Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 93
Page 1
PT UNILEVER INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN INTERIM/
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025/
31 MARCH 2026 AND 31 DECEMBER 2025
SERTA UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025/
AND FOR THE THREE MONTH PERIOD ENDED
31 MARCH 2026 AND 2025
(TIDAK DIAUDIT/ UNAUDITED)
Page 2
Daftar Isi Contents
Halaman/Page
Pernyataan Dewan Direksi tentang Board of Directors’ Statement of
Tanggung Jawab Responsibility
Laporan Keuangan: Financial Statements:
Laporan Posisi Keuangan Interim 1/1 – 1/3 Interim Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Interim Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Interim 2 Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Interim 3 Interim Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Interim 4 Interim Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Interim 5/1 – 5/84 Interim Notes to the Financial Statements
Page 3
Page 4
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 31 March 2026 and 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 31
Maret/ Desember/
Catatan/ March December
Notes 2026 2025
ASET ASSETS
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 2c, 3 5,401,521 5,705,674 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga 2g, 4 1,876,615 1,448,417 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2g, 4 222,445 229,266 Related parties -
Uang muka dan piutang lain-lain Advances and other debtors
- Pihak ketiga 516,465 307,049 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7c 149,889 72,673 Related parties -
Persediaan 2h, 5 2,282,753 2,453,106 Inventories
Beban dibayar di muka 2n, 8 124,077 44,461 Prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 14c - 7,500 Prepaid taxes
Aset yang dimiliki untuk dijual 2aa, 36 - 276,477 Assets Held for Sale
Jumlah Aset Lancar 10,573,765 10,544,623 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tetap 2i, 2k, 9a 7,151,309 7,145,889 Fixed assets
Goodwill 2k, 2l, 11 61,925 61,925 Goodwill
Aset takberwujud 2k, 2m,12 331,487 332,219 Intangible assets
Aset hak-guna 2j, 2k, 10 453,693 499,838 Right-of-use assets
Aset tidak lancar lainnya 61,942 52,983 Other non-current assets
Klaim Pajak yang Claim for Refundable
dapat dikembalikan 14e 1,379,862 1,379,862 Taxes
Jumlah Aset Tidak Lancar 9,440,218 9,472,716 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 20,013,983 20,017,339 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 1/1 Page
Page 5
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 31 March 2026 and 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 31
Maret/ Desember/
Catatan/ March December
Notes 2026 2025
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga 2q, 13 5,176,826 4,588,389 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 2q,13 106,607 106,940 Related parties -
Utang pajak Taxes payable
- Pajak penghasilan badan 2r, 14d 416,109 1,283,401 Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 14d 380,391 1,028,337 Other taxes -
Akrual 2o, 2x, 15 3,326,356 4,103,034 Accruals
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga 16 1,550,934 1,871,911 Third parties -
- Pihak berelasi 2b, 7d 841,045 812,399 Related parties -
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka pendek 2s, 17 135,488 137,446 liabilities – current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka pendek 2j, 10 218,856 290,762 – current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 12,152,612 14,222,619 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas pajak tangguhan 2r, 14b 179,226 2,863 Deferred tax liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka Long-term employee benefits
panjang – bagian jangka panjang 2s, 17 748,886 962,660 liabilities – non-current portion
Liabilitas sewa Lease liabilities
– bagian jangka panjang 2j, 10 373,318 354,079 – non-current portion
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1,301,430 1,319,602 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 13,454,042 15,542,221 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 1/2 Page
Page 6
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Posisi Keuangan Interim Interim Statement of Financial Position
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 31 March 2026 and 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 31
Maret/ Desember/
Catatan/ March December
Notes 2026 2025
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
(Modal dasar, seluruhnya ditempatkan (Authorised, issued and fully paid-up:
dan disetor penuh: 38.150.000.000 38,150,000,000 common shares with
saham biasa dengan nilai nominal Rp2 par value of Rp2 (full amount) per
(nilai penuh) per saham) 2t, 18 76,300 76,300 share)
Tambahan modal disetor 2t, 20, 19 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Saham treasuri 2y, 18 (285,045) (285,045) Treasury shares
Saldo laba yang dicadangkan 22 15,260 15,260 Appropriated retained earnings
Saldo laba yang belum dicadangkan 6,657,426 4,572,603 Unappropriated retained earnings
2
JUMLAH EKUITAS 6,559,941 4,475,118 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 20,013,983 20,017,339 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 1/3 Page
Page 7
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Laba Rugi dan Interim Statement of Profit or Loss and
Penghasilan Komprehensif Lain Interim Other Comprehensive Income
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan 2025 31 March 2026 and 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 31
Maret/ Maret/
March Catatan/ March
2026 Notes 2025*
OPERASI YANG DILANJUTKAN CONTINUING OPERATION
Penjualan bersih 8,442,646 2b, 2o, 23 8,210,336 Net sales
Harga pokok penjualan (4,372,879) 2b, 2o, 24 (4,237,547) Cost of goods sold
LABA BRUTO 4,069,767 3,972,789 GROSS PROFIT
Beban pemasaran dan penjualan (1,641,605) 2o, 25a (1,868,698) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (830,375) 2b, 2o, 25b (665,831) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (30,408) (683) Other expense, net
LABA USAHA 1,567,379 1,437,577 OPERATING PROFIT
Penghasilan keuangan 37,904 1,908 Finance income
Biaya keuangan (10,750) (25,643) Finance costs
LABA SEBELUM PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 1,594,533 1,413,842 INCOME TAX
Beban pajak penghasilan (341,760) 2r, 14a (316,188) Income tax expense
LABA DARI OPERASI YANG PROFIT FROM CONTINUING
DILANJUTKAN 1,252,773 1,097,654 OPERATION
OPERASI YANG DIHENTIKAN DISCONTINUED OPERATION
Laba tahun berjalan dari Profit for the year from
operasi yang dihentikan 17,585 2z, 37 139,725 discontinued operation
Laba penjualan Gain on sale of
operasi yang dihentikan 870,270 2z, 37 - discontinued operation
Jumlah laba dari operasi yang dihentikan Total profit from discontinued operation
setelah pajak 887,855 2z, 37 139,725 net of tax
LABA 2,140,628 1,237,379 PROFIT
Rugi komprehensif lain Other comprehensive loss
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of employee
imbalan kerja (71,545) 2s, 17 (7,947) benefits obligations
Pajak terkait atas penghasilan Related tax on other
komprehensif lain 15,740 2r, 14b 1,748 comprehensive income
Jumlah rugi komprehensif Total other comprehensive
lain, neto (55,805) (6,199) loss, net
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF 2,084,823 1,231,180 INCOME
Laba sebelum bunga, pajak, Earnings before interest, tax,
penyusutan dan amortisasi (EBITDA) depreciation and amortization (EBITDA)
operasi yang dilanjutkan 1,720,656 34 1,578,756 continuing operation
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah (expressed in Rupiah full amount
per saham) 2v, 27 per share)
Operasi yang dilanjutkan 33 29 Continuing operation
Operasi yang dihentikan 23 4 Discontinued operations
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 2 Page
Page 8
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Perubahan Ekuitas Interim Interim Statement of Changes in Equity
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada 31 Maret 2026 dan 2025 For The Three-Month Period Ended 31 March 2026 and 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tambahan
modal Saldo laba yang
disetor/ Saham Saldo laba yang belum
Modal Additional treasuri/ dicadangkan/ dicadangkan/
saham/ paid-in Treasury Appropriated Unappropriated Jumlah/
Share capital capital Stock retained earnings retained earnings Total
Saldo 31 Desember 2025 76,300 96,000 (285,045) 15,260 4,572,603 4,475,118 Balance as at 31 December 2025
Penghasilan komprehensif - 2026 Comprehensive income - 2026
Laba - - - - 2,140,628 2,140,628 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - - (55,805) (55,805) Total other comprehensive loss, net
Saldo 31 Maret 2026 76,300 96,000 (285,045) 15,260 6,657,426 6,559,941 Balance as at 31 March 2026
Tambahan
modal Saldo laba yang
disetor/ Saham Saldo laba yang belum
Modal Additional treasuri/ dicadangkan/ dicadangkan/
saham/ paid-in Treasury Appropriated Unappropriated Jumlah/
Share capital capital Stock retained earnings retained earnings Total
Saldo 31 Desember 2024 76,300 96,000 - 15,260 1,961,707 2,149,267 Balance as at 31 December 2024
Penghasilan komprehensif - 2025 Comprehensive income - 2025
Laba - - - - 1,237,379 1,237,379 Profit
Jumlah rugi komprehensif lain, neto - - - - (6,199) (6,199) Total other comprehensive loss, net
Saldo 31 Maret 2025 76,300 96,000 - 15,260 3,192,887 3,380,447 Balance as at 31 March 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 3 Page
Page 9
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Laporan Arus Kas Interim Interim Statement of Cash Flows
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 March 2026 dan 2025 31 March 2026 and 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 31
Maret/ Maret/
March Catatan/ March
2026 Notes 2025*
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan dari pelanggan 8,835,318 9,695,918 Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (7,137,903) (7,105,519) Payments to suppliers
Pembayaran remunerasi direksi Payments of directors’ and
dan karyawan (269,060) (329,714) employees’ remuneration
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term employee
panjang pensiun – bagian jangka pendek (186,216) (151,818) benefits pension – current portion
Pembayaran imbalan kerja jangka Payments of long-term
panjang non-pensiun (157,908) 17 (23,350) employee benefits non-pension
Pemberian pinjaman karyawan, neto (3,533) (6,842) Provision of employee loans, net
Pembayaran untuk beban jasa dan royalti (640,145) (555,416) Payments of service fees and royalty
Kas yang dihasilkan dari operasi 440,553 1,523,259 Cash generated from operations
Penerimaan dari penghasilan keuangan 38,706 2,199 Receipts of finance income
Pembayaran biaya keuangan 2,768 (20,970) Payments of finance costs
Pembayaran pajak penghasilan badan (1,235,527) 14 (92,230) Payments of corporate income tax
Pembayaran untuk klaim pajak yang dapat Payments of
dikembalikan - (311,551) Claim for refundable tax
Arus kas neto yang (digunakan untuk)/ Net cash flows (used in)/
dihasilkan dari aktivitas operasi (753,500) 1,100,707 generated from operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Penerimaan kas dari penjualan operasi Cash received from sale of
yang dihentikan 1,500,000 36 - discontinued operation
Pembayaran kas terkait penjualan operasi Cash payment related to sale of
yang dihentikan (770,000) 35 - discontinued operation
Hasil penjualan aset tetap 60 9c 292 Proceeds from the sale of fixed assets
Perolehan aset tetap (263,562) 9a, 33 (126,089) Acquisition of fixed assets
Arus kas neto yang dihasilkan dari/ Net cash flows generated from/
(digunakan untuk) aktivitas investasi 466,498 (125,797) (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Pinjaman bank, neto - (550,000) Bank borrowings, net
Pembayaran liabilitas sewa (17,336) 10 (15,671) Payments of lease liabilities
Arus kas neto yang digunakan untuk Net cash flows used in
aktivitas pendanaan (17,336) (565,671) financing activities
(Penurunan)/ Kenaikan bersih kas Net (decrease)/ increase in cash
dan setara kas (304,338) 409,239 and cash equivalents
Dampak perubahan kurs terhadap Effect of exchange rate changes on
kas dan setara kas 185 155 cash and cash equivalents
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
awal periode 5,705,674 2a, 2c, 3 671,180 the beginning of the period
Kas dan setara kas pada Cash and cash equivalents at
akhir periode 5,401,521 2a, 2c, 3 1,080,574 the end of the period
*) Laporan Arus Kas 31 Maret 2025 *) Statement of Cash Flows 31 March 2025
termasuk unit bisnis Es Krim. includes Ice Cream business unit
Catatan atas laporan keuangan terlampir The accompanying notes to the
merupakan bagian yang tidak terpisahkan financial statements form an integral part
dari laporan keuangan interim ini. of these interim financial statements.
Halaman 4 Page
Page 10
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum 1. General information
PT Unilever Indonesia Tbk ("Perseroan") didirikan pada PT Unilever Indonesia Tbk (the "Company") was
tanggal 5 Desember 1933 dengan nama Lever’s established on 5 December 1933 as Lever’s Zeepfabrieken
Zeepfabrieken N.V. dengan akta No. 23 oleh Tn. A.H. van N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in
Ophuijsen, notaris di Batavia, disetujui oleh Gouverneur Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal
Generaal van Nederlandsch-Indie dengan surat No. 14 van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December
tanggal 16 Desember 1933, didaftarkan di Raad van 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under
Justitie di Batavia dengan No. 302 pada tanggal 22 No. 302 on 22 December 1933 and published in the
Desember 1933, dan diumumkan dalam Javasche Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.
Courant tanggal 9 Januari 1934, Tambahan No. 3.
Nama Perseroan diubah menjadi "PT Unilever Indonesia" The Company’s name was changed to
dengan akta No. 171 tanggal 22 Juli 1980 dari notaris Ny. "PT Unilever Indonesia" by deed No. 171 dated 22 July
Kartini Muljadi, S.H.. Selanjutnya perubahan nama 1980 of public notary Mrs. Kartini Muljadi, S.H.. The
Perseroan menjadi "PT Unilever Indonesia Tbk", dilakukan Company’s name was changed to "PT Unilever Indonesia
dengan akta notaris Tn. Mudofir Hadi, S.H., No. 92 tanggal Tbk" by deed No. 92 dated 30 June 1997 of public notary
30 Juni 1997. Akta ini disetujui oleh Menteri Kehakiman Mr. Mudofir Hadi, S.H. This deed was approved by the
dalam Surat Keputusan No. C2-1.049HT.01.04-TH.1998 Minister of Justice in Decision Letter No. C2-
tanggal 23 Februari 1998 dan diumumkan dalam Berita 1.049HT.01.04-TH.1998 dated 23 February 1998 and
Negara No. 39 tanggal 15 Mei 1998, Tambahan No. 2620. published in State Gazette No. 39 dated 15 May 1998,
Supplement No. 2620.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali The Company’s Articles of Association have been amended
perubahan, terakhir dengan akta notaris No. 10 tanggal 15 several times, most recently by notarial deed No. 10 dated
November 2021 dari Syarifudin S.H. notaris di Tangerang, 15 November 2021 of Syarifudin S.H., a notary in
terkait dengan penyesuaian kegiatan usaha perseroan Tangerang, related to the amendment of the company's
dengan klasifikasi usaha baku terkini. Akta ini telah business activities to the latest standard business
memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan classification. The deed was approved by the Ministry of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0481560 tanggal Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0481560 dated
6 Desember 2021. 6 December 2021.
Kegiatan usaha Perseroan meliputi bidang produksi, The Company is engaged in the manufacturing, marketing
pemasaran dan distribusi barang-barang konsumsi yang and distribution of consumer goods including soaps,
meliputi sabun, deterjen, makanan berinti susu, es krim, detergents, dairy based foods, ice cream, cosmetic
produk-produk kosmetik, minuman dengan bahan pokok products, tea based beverages and fruit juice, and office
teh dan minuman sari buah, dan penyewaan ruang kantor. space leasing.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan As approved at the Annual General Meeting of
tanggal 13 Juni 2000, yang diaktakan dengan akta No. 82 Shareholders on 13 June 2000, which was notarised by
tanggal 14 Juni 2000 dari notaris Singgih Susilo, S.H., deed No. 82 dated 14 June 2000 of public notary Singgih
Perseroan juga bertindak sebagai distributor utama untuk Susilo, S.H., the Company also acts as the main distributor
produk-produk Perseroan dan penyedia jasa penelitian of its products and provides marketing research services.
pemasaran. Akta ini telah disetujui oleh Menteri Hukum This deed was approved by the Minister of Law and
dan Perundang-undangan (dahulu Menteri Kehakiman) Legislation (formerly Minister of Justice) of the Republic of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-18482 Indonesia in Decision Letter No. C-18482 HT.01.04-
HT.01.04-TH.2000. TH.2000.
Perseroan mulai beroperasi secara komersial tahun 1933. The Company commenced its commercial operations in
1933.
Kantor Perseroan berlokasi di Green Office Park Kav. 3, Jl. The Company’s office is located at Green Office Park
BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang 15345, Kav. 3, Jl. BSD Boulevard Barat, BSD City, Tangerang
Indonesia. Pabrik-pabrik Perseroan berlokasi di Jalan 15345, Indonesia. The Company’s factories are located at
Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O, Jalan Jalan Jababeka 9 Blok D, Jalan Jababeka Raya Blok O,
Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok L Jalan Jababeka V Blok U No. 14-16, Jalan Jababeka XI Blok
No. 1-2, Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Bekasi, L No. 1-2, Jababeka Industrial Estate Cikarang, Bekasi,
Jawa Barat, dan Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, West Java, and Jalan Rungkut Industri IV No. 5-11, Rungkut
Kawasan Industri Rungkut, Surabaya, Jawa Timur. Industrial Estate, Surabaya, East Java.
Halaman 5/1 Page
Page 11
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Pada tanggal 16 November 1981, Perseroan mendapat On 16 November 1981, the Company listed 15.00% of its
persetujuan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal shares on the Stock Exchange in Indonesia following the
("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981 untuk menawarkan approval of the Chairman of the Capital Market
15,00% sahamnya di Bursa Efek di Indonesia. Supervisory Board ("Bapepam") No. SI-009/PM/E/1981.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 13 At the Annual General Meeting of Shareholders on
Juni 2000, para pemegang saham menyetujui untuk 13 June 2000, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham (stock split) dengan reducing the par value from Rp1,000 (full amount) per
mengubah nilai nominal saham dari Rp1.000 (nilai penuh) share to Rp100 (full amount) per share. This change was
per saham menjadi Rp100 (nilai penuh) per saham. notarised by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Singgih Susilo, 19 dated 4 August 2000 and was approved by the Ministry
S.H. No. 19 tanggal 4 Agustus 2000 dan disetujui oleh of Law and Legislation (formerly the Ministry of Justice) of
Menteri Hukum dan Perundang-undangan (dahulu Menteri the Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-18481
Kehakiman) Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. HT.01.04-TH.2000.
C-18481 HT.01.04-TH.2000.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 24 At the Annual General Meeting of the Shareholders on
Juni 2003, para pemegang saham menyetujui untuk 24 June 2003, the shareholders agreed to a stock split,
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai reducing the par value from Rp100 (full amount) per share
nominal saham dari Rp100 (nilai penuh) per saham menjadi to Rp10 (full amount) per share. This change was notarised
Rp10 (nilai penuh) per saham. Perubahan ini diaktakan by deed of public notary Singgih Susilo, S.H. No. 46 dated
dengan akta notaris Singgih Susilo, S.H. No. 46 tanggal 10 10 July 2003 and was approved by the Ministry of Justice
Juli 2003 dan disetujui oleh Kementerian Kehakiman dan and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Letter No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Keputusan No. C-17533 HT.01.04-TH.2003.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 20 At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
November 2019, para pemegang saham menyetujui untuk 20 November 2019, the shareholders agreed to a stock
melakukan pemecahan saham dengan mengubah nilai split, reducing the par value from Rp10 (full amount) per
nominal saham dari Rp10 (nilai penuh) per saham menjadi share to Rp2 (full amount) per share, effective from 2
Rp2 (nilai penuh) per saham yang berlaku sejak 2 Januari January 2020 as per approval from the Indonesia Stock
2020 sesuai dengan persetujuan dari Bursa Efek Indonesia. Exchange. This change was notarised by deed of public
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Dewi Sukardi, notary Dewi Sukardi, S.H., M.Kn. No. 9 dated 25
S.H., M.Kn. No. 9 tanggal 25 November 2019 dan disetujui November 2019 and was approved by the Ministry of Law
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and Human Rights of the Republic of Indonesia in Decision
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03- Letter No. AHU-AH.01.03-0365001. According to letter
0365001. Berdasarkan surat dari Bursa Efek Indonesia from the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) No. S-
(“Bursa”) No.S-08264/BEI.PP3/12-2019 tanggal 20 08264/BEI.PP3/12-2019 dated 20 December 2019, IDX
Desember 2019, Bursa menyetujui pelaksanaan stock split has approved the stock split of the Company’s shares;
atas saham Perseroan; sehingga, saham Perseroan yang therefore, the Company’s shares recorded in the IDX
dicatatkan di Bursa efektif sejak tanggal 2 Januari 2020 effective from 2 January 2020 became 38,150,000,000,
menjadi 38.150.000.000, dengan nilai nominal saham Rp2 with par value of Rp2 (full amount). As at 31 December
(nilai penuh). Pada tanggal 31 Desember 2019, saham 2019, the Company’s shares totaled 7,630,000,000, with
Perseroan berjumlah 7.630.000.000, dengan nilai nominal par value of Rp10 (full amount).
saham Rp10 (nilai penuh).
Pemegang saham terbesar Perseroan pada tanggal The Company’s majority shareholder as at 31 March 2026
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah Unilever and 31 December 2025 was Unilever Indonesia Holding
Indonesia Holding B.V. ("UIH"), sedangkan entitas induk B.V. ("UIH"), while its ultimate parent entity was Unilever
terakhir adalah Unilever PLC, Inggris. PLC, United Kingdom.
Halaman 5/2 Page
Page 12
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Unilever PLC (berkedudukan di Inggris) dan Unilever N.V. Unilever PLC (domiciled in United Kingdom) and Unilever
(berkedudukan di Belanda) telah melaksanakan proses N.V. (domiciled in Netherlands) have completed a unification
unifikasi pada tanggal 29 November 2020, di mana sebagai process on 29 November 2020, whereby as a result of such
akibat dari unifikasi tersebut Unilever PLC menjadi entitas unification Unilever PLC becomes the sole ultimate parent
induk terakhir dari Perseroan. Unifikasi tersebut dilakukan entity of the Company. The unification was implemented
dengan cara penggabungan lintas batas, di mana Unilever through cross-border merger, by means of which Unilever
N.V. menggabungkan diri ke dalam Unilever PLC, dan N.V. merged into Unilever PLC, and Unilever PLC becoming
Unilever PLC menjadi entitas penerima penggabungan. the surviving entity. Despite the unification, there is no
Meskipun terjadi unifikasi, tidak terdapat perubahan change to the direct share ownership of Unilever Indonesia
terhadap kepemilikan saham langsung oleh Unilever Holding B.V. which is indirectly owned by Unilever N.V.
Indonesia Holding B.V., yang secara tidak langsung dimiliki before unification.
oleh Unilever N.V sebelum unifikasi.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Susunan Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Board of Commissioners
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai as at 31 March 2026 and 31 December 2025 was as follows:
berikut:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Presiden President
Komisaris Sanjiv Mehta Sanjiv Mehta Commissioner
Komisaris Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Commissioners
Debora Herawati Sadrach Debora Herawati Sadrach
Ignasius Jonan Ignasius Jonan
Alissa Wahid Alissa Wahid
Fauzi Ichsan Fauzi Ichsan
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
28 Juli 2022, para pemegang saham menyetujui 28 July 2022, the shareholders agreed to the appointment
penunjukan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden of Mr. Sanjiv Mehta as President Commissioner of the
Komisaris Perseroan, terhitung tanggal 28 Juli 2022. Company, effective as of 28 July 2022. This change was
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, notarised by deed of public notary Syarifudin, S.H. No. 15
S.H., No. 15 tanggal 10 Agustus 2022 dan telah dicatatkan dated 10 August 2022 and has been recorded by the
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09- Indonesia in Decision Letter No. AHU-AH.01.09-0048057
0048057 tanggal 26 Agustus 2022. dated 26 August 2022.
Halaman 5/3 Page
Page 13
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Dewan Komisaris (lanjutan) Board of Commissioners (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 20 At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders have agreed to re-
pengangkatan kembali Bapak Sanjiv Mehta sebagai appointment of Mr. Sanjiv Mehta as the President
Presiden Komisaris Perseroan, pengangkatan kembali Commissioner of the Company, re-appointment of Mr.
Bapak Alexander Steven Rusli, Ibu Alissa Wahid, Ibu Alexander Steven Rusli, Mrs. Alissa Wahid, Mrs. Debora
Debora Herawati Sadrach, Bapak Fauzi Ichsan dan Bapak Herawati Sadrach, Mr. Fauzi Ichsan and Mr. Ignasius
Ignasius Jonan masing-masing sebagai Komisaris Jonan, respectively as independent Commissioners of
Independen Perseroan. Perubahan ini diaktakan dengan the Company. This change was notarised by deed of
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 tanggal 9 Juli 2024 dan public notary Mr. Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July
telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi 2024 and has been recorded by the Ministry of Law and
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree
AHU-AH. 01.09-0225576 tanggal 12 Juli 2024. No. AHU-AH. 01.09-0225576 dated 12 July 2024.
Direksi Directors
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 19
19 Desember 2023, para pemegang saham menyetujui December 2023, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Ira Noviarti dan Bapak Shiv Sahgal resignation of Mrs. Ira Noviarti from her position as
dari jabatannya selaku Presiden Direktur dan Direktur President Director and Mr. Shiv Sahgal from his position as
Perseroan terhitung tanggal 1 Januari 2024, menyetujui Director of the Company effective as of 1 January 2024,
pengunduran diri Bapak Sandeep Kohli dari jabatannya agreed to the resignation of Mr. Sandeep Kohli from his
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 1 Februari position as Director of the Company effective as of 1
2024, serta menyetujui penunjukan Bapak Benjie Yap February 2024, and agreed to the appointment of Mr.
sebagai Presiden Direktur Perseroan terhitung tanggal Benjie Yap as President Director of the Company effective
1 Januari 2024. as of 1 January 2024.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 27 tanggal 22 Desember 2023 dan telah Syarifudin, S.H., No. 27 dated 22 December 2023 and
dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi was recorded by the Ministry of Law and Human Rights
Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. of the Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-
AHU-AH.01.09-0002959 tanggal 4 Januari 2024. AH.01.09-0002959 dated 4 January 2024.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal At the Annual General Meeting of Shareholders on 20
20 Juni 2024, para pemegang saham menyetujui June 2024, the shareholders agreed to the resignation of
pengunduran diri ibu Anindya Garini Hira Murti Triadi dari Mrs. Anindya Garini Hira Murti Triadi from her position as
jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal Director of the Company effective as of 25 May 2024,
25 Mei 2024, memberhentikan dengan hormat ibu honourably discharge of Mrs. Nurdiana Darus and Mrs.
Nurdiana Darus dan Ibu Amaryllis Esti Wijono masing- Amaryllis Esti Wijono from their positions as Director of
masing selaku Direktur Perseroan yang berlaku efektif the Company respectively effective from 20 June 2024.
terhitung sejak tanggal 20 Juni 2024. Perubahan ini This change was notarised by deed of public notary
diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, S.H., No. 08 Syarifudin, S.H., No. 08 dated 9 July 2024 and has been
tanggal 9 Juli 2024 dan telah dicatatkan oleh Kementerian recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH. 01.09-
Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0225576 tanggal 12 0225576 dated 12 July 2024.
Juli 2024.
Halaman 5/4 Page
Page 14
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Direksi (lanjutan) Directors (continued)
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on
14 Januari 2025, para pemegang saham menyetujui 14 January 2025, the shareholders agreed to the
pengunduran diri Ibu Herni Raharja dan Bapak Ainul Yaqin resignation of Mrs. Herni Raharja and Mr. Ainul Yaqin from
dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung their position as Director of the Company effective as of 14
tanggal 14 Januari 2025, menyetujui pengunduran diri January 2025, agreed to the resignation of Mr. Vivek
Bapak Vivek Agarwal dari jabatannya selaku Direktur Agarwal from his position as Director of the Company
Perseroan terhitung tanggal 1 Maret 2025, serta effective as of 1 March 2025, and agreed to the
menyetujui penunjukan Bapak Alejandro Meinardo Santos appointment of Mr. Alejandro Meinardo Santos Concha
Concha dan Ibu Vandana Suri sebagai Direktur Perseroan and Mrs. Vandana Suri as Director of the Company
terhitung tanggal 14 Januari 2025. Menyetujui penunjukan effective as of 14 January 2025. Agreed to the appointment
Bapak Neeraj Lal sebagai Direktur Perseroan terhitung of Mr. Neeraj Lal as Director of the Company effective as
tanggal 1 Maret 2025. Perubahan ini diaktakan dengan of 1 March 2025. This change was notarised by deed of
akta notaris Syarifudin, S.H., No. 05 tanggal 17 Januari public notary Syarifudin, S.H., No. 05 dated 17 January
2025 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan 2025 and has been recorded by the Ministry of Law and
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Human Rights of the Republic of Indonesia in Decree No.
Keputusan No. AHU-AH.01-09-0029060 tanggal 23 AHU-AH.01-09-0029060 dated 23 January 2025.
Januari 2025.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 15
15 Oktober 2025, para pemegang saham menyetujui October 2025, the shareholders agreed to the resignation
pengunduran diri Bapak Willy Saelan dari jabatannya of Mr. Willy Saelan from his position as Director of the
selaku Direktur Perseroan terhitung tanggal 15 Oktober Company effective as of 15 October 2025, and agreed to
2025, serta menyetujui penunjukan Bapak Hendri Widiarta the appointment of Mr. Hendri Widiarta as Director of the
sebagai Direktur Perseroan terhitung tanggal Company effective as of 15 October 2025.
15 Oktober 2025.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No. 29 tanggal 24 Oktober 2025 dan telah dicatatkan Syarifudin, S.H., No. 29 dated 24 October 2025 and has
oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia been recorded by the Ministry of Law and Human Rights of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- the Republic of Indonesia in Decree No. AHU-AH.01-09-
AH.01-09- 0355032 tanggal 24 Oktober 2025. 0355032 dated 24 Oktober 2025.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal At the Extraordinary Meeting of the Shareholders on 13
13 Februari 2026, para pemegang saham menyetujui February 2026, the shareholders agreed to the resignation
pengunduran diri Ibu Enny Hartati dan Ibu Vandana Suri of Mrs. Enny Hartati and Mrs. Vandana Suri from his
dari jabatannya selaku Direktur Perseroan terhitung position as Director of the Company effective as of 31
tanggal 31 Desember 2025, serta menyetujui penunjukan December 2025, and agreed to the appointment of Mrs.
Ibu Nurdiana Darus sebagai Direktur Perseroan terhitung Nurdiana Darus as Director of the Company effective as of
tanggal 13 Februari 2026. 13 February 2026.
Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Syarifudin, This change was notarised by deed of public notary
S.H., No.02 tanggal 14 April 2026 dan telah dicatatkan oleh Syarifudin, S.H., No. 02 dated 14 April 2026 and has been
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik recorded by the Ministry of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. HU-AH.01.09- Republic of Indonesia in Decree No. HU-AH.01.09-
0219482 tanggal 20 April 2026. 0219482 dated 20 April 2026.
Halaman 5/5 Page
Page 15
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. Informasi umum (lanjutan) 1. General information (continued)
Direksi (lanjutan) Directors (continued)
Susunan Direksi Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Directors as at
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai 31 March 2026 and 31 December 2025 was as follows:
berikut:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Presiden Direktur Benjie Yap President Director
Direktur Benjie Yap Directors
Enny Hartati
Hendri Widiarta
Hendri Widiarta
Alejandro Meinardo Santos Concha
Alejandro Meinardo Santos Concha
Neeraj Lal
Vandana Suri
Nurdiana Darus
Neeraj Lal
Komite Audit Audit Committee
Susunan Komite Audit Perseroan pada tanggal The composition of the Company’s Audit Committee as at
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai 31 March 2026 and 31 December 2025 was as follows:
berikut:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Ketua Alexander Steven Rusli Alexander Steven Rusli Chairman
Anggota Nita Skolastika Ruslim Nita Skolastika Ruslim Members
Aria Farah Mita Aria Farah Mita
Laporan keuangan PT Unilever Indonesia Tbk ini telah These financial statements of PT Unilever Indonesia Tbk
diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada were completed and authorized for issuance by the
tanggal 30 April 2026. Directors on 30 April 2026.
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material 2. Summary of material accounting policies
Berikut ini adalah ikhtisar kebijakan akuntansi material Presented below are the material accounting policies
yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan applied in the preparation of the financial statements of the
Perseroan yang disusun berdasarkan Standar Akuntansi Company which have been prepared in accordance with
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Indonesian Financial Accounting Standards and the Capital
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Market and Financial Institutions Supervisory Agency
(sekarang menjadi Otoritas Jasa Keuangan atau OJK) No. (BAPEPAM-LK)’s Regulation (currently Indonesian
VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Financial Services Authority or OJK) No. VIII.G.7 regarding
Keuangan Emiten atau Perseroan Publik, yang terlampir the Presentation and Disclosures of Financial Statements of
dalam Surat Keputusan No. KEP-347/BL/2012. Issuers or Public Companies, enclosed in the Decision
Letter No. KEP-347/BL/2012.
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the financial statements
Laporan keuangan disusun atas dasar akrual dengan The financial statements are prepared on the accrual
menggunakan konsep nilai historis, kecuali standar basis using the historical cost concept, except where the
akuntansi mengharuskan pengukuran nilai wajar. accounting standards require fair value measurement.
Laporan arus kas disusun dengan metode langsung The statement of cash flows is prepared using the direct
(direct method), dan menyajikan perubahan dalam kas method, and presents the changes in cash and cash
dan setara kas dari aktivitas operasi, investasi dan equivalents from operating, investing and financing
pendanaan. activities.
Halaman 5/6 Page
Page 16
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan (lanjutan) a. Basis of preparation of the financial statements
(continued)
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the financial statements
keuangan adalah Rupiah yang merupakan mata uang is Rupiah which is the Company’s functional currency.
fungsional Perseroan. Seluruh angka dalam laporan Figures in the financial statements are rounded to and
keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam presented in millions of Rupiah, unless otherwise stated.
jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali bila dinyatakan
lain.
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Changes to the Statements of Financial
Keuangan (“PSAK”) Accounting Standards (“SFAS”)
Penerapan dari standar revisi yang berlaku efektif The adoption of the following revised standards that
sejak 1 Januari 2025 yang relevan dengan operasi were effective on 1 January 2025 which are relevant
Perseroan namun tidak menimbulkan dampak to the Company’s operations, but did not result in
signifikan terhadap laporan keuangan Perseroan significant impact to the Company’s financial
adalah sebagai berikut: statements are as follows:
- Amendemen PSAK 221 “Dampak Perubahan Nilai - Amendment of SFAS 221 “Effects of Changes in
Tukar Mata Uang Asing” Foreign Exchange Rates”
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Related party transactions
Perseroan mempunyai transaksi dengan pihak The Company has transactions with related parties. The
berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang definition of related parties used is in accordance with
diatur dalam PSAK 224, "Pengungkapan Pihak-pihak SFAS 224, "Related Party Disclosures".
Berelasi".
Seluruh transaksi yang material dengan pihak All material transactions with related parties are disclosed
berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas in the notes to the financial statements.
laporan keuangan.
c. Kas dan setara kas c. Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas mencakup kas, bank dan deposito Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in
jangka pendek dengan jangka waktu jatuh tempo banks, and short-term time deposits with original
dalam waktu 6 (enam) bulan atau kurang. maturities of 6 (six) months or less.
d. Transaksi mata uang asing d. Foreign currency transactions
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata Transactions denominated in foreign currencies are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku translated into Rupiah at the exchange rates prevailing at
pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset the date of the transaction. At the reporting date, monetary
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing assets and liabilities in foreign currencies are retranslated
dijabarkan kembali ke mata uang Rupiah dengan kurs into Rupiah at the exchange rates prevailing on that date.
yang berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. Kurs The exchange rate used as a benchmark is the middle rate
yang digunakan sebagai acuan adalah kurs tengah which is issued by Bank Indonesia. Exchange gains and
yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Keuntungan losses arising on transactions in foreign currencies and on
dan kerugian atas selisih kurs yang timbul dari the retranslation of monetary assets and liabilities in
transaksi dalam mata uang asing dan atas penjabaran
foreign currencies are recognised in profit or loss during
kembali aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
asing, diakui pada laba rugi pada periode/tahun yang the period/year in which they are incurred.
bersangkutan.
Halaman 5/7 Page
Page 17
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
d. Transaksi mata uang asing (lanjutan) d. Foreign currency transactions (continued)
Aset dan liabilitas nonmoneter dalam mata uang asing Non-monetary assets and liabilities denominated in a
yang diukur pada biaya historis dijabarkan dengan foreign currency that are measured at historical cost are
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. translated using the exchange rate at the date of the
transaction.
Laba dan rugi kurs atas penjabaran kembali aset dan Foreign currency gains and losses on retranslation of
liabilitas moneter yang timbul dari aktivitas operasi monetary assets and liabilities that arise from operating
umumnya diakui di laba rugi. activities are generally recognized in profit or loss.
e. Instrumen keuangan derivatif e. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif pada awalnya diakui sebesar nilai Derivative instruments are initially recognised at fair value
wajar pada saat kontrak tersebut dilakukan dan on the date a derivative contract is entered into and are
selanjutnya diukur pada nilai wajarnya. Metode subsequently remeasured at their fair values. The method
pengakuan keuntungan atau kerugian atas perubahan of recognising the resulting gain or loss on the changes in
nilai wajar tergantung pada apakah derivatif tersebut fair value depends on whether the derivative is designated
dirancang dan memenuhi syarat sebagai instrumen and qualified as a hedging instrument for accounting
lindung nilai untuk tujuan akuntansi dan sifat dari risiko purposes and the nature of the risk being hedged.
yang dilindungi nilainya.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan The gains or losses arising from changes in the fair value
nilai wajar atas instrumen derivatif yang tidak of derivative instruments that do not meet the criteria of
memenuhi kriteria lindung nilai untuk tujuan akuntansi hedging for accounting purposes are recognised in profit
diakui pada laba rugi. or loss.
f. Instrumen keuangan f. Financial instruments
Seluruh aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui All financial assets and financial liabilities are initially
pada pengakuan awal pada saat Perseroan menjadi recognized when the Company becomes a party to the
pihak dari ketentuan kontrak suatu instrumen contractual provisions of the instruments.
keuangan.
Aset keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan The Company’s financial assets comprise cash and cash
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, serta equivalents, trade debtors, other debtors, and the
liabilitas keuangan Perseroan yang terdiri dari Company’s financial liabilities comprise bank borrowings,
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain trade creditors, accruals, other payables (except
(kecuali utang derivatif) dan liabilitas sewa, derivative payables) and lease liabilities, are classified as
diklasifikasikan sebagai “instrumen keuangan yang “financial instruments measured at amortized costs”.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi”.
Suatu aset keuangan diukur pada biaya perolehan A financial asset is measured at amortised cost if it meets
diamortisasi jika memenuhi kedua kondisi berikut dan both of the following conditions and is not designated as
tidak ditetapkan untuk diukur pada nilai wajar melalui at fair value through profit or loss:
laba rugi:
- Dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk - It is held within a business model whose objective is
memiliki aset keuangan dalam rangka to hold financial assets to collect contractual cash
mendapatkan arus kas kontraktual; dan flows; and
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - Its contractual terms give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang cash flows that are solely payments of principal and
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari interest on principal amount outstanding.
jumlah pokok terutang.
Halaman 5/8 Page
Page 18
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Instrumen keuangan derivatif (bagian dari utang lain- Derivative financial instruments (part of other payables)
lain) diklasifikasikan untuk diukur pada nilai wajar are classified as measured at fair value through profit or
melalui laba rugi. loss.
Perseroan mengakui provisi atas kerugian penurunan The Company recognises impairment loss provisions for
nilai untuk kerugian kredit ekspektasian atas aset expected credit losses (ECLs) on financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost. Impairment loss provisions
diamortisasi. Provisi atas kerugian penurunan nilai for trade receivables are measured at an amount equal to
piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama lifetime ECLs. Lifetime ECLs are the ECLs that result from
dengan kerugian kredit ekspektasian sepanjang all possible default events over the expected life of a
umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang financial instrument.
umurnya adalah kerugian kredit ekspektasian yang
dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal
bayar sepanjang umur yang diharapkan dari suatu
instrumen keuangan.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan Expected Credit Losses are probability-weighted
probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian estimates of credit losses. Credit losses are measured as
kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua the present value of all cash shortfalls (i.e. the difference
kekurangan penerimaan kas (yaitu perbedaan antara between the cash flows due to the entity in accordance
arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan with the contract and the cash flows that the Company
kontrak dan arus kas yang Perseroan harapkan untuk expects to receive). Expected Credit Losses are
diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan discounted at the effective interest rate of the financial
pada tingkat suku bunga efektif dari aset keuangan asset.
tersebut.
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan Financial assets and liabilities are offset and the net
nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan amount is presented in the statement of financial position
apabila terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk when there is a legal right of offset and there is an intention
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui to settle on a net basis, or when the asset is realized and
dan ada maksud untuk melakukan penyelesaian the liability settled simultaneously.
tersebut secara neto, atau apabila aset direalisasi dan
liabilitas diselesaikan secara bersamaan.
Perseroan menghentikan pengakuan aset keuangan The Company derecognizes a financial asset when the
ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan contractual rights to the cash flows from the financial asset
berakhir, atau ketika Perseroan mengalihkan hak untuk expire, or when it transfers the rights to receive the
menerima arus kas kontraktual di dalam sebuah contractual cash flows in a transaction in which
transaksi di mana secara substansial semua risiko dan substantially all of the risks and rewards of ownership of
manfaat kepemilikan aset keuangan tersebut dialihkan, financial asset are transferred, i.e: when the control over
yaitu: ketika pengendalian atas aset keuangan the financial asset is relinquished.
dilepaskan.
Dalam transaksi di mana aset keuangan dialihkan tetapi In transactions where a financial asset is transferred but
risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan the risks and rewards associated with ownership are
tetap dipertahankan, aset yang dialihkan tidak somehow retained, the transferred asset is not
dihentikan pengakuannya. derecognized.
Perseroan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes a financial liability when its
keuangan ketika liabilitas kontraktualnya dihentikan, contractual obligations are discharged, cancelled, or
dibatalkan, atau dihapuskan. Perseroan juga otherwise extinguished. The Company also derecognizes
menghentikan pengakuan liabilitas keuangan ketika a financial liability when its terms are modified and the
persyaratan-persyaratannya dimodifikasi dan arus kas cash flows of the modified liability are substantially
dari liabilitas yang dimodifikasi berbeda secara different, in which case a new financial liability, based on
substansial, dalam hal ini liabilitas keuangan baru, the modified terms, is recognized at fair value.
berdasarkan persyaratan-persyaratan yang
dimodifikasi, diakui pada nilai wajar.
Halaman 5/9 Page
Page 19
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
f. Instrumen keuangan (lanjutan) f. Financial instruments (continued)
Pada penghentian pengakuan liabilitas keuangan, On derecognition of a financial liability, the difference
perbedaan antara jumlah tercatat yang dihapuskan dan between the carrying amount extinguished and the
imbalan yang dibayarkan (termasuk aset-aset non-tunai consideration paid (including any non-cash assets
yang ditransfer atau liabilitas yang ditanggung) diakui di transferred or liabilities assumed) is recognized in profit or
dalam laba rugi. loss.
g. Piutang usaha g. Trade debtors
Pada saat pengakuan awal piutang usaha diukur pada Trade debtors are initially measured at their transaction
harga transaksinya dan selanjutnya diukur pada biaya price and subsequently measured at amortised cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode the effective interest method if the impact of discounting is
suku bunga efektif apabila dampak pendiskontoan significant, less provision for impairment.
signifikan, dikurangi dengan provisi atas penurunan
nilai.
Piutang usaha dihentikan pengakuannya ketika hak Trade debtors are derecognized when the Company’s
kontraktual Perseroan atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the trade debtors
piutang usaha tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset expire, i.e. when the asset is transferred and when
ditransfer dan ketika seluruh risiko dan manfaat atas substantially all the risks and rewards of ownership of the
kepemilikan aset keuangan telah dialihkan kepada pihak financial assets are transferred to another party.
lain.
h. Persediaan h. Inventories
Persediaan diukur pada nilai yang terendah antara Inventories are measured at cost or net realisable value,
biaya perolehan dan nilai realisasi neto. Metode yang whichever is lower. The method used to determine cost is
dipakai untuk menentukan biaya adalah metode rata- the moving average method. Cost of finished goods and
rata bergerak. Biaya perolehan barang jadi dan barang work in process comprises cost of materials, cost of direct
dalam proses terdiri dari biaya bahan baku, biaya labour and an appropriate proportion of directly attributable
tenaga kerja langsung serta alokasi biaya overhead production overhead cost.
yang terkait dengan produksi.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realisable value is the estimated selling price in the
kegiatan usaha biasa dikurangi estimasi biaya ordinary course of business less estimated costs of
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan completion and estimated costs necessary to make the
untuk melakukan penjualan. sale.
Provisi untuk persediaan usang dan persediaan tidak A provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris ditentukan berdasarkan estimasi inventories is determined on the basis of estimated future
penggunaan atau penjualan masing-masing jenis usage or sale of inventory items.
persediaan pada masa mendatang.
i. Aset tetap dan penyusutan i. Fixed assets and depreciation
Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya Fixed assets are initially recognized at cost and
perolehan dan selanjutnya, kecuali tanah, dicatat subsequently, except for land, are recorded at cost less
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi accumulated depreciation and impairment losses.
penyusutan dan kerugian penurunan nilai.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
Biaya perolehan mencakup semua pengeluaran yang Cost includes expenditures that are directly attributable to
terkait secara langsung dengan perolehan aset tetap the acquisition of the fixed assets.
tersebut.
Halaman 5/10 Page
Page 20
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
i. Aset tetap dan penyusutan (lanjutan) i. Fixed assets and depreciation (continued)
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset’s carrying
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai amount or recognised as a separate asset, as appropriate,
aset yang terpisah, hanya apabila kemungkinan besar only when it is probable that future economic benefits
Perseroan akan mendapatkan manfaat ekonomik associated with the asset will flow to the Company and the
masa depan dan biaya perolehan aset dapat diukur acquisition cost of the asset can be measured reliably. The
dengan andal. Nilai tercatat komponen yang diganti carrying amount of the replaced part is derecognised. All
tidak lagi diakui. Biaya perbaikan dan pemeliharaan other repairs and maintenance expenses are charged to
dibebankan ke dalam laba rugi selama periode di profit or loss during the period in which they are incurred.
mana biaya-biaya tersebut terjadi.
Penyusutan diterapkan dengan metode garis lurus, Depreciation is applied using the straight-line method over
berdasarkan estimasi masa manfaat dari aset-aset the estimated useful lives of the assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 40 Buildings
Mesin dan peralatan 3-20 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 8 Motor vehicles
Secara berkala, metode penyusutan dan masa manfaat Periodically, the assets’ depreciation method and useful
setiap aset ditelaah, dan disesuaikan jika perlu. lives are reviewed, and adjusted if appropriate.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan Gains and losses on disposals of fixed assets are
aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara determined by comparing the proceeds with the carrying
penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset amount and are recognised within "production costs" as
tersebut dan diakui dalam akun “biaya produksi” bagian part of “cost of goods sold” and “other income/ expenses”
dari “harga pokok penjualan” dan “pendapatan/ beban in profit or loss.
lain-lain” di laba rugi.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan dan pabrik, serta The accumulated costs of the construction of buildings and
pemasangan peralatan, dikapitalisasi sebagai aset plant and the installation of machinery are capitalised as
dalam penyelesaian. Biaya tersebut direklasifikasi ke construction in progress. These costs are reclassified to
akun aset tetap pada saat proses konstruksi atau fixed asset accounts when the construction or installation
pemasangan selesai. Penyusutan mulai dibebankan is complete. Depreciation is charged from the date when
pada tanggal aset tersebut tersedia untuk digunakan. those assets are available for use.
j. Sewa j. Leases
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Perseroan menilai At inception of a contract, the Company assesses whether
apakah suatu kontrak merupakan, atau mengandung, a contract is, or contains, a lease. A contract is, or
sewa. Suatu kontrak merupakan, atau mengandung, contains, a lease if the contract conveys the right to control
sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk the use of an identified asset for a period of time in
mengendalikan penggunaan suatu aset identifikasian exchange for consideration. To assess whether a contract
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan conveys the right to control the use of an identified asset,
imbalan. Untuk menilai apakah suatu kontrak the Company assesses whether:
memberikan hak untuk mengendalikan suatu aset
identifikasian, Perseroan menilai apakah:
Halaman 5/11 Page
Page 21
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
- Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset - The contract involves the use of an identified asset – this
identifikasian – ini dapat ditentukan secara eksplisit may be specified explicitly or implicitly and should be
atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau physically distinct or represent substantially all of the
mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset capacity of a physically distinct asset. If the supplier has
yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok the substantive substitution right, then the asset is not
memiliki hak substitusi substantif, maka aset identified.
tersebut tidak teridentifikasi.
- Perseroan memiliki hak untuk memperoleh secara - The Company has the right to obtain substantially all of
substansial seluruh manfaat ekonomik dari the economic benefits from use of the asset throughout
penggunaan aset selama periode penggunaan; dan the period of use; and
A
- Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the identified
penggunaan aset identifikasian. Perseroan memiliki asset. The Company has this right when it has the decision-
hak ini ketika Perseroan memiliki hak pengambilan making rights that are most relevant to changing how and
keputusan yang paling relevan untuk mengubah for what purpose the asset is used. In certain
bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut circumstances where all the decisions about how and for
digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua what purpose the asset is used are predetermined, the
keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa Company has the right to direct the use of the asset if
aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, either:
Perseroan memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika:
- Perseroan memiliki hak untuk mengoperasikan - the Company has the right to operate the
aset; atau asset; or
- Perseroan mendesain aset dengan cara - the Company designed the asset in a way that
menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk predetermines how and for what purpose the asset
tujuan apa aset akan digunakan. will be used.
Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that contains
suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, a lease component, the Company allocates consideration in
Perseroan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke the contract to each lease component on the basis of their
masing-masing komponen sewa berdasarkan harga relative stand-alone prices.
tersendiri relatif dari komponen sewa.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the lease
liabilitas sewa meliputi: pembayaran sewa tetap, sewa liability comprise the following: fixed payments, variable
variabel yang bergantung pada indeks, jumlah yang akan lease payments that depend on an index, amounts
dibayarkan dalam jaminan nilai residual dan harga expected to be payable under a residual value guarantee
eksekusi opsi beli, opsi perpanjangan atau penalti and the exercise price under a purchase option, optional
penghentian jika Perseroan cukup pasti akan renewal period or penalties for early termination of a lease
mengeksekusi opsi tersebut. unless the Company is reasonably certain not to terminate
early.
Perseroan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa The Company recognizes a right-of-use asset and a lease
pada tanggal permulaan sewa. Aset hak-guna awalnya liability at the lease commencement date. The right of-use
diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah asset is initially measured at cost, which comprises the
pengukuran awal dari liabilitas sewa disesuaikan dengan initial amount of the lease liability adjusted for any lease
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum payments made at or before the commencement date,
tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal plus any initial direct costs incurred and an estimate of
yang dikeluarkan, dan estimasi biaya untuk membongkar costs to dismantle and remove the underlying asset or to
dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi restore the underlying asset or the site on which it is
aset pendasar atau tempat di mana aset berada, dikurangi located, less any lease incentives received.
insentif sewa yang diterima.
Halaman 5/12 Page
Page 22
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan After commencement date, right-of-use asset is
model biaya. Aset hak-guna selanjutnya disusutkan measured using cost model. The right-of-use asset is
dengan menggunakan metode garis-lurus dari tanggal subsequently depreciated using the straight-line method
permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir from the commencement date to the earlier of the end of
masa manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Selain the useful life of the right-of-use asset or the end of the
itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan lease term. In addition, the right-of-use asset is
kerugian penurunan nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan periodically reduced by impairment losses, if any, and
pengukuran kembali liabilitas sewa. adjusted for certain remeasurements of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas The lease liability is initially measured at the present value
pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal of the lease payments that are not yet paid at the
permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga commencement date, discounted using the interest rate
implisit dalam sewa atau, jika suku bunga tersebut tidak implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman determined, the Company’s incremental borrowing rate.
inkremental Perseroan. Umumnya, Perseroan Generally, the Company uses its incremental borrowing
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai rate as the discount rate.
suku bunga diskonto.
Setelah perolehan awal, liabilitas sewa diukur pada biaya After the initial acquisition, the lease obligation is
perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga measured at amortized cost using the effective interest
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika terdapat method. It is remeasured when there is a change in future
perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari lease payments arising from a change in an index or rate,
perubahan indeks atau suku bunga, jika ada perubahan if there is a change in the Company’s estimate of the
estimasi Perseroan atas jumlah yang diperkirakan akan amount expected to be payable under a residual value
dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Perseroan guarantee, or if the Company changes its assessment of
mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi whether it will exercise a purchase, extension or
beli, perpanjangan atau penghentian. termination option.
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, When the lease liability is remeasured in this way, a
penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat corresponding adjustment is made to the carrying
aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah amount of the right-of-use assets, or is recorded in profit
tercatat aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. or loss if the carrying amount of the right-of-use asset
has been reduced to zero.
Sewa Tanah dan Bangunan Land and Building Leases
Perseroan menyewa tanah dan bangunan untuk ruang The Company leases land and buildings for its office and
kantor dan gudang. Sewa ruang kantor secara umum warehouse space. The leases of office space typically
berlaku untuk periode 3 – 5 tahun, dan gudang berlaku run for a period of 3 – 5 years, and warehouses for a
untuk periode 1 – 3 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi period of 1 – 3 years. Some leases include an option to
untuk memperbaharui periode sewa untuk tambahan renew the lease for an additional period of the same
durasi yang sama setelah akhir masa kontrak. duration after the end of the contract term.
Opsi Perpanjangan Extension Options
Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi Some leases of office buildings contain extension
perpanjangan yang dapat dieksekusi Perseroan sebelum options exercisable by the Company before the end of
periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut the non-cancellable contract period. Where practicable,
berakhir. Jika memungkinkan, Perseroan berupaya untuk the Company seeks to include extension options in new
memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru untuk leases to provide operational flexibility. The Company
memberikan fleksibilitas operasional. Perseroan menilai assesses at lease commencement whether it is
pada saat permulaan sewa apakah Perseroan cukup pasti reasonably certain to exercise the extension options.
untuk mengeksekusi opsi perpanjangan. Perseroan The Company reassesses whether it is reasonably
menilai kembali apakah cukup pasti untuk mengeksekusi certain to exercise the options if there is a significant
opsi tersebut jika terdapat peristiwa signifikan atau event or significant change in circumstances within its
perubahan signifikan dalam kondisi yang berada dalam control.
pengendalian Perseroan.
Halaman 5/13 Page
Page 23
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
j. Sewa (lanjutan) j. Leases (continued)
Sewa Lain-lain Other Leases
Perseroan menyewa kendaraan dan peralatan, dengan The Company leases vehicles and equipment, with
periode kontrak 3 – 5 tahun. Perseroan juga menyewa contract terms of 3 - 5 years. The Company also leases
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak 3 tahun. IT equipment and machinery with contract terms of 3
years.
Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai- Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets
Rendah
Perseroan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna The Company has elected not to recognize right-of-use
dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang assets and lease liabilities for short-term leases that
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas have a lease term of 12 months or less and leases of
aset bernilai-rendah (contohnya: komputer, forklift, dan low-value assets (for examples: computer, forklift, and
lain-lain). Perseroan mengakui pembayaran sewa terkait others). The Company recognizes the lease payments
dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar garis-lurus associated with these leases as an expense on a
selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
k. Penurunan nilai dari aset nonkeuangan k. Impairment of non-financial assets
Aset yang memiliki umur manfaat yang tidak terbatas – Assets that have an indefinite useful life – for example,
misalnya goodwill atau aset takberwujud tertentu – tidak goodwill or certain intangible assets – are not subject
diamortisasi dan diuji penurunan nilainya secara to amortisation and are tested periodically for
berkala. Aset yang disusutkan atau diamortisasi diuji impairment. Assets that are subject to depreciation or
ketika terdapat indikasi bahwa jumlah tercatatnya amortisation are reviewed for impairment whenever
mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui events or changes in circumstances indicate that the
jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. carrying amount may not be recoverable. An
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara impairment loss is recognised for the amount by which
nilai wajar aset dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai the asset’s carrying amount exceeds its recoverable
aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset amount. The recoverable amount is the higher of an
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana asset’s fair value less costs of disposal and value in
terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi (unit use. For the purposes of assessing impairment, assets
penghasil kas). Aset nonkeuangan selain goodwill yang are grouped at the lowest levels for which there are
mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal separately identifiable cash flows (cash generating
pelaporan untuk menentukan apakah terdapat units). Non-financial assets other than goodwill that
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. suffer impairment are tested for possible reversal of the
impairment at each reporting date.
l. Goodwill l. Goodwill
Goodwill merupakan selisih lebih antara biaya perolehan Goodwill represents the excess of the cost of an
dan nilai wajar aset neto teridentifikasi dari bisnis yang acquisition over the fair value of the net identifiable
diakuisisi pada tanggal akuisisi. Goodwill diuji assets of the acquired business at the date of
penurunan nilainya secara berkala dan dicatat sebesar acquisition. Goodwill is tested periodically for
biaya perolehan dikurangi dengan akumulasi kerugian impairment and is carried at cost less accumulated
penurunan nilai. Kerugian penurunan nilai atas goodwill impairment losses. Impairment losses on goodwill are
tidak dapat dipulihkan. Keuntungan dan kerugian not reversed. The gain or loss on the disposal of an
pelepasan entitas mencakup jumlah tercatat goodwill entity includes the carrying amount of goodwill relating
yang terkait dengan bisnis yang dijual. to the business sold.
Goodwill dialokasikan pada unit penghasil kas dalam Goodwill is allocated to cash-generating units for the
rangka menguji penurunan nilai. Alokasi dibuat untuk purpose of impairment testing. The allocation is made
unit penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas to those cash generating units or groups of cash-
yang diharapkan mendapat manfaat dari kombinasi generating units that are expected to benefit from the
bisnis dimana goodwill tersebut timbul. business combination in which the goodwill arose.
Halaman 5/14 Page
Page 24
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
m. Aset takberwujud m. Intangible assets
Perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak memiliki Software and software licenses have finite useful lives
masa manfaat yang terbatas dan diukur sebesar biaya and are measured at cost less accumulated
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi. Amortisasi amortisation. Amortisation is calculated using the
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus untuk straight-line method to allocate their cost over their
mengalokasikan biaya perolehan sepanjang estimasi estimated useful lives, as follows:
masa manfaatnya sebagai berikut:
Tahun/Years
Perangkat lunak dan lisensi perangkat Software and software
lunak 5-11 licenses
Merek dagang yang diperoleh sebagai bagian dari Trademarks acquired in a business combination are
kombinasi bisnis diakui sebesar nilai wajar pada tanggal recognised at fair value at the acquisition date. The
perolehannya. Perseroan menentukan apakah masa Company determines whether the useful lives of
manfaat merek dagang terbatas atau tidak terbatas trademarks are finite or indefinite based on relevant
dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang relevan. considerations. The useful lives of trademarks are
Masa manfaat merek dagang ditelaah pada setiap reviewed at each reporting period to determine whether
periode pelaporan untuk menentukan apakah peristiwa current events and circumstances continue to support
dan kondisi terkini dapat terus mendukung penilaian an indefinite useful life assessment.
bahwa masa manfaat tetap tidak terbatas.
n. Beban dibayar di muka n. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka dibebankan ke laba rugi sesuai Prepaid expenses are charged against profit or loss
dengan masa manfaatnya dengan menggunakan over the period in which the related benefits are
metode garis lurus. derived, using the straight-line method.
o. Pendapatan dan beban o. Revenue and expenses
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan Revenue from contracts with customers represents the
merepresentasikan jumlah imbalan yang diperkirakan amount of consideration to which the Company expects
menjadi hak Perseroan dalam pertukaran untuk to be entitled in exchange for transferring goods to the
mengalihkan barang kepada pelanggan dalam customers in the Company’s ordinary course of
kegiatan usaha normal Perseroan, tidak termasuk activities, excluding amount collected on behalf of other
jumlah yang ditagih atas nama pihak lain. Pendapatan parties. Revenue is shown net of value added tax,
disajikan neto setelah dikurangi pajak pertambahan returns, rebates and discounts.
nilai, retur, rabat dan diskon.
Rabat dapat langsung dikurangkan dari nilai penjualan Rebates can either be immediately deducted from the
pada faktur penjualan atau kemudian akan sales value on the invoice or are later settled through
diselesaikan melalui nota kredit pada saat jumlah credit notes when the precise amounts are known.
pastinya diketahui. Jumlah diskon pada akhir periode Amounts provided for discounts at the end of a period
mengharuskan estimasi; data historis dan akumulasi require estimation; historical data and accumulated
pengalaman digunakan untuk mengestimasi provisi experience is used to estimate the provision using the
dengan menggunakan metode jumlah yang paling most likely amount method and in most instances, the
mungkin dan dalam banyak hal, diskon dapat discount can be estimated using known facts with a high
diestimasi menggunakan fakta yang diketahui dengan level of accuracy.
tingkat akurasi yang tinggi.
Perseroan mengakui pendapatan pada saat kewajiban The Company recognizes its revenue when the
pelaksanaan telah diselesaikan. Penyelesaian performance obligations have been settled. Settlement
kewajiban pelaksanaan Perseroan umumnya terjadi of the Company’s performance obligation generally
pada waktu tertentu, yaitu pada saat risiko dan occurs at certain times, namely when risks and controls
pengendalian berpindah ke pelanggan. are transferred to the customer.
Halaman 5/15 Page
Page 25
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
o. Pendapatan dan beban (lanjutan) o. Revenue and expenses (continued)
Perseroan mengakui pendapatan ketika pelanggan The Company recognises revenue when the customer
memperoleh pengendalian atas barang yang obtains control of the goods. Indicators that control has
diperoleh. Indikator bahwa pengendalian sudah been transferred are:
dialihkan adalah:
a) pelanggan dapat menentukan penggunaan dari a) the customer can direct the use of the goods
barang yang diperoleh, dan acquired, and
b) pelanggan akan memperoleh manfaat ekonomik b) the customer will obtain the economic benefits from
atas penerimaan barang. holding the goods.
Penjualan ekspor diakui ketika pengendalian dialihkan Export sales are recognised when the control is
pada saat penyerahan barang di atas kapal di transferred upon shipment of the goods to the
pelabuhan pengirim (f.o.b. shipping point). Penjualan customers (f.o.b. shipping point). Domestic sales to
lokal ke pelanggan modern trade diakui ketika modern trade customers are recognised when the
pengendalian dialihkan pada saat penyerahan barang control is transferred upon delivery of the goods to the
kepada pelanggan dan penjualan lokal ke pelanggan customers and domestic sales to general trade
general trade diakui ketika pengendalian dialihkan customers are recognised when the control is
pada saat barang diserahterimakan pada titik transferred when the goods are handed over at the point
penyerahan yang disepakati dengan pelanggan. of transfer agreed with the customers.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognised when incurred on the accrual
menggunakan metode akrual. basis.
p. Pinjaman p. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar Borrowings are initially recognised at fair value, net of
nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi transaction costs incurred. Subsequently, borrowings
yang terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur pada biaya are measured at amortised cost.
perolehan diamortisasi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Borrowings are classified as current liabilities unless the
pendek kecuali Perseroan memiliki hak tanpa syarat Company has an unconditional right to defer the
untuk menunda pembayaran liabilitas selama lebih settlement of the liability for more than 12 months after
dari 12 bulan setelah tanggal pelaporan. the reporting date.
q. Utang usaha q. Trade creditors
Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar Trade creditors are initially measured at fair value and
dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost using the
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga effective interest method.
efektif.
r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan r. Current and deferred income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan The income tax expense comprises current and deferred
pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba tax. Tax is recognised in the profit or loss, except to the
rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan extent that it relates to items recognised directly in equity
transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam or in other comprehensive income.
ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain.
Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan The current income tax is calculated using tax rates that
tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal posisi have been enacted at the financial position date.
keuangan.
Halaman 5/16 Page
Page 26
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
r. Pajak penghasilan kini dan tangguhan (lanjutan) r. Current and deferred income tax (continued)
Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua Deferred income tax is recognised for all temporary
perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak differences arising between the tax bases of assets and
atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak liabilities and their carrying amounts. Deferred income
penghasilan tangguhan diukur menggunakan tarif tax is measured at the tax rates that have been enacted
pajak yang telah berlaku atau secara substantif or substantially enacted as at reporting date and are
expected to be applied when the related deferred income
berlaku pada tanggal pelaporan dan yang diharapkan
tax asset is realised or the deferred income tax liability is
akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang settled.
bersangkutan direalisasi atau pada saat liabilitas
pajak tangguhan diselesaikan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognised to the extent that it
kemungkinan bahwa laba kena pajak pada masa is probable that future taxable profits will be available
mendatang akan memadai untuk mengkompensasi against which the temporary differences can be utilised.
perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak
tangguhan tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset when there
apabila terdapat hak yang dapat dipaksakan secara is a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset against current tax liabilities and when the deferred tax
pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset assets and liabilities relate to income taxes charged by
dan liabilitas pajak tangguhan dikenakan oleh otoritas the same taxation authority on either the same taxable
entity or different taxable entities where there is an
perpajakan yang sama, baik atas entitas kena pajak
intention to settle the balances on a net basis.
yang sama ataupun berbeda dan adanya intensi untuk
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
s. Imbalan kerja s. Employee benefits
- Imbalan kerja jangka pendek - Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognised when
terutang kepada karyawan. they become payable to the employees.
Perseroan mengakui liabilitas dan beban atas bonus, The Company recognises a liability and an expense
berdasarkan suatu rumus yang memperhitungkan for bonuses, based on a formula that takes into
laba yang tersedia bagi pemegang saham Perseroan consideration the profit attributable to the Company’s
dan prestasi kerja karyawan setelah penyesuaian- shareholders and employees’ performance after
penyesuaian tertentu. Perseroan mengakui provisi certain adjustments. The Company recognises a
ketika: provision when:
- ada kewajiban kontraktual atau apabila ada - contractually obliged or where there is a past
praktik di masa lalu yang menimbulkan kewajiban practice that has created a constructive obligation;
konstruktif;
- kemungkinan besar penyelesaian kewajiban - it is probable that an outflow of resources
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber embodying economic benefits will be required to
daya yang mengandung manfaat ekonomik; dan settle the obligation; and
- estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban - a reliable estimate can be made of the amount of
tersebut dapat dibuat. the obligation.
Halaman 5/17 Page
Page 27
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
- Imbalan pensiun (lanjutan) - Pension benefits (continued)
Perseroan memiliki program pensiun imbalan pasti The Company has a defined benefit and a defined
dan iuran pasti. contribution pension plan.
Program pensiun imbalan pasti merupakan program A defined benefit plan is a pension plan that defines
pensiun yang menetapkan jumlah imbalan pensiun an amount of pension benefit that an employee will
yang akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, receive on retirement, usually dependent on one or
yang biasanya tergantung pada satu faktor atau lebih, more factors such as age, years of service and
seperti umur, masa kerja dan jumlah kompensasi. compensation.
Untuk seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan For all permanent employees who were hired before
sebelum 1 Januari 2008, Perseroan 1 January 2008, the Company has a defined benefit
menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti pension plan covering all of those employees who
yang mencakup seluruh karyawan tersebut yang have the right to pension benefits as stipulated in the
memiliki hak atas imbalan pensiun sebagaimana yang regulations of the Defined Benefit Pension Fund of
ditentukan dalam peraturan Dana Pensiun Manfaat Unilever Indonesia. The plan is generally funded
Pasti Unilever Indonesia. Program tersebut didanai through payments to the pension fund.
melalui pembayaran kepada dana pensiun tersebut.
Program iuran pasti adalah program pensiun di mana A defined contribution plan is a pension plan under
Perseroan membayar iuran tetap kepada sebuah which the Company pays fixed contributions into a
entitas yang terpisah. separate entity.
Aset program adalah aset yang dimiliki oleh dana Plan assets are assets that are held by employee
pensiun karyawan. Nilai wajar dari aset program pension fund. Fair value of plan assets is based on
berdasarkan informasi harga pasar. market price information.
Seluruh karyawan tetap yang dipekerjakan mulai All permanent employees who were hired from
1 Januari 2008 dan seterusnya diikutsertakan pada 1 January 2008 onwards are covered by a defined
program pensiun iuran pasti yang dikelola oleh Dana contribution plan managed by the Defined
Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia. Kontribusi Contribution Pension Fund of Unilever Indonesia. The
kepada program pensiun iuran pasti diakui sebagai contributions to the pension fund are recognised as an
beban dalam laba rugi pada saat terjadinya dan expense in profit or loss as incurred and payable.
terutang.
Perseroan diharuskan menyediakan program pensiun The Company is required to provide a minimum
dengan minimal jumlah imbalan tertentu sesuai amount of pension benefits in accordance with Labor
dengan Undang-undang di bidang Ketenagakerjaan Law which represents an underlying defined benefit
yang merupakan kewajiban imbalan pasti. Sebagai obligation. Consequently, if the pension benefits
akibatnya, jika imbalan pensiun berdasarkan UU di based on Labor Law are higher than those based on
bidang Ketenagakerjaan lebih tinggi daripada jumlah the Company’s sponsored pension plans, the
imbalan berdasarkan program pensiun Perseroan, difference is presented as other post-employment
selisih tersebut disajikan sebagai imbalan pasca kerja benefits and accounted for in a manner similar with the
lainnya dan dihitung dengan cara yang sama dengan pension benefits obligations.
kewajiban imbalan pensiun.
Halaman 5/18 Page
Page 28
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
s. Imbalan kerja (lanjutan) s. Employee benefits (continued)
Kewajiban imbalan pasti dihitung setiap tahun oleh The defined benefits obligation is calculated annually
aktuaris berkualifikasi dengan menggunakan metode by a qualified actuary using the projected unit credit
projected unit credit. Nilai kini kewajiban imbalan pasti method. The present value of the defined benefits
ditentukan dengan mendiskontokan arus kas obligation is determined by discounting the estimated
estimasian menggunakan tingkat bunga obligasi future cash outflows using interest rates of zero
pemerintah tanpa kupon (dengan pertimbangan saat coupon gover nment bonds (considering currently
.
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporat there is no deep market for high-quality corporate
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama bonds) that are denominated in the currency in which
dengan mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan the benefit will be paid, and that have terms to maturity
waktu jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan approximating the terms of the related pension
waktu jatuh tempo liabilitas pensiun yang liability.
bersangkutan.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian yang dibuat berdasarkan pengalaman adjustments and changes in actuarial assumptions are
dan perubahan asumsi-asumsi aktuarial langsung recognized immediately in other comprehensive
diakui seluruhnya pada penghasilan komprehensif income.
lain pada saat terjadinya.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung dalam laba Past service costs are recognised immediately in profit
rugi. Biaya jasa kini diakui sebagai beban periode or loss. Current service cost is expensed in the
berjalan. prevailing period.
- Imbalan kesehatan pasca kerja - Post-employment medical benefits
Perseroan memberikan imbalan kesehatan pasca The Company provides post-employment medical
kerja untuk para karyawan yang telah pensiun dan benefits to all retirees and certain family members. The
anggota keluarga tertentu. Hak atas imbalan ini pada entitlement to these benefits is usually based on the
umumnya diberikan apabila karyawan bekerja hingga employee remaining in service up to retirement age and
mencapai usia pensiun dan memenuhi masa kerja the completion of a defined service period. These
tertentu. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan benefits are accounted for using the same methodology
metodologi yang sama dengan metodologi yang as for the defined benefit pension plan.
digunakan dalam perhitungan program pensiun
imbalan pasti.
- Imbalan kerja jangka panjang lainnya - Other long-term employee benefits
Perseroan memberikan imbalan kerja jangka panjang The Company provides other long-term employee
lainnya seperti yubileum (jubilee) dan imbalan cuti benefits such as jubilee and long leave benefits. These
panjang. Imbalan ini dihitung dengan menggunakan benefits are accounted for using the same methodology
metodologi yang sama dengan metodologi yang as for the defined benefit pension plan, except that the
digunakan dalam perhitungan program pensiun actuarial gains and losses and past service costs are
imbalan pasti, kecuali keuntungan dan kerugian recognised immediately in profit or loss.
aktuarial dan biaya jasa masa lalu diakui segera pada
laba rugi.
t. Modal saham dan tambahan modal disetor t. Share capital and additional paid-in capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Common shares are classified as equity. Additional paid-
Tambahan modal disetor merupakan selisih antara in capital is the difference between the capital contribution
kontribusi modal dan nilai nominal saham. Biaya yang and the nominal value of the share. All expenses directly
secara langsung terkait dengan penerbitan saham related to the issuance of share capital are recorded as
disajikan sebagai pengurang tambahan modal disetor. deductions from additional paid-in capital.
Halaman 5/19 Page
Page 29
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
u. Dividen u. Dividends
Pembagian dividen kepada para pemegang saham Dividend distributions to the shareholders are
Perseroan diakui sebagai liabilitas ketika dividen recognised as liabilities when the dividends are
disetujui oleh para pemegang saham dan sudah declared by the Company’s shareholders and a public
diumumkan kepada publik. announcement has been made.
v. Laba bersih per saham dasar v. Basic earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by dividing net
membagi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada profit attributable to the owners of the Company for the
pemilik Perseroan pada periode yang bersangkutan period by the weighted average number of ordinary
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang shares outstanding.
beredar.
w. Informasi segmen w. Segment information
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner consistent
konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan with the internal reporting provided to the Directors. The
kepada Direksi. Direksi bertanggung jawab untuk Directors are responsible for allocating resources,
mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen assessing performance of the operating segments and
operasi dan membuat keputusan strategis. making strategic decisions.
x. Provisi x. Provisions
Perseroan mengakui provisi apabila memiliki Provisions are recognised when the Company has a
kewajiban kini (baik secara hukum maupun konstruktif) present obligation (legal or constructive) as a result of
sebagai akibat peristiwa masa lalu apabila besar past events, when it is probable that an outflow of
kemungkinan penyelesaian kewajiban tersebut resources embodying economic benefits will be required
mengakibatkan arus keluar sumber daya dan dapat to settle the obligation and a reliable estimate as to the
diestimasi dengan andal. amount of the obligation can be made.
y. Saham treasuri y. Treasury shares
Perseroan menetapkan metode biaya dalam mencatat The Company adopts the cost method in recording
saham treasuri. Perolehan saham treasuri dicatat treasury shares. Treasury shares is recorded at cost and
sebesar harga perolehan kembali saham dan disajikan presented as a deduction from equity.
sebagai pengurang ekuitas.
Halaman 5/20 Page
Page 30
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. Ikhtisar kebijakan akuntansi material (lanjutan) 2. Summary of material accounting policies (continued)
z. Operasi yang dihentikan z. Discontinued operation
Operasi yang dihentikan adalah komponen dari usaha A discontinued operation is a component of the
Perseroan, dimana operasi dan arus kasnya dapat Company’s business, the operations and cash flows of
dibedakan secara jelas dari komponen lain dalam which can be clearly distinguished from the rest of the
Perseroan dan yang: Company and which:
- Mewakili lini usaha atau area geografis operasi utama - Represents a separate major line of business or
yang terpisah; geographic area of operations;
- Merupakan bagian dari rencana terkoordinasi untuk - is part of a single co-ordinated plan to dispose of a
melepaskan lini usaha atau area geografis operasi separate major line of business or geographic area of
utama yang terpisah; atau operations; or
Klasifikasi sebagai operasi yang dihentikan terjadi Classification as a discontinued operation occurs at the
pada saat pelepasan operasi atau ketika operasi earlier of disposal or when the operation meets the
memenuhi kriteria untuk diklasifikasikan sebagai criteria to be classified as held-for-sale.
dikuasai untuk dijual.
Ketika suatu operasi diklasifikasikan sebagai operasi When an operation is classified as a discontinued
yang dihentikan, laporan laba rugi dan pendapatan operation, the comparative statement of profit or loss and
komprehensif lain komparatif disajikan ulang seolah- OCI is represented as if the operation had been
olah operasi tersebut telah dihentikan sejak awal tahun discontinued from the start of the comparative year.
komparatif.
aa. Aset yang dimiliki untuk dijual aa. Assets held for sale
Aset diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Assets are classified as held for sale if it is highly
ketika besar kemungkinan bahwa aset tersebut akan probable that they will be recovered primarily through
dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan sale rather than through continuing use. Such assets are
daripada melalui penggunaan berkelanjutan. Aset generally measured at the lower of their carrying amount
tersebut pada umumnya diukur sebesar nilai yang and fair value less costs to sell. Once classified as assets
lebih rendah antara jumlah tercatat dan nilai wajar held for sale, such fixed assets are no longer
setelah dikurangi biaya pelepasan. Setelah depreciated.
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual,
aset tetap tersebut untuk selanjutnya tidak lagi
disusutkan.
Halaman 5/21 Page
Page 31
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. Kas dan setara kas 3. Cash and cash equivalents
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Kas di bank Cash in banks
Pihak ketiga – Rupiah: Third parties – Rupiah:
Deutsche Bank AG, Jakarta 275,964 1,060,966 Deutsche Bank AG, Jakarta
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 137,704 145,339 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 42,851 80,015 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 7,514 4,384 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1,243 10 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 355 397 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Citibank N.A., Jakarta 10 2 Citibank N.A., Jakarta
Jumlah 465,641 1,291,113 Total
Pihak ketiga – USD (Catatan 28): Third parties – USD (Note 28):
PT Bank HSBC Indonesia 19,804 36,936 PT Bank HSBC Indonesia
Citibank N.A., Jakarta 5,171 29,217 Citibank N.A., Jakarta
Jumlah 24,975 66,153 Total
Pihak ketiga – EUR (Catatan 28): Third party – EUR (Note 28):
PT Bank HSBC Indonesia 15,372 23,675 PT Bank HSBC Indonesia
Jumlah kas di bank 505,988 1,380,941 Total cash in banks
Deposito berjangka (jatuh tempo dalam Time deposits (maturity within
jangka waktu enam bulan): six months):
Pihak ketiga – IDR: Third parties – IDR:
PT Bank HSBC Indonesia 2,880,000 2,250,000 PT Bank HSBC Indonesia
Standard Chartered Bank, Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta 1,000,000 1,200,000 Cabang Jakarta
PT Bank BNP Paribas Indonesia 750,000 750,000 PT Bank BNP Paribas Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta 215,000 - PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta
Jumlah deposito berjangka 4,845,000 4,200,000 Total time deposits
Pihak ketiga – USD: Third parties – USD:
PT Bank HSBC Indonesia 43,313 124,733 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta 7,220 - PT Bank Mizuho Indonesia, Jakarta
Jumlah deposito berjangka 50,533 124,733 Total time deposits
Jumlah kas dan setara kas 5,401,521 5,705,674 Total cash and cash equivalents
Halaman 5/22 Page
Page 32
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. Kas dan setara kas (lanjutan) 3. Cash and cash equivalents (continued)
Tingkat bunga per tahun deposito The interest rates per annum
berjangka selama periode pelaporan for the time deposits during
adalah sebagai berikut: the reporting period are as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Rupiah 4.10% - 5.00% 4.40% - 5.00% Rupiah
USD 2.23% - 4.50% 4.50% USD
4. Piutang usaha 4. Trade debtors
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 1,999,849 1,602,551 Rupiah -
- USD (Catatan 28) - 7,715 USD (Note 28) -
Dikurangi: Provisi atas kerugian Less: Provision for
penurunan nilai (123,234) (161,849) impairment losses
Jumlah piutang usaha pihak ketiga 1,876,615 1,448,417 Total trade debtors third parties
Pihak berelasi 222,445 229,266 Related parties
Total piutang usaha 2,099,060 1,677,683 Total trade receivables
Rabat yang terutang pada pelanggan disajikan sebagai Rebates due to customers are shown as a reduction in trade
pengurang piutang usaha jika terdapat hak legal dan debtors when there is a legal right and intent to settle them on
intensi untuk menyelesaikannya secara neto. Tercakup a net basis. Included within trade debtors are discounts due to
dalam piutang usaha potongan penjualan terutang pada customers of Rp1,494,263 (31 December 2025:Rp1,426,487).
pelanggan sejumlah Rp1,494,263 (31 Desember 2025:
Rp1.426.487).
Piutang usaha pihak ketiga dalam mata uang Rupiah terdiri Third party trade debtors denominated in Rupiah comprise
atas piutang usaha dari pelanggan di wilayah Indonesia. receivables from customers throughout Indonesia.
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak berelasi – valuta asing Related parties – foreign currency
(Catatan 28): (Note 28):
Unilever Asia Private Limited 90,739 108,125 Unilever Asia Private Limited
Unilever Philippines, Inc. 37,159 32,732 Unilever Philippines, Inc.
Unilever (Cambodia) Limited 36,686 37,064 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Japan K.K. 7,619 3,333 Unilever Japan K.K.
Dipindahkan 172,203 181,254 Carry forward
Halaman 5/23 Page
Page 33
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Dipindahkan 172,203 181,254 Carry forward
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 6,604 7,714 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever Taiwan Ltd. 6,520 3,542 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Pakistan Limited 5,272 617 Unilever Pakistan Limited
Unilever Thai Trading II Limited 5,244 5,807 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Singapore Pte. Limited 4,229 3,308 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Hong Kong Limited 3,491 3,149 Unilever Hong Kong Limited
Unilever Ghana Ltd. 3,450 1,544 Unilever Ghana Ltd.
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 3,343 5,923 Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 2,438 2,267 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. 2,403 - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
Unilever Caribbean Ltd. 2,216 2,322 Unilever Caribbean Ltd.
Unilever New Zealand Ltd 1,640 1,815 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Gulf FZE 1,559 3,383 Unilever Gulf FZE
Unilever Australia Ltd 1,103 342 Unilever Australia Ltd
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 542 3,330 Company Limited
Unilever Korea 172 1,171 Unilever Korea
Unilever Global Services B.V.- Unilever Global Services B.V.-
Philippines ROHQ - 1,728 Philippines ROHQ
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 16 50 than Rp382 each)
Jumlah 222,445 229,266 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
aset lancar 2.10% 2.17% current assets
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade debtors was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Lancar 2,005,094 1,733,612 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 109,000 - Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 108,200 105,920 Overdue more than 30 days
Jumlah 2,222,294 0
1,839,532 Total
Halaman 5/24 Page
Page 34
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. Piutang usaha (lanjutan) 4. Trade debtors (continued)
Perubahan provisi atas kerugian penurunan nilai adalah Movements in the provision for impairment loss were as
sebagai berikut: follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Saldo awal (161,849) (174,212) Beginning balance
Pengurangan (penambahan) provisi atas Deduction (addition) of provision for
kerugian penurunan nilai 38,615 (22,860) impairment loss
Penghapusbukuan piutang usaha - 35,223 Doubtful debts written off
Saldo akhir (123,234) (161,849) Ending balance
Pada tanggal 31 Maret 2026, piutang usaha sebesar As at 31 March 2026, trade debtors amounted to
Rp2.005.094 (31 Desember 2025: Rp1.733.612) belum Rp2,005,094 (31 December 2025: Rp1,733,612) were not
jatuh tempo dan diprovisikan sebesar Nol (31 Desember yet overdue and provisioned amounted Nil (31 December
2025: Rp55.929). 2025: Rp55,929).
Pada tanggal 31 Maret 2026, piutang usaha sebesar As at 31 March 2026, trade debtors amounted to
Rp109.000 (31 Desember 2025: Nol) telah lewat jatuh Rp109,000 (31 December 2025: Nil) were overdue until
tempo sampai dengan 30 hari dan diprovisikan Rp15.034 30 days and provisioned Rp15,304 (31 December 2025:
(31 Desember 2025: Nol). Nil).
Pada tanggal 31 Maret 2026, piutang usaha sebesar As at 31 March 2026, trade debtors amounted to
Rp108.200 (31 Desember 2025: Rp105.920) telah lewat Rp108,200 (31 December 2025: Rp105,920) were overdue
jatuh tempo lebih dari 30 hari dan diprovisikan sebesar more than 30 days and provisioned amounted Rp108,200
Rp108.200 (31 Desember 2025: Rp105.920). (31 December 2025: Rp105,920).
Pada tanggal 31 Maret 2026, dari jumlah provisi atas As at 31 March 2026, from the total provision for impairment
kerugian penurunan nilai piutang usaha sebesar loss of trade debtors amounted to Rp123,234
Rp123,234 (31 Desember 2025: Rp161.849), sebagian (31 December 2025: Rp161,849), a portion of the amount
porsi berasal dari piutang usaha yang memenuhi definisi came from trade debtors that met the definition of credit-
aset keuangan dengan risiko kredit memburuk sebesar impaired financial assets amounting to Rp100,687
Rp100.687 (31 Desember 2025: Rp104.016) telah (31 December 2025: Rp104,016) has been provisioned for
diprovisikan untuk kerugian penurunan nilai sebesar impairment loss amounting to Rp100,687 (31 December
Rp100.687 (31 Desember 2025: Rp104.016). 2025: Rp104,016).
Eksposur maksimum atas risiko kredit pada tanggal The maximum exposure to credit risk at the reporting date
pelaporan adalah sebesar jumlah tercatat masing-masing is the carrying amount of each class of trade debtors
kategori piutang usaha yang disebutkan di atas. mentioned above.
Berdasarkan penelaahan dari status masing-masing Based on review of the status of each trade debtor at each
piutang usaha pada setiap tanggal pelaporan, manajemen reporting date, management believes that the provision for
berkeyakinan bahwa provisi atas kerugian penurunan nilai impairment loss is adequate to cover losses that may arise
telah memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin from the non-collectible accounts.
timbul dari piutang yang tidak tertagih.
Halaman 5/25 Page
Page 35
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Notes to the Interim Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
5. Persediaan 5. Inventories
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Barang jadi 1,458,935 1,504,272 Finished goods
Bahan baku 722,405 838,380 Raw materials
Barang dalam proses 116,997 119,268 Work in process
Suku cadang 59,853 55,571 Spare parts
Dikurangi: Provisi atas persediaan Less: Provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak unused/slow moving
terpakai/tidak laris (75,437) (64,385) inventories
Jumlah 2,282,753 2,453,106 Total
Perubahan provisi atas persediaan usang dan persediaan Movements in the provision for obsolete and unused/slow
tidak terpakai/tidak laris adalah sebagai berikut: moving inventories were as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Saldo awal (64,385) (72,302) Beginning balance
Perubahan selama periode berjalan: Changes during the period:
Penambahan provisi (36,453) (126,150) Addition of provision
Penghapusbukuan persediaan 25,401 134,067 Inventories written off
Saldo akhir (75,437) (64,385) Ending balance
Provisi atas persediaan usang dan persediaan tidak The provision for obsolete and unused/slow moving
terpakai/tidak laris terdiri dari: inventories consists of:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Barang jadi (52,692) (40,427) Finished goods
Bahan baku (22,745) (23,958) Raw materials
Jumlah (75,437) (64,385) Total
Manajemen berkeyakinan bahwa provisi atas persediaan Management believes that the provision for obsolete and
usang dan persediaan tidak terpakai/tidak laris telah unused/slow moving inventories is adequate to cover
memadai untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul. any losses that may arise.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 March 2026 and 31 December 2025, majority
mayoritas persediaan Perseroan yang memenuhi kriteria eligible inventories owned by the Company were insured
dilindungi dengan asuransi terhadap risiko kerugian karena against the risk of loss due to natural disaster, fire and
bencana alam, kebakaran dan risiko-risiko lainnya dengan other risks with a total coverage of Rp2,429,195.
jumlah pertanggungan sebesar Rp2.429.195. Manajemen Management believes this amount is adequate to cover
berkeyakinan jumlah ini telah memadai untuk menutupi possible losses that may arise from such risks.
kemungkinan kerugian yang mungkin terjadi akibat risiko-
risiko tersebut.
Halaman 5/26 Page
Page 36
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif 6. Derivative instruments
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 Maret 2026 and 31 December 2025, the Company
Perseroan memiliki kontrak berjangka valuta asing sebagai had outstanding foreign currency forward contracts as
berikut: follows:
31 Maret/March 2026
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai
amount - kontrak Piutang
Mata uang buy in full berjangka/ derivatif/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
PT Bank BNP Paribas 7 April/April 2026 -
Indonesia USD 13,778,408 231,402 8 Desember/December 2026 2,736
MUFG Bank, Ltd. 6 April/April 2026 -
Cabang Jakarta USD 7,750,260 130,555 8 Desember/December 2026 1,322
Deutsche Bank AG, 6 April/April 2026 -
Jakarta USD 3,258,645 55,087 4 Agustus/August 2026 573
Standard Chartered Bank, 6 April/April 2026 -
Cabang Jakarta USD 1,912,197 32,278 6 Juli/July 2026 321
JP Morgan Chase, 4 Mei/May 2026 -
Cabang Jakarta USD 1,230,964 20,759 8 September/September 2026 288
27,930,474 470,081 5,240
PT Bank BNP Paribas
Indonesia EUR 400,000 7,768 26Mei/May 2026 (14)
MUFG Bank, Ltd. 12 Mei/May 2026 -
Cabang Jakarta EUR 800,000 15,547 19 Mei/May 2026 (36)
Standard Chartered Bank, 1 Apr/Apr 2026 -
Cabang Jakarta EUR 800,000 15,561 2 Juni/June 2026 (85)
Deutsche Bank AG, 8 April/April 2026 -
Jakarta EUR 2,000,000 38,928 5 Mei/May 2026 (158)
4,000,000 77,804 (293)
547,885 4,947
Halaman 5/27 Page
Page 37
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. Instrumen keuangan derivatif (lanjutan) 6. Derivative instruments (continued)
31 Desember/December 2025
Nilai
nosional -
beli dalam
nilai penuh
mata uang
asing/
Notional Nilai
amount - kontrak Piutang
Mata uang buy in full berjangka/ derivatif/
asing/ amount of Forward Derivative
Pihak yang terkait/ Foreign each foreign contract Tanggal jatuh tempo/ receivable
Counterparties currencies currency amount Maturity date (Rp)
PT Bank BNP Paribas 2 Januari/January 2026 -
Indonesia USD 5,739,827 (95,978) 5 November/November 2026 1,003
MUFG Bank, Ltd. 3 Februari/February 2026 -
Cabang Jakarta USD 2,040,410 (34,153) 8 Desember/December 2026 368
Deutsche Bank AG, 7 Januari/January 2026 -
Jakarta USD 988,520 (16,487) 8 Juni/June 2026 152
JP Morgan Chase, 6 Februari/February 2026 -
Jakarta USD 584,510 (9,810) 2 Juni/June 2026 46
Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta USD 114,376 (1,905) 6 April/April 2026 22
9,467,643 (158,333) 1,591
Deutsche Bank AG, 6 Januari/January 2026 -
Jakarta EUR 800,000 (15,533) 13 Januari/January 2026 231
MUFG Bank, Ltd.
Cabang Jakarta EUR 400,000 (7,777) 26 Januari/January 2026 114
Standard Chartered Bank,
Cabang Jakarta EUR 400,000 (7,776) 20 Januari/January 2026 112
1,600,000 (31,086) 457
(189,419) 2,048
Perseroan melakukan transaksi derivatif dengan tujuan untuk The Company entered derivative transactions for the
lindung nilai secara ekonomik terhadap kebutuhan mata purpose of economically hedging future foreign currency
uang asing yang akan datang. Perubahan nilai wajar dari requirements. The changes in the fair values of the
instrumen keuangan derivatif ini diakui pada laba rugi karena derivative financial instruments are recognized in profit or
tidak memenuhi persyaratan untuk akuntansi lindung nilai. loss since they do not qualify for hedge accounting.
Halaman 5/28 Page
Page 38
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi 7. Related party transactions
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: related parties are as follows:
i. Perseroan menjual barang jadi kepada pihak berelasi i. The Company sold finished goods to the following
sebagai berikut: related parties:
\
- Unilever (Cambodia) Limited - Unilever (Cambodia) Limited
- Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd - Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
- Unilever Asia Private Limited - Unilever Asia Private Limited
- Unilever Australia Ltd - Unilever Australia Ltd
- Unilever Caribbean Ltd. - Unilever Caribbean Ltd.
- Unilever Colombia SCC S.A.S - Unilever Colombia SCC S.A.S
- Unilever Ghana Ltd. - Unilever Ghana Ltd.
- Unilever Global Services B.V. - Philippines ROHQ - Unilever Global Services B.V. - Philippines ROHQ
- Unilever Gulf FZE - Unilever Gulf FZE
- Unilever Hong Kong Limited - Unilever Hong Kong Limited
- Unilever Japan K.K - Unilever Japan K.K.
- Unilever Korea - Unilever Korea
- Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V - Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
- Unilever New Zealand Ltd. - Unilever New Zealand Ltd.
- Unilever Pakistan Limited - Unilever Pakistan Limited
- Unilever Philippines, Inc. - Unilever Philippines, Inc.
- Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. - Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
- Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Mersin - Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Mersin
Serbest Bolgesi Serbest Bolgesi
- Unilever Singapore Pte. Limited - Unilever Singapore Pte. Limited
- Unilever South Africa (Pty) Limited - Unilever South Africa (Pty) Limited
- Unilever Taiwan Ltd. - Unilever Taiwan Ltd.
- Unilever Thai Trading II Limited - Unilever Thai Trading II Limited
- Unilever Vietnam International Company Limited - Unilever Vietnam International Company Limited
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
ii. Perseroan membeli bahan baku, barang jadi dan lain- ii. The Company purchased raw materials, finished
lain dari pihak berelasi sebagai berikut: goods and others from the following related parties:
- Unilever Thai Holdings Ltd - Unilever Thai Holdings Ltd
- PT Unilever Enterprises Indonesia - PT Unilever Enterprises Indonesia
- PT Unilever Oleochemical Indonesia - PT Unilever Oleochemical Indonesia
Sifat hubungan dengan pihak berelasi di atas adalah The nature of the relationships with the above related
sebagai entitas sepengendali. parties are entities under common control.
Halaman 5/29 Page
Page 39
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: mentioned above are as follows:
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever PLC Entitas induk terakhir/ Penggantian beban/
Ultimate parent entity Expense reimbursements
- Unilever Indonesia Holding B.V. Pemegang saham mayoritas/ Pembayaran dividen/
Majority shareholder Dividend payments
- Unilever IP Holdings B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran royalti/
Entity under common control Royalty payments
- Unilever (Cambodia) Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Asia Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Bangladesh Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever EAC Myanmar Company Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Limited Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe B.V. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Europe Business Center B.V. Entitas sepengendali/ Pembayaran biaya Enterprise
Entity under common control Technology Solutions/
Payment of Enterprise Technology
Solutions fees
Penggantian beban/
Expense reimbursements
- Unilever Europe IT Services Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Foods & Refreshments Global BV Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Global Services, Inc Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Industries Private Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Manufacturera S. de R.L. de C.V. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
Halaman 5/30 Page
Page 40
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
a. Transaksi dan sifat hubungan dengan pihak berelasi a. The nature of transactions and relationships with
adalah sebagai berikut: (lanjutan) related parties are as follows: (continued)
iii. Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang material iii. The details of the nature and types of material
dengan pihak berelasi selain yang telah disebutkan di transactions with related parties other than those
atas adalah sebagai berikut: (lanjutan) mentioned above are as follows: (continued)
Sifat hubungan dengan
Pihak berelasi/ pihak berelasi/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of the relationship Type of transaction
- Unilever Philippines, Inc. Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Mersin Serbest Bolgesi Entity under common control Expense reimbursements
- Unilever U.K. Central Resources Limited Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Enterprises Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- PT Unilever Oleochemical Indonesia Entitas sepengendali/ Penggantian beban/
Entity under common control Expense reimbursements
- Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Indonesia Other related party atas program manfaat pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined benefit plan
- Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia Pihak berelasi lainnya/ Pembayaran kontribusi Perseroan
Other related party atas program iuran pasti/
Payment of contribution for the
Company’s defined contribution plan
- Dewan Komisaris dan Direksi/Board of Personil manajemen kunci/ Kompensasi dan remunerasi/
Commissioners and Directors Key management personnel Compensation and remuneration
Halaman 5/31 Page
Page 41
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
i. Perjanjian-perjanjian yang ditandatangani pada tahun i. The agreements signed in 1971 with Unilever PLC
1971 dengan Unilever PLC (sebelumnya Unilever N.V.) (formerly Unilever N.V.) and signed in 1997 with
dan perjanjian-perjanjian yang ditandatangani pada Unilever Business Group Services B.V. have been
tahun 1997 dengan Unilever Business Group Services updated and replaced with the agreements as
B.V. telah diperbaharui dan digantikan dengan disclosed below.
perjanjian-perjanjian serupa yang diuraikan di bawah ini.
- Pada tanggal 11 Desember 2012, Perseroan dan - On 11 December 2012, the Company and
Unilever PLC (sebelumnya Unilever N.V.), yang Unilever PLC (formerly Unilever N.V.), which is
merupakan entitas induk terakhir Perseroan telah the ultimate parent entity of the Company,
menandatangani perjanjian-perjanjian di bidang entered into agreements for trademarks,
lisensi merek, lisensi teknologi dan layanan jasa technology licenses and central services as
terpusat yang merupakan pembaharuan atas renewals of the above mentioned agreements.
perjanjian serupa sebagaimana disebutkan di atas. These renewal agreements are effective from 1
Perjanjian-perjanjian baru tersebut berlaku efektif January 2013, with principal terms as follows:
sejak 1 Januari 2013, dengan pokok-pokok ketentuan
penting sebagai berikut:
- Perjanjian Lisensi Merek mencakup pemberian - Trademarks License Agreement with respect to
lisensi atas merek-merek yang dimiliki oleh the granting of trademarks licenses owned by
perusahaan di dalam grup Unilever, termasuk yang companies under Unilever group, including
akan dimiliki di masa depan, selama masa future trademarks licenses, within the period of
berlakunya perjanjian. Nilai royalti disesuaikan secara the agreement. The royalty value is adjusted
bertahap menjadi 3% mulai tahun 2015 dan gradually to become 3% from 2015 onwards. The
seterusnya. Royalti dihitung berdasarkan nilai total royalty will be calculated based on total sale
penjualan setahun ke pihak ketiga, di luar penjualan value per annum to third parties, excluding the
produk yang mereknya dimiliki oleh Perseroan. sale of products under the trademarks owned by
the Company.
- Perjanjian Lisensi Teknologi mencakup pemberian - Technology License Agreement with respect to
lisensi atas teknologi yang dimiliki oleh perusahaan di the granting of technology licenses owned by
dalam grup Unilever, termasuk yang akan dimiliki di companies under Unilever group, including future
masa depan, selama masa berlakunya perjanjian. technology licenses, within the period of the
Nilai royalti disesuaikan secara bertahap 2% mulai agreement. The royalty value is adjusted
tahun 2015 dan seterusnya. Royalti dihitung gradually to become 2% from 2015 onwards. The
berdasarkan nilai total setahun ke pihak ketiga, atas royalty will be calculated based on total turnover
produk Perseroan yang didukung oleh teknologi value per annum to third parties, of the
berlisensi tersebut. Company’s products that are supported by the
licensed technology and technical know-how.
- Perjanjian Layanan Jasa Terpusat mencakup - Central Service Agreement (CSA) with respect to
penyediaan jasa layanan pusat dari grup Perseroan the provision of strategic leadership and its
Unilever kepada Perseroan yang meliputi strategi implementation, professional support, and
kepemimpinan dan implementasinya, dukungan jasa product categorisation strategy by companies
profesional dan strategi kategorisasi produk. Biaya under the Unilever group to the Company. The
jasa untuk layanan jasa terpusat ini dihitung service fee for the CSA is calculated based on the
berdasarkan biaya aktual (actual cost recovery), actual cost recovery with a cap of 3% of total
dengan batas maksimum 3% dari total penjualan turnover of the Company per annum to the third
Perseroan setahun kepada pihak ketiga. parties.
Halaman 5/32 Page
Page 42
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi c. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
Definisi dan perhitungan nilai penjualan yang menjadi The definition and calculation of turnover value as the
dasar penentuan nilai royalti setiap tahunnya, telah basis for determining the royalty value per annum has
didefinisikan secara rinci di dalam masing-masing been defined in detail in the respective agreements.
perjanjian.
ii. Pada tanggal 28 Agustus 2009, Perseroan telah ii. On 28 August 2009, the Company entered into
menandatangani perjanjian-perjanjian dengan agreements with Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"),
Unilever Asia Private Ltd. ("UAPL"), perusahaan afiliasi an affiliated company domiciled in Singapore, which
yang berkedudukan di Singapura, yang dievaluasi are subject to annual evaluation and valid until the
setiap tahun dan berlaku sampai dengan perjanjian- agreements are terminated by either party. Based on
the agreements, UAPL shall supply certain raw
perjanjian tersebut diakhiri oleh salah satu pihak.
materials and finished goods to the Company,
Berdasarkan perjanjian-perjanjian tersebut, UAPL purchase finished goods from the Company and
akan menyediakan bahan baku dan barang jadi provide supporting services in connection with the
tertentu kepada Perseroan, membeli barang jadi dari SAP system implementation in the Company.
Perseroan, serta menyediakan jasa pendukung
penerapan sistem SAP di Perseroan.
iii. Pada tanggal 26 September 2019, Perseroan dan iv. On 26 September 2019, the Company and Unilever
Unilever Europe Business Center B.V. (“UEBC”) telah Europe Business Center B.V. (“UEBC”) executed the
menandatangani Unilever Enterprise Technology Unilever Enterprise Technology Solution Service
Solution Service Agreement (“Perjanjian ETS”) yang Agreement ("ETS Agreement"), effective from 1
berlaku efektif sejak 1 Oktober 2019. October 2019.
Perjanjian ETS merupakan perjanjian untuk jasa The ETS Agreement is an agreement for the provision
penyediaan layanan Enterprise Technology Solutions of Enterprise Technology Solutions ("ETS") services
(“ETS”) yang terintegrasi secara global diberikan that are integrated globally provided to the Company
kepada Perseroan yang mencakup layanan-layanan which include services related to (1) Business and
yang terkait dengan (1) Bisnis dan keuangan; (2) finance services; (2) Employee/human resources
Karyawan/sumber daya manusia; (3) Fasilitas/tempat services; (3) Workplace/employee workplace
kerja karyawan; (4) Informasi dan analisis; (5) Layanan services; (4) Information and analytics services; (5)
Teknologi informasi; (6) Layanan Pasokan; (7) Information technology (IT) services; (6) Supply
Layanan manajemen proyek; (8) Program services; (7) Project management services; (8) New
baru/inovasi; (9) Tambahan layanan sebagaimana programmes/innovations services; (9) Additional
diperlukan untuk mendukung, baik secara langsung services, which are needed to support, directly or
maupun tidak langsung, proses operasional dan/atau indirectly, the Company's operation process and/or
kegiatan usaha sehari-hari Perseroan. daily business activities.
Nilai transaksi Perjanjian ETS ditentukan dari The transaction value of the ETS Agreement is
pembayaran prospektif yang dilakukan oleh Perseroan determined from the prospective payment made by
kepada UEBC yang dihitung dari biaya aktual yang the Company to UEBC calculated from the actual
dikeluarkan oleh UEBC dalam memberikan layanan expenses incurred by UEBC in providing the ETS
ETS (Biaya ETS aktual) dengan tambahan mark-up Services (actual ETS Costs) with an additional 5%
5% (dengan pengecualian untuk biaya layanan yang mark-up (with the exception of the costs of services
dibeli dari pihak ketiga), yang hanya akan dikenakan purchased from third parties), which will be charged
biaya jasa aktual untuk setiap jenis layanan ETS. Sejak at cost only for each type of ETS service fee. From
tanggal efektif Perjanjian ETS ini hingga 30 September the effective date of the ETS Agreement until 30
2020, jumlah total biaya tidak akan melebihi 0,5% dari September 2020, the total amount of charges will not
total penjualan bersih domestik tahunan Perseroan, exceed 0.5% of the Company's total annual domestic
dan setelah itu tidak akan lebih dari 1% dari total net sales, and thereafter it will not be more than 1%
penjualan bersih domestik tahunan Perseroan. of the Company's total annual domestic net sales.
Halaman 5/33 Page
Page 43
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
b. Perjanjian-perjanjian penting dengan pihak berelasi b. Significant agreements with related parties
(lanjutan) (continued)
Beban signifikan yang dikenakan oleh pihak berelasi: Significant expenses charged by related parties:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Biaya jasa dan biaya Enterprise 282,380 157,385 Service fees and Enterprise
Technology Solutions Technology Solutions fees
Merek 210,391 200,556 Trademark
Teknologi 141,654 127,792 Technology
Jumlah 634,425 485,733 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban umum dan administrasi 76.40% 72.95% general and administration expenses
Lihat Catatan 23 dan 24 untuk rincian penjualan kepada Refer to Notes 23 and 24 for details of sales to and
dan pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak purchases of raw materials and finished goods from
berelasi. related parties.
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi c. Amounts due from related parties
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak berelasi – Rupiah: Related party – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 113,392 61,067 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 1,896 6,433 PT Unilever Enterprises Indonesia
115,288 67,500
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign
(Catatan 28): currencies (Note 28):
Unilever Europe Business Center BV 28,117 702 Unilever Europe Business Center BV
Unilever Philippines, Inc. 2,458 1,307 Unilever Philippines, Inc.
Unilever Manufacturera S. de R.L. de C.V. 1,853 - Unilever Manufacturera S. de R.L. de C.V.
Unilever EAC Myanmar Company Limited 763 763 Unilever EAC Myanmar Company Limited
Unilever U.K. Central Resources Limited 620 535 Unilever U.K. Central Resources Limited
Unilever Asia Private Limited 302 438 Unilever Asia Private Limited
Unilever Foods & Refreshments Unilever Foods & Refreshments
Global BV - 883 Global BV
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 488 545 than Rp382 each)
34,601 5,173
Jumlah 149,889 72,673 Total
Sebagai persentase dari jumlah aset lancar 1.42% 0.69% As a percentage of total current assets
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and re-presented (See Note 37)
Halaman 5/34 Page
Page 44
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
c. Piutang lain-lain dari pihak berelasi (lanjutan) c. Amounts due from related parties (continued)
Manajemen tidak membuat provisi atas kerugian Management has not made a provision for impairment
penurunan nilai untuk akun ini karena berkeyakinan bahwa loss for this account as it is of the opinion that these
saldo piutang tersebut akan tertagih seluruhnya. receivables will be fully collectible.
d. Utang lain-lain pada pihak berelasi d. Amounts due to related parties
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
Unilever IP Holdings B.V. 523,567 498,172 Unilever IP Holdings B.V.
PT Unilever Oleochemical Indonesia 108,137 125,036 PT Unilever Oleochemical Indonesia
Unilever Europe Business Center B.V. 81,372 111,210 Unilever Europe Business Center B.V.
PT Unilever Enterprises Indonesia 2,394 1,777 PT Unilever Enterprises Indonesia
715,470 736,195
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 28): (Note 28):
Unilever Europe B.V. 32,678 22,246 Unilever Europe B.V.
Unilever IP Holdings B.V. 32,623 - Unilever IP Holdings B.V.
Unilever Europe Business Center B.V. 18,274 10,472 Unilever Europe Business Center B.V.
Unilever Philippines Inc. 10,616 218 Unilever Philippines Inc.
Unilever Europe IT Services 9,205 29,730 Unilever Europe IT Services
Unilever Asia Private Limited 7,736 5,207 Unilever Asia Private Limited
Unilever (Cambodia) Limited 4,633 - Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Global Services, Inc 4,187 1,339 Unilever Global Services, Inc
Unilever Industries Private Limited 2,683 3,144 Unilever Industries Private Limited
Unilever U.K. Central Resources Limited 2,141 2,133 Unilever U.K. Central Resources Limited
Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S. Unilever Sanayi ve Ticaret Turk A.S.
Mersin Serbest Bolgesi 799 - Mersin Serbest Bolgesi
Unilever Bangladesh Limited - 1,511 Unilever Bangladesh Limited
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) - 204 than Rp382 each)
125,575 76,204
Jumlah 841,045 812,399 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 6.91% 5.71% current liabilities
Halaman 5/35 Page
Page 45
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) 7. Related party transactions (continued)
e. Kompensasi manajemen kunci e. Key management compensation
Dewan Komisaris dan Direksi adalah manajemen kunci. The Boards of Commissioners and Directors are
Jumlah kompensasi manajemen kunci adalah sebagai considered key management. Their total compensation
berikut: was as follows:
31 Maret/ March 2026 31 Maret/ March 2025
Dewan Dewan
Komisaris/ Komisaris/
Direksi/ Board of Direksi/ Board of
Directors Commissioners Directors Commissioners
Gaji, tunjangan, Salaries, allowances
dan bonus 44,817 1,737 26,912 1,643 and bonuses
Imbalan pasca
kerja 84 - 320 - Post-employment benefits
Jumlah 44,901 1,737 27,232 1,643 Total
Kompensasi ini dicatat sebagai bagian dari biaya The compensation is recorded as part of production
produksi, beban pemasaran dan penjualan, dan beban costs, marketing and selling expenses, and general and
umum dan administrasi. administration expenses.
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
beban karyawan 14.61% 8.40% employee costs
Termasuk dalam paket penghasilan Direksi adalah Included in the Directors’ remuneration packages are
tunjangan fasilitas perumahan. housing facilities.
f. Program imbalan pasca kerja f. Post-employment benefits
Perseroan menyediakan program dana pensiun untuk The Company provides post-employment benefits plans
karyawan melalui Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever for its employees through Dana Pensiun Manfaat Pasti
Indonesia (“DPMP UI”) dan Dana Pensiun Iuran Pasti Unilever Indonesia (“DPMP UI”) and Dana Pensiun Iuran
Unilever Indonesia (“DPIP UI”). Jumlah yang dibayarkan Pasti Unilever Indonesia (“DPIP UI”). The amounts paid
oleh Perseroan adalah sebagai berikut: by the Company were as follows:
31 Maret/March 2026 31 Maret/March 2025
Jumlah yang Jumlah yang
Persentase/ dibayarkan/ Persentase/ dibayarkan/
Percentage* Amounts paid Percentage* Amounts paid
DPMP UI 7.00 22,827 7.03 28,058 DPMP UI
DPIP UI 3.67 11,945 3.61 16,113 DPIP UI
10.67 34,772 10.64 44,171
*) % terhadap jumlah beban karyawan *) % of total employee costs
Halaman 5/36 Page
Page 46
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. Beban dibayar di muka 8. Prepaid expenses
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Asuransi 4,100 16,378 Insurance
Lain-lain 119,977 28,083 Others
Jumlah 124,077 44,461 Total
9. Aset tetap 9. Fixed assets
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: was as follows:
31 Maret/March 2026
1 31
Januari/ Maret/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ March
2026 Additions Transfers Deductions 2026
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 271,939 - - - 271,939 Land
Bangunan 2,782,522 - 5,564 (251) 2,787,835 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 8,081,228 - 87,518 (13,272) 8,155,474 equipment
Kendaraan bermotor 4,636 - - - 4,636 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 958,173 134,942 (93,082) - 1,000,033 progress
Jumlah 12,098,498 134,942 - (13,523) 12,219,917 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (732,599) (17,639) - 52 (750,186) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (4,215,219) (104,672) - 6,291 (4,313,600) equipment
Kendaraan bermotor (4,791) (31) - - (4,822) Motor vehicles
Jumlah (4,952,609) (122,342) - 6,343 (3,568,236) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 7,145,889 7,151,309 amount
Halaman 5/37 Page
Page 47
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
a. Perubahan kelompok-kelompok utama aset tetap adalah a. The movement of fixed assets, by major classifications
sebagai berikut: (lanjutan) was as follows: (continued)
31 Desember/December 2025
Transfer ke
kelompok
pelepasan
yang
diklasifikasi
kan sebagai
Aset yang
dimiliki
untuk dijual/
Transfers to
disposal
1 group 31
Januari/ classified as Desember/
January Penambahan/ Transfer/ Pengurangan/ Asset held December
2025 Additions Transfers Deductions for sale 2025
Biaya perolehan: Acquisition cost:
Tanah 277,326 - - (3,897) (1,490) 271,939 Land
Bangunan 3,326,165 - 92,387 (558,854) (77,176) 2,782,522 Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan 11,906,806 - 749,941 (4,133,900) (441,619) 8,081,228 equipment
Kendaraan bermotor 6,999 - - (2,363) - 4,636 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 727,586 1,078,623 (842,328) - (5,708) 958,173 progress
Jumlah 16,244,882 1,078,623 - (4,699,014) (525,993) 12,098,498 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan: depreciation:
Bangunan (821,643) (68,282) - 130,704 26,622 (732,599) Buildings
Mesin dan Machinery and
peralatan (6,096,253) (394,836) - 2,052,976 222,894 (4,215,219) equipment
Kendaraan bermotor (5,381) (517) - 1,107 - (4,791) Motor vehicles
Jumlah (6,923,277) (463,635) - 2,184,787 249,516 (4,952,609) Total
Jumlah tercatat Net carrying
bersih 9,321,605 7,145,889 amount
Pengurangan bersih sebesar Rp2.514.227 di tahun 2025 Net deductions amounted to Rp2,514,227 in 2025
termasuk pengurangan bersih terkait penjualan unit bisnis Es includes net deductions related to sale of Ice Cream
Krim sebesar Rp2.019.779 (Catatan 35) business unit amounted to Rp2,019,779 (Note 35)
Halaman 5/38 Page
Page 48
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
Perseroan memiliki aset-aset tetap yang telah disusutkan Company had fixed assets which have been fully
sepenuhnya namun masih digunakan untuk menunjang depreciated but were still in use to support the
aktivitas operasi Perseroan. Biaya perolehan dari aset-aset Company’s operation activities. Acquisition costs of
tersebut adalah sebagai berikut: such assets were as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Mesin dan peralatan 1,314,743 1,299,574 Machinery and equipment
Kendaraan bermotor 3,850 3,850 Motor vehicles
Bangunan 567 567 Buildings
Jumlah 1,319,160 1,303,991 Total
b. Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, b. As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
Perseroan mempunyai 35 bidang tanah dengan sertifikat Company had 35 plots of land in the form of Land Use
Hak Guna Bangunan ("HGB") dan satu bidang tanah Title ("HGB") and one plot of land with Right to Use Title
dengan sertifikat Hak Pakai yang akan kedaluwarsa ("Hak Pakai") which will expire between 2026 until 2052.
antara tahun 2026 sampai dengan tahun 2052.
Manajemen berkeyakinan bahwa HGB dan Hak Pakai Management believes that these HGB and Hak Pakai
tersebut akan dapat diperbaharui dengan biaya will be renewable at minimal cost.
minimum.
c. Perhitungan kerugian penjualan aset tetap di luar operasi c. The calculations of loss on sale of fixed assets excluding
yang dihentikan adalah sebagai berikut: discontinued operation were as follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Biaya perolehan 13,523 31,433 Acquisition costs
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (6,343) (9,219) Less: Accumulated depreciation
Jumlah tercatat bersih 7,180 22,214 Net carrying amount
Hasil penjualan aset tetap 60 292 Proceeds from the sale of fixed assets
(Kerugian) penjualan aset tetap (7,120) (21,922) (Loss) on sale of fixed assets
d. Kerugian penjualan aset tetap dialokasikan sebagai d. Loss on sale of fixed assets was allocated as follows:
berikut:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Biaya produksi (22,210) (10,938) Production costs
Pendapatan/ (beban) lain-lain 15,090 (10,984) Other income/ (expenses)
Jumlah (7,120) (21,922) Total
Halaman 5/39 Page
Page 49
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. Aset tetap (lanjutan) 9. Fixed assets (continued)
e. Aset dalam penyelesaian pada tanggal 31 Maret 2026 dan e. Construction in progress as at 31 March 2026 and
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2026
Mesin dan peralatan 976,293 958,173 Machinery and equipment
Bangunan 23,740 - Building
Jumlah 1,000,033 958,173 Total
Persentase penyelesaian atas aset dalam penyelesaian The percentage of completion for construction in
pada tanggal 31 Maret 2026 adalah 54,24% progress as at 31 March 2026 was 54.24%
(31 Desember 2025: 55,13%). (31 December 2025: 55.13%).
Pada tanggal 31 Maret 2026, aset dalam penyelesaian As at 31 March 2026, construction in progress was
diperkirakan akan selesai dan direklasifikasi ke masing- estimated to be completed and reclassified into each
masing kelompok aset pada 2026 sampai dengan 2028. group of assets in 2026 until 2028.
f. Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut: f. Depreciation expense was allocated as follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Biaya produksi 104,336 95,711 Productions costs
Beban pemasaran dan penjualan 2,668 4,499 Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi 11,225 12,617 General and administration expenses
Jumlah 118,229 112,827 Total
g. Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, g. As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
bangunan, mesin dan peralatan yang dimiliki oleh Perseroan Company’s buildings, machinery and equipment have
diasuransikan terhadap risiko kerugian dengan jumlah been insured against the risk of loss with a total
pertanggungan sebesar Rp22.707.704, yang menurut coverage of Rp22,707,704, which is considered
pendapat manajemen telah memadai untuk menutupi adequate by management to cover possible losses
kerugian yang mungkin timbul. Risiko kerugian yang terjadi arising from such risks. Risk of loss on assets under
atas aset dalam penyelesaian ditanggung oleh kontraktor construction is covered by the contractors until the
sampai aset tersebut siap digunakan. assets are ready for their intended use.
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and re-presented (See Note 37)
Halaman 5/40 Page
Page 50
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa 10. Right-of-use assets and lease liabilities
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset hak-guna dan The reconciliation of right-of-use assets and lease
liabilitas sewa adalah sebagai berikut: liabilities by major classifications was as follows:
Kendaraan
bermotor/ Lain-
Properti/ Motor lain/ Jumlah/
Property vehicles Others Total
Aset hak-guna Right-of-use assets
Saldo per 1 Januari 2024 340,888 33,253 85,764 459,905 Balance at 1 January 2024
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 192,896 49,167 - 242,063 the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (173,054) (21,178) (7,898) (202,130) the period
Saldo per 31 Desember 2025 360,730 61,242 77,866 499,838 Balance at 31 December 2025
Penambahan selama Additions for
periode berjalan 22,711 20,581 - 43,292 the period
Pengurangan selama Disposals for
periode berjalan (55,119) - - (55,119) the period
Beban penyusutan selama Depreciation charge for
periode berjalan (24,704) (7,639) (1,975) (34,136) the period
Saldo per 31 Maret 2026 303,618 74,184 75,891 453,693 Balance at 31 March 2026
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Liabilitas sewa Lease liabilities
Jangka pendek 218,856 290,762 Current
Jangka panjang 373,318 354,079 Non-current
Jumlah 592,174 644,841 Total
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Jumlah diakui di laba rugi Amounts recognised in profit or loss
Bunga atas liabilitas sewa 13,746 8,592 Interest on lease liabilities
Beban penyusutan aset hak-guna 34,316 27,620 Depreciation of right-of-use assets
Beban terkait liabilitas sewa dengan Expenses relating to short-term or
aset bernilai rendah atau jangka pendek 34,526 50,388 low value assets lease
Jumlah 82,588 86,600 Total
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Jumlah diakui dalam laporan Amounts recognised in statement
arus kas of cash flows
Jumlah kas keluar untuk pembayaran Total cash outflow for payment
liabilitas sewa (17,336) (15,671) of leases
Halaman 5/41 Page
Page 51
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. Aset hak-guna dan liabilitas sewa (lanjutan) 10. Right-of-use assets and lease liabilities (continued)
Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor dan kendaraan Some leases of warehouses and offices and vehicles
mengandung opsi perpanjangan yang dapat diambil oleh contain extension options exercisable by the Company
Perseroan sebelum masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat before the end of the non-cancellable contract period.
dibatalkan.
Berikut ini ringkasan komponen perubahan liabilitas yang timbul The following summarizes the component of changes in
dari sewa: the liabilities arising from leases:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Saldo awal 644,841 530,632 Beginning balance
Arus kas (17,336) (79,802) Cash flows
Perubahan nonkas Non-cash changes
- (Pengurangan)/penambahan (35,331) 194,011 (Deductions)/additions -
Saldo akhir 592,174 644,841 Ending balance
11. Goodwill 11. Goodwill
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, jumlah As at 31 March 2026 and 31 Desember 2025, the net
tercatat neto goodwill adalah Rp61.925. Goodwill merupakan carrying amount of goodwill was Rp61,925. Goodwill
selisih lebih dari jumlah yang dibayar atas nilai aset neto dari represents the excess of the amount paid over the
bisnis yang diakuisisi oleh Perseroan berkaitan dengan produk carrying value of net assets of business acquired by the
Bango. Company relating to Bango products.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas goodwill dan Management had reviewed the goodwill and there is no
tidak terdapat penurunan nilai. impairment.
12. Aset takberwujud 12. Intangible assets
31 Maret/March 2026
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 330,155 616,380 946,535 Beginning balance
Saldo akhir 330,155 616,380 946,535 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (614,316) (614,316) Beginning balance
Beban amortisasi - (732) (732) Amortisation expense
Saldo akhir - (615,048) (615,048) Ending balance
Jumlah tercatat neto 330,155 1,332 331,487 Net carrying amount
Halaman 5/42 Page
Page 52
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. Aset takberwujud (lanjutan) 12. Intangible assets (continued)
31 Desember/December 2025
Perangkat lunak
dan lisensi
perangkat lunak/
Merek/ Software and Jumlah/
Trademarks software licenses Total
Biaya perolehan Acquisition cost
Saldo awal 332,355 616,380 948,735 Beginning balance
Pengurangan aset Deduction of
takberwujud (2,200) - (2,200) intangbile assets
Saldo akhir 330,155 616,380 946,535 Ending balance
Akumulasi amortisasi Accumulated amortisation
Saldo awal - (611,387) (611,387) Beginning balance
Beban amortisasi - (2,929) (2,929) Amortisation expense
Saldo akhir - (614,316) (614,316) Ending balance
Jumlah tercatat neto 330,155 2,064 332,219 Net carrying amount
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset As at 31 March 2026 and 31 December 2025, intangible
takberwujud timbul dari perolehan atas merek yang assets principally comprise acquisitions of trademarks
berhubungan dengan produk Bango dan Buavita yang related to Bango and Buavita products which were
diperoleh masing-masing pada tahun 2001 dan 2008 serta acquired in 2001 and 2008 respectively, as well as
perangkat lunak dan lisensi perangkat lunak yang diperoleh software and software licenses which were acquired from
dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2022. 2004 until 2022.
Manajemen telah melakukan penelaahan atas aset Management had reviewed the intangible assets with
takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas dan tidak indefinite useful lives and there is no impairment.
terdapat penurunan nilai.
13. Utang usaha 13. Trade creditors
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak ketiga: Third parties:
- Rupiah 4,721,896 4,073,950 Rupiah -
- Mata uang asing (Catatan 28) 454,930 514,439 Foreign currencies (Note 28) -
Jumlah 5,176,826 4,588,389 Total
Halaman 5/43 Page
Page 53
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. Utang usaha (lanjutan) 13. Trade creditors (continued)
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak berelasi – Rupiah: Related parties – Rupiah:
PT Unilever Oleochemical Indonesia 61,283 65,603 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 44,902 36,774 PT Unilever Enterprises Indonesia
106,185 102,377
Pihak berelasi – Mata uang asing Related parties – Foreign currencies
(Catatan 28): (Note 28):
Unilever Thai Holdings Ltd - 4,487 Unilever Thai Holdings Ltd
Lain-lain (masing-masing saldo Others (individual balances less
kurang dari Rp382) 422 76 than Rp382 each)
422 4,563
Jumlah 106,607 106,940 Total
Sebagai persentase dari jumlah As a percentage of total
liabilitas jangka pendek 0.88% 0.75% current liabilities
Analisis umur utang usaha adalah sebagai berikut: The ageing analysis of trade creditors was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Belum jatuh tempo 5,258,003 4,624,407 Current
Lewat jatuh tempo 1 – 30 hari 20,286 69,182 Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 5,144 1,740 Overdue more than 30 days
Jumlah 5,283,433 4,695,329 Total
Halaman 5/44 Page
Page 54
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak 14. Taxation
a. Beban pajak penghasilan a. Income tax expense
Pajak atas laba Perseroan sebelum pajak penghasilan The tax on the Company’s profit before income tax
berbeda dari nilai teoritis yang mungkin muncul apabila differs from the theoretical amount that would arise
menggunakan tarif pajak terhadap laba pada entitas using the tax rate applicable to profits on the entity as
dalam jumlah sebagai berikut: follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Kini (operasi yang dilanjutkan): Current (continuing operating):
- Non final 166,231 197,874 Non final -
- Final 265 302 Final -
Tangguhan 175,264 117,125 Deferred
Penyesuaian beban pajak periode
sebelumnya - 887 Adjustment to prior period tax expense
Jumlah 341,760 316,188 Total
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Laba sebelum pajak penghasilan Profit before income tax
(operasi yang dilanjutkan) 1,594,533 1,410,866 (continuing operating)
Pajak dihitung dengan Tax calculated at
tarif pajak yang berlaku 350,797 310,391 applicable tax rates
Dampak pajak penghasilan pada: Tax effects of:
- Penghasilan kena pajak final (35,829) (1,380) Income subject to final tax -
- Beban yang tidak dapat Non-deductible expenses -
dikurangkan untuk tujuan perpajakan 26,527 5,988 for tax purposes
- Pajak penghasilan final 265 302 Final income tax -
- Penyesuaian periode lalu - 887 Adjustment in respect of prior periods -
Beban pajak penghasilan 341,760 316,188 Income tax expense
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/45 Page
Page 55
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak (lanjutan) 14. Taxation (continued)
a. Beban pajak penghasilan (lanjutan) a. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan The reconciliation between the profit before income tax
yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan as shown in the statements of profit or loss and other
komprehensif lain dengan taksiran penghasilan kena comprehensive income and the Company’s estimated
pajak Perseroan untuk periode-periode yang berakhir taxable income for the periods ended 31 March 2026
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025 adalah sebagai and 2025 was as follows:
berikut:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Laba sebelum pajak penghasilan 1,594,533 1,410,866 Profit before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Provisi dan akrual (712,359) (385,077) Provisions and accruals
Aset tetap dan aset Fixed assets and
takberwujud 206,991 (29,223) intangible assets
Liabilitas imbalan kerja (284,755) (115,836) Employee benefits liabilities
Sewa (6,523) (2,250) Leases
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Penghasilan kena pajak final (162,861) (6,274) Income subject to final tax
Beban yang tidak dapat dikurangkan Non-deductible expenses
untuk tujuan perpajakan 120,568 27,220 for tax purposes
Penghasilan kena pajak 755,596 899,426 Taxable income
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Utang pajak penghasilan awal periode 1,283,401 133,893 Tax payable at the begining of the period
Pajak penghasilan badan periode berjalan 385,074 238,123 Corporate income tax for the period
Dikurangi: Pajak penghasilan dibayar Less: Prepaid
dimuka (1,252,366) (91,343) income tax
Utang pajak penghasilan 416,109 280,673 Income tax payable
Dalam laporan keuangan ini, jumlah penghasilan kena In these financial statements, the amount of taxable
pajak untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026 income for the period ended 31 March 2026 was based
didasarkan atas perhitungan sementara. on preliminary calculations.
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/46 Page
Page 56
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak (lanjutan) 14. Taxation (continued)
b. Liabilitas pajak tangguhan b. Deferred tax liabilities
31 Maret/March 2026
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Maret/
December (charged) to (charged) March
2025 profit or loss to OCI 2026
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 254,924 (156,719) - 98,205 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (549,530) 45,538 - (503,992) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 258,863 (79,487) 15,740 195,116 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (109,965) 10,152 - (99,813) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 142,845 (11,587) - 131,258 Lease liabilities -
(2,863) (192,103) 15,740 (179,226)
31 Desember/December 2025
Dikreditkan/
(dibebankan) Dikreditkan/
pada laba (dibebankan)
31 rugi pada OCI/ 31
Desember/ /Credited/ Credited/ Desember/
December (charged) to (charged) December
2024 profit or loss to OCI 2025
Aset/(liabilitas) Deferred tax
pajak tangguhan: assets/ (liabilities):
- Provisi dan akrual 196,528 58,396 - 254,924 Provisions and accruals -
- Aset tetap dan Fixed assets -
aset takberwujud (672,025) 122,495 - (549,530) and intangible assets
- Liabilitas imbalan kerja 359,981 (82,178) (18,940) 258,863 Employee benefits liabilities -
- Aset hak-guna (101,180) (8,785) - (109,965) Right-of-use assets -
- Liabilitas sewa 107,724 35,121 - 142,845 Lease liabilities -
(108,972) 125,049 (18,940) (2,863)
OCI = Penghasilan komprehensif lain/Other comprehensive income
c. Pajak dibayar dimuka c. Prepaid Taxes
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 21 - 7,500 Article 21 -
Jumlah - 7,500 Total
Halaman 5/47 Page
Page 57
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak (lanjutan) 14. Taxation (continued)
d. Utang pajak d. Taxes payable
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pajak penghasilan badan: Corporate income tax:
- Pasal 25/29 416,109 1,283,401 Article 25/29 -
416,109 1,283,401
Pajak lain-lain: Other taxes:
- Pasal 23/26 51,616 222,463 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 184,604 805,874 Value added tax, net -
- Pasal 21 144,171 - Article 21 -
380,391 1,028,337
Jumlah 796,500 2,311,738 Total
e. Pajak yang dapat dikembalikan e. Claim for Tax Refund
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
- Pasal 25/29 1,147,658 1,147,658 Article 25/29 -
- Pasal 23/26 221,982 221,982 Article 23/26 -
- Pajak pertambahan nilai, neto 10,222 10,222 Value added tax, net -
Jumlah 1,379,862 1,379,862 Total
f. Administrasi f. Administration
Posisi pajak Perseroan mungkin akan dipertanyakan oleh The Company’s tax positions may be challenged by
otoritas pajak. Manajemen akan berusaha penuh the tax authorities. Management will vigorously
mempertahankan posisi pajak Perseroan yang diyakini defends the Company’s tax positions which are
berdasarkan dasar teknis yang baik, yang sesuai dengan believed to be grounded on sound technical basis, in
peraturan pajak. Oleh karena itu, manajemen berkeyakinan compliance with the tax regulations. Accordingly,
bahwa akrual atas liabilitas pajak cukup untuk semua management believes that the accruals for tax
periode pajak yang belum diaudit berdasarkan penilaian liabilities are adequate for all open tax periods based
berbagai faktor, termasuk interpretasi peraturan pajak dan on the assessment of various factors, including
pengalaman sebelumnya. Penilaian dilakukan berdasarkan interpretations of tax law and prior experience. This
estimasi dan asumsi dan mungkin melibatkan pertimbangan assessment relies on estimates and assumptions and
mengenai kejadian di masa mendatang. Informasi baru may involve judgement about future events. New
yang tersedia dapat menyebabkan manajemen mengubah information may become available that causes
pertimbangannya berkaitan dengan kecukupan liabilitas management to change its judgement regarding the
pajak yang telah ada. Perubahan terhadap liabilitas pajak adequacy of existing tax liabilities. Such changes to
akan berdampak pada beban pajak pada periode di mana tax liabilities will impact tax expense in the period in
penentuan tersebut ditetapkan. which such determination is made.
Halaman 5/48 Page
Page 58
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak (lanjutan) 14. Taxation (continued)
g. Ketetapan Pajak 2018 g. Tax Assessments 2018
Pada bulan Desember 2023, Perseroan menerima surat In December 2023, the Company received an
ketetapan pajak kurang bayar (“SKPKB”) untuk tahun pajak underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
2018 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2018 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan pasal 21, dan income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing sebesar income tax Article 4(2) amounting to Rp467,327, Rp38,
Rp467.327, Rp38, Rp84.732, Rp253, dan Rp16. Perseroan Rp84,732, Rp253, and Rp16, respectively. The Company
menerima sebagian atas ketetapan pajak penghasilan accepted part of the assessments for corporate income
badan, pajak penghasilan pasal 23/26, pajak penghasilan tax, income tax Article 23/26, income tax Article 21, and
pasal 21, dan pajak penghasilan pasal 4 (2) masing-masing income tax Article 4(2) amounting to Rp24,807, Rp38,
sebesar Rp24.807, Rp38, Rp253, dan Rp16. Pada bulan Rp253, and Rp16, respectively. In January 2024, the
Januari 2024, Perseroan telah membayar kurang bayar Company paid the underpaid amount, including the
tersebut termasuk jumlah yang diajukan keberatan dan amounts under objection, and recorded them as part of
dicatat sebagai bagian dari klaim pajak yang dapat refundable tax claims. On 7 March 2024, the Company
dikembalikan. Pada tanggal 7 Maret 2024 Perseroan telah filed objections for the remaining assessments of income
mengajukan keberatan pajak untuk sisa ketetapan pajak tax Article 26 and corporate income tax amounting to
penghasilan pasal 26 dan pajak penghasilan badan masing- Rp84,732 and Rp442,520, respectively.
masing sebesar Rp84.732 dan Rp442.520.
Pada bulan November 2024, melalui surat keputusannya, In November 2024, through its decision letter, the
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menerima sebagian surat Directorate General of Taxes (DJP) partially accepted the
keberatan terkait dengan sisa ketetapan pajak penghasilan objection letter related to the remaining corporate income
badan sebesar Rp17.581 dan menolak sisanya. Pada tax assessment amounting to Rp17,581 and rejected the
tanggal 12 Februari 2025, Perseroan telah mengajukan rest. On 12 February 2025, the Company has filed an
permohonan banding atas sisa ketetapan pajak yang tidak appeal for the remaining disputed assessments,
disetujui yaitu sebesar Rp508.397 amounting to Rp508,397.
h. Ketetapan Pajak 2019 h. Tax Assessments 2019
Pada bulan Desember 2024, Perseroan menerima Surat In December 2024, the Company received an
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) untuk tahun underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
pajak 2019 yang terdiri dari pajak penghasilan badan, pajak 2019 fiscal year, which included corporate income tax,
penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 26, pajak income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
penghasilan pasal 4 (2), pajak penghasilan pasal 21, dan Article 4(2), income tax Article 21, and value-added tax
pajak pertambahan nilai masing-masing sebesar amounting to Rp211,469, Rp174, Rp38,114, Rp21, Rp39,
Rp211.469, Rp174, Rp38.114, Rp21, Rp39 dan Rp28. and Rp28, respectively. The Company accepted part of
Perseroan telah menerima sebagian dan telah membayar the assessment and has paid the underpaid tax amount.
kurang bayar atas ketetapan pajak tersebut. Pada tanggal On 11 March 2025, the Company submitted objections for
11 Maret 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas the remaining disputed assessments, which are corporate
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak income tax and income tax Article 26 amounting to
penghasilan badan dan pajak penghasilan pasal 26 masing- Rp190,568 and Rp38,114, respectively.
masing sebesar Rp190.568 dan Rp38.114.
Pada bulan Desember 2025, melalui surat keputusannya, In December 2025, the Directorate General of Taxes
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menolak keberatan (DJP), through its decision letter, rejected the Company’s
Perseroan atas pajak penghasilan badan dan pajak objections to corporate income tax and Article 26 income
penghasilan pasal 26 masing-masing sebesar Rp190.568 tax, amounting to Rp190.568 dan Rp38.114 respectively.
dan Rp38.114. Pada tanggal 17 Maret 2026, Perseroan On March 17, 2026, the Company filed an appeal for the
telah mengajukan banding atas ketetapan pajak yang tidak disputed assessments.
disetujui tersebut.
Halaman 5/49 Page
Page 59
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. Pajak (lanjutan) 14. Taxation (continued)
i. Ketetapan Pajak 2020 i. Tax Assessments 2020
Pada bulan Februari 2025, Perseroan menerima SKPKB In February 2025, the Company received an
untuk tahun pajak 2020 yang terdiri dari pajak penghasilan underpayment tax assessment letter (“SKPKB”) for the
badan, pajak penghasilan pasal 23, pajak penghasilan pasal 2020 fiscal year, which included corporate income tax,
26, pajak penghasilan pasal 21, dan pajak penghasilan income tax Article 23, income tax Article 26, income tax
pasal 4(2), pajak pertambahan nilai (“PPN”) masing-masing Article 21, income tax Article 4(2), and value-added tax
sebesar Rp578.767, Rp371, Rp101.087, Rp680, Rp51, dan (“VAT”) amounting to Rp578,767, Rp371, Rp101,087,
Rp 14.264. Perseroan menerima sebagian atas ketetapan Rp680, Rp51, and Rp14,264, respectively. The Company
pajak dan telah membayar kurang bayar atas ketetapan accepted part of the assessments and has paid the
pajak tersebut sebelum pengajuan keberatan. Pada tanggal underpaid taxes before submitting objections. On 14 May
14 Mei 2025, Perseroan telah mengajukan keberatan atas 2025, the Company submitted objections for the
sisa ketetapan pajak yang tidak disetujui yaitu pajak remaining disputed assessments, which are corporate
penghasilan badan, pajak penghasilan pasal 26 dan PPN income tax, income tax Article 26, and VAT amounting to
masing-masing sebesar Rp533.426, Rp99.136, Rp10.223. Rp533,426, Rp99,136, and Rp10,223, respectively.
Pada bulan Maret 2026, melalui surat keputusannya, In March 2026, the Directorate General of Taxes (DJP),
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menolak keberatan through its decision letter, rejected the Company’s
Perseroan atas pajak penghasilan pasal 26 dan PPN objections to Article 26 income tax and Value Added Tax
masing-masing sebesar Rp99.136 dan Rp10.223. Sampai (VAT), amounting to Rp99,136 and Rp10,223,
dengan tanggal laporan keuangan, Perseroan belum respectively. As of the date of these financial statements,
menerima keputusan dari DJP terkait keberatan pajak the Company has not yet received a decision from the
penghasilan badan. Batas waktu pengajuan banding atas DGT regarding its objection to corporate income tax. The
ketetapan pajak yang tidak disetujui tersebut adalah hingga deadline for filing an appeal for the disputed assessments
bulan Juni 2026. is June 2026.
15. Akrual 15. Accruals
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Iklan dan promosi 2,114,960 2,199,773 Advertising and promotion
Beban produksi lainnya 301,244 200,410 Other production costs
Remunerasi karyawan 215,750 453,252 Remuneration
Distribusi barang 128,590 109,603 Distribution of products
Sewa 101,342 140,665 Rent
Utilitas 23,640 30,563 Utilities
Perangkat lunak 9,429 - Software
Bea masuk 3,578 3,327 Customs duty
Lain-lain 427,823 965,441 Others
Jumlah 3,326,356 4,103,034 Total
Halaman 5/50 Page
Page 60
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. Utang lain-lain 16. Other payables
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pihak ketiga: Third parties:
Jasa konsultan dan jasa lainnya 356,859 473,905 Consultant fees and other services
Aset tetap dan barang-barang teknik 237,116 539,956 Fixed assets and technical parts
Utang dividen – pemegang saham publik 180,430 180,472 Utang dividen – pemegang saham publik
Lain-lain 776,529 677,578 Others
Jumlah 1,550,934 1,871,911 Total
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 17. Long-term employee benefits liabilities
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang yang diakui dalam Long-term employee benefits liabilities recognised in the
laporan posisi keuangan terdiri dari: statement of financial position consist of:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Imbalan pensiun 162,727 309,887 Pension benefits
Imbalan kesehatan pasca kerja 529,532 542,829 Post-employment medical benefits
Imbalan pasca kerja lainnya 110,345 97,106 Other post-employment benefits
Imbalan kerja jangka Other long-term
panjang lainnya 81,770 150,284 employee benefits
Jumlah 884,374 1,100,106 Total
Dikurangi: Less:
Bagian jangka pendek 135,488 137,446 Current portion
Bagian jangka panjang 748,886 962,660 Non-current portion
a. Imbalan pensiun a. Pension benefits
Jumlah yang diakui dalam laporan posisi keuangan The amounts recognised in the statement of financial
ditentukan sebagai berikut: position were determined as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Nilai kini kewajiban Present value of defined
imbalan pasti 1,475,738 1,791,027 benefit obligations
Nilai wajar dari aset program (1,313,011) (1,481,140) Fair value of plan assets
162,727 309,887
Halaman 5/51 Page
Page 61
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
Perubahan liabilitas imbalan pasti adalah sebagai The movement in the defined benefit liabilities was
berikut: as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pada awal periode 1,791,027 2,298,109 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 31,822 159,924 Interest costs
Biaya jasa kini 12,733 83,812 Current service costs
Biaya jasa lalu (179,354) (250,986) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi/(laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss/(gain) arising from:
- penyesuaian - (34,392) experience adjustments -
- asumsi keuangan - (57,981) financial assumptions -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (180,490) (407,459) Benefits paid
Pada akhir periode 1,475,738 1,791,027 At the end of the period
31 31
Maret/ Desember/
March December
2025 2025
- Tingkat diskonto untuk kewajiban Discount rate for defined -
imbalan pasti 7.10% 7.10% benefits obligations
- Tingkat diskonto untuk biaya jasa 7.20% 7.20% Discount rate for service cost -
- Tingkat kenaikan gaji 7.00% 7.00% Salary increases -
- Tingkat kenaikan imbalan pensiun 0.70% 0.70% Pension salary increases -
- Tingkat inflasi 2.80% 2.80% Inflation rate -
- Tingkat mortalita 2026: Sebelum mencapai pensiun: Mortality rate -
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
2025: Sebelum mencapai pensiun:
Tabel Mortalita Indonesia 2019/TMI IV
Pre-retirement:
Indonesian Mortality Table 2019/TMI IV
Sesudah mencapai pensiun:
Tabel Mortalita USA 1983
Post retirement:
USA General Annuitants Mortality Table 1983
Halaman 5/52 Page
Page 62
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka Panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
- Tingkat pengunduran diri 2026: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada Resignation rate -
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
2025: 30% pada usia 20 – 24 tahun; 8% pada
usia 25 – 29 tahun dan secara linear menurun
menjadi 1,5% pada usia 45 tahun; 1,5% tetap
dari usia 45 tahun sampai usia 55 tahun atau
60 tahun/
30% at age 20 – 24; 8% at age 25 – 29 and
lineary decrease to 1.5% at age 45; 1.5% flat
from age 45 up to age 55 or 60 year
- Tingkat pensiun dini 1,50% per tahun dari usia 45-50 tahun/ Early retirement rate -
1.50% per annum from age 45-50 year
Pada tanggal 31 Maret 2026 rata-rata tertimbang As at 31 Maret 2026, the weighted-average duration
durasi kewajiban imbalan pasti adalah 15,5 tahun of the defined benefit obligations was
(31 Desember 2025: 15,5 tahun). 15.5 years (31 December 2025: 15.5 years).
Pendanaan Perseroan atas program manfaat pasti The Company’s funding of the defined benefit plan in
pada tahun 2026 diperkirakan sebesar Rp22.827. 2026 is expected to be Rp22,827.
Perubahan nilai wajar aset program untuk imbalan The movement in the fair value of plan assets for
pensiun selama periode berjalan adalah sebagai berikut: pension benefits during the period was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pada awal periode 1,481,140 1,598,264 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset program 26,873 113,429 Interest income on plan assets
Termasuk di dalam Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Imbal hasil atas aset program pensiun Return on plan assets excluding
tidak termasuk pendapatan bunga (71,545) (46,667) interest income
Lain-lain Others
Iuran pekerja 1,253 8,013 Employees’ contributions
Iuran pemberi kerja 22,827 125,398 Employer’s contribution
Imbalan yang dibayar (147,537) (317,297) Benefits paid
Pada akhir periode 1,313,011 1,481,140 At the end of the period
Halaman 5/53 Page
Page 63
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
a. Imbalan pensiun (lanjutan) a. Pension benefits (continued)
Aset program terdiri dari: Plan assets comprise the following:
31 Maret/March 2026 31 Desember/December 2025
Instrumen utang 762,029 58.04% 491,719 33.20% Debt instruments
Instrumen ekuitas 411,595 31.35% 901,464 60.86% Equity instruments
Deposito berjangka 139,387 10.62% 87,957 5.94% Time deposits
Analisis sensitivitas Sensitivity analysis
Kemungkinan adanya perubahan yang wajar pada Reasonably possible changes at the reporting date to
tanggal pelaporan terhadap salah satu asumsi aktuarial one of the relevant actuarial assumptions, holding
yang relevan, dengan asumsi lainnya konstan, akan other assumptions constant, would have affected the
mempengaruhi kewajiban imbalan pasti sebesar jumlah defined benefit obligations by the amount shown
yang ditunjukkan di bawah ini. below.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the effect
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat diskonto of a 1% movement in the assumed discount rate was
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Maret/March 2026
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (193,079) (234,330) the obligation
31 Desember/December 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (234,330) 290,661 the obligation
b. Imbalan kesehatan pasca-kerja b. Post-employment medical benefits
Perseroan menyelenggarakan program imbalan The Company provides an unfunded post-employment
kesehatan pasca kerja yang tidak didanai. Metodologi, medical benefits scheme. The methodology,
asumsi-asumsi dan frekuensi penilaian adalah sama assumptions and frequency of valuations are similar with
dengan yang digunakan untuk program imbalan pensiun those used for the Company’s defined benefit pension
Perseroan. scheme.
Di samping asumsi-asumsi yang digunakan pada In addition to the assumptions used for the pension
program pensiun, asumsi-asumsi aktuarial lainnya yang scheme, other relevant assumptions are long-term
relevan adalah kenaikan biaya klaim kesehatan dalam increases in medical claim costs of 6.00%
jangka panjang sebesar 6,00% (31 Desember 2025: (31 December 2025: 6.00%) and annual claims of post-
6,00%) dan klaim tahunan atas program imbalan employment medical benefits of Rp15,500,000 (full
kesehatan pasca kerja sebesar Rp15.500.000 (nilai amount) (31 Dcember 2024: Rp28,426,000 (full
penuh) (31 Desember 2025: Rp28.426.000 (nilai penuh)) amount)) per employee.
per karyawan.
Halaman 5/54 Page
Page 64
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pada awal periode 542,829 635,057 At beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya bunga 9,545 43,658 Interest costs
Biaya jasa kini 3,756 21,016 Current service costs
Biaya jasa lalu (13,161) (54,122) Past service costs
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Rugi (laba) aktuarial yang timbul dari: Actuarial loss (gain) arising from:
- asumsi keuangan - 219 financial assumptions -
- penyesuaian - (37,734) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (13,437) (65,265) Benefits paid
Pada akhir periode 529,532 542,829 At the end of the period
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat tren biaya effect of a 1% movement in the assumed medical cost
kesehatan adalah sebagai berikut: trend rate was as follows:
31 Maret/March 2026
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 93,544 95,528 the obligation
31 Desember/December 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban 95,528 (74,845) the obligation
Halaman 5/55 Page
Page 65
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
c. Imbalan pasca kerja lainnya c. Other post-employment benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pada awal periode 97,106 91,832 At the beginning of the period
Termasuk di dalam laba rugi Included in profit or loss
Biaya jasa kini 2,349 6,337 Current service costs
Biaya bunga 1,464 7,454 Interest costs
Biaya jasa lalu 11,369 10,331 Past service cost
Termasuk di dalam penghasilan Included in other
komprehensif lain comprehensive income
Laba aktuarial yang timbul dari: Actuarial gain arising from:
- asumsi keuangan - 37 financial assumptions -
- penyesuaian - (2,908) experience adjustments -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayar (1,943) (15,977) Benefits paid
Pada akhir periode 110,345 97,106 At the end of the period
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the effect
dampak pergerakan 1% dalam asumsi tingkat diskonto of a 1% movement in the assumed discount rate was as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Maret/March 2026
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (16,610) (14,617) the obligation
31 Desember/December 2025
Kenaikan/ (Penurunan)/
Increase (Decrease)
Dampak terhadap nilai Effect on the present value of
kini kewajiban (14,617) 19,247 the obligation
Halaman 5/56 Page
Page 66
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. Liabilitas imbalan kerja jangka panjang (lanjutan) 17. Long-term employee benefits liabilities (continued)
d. Imbalan kerja jangka panjang lainnya d. Other long-term employee benefits
Perubahan liabilitas adalah sebagai berikut: The movement in the liabilities was as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Pada awal periode 150,284 209,542 At the beginning of the period
Biaya jasa kini 7,377 36,873 Current service costs
Biaya bunga 2,767 14,258 Interest costs
Imbalan yang dibayar (64,962) (92,643) Benefits paid
Keuntungan aktuaria (13,696) (17,746) Actuarial gain
Pada akhir periode 81,770 150,284 At the end of the period
18. Modal saham 18. Share capital
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, saham As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
Perseroan memiliki nilai nominal Rp2 (nilai penuh) per saham. Company’s shares had a par value of Rp2 (full amount) per
Rincian kepemilikan saham Perseroan pada tanggal share, respectively. The share ownership details of the
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: Company as at 31 March 2026 and 31 December 2025
were as follows:
31 Maret/March 2026
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85.0 64,847
Publik/Public 5,556,845,800 14.6 11,117
Saham treasuri/Treasury shares 168,766,700 0.4 336
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100.0 76,300
31 Desember/December 2025
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Number of shares kepemilikan/
Pemegang saham/ issued and fully Percentage of Jumlah/
Shareholders paid ownership Total
Unilever Indonesia Holding B.V. (“UIH”) 32,424,387,500 85.0 64,847
Publik/Public 5,556,845,800 14.6 11,117
Saham treasuri/Treasury shares 168,766,700 0.4 336
Modal saham yang beredar/
Outstanding share capital 38,150,000,000 100.0 76,300
Halaman 5/57 Page
Page 67
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. Modal saham (lanjutan) 18. Share capital (continued)
Pada tanggal 31 Juli 2025, Perusahaan telah mengumumkan On 31 July 2025, the Company has announced the plan
rencana pembelian kembali saham yang telah dikeluarkan to repurchase its issued shares and the shares that are
dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) sebagai listed on the PT Bursa Efek Indonesia (Buyback) as one
salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan nilai jangka of the Company's efforts to increase long term value for
panjang bagi para pemegang saham. the shareholders.
Periode Buyback mulai dari 31 Juli 2025 sampai dengan 30 The Buyback period will be from 31 July 2025 to
Oktober 2025. Jumlah nilai Buyback adalah sebesar- 30 October 2025. The total value of the Buyback is Rp
besarnya Rp2.000.000.000.000 (Rupiah penuh). Jumlah 2,000,000,000,000 (whole Rupiah) at maximum. The
saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan dalam number of shares to be repurchased by the Company in
pelaksanaan Buyback tidak akan melebihi 20% (dua puluh the Buyback implementation will not exceed 20% (twenty
persen) dari modal disetor Perseroan dan jumlah saham free percent) of the Company's paid-up capital and the
float setelah pelaksanaan Buyback tidak akan menjadi kurang number of free float shares after Buyback implementation
dari 7,5% (tujuh koma lima persen) dari jumlah saham will not be less than 7.5% (seven-point five percent) of
tercatat. Pelaksanaan Buyback ini tidak memiliki dampak the total listed shares. The Buyback implementation does
material bagi kinerja keuangan dan kegiatan usaha not have material impact on the Company's financial
Perseroan. Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah modal performance and business activities. As at 31 December
saham yang telah diperoleh kembali adalah sebesar 2025, the total value of treasury shares is amounted to
Rp285.045. Rp 285,045.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, UIH As at 31 March 2026 and 31 December 2025, UIH which
yang memiliki 32.424.387.500 saham atau 85,00% dari jumlah held 32,424,387,500 shares or 85.00% of the total
modal saham dasar, ditempatkan dan disetor penuh authorised, issued and fully paid-up shares of the
Perseroan, merupakan pemegang saham terbesar Perseroan Company, was the majority shareholder of the Company
(lihat Catatan 1); dan tidak ada pemegang saham lain yang (refer to Note 1); and no other shareholders held more
memiliki saham lebih dari 5,00% dari jumlah modal saham than 5.00% of the total authorised, issued and fully paid-
dasar, ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. up shares of the Company.
Pada tanggal 31 Maret 2026, tidak ada anggota Dewan As at 31 March 2026, there were no other members of
Komisaris dan Direksi lain yang memiliki saham Perseroan. the Boards of Commissioners and Directors who held the
Company’s shares.
19. Tambahan modal disetor 19. Additional paid-in capital
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Agio saham 15,227 15,227 Capital paid-in excess of par value
Selisih nilai transaksi Balance arising from restructuring
restrukturisasi entitas transactions between entities
sepengendali (Catatan 21) 80,773 80,773 common control (Note 21)
Tambahan modal disetor 96,000 96,000 Additional paid-in capital
Agio saham merupakan selisih antara harga jual (Rp3.175 Capital paid-in excess of par value represents the
(nilai penuh) per saham) dengan nilai nominal sebelum difference between the selling price (Rp3,175 (full
pemecahan saham (Rp1.000 (nilai penuh) per saham) amount) per share) and the par value prior to the stock
untuk 9.200.000 saham yang dijual melalui Bursa Efek di splits (Rp1,000 (full amount) per share) of 9,200,000
Indonesia pada Desember 1981, setelah dikurangi shares issued on the Stock Exchange in Indonesia in
kapitalisasi ke modal saham melalui pembagian 4.783.333 December 1981, net of the capitalisation to the share
saham bonus senilai Rp4.783.333.000 (nilai penuh) pada capital through the distribution of 4,783,333 bonus shares
tahun 1993. amounting to Rp4,783,333,000 (full amount) in 1993.
Halaman 5/58 Page
Page 68
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas 20. Balance arising from restructuring transactions
sepengendali between entities under common control
Saldo akun ini merupakan selisih antara nilai buku ekuitas PT The balance of this account represents the difference
Knorr Indonesia ("PT KI") dan harga pembelian saham PT KI between the book value of the equity of PT Knorr
pada saat Perseroan mengakuisisi saham PT KI yang dimiliki Indonesia ("PT KI") and the purchase price of PT KI's
Unilever Overseas Holdings Ltd. (pihak berelasi) pada shares when the Company acquired PT KI's shares held
tanggal 21 Januari 2004. Selanjutnya, pada tanggal 30 Juli by Unilever Overseas Holdings Ltd. (a related party) on
2004, Perseroan melakukan penggabungan usaha dengan 21 January 2004. Subsequently, on 30 July 2004, the
PT KI dimana Perseroan adalah pihak yang menerima Company merged with PT KI where the Company was
penggabungan. the surviving company.
21. Dividen 21. Dividends
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, pembayaran Based on the Company’s Articles of Association, dividend
dividen dapat disetujui dalam rapat Direksi dan Dewan payments may be approved by meetings of the Directors
Komisaris untuk kemudian bersama-sama dengan and Board of Commisioners which together with the final
pembayaran dividen final disahkan dalam Rapat Umum dividend payments are authorised by the Annual General
Pemegang Saham Tahunan. Meeting of the Shareholders.
Pada tanggal 31 Maret 2026, jumlah dividen yang belum As at 31 March 2026, dividends which had not been paid
dibayarkan kepada pemegang saham adalah Rp180.430 to the shareholders amounting to Rp180,430
(31 Desember 2025: Rp180.430) telah dicatat sebagai utang (31 December 2025: Rp180,472), were recorded as other
lain-lain (Catatan 17). payables (Note 17).
Perseroan telah melakukan penghapusan utang dividen hingga The Company has written-off dividend payables until
tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp4.308 (31 Desember 2025: 31 March 2026 of Rp4,308 (31 December 2025: Rp4,308).
Rp4.308). Penghapusan ini didasarkan pada Anggaran Dasar This write-off was based on the Company’s Articles of
Perseroan yang menyatakan bahwa laba yang dibagikan, Association that stated distributed earnings to
sebagai dividen, yang tidak diambil setelah lewat waktu 15 shareholders, as dividends, that are not requested back
(lima belas) tahun sejak Perseroan menyediakan dana tersebut after a period of 15 (fifteen) years since the Company
untuk dibayarkan, akan menjadi milik Perseroan. appropriated those earnings to be paid, will be returned
back to Company.
22. Saldo laba yang dicadangkan 22. Appropriated retained earnings
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 22 Mei 2008 At the Company’s Extraordinary General Meeting of the
menyetujui penyisihan saldo laba sebesar 20,00% dari jumlah Shareholders on 22 May 2008, the Company established
modal yang ditempatkan atau sebesar Rp15.260 sesuai dengan a statutory reserve of 20.00% of the issued share capital
ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun or amounting to Rp15,260 in accordance with Indonesian
2007 mengenai Perseroan Terbatas ("UU Perseroan Terbatas"). Limited Liability Company Law No. 40 of the year 2007
(the "Company Law").
23. Penjualan bersih 23. Net sales
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan terdiri dari: Revenue from contracts with customers are comprised of:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Dalam negeri 8,219,958 7,941,789 Domestic
Ekspor 222,688 268,547 Export
Jumlah 8,442,646 8,210,336 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/59 Page
Page 69
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. Penjualan bersih (lanjutan) 23. Net sales (continued)
Tidak ada pelanggan yang secara individu memiliki jumlah No individual customer had total transactions of more than
transaksi melebihi 10,00% dari penjualan bersih. 10.00% of net sales.
Penjualan kepada pihak berelasi sejumlah Rp222.688 Sales to related parties amounting Rp222,688
(2025: Rp273.429) terdiri atas penjualan ekspor sejumlah (2025: Rp273,429) consist of export sales amounting to
Rp222.688 (2025: Rp268.547) dan penjualan dalam negeri Rp222,688 (2025: Rp268,547) and domestic sales
sejumlah Nol (2025: Rp4.882). Penjualan kepada pihak amounting Nill (2025: Rp4,882). The sales to related parties
berelasi tersebut setara dengan masing-masing 2,64% dan represent 2.64% and 3.33% of total net sales, for the
3,33% dari jumlah penjualan bersih untuk periode-periode periods ended 31 March 2026 and 2025, respectively.
yang berakhir pada 31 Maret 2026 dan 2025.
Rincian penjualan bersih kepada pihak berelasi adalah The details of net sales to related parties were as follows:
sebagai berikut:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Dalam negeri: Domestic:
PT. Unilever Enterprises Indonesia - 4,882 PT. Unilever Enterprises Indonesia
- 4,882
Ekspor: Export:
Unilever Asia Private Limited 87,284 127,532 Unilever Asia Private Limited
Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd 27,506 31,781 Unilever (Malaysia) Holdings Sdn Bhd
Unilever (Cambodia) Limited 23,418 2,884 Unilever (Cambodia) Limited
Unilever Philippines, Inc. 22,667 34,156 Unilever Philippines, Inc.
Unilever Singapore Pte. Limited 12,043 16,473 Unilever Singapore Pte. Limited
Unilever Japan K.K. 11,261 8,168 Unilever Japan K.K.
Unilever Taiwan Ltd. 9,921 8,569 Unilever Taiwan Ltd.
Unilever Pakistan Limited 4,578 - Unilever Pakistan Limited
Unilever Thai Trading II Limited 4,359 7,096 Unilever Thai Trading II Limited
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S 2,374 - Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Unilever Ghana Ltd. 2,233 1,808 Unilever Ghana Ltd.
Unilever South Africa (Pty) Ltd. 2,000 717 Unilever South Africa (Pty) Ltd.
Unilever Hong Kong limited 1,905 4,231 Unilever Hong Kong limited
Unilever Caribbean Ltd. 1,891 368 Unilever Caribbean Ltd.
Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V 1,664 5,081 Unilever Manufacturera S. DE R.L. DE C.V
Unilever Korea 1,636 - Unilever Korea
Unilever New Zealand Ltd 1,612 1,026 Unilever New Zealand Ltd
Unilever Gulf FZE 1,540 2,966 Unilever Gulf FZE
Unilever Vietnam International Unilever Vietnam International
Company Limited 1,494 14,079 Company Limited
Unilever Australia Ltd 855 1,216 Unilever Australia Ltd
Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S Unilever Sanayi Ve Ticaret Turk A.S
Mersin Serbest Bolgesi 447 396 Mersin Serbest Bolgesi
222,688 268,547
222,688 273,429
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/60 Page
Page 70
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. Penjualan bersih (lanjutan) 23. Net sales (continued)
Pendapatan dari kontrak dipisahkan berdasarkan pasar Revenue from contracts with customers is disaggregated
geografis utama sebagai berikut: by primary geographical market as follows:
31 Maret/March 2026
Kebutuhan Rumah Makanan dan
Tangga dan Perawatan Minuman/
Tubuh/ Foods and Jumlah/
Home and Personal Care Refreshment Total
Dalam negeri 5,825,643 2,394,315 8,219,958 Domestic
Ekspor 222,688 - 222,688 Export
Jumlah 6,048,331 2,394,315 8,442,646 Total
31 Maret/March 2025*
Kebutuhan Rumah Makanan dan
Tangga dan Perawatan Minuman/
Tubuh/ Foods and Jumlah/
Home and Personal Care Refreshment Total
Dalam negeri 5,590,962 2,350,827 7,941,789 Domestic
Ekspor 266,762 1,785 268,547 Export
Jumlah 5,857,724 2,352,612 8,210,336 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/61 Page
Page 71
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
24. Harga pokok penjualan 24. Cost of goods sold
Komponen harga pokok penjualan adalah sebagai berikut: The components of the cost of goods sold were as follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Bahan baku Raw materials
- Awal periode 838,380 829,640 At the beginning of the period -
- Pembelian 3,155,251 3,446,752 Purchases -
- Akhir periode (722,405) (770,672) At the end of the period -
Bahan baku yang digunakan 3,271,226 3,505,720 Raw materials used
Biaya tenaga kerja langsung (Catatan 26) 79,571 126,115 Direct labour costs (Note 26)
Imbalan kerja jangka panjang Long-term employee benefits
(Catatan 26) 13,492 22,178 (Note 26)
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 104,336 95,711 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Penyusutan aset hak-guna 4,919 4,919 Depreciation of right-of-use assets
Beban pabrikasi lainnya 304,349 343,882 Other manufacturing overheads
Jumlah biaya produksi 3,777,893 4,098,525 Total production costs
Barang dalam proses Work in process
- Awal periode 119,268 115,491 At the beginning of the period -
- Akhir periode (116,997) (114,122) At the end of the period -
Harga pokok produksi 3,780,164 4,099,894 Cost of goods manufactured
Barang jadi Finished goods
- Awal periode 1,504,272 1,483,268 At the beginning of the period -
- Pembelian 547,378 506,394 Purchases -
- Akhir periode (1,458,935) (1,852,009) At the end of the period -
Jumlah 4,372,879 4,237,547 Total
Tidak ada pembelian dari pemasok yang secara individu No purchase from an individual supplier was made in
melebihi 10,00% dari total pembelian bahan baku dan excess 10.00% of the Company’s total purchases of
barang jadi Perseroan. raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi Perseroan dari The Company’s purchases of raw materials and
pihak berelasi untuk periode yang berakhir pada 31 Maret finished goods from related parties for the period ended
2026 berjumlah Rp214.308 (2025: Rp235.802) setara 31 March 2026 was Rp214,308 (2025: Rp235,802)
dengan 5,63% (2025: 5,23%) dari total seluruh pembelian which represented 5.63% (2025: 5.23%) of the total
bahan baku dan barang jadi. purchases of raw materials and finished goods.
Pembelian bahan baku dan barang jadi dari pihak berelasi Purchases of raw materials and finished goods from
terdiri dari: related parties comprise:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
PT Unilever Oleochemical Indonesia 137,918 176,941 PT Unilever Oleochemical Indonesia
PT Unilever Enterprises Indonesia 76,390 58,730 PT Unilever Enterprises Indonesia
Lain-lain (jumlah masing-masing Others (individual amounts less than
kurang dari Rp 382) - 131 Rp 382 each)
Jumlah 214,308 235,802 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/62 Page
Page 72
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. Beban pemasaran dan umum 25. Marketing and general expenses
a. Beban pemasaran dan penjualan a. Marketing and selling expenses
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Iklan dan riset pasar 523,070 736,638 Advertising and market research
Promosi 394,222 401,777 Promotion
Distribusi 331,976 333,315 Distribution
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 26) 93,792 111,006 (Note 26)
Beban penjualan 75,370 118,832 Selling expenses
Jasa konsultan dan jasa lainnya 36,171 25,633 Consultant fees and other services
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 26) 31,171 23,976 Long-term employee benefits (Note 26)
Sewa 31,090 8,320 Rent
Penyusutan aset hak-guna 27,087 21,490 Depreciation of right-of-use assets
Perjalanan dinas dan jamuan 11,409 8,527 Travelling and representation
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 2,668 4,499 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Informasi dan telekomunikasi 9,683 19,958 Information and telecommunication
Lain-lain 73,896 54,727 Others
Jumlah 1,641,605 1,868,698 Total
b. Beban umum dan administrasi b. General and administration expenses
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Merek, teknologi dan biaya jasa Trademark, technology and service
dan biaya enterprise technology fees and enterprise technology
solutions (Catatan 7b) 634,425 485,733 solutions fees (Note 7b)
Remunerasi dan imbalan kerja Remuneration and employee benefits
(Catatan 26) 90,118 48,338 (Note 26)
Informasi dan telekomunikasi 30,468 41,950 Information and telecommunications
Jasa konsultan dan jasa lainnya 25,955 32,573 Consultant fees and other services
Perjalanan dinas dan jamuan 13,691 5,902 Travelling and representation
Penyusutan aset tetap (Catatan 9f) 11,225 12,617 Depreciation of fixed assets (Note 9f)
Imbalan kerja jangka Panjang (Catatan 26) 11,005 12,109 Long-term employee benefits (Note 26)
Sewa 2,718 3,976 Rent
Penyusutan aset hak-guna 2,310 1,210 Depreciation of right-of-used asset
Pendidikan dan pelatihan 1,636 15 Education and training
Amortisasi aset takberwujud (Catatan 12) 733 733 Amortisation of intangible assets (Note 12)
Lain-lain 6.091 20,675 Others
Jumlah 830,375 665,831 Total
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/63 Page
Page 73
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. Beban karyawan 26. Employee costs
Jumlah beban karyawan yang terjadi selama periode Total employee costs for the current period were
berjalan adalah Rp319.149 (2025: Rp343.721) dan dicatat Rp319,149 (2025: Rp343,721) and were recorded as part
masing-masing Rp93.063 (2025: Rp148.293), Rp124.963 of the production costs, marketing and selling expenses,
(2025: Rp134.982), dan Rp101.123 (2025: Rp60.447) and general and administration expenses amounting to
sebagai bagian dari biaya produksi, beban pemasaran dan Rp93,063 (2025: Rp148,293), Rp124,963
penjualan, dan beban umum dan administrasi. (2025: Rp134,982), and Rp101,123 (2025: Rp60,447),
respectively.
Jumlah karyawan Perseroan pada tanggal 31 March 2026 The number of employees of the Company as at
dan 2025 masing-masing 2.816 dan 4.081. 31 March 2026 and 2025 was 2,816 and 4,081,
respectively.
27. Laba per saham dasar 27. Basic earnings per share
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Laba dari operasi yang dilanjutkan 1,252,773 1,097,654 Profit from continuing operation
Laba dari operasi yang dihentikan 887,855 139,725 Profit from discontinued operation
2,140,628 1,237,379
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham biasa yang beredar outstanding ordinary shares
(dalam jutaan) 37,981 38,150 (in millions)
Laba bersih per saham dasar Basic earnings per share
(nilai penuh) operasi yang dilanjutkan 33 29 (full amount) continuing operations
Tidak ada efek yang dapat menimbulkan dilusi. Sehingga, There is no security which has a potential dilution feature.
laba per saham dasar sama dengan laba per saham dilusian. Accordingly, the basic earnings per share is the same as
the diluted earnings per share.
Halaman 5/64 Page
Page 74
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing 28. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies
Aset dan liabilitas moneter dalam berbagai mata uang asing Monetary assets and liabilities denominated in various
adalah sebagai berikut: foreign currencies were as follows:
31 Maret/ March 2026
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Jumlah/
(full amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 4,443,477 75,508 Cash and cash equivalents
EUR 786,786 15,372
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak berelasi USD 13,090,508 222,445 Related parties -
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 1,381,392 23,474 related parties
EUR 569,514 11,127
347,926
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 21,076,384 358,151 Third parties -
EUR 3,829,365 74,817
SGD 735,316 9,693
GBP 219,477 4,940
SEK 1,925,183 3,446
PHP 8,598,846 2,406
THB 2,840,212 1,469
INR 57,904 8
- Pihak berelasi EUR 15,048 294 Related parties -
USD 7,533 128
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga USD 10,904,314 185,297 Third parties -
GBP 8,016,229 180,430
EUR 922,729 18,028
SGD 59,323 782
THB 1,314,734 680
SEK 82,125 147
- Pihak berelasi EUR 3,391,749 66,267 Related parties -
USD 3,365,209 57,185
GBP 94,322 2,123
966,291
Excess of monetary liabilities
Selisih lebih liabilitas atas asset over
moneter dalam mata uang assets denominated in foreign
asing 618,365 currencies
Halaman 5/65 Page
Page 75
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 28. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
31 Desember/December 2025
Mata uang asing (nilai penuh)/
Foreign currencies (full Jumlah/
amount) Total
Aset Assets
Kas dan setara kas USD 11,374,449 190,886 Cash and cash equivalents
EUR 1,198,537 23,675
Piutang usaha Trade debtors
- Pihak ketiga USD 459,719 7,715 Third parties -
- Pihak berelasi USD 13,557,323 227,519 Related parties -
EUR 88,441 1,747
Piutang lain-lain dari Amounts due from
pihak berelasi USD 255,631 4,290 related parties
EUR 44,701 883
456,715
Liabilitas Liabilities
Utang usaha Trade creditors
- Pihak ketiga USD 20,580,920 345,389 Third parties -
EUR 7,153,859 141,312
SGD 904,307 11,818
GBP 276,408 6,265
SEK 2,968,340 5,430
PHP 8,598,229 2,452
THB 2,147,974 1,144
HKD 216,495 467
INR 1,177,026 162
- Pihak berelasi THB 8,424,788 4,487 Related parties -
EUR 2,987 59
USD 1,013 17
Utang lain-lain Other payables
- Pihak ketiga EUR 2,250,616 44,457 Third parties -
USD 566,440 9,506
SEK 2,671,506 4,887
THB 1,284,278 684
SGD 35,505 464
HKD 1,854 4
- Pihak berelasi EUR 3,304,417 65,273 Related parties -
USD 413,002 6,931
GBP 176,478 4,000
655,208
Selisih lebih liabilitas atas aset Excess of monetary liabilities
moneter dalam mata uang over asset denominated in
asing 198,493 foreign currencies
Halaman 5/66 Page
Page 76
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. Aset dan liabilitas dalam mata uang asing (lanjutan) 28. Assets and liabilities denominated in foreign
currencies (continued)
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dan Euro The exchange rate for the US Dollar and Euro against the
telah bergerak dari masing-masing Rp16.993 dan Rp19.538 Rupiah has moved from Rp16,993 and Rp19,538 (full
(nilai penuh) pada 31 Maret 2026 menjadi Rp17.245 dan amount) on 31 March 2026 to Rp17,245 and Rp20,171
Rp20.171 (nilai penuh) pada tanggal 30 April 2026. (full amount), respectively on 30 April 2026.
29. Informasi segmen 29. Segment information
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan Management has determined the operating segments
laporan yang ditelaah oleh Direksi yang digunakan untuk based on the reports reviewed by Directors that are used
mengambil keputusan strategis. to make strategic decisions.
Maksud dan tujuan Perseroan antara lain berusaha dalam The objectives and purposes of the Company among
bidang produksi, pemasaran dan distribusi barang-barang others are to engage in the manufacturing, marketing and
konsumsi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut, distribution of consumer goods. To achieve these
Perseroan menjalankan usahanya secara terintegrasi. objectives and purposes, the Company manages its
business as an integrated business field.
Bisnis Perseroan dikelompokkan menjadi dua bidang produk The Company’s business is grouped into two principal
utama sebagai berikut: product areas as follows:
− Kebutuhan Rumah Tangga dan Perawatan Tubuh, yang − Home and Personal Care, which relates to the
berkaitan dengan produk-produk pembersih yang cleaning products which are used in the household
digunakan dalam rumah tangga dan produk-produk and cosmetic products.
kosmetik.
− Makanan dan Minuman, yang berkaitan dengan produk- − Foods and Refreshment, which relates to the food and
produk makanan dan minuman. beverage products.
Informasi segmen yang diberikan kepada Direksi untuk setiap The segment information provided to the Directors for the
segmen adalah sebagai berikut: reportable segments was as follows:
Halaman 5/67 Page
Page 77
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Informasi segmen (lanjutan) 29. Segment information (continued)
a. Laba segmen a. Segment income
31 Maret/March 2026
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 6,048,331 2,394,315 8,442,646 Net Sales
Laba bruto 2,950,375 1,119,392 4,069,767 Gross Profit
Hasil segmen 1,617,040 363,220 1,980,260 Segmen result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (238,077) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (193,225) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto 45,575 Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 1,594,533 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (341,760) Income tax expense
Laba 1,252,773 Profit
Penghasilan komprehensif lain (55,805) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 1,196,969 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 118,999 19,634 138,633 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 39,599 expenditures
178,232
Penyusutan dan amortisasi (89,286) (29,977) (119,263) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (38,128) and amortisation expenses
(157,391)
Halaman 5/68 Page
Page 78
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Informasi segmen (lanjutan) 29. Segment information (continued)
a. Laba segmen (lanjutan) a. Segment income (continued)
31 Maret/March 2025*
Kebutuhan
Rumah
Tangga
dan
Perawatan Makanan
Tubuh/ dan
Home and Minuman/
Personal Foods and Jumlah/
Care Refreshment Total
Penjualan bersih 5,857,724 2,352,612 8,210,336 Net Sales
Laba bruto 2,940,583 1,032,206 3,972,789 Gross Profit
Hasil segmen 1,338,090 517,315 1,855,405 Segment result
Beban yang tidak dapat Unallocated
dialokasikan: Expenses:
Beban pemasaran dan penjualan (281,268) Marketing and selling expenses
Beban umum dan administrasi (135,771) General and administration expenses
Beban lain-lain, neto (24,525) Other expenses, net
Laba sebelum pajak penghasilan 1,413,842 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (316,188) Income tax expense
Laba 1,097,654 Profit
Penghasilan komprehensif lain (6,199) Other comprehensive income
Jumlah penghasilan komprehensif 1,091,454 Total comprehensive income
Informasi lainnya Other Information
Pengeluaran modal 64,628 30,207 94,835 Capital expenditures
Pengeluaran modal yang Unallocated capital
tidak dapat dialokasikan 63,741 expenditures
158,576
Penyusutan dan amortisasi (83,265) (23,414) (106,679) Depreciation and amortisation
Beban penyusutan dan amortisasi Unallocated depreciation
yang tidak dapat dialokasikan (34,500) and amortisation expenses
(141,179)
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/69 Page
Page 79
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Informasi segmen (lanjutan) 29. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen b. Segment assets and liabilities
31 Maret/March 2026
Kebutuhan
Rumah Tangga
dan Perawatan Makanan dan
Tubuh/ Minuman/
Home and Foods and Jumlah/
Personal Care Refreshment Total
Aset segmen 8,228,082 3,288,684 11,516,766 Segment assets
Aset takberwujud 1,831 270,339 272,170 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 8,225,047 segment assets
20,013,983
Liabilitas segmen (5,807,124) (2,678,520) (8,485,644) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (4,968,398) liabilities
(13,454,042)
31 Desember/December 2025
Kebutuhan
Rumah Tangga
dan Perawatan Makanan dan
Tubuh/ Minuman/
Home and Foods and Jumlah/
Personal Care Refreshment Total
Aset segmen 7,840,408 3,382,185 11,222,593 Segment assets
Aset takberwujud 1,835 270,936 272,771 Intangible assets
Aset segmen yang Unallocated
tidak dapat dialokasikan 8,521,975 segment assets
20,017,339
Liabilitas segmen (6,051,941) (2,664,991) (8,716,932) Segment liabilities
Liabilitas segmen yang Unallocated segment
tidak dapat dialokasikan (6,825,289) liabilities
(15,542,221)
Jumlah yang dilaporkan kepada Direksi sehubungan dengan The amounts provided to the Directors with respect to total
jumlah aset dan liabilitas diukur dengan cara yang konsisten assets and liabilities are measured in a manner consistent
dengan yang dilaporkan dalam laporan keuangan. Aset dan with that of the financial statements. These assets and
liabilitas ini dialokasikan berdasarkan segmen operasi. liabilities are allocated based on the operating segment.
Halaman 5/70 Page
Page 80
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. Informasi segmen (lanjutan) 29. Segment information (continued)
b. Aset dan liabilitas segmen (lanjutan) b. Segment assets and liabilities (continued)
Rekonsiliasi aset dan liabilitias segmen terhadap jumlah Reportable segments’ assets and liabilities are
aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: reconciled to total assets and liabilities as follows:
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Aset segmen untuk Segment assets
segmen yang dilaporkan 11,788,935 11,495,364 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kas dan setara kas 5,401,521 5,705,674 Cash and cash equivalents -
- Pajak yang dapat dikembalikan 1,379,862 1,379,862 Refundable taxes -
- Aset tetap 816,082 840,519 Fixed assets -
- Aset hak-guna 369,383 413,029 Right-of-use assets -
- Goodwill dan aset takberwujud 59,317 59,448 Goodwill and intangible assets -
- Pajak dibayar di muka - 7,500 Prepaid taxes -
- Aset lain-lain 198,883 115,943 Other assets -
Jumlah aset menurut laporan Total assets per statement of
posisi keuangan 20,013,983 20,017,339 financial position
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Liabilitas segmen untuk Segment liabilities
segmen yang dilaporkan 8,495,605 8,716,932 for reportable segments
Yang tidak dapat dialokasikan: Unallocated:
- Kewajiban imbalan kerja Long-term employee -
jangka panjang 884,374 1,100,106 benefits obligations
- Utang pajak 796,500 2,311,738 Taxes payable -
- Liabilitas sewa 592,174 644,841 Lease liabilities -
- Utang usaha 376,654 347,695 Trade creditors -
- Liabilitas lain-lain 2,308,735 2,420,909 Other liabilities -
Jumlah liabilitas menurut Total liabilities per statement of
posisi keuangan 13,454,042 15,542,221 financial position
Halaman 5/71 Page
Page 81
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Komitmen, liabilitas kontinjensi, dan perjanjian yang 30. Significant commitments, contingent liabilities, and
signifikan agreements
a. Perseroan mempunyai komitmen kepada pemasok a. The Company had commitments with suppliers to
untuk pembelian aset tetap dan persediaan masing- purchase fixed assets and inventories amounting to
masing sebesar Rp1.018.622 dan Rp3.900.466 pada Rp1,018,622 and Rp3,900,466 respectively, as at
tanggal 31 Maret 2026 (31 Desember 2025: Rp887.456 31 Maret 2026 (31 December 2025: Rp887,456 and
dan Rp4.691.137). Rp4,691,137).
b. Perseroan memiliki fasilitas kredit untuk modal kerja b. The Company has unused credit facilities for
yang belum terpakai dari beberapa bank. Fasilitas kredit working capital from several banks. The total
yang tidak mengikat yang belum digunakan oleh uncommitted credit facility remains unused as at
Perseroan pada tanggal 31 Maret 2026 sejumlah 31 March 2026 were Rp8,453,000 and USD 30
Rp8.453.000 dan USD 30 juta. million.
c. Perseroan tidak mempunyai liabilitas kontinjensi yang c. The Company did not have any significant
signifikan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 contingent liabilities as at 31 March 2026 and
Desember 2025. 31 December 2025.
d. Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank d. The Company entered into an agreement with
BNP Paribas Indonesia (“BNP”), di mana Perseroan PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNP”), whereby
dapat menjual ke BNP beberapa piutang usaha yang the Company can sell to BNP certain of the
memenuhi kriteria dalam perjanjian. Company’s trade debtors that meet the criteria in the
agreement.
Perseroan telah mengevaluasi syarat dan kondisi The Company evaluated the terms and conditions of
dalam perjanjian ini dan menyimpulkan bahwa piutang this agreement and concluded that those trade
usaha tersebut adalah aset keuangan yang memenuhi debtors balances are financial assets subject to de-
kriteria penghentian pengakuan, hak kontraktual atas recognition, contractual rights to cash flows have
arus kas telah kedaluwarsa, telah ada transfer hak expired, there has been a transfer of contractual
kontraktual, dan seluruh risiko dan manfaat yang rights, and substantially all of the risks and rewards
berkaitan dengan piutang usaha tersebut telah related to these trade debtors have been transferred
dialihkan ke BNP. Dengan demikian, Perseroan telah to BNP. Accordingly, the Company has de-
menghentikan pengakuan piutang usaha tersebut. recognised these trade debtors. As at 31 March
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, 2026 and 31 December 2025, there is no transaction
tidak ada transaksi terkait fasilitas ini. related to this facility.
e. Sehubungan dengan pelepasan segmen bisnis e. In connection with the divestment of the Ice Cream
Es Krim pada tanggal 8 Desember 2025, Perseroan business segment on 8 December 2025, the
menyediakan dukungan operasional selama masa Company provides operational support during the
transisi PT The Magnum Ice Cream Indonesia di PT The Magnum Ice Cream Indonesia transition
Indonesia. Berdasarkan perjanjian ini, Perseroan period. Under this agreement, the Company is
berkewajiban untuk menyediakan, atau obliged to provide, or procure the provision of, each
mengusahakan penyediaan, setiap Layanan kepada Service to PT The Magnum Ice Cream Indonesia for
PT The Magnum Ice Cream Indonesia selama Jangka the relevant Service Term. These Services include
Waktu Layanan yang relevan. Layanan ini mencakup the marketing and distribution of PT The Magnum
pemasaran dan distribusi produk PT The Magnum Ice Ice Cream Indonesia products within the Indonesian
Cream Indonesia di wilayah Indonesia, di mana territory, where the Company acts as an agent and
Perusahaan bertindak sebagai agen dan menerima receives remuneration in the form of commissions.
imbalan berupa komisi. Perjanjian ini berlaku sampai This Agreement shall remain in effect until
dengan 31 Oktober 2027, kecuali disetujui untuk 31 October 2027, unless agreed to be terminated
berakhir lebih cepat sesuai dengan ketentuan dalam earlier in accordance with the provisions of the said
Perjanjian tersebut. Agreement.
Halaman 5/72 Page
Page 82
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. Komitmen, liabilitas kontinjensi, dan perjanjian yang 30. Significant commitments, contingent liabilities, and
signifikan (lanjutan) agreements (continued)
f. Sehubungan dengan perjanjian pengalihan bisnis Teh f. In connection with the Business Transfer Agreement
dengan merk SariWangi kepada PT Savoria Kreasi under SariWangi brand to PT Savoria Kreasi Rasa
Rasa pada tanggal 2 Maret 2026, Perseroan on 2 March 2026, the Company provides operational
menyediakan dukungan operasional selama masa support during the PT Savoria Kreasi Rasa transition
transisi PT Savoria Kreasi Rasa. Berdasarkan period. Under the agreement, the Company is
perjanjian tersebut, Perseroan berkewajiban untuk obliged to provide, or procure the provision of, each
menyediakan, atau mengusahakan penyediaan, setiap Service to PT Savoria Kreasi Rasa for the relevant
Layanan kepada PT Savoria Kreasi Rasa selama Service Term. These Services include the marketing
Jangka Waktu Layanan yang berlaku. Layanan ini and distribution of PT Savoria Kreasi Rasa products
mencakup pemasaran dan distribusi produk PT within the Indonesian territory, where the Company
Savoria Kreasi Rasa di wilayah Indonesia, di mana acts as an agent and receives remuneration in the
Perseroan bertindak sebagai agen dan menerima form of commissions. This Agreement shall remain
imbalan berupa komisi. Perjanjian ini berlaku sampai in effect until 1 March 2027, unless agreed to be
dengan 1 Maret 2027, kecuali disetujui untuk berakhir terminated earlier in accordance with the provisions
lebih cepat sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian of the said Agreement.
tersebut.
31. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 31. Critical accounting estimates and judgment
Estimasi dan pertimbangan dibuat dan dievaluasi Estimates and judgments are made and evaluated based
berdasarkan data historis dan ekspektasi kondisi masa on historical data and expectations of future conditions.
mendatang. Hasil aktual dapat berbeda dengan jumlah yang Actual results may differ from these estimates. The
diestimasi. Estimasi dan asumsi yang memiliki pengaruh estimates and assumptions that have a significant impact
signifikan terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas on the carrying amount of assets and liabilities are
diungkapkan di bawah ini. disclosed below.
Imbalan pensiun Pension benefits
Nilai kini kewajiban pensiun tergantung pada beberapa The present value of the pension obligations depends on
faktor yang ditentukan dengan dasar aktuarial berdasarkan a number of factors that are determined on an actuarial
beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk basis using a number of assumptions. The assumptions
menentukan biaya pensiun neto termasuk tingkat diskonto. used in determining the net cost for pensions includes the
Perubahan asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat discount rate. Any changes in these assumptions will
kewajiban pensiun. impact the carrying amount of pension obligations.
Perseroan menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada The Company determines the appropriate discount rate at
akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga yang the end of each reporting period. This is the interest rate
harus digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keluar that should be used to determine the present value of
masa depan estimasian yang diharapkan untuk estimated future cash outflow expected to be required to
menyelesaikan kewajiban pensiun. Dalam menentukan settle the pension obligations. In determining the
tingkat suku bunga yang sesuai, Perseroan appropriate discount rate, the Company considers the
mempertimbangkan hasil pengembalian dari obligasi yield of zero coupon government bonds at the reporting
pemerintah tanpa kupon pada tanggal pelaporan dan jangka date and the term of the benefits obligation.
waktu kewajiban imbalan.
Asumsi-asumsi penting lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions are in part based on the current
berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan market conditions. Additional information is disclosed in
diungkapkan di Catatan 18. Note 18.
Halaman 5/73 Page
Page 83
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. Estimasi dan pertimbangan akuntansi yang penting 31. Critical accounting estimates and judgment
(lanjutan) (continued)
Rabat dan promosi Rebates and promotion expenses
Lihat Catatan 2o mengenai estimasi atas rabat. Refer to Note 2o for estimation of rebates.
Akrual atas beban penjualan dan promosi dicatat Accrued sales and promotion expenses are recorded
berdasarkan estimasi beban aktivitas promosi dan based on an estimate of promotion and marketing
pemasaran pada periode berjalan yang belum ditagihkan expenses for the current period that has not been billed as
pada tanggal pelaporan. Proses penentuan jumlah akrual at the reporting date. The process of determining the
mengharuskan manajemen melakukan estimasi dengan accrual balance requires management to make an
mengacu kepada sisa nilai anggaran yang telah disetujui dan estimate by referring to the value of remaining approved
disesuaikan dengan status terakhir atas pelaksanaan budget and adjusted with the most up to date status of the
rencana aktivitas terkait. execution of the respective planned activities.
Penurunan nilai goodwill dan aset takberwujud dengan Impairment of goodwill and intangible assets with
umur manfaat tidak terbatas indefinite useful lives
Perseroan secara berkala melakukan pengujian atas The Company periodically tests whether goodwill and
goodwill dan aset takberwujud dengan umur manfaat tidak intangible assets with indefinite useful lives have suffered
terbatas sesuai dengan kebijakan akuntansi yang any impairment in accordance with the accounting policy
dinyatakan dalam Catatan 2l dan 2m. Jumlah terpulihkan stated in Notes 2l and 2m. The recoverable amounts of
unit penghasil kas telah ditentukan berdasarkan perhitungan cash-generating units have been determined based on
nilai pakai. Asumsi penting dalam penentuan nilai pakai value in use calculations. Critical assumptions in the
adalah estimasi proyeksi arus kas dan tingkat diskonto. determination of value in use are the estimated cash flow
projections and discount rates.
Penentuan umur manfaat aset takberwujud Determination of useful lives of intangible assets
Perseroan menentukan bahwa suatu aset takberwujud The Company determines that an intangible asset is
dianggap memiliki umur manfaat tidak terbatas jika regarded as having an indefinite useful life when, based
berdasarkan analisis dari seluruh faktor yang relevan, tidak on an analysis of all the relevant factors, there is no
ada batas yang terlihat pada saat ini atas periode yang mana foreseeable limit to the period over which the asset is
aset diharapkan menghasilkan arus kas neto untuk expected to generate net cash inflow for the Company.
Perseroan. Faktor yang relevan tersebut mencakup The relevant factors include the stability of the industry in
stabilitas industri di mana aset beroperasi dan perubahan which the asset operates and changes in the market
permintaan pasar atas produk yang dihasilkan, perkiraan demand for the products output from the asset, anticipated
atas tindakan kompetitor dan kinerja aset tersebut di masa action of competitors and the historical performance of the
lalu untuk suatu waktu yang memadai. asset for a considerable length of time.
Estimasi umur manfaat aset tetap Estimated useful lives of fixed assets
Perseroan melakukan penelaahan berkala atas umur The Company reviews periodically the estimated useful
manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi lives of fixed assets based on factors such as technical
teknis dan perkembangan teknologi di masa depan. Hasil specification and future technological developments.
operasi di masa depan akan dipengaruhi secara material Future results of operations could be materially affected
atas perubahan estimasi ini yang diakibatkan oleh by changes in these estimates brought about by changes
perubahan faktor yang telah disebutkan di atas. in the above mentioned factors.
Halaman 5/74 Page
Page 84
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan 32. Financial risk management
Klasifikasi instrumen keuangan Financial instruments classification
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, aset As at 31 March 2026 and 31 December 2025, the
keuangan Perseroan yang terdiri dari kas dan setara kas, Company’s financial assets comprise cash and cash
piutang usaha dan piutang lain-lain diklasifikasikan sebagai equivalents, trade debtors and other debtors are classified
“aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan as “financial assets measured at amortised cost”.
diamortisasi”. Sedangkan, pada tanggal 31 Maret 2026 dan At 31 March 2026 and 31 December 2025, the Company’s
31 Desember 2025, liabilitas keuangan Perseroan terdiri dari financial liabilities comprise bank borrowings, trade
pinjaman bank, utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan creditors, accruals, other payables, and lease liabilities are
liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai “liabilitas keuangan classified as “financial liabilities measured at amortised
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi”. cost”.
Faktor risiko keuangan Financial risk factors
Aktivitas Perseroan terekspos berbagai macam risiko The Company’s activities expose it to a variety of financial
keuangan yaitu: risiko nilai tukar mata uang asing, risiko risks: foreign exchange risk, credit risk, interest rate risk
kredit, risiko suku bunga dan risiko likuiditas. and liquidity risk.
Untuk meminimalkan potensi kerugian yang timbul dari To minimise potential loss effects arising from
perubahan tak terduga dalam kondisi pasar dan kinerja unpredictability of the market and the Company’s financial
keuangan Perseroan, manajemen telah melakukan prosedur performance, management conducts financial risk
pengelolaan atas risiko keuangan yang sebagian besar management procedures which are primarily performed by
dilakukan oleh departemen treasury sesuai dengan standar the treasury department in accordance with official
dan prosedur yang diberlakukan oleh Unilever Global standards and procedures from the Unilever Global
Treasury Centre di Schaffhausen, Swiss. Treasury Centre in Schaffhausen, Switzerland.
a. Risiko nilai tukar mata uang asing a. Foreign exchange risk
Perseroan terekspos risiko nilai tukar berbagai mata uang The Company is exposed to foreign exchange risk
asing yang terutama timbul dari mata uang USD dan EUR. arising from various currency exposures especially from
Risiko nilai tukar kurs mata uang asing muncul dari USD and EUR. Foreign exchange risk arises from
transaksi akan datang yang mengikat serta realisasi aset committed future transactions and realization of
dan liabilitas moneter dalam mata uang asing. monetary assets and liabilities in foreign currencies.
Untuk mengelola eksposur atas fluktuasi nilai tukar mata To manage its foreign currency fluctuation exposure,
uang asing, Perseroan menjaga agar eksposur berada the Company maintains the exposure at an acceptable
pada tingkat yang dapat diterima dengan membeli mata level by buying foreign currencies that will be needed to
uang asing yang akan dibutuhkan untuk mengatasi avoid exposure from short term fluctuations.
fluktuasi jangka pendek.
Jika dianggap perlu, Perseroan melakukan lindung nilai When considered necessary, the Company
secara ekonomik atas kebutuhan arus kas yang akan economically hedges its future foreign currency cash
datang dalam mata uang asing, terutama untuk flow requirements, especially for payments of
pembayaran pembelian bahan baku impor yang diestimasi purchases of imported materials which are estimated
berdasarkan data jatuh tempo pembayaran utang dalam based on the ageing schedule of payables in foreign
mata uang asing. Tujuan dari aktivitas lindung nilai ini currencies. The purpose of this economic hedging is to
adalah mengantisipasi dampak perubahan nilai tukar mata mitigate the impact of movements in foreign exchange
uang asing terhadap laporan keuangan Perseroan. rates on the Company’s financial statements.
Aset dan liabilitas moneter neto dalam mata uang asing Net monetary assets and liabilities denominated in
diungkapkan pada Catatan 29. foreign currencies are disclosed in Note 29.
Penguatan/pelemahan Rupiah terhadap USD dan EUR A strengthening/weakening of the Rupiah against the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 akan USD and EUR as at 31 December 2025 and 2024 would
meningkatkan (menurunkan) ekuitas dan laba rugi (setelah have increased (decreased) equity and profit or loss
pajak penghasilan) seperti disajikan di bawah ini. Analisis (after income tax) by the amounts shown below. This
ini didasarkan pada selisih nilai USD dan EUR yang analysis is based on USD and EUR rate variances that
menurut manajemen wajar pada tanggal pelaporan. management considers as being reasonably possible at
Analisis tersebut mengasumsikan bahwa semua variabel the reporting date. The analysis assumes that all other
lain, khususnya suku bunga, tetap konstan dan variables, in particular interest rates, remain constant
mengabaikan dampak apapun dari penjualan dan and ignores any impact of forecasted sales and
pembelian yang diperkirakan. purchases.
Halaman 5/75 Page
Page 85
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
a. Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) a. Foreign exchange risk (continued)
Dampak atas ekuitas dan laba rugi setelah pajak/
Impact on equity and profit or loss afterincome tax
31 Maret/March 2026
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD (10,894)
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (5,183)
31 Desember/December 2025
5 persen penguatan/pelemahan terhadap USD/percent
strengthening/weakening of USD 2,674
5 persen penguatan/pelemahan terhadap EUR/percent
strengthening/weakening of EUR (8,767)
b. Risiko kredit b. Credit risk
Perseroan memiliki risiko kredit terutama berasal dari The Company is exposed to credit risk primarily from
simpanan dalam bank dan piutang kepada pelanggan. deposits in banks and receivables from customers.
Perseroan mengelola risiko kredit yang terkait dengan The Company manages credit risk arising from its
simpanan di bank dengan memonitor reputasi, credit deposits with banks by monitoring reputation, credit
ratings dan membatasi risiko agregat dari masing-masing ratings and limiting the aggregate risk to any
pihak dalam kontrak. individual counterparty.
Untuk menghindari konsentrasi atas risiko kredit, kas di To avoid concentration of credit risk, cash in banks
bank dan setara kas disimpan pada beberapa institusi and cash equivalents are deposited at a number of
keuangan yang berbeda yang berkinerja baik. different financial institutions of good standing.
Perseroan tidak memiliki konsentrasi risiko kredit terkait The Company has no significant concentration of
dengan piutang usaha karena Perseroan memiliki banyak credit risk related to trade debtors, as the Company
pelanggan dan tidak ada pelanggan individu yang has a large number of customers without any
signifikan. Untuk mencegah kerugian yang disebabkan significant individual customers. To avoid potential
oleh piutang tak tertagih, sebagian pelanggan diharuskan losses due to bad debts, some customers are
untuk memberikan penjaminan berupa bank garansi yang required to place bank guarantees that can be
dapat dicairkan oleh Perseroan pada saat pelanggan claimed by the Company in case the customers fail to
dinyatakan tidak dapat melunasi utangnya. Selain itu, pay their debts. In addition, the Company also
Perseroan juga memastikan bahwa penjualan hanya
ensures that sales are made only to customers with
dilakukan kepada pelanggan dengan sejarah kredit yang
appropriate credit history. The Company maintains
baik. Perseroan memiliki penilaian atas pelanggan dalam
hal kemampuan membayar piutang saat jatuh tempo. customer ratings based on their ability to pay when
Penilaian setiap pelanggan didasarkan pada posisi the balance falls due. A customer’s rating is
keuangan pelanggan serta pengalaman sebelumnya. determined based on their financial position and past
experience.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari nilai The maximum exposure to credit risk is represented
tercatat setiap aset keuangan setelah dikurangi dengan by the carrying amount of each financial asset after
provisi atas kerugian penurunan nilai. deducting any provision for impairment losses.
Halaman 5/76 Page
Page 86
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
b. Risiko kredit (lanjutan) b. Credit risk (continued)
Dalam menerapkan model penurunan nilai terhadap In applying the impairment model to trade debtors, the
piutang usaha, Perseroan menerapkan pendekatan yang Company adopts the simplified approach that is
disederhanakan yang berlaku untuk piutang usaha karena available to trade debtors as there is no financing
tidak ada unsur pembiayaan terhadap piutang usaha. element to trade debtors. The Company calculates
Perseroan menghitung kerugian kredit ekspektasian dari the expected credit losses (ECLs) of its trade debtors
piutang usaha berdasarkan umur dari piutang usaha based on the ageing of its trade debtors. Loss rates
tersebut. Tingkat kerugian dihitung menggunakan metode are calculated using a “roll rate” method based on the
“roll rate” berdasarkan probabilitas suatu piutang melalui probability of a receivable progressing through
tahapan-tahapan terjadinya gagal bayar dan
successive stages of delinquency to write-off. Loss
penghapusan piutang. Tingkat kerugian didasarkan pada
rates are based on actual credit loss experience over
pengalaman kerugian kredit aktual selama tiga tahun
terakhir, dengan batas maksimum berdasarkan the past three years, capped at the maximum of the
pengalaman sepuluh tahun terakhir. Tingkat kerugian ini past ten years experiences. These rates are adjusted
disesuaikan dengan faktor skalor yang merefleksikan by scalar factors to reflect differences between
perbedaan antara kondisi ekonomi selama periode di economic conditions during the period over which the
mana data historis didapatkan, kondisi terkini dan historical data has been collected, current conditions
pandangan Perseroan terhadap kondisi ekonomi selama and the Company’s view of economic conditions over
masa ekspektasian dari umur piutang. the expected lives of the receivables.
Tabel berikut ini memberikan informasi mengenai The following table provides information about the
eksposur terhadap risiko kredit dan kerugian kredit exposure to credit risk and ECLs for trade debtors as
ekspektasian untuk piutang usaha pada tanggal at 31 March 2026 and 31 December 2025:
31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025:
Rata-rata
tertimbang Jumlah
tingkat tercatat Provisi atas
Kerugian/ bruto/ penurunan
Weighted Gross nilai/
average carrying Provision for
loss rate amount impairment
31 Maret 2026 31 March 2026
Lancar - 2,005,094 - Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 13.79% 109,000 (15,034) Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 100.00% 108,200 (108,200) Overdue more than 30 days
Jumlah 2,222,294 (123,234) Total
Rata-rata
tertimbang Jumlah
tingkat tercatat Provisi atas
Kerugian/ bruto/ penurunan
Weighted Gross nilai/
average carrying Provision for
loss rate amount impairment
31 Desember 2025 31 December 2025
Lancar 3.23% 1,733,612 (55,929) Current
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari - - - Overdue 1 – 30 days
Lewat jatuh tempo lebih dari 30 hari 100.00% 105,920 (105,920) Overdue more than 30 days
Jumlah 1,839,532 (161,849) Total
Halaman 5/77 Page
Page 87
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
c. Risiko suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga Perseroan timbul dari pinjaman The Company's interest rate risk arises from bank
bank. Risiko tingkat suku bunga dari kas dan setara kas tidak borrowings. The interest rate risk from cash and cash
signifikan. equivalents is not significant.
Pada tanggal 31 Maret 2026, Perseroan tidak memiliki saldo As at 31 March 2026, the Company has no
pinjaman bank. Pada tanggal 31 Desember 2025, semua outstanding bank borrowings. As at 31 December
pinjaman bank memiliki tingkat suku bunga tetap. Perseroan 2025, all bank borrowings had fixed interest rates.
tidak mencatat pinjaman dengan suku bunga tetap pada nilai The Company does not account for any fixed rate
wajar melalui laba rugi. Oleh karena itu, perubahan suku borrowings at fair value through profit or loss.
bunga pada tanggal pelaporan tidak akan mempengaruhi Therefore, a change in interest rates at the reporting
laba rugi. date would not affect profit or loss.
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko di mana Perseroan akan Liquidity risk is the risk that the Company will encounter
mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajiban terkait difficulty in meeting the obligations associated with its
liabilitas keuangannya yang diselesaikan dengan financial liabilities that are settled by delivering cash or
penyerahan kas atau aset keuangan lainnya. Perseroan another financial asset. The Company manages this
mengelola risiko likuiditas ini dengan terus memantau liquidity risk by on-going monitoring of the projected
proyeksi arus kas dan arus kas aktual. and actual cash flows.
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) dengan tujuan utama untuk (SCF) with the principal purpose of facilitating efficient
memfasilitasi proses pembayaran tagihan pemasok yang payment processing of supplier invoices, see Note 34.
efisien, lihat Catatan 34. SCF memungkinkan Perseroan The SCF allows the Company to centralise payments
untuk memusatkan pembayaran utang usaha ke bank of trade payables to the bank rather than paying each
daripada membayar masing-masing pemasok secara supplier individually. While the SCF does not
individual. Meskipun SCF tidak secara signifikan significantly extend payment terms beyond the normal
memperpanjang jangka waktu pembayaran melebihi terms agreed with other suppliers that are not
jangka waktu normal yang disepakati dengan pemasok participating, the program assists in making cash
lain yang tidak berpartisipasi, program tersebut membantu outflows more predictable.
membuat arus kas keluar lebih dapat diprediksi.
Untuk memastikan ketersediaan kas, departemen To ensure availability of sufficient cash, the treasury
treasury menyiapkan perkiraan kebutuhan arus kas dan department conducts cash forecasts and maintains
memelihara fleksibilitas pendanaan dengan pengelolaan flexibility in funding by maintaining adequate credit
fasilitas kredit yang memadai. facilities.
Tabel di bawah ini mengklasifikasi liabilitas keuangan The table below classifies the Company’s financial
Perseroan yang dikelompokkan berdasarkan periode liabilities into relevant maturity groupings based on the
yang tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo remaining period to the contractual maturity date. The
kontraktual. Jumlah yang diungkapkan dalam tabel amounts disclosed in the table are the contractual
merupakan arus kas kontraktual yang tidak didiskontokan, undiscounted cash flows, including estimated interest
termasuk estimasi pembayaran bunga. payments.
Halaman 5/78 Page
Page 88
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) d. Liquidity risk (continued)
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
31 Maret 2026 31 March 2026
Utang usaha 5,283,433 5,283,433 5,283,433 - - Trade creditors
Akrual 3,326,356 3,326,356 3,326,356 - - Accruals
Utang lain-lain 2,391,979 2,391,979 2,391,979 - - Other payables
Liabilitas sewa 592,174 796,953 199,141 572,964 24,848 Lease liabilities
Jumlah 11,593,942 11,798,721 11,200,909 572,964 24,848 Total
Jumlah Lebih dari 1
termasuk tahun sampai
Nilai bunga/ Kurang dari 5 tahun/ Lebih dari 5
tercatat/ Total 1 tahun/ More than 1 tahun/
Carrying including Less than 1 year until 5 More than 5
amount interest year years years
31 Desember 2025 31 December 2025
Utang usaha 4,695,329 4,695,329 4,695,329 - - Trade creditors
Akrual 4,103,034 4,103,034 4,103,034 - - Accruals
Utang lain-lain 2,684,310 2,684,310 2,684,310 - - Other payables
Liabilitas sewa 644,841 680,305 81,179 571,892 27,234 Lease liabilities
Jumlah 12,127,514 12,162,978 11,563,852 571,892 27,234 Total
Nilai wajar instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Nilai wajar aset dan liabillitas keuangan diestimasi untuk The fair value of financial assets and financial liabilities is
keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan estimated for recognition and measurement or for
pengungkapan. disclosure purposes.
Nilai wajar ditentukan menggunakan hirarki dari input-input yang Fair values are determined using the following hierarchy of
digunakan dalam teknik penilaian aset dan liabilitas: inputs used in the valuation techniques for assets and
liabilities:
(a) Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk (a) Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aset atau liabilitas yang identik (Level 1); identical assets or liabilities (Level 1);
(b) Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 (b) Inputs other than quoted prices included within Level
yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara 1 that are observable for the asset or liability, either
langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
(misalnya derivasi dari harga) (Level 2); dan (Level 2); and
Halaman 5/79 Page
Page 89
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
32. Manajemen risiko keuangan (lanjutan) 32. Financial risk management (continued)
Nilai wajar instrumen keuangan (lanjutan) Fair value of financial instruments (continued)
(c) Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan (c) Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs)
diobservasi) (Level 3). (Level 3).
Instrumen keuangan utama Perseroan terdiri dari kas dan The main financial instruments of the Company consist of
setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank, cash and cash equivalents, trade debtors, other debtors,
utang usaha, akrual, utang lain-lain, dan liabilitas sewa. Aset bank borrowings, trade creditors, accruals, other
dan liabilitas keuangan Perseroan diharapkan terealisasi atau payables, and lease liabilities. The Company’s financial
terselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, nilai assets and liabilities are expected to be realised, or
tercatat aset dan liabilitas keuangan tersebut akan mendekati settled in the near term. Therefore, their carrying amounts
nilai wajarnya. approximate their fair values.
Manajemen risiko permodalan Capital risk management
Tujuan Perseroan dalam pengelolaan permodalan adalah The Company’s objectives when managing capital are to
mempertahankan kelangsungan usaha Perseroan guna safeguard the Company’s ability to continue as a going
memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan concern in order to provide returns for shareholders and
manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta benefits for other stakeholders and to maintain an optimal
menjaga struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya capital structure to reduce the cost of capital.
modal.
Untuk mempertahankan atau menyesuaikan struktur modal, In order to maintain or adjust the capital structure, the
Perseroan dapat menyesuaikan jumlah dividen yang dibayar Company may adjust the amount of dividends paid to
kepada pemegang saham. shareholders.
33. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi 33. Non-cash transactions of investing activities
31 31
Maret/ Desember/
March December
2026 2025
Perolehan aset tetap melalui utang Acquisition of fixed assets through
(dicatat dalam akun "Utang lain-lain") 185,733 449,295 payables (recorded in "Other payables")
Perseroan berpartisipasi dalam pengaturan pembiayaan The Company participates in a supply chain financing
rantai pasokan (SCF) di mana pemasok dapat memilih untuk arrangement (SCF) under which its suppliers may elect
menerima pembayaran lebih awal atas tagihan mereka dari to receive early payment of their invoice from a bank by
bank dengan memfaktorkan piutang mereka dari Perseroan. factoring their receivable from The Company. Under the
Berdasarkan pengaturan tersebut, bank setuju untuk arrangement, a bank agrees to pay amounts to a
membayar sejumlah kepada pemasok yang berpartisipasi participating supplier in respect of invoices owed by the
sehubungan dengan tagihan yang harus dibayar oleh Company and receives settlement from the Company at
Perseroan dan menerima penyelesaian dari Perseroan di a later data. The principal purpose of this arrangement is
kemudian hari. Tujuan utama dari pengaturan ini adalah to facilitate efficient payment processing and enable the
untuk memfasilitasi pemrosesan pembayaran yang efisien willing suppliers to sell their receivables due from the
dan memungkinkan pemasok yang bersedia untuk menjual Company to a bank before their due date.
piutang mereka yang jatuh tempo dari Perseroan ke bank
sebelum tanggal jatuh temponya.
Halaman 5/80 Page
Page 90
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. Transaksi non-kas atas aktivitas investasi (lanjutan) 33. Non-cash transactions of investing activities
(continued)
Perseroan tidak menghentikan pengakuan liabilitas awal The Company has not derecognized the original liabilities
yang menjadi dasar pengaturan tersebut karena tidak ada to which the arrangement applies because neither a legal
pembebasan hukum yang diperoleh maupun liabilitas awal release was obtained nor the original liability was
yang dimodifikasi secara substansial saat mengadakan substantially modified on entering into the arrangement.
perjanjian. Dari sudut pandang Perseroan, pengaturan From the Company’s perspective, the arrangement does
tersebut tidak memperpanjang jangka waktu pembayaran not significantly extend payment terms beyond the normal
secara signifikan melebihi jangka waktu normal yang terms agreed with other suppliers that are not
disepakati dengan pemasok lain yang tidak berpartisipasi. participating. The Company does not incur any additional
Perseroan tidak dibebankan bunga tambahan dari bank atas interest towards the bank on the amounts due to the
jumlah yang terhutang kepada pemasok. Oleh karena itu, suppliers. The Company therefore discloses the amounts
Perseroan mengungkapkan jumlah yang diperhitungkan oleh factored by suppliers within payables because the nature
pemasok dalam liabilitas karena sifat dan fungsi liabilitas and function of the financial liability remain the same as
keuangan tetap sama dengan liabilitas lainnya. Semua utang those of liabilities. All payables under the SCF as of
atas SCF pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp1.522.008 31 March 2026 amounting to Rp1,522,008 (31 December
(31 Desember 2025: Rp 1.642.420), diklasifikasikan lancar 2025: Rp1,642,420), are classified as current (trade
(utang usaha). creditors).
34. Laba sebelum bunga, pajak, penyusutan dan amortisasi 34. Earnings before interest, tax, depreciation and
(EBITDA) amortization (EBITDA)
Manajemen menyajikan EBITDA sebagai ukuran kinerja Management presented EBITDA as a performance
yang diyakini relevan. EBITDA dihitung dengan measure which is believed to be relevant. EBITDA is
menyesuaikan jumlah laba dengan mengecualikan dampak calculated by adjusting the profit to exclude the impact of
dari pajak penghasilan, biaya keuangan bersih, penyusutan, income tax, net finance costs, depreciation, and
dan amortisasi. amortization.
EBITDA tidak didefinisikan dalam Standar Akuntansi EBITDA is not defined in the Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia sebagai pengukuran kinerja. Definisi Accounting Standards as a performance measure. The
EBITDA Perseroan mungkin tidak dapat dibandingkan Company’s definition of EBITDA may not be comparable
dengan pengukuran dan pengungkapan kinerja yang with similarly titled performance measures and
digunakan oleh entitas lain. disclosures used by other entities.
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025*
Laba 1,252,773 1,097,654 Profit
Beban pajak penghasilan 341,760 316,188 Income tax expense
Laba sebelum pajak penghasilan 1,594,533 1,413,842 Profit before income tax
Penyesuaian - penyesuaian: Adjustments for:
- Biaya keuangan bersih (27,154) 23,736 Net finance costs -
- Penyusutan aset tetap 118,229 112,827 Depreciation of fixed assets -
- Penyusutan aset hak-guna 34,316 27,619 Depreciation of right-of-use assets -
- Amortisasi aset takberwujud 732 733 Amortization of intangible assets -
EBITDA 1,720,656 1,578,756 EBITDA
*) Disajikan kembali (Lihat Catatan 37) *) As restated and represented (See Note 37)
Halaman 5/81 Page
Page 91
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. Penjualan unit bisnis Es Krim 35. Sale of Ice Cream business unit
Perseroan telah mengadakan Rapat Umum Pemegang The Company held an Independent General Meeting of
Saham Independen pada tanggal 14 Januari 2025 dengan Shareholders on 14 January 2025 with the following
hasil sebagai berikut: results:
- Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari - The Company has obtained approval from
pemegang saham independen untuk melakukan independent shareholders to sell the ice cream
penjualan atas bisnis es krim kepada PT The Magnum business to PT The Magnum Ice Cream Indonesia
Ice Cream Indonesia selaku pembeli yang memiliki as a buyer who has an affiliate relationship with the
hubungan afiliasi dengan Perseroan pada saat Company when the Business Transfer Agreement
Perjanjian Pengalihan Bisnis ditandatangani. is signed. The transaction will be executed and
Pelaksanaan dan penyelesaian transaksi akan completed when the buyer no longer has an affiliate
dilakukan pada saat pembeli tidak lagi memiliki relationship with the Company, which will occur
hubungan afiliasi dengan Perseroan, yang akan terjadi through an external separation. The estimated total
melalui pemisahan eksternal. Nilai estimasi value of the Ice Cream business sale plan is Rp 7
keseluruhan rencana penjualan bisnis Es Krim adalah trillion with VAT amounted to Rp 770 billion.
sebesar Rp 7 triliun dengan nilai PPN sebesar Rp 770
miliar.
Pada tanggal 8 Desember 2025, pemisahan unit bisnis Es On 8 December 2025, the separation of Ice Cream
Krim telah selesai dilaksanakan. business unit was completed.
36. Aset yang dimiliki untuk dijual 36. Assets held for sale
Pada tanggal 7 Januari 2026, manajemen mengumumkan On 7 January 2026, the Company announced agreement
pengalihan bisnis Teh dengan merk SariWangi kepada to transfer Tea business under SariWangi brand to
PT Savoria Kreasi Rasa. Transaksi ini telah selesai pada 2 PT Savoria Kreasi Rasa. The transaction is completed on
Maret 2026 dengan nilai transaksi sebesar Rp 1.5 triliun. 2 March 2026 with transaction price Rp 1,5 trillion.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan telah As at 31 December 2025, the Company has presented
menyajikan beberapa aset tetap (bagian dari segmen several fixed assets (part of Foods and Refreshment
Makanan dan Minuman) sebagai aset yang dimiliki untuk segment) as assets held for sale following the
dijual setelah adanya rencana manajemen untuk menjual management’s plan to sell Tea business under the
bisnis Teh dengan merk SariWangi. Aset tetap sebesar SariWangi brand. Fixed assets amounting to Rp276,477
Rp276.477 disajikan sebagai dimiliki untuk dijual was presented as held for sale.
Sesuai dengan PSAK 105, aset-aset yang dimiliki untuk In accordance with SFAS 105, the assets held for sale
dijual diukur pada nilai yang lebih rendah antara jumlah should be measured at the lower of its carrying amount and
tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk fair value less costs to sell.
menjual.
Halaman 5/82 Page
Page 92
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. Hasil dari operasi yang dihentikan 37. Result of discontinued operations
Pada tanggal 19 Maret 2024, Unilever PLC selaku entitas On 19 March 2024, Unilever PLC, the Company’s ultimate
induk terakhir Perseroan mengumumkan langkah strategis parent, announced strategic steps to separate its Ice
untuk memisahkan bisnis es krim secara global. Rencana Cream business globally. The plan to separate and sell
pemisahan dan penjualan bisnis es krim telah disetujui dalam the Ice Cream business had been approved in the
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal Extraordinary Shareholder’s Meeting dated 14 January
14 Januari 2025 dan pada tanggal 8 Desember 2025, bisnis 2025 and on 8 December 2025, the Ice Cream business
es krim secara efektif dialihkan kepada PT The Magnum Ice was effectively transferred to PT The Magnum Ice Cream
Cream Indonesia dengan nilai transaksi Rp 7 triliun. Indonesia with transaction price Rp 7 trillion.
Pada tanggal 7 Januari 2026, manajemen mengumumkan On 7 January 2026, the Company announced agreement
pengalihan bisnis Teh dengan merk SariWangi kepada to transfer Tea business under SariWangi brand to
PT Savoria Kreasi Rasa. Transaksi ini telah selesai pada 2 PT Savoria Kreasi Rasa. The transaction is completed on
Maret 2026 dengan nilai transaksi sebesar Rp 1.5 triliun. 2 March 2026 with transaction price Rp 1,5 trillion.
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain The comparative statement of profit or loss and other
komparatif untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2025 comprehensive income for the period ended 31 March
untuk bisnis Es Krim dan Teh diklasifikasikan sebagai operasi 2025 for the Ice Cream business and Tea business has
yang dihentikan. been classified as the discontinued operation.
Hasil dari operasi yang dihentikan adalah sebagai berikut: Result of discontinued operations is as follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Pendapatan 178,748 1,254,666 Revenue
Beban (156,366) (1,074,691) Expenses
Laba sebelum pajak dari operasi Profit before tax
yang dihentikan 22,382 179,975 from discontinued operations
Pajak penghasilan (4,797) (40,249) Income tax
Laba periode berjalan dari Profit for the period from
operasi yang dihentikan 17,585 139,725 discontinued operations
Laba penjualan operasi yang Gain on sale of discontinued
dihentikan 1,084,316 - operation
Pajak penghasilan atas laba dari Income tax on gain on sale of
penjualan operasi yang dihentikan (214,046) - discontinued operation
Laba penjualan operasi yang Gain on sale of discontinued
dihentikan, setelah pajak 870,270 - operation, net of tax
Jumlah laba dari operasi yang Total profit from discontinued
dihentikan, setelah pajak 887,855 139,725 operation, net of tax
Halaman 5/83 Page
Page 93
PT Unilever Indonesia Tbk PT Unilever Indonesia Tbk
Catatan atas Laporan Keuangan Interim Interim Notes to the Financial Statements
Untuk Periode Tiga Bulan yang Berakhir pada For The Three-Month Period Ended
31 Maret 2026 dan Tahun yang Berakhir pada 31 March 2026 and The Year Ended
31 Desember 2025 31 December 2025
(Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. Hasil dari operasi yang dihentikan (lanjutan) 38. Result of discontinued operations (continued)
Arus kas dari operasi yang dihentikan adalah sebagai berikut: Cash flow from discontinued operations are as follows:
31 31
Maret/ Maret/
March March
2026 2025
Kas neto dari aktivitas operasi 21,699 200,074 Net cash from operating activities
Kas neto dari aktivitas investasi 730,000 - Net cash from investing activities
Arus kas neto tahun berjalan 751,699 200,074 Net cash flows for the year
Kas neto dari aktivitas investasi termasuk penerimaan kas Net cash from investing activities includes cash receipt
dari penjualan bisnis Teh dengan merk SariWangi senilai Rp from sale of Tea business under the SariWangi brand
1.5 triliun (Catatan 36) dan pengeluaran kas terkait pajak amounted to Rp 1,5 trillion (Note 36) and cash payment
pertambahan nilai atas penjualan bisnis Es Krim senilai Rp related to value added tax from sale of Ice Cream
770 miliar (Catatan 35). business amounted to Rp 770 billion (Note 35).
38. Kombinasi Bisnis Segmen Usaha Makanan 38. Foods Segment Business Combination
Pada tanggal 31 Maret 2026, Unilever PLC mengumumkan On 31 March 2026, Unilever PLC announced that it has
bahwa telah menandatangani perjanjian kombinasi bisnis entered into an agreement to combine its Foods business
atas segmen usaha Makanan dengan McCormick & with McCormick & Company, Inc (‘McCormick’), completion
Company, Inc (‘McCormick’), transaksi diharapkan selesai is expected by mid-2027. The Company is still evaluating
sekitar pertengahan tahun 2027. Perseroan masih the impact to financial statements.
mengevaluasi dampak terhadap laporan keuangan.
Halaman 5/84 Page
Names mentioned 142 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Lever’s Zeepfabrieken Zeepfabrieken N.V.
p.10
unresolved
person
A.H. van Ophuijsen
p.10
unresolved
person
Kartini Muljadi
p.10 ×2
unresolved
person
Mudofir Hadi
p.10 ×3
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.10 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.10 ×2
unresolved
org
Kementerian
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Singgih Susilo
p.10 ×4
unresolved
person
Susilo
p.10
unresolved
org
Menteri
p.10
unresolved
org
Minister of Law
p.10
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.11
unresolved
org
Bapepam
p.11 ×4
unresolved
org
Ministry of Justice
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
p.11
unresolved
org
Kementerian Kehakiman
p.11
unresolved
person
Dewi Sukardi
p.11
unresolved
org
Ministry of Law
p.11 ×3
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.11 ×3
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.11
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding Indonesia Holding B.V.
p.11
unresolved
org
Unilever N.V.
p.12 ×6
unresolved
org
Unilever N.V. Indonesia Holding B.V.
p.12
unresolved
person
Sanjiv Mehta
· President Commissioner
p.12 ×5
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.12 ×4
unresolved
person
Alissa Wahid
p.13 ×2
unresolved
person
Debora Debora Herawati Sadrach
p.13
unresolved
person
Fauzi Ichsan
p.13 ×2
unresolved
person
Jonan
· Komisaris
p.13
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi
p.13 ×2
unresolved
person
Shiv Sahgal
p.13 ×2
unresolved
person
Sandeep Kohli
p.13 ×2
unresolved
person
Benjie Yap
· President Director
p.13 ×4
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights Manusia Republik Indonesia
p.13
unresolved
person
Anindya Garini Hira Murti Triadi
p.13
unresolved
person
Amaryllis Esti Wijono
p.13
unresolved
person
Herni Raharja
p.14 ×2
unresolved
person
Vivek Bapak Vivek Agarwal
p.14
unresolved
person
Agarwal
· Direktur
p.14
unresolved
person
Alejandro Meinardo Santos Concha Concha
p.14 ×2
unresolved
person
Vandana Suri
· Direktur
p.14 ×5
unresolved
person
Neeraj Lal
· Direktur
p.14 ×3
unresolved
person
Hendri Widiarta
· Director
p.14 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.14
unresolved
person
Enny Hartati
p.14 ×2
unresolved
org
Pengawas
p.15
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.15 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.15
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia. Exchange
p.16
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat
p.27
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Citibank N.A.
p.31
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Standard Chartered Bank
p.31
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas Indonesia
p.31 ×3
unresolved
org
Unilever Asia Private Limited
p.32 ×12
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd
p.33 ×5
unresolved
org
Holdings Sdn Bhd Unilever Taiwan Ltd.
p.33
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd. Unilever Pakistan Limited
p.33 ×2
unresolved
org
Unilever Pakistan Limited Unilever Thai Trading II Limited
p.33 ×2
unresolved
org
Unilever Thai Trading II Limited
p.33 ×4
unresolved
org
Unilever Singapore Pte. Limited
p.33 ×4
unresolved
org
Unilever Singapore Pte. Limited Unilever Hong Kong Limited
p.33
unresolved
org
Unilever Hong Kong Limited Unilever Ghana Ltd.
p.33
unresolved
org
Unilever Ghana Ltd.
p.33 ×4
unresolved
org
Ticaret Turk A.S. Unilever Caribbean Ltd.
p.33
unresolved
org
Unilever Caribbean Ltd. Unilever New Zealand Ltd
p.33
unresolved
org
Unilever New Zealand Ltd
p.33 ×4
unresolved
org
Unilever Gulf FZE Unilever Australia Ltd
p.33
unresolved
org
Unilever Australia Ltd
p.33 ×4
unresolved
org
Unilever Vietnam International Company Limited
p.33 ×4
unresolved
org
Unilever Korea Unilever Global Services B.V.
p.33
unresolved
org
Unilever Global Services B.V.
p.33 ×3
unresolved
org
PT Bank BNP Paribas
p.36 ×2
unresolved
org
Unilever Caribbean Ltd.
p.38 ×4
unresolved
org
Unilever Hong Kong Limited
p.38 ×2
unresolved
org
Unilever Pakistan Limited
p.38 ×2
unresolved
org
Unilever Taiwan Ltd.
p.38 ×2
unresolved
org
PT Unilever Oleochemical Indonesia
p.38 ×8
unresolved
org
Unilever Indonesia Holding B.V.
p.39 ×2
unresolved
org
Unilever IP Holdings B.V.
p.39 ×6
unresolved
org
Unilever Bangladesh Limited
p.39 ×2
unresolved
org
Unilever Europe B.V.
p.39 ×2
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V.
p.39 ×3
unresolved
org
Unilever Industries Private Limited
p.39 ×2
unresolved
org
Unilever U.K. Central Resources Limited
p.40 ×5
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Unilever
p.40 ×2
unresolved
org
Dana Pensiun DPIP Unilever Indonesia
p.40
unresolved
org
Unilever Business Group Services B.V.
p.41
unresolved
org
Unilever Unilever Europe Business Center B.V.
p.42
unresolved
org
Europe Business Center B.V.
p.42
unresolved
org
C.V. Unilever EAC Myanmar Company Limited
p.43 ×2
unresolved
org
PT Unilever Oleochemical Indonesia Unilever Europe Business Center
p.44
unresolved
org
Unilever Europe B.V. Unilever IP Holdings B.V.
p.44
unresolved
org
Unilever Europe Business Center B.V. Unilever Philippines Inc.
p.44
unresolved
org
Unilever Philippines Inc.
p.44
unresolved
org
Unilever Europe IT Services Unilever Asia Private Limited
p.44
unresolved
org
Inc Unilever Industries Private Limited
p.44
unresolved
org
Mersin Serbest Bolgesi Unilever Bangladesh Limited
p.44
unresolved
org
Dana Pensiun Manfaat Pasti Indonesia
p.45
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Pasti
p.45
unresolved
org
Dana Pensiun Iuran Unilever Indonesia
p.45
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.58 ×2
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.58 ×2
unresolved
org
Directorate General of Taxes Direktorat Jenderal Pajak
p.58
unresolved
org
Total Unilever Indonesia Holding B.V.
p.66 ×2
unresolved
—
Publik/Public
p.66 ×2
unresolved
—
treasuri/Treasury
p.66 ×2
unresolved
org
PT KI
p.68 ×6
unresolved
org
PT Knorr
p.68
unresolved
org
PT KI's Unilever Overseas Holdings Ltd.
p.68
unresolved
org
PT KI's
p.68
unresolved
org
Unilever Overseas Holdings Ltd.
p.68
unresolved
org
Inc. Unilever Singapore Pte. Limited
p.69
unresolved
org
Unilever Japan K.K. Unilever Taiwan Ltd.
p.69
unresolved
org
S Unilever Ghana Ltd.
p.69
unresolved
org
Unilever Korea Unilever New Zealand Ltd
p.69
unresolved
org
Limited Unilever Australia Ltd
p.69
unresolved
org
PT Unilever Enterprises Indonesia Lain-lain
p.71
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.