Skip to content
Back to announcement

LK PT Gudang Garam Tbk dan Entitas Anak Maret 2026.pdf

Financial statement Text extracted GGRM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 51

Page 1 OCR 0.943
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENT

31 MARET 2026

PT. GUDANG GARAM Tbk.
KEDIRI - INDONESIA
Page 2 OCR 0.881
—

PT. PERUSAHAAN ROKOK gap

( Tbk.

KEDIRI-INDONESIA

SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN
31 MARET 2026 DAN 2025
PT GUDANG GARAM Tbk.
DAN ENTITAS ANAK

No. E0001/GG-13/IV-26

Kami yang bertanda-tangan di bawah

1. Nama : Susilo Wonowidjojo
Alamat kantor : Jl Semampir IVI, Kediri
Alamat domisili: Jl. Panglima Sudirman 79-85, Surabaya
Telepon 1 (0354) 682091 — 7
Jabatan : Presiden Direktur
2. Nama : Herry Susianto
Alamat kantor : Jl. Semampir II/I, Kediri
Alamat domisili I. Pemuda No. 2, Kediri
Telepon : (0354) 682091 —7
Jabatan : Direktur

atas nama dan mewakili Direksi, menyatakan bahwa:

1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan
keuangan interim konsolidasian PT Gudang Garam Tbk. dan
entitas anak,

2. Laporan keuangan interim konsolidasian PT Gudang Garam Tbk.
dan entitas anak telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Indonesia:

3. 8. Semua informasi dalam laporan keuangan interim
konsolidasian PT Gudang Garam Tbk. dan entitas anak telah
dimuat secara lengkap dan benar,

b. Laporan keuangan interim konsolidasian PT Gudang Garam
Tbk. dan entitas anak tidak mengandung informasi atau fakta
material yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi
atau fakta material,

4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intem dalam
PT Gudang Garam Tbk. dan entitas anak,

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
OF
RESPONSIBILITY FOR THE CONSOLIDATED
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
31 MARCH 2026 AND 2025
PT GUDANG GARAM Tbk.
AND SUBSIDIARIES

No. E0001/GG-13/1V-26

We, Ihe undersigned:

1. Name : Susilo Wonowidjojo
Office address : JI. Semampir IV/I, Kediri
Residential address — : Jl. Panglima Sudirman 79-85, Surabaya
Telephone : (0354) 682091 —7
Title : President Director
2. Name : Herry Susianto
Office address 2 JI Semampir IV/I, Kediri
Residential address: JI. Pemuda No. 2, Kediri
Telephone : (0354) 682091 —7
Title : Director

or and on behalf of Board af Directors, declare that

1. We are responsible for the preparation and presentation of he
consolidated interim financial statemenis of PT Gudang Garam
Tbk. and subsidiaries:

2. The consolidated interim financial statements af PT Gudang
Garam Tbk. and subsidiaries have been prepared and presented in
accordance with Indonesian Financial Accounting Standards:

3. 4. All information disclosed in the consolidated interim financial
statemenis of PT Gudang Garam Tbk. and subsidiaries are
complete and correct:

b. The consolidated interim financial statements of PT Gudang
Garam Tbk. and subsidiaries do not contain misleading
material information or facts, and do not omit material
information or facts:

4. We are responsible for the internal control system of PT Gudang
Garam Tbk. and subsidiaries,

This statement is made truthfully.

Kediri, 30pprit 2026

Susilo Wenowidjojo
Presiden Direktur/
President Director

Herry Susianto
Direktur/
Director

Jalan Jend. A. Yani 75 - 79, Jakarta 10510, Tel

(46221) 2955.7000 Facsimile (46221) 2955.7009
Page 3 OCR 0.846
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT/
UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF FINANCIAL POSITION

31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025/31 MARCH 2026 AND 31 DECEMBER 2025

ASET

(ASET LANCAR
KAS DAN SETARA KAS
PIUTANG USAHA PIHAK KETIGA
PERSEDIAAN
PPN DIBAYAR DIMUKA
BEBAN DIBAYAR DIMUKA
ASET LANCAR LAINNYA

TOTAL ASET LANCAR

DAK
ASET TETAP, bersih
ASET TAKBERWUJUD, bersih
ASET HAK-GUNA, bersih
ASET PAJAK TANGGUHAN, bersih
PAJAK PENGHASILAN DIBAYAR DIMUKA
ASET TIDAK LANCAR LAINNYA

TOTAL ASET TIDAK LANCAR

TOTAL ASET

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini.

31 Maret/ — 31 Desember/
Catatan/ — March December
Notes 2026 2025

3 5,230,860 3,613,292

4 1,544,912 1,923,276

5 3,199,921 33, 388,679
320,818 292,447

6 182,294 153,218

7 55,329 67,350

9, 28

13

10

41,534,134 39,438,262

19,571,061 — 20,208,777
15,104,684 — 14,902,111
42,232 48,649
384,827 409,422
88,116 52,308
180,112 192,124
35,371,032 — 35,813,391
76,905,166,  75,251,653

PT Gudang Garam Tbk

ASSETS

CURRENT ASSETS
CASH AND CASH EOUIVALENTS
TRADE RECEIVABLES, THIRD PARTIES
INVENTORIES
PREPAID VAT
PREPAID EXPENSES
OTHER CURRENT ASSETS

TOTAL CURRENT ASSETS

NON-CURRENT ASSETS
FIKED ASSETS, net
INTANGIBLE ASSETS, net
RIGHT-OF-USE ASSETS, net
DEFERRED TAX ASSETS, net
PREPAID INCOME TAX
OTHER NON-CURRENT ASSETS

TOTAL NON-CURRENT ASSETS

TOTAL ASSETS

See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
form an integral part of these financial statements.
Page 4 OCR 0.849
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT (Lanjutan)/

UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF FINANCIAL POSITION (Continued)
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025/31 MARCH 2026 AND 31 DECEMBER 2025

Dalamjutaan Rupiah

LIABILITAS DANEKUITAS

IJABILITAS

HIABILITAS JANGKA PENDEK
PINJAMAN BANK JANGKA PENDEK
UTANG USAHA
UTANG PAJAK
UTANG CUKAI, PPN DAN

PAJAK ROKOK
LIABILITAS JANGKA PENDEK LAINNYA

TOTAL LIABILITAS JANGKA PENDEK
HIABILITAS JANGKA PANJANG
UUABILITAS IMBALAN PASCAKERJA
LUABILITAS PAJAK TANGGUHAN, bersin
LIABILITAS JANGKA PANJANG LAINNYA
TOTAL LIABILITAS JANGKA
PANJANG

TOTAL LIABILITAS

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini.

31 Maret/ 31 Desember/
Catatan/ — March December
Notes 2026 2025

1 167,374 761,931
12 784,498 682,560
13 569,760 528,138
14 8,407,869 7,862,212
15 817,257 890,111

10,746,755 — 10,724,952
16 1,108,222 — 1,093,068
13 350,780 272,441
2 590,355 590,355

2,049,357 1,955,864

12,796, 112 12,680,816

PT Gudang Garam Tbk

In.millons of Rupiah
LIABILITIES AND EGUITY
LIABILITIES

CURRENT LIABILITIES
SHORT-TERM BANK LOANS
TRADE PAYABLES
TAXES PAYABLE
EXCISE DUTY, VATAND
CIGARETTES TAX PAYABLES
OTHER CURRENT LIABILITIES

TOTAL CURRENT LIABILITIES

DOM-CURRENT LIABILITIES
POST-EMPLOYMENT BENEFITS
LIABILITIES
DEFERRED TAX LIABILITIES, net
OTHER NON-CURRENT LIABILITIES
TOTAL NON-CURRENT
LIABILITIES

TOTAL LIABILITIES

See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
Jorm an integral part of these financial statements.
Page 5 OCR 0.835
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT (Lanjutan)/
UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF FINANCIAL POSITION (Continued)
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025/31 MARCH 2026 AND 31 DECEMBER 2025

31 Maret/ 31 Desember/

Catatan/ — March December
Dalamjutaan Rupiah -Wores.”— 2026 —... 2025 — Inmillons of Rupiah
EKUITAS E0VITY
MODAL SAHAM, nilai nominal SHARE CAPITAL, par value of
Rp 500 (Rupiah penuh) per saham: Rp 500 (whole Rupiah) per share:
Modal dasar: Authorized capital:
2.316.000.000 saham 2,316,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and paid-up capital:
1.924.088.000 saham 17 962,044 962,044 1,924,086,000 shares
AGIO SAHAM 18 53,700 53,700 CAPITAL PAID IN EXCESS OF PAR
SELISIH TRANSAKSI DENGAN PIHAK DIFFERENCE FROM TRANSACTION WITH
NONPENGENDALI 19 (33,379) (33,379) NON-CONTROLLING INTEREST
SALDO LABA 'RETAINED EARNINGS
Dicadangkan 20 200,000 200,000 Appropriated
Belum dicadangkan 62,923,564 — 61,385,349 Unappropriated
EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA EGUITYATTRIBUTABIE TO
PEMILIK ENTITAS INDUK 64,105,929 — 62,567,714 OWNERS OF THE COMPANY
KEPENTINGAN NONPENGENDALI 3,125 3,123 NON-CONTROLLING INTEREST
TOTAL EKUITAS 64,109,054 — 62,570,837 TOTAL EGUITY
TOTAL LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 76,905,166  75,251,653 EGUITY
Kediri, April 2026
HERRY SUSIANTO To #
“Direktur/Director
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini. form an integral part of these financial statements.

PT Gudang Garam Tbk 3
Page 6 OCR 0.907
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT/

UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/THREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

Dalamjutaan Rupiah
PENDAPATAN

BIAYA POKOK PENDAPATAN
LABA BRUTO

Pendapatan lainnya

Beban usaha

Beban lainnya

Laba kurs, bersih

LABA USAHA

Beban bunga

LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN

Beban pajak penghasilan
LABA

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini.

Untuk periode tiga bulan yang
berakhir 31 Maret/For the three-

Catatan/ month periods ended 31 March

Notes 2026 2025
21 20,114,143 23,066,333
22 (16,972,899) (21,060,846)
3,141,244 2,005,487
56,036 108,848
23 (1,175,652) (1,807,507)
(801) (1,160)

13

1009 9,786

2,021,836 315,454

2,935, 120, 344,

2,018,901 195,110

(480,684) (87,590)

1,538,217 107,520

1,538,217 107,520

PT Gudang Garam Tbk

Inmilions of Rupiah

REVEWE

COST OF REVENVE

GROSS PROFIT

Other income

Operating expenses

Other expenses

Foreign exchange gain, net
OPERATING PROFIT

Interest expense

PROFIT BEFORE INCOME TAX
Income tax expense

PROFIT

OTHER COMPREHENSIVE INCOME

TOTAL COMPREHENSIVE INCOME

See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
Jorm an integral part of these financial statements.
Page 7 OCR 0.892
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT (Lanjutan)/

UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (Contihued)
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/7HREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

Untuk periode tiga bulan yang
berakhir 31 Maret//for the hree-
Catatan/ month periods ended 31 March

Dalamjutaan Rupiah Notes 2026 2025 Inmilonsof Rupiah
LABA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 1,538,215 104,432 Omners of the Company
Kepentingan nonpengendali 2 3,088 Non-controling interest

1,538,217 107,520
TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
YANG DAPAT DIATRIBUSIKANKEPADA: (ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 1,538,215 104,432 Ommers of the Company
Kepentingan nonpengendali 2 3,088 Non-controling interest
1,538,217 107,520
Laba per saham, dasar dan dilusian 24 799 54 Earnings per share, basic and dilutive
(dalam Rupiah penuh) (in whole Rupiah)

Kediri, April 2026

HERRY SUSIANTO
4 Direktur/Director

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini. Jorm an integral part of these financial statements.

PT Gudang Garam Tbk 5
Page 8 OCR 0.822
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT/
UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF CHANGES IN EGUITY
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/ THREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
Egutty attributable to omners of the Company.

Selisih transaksi
Agio dengan pihak.
saham/ —— nonpengendaly Kepentingan
Modal Capital Difference from Sakdo laba/Retained eamings non Total
sahany paidin — transaction wth Belum pengendaly ekuitas/
Catatan/ Share excessof — non-controling — Dicadangkan/ — dicadangkan/ Total “Non-controling Total
Dalamjutaan Rupiah Notes capital par interest 'Appropriated — Unapproprated Total interest egutty
Saldo pada tanggal
31 Desember 2025 962,044 53,700 (33,379) 200,000 61,385,349 — 62,567,714 3123 62,570,837
Total penghasilan kompre-
hensif periode berjalan:
Laba - - - - 1,538,215 1,538,215 2 1,538,217
Saldo pada tanggal
31 Maret 2026 962,044 53,700 (33,379) 200,000  62,923,564  64,105,929 3125  64,109,054

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini.

Inmilons of Rupiah
Balance as of
31 December 2025

Total comprehensive income
for the period:
Profit

Balance as of
31 March 2026

See Notes to the Consolidated Interim Financial Statemenis, which
Jorm an integral pari of ihese financial statements.

PT Gudang Garam Tbk
Page 9 OCR 0.821
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT (Lanjutan)/
UNAUDITED CONSOLIDATED STA TEMENT OF CHANGES IN EGUITY (Continued)
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/ THREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
Eguty attributable to owners Of the Company

Selisih transaksi
Aglo dengan pihak
sahany —— nonpengendali/ Kepentingan
Modal Capital Difference from Sakto laba/Retained earnings non Total
saham/ paidin  transaction with Belum pengendali! ekuttas/
Catatan/ Share excessof — nom-controling — Dicadangkan/ — dicadangkan/ Tota/ Non-controling Total
Dalamjutaan Rupiah Notes capital par Interest Appropriated — Unapproprated Total interest eguity In millons of Rupiah
Saldo pada tanggal Balance as of
31 Desember 2024 962,044 53,700 (33,379) 200,000 60,734,156 — 61,916,521 70 61,916,591 31 December 2024
Total penghasilan kompre- Total comprehensive income
hensif periode berjalan: for the period:
Laba - - - - 104,432 104,432 3,088 107,520 Profit
Saido pada tanggal Balance as of
31 Maret 2025 962,044 53,700 (33,379) 200,000 60,838,588  62,020,953 3458 62024111 31 March 2025

See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which

Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian, yang
Jorm an integral part of these financial statements.

merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini.

PT Gudang Garam Tbk 7
Page 10 OCR 0.878
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT/
UNAUDITED CONSOLIDA TED STA TEMENT OF CASH FLOWS
PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/ THREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

Untuk periode tiga bulan yang
berakhir 31 Maret/For the three-

Catatan) — month periods ended 31 March

Dalamiutaan Rupiah Notes 2026 2025 Inmillons of Rupiah
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM OPERATING
OPERASI: ACTIVITIES:
Penerimaan kas dari pelanggan 20,229,214 21,486,214 Cash received from customers
Pembayaran kas kepada pemasok (16, 147,201) (8,274,476) Cash paid to supplers
Pembayaran untuk beban usaha (569,817) (683,449) Payments for operating expenses
Pembayaran imbalan kerja Payments of employee benefits
kepada karyawan (785,081) (1,132,868) toemphyees
Penerimaan bunga 28,098 27,417 Receipts of interest
Pembayaran bunga (3,670) (117,658) Payments of interest
Pembayaran pajak penghasilan badan (397,668) (473,762) Payments of corporate income tax
Penerimaan lainnya 15,253 76,572 Other cash received
Kas bersih dari Net cash from
aktivitas operasi 23369,128 907,990 Operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM INVESTING
INVESTASI: ACTIVITIES:
Perolehan aset tetap/aset takberwujud (243,376) (404,837) Acgusition of fixed assets/intangibke assets
Penerimaaan kas dari penjualan aset tetap 8 81,468 7,669 Cash receipt fromsale of fixed assets
Kas bersih untuk Net cash used in
aktivitas investasi (161,908) (397,168) Investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM FINANCING
PENDANAAN: ACTIVITIES:
Penerimaan dari pinjaman jangka pendek. - 1,500,000 Proceeds from short-termibans
Pembayaran pinjaman jangka pendek. (500,000) (2,800,000) Repayments of short-termkans
Kas bersih untuk Net cash usedin
aktivitas pendanaan (500,000) (1,300,000) financing activities
Laba kurs atas kas Foreign exchange gain on cash
dan setara kas 4908 4451 and cash eguivalents
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan Net increase (decrease) In cash and
setara kas 1,712128 (785,027) cash eguivalents

Cash and cash eguivalents, beginning
Kas dan setara kas, awal periode 3,351,361 3,330,356 of period
Kas dan setara kas, akhir periode 3 5,063,489 2,545,329 Cash and cash egulvalents, endof period
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Interim Konsolidasian. yang See Notes to the Consolidated Interim Financial Statements, which
merupakan bagian tak terpisahkan dari laporan keuangan ini. form an integral part of these financial statements.

PT Gudang Garam Tbk 8
Page 11 OCR 0.926
PT GUDANG GARAM Tbk DAN ENTITAS ANAK/
PT GUDANG GARAM Tbk AND SUBSIDIARIES

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM KONSOLIDASIAN TIDAK DIAUDIT/
NOTES TO THE UNAUDITED CONSOLIDATED INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2026, 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2026 DAN 2025/

AS OF 31 MARCH 2026, 31 DECEMBER 2025 AND FOR

HREE-MONTH PERIODS ENDED 31 MARCH 2026 AND 2025

1. UMUM

1. GENERAL

a. Pendirian dan informasi umum

PT Gudang Garam Tbk (“Perseroan”), yang semula
bernama PT Perusahaan Rokok Tjap “Gudang Garam”
Kediri (PT Gudang Garam), didirikan dengan akta Suroso
S.H., wakil notaris sementara di Kediri, tanggal 30 Juni
1971 No. 10, diubah dengan akta notaris yang sama tanggal
13 Oktober 1971 No. 13, akta-akta ini disetujui oleh Menteri
Kehakiman dengan No. J.A.5/197/7 tanggal 17 November
1971, didaftarkan di Pengadilan Negeri Kediri dengan No.
31/1971 dan No. 32/1971 tanggal 26 November 1971, dan
diumumkan dalam Tambahan No. 586 pada Berita Negara
No. 104 tanggal 28 Desember 1971.

Perseroan merupakan kelanjutan dari Perusahaan
Perorangan yang didirikan tahun 1958. Pada tahun 1969
berubah status menjadi Firma dan pada tahun 1971 menjadi
Perseroan Terbatas. Operasi komersial dimulai tahun 1958.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali
perubahan. Perubahan terakhir dilakukan dengan akta
notaris Siti Nurul Yuliami, S.H., M.Kn tanggal 2 Agustus 2021
No.2 untuk memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 15/POJK.04/2020.

Perseroan berdomisili di Indonesia dengan Kantor Pusat di
Jl. Semampir II/1, Kediri, Jawa Timur, serta memiliki
pabrik yang berlokasi di Kediri dan Gempol. Perseroan juga
memiliki Kantor-kantor Perwakilan yaitu Kantor
Perwakilan Jakarta di Jl. Jenderal A. Yani 79, Jakarta dan
Kantor Perwakilan Surabaya di Jl. Letjen. Sutoyo 55,
Sidoarjo, Jawa Timur.

Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasarnya, Perseroan
bergerak di bidang industri rokok dan aktivitas lain yang
terkait dengan industri rokok.

PT Suryaduta Investama merupakan entitas induk terakhir
Perseroan.

b. Penawaran umum efek

Dengan izin Menteri Keuangan No. SI-126/SHM/
KMK.10/1990 tanggal 17 Juli 1990, Perseroan melakukan
penawaran umum kepada masyarakat melalui pasar modal
sejumlah 57.807.800 saham dengan nilai nominal Rp 1.000
(Rupiah penuh) per saham.

Dengan surat PT Bursa Efek Surabaya No. 372/D-
129/BES/VIII/90 tanggal 21 Agustus 1990 telah disetujui
untuk dicatatkan di Bursa Efek Surabaya (“BES”) sebanyak
96.204.400 saham Perseroan sejak 27 Agustus 1990.
Dengan surat PT Bursa Efek Jakarta No. S-204/BEJ/VI/92

a. Establishment and general information

PT Gudang Garam Tbk (“the Company”), previously
named as PT Perusahaan Rokok Tjap “Gudang Garam”
Kediri (PT Gudang Garam), was established by deed of
Mr. Suroso S.H., acting notary public in Kediri, dated 30
June 1971 No. 10, amended by deed of the same notary dated
13 October 1971 No. 13: these deeds were approved by the
Minister of Justice under No. J.A.5/197/7 on 17 November
1971, registered at the Kediri Court of Justice under No.
31/1971 and No. 32/1971 on 26 November 1971, and
published in Supplement No. 586 to State Gazette No. 104
dated 28 December 1971.

The Company is a continuation of'a Proprietorship which was
established in 1958. In 1969, the Company changed its legal
status toa Partnership and in 1971 it was further changed its
legal entity as a Limited Liability Company. Commercial
operation was commenced in 1958.

The Company's Articles of Association have been
amended several times. The latest amendment was effected
by deed of notary public Siti Nurul Yuliami, S.H, M.Kn
dated 2 August 2021 No. 2 to comply with the Otoritas
Jasa Keuangan Regulation No. 15/POJK.04/2020.

The Company is an Indonesian domiciled company with
its Head Office at Jl. Semampir IV/I, Kediri, East Java, and
its plants are located in Kediri and Gempol. The Company
also has representative offices, which are Jakarta
Representative Office at Jl. Jenderal A. Yani 79, Jakarta
and Surabaya Representative Office at Jl. Letjen. Sutoyo
55, Sidoarjo, East Java.

In accordance with article 3 of its Articles af Association, the
Company is engaged in cigarette industry and other related
cigarette industry activities.

PT Suryaduta Investama is the Company ultimate parent.

b. Public offering of securities issued

By Minister of Finance license No. SI-126/SHM/
KMK.10/1990 dated 17 July 1990, the Company publicly
offered through the capital market its 57,807,800 shares
at par value of Rp 1,000 (whole Rupiah) per share.

By a letter from PT Bursa Efek Surabaya No. 372/D-
129/BES/VIII/90 dated 21 August 1990, 96,204,400 of the
Company's shares have been agreed to be listed in the
Surabaya Stock Exchange (“BES”) since 27 August 1990.
By a letter from PT Bursa Efek Jakarta No. S-

PT Gudang Garam Tbk 9
Page 12 OCR 0.885
tanggal 24 Juni 1992, telah disetujui untuk dicatatkan di
Bursa Efek Jakarta (“BEJ”) sejumlah saham yang sama.
Dengan surat PT Bursa Efek Surabaya No.
48/EMT/LIST/BES/V/94 tanggal 26 Mei 1994 dan surat PT
Bursa Efek Jakarta No. S-359/BEJ.L1/V/1994 tanggal 27
Mei 1994 telah dicatatkan lagi sejumlah 384.817.600 saham
Perseroan di kedua Bursa tersebut sehingga seluruh saham
Perseroan yang beredar saat itu telah dicatatkan, yaitu
481.022.000 saham.

Dalam tahun 1996 telah dilakukan pemecahan nilai nominal
saham (“stock split”) dari Rp 1.000 (Rupiah penuh)
menjadi Rp 500 (Rupiah penuh) per saham dan pengeluaran
satu saham bonus untuk setiap saham yang beredar sehingga
jumlah saham beredar bertambah dari 481.022.000 menjadi
1.924.088.000. Dengan surat PT Bursa Efek Jakarta No. S-
039/ BEJ.1.2/0596 tanggal 24 Mei 1996 dan surat PT Bursa
Efek Surabaya No. 31/EMT/LIST/BES/V/96 tanggal 27
Mei 1996 seluruh saham Perseroan yang beredar, yaitu
sebanyak 1.924.088.000 saham, telah dicatatkan di kedua
Bursa tersebut.

Pada tanggal 30 November 2007, BES telah efektif
digabung ke dalam BEJ dan selanjutnya BEJ berubah nama
menjadi PT Bursa Efek Indonesia.

Sesuai dengan surat PT Bursa Efek Surabaya No. JKT-
026/LIST-EMITEN/BES/XI/2007 tanggal 30 November
2007, saham Perseroan yang sebelumnya tercatat di BES
dan BEJ sebanyak 1.924.088.000 saham, efektif tercatat dan
diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia terhitung sejak
tanggal 3 Desember 2007.

204/BENVI/92 dated 24 June 1992, the same number of
Shares have been agreed to be listed in the Jakarta Stock
Exchange (“BEJ”). By a letter jrom PT Bursa Efek
Surabaya No. 48/EMT/LIST/BES/V/94 dated 26 May 1994
and a letter from PT Bursa Efek Jakarta No. S-
35WBEJLI/V/1994 dated 27 May 1994, an additional
384,817,600 shares were listed in both Stock Exchanges,
accordingly, all of the Company's issued shares at that
time, i.e., 481,022,000 shares, have been listed.

In 1996, the par value of the shares has been split (“stock
split”) from Rp 1,000 (whole Rupiah) to Rp 500 (whole
Rupiah) per share and a one-for-one bonus share has been
distributed, conseguenily, the number af outstanding
shares increased from 481,022,000 to 1,924,088,000. By a
letter from PT Bursa Efek Jakarta No. S-039/BEJ.1.2/0596
dated 24 May 1996 and a letter from PT Bursa Efek
Surabaya No. 31I/EMT/LIST/BES/V/96 dated 27 May
1996, all of the Company's issued shares, ie.
1,924,088,000 shares, have been listed in both Stock
Exchanges.

“As of'30 November 2007, BES has effectively been merged
into BEJ and BEJ subseguently changed its name to PT
Bursa Efek Indonesia.

Based on a letter from PT Bursa Efek Surabaya No. JKT-
026/LIST-EMITEN/BES/X1/2007 dated 30 November
2007, the Company 's shares, 1,924,088,000 shares which
were previously listed in BES and BEJ are listed and
Iraded in Bursa Efek Indonesia starting from 3 December
2007.

Entitas anak « Subsidiaries
Perseroan memiliki kepemilikan secara langsung dan tidak The Company has direct and indirect ownership in the
langsung pada entitas anak sebagai berikut: following subsidiaries:
Total aset
sebelumeliminasi
Tahun mulai Persentase (Dalam jutaan Rupiah)/
beroperasi keperrilikan/ Totalassets
komersial/ Percentage of before elimination
Kegiatan Year omnership (In milons of Rupiah)
utama/ commenced” 31 Maret/ 31 Desember) 31 Maret/ 31 Desember/
Nama perusahaan/ Alamat/ Princpal commercial March December March December
Entitys name Address activities Operations 2026 2025 2026 2025
Kepemilikan langsung/
Directiy-omned
PT Surya Pamenang Jl. Raya Kediri Industri kertas/ 1993 99.99/e(a) 99.99tela) — 2,267,619 2,277,326
Kertosono KM.7, Paper industry
desa Ngebrak,
Kediri
PT Surya Madistrindo Jl. Jend. A.Yani No. 79, Perdagangan/ 2004 99.99”ola) 99.99Yo(a) 8,636,225 9,252,609
Cempaka Putih Timur, Trading
Cempaka Putih,
Jakarta Pusat
PT Surya Air Jl MataramNo.1, — Jasatransportasi — 2011 99.9996(a) — 99.9976(a) 520,759 508,919
Kediri udara tidak
terjadwal/ Von-
scheduled air
transport services

(a) 10096 kurang 1 (satu) saham.

PT Gudang Garam Tbk

(8) 10056 kess 1 (one) share.
Page 13 OCR 0.764
Total aset
sebelum eliminasi

Tahun mulai Persentase (Dalamjutaan Rupiah)/
beroperasi kepemiikan/ Totalassets
komersial/ Percentage of before elimination

Kegiatan Year o (in milions of Rupiah)
utama/ — commenced” 31Maret/ 31Desember/ 31 Maret/ 31 Desember/
Nama perusahaan/ Alarrat/ Principal commercial March December March December
Entity$ name Address actiwites — Operations — 2026 2025 2026 2025
Kepemilikan langsung/
Directly-omned
PT Graha Surya Media Jl. SemampirIl/l, Jasa hiburan/ 2013 99.99Y6(a)  99.996(a) 209,793 207,974
Kediri Entertainment
Services
PT Surya IntiTembakau — Jl. Raya Kediri Industripengola- — 2018 100.0096(c)  100.0096(c) 502,895 507,169
Kertosono, desa han tembakau/
Ngebrak, Kediri Tobacco proces-
sing industry
PTSurya AbadiSemesta — Jl. Mataram Industriperalatan — (b) 99.99”ota) —99.99Yot3) 41,277 40,899
Kel, Semampir pelindung keselamatan/
Kediri Safety protective
eguloments industry
Galaxy Prime Ltd. Nerine Chambers, — Jasatransportasi — 2015 100.0046 100.006 207,709 211,486
905 Road Town, udara tidak
Tortola, British terjadwal/ Mon-
Virgin Island scheduked air
transport services
PT Surya Dhoho Investama Jl. Jawa, Dusun Bedrek Penyelenggara 2023 99.99Y6ta)  99.99d6ta) — 14197,970 14,280,354
Selatan, Grogol, aktivitas kebandar-
Kab. Kediri udaraan/Airport
Service adivities
Prime Galaxy Ltd. Nerine Chambers, Jasa transportasi 2019 100.004 100.070 574,542 582,634
905 Road Town, udara tidak
Tortola, British terjadwal/Mon-
Virgin Island Scheduled air
transport services
PT Surya Kerta Agung Jl SemampirlI/1, Konstruksi & 99.999eta) —99.99Ybt3) 199,148 199,233
Kediri Construction
PT'Surya Sapta Agung Tol Jl. Mayjend. Sungkono Aktivitasjalantol — (b) 99.996t3) — 99.99Yst3) — 3,045,074 2,668,103
No. 48, Kediri dan konstruksi/
Tolroad activities
and construction
Kepemiikan tidak langsung melaluy
Indirectly-owned through
PT Surya Madistrindo
PT Surya Andalas Jl. Ujung Tanah No.1, Perdagangan/ 2009 99.999eta) — 99.99Y6(a) 3 3
Perkasa Lubuk Begalung, Trading
Padang
PT Surya Babel Jl. Minfo GG SMK Perdagangan/ 2009 99.97Ys(3) 99.973) 2,271 2,257
Perkasa Gudang Asun RT12 Trading
Desa Beluluk, Pangka-
lan Baru, Bangka Tengah,
Kep. Bangka Belitung
PT Surya Celebes Jl Prof. Dr. Ir Sutami 'Perdagangan/ 2009 99.99Yota) 99.99”ota) 3,848 3,826
Perkasa No. 19B RT O1, RW 02, Trading

Bulurokeng - Biring-
kanaya, Makasar

Ka) 10096 kurang 1 (satu) saham.

(b) Sampai akhir bulan Maret 2026, PT Surya Abadi Semesta,
PT Surya Kerta Agung dan PT Surya Sapta Agung Tol
belum beroperasi komersial.

(91 (satu) saham dimllki melalui PT Surya Madistrindo.

(2) 10046 less 1 (one) Share.

(6) Up to the end of March 2026, PT Surya Abadi Semesta,
PT Surya Kerta Agung and PT Surya Sapta Agung Tol

have not commenced its commercial operations.

(@ 1 (one) share Is owned through PT Surya Madktrindo.

PT Gudang Garam Tbk
Page 14 OCR 0.714
Total aset

sebelumeliminasi
Tahun mulai Persentase (Dalam jutaan Ruplah)/
beroperasi kepemiikan/ Totalassets
komersial/ Percentage of before elimnation
Kegiatan Year omershjo (in miions of Rupiah)
utama/ —— commenced” 31Maret/ ) 31 Desember/ 31 Maret/ 31 Desember
Nama perusahaan/ Alamat/ Prinobal —— commerdal March December March December
Entitys name 'Adoress activities — Operations 2026 2025 2026 2025
Kepemiikan tidak langsung melalu
Indirectly-onned through
PT Surya Madistrindo
PT Surya Indo Jl Pahlawan No. 23 — Perdagangan/ 2009 99.98”o(a) — 99.98”(3) 3,473 3,452
Khatulistiwa Benua Melayu Darat, Trading
Pontianak
PT Surya Kaltim Jl Ir. SutariBok1 — Perdagangan/ 2009 99.98Yn(3) — 99.98”h(3) 3,003 2,985
Perkasa No. 3, RT34, Trading
Karang Asam, Sungai
Kunjang Samerinda
PT Surya Lampung Jl Yos Sudarso No. 11, Perdagangan/ 2009 99.99”ht3) — 99.99”h(a) 12,399 12,329
Perkasa RT O1,RW O1,Waylunik Trading
Teluk Betung Selatan,
Bandar Lampung
PT Surya Masaindah Jl, Chairil Anwar No.88 Perdagangan/ 2009 99.959nta) — 99.95”h(a) 3 3
Perkasa RT 25, RW 09, Trading
Puuwatu, Kendari
PPT Surya Minahasa Jl Raya Winangun — Perdagangan/ 2009 99.99hta) — 99.996(a) 7,261 7,216
Perkasa No.28, Winangun Satu, Trading
Malalayang, Manado
PT Surya Printis Jl Tuanku Tambusai — Perdagangan/ 2009 99.999hta) — 99.99Y6ta) 12,542 12,471
Riau Perkasa No, 37-38, Trading
Pekanbaru
PT Surya Sriwijaya Jl Soekarno - Hatta — Perdagangan/ 2009 99.99”t3) 99.993) 7131 7,089
Perkasa No. 2553, Karya Baru, Trading
Alang-Alang Lebar,
Palembang
PT Surya Lombok Jl, A. Yani No. 8 RT Ot, Perdagangan/ 2009 99.96”e(3) — 99.96”h(a) 2,620 2,605
Perkasa Butun Indah, Bertat- ' Trading
Sandubaya, Mataram
PT Surya Bima J1, Gatot Subroto RT17, Perdagangan/ 2009 99.96”n(3) — 99.96”h(a) 7 7
Perkasa RW 09, Muatapaga - ' Trading
Ende Timur, Ende
PT Surya Kerbaumas J1. Timor Raya No. 88, Perdagangan/ 2009 99.959nta) — 99.959h(3) 1,551 1,542
Perkasa RT02, RW Ol, Kelapa Trading
Lima, Kupang
PT Surya Raharja JA. YaniKm 9, Perdagangan/ 2009 99.98”nta) — 99.98”ht2) 6 6
Perkasa Menarap Lame-Kertak Trading
Hanyar - Banjar
PT Surya Mandala JI. Diponegoro, Wolo- Perdagangan/ 2010 99.979e3) — 99.97”h(3) 3,752 3,730
Perkasa marang Alok Barat, — Trading
Kab. Sikka, Nusa
Tenggara Timur
PT Surya Papua Jl. Argapura No.70, — Perdagangan/ 2010 99.98”o(3) — 99.98”h(a) 158 157
Perkasa Jayapura Trading

(a) 10096 kurang 1 (satu) saham.

(8) 10096 less 1 (one) share.

PT Gudang Garam Tbk
Page 15 OCR 0.849
Totalaset

sebelum eliminasi
Tahun mulai Persentase (Dalamjutaan Rupiah)/
beroperasi kepermilikan/ Totalassets
komersial/ Percentage of before elinination
Kegiatan Year onnership (In milions of Rupiah)
utama/ commenced 31 Maret/ — 31Desember/ 31 Maret/ — 31 Desember/
Nama perusahaan/ Alamat/ Principal commercial March December March December
Entitys name Address activities — Operations 2026 2025 2026 2025
Kepemilikan tidak langsung melaluy.
Indirectly-owned through
PT Surya Madistrindo
PT Medika Madistrindo Jl Jend. A.Yani Perdagangan/ 2021 99.99Yota) 99.99”ota) 1,883 1,881
Perkasa No. 79, Jakarta Trading
PTSurya Abadi Nusantara Jl. A. YaniNo. 75-76, Perdagangan/ & 99.006 99.0076 3,471 3,451
Jakarta Trading
PTSurya AbadiPertwi — Jl. A. YaniNo. 75-76, Perdagangan/ & 99.907ota) — 99.90”6t3) 1,283 1,275
Jakarta Trading
Kepemilikan tidak langsung melalui/
Indirectiy-owned through
PT Graha Surya Media
PT Surya Wisata Jl. SemampirlI/1, Pengusahaan 1988 99.997kta) — 99.99Ybt3) 9,596 9,590
Kediri objek wisata/
Tourism industry
Kepemilikan tidak langsung melalu/
Indirectiy-omned.
PT Surya Kerta Agung
PT Surya Kertaagung Toll — Jl. Semampir II/1, Konstruksi/ (b) 93.339o(a) 93.33/ota) 5,919 5,903
Kediri Construction

(3)
&

10096 kurang 1 (satu) saham.

Sampai akhir bulan Maret 2026, PT Surya Abadi Nusantara,
PT Surya Abadi Pertiwi dan PT Surya Kertaagung Toll
belum beroperasi komersial.

Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penurunan modal
saham di PT Surya Kerta Agung dengan total tarikan modal
saham sebesar Rp 990.856 juta.

Pada tahun 2025, PT Surya Kerta Agung melakukan
penurunan modal saham di PT Surya Kertaagung Toll
dengan total tarikan modal saham sebesar Rp 929.985 juta.

Pada tahun 2025, Perseroan menambah setoran modal saham
di PT Surya Sapta Agung Tol sebesar Rp 1.800.000 juta.

Dalam periode yang berakhir 31 Maret 2026, Perseroan
menambah setoran modal saham di PT Surya Sapta Agung
Tol sebesar Rp 300.000 juta.

PT Gudang Garam Tbk

(8) 10094 kes 1 (one) share.
(0) Up to the end of March 2026, PT Surya Abadi Nusantara,
PT Surya Abadi Pertiwland PT Surya Kertaagung Toll

have not cormenced tts commercial Operations.

In 2025, the Company decreased its share capital in PT
Surya Kerta Agung with total share capital withdrawal
amounted to Rp 990,856 million.

In 2025, PT Surya Kerta Agung decreased its share capital
in PT Surya Kertaagung Toll with total share capital
withdrawal amounted to Rp 929,985 million.

In 2025, the Company made additional share capital
payment of'Rp 1,800,000 million in PT Surya Sapta Agung
Tol.

In the period ended 31 March 2026, the Company made
additional share capital payment of Rp 300,000 million in
PT Surya Sapta Agung Tol.
Page 16 OCR 0.867
d. Board of Commissioners, Board of Directors, Audit
Committee and Employees

d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit dan
Karyawan

Pada akhir Maret 2026 dan Desember 2025, susunan Dewan
Komisaris, Direksi dan Komite Audit Perseroan adalah
sebagai berikut:

At the end of March 2026 and December 2025, the
composition of the Company 's Board of Commissioners,
Board of Directors and Audit Committee were as follows:

isaris Board of Commissioners

President Commissioner
Commissioners

Presiden Komisaris
Komisaris-komisaris

Ny/Mrs. Juni Setiawati Wonowidjojo
Tn,/Mr. Frank Willem van Gelder (#)
Tn,/Mr. Gotama Hengdratsonata (“)
T./Mr. Hanlim Suprianto (“)

Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Tn./Mr. Susilo Wonowidjojo President Director
Wakil Presiden Direktur Tn./Mr. Indra Gunawan Wonowidjojo Vice President Director
Direktur-direktur Tn./Mr. Heru Budiman Directors

Tn./Mr. Herry Susianto
'Tn./Mr. Istata Taswin Siddharta
'Tn./Mr. Andik Wahyudi
'Tn./Mr, Hamdhany Halim
Tn/Mr. Slamet Budiono
Tn./Mr. Sony Sasono Rahmadi

Komite Audit Audit Committee

Ketua Tn./Mr. Hanlim Suprianto Chairman

Anggota Tn./Mr. Fajar Andrianto Members
'Tn./Mr. Sukiman Muljana

(#) Komisaris Independen (Y Independent Commissioners

Beberapa anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
juga merupakan pemegang saham Perseroan (Catatan 17).

Pada akhir Maret 2026 dan Desember 2025, Perseroan dan
entitas anak mempekerjakan masing-masing 21.454
karyawan dan 21.964 karyawan.

e. Persetujuan untuk penerbitan

Laporan keuangan interim konsolidasian disetujui untuk
diterbitkan oleh Direksi pada tanggal 30 April 2026.

Certain members of the Company's Boards of
Commissioners and Boards of Directors are also the
shareholders of the Company (Note 17).

At the end of March 2026 and December 2025, the
Company and subsidiaries employed 21,454 employees
and 21,964 employees, respectively.

& Authorization for issuance

The consolidated interim financial statements were
Authorized for issuance by the Board of Directors on
30 April 2026.

PT Gudang Garam Tbk 14
Page 17 OCR 0.931
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES

Kebijakan-kebijakan akuntansi material yang diterapkan
secara konsisten dalam penyusunan laporan keuangan interim
konsolidasian adalah sebagai berikut:

a. Dasar penyusunan laporan interim

konsolidasian

keuangan

Laporan keuangan interim konsolidasian disusun dan
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
Indonesia (“SAK Indonesia”) dan peraturan Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
(“BAPEPAM-LK”). yang fungsinya telah dialihkan kepada
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari
2013, No. VIILG-7 tentang Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, yang
terlampir dalam Surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012
tanggal 25 Juni 2012.

Laporan keuangan interim konsolidasian, yang disajikan
dalam jutaan Rupiah, disusun atas dasar akrual, kecuali
dinyatakan lain.

Laporan arus kas konsolidasian menyajikan perubahan
dalam kas dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan yang disusun dengan metode langsung. Untuk
tujuan ini, kas dan setara kas disajikan setelah dikurangi
dengan cerukan.

Penyusunan laporan keuangan interim konsolidasian sesuai
SAK Indonesia menyebabkan manajemen perlu membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi
penerapan kebijakan akuntansi serta jumlah aset, liabilitas,
pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi
ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas
kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda
dengan jumlah yang diestimasi semula.

Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara
berkesinambungan. Revisi atas estimasi akuntansi diakui
pada periode dimana estimasi tersebut direvisi dan periode
mendatang yang terdampak oleh revisi estimasi tersebut.

b. Prinsip konsolidasi

Laporan keuangan interim konsolidasian meliputi laporan
keuangan Perseroan dan entitas anak. Entitas anak adalah
entitas yang dikendalikan oleh Perseroan. Perseroan
mengendalikan entitas ketika Perseroan terekspos dengan,
atau memiliki hak atas, imbal hasil variabel dari keterlibatan
Perseroan dengan entitas anak dan memiliki kemampuan
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya di entitas anak.

Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal Perseroan
memperoleh pengendalian secara efektif dan tidak lagi
dikonsolidasikan sejak pengendalian tersebut tidak lagi
dimiliki.

Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam laporan
keuangan interim konsolidasian diterapkan secara konsisten
oleh Perseroan dan entitas anak.

The material accounting policies consistenily applied in
the preparation of the consolidated interim financial
statements were as follows:

&. Basis for preparation of consolidated interim financial
statements

The consolidated interim financial statements have been
prepared and presented in conformity with the
Indonesian Financial Accounting Standards (“SAK
Indonesia”) and the Capital Market and Financial
Institution Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK"),
whose function has been transferred to Otoritas Jasa
Keuangan (“OJK”) starting 1 January 2013, Regulation
No. VIILG.7 regarding the Presentation and Disclosure
of Financial Statements of Issuers or Public Companies,
enclosed in the Decision Letter No. KEP-347/BL/2012
dated 25 June 2012.

The consolidated interim financial statements, presented
in millions of Rupiah, are prepared on the acerual basis,
unless otherwise specified.

The consolidated statements of cash flows present the
changes in cash and cash eguivalents from operating,
investing and financing activities and are prepared using
ihe direct method. For this purpose, cash and cash
eguivalents are presented net of bank overdrafis.

The preparation of the consolidated interim financial
statements in conformity with SAK Indonesia reguires the
management to make judgements, estimates and
assumptions that affect the application of accounting
policies and the reported amounts of assets, liabilities,
income and expenses. Although these estimates are based
on management 's best knowledge of current events and
activities, actual results may differ from those estimates.

Estimates and underlying assumptions are reviewed on
an ongoing basis. Revisions to accounting estimates are
recognized in the period in which the estimate is revised
and in any future periods affected.

”

Basis of consolidation

The consolidated interim financial statements include the

financial statements of the Company and subsidiaries.
Subsidiaries are entities controlled by the Company. The
Company controls an entity when it is exposed to, or has
rights to, variable returns from its involvement with the
subsidiary and has the ability to affect those returns
ihrough its power over the subsidiary.

Subsidiaries are consolidated from the date on which
uffective control is obtained by the Company and is no
longer consolidated from the date that control ceased.

The accounting policies adopted in the consolidated
interim financial statements are consistently applied by
the Company and subsidiaries.

PT Gudang Garam Tbk 1s
Page 18 OCR 0.937
Transaksi material antara Perseroan dan entitas anak, serta
saldo dan keuntungan yang belum direalisasi yang
signifikan dari transaksi tersebut, dieliminasi.

Kepentingan nonpengendali disajikan di ekuitas dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas
yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Laba
atau rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif
lain diatribusikan pada pemilik entitas induk dan kepada
kepentingan nonpengendali berdasarkan proporsi
kepemilikan.

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada
entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas. Perbedaan
antara jumlah nilai tercatat kepentingan nonpengendali
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang diberikan atau
diterima diakui secara langsung dalam ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk.

Kas dan Setara Kas

Kas dan setara kas Perseroan dan entitas anak meliputi kas,
kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh temponya
tidak lebih dari tiga bulan dari tanggal perolehannya.

Di laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas
disajikan setelah dikurangi cerukan.

Pengakuan pendapatan dan beban

Pendapatan diukur sebesar imbalan yang ditetapkan dalam
kontrak dengan pelanggan. Perseroan dan entitas anak
mengakui pendapatan ketika Perseroan dan entitas anak
mengalihkan pengendalian atas suatu barang kepada
pelanggan.

Tabel berikut memberikan informasi tentang sifat dan
waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
dengan pelanggan, termasuk syarat pembayaran yang
signifikan, dan kebijakan pengakuan pendapatan terkait.

Sifat dan waktu pemenuhan kewajiban pelaksanaan,

termasuk syarat pembayaran yang signifikan/Nature

and timing of satisfaction of performance obligations,
including significant payment terms

Material intercompany transactions, balances and
unrealized gains on transactions between the Company
and subsidiaries are eliminated.

Non-controlling interest is presented in the consolidated
statements of financial position within eguity, separately
rom the eguity attributable to the owners of the
Company. Profit or loss and each component of other
comprehensive income are attributed to the owners of the
Company and to the non-controlling interest based on the
ownership interest proportionally.

Changes in a parent 5 ownership interest in subsidiaries
that do not result in the loss of control are accounted for
as eguity transactions. Any difference between the
adjusted carrying amount of non-controlling interest and
the fair value of the consideration paid or received is
recognized directly in eguity attributable to the owners of
the Company.

Cash and cash eguivalents

Cash and cash eguivalents of the Company and
subsidiaries include cash on hand, cash in banks and
Short-term time deposits with maturities of not more than
Ihree months from the date of acguisition.

In the consolidated statements of cash flows, cash and
cash eguivalenis are presented net of bank overdrafis.

Revenue and expense recognition

Revenue is measured based on the consideration
specified in a contract with a customer. The Company
and subsidiaries recognize revenue when they transfer
control over a goods to a customer.

The following table provides information about the nature
and timing of the satisfaction of performance obligations
in contracts with customers, including significant
payment terms, and the related recognition policies.

Pengakuan pendapatan/Revenue recognition

Pelanggan memperoleh pengendalian atas barang ketika
barang dikirim kepada pelanggan. Faktur diterbitkan dan
pendapatan diakui pada waktu tersebut. Faktur biasanya
terutang dalam waktu 7-30 hari/Customers obtain control of
the goods upon delivery of the goods to the customers.
Invoices are generated and revenue is recognized at that
point in time. Invoices are usually payable within 7-30 days.

Beban diakui pada saat terjadinya.

Pendapatan dari penjualan diakui ketika pelanggan
memperoleh pengendalian atas barang, pada umumnya
ketika barang diterima di gudang pelanggan atau saat
memuat barang ke jasa angkut, karena pada saat itu
pelanggan dapat mengarahkan penggunaan barang dan
pelanggan akan memperoleh secara substansial seluruh
manfaat ekonomi dari barang tersebut/Revenue from sales
is recognized when the customer obtains control of the
goods, usually when the goods are received at the
customer s warehouse or upon loading the goods onto the
relevant carrier, because by that time the customer can
direct the use of the goods and the customer will obtain
substantially all Of the economic benefits from the goods.

Expenses are recognized when incurred.

PT Gudang Garam Tbk 16
Page 19 OCR 0.931
€. Penilaian persediaan

Persediaan dinilai menurut harga yang lebih rendah antara
biaya perolehan atau nilai bersih yang dapat direalisasi (net
realizable value).

Biaya perolehan barang jadi rokok dihitung berdasarkan
biaya produksi rata-rata sebenarnya, ditambah biaya
pembungkusan dan pita cukai (termasuk PPN dan pajak
rokok) untuk rokok yang telah dibungkus dan diberi pita
cukai.

Biaya perolehan barang jadi kertas karton dihitung
berdasarkan biaya produksi rata-rata aktual, ditambah biaya
pembungkusan.

Biaya perolehan barang dagangan dihitung dengan metode
FIFO.

Biaya perolehan barang dalam pengolahan dihitung
berdasarkan biaya produksi rata-rata sebenarnya sesuai
dengan tingkat penyelesaiannya.

Biaya perolehan bahan baku/pembantu, suku cadang dan
keperluan pabrik dihitung dengan metode rata-rata.

Biaya perolehan pita cukai (termasuk PPN dan pajak rokok)
diperhitungkan berdasarkan identifikasi khusus terhadap
harga beli aktualnya.

m

Instrumen keuangan
(i) Aset keuangan

Aset keuangan diakui pertama kali pada saat Perseroan
dan entitas anak menjadi salah satu pihak dalam
ketentuan kontraktual instrumen tersebut.

Pada pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan
sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi: nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(“FVOCP”)-— instrumen utang: FVOCI — instrumen
ekuitas, atau, nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”).

Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah pengakuan
awalnya kecuali jika Perseroan dan entitas anak
mengubah model bisnisnya dalam mengelola aset
keuangan dimana dalam hal ini semua aset keuangan
yang terkena dampak direklasifikasi pada hari pertama
periode pelaporan setelah perubahan dalam model
bisnis.

Aset keuangan diukur pada biaya perolehan
diamortisasi jika memenuhi dua kondisi berikut:

- Dikelola dalam model bisnis dengan tujuan
memiliki aset untuk mendapatkan arus kas
kontraktual, dan

- Persyaratan kontraktual menghasilkan arus kas
pada tanggal tertentu yang semata dari pembayaran
pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

& Inventory valuation

Inventories are valued at the lower of cost or net
realizable value.

Cost of cigareite finished goods is computed based on
average actual production cost, plus cost of packaging
and excise duty ribbons (including VAT and cigarettes
tax) for cigarettes already packed and provided with
excise duty ribbons.

Cost of paperboard finished goods is computed based on
average actual production cost, plus cost of packaging.

Cost of merchandise is computed using the FIFO method.

Cost af goods in process is computed based on average
actual production cost proportional to their stage of
completion.

Cost of raw/supplementary materials, spare parts and
factory supplies is computed using the average method.

Cost afexcise duty ribbons (including VAT and cigarettes
tax) is assigned by using specific identification of their
actual purchase price.

SL. Financial instruments

() Financial assets

Financial assets are initially recognized when the
Company and subsidiaries become a party to the
contractual provisions of the instruments.

On initial recognition, a financial asset is classified
as measured at amortized cost: fair value through
other comprehensive income (“FVOCI") — debt
instrument: FVOCI — eguity instrument: or, fair
value through profit or loss (“FVTPL”).

Financial assets are not reclassified subseguent to
their initial recognition unless the Company and
subsidiaries change its business model for managing
Jinancial assets in which case all affected financial
assets are reclassified on the first day of the first
reporting period following the change in the
business model.

A financial asset is measured at amortized cost if it
meets both of the following conditions:

- It is held within a business model whose objective
is to hold assets to collect contractual cash flows:
and

- It is contractual terms give rise on specified dates
to cash flows that are solely payments of principal
and interests on the principal amount outstanding.

PT Gudang Garam Tbk 17
Page 20 OCR 0.919
(ii)

Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas, piutang
usaha pihak ketiga dan sebagian aset lancar lainnya.
Aset keuangan ini pada awalnya diakui pada nilai wajar
ditambah atau dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung, dan selanjutnya diukur
pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan
metode suku bunga efektif. Jumlah tercatat bruto
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai.
Pendapatan bunga, keuntungan dan kerugian selisih
kurs dan kerugian penurunan nilai diakui dalam laba
rugi. Keuntungan atau kerugian dari penghentian
pengakuan diakui dalam laba rugi.

Liabilitas keuangan

Liabilitas keuangan diakui pertama kali pada saat
Perseroan dan entitas anak menjadi salah satu pihak
dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai diukur
pada biaya perolehan diamortisasi, atau FVTPL. Suatu
liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai FVTPL
jika — diklasifikasikan — sebagai — dimiliki-untuk-
diperdagangkan, merupakan derivatif, atau ditetapkan
untuk diukur pada FVTPL pada saat pengakuan awal.

Pinjaman bank, utang usaha dan liabilitas jangka
pendek lainnya pada awalnya diakui pada nilai wajar
ditambah biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada
biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode
suku bunga efektif. Beban bunga dan keuntungan dan
kerugian selisih kurs diakui pada laba rugi. Setiap
keuntungan atau kerugian dari penghentian pengakuan
juga diakui dalam laba rugi.

(iii) Penghentian pengakuan

Aset keuangan

Perseroan dan entitas anak menghentikan pengakuan
aset keuangan ketika hak kontraktual atas arus kas dari
aset keuangan berakhir, atau ketika mengalihkan hak
untuk menerima arus kas kontraktual dalam suatu
transaksi dimana secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan aset keuangan dialihkan: yaitu
ketika kendali atas aset keuangan dilepaskan.

Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi
risiko dan manfaat yang berhubungan dengan
kepemilikan aset yang dialihkan tetap dipertahankan,
aset yang ditransfer tidak dihentikan pengakuannya.

Liabilitas keuangan

Perseroan dan entitas anak menghentikan pengakuan
liabilitas keuangan ketika kewajiban kontraktualnya
dilepaskan, dibatalkan, atau sebaliknya dihapuskan.
Perseroan dan entitas anak juga menghentikan
pengakuan liabilitas keuangan ketika persyaratannya
dimodifikasi dan arus kas dari liabilitas yang
dimodifikasi berbeda secara substansial, dalam hal ini
liabilitas keuangan baru, berdasarkan persyaratan yang
dimodifikasi, diakui pada nilai wajar.

(ii)

The financial assets that are measured at amortized
cost consist of cash and cash eguivalents, trade
receivables-third parties, and part of other current
assets. These financial assets are initially
recognized at fair value plus or minus directly
attributable transaction costs, and subseguently
measured at amortized cost using the effective
interest method. The gross carrying amount is
reduced by allowance for impairment losses.
Interest income, foreign exchange gains and losses
and impairment loss are recognized in profit or loss.
Any gain or loss on derecognition is recognized in
profit or loss.

Financial liabilities
Financial liabilities are initially recognized when

the Company and subsidiaries become aparty to the
contractual provisions of the instruments.

Financial liabilities are classified as either
measured at amortized cost, or FVTPL. A financial
liability is classified as FVTPL ifiit is classified as
held-for-trading, it is a derivative, or it is designated
as such on initial recognition.

Bank loans, trade payables and other current
liabilities are initially recognized at fair value plus
Iransaction costs and subseguenily measured at
amortized cost using the effective interest method.
Interest expense and foreign exchange gains and
losses are recognized in profit or loss. Any gain or
loss on derecognition is also recognized in profit or
loss.

(iii) Derecognition

PT Gudang Garam Tbk

Financial assets

The Company and subsidiaries derecognize a
financial asset when the contractual rights to the
cash flows from the financial asset expire, or when
it transfers the rights to receive the contractual cash
Jlows ina transaction in which substantially all of
Ihe risks and rewards of ownership of the financial
assets are transferred: i.e., when control over the
financial asset is relinguished.

In transactions where a financial asset is transferred
but the risks and rewards associated with ownership
are somehow retained, the transferred asset is not
derecognized.

Financial liabilitic

The Company and subsidiaries derecognize a
Jinancial liability when its contractual obligations
are  discharged, cancelled, or  otherwise
extinguished. The Company and subsidiaries also
derecognize a financial liabilitp when its terms are
modified and the cash flows of the modifted liability
are substantially different, in which case a new
financial liability, based on the modified terms, is
recognized at fair value.
Page 21 OCR 0.923
Pada saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan,
perbedaan antara nilai tercatat yang dihapuskan dan
imbalan yang dibayarkan (termasuk aset non tunai yang
dialihkan atau liabilitas yang diambil alih) diakui dalam
laba rugi.

(iv) Saling hapus

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan
nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika Perseroan
dan entitas anak saat ini memiliki hak yang berkekuatan
hukum untuk melakukan saling hapus dan bermaksud
untuk menyelesaikannya secara neto atau untuk
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
simultan.

Penurunan nilai

w

Perseroan dan entitas anak mengakui penyisihan
kerugian untuk kerugian kredit ekspektasian (“KKE”)
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
diamortisasi.

Pengukuran KKE

KKE adalah estimasi probabilitas-tertimbang atas
kerugian kredit. Kerugian kredit diukur sebagai nilai
sekarang dari semua kekurangan kas (yaitu perbedaan
antara arus kas terutang kepada Perseroan dan entitas
anak berdasarkan kontrak dan arus kas yang diharapkan
diterima Perseroan dan entitas anak). KKE
didiskontokan pada suku bunga efektif dari aset
keuangan.

Penyajian penyisihan untuk KKE dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian

Penyisihan untuk KKE pada aset keuangan yang diukur
pada biaya perolehan diamortisasi dikurangkan dari
jumlah tercatat aset bruto.

Perseroan dan entitas anak mengukur penyisihan
kerugian dengan jumlah yang sama dengan KKE
sepanjang umur, kecuali untuk saldo bank dan sebagian
aset lancar lainnya dimana risiko kredit (yaitu risiko
gagal bayar yang terjadi selama umur ekspektasian
instrumen keuangan) tidak meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal, yaitu diukur sebagai KKE 12
bulan.

Penyisihan kerugian untuk piutang usaha pihak ketiga
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi selalu
diukur pada jumlah yang sama dengan KKE sepanjang
umur.

&. Aset tetap

Tanah disajikan dengan biaya perolehan dan tidak
disusutkan.

Aset tetap selain tanah diukur dengan model biaya. dimana
pada pengakuan awalnya diukur sebesar biaya perolehan
dan selanjutnya dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai.

On derecognition of a financial liability, the
difference between the  carrying — amount
extinguished and the consideration paid (including
any non-cash assets transferred or liabilities
assumed) is recognized in profit or loss.

(iv) Ofjsetting

Financial assets and financial liabilities are offset
and the net amount presented in the consolidated
statements of financial position when, and only
when, the Company and subsidiaries currently have
a legally enforceable right to set off the amounts and
it intends either to settle them on a net basis or to
realize the asset and settle the liability
simultaneously.

@) Impairment
The Company and subsidiaries recognize loss
allowances for expected credit loss (“ECL") on
Jinancial assets measured at amortized cost.

Measurement of ECLs

EECLs are a probability-weighted estimate of credit
losses. Credit losses are measured as the present
value of all cash shortfalls (ie. the difference
between the cash flows due to the Company and
subsidiaries in accordance with the contract and the
cash flows that the Company and subsidiaries expect
to receive). ECLs are discounted at the effective
interest rate of the financial assets.

tati: wance for ECL in the
consolidated statements of financial position

“Allowances for ECL on financial assets measured at
amortized cost are deducted from the gross carrying
amount of the assets.

The Company and subsidiaries measure loss
allowances at an amount egual to lifetime ECL,
except for cash in banks and part of other current
assets for which credit risk (i.e. the risk of default
occurring over the expected life of the financial
instruments) has not increased significantly since
initial recognition, which are measured as 12-month
ECL.

Loss allowance for trade receivables, third parties
that are measured at amortized cost is always
measured at an amount egual to lifetime ECL.

g Fixed assets

Land is presented at acguisition cost and not
depreciated.

Fixed assets other than land are measured using the
cost model, i.e., initially measured at cost and
subseguently net of accumulated depreciation and
impairment losses.

PT Gudang Garam Tbk 19
Page 22 OCR 0.932
Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan metode Depreciation of the fixed assets other than land is
garis lurus selama taksiran masa manfaat sebagai berikut: applied using the straight-line method, over the
estimated useful lives as follows:

Bangunan 20 - 30 tahun/years Buildings
Mesin dan peralatan 4-25 tahun/years Machinery and eguipment
Inventaris 4-5 tahun/years Furniture and fixtures
Kendaraan bermotor, helikopter, pesawat udara Motor vehicles, helicopters, aeroplane
dan peralatannya 3-16, 25 tahun/years and related eguipment

Aset dalam penyelesaian merupakan akumulasi dari biaya- Assets under construction represent the accumulated cost
biaya bahan, peralatan serta biaya lainnya yang berkaitan of materials, eguipment and other costs directly related to
langsung dengan penyelesaian aset tetap. Akumulasi biaya the construction of the fixed assets. The accumulated cost
tersebut akan direklasifikasi ke dalam akun aset tetap yang is reclassified to the related fixed assets when asset
bersangkutan pada saat pekerjaan selesai dan aset tersebut construction is completed and ready to put into service.

siap untuk digunakan.

Biaya perbaikan dan pemeliharaan normal dibebankan ke Normal repair and maintenance costs are charged to
laba rugi, sedangkan biaya penambahan dan pemugaran profit or loss, while cost af betterments and renovations
material yang menambah manfaat ekonomis masa depan Ihat are material and increase the future economic
aset tetap dikapitalisasi. benefits of the fixed assets are capitalized.

Aset tetap yang sudah tidak digunakan atau yang dijual, Fixed assets which are no longer utilized or sold are
dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang bersangkutan, removed from the related group of fixed assets, and the
sedang laba (rugi) yang terjadi dibukukan dalam laba rugi. gains (losses) are recorded in profit or loss.

h. Sewa h. Leases
Pada awal kontrak, Perseroan dan entitas anak menilai At inception of a contract, the Company and subsidiaries
apakah suatu kontrak merupakan, atau mengandung, suatu determine if a contract is, or contains, a lease by
sewa dengan mempertimbangkan apakah kontrak terscbut considering whether the contract conveys the right to
memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan suatu control the use of'an identified asset for a period of time
aset identifikasian selama suatu jangka waktu tertentu untuk in exchange for consideration. A contract conveys the
dipertukarkan dengan imbalan. Suatu kontrak memberikan right to control the use ofan identified asset ifall of the
hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian Jollowing conditions are meet:

jika semua kondisi berikut ini terpenuhi:

- Kontrak melibatkan penggunaan secara substansial semua The contract involves the use of substantially all of the

kapasitas dari aset identifikasian yang secara fisik berbeda capacity of an identified asset that is physically distinct
(Sebagaimana ditentukan secara eksplisit atau implisit (as specified explicitly or implicitly in the contract). If
dalam kontrak). Jika pemasok memiliki hak substitusi Ihe supplier has a substantive substitution right, then
substantif, maka aset tersebut tidak dapat dianggap dapat the asset cannot be considered as identifiable,
diidentifikasi:

- Perseroan dan entitas anak memiliki hak untuk - The Company and subsidiaries have the right to obtain
memperoleh secara substansial seluruh manfaat ckonomi substantially all of the economic benefits from the use
dari penggunaan aset selama periode penggunaan: dan Of the asset throughout the period of use: and

- Perseroan dan entitas anak memiliki hak untuk - The Company and subsidiaries have the right to direct
mengarahkan penggunaan aset, yaitu memiliki hak Ihe use of the asset: i.e., it has decision-making rights
pengambilan keputusan yang paling relevan untuk that are most relevant to changing how and for what
mengubah cara dan tujuan penggunaan aset. purpose the asset is used.

Pada insepsi atau pada saat penilaian kembali kontrak yang At inception or on reassessment of a contract that

mengandung komponen sewa, Perseroan dan entitas anak contains a lease component, the Company and

mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing subsidiaries allocate consideration in the contract to each
komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari lease component on the basis of their relative stand-alone
komponen sewa. prices.

PT Gudang Garam Tbk 20
Page 23 OCR 0.932
Perseroan dan entitas anak mengakui aset hak-guna dan
liabilitas sewa pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna
awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari
jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan
dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya
langsung awal yang dikeluarkan dan estimasi biaya untuk
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk
merestorasi aset pendasar atau tempat di mana aset berada,
dikurangi insentif sewa yang diterima.

Aset  hak-guna selanjutnya  disusutkan — dengan
menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan
sewa hingga yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset
hak-guna atau akhir masa sewa. Estimasi umur manfaat dari
aset hak-guna ditentukan atas dasar yang sama dengan aset
tetap. Selain itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi
dengan kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan
dengan pengukuran kembali tertentu dari liabilitas sewa.

Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini atas
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak
dapat ditentukan, dapat menggunakan suku bunga pinjaman
inkremental Perseroan dan entitas anak.

Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran
liabilitas sewa meliputi:

- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap sccara-
substansi,

- pembayaran sewa variabel yang bergantung pada suatu
indeks atau suku bunga, yang pada awalnya diukur
dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada
tanggal permulaan:

- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan berdasarkan
jaminan nilai residual, dan

- harga eksekusi opsi beli dimana Perseroan dan entitas
anak cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut,
pembayaran sewa dalam periode perpanjangan opsional
jika Perseroan dan entitas anak cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi perpanjangan, dan penalti untuk
penghentian dini dari sewa kecuali jika Perseroan dan
entitas anak cukup pasti untuk tidak mengakhirinya lebih
dini.

Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasi
menggunakan metode suku bunga efektif. Liabilitas sewa
diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa
masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku
bunga, jika ada perubahan estimasi Perseroan dan cntitas
anak atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam
jaminan nilai residual, atau jika Perseroan dan entitas anak
mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi
beli, perpanjangan atau penghentian.

Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini,
penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat asct
hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat
aset hak-guna telah dikurangi menjadi nol.

The Company and subsidiaries recognize a right-of-use
assets and a lease liability at the lease commencement
date. The right of-use assets is initially measured at cost,
which comprises the initial amount of the lease liability
adjusted for any lease payments made at or before the
commencement date, plus any initial direct costs incurred
and an estimate of costs to dismantle and remove the
underlying asset or to restore the underlying asset or the
site on which it is located, less any lease incentives
received.

The right-of-use assets is subseguently depreciated using
the straight-line method from the commencement date to
the earlier of the end of the usefill life of the right-ofuse
assets or the end of the lease term. The estimated useful
lives of right-of-use assets are determined on the same
basis as those of'fixed assets. In addition, the right-ofruse
assets are periodically reduced by impairment losses, if
any, and adjusted for certain remeasurements of the lease
liability.

The lease liability is initially measured at the present
value of the lease payments that are not paid at the
commencement date, discounted using the interest rate
implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
determined, it can use the Company and subsidiaries"
incremental borrowing rate.

Lease payments included in the measurement of the lease
liability comprise the following:

- Jixed payments, including in-substance fixed payments:
- variable lease paymenis that depend on the index ora

rate, initially measured using the index or rate as at the
commencement date,

amounis expected to be payable under a residual value
guarantee, and

the exercise price under a purchase option that the
Company and subsidiaries reasonably certain to
exercise, lease payments in an option renewal period if
the Company and subsidiaries reasonably certain to
exercise an extension option, and penalties for early
termination of a lease unless the Company and
subsidiaries are reasonably certain not to terminate
carly.

The lease liability is measured at amortized cost using the
afjective interest method. It is remeasured when there is a
change in future lease payments arising from a change in
an index or rate, if there is a change in the Company and
subsidiaries' estimate of the amount expected to be
payable under a residual value guarantee, or if the
Company and subsidiaries change its assessment of
whether they will exercise a purchase, extension or
termination option.

When the lease liability is remeasured in this way, a
corresponding adjustment is made to the carrying amount
Of the right-af-use assets, or is recorded in profit or loss
if the carrying amount of the right-of-use assets has been
reduced to zero.

PT Gudang Garam Tbk 21
Page 24 OCR 0.936
j

r

Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah

Perseroan dan entitas anak memilih untuk tidak mengakui
aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek
properti yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan
sewa atas aset bernilai-rendah, termasuk peralatan dan
inventaris kantor. Perseroan dan entitas anak mengakui
pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban
dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

Perjanjian konsesi jasa
Pendapatan yang berkaitan dengan konstruksi berdasarkan
perjanjian konsesi jasa diakui sepanjang waktu berdasarkan
metode biaya-ke-biaya. Biaya konstruksi terdiri dari biaya
aktual yang dikeluarkan, termasuk biaya kontraktor dan
biaya terkait tanah. Pendapatan operasi atau layanan diakui
saat jasa diberikan oleh Perseroan. Jika perjanjian konsesi
jasa mengandung lebih dari satu kewajiban pelaksanaan,
maka imbalan yang diterima dialokasikan dengan mengacu
pada harga jual berdiri sendiri relatif dari jasa yang
diberikan. Perseroan mengakui kewajiban kontrak yang
timbul dari kewajiban peningkatan kemampuan dalam
perjanjian konsesi jasa. Kewajiban kontrak disajikan
sebagai bagian dari liabilitas jangka panjang lainnya.

Perseroan mengakui aset takberwujud yang timbul dari
perjanjian konsesi jasa ketika Perseroan mempunyai hak
untuk membebankan biaya atas penggunaan infrastruktur
konsesi. Aset takberwujud yang diterima sebagai imbalan
atas penyediaan jasa konstruksi atau peningkatan
kemampuan dalam perjanjian konsesi jasa diukur pada nilai
wajar pada saat pengakuan awal dengan mengacu pada nilai
wajar jasa yang diberikan. Setelah pengakuan awal, aset
takberwujud diukur pada biaya perolehan, dikurangi
akumulasi amortisasi.

Estimasi masa manfaat aset takberwujud dalam perjanjian
konsesi jasa adalah periode sejak Perseroan berhak
membebankan biaya kepada pengguna atas penggunaan
infrastruktur hingga akhir masa konsesi.

'Amortisasi hak konsesi bandar udara diakui dalam laba rugi
dengan menggunakan metode garis lurus atas estimasi masa
manfaat aset takberwujud, dari tanggal ketika Perscroan
mencapai operasi komersial.

Beban dibayar dimuka

Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai dengan masa
manfaat beban yang bersangkutan menggunakan metode
garis lurus.

Penjabaran mata uang asing

Mata uang fungsional dan mata uang pencatatan/pclaporan
Perseroan dan entitas anak adalah Rupiah.

Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam Rupiah
dengan kurs tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan,
saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dalam Rupiah dengan kurs yang berlaku pada
tanggal tersebut.

Short-term leases and leases of low-value assets

The Company and subsidiaries have elected not to
recognize right-ofruse assets and lease liabilities for
short-term leases of property that have a lease term of 12
months or less and leases of low-value assets, including
Office supplies and furniture and fixtures. The Company
and subsidiaries recognize the lease payments associated
with these leases as an expense on a straight-line basis
over the lease term.

. Service concession arrangement

Revenue related to construction under a service
concession arrangement is recognized over time based on
the cost-to-cost method. Cost of construction comprises
actual costs incurred, including contractor costs and land
related costs. Operation or service revenue is recognized
in the period in which the services are provided by the
Company. If the services concession arrangement
contains more than one performance obligation, then the
consideration received is allocated with reference to the
relative stand-alone selling prices of the services
delivered. The Company recognizes a contract liabilities
arising from obligations to upgrade services in a service
concession arrangement. The contract liabilities are
presented as part of other non-current liabilities

The Company recognizes an intangible asset arising from
a service concession arrangement when it has the right to
charge for use of the concession infrastructure. An
intangible asset received as consideration for providing
construction or upgrade services in a service concession
arrangement is measured at fair value on initial
recognition with reference to the fair value of the services
provided. Subseguent to initial recognition, the intangible
asset is measured at cost, less accumulated amortization.

The estimated useful life ofan intangible asset ina service
concession arrangement is the period from when the
Company is able to charge the public for the use of
infrastructure to the end of concession period.

Amortization of airport concession rights is recognized in
profit or loss on a straight-line method over the estimated
useful life af intangible asset, from the date when the
Company achieved the commercial operation.

j. Prepaid expenses

Prepaid expenses are amortized over the benefited
periods using the straight-line method.

Foreign currencies translation

The functional and recording/reporting currency of the
Company and subsidiaries is the Indonesian Rupiah.

Transactions in foreign currencies are translated into
Rupiah at the rates of exchange prevailing at transaction
date. At the reporting date, balances of monetary assets
and liabilities in foreign currencies are translated into
Rupiah at the exchange rates prevailing at that date.

PT Gudang Garam Tbk 22
Page 25 OCR 0.934
Per akhir periode, kurs utama yang digunakan.
berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia adalah sebagai
berikut:

At period end, the main exchange rates used, based on
Bank Indonesia middle rates, are as follows:

31 Maret/ 31 Desember/ 31 Maret/
March December March
2026 2025 2025
Rupiah penuh/ Rupiah penuh/ Rupiah penuh/
Inwhole Rupiah — In whole Rupiah In whole Rupiah
Dolar Amerika Serikat ("USD") 16,993 16,782 16,588 United States Dollar ("USD")
Euro ("EUR") 19,538 19,753 17,893 Euro ("EUR")

Laba (rugi) kurs, yang telah maupun yang belum
direalisasi, diakui dalam periode yang bersangkutan.

Pajak penghasilan

Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak kini dan
tangguhan, yang diakui dalam laba rugi kecuali jika pajak
tersebut terkait dengan transaksi yang langsung diakui
dalam ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.

Pajak kini adalah utang atau piutang pajak yang
diharapkan atas penghasilan atau rugi kena pajak selama
tahun berjalan, dengan menggunakan tarif pajak yang
berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal
pelaporan keuangan, dan penyesuaian terhadap utang
pajak tahun-tahun sebelumnya.

Pajak tangguhan diakui atas semua perbedaan temporer
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan untuk
tujuan perpajakan. Pajak tangguhan ditentukan dengan
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan
diterapkan terhadap perbedaan temporer pada saat
pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah berlaku
atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan
keuangan. Keuntungan pajak di masa yang akan datang,
seperti kompensasi rugi fiskal, diakui sebagai pajak
tangguhan jika kemungkinan realisasi manfaat tersebut di
masa mendatang cukup besar.

'Asct dan liabilitas pajak tangguhan disajikan saling hapus
di laporan posisi keuangan interim konsolidasian, kecuali
jika aset dan liabilitas pajak tangguhan adalah untuk
entitas yang berbeda, sesuai dengan penyajian aset dan
liabilitas pajak kini.

Laba per saham

Laba per saham dihitung dengan membagi laba periode
berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk dengan total rata-rata tertimbang saham beredar/
ditempatkan dalam periode yang bersangkutan.

Transaksi dengan pihak-pihak berelasi

Istilah pihak berelasi digunakan sesuai dengan Pernyataan
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) No, 224 tentang
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.

Semua transaksi dan saldo material dengan pihak-pihak
berclasi diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan interim konsolidasian.

PT Gudang Garam Tbk

m

Foreign exchange gains (losses), realized and unrealized, are
recognized in the related period.

Income tax

Income tax expense comprises current and deferred taxes
which are recognized in profit or loss except to the extent
that they relate to items recognized directly in eguity or
in other comprehensive income.

Current tax is the expected tax payable or receivable on
the taxable income or loss for the year, using tax rates
enacted or substantively enacted at the reporting date,
and any adjustment to tax payable in respect of previous
years.

Deferred tax is recognized in respect of temporary
differences between the carrying amounts of assets and
liabilities for financial reporting purposes and the
amounts used for taxation purposes. Deferred tax is
measured at the tax rates that are expected to be applied
to temporary differences when they reverse, based on the
laws that have been enacted or substantively enacted at
the reporting date. Future tax benefits, such as tax loss
carry forward, is recognized as deferred tax asset to the
extent that realization of such benefits is probable.

Deferred tax assets and liabilities are offset in the interim
consolidated statements of financial position, except if
these are for different legal entities, in the same manner
(he current tax assets and liabilities are presented.

Earnings per share

Earnings per share are computed by dividing profit for
the period attributable to owners of the Company with the
weighted average of total outstanding/issued shares
during the period.

Transactions with related parties

Related party terms used are in accordance with
Statement of Financial Accounting Standard (“PSAK”)
No. 224 “Related Party Disclosures”.

All material transactions and balances with related
parties are disclosed in the notes to the consolidated
interim financial statements.

23
Page 26 OCR 0.939
o.

Segmen operasi

Segmen operasi adalah suatu komponen dari Perseroan
dan entitas anak yang melakukan aktivitas bisnis yang
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan beban,
termasuk pendapatan dan beban terkait dengan transaksi
dengan komponen lain, yang hasil operasinya dikaji ulang
secara regular oleh pengambil keputusan operasional
untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai
kinerjanya.

Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten
dengan pelaporan internal yang diberikan kepada
pengambil keputusan operasional. Pengambil keputusan
operasional Perseroan dan entitas anak adalah Direksi.

Pelaporan segmen operasi Perseroan dan entitas anak
adalah berdasarkan segmen bisnis yang terdiri dari rokok,
kertas karton, infrastruktur dan lainnya.

Imbalan kerja

Liabilitas yang diakui di laporan posisi keuangan
konsolidasian adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti
pada tanggal laporan posisi keuangan, dimana Perseroan
dan entitas anak wajib memberikan imbalan kepada
karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau
pada saat karyawan pensiun. Imbalan kerja ini diberikan
berdasarkan masa kerja dan kompensasi karyawan pada
saat pemutusan hubungan kerja atau pensiun.

Liabilitas imbalan pascakerja Perseroan dan entitas anak
dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah imbalan
pascakerja di masa depan yang timbul dari jasa yang tclah
diberikan oleh karyawan pada masa kini dan masa lalu.
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi
dengan metode projected unit credit.

Pengukuran kembali nilai bersih atas liabilitas imbalan
pasti (misalnya keuntungan dan kerugian aktuarial) diakui
segera dalam penghasilan komprehensif lainnya. Beban
jasa lalu diakui pada laba rugi pada saat perubahan atau
kurtailmen program terjadi.

Keuntungan atau kerugian dari kurtailmen atau
penyelesaian program manfaat pasti diakui di laba rugi
ketika kurtailmen atau penyelesaian tersebut terjadi

0. Operating segment

An operating segment is a component of the Company
and subsidiaries that engages in business activities which
generate revenues and incur expenses, including
revenues and expenses relating to transactions with other
componenis, whose operating resulis are regularly
reviewed by the chief operating decision maker to make
decisions about resources to be allocated to the segment
and assess its performance.

Operating segmenis are reported in a manner consistent
with the internal reporting provided to the chief operating
decision maker. Chief operating decision maker of the
Company and subsidiaries is the Board of Directors.

The operating segment reporting of the Company and
subsidiaries is based on business segments that consist of
cigarettes, paperboards, infrastructure and others.

Pp. Employee benefits

The liabilities recognized in the consolidated statements
of/financial position are the present value of the defined
benefit liabilities as at the statements of financial position
date, in which the Company and subsidiaries are reguired
to provide benefits to their employees when their
employment is terminated or when they retire. These
benefits are primarily based on years of service and
employees' compensation at termination or retirement.

Post-employment benefits liabilities of the Company and
subsidiaries are calculated at present value of estimated
Juture benefits that the employees have earned in return
for their service in the current and prior periods. The
calculation is performed by gualified actuaries using the
projected unit credit method.

Remeasurements on the net defined benefit liability (for
example, actuarial gains and losses) are recognized
immediately in other comprehensive income. Past service
costs are recognized in profit or loss when the amendment
Or curtailment of the program occurred.

Gains or losses on the curtailment or settlement of a
defined benefit plan are recognized in profit or loss when
the curtailment or settlement occurs.

PT Gudang Garam Tbk 24
Page 27 OCR 0.870
3. KAS DAN SETARA KAS 3. CASH AND CASH EOUIVALENTS

31 Maret/ 31 Desember/

March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 Ip.milions of Ruoiah
Kas Cash on hand
Rupiah 122,568 50,689 Rupiah
Valuta asing 315 319 Foreign currency
Total kas 122,883 51,008 Total cash
Kas di bank pihak ketiga: Cash in third partes' banks:
Rupiah Rupiah
(PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 1,055,961 322,588 (PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tok
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 955,559 291,549 (PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank CIMB Niaga Tbk 430,980 155,788 PT Bank CIMB Maga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 217,060 107,343 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
(PT Bank Central Asia Tbk 114,731 57,088 PT Bank Central Asia Tbk
(PT Bank Syariah Indonesia Tbk 31,960 23,027 PT Bank Syariah Indonesia Tok
PT Bank UOB Indonesia 28,128 21,860 PT Bank UOB Indonesia
Standard Chartered Bank Indonesia 18,525 3,561 Standard Chartered Bank Indonesia
PT Bank Panin Tbk 15,076 14,012 PT Bank Panin Tok
(PT Bank Mayapada Internasional Tbk 5,314 4,704 PT Bank Mayapada Internasional Tbk
Lainnya 38,916 31,320 Others
Total Rupiah 2,912,210 1,032,880 Total Ruplah
Valuta asing Foreign currency
PPT Bank Mandiri (Persero) Tbk 312,432 426,184 (PT Bank Mandiri (Persero) Tok
PPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 63,304 101,076 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Standard Chartered Bank Indonesia 12,615 10,341 Standard Chartered Bank Indonesia
PT Bank UOB Indonesia 396 3,553 PT Bank UOB Indonesia
Lainnya 7,948 13,608 Others
Total valuta asing 397,195 554,762. Total foreign currency
Total kas di bank pihak ketiga 3,309,405 1,587,642 Total cash in third parties'banks
Deposito berjangka pada bank pihak ketiga: Time deposits in third parties' banks:
Rupiah Rupiah
PT Bank Panin Tbk 446,000 431,000 (PT Bank Panin Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 435,313 336,496 “PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tok
(PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 302,810 420,970 (PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tok 158,425 274,683 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
PT Bank Mayapada Internasional Tbk 145,000 133,000 PT Bank Mayapada Internasional Tbk
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk 130,000 105,000 PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tok
PT Bank Central Asia Tbk 70,784 72,293 PT Bank Central/Asia Tok
PT Bank KB Indonesia Tbk 15,000 30,000 PT Bank KB Indonesia Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk - 50,000 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Lainnya 100,240 126,200 Others
Total deposito berjangka Rupiah pada bank Total Rupiah time deposits in third
pihak ketiga 1,803,572 1,979,642 parties' banks
Dikurangi deposito berjangka yang jatuh Less time depostts with maturities of
temponya lebih dari tiga bulan dari tanggal .more than three months from the date of
perolehannya (Catatan 7) (5,000) (5,000) acguisition (Note 7)
1,798,572 1,074,642
Kas dan setara kas 5,230,860 3,613,292 Cash and cash eguivalents
Cerukan pada bank pihak ketiga (Catatan 11): Bank overdraft from third parties' banks (Note 11):
Rupiah Rupiah
PPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tok (167,371) (150,370) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tok
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - (75,453) PT Bank Mandiri (Persero) Tok.
PT Bank Central Asia Tbk - (36,108) PT Bank Central Asia Tbk
167,371) (261,931)
Kas dan setara kas pada laporan arus kas Cash and cash eguivakents in the consolidated
konsolidasian 5.063.489 3,351,361 statements of cash Fows

PT Gudang Garam Tbk 25
Page 28 OCR 0.902
31 Maret/

March
2026
Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:
Deposito berjangka
Rupiah 2.2500-6.2590
Cerukan
Rupiah 6-7590-7.0010

Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dalam valuta asing.

31 Desember/
December
2025
The average annual interest rates:
Tine deposts
2.2590-6.7590 Rupiah
Bankoverdrat
6-7590-7.0000 Rupiah

See Note 27 for details of balances in foreign currencies.

4. PIUTANG USAHA PIHAK KETIGA

4. TRADE RECEIVABLES, THIRD PARTIES

Umur piutang usaha pihak ketiga adalah sebagai berikut:

31 Maret/
March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Belumjatuh tempo 1,309,947
Lewat jatuh tempo:
1-30 hari 146,215
31 -60 hari 85,781
61-90 hari 2,335
Lebih dari 90 hari 634
1,544,912

Pada tanggal 31 Maret 2026, piutang usaha pihak ketiga
sebesar Rp 234.965 juta (31 Desember 2025: Rp 313.040 juta)
telah jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan nilai. Hal
ini terkait dengan sejumlah pelanggan yang tidak memiliki
sejarah gagal bayar. Manajemen berkeyakinan bahwa semua
piutang dapat tertagih. Oleh karenanya, penyisihan penurunan
nilai nihil.

Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dalam valuta asing.

Thhe aging of trade receivables, third parties was as follows:

31 Desember/
December
2025 Jamilions Of Rupiah
1,610,236 Not yet due
Past due:
291,779 1-30 days
8,789 31 -60 days
11,744 61 - 90 days
728 Over90 days
1,923,276

As of 31 March 2026, trade receivables, third parties
amounted to Rp 234,965 million (31 December 2025:
Rp 313,040 million) were past due but not impaired. These
accounis relate to a number of independent customers with
wkom there was no recent history of default. Management
believes that all receivables are collectible. Therefore, the
provision for impairment was nil.

See Note 27 for details of balances in foreign currencies.

5. PERSEDIAAN

5. INVENTORIES

31 Maret/
March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Barang jadi/dagangan 7,211,687
Barang dalam pengolahan 393,508
Bahan baku/pembantu 21,514,792
Pita cukai, PPN dan pajak rokok 2,637,767
Suku cadang dan keperluan pabrik 2,117,119
Persediaan dalam perjalanan 325,048
39,199,921

Pada tanggal 31 Maret 2026, seluruh persediaan diasuransikan
terhadap risiko kebakaran, pencurian, huru hara, penjarahan
dan bencana alam dengan total pertanggungan sebesar
Rp 34.240.109 juta (31 Desember 2025: Rp 33.781.415 juta).
Manajemen berkeyakinan bahwa total pertanggungan asuransi
ini memadai.

PT Gudang Garam Tbk

31 Desember/
December

2025 Inmilions of Rupiah
6,552,988 Finished 9oods/Imerchandise Inventores
347,678 Goods in process
2,270,498 Raw/supplementary materials
1,773,676 Excke duty ribbons, VAT and ogarettes tax
2,124,834 Spare parts and factory supples
319,005 Inventories in transit

33,388,679

As of 31 March 2026, all inventories were insured against
the risk of fire, theft, riots, civil commotion damage and
natural disaster for a total coverage af Rp 34,240,109
million (31 December 2025: Rp 33,781,415 million).
Management believes that the total insurance coverage is
adeguate.

26
Page 29 OCR 0.778
6. BEBAN DIBAYAR DIMUKA

6.  PREPAID EXPENSES

31 Maret/ 31 Desember/
March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 In.milions of Rupiah
Beban promosi 47,640 46,261 Promotion expenses
Beban sewa 26,530 24,402 Rent expenses
Beban perbaikan dan pemeliharaan 26,372 19,607 Repairand meintenance expenses
Lainnya 81,750 62,948 Others
182,294 153,218
7. ASET LANCAR LAINNYA 7. OTHER CURRENT ASSETS
31 Maret/ 31 Desember/
March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 In.milions of Rupiah
Uang muka pembelian persediaan 34,940 39,678 'Advances for the purchase of inventories
Deposito berjangka (lihat Catatan 3) 5,000 5,000 Time deposits (see Note 3)
Lainnya 15,389 22,672 Others
55,329 57,350

8. ASET TETAP

8. FIXED ASSETS

31 Maret/ March 2026

Saldo away Reklasifikas/”— Saldo akhir/
Beginning  Penambahan/ Pengurangan!” Redassifi- Ending
Dalamjutaan Rupiah balance Addltions Deductions cations balance In.millons Of Rupiah
BIAYA PEROLEHAN: ACGUISITION COST:
Tanah 3,283,401 247 - - 3,283,648 Land
Bangunan 10, 192,545 - - 478 10,193,023 Buikiings
Mesin dan Machinery and
peralatan 31,995,155 1,315 (15,678) 1 31,980,793 egujoment
Inventaris 4,699,385 187 (4,603) 39,567 4,734,536 Furniture and fxtures
Kendaraan bermotor, Motor vehicies,
helikopter, pesawat 'helcopters,
udara dan aeroplane and
peralatannya 4,298,572 27 (216,415) 19,875 4,102,079 — rektedegujoment
54,469,058 1,796 (236,696) 59,921“ 54,294,079
Aset dalam “Assets under
penyelesaian 1,662,965 63,914 - (59,921) — 1,666,958 construction
56,132,023 65,710 (236,696) 5. 55,961,037
AKUMULASI ACCUMULATED
PENYUSUTAN: DEPRECIATION:
Bangunan (4,803,053) (117,869) - H0 (4,920,922) Buikiings
Mesin dan Machinery and
peralatan (23,960,464) (416,200) 15,678  (24,360,986) egujoment
Inventaris (4,320,631) (53,049) 4,574 - (4,389,106) — Furniture and fixtures
Kendaraan bermotor, Motor vehicees,
helikopter, pesawat helcopters,
udara dan 2eroplane and
peralatannya 2,819,098) (56,839) 156,975 -. 8,718,962) — relatedegujoment
(35,923,246) (643,957) 177,227 — 6,389,976)
NILAI TERCATAT 20,208, 777 19,571,061 CARRYING AMOUNT
PT Gudang Garam Tbk 2
Page 30 OCR 0.780
31 Desember/ December 2025

Saldo away Reklasifikasy — Saldo akhir/
Beginning  Penambahan/  Pengurangan/ ”— Redassif: Ending
Dalamjutaan Rupiah balance Additions Deductions cations balance In.milions of Rupiah
BIAYA PEROLEHAN: ACGUISITION COST:
Tanah 3,266,738 25,879 (9,216) - 3,283,401 Land
Bangunan 9,983,375 4,342 (41,749) 246,577 10,192,545 Buitdings
Mesin dan Machinery and
peralatan 31,381,667 6,856 (239,831) 846,463 — 31,995,155 eguloment
Inventaris 4,638,509 46,007 (80,818) 95,687 4,699,385 — Fumiture and fxtures
Kendaraan bermotor, Motor vehicies,
helikopter, pesawat hekcopters,
udara dan aeroplane and
peralatannya 4,553,931 11,080 (308,070) 41,631 4,298,572 — related eguloment
53,824,220 94,164 (679,684) — 1,230,358 — 54,469,058
Aset dalam Assets under
penyelesaian 1,940,234 956,018 (2,929) — (1,230,358) — 1,662,965 construction
55,764,454 1,050, 182 (682,613) - 56,132,023
AKUMULASI ACCUMULATED
PENYUSUTAN: DEPRECIATION:
Bangunan (4,337,697) (482,271) 16,915 H (4,803,053) Buidings
Mesin dan Machinery and
peralatan (2,415,581) — (1,784,674) 239,791 H (23,960,464) eguloment
Inventaris (4,161,734) (259,308) 80,411 - (4,340,631) — Furniture and fixtures
Kendaraan bermotor, Motor vehictes,
helikopter, pesawat 'helcopters,
udara dan aeroplane and
peralatannya (2,791,330) (282,183) 254,415 - 42,819,098) —relted egufonent
(3,706,342) — (2,808,436) 591,532 — 85,923,246)
NILAI TERCATAT 22,058,112 20,208,777 CARRYINGAMOUNT
Aset dalam penyelesaian terdiri dari: Assets under construction consist of:

31 Maret/ 31 Desember/

March December

Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 In.millons of Rupiah
Bangunan 17,014 12,363 Buildings
Mesin dan peralatan 1,622,698 1,585,650 Machinery and eguloment
Inventaris 26,893 49,652 Furniture and fixtures
Kendaraan bermotor, helikopter dan peralatannya 353 15,300 Motor vehicies, helicopters and related eguioment

1,666,958 1,662,965

Persentase penyelesaian 5Yo - 95Yo So - 95Yo Percentage of completion

Aset dalam penyelesaian pada tanggal 31 Maret 2026 Assets under construction as of 31 March 2026 are expected

diharapkan untuk selesai di tahun 2026. to be completed in 2026.
31 Maret/ 31 Maret/
Maroh March

Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 In milons of Rupiah
Penyusutan dibebankan pada: Depreciation expense was charged to:

Biaya produksi 465,321 501,503 Production costs

Beban usaha 178,636 213,487 Operating expenses

643,957 714,990

— 3 1 ISPO

PT Gudang Garam Tbk 28
Page 31 OCR 0.882
Pada tanggal 31 Maret 2026, seluruh aset tetap (diluar tanah
serta bangunan dan kendaraan bermotor tertentu) dengan nilai
tercatat sebesar Rp 15.012.857 juta (31 Desember 2025
Rp 15.852.217 juta), diasuransikan terhadap resiko kebakaran,
pencurian, penjarahan dan huru hara, bencana alam dan
kecelakaan dengan jumlah pertanggungan  scbesar
Rp 28.941.688 juta (31 Desember 2025: Rp 28.919.198 juta).
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah pertanggungan
asuransi ini memadai.

Dalam periode yang berakhir 31 Maret 2026 dan 2025,
Perseroan dan entitas anak menjual aset tetap tertentu sebagai
berikut:

31 Maret/
March
Dalamiutaan Rupiah 2026
Hasil penjualan bersih 81,468
Nai tercatat (59,469)
Laba penjualan aset tetap 21,999

Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, biaya
perolehan dari aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi
masih digunakan adalah masing-masing  scbcsar
Rp 13.727.872 juta dan Rp 12.426.377 juta.

Pada tanggal 31 Desember 2025, nilai wajar tanah dan
bangunan (termasuk tanah dan bangunan yang dicatat dalam
aset dalam penyelesaian) yang dimiliki Perseroan dan entitas
anak adalah sebesar Rp 23.429.935 juta. Nilai wajar tersebut
dihitung dengan menggunakan teknik perbandingan nilai pasar
dan teknik biaya. Model penilaian mempertimbangkan harga
pasar kuotasian untuk barang serupa apabila tersedia,
pendapatan dan biaya yang berhubungan dengan properti yang
dinilai dan biaya pengganti yang telah disusutkan, apabila
tepat. Biaya pengganti yang telah disusutkan mencerminkan
penyesuaian untuk kerusakan fisik maupun keusangan
fungsional dan ekonomi.

As of 31 March 2026, all fixed assets (excluding land,
certain buildings and motor vehicles) at a total carrying
amount of Rp 15,012,857 million (31 December 2025:
Rp 15,852,217 million), were insured against the risk of'fire,
theft, civil commotion damage and riots, natural disaster
and accident for a total coverage of Rp 28,941,688 million
(31 December 2025: Rp 28,919, 198 million). Management
believes that the total insurance coverage is adeguate.

In period ended 31 March 2026 and 2025, the Company and
subsidiaries sold certain fixed assets as follows:

31 Maret/
March
2025 In milons of Rupiah
7,669 Net proceeds from sak
(1,847) Carrying amount
5,822 Gain on sale of Fxed assets

As of 31 March 2026 and 31 December 2025, the
acguisition cost of fully depreciated assets that were still
being used amounted to Rp 13,727,872 million and
Rp 12,426,377 million, respectively.

As of 31 December 2025, fair value of land and buildings
of the Company and subsidiaries (including land and
buildings recorded in assets under construction) amounted
to Rp 23,429,935 million. The fair value is calculated using
the market comparison technigue and cost technigue. The
air value model considers guoted market prices for similar
items when they are available, income and costs that are
related to the property which were being valued and
depreciated replacement cost, if appropriate. Depreciated
replacement cost reflects adjustment for physical
deterioration as well as functional and economic
Obsolescence.

9. ASET TAKBERWUJUD

9. INTANGIBLE ASSETS

31 Maret/ March 2026

Saldo awaV' Rektasrikas/ — Saldo akhir/
Begiming  Penambahan/  Pengurangan/ — Reckassifi- Ending
Dalamjutaan Rupiah balance Additions Deductions cations balance In millons of Rupiah
BIAYA PEROLEHAN: ACGUISITION COST:
'Hakkonsesibandarudara — 13,007,978 - - - 13,007,978 — Akport concession nghts
Hak konsesi jalan tol Toll road concession rights
dalampenyelesaian 2,390,837 264,662 : - 2,655,499 under construction
15, 398,815 264,662 - 5 15,663,477
AKUMULASI ACCUMULATED
AMORTISASI: AMORTIZATION:
Hak konsesi bandar udara (496,704) (62,089) - : (558,793) Airport concession rights
(496,704) (62,089) - : (558,793)
NILAI TERCATAT 14,902, 111 15, 104,684 CARRYING AMOUNT
PT Gudang Garam Tbk 29
Page 32 OCR 0.846
31 Desember/ December 2025

Saldo awal/ Reklasifikas/”— Saldo akhr/
Beginning  Penambahan/ Pengurangan/ — Reciassifi- Ending
Dalamjutaan Rupiah balance Adations Deductions cations balance In millons of Rupiah
BIAYA PEROLEHAN: ACUISITION COST:
Hak konsesibandarudara — 13,007,978 - - -.. 13,007,978 Airport concession rights
Hak konsesi jalan tol Tol road concession rights
dalam penyelesaian 1,570, 104 820,733 : - 2,390,837 under construction
14,578,082 820,733 : — 45,398,815
AKUMULASI ACCUMULATED
AMORTISASI: AMORTIZATION:
Hak konsesi bandar udara (248,352) (248,352) - - (496,704) Airport concession rights
(248,352) (248,352) - - (496,704)
NILAI TERCATAT 14,329,730 14,902,111 CARRYINGAMOUNT

Lihat Catatan 28 untuk hak konsesi jalan tol dalam
penyelesaian.

See Note 28 for toll road concession rights under
construction.

10. ASET TIDAK LANCAR LAINNYA 10. OTHER NON-CURRENT ASSETS
31 Maret/ 31 Desember/
March December
mjutaan Rupiah 2026 2025 Inmilons of Rupiah
Uang muka pembelian aset tetap 119,797 131,343 'Advances for the purchase of fixed assets
Lainnya 60,315 60,781 Others
180,112 192,124
11. PINJAMAN BANK 11. BANK LOANS
31 Maret/ 31 Dasember/
March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 Inmilions of Rupiah
Perseroan dan entitas anak memperoleh pinjaman The Company and subsidaries obtained
bank jangka pendek dalam mata uang Rupiah dari short-termbank loans In Ruplah currency.
bank-bank berikut ini: fromthe folowing banks:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 167,371 350,370 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tok
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - 275,453 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tok - 136, 108 PT Bank Central/Asia Tbk
167,371 261,931
Tingkat bunga per tahun 6.751 -7.00Y0 5.4096 - 7.016 “Annual interest rates
Rata-rata tertimbang tingkat suku bunga Welghted-average annual effective
(efektif per tahun pada akhir periode 6.750 6.201 interest rate at perodend

Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, pinjaman
bank jangka pendek Perseroan dan entitas anak termasuk
cerukan masing-masing sebesar Rp 167.371 juta dan
Rp 261.931 juta (Catatan 3).

Perjanjian pinjaman bank yang diperoleh Perseroan dan entitas
anak mencantumkan beberapa pembatasan, antara lain
sehubungan dengan ketaatan rasio keuangan dan persyaratan
administrasi yang telah ditentukan.

PT Gudang Garam Tbk

As of 31 March 2026 and 31 December 2025, short-term
bank loans Of the Company and subsidiaries included bank
overdrafi, amounting to Rp 167,371 million and Rp 261,931
million, respectively (Note 3).

The bank loan agreements entered into by the Company and
subsidiaries include certain restrictions, among other
things, on compliance with determined financial ratios and
administrative reguirements.

30
Page 33 OCR 0.904
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, Perseroan
dan entitas anak telah memenuhi syarat dan kondisi pinjaman
yang ditetapkan bank.

Lihat Catatan 29 mengenai jumlah fasilitas pinjaman bank
yang belum dipakai.

As of 31 March 2026 and 31 December 2025, the Company
and subsidiaries are in compliance with the terms and
conditions of the loan agreement.

See Note 29 regarding the total amount of unused credit
bank facilities.

12. TRADE PAYABLES

12. UTANG USAHA
Utang usaha terutama berasal dari pembelian bahan
baku/pembantu.
31 Maret/

March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Utang usaha pada pihak ketiga 774,853
Utang usaha pada pihak berelasi (Catatan 25) 9,645

784,498

Lihat Catatan 27 untuk rincian saldo dalam valuta asing.

Trade payables are mainly originated from purchase of
raw/supplementary materials.

31 Desember/
December
2025 Inmilions of Rupiah
674,566
7,994

582,560

Trade payabkes to third parties
Trade payabs to related parties (Note 25)

See Note 27 for details of balances in foreign currencies.

13. PERPAJAKAN 13. TAXATION
a. Utang pajak terdiri dari: a. Taxes payable consist of:
31Maret/ 31 Desember/
March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025 In.millons of Rupiah
Perseroan: Company:
Pajak Penghasilan Badan 395,822 430,915 Corporate Income Tax
Pajak lainnya: Other taxes:
Pasal 21 30,861 7,574 Articte 21
Pasal 23/26 2,366 5,793 “Article 23/26
Pasal 25 131,941 80,959 Artice 25
560,990 525,241
Entitas anak: Subsidaries:
Pajak Penghasilan Badan 106 106 Corporate Income Tax
Pajak lainnya 8,664 2,791 Othertaxes
8,770 2,897
569,760 528,138
PT Gudang Garam Tbk 31
Page 34 OCR 0.849
b. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan adalah

sebagai berikut:

31 Maret/
March
Dalamiutaan Rupiah 2026
Perseroan:
Kini 377,605
Tangguhan 78,339
255,944
Entitas anak:
Kini 145
Tangguhan 24,595
24,740
Konsolidasi:
Kini 377,750
Tangguhan 102,934
“480,684

b, The componenis of income tax expense (benefits) are as

follows:
31 Maret/
March
2025 Inmillons Of Rupiah
Company:
94,634 Current
30,428 Deferred
125,062
Subsidiartes:
12,32 Current
(49,814) Deterred
(57,472)
Consokdated:
106,976 Current
(19,386) Deferred
87,590

. Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan dikalikan tarif pajak yang berlaku dengan
beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

£

c. The reconciliation between the consolidated accounting
profit before income tax multiplied by the enacted tax
rate and income tax expense is as follows:

31 Maret/
March
Dalamiutaan Rupiah 2026
Laba akuntansi konsolidasian sebelum
pajak penghasilan 2,018,901
Tarif pajak yang berlaku 200
4,158

Pengaruh pajak dari perbedaan permanen:
Perseroan
Entitas anak

Beban pajak penghasilan

d. Rekonsiliasi fiskal Perseroan adalah sebagai berikut:

31 Maret/
March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Laba konsolidasian sebelum pajak penghasilan 2,018,901
Rugi sebelum pajak penghasilan entitas anak 1,078
Eliminasi transaksi dengan entitas anak 126,910)

1,893,069

Koreksi fiskal:
Imbalan kerja (101,379)
Penjualan aset tetap (300)
Penyusutan aset tetap (107,951)
Sumbangan 7,375
Pendapatan bunga dan sewa (10,573)
Lainnya 36,146

Laba kena pajak Perseroan 1,716,387

31 Maret/
March
—2025 Inmilions Of Rupiah
Consokdated accounting profit before
195,110 income tax
5 20 Enacted tax rate
12,924
Tax effect of permanent diferences:
2,800 Company
41,866 Sutsidaries
14,666
Income tax expense

d. The Company 's fiscal reconciliation is as follows:

31 Maret/
March
2025 Inmillons of Rupiah
195,110 Consolidated profit before income tax
360,626 Subsidiaries'loss before incorre tax
69,610 “Elimination of transactions with subsidares
25,346
Fiscal comections:
(94,643) Employee benefts
(329) Sak of fixed assets
(94,168) Depreciation of fixed assets
53,915 Donations
(60,926) Interest and rental income
961 Otters
430,156 Taxabke profit of the Company
22

PT Gudang Garam Tbk
Page 35 OCR 0.842
e. Perhitungan beban pajak kini dan utang pajak penghasilan
adalah sebagai berikut:

31 Maret/ — 31 Desember/
March December
Dalamjutaan Rupiah 2026 2025
Laba kena pajak Perseroan 1,716,387 4,177,023

Tarif pajak yang berlaku 2210 2200

Beban pajak kini Perseroan 377,605 918,945
Pajak dibayar dimuka Perseroan:
PPh pasal 22 (26,609) (104,976)
PPh pasal 23 2 8»
PPh pasal 25 (395,881) (418,110)
(422,492) (523,123)

Penyesuaian untuk tahun-tahun sebelumnya
(Pajak Penghasilan Badan lebih bayar) pasal 28a/
Utang Pajak Penghasilan Badan pasal 29
Perseroan

— 593

(44,887) 430,915

f. Perbedaan temporer yang membentuk bagian signifikan
dari aset dan liabilitas pajak tangguhan tanggal 31 Maret
2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

€. The calculation of current tax expense and income tax
liabilities is as follows:

Inmilions of Rupiah

Taxabk profit of the Company
Enacted tax rate
Current tax expense of the Company

Prepaid income taxes of the Company:
Income tax artice 22
Incorre tax article 23
Income tax artice 25

'Adjustments to prior years'tax expense

(Overpayiment of Corporate Income Tax) artice 282/

Corporate Income Tax payabkes artice 29
Of the Company

J. The items that give rise to significant portions of the
deferred tax assets and liabilities as of 31 March 2026
and 31 December 2025 are as follows:

Diakui di
penghasilan
komprehensif
lain/
Diakui di Recognizedin
31 Desember/ laba rugi/ other 31 Maret/
December Recognizedin — comprehensive March
Dalamjutaan Rupiah 2025 profit or loss income 2026 Inmillons of Ruoiah
Aset pajak tangguhan entitas anak, Deferred tax assets of subsidaries,
bersih 409,422 (24,595) - 384,827 net
Aset (liabilitas) pajak tangguhan Deferred tax assets (labilties) of
Perseroan: the Company:
Laba belum terealisasi dalam Unrealzed profits in
persedizan 136,613 (27,520) - 108,693 inventories
Post-employment benefits
Uabiitas imbalan pascakerja 157,437 1,014 - 158,451 tabitties
Liabiltas lain-lain 117,440 (23,317) - 94,123 Other labiities
Aset tetap (683,931) (28, 116) - (712,047) Fed assets
(272,441) (78,339) - (350,780)

PT Gudang Garam Tbk

33
Page 36 OCR 0.876
Diakui di

penghasilan
komprehensif
lain/
Diakui di Recogniced in
31 Desember/ laba rugi/ other 31 Desember/
December Recognizedin — comorehensive December
Dalamjutaan Rupiah 2024 profit or loss income 2025 In.milions of Rupiah
Aset pajak tangguhan entitas anak, Deferred tax assets of subsidaries,
bersih 414,479 14,805 (19,862) 409,422 net
Aset (liabiltas) pajak tangguhan Deferred tax assets (labilties) of
Perseroan: the Company:
Laba belum terealisasi dalam Unreakzed profts in
persediaan 110,639 25,974 - 136,613 inventories
Post-employment benefits
(Uabiltas imbalan pascakerja 163,771 (10,202) 3,868 157,437 tabitties
Labilitas lain-lain 138,994 (21,554) - 17,440 Other labitties
Aset tetap (677,836) (6,095) - (683,931) Fxedassets
(264,432) (11,877) 3,868 (2721)

Pada tanggal 31 Maret 2026, aset pajak tangguhan cntitas
anak sebesar Rp 300.878 juta tidak diakui. Kompensasi rugi
fiskal akan berakhir pada tahun 2029 dan 2030.

'. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, Perseroan
dan entitas anak melaporkan/menyetorkan pajak untuk
setiap perusahaan sebagai suatu badan hukum yang
terpisah berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus
dapat menetapkan atau mengubah pajak-pajak terscbut
dalam batas waktu yang ditentukan sesuai dengan

As of31 March 2026, deferred tax assets of subsidiaries
amounting to Rp 300,878 million have not been
recognized. The tax loss carry forwards will expire in
2029 and 2030.

& Under the taxation laws of Indonesia, the Company and
subsidiaries submit/pay individual company tax returns
on the basis of self-assessment. The tax authorities may
assess or amend taxes within the statute of limitations,
under prevailing regulations.

ketentuan yang berlaku.

14. UTANG CUKAI, PPN DAN PAJAK ROKOK

14. EXCISE DUTY, VAT AND CIGARETTES

TAX PAYABLES
31 Maret/ 31 Desember/
March December
lamjutaan Rupiah 2026 2025 Inmilons of Rupiah
Pita cukai 7,372,857 6,374,669 Excbe duty nibbons
PPN dan pajak rokok 1,035,012 987,543 VATand ogarettes tax

8,407,869

7,362,212

15. LIABILITAS JANGKA PENDEK LAINNYA
31 Maret/
March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Uang jaminan distributor 415,877
Utang konstruksi 253,684
Beban akrual 93,128
Utang lain-iain 45,521
Utang pembelian aset tetap 9,047
817,257

15. OTHER CURRENT LIABILITIES
31 Desember/

416,801 Distributors' guarantee deposits
185,263 Payables for construction
99,454 Accruedexpenses
186,575 Otherpayables
2,018 Payabkes for the purchase of fixed assets

890,111

PT Gudang Garam Tbk

34
Page 37 OCR 0.852
16. IMBALAN KERJA

16. EMPLOYEE BENEFITS

a. Imbalan pascakerja

a. Post-employment benefits

31 Maret/ 31 Desember/
March December
Dalamiutaan Rupiah 2026 2025 Inmilons of Rupiah
Perubahan kewajiban imbalan pasti Movement in defined benefits obigation
Kewajiban imbalan pasti, awal tahun 1,093,068 1,343,683 Defined benetfts obgation, beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Induded in profit or boss
- Biaya jasa kini 27,005 13,325 Current service cost -
- Biaya bunga 15,936 90,661 Interest cost -
- Biaya jasa lalu - kurtaimen - (304,554) Past service cost - curtaiments -
Termasuk dalam penghasilan Inctuded in other comprehensive
komprehensif lain income
Keuntungan aktuarial yang
timbul atas: “Actuarial gains arising from:
- Asumsi keyangan - (18,806) Financial assumptions -
- Asumsi demografis - (7,533) Demographic assumptions -
- Penyesuaian pengalaman - (46,359) Experience adjustment -
Lainnya Otners
- Imbalan yang dibayarkan (27,787) (107,349) Benefits paid -
Kewajiban imbalan pasti, akhir periode/tahun 0322 “003,068 Defined benerits oblgation, end of perod/year

— 20 0,

Dalamjutaan Rupiah 2025 2024 2023 2022 2021 Inmilions of Rupiah
Informasi historis: Hstorical information:
Niai kini kewajiban Present value of the defined
imbalan pasti 1,093,068 — 1,343,683 1,322,726 1,188,123 1,538,656 benefits oblgation
Penyesuaian pengalaman Experience adjustments
yang timbul pada labiltas arking on plan
program (46,359) — (50,502) (26,048) (131,373) — (114,054) labilties

b. Asumsi aktuaria

Asumsi aktuaria utama yang digunakan dalam menghitung
jumlah liabilitas imbalan pascakerja pada tanggal 31 Maret
2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

31 Maret/
March
2026

Tingkat kenaikan upah pertahun
Tingkat bunga diskonto per tahun

6.0002-8.00Y6
5.5090-6.35Y0

Tingkat diskonto digunakan dalam menentukan nilai kini
kewajiban imbalan kerja pada tanggal penilaian. Secara
umum, tingkat diskonto biasanya ditentukan sesuai dengan
ketersediaan obligasi pemerintah yang ada di pasar modal
aktif pada tanggal pelaporan.

Asumsi tingkat kenaikan upah di masa depan
memproyeksikan kewajiban imbalan kerja mulai dari
tanggal penilaian sampai dengan usia pensiun normal.
Tingkat kenaikan gaji pada umumnya ditentukan
berdasarkan penyesuaian inflasi terhadap tingkat upah dan
kenaikan masa kerja.

b, Actuarial assumptions

Principal actuarial assumptions used in computing the
mount of the post-employment benefits liabilities as of
31 March 2026 and 31 December 2025 were as follows:

31 Desember/
December
2025
6.0076-8.0010 Solery increment rate perannum
515076-6.3599 Discount rate perannum

The discount rate is used in determining the present value
of the benefits obligation at valuation date. In general, the
discount rate is usually determined in line with the
wvailability of government bond in the active capital
market at the reporting date.

The future salary increase assumption projects the
benefits obligation starting from the valuation date up to
the normal retirement age. The increase rate of salary is
generally determined based on inflation adjustment to
pay scales and increase in length of service.

PT Gudang Garam Tbk 3s
Page 38 OCR 0.881
17. MODAL SAHAM

17. SHARE CAPITAL

Modal dasar: Authorked capital:
Jumiah saham 2,316,000,000 sahanYshares Number of shares
Nilai nominal per saham (dalam Rupiah penuh) Rp500 Par value per share (in whole Rupiah)
Total nominal Rp 1,158,000 juta/ milion Total par value

Modal ditempatkan dan disetor penuh: Issued and paid-up capital:
Jurriah saham 1,924,088,000 sahanYshares Number of shares
Total nominal Rp 962,044 juta/smilion Totalpar value

Susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal 3! Marct
2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

The composition of the Company's shareholders as of 31
March 2026 and 31 December 2025 was as follows:

Jumiahsahany Total nomina
Pernegang saham Number of shares Par value Ea Sharehokders
Rp juta/ millon
Ny. Juni Setiawati Wonowidjojo 1,231,645 5,616 0.58 Mrs. Juni Setiawati Wonowkdjojo
Tn. Susilo Wonowidjojo 1,709,685 854 0.09 Mr. Susilo Wonowkgjojo
PT Suryaduta Investama 1,333, 146,800 666,574 69.29 PT Suryaduta Investama
PT Suryamnitra Kusuma 120,442,700 60,221 6.26 PT Suryanitra Kusuma
Lainnya 457,557,170 228,779. 23.78 Others
1,924,088,000 962,044. “100.00
18. AGIO SAHAM 18. CAPITAL PAID IN EXCESS OF PAR

Merupakan selisih antara harga penawaran saham Rp 10.250
(Rupiah penuh) per saham dengan nilai nominal Rp 1.000
(Rupiah penuh) per saham dari 57.807.800 saham yang dijual
dalam masa penawaran perdana 21 Juli — 3 Agustus 1990,
dimana sejumlah Rp 481.022 juta direklasifikasi menjadi
modal saham dengan pengeluaran saham bonus dalam tahun
1996 (Catatan 1).

Represents the premium as aresult of the difference between
Offering price of Rp 10,250 (whole Rupiah) and par value of
Rp 1,000 (whole Rupiah) per share fom 57,807,800 shares
sold during the initial public offering period of 21 July — 3
August 1990, of which Rp 481,022 million was reclassified
to share capital through the issuance of bonus shares in
1996 (Note 1).

19. SELISIH TRANSAKSI DENGAN PIHAK

NONPENGENDALI

19. DIFFERENCE FROM TRANSACTION WITH

NON-CONTROLLING INTEREST

Merupakan selisih lebih dari jumlah yang dibayarkan untuk
membeli saham dari pemegang saham nonpengendali dengan
nilai tercatat kepentingan nonpengendali yang disesuaikan.

Represents the excess of the amount paid to purchase the
shares from non-controlling shareholders over the adjusted
carrying amount of the non-controlling interest.

20. SALDO LABA DICADANGKAN

20. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS

Merupakan penyisihan cadangan wajib yang dibentuk untuk
memenuhi ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.

PT Gudang

Represents the statutory reserve which was set up to comply
with the provisions of Indonesian Company Law.

Garam Tbk 36
Page 39 OCR 0.847
21. PENDAPATAN 21. REVENUE
31 Maret/ 31 Maret/
March March
Dalamjutaan Rupjah 2026 2025 Inmillons of Rupiah
Merupakan penjualan/pendapatan usaha bersih Represent net sales/operating revenue (after
(Getelah dikurangi retur dan potongan penjualan): deduction Of sales returns and discounts):
Ekspor: Export:
Sigaret kretek mesin 224,543 307,844 Machine-made dove Oarettes
Sigaret kretek tangan - 597 Hand-roled dove cigarettes
Kertas karton 16,895 13,095 Paperboard
Lainnya - 521 Others
241,438 ——” 322,057
Lokal: Domestic:
Sigaret kretek mesin 17,652,506 — 20,321,258 Machine-made dove agarettes
Sigaret kretek tangan 1,720,803 2,106,352 Hand-roled dove ogarettes
Rokok klobot 1,602 2,533 Kobot (com sik) dove dgarettes
Kertas karton 181,170 189,656 Paperboard
Pendapatan konstruksi (Catatan 28) 264,662 110,554 Construction revenue (Note 28)
Lainnya 51,962 13,923 Others
19,872,705- 2,744,276
Total: Total:
Sigaret kretek mesin 17,877,049 —20,629,102 Machine-made dove cigarettes
Sigaret kretek tangan 1,720,803 2,106,949 Hand-roled dove cigarettes
Rokok klobot 1,602 2,533 KIobot (com sik) cve digarettes
Kertas karton 198,065 202,751 Paperboard
Pendapatan konstruksi (Catatan 28) 264,662 110,554 Construction revenue (Note 28)
Lainnya 51,962 14,444 Others
20,114,143 ”“23,066,333

Dalam periode yang berakhir 31 Maret 2026 dan 2025, tidak
ada penjualan/pendapatan usaha dari pelanggan yang melebihi
1096 dari total penjualan/pendapatan usaha.

In periods ended 31 March 2026 and 2025, there was no
sales/operating revenue earned from any customer
exceeded 1096 of total sales/operating revenue.

22. BIAYA POKOK PENDAPATAN 22. COST OF REVENUE
31 Maret/ 31 Maret/
March March
Dalamijutaan Rupiah 2026 2025 In.milions of Rupiah
Rokok dan kertas karton: Oigarettes and paperboard:
Biaya produksi langsung: Direct production costs:
Bahan baku yang digunakan 2,062,716 2,389,254 Raw meteriak used
Upah langsung 179,333 218,914 Direct labor
Biaya produksi tak langsung 742,067 858,264 Indirect production costs
Total biaya produksi 2,984,116 3,466,432 Total production costs
Persediaan awal barang dalam pengolahan 347,678 390,296 Beginning balance of goods In process
Persediaan akhir barang dalam pengolahan (393,508) (315,518) Ending balance of goods in process
Biaya pokok produksi 2,938,286 3,581,210 Cost of goods manufactured
Pita cukai, PPN dan pajak rokok 14,275,403 — 16,988,088 Excise duty ribbons, VAT and dgarettes tax
17,213,689 — 20,529,298
Persediaan awal barang jadi/ Beginning balance of finished goods/
barang dagangan 6,552,988 8,630,953 merchandise inventories
Pembelian barang dagangan 5,664 10,061 Purchase of merchandise inventories
Persediaan akhir barang jadi/ Ending balance of finished goods/
barang dagangan (9,211,687) (8,212,848) merchandise inventories
Barang jadi untuk promosi dan lain-ain (273) (114,876) Finished goods for promotion and others
Biaya pokok penjualan rokok dan kertas karton 16,560,381 —— 20,842,588 Cost of sales of agarettes and paperboard
Biaya pokok pendapatan lainnya 212,518 218,258 Cost of other revenue
16,972,899- — 21,060,846
PT Gudang Garam Tbk 37
Page 40 OCR 0.884
23. BEBAN USAHA

23. OPERATING EXPENSES

Dalamjutaan Rupiah

Beban penjualan:

Transportasi, pengangkutan, iklan, promosi dan
beban pemasaran lainnya

Kompensasi karyawan

Keperluan kantor, perbaikan dan pemeliharaan

Penyusutan aset tetap

Lain-ain

Beban umum dan administrasi:

Kompensasi karyawan

Penyusutan aset tetap

Perbaikan dan pemeliharaan

Utiitas

Perjalanan dinas dan akomodasi

Keperluan kantor, komunikasi, dan
jasa profesional

Sumbangan, jamuan tamu/atensi relasi,
Pajak Bumi dan Bangunan

Asuransi

Lain-ain

31 Maret/ 31 Maret/
March March
2026 2025
318,698 499,875
217,035 361,152
25,522 89,206
26,561 38,830
33,211 70,468
621,027 1,059,531
211,710 250,575
152,075 174,657
6,069 57,272
29,140 30,579
7,274 27,657
7,790 21,308
12,584 82,634
11,424 13,582
76,359 89,712
554,625 727,976
1,175,652 1,807,507

—oo “AI

Ipmilions of Rupiah
Selling expenses:

TTansportation, Freight, advertising, promotion
and other marketing expenses

Employees' compensation

Office supples, repairs and maintenance

Depredation of fixed assets

Miscellaneous

Generaland administrative expenses:

Employees' compensation

Deprecation of fixed assets

Repairs and maintenance

Utittes

Traveling and accommodation

Office supples, communication, and
(professional fees

Donations, entertainment,
Tax on Land and Buikding

Insurance

Miscelloneous

24. LABA PER SAHAM

24. EARNINGS PER SHARE

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke
pemilik entitas induk (dalam jutaan Rupiah)

Total rata-rata tertimbang sahamberedar/
ditempatkan (dalamribuan saham)

Laba per saham, dasar dan dilusian
(dalam Rupiah penuh)

Perseroan dan entitas anak tidak memiliki efek berpotensi
saham yang bersifat dilutif, sehingga laba per saham dasar

sama dengan laba per saham dilusian.

31 Maret/ 31 Maret/
March March
2025 2025

1,538,215 104,432
1,924,088 1,924,088
799 54

Current period profit attributabke to owners
Of the Company (in milons of Rupiah)
Welahted average Of total outstanding/
Issued shares (in thousands of share)
Earnings per share, basic and ditive
(in whok Rupiah)

The Company and subsidiaries do not have any dilutive
potential shares: therefore, diluted carnings per share is

eguivalent to basic earnings per share.

PT Gudang Garam Tbk

38
Page 41 OCR 0.885
25. TRANSAKSI PIHAK BERELASI

25. RELATED PARTY TRANSACTIONS

Ikhtisar transaksi Perseroan dan entitas anak dengan pihak -
pihak berelasinya dalam bulan Januari - Maret 2026 dan 2025
adalah sebagai berikut:

The summary of transactions of the Company and
subsidiaries with their related parties in January - March
2026 and 2025 was as follows:

Pembelian Purchases
Jumlah (Dalamjutaan Rupiah)/ Persentase dari pembelian/
Amount (In millons of Rupiah) Percentage frompurchases
2026 2025 2026 2025
PT Surya Zig Zag 29,681 32,756 2.274 2.2396 PT Surya 2g Zag
PT Taman Sriwedari 10,453 5,523 0.80Yo 0.38Yo PT Taman Sriwedari
40,134 38,279 30790, 2.61Yo
Utang usaha Trade payables
Jumlah (Dalam jutaan Rupiah)/ Persentase dari utang usaha/
Amount (in milions of Rupiah) Percentage from trade payables
31 Maret/ 31 Desember/ 31 Maret/ 31 Desember/
March December March December
2026 2025 2026 2025
PT Surya Zig Zag 8,439 7,804 10816 11496 PT Surya Zig Zag
PT Taman Sriwedari 1,206 190 0.1506 0.0306 PT Taman Sriwedari
2,645 7,994 1.2396 1.796,
Kompensasi Compensation

Total kompensasi (imbalan kerja jangka pendek) direksi dan
komisaris Perseroan pada akhir Maret 2026 dan 2025 adalah
masing-masing sebesar Rp 29.303 juta dan Rp 30.122 juta.

Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai
berikut:

Pihak-pihak berelasi/Related parties
PT Surya Zig Zag

PT Taman Sriwedari

Komisaris dan Direksi/Commissioners and Directors

Total compensation (short-term employee benefits) of the
Company's directors and commissioners at the end of
March 2026 and 2025 were Rp 29,303 million and
Rp 30,122 million, respectively.

Nature of relationships with related parties are as follows:

hubuny re of relatioi

Dimiliki oleh pemegang saham akhir yang sama/
Owned by the same ultimate shareholders

Dimiliki oleh pemegang saham akhir yang sama/
Owned by the same ultimate shareholders

Personil manajemen kunci/Key management personel

PT Gudang Garam Tbk 39
Page 42 OCR 0.787
26. INFORMASI SEGMEN

26. SEGMENT INFORMATION

31 Maret/ March 2026

Kertas

Rokok/ karton/ — Infrastruktur/ Lain-ain/ — Elmnasy — Konsolidasy
Dalemjutaan Rupiah Ggarettes — Paperboard Infrastructure ” Others — Eliminations — Consokdated Inmitons of Rupiah
PENDAPATAN REVENUE
Pihak eksternal 19,649,562 — 198,554 — 265,614 413 »20,114,143 External customers
Antar segmen - 75,946 - 19,354 (95,300) - Inter-segment
Total pendapatan 19,649,562 274,500 265,614 19,767... 195,300) — 20,114,143 Total revenue
LABA PROFIT
Laba segmen 2,128,075 — (16,612) — (79,577) (6,346) (8,704) 2,021,836 Segment profit
Beban bunga (2,935) Interest expense
Laba sebelum pajak Profit before
penghasilan 2,018,901 income tax
Beban pajak penghasilan 480, 684) Income tax expense
Laba periode berjalan 1,538,217 Profit for the period
Penghasilan komprehensif Other conprehensive
lain, setelah pajak - Income, netof tax
Total penghasilan Total comprehensive
komprehensif 1,538,217 income
ASET DAN ASSETS AND
LIABILITAS LIABILITES
Aset segmen 55,673,538 2,267,619 17,442,192 1,554,080 — (32,263) 76,905,166 Segment assets
Labilitas segmen 1,730,996 168,789 — 896,194 22,430 (22,297) 12,796,112 Segment labilties
INFORMASI SEGMEN OTHER SEGMENT
LAINNYA INFORMATION
Perolehan aset tetap 57,167 4,353 533 3,657 - 65,710 Capital expenditures
Penyusutan aset tetap 613,685 9,368 1,641 19,263 - 643,957 Deprediation of fixed assets
INFORMASI GEOGRAFIS GEOGRAPHICAL INFORMATION
31 Maret//March 2026
Dalamjutaan Rupiah Indonesia Diluar/ Total In miltons of Rupiah
Outside Indonesia
Penjualan/pendapatan usaha Sales/operating revenue
Rokok 19,425,019 224,543 19,649,562 Oigarettes
Kertas karton 181,659 16,895 198,554 Paperboard
Infrastruktur 265,614 - 265,614 Infrastructure
Lain-ain 413 - 413 Others
19,872,705 241,438 20,114,143
Aset Assets
Rokok 55,656,066 55,656,066 Cparettes
Kertas karton 2,252,842 - 2,252,842 Paperboard
Infrastruktur 17,442,192 - 17,442,192 Infrastructure
Lain-ain 771,829 782,237 1,554,066 Others
76,122,929 782,237 76,905, 166
PT Gudang Garam Tbk 40
Page 43 OCR 0.797
31 Maret/ March 2025

Kertas
Rokok/ karton/ — Infrastruktur/ — Lain-lain/ Eliminas/ — Konsolidasi/
Dalamjutaan Rupiah Cigerettes — Paperboard Infrastructure” Others” Eliminations  Consoldated In milions of Rupiah
PENDAPATAN REVENUE
Pihak eksternal 22,751,031 203,671 111,312 319 - 23,066,333 Extemal customers
Antar segmen - 124,604 - 22,583” (147,187) - Inter-segment
Total pendapatan 22751031 328,275 111,312 22,902 (147,187) 23,066,333 Total revenue
LABA PROFIT
Laba segmen 444,371 (17,234) (105,474) (4,784) (1,425) 315,454 Segment profit
Beban bunga (120,344) Interest expense
Laba sebelum pajak Profit before
penghasilan 195,110 income tax
Beban pajak penghasilan (87,590) Income tax expense
Laba periode berjalan 107,520 Profit for the period
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain, setelah pajak - income, net of tax
Total penghasilan Total comprehensive
komprehensif 107,520 income
31 Desember/ December 2025
ASET DAN ASSETS AND
LIABILITAS LIABILITTES
Aset segmen 54,294,502 2,277,326 17,147,690 1,551,912 — (19,777)  75,251,653 Segment assets
labiltas segmen 1,698,500 160,140 822,098 13,593 (13,515)  12,680,816 Segment labilties
31 Maret/Maroh 2025
INFORMASI SEGMEN OTHER SEGMENT
LAINNYA INFORMATION
Perolehan aset tetap 139,189 3,323 2,037 442 - 144,991 Capital expenditures
Penyusutan aset tetap 684,587 9,663 1,651 19,089 - 714,990 Depreciation of fxedassets
INFORMASI GEOGRAFIS GEOGRAPHICAL INFORMATION
31 Maret/ March 2025
Dalamjutaan Rupiah Indonesia Di luar/ Total In milions of Ruoiah
Outside Indonesia
Penjualan/pendapatan usaha Sales/operating revenue
Rokok 2,442,069 308,962 22,751,031 Cigarettes
Kertas karton 190,576 13,095 203,671 Paperboard
Infrastruktur 111,312 - 111,312 Infrastructure
Lain-ain 319 - 319 Others
2,744,276 322,057 23,066, 333
31 Desember/December 2025
Aset Assets
Rokok 54,287,989 - 54,287,989 Ogarettes
Kertas karton 2,264,077 - 2,264,077 Paperboard
Infrastruktur 17,147,690 - 17,147,690 Infrastructure
Lain-lain 757,792 794,105 1,551,897 Others
74,457,548 792105 75,251,653

PT Gudang Garam Tbk 4
Page 44 OCR 0.926
27. INSTRUMEN KEUANGAN

27. FINANCIAL INSTRUMENTS

Klasifikasi dan nilai wajar

Instrumen keuangan Perseroan dan entitas anak pada tanggal
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:

31 Maret/
March
Dalamjutaan Rupiah 2026
Aset keuangan:
Kas dan setara kas 5,230,860
Piutang usaha pihak ketiga 1,544,912
Aset lancar lainnya 20,389
6,796,161
Liabilitas keuangan:
Pinjaman bank jangka pendek 167,371
Utang usaha 784,498
Uabliitas jangka pendek lainnya 817,257
1,769,126

Kecuali kas dan setara kas, deposito berjangka (bagian dari
aset lancar lainnya) dan pinjaman bank jangka pendek,
seluruh aset dan liabilitas keuangan lainnya Perseroan dan
entitas anak tidak mengandung bunga. Seluruh aset dan
liabilitas keuangan Perseroan dan entitas anak diharapkan
dapat terealisasi atau diselesaikan dalam waktu dekat. Oleh
karena itu, nilai tercatat diperkirakan mendekati nilai
wajarnya, karena dampak dari diskonto tidak signifikan.

Manajemen risiko keuangan

Risiko utama yang timbul dari aset dan liabilitas keuangan
Perseroan dan entitas anak adalah risiko kredit, risiko
likuiditas dan risiko pasar.

Risiko kredit

Risiko kredit Perseroan dan entitas anak terutama dari
simpanan di bank dan risiko kerugian apabila pelanggan
gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka.

Perseroan dan entitas anak meminimalisir risiko kredit dari
Simpanan di bank dengan menyimpan dana hanya pada bank
yang memiliki reputasi baik.

Perseroan dan entitas anak meminimalisir risiko kredit dari
piutang dengan menetapkan uang jaminan dan batasan
jumlah piutang yang dapat diberikan. Risiko ini juga dijaga
dengan pengawasan berkesinambungan atas jumlah dan
status ketertagihan piutang tersebut.

Tidak terdapat risiko kredit yang terpusat secara signifikan
karena Perseroan dan entitas anak memi banyak
pelanggan tanpa adanya pelanggan individu yang signifikan.

Eksposur maksimum Perseroan dan entitas anak atas risiko
kredit adalah sebesar nilai tercatat bersih dari setiap asct
keuangan di laporan posisi keuangan konsolidasian.

PT Gudang Garam Tbk

Classification and fair value

Financial instruments of the Company and subsidiaries as of
31 March 2026 and 31 December 2025 consist of the
Yollowing:

31 Desember/
December
2025 In.millons of Rupiah
Finandal assets:
3,613,292 Cash and cash eguivaknts
1,923,276 Trade receivables, third parties
27,672 Other current assets
5,564,240
Financial labilties:
761,931 Short-termbank kans
682,560 Trade payabks
890,111 Other current liabilties
2,334,602

Except for cash and cash eguivalents, time deposits (part of
other current assets) and short-term bank loans, all other
financial assets and liabilities of the Company and
subsidiaries are non-interest bearing. All financial assets
and liabilities ofthe Company and subsidiaries are expected
to be realized or settled in near term. Therefore, the
carrying amounts approximate the fair values, as the impact
of discounting is not significant.

Financial risk management

The main risks arising from the financial assets and
liabilities af the Company and subsidiaries are credit risk,
liguidity risk and market risk.

Credit risk

The credit risk of the Company and subsidiaries mainly
arises from deposits with banks and risk of loss if customers
Jail to discharge their contractual obligations.

The Company and subsidiaries minimize credit risk from
deposits with banks by placing their funds only in banks of
good standing.

The Company and subsidiaries minimize credit risk from
receivables by obtaining guarantee deposits and setting
credit limits. This risk is also managed by ongoing
monitoring over the balance and collectability of the
receivables.

There is no significant concentration of credit risk as the
Company and subsidiaries have a large number of
customers without any significant individual customer.

Maximum exposure of the Company and subsidiaries to
credit risk is represented by net carrying amount of each
Jinancial assets in the consolidated statements of financial
position.

42
Page 45 OCR 0.891
Perseroan dan entitas anak dapat terekspos terhadap risiko
likuiditas apabila ada perbedaan waktu signifikan antara
penerimaan piutang dengan penyelesaian utang dan
pinjaman.

Perseroan dan entitas anak mengelola risiko likuiditas
dengan pengawasan proyeksi dan arus kas aktual secara
berkesinambungan, serta menjaga kecukupan kas dan setara
kas dan fasilitas pinjaman yang tersedia. Risiko ini juga
diminimalisir dengan mengelola berbagai sumber
pembiayaan dari para pemberi pinjaman yang dapat
diandalkan.

Berikut ini adalah jatuh tempo kontraktual dari liabilitas
keuangan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember
2025:

Liguidity risk

The Company and subsidiaries would be exposed to
liguidity risk if there is a significant mismatch in the timing
of collection of receivables and the settlement of payables
ard borrowings.

The Company and subsidiaries manage the liguidity risk by
ongoing monitoring over the projected and actual cash
Jlows, as well as the adeguacy of cash and cash eguivalents
ard available credit facilities. This risk is also minimized by
managing diversified funding resource from reliable high
guality lenders.

The following are the contractual maturities of financial
liabilities as of 31 March 2026 and 31 December 2025:

31 Maret/March 2026

Arus kas Kurang dari
Niaitercatat/ — kontraktual/ 1 tahun/
Carnying Contractual Less than 1-2tahun/ 2-5 tahun/
miutaan Rupial amount cash fiows Lyear 1-2 years 2-5 years Inmilions of Rupiah
Pinjaman bank jangka pendek 167,371 167,371 167,371 - - Short-termbank loans
Utang usaha 784,498 784,498 784,498 - - Trade payables
Liabiltas jangka pendek lainnya 817,257 817,257 817,257 - - Other current labilties
1,769,126 1,769,126 1,769,126 - :
31 Desember/ December 2025
Arus kas Kurang dari
Nlaitercatat/ — kontraktual/ 1 tahun/
Carrying Contractual Less than 1-2tahun/ 2-5 tahun/
Dalamjutaan Rupiah mount cash flows 1 year 1-2 years 2-5 years In.milions of Rupiah
Pinjaman bank jangka pendek 761,931 763,809 763,809 - - Short-term bank loans
Utang usaha 682,560 682,560 682,560 - - Trade payabkes
abiltas jangka pendek lainnya 890,111 890,111 890,111 : - Other current Iabilties
2,334,602 2,336,480 2,336,480 : -
Market risk

Risiko pasar Perseroan dan entitas anak meliputi risiko
tingkat bunga dan risiko mata uang.

1. Risiko tingkat bunga

Risiko tingkat bunga Perseroan dan entitas anak berasal
dari simpanan di bank dan fasilitas pinjaman yang
didasarkan pada tingkat bunga mengambang.

Perseroan dan entitas anak meminimalisir risiko tingkat
bunga dari fasilitas pinjaman dengan mendapatkan
fasilitas pinjaman dari berbagai pemberi pinjaman dan
pengawasan terhadap pergerakan tingkat bunga pasar.
Perseroan mengelola risiko ini dengan menggunakan
tingkat bunga tetap untuk tiap pinjaman yang disepakati
pada tanggal penarikan atau perpanjangan.

Pada tanggal 31 Maret 2026, jika suku bunga pada
tanggal tersebut lebih rendah/tinggi 25 basis poin,
dengan semua variabel lain tetap, maka laba
konsolidasian untuk periode berjalan lebih rendah/tinggi
sebesar Rp 9.644 juta.

The Company and subsidiaries' market risks consists of
interest rate risk and currency risk.

I. Interest rate risk

The interest rate risk of the Company and subsidiaries
was arised from deposits with banks and credit
Jacilities, which are based on floating interest rates.

The Company and subsidiaries minimize the interest
rate risk from credit facilities by maintaining credit
Jacilities from diversified lenders and monitoring the
market interest rate movement. The Company manages
this risk by using a fix interest rate for each borrowing
which will be agreed at the date of any drawdown or
roll over.

As of 31 March 2026, if the interest rates at that date
had been 25 basis points lower/higher, with all other
variables held constant, consolidated profit for the
period would have been lower/higher by Rp 9,644
million.

PT Gudang Garam Tbk 43
Page 46 OCR 0.880
Pada tanggal 31 Maret 2025, jika suku bunga pada
tanggal tersebut lebih rendah/tinggi 25 basis poin,
dengan semua variabel lain tetap, maka laba
konsolidasian untuk periode berjalan lebih tinggi/rendah
sebesar Rp 10.271 juta

2. Risiko mata uang

Transaksi pembelian aset tetap dan persediaan dalam
mata uang asing menyebabkan Perseroan dan entitas
anak terekspos risiko nilai tukar valuta asing. Risiko ini
berkurang dengan melakukan penjualan ekspor.

Perseroan dan entitas anak memonitor dan mengelola
risiko ini dengan menyepadankan liabilitas keuangan
dalam valuta asing dengan aset keuangan dalam valuta
asing terkait dan melakukan pembelian valuta asing pada
spot rate saat diperlukan.

Eksposur bersih terhadap perubahan nilai tukar valuta
asing Perseroan dan entitas anak pada tanggal 31 Maret
2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

As of 31 March 2025, if the interest rates at that date
had been 25 basis points lower/higher, with all other
variables held constant, consolidated profit for the
period would have been higher/lower by Rp 10,271
million.

Currency risk

Purchases of fixed assets and inventories in foreign
currencies expose the Company and subsidiaries to
foreign exchange rate risk. The risk is reduced by
carrying out export sales.

The Company and subsidiaries monitor and manage
the risk by matching the foreign currency financial
liabilities with relevant foreign currency financial
assets and buying foreign currencies at spot rate when
necessary.

The net exposure to fluctuation in foreign currencies
of the Company and subsidiaries as of 31 March 2026
and 31 December 2025 was as follows:

31 Maret/ March 2026

Ekuvalen
dengan jutaan
Rupiah/
Eguwalent in
Lainnya/ milons
Us EUR Others") Of Rupiah
ASET ASSETS
Kas dan setara kas 19,680,753 608,345 3,012,358 397,510 Cash and cash eguivaknts
Piutang usaha pihak ketiga 3,202,006 - - 541412 Trade receivabkes, third parties
Total aset 2,882,759 608,335 3,012,358 251,922 Totalassets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha (12,882,078) — (3,532,587) . (7,147,930) 1409, 389) Trade payables
Total iabiltas (12,882,078) — (3,532,587) — (7,147,930) (409, 389) Total labilties
Eksposur bersih 0000681, (2924741 441355721 42,533 Net exposure
31 Desember/ December 2025
Ekuvalen
dengan jutaan
Rupiah/
Eguivakent in
Lainnya/ milkons
USD EUR Others") Of Rupiah
ASET ASSETS
Kas dan setara kas 27,042, 945 661,494 5,254,425 555,081 Cash and cash eguialents
Piutang usaha pihak ketiga 2,065,514 - - 34,663 Trade recevabkes, third parties
Total aset 29,108,459 651,494 5,254,425 589,744 Totalassets
LIABILITAS LIABILITIES
Utang usaha (9,966,495) — (3,720,187) .— (2,586,840) (451,976) Trade payabks
Total iabilitas (9,966,495) — (3,720,187) (2,586,840) (51,976) Total labiities
Eksposur bersih O141,964, 3,058,693) 662585 132,768 Net exposure

# Aset dan liabilitas dalam valuta asing lainnya disajikan
dalam jumlah yang setara dengan USD dengan
menggunakan kurs pada tanggal pelaporan.

“ Assets and liabilities denominated in other foreign
currencies are presented in USD eguivalents using
the exchange rates prevailing at the reporting date.

PT Gudang Garam Tbk “4
Page 47 OCR 0.929
Pada tanggal 31 Maret 2026, jika Rupiah
menguat/melemah 596 terhadap USD, dengan seluruh
variabel lain tetap, maka laba konsolidasian untuk periode
berjalan lebih rendah/tinggi sebesar Rp 3.887 juta. Pada
tanggal 31 Maret 2025, jika Rupiah menguat/melemah
546 terhadap USD, dengan seluruh variabel lain tetap,
maka laba konsolidasian untuk periode berjalan lebih
rendah/tinggi sebesar Rp 5.153 juta.

Pada tanggal 31 Maret 2026, jika Rupiah
menguat/melemah 5Y6 terhadap EUR, dengan seluruh
variabel lain tetap, maka laba konsolidasian untuk periode
berjalan lebih tinggi/rendah sebesar Rp 2.228 juta. Pada
tanggal 31 Maret 2025, jika Rupiah menguat/melemah
596 terhadap BUR, dengan seluruh variabel lain tetap,
maka laba konsolidasian untuk periode berjalan lebih
tinggi/rendah sebesar Rp 1.763 juta.

Manajemen risiko permodalan

Tujuan Perseroan dalam mengelola permodalan adalah untuk
melindungi kemampuannya mempertahankan kelangsungan
usaha agar dapat memaksimalkan imbal hasil bagi pemegang
saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya.

Perseroan mengelola struktur permodalan dan imbal hasil
bagi pemegang saham secara optimal dengan
mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan dan
efisiensi modal. Dalam rangka mempertahankan atau
menyesuaikan struktur permodalan, Perseroan dapat
menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar kepada
pemegang saham atau menjual aset untuk mengurangi utang.

Perseroan memonitor modal dengan dasar rasio utang
terhadap modal. Rasio ini dihitung dengan membagi total
liabilitas dengan total ekuitas. Pada tanggal 31 Maret 2026
dan 31 Desember 2025, rasio utang terhadap modal adalah
masing-masing sebesar 20Yo dan 20Yo.

As of 31 March 2026, if Rupiah had strengthened/
weakened by 576 against USD, with all other variables
held constant, consolidated profit for the period would
have been lower/higher by Rp 3,887 million. As of
31 March 2025, if Rupiah had strengthened/weakened
by 596 against USD, with all other variables held
constant, consolidated profit for the period would have
been lower/higher by Rp 5,153 million.

As of 31 March 2026, if Rupiah had strengthened/
weakened by 596 against EUR, with all other variables
held constant, consolidated profit for the period would
have been higher/lower by Rp 2,228 million. As of
31 March 2025, if Rupiah had strengthened/weakened
by 596 against EUR, with all other variables held
constant, consolidated profit for the period would have
been higher/lower by Rp 1,763 million.

Capital risk management

The objectives of the Company in managing capital are to
safeguard their ability to continue as a going concern so
that it can maximize the return for shareholders and
benefits for other stakeholders.

The Company manages optimum capital structure and
returns for shareholders by taking into consideration
future capital needs and capital efficiency. In order to
maintain or adjust the capital structure, the Company may
adjust the amount of dividends paid to shareholders or sell
assets to reduce debts.

The Company monitors capital on the basis of the debt to
eguity ratio. This ratio is calculated as total liabilities
divided by total eguity. As of 31 March 2026 and
31 December 2025, debt to eguity ratio was 2046 and 2046,
respectively.

28. PERJANJIAN KONSESI JASA

28. SERVICE CONCESSION ARRANGEMENT

Pengaturan perjanjian konsesi jasa oleh Perseroan dan entitas
anak adalah sebagai berikut:
# Hak konsesi bandar udara

Pada tanggal 7 September 2022 telah ditandatangani
perjanjian Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha
(“KPBU”) oleh PT Surya Dhoho Investama (“SDh!”) dan
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yaitu
Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (“PIPK”)
(“Pemberi Konsesi”). Di bawah perjanjian KPBU, SDhI
bertanggung jawab mengatur perancangan, rekayasa,
penyediaan dan pembangunan fasilitas bandar udara yang
berlokasi di Grogol, Kediri, Jawa Timur (“Proyek”) serta
pengoperasian dan pemeliharaan bandar udara.

Service concession arrangements entered by Company and
subsidiaries are as follow:
e Airport concession rights

On 7 September 2022, the Government and Business
Entity Cooperation Agreement or Kerjasama
Pemerintah dan Badan Usaha (“KPBU") was entered
into by PT Surya Dhoho Investama (“SDhI”) and the
Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia
namely Penanggung Jawab Proyek Kerjasama
(“PJPK”) (the “Grantor"). Under the KPBU, SDhI is
responsible for arranging the design, engineering,
supply and construction of airport facility located at
Grogol, Kediri, East Java (the "Project") as well as the
operation and maintenance of the airport.

PT Gudang Garam Tbk 45
Page 48 OCR 0.932
Pada saat Proyek beroperasi secara komersial, SDhl wajib
menjamin bahwa pelayanan bandar udara akan selalu
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang tercantum
dalam KPBU.

Masa berlaku KPBU dimulai pada tanggal 7 September
2022 dan akan berakhir pada tahun ke-50 dari tanggal
beroperasi komersial, kecuali diakhiri lebih awal sesuai
dengan ketentuan KPBU. Setelah tanggal pengalihan,
SDhi harus mengalihkan seluruh kepemilikannya kepada
Pemberi Konsesi tanpa biaya apa pun yang dibebankan
kepada Pemberi Konsesi atas pengalihan kepemilikan
tersebut, dan SDhi tidak lagi terlibat dalam persyaratan
pemeliharaannya. Tanggal pengalihan adalah tanggal
berakhirnya masa berlaku KPBU.

Sesuai dengan KPBU, pendapatan operasi bandar udara
berasal dari pungutan kepada pengguna terkait dengan
layanan penumpang bandar udara, garbarata, konter
pelaporan, layanan kargo, pendaratan dan parkir pesawat.
Biaya layanan bandar udara akan dihitung berdasarkan
tarif awal yang ditetapkan pada saat penandatanganan
KPBU dan dapat disesuaikan setiap dua tahun sekali
sesuai batas penyesuaian dan setiap penyesuaian di luar
batas tersebut memerlukan persetujuan Pemberi Konsesi.

KPBU tidak memuat opsi perpanjangan. Hak Pemberi
Konsesi untuk mengakhiri perjanjian termasuk namun
tidak terbatas pada kinerja buruk SDhI dan jika terjadi
pelanggaran material terhadap ketentuan perjanjian. Hak
SDhi untuk mengakhiri perjanjian termasuk namun tidak
terbatas pada kegagalan Pemberi Konsesi untuk
membayar kompensasi karena peristiwa politik dan
pelanggaran material terhadap ketentuan perjanjian.

Berdasarkan KPBU, SDhl wajib memulihkan
infrastruktur ke kondisi yang ditentukan pada akhir
perjanjian. SDhI juga diwajibkan untuk memelihara
infrastruktur pada tingkat layanan tertentu dan
bertanggung jawab atas biaya yang timbul dari operasi
dan pemeliharaan bandar udara.

SDhI telah mencapai “Kriteria Tanggal Pencapaian
Operasi Komersial” sebagaimana telah tercantum dalam
KPBU pada tanggal 29 Desember 2023.

KPBU diakui sebagai perjanjian konsesi jasa sesuai
dengan ISAK 112 “Perjanjian Konsesi Jasa” karena
Pemberi Konsesi mengendalikan jasa yang akan
diberikan menggunakan Proyek dan harga yang
dibebankan untuk jasa tersebut, dan Pemberi Konsesi
mengendalikan kepentingan residu signifikan dalam
Proyek, ketika bandar udara diserahkan ke Pembcri
Konsesi pada akhir masa perjanjian.

Sebagai bagian dari perjanjian konsesi jasa tersebut, SDhI
telah menandatangani perjanjian kontrak konstruksi
dengan beberapa kontraktor. Berdasarkan ketentuan
perjanjian ini, kontraktor menyetujui untuk merancang,
merekayasa, mengadakan peralatan dalam rangka untuk
membangun, menguji, mengoperasikan dan menjamin
fasilitas operasional bandar udara yang telah selesai dapat
digunakan.

Upon commercial operation of the Project, SDhI is
obligated to guarantee that the airport services will be
conducted in accordance with the provisions set forth
in the KPBU.

The terms of the KPBU commenced on 7 September
2022 and will expire on the date of the 50th anniversary
Of the commercial operation date, unless terminated
garlier in accordance with the terms of the KPBU.
Immediately upon the occurrence of the transfer date,
SDhi should transfer all of'its ownership to the Grantor
without any fees charged to the Grantor for the transfer
Of such ownership, and SDhI will have no further
involvement in its maintenance reguirements. The
transfer date shall be the expiry date of the KPBU.

Under the KPBU, the operation revenue of airport was
derived from charges to users related to airport
passenger service, aviobridge, check-in counter, cargo
service, airplane landing and parking. The airport
service charges will be calculated according to initial
tariff that was determined during signing of KPBU and
could be adjusted every two years according to
adjustment limits and any adjustment outside limits
reguire approval from the Grantor.

The KPBU does not contain a renewal option. The
rights of the Grantor to terminate the agreement
include but are not limited to poor performance by
SDhl and in the event ofa material breach in the terms
of the agreement. The rights of SDhI to terminate the
agreement include but are not limited to failure of the
Grantor to pay compensation due to political events
anda material breach in the terms of the agreement.

Under the KPBU, SDhl is obliged to restore
infrastructure to a specified condition at the end of
arrangement. SDhi is also reguired to maintain the
infrastructure to a specified level of service ability and
is responsible for the cost incurred from operation and
maintenance of the airport operation.

SDhl has  achieved "Commercial — Operation
Achievement Date Criteria" as set forth in the KPBU
on 29 December 2023.

The KPBU has been accounted for as a service
concession arrangement in accordance with ISAK 112
“Service Concession Arrangements” as the Grantor
controls the services to be provided using the Project
and the price charged for those services, and the
Grantor controls the significant residual interest in the
Project, as the airport reverts to the Grantor at the end
Of the arrangement.

As part of the service concession arrangement, SDhl
has entered into a construction contract agreement with
several contractors. Under the terms of this agreement,
the contractors agree to design, engineer, procure
eguipment in order to construct, test, commission and
guarantee a fully completed and successfully airport
operational facility.

PT Gudang Garam Tbk 46
Page 49 OCR 0.931
Sebagai bagian dari perjanjian konsesi jasa tersebut. SDhI
mengadakan kerjasama operasi dengan PT Angkasa Pura
1 dalam bentuk penyelenggaraan pelayanan jasa
kebandarudaraan di Bandar Udara Kediri yang dimuat
dalam Perjanjian Kerjasama Operasi No. SP.DU.0017/
HK.04.01/2023 tanggal 27 Maret 2023.

Berdasarkan perjanjian tersebut, PT Angkasa Pura I
berkewajiban untuk melaksanakan kegiatan operasional
yang meliputi aktivitas keamanan, keselamatan,
pelayanan dan kepatuhan operasional bandar udara.

SDhI diwajibkan untuk membayar management fee,
variable incentives dan biaya lainnya yang timbul atas
pengoperasian bandar udara kepada PT Angkasa Pura I.

SDhl mengakui liabilitas jangka panjang sebcsar
Rp 590.355 juta, merupakan kewajiban kontrak yang
timbul dari kewajiban peningkatan kemampuan dalam
pernjanjian konsesi jasa.

Hak konsesi jalan tol

Pada tanggal 27 Februari 2024 telah ditandatangani
Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (“PPJT”) oleh PT
Surya Sapta Agung Tol (“SSAT”) dan Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yaitu Badan
Pengatur Jalan Tol (“BPJT”) (“Pemberi Konsesi”) yang
termuat dalam akta notaris Rina Utami Djauhari, S.H. No.
10. Di bawah PPJT, SSAT bertanggung jawab
melaksanakan pendanaan, pengadaan tanah, pelaksanaan
konstruksi, perencanaan teknik, pengoperasian dan
pemeliharaan jalan tol Kediri-Tulungagung (“Proyek”).

Berdasarkan PPJT, masa konsesi adalah dimulai pada
tanggal diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja
(“SPMK”) pertama dan akan berakhir pada tahun ke-50,
kecuali diakhiri lebih awal atau diperpanjang sesuai
dengan ketentuan PPJT. SPMK pertama telah diterbitkan
pada tanggal 1 Oktober 2024. Setelah tanggal
pengakhiran, SSAT harus mengalihkan seluruh
kepemilikannya kepada Pemberi Konsesi tanpa biaya apa
pun yang dibebankan kepada Pemberi Konsesi atas
pengalihan kepemilikan tersebut, dan SSAT tidak lagi
terlibat dalam persyaratan pemeliharaannya. Tanggal
pengakhiran adalah tanggal berakhirnya masa berlaku
PPJT.

Sesuai dengan PPJT, pendapatan operasi jalan tol berasal
dari pungutan kepada pengguna saat menggunakan jalan
tol dan pendapatan sewa yang berasal dari sewa iklan.
lahan dan tempat istirahat. Tarif jalan tol akan dihitung
berdasarkan tarif awal yang ditetapkan sebelum jalan tol
dioperasikan dan dapat disesuaikan setiap dua tahun
sekali berdasarkan laju inflasi dan akan disetujui oleh
Pemberi Konsesi melalui Penetapan Penyesuaian Tarif.

As part of the service concession arrangement, SDhl
entered into a joint operation agreement with PT
Angkasa Pura 1 in the form of providing airport
services at Kediri Airport as set forth in the Joint
Operation Agreement No. SP.DU.0017/
HK.04.01/2023 dated 27 March 2023.

According to the agreement, PT Angkasa Pura I has an
obligation to conduct airport operational activities
which include security, safety, service and compliance
of airport operations.

SDhI is obliged to pay management fee, variable
incentives and other costs arising from airport
Operations to PT Angkasa Pura I.

SDhI has recognized other non-current liabilities of
Rp 590,355 million, represents contract liabilities
arising from obligations to upgrade services under its
service concession arrangements.

Toll road concession rights

On 27 February 2024, the Toll Road Concession
Agreement or Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol
(“PPJT”) was entered by PT Surya Sapta Agung Tol
(“SSAT”) and the Ministry af Public Works and
Public Housing of the Republic of Indonesia namely
Badan Pengatur Jalan Tol (“BPJT”) (the "Grantor")
as stated in notarial deed of Rina Utami Djauhari,
S.H. No. 10, Under the PPJT, SSAT is responsible for
arranging the funding, land — procurement,
construction, technical planning, operation, and
maintenance of the Kediri-Tulungagung toll road
(“Project”).

Based on the PPJT, the concession period is starting
Jtom the date of issuance of the first work order letter
or Surat Perintah Mulai Kerja ("SPMK") and will
expire on the date of the 50th anniversary, unless
terminated earlier or extended in accordance with the
terms Of the PPJT. The first SPMK was issued on
1 October 2024. Immediately upon the occurrence of
the termination date, SSAT should transfer all of its
ownership to the Grantor without any fees charged to
the Grantor for the transfer of such ownership, and
SSAT will have no further involvement in its
maintenance reguirements. The termination date shall
be the expiry date of the PPJT.

Under the PPJT, the toll road operation revenue was
derived from toll charges to users when using the toll
road and rental income from advertising, land, and rest
areas. The toll charges will be calculated according to
initial tariff that was determined before toll road
operation and could be adjusted every two years based
on the inflation rate and will be approved by the
Grantor through a Tariff Adjustment Determination.

PT Gudang Garam Tbk 4
Page 50 OCR 0.943
PPJT tidak memuat opsi perpanjangan. Hak Pemberi
Konsesi untuk mengakhiri perjanjian termasuk namun
tidak terbatas pada kinerja buruk SSAT dan jika terjadi
pelanggaran material terhadap ketentuan perjanjian. Hak
SSAT untuk mengakhiri perjanjian termasuk namun tidak
terbatas pada kegagalan Pemberi Konsesi untuk
membayar kompensasi karena peristiwa politik dan
pelanggaran material terhadap ketentuan perjanjian.

Berdasarkan PPJT, SSAT diwajibkan untuk melakukan
pemeliharaan infrastuktur pada tingkat layanan tertentu
sesuai dengan Rencana Program Pemeliharaan yang telah
disetujui Pemberi Konsesi dan bertanggung jawab atas
biaya yang timbul dari operasi dan pemeliharaan jalan tol.

SSAT dapat memulai operasi suatu seksi jalan tol setelah
Pemberi Konsesi menerbitkan Sertifikat Laik Operasi.
Sampai dengan 31 Desember 2025, SSAT belum
mencapai tanggal operasi komersial (“COD”).

PPJT diakui sebagai perjanjian konsesi jasa sesuai dengan
ISAK 112 “Perjanjian Konsesi Jasa” karena Pemberi
Konsesi mengendalikan jasa yang akan diberikan
menggunakan Proyek dan harga yang dibebankan untuk
jasa tersebut, dan Pemberi Konsesi mengendalikan
kepentingan residu signifikan dalam Proyek, ketika jalan
tol diserahkan ke Pemberi Konsesi pada akhir masa
perjanjian.

Sebagai bagian dari perjanjian konsesi jasa tersebut,
SSAT telah menandatangani perjanjian kontrak
konstruksi dengan beberapa kontraktor. Berdasarkan
ketentuan perjanjian ini, kontraktor menyetujui untuk
merancang, merekayasa dan membangun jalan tol.

Pada dan untuk periode yang berakhir tanggal
31 Maret 2026, SSAT mengakui aset takberwujud dalam
penyelesaian sebesar Rp 2.655.499 juta (31 Desember
2025: Rp 2.390.837 juta) dan pendapatan konstruksi
sebesar Rp 264.662 juta (31 Maret 2025: Rp 110.554 juta)
atas perjanjian konsesi jasa ini. Pendapatan yang diakui
merupakan nilai wajar dari jasa konstruksi yang
diberikan, sebagaimana ditentukan olch SSAT.

The PPJT does not contain a renewal option. The rights
of the Grantor to terminate the agreement include but
are not limited to poor performance by SSAT and in the
event of a material breach in the terms of the
agreement. The rights af the SSAT to terminate the
agreement include but are not limited to failure of the
Grantor to pay compensation due to political events
anda material breach in the terms of the agreement.

Under the PPJT, SSAT is obliged to maintain the
infrastructure at a specified level according to
Maintenance Program Plan that has been approved by
the Grantor and is responsible for the cost incurred
Jtom operation and maintenance of the toll road.

SSAT may begin to operate a section of the toll road
after the Grantor issues the Certificate of Feasibility for
Operation. Up to 31 December 2025, SSAT has not
reached its Commercial Operation Date (“COD”).

The PPJT has been accounted for as a service
concession arrangement in accordance with ISAK 112
“Service Concession Arrangements” as the Grantor
controls the services to be provided using the Project
and the price charged for those services, and the
Grantor controls the significant residual interest in the
Project, as the toll road reverts to the Grantor at the
end of the arrangemenit.

As part of the service concession arrangement, SSAT
has entered into a construction contract agreement with
several contractors. Under the terms of this agreement,
the contractors agree to design, engineer and construct
the toll road.

As of and for the period ended 31 March 2026,
SSAT has recognized intangible assets under
construction af Rp 2,655,499 million (31 December
2025: Rp 2,390,837 million) and construction revenue
of Rp 264,662 million (31 March 2025: Rp 110,554
million) on this service concession arrangement. The
revenue recognized represents the fair value of the
construction services provided, as determined by SSAT.

29. KOMITMEN

29. COMMITMENTS

Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan dan entitas anak
mempunyai kontrak sehubungan dengan pembelian
impor/lokal atas persediaan bahan baku utama, bahan baku
pembantu dan suku cadang dengan nilai sebesar
Rp 127.516 juta, EUR 1.408.558 dan ekuivalen
USD 8.418.781.

Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan dan entitas anak
mempunyai kontrak sehubungan dengan pembelian
impor/lokal aset tetap dengan nilai sebesar Rp 123.444
juta dan EUR 8.605.000.

As at 31 March 2026, the Company and subsidiaries had
various import/local purchase contracts for raw materials,
supplementary and spare part inventory amounted to
Rp 127,516 million, EUR 1,408,558 and eguivalent
USD 8,418,781.

As at 31 March 2026, the Company and subsidiaries had
various import/local purchase contracts for fixed assets
amounted to Rp 123,444 million and EUR 8,605,000.

PT Gudang Garam Tbk 48
Page 51 OCR 0.941
Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan mempunyai
fasilitas pinjaman jangka pendek yang dapat diperpanjang
(“revolving”) yang belum terpakai dari PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT
Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Standard Chartered Bank
Indonesia, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Citibank, N.A.
— Cabang Indonesia, PT Bank UOB Indonesia, dan PT Bank
HSBC Indonesia yang seluruhnya berjumlah Rp 28.750.000
juta,

Pada tanggal 31 Marct 2026, Perseroan mempunyai
fasilitas cerukan yang belum terpakai dari PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, dan PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk yang seluruhnya berjumlah Rp
1.832.629 juta.

Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan mempunyai
fasilitas Letter of Credit yang belum terpakai dari PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk, dan Standard Chartered Bank Indonesia yang
seluruhnya berjumlah USD 91.654.483 dan Rp 300.000 juta.

Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan mempunyai
fasilitas garansi bank yang belum terpakai dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk berjumlah Rp 4.260 juta.

Pada tanggal 31 Maret 2026, PT Surya Pamenang
mempunyai fasilitas Letter of Credit yang belum terpakai
dari Standard Chartered Bank Indonesia, PT Bank UOB
Indonesia, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang
seluruhnya berjumlah USD 51.325.853.

Pada tanggal 31 Maret 2026, PT Surya Sapta Agung Tol
mempunyai fasilitas garansi bank dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk berjumlah Rp 71.446 juta.

As at 31 March 2026, the Company had unused revolving
credit facilities from PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk,
PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk, Standard Chartered Bank Indonesia, PT
Bank Maybank Indonesia Tbk, Citibank, N.A. — Indonesia
Branch, PT' Bank UOB Indonesia, and PT' Bank HSBC
Indonesia with a total amount of Rp 28.750.000 million.

As at 31 March 2026, the Company had unused overdraft
Jacilities from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT
Bank Central Asia Tbk, and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
with a total amount of Rp 1,832,629 million.

As at 31 March 2026, the Company had unused Letter of
Credit facilities from PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, and Standard
Chartered Bank Indonesia with a total amount of
USD 91,654,483 and Rp 300,000 million.

As at 31 March 2026, the Company had unused bank
guarantee facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
with a total amount of Rp 4,260 million.

As at 31 March 2026, PT Surya Pamenang had unused
Letter of Credit facilities from Standard Chartered Bank
Indonesia, PT Bank UOB Indonesia, and PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk with a total amount af USD 51,325,853.

As at 31 March 2026, PT Surya Sapta Agung Tol had bank
guarantee facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
with a total amount of Rp 71,446 million.

PT Gudang Garam Tbk 49

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.99 MB
Published30 Apr 2026
Pages51
Characters159,815
Text sourceOCR
OCR confidence0.879

Names mentioned 112 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Juni Setiawati p.16 ×3
linked person Gotama Hengdratsonata p.16
linked person Sukiman Muljana p.16
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.27 ×61
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.27 ×8
linked org Bank Central Asia Tbk p.27 ×29
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.27 ×3
linked org PT Bank UOB Indonesia p.27 ×14
linked — Standard Chartered p.27 ×10
linked org Bank Mayapada Internasional Tbk p.27 ×11
linked org Bank KB Indonesia Tbk p.27 ×5
linked org PT Angkasa Pura p.49 ×3
linked org PT Angkasa Pura I p.49 ×5
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk. p.51 ×5
linked org Bank Maybank Indonesia Tbk p.51 ×4
linked org PT Bank HSBC Indonesia p.51 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×4
possible person Suroso S.H. p.11
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.12 ×4
possible person Gatot Subroto p.14
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.27 ×24
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.27 ×11
possible org Bank Panin Tbk p.27 ×6
unresolved org GUDANG GARAM Tbk. p.1 ×164
unresolved org PT. PERUSAHAAN ROKOK p.2
unresolved org PT Perusahaan Rokok Tjap p.11 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.11
unresolved org Pengadilan Negeri Kediri p.11
unresolved person Siti Nurul Yuliami p.11 ×2
unresolved org PT Suryaduta Investama p.11 ×4
unresolved org Menteri Keuangan No. SI- p.11
unresolved org PT Bursa Efek Surabaya p.11 ×6
unresolved org Minister of Justice p.11
unresolved org Minister of Finance p.11
unresolved org PT Bursa Efek Surabaya No. JKT- p.12 ×2
unresolved org PT Surya Pamenang p.12 ×3
unresolved org PT Surya Madistrindo p.12 ×5
unresolved org PT Surya Air p.12
unresolved org PT Graha Surya Media p.13 ×2
unresolved org PT Surya IntiTembakau p.13
unresolved org Galaxy Prime Ltd. p.13
unresolved org PT Surya Dhoho Investama p.13 ×3
unresolved org Prime Galaxy Ltd. p.13
unresolved org PT Surya Kerta Agung p.13 ×8
unresolved org PT Surya Andalas p.13
unresolved org PT Surya Babel p.13
unresolved org PT Surya Celebes p.13
unresolved person Prof. Dr. Ir Sutami p.13
unresolved org PT Surya Abadi Semesta p.13 ×2
unresolved org PT Surya Sapta Agung Tol p.13 ×9
unresolved org PT Surya Madktrindo. p.13
unresolved org PT Surya Indo p.14
unresolved org PT Surya Kaltim p.14
unresolved person Ir. SutariBok p.14
unresolved org PT Surya Lampung p.14
unresolved org PT Surya Masaindah p.14
unresolved org PT Surya Printis p.14
unresolved org PT Surya Sriwijaya p.14
unresolved org PT Surya Lombok p.14
unresolved org PT Surya Bima J p.14
unresolved org PT Surya Kerbaumas J p.14
unresolved org PT Surya Raharja JA. YaniKm p.14
unresolved org PT Surya Mandala JI. Diponegoro p.14
unresolved org PT Surya Papua p.14
unresolved org PT Medika Madistrindo p.15
unresolved org PT Surya Wisata p.15
unresolved org PT Surya Kertaagung Toll p.15 ×5
unresolved org PT Surya Abadi Nusantara p.15 ×2
unresolved org PT Surya Abadi Pertiwi p.15
unresolved org PT Surya Abadi Pertiwland p.15
unresolved org PT Surya Sapta Agung Tol. In p.15
unresolved person Setiawati Wonowidjojo Tn p.16 ×2
unresolved person Frank Willem van Gelder p.16
unresolved person Indra Gunawan Wonowidjojo Vice President Director Direktur-direktur p.16 ×2
unresolved person Heru Budiman Directors Tn. p.16
unresolved person Herry Susianto p.16
unresolved person Istata Taswin Siddharta p.16
unresolved person Andik Wahyudi p.16
unresolved person Slamet Budiono Tn. p.16 ×2
unresolved person Sony Sasono Rahmadi Komite Audit Audit Committee p.16
unresolved person Hanlim Suprianto Chairman Anggota Tn. p.16 ×3
unresolved person Fajar Andrianto Members p.16 ×2
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.17
unresolved org BAPEPAM-LK p.17 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.25 ×12
unresolved org Bank CIMB Maga Tbk p.27 ×2
unresolved org PT Bank Syariah Indonesia Tok p.27
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Standard Chartered Bank Indonesia p.27
unresolved org PT Bank Panin Tok p.27
unresolved org PPT Bank Mandiri (Persero) Tbk p.27
unresolved org Tok PPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.27
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk p.27 ×2
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tok p.27
unresolved org PT Bank Central p.27 ×2
unresolved org PT Bank Central Asia Tok p.32
unresolved org Asia Tbk p.32
unresolved person Setiawati Wonowkdjojo Tn. Susilo Wonowidjojo p.38 ×2
unresolved org Susilo Wonowkgjojo PT Suryaduta Investama p.38
unresolved org PT Suryamnitra Kusuma p.38
unresolved org PT Suryanitra Kusuma p.38
unresolved org PT Gudang Represents p.38
unresolved org Indonesian Company Law. Garam Tbk p.38
unresolved org PT Surya Zig Zag p.41 ×4
unresolved org PT Surya p.41
unresolved org Kementerian Perhubungan Republik Indonesia p.47
unresolved org Ministry of Transportation p.47
unresolved org PT Angkasa Pura I. SDhl p.49
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat p.49
unresolved org Pengatur p.49 ×2
unresolved person Rina Utami Djauhari p.49 ×2
unresolved org PT Angkasa Pura I. SDhI p.49

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2026-I-GGRM.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result