Komisaris
Independen, 1 orang Komisaris non Independen dan 1 Dalam hal Komisaris Independen atau Pihak
orang Pihak Independen: Independen memperoleh saham Perseroan akibat
a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan peristiwa hukum, maka dalam jangka waktu 6 bulan
Komisaris yang: 1) bukan merupakan orang setelah diperolehnya saham tersebut wajib mengalihkan
yang bekerja atau mempunyai wewenang dan kepada pihak lain.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1 Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 8 Mei 2023-RUPST 2025
(Komisaris Independen) PS/BOC/026/V/2023 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/ V/2023
2 Ongki Wanadjati Dana Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-RUPST
(Komisaris) PS/BOC/022/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.005/DIR/CCS/ IV/2022
3 Sofyan Rambey Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Pihak Independen) PS/BOC/022/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.005/DIR/CCS/ IV/2022 • 21 April 2022-RUPST
2025
Profil Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan
Onny Widjanarko
Ketua Komite Tata Kelola Perusahaan (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Ongki Wanadjati Dana
Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 319
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DEWAN KOMISARIS
Sofyan Rambey
Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan (Pihak Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite Pemantau Risiko” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Riwayat Jabatan, Dasar Hukum & Masa Jabatan
Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan (Pihak Independen) sejak 21 April 2022 berdasarkan Keputusan
Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/022/III/2022 dan Surat Keputusan Direksi Nomor 005/DIR/CCS/IV/2022
Sertifikasi Profesi 3. Komite dapat mengundang pihak lain selain
anggota Komite untuk hadir dan memberikan
keterangan dalam Rapat, apabila berhubungan
No. Sertifikasi Profesi Jumlah Pemilik dengan agenda Rapat.
4. Anggota Dewan Komisaris yang bukan anggota
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat 1
I s/d III Komite dapat menghadiri Rapat Komite sebagai
2 Financial Risk Managemer (FRM) 1 peninjau yang tidak memiliki hak suara dalam
pengambilan keputusan Rapat.
3 Trainer untuk pelatihan Sertifikasi 1
Manajeme Risiko Tingkat I-V 5. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
4 Wakil Manajer Investasi (WMI) 1
melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat
Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
5 Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE)
dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang-
6 Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE)
kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari
seluruh anggota Komite.
7 Wakil Pialang Berjangka (WPB) 1
6. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
8 Beberapa sertifikasi di bidang 1
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
kesehatan (Wellness and Longevity)
a/l FINEM (Fellowship in Nutritional musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
and Environmental Medicine) dari dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
India, 2018 dan Master in Advanced
Nutritional Medicine dari Malaysia, 7. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
2021 8. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
Rapat Komite Tata Kelola Perusahaan untuk memimpin rapat.
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Kebijakan Rapat terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
Ketentuan terkait pelaksanaan rapat Komite Tata Kelola secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
Perusahaan telah diatur dalam pedoman dan tata tertib perbedaan pendapat tersebut.
Komite Tata Kelola Perusahaan: 10. Komite dapat juga mengambil keputusan yang
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan
sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan. ketentuan semua anggota komite telah diberitahu
2. Komite secara tetap mengundang Komisaris secara tertulis dan semua anggota Komite
Independen dan/atau Dewan Pengawas Syariah memberikan persetujuan mengenai usul yang
dari anak perusahaan untuk dapat hadir dan diajukan secara tertulis dengan menandatangani
memberikan keterangan yang diperlukan dalam persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
Rapat Komite. diambil dengan cara demikian mempunyai
kekuatan yang sama dengan keputusan yang
diambil dengan sah dalam Rapat Komite.
320 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 323
Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Perusahaan
Selama tahun 2023, Komite Tata Kelola Perusahaan mengadakan 2 (dua) kali rapat dan rincian tingkat kehadirannya
disampaikan sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Irwan Mahjudin Habsjah1) 1 1 100%
Onny Widjanarko2) 1 1 100%
Ongki Wanadjati Dana 2 2 100%
Sofyan Rambey 2 2 100%
Catatan:
1)
Irwan Mahjudin Habsjah tidak lagi menjabat sebagai Ketua Komite sejak ditutupnya RUPS Tahunan 13 April 2023.
2)
Onny Widjanarko efektif diangkat sebagai Ketua Komite Tata Kelola Perusahaan sejak tanggal 8 Mei 2023.
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2023 Pengembangan Kompetensi Komite
Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan sepanjang Tata Kelola Perusahaan
tahun 2023 adalah: Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk
1. Memantau dan mengevaluasi fungsi audit, anggota independen, karena untuk anggota Komite
manajemen risiko, keuangan, kepatuhan dan tata Tata Kelola Perusahaan yang berasal dari Dewan
Kelola dalam satu Kelompok Keuangan Perseroan Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris”
melalui pembahasan : yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
a. Anti-Fraud Management Update BTPN
b. Anti-Fraud Management Update BTPNS
c. Laporan Pemantauan Sinergi Perbankan
d. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola dalam Grup
Keuangan
2. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Tata
Kelola Perusahaan tahun 2024
3. Mengkaji Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Tata Kelola Perusahaan
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 321
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
Bank BTPN membentuk komite-komite yang 3. Memantau eksposur risiko Bank seperti risiko suku
bertanggung jawab kepada Direksi guna mendukung bunga dan nilai tukar.
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi. Sesuai 4. Memutuskan dan memberikan arahan dalam
dengan ketentuan, Bank diwajibkan memiliki minimal 3 pengelolaan suku bunga baik suku bunga funding
(tiga) komite yang membantu tugas Direksi yaitu Komite maupun lending.
Manajemen Risiko, Komite Aset dan Liabilitas serta 5. Dan hal-hal terkait lainnya.
Komite Pengarah Teknologi Informasi.
Tugas dan Tanggung Jawab
Namun, melihat kompleksitas usaha yang dijalankan Komite Aset dan Liabilitas memiliki tugas dan tanggung
Bank BTPN, membutuhkan pengelolaan serta jawab, antara lain mencakup:
peningkatan kualitas penerapan tata kelola Perusahaan 1. Mengkaji ulang, mengawasi dan menyetujui strategi
yang baik. Untuk itu, Bank membentuk 9 (sembilan) neraca secara keseluruhan, atas likuiditas, harga,
komite sebagai berikut: dan manajemen permodalan.
1. Komite Aset dan Liabilitas 2. Memberikan gambaran keadaan perekonomian
2. Komite Manajemen Risiko domestik dan dunia, serta analisis implikasi dari
3. Komite Pengarah Teknologi Informasi kebijakan moneter dan fiskal yang telah dan atau
4. Komite Kebijakan Kredit akan diambil oleh pemerintah.
5. Komite Kredit
6. Komite Pengarah Tata Kelola Informasi Pelaksanaan Tugas 2023
7. Komite Human Resource Pelaksanaan kegiatan dan atau keputusan yang telah
8. Komite Fraud diambil dan direalisasikan sepanjang tahun 2023
9. Komite Keberlanjutan adalah:
1. Menyetujui menerapkan limit maksimum antara FTP
dan Jibor pada Tactical FTP. (Mar-23)
KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO) 2. Menyutujui penggunaan FTP Loan Tenor 2 Minggu
untuk produk BNPL (Buy Now Pay Later) Jenius.
Struktur dan Keanggotaan (Mar-23)
Susunan anggota Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”) 3. Menyetujui untuk tidak mengubah batasan off
per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: market pada transaksi FX, kas, CCS, IRS, dan
menyetujui skenario FX stress test. (Jun-23)
Ketua: Direktur Treasury 4. Menyetujui special FTP untuk produk back-to-back
and cash collateral loan oleh Business Banking.
Anggota: (Jun-23)
1. Direktur Utama 5. Menyutujui penggunaan Market Based FTP dimulai
2. Wakil Direktur Utama 1 dari tahun 2024. (Sep-23)
3. Wakil Direktur Utama 2 6. Menyetujui proposal untuk RBB dan IRRBB 2024-
4. Head of Risk Management 2026. (Sep-23)
5. Direktur Keuangan dan Perencanaan 7. Menyetujui perhitungan core casa balance untuk
tahun 2024. (Sep-23)
Sekretaris: Head of Treasury 8. Menyetujui implementasi alokasi income of capital
ke LOB (line of business) berdasarkan total RWA
Pedoman Kerja dan menyetujui beban SLR ditanggung LOB 100%
Pedoman Kerja Komite ALCO disusun sebagai panduan mulai dari tahun 2024 (Sep-23)
atau rujukan bagi anggota ALCO antara lain untuk: 9. Menyetujui kuota tambahan untuk SLR sampai
1. Memantau dan mengelola aset dan liabilitas. dengan akhir 2023. (Okt-23)
2. Memantau perkembangan pasar dan faktor-faktor 10. Menyetujui rencana penerbitan obligasi di tahun
yang mungkin akan mempengaruhi keadaan 2024-2025 melalui circular ALCO Desember (Dec-
pendanaan dan likuiditas Bank. 23)
322 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 325
Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2023, Komite ALCO mengadakan 12 kali pertemuan, yang rincian kehadiran anggotanya adalah
sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Hiromichi Kubo/Keishi Kobata Ketua 12 11 92%
Henoch Munandar Anggota 12 10 83%
Kaoru Furuya Anggota 12 12 100%
Darmadi Sutanto Anggota 12 8 67%
Sendiaty Sondy Anggota 12 10 83%
Hanna Tantani Anggota 12 11 92%
Wiwig Santoso Sekretaris 12 9 75%
Catatan:
* Keishi Kobata menggantikan Hiromichi Kubo sebagai direktur treasury sejak ALCO Jun-23.
KOMITE MANAJEMEN RISIKO Prosedur Rapat
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko
Struktur dan Keanggotaan adalah sebagai berikut:
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko 31 1. Rapat Komite dilaksanakan sekurang-kurangnya 8
Desember 2023 adalah sebagai berikut: (delapan) kali dalam setahun sesuai dengan agenda
rapat yang telah ditentukan. Bilamana dibutuhkan,
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan
jabatan) yang terdiri dari: salah satu Anggota Tetap (Permanent Voting
Members).
Ketua: Head of Risk Management 2. Rapat dipimpin oleh Ketua. Dalam hal Ketua
berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
Anggota: salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: Direktur dan ditunjuk dalam rapat.
1. Direktur Utama 3. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat
2. Wakil Direktur Utama 1 mengundang pihak lain selain Anggota Komite
3. Wakil Direktur Utama 2 untuk hadir dalam rapat, termasuk namun tidak
4. Direktur Kepatuhan & Legal terbatas pada Perusahaan Anak.
5. Direktur Corporate Banking Japanese 4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
6. Direktur Treasury (Permanent Voting Members);
7. Direktur Operasional 5. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent
8. Direktur Keuangan & Perencanaan Non-Voting Members) tidak diperhitungkan dalam
9. Head of Business Banking kuorum kehadiran.
10. Head of Information Technology 6. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
11. Head of Retail Lending Business atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
12. Head of Wealth Management Business and anggota Komite yang memiliki hak suara.
Network & Distribution Head 7. Keputusan rapat Komite harus diambil berdasarkan
13. Head of Digital Banking musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
14. Head of Human Resources berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
15. Head of Wholesale, Commercial & Transaction tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
Banking pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
16. Head of Treasury dari 50% bagian dari seluruh jumlah anggota
Komite yang memiliki hak suara yang hadir dalam
• Anggota Tetap Tanpa Hak Suara: rapat.
1. Head of Internal Audit 8. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
2. Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
(Sekretaris) ketentuan tentang benturan kepentingan yang
diatur dalam Kebijakan perusahaan (Corporate
Policy).
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 323
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang Pelaksanaan Tugas 2023
terdapat dalam rapat Komite, wajib dicantumkan Selama tahun 2023 Komite Manajemen Risiko telah
secara jelas dalam Risalah Rapat beserta melaksanakan 11 kali pertemuan dengan agenda
alasan perbedaan pendapat tersebut. Head of pembahasan sebagai berikut:
Risk Management memiliki wewenang untuk 1. Pengawasan dan pengelolaan risiko kredit
menyampaikan eskalasi terkait dengan perbedaan mencakup Baki debet, Special Mention (SM), NPL,
pendapat di dalam Komite kepada Komite Biaya Kredit (CoC) dan pemantauan implementasi
Pemantau Risiko untuk mendapatkan rekomendasi. Credit Risk Appetite Framework (CRAF).
10. Laporan/materi Komite Manajemen Risiko 2. Pengawasan dan pengelolaan restrukturisasi
disiapkan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko. COVID-19, PMK 71, PMK 85 dan PMK 98/132.
Unit terkait diwajibkan menyampaikan materi/ 3. Pemantauan implementasi Risk Acceptance & Risk
data setiap bulan kepada pihak yang ditunjuk Tolerance per Product Program.
(PIC) Satuan Kerja Manajemen Risiko selambat- 4. Penyampaian informasi mengenai aturan baru
lambatnya 8 hari kerja setelah akhir bulan. terkait ATMR yang akan diimplementasikan di
11. Satuan Kerja Manajemen Risiko dapat meminta Januari 2023.
informasi/data tambahan dari unit lain di Bank 5. Penyampaian informasi terkait dengan hasil stress
untuk dicantumkan kedalam laporan/materi Komite test:
Manajemen Risiko. a. Stress Test POJK 48 untuk mengetahui
12. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah ketahanan Bank terhadap potensi portofolio
Rapat dan didokumentasikan dengan baik. restrukturisasi COVID-19.
13. Keputusan rapat berupa risalah rapat di-review b. Bottom Up Stress Test 2023 untuk menilai
oleh Operational & Fraud Risk Management Head, kecukupan tingkat ketahanan permodalan dan
Market & Liquidity Risk Management Head, Risk kecukupan likuiditas Bank dalam menghadapi
Management Planning Head, Cyber Security Risk perubahan dan shock pada kondisi makro
Head dan ditandatangani oleh Ketua Rapat dan ekonomi dengan skenario dan pedoman dari
Sekretaris Rapat. Otoritas (OJK dan BI).
14. Komite dapat mengambil keputusan yang sah c. Stress test Risk Profile & ICAAP untuk
tanpa mengadakan rapat dengan melalui media memenuhi kebutuhan regulasi.
sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota 6. Penyampaian informasi terkait dengan hasil
Tetap (Permanent Voting Members). Proses penilaian review model tahunan PSAK 71/IFRS 9.
ini dapat dilakukan sepanjang proposal yang 7. Penyampaian informasi terkait Collect Equalization
diajukan telah disampaikan dalam sirkuler tersebut dan Back-Testing CKPN.
kepada semua Anggota Tetap (Permanent Voting 8. Penyampaian informasi terkait Sustainability.
Members). 9. Penyampaian informasi terkait Top & Emerging risk
(Financial Risk).
Tugas dan Wewenang 10. Penyampaian informasi terkait Write-off dan
Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan Recovery.
wewenang, antara lain: 11. Penyampaian informasi terkait Enterprise Risk
1. Menyusun kebijakan dan kerangka manajemen Datamart.
risiko serta limit risiko, berikut pengkinian, 12. Hasil pemantauan atas Risk Appetite Measure
perbaikan, dan atau penyempurnaan. untuk risiko pasar dan likuiditas dan pemantauan
2. Melakukan evaluasi kesesuaian kebijakan rasio aset likuid.
manajemen risiko dengan pelaksanaannya. 13. Penyampaian simulasi perhitungan ATMR Risiko
3. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi Pasar yang akan diimplementasikan mulai Januari
atas transaksi atau aktivitas yang menyimpang dari 2024.
prosedur normal. 14. Pemantauan dan pelaporan bulanan Indikator
Rencana Aksi.
15. Penyampaian informasi terkait New Framework for
Commitment Line.
16. Pelaporan dan penentuan langkah tindak lanjut
penanggulangan dan solusi pemulihan jika terjadi
situasi yang tidak wajar.
324 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 327
Tata Kelola Perusahaan
17. Pengelolaan risiko lainnya, yaitu Risiko Kepatuhan, 35. Hasil penilaian ICR Maturity Self Assessment (MSA)
Risiko Strategis, Risiko Reputasi, dan Risiko 36. Pemantauan pelaksanaan Mandatory OFRM
Hukum. E-learning.
18. Pada tahun fiskal 2023, Manajemen Risiko 37. Kejadian fraud dan staff misconduct: jumlah
Keamanan Siber memberikan laporan mengenai kejadian, jumlah kerugian dan pemulihan.
pelaksanaan Simulasi Phishing dan peninjauan 38. Status investigasi kasus fraud dan kasus staff
SLIK secara triwulanan. misconduct
19. CSRM juga memberikan hasil Penilaian Kesiapan 39. Kampanye, pelatihan & sosialisasi Anti-Fraud.
Ransomware, Penilaian Tingkat Kematangan dan 40. Pelaporan kejadian indikasi fraud melalui
Penilaian FFIEC-CAT beserta rencana remediasinya whistleblowing, unit kerja dan lainnya.
serta informasi terkait penyelesaian project 41. Ikhtisar atas inisiatif utama manajemen Anti-Fraud.
ISO27001, Kerangka Keamanan Cyber, Pelatihan 42. Ringkasan kebijakan dan prosedur Manajemen
Kemanan Siber dan pembentukan Fungsi CISO. Anti-Fraud (termasuk pengkiniannya).
20. Dalam hal pengambilan keputusan, Komite 43. Pengelolaan risiko fraud lainnya: Proses mengenal
Manajemen Risiko memberikan persetujuan karyawan secara berkelanjutan (KYE), penerimaan
terhadap definisi Kebocoran Informasi. tips, dan penegasan komite fraud melalui SK
21. CSRM juga membagikan beberapa informasi Direksi.
insiden Cyber secara internal dan eksternal 44. Penyesuaian Pakta Kode Etik dan Integritas 2023
termasuk pembelajaran dan tindakan pencegahan 45. Persetujuan klasifikasi fraud event dan staff
yang diambil. misconduct
22. Bank operational risk appetite. 46. Pengakuan terhadap whistle blower
23. Jumlah dan ikhtisar kejadian risiko operasional. 47. Peristiwa Fraud Signifikan yang Dilaporkan ke OJK
24. Nominal kerugian risiko operasional, pemulihan, 48. Pemantauan GL Sementara Pemulihan
keuntungan dan ikhtisar utama. 49. Update Kasus yang Dilaporkan ke Polisi
25. Indikator risiko operasional utama. 50. Pemantauan Rekomendasi
26. Ikhtisar pengaduan nasabah. 51. Pendelegasian Wewenang Investigasi: Fraud
27. Inisiatif utama Divisi OFRM (Operational & Fraud Retail Banking, Operational Fraud Investigator dan
Risk Management). Business Banking
28. Manajemen kontinuitas bisnis.
29. Hasil penilaian OFRM atas key control self- Dalam rangka pemantauan risiko dengan anak
assessment. perusahaan setiap kuartal disampaikan konsolidasi
30. BTPN Top & Emerging Risk (Risiko Non Finansial). Bank dengan anak perusahaan serta pelaporan
31. Risk Acceptance. konsolidasi Profil Risiko, RBBR dan ICAAP sesuai
32. Ringkasan kebijakan dan prosedur (termasuk ketentuan BI/OJK.
pengkiniannya) ORM Fungsi ICR dan BCM.
33. Status dari produk program dan layanan. Frekuensi dan Kehadiran Rapat
34. Materi rapat Risk & Control dari setiap lini bisnis/ Sepanjang tahun 2023, Komite Manajemen Risiko
pendukung termasuk hasil pemeriksaan QA/ICR. mengadakan 11 kali pertemuan, yang rincian kehadiran
anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 11 10 91%
Anggota Tetap dengan Hak Suara
Henoch Munandar Direktur Utama 11 10 91%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 1 11 10 91%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 2 11 8 73%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 11 9 82%
Hiromichi Kubo1) Direktur Treasury 5 4 80%
Keishi Kobata 2)
Direktur Treasury 6 6 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional 11 10 91%
Hanna Tantani Direktur Keuangan & Perencanaan 11 10 91%
Kan Funakoshi 3)
Direktur Corporate Banking 3 2 67%
(Japanese)
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 325
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Atsushi Hino4) Direktur Corporate Banking 7 6 86%
(Japanese)
Jeffrey Cheanandro Tjoeng Head of Business Banking 11 11 100%
Jeny Mustopha Head of Information Technology 11 11 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 11 8 73%
Helena Head of Wealth Management 11 7 64%
Business and Network &
Distribution Head
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 11 8 73%
Mira Fitria Head of Human Resources 11 8 73%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & 11 9 82%
Transaction Banking
Wiwig Wahyu Santoso Head of Treasury 11 7 64%
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara
Nurhajati Soerjo Hadi Head of Internal Audit 11 10 91%
Wahyu Nugroho Head of Portfolio Management & 11 11 100%
Policy
Catatan:
1)
Hiromichi Kubo tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023.
2)
Keishi Kobata diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023 dan efektif menjabat sejak 25 Juli 2023.
3)
Kan Funakoshi tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023.
4)
Atsushi Hino diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak 15 Mei 2023.
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI Pedoman Kerja
INFORMASI Pedoman Kerja yang telah disusun oleh Bank adalah:
1. Rapat Komite Pengarah TI dilaksanakan sekurang-
Struktur dan Keanggotaan kurangnya 3 (tiga) bulan sekali sesuai dengan
agenda rapat yang telah ditentukan. Bilamana
Ketua: Deputy President Director 2 dibutuhkan, rapat Komite Pengarah TI dapat
dilakukan setiap saat atas permintaan salah satu
Anggota Anggota Tetap (Permanent Voting Members);
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: 2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal
1. Direktur Utama Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
2. Wakil Direktur Utama 1 dan 2 salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai
3. Head of Risk Management Direktur dan ditunjuk dalam rapat;
4. Direktur Operasional 3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
5. Direktur Corporate Banking Japanese dengan Hak Suara (Permanent Voting Members)
6. Direktur Treasury atau wakilnya yang hadir dalam rapat;
7. Direktur Keuangan 4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
8. Head of Wholesale, Commercial & Transaction atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
Banking anggota Komite yang memiliki hak suara dengan
9. Head of Business Banking ketentuan salah satunya adalah Ketua Komite dan/
10. Head of Retail Lending Business atau Direktur Utama;
11. Head of Wealth Management Business 5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
12. Head of Digital Banking musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
• Anggota Tetap tanpa Hak Suara: tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
1. Head of Internal Audit pemungutan suara berdasarkan suara setuju
2. Pejabat Eksekutif Bidang Teknologi Informasi lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang
(Sekretaris)
326 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 329
Tata Kelola Perusahaan
dikeluarkan dalam rapat bersangkutan termasuk Tugas dan Tanggung Jawab
Ketua Komite dan/atau Direktur Utama. Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka 1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
ketentuan tentang benturan kepentingan yang agenda utama yang didasarkan pada laporan
diatur dalam Kebijakan Perusahaan (Corporate bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite
Policy); sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang yang berdasarkan permasalahan yang penting dan
terdapat dalam rapat Komite wajib dicantumkan sangat mendesak, atas permintaan seorang atau
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members)
perbedaan pendapat tersebut; komite;
8. Hasil rapat wajib dituangkan dalam Risalah Rapat 2. Menentukan undangan rapat Komite;
dan didokumentasikan dengan baik; 3. Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi
9. Lebih dari 50% rapat Komite dihadiri oleh lebih yang diperlukan untuk pengambilan keputusan;
dari 70% anggota komite secara fisik atau secara
virtual dengan menggunakan sarana teknologi Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut:
telekonferensi, yang memungkinkan para peserta 1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan
Rapat saling mendengar secara langsung serta undangan;
berpartisipasi dan berkomunikasi satu sama lain. 2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan
Kehadiran peserta Rapat secara virtual dianggap rapat;
dan dihitung sebagai kehadiran langsung dalam 3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat;
Rapat; 4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh
10. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary.
mengundang pihak lain selain anggota termasuk
Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat; Pelaksanaan Tugas 2023
11. Keputusan rapat berupa Risalah Rapat Selama tahun 2023, Komite Pengarah Teknologi
ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, dengan rincian
Rapat. Risalah Rapat kemudian disirkulasikan tanggal penyelenggaraan sebagai berikut:
kepada anggota Komite. 1. Tanggal 21 Maret 2023
12. Komite dapat mengambil keputusan yang sah 2. Tanggal 27 Juni 2023
tanpa mengadakan rapat dengan melalui media 3. Tanggal 19 September 2023
sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota 4. Tanggal 12 Desember 2023
Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan Frekuensi dan Kehadiran Rapat
disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua Sepanjang tahun 2023, Komite Pengarah Teknologi
Anggota Tetap. Informasi mengadakan 4 (empat) kali pertemuan, yang
rincian kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 4 1 25%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 4 3 75%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 4 4 100%
Atsushi Hino1) Direktur 3 3 100%
Hiromichi Kubo2) Direktur 1 1 100%
Merisa Darwis Direktur 4 3 75%
Hanna Tantani Direktur 4 4 100%
Kan Funakoshi3) Direktur 1 1 100%
Keishi Kobata4) Direktur 3 3 100%
Irwan S. Tisnabudi Head of Digital Banking 4 4 100%
Wiwig Santoso Head of Treasury 4 1 25%
Helena Head of Wealth Management Business and 4 2 50%
Network & Distribution
Ir. Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & 4 3 75%
Transaction Banking
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 4 3 75%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 327
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Nurhajati Soerjo Hadi Head of Internal Audit 4 4 100%
Jeny Mustopha Head of Information Technology 4 4 100%
Catatan:
1)
Atsushi Hino diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak 15 Mei 2023.
2)
Hiromichi Kubo tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023.
3)
Kan Funakoshi tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023.
4)
Keishi Kobata diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023 dan efektif menjabat sejak 25 Juli 2023.
KOMITE KEBIJAKAN KREDIT Pedoman Kerja
Komite Kebijakan Kredit telah memiliki pedoman kerja
Struktur dan Keanggotaan (charter) yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain:
Susunan anggota Komite Kebijakan Kredit per 31 1. Rapat
Desember 2023 adalah sebagai berikut: • Rapat Komite Kebijakan Perkreditan diadakan
paling sedikit 2 (dua) kali dalam setahun.
Ketua: Direktur Utama • Rapat dipimpin oleh ketua komite. Dalam hal
ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin
Anggota: oleh salah satu Anggota Tetap dengan Hak
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: Suara dan ditunjuk dalam rapat
1. Para Wakil Direktur Utama
2. Direktur Corporate Banking (Japanese) 2. Kuorum
3. Direktur Tresuri • Rapat Komite Kebijakan Perkreditan hanya
4. Head of Wholesale,Commercial and dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh
Transaction Banking lebih dari 50% anggota tetap dengan hak
5. Head of Retail Lending Banking suara termasuk ketua komite
6. Head of Digital Banking • Apabila anggota komite berhalangan hadir,
7. Head of Business Banking maka kehadiran yang bersangkutan dapat
8. Head of Treasury digantikan oleh perwakilannya.
9. Head of Risk Management
10. Direktur Kepatuhan 3. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan pada Komite Kebijakan
• Anggota tetap tanpa Hak Suara: Perkreditan dilakukan berdasarkan musyawarah
1. Kepala Divisi Portfolio Management & Policy dan mufakat. Dalam hal musyawarah dan mufakat
2. Credit Risk Corporate Head tidak dapat dicapai, pengambilan keputusan harus
3. Retail Banking Risk Head dilakukan berdasarkan suara terbanyak, yaitu suara
4. Business Banking Credit Risk setuju lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan
5. Kepala Divisi Audit Internal*) Hak Suara yang hadir dalam Rapat, termasuk suara
6. Kepala Divisi Kepatuhan setuju Ketua Komite.
7. Kepala Divisi Hukum dan Litigasi (General
Counsel) 4. Pengambilan Keputusan Tanpa Mengadakan
Rapat Formal
*)
pengamat Komite Kebijakan Perkreditan dapat mengambil
keputusan yang sah tanpa mengadakan rapat
komite secara formal (Keputusan Sirkuler Komite),
dengan ketentuan semua Anggota Tetap dengan
Hak Suara menyetujui keputusan tersebut secara
tertulis.
328 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 331
Tata Kelola Perusahaan
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan Tugas 2023
Tugas dan tanggung jawab yang dijalankan oleh Komite Komite Kebijakan Kredit telah melakukan rapat pada
Kebijakan Kredit adalah sebagai berikut: semester I (satu) pada tanggal 13 Juni 2023 dan
1. Mengadakan rapat untuk menentukan arah kredit melalui sirkuler pada semester II (dua) pada tanggal
bank dan memantau implementasi dari kebijakan 18 Desember 2023. Rincian pelaksanaan tugas yang
kredit dijalankan antara lain adalah:
2. Memberikan masukan kepada Direksi Bank • Pembahasan mengenai hirarki kebijakan dan
dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank prosedur terkait dengan kredit baik kebijakan
serta melakukan kajian secara berkala terhadap dan prosedur pada tingkat bankwide maupun
Kebijakan Perkreditan Bank tingkat segmen. Untuk Kebijakan Perkreditan
3. Mengawasi penerapan dan pelaksanaan Kebijakan telah dilakukan pengkinian dan mendapatkan
Perkreditan Bank persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris
4. Melakukan evaluasi dan analisa kualitas portofolio • Melakukan evaluasi atas perubahan pada
perkreditan terkait kebijakan perkreditan Kebijakan Perkreditan dengan menyesuaikan
5. Memberikan laporan berkala kepada Direksi dengan perubahan kebijakan pada level global
dengan tembusan kepada Dewan Komisaris, yang serta kebijakan keuangan berkelanjutan baik yang
sekurang-kurangnya mencakup: berlaku di Bank maupun berlaku secara global
a. Rangkuman dari hasil pengawasan atas termasuk namun tidak terbatas pada ketentuan
penerapan dan pelaksanaan Kebijakan industri yang dihindari.
Perkreditan Bank. • Evaluasi dan analisa kualitas portofolio perkreditan
b. Hasil pemantauan/tinjauan dan evaluasi terkait kebijakan perkreditan juga dilaksanakan
mengenai kualitas dan kondisi portofolio kredit. pada rapat-rapat lainnya seperti pada rapat Komite
c. Saran-saran untuk perbaikan kebijakan (jika Manajemen Risiko yang juga dilaporkan kepada
diperlukan). Komite Pemantau Risiko.
6. Melakukan review/penelaahan terhadap kebijakan
kredit agar tetap sejalan dengan kebijakan internal Frekuensi dan Kehadiran Rapat
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dilaksanakan
2 (dua) kali dalam tahun 2023 yaitu pada tanggal 13
Juni 2023 dan 18 Desember 2023 melalui mekanisme
sirkuler dengan frekuensi kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 2 2 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 2 1 50%
Hiromichi Kubo2) Direktur 1 1 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 2 2 100%
Atsushi Hino1) Direktur 2 2 100%
Keishi Kobata4) Direktur 1 1 100%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & 2 2 100%
Transaction Banking
Irwan Sutjipto Trisnabudi Head of Digital Banking 2 1 50%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 2 2 100%
Nurhajati Soerjo Hadi Head of Internal Audit 2 2 100%
Tasuku Tanaka Credit Risk Head 2 2 100%
Sidik Waskito Business Banking Credit Risk Head 2 2 100%
Adil Pamungkas Retail Banking Risk Head 2 2 100%
Argo Wibowo General Counsel 2 2 100%
Butet Sondang Sitepu Compliance Head 2 2 100%
Wahyu Nugroho Portfolio Management & Policy Head 2 2 100%
Catatan:
1)
Atsushi Hino ditunjuk sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak 15 Mei 2023.
2)
Hiromichi Kubo tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023.
3)
Kan Funakoshi tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023.
4)
Keishi Kobata ditunjuk sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023 dan efektif menjabat sejak 25 Juli 2023.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 329
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
KOMITE PENGARAH TATA KELOLA 4. Kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek tata kelola
INFORMASI data dan informasi serta data analytics dengan
rencana proyek (project charter) yang disepakati.
Struktur dan Keanggotaan 5. Kesesuaian tata kelola informasi dengan Rencana
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan Strategis Teknologi Informasi (TI) guna mendukung
jabatan) yang terdiri dari: pengelolaan kegiatan usaha Bank.
6. Pemantauan atas kondisi tata kelola data dan
Ketua: Head of Risk Management informasi Bank serta upaya peningkatannya,
misalnya dengan mendeteksi permasalahan
Anggota: kualitas data dan mengukur efektivitas dan efisiensi
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: penggunaan aset data dan informasi.
1. Direktur Kepatuhan 7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
2. Direktur Operasional data dan informasi, yang tidak dapat diselesaikan
3. Direktur Keuangan & Perencanaan dan dieskalasikan oleh forum tata kelola data dan
4. Head of Information Technology informasi.
8. Membangun kultur organisasi yang bekerja
• Anggota Tetap tanpa Hak Suara: berbasis data dan informasi (data driven
1. Head of Internal Audit organization).
2. Pejabat Eksekutif Bidang Teknologi Informasi
Manajemen Data (Sekretaris) Prosedur Rapat
Terkait dengan rapat, prosedut yang telah ditetapkan
Undangan Tetap (Standing Invitee) sebagai berikut:
1. Direktur Corporate Banking (Japanese) 1. Rapat Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
2. Direktur Treasury dilaksanakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali
3. Head of Treasury dalam setahun dengan agenda rapat yang telah
4. Head of Business Banking ditentukan. Bilamana dibutuhkan, rapat Komite
5. Head of Wholesale, Commercial and Transaction dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah
Banking satu Anggota Tetap (Permanent Voting Members);
6. Head of Retail Lending Business 2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal
7. Head of Wealth Management Business and Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
Network & Distribution salah satu anggota Komite yang menjabat sebagai
8. Head of Digital Banking Direktur dan ditunjuk dalam rapat;
9. Pejabat Eksekutif Bidang Retail Banking Analytics, 3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
Business Planning & Credit Policy (Permanent Voting Members) atau wakilnya yang
hadir dalam rapat.
Tugas dan Wewenang 4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
Memberikan rekomendasi kepada Direksi paling kurang atau diwakili lebih dari 1⁄2 (satu per dua) bagian
mencakup, sebagai berikut: dari seluruh jumlah anggota Komite yang memiliki
1. Perumusan kebijakan dan prosedur tata kelola data hak suara dengan ketentuan salah satunya adalah
dan informasi yang utama seperti kebijakan kualitas Ketua Komite dan/atau Direktur Kepatuhan.
data dan dan manajemen risiko terkait data dan 5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
informasi Bank, mencakup standar yang hendak musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan
dicapai (target-state). berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
2. Perencanaan dan menetapkan skala prioritas tercapai, maka keputusan harus diambil dengan
proyek-proyek yang dibutuhkan untuk menerapkan pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, serta dari 1⁄2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara
mencapai standar yang telah ditetapkan. yang sah yang dikeluarkan dalam rapat yang
3. Kesesuaian proyek-proyek yang disetujui dengan bersangkutan, termasuk Ketua Komite dan/atau
rencana tata kelola informasi, kebijakan dan Direktur Kepatuhan;
prosedur tata kelola data dan informasi, serta
standar yang hendak dicapai.
330 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 333
Tata Kelola Perusahaan
6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka sangat mendesak, atas permintaan seorang atau
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan lebih Anggota Tetap (Permanent Voting Members)
ketentuan tentang tentang benturan kepentingan komite;
yang diatur dalam Kebijakan Perusahaan 2. Menentukan undangan rapat komite;
(Corporate Policy). 3. Memastikan kecukupan dan ketersediaan informasi
7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang yang diperlukan untuk pengambilan keputusan.
terdapat dalam rapat komite wajib dicantumkan
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan Sekretaris bertanggung jawab sebagai berikut:
perbedaan pendapat tersebut. 1. Membuat undangan rapat dan mendistribusikan
8. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah undangan;
rapat dan didokumentasikan dengan baik. 2. Mempersiapkan dan mengumpulkan bahan-bahan
9. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat rapat;
mengundang pihak lain selain anggota termasuk 3. Mencatat, merumuskan dan menyajikan hasil rapat;
Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat. 4. Mendistribusikan hasil rapat kepada seluruh
10. Keputusan rapat berupa risalah rapat anggota Komite, Direksi, dan Corporate Secretary.
ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris
Rapat. Risalah rapat kemudian disirkulasikan Pelaksanaan Tugas 2023
kepada anggota Komite. Pada tahun 2023, Komite Pengarah Tata Kelola
11. Komite dapat mengambil keputusan yang yang sah Informasi mengadakan 4 (empat) kali rapat, dengan
tanpa mengadakan rapat dengan melalui media rincian penyelenggaraan sebagai berikut:
sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan Waktu
Rapat Tanggal
Penyelenggaraan
disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua
Anggota Tetap (Permanent Voting Members). 1 21 Maret 2023 13:00 – 14:00
2 27 Juni 2023 11:30 – 12:20
Ketua bertanggung jawab sebagai berikut:
3 19 September 2023 13:00 – 13:50
1. Mengatur jadwal rapat dan menentukan agenda
4 5 Desember 2023 10:45 – 11:30
yang menjadi tanggung jawab Komite, berupa
agenda utama yang didasarkan pada laporan
bulanan yang disusun oleh Sekretaris Komite Frekuensi dan Kehadiran Rapat
sesuai dengan kerangka kerja dan agenda khusus Pada tahun 2023, Komite Pengarah Tata Kelola
yang berdasarkan permasalahan yang penting dan Informasi mengadakan 4 kali rapat, dengan rincian
kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 4 4 100 %
Jeny Mustopha Head of Information Technology 4 4 100 %
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 4 2 100 %
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 4 4 100 %
Merisa Darwis Direktur Operasional 4 4 100%
Nurhajati Soerjo Hadi Head of Internal Audit 4 4 100%
Jufri Fan Sekretaris 4 4 100%
Erliana Undangan Tetap (Standing Invitee) 4 3 75%
Helena Head of Wealth Management Business and 4 2 50%
Network & Distribution
Hiromichi Kubo1) Direktur Tresuri 1 1 100%
Atsushi Hino 2)
Direktur Corporate Banking (Japanese) 3 3 100%
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 4 3 75%
Jeffrey Tjoeng Head of Business Banking 4 4 100%
Kan Funakoshi3) Direktur Corporate Banking (Japanese) 1 1 100%
Keishi Kobata4) Direktur Tresuri 2 2 100%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 331
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial and 4 4 50%
Transaction Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 4 1 25%
Wiwig Santoso Head of Treasury 4 3 75%
Catatan:
1)
Hiromichi Kubo tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023.
2)
Atsushi Hino diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023 dan efektif menjabat sejak 15 Mei 2023.
3)
Kan Funakoshi tidak lagi menjabat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPST 13 April 2023.
4)
Keishi Kobata diangkat sebagai Direktur sejak ditutupnya RUPSLB 22 Juni 2023 dan efektif menjabat sejak 25 Juli 2023.
KOMITE KREDIT dari peserta rapat yang wajib hadir dengan
minimum 1 (satu) perwakilan dari Credit Risk
Struktur dan Keanggotaan Corporate, khusus untuk segmen Corporate.
Susunan anggota Komite Kredit Per 31 Desember 2023 Kehadiran pengamat tidak akan dihitung dalam
adalah sebagai berikut kuorum rapat.
• Anggota komite yang bukan merupakan
Ketua: Direktur Utama peserta rapat yang wajib hadir, dapat hadir
akan tetapi kehadirannya tidak dihitung
Anggota: sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak
1. Wakil Direktur Utama dihitung dalam pengambilan keputusan.
2. Direktur Bisnis/Kepala Bisnis
3. Kepala Risiko Kredit 3. Pengambilan Keputusan
4. Kepala Loan • Pengambilan Keputusan pada Rapat Komite
5. Kepala Risiko Kredit Bisnis Kredit dilakukan berdasarkan suara terbanyak,
6. Kepala Grup atau Departemen Bisnis yaitu suara setuju minimal 51% (lima puluh
7. Kepala Manajemen Risiko (Pengamat) satu persen) dari jumlah total anggota yang
hadir dalam rapat sudah termasuk suara
Pedoman Kerja Direktur Utama.
Komite Kredit telah memiliki pedoman kerja (charter) • Suara Kepala Manajemen Risiko sebagai
yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain: pengamat tidak akan dihitung dalam
1. Rapat pengambilan keputusan Rapat Komite, namun
• Komite Kredit menyelenggarakan Rapat pada setiap keputusan Rapat Komite harus diketahui
saat kapan pun sesuai dengan kebutuhan oleh Kepala Manajemen Risiko.
Komite. • Dalam hal pengambilan keputusan dalam
• Rapat Komite Kredit diselenggarakan untuk Rapat Komite menghasilkan perhitungan
menghasilkan suatu rekomendasi atau opini jumlah suara setuju yang sama dengan jumlah
kepada Direktur Utama atau Wakil Direktur suara tidak setuju, maka Ketua Komite dapat
Utama yang akan memberikan keputusan akhir menentukan keputusan akhir yang akan
untuk menyetujui kredit, termasuk kondisi dan diambil oleh Komite.
instruksi yang berkaitan dengan Persetujuan
Kredit. Tugas dan Tanggung Jawab
• Pada rekomendasi atau opini Komite Kredit, Dalam rangka membantu tugas dan tanggung jawab
Direktur bisnis/Kepala Bisnis terkait akan Direksi untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan
turut menandatangani lembar rekomendasi/ kredit, Komite Kredit memiliki tanggung jawab sebagai
opini bersama-sama dengan anggota komite berikut:
lainnya. 1. Menganalisis secara independen dan menyetujui
pemberian kredit sesuai dengan batas wewenang
2. Kuorum yang ditetapkan (keputusan yang diambil harus
• Rapat Komite Kredit dapat diselenggarakan bersifat objektif, dilakukan dengan analisa yang
apabila dihadiri oleh paling sedikit 51% hati-hati dan terhindar dari kepentingan pribadi).
332 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 335
Tata Kelola Perusahaan
2. Memastikan bahwa bisnis yang dilakukan sesuai dengan kebijakan, standar dan praktik manajemen risiko bank.
Pelaksanaan Tugas 2023
Sepanjang tahun 2023, keputusan kredit Business Banking dilakukan secara sirkuler, sedangkan Komite Kredit
Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese dan Commercial Banking telah mengadakan rapat sebanyak 24
kali, yang rincian kehadirannya adalah sebagai berikut:
Agenda Peserta yang Wajib Hadir
1. Kredit terkait segmen Wholesale Banking, 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
Corporate Banking Japanese dan 2. Direktur Wholesale, Corporate dan Commercial Banking terkait
Commercial Banking 3. Kepala Risiko Kredit
4. Kepala Loan
5. Kepala Grup atau Departemen Wholesale, Corporate dan Commercial Banking terkait
6. Kepala Manajemen Risiko (Pengamat)
Catatan:
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir
maka Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.
2. Kredit terkait segmen Business Banking 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
2. Kepala Business Banking
3. Kepala Risiko Kredit Business Banking
4. Kepala Risiko Kredit
5. Kepala Manajemen Resiko (Pengamat)
Catatan:
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua Komite tidak hadir
maka Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua Komite.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2023, Komite Kredit mengadakan 24 kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:
1. Kredit terkait segmen Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese, dan Commercial Banking
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 24 10 42%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 24 21 88%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & 24 10 42%
Transaction Banking
Kan Funakoshi Direktur Corporate Banking (Japanese) 24 3 13%
Atsushi Hino 1)
Direktur Corporate Banking (Japanese) 24 7 29%
Takane Shiomi Kepala Risiko Kredit 5 21%
24
Tasuku Tanaka 2)
Kepala Risiko Kredit 18 75%
Moses Supardi Kepala Wholesale Banking 13 54%
Warni Chai Kepala Commercial Banking 1 4%
Naoki Watanabe Kepala Corporate Banking Japanese 2 6 25%
Karinda Rachmana Kepala Corporate Banking Japanese 3 24 0 0%
Hiroaki Seguchi Kepala Corporate Banking Japanese 4 0 0%
Hideaki Asatsu Kepala Corporate Banking Japanese 5 5 21%
Wibowo Kurniawan3) Kepala Corporate Banking Japanese 6 0 0%
Husan Mahjudin Kepala Loan Department 24 23 96%
Sendiaty Sondy Kepala Manajemen Risiko 24 9 38%
Catatan:
1)
Menggantikan Direktur Corporate Banking (Japanese) efektif tanggal 15 Mei 2023.
2)
Menggantikan Kepala Risiko Kredit efektif tanggal 2 Mei 2023.
3)
Efektif per tanggal 1 Januari 2023 menjabat sebagai Kepala Corporate Banking Japanese 6.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 333
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
2. Kredit terkait segmen Business Banking
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar)/Kaoru Furuya Direktur Utama/Wakil Direktur Utama
Nathan Christianto/Jeffrey C. Tjoeng Direktur/Kepala Business Banking
Selama tahun 2023 Keputusan kredit
Takane Shiomi/Tasuku Tanaka 1)
Kepala Risiko Kredit
dilakukan secara Sirkuler
Sidik Waskito Kepala Risiko Kredit Business Banking
Sendiaty Sondy Direktur/Kepala Manajemen Risiko
Catatan:
1)
Menggantikan Kepala Risiko Kredit efektif tanggal 2 Mei 2023.
KOMITE HUMAN RESOURCE merekomendasikan kepada Direksi untuk
ditetapkan sebagai kebijakan yang dimaksud
Struktur dan Keanggotaan khususnya adalah kebijakan yang sifatnya strategis.
2. Mengevaluasi pelaksanaan program
Ketua: Direktur Utama remunerasi Human Resources dan selanjutnya
merekomendasikan kepada Direksi untuk disetujui.
Anggota: 3. Menyetujui penyimpangan dari Prosedur atau
1. Wakil Direktur Utama peraturan Perseroan yang berlaku di bidang Human
2. Direktur Keuangan & Perencanaan Resources yang melebihi kewenangan Kepala
3. Direktur Operasional Divisi dan/atau Direktur yang membawahi dan atau
dengan bidang tugas Human Resources, dengan
Sekretaris: Head of Human Resources memperhatikan hierarki kebijakan Perseroan.
4. Menyampaikan rekomendasi kepada Direksi
Pedoman Kerja mengenai penunjukan dan penempatan (nominasi)
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite berpedoman anggota Direksi atau Dewan Komisaris atau
pada ketentuan: Karyawan Perseroan pada Perusahaan Anak
1. Keputusan Rapat Komite harus diambil berdasarkan (termasuk anggota Dewan Pengawas Syariah pada
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan Perusahaan Anak yang menjalankan bisnis Syariah).
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan Pelaksanaan Tugas
pemungutan suara berdasarkan suara setuju paling
sedikit 51% dari jumlah suara yang sah yang hadir
dalam Rapat, termasuk Direktur Utama. Tanggal Agenda
2. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka 27 Januari 2023 Usulan MRT
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
10 Februari 2023 • Nominasi Promosi Eksekutif 2023
ketentuan tentang benturan kepentingan yang • Kajian Kompensasi 2022/2023
diatur lebih lanjut dalam kebijakan atau prosedur 13 Februari20 23 Distribusi Anggaran Bonus 2022
Perseroan.
8 Maret 2023 • Hasil Distribusi Kajian Kompensasi
3. Dalam perbedaan pendapat (dissenting opinions) 2022/2023
yang terdapat dalam Rapat Komite, wajib • Hasil Promosi Eksekutif 2023
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat 25 Juli 2023 Nominasi Promosi Eksekutif Mid-Year
2023
beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
15 Agustus 2023 • Mid Cycle 2023
• Promosi Eksekutif Mid Cycle 2023
Tugas dan Wewenang
22 September 2023 Natura atau Kenikmatan Dalam Bentuk
Rincian tugas dan wewenang Komite adalah sebagai Barang
berikut:
15 November 2023 BAP Revamp: LEAD 2024 BTPN
1. Mengevaluasi kebijakan, strategi dan sasaran Acceleration Program
dalam bidang Human Resource dan selanjutnya
334 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 337
Tata Kelola Perusahaan
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2023, Komite Human Resources mengadakan 8 (delapan) kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai
berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 8 8 100%
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama 8 6 75%
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 8 7 88%
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 8 7 88%
Merisa Darwis Direktur Operasional 8 7 88%
Mira Fitria Head of Human Resources 8 8 100%
KOMITE FRAUD divisi terkait, dan untuk Anggota Komite Fraud,
sebagai delegasinya minimal adalah karyawan satu
Struktur dan Keanggotaan tingkat di bawahnya.
3. Dalam hal tertentu, rapat Komite Fraud dapat
Ketua: Direksi atau Board of Management yang terkait dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu
atau delegasinya. oleh Ketua Komite Fraud atau lebih dari satu
Anggota Komite Fraud atau atas permintaan dari
Anggota: seorang Direksi/Board of Management.
1. Operational & Fraud Risk Management Head 4. Komite Fraud dapat mengundang Pimpinan Unit
2. Human Resources Employee & Industrial Relations Kerja (PUK) yang bersangkutan dan/atau pihak
Head/Strategic Human Resources Management lainnya yang bukan anggota komite untuk hadir
Head dalam rapat, namun PUK dan/atau pihak lainnya
tersebut dalam rapat komite tidak memiliki voting
Sekretaris: Operational & Fraud Risk Management rights (hak suara) karena hanya berfungsi untuk
(OFRM) atau unit kerja lain yang diberikan memberikan saran, pertimbangan dan masukan.
kewenangan melakukan Investigasi oleh 5. Rapat Komite Fraud sah dan berhak mengambil
OFRM. keputusan apabila dalam rapat hadir dan/atau
diwakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
Apabila pelaku Fraud dan/atau pihak terkaitnya adalah seluruh jumlah Anggota Komite (termasuk Ketua
Direktur, atau Komisaris dan/atau Pejabat Eksekutif, Komite) yang memiliki hak suara. Rapat Komite
maka pelaksanaan Komite Fraud wajib dipimpin oleh Fraud dapat dilakukan melalui media telekonferensi,
2 (dua) anggota Direksi/Board of Management (Wakil video konferensi, atau sarana media elektronik
Direktur Utama atau Kepala Manajemen Risiko atau lainnya yang memungkinkan semua peserta
Direktur Kepatuhan), atau pihak lain yang tidak memiliki saling melihat dan/mendengar serta berpartisipasi
benturan kepentingan, seperti anggota Komite Audit. langsung dalam rapat sesuai kesepakatan anggota
Komite Fraud.
Pedoman Kerja 6. Keputusan rapat komite harus diambil berdasarkan
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Fraud adalah musyawarah untuk mufakat. Jika tidak ada
sebagai berikut: kesepakatan mengenai sanksi, maka akan
1. Tata cara pelaksanaan dapat dilakukan melalui dieskalasikan kepada Head of Risk Management
tatap muka atau sirkulasi memo. dan Compliance Director. Apabila setelah dilakukan
2. Wajib dihadiri oleh Ketua Komite dan seluruh eskalasi tetap tidak ada kesepakatan mengenai
Anggota Komite Fraud. Dalam hal Ketua Komite, sanksi/belum memperoleh keputusan, maka
dan/atau Anggota Komite Fraud berhalangan hadir akan dieskalasikan kepada Direksi melalui Risk
(yang ketidakhadirannya tidak diperlukan adanya Management Committee (RMC). Pada tingkat
pembuktian apa pun), maka untuk Ketua Komite terakhir, apabila tetap tidak ada kesepakatan
Fraud yang berhak & berwenang mewakilinya mengenai sanksi/belum memperoleh keputusan,
adalah pihak yang ditunjuk oleh Ketua Komite maka akan dieskalasikan kepada Dewan Komisaris
sebagai delegasinya, dan minimal adalah kepala melalui Risk Monitoring Committee (RMONC).
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 335
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE DI BAWAH
DIREKSI
7. Segala keputusan yang diputuskan secara sah Wewenang Komite Fraud:
didalam rapat bersifat kolektif kolegial. Apabila 1. Memanggil, meminta klarifikasi, meminta laporan-
terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinion) laporan kepada berbagai pihak (karyawan dan/atau
wajib dicantumkan/dicatat dalam risalah rapat unit-unit kerja lainnya) yang menurut pertimbangan
komite berikut alasannya. Komite Fraud dianggap secara langsung maupun
8. Rapat Komite Fraud atas kasus fraud yang pelaku tidak langsung memiliki hubungan dengan fraud.
nya telah berpindah/mutasi ke Line of Business 2. Menetapkan pengenaan jenis sanksi kepada (para)
(LoB)/Support Function (SF) lain maka Komite karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
Fraud diselenggarakan bersama antara Line of langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
Business (LoB)/ Support Function (SF) dimana kejadian fraud.
pelaku fraud menjabat saat ini dan Line of Business 3. Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan unit-
(LoB)/ Support Function (SF) saat terjadinya fraud. unit kerja lainnya, serta dalam rangka perbaikan
Dalam hal ini Ketua Komite Fraud adalah BoD/BoM dan upaya preventif maka komite fraud berhak
yang bertanggung jawab atas Direktorat dari pelaku memberikan rekomendasi konstruktif bagi unit-unit
karyawan bekerja. kerja tersebut.
Tugas dan Tanggung Jawab Pelaksanaan Tugas
Selama tahun 2023, Bank telah melakukan 51 sesi
Tugas Komite Fraud: Komite Fraud (baik yang dilakukan secara rapat virtual
Menindaklanjuti laporan hasil investigasi yang terkait ataupun sirkular e-mail) sesuai dengan tugas dan
dengan adanya suatu kejadian Fraud di masing-masing tanggungjawabnya.
unit bersangkutan, menetapkan sanksi kepada (para)
karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara Frekuensi dan Kehadiran Rapat
langsung maupun tidak langsung terlibat dalam Berikut adalah rincian kehadiran peserta Komite Fraud
kejadian Fraud, dan memutuskan kejadian fraud untuk yang telah dilakukan sebanyak 51 sesi (20 sesi melalui
menentukan langkah hukum yang akan dilakukan rapat virtual dan selebihnya melalui sirkulasi e-mail)
kemudian. selama tahun 2023:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama 7 7 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional 18 18 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 1 1 100%
Kan Funakoshi/Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 2 2 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 3 3 100%
Enrico Novian Pension Business Head RLB 10 10 100%
Toho Pasaribu Micro Business Head 3 3 100%
Adil Pamungkas Retail Banking Risk Head 19 19 100%
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 2 2 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 3 3 100%
Helena Head of Wealth Management Business and 1 1 100%
Network & Distribution
Jeny Mustopha Head of Information Technology 1 1 100%
Heru Rustanto Operational & Fraud Risk Management Head 51 51 100%
Denty Avianty Strategic HR Management 2 2 100%
Landy Kurniawan Employee & Industrial Relations Head 48 48 100%
Patritius Joko Operations Control Assurance Head 8 8 100%
Charlos Santana Putra ORM, Fraud & QA Head Retail Banking 7 7 100%
336 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 339
Tata Kelola Perusahaan
KOMITE KEBERLANJUTAN Pedoman Kerja
Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya, Komite
Struktur dan Keanggotaan Keberlanjutan wajib senantiasa menjalankan sesuai
dengan ketentuan, peraturan perundangan-undangan
Ketua: Direktur Kepatuhan & Legal yang berlaku dan/atau peraturan/ketentuan internal
Bank BTPN. Sedangkan Mekanisme dan Tata Cara
Anggota: Kerja Komite Keberlanjutan sebagaimana dijabarkan
1. Direktur Keuangan & Perencanaan pada Pedoman Kerja Komite Keberlanjutan.
2. Direktur Operasional
3. Direktur Corporate Banking Japanese Tugas dan Tanggung Jawab
4. Direktur Tresuri Rincian tugas dan tanggung jawab Komite
5. Head of Risk Management Keberlanjutan adalah sebagai berikut:
6. Head of Business Banking 1. Menyusun strategi, kebijakan, target terkait dengan
7. Head of Wholesale, Commercial & Transaction keuangan berkelanjutan di Bank BTPN
Banking 2. Melakukan pemantauan, evaluasi dan rekomendasi
8. Head of Retail Lending Business terkait dengan implementasi keuangan
9. Head of Wealth Management Business berkelanjutan di Bank BTPN
10. Head of Digital Banking
11. Head of Treasury Pelaksanaan Tugas Selama 2023
12. Head of Human Resources Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di
13. Micro Business Head tahun 2023, Komite Keberlanjutan telah memberikan
rekomendasi dan arahan terkait target dan inisiatif
Sekretaris: Communications & Daya Head keuangan berkelanjutan di Bank BTPN.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2023, Komite Keberlanjutan mengadakan 2
(dua) kali rapat, dengan rincian kehadiran anggotanya
adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Dini Herdini Direktur Kepatuhan dan Legal 2 2 100%
Hanna Tantani Direktur Keuangan 2 2 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional 2 2 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking Japanese 2 2 100%
Keishi Kobata Direktur Treasuri 2 2 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 2 2 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 2 2 100%
Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 2 2 100%
Helena Head of Wealth Management Business and 2 1 50%
Network & Distribution
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 2 1 50%
Wiwig Santoso Head of Treasury 2 1 50%
Mira Fitria Head of Human Resources 2 1 50%
Toho Pasaribu Micro Business Head 2 1 50%
Andrie Darusman Communications & Daya Head 2 2 100%
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 337
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
SEKRETARIS
PERUSAHAAN
PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
Eneng Yulie Andriani
Sekretaris Perusahaan
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 49 tahun pada tahun buku 2023
Riwayat Pendidikan • Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (2012)
• Sarjana Hukum dengan Program Kekhususan Hukum mengenai Kegiatan Ekonomi dari Universitas Indonesia
(1997)
Dasar Penunjukan Keputusan sirkuler Direksi Nomor PS/BOD/001/I/2020 tertanggal 10 Januari 2020
Rangkap Jabatan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan
Pengalaman Kerja • Head of Corporate Legal Department PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (2014-2019)
• Corporate Action & Stakeholder Management Head of Corporate Secretariat Division PT Bank Danamon
Indonesia Tbk (1997-2014)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris, maupun Pemegang Saham Pengendali
MASA JABATAN 2. Bertanggung jawab untuk memberikan informasi
penting yang perlu diketahui publik mengenai
Periode jabatan Sekretaris Perusahaan terhitung sejak kondisi Bank kepada seluruh pemangku
10 Januari 2020. kepentingan.
3. Mengikuti perkembangan pasar modal termasuk
peraturan-peraturan yang berlaku di pasar modal.
DASAR HUKUM 4. Melakukan pemenuhan kewajiban Perseroan
sebagai perusahaan terbuka berdasarkan prinsip-
Memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/ prinsip Tata Kelola Perusahaan.
POJK.04/2014 tentang Pembentukan Sekretaris 5. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
Perusahaan juncto Peraturan Pencatatan Efek PT Bursa Komisaris untuk mematuhi ketentuan Undang-
Efek Indonesia Nomor 1-A lampiran II Keputusan Direksi undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00001/BEI/01- dan peraturan pelaksanaannya.
2014 tanggal 30 Januari 2014. Bank telah memiliki 6. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS.
Sekretaris Perusahaan, yaitu Eneng Yulie Andriani 7. Mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Direksi dan
terhitung sejak tanggal 10 Januari 2020, yang telah Dewan Komisaris.
ditunjuk berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Nomor 8. Membuat risalah rapat Direksi serta menyimpan
PS/BOD/001/I/2020 tanggal 10 Januari 2020. risalah rapat tersebut.
9. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Rincian tugas dan tanggung jawab Sekretaris
Perusahaan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
1. Menjaga hubungan baik dengan Otoritas Jasa
Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan pemangku
kepentingan lainnya.
338 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 341
Tata Kelola Perusahaan
RANGKAP JABATAN DAN STRUKTUR ORGANISASI
Fungsi Sekretaris Perusahaan dijabat oleh pejabat eksekutif yang mengepalai Divisi Corporate Secretary. Jabatan ini
berada di bawah pengawasan/koordinasi Direktur Kepatuhan, dan tidak dirangkap dengan jabatan lain.
Direktur Utama
Direktur Kepatuhan
Corporate Secretary Head
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, 4. Memfasilitasi penyelenggaraan pelatihan atau
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary Head seminar untuk anggota Direksi dan Dewan
membawahi dan menangani fungsi Corporate Komisaris.
Governance, Corporate Action & Stakeholder 5. Melakukan pengurusan dan pemenuhan
Management, serta pengelolaan kantor Dewan persyaratan untuk uji kemampuan dan kepatutan
Komisaris dan Direksi. bagi calon anggota Direksi dan Dewan Komisaris.
6. Menyiapkan dan menyerahkan laporan-laporan
yang disyaratkan oleh ketentuan pasar modal dan
PELAKSANAAN TUGAS DAN perbankan.
TANGGUNG JAWAB 7. Menyiapkan dan menyampaikan keterbukaan
informasi.
Selama tahun 2023, aktivitas Sekretaris Perusahaan 8. Menyusun kebijakan dan prosedur baru serta
dilakukan dengan tetap menyesuaikan protokol melakukan kajian berkala atas kebijakan dan
kesehatan. Dengan segala keterbatasan tersebut, prosedur yang terkait dengan tata kelola
Sekretaris Perusahaan telah berhasil menyelesaikan dan perusahaan termasuk Panduan Tata Kelola baik
melaksanakan tugas atau aktivitas sebagai berikut: untuk individual maupun terintegrasi, Panduan
1. Menyelenggarakan dan menghadiri rapat- dan Tata Tertib Kerja (charter), serta perubahan
rapat serta membuat notula dari rapat Direksi, Anggaran Dasar Bank.
Dewan Komisaris, rapat gabungan Direksi dan 9. Melakukan kajian dari sisi undang-undang tentang
Dewan Komisaris serta semua komite di bawah perseroan terbatas, ketentuan pasar modal dan
Dewan Komisaris kecuali Komite Nominasi dan anggaran dasar terhadap suatu rencana Bank
Remunerasi. sekaligus menyiapkan persetujuan dari Pemegang
2. Menyelenggarakan rapat bulanan bagi pejabat Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi, jika
eksekutif (monthly managers meeting). diperlukan
3. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham 10. Memperkuat wawasan dan pemberian pembekalan
Tahunan serta Rapat Umum Pemegang Saham dengan menghadiri training dan workshop, baik
Luar Biasa Bank. yang diselenggarakan oleh regulator maupun
asosiasi profesi.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 339
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
SEKRETARIS
PERUSAHAAN
KETERBUKAAN INFORMASI
Sebagai bagian dari tanggung jawab dan kepatuhan Bank sebagai perusahaan terbuka, berikut ini adalah daftar
keterbukaan informasi yang disampaikan sepanjang tahun 2023.
Tanggal Nomor Dokumen Perihal
6 Februari 2023 S.010/CCS/II/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Tahun Ke 10, Pocari Sweat Run
Indonesia 2023 Targetkan 30.000 Pelari Dari Penjuru Nusantara
20 Februari 2023 S.013/CCS/II/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Pastikan Keamanan
Data, Dana Nasabah Pascakebakaran Yogyakarta
28 Februari 2023 S.017/CCS/II/2023 Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Desember 2022 (Diaudit) PT
BANK BTPN Tbk (“Perseroan”)
28 Februari 2023 S.019/CCS/II/2023 Penyampaian Materi Public Expose Tahunan PT BANK BTPN Tbk
28 Februari 2023 S.020/CCS/II/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Dukung Resiliensi Ekonomi Nasional,
Laba Bersih Bank BTPN Tumbuh 16%
28 Februari 2023 S.021/CCS/II/2023 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
17 Maret 2023 S.135/DIR/CCS/III/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Penegasan Perpanjangan Jangka
Waktu Pengalihan Saham Hasil Pembelian Kembali
21 Maret 2023 S.031/CCS/III/2023 Keterbukaan Informasi - Pengunduran Diri Direktur Perseroan
21 Maret 2023 S.032/CCS/III/2023 Keterbukaan Informasi - Pengunduran Diri Komisaris Perseroan
17 April 2023 S.045/CCS/IV/2023 Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
17 April 2023 S.047/CCS/IV/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Hadirkan Jenius Study, Jenius Amati
Perilaku Digital Savvy Jelang Idulfitri 2023
17 April 2023 S.050/CCS/IV/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Direksi dan Anggota
Dewan Komisaris PT BANK BTPN Tbk
04 Mei 2023 S.053/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Bukukan Laba Bersih 7%
pada Triwulan I-2023
12 Mei 2023 S.059/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Tanggal Efektif Pengangkatan Komisaris Independen
PT BANK BTPN Tbk
16 Mei 2023 S.062/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi - Pengunduran Diri Direktur Perseroan
19 Mei 2023 S.065/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Tanggal Efektif Pengangkatan Direksi PT BANK BTPN
Tbk
25 Mei 2023 S.066/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Beri Pinjaman Sindikasi
senilai Rp1,111 Triliun kepada PT Seino Indomobil Logistics
25 Mei 2023 S.067/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Jenius Ajak Digital Savvy Sehat
Tubuh dan Finansial lewat Kolaborasi Pocari Sweat Run Indonesia
26 Mei 2023 S.068/CCS/V/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Pembayaran Bunga Obligasi PUB IV Tahap 1 2019 seri
B ke 14
13 Juni 2023 S.076/CCS/VI/2023 Keterbukaan Informasi - Pemeringkatan Tahunan PEFINDO
22 Juni 2023 S.077/CCS/VI/2023 Keterbukaan Informasi - Penandatanganan Kerjasama dengan IFC perihal Perjanjian
Pemesanan Obligasi Hijau dan Sosial
3 Juli 2023 S.080/CCS/VII/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Direksi PT BANK BTPN
Tbk
4 Juli 2023 S.083/CCS/VII/2023 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan AD
31 Juli 2023 S.091/CCS/VII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Dukung Pocari Sweat Run Indonesia
2023 Melalui Rangkaian Acara #laribarengjenius
340 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 343
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Nomor Dokumen Perihal
1 Agustus 2023 S.092/CCS/VIII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Catat Pertumbuhan
Positif Semester I-2023
21 Agustus 2023 S.097/CCS/VIII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Terapkan Transformasi
Digital dengan Teknologi SDM yang Berorientasi Karyawan, Bermitra dengan Darwinbox
24 Agustus 2023 S.098/CCS/VIII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Jenius Rayakan Ulang Tahun Ketujuh
dengan #jadilebihjenius
28 Agustus 2023 S.099/CCS/VIII/2023 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
5 September 2023 S.100/CCS/IX/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Sambut Hari Pelanggan Nasional,
Jajaran Direksi Bank BTPN Layani Nasabah
12 September 2023 S.103/CCS/IX/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Great Eastern General Insurance
Indonesia Perluas Pasar Ritel Bekerja Sama dengan Bank BTPN
25 September 2023 S.106/CCS/IX/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Garmin Run Asia Series 2023
Indonesia Diselenggarakan di Uptown Park Summarecon Mall Serpong, Rayakan Passion
Berlari dengan Running Science
9 Oktober 2023 S.109/CCS/X/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Jenius Hadirkan Jenius Online Travel
Fair, Buat 7 Hari 7 Malam Jadi Makin Seru
13 Oktober 2023 S.116/CCS/X/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Ajak Nasabah Lihat
Peluang Usaha Dekarbonisasi lewat Sustainability Seminar 2023
31 Oktober 2023 S.120/CCS/X/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Keterbukaan Informasi kepada
para Pemegang Saham Perseroan dalam Rangka Rencana Penambahan Modal dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II.
3 November 2023 S.121/CCS/XI/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Jalin Kerja Sama dengan
Manulife Aset Manajemen Indonesia
22 November 2023 S.127/CCS/XI/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Hadapi Tantangan, Lirik Peluang,
Bank BTPN Gelar Economic Outlook 2024
27 November 2023 S.129/CCS/XI/2023 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
4 Desember 2023 S.130/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Komitmen Bank BTPN Dalam
Realisasi Inisiatif Berkelanjutan di Indonesia
5 Desember 2023 S.131/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Revisi atas Keterbukaan Informasi
kepada para Pemegang Saham Perseroan dalam Rangka Rencana Penambahan Modal
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II.
8 Desember 2023 S.137/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Penarikan Saham Treasui yang
merupakan hasil pembelian kembali dengan demikian merubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran
Dasar Perseroan.
8 Desember 2023 S.138/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Penghentian Pengalihan Saham
Hasil Pembelian Kembali Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan
Melalui Penjualan Saham di Bursa Efek Indonesia.
11 Desember 2023 S.139/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik – Rencaan Penambahan Modal
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”).
11 Desember 2023 S.140/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Bank BTPN Catat Pertumbuhan
Positif Sepanjang Januari – September 2023
13 Desember 2023 S.141/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi - Siaran Pers yang Berjudul: Daya Fest 2023, Wujud Komitmen
Bank BTPN dalam Pemberdayaan untuk Pembangunan Berkelanjutan
22 Desember 2023 S.145/CCS/XII/2023 Keterbukaan Informasi Pemeringkatan Sehubungan dengan adanya Aksi Korporasi
PT BANK BTPN Tbk
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 341
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
SEKRETARIS
PERUSAHAAN
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Rincian pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2023 adalah sebagai
berikut:
Tanggal Jenis Pelatihan/Seminar/Workshop Penyelenggara
31 Januari 2023 Sosialisasi atas SEOJK Nomor 33/SEOJK.04/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan BTPN Compliance
Penawaran Efek yang Bukan Merupakan Penawaran Umum
2 Februari 2023 Implementasi Artificial Intelligence di Industri Jasa Keuangan OJK Institute
3 Februari 2023 Sosialisasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan Dan BTPN Legal & Litigasi
Penguatan Sektor Keuangan
16 Februari 2023 Business Risk Forum / Pelatihan dan Pengembangan Effective Collaboration to BTPN Risk
achioeve Common goal oleh Hingdranata Nikolay
22 Februari 2023 Sosialisasi Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia dan Penyelenggaraan Komite Nasional Kebijakan
Annual Report Award 2023 Governansi
28 Februari 2023 Effective Communication Training by Wahyu Wiwoho (Talk Inc) BTPN Corporate Secretary
dan BTPN Learning
2 Maret 2023 CLCS Workshop (BTPN Culture Initiative) Communication Seminar & Gathering BTPN CLCS Directorate
6 Maret 2023 Senior Leaders' Briefing Q1 2023 BTPN Corporate
Communications
14 Maret 2023 Leadership Series 1 Creating Strategy to Connect The Generation Gap feat Yoris BTPN Human Resources
Sebastian (co founder Inspigo)
20 Maret 2023 Webinar UU Perkembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan di Indonesia: Himpunan Konsultan Hukum
Implikasi Pada Sektor Pasar Modal Pasar Modal
11 April 2023 Seminar "UU P2SK sebagai Penguatan Sektor Keuangan bagi Konsumen dan ICSA & Hukumonline
Industri Keuangan"
18 Mei 2023 LDA - Cultural Intelligence Workshop SMBC Learning
Development Asia
22 Mei 2023 Senior Leaders' Briefing Q2 2023 BTPN Corporate
Communications
25 Mei 2023 Understanding the Key Elements of Green, Social, and Sustainability Bonds IDX-UNDP
6 Juni 2023 Economic Outlook Update by Creco (Bapak Raden Pardede) BTPN Corporate Secretary
8 Juni 2023 Pendalaman POJK Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Penambahan Modal ICSA
Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
8 Juni 2023 Digital Knowledge Sharing (LCAPD-AGMD-BTPN) of Year 2023 LCAPD-AGMD-BTPN
13 Juni 2023 AEI Gathering - Diskusi Strategi dan Penerapan UU P2SK Bagi Perusahaan AEI
Terbuka
14 Juni 2023 Leadership Series on Learning Festival (Offline): "Managing Global Business Risks BTPN Learning
: A Proactive ft Tantowi Yahya
21 Juni 2023 Sosialisasi PLPS No. 1 Tahun 2023 tentang Program Penjaminan Simpanan BTPN Compliance
26 Juni 2023 Sosialisasi Peraturan Nomor I-L tentang Suspensi Efek, Peraturan Nomor I-X IDX
tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan
Khusus, dan Peraturan Nomor II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas
pada Papan Pemantauan
27 Juni 2023 Webinar Non Regulatory "Strengthening the Board's Succession: A Framework for ICSA
Board Performance & Evaluation"
342 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 345
Tata Kelola Perusahaan
Tanggal Jenis Pelatihan/Seminar/Workshop Penyelenggara
6 Juli 2023 Media Training BTPN Learning
12 Juli 2023 Sosialisasi ketentuan OJK mengenai APU dan PPT BTPN Compliance dan
BTPN AML CFT
1 Agustus 2023 Sosialisasi POJK Nomor 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik BTPN Compliance
dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
2 Agustus 2023 Strategi Ketahanan Perlindungan Data pada Perusahaan ICSA
11 Agustus 2023 Sosialisasi Refreshment Ketentuan OJK BMPK BTPN Compliance
16 Agustus 2023 Senior Leaders' Briefing Q3 2023 BTPN Corporate
Communications
22 Agustus 2023 Compliance Refreshment Emiten dan Perusahaan Publik IDX
24 Agustus 2023 Pendalaman SEOJK No. 33/SEOJK.04/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan ICSA
Penawaran Efek yang Bukan Merupakan Penawaran Umum
7 September 2023 Sosialisasi Pelaksanaan Registrasi Informasi Sensitif Bank BTPN Cyber Security Risk
14 September 2023 Musyawarah AEI dan Seminar AEI
Optimalisasi Penerapan UU Pengembangan & Penguatan Sektor Keuangan
(P2SK) Terhadap Pengembangan Pasar Modal Indonesia- IDX
Dinamika Ekonomi Global & Implikasinya Terhadap Perekonomian Nasional” by
menko
Dinamika Ekonomi Politik & Implikasinya Terhadap Dunia Bisnis”
20-22 September 2023 CLCS Workshop dan Gathering BTPN CLCS Directorate
6 Oktober 2023 Seminar Free Float dan Penggunaan Form E009 pada Sistem Pelaporan SPE BEI dan AEI
7 November 2023 Sustainability Town Hall BTPN Corporate
Communications dan SMBC
9 November 2023 ASEAN Corporate Governance Scorecard Revised October 2023 ICSA
10 November 2023 Corporate Secretary Workshop dan Gathering BTPN Corporate Secretary
27 November 2023 Undangan Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun ICSA
2023 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik Dan Kantor Akuntan Publik Dalam
Kegiatan Jasa Keuangan
30 November 2023 Risk and Governance Summit 2023 OJK
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 343
Page 346
Tata Kelola Perusahaan
FUNGSI
KEPATUHAN
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan di Bank BTPN, terutama Selain itu, sejalan dengan perkembangan teknologi
merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan informasi dan digitalisasi yang begitu pesat dapat
(OJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan menimbulkan potensi risiko kepatuhan bagi Bank.
Fungsi kepatuhan Bank Umum, Fungsi Kepatuhan. Karena itulah, upaya mitigasi potensi risiko kepatuhan
Regulasi tersebut menguraikan bahwa Fungsi menjadi sangat penting.
Kepatuhan merupakan langkah preventif (ex-ante)
Bank agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, Hal tersebut dapat terwujud melalui peningkatan peran
serta kegiatan usaha yang dijalankan sesuai dengan dan tanggung jawab kepatuhan pada setiap jenjang
ketentuan OJK serta peraturan perundang-undangan organisasi serta efektivitas peran fungsi Satuan Kerja
yang relevan. Kepatuhan yang ada pada Bank. Dengan demikian,
segala potensi risiko kegiatan usaha Bank dapat
Fungsi Kepatuhan juga memastikan terciptanya diantisipasi lebih dini.
kepatuhan terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank
kepada OJK maupun otoritas lainnya. Penerapan Pemenuhan kepatuhan Bank dilakukan secara
kepatuhan terhadap ketentuan OJK, Bank Indonesia komprehensif dan terstruktur. Tujuannya, terutama
maupun peraturan perundangan yang berlaku telah sebagai upaya pencegahan untuk memastikan bahwa
menjadi komitmen BTPN, sebagaimana dituangkan pelaksanaan proses bisnis di lingkungan Bank telah
dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate sejalan dengan ketentuan regulasi yang berlaku.
Governance Manual) Bank dan Kebijakan Kepatuhan.
Pentingnya penerapan kepatuhan tersebut juga sebagai STRUKTUR ORGANISASI
respons atas kesadaran bahwa perbankan merupakan
industri yang diwajibkan menerapkan kepatuhan lebih Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dalam organisasi
ketat (highly regulated) dibandingkan industri lainnya. BTPN dilakukan oleh Satuan Kerja Kepatuhan yang
Tingkat kepatuhan yang ketat itu, terutama berkenaan disebut dengan Divisi Compliance yang independen
dengan misi publik dan tanggung jawab terhadap dana sebagaimana peraturan OJK tentang Pelaksanaan
masyarakat. Fungsi Kepatuhan. Sesuai ketentuan regulasi, Bank juga
telah memiliki Direktur Kepatuhan yang membawahkan
Fungsi Kepatuhan.
Berikut disampaikan struktur organisasi Divisi Kepatuhan:
Compliance & Legal Director
Compliance Head
Compliance Reporting & Compliance Policy &
Compliance Advisory
Regulatory Relation Training
344 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 347
Tata Kelola Perusahaan
DASAR HUKUM 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh
Pedoman utama Bank dalam menjalankan fungsi Direksi;
kepatuhan adalah peraturan Peraturan OJK Nomor 46/ 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan yang digunakan untuk menyusun ketentuan dan
Bank Umum. Selain itu, Bank memperhatikan: pedoman internal Bank;
1. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
dan integrasi pasar keuangan akan menyebabkan sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
peningkatan kompleksitas kegiatan usaha Bank dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
yang akan memberikan dampak yang sangat besar Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
terhadap eksposur risiko yang dihadapi oleh Bank; perundang-undangan,
2. Upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha 5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank;
Bank, baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
kuratif (ex-post); dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank
3. Upaya yang bersifat preventif (ex-ante) dapat tidak menyimpang dari ketentuan Otoritas Jasa
ditempuh dengan mematuhi berbagai kaidah Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-
perbankan yang berlaku untuk mengurangi atau undangan; dan
memperkecil risiko kegiatan usaha Bank; 7. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
Kepatuhan.
FUNGSI, TUGAS, DAN TANGGUNG Tugas dan Tanggung Jawab Satuan
JAWAB Kepatuhan
1. Membuat langkah untuk mendukung terciptanya
Fungsi, tugas dan tanggung jawab Bidang Kepatuhan di Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha
BTPN adalah mendukung penerapan Fungsi Kepatuhan Bank pada setiap jenjang organisasi;
sesuai Peraturan OJK Nomor 46/POJK.03/2017 tentang 2. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan,
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum yang dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan
meliputi tindakan untuk: dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa
1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan Keuangan yang mengatur mengenai penerapan
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan manajemen risiko bagi bank umum;
usaha Bank; 3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan,
2. Mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi oleh dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem
Bank; maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan
3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan ketentuan peraturan perundang-undangan;
prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh 4. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa pemutakhiran dan penyempurnaan kebijakan,
Keuangan dan ketentuan peraturan perundang- ketentuan, sistem maupun prosedur yang
undangan, termasuk Prinsip Syariah bagi bank dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan
umum syariah dan unit usaha syariah; dan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
4. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen perundang-undangan;
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa 5. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa
Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur
berwenang. serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
Agar penerapan Fungsi Kepatuhan dapat peraturan perundang-undangan; dan
berjalan efektif, Bank telah memiliki Direktur yang 6. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
membawahkan Fungsi Kepatuhan. Dalam pelaksanaan Kepatuhan.
tugasnya, dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan yang
independen sebagaimana ketentuan OJK tentang Pengawasan Direksi dan Dewan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Komisaris
Merujuk pada kewajiban pemenuhan POJK Nomor
Mengacu pada POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tentang 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, tugas dan Kepatuhan Bank Umum, Direksi wajib menumbuhkan
tanggung jawab organisasi yang menjalankan Fungsi dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan
Kepatuhan adalah sebagai berikut: pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha
1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya Bank serta wajib memastikan terlaksananya Fungsi
Budaya Kepatuhan Bank; Kepatuhan Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 345
Page 348
Tata Kelola Perusahaan
FUNGSI
KEPATUHAN
Sehubungan hal tersebut, guna memastikan digunakan sebagai pedoman dalam penerapan
terlaksananya Fungsi Kepatuhan, Direksi dan Dewan Fungsi Kepatuhan Bank.
Komisaris senantiasa melakukan pengawasan terhadap 3. Uji kepatuhan terhadap rancangan kebijakan,
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank yang antara lain produk program, aksi perusahaan maupun
dilakukan melalui mekanisme sebagai berikut: transaksi yang wajib memperoleh persetujuan
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Kredit serta pelaksanaan Kajian Kepatuhan
Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan terhadap inisiatif selain kebijakan, produk program,
(bulanan). tindakan korporasi, keputusan transaksional
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab (kredit) dengan kewenangan limit Komite Kredit
Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan guna memastikan kesesuaian dengan peraturan
tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan). yang berlaku. Selain itu juga dilakukan Kajian
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Risiko Kepatuhan terhadap inisiatif produk dan/
Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada atau aktivitas yang memerlukan persetujuan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan Regulator (OJK/BI) yang merupakan hasil analisis
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris aspek kepatuhan atas produk dan/atau aktivitas
(semesteran). dimaksud.
4. Laporan hasil pemantauan terhadap risiko 4. Sosialisasi peraturan baru OJK, BI dan LPS
kepatuhan kepada Dewan Direksi pada Rapat kepada Direksi, Dewan Komisaris dan unit terkait
Direksi dan kepada Dewan Komisaris pada forum melalui email maupun secara virtual, termasuk
pertemuan Dewan Direksi dengan Dewan Komisaris diseminasi peraturan baru kepada unit terkait
serta pada Komite Audit secara berkala. guna menetapkan tindak lanjut terhadap peraturan
baru tersebut. Terhadap peraturan baru yang
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui memerlukan tindak lanjut dilakukan pemantauan
kebijakan kepatuhan yang merupakan infrastruktur guna memastikan pemenuhan tindak lanjut
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan. peraturan baru telah dilaksanakan oleh Bank.
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam Selain itu juga dilakukan sosialisasi ulang terhadap
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank. peraturan lama yang berdampak kepada produk
dan aktivitas Bank kepada unit terkait.
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/ 5. Fungsi konsultatif (advisory) terkait dengan
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan penerapan peraturan yang berlaku dalam setiap
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan penerbitan produk dan/atau aktivitas serta
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan kebijakan; baik baru, pengembangan maupun kaji
evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank ulang tahunan melalui rapat koordinasi, media
yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu elektronik dan lain-lain.
tahun, termasuk memberikan saran/rekomendasi untuk 6. Pelaksanaan self-assessment Risiko Kepatuhan
meningkatkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank. sebagai bagian dari penyusunan Profil Risiko Bank
yang dilakukan secara triwulan dalam rangka
mengelola Risiko Kepatuhan Bank.
FOKUS FUNGSI KEPATUHAN TAHUN 7. Pelaksanaan Compliance Self Assessment (CSA)
2023 guna memastikan penerapan kepatuhan unit kerja
terhadap peraturan OJK dan BI serta peraturan
Sepanjang tahun 2023, fokus penerapan Fungsi perundangan yang berlaku maupun peraturan
Kepatuhan Bank dalam menjalankan kegiatan SMBC (sebagai pemegang saham mayoritas
usahanya, antara lain meliputi: sekaligus sebagai Pemegang Saham Pengendali
1. Kaji ulang atas kebijakan utama Bank berupa Bank yang juga merupakan Global Systemically
Corporate Governance Manual dengan Important Bank (G-SIB)).
pengembangan penerapan dalam Grup Keuangan. 8. Pelaksanaan pemeriksaan mandiri (Compliance
2. Kaji ulang atas seluruh kebijakan operasional Bank, Self Review) sebagai salah satu langkah dalam
termasuk kaji ulang terhadap kebijakan kepatuhan meningkatkan Budaya Kepatuhan seluruh
yang merupakan infrastruktur dasar yang karyawan terhadap penerapan ketentuan OJK
dan BI serta ketentuan peraturan perundangan
346 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 349
Tata Kelola Perusahaan
maupun ketentuan SMBC, termasuk pelaksanaan STRATEGI PENERAPAN KEPATUHAN
survey kepada seluruh karyawan guna memastikan
pemahaman karyawan terhadap Risiko Kepatuhan. Bank telah memiliki strategi untuk menciptakan
Pelaksanaan CSR merupakan salah satu bentuk kepatuhan secara berkesinambungan di lingkungan
pemenuhan kewajiban Bank BTPN sebagai organisasi Bank. Rincian strategi tersebut dijelaskan
subsidiary dari SMBC Group. sebagai berikut:
9. Pelaksanaan Compliance On-site Review (Branch 1. Meningkatkan pendampingan dan monitoring
Review) oleh AML Compliance Champion (ACC) terhadap pelaksanaan kepatuhan pada semua
yang merupakan bagian dari aktivitas Divisi lini bisnis/support. Dalam hal ini terutama pada
Kepatuhan dan Divisi Anti Money Laundering & CFT area unit bisnis yang akan menyelenggarakan
dalam melakukan proses pemantauan penerapan produk/inisiatif baru, unit yang terkait dengan
kepatuhan cabang dan juga untuk menjaga regulatory reporting, serta unit yang terkait dengan
konsistensi kepatuhan cabang terhadap peraturan pemenuhan prudential ratio seperti rasio KPMM,
yang berlaku serta untuk menghindari kesenjangan GWM, PDN, NPL, BMPK, NSFR, LCR, Leverage
dalam penerapan kepatuhan di kantor pusat dan di Ratio, dan RPIM.
kantor-kantor cabang. 2. Meningkatkan Budaya Kepatuhan pada semua
10. Pelaksanaan evaluasi terhadap kajian yang tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
dilakukan oleh unit terkait atas penyebab melalui antara lain :
timbulnya serta tindak lanjut atas sanksi denda a. Peningkatan budaya kepatuhan pada semua
dari Regulator (OJK dan/atau BI) guna memitigasi tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
timbulnya sanksi denda berulang dan dalam melalui sosialisasi ketentuan OJK, BI dan LPS.
rangka peningkatan internal control Bank, termasuk b. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan
pemantauan atas penyelesaian tindak lanjut atau peningkatan awareness akan compliance
langkah perbaikan yang dilakukan sesuai hasil culture, baik di kantor pusat ataupun di
kajian. cabang.
11. Pemantauan terhadap pelaksanaan Fungsi c. Menyelenggarakan mandatory e-learning untuk
Kepatuhan dan tata kelola pada perusahaan anak, meningkatkan Budaya Kepatuhan yang wajib
yaitu BTPN Syariah sesuai ketentuan OJK terkait diikuti oleh seluruh karyawan.
Sinergi Perbankan. 3. Meningkatkan pengawasan dan awareness atas
12. Penyempurnaan compliance process antara risiko kepatuhan dengan menyelenggarakan
lain melalui penguatan infrastruktur pendukung Compliance Self Assessment, Compliance Self
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit Review, Thematic Review, Compliance on-site
Kepatuhan berupa sistem monitoring terhadap Review (Branch Review) dan juga diskusi internal
pemenuhan tindak lanjut peraturan OJK dan/atau dalam rangka memberikan masukan kepada unit
BI, pemenuhan temuan pemeriksaan Regulator dan terkait.
lain-lain.
13. Penyelenggaraan pelatihan guna memperkuat Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan
Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Bank
organisasi dan kegiatan usaha Bank kepada telah sesuai dengan ketentuan (OJK, BI dan LPS) dan
seluruh karyawan, antara lain pelatihan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal itu
Refreshment Compliance Awareness termasuk dilakukan dengan mengevaluasi pedoman internal,
Compliance Declaration, Refreshment APU & PPT tindakan korporasi maupun keputusan transaksional
serta Hiburan & Hadiah (Entertainment & Gift) yang (kredit) yang wajib memperoleh persetujuan Komite
dilaksanakan melalui e-learning. Selain itu juga Kredit dan fungsi advisory.
dilakukan sosialisasi topik-topik yang berkaitan
dengan Anti-Bribery & Corruption (ABC) kepada
seluruh karyawan melalui media internal Bank. SOSIALISASI BIDANG KEPATUHAN
14. Peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya
manusia pada Direktorat Kepatuhan & Legal dalam Sepanjang tahun 2023 telah dilaksanakan sosialisasi
rangka pemenuhan kepatuhan Bank terhadap ketentuan baru OJK, BI dan LPS melalui media email
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku maupun virtual kepada Direksi, Dewan Komisaris dan
serta kompetensi lainnya mengikuti perkembangan unit terkait, termasuk diseminasi peraturan baru
di industri perbankan lainnya. kepada unit terkait guna menetapkan tindak lanjut
terhadap peraturan baru tersebut. Selain itu juga
dilakukan sosialisasi ketentuan lama yang berdampak
kepada produk dan aktivitas Bank kepada unit terkait.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 347
Page 350
Tata Kelola Perusahaan
FUNGSI
KEPATUHAN
Guna meningkatkan pemahaman karyawan cabang rangka peningkatan internal control Bank, termasuk
dilaksanakan pula sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS pemantauan atas penyelesaian tindak lanjut atau
serta peraturan SMBC yang dilaksanakan secara daring langkah perbaikan yang dilakukan sesuai hasil
maupun luring oleh AML Compliance Champion (ACC) kajian.
yang merupakan bagian dari aktivitas Divisi Kepatuhan 2. Penyempurnaan compliance process antara
dalam meningkatkan awareness dan pemantauan lain melalui penguatan infrastruktur pendukung
penerapan kepatuhan cabang. pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Unit
Kepatuhan berupa sistem monitoring terhadap
pemenuhan tindak lanjut peraturan OJK dan/atau
INSIATIF KEPATUHAN TAHUN 2023 BI, pemenuhan temuan pemeriksaan Regulator dan
lain-lain.
Sepanjang tahun 2023, Bank telah merealisasikan 3. Pelaksanaan Project Regulatory Reporting
sejumlah inisiatif terkait dengan kepatuhan, di Governance & Process Review (Project RRG&PR)
antaranya: yang bertujuan untuk meningkatkan time efficiency
1. Pelaksanaan evaluasi terhadap kajian yang dari sumber daya yang ada, meningkatkan critical
dilakukan oleh unit terkait atas penyebab process maturity dalam pengelolaan kepatuhan
timbulnya serta tindak lanjut atas sanksi denda pelaporan, dan mengurangi eksposur risiko
dari Regulator (OJK dan/atau BI) guna memitigasi kepatuhan dalam hal ini potensi denda yang
timbulnya sanksi denda berulang dan dalam mungkin timbul.
INTERNAL
FRAUD
DASAR PENCEGAHAN TINDAKAN yang tinggi untuk ikut berperan secara aktif melindungi,
KECURANGAN (FRAUD) menjaga aset, dana nasabah dan kepentingan
stakeholders dengan mematuhi seluruh ketentuan
Bank BTPN menerapkan zero tolerance terhadap internal Bank dan peraturan perundang-undangan yang
setiap kejadian fraud. Karena itu, Bank senantiasa berlaku.
menindaklanjuti setiap kejadian fraud yang terjadi,
termasuk memberikan sanksi kepada karyawan yang
melakukan serta yang terlibat dalam kejadian fraud, PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk
melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib Dalam mengelola risiko fraud, Bank melakukan
(bilamana diperlukan). penerapan strategi anti-fraud yang dikoordinir oleh
Divisi OFRM. Divisi OFRM bertanggung jawab secara
Selain itu, Bank berkomitmen untuk melakukan langsung kepada Kepala Manajemen Risiko yang
pencegahan terhadap segala bentuk kejadian fraud dan bertanggung jawab kepada Direktur Utama.
segera menindaklanjutinya untuk mengurangi dampak
kerugian bagi nasabah, dan/atau Bank, termasuk Pengendalian risiko fraud di BTPN dilakukan secara
mengelola reputasi Bank atas adanya publikasi negatif sistematis melalui penerapan strategi anti-Fraud yang
yang dapat berdampak kepada hilangnya kepercayaan diwujudkan dalam 4 (empat) pilar sebagai berikut:
masyarakat kepada Bank. 1. Pencegahan.
Program pencegahan anti-fraud dalam rangka
Bank mewajibkan seluruh karyawan untuk bertindak mengurangi potensi adanya kejadian fraud, yang
secara jujur, memiliki integritas serta profesionalisme sekurang-kurangnya meliputi penandatanganan
348 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 351
Tata Kelola Perusahaan
Pakta Integritas Anti-Fraud dan Kode Etik, pelatihan mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan
(offline , online/virtual maupun dalam bentuk surveillance system.
e-learning) kepada seluruh karyawan, Direksi dan
Dewan Komisaris, melakukan pengkinian terhadap 3. Investigasi
kebijakan dan prosedur pengelolaan strategi anti- Proses investigasi, pelaporan dan sanksi atas
fraud secara berkala, melakukan kajian risiko fraud kejadian fraud yang paling kurang meliputi standar
atas setiap produk, proses, sistem dan inisiatif baik investigasi, mekanisme pelaporan dan mekanisme
baru maupun pengembangannya, serta melakukan pengenaan sanksi.
pelatihan kesadaran anti-fraud, menambahkan
klausul disetiap perjanjian kerjasama serta 4. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
mengirimkan surat pemberitahuan kepada Memantau, mengevaluasi dan memonitor
vendor dan mitra yang bekerjasama dengan Bank penyelesaian tindak lanjut atas kejadian fraud oleh
secara berkala, agar melaporkan melalui saluran Divisi OFRM bekerja sama dengan seluruh satuan
whistleblowing apabila menemukan indikasi/ kerja terkait lainnya.
kejadian fraud.Hal ini dilakukan agar vendor dan
mitra yang bekerjasama dengan Bank dapat turut Divisi OFRM melakukan pelaporan atas penerapan
serta membantu Bank dalam menjaga tata kelola strategi anti-fraud di Bank kepada Direktur Utama
perusahaan terutama dalam aspek penerapan melalui rapat Komite Manajemen Risiko setiap bulannya
manajemen risiko fraud dengan baik. dan kepada Dewan Komisaris melalui rapat Komite
Audit dan Komite Pemantau Risiko setiap 3 (tiga) bulan.
2. Deteksi Selain itu, Divisi OFRM juga melakukan pelaporan atas
Program dan perangkat dalam rangka mendeteksi penerapan strategi anti-fraud kepada Regulator (BI/
kejadian fraud yang paling kurang meliputi OJK/LPS) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
PELAKSANAAN DI BANK
Berikut ini jumlah dari kejadian Internal Fraud yang memiliki dampak signifikan dan telah dilaporkan kepada OJK
berdasarkan kriteria yang diatur di dalam ketentuan Bank BTPN.
Jumlah kasus yang dilakukan oleh
Internal Fraud dalam 1 tahun Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
2023 2022 2023 2022 2023 2022
Telah diselesaikan - - 4 1 - 1
Dalam proses penyelesaian di internal bank - - - - - -
Belum diupayakan penyelesaikannya - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - 4 1 - 1
Total Fraud - - 4 1* - 1*
*)
1 Kejadian yang dilakukan secara bersama.
ANTI PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN Undang Nomor 8 tahun 2010 mengenai Pencegahan
PENDANAAN TERORISME, DAN dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang,
PENCEGAHAN PENDANAAN Undang-Undang Nomor 9 tahun 2013 mengenai
PROLIFERASI SENJATA PEMUSNAH Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana
MASSAL (APU PPT DAN PPPSPM) Pendanaan Terorisme, Peraturan OJK Nomor 8 Tahun
2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
Bank BTPN menyusun program APU PPT PPPSPM Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
sebagai upaya pencegahan risiko menjadi sarana Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di
tindak pidana Pencucian Uang (TPPU), Pendanaan Sektor Jasa Keuangan, serta best practice yang berlaku
Teroris (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata pada grup SMBC global.
Pemusnah Massal (PPSPM). Penerapan program
APU PPT PPPSPM tersebut mengacu pada Undang-
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 349
Page 352
Tata Kelola Perusahaan
INTERNAL
FRAUD
Unit Kerja Khusus APU, PPT, dan Divisi AML melakukan pemantauan secara
PPPSPM berkesinambungan dan melakukan pengujian
Divisi Anti Money Laundering/Combating Financing of terhadap pemenuhan seluruh program APU, PPT, dan
Terrorism (AML CFT) ditunjuk sebagai Unit Kerja Khusus PPPSPM oleh Bank, serta melakukan pelaporan untuk
yang bertanggung jawab terhadap penerapan program menginformasikan manajemen atas kualitas penerapan
APU, PPT, dan PPPSPM. Divisi AML independen dan program APU, PPT, dan PPPSPM. Divisi AML CFT juga
secara struktural bertanggung jawab secara langsung mendapatkan dukungan dari perwakilan staf AML (AML
kepada direktur yang membawahkan fungsi kepatuhan Compliance Champion/ACC) yang ditempatkan di 6
(Direktur Kepatuhan). region untuk memudahkan supervisi atas pelaksanaan
program APU, PPT, dan PPPSPM yang dilakukan di
kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia.
Struktur organisasi Divisi AML CFT
Compliance Director
AML & CFT Division Head
AML CFT Transaction AML CFT
AML CFT Due Diligence AML CFT Technology
Monitoring & Reporting Risk Monitoring
Sosialisasi Program APU, PPT, dan produk serta jasa keuangan Bank digunakan sebagai
PPPSPM sarana TPPU, TPPT, dan PPSPM.
Pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM
memerlukan komitmen bersama dengan seluruh Bank mengimbangi peningkatan risiko tersebut melalui
stakeholder, dari jenjang karyawan hingga jajaran peningkatan kualitas penerapan program APU, PPT,
manajerial. Karenanya, Bank BTPN terus melakukan dan PPPSPM secara berkesinambungan. Upaya
sosialisasi program APU, PPT, dan PPPSPM secara tersebut didasarkan pada pendekatan berbasis risiko
berkala kepada semua karyawan, serta secara dinamis dalam mengidentifikasi, menilai, dan memahami risiko
kepada unit kerja tertentu dalam bentuk materi spesifik TPPU, TPPT, dan PPSPM pada semua produk dan jasa
yang relevan. Upaya tersebut akan terus dilakukan keuangan yang dimiliki Bank.
secara berkesinambungan di lingkungan Bank, untuk
meningkatkan budaya kepatuhan di seluruh level Bank turut berkontribusi aktif dalam program regulator
organisasi Bank serta kesadaran akan dampak risiko di Indonesia untuk mendukung penguatan sektor
terjadinya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), jasa keuangan, antara lain melalui penilaian integritas
Pendanaan Teroris (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi lembaga keuangan (Financial Integrity Rating on Money
Senjata Pemusnah Massal (PPSPM) terhadap kegiatan Laundering/Terrorism Financing (FIR on ML/TF) yang
usaha Bank. dilaksanakan oleh PPATK setiap tahun.
Pelaksanaan Program APU, PPT, dan Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko
PPPSPM di Tahun 2023 secara komprehensif dan mendukung integritas
Produk dan layanan jasa keuangan yang dimiliki Bank penerapan prinsip tata kelola perusahaan, Bank
semakin berkembang, antara lain ditandai dengan menerapkan program APU, PPT, dan PPPSPM berikut:
pengembangan dan penggunaan teknologi informasi
pada produk dan jasa keuangan. Seiring dengan hal
itu, Bank berhadapan dengan potensi tingginya risiko
350 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 353
Tata Kelola Perusahaan
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan 4. Sistem Informasi Manajemen
Komisaris Bank memiliki sistem informasi manajemen yang
Direksi dan Komisaris memberikan persetujuan atas memadai untuk mendukung program APU, PPT,
kebijakan dan prosedur APU, PPT, dan PPPSPM dan PPPSPM, meliputi sistem yang digunakan
Bank. Pelaksanaan penerapan program APU, untuk proses identifikasi dan penyaringan nasabah,
PPT, dan PPPSPM diinformasikan secara berkala penilaian profil risiko nasabah, pemantauan
kepada Direksi dan Dewan Komisaris dalam rapat dari pemutakhiran data nasabah, pemantauan
berkala Direksi dan Dewan Komisaris, maupun transaksi nasabah, serta sistem pelaporan
melalui laporan berkala/ad hoc. kepada semua pemangku kepentingan. Sistem
pemantauan transaksi nasabah juga dipastikan
2. Kebijakan dan Prosedur dapat mendukung Bank dalam melakukan analisa
Bank telah melakukan reviu atas kebijakan dan atas alert pemantauan transaksi Nasabah serta
prosedur yang ada untuk menyelaraskan dengan mengidentifikasi transaksi yang harus ditindaklanjuti
terbitnya Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2023 pada (pemblokiran, penundaan, penghentian, ataupun
14 Juni 2023, yang mengatur penerapan program penolakan transaksi) dan laporan ke pihak otoritas
APU, PPT, dan PPPSPM pada sektor jasa keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Reviu skenario alert
di Indonesia, serta amandemen atas SMBC AML pemantauan transaksi dilakukan setiap tahun untuk
Global Procedure dan SMBC AML Regional Policy memastikan efektifitas dan mempertimbangkan
di tahun 2023. Divisi AML, bersama dengan Divisi modus operandi TPPU, TPPT, dan PPSPM yang
Compliance, telah melakukan sosialisasi atas terus berkembang.
Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2023 pada tanggal
12 Juli 2023. Bank juga telah melakukan reviu Bank secara berkala melakukan penyempurnaan
tahunan atas SOP Unit Kerja di Divisi AML untuk dan pengembangan sistem pendukung APU, PPT,
menyelaraskan dengan penyempurnaan kebijakan dan PPPSPM tersebut untuk memastikan sistem,
dan prosedur APU, PPT, dan PPPSPM Bank. teknologi informasi dan jaringan distribusi yang
dimiliki Bank tidak dapat disalahgunakan sebagai
3. Pengendalian Internal sarana aktivitas pencucian uang, pendanaan
Untuk memastikan adanya sistem pengendalian teroris, maupun proliferasi. Pengujian berkala
intern yang efektif, Bank menetapkan batasan juga dijadwalkan untuk mengkaji keandalan dan
wewenang dan tanggung jawab unit kerja terkait efektivitas sistem pendukung penerapan program
pelaksanaan program APU, PPT, dan PPPSPM APU, PPT, dan PPPSPM Bank.
serta melakukan pemeriksaan secara independen
untuk memastikan efektivitas penerapan program Sebagai wujud kepatuhan terhadap regulator, Bank
tersebut. Unit Bisnis dan kantor cabang bertindak telah mengimplentasikan laporan melalui GoAML
sebagai garis terdepan/lini pertahanan pertama kepada PPATK, menggunakan sistim APOLO untuk
pelaksana aktivitas bisnis Bank dengan tetap modul pelaporan APU PPT kepada OJK, maupun
mematuhi kebijakan dan prosedur APU, PPT, dan Sistem Informasi Terduga Pendanaan Terorisme
PPPSPM Bank. (SIPENDAR) kepada PPATK.
Pemeriksaan secara independen dilakukan oleh 5. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan
Tim Quality Assurance (Direktorat Operations) Divisi AML secara berkala memantau, menganalisis
dan Divisi AML sebagai lini pertahanan kedua. dan merekomendasikan kebutuhan pelatihan
Tim Quality Assurance memastikan mutu proses serta pengembangan materi pelatihan Program
pada semua cabang termasuk proses APU, PPT, APU, PPT, dan PPPSPM bagi karyawan Bank.
dan PPPSPM. Divisi AML melakukan evaluasi Pelatihan program APU, PPT, dan PPPSPM wajib
berkelanjutan terhadap penerapan kebijakan diselesaikan oleh karyawan existing setiap tahun,
APU, PPT, dan PPPSPM serta perkembangan serta pada tahap orientasi bagi karyawan baru.
risiko TPPU, TPPT, dan PPSPM. Divisi AML juga
memberikan konsultasi dan kajian risiko APU, Bekerjasama dengan Divisi Human Resources,
PPT, dan PPPSPM atas pengembangan produk, Divisi AML memantau pemenuhan pelatihan
jasa, mekanisme distribusi, dan teknologi yang berkesinambungan terkait yang wajib diikuti
dimiliki Bank. Audit, sebagai lini pertahanan ketiga, karyawan baru dan karyawan existing. Bank
melakukan pemeriksaan kualitas penerapan juga melakukan prosedur penyaringan karyawan
program APU, PPT, dan PPPSPM Bank yang baru (pre-eployment screening) dan pemantauan
dilakukan oleh lini pertama dan lini kedua. terhadap profil karyawan (know your employee),
untuk memitigasi risiko TPPU TPPT dan PPSPM
yang melibatkan pihak internal Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 351
Page 354
Tata Kelola Perusahaan
PEMBERIAN DANA UNTUK
KEGIATAN SOSIAL DAN POLITIK
Bank BTPN tidak terlibat dalam kegiatan politik dan Terkait dengan hal itu, Bank menempatkan program
tidak memberikan donasi untuk kepentingan politik. tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dan
Sebaliknya dengan melaksanakan panggilan sosialnya, integral dari kegiatan bisnis Bank. Penjelasan lebih rinci
Bank BTPN dapat terus mempertahankan kinerja terkait hal tersebut terdapat di dalam buku Laporan
usahanya. Keberlanjutan.
TRANSPARANSI KONDISI
KEUANGAN DAN
NON KEUANGAN BANK
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Bank Umum, Bank BTPN telah memenuhi kewajiban berkenaan dengan transparansi kondisi keuangan dan non
keuangan. Mekanisme penyampaiannya dilakukan melalui beragam saluran komunikasi dari mengunggah melalui
situs Bank BTPN, hingga disampaikan langsung kepada regulator dan pihak berkepentingan.
Selain itu, transparansi juga dilakukan melalui publikasi pada media nasional. Berikut ini, di antara rincian transparansi
di bidang keuangan dan non keuangan:
Subjek Transparansi Publikasi
Laporan Keuangan Bulanan kepada regulator Situs web
Laporan Keuangan Triwulan kepada regulator Media cetak, situs web dan saluran informasi lain
Laporan Tahunan kepada regulator, lembaga pemeringkat, pemegang Situs web dan saluran informasi lain
saham, serta pihak berkepentingan lain
Informasi Tata Kelola Situs web
Informasi Produk dan Layanan Bank termasuk jaringan kantor Situs web
Pengumuman penyelenggaraan RUPS Situs web dan saluran informasi lain
Informasi lainnya yang berkenaan dengan keterbukaan informasi Situs web dan saluran informasi lain
Pembelian Kembali Saham atau Obligasi Subordinasi
Pembelian kembali saham dan obligasi merupakan upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi yang telah
diterbitkan. Tata cara pembayarannya dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selama tahun 2023, Bank BTPN tidak melakukan pembelian kembali saham dan obligasi (share buy back dan buy
back obligasi).
352 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 355
Tata Kelola Perusahaan
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK
TERKAIT DAN PENYEDIAAN DANA
DALAM JUMLAH BESAR
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta wajib mendapatkan
persetujuan Dewan Komisaris. Berikut adalah tabel penyediaan dana kepada pihak terkait dan eksposur besar per 31
Desember 2023.
Realisasi Penyedia Dana kepada Pihak Ketiga dan Eksposur Besar
Jumlah
Penyedia Dana
Debitur Nominal (Rp Juta)
1. Kepada Pihak Terkait 13 5.865.287
2. Kepada Debitur Inti 25 77.106.340
Individu 2 2.000.000
Grup 23 75.106.340
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 353
Page 356
Tata Kelola Perusahaan
AUDIT
EKSTERNAL
KEBIJAKAN
Bank BTPN menunjuk Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar pada Bank Indonesia dan
Otoritas Jasa Keuangan untuk penyusunan laporan keuangan yang diaudit setiap tahun. Untuk tahun buku 2023,
yang ditunjuk adalah KAP Siddharta Widjaja & Rekan. Penunjukan tersebut telah memperoleh persetujuan RUPS
Tahunan pada 13 April 2023 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan Komisaris.
Total biaya yang dikeluarkan untuk audit Laporan Keuangan Konsolidasi selama tahun 2023 adalah Rp15.900 juta
sebelum OPE (out of pocket expense) dan PPN 11 %.
Akuntan Publik dan KAP tersebut telah menyelesaikan tugas secara independen sesuai dengan pedoman standar
profesi akuntan publik serta sesuai dengan persyaratan kerja dan ruang lingkup audit yang telah ditentukan.
KAP Pelaksana Audit Laporan Keuangan Bank BTPN
Tahun Kantor Akuntan Jasa yang Biaya
Pemeriksaan Akuntan Publik Penanggung Jawab Diberikan (Rp Juta)
2023 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 15.900
Tahunan dan Interim
2022 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.553
2021 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.351
2020 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.500
2019 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 7.300
AUDIT KEUANGAN INTERIM
Audit Laporan Keuangan Interim posisi 30 September 2023 telah dilakukan oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan
dalam rangka Pernyataan Pendaftaran yang akan dilakukan oleh Bank BTPN, dibawah peraturan pendaftaran OJK
yang berlaku, sehubungan dengan penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu di tahun 2023.
Audit mencakup BTPN dan Entitas Anak dengan total biaya untuk penugasan jasa ini sebesar Rp10.800 juta sebelum
OPE (out of pocket expense) dan PPN 11%.
JASA LAIN NON AUDIT KEUANGAN
Jasa Lain Non-Audit Keuangan diberikan oleh KAP Siddharta Widjaja & Rekan untuk jasa berkaitan dengan
penerbitan surat komforta dari Akuntan Publik ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangka Pernyataan
Pendaftaran yang akan dilakukan oleh Bank BTPN, dibawah peraturan pendaftaran OJK yang berlaku, sehubungan
dengan penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu di tahun 2023.
Total biaya untuk penugasan jasa ini sebesar Rp1.350 juta sebelum OPE (out of pocket expense) dan PPN 11%.
354 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 357
Tata Kelola Perusahaan
SATUAN KERJA
AUDIT INTERNAL
Internal Audit memiliki visi untuk menjadi mitra strategis manajemen dalam mendukung pertumbuhan Bank guna
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan tugasnya, Internal Audit memiliki 2 (dua)
fungsi.
Pertama adalah fungsi penjaminan (assurance). Terkait dengan fungsi ini, Internal Audit mengevaluasi proses tata
kelola, pengelolaan risiko dan efektivitas pengendalian internal pada semua aspek kegiatan Bank melalui pendekatan
berbasis risiko.
Kedua, fungsi konsultatif. Melalui fungsi ini, Internal Audit memberikan masukan atas pengendalian internal kepada
direktorat lainnya, seperti pemberian rekomendasi atau saran perbaikan dalam berbagai pemeriksaan yang dilakukan,
masukan atas draft kebijakan atau prosedur, masukan atas inisiatif utama Bank, dan lainnya.
PROFIL
Nurhajati Soerjo Hadi
Kepala Internal Audit
Warga Negara Indonesia
Domisili Jakarta
Usia 55 Tahun pada akhir tahun buku 2023
Tempat, Tanggal Lahir Jakarta, 11 Agustus 1968
Dasar Penunjukan Diangkat oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan Komisaris sejak 1 Januari 2017, melalui Surat
Keputusan Nomor PS/BOC/009/XII/2016 tentang Persetujuan Dewan Komisaris terkait dengan
Penggantian Internal Audit Head PT BANK BTPN Tbk.
Riwayat Pendidikan Bachelor of Art in Business Administration dari Oregon State University, Corvallis – Oregon, USA (1991)
Riwayat Pekerjaan • Fraud Management Unit Head, PT BANK BTPN Tbk (2015-2016)
• Quality Assurance and Corporate Client Execution Head, PT ANZ Bank Indonesia (2015)
• Business Development Director (Business Manager) to International Banking, The Royal Bank of
Scotland N.V., Jakarta Branch (2009–2013)
• Business Development Director (Business Manager) to Executive Country, ABN AMRO Bank N.V. /
The Royal Bank of Scotland N.V., Jakarta Branch (2008–2013)
• Director, PT RBS Finance Indonesia (2008–2012)
• Credit Portfolio Management Head, ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (2005–2008)
• Deputy Head Financial Restructuring & Recovery (FRR), ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch
(2003–2005)
• Financial Restructuring & Recovery Officer, ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1999–2005)
• Relationship Manager for Corporate Banking, ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1996- 1998)
• Corporate Credit Account Officer di PT IBJ Indonesia Bank, Jakarta (1991–1995)
Sertifikasi • Manajemen Risiko (SMR) Level 5
• Qualified Internal Auditor (QIA)
• Indonesia Internal Auditor Practitioner (IIAP)
Hubungan Afiliasi Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
Kepala Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Internal Audit dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 355
Page 358
Tata Kelola Perusahaan
SATUAN KERJA
AUDIT INTERNAL
ORGANISASI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDIT DALAM STRUKTUR
PERUSAHAAN
Internal Audit merupakan direktorat independen yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama
dan secara fungsional kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Per 15 Oktober 2022, direktorat ini melakukan
perubahan jumlah divisi audit dari semula 6 (enam) divisi menjadi 5 (lima) divisi sehubungan dengan penyelarasan
dengan arahan manajemen mengenai visi, misi dan strategi Bank serta penerapan untuk peningkatan span of control.
Berikut adalah struktur organisasi yang berlaku efektif sejak tanggal 15 Oktober 2022:
Direktur Utama Komite Audit
Head of Internal Audit
IT, Digital Wealth Management Audit
Operations
Credit Audit Banking & & Corporate Methodology, QA
Audit
Analytics Audit Functions Audit & Development
• Divisi Credit Audit • Divisi Wealth Management dan Corporate
Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan Functions Audit
atas segala aktivitas kredit pada segmen bisnis Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
Wholesale dan Commercial, termasuk layanan terhadap segmen bisnis Wealth Management serta
Cash Management dan Trade Finance, serta fungsi-fungsi korporasi di Kantor Pusat (diluar
segmen bisnis Retail Lending, Bisnis Mikro, dan direktorat Teknologi Informasi dan Operations),
Business Banking. termasuk direktorat Treasury.
• Divisi IT, Digital Banking dan Analytics Audit • Divisi Audit Methodology, Quality Assurance
Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan dan Development
terhadap direktorat Teknologi Informasi dan Digital Bertanggung jawab untuk melakukan persiapan
Banking (Jenius), serta mendukung divisi audit Rencana Audit Tahunan, pengembangan
lainnya dalam pemeriksaan terhadap direktorat- metodologi audit, kaji ulang atas kesesuaian
direktorat lain yang menggunakan dukungan aktivitas Internal Audit dengan standar yang
teknologi. Data Analytics bertanggung jawab berlaku, serta meningkatkan kompetensi staf
melaksanakan continuous audit/off-site monitoring Internal Audit melalui pemetaan pelatihan yang
dan mendukung penugasan audit lainnya melalui efektif.
penyediaan data.
• Divisi Operations Audit TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
terhadap direktorat Operations baik di Kantor Pusat Internal Audit melaporkan seluruh hasil pelaksanaan
maupun di kantor cabang. audit, termasuk rekomendasi untuk perbaikan kepada
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris
dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan. Secara
356 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 359
Tata Kelola Perusahaan
berkala, Internal Audit mempresentasikan hasil audit 11. Menyusun dan mengkaji piagam, kebijakan serta
kepada Direksi dan Komite Audit, serta memberikan prosedur Internal Audit secara periodik.
rangkuman atas hasil audit kepada Direktur Utama,
Direksi, dan Komite Audit.
PIAGAM INTERNAL AUDIT
Setiap tahun Internal Audit juga menyusun Rencana
Audit Tahunan berbasis risiko terkait aktivitas utama Tugas dan tanggung jawab termasuk wewenang
Bank. Rencana Audit didiskusikan juga bersama Internal Audit dalam melakukan pemeriksaan serta kode
Direktur terkait dan Departemen Internal Asia Pasifik etik setiap karyawan dituangkan dalam Piagam Internal
Audit Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC Audit yang telah disetujui oleh Direktur Utama, Komite
IADAP) dalam kaitannya dengan rencana kolaborasi Audit dan Dewan Komisaris. Secara berkala, Internal
audit agar selaras dengan arah pengembangan bisnis Audit telah melakukan kaji ulang dan penyelarasan
secara keseluruhan dan mendapatkan persetujuan dari piagam (charter), kebijakan serta prosedur Internal Audit
Direktur Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris. dengan ketentuan dan standar yang berlaku.
Adapun rincian tugas dan tanggung jawab Internal Audit Pelaksanaan kegiatan dan Piagam Internal Audit
secara umum adalah sebagai berikut: mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/
1. Membuat rencana audit tahunan berbasis risiko dan POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern
mendapatkan kajian serta persetujuan dari Direktur Pada Bank Umum, International Practices Professional
Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris. Framework (IPPF), Piagam Internal Audit, serta Rencana
2. Mengkomunikasikan kepada Direktur Utama dan Audit Tahunan.
Komite Audit jika terdapat keterbatasan sumber
daya yang berdampak pada rencana audit tahunan.
3. Mengkaji ulang dan menyesuaikan rencana audit LANDASAN PELAKSANAAN AUDIT
tahunan jika terdapat perubahan bisnis, risiko, INTERNAL
operasional, program, sistem, dan kontrol yang
signifikan. Perubahan tersebut harus mendapatkan BTPN telah memiliki standar dan metodologi dalam
persetujuan kembali dari Direktur Utama, Komite melakukan audit internal, yang dituangkan dalam
Audit, dan Dewan Komisaris. Kebijakan Internal Audit 2023. Secara umum, kebijakan
4. Melaksanakan rencana audit tahunan yang telah Internal Audit ini mencakup kebijakan umum, kebijakan
disetujui dengan melakukan analisa dan evaluasi pemeriksaan, kebijakan dokumentasi dan administrasi,
efektivitas Governance, Risk Management, and serta kebijakan sumber daya. Kebijakan tersebut
Internal Control (GRC) guna mendukung tujuan dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang
sasaran Bank secara maksimal. berlaku serta praktik terbaik di lingkungan industri, di
5. Melakukan audit konsultatif/kajian terhadap inisiatif/ antaranya adalah:
produk baru Bank apabila diperlukan baik oleh 1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/
manajemen maupun Regulator. POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit
6. Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan untuk Intern untuk Bank Umum.
perbaikan dan meningkatkan efisiensi penggunaan 2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun
sumber daya. 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
7. Menyampaikan laporan audit secara berkala Umum.
kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/
Audit dan Direksi, jika relevan, yang berisi ikhtisar POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola
hasil kegiatan audit, dengan tembusan kepada Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
Direktur Kepatuhan. 4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/
8. Memantau dan melaporkan perkembangan POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan.
pelaksanaan hasil tindak lanjut hasil audit kepada 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/
Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi
dan Direksi. Informasi (TI) oleh Bank Umum dan Surat Edaran
9. Memastikan fungsi Internal Audit pada Bank Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/SEOJK.03/2017
berjalan dengan efektif, serta melakukan tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
pengawasan terhadap fungsi Internal Audit pada Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
anak perusahaan. 6. International Standards for the Professional Practice
10. Bekerja sama dengan fungsi pengendalian intern of Internal Auditing (IPPF).
lainnya, termasuk audit ekstern, untuk tercapainya
hasil audit yang komprehensif.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 357
Page 360
Tata Kelola Perusahaan
SATUAN KERJA
AUDIT INTERNAL
SUMBER DAYA MANUSIA Jumlah Karyawan
Sertifikasi Profesi
Pemilik Sertifikat
Hingga berakhirnya tahun buku 2023, jumlah sumber
daya manusia Internal Audit sebanyak 59 orang. ISO 27001: 2013 1
QIA (Qualified Internal Auditor) 5
Rincian Sebaran Sumber Daya Manusia
CBIA (Certified Bank Internal Audit) 18
SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko) 57
Jumlah Sumber
Direktorat/Divisi
Daya Manusia
Partisipasi dalam Perhimpunan Profesi
Head of Internal Audit 1
Credit Audit 11
Sertifikasi Profesi Jumlah Karyawan
IT, Digital Banking and Data Analytics Audit 15
Operations Audit 13 IIA (Institute of Internal Auditors) 6
Wealth Management and Corporate 13 ISACA (Information Systems Audit and 5
Functions Audit Control Association)
Audit Methodology, QA and Development 6 IAIB (Ikatan Auditor Intern Bank) Seluruh personel
Internal Audit
Total 59
KUALIFIKASI DAN SERTIFIKASI PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2023
Standar Kualifikasi SDM Internal Audit Sampai dengan Desember 2023, Internal Audit telah
melakukan pemeriksaan yang meliputi pemeriksaan
Posisi Kualifikasi Minimum wajib sesuai regulasi seperti Fund Transfer, Regulatory
Reporting (SCV dan SLIK) dan Internal Capital
Head of Internal Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
Audit Level 5, Professional Certification Adequacy Assessment Process (ICAAP), segmen bisnis
related to Internal Audit dan jaringan cabang seperti Corporate & Wholesale
Audit Division Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Banking, Commercial Banking, Retail Banking (Wealth
Head Level 3, Professional Certification
Management Business), Business Banking (Small
related to Internal Audit
Medium Enterprise (SME) dan Consumer Finance
Audit Lead Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
Level 2 Business), Digital Banking (termasuk penutupan bisnis
BTPN Wow!), kantor cabang, serta fungsi-fungsi
Senior Auditor/ Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR)
Auditor Level 1 pendukung (Support Functions) termasuk Teknologi
Informasi (Information Technology/IT), Operasional,
Risk Management, Financial Control, Corporate
Kepemilikan Sertifikasi Profesi Communications, Customer Experience Management
dan Environment, Social & Governance (ESG). Untuk
Jumlah Karyawan mendukung pemenuhan standar internasional terkait
Sertifikasi Profesi
Pemilik Sertifikat
pengelolaan keamanan informasi (ISO 27001) pada
CIA (Certified Internal Auditor) 1 Bank BTPN, Internal Audit juga telah melakukan
CISA (Certified Information Systems Auditor) 2 pemeriksaan atas kecukupan sistem manajemen
keamanan informasi, yang didukung dengan arahan
CISM (Certified Information Security 1
Manager) dan bantuan dari pihak konsultan eksternal yang
CSX (Cyber Security Nexus) 1
berpengalaman dalam penerapan ISO 27001.
CAMS (Certified Anti-Money Laundering 1
Specialist) Selain itu, hingga akhir tahun 2023, Internal Audit juga
telah melakukan pemeriksaan kolaborasi (joint audit)
CGRCP (Certified GRC Professional & Audit) 1
bersama dengan Departemen Internal Audit Asia
IIAP (Indonesia Internal Auditor Practitioner) 1
Pasifik Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC
ISC (International Cyber Security) 2
IADAP) atas aktivitas Corporate and Wholesale Banking
(mencakup segmen bisnis Corporate/Wholesale dan
358 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 361
Tata Kelola Perusahaan
Commercial), Risk Management dan Financial Control. Direktur Utama (setiap 2 bulan) dan Komite Audit
Pemeriksaan atas Corporate and Wholesale Banking (setiap triwulan). Untuk memberikan gambaran secara
dan Risk Management telah diselesaikan pada tahun menyeluruh tentang hasil audit selama suatu periode
2023, sementara itu, pemeriksaan atas Financial Control tertentu (semester/tahunan), setiap semester Internal
telah dimulai sejak Kuartal 4 2023 dan diperkirakan akan Audit memberikan laporan overview kepada Direktur
selesai pada Kuartal 1 2024 atau mengikuti tahun fiskal Utama, Direksi maupun Komite Audit atas potensi
SMBC IADAP, sesuai dengan Rencana Audit Tahunan peluang untuk perbaikan yang ada, untuk dapat lebih
2023 yang telah disetujui oleh Direktur Utama, Komite memperkuat pengendalian internal atas suatu bisnis
Audit dan Dewan Komisaris pada bulan November 2022. maupun fungsi pendukung lainnya.
Lebih lanjut, sebagai bentuk pengawasan perusahaan Disamping itu, Internal Audit juga telah melakukan
induk terhadap perusahaan anak, Internal Audit juga pertemuan dengan OJK paling sedikit 1 kali dalam 1
telah menyelesaikan pemeriksaan terhadap aktivitas tahun, yaitu pada tanggal 7 Desember 2023, sesuai
operasional anak perusahaan (PT Bank BTPN Syariah, dengan persyaratan yang ditetapkan dalam POJK
Tbk.) yang dilakukan secara bersama-sama (joint audit) No.1/POJK.03/2019. Dalam hal penerapan tata kelola
dengan Internal Audit PT Bank BTPN Syariah, Tbk. terintegrasi bagi Kelompok Usaha Bank (KUB), Internal
Sesuai dengan Rencana Audit Tahunan 2023 yang telah Audit secara berkala telah melakukan komunikasi antara
disetujui oleh Direktur Utama, Komite Audit, dan Dewan Kepala Internal Audit BTPN dengan Kepala Internal Audit
Komisaris pada bulan November 2022. PT Bank BTPN Syariah, Tbk. (bulanan), melaksanakan
pengawasan pada PT Bank BTPN Syariah, Tbk., serta
Tipe pemeriksaan audit yang telah selesai dilakukan mengadakan pertemuan tahunan antara Kepala Internal
adalah mandatory audit (3 penugasan), general audit (3 Audit BTPN, Kepala Internal Audit PT Bank BTPN
penugasan), thematic audit (12 penugasan), dan branch Syariah, Tbk., dan Dewan Komisaris PT Bank BTPN
audit (4 penugasan), dengan tingkat penyelesaian Syariah, Tbk., pada tanggal 12 Desember 2023, sesuai
sebesar 100% dari rencana audit yang telah disetujui. dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, 1
pemeriksaan yang saat ini masih berjalan, yaitu Dalam upaya menjaga dan menjamin kualitas
Financial Control merupakan pemeriksaan kolaborasi penerapan fungsi Internal Audit, serta mengacu pada
(joint audit) dengan SMBC IADAP yang akan Peraturan OJK (POJK) No. 1/POJK.03/2019 mengenai
diselesaikan sesuai tahun fiskal SMBC IADAP, yaitu Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum,
pada Kuartal 1 2024. maka sekurang-kurangnya sekali dalam 3 (tiga) tahun
Internal Audit berdasarkan rekomendasi Komite Audit
Atas kelemahan/temuan yang ada, unit bisnis/ menunjuk penilai independen untuk melakukan kaji
unit kerja terkait telah melakukan/memiliki rencana ulang terhadap aktivitas Internal Audit. Pada tahun
tindak lanjut untuk perbaikan yang dipantau secara 2022, Internal Audit telah menunjuk PT RSM Indonesia
berkesinambungan oleh Internal Audit. Konsultan sebagai pihak independen yang bertanggung
jawab untuk melaksanakan kaji ulang dengan hasil akhir
Selain menyelesaikan Rencana Audit Tahunan 2023, yang menyatakan bahwa aktivitas Internal Audit secara
Internal Audit juga telah melakukan consultative umum telah sesuai (“Generally Conform”) dengan
audit (11 penugasan) atas kaji ulang pra dan pasca standar yang berlaku baik terhadap regulasi lokal
implementasi pengembangan layanan perbankan (POJK) maupun internasional (IPPF). Hasil kaji ulang
elektronik dan digital (Jenius, Akses Bisnis, TouchBiz), telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
kaji ulang mutasi pembayaran pensiun, serta kaji ulang pada tanggal 30 Agustus 2022 dan kaji ulang berikutnya
keamanan data salary saver. Sebagai tambahan, Internal akan dilakukan pada tahun 2025 dengan tetap
Audit juga telah melakukan continuous monitoring/audit menunjuk akuntan publik yang independen, kompeten,
(13 penugasan) yang secara umum mencakup analisis dan berpengalaman.
atas kualitas data nasabah (akurasi dan kelengkapan),
kewajaran transaksi nasabah dan kantor cabang, serta
continuous audit terkait Sistem Layanan Informasi RAPAT INTERNAL AUDIT
Keuangan (SLIK).
Internal Audit memberikan pengkinian secara berkala Rapat dengan:
atas pelaksanaan rencana audit, hasil audit, dan Direksi
Dewan Komite
Komisaris Audit
tindak lanjut unit bisnis/unit kerja atas temuan/
rekomendasi Internal Audit kepada Direksi, termasuk Jumlah Rapat 6 2 4
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 359
Page 362
Tata Kelola Perusahaan
SATUAN KERJA
AUDIT INTERNAL
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Rincian pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Internal Audit sepanjang tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Peserta Periode Pelatihan Jenis Pelatihan Penyelenggara
55 Januari-Desember 2023 Mandatory E-Learning Internal
55 Januari-Desember 2023 Online & Offline Class (training, workshop, sharing Internal & Eksternal
session)
RENCANA STRATEGIS 2024 terkait pemenuhan tindak lanjut hasil audit ekstern
serta sistem reporting yang dapat membantu
Untuk mendukung penguatan tim Internal Audit dalam kebutuhan pelaporan ke manajemen, regulator dan
menjalankan rencana audit dan pengembangan pihak ekstern terkait.
kompetensi karyawan, sejalan dengan pertumbuhan
dan beberapa inisiatif utama Bank, terdapat beberapa 3. Continuous audit
hal yang telah direncanakan ataupun dijalankan dalam Internal Audit kedepannya akan terus
berbagai bidang sebagai berikut: mengembangkan continuous audit yang dapat
1. Pengetahuan audit dan soft skills. membantu Bank dalam menerapkan continuous
• Meneruskan pengadaan sesi pemahaman monitoring yang tidak hanya berfokus pada lini
terkait proses/aktivitas Bank yang dilakukan bisnis tertentu melainkan untuk Bank secara
melalui pelatihan, program sertifikasi intern menyeluruh.
maupun ekstern, penyelenggaraan sharing atas
perkembangan strategi maupun prioritas bisnis 4. Meningkatkan kualitas data analytics
serta pengkinian metodologi audit. Tim Internal Audit telah menggunakan perangkat
• Melanjutkan pengadaan pelatihan terkait lunak Audit Command Language (ACL) sebagai alat
dengan soft skills yang menunjang analisis data dan akan mengembangkan ‘Internal
pelaksanaan audit lapangan seperti Audit Dashboard’ untuk menghasilkan beberapa
communication skills dan lainnya. informasi seperti kinerja masing-masing lini bisnis,
• Melakukan diskusi secara intern, baik dalam anomali data, Macro Risk Assessment (MRA), early
lingkup Internal Audit maupun melibatkan unit warning dan informasi lainnya yang bersifat near
kerja lain yang relevan, mengenai perubahan real-time serta dapat dikinikan secara berkala. Hal
ketentuan dan regulasi baru yang memiliki ini bertujuan untuk membantu tim Internal Audit
dampak signifikan terhadap Bank. dalam melakukan analisis data sehingga dapat
meningkatkan pendekatan audit berbasis risiko (risk
2. Meningkatkan efektivitas proses audit. based audit) dengan lebih efektif dan memberikan
Internal Audit telah menggunakan Audit masukan yang bernilai tambah bagi Bank.
Management System (AMS) untuk membantu
tim Internal Audit agar lebih efektif dalam 5. Perbaikan kualitas Internal Audit yang
mempersiapkan, melakukan dan menyelesaikan berkelanjutan
penugasan audit, serta memonitor tindak lanjut dari Internal Audit secara berkesinambungan akan
temuan audit. Saat ini Internal Audit sedang dalam menjalin kerjasama dengan institusi dan asosiasi
proses penggantian existing AMS dikarenakan terdepan di bidang perbankan dan internal auditing
adanya penghentian layanan secara sepihak oleh yang dapat memberikan wawasan, saran dan alat
penyedia AMS sebelumnya. Adapun AMS baru untuk mendorong peningkatan kualitas Internal
tersebut direncanakan dapat diimplementasikan Audit.
pada Kuartal 1 2024. Penggantian AMS ini
mencakup pengembangan atas sistem monitoring Rencana Audit Tahunan untuk tahun 2024 telah disusun
dan disetujui oleh Direktur Utama, Komite Audit dan
Dewan Komisaris pada bulan November 2023.
360 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 363
Tata Kelola Perusahaan
SISTEM PENGENDALIAN
INTERN (SPI)
Bank BTPN menerapkan sistem pengendalian intern PELAKSANAAN PENGENDALIAN
sebagai bentuk pengawasan secara berkesinambungan INTERNAL
oleh manajemen Bank. Sistem tersebut ditujukan untuk
menjamin semua kegiatan usaha Bank dilaksanakan Bidang Keuangan
sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang- Penyediaan laporan keuangan Bank yang dapat
undangan, baik yang dikeluarkan oleh pemerintah, dipercaya berpedoman pada sistem pengendalian
Otoritas Jasa Keuangan, maupun kebijakan dan intern yang efektif. Kecukupan kebijakan, prosedur dan
prosedur internal Bank. standar akuntansi yang dapat mencerminkan kondisi
aktual saat ini, termasuk pemisahan tugas, pencatatan
Sistem pengendalian intern juga turut berperan dalam dan pengadministrasian transaksi menjadi faktor-faktor
rangka tersedianya informasi keuangan dan manajemen pengendalian yang dapat mendukung terwujudnya
yang lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu. Hal laporan keuangan yang andal dan terpercaya.
ini dilakukan dalam rangka:
1. Mendukung pengambilan keputusan yang tepat Bidang Operasional
dan dapat dipertanggungjawabkan; Direksi dan Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi atas meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam dan disiplin pada organisasi Bank dan memastikan hal
rangka melindungi Bank dari risiko kerugian; tersebut melekat di setiap jenjang organisasi. Dengan
3. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture) demikian, dapat mendorong terciptanya pelaksanaan
dan kedisiplinan pada organisasi Bank secara kegiatan operasional yang sehat dan aman.
menyeluruh untuk mengidentifikasi kelemahan dan
menilai penyimpangan secara dini; dan
4. Menilai kembali kewajaran kebijakan dan prosedur KEPATUHAN TERHADAP PERUNDANG-
yang ada di Bank secara berkesinambungan. UNDANGAN
Terselenggaranya sistem pengendalian intern yang Sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh Bank
andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
pihak yang terlibat dalam organisasi Bank, antara lain: (SEOJK) Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman
1. Dewan Komisaris Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
2. Komite Audit Selain menjadi pedoman dalam pengendalian di
3. Direksi bidang keuangan dan operasional, pelaksanaan sistem
4. Satuan Kerja Kepatuhan pengendalian intern Bank juga bertujuan untuk menjaga
5. Satuan Kerja Manajemen Risiko kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
6. Satuan Kerja Keuangan
7. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)
8. Pejabat dan Pegawai Bank
9. Pihak Eksternal
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 361
Page 364
Tata Kelola Perusahaan
SISTEM PENGENDALIAN
INTERN (SPI)
KESESUAIAN DENGAN COSO 3. Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan
Fungsi (Control Activities and Segregation of
Sistem pengendalian intern Bank terdiri dari 5 (lima) Duties)
komponen utama yang satu sama lain saling berkaitan, Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh
yaitu: karyawan Bank, termasuk Direksi dan Dewan
1. Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Komisaris. Kegiatan pengendalian akan berjalan
Pengendalian (Management Oversight and efektif apabila direncanakan dan diterapkan
Control Culture) secara tepat guna mengendalikan risiko yang telah
Pengawasan oleh manajemen merupakan landasan diidentifikasi. Kegiatan pengendalian mencakup
utama dari sistem pengendalian intern. Direksi dan penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian
Dewan Komisaris secara aktif memiliki tanggung serta proses verifikasi lebih dini untuk memastikan
jawab untuk memastikan bahwa strategi, kebijakan bahwa kebijakan dan prosedur secara konsisten
dan prosedur, serta struktur organisasi yang telah dipatuhi, serta merupakan kegiatan yang
ditetapkan telah memadai untuk mengidentifikasi, tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan
mengukur, memantau dan mengendalikan risiko Bank. Kegiatan pengendalian diterapkan pada
yang dihadapi oleh Bank. Selain itu, secara berkala seluruh tingkatan fungsional sesuai dengan struktur
Direksi dan Dewan Komisaris juga melakukan organisasi Bank.
pemantauan dan kaji ulang terhadap kecukupan
dan efektivitas pelaksanaan sistem pengendalian Pemisahan fungsi dimaksudkan agar setiap
intern. orang pada seluruh jenjang organisasi tidak
memiliki peluang untuk melakukan dan/atau
Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab menyembunyikan kesalahan atau penyimpangan
dalam meningkatkan etika kerja dan integritas yang dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.
tinggi serta menciptakan suatu budaya organisasi Bank harus mematuhi prinsip pemisahan fungsi
yang menekankan kepada seluruh karyawan Bank yang dikenal sebagai “Four-Eyes Principle”. Sistem
mengenai pentingnya pengendalian intern yang pengendalian intern yang efektif mensyaratkan
berlaku di Bank. pemisahan fungsi dan menghindari pemberian
wewenang serta tanggung jawab yang dapat
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk menimbulkan berbagai benturan kepentingan
Recognition and Assessment) (conflict of interest). Seluruh aspek yang berpotensi
Identifikasi dan penilaian risiko merupakan menimbulkan benturan kepentingan harus
serangkaian tindakan yang dilaksanakan oleh diidentifikasi, dikelola dan dipantau oleh pihak
Direksi dalam rangka identifikasi, analisis, independen, seperti akuntan publik.
dan menilai risiko yang dihadapi Bank dalam
mencapai sasaran yang ditetapkan. Risiko 4. Sistem Akuntansi, Informasi, dan
yang mempengaruhi pencapaian sasaran harus Komunikasi (Accountancy, Information, and
diidentifikasi, dinilai, dipantau dan dikelola Communication)
secara terus-menerus dan berkesinambungan. Sistem akuntansi, informasi, dan komunikasi yang
Pengendalian intern perlu segera dikaji ulang memadai dimaksudkan agar dapat mengidentifikasi
apabila terdapat risiko yang belum dikendalikan. masalah yang mungkin timbul dan digunakan
sebagai sarana tukar menukar informasi dalam
Kaji ulang dilaksanakan antara lain melalui evaluasi rangka pelaksanaan tugas sesuai dengan tanggung
secara berkesinambungan mengenai pengaruh jawab masing-masing.
dari setiap perubahan lingkungan dan kondisi serta
dampak dari pencapaian sasaran atau efektivitas
pengendalian intern dalam kegiatan dan organisasi
Bank.
362 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 365
Tata Kelola Perusahaan
5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU
Penyimpangan atau Kelemahan (Monitoring DEWAN KOMISARIS ATAS KECUKUPAN
Activities and Correcting Defficiencies) SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Bank harus melakukan pemantauan secara
terus-menerus terhadap efektivitas keseluruhan Sistem pengendalian intern adalah suatu proses
pelaksanaan pengendalian intern. Pemantauan yang dilakukan oleh Direksi, pejabat dan komite
terhadap risiko utama harus diprioritaskan dan eksekutif, audit intern, serta seluruh karyawan. Dewan
menjadi bagian dari kegiatan Bank, termasuk Komisaris dan Direksi berkomitmen untuk memastikan
evaluasi secara berkala. Bank harus memantau terlaksananya Tata Kelola Perusahaan yang baik
dan mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian sebagai dasar untuk mencapai tujuan dalam melindungi
intern secara terus-menerus berkaitan dengan dan meningkatkan nilai Bank.
perubahan kondisi intern dan ekstern, serta
meningkatkan kapasitas sistem pengendalian intern Direksi bertanggung jawab untuk menerapkan
tersebut agar senantiasa terlaksana secara efektif. pengendalian intern yang efektif agar Bank dapat
mencapai tujuannya. Dewan Komisaris, dibantu oleh
Kelemahan dalam pengendalian intern harus segera Komite Audit, bertanggung jawab untuk mengawasi
dilaporkan dan menjadi perhatian pejabat dan/atau dan memastikan bahwa pengendalian intern dilakukan
Direksi yang berwenang. Kelemahan pengendalian secara luas, termasuk kebijakan terkait pengendalian
intern yang material harus dilaporkan kepada intern yang ditetapkan oleh Dewan Direksi.
Dewan Komisaris.
Sistem pengendalian intern dirancang untuk mengelola
Kelima komponen utama tersebut sejalan dengan dan mengendalikan risiko secara efektif, bukan untuk
komponen pengendalian yang ditetapkan dalam Internal menghilangkan risiko. Berikut unsur-unsur utama yang
Control Integrated Framework yang dikembangkan dapat mendukung pernyataan atas kecukupan sistem
oleh The Committee of Sponsoring Organization of pengendalian intern:
The Treadway Commission (COSO), yaitu Control 1. Laporan keuangan yang andal dan akurat;
Environment (CE); Risk Assessment (RA); Control 2. Kegiatan operasional yang dilakukan secara efektif
Activities (CA); Information and Communication (IC); dan efisien;
serta Monitoring Activities (MA). 3. Kepatuhan terhadap perundangan dan ketentuan
yang berlaku.
TINJAUAN EFEKTIVITAS SISTEM
PENGENDALIAN INTERNAL
Bank telah memiliki mekanisme review atas penerapan
sistem pengendalian internal secara berkala. Kegiatan
tersebut dilaksanakan oleh Internal Audit yang membuat
analisis dan penilaian di bidang keuangan, akuntansi,
operasional dan kegiatan lainnya melalui pemeriksaan
secara langsung dan tidak langsung. Internal Audit
secara proaktif bersama-sama dengan Komite Audit
berkomunikasi dan bekerja sama dengan Auditor
Eksternal untuk menghasilkan analisis dan evaluasi
yang komprehensif di bidang keuangan dan akuntansi.
Secara umum, penerapan sistem pengendalian intern
Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman
Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
Berpegang pada pedoman tersebut, Bank
menyempurnakan penilaian hasil audit yang mencakup
evaluasi atas kecukupan dan efektivitas desain
serta implementasi pengendalian intern berdasarkan
pendekatan kerangka pengendalian intern.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 363
Page 366
Tata Kelola Perusahaan
PERKARA PENTING YANG
DIHADAPI PERUSAHAAN
ENTITAS ANAK, ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS, DAN
ANGGOTA DIREKSI
Selama tahun 2023, Tidak terdapat perkara penting yang dapat mempengaruhi posisi keuangan atau likuiditas Bank
BTPN.
SANKSI
ADMINISTRASI
Rincian sanksi diuraikan dalam tabel di bawah ini:
No. Penerima Sanksi Otoritas Sanksi/Denda
1 Perusahaan 1. OJK 78.550.000
2. BI 4.900.000
3. Kementerian Keuangan 40.775.691
2 Direksi - -
3 Dewan Komisaris - -
364 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 367
Tata Kelola Perusahaan
AKSES INFORMASI DAN
DATA PERUSAHAAN
Bank BTPN telah menyediakan akses dan kemudahan akses informasi terkait dengan Bank bagi para pemangku
kepentingan melalui beragam media komunikasi. Di antaranya melalui:
Saluran Informasi Alamat
Situs web (Bahasa Indonesia dan Inggris) www.btpn.com
Call Center 1500300 (BTPN Care), +62 21 2450 5500 (International Call)
E-mail Sekretaris Perusahaan corporate.secretary@btpn.com
E-mail Komunikasi Korporasi corporate.communications@btpn.com
E-mail Pengaduan Nasabah btpncare@btpn.com
Keterbukaan Informasi melalui website Bank dan Bursa Efek www.btpn.com dan www.idx.co.id
Indonesia
Siaran Pers www.btpn.com dan distribusi melalui media
Media Sosial Facebook : Bank BTPN Official
Twitter : @sahabatBTPN
Youtube : BTPN
LinkedIn : PT Bank BTPN Tbk
Instagram : @lifeatbtpn
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 365
Page 368
Tata Kelola Perusahaan
KODE
ETIK
Kode etik berfungsi sebagai pedoman dasar bagi 3.6. Penggunaan Sosial Media
anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen 3.7. Komunikasi dengan LInK dan HELP
dan seluruh karyawan dalam bersikap dan berperilaku. 3.8. Penerapan KYE
Bank selalu melakukan kajian secara terhadap kode 4. Pengelolaan & Pengamanan Informasi
etik agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan 5. Hubungan dengan Para Pemangku Kepentingan
peraturan perundang-undangan, praktik terbaik di 5.1. Hubungan dengan Nasabah dan Masyarakat
industri, serta kondisi eksternal yang relevan. Pengguna Jasa Keuangan
5.2. Hubungan dengan Rekanan atau Mitra Usaha
Prinsip-prinsip moral yang digariskan dalam kode etik 5.3. Hubungan dengan Regulator
merupakan elemen utama dari budaya di Bank BTPN, 5.4. Hubungan dengan Pemegang Saham dan
yang antara lain memuat: Anak Perusahaan
5.5. Hubungan dengan Komunitas Sosial dan
Lingkungan Hidup
SPEAK YOUR MIND 5.6. Anti Pencucian Uang
5.7. Penyuapan dan Korupsi
Merupakan saluran pelaporan yang aman dan 5.8. Pemberian dan Penerimaan Hiburan dan
terjamin kerahasiaannya, sehingga karyawan dapat Hadiah
mengungkapkan permasalahan yang berkaitan dengan 5.9. Informasi Orang Dalam dan Transaksi
perilaku yang tidak baik (misconduct) dan/atau kejadian Investasi dan Kepemilikan Pribadi
fraud. 5.10. Perlindungan Konsumen
KOMUNIKASI LINK & HELP UPAYA PENEGAKAN KODE ETIK
Dalam berkomunikasi, seluruh jajaran Bank BTPN Sejalan dengan upaya untuk menerapkan tata kelola
diharapkan mengunakan prinsip LInK dan HELP. LInK perusahaan yang baik sekaligus membangun perilaku
yang merupakan singkatan dari Laporkan, Informasikan, yang sesuai standar etika Bank, Bank BTPN telah
dan Konsultasikan, serta HELP yang merupakan melaksanakan Induction Program untuk eksekutif dan
singkatan dari Hargai, Evaluasi, Lakukan dan karyawan baru terkait kode etik. Selain itu, secara
Petunjuk, yang memiliki tujuan dan manfaat di dalam berkala, dilakukan sosialisi kode etik untuk memberikan
mempromosikan transparansi, pengkinian yang tepat pemahaman bagi karyawan serta memberikan sanksi
waktu, tidak adanya kejadian yang mengejutkan yang yang tegas bagi setiap pelanggaran Kode Etik.
tidak bisa ditangani bersama, menegakkan rasa saling
percaya dan meningkatkan keandalan, memperoleh Pernyataan Kode Etik Berlaku pada
manfaat dari kebijaksanaan dan pengalaman di masa Seluruh Level Organisasi
lalu. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pihak
Independen yang berada di bawah Dewan Komisaris,
semua karyawan tanpa terkecuali wajib untuk
POKOK-POKOK KODE ETIK membaca, mempelajari, dan memahami isi kode etik.
Seluruh organisasi di internal Bank harus bersedia
1. Kepatuhan & Manajemen Risiko menaati dan melaksanakan kode etik dengan sebaik-
2. Benturan Kepentingan baiknya.
3. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif
3.1. Perlakuan Adil kepada Seluruh Karyawan Apabila terbukti melakukan pelanggaran atas kode
3.2. Anti Diskriminasi dan Pelecehan etik, maka bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan
3.3. Keamanan di tempat kerja peraturan yang berlaku pada Bank.
3.4. Penggunaan Fasilitas Perusahaan
3.5. Aktivitas di luar Perusahaan
366 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 369
Tata Kelola Perusahaan
Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik
Sosialisasi kode etik dilakukan melalui e-mail blast dan penyegaran melalui sistem e-learning. Kegiatan ini berlaku
bagi seluruh jenjang di Bank, baik yang baru bergabung maupun yang lama.
JENIS SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
Beberapa jenis pelanggaran yang diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama adalah Kelalaian Pelanggaran Indispliner,
Pelanggaran Gagal Kompetensi, Pelanggaran Berulang Gagal Kompetensi, Pelanggaran Ringan, Pelanggaran
Berulang, Pelanggaran Berat Umum, Pelanggaran Berat Kategori Fraud.
Jumlah Pelanggaran Kode Etik
Jenis Pelanggaran Jumlah Pelanggaran Kategori Sanksi
Kelalaian 26 Surat Peringatan 1
6 Surat Peringatan Pertama & Terakhir (SPPT)
20 Surat Teguran
Pelanggaran Berat Kategori Fraud 2 Surat Peringatan 1
6 Surat Peringatan Pertama & Terakhir (SPPT)
Pelanggaran Berat Kategori Umum 1 Surat Peringatan 1
1 Surat Peringatan 2
7 Surat Peringatan Pertama & Terakhir (SPPT)
1 Surat Teguran
Pelanggaran Berulang 5 Surat Peringatan 1
2 Surat Peringatan 2
1 Surat Peringatan 3
14 Surat Teguran
Pelanggaran Gagal Kompetensi 64 Surat Peringatan 1
35 Surat Peringatan 2
16 Surat Peringatan 3
120 Surat Teguran
Pelanggaran Indisipliner 2 Surat Teguran
Pelanggaran Ringan 18 Surat Peringatan 1
2 Surat Peringatan 2
1 Surat Peringatan Pertama & Terakhir (SPPT)
9 Surat Teguran
Pelanggaran Ulang Gagal Kompetensi 6 Surat Peringatan 1
7 Surat Peringatan 2
5 Surat Peringatan 3
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 367
Page 370
Tata Kelola Perusahaan
PRICE SENSITIVE INFORMATION
PERSONAL ACCOUNT DEALING
Bank BTPN memiliki kebijakan dan prosedur terkait dengan pengelolaan informasi yang mempunyai dampak material
pada harga atau nilai dari suatu surat berharga yang tidak tersedia secara umum (rahasia/non publik), yang berlaku
terhadap Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan.
Perlakuan ini tidak hanya mencakup pada surat berharga milik Bank, namun juga surat berharga induk perusahaan
atau pemegang saham pengendali, juga perusahaan lain baik yang merupakan nasabah, mitra bisnis atau perusahaan
lain dalam suatu aksi korporasi.
Tindakan yang harus diambil oleh Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan dengan pendekatan berdasarkan obyek
surat berharganya yaitu sebagai berikut:
Jenis Surat Berharga Pendekatan yang diambil
Obyek Surat Berharga yang mengandung informasi non publik Tindakan yang diambil sehubungan dengan Investasi/Kepemilikan
(PSI) Pribadi (PAD)
• SMFG Dilarang melakukan jual beli surat berharga SMFG dan SMBC, kecuali
• SMBC karena suatu perintah perusahaan
• BTPN Memperhatikan kategori Pihak Tertentu yang memiliki akses pada
• BTPN Syariah informasi non publik (Covered Person) dan dalam periode tertentu
(Black Out Period)
Perusahaan Lain Menjalankan prosedur PSI antara lain melaporkan nama perusahaan
serta karyawan yang memiliki akses, karenanya terikat PSI dalam masa
tertentu sampai dengan PSI dicabut.
Untuk perusahaan yang terkait dengan
suatu proyek, meminta pihak yang terlibat menandatangani NDA.
TATA KELOLA PENGADAAN
BARANG DAN JASA
Pengadaan barang dan/atau jasa pada Bank merupakan MEKANISME PENGADAAN
kegiatan untuk memperoleh barang dan/atau jasa yang
prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai Pengadaan barang dan/atau jasa korporasi
diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh disentralisasi di Kantor Pusat. Sedangkan untuk
barang dan/atau jasa. pengadaan barang dan/atau jasa umum dengan limit
tertentu dapat dilakukan oleh Kantor Cabang atau
Kantor Wilayah.
PRINSIP PENGADAAN
Prinsip yang diterapkan dalam pengadaan barang dan
jasa adalah bersifat efektif, efisien, terbuka, transparan,
bersaing, adil, dan akuntabel.
368 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 371
Tata Kelola Perusahaan
SISTEM PELAPORAN
PELANGGARAN
Bank BTPN berkomitmen untuk selalu menjaga 3. Dokumentasi (Laporan indikasi fraud, Laporan Hasil
integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh Investigasi); dan
nasabah. Untuk tujuan tersebut, Bank telah memiliki 4. Menjaga kerahasiaan (semua pihak bertanggung
sarana dan sistem penyampaian laporan apabila terjadi jawab menjaga kerahasiaan identitas pelapor).
pelanggaran, yaitu Whistleblowing System.
Whistleblowing System Bank BTPN merupakan media
pelaporan untuk menyampaikan adanya dugaan PERLINDUNGAN BAGI PELAPOR
atau kejadian yang berhubungan dengan tindakan
kecurangan (fraud), pelanggaran hukum, peraturan Dalam kondisi tertentu, Bank dapat memberikan
perusahaan, kode etik dan benturan kepentingan yang perlindungan hukum kepada pelapor sebagai bentuk
dilakukan oleh pihak internal Bank. Laporan yang keamanan dan keselamatan terhadap segala bentuk
dilakukan berdasarkan itikad baik dan tidak bersifat tekanan, ancaman atau intimidasi (misalnya pemecatan,
keluhan pribadi (personal grievance) maupun fitnah perlakuan yang tidak adil, dan lainnya) sehubungan
sehingga dapat menciptakan sebuah lingkungan bisnis dengan pelaporan yang disampaikannya melalui saluran
yang bersih dan transparan. whistleblowing. Perlindungan hukum dapat diberikan
kepada keluarga inti dari pelapor (suami/istri dan anak)
dengan pertimbangan tertentu oleh Bank.
MEKANISME PELAPORAN
Bank memiliki 5 (lima) saluran whistleblowing yang PENGELOLA PENGADUAN
dapat diakses pihak internal dan eksternal untuk
menyampaikan laporan, yaitu melalui media percakapan Divisi OFRM merupakan Penanggung jawab di Bank
WhatsApp, e-mail, saluran telepon hotline, surat (mail) yang mengelola pengaduan dari pelapor termasuk
dan tatap muka. menindaklanjuti bersama dengan unit kerja terkait serta
melakukan pengawasan atas tindak lanjutnya.
Mekanisme pelaporan whistleblowing secara umum
mencakup:
1. Pelaporan oleh Whistleblower (penyampaian JENIS SANKSI BAGI PELANGGAR
laporan/informasi dalam 1x24 jam sejak
diketahuinya dugaan/tindakan fraud); Pelanggaran terhadap kerahasiaan dan perlindungan
2. Tindak lanjut Laporan (identifikasi, analisa, akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan
investigasi); yang berlaku.
Penanganan Pengaduan dan Tindaklanjut Tahun 2023
Status
Jumlah Pengaduan
Sudah ditindaklanjuti Sedang Ditindaklanjuti Belum Ditindaklanjuti Tidak Layak Ditindaklanjuti
42 41 1 - -
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 369
Page 372
Tata Kelola Perusahaan
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI
DAN PENYUAPAN
Sebagai pelaksanaan dari komitmen Anti Penyuapan 2. Pengelolaan pemberian dan penerimaan Hiburan
dan Anti Korupsi, Bank telah menerbitkan edisi perdana dan atau Hadiah
Kebijakan Anti Penyuapan dan Korupsi dengan nomor 3. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/
penerbitan K.003/DIR/CCMP/00/2023 yang telah pemberi jasa
disosialisasikan kepada seluruh unit dan dipublikasikan 4. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor
pada internal web Bank- portalkita. 5. Proses rekruitmen karyawan/Know Your Employee
6. Pelaksanaan uji tuntas terhadap Mitra Usaha
Adapun tujuan penerbitan Kebijakan Anti Penyuapan 7. Dan lainnya
dan Korupsi ini pada prinsipnya antara lain sebagai
berikut: Bank telah minta pernyataan serta komitmen dari
1. Sebagai salah satu bentuk pernyataan prinsip dan semua karyawan untuk tidak melakukan korupsi dan
komitmen Bank dalam mendukung praktik anti penyuapan serta tidak melakukan pelanggaran terhadap
Penyuapan dan anti Korupsi; peraturan internal perusahaan. Begitu juga dengan
2. Menetapkan kebijakan, memberikan pedoman peraturan perundangan-undangan yang berlaku terkait
serta menumbuhkan kesadaran terhadap praktik- anti korupsi dan anti penyuapan yang tercantum dalam
praktik anti Penyuapan dan anti Korupsi, sehingga Deklarasi Anti Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik
dapat mencegah dan menghindari praktik-praktik serta Deklarasi Kepatuhan setiap tahunnya.
Penyuapan dan Korupsi yang dimaksud yang
dapat menyebabkan kerugian finansial dan non- Terkait pencegahan anti penyuapan/gratifikasi, Bank
finansial yang dapat mengganggu kelangsungan telah memiliki sistem aplikasi Entertainment & Gift (E&G)
usaha bank; yang dapat dipergunakan sebagai alat pemantauan
3. Memberikan informasi dan panduan kepada pihak- dan pengawasan bidang aktivitas pemberian dan
pihak yang bekerja untuk dan atas nama Bank penerimaan hiburan atau hadiah berdasarkan input
sehingga dapat mengenali dan menyampaikan data atau deklarasi dari karyawan. Unit terkait dengan
masalah Penyuapan dan Korupsi yang terkait koordinasi Divisi Compliance mengadakan pemeriksaan
dengan Bank. atas aktivitas di dalam sistem aplikasi E&G sesuai
jadwal yang ditetapkan.
Bank BTPN tidak mentolerir (zero tolerance) atas
tindakan korupsi dan segala bentuk penyuapan Bank juga telah menyediakan saluran Whistleblowing
(termasuk kepada atau dari nasabah, mitra usaha, yang dikelola oleh Divisi Operational Fraud & Risk
pejabat pemerintah, karyawan). Tindak pelanggaran Management untuk menerima pelaporan indikasi Fraud
atas hal tersebut dapat diproses secara perdata atau termasuk Korupsi dan Penyuapan dan mengkajinya
pidana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. sebagai langkah tindak lanjut
PROGRAM DAN PROSEDUR PELATIHAN/SOSIALISASI ANTIKORUPSI
MENGATASI PRAKTIK KORUPSI DAN DAN ANTI PENYUAPAN KEPADA
PENYUAPAN KARYAWAN
Bank telah memiliki Kebijakan Anti Penyuapan dan Bank telah melaksanakan e-learning, baik secara
Korupsi yang telah memuat komitmen Bank terhadap langsung atau tidak langsung berisi materi dalam
tindakan anti Korupsi dan anti Penyuapan. Selanjutnya, rangka sosialisasi untuk menerapkan budaya anti
setiap unit kerja dapat menetapkan ketentuan khusus korupsi dan anti penyuapan kepada seluruh karyawan,
pada prosedurnya dalam upaya pencegahan tindakan antara lain:
Korupsi dan Penyuapan sesuai dengan masing-masing 1. e-Learning Compliance Awareness
bidang kerjanya, antara lain: 2. e-Learning Entertainment & Gift
1. Pencegahan fraud pada proses identifikasi 3. e-Learning Fraud Awareness
kerawanan/Fraud Risk Assessment 4. e-Learning Operational Risk Management
370 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 373
Tata Kelola Perusahaan
Bank juga telah melaksanakan publikasi/kampanye anti korupsi dan anti penyuapan terkait fraud maupun pemberian
dan/atau penerimaan hiburan/hadiah. Hal itu dilakukan melalui media elektronik (e-mail) kepada seluruh karyawan.
Bank juga telah menjalankan komunikasi untuk meningkatkan pemahaman terhadap anti Penyuapan dan Korupsi
kepada pihak eksternal Bank yaitu dengan menyampaikan surat pengingat Anti Penyuapan dan Korupsi yang
ditandatangani oleh anggota Direksi kepada Pemasok dan Mitra Usaha yang telah terdaftar pada Divisi terkait di Bank
yang juga berisikan informasi perihal saluran Whistleblowing Bank.
KETERBUKAAN DALAM
PRAKTIK BAD GOVERNANCE
Pengungkapan Penjelasan
Ketepatan waktu publikasi laporan keuangan & Laporan tahunan
Tanggal penerbitan Laporan Keuangan Tahunan 24 Februari 2023
Perusahaan menerbitkan Laporan Keuangan Tahunan tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Tanggal penerbitan Laporan Tahunan 21 Maret 2023
Perusahaan menerbitkan Laporan Tahunan selalu tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Opini auditor independen atas laporan keuangan perusahaan Wajar Tanpa Modifikasian
Apakah terjadi perdagangan orang dalam yang melibatkan direksi/ Tidak
komisaris, manajemen dan karyawan dalam tiga tahun terakhir?
Perusahaan, termasuk Dewan Komisaris/Direksi, Manajemen
maupun karyawan tidak pernah terlibat kasus perdagangan orang
dalam (insider trading) dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan Tidak
peraturan yang berkaitan dengan transaksi pihak berelasi yang
signifikan atau material dalam tiga tahun terakhir? Perusahaan selalu mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan dalam transaksi dengan pihak berelasi.
Apakah telah terjadi pelanggaran hukum apa pun yang berkaitan Tidak
dengan masalah perburuhan/ ketenagakerjaan/ konsumen/
kepailitan/ komersial/ persaingan atau lingkungan Perusahaan belum pernah melakukan pelanggaran hukum yang
berkaitan dengan perburuhan/ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/komersial/persaingan atau lingkungan
Apakah perusahaan menghadapi sanksi dari regulator karena tidak Tidak
membuat pengumuman dalam jangka waktu yang ditentukan untuk
peristiwa penting (material event)? Perusahaan selalu menyampaikan informasi material kepada
regulator.
Apakah perusahaan memperoleh putusan bersalah dari pengadilan Tidak
pajak tertinggi terkait masalah perpajakan apa pun selama tiga tahun
terakhir Perusahaan tidak pernah mengalami sengketa atau permasalahan
pajak apa pun dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada bukti bahwa perusahaan tidak mematuhi aturan dan Tidak
peraturan pencatatan apa pun selama setahun terakhir selain dari
aturan pengungkapan? Perusahaan telah mematuhi seluruh peraturan termasuk di luar
aturan pengungkapan Laporan Tahunan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 371
Page 374
Page 375
TANGGUNG
JAWAB SOSIAL
DAN LINGKUNGAN
PT BANK BTPN Tbk menyajikan informasi tanggung
jawab sosial dan lingkungan dalam bentuk Laporan
Keberlanjutan pada buku terpisah. Laporan tersebut,
sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, yaitu
mengacu Peraturan OJK Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik.
Silakan merujuk pada Laporan Keberlanjutan 2023 BTPN
untuk informasi lebih lengkap. Adapun yang disajikan
pada halaman ini hanya “Ikhtisar Keberlanjutan”.
Page 376
IKHTISAR
KEBERLANJUTAN
EKONOMI
Pendapatan Operasional Bank* Laba Bersih* Aset*
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
4,66 3,63 209,17
4,01 3,10
3,46 201,45
2,68
191,92
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Nasabah* Jaringan Kantor Akses
(dalam Juta) (Kantor) (Provinsi)
11,7 419 33
9,5 32 32
8,8
278
266
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Kinerja Aspek Ekonomi Terkait Keberlanjutan
Nominal Portofolio Pembiayaan Penghimpunan Dana*** Penyaluran Dana****
KKUB** (%) (%)
(dalam Juta rupiah)
13.774.741 0,20 10
9,6
12.968.409 9,5
12.029.029 0,11
0,06
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Catatan:
* Data keuangan konsolidasi Bank BTPN, yang termasuk dengan dua entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk (dengan kepemilikan saham sebesar 70%) dan
PT Bank Syariah Ventura (dengan kepemilikan tidak langsung melalui PT Bank BTPN Syariah sebesar 69,3%).
** KKUB/ Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan.
*** Persentase total pendanaan untuk kegiatan usaha yang berkelanjutan terhadap total pendanaan bank secara keseluruhan.
**** Persentase total pembiayaan untuk kegiatan usaha berkelanjutan terhadap total portofolio pembiayaan bank secara keseluruhan.
Page 377
SOSIAL
Jumlah Karyawan Persentasi Karyawan Perempuan Perekrutan Karyawan
(Karyawan) (%) (Karyawan)
7.129 6.972 6.636 42 43 44 776 948 609
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Tingkat Turnover Skor Survei Employee
(%) Engagement
11 14 12 3,97 4,06 4,11
2021 2022 2023 2021 2022 2023
LINGKUNGAN
Penggunaan Energi Intensitas Konsumsi Emisi (Cakupan 1 & 2) Intensitas Emisi GRK/
(GJ) Energi/Karyawan (Ton CO2eq) Karyawan
(GJ/Orang) (Ton CO2eq/Orang)
108.768,90 15,26 20.136,97 2,85
19.248,79
14,86 18.944,79 2,82
103.623,52
2,76
10,27
68.144,81
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Pengurangan Emisi Penggunaan Kertas Pengurangan
(Ton CO2eq) (Rim) Penggunaan Kertas
(Rim)
2.923 57.009 6.161
50.848 49.204
3.889
888 1.644
304
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Page 378
LAPORAN PENERAPAN
MANAJEMEN RISIKO UNTUK
RISIKO OPERASIONAL
Nama Bank : BTPN (Individu)
Laporan Tahun : 2023 /(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau 2 Penjelasan struktur dan organisasi atas
pedoman terkait manajemen risiko untuk manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
Risiko Operasional. Operasional.
BTPN (selanjutnya disebut sebagai “Bank”) dan Bank menggunakan model 3 lini pertahanan (three line
BTPN Syariah (selanjutnya disebut sebagai “BTPNS”) of defense) untuk membagi peran dan tanggung jawab
sebagai anak perusahaan telah memiliki kebijakan dari seluruh pihak yang ada di dalam organisasi Bank
dan prosedur untuk manajemen risiko operasional. untuk penerapan Manajemen Risiko Operasional.
Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji ulang secara
berkala dengan mempertimbangkan setiap perubahan Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh unit
di internal Bank dan BTPNS maupun faktor eksternal kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai pemilik
terutama terkait peraturan regulator. Seluruh unit risiko yang bertanggung jawab secara langsung untuk
kerja di Bank dan BTPNS wajib berpedoman kepada pelaksanaan manajemen risiko operasional. Dalam
kebijakan dan prosedur tersebut dalam menjalankan pelaksanaannya, setiap lini bisnis/pendukung telah
aktivitas operasionalnya sehari-hari. memiliki fungsi ICR (Internal Control & Risk) yang
berperan untuk membantu unit kerja terkait dalam
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko pengelolaan risiko operasional sehari-hari.
Operasional antara lain mencakup:
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha fungsi pendukung antara lain mencakup:
• Kebijakan Manajemen Asuransi • Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko
• Kebijakan Manajemen Risiko Siber operasional yang melekat pada setiap produk,
• Kebijakan Strategi Anti Fraud layanan, proses dan inisiatif.
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) • Melakukan pencatatan kejadian dan pembukuan
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI) kerugian risiko operasional serta pemulihannya
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan (recovery).
Risiko Operasional (RLED) • Menyusun rencana tindak lanjut atas
• Prosedur Significant Incident Notification Protocol kejadian risiko operasional dan fraud beserta
(SINP) penyelesaiannya.
• Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud • Menjalankan seluruh program manajemen risiko
(KROF) operasional yang telah ditetapkan oleh Divisi
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal dan OFRM.
Risiko (ICR)
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan Process Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal Control
Risk Control (PRC) & Risk) antara lain mencakup:
• Prosedur Operational Risk Appetite (ORA) • Berperan sebagai koordinator di dalam
• Prosedur Risk Acceptance (RA) pelaksanaan dan penyelesaian program
• Prosedur Operasional Standar (POS) Pengelolaan pelaksanaan manajemen risiko operasional di
dan Pengamanan Informasi areanya masing-masing.
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) • Membantu unit kerja di dalam memberikan kajian
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan risiko operasional.
Business Continuity Plan (BCP) • Membantu unit kerja di dalam penyelesaian
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP) permasalahan atau kejadian risiko operasional.
• Prosedur Manajemen Inisiatif • Melakukan pemeriksaan dan melaporkan setiap
• Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD temuan kepada pihak-pihak yang terkait.
• Prosedur Strategi Anti Fraud • Memantau rencana tindak lanjut dan penyelesaian
• Prosedur Investigasi atas setiap temuan yang teridentifikasi
• Prosedur Whistleblowing
• Prosedur Fraud Reporting and Monitoring
376 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 379
Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi Operational 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
& Fraud Risk Management (OFRM) yang memiliki garis Operasional (mencakup sistem dan data
pelaporan secara langsung kepada Kepala Manajemen yang digunakan untuk menghitung Risiko
Risiko, bertanggung jawab atas manajemen risiko Operasional agar dapat memperkirakan
operasional dan fraud.
beban modal untuk Risiko Operasional).
Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara
risiko operasional menggunakan pendekatan standar
lain mencakup:
(standardized Approach) dimulai sejak tahun 2023
• Membuat dan mengembangkan kebijakan,
sesuai dengan ketentuan regulator. Bank memiliki
prosedur dan perangkat kerja manajemen risiko
RWA (Risk Weighted Asset) sistem untuk membantu
operasional dan fraud.
di dalam perhitungan beban modal untuk risiko
• Membuat program pelaksanaan manajemen risiko
operasional. Berdasarkan sumber data yang ada, RWA
operasional dan fraud.
sistem akan menghitung secara otomatis beban modal
• Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
untuk risiko opersional berdasarkan formula yang telah
manajemen risiko operasional dan fraud kepada
ditentukan oleh regulator berdasarkan hasil perkalian
unit kerja.
komponen indikator bisnis dan data historis kerugian
• Membantu unit kerja di dalam memberikan kajian
risiko operasional. Hasil perhitungan dari sistem juga
terhadap risiko operasional dan fraud.
dapat dilakukan penyesuaian secara manual bilamana
• Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko
diperlukan.
operasional dan fraud kepada manajemen dan
regulator.
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan
• Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
manajemen risiko operasional dan fraud di Bank.
utama dari kerangka laporan untuk Risiko
• Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal Operasional untuk pejabat eksekutif dan
Risk & Control system) sebagai aplikasi yang direksi Bank.
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan
Bank. untuk Board of Management dan Direksi Bank dalam
memonitor risiko operasional Baik secara tingkatan
Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal Audit yang Bank maupun di Direktorat Masing-masing.
melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap tata
kelola dan penerapan manajemen risiko operasional Pada tingkatan Bank, laporan-laporan terhadap
secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan terhadap risiko operasional akan disampaikan kepada Direksi
lapis pertahanan pertama dan juga lapis pertahanan dan Pejabat Eksekutif melalui Komite Manajemen
kedua. Risiko dan kepada Dewan Komisaris melalui Komite
Pemantau Risiko. Pada tingkatan direktorat, laporan-
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan laporan terhadap risiko operasional akan disampaikan
terhadap penerapan Manajemen Risiko Operasional kepada Direksi dan pejabat eksekutif terkait melalui
melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite rapat RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan
Manajemen Risiko yang dilakukan secara berkala. secara kuartal.
Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris laporan-laporan risiko operasional yang disampaikan
antara lain mencakup: kepada Direksi dan Pejabat Eksekutif antara lain:
• Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan serta • Operational Risk Appetite (ORA)
rencana strategis terhadap penerapan manajemen • Kejadian risiko operasional dan Fraud
risiko operasional. • Key Risk Indicators (KRI)
• Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan • Hasil pelaksanaan Key Control Self-Assessment
risiko operasional. (KCSA)
• Memberikan arahan terhadap penerapan
manajemen risiko operasional
Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain
mencakup:
• Memastikan kecukupan struktur organisasi dan
SDM untuk pelaksanaan penerapan manajemen
risiko operasional di area masing-masing.
• Memastikan telah dilakukan pelaksanaan seluruh
program manajemen risiko operasional yang telah
ditetapkan.
• Memonitor dan memastikan tindak lanjut
penyelesaian terhadap setiap permasalahan atau
kejadian risiko operasional.
• Mengembangkan budaya kesadaran terhadap
risiko operasional.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 377
Page 380
LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
UNTUK RISIKO OPERASIONAL
5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
yang digunakan dalam manajemen untuk yang digunakan antara lain:
Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup • Melakukan identifikasi dan pengukuran terhadap
mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti proses dan risiko operasional yang melekat pada
setiap unit kerja.
kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
• Melakukan kajian risiko operasional terhadap
dapat diterima, dan alih daya), dengan
produk, layanan, sistem dan aktivitas yang baru
divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan maupun pengembangan sebelum dipasarkan atau
dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa diimplementasikan untuk memastikan adanya
eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk kecukupan kontrol.
dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh, • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
dampak dari kerugian operasional dapat untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
dimitigasi dengan asuransi. yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko terhadap fungsi pendukung.
manajemen untuk Risiko Operasional, Bank telah • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
memiliki beberapa metode pengendalian risiko menilai efektifitas kecukupan pengendalian serta
yang dilakukan secara berkesinambungan untuk mencatat dan memperbaiki setiap penyimpangan
memastikan setiap potensi risiko operational yang yang terjadi.
timbul dari aktivitas bisnis dan operasional telah • Melakukan analisa dalam hal transfer risiko untuk
dikelola secara tepat dan tidak melebihi batasan yang memindahkan potensi risiko operasional yang
ditetapkan. mungkin terjadi kepada pihak lain seperti melalui
perlindungan asuransi.
• Memastikan kesiapan Manajemen Kelangsungan
Usaha (BCM) untuk seluruh unit kerja kritikal.
378 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 381
Nama Bank : BTPN (Konsolidasi)
Laporan Tahun : 2023 /(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau • Prosedur Business Continuity Plan
pedoman terkait manajemen risiko untuk • Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)
Risiko Operasional. • Prosedur Key Risk Indicator (KRI)
BTPN (selanjutnya disebut sebagai “Bank”) dan • Prosedur Pengelolaan Kejadian Risiko
BTPN Syariah (selanjutnya disebut sebagai “BTPNS”) Operasional
sebagai anak perusahaan telah memiliki kebijakan • Prosedur Kerangka Kerja Quality Assurance (QA)
dan prosedur untuk manajemen risiko operasional. • Prosedur Strategi Anti Fraud
Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji ulang secara • Prosedur Investigasi
berkala dengan mempertimbangkan setiap perubahan • Prosedur Whistleblowing
di internal Bank dan BTPNS maupun faktor eksternal
terutama terkait peraturan regulator. Seluruh unit 2 Penjelasan struktur dan organisasi atas
kerja di Bank dan BTPNS wajib berpedoman kepada manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
kebijakan dan prosedur tersebut dalam menjalankan Operasional.
aktivitas operasionalnya sehari hari. Bank menggunakan model 3 lini pertahanan (three line
of defense) untuk membagi peran dan tanggung jawab
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko dari seluruh pihak yang ada di dalam organisasi Bank
Operasional di Bank antara lain mencakup: untuk penerapan Manajemen Risiko Operasional.
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh unit
• Kebijakan Manajemen Asuransi kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai pemilik
• Kebijakan Manajemen Risiko Siber risiko yang bertanggung jawab secara langsung untuk
• Kebijakan Strategi Anti Fraud pelaksanaan manajemen risiko operasional. Dalam
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) pelaksanaannya, setiap lini bisnis/pendukung telah
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI) memiliki fungsi ICR (Internal Control & Risk) yang
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan berperan untuk membantu unit kerja terkait dalam
Risiko Operasional (RLED) pengelolaan risiko operasional sehari-hari.
• Prosedur Significant Incident Notification Protocol
(SINP) Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan
• Prosedur Kajian Risiko Operasional & Fraud fungsi pendukung antara lain mencakup:
(KROF) • Mengidentifikasi dan meregistrasi seluruh risiko
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal dan operasional yang melekat pada setiap produk,
Risiko (ICR) layanan, proses dan inisiatif.
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan Process • Melakukan pencatatan kejadian dan pembukuan
Risk Control (PRC) kerugian risiko operasional serta pemulihannya
• Prosedur Operational Risk Appetite (ORA) (recovery).
• Prosedur Risk Acceptance (RA) • Menyusun rencana tindak lanjut atas
• Prosedur Operasional Standar (POS) Pengelolaan kejadian risiko operasional dan fraud beserta
dan Pengamanan Informasi penyelesaiannya.
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) • Menjalankan seluruh program manajemen risiko
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan operasional yang telah ditetapkan oleh Divisi
Business Continuity Plan (BCP) OFRM.
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP)
• Prosedur Manajemen Inisiatif Peran dan tanggung jawab fungsi ICR (Internal Control
• Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD & Risk) antara lain mencakup:
• Prosedur Strategi Anti Fraud • Berperan sebagai koordinator di dalam
• Prosedur Investigasi pelaksanaan dan penyelesaian program
• Prosedur Whistleblowing pelaksanaan manajemen risiko operasional di
• Prosedur Fraud Reporting and Monitoring areanya masing-masing.
• Membantu unit kerja di dalam memberikan kajian
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko risiko operasional.
Operasional di BTPNS antara lain mencakup: • Membantu unit kerja di dalam penyelesaian
• Kebijakan Pengelolaan Risiko Operasional permasalahan atau kejadian risiko operasional.
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha / • Melakukan pemeriksaan dan melaporkan setiap
Business Continuity Management temuan kepada pihak-pihak yang terkait.
• Kebijakan Strategi Anti Fraud • Memantau rencana tindak lanjut dan penyelesaian
• Prosedur Pengelolaan Kelangsungan Usaha / atas setiap temuan yang teridentifikasi
Business Continuity Management
• Prosedur Business Impact Analysis
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 379
Page 382
LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
UNTUK RISIKO OPERASIONAL
Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi Operational Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain
& Fraud Risk Management (OFRM) yang memiliki garis mencakup:
pelaporan secara langsung kepada Kepala Manajemen • Memastikan kecukupan struktur organisasi dan
Risiko, bertanggung jawab atas manajemen risiko SDM untuk pelaksanaan penerapan manajemen
operasional dan fraud. risiko operasional di area masing-masing.
• Memastikan telah dilakukan pelaksanaan seluruh
Peran dan tanggung jawab dari Divisi OFRM antara program manajemen risiko operasional yang telah
lain mencakup: ditetapkan.
• Membuat dan mengembangkan kebijakan, • Memonitor dan memastikan tindak lanjut
prosedur dan perangkat kerja manajemen risiko penyelesaian terhadap setiap permasalahan atau
operasional dan fraud. kejadian risiko operasional.
• Membuat program pelaksanaan manajemen risiko • Mengembangkan budaya kesadaran terhadap
operasional dan fraud. risiko operasional.
• Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
manajemen risiko operasional dan fraud kepada Sama seperti Bank, kecukupan struktur dan organisasi
unit kerja. atas manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
• Membantu unit kerja di dalam memberikan kajian Operasional di BTPNS dilakukan dengan memisahkan
terhadap risiko operasional dan fraud. peran dan tanggung jawab unit-unit kerja dengan
• Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko penerapan model 3 lini pertahanan (3rd line of
operasional dan fraud kepada manajemen dan defense), yaitu : (Lini pertahanan pertama) unit kerja
regulator. bisnis dan fungsi pendukung bersama dengan fungsi
• Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan Quality Assurance (QA) memastikan aktivitas yang
manajemen risiko operasional dan fraud di Bank. dilakukan sesuai dengan kebijakan dan prosedur Bank.
• Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal (Lini pertahanan kedua), Satuan Kerja Manajemen
Risk & Control system) sebagai aplikasi yang Risiko (SKMR) melaksanakan pemeliharaan metodologi
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di pengelolaan risiko operasional dan memastikan
Bank. aktivitas BTPNS sesuai dengan ketentuan regulator
termasuk kepatuhan terhadap prinsip syariah. (Lini
Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal Audit yang pertahanan ketiga), Internal Audit memastikan seluruh
melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap tata risiko yang tersisa (residual risk) dikelola dengan baik
Kelola dan penerapan manajemen risiko operasional sesuai risk appetite & risk tolerance.
secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan terhadap
lapis pertahanan pertama dan juga lapis pertahanan 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
kedua. Operasional (mencakup sistem dan data
yang digunakan untuk menghitung Risiko
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan Operasional agar dapat memperkirakan
terhadap penerapan Manajemen Risiko Operasional
beban modal untuk Risiko Operasional).
melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite
Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
Manajemen Risiko yang dilakukan secara berkala.
risiko operasional menggunakan pendekatan standar
(standardized Approach) dimulai sejak tahun 2023
Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris
sesuai dengan ketentuan regulator. Bank memiliki
antara lain mencakup:
RWA (Risk Weighted Asset) sistem untuk membantu
• Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan serta
di dalam perhitungan beban modal untuk risiko
rencana strategis terhadap penerapan manajemen
operasional. Berdasarkan sumber data yang ada, RWA
risiko operasional.
sistem akan menghitung secara otomatis beban modal
• Memonitor Risk Appetite yang terkait dengan
untuk risiko opersional berdasarkan formula yang telah
risiko operasional.
ditentukan oleh regulator berdasarkan hasil perkalian
• Memberikan arahan terhadap penerapan
komponen indikator bisnis dan data historis kerugian
manajemen risiko operasional
risiko operasional. Hasil perhitungan dari sistem juga
dapat dilakukan penyesuaian secara manual bilamana
diperlukan.
380 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 383
BTPNS sebagai Bank Syariah, sesuai dengan 5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
ketentuan OJK sampai dengan saat ini masih yang digunakan dalam manajemen untuk
melakukan perhitungan beban modal untuk risiko Risiko Operasional. Hal tersebut mencakup
operasional dengan menggunakan Pendekatan mitigasi dengan penerbitan kebijakan (seperti
indikator dasar (Basic Indicator Approach). Dalam
kebijakan untuk budaya risiko, risiko yang
hal keperluan perhitungan beban modal secara
dapat diterima, dan alih daya), dengan
konsolidasi, Bank akan memintakan data indikator
bisnis dan data historis kerugian risiko operasional ke
divestasi bisnis yang berisiko tinggi, dan
BTPNS. dengan membentuk fungsi kontrol. Sisa
eksposur dapat diserap oleh Bank atau untuk
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan dilakukan transfer risiko. Sebagai contoh,
utama dari kerangka laporan untuk Risiko dampak dari kerugian operasional dapat
Operasional untuk pejabat eksekutif dan dimitigasi dengan asuransi.
direksi Bank. Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko terhadap
Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan manajemen untuk Risiko Operasional, Bank dan
untuk Board of Management dan Direksi Bank dalam BTPNS telah memiliki beberapa metode pengendalian
memonitor risiko operasional Baik secara tingkatan risiko yang dilakukan secara berkesinambungan
Bank maupun di Direktorat masing-masing. Sumber untuk memastikan setiap potensi risiko operational
data dalam pembuatan laporan-laporan tersebut yang timbul dari aktivitas bisnis dan operasional telah
sebagian besar telah didukung dengan adanya aplikasi dikelola secara tepat dan tidak melebihi batasan yang
ICRS (Internal Control & Risk System) yang dimiliki oleh ditetapkan.
Bank yang berfungsi sebagai database dan sekaligus
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional di Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
seluruh unit kerja. yang digunakan antara lain:
• Melakukan identifikasi dan pengukuran terhadap
Pada tingkatan Bank, laporan-laporan terhadap proses dan risiko operasional yang melekat pada
risiko operasional akan disampaikan kepada Direksi setiap unit kerja.
dan Pejabat Eksekutif melalui Komite Manajemen • Melakukan kajian risiko operasional terhadap
Risiko dan kepada Dewan Komisaris melalui Komite produk, layanan, sistem dan aktivitas yang baru
Pemantau Risiko. Pada tingkatan direktorat, laporan- maupun pengembangan sebelum dipasarkan atau
laporan terhadap risiko operasional akan disampaikan diimplementasikan untuk memastikan adanya
kepada Direksi dan pejabat eksekutif terkait melalui kecukupan kontrol.
rapat RCM (Risk Control Meeting) yang dilakukan • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
secara kuartal. untuk menjalankan setiap proses dan aktivitas
yang dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan
Laporan-laporan risiko operasional yang disampaikan fungsi pendukung.
kepada Direksi dan Pejabat Eksekutif antara lain: • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
• Operational Risk Appetite (ORA) menilai efektifitas kecukupan pengendalian serta
• Kejadian risiko operasional dan Fraud mencatat dan memperbaiki setiap penyimpangan
• Key Risk Indicators (KRI) yang terjadi.
• Hasil pelaksanaan Key Control Self-Assessment • Melakukan analisa dalam hal transfer risiko untuk
(KCSA) memindahkan potensi risiko operasional yang
mungkin terjadi kepada pihak lain seperti melalui
BTPNS juga telah memiliki laporan-laporan yang perlindungan asuransi.
ditujukan untuk pejabat eksekutif dan Direksi Bank • Memastikan kesiapan Manajemen Kelangsungan
dalam memonitor risiko operasional. Sumber data Usaha (BCM) untuk seluruh unit kerja kritikal.
yang digunakan untuk pembuatan laporan telah
didukung dengan adanya aplikasi ORMS (Operational
Risk Management System) sebagai database untuk
pencatatan Kejadian risiko operasional.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 381
Page 384
Page 385
LAPORAN KEUANGAN 2023
Page 386
PT BANK BTPN Tbk DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023/ YEAR ENDED 31 DECEMBER 2023
Page 387
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
HAL/
ISI PAGE CONTENTS
PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2023:
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ------------------------------------------ 1-4 ---------------------------- FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 5-6 ------------------- COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 7-8 ---------------------------- CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 9 - 10 --------------------------------------- CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN ---------------------------------------- 11 - 213 ---------------------- FINANCIAL STATEMENTS
INFORMASI KEUANGAN SUPPLEMENTARY FINANCIAL
TAMBAHAN ----------------------------------------------- 214 - 222 ------------------------------------------ INFORMATION
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Page 388
Page 389
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2023 2022
ASET ASSETS
Kas 2h, 4 1,428,683) 1,747,461) Cash
Giro pada Bank Indonesia 2h, 2j, 5 9,276,598) 10,215,350) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 500,326) 1,549,854) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 462,061) 639,707) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (158) (415) losses
2h, 2j, 6 962,229) 2,189,146)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 8,961,654) 21,885,214) and other banks
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 2,624) 2,851) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i -) (171) losses
2h, 2k, 7 8,964,278) 21,887,894)
Efek-efek Securities
- Pihak ketiga 17,038,501) 18,650,367) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 -) 185,510) Related parties -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 225,855) 214,812) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (799) (999) losses
2h, 2l, 8 17,263,557) 19,049,690)
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 636,924) 1,131,664) Third parties -
- Pihak berelasi 2g,36 496,225) 615,160) Related parties -
2h, 2m, 9 1,133,149) 1,746,824)
Tagihan akseptasi 3,289,757) 3,069,854) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (8,637) (4,495) losses
2h, 2n, 10 3,281,120) 3,065,359)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 141,400,072) 132,208,660) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 3,773,364) 2,387,393) Related parties -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
- Pihak ketiga 11,387,861) 11,527,463) Third parties -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 1,097,796) 878,534) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (4,618,047) (3,579,119) losses
2h, 2o, 11 153,041,046) 143,422,931)
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 80,086) 80,973) Third parties -
- Pihak berelasi 2g 22,500) 22,500) Related parties -
2h, 2p 102,586) 103,473)
2q, 2ah,
Beban dibayar dimuka 12 1,184,067) 1,465,142) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 2ac, 13a 67,337) 50,357)) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 2ac, 13f 715,152) 545,029) Deferred tax assets
Aset tetap 5,040,250) 5,109,182) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,992,438) (2,990,677) Less: Accumulated depreciation
2r, 2ah,
14 2,047,812) 2,118,505)
Dipindahkan 199,467,614) 207,607,161)) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
1
Page 390
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2023 2022
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pindahan 199,467,614) 207,607,161) Carried forward
Aset takberwujud dan goodwill 3,541,155) 3,237,937) Intangible assets and goodwill
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (2,451,771) (2,161,199) Less: Accumulated amortization
2s, 15 1,089,384) 1,076,738)
Aset lain-lain 996,966) 538,312) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (105,572) (52,507) losses
2h, 2t, 16 891,394) 485,805)
JUMLAH ASET 201,448,392) 209,169,704) TOTAL ASSETS
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2h, 17 71,606) 59,045) Obligations due immediately
Bagi hasil yang belum dibagikan 2z 21,951) 18,996) Undistributed revenue sharing
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 97,793,480) 103,942,403) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 484,276) 1,080,884) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 179,647) 145,624) Accrued interest expenses
2h, 2u, 18 98,457,403) 105,168,911)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 1,253,579) 18,779) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 9,561,059) 147,352) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 7,483) -) Accrued interest expenses
2h, 2u, 19 10,822,121) 166,131)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 1,014,819) 1,323,645) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 57,285) 124,091) Related parties -
2h, 2m, 9 1,072,104) 1,447,736)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,160,250) 2,157,596) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 163,383) 199,232) Related parties -
2h, 2n, 10 2,323,633) 2,356,828)
Utang pajak: Taxes payables:
- Pajak penghasilan badan 107,880) 44,342) Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 130,038) 128,934) Other taxes -
2ac, 13b 237,918) 173,276)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 20 200,569) 200,134) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 1,514) 1,514) Accrued interest expenses
1d, 2h, 2v 202,083) 201,648)
Dipindahkan 113,208,819) 109,592,571)) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
2
Page 391
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2023 2022
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Pindahan 113,208,819) 109,592,571) Carried forward
Pinjaman yang diterima: Borrowings:
- Pihak ketiga 12,682,950) 7,663,850) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 18,569,798) 37,257,744) Related parties -
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (48,251) (9,988) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 151,020) 155,802) Accrued interest expenses
2h, 2w, 21 31,355,517) 45,067,408)
Akrual 2h, 22 478,981) 453,992) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,079,400) 3,113,500) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,960) 12,078) Accrued interest expenses
2g, 2h,
2y, 24, 36 3,090,360) 3,125,578)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 511,188) 443,476) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan Post-employment benefits and -
imbalan kerja jangka panjang lainnya 170,105) 64,228) other long-term employee benefits))
2x, 23 681,293) 507,704)
Liabilitas sewa 2ah 353,990) 425,887) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 2h, 2i, 25 1,075,508) 740,279) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 150,244,468) 159,913,419) TOTAL LIABILITIES
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Bukan bank Non-bank
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
- Pihak ketiga 887,890) 763,070) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 2,064) 596) Related parties -
889,954) 763,666)
Deposito mudharabah Mudharabah time deposits
- Pihak ketiga 8,997,932) 9,043,060) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 36 32,934) 36,535) Related parties -
9,030,866) 9,079,595)
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 2z, 26 9,920,820) 9,843,261) TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
3
Page 392
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2023 2022
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Equity attributable to owners
entitas induk of the parent
Modal saham: Share capital:
Modal dasar Rp 300.000 Authorized capital of Rp 300,000
terdiri dari: 15.000.000.000 saham consists of: 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid-up capital
sebesar 8.149.106.869 saham of 8,149,106,869 shares
(31 Desember 2022: 8.149.106.869 (31 December 2022: 8,149,106,869
saham) 2aa, 27 162,982) 162,982) shares)
)
Tambahan modal disetor 1b 11,162,238) 11,160,647) Additional paid-in capital
Reserve on revaluation of fixed
Cadangan revaluasi aset tetap 2r 954,224) 874,452) assets
Cadangan nilai wajar - bersih 2l 2,906) (7,704) Fair value reserve - net
Transaksi dengan kepentingan-non- Transaction with non-controlling
pengendali 1f (24,267) (24,267) interest
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 32,596) 32,596) Appropriated -
- Belum dicadangkan 26,369,641) 24,702,316) Unappropriated -
26,402,237) 24,734,912)
Komponen ekuitas lainnya 2ab 260,801) 260,801) Other equity components
Saham tresuri 1c, 2aa (254,695) (255,147) Treasury shares
38,666,426) 36,906,676)
Kepentingan non-pengendali 2f 2,616,678) 2,506,348) Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 41,283,104) 39,413,024) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER, DAN EKUITAS 201,448,392) 209,169,704) SYIRKAH FUNDS, AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
4
Page 393
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2023 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME
OPERASIONAL AND EXPENSES
Pendapatan bunga 13,069,491) 10,525,856) Interest income
Pendapatan syariah 5,746,182) 5,373,790) Sharia income
2g, 2ad, 29,
36 18,815,673) 15,899,646)
)
Beban bunga (6,285,177) (3,876,891) Interest expenses
Beban syariah (486,433) (344,440) Sharia expenses
2g, 2ad, 30,
36 (6,771,610) (4,221,331)
PENDAPATAN BUNGA DAN NET INTEREST
SYARIAH BERSIH 12,044,063) 11,678,315) AND SHARIA INCOME
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Pendapatan operasional lainnya 2ae, 31 1,423,949) 1,228,130) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi Net gains on foreign exchange and
derivatif bersih 2e, 2m 649,494) 784,485) derivative transactions
2,073,443) 2,012,615)
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
2g, 2x, 32,
Beban kepegawaian 36 (3,756,478) (3,403,319) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi 33 (3,273,766) (3,272,015) General and administrative expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai 2i, 34 (3,049,919) (1,840,167) Provision for impairment losses
Beban operasional lainnya 35 (576,308) (517,753) Other operating expenses
(10,656,471) (9,033,254)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 3,461,035) 4,657,676) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING INCOME
NON-OPERASIONAL (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 10,053) 10,020) Non-operating income
Beban non-operasional (13,406) (10,377) Non-operating expenses
(3,353) (357)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 3,457,682) 4,657,319) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2ac, 13c (775,198) (1,027,755) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 2,682,484) 3,629,564) NET INCOME
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
5
Page 394
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
OPERATING INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/ OPERATING INCOME
C Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2023 2022
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan revaluasi aset tetap 2r, 14 79,772) -) Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurements of employee benefits
karyawan 2x, 23 (92,262) (37,209) liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will not be
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi 13f 20,204) 8,186) reclassified to profit or loss
7,714) (29,023)
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan (kerugian) yang belum Unrealized gains (losses) on fair value
direalisasi atas perubahan nilai wajar changes of securities measured
efek-efek yang diukur pada nilai wajar at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain 2l 13,633) (160,999) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will be
akan direklasifikasi ke laba rugi 2ac,13f (2,999) 35,420) reclassified to profit or loss
10,634) (125,579)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK INCOME FOR THE
PENGHASILAN 18,348) (154,602) YEAR, NET OF INCOME TAX
TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN INCOME FOR THE
BERJALAN, SETELAH PAJAK 2,700,832) 3,474,962) YEAR, NET OF INCOME TAX
LABA BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN
KEPADA: NET PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 2,358,334) 3,095,701) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali 324,150) 533,863) Non-controlling interest
2,682,484) 3,629,564)
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG TOTAL COMPREHENSIVE
DIATRIBUSIKAN KEPADA: INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 2,376,847) 2,939,728) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali 323,985) 535,234) Non-controlling interest
2,700,832) 3,474,962)
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
(NILAI PENUH) 2af, 39 (FULL AMOUNT)
Dasar 293) 384) Basic
Dilusian 293) 384) Diluted
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
6
Page 395
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal
ditempatkan Cadangan Transaksi
dan disetor revaluasi dengan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ kepentingan sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai non-pengendali/ penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas Saham pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ Transaction with Appropriated Unappropriated lainnya/ tresuri/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value non-controlling retained retained Other equity Treasury Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net interest earnings earnings components shares Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2023 162,982) 11,160,647) 874,452 (7,704) (24,267) 32,596 24,702,316 260,801 (255,147) 36,906,676 2,506,348 39,413,024 Balance as of 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) -) 2,358,334) -) -) 2,358,334 324,150) 2,682,484) Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial assets
keuangan yang diukur pada nilai measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain 2l -) -) -) 13,602) -) -) -) -) -) 13,602) 31) 13,633) income
Keuntungan revaluasi aset tetap -) -) 79,772) -) -) -) -) -) -) 79,772) 79,772) Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 2l -) -) -) -) -) -) (92,055) -) -) (92,055) (207) (92,262) benefits liabilties
Efek pajak terkait 2ac,13f -) -) -) (2,992) -) -) 20,186) -) -) 17,194) 11) 17,205) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan -) -) 79,772) 10,610) -) -) 2,286,465) -) -) 2,376,847) 323,985) 2,700,832) income during the year
Pembayaran dividen 1f -) -) -) -) -) -) (619,140) -) -) (619,140) (213,720) (832,860) Dividend payment
Penjualan saham tresuri ke publik -) 21) -) -) -) -) -) -) 452) 473) -) 473) Sales of treasury shares to public
Pembayaran kompensasi dari saham Payments of compensation from treasury
tresuri 1c,2aa shares
Entitas Anak -) 1,570) -) -) -) -) -) -) -) 1,570) 65) 1,635) Subsidiary
162,982) 11,162,238) 954,224) 2,906) (24,267) 32,596) 26,369,641) 260,801) (254,695) 38,666,426 2,616,678) 41,283,104)
Saldo tanggal 31 Desember 2023 Balance as of 31 December 2023
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
7
Page 396
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal
ditempatkan Cadangan Transaksi
dan disetor revaluasi dengan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ kepentingan sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai non-pengendali/ penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas Saham pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ Transaction with Appropriated Unappropriated lainnya/ tresuri/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value non-controlling retained retained Other equity Treasury Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net interest earnings earnings components shares Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2022 162,982 11,158,962 874,452 117,867) (24,267) 81,596) 21,588,017) 260,801 (255,147) 33,965,263) 2,113,664) 36,078,927) Balance as of 1 January 2022
Laba bersih tahun berjalan - - - -) -) -) 3,095,701) - - 3,095,701) 533,863) 3,629,564) Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial assets
keuangan yang diukur pada nilai measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain 2l - - - (160,989) -) -) -) - - (160,989) (10) (160,999) income
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan 2l - - - -) -) -) (38,977) - - (38,977) 1,768) (37,209) benefits liabilties
Efek pajak terkait 2ac,13f - - - 35,418) -) -) 8,575) - - 43,993) (387) 43,606) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan - - - (125,571) -) -) 3,065,299) - - 2,939,728) 535,234) 3,474,962) income during the year
Reklasifikasi cadangan umum - - - -) -) (49,000) 49,000) - - -) -) - Reclassification of general appropriation
)
Pembayaran dividen Entitas Anak 1f - - - -) -) -) -) - - -) (142,633) (142,633) Payments of Subsidiary’s dividend
Pembayaran kompensasi dari saham Payments of compensation from treasury
tresuri 1c,2aa shares
Entitas Anak - 1,685 - -) -) -) -) - - 1,685) 83) 1,768) Subsidiary
Saldo tanggal 31 Desember 2022 162,982 11,160,647 874,452 (7,704) (24,267) 32,596) 24,702,316) 260,801 (255,147) 36,906,676) 2,506,348) 39,413,024) Balance as of 31 December 2022
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
8
Page 397
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2023 2022
CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan bunga 12,876,098) 10,253,185) Receipt from interest
Penerimaan dari pendapatan syariah 5,709,497) 5,343,253) Receipt from sharia income
Pembayaran beban bunga (7,016,441) (3,782,757) Payments of interest expense
Pembayaran hak pihak ketiga atas bagi hasil Payments of third parties’ shares on return of
dana syirkah temporer (483,478) (339,201) temporary syirkah funds
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 1,713,128) 2,024,702) Receipt from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
dihapusbukukan 429,855) 363,903) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (3,675,151) (3,440,912) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (2,541,605) (2,695,092) Payments of other operating expenses
Penerimaan lain-lain 6,649) 10,185) Other receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan (889,965) (1,163,421) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset Cash flows before changes in operating
operasi, liabilitas operasi dan dana syirkah assets, operating liabilities and
temporer 6,128,587) 6,573,845) temporary syirkah funds
Perubahan dalam aset operasi, liabilitas operasi, Changes in operating assets, operating
dan dana syirkah temporer: liabilities, and temporary syirkah funds:
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Placements with Bank Indonesia and other
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank- banks - with maturity more than 3
bank lain - jatuh tempo lebih dari 3 bulan -) 150,000) months
Tagihan derivatif 613,675) (1,178,125) Derivative receivables
Tagihan akseptasi (219,903) (1,307,292) Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan (11,142,017) (10,762,631) Loans
Pembiayaan/piutang syariah (1,361,808) (2,034,218) Sharia financing/receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 12,561) 25,790) Obligations due immediately
Simpanan nasabah (6,745,531) 4,549,060) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 10,648,507) (3,711,720) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (375,632) 945,245) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (33,195) 1,396,620) Acceptance payables
Kenaikan dana syirkah temporer 77,559) 937,358) Increase in temporary syirkah funds
Arus kas bersih digunakan untuk aktivitas Net cash flows used in
operasi (2,397,197) (4,416,068) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (10,501,020) (9,444,754) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 11,544,675) 13,232,763) Proceeds from sale of securities
Pembelian aset tetap (215,390) (194,386) Purchases of fixed assets
Perolehan aset hak guna (3,542) (13,360) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud 15 (436,590) (433,840) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 14 5,877) 5,569) Proceeds from sale of fixed assets
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas Net cash flows provided from
investasi 394,010) 3,151,992) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
9
Page 398
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2023 2022
)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Pembayaran efek-efek yang diterbitkan -) (799,000) Payments of securities issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 27,232,047) 16,145,873) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan Installment payments and settlement
pinjaman yang diterima (40,171,851) (6,002,777) of borrowings
Penjualan saham tresuri ke publik 2,108) 1,768) Sales of treasury shares to public
Pembayaran dividen (832,860) (142,633) Payments of dividend
Pembayaran pokok liabilitas sewa (116,558) (146,455) Payments of lease liabilities principals
Arus kas bersih (digunakan untuk) Net cash flows (used in) provided from
diperoleh dari aktivitas pendanaan (13,887,114) 9,056,776) financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH KAS NET (DECREASE) INCREASE IN CASH AND
DAN SETARA KAS (15,890,301) 7,792,700) CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS (14,462) 3,376) ON CASH AND CASH EQUIVALENTS
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 39,377,753) 31,581,677) BEGINNING OF YEAR
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 23,472,990) 39,377,753) END OF YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 4 1,428,683) 1,747,461) Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 9,276,598) 10,215,350) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 6 962,387) 2,189,561) )Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 7a 8,961,654) 21,885,214) other banks
Efek-efek 8i 2,843,668) 3,340,167) Securities
23,472,990) 39,377,753)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS INFORMATION
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI
ARUS KAS ACTIVITIES NOT AFFECTING CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang Purchases of fixed assets which are still
masih terutang (1,248) (790) payable
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
10
Page 399
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT BANK BTPN Tbk (secara individu disebut PT BANK BTPN Tbk (individually referred to as
”BTPN” atau “Bank”) yang berdomisili di Jakarta ”BTPN” or the “Bank”) domiciled in South
Selatan sebelumnya bernama PT Bank Jakarta formerly under the name of PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional berdasarkan Tabungan Pensiunan Nasional based on
akta notaris No. 31 tanggal 16 Februari 1985 notarial deed No. 31 dated 16 February 1985 of
dari Notaris Komar Andasasmita, S.H. Akta ini Notary Komar Andasasmita, S.H. The deed
telah diubah dengan akta notaris No. 12 tanggal was amended by notarial deed No. 12 dated
13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh Ramdah 13 July 1985 of Notary Dedeh Ramdah
Sukarna, S.H. Anggaran Dasar telah disahkan Sukarna, S.H. The Articles of Association was
oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia approved by the Minister of Justice of the
dengan surat No. C2-4583HT01.01TH.85 Republic of Indonesia in its decision letter
tanggal 25 Juli 1985, dan diumumkan dalam No. C2-4583HT01.01TH.85 dated 25 July 1985
Tambahan No. 1148 Berita Negara Republik and published in Supplement No. 1148 to State
Indonesia No. 76 tanggal 20 September 1985. Gazette No. 76 dated 20 September 1985.
Bank diberikan izin untuk melanjutkan usaha The Bank was given permission to carry on the
bank sebagai kelanjutan usaha dari bank business as a continuity from Association
Perkumpulan Bank Pegawai Pensiunan Militer of Bank Pegawai Pensiunan Militer
(”BAPEMIL”) yang telah beroperasi secara ("BAPEMIL") which commenced its commercial
komersial pada tanggal 16 Februari 1959. Bank operations on 16 February 1959. The Bank
memperoleh izin usaha sebagai bank umum obtained its license to operate as a commercial
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan bank based on the Decree of Ministry of
Republik Indonesia No. Kep-955/KM.17/1993 Finance of the Republic Indonesia
tanggal 22 Maret 1993 dan surat Bank No. Kep-955/KM.17/1993 dated 22 March 1993
Indonesia No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd tanggal and the letter of Bank Indonesia
22 April 1993. Bank juga memperoleh izin untuk No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd dated 22 April 1993.
menjalankan Unit Usaha Syariah melalui surat The Bank also obtained a license to operate its
Bank Indonesia No. 10/2/DPIP/Prz/Bd tanggal Sharia Business Unit by the letter of Bank
17 Januari 2008 yang telah dipindahkan ke Indonesia No. 10/2/DPIP/Prz/Bd dated
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional 17 January 2008 which has been transferred to
Syariah Tbk (anak perusahaan Bank) setelah PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
pemisahan pada tanggal 14 Juli 2014. Syariah Tbk (the Bank’s subsidiary) after a
spin-off on 14 July 2014.
Bank memperoleh izin melakukan kegiatan The Bank obtained its license to conduct
usaha dalam valuta asing berdasarkan surat foreign exchange activities based on the
Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Decree of Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
No. 382/PB.12/2015 tanggal 22 Desember No. 382/PB.12/2015 dated 22 December 2015
2015 tentang pemberian izin melakukan regarding approval in conducting foreign
kegiatan usaha dalam valuta asing. Bank mulai exchange activities. The Bank started to
melakukan kegiatan usaha sebagai bank operate as a foreign exchange bank on
devisa pada tanggal 16 Februari 2016. 16 February 2016.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Bank’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran amended several times. The complete
Dasar secara lengkap dituangkan dalam Akta amendment as specified into the Deed Number
Nomor 22 tanggal 21 Januari 2019 yang dibuat 22 dated 21 January 2019 made by Ashoya
oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Ratam, SH, MKn, Notary in Administrative City
Administrasi Jakarta Selatan dan telah disetujui of South Jakarta and has been approved by the
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Minister of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Republic of Indonesia through Decree Letter
Nomor AHU-0006169.AH.01.10.Tahun 2019 Number AHU-0006169.AH.01.10.Tahun 2019
tanggal 22 Januari 2019, di mana Bank resmi dated 22 January 2019, where the Bank
mengubah namanya menjadi PT BANK formally changed its name to PT BANK BTPN
BTPN Tbk. Tbk.
11
Page 400
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perubahan Anggaran Dasar Bank dilakukan Amendment of Articles of Association of the Bank
dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan was made in order to adjust with the OJK
OJK Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan Regulation Number 14/POJK.04/2019 regarding
Atas Peraturan OJK Nomor 32/POJK.04/2015 the Amendments to the OJK Regulation Number
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka 32/POJK.04/2015 regarding the Capital Increase
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih of Public Listed Companies by Granting Pre-
Dahulu, Peraturan OJK Nomor 15/POJK.04/2020 emptive Rights, OJK Regulation Number
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat 15/POJK.04/2020 regarding Plan and Conducting
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, a General Meeting of Shareholders of Public
dan Peraturan OJK Nomor 16/POJK.04/2020 Listed Companies, and OJK Regulation Number
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang 16/POJK.04/2020 regarding Conducting General
Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Meeting of Shareholders of Public Listed
sebagaimana dituangkan dalam Akta Nomor 31 Companies electronically, as specified in the Deed
tanggal 18 November 2020 yang dibuat oleh Number 31 dated 18 November 2020 made by
Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in Administrative
Administrasi Jakarta Selatan dan telah diterima City of South Jakarta and has been received and
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan recorded in Legal Entity Administration System
Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Hukum through Decree Letter of Minister of Law and
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Human Rights of the Republic of Indonesia No.
Nomor AHU-AH.01.03-0410879 tanggal AHU-AH.01.03-0410879 dated 23 November
23 November 2020 perihal Penerimaan 2020 regarding Acceptance of Notification of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Amendment of Articles of Association of
PT BANK BTPN Tbk. PT BANK BTPN Tbk.
Perubahan Anggaran Dasar Bank dalam rangka Articles of Association of the Bank in relation with
Peningkatan Modal Disetor/ Ditempatkan Bank the Increase of the Issued/Paid Up Capital
sehubungan dengan Pelaksanaan Program regarding exercise of Employee Stock Option
Pemberian Opsi Saham Kepada Karyawan Bank Program to the Employees of the Bank (“ESOP
(“Program ESOP”) sebagaimana dituangkan Program”) as specified in the Deed Number 21
dalam Akta Nomor 21 tanggal 26 Februari 2021 dated 26 February 2021 made by Ashoya Ratam,
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris SH, MKn, Notary in Administrative City of South
di Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah Jakarta and has been received and recorded in
diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Legal Entity Administration System through
Badan Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Decree Letter of Minister of Law and Human right
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik of the Republic of Indonesia No. AHU-
Indonesia Nomor AHU-AH.01.03-0133128 AH.01.03-0133128 dated 1 March 2021 regarding
tanggal 1 Maret 2021 perihal Penerimaan Acceptance of Notification of Amendment of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Articles of Association of PT BANK BTPN Tbk.
PT BANK BTPN Tbk.
Perubahan Anggaran Dasar Bank dilakukan The amendment of Articles of Association of the
dalam rangka penyesuaian kegiatan usaha Bank was made in order to adjust the Company’s
Perseroan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 5 Business Activities in accordance with
tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Government Regulation Number 5 Year 2021
Berusaha Berbasis Risiko sebagaimana regarding the Implementation of Risk Based
dituangkan dalam Akta Nomor 45 tanggal Business Licensing as specified in the Deed
21 April 2022 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, Number 45 dated 21 April 2022 made by Ashoya
MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan Ratam, SH, MKn, Notary in Administrative City of
dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak South Jakarta and has been approved by the
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Minister of Law and Human Rights of the Republic
Keputusan Nomor AHU-0031033.AH.01.02. of Indonesia through Decree Number
TAHUN 2022 tanggal 27 April 2022 tentang AHU-0031033.AH.01.02.TAHUN 2022 dated
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar 27 April 2022 regarding Approval on Amendment
Perseroan Terbatas PT BANK BTPN Tbk. of Articles of Association of the Limited Liability
Company of PT BANK BTPN Tbk.
12
Page 401
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Perubahan Anggaran Dasar Bank terakhir The latest amendment of Articles of Association of
dituangkan dalam Akta Nomor 28 tanggal 22 Juni the Bank as specified into the Deed Number 28
2023 yang dibuat oleh Yumna Shabrina, SH, MKn, dated 22 June 2023 made by Yumna Shabrina,
selaku Notaris Pengganti dari Ashoya Ratam, SH, SH, MKn, as Subsitute Notary of Ashoya Ratam,
MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan SH, MKn, Notary in Administrative City of South
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Jakarta and has been received and recorded in
Administrasi Badan Hukum melalui Surat Legal Entity Administration System through
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Decree Letter of Minister of Law and Human right
Manusia Republik Indonesia of the Republic of Indonesia
No. AHU-AH.01.03-0086163 tanggal 3 Juli 2023 No. AHU-AH.01.03-0086163 dated 3 July 2023
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan regarding Acceptance of Notification of
Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk. Amendment of Articles of Association of
PT BANK BTPN Tbk.
Susunan Dewan Komisaris terakhir Bank The latest composition of the Board of
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Commissioners of the Bank as specified into
Nomor 25 tanggal 10 Mei 2023 yang dibuat oleh the Deed Number 25 dated 10 May 2023 made
Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Administrasi Jakarta Selatan dan telah diterima Administrative City of South Jakarta and has
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan been received and recorded in Legal Entity
Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Administration System through Decree Letter of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Laws and Human Rights of the
Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0116937 Republic of Indonesia Number
tanggal 11 Mei 2023 perihal Penerimaan AHU-AH.01.09-0116937 dated 11 May 2023
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan regarding Acceptance of Notification of the
PT BANK BTPN Tbk. Company’s Data Changes of
PT BANK BTPN Tbk.
Susunan Direksi terakhir Bank sebagaimana The latest composition of the Board of Directors
dituangkan ke dalam Akta Nomor 58 tanggal of the Bank as specified into the Deed Number
27 Juli 2023 yang dibuat oleh Yumna Shabrina, 58 dated 27 July 2023 made by Yumna
SH, MKn, selaku Notaris Pengganti dari Ashoya Shabrina, SH, MKn, as Subsitute Notary of
Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Jakarta Selatan dan telah diterima dan dicatat Administrative City of South Jakarta and has
di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum been received and recorded in Legal Entity
melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Administration System through Decree Letter of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor Minister of Laws and Human Rights of the
AHU-AH.01.09-0145163 tanggal 27 Juli 2023 Republic of Indonesia Number
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan AHU-AH.01.09-0145163 dated 27 July 2023
Data Perseroan PT BANK BTPN Tbk. regarding Acceptance of Notification of the
Company’s Data Changes of
PT BANK BTPN Tbk.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with Article 3 of the Bank’s
maksud dan tujuan serta kegiatan Bank adalah Articles of Association, the Bank’s scope of
melakukan kegiatan dalam jasa bank umum activities is to engage in general banking
termasuk melakukan penyertaan modal pada services including capital investment in bank
bank yang melaksanakan kegiatan usaha conducting business based on sharia
berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan principles, in accordance with the prevailing
undang-undang dan peraturan yang berlaku di laws and regulations in Indonesia.
Indonesia.
Pemegang Saham Utama Bank adalah Majority Shareholder’s of the Bank is Sumitomo
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Mitsui Banking Corporation (“SMBC”). SMBC
(“SMBC”). SMBC didirikan pada bulan April was established in April 2001. Sumitomo Mitsui
2001. Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. Financial Group, Inc. (“SMFG”) was established
(“SMFG”) didirikan pada bulan Desember 2002 in December 2002 and SMBC became a
dan SMBC menjadi anak perusahaan yang subsidiary fully owned by SMFG. SMFG is the
sepenuhnya dimiliki oleh SMFG. SMFG controlling shareholder and ultimate
merupakan pemegang saham pengendali dan shareholder of BTPN.
pemegang saham terakhir (ultimate
shareholder) dari BTPN.
SMBC berkantor pusat di Tokyo, Jepang dan SMBC’s Head Office is in Tokyo, Japan and
saat ini merupakan salah satu bank terbesar di currently one of the biggest banks in Japan with
Jepang dengan jaringan usaha yang telah a business network vastly spread throughout
menyebar ke beberapa wilayah di dunia. the world.
13
Page 402
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG With the Head Office in Tokyo, SMFG operates
bergerak dalam bidang manajemen anak in the management of banking subsidiaries and
perusahaan perbankan dan perusahaan lain other companies that can be treated as
yang dapat diperlakukan sebagai anak subsidiaries based on the provisions of
perusahaan berdasarkan ketentuan Undang- Japanese Banking Laws. In addition, SMFG
Undang Perbankan Jepang. Selain itu, carries out ancillary functions, as well as
melakukan fungsi-fungsi terkait (ancillary functions that can be executed by banking
functions), serta fungsi-fungsi yang dapat holding companies under the regulations of the
dilakukan oleh perusahaan holding perbankan Japanese Banking Laws.
di bawah ketentuan Undang-Undang
Perbankan Jepang.
Perusahaan-perusahaan yang tergabung Companies within the SMFG business group
dalam kelompok usaha SMFG terutama are mainly operating in commercial banking
bergerak di bidang perbankan komersial through such financial services as follows:
melalui layanan keuangan berikut: leasing, leasing, securities, consumer financing,
sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan, finance, system development data processing
pemrosesan data pengembangan sistem, dan and asset management.
manajemen aset.
Kantor pusat Bank berlokasi di Menara BTPN, The Bank’s head office is located at Menara
CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung BTPN, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak
Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta
12950. Selatan 12950.
Jaringan distribusi Bank pada tanggal The Bank’s distribution network as of
31 Desember 2023 dan 2022 (tidak diaudit) 31 December 2023 and 2022 (unaudited) was
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Kantor Cabang 73 73 Branches
Kantor Cabang Pembantu 215 234 Sub-Branches
ATM dan TCR 228 221 ATM and TCR
Kantor Fungsional 45 51 Functional Branches
561 579
Jumlah karyawan PT BANK BTPN Tbk dan As of 31 December 2023 and 2022 PT BANK
entitas anaknya (secara bersama-sama disebut BTPN Tbk and its subsidiaries (together
“Grup”) pada tanggal 31 Desember 2023 dan referred to as “the Group”) had 20,933 and
2022, masing-masing adalah 20.933 dan 19,740 employees, respectively (unaudited).
19.740 karyawan (tidak diaudit).
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia Indonesia
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the resolution of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal General Meeting of Shareholders dated
5 Oktober 2018 sebagaimana dinyatakan 5 October 2018 as stipulated in the Deed of
dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Minutes of Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa No. 09 tertanggal Shareholders No. 09 dated 5 October 2018
5 Oktober 2018 yang dibuat oleh Ashoya made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Administrative City of South Jakarta, it has
Jakarta Selatan, telah disetujui Rencana approved the Proposed Merger of PT Bank
Penggabungan Usaha PT Bank Sumitomo Sumitomo Mitsui Indonesia (“SMBCI”) and the
Mitsui Indonesia (“SMBCI”) dengan Bank, Bank whereby SMBCI acted as the Merging
dimana SMBCI bertindak sebagai bank yang Bank and the Bank acted as the Merger-
menggabungkan diri dan Bank bertindak Recipient Bank or surviving bank, effective as
sebagai bank penerima penggabungan, yang of all the required approval being obtained
berlaku sejak seluruh persetujuan yang (“Effective Merger Date”).
disyaratkan diperoleh (“Tanggal Efektif
Penggabungan”).
14
Page 403
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia (lanjutan) Indonesia (continued)
Penggabungan menjadi efektif pada tanggal The Merger became effective on 1 February
1 Februari 2019, setelah diperolehnya 2019, after obtaining the approval from (i) OJK
persetujuan dari (i) OJK melalui surat through Decree of Board of Commissioners of
Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor OJK Number 35/KDK.03/2018 dated
35/KDK.03/2018 tanggal 20 Desember 2018 20 December 2018 regarding the Merger
tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha Approval of SMBCI into the Bank; (ii) Japan
(Merger) SMBCI ke dalam Bank; (ii) Japan Financial Services Agency (JFSA) through the
Financial Services Agency (JFSA) melalui surat Banking Supervisory letter No. 1788 and
Pengawas Perbankan No. 1788 dan No. 1789 No. 1789 dated 18 January 2019 regarding the
tertanggal 18 Januari 2019 perihal Persetujuan approval of Subsidiarization; and (iii) Minister
Subsidiarization; dan (iii) Menteri Hukum dan of Law and Human Rights of the Republic of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia Directorate of Administration of
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum General Law by letter dated 22 January 2019
melalui surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor Number AHU-0006169.AH.01.10.Year 2019
AHU-0006169.AH.01.10. Tahun 2019 mengenai regarding the Approval of Amendment of
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Articles of Association of Limited Liability
Perseroan Terbatas PT BANK BTPN Tbk dan Company PT BANK BTPN Tbk and letter dated
surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number AHU-AH.01.03-
AHU-AH.01.03-0044411 mengenai 0044411 regarding the Acceptance of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Notification of Company Data Submission of
Perseroan PT BANK BTPN Tbk serta surat PT BANK BTPN Tbk as well as letter dated
tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number
AHU-AH.01.10-0006176 mengenai Penerimaan AHU-AH.01.10-0006176 regarding
Pemberitahuan Penggabungan Perseroan Acceptance on Notification of Merger of
PT BANK BTPN Tbk. PT BANK BTPN Tbk.
Sehubungan dengan penggabungan usaha antara In relation with merger between PT Bank
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ("BTPN") and
(“BTPN”) dan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia ("SMBCI"),
(“SMBCI”), penggabungan usaha dilakukan the merger was conducted through the issuance
melalui penerbitan instrumen ekuitas BTPN of equity instrument of BTPN to Sumitomo Mitsui
kepada Sumitomo Mitsui Banking Corporation Banking Corporation (the shareholder of both
(pemegang saham BTPN dan SMBCI) sebesar BTPN and SMBCI) of 2,296,846,112 fully paid
2.296.846.112 lembar saham biasa disetor penuh ordinary shares of BTPN with nominal value
dengan nilai nominal sebesar Rp 20 (nilai penuh) amounting to Rp 20 (full amount) per share.
per saham.
Nilai wajar saham BTPN pada tanggal The fair value of BTPN’s shares as of
1 Februari 2019 adalah Rp 4.282 (nilai penuh) per 1 February 2019 was Rp 4,282 (full amount) per
lembar saham. Rasio konversi atas konversi share. Conversion ratio of the conversion of
saham SMBCI menjadi saham BTPN adalah SMBCI’s share into BTPN’s share was 799.1971.
sebesar 799,1971.
Penggabungan usaha antara BTPN dan SMBCI The merger between BTPN and SMBCI is a
merupakan transaksi penggabungan usaha business combination under common control
entitas sepengendali. Pada tanggal efektif merger, transaction. As at the effective date of merger,
baik BTPN dan SMBCI merupakan entitas both BTPN and SMBCI are entites under
sepengendalian dan hubungan sepengendalian common control and the common control
tersebut tidak bersifat sementara. Transaksi relationship is not transitory. Business
kombinasi bisnis antara entitas sepengendali combination transaction between entites under
dilakukan dalam rangka reorganisasi entitas- common control is done in the event of
entitas yang berada dalam suatu kelompok yang reorganisation of entities under the same group
sama dan bukan merupakan perubahan which does not constitute change in ownership by
kepemilikan dalam arti substansi ekonomi. Oleh economic substance. Therefore, the transaction
karena itu, transaksi ini diakui pada jumlah tercatat is recognized at carrying amount under pooling of
berdasarkan metode penyatuan kepemilikan interest method.
(pooling of interest).
Selisih nilai transfer entitas sepengendali Net transfer under common control entities above
di atas dicatat sebagai tambahan modal disetor. was recorded as additional paid-in capital. As a
Atas transaksi ini, Bank mencatat tambahan modal result of this transaction, the Bank recorded
disetor dan agio saham masing-masing sebesar additional share capital and paid-in capital
Rp 45.937 dan Rp 9.708.197. amounting to Rp 45,937 and
Rp 9,708,197, respectively.
15
Page 404
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
Actions
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 8 Juni 2007, para Shareholders (EGMS) dated 8 June 2007, the
pemegang saham menyetujui rencana shareholders approved the Initial Public
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa Offering of Ordinary Shares plan to public
kepada masyarakat melalui pasar modal serta through capital market and listing of the Bank’s
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa shares at Indonesia Stock Exchange.
Efek Indonesia.
Bank melakukan penawaran umum perdana The Bank undertook an initial public offering of
atas 267.960.220 saham dengan nilai nominal 267,960,220 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham price of Rp 2,850 (full amount) per share to the
sebesar Rp 2.850 (nilai penuh) kepada public in Indonesia. The shares were listed at
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut Indonesia Stock Exchange on 12 March 2008.
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
12 Maret 2008.
Persetujuan atas Penawaran Umum Perdana Approval of the Initial Public Offering based on
Saham berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-1253/BL/2008
No. S-1253/BL/2008 tanggal 29 Februari 2008 dated 29 February 2008 regarding Notification
perihal Pemberitahuan Efektifnya Penyataan of the Effectiveness of the Registration
Pendaftaran. Statement.
Penambahan modal melalui Hak Memesan Increase of capital through Pre-Emptive
Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) Right (“HMETD”)
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 November Based on the EGMS dated 25 November 2010,
2010, para pemegang saham menyetujui the shareholders approved the Bank’s plan to
rencana Bank untuk menambah modal increase the Bank’s share capital through the
sahamnya melalui penerbitan Hak Memesan issuance of Pre-Emptive Right I (“HMETD I”),
Efek Terlebih Dahulu I (“HMETD I”), dengan by issuing shares from the Bank’s portfolio
cara mengeluarkan saham dari portepel Bank. shares.
Pada tanggal 10 Desember 2010 telah On 10 December 2010, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange
sebanyak 188.787.238 saham baru atas nama with 188,787,238 new registered shares with
dengan nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham value of Rp 100 (full amount) per share;
sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan accordingly, the number of shares issued and
disetor penuh yang semula sebesar fully paid changed from 943,936,190 shares to
943.936.190 saham menjadi sejumlah 1,132,723,428 shares.
1.132.723.428 saham.
Persetujuan atas Penerbitan HMETD I Approval of the Issuance of HMETD I based on
berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-10615/BL/2010
No.S-10615/BL/2010 tanggal 24 November dated 24 November 2010 regarding Notification
2010 perihal Pemberitahuan Efektifnya of the Effectiveness of the Registration
Penyataan Pendaftaran. Statement.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 18,878 additional share
sebesar Rp 18.878 dan agio saham sebesar capital and Rp 1,293,458 additional paid-in
Rp 1.293.458. capital.
16
Page 405
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Penawaran Umum Perdana Saham (lanjutan) Initial Public Offering (continued)
Pemecahan saham Stock split
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 Februari j Based on EGSM dated 25 February 2011, the
2011, para pemegang saham menyetujui n shareholders approved the Bank’s plan to split
rencana Bank untuk melakukan pemecahan n share from nominal value of Rp 100 (full
nilai nominal saham dari Rp 100 (nilai penuh) n amount) per share to Rp 20 (full amount) per
per saham menjadi Rp 20 (nilai penuh) per j share; accordingly, it changed the number of
saham, sehingga jumlah saham yang n shares issued and fully paid from
ditempatkan dan disetor penuh yang semula j 1,132,723,428 shares with nominal value of
sebesar 1.132.723.428 saham dengan nilai n Rp 100 (full amount) per share to
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham akan s 5,663,617,140 shares with nominal value of
menjadi sejumlah 5.663.617.140 saham j Rp 20 (full amount) per share.
dengan nilai nominal Rp 20 (nilai penuh) per n
saham.
Pada tanggal 28 Maret 2011, saham Bank On 28 March 2011, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange for
sebanyak 5.606.980.970 saham dengan nilai 5,606,980,970 shares with nominal value of
nominal Rp 20 (nilai penuh) per saham. Rp 20 (full amount) per share.
Peningkatan modal melalui Convertible Capital increase through Convertible Loan
Loan
Pada tanggal 14 Maret 2012, Bank telah On 14 March 2012, the Bank obtained
mendapatkan persetujuan untuk meningkatkan an approval to increase issued and paid-up
modal ditempatkan dan modal disetor dengan capital by issuing 176,670,117 shares from the
mengeluarkan 176.670.117 saham baru dari Bank’s unissued shares to International
portepel kepada International Finance Finance Corporation (“IFC”) in accordance with
Corporation (“IFC”) sesuai dengan syarat dan terms and condition in the Convertible Loan
ketentuan Convertible Loan Agreement. Agreement. Afterwards, those Bank’s shares
Setelah itu, saham tersebut telah tercatat pada were listed at Indonesia Stock Exchange. Total
Bursa Efek Indonesia. Total modal disetor dan issued and paid-up capital of the Bank after the
ditempatkan Bank setelah Penambahan Modal Capital Increases without Pre-Emptive Rights
Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu was 5,840,287,257 shares.
menjadi 5.840.287.257 saham.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 3,533 additional share
sebesar Rp 3.533 dan agio saham sebesar capital and Rp 135,927 additional paid-in
Rp 135.927. capital.
17
Page 406
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Pembelian kembali saham Shares buyback
Melalui surat OJK No. S-20/PB.31/2016 The Bank was approved by OJK to conduct
tanggal 18 Februari 2016, Bank telah shares buyback by letter No. S-20/PB.31/2016
memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan dated 18 February 2016. In the implementation
pembelian kembali (buyback) saham. Dalam of shares buyback by the Bank, the allocated
pelaksanaan pembelian kembali saham yang fund up to Rp 535,500 to buy up to 150,000,000
dikeluarkan oleh Bank, jumlah alokasi dana shares or 2.57% of the Bank’s issued and fully
tidak melebihi Rp 535.500 untuk membeli paid-up capital shall be done between
sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham atau 23 February 2016 and 23 May 2016. Up to
2,57% dari modal ditempatkan dan disetor 23 May 2016, the Bank had repurchased
penuh Bank, yang akan dilakukan dalam 95,198,900 shares using total purchasing fund
periode dari tanggal 23 Februari 2016 sampai amounting to Rp 262,874.
dengan 23 Mei 2016. Sampai dengan tanggal
23 Mei 2016, Bank telah membeli kembali
saham Bank sebanyak 95.198.900 lembar
saham dengan total dana pembelian sebesar
Rp 262.874.
Tujuan dari pembelian kembali saham adalah The objective of conducting shares buyback is
untuk memberikan fleksibilitas untuk mencapai to provide flexibility to achieve an efficient
struktur permodalan yang efisien dan capital structure and enable the Bank to lower
memungkinkan untuk menurunkan keseluruhan the overall cost of capital, increasing the
biaya modal, meningkatkan laba per saham Earnings per Share (EPS) and Return on Equity
(EPS), serta Return on Equity (ROE) secara (ROE) on an on-going basis.
berkelanjutan.
Pengalihan Saham Tresuri Transfer of Treasury Shares
Di dalam rangka memenuhi Peraturan OJK In compliance with OJK Regulation
No.02/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013 No.02/POJK.04/2013 dated 26 August 2013
mengenai Pembelian Kembali Saham yang regarding the Buyback of Issued Shares by
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Issuers or Public Companies in Significantly
Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Fluctuating Market Conditions and the
secara signifikan dan keputusan Rapat Umum resolution of the Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 22 April Shareholders dated 22 April 2021 on the sixth
2021 atas agenda keenam mengenai agenda regarding the transfer of shares
pengalihan saham hasil pembelian kembali resulted from the buy back which are retained
yang disimpan sebagai saham tresuri untuk as treasury shares to be utilized for variable
pemberian remunerasi yang bersifat variable, remuneration, hence on 31 August 2021, the
maka pada tanggal 31 Agustus 2021, Bank Bank has transferred 2,633,202 shares
telah mengalihkan sebanyak 2.633.202 saham registered under treasury shares to Material
yang dicatat sebagai saham tresuri kepada Risk Takers. While the remaining 92,565,698
para Material Risk Takers. Sementara itu, shares registered under treasury shares will be
sebanyak 92.565.698 sisa saham yang dicatat sold back to the market through Stock
sebagai saham tresuri akan dijual kembali ke Exchange starting 14 October 2021.
pasar melalui Bursa Efek mulai tanggal
14 Oktober 2021.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
tanggal 7 Desember 2023 telah menyetujui dated 7 December 2023 approved the
penarikan 92.292.198 saham tresuri dan withdrawal of 92,292,198 treasury shares and
karenanya akan mengurangi modal Diterbitkan therefore will reduce the Issued as well as Paid-
serta Modal Disetor Bank dan menambah up Capital and increase the Portfolio Capital,
Modal Dalam Portepel, apabila Kreditur tidak subject to the Creditor’s objection within
keberatan dengan rencana ini dalam batas particular time limit according to the Law of
jangka waktu tertentu sesuai dengan Undang- Republic of Indonesia on Limited Liability
undang Republik Indonesia tentang Perseroan Company No.40 year 2007.
Terbatas No.40 tahun 2007.
18
Page 407
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan d. Securities issued
Utang obligasi Bonds payable
Tingkat
Tanggal bunga
Pernyataan Jumlah jatuh setahun/
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ Interest
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity rate per
Nama/Name registration Approval value Tenor date annum
Obligasi Berkelanjutan IV 27 November/ Dinyatakan efektif oleh 26 7.55%
Seri/Series A: Seri/Series A:
Bank BTPN Tahap I Tahun November OJK, melalui suratnya November/
799.000 3 tahun/years
2019 Dengan Tingkat Bunga 2019 No. S-168/D.04/2019 November
Tetap (“Obligasi tanggal 15 November 2022
Berkelanjutan IV Tahap I”)/ 2019/ Became effective by
Bank BTPN Continuing OJK through its letter No. 26 7.75%
Seri/Series B: Seri/Series B:
Bonds IV Phase I Year 2019 S-168/D.04/2019 dated November/
201.000 5 tahun/years
with a fixed interest rate 15 November 2019 November
(“Continuing Bonds IV Phase 2024
I”)
Seluruh utang obligasi yang diterbitkan Bank All bonds issued by the Bank were listed at the
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Indonesia Stock Exchange and the funds are
dananya dipergunakan untuk pertumbuhan used for business growth in form of credit
usaha dalam bentuk ekspansi kredit. expansion.
PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali PT Bank Mega Tbk acts as the Trustee for
Amanat atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I. Continuing Bonds IV Phase I.
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal Secretary and Internal Audit Unit
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 As of 31 December 2023 and 2022, the
susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank composition of Board of Commissioners and
adalah sebagai berikut: Board of Directors was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Chow Ying Hoong Chow Ying Hoong President Commissioner
Komisaris Takeshi Kimoto Takeshi Kimoto Commissioner
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan Independent Commissioner
Komisaris Independen Onny Widjanarko*) Irwan Mahjudin Habsjah Independent Commissioner
Komisaris Independen Edmund Tondobala Edmund Tondobala Independent Commissioner
Komisaris Ongki Wanadjati Dana Ongki Wanadjati Dana Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Henoch Munandar Henoch Munandar President Director
Wakil Direktur Utama Kaoru Furuya Kaoru Furuya Deputy President Director
Wakil Direktur Utama Darmadi Sutanto Darmadi Sutanto Deputy President Director
Direktur Kepatuhan Dini Herdini Dini Herdini Compliance Director
Direktur Atsushi Hino**) Kan Funakoshi Director
Direktur Keishi Kobata***) Hiromichi Kubo Director
Direktur Merisa Darwis Merisa Darwis Director
Direktur Hanna Tantani Hanna Tantani Director
*) Onny Widjanarko diangkat sebagai Komisaris Independen pada RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan *) Onny Widjanarko was appointed as Independent Commissioner at Annual GMS on 13 April 2023 and has
efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023. been effective assume the office on 8 May 2023.
**) Atsushi Hino diangkat sebagai Direktur pada RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023 dan efektif menjabat **) Atsushi Hino was appointed as Director at Annual GMS on 13 April 2023 and has been effective assume
sejak tanggal 15 Mei 2023. the office on 15 May 2023.
***) Keishi Kobata diangkat sebagai Direktur pada RUPS Luar Biasa tanggal 22 Juni 2023 dan efektif ***) Keishi Kobata was appointed as Director at Extraordinary GMS on 22 June 2023 an has been effective
menjabat sejak tanggal 25 Juli 2023. assume the office on 25 July 2023.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari: 31 December 2023 and 2022 was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Ketua Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan Chairman
Anggota Edmund Tondobala Edmund Tondobala Member
Anggota Aria Kanaka Aria Kanaka Member
Anggota Ivan Purnama Sanoesi Ivan Purnama Sanoesi Member
19
Page 408
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal (lanjutan) Secretary and Internal Audit Unit (continued)
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan pada tanggal The Corporate Secretary as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah Eneng 31 December 2023 and 2022 was Eneng Yulie
Yulie Andriani. Andriani.
Satuan Kerja Audit Internal Internal Audit Unit
Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada Head of Internal Audit as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022 was
Nurhajati Soerjo Hadi. Nurhajati Soerjo Hadi.
f. Entitas Anak f. Subsidiaries
Bank mempunyai kepemilikan pada entitas The Bank has ownership in the following
anak sebagai berikut: subsidiaries:
Tahun
Persentase kepemilikan/ mulai operasi Jumlah aset/
Percentage of ownership komersial/ Total assets
year of
Bidang usaha/ starting
Entitas Anak/ Domisili/ Business 30 Desember/ 31 Desember/ commercial 31 Desember/ 31 Desember/
Subsidiaries Domicile activities December 2023 December 2022 operations December 2023 December 2022
Perbankan/
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Jakarta Banking 70.0% 70.0% 2014 21,435,366) 21,161,976)
PT BTPN SYARIAH Modal Ventura/
VENTURA* Jakarta Venture Capital 70.3% 70.3% 2022 320,596) 313,497)
Kepemilikan tidak langsung melalui PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Indirect ownership through PT BANK BTPN SYARIAH Tbk of 69.3% and
sebesar 69,3% dan kepemilikan langsung sebesar 1,0%. direct ownership of 1.0%.
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk PT BANK BTPN SYARIAH Tbk
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk berkantor pusat PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s head office is
di Menara BTPN, lantai 12, CBD Mega located at Menara BTPN 12th floor, CBD Mega
Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950. Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950.
Pada tanggal 19 Juli 2013, Bank Indonesia On 19 July 2013, Bank Indonesia approved the
menyetujui rencana Bank untuk melakukan Bank’s plan to acquire 70% shares of PT Bank
akuisisi sebesar 70% saham PT Bank Sahabat Sahabat Purba Danarta (“BSPD”) through its
Purba Danarta (”BSPD”) melalui suratnya letter No. 15/10/DPBI/PBI-5/rahasia which is
No. 15/10/DPBI/PBI-5/Rahasia dengan syarat subject to the change of BSPD’s business
dilakukan perubahan atas kegiatan usaha dari activites from a conventional bank into a
BSPD yang semula merupakan bank commercial bank under sharia principles.
konvensional menjadi bank umum berdasarkan
prinsip syariah.
Berdasarkan Akta Notaris No. 26 dan No. 27 Based on Notarial Deed No. 26 and No. 27
tanggal 30 Januari 2014 yang dibuat di dated 30 January 2014 before Hadijah S.H.,
hadapan Hadijah S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, M.Kn., notary in Jakarta, the Bank has acquired
Bank telah melakukan akuisisi atas Entitas the Subsidiary and has become the majority
Anak dan menjadi pemegang saham shareholder. It was acknowledged by the
mayoritas. Hal ini telah diketahui oleh Ministry of Law and Human Rights of Republic
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia through its letter No. AHU-AH.01.10-
Republik Indonesia melalui surat No. AHU- 04338 dated 12 February 2014.
AH.01.10-04338 tertanggal 12 Februari 2014.
20
Page 409
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Pemisahan Unit Usaha Syariah Spin off of Sharia Business Unit
Pada tanggal 20 Januari 2014, Rapat Umum On 20 January 2014, the Bank’s Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa Bank yang General Meeting of Shareholders which was
diaktakan dengan Akta Notaris No. 8 tanggal notarised by Notarial Deed No. 8 dated 4 July
4 Juli 2014 di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., 2014 before Hadijah, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta dan telah menyetujui Jakarta approved the spin-off of the sharia
pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank business unit of PT Bank Tabungan Pensiunan
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“UUS Nasional Tbk (“UUS BTPN”) from PT Bank
BTPN”) dari PT Bank Tabungan Pensiunan Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“BTPN”).
Nasional Tbk (“BTPN”). Pemisahan dilakukan The spin-off was made with reference to Bank
dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia Regulation No.11/10/PBI/2009 which
Indonesia No. 11/10/PBI/2009 yang telah has been amended by PBI No. 15/14/PBI/2013
diubah dengan PBI No. 15/14/PBI/2013 tentang regarding Sharia Business Unit. The
Unit Usaha Syariah. Pendirian tersebut telah establishment has been approved by Bank
disetujui oleh Bank Indonesia melalui dua Indonesia in two stages, i.e. the approval of the
tahap, yaitu persetujuan izin konversi dan izin conversion permit and spin-off permit.
pemisahan.
Proses Konversi Izin Usaha Conversion of business license
Pada tanggal 22 Mei 2014, Bank mendapatkan On 22 May 2014, the Subsidiary received its
izin dari Bank Indonesia untuk melaksanakan permit from Bank Indonesia regarding
konversi BSPD berdasarkan Surat Keputusan conversion of BSPD based on the Decision
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Letter of Board of Commissioner of Otoritas
(“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014. Izin tersebut Jasa Keuangan (“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014.
mengubah kegiatan usaha Entitas Anak dari The permit changed the Subsidiary’s business
bank umum konvensional menjadi bank umum activities from conventional commercial bank to
yang melaksanakan kegiatan usaha commercial bank which conducts business
berdasarkan prinsip syariah. activities based on sharia principles.
Pada tanggal 23 Juni 2014, Entitas Anak On 23 June 2014, the Subsidiary received its
memperoleh izin pemisahan dari OJK spin-off permit from OJK based on the Letter
berdasarkan Surat No: S-17/PB.1/2014. No: S - 17/PB.1/2014. The spin-off of UUS
Pemisahan UUS BTPN dilakukan dengan Akta BTN was made under Spin-off Deed No. 8
Pemisahan No. 8 tanggal 4 Juli 2014 yang dated 4 July 2014 and was notarised by
dibuat di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., notaris Hadijah, S.H., M.Kn., notary in Jakarta.
di Jakarta. Selanjutnya, pemisahan terjadi Furthermore, the spin-off became effective on
secara efektif pada tanggal 14 Juli 2014 dan 14 July 2014 and the Subsidiary started its
Entitas Anak memulai kegiatan usaha operational activity based on sharia principles,
berdasarkan prinsip syariah, sebagaimana as reported to Bank Indonesia through
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia its letter No. S.031/DIR/LG/VII/2014 dated
dengan surat No. S.031/DIR/LG/VII/2014 17 July 2014 regarding the Report on the
tanggal 17 Juli 2014 perihal Laporan Implementation of the Opening of Sharia
Pelaksanaan Pembukaan Bank Umum Syariah Commercial Bank Resulting from the Spin-Off.
Hasil Pemisahan.
Perubahan Nama Entitas Anak Subsidiary’s Change of Name
Berdasarkan Akta Notaris No. 25 tanggal Pursuant to the Notarial Deed No. 25 dated
27 Agustus 2013 juncto Akta Notaris No. 30 27 August 2013 juncto Notarial Deed No. 30
tanggal 25 September 2013 keduanya dibuat di dated 25 September 2013 before Hadijah, S.H.,
hadapan Notaris Hadijah, S.H., M.Kn., BSPD M.Kn., BSPD changed its name to PT Bank
mengubah namanya menjadi PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. The
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. above change was approved by the Minister of
Perubahan di atas telah mendapat persetujuan Law and Human Rghts of the Republic of
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia through its letter No.
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan AHU-50529.AH.01.02 Year 2013 dated
No. AHU-50529.AH.01.02 Tahun 2013 tanggal 1 October 2013 and has been published in State
1 Oktober 2013 dan telah diumumkan dalam Gazette No.94 year 2013, in supplement of the
Berita Negara Republik Indonesia Nomor 94 State Gazette No. 124084 dated
tahun 2013, tambahan Berita Negara Republik 22 November 2013.
Indonesia No. 124084 tanggal
22 November 2013.
21
Page 410
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Perubahan Nama Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary’s Change of Name (continued)
Entitas Anak mengubah kembali namanya The Subsidiary further changed its name to
menjadi PT BANK BTPN SYARIAH Tbk PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pursuant to the
sebagaimana didasarkan pada Akta No. 26 Notarial Deed No. 26 dated 16 April 2020,
tanggal 16 April 2020, yang dibuat di hadapan before Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Administrative City of South Jakarta, which was
Selatan, yang telah mendapat persetujuan dari approved by the Minister of Law and Human
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia through its
Republik Indonesia berdasarkan Surat letter No. AHU- 0034666.AH.01.02.TAHUN
No. AHU-0034666.AH. 01.02.TAHUN 2020 2020 dated 8 May 2020 and the Letter of
tanggal 8 Mei 2020, dan Surat Penerimaan Acceptance of the amendment to the Articles of
Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Association No. No. AHU-AH.01.03-0214020
No. AHU-AH.01.03-0214020 tanggal 8 Mei dated 8 May 2020, The change of name of the
2020, dan telah mendapatkan persetujuan BTPNS has been approved based on the letter
Perubahan Nama ini berdasarkan Surat dari from the Financial Services Authority (“OJK”)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) nomor number S-66/PB.101/2020 dated 4 June 2020
S-66/PB.101/2020 tanggal 4 Juni 2020 perihal concerning the determination of the use of
Permohonan Penetapan Penggunaan Izin Business License on behalf PT Bank Tabungan
Usaha karena Perubahan Nama PT Bank Pensiunan Nasional Syariah Tbk into PT BANK
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk BTPN SYARIAH Tbk and the Copy of Approval
menjadi PT BANK BTPN SYARIAH Tbk dan of Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I
Salinan Keputusan Deputi Komisioner OJK Number KEP-99/PB.1/2020 dated 4 June
Pengawas Perbankan I OJK Nomor KEP- 2020.
99/PB.1/2020 tanggal 4 Juni 2020.
Anggaran Dasar Articles of Association
Setelah menjadi Bank Umum Syariah, Entitas The Subsidiary’s Articles of Association have
Anak telah melakukan beberapa kali perubahan been amended several times, after becoming
Anggaran Dasar. Perubahan terakhir Anggaran Sharia Commercial Bank. The latest
Dasar Entitas Anak sebagaimana tercantum amendment to the Articles of Association of the
dalam Akta No. 35 tanggal 21 April 2021, yang Subsidiary was stated in deed No. 35 dated
dibuat di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., 21 April 2021, which was notarised by Ashoya
notaris di Jakarta, penyesuaian dengan POJK Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta
No. 14/POJK.04/2019, POJK No. adjustment to OJK Regulation No.
15/POJK.04/2020 dan POJK No. 14/POJK.04/2019, No. 15/POJK.04/2020 and
16/POJK.04/2020. Akta tersebut telah No. 16/POJK.04/2020. The deed was approved
memperoleh persetujuan Menteri Hukum dan by Minister of Law and Human Rights of the
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Republic of Indonesia through its Letter of
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Acceptance of the amendment to the Articles of
Perubahan Anggaran Dasar No. Association No. AHU-AH.01.03-0309443 dated
AHU-AH.01.03-0309443 tanggal 17 Mei 2021. 17 May 2021.
Susunan Direksi, Dewan Komisaris dan Board of Directors, Board of Commissioners
Dewan Pengawas Syariah and Sharia Supervisory Board
Susunan terkini Direksi, Dewan Komisaris dan The latest composition of the Board of Directors,
Dewan Pengawas Syariah Entitas anak the Board of Commissioners and the Sharia
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Supervisory Board of the Subsidiary as
Pernyataan Keputusan Rapat Umum specified in the Deed of Statement of
Pemegang Saham Tahunan PT BANK BTPN Resolutions of the Annual General Meeting of
SYARIAH Tbk Nomor 46 tanggal 27 April 2023 Shareholders of PT BANK BTPN SYARIAH Tbk
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Number 46 dated 27 April 2023 made by
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Administrative City of South Jakarta and has
Administrasi Badan Hukum melalui Surat been received and recorded in Legal Entity
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Administration System through Decree Letter of
Manusia Republik Indonesia Nomor No. Minister of Law and Human Rights of the
AHU-AH.01.09-0112846 tanggal 27 April 2023 Republic of Indonesia No.
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan AHU-AH.01.09-0112846 dated 27 April 2023
Data Perseroan PT BANK BTPN SYARIAH regarding Receipt of Notification on the Change
Tbk. of Data of Company of PT BANK BTPN
SYARIAH Tbk.
22
Page 411
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha The Objectives and Scope of Activities
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Entitas In accordance with article 3 of the Subsidiary’s
Anak, maksud dan tujuan serta kegiatan Entitas Articles of Association, the Subsidiary’s
Anak adalah melakukan kegiatan usaha di objective and scope of activities is to engage in
bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah. banking industry based on sharia principles.
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Pursuant to the Subsidiary’s Circular Resolution
Luar Biasa (RUPSLB) Entitas Anak yang of the Shareholders in lieu of the Extraordinary
dilakukan melalui surat edaran resolusi General Meeting of Shareholders (EGMS)
pemegang saham pada tanggal dated 16 November 2017, the shareholders
16 November 2017, para pemegang saham approved the plan to conduct Initial Public
menyetujui rencana Penawaran Umum Saham Offering of Ordinary Shares to public through
Perdana Biasa kepada masyarakat melalui capital market and listing of the Subsidiary’s
pasar modal serta melakukan pencatatan shares at the Indonesia Stock Exchange. On
saham Bank di Bursa Efek Indonesia. Pada 25 April 2018, the Subsidiary obtained the
tanggal 25 April 2018, Entitas Anak effective notification from OJK through letter No.
memperoleh pernyataan efektif dari OJK S-36/D-04/2018 for this initial public offering.
dengan surat No. S-36/D-04/2018 untuk
penawaran umum saham perdana tersebut.
Entitas Anak melakukan penawaran umum The Subsidiary undertook an initial public
perdana atas 770.370.000 saham dengan nilai offering of 770,370,000 shares with a nominal
nominal sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap value of Rp 100 (full amount) per share with
saham dengan harga penawaran setiap saham offering price of Rp 975 (full amount) per share
sebesar Rp 975 (nilai penuh) kepada to the public in Indonesia. The shares were
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut listed at the Indonesia Stock Exchange on
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 May 2018. The funds received by the
8 Mei 2018. Dana yang diterima oleh Entitas Subsidiary from the initial public offering
Anak atas penawaran umum perdana adalah amounting to Rp 735,020 (net of issuance costs
sebesar Rp 735.020 (setelah biaya emisi dan and tax).
pajak).
Atas tambahan saham yang diterbitkan In relation to the additional shares issued in
sehubungan dengan penawaran umum connection with the initial public offering of the
perdana Entitas Anak kepada publik, jumlah Subsidiary to the public, the Bank's ownership
kepemilikan Bank atas Entitas Anak menurun in the Subsidiary decreased from 70% to 63%.
dari 70% menjadi 63%.
Akuisisi dari kepentingan non-pengendali Acquisition of non-controlling interest of
pada Entitas Anak Subsidiary
Pada tanggal 11 Mei 2018, Bank mengakuisisi On 11 May 2018, the Bank acquired 7% shares
7% saham atas Entitas Anak dengan imbalan of Subsidiary for a purchase consideration of
pembelian sebesar Rp 550.045. Kepentingan Rp 550,045. The non-controlling interest in
non-pengendali Entitas Anak pada tanggal Subsidiary on the date of acquisition was
akuisisi adalah Rp 525.778. Dengan demikian, Rp 525,778. Therefore, the Bank’s ownership in
kepemilikan Bank atas Entitas Anak kembali the Subsidiary became 70%. The effect of
menjadi 70%. Dampak perubahan atas changes in the ownership interest of Subsidiary
kepemilikan saham Entitas Anak adalah was as follows:
sebagai berikut:
23
Page 412
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Akuisisi dari kepentingan non-pengendali Acquisition of non-controlling interest of
pada Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
2018
Kepentingan non-pengendali yang diakuisisi 525,778) Non-controlling interest acquired
Imbalan yang dibayarkan kepada kepentingan
non-pengendali (550,045) Consideration paid to non-controlling interest
Selisih lebih imbalan uang dibayarkan yang (24,267) Excess of consideration
diakui pada ekuitas Bank paid as recorded in the Bank’s equity
Dampak transaksi dengan kepentingan non- Effects of transactions with non-controlling
pengendali pada ekuitas adalah sebagai interests on the equity was as follows:
berikut:
2018
Perubahan pada ekuitas: ) Changes in equity:
- Dampak atas penawaran umum
Perdana 209,242) Effect on initial public offering -
- Akuisisi saham tambahan pada Acquisition of additional interest in -
Entitas Anak (24,267) Subsidiary
Dampak bersih pada ekuitas 184,975) Net effect in equity
Pembagian dividen tunai oleh Entitas Anak Cash dividend distribution by Subsidiary
Entitas Anak membagikan dividen tunai untuk The Subsidiary distributed the third cash
tahun buku 2022 kepada para pemegang dividend to its shareholders based on the
saham berdasarkan persetujuan Rapat Umum approval of its Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan Shareholders held on 12 April 2023. The amount
pada tanggal 12 April 2023. Adapun jumlah of cash dividends distributed was
dividen tunai yang dibagikan sebesar Rp 712,535 or Rp 92.50 (full amount) per share.
Rp 712.535 atau Rp 92,50 (nilai penuh) per
saham.
Pada tanggal 12 Mei 2023, PT Kustodian On 12 May 2023, PT Kustodian Sentral Efek
Sentral Efek Indonesia telah melakukan Indonesia distributed the Subsidiary’s cash
distribusi dividen tunai kepada pemegang dividend to shareholders (scriptless
saham (pemilik warkat scriptless) sesuai daftar Shareholders) according to list of shareholders
pemegang saham pada tanggal 2 Mei 2023. as of 2 May 2023.
Entitas Anak telah pula melaksanakan The Subsidiary had also carried out the
pembagian dividen tunai (warkat non-scriptless) distribution of cash dividend for non-scriptless
kepada PT BANK BTPN Tbk selaku pemegang shareholders to PT BANK BTPN Tbk as
saham pengendali, atas kepemilikan sebesar controlling shareholders, for 1% shares
1% yang tidak dicatatkan di Bursa Efek ownership that was not registered in the
Indonesia pada tanggal 12 Mei 2023. Indonesian Stock Exchange on 12 May 2023.
Adapun pay-out ratio atas pembagian dividen The pay-out ratio of the fourth distribution of
tunai keempat adalah maksimal sebesar 40%. cash dividend is the maximum of 40%.
24
Page 413
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Pembagian dividen tunai oleh Entitas Anak Cash dividend distribution by Subsidiary
(lanjutan) (continued)
Entitas Anak membagikan dividen tunai untuk The Subsidiary distributed the third cash
tahun buku 2021 kepada para pemegang dividend to its shareholders based on the
saham berdasarkan persetujuan Rapat Umum approval of its Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan Shareholders held on 21 April 2022. The amount
pada tanggal 21 April 2022. Adapun jumlah of cash dividends distributed was
dividen tunai yang dibagikan sebesar Rp 475,625 or Rp 61.75 (full amount) per share.
Rp 475.625 juta atau Rp 61,75 (nilai penuh) per
saham.
Pada tanggal 20 Mei 2022, PT Kustodian On 20 May 2022, PT Kustodian Sentral Efek
Sentral Efek Indonesia telah melakukan Indonesia distributed the Subsidiary’s cash
distribusi dividen tunai kepada pemegang dividend to shareholders (scriptless
saham (pemilik warkat scriptless) sesuai daftar Shareholders) according to list of shareholders
pemegang saham pada tanggal 11 Mei 2022. as of 11 May 2022.
Entitas Anak telah pula melaksanakan The Subsidiary had also carried out the
pembagian dividen tunai (warkat non-scriptless) distribution of cash dividend for non-scriptless
kepada PT BANK BTPN Tbk selaku pemegang shareholders to PT BANK BTPN Tbk as
saham pengendali, atas kepemilikan sebesar controlling shareholders, for 1% shares
1% yang tidak dicatatkan di Bursa Efek ownership that was not registered in the
Indonesia pada tanggal 20 Mei 2022. Indonesian Stock Exchange on 20 May 2022.
Adapun pay-out ratio atas pembagian dividen The pay-out ratio of the third distribution of cash
tunai ketiga adalah maksimal sebesar 32,5%. dividend is the maximum of 32.5%.
PT BTPN SYARIAH VENTURA PT BTPN SYARIAH VENTURA
PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS
Ventura) berkantor di Jl. Radio Dalam No.100, Ventura)’s office is located at Jl. Radio Dalam
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140. No.100, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
12140.
Berdasarkan Akta Pendirian Nomor 36 tanggal Based on the Deed of Establishment Number
21 Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Notaris 36 dated 21 October 2021, drawn up before
Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notaris di Jakarta Notary Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notary in
dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Jakarta and has received approval from the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. Republic of Indonesia in Decree No.
AHU-0066702.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal AHU-0066702.AH.01.01.Year 2021 dated
22 Oktober 2021, telah dibentuk entitas anak 22 October 2021, a subsidiary of PT BANK
dari PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. BTPN SYARIAH Tbk.
Susunan Pemegang Saham terakhir BTPNS The latest composition of the Shareholders of
Ventura adalah sebagaimana dituangkan ke BTPNS Ventura is as specified in the Deed No.
dalam Akta No. 10 tanggal 10 Maret 2022 yang 10 dated 10 March 2022 made by Ashoya
dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta and has
di Jakarta dan telah diterima dan dicatat di been received and recorded in Legal Entity
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Administration System through Decree Letter of
melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Ministry of Law and Human Rights of the
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Republic of Indonesia Number No.
AHU-AH.01.03-0158924 tanggal 10 Maret AHU-AH.01.03-0158924 dated 10 March 2022.
2022.
25
Page 414
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BTPN SYARIAH VENTURA (lanjutan) PT BTPN SYARIAH VENTURA (continued)
Sedangkan Susunan Dewan Komisaris, Direksi Whereas the latest composition of the Board of
dan Dewan Pengawas Syariah BTPNS Ventura Commissioners, the Board of Directors and the
terakhir adalah sebagaimana dituangkan Sharia Supervisory Board of BTPNS Ventura is
kedalam akta Pernyataan Keputusan diluar as specified in the in the Deed of Circular
Rapat Umum Pemegang Saham nomor 40 Resolution of the General Meeting of
tanggal 30 Oktober 2023 yang dibuat oleh Shareholders number 40 dated 30 October
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta 2023, made by Ashoya Ratam, S.H., M.Kn.,
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem notary in Jakarta and has been received and
Administrasi Badan Hukum melalui Surat recorded in Legal Entity Administration System
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi through Decree Letter of Ministry of Law and
Manusia Republik Indonesia No. AHU- Human Rights of the Republic of Indonesia
AH.01.09-0181484 tanggal 3 November 2023. Number No. AHU-AH.01.09-0181484 dated
3 November 2023.
BTPNS Ventura telah mendapatkan perijinan BTPNS Ventura has obtained operational
operasional dari Otoritas Jasa Keuangan permits from the Financial Services Authority by
melalui Surat Keputusan Anggota Dewan means of letter Number KEP-23/D.05/2022
Komisaris Nomor KEP-23/D.05/2022 tanggal dated 20 May 2022, regarding the Granting of
20 Mei 2022 tentang Pemberian Izin Usaha Business Permit of Sharia Venture Capital
Perusahaan Modal Ventura Syariah kepada Company to PT BTPN SYARIAH VENTURA
PT BTPN SYARIAH VENTURA dan efektif and effectively carried out its operational
menjalankan kegiatan operasionalnya pada activities on 30 May 2022.
tanggal 30 Mei 2022.
Tujuan pendirian BTPNS Ventura adalah untuk The purpose of establishing BTPNS Ventura is
menunjang kegiatan usaha dan aspirasi Entitas to support the business activities and aspiration
Anak dalam mewujudkan digital ekosistem bagi of the Subsidiary in realizing a digital ecosystem
segmen yang dilayaninya. for the segment it served.
BTPNS Ventura merupakan perusahaan yang BTPNS Ventura is a company that carries out
melakukan kegiatan usaha modal ventura the sharia venture capital business activities,
syariah, pengelolaan dana ventura, dan venture fund management, and other business
kegiatan usaha lain dengan persetujuan activities upon approval from relevant
Otoritas terkait yang seluruhnya dilaksanakan authorities, all of which are carried out based on
berdasarkan prinsip syariah. sharia principles.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi yang material, yang The material accounting policies, applied in the
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan preparation of the consolidated financial
konsolidasian Bank dan Entitas Anaknya (secara statements of the Bank and its subsidiaries
bersama-sama disebut “Grup”) pada dan untuk (together referred to as the “Group”) as of and for
tahun-tahun yang berakhir tanggal the years ended 31 December 2023 and 2022, are
31 Desember 2023 dan 2022, adalah sebagai as follows:
berikut:
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun The consolidated financial statements of the
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Group has been prepared and presented in
Keuangan (“SAK”) di Indonesia. accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards (“SAK”).
26
Page 415
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) a. Statement of Compliance (continued)
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun These consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan also been prepared and presented in
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga accordance with Capital Market and Financial
Keuangan (“BAPEPAM-LK” yang fungsinya Institutions Supervisory Agency (“BAPEPAM-
dialihkan kepada OJK sejak tanggal LK”, whose function has been transferred to
1 Januari 2013) No. VIII.G.7 yang merupakan OJK starting 1 January 2013) rule No. VIII.G.7,
lampiran keputusan ketua BAPEPAM-LK No. Appendix of the Decree of the Chairman of the
KEP 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang BAPEPAM-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan 25 June 2012 regarding “Financial Statements
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Presentation and Disclosure of the Issuer or
Public Company”.
Laporan keuangan konsolidasian ini yang These consolidated financial statements which
merupakan konsolidasian dari laporan represent the consolidation of the financial
keuangan Grup telah disetujui untuk diterbitkan statements of the Group, were authorized for
oleh direksi pada tanggal 22 Februari 2024. issuance by the Board of Directors on
22 February 2024.
Laporan keuangan konsolidasi ini disajikan These consolidated financial statements are
dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam hal presented in Indonesian and English
terdapat perbedaan penafsiran akibat languages. Should there be any difference in
penerjemahan bahasa, maka yang digunakan interpretation due to translation, the Indonesian
sebagai acuan adalah dalam Bahasa version shall prevail.
Indonesia.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis for Preparation of Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan Figures in these consolidated financial
dalam Rupiah, yang merupakan mata uang statements are presented in Rupiah, which is
fungsional Grup. Kecuali dinyatakan secara the Group’s functional currency. Unless
khusus, informasi keuangan yang disajikan otherwise stated, financial information
telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah presented in Rupiah has been rounded to the
terdekat. nearest million.
Laporan keuangan konsolidasian disusun atas The consolidated financial statements have
basis akrual dengan menggunakan konsep nilai been prepared on the accrual basis using the
historis, kecuali jika standar akuntansi historical cost concept, except where the
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. accounting standards require fair value
measurement.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan The consolidated statements of cash flows
perubahan dalam kas dan setara kas dari present the changes in cash and cash
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. equivalents from operating, investing and
Laporan arus kas disusun dengan metode financing activities. The statements of cash
langsung. Untuk tujuan laporan arus kas, kas flows are prepared using the direct method. For
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank the purpose of the statements of cash flows,
Indonesia, giro pada bank-bank lain, cash and cash equivalents consist of cash,
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- current accounts with Bank Indonesia, current
bank lain, dan efek-efek yang jatuh tempo accounts with other banks, placements with
dalam waktu tiga bulan sejak tanggal Bank Indonesia and other banks, and securities
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai that mature within three months from the date
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak of acquisition, as long as they are not being
dibatasi penggunaannya. pledged as collateral for borrowings nor
restricted.
27
Page 416
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Penggunaan pertimbangan dan estimasi c. Use of judgments and estimates
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan SAK di Indonesia statements in conformity with SAK requires
mengharuskan manajemen untuk membuat management to make judgments and estimates
pertimbangan dan estimasi yang that affect the application of accounting policies
mempengaruhi penerapan kebijakan akuntansi and the reported amounts of assets, liabilities,
dan jumlah aset, liabilitas, pendapatan dan income and expenses. Although these
beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini estimates are based on management’s best
dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik knowledge of current events and activities,
manajemen atas kejadian dan kegiatan saat ini, actual results may differ from those estimates.
hasil aktual dapat berbeda dari estimasi
tersebut.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah Estimates and underlying assumptions are
secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi reviewed on an ongoing basis. Revisions to
akuntansi diakui pada periode dimana estimasi accounting estimates are recognized in the
tersebut direvisi dan periode-periode yang akan periods in which the estimate is revised and in
datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi any future periods affected.
tersebut.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait Information about significant areas of estimation
dengan ketidakpastian estimasi dan uncertainty and critical judgments in applying
pertimbangan-pertimbangan penting dalam accounting policies that have significant effect
penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki on the amount recognized in the consolidated
dampak yang signifikan terhadap jumlah yang financial statements are described in Note 3.
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian
dijelaskan di Catatan 3.
d. Perubahan kebijakan akuntansi d. Changes in accounting policies
Berikut ini adalah standar dan interpretasi The following standards and interpretation of
standar yang berlaku efektif tanggal standards became effective on
1 Januari 2023, memiliki pengaruh atas laporan 1 January 2023, have an effect on the Group’s
keuangan konsolidasian Grup, dan mungkin consolidated financial statements, and may
akan membutuhkan penerapan secara require retrospective application under
retrospektif sebagaimana diatur dalam PSAK 25, “Accounting Policies, Changes in
PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Accounting Estimates, and Errors”:
Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”:
- Amandemen PSAK 1 “Penyajian Laporan - Amendments to PSAK 1 “Presentation of
Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Financial Statements: Disclosure of
Akuntansi” Accounting Policies”
- Amandemen PSAK 25 “Kebijakan Akuntansi, - Amendments to PSAK 25 “Accounting
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Policies, Changes in Accounting Estimates,
Kesalahan terkait: Definisi Estimasi and Errors: Definition of Accounting
Akuntansi” Estimates”
- Amandemen PSAK 46 ”Pajak Penghasilan - Amendments to PSAK 46 ”Income Tax:
tentang: Pajak Tangguhan: Aset dan Liabilitas Deferred Tax: Assets and Liabilities from
yang Timbul dari Transaksi Tunggal” Single Transaction”
- Amandemen PSAK 46 ”Pajak Penghasilan - Amendments to PSAK 46 ”Income Tax:
tentang: Reformasi Pajak Internasional - International Tax Reform - Pillar Two Model
Model Pilar Dua” Rules”
28
Page 417
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) d. Changes in accounting policies (continued)
Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di The implementation of the above-mentioned
atas tidak memiliki dampak yang signifikan accounting standards did not have significant
terhadap laporan keuangan konsolidasian. impacts to the consolidated financial
statements.
Terkait Amandemen PSAK 46 “Pajak With regards to Amendments to PSAK 46
Tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul “Deferred Tax related to Assets and Liabilities
dari transaksi tunggal”, Bank mengakui aset arising from a single transaction”, the Bank has
pajak tangguhan tersendiri sehubungan dengan recognised a separate deferred tax asset in
liabilitas sewa dan kewajiban pajak tangguhan relation to its lease liabilities and deferred tax
sehubungan dengan aset hak guna nya. Namun, liability in relation to its right-of-use assets.
tidak ada dampak pada laporan posisi keuangan However, there was no impact on the
konsolidasian karena saldo memenuhi syarat consolidated statement of financial position
untuk saling hapus sesuai PSAK 46. Lihat because the balances qualify for offset under
catatan 13f untuk mengetahui dampak PSAK 46. See note 13f for the impact of
penerapan amandemen tersebut. adopting the amendments.
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam e. Foreign Currency Transactions and
Valuta Asing Balances Translation
Transaksi-transaksi dalam valuta asing Transactions in foreign currencies are
dijabarkan ke dalam Rupiah, yang merupakan translated into Rupiah, the Group’s functional
mata uang fungsional Grup, dengan currency, at the exchange rates prevailing at
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. the transaction date.
Saldo akhir tahun aset moneter dan liabilitas Year-end balances monetary assets and
moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currencies are
Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal translated into Rupiah using exchange rate as
laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank of the reporting date (closing) as determined by
Indonesia, yaitu kurs tengah yang merupakan Bank Indonesia, i.e. middle rates which are the
rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan average of buying rates and selling rates per
Reuters pada pukul 16.00 WIB. Reuters at 16.00 WIB.
Kurs valuta asing utama yang digunakan pada The major exchange rates used as of the
tanggal pelaporan adalah sebagai berikut (nilai reporting date were as follows (full amount):
penuh):
31 Desember/December
2023 2022
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 15,397.00 15,567.50 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Australia (AUD) 10,520.77 10,557.88 1 Australian Dollar (AUD)
1 Dolar Singapura (SGD) 11,676.34 11,592.88 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Dolar Hong Kong (HKD) 1,970.73 1,996.55 1 Hong Kong Dollar (HKD)
1 Poundsterling Inggris (GBP) 19,626.56 18,786.09 1 British Poundsterling (GBP)
1 Yen Jepang (JPY) 108.88 117.81 1 Japanese Yen (JPY)
1 Euro (EUR) 17,038.32 16,581.72 1 Euro (EUR)
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang The exchange gains and losses arising from
timbul dari transaksi dalam valuta asing dan dari transactions in foreign currencies and from the
penjabaran aset moneter dan liabilitas moneter translation of monetary assets and monetary
dalam valuta asing diakui pada laba rugi. liabilities denominated in foreign currencies are
recognized in profit or loss.
29
Page 418
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam Valuta e. Foreign Currency Transactions and
Asing (lanjutan) Balances Translation (continued)
Laba atau rugi kurs valuta asing atas aset dan The foreign currency gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya monetary assets and liabilities are the
perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal difference between amortized cost in Rupiah at
tahun, disesuaikan dengan tingkat suku bunga the beginning of the year, adjusted for effective
efektif dan pembayaran selama tahun berjalan, interest rate and payments during the year, and
dan biaya perolehan diamortisasi dalam valuta the amortized cost in foreign currency
asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan translated into Rupiah using the exchange rate
menggunakan kurs pada akhir tahun. at the end of the year.
f. Prinsip Konsolidasi f. Basis of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian mencakup The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank dan entitas anak. the accounts of the Bank and its subsidiaries.
Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap Control over a subsidiary is presumed to exist if
ada bilamana Bank terekspos atau memiliki hak the Bank is exposed to, or has rights to, variable
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya returns from its involvement with the subsidiaries
dengan entitas anak dan memiliki kemampuan and has the ability to affect those returns through
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui its power over the subsidiaries. The Bank
kekuasaannya atas entitas anak. Bank akan reassesses whether it has control if there are
menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada changes to one or more of the elements of the
perubahan atas satu atau lebih unsur control. This includes circumstances in which
pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak protective rights held (e.g. those resulting from a
protektif yang dimiliki (seperti yang dihasilkan lending relationship) become substantive and
dari hubungan pinjaman) menjadi substantif dan lead to the Bank having power over a subsidiary.
mengakibatkan Bank memiliki kekuasaan atas
entitas anak.
Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan The financial statements of the subsidiaries are
ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak included in the consolidated financial
tanggal pengendalian dimulai sampai dengan statements from the date on which control
tanggal pengendalian berakhir. commences until the date when control ceases.
Ketika Bank kehilangan kendali atas entitas anak, When the Bank loses control over a subsidiary,
Bank menghentikan pengakuan aset dan it derecognises the assets and liabilities of the
liabilitas entitas anak, dan kepentingan non- subsidiary, and any related non-controlling
pengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya. interests and other components of equity. Any
Laba atau rugi yang timbul diakui dalam laba rugi. resulting gain or loss is recognized in profit or
Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak loss. Any interest retained in the former
sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika subsidiary is measured at fair value when the
pengendalian hilang. control is lost.
30
Page 419
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Prinsip Konsolidasi (lanjutan) f. Basis of Consolidation (continued)
Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan All inter-company transactions and balances are
dieliminasi dalam laporan keuangan eliminated in the consolidated financial
konsolidasian, sehingga laporan keuangan statements; accordingly, the consolidated
konsolidasian hanya mencakup transaksi dan financial statements include only transactions and
saldo dengan pihak lain. balances with other parties.
Akuisisi entitas anak oleh Bank dicatat dengan The acquisition method is used to account for the
menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan acquisition of subsidiary by the Bank. The cost of
akuisisi diukur pada nilai wajar aset yang acquisition is measured at the fair value of the
diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan, assets given, equity instruments issued, liabilities
liabilitas yang terjadi atau diambil dan incurred or assumed and contingent
penyesuaian harga beli kontinjensi, jika ada, consideration, if any, at the transaction date.
pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul Goodwill arising from the acquisition of subsidiary
dari akuisisi entitas anak diuji penurunan is tested at least annually for impairment. Any
nilainya minimal secara tahunan. Keuntungan gain on bargain purchase is recognized in profit
yang dihasilkan atas pembelian dengan diskon or loss immediately. Transaction costs incurred in
diakui langsung pada laba rugi. Biaya-biaya the acquisition of Subsidiary are directly
transaksi yang timbul dari akuisisi entitas anak expensed in the current year profit or loss.
dibebankan langsung pada laba rugi tahun
berjalan.
Kepentingan non-pengendali diakui pada Non-controlling interest is recognized at the date
tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya of initial business combination and subsequently
disesuaikan dengan proporsi atas perubahan adjusted by proportion of change in identifiable
aset bersih teridentifikasi entitas anak. net assets of subsidiaries.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank Changes in ownership interest in subsidiary that
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan do not result in a loss of control are treated as
hilangnya pengendalian diperlakukan sebagai transaction between equity holders and are
transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat accounted for as equity transactions.
sebagai transaksi ekuitas.
Kepentingan non-pengendali disajikan di Non-controlling interest is presented as part of
ekuitas dalam laporan posisi keuangan equity in the consolidated statements of financial
konsolidasian dan dinyatakan sebesar proporsi position and represents the non-controlling
pemegang saham non-pengendali atas laba shareholders’ proportionate share in the net
tahun berjalan dan ekuitas entitas anak tersebut income for the year and equity of the subsidiary
berdasarkan persentase kepemilikan based on the percentage of ownership of the non-
pemegang saham non-pengendali pada entitas controlling shareholders in the subsidiary.
anak tersebut.
g. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi g. Transactions with Related Parties
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, In these consolidated financial statements, the
istilah pihak-pihak berelasi digunakan sesuai term related parties is used as defined in PSAK
dengan PSAK No. 7 mengenai “Pengungkapan No. 7 regarding “Related Party Disclosures”.
Pihak-pihak Berelasi”.
31
Page 420
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada The Group’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- accounts with other banks, placements with Bank
bank lain, efek-efek, tagihan derivatif, tagihan Indonesia and other banks, securities, derivative
akseptasi, pinjaman yang diberikan, receivables, acceptance receivables, loans, sharia
pembiayaan/piutang syariah, penyertaan financing/receivables, investment in shares and
saham dan tagihan lainnya (yang disajikan other receivables (presented as part of other
sebagai bagian dari aset lain-lain). assets).
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas The Group’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari obligations due immediately, deposits from
bank-bank lain, liabilitas derivatif, liabilitas customers, deposits from other banks, derivative
akseptasi, efek-efek yang diterbitkan, pinjaman payables, acceptance payables, securities issued,
yang diterima, akrual, liabilitas sewa, pinjaman borrowings, accruals, lease liabilities,
subordinasi, dan liabilitas lain-lain. subordinated loans, and other liabilities.
h.1. Klasifikasi h.1. Classification
Aset keuangan Financial assets
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classified its financial assets into
keuangannya ke dalam kategori sebagai the following categories on initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
i. Biaya perolehan diamortisasi; i. At amortized cost;
ii. Nilai wajar melalui penghasilan ii. Fair value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”); income (“FVOCI”);
iii. Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) iv. iii. Fair value through profit or loss
(“FVTPL”)
v.
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial asset is classified into one of
salah satu dari kategori ini pada saat these categories on initial recognition based
pengakuan awal berdasarkan model bisnis on the business model within which it is
dimana aset keuangan tersebut dimiliki held, and its contractual cash flow
serta karakteristik arus kas kontraktualnya. characteristics. The business model reflects
Model bisnis merefleksikan bagaimana how groups of financial assets are managed
kelompok aset keuangan dikelola untuk to achieve a particular business objective.
mencapai tujuan bisnis tertentu.
vi.
Aset keuangan diukur dengan biaya A financial asset is measured at amortized
perolehan diamortisasi hanya jika cost only if it meets both of the following
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak conditions and is not designated as at
ditetapkan sebagai FVTPL: FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset business model whose objective is to
keuangan untuk tujuan mendapatkan hold the asset to collect contractual cash
arus kas kontraktual (hold to collect); dan flows (hold to collect); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of the financial
keuangan yang pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas yang merupakan cash flows that are solely payments of
pembayaran pokok dan bunga semata principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
32
Page 421
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diukur pada FVOCI hanya A financial asset is measured at FVOCI only
jika memenuhi kedua kondisi berikut dan if it meets both of the following conditions
tidak ditetapkan sebagai FVTPL: and is not designated as at FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk business model whose objective is
mendapatkan arus kas kontraktual dan achieved by both collecting contractual
menjual aset keuangan (hold to collect cash flows and selling the financial asset
and sell); dan (hold to collect and sell); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of financial asset
keuangan yang pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows
menghasilkan arus kas yang merupakan that are solely payments of principal and
pembayaran pokok dan bunga semata interest on the principal amount
dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan biaya measured at amortized cost or FVOCI as
perolehan diamortisasi atau FVOCI described above are measured at FVTPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur
dengan FVTPL.
Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah Financial assets are not reclassified
pengakuan awal, kecuali dalam periode subsequent to their initial recognition, except
setelah Bank mengubah model bisnis yang in the period after the Bank changes its
mengelola aset keuangan. business model for managing financial
assets.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis Bank ditentukan pada level The Bank's business model is defined at a
yang mencerminkan bagaimana kelompok level that reflects how group of financial
aset keuangan dikelola bersama-sama assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Model certain business objectives. The Bank’s
bisnis Bank tidak bergantung pada intensi model does not depend on management's
manajemen untuk instrumen individu. intention for individual instruments.
Sejalan dengan hal tersebut, kondisi ini Accordingly, this condition is not an
bukan merupakan pendekatan instrumen- instrument-by-instrument approach to
per-instrumen untuk klasifikasi dan classification and is determined at a higher
ditentukan pada level agregasi yang lebih level of aggregation, which is at portfolio
tinggi yaitu pada level portfolio. level.
Model bisnis Bank mengacu pada The Bank’s business model refers to
pengelolaan aset keuangan untuk managing financial assets to generate cash
menghasilkan arus kas. Arus kas akan flows. Cash flows will result from obtaining
dihasilkan dari memperoleh arus kas contractual cash flows, selling financial
kontraktual, menjual aset keuangan atau assets or both. This assessment is not made
keduanya. Penilaian ini tidak dilakukan atas based on a scenario where the Bank does
dasar skenario bahwa Bank tidak not expect a “worst condition” scenario or a
mengharapkan terjadinya skenario “kondisi “stress condition” scenario to occur. In a
terburuk” atau skenario “kondisi stres”. situation where the Bank sells certain
Dalam kondisi Bank menjual portofolio aset portfolios of financial assets in a worst-case
keuangan tertentu dalam skenario kondisi scenario, that scenario will not affect the
terburuk, skenario itu tidak akan assessment of the business model for that
mempengaruhi penilaian terhadap model asset if the Bank reasonably expects that
bisnis untuk aset tersebut jika Bank secara such a scenario will not occur.
wajar mengharapkan bahwa skenario
seperti itu tidak akan terjadi.
33
Page 422
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
Akan tetapi, ketika Bank menilai model bisnis However, when the Bank assesses the
untuk aset keuangan yang baru diterbitkan business model for newly issued or recently
atau baru dibeli, Bank harus purchased financial assets, it must consider
mempertimbangkan informasi tentang information about how cash flows were
bagaimana arus kas direalisasikan di masa realized in the past, along with all other
lalu, bersama dengan semua informasi yang relevant information.
relevan lainnya.
Model bisnis untuk mengelola aset The business model for managing financial
keuangan adalah kenyataan dan bukan assets is a reality and not just an assertion.
hanya sebuah asersi. Hal ini biasanya This is usually observed through the
diobservasi melalui aktivitas yang dilakukan activities the entity carries out to achieve the
Bank untuk mencapai tujuan dari model objectives of the business model. The Bank
bisnis. Bank mempertimbangkan semua considers all relevant evidence available at
bukti yang relevan yang tersedia pada the valuation date. The relevant evidence
tanggal penilaian. Bukti yang relevan includes, but is not limited to:
tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas
pada:
- kebijakan dan tujuan yang dinyatakan - the stated policies and objectives for the
untuk portofolio dan pengoperasian portfolio and the operation of those
kebijakan tersebut dalam praktiknya. policies in practice. In particular, whether
Secara khusus, apakah strategi management’s strategy focusses on
manajemen berfokus pada menghasilkan earning contractual interest income,
pendapatan bunga kontraktual, maintaining a particular interest rate
mempertahankan profil suku bunga profile, matching the duration of the
tertentu, mencocokkan durasi aset financial assets to the duration of the
keuangan dengan durasi liabilitas yang liabilities that are funding those assets or
mendanai aset tersebut atau mewujudkan realising cash flows through sale of the
arus kas melalui penjualan aset; assets;
- bagaimana kinerja portofolio dievaluasi - how the performance of the portfolio is
dan dilaporkan kepada personil evaluated and reported to key
manajemen kunci Bank; management personnel of the Bank;
- risiko yang memengaruhi kinerja dari - the risks that affect the performance of
model bisnis (dan aset keuangan yang the business model (and the financial
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan assets held within that business model)
strategi mengenai bagaimana risiko and its strategy for how those risks are
tersebut dikelola; dan managed; and
- bagaimana manajer bisnis dikompensasi - how the business manager is
(sebagai contoh, apakah kompensasi compensated (for example, whether the
berdasarkan nilai wajar dari aset yang compensation is based on the fair value
dikelola atau arus kas kontraktual yang of assets under management or the
diperoleh). contractual cash flows obtained).
34
Page 423
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual Assessment of whether contractual cash
hanya merupakan pembayaran pokok dan flows are solely payments of principal and
bunga semata (SPPI) interest (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, ‘pokok’ For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of the
keuangan pada pengakuan awal. ‘Bunga’ financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for the
waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang time value of money and for the credit risk
terkait dengan jumlah pokok yang terutang associated with the principal amount
selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya time and for other basic lending risks and
(misalnya risiko likuiditas dan biaya costs (e.g. liquidity risk and administrative
administrasi), serta marjin keuntungan. costs), as well as profit margin.
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual In assessing whether the contractual cash
adalah SPPI, Bank mempertimbangkan flows are SPPI, the Bank considers the
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual terms of the instrument. This
Hal ini termasuk menilai apakah aset includes assessing whether the financial
keuangan mengandung ketentuan asset contains a contractual term that could
kontraktual yang dapat mengubah waktu change the timing or amount of contractual
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga cash flows such that it would not meet this
tidak memenuhi kondisi ini. Dalam condition. In making the assessment, the
melakukan penilaian, Bank Bank considers:
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingent events that would change
mengubah jumlah dan waktu arus kas; the amount and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Ketentuan percepatan pelunasan dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank - Terms that limit the Bank’s claim to
atas arus kas dari aset tertentu (seperti cash flows from specified assets (e.g.
pinjaman non-recourse); dan non-recourse loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of
waktu atas uang (seperti penetapan the time value of money (e.g. periodical
ulang suku bunga berkala). reset of interest rates).
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori pengukuran sebagai berikut following measurement categories at initial
pada saat pengakuan awal berdasarkan recognition based on their nature and
sifat dan tujuannya: purpose:
i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, i. Fair value through profit or loss, which has
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, 2 (two) sub-classifications, i.e. financial
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan liabilities designated as such upon initial
demikian pada saat pengakuan awal dan recognition and financial liabilities
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan classified as held for trading;
dalam kelompok diperdagangkan;
ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada ii. Financial liabilities measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi. cost.
35
Page 424
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for
diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki trading if it is acquired or incurred principally
terutama untuk tujuan dijual atau dibeli for the purpose of selling or repurchasing it
kembali dalam waktu dekat atau jika in the near term or if it is part of a portfolio of
merupakan bagian dari portofolio instrumen identified financial instruments that are
keuangan tertentu yang dikelola bersama managed together and for which there is
dan terdapat bukti mengenai pola ambil evidence of a recent actual pattern of short-
untung dalam jangka pendek (short-term term profit-taking. Derivatives are also
profit-taking) yang terkini. Derivatif categorised as held for trading instrument
diklasifikasikan sebagai instrumen unless they are designated and effective as
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan hedging instruments.
efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes in fair
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan value of financial liabilities are recognized in
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas cost consist of non-derivative financial
keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki liabilities that are not held for trading purpose
Bank untuk diperdagangkan dan tidak and not designated at fair value through
ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
h.2. Pengakuan h.2. Recognition
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan A financial asset or financial liability is initially
atau liabilitas keuangan diukur pada nilai measured at fair value plus/less (for financial
wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen instruments not subsequently measured at
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar fair value through profit or loss) transaction
melalui laba rugi setelah pengakuan awal) costs that are directly attributable to the
biaya transaksi yang dapat diatribusikan acquisition of a financial asset or issuance of
secara langsung atas perolehan aset a financial liability. The subsequent
keuangan atau penerbitan liabilitas measurement of financial assets and
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan financial liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal classification.
tergantung pada klasifikasi aset keuangan
dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not have been incurred if the instrument had
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut not been acquired or issued. In the case of
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset financial assets, transaction costs are added
keuangan, biaya transaksi ditambahkan to the amount recognized initially, while for
pada jumlah yang diakui pada awal financial liabilities, transaction costs are
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas deducted from the amount of debt
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari recognized initially. Such transaction costs
jumlah utang yang diakui pada awal are amortized over the terms of the
pengakuan liabilitas. Biaya transaksi tersebut instruments based on the effective interest
diamortisasi selama umur instrumen method and are recorded as part of interest
berdasarkan metode suku bunga efektif dan income for transaction costs related to
dicatat sebagai bagian dari pendapatan financial assets or interest expense for
bunga untuk biaya transaksi sehubungan transaction costs related to financial
dengan aset keuangan atau sebagai bagian liabilities.
dari beban bunga untuk biaya transaksi
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
36
Page 425
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.2. Pengakuan (lanjutan) h.2. Recognition (continued)
Grup pada awalnya mengakui The Group initially recognizes
pinjaman/pembiayaan yang diberikan dan loans/financing and deposits on the date of
simpanan pada tanggal perolehan. origination.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular way purchases and sales of
yang lazim (reguler) diakui pada tanggal financial assets are recognized on the trade
perdagangan dimana Grup memiliki date at which the Group commits to
komitmen untuk membeli atau menjual aset purchase or sell those assets.
tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya All other financial assets and liabilities are
pada awalnya diakui pada tanggal initially recognized on the trade date at
perdagangan dimana Grup menjadi suatu which the Group becomes a party to the
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen contractual provisions of the instrument.
tersebut.
h.3. Biaya perolehan diamortisasi dan nilai h.3. Amortized cost and gross carrying
tercatat bruto amount
‘Biaya perolehan diamortisasi’ aset keuangan The ‘amortized cost’ of a financial asset or
atau liabilitas keuangan merupakan suatu financial liability is the amount at which the
nilai dimana aset keuangan atau liabilitas financial asset or financial liability is measured
keuangan diukur pada saat pengakuan awal on initial recognition minus the principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi amortisasi kumulatif menggunakan amortization using the effective interest methof
metode suku bunga efektif atas selisih antara of any difference between that initial amount
nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk and the maturity amount and, for financial
aset keuangan, disesuaikan dengan assets, adjusted for any allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai impairment losses. The ‘gross carrying
tercatat bruto aset keuangan’ merupakan amount of financial asset’ is the amortized cost
biaya perolehan diamortisasi aset keuangan of a financial asset before adjusting for any
sebelum dikurangi cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
h.4. Penghentian pengakuan h.4. Derecognition
Grup menghentikan pengakuan aset The Group derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kadaluwarsa, atau Grup mentransfer Group transfers the rights to receive the
seluruh hak untuk menerima arus kas contractual cash flows on the financial asset in
kontraktual dari aset keuangan dalam a transaction in which substantially all the risks
transaksi dimana Grup secara substansial and rewards of ownership of the financial
telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat asset are transferred. Any interest in
atas kepemilikan aset keuangan yang transferred financial assets that is created or
ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas aset retained by the Group is recognized as a
keuangan yang ditransfer yang timbul atau separate asset or liability.
yang masih dimiliki oleh Grup diakui sebagai
aset atau liabilitas secara terpisah.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas The Group derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan when its contractual obligations are
dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan discharged or cancelled or expired.
atau kadaluwarsa.
37
Page 426
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.4. Penghentian pengakuan (lanjutan) h.4. Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Grup secara In transactions in which the Group neither
substansial tidak memiliki atau tidak retains nor transfers substantially all the risks
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas and rewards of ownership of a financial asset,
kepemilikan aset keuangan, Grup the Group derecognizes the asset if it does not
menghentikan pengakuan aset tersebut jika retain control over the asset. The rights and
Grup tidak lagi memiliki pengendalian atas aset obligations retained in the transfer are
tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki recognized separately as assets and liabilities
dalam transfer tersebut diakui secara terpisah as appropriate. In transfers in which control over
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer the asset is retained, the Group continues to
dimana pengendalian atas aset masih dimiliki, recognise the asset to the extent of its
Grup tetap mengakui aset yang ditransfer continuing involvement, determined by the
tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, extent to which it is exposed to changes in the
dimana tingkat keberlanjutan Grup dalam aset value of the transferred asset.
yang ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
aset yang ditransfer.
Grup menghapusbukukan aset keuangan dan The Group writes off a financial asset and any
cadangan kerugian penurunan nilai terkait, related allowance for impairment losses, when
pada saat Grup menentukan bahwa aset the Group determines that the financial asset is
keuangan tersebut tidak dapat ditagih. uncollectible. This determination is reached
Keputusan ini diambil setelah after considering information such as the
mempertimbangkan informasi seperti telah occurrence of significant changes in the
terjadinya perubahan signifikan pada posisi financial position of borrower/financial asset’s
keuangan debitur/penerbit aset keuangan issuer such that the borrower/financial asset’s
sehingga debitur/penerbit aset keuangan tidak issuer can no longer pay the obligation, or that
lagi dapat melunasi kewajibannya, atau hasil proceeds from collateral will not be sufficient to
penjualan agunan tidak akan cukup untuk pay back the credit exposure.
melunasi seluruh eksposur kredit yang
diberikan.
h.5. Saling hapus h.5. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and
disalinghapuskan dan jumlah netonya the net amount reported in the statements of
dilaporkan pada laporan posisi keuangan financial position when there is a legally
konsolidasian ketika terdapat hak yang enforceable right to offset the recognized
berkekuatan hukum untuk melakukan saling amounts and there is an intention to settle on
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut a net basis, or realise the asset and settle the
dan adanya niat untuk menyelesaikan liability simultaneously. The legally
liabilitas secara bersamaan. Hak saling enforceable right must not be contingent on
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa future events and must be enforceable in the
depan dan dapat dipaksakan secara hukum normal course of business and in the event of
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam default insolvency or bankruptcy of the Group
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa or the counterparty.
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak
lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a net
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh basis only when permitted by accounting
standar akuntansi. standards.
38
Page 427
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi
Dalam mengestimasi cadangan kerugian To estimate impairment loss allowance on
penurunan nilai atas aset keuangan, Bank financial assets, the Bank has implemented
telah menerapkan PSAK 71 sejak tanggal PSAK 71 since 1 January 2020. PSAK 71
1 Januari 2020. PSAK 71 mengharuskan requires a loss allowance to be recognized at
cadangan kerugian diakui sebesar kerugian an amount equal to either 12-month Expected
kredit ekspektasian (“KKE”) 12 bulan atau Credit Losses (“ECL”) or lifetime ECL.
kerugian kredit ekspektasian sepanjang Lifetime ECL is the ECL that results from all
umur aset keuangan (KKE lifetime). KKE possible default events over the expected life
lifetime adalah kerugian ekspektasian yang of a financial instrument, whereas 12-month
berasal dari semua kemungkinan kejadian ECL is the portion of ECL that results from
gagal bayar sepanjang umur ekspektasian default events that are possible within the 12-
suatu instrumen keuangan, sedangkan month after reporting date.
KKE 12 bulan adalah porsi dari kerugian
kredit ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are a probability-
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted estimate of credit losses (i.e the
kerugian kredit (yaitu nilai kini dari seluruh present value of all cash shortfalls) over the
kekurangan kas) selama perkiraan umur expected life of the financial instrument. A
instrumen keuangan. Kekurangan kas cash shortfall is the difference between the
adalah selisih antara arus kas yang cash flows that are due to an entity in
diperkirakan akan diterima entitas. Karena accordance with the contract and the cash
kerugian kredit ekspektasian flows that the entity expects to receive.
mempertimbangkan jumlah dan waktu Because expected credit losses consider the
pembayaran, kerugian kredit tetap timbul amount and timing of payments, a credit loss
meskipun entitas mengharapkan untuk arises even if the entity expects to be paid in
dibayar penuh namun setelah jatuh tempo full but later than when contractually due.
kontraktual.
KKE diakui untuk seluruh instrumen utang ECL are recognized for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold guarantees that are classified as hold to
to collect atau hold to collect and sell dan collect or hold to collect and sell and have
memiliki arus kas SPPI. KKE tidak diakui SPPI cash flows. ECL is not recognized for
untuk instrumen keuangan yang detetapkan financial instruments designated as FVTPL
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang and equity instruments designated as FVOCI.
ditetapkan sebagai FVOCI.
Sesuai dengan ISAK 102, khusus untuk In accordance to ISAK 102, particularly for
transaksi berbasis syariah, pengukuran sharia-based transactions, the allowance for
penurunan nilai dari aset keuangan tidak impairment losses of financial assets does
mengadopsi PSAK 71. not adopt PSAK 71.
39
Page 428
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank akan At each reporting date, the Bank shall
mengukur cadangan kerugian instrumen measure the loss allowance for a financial
keuangan sebesar kerugian kredit instrument at an amount equal to the lifetime
sepanjang umur (lifetime) instrumen credit losses, except in the following
keuangan, kecuali dalam kondisi berikut, condition, for which the amount recognized
dimana cadangan kerugian yang akan diakui will be 12-month ECL:
sebesar KKE 12 bulan:
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments with low credit risk;
rendah; dan and
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal. recognition.
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan The estimation of credit exposure for risk
manajemen risiko adalah kompleks dan management purpose is complex and
membutuhkan penggunaan model, requires the use of models, as the exposure
dikarenakan eksposur yang bervariasi varies with changes in market conditions,
terkait dengan perubahan kondisi pasar,
expected cash flows and the passage of time.
arus kas yang diharapkan dan berjalannya
waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio The assessment of credit risk of a portfolio of
aset memerlukan estimasi lebih lanjut assets entails further estimations as to the
mengenai kemungkinan terjadinya gagal likelihood of defaults occurring, of the
bayar, dari rasio kerugian yang terkait dan associated loss ratios and of default
korelasi gagal bayar antar pihak. Bank correlations between counterparties. The
mengukur risiko kredit menggunakan Bank measures credit risk using Probability of
Probability of Default (PD), Exposure at Default (PD), Exposure at Default (EAD),
Default (EAD), Loss Given Default (LGD) Loss Given Default (LGD) and
dan variabel makroekonomi untuk estimasi
macroeconomic variables for forward looking
yang bersifat perkiraan masa depan
(forward-looking). perspective.
Untuk menentukan kerugian kredit To determine the expected credit loss (ECL),
ekspektasian (KKE), komponen-komponen these components are multiplied together
tersebut akan diperhitungkan bersama- and discounted to the reporting date using
sama dan didiskontokan ke tanggal the effective interest rate. The basis of inputs,
pelaporan menggunakan suku bunga efektif.
Dasar input, asumsi dan teknik estimasi assumptions and the estimation technique
diungkapkan di Catatan 3. are disclosed in Note 3.
Untuk portofolio korporasi, risiko kredit For corporate portfolio, credit risk is
diukur berdasarkan pada pengelompokkan measured based on grouping grade of
tingkat peringkat internal. internal grading.
Untuk portofolio tresuri, risiko kredit diukur For the treasury portfolio, credit risk is
berdasarkan pada pengelompokkan tingkat measured based on grouping grade of
peringkat internal. Apabila tidak terdapat internal grading. If there is no information of
informasi peringkat internal untuk pihak internal grading for counterparty, the
lawan, pengelompokkan didasarkan pada
peringkat kredit dari pihak lawan. Untuk categorizing is based on credit rating from
perhitungan PD, Bank menggunakan counterparty issuer. For PD calculation, the
struktur jangka waktu (term structure) PD Bank uses PD term structure issued by
yang dikeluarkan oleh peringkat eksternal. external rating.
40
Page 429
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Untuk kategori portofolio ritel, risiko kredit For retail portfolio category, the credit risk is
diukur berdasarkan pada kelompok hari measured based on days past due buckets to
tunggakan untuk membentuk term structure create PD term structure used to compute
PD yang akan digunakan untuk menghitung ECL calculation by statistical model
perhitungan KKE dengan pendekatan model approach.
statistik.
Bank menganggap efek-efek investasi yang The Bank considers a Rupiah denominated
diterbitkan oleh pemerintah (seperti obligasi government investment securities (such as
pemerintah) dalam mata uang Rupiah dan government bonds) and funds placed with
dana yang ditempatkan pada Bank Bank Indonesia are having low credit risk,
Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, since the principal and interest of
karena pokok dan bunga efek-efek government investment securities are
pemerintah tersebut dijamin oleh pemerintah guaranteed by the government and there is
dan tidak ada kerugian yang pernah terjadi. no historical loss experience. The Bank does
Bank tidak menerapkan pengecualian risiko not apply the low credit risk exemption to any
kredit yang rendah atas instrumen keuangan other financial instruments.
lainnya.
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian
Sesuai PSAK 71, Bank menerapkan model In accordance with PSAK 71, the Bank
"Tiga-Tahap" untuk penurunan nilai applied “Three-Stage” model for impairment
berdasarkan perubahan kualitas kredit sejak based on changes in credit quality since initial
pengakuan awal seperti dirangkum di bawah recognition as summarised below:
ini:
- Instrumen keuangan yang tidak - A financial instrument that is not credit-
mengalami penurunan nilai kredit sejak impaired since initial recognition is
pengakuan awal diklasifikasikan dalam classified in “Stage 1”.
“Tahap 1”.
- Jika peningkatan signifikan dalam risiko - If a significant increase in credit risk
kredit ("SICR") sejak pengakuan awal (“SICR”) since initial recognition is
diidentifikasi, instrumen keuangan identified, the financial instrument is
dipindahkan ke "Tahap 2" tetapi belum moved to “Stage 2” but is not yet deemed
dianggap mengalami penurunan nilai to be credit-impaired.
kredit.
- Jika instrumen keuangan mengalami - If the financial instrument is credit-
penurunan nilai kredit/memburuk, impaired, the financial instrument is then
instrumen keuangan kemudian moved to “Stage 3”.
dipindahkan ke "Tahap 3"
41
Page 430
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan - Tahap 1 Financial instruments - Stage 1
Kerugian kredit ekspektasian instrumen Stage 1 expected credit losses are
keuangan Tahap 1 diakui sebesar recognized at the amount of cash shortfalls
kekurangan kas yang timbul dari arising from possible default events up to 12
kemungkinan gagal bayar di masa depan months into the future from the reporting
dalam kurun waktu 12 bulan sejak tanggal date. Expected credit losses continue to be
pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian determined on this basis until there is either
terus ditentukan oleh dasar ini sampai a significant increase in the credit risk of an
terjadi peningkatan risiko kredit yang instrument or the instrument becomes credit-
signifikan pada instrumen tersebut atau impaired where the expected credit losses
instrumen tersebut telah mengalami will be determined based on lifetime. If an
penurunan nilai kredit dimana kerugian instrument is no longer considered to exhibit
kredit ekspektasian akan dihitung a significant increase in credit risk, expected
berdasarkan basis lifetime. Jika suatu credit losses will revert to being determined
instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan on a 12-month basis.
peningkatan risiko kredit yang signifikan,
maka kerugian kredit ekspektasian dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk (SICR) -
(SICR) - Tahap 2 Stage 2
Bank menganggap instrumen keuangan The Bank considers a financial instrument to
telah mengalami peningkatan risiko kredit have experienced a significant increase in
yang signifikan ketika kriteria di bawah ini credit risk when the below criteria have been
telah dipenuhi: met:
- Untuk segmen korporasi menggunakan - For corporate segments use watchlist
parameter daftar pantauan (watchlist) parameters and 12-month PD change by
dan perubahan nilai PD 12 bulan 100% resulted from internal grading
sebesar 100% sebagai akibat movement from its initial recognition.
perpindahan peringkat internal sejak
pengakuan awal.
- Untuk instrumen keuangan di tresuri - For treasury financial instruments use 3
menggunakan pergerakan 3 titik (notch) notch movements from origination rating
dari peringkat pada saat pengakuan at its initial recognition.
awal.
- Untuk segmen ritel menggunakan - For retail segment use days past due
informasi jumlah hari tunggakan dalam information in month in arrears grouping.
sebulan dalam kelompok tunggakan. SICR incurred if the days past due
SICR terjadi ketika jumlah hari reached more than 30 days.
tunggakan mencapai lebih dari 30 hari.
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3
Aset keuangan yang mengalami penurunan Financial assets that are credit impaired (or in
nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang default) represent those that are at least 90
setidaknya telah memiliki tunggakan lebih days past due in respect of principal and/or
dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. Aset interest. Financial assets are also considered
keuangan juga dianggap mengalami to be credit impaired where the debtors are
penurunan nilai kredit dimana debitur unlikely to pay on the occurrence of one or
kemungkinan besar tidak akan membayar more observable events that have a
dengan terjadinya satu atau lebih kejadian detrimental impact on the estimated future
yang teramati yang memiliki dampak cash flows of the financial asset.
menurunkan jumlah estimasi arus kas masa
depan dari aset keuangan tersebut.
42
Page 431
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Expected credit loss measurement
(lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
Pinjaman korporasi Corporate loans
Pinjaman korporasi yang dikategorikan Corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans from debtors with internal
dari debitur dengan peringkat internal 7R atau grading at 7R or lower.
lebih rendah.
Pinjaman non-korporasi Non-corporate loans
Pinjaman non-korporasi yang dikategorikan Non-corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans that satisfy at least one of
yang memenuhi setidaknya satu dari kriteria the following criteria:
berikut:
a. Hari tunggakan lebih dari 90 hari a. Days past due over 90 days
b. Kolektibilitas OJK 3, 4 dan 5 b. OJK Grading 3, 4 and 5
Cadangan kerugian penurunan nilai Loss provisions against credit-impaired
terhadap aset keuangan yang mengalami financial assets are determined based on an
penurunan nilai ditentukan berdasarkan assessment of the recoverable cash flows
penilaian terhadap arus kas yang dapat under a range of scenarios with weighted
dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario probabilities, including the realisation of any
dengan probabilitas tertimbang, termasuk collateral held where appropriate. The loss
realisasi jaminan yang dimiliki jika provisions held represent the difference
memungkinkan. Cadangan kerugian between the present value of the cash flows
penurunan nilai merupakan selisih antara expected to be recovered, discounted at the
nilai sekarang dari arus kas yang instrument’s original effective interest rate, and
diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan the gross carrying value of the instrument prior
pada suku bunga efektif awal, dan nilai to any credit impairment.
tercatat bruto instrumen sebelum penurunan
nilai kredit.
Pengukuran KKE di seluruh tahapan aset The measurement of ECL across all stages is
diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang required to reflect an unbiased and probability-
tidak bias dan probabilitas tertimbang yang weighted amount that is determined by
ditentukan dengan mengevaluasi evaluating a range of reasonably possible
serangkaian kemungkinan yang dapat outcomes using reasonable and supportable
terjadi menggunakan informasi yang wajar information about past events, current
dan terdukung dengan peristiwa masa conditions and forecasts of future economic
lampau, kondisi saat ini, dan proyeksi terkait conditions.
dengan kondisi ekonomi di masa depan.
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring ECL
mengukur KKE adalah periode yang lebih is the shorter of the expected life and the
pendek antara umur ekspektasian dan contractual term of the financial asset. The
periode kontrak aset keuangan, Umur expected life may be impacted by
ekspektasian dapat dipengaruhi oleh prepayments and the maximum contractual
pembayaran dimuka dan periode kontrak term by extension options. For certain
maksimum melalui opsi perpanjangan revolving portfolios, the expected life is
kontrak. Untuk portfolio revolving tertentu, assessed over the period that the Bank is
umur ekspektasian dinilai sepanjang periode exposed to credit risk, not the contractual term
dimana Bank terekspos dengan risiko kredit, of contract.
bukan sepanjang periode kontrak.
43
Page 432
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
KKE atas komitmen pinjaman dan jaminan ECL on loan commitments and financial
keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika guarantees is recognized as other liabilities.
intrumen keuangan mencakup komponen Where a financial instrument includes both a
yang telah ditarik dan yang belum ditarik, drawn and an undrawn component, and the
dan Bank tidak dapat mengidentifikasi KKE Bank cannot identify the ECL on the loan
pada komponen pinjaman secara terpisah commitment component separately from
dari komponen yang telah ditarik, Bank those on the drawn component, the Bank
menyajikan cadangan kerugian gabungan presents a combined loss allowance for both
untuk kedua komponen. Jumlah gabungan components. The combined amount is
cadangan kerugian disajikan sebagai presented as a deduction from the gross
pengurang dari nilai tercatat bruto carrying amount of the drawn component. Any
komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari excess of the loss allowance over the gross
cadangan kerugian atas nilai tercatat carrying amount of the drawn component is
komponen yang telah ditarik disajikan presented as other liabilities.
sebagai liabilitas lain-lain.
Penyajian kerugian kredit ekspektasian Presentation of expected credit losses
Untuk aset keuangan yang diukur pada For financial assets measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi, saldo di cost, the balance at consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian financial position reflects the gross carrying
mencerminkan nilai tercatat bruto dikurangi amount less ECL. Changes in expected credit
KKE. Perubahan atas kerugian kredit losses are recognized in the current year profit
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun or loss.
berjalan.
i.2. Aset keuangan yang diukur pada nilai i.2. Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain
Pengukuran KKE untuk aset keuangan The ECL measurement for debt instrument
instrumen utang yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income uses
(FVOCI) menggunakan pendekatan dan the same approach and calculation model in
model perhitungan yang sama dengan measuring ECL for financial assets carried at
pengukuran KKE untuk aset keuangan yang amortized cost. For debt instrument financial
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. assets in FVOCI category, the balance in
Untuk aset keuangan instrumen utang consolidated statement of financial position
dalam kategori FVOCI, saldo di laporan reflects the instrument’s fair value, with the
posisi keuangan konsolidasian ECL held as a separate reserve within other
mencerminkan nilai wajar instrumen, comprehensive income. Changes in expected
dengan KKE dibukukan terpisah sebagai credit losses are recognized in the current
cadangan pada penghasilan komprehensif year profit or loss.
lain. Perubahan atas kerugian kredit
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun
berjalan.
44
Page 433
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.3. Piutang murabahah i.3. Murabahah receivables
Entitas Anak melakukan evaluasi penurunan The Subsidiary performs impairment
nilai secara kolektif karena seluruh piutang evaluation collectively as all murabahah
murabahah memiliki nilai tidak signifikan receivables have individually insignificant
secara individu. value.
Untuk penurunan nilai secara kolektif ini, Bank For this collective impairment, the Bank
mengelompokkan portofolio piutang classifies the receivables portfolio based on
berdasarkan kesamaan karakteristik risiko the similarity of credit risk characteristics, that
kredit yaitu antara nasabah yang diberikan is between customers who were given
restrukturisasi dan nasabah yang tidak restructuring and customers who were not
direstrukturisasi, dimana metode yang restructured, where the method used follows
digunakan mengikuti incurred loss atau the incurred losses or reporting regulations.
regulatory reporting.
Entitas Anak menggunakan model analissa The Subsidiary uses statistical analysis
statistik dalam perhitungan cadangan models in determining the collective
kerugian penurunan nilai secara kolektif, yaitu impairment loss allowance, that is the
metode migration analysis dan metode vintage migration analysis method and the vintage
analysis. analysis method.
Metode migration analysis digunakan untuk The migration analysis method is used for
menentukan kerugian penurunan nilai dari determining the impairment loss for non-
nasabah yang tidak direstrukturisasi dan restructuring customers and customers who
nasabah yang direstrukturisasi karena usaha were restructured due to declining business
menurun (non-Covid). Pada metode migration (non-Covid). In the migration analysis
analysis, Entitas Anak menentukan tingkat method, the Subsidiary determines the loss
kerugian dari portofolio selama periode antara rate of the portfolio from the period between
terjadinya peristiwa gagal bayar dengan saat the occurrence of an default event and the
kerugian teridentifikasi untuk setiap portofolio identification of a loss for each identified
yang teridentifikasi dalam jangka waktu portfolio witthin 12 months. Impairment losses
12 bulan. Kerugian penurunan nilai atas on murabahah receivables are measured at
piutang murabahah diukur sebesar selisih the difference between the carrying amount of
antara nilai tercatat piutang murabahah the murabahah receivables and present value
dengan nilai kini estimasi arus kas masa of estimated future cash flows.
datang.
Metode vintage analysis digunakan untuk The vintage analysis method is used to
menentukan kerugian penurunan nilai dari determine the impairment loss of COVID-19
nasabah yang telah direstrukturisasi COVID- restructured customers. In the vintage
19. Pada metode vintage analysis, Entitas analysis method, the Subsidiary uses the loss
Anak menentukan tingkat kerugian rate based on the Subsidiary’s experience of
berdasarkan pengalaman Entitas Anak atas the condition of previous restructured
kondisi nasabah yang diretrukturisasi customers from the restructuring date until the
sebelumnya dari tanggal restrukturisasi financing receivables were paid-off or written-
sampai dengan piutang pembiayaan tersebut off. And consider customer payment trends in
lunas atau dihapusbukukan dan the restructuring period as well.
mempertimbangkan tren pembayaran
nasabah di periode restrukturisasi juga.
Ketika pembiayaan yang diberikan tidak When a financing is uncollectible, it is written-
tertagih, pembiayaan tersebut off against the related allowance for
dihapusbukukan dengan menjurnal balik impairment losses. Such financing is written-
cadangan kerugian penurunan nilai. off after all necessary procedures have been
Pembiayaan tersebut dapat dihapusbuku completed and the amount of the loss has
setelah semua prosedur yang diperlukan telah been determined.
terpenuhi dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
45
Page 434
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.3. Piutang murabahah (lanjutan) i.3. Murabahah receivables (continued)
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang Subsequent recoveries of financing written off
telah dihapusbukukan pada tahun berjalan in the current year are credited to the
dikreditkan pada akun pembentukan provision for allowance for impairment losses
cadangan kerugian penurunan nilai. account. Subsequent recoveries of financing
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang written off in previous year are recognized as
telah dihapusbukukan pada tahun other operating income.
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan
operasional lainnya.
j. Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank j. Current accounts with Bank Indonesia and
lain other banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank Subsequent to initial recognition, current
Indonesia dan bank-bank lain diukur pada biaya accounts with Bank Indonesia and other banks
perolehan diamortisasi dengan menggunakan are measured at amortized cost using the
metode bunga efektif. effective interest method.
Giro pada Bank Indonesia termasuk giro wadiah Current accounts with Bank Indonesia include
Entitas Anak yang disajikan sebesar biaya the Subsidiary’s wadiah current accounts which
perolehan. Giro pada bank-bank lain termasuk are stated at acquisition cost. Current accounts
giro pada bank-bank lain Entitas Anak yang with other banks include the Subsidiary’s current
dinyatakan sebesar saldo giro dikurangi dengan accounts with other banks which are stated at
cadangan kerugian penurunan nilai. their outstanding balances, net of allowance for
impairment losses.
k. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank- k. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Setelah pengakuan awal, penempatan pada Subsequent to initial recognition, placements
Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan with Bank Indonesia and other banks are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan at amortized cost using the effective interest
menggunakan metode bunga efektif. method.
Penempatan pada Bank Indonesia termasuk Placements with Bank Indonesia include
penanaman dana pada Bank Indonesia berupa placements of funds with Bank Indonesia in the
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”), form of Bank Indonesia Deposit Facilities
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (“FASBI”), Bank Indonesia Sharia Deposit
(“FASBIS”), Deposito Berjangka Bank Facilities (“FASBIS”), Bank Indonesia Term
Indonesia, Sertifikat Bank Indonesia Syariah Deposit, Bank Indonesia Sharia Certificates
(“SBIS”) dan call money. FASBIS dan SBIS (“SBIS”) and call money. FASBIS and SBIS are
merupakan sertifikat yang diterbitkan Bank certificates issued by Bank Indonesia as a proof
Indonesia sebagai bukti penitipan dana of short-term fund deposits under wadiah and
berjangka pendek dengan akad masing-masing jualah agreements, respectively. Placements
adalah wadiah dan jualah. Penempatan pada with Bank Indonesia and other banks of the
Bank Indonesia dan bank-bank lain dari Entitas Subsidiary are stated at acquisition cost.
Anak disajikan sebesar biaya perolehan.
l. Efek-efek l. Securities
Efek-efek terdiri dari Sertifikat Investasi Securities consist of Certificate of Interbank
Mudharabah Antar bank (“SIMA”), Sukuk Bank Mudharabah Investment (“SIMA”), Bank
Indonesia, sukuk korporasi, Surat Berharga Indonesia Sukuk, corporate sukuk, Sovereign
Syariah Negara, reksa dana syariah, obligasi Sharia Securities, sharia mutual funds,
pemerintah yang diperdagangkan di pasar uang government bonds traded in the money market
dan pasar modal, dan wesel ekspor. and capital market, and export bills.
46
Page 435
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Efek-efek (selain sukuk, SIMA, reksa dana Securities (other than sukuk, SIMA, sharia
syariah, dan surat berharga lainnya berdasarkan mutual funds and other securities based on
prinsip syariah) pada awalnya dinilai sharia principles) are initially measured at fair
berdasarkan nilai wajar ditambah dengan (untuk value plus (for securities not subsequently
efek-efek yang tidak diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss)
melalui laba rugi) biaya transaksi yang dapat directly attributable transaction costs and
diatribusikan secara langsung dan pengukuran subsequent measurement will depend on their
selanjutnya tergantung pada klasifikasinya. Lihat classification. Refer to Note 2h.3 for the
Catatan 2h.3 untuk kebijakan akuntansi aset accounting policy of financial assets measured at
keuangan diukur pada biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCI, For securities measured at FVOCI, gains and
keuntungan dan kerugian diakui dalam losses are recognized in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk income, except for the following, which are
beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam recognized in profit or loss in the same manner
laba rugi sama seperti aset keuangan yang as for financial asset measured at amortized
diukur dengan biaya perolehan amortisasi: costs:
- pendapatan bunga menggunakan metode - interest amount using effective interest rate
suku bunga efektif; method;
- kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan; - expected credit losses and reversal; and
dan
- keuntungan dan kerugian selisih kurs. - foreign exchange gain and losses.
Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI When securities measured at FVOCI are
dihentikan pengakuannya, keuntungan dan derecognized, the cumulative gain or loss
kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya previously recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain di income is reclassified from equity to profit or
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi. loss.
Efek-efek yang diukur dengan FVTPL saat Securities measured at FVTPL are initially
pengakuan awal dan setelah pengakuan awal recognized and subsequently measured at fair
diakui dan diukur pada nilai wajar di laporan value in the statement of financial position, with
posisi keuangan, dengan biaya transaksi yang transaction costs recognized directly in profit or
terjadi diakui langsung pada laba rugi. loss.
Seluruh perubahan nilai wajar diakui sebagai All changes in fair value are recognized as part
bagian dari pendapatan operasional lainnya of other operational income in the statement of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian Gains or losses which are realized when the
yang direalisasi pada saat penjualan atau securities measured at FVTPL are sold or settled
penyelesaian efek-efek yang diukur dengan are recognized in profit or loss.
FVTPL diakui pada laba rugi.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi dan Premium and/or discount is amortized and
dilaporkan sebagai pendapatan bunga dengan reported as interest income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest method.
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia securities are proof of investments based
investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim on sharia principles that are commonly traded in
diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau the sharia money market and/or sharia capital
pasar modal syariah antara lain obligasi syariah markets, including sharia bonds (sukuk), SIMA,
(sukuk), SIMA, reksa dana syariah dan surat sharia mutual funds and other securities based
berharga lainnya berdasarkan prinsip syariah. on sharia principles.
47
Page 436
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK characteristic with sukuk, in accordance with
No. 110 (Revisi 2015) dan penyesuaian tahun PSAK No. 110 (2015 Revision) and its
2020 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut: amendments in 2020 regarding “Accounting for
Sukuk” as follows:
1) Diukur pada biaya perolehan. Investasi 1) Measured at acquisition cost. The
tersebut dimiliki dalam suatu model usaha investment is held in a business model
yang bertujuan utama untuk memperoleh whereby the primary goal is to collect
arus kas kontraktual dan terdapat contractual cash flows and has contractual
persyaratan kontraktual dalam menentukan terms in determining the specific date of
tanggal tertentu atas pembayaran pokok principal payments and or the margin. At the
dan atau hasilnya. Pada saat pengakuan initial recognition, investments in sukuk are
awal, investasi pada sukuk diukur pada nilai measured at fair value plus directly
wajar termasuk biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs. Subsequent to
diatribusikan secara langsung untuk initial recognition, investments in sukuk are
memperoleh investasi tersebut. Setelah stated at acquisition cost, plus unamortized
pengakuan awal, investasi pada sukuk portion of transaction costs that are amortized
dinyatakan sebesar biaya perolehan, using straight-line method, minus allowance
ditambah biaya transaksi yang belum for impairment losses, if any.
diamortisasi dengan menggunakan metode
garis lurus, dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai, jika ada.
2) Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 2) Measured at fair value through other
komprehensif lain. Investasi tersebut dimiliki comprehensive income. The investment is
dalam suatu model usaha yang bertujuan held in a business model whereby the primary
utama untuk memperoleh arus kas goal is to obtain contractual cash flows and to
kontraktual dan melakukan penjualan sell the sukuk, and has contractual terms in
sukuk, dan terdapat persyaratan determining the specific date of principal
kontraktual dalam menentukan tanggal payments and/or the results.
tertentu atas pembayaran pokok dan/atau
hasilnya.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar termasuk are measured at fair value plus directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable transaction costs. Subsequent to
secara langsung untuk memper investasi initial recognition, investments in sukuk are
tersebut. Setelah pengakuan awal, investasi stated at fair value. All changes in fair value
pada sukuk dicatat sebesar nilai wajar. are recognized in other comprehensive
Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada income. When sukuk is derecognized,
penghasilan komprehensif lain. Ketika accumulated gain or loss which has
investasi sukuk dihentikan pengakuannya, previously recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau kerugian yang income is reclassified to profit or loss.
sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dipindahkan ke laba rugi.
3) Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. 3) Measured at fair value through profit or loss.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar tidak termasuk are measured at fair value excluding
biaya transaksi. Biaya transaksi langsung transaction costs. Transaction costs are
diakui pada laba rugi. Setelah pengakuan directly recognized in profit or loss.
awal, investasi pada sukuk dicatat sebesar Subsequent to initial recognition, investments
nilai wajar. Seluruh perubahan nilai wajar in sukuk are stated at fair value. All changes
diakui pada laba rugi tahun berjalan. in fair value are recognized in the current year
profit or loss.
48
Page 437
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Investasi dalam unit reksa dana syariah Investment in sharia mutual funds are presented
dinyatakan sebesar nilai wajar yang ditentukan at fair value which is measured based on net
berdasarkan nilai aset bersih dari reksa dana asset value of mutual funds at reporting date. All
pada tanggal pelaporan. Seluruh perubahan changes in net asset value are recognized in
nilai aset bersih diakui pada penghasilan other comprehensive income. Investment in
komprehensif lain. Investasi dalam unit reksa protected sharia mutual funds are presented at
dana syariah terproteksi dinyatakan sebesar acquisition cost.
biaya perolehan.
m. Tagihan dan liabilitas derivatif m. Derivative receivables and payables
Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank In the normal course of business, the Bank enters
melakukan transaksi instrumen keuangan into transactions involving derivative financial
derivatif seperti swap mata uang asing, cross instruments such as foreign currency swap, cross
currency swap, dan swap suku bunga. currency swap, and interest rate swap.
Instrumen keuangan derivatif diakui pada nilai Derivative financial instruments are recognized
wajar, dengan biaya transaksi yang terjadi diakui at their fair value, with transaction costs
langsung pada laba rugi. Derivatif dicatat recognized directly in profit or loss. Derivative are
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif carried as assets when the fair value is positive
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar and as liabilities when the fair value is negative.
negatif.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses as a result of fair value changes
perubahan nilai wajar diakui sebagai laba rugi are recognized as current year profit or loss.
tahun berjalan.
n. Tagihan dan liabilitas akseptasi n. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi disajikan sebesar biaya Acceptance receivables are stated at amortized
perolehan diamortisasi dengan menggunakan cost using the effective interest method less
metode bunga efektif dikurangi cadangan allowance for impairment losses, where
kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. appropriate.
Liabilitas akseptasi pada awalnya diakui sebesar Acceptance payables are recognized initially at
nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya fair value and subsequently measured at
perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest
metode bunga efektif. method.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2h amortized cost. Refer to Note 2h for the
untuk kebijakan akuntansi mengenai biaya accounting policy of amortized cost.
perolehan diamortisasi.
o. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ o. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent disbursement of cash or cash
uang atau tagihan yang dapat disetarakan equivalent based on agreements with borrowers,
dengan kas, berdasarkan persetujuan atau where borrowers are required to repay their debts
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur with interest after a specified period.
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang
berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Pembiayaan bersama dicatat sesuai dengan Joint financing is recorded according to the
porsi kredit yang risikonya ditanggung oleh proportion of risks borne by the Bank and stated
Bank, dan dinyatakan sebesar biaya perolehan at amortized cost.
diamortisasi.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost. Refer to
sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Note 2h for the accounting policy of amortized
Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi mengenai cost.
biaya perolehan diamortisasi.
49
Page 438
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ o. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Termasuk dalam pinjaman yang diberikan Included in the loans are sharia financing/
adalah pembiayaan/piutang syariah yang terdiri receivables which consist of murabahah
dari piutang murabahah, pembiayaan receivables, musyarakah financing and funds of
musyarakah dan pinjaman qardh. qardh.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Entitas Anak, dimana Entitas between the customer and the Subsidiary,
Anak membiayai kebutuhan barang untuk whereby the Subsidiary finances the goods for
konsumsi, investasi dan modal kerja nasabah, consumption, investment and working capital
yang dijual dengan harga pokok ditambah needs of the customer, sold with a principle price
dengan marjin yang diketahui dan disepakati plus a certain margin that is mutually informed
bersama. Pembayaran atas pembiayaan ini and agreed. Repayment on this financing is
dilakukan dengan cara mengangsur dalam made in installments within a specified period.
jangka waktu yang ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai bersih yang dapat direalisasi ditambah net realisable value plus directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan transaction costs and additional costs to obtain
secara langsung dan biaya tambahan untuk the respective murabahah receivables.
memperoleh piutang murabahah tersebut. Subsequent to the initial recognition, they are
Setelah pengakuan awal, piutang murabahah measured at amortized cost using the effective
diukur pada biaya perolehan diamortisasi rate of return method less deferred margin
menggunakan metode imbal hasil efektif income and allowance for impairment losses.
dikurangi pendapatan margin yang
ditangguhkan dan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is an agreement between
kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk two or more parties for a particular business, in
suatu usaha tertentu, dimana masing-masing which each party contributes funds with the terms
pihak memberikan kontribusi dana dengan that profits are shared according to the
ketentuan bahwa keuntungan dibagi agreement, while losses are borne by each party
berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian proportionate to the amount of fund contributions.
berdasarkan porsi kontribusi dana. Dana The fund consists of cash or non-cash assets
tersebut meliputi kas atau aset non-kas yang allowed by sharia.
diperkenankan oleh syariah.
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar Musyarakah financing is stated at outstanding
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo balance, net of allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai. Entitas The Subsidiary provides allowance for
Anak menetapkan cadangan kerugian impairment losses based on the financing quality
penurunan nilai sesuai dengan kualitas as determined by a review of each account.
pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
masing-masing saldo pembiayaan.
Pinjaman qardh adalah penyaluran dana Funds of qardh represent a distribution of funds
dengan akad qardh. with qardh agreement.
Pinjaman qardh adalah penyediaan dana atau Funds of qardh represent funds provided or
tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu similar claims based on an agreement or contract
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan between the borrower and the Subsidiary,
antara peminjam dan Entitas Anak yang wherein the borrower should repay the loan after
mewajibkan peminjam melunasi utangnya a specified period of time.
setelah jangka waktu tertentu.
50
Page 439
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ o. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Pinjaman qardh diakui sebesar total dana yang A funds of qardh is recognized in the amount lent
dipinjamkan pada saat terjadinya. Entitas Anak at the transaction date. The Subsidiary may
dapat menerima imbalan namun tidak receive a fee, however, this should not be stated
diperkenankan untuk dipersyaratkan di dalam in the agreement. The fee is recognized upon
perjanjian. Imbalan tersebut diakui pada saat receipt.
diterima.
Pinjaman qardh disajikan sebesar saldonya Funds of qardh is stated at its outstanding
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. balance less allowance for impairment losses.
Modifikasi pinjaman yang diberikan Modification of loans
Skema modifikasi pinjaman yang diberikan Modification schemes for loans can be in the
dapat berupa penyesuaian pada suku bunga, form of adjustment on interest rate, loan principal
pokok bunga dan tunggakan bunga, and past due interest, extension of repayment
perpanjangan jangka waktu jatuh tempo, period, rescheduling of installments and other
penjadwalan kembali pembayaran angsuran modification of the terms of the loans.
serta modifikasi persyaratan kredit lainnya.
Jika persyaratan perjanjian suatu pinjaman If the terms of a loan are modified, then the Bank
dimodifikasi, maka Bank mengevaluasi apakah evaluates whether the contractual cash flows of
arus kas kontraktual dari pinjaman yang the modified asset are substantially different.
termodifikasi berbeda secara signifikan.
Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka If the cash flows are substantially different, then
hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to cash flows from the
keuangan yang original sebenarnya telah original financial asset are deemed to have
kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang expired. In this case the original financial asset is
original dihentikan pengakuannya dan aset derecognized and a new financial asset is
keuangan yang baru diakui pada nilai wajar recognized at fair value plus any eligible
ditambah biaya transaksi yang memenuhi transaction costs. Any fees received as part of
syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian the modification are accounted for as follows:
dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:
- imbalan yang dipertimbangkan sewaktu - fees that are considered in determining that
menentukan nilai wajar dari aset baru dan fair value of the new asset and fees
imbalan yang merupakan pembayaran represent reimbursement of eligible
kembali (reimbursement) dari biaya transaction costs are included in the initial
transaksi yang memenuhi syarat akan measurement of the asset; and
dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
dan
- imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba - other fees are included in profit or loss as
rugi sebagai bagian dari keuntungan atau part of the gain or loss derecognition.
kerugian dari penghentian pengakuan.
51
Page 440
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ o. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Modifikasi pinjaman yang diberikan (lanjutan) Modification of loans (continued)
Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada If the modification of a financial asset measured
biaya perolehan diamortisasi tidak at amortized cost does not result in
mengakibatkan penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset, then the
keuangan, maka Bank terlebih dahulu Bank first recalculates the gross carrying
menghitung kembali nilai tercatat bruto aset amount of the financial asset using the original
keuangan menggunakan suku bunga efektif effective interest rate of the asset and
awal aset tersebut dan mengakui selisih recognizes the resulting adjustment as
penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian modification gain or loss in profit or loss. Any
modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau costs or fees incurred and modification fees
imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi received are adjusted to the gross carrying
yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto amount of the modified financial asset and are
dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of the
keuangan yang dimodifikasi. modified financial asset.
Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko If a modification is carried out because of credit-
kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan risk reason, then the gain or loss is presented
sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena together with impairment losses. In other cases,
alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan it is presented as interest income calculated
sebagai pendapatan bunga yang dihitung using the effective interest method.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Dalam keadaan yang tidak biasa, setelah In some unusual circumstances, after changes
perubahan atau modifikasi yang mengakibatkan or modifications that result in de-recognition of
penghentian pengakuan aset keuangan awal, the original financial asset, there may be
mungkin terdapat bukti bahwa aset modifikasian evidence that the modified asset is credit-
memburuk pada pengakuan awal. Dengan impaired at initial recognition. Accordingly, the
demikian, aset keuangan tersebut diakui financial asset should be recognized as an
sebagai aset keuangan yang memburuk pada originated credit-impaired financial asset.
pengakuan awal.
Perubahan atau modifikasi yang dilakukan Changes or modifications that were made on the
karena resiko kredit, dapat dipertimbangkan basis of credit risk reason can be considered as
sebagai indikasi aset keuangan yang berasal an indication of originated credit-impaired
dari aset keuangan yang memburuk pada financial assets. Meanwhile changes or
pengakuan awal. Sedangkan perubahan atau modifications that were made on the basis of
modifikasi yang dilakukan dengan dasar business’ considerations, may not be
pertimbangan bisnis, mungkin tidak diakui recognized as originated credit-impaired
sebagai aset keuangan yang memburuk pada financial assets. However, comprehensive
pengakuan awal. Namun, penilaian ini perlu valuation should be performed to determine
dilakukan secara menyeluruh untuk whether initial recognition of financial assets has
menentukan apakah pengakuan awal aset deteriorated at initial recognition.
keuangan telah memburuk pada saat
pengakuan awal.
p. Penyertaan saham p. Investment in shares
Penyertaan saham dengan persentase Investment in shares with an ownership interest
kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki below 20% and have no significant influence is
pengaruh signifikan pada awalnya diakui initially recognized at fair value and
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada subsequently measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Dividen kas yang diterima dari penyertaan Cash dividend received from investment in
saham diakui sebagai pendapatan. shares is recognized as income.
52
Page 441
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Beban dibayar dimuka q. Prepayments
Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah Prepayments are expenses which have been
dibayarkan tetapi belum diakui sebagai beban paid but not yet recognized as an expense in the
pada periode terjadinya. Beban dibayar dimuka related period. Prepayments are recognized as
akan diakui sebagai beban pada laba rugi pada expenses in the profit or loss when it is
saat diamortisasi sesuai dengan masa amortized in accordance with the expected
manfaatnya. period of benefit.
r. Aset tetap r. Fixed assets
Tanah disajikan sebesar nilai wajar, Land is presented at fair value based on
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh valuations performed by certified external
penilai independen eksternal yang telah independent valuers which are registered with
terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut OJK. Valuations are performed on a regular
dilakukan secara berkala dan apabila terdapat basis and if there is significant change in fair
perubahan nilai wajar yang signifikan untuk value to ensure that the fair value of a revalued
memastikan bahwa nilai wajar aset yang asset does not differ materially from its carrying
direvaluasi tidak berbeda secara material amount.
dengan jumlah tercatatnya.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi The increases in the carrying amount arising
tanah dikreditkan pada “cadangan revaluasi aset from revaluation of land is credited to the
tetap” sebagai bagian dari penghasilan “reserve on revaluation of fixed assets” as part
komprehensif lainnya. Penurunan yang of other comprehensive income. The decreases
menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya that offset the previous increases are debited
atas aset tetap yang sama dibebankan terhadap against “reserve on revaluation of fixed assets”
“cadangan revaluasi aset tetap” sebagai bagian as part of other comprehensive income; all other
dari penghasilan komprehensif lainnya; decreases are charged to the current year profit
penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi or loss.
tahun berjalan.
Tanah tidak disusutkan. Jika aset yang Land is not depreciated. When revalued assets
direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam are sold, the amounts included in equity are
ekuitas dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
Aset tetap selain tanah diakui sebesar harga Fixed assets other than land are recognized at
perolehan setelah dikurangi akumulasi cost less accumulated depreciation.
penyusutan.
Harga perolehan termasuk pengeluaran yang Acquisition cost includes expenditure that is
dapat diatribusikan secara langsung atas directly attributable to the acquisition of the
perolehan aset tersebut. assets.
Aset tetap, selain tanah, disusutkan selama Fixed assets, except land, are depreciated over
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap their expected useful lives using straight-line
dengan metode garis lurus dan diakui sebesar method and are stated at cost less accumulated
harga perolehan setelah dikurangi dengan depreciation.
akumulasi penyusutan.
53
Page 442
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Aset tetap (lanjutan) r. Fixed assets (continued)
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap The expected useful lives of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun/Years
Gedung 20 Buildings
Golongan I: Class I:
Kendaraan bermotor 4 Vehicles
Perlengkapan kantor 4&8 Office equipment
Golongan II: Class II:
Kendaraan bermotor 3 Vehicles
Perlengkapan kantor 5&8 Office equipment
sesuai masa sewa/according to
Leasehold improvement lease period Leasehold improvement
Kendaraan bermotor yang termasuk dalam Motor vehicles classified in class I are
golongan I adalah sepeda motor sedangkan motorcycles whilst operational vehicles and
kendaraan operasional dan kendaraan dinas office vehicles for directors or commissioners
untuk direktur atau komisaris termasuk dalam are classified in class II.
golongan II.
Perlengkapan kantor yang termasuk dalam Office equipment classified as class I are
golongan I adalah mebel dan peralatan dari kayu furniture and office equipment made from wood,
dan rotan, mesin kantor seperti mesin tik, mesin office machine such as typing machine,
fotokopi, komputer, laptop, alat komunikasi, alat photocopy machine, computer, laptop,
dapur dan perlengkapan lain seperti CCTV. communication tools, kitchen set and other
Sedangkan yang termasuk dalam golongan II equipment such as CCTV. Whilst office
adalah mebel dan peralatan dari logam seperti equipment classified as class II are furniture and
brankas, pendingin ruangan, dan generator office equipment made from metal such as
listrik. safes, air conditioning and electrical generator.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup that future economic benefits associated with the
akan mendapatkan manfaat ekonomis masa item will flow to the Group and the cost of the
depan berkenaan dengan aset tersebut dan item can be measured reliably. The carrying
biaya perolehan aset dapat diukur dengan amount of the replaced part is derecognized.
handal. Nilai tercatat komponen yang diganti Repairs and maintenance costs are charged to
dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan the current year profit or loss.
dibebankan ke dalam laba rugi tahun berjalan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are no longer in use or
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi disposed of, their costs and the related
penyusutannya dihapuskan dari laporan accumulated depreciation are written off in the
keuangan konsolidasian. Keuntungan atau consolidated financial statements. Net gains or
kerugian bersih atas pelepasan aset tetap losses on disposals are determined by
ditentukan dengan membandingkan hasil yang comparing the proceeds with the carrying
diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada amount and are recognized in the current year
laba rugi tahun berjalan. profit or loss.
54
Page 443
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Aset tetap (lanjutan) r. Fixed assets (continued)
Akumulasi biaya konstruksi bangunan serta The accumulated costs of the construction of
pemasangan peralatan kantor, dikapitalisasi buildings and the installation of office equipment
sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya are capitalized as construction in progress.
tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada These costs are reclassified to fixed assets
saat proses konstruksi atau pemasangan accounts when the construction or installation is
selesai. Penyusutan dimulai pada saat aset completed. Depreciation is charged from the
tersebut siap untuk digunakan dengan tujuan date the assets are ready for use in the manner
yang diinginkan manajemen. intended by management.
Nilai tercatat aset segera diturunkan menjadi S The asset’s carrying amount is written down
sebesar jumlah yang dapat dipulihkan ketika e immediately to its recoverable amount when the
nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi asset’s carrying amount is greater than its
jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
s. Aset takberwujud dan goodwill s. Intangible assets and goodwill
Goodwill Goodwill
Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan Goodwill is carried at cost less accumulated
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. impairment losses. Goodwill impairment reviews
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill are undertaken annually or more frequently if
dilakukan setahun sekali atau lebih sering events or changes in circumstances indicate a
apabila terdapat peristiwa atau perubahan potential impairment.
keadaan yang mengindikasikan adanya potensi
penurunan nilai.
Piranti lunak Software
Piranti lunak memiliki masa manfaat yang Software have a finite useful life and recognized
terbatas dan diakui sebesar harga perolehan, at acquisition cost, subsequently carried at cost
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan less accumulated amortization and accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh The costs incurred to acquire software license
lisensi piranti lunak dan mempersiapkan piranti and bring that software to use are capitalized.
lunak tersebut siap untuk digunakan
dikapitalisasi.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining software
program piranti lunak diakui sebagai beban pada programs are recognized as expense when
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang incurred. Development costs that are directly
dapat secara langsung diatribusikan dalam attributable to the design and testing of
pembuatan dan pengujian produk piranti lunak identifiable and unique software products
yang dapat diidentifikasi dan unik yang controlled by the Group is recognized as
dikendalikan oleh Grup diakui sebagai aset intangible assets.
takberwujud.
55
Page 444
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
s. Aset takberwujud dan goodwill (lanjutan) s. Intangible assets and goodwill (continued)
Piranti lunak (lanjutan) Software (continued)
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalized as
dan dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti part of the software product include the software
lunak mencakup beban pekerja pengembang development employee costs and an
piranti lunak dan bagian overhead yang relevan. appropriate portion of relevant overheads.
Pengeluaran pengembangan lain yang tidak Other development expenditures that do not
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada meet these criteria are recognized as expense
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang when incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as expense are not recognized as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. asset in a subsequent period.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak of the software, from the date it is ready for use.
tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai. The estimated useful life of software is 4-8 years.
Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah
4-8 tahun.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya Intangible assets shall be derecognized or
atau dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat disposed when no future economic benefits are
masa depan yang diharapkan dari penggunaan expected from its use or disposal.
atau pelepasannya.
t. Aset lain-lain t. Other assets
Aset lain-lain sebagian besar terdiri dari jaminan Other assets mainly consists of security
kontrak, uang muka, transaksi ATM dan transfer, deposits, advance payment, ATM transaction
tagihan kredit lainnya, agunan yang diambil alih, and transfer, other credit receivables, foreclosed
persediaan keperluan kantor, properti collateral, office supplies, abandoned property
terbengkalai dan tagihan kepada asuransi. and receivables from insurance company.
Grup mengakui kerugian penurunan nilai untuk The Group recognizes impairment losses of
aset lain-lain apabila taksiran jumlah yang dapat other assets if the recoverable amount of the
diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah assets is lower than the carrying value. At each
dari nilai tercatatnya. Pada setiap tanggal reporting date, the Group evaluates the
pelaporan, Grup melakukan penelaahan untuk recoverable amount of the assets to determine
menentukan apakah terdapat indikasi whether there is an indication of impairment.
penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai Reversal of impairment losses is recognized as
diakui sebagai keuntungan dalam laba rugi pada gain in the profit or loss when incurred.
saat terjadinya.
56
Page 445
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- u. Deposits from customers and deposits from
bank lain other banks
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the funds placed by
dipercayakan oleh masyarakat kepada Grup customers to the Group based on fund deposits
berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. agreements. Included in these accounts are
Termasuk didalamnya adalah giro, tabungan, current accounts, saving deposits, time deposits,
deposito berjangka, deposito on call dan deposits on call and sharia deposits from
simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah. customers.
Simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah Sharia deposits consist of wadiah demand
terdiri dari giro dan tabungan wadiah. Giro deposits and saving deposits. Wadiah demand
wadiah merupakan giro wadiah yadh-dhamanah deposits are wadiah yadh-dhamanah demand
yakni titipan dana pihak lain dimana pemilik dana deposits in which the funds owner will get a
mendapatkan bonus berdasarkan kebijakan bonus based on the Subsidiary’s policy. Wadiah
Entitas Anak. Giro wadiah dicatat sebesar saldo demand deposits are stated at the amount
titipan pemegang giro wadiah. Tabungan wadiah entrusted by depositors. Wadiah saving deposits
merupakan simpanan pihak lain yang bisa represent third party funds which can be taken at
diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan any time (on call) or by an agreement which
kesepakatan dimana tidak ada imbalan yang required no reward except in the form of
disyaratkan kecuali dalam bentuk pemberian voluntary bonus (‘Athaya’) on the part of the
(‘Athaya’) sukarela dari Entitas Anak. Subsidiary.
Simpanan dari bank-bank lain terdiri dari Deposits from other banks represent liabilities to
liabilitas terhadap bank lain, dalam bentuk call other domestic banks, in the form of call money,
money, giro, bank acceptance finance, dan current accounts, bank acceptance finance, and
tabungan. saving deposits.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- Deposits from customers and deposits from
bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas other banks are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost. Incremental costs
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat directly attributable to the acquisition of deposits
diatribusikan secara langsung dengan from customers and deposits from other banks
perolehan simpanan nasabah dan simpanan are deducted from the amount of deposits from
dari bank-bank lain dikurangkan dari jumlah customers and deposits from other banks.
simpanan nasabah dan simpanan dari bank-
bank lain.
Simpanan dari bank-bank lain disajikan sebesar Deposits from other banks are stated at the
jumlah liabilitas terhadap bank-bank lain. amounts due to other banks.
v. Efek-efek yang diterbitkan v. Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari utang Securities issued consist of bonds payable.
obligasi.
Utang obligasi dicatat sebesar nilai nominal Bonds payable are stated at nominal value net
dikurangi dengan biaya emisi yang belum of unamortized bond issuance cost. Costs
diamortisasi. Biaya emisi adalah biaya yang incurred in connection with the bonds payable,
terjadi sehubungan dengan utang obligasi, are recognized as a deferred expense and offset
diakui sebagai beban yang ditangguhkan dan directly from the proceeds derived from such
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan offerings and amortized over the period of the
diamortisasi selama jangka waktu utang obligasi bonds payable using the effective interest
tersebut dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
57
Page 446
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Pinjaman yang diterima w. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui Borrowings are initially recognized at fair value,
sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya- net of transaction costs incurred. Borrowings are
biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, subsequently carried at amortized cost; any
pinjaman yang diterima diukur sebesar biaya difference between the proceeds (net of
perolehan diamortisasi; selisih antara transaction costs) and the redemption value is
penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai recognized in the profit or loss over the period of
pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode the borrowings using the effective interest
pinjaman dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas Fees paid on the establishment of loan facilities
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi are recognized as transaction costs of the loan
pinjaman sepanjang besar kemungkinan to the extent that it is probable that some or all
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. of the facility will be drawdown. In this case, the
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman fee is deferred until the draw-down occurs. To
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman the extent that there is no evidence that it is
terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa probable that some or all of the facility will be
besar kemungkinan sebagian atau seluruh drawdown, the fee is capitalised as a pre-
fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh payment for liquidity services and amortized
pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran over the period of the facility to which it relates.
dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi
selama periode fasilitas yang terkait.
x. Imbalan kerja karyawan x. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan. when they are payable to the employees.
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pascakerja dihitung sebesar The post-employment benefits liabilities are
nilai kini dari taksiran jumlah imbalan pascakerja calculated at present value of estimated future
di masa depan yang timbul dari jasa yang telah benefits that the employees have earned in
diberikan oleh karyawan tersebut pada masa return for their services in the current and prior
kini dan masa lalu. Perhitungan dilakukan oleh periods. The calculation is performed by an
aktuaris independen dengan metode projected- independent actuary using the projected-unit-
unit-credit. credit method.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari Gains or losses arising from actuarial
pengukuran kembali aktuarial atas liabilitas remeasurements of the net defined benefit
imbalan pasti neto diakui segera dalam liability are recognized immediately in other
penghasilan komprehensif lain. Ketika manfaat comprehensive income. When the benefits of a
suatu program diubah atau terjadi kurtailmen, plan are changed or when a plan is curtailed, the
perubahan manfaat yang terkait dengan jasa resulting change in benefit that relates to past
lalu atau keuntungan atau kerugian dari service or the gain or loss on curtailment is
kurtailmen diakui segera dalam laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Pada 31 Desember 2023 dan 2022, liabilitas As of 31 December 2023 and 2022, Specific
imbalan pasca-kerja untuk karyawan Time Employment Agreements (PKWT)
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Entitas employee post-employment benefit obligations
Anak dihitung secara internal dengan metode of the Subsidiary are calculated internally using
historical stay rate. the historical stay rate method.
58
Page 447
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
x. Imbalan kerja karyawan (lanjutan) x. Employee benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya berupa cuti Other long-term benefits such as long service
berimbalan jangka panjang dihitung dengan leave are calculated using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit dan credit method and discounted to present value.
didiskontokan ke nilai kini. Keuntungan dan Actuarial gains and losses arising from
kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian experience adjustments and changes in
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial actuarial assumption are recognized to the
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
y. Pinjaman subordinasi y. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi pada awalnya diakui Subordinated loans are recognized initially at fair
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada value and subsequently measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest method.
menggunakan metode bunga efektif.
z. Dana syirkah temporer z. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer adalah dana yang Temporary syirkah funds represent investment
diterima oleh Entitas Anak. received by Subsidiary.
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana (mudharib/ owners of the funds (shahibul maal) grant
Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya freedom to the fund manager
sesuai prinsip syariah dengan keuntungan (mudharib/Subsidiary) in the management of
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah their investments according to sharia principle
temporer terdiri dari tabungan mudharabah dan with profit distributed based on the agreement.
deposito mudharabah. Temporary syirkah funds consist of mudharabah
saving accounts and mudharabah time deposits.
Tabungan mudharabah merupakan investasi Mudharabah saving accounts represent
yang bisa ditarik kapan saja (on call) atau sesuai investment which could be withdrawn anytime
dengan persyaratan tertentu yang disepakati. (on call) or can be withdrawn based on certain
Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar agreed terms. Mudharabah saving deposits are
saldo tabungan nasabah di Entitas Anak. stated based on the customer’s savings deposit
balance at the Subsidiary.
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent investment
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu which can only be withdrawn at a certain time
sesuai dengan perjanjian antara pemegang based on the agreement between the customer
deposito mudharabah dengan Entitas Anak. and the Subsidiary. Mudharabah time deposits
Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai are stated at nominal amount as agreed
nominal sesuai dengan perjanjian antara between the deposit holder and the Subsidiary.
pemegang deposito dengan Entitas Anak.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah funds cannot be classified as
sebagai liabilitas. Hal ini karena Entitas Anak liability, because the Subsidiary does not have
tidak berkewajiban untuk menjamin any obligation to return the initial funds to the
pengembalian jumlah dana awal dari pemilik owners if the Subsidiary experiences losses,
dana bila Entitas Anak merugi kecuali kerugian except for losses caused by the Subsidiary’s
akibat kelalaian atau wanprestasi. Di sisi lain, management negligence or default. On the other
dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan hand, temporary syirkah fund cannot be
sebagai ekuitas karena mempunyai waktu jatuh classified as equity, because of the maturity
tempo dan pemilik dana tidak mempunyai hak period and the depositors do not have the same
kepemilikan yang sama dengan pemegang rights as the shareholders such as voting rights
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi and the rights of realised gain from current
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan assets and other non-investment accounts.
aset non-investasi.
59
Page 448
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
z. Dana syirkah temporer (lanjutan) z. Temporary syirkah funds (continued)
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives a
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang return from the profit sharing based on a
ditetapkan. predetermined ratio.
aa. Modal saham aa. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
Tambahan biaya yang secara langsung terkait Incremental costs directly attributable to the
dengan penerbitan saham biasa atau opsi baru issuance of new ordinary shares or options are
disajikan pada bagian ekuitas sebagai shown in equity as a deduction, net of tax, from
pengurang, sebesar jumlah yang diterima bersih the proceeds.
setelah dikurangi pajak.
Saham tresuri Treasury shares
Ketika Bank membeli modal saham ekuitas When the Bank purchases the equity share capital
(saham tresuri), imbalan yang dibayar, termasuk (treasury shares), the consideration paid,
biaya tambahan yang secara langsung dapat including any directly attributable incremental
diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) costs (net of income taxes) is deducted from
dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan equity attributable to the Bank’s equity holders
kepada pemilik ekuitas Bank sampai saham until the shares are cancelled or reissued. Where
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. such ordinary shares are subsequently reissued,
Ketika saham biasa tersebut selanjutnya any consideration received, net of any directly
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, attributable incremental transaction costs and the
dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait related income tax effects, is included in equity
dan dampak pajak penghasilan yang terkait attributable to the Bank’s equity holders.
dimasukkan kepada ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik ekuitas Bank.
ab. Perpajakan ab. Taxation
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini Income tax expense consists of current and
dan pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan deferred tax. Income tax expenses are recognized
diakui pada laba rugi, kecuali untuk komponen in profit or loss except to the extent that they relate
yang diakui secara langsung di ekuitas atau di to items recognized directly in equity or in other
comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Beban pajak kini merupakan jumlah pajak yang Current tax expense is the amount of tax paid, or
dibayar, atau terutang atas laba atau rugi kena payable on taxable income or loss for the year
pajak untuk tahun yang bersangkutan dengan using tax rates substantively enacted as of the
menggunakan tarif pajak yang secara substantif reporting date. Current tax also includes true-up
adjustments made to the previous years’ tax
telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak kini
provisions either to reconcile them with the
juga termasuk penyesuaian yang dibuat untuk income tax reported in annual tax returns, or to
penyisihan pajak tahun sebelumnya, baik untuk account for differences arising from tax
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak assesments.
yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan,
atau untuk memperhitungkan perbedaan yang
muncul dari pemeriksaan pajak.
60
Page 449
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ab. Perpajakan (lanjutan) ab. Taxation (continued)
Beban pajak kini diukur menggunakan estimasi Current tax expense is measured using the best
terbaik atas jumlah yang diperkirakan akan estimate of the amount expected to be paid or
dibayar atau diterima, dengan received, taking into consideration the
mempertimbangkan ketidakpastian terkait uncertainty associated with the complexity of tax
dengan kompleksitas peraturan pajak. regulations.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan temporary differences between the carrying
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan amounts of assets and liabilities for financial
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur reporting purposes and the amounts used for
dengan menggunakan tarif pajak yang taxation purposes. Deferred tax is measured at
diharapkan untuk ditetapkan atas perbedaan the tax rates that are expected to be applied to
temporer pada saat pembalikan, berdasarkan temporary differences when they reverse, based
peraturan yang telah berlaku atau secara on the laws that have been enacted or
substantif berlaku pada tanggal pelaporan. substantively enacted as of the reporting date.
Kebijakan akuntansi ini juga mengharuskan This accounting policy also requires the
pengakuan manfaat pajak, seperti rugi fiskal yang recognition of tax benefits, such as tax loss
belum dikompensasi, yang timbul dari periode carryforwards, which are originated in the current
berjalan yang diharapkan akan direalisasi pada period that are expected to be realized in the
masa mendatang, apabila besar kemungkinan future periods, to the extent that realisation of
manfaat pajak tersebut dapat direalisasi. such benefits is probable.
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting date.
Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap Deferred tax assets are reviewed at each
tangal pelaporan dan dikurangkan dengan reporting date and are reduced to the extent that
manfaat pajak sejumlah nilai yang besar it is no longer probable that the related tax benefit
kemungkinan yang tidak dapat terealisasi; will be realised; such reductions are reversed
pengurangan tersebut akan dibalik ketika when the probability of their realisation through
kemungkinan realisasi melalui laba kena pajak di future taxable profits improves.
masa depan meningkat.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui reassessed at each reporting date and
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak recognized to the extent that it has become
masa depan akan tersedia untuk digunakan. probable that future taxable income will be
available against which they can be used.
Grup telah menentukan bahwa bunga dan penalti The Group has determined that interest and
sehubungan dengan pajak penghasilan, penalties related to income taxes, including those
termasuk yang mungkin diterima dalam kaitannya that may materialize in connection with uncertain
dengan posisi pajak yang mengandung tax positions, do not meet the definition of income
ketidakpastian, tidak memenuhi definisi pajak taxes, and therefore are accounted for in
penghasilan, dan dengan demikian diperlakukan accordance with PSAK 57, Provisions,
sesuai dengan PSAK 57, Provisi, Liabilitas Contingent Liabilities and Contingent Assets.
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi.
Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat Amendments to tax obligations are recognized
surat ketetapan pajak diterima, atau apabila when an assessment is received, or if objection
diajukan keberatan dan atau banding, maka and or appeal is applied, when the results of the
koreksi diakui pada saat keputusan atas objection or the appeal are received.
keberatan atau banding itu diterima.
61
Page 450
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac.((Pendapatan dan beban bunga dan ac. Interest income and expense and sharia
((pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
((atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds
(i). Pendapatan dan beban bunga (i). Interest income and expense
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik Interest income on financial assets held at
yang diukur dengan nilai wajar melalui either fair value through other
penghasilan komprehensif lain atau biaya comprehensive income or amortized cost,
perolehan diamortisasi, dan beban bunga and interest expense on financial liabilities
atas liabilitas keuangan yang diukur dengan held at amortized cost are recognized in
biaya perolehan diamortisasi, diakui pada profit or loss using the effective interest
laba rugi menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method
yang digunakan untuk menghitung biaya of calculating the amortized cost of a
perolehan diamortisasi dari aset atau financial asset or liability and of allocating
liabilitas keuangan dan metode untuk the interest income or expense over the
mengalokasikan pendapatan atau beban relevant period. The effective interest rate
bunga selama periode yang relevan. Suku is the rate that exactly discounts estimated
bunga efektif adalah suku bunga yang future cash payments or receipts through
secara tepat mendiskontokan estimasi the expected life of the financial instrument,
pembayaran atau penerimaan kas masa to the gross carrying amount of the financial
depan sepanjang umur yang diperkirakan asset or to the amortized cost of the
atas instrumen keuangan, pada nilai tercatat financial liability. When calculating the
bruto dari aset keuangan atau pada biaya effective interest rate for financial
perolehan diamortisasi untuk liabilitas instruments other than purchased or
keuangan. Saat menghitung suku bunga originated credit-impaired assets, the Bank
efektif intrumen keuangan selain aset yang estimates future cash flows considering all
dibeli atau yang berasal dari aset keuangan contractual terms of the financial instrument
memburuk, Bank melakukan estimasi arus but not expected credit losses. For
kas masa depan dengan purchased or originated credit-impaired
mempertimbangkan seluruh perjanjian financial assets, a credit-adjusted effective
kontraktual atas instrumen keuangan tapi interest rate is calculated using estimated
tidak mempertimbangkan kerugian kredit future cash flows including expected credit
ekspektasian. Untuk aset keuangan yang losses. The calculation of the effective
dibeli atau yang berasal dari aset keuangan interest rate includes transaction costs and
memburuk, suku bunga efektif yang fees that are an integral part of the effective
disesuaikan dengan risiko kredit dihitung interest rate.
dengan menggunakan estimasi arus kas
masa depan termasuk kerugian kredit
ekspektasian. Perhitungan suku bunga
efektif termasuk biaya transaksi dan imbalan
yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
62
Page 451
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac.(Pendapatan dan beban bunga dan ac. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(i). Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) (i). Interest income and expense (continued)
Suku bunga efektif aset atau liabilitas The effective interest rate of a financial
keuangan dihitung pada saat pengakuan asset or financial liability is calculated on
awal aset atau liabilitas keuangan tersebut. initial recognition of a financial asset or
Dalam menghitung pendapatan dan beban financial liability. In calculating interest
bunga, suku bunga efektif diterapkan atas income and expense, the effective interest
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika rate is applied to the gross carrying amount
aset tidak mengalami penurunan nilai) atau of the asset (when the asset is not credit-
atas biaya perolehan diamortisasi dari impaired) or to the amortized cost of the
liabilitas keuangan. Suku bunga efektif financial liability. The effective interest rate
direvisi sebagai hasil dari perhitungan ulang is revised as a result of periodic re-
estimasi arus kas dari instrumen dengan estimation of cash flows of floating-rate
suku bunga mengambang secara berkala instruments to reflect movements in market
untuk merefleksikan perubahan suku bunga rates of interest. For financial assets that
pasar. Untuk aset keuangan yang telah have become credit-impaired subsequent
mengalami penurunan nilai setelah to initial recognition, interest income is
pengakuan awal, pendapatan bunga calculated by applying the effective interest
dihitung dengan menerapkan suku bunga rate to the amortized cost of the financial
efektif atas biaya perolehan diamortisasi asset. If the asset is no longer credit-
aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut impaired, then the calculation of interest
tidak lagi mengalami penurunan nilai, maka income reverts to the gross carrying
perhitungan pendapatan bunga kembali amount.
menggunakan nilai tercatat bruto.
(ii). Pendapatan syariah (ii). Sharia income
Pendapatan pengelolaan dana oleh Entitas Income from fund management by
Anak sebagai mudharib terdiri atas Subsidiary as mudharib consist of income
pendapatan dari jual beli-margin from sales and purchases-murabahah
murabahah, pendapatan bagi hasil- margin, income from profit sharing-
pembiayaan musyarakah, dan pendapatan musyarakah financing and other main
usaha utama lainnya. operating income.
Pengakuan pendapatan atas piutang The revenue recognition of murabahah
murabahah yang tidak memiliki risiko yang receivables, which do not have significant
signifikan terkait dengan kepemilikan risk in relation with the ownership of
persediaan diakui pada laba rugi dengan inventory, are recognized in profit or loss
menggunakan metode tingkat imbal hasil using the effective rate of return method.
efektif.
63
Page 452
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac.(Pendapatan dan beban bunga dan ac. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(ii). Pendapatan syariah (lanjutan) (ii). Sharia income (continued)
Tingkat imbal hasil efektif merupakan Effective rate of return is an allocation method
metode alokasi pengakuan pendapatan dan of revenue recognition and the rate which
merupakan tingkat imbal hasil yang secara exactly discounts the estimated future cash
tepat mendiskontokan estimasi penerimaan receipts through the expected life of the
kas di masa depan selama perkiraan umur murabahah receivables to obtain the carrying
dari piutang murabahah untuk memperoleh amount of murabahah receivables. When
nilai tercatat piutang murabahah. Pada saat calculating the effective rate of return, the
menghitung tingkat imbal hasil efektif, Subsidiary estimates future cash flows by
Entitas Anak mengestimasi arus kas di masa considering all contractual terms of the
datang dengan mempertimbangkan seluruh murabahah receivables, but does not
persyaratan kontraktual dalam piutang consider the loss of receivables in the future.
murabahah tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di provisions and other forms received by the
masa mendatang. Perhitungan ini mencakup parties in a contract which are an integral part
seluruh komisi, provisi dan bentuk lain yang of the effective rate of return, transaction
diterima oleh para pihak dalam akad yang costs and all other premiums or discounts.
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
tingkat imbal hasil efektif, biaya transaksi,
dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Untuk pengakuan pendapatan atas piutang For the recognition of income on restructured
murabahah yang telah direstrukturisasi murabahah receivables with payment
dengan payment holiday atau skema holidays or scheme to postpone installment
penundaan pembayaran cicilan, Bank hanya payments, the Bank will only recognise
mengakui pendapatan marjin apabila Bank margin income if the Bank has a reasonable
cukup yakin bahwa pembayaran angsuran certainty that an installment payment will be
akan diterima sesuai dengan kesepakatan received in accordance with the agreement
dengan nasabah. with the customers.
Pendapatan bagi hasil - pembiayaan Income from profit sharing - musyarakah
musyarakah diakui dalam periode terjadinya financing is recognized during the period of
hak bagi hasil sesuai nisbah yang profit sharing in accordance with the pre-
disepakati. determined ratio.
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of temporary
temporer syirkah funds
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Subsidiary’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Subsidiary
mereka oleh Entitas Anak. Pendapatan yang under mudharabah principles. Distributable
dibagikan adalah yang telah diterima (cash income will be distributed from the cash
basis). received (cash basis).
64
Page 453
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac. Pendapatan dan beban bunga dan ac. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds (continued)
(lanjutan)
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of
temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin atas pembiayaan yang Margin income on financing facilities and
diberikan dan atas aset produktif lainnya other earning assets (placements with
(penempatan pada Bank Indonesia, Bank Indonesia, placements with other
penempatan pada bank lain dan investasi banks and investments in securities) are
pada surat berharga) akan dibagikan distributed to fund owners and the
kepada nasabah pemilik dana dan Entitas Subsidiary based on proportion of funds
Anak sesuai dengan proporsi dana yang used in the financing and other earning
dipakai dalam pembiayaan yang diberikan assets. Likewise, the available margin
dan aset produktif lainnya. Selanjutnya, income is then distributed to fund owners
pendapatan marjin yang tersedia tersebut as shahibul maal and the Subsidiary as
kemudian didistribusikan ke nasabah mudharib based on a pre-determined ratio
pemilik dana sebagai shahibul maal dan (nisbah).
Entitas Anak sebagai mudharib sesuai
porsi nisbah bagi hasil yang telah
disepakati bersama sebelumnya.
Pendapatan marjin dari pembiayaan dan Margin income from financing facilities and
aset produktif lainnya yang memakai dana other earning assets using the Subsidiary's
Entitas Anak, seluruhnya menjadi milik funds, are entirely shared for the
Entitas Anak, termasuk pendapatan dari Subsidiary, including income from the
transaksi Entitas Anak berbasis imbalan. Subsidiary’s fee-based transactions.
ad. Pendapatan provisi dan komisi ad. Fee and commission income
Pendapatan provisi dan komisi yang dapat Fees and commissions income directly
diatribusikan secara langsung kepada aktivitas attributable to lending activity are recognized as
peminjaman diakui sebagai pengurang biaya a deduction of lending cost and will be
pinjaman dan nilai tercatat atas pinjaman recognized as interest income by amortizing the
tersebut akan diamortisasi sebagai pendapatan carrying value of loan using effective interest
bunga dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Pada umumnya pendapatan provisi dan komisi Fees and commissions income are generally
diakui menggunakan basis akrual pada saat recognized on an accrual basis when the service
jasa telah diberikan. Pendapatan provisi atas has been provided. Loan commitment fees for
komitmen memberikan pinjaman yang loans that are likely to be drawn down are
kemungkinan besar akan dicairkan (bersama- (together with related direct costs) recognized as
sama dengan biaya transaksi lain yang terkait an adjustment to the effective interest rate on the
langsung) diakui sebagai penyesuaian atas loan.
suku bunga efektif atas pinjaman yang
diberikan.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit related to lending activities are recognized as
diakui sebagai pendapatan pada saat terjadinya revenue on the transaction date and classified
transaksi dan diklasifikasikan sebagai under other operating income.
pendapatan operasional lainnya.
65
Page 454
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Laba per saham ae. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih dengan rata-rata dividing net profit with the weighted average
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar number of ordinary shares outstanding during
pada tahun berjalan. the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
membagi jumlah rata-rata tertimbang saham dividing the weighted average number of
biasa yang beredar dengan dampak dari semua ordinary shares outstanding plus the assumed
efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang conversion of all dilutive potential ordinary
dimiliki Bank, yaitu opsi saham. shares owned by Bank, which is stock option.
Ketika opsi dieksekusi, Bank menerbitkan When the options are exercised, the Bank issues
sejumlah saham baru atau menerbitkan new shares or reissues its treasury shares (if
kembali saham treasurinya (jika ada). Nilai kas any). The proceeds received, net of any directly
yang diterima, dikurangi dengan biaya transaksi attributable transaction costs, are credited to
yang dapat diatribusikan, dikreditkan ke modal share capital (nominal value) and share
saham (nilai nominal) dan agio saham. premium.
af. Segmen operasi af. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen dari Grup An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Group that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban yang including revenues and expenses that relate to
terkait dengan transaksi dengan komponen transactions with any of the Group’s other
lain Grup, dimana hasil operasinya dikaji ulang components, whose operating results are
secara berkala oleh pengambil keputusan reviewed regularly by the operating decision
operasional untuk membuat keputusan makers to make decisions about resources
mengenai sumber daya yang akan allocated to the segment and assess its
dialokasikan pada segmen tersebut dan performance, and for which discrete financial
menilai kinerjanya, serta tersedia informasi information is available. Segment results that are
keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil reported to the operating decision makers
segmen yang dilaporkan kepada pengambil include items directly attributable to a segment,
keputusan operasional meliputi komponen- as well as those that can be allocated on a
komponen yang dapat diatribusikan secara reasonable basis.
langsung kepada suatu segmen, dan
komponen-komponen yang dapat dialokasikan
dengan dasar yang wajar.
ag. Transaksi sewa ag. Lease transaction
Grup sebagai penyewa The Group as a lessee
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup At inception of a contract, the Group determines
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau if a contract is, or contains, a lease by considering
mengandung, sewa dengan whether the contract conveys the right to control
mempertimbangkan apakah kontrak tersebut the use of an identified asset for a period of time
memberikan hak untuk mengendalikan in exchange for a consideration.
penggunaan suatu aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
66
Page 455
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Transaksi sewa (lanjutan) ag. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Suatu kontrak memberikan hak untuk A contract conveys the right to control the use of
mengendalikan penggunaan suatu aset an identified asset if all of the following conditions
identifikasian jika semua kondisi di bawah are met:
dipenuhi:
- kontrak tersebut melibatkan penggunaan - the contract involves the use of substantially
secara substansial seluruh kapasitas dari all of the capacity of an identified asset that is
aset identifikasian yang secara fisik physically distinct (as specified explicitly or
berbeda (sebagaimana ditentukan secara implicitly in the contract). If the supplier has a
eksplisit atau implisit dalam kontrak). Jika substantive substitution right, then the asset
pemasok memiliki hak substitusi yang cannot be considered as identifiable;
substantif, maka aset tersebut tidak dapat
dianggap dapat diidentifikasi;
- Grup memiliki hak untuk memperoleh - the Group have the right to obtain
secara substansial semua manfaat substantially all of the economic benefits from
ekonomi dari penggunaan aset selama the use of the asset throughout the period of
periode penggunaan; dan use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - the Group have the right to direct the use of
penggunaan aset: yaitu memiliki hak the asset: i.e. they have decision-making
pengambilan keputusan yang paling rights that are most relevant to changing how
relevan untuk mengubah bagaimana dan and for what purpose the asset is used.
untuk tujuan apa aset tersebut digunakan.
Pada saat insepsi atau penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
sebuah kontrak yang berisi komponen sewa, contains a lease component, the Group allocates
Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak the consideration in the contract to each lease
tersebut kepada setiap komponen sewa atas component on the basis of their relative stand-
dasar harga relatif yang berdiri sendiri. alone prices.
Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas The Group recognizes a right-of-use asset and a
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak lease liability at the lease commencement date.
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, The right-of-use asset is initially measured at
yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari cost, which comprises the initial amount of the
liabilitas sewa disesuaikan dengan lease liability adjusted for any lease payments
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau made at or before the commencement date, plus
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan any initial direct costs incurred and an estimate
biaya langsung awal yang dikeluarkan dan of costs to dismantle and remove the underlying
estimasi biaya untuk membongkar dan asset or to restore the underlying asset or the site
memindahkan aset pendasar atau untuk on which it is located, less any lease incentives
merestorasi aset pendasar atau tempat di received.
mana aset berada, dikurangi insentif sewa
yang diterima.
67
Page 456
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Transaksi sewa (lanjutan) ag. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak guna After commencement date, right-of-use asset is
diukur dengan model biaya. Aset hak guna measured using cost model. The right-of-use
selanjutnya disusutkan dengan menggunakan asset is subsequently depreciated using the
metode garis-lurus dari tanggal permulaan straight-line method from the commencement
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir date to the earlier of the end of the useful life of
masa manfaat aset hak guna atau akhir masa the right-of-use asset or the end of the lease
sewa. Selain itu, aset hak guna secara berkala term. In addition, the right-of-use asset is
dikurangi dengan kerugian penurunan nilai, jika periodically reduced by impairment losses, if
ada, dan disesuaikan dengan pengukuran any, and adjusted for certain remeasurements of
kembali liabilitas sewa. the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan dengan yet paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat that rate cannot be readily determined, using the
ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman Group’s incremental borrowing rate. Generally,
inkremental Grup. Pada umumnya, Grup the Group uses their incremental borrowing rate
menggunakan suku bunga pinjaman as the discount rate.
inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: the lease liability consist of:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran - fixed payments, including in-substance fixed
tetap secara-substansi, dikurangi insentif payments, less lease incentives receivable;
sewa yang belum diterima;
- pembayaran sewa secara variabel yang - variable lease payments that depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga, index or a rate, initially measured using the
yang pada awalnya diukur menggunakan index or rate as at the commencement date;
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan nilai residual; dan residual value guarantee; and
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup - the exercise price under a purchase option
pasti untuk mengeksekusi opsi, that the Group is reasonably certain to
pembayaran sewa dalam opsi periode exercise, lease payments in an option
perpanjangan jika Grup cukup pasti untuk renewal period if the Group is reasonably
melaksanakan opsi perpanjangan, dan certain to exercise an extension option, and
denda untuk penghentian sewa lebih awal penalties for early termination of a lease
kecuali Grup yakin tidak menghentikan unless the Group is reasonably certain not to
lebih awal. terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan The lease liability is measured at amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest method. It is
suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur remeasured when there is a change in future
kembali ketika ada perubahan pembayaran lease payments arising from a change in an
sewa masa depan yang timbul dari perubahan index or rate, if there is a change in the Group’s
indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimate of the amount expected to be payable
estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan under a residual value guarantee, or if the Bank
akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau changes its assessment of whether it will
jika Bank mengubah penilaiannya apakah exercise a purchase, extension, or termination
akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan option.
atau penghentian.
68
Page 457
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Transaksi sewa (lanjutan) ag. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan When the lease liability is remeasured in this
cara ini, penyesuaian terkait dilakukan way, a corresponding adjustment is made to the
terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau carrying amount of the right-of-use asset or is
dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset recorded in profit or loss if the carrying amount of
hak guna telah berkurang menjadi nol. the right-of-use asset has been reduced to zero.
Grup menyajikan aset hak guna dalam aset The Group presents right-of-use assets in fixed
tetap. assets.
Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak The Group has elected not to recognize right-of-
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka use assets and lease liabilities for short-term
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan leases that have a lease term of 12 months or
atau kurang dan sewa atas aset bernilai less and leases of low-value assets. The Group
rendah. Grup mengakui pembayaran sewa recognizes the leases payments associated with
atas sewa tersebut sebagai beban dengan these leases as an expense on a straight-line
dasar garis lurus selama masa sewa. Nilai basis over the lease term. The right-of-use
tercatat aset hak guna segera diturunkan asset’s carrying amount is written down
menjadi sebesar jumlah yang dapat dipulihkan immediately to its recoverable amount when the
ketika nilai tercatat aset lebih besar dari asset’s carrying amount is greater than its
estimasi jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group accounts for a lease modification as
terpisah jika: a separate lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup - the modification increases the scope of the
sewa dengan menambahkan hak untuk lease by adding the right to use one or more
menggunakan satu aset pendasar atau underlying assets; and
lebih; dan
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - the consideration for the lease increases by
yang setara dengan harga tersendiri untuk an amount commensurate with the stand-
peningkatan dalam ruang lingkup dan alone price for the increase in scope and
penyesuaian yang tepat pada harga any appropriate adjustments to that stand-
tersendiri tersebut untuk merefleksikan alone price to reflect the circumstances of
kondisi kontrak tertentu. the particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat For a lease modification that is not accounted for
sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif as a separate lease, at the effective date of the
modifikasi sewa, Grup: lease modification, the Group:
- mengukur kembali dan mengalokasikan - remeasures and allocates the consideration
imbalan kontrak modifikasian; in the modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa - determines the lease term of the modified
modifikasian; lease;
69
Page 458
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ag. Transaksi sewa (lanjutan) ag. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Modifikasi sewa (lanjutan) Lease modification (continued)
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasures the lease liability by
mendiskontokan pembayaran sewa discounting the revised lease payments
revisian pada tingkat diskonto revisian using a revised discount rate on the basis of
berdasarkan sisa umur sewa dan sisa the remaining lease term and the remaining
pembayaran sewa dengan melakukan lease payment with a corresponding
penyesuaian terhadap aset hak guna. adjustment to the right-of-use assets. The
Tingkat diskonto revisian ditentukan revised discount rate is determined as the
sebagai suku bunga pinjaman inkremental Group’s incremental borrowing rate at the
Grup pada tanggal efektif modifikasi; effective date of the modification;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak guna - decreases the carrying amount of the
untuk merefleksikan penghentian right-of-use asset to reflect the partial or full
sebagian atau seluruh sewa untuk termination of the lease for lease
modifikasi sewa yang menurunkan ruang modifications that decrease the scope of
lingkup sewa. Grup mengakui setiap laba the lease. The Group recognizes any gain
rugi yang terkait dengan penghentian or loss relating to the partial or full
sebagian atau seluruh sewa tersebut termination of the lease in profit or loss; and
dalam laba rugi; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset - makes a corresponding adjustment to the
hak guna untuk seluruh modifikasi sewa right-of-use asset for all other lease
lainnya. modifications.
ah. Pengukuran nilai wajar ah. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar at the measurement date in the principal market
pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, or, in its absence, the most advantageous
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang market to which the Group has access at that
paling menguntungkan dimana Grup memiliki date. The fair value of a liability reflects its non-
akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar performance risk.
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar di When available, the Group measures the fair
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu value in an active market for that instrument. A
pasar dianggap aktif jika transaksi atas aset market is regarded as active if transactions for
dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan the asset or liability take place with sufficient
volume yang memadai untuk menyediakan frequency and volume to provide pricing
informasi penentuan harga secara information on an ongoing basis.
berkelanjutan.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active market,
aktif, Grup menggunakan teknik penilaian then the Group uses valuation techniques that
dengan memaksimalkan penggunaan input maximize the use of relevant observable inputs
yang dapat diobservasi yang relevan dan and minimize the use of unobservable inputs.
meminimalkan penggunaan input yang tidak The chosen valuation technique incorporates all
dapat diobservasi. Teknik penilaian yang dipilih of the factors that market participants would take
menggabungkan semua faktor yang into account in pricing a transaction.
diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam
penentuan harga transaksi.
70
Page 459
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ah. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) ah. Fair value measurement (continued)
Bukti terbaik atas nilai wajar pada saat The best evidence of the fair value at initial
pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu recognition is normally the transaction price, i.e.,
nilai wajar dari pembayaran yang diberikan the fair value of the consideration given or
atau diterima. Jika Grup menetapkan bahwa received. If the Group determines that the fair
nilai wajar pada pengakuan awal berbeda value at initial recognition differs from the
dengan harga transaksi dan nilai wajar tidak transaction price and the fair value is evidenced
dapat dibuktikan dengan harga kuotasian di neither by a quoted price in an active market for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik an identical asset or liability nor based on a
atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya valuation technique that uses only data from
menggunakan data dari pasar yang dapat observable markets, then the financial
diobservasi, maka nilai wajar instrumen instrument is initially measured at fair value,
keuangan pada saat pengakuan awal adjusted to defer the difference between the fair
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan value at initial recognition and the transaction
antara nilai wajar pada saat pengakuan awal price. Subsequently, that difference is
dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, recognized in profit or loss on an appropriate
perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi basis over the life of the instrument but no later
berdasarkan umur dari instrumen tersebut than when the valuation is wholly supported by
namun tidak lebih lambat dari saat penilaian observable market data or the transaction is
tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar closed out.
yang dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai If an asset or a liability measured at fair value has
wajar memiliki harga penawaran dan harga a bid price and an ask price, then the Group
permintaan, maka Grup mengukur aset dan measures assets and liabilities at its mid price.
liabilitas berdasarkan harga tengahnya.
Kelompok aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang liabilities measured at fair value, that are
terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang exposed to market risk and credit risk that are
dikelola oleh Grup berdasarkan eksposur managed by the Group on the basis of the net
netonya, baik terhadap risiko pasar ataupun exposure to either market or credit risk, are
risiko kredit, diukur berdasarkan harga yang measured on the basis of a price that would be
akan diterima untuk menjual posisi net long received to sell a net long position (or paid to
(atau dibayar untuk mengalihkan posisi net transfer a net short position) for a particular risk
short) untuk eksposur risiko tertentu. exposure. Those portfolio-level adjustments
Penyesuaian pada level kelompok tersebut are allocated to the individual assets and
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual liabilities based on the relative risk adjustment
berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari of each of the individual instruments in the
masing-masing instrumen individual di dalam portfolio.
kelompok.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGMENTS
Sumber utama ketidakpastian estimasi Key sources of estimation uncertainty
Informasi mengenai asumsi dan ketidakpastian Information about the assumptions and estimation
estimasi dijelaskan di bawah ini dan pada catatan- uncertainties is set out below and in the following
catatan di bawah ini: notes:
• Catatan 23 – pengukuran liabilitas imbalan • Note 23 – measurement of post-employment
pascakerja dan imbalan jangka panjang benefits liabilities and other long-term benefits:
lainnya: asumsi-asumsi aktuarial. actuarial assumptions.
71
Page 460
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
Bank Bank
Grup melakukan peninjauan kembali atas aset The Group reviews their financial assets at
keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas cadangan kerugian impairment losses. Management’s judgement is
penurunan nilai yang telah dicatat. applied in determining the level of allowance
Pertimbangan manajemen diperlukan dalam required.
menentukan tingkat cadangan yang
dibutuhkan.
Sesuai dengan PSAK 71, Bank mengestimasi In accordance with PSAK 71, the Bank
kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) atas estimated the expected credit losses (“ECL”) on
pinjaman yang diberikan. Estimasi KKE loans. The ECL estimation involves use of
melibatkan penggunaan model dan asumsi models and assumptions which are the key
yang merupakan sumber utama ketidakpastian sources of estimation uncertainty.
dalam estimasi.
Penilaian risiko kredit dari portofolio aset The assessment of credit risk of an asset
memerlukan estimasi mengenai kemungkinan portfolio entails further estimations as to the
terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang likelihood of defaults occurring, of the
terkait dan korelasi gagal bayar antarpihak. associated loss ratios and of default correlations
Bank menggunakan model yang kompleks between counterparties. The Bank primarily
yaitu menggunakan matriks Probability of uses sophisticated models that utilize the
Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Probability of Default (PD), Loss Given Default
Exposure at Default (EAD), dan variabel (LGD) and Exposure at Default (EAD), and
makroekonomi untuk estimasi yang bersifat macroeconomic variables for forward looking
perkiraan masa depan, yang didiskontokan perspective, which are discounted using the
menggunakan suku bunga efektif, yang dapat effective interest rate, as described as follows:
dijelaskan sebagai berikut:
- PD merupakan kemungkinan pada suatu - PD represents the probability at a point in
waktu (point in time) dimana debitur time that debtor will default, calibrated over
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan up to 12 months from the reporting date
sampai dengan periode 12 bulan dari (Stage 1) or over the lifetime of the asset
tanggal pelaporan (Tahap 1) atau (Stage 2) and incorporating the impact of
sepanjang umur aset (Tahap 2) dan forward looking economic assumptions that
memperhitungkan dampak asumsi have an effect on credit risk. PD is estimated
ekonomi masa depan yang memiliki at point in time that means it will fluctuate in
dampak terhadap risiko kredit. PD line with the economic cycle.
diestimasikan pada suatu waktu yang
berarti PD akan berfluktuasi sejalan dengan
siklus ekonomi.
72
Page 461
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
- LGD merupakan kerugian yang - LGD represents the loss that is expected to
diperkirakan akan timbul dari debitur yang arise on default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan memperhitungkan forward looking economic assumptions
dampak dari asumsi ekonomi masa depan where relevant, which represents the
yang relevan, yaitu perbedaan antara arus difference between the contractual cash
kas kontraktual yang seharusnya diterima flows due and those that the Bank expects to
dengan arus kas yang diharapkan Bank receive. The Bank estimates LGD based on
untuk diterima. Bank mengestimasikan the history of recovery rates and considers
LGD berdasarkan data historis tingkat the recovery of any collateral that is integral
pemulihan dan memperhitungkan to the loans, taking into account forward
pemulihan yang berasal dari jaminan yang looking economic assumptions where
merupakan bagian yang tidak terpisah dari relevant.
pinjaman yang diberikan dengan
mempertimbangkan asumsi ekonomi di
masa depan yang relevan.
- EAD merupakan perkiraan nilai eksposur - EAD represents the expected exposure at
pada saat gagal bayar dengan the time of default, taking into account the
mempertimbangkan perubahan eksposur expected change in exposure over the
yang diharapkan selama masa eksposur. lifetime of the exposure. This incorporates
EAD memperhitungkan dampak penarikan the impact of drawdowns of committed
fasilitas kredit (committed) yang dilakukan, facilities, repayments of principals and
pembayaran pokok dan bunga, amortisasi interest, amortization and prepayments,
dan pembayaran dimuka, serta dampak together with the impact of forward looking
dari asumsi ekonomi di masa depan yang economic assumptions where relevant,
relevan, yang dipilih berdasarkan which are chosen based on the collation of
pengumpulan data makroekonomi yang macroeconomics data obtained from various
diperoleh dari berbagai sumber seperti, sources such as, but not limited to,
namun tidak terbatas pada, regulator, regulators, government as well as
pemerintah serta organisasi penelitian independent research organisation.
independen.
Variabel makroekonomi yang digunakan terdiri The macroeconomic variables used, among
dari tingkat pertumbuhan pendapatan domestik others, consisted of gross domestic product
bruto (PDB), tingkat inflasi, nilai valuta asing, (GDP) growth rate, inflation rate, foreign
tingkat bunga antarbank, dan tingkat exchange rates, interbank rate, and
pengangguran. Untuk perhitungan KKE pada unemployment rate. In the calculation of ECL as
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank of 31 December 2023 and 2022, the Bank used
menggunakan variabel makroekonomi sebagai macroeconomic variables as follows:
berikut:
31 Desember/December 2023
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 5.5% 3.1% 4.5% 15,344 4.9%
Dasar/Base 5.2% 3.3% 4.8% 16,152 5.2%
Terburuk/Worst 4.9% 3.5% 5.0% 16,960 5.5%
73
Page 462
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
31 Desember/December 2022
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 6.3% 2.9% 4.0% 14,986 5.3%
Dasar/Base 6.0% 3.0% 4.3% 15,775 5.6%
Terburuk/Worst 5.7% 3.2% 4.5% 16,564 5.9%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang In determining the probability weighted of each
dari skenario yang akan terjadi di masa depan, scenario that will occur in the future, the Bank has
Bank telah melakukan analisis berdasarkan conducted an analysis based on historical GDP
informasi historis PDB yang meliputi insiden information which includes the major incident that
besar yang terjadi pada rentang waktu happened in the last 42 years.
42 tahun terakhir.
Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi The Bank applied the following three
berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
bias dan probabilitas tertimbang yang probability-weighted range of possible future
ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian outcomes in estimating ECL:
hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam
mengestimasi KKE:
- Skenario Dasar: Skenario ini - Base scenario: This scenario reflects that
mencerminkan bahwa kondisi current macroeconomic condition continues to
makroekonomi saat ini terus berlanjut; dan prevail; and
- Skenario Terbaik dan Terburuk: Skenario - Best and Worst scenarios: These scenarios
ini ditetapkan relatif terhadap skenario are set relative to the base scenario; reflecting
dasar; mencerminkan kondisi best and worst case macroeconomic
makroekonomi terbaik dan terburuk conditions based on combination of statistical
berdasarkan kombinasi pendekatan approach and subject matter expert’s
statistik dan penilaian dari subject matter assessment from current economic conditions.
expert berdasarkan kondisi ekonomi saat
ini.
74
Page 463
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pemodelan dilakukan dengan Modelling is done by segmenting the credit
mengelompokkan portofolio kredit ke dalam 8 portfolio into 8 categories for retail loans and
kategori untuk pinjaman ritel dan 1 kategori 1 category for corporate loans.
untuk pinjaman korporasi.
Asumsi yang mendasari pemodelan akan The assumptions underlying modelling is
dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada monitored and reviewed on an annual basis.
perubahan signifikan dalam teknik estimasi There have been no significant changes on
yang dibuat selama periode pelaporan. estimation techniques made during the reporting
period.
Khusus untuk pinjaman korporasi dan mitra Specifically for corporate and certain material
bisnis tertentu yang material, ketika pinjaman business banking loans, when the loans have
yang diberikan mengalami penurunan nilai, been impaired, the allowance for credit losses is
cadangan kerugian kredit dihitung secara calculated individually. In individual assessment,
individu. Dalam penilaian individu, kondisi the specific debtors' conditions are evaluated
spesifik debitur dievaluasi secara individu individually based on management's best
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas estimate of the present value of the cash flows that
nilai kini arus kas yang diharapkan akan are expected to be received. Evaluation over the
diterima. Evaluasi penilaian individu atas arus individual assessment is determined based on
kas yang diharapkan akan diterima ditentukan probability weighted of multiple scenarios.
berdasarkan probabilitas tertimbang beberapa
skenario.
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Probability-weighted estimation is performed by
manajemen membuat pertimbangan mengenai taking into account weighting for each scenario
situasi keuangan debitur dan nilai realisasi and uses minimum of 2 (two) scenarios to reflect
bersih dari setiap agunan yang ada. Setiap at least normal scenario and worst scenario. In
aset yang mengalami penurunan nilai dinilai estimating these cash flows, management makes
sesuai dengan keadaan dan strategi judgments about the debtors' financial situation
penyelesaian masing-masing. Estimasi arus and the net realizable value of any underlying
kas ekspektasian dari skenario-skenario collateral. Each impaired asset is assessed on its
estimasi disetujui secara independen oleh merits and the workout strategy. The estimated
Business Risk masing-masing segmen bisnis. expected cash flows from estimation scenarios
are independently approved by the Business Risk
from each business segment.
75
Page 464
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Entitas Anak Subsidiary
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam cover credit losses inherent in portfolios of the
portofolio piutang murabahah Entitas Anak. Subsidiary’s murabahah receivables. In assessing
Dalam menilai kebutuhan untuk cadangan the need for collective impairment allowances,
penurunan nilai kolektif, manajemen management considers factors such as financing
mempertimbangkan faktor-faktor seperti quality, characteristic of products and whether the
kualitas pembiayaan, karakteristik produk dan financing has been restructured.
apakah pembiayaan tersebut telah
direstrukturisasi.
Dalam mengestimasi cadangan yang In order to estimate the required allowance,
diperlukan, asumsi-asumsi dibuat untuk assumptions are made to define the way inherent
menentukan model kerugian bawaan dan losses are modeled and to determine the required
untuk menentukan parameter input yang input parameters, based on historical experience
diperlukan, berdasarkan pengalaman historis and current economic conditions. The accuracy of
dan kondisi ekonomi saat ini. Ketepatan dari the calculated allowances depends on how well
cadangan yang dihitung ini tergantung pada the estimates and assumptions on the model and
seberapa tepat estimasi dan asumsi pada parameters used in determining collective
model dan parameter yang digunakan dalam allowances.
menentukan cadangan kolektif.
Basis evaluasi atas cadangan kerugian Basis of evaluation of impairment for financial
penurunan nilai aset keuangan dan piutang assets and murabahah receivables is described in
murabahah dijelaskan pada Catatan 2i. Note 2i.
• Penentuan nilai wajar • • Determining fair values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset The determination of fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak and financial liabilities for which there is no
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, observable market price, the Group has to use
Grup harus menggunakan teknik penilaian valuation techniques as described in Note 2ai. For
seperti dijelaskan pada Catatan 2ai. Untuk financial instruments that trade infrequently and
instrumen keuangan yang jarang have little price transparency, fair value is less
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang objective, and therefore, it requires varying
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang degrees of judgment depending on liquidity,
obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat concentration, uncertainty of market factors,
pertimbangan yang beragam, tergantung pada pricing assumptions and other risks affecting the
likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor specific instrument.
pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko
lainnya yang mempengaruhi instrumen
tersebut.
Kebijakan akuntansi pengukuran nilai wajar The Group’s accounting policy on fair value
Grup dibahas pada Catatan 2ai. measurement is discussed in Note 2ai.
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup Group’s accounting policies
• Nilai wajar atas instrumen keuangan • • Fair value of financial instruments
Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran The Group’s accounting policy on fair value
nilai wajar dibahas di Catatan 2ai. measurements is discussed in Note 2ai.
76
Page 465
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Nilai wajar atas instrumen keuangan (lanjutan) • • Fair value of financial instruments (continued)
Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari Information about the determination of fair value
instrumen keuangan diungkapkan pada of financial instruments is disclosed in Note 41.
Catatan 41.
• Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan serta • • Financial assets and liabilities as well as sharia
efek-efek syariah securities classification
Kebijakan akuntansi Grup memberikan pilihan The Group’s accounting policies provides
untuk mengklasifikasikan aset dan liabilitas choices to classify financial assets and liabilities
keuangan ke dalam berbagai kategori pada into different categories at initial recognition
saat pengakuan awal berdasarkan kondisi based on certain circumstances requiring
tertentu yang membutuhkan pertimbangan management’s judgement.
manajemen.
Dalam menentukan klasifikasi aset dan In determining the classification of financial
liabilitas keuangan, Bank telah menetapkan assets and liabilities, the Bank has determined
bahwa aset dan liabilitas keuangan telah that financial assets and liabilities have already
memenuhi persyaratan klasifikasi met the requirements of such classification as
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2h. set out in Note 2h.
Dalam mengklasifikasikan investasi pada efek- In classifying investment in sharia securities as
efek syariah sebagai ”diukur pada biaya “measured at acquisition cost” and “measured at
perolehan” dan ”diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain”, Entitas Anak income”, the Subsidiary has determined that the
telah menetapkan bahwa investasi tersebut investment in sharia securities have already met
telah memenuhi persyaratan klasifikasi the requirements of such classification as set
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2l. out in Note 2l.
• Sewa • Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian Determining whether an arrangement is or
mengandung unsur sewa membutuhkan contains a lease requires careful judgement to
pertimbangan yang cermat untuk menilai assess whether the arrangement conveys a
apakah perjanjian tersebut memberikan hak right to obtain substantially all the economic
untuk mendapatkan secara substansial seluruh benefits from use of the asset throughout the
manfaat ekonomi dari penggunaan aset period of use and right to direct the use of the
identifikasian dan hak untuk mengarahkan asset, even if the right is not explicitly specified
penggunaan aset identifikasian, bahkan jika in the arrangement.
hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di
perjanjian.
Karena Grup tidak dapat dengan mudah Since the Group could not readily determine the
menentukan suku bunga implisit, manajemen implicit rate, management uses the Group's
menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as a discount rate.
inkremental Grup sebagai tingkat diskonto.
77
Page 466
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Sewa (lanjutan) • Leases (continued)
Ada beberapa faktor yang perlu There are several factors to consider in
dipertimbangkan dalam menentukan suku determining an incremental borrowing rate,
bunga pinjaman inkremental, yang banyak di many of which need judgement in order to be
antaranya memerlukan pertimbangan untuk able to reliably quantify any necessary
dapat secara andal mengukur penyesuaian adjustments to arrive at the final discount rates.
yang diperlukan untuk sampai pada tingkat
diskonto akhir.
Dalam menentukan suku bunga pinjaman In determining incremental borrowing rate, the
inkremental, Grup mempertimbangkan faktor- Group considers the following main factors; the
faktor utama sebagai berikut; risiko kredit Grup, Group’s credit risk, the lease term, the lease
jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran payment term, the economic environment, the
sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana time at which the lease is entered, and the
sewa dimasukkan, dan mata uang di mana currency in which the lease payments are
pembayaran sewa ditentukan. denominated.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup In determining the lease term, the Group
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan considers all facts and circumstances that create
yang menimbulkan insentif ekonomi untuk an economic incentive to exercise an extension
menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak option, or not exercise a termination option.
menggunakan opsi penghentian. Opsi Extension options (or periods after termination
perpanjangan (atau periode setelah opsi options) are only included in the lease term if the
penghentian kontrak kerja) hanya dimasukkan lease is reasonably certain to be extended (or
dalam jangka waktu sewa jika sewa cukup pasti not terminated).
akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).
4. KAS 4. CASH
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 1,369,417) 1,707,213) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 54,843) 37,029) United States Dollar
Yen Jepang 3,821) 3,219) Japanese Yen
Dolar Singapura 602) -) Singapore Dollar
1,428,683) 1,747,461)
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang pada The Rupiah balance includes cash in ATMs
mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) pada tanggal (Automatic Teller Machines) as of
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounting to
sebesar Rp 62.968 dan Rp 74.196. Rp 62,968 and Rp 74,196, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, kas As of 31 December 2023 and 2022, cash has been
telah diasuransikan kepada perusahaan asuransi insured by the third-party insurance companies
pihak ketiga (disajikan sebesar nilai (presented at sum insured):
pertanggungan):
31 Desember/December
2023 2022
PT Asuransi MSIG Indonesia 386,750) 743,555) PT Asuransi MSIG Indonesia
PT Zurich General Takaful 76,250) 76,250) PT Zurich General Takaful
Indonesia Indonesia
Jumlah 463,000) 819,805) Total
78
Page 467
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS (lanjutan) 4. CASH (continued)
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover possible losses arising from the
kerugian dari aset tersebut. assets.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 6,963,876) 7,710,064) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 2,312,722) 2,505,286) United States Dollar
9,276,598) 10,215,350)
Termasuk dalam saldo giro pada Bank Indonesia Included in the balance of current accounts with Bank
adalah giro berdasarkan prinsip syariah dengan Indonesia are current accounts based on sharia
akad wadiah masing-masing sebesar Rp 663.443 principles under wadiah contract amounting to
dan Rp 694.427 pada tanggal 31 Desember 2023 Rp 663,443 and Rp 694,427 as of 31 December 2023
dan 2022. and 2022, respectively.
Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal As of 31 December 2023 and 2022, the statutory
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai reserves were as follows:
berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Bank Bank
Rupiah Rupiah
- GWM (Bank Konvensional) 8.30%) 8.20%) Statutory Reserves (Conventional Bank) -
- GWM Penyangga Likuiditas Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“PLM”) 9.49%) 10.91%) Liquidity Buffer (“PLM”)
- GWM Rasio Intermediasi Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“RIM”)* -) -) Intermediation Ratio (“RIM”)*
Mata uang asing Foreign currencies
- GWM mata uang asing 4.02%) 4.02%) Foreign currencies reserve -
Entitas Anak Subsidiary
Rupiah Rupiah
- GWM Total (Bank Syariah) 5.54%) 5.77%) Total Statutory Reserves (Sharia Bank) -
*) Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, rasio RIM Bank berada di *) As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s RIM ratio is above the
atas batas yang ditentukan. Walaupun demikian, Bank tidak dikenakan specified limit. Nevertheless the Bank is not subject to the Statutory
GWM RIM dikarenakan rasio KPMM Bank berada di atas 14%. Reserves RIM as the Bank’s CAR is above 14%.
Grup memenuhi ketentuan BI yang berlaku The Group fulfilled BI’s regulations regarding
tentang Giro Wajib Minimum pada tanggal Statutory Reserve Requirements as of
31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022.
79
Page 468
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 117,727) 92,222) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 446,607) 1,453,587) United States Dollar
Yen Jepang 153,105) 390,933) Japanese Yen
Euro Eropa 62,471) 89,866) European Euro
Dolar Australia 54,675) 38,734) Australian Dollar
Dolar Singapura 52,601) 2,234) Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 42,308) 35,593) British Poundsterling
Baht Thailand 18,448) 84,304 Thailand Baht
Mata uang asing lainnya 14,445) 2,088) Other foreign currencies
844,660) 2,097,339)
Cadangan kerugian penurunan nilai (158) (415) Allowance for impairment losses
962,229) 2,189,146)
b. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan b. By relationship with counterparties
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 117,727) 92,222) Rupiah
Mata uang asing 382,599) 1,457,632) Foreign currencies
500,326) 1,549,854)
Pihak berelasi Related party
Mata uang asing 462,061) 639,707) Foreign currencies
Cadangan kerugian penurunan nilai (158) (415) Allowance for impairment losses
962,229) 2,189,146)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties
Wells Fargo Bank N.A., New York 277,571) 1,333,299) Wells Fargo Bank N.A., New York
PT Bank Central Asia Tbk 119,367) 96,905) PT Bank Central Asia Tbk
National Australia Bank, Singapura 54,675) 38,734) National Australia Bank, Singapore
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 24,109) 34,899) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 13,395) 5,645) (Persero) Tbk
Citibank N.A., New York 8,091) 37,953) Citibank N.A., New York
Lain-lain 3,118) 2,419) Others
500,326) 1,549,854)
Pihak berelasi Related party
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 462,061) 639,707) Corporation
Cadangan kerugian penurunan nilai (158) (415) Allowance for impairment losses
962,229) 2,189,146)
80
Page 469
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Berdasarkan pihak lawan (lanjutan) c. By counterparties (continued)
Giro pada bank-bank lain pada tanggal As of 31 December 2023 and 2022, current
31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan accounts with other banks were classified as
lancar berdasarkan kolektibilitas OJK. Tidak current based on OJK collectibility. There were
terdapat saldo giro pada bank-bank lain yang no current accounts with other banks which were
diblokir atau digunakan sebagai agunan pada blocked or used as collateral as of those dates.
tanggal-tanggal tersebut.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas giro The average interest rates per annum of current
pada bank-bank lain untuk tahun yang berakhir accounts with other banks for year ended
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 31 December 2023 and 2022 were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 0.63%) 1.78%) Rupiah
Mata uang asing 0.53%) 0.12%) Foreign currencies
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai adalah sebagai berikut: losses was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal (415) (460) Beginning balance
Pemulihan selama tahun Reversal during the
berjalan (Catatan 34) 256) 44) year (Note 34)
Lainnya 1) 1) Others
Saldo akhir (158) (415) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk cukup impairment losses was adequate to cover
untuk menutup kemungkinan kerugian akibat impairment losses for current accounts with
penurunan nilai atas giro pada bank-bank lain other banks as of 31 December 2023 and 2022.
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK- 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
BANK LAIN BANKS
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh As of 31 December 2023 and 2022, all placements with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain Bank Indonesia and other banks were placed at third
ditempatkan pada pihak ketiga. parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 3,064,603) 11,307,098) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 5,897,051) 10,578,116) United States Dollar
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2,624) 2,851) Accrued interest income
Cadangan kerugian penurunan nilai -) (171) Allowance for impairment losses
8,964,278) 21,887,894)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah As of 31 December 2023 and 2022, total placements
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank with Bank Indonesia and other banks that were
lain yang digolongkan sebagai setara kas adalah classified as cash equivalents amounted to
masing-masing sebesar Rp 8.961.654 dan Rp 8,961,654 and Rp 21,885,214, respectively.
Rp 21.885.214.
81
Page 470
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK- 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
BANK LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/December
2023 2022
Deposito berjangka 6,135,051) 21,111,655) Time deposits
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
(“FASBI”), bersih setelah dikurangi Bank Indonesia’s Deposit Facilities
dengan diskonto yang belum (“FASBI”), net of unamortized
diamortisasi 2,826,603) 298,965) discount
Call money -) 474,594) Call money
8,961,654) 21,885,214)
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2,624) 2,851) Accrued interest income
Cadangan kerugian penurunan nilai -) (171) Allowance for impairment losses
8,964,278) 21,887,894)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2023 2022
Deposito berjangka: Time deposits:
Bank Indonesia 5,897,051) 20,881,155) Bank Indonesia
PT Bank Muamalat PT Bank Muamalat
Indonesia Tbk 180,500) 186,000) Indonesia Tbk
PT Bank Aceh Syariah 50,000) -) PT Bank Aceh Syariah
PT Bank Mega Syariah 7,500) 44,500) PT Bank Mega Syariah
6,135,051) 21,111,655)
Penempatan lain: Other placements:
Bank Indonesia - bersih setelah
dikurangi dengan diskonto yang Bank Indonesia - net of unamortized
belum diamortisasi 2,826,603) 298,965) discount
PT Bank OCBC NISP Tbk -) 250,000) PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Mega Tbk -) 155,675) PT Bank Mega Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah Tbk -) 38,919) Jawa Tengah Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah PT Bank Pembangunan Daerah
Jawa Timur Tbk -) 30,000) Jawa Timur Tbk
8,961,654) 21,885,214)
Pendapatan bunga yang masih
akan diterima 2,624) 2,851) Accrued interest income
Cadangan kerugian penurunan nilai -) (171) Allowance for impairment losses
8,964,278) 21,887,894)
82
Page 471
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK- 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
BANK LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2023 2022
Hingga 1 bulan 8,723,654) 21,795,214) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 238,000) 90,000) More than 1 - 3 months
8,961,654) 21,885,214)
Pendapatan bunga yang masih akan
diterima 2,624) 2,851) Accrued interest income
Cadangan kerugian penurunan nilai -) (171) Allowance for impairment losses
8,964,278) 21,887,894)
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan tanggal e. By remaining period to maturity date
jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to maturity
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 41. date was disclosed in Note 41.
f. Tingkat suku bunga f. Interest rate
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas The average interest rates per annum of placements
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain with Bank Indonesia and other banks for the years
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2023 and 2022 were as follows:
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 5.35%) 3.20%) Rupiah
Mata uang asing 4.87%) 2.53%) Foreign currencies
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the allowance for impairment losses
adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal (171) (206) Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan Reversal during the year
(Catatan 34) 167) 42) (Note 34)
Lainnya 4) (7) Others
Saldo akhir -) (171) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses was needed as of
31 Desember 2023 dan cadangan kerugian 31 December 2023 and allowance for impairment
penurunan nilai cukup untuk menutup kemungkinan losses was adequate to cover impairment losses for
kerugian akibat penurunan nilai atas penempatan placement with Bank Indonesia and other banks as of
pada Bank Indonesia dan bank-bank lain pada 31 December 2022.
tanggal 31 Desember 2022.
83
Page 472
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer
31 Desember/ December 2023
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 121,755) 1,181) -) 122,936)
121,755) 1,181) -) 122,936)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 7,292,834) 3,595) 33,663) 7,330,092)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 205,000) 183) -) 205,183)
7,497,834) 3,778) 33,663) 7,535,275)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 137,352) -) (1,991) 135,361)
137,352) -) (1,991) 135,361)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 3,550,643) -) -) 3,550,643)
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 3,905,633) -) 1,551) 3,907,184)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 250,000) -) -) 250,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 28,000) -) 170) 28,170)
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
(SIMA)/Certificate of Interbank
Mudharabah Investment (SIMA) 550,000) -) -) 550,000)
8,284,276) -) 1,721) 8,285,997)
16,041,217) 4,959) 33,393) 16,079,569)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 8,345) 104) -) 8,449)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 957,722) -) (7,239) 950,483)
966,067) 104) (7,239) 958,932)
Jumlah/Total 17,038,501)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued interest/margin
income 225,855)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (799)
Jumlah/Total 17,263,557)
84
Page 473
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2022
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit
or loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 40,367) 228) (483) 40,112)
40,367) 228) (483) 40,112)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 9,070,522) (9,936) 126,792) 9,187,378)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 205,000) 81) -) 205,081)
9,275,522) (9,855) 126,792) 9,392,459)
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 849,454) -) (232) 849,222)
849,454) -) (232) 849,222)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Surat Berharga Syariah
Negara/Sovereign Sharia Securities 3,413,975) -) 27,353) 3,441,328)
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 3,306,884) -) -) 3,306,884)
Sertifikat Investasi Mudharabah
Antarbank (SIMA)/Certificate of
Interbank Mudharabah Investment
(SIMA) 323,000) -) -) 323,000)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 150,000) -) -) 150,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 107,000) -) 1,545) 108,545)
7,300,859) -) 28,898) 7,329,757)
17,466,202) (9,627) 154,975) 17,611,550)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada biaya perolehan
diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 1,232,035) -) (7,708) 1,224,327)
1,232,035) -) (7,708) 1,224,327)
Jumlah/Total 18,835,877)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued
interest/margin income 214,812)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (999)
Jumlah/Total 19,049,690)
85
Page 474
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
Perubahan atas keuntungan yang belum The movement of unrealized gains from changes
direalisasi dari perubahan nilai wajar atas efek- in fair value of securities measured at fair value
efek yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive income during the
penghasilan komprehensif lain selama tahun years ended 31 December 2023 and 2022 were
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 as follows:
dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal, sebelum pajak Beginning balance,
penghasilan (9,855) 151,144) before income tax
(Kerugian) keuntungan yang belum
direalisasi selama tahun berjalan - Unrealized (losses) gains during
bersih 13,633) (160,999) the year - net
Jumlah sebelum pajak penghasilan 3,778) (9,855) Total before income tax
Efek pajak penghasilan (Catatan 13f) (830) 2,169) Income tax effect (Note 13f)
2,948) (7,686)
Kepentingan non-pengendali (42) (18) Non-controlling interest
Saldo akhir, bersih 2,906) (7,704) Ending balance, net
b. Berdasarkan akad b. By contract
Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek Included in securities are securities under sharia
dengan akad syariah: contracts:
31 Desember/December
2023 2022
Ijarah 3,907,184) 3,441,328) Ijarah
Musyarakah muntahiyah bittamlik 3,550,643) 3,306,884) Musyarakah muntahiyah bittamlik
Mudharabah 578,169) 431,545) Mudharabah
Wakalah 455,184) 355,081) Wakalah
8,491,180) 7,534,838)
Pendapatan yang masih akan diterima 75,512) 64,941) Accrued income
8,566,692) 7,599,779)
c. Berdasarkan hubungan lawan c. By relationship
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga 17,038,501) 18,650,367) Third parties
Pihak berelasi -) 185,510) Related parties
17,038,501) 18,835,877)
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 225,855) 214,812) income
Cadangan kerugian penurunan nilai (799) (999) Allowance for impairment losses
17,263,557) 19,049,690)
86
Page 475
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2023 2022
Sampai dengan 1 bulan 2,550,000 3,056,827) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 293,770 283,340) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1,400,295 2,568,347) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 532,591 -) More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 474,881 -) More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 11,786,964 12,927,363) More than 12 months
17,038,501 18,835,877)
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 225,855 214,812) income
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai (799) (999)
17,263,557 19,049,690)
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan e. By remaining period of maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to maturity
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest rate/margin per annum
tahun
31 Desember/December
2023 2022
Obligasi pemerintah 5.34% 4.51% Government bonds
Surat Berharga Syariah Negara 5.53% 5.14% Sovereign Sharia Securities
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Interbank Mudharabah
Antarbank (SIMA) 6.07% 4.03% Investment (SIMA)
Reksa dana syariah 5.44% 5.22% Sharia mutual funds
Sukuk korporasi 7.22% 6.83% Corporate sukuk
Sukuk Bank Indonesia 6.05% 3.77% Bank Indonesia sukuk
g. Berdasarkan peringkat g. By rating
Peringkat penerbit sukuk korporasi adalah Rating of issuers of corporate sukuk was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2023
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Unit Usaha Syariah Pefindo id AAA 18,169
PT BPD Kalimantan Selatan
Unit Usaha Syariah Fitch A idn 10,000
31 Desember/December 2022
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo id AA 80,428
PT Bank CIMB Niaga Tbk
Unit Usaha Syariah Pefindo id AAA 18,117
PT BPD Kalimantan Selatan
Unit Usaha Syariah Fitch A idn 10,000
Pada 31 Desember 2023 dan 2022, peringkat As of 31 December 2023 and 2022, the rating of
atas seluruh efek yang diterbitkan oleh all securities issued by Republic of Indonesia
pemerintah Republik Indonesia adalah BBB was BBB based on Fitch Ratings Indonesia
berdasarkan pemeringkat Fitch Ratings agency.
Indonesia.
87
Page 476
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
h. Cadangan kerugian penurunan nilai h. Allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment losses
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai for securities as of 31 December 2023 and 2022.
atas efek-efek pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022.
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai efek-efek adalah sebagai losses for securities was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal (999) (483) Beginning balance
Pemulihan/(Penyisihan) selama tahun Recovery/(Provision) during
berjalan (Catatan 34) 365) (481) the year (Note 34)
Lainnya (165) (35) Others
Saldo akhir (799) (999) Ending balance
i. Informasi penting lainnya sehubungan i. Other significant information relating to
dengan efek-efek securities
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the year ended 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, Bank tidak 2022, the Bank did not sell securities measured
melakukan penjualan atas efek-efek yang diukur at fair value through other comprehensive
pada nilai wajar melalui penghasilan income, so there were no gains or losses
komprehensif lain, sehingga tidak ada transferred from equity to profit or loss.
pemindahan keuntungan atau kerugian dari
ekuitas ke laba rugi.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, total
jumlah efek-efek yang digolongkan sebagai securities that were classified as cash
setara kas adalah masing-masing sebesar equivalents amounted to Rp 2,843,668 and
Rp 2.843.668 dan Rp 3.340.167. Rp 3,340,167, respectively.
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 9. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
a. Berdasarkan jenis dan hubungan a. By type and relationship
31 Desember/December 2023
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 2,249,277) 94) 1,574) 78) 3,157)
Kontrak berjangka mata
uang asing/Foreign
currency forward 2,941,835) 17,783) 24,926) 169) 5,892)
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 23,756,959) 6,691) 100,966) 28,361) 137,311)
Cross currency swap 29,796,948) 54,603) 509,458) 28,677) 464,447)
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 9,741,599) 417,054) -) -) 404,012)
68,486,618) 496,225) 636,924) 57,285) 1,014,819)
88
Page 477
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
a. Berdasarkan jenis dan hubungan (lanjutan) a. By type and relationship (continued)
31 Desember/December 2022
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 1,728,020 522 1,171 - 4,500
Kontrak berjangka
mata uang
asing/Foreign
currency forward 1,982,247 778 19,821 22,594 11,169
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 7,947,185 26,897 84,077 1,103 15,791
Cross currency swap 25,881,208 25,776 984,782 100,394 746,883
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 13,837,808 561,187 41,813 - 545,302
51,376,468 615,160 1,131,664 124,091 1,323,645
Bank menyediakan produk derivatif untuk The Bank provides derivative products to its
nasabahnya seperti kontrak pembelian atau customers such as forward exchange contracts,
penjualan berjangka mata uang asing, perjanjian cross-currency swap agreements and interest
swap mata uang asing dan perjanjian swap/cap rate swap/cap agreements to enable its
tingkat suku bunga yang memungkinkan customers to transfer, modify or reduce their
nasabahnya untuk memindahkan, memodifikasi foreign exchange and/or interest rate risks. As
atau mengurangi risiko atas kurs nilai tukar part of its risk management policy, the Bank
dan/atau risiko tingkat suku bunga. Sebagai covers most of these derivative contracts with
bagian dari kebijakan manajemen risiko, Bank customers with back-to-back derivative
melindungi sebagian besar transaksi derivatif contracts with the same notional amount and
dengan nasabahnya dengan membuat transaksi maturity with its foreign affiliates and other
derivatif timbal balik dengan jumlah dan waktu banks. Also, the Bank uses derivative
jatuh tempo yang sama dengan perusahaan instruments as an end-user in connection with its
afiliasi di luar negeri dan bank lain. Bank juga risk management activities. Derivatives are used
menggunakan instrumen derivatif sebagai by the Bank mainly to manage foreign exchange
sarana sehubungan dengan kegiatan risk on its foreign currency denominated assets
manajemen risiko. Derivatif digunakan oleh and liabilities and to manage interest rate risk
Bank terutama untuk mengatasi risiko kurs nilai relating to specific groups of assets and liabilities
tukar atas aset dan liabilitas dalam mata uang in the consolidated statement of financial
asing, dan untuk mengatasi risiko tingkat suku position.
bunga yang berhubungan dengan aset dan
liabilitas tertentu di dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectibility
31 Desember/December
2023 2022
Lancar 1,130,701) 1,740,508) Current
Dalam Perhatian Khusus 2,448) 6,316) Special Mention
1,133,149) 1,746,824)
89
Page 478
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 9. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Semua tagihan akseptasi adalah transaksi dengan All acceptance receivables transactions were with
pihak ketiga. third parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 1,783,724) 1,898,383) Rupiah
Mata uang asing 1,506,033) 1,171,471) Foreign currencies
3,289,757) 3,069,854)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (8,637) (4,495) losses
3,281,120) 3,065,359)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan 1,707) 6,619) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 27,150) 24,509) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1,754,867) 1,843,668) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan -) 23,587) More than 6 months
1,783,724) 1,898,383)
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan -) 3,411) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 82,388) 131,357) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 685,208) 907,601) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 738,437) 129,102) More than 6 months
1,506,033) 1,171,471)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (8,637) (4,495) losses
3,281,120) 3,065,359)
90
Page 479
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND
(lanjutan) PAYABLES (continued)
c. Berdasarkan kolektabilitas c. By collectability
31 Desember/December
2023 2022
Lancar 3,289,757) 3,069,854) Current
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (8,637) (4,495) losses
3,281,120) 3,065,359)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai tagihan akseptasi adalah losses for acceptance receivables was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal (4,495) (5,633) Beginning balance
(Penyisihan)/Pemulihan selama tahun (Provision)/Recovery during the year
berjalan (Catatan 34) (4,217) 1,576) (Note 34)
Lainnya 75) (438) Others
Saldo akhir (8,637) (4,495) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on acceptance receivables as of
tagihan akseptasi pada tanggal 31 December 2023 and 2022.
31 Desember 2023 dan 2022.
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
a. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan a. By relationship with counterparties and
dan mata uang currency
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 1,783,724) 1,873,299) Third parties -
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak ketiga 376,526) 284,297) Third parties -
- Pihak berelasi 163,383) 199,232) Related parties -
539,909) 483,529)
2,323,633) 2,356,828)
91
Page 480
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 10. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
(lanjutan) (continued)
Liabilitas akseptasi (lanjutan) Acceptance payables (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan 1,707) 6,619) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 27,150) 24,509) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1,754,867) 1,842,171) More than 3 - 6 months
1,783,724) 1,873,299)
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan -) 3,411) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 82,388) 131,357) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 271,587) 293,413) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 185,934) 55,348) More than 6 months
539,909) 483,529)
2,323,633) 2,356,828)
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/ PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
31 Desember/December
2023 2022
Pinjaman yang diberikan: Loans:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 98,345,547 88,421,976 Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 42,369,192 42,837,338 United States Dollar -
- Yen Jepang 606,229 782,342 Japanese Yen -
- Euro Eropa 79,104 167,004 European Euro -
Pihak berelasi Related parties
- Rupiah 79,043 856,218 Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 3,694,321 1,531,175 United States Dollar -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 11,387,861 11,527,463 Rupiah -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima Accrued interest/margin income
- Rupiah 775,589 658,255 Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 320,372 218,351 United States Dollar -
- Yen Jepang 680 266 Japanese Yen -
- Euro Eropa 1,155 1,662 European Euro -
Less: Allowance for impairment
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (4,618,047) (3,579,119) losses
153,041,046 143,422,931
92
Page 481
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan a. Based on type, currency and OJK grading
kolektibilitas OJK
31 Desember/December 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Korporasi 50,815,025) 4,782,889) -) -) 507,652) 56,105,566) Corporates
Pensiunan 21,691,457) 363,678) 30,979) 36,467) 94,541) 22,217,122) Pensioners
Small Medium
Usaha Kecil Menengah 13,651,641) 170,977) 35,734) 25,775) 827,908) 14,712,035) Enterprises
Usaha Mikro Kecil 1,098,101) 25,702) 4,324) 4,570) 12,126) 1,144,823) Micro business
Pembiayaan/piutang Sharia financing/
syariah 10,593,668) 459,676) 272,637) 17,559) 44,321) 11,387,861) Receivables
Other institutions’
Pegawai instansi lain 168,964) 8,678) 1,862) 2,049) 4,337) 185,890) Employees
Keperluan rumah tangga 705,280) 34,456) 4,762) 2,048) 368) 746,914) Household goods
Karyawan 116,249) 74) 48) 138) 204) 116,713) Employee loans
Umum 2,687,078) 82,107) 18,353) 27,954) 9,010) 2,824,502) General purpose
Kredit kepemilikan
mobil 328,134) 39,827) 1,200) 1,609) 255) 371,025) Car loans
101,855,597) 5,968,064) 369,899) 118,169) 1,500,722) 109,812,451)
Foreign
Mata uang asing Currencies
Korporasi 45,758,641) 882,426) 107,779) -) -) 46,748,846) Corporates
147,614,238) 6,850,490) 477,678) 118,169) 1,500,722) 156,561,297)
Pendapatan bunga/
marjin yang masih Accrued interest/
akan diterima 838,560) 259,236) -) -) -) 1,097,796) margin income
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance
kerugian penurunan for impairment
nilai (1,373,376) (1,764,839) (295,641) (70,563) (1,113,628) (4,618,047) losses
147,079,422) 5,344,887) 182,037) 47,606) 387,094) 153,041,046)
31 Desember/December 2022
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Korporasi 48,133,482) 1,342,381) -) -) 515,461) 49,991,324) Corporates
Pensiunan 23,137,597) 483,528) 37,161) 42,812) 71,202) 23,772,300) Pensioners
Small Medium
Usaha Kecil Menengah 11,312,771) 120,626) 215,051) 30,083) 531,973) 12,210,504) Enterprises
Usaha Mikro Kecil 604,486) 18,449) 1,195) 1,538) 1,929) 627,597) Micro business
Pembiayaan/piutang Sharia financing/
syariah 10,949,316) 272,820) 187,571) 24,707) 93,049) 11,527,463) receivables
Other institutions’
Pegawai instansi lain 201,016) 9,995) 2,126) 2,135) 2,101) 217,373) employees
Keperluan rumah tangga 77,333) 3,505) 632) 1,185) 525) 83,180) Household goods
Karyawan 123,040) 135) -) 54) -) 123,229) Employee loans
Umum 1,950,614) 43,003) 7,395) 13,688) 174,822) 2,189,522) General purpose
Kredit kepemilikan
mobil 61,136) 1,771) 66) 168) 24) 63,165) Car loans
96,550,791) 2,296,213) 451,197) 116,370) 1,391,086) 100,805,657)
Foreign
Mata uang asing currencies
Korporasi 42,063,947) 3,137,156) 116,756) -) -) 45,317,859) Corporates
138,614,738) 5,433,369) 567,953) 116,370) 1,391,086) 146,123,516)
Pendapatan bunga/
marjin yang masih Accrued interest/
akan diterima 817,968) 60,566) -) -) -) 878,534) margin income
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance
kerugian penurunan for impairment
nilai (1,733,503) (411,626) (340,947) (79,938) (1,013,105) (3,579,119) losses
137,699,203) 5,082,309) 227,006) 36,432) 377,981) 143,422,931)
93
Page 482
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan a. Based on type, currency and OJK grading
kolektibilitas OJK (lanjutan) (continued)
Pembiayaan/piutang syariah terdiri atas Sharia financing/receivables consists of
piutang murabahah, pembiayaan musyarakah, murabahah receivables, musyarakah financing,
dan pinjaman qardh masing-masing sebesar and funds of qardh amounted to
Rp 11.367.662, Rp 19.669, dan Rp 530 pada Rp 11,367,662, Rp 19,669, and Rp 530,
tanggal 31 Desember 2023 dan masing- respectively, as of 31 December 2023 and
masing sebesar Rp 11.463.672, Rp 60.275, Rp 11,463,672, Rp 60,275, and Rp 3,516,
dan Rp 3.516 pada tanggal 31 Desember 2022. respectively, as of 31 December 2022.
Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans extended to Micro, Small and
Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as
jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal of 31 December 2023 and 2022 were 11.21%
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing and 11.94%, respectively. These ratios were
sebesar 11,21% dan 11,94%. Rasio tersebut calculated based on the prevailing Bank
dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia regulations.
Indonesia yang berlaku.
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
31 Desember/December 2023
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Rumah tangga 25,035,594 518,206 56,882 70,159 108,663 25,789,504 Household
Perdagangan 22,547,759 448,241 225,416 31,769 834,646 24,087,831 Trading
Perindustrian 22,463,627 593,988 38,863 4,648 185,261 23,286,387 Manufacturing
Jasa lainnya 16,188,859 556,813 395 2,448 258,121 17,006,636 Other services
Pertanian 4,565,125 59,412 31,936 1,299 12,691 4,670,463 Agriculture
Accomodation
Jasa akomodasi 158,156 72 142 - 26,016 184,386 services
Konstruksi 1,695,078 3,760,473 - 4,058 64,484 5,524,093 Construction
Transportasi & Transportation &
komunikasi 7,446,509 8,890 83 2,776 6,928 7,465,186 communication
Pertambangan 926,328 - 3,563 - 1,097 930,988 Mining
Lainnya 828,562 21,969 12,619 1,012 2,815 866,977 Others
101,855,597 5,968,064 369,899 118,169 1,500,722 109,812,451
Dolar Amerika United States
Serikat Dollar
Perdagangan 2,456,267 - - - - 2,456,267 Trading
Perindustrian 9,182,867 871,469 107,779 - - 10,162,115 Manufacturing
Jasa lainnya 16,489,869 5,646 - - - 16,495,515 Other services
Pertanian 1,404,117 - - - - 1,404,117 Agriculture
Konstruksi 320,628 - - - - 320,628 Construction
Transportasi & Transportation &
komunikasi 5,460,203 - - - - 5,460,203 communication
Pertambangan 5,097,663 - - - - 5,097,663 Mining
Lainnya 4,667,005 - - - - 4,667,005 Others
45,078,619 877,115 107,779 - - 46,063,513
Yen Jepang Japanese Yen
Perdagangan 5,444 - - - - 5,444 Trading
Perindustrian 360,643 2,722 - - - 363,365 Manufacturing
Jasa lainnya - 2,589 - - - 2,589 Other services
Lainnya 234,831 - - - - 234,831 Others
600,918 5,311 - - - 606,229
Euro Eropa European Euro
Perdagangan 79,104 - - - - 79,104 Trading
147,614,238 6,850,490 477,678 118,169 1,500,722 156,561,297
Pendapatan
bunga/marjin yang
masih akan Accrued interest/
diterima 838,560 259,236 - - - 1,097,796 margin income
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai (1,373,376) (1,764,839) (295,641) (70,563) (1,113,628) (4,618,047) losses
147,079,422 5,344,887 182,037 47,606 387,094 153,041,046
94
Page 483
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi (lanjutan) b. By economic sector (continued)
31 Desember/December 2022
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Rumah tangga 24,518,478) 541,542) 47,330) 59,980 77,499 25,244,829 Household
Perdagangan 23,158,792) 447,912) 382,947) 40,933 602,863 24,633,447 Trading
Perindustrian 20,220,675) 671,592) 5,522) 8,735 167,556 21,074,080 Manufacturing
Jasa lainnya 14,060,442) 593,476) 1,186) 218 451,273 15,106,595 Other services
Pertanian 3,625,257) 10,326) 3,074) 1,056 20,389 3,660,102 Agriculture
Accomodation
Jasa akomodasi 97,763) 1,457) 73) - 28,318 127,611 services
Konstruksi 5,493,870) 15,623) -) 4,355 37,231 5,551,079 Construction
Transportasi & Transportation &
komunikasi 4,377,026) 341) 1,942) - 739 4,380,048 communication
Pertambangan 200,892) 1) 1) - 6 200,900 Mining
Lainnya 797,596) 13,943) 9,122) 1,093 5,212 826,966 Others
96,550,791) 2,296,213) 451,197) 116,370 1,391,086 100,805,657
Dolar Amerika United States
Serikat Dollar
Perdagangan 2,864,387) -) -) - - 2,864,387 Trading
Perindustrian 10,777,022) 2,843,714) 116,756) - - 13,737,492 Manufacturing
Jasa lainnya 12,379,459) 11,935) -) - - 12,391,394 Other services
Pertanian 2,652,480) -) -) - - 2,652,480 Agriculture
Konstruksi 382,345) -) -) - - 382,345 Construction
Transportasi & ) Transportation &
komunikasi 3,092,831) -) -) - - 3,092,831 communication
Pertambangan 5,259,690) -) -) - - 5,259,690 Mining
Lainnya 3,987,894) -) -) - - 3,987,894 Others
41,396,108) 2,855,649) 116,756) - - 44,368,513
Yen Jepang Japanese Yen
Perindustrian 165,346) 275,650) -) - - 440,996 Manufacturing
Perdagangan 14,726) -) -) - - 14,726 Trading
Jasa lainnya 2,676) 5,857) -) - - 8,533 Other services
Lainnya 318,087) -) -) - - 318,087 Others
500,835) 281,507) -) - - 782,342
Euro Eropa European Euro
Perdagangan 167,004) -) -) - - 167,004 Trading
138,614,738) 5,433,369) 567,953) 116,370 1,391,086 146,123,516
Pendapatan
bunga/marjin yang
masih akan Accrued interest/
diterima 817,968) 60,566) -) - - 878,534 margin income
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai (1,733,503) (411,626) (340,947) (79,938) (1,013,105) (3,579,119) losses
137,699,203) 5,082,309) 227,006) 36,432) 377,981 143,422,931
c. Berdasarkan jangka waktu c. By time period
31 Desember/December
2023 2022
Hingga 1 tahun 67,842,273) 61,644,137) Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 15,290,577) 14,844,877) More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 3 tahun 12,145,179) 11,394,722) More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 - 4 tahun 8,986,657) 7,596,787) More than 3 - 4 years
Lebih dari 4 - 5 tahun 17,732,394) 17,631,424) More than 4 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 34,564,217) 33,011,569) More than 5 years
156,561,297) 146,123,516)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,097,796) 878,534) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (4,618,047) (3,579,119) losses
153,041,046) 143,422,931)
95
Page 484
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
d. Berdasarkan sisa periode sampai dengan d. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
e. Berdasarkan hubungan dengan pihak e. By relationship with counterparties/debtors
lawan/debitur
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga 152,787,933) 143,736,123) Third parties
Pihak berelasi 3,773,364) 2,387,393) Related parties
156,561,297) 146,123,516)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,097,796) 878,534) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan nilai (4,618,047) (3,579,119) Allowance for impairment losses
153,041,046) 143,422,931)
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest/margin rate per annum
tahun
31 Desember/December
2023 2022
Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun: Average interest rate per annum:
Rupiah 9.43% 9.04%) Rupiah
Mata uang asing 6.13% 2.81%) Foreign currencies
31 Desember/December
2023 2022
Tingkat marjin rata-rata per tahun: Average margin rate per annum:
Piutang murabahah 25%-30% 25%-30%) Murabahah receivables
Tingkat imbal hasil per tahun: Rate of return per annum:
Pembiayaan musyarakah 8.75%-11.00% 8.75%-10.50%) Musyarakah financing
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the allowance for impairment
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ losses for loans and sharia financing/receivables
piutang syariah adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Saldo awal (3,579,119) (3,953,699) Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan Provision during
(Catatan 34) (3,029,571) (1,754,676) the year (Note 34)
Penerimaan kembali pinjaman yang
telah dihapusbukukan (88,291) (120,194) Recoveries from loans written-off
Penghapusbukuan 2,066,044) 1,871,710) Write-off
Kerugian modifikasi -) 308,911) Modification loss
Penjualan pinjaman yang diberikan -) 91,486) Sale of loan
Lain-lain 12,890) (22,657) Others
Saldo akhir (4,618,047) (3,579,119) Ending balance
96
Page 485
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Bank’s allowance for
pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan impairment losses for loans based on Stages
Tahap (Stage) adalah sebagai berikut: was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (698,596) (272,613) (1,838,985) (2,810,194) Beginning balance
Transfer (ke)/dari Tahap 1 (113,376) 91,804) 21,572) -) Transfer (to)/from Stage 1
Transfer (ke)/dari Tahap 2 227,654) (281,368) 53,714) -) Transfer (to)/from Stage 2
Transfer (ke)/dari Tahap 3 1,336) 559,675) (561,011) -) Transfer (to)/from Stage 3
Perubahan bersih pada Net change in
eksposur exposures
dan pengukuran kembali 379,086) (334,157) (800,109) (755,180) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (889,467) (201,976) (329,629) (1,421,072) New originated loans
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (40,007) (40,007) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
periode berjalan -) -) 564,634) 564,634) the period
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 251,294) 256,083) 291,299) 798,676) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model 210,587) 13,605) 21,930) 246,122) parameter
Lain-lain -) -) 12,890) 12,890) Others
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit
Bank (631,482) (168,947) (2,603,702) (3,404,131) losses Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (1,213,916) financing/receivables
Saldo akhir (4,618,047) Ending balance
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (533,068) (350,053) (2,371,313) (3,254,434) Beginning balance
Transfer (ke)/dari Tahap 1 (274,449) 86,368) 188,081) -) Transfer (to)/from Stage 1
Transfer (ke)/dari Tahap 2 185,002) (218,461) 33,459) -) Transfer (to)/from Stage 2
Transfer (ke)/dari Tahap 3 166,582) 445,053) (611,635) -) Transfer (to)/from Stage 3
Perubahan bersih pada
eksposur Net change in exposures
dan pengukuran kembali 55,989) (267,101) (553,730) (764,842) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (413,024) (155,684) (228,370) (797,078) New originated loans
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (45,362) (45,362) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
tahun berjalan -) -) 921,486) 921,486) the year
Penjualan pinjaman -) -) 91,486) 91,486) Sale of loan
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 218,775) 207,342) 464,058) 890,175) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model (104,403) (20,077) (13,399) (137,879) parameter
Kerugian modifikasi -) -) 308,911) 308,911) Modification loss
Lain-lain -) -) (22,657) (22,657) Others
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit
Bank (698,596) (272,613) (1,838,985) (2,810,194) losses Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (768,925) financing/receivables
Saldo akhir (3,579,119) Ending balance
97
Page 486
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Pergerakan cadangan kerugian penurunan nilai Movement in the Bank’s allowance for
(CKPN) Bank dari Rp 2.810.194 posisi impairment losses (CKPN) from Rp 2,810,194
31 Desember 2022 menjadi Rp 3.404.131 posisi as of 31 December 2022 to Rp 3,404,131 as of
31 Desember 2023 adalah sebagai dampak dari 31 December 2023 was due to the impact of
beberapa kejadian berikut ini: following events:
- Penambahan CKPN yang dibentuk pada - Additional of CKPN booked for corporate
segmen korporasi sebesar Rp 728.964. segment amounted to Rp 728,964.
- Nilai CKPN yang dibentuk sebagai bagian - CKPN booked as part of the implementation
prinsip kehati-hatian bank terhadap debitur- of prudential principle towards Covid-19
debitur restruktur Covid-19 yang dinilai dapat restructured debtors which are considered to
bertahan dan tidak dapat bertahan dengan be able to survive and not be able to survive
portfolio yang cenderung menurun baik untuk with a declining trend portfolio for both for
debitur KDK 34 ataupun debitur Non KDK 34 KDK 34 debtors and non-KDK
dengan realisasi sebesar Rp 117.729, yang 34 debtors with realization amounting
tetap mempertimbangkan cakupan CKPN Rp 117,729 which have taken into account
yang tetap stabil. CKPN coverage to remain stable.
- Terdapat reversal sebesar Rp 246.122 dari - There was reversal amounting to Rp 246,122
proses review tahunan atas model CKPN. due to the annual review process of CKPN
model.
- Realisasi atas nilai CKPN yang dibentuk - Realization of CKPN booked which caused
sehingga menyebabkan penurunan nilai decrement in net value of CKPN at retail
CKPN bersih di segmen retail sebesar segment amounted to Rp 17,309.
Rp 17.309.
Pergerakan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Subsidiary’s allowance for
Entitas Anak dari Rp 768.259 posisi impairment losses from Rp 768,259 as of
31 Desember 2022 menjadi Rp 1.213.542 posisi 31 December 2022 to Rp 1,213,542 as of
31 Desember 2023 adalah sebagai bagian 31 December 2023 is part of the Subsidiary’s
prinsip kehati-hatian Entitas Anak terhadap prudential principle as challenges faced by the
tantangan yang dihadapi oleh segmen nasabah customer segment served in the post Covid-19
yang dilayaninya dalam periode pasca pandemi pandemic period, including Covid-19
Covid-19, termasuk didalamnya nasabah- restructuring customers.
nasabah restruktur Covid-19.
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance
yang dibentuk cukup untuk menutup for losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on loans and sharia financing/
pinjaman yang diberikan dan receivables as of 31 December 2023 and 2022.
pembiayaan/piutang syariah pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
h. Pembiayaan bersama h. Joint financing
Bank mengadakan perjanjian pembiayaan The bank has entered into joint financing
bersama, antara lain dengan agreements, among others with
PT KB Finansia Multi Finance (FMF), PT KB Finansia Multi Finance (FMF),
PT Home Credit Indonesia (HCI) dan PT Home Credit Indonesia (HCI), and
PT Mandiri Utama Finance (MUF) PT Mandiri Utama Finance (MUF) (Note 40).
(Catatan 40).
i. Batas Maksimum Pemberian Kredit i. Legal Lending Limit (“LLL”)
(“BMPK”)
Berdasarkan laporan Batas Maksimum Based on the Group’s Legal Lending Limit (LLL)
Pemberian Kredit (BMPK) Grup yang report to OJK, as of 31 December 2023 and
disampaikan kepada OJK, pada tanggal 2022 there was no violation or excess of LLL to
31 Desember 2023 dan 2022 tidak terdapat both third parties and related parties in
pelanggaran ataupun pelampauan BMPK compliance with OJK’s regulation.
kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai
dengan peraturan yang telah ditetapkan OJK.
98
Page 487
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
j. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ j. Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah financing/receivables
Berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, Based on prevailing OJK regulations, the
rasio bruto pinjaman yang diberikan dan maximum gross non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah bermasalah sharia financing/receivables ratio for a bank is
setinggi-tingginya adalah 5% dari jumlah 5% from total loans and sharia
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ financing/receivables given. The gross and net
piutang syariah. Rasio kredit bermasalah bruto non-performing loan ratios of the Group was as
dan bersih Grup adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2023 2022
Kurang lancar 477,678) 567,953) Substandard
Diragukan 118,169) 116,370) Doubtful
Macet 1,500,722) 1,391,086) Loss
Jumlah pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Total non-performing loans and sharia
bermasalah - kotor 2,096,569) 2,075,409) financing/receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,479,832) (1,433,990) Allowance for impairment losses
Jumlah pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Total non-performing loans and sharia
bermasalah - bersih 616,737) 641,419) financing/receivables - net
Jumlah pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah yang Total loans and sharia financing/
diberikan 156,561,297) 146,123,516) receivables
Jumlah pinjaman kepada Bank lain (2,183,624) (638,152) Total loans to other banks
154,377,673) 145,485,364)
Rasio pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Non-performing loans and sharia
bermasalah - kotor 1.36%) 1.43%) financing/receivables ratio - gross
Rasio pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Non-performing loans and sharia
bermasalah - bersih 0.40%) 0.44%) financing/receivables ratio - net
Rasio pemenuhan cadangan kerugian The Group’s ratio of allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan Grup losses on financial assets (percentage of
(persentase cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on financial
nilai aset keuangan yang telah dibentuk assets recorded to the minimum allowance for
terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
penurunan nilai aset keuangan sesuai impairment losses on financial assets as
ketentuan Bank Indonesia) pada tanggal required by Bank Indonesia) as of
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 were 134.49%
adalah sebesar 134,49% dan 114,08%. and 114.08%, respectively.
Pinjaman yang diberikan pada umumnya Loans are generally collateralised by registered
dijamin dengan agunan yang diikat dengan mortgages, mortgages or powers of attorney to
hipotik, hak tanggungan atau surat kuasa untuk sell and other guarantees.
menjual dan jaminan lainnya.
Pada tanggal 31 Desember 2023, pinjaman As of 31 December 2023, loans secured
yang diberikan yang dijamin dengan jaminan by cash collateral were Rp 28,587,601
uang tunai adalah Rp 28.587.601 (31 December 2022: Rp 28,186,840).
(31 Desember 2022: Rp 28.186.840).
99
Page 488
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
k. Kredit penerusan k. Channeling loans
Bank juga menyalurkan fasilitas kredit yang The Bank also provides loan facilities funded by
dananya bersumber dari Pemerintah Indonesia the Government of Indonesia or Bank Indonesia
atau Bank Indonesia melalui kredit penerusan through channeling loans in the form of Kredit
(channeling loan) dalam bentuk Kredit Usaha Usaha Tani (KUT) and Kredit Pengusaha Kecil
Tani (KUT) dan Kredit Pengusaha Kecil
Menengah (KPKM).
Menengah (KPKM).
Saldo dari kredit penerusan tidak diakui pada These chanelling loans are not recognized in the
laporan keuangan konsolidasian. Rincian saldo consolidated financial statements.
kredit penerusan adalah sebagai berikut: The balances were as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Kredit Penerusan KUT 24,687 24,687 KUT Channeling Loans
Kredit Penerusan KPKM 16,061 9,830 KPKM Channeling Loans
40,748 34,517
l. Kredit sindikasi l. Syndicated loans
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada nasabah berdasarkan customers under syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama (sindikasi) other banks and are generally used to support
dengan bank-bank lain dan umumnya the working capital needs and investment. In
digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal syndicated loans, the Bank may act as a
kerja dan investasi. Dalam kredit sindikasi, member and/or arranger and/or Facility Agent
Bank dapat bertindak sebagai anggota and/or Security Agent. Syndication is done with
dan/atau arranger dan/atau Agen Fasilitas several banks in Indonesia and/or offshore.
dan/atau Agen Jaminan. Sindikasi dilakukan
dengan bank-bank di Indonesia dan/atau luar
negeri.
Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau Total participation of the Bank in syndicated
arranger dalam kredit sindikasi berkisar antara loans, in which the Bank acted as a member
1,77% sampai dengan 80% dari fasilitas kredit and/or arranger, ranged from 1.77% up to 80%
sindikasi pada tanggal 31 Desember 2023 of syndicated loan facility as of
dan 1,77% sampai dengan 80% dari fasilitas 31 December 2023 and ranged from 1.77% up
kredit sindikasi pada pada tanggal to 80% of syndicated loan facility as of
31 Desember 2022. 31 December 2022.
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
PT Asuransi Allianz Life Indonesia PT Asuransi Allianz Life Indonesia
Pada tanggal 26 November 2008, Bank On 26 November 2008, the Bank entered into an
melakukan perjanjian (“PKS”) dengan agreement (“PKS”) with PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”), Indonesia (“Allianz”), a third party, to cover the
pihak ketiga, untuk melindungi Bank dari risiko Bank from the risk of uncollectible pension and
kerugian tidak tertagihnya kredit pensiunan dan micro loans with life insurance. The insurance
mikro dengan asuransi jiwa. Perjanjian agreement consists of 3 sections (insurance for
Kerjasama ini mencakup 3 bagian (asuransi pension loan debtors before
untuk debitur Kredit Pensiun sebelum tanggal 1 December 2008, insurance for pension loan
1 Desember 2008, asuransi untuk debitur debtors since 1 December 2008 onwards, and
Kredit Pensiun sejak tanggal insurance for micro loan debtors) and is effective
1 Desember 2008, dan asuransi untuk debitur for 5 (five) years since the date of the agreement,
kredit mikro) dan berlaku hingga 5 (lima) tahun and shall then be automatically renewed for
sejak tanggal perjanjian, dan kemudian dengan further successive periods of each of 5 (five)
sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu years or as mutually agreed by both parties.
berikutnya masing-masing 5 (lima) tahun atau
sebagaimana disepakati bersama oleh para
pihak.
100
Page 489
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (lanjutan) PT Asuransi Allianz Life Indonesia (continued)
Pada tanggal 1 April 2013 dilakukan perubahan On 1 April 2013, the PKS has been amended in
atas PKS yang dibuat dalam bentuk PKS Induk the form of Master Agreement (Bancassurance
(Perjanjian Bancassurance untuk Kegiatan Agreement for Referral Activities) and Sub PKS
Referensi) dan PKS turunan yang dibuat untuk which were provided for each product of Pension
masing-masing produk Kredit Pensiun dan Loan and Employee Loan.
Kredit Pegawai.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.020/RLBPM/V/2022 dated
No.020/RLBPM/V/2022 pada tanggal 20 June 2022 Bank and Allianz started new
20 Juni 2022 Bank dan Allianz mulai scheme insurance product for Pension Loan.
memberlakukan skema produk asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Juli 2022, namun starting from 1 July 2022. Existing Pension Loan
masih digunakan untuk perlindungan debitur insurance still cover the debtors existed before
yang sudah ada sebelum 1 Juli 2022. 1 July 2022.
PT Avrist Assurance PT Avrist Assurance
Pada tanggal 23 Juni 2011 Bank melakukan On 23 June 2011, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Avrist Assurance agreement with PT Avrist Assurance (“Avrist”), a
(“Avrist”), pihak ketiga, untuk melindungi Bank third party, to cover the Bank from the risk of
dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit uncollectible pensioners loan. The agreement is
pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini berlaku effective for one year and shall then be
selama satu tahun dan kemudian dengan automatically renewed for further successive
sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu periods of each of one year or as mutually
berikutnya masing-masing satu tahun atau agreed by both parties.
sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
belah pihak.
Pada tanggal 17 September 2015, Bank dan On 17 September 2015, Bank and Avrist agreed
Avrist sepakat untuk memperluas kerja sama to expand the agreement for Active Employee
untuk Kredit Pegawai Aktif dan kerja sama Loan and this agreement was last emphasized
tersebut ditegaskan terakhir pada on 17 September 2019.
17 September 2019.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.017/RLBPM/III/2023 and
No.017/RLBPM/III/2023 dan No.018/RLBPM/III/2023 dated 1 February 2023
No.018/RLBPM/III/2023 pada tanggal Bank and Avrist started new scheme insurance
1 Februari 2023 Bank dan Avrist mulai product for Pension Loan..
memberlakukan skema produk Asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Februari 2023, starting from 1 February 2023. Existing Pension
namun masih digunakan untuk perlindungan
debitur yang sudah ada sebelum Loan insurance still cover the debtors existed
1 Februari 2023. before 1 February 2023.
101
Page 490
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Heksa Solution Insurance PT Heksa Solution Insurance
Pada tanggal 22 Juni 2023, Bank melakukan On 22 June 2023, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Heksa Solution Insurance agreement with PT Heksa Solution Insurance
(“Heksa”) sesuai Perjanjian Kerja Sama (“Heksa”) as per agreement
No.037/RLBSA/VI/2023, pihak ketiga, untuk No.037/RLBSA/VI/2023, a non-related party, to
melindungi Bank dari risiko kerugian tidak cover the Bank from the risk
tertagihnya kredit pensiunan dan kredit of uncollectible pension loan and employee loan.
pegawai. Perjanjian Kerjasama ini berlaku The agreement is effective untill either party
sampai salah satu pihak menghendaki wishes otherwise or required by the regulation.
sebaliknya atau dikehendaki sesuai ketentuan
yang belaku.
PT Asuransi Jiwa Generali PT Asuransi Jiwa Generali
Pada tanggal 22 Juni 2011, Bank melakukan On 22 June 2011, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Generali agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
(“Generali”), pihak ketiga, untuk melindungi (“Generali”), a third party, to cover the Bank from
Bank dari risiko kerugian tidak tertagihnya the risk of uncollectible pension loans. The
kredit pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini agreement is effective for one year and shall
berlaku selama satu tahun dan kemudian then be automatically renewed for further
dengan sendirinya diperbaharui untuk jangka successive periods of each of one year or as
waktu berikutnya masing-masing satu tahun mutually agreed by both parties.
atau sebagaimana disepakati bersama oleh
kedua belah pihak.
Pada tanggal 9 Oktober 2015, Bank juga On 9 October 2015, the Bank also entered into
melakukan perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa an agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
Generali (“Generali”), pihak ketiga, untuk (“Generali”), a third party, to cover the Bank from
melindungi Bank dari risiko kredit dari pinjaman the credit risk of active employee loans.
pegawai aktif.
Perjanjian kerjasama ini berlaku selama lima The agreement is effective for five years and will
tahun dan kemudian secara otomatis akan be automatically extended for the next five years
diperpanjang untuk 5 tahun berikutnya atau or may be terminated earlier as agreed by both
dapat dihentikan lebih awal sebagaimana parties. The agreement was automatically
disepakati bersama oleh kedua belah pihak. extended on 9 October 2021 for the next 5 years
Perjanjian kerjasama ini diperpanjang secara until 9 October 2025.
otomatis pada tanggal 9 Oktober 2021 untuk
5 tahun berikutnya sampai dengan tanggal
9 Oktober 2025.
PT Proteksi Antar Nusa PT Proteksi Antar Nusa
Pada tanggal 1 Maret 2017, Bank melakukan On 1 March 2017, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Proteksi Antar Nusa agreement with PT Proteksi Antar Nusa (“PAN”),
(“PAN”), pihak ketiga, untuk melindungi Bank a third party, to cover the Bank from the risk of
dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit uncollectible pensioners loan. The agreement
pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini telah has been extended on 17 May 2021 for another
diperpanjang pada tanggal 17 Mei 2021 selama three years and can be extended as mutually
tiga tahun dan dapat diperpanjang agreed by both parties.
sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
belah pihak.
102
Page 491
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
Pada tanggal 12 Januari 2022, Bank melakukan On 12 January 2022, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Sinarmas agreement with PT Asuransi Jiwa Sinarmas
MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), pihak ketiga, MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), a non-related
untuk melindungi Bank dari risiko kredit party, to cover the Bank from the risk
dari Kredit Pemilikan Rumah. Perjanjian of uncollectible mortgage loan. The agreement
kerjasama ini berlaku selama tiga tahun dan is effective for three years and can be
sewaktu-waktu dapat ditinjau kembali oleh reviewed whenever necessary by both
masing-masing pihak. Perjanjian kerja sama ini parties. The agreement was launched at
mulai diimplementasikan pada tanggal 24 March 2022.
24 Maret 2022.
n. Pinjaman yang diberikan dan n. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables
direstrukturisasi
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, total
jumlah pinjaman yang diberikan dan restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was as
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 2023
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard /Doubtful Loss Total
Korporasi 167,867 2,526,064 - - 507,652 3,201,583 Corporates
Pensiunan 236 - - - - 236 Pensioners
Kredit keperluan
rumah tangga - 2 2 3 7 14 Household goods
Kredit
kepemilikan
mobil 14 126 - - - 140 Car loans
Umum 265 54 41 - 1 361 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 924,482 62,403 16,081 12,210 611,426 1,626,602 enterprises
Usaha mikro kecil 28,747 2,962 737 1,311 855 34,612 Micro business
Pembiayaan/
piutang Sharia financing/
syariah 610,501 39,794 15,809 5,674 18,005 689,783 receivables
1,732,112 2,631,405 32,670 19,198 1,137,946 5,553,331
103
Page 492
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 11. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
n. Pinjaman yang diberikan dan n. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables (continued)
direstrukturisasi (lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, total
jumlah pinjaman yang diberikan dan restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was as
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK follows: (continued)
adalah sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 2022
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Korporasi 3,853,177 648,050 - - 515,461 5,016,688 Corporates
Pensiunan 257 - - - - 257 Pensioners
Kredit keperluan
rumah tangga 290 44 42 40 9 425 Household goods
Kredit kepemilikan
mobil 723 138 15 78 - 954 Car loans
Umum 23,103 36 8 18 171,188 194,353 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 1,372,194 36,798 205,380 28,184 469,658 2,112,214 enterprises
Usaha mikro kecil 77,307 10,076 625 771 670 89,449 Micro business
Pembiayaan/
piutang Sharia financing/
syariah 1,049,108 190,762 116,849 11,960 76,427 1,445,106 receivables
6,376,159 885,904 322,919 41,051 1,233,413 8,859,446
Sebagai dampak dari pandemi COVID-19 yang As the impacts of the COVID-19 pandemic which
melanda Indonesia sejak bulan Maret 2020, has been spread to Indonesia since March 2020,
sejumlah pinjaman yang diberikan dan certain amount of loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah telah financing/receivables have been restructured
direstrukturisasi berdasarkan Peraturan OJK based on OJK Regulation
No. 11/POJK.03/ 2020 tanggal 16 Maret 2020 No. 11/POJK.03/ 2020 dated 16 March 2020
tentang Stimulus Perekonomian Nasional concerning National Economic Stimulus as a
Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Countercyclical Policy on the Impacts of the
Penyebaran Coronavirus Disease 2019 dan Spread of Coronavirus Disease 2019 and OJK
Peraturan OJK No. 48/POJK.03/2020 tanggal Regulation No. 48/POJK.03/2020 dated
1 Desember 2020 tentang Perubahan Atas 1 December 2020 concerning Amendments to
Peraturan OJK No.11/POJK.03/2020 dan OJK Regulation No.11/POJK.03/2020 and OJK
Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2021 tentang Regulation No. 17/POJK.03/2021 concerning the
Perubahan Kedua atas Peraturan OJK Second Amendment to OJK Regulation
No.11/POJK.03/2020, yang dilanjutkan di No.11/POJK.03/2020, continued to the post-
periode pasca-pandemi sesuai dengan POJK pandemic period in accordance to
No. 19/2022 tentang Perlakuan Khusus untuk OJK Regulation No. 19/2022 concerning Special
Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Treatment for Financial Services Institutions in
Sektor Tertentu di Indonesia yang Terkena Specific Regions and Sectors in Indonesia
Dampak Bencana yang berlaku serta KDK Impacted by a Disaster and OJK Board of
No. 34/KDK 03/2022 mengenai Penetapan Commissioners Decree No. 34/KDK 03/2022
Daerah dan/atau Sektor Ekonomi yang concerning Stipulation of Region and/or Sector
Terdampak Bencana yang Memerlukan Which Require Special Treatment regarding
Perlakuan Khusus terhadap Kredit Bank (sektor Bank Financing (the sectors and/or regions
ekonomi dan daerah tersebut adalah sektor include accommodation and food and drink
penyediaan akomodasi dan penyediaan makan provision sector, the textile and textile products
minum, sektor tekstil dan produk tekstil serta and footwear sectors, the micro, small and
alas kaki, segmen usaha mikro, kecil, dan medium enterprises Segment, and/or Bali
menengah, dan/atau daerah Provinsi Bali). Province).
104
Page 493
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 12. PREPAYMENTS
31 Desember/ December
2023 2022
Asuransi kredit 959,005) 1,247,475 Loans insurance
Pemeliharaan dan pembaharuan TI 107,022) 119,918 IT maintenance and renewal
Promosi 43,279) 37,341 Promotion
Beban lisensi dibayar dimuka 30,923) 35,880 Prepaid license fee
Sewa bangunan 11,531) 12,003 Building rental
Tunjangan perumahan 7,333) 5,856 Housing allowance
Lainnya 24,974) 6,669 Others
1,184,067) 1,465,142
Beban dibayar dimuka lainnya termasuk beban Other prepayments primarily includes prepayments
dibayar dimuka untuk asuransi jiwa, asuransi uang for life insurance, cash insurance and building
tunai dan asuransi gedung. insurance.
13. PERPAJAKAN 13. TAXATION
a. Klaim pengembalian pajak a. Claims for tax refund
31 Desember/ December
2023 2022
Kelebihan pembayaran pajak penghasilan Corporate income tax
badan - 2022 31,804 31,804 overpayment - 2022
Pengembalian pajak - 2002 16,972 - Refundable tax - 2002
Klaim pengembalian pajak - 2016 10,358 10,358 Claim for tax refund - 2016
Klaim pengembalian pajak - 2017 8,008 8,008 Claim for tax refund - 2017
Pajak lainnya 195 187 Other taxes
67,337 50,357
b. Utang pajak b. Taxes payable
31 Desember/ December
2023 2022
Pajak penghasilan badan: Corporate income taxes:
Bank Bank
- Pasal 25 13,861 - Article 25 -
- Pasal 29 59,168 - Article 29 -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 25 29,385 34,044 Article 25 -
- Pasal 29 5,466 10,298 Article 29 -
107,880 44,342
Pajak lainnya: Other taxes:
Bank Bank
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 83,080 72,976 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 27,421 35,679 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 3,487 5,328 Value added tax -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 9,183 7,061 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 6,832 7,761 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 35 129 Value added tax -
130,038 128,934
237,918 173,276
105
Page 494
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Pajak penghasilan: Income taxes:
- Kini Current -
Bank 515,697) 503,801) Bank
Entitas anak 411,468) 510,165) Subsidiary
- Penyesuaian terhadap beban pajak Adjustment to prior years’ tax -
tahun-tahun sebelumnya expense
Bank 18,304) 634) Bank
- Tangguhan – Pembentukan Deferred – Origination of temporary -
perbedaan temporer differences
Bank (58,109) 20,506) Bank
Entitas anak (112,162) (7,351) Subsidiary
Jumlah beban pajak penghasilan 775,198) 1,027,755) Total income tax expenses
Rekonsiliasi antara laba akuntansi The reconciliation between consolidated
konsolidasian sebelum pajak penghasilan dikali accounting profit before income tax multiplied by
tarif pajak yang berlaku dengan beban pajak the prevailing tax rate and consolidated income
penghasilan konsolidasian adalah sebagai tax expense was:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 3,457,682) 4,657,319) income tax
Ditambah: Add:
Pendapatan dividen dari Entitas Anak 498,815) 332,992) Dividend income from Subsidiary
3,956,497) 4,990,311)
Tarif pajak 22%) 22%) Tax rate
Pajak dihitung dengan tarif pajak 870,430) 1,097,868) Tax calculated at tax rate
Perbedaan permanen dengan tarif pajak Permanent differences at tax rate:
- Bank (109,265) (71,434) Bank -
- Entitas anak (4,271) 687) Subsidiary -
Penyesuaian terhadap beban pajak Adjustments to prior year’s tax
tahun-tahun sebelumnya 18,304) 634) expense
Beban pajak penghasilan konsolidasian 775,198) 1,027,755) Consolidated income tax expense
Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian The reconciliation between consolidated
sebelum pajak penghasilan dan penghasilan accounting profit before income tax and taxable
kena pajak Bank adalah sebagai berikut: income of the Bank was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 3,457,682) 4,657,319) income tax
Ditambah (dikurangi): Add (less):
Pendapatan dividen dari Entitas Anak 498,815) 332,992) Dividend income from Subsidiary
Laba Entitas Anak sebelum pajak
penghasilan (1,379,894) (2,282,394) Subsidiary’s profit before income tax
Laba akuntansi sebelum pajak Accounting profit before income
penghasilan (Bank saja) 2,576,603) 2,707,917) tax (Bank only)
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyisihan kerugian aset produktif - Allowance for impairment losses on
pinjaman yang diberikan 382,098) (419,667) earning assets - loans
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans contractual
pinjaman yang diberikan (14,003) 308,911) cash flows
Beban penyusutan (110,481) 47,640) Depreciation expenses
Bonus direksi 6,426) (9,307) Bonus for directors
Beban atas imbalan pascakerja (10,404) (40,592) Post-employment benefit expenses
Akrual, bonus, tantiem dan imbalan Accruals, bonus, tantiem and other
jangka panjang lainnya 10,496) 19,804) long-term - employee benefits
Jumlah perbedaan temporer 264,132) (93,211) Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Beban/(penghasilan) yang tidak
dapat dikurangkan/dikenakan - Non-deductible/(non-taxable)
pajak - bersih (496,659) (324,700) expenses/incomes - net
Penghasilan kena pajak Bank 2,344,076) 2,290,006) Taxable income of the Bank
106
Page 495
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
d. Perhitungan beban pajak kini dan d. The computation of current tax expense and
kekurangan pembayaran pajak penghasilan corporate income tax underpayment was as
badan adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Penghasilan kena pajak: Taxable income:
Bank 2,344,076) 2,290,006) Bank
Entitas Anak 1,870,310) 2,318,931) Subsidiary
4,214,386) 4,608,937)
Beban pajak kini: Current tax expense:
Bank 515,697) 503,801) Bank
Entitas Anak 411,468) 510,165) Subsidiary
927,165) 1,013,966)
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka pasal 25: Prepaid taxes article 25:
Bank (456,529) (535,605) Bank
Entitas Anak (406,002) (499,867) Subsidiary
(862,531) (1,035,472)
(Kelebihan) kekurangan pembayaran Corporate income tax
pajak penghasilan badan (over) under payment
pasal (28) 29: article (28) 29:
Bank 59,168) (31,804) Bank
Entitas anak 5,466) 10,298) Subsidiary
64,634) (21,506)
e. Sesuai dengan peraturan perpajakan di e. Under the taxation laws of Indonesia, the Group
Indonesia, Grup menghitung dan calculates and submits individual company tax
melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap returns (submission of consolidated income tax
perusahaan sebagai suatu badan hukum yang computation is not allowed) on a self-
terpisah (pelaporan pajak penghasilan assessment basis. The tax authorities may
konsolidasian tidak diperbolehkan) assess/amend taxes within the statute of
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus limitations under prevailing regulations.
dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak
tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
peraturan yang berlaku.
Manajemen mempertahankan posisi Management vigorously defends the Group’s tax
perpajakan Grup yang diyakini berdasarkan positions which are believed to be grounded on
pada teknik dasar yang kuat, sesuai dengan sound technical basis, in compliance with the tax
peraturan perpajakan dan upaya manajemen regulations and management’s efforts to
dalam mengantisipasi kemungkinan risiko anticipate possible future tax exposure.
timbulnya pajak di masa depan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of income tax for the
periode yang berakhir pada tanggal period ended 31 December 2023 was a
31 Desember 2023 di atas adalah suatu preliminary estimate made for accounting
perhitungan sementara yang dibuat untuk purposes.
tujuan akuntansi.
Laba kena pajak yang diperoleh dari laba Taxable income which was obtained from
sebelum pajak secara komersial setelah commercial profit before tax after fiscal
dilakukan koreksi fiskal sesuai dengan correction in accordance with applicable tax
ketentuan perpajakan yang berlaku akan regulation will be the basis for calculating and
menjadi dasar dalam perhitungan dan preparing the Bank’s and Subsidiaries’ Annual
pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Corporate Income Tax Returns (SPT).
PPh Badan Bank dan Entitas Anak.
Bank masih menunggu peraturan implementasi The Bank is still awaiting for the tax
pajak mengenai penghitungan pajak terkait implementing regulation regarding allowance for
biaya cadangan kerugian penurunan nilai atas impairment losses of loans that has not yet been
pinjaman yang diberikan yang sampai dengan issued by the Indonesian Government until the
tanggal laporan keuangan konsolidasian ini date of the issuance of this consolidated financial
dibuat belum dikeluarkan oleh Pemerintah statements. Significant changes may affect the
Indonesia. Perubahan signifikan atas corporate income tax calculation if the new
penghitungan pajak penghasilan badan implementing regulation regulates differently as
mungkin akan terjadi jika peraturan compared with the prevailing tax regulation.
implementasi baru mengatur lain dibandingkan
dengan peraturan yang saat ini berlaku.
107
Page 496
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
e. Perhitungan perpajakan untuk tahun yang e. Tax calculation for the year ended
berakhir 31 Desember 2022 sesuai dengan 31 December 2022 is in accordance with Bank’s
SPT tahunan Bank. annual tax return (SPT).
Pada bulan Oktober 2021, Undang-Undang No. In October 2021, Law No. 7 of 2021 amended the
7 Tahun 2021 mengubah pasal dari Undang- provision of Law No. 2 of 2020, in that the
Undang No. 2 Tahun 2020, sehingga tarif pajak statutory tax rate of 22% applies for fiscal year
22% berlaku untuk tahun pajak 2022 dan 2022 and onwards.
seterusnya.
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan f. Deferred tax assets (liabilities)
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan Details of deferred tax assets (liabilities) of the
Grup adalah sebagai berikut: Group was as follows:
Bank Bank
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Dikreditkan Dikreditkan
(Dibebankan) (Dibebankan) ke
ke laba rugi/ ekuitas/
Saldo awal/ Credited Credited
Beginning (Charged) to (Charged) to Saldo akhir/
balance profit or loss equity Ending balance
Cadangan kerugian
penurunan nilai atas Allowance for impairment
pinjaman yang diberikan 183,836) 84,062) -) 267,898) losses on loans
Modifikasi arus kas
kontraktual pinjaman yang Modification of loans
diberikan 67,960) (3,080) -) 64,880) contractual cash flows
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 62,480) 8,567) -) 71,047) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment
imbalan kerja jangka benefits and other long-
panjang 9,522) (1,490) 20,146) 28,178) term employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang Unrealized (gains) losses
belum direalisasi dari efek- on securities
efek yang diukur pada nilai measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain 2,187) -) (2,977) (790) comprehensive income
Aset tetap (termasuk aset Fixed assets (including
hak guna) (a) (30,265) (29,683) -) (59,948) right-of-use assets) (a)
Liabilitas sewa (a) 78,791) (12,748) -) 66,043) Lease liabilities (a)
Lain-lain 9,896) (5,644) -) 4,252) Others
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 384,407) 39,984) 17,169) 441,560) (liabilities)- net
(a): Bank menetapkan pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas (a): The Bank applied deferred tax related to assets and liabilities arising
yang timbul dari transaksi tunggal (Amandemen PSAK 46) from a single transaction (Amendments to PSAK 46) starting from
mulai dari tanggal 1 Januari 2023 dan menyajikan kembali 1 January 2023 and restate the comparative as of
komparasi 31 Desember 2022. Setelah amandemen tersebut, 31 December 2022. Following the amendment, the Bank has
Bank mengakui aset pajak tangguhan tersendiri sehubungan recognized a separate deferred tax asset in relation to its lease
dengan liabilitas sewa dan kewajiban pajak tangguhan liabilities and a deferred tax liability in relation to its right-of-use
sehubungan dengan aset hak guna nya. assets.
108
Page 497
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Dikreditkan Dikreditkan
(Dibebankan) (Dibebankan) ke
ke laba rugi/ ekuitas/
Saldo awal/ Credited Credited
Beginning (Charged) to (Charged) to Saldo akhir/
balance profit or loss equity Ending balance
Cadangan kerugian
penurunan nilai atas Allowance for impairment
pinjaman yang diberikan 276,162)) (92,326) -) 183,836) losses on loans
Modifikasi arus kas
kontraktual pinjaman yang Modification of loans
diberikan -)) 67,960) -) 67,960) contractual cash flows
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 63,208)) (728) -) 62,480) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment
imbalan kerja jangka benefits and other long-
panjang 9,033)) Ddd(8,993) 9,482) 9,522) term employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang Unrealized (gains) losses
belum direalisasi dari efek- on securities
efek yang diukur pada nilai measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other
komprehensif lain (33,226) -) 35,413) 2,187) comprehensive income
Aset tetap (termasuk aset Fixed assets (including
hak guna) (a) (59,414) 29,149) -) (30,265) right-of-use assets) (a)
Liabilitas sewa (a) 92,464) (13,673) -) 78,791) Lease liabilities (a)
Lain-lain 11,791) (1,895) -) 9,896) Others
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 360,018) (20,506) 44,895) 384,407) (liabilities)- net
(a): Bank menetapkan pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas (a): The Bank applied deferred tax related to assets and liabilities arising
yang timbul dari satu transaksi (Amandemen PSAK 46) mulai from a single transaction (Amendments to PSAK 46) starting from
dari tanggal 1 Januari 2023 dan menyajikan kembali komparasi 1 January 2023 and restate the comparative as of
31 Desember 2022. Setelah amandemen tersebut, Bank 31 December 2022. Following the amendment, the Bank has
mengakui aset pajak tangguhan tersendiri sehubungan dengan recognized a separate deferred tax asset in relation to its lease
liabilitas sewa dan kewajiban pajak tangguhan sehubungan liabilities and a deferred tax liability in relation to its right-of-use
dengan aset hak guna nya. assets.
Entitas Anak Subsidiary
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Dikreditkan
(Dibebankan) Dikreditkan
ke laba rugi/ (Dibebankan) ke
Saldo awal/ Credited/ ekuitas/ Credited
Beginning (Charged) to (Charged) to Saldo akhir/
balance profit or loss equity Ending balance
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 35,579) 4,955) -) 40,534) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment benefits
imbalan kerja jangka panjang and other long-term
lainnya 2,057) 7,007) 58 9,122) employee benefits
Aset tetap (586) (2,430) -) (3,016) Fixed assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai atas piutang losses on murabahah
murabahah 112,696) 105,324) -) 218,020) receivables
Keuntungan yang belum Unrealized gains from
direalisasi dari efek-efek (18) -) (22) (40) securities
Keuntungan yang belum Unrealized gain from
direalisasi dari investasi investment in equity
pada efek ekuitas (842) 196) -) (646) securities
Lainnya 11,736) (2,118) -) 9,618) Others
Aset pajak tangguhan - bersih 160,622) 112,934) 36) 273,592) Deferred tax assets - net
109
Page 498
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Dikreditkan
(Dibebankan) Dikreditkan
Saldo ke laba rugi/ (Dibebankan) ke
awal/ Credited/ ekuitas/ Credited Saldo akhir/
Beginning (Charged) to (Charged) to Ending
balance profit or loss equity balance
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 30,098) 5,481) -) 35,579) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment benefits
imbalan kerja jangka panjang and other long-term
lainnya 7,738) (4,385) (1,296) 2,057) employee benefits
Aset tetap 2,590) (3,176) -) (586) Fixed assets
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai atas piutang losses on murabahah
murabahah 98,386) 14,310) -) 112,696) receivables
Keuntungan yang belum Unrealized gains from
direalisasi dari efek-efek (25) -) 7) (18) securities
Keuntungan yang belum Unrealized gain from
direalisasi dari investasi investment in equity
pada efek ekuitas -) (842) -) (842) securities
Lainnya 15,773) (4,037) 11,736) Others
Aset pajak tangguhan - bersih 154,560) 7,351) (1,289) 160,622) Deferred tax assets - net
g. Surat ketetapan pajak g. Tax assessment letters
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), SMBCI had the
1.b), SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2002 Fiscal year 2002
Pada bulan Februari 2011, SMBCI mengajukan In February 2011, SMBCI filed an appeal to the
gugatan baru ke Pengadilan Pajak untuk Tax Court to get interest compensation related
memperoleh kompensasi bunga terkait with 2002 tax assessment which was won by
pemeriksaan pajak tahun 2002 yang SMBCI. On 22 September 2011, SMBCI won its
dimenangkan oleh SMBCI. Pada tanggal appeal to the Tax Court.
22 September 2011, SMBCI memenangkan
gugatan ke Pengadilan Pajak tersebut.
Pada bulan Januari 2012, DJP mengajukan In January 2012, DGT filed a judicial review to the
permohonan kasasi kepada Mahkamah Agung Supreme Court to revoke the decision of the Tax
untuk membatalkan keputusan dari Pengadilan Court for interest compensation.
Pajak atas imbalan bunga tersebut.
Sehubungan dengan proses tersebut, pada In relation to this process, on 31 May 2023, the
tanggal 31 Mei 2023 Majelis Mahkamah Assembly of the Supreme Court has announced
Agung mengumumkan keputusan menolak the decision to reject the DGT Judicial Review.
Peninjauan Kembali dari DJP. Pada tanggal On 12 July 2023, the Bank has received the
12 Juli 2023, Bank telah menerima putusan written formal Supreme Court decision letter.
formal Mahkamah Agung tersebut. Atas Upon the issuance of the decision, on
putusan ini, pada tanggal 13 November 2023, 13 November 2023, the Bank submitted request
Bank mengajukan surat permohonan letter for interest compensation to tax office.
pengembalian imbalan bunga ke kantor pajak.
110
Page 499
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), SMBCI had the
1.b), SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Tahun pajak 2002 (lanjutan) Fiscal year 2002 (continued)
Pada tanggal 11 Desember 2023, Bank On 11 December 2023, the Bank received letter
menerima surat dari kantor pajak tentang from tax office concerning the interest
pemberian imbalan bunga sebesar Rp 16.972 compensation provision amounting to
yang telah diakui dalam klaim pengembalian Rp 16,972 which has been recognised in claims
pajak. Sampai dengan tanggal 31 Desember for tax refund. As of 31 December 2023, the
2023, Bank belum menerima imbalan bunga Bank has not received the interest compensation
tersebut dari kantor pajak. from tax office.
Tahun pajak 2017 Fiscal year 2017
Pada tanggal 4 Februari 2021, Bank menerima On 4 February 2021, the Bank received tax audit
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk notice for fiscal year 2017. On 9 August 2022, the
tahun pajak 2017. Pada tanggal 9 Agustus Directorate General of Taxes issued
2022, Direktorat Jenderal Pajak mengeluarkan Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB)
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) amounting to Rp 8,074 along with Tax
untuk seluruh jenis pajak dengan jumlah Collection Letter (STP) amounting to
sebesar Rp 8.074, dan Surat Tagihan Pajak Rp 1.5. The Bank has paid the amount on
(STP) sebesar Rp 1,5. Atas SKPKB tersebut 7 September 2022. The Bank has submitted tax
Bank telah melakukan pembayaran seluruhnya objection letter on 7 November 2022 amounting
pada tanggal 7 September 2022. Bank telah to Rp 8,008.
mengajukan permohonan surat keberatan
pajak pada tanggal 7 November 2022 dengan
jumlah Rp 8.008.
Pada tanggal 31 Agustus 2023, DJP telah On 31 August 2023, DJP has issued objection
mengeluarkan surat keputusan penolakan decision letter which rejected Bank’s objection.
keberatan. Pada tanggal 29 November 2023 On 29 November 2023, the Bank has submitted
Bank mengajukan surat banding atas appeal letter against such decsion letter to the tax
keputusan keberatan tersebut ke pengadilan court. Until now the appeal process is still on
pajak. Sampai saat ini proses banding tersebut going.
masih berlangsung.
Tahun pajak 2018 Fiscal year 2018
Pada tanggal 5 Oktober 2022, Bank menerima On 5 October 2022, the Bank received tax audit
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk notice for fiscal year 2018.
tahun pajak 2018.
Pada tanggal 28 Juli 2023, Bank menerima On 28 July 2023, the Bank received
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB)
untuk seluruh jenis pajak meliputi PPh Badan, for all taxes which include corporate income tax,
Pajak pemotongan dan PPN sebesar Rp 365. withholding tax and value added tax amounting to
Bank tidak mengajukan keberatan atas SKPKB Rp 365. Bank will not go for the objections againts
tersebut. the SKPKB.
Dengan di SKPKB tersebut, maka proses With the issuance of the SKPKB, the tax audit has
pemeriksaan pajak telah selesai. been completed.
111
Page 500
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessments letters (continued)
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), BTPN had the
1.b), BTPN memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2016 Fiscal year 2016
Pada tanggal 28 Januari 2021, DJP On 28 January 2021, DGT issued an
menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang underpayment tax assessment (SKPKB)
Bayar (SKPKB) sebesar Rp 13.155. Pada amounting to Rp 13,155. On 26 April 2021, the
tanggal 26 April 2021, Bank mengajukan Bank submited an objection letter on the SKPKB
keberatan atas SKPKB tersebut kepada DJP. to the DGT.
Pada tanggal 10 Maret 2022, Direktorat On 10 March 2022, the Directorate General of
Jenderal Pajak telah menerbitkan 2 (dua) Taxes has issued 2 (two) decision regarding tax
putusan sehubungan dengan keberatan atas objection of tax assessment letter (SKPKB) which
SKPKB yang diajukan sebelumnya, adapun the Bank has applied, the result of the decision
hasil keputusan mengabulkan sebagian grants part of the objection therefore the amount
keberatan sehingga pajak yang terhutang yang of tax payable is reduced from
sebelumnya Rp 13.155 menjadi Rp 10.358, Rp 13,155 to Rp 10,358, with regards to the
atas keputusan ini, Bank mengajukan proses objection decision, the Bank has applied for
banding pada pengadilan pajak yang appeal process in tax court on 8 June 2022. Until
telah disampaikan pada tanggal now, the Bank has not yet received the decision
8 Juni 2022. Sampai saat ini, Bank belum from tax court.
menerima putusan dari pengadilan pajak.
Tahun pajak 2017 Fiscal year 2017
Pada tanggal 29 April 2019, Bank menerima On 29 April 2019, the Bank received Tax
Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) Overpayment Letter (“SKPLB”) amounting to
sebesar Rp 48.017 dari total lebih bayar Rp 48,017 from the total overpayment in annual
menurut SPT Tahunan PPh Badan sebesar tax return amounting to Rp 53,308. The Bank
Rp 53.308. Atas selisih sebesar Rp 5.237, Bank filed an objection letter on 23 July 2019 for the
mengajukan keberatan dengan surat difference of Rp 5,237.
pengajuan tertanggal 23 Juli 2019.
Pada bulan Juni 2020, Bank menerima surat In June 2020, the Bank received an objection
keputusan keberatan dari DJP yang menerima decision letter from DGT which partially accepted
sebagian permintaan keberatan Bank. Pada the Bank's objection request. On
tanggal 11 September 2020, Bank telah 11 September 2020, the Bank submitted a
mengajukan permohonan banding ke request to the tax court for appeal of income tax
Pengadilan Pajak untuk PPh Badan dan pajak and other taxes amounting to Rp 5,017 and
lainnya masing-masing sebesar Rp 5.017 dan Rp 5,822, respectively.
Rp 5.822.
Pada tanggal 25 Agustus 2022, Bank menerima On 25 August 2022, the Bank has received Tax
putusan dari Pengadilan Pajak dengan total Court Decision with total amoutn granted of
putusan yang dikabulkan sebesar Rp 4.554 Rp 4,554 for corporate income tax and Rp 419 for
untuk PPh Badan dan Rp 419 untuk PPN. Atas VAT. The Bank has received most of the agreed
putusan tersebut, Bank sudah menerima refund amount on 25 September 2022. For the
pengembalian atas sebagian besar pajak yang rejected amount of Rp 5,874, Bank has booked
disetujui pada tanggal 25 September 2022. Atas as expense in 2022. Both of Bank and DGT did
jumlah yang telah ditolak sebesar Rp 5.874, not submit further appeal to Supreme Court.
Bank telah membebankan dalam biaya tahun Therefore, the tax litigation for Fiscal Year 2017
2022. Baik Bank atau DJP tidak mengajukan are considered completed.
peninjauan kembali ke Mahkamah Agung.
Dengan demikian, kasus pajak untuk
Tahun Pajak 2017 telah selesai.
112
Page 501
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PERPAJAKAN (lanjutan) 13. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessments letters (continued)
Setelah penggabungan usaha (Catatan 1.b), After the merger (Note 1.b), BTPN had the
BTPN memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2019 Fiscal year 2019
Pada tanggal 14 April 2021, Bank menerima On 14 April 2021, the Bank received Tax
Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (“SKPLB”) Overpayment Letter (“SKPLB”) amounting to
sebesar Rp 178.984 dari total lebih bayar Rp 178,984 from the total overpayment in annual
menurut SPT Tahunan PPh Badan tahun 2019 tax return amounting to Rp 197,290. On 2 June
sebesar Rp 197.290. Pada tanggal 2 Juni 2021, 2021, the Bank received the tax overpayment
Bank telah menerima pengembalian pajak amounting to Rp 178,019 after being deducted
sebesar Rp 178.019 setelah dikurangi Surat with the underpayment tax assessment (SKPKB)
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) yang amounting to Rp 965.
diperhitungkan sebesar Rp 965.
Pada tanggal 12 Juli 2021, Bank On 12 July 2021, the Bank submitted an
menyampaikan surat keberatan kepada DJP Objection Letter partial to the amount of the Tax
atas sebagian jumlah dalam Surat Ketetapan Assessment Letter to DGT amounting to
Pajak sebesar Rp 9.345. Jumlah pajak yang Rp 9,345. The remaining tax which was not
tidak diajukan keberatan sebesar Rp 9.926, objected amounting to Rp 9,926 was charged to
dibebankan ke dalam laba-rugi Bank. Pada the Bank’s profit or loss. On 30 June 2022, DGT
tanggal 30 Juni 2022, DJP menerbitkan has issued Objection Decision in favour of the
Keputusan Keberatan, adapun hasilnya adalah Bank with an amount of Rp 9,345, the Bank has
DJP menerima Keberatan Bank senilai requested a refund for the amount mentioned to
Rp 9.345, atas nilai tersebut Bank sudah DGT. The Bank has received the overpayment
mengajukan pengembalian kelebihan bayar refund from the DGT, then as of 31 December
kepada DJP. Bank telah menerima 2022 the tax case for fiscal year 2019 has been
pengembalian kelebihan bayar dari DJP, maka completed.
per 31 Desember 2022 kasus pajak untuk tahun
pajak 2019 telah selesai.
Tahun Pajak 2022 Fiscal Year 2022
Pada tanggal 18 Juli 2023, Bank menerima On 18 July 2023, the Bank received tax audit
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk notification letter for fiscal year 2022. Until now,
tahun pajak 2022. Sampai saat ini, pemeriksaan the tax audit process is still on going.
masih sedang berlangsung.
113
Page 502
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP 14. FIXED ASSETS
Aset tetap terdiri dari: Fixed assets consist of the following:
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification Revaluation balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 981,703) -) (20,278) -) 79,772) 1,041,197) Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Gedung 425,296) 526) (10,599) 3,678) -) 418,901) Buildings
Kendaraan bermotor 216,400) 58,421) (20,515) -) -) 254,306) Motor vehicles
Perlengkapan kantor 1,489,714) 45,350) (143,278) 84,562) -) 1,476,348) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement 646,603) 20,582) (86,560) 9,289) -) 589,914) improvement
Aset dalam Construction in
pembangunan 56,150) 90,969) (8,536) (94,708) -) 43,875) progress
2,834,163) 215,848) (269,488) 2,821) -) 2,783,344)
Aset hak guna 1,293,316) 157,827) (235,434) -) -) 1,215,709) Right-of-use assets
5,109,182) 373,675) (525,200) 2,821) 79,772) 5,040,250)
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung (276,916) (19,095) 8,696) -) -) (287,315) Buildings
Kendaraan bermotor (148,497) (38,180) 19,368) -) -) (167,309) Motor vehicles
Perlengkapan kantor (1,220,918) (140,535) 142,376) 2,591) -) (1,216,486) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement (579,699) (40,441) 77,071) -) -) (543,069) improvement
(2,226,030) (238,251) 247,511) 2,591) -) (2,214,179)
Aset hak guna (764,647) (211,586) 197,974) -) -) (778,259) Right-of-use assets
(2,990,677) (449,837) 445,485) 2,591) -) (2,992,438)
Nilai buku bersih 2,118,505) 2,047,812) Net book value
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 981,703) -) -) -) 981,703) Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Gedung 423,329) 732) -) 1,235) 425,296) Buildings
Kendaraan bermotor 209,980) 32,867) (26,551) 104) 216,400) Motor vehicles
Perlengkapan kantor 1,432,828) 30,850) (73,123) 99,159) 1,489,714) Office equipments
Leasehold improvement 814,732) 9,916) (187,329) 9,284) 646,603) Leasehold improvement
Aset dalam pembangunan 42,527) 119,329) (4,294) (101,412) 56,150) Construction in progress
2,923,396) 193,694) (291,297) 8,370) 2,834,163)
Aset hak guna 1,247,902) 164,257) (118,843) -) 1,293,316) Right-of-use assets
5,153,001) 357,951) (410,140) 8,370) 5,109,182)
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Gedung (250,502) (26,414) -) -) (276,916) Buildings
Kendaraan bermotor (133,825) (39,564) 24,892) -) (148,497) Motor vehicles
Perlengkapan kantor (1,145,047) (147,033) 71,162) -) (1,220,918) Office equipments
Leasehold improvement (722,065) (44,946) 187,312) -) (579,699) Leasehold improvement
(2,251,439) (257,957) 283,366) -) (2,226,030)
Aset hak guna (657,772) (225,718) 118,843) -) (764,647) Right-of-use assets
(2,909,211) (483,675) 402,209) -) (2,990,677)
Nilai buku bersih 2,243,790) 2,118,505) Net book value
114
Page 503
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. FIXED ASSETS (continued)
Rincian keuntungan penjualan aset tetap adalah Detail of the gain on sale of fixed assets was as
sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Hasil atas penjualan aset tetap 5,877) 5,569) Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih (1,233) (1,959) Net book value
Keuntungan penjualan aset tetap 4,644) 3,610) Gains on sale of fixed assets
Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets include the Bank’s lease
dilakukan Bank dimana Bank menyewa bangunan transactions whereby the Bank leases buildings for
untuk ruang kantor. Sewa ruang kantor secara its office. The leases of office space typically run for
umum berlaku untuk periode 3 - 10 tahun. a period of 3 - 10 years. Some leases include an
Beberapa sewa termasuk opsi untuk option to renew the lease for an additional period of
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the same duration after the end of the contract term.
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Bank The Bank also leases vehicles and equipment with
juga menyewa kendaraan dan peralatan dengan contract terms of 2 - 5 years, apartments, and
periode kontrak 2 - 5 tahun, apartemen dan rumah employee residences with contract terms of 2 years
dinas dengan periode kontrak 2 tahun, dan and IT equipment and machinery with contract terms
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak of 3 - 5 years.
3 - 5 tahun.
Aset hak-guna juga meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets also include the Subsidiary’s
dilakukan Entitas Anak dimana Entitas Anak lease transactions whereby the Subsidiary
menyewa bangunan untuk ruang kantor. Sewa leases buildings for its office. The leases of
ruang kantor secara umum berlaku untuk periode office space typically run for a period of
3 - 10 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi untuk 3 - 10 years. Some leases include an option to renew
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the lease for an additional period of the same
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Entitas duration after the end of the contract term. The
Anak juga menyewa kendaraan dan peralatan Subsidiary also leases vehicles and equipment with
dengan periode kontrak 3 - 5 tahun dan peralatan contract terms of 3 - 5 years and IT equipment and
IT dan mesin dengan periode kontrak 3 - 5 tahun. machinery with contract terms of 3 - 5 years.
Aset dalam pembangunan pada tanggal Assets under construction as of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing and 2022 amounted to Rp 43,875 and Rp 56,150,
sebesar Rp 43.875 dan Rp 56.150 merupakan respectively, related to buildings that were rented
gedung yang disewa dari pihak ketiga dan masih from third parties but was still in the renovation
dalam tahap renovasi dan perlengkapan kantor progress and office equipments that were still under
yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi construction. Those constructions are estimated to
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun be completed in 2023 with current percentages of
2023 dengan persentase penyelesaian adalah completion between 45% - 55% as of
antara 45% - 55% pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 (31 December 2022: 4% - 96%).
(31 Desember 2022: 4% - 96%).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, aset As of 31 December 2023 and 2022, fixed assets,
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada except for land, have been insured by the third party
perusahaan asuransi pihak ketiga (disajikan insurance companies (presented at sum insured):
sebesar nilai pertanggungan):
31 Desember/December
2023 2022
PT Asuransi MSIG Indonesia 1,091,423) 1,067,112) PT Asuransi MSIG Indonesia
PT Zurich General Takaful Indonesia PT Zurich General Takaful Indonesia
(sebelumnya PT Asuransi Adira (before PT Asuransi Adira
Dinamika Syariah) 178,786) 153,391) Dinamika Syariah)
Jumlah 1,270,209) 1,220,503) Total
Nilai buku untuk aset yang diasuransikan pada The book value of the assets insured as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022 is Rp 767,559 and
sebesar Rp 767.559 dan Rp 933.949. Rp 933,949.
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover possible losses arising from the
kerugian dari aset tetap tersebut. fixed assets.
115
Page 504
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Grup As of 31 December 2023 and 2022, the Group
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation
metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan method and residual value of fixed assets and
menyimpulkan bahwa tidak diperlukan perubahan concluded that no change in these method and
atas metode dan asumsi tersebut. assumptions was necessary.
Penyusutan aset tetap untuk tahun-tahun yang The depreciation of fixed assets for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 31 December 2023 and 20221 amounting to
masing-masing sebesar Rp 238.251 dan Rp 238,251 and Rp 257,957, was charged to general
Rp 257.957 dibebankan pada beban umum dan and administrative expenses (Note 33).
administrasi (Catatan 33).
Penyusutan aset hak guna untuk tahun-tahun yang The depreciation of right-of-use asset for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 ended 31 December 2023 and 2022 amounting to
masing-masing sebesar Rp 211.586 dan Rp 211,586 and Rp 225,718, respectively, was
Rp 225.718 dibebankan pada beban umum dan charged to general and administrative expenses
administrasi (Catatan 33). (Note 33).
Pada tanggal 31 Desember 2023, aset tetap yang As of 31 December 2023, fixed assets that have been
sudah disusutkan penuh namun masih digunakan fully depreciated but were still in use to support the
untuk menunjang aktivitas operasi Grup adalah Group’s operational activities amounted to
sebesar Rp 1.414.538 (31 Desember 2022: Rp 1,414,538 (31 December 2022: Rp 1,248,960).
Rp 1.248.960).
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai atas aset tetap pada indication of impairment in the value of fixed assets
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. as of 31 December 2023 and 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak As of 31 December 2023 and 2022, there was no
terdapat aset tetap yang digunakan sebagai fixed asset pledged as collateral and no limitation on
jaminan dan semua aset tetap tidak dibatasi the ownership of fixed assets.
kepemilikannya.
Revaluasi tanah Revaluation of land
Penilaian atas tanah terakhir dilakukan untuk The valuations of land were last perfomed for period
periode berakhir 30 September 2023 oleh KJPP ended 30 September 2023 by KJPP Susan Widjojo
Susan Widjojo dan Rekan, penilai properti dan Rekan, an external independent property
independen eksternal yang telah terdaftar di OJK, appraiser which are registered with OJK, who fulfills
yang memenuhi kualifikasi profesional dan the professional qualifications and experience in the
berpengalaman di lokasi dan kategori aset yang location and category of the assets being valued, with
dinilai, dengan nomor laporan 00341/2.0068- report number 00341/2.0068-
00/PI/07/0525/1/XII/2023 tanggal 7 Desember 2023. 00/PI/07/0525/1/XII/2023 dated 7 December 2023.
Penilaian dilakukan berdasarkan POJKRI No. Valuations were performed based on POJKRI No.
28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian 28/POJK.04/2021 about Valuation and Presentation
Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, serta of Property Valuation Reports in the Capital Market,
Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian as well as the Indonesian Appraisal Code of Ethics
Indonesia Edisi VII tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi and Indonesian Valuation Standards VII Edition 2018
VII-2018). Metode penilaian yang dipakai adalah (KEPI & SPI VII Edition-2018). The valuation method
metode data pasar. Elemen-elemen yang used was market value approach. Elements used in
digunakan dalam perbandingan data untuk data comparison to determine fair value of assets,
menentukan nilai wajar aset antara lain: among others were as follows:
a) Jenis dan hak yang melekat pada properti a) Types and rights attached to the property
b) Karakteristik tanah b) Land characteristics
c) Kondisi pasar c) Market condition
d) Kondisi ekonomi d) Economy condition
e) Letak dan waktu e) Location and time
116
Page 505
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. ASET TETAP (lanjutan) 14. FIXED ASSETS (continued)
Revaluasi tanah (lanjutan) Revaluation of land (continued)
Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan Fair values are determined using the following
hierarki dan input-input yang digunakan dalam hierarchy of input used in the valuation techniques for
teknis penilaian untuk aset non-keuangan: non-financial assets:
- Level 1: Input yang berasal dari harga kuotasian - Level 1: Inputs that are derived from quoted prices
(tanpa penyesuaian) dalam pasar aktif untuk aset (unadjusted) in active markets for identical assets.
yang identik.
- Level 2: Input selain harga kuotasian pasar dalam - Level 2: Inputs other than quoted market price
level 1 yang dapat diobservasi baik secara langsung included in level 1 that are observable either directly
maupun tidak langsung. or indirectly.
- Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. - Level 3: Inputs that are unobservable
Pengukuran nilai wajar diatas dikategorikan sebagai The above fair value measurement has been
nilai wajar Level 2 berdasarkan input-input dalam categorized as Level 2 fair value based on the inputs
teknik penilaian yang digunakan. to the valuation technique used.
Selisih penilaian kembali tanah pada tanggal The differences arising on land of revaluation as of
31 Desember 2023 dicatat sebagai keuntungan 31 December 2023 were recorded as gain on
revaluasi aset tetap dan disajikan pada penghasilan revaluation of fixed assets and presented in other
komprehensif lain sebesar Rp 79.772 comprehensive income amounting to Rp 79,772
(31 Desember 2022: nihil). (31 December 2022: nil).
Jumlah harga perolehan tanah Grup pada tanggal The acquisition cost of the Group’s land as of
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounting to
sebesar Rp 80.254 dan Rp 81.352. Rp 80,254 and Rp 81,352, respectively.
15. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 15. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 2,799,890) 63,154) (31,036) 400,006) 3,232,014) Software
Pengembangan piranti lunak 376,931) 273,921) -) (402,827) 248,025) Software development
Goodwill 61,116) -) -) - 61,116) Goodwill
3,237,937) 337,075) (31,036) (2,821) 3,541,155)
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Piranti lunak (2,161,199) (316,310) 28,329) (2,591) (2,451,771) Software
Nilai buku bersih 1,076,738) 1,089,384) Net book value
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 2,439,241) 33,680) -) 326,969) 2,799,890) Software
Pengembangan piranti lunak 346,409) 400,160) (34,299) (335,339) 376,931) Software development
Goodwill 61,116) -) -) -) 61,116) Goodwill
2,846,766) 433,840) (34,299) (8,370) 3,237,937)
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Piranti lunak (1,810,085) (351,114) -) -) (2,161,199) Software
1,036,681) 1,076,738)
Nilai buku bersih Net book value
117
Page 506
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 15. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
(lanjutan) (continued)
Sisa periode amortisasi untuk piranti lunak adalah The remaining amortization period of software is
1 sampai dengan 8 tahun. 1 to 8 years.
Goodwill merupakan selisih antara nilai perolehan Goodwill represents the difference between the cost
dengan nilai wajar dari aset Entitas Anak yang of acquisition and the fair value of Subsidiary’s assets
diakuisisi pada tahun 2014 dimana Bank acquired in 2014 where the Bank acquired 70% of
mengakuisisi 70% saham PT Bank Sahabat Purba PT Bank Sahabat Purba Danarta’s shares (now
Danarta (sekarang PT BANK BTPN SYARIAH Tbk). PT BANK BTPN SYARIAH Tbk).
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai aset takberwujud impairment in the value of intangible assets and
dan goodwill pada tanggal 31 Desember 2023 dan goodwill as of 31 December 2023 and 2022.
2022.
Amortisasi aset takberwujud untuk tahun-tahun The amortization of intangible assets for the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan ended 31 December 2023 and 2022 amounted to
2022 masing-masing sebesar Rp 316.310 dan Rp 316,310 and Rp 351,114, respectively, and was
Rp 351.114 dan dibebankan sebagai beban umum charged to general and administrative expenses
dan administrasi (Catatan 33). (Note 33).
16. ASET LAIN-LAIN – BERSIH 16. OTHER ASSETS – NET
31 Desember/December
2023 2022
Term Deposit DHE 250,201) -) DHE Term Deposit
Jaminan kontrak 244,939) 198,481) Security deposits
Transaksi ATM dan transfer 105,978) 102,013) ATM transaction and transfer
Tagihan kredit lainnya 97,385) 68,099) Other credit receivables
Agunan yang diambil alih 91,459) 11,031) Foreclosed collaterals
Wesel ekspor lainnya 35,578) -) Other export bills
Tagihan penyelesaian surat berharga 33,286) 6,471) Receivables from sales of securities
Properti terbengkalai 21,099) -) Abandoned property
Uang muka 14,834) 114,943) Advance payment
Persediaan keperluan kantor 7,176) 10,882) Office supplies
Tagihan kepada asuransi 7,145) 10,134) Receivables from insurance company
Lain-lain 87,886) 16,258) Others
996,966) 538,312)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan
nilai (105,572) (52,507) Less: Allowance for impairment losses
891,394) 485,805)
Term Deposit DHE adalah instrumen untuk DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
memfasilitasi penempatan Dana Hasil Ekspor placement of Dana Hasil Ekspor (DHE) by exporters
(DHE) oleh eksportir di Bank Indonesia, dengan at Bank Indonesia, with a pass-on mechanism for
mekanisme pass on transaksi bank dengan bank transactions with customers (exporters) to Bank
nasabah (eksportir) kepada Bank Indonesia. Bank Indonesia. The Bank records DHE Term Deposit in
mencatat Term Deposit DHE tersebut pada akun the other assets account and liabilities to customers
aset lain-lain dan kewajiban kepada nasabah (exporters) in the other liabilities account with same
(eksportir) pada akun liabilitas amount.
lain-lain dengan nilai yang sama.
Jaminan kontrak merupakan pembayaran atas uang Security deposits represent security deposits
jaminan sewa gedung, sewa IT dan setoran jaminan payment on building rent, IT rent and switching agent
lembaga switching untuk transaksi real time transfer. pre-fund deposits for real time transfer transactions.
Transaksi ATM dan transfer terdiri dari piutang atas ATM transaction and transfer consists of receivables
transaksi ATM dan transfer antar bank yang akan from ATM transaction and transfer from other banks
diselesaikan pada hari kerja berikutnya. that will be settled on the following working day.
Tagihan kredit lainnya terdiri dari tagihan bunga Other credit receivables consist of overdue interest
yang masih tertunggak dari debitur sebelum receivables from debtors prior to restructuring and
restrukturisasi dan penalti keterlambatan bayar penalty for late payments of loans.
untuk pinjaman yang diberikan.
118
Page 507
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan) 16. OTHER ASSETS – NET (continued)
Wesel ekspor lainnya adalah tagihan yang timbul Other export bills are receivables from negotiation of
dari negosiasi dokumen wesel ekspor dalam export bills in usance L/C transactions which have not
transaksi usance L/C yang belum diakseptasi. been accepted.
Tagihan penyelesaian surat berharga merupakan Receivables from sales of securities represent
tagihan yang akan diterima dari pihak ketiga atas receivables from third parties for sales of securities
penjualan surat berharga yang belum diselesaikan which have not been settled at the end of the day.
pada akhir hari.
Uang muka merupakan uang muka pembelian Advance payment consists of advances for purchace
inventaris, beban perjalanan dinas dan uang muka on office supplies, business trip allowances and other
operasional lainnya. operational advances.
Persediaan keperluan kantor merupakan Office supplies represent supply of application forms,
persediaan atas formulir aplikasi, materai, kartu stamps, ATM cards and cheques.
ATM dan cek.
Tagihan kepada asuransi adalah klaim kepada pihak Receivables from insurance companies are the claim
asuransi atas uang pesangon karyawan dan klaim to the insurance companies on employees’
pengembalian premi nasabah kredit pensiun. severance pay and premium refund claim for pension
loan’s debtors.
Lain-lain terdiri dari berbagai macam tagihan dari Others mainly consist of various receivables from
transaksi kepada pihak ketiga. transactions with third parties.
Cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain Allowance for impairment losses for other assets as
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dibentuk of 31 December 2023 and 2022 was made mainly
sebagian besar untuk tagihan kredit lainnya. made for other credit receivables. The movement of
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan the allowance for impairment losses for other assets
nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut: was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Saldo awal (52,507) (722) Beginning balance
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 34) (53,065) (52,313) the year (Note 34)
Lain-lain -) 528) Others
Saldo akhir (105,572) (52,507) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan yang Management believes that the allowance for losses
dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan was adequate to cover impairment losses on other
kerugian akibat penurunan nilai aset lain-lain pada assets as of 31 December 2023 and 2022.
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
119
Page 508
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS SEGERA 17. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
Seluruh liabilitas segera dengan pihak ketiga. All obligations due immediately were to third parties.
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah: Rupiah:
Titipan transaksi surat berharga 19,844) 2,672) Unsettled securities transaction
Hutang kepada pihak ketiga 16,336) 31,153) Payables to third parties
Kewajiban penutupan tabungan 14,253) -) Saving deposit closing obligation
Titipan bagi hasil deposito 3,943) 2,887) Unsettled profit-sharing of time deposits
Titipan uang notaris 1,296) 1,898) Unsettled notary transactions
Kiriman uang yang belum diselesaikan 580) 8,908) Unsettled remittance transactions
Titipan uang pensiun 905) 797) Unsettled pension funds
Lain-lain 9,878) 4,696) Others
67,035) 53,011)
Mata uang asing: Other currencies:
Titipan transaksi surat berharga 4,565) -) Unsettled securities transaction
Kewajiban penutupan tabungan 6) -) Saving deposit closing obligation
Kiriman uang yang belum diselesaikan -) 6,034) Unsettled remittance transactions
71,606) 59,045)
Titipan transaksi surat berharga merupakan Unsettled securities transaction represent the
tampungan atas uang penjualan surat berharga payment of securities that have not been settled.
yang belum diselesaikan.
Titipan uang pensiun merupakan tampungan uang Unsettled pension funds represent the customer’s
pembayaran pensiun nasabah yang akan retirement payments that will be paid to the
dibayarkan ke rekening nasabah. customer’s bank account.
18. SIMPANAN NASABAH 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga: Third parties:
- Giro 26,578,680) 23,708,094) Current accounts -
- Tabungan 16,580,693) 15,572,990) Savings deposits -
- Deposito berjangka 40,975,031) 64,560,849) Time deposit -
- Deposito on call 13,659,076) 100,470) Deposits on call -
97,793,480) 103,942,403)
Pihak berelasi: Related parties:
- Giro 50,003) 57,708) Current accounts -
- Tabungan 88,170) 59,543) Savings deposits -
- Deposito berjangka 106,953) 963,633) Time deposits -
- Deposito on call 239,150) -) Deposits on call -
484,276) 1,080,884)
98,277,756) 105,023,287)
Beban bunga yang masih harus dibayar 179,647) 145,624) Accrued interest expenses
98,457,403) 105,168,911)
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
Rupiah 75,476,253) 82,507,890) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 19,815,371) 20,798,083) United States Dollar
Yen Jepang 2,564,810) 1,353,262) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 421,322) 364,052) Other foreign currencies
98,277,756) 105,023,287)
Beban bunga yang masih harus dibayar 179,647) 145,624) Accrued interest expenses
98,457,403) 105,168,911)
120
Page 509
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro a. Current accounts
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 15,846,676) 12,273,465) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 8,735,833) 10,174,982) United States Dollar
Yen Jepang 1,928,682) 1,144,277) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 117,492) 173,078) Other foreign currencies
26,628,683) 23,765,802)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 5,960) 1,489) Accrued interest expenses
26,634,643) 23,767,291)
Giro Wadiah yang dikelola oleh Entitas Anak masing- Wadiah current account managed by Subsidiary
masing sebesar Rp 24.009 dan Rp 27.645 pada amounted to Rp 24,009 and Rp 27,645 as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022, respectively.
Tingkat suku bunga rata-rata giro per tahun: The average interest rate per annum for current
accounts:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Rupiah 1.64%) 1.64%) Rupiah
Mata uang asing 1.85%) 0.40%) Foreign currencies
Saldo giro yang diblokir masing-masing Total current accounts which were blocked
sebesar Rp 329.041 dan Rp 129.432 pada amounted to Rp 329,041 and Rp 129,432 as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022, respectively. The
Pemblokiran giro sebagian besar dikarenakan blocking of current accounts is mainly because
giro tersebut diperuntukkan sebagai akun the current accounts are designated as escrow
tampungan untuk cicilan pinjaman yang accounts for loan installments and as collaterals
diberikan dan sebagai agunan pinjaman yang for loans.
diberikan.
b. Tabungan b. Saving deposits
Berdasarkan jenis: By type:
31 Desember/December
2023 2022
Tabungan “Jenius” 11,414,116) 9,750,254) “Jenius” Savings
Tabungan “Citra Pensiun” 2,155,288) 2,174,755) “Citra Pensiun” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan “Tepat Tabungan Kelompok Syariah”
Kelompok Syariah” 2,140,799) 2,109,497) Savings
Tabungan “Se To” 738,244) 1,274,056) “Se To” Savings
Tabungan “Pasti” 154,263) 197,149) “Pasti” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan” 57,010) 50,451) “Tepat Tabungan” Savings
Tabungan “Wadiah WOW iB” -) 17,540) “Wadiah WOW iB” Savings
Lain-lain 9,143) 58,831) Others
16,668,863) 15,632,533)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,499) 1,659) Accrued interest expenses
16,670,362) 15,634,192)
121
Page 510
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Saving deposits (continued)
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Simpanan nasabah Deposits from customers
Rupiah 15,660,285) 14,946,057) Rupiah
Dolar Amerikat Serikat 543,438) 344,625) United States Dollar
Yen Jepang 215,605) 150,877) Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 249,535) 190,974) Other foreign currencies
16,668,863) 15,632,533)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,499) 1,659) Accrued interest expenses
16,670,362) 15,634,192)
Tingkat suku bunga rata-rata tabungan per Average interest rate per annum for saving
tahun: deposits:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Rupiah 1.86%) 1.60%) Rupiah
Mata uang asing 1.34%) 0.17%) Foreign currencies
Saldo tabungan yang diblokir pada tanggal Total saving deposits which were blocked as of
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounted to
sebesar Rp 4.384.408 dan Rp 3.989.159. Rp 4,384,408 and Rp 3,989,159, respectively.
Pemblokiran tabungan sebagian besar The blocking of saving accounts is mainly
dikarenakan tabungan tersebut diperuntukkan because the saving accounts are designated as
sebagai dana nasabah yang tidak dapat ditarik customer funds that cannot be withdrawn until the
hingga tanggal jatuh tempo yang telah specified maturity date.
ditentukan.
c. Deposito berjangka c. Time deposits
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Deposito berjangka Time Deposits
Rupiah 35,300,062) 55,187,898) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 5,673,926) 10,278,476) United States Dollar
Dolar Singapura 54,295) -) Singapore dollar
Yen Jepang 53,701) 58,108) Japanese Yen
41,081,984) 65,524,482)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 143,663) 142,423) Accrued interest expenses
41,225,647) 65,666,905)
122
Page 511
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka (lanjutan) c. Time deposits (continued)
Berdasarkan jangka waktu: By time period:
31 Desember/December
2023 2022
Hingga 1 bulan 24,720,307) 50,280,859) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 11,175,601) 11,510,339) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 2,601,838) 2,153,881) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 2,570,983) 1,557,581) More than 6 - 12 months
Lebih dari 1 tahun 13,255) 21,822) More than 1 year
41,081,984) 65,524,482)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 143,663) 142,423) Accrued interest expenses
41,225,647) 65,666,905)
Berdasarkan tingkat suku bunga: By interest rate:
31 Desember/December
2023 2022
Hingga 3% 679,070) 5,874,336) Up to 3%
Lebih dari 3 - 5% 25,049,460) 53,118,373) More than 3 - 5%
Lebih dari 5 - 7% 15,353,454) 6,531,773) More than 5 - 7%
41,081,984) 65,524,482)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 143,663) 142,423) Accrued interest expenses
41,225,647) 65,666,905)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for time
deposito: deposits:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Rupiah 4.78%) 3.31%) Rupiah
Mata uang asing 4.03%) 1.73%) Foreign currencies
Saldo deposito berjangka yang diblokir atau Total time deposits blocked or pledged for
dijadikan jaminan kredit pada tanggal collaterals of loans as of 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022, masing-masing 2022 amounted to Rp 265,002 and Rp 377,514,
sebesar Rp 265.002 dan Rp 377.514. respectively. The blocking of time deposits is
Pemblokiran deposito berjangka sebagian mainly because the time deposits are designated
besar dikarenakan deposito berjangka tersebut as collateral for loans and escrow accounts for
diperuntukkan sebagai agunan pinjaman yang loan installments.
diberikan dan sebagai akun tampungan untuk
cicilan pinjaman yang diberikan.
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
123
Page 512
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 18. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
d. Deposito on call d. Deposits on call
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Deposito on call Deposits on call
Rupiah 8,669,230) 100,470) Rupiah
Dolar Amerika Serikat 4,862,174) -) United States Dollar
Yen Jepang 366,822) -) Japanese Yen
13,898,226) 100,470)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 28,525) 53) Accrued interest expenses
13,926,751) 100,523)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for deposits on call:
deposito on call:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Rupiah 4.59% 2.06% Rupiah
Mata uang asing 4.33% - Foreign currencies
19. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga 1,253,579 18,779 Third parties
Pihak berelasi 9,561,059 147,352 Related parties
10,814,638 166,131
Beban bunga yang masih harus
dibayar 7,483 - Accrued interest expenses
10,822,121 166,131
a. Berdasarkan jenis: a. By type:
31 Desember/December
2023 2022
Call money 10,463,200 - Call money
Giro 349,438 164,131 Current accounts
Deposito berjangka 2,000 2,000 Time deposits
10,814,638 166,131
Beban bunga yang masih harus
dibayar 7,483 - Accrued interest expenses
10,822,121 166,131
Tidak ada saldo simpanan dari bank-bank lain There were no deposits from other banks which
yang diblokir atau dijadikan jaminan pada were blocked or pledged as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022.
124
Page 513
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
19. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
b. Berdasarkan mata uang: b. By currency:
31 Desember/December
2023 2022
Rupiah 1,576,438) 166,131 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 9,238,200) - United States Dollar
10,814,638) 166,131
Beban bunga yang masih harus
dibayar 7,483) - Accrued interest expenses
10,822,121) 166,131
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: c. Average interest rate per annum:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Rupiah Rupiah
Call money 6.17%) 4.35% Call money
Deposito berjangka 2.44%) 1.90% Time deposits
Giro 0.00%) 0.06% Current accounts
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Call money 6.03%) 1.20% Call money
d. Jangka waktu: d. Time period:
31 Desember/December
2023 2022
Sesuai permintaan 349,438) 164,131) On demand
Hingga 1 bulan 8,592,545) -) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1,872,655) 2,000) More than 1 - 3 months
10,814,638) 166,131)
Beban bunga yang masih harus
dibayar 7,483) -) Accrued interest expenses
10,822,121) 166,131)
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 41.
Catatan 41.
125
Page 514
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN 20. SECURITIES ISSUED
Utang obligasi Bonds payable
Peringkat/ 31 Desember/December
Rating*) 2023 2022
Nilai nominal: Nominal value:
- Obligasi Berkelanjutan IV Continuing Bonds IV -
Tahap I AAA(idn) 201,000) 201,000) Phase I
Dikurangi: Less:
Biaya emisi yang belum Unamortized bonds
diamortisasi (431) (866) issuance costs
200,569) 200,134)
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih
harus dibayar 1,514) 1,514) Accrued interest expenses
202,083) 201,648)
Utang obligasi sesuai Bonds payable based on
dengan jangka waktunya: time period:
Lebih dari 3 tahun 201,000) 201,000) More than 3 years
201,000) 201,000)
*) Berdasarkan peringkat dari PT Fitch Ratings Indonesia *) Based on rating by PT Fitch Ratings Indonesia
Informasi lain mengenai utang obligasi pada tanggal Other information relating to bonds payable as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 31 December 2023 and 2022 was as follows:
berikut:
Tingkat bunga
Nilai tetap/ Tanggal
nominal/ Fixed penerbitan/ Cicilan pokok obligasi/
Seri/ Nominal interest Date of Jatuh tempo/ Bonds principal
Series value rate issuance Due date installment
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/Continuing Bonds IV Phase I:
Seri/ 799,000 7.55% 27 November/ 26 November/ Pembayaran penuh pada
Series A November November saat jatuh tempo/Bullet
2019 2022 payment on due date
Seri/ 201,000 7.75% 27 November/ 26 November/ Pembayaran penuh pada
Series B November November saat jatuh tempo/Bullet
2019 2024 payment on due date
Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap Bonds interests are paid every 3 months and bonds
3 bulan dan pembayaran pokok dilakukan pada saat principals are paid on the maturity date. The Bank
jatuh tempo. Bank telah melakukan pembayaran has paid the bonds principal and interest based on
pokok dan bunga obligasi sesuai dengan jadwal. the schedule.
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreements provide several negative
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, antara covenants to the Bank, among others, not issuing
lain tidak menerbitkan obligasi lain atau instrumen another bonds or other similar debt instrument with
utang lain yang sejenis yang mempunyai hak tagih higher collecting right as compared to Continuing
yang lebih tinggi dari Obligasi Berkelanjutan IV Bonds IV Phase I and collateralized with asset,
Tahap I serta yang dijamin dengan aset, kecuali except loans and facilities from bilateral interbank
pinjaman dan fasilitas dari pinjaman bilateral loan and bilateral facilities from Bank Indonesia
interbank dan fasilitas bilateral dengan Bank which are secured with assets in the amount of 20%
Indonesia yang dijamin dengan aset dalam jumlah from assets which are calculated from the last
20% dari aset yang dihitung dari laporan keuangan audited financial statements.
yang terakhir yang telah diaudit.
Bank berkewajiban menjaga jumlah aset yang tidak The Bank should keep the total assets that have not
diagunkan secara khusus minimal sebesar 125% been specifically pledged at the minimum 125% from
dari total obligasi yang diterbitkan termasuk pokok total issued bonds including bonds principal. The
obligasi. Bank telah memenuhi batasan-batasan Bank has complied with the covenants on the trustee
yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut. agreement.
Beban bunga atas utang obligasi untuk tahun-tahun The interest expenses of bonds payable for for the
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan years ended 31 December 2023 and 2022
2022 masing-masing sebesar Rp 16.013 dan amounted to Rp 16,013 and Rp 73,082, respectively
Rp 73.082 (Catatan 30). (Note 30).
126
Page 515
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA 21. BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri dari pinjaman bank Borrowings consists of bank borrowings and non-
dan pinjaman bukan bank yang dilakukan dengan bank borrowings with related parties and third parties.
pihak berelasi dan pihak ketiga.
31 Desember/ December
2023 2022
Pihak ketiga Third parties:
Pinjaman bank: Bank borrowings:
PT Bank Central Asia Tbk 6,000,000) 4,500,000) PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank UOB Indonesia -) 1,000,000) PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Maybank Indonesia Tbk -) 100,000) PT Bank Maybank Indonesia Tbk
6,000,000) 5,600,000)
Pinjaman bukan bank: Non-bank borrowings:
International Finance Corporation 6,682,950) 2,063,850) International Finance Corporation
12,682,950) 7,663,850)
Pihak berelasi Related party:
Pinjaman bank: Bank borrowings:
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 18,569,798) 37,257,744) Corporation
31,252,748) 44,921,594)
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (48,251) (9,988) Unamortized transaction costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 151,020) 155,802) Accrued interest expenses
31,355,517) 45,067,408)
a. Pinjaman bank a. Bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/ December
2023 2022
Hingga 1 tahun -) 1,000,000 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 16,392,975) 4,600,000 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 – 3 tahun 170,383) 8,017,262 More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 tahun 8,006,440) 29,240,482 More than 3 years
24,569,798) 42,857,744
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 52,745) 107,801 Accrued interest expenses
24,622,543) 42,965,545
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
Asia Tbk
Bank memiliki 5 fasilitas Pinjaman Bilateral dari The Bank had 5 Bilateral Borrowing facilities
PT Bank Central Asia Tbk yang ditandatangani from PT Bank Central Asia Tbk which were
pada rentang waktu tahun 2009 hingga 2022, signed during 2009 to 2022, with total facilities
dengan total fasilitas sebesar Rp 6.000.000, amounted to Rp 6,000,000, with details as
dengan detil sebagai berikut: follows:
a) Perjanjian pinjaman revolving Term Loan I a) The facility agreement of revolving Term
sebesar Rp 500.000 yang ditandatangani Loan I amounting to Rp 500,000 was signed
pada tanggal 15 Mei 2009 dan telah on 15 May 2009 and had been extended
diperpanjang beberapa kali dengan several times with the latest extension was
perpanjangan terakhir kali ditandatangani signed on 12 May 2022.
pada tanggal 12 Mei 2022.
127
Page 516
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
a) Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas a) Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 18 (delapan belas) bulan 18 (eighteen) months from the date of
dari tanggal perjanjian kredit. agreement.
Fasilitas harus ditarik dalam 18 (delapan The facility should be fully drawndown within
belas) bulan sejak tanggal perjanjian 18 (eighteen) months from the date of
kredit. Periode bunga adalah setiap agreement. The interest period is
3 (tiga) bulan berdasarkan suku bunga 3 (three) months based on JIBOR interest
JIBOR, dengan pembayaran bunga rate and the interest will be paid every due
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku date. The interest rate for this facility is
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR JIBOR + 0.40% shall be calculated from
+ 0,40% berlaku terhitung sejak tanggal 13 May 2022 until the final maturity date.
13 Mei 2022 hingga tanggal jatuh tempo
terakhir.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank On 28 December 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 500.000, withdrawal of Rp 500,000, with a maturity
dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2025. date on 13 May 2025.
b) Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan b) The facility agreement of Revolving Term
III sebesar Rp 1.000.000 yang Loan III amounting to Rp 1,000,000 was
ditandatangani pada tanggal 1 April 2015 signed on 1 April 2015 and had been
dan telah diperpanjang beberapa extended several times with the latest
kali dengan perpanjangan terakhir extension was signed on
kali ditandatangani pada tanggal 27 September 2023.
27 September 2023.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) month of the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown within
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal 18 (eighteen) months from the date of
Perjanjian Kredit. Periode bunga adalah agreement. The interest period is
setiap 3 (tiga) bulan berdasarkan suku 3 (three) months based on JIBOR interest
bunga JIBOR, dengan pembayaran bunga rate and the interest will be paid of every due
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku date. The interest rate for this facility is
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR JIBOR + 0.40% and calculated from
+ 0,40% terhitung sejak tanggal 1 Oktober 1 October 2023 until the Final Maturity Date.
2023 hingga tanggal jatuh tempo terakhir.
Pada tanggal 25 April 2022, Bank On 25 April 2022, The Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of Rp 1,000,000. The loan has
Rp 1.000.000. Pinjaman ini telah dilunasi been repaid on 29 September 2023.
pada tanggal 29 September 2023.
Pada tanggal 22 Desember 2023, Bank On 22 December 2023, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on 1 April
tempo pada 1 April 2025. 2025.
128
Page 517
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
c) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term c) The facility agreement of Non-revolving
Loan IV sebesar Rp 1.000.000 Term Loan IV amounting Rp 1,000,000 was
ditandatangani pada tanggal signed on 10 June 2015 and had been
10 Juni 2015 dan telah diperpanjang extended several times with the latest
beberapa kali dengan perpanjangan extension was signed on 24 May 2023.
terakhir kali ditandatangani pada tanggal
24 Mei 2023.
Berdasarkan perjanjian fasilitas terakhir, Based on the latest facility agreement, the
batas waktu penggunaan fasilitas kredit availability period will be ended within
adalah sampai dengan 1 (satu) bulan dari 1 (one) month from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit. Suku bunga The interest rate for this facility is JIBOR +
terhadap pinjaman ini adalah JIBOR + 0.4%.
0,4%.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank On 28 December 2023, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal on this facility amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on
tempo pada 24 November 2024. 24 November 2024.
d) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term d) The facility agreement of Non-revolving
Loan II sebesar Rp 2.500.000 Term Loan II amounting Rp 2,500,000 was
ditandatangani pada tanggal 29 April 2020 signed on 29 April 2020 and had been
dan telah diperpanjang dengan amended with the latest amendment signed
perpanjangan terakhir kali ditandatangani on 4 May 2023.
pada tanggal 4 Mei 2023.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan, The interest period is 3 (three) months and
dengan pembayaran bunga dilakukan the interest will be paid every due date. The
setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
terhadap pinjaman ini adalah
JIBOR + 0,4%.
Pada tanggal 4 Mei 2022, Bank melakukan On 4 May 2022, the Bank made a
penarikan sebesar Rp 2.500.000, dengan withdrawal of Rp 2,500,000, with a maturity
jatuh tempo pada 4 November 2024. date on 4 November 2024.
e) Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan e) The facility agreement of Revolving Term
VI sebesar Rp 1.000.000 ditandatangani Loan VI amounting Rp 1,000,000 was
pada tanggal 29 November 2022. signed on 29 November 2022.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown within
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal 18 (eighteen) months from the date of
Perjanjian Kredit. agreement.
129
Page 518
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bank (lanjutan) b. Bank borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
e) Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan, e) The interest period is 3 (three) months and
dengan pembayaran bunga dilakukan the interest will be paid every due date. The
setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
terhadap pinjaman ini adalah
JIBOR + 0,4%.
Pada tanggal 29 Mei 2023, Bank On 29 May 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of Rp 1,000,000, with a maturity
Rp 1.000.000, dengan jatuh tempo pada 29 date on 29 May 2024.
Mei 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank telah As of 31 December 2023, the Bank has utilized
menggunakan seluruh fasilitas yang ada. Pada all borrowing facility. As of 31 December 2022,
tanggal 31 Desember 2022, total fasilitas total unused facility from PT Bank Central Asia
PT Bank Central Asia Tbk yang belum Tbk amounted to Rp 1,500,000.
digunakan adalah sebesar Rp 1.500.000.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, based on the
tidak terdapat pembatasan-pembatasan agreement there was no certain covenant which
tertentu yang dipersyaratkan. was required to be maintained.
Pinjaman Bilateral PT Bank UOB Indonesia Bilateral Borrowing with PT Bank UOB
Indonesia
Pada tanggal 18 Agustus 2021, Bank telah On 18 August 2021, the Bank signed Committed
menandatangani perjanjian fasilitas kredit - term loan facility agreement amounting to
committed term loan sebesar Rp 1.000.000 Rp 1,000,000 with PT Bank UOB Indonesia as
dengan PT Bank UOB Indonesia sebagai the creditor. The purpose of the borrowing is for
kreditur. Tujuan pinjaman adalah untuk modal the Bank’s working capital.
kerja Bank.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas waktu Based on the facility agreement, the availability
penarikan fasilitas kredit adalah sampai dengan period will be ended on the 6 (sixth) month from
6 (enam) bulan dari tanggal perjanjian kredit. the date of agreement.
Fasilitas kredit harus ditarik sepenuhnya dalam The facility should be fully drawndown within the
batas waktu penarikan dengan ketentuan availability period with minimum drawdown
jumlah minimum penarikan adalah Rp 500.000 amount is Rp 500,000 or any remaining undrawn
atau sebesar jumlah fasilitas kredit yang belum amount.
ditarik.
Pinjaman harus dibayar kembali dalam jangka The borrowing should be repaid within
waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal 12 (twelve) months after the date of borrowings
perjanjian pinjaman. Periode bunga adalah agreement. Interest period is 3 (three) months
setiap 3 (tiga) bulan berdasarkan suku bunga based on the benchmark interest rate of
acuan 3 bulan + 0,25%, dengan pembayaran 3 months + 0.25%, with interest payments are
bunga dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. made at each maturity date.
130
Page 519
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank UOB Indonesia Bilateral Borrowing with PT Bank UOB
(lanjutan) Indonesia (continued)
Pada tanggal 25 Februari 2022, Bank On 25 February 2022, the Bank drawndown this
melakukan penarikan sebesar Rp 1.000.000. loan at amount of Rp 1,000,000. The facility has
Perjanjian ini telah berakhir dan dilunasi pada been expired and repaid on 25 August 2022.
tanggal 25 Agustus 2022.
Pada tanggal 23 September 2022, Bank telah On 23 September 2022, the Bank signed
menandatangani perjanjian fasilitas kredit – Committed term loan facility agreement
committed term loan sebesar Rp 1.000.000 amounting to Rp 1,000,000 with PT Bank UOB
dengan PT Bank UOB Indonesia Indonesia.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, jangka waktu Based on the facility agreement, The facility
fasilitas 12 (dua belas) bulan terhitung sejak should be fully drawndown within 12 (twelve)
tanggal fasilitas. Tanggal fasilitas adalah months from the date of facility. The facility date
tanggal dimana dilakukan penarikan untuk is the date on which a withdrawal is made for the
pertama kali atau 5 (lima) Hari Kerja setelah first time or 5 (five) Business Days after the date
tanggal perjanjian Kredit, yang mana yang lebih of the Agreement, whichever occurs first.
dahulu terjadi.
Batas waktu penarikan fasilitas kredit adalah The availability period will be ended on the
sampai dengan 6 (enam) bulan dari tanggal 6 (sixth) month from the date of facility. Interest
fasilitas. Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) period is 3 (three) months based on the JIBOR
bulan berdasarkan suku bunga acuan 3 bulan + interest rate of 3 months + 0.3%, with interest
0,3%, dengan pembayaran bunga dilakukan payments are made at each maturity date.
setiap tanggal jatuh tempo.
Pada tanggal 12 Oktober 2022, Bank On 12 October 2022, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 1.000.000. withdrawal of Rp 1,000,000. The facility has
Perjanjian ini telah berakhir dan dilunasi pada been expired and repaid on 29 September 2023.
tanggal 29 September 2023.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank telah As of 31 December 2023, the Bank has paid off
melunasi seluruh fasilitas pinjaman yang ada. all borrowing facility.
Pinjaman PT Bank Maybank Indonesia Tbk Borrowing PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 13 Desember 2021, Entitas Anak On 13 December 2021, the Subsidiary obtained
mendapatkan fasilitas pinjaman dengan akad a borrowing facility on the basis of mudharabah
mudharabah yang diberikan oleh PT Bank provided by PT Bank Maybank Indonesia Tbk in
Maybank Indonesia Tbk sebesar Rp 100.000. the amount of Rp 100,000. The facility is valid
Fasilitas berlaku sampai dengan tanggal until 13 December 2022. The purpose of the
13 Desember 2022. Tujuan pinjaman adalah borrowing is to support the Subsidiary's
untuk menunjang bisnis Entitas Anak. business.
Penarikan pinjaman dilakukan pada tanggal Withdrawal of borrowing was carried out on
9 Maret 2022 sebesar Rp 100.000 dengan 9 March 2022 in the amount of Rp 100,000 with
indikasi bagi hasil setara 5%. Entitas Anak telah an indication of profit sharing equivalent to 5%.
melunasi pinjaman pada tanggal 9 Maret 2023. The Subsidiary has fully paid the borrowing on
9 March 2023.
131
Page 520
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral Sumitomo Mitsui Bilateral Borrowing with Sumitomo Mitsui
Banking Corporation - Cabang Singapura Banking Corporation - Singapore Branch
Bank mendapatkan revolving long-term The Bank entered into revolving long-term
borrowings dengan Sumitomo Mitsui Banking borrowings with Sumitomo Mitsui Banking
Corporation - Cabang Singapura, dengan total Corporation - Singapore Branch, with total facility
fasilitas setara dengan USD 3.625.000.000 amounting to equivalent of USD 3,625,000,000
(nilai penuh). Fasilitas ini dapat ditarik dalam (full amount). The facility can be drawn in US
mata uang Dolar AS atau jumlah yang setara Dollars or the amount equivalent thereof in any
dari jumlah tersebut dalam mata uang selain other currencies other than US Dollars and
dari Dolar AS dan Dolar Singapura. Singapore Dollars.
Total pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini pada Total outstanding amount drawn from this facility
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar as of 31 December 2023 amounted to
USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan USD 1,195,000,000 (full amount) and
EUR 10.000.000 (nilai penuh) (31 Desember EUR 10,000,000 (full amount) (31 December
2022: USD 2.372.000.000 (nilai penuh) dan 2022: USD 2,372,000,000 (full amount) and
EUR 20.000.000 (nilai penuh)). EUR 20,000,000 (full amount)).
Pinjaman ini akan jatuh tempo berkisar antara This borrowing will mature ranging from
tanggal 30 Januari 2025 sampai 30 Juni 2025. 30 January 2025 until 30 June 2025.
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas Contractual interest rate per annum on long-term
pinjaman jangka panjang ini adalah cost of fund borrowings is cost of fund plus certain margin.
ditambah margin tertentu. Untuk posisi pada For position as of 31 December 2023, the
tanggal 31 Desember 2023, marjin yang applied margin was 0.50% (for total outstanding
diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman amount of USD 1,195,000,000 (full amount) and
USD 1.195.000.000 (nilai penuh) dan EUR 10,000,000 (full amount)). For position as
EUR 10.000.000 (nilai penuh)). Untuk posisi of 31 December 2022, the applied margin was
31 Desember 2022, marjin yang diterapkan 0.66% (for total outstanding amount of
adalah 0,66% (untuk total pinjaman USD 355,000,000 (full amount)) and 0,50% (for
USD 355.000.000 (nilai penuh)) dan 0,50% total outstanding amount of USD 2,017,000,000
(untuk total pinjaman USD 2.017.000.000 (nilai (full amount) and EUR 20,000,000 (full amount).
penuh) dan EUR 20.000.000 (nilai penuh).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, there was
tidak terdapat pembatasan-pembatasan no certain covenant which was required to be
tertentu yang disyaratkan dalam pinjaman maintainted in this long-term borrowing.
jangka panjang ini.
b. Pinjaman bukan bank b. Non-bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/ December
2023 2022
Lebih dari 3 tahun 6,682,950) 2,063,850) More than 3 years
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum Unamortized transaction
diamortisasi (48,251) (9,988) costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih
harus dibayar 98,275) 48,001) Accrued interest expenses
6,732,974) 2,101,863)
132
Page 521
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
Pembayaran bunga pinjaman telah dibayarkan Payments of interest on borrowings had been
oleh Bank sesuai dengan jadwal. paid by the Bank in accordance with the
schedule.
Pinjaman bukan bank adalah fasilitas pinjaman Non-bank borrowings are borrowing facilities
dengan International Finance Corporation from International Finance Corporation (IFC),
(IFC), bukan pihak berelasi yang terdiri dari non-related party, consist of some agreements
beberapa perjanjian sebagai berikut: as follows:
(i) Perjanjian Pinjaman 2019 (i) Borrowing Agreement 2019
Tujuan pinjaman tersebut adalah untuk The purpose of borrowing was to finance
mendanai pembiayaan kredit mikro, usaha the Women-Owned Micro, Small Medium
kecil menengah yang dimiliki perempuan, Enterprise (MSME) loans, Green loans and
green loans, pinjaman Supply Chain Supply Chain Finance (SCF) loans. The
Finance (SCF). Bank akan melakukan Bank will use its best efforts to ensure that
upaya terbaiknya untuk memastikan the aggregated amount of the
bahwa jumlah agregat dari pencairan yang disbursements made to each loans was at
diberikan untuk setiap pinjaman setidaknya least equal to 25% of the maximum loan
sama dengan 25% dari jumlah maksimum amount.
pinjaman.
Pada tanggal 30 Desember 2019, Bank On 30 December 2019, the Bank
melakukan penarikan sebesar Rp 699.250, drawndown this loan at amount of
ekuivalen USD 50.000.000 (nilai penuh) Rp 699,250, equivalent to USD 50,000,000
dengan suku bunga 7,75% per tahun dan (full amount) with interest rate 7.75% per
jatuh tempo pada tanggal 3 Desember annum and maturity date on
2024. Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 December 2024. Interest payment will be
6 (enam) bulan, yang dimulai pada tanggal paid every 6 (six) months, which is started
30 Juni 2021 dan akan berakhir pada on 30 June 2021 and will be ended on
tanggal 30 Desember 2024. 30 December 2024.
Pada tanggal 28 Januari 2020, Bank On 28 January 2020, the Bank drawndown
melakukan penarikan sebesar this at amount of Rp 1,364,600, equivalent
Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000 to USD 100,000,000 (full amount) with
(nilai penuh) dengan suku bunga 7,30% interest rate 7.30% per annum and maturity
per tahun dan jatuh tempo pada tanggal date on 28 January 2025. Interest payment
28 Januari 2025. Pembayaran bunga will be paid every 6 (six) months, which is
dilakukan setiap 6 (enam) bulan, yang started on 28 July 2021 and will be ended
dimulai pada tanggal 28 Juli 2021 dan akan on 28 January 2025.
berakhir pada tanggal 28 Januari 2025.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan As of 31 December 2023 and 31 December
31 Desember 2022, Bank telah 2022, the Bank has utilized all borrowing
menggunakan seluruh fasilitas pinjaman facility.
yang ada.
133
Page 522
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(i) Perjanjian Pinjaman 2019 (lanjutan) (i) Borrowing Agreement 2019 (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- tidak diperkenankan melakukan - no substantial change is made to the
perubahan bisnis secara substansial general nature of its business without
tanpa persetujuan tertulis dari pemberi prior written consent of the lender;
pinjaman;
- tidak melakukan penggabungan - not undertake or permit any merger,
usaha, demerger, restrukturisasi demerger, corporate restructuring,
korporasi, yang dapat memberikan which has or could reasonably be
dampak merugikan yang material; expected to have material adverse
effect;
- tidak menerbitkan saham tambahan - not issue any additional shares and shall
dan tidak akan melakukan transfer not have its existing shares transferred,
saham, penjualan, perjanjian yang sold, pledged or otherwise encumbered
akan mengubah SMBC menjadi such that action would make the SMBC
pemegang saham non-pengendali to become a non-controlling shareholder
sesuai dengan ketentuan Peraturan under the Indonesia’s Banking or
Perbankan atau Keuangan di Financial Regulations;
Indonesia;
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan As of 31 December 2023 and 31 December
31 Desember 2022, Bank telah memenuhi 2022, the Bank had fulfilled all the required
seluruh pembatasan yang dipersyaratkan. covenants.
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (ii) Borrowing Agreement 2023
Pada tanggal 20 Juni 2023, Bank telah On 20 June 2023, the Bank has signed a
menandatangani perjanjian Fasilitas loan facility agreement of USD 500,000,000
pinjaman sebesar USD 500.000.000 (nilai (full amount). The form of this loan is a
penuh). Bentuk pinjaman ini adalah Privately Placed Senior Sustainability Bond.
Privately Placed Senior Sustainability The purpose of these loans is to finance
Bond. Tujuan pinjaman tersebut adalah small and medium enterprises owned by
untuk pembiayaan usaha kecil menengah women, construction of environmentally
yang dimiliki perempuan, pembangunan friendly buildings, and Social Bonds.
bangunan ramah lingkungan, dan Social
Bond.
Pada tanggal 25 Agustus 2023, Bank On 25 August 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of USD 300,000,000 (full
USD 300.000.000 (nilai penuh) dengan amount) with interest rates based on the
suku bunga berdasarkan suku bunga 3-month benchmark interest rate + 0.846%.
acuan 3 bulan + 0,846%. Pembayaran Interest payments are made every 3 (three)
bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 27 November 2023 and
dimulai pada tanggal 27 November 2023 ending on 25 August 2028.
dan akan berakhir pada tanggal
25 Agustus 2028.
Pada tanggal 31 Desember 2023, fasilitas As of 31 December 2023, total unused
yang belum digunakan adalah sebesar facility amounted to USD 200,000,000
USD 200.000.000 (nilai penuh). (full amount).
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- Menyatakan atau membayarkan - Declare or pay any dividend or make
dividen apa pun atau melakukan any distributions on its share capital
pembagian apa pun atas modal (other than dividends or distributions
sahamnya (selain dividen atau payable in shares of the Issuer), unless
pembagian yang harus dibayar dalam the proposed payment or distribution is
saham Emiten), kecuali pembayaran out of net income of the relevant
atau pembagian yang diusulkan Financial Year.
diambil dari penghasilan bersih dari
Tahun Buku yang relevan.
134
Page 523
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 21. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (lanjutan) (ii) Borrowing Agreement 2023 (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain: (lanjutan) (continued)
- Membuat atau memungkinkan utang - Create or allow any indebtedness that is
apa pun yang dijamin atau berperingkat secured or ranks prior or senior to the
di atas atau senior terhadap Obligasi, Bonds, except for the leasing
kecuali untuk transaksi sewa guna transactions or other asset-backed
usaha (leasing) atau transaksi lain transactions in the ordinary course of
yang didukung aset dalam operasional banking business.
bisnis perbankan pada umumnya.
- Membentuk atau memiliki Anak - Form or have any Material Subsidiary
Perusahaan Utama apa pun (selain (other than PT BANK BTPN SYARIAH
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk dan Tbk and PT BTPN SYARIAH
PT BTPN SYARIAH VENTURA). VENTURA).
- Tidak melakukan perubahan mendasar - No substantial change of its Charter in
atas Anggaran Dasar dengan cara apa any manner which would be inconsistent
pun yang dapat tidak sesuai dengan with the provisions of this Agreement.
ketentuan pada perjanjian.
- Tidak melakukan atau mengizinkan - Not undertake Merger, Consolidation or
penggabungan, pemekaran, peleburan Reorganization. Undertake or permit
atau reorganisasi apa pun; atau any merger, spin-off, consolidation or
menjual, memindahkan, menyewakan reorganization; or sell, transfer, lease or
atau dengan cara lain melepaskan otherwise dispose of all or a substantial
seluruh atau suatu bagian substansial part of its assets, other than assets
dari aset-asetnya selain aset-aset yang acquired in the enforcement of security
diambil alih dalam mengeksekusi created in Favor of the Issuer in the
jaminan yang dibuat untuk kepentingan ordinary course of its banking business,
Emiten dalam usaha perbankannya. whether in a single transaction or in a
series of transactions, related or
otherwise.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank As of 31 December 2023, the Bank
telah memenuhi persyaratan terkait managed to fulfill the requirement related
penarikan pertama fasilitas IFC. with first disbursement of IFC facility.
22. AKRUAL 22. ACCRUALS
31 Desember/ December
2023 2022
Akrual beban operasional 328,468) 304,544 Accrued operational expenses
Akrual beban promosi 101,610) 75,206 Accrued promotion expenses
Akrual jasa profesional 48,903) 54,949 Accrued professional fees
Akrual beban kepegawaian -) 19,293 Accrued personnel expenses
478,981) 453,992
Akrual jasa profesional merupakan akrual untuk Accrued professional fees are accrual for the costs of
biaya konsultan yang bekerjasama dengan Bank consultants who collaborate with the Bank to
untuk menyelesaikan proyek tertentu, termasuk complete certain projects, including accrual for the
akrual untuk biaya konsultan hukum, konsultan costs of legal consultant, business consultant, public
bisnis, akuntan publik dan lainnya. accountant and others.
135
Page 524
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/ December
2023 2022
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Akrual bonus karyawan, THR, Accrual of employee bonus,
tantiem, dan liabilitas jangka pendek THR, tantiem, and other short-term
lainnya liabilities
- Bank 323,918) 278,730) Bank -
- Entitas Anak 187,270) 164,746) Subsidiary -
511,188) 443,476)
Imbalan pascakerja dan imbalan kerja Post-employment benefits and other
jangka panjang lainnya long-term employee benefits
- Bank 128,085) 43,281) Bank -
- Entitas Anak 42,020) 20,947) Subsidiary -
170,105) 64,228)
681,293) 507,704)
Grup menerapkan kebijakan program manfaat The Group implements post-employment benefits
imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-Undang policy based on Job Creation Law (“UUCK”) No. 11
Cipta Kerja (“UUCK”) No. 11 Tahun 2020, Peraturan Year 2020, Government Regulation No. 35 Year
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 dan Perjanjian 2021 and Collective Labor Agreement applied by the
Kerjasama yang berlaku di Grup. Dasar perhitungan Group. The calculation basis of benefits is based on
manfaat ini menggunakan gaji pokok terkini. current basic salary. The Bank’s defined benefits
Program pensiun manfaat pasti ini dikelola oleh pension plan is managed by PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Indonesia.
Program tersebut memberikan manfaat pensiun The program calls for benefits to be paid to eligible
yang akan dibayarkan kepada karyawan yang employees at retirement or when the employees
berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat resign according to the prevailing regulations. The
karyawan tersebut berhenti sesuai dengan funding of the pension plan is conducted by the
peraturan yang berlaku. Pendanaan program Group through payments of annual contributions
pensiun ini dilakukan oleh Grup dengan membayar which are sufficient to meet the minimum
iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah requirements set forth in applicable laws.
minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan imbalan kerja jangka panjang Bank dan The calculation of the long-term employee benefits of
Entitas Anak menggunakan hasil perhitungan the Bank and Subsidiary use the results of the
Aktuari periode 31 Desember 2023 dengan calculation of the Actuarial period
informasi komparatif 31 Desember 2022. 31 December 2023 with comparative information
31 December 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah karyawan As of 31 December 2023, the total number of the
Bank yang memiliki hak atas manfaat ini adalah Bank’s employees eligible for this benefit was 6,237
6.237 karyawan (31 Desember 2022: 6.271 employees (31 December 2022: 6,271 employees)
karyawan) (tidak diaudit). (unaudited).
Pada tanggal 31 December 2023, jumlah karyawan As of 31 December 2023, the total number of the
Entitas Anak yang memiliki hak atas imbalan ini Subisidiary’s employees eligible for this benefit was
adalah sebanyak 3.628 karyawan (31 Desember 3,628 employees (31 December 2022: 3,924
2022: 3.924 karyawan) (tidak diaudit). employees) (unaudited).
Selain memberikan manfaat yang disebutkan In addition to the benefits mentioned above, the Bank
di atas, Bank juga memberikan manfaat cuti panjang also provides its employees with long leave benefits.
kepada karyawannya.
136
Page 525
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Bank Bank
Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja The actuarial calculation for the Bank’s employee
karyawan Bank pada tanggal 31 Desember 2023 benefits liabilities as of 31 December 2023 and 2022
dan 2022 dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria was performed by Kantor Konsultan Aktuaria Yusi
Yusi dan Rekan, aktuaris independen, dengan dan Rekan, an independent actuary, using the
menggunakan metode “Projected Unit Credit” “Projected Unit Credit” method based on its reports
berdasarkan laporannya tertanggal 31 Januari 2024 dated 31 January 2024 (31 December 2022:
(31 Desember 2022: tanggal 8 Februari 2023). dated 8 February 2023).
Perhitungan aktuaria tersebut menggunakan The actuarial valuations were carried out using the
asumsi-asumsi sebagai berikut: following assumptions:
31 Desember/December
2023 2022
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto per tahun 6.37% - 7.10% 5.52% - 7.43% Interest discount rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 7% 7% Salary increment rate per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55 55 Normal pension age
Tabel mortalitas/ Tabel mortalitas/
Mortality table Mortality table
Indonesia 2019 Indonesia 2019
Tingkat kematian (TMI 2019) (TMI 2019) Mortality rate
Tingkat cacat 10% TMI 2019) 10% TMI 2019) Disability rate
Status pendanaan atas program pensiun pada The funding status of the pension plan as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan 31 December 2023 and 2022 based on the actuarial
laporan aktuaria adalah sebagai berikut: reports was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined benefits
manfaat pasti 732,177) 674,325) liabilities
Nilai wajar aset program (634,515) (657,834) Fair value of plan assets
Kekurangan pendanaan 97,662) 16,491) Funding deficit
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement in the defined benefits liabilities
tahun berjalan adalah sebagai berikut: during the year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti: benefits liabilities:
Nilai kini kewajiban imbalan manfaat Present value of defined benefits
pasti, awal tahun 674,325) 671,934) liabilities, beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 86,161) 85,663) Current service cost
Beban bunga 45,241) 40,220) Interest expense
Penyesuaian atas perubahan Adjustment due to change in benefit
metode atribusi -) (48,052) attribution method
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Kerugian/keuntungan aktuaria yang
timbul dari: Actuarial losses/gains arising from:
- Asumsi keuangan 21,597) (12,386) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman 37,862) 21,242) Experiences adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan oleh aset Benefits paid by the plan assets
program selama tahun berjalan (133,009) (84,296) during the year
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun 732,177) 674,325) benefits liabilities, end of year
137
Page 526
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Perubahan nilai wajar aset program selama tahun The movement of fair value of plan assets during the
berjalan adalah sebagai berikut: year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Movement in the fair value of
Perubahan nilai wajar aset program: plan assets:
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
awal tahun 657,834) 657,951) beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset
program 46,304) 43,720) Interest income on plan assets
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Imbal hasil atas aset program di Return on plan assets
luar pendapatan bunga (32,115) (34,244) excluding interest income
Lain-lain Others
Kontribusi yang dibayarkan
kepada program 95,501) 74,703) Contributions paid into the plan
Imbalan yang dibayarkan oleh
program (133,009) (84,296) Benefits paid by the plan
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun 634,515) 657,834) end of year
Seluruh aset program pensiun ditempatkan pada All of the pension plan assets are placed on cash with
kas di Bank Kustodian dan deposito berjangka di the Custodian Bank and time deposits with the Bank.
Bank.
Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui The Bank is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant
adalah sebagai berikut: risks are as follows:
Volatilitas aset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a discount
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil rate set with reference to government bond yields. If
obligasi pemerintah. Jika imbal hasil aset program plan assets underperform this yield, then this will
lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit create a deficit.
program.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Kenaikan pada liabilitas program disebabkan oleh An increase in plan liabilities is caused by the
penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, decrease in government bond yields, although this
walaupun hal ini akan saling hapus dengan pilihan will be partially offset by the Bank’s investment
jenis investasi Bank. choices.
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined by
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang considering the expected returns available on the
diharapkan atas aset dengan mengacu pada assets underlying the current investment policy.
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap Expected yields on fixed interest investments are
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada based on gross redemption yields as of the reporting
tanggal pelaporan. date.
138
Page 527
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja, nilai wajar Present value of post-employment benefits liabilities,
aset program, defisit/surplus pada program dan fair value of plan assets, deficit/surplus of program
penyesuaian pada liabilitas program dan aset and adjustment on plan liabilities and plan assets for
program untuk 5 tahun terakhir adalah sebagai the last 5 years were as follows:
berikut:
31 Desember/December
2023 2022 2021 2020 2019
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined
manfaat pasti 732,177) 674,325)) 671,934) 640,803) 540,349) benefits liabilities
Nilai wajar aset program (634,515) (657,834) (657,951) (545,350) (595,828) Fair value of plan assets
The effect of the
Dampak batas atas aset -) -)) -) -) -) asset ceiling
97,662) 16,491)) 13,983) 95,453) (55,479)
Defisit (surplus) Deficit (surplus)
Penyesuaian pada Adjustments on
59,459) 8,856)) (2,829)) 56,208) 25,883)
liabilitas program plan liabilities
Penyesuaian pada aset Adjustments on plan
32,115) 34,244)) 22,272)) 19,473) 17,085)
program assets
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas Management believes that the estimated post-
atas imbalan pascakerja pada tanggal employment benefit liabilities as of
31 Desember 2023 dan 2022 telah memenuhi 31 December 2023 and 2022 have fulfilled the
persyaratan minimum UUCK. minimum requirements of UUCK.
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The weighted average duration of the defined benefit
pensiun imbalan pasti pada tanggal 31 Desember pension obligation as of 31 December 2023 and 2022
2023 dan 2022 masing-masing adalah 11,61 tahun was 11.61 years and 10.78 years, respectively.
dan 10,78 tahun.
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun yang tidak didiskontokan adalah sebagai benefits are as follows:
berikut:
31 Desember/ December
2023 2022
)
Hingga 1 tahun 84,573 65,092 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 71,839 83,406 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 284,254 259,653 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 3,528,404 2,891,964 More than 5 years
Sensitivitas liabilitas imbalan pascakerja untuk The sensitivity of the post-employment benefits
perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai liabilities to changes in the key actuarial assumptions
berikut: was as follows:
2023
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (48,514) (6,750)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 54,581) 7,712) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 52,384) 7,489)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (47,377) (6,669) Salary increase rate
139
Page 528
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
2022
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (40,837) (6,528)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 45,789) 7,128) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 47,478) 7,355)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (42,947) (6,548) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang constant. In practice, this is unlikely to occur and
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin changes in some of the assumptions may be
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas correlated. When calculating the sensitivity of the
kewajiban imbalan pascakerja atas asumsi aktuarial post-employment benefits liabilities to significant
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini actuarial assumptions, the same method (present
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan value of the defined benefits liabilities calculated with
metode projected unit credit di akhir periode the projected unit credit method at the end of the
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam reporting period) has been applied as when
penghitungan liabilitas imbalan pascakerja. calculating the post-employment benefits liabilities.
Entitas Anak Subsidiary
Perhitungan aktuaria pada tanggal The actuarial calculation as of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022 dilakukan oleh Kantor and 2022 was performed by Kantor Konsultan
Konsultan Aktuaria Yusi dan Rekan, aktuaris Aktuaria Yusi dan Rekan, independent actuary, using
independen, dengan menggunakan metode the “Projected Unit Credit” method as stated in its
“Projected Unit Credit” sebagaimana yang reports dated 9 January 2024 (31 December 2022:
tercantum dalam laporan pada tanggal 6 January 2023) with the following assumptions:
9 Januari 2024 (31 Desember 2022: tanggal
6 Januari 2023) dengan asumsi-asumsi sebagai
berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Tingkat diskonto per tahun 6.45% - 7.14% 5.77% - 7.30% Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji per tahun 9% 9% Annual salary increase rate
Tabel mortalita Tabel mortalitas/ Tabel mortalitas/ Mortality table
Mortality table Mortality table
Indonesia 2019 Indonesia 2019
Usia pensiun normal 55 tahun/years 55 tahun/years Normal pension age
Status pendanaan atas program pensiun pada The funding status of the pension plan as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan 31 December 2023 and 2022 based on the actuarial
laporan aktuaria adalah sebagai berikut: reports was as follows:
31 Desember/December
2023 2022
Nilai kini liabilitas imbalan pasti 229,374) 195,106) Present value of defined benefits liabilities
Nilai wajar aset program (204,563) (202,188) Fair value of plan assets
(Kelebihan) kekurangan pendanaan 24,811) (7,082) Funding (gain) deficit
Dampak batas atas aset -) 7,082) The effect of the asset ceiling
Liabilitas/(aset) imbalan bersih neto 24,811) -) Net defined liability/(asset)
140
Page 529
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement of defined benefits liabilities during
tahun berjalan adalah sebagai berikut: the year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Perubahan nilai kini liabilitas imbalan Movement in present value of defined
manfaat pasti: benefits liabilities:
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined benefits
pasti, awal tahun 195,106) 240,583) liabilities, beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 34,487) 32,371) Current service cost
Beban bunga 13,647) 15,243) Interest expense
Penyesuaian atas perubahan metode Adjustment due to change in benefit
atribusi -) (53,029) attribution method
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Kerugian/keuntungan aktuaria yang Actuarial losses/gains arising
timbul dari: from:
- Asumsi keuangan 6,593) (4,554) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman (11,247) (19,388) Experience adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (9,212) (16,120) Benefits paid
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined
229,374) 195,106)
pasti, akhir tahun benefits liabilities, end of year
Perubahan nilai wajar aset program selama tahun The movement of fair value of plan assets during the
berjalan adalah sebagai berikut: year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Perubahan nilai wajar aset program: Movement in the fair value of plan assets:
Saldo, awal tahun 202,188) 219,728) Balance, beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Hasil yang diharapkan dari aset
program 14,521) 15,024) Expected return on plan assets
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Imbal hasil atas aset program di luar Return on plan assets
pendapatan bunga (12,934) (10,969) excluding interest income
Lain-lain Others
Kontribusi pemberi kerja 10,000) -) Employer’s contribution
Mutasi aset -) (5,475) Asset mutation
Imbalan yang dibayar (9,212) (16,120) Benefits paid
Saldo, akhir tahun 204,563) 202,188) Balance, end of year
Seluruh aset program pensiun pada tanggal All of the pension plan assets as of 31 December
31 Desember 2023 dan 2022 ditempatkan pada 2023 and 2022 were placed on Program Dana
Program Dana Pensiun Lembaga Keuangan Allianz Pensiun Lembaga Keuangan Allianz with time
dengan deposito berjangka sebagai aset yang deposits as underlying assets.
mendasari.
141
Page 530
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Entitas Anak terekspos dengan risiko volatilitas aset Subsidiary is exposed to asset volatility risks through
melalui program imbalan pasti. Liabilitas program its defined benefit pension plans. The plan liabilities
dihitung menggunakan tingkat diskonto yang are calculated using a discount rate set with
merujuk kepada tingkat imbal hasil obligasi reference to government bond yields. If plan assets
pemerintah. Jika imbal hasil aset program lebih underperform this yield, then this will create a deficit.
rendah, maka akan menghasilkan defisit program.
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined by
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang considering the expected returns available on the
diharapkan atas aset dengan mengacu pada assets underlying the current investment policy.
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetao Expected yields on fixed interest investments are
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada based on gross redemption yields as of the reporting
tanggal pelaporan. date.
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Dampak batas atas aset pada awal Effect of asset ceiling at
program: 7,082) -) beginning of period:
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Interest on the effect of
Bunga atas dampak batas aset 510) -) asset ceiling
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Setiap perubahan yang berdampak Any change in the effect of the
pada batas atas aset, tidak asset ceiling, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan included in net interest on the net
dalam bunga neto atas liabilitas defined benefit liability (asset)
(aset) imbalan pasti neto (7,592) 7,082)
Dampak batas atas aset pada akhir Effect of asset ceiling at
-) 7,082)
periode the end of period
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja, nilai wajar Present value of post-employment benefits liabilities,
aset program, defisit/surplus pada program dan fair value of plan assets, deficit/surplus of program
penyesuaian pada liabilitas program dan aset and adjustment on plan liabilities and plan assets for
program untuk 5 tahun terakhir adalah sebagai the last 5 years were as follows:
berikut:
31 Desember/December
2023 2022 2021 2020 2019
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined
manfaat pasti 229,374) 195,106) 240,583) 217,467) 175,160) benefits liabilities
Nilai wajar aset program (204,563) (202,188) (219,728) (193,363) (188,883) Fair value of plan assets
Defisit (surplus) 24,811) (7,082) 20,855) 24,104) (13,723) Deficit (surplus)
The effect of the asset
Dampak batas atas aset -) 7,082) -) -) -) ceiling
Liabilitas (aset) imbalan 24,811) -)) 20,855) 24,104) (13,723) Net defined benefit
bersih neto liability (asset)
Penyesuaian pada liabilitas Adjustments
4,654) 23,942) 13,603) 7,606) (16,253)
program on plan liabilities
Penyesuaian pengalaman
yang timbul pada aset 12,934) 10,969) 8,153) 5,969) 4,052) Experience adjustment
program on plan assets
142
Page 531
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan Expected maturity analysis of undiscounted pension
pensiun yang tidak didiskontokan adalah sebagai benefits was as follow:
berikut:
31 Desember/ December
2023 2022
Hingga 1 tahun 11,709 8,428 Up to 1 years
Lebih dari 1 - 2 tahun 14,013 7,675 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 100,282 79,774 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 2,158,255 1,516,997 More than 5 years
Sensitivitas kewajiban imbalan pascakerja untuk The sensitivity of the post-employment benefit
perubahan asumsi aktuarial utama adalah obligation to change in the key actuarial assumption
sebagai berikut: was as follow:
2023
Kenaikan
Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (18,539) (3,195)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 21,207) 3,733) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 20,208) 3,605)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (18,048) (3,152) Salary increase rate
2022
Kenaikan
Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (15,143) (2,918)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 17,252) 3,393) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 17,420) 3,425)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (15,566) (2,999) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuaria dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam praktiknya, hal ini jarang constant. In practice, this is unlikely to occur, and
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin changes in some of the assumptions may be
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas correlated. When calculating the sensitivity of the
liabilitas imbalan pascakerja atas asumsi aktuaria post-employment benefits liabilities to key actuarial
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini assumptions, the same method (present value of the
liabilitas imbalan pasti dengan menggunakan defined benefits liabilities calculated with the
metode projected unit credit di akhir periode projected unit credit method at the end of the
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam reporting period) has been applied as when
penghitungan liabilitas imbalan pascakerja. calculating the post-employment benefits liabilities.
143
Page 532
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Pada 31 Desember 2023 dan 2022, imbalan As of 31 December 2023 and 2022, post-employment
pascakerja untuk karyawan dengan Perjanjian Kerja benefits for the Subsidiary's employees with Fixed
Waktu Tertentu (PKWT) Entitas Anak dihitung Time Employment Agreements (PKWT) are
secara internal dengan metode historical stay rate calculated internally using the historical stay rate
masing-masing sebesar Rp 3,494 dan Rp 7.955. method amounted to Rp 3,494 and Rp 7,955,
respectively.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long term employee benefits
Bank Bank
Bank juga memberikan manfaat cuti panjang The Bank also provides its employees with long leave
kepada karyawannya. benefit.
Perubahan liabilitas yang timbul dari imbalan kerja The movement in the Bank’s liabilities arising from
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: other long-term employee benefits was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti: benefits liabilities:
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined liabilities,
pasti, awal tahun 26,790) 27,075) beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 5,307) 4,871) Current service cost
Beban bunga 1,746) 1,426) Interest expense
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Penyesuaian asumsi demografi -) Changes in demography assumptions -
- Penyesuaian asumsi keuangan 396) (714) Changes in financial assumptions -
- Penyesuaian pengalaman (386) (100) Experience adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan dari
pemberi kerja selama tahun Benefits paid by the employer
berjalan (3,430) (5,768) during year
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun 30,423) 26,790) benefits liabilities, end of year
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan Expected maturity analysis of undiscounted other
jangka panjang lainnya tidak didiskontokan adalah long-term employee benefits was as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ December
2023 2022
Hingga 1 tahun 3,877 2,807 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 7,951 3,330 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 20,644 21,494 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 63,783 60,402 More than 5 years
144
Page 533
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka panjang The sensitivity of the other long term employee
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria utama benefit obligation to changes in the principal
adalah sebagai berikut: actuarial assumptions was as follows:
2023
Kenaikan
(penurunan) nilai kini
kewajiban imbalan Kenaikan
kerja/ increase (penurunan) beban
(decrease) in present jasa kini/ Increase
Perubahan asumsi/ value of benefit (decrease) in current
Change in assumption obligation service cost
Kenaikan/Increase 1% (1,335) (240)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,462) 264) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,284) 233)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (1,196) (217) Salary increase rate
2022
Kenaikan
(penurunan) nilai kini
kewajiban imbalan Kenaikan
kerja/ increase (penurunan) beban
(decrease) in present jasa kini/ Increase
Perubahan asumsi/ value of benefit (decrease) in current
Change in assumption obligation service cost
Kenaikan/Increase 1% (1,117) (211)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,221) 230) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,209) 227)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (1,127) (211) Salary increase rate
Entitas Anak Subsidiary
Perubahan liabilitas yang timbul dari imbalan kerja The movement in the liabilities arising from other
jangka panjang lainnya selama tahun berjalan long-term employee benefits during the year was as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2023 2022
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of
imbalan manfaat pasti: defined benefits liabilities:
Nilai kini liabilitas imbalan pasti, awal Present value of the defined benefits
tahun 12,992) 12,483) liabilities, beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 1,794) 1,881) Current service cost
Beban bunga 878) 692) Interest expense
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Penyesuaian asumsi demografi Changes in demographic -
- Penyesuaian asumsi keuangan 246) (362) Changes in financial assumptions -
- Penyesuaian pengalaman (818) (544) Experience adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (1,376) (1,158) Benefits paid
Nilai kini liabilitas imbalan pasti, Present value of defined
13,716) 12,992)
akhir tahun benefits liabilities, end of year
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan Expected maturity analysis of undiscounted other
jangka panjang lainnya tidak didiskontokan adalah long-term employee benefits was as follow:
sebagai berikut:
31 Desember/ December
2023 2022
Hingga 1 tahun 1,999 1,396 Up to 1 year
Lebih dari 1-2 tahun 2,076 2,078 More than 1-2 years
Lebih dari 2-5 tahun 6,411 6,658 More than 2-5 years
Lebih dari 5 tahun 39,701 40,089 More than 5 years
145
Page 534
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 23. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka panjang The sensitivity of the other long term employee
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria utama benefit obligation to changes in the principal actuarial
adalah sebagai berikut: assumptions was as follows:
2023
Kenaikan
(penurunan) nilai kini
kewajiban imbalan Kenaikan
kerja/ increase (penurunan) beban
(decrease) in present jasa kini/ Increase
Perubahan asumsi/ value of benefit (decrease) in current
Change in assumption obligation service cost
Kenaikan/Increase 1% (790) (103)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 886) 115) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 789) 103)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (719) (94) Salary increase rate
2022
Kenaikan
(penurunan) nilai kini
kewajiban imbalan Kenaikan
kerja/ increase (penurunan) beban
(decrease) in present jasa kini/ Increase
Perubahan asumsi/ value of benefit (decrease) in current
Change in assumption obligation service cost
Kenaikan/Increase 1% (699) (102)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 784) 112) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 763) 109)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (694) (100) Salary increase rate
Dampak pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Effect of remeasurements of employee benefits
pada penghasilan komprehensif konsolidasian liabilities on consolidated other comprehensive
adalah masing-masing sebesar Rp 92.262, income was Rp 92,262 and Rp 37,209 for the years
dan Rp 37.209 untuk tahun-tahun berakhir pada ended 31 December 2023 and 2022, respectively.
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
24. PINJAMAN SUBORDINASI 24. SUBORDINATED LOANS
Pinjaman subordinasi merupakan pinjaman The outstanding subordinated loans represent loans
dari SMBC Cabang Singapura sejumlah obtained from SMBC Singapore Branch amounted to
USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen dengan USD 200,000,000 (full amount), equivalent to
Rp 3.079.400 pada tanggal 31 Desember 2023 dan Rp 3,079,400 as of 31 December 2023 and
sejumlah USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen amounted to USD 200,000,000 (full amount),
dengan Rp 3.113.500 pada tanggal equivalent to Rp 3,113,500 as of 31 December 2022.
31 Desember 2022.
Pinjaman subordinasi sebesar USD 100.000.000 Subordinated loans of USD 100,000,000 (full
(nilai penuh) dan USD 100.000.000 (nilai penuh) amount) and USD 100,000,000 (full amount) were
masing-masing diperoleh pada tanggal obtained on 26 September 2018 and 23 November
26 September 2018 dan 23 November 2018 dan 2018 respectively and will mature on 26 September
akan jatuh tempo pada tanggal 26 September 2028 2028 and 21 November 2028, respectively.
dan 21 November 2028.
146
Page 535
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 24. SUBORDINATED LOANS (continued)
Untuk fasilitas USD 100.000.000 (nilai penuh) yang For the USD 100,000,000 (full amount) facility
diperoleh pada tanggal 26 September 2018, telah obtained on 26 September 2018, a Supplemental
terdapat Perjanjian Tambahan yang ditandatangani Agreement has been signed on 27 September 2021,
pada tanggal 27 September 2021, sehingga tanggal so that the maturity date has changed from previously
jatuh tempo berubah dari tanggal 26 September 26 September 2025 to 26 September 2028.
2025 menjadi tanggal 26 September 2028.
Pinjaman subordinasi memiliki opsi pembayaran These subordinated loans have early repayment
lebih awal dengan pemberitahuan 20 hari option by 20 days notification in advance with
sebelumnya dan dengan persetujuan dari kreditur. lender’s approval.
Kisaran tingkat suku bunga pinjaman subordinasi Range of interest rate for subordinated loans per year
adalah 6,90% - 6,93% per tahun. was 6.90% - 6.93%.
Pinjaman subordinasi digunakan untuk memperkuat Subordinated loans are used to strengthen the
struktur modal Bank sebagai Modal Pelengkap Bank's capital structure as Supplementary Capital
(Tier 2). (Tier 2).
Sesuai Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2016 In accordance with the Regulation of OJK Number
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 11/POJK.03/2016 and Circular Letter of OJK Number
Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 20/SEOJK.03/2016 regarding Feature of Conversion
20/SEOJK.03/2016 tentang Fitur Konversi Menjadi to Common Stock or Write Down The Instruments of
Saham Biasa atau Write Down terhadap instrumen Additional Tier 1 and Tier 2, Lender and Borrower
Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap, acknowledge the trigger events that will cause the
Kreditur dan Debitur memahami bahwa terdapat loan provided under this Agreement to be converted
kondisi yang menyebabkan (trigger events) to common stock or written down, particulary in the
pinjaman yang diberikan sesuai dengan Perjanjian event when the business continuity of the debtor is
ini harus dikonversi menjadi saham biasa atau potentially disrupted (point of non viability) and
dilakukan write down, yaitu dalam hal kelangsungan therefore affecting the liabilities of borrower to the
usaha debitur berpotensi terganggu (point of non lender, in the term of:
viability) sehingga mempengaruhi kewajiban debitur
kepada kreditur, yaitu dapat berupa:
(i) rasio Modal Inti Utama (Common Equity Tier (i) Common Equity Tier 1 (CET 1) is lower than or
1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan equal to 5.125% of Risk-Weighted Assets
5,125% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (RWA), both individually and consolidated with
(ATMR) baik secara individu maupun its Subsidiaries; and/or
konsolidasi dengan Entitas Anak; dan/atau
(ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang (ii) there is a plan of the competent authority to
untuk melakukan penyertaan modal kepada make capital injection to the Borrower which
Debitur yang dinilai berpotensi terganggu continuity of its business is evaluated to have
kelangsungan usahanya; dan the potential to be disrupted; and
(iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan (iii) There is an order from OJK to convert into
konversi menjadi saham biasa dan/atau write- common stock and/or write-down.
down.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of 31 December 2023 and 2022, the Bank
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan complied with all the requirements mentioned in the
dalam perjanjian pinjaman subordinasi. subordinated loan agreements.
147
Page 536
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. LIABILITAS LAIN-LAIN 25. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December
2023 2022
Transaksi ATM, transfer dan ATM transaction, transfer and
tagihan merchant 253,284) 104,390 merchant bills
Term Deposit DHE 250,201) - DHE Term Deposit
Pendapatan ditangguhkan 102,106) 70,866 Unearned income
Beban Standby Letter of Credit Accrued Standby Letter of Credit
yang masih harus dibayarkan 81,244) 99,880 fee
Utang premi asuransi kredit 53,828) 30,995 Loan insurance premium payable
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses -
- komitmen 52,990) 89,448 commitment
Utang kepada pihak ketiga 37,685) 140,044 Payable to third parties
Komisi asuransi diterima dimuka 11,667) 31,667 Up-front insurance commission
Utang premi asuransi lainnya 11,184) 17,035 Other insurance premium payable
Klaim asuransi 4,009) 10,880 Insurance claim
Lainnya 217,310) 145,074 Others
1,075,508) 740,279
Transaksi ATM, transfer dan tagihan merchant ATM transaction, transfer and merchant bills consist
merupakan hutang atas transaksi ATM dan transfer of payables from Bank ATM transaction and transfer
antar bank yang akan diselesaikan pada hari kerja to other banks that will be settled on the next working
berikutnya, serta transaksi dengan merchant melalui day and transactions with merchants via payment
gerbang pembayaran. gateway.
Term Deposit DHE adalah instrumen untuk DHE Term Deposit is an instrument to facilitate the
memfasilitasi penempatan DHE oleh eksportir di placement of DHE by exporters at Bank Indonesia,
Bank Indonesia, dengan mekanisme pass on with a pass-on mechanism for bank transactions with
transaksi bank dengan nasabah (eksportir) kepada customers (exporters) to Bank Indonesia. The Bank
Bank Indonesia. Bank mencatat Term Deposit DHE records DHE Term Deposit in the other assets
tersebut pada akun aset lain-lain dan kewajiban account and liabilities to customers (exporters) in the
kepada nasabah (eksportir) pada akun liabilitas lain- other liabilities account with same amount.
lain dengan nilai yang sama.
Pendapatan ditangguhkan terdiri atas pendapatan Unearned income consists of deferred income from
dari pembelian wesel ekspor yang ditangguhkan. export bills purchase.
Beban standby letter of credit yang masih harus Accrued standby letter of credit fees are expense for
dibayarkan merupakan beban yang masih harus standby letter of credit related to loans that has not
dibayar atas standby letter of credit terkait dengan been paid.
pinjaman yang diberikan.
Utang premi asuransi kredit terdiri dari pembayaran Loan insurance premium payable consists of
premi asuransi yang telah diterima dari debitur insurance premium payment from debtors but not yet
namun belum dibayarkan kepada perusahaan paid to the insurance companies.
asuransi.
148
Page 537
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 25. OTHER LIABILITIES (continued)
Utang kepada pihak ketiga sebagian besar Payables to third parties mainly represent payable to
merupakan utang kepada mitra bisnis Entitas Anak, Subsidiary’s business partner, payable related to
utang terkait informasi dan teknologi dan informasi information and technology (IT) and payable to
(TI) dan utang kepada ASABRI. ASABRI.
Komisi asuransi diterima dimuka merupakan komisi Up-front insurance commission represents
yang diterima dari Allianz atas penjualan produk- commission received from Allianz for the sales of
produk asuransi kepada nasabah Bank melalui insurance products to the Bank’s customers through
seluruh saluran distribusi Bank. all Bank’s distribution channels.
Utang premi asuransi lainnya merupakan premi Other insurance premium payables are employees
terutang atas asuransi karyawan Grup. insurance premium payables of the Group.
Klaim asuransi terdiri dari dana yang diterima dari Insurance claim represents funds received from
hasil klaim asuransi atas nasabah kredit pensiun insurance claim on pensioner debtors who passed
yang meninggal dunia dan pencatatan sementara away and a temporary record of refund of Bank’s
penerimaan kembali premi asuransi Bank. Dana insurance premium. The received fund would be in
yang diterima akan berada dalam akun ini sampai this account until the Bank can identify the specific
Bank dapat mengidentifikasi kontrak terkait. contract.
Lainnya terutama terdiri dari akun tampungan Others mainly consist of temporary account for
sementara atas penerimaan pembayaran dimuka upfront funds received from debtors, which will be
dari debitur, yang akan didebitkan pada waktu debited upon future contract settlement period.
penyelesaian kewajiban kontrak dengan debitur di
masa mendatang.
26. DANA SYIRKAH TEMPORER 26. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Grup menyajikan dana syirkah temporer The Group presented temporary syirkah funds in
sehubungan dengan kepemilikan Bank atas Entitas relation to the Bank’s ownership in the Subsidiary
Anak yang bergerak di bidang perbankan syariah. which engages in sharia banking industry.
31 Desember/December
2023 2022
Simpanan nasabah: Deposits from customer:
Tabungan mudharabah 889,954 763,666) Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 9,030,866 9,079,595) Mudharabah time deposits
9,920,820 9,843,261)
a. Tabungan mudharabah a. Mudharabah savings deposits
Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan: By relationship with counterparties:
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga 887,890 763,070) Third parties
Pihak berelasi 2,064 596) Related parties
889,954 763,666)
149
Page 538
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 26. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)
a. Tabungan mudharabah (lanjutan) a. Mudharabah savings deposits (continued)
Berdasarkan jenis produk: By product type:
31 Desember/December
2023 2022
Tepat Tabungan Platinum Bisnis 482,900 508,799 Tepat Tabungan Platinum Bisnis
Tepat Tabungan Platinum 404,721 254,867 Tepat Tabungan Platinum
Tepat Tabungan Payroll 1,798 - Tepat Tabungan Payroll
Tepat Tabungan Rencana 535 - Tepat Tabungan Rencana
889,954 763,666
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average of pre-determined ratio and profit
tabungan mudharabah untuk tahun-tahun yang sharing rate for mudharabah savings deposits
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan for the years ended 31 December 2023 and
2022 adalah sebagai berikut: 2022 were as follows:
31 Desember/December 2023
Nisbah (%)/ Tingkat bagi hasil (%)/
Pre-determined ratio (%) Profit sharing rate (%)
Tabungan mudharabah 2.52% 2.99% Mudharabah savings deposits
31 Desember/December 2022
Nisbah (%)/ Tingkat bagi hasil (%)/
Pre-determined ratio (%) Profit sharing rate (%)
Tabungan mudharabah 2.68% 3.10% Mudharabah savings deposits
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, there were
tidak ada saldo tabungan mudharabah yang no mudharabah saving deposits which were
diblokir atau dijadikan jaminan pembiayaan. blocked or pledged for financing.
b. Deposito mudharabah b. Mudharabah time deposits
31 Desember/December
2023 2022
Pihak ketiga 8,997,932 9,043,060) Third parties
Pihak berelasi 32,934 36,535) Related parties
9,030,866 9,079,595)
Berdasarkan jangka waktu By time period
31 Desember/December
2023 2022
Bukan Bank Non-Bank
Lebih dari 1 - 3 bulan 8,721,511 8,786,784) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 299,222 280,994) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan - 2,000) More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 10,111 9,795) More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 22 22) More than 12 months
9,030,866 9,079,595)
150
Page 539
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 26. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)
b. Deposito mudharabah (lanjutan) b. Mudharabah time deposits (continued)
Berdasarkan sisa umur sampai jatuh tempo By remaining period to maturity date
31 Desember/December
2023 2022
Bukan Bank Non-Bank
Hingga 1 bulan 7,329,602 7,513,812) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1,467,881 1,378,351) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 227,896 180,550) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 1,193 3,385) More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 4,294 3,475) More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan - 22) More than 12 months
9,030,866 9,079,595)
Pada tanggal 31 Desember 2023, saldo deposito As of 31 December 2023, mudharabah time deposits
mudharabah yang diblokir atau dijadikan sebagai which were blocked or pledged for financing
jaminan atas pembiayaan sebesar Rp 8.000 amounted to Rp 8,000 (31 December 2022: no
(31 Desember 2022: tidak ada deposito yang deposits were blocked).
diblokir).
Nisbah dan tingkat bagi hasil rata-rata untuk The average of pre-determined ratio (nisbah) and
deposito mudharabah selama tahun-tahun berakhir profit sharing rate for mudharabah time deposits
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai during the years ended 31 December 2023 and 2022
berikut: were as follows:
31 Desember/December 2023
Nisbah (%)/ Tingkat bagi hasil (%)/ Profit
Pre-determined Ratio (%) sharing rate (%)
1 bulan 9.00% 4.88% 1 month
3 bulan 8.93% 4.97% 3 months
6 bulan 8.76% 4.80% 6 months
12 bulan 8.13% 4.79% 12 months
31 Desember/December 2022
Nisbah (%)/ Tingkat bagi hasil (%)/ Profit
Pre-determined Ratio (%) sharing rate (%)
1 bulan 7.71%) 3.82%) 1 month
3 bulan 7.77%) 3.81%) 3 months
6 bulan 7.89%) 3.82%) 6 months
12 bulan 8.24%) 4.23%) 12 months
151
Page 540
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM 27. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal Based on the share registrant record from Biro
31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan catatan Administrasi Efek, the composition of the Bank’s
yang dibuat oleh Biro Administrasi Efek adalah shareholders composition as of 31 December 2023
sebagai berikut: and 2022 was as follows:
31 Desember/December 2023
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 7,332,311,297 89.977% 146,646 Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 83,052,408 1.019% 1,661 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137 0.147% 240 (Persero) Tbk
Direksi The Board of Directors
Merisa Darwis 222,358 0.003% 4 Merisa Darwis
Henoch Munandar 173.756 0.002% 3 Henoch Munandar
Hanna Tantani 148,154 0.002% 3 Hanna Tantani
Dini Herdini 118,572 0.001% 2 Dini Herdini
Darmadi Sutanto 89,120 0.001% 2 Darmadi Sutanto
Kaoru Furuya 3,000 0.000% 0 Kaoru Furuya
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Ongki Wanadjati Dana 860,804 0.011% 17 )Ongki Wanadjati Dana
Publik 627,828,065 7.704% 12,558 Public
8,056,814,671 98.867% 161,136
Saham tresuri 92,292,198 1.133% 1,846 Treasury shares
8,149,106,869 100.000% 162,982
31 Desember/December 2022
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 7,532,311,297) 92.431%) 150,647) Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 83,052,408) 1.019%) 1,661) PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137) 0.147%) 240) (Persero) Tbk
Direksi ) The Board of Directors
Darmadi Sutanto 311,120) 0.004%) 6) Darmadi Sutanto
Merisa Darwis 220,858) 0.003%) 4) Merisa Darwis
Henoch Munandar 172,256) 0.002%) 3) Henoch Munandar
Hanna Tantani 146,654) 0.002%) 3) Hanna Tantani
Dini Herdini 117,072) 0.001%) 2) Dini Herdini
Hiromichi Kubo 64,164) 0.001%) 1) Hiromichi Kubo
Kaoru Furuya 1,500) 0.000%) 0) Kaoru Furuya
Kan Funakoshi 1,500) 0.000%) 0) Kan Funakoshi
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Ongki Wanadjati Dana 860,804) 0.011%) 17) Ongki Wanadjati Dana
Publik 427,377,301) 5.244%) 8,549) Public
8,056,644,071) 98.865%) 161,133)
Saham tresuri 92,462,798) )1.135%) 1,849) Treasury shares
8,149,106,869) 100.000%) 162,982)
Pemegang saham publik terdiri dari pemegang Public shareholders consist of shareholders whose
saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham ownership are less than 5% of outstanding shares.
beredar. Seluruh saham yang beredar adalah All the outstanding shares are ordinary shares.
saham biasa.
152
Page 541
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan komposisi kepemilikan saham Changes in share ownership composition
Sesuai dengan Peraturan Bursa Efek Indonesia, In accordance with the Indonesia Stock Exchange
jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham Regulation, the number of shares owned by non
bukan pengendali dan bukan pemegang saham controlling shareholders and non majority
utama adalah minimum sebesar 7,5% dari jumlah shareholders is at the minimum of 7.5% of total
saham yang diterbitkan oleh Bank (Saham Free issued shares of the Bank (Free Float Shares).
Float). Oleh karenanya, SMBC telah menjual 200 Therefore, SMBC sold 200 million of its shares on
juta lembar sahamnya pada tanggal 12 December 2023 with the selling price of Rp 2,600
12 Desember 2023 dengan harga jual Rp 2.600 (full amount) per share. The compliance with Free
(nilai penuh) per saham. Pemenuhan ketentuan Float Shares requirement has changed the SMBC’s
Saham Free Float ini telah menyebabkan ownership from 92.43% to 89.98%.
kepemilikan SMBC berubah dari 92,43% ke 89,98%.
28. PENGGUNAAN LABA BERSIH 28. APPROPRIATION OF NET INCOME
Para pemegang saham menyetujui penggunaan The shareholders approved the appropriation of net
laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the year ended 31 December 2022 based
31 Desember 2022 berdasarkan akta notaris No. 31 on notarial deed No. 31 dated 13 April 2023 of Notary
tanggal 13 April 2023 dari Notaris Ashoya Ratam, Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank
S.H., Mkn sebagai berikut: (1) Bank akan shall distribute dividend to the shareholders for 20%
membagikan dividen kepada para pemegang (twenty percent) of Net Profit or more or less
saham sejumlah 20% dari Laba Bersih atau kurang Rp 619,140 or estimated at Rp 76,8 per share (full
lebih sebesar Rp 619.140 atau kurang lebih sebesar amount); (2) the Bank not allocate any reserve of the
Rp 76,8 per lembar saham (nilai penuh); (2) Bank Bank, in regards to the minimum statutory reserve as
tidak menyisikan cadangan wajib Bank, mengingat stipulated in the Article 70 of the Limited Liability
persyaratan minimum cadangan wajib sebagaimana Company Law, i.e. minimum 20% of the Issued and
diatur dalam UUPT, yaitu minimum 20% dari Modal Fully Paid-Up Capital of the Company has been
Ditempatkan dan Disetor Penuh Perseroan telah complied; and (3) the remaining balance of the net
terpenuhi; dan (3) Sisa dari total laba bersih yang income earned by the Bank in financial year ended
diperoleh Bank untuk tahun buku yang berakhir on 31 December 2022 after being deducted with the
pada tanggal 31 Desember 2022 setelah dikurangi allocation for Dividend shall be declared as
penyisihan Dividen dinyatakan sebagai saldo laba unappropriated retained earnings.
yang belum ditentukan penggunaannya.
Pada tanggal 12 Mei 2023, PT Kustodian Sentral On 12 May 2023, PT Kustodian Sentral Efek
Efek Indonesia telah melakukan distribusi dividen Indonesia has distributed Bank’s cash dividends to
tunai Bank kepada pemegang saham sesuai Daftar Shareholders based on Shareholders List on
Pemegang Saham pada tanggal 3 Mei 2023 3 May 2023 (recording date).
(tanggal pencatatan).
Para pemegang saham menyetujui penggunaan The shareholders approved the appropriation of net
laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the year ended 31 December 2021 based
31 Desember 2021 berdasarkan akta notaris No. 44 on notarial deed No. 44 dated 21 April 2022 of Notary
tanggal 21 April 2022 dari Notaris Ashoya Ratam, Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank
S.H., Mkn sebagai berikut: (1) Bank membukukan booked appropriated retained earnings amounting to
saldo laba yang sudah ditentukan penggunaannya Rp 700,000 (full amount) and (2) the remaining
sebesar Rp 700.000 (nilai penuh) dan (2) sisa dari balance of the net income earned by the Bank in
total laba bersih yang diperoleh Bank untuk tahun financial year ended on 31 December 2021 shall be
buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 declared as unappropriated retained earnings.
dinyatakan sebagai saldo laba yang belum
ditentukan penggunaannya.
153
Page 542
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. PENDAPATAN BUNGA DAN PENDAPATAN 29. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
SYARIAH
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pendapatan bunga Interest income
Pihak ketiga: Third parties:
Pinjaman yang diberikan 11,575,894) 9,454,373) Loans
Giro dan penempatan pada Bank Current accounts and placements with
Indonesia 668,093) 450,674) Bank Indonesia
Efek-efek 587,357) 576,758) Securities
Giro dan penempatan pada bank-bank Current accounts and placements with
lain 27,519) 9,764) other banks
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
kembali 436) -) Reverse repo
12,859,299) 10,491,569)
Pihak berelasi: Related parties:
Pinjaman yang diberikan 210,192) 30,516) Loans
Efek-efek -) 3,767) Securities
Penempatan pada bank-bank lain -) 4) Placements with other banks
210,192) 34,287)
13,069,491) 10,525,856)
Pendapatan syariah Sharia income
Pihak ketiga: Third parties:
Pendapatan dari jual beli - marjin Income from sales and purchases -
murabahah 5,299,422) 5,048,219) murabahah margin
Pendapatan dari piutang lainnya - Qardh 182) 120) Income from other receivables - Qardh
Pendapatan dari bagi hasil - pembiayaan Revenue from profit sharing -
musyarakah 4,727) 3,289) musyarakah financing
Pendapatan usaha utama lainnya 441,851) 322,162) Other main operating income
5,746,182) 5,373,790)
18,815,673) 15,899,646)
Pendapatan usaha utama lainnya dari pendapatan Other main operating income from sharia income are
syariah merupakan pendapatan dari investasi pada income from investment in marketable securities,
surat berharga, SBIS, FASBIS, SIMA dan SBIS, FASBIS, SIMA and placement in deposits .
penempatan pada deposito.
30. BEBAN BUNGA DAN HAK PIHAK KETIGA ATAS 30. INTEREST EXPENSE AND THIRD PARTIES’
BAGI HASIL DANA SYIRKAH TEMPORER SHARES ON RETURN OF TEMPORARY SYIRKAH
FUNDS
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban bunga Interest expenses
Pihak ketiga: Third parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito berjangka 2,287,754) 1,818,984) Time deposits
Deposito on call 656,555) 1,534) Deposits on call
Giro 447,275) 327,628) Current accounts
Tabungan 200,387) 142,012) Saving deposits
3,591,971) 2,290,158)
Pinjaman yang diterima 814,930) 390,695) Borrowings
Simpanan dari bank-bank lain 72,452) 60,648) Deposits from other banks
Utang obligasi (Catatan 20) 16,013) 73,082) Bonds payables (Note 20)
Liabilitas sewa 18,162) 26,480) Lease liabilities
) )
Dipindahkan 4,513,528) 2,841,063) Carry forward
154
Page 543
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. BEBAN BUNGA DAN HAK PIHAK KETIGA ATAS 30. INTEREST EXPENSE AND THIRD PARTIES’
BAGI HASIL DANA SYIRKAH TEMPORER SHARES ON RETURN OF TEMPORARY SYIRKAH
(lanjutan) FUNDS (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pindahan 4,513,528) 2,841,063) Carried forward
Beban bunga Interest expenses
Pihak berelasi: Related parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito on call 13,535) -) Deposits on call
Deposito berjangka 6,205) 46,654) Time deposits
Tabungan 365) 2,816) Saving deposits
Giro 11) 99) Current accounts
20,116) 49,569)
Pinjaman yang diterima 1,526,140) 880,225) Borrowings
Pinjaman subordinasi 203,739) 105,471) Subordinated loans
Simpanan dari bank-bank lain 21,654) 563) Deposits from other banks
1,771,649) 1,035,828)
Beban syariah Sharia expenses
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana Third parties’ shares on return of
syirkah temporer temporary syirkah funds
Pihak ketiga 483,643) 338,403) Third parties
Pihak berelasi 1,970) 1,787) Related parties
Pinjaman yang diterima 820) 4,250) Borrowings
486,433) 344,440)
6,771,610) 4,221,331)
31. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 31. OTHER OPERATING INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pendapatan dari penerimaan kembali Income from recovery of written-off
kredit yang dihapusbukukan 341,564) 243,709) loans
Pendapatan administrasi dana pihak Third party fund administration
ketiga 317,635) 315,821) income
Pendapatan komisi atas pinjaman
yang diberikan 278,551) 193,369) Loan commission income
Pendapatan dari penjualan produk Income from sale of investment
investasi 96,677) 119,833) products
Denda pelunasan dipercepat dan Early termination penalty and late
keterlambatan 92,658) 84,026) penalty income
Pendapatan transaksi perdagangan
efek-efek - bersih 66,704) 38,619) Securities trading income - net
Pendapatan dari komisi asuransi 54,570) 25,183) Insurance commission income
Jasa penerbitan garansi 31,946) 30,069) Guarantee fees
Pendapatan komisi lainnya 21,766) 77,379) Others commission income
Penerimaan kembali dari kerugian
operasional 10,560) 3,459) Operational loss recovery
Jasa kliring dan transfer 1,893) 17,802) Clearing and transfer fees
Lain-lain 109,425) 78,861) Others
1,423,949) 1,228,130)
Pendapatan komisi atas pinjaman yang diberikan Loan commission income are administration income
adalah pendapatan administrasi yang diperoleh dari received from bank’s loans.
pinjaman yang diberikan oleh bank.
Pendapatan dari penjualan produk investasi adalah Income from sale of investment products are
pendapatan komisi dari pihak ketiga atas produk commission income received from third party related
investasi yang dijual melalui Bank. with invesment product that are sold through the Bank.
155
Page 544
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 31. OTHER OPERATING INCOME (continued)
(lanjutan)
Pendapatan dari komisi asuransi adalah Insurance commission income are income from
pendapatan atas komisi yang diterima oleh Bank commission received by the Bank based on
berdasarkan perjanjian yang telah disepakati agreements with insurance companies: Allianz,
dengan perusahaan asuransi: Allianz, Avrist, Avrist, (Note 11n) and insurance of collateral.
(Catatan 11n) dan asuransi jaminan.
Lain-lain termasuk jasa cash handling, jasa payment Others consist of cash handling services, payment
point dan pendapatan dividen. point service and dividend income.
32. BEBAN KEPEGAWAIAN 32. PERSONNEL EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Gaji, upah, bonus dan tantiem 2,173,303) 1,992,365) Salaries, wages, bonus and tantiem
Imbalan pascakerja 128,404) 51,675) Post-employment benefits
Imbalan kerja jangka panjang lainnya 9,163) 7,150) Other long term employee benefits
Tunjangan hari raya 445,952) 468,729) Holiday allowances
Tunjangan pajak 227,232) 208,955) Tax allowances
Tunjangan kesehatan 198,821) 164,366) Medical benefits
Tunjangan representasi 156,136) 115,813) Representation allowance
Jamsostek 100,042) 91,772) Jamsostek
Pendidikan dan latihan 93,275) 75,110) Training and education
Tunjangan program kepemilikan ) Car ownership program
kendaraan 60,398) 57,957) allowance
Tunjangan telepon 41,140) 38,530) Telephone allowance
Tunjangan perumahan 21,543) 21,265) Housing allowance
Lain-lain 101,069) 109,632) Others
3,756,478) 3,403,319)
Termasuk dalam beban kepegawaian adalah gaji Included under personnel expenses are salaries and
dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada other compensations paid to the Board of Directors,
Direksi, Dewan Komisaris dan Komite Audit. Board of Commissioners and Audit Committee.
Lain-lain terdiri dari tunjangan marketing, akomodasi Others consist of marketing allowances, employees
karyawan dan lainnya. accomodation and others.
33. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 33. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Jasa dari pihak ketiga dan perlengkapan Services from third parties and office
kantor 838,500) 862,218) supplies
Sewa 603,837) 533,802) Rent
Beban asuransi 478,693) 470,738) Insurance expense
Amortisasi piranti lunak (Catatan 15) 316,310) 351,114) Amortization of software (Note 15)
Promosi dan iklan 282,754) 260,947) Promotion and advertising
Penyusutan aset tetap (Catatan 14) 238,251) 257,957) Depreciation of fixed assets (Note 14)
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(Catatan 14) 211,586) 225,718) (Note 14)
Jasa profesional 177,600) 164,660) Professional fees
Pemeliharaan dan perbaikan 103,330) 84,290) Repairs and maintenance
Lain-lain 22,905) 60,571) Others
3,273,766) 3,272,015)
Jasa dari pihak ketiga dan perlengkapan kantor Services from third parties and office supplies consist
terdiri dari beban honorarium, perjalanan dinas, of expenses from honorarium, business travelling,
tagihan kantor pos, beban listrik, air dan telepon, post office billing, uitilities, data communication, office
komunikasi data, peralatan kantor dan jasa supplies, and delivery services.
pengiriman.
Lain-lain termasuk pajak reklame, pajak kendaraan, Others consist of advertisement tax, vehicle tax,
pajak daftar perusahaan, dan beban lain-lain Entitas company registration tax and Subsidiary’s
Anak. miscellaneous expenses.
156
Page 545
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
34. CADANGAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI 34. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah (Catatan 11g) 3,029,571) 1,754,676) receivables (Note 11g)
Komitmen pinjaman yang diberikan (36,146) 34,359) Loan commitments issued
Efek-efek (Catatan 8h) (365) 481) Securities (Note 8h)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain (Catatan 7g) (167) (42) other banks (Note 7g)
Giro pada bank-bank lain (Catatan 6) (256) (44) Current accounts with other banks (Note 6)
Tagihan akseptasi (Catatan 10d) 4,217) (1,576) Acceptance receivables (Note 10d)
Aset lain-lain (Catatan 16) 53,065) 52,313) Other assets (Note 16)
Penyisihan selama tahun berjalan 3,049,919) 1,840,167) Provision during the year
35. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA 35. OTHER OPERATING EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban komisi dan administrasi 384,297) 311,269) Commissions and administrative fees
Iuran tahunan OJK 96,333) 94,861) OJK annual fee
Kerugian terkait risiko operasional 19,193) 7,620) Loss from operational risk
Beban rumah tangga 13,330) 13,485) Household expenses
Beban pengembangan komunitas 7,263) 40,544) Community development expenses
Rekrutmen 4,176) 3,837) Recruitment
Beban pengurusan klaim asuransi 2,985) 3,466) Insurance claim expenses
Beban retribusi 2,834) 2,717) Retribution expenses
Lain-lain 45,897) 39,954) Others
576,308) 517,753)
Lain-lain termasuk beban jamuan, beban Others consist of entertainment expenses,
keanggotaan dan beban penyelesaian kredit. membership fees and credit settlement charges.
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan In the normal course of business, the Group engages
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, terutama in transactions with related parties, primarily
meliputi transaksi-transaksi keuangan. consisting of financial transactions.
Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following is a summary of related parties who
yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat have transactions with the Group, including the
hubungan dan sifat transaksinya: nature of the relationships and transactions:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
Sumitomo Mitsui Banking Pemegang saham pengendali/ Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Tokyo Controlling shareholders bank lain; transaksi derivatif; liabilitas
akseptasi/
Current accounts with other banks; deposits
from other banks; derivative transactions;
acceptance payables
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, bank lain; liabilitas akseptasi; pinjaman yang
Singapura/Singapore diterima; pinjaman subordinasi; transaksi
derivatif/ Current accounts with other banks;
deposits from other banks; acceptance
payables; borrowings; subordinated loans;
derivative transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Cabang Hong bank lain; transaksi derivatif/
Kong/Hong Kong Branch Current accounts with other banks; deposits
from other banks;
derivative transactions
157
Page 546
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain/
Corporation Bank Current accounts with other banks
International plc, London
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain/
Corporation, Cabang Current accounts with other banks
Dusseldorf/Dusseldorf
Branch
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan dari bank lain/
Corporation, Malaysia Deposits from other banks
Berhad
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation, Bangkok bank lain; transaksi derivatif/ Current
accounts with other banks; deposits from
other banks; derivative transactions
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Efek-efek/
Corporation, Seoul Securities
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain/
Corporation, New York Current accounts with other banks
Sumitomo Mitsui Banking Perusahaan afiliasi/affiliated company Giro pada bank lain/
Corporation, New Delhi Current accounts with other banks
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah; pinjaman yang
diberikan; transaksi derivatif/
Deposits from customers; loans;
derivative transactions
PT Oto Multiartha Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah; pinjaman yang
diberikan; transaksi derivatif/
Deposits from customers; loans;
derivative transactions
PT Summit Oto Finance Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah; pinjaman yang
diberikan; transaksi derivatif/
Deposits from customers; loans; derivative
transactions
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah/
(dahulu bernama PT Nikko Deposits from customers
Sekuritas Indonesia)
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated company Simpanan nasabah/
Deposits from customers
Personil manajemen kunci/ Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan
Key Management Personnel eksekutif/Directors, Commissioners nasabah, pembayaran kompensasi dan
and executive employees remunerasi, imbalan pascakerja/
Loans, deposits from customers, payments of
compensation and remuneration, post-employment
benefits
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Saldo dan rincian transaksi dengan pihak berelasi The outstanding balances and detail transactions
adalah sebagai berikut: with related parties were as follows:
(a) Giro pada bank-bank lain (a) Current accounts with other banks
31 Desember/December
2023 2022
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Pihak berelasi 462,061) 639,707) Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.23%) 0.31%) Percentage to total assets
158
Page 547
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(a) Giro pada bank-bank lain (a) Current accounts with other banks
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pendapatan bunga -) -) Interest income
Persentase terhadap jumlah
pendapatan bunga -) -) Percentage to total interest income
(b) Efek-efek (b) Securities
31 Desember/December
2023 2022
Efek-efek Securities
Pihak berelasi -) 185,510) Related party
-) 185,510)
Pendapatan bunga
yang masih akan diterima -) 2,075) Accrued interest income
-) 187,585)
Persentase terhadap jumlah aset -) 0.09%) Percentage to total assets
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pendapatan bunga -) 3,767) Interest income
Persentase terhadap jumlah
pendapatan bunga -) 0.04%) Percentage to total interest income
(c) Tagihan derivatif (c) Derivative receivables
31 Desember/December
2023 2022
Tagihan derivatif Derivative receivables
Pihak berelasi 496,225) 615,160) Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.25%) 0.29%) Percentage to total assets
(d) Pinjaman yang diberikan (d) Loans
31 Desember/December
2023 2022
Pinjaman yang diberikan Loans
Personil manajemen kunci 17,944) 16,504) Key management personnel
Pihak berelasi 3,755,420) 2,370,889) Related parties
3,773,364) 2,387,393)
Pendapatan bunga
yang masih akan diterima 45,016) 19,863) Accrued interest income
3,818,380) 2,407,256)
Persentase terhadap jumlah aset 1.89%) 1.15%) Percentage to total assets
159
Page 548
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(d) Pinjaman yang diberikan (lanjutan) (d) Loans (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Pendapatan bunga: Interest income:
Personil manajemen kunci 584) 454) Key management personnel
Pihak berelasi 209,608) 30,062) Related parties
210,192) 30,516)
Persentase terhadap jumlah
pendapatan bunga 1.61%) 0.29%) Percentage to total interest income
Suku bunga atas pinjaman yang diberikan Interest rate charged on loan to key
kepada personil manajemen kunci adalah management personnel amounting 5% - 8% per
sebesar 5% - 8% per tahun dengan jangka annum with term between 1 - 20 years. Such
waktu pinjaman antara 1 - 20 tahun. Pinjaman loan is given without any specific collateral.
tersebut diberikan tanpa adanya jaminan
tertentu.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 There was no impairment on the loan to key
tidak terdapat penurunan nilai atas pinjaman management personnel as of 31 December
yang diberikan kepada personil manajemen 2023 and 2022.
kunci.
(e) Simpanan nasabah (e) Deposits from customers
31 Desember/December
2023 2022
Dana pihak ketiga Third party funds
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Giro -) -) Current accounts
Tabungan 88,170) 59,543) Savings deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and deposits
on call 106,928) 141,457) on call
195,098) 201,000)
Pihak berelasi: Related parties:
Giro 50,003) 57,708) Current accounts
Deposito on call 239,150) -) Deposits on call
Deposito berjangka 25) 822,176) Time deposits
289,178) 879,884)
484,276) 1,080,884)
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 728) 1,522) Accrued interest expense
485,004) 1,082,406)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.32%) 0.68%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban bunga 20,116) 49,570) Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 0.32%) 1.28%) Percentage to total interest expenses
160
Page 549
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(e) Simpanan nasabah (lanjutan) (e) Deposits from customers (continued)
Dana pihak ketiga ditempatkan dalam giro, Third party funds are placed on current account,
tabungan maupun deposito berjangka. Tingkat saving accounts and time deposits. Interest rate
suku bunga yang diberikan oleh Bank adalah given by the Bank for the placement amounting
sebesar 0,01% - 6,00%. Untuk deposito to 0.01% - 6.00%. For time deposit depends on
berjangka tergantung tenor dan jumlah pokok tenor and principal amount.
deposito.
(f) Simpanan dari bank-bank lain (f) Deposits from other banks
31 Desember/December
2023 2022
Simpanan dari bank-bank lain 9,561,059) 147,352) Deposits from other banks
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 6,697) -) Accrued interest expenses
9,567,756) 147,352)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 6.37%) 0.09%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban bunga 21,654) 563) Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 0.34%) 0.01%) Percentage to total interest expenses
(g) Liabilitas derivatif (g) Derivative liabilities
31 Desember/December
2023 2022
Liabilitas derivatif Derivative liabilities
Pihak berelasi 57,285) 124,091) Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.04%) 0.08%) Percentage to total liabilities
(h) Liabilitas akseptasi (h) Acceptance payables
31 Desember/December
2023 2022
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Pihak berelasi 163,383) 199,232) Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.11%) 0.12%) Percentage to total liabilities
(i) Pinjaman yang diterima (i) Borrowings
31 Desember/December
2023 2022
Pinjaman yang diterima 18,569,798) 37,257,744) Borrowings
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 13,110) 52,808) Accrued interest expenses
18,582,908) 37,310,552)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 12.37%) 23.33%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban bunga Interest expense
Pihak berelasi 1,526,140) 880,225) Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 24.28%) 22.70%) Percentage to total interest expenses
161
Page 550
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(j) Pinjaman subordinasi (j) Subordinated loans
31 Desember/December
2023 2022
Pinjaman subordinasi 3,079,400) 3,113,500) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 10,960) 12,078) Accrued interest expenses
3,090,360) 3,125,578)
Persentase terhadap jumlah liabilitas 2.06%) 1.95%) Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Beban bunga: Interest expense:
Pihak berelasi 203,739) 105,471) Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 3.24%) 2.72%) Percentage to total interest expenses
(k) Dana syirkah temporer (k) Temporary syirkah funds
31 Desember/December
2023 2022
Simpanan nasabah Deposits from customers
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Tabungan mudharabah 2,064) 596) Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 32,934) 36,535) Mudharabah time deposits
34,998) 37,131)
Persentase terhadap jumlah hak pihak Percentage to total third parties’
ketiga atas bagi hasil syirkah shares on return of temporary
temporer 0.35%) 0.38%) syirkah funds
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
Hak atas bagi hasil dana syirkah Shares on return of temporary
temporer 1,970) 1,787) syirkah funds
Persentase terhadap beban bagi hasil 0.40%) 0.52%) Percentage to total profit-sharing
(l) Kompensasi dan remunerasi personil (l) Compensation and remuneration of key
manajemen kunci management personnel
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian management for employee services is shown
adalah sebagai berikut: below:
31 Desember/December 2023
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 4.67%) 175,252) 1.43%) 53,564) 9.81%) 368,423) employee benefits
Imbalan pascakerja -) -) -) -) 0.42%) 15,815) Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya -) -) -) -) ) 0.02%) 619) Other long-term benefits
Jumlah 4.67%) 175,252) 1.43%) 53,564) 10.25%) 384,857) Total
162
Page 551
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
36. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 36. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(l)…Kompensasi dan remunerasi personil (l) Compensation and remuneration of key
Manajemen kunci (lanjutan) management personnel (continued)
31 Desember/December 2022
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 5.52%) 187,940) 0.68%) 23,076) 10.75%) 365,811) employee benefits
Imbalan pascakerja -) -) -) -) 0.20%) 6,970) Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya -) -) -) -) 0.01%) 455) Other long-term benefits
Jumlah 5.52%) 187,940) 0.68%) 23,076) 10.96%) 373,236) Total
*) terhadap jumlah beban kepegawaian *) % to total personnel expenses
(m) Komitmen dan kontinjensi (m) Commitments and contingencies
31 Desember/December
2023 2022
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum
ditarik 37,247,514) 19,161,055)) Unused borrowing facilities
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah Unused credit facilities to
yang belum digunakan 4,301,821) 3,385,393)) customers
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan 30,000) -) Guarantees provided
37. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 37. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December
2023 2022
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum ditarik Unused borrowing facilities
- Pihak ketiga 3,079,400) 1,500,000) Third parties -
- Pihak berelasi 37,247,514) 19,161,055) Related parties -
40,326,914) 20,661,055)
Contingent assets -
Aset kontinjensi - Pihak ketiga Third parties
Pendapatan bunga pinjaman yang Interest receivable on non-
diberikan yang bermasalah 275,731) 173,116) performing loans
Garansi yang diterima 30,270,312) 31,249,359) Guarantees received
30,546,043) 31,422,475)
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - committed customers - committed
- Pihak ketiga 10,870,217) 13,315,311) Third parties -
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted customers - uncommitted
- Pihak ketiga 100,533,280) 94,784,040) Third parties -
- Pihak berelasi 4,301,821) 3,385,393) Related parties -
Dipindahkan 115,705,318) 111,484,744) Carry forward
163
Page 552
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 37. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
31 Desember/December
2023 2022
Liabilitas komitmen (lanjutan) Committed liabilities (continued)
Pindahan 115,705,318) 111,484,744) Carried forward
Fasilitas kredit kepada bank yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted - banks - uncommitted -
Pihak ketiga 74,196) 26,748) Third parties
Letters of credit yang tidak dapat Irrevocable letters of credit -
dibatalkan - Pihak ketiga 721,016) 961,523) Third parties
116,500,530) 112,473,015)
Contingent liabilities -
Liabilitas kontinjensi - Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diberikan Guarantees provided
- Pihak ketiga 5,425,734) 5,608,120) Third parties -
- Pihak berelasi 30,000) -) Related parties -
5,455,734) 5,608,120)
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectability
31 Desember/December
2023 2022
Lancar 120,577,548) 116,218,404 ) Current
Dalam Perhatian Khusus 1,378,716) 1,812,731) Special Mention
Kurang Lancar -) 50,000) Substandard
Diragukan -) -) Doubtful
Macet -) -) Loss
121,956,264) 118,081,135)
c. Kasus hukum c. Litigation cases
Bank menghadapi beberapa tuntutan hukum, The Bank is a party to various unresolved legal
pengurusan administrasi dan klaim yang belum actions, administrative proceedings, and claims
terselesaikan, yang berhubungan dengan in the ordinary course of its business. It is not
kegiatan usaha Bank. Adalah tidak mungkin possible to predict with certainty whether or not
untuk memastikan apakah Bank akan the Bank will ultimately be successful or not
memenangkan atau tidak menang atas successful in any of these legal matters.
masalah atau tuntutan hukum tersebut. Namun However, the Bank’s management does not
demikian, manajemen Bank yakin bahwa hasil expect that the results in any of these
keputusan masalah atau tuntutan hukum proceedings will have a material adverse effect
tersebut tidak akan membawa dampak yang on the Bank’s results of operations, financial
signifikan pada hasil usaha, posisi keuangan position or liquidity.
atau likuiditas Bank.
38. SEGMEN OPERASI 38. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance with
internal yang disiapkan untuk Direksi, yang the internal reporting provided to the Directors, as the
bertindak sebagai pengambil keputusan operasi, chief operating decision maker, who are responsible
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan for allocating resources to the reportable segments
sumber daya ke segmen dan melakukan penilaian and assesses its performance. All operating
atas performanya. Seluruh segmen operasi yang segments used by the Group meet the definition of a
digunakan oleh Grup telah memenuhi kriteria reportable segment under PSAK 5, “Operating
pelaporan berdasarkan PSAK 5, “Segmen Operasi”. Segment”.
Grup memiliki 5 (lima) pelaporan segmen, The Group has 5 (five) reportable segments, in
berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan accordance with the business product, as set out in
dalam tabel di bawah ini. the table below.
164
Page 553
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 38. OPERATING SEGMENT (continued)
Ritel Retail
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to pensioners and other individual
nasabah pensiunan dan nasabah individual lainnya. customers.
Kredit Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) Micro, Small & Medium Enterprises (MSME)
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to micro, small & medium
nasabah usaha mikro, kecil dan menengah yang enterprise customers for commercial purpose.
digunakan untuk kegiatan usaha.
Penghimpunan dana dan tresuri Funding and treasury
Terdiri dari aktivitas penghimpunan dana dari pihak Consists of funding business activity in raising funds
ketiga dan bank lain, serta aktivitas tresuri termasuk from third party and other banks, and centralised
pinjaman yang diterima dan surat berharga yang treasury operations including borrowings and
diterbitkan. securities issued.
Korporasi Corporate
Terdiri dari pinjaman dan layanan yang diberikan Consists of loans and services from corporate
dari nasabah korporasi yang digunakan untuk customers which related to commercial purpose.
kegiatan usaha.
Syariah Sharia
Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak Represents a line of operating segments of
yang dimulai dari tanggal efektif beroperasi sebagai Subsidiary which started from the effective date to
bank umum syariah. operate as a sharia commercial bank.
Terdiri dari pembiayaan syariah dan dana pihak Consists of sharia financing and third party funds
ketiga dari nasabah syariah yang digunakan untuk from sharia customers which related to commercial
kegiatan usaha. purpose.
Dalam mengalokasikan beban operasional, In allocating operating expenses, management
manajemen mengatribusikan beberapa pos beban attributed some of its expenses based on Group’s
operasional sesuai dengan kebijakan pelaporan internal reporting policy.
internal Grup.
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Penyesuaian
Penghimpunan dan eliminasi/
dana dan Adjustment
Ritel/ UMKM/ tresuri/ Funding Korporasi/ Syariah/ and Konsolidasian/
Retail MSME and Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Pendapatan dan
beban Operating income
operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 3,842,949) 1,208,448) 1,153,880) 6,864,214) 5,746,182) -) 18,815,673) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (1,966,935) (694,991) 7,979,661) (5,317,735) -) -) -) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 99,394) 36,584) (3,550,414) 3,414,436) -) -) -) expense
Beban bunga dan Interest expense and
bagi hasil syariah (9,473) (11,227) (4,077,996) (2,186,482) (486,432) -) (6,771,610) sharia profit sharing
Pendapatan bunga
dan syariah Net reportable
segmen segment interest
dilaporkan-bersih 1,965,935) 538,814) 1,505,131) 2,774,433) 5,259,750) -) 12,044,063) and sharia income
165
Page 554
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 38. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Penyesuaian
Penghimpunan dan eliminasi/
dana dan Adjustment
Ritel/ UMKM/ tresuri/ Funding Korporasi/ Syariah/ and Konsolidasian/
Retail MSME and Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya: income:
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 194,157) 334,504) 1,075,173) 257,981) 60,949) (498,815) 1,423,949) income
Keuntungan dari Net gain on
selisih kurs dan foreign exchange and
transaksi derivatif - derivative
bersih -) 287) 93,261) 556,838) (892) -) 649,494) transactions
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 194,157) 334,791) 1,168,434) 814,819) 60,057) (498,815) 2,073,443) income
Beban operasional Other operating
lainnya expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,650,923) (717,917) (2,023,436) (1,171,656) (2,042,620) -) (7,606,552) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (296,016) (120,903) (278) (734,605) (1,898,117) -) (3,049,919) impairment losses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,946,939) (838,820) (2,023,714) (1,906,261) (3,940,737) -) (10,656,471) expenses
Pendapatan Net reportable
operasional operational segment
lainnya - bersih (1,752,782) (504,029) (855,280) (1,091,442) (3,880,680) (498,815) (8,583,028) income
Pendapatan (beban) Non-operating
non-operasional 845) 1,742) (6,745) (20) 825) - (3,353) income (expenses)
Laba (rugi) segmen
sebelum pajak Segment income (loss)
penghasilan 213,998) 36,527) 643,106) 1,682,971) 1,379,895) (498,815) 3,457,682) before income tax
Beban pajak
penghasilan (39,525) (6,747) (118,780) (310,840) (299,306) -) (775,198) Income tax expense
174,473) 29,780) 524,326) 1,372,131) 1,080,589) (498,815) 2,682,484)
Laba (rugi) bersih Net income (loss)
31 Desember/December 2023
Penghimpunan
dana dan Penyesuaian
tresuri/ dan eliminasi/
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Adjustment Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia and elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/pembiayaan
yang diberikan-bersih 25,318,456) 13,669,400) -) 102,781,449) 10,173,945) -) 151,943,250) Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin yang
masih akan diterima Accrued interest/
dari pinjaman/ margin income
pembiayaan yang from loans/
diberikan 223,575) 43,394) -) 665,937) 164,890) -) 1,097,796) financing
Aset lain-lain -) -) 27,673,435) -) 10,076,959) (83,528) 37,666,866) Other assets
Pendapatan bunga
yang masih akan Accrued interest
diterima -) -) 152,967) -) 75,512) -) 228,479) income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 25,542,031) 13,712,794) 27,826,402) 103,447,386) 20,491,306) (83,528) 190,936,391) assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 10,512,001) Unallocated assets*
Jumlah aset 201,448,392) Total assets
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
166
Page 555
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 38. OPERATING SEGMENT (continued)
31 Desember/December 2023
Penghimpunan
dana dan Penyesuaian
tresuri/ dan eliminasi/
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Adjustment Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia and elimination Consolidated
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 2,155,288) 844,577) 35,639,500) 57,416,394) 2,221,997) -) 98,277,756) Customer deposits
Beban bunga/bagi hasil Undistributed
yang masih harus revenue
dibayar -) -) 179,647) -) 21,951) -) 201,598) sharing
Liabilitas lain-lain -) -) 45,302,910) -) -) (3,806) 45,299,104) Other liabilities
Beban bunga yang Accrued
masih harus dibayar -) -) 170,977) -) -) -) 170,977) interest expenses
Jumlah liabilitas yang Total allocated
dialokasikan 2,155,288) 844,577) 81,293,034) 57,416,394) 2,243,948) (3,806) 143,949,435) liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dialokasikan* 6,295,033) liabilities*
Jumlah liabilitas 150,244,468) Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer -) -) -) -)) 9,920,820) -) 9,920,820) fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Penghimpunan Penyesuaian dan
dana dan tresuri/ eliminasi/
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Adjustment and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Pendapatan dan Operating income
beban operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 4,265,547) 981,674) 960,274) 4,318,361) 5,373,790) -) 15,899,646)) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (2,259,272) (351,222) 5,192,551) (2,582,057) -) -) -)) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 91,090) 20,948) (2,320,670) 2,208,632) -) -) -)) expense
Beban bunga dan bagi Interest expense and
hasil syariah (21,769) (4,349) (2,577,615) (1,273,158) (344,440) -) (4,221,331) sharia profit sharing
Pendapatan bunga
dan syariah Net reportable
segmen segment interest and
dilaporkan-bersih 2,075,596) 647,051) 1,254,540) 2,671,778) 5,029,350) -) 11,678,315) sharia income
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya: income:
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 160,206) 218,666) 840,897) 279,535) 61,818) (332,992) 1,228,130) income
Keuntungan dari Net gain on
selisih kurs dan foreign exchange and
transaksi derivatif - derivative
bersih -) 286) 189,913) 590,458) 3,828) -) 784,485) transactions
Pendapatan
operasional Other operating
lainnya 160,206) 218,952) 1,030,810) 869,993) 65,646) (332,992) 2,012,615) income
Beban operasional Other operating
lainnya expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,587,330) (881,123) (1,904,827) (950,315) (1,869,492) -) (7,193,087) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (234,311) (269,769) 482) (391,517) (945,052) -) (1,840,167) impairment losses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,821,641) (1,150,892) (1,904,345) (1,341,832) (2,814,544) -) (9,033,254) expenses
Pendapatan Net reportable
operasional operational
lainnya - bersih (1,661,435) (931,940) (873,535) (471,839) (2,748,898) (332,992) (7,020,639) segment income
Pendapatan (beban) Non-operating
non-operasional 1,516) 698) (4,502) (11) 1,942) -) (357) income (expenses)
Laba (rugi) segmen
sebelum pajak Segment income (loss)
penghasilan 415,677) (284,191) 376,503) 2,199,928) 2,282,394) (332,992) 4,657,319) before income tax
Beban pajak
penghasilan (80,581) 55,092) (72,987) (426,465) (502,814) -) (1,027,755) Income tax expense
335,096) (229,099) 303,516) 1,773,463) 1,779,580) (332,992) 3,629,564)
Laba (rugi) bersih Net income (loss)
167
Page 556
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
38. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 38. OPERATING SEGMENT (continued)
31 Desember 2022/31 December 2022
Penghimpunan Penyesuaian dan
dana dan tresuri/ eliminasi/
Ritel/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Adjustment and Konsolidasian/
Retail UMKM/ MSME Treasury Corporate Sharia elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/pembiayaan
yang diberikan-
bersih 25,854,020) 10,722,188) -) 95,209,651) 10,758,538) -) 142,544,397) Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin yang
masih akan diterima
dari pinjaman/ Accrued interest/
pembiayaan yang margin income from
diberikan 221,321) 32,274) -) 486,163) 138,776) -) 878,534) loans/ financing
Aset lain-lain -) -) 45,642,915) -) 9,237,945) (8,982) 54,871,878) Other assets
Pendapatan bunga
yang masih akan Accrued interest
diterima -) -) 152,722) -) 64,941) -) 217,663) income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 26,075,341) 10,754,462) 45,795,637) 95,695,814) 20,200,200) (8,982) 198,512,472) assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 10,657,232) Unallocated assets*
Jumlah aset 209,169,704) Total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 2,174,755 ) 602,187) 34,994,775) 65,046,302) 2,205,268) -) 105,023,287) Customer deposits
Beban bunga/bagi
hasil yang masih Undistributed revenue
harus dibayar -) -) 145,624) -) 18,996) -) 164,620) sharing
Liabilitas lain-lain -) -) 48,301,467) -) 100,000) (10,096) 48,391,371) Other liabilities
Beban bunga yang Accrued interest
masih harus dibayar -) -) 169,394) -) -) -) 169,394) expenses
Jumlah liabilitas yang Total allocated
dialokasikan 2,174,755) 602,187) 83,611,260) 65,046,302) 2,324,264) (10,096) 153,748,672) liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dialokasikan* 6,164,747) liabilities*
Jumlah liabilitas 159,913,419) Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer -) -) -) -)) 9,843,261) -) 9,843,261) fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
Berdasarkan informasi geografis Geographical information
Pada tanggal 31 Desember 2023, segmen As of 31 December 2023, geographical segment
berdasarkan geografis terdiri dari 73 cabang (tidak consists of 73 branches (unaudited) that are located
diaudit) yang terbagi menjadi 4 area yaitu Jawa, into 4 areas, which are Java, Sumatera, Bali and
Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara, serta, Nusa Tenggara, also Kalimantan and Sulawesi
Kalimantan dan Sulawesi (31 Desember 2022: (31 December 2022: 73 branches) (unaudited).
73 cabang) (tidak diaudit).
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Information concerning geographical segments is as
sebagai berikut: follows:
Penyesuaian
Kalimantan dan eliminasi/
Jawa/ Bali dan/and dan/and Adjustment and Konsolidasian/
Java Sumatera Nusa Tenggara Sulawesi elimination Consolidated
31 Desember 2023 31 December 2023
Pendapatan bunga 14,762,054) 2,321,058) 487,220) 1,245,341) -) 18,815,673) Interest income
Jumlah aset 181,546,539) 10,678,290) 2,410,816) 8,041,057) (1,228,310)) 201,448,392) Total assets
31 Desember 2022 31 December 2022
Pendapatan bunga 11,863,972) 2,261,709) 491,252) 1,282,713) -) 15,899,646) Interest income
Jumlah aset 190,311,295) 9,822,302) 2,460,961) 7,808,973) (1,233,827)) 209,169,704) Total assets
168
Page 557
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
39. LABA BERSIH PER SAHAM 39. EARNINGS PER SHARE
a. Laba per saham dasar a. Basic earnings per share
31 Desember/December
2023 2022
Jumlah laba per saham dasar yang Total basic earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 293 384 holders of the Bank
b. Laba per saham dilusian b. Diluted earnings per share
31 Desember/December
2023 2022
Jumlah laba per saham dilusian yang Total diluted earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 293 384 holders of the Bank
c. Laba yang digunakan dalam perhitungan c. Earnings used in calculating earnings per
laba per saham share
31 Desember/December
2023 2022
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dasar 2,358,334 3,095,701) calculating basic earnings per share
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dilusian 2,358,334 3,095,701) calculating diluted earnings per share
d. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang d. Weighted average number of shares used as
digunakan sebagai penyebut the denominator
31 Desember/December
2023 2022
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham yang digunakan sebagai ordinary shares used as the
penyebut dalam perhitungan laba denominator in calculating basic
per saham dasar 8,056,720,684 8,056,644,071) earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of
yang digunakan sebagai penyebut shares used as the denominator in
dalam perhitungan laba per saham calculation diluted earnings per
dilusian 8,056,720,684 8,056,644,071) share
169
Page 558
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 40. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN COMMITMENTS
a. PT Taspen (Persero) a. PT Taspen (Persero)
Sejak tahun 2007, Bank telah bekerja sama Since 2007, the Bank has been cooperating with
dengan PT Taspen (Persero) dimana Bank PT Taspen (Persero) in which the Bank become
menjadi salah satu mitra untuk penanganan one of the partners for handling the payments of
pembayaran uang pensiun kepada para pension to retired government employees.
pensiunan pegawai Pemerintah.
b. PT Pos Indonesia (Persero) b. PT Pos Indonesia (Persero)
Sejak bulan Maret 2012 Bank telah bekerja Since March 2012 the Bank has been cooperating
sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) with PT Pos Indonesia (Persero) in which PT Pos
dimana PT Pos Indonesia (Persero) membantu Indonesia (Persero) assists the Bank in deducting
Bank dalam melakukan pemotongan uang the pension benefits of retired government
pensiun para pegawai Pemerintah untuk employees for pension loan installments and
angsuran kredit pensiun dan memasarkan marketing the Bank’s pension loan products.
produk kredit pensiunan Bank.
Perjanjian kerjasama Bank dengan The Bank’s cooperation agreement with
PT Pos Indonesia (Persero) diperbaharui PT Pos Indonesia (Persero) is renewed regularly
secara berkala dan berdasarkan perjanjian and based on the latest agreement, the
terakhir kerjasama ini akan terus berlangsung cooperation will be continuing until 25 July 2024.
sampai dengan tanggal 25 Juli 2024. Untuk For the year ended 31 December 2023 in relation
tahun berakhir tanggal 31 Desember 2023 to this cooperation, the Bank paid commissions to
terkait dengan kerjasama ini, Bank PT Pos Indonesia (Persero) amounting to
membayarkan komisi kepada PT Pos Indonesia Rp 73,185 (31 December 2022: Rp 74,764).
(Persero) sebesar Rp 73.185 (31 Desember
2022: Rp 74.764).
c. Perjanjian pembiayaan bersama c. Joint financing agreement
PT KB Finansia Multi Finance PT KB Finansia Multi Finance
Pada bulan Oktober 2022, Bank melakukan In October 2022, the Bank entered into a joint
kerjasama pembiayaan bersama (tanpa financing arrangement (without recourse) with
tanggung renteng) dengan PT KB Finansia PT KB Finansia Multi Finance (“FMF”). Based on
Multi Finance (“FMF”). Dalam kerjasama ini, the agreement, the amount of funds to be
porsi fasilitas pembiayaan yang akan diberikan financed by each party will be a maximum of
adalah maksimum 90% dari Bank dan minimum 90% from the Bank and minimum of 10% from
10% dari pihak FMF. Fasilitas maksimum FMF. The maximum joint financing facility is
pembiayaan bersama adalah sebesar amounted to Rp 300,000. The term of the
Rp 300.000. Jangka waktu perjanjian adalah agreement is for 3 (three) years, from
untuk 3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal 28 October 2022 to 28 October 2025. Based on
28 Oktober 2022 hingga 28 Oktober 2025. addendum on August 2023, maximum joint
Berdasarkan perubahan pada Agustus 2023, financing facility has been changed to
fasilitas maksimum diubah menjadi Rp 600,000.
Rp 600.000.
170
Page 559
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 40. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS (continued)
c. Perjanjian pembiayaan bersama (lanjutan) c. Joint financing agreement (continued)
PT Home Credit Indonesia PT Home Credit Indonesia
Pada tanggal 23 Juni 2014 melalui Perjanjian On 23 June 2014, through Cooperation
Kerjasama No PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, Bank Agreement No. PKS.087/DIR/TFI/VI/2014, the
melakukan Perjanjian Kerjasama pembiayaan Bank entered a joint financing without recourse
bersama without recourse dengan PT Home arrangement with PT Home Credit Indonesia
Credit Indonesia (“HCI”). Dalam Perjanjian (“HCI”). Based on the agreement, the amount of
Kerjasama ini, porsi fasilitas pembiayaan yang funds to be financed by each party will be a
akan diberikan untuk debitur adalah maksimum maximum of 90% from the Bank and a minimum
90% dari Bank dan minimum 10% dari pihak of 10% from HCI.
HCI.
Pada tanggal 8 Maret 2023 melalui Perjanjian On 8 March 2023, through Cooperation
Kerjasama No PKS.015/RLBJF/III/2023 Agreement No. PKS.015/RLBJF/III/2023 joint
fasilitas pembiayaan bersama ditingkatkan financing facilities has been increased to
menjadi Rp 4.200.000 dan jangka Rp 4,200,000 and the agreement has been
waktu perjanjian telah diperpanjang hingga extended to 8 March 2026.
8 Maret 2026.
PT Mandiri Utama Finance PT Mandiri Utama Finance
Pada bulan Agustus 2023, Bank melakukan In August 2023, the Bank entered into a joint
kerjasama pembiayaan bersama (tanpa financing arrangement (without recourse) with
tanggung renteng) dengan PT Mandiri Utama PT Mandiri Utama Finance (“MUF”). Based on
Finance (“MUF”). Dalam kerjasama ini, porsi the agreement, the amount of funds to be
fasilitas pembiayaan yang akan diberikan financed by each party will be a maximum of
adalah maksimum 99% dari Bank dan minimum 99% from the Bank and minimum of 1% from
1% dari pihak MUF. Fasilitas maksimum MUF. The maximum joint financing facility is
pembiayaan bersama adalah sebesar amounted to Rp 500,000. The term of the
Rp 500.000. Jangka waktu perjanjian adalah agreement is for 3 (three) years, from
3 (tiga) tahun, terhitung mulai tanggal 21 August 2023 to 21 August 2026.
21 Agustus 2023 hingga 21 Agustus 2026.
d. Perjanjian Kerjasama Jasa Pemasaran dan d. Marketing and Administration Services for
Administrasi Produk BTPN BTPN Product agreement
PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku) PT Mitrausaha Indonesia Group (Modalku)
Pada bulan Juni 2023, Bank melakukan In June 2023, the Bank entered into channeling
kerjasama penyaluran pendanaan dengan cooperation with PT Mitrausaha Indonesia Grup
PT Mitrausaha Indonesia Grup (“MIG”). (“MIG”). The maximum channeling facility is
Fasilitas maksimum penyaluran pendanaan amounted to Rp 100,000. The term of the
adalah sebesar Rp 100.000. Jangka waktu agreement is for 1 (one) year, from 14 June 2023
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung to 14 June 2024 and extended automatically
mulai tanggal 14 Juni 2023 hingga every year for a period of 2 (two) years.
14 Juni 2024 dan setelahnya dapat
diperpanjang secara otomatis setiap tahunnya
untuk jangka waktu 2 (dua) tahun.
171
Page 560
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 40. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS (continued)
e. Perjanjian Kerjasama Bancassurance e. Bancassurance Agreement
Pada bulan Agustus 2014, Bank melakukan In August 2014, the Bank entered into
kerjasama bancassurance dengan a bancassurance agreement with PT Asuransi
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”). Allianz Life Indonesia (“Allianz”). The Bank will
Bank akan mendistribusikan produk-produk distribute life insurance products of Allianz to its
asuransi jiwa dari Allianz kepada nasabah Bank customers through the Bank’s distribution
melalui seluruh jalur distribusi Bank. Perjanjian channels. The agreement is effective for
ini berlaku selama 10 tahun. 10 years.
f. Komitmen signifikan lainnya f. Other significant commitment
Bank menyewa kantor dengan perjanjian sewa The Bank leases offices under non-cancellable
yang tidak dapat dibatalkan. Masa sewa antara lease agreements. The lease terms are between
5 – 11 tahun dengan mayoritas perjanjian jasa 5 – 11 years, and the majority of lease
dapat diperbarui pada akhir periode dengan agreements are renewable at the end of the lease
harga pasar. Bank diharuskan memberitahukan period at the market rate. The Bank is required to
enam bulan lebih awal apabila berniat give a six-month notice for the termination of these
mengakhiri perjanjian sewa. Beban terkait agreements. The expenses related with lease
transaksi sewa yang dibebankan pada laba rugi transactions charged to the profit or loss during
selama tahun berjalan diungkapkan dalam the year was disclosed in Note 30 and 33.
Catatan 30 dan 33.
Berikut ini adalah pihak-pihak yang The following are counterparties of the Bank’s
mengadakan perjanjian sewa dengan Bank: lease commitments:
Pihak dalam perjanjian/ Item yang disewa/ Periode perjanjian/
Counterparties Leased items Period of agreement
PT Bumi Serpong Damai Ruang Kantor/Office Space 1 Februari/February 2023 –
1 September/September 2026
PT Bahana Semesta Citra Ruang Kantor/Office Space 5 Oktober/October 2015 –
Nusantara 14 Maret/March 2027
Jumlah pembayaran sewa minimum di masa The future aggregate minimum lease payments
depan dalam perjanjian sewa yang tidak dapat under non-cancellable leases were as follows:
dibatalkan adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2023 2022
Hingga 1 tahun -) 4,484 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 5 tahun 97,355) 410,185 More than 1 - 5 years
97,355) 414,669
172
Page 561
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
d
41. MANAJEMEN RISIKO 41. RISK MANAGEMENT
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Grup mengutamakan penerapan manajemen risiko The Group focuses on the risk management
baik pada Bank dan Entitas Anak. Bank memiliki implementation for the Bank and Subsidiary. The
segmen yang lengkap mulai dari segmen pinjaman Bank has complete segments starting from loans with
dengan plafon kecil di BTPN Syariah (Entitas Anak), small limit at BTPN Syariah (Subsidiary), Digital,
Digital, Pensiun, MUR (mikro), SME, Komersial Pension, MUR (micro), SME, Commercial up to
sampai dengan Korporasi. Dalam hal konsentrasi Corporate segment. In term of portfolio concentration,
portofolio, segmen Korporasi menjadi portofolio Corporate segment is the largest portfolio at around
terbesar yaitu di kisaran 66% pada posisi 66% as of 31 December 2023 (31 December 2022:
31 Desember 2023 (31 Desember 2022: 65%), 65%), followed by Pensioners segment at around
diikuti oleh segmen Pensiunan di kisaran 14% pada 14% as of 31 December 2023 (31 December 2022:
posisi 31 Desember 2023 (31 Desember 2022: 16%).
16%).
Pengembangan manajemen risiko keuangan di Financial risk management development in the Group
Grup berpedoman pada peraturan OJK yang is guided by OJK regulations which govern risk
mengatur penerapan manajemen risiko bagi bank management implementation by commercial banks
umum. operating in Indonesia.
Kerangka manajemen risiko Grup The Group’s risk management framework is
diimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan, implemented through policies, procedures,
prosedur, limit-limit transaksi dan kewenangan, transactions and authorisation limits, risk tolerance as
toleransi risiko serta perangkat manajemen risiko. well as risk management tools. The Group carries out
Grup melakukan pengembangan manajemen risiko continuous risk management development in line with
secara berkesinambungan sesuai dengan the increasing business complexity and the
meningkatnya kompleksitas bisnis dan development organisation, strategies and
perkembangan organisasi, strategi dan manajemen management information systems.
sistem informasi.
Penerapan manajemen risiko mencakup: The implementation of risk management covers:
- Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi - Active supervision from Board of
- Kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan Commissioners and Board of Directors
limit - Sufficient policies, procedures and limit sets
- Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, - Sufficient process of identification,
pemantauan dan pengendalian risiko serta measurement, risk oversight and control and risk
sistem informasi manajemen risiko management information
- Pengendalian internal yang menyeluruh - Overall internal control system
Organisasi manajemen risiko Grup melibatkan The risk management organization of the Group
pengawasan dari Dewan Komisaris dan Direksi. involves the oversight from the Board of
Grup telah membentuk Komite Pemantau Risiko Commissioners and Board of Directors. The Group
sebagai pengawas tertinggi di tingkat komisaris dan has established Risk Monitoring Committee as the
Komite Manajemen Risiko di tingkat direksi yang highest risk authority in the commissioner level and
merupakan bagian yang sangat penting dalam Risk Management Committee at the director level,
pengendalian risiko, sebagai unit kontrol yang which constitutes a crucial element in risk control, as
memantau seluruh risiko yang terdapat pada a control unit to monitor all of the risks in the Group’s
kegiatan operasional Grup. operating activities.
Komite Audit Bank memiliki tanggung jawab untuk The Bank’s Audit Committee is responsible for
memantau kepatuhan terhadap kebijakan dan monitoring compliance with risk management policies
prosedur manajemen risiko dan untuk menelaah and procedures and for reviewing the adequacy of the
kecukupan kerangka manajemen risiko yang terkait risk management framework in relation to the risks
dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank. faced by the Bank. In performing the role, the Audit
Dalam menjalankan fungsinya ini, Komite Audit Committee is assisted by internal audit working unit.
dibantu oleh satuan kerja internal audit.
Risiko yang timbul dari instrumen keuangan Grup The risks arising from the Group’s financial
adalah risiko keuangan, termasuk diantaranya instruments are financial risks, which include credit
adalah risiko kredit dan pembiayaan, risiko and financing risk, liquidity risk, market risk and
likuiditas, risiko pasar dan risiko operasional. operational risk.
173
Page 562
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
(Kerangka manajemen risiko (lanjutan) (Risk management framework (continued)
Entitas Anak telah menerapkan manajemen risiko, Subsidiary has implemented risk management,
antara lain dengan membentuk unit risiko pada among others by establishing a risk unit in Subsidiary.
Entitas Anak. Manajemen risiko pada Entitas Anak Risk management in Subsidiary is operating
secara operasional dilakukan terpisah dari unit separately from the business unit and conducting its
bisnis dan menjalankan fungsinya secara function independently. To support the
independen. Untuk mendukung penerapan implementation of risk management, the Subsidiary
manajemen risiko, pada struktur organisasi Entitas has established Audit Committee in its organizational
Anak juga dibentuk Komite Audit yang memiliki structure, which has responsibility to monitor the
tanggung jawab untuk memantau kepatuhan compliance of risk management policies and
terhadap kebijakan dan prosedur manajemen risiko procedures on a regular basis, and to analyse the
secara berkala, dan untuk menelaah kecukupan adequacy of risk management framework which
kerangka manajemen risiko yang terkait dengan related to the risks faced by the Subsidiary.
risiko-risiko yang dihadapi oleh Entitas Anak.
Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi pada In addition, the Subsidiary’s Board of Commissioners
Entitas Anak secara aktif juga melakukan and Board of Directors actively monitor and evaluate
pemantauan, dan evaluasi terhadap pengendalian the internal controls, through the reports, as a basis
internal melalui laporan-laporan untuk digunakan in formulating and developing appropriate policies for
sebagai dasar untuk merumuskan dan the Subsidiary.
mengembangkan kebijakan yang tepat pada Entitas
Anak.
Bank selaku Entitas Induk telah menerapkan As the Parent Entity, the Bank has implemented
manajemen risiko konsolidasian sesuai ketentuan consolidated risk management in accordance with
OJK. Penerapan manajemen risiko konsolidasian OJK regulation. The Implementation of consolidated
antara lain mencakup laporan perhitungan risk management among others include report of
Kecukupan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) consolidated minimum Capital Adequacy Ratio
konsolidasian, Batas Maksimum Pemberian Kredit (CAR), Legal Lending Limit (LLL), risk profile, Risk-
(BMPK) konsolidasian, laporan Profil Risiko Based Bank Rating and Internal Capital Adequacy
konsolidasian, Tingkat Kesehatan Bank (Risk- Assessment Process (ICAAP).
Based Bank Rating) konsolidasian dan Internal
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
konsolidasian.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang Credit risk is the risk of financial loss, should any of
timbul jika nasabah, klien atau rekanan gagal the customers, clients or counterparties fail to fulfill
memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada Grup. their contractual obligations to the Group. Credit risk
Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman yang arises mainly from loans and sharia
diberikan dan pembiayaan/piutang syariah. financing/receivables.
Grup juga terekspos risiko kredit yang muncul dari The Group is also exposed to credit risks arising from
investasi pada efek-efek utang. investment in debt securities.
174
Page 563
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Grup melakukan kaji ulang atas kebijakan kredit The Group reviews the credit policies periodically,
secara periodik terutama jika terdapat perubahan especially if there are any changes in market
kondisi perekonomian, perubahan peraturan conditions, changes in regulations and/or business
dan/atau pendekatan bisnis. approach.
Batas pemberian kredit ditetapkan dan ditelaah Lending limits are set and reviewed in the light of
mengikuti perubahan pada kondisi pasar dan changing market and economic conditions. Periodic
ekonomi. Penelaahan kredit secara periodik dan credit reviews and assessments of probability of
penilaian atas kemungkinan wanprestasi juga default are also conducted. Credit approval is
dilakukan. Proses persetujuan kredit dilakukan processed by credit committee and credit authority
melalui komite kredit dan kewenangan kredit as determined.
sebagaimana ditetapkan.
(i) Manajemen risiko kredit (i) Credit risk management
Grup mengelola dan mengawasi secara aktif The Group actively manages and monitors the
kualitas portofolio pinjaman yang diberikan loan portfolio quality by improving credit and
dengan cara meningkatkan kebijakan financing risk management policies effectively,
manajemen risiko kredit dan pembiayaan improving procedures and systems
secara efektif, penyempurnaan prosedur dan
pengembangan sistem. development.
Sistem Informasi Manajemen telah tersedia dan Management Information Systems (MIS) are in
akan terus dikembangkan serta telah mencakup place and continously developed and have
tingkat yang cukup rinci untuk mendeteksi setiap covered sufficient level of detail to detect any
perkembangan yang kurang baik sedini adverse development at an early stage, allowing
mungkin sehingga memungkinkan dilakukannya
tindakan yang tepat waktu untuk mengatasi timely measurement to be taken to counteract
kemungkinan penurunan kualitas kredit atau any possible deterioration in credit quality or to
untuk meminimalisasi kerugian kredit. minimise credit losses.
Manajemen risiko kredit atas pandemi Credit risk management in COVID-19 pandemic
COVID-19
Pandemi COVID-19 berdampak pada Covid-19 pandemic impacted debtors’
kemampuan membayar kembali oleh debitur, repayment capabilities, which continued until this
yang masih berlanjut hingga periode pasca- post-pandemic period. Direct financial impact of
pandemi. Dampak keuangan langsung dari the pandemic to the banking industry showed an
wabah tersebut bagi industri perbankan adalah
peningkatan Kerugian Kredit Ekspektasian increase in Expected Credit Loss caused by
(KKE), yang disebabkan oleh peningkatan risiko increased credit risk and the decline of credit
kredit dan penurunan kualitas pinjaman. quality.
175
Page 564
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(i) Manajemen risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk management (continued)
Manajemen risiko kredit atas pandemi Credit risk management in COVID-19 pandemic
COVID-19 (lanjutan) (continued)
Bank telah melakukan upaya penanganan The Bank has made an effort to handle this issue
dalam menjaga stabilitas dan mitigasi dampak in order to maintain stability and to mitigate the
dari pandemi tersebut antara lain: impact of pandemic as follows:
1. Berdasarkan POJK No 11/POJK.03/2020, 1. Referring to OJK Regulation
POJK No.48/POJK.03/2020, dan POJK No. 11/POJK.03/2020, OJK Regulation
17/POJK.03/2021 tentang Perubahan kedua No. 48/POJK.03/2020, and OJK Regulation
atas Stimulus Perekonomian Nasional No. 17/POJK.03/2021 concerning Second
Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Amendment of National Economic Stimulus
Penyebaran Coronavirus Disease 2019, as a Countercyclical Policy on the Impact of
Bank melakukan proses monitoring dan Coronavirus Disease 2019, the Bank has
pengawasan atas kualitas dan kecukupan conducted monitoring and supervision
CKPN debitur-debitur yang direstrukturisasi process of the quality and adequacy of
hingga Maret 2023. Proses ini dilanjutkan di allowance of impairment losses for
periode pasca-pandemi dengan mengacu restructured debtors up to March 2023. This
pada POJK No. 19/2022 tentang Perlakuan process has been continued to the post-
Khusus untuk Lembaga Jasa Keuangan pandemic period in accordance to
pada Daerah dan Sektor Tertentu di OJK Regulation No. 19/2022 concerning
Indonesia yang Terkena Dampak Bencana Special Treatment for Financial Services
serta KDK No. 34/KDK 03/ 2022 mengenai Institutions in Specific Regions and Sectors in
Penetapan Daerah dan/atau Sektor Indonesia Impacted by a Disaster and
Ekonomi yang Terdampak Bencana yang OJK Board of Commissioners Decree
Memerlukan Perlakuan Khusus terhadap No. 34/KDK 03/2022 concerning Stipulation of
Kredit Bank (sektor ekonomi dan daerah Region and/or Sector Which Require Special
tersebut adalah sektor penyediaan Treatment regarding Bank Financing (the
akomodasi dan penyediaan makan minum; sectors and/or regions include
sektor tekstil dan produk tekstil serta alas accommodation and food and drink provision
kaki; segmen usaha mikro, kecil, dan sector, the textile and textile products and
menengah; dan/atau daerah Provinsi Bali, footwear sectors, the micro, small and
yang berlaku sampai dengan Maret 2024). medium enterprises segment, and/or Bali
Panduan atas penerapan POJK dan KDK Province, up to March 2024).
tersebut telah dibuat oleh Bank. The guideline for the implementation of the
(catatan 11.o) aforementioned OJK Regulation and OJK
Board of Commissioners Decree has been set
by the bank. (Notes 11.o)
2. Bank melakukan penilaian apakah debitur 3. 2. The Bank conducts assessment on whether
yang direstruktur kreditnya memiliki restructured debtors have the capability to
kemampuan untuk bertahan withstand the impact of COVID-19 in
dalam menghadapi dampak COVID-19 accordance to the OJK
sesuai panduan penerapan Board of Commissioners Decree
KDK No. 34/KDK 03/2022. No. 34/KDK 03/2022 implementation
guidelines.
176
Page 565
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(i) Manajemen risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk management (continued)
Manajemen risiko kredit atas pandemi Credit risk management in COVID-19 pandemic
COVID-19 (lanjutan) (continued)
Bank telah melakukan upaya penanganan The Bank has made an effort to handle this issue
dalam menjaga stabilitas dan mitigasi dampak in order to maintain stability and to mitigate the
dari pandemi tersebut antara lain: (lanjutan) impact of pandemic as follows: (continued)
3. Bank telah melakukan pengkinian kebijakan 4. 3. The Bank has updated policies to support the
dalam mendukung program Pemulihan National Economic Recovery program
Ekonomi Nasional (PEN) yang dirilis oleh released by the Government through a credit
Pemerintah melalui program penjaminan guarantee program and interest subsidies for
kredit dan subsidi bunga kepada debitur micro, small and medium enterprise (MSME)
usaha mikro, usaha kecil dan usaha borrowers according to the criteria set by the
menengah (UMKM) sesuai kriteria yang government.The Bank has signed a Collective
ditetapkan pemerintah. Bank telah Agreement with PT Jaminan Kredit Indonesia
menandatangani Perjanjian Kerjasama (Jamkrindo). The total disbursed credit by
dengan PT Jaminan Kredit Indonesia Bank as of 31 December 2023 in relation with
(Jamkrindo). Jumlah saldo pinjaman yang PEN program amounted to Rp 3,068 (31
telah disalurkan Bank pada posisi tanggal December 2022: Rp 16,123).
31 Desember 2023 dalam rangka program
PEN adalah sebesar Rp 3.068
(31 Desember 2022: Rp 16.123).
Demikian halnya dengan Entitas Anak, dalam As well as with the Subsidiary, during the
masa pandemi, Entitas Anak membantu pandemic period, the Subsidiary
nasabah yang usahanya terdampak pandemi supports customers whose business impacted
COVID-19, melalui program relaksasi sesuai by the COVID-19 pandemic with relaxation
POJK No. 11/POJK.03/2020 dan perubahan- program, in accordance to POJK
perubahannya (POJK No. 48/POJK.03/2020 No. 11/POJK.03/2020 and its amendments
dan POJK No. 17/POJK.03/2021). Entitas Anak (POJK No. 48/POJK.03/2020 and POJK
turut melanjutkan dukungannya pada periode No. 17/POJK.03/2021). The Subsidiary
pasca-pandemi ini dengan penerapan continued the support until this post-pandemic
perlakuan khusus berdasarkan period with the implementation of special
KDK No. 34/KDK 03/2022. treatment under OJK Board of Commissioners
Decree No. 34/KDK 03/2022.
Entitas Anak juga berpartisipasi dalam program The Subsidiary also participates in PEN program
PEN sesuai dengan kebijakan pemerintah as imposed by the government to support micro
untuk membantu segmen usaha mikro yang business segment impacted by the pandemic. In
terdampak. Dalam rangka implementasi conjunction with the implementation of PEN
program PEN sesuai peraturan yang berlaku, Program in accordance with the prevailing
Entitas Anak telah berpartisipasi dengan regulation, the Subsidiary has participated as
menjadi peserta penjaminan. Pada tanggal guarantee participant. As of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022, piutang and 2022, murabahah receivables amounting to
murabahah sebesar Rp 248.791 dan Rp 248,791 and Rp 2,777,938 were guaranteed
Rp 2.777.938 telah dijamin oleh Badan Usaha by the designated Guarantee Company which
Penjaminan yang ditunjuk yaitu PT Penjaminan are PT Penjaminan Jamkrindo Syariah and PT
Jamkrindo Syariah dan PT Jaminan Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah.
Pembiayaan Askrindo Syariah.
177
Page 566
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(i) Manajemen risiko kredit (lanjutan) (i) Credit risk management (continued)
Agunan Collaterals
Bank menerapkan berbagai kebijakan dan The Bank employs a range of policies and
praktik untuk memitigasi risiko kredit, Bank practices to mitigate credit risk. The Bank
menerapkan berbagai panduan atas jenis-jenis implements guidelines on the acceptability of
agunan yang dapat diterima dalam rangka specific classes of collateral to mitigate credit
memitigasi risiko kredit. Jenis-jenis agunan atas risk. The collateral types for loans are as follows:
pinjaman yang diberikan antara lain adalah:
• Kas/deposito • Cash/Time deposits
• Tanah dan/atau Bangunan • Lands and/or Buildings
• SBLC • SBLC
• Kendaraan • Vehicles
• Peralatan (termasuk mesin dan alat berat) • Equipment (including machines and heavy
equipment)
• Persediaan • Inventories
• Piutang • Accounts receivable
Untuk kredit korporasi, Bank mendapatkan For corporate loans, the Bank received collateral
jaminan dalam bentuk standby letters of credit in the form of standby letters of credit from
dari bank afiliasi untuk membatasi risiko kredit controlling banks to restrict the Bank’s credit risk.
bank. Bank juga menyediakan bank garansi The Bank also provides bank guarantee to its
kepada nasabahnya yang mengharuskan Bank customers which require the Bank to make
melakukan pembayaran untuk kepentingan payments for their interests. This causes the
mereka. Hal ini menyebabkan Bank Bank to face the same risks as the loans granted
menghadapi risiko yang sama dengan kredit and these risks are also mitigated by the same
yang diberikan dan risiko tersebut juga procedures and policies.
dimitigasi dengan prosedur dan kebijakan yang
sama.
Selain agunan yang disebutkan di atas, agunan In addition to the collateral mentioned above,
yang diterima untuk kredit korporasi terutama collaterals for corporate loans mainly consists of
terdiri dari jaminan yang diterima dari guarantees received from the parent company of
perusahaan induk debitur, penjaminan kredit the debtor, corporate credit guarantees and other
korporasi dan entitas publik lainnya, lembaga public entities, financial institutions and other
keuangan dan perusahaan lain serta jaminan companies as well as collateral in the form of
berupa efek-efek. securities.
Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan The portion of loans that benefits from such
manfaat dari agunan, baik sebagian maupun partial or full collateralization as credit risk
penuh, sebagai mitigasi dari risiko kredit pada mitigation as of 31 December 2023 and 2022
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing- were 33.79% and 34.06% of total outstanding
masing sebesar 33,79% dan 34,06% dari loans, respectively.
jumlah kredit yang diberikan.
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan taking into account collateral held or other
kredit lainnya) credit enhancements)
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan konsolidasian, eksposur consolidated statement of financial position, the
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan maximum exposure to credit risk is equal to its
nilai tercatatnya. Untuk bank garansi dan carrying value. For bank guarantees and
irrevocable L/C yang diterbitkan, eksposur irrevocable L/C issued, maximum exposure to
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai credit risk is the value that must be paid by the
yang harus dibayarkan oleh Bank jika kewajiban Bank if the liabilities on the bank guarantee and
atas bank garansi dan irrevocable L/C yang irrevocable L/C issued has been occurred. For
diterbitkan terjadi. Untuk komitmen kredit, credit commitments, the maximum exposure to
eksposur maksimum atas risiko kredit adalah credit risk is equal to the amount of committed
sebesar jumlah komitmen fasilitas kredit credit facilities that have not been used by
(committed) yang belum digunakan oleh customers.
nasabah.
178
Page 567
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan taking into account collateral held or other
kredit lainnya) (lanjutan) credit enhancements) (continued)
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum The following table presents the Group’s
Grup terhadap risiko kredit untuk instrumen maximum exposure to credit risk of financial
keuangan pada laporan posisi keuangan instruments in the consolidated statement of
konsolidasian dan rekening administratif, tanpa financial position and off-balance sheet
memperhitungkan agunan yang dimiliki atau accounts, without taking into account any
perlindungan kredit lainnya: collateral held or other credit enhancements:
31 Desember/December
2023 2022
Giro pada Bank Indonesia 9,276,598) 10,215,350 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 962,229) 2,189,146 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia and
dan bank-bank lain 8,964,278) 21,887,894 other banks
Efek-efek 17,263,557) 19,049,690 Securities
Tagihan derivatif 1,133,149) 1,746,824 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,281,120) 3,065,359 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah - Loans and sharia financing/
bersih receivables - net
- Korporasi 102,781,448) 95,209,651 Corporates -
- Pensiunan 22,190,683) 23,733,930 Pensioners -
- Usaha Mikro Kecil dan Micro Small and Medium -
Menengah (“UMKM”) 13,669,400) 10,722,188 Enterprises ("MSME")
- Pembiayaan/piutang syariah 10,173,945) 10,758,538 Sharia financing/receivables -
- Lainnya 3,127,774) 2,120,090 Others -
- Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 1,097,796) 878,534 Accrued interest/margin income -
Penyertaan saham 102,586) 103,473 Investment in shares
Aset lain-lain 423,113) 228,822 Other assets
194,447,676) 201,909,489
Komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies with
risiko kredit: credit risk:
Garansi yang diberikan 5,455,734) 5,608,120 Guarantees provided
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to customers -
committed 10,870,217) 13,315,311 committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 721,016) 961,523 Irrevocable letters of credit
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
Grup mengelola dan mengendalikan The Group manages and controls concentrations
konsentrasi risiko kredit dimanapun risiko of credit risk wherever they are identified - in
tersebut teridentifikasi - secara khusus, particular, to individual and group counterparties,
terhadap debitur individu dan kelompok, dan and to industries and geographical sectors.
industri serta sektor geografis.
Grup menentukan tingkat risiko kredit dan The Group structures the levels of credit and
pembiayaan yang dimiliki dengan menetapkan financing risk it undertakes by placing limits on
batas jumlah risiko yang bisa diterima yang the amount of risk accepted in relation to one or
terkait dengan satu debitur atau kelompok group borrowers.
debitur.
179
Page 568
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by geographical sectors
geografis adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2023
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 9,276,598 - - - 9,276,598 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 961,885 121 95 128 962,229 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 8,964,278 - - - 8,964,278 Indonesia and other banks
Efek-efek 17,263,557 - - - 17,263,557 Securities
Tagihan derivatif 1,133,149 - - - 1,133,149 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,281,120 - - - 3,281,120 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 132,873,008 10,130,220 2,321,948 7,715,870 153,041,046 receivables - net
Penyertaan saham 102,564 8 - 14 102,586 Investment in shares
Aset lain-lain 421,775 591 194 553 423,113 Other assets
174,277,934 10,130,940 2,322,237 7,716,565 194,447,676
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 5,455,734 - - - 5,455,734 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
committed 10,490,341 - - 379,876 10,870,217 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 721,016 - - - 721,016 Irrevocable letters of credit
*) Termasuk Kantor Pusat *) Including Head Office
31 Desember/December 2022
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 10,215,350 - - - 10,215,350 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 2,188,627 210 151 158 2,189,146 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 21,887,894 - - - 21,887,894 Indonesia and other banks
Efek-efek 19,049,690 - - - 19,049,690 Securities
Tagihan derivatif 1,746,824 - - - 1,746,824 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,065,359 - - - 3,065,359 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 124,387,704 9,194,397 2,355,909 7,484,921 143,422,931 receivables - net
Penyertaan saham 103,451 8 - 14 103,473 Investment in shares
Aset lain-lain 227,243 695 13 871 228,822 Other assets
182,872,142 9,195,310 2,356,073 7,485,964 201,909,489
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 5,608,120 - - - 5,608,120 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan – Unused credit facilities to
committed 13,315,311 - - - 13,315,311 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 961,523 - - - 961,523 Irrevocable letters of credit
*) Termasuk Kantor Pusat *) Including Head Office
180
Page 569
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by industry sectors was
industri adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember / December 2023
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,276,598 - - - - - 9,276,598 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 962,229 - - - - 962,229 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 8,728,278 236,000 - - - - 8,964,278 banks
Efek-efek 15,144,339 1,859,875 - - 259,343 - 17,263,557 Securities
Tagihan derivatif - 1,098,893 8,526 102 25,628 - 1,133,149 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,281,120 - - - 3,281,120 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables -
bersih - 26,101,603 24,945,918 25,207,114 33,388,526 43,397,885 153,041,046 net
Penyertaan saham - 102,586 - - - - 102,586 Investment in shares
Aset lain-lain 593 269,950 - - - 152,570 423,113 Other assets
33,149,808 30,631,136 28,235,564 25,207,216 33,673,497 43,550,455 194,447,676
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 5,455,734 - - - 5,455,734 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers –
digunakan - committed - 1,022,645 798,933 2,769,881 2,458,078 3,820,680 10,870,217 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 721,016 - - - 721,016 credit
31 Desember/December 2022
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 10,215,350 - - - - - 10,215,350 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 2,189,146 - - - - 2,189,146 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 21,482,219 405,675 - - - - 21,887,894 banks
Efek-efek 16,186,675 2,636,584 - - 226,431 - 19,049,690 Securities
Tagihan derivatif - 1,722,869 2,137 432 21,386 - 1,746,824 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,065,359 - - - 3,065,359 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables
bersih - 21,801,214 26,261,478 18,460,579 34,927,012 41,972,648 143,422,931 - net
Penyertaan saham - 103,473 - - - - 103,473 Investment in shares
Aset lain-lain 556 25,262 - - - 203,004 228,822 Other assets
47,884,800 28,884,223 29,328,974 18,461,011 35,174,829 42,175,652 201,909,489
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 5,608,120 - - - 5,608,120 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers -
digunakan - committed - 1,565,602 740,926 4,857,149 1,869,785 4,281,849 13,315,311 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 961,523 - - - 961,523 credit
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis The credit risk concentration by type of credit or
kredit atau pembiayaan, mata uang, sektor financing, currency, economic sector and
ekonomi dan hubungan dengan debitur relationship with debtors is disclosed in Note 11.
diungkapkan pada Catatan 11.
181
Page 570
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (iv) Credit quality of financial assets
Proses penentuan kualitas kredit Bank Process of determining the Bank’s credit quality
mengacu pada kolektibilitas sesuai peraturan refers to collectibility in accordance with the OJK
OJK. regulations.
Segmen korporasi Corporate segment
Untuk segmen korporasi, kualitas kredit dikelola For corporate segment, the quality of credit is
oleh Bank dengan menggunakan peringkat managed by the Bank using internal credit
kredit internal. Bank menentukan peringkat ratings. The Bank determines the rating of a
suatu debitur dengan terlebih dahulu debtor by first determining the financial grade
menetapkan peringkat keuangan (financial using a rating model from financial aspects and
grade) dengan menggunakan model peringkat data obtained from the debtor's financial
dari aspek keuangan dan data yang diperoleh statements, including net worth and cash flows.
dari laporan keuangan debitur, termasuk This financial grade is then adjusted by
kekayaan bersih dan arus kas. Peringkat considering the conditions of the debtor's
keuangan ini kemudian disesuaikan dengan financial position and qualitative factors to
mempertimbangkan kondisi dari posisi determine the grade of the debtor.
keuangan debitur dan faktor kualitatif untuk
menentukan peringkat debitur.
Faktor kualitatif terutama mencakup arus kas Qualitative factors mainly cover expected future
masa depan yang diharapkan dengan cash flows with considering some factors such
mempertimbangkan faktor-faktor seperti as historical loss information, conformity of the
informasi kerugian historis, kesesuaian debtor's business plan or operational
rencana bisnis debitur atau rencana perbaikan improvement plan, status of developments in the
operasional, status perkembangan rencana business plan and overall support from financial
bisnis dan dukungan menyeluruh dari lembaga institutions.
keuangan.
Selain prosedur peringkat di atas, dalam hal In addition of grading procedure above, in the
debitur dianggap sebagai anak perusahaan event that the debtor is considered as a
yang dikonsolidasi oleh induk perusahaan di subsidiary that is consolidated by a parent
luar negeri, peringkat debitur bisa ditentukan company abroad, the debtor's grading can be
dengan mengadopsi peringkat obligor determined by adopting an obligor grading based
berdasarkan kualitas kredit induk perusahaan on the quality of the parent loan or credit grading
atau peringkat kredit yang diberikan induk provided by the Bank's parent company. Debtor
perusahaan Bank terhadap induk perusahaan grading and facility grading are reviewed at least
tersebut. Peringkat debitur dan peringkat once a year, or if needed, when there are
fasilitas ditelaah paling sedikit setahun sekali, changes in credit.
atau bila diperlukan, ketika ada perubahan
kredit.
Peringkat internal untuk segmen korporasi Internal grading for corporate segment is
digolongkan sebagai berikut: categorized as follows:
• Debitur Grading 1-3 memiliki kemampuan • Grading 1-3 debtors have very strong ability
membayar kewajiban yang tinggi. to pay their obligations.
• Debitur Grading 4-6 tidak mengalami • Grading 4-6 debtors do not experience
kesulitan pembayaran kewajiban, namun difficulties to pay their obligations; however,
terdapat faktor bisnis atau ekonomi yang there are business or economy factors that
dapat menyebabkan masalah dalam may cause difficulties to pay the obligations.
pembayaran kewajiban.
• Debitur Grading 7A dan 7B memerlukan • Grading 7A and 7B debtors need special
pemantauan khusus karena bisnis yang observation as they experience
lesu/tidak stabil, atau masalah keuangan. sluggish/unstable business, or financial
issues.
• Debitur Grading 7R atau lebih rendah • Grading 7R or lower debtors represent
merupakan debitur yang telah mengalami debtors which are credit-impaired (default).
penurunan nilai (default).
182
Page 571
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember / December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Grade 1-3 8,613,155) -) -) 663,443) 9,276,598) Grade 1-3
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 496,671) -) -) -) 496,671) Grade 1-3
Tanpa peringkat 462,061) -) -) 3,655) 465,716) Non-graded
958,732) -) -) 3,655) 962,387)
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 8,626,278) -) -) -) 8,626,278) Grade 1-3
Tanpa peringkat -) -) -) 338,000) 338,000) Non-graded
8,626,278) -) -) 338,000) 8,964,278)
Efek-efek Securities
Grade 1-3 8,694,708) -) -) -) 8,694,708) Grade 1-3
Grade 4-6 -) 2,956) -) -) 2,956) Grade 4-6
Tanpa peringkat -) -) -) 8,566,692) 8,566,692) Non-graded
8,694,708) 2,956) -) 8,566,692) 17,264,356)
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,133,149) -) -) -) 1,133,149) Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan
dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 85,561,286) 240,109) -) -) 85,801,395) Grade 1-3
Grade 4-6 5,567,387) 6,197,539) -) -) 11,764,926) Grade 4-6
Grade 7A-7B -) 224,543) -) -) 224,543) Grade 7A-7B
Default -) -) 5,063,549) -) 5,063,549) Default
91,128,673) 6,662,191) 5,063,549) -) 102,854,413)
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 39,955,284) 331,736) 116,635) -) 40,403,655) Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90
hari 394,080) 331,415) 48,876) -) 774,371) 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari -) -) 91,773) -) 91,773) 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari -) -) 100,524) -) 100,524) 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari -) -) 948,700) -) 948,700) than 180 days
40,349,364) 663,151) 1,306,508) -) 42,319,023)
Dipindahkan 131,478,037) 7,325,342) 6,370,057) -) 145,173,436) Carry forward
183
Page 572
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember/December 2023
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/receivables
syariah (lanjutan): (continued):
Pindahan 131,478,037) 7,325,342) 6,370,057) -) 145,173,436) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 10,593,668) 10,593,668) Not yet overdue
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 1-30 impaired for
hari -) -) -) 143,281) 143,281) 1-30 days
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 31-60 impaired for
hari -) -) -) 143,129) 143,129) 31-60 days
Telah jatuh tempo tetapi
tidak mengalami Past due but not
penurunan nilai 61-90 impaired for
hari -) -) -) 173,266) 173,266) 61-90 days
Mengalami penurunan
nilai -) -) -) 334,517) 334,517) Impaired
-) -) -) 11,387,861) 11,387,861)
Pendapatan bunga/marjin
yang masih akan Accrued interest/
diterima 640,617) 80,697) 211,592) 164,890) 1,097,796) margin income
132,118,654) 7,406,039) 6,581,649) 11,552,751) 157,659,093)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 3,073,305) -) -) -) 3,073,305) Grade 1-3
Grade 4-6 30,792) 184,499) -) -) 215,291) Grade 4-6
Tanpa peringkat 1,161) -) -) -) 1,161) Non-graded
3,105,258) 184,499) -) -) 3,289,757)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 22,522) -) -) 80,064) 102,586) Non-graded
Aset lain-lain Other assets
Tanpa peringkat 405,850) -) -) 17,263) 423,113) Non-graded
163,678,306) 7,593,494) 6,581,649) 21,221,868) 199,075,317)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (634,415) (175,608) (2,603,702) (1,213,916) (4,627,641) impairment losses
163,043,891) 7,417,886) 3,977,947) 20,007,952) 194,447,676)
184
Page 573
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember/December 2022
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1* Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Tanpa peringkat 10,215,350 - - - 10,215,350 Non-graded
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 558,824 558,824 Grade 1-3
Tanpa peringkat 1,630,737 - - - 1,630,737 Non-graded
2,189,561 - - - 2,189,561
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 1,457,631 - - - 1,457,631 Grade 1-3
Tanpa peringkat 20,430,434 - - - 20,430,434 Non-graded
21,888,065 - - - 21,888,065
Efek-efek Securities
Grade 1-3 1,739,297 - - - 1,739,297 Grade 1-3
Grade 4-6 - 1,478 - - 1,478 Grade 4-6
Tanpa peringkat 17,309,914 - - - 17,309,914 Non-graded
19,049,211 1,478 - - 19,050,689
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,746,824 - - - 1,746,824 Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 77,651,301 315,611 - - 77,966,912 Grade 1-3
Grade 4-6 6,421,326 7,689,124 - - 14,110,450 Grade 4-6
Grade 7A-7B - 101,189 - - 101,189 Grade 7A-7B
Default - - 3,130,632 - 3,130,632 Default
84,072,627 8,105,924 3,130,632 - 95,309,183
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 36,929,086 299,053 117,374 - 37,345,513 Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90 hari 383,823 323,590 264,942 - 972,355 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari - - 67,708 - 67,708 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari - - 91,663 - 91,663 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari - - 809,631 - 809,631 than 180 days
37,312,909 622,643 1,351,318 - 39,286,870
Dipindahkan 121,385,536 8,728,567 4,481,950 - 134,596,053 Carry forward
*) Termasuk aset keuangan syariah dengan kualitas kredit lancar Include sharia financial assets with current credit quality *)
185
Page 574
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember/December 2022
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1* Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/receivables
syariah (lanjutan): (continued):
Pindahan 121,385,536) 8,728,567) 4,481,950) -) 134,596,053) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 10,949,316) 10,949,316) Not yet overdue
Telah jatuh tempo
tetapi tidak
mengalami Past due but not
penurunan nilai 1-30 impaired for
hari -) -) -) 99,466) 99,466) 1-30 days
Telah jatuh tempo
tetapi tidak
mengalami Past due but not
penurunan nilai 31-60 impaired for
hari -) -) -) 86,523) 86,523) 31-60 days
Telah jatuh tempo
tetapi tidak
mengalami Past due but not
penurunan nilai 61-90 impaired for
hari -) -) -) 86,831) 86,831) 61-90 days
Mengalami penurunan
nilai -) -) -) 305,327) 305,327) Impaired
-) -) -) 11,527,463) 11,527,463)
Pendapatan
bunga/marjin yang Accrued interest/
masih akan diterima 664,507) 65,410) 9,841) 138,776) 878,534) margin income
122,050,043) 8,793,977) 4,491,791) 11,666,239) 147,002,050)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 2,668,983) -) -) -) 2,668,983) Grade 1-3
Grade 4 -6 367,776) 33,095) -) -) 400,871) Grade 4-6
3,036,759) 33,095) -) -) 3,069,854)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 103,473) -) -) -) 103,473) Non-graded
Aset lain-lain ) Other assets
Tanpa peringkat 218,552) -) -) 10,270) 228,822) Non-graded
180,497,838) 8,828,550) 4,491,791) 11,676,509) 205,494,688)
Cadangan kerugian ) Allowance for
penurunan nilai (703,354) (273,934) (1,838,986) (768,925) (3,585,199) impairment losses
179,794,484) 8,554,616) 2,652,805) 10,907,584) 201,909,489)
*) Termasuk aset keuangan syariah dengan kualitas kredit lancar Include sharia financial assets with current credit quality *)
Penjelasan mengenai Tahap 1, Tahap 2 dan The explanation of Stage 1, Stage 2 and
Tahap 3 dapat dilihat pada Catatan 2i. Stage 3 can be referred to Note 2i.
186
Page 575
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Perubahan pada penyisihan kerugian Movement of the allowance for impairment
penurunan nilai berdasarkan jenis portofolio losses by credit/financing portfolio types was as
kredit/pembiayaan adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2023/
Year ended 31 December 2023
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 255,742) 974,353) 1,356,573) 768,925) 223,526) 3,579,119) Beginning balance
Penambahan 87,986) 179,215) 779,226) 1,898,117) 85,027) 3,029,571) Addition
Penerimaan kembali 16,022) 15,216) -) 48,284) 8,769) 88,291) Recovery
Penghapusbukuan (147,421) (276,955) -) (1,501,410) (140,258) (2,066,044) Write-off
Lainnya -) -) (12,890) -) -) (12,890) Others
Saldo akhir 212,329) 891,829) 2,122,909) 1,213,916) 177,064) 4,618,047) Ending balance
Tahun berakhir 31 Desember 2022/
Year ended 31 December 2022
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 276,449) 1,080,904) 1,707,880) 699,265) 189,201) 3,953,699) Beginning balance
Penambahan 138,319) 260,577) 314,575) 945,052) 96,153) 1,754,676) Addition
Penerimaan kembali 15,907) 23,167) -) 74,832) 6,288) 120,194) Recovery
Penghapusbukuan (174,933) (390,295) (288,142) (950,224) (68,116) (1,871,710) Write-off
Kerugian modifikasi -) -) (308,911) -) -) (308,911) Modification loss
Penjualan pinjaman -) -) (91,486) -) -) (91,486) Sale of loan
Lainnya -) -) 22,657) -) -) 22,657) Others
Saldo akhir 255,742) 974,353) 1,356,573) 768,925) 223,526) 3,579,119) Ending balance
*) Termasuk Kredit Pegawai Aktif Include Active Employee Loan*)
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi jika Grup Liquidity risk is the risk that the Group is unable to
tidak dapat memenuhi pembayaran kewajiban pada meet their payment obligations as they fall due,
saat jatuh tempo, termasuk pencairan simpanan including withdrawal of customer deposits. One of the
nasabah. Salah satu parameter yang digunakan parameters used is by analysing the maturity profile
adalah dengan menganalisa profil jatuh tempo dari from the funding sources, which are usually short
sumber pendanaan yang pada umumnya berjangka term, while most of the assets which were distributed
pendek dan sebagian besar aset yang disalurkan in the form of loans, are usually long-term. A relatively
dalam bentuk kredit dengan jangka waktu yang wide gap can increase liquidity risk.
pada umumnya berjangka panjang. Terjadinya
kesenjangan yang cukup besar akan dapat
meningkatkan risiko likuiditas.
Dalam mengantisipasi potensi tekanan likuiditas In anticipating potential liquidity pressures that may
yang mungkin terjadi, Grup telah mempersiapkan occur, the Group has prepared the funding strategy
strategi pendanaan dan cadangan likuiditas yang and adequate liquidity reserves which are adjusted to
memadai yang disesuaikan dengan kebutuhan the operational needs and the liquidity profile in order
operasional dan profil likuiditas agar selalu to always comply with the relevant regulations.
memenuhi regulasi terkait.
187
Page 576
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu This maturity profile is projected based on the
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset remaining period to the contractual maturity date of
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian assets and liabilities. Historically, a significant portion
besar dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh of deposits are rolled-over on the maturity date which
tempo yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan is affected by customer behaviour and confidence
tingkat kepercayaan terhadap Grup. Untuk level to the Group. To manage the liquidity risk of this
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, condition, the Group establishes appropriate
maka Grup menetapkan strategi yang sesuai dan strategies and sufficient amount of cash and liquid
jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, yang assets that can be liquidated or used as collateral
dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada should there be an urgent need for liquidity.
kebutuhan likuiditas yang mendesak.
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan period to maturity date of financial assets (before
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan allowance for impairment losses) and financial
liabilitas keuangan. liabilities.
31 Desember/December 2023
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,428,683) 1,428,683) -) -) -) -) -) Cash
Current accounts
Giro pada Bank -) -) -) -) -) with Bank
Indonesia 9,276,598) 9,276,598) Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 962,387) 962,387) -) -) -) -) -) with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 8,964,278) -) 8,855,778) 108,500) -) -) -) and other banks
Efek-efek 17,264,356) -) 3,838,099) 5,192,894) 1,098,198) 1,477,625) 5,657,540) Securities
-) Derivative
Tagihan derivatif 1,133,149) 68,940) 91,953) 76,993) 142,831) 752,432) receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,289,757) -) 193,484) 1,624,722) 1,471,551) -) -) receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah 157,659,093) -) 28,897,593) 19,849,556) 10,182,760 19,332,839) 79,396,345) receivables
Penyertaan saham 102,586) 102,586) -) -) -) -) -) Investment in shares
Aset lain-lain 423,113) 7,458) 407,093) -) 25) 187) 8,350) Other assets
Jumlah aset 200,504,000) 11,777,712( 42,260,987( 26,867,625( 12,829,527( 20,953,482( 85,814,667( Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (71,606) -) (49,140) (22,466) -) -) -) immediately
Bagi hasil yang Undistributed
belum dibagikan (21,951) -) (21,951) -) -) -) -) revenue sharing
Giro (26,634,643) (26,628,683) (5,960) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (16,670,362) (16,668,863) (1,499) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (55,152,398) -) (41,962,192) (9,139,063) (2,185,498) (1,760,395) (105,250) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (10,822,121) (351,438) (8,600,028) (1,870,655) - -) -) banks
Liabilitas derivatif (1,072,104) -) (84,869) (102,060) (76,309) (131,318) (677,548) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (2,323,633) -) (72,891) (1,248,426) (1,002,316) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (202,083) -) (1,514) -) -) (200,569) -) Securities issued
Pinjaman yang )
diterima (31,355,517) -) (151,020) -) (1,000,000) (4,197,515) (26,006,982) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,090,360) -) (10,960) -) -) -) (3,079,400) Subordinated loans
Liabilitas sewa (353,990) -) (1,866) (82) (831) (5,279) (345,932) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (505,982) (29,781) (471,241) (4,288) (629) (43) -) Other liabilities
Jumlah liabilitas (148,276,750) (43,678,765) (51,435,131) (12,387,040) (4,265,583) (6,295,119) (30,215,112) Total liabilities
52,227,250) (31,901,053) (9,174,144) 14,480,585 8,563,944) 14,658,363) 55,599,555)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
188
Page 577
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining period
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan to maturity date of financial assets (before allowance
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan for impairment losses) and financial liabilities
liabilitas keuangan (lanjutan). (continued).
31 Desember/December 2022
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,747,461 1,747,461 - - - - - Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia 10,215,350 10,215,350 - - - - - Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 2,189,561 2,189,561 - - - - - with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 21,888,065 - 21,798,065 90,000 - - - and other banks
Efek-efek 19,050,689 - 3,963,945 2,191,661 4,815,590 1,454,969 6,624,524 Securities
Derivative
Tagihan derivatif 1,746,824 - 97,184 81,870 42,664 239,221 1,285,885 receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,069,854 - 273,136 1,479,902 1,316,816 - - receivables
Pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/piutang Loans and sharia
syariah 147,002,050 - 25,645,867 18,367,645 10,186,775 21,900,681 70,901,082 financing/receivabls
Penyertaan saham 103,473 103,473 - - - - - Investment in shares
Aset lain-lain 242,826 15,062 219,039 40 20 579 8,086 Other assets
Jumlah aset 207,256,153 14,270,907 51,997,236 22,211,118 16,361,865 23,595,450 78,819,577 Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (59,045) -) (23,592) (35,453) -) -) -) immediately
Bagi hasil yang -) -) -) -) Undistributed
belum dibagikan (18,996) -) (18,996) revenue sharing
Giro (23,767,291) (23,765,802) (1,489) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (15,634,192) (15,632,533) (1,659) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (65,767,428) -) (54,446,288) (8,940,417) (1,438,514) (929,691) (12,518)) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (166,131) (166,131) - -) -) -) -) banks
Liabilitas derivatif (1,447,736) -) (82,402) (52,316) (26,381) (211,283) (1,075,354) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (2,356,828) -) (155,693) (1,207,933) (993,202) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (201,648) -) (1,514) -) -) -) (200,134) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (45,067,408) -) (155,802) -) (3,500,000) (2,100,000) (39,311,606) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,125,578) -) (12,078) -) -) -) (3,113,500) Subordinated loans
Liabilitas sewa (425,887) -) (14,590) -) (2,203) (5,639) (403,455) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (330,316) (29,756) (296,638) (3,396) (513) (13) -) Other liabilities
Jumlah liabilitas (158,368,484) (39,594,222) (55,210,741) (10,239,515) (5,960,813) (3,246,626) (44,116,567) Total liabilities
48,887,669) (25,323,315) (3,213,505) 11,971,603) 10,401,052) 20,348,824) 34,703,010)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
189
Page 578
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) 0 Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menunjukkan arus kas kontraktual The following table shows the contractual
yang tidak didiskonto dari liabilitas keuangan dan undiscounted cash flows of the Group’s financial
rekening administratif Grup berdasarkan periode liabilities and administrative accounts based on the
tersisa sampai dengan jatuh tempo kontraktual: remaining period to contractual maturity:
31 Desember/December 2023
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (71,606) (71,606) (71,606) -) -) -) -) Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (21,951) (21,951) (21,951) -) -) -) -) sharing
Giro (26,634,643) (26,683,135) (26,683,135) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (16,670,362) (16,678,067) (16,666,200) (3,718) (6,685) (1,464) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (55,152,398) (55,260,504) (42,005,549) (9,236,499) (4,014,576) (3,880) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (10,822,121) (10,825,968) (8,954,247) (1,871,721) - -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (2,323,633) (2,323,633) (72,891) (1,248,426) (1,002,316) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (202,083) (266,275) (50,000) (3,926) (212,349) -) -) Securities issued
Pinjaman yang diterima (31,355,517) (35,035,603) (151,260) (403,641) (6,693,882) (22,411,003) (5,375,817) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,090,360) (4,129,079) - (53,827) (161,480) (215,307) (3,698,465) Subordinated loans
Liabilitas sewa (353,990) (365,048) (28,813) (4,930) (101,466) (123,378) (106,461) Lease liability
Liabilitas lain-lain (505,982) (505,982) (505,982) -) -) -) -) Other liabilities
(147,204,646) (152,166,851) (95,211,634) (12,826,688) (12,192,754) (22,755,032) (9,180,743)
Liabilitas derivatif (1,072,104) Derivative payables
Arus kas masuk -) 30,558,152) 10,534,268) 4,792,544) 6,654,894) 4,302,673) 4,273,773) Cash inflow
Arus kas keluar -) (31,791,298) (10,638,886) (4,949,849) (7,047,313) (4,584,282) (4,570,968) Cash outflow
(1,072,104) (1,233,146) (104,618) (157,305) (392,419) (281,609) (297,195)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (721,017) (273,495) (247,757) (199,765) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (10,870,217) -) -) (2,574,317) (865,241) (7,430,659) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (5,455,734) (430,838) (753,099) (2,348,957) (812,067) (1,110,773) Guarantees issued
-) (17,046,968) (704,333) (1,000,856) (5,123,039) (1,677,308) (8,541,432)
(148,276,750) (170,446,965) (96,020,585) (13,984,849) (17,708,212) (24,713,949) (18,019,370)
Jumlah Total
31 Desember/December 2022
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (59,045) (59,045) (59,045) -) -) -) -) Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (18,996) (18,996) (18,996) -) -) -) -) sharing
Giro (23,767,291) (23,793,972) (23,793,972) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (15,634,192) (15,641,692) (15,632,030) (2,077) (6,637) (948) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (65,767,428) (66,041,088) (54,613,246) (9,009,990) (2,404,884) (12,968) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (166,131) (176,247) (176,247) -) -) -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (2,356,828) (2,356,828) (156,346) (1,207,280) (993,202) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (201,648) (231,545) -) (3,926) (11,779) (215,840) -) Securities issued
Pinjaman yang diterima (45,067,408) (48,556,032) (199,919) (384,208) (7,273,145) (39,290,872) (1,407,888) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,125,578) (4,255,954) -) (48,599) (145,797) (194,397) (3,867,161) Subordinated loans
Liabilitas sewa (425,887) (514,752) (41,400) (6,554) (103,587) (134,340) (228,871) Lease liability
Liabilitas lain-lain (330,316) (330,316) (330,316) -) -) -) -) Other liabilities
(156,920,748) (161,976,467) (95,021,517) (10,662,634) (10,939,031) (39,849,365) (5,503,920)
Liabilitas derivatif (1,447,736) Derivative payables
Arus kas masuk -) 17,408,697) 3,970,439) 1,694,152) 3,878,369) 3,855,642) 4,010,095) Cash inflow
Arus kas keluar -) (19,064,558) (4,057,995) (1,801,098) (4,336,680) (4,264,952) (4,603,833) Cash outflow
(1,447,736) (1,655,861) (87,556) (106,946) (458,311) (409,310) (593,738)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (961,523) (428,005) (335,780) (197,738) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (13,315,311) -) (1,464,656) (3,500,806) (435,416) (7,914,433) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (5,608,120) (697,906) (680,026) (2,600,755) (1,629,433) -) Guarantees issued
-) (19,884,954) (1,125,911) (2,480,462) (6,299,299) (2,064,849) (7,914,433)
)
(158,368,484) (183,517,282) (96,234,984) (13,250,042) (17,696,641) (42,323,524) (14,012,091)
Jumlah Total
190
Page 579
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel sebelumnya menyajikan arus kas yang tidak The previous table shows the undiscounted cash
didiskontokan dari liabilitas keuangan Grup flows on the Group’s financial liabilities on the basis of
berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang their earliest possible contractual maturity. The Group
paling dekat. Arus kas yang diharapkan atas expected cash flows on these instruments may vary
instrumen keuangan Grup mungkin berbeda from this analysis. For example, deposits are
dengan analisis ini. Sebagai contoh, simpanan expected to maintain a stable or increasing balance
diharapkan memiliki saldo yang stabil atau or unused credit facilities to customer-committed are
meningkat atau fasilitas kredit kepada nasabah not all expected to be drawn down immediately.
yang belum digunakan (committed) tidak
seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
Nilai nominal arus kas masuk/(keluar) yang The nominal inflow/(outflow) disclosed in the above
diungkapkan pada tabel di atas menyajikan arus kas tables represents the contractual undiscounted cash
kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan flows relating to the principal and interest on the
nilai pokok dan bunga dari liabilitas keuangan. financial liabilities. The disclosure for derivatives
Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan shows the net amount of derivatives that are net
nilai bersih derivatif yang dapat diselesaikan secara settled, and a gross inflow and outflow amount for
neto, juga nilai bruto arus kas masuk dan keluar derivatives that have simultaneous gross settlement.
untuk derivatif yang diselesaikan secara bruto. Arus The cash flows of derivatives liabilities in the table
kas liabilitas derivatif seperti yang ditunjukkan di represent the cash flows based on contractual
tabel di atas merupakan arus kas berdasarkan jatuh maturities which the Group believes is essential for an
tempo kontraktual yang menurut Grup adalah understanding of the timing of the cash flows.
penting untuk memahami jadwal dari arus kas.
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its liquidity
mengendalikan risiko likuiditas adalah: risk include:
- Menetapkan kebijakan pengendalian risiko - Application of a liquidity risk control policy that is
likuiditas yang telah disesuaikan dengan misi, suited to the mission, business strategy, capital
strategi bisnis, kecukupan permodalan, sumber adequacy, human resources and appetite for risk
daya manusia dan risk appetite Grup. of the Group.
- Menetapkan kebijakan dan prosedur penetapan - Application of a liquidity risk limit policies and
limit risiko likuiditas secara tertulis, lengkap, procedures that are written, complete, adequate
memadai dan cukup mudah ditelusuri. and easy to follow.
- Menjaga cadangan likuiditas agar sesuai - Maintain liquidity reserves to match the ALCO’s
dengan rekomendasi ALCO. recommendation.
- Mengelola portofolio pendanaan untuk - Managing it’s funding portfolio to avoid
menghindari risiko konsentrasi dan concentration risk and dependence on single
ketergantungan pada sumber pendanaan source of funding. It is monitored by ALCO and
tertentu. Hal ini dimonitor secara bulanan oleh Risk Management Committee (RMC).
ALCO dan Risk Management Committee (RMC).
- Fungsi pengawasan yang independen dari - The independent monitoring function of the risk
satuan kerja manajemen risiko. management working unit.
Untuk menjaga ketahanan likuiditas, Bank To maintain its liquidity resilience, the Bank monitor
melakukan pemantauan terhadap rasio kecukupan the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and a Net Stable
likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan rasio Funding Ratio (NSFR). Apart of being the
pendanaan stabil bersih (Net Stable Funding requirements that must be complied with, internally
Ratio/NSFR). Selain sebagai bagian dari ketentuan Bank also set those ratios as part of the early
yang wajib dipatuhi, secara internal Bank juga warning indicator and the recovery plan indicators
menetapkan rasio-rasio tersebut ditetapkan sebagai which are monitored on a daily basis.
bagian dari indikator peringatan dini (early warning
indicators) dan indikator rencana pemulihan
(recovery plan) yang dimonitor secara harian.
191
Page 580
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
LCR dikelola dengan memelihara asset likuid yang LCR is managed by maintaining high quality liquid
berkualitas tinggi (High Quality Liquid Assets/HQLA) assets (HQLA) which enables Bank to cover the
untuk dapat memenuhi potensi dana keluar bersih potential net outflows within the next 30 days in
dalam 30 hari kedepan sesuai dengan skenario accordance with the scenario determined based on
yang ditetapkan berdasarkan regulasi dari Otoritas regulations from Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan NSFR bertujuan Meanwhile, the NSFR aims to maintain a stable
untuk memelihara profil pendanaan stabil yang funding profile that is adjusted to the composition of
disesuaikan dengan komposisi aset dan transaksi assets and administrative account transactions of the
rekening administratif Bank sesuai dengan Bank in accordance with regulations from OJK.
peraturan dari OJK.
Laporan LCR dan NSFR disampaikan secara LCR and NSFR reports are submitted periodically to
berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and published in
dipublikasikan sesuai dengan ketentuan yang accordance with applicable regulations.
berlaku.
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah potensi timbulnya kerugian Market risk is the potential loss in book value or future
dalam nilai buku atau fluktuasi arus kas di masa cash flows fluctuation due to changes in interest rates
mendatang yang diakibatkan oleh perubahan suku or exchange rates.
bunga atau nilai tukar.
Bank secara internal berupaya memastikan Bank internally seeks to ensure exposures, as well as
eksposur, transaksi dan ekspansi dalam valuta asing foreign exchange and interest rates based
dan berdasarkan suku bunga yang dilakukan bisnis transactions and expansion undertaken by the
telah sesuai dengan limit dan risk appetite Bank. business is in accordance with the Bank's limits and
risk appetite.
Secara keseluruhan, risiko pasar dibagi menjadi In overall, market risk is divided into two following
dua risiko sebagai berikut: risks:
(i) Risiko mata uang asing (i) Foreign currency risk
Risiko mata uang asing timbul dari adanya Foreign exchange risk arises from on and off-
posisi neraca dan komitmen dan kontinjensi balance sheet positions both on the asset and
(off-balance sheet) baik di sisi aset maupun liability sides through transactions in foreign
liabilitas yang timbul melalui transaksi mata currencies.
uang asing.
Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat The Bank measures the foreign exchange risk to
dampak perubahan nilai tukar pada pendapatan understand the impact of the exchange rate
dan modal Bank. Untuk mengelola dan movement on the Bank’s revenue and capital. In
memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi order to manage and mitigate the foreign
secara internal ditetapkan jauh di bawah limit exchange risk, predefined internal limits are set
posisi devisa neto yang ditetapkan regulator. below net open position limit that is defined by
Bank juga memonitor stop loss limit untuk regulator. The Bank also monitors stop loss limit
menjaga tingkat kerugian yang disebabkan oleh to maintain the loss rate caused by movement in
pergerakan pada nilai pasar tidak melebihi market value do not not exceed the specified
kisaran yang telah ditetapkan. range.
Entitas Anak tidak memiliki aset maupun The Subsidiary does not have any assets or
liabilitas keuangan dalam mata uang asing, liabilities which are denominated in foreign
maupun posisi untuk diperdagangkan, currencies, or held for trading, thus the
sehingga Entitas Anak tidak memiliki risiko mata Subsidiary does not have foreign currency risk.
uang asing.
192
Page 581
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(i) Risiko mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign currency risk (continued)
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Based on the prevailing Bank Indonesia
mengenai Posisi Devisa Neto yang berlaku, Regulation relating with Net Open Position, the
maksimum Posisi Devisa Neto adalah 20% dari maximum Net Open Position is at 20% of capital.
modal.
Posisi Devisa Neto adalah jumlah dari nilai Net Open Position is the sum of the absolute
absolut selisih bersih aset dan liabilitas dalam values of the net difference between assets and
laporan posisi keuangan untuk setiap mata liabilities in the statement of financial position for
uang asing dan selisih bersih tagihan dan each foreign currency and the net difference of
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam receivables and commitments and contingent
rekening administratif untuk setiap mata uang liabilities in the administrative accounts for each
asing, yang semuanya dinyatakan dalam foreign currency, which are all stated in Rupiah.
Rupiah.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada Below is the Net Open Position of Bank as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dalam 31 December 2023 and 2022 in currency
mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah (Rupiah equivalent). These amounts are
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada reported to Bank Indonesia on the statement of
tanggal laporan posisi keuangan sebagai financial position’s date as part of daily reporting.
bagian dari laporan harian.
31 Desember/December 2023
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 95,526,416 95,662,487 136,071 United States Dollar
Yen Jepang 3,329,464 3,325,257 4,207 Japanese Yen
Dolar Singapura 207,782 196,172 11,610 Singapore Dollar
Euro Eropa 377,550 363,445 14,105 European Euro
Baht Thailand 18,493 18,487 6 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 42,748 35,283 7,465 British Poundsterling
Dolar Australia 54,763 48,348 6,415 Australian Dollar
Yuan China 11,227 12,538 1,311 China Yuan
Dolar Hong Kong 3,912 8,080 4,168 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 491 - 491 Swiss Franc
Rupee India 74 - 74 Indian Rupee
Ringgit Malaysia 1 - 1 Malaysia Ringgit
jJumlah 185,924 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 35,452,414 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 0.52% NOP Ratio
31 Desember/December 2022
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 91,937,455 92,027,248 89,793 United States Dollar
Yen Jepang 2,782,946 2,784,000 1,054 Japanese Yen
Dolar Singapura 153,753 151,179 2,574 Singapore Dollar
Euro Eropa 549,811 548,073 1,738 European Euro
Baht Thailand 84,304 89,911 5,607 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 35,593 36,100 507 British Poundsterling
Dolar Australia 38,727 31,458 7,269 Australian Dollar
Yuan China 5,390 4,802 588 China Yuan
Dolar Hong Kong 452 1,151 699 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 226 - 226 Swiss Franc
Rupee India 30 - 30 Indian Rupee
jJumlah 110,085 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 33,705,339 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 0.33% NOP Ratio
193
Page 582
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(i) Risiko mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign currency risk (continued)
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing The Bank’s sensitivity to foreign currency is
diperhitungkan dengan menggunakan calculated using net difference between assets
informasi selisih bersih aset dan liabilitas dalam and liabilities in the statement of financial position
laporan posisi keuangan untuk setiap mata for each foreign currency and the net difference of
uang asing dan selisih bersih tagihan dan receivables and commitments and contingent
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam liabilities in the off-balance sheet accounts for
rekening administratif untuk setiap mata uang each foreign currency information.
asing.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Bank (linier) pada tanggal Bank’s net income (linear) to movement of foreign
31 Desember 2023 dan 2022 atas perubahan exchange rates as of 31 December 2023 and
nilai tukar mata uang asing yaitu: 2022:
Menambah (mengurangi)
laba bersih/
Increase (decrease) net income
2023 2022
lIDR melemah 1% (972) (852) IDR weakening by 1%
lIDR menguat 1% 972) 852) IDR strengthening by 1%
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The above projection assumes that foreign
perubahan nilai tukar mata uang asing exchange rates move by the same amount and,
bergerak pada jumlah yang sama sehingga therefore, do not reflect the potential impact on
tidak mencerminkan perubahan potensial profit of some rates changing while others remain
kepada laba atas perubahan beberapa nilai unchanged. The projections also assume that all
tukar mata uang asing sementara lainnya tidak other variables are held constant and are based
berubah. Proyeksi juga mengasumsikan on a constant reporting date position and that all
bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan positions run to maturity.
dan berdasarkan tanggal pelaporan yang
konstan serta seluruh posisi berjalan hingga
jatuh tempo.
(ii) Risiko suku bunga (ii) Interest rate risk
Pendapatan Bank yang berasal dari kegiatan The Bank’s income from conventional activities
konvensional merupakan selisih antara bunga are derived from the difference between the
yang dihasilkan dari sisi aset dengan bunga interest generated on the asset side and the
yang dibayarkan kepada dana pihak ketiga. interest paid to third party funds. If not
Perubahan tingkat bunga jika tidak diantisipasi anticipated, changes in interest rates can result in
dapat menyebabkan penurunan pendapatan a decrease in the Bank’s income.
Bank.
Risiko suku bunga berdampak pada fluktuasi Interest rate risk has an effect to future cash flows
arus kas di masa mendatang baik pada aset fluctuation of both assets and liabilities. It can
maupun liabilitas. Hal ini dapat mempengaruhi affect the Bank’s interest income and fair value of
pendapatan bunga Bank maupun nilai wajar the financial instruments.
dari instrumen keuangan yang dimiliki Bank.
Bisnis utama Entitas Anak adalah memberikan The Subsidiary’s main business is to provide
pembiayaan dengan akad murabahah. financing with murabahah contracts. The
Pendapatan marjin murabahah dipengaruhi murabahah margin income is affected by the
oleh harga pembiayaan atau suku bunga di financing price or interest rate in the conventional
pasar konvensional. market.
194
Page 583
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko suku bunga Interest rate risk management
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its
pengendalian terhadap risiko suku bunga interest rate risk include:
mencakup:
- Memantau limit risiko suku bunga. - Monitoring of interest rate risk limit.
- Mengelola risiko suku bunga sesuai - Managing interest rate risk in accordance
regulasi terkait dan kebijakan internal with relevant regulations and Bank's internal
Bank. policies.
- Melakukan simulasi perhitungan - Conduct simulation of net margin income
pendapatan marjin bersih terhadap semua calculation toward all possible market interest
kemungkinan perubahan tingkat suku rate changes.
bunga di pasar.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko financial instruments of the Group to interest rate
tingkat suku bunga. risks.
31 Desember/December 2023
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months month months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - 1,428,683 1,428,683 Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia - - - 9,276,598 - - - - - 9,276,598 Indonesia
Giro pada bank- Current accounts
bank lain - - - 962,387 - - - - - 962,387 with other banks
Penempatan
pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain - - - 8,853,154 108,500 - - - 2,624 8,964,278 and other banks
Efek-efek - - - 3,687,758 5,192,893 1,098,198 1,557,689 5,577,475 150,343 17,264,356 Securities
Derivative
Tagihan derivatif - - - - - - - - 1,133,149 1,133,149 receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi - - - - - - - - 3,289,757 3,289,757 receivables
Pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/ Loans and sharia
piutang financing/
syariah 48,638,687 27,012,683 5,437,501 18,518,832 4,973,021 6,602,727 13,944,202 28,833,876 3,697,564 157,659,093 receivables
Penyertaan Investment in
saham - - - - - - - - 102,586 102,586 shares
Aset lain-lain - - - - - - - - 423,113 423,113 Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum Total financial
cadangan assets before
kerugian allowance for
penurunan nilai 48,638,687 27,012,683 5,437,501 41,298,729 10,274,414 7,700,925 15,501,891 34,411,351 10,227,819 200,504,000 impairment losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - (71,606) (71,606) immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah - - - (85,087,550) (9,139,063) (2,185,498) (1,760,395) (105,250) (179,647) (98,457,403) customers
Simpanan dari Deposits from
bank-bank lain - - - (8,943,983) (1,870,655) - - - (7,483) (10,822,121) other banks
Liabilitas derivatif - - - - - - - - (1,072,104) (1,072,104) Derivative payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi - - - - - - - - (2,323,633) (2,323,633) payables
Surat berharga
yang
diterbitkan - - - - - - (200,569) - (1,514) (202,083) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (13,642,758) (15,503,211) - - - - (697,515) (1,361,013) (151,020) (31,355,517) Borrowings
Pinjaman
subordinasi - (3,079,400) - - - - - - (10,960) (3,090,360) Subordinated loans
Liabilitas sewa - - - - - - - - (353,990) (353,990) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain - - - - - - - - (505,982) (505,982) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (13,642,758) (18,582,611) - (94,031,533) (11,009,718) (2,185,498) (2,658,479) (1,466,263) (4,677,939) (148,254,799) liabilities
Jumlah gap
repricing suku 34,995,929 8,430,072 5,437,501 (52,732,804) (735,304) 5,515,427 12,843,412 32,945,088 5,549,880 52,249,201 Total interest
bunga repricing gap
195
Page 584
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko financial instruments of the Group to interest rate
tingkat suku bunga (lanjutan). risks (continued).
31 Desember/December 2022
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months month months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - 1,747,461 1,747,461 Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia - - - 10,215,350 - - - - - 10,215,350 Indonesia
Giro pada bank- Current accounts
bank lain - - - 2,189,561 - - - - - 2,189,561 with other banks
Penempatan
pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain - - - 21,795,214 90,000 - - - 2,851 21,888,065 and other banks
Efek-efek - - - 3,814,073 2,191,661 4,815,591 1,535,920 6,543,573 149,871 19,050,689 Securities
Derivative
Tagihan derivatif - - - - - - - - 1,746,824 1,746,824 receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi - - - - - - - - 3,069,854 3,069,854 receivables
Pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/ Loans and sharia
piutang financing/
syariah 30,903,104 22,519,915 2,264,603 25,713,180 9,544,255 7,904,430 16,018,677 30,240,862 1,893,024 147,002,050 receivables
Penyertaan Investment in
saham - - - - - - - - 103,473 103,473 shares
Aset lain-lain - - - - - - - - 228,822 228,822 Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum Total financial
cadangan assets before
kerugian allowance for
penurunan nilai 30,903,104 22,519,915 2,264,603 63,727,378 11,825,916 12,720,021 17,554,597 36,784,435 8,942,180 207,242,149 impairment losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera -) -) -) -) -) -) -) -) (59,045) (59,045) immediately..
Simpanan dari Deposits from
nasabah -) -) -) (93,702,148) (8,940,417) (1,438,514) (929,691) (12,518) (145,623) (105,168,911) customers
Simpanan dari Deposits from
bank-bank lain -) -) -) (166,131) -) -) -) -) -) (166,131) other banks
Liabilitas derivatif -) -) -) -) -) -) -) -) (1,447,736) (1,447,736) Derivative payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi -) -) -) -) -) -) -) -) (2,356,828) (2,356,828) payables
Surat berharga
yang
diterbitkan -) -) -) -) -) -) -) (200,134) (1,514) (201,648) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (26,725,906) (12,918,338) (3,113,500) -) -) -) (100,000) (2,053,862) (155,802) (45,067,408) Borrowings
Pinjaman
subordinasi -) (3,113,500) -) -) -) -) -) -) (12,078) (3,125,578) Subordinated loans
Liabilitas sewa -) -) -) -) -) -) -) -) (425,887) (425,887) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain -) -) -) -) -) -) -) -) (330,316) (330,316) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (26,725,906) (16,031,838) (3,113,500) (93,868,279) (8,940,417) (1,438,514) (1,029,691) (2,266,514) (4,934,829) (158,349,488) liabilities
Jumlah gap
repricing suku 4,177,198) 6,488,077) (848,897) (30,140,901) 2,885,499) 11,281,507) 16,524,906) 34,517,921) 4,007,351) 48,892,661) Total interest
bunga repricing gap
196
Page 585
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Grup selama tahun yang berakhir Group’s net profit during the year ended
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 atas 31 December 2023 and 2022 due to an increase
kenaikan atau penurunan tingkat suku bunga or decrease in market interest rates, assuming no
pasar, dengan asumsi bahwa tidak ada assymetrical movement in yield curves:
pergerakan asimetris di kurva imbal hasil:
(Penurunan) peningkatan
laba bersih/
(Decrease) increase net profit
2023 2022
Peningkatan 100 bps 22,945) 3,903) Increased by 100 bps
Penurunan 100 bps (32,651) (14,083) Decreased by 100 bps
Manajemen Risiko Permodalan Capital Risk Management
Modal regulasi Regulatory capital
Tujuan manajemen permodalan Grup adalah untuk The Group capital management objectives is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support business
mendukung pertumbuhan bisnis dan growth and to sustain investors, depositors,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan customers and market confidence. In managing its
kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan capital, the Group considers factors such as:
permodalan, Grup mempertimbangkan faktor-faktor providing optimal capital rate of return to
seperti: pengembalian modal yang optimal pada shareholders and maintaining a balance between
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara high return gearing ratio and safety provided by a
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio sound capital position.
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
Sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) According to OJK Regulation No. 11/POJK.03/2016
No. 11/POJK.03/2016 tentang kewajiban dated 12 December 2013 regarding Capital
penyediaan modal minimum bank umum dan Adequacy Ratio (CAR) for Commercial Bank and
SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 tentang KPMM SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 regarding Capital
sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan Capital Adequacy Ratio based on Risk Profile and Fullfillment
Equivalency Maintained Assets (CEMA), Bank wajib of Capital Equivalency Maintained Assets (CEMA),
melakukan perhitungan KPMM minimum the Bank is required to calculate minimum CAR in
berdasarkan profil risiko dan melakukan Internal accordance to its risk profile and to perform Internal
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP). Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP).
Peraturan ini juga mengatur tentang pemenuhan This regulation also stipulates minimum Tier 1 ratio at
rasio modal inti (Tier 1) paling rendah sebesar 6% the minimum of 6% and common equity Tier 1 ratio at
dan rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1) the minimum of 4.5%, effective on 1 January 2014.
paling rendah sebesar 4,5%, efektif sejak tanggal
1 Januari 2014.
Grup telah memenuhi semua persyaratan modal The Group has complied with all externally imposed
yang diwajibkan sepanjang tahun. capital requirements throughout the year.
197
Page 586
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) Capital Risk Management (continued)
Modal regulasi (lanjutan) Regulatory capital (continued)
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under the
OJK yang berlaku pada tanggal 31 Desember 2023 prevailing OJK regulation as of 31 December 2023
dan 2022 adalah sebagai berikut: and 2022 were as follows:
31 Desember/December
2023 2022
KONSOLIDASI CONSOLIDATED
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 125,294,554- 121,057,375- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk -
operasional 135,795,396- 144,374,143- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 137,651,897- 145,091,415- risk charge
Modal Capital
- Modal inti 36,613,893- 34,966,039- Core capital -
- Modal pelengkap 4,543,487- 4,626,967- Supplementary capital -
41,157,380- 39,593,006-
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 32.85%- 32.71%- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk -
operasional 30.31%- 27.42%- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 29.90%- 27.29%- risk charge
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal minimum dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 29.90%- 27.29%- Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 26.60%- 24.10%- CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 26.60%- 24.10%- Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.30%- 3.19%- Tier 2 ratio -
BANK BANK
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 116,728,894- 113,060,445- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk -
operasional 126,954,327- 129,231,779- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 128,810,828- 129,949,051- risk charge
Modal Capital
- Modal inti 31,015,970- 29,178,186- Core capital -
- Modal pelengkap 4,436,444- 4,527,153- Supplementary capital -
35,452,414- 33,705,339-
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 30.37%- 29.81%- With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk -
operasional 27.93%- 26.08%- charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 27.52%- 25.94%- risk charge
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal minimum dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 27.52%- 25.94%- Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 24.08%- 22.45%- CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 24.08%- 22.45%- Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.44%- 3.48%- Tier 2 ratio -
198
Page 587
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) Capital Risk Management (continued)
Modal regulasi (lanjutan) Regulatory capital (continued)
31 Desember/December
2023 2022
ENTITAS ANAK SUBSIDIARY
Modal inti 8,235,764- 8,019,187- Core capital
Modal pelengkap (maksimum 100% dari Supplementary capital (maximum at
modal inti) 107,043- 99,814- 100% from core capital)
Jumlah modal 8,342,807- 8,119,001- Total capital
Aset Tertimbang Menurut Risk Weighted Assets
Risiko (ATMR) (RWA)
Risiko Kredit 8,072,300- 7,750,299- Credit Risk
Risiko Operasional 8,095,128- 7,380,362- Operational Risk
Rasio total 51.60%- 53.66%- Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan 9% - 10%- 9% - 10%- Minimum CAR
Manajemen menggunakan peraturan rasio Management uses regulatory capital ratios in order to
permodalan untuk memantau kecukupan modal, monitor its capital base and these capital ratios
sesuai dengan standar industri. Pendekatan Bank remain the industry standards for measuring capital
Indonesia untuk pengukuran modal tersebut adequacy. Bank Indonesia’s approach to such
terutama didasarkan pada pemantauan kebutuhan measurement is primarily based on monitoring the
modal yang diwajibkan terhadap modal yang relationship of the capital resources requirement to
tersedia. available capital resources.
Reformasi acuan suku bunga Interest rate benchmark reform
Reformasi mendasar dari acuan suku bunga utama A fundamental reform of major interest rate
sedang dilakukan secara global, termasuk benchmarks is being undertaken globally, including
penggantian beberapa suku bunga yang ditawarkan the replacement of some interbank offered rates
antar bank (“IBOR”) dengan suku bunga alternatif (“IBORs”) with alternative nearly risk-free rates
yang hampir bebas risiko (“Reformasi IBOR”). (“IBOR Reform”)
Bank memiliki eksposur terhadap IBOR atas The Bank has exposures to IBORs on its financial
instrumen keuangan yang akan direformasi sebagai instruments that will be reformed as part of this
bagian dari inisiatif pasar global. market-wide initiative.
Pada tanggal 27 Juli 2017, Financial Conduct On 27 July 2017, Financial Conduct Authority (FCA)
Authority (FCA) mengumumkan bahwa setelah announced that after 31 December 2021, banks
tanggal 31 Desember 2021, bank yang menjadi contributing to LIBOR will be no longer required to
kontributor LIBOR tidak lagi diwajibkan untuk provide LIBOR quotation. In response to the
memberikan kuotasi LIBOR. Menindaklanjuti announcement from FCA, five authorities from each
pengumuman dari FCA tersebut, lima otoritas dari LIBOR currency country moved to find and select an
masing-masing negara mata uang LIBOR mencari alternative reference rate (ARR) to replace LIBOR.
dan memilih suku bunga referensi alternatif
(Alternative Reference Rate - ARR) untuk
menggantikan LIBOR.
Seluruh otoritas pada negara mata uang LIBOR All authorities in the LIBOR currency country choose
memilih ARR berupa bunga rata-rata tertimbang ARR in the form of a weighted average of repurchase
dari transaksi repurchase agreement (secured) atau agreement transactions (secured) or interbank
transaksi pasar uang antar bank (unsecured) money market transactions (unsecured) with
dengan jangka waktu overnight. Pemilihan transaksi overnight tenor. The selection of transactions with
dengan tenor overnight dilakukan karena transaksi overnight tenor is made because transactions in this
pada tenor tersebut paling likuid dan merefleksikan tenor is the most liquid and reflecting interbank
suku bunga pasar antarbank. market interest rates.
199
Page 588
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Reformasi acuan suku bunga (lanjutan) Interest rate benchmark reform (continued)
Risiko utama yang dihadapi Bank sebagai akibat The main risks to which the Bank is exposed as a
dari reformasi IBOR adalah risiko operasional. result of IBOR reform are operational risks. For
Sebagai contoh, renegosiasi kontrak perjanjian example, billateral renegotiation of loan contracts
pinjaman secara bilateral dengan nasabah, with customers, amendments of contractual terms,
pembaruan persyaratan kontrak, pembaruan sistem updating systems that use IBOR curves and changes
yang masih menggunakan IBOR dan perubahan of operational controls related to the IBOR reform.
kontrol operasional terkait reformasi IBOR. Risiko Financial risk is predominantly limited to interest rate
keuangan sebagian besar terbatas pada risiko suku risk.
bunga.
Bank membentuk Komite IBOR lintas fungsi untuk The Bank established a cross-functional IBOR
mengelola transisi ke ARR. Tujuan Komite IBOR Committee to manage its transition to ARR. The
termasuk mengevaluasi sejauh mana pinjaman objectives of the IBOR Committee include evaluating
yang diberikan, komitmen kredit, dan transaksi trade the extent of amendments required for loans, loan
finance perlu diubah sebagai dampak dari reformasi commitments and trade finance transactions as the
IBOR dan bagaimana mengelola komunikasi impacts of IBOR reform and how to manage the
tentang reformasi IBOR dengan pihak lawan. communication about IBOR reform with
counterparties.
Bank mengelola transisi IBOR ke ARR sebagai The Bank manages the transition of LIBOR to ARR
berikut: as follows:
1. Menggunakan ARR pada kontrak keuangan baru 1. Using the ARR on new financial contracts as
sesuai anjuran otoritas masing-masing negara recommended by the authorities of each LIBOR
mata uang LIBOR dengan mempertimbangkan currency by considering several appropriate
beberapa opsi ARR yang sesuai. ARR options.
2. Membentuk tim transisi IBOR untuk memastikan 2. Establishing a IBOR transition team to ensure a
kelancaran proses transisi, baik dari sisi tata smooth transition process, both in terms of
kelola, manajemen risiko, prosedur, sistem governance, risk management, procedures,
informasi, legal dan akuntansi, dengan information system, legal and accounting, with
memperhatikan ketentuan yang berlaku. due observance of applicable regulations.
3. Melakukan negosiasi kontrak-kontrak yang ada 3. Negotiating outstanding contracts with debtors
dengan debitur atau pihak lawan untuk or counterparties to agree on fallback clauses,
menyepakati klausul fallback, antara lain including on trigger events, alternative reference
mengenai trigger event, suku bunga referensi interest rates and notice of payments.
pengganti dan notice of payment.
4. Menggunakan bahasa untuk klausul fallback dari 4. Using fallback clause language from market
standard pasar yang berlaku secara global, standards that apply globally, for example ISDA
misalnya ISDA Fallback Protocol atau Asia Fallback Protocol or Asia Pacific Loan Market
Pacific Loan Market Association (APLMA). Association (APLMA).
5. Mengikuti terus perkembangan proses transisi 5. Continuing follow-ups on the development of the
IBOR. IBOR transition process.
Terkait reformasi IBOR, Bank menetapkan tenggat In response to the IBOR reform, the Bank has set an
waktu penghentian internal untuk transaksi berbasis internal cessation deadlines for new LIBOR-based
LIBOR mulai tanggal 30 Juni 2021, dengan transactions since 30 June 2021, with certain
exceptional handling untuk produk USD LIBOR exceptional handling for USD LIBOR products to
untuk menunjang kebutuhan pelanggan. support customer’s needs.
Suku bunga alternatif yang digunakan Bank dalam Alternative interest rates that are used by the Bank in
transisi dari LIBOR adalah sebagai berikut: the transition from LIBOR are as follows:
Mata Uang/ Mata Uang IBOR/ Suku bunga referensi alternatif/
Currency Currency IBOR Alternative Reference Rate (ARR)
Cost of Fund, Fixed Rate, Compounded Secured Overnight Financing Rate (SOFR),
USD USD LIBOR
Term Risk Free Rate (RFR)
Cost of Fund, Tokyo Interbank Offered Rate (TIBOR), Compounded Tokyo Overnight
JPY JPY LIBOR
Average Rate (TONAR), Tokyo Term Risk Free Rate (TORF)
200
Page 589
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Reformasi acuan suku bunga (lanjutan) Interest rate benchmark reform (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan acuan sebelum The table below sets out the benchmark before
reformasi dari produk Bank yang terdampak reform from the impacted products (loans and
(pinjaman yang diberikan dan derivatif), acuan baru derivatives), new benchmark and status of the
dan status transisi. transition.
Status transisi pada tanggal 31 Desember 2023/
Mata Uang/ Acuan sebelum reformasi/ Acuan setelah reformasi/
Status of transition as of
Currency Benchmark before reform Benchmark after reform
31 December 2023
USD USD LIBOR USD SOFR Dalam proses/In progress*
JPY JPY LIBOR JPY TONA Selesai/Completed
JPY JPY LIBOR JPY TORF Selesai/Completed
Tabel berikut adalah jumlah eksposur pada tanggal The following table shows the total exposure as of
31 Desember 2023 dan 2022 untuk instrumen 31 December 2023 and 2022 for non-derivative
keuangan non-derivatif (pinjaman yang diberikan) (loans) and derivative financial instruments as well as
dan derivatif serta komitmen pinjaman yang loan commitments which are affected by the IBOR
terdampak terhadap reformasi IBOR. Eksposur reform. The exposure of loans are presented at their
pinjaman yang diberikan disajikan pada jumlah facility limit amount, while derivatives are presented
plafon fasilitasnya, sementara eksposur derivatif at their notional amount in equivalent millions of
disajikan pada jumlah nosionalnya pada ekuivalen Rupiah, translated using foreign exchange rate as of,
jutaan Rupiah, dijabarkan dengan nilai tukar mata 31 December 2023 and 2022.
uang tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Desember/December 2023
Acuan JPY LIBOR/ Acuan USD LIBOR/
JPY LIBOR Benchmark USD LIBOR Benchmark
Eksposur dengan Eksposur dengan
Eksposur yang klausul fallback yang Eksposur yang klausul fallback yang
belum sesuai/ belum sesuai/
direformasi/ Amount with direformasi/ Amount with
Unreformed appropriate fallback Unreformed appropriate fallback
exposures clause exposures clause
Pinjaman yang
diberikan* Loans*
Committed -) -) -) -) Committed
Uncommitted -) -) -) -) Uncommitted
-) -) -) -)
Derivatif Derivatives
Antarbank -) -) -) -) Interbank
Nasabah -) -) -) -) Customer
-) -) -) -)
*) Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank sudah tidak memiliki eksposur *) As of 31 December 2023, the Bank no longer has outstanding LIBOR
LIBOR pada setiap posisi mata uang asing. Beberapa perjanjian sindikasi exposures with respect to each currency position. A couple of syndicated
yang semulanya memiliki eksposur USD LIBOR masih dalam proses facilities agreements which initially had exposures to USD LIBOR were still
penyelesaian dan persetujuan dari semua pihak-pihak sindikasi, namun in progress of finalization and agreement from all related syndication
telah mendapat persetujuan sementara untuk menggunakan USD SOFR parties, however have obtained temporary approval to use USD SOFR such
sehingga Bank tidak lagi memiliki eksposur terhadap LIBOR pada tanggal that the Bank no longer has exposure to LIBOR as of 31 December 2023.
31 Desember 2023.
31 Desember/December 2022
Acuan JPY LIBOR/ Acuan USD LIBOR/
JPY LIBOR Benchmark USD LIBOR Benchmark
Eksposur dengan Eksposur dengan
Eksposur yang klausul fallback yang Eksposur yang klausul fallback yang
belum sesuai/ belum sesuai/
direformasi/ Amount with direformasi/ Amount with
Unreformed appropriate fallback Unreformed appropriate fallback
exposures clause exposures clause
Pinjaman yang
diberikan Loans
Committed - - 10,606,829 5,373,159 Committed
Uncommitted - - 8,444,025 2,335,125 Uncommitted
- - 19,050,854 7,708,284
Derivatif Derivatives
Antarbank - - - 18,271,151 Interbank
Nasabah - - 7,137,849 6,784,374 Customer
- - 7,137,849 25,055,525
201
Page 590
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
Untuk aset dan liabilitas keuangan yang diukur For financial assets and liabilities measured at fair
menggunakan nilai wajar, berikut ini adalah hirarki value, the following is the hierarchy of the fair values:
nilai wajar:
a. Level 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active markets for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identical assets or liabilities;
identik;
b. Level 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk Inputs other than quoted prices included within
dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset level 1 that are observable for the assets or
atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya liabilities, either directly (that is as prices) or
harga) maupun tidak langsung (misalnya indirectly (that is derived from prices); and
turunan harga); dan
c. Level 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data (unobservable
(input yang tidak dapat diobservasi). inputs).
Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the Group’s financial assets
keuangan Grup yang diukur sebesar nilai wajar and liabilities that were measured at fair value as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022: 31 December 2023 and 2022:
31 Desember/December 2023
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 7,817,003) 205,183) 7,611,820) -) 7,817,003) Securities
Tagihan derivatif 1,133,149) -) 1,133,149) -) 1,133,149) Derivative receivables
Penyertaan saham 102,586) -) 80,064) 22,522) 102,586) Investment in shares
9,052,738) 205,183) 8,825,033) 22,522) 9,052,738)
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,072,104) -) 1,072,104) -) 1,072,104) Derivative payables
31 Desember/December 2022
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
Value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 9,578,603) -) 9,578,603) -) 9,578,603) Securities
Tagihan derivatif 1,746,824) -) 1,746,824) -) 1,746,824) Derivative receivables
Penyertaan saham 103,473) -) 80,951) 22,522) 103,473) Investment in shares
11,428,900) -) 11,406,378) 22,522) 11,428,900)
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,447,736) -) 1,447,736) -) 1,447,736) Derivative payables
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying amounts
dan nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: stated at their fair values:
31 Desember/December 2023 31 Desember/December 2022
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
value Fair value value Fair value
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9,276,598) 9,276,598) 10,215,350 10,215,350 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain 962,229) 962,229) 2,189,146 2,189,146 other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia
bank-bank lain 8,964,278) 8,964,278) 21,887,894 21,887,894 and other banks
Efek-efek 9,446,554) 9,461,043) 9,471,087 9,757,119 Securities
Tagihan akseptasi 3,281,120) 3,281,120) 3,065,359 3,065,359 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 153,041,046) 157,244,639) 143,422,931 146,384,580 receivables
Aset lain-lain 423,113) 423,113) 228,822 228,822 Other assets
202
Page 591
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying amounts
dan nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: (lanjutan) stated at their fair values: (continued)
31 Desember/December 2023 31 Desember/December 2022
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
value Fair value value Fair value
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 71,606) 71,606) 59,045 59,045 Obligation due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan 21,951) 21,951) 18,996 18,996 sharing
Simpanan nasabah 98,457,403) 98,457,403) 105,168,911 105,168,911 Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 10,822,121) 10,822,121) 166,131 166,131 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 2,323,633) 2,323,633) 2,356,828 2,356,828 Acceptance payables
Efek-efek yang diterbitkan 202,083) 204,635) 201,648 204,077 Securities issued
Pinjaman yang diterima 31,355,517) 31,388,521) 45,067,408 45,106,240 Borrowings
Liabilitas lain-lain 505,982) 505,982) 330,316 330,316 Other liabilities
Nilai wajar dari efek-efek yang memiliki jatuh tempo The fair value for securities, which maturity date is
lebih dari 1 tahun diestimasi menggunakan nilai more than 1 year, are estimated using the last quoted
kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai wajar). market price (level 2 - fair value hierarchy).
Estimasi nilai wajar dari pinjaman yang diberikan The estimated fair value of loans represents the
mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini discounted amount of estimated future cash flows
dari arus kas masa depan yang diharapkan akan expected to be received. Estimated cash flows are
diterima. Arus kas masa depan yang diharapkan discounted at current market rates to determine fair
didiskontokan pada tingkat suku bunga pasar terkini value (level 3 - fair value hierarchy).
untuk menentukan nilai wajar (level 3 - hirarki nilai
wajar).
Nilai tercatat dari pembiayaan syariah merupakan Carrying value of sharia financing approximates the
perkiraan yang layak atas nilai wajar dikarenakan estimates fair value since sharia financing have short-
pinjaman tersebut memiliki tenor jangka pendek. term tenure.
Nilai wajar surat utang jangka menengah dihitung The fair value of medium term notes was calculated
menggunakan teknik penilaian berdasarkan model using valuation technique based on the Bank’s
internal Bank yaitu model penilaian diskonto arus internal model which is discounted cash flow
kas. Input dalam teknik penilaian termasuk arus kas valuation model. Inputs into the valuation technique
yang akan diterima di masa datang dan suku bunga include expected future cash flows and interest rates
pasar (level 2 - hirarki nilai wajar). (level 2 - fair value hierarchy).
Nilai wajar utang obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds payable is estimated by using
nilai kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai the last quoted market price (level 2 - fair value
wajar). hierarchy).
Nilai wajar dari pinjaman yang diterima dinilai The fair value of borrowings is estimated by using
dengan menggunakan diskonto arus kas discounted cash flows applying the effective interest
berdasarkan tingkat suku bunga efektif yang rate charged by the lender for the last utilization of
dikenakan pada pinjaman terakhir yang digunakan borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
(level 2 - hirarki nilai wajar).
203
Page 592
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan The carrying amount of remaining financial assets
lainnya mendekati nilai wajarnya karena instrumen and financial liabilities are reasonable approximation
keuangan bersifat jangka pendek atau yang ditinjau of fair value because they are short term in nature or
ulang menggunakan harga pasar secara berkala. re-price to current market rates frequently.
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk The fair values calculated are for disclosure purposes
kepentingan pengungkapan dan tidak berdampak only and do not have any impact on the Group’s
pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. reported financial performance or position. The fair
Nilai wajar yang dihitung oleh Grup mungkin values calculated by the Group may be different from
berbeda dengan jumlah aktual yang akan the actual amount that will be received/paid on the
diterima/dibayar pada saat penyelesaian atau jatuh settlement or maturity of the financial instruments. As
tempo instrumen keuangan. Mengingat kategori certain categories of financial instruments are not
tertentu instrumen keuangan yang tidak traded, there is management’s judgment involved in
diperdagangkan, maka terdapat pertimbangan calculating the fair values.
manajemen dalam perhitungan nilai wajar.
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko Operational risk is defined as the risks of loss
akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya resulting from inadequate or failed internal
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan processes, people, systems failure or external events
sistem, atau adanya kejadian-kejadian eksternal that impacted to the Bank’s operational activities.
yang mempengaruhi aktivitas operasional Bank.
Tata Kelola Pengelolaan Risiko Operasional Operational Risk Management Governance
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan The Board of Commissioners and the Board of
pengawasan secara aktif terhadap Manajemen Directors actively supervise operational risk
Risiko Operasional melalui berbagai komite seperti management through various committees, such as
Komite Pemantau Risiko dan Komite Manajemen the Risk Monitoring Committee and the Risk
Risiko yang dilakukan secara berkala sesuai terms Management Committee that conducted periodically
of reference masing-masing untuk membahas risiko in accordance with terms of reference to discuss
operasional. operational risks.
Satuan Kerja Operational & Fraud Risk The Operational & Fraud Risk Management (OFRM)
Management (OFRM) memiliki tanggung jawab Unit has direct responsibility to the Head of Risk
secara langsung kepada Kepala Manajemen Risiko, Management, for operational and fraud risk
atas manajemen risiko operasional dan fraud. Bank management. Bank had formulated and determined
telah merumuskan dan menetapkan profil dan the profile and level of operational risk sufficiently to
tingkat risiko operasional secara memadai agar be in line with overall business goals and strategies
sejalan dengan sasaran dan strategi bisnis Bank of the Bank. Monitoring the operational risk profile
secara keseluruhan. Pemantauan profil dan tingkat and level is carried out through operational risk
risiko operasional dilakukan melalui perangkat management tools, such as operational risk appetite
manajemen risiko operasional yaitu operational risk and key risk indicators which are part of the
appetite dan key risk indicator yang menjadi bagian operational risk management framework.
dalam kerangka kerja manajemen risiko
operasional.
204
Page 593
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Adequacy of Policies, Procedures, and
Limit Determination of Limits
Satuan kerja OFRM bertanggung jawab dalam The OFRM is responsible for the formulation and
pembuatan dan pengembangan kebijakan dan development of operational risk management policies
prosedur manajemen risiko operasional, BCM and procedures, BCM (Business Continuity
(Business Continuity Management), Fungsi ICR Management), ICR (Internal Control & Risk) and
(Internal Control & Risk) dan fraud yang kemudian fraud functions which will then be reviewed
akan dikaji ulang secara berkala, dengan periodically, taking into account any significant
mempertimbangkan setiap perubahan signifikan, changes, both internally and externally.
baik secara internal maupun eksternal.
Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada Each work unit must adhere to operational risk
kebijakan dan prosedur manajemen risiko management policies and procedures in carrying out
operasional dalam menjalankan aktivitas daily operational activities. Bank also has system and
operasionalnya sehari-hari. Bank juga telah memiliki determination of limits to support common and
sistem dan penetapan limit atau ambang batas specific controls, such as segregation of duties,
untuk mendukung pengendalian umum dan khusus, annual mandatory block leave reconciliation and
seperti pemisahan tugas, cuti wajib tahunan, others.
rekonsiliasi dan lainnya.
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of Operational Risk Management
Operasional Process
Proses manajemen risiko operasional yang The process of operational risk management
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan including identification, measurement, monitoring
dan pengendalian risiko berjalan secara terstruktur and risk control runs in a structured and consistent
dan konsisten. Proses Manajemen Risiko manner. The Operational Risk Management process
Operasional di Bank diterapkan berdasarkan praktik in Bank implemented based on effective best
terbaik yang efektif. practices.
Tahapan proses manajemen risiko operasional yang The operational risk management process which
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan include identification, measurement, monitoring and
dan pengendalian atas risiko operasional adalah control of operational risk are describe as follows:
sebagai berikut:
1. Risiko operasional dilakukan atas seluruh 1. Operational risk identification is carried out on
proses, produk, layanan, sistem, inisiatif dan process, product, services, system, initiative
struktur organisasi baru ataupun and organization for new and changes. The
perubahannya. Identifikasi risiko operasional operational risk identification is also perform
juga dilakukan melalui perangkat manajemen through operational risk management tools
risiko operasional di antaranya Risk Grading such as Risk Grading Matrix (RGM), Process
Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC), Key Risk Control (PRC), Key Risk Indicator (KRI)
Risk Indicator (KRI) dan Risk Acceptance (RA). and Risk Acceptance (RA).
2. Proses pengukuran risiko operasional meliputi 2. Risk measurement process includes periodic
kegiatan penilaian mandiri (self-assessment) self-assessment activities through Key Control
secara berkala melalui Key Control Self Self Assessment (KCSA), analysis of
Assessment (KCSA), analisa kejadian dan operational risk events and losses, inspection
kerugian risiko operasional, pelaksanaan activities by Internal Control & Risk (ICR)
aktivitas pemeriksaan oleh Fungsi Internal Function, KRI measurement and Operational
Control & Risk (ICR), pengukuran KRI dan Risk Appetite (ORA) which is reported regulary
Operational Risk Appetite (ORA) yang in meetings of Risk Management Committee
dilaporkan secara berkala dalam rapat Komite (RMC).
Manajemen Risiko (KMR).
205
Page 594
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of Operational Risk Management
Operasional (lanjutan) Process (continued)
Tahapan proses Manajemen Risiko Operasional The operational risk management process which
yang mencakup identifikasi, pengukuran, include identification, measurement, monitoring and
pemantauan dan pengendalian atas risiko control of operational risk are describe as follows:
operasional adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
3. Pemantauan risiko operasional dilakukan 3. Operational risk monitoring is carried out
melalui pelaporan kepada manajemen senior through reporting to senior management and
dan regulator, baik secara rutin ataupun regulators, either on a regular basis or on an
ad-hoc, termasuk pelaporan kejadian dengan ad-hoc basis, including reporting events with
kategori signifikan melalui SINP (Significant significant incident through SINP (Significant
Incident Notification Protocol). Hal ini Incident Notification Protocol). This is
diterapkan agar setiap permasalahan yang implemented so that any problems that occur
terjadi dapat segera ditindaklanjuti. can be immediately followed up.
4. Pengendalian risiko operasional juga dilakukan 4. Operational risk control is also carried out by
dengan menerapkan mekanisme kontrol implementing effective prevention, detection
pencegahan, deteksi dan koreksi yang efektif and correction control mechanisms and/or
dan/atau menyediakan asuransi yang providing adequate insurance to minimize the
mencukupi untuk meminimalkan dampak impacts of operational losses on Bank. As one
kerugian operasional bagi Bank. Sebagai salah of the control measures, Bank has guidelines
satu tindakan pengendalian, Bank telah for comprehensive Business Continuity
memiliki pedoman bagi Manajemen Management (BCM).
Kelangsungan Bisnis (BCM) yang
komprehensif.
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System The existence of the Internal Control & Risk System
(ICRS) adalah sebagai database di dalam (ICRS) application serves as database in the
penerapan manajemen risiko operasional dan fraud implementation of operational and fraud risk
dan sekaligus diharapkan agar dapat menyajikan management and at the same time is expected to be
kebutuhan informasi secara akurat, tepat waktu dan able to present information needs in an accurate,
terkini untuk memudahkan analisis dan pengambilan timely and up-to-date manner to facilitate analysis
keputusan. and decision making.
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal The calculation of the Capital Adequacy Assessment
Minimum (KPMM) untuk risiko operasional yang Process (ICAAP) for operational risk carried out by
dilakukan oleh Bank menggunakan pendekatan the Bank has used standardized approach and
standar (standardized approach) dan sesuai dengan comply with regulatory requirements.
ketentuan regulator.
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman The Bank and its Subsidiaries already have
pengelolaan kelangsungan usaha yang comprehensive business continuity management
komprehensif dan mengacu kepada standar industri guidelines which refer to the ISO 22301 industry
ISO 22301, dengan tujuan untuk mengantisipasi standard, with the aim of anticipating operational
potensi risiko operasional yang dapat terjadi dari risks that may occur from extreme/critical situations
situasi ekstrem/kritikal baik yang disebabkan oleh either caused by natural disasters such as floods,
faktor bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan earthquakes and volcaic eruptions or other factors
gunung meletus maupun faktor lainnya seperti such as demonstration, fires, disruptions to the
demonstrasi, kebakaran, gangguan sistem pasokan power supply system, pandemic and unfavorable
listrik, pandemi serta situasi bisnis yang kurang business situations. This is to ensure continuity of
menguntungkan. Hal ini untuk memastikan service to customers.
keberlangsungan layanan kepada nasabah.
206
Page 595
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Internal Control System for Operational Risk
Operasional
Sistem pengendalian internal atas risiko operasional Internal control system for operational risk is carried
dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini out through the implementation of three lines of
pertahanan (three lines of defense). Pada lini defense models. In the first line of defense, the Risk
pertahanan pertama, Risk Taking Unit (RTU) Taking Unit (RTU) assisted by Business Risk/ICR in
dibantu oleh Business Risk/ICR dalam pengelolaan carried out day-to-day operational risk management.
risiko operasional sehari hari. Pada lini pertahanan In the second line of defense, the OFRM work unit is
kedua, satuan kerja OFRM bertugas untuk overseeing the implementation of risk management
mengawasi pelaksanaan proses manajemen risiko process in accordance with stipulated policy.
sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.
Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara In the third line of defence, Internal Audit
independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi independently examines and evaluates the
terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen governance and effectiveness of operational risk
risiko operasional. management.
Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung Alignment process between the parties responsible
jawab atas praktik pengendalian internal Bank for Bank’s internal control practices is carried out on
dilakukan secara berkelanjutan melalui ICR MSA an ongoing basis through a standardized ICR MSA
(Maturity Self-Assessment) yang terstandardisasi (Maturity Self-Assessment) matrix and forums
dan forum-forum yang diselenggarakan oleh satuan organized by the OFRM work unit to facilitate the
kerja OFRM untuk memfasilitasi Fungsi Internal Internal Control & Risk Function.
Control & Risk.
Manajemen Risiko Fraud Fraud Risk Management
Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap The Bank has no tolerance to any fraud incident.
kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti Bank always follows up on every fraud incident
setiap kejadian fraud termasuk memberikan sanksi including providing sanctions to employees who
kepada karyawan yang melakukan maupun yang commit or are involved in fraud incidents as per
terlibat dalam kejadian fraud sesuai dengan prevailing regulations including reporting to the
ketentuan yang berlaku termasuk melakukan authorities (if necessary).
pelaporan kepada pihak yang berwajib (bila
diperlukan).
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur strategi Bank has adequate policies and procedures of anti
anti fraud yang memadai dan senantiasa fraud strategies which are continuously improvised.
disempurnakan secara berkesinambungan. Fraud risk management is systematically handled
Pengelolaan risiko fraud dilakukan secara sistematis through a series of process and strategy.
melalui sejumlah proses dan strategi.
Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, In relation to fraud risk prevention process, the Bank
Bank telah menjalankan program anti fraud has implemented anti fraud awareness program for
awareness untuk seluruh karyawan dan all employees and the signing of integrity pact by the
penandatanganan pakta integritas yang dilakukan Board of Directors, Board of Commissioners, and
oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan setiap pegawai every Bank employee. Adjustments to policies and
bank. Penyesuaian terhadap kebijakan dan procedures for managing anti fraud strategies are
prosedur pengelolaan strategi anti fraud dilakukan carried out regularly to be in line with current
secara berkala sehingga tetap sesuai dengan conditions. In addition, both new and development
kondisi terkini. Selain itu dilakukan kajian risiko fraud products, processes, systems and initiatives are
atas setiap produk, proses, sistem dan inisiatif baik assessed for potential fraud risk.
baru maupun pengembangannya.
207
Page 596
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 41. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Manajemen Risiko Fraud (lanjutan) Fraud Risk Management (continued)
Sosialisasi anti fraud awareness dilakukan melalui Anti fraud socialization and awareness was carried
beberapa media, yaitu melalui e-newsletter out through several media, namely e-newsletters,
broadcast, email broadcast, wallpaper desktop email broadcasts, desktop PC/laptop wallpapers,
PC/laptop, standing acrylics, BTPN Info, standing acrylics, BTPN Info, anti fraud animation
penayangan video animasi anti fraud, mandatory videos, anti fraud mandatory e-learning, in-class or
anti-fraud e-learning, pelaksanaan anti-fraud virtual anti fraud awareness training to employees. In
awareness yang disampaikan secara in-class addition, there is whistleblowing channel provided by
training maupun pelatihan secara virtual kepada Bank for reporting indication of fraud.
karyawan. Selain itu, ada layanan whistleblowing di
Bank yang dapat digunakan untuk melaporkan
kejadian berindikasi fraud.
Bank juga memberikan berbagai berbagai Bank also provides various socialization programs to
sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud raise awareness of fraud to third parties, both
kepada pihak ketiga baik nasabah maupun vendor customers and vendors, including conducting virtual
termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal training on anti fraud and Entertainment & Gifts for
anti fraud maupun Entertainment & Gift kepada vendors on regular basis in supporting the Bank to
vendor secara berkala untuk turut serta membantu maintaining good corporate governance.
Bank dalam menjaga tata kelola perusahaan yang
baik.
Sejalan dengan strategi anti fraud yang berlaku, In line with the applicable anti fraud strategy, Bank
Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan also continuously socialized the fraud reporting
sosialisasi pelaporan fraud melalui whistleblowing through whistleblowing channel for detecting fraud
channel sebagai salah satu media pendeteksian incident, which is regularly communicated to all
kejadian fraud, yang secara berkala employees through various internal Bank media.
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui Employees can disclose and report any violations
berbagai media internal Bank. Karyawan dapat (misconduct) through e-mail channels (Ayo Lapor),
mengungkap dan melaporkan setiap Tindakan Whatsapps, telephone, letters or face-to-face
pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail meetings.
(Ayo Lapor), Whatsapps, telepon, surat maupun
pertemuan tatap muka.
Bank telah memiliki kebijakan yang memadai terkait The Bank has adequate policies regarding
proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. investigation process and reporting of fraud. For
Untuk setiap kasus fraud yang terbukti, proses each proven fraud case, the process of imposing
pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud sanctions is decided by Fraud Committee involving
dan melibatkan unit kerja terkait, Business Risk/ICR the relevant work units, related Business Risk/ICR,
terkait, satuan kerja Sumber Daya Manusia dan Human Resources and OFRM unit. The
OFRM. Implementasi keputusan Komite Fraud implementation of Fraud Committee’s decisions is
dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk monitored and evaluated periodically to determine
menentukan upaya perbaikan di masa yang akan future improvement efforts.
datang.
208
Page 597
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 42. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING CURRENCIES
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: foreign currencies are as follows:
31 Desember/December
2023 2022
ASET ASSETS
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 54,843) 37,029 )) United States Dollar
Yen Jepang 3,821) 3,219)) Japanese Yen
Dolar Singapura 602) -)) Singapore Dollar
59,266) 40,248 ))
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 2,312,722) 2,505,286)) United States Dollar
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 446,607) 1,453,587)) United States Dollar
Yen Jepang 153,105) 390,933 )) Japanese Yen
Euro Eropa 62,471) 89,866 )) European Euro
Dolar Australia 54,675) 38,734 )) Australian Dollar
Dolar Singapura 52,601) 2,234)) Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 42,308) 35,593 )) British Poundsterling
Baht Thailand 18,448) 84,304 )) Thailand Baht
Lain-lain 14,445) 2,088)) Others
844,660) 2,097,339))
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain other banks
Dolar Amerika Serikat 5,897,051) 10,578,116)) United States Dollar
Efek-efek Securities
Dolar Amerika Serikat 958,932) 1,224,327)) United States Dollar
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Dolar Amerika Serikat 1,504,872) 1,171,471)) United States Dollar
Yuan China 1,161) -)) China Yuan
1,506,033) 1,171,471))
Pinjaman yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 46,063,513) 44,368,513)) United States Dollar
Yen Jepang 606,229) 782,342 )) Japanese Yen
Euro Eropa 79,104) 167,004 )) European Euro
46,748,846) 45,317,859))
Penyertaan saham Investment in shares
Dolar Amerika Serikat 80,064) 80,951 )) United States Dollar
Aset lain-lain Other assets
Dolar Amerika Serikat 298,151) 852)) United States Dollar
Euro Eropa 230) 213)) European Euro
Yen Jepang 161) -)) Japanese Yen
298,542) 1,065))
Jumlah aset 58,706,116) 63,016,662)) Total assets
209
Page 598
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 42. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING (lanjutan) CURRENCIES (continued)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: (lanjutan) foreign currencies are as follows: (continued)
31 Desember/December
2023 2022
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Dolar Amerika Serikat 4,571) -) United States Dollar
Giro Current accounts
Dolar Amerika Serikat 8,735,833) 10,174,982) United States Dollar
Yen Jepang 1,928,682) 1,144,277) Japanese Yen
Baht Thailand 10,797) 87,556) Thailand Baht
Euro Eropa 98,942) 75,158) European Euro
Lain-lain 7,753) 10,364) Others
10,782,007) 11,492,337)
Tabungan Savings deposits
Dolar Amerika Serikat 543,438) 344,625) United States Dollar
Yen Jepang 215,605) 150,877) Japanese Yen
Euro Eropa 74,536) 74,828) European Euro
Dolar Singapura 72,622) 47,876) Singapore Dollar
Lain-lain 102,377) 68,270) Others
1,008,578) 686,476)
Deposito berjangka dan deposito on call Time deposits and deposits on call
Dolar Amerika Serikat 10,536,100) 10,278,476) United States Dollar
Yen Jepang 420,523) 58,108) Japanese Yen
Dolar Singapura 54,295) -) Singapore Dollar
11,010,918) 10,336,584)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat 9,238,200) -) United States Dollar
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Dolar Amerika Serikat 538,748) 483,529) United States Dollar
Yuan China 1,161) -) China Yuan
539,909) 483,529)
Pinjaman yang diterima Borrowings
Dolar Amerika Serikat 23,018,515) 36,926,110) United States Dollar
Euro Eropa 170,383) 331,634) European Euro
23,188,898) 37,257,744)
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Dolar Amerika Serikat 3,079,400) 3,113,500) United States Dollar
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dolar Amerika Serikat 422,215) 157,999) United States Dollar
Yuan China 823) -) China Yuan
Yen Jepang 723) 333) Japanese yen
Lain-lain 430) 10) Others
424,191) 158,342 )
Jumlah liabilitas 59,276,672) 63,528,512) Total liabilities
(Liabilitas) aset bersih (570,556) (511,850) Net (liabilities) assets
210
Page 599
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS 43. GOVERNMENT GUARANTEE ON OBLIGATIONS
PEMBAYARAN BANK UMUM OF COMMERCIAL BANKS
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004,
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak effective on 22 September 2005, which was amended
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah by the Government Regulation as Substitution of Law
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- No. 7 Year 2009 dated 13 January 2009 regarding
Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2009 with the Determination of Government Regulation as
tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan Substitution of Law No. 3 Year 2008, Deposit
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Insurance Agency (“LPS”) was formed to guarantee
No. 3 Tahun 2008, dibentuk untuk menjamin certain liabilities of commercial banks under the
liabilitas tertentu bank-bank umum berdasarkan applicable guarantee program, which the amount of
program penjaminan yang berlaku, yang besaran guarantee can be amended if the situation complies
nilai jaminannya dapat berubah jika memenuhi with the valid particular criterias.
kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year 2008
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal dated 13 October 2008 regarding The Amount of
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Deposit Guaranteed by Indonesia Deposit Insurance
Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjaminan Agency (LPS), the amount of deposits covered by
Simpanan (LPS), maka pada tanggal LPS is customer deposits up to Rp 2,000 per
31 Desember 2023 dan 2022 jumlah simpanan depositor per bank as of 31 December 2023 and
yang dijamin LPS adalah simpanan sampai dengan 2022.
Rp 2.000 untuk per nasabah per bank.
Berdasarkan Siaran Pers yang terakhir diterbitkan Based on the latest issued Press Release in 2023
di tahun 2023 yaitu Siaran Pers which is Press Release No. PRESS-43/SEKL/2023
No. PRESS-43/SEKL/2023 tanggal 25 September dated 25 September 2023, the guaranteed interest
2023, tingkat bunga penjaminan LPS menjadi rate by LPS is 4.25% for deposits denominated in
sebesar 4,25% untuk simpanan dalam Rupiah dan Rupiah and 2.25% for deposits denominated in foreign
2,25% untuk simpanan dalam mata uang asing. currency.
Grup adalah peserta dari program penjaminan The Group both are participants of the guarantee
tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama program. Premium paid for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 2023 and 2022 were Rp 233,280 and
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing Rp 213,414, respectively.
adalah Rp 233.280 dan Rp 213.414.
44. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN 44. SUBSEQUENT EVENTS AFTER REPORTING
DATE
Dengan lewatnya jangka waktu penyampaian By the lapsing of the time period on Creditor’s
keberatan dari Kreditur atas perubahan modal objection filing in regards to the capital changes as
sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang meant by the Law No. 40 Year 2007 on Limited
No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Liability Company, the changes in the articles of
maka perubahan anggaran dasar sebagaimana association have been stipulated in the Deed No. 7
dituangkan dalam Akta No. 07 tanggal 7 Desember dated 7 December 2023 which was made by Notary
2023 yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, SH, Ashoya Ratam SH, MKn, and has been approved by
MKn, telah mendapat persetujuan dari the Minister of Law and Human Rights
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia No. AHU-0082757.AH.01.02. Year 2023 dated
Republik Indonesia melalui surat 7 February 2024.
No. AHU-0082757.AH.01.02 Tahun 2023 tanggal
7 Februari 2024.
Sehubungan dengan rencana Penambahan Modal In regards to the plan of Capital Increase by Granting
dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Pre-emptive Rights (PMHMETD) or Rights Issue
Dahulu (PMHMETD) atau Rights Issue yang which has been decided in the Extraordinary General
diputuskan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Meeting of Shareholders (EGMS) dated
Luar Biasa (”RUPSLB”) pada tanggal 7 December 2023, Bank has obtained the effective
7 Desember 2023, Bank telah memperoleh statement from Financial Service Authority with letter
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan Number S-29/D.04/2024 dated 19 February 2024.
melalui surat Nomor S-29/D.04/2024 tanggal
19 Februari 2024.
211
Page 600
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. KEJADIAN SETELAH TANGGAL PELAPORAN 44. SUBSEQUENT EVENTS AFTER REPORTING
(lanjutan) DATE (continued)
Bank telah mengungkapkan rencana penggunaan The Bank has disclosed its plan to use the proceed
dana Rights Issue tersebut adalah untuk melakukan from the Rights Issue fund to expand and invest
ekspansi dan investasi usaha melalui through the acquisition of financing business
pengambilalihan perusahaan-perusahaan yang companies namely PT Oto Multiartha and PT Summit
bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu Oto Finance, from SMBC and PT Summit Auto Group
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance, dari (which is currently a subsidiary of Sumitomo
SMBC dan PT Summit Auto Group (yang saat ini Corporation).
merupakan anak perusahaan dari Sumitomo
Corporation).
45. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN 45. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The relevant Statements of Financial Accounting
relevan yang telah disahkan oleh Dewan Standar Standards (PSAK) issued by the Board of Financial
Akuntansi Keuangan (DSAK) namun belum berlaku Accounting Standards (DSAK) but not yet effective for
efektif untuk laporan keuangan konsolidasian untuk the consolidated financial statements for the year
tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2023 are as follows:
31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2024:
1 Januari 2024:
- Amandemen PSAK 1 “Penyajian Laporan - Amendments to PSAK 1 “Presentation of
Keuangan: Pengungkapan Liabilitas Jangka Financial Statements: Disclosure of Long Term
Panjang dengan Kovenan” Liabilities under the Covenant”
- Amandemen PSAK 2 “Laporan Arus Kas” - Amendments to PSAK 2 “Cash Flow Statement”
- Amandemen PSAK 60 “Instrumen Keuangan: - Amandements PSAK 60 “Financial Intruments:
Pengungkapan” Disclosure”
- Amandemen PSAK 73 “Sewa: Liabilitas Sewa - Amendments to PSAK 73 “Lease: Lease
pada Transaksi Jual dan Sewa-balik” Liabilities on Sale and Leaseback Transactions”
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2025:
1 Januari 2025:
- Amandemen PSAK 10 “Pengaruh Perubahan - Amendments to PSAK 10 “The Effect of
Kurs Valuta Asing” Changes in Foreign Exchange Rates”
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorization date of these consolidated
konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak financial statements, the Group is still evaluating the
yang mungkin timbul dari penerapan standar baru potential impact of the new standard to the
tersebut serta pengaruhnya terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
212
Page 601
PT BANK BTPN Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. REKONSILIASI UTANG BERSIH 46. NET DEBT RECONCILIATION
Pinjaman
Pinjaman yang Utang obligasi/ subordinasi/ Liabilitas
diterima/ Bonds Subordinated sewa/Lease Jumlah/
Borrowings payable loans liabilities Total
Utang bersih tanggal Net debt as of
1 Januari 2022 34,843,870) 1,003,468) 2,852,954) 500,902) 39,201,194) 1 January 2022
Arus kas 10,143,096) (799,000) -) (146,455) 9,197,641) Cash flows
Perubahan lain*) 80,442) (2,820) 272,624) 71,440) 421,686) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31 Desember 2022 45,067,408) 201,648) 3,125,578) 425,887) 48,820,521) 31 December 2022
Arus kas (15,277,847) (15,578) (205,135) (116,558) (15,615,129) Cash flows
Perubahan lain*) 1,565,956) 16,013) 169,917) 44,661) 1,796,547) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31,355,517) 202,083) 3,090,360) 353,990) 35,001,950)
31 Desember 2023 31 December 2023
*) Perubahan lain termasuk pergerakan non-kas yang merupakan *) Other changes include non-cash movements which are effect of
dampak perubahan selisih kurs, amortisasi biaya transaksi, dan exchange rate, amortization of transaction cost, and accrued interest
akrual beban bunga expenses
47. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 47. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian The Bank issued the consolidated financial
yang merupakan laporan keuangan utama. Informasi statements as its primary financial statements. The
keuangan tambahan PT BANK BTPN Tbk (Entitas supplementary financial information of
Induk) ini, dimana investasi pada Entitas Anak dicatat PT BANK BTPN Tbk (Parent Entity) which account for
dengan metode harga perolehan, disajikan untuk investments in Subsidiaries using the cost method,
dapat menganalisis hasil usaha entitas induk saja. have been prepared in order that the parent entity’s
Informasi keuangan tambahan PT BANK BTPN Tbk results of operations can be analysed. The following
(Entitas Induk) (halaman 214-222) berikut ini harus supplementary financial information of
dibaca bersamaan dengan laporan keuangan PT BANK BTPN Tbk (Parent Entity) (pages 214-222)
konsolidasian PT BANK BTPN Tbk dan Entitas Anak. should be read in conjunction with the consolidated
financial statements of PT BANK BTPN Tbk and
Subsidiaries.
213
Page 602
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.1 APPENDIX 1.1
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2023 2022
ASET ASSETS
Kas 931,530) 1,017,618) Cash
Giro pada Bank Indonesia 8,613,155) 9,520,923) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 496,671) 1,547,499) Third parties -
- Pihak berelasi 462,061) 639,707) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (158) (415) Less: Allowance for impairment losses
958,574) 2,186,791)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 8,623,654) 21,617,714) and other banks
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 2,624) 2,851) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai -) (171) Less: Allowance for impairment losses
8,626,278) 21,620,394)
Efek-efek Securities
- Pihak ketiga 8,547,321) 11,115,529) Third parties -
- Pihak berelasi -) 185,510) Related parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 150,343) 149,871) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (799) (999) Less: Allowance for impairment losses
8,696,865) 11,449,911)
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 636,924) 1,131,664) Third parties -
- Pihak berelasi 496,225) 615,160) Related parties -
1,133,149) 1,746,824)
Tagihan akseptasi 3,289,757) 3,069,854) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (8,637) (4,495) Less: Allowance for impairment losses
3,281,120) 3,065,359)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 141,400,072) 132,208,660) Third parties -
- Pihak berelasi 3,773,364) 2,387,393) Related parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 932,906) 739,758) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (3,404,131) (2,810,194) Less: Allowance for impairment losses
142,702,211) 132,525,617)
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 22) 22) Third parties -
- Pihak berelasi 1,308,462) 1,308,462) Related parties -
1,308,484) 1,308,484)
Beban dibayar dimuka 1,136,055) 1,412,001) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 67,337) 50,357) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 441,560) 384,407) Deferred tax assets
Aset tetap 3,958,107) 4,017,129) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,286,537) (2,277,391) Less: Accumulated depreciation
1,671,570) 1,739,738)
Aset takberwujud 3,096,432) 2,880,272) Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (2,278,908) (2,035,262) Less: Accumulated amortization
817,524) 845,010)
Aset lain-lain 961,327) 420,460) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (105,403) (52,338) Less: Allowance for impairment losses
855,924) 368,122)
JUMLAH ASET 181,241,336) 189,241,556) TOTAL ASSETS
214
Page 603
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.2 APPENDIX 1.2
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2023 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas segera 42,261) 20,617) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 95,571,983) 101,737,505) Third parties -
- Pihak berelasi 483,776) 1,080,514) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 179,647) 145,624) Accrued interest expenses
96,235,406) 102,963,643)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 1,257,385) 28,875) Third parties -
- Pihak berelasi 9,561,059) 147,352) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 7,483) -) Accrued interest expenses
10,825,927) 176,227)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 1,014,819) 1,323,645) Third parties -
- Pihak berelasi 57,285) 124,091) Related parties -
1,072,104) 1,447,736)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,160,250) 2,157,596) Third parties -
- Pihak berelasi 163,383) 199,232) Related parties -
2,323,633) 2,356,828)
Utang pajak: Taxes payable:
- Pajak penghasilan 73,029) -) Income taxes -
- Pajak lain-lain 113,988) 113,983) Other taxes -
187,017) 113,983)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 200,569) 200,134) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 1,514) 1,514) Accrued interest expenses
202,083) 201,648)
Pinjaman yang diterima Borrowings
- Pihak ketiga 12,682,950) 7,563,850) Third parties -
- Pihak berelasi 18,569,798) 37,257,744) Related parties -
Beban transaksi yang belum diamortisasi (48,251) (9,988) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 151,020) 155,802) Accrued interest expenses
31,355,517) 44,967,408)
Akrual 411,413) 363,201) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,079,400) 3,113,500) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,960) 12,078) Accrued interest expenses
3,090,360) 3,125,578)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 323,918) 278,730) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan imbalan jangka panjang Post-employment and other long-term -
lainnya 128,085) 43,281) employees benefits
452,003) 322,011)
Liabilitas sewa 300,198) 358,141) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 1,012,594) 594,657) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 147,510,516) 157,011,678) TOTAL LIABILITIES
215
Page 604
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.3 APPENDIX 1.3
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2023 DAN 2022 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2023 2022
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar Rp 300.000 Authorised capital of Rp 300,000
terdiri dari: consists of:
15.000.000.000 saham 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Issued and fully paid-up capital is
8.149.106.869 saham 8,149,106,869 shares
(31 Desember 2022: 8.149.106.869 saham) 162,982) 162,982) (31 December 2022: 8,149,106,869 shares)
Tambahan modal disetor 11,167,715) 11,167,694) Additional paid-in capital
Cadangan revaluasi aset tetap 950,557) 870,785) Reserve on revaluation of fixed assets
Cadangan nilai wajar - bersih 2,804) (7,750) Fair value reserve – net
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 32,596) 32,596) Appropriated -
- Belum dicadangkan 21,408,060) 19,997,917) Unappropriated -
21,440,656) 20,030,513)
Komponen ekuitas lainnya 260,801) 260,801) Other equity components
Saham tresuri (254,695) (255,147) Treasury shares
JUMLAH EKUITAS 33,730,820) 32,229,878) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 181,241,336) 189,241,556) TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
216
Page 605
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.1 APPENDIX 2.1
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
PENDAPATAN (BEBAN) BUNGA INTEREST INCOME (EXPENSES)
Pendapatan bunga 13,069,491) 10,525,856) Interest income
Beban bunga (6,285,177) (3,876,891) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 6,784,314) 6,648,965) NET INTEREST INCOME
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Pendapatan operational lainnya 1,861,815) 1,499,304) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi derivatif Net gains on foreign exchange and
bersih 650,386) 780,657) derivative transactions
2,512,201) 2,279,961)
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Beban kepegawaian (2,394,073) (2,210,178) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi (2,635,162) (2,661,322) General and administrative expenses
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,151,802) (895,115) Provision for impairment losses
Beban operasional lain-lain (534,697) (452,095) Other operating expenses
(6,715,734) (6,218,710)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 2,580,781) 2,710,216) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING
NON-OPERASIONAL INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 7,154) 5,863) Non-operating income
Beban non-operasional (11,332) (8,162) Non-operating expenses
(4,178) (2,299)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 2,576,603) 2,707,917) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (475,892) (524,941) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 2,100,711) 2,182,976) NET INCOME
217
Page 606
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.2 APPENDIX 2.2
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan revaluasi aset tetap 79,772) -) Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement from employee
karyawan (91,574) (43,100) benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan Income tax relating to items that will not be
direklasifikasikan ke laba rugi 20,146) 9,482) reclassified to profit or loss
8,344) (33,618)
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan Unrealized gains on fair value changes of
nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar securities measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain 13,531) (160,967) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan Income tax relating to items that will be
direklasifikasikan ke laba rugi (2,977) 35,413) reclassified to profit or loss
10,554) (125,554)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN 18,898) (159,172) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN 2,119,609) 2,023,804) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
LABA BERSIH PER SAHAM (NILAI PENUH) EARNINGS PER SHARE (FULL AMOUNT)
Dasar 261) 271) Basic
Dilusian 261) 271) Diluted
218
Page 607
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.1 APPENDIX 3.1
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba yang
ditempatkan
Tambahan Cadangan sudah belum
dan disetor
penuh/ modal revaluasi Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ asset tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve – net earnings earnings components shares Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2023 162,982) 11,167,694) 870,785) (7,750) 32,596) 19,997,917) 260,801) (255,147) 32,229,878) Balance as of 1 January 2023
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) 2,100,711) -) -) 2,100,711) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Cadangan revaluasi aset tetap -) -) 79,772) -) -) -) -) -) 79,772) Gain on revaluation of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan -) -) -) -) -) (91,574) -) -) (91,574) benefit liabilities
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain -) -) -) 13,531) -) -) -) -) 13,531) income
Efek pajak terkait -) -) -) (2,977) -) 20,146) -) -) 17,169) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan -) -) 79,772) 10,554) -) 2,029,283) -) -) 2,119,609) the year
Pembayaran dividen -) -) -) -) -) (619,140) -) -) (619,140) Dividend payment
Penjualan saham treasuri ke publik -) 21) -) -) -) -) -) 452) 473) Sales of treasury shares to public
Saldo tanggal 31 Desember 2023 162,982) 11,167,715) 950,557) 2,804) 32,596) 21,408,060) 260,801) (254,695) 33,730,820) Balance as of 31 December 2023
219
Page 608
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.2 APPENDIX 3.2
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba
ditempatkan
dan disetor Tambahan Cadangan sudah yang belum
penuh/ modal revaluasi Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ 220sset tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve - net earnings earnings components shares Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2022 162,982 11,167,694) 870,785 117,804) 32,596 17,848,559)) 260,801 (255,147) 30,206,074) Balance as of 1 January 2022
Laba bersih tahun berjalan - -) - -) - 2,182,976) - -) 2,182,976) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan - - - -) - (43,100) - - (43,100) benefits liabilties
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - -) - (160,967) - -) - -) (160,967) income
Efek pajak terkait - -) - 35,413) - 9,482) - -) 44,895) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan - -) - (125,554) - 2,149,358) - -) 2,023,804) the year
Saldo tanggal 31 Desember 2022 162,982 11,167,694) 870,785 (7,750) 32,596 19,997,917) 260,801 (255,147) 32,229,878) Balance as of 31 December 2022
220
Page 609
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.1 APPENDIX 4.1
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 12,876,098) 10,260,840) Receipts from interest
Pembayaran beban bunga (7,016,441) (3,782,757) Payments of interest expense
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 1,708,143) 2,347,234) Receipts from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah dihapusbukukan 325,612) 237,713) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (2,355,655) (2,266,186) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (2,022,598) (2,069,813) Payments of other operating expenses
Penerimaan lain-lain 7,417) 11,564 Other receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan (474,472) (653,120) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan Cash flows before changes in operating assets
liabilitas operasi 3,048,104) 4,085,475) and liabilities
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Pinjaman yang diberikan (11,142,017) (10,762,631) Loans
Tagihan akseptasi (219,903) (1,307,292) Acceptance receivables
Tagihan derivatif 613,675) (1,178,125) Derivative receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 21,644) 10,585) Obligation due immediately
Simpanan nasabah (6,762,260) 4,411,350) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 10,642,217) (3,707,614) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (375,632) 945,245) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (33,195) 1,396,620) Acceptance payables
Arus kas digunakan untuk aktivitas operasi (4,207,367) (6,106,387) Net cash flows used in operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (3,407,262) (2,304,354) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 5,120,218) 6,644,183) Proceeds from sale of securities
Perolehan aset tetap (105,322) (98,751) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna (3,542) (13,360) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud (336,537) (351,395) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 3,483) 2,223) Proceeds from sale of fixed assets
Arus kas bersih diperoleh dari Net cash flows provided from
aktivitas investasi 1,271,038) 3,878,546) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran utang obligasi -) (799,000) Payments of securities issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 27,232,047) 16,045,873) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan pinjaman yang Installment payments and settlement
diterima (40,071,851) (6,002,777) of borrowings
Pembayaran pokok liabilitas sewa (116,558) (146,455) Payments of lease liabilities principals
Penerimaan dividen 498,815) -) Dividend received
Pembayaran dividen (619,140) -) Dividend paid
Penjualan saham tresuri ke publik 473) -) Sales of treasury shares to public
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari Net cash flows (used in) provided from
aktivitas pendanaan (13,076,214) 9,097,641) financing activities
221
Page 610
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.2 APPENDIX 4.2
PT BANK BTPN Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2023 DAN 2022 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2023 AND 2022
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2023 2022
(PENURUNAN) KENAIKAN BERSIH NET (DECREASE) INCREASE IN
KAS DAN SETARA KAS (16,012,543) 6,869,800) CASH AND CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES ON
KAS DAN SETARA KAS (14,462) 3,376) CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 35,242,663) 28,369,487) BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 19,215,658) 35,242,663) END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari: at end of the year consists of:
Kas 931,530) 1,017,618) Cash
Giro pada Bank Indonesia 8,613,155) 9,520,923) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 958,732) 2,187,206) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 8,623,654) 21,617,714) other banks
Efek-efek 88,587) 899,202) Securities
19,215,658) 35,242,663)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS: INFORMATION:
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ACTIVITIES NOT AFFECTING
ARUS KAS CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang masih terhutang (1,248) (790)) Acquisition of fixed assets still unpaid
222
Page 611
~
Siddharta Widjaja & Rekan
Registered Public Accountants
33 rd FloorWisma GKBI
28, JI. Jend. Sudirman
Jakarta 10210
Indonesia
+62 (0) 21 574 2333 / 574 2888
Laporan Auditor lndependen Independent Auditors' Report
No.: 00037/2.1005/AU. l/07/1212-2/l/lV2024 No .: 0003 7/2.1005/A U.110711212-2/ l lII/2024
Para Pemegang Saham, The Shareholders,
Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of Directors
PT BANK BTPN Tbk: PT BANK BTPN Tbk:
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian We have audited the consolidatedfinancial statements of
PT BANK BTPN Tbk (secara individu disebut "Bank") dan entitas PT BANK BTPN Tbk (individually referred to as "the Bank")
anaknya (secara bersama-sama disebut "Grup"), yang terdiri dari and its subsidiaries (together referred to as "the Group "),
laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2023, which comprise the consolidated statement offinancial position
serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain as of 31 December 2023, the consolidated statement ofprofit or
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas konsolidasian, dan loss and other comprehensive income, the consolidated
laporan arus kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada statement of changes in equity, and the consolidated statement
tanggal 31 Desember 2023, serta catatan, yang terdiri dari of cash flows for the year ended 31 December 2023, and notes,
informasi kebijakan akuntansi material dan informasi penjelasan comprising material accounting policies information and other
lainnya. explanatory information.
Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian terlarnpir in our opinion, the accompanying consolidated financial
menyajikan secara wajar, dalam semua ha! yang material, posisi statements present fairly, in all material respects, the
keuangan konsolidasian Grup pada tanggal 31 Desember 2023 , consolidated financial position of the Group as of
serta kinerja keuangan konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya 31 December 2023, and its consolidated financial performance
untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023 sesuai dengan and its consolidated cash flows for the year ended 31 December
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. 2023 in accordance with Indonesian Financial Accounting
Standards.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang We conducted our audit in accordance with Standards on
ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggungjawab Auditing established by the Indonesian Institute of Certified
kami menurut standar tersebut diuraikan lebih lanjut dalam Public Accountants. Our responsibilities under those standards
paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan are further described in the Auditors' Responsibilities for the
Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami independen Audit of the Consolidated Financial Statements section of our
terhadap Grup berdasarkan ketentuan etika yang relevan dalam report. We are independent of the Group in accordance with the
audit kami atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, dan ethical requirements that are relevant to our audit of the
kami tel ah memenuhi tanggung jaw ab etika lainnya berdasarkan consolidated financial statements in Indonesia, and we have
ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang telah kami fulfilled our other ethical responsibilities in accordance with
peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi these requirements. We believe that the audit evidence we have
opini audit kami. obtained is sufficient and appropriate to provide a basis for our
opinion.
Siddharta Widjaja & Rekan - Registered Public Accountants, an Indonesian partnership and a member firm of the KPMG global
organization of independent member firms affiliated with KPMG International Limited, a private English company limited by guarantee . License No. : 916/KM .1/2014
Page 612
~
Hal Audit Utama Key Audit Matters
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan Key audit matters are those matters that, in our professional
profesional kami, merupakan hal yang paling signifikan dalam judgment, were of most significance in our audit of the
audit kami atas laporan keuangan konsolidasian periode kini . Hal- consolidated financial statements of the current period. These
hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan matters were addressed in the context of our audit of the
keuangan secara keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami consolidatedfinancial statements as a whole, and informing
atas laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak our opinion thereon, and we do not provide a separate opinion
menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. on these matters.
I. Cadangan kerugian penurunan nilai pinjaman yang I. The Bank's allowance for impairment losses of loans
diberikan (Kerugian Kredit Ekspektasian "KKE'') Bank (Expected Credit Losses "ECL '')
Lihat Catatan 2i. l (lkhtisar kebijakan akuntansi yang material Refer to Note 2 i. J (Summary of material accounting
- Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan - Aset policies -Allowance for impairment losses offinancial
keuangan yang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi), assets - Financial assets carried at amortized cost), Note 3
Catatan 3 (Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting (Critical accounting estimates and judgments - Key
- Sumber utama ketidakpastian estimasi - Cadangan kerugian sources of estimation uncertainty-Allowance for
penurunan nilai aset keuangan - Bank), Catatan 11 (Pinjaman impairment losses offinancial assets - Bank) , Note I I
yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah - Pinjaman (Loans and sharia financing receivables - Loans), Note 34
yang diberikan), Catatan 34 (Cadangan kerugian penurunan (Provision/or impairment losses), and Note 41 (Risk
nilai), dan Catatan 41 (Manajemen risiko - Risiko kredit). management - Credit risk) .
Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup melaporkan cadangan As of 31 December 2023, the Group reported allowance
kerugian penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan for impairment losses of loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah sebesar Rp 4.618.047 juta. financing/receivables of Rp 4,618,047 million. Included in
Termasuk pada saldo tersebut sebagian besar berasal dari such balances were mainly from loans portfolio of the Bank
portofolio pinjaman yang diberikan Bank sebagai entitas bank as a commercial conventional banking entity, amounted to
um urn konvensional, yaitu sebesar Rp 3.404.13 1 juta, Rp 3,404, J3 J million, representing 74% of the total
mewakili 74% dari total cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses of loans and sharia
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah. financing/receivables.
Kami mengidentifikasi cadangan kerugian penurunan nilai We identified the Bank's allowance for impairment losses
pinjaman yang diberikan Bank sebagai hal audit utama karena of loans as a key audit matter because the determination of
penentuan atas KKE memerlukan pertimbangan manajemen £CL requires significant management judgment and is
yang signifikan dan memiliki tingkat ketidakpastian estimasi subject to a high degree of estimation uncertainty. In
yang tinggi. Dalam menentukan KKE, Bank mengadopsi determining the ECL, the Bank adopted complex models,
model yang kompleks, menggunakan sejumlah asumsi, dan using various assumptions, and relied on internal and
mengandalkan input data internal dan eksternal. external data inputs.
Pengukuran KKE melibatkan pertimbangan manajemen yang The measurement of £CL involves significant management
signifikan, termasuk antara lain: judgement, including, among others:
• Pemilihan model, data dan asumsi yang digunakan • Selection of models, data and assumptions used in the
dalam perhitungan KKE; ECL calculation;
• Penentuan apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit • Determination of whether or not there was a
yang signifikan atau gagal bayar di dalam klasifikasi significant increase in credit risk or a default in the
pinjaman yang diberikan ke dalam tahap KKE; classification of loans into ECL stages;
• Pengklasifikasian debitur menjadi kategori risiko kredit • Classification of borrowers into appropriate credit
(peringkat kredit internal) yang tepat dengan melakukan risk categories (internal risk ratings) through
penilaian kualitatif performing a qualitative assessment;
• Penentuan skenario makroekonomi untuk perkiraan • Determination of macroeconomic variables f or
masa depan, penerapan skenario ekonomi dan forward-looking measurement, application of
pembobotan probabilitas tertimbang setiap skenario ; economic scenarios and its probability weightings;
Page 613
• Proyeksi atas skenario arus kas masa depan ekspektasian • Projection of expected future cash flow scenarios as
sebagai input untuk metode arus kas diskonto ("DCF") an input to the discounted cashjlow ("DCF") method
untuk pinjaman yang memburuk yang secara individual for credit-impaired loans which are considered
dianggap signifikan. individually significant.
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama How our audit addressed the Kev Audit Matter
Kami bekerja sama denganfinancial risk modelling specialist We work with our financial risk modelling specialist, who
kami, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tim are an integral part of our core audit team in performing
audit utama kami, dalam menerapkan beberapa prosedur several audit procedures.
audit.
Kami memeroleh pemahaman mengenai pengendalian utama We obtained understanding of management 's key controls
dan pendekatan manajemen dalam menghitung KKE untuk and approach in the ECL calculationfor loans to assess
pinjaman yang diberikan dan menilai risiko inheren dari salah the inherent risk of material misstatement by considering
saji material dengan mempertimbangkan tingkat the degree of estimation uncertainty and level of other
ketidakpastian estimasi dan tingkat risiko inheren lainnya. inherent risks. As part of our risk assessment, we also
Sebagai bagian dari penilaian risiko, kami juga mengevaluasi evaluate retrospective review (back-testing analysis)
uji retrospektif (analisis back-testing) yang dilakukan prepared by the management to assess the sufficiency of
manajemen untuk menilai kecukupan KKE. ECL.
Kami mengevaluasi dan menguji desain dan implementasi We evaluated and tested the design and implementation of
pengendalian internal yang berkaitan dengan pengukuran the internal controls relating to ECL measurement for
KKE untuk pinjaman yang diberikan, termasuk antara lain : loans, including, among others:
• Penilaian dan persetujuan informasi variabel • Assessment and approval of macroeconomic variables
makroekonomi yang digunakan dalam model KKE; information used in ECL models;
• Penilaian dan persetujuan penentuan klasifikasi risiko • Assessment and approval of borrower credit risk
kredit debitur; classification determination;
• Pengendalian teknologi informasi ("TI") yang bersifat • Information technology ("IT") automated controls
otomatis atas perpindahan data penting dari sistem- over transfer of critical data from source systems to
sistem sumber ke dalam sistem perhitungan KKE, dan ECL calculation system, and relevant general IT
pengendalian TI umum yang relevan untuk merespon controls that address identified IT risks and are
risiko TI yang teridentifikasi dan diperlukan untuk necessary to support the consistent operations of these
mendukung konsistensi operasi dari pengendalian automated controls;
otomatis tersebut;
• Rekonsiliasi dan analisis atas kelengkapan perhitungan • Reconciliation and analysis on completeness of ECL
KKE terhadap seluruh pinjaman yang diberikan; calculation over all loans;
• Penilaian dan persetujuan hasil KKE; • Assessment and approval of the ECL results;
• Penilaian dan persetujuan KKE dengan metode DCF • Assessment and approval of DCF method ECLfor
untuk pinjaman yang memburuk yang secara individual credit-impaired loans which are considered
dianggap signifikan. individually significant.
Kami melakukan pengujian substantif, yang terutama terdiri We performed substantive testing, which primarily
dari : consisted of
• Mengevaluasi model, asumsi (termasuk variabel • Evaluate models, assumptions (including
makroekonomi) dan input yang digunakan untuk macroeconomic variables) and input used in ECL
menghitung KKE apakah telah memadai, dan calculation as to whether they are appropriate, and
melakukan perhitungan ulang KKE atas sampel yang reperform the ECL calculation on selected samples;
dipilih;
Page 614
~
• Membandingkan variabel makroekonomi dan asumsi • Compare the macroeconomic variables and other
lainnya yang digunakan dengan sumber informasi assumptions used with external and internal
eksternal maupun internal, dan mengidentifikasi apakah information source, and identify contradictory
ada indikator yang berlawanan ; indicators;
• Pengujian atas relevansi dan keandalan (kelengkapan • Test the relevance and reliability (completeness and
dan akurasi berbasis sampel) dari data yang digunakan accuracy on a sample basis) of data used in
dalam perhitungan KKE ke sistem sumber; calculating ECL to the source systems,·
• Pengujian ketepatan pengelompokan pinjaman • Test the appropriateness of loans classification based
berdasarkan peringkat risiko kredit. Kami melakukan on stage of credit risks. We check the accuracy of days
pengecekan akurasi perhitungan jumlah hari tunggakan past due and/or a risk-based selection of loans, we
dan untuk pinjaman yang diberikan dengan sampel reviewed management's assessment by performing
berbasis risiko, kami menelaah penilaian manajemen independent evaluation to determine appropriateness
dengan melakukan evaluasi independen untuk of internal risk rating and ECL staging determination;
menentukan ketepatan penentuan peringkat risiko
internal dan tahap KKE;
• Mengevaluasi kewajaran KKE yang menggunakan • Evaluate the reasonableness of ECL that applies DCF
metode DCF untuk pinjaman yang memburuk yang method/or credit-impaired loans which are
secara individual dianggap signifikan dengan considered individually significant taking into account
mempertimbangkan kemungkinan keterjadian arus kas the feasibility of expected future cash flows
ekspektasian dengan memperhitungkan kondisi considering the recent economic environment and the
lingkungan ekonomi terkini dan prospek kondisi prospect offuture economic conditions, as well as
ekonomi masa depan, serta kemampuan bayar debitur; borrower's repayment ability;
• Melakukan stand-back assessment atas jumlah KKE • Perform stand-back assessment of the ECL amount to
untuk menentukan apakah KKE memadai dengan determine if the ECL was reasonable by considering
mempertimbangkan kualitas pinjaman yang diberikan the overall loans quality, risk profile, impact of loan
secara keseluruhan, profil risiko, restrukturisasi piutang restructurings given to debtors, macroeconomic
yang diberikan kepada peminjam, kondisi condition and other factors;
makroekonomi dan faktor lainnya;
• Melakukan pengujian sensitivitas dari asumsi utama • Perform sensitivity testing of key assumptions used in
yang digunakan dalam perhitungan KKE; the ECL calculation;
• Mengevaluasi kecukupan pengungkapan sesuai dengan • Evaluate the adequacy of disclosures in accordance
standar akuntansi yang berlaku. with the prevailing accounting standards.
2. Cadangan kerugian penurunan ni/ai pembiayaanlpiutang 2. Allowance for impairment losses of sharia
syariah - piutang murabahah financing/receivables - murabahah receivables
Lihat Catatan 2i.3 (Ikhtisar kebijakan akuntansi yang material Refer to Note 2i.3 (Summary of material accounting
- Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan - Piutang policies - Allowance for impairment losses offinancial
murabahah), Catatan 3 (Estimasi dan pertimbangan akuntansi assets - Murabahah receivables) , Note 3 (Critical
yang pen ting - Sumber utama ketidakpastian estimasi - accounting estimates and judgments - Key sources of
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan - Entitas estimation uncertainty- Allowance for impairment losses
Anak), Catatan 11 (Pinjaman yang diberikan dan offinancial assets - Subsidiary), Note 11 (Loans and
pembiayaan/piutang syariah - Pembiayaan/piutang syariah), sharia financing/receivables - Sharia
Catatan 34 (Cadangan kerugian penurunan nilai), Catatan 41 financing/receivables), Note 34 (Provision /or impairment
(Manajemen risiko - Risiko kredit). losses), Note 41 (Risk management - Credit risk).
Pada tanggal 31 Desember 2023, Grup melaporkan cadangan As of 31 December 2023, the Group reported allowance
kerugian penurunan nilai piutang murabahah sebesar for impairment losses of murabahah receivables of
Rp 1.213 .542 juta yang dicatat pad a akun cadangan kerugian Rp 1,21 3,542 million reported under allowance for
penurunan nilai pembiayaan/piutang syariah atas portofolio impairment Iasses of sharia financingl rece ivables account
salah satu entitas anaknya, PT BANK BTPN SY ARIAH Tbk from one of its subsidiaries, PT BA NK BTPN SYARJAH
("Entitas Anak"). Tbk ("the Subsidiary ") 's portfolio.
Page 615
~
Kami mengidentifikasi cadangan kerugian penurunan nilai We identified allowance f or impairment losses of
piutang murabahah sebagai ha! audit utama karena penentuan murabahah receivables as a key audit matter because the
cadangan kerugian penurunan nilai memerlukan pertirnbangan determination of allowance for impairment losses requires
manajernen yang signifikan dan memiliki tingkat significant management judgment and is subject to a high
ketidakpastian estimasi yang tinggi. Lebih lanjut, dalarn degree of estimation uncertainty. In addition, in
menentukan cadangan kerugian penurunan nilai, manajemen determining the allowance for impairment losses, the
menggunakan sejumlah asumsi dan input data internal. management use various assumptions, and relied on
internal data input.
Pengukuran cadangan kerugian penurunan nilai piutang The measurement of allowance for impairment losses of
murabahah melibatkan pertimbangan manajemen Bntitas murabahah receivables involves significant Subsidiary's
Anak yang signifikan, termasuk antara lain: management judgement, including among others:
• Pemilihan model, data dan asumsi; • Selection of models, data and assumptions;
• Pengklasifikasian debitur ke kategori risiko kredit yang • Classification of borrowers into appropriate credit
tepat berdasarkan kelompok hari tunggakan; risk categories based on days past due buckets;
• Penentuan parameter input yang diperlukan berdasarkan • Determination of input parameters, based on
pengalaman historis dan kondisi ekonomi saat ini, historical experience and current economic condition,
termasuk dampak atas COVID-19. including the impact ofCOVJD-19.
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama How our audit addressed the Key Audit Mafter
Kami bekerja sarna denganfinancial risk modelling specialist We work with our financial risk modelling specialist, who
kami, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tim are an integral part of our core audit team in pe,forming
audit utama kami, dalam menerapkan beberapa prosedur several audit procedures.
audit.
Kami memeroleh pemahaman mengenai pengendalian utama We obtained an understanding of Subsidiary's
dan pendekatan manajernen Entitas Anak dalam menghitung management 's key controls and approach in the
cadangan kerugian penurunan nilai piutang murabahah dan calculation of allowance for impairment losses of
menilai risiko inheren dari salah saji material dengan murabahah receivables to assess the inherent risk of
mempertimbangkan tingkat ketidakpastian estirnasi dan material misstatement by considering the degree of
tingkat risiko inheren lainnya. Sebagai bagian dari penilaian estimation uncertainty and level of other inherent risks. As
risiko, kami juga mengevaluasi uji retrospektif (anal is is back- part of our risk assessment, we also evaluate retrospective
testing) yang dilakukan manajemen untuk menilai kecukupan review (back-testing analysis) performed by the
cadangan kerugian penurunan nilai. management to assess the sufficiency of allowance for
impairment losses.
Kami mengevaluasi dan menguji desain dan implementasi We evaluated and tested the design and implementation of
pengendalian internal yang berkaitan dengan pengukuran the internal controls relating to allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai piutang murabahah, losses of murabahah receivables, including, among others:
termasuk antara lain:
• Penelaahan dan persetujuan model, data dan asumsi • Assessment and approval of model, data and
yang digunakan dalarn perhitungan cadangan; assumptions used in allowance calculation,·
• Pengendalian atas kelengkapan dan akurasi parameter • Controls over completeness and accuracy of the input
input; parameters;
• Penelaahan atas penentuan klasifikasi risiko kredit • Assessment of borrower credit risk categories
debitur; determination ;
• Penelaahan dan persetujuan hasil perhitungan cadangan • Assessment and approval of the calculation of
penurunan nilai. allowance for impairment losses.
Page 616
Kami melakukan pengujian substantif yang terutama terdiri We pe1formed substantive testing which primarily
dari: consisted of
• Mengevaluasi apakah model, asumsi dan input yang • Evaluate models, assumptions and input used in
digunakan untuk menghitung cadangan penurunan nilai allowance for impairment losses calculation as to
telah memadai ; whether they are appropriate;
• Mengevaluasi apakah definisi gaga! bayar yang • Evaluate whether the definition of default used in the
digunakan dalam model sudah konsisten dengan model is consistent with accounting policy and
kebijakan akuntansi dan praktik industri; industry practice;
• Mengevaluasi apakah asumsi yang digunakan untuk • Evaluate whether the assumption used in allowance
menghitung cadangan penurunan nilai telah konsisten for impairment losses calculation is consistent with
dengan titik data, seperti peraturan dan pengalaman other data points, such regulatory and historical or
historis atau kini; recent experience;
• Mengevaluasi kewajaran estimasi manajemen atas • Evaluate the reasonableness of management's
management overlay, termasuk dampaknya terhadap estimate of the management overlay, including its
perhitungan cadangan penurunan nilai; impact on allowance for impairment losses
calculation;
• Pengujian atas relevansi dan keandalan (kelengkapan • Testing the relevance and reliability (completeness
dan akurasi) dari data yang digunakan dalam and accuracy) of data used in calculating allowance
perhitungan cadangan kerugian ke sistem sumber; for impairment losses to the source systems,·
• Mengevaluasi kecukupan pengungkapan sesuai dengan • Evaluate the adequacy of disclosures in accordance
standar akuntansi yang berlaku. with the prevailing accounting standards.
3. Pengendalian dan sistem Teknologi Informasi ("Tl'') 3. Information Technology ("IT") systems and controls
Sebagai entitas perbankan, Bank dan salah satu entitas As a banking entity, the Bank and one of its subsidiaries,
anaknya, PT BANK BTPN SY ARIAH Tbk ("Entitas Anak"), PT BANK BTPN SYARIAH Tbk ("the Subsidiary "), utilize
menggunakan beberapa sistem TI yang saling bergantung satu multiple interdependent IT systems in their operational
sama lain dalam kegiatan operasionalnya untuk melakukan activities to process and record a high volume of
pemrosesan dan pencatatan volume transaksi yang tinggi . transactions. Controls over access and changes to IT
Pengendalian atas akses dan perubahan pada sistem TI sangat . systems are critical for accurately recording financial
penting untuk pencatatan informasi keuangan dan penyusunan information and preparing consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian secara akurat. statements.
Pengendalian dan sistem TI, karena berkaitan dengan The IT systems and controls, as they pertain to the
pencatatan dan pelaporan transaksi keuangan, merupakan hal recording and reporting offinancial transactions, is a key
audit utama karena pendekatan audit kami dapat berbeda audit matter as our audit approach could significantly
secara signifikan tergantung pada efektivitas operasi dari differ depending on the effective operation of the Bank and
pengendalian Tl Bank dan Entitas Anak. the Subsidiary's IT controls.
Bagaimana audit kami merespons Hal Audit Utama How our audit addressed the Key Audit Matter
Kami bekerja sama dengan tim audit TI kami, yang We work with our IT audit team, who are an integral part
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tim audit utama of our core audit team, to assess the risks associated with
kami, dalam mengevaluasi risiko terkait lingkungan TI Bank the IT environment of the Bank and the Subsidiary. Our IT
dan Entitas Anak. Tim audit TI kami melakukan pengujian audit team performed tests over the general IT controls for
lingkungan atas pengendalian umum TI untuk aplikasi- IT applications within the scope of our audit. The audit
aplikasi TI yang termasuk dalam cakupan audit kami. procedures performed by our IT audit team included:
Prosedur audit yang dilakukan oleh tim audit TI kami
mencakup:
• Menilai tata kelola dan pengendalian level entitas di • Assessing the governance and entity-level controls
lingkungan TI Bank dan Entitas Anak, termasuk yang across the Bank and the Subsidiary's IT environment,
terkait dengan desain, tinjauan, dan kesadaran atas including those related to IT policy design, review,
kebijakan TI, dan praktik manajemen risiko TI; and awareness, and IT risk management practices;
Page 617
• Menguji desain dan efektivitas operasi pengendalian • Testing the design and operating effectiveness of
pada akses ke program dan data, termasuk manajemen controls over access to programs and data, including
kata sandi, manajemen atas akses istimewa, dan password management, privileged access
pengendalian pemantauan atas aktivitas akun istimewa management, and monitoring controls for privileged
untuk semua aplikasi-aplikasi TI yang termasuk dalam accounts' activities for all IT applications within the
cakupan audit kami; scope of our audit;
• Menguji desain dan efektivitas operasi pengendalian • Testing the design and operating effectiveness of
pada manajemen perubahan, termasuk permintaan controls over change management, including change
perubahan dan persetujuan pengujian sebelum request approval and testing approval prior to
penerapan perubahan ke lingkungan produksi . Kami deployment to the production environment. We also
juga menguji pemisahan lingkungan TI dan pemisahan tested the segregation of the IT environments and the
tugas antara pengembang dan pelaksana implementasi segregation of duties between developers and
atas perubahan untuk semua aplikasi TI yang termasuk deployers of changes for all IT applications within the
dalam cakupan audit kami; scope of our audit,·
• Menguji desain dan efektivitas operasi pengendalian • Testing the design and operating effectiveness of
pada operasi komputer, termasuk proses perpindahan controls over computer operations, including batch
data secara berkelompok dan pemantauan proses process and data backup monitoring, for all IT
membuat data cadangan untuk semua aplikasi-aplikasi applications within the scope of our audit,·
TI yang termasuk dalam cakupan audit kami;
• Menguji desain dan efektivitas operasi pengendalian • Testing the design and operating effectiveness of the
pada pengendalian TI yang bersifat otomatis untuk IT automated controls for certain IT applications
aplikasi-aplikasi TI tertentu yang termasuk dalam within the scope of our audit.
cakupan audit kami.
Hal Lain Other Matters
Audit karni dilaksanakan dengan tujuan untuk merumuskan opini Our audit was performed for the purpose offorming an opinion
atas laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. on the consolidated financial statements taken as a whole. The
Inforrnasi tambahan yang termasuk dalam Lampiran I hingga 4, supplementary information included in Appendix I to 4, which
yang terdiri dari laporan posisi keuangan PT BANK BTPN Tbk comprises the statement offinancial position of
(entitas induk saja) tanggal 31 Desember 202 3, serta laporan Laba PT BA NK BTPN Tbk (parent entity only) as of 31 December
rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan 2023, and the related statement ofprofit or loss and other
ekuitas, dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada comprehensive income, the statement of changes in equity, and
tanggal tersebut, disajikan untuk tujuan analisis tambahan dan the statement of cash flows for the year then ended, is presented
bukan merupakan bagian yang diwajibkan dalam laporan for the purpose of additional analysis and is not a required part
keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi of the consolidated financial statements prepared in accordance
Keuangan di Indonesia. lnformasi tersebut telah menjadi objek with Indonesian Financial Accounting Standards. Such
prosedur audit yang diterapkan dalam audit atas laporan information has been subjected to the auditing procedures
keuangan konsolidasian dan, menurut opini kami, disajikan secara applied in the audit of the consolidated financial statements and
wajar, dalam semua hal yang material, sehubungan dengan in our opinion is fairly stated, in all material respects, in
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. relation to the consolidatedfinancial statements taken as a
whole.
Jnformasi Lain Oth er Information
Manajemen bertanggungjawab atas informasi lain. Informasi lain Management is responsible for the other information. The other
terdiri dari informasi yang tercantum dalam laporan tahunan 2023, information comprises the information included in 2023 annual
tetapi tidak mencantumkan laporan keuangan konsolidasian dan report, but does not include the consolidated financial
laporan auditor kami. Laporan tahunan 2023 diharapkan akan statements and our auditor 's report thereon. The 2023 annual
tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor ini. report is expected to be made available to us after the date of
this auditors' report.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian tidak mencakup Our opinion on the consolidatedfinancial statements does not
informasi lain. dan oleh karena itu, karni tidak menyatakan bentuk cover the other information and we do not express any form of
keyakinan apapun atas informasi lain tersebut. assurance conclusion thereon.
Page 618
Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan In connection with our audit of the consolidated financial konsolidasian, tanggungjawab kami adalah untuk membaca statements, our responsibility is to read the other information informasi lain yang teridentifikasi di atas, jika tersedia dan , dalam identified above when it becomes available and, in doing so, melaksanakannya, mempertimbangkan apakah informasi lain consider whether the other information is materially mengandung ketidakkonsistensian material dengan laporan inconsistent with the consolidated financial statements or our keuangan konsolidasian atau pemahaman yang kami peroleh knowledge obtained in the audit or otherwise appears to be selama audit, atau mengandung kesalahan penyajian material. materially misstated. Ketika kami membaca laporan tahunan 2023, jika kami When we read the 2023 annual report, if we conclude that there menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan penyajian material is a material misstatement therein, we are required to di dalamnya, kami diharuskan untuk mengomunikasikan ha! communicate the matter to those charged with governance and tersebut kepada pihak yang bertanggungjawab atas tata kelola dan take appropriate actions based on the applicable laws and melakukan tindakan yang tepat berdasarkan peraturan perundang- regulations. undangan yang berlaku. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihakyang Bertanggung Responsibilities of Management and Those Charged with Jawab atas Tata Ketola terhadap Laporan Keuangan Governance for the Consolidated Financial Statements Konsolidasian Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian Management is responsible for the preparation and/air wajar laporan keuangan konsolidasian tersebut sesuai dengan presentation of these consolidated financial statements in Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas pengendalian accordance with Indonesian Financial Accounting Standards, internal yang dianggap perlu oleh manajemen untuk and/or such internal control as management determines is memungkinkan penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang necessary to enable the preparation of consolidated financial bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh statements that are free from material misstatement, whether kecurangan maupun kesalahan. due to fraud or error. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, manajemen In preparing the consolidated financial statements, management bertanggungjawab untuk menilai kemampuan Grup dalam is responsible for assessing the Group's ability to continue as a mempertahankan kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai going concern, disclosing, as applicable, matters related to dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan going concern and using the going concern basis of accounting usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, unless management either intends to liquidate the Group or to kecuali manajemen memiliki intensi untuk melikuidasi Grup atau cease operations, or has no realistic alternative but to do so. menghentikan operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggungjawab atas tata kelola bertanggungjawab Those charged with governance are responsible for overseeing untuk mengawasi proses pelaporan keuangan Grup. the Group 's financial reporting process. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditors' Responsibilities for the Audit of the Consolidated Keuangan Konsolidasian Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang Our objectives are to obtain reasonable assurance about apakah laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan bebas whether the consolidated financial statements as a whole are dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh free from material misstatement, whether due to fraud or error, kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan and to issue an auditors ' report that includes our opinion. auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan memadai Reasonable assurance is a high level of assurance, but is not a merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan guarantee that an audit conducted in accordance with the merupakan suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan Standards on Auditing will always detect a material berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi kesalahan misstatement when it exists. Misstatements can arisefromfraud penyajian material ketika ha! tersebut ada. Kesalahan penyajian or error and are considered material if, individually or in the dapat disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan dan dianggap aggregate, they could reasonably be expected to influence the material jika, baik secara individual maupun secara agregat, dapat economic decisions of users taken on the basis of these diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan consolidated financial statements. ekonomi yang diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Page 619
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami As part of an audit in accordance with the Standards on
menerapkan pertimbangan profesional dan mempertahankan Auditing, we exercise professional judgment and maintain
skeptisisme profesional selama audit. Kami juga: professional skepticism throughout the audit. We also:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian • Identify and assess the risks of material misstatement of
material dalam laporan keuangan konsolidasian, baik yang the consolidatedfinancial statements, whether due to
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain fraud or error, design and perform audit procedures
dan melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap responsive to those risks, and obtain audit evidence that is
risiko tersebut, serta memeroleh bukti audit yang cukup dan sufficient and appropriate to provide a basis for our
tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak opinion. The risk of not detecting a material misstatement
terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan resulting from fraud is higher than for one resulting from
oleh kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh error, as fraud may involve collusion, forgery, intentional
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi, omissions, misrepresentations, or the override of internal
pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, control.
atau pengabaian pengendalian internal.
• Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal • Obtain an understanding of internal control relevant to the
yang relevan dengan audit untuk mendesain prosedur audit audit in order to design audit procedures that are
yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan untuk appropriate in the circumstances, but not/or the purpose
tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian of expressing an opinion on the effectiveness of the
internal Grup. Group's internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan • Evaluate the appropriateness of accounting policies used
serta kewajaran estimasi akuntansi dan pengungkapan terkait and the reasonableness of accounting estimates and
yang dibuat oleh manajemen. related disclosures made by management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi • Conclude on the appropriateness of management 's use of
kelangsungan usaha oleh manajemen dan, berdasarkan bukti the going concern basis of accounting and, based on the
audit yang diperoleh, apakah terdapat suatu ketidakpastian audit evidence obtained, whether a material uncertainty
material yang terkait dengan peristiwa atau kondisi yang exists related to events or conditions that may cast
dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan significant doubt on the Group's ability to continue as a
Grup untuk mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika going concern. ff we conclude that a material uncertainty
kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu ketidakpastian exists, we are required to draw attention in our auditors '
material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam report to the related disclosures in the consolidated
laporan auditor kami ke pengungkapan terkait dalam laporan financial statements or, if such disclosures are inadequate,
keuangan konsolidasian atau, jika pengungkapan tersebut to modify our opinion. Our conclusions are based on the
tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk audit evidence obtained up to the date of our auditors'
memodifikasi opini kami. Kesimpulan kami didasarkan pada report. However, future events or conditions may cause
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor the Group to cease to continue as a going concern.
kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
• Mengevaluasi penyaj ian, struktur, dan isi laporan keuangan • Evaluate the overall presentation, structure and content of
konsolidasian secara keseluruhan, termasuk the consolidatedfinancial statements, including the
pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan disclosures, and whether the consolidated financial
konsolidasian mencerminkan transaksi dan peristiwa yang statements represent the underlying transactions and
mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian events in a manner that achieves fair presentation.
wajar.
• Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat terkait informasi • Obtain sufficient appropriate audit evidence regarding the
keuangan entitas atau aktivitas bisnis dalam Grup untuk financial information of the entities or business activities
menyatakan opini atas laporan keuangan konsolidasian. Kami within the Group to express an opinion on the
bertanggungjawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan consolidated financial statements. We are responsible for
audit grup. Kami tetap bertanggung jawab sepenuhnya atas the direction, supervision and performance of the group
opini audit kami. audit. We remain solely responsible for our audit opinion.
Page 620
~
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggungjawab We communicate with those charged with governance
atas tata kelola mengenai, antara lain, ruang lingkup dan saat yang regarding, among other matters, the planned scope and timing
direncanakan atas audit, serta temuan audit signifikan, termasuk of the audit and significant audit findings , including any
setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang significant deficiencies in internal control that we identify
teridentifikasi oleh kami selama audit. during our audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang We also provide those charged with governance with a
bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami telah mematuhi statement that we have complied with relevant ethical
ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan requirements regarding independence, and communicate with
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang them all relationships and other matters that may reasonably be
dianggap secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, thought to bear on our independence, and where applicable,
dan, jika relevan, pengamanan terkait. related safeguards.
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged with
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan hal-hal governance, we determine those matters that were of most
tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan significance in the audit of the consolidated financial
konsolidasian periode kini dan oleh karenanya menjadi ha! audit statements of the current period and are therefore the key audit
utama. Kami menguraikan ha! audit utama dalam laporan auditor matters. We describe these matters in our auditors ' report
kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang unless law or regulation precludes public disclosure about the
pengungkapan publik tentang ha! tersebut atau ketika, dalam matter or when, in extremely rare circumstances, we determine
kondisi yang sangatjarang terjadi, kami menentukan bahwa suatu that a matter should not be communicated in our report
hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena because the adverse consequences of doing so would
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan ha! tersebut akan reasonably be expected to outweigh the public interest benefits
diekspektasikan secara wajar melebihi manfaat kepentingan publik of such communication.
atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik/Registered Public Accountants
Siddharta Widjaja & Rekan
Novie, S.E ., CPA
Izin Akuntan Publik/Public Accountant License No. AP . 1212
22 Februari 2024 22 February 2024
Page 621
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
I. Ketentuan Umum
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: √
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan pengurusan √
dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu 1 (satu) tahun buku kepada rapat umum
pemegang saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Laporan
Tahunan emiten atau perusahaan publik.
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum. √
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus) pemegang saham √
dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) atau suatu jumlah pemegang saham
dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas atau Perusahaan √
Publik.
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat yang memuat √
kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa keuangan, Emiten, dan Perusahaan
Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
f Direksi: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi sebagaimana √
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang √
melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-
undangan mengenai badan hukum tersebut.
g. Dewan Komisaris: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Dewan Komisaris √
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten
atau Perusahaan Publik; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang √
melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang- undangan
mengenai badan hukum tersebut.
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS sebagaimana √
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang √
mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan fungsi pengurusan dan fungsi
pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau anggaran dasar yang
mengatur badan hukum tersebut.
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor atau pemegang √
saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan sarana pengawasan terhadap
Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang saham atas √
keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang berkualitas, akurat, dan
akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor atau pemegang √
saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
5 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang wajib diterapkan √
dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 619
Page 622
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
II. Bentuk Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik. √
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang, berkualitas √
baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan mencantumkan judul √
dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan yang dikonversi √
dalam format pdf.
III. Isi Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. Ikhtisar data keuangan penting; √
b. Informasi saham (jika ada); √
c. Laporan Direksi; √
d. Laporan Dewan Komisaris; √
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik; √
f. Analisis dan pembahasan manajemen; √
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; √
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik; √
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan √
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan; √
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan selama 3
(tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut menjalankan kegiatan
usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan; 12
2) laba bruto; 12
3) laba (rugi); 12
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali; 12
5) total laba (rugi) komprehensif; 12
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non 12
pengendali;
7) laba (rugi) per saham; 12
8) jumlah aset; 12
9) jumlah liabilitas; 12
10) jumlah ekuitas; 12
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; 13
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; 13
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan; 13
14) rasio lancar; 13
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas; 13
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan 13
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis industrinya; 13
b. Informasi Saham
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
1) Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) Jumlah saham yang beredar;
b) Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; 16
c) Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham 16
dicatatkan; dan
d) Volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; 16
620 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 623
Keterangan Halaman
Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang sahamnya tercatat -
maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan Perusahaan Terbuka dan
sahamnya tercatat di Bursa Efek;
2) Dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), 17
dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, informasi saham sebagaimana dimaksud
pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) Tanggal pelaksanaan aksi korporasi; -
b) Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham -
c) Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan -
d) Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan -
e) Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi; -
3) Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau penghapusan pencatatan -
saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan alasan penghentian sementara
perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut; dan
4) Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham -
(delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung hingga akhir periode Laporan Tahunan,
Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat:
1) Uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi:
a) Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 42-43
b) Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik ; 43
c) Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 43
d) Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan 43-44
e) Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 42
2) Gambaran tentang prospek usaha; 44-45
3) Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan 45
4) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada); 48
d. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik; 34
2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 35
3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; 35
4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 36
5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan 37
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan 60
tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) Alamat; 60
b) Nomor telepon; 60
c) Nomor faksimile; 60
d) Alamat surat elektronik; dan 60
e) Alamat Situs Web; 60
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 61
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik; 68
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta jenis 64
barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; 96-98
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 621
Page 624
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 66
(satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
8) Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkaitan dengan 99
penerapan keuangan berkelanjutan
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat: 76-83
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab; 76-83
b) Foto terbaru; 76-83
c) Usia; 76-83
d) Kewarganegaraan; 76-83
e) Riwayat pendidikan; 76-83
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 76-83
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang 76-83
bersangkutan;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite 76-83
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 76-83
Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, dan 76-83, 297
pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang
terafiliasi;
h) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan 48
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 70-75
a) Nama; 70-75
b) Foto terbaru; 70-75
c) Usia; 70-75
d) Kewarganegaraan; 70-75
e) Riwayat pendidikan; 70-75
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 70-75
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan Komisaris 70-75
Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupakan Komisaris 70-75
Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 70-75
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 70-75
Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali baik 70-75, 296
langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafilias
h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah menjabat lebih dari 2 275
(dua) periode (jika ada);
i) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat 37
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi setelah 37, 48
tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang dicantumkan
dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan
sebelumnya;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/ 88-89
kontrak) dalam tahun buku;
13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari: 94
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik; 92
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik; dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing memiliki 92
kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan publik;
622 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 625
Keterangan Halaman
14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan 94
anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai pemegang saham
yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris;
15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi:
a) Kepemilikan institusi lokal; 93
b) Kepemilikan institusi asing; 93
c) Kepemilikan individu lokal; dan 93
d) Kepemilikan individu asing; 93
16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung 90-92
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan;
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama di mana Emiten atau Perusahaan Publik 95
memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan
status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut (jika ada);
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan hingga 99
akhir tahun buku serta nama Bursa Efek di mana saham Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan (jika ada);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum jatuh tempo 100
pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal
jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/ 100
aliansinya meliputi:
a) Nama dan alamat; 100
b) Periode penugasan; 100
c) Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; 100
d) Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan selama tahun 100
buku; dan
e) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, 100
maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP; 100-101
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen 105
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan informasi
penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, yaitu paling sedikit
memuat:
1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit 108-125
mengenai:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 108-125
b) Pendapatan/penjualan; dan 108-125
c) Profitabilitas; 126-127
2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku 128
terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit
mengenai:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; 128-131
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 131-132
c) Ekuitas; 132
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif; 133
dan
e) Arus kas 134
3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan; 134
4) Tingkat Kolektibilitas Piutang Emiten Atau Perusahaan Publik Dengan Menyajikan Perhitungan Rasio Yang 135
Relevan;
5) Struktur Modal (Capital Structure) Dan Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal (Capital Structure) Tersebut 135-136
Disertai Dasar Penentuan Kebijakan Dimaksud;
6) Bahasan Mengenai Ikatan Yang Material Untuk Investasi Barang Modal Dengan Penjelasan Paling Sedikit 136
Meliputi:
a) Tujuan Dari Ikatan Tersebut; -
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 623
Page 626
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
b) Sumber Dana Yang Diharapkan Untuk Memenuhi Ikatan Tersebut; -
c) Mata Uang Yang Menjadi Denominasi; Dan -
d) Langkah Yang Direncanakan Emiten Atau Perusahaan Publik Untuk Melindungi Risiko Dari Posisi Mata Uang -
Asing Yang Terkait;
7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi: 137
a) Jenis Investasi Barang Modal; 137
b) Tujuan Investasi Barang Modal; Dan 137
c) Nilai Investasi Barang Modal Yang Dikeluarkan; 137
8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 137
9) Prospek Usaha Dari Emiten Atau Perusahaan Publik Dikaitkan Dengan Kondisi Industri, Ekonomi Secara Umum 138
Dan Pasar Internasional Disertai Data Pendukung Kuantitatif Dari Sumber Data Yang Layak Dipercaya;
10) Perbandingan Antara Target/Proyeksi Pada Awal Tahun Buku Dengan Hasil Yang Dicapai (Realisasi), Mengenai: 137
a) Pendapatan/penjualan; 137-138
b) Laba (rugi); 137-138
c) Struktur modal (capital structure); 137-138
d) Kebijakan dividen; atau 137-138
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 137-138
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai: 138
a) Pendapatan/penjualan; 138
b) Laba (rugi); 138
c) Struktur modal (capital structure); 138
d) Kebijakan dividen; atau 138
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 138
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi 144-145
pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit: 139
a) Kebijakan dividen; 139
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas; 139
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 139
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar; 139
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka 139
diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan: 139-140
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan -
dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum secara kumulatif sampai
dengan akhir tahun buku; dan
b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa -
Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka Emiten menjelaskan
perubahan tersebut;
15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan usaha, 140
akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan transaksi yang mengandung benturan kepentingan,
yang terjadi pada tahun buku, antara lain memuat:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi; 140-141
b) Nama pihak yang melakukan transaksi; 140-141
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada); 140-141
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan 140-141
e) Pemenuhan ketentuan terkait; 140-141
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf
a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan 141
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle); dan
624 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 627
Keterangan Halaman
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk memastikan 142
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle);
g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan 142
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut.
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan hasil -
pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi
afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan -
mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap Emiten atau 142-143
Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); 143
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik 261
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi:
1) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan pada 263-273
tahun buku; dan
2) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum direalisasikan -
beserta alasan belum direalisasikan;
b) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk 262
melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
2) Direksi, mencakup antara lain: 282
a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi; 284-286
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi; 282
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama Dewan Komisaris, dan 292-293, 295
tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;
d) Delatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orientasi 287-289,
bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan 283-284
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada); 287-289
e) Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku 289
paling sedikit memuat:
(1) Prosedur penilaian kinerja; dan 289
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 289
rapat; dan
f) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain: 275
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 277
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris; 276, 278-279
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama Direksi, dan 290-291, 295
tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;;
d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk program 281, 276
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku 281
(jika ada);
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 625
Page 628
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
e) Penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya, paling 300
sedikit memuat:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja; 300
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 300
rapat; dan
(3) Pihak yang melakukan penilaian;
f) Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris 279
pada tahun buku meliputi:
(1) Prosedur penilaian kinerja; dan 279
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 279
rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 298
a) Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/ 299
atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain: 301
(1) Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris; 301-303
(2) Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; 301-303
dan
(3) Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris; 301-303
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan -
prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) Nama; -
b) Dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah; -
c) Periode penugasan dewan pengawas syariah; -
d) Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan -
e) Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar -
Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, mencakup antara lain: 304
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 305-307
b) Usia; 305-307
c) Kewarganegaraan; 305-307
d) Riwayat pendidikan; 305-307
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 305-307
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 305-307
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 305-307
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 305-307
Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit; 305
g) Pernyataan independensi Komite Audit; 305
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 309-340
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota Komite 307-308
Audit dalam rapat tersebut;
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman 308-309
atau piagam (charter) Komite Audit;
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 310
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 311-312
b) Usia; 311-312
c) Kewarganegaraan; 311-312
d) Riwayat pendidikan; 311-312
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 311-312
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 311-312
626 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 629
Keterangan Halaman
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 311-312
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 311-312
Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite; 311
g) Pernyataan independensi komite; 311
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 313
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; 310-311
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; -
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam 312-313
rapat tersebut;
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan 313
m) Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup -
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
mengungkapkan:
(1) Alasan tidak dibentuknya komite; dan -
(2) Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi; -
8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan tugas Direksi (jika 314
ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 315-316
b) Usia; 315-316
c) Kewarganegaraan; 315-316
d) Riwayat pendidikan; 315-316
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 315-316
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 315-316
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 315-316
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 315-316
Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite; 315
g) Pernyataan independensi komite; 314
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 318
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; 314
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 314
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam 317
rapat tersebut;
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan 317
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain: 338
a) Nama; 338
b) Domisili; 338
c) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 338
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan 338
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 338
Publik;
d) Riwayat pendidikan; 338
e) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan 342-343
f) Uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku; 339
10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain: 355
a) Nama kepala Unit Audit Internal; 355
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 355
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan 355
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 355
Publik;
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 627
Page 630
REFERENSI
SEOJK
Keterangan Halaman
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada); 358
d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; 360
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal; 356
f) Uraian tugas dan tanggung jawab; 356-357
g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan 357
h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku; 358-359
11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan 361
Publik, paling sedikit mengenai:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan lainnya; 361-363
dan
b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal; 363
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal; 363
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai: 147
a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 148-151
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan 154-229
c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 152
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manajemen risiko; 152
13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas anak, 364
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
a) Pokok perkara/gugatan; -
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan -
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik; -
14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan 364
Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi: 366
a) Pokok-pokok kode etik; 366
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 367
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan Emiten 366
atau Perusahaan Publik;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada manajemen 139
dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara lain berupa program
kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/atau program
kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP); Dalam hal pemberian kompensasi
berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/
atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP), informasi yang
diungkapkan paling sedikit memuat:
a) Jumlah saham dan/atau opsi; -
b) Jangka waktu pelaksanaan; -
c) Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan -
d) Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan; -
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah 297-298
terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka; dan
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; 297-298
18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan Publik (jika 369
ada), antara lain meliputi:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran; 369
b) Perlindungan bagi pelapor; 369
c) Penanganan pengaduan; 369
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan 369
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi: 369
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan 369
(2) Tindak lanjut pengaduan; 369
628 LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk
Page 631
Keterangan Halaman
19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 370
a) Program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap 370
dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
b) Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik; 370-371
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek Bersifat Ekuitas 254-260
atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 254-260
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya (jika 254-260
ada);
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik 372
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan -
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan; -
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup); -
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik; -
d) Penjelasan Direksi; -
e) Tata kelola keberlanjutan; -
f) Kinerja keberlanjutan; -
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada; -
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan -
i) Anggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya; -
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis -
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana
tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat: -
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti -
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi; dan/
atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu pada -
Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan
Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik;
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang -
tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang -
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan -
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan -
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam bagian -
tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab sosial
dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan
Tahunan; dan
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan -
Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit 383
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi 383
Keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat pernyataan mengenai
pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan di sektor
Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-
undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan Efek dalam hal Emiten
merupakan Perusahaan Efek; dan
j Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 56-57
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan Tahunan 56-57
disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK BTPN Tbk 629
Page 632
LAPORAN
TAHUNAN
20
23
IMPACTING
MILLIONS OF LIVES
PT BANK BTPN Tbk
Menara BTPN
CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5 – 5.6
Jakarta 12950
Tel. : +62 21 300 26 200
Faks. : +62 21 300 26 309
btpn.com
Names mentioned 201 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Di Bawah
· Komisaris
p.5
unresolved
org
PT Oto
p.19
unresolved
org
PT Summit Dikeluarkan
p.19
unresolved
org
Group Sumitomo Corporation
p.19
unresolved
—
Konferensi Pers Paparan
· Direktur Utama
p.22
unresolved
person
Pocari Sweat
· Direktur
p.22
unresolved
org
PT Amerta Indah Otsuka
p.22
unresolved
org
Umum Pemegang Tbk
p.23
unresolved
org
PT Seino Indomobil Logistics
p.23
unresolved
org
PT SIL
p.23 ×2
unresolved
org
Bank BTPN Moses
p.23
unresolved
org
Bank BPTN
p.24 ×2
unresolved
—
Linggawati Tok
· Direktur
p.24
unresolved
org
Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Abdul Malik Sadat Idris
p.25
unresolved
org
Associate Investment Officer International Finance Corporation
p.25
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.25 ×13
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
p.25
unresolved
org
Kementerian BUMN Rabin Indrajad Hattari
p.25
unresolved
org
Kebijakan Fiskal
p.25
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.25
unresolved
org
Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis
p.25
unresolved
org
Bank BTPN Dini Herdini
p.26
unresolved
org
Bank BTPN Nathan Christianto
p.26
unresolved
org
Bank BTPN Anita Ekasari
p.26
unresolved
org
Bank BTPN Andrie Darusman
p.26
unresolved
org
Bank BTPN Ahmad Yani
p.26
unresolved
org
PT Kepland Investama
p.28 ×3
unresolved
org
Multinasional Tbk
p.28 ×2
unresolved
org
Bank BTPN COVID-
p.29
unresolved
org
to Work for in Asia
p.29
unresolved
org
Bank Versi Infobank
p.30
unresolved
org
Bank BANK IN
p.30
unresolved
org
Bank BTPN Best CFO Category
p.30
unresolved
org
Milik Negara
p.31
unresolved
org
Bank BTPN Henoch Munandar.
p.31
unresolved
—
Nama Sertifikasi
p.31
unresolved
org
Bank Indonesia
p.36 ×16
unresolved
org
Bank BTPN. Di
p.37
unresolved
org
Bank BTPN. Penerapan Whistleblowing System
p.38
unresolved
org
Bank BTPN. Bahkan
p.38
unresolved
org
Bank BTPN. Begitu
p.39
unresolved
org
Pusat
p.43
unresolved
org
Bank Dahulu II
p.44
unresolved
org
PT Summit Oto Finance. Rencana
p.44
unresolved
org
Bank Perkreditan Rakyat
p.46
unresolved
org
Departemen Treasury
p.46
unresolved
org
Kota Nusantara
p.47
unresolved
org
PT Summit
p.47
unresolved
org
Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
p.62 ×12
unresolved
org
PT Fitch Ratings
p.62
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.62 ×2
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pensiunan
p.63
unresolved
org
Bank Pegawai Pensiunan Militer
p.63
unresolved
org
PT Bank Tabungan
p.63
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.63
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.63
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.63
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.63 ×7
unresolved
org
Bank Pegawai Pensiunan
p.64
unresolved
org
Bank Sahabat
p.64
unresolved
org
PT Bank Sumitomo
p.65
unresolved
person
Ir. Nathan Tjoeng
p.68
unresolved
person
Heru Rustanto
p.69
unresolved
org
Bank Singapore Branch
p.72
unresolved
org
Bank Asia HQ
p.72
unresolved
org
ABN AMRO Bank N.V.
p.72
unresolved
org
Sanwa Bank Ltd
p.72
unresolved
org
ABN Bank N.V.
p.72
unresolved
org
Sumitomo Bank Ltd
p.73 ×2
unresolved
org
PT Artajasa Pembayaran Elektronis
p.75
unresolved
org
BCA Remittance Sdn Bhd
p.76
unresolved
org
Bank Universal
p.77 ×2
unresolved
org
Bank Subentra
p.77
unresolved
org
Bank United Financial
p.78
unresolved
org
PT Bogor Multifinance
p.78
unresolved
org
Bank Susila Bakti
p.78
unresolved
org
SMBC Europe Limited
p.79
unresolved
person
Rangkap
· Wakil Direktur Utama
p.80 ×3
unresolved
org
PT Metro Retailmart
p.80
unresolved
org
PT Trans Ice
p.80
unresolved
org
PT CT Corpora Bank Mega
p.80
unresolved
org
Firma Hukum Herdini & Partners
p.81
unresolved
org
Bank PDFCI Tbk
p.81 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Niaga
p.81
unresolved
org
Bank Barclays Indonesia
p.84
unresolved
org
PT Bank Central Saham Treasuri
p.92
unresolved
org
Banking Corporation
p.92
unresolved
org
Asia Tbk
p.92
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Posisi
p.92
unresolved
org
Undang-perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.93
unresolved
org
Sakura Bank Limited
p.94
unresolved
org
PT Sumitomo Mitsui Finance
p.94
unresolved
org
PT Ina Sekuritas Indonesia
p.94 ×2
unresolved
org
PT Nikko Sekuritas Indonesia
p.94
unresolved
org
UBS AG London Branch Equities House -214
p.95
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited SBL/
p.95
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited
p.95
unresolved
—
Christian Santoso
p.95
unresolved
org
Cayuga Pacific Group Limited
p.95
unresolved
—
Engelbert Winoto
p.95
unresolved
—
Kamajaya
p.95
unresolved
—
Henry Gunawan Cahyono Putro
p.95
unresolved
org
PT Timur Nusa Niagajaya
p.95
unresolved
org
Co Ltd
p.95
unresolved
—
Linda Sulistyaningsih, BCS
p.95
unresolved
—
Djoko Susanto
p.95
unresolved
org
Caceis Bank, Ireland Branch / Nichejungl
p.95
unresolved
—
Andy Tanujaya
p.95
unresolved
—
Hendry Sunito
p.95
unresolved
—
Yansen Lokanata
p.95
unresolved
org
Reksa Dana
p.95
unresolved
org
Terbatas
p.97 ×2
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Alamat Kantor Pusat Menara
p.97
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura
p.97
unresolved
person
KH.Z.
p.98
unresolved
person
KH. Tb. A.
p.98
unresolved
person
Prof. M. Yamin
p.99 ×3
unresolved
person
DR. Sam Ratulangi
p.100
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.100
unresolved
person
K.H. Zainul Arifin
p.100
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.101
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.102
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.102
unresolved
org
KPMG International Limited
p.102
unresolved
—
Tel
p.102
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.103
unresolved
org
Bank Mega Tel
p.103
unresolved
person
PEMERINGKAT EFEK Ashoya Ratam
p.103
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.103
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.103
unresolved
org
Pusat Statistik
p.108
unresolved
org
RETAIL BANKING Tbk
p.110
unresolved
org
Dana Pensiun BUMN. Sebagai
p.114
unresolved
org
Transaksi Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.142 ×2
unresolved
org
London Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.142
unresolved
org
Dusseldorf Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.142
unresolved
org
Berhad Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.142
unresolved
org
Efek-efek Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.143
unresolved
org
PT SMFL Leasing Indonesia
p.143
unresolved
org
Bank Kerangka
p.150
unresolved
org
Mitsui Banking Corporation
p.228
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.