Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BFIN-att2.pdf

Other Text extracted BFIN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 462

Page 1

          
Page 2
    ELEVATING
    THE BASELINE




2   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 3
Momen transformatif tidak lahir secara spontan. Sejarah menunjukkan
bagaimana suatu kemajuan yang revolusioner baru dapat terjadi ketika
kondisi di sekitarnya telah matang; saat fondasi telah dibangun, kapabilitas
telah dikembangkan, dan sistem telah disiapkan untuk menopang perubahan
yang berkelanjutan.

Bagi BFI Finance, meningkatkan standar dasar (Elevating the Baseline)
berarti menumbuhkan kondisi tersebut dengan kesadaran yang kuat.
Upaya ini mencakup disiplin dalam membangun landasan yang lebih
kokoh, mempertajam pengambilan keputusan, serta menerapkan standar
yang lebih tinggi dalam pelaksanaan sehari-hari. Kami menyadari bahwa
kami masih menjalani proses, dan kami memilih untuk tidak tergesa-gesa
melainkan menjalaninya dengan perlahan namun pasti.

Kami pun terus mempersiapkan diri. Kami meninggikan pijakan tempat
kami beroperasi—secara organisasi, operasional, dan budaya kerja. Dengan
demikian, saat peluang itu hadir, aspirasi kami dapat diaktivasi sebagai
tindakan yang terarah dan konsisten, untuk mewujudkan capaian yang
dampaknya berkelanjutan.




Penafian
Laporan Tahunan Terintegrasi PT BFI Finance Indonesia Tbk (“BFI Finance” atau “Perusahaan”) ini disusun
dengan itikad baik dan didasarkan pada sumber-sumber yang dianggap dapat diandalkan. Kendati Perusahaan
telah berupaya memastikan akurasi, kegunaan, dan kelengkapan informasi yang disajikan, Perusahaan tidak
menjamin apa pun terkait hal-hal tersebut. Laporan ini memuat pernyataan berwawasan ke depan mengenai
prospek, rencana, dan ekspektasi Perusahaan. Pernyataan tersebut bukanlah fakta historis dan mengandung
berbagai risiko, ketidakpastian, serta asumsi yang dapat menyebabkan pencapaian aktual berbeda secara
material dari yang dinyatakan atau tersirat. Dengan demikian, pembaca diimbau untuk tidak bergantung secara
berlebihan pada pernyataan berwawasan ke depan tersebut. Perusahaan tidak berkewajiban memperbarui
pernyataan berwawasan ke depan sebagai akibat dari adanya informasi baru, kejadian di masa mendatang, atau
perkembangan lainnya. Pihak mana pun yang mengandalkan Laporan Tahunan Terintegrasi beserta Laporan
Keuangan ini sepenuhnya menanggung risiko atas keputusannya sendiri. Beberapa angka dalam laporan ini
telah dibulatkan, sehingga dapat menimbulkan perbedaan kecil dalam perhitungan.




                                                           Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   3
Page 4
    TENTANG LAPORAN INI                                                  Profil Komite-Komite Dewan Komisaris           79

    Elevating the Baseline                                           2      Komite Audit                                80

    Pengantar Laporan Terintegrasi                                   6      Komite Pemantau Risiko                      82

    Ringkasan Laporan Tahunan Terintegrasi 2025                      8      Komite Nominasi dan Remunerasi              84

    Ringkasan Kinerja Keberlanjutan 2025                             9   Profil Manajer Senior                          86
                                                                         Struktur Korporasi                             89

    KILAS KINERJA 2025                                              12   Entitas Anak dan Asosiasi                      90

    Ikhtisar Penting 2025                                           14
    Ikhtisar Data Keuangan Penting                                  16   ANALISIS DAN PEMBAHASAN
                                                                         MANAJEMEN                                      96
    Ikhtisar Saham                                                  18
                                                                         Tinjauan Industri                              98
    Ikhtisar Obligasi                                               19
                                                                         Tinjauan Bisnis                                100
    Peristiwa Penting 2025                                          20
                                                                         Transformasi                                   111
    Penghargaan dan Pengakuan                                       28
                                                                         Operasional                                    112
                                                                         Pelayanan Konsumen                             114
    LAPORAN KEPADA PEMANGKU
    KEPENTINGAN                                                     30   Pemasaran                                      116

    Laporan Dewan Komisaris                                         32   Tinjauan Kinerja Keuangan                      118

    Laporan Direksi                                                 36   Analisis Rasio Penting                         139

    Tanggung Jawab Laporan Tahunan                                       Perbandingan Target dan Realisasi 2025         142
    Terintegrasi                                                    40   Struktur Modal                                 143
                                                                         Investasi Material atas Barang Modal           143

    PROFIL PERUSAHAAN                                               42   Peristiwa Setelah Periode Pelaporan            144

    Informasi Umum Perusahaan                                       44   Dividen                                        144

    Visi dan Misi Perusahaan                                        46   Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum           145

    Visi dan Misi Keberlanjutan                                     47   Investasi, Divestasi, Merger & Akuisisi, dan
                                                                         Restrukturisasi Utang atau Modal yang
    Riwayat Singkat Perusahaan                                      48
                                                                         Material                                       145
    Jejak Langkah                                                   50
                                                                         Transaksi dengan Potensi Benturan
    Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan                         52   Kepentingan dan Pihak-Pihak Berelasi           145
    Identitas Perusahaan                                            53   Perubahan Peraturan Perundang-undangan
    Bidang Usaha                                                    53   dan Pengaruhnya terhadap Kinerja
                                                                         Perusahaan                                     146
    Peta dan Jaringan Operasional                                   56
                                                                         Perubahan Kebijakan Akuntansi                  148
    Struktur Organisasi                                             58
                                                                         Prospek Bisnis 2026                            148
    Demografi Karyawan                                              60
    Profil Dewan Komisaris                                          64
    Profil Direksi                                                  70   TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG
                                                                         BAIK                                           150
    Profil Dewan Pengawas Syariah                                   76
                                                                         Laporan Tata Kelola Perusahaan yang Baik       152


4     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 5
                                                              DAFTAR ISI


Tata Kelola Keberlanjutan                  157   Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                         250
Rapat Umum Pemegang Saham                  159   Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Direksi                  252
Dewan Komisaris                            167   Rapat Dewan Komisaris, Direksi, dan Rapat
Direksi                                    169   Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi                           253

Dewan Pengawas Syariah                     171   Komite Audit                                                   258

Komite Audit                               174   Komite Pemantau Risiko                                         262

Komite Pemantau Risiko                     176   Komite Nominasi dan Remunerasi                                 264

Komite Nominasi dan Remunerasi             178   Akses Informasi dan Komunikasi                                 267

Sekretaris Perusahaan                      179   Kode Etik dan Budaya Perusahaan                                272

Audit Internal                             181   Kebijakan Antikorupsi                                          275

Sistem Pengendalian Internal               186   Kebijakan Pengadaan                                            276

Manajemen Risiko                           188   Kebijakan Pengungkapan Informasi                               278

Kasus Hukum                                195   Jasa Akuntan Publik                                            279

Sanksi Administratif                       195   Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal                      280

Hubungan Investor                          196   Transparansi Kondisi Keuangan dan
                                                 Nonkeuangan yang Belum Diungkap dalam
Kepatuhan                                  197
                                                 Laporan Lainnya                                                281
Sistem Pelaporan Pelanggaran               199
                                                 Pernyataan Penerapan atas Pedoman Tata
                                                 Kelola Perusahaan Terbuka OJK                                  282

KEBERLANJUTAN                              202   Alamat Outlet                                                  285

Strategi Keberlanjutan                     204   Glosarium                                                      308

Sumber Daya Manusia                        208
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa          LAPORAN KEUANGAN TAHUNAN                                       310
Berkelanjutan                              214
                                                 Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun
Kinerja Lingkungan                         215   yang Berakhir 31 Desember 2025 dan Laporan
KInerja Sosial                             219   Auditor Independen                                              312



DATA PERUSAHAAN                            226   LAMPIRAN                                                      438
Komposisi Kepemilikan Saham                228   Lembar Umpan Balik                                             440

Profil Pemegang Saham Pengendali           231   Referensi Silang SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 -
                                                 Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau
Pemilik Manfaat Akhir                      231
                                                 Perusahaan Publik                                              441
Program Kepemilikan Saham oleh Manajemen
                                                 Referensi Silang POJK No. 51/POJK.03/2017
dan Karyawan (MESOP)                       232
                                                 - Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
Kronologi Pencatatan Saham dan Perubahan         Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
Jumlah Saham                               232   Perusahaan Publik                                              457
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya          234
Dewan Komisaris                            236
Direksi                                    240


                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk    5
Page 6
                                                                   Laporan kepada                                              Analisis dan
       Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                        Pembahasan Manajemen




    PENGANTAR LAPORAN TERINTEGRASI
    Laporan Tahunan 2025 PT BFI Finance Indonesia Tbk ini merupakan Laporan Terintegrasi.

    Konsep pelaporan terintegrasi telah diadopsi oleh BFI                           3. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
    Finance sejak 2016, dengan publikasi Laporan Tahunan                               dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK),
    Terintegrasi 2016. Sejak saat itu, Perusahaan telah                                yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
    menyesuaikan dan memperbarui praktik pelaporannya                                  Keuangan (DSAK) dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI);
    dengan kriteria dan standar pelaporan berikut:                                  4. Integrated Reporting International <IR> Framework,
    1. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi                               yang diterbitkan pada Januari 2021 oleh International
        Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik                                  Integrated Reporting Council (IIRC, kini bagian dari
        (SEOJK 16/2021);                                                               IFRS Foundation); dan
    2. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                                   5. Integrated Thinking Principles v1.0, yang diterbitkan
        Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                                       pada Desember 2021 oleh Value Reporting
        Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (POJK                                  Foundation (kini bagian dari IFRS Foundation).
        51/2017);



    INTEGRATED THINKING: PENDEKATAN HOLISTIK
    Integrated Thinking adalah pendekatan manajemen multikapital yang memungkinkan organisasi untuk mencapai
    tujuan mereka demi kepentingan pemangku kunci utama sepanjang waktu. Hal ini menekankan penciptaan
    dan pelestarian nilai serta penyempurnaan proses pengambilan keputusan berdasarkan informasi yang saling
    terhubung dari berbagai jenis kapital. Pendekatan ini bersifat mendasar bagi Kerangka Kerja Laporan Terintegrasi
    BFI Finance karena mendorong pemikiran dan pelaporan melampaui metrik keuangan yang konvensional dengan
    mempertimbangkan faktor-faktor lebih luas, seperti modal sosial, intelektual, dan lingkungan.


    Menggabungkan cara berpikir yang terintegrasi ke dalam praktik bisnis mendukung BFI Finance dalam mengatasi
    tantangan dan peluang yang kompleks secara konsisten dan komprehensif. Dengan mengadopsi Integrated Thinking
    Principles—yang meliputi Tujuan, Tata Kelola, Budaya, Strategi, Risiko & Peluang, serta Kinerja—bisnis kami akan
    mampu mengoptimalkan penciptaan nilai dalam jangka panjang, yang dibangun di atas pemahaman mengenai
    interaksi berbagai sumber daya dan hubungan antara berbagai pihak.


        Grafik 1 | Integrated Thinking


                    LINGKUNGAN
                    EKSTERNAL                                                                                             JENIS-JENIS KAPITAL

                                                                              KA
                                                                                                                                         FINANSIAL
                                                                                P                                                 PROSES PRODUKSI
                                                                                                                                         KEAHLIAN
                                                                               IT




                                                                       PR                                                                     SDM
                                                                                 AL




                                                                         IN                                           HUBUNGAN & KOMUNIKASI SOSIAL
                                                                                                                                  LINGKUNGAN ALAM
                                                                          SI
                                                                            P




                                        OUTPUT                  MODEL
                                        & HASIL                 BISNIS                                                         PRINSIP-PRINSIP
                                                                                                                                            TUJUAN
                                                                                                                                       TATA KELOLA
                                                                                                                                            BUDAYA
                                                                                                                                           STRATEGI
                                                  NILA
                                                      I BERW                                                                      RISIKO & PELUANG
                                                             UJUD                                                                           KINERJA
                                                      NILAI
                                                            NIRWU
                                                                 JUD




                                                                             PENCIPTAAN NILAI
                                                                           UNTUK ORGANISASI DAN
                                                                   PARA PEMANGKU KEPENTINGAN UTAMANYA


    Sumber: IFRS Foundation – https://integratedreporting.ifrs.org/integrated-thinking/




6   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 7
      Tata Kelola Perusahaan                                                                               Laporan Keuangan
                                              Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                  Lampiran
      yang Baik                                                                                            Tahunan




    Grafik 2 | Interaksi Berbagai Jenis Kapital dalam Penciptaan Nilai Perusahaan


                                                              LINGKUNGAN EKSTERNAL

                                                                 TUJUAN, MISI, VISI


                   FINANSIAL                                                                                                  FINANSIAL
                                                 RISIKO DAN          TATA KELOLA      STRATEGI DAN ALOKASI
                                                  PELUANG                                 SUMBER DAYA

               PROSES PRODUKSI                                       MODEL BISNIS                                       PROSES PRODUKSI


                                                                       KEGIATAN
                   KEAHLIAN                                             BISNIS                 HASIL                          KEAHLIAN
                                                                                            (POSITIF DAN
                                                                                           NEGATIF DALAM
                                                 MASUKAN                                   JANGKA WAKTU
                                                                                         PENDEK, MENENGAH,
                                                                                           DAN PANJANG)
                     SDM                                               KELUARAN                                                 SDM



                HUBUNGAN &                                                                                               HUBUNGAN &
              KOMUNIKASI SOSIAL                                                                                        KOMUNIKASI SOSIAL

                                                   KINERJA                              PROSPEK KE DEPAN
               LINGKUNGAN ALAM                                                                                          LINGKUNGAN ALAM




                      PENCIPTAAN NILAI, PEMELIHARAAN ATAU PENGURANGAN/PENYUSUTAN DARI WAKTU KE WAKTU




Sumber: International <IR> Framework, Integrated Reporting – https://integratedreporting.ifrs.org




MANFAAT DAN TUJUAN JANGKA PANJANG DARI PELAPORAN DAN
CARA BERPIKIR TERINTEGRASI
Kami meyakini bahwa dengan mengadopsi kerangka kerja dan prinsip Pelaporan dan Cara Berpikir Terintegrasi, kami
akan dapat:


■   Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Cara Berpikir Terintegrasi memupuk pandangan yang lebih holistik
    terhadap organisasi kami, sehingga menghasilkan keputusan yang penuh pertimbangan atas berbagai faktor,
    mulai dari keuangan hingga lingkungan.
■   Mendorong Praktik Bisnis Berkelanjutan: Kami akan menyesuaikan praktik kami dengan tren global yang
    menekankan keberlanjutan, yang pada gilirannya akan memberdayakan kami dalam menghadapi risiko dan
    peluang lingkungan dan sosial.
■   Menciptakan Nilai Jangka Panjang: Dengan mempertimbangkan berbagai kapital yang kami kendalikan, kami
    dapat fokus pada penciptaan nilai tak hanya secara finansial, namun juga dalam hal dampak sosial, intelektual,
    dan lingkungan.
■   Meningkatkan Keterlibatan Pemangku Kepentingan Utama: Laporan terintegrasi kami memberikan pandangan
    yang lebih komprehensif tentang strategi, kinerja, dan prospek kami kepada para pemangku kepentingan yang
    utama.
■   Memperkuat Transparansi dan Akuntabilitas: Pendekatan ini mendorong transparansi yang lebih besar dalam
    pelaporan kami, sehingga para pemangku kepentingan yang utama akan mampu melihat dengan jelas dan
    memahami seluruh spektrum kegiatan dan dampak bisnis kami.



TENTANG LAPORAN TERINTEGRASI INI
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 PT BFI Finance Indonesia Tbk melaporkan kinerja Perusahaan dalam menciptakan
nilai dalam aspek-aspek yang telah dijelaskan dalam kerangka kerja di atas. Lingkup laporan ini mencakup Perusahaan
dan entitas anaknya, yaitu PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT), yang kinerja keuangannya dikonsolidasikan ke dalam
laporan Perusahaan. Periode pelaporan adalah mulai dari 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Perusahaan
menerbitkan laporan terintegrasi satu kali setiap tahun.




                                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   7
Page 8
                                                                  Laporan kepada                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini          Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                  Pemangku Kepentingan                               Pembahasan Manajemen




    RINGKASAN LAPORAN TAHUNAN
    TERINTEGRASI 2025
    MATERI BAHASAN                                                            UNSUR KEBERLANJUTAN

    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 PT BFI Finance                          Keberadaan bab Keberlanjutan dalam Laporan Tahunan
    Indonesia Tbk menggabungkan laporan tahunan dan                           Terintegrasi adalah wujud kepatuhan terhadap POJK
    laporan keberlanjutan, dan memuat sembilan bab yang                       51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan
    membahas aktivitas bisnis dan nonbisnis Perusahaan,                       bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan
    sebagai berikut:                                                          Publik, yang ditegaskan dengan SEOJK 16/2021.

    1.    Tentang Laporan Ini                                                 Keuangan Berkelanjutan adalah dukungan menyeluruh
    2.    Kilas Kinerja 2025                                                  dari sektor jasa keuangan untuk menciptakan
    3.    Laporan kepada Pemangku Kepentingan                                 pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan
    4.    Profil Perusahaan                                                   dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial,
    5.    Analisis dan Pembahasan Manajemen                                   dan lingkungan hidup.
    6.    Tata Kelola Perusahaan yang Baik
    7.    Keberlanjutan                                                       Berbagai elemen keberlanjutan diintegrasikan ke
    8.    Data Perusahaan                                                     dalam pelaporan tahunan Perusahaan menggunakan
    9.    Laporan Keuangan Tahunan                                            pendekatan Integrated Thinking.

    Selain berbentuk cetak, laporan ini tersedia secara daring                KAPITAL PERUSAHAAN
    pada situs web Perusahaan:
    https://www.bf i.co.id/id/corporate/hubungan-investor/                    Berdasarkan acuan dari pendekatan Integrated
    laporan-tahunan-keberlanjutan                                             Thinking, proses bisnis Perusahaan melibatkan enam
                                                                              kapital utama, yaitu:
    REFERENSI                                                                 1. Financial (Finansial);
                                                                              2.   Manufactured (Proses Produksi);
    Acuan utama dalam pembuatan Laporan Tahunan                               3.   Intellectual (Keahlian);
    Terintegrasi 2025 PT BFI Finance Indonesia Tbk ini                        4.   Human (SDM);
    adalah seluruh ketentuan dari regulator atau otoritas                     5. Relationship & Social (Hubungan & Komunikasi
    mengenai penerbitan laporan tahunan oleh perusahaan                          Sosial); dan
    publik atau emiten dan panduan standar internasional                      6. Natural (Lingkungan Alam).
    mengenai laporan keberlanjutan, antara lain:
    1. UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas                        PEMANGKU KEPENTINGAN PERUSAHAAN
        (UU PT);
    2. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan Tahunan                       Berdasarkan bidang usaha BFI Finance sebagai
        Emiten atau Perusahaan Publik;                                        perusahaan jasa pembiayaan dan penyelarasannya
    3. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                             dengan enam kapital utama, kinerja dan pencapaian
        Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa                              bisnis dan nonbisnis Perusahaan memberikan nilai
        Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik (POJK                         tambah bagi para pemangku kepentingan utama,
        51/2017);                                                             antara lain:
    4. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan Isi                      1. Konsumen;
        Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik                         2. Pemegang Saham/Investor;
        (SEOJK 16/2021);                                                      3. Karyawan;
    5. Peraturan terkait bursa efek dan pasar modal yang                      4. Regulator;
        diterbitkan oleh BEI; dan                                             5. Masyarakat Umum;
    6. UU, POJK, SEOJK, dan peraturan-peraturan lainnya                       6. Lingkungan Hidup; dan
        yang menjadi acuan isi dan materi pembahasan                          7. Mitra Bisnis.
        dalam laporan tahunan terintegrasi.




8   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 9
       Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                               Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                 Lampiran
       yang Baik                                                                                          Tahunan




RINGKASAN KINERJA KEBERLANJUTAN
2025
PERNYATAAN KEBERLANJUTAN

Kami menjalankan bisnis secara bertanggung jawab dengan menyediakan akses pembiayaan yang inklusif, guna
meningkatkan kesejahteraan konsumen, sekaligus berkontribusi pada pengembangan masyarakat dan pelestarian
lingkungan.


DISTRIBUSI NILAI BFI FINANCE

Melalui bisnis pembiayaannya di Indonesia, di sepanjang 2025 Perusahaan telah:

■     Menghadirkan produk pembiayaan bagi lebih dari 486 ribu konsumen di 35 provinsi di Indonesia, untuk
      mengangkat kemampuan ekonomi mereka;
■     Memberikan pembiayaan sekitar Rp9,92 triliun untuk mendukung UMKM di Indonesia;
■     Mempekerjakan lebih dari sepuluh ribu karyawan dan meningkatkan taraf hidup keluarga mereka;
■     Menggunakan produk dan jasa dari 9.148 pelaku usaha di Indonesia dan 28 pemasok luar negeri, serta berkontribusi
      pada pertumbuhan perekonomian nasional;
■     Berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan dan pelestarian lingkungan melalui aktivitas CSR, literasi
      keuangan, dan pembayaran pajak kepada pemerintah; dan
■     Menciptakan nilai dan imbal hasil yang atraktif bagi pemegang saham/investor melalui reputasi yang unggul di
      industri dan rasio pembayaran dividen yang atraktif.


PENCIPTAAN DAN DISTRIBUSI NILAI FINANSIAL

BFI Finance menciptakan nilai dan kapital finansial melalui beragam proses bisnisnya, dan mendistribusikannya
kepada para pemangku kepentingannya dalam berbagai wujud dan cara. Jumlah nilai finansial yang didistribusikan
oleh BFI Finance dalam tiga tahun terakhir adalah sebagai berikut (dalam Rp juta):


      Tabel 1 | Distribusi Nilai Finansial



                     Keterangan (Rp juta)                                        2023                       2024                       2025

 Pendapatan                                                                       6.353.113                 6.335.070                   6.747.819

 Pemegang Saham/Investor                                                          902.363*                    827.166**              1.000.989***

 Karyawan                                                                          1.457.103                  1.517.239                    1.517.111

 Mitra Bisnis dan Operasional Lainnya                                            2.869.264                   2.889.093                   3.255.318

 Pemerintah                                                                         381.453                    361.940                     391.591

 Masyarakat Sekitar                                                                    1.494                       2.124                     2.309

 Keberlanjutan Usaha                                                             1.643.799                   1.564.674                  1.581.490


*     Dividen final 2022 yang dibayarkan di 2023 dan dividen tunai interim untuk 2023, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen
**    Dividen final 2023 yang dibayarkan di 2024 dan dividen tunai interim untuk 2024, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen
***   Dividen final 2024 yang dibayarkan di 2025 dan dividen tunai interim untuk 2025, termasuk PPh Pasal 26 atas Dividen




                                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   9
Page 10
                                                                   Laporan kepada                                Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                          Pembahasan Manajemen




     PEMANFAATAN KAPITAL DAN PENCIPTAAN NILAI BAGI PEMANGKU
     KEPENTINGAN


                                                                                                PEMANGKU
                                                              AKTIVITAS PEMANFAATAN            KEPENTINGAN         DIJELASKAN
        JENIS KAPITAL             WUJUD KAPITAL
                                                               DAN PENCIPTAAN NILAI             PENERIMA           DALAM BAB
                                                                                                 MANFAAT


                                                             Kegiatan bisnis normal,
                                 Fasilitas                   penyesuaian strategi bisnis
                                 pembiayaan                  terhadap perkembangan           Konsumen,
                                                             transformasi digital            Pemegang
                                                                                             Saham/Investor,         2, 3, 4, 5, 9
                                                                                             Pemasok, Mitra
                                 Ekuitas                     Eksekusi strategi bisnis        Bisnis

            Finansial

                                                             Perluasan keberadaan fisik
                                                             dan digital, penguatan
                                 Jaringan bisnis
                                                             kapabilitas originasi dan                               2, 3, 4, 5, 7
                                 operasional
                                                             penagihan, serta kemitraan
                                                             berbasis ekosistem              Konsumen,
                                                             Restrukturisasi organisasi,     Pemegang
                                 Infrastruktur                                               Saham/Investor,
                                                             investasi, pengembangan,                                 2, 3, 4, 5
                                 operasional                                                 Karyawan,
                                                             dan optimalisasi
                                                                                             Pemasok, Mitra
                                                             Pengembangan dan                Bisnis
                                 Teknologi                   investasi TI, penyempurnaan
                                                                                                                       2, 3, 5
                                 informasi (TI)              scoring engine, peningkatan
       Proses Produksi                                       keamanan siber


                                                             Pengembangan model
                                                             usaha yang tangguh dan
                                 Model usaha                                                 Konsumen,
                                                             adaptif, penerapan strategi
                                                                                             Pemegang
                                                             direct-to-consumer
                                                                                             Saham/Investor,
                                                                                                                      2, 3, 4, 5
                                                                                             Karyawan,
                                                             Tranformasi berkelanjutan
                                                                                             Pemasok, Mitra
                                 Digitalisasi                melalui digitalisasi berbagai
                                                                                             Bisnis
            Keahlian                                         proses bisnis




10   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 11
   Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan         Data Perusahaan                                                Lampiran
   yang Baik                                                                            Tahunan




                                                                                     PEMANGKU
                                                AKTIVITAS PEMANFAATAN               KEPENTINGAN                  DIJELASKAN
 JENIS KAPITAL              WUJUD KAPITAL
                                                 DAN PENCIPTAAN NILAI                PENERIMA                    DALAM BAB
                                                                                      MANFAAT


                                               Peningkatan kesejahteraan,
                                               keterikatan, keahlian
                        Karyawan                                                                                     2, 3, 4, 7
                                               profesional, kesehatan dan
                                               keselamatan kerja

                        Budaya kerja           Penerapan BFI Culture 2.0                                                4, 7

                                                                                  Karyawan,
                                                                                  Regulator

                                               Penyempurnaan dan
                        Praktik
                                               penyelarasan dengan standar                                               7
                        ketenagakerjaan
                                               dan praktik terbaik

       SDM


                                               Dukungan terhadap upaya
                        Kerja sama             dan program pemerintah
                        dengan                 untuk menyejahterakan              Regulator                          2, 5, 6, 7
                        pemerintah             bangsa, kepatuhan terhadap
                                               peraturan
                                               Peningkatan kualitas
                                               kesehatan, pendidikan,
                                               dan kesejahteraan bagi
                        Interaksi dengan
                                               masyarakat Indonesia               Masyarakat Umum                        7
                        masyarakat sekitar
                                               melalui serangkaian program
                                               keberlanjutan yang tepat
                                               sasaran
                                               Penerapan dan
                                                                                  Masyarakat
                        Program beasiswa       pengembangan                                                              7
                                                                                  Umum, Karyawan
                                               berkelanjutan

  Hubungan &
Komunikasi Sosial                                                                 Masyarakat Umum                        7

                                               Formulasi, implementasi,
                                               evaluasi, dan
                        Program CSR
                                               penyempurnaan
                                               berkelanjutan
                                                                                  Lingkungan Hidup                       7




                                               Penghematan dan
                        Penggunaan             optimalisasi pemakaian
                                                                                  Lingkungan Hidup                       7
                        sumber daya            sumber daya dengan
                                               bantuan teknologi
  Lingkungan
     Alam




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   11
Page 12
     Kilas
     Kinerja
     2025




12   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 13
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   13
Page 14
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




     IKHTISAR PENTING 2025
     PIUTANG YANG DIKELOLA BERDASARKAN JENIS ASET




                                                                                   15,0                 Alat Berat dan Mesin




                                                                            %
                                                                                              9,0

                                                            68,3
                           Mobil                                                                               Properti dan Lain-Lain
                                                                                              7,7




                                                                                                                  Motor




                          Pendapatan                                                                  Aset




                  6,5%                                        (Rp miliar)                    1,4%                               (Rp miliar)


              2025                                            6.748                        2025                                 25.473

              2024                                             6.335                       2024                                 25.120

              2023                                             6.353                       2023                                 23.992




                          Piutang Pembiayaan - Neto                                                   Laba Tahun Berjalan




                  1,8%                                        (Rp miliar)                    1,0%                                (Rp miliar)



              2025                                           22.485                        2025                                   1.581

              2024                                            22.096                       2024                                   1.565

              2023                                            20.759                       2023                                   1.644




14   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 15
 Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
 yang Baik                                                                            Tahunan




PEMEGANG SAHAM                                                                           ROA (%)




                                                                            8,4
                                                                                       8,0          7,9




                             %
                                                                                                                   BFI Finance
                                                                            5,6


                             *
             51,12                         48,88                                       5,0          4,2*           Rata-Rata
                                                                                                                   Industri

                                                                            2023      2024       2025



                                                                                         ROE (%)
    Trinugraha Capital & Co SCA

    Lainnya (masing-masing di bawah 5%)


                                                                            17,7
                         Seluruh Indonesia, termasuk 45                                15,7

  349                    cabang perwakilan syariah yang
                         berbagi tempat dengan cabang                       15,0
                                                                                       13,8
                                                                                                    14,8
                                                                                                                   BFI Finance
                                                                                                                   Rata-Rata
                         konvensional                                                               10,7*
    OUTLET                                                                                                         Industri

                                                                            2023      2024       2025

 WILAYAH OUTLET
                Jawa dan Bali                 13,2% Sumatra
        63,5% (termasuk Jabodetabek)                                                     NPF (%)
               Sulawesi dan
         15,1% Indonesia Timur                8,2% Kalimantan




KARYAWAN                         KONTRAK AKTIF                              2,44
                                                                                       2,70         2,51*


                                                                                                                    BFI Finance
             10.540                       518.634                           1,36       1,25
                                                                                                    1,39
                                                                                                                    Rata-Rata
                                                                                                                    Industri

                                                                            2023      2024       2025
                                                                  * Data OJK per 31 Desember 2025

PENGHARGAAN


                     21st Infobank Multifinance Awards 2025
                     ■     The Best Performance Multifinance in (Asset Class Above Rp10 Trillion)
                     ■     Multifinance Company with Consistent Excellent Performance for 20 Consecutive
                           Years (2005–2024)

                     Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025
                     Predikat “The Best Performance Multifinance” kategori Multifinance Go Public




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   15
Page 16
                                                                   Laporan kepada                                  Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




     IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
     Angka-angka dalam tabel dan grafik di bawah ini disajikan dalam miliar rupiah (kecuali disebutkan lain).


        Tabel 2 | Ikhtisar Laporan Keuangan dan Rasio



                               Keterangan                                        2023                  2024             2025

      Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

      Pendapatan Pembiayaan                                                        6.042                 6.030             6.441

      Lain-Lain                                                                       311                   305              307

      Jumlah Pendapatan                                                            6.353                 6.335             6.748

      Gaji dan Tunjangan                                                            1.457                  1.517            1.517

      Beban Bunga dan Keuangan                                                       951                    931              940

      Umum dan Administrasi                                                          871                    875              898

      Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                              786                    850             1.091

      Lain-Lain                                                                      263                    235              329

      Jumlah Beban                                                                 4.328                 4.408             4.775

      Laba Sebelum Pajak                                                           2.025                  1.927             1.973

      Beban Pajak                                                                    381                    362              392

      Laba Tahun Berjalan                                                          1.644                  1.565             1.581

      Penghasilan (Kerugian) Komprehensif Lain -
                                                                                          2                 (56)              39
      Setelah Pajak

      Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan                                      1.646                  1.509            1.620



      Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

      Kas dan Setara Kas                                                           1.740                   1.614            1.552

      Piutang Pembiayaan - Neto                                                   20.759                22.096            22.485

      Piutang Lain-Lain - Pihak Ketiga                                               251                    293              315

      Aset Tetap - Neto                                                              721                    673              668

      Aset Derivatif                                                                    57                    28              83

      Aset Tak Berwujud - Neto                                                       255                    199              144

      Aset Lain-Lain                                                                 209                    217              226

      Jumlah Aset                                                                 23.992                25.120            25.473

      Pinjaman yang Diterima                                                       8.666                 10.823           10.370

      Surat Berharga yang Diterbitkan - Neto                                       4.721                  2.936            3.225

      Utang Lain-Lain                                                               1.105                  1.179            1.224

      Jumlah Liabilitas                                                           14.492                14.938            14.819




16   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 17
        Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                                 Keberlanjutan                Data Perusahaan                                               Lampiran
        yang Baik                                                                                         Tahunan




                              Keterangan                                           2023                      2024                       2025

     Ekuitas                                                                         9.500                     10.182                     10.654

     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                                                  23.992                     25.120                     25.473

     Data Saham

     Saham Beredar (juta)                                                           15.967                     15.967                     15.039

     Laba per Saham Dasar (Nilai Rupiah Penuh)                                         109                        104                         103

     Dividen per Saham (Nilai Rupiah Penuh)1                                              55                       60           Lihat Catatan 1



     Rasio-Rasio

     Profitabilitas

     Imbal Hasil atas Rata-Rata Aset (ROA)2                                           8,4%                       8,0%                       7,9%

     Imbal Hasil atas Rata-Rata Ekuitas (ROE)3                                       17,7%                      15,7%                      14,8%

     Laba Tahun Berjalan / Jumlah Pendapatan                                         25,9%                     24,7%                       23,4%

     Kualitas Aset

     NPF (termasuk Pembiayaan Bersama) - Bruto                                       1,36%                      1,25%                      1,39%

     Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai terhadap
                                                                                      3,5%                       3,4%                       3,7%
     Piutang Pembiayaan yang Dikelola

     Coverage terhadap NPF                                                             2,6x                       2,7x                       2,7x

     Likuiditas

     Rasio Lancar4                                                                     1,4x                       1,5x                        1,3x

     Solvabilitas

     Rasio Liabilitas terhadap Aset5                                                   0,6x                      0,6x                        0,6x

     Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas6                                                1,5x                       1,5x                        1,4x

     Rasio Gearing7                                                                    1,4x                       1,4x                        1,3x

     Rasio Keuangan yang Relevan Lainnya

     Financing-to-Assets Ratio (FAR)                                                 86,5%                     88,0%                       88,3%

     Rasio Modal Sendiri-Modal Disetor (MSMD)                                     2.379,8%                  2.550,7%                   2.833,4%

     Rasio Beban Operasional-Pendapatan Operasional
                                                                                     69,4%                     70,5%                       71,5%
     (BOPO)


     Informasi Lainnya

     Jumlah Outlet8                                                                     271                       267                        349

     Jumlah Karyawan                                                                 11.207                    10.198                     10.540

1.     Dividen final per saham untuk 2025 menunggu keputusan RUPS 2026
2.     Laba Sebelum Pajak / Rata-Rata Aset
3.     Laba Tahun Berjalan / Rata-Rata Ekuitas
4.     Aset Lancar / Liabilitas Lancar
5.     Jumlah Liabilitas / Jumlah Aset
6.     Jumlah Liabilitas / Jumlah Ekuitas
7.     (Pinjaman yang Diterima dan Surat Berharga yang Diterbitkan) / Ekuitas
8.     Terdiri dari cabang konvensional, POS, dan cabang perwakilan syariah


                                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   17
Page 18
                                                                              Laporan kepada                                                        Analisis dan
          Tentang Laporan Ini                   Kilas Kinerja 2025                                                 Profil Perusahaan
                                                                              Pemangku Kepentingan                                                  Pembahasan Manajemen




     IKHTISAR SAHAM
               Tabel 3 | Ringkasan Harga Saham



                                                               Harga Saham (Rp)                                                 Volume                   Kapitalisasi
                                                                                                                             Transaksi                      Pasar
                Periode                  Tertinggi                    Terendah                  Penutupan                    ( juta unit)                 (Rp miliar)


                                    2024           2025             2024         2025         2024         2025          2024              2025         2024         2025

               Triwulan 1               1.380          940            1.125        695          1.340            815         835             346        21.396        13.013

               Triwulan 2               1.340           970           800              710          945          815         1.162           456        15.089        13.013

               Triwulan 3               1.040          900            800          720          1.040            765         757             750        16.606        11.505

               Triwulan 4               1.040           815           850          700              945          700         492            1.229       15.089       10.528



               Grafik 3 | Kinerja Saham



     1.400 -

                                                                                                                                                                           -1.300
     1.200 -

                                                                                                                                                                           -1.200
     1.000 -

                                                                                                                                                                           -1.100
      800 -

                                                                                                                                                                           -1.000
      600 -

                                                                                                                                                                           -900
      400 -

                                                                                                                                                                           -800
      200 -

                                                                                                                                                                           -700
         0-

                Jan   Feb   Mar   Apr    Mei     Jun   Jul    Agu    Sep   Okt   Nov    Des   Jan    Feb   Mar   Apr   Mei   Jun     Jul    Agu   Sep   Okt    Nov   Des



                                                  2024                                                                       2025

                                                                     Harga Penutupan                 Volume


     Nilai kapitalisasi pasar BFI Finance per akhir 2025 mencapai Rp10,5 triliun, 30,3% di bawah kapitalisasi pasar saham per
     akhir 2024, yakni sebesar Rp15,1 triliun (dengan jumlah saham sebelum penurunan modal disetor dan ditempatkan).


     Transaksi perdagangan saham BFI Finance sepanjang 2025 melibatkan 2,66 miliar saham, atau senilai Rp2,2 triliun.


     Per akhir 2025, saham BFIN merupakan komponen dari indeks KOMPAS100, yang menunjukkan likuiditas, kapitalisasi
     pasar, dan keunggulan saham Perusahaan dibandingkan perusahaan lainnya yang tercatat di BEI.




18   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 19
       Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
       yang Baik                                                                       Tahunan



PERBANDINGAN KINERJA HARGA SAHAM BFI FINANCE (BFIN)
TERHADAP IHSG DI 2025
Perdagangan saham BFIN dibuka pada 2 Januari 2025 dengan harga Rp920 dan ditutup pada 30 Desember 2025
dengan harga Rp700 per saham, atau menurun 23,9% dalam setahun.


Kinerja IHSG menunjukkan penguatan 22,1%, dari 7.079,90 per akhir 2024 menjadi 8.646,94 per akhir 2025. Kapitalisasi
pasar saham Indonesia mencapai Rp15.810 triliun, meningkat 28,2% selama 2025.



AKSI KORPORASI
Perusahaan membagikan dividen tunai secara keseluruhan sebesar Rp60 (nilai penuh) per saham atau setara dengan
Rp902 miliar dari laba bersih 2024. Dividen tunai interim sebesar Rp28 (nilai penuh) per lembar saham atau setara
dengan Rp421 miliar telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 19 Desember 2024. Sisanya sebesar Rp32 (nilai
penuh) per lembar saham atau setara dengan Rp481 miliar dibayarkan pada 11 Juni 2025.


Perusahaan merealisasikan pembelian kembali saham selama periode 4 Agustus hingga 31 Oktober 2025. Aksi
korporasi ini melibatkan pembelian senilai Rp147,3 miliar atas 190 juta saham, dengan harga rata-rata Rp775,3 per
lembar saham.


Pada 22 Juli 2025, BEI menyetujui pengajuan Perusahaan untuk menghapus pencatatan 927.732.000 saham treasuri
dari aksi pembelian kembali saham sebagaimana dijelaskan di atas. Sebagai dampaknya, jumlah saham beredar
berkurang dari 15.967.115.620 lembar saham menjadi 15.039.383.620 lembar saham, yang berlaku efektif pada 30 Juli
2025.


Selain dari itu, di 2025 Perusahaan tidak menyelenggarakan aksi korporasi lain yang dapat berdampak terhadap
perdagangan saham BFIN di bursa saham.



SUSPENSI DAN/ATAU PEMBATALAN PENCATATAN SAHAM
Sepanjang 2025, perdagangan saham BFIN tidak pernah mengalami suspensi.




IKHTISAR OBLIGASI
Efek Perusahaan yang diterbitkan dalam periode 2021–2025 dan dicatatkan di BEI adalah sebagai berikut:


   Tabel 4 | Ikhtisar Obligasi


                                                                                                                   Nilai
 No.                               Nama Efek                                        Tahun
                                                                                                                (Rp miliar)

   1       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I                     2021                          600

   2       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II                    2021                         1.000

   3       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III                   2023                          1.100

  4        Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV                    2023                         1.600

   5       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V                     2023                          1.100

   6       Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I                    2024                          600

   7       Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap II                   2025                         1.000


Seluruh efek tersebut mendapatkan peringkat ‘AA-(idn)’ dari Fitch Ratings.


                                                                       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   19
Page 20
                                                                   Laporan kepada                                         Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




     PERISTIWA PENTING 2025
                                                                                                                               JANUARI


                                                                                                                   9


                                                                                  Penyelenggaraan National Kick-off Meeting 2025
                                                                                  bertema “Elevating the Baseline” secara daring dari
                                                                                  BFI Tower, Tangerang Selatan, Banten




                                                                                                                   30


                                                                                  Penyelenggaraan RUPSLB BFI Finance 2025 secara
                                                                                  hybrid di BFI Tower, Tangerang Selatan, Banten




                                                                                                                              FEBRUARI


                                                                                                                  10–14


                                                                                  Penyelenggaraan program Ramadhan “NgabubuRide
                                                                                  Bareng BFI Finance”, melalui pembagian takjil yang
                                                                                  dilaksanakan serentak di 65 kota




                                                                                                                   19


                                                                                  Penyelenggaraan “Fit & Fun Day with BFI Finance”,
                                                                                  sebagai   upaya     mendorong      kesejahteraan
                                                                                  masyarakat melalui gaya hidup sehat, sekaligus
                                                                                  memperkenalkan produk pembiayaan, di Jakarta




20   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 21
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                                                                   MARET


                                                                                   6–24


                                               Penyelenggaraan program “Tebar Hadiah Ramadhan
                                               (THR)” di seluruh cabang BFI Finance melalui undian
                                               sembako dan suvenir bagi konsumen loyal




                                                                                     18


                                               Penyelenggaraan Literasi Keuangan bertajuk “Kajian
                                               dan Obrolan Seputar Keuangan Syariah (KOLAK)”
                                               untuk pelaku usaha di Cisauk, Kabupaten Tangerang,
                                               Banten




                                                                                                    APRIL


                                                                                      9


                                               Peringatan HUT ke-43 BFI Finance digelar secara
                                               luring dan daring dari BFI Tower, Tangerang Selatan,
                                               Banten, bersama karyawan kantor pusat dan cabang
                                               di berbagai wilayah




                                                                                     13


                                               Penyelenggaraan “Road to BFI RUN 2025” di kawasan
                                               Car Free Day (CFD) Jakarta




                                                                                     27


                                               Penyelenggaraan “Fit & Fun Day with BFI Finance” di
                                               Surabaya, Jawa Timur




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   21
Page 22
                                                                   Laporan kepada                                      Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                                  28


                                                                                  Pendampingan Literasi Keuangan bagi 10 pelaku
                                                                                  usaha terpilih di Cisauk, Kabupaten Tangerang,
                                                                                  sebagai tindak lanjut dari kegiatan literasi keuangan
                                                                                  sebelumnya




                                                                                                                               MEI


                                                                                                                  7


                                                                                  Konferensi Pers BFI RUN 2025 bertempat di Parle
                                                                                  Senayan Park, Jakarta Selatan




                                                                                                                  8


                                                                                  Penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB BFI Finance
                                                                                  2025 secara hybrid di BFI Tower, Tangerang Selatan,
                                                                                  Banten




                                                                                                                  18


                                                                                  Penyelenggaraan BFI RUN 2025, menggaet 8.500
                                                                                  peserta dalam kategori Half Marathon (HM), 10K dan
                                                                                  5K




                                                                                                                              JUNI


                                                                                                                  15


                                                                                  Penyelenggaraan “Fit & Fun Day with BFI Finance” di
                                                                                  Semarang, Jawa Tengah




22   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 23
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                                                     25


                                               Penyelenggaraan sharing session bertema “Empat
                                               Generasi Satu Hati”, program pengembangan
                                               kepemimpinan yang dilaksanakan di BFI Tower




                                                                                                     JULI


                                                                                      9


                                               Penyelenggaraan    pelatihan    “Pemanfaatan
                                               Media Sosial untuk Meningkatkan Usaha” bagi
                                               UMKM Suradita di BFI Tower sebagai bagian dari
                                               pendampingan Literasi Keuangan dan upaya
                                               mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan
                                               (GENCARKAN)



                                                                                    9–12


                                               Partisipasi dalam Surabaya Printing Expo di Grand
                                               City Surabaya, Jawa Timur




                                                                                                  AGUSTUS


                                                                                    7–9


                                               Penyelenggaraan      Pekan   Raya    BFI  Finance
                                               #BFINgangkatUsahaLokal 2025 dalam rangka
                                               meningkatkan kapasitas pelaku UMKM berupa
                                               kegiatan pelatihan kreatif, bazar aneka produk,
                                               beragam perlombaan menarik, pengumpulan
                                               minyak jelantah, kegiatan olahraga dan hiburan di
                                               Tangcity Mall, Kota Tangerang, Banten


                                                                                     22


                                               Penyelenggaraan Media Gathering di Palu, Sulawesi
                                               Tengah, guna memperkuat sinergi dengan media
                                               lokal serta memberikan edukasi terkait hak dan
                                               kewajiban konsumen multifinance bersama OJK
                                               Provinsi Sulawesi Tengah




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   23
Page 24
                                                                   Laporan kepada                                        Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




                                                                                                                  23


                                                                                  Penyelenggaraan BFI RIDE 2025 yang diikuti oleh
                                                                                  ratusan orang dari berbagai komunitas wilayah
                                                                                  Tangerang Selatan, Banten, sebagai bagian dari
                                                                                  peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia




                                                                                                                  24


                                                                                  Penyelenggaraan “Fit & Fun Day with BFI Finance” di
                                                                                  Palu, Sulawesi Tengah




                                                                                                                            SEPTEMBER


                                                                                                                  1–26


                                                                                  Penyelenggaraan program “Servtember with You”
                                                                                  yaitu pemberian apresiasi dan treatment kepada
                                                                                  konsumen terpilih dalam rangka Hari Pelanggan
                                                                                  Nasional (Harpelnas), melalui aktivitas seperti ganti
                                                                                  oli gratis, perawatan di salon, dan aktivitas menarik
                                                                                  lainnya



                                                                                                                   12


                                                                                  Penyelenggaraan Literasi Keuangan bertajuk
                                                                                  “Nelayan Cerdas Keuangan” yang diikuti oleh para
                                                                                  nelayan dan pelaku usaha di Kupang, NTT, sebagai
                                                                                  bagian dari upaya mendukung GENCARKAN




                                                                                                                   15


                                                                                  Penyelenggaraan RUPSLB BFI Finance 2025 secara
                                                                                  hybrid di BFI Tower, Tangerang Selatan, Banten




24   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 25
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                                                                 OKTOBER


                                                                                    4–5


                                               Partisipasi di Financial Expo (FinExpo) yang
                                               diselenggarakan OJK dalam rangka Bulan Inklusi
                                               Keuangan (BIK), bertempat di Atrium Trans Studio
                                               Mall, Makassar, Sulawesi Selatan




                                                                                    8–11


                                               Partisipasi di pameran ALLPRINT Indonesia 2025 di
                                               JIExpo Kemayoran, Jakarta




                                                                                   10–12


                                               Partisipasi di APPI Multifinance Day 2025 di Manado
                                               Town Square, Manado, Sulawesi Utara




                                                                                     15


                                               Penyelenggaraan kegiatan CSR bidang Pendidikan
                                               bertajuk “Gerakan 1000 Sepatu dan Tas Sekolah
                                               untuk Anak Bangsa” berupa distribusi sepatu, kaus
                                               kaki dan tas sekolah serta buku pengetahuan umum
                                               guna mendukung peningkatan literasi siswa di lima
                                               sekolah dasar di Provinsi Lampung



                                                                                   23–26


                                               Partisipasi di Financial Expo (FinExpo) yang
                                               diselenggarakan OJK dalam rangka Bulan Inklusi
                                               Keuangan (BIK), bertempat di Tunjungan Plaza
                                               Surabaya, Jawa Timur




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   25
Page 26
                                                                   Laporan kepada                                     Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                                 24


                                                                                  Penyelenggaraan Showroom Gathering yang
                                                                                  dihadiri oleh puluhan mitra showroom dari wilayah
                                                                                  Semarang (Jawa Tengah) dan sekitarnya, sebagai
                                                                                  bentuk apresiasi kepada mitra showroom berprestasi
                                                                                  sekaligus sosialisasi program terbaru Perusahaan




                                                                                                                 24


                                                                                  Pendampingan Literasi Keuangan bagi 50 pelaku
                                                                                  usaha terpilih Kupang, NTT, sebagai tindak lanjut
                                                                                  dari kegiatan Literasi Keuangan sebelumnya




                                                                                                                         NOVEMBER


                                                                                                                 11


                                                                                  Program penanaman bibit mangrove oleh karyawan
                                                                                  dan kelompok nelayan di Pantai Kelan, Kabupaten
                                                                                  Badung, Bali




                                                                                                                 29


                                                                                  Peluncuran UCOllect Box di SDN Sukasari 4, Kota
                                                                                  Tangerang, Banten, sebagai bagian dari program
                                                                                  pelestarian lingkungan “BFI Jelantah Hijau”
                                                                                  kolaborasi dengan Noovoleum




26   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 27
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                                                                DESEMBER


                                                                                     12


                                               Program penanaman bibit mangrove oleh karyawan
                                               dan kelompok nelayan di Teluk Pangpang,
                                               Banyuwangi, Jawa Timur




                                                                                     13


                                               Penyelenggaraan program “Gebyar Mobil Impian
                                               (GEMILANG)” bagi konsumen yang membeli mobil
                                               di Bursa Mobil BG Junction Surabaya, Jawa Timur




                                                                                     18


                                               Penyelenggaraan    seminar   bertajuk  “Outlook
                                               Ekonomi dan Pasar 2026: Peluang, Tantangan dan
                                               Strategi untuk Berkembang”, yang ditujukan bagi
                                               pelaku UMKM, bertempat di BFI Tower, Tangerang
                                               Selatan, Banten




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   27
Page 28
                                                                   Laporan kepada                                    Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




     PENGHARGAAN DAN PENGAKUAN




               14th Infobank Digital Brand Awards 2025                                     Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2025


                        Majalah Infobank dan Isentia                                                   Bisnis Indonesia
                         20 Maret 2025, di Jakarta                                                  30 Juni 2025, di Jakarta


           Predikat “The 3rd Best Multifinance with Asset
                        Above Rp10 Trillion”                                              Kategori “Jasa Pembiayaan Konsumen”




               21st Infobank Multifinance Awards 2025                                Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2025



                              Majalah Infobank                                                         Bisnis Indonesia
                          1 Agustus 2025, di Jakarta                                            17 September 2025, di Jakarta


           ■     The Best Performance Multifinance (Asset
                 Class Above Rp10 Trillion)
           ■     The Excellent Performance Multifinance
                 Company                                                              Predikat “The Best Performance Multifinance”
                 (Asset Class Above Rp10 Trillion)                                           kategori Multifinance Go Public
           ■     Multifinance Company with Consistent
                 Excellent Performance for 20 Consecutive
                 Years (2005–2024)




                                                                                      Pertemuan Anggota dan Apresiasi Asosiasi
                         Satya JKN Awards 2025
                                                                                       Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI)


                               BPJS Kesehatan                                                              APPI
                          15 Oktober 2025, di Jakarta                                            3 Desember 2025, di Jakarta


              Predikat “Perusahaan Terbaik Nasional”                                      Perusahaan Pemenang Penghargaan
           kategori Badan Usaha Swasta dengan Jumlah
                                                                                          Pelanggan “Maju Berkat Pembiayaan”
              Tenaga Kerja 5.000 hingga 9.999 orang


28   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 29
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   29
Page 30
     Laporan kepada
     Pemangku
     Kepentingan




30   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 31
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   31
Page 32
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




     LAPORAN
     DEWAN KOMISARIS




     Francis Lay Sioe Ho
     Presiden Komisaris




32   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 33
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




Para pemangku kepentingan yang terhormat,

Merupakan kehormatan bagi saya, mewakili Dewan               Dewan Komisaris mengapresiasi kedisiplinan manajemen
Komisaris, untuk menyampaikan laporan pelaksanaan            dalam melandaskan setiap keputusan pada data dan fakta.
tugas pengawasan kami sepanjang 2025. Menerima               Sepanjang tahun, Direksi mengandalkan kemampuan
amanat sebagai Presiden Komisaris setelah saya               pemetaan setiap wilayah secara granular, dan hal ini
memimpin Perusahaan selama lebih dari empat                  terus ditingkatkan.     Perangkat ini memungkinkan
dekade, saya sangat bangga menyaksikan bagaimana             pelacakan perilaku konsumen secara lebih cermat,
BFI Finance, di bawah kepemimpinan yang baru, terus          berikut potensi masalah dan keuntungannya, sehingga
tumbuh semakin kuat, kendati industri pembiayaan             membantu       Perusahaan    memperkuat      penetapan
hanya tumbuh sebesar 0,61% di 2025.                          harga berbasis risiko demi menjaga kualitas portofolio
                                                             di tengah meningkatnya delinkuensi pada umumnya.
Sepanjang 2025, Perusahaan menghadapi lingkungan             Direksi menampilkan respons yang terpadu dalam
bisnis yang sebagian besar dibentuk oleh ketidakpastian      menghadapi biaya kredit yang menanjak di industri,
kebijakan di AS berikut perang tarif berskala besar yang     serta menghadapi situasi kesulitan penagihan aset yang
berdampak pada perdagangan internasional, bertepatan         persisten di berbagai wilayah. Cerminan dari situasi sulit
dengan transisi pemerintahan baru di Indonesia. Sering       ini terlihat pada pertumbuhan laba bersih yang hanya
kali, berbagai faktor ini memicu gejolak yang dapat          1,0%, kontras dengan pertumbuhan pembiayaan baru
digambarkan sebagai badai yang menerjang tiba-tiba           sebesar dua digit di 2025.
dengan begitu keras, sehingga membuat kebingungan.
Banyak kebijakan dan prioritas harus dikalibrasi ulang.      Lebih jauh lagi, kami memandang baik kegigihan
Akibatnya, perdagangan global melemah, rantai                manajemen untuk memajukan model operasi baru BFI
pasok terganggu, dan konsumsi domestik mengalami             Finance di tengah himpitan kondisi pasar yang sangat
perlambatan. Meskipun PDB Indonesia tumbuh 5,11%,            tidak menguntungkan. Langkah-langkah kunci yang
pelaku usaha di berbagai industri seolah kehilangan          diambil Direksi mencakup investasi signifikan dalam
pijakan untuk melaju. Kelas menengah di Indonesia            kapabilitas digital dan analitik, rekrutmen talenta
menyusut, dan daya beli mereka pun tergerus.                 khusus secara selektif, hingga pengembangan SDM
                                                             yang berkelanjutan dengan menyasar pola pikir dan
                                                             juga mengasah keahlian. Inisiatif organisasi tersebut
PENGAWASAN DAN EVALUASI                                      dilengkapi dengan pendekatan yang cermat terhadap
KINERJA DIREKSI                                              likuiditas dan manajemen modal. Menutup 2025, rasio
                                                             gearing Perusahaan tetap sehat di angka 1,3x, jauh di
Selama 2025, Dewan Komisaris mengamati bagaimana             bawah batas atas yang disyaratkan oleh regulator dan
Direksi mengarungi masa yang cenderung diwarnai oleh         juga rata-rata industri.
keterbatasan daripada peluang. Penjualan melemah di
berbagai sektor, biaya kredit meningkat, dan penarikan       Dewan Komisaris sangat menghargai keputusan Direksi
aset jaminan menjadi kian menantang. Menghadapi              terkait aksi korporasi di 2025. Saat sentimen pasar
angin sakal tersebut, alih-alih melaju agresif ke perairan   sedang mengalami pelemahan dan valuasi bergerak
terbuka, manajemen memilih respons yang berbeda.             menjauh dari nilai fundamentalnya, pelaksanaan
BFI Finance menbangun jalur-jalur yang lebih stabil          pembelian kembali saham (buyback) dan penetapan
demi menjaga kualitas aset, mencermati perubahan             dividen interim yang kuat memberikan sinyal keyakinan
yang memengaruhi konsumen dan masyarakat, serta              yang jelas kepada pasar. Melalui langkah-langkah
melanjutkan transformasi menyeluruh di Perusahaan,           ini, Direksi menegaskan ketangguhan finansial BFI
meskipun industri tengah mengalami kelesuan.                 Finance dan menjunjung tinggi nilai pemegang saham
                                                             jangka panjang, serta tidak membiarkan volatilitas
Oleh karena itu, dalam pandangan Dewan Komisaris,            jangka pendek mendikte narasi Perusahaan. Hal ini
pencapaian Perusahaan di 2025 menjadi semakin                menunjukkan bagaimana manajemen menghargai
bermakna. Kami tetap unggul di industri ini bukan            kepercayaan yang diberikan oleh pemegang saham atas
karena kami mengakselerasi—karena situasi yang               nilai intrinsik Perusahaan.
memang tidak mendukung tahun ini—melainkan
karena kami menerapkan pemikiran yang jernih, tenang,
dan konsisten.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   33
Page 34
                                                                   Laporan kepada                                   Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




     Dengan demikian, kami menyimpulkan bahwa Direksi
     telah bertindak secara kompeten, berintegritas, dan
                                                                               PERUBAHAN KOMPOSISI DEWAN
     bijak dalam mengambil keputusan. Menyambut 2026,                          KOMISARIS
     strategi ini membuat BFI Finance mampu menjaga
     stabilitas, bersiap memasuki segmen pasar baru dengan                     Setelah dilakukannya RUPSLB tanggal 30 Januari
     produk-produk yang dirancang secara cermat, serta                         2025, saya mengambil alih peran Presiden Komisaris
     memosisikan diri untuk meraih kembali momentum                            dari kolega saya, Bapak Kusmayanto Kadiman, yang
     ketika kondisi eksternal membaik.                                         selanjutnya diangkat sebagai Komisaris pada RUPSLB
                                                                               tanggal 15 September 2025, di mana para pemegang
                                                                               saham juga menerima pengunduran diri Bapak Sunata
     KINERJA TATA KELOLA                                                       Tjiterosampurno sebagai Komisaris. Kami berterima
     PERUSAHAAN YANG BAIK                                                      kasih atas kontribusi beliau selama satu dekade terakhir.
                                                                               Dengan perubahan ini, Dewan Komisaris kini terdiri dari
     Praktik tata kelola perusahaan yang baik di BFI Finance                   lima anggota: saya sendiri sebagai Presiden Komisaris;
     berfungsi sebagai kekuatan penyeimbang terhadap                           Bapak Kusmayanto Kadiman dan Bapak Saurabh
     arus perubahan selama 2025. Tekanan eksternal yang                        Narayan Agarwal sebagai Komisaris; serta Bapak
     meningkat menuntut kewaspadaan dalam pengawasan                           Johanes Sutrisno dan Bapak Alfonso Napitupulu sebagai
     kredit dan pengelolaan portofolio, disertai kepatuhan                     Komisaris Independen.
     ketat terhadap budaya risiko. Dalam hal ini, Direksi
     menjunjung tinggi seluruh standar tata kelola dan
     memastikan bahwa keputusan operasional Perusahaan
                                                                               PANDANGAN TERHADAP
     selaras dengan tanggung jawabnya yang lebih luas                          RENCANA DAN PROSPEK 2026
     kepada para pemangku kepentingan.
                                                                               Menghadapi 2026, Dewan Komisaris mendukung strategi
     Perusahaan juga memperkokoh arsitektur tata                               Direksi untuk bertumbuh—melampaui garis dasar yang
     kelolanya pada 2025. Penunjukan pimpinan baru                             baru ditetapkan melalui eksekusi yang disiplin-seraya
     yang bertanggung jawab atas pengelolaan risiko                            Perusahaan bersiap menjelajahi arena yang sepenuhnya
     dan pemanfaatan teknologi telah menajamkan fokus                          baru. Meskipun kondisi eksternal masih belum merata,
     organisasi pada dua area yang esensial bagi kesuksesan                    landasan yang dibangun di 2025—manajemen risiko
     BFI Finance dalam mempertahankan haluan di                                yang tangguh, transformasi digital dari hulu ke hilir, dan
     tengah     ketidakpastian.     Dengan    menempatkan                      model operasi yang lebih bertenaga—telah membekali
     kepatuhan regulasi sebagai prioritas, Direksi berupaya                    BFI Finance untuk bertindak dengan tangkas saat
     menyelaraskan eksekusi operasional dengan selera                          pasar pulih. Dengan pemahaman penuh atas rencana
     risiko secara lebih ketat, serta siap memenuhi harapan                    bisnis manajemen dan dinamika terkini dalam ekonomi
     regulator melalui tindak lanjut yang tepat waktu atas                     makro, kami yakin bahwa BFI Finance akan mampu
     temuan pengawasan. Dalam mendukung Dewan                                  memanfaatkan momentum kebangkitan sementara
     Komisaris memberikan pengawasan dan nasihat kepada                        tetap tangguh di segala situasi.
     Direksi, Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, serta
     Komite Nominasi dan Remunerasi terus memberikan
     kinerja yang patut dipuji.


     Kami meyakini bahwa keunggulan BFI Finance
     dalam bidang tata kelola menjadi landasan di balik
     penghargaan yang Perusahaan terima selama 2025.
     Penghargaan tersebut meliputi ‘The Best Performance
     Multifinance Company (Asset Category Above Rp10
     Trillion)’, ‘The Excellent Performance Multifinance
     Company (Asset Category Above Rp10 Trillion)’, dan
     ‘Multifinance Company with Consistent Excellent
     Performance for 20 Consecutive Years (2005–2024)’
     dari Infobank, serta penghargaan dalam Kategori Jasa
     Pembiayaan Konsumen dari Bisnis Indonesia.




34   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 35
    Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                                Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                   Tahunan




UCAPAN TERIMA KASIH                                     Atas nama Dewan Komisaris PT BFI Finance Indonesia
                                                        Tbk,

Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi kepada
manajemen, pemegang saham, mitra bisnis, regulator,
konsumen, dan seluruh pemangku kepentingan atas
kepercayaan dan dukungan mereka pada 2025. Kami
juga ingin menyoroti dedikasi dan kerja keras seluruh
karyawan dalam mengatasi kesulitan yang ada. Seiring                          Francis Lay Sioe Ho
kami menutup laporan ini, kami menatap ke depan                               Presiden Komisaris
dengan penuh harapan dan menantikan kerja sama
yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, demi
memastikan masa depan di mana kita dapat maju dan
sejahtera bersama.




                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   35
Page 36
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




     LAPORAN
     DIREKSI




     Sutadi
     Presiden Direktur




36   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 37
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang terhormat,

Dinamika global dan ketidakpastian di pasar domestik
selama 2025 membuat momentum pertumbuhan dari
                                                            PERUMUSAN DAN EKSEKUSI
sejumlah inisiatif cenderung diperlambat oleh dampak        STRATEGI DIREKSI
ekses dari kebijakan tertentu. Upaya pemerintah di
berbagai negara untuk menstimulasi kegiatan ekonomi         Sepanjang 2025, dengan melemahnya daya beli dan
terhambat oleh kebijakan dan tindakan negara-negara         memburuknya profil risiko konsumen di seluruh industri,
yang perekonomiannya dominan. Fed Funds Rate                Direksi melakukan rekalibrasi standar underwriting BFI
dipangkas tiga kali hingga ke level 3,5 – 3,6% pada akhir   Finance dan memprioritaskan kembali segmen produk
tahun, namun ketagangan atas tarif dan pembatasan           yang perilaku pembayaran konsumennya masih terjaga.
perdagangan membatasi pertumbuhan global untuk              Langkah ini mensyaratkan persetujuan aplikasi yang
mencapai potensi maksimalnya. Melambatnya ekonomi           lebih ketat dan selektif serta langkah-langkah penetapan
Tiongkok semakin menekan permintaan regional, dan           nilai yang lebih tegas, meskipun harus mengorbankan
berdampak pada penurunan aktivitas terkait ekspor di        penurunan volume pada produk tertentu.
seluruh Asia.
                                                            Persaingan di pasar domestik meningkat melampaui
Dengan penurunan suku bunga acuan yang agresif oleh         ekspektasi awal, terutama pada pembiayaan roda
Bank Indonesia dan langkah fiskal pemerintahan baru         empat, yang merupakan lini bisnis utama Perusahaan.
yang cukup berani untuk mendorong penyaluran kredit         Segmen ini tetap mencatatkan pertumbuhan moderat
perbankan, pertumbuhan Indonesia stabil di angka 5,11%      sebesar 8,7%, seiring kami mengalihkan kapasitas ke
year-on-year (yoy) di 2025. Namun, pertumbuhan ini          area yang diyakini menunjukkan fundamental yang lebih
sifatnya dangkal. Daya beli terkontraksi di bawah tekanan   sehat. Pembiayaan mobil bekas, pembiayaan sepeda
ekonomi. Segmen kelas menengah (middle mass-                motor melalui kemitraan digital, dan pembiayaan alat
market) menyusut, dengan penjualan mobil turun 7,2%         berat menjadi kontributor utama terhadap penyaluran
dari kinerja 2024, melanjutkan tren penurunan selama        pinjaman baru Perusahaan di 2025. Pertumbuhan
tiga tahun berturut-turut. Minat konsumen terhadap          yang kuat di segmen-segmen ini mengangkat kinerja
pembiayaan untuk barang bernilai besar menurun.             pembiayaan baru kami jauh di atas industri.


Mencerminkan tren tersebut, pertumbuhan piutang             Kami juga menghadirkan inovasi yang mendukung
industri multifinance hanya sebesar 0,6% yoy. Sebagian      strategi diversifikasi. Peluncuran Showroom Stock
besar ekspansi didorong oleh pembiayaan modal kerja.        Financing pada awal 2025 mendapatkan sambutan
NPF industri merangkak naik ke 2,5% bruto dan rasio         yang menjanjikan. Melalui modal kerja yang kami
gearing berada di kisaran 2,2x. Meskipun demikian,          sediakan bagi dealer mobil bekas, kami dapat membina
likuiditas pasar secara keseluruhan tetap stabil, bahkan    hubungan yang lebih erat dengan mereka, di kota-kota
saat kompetisi semakin ketat di tengah situasi suku         yang pasar otomotifnya tergolong besar. Kami berhasil
bunga rendah menyusul penyesuaian suku bunga acuan          memperoleh akses ke dalam ekosistem mereka untuk
BI.                                                         menggarap bisnis yang lebih berkualitas. Kami juga
                                                            mengembangkan strategi penawaran langsung ke
Direksi berpandangan bahwa dalam lingkungan ini,            konsumen, sekaligus menguji coba sejumlah produk,
kalibrasi risiko yang cermat, perlindungan atas modal,      termasuk pinjaman bergulir dan fasilitas kredit siap
dan penajaman fokus operasional harus tetap menjadi         pakai untuk para konsumen loyal. Kontribusi dari jalur-
prioritas utama. Seiring pertumbuhan pasar tidak            jalur ini diharapkan dapat terus meningkat di tahun-
merata, delinkuensi meningkat, dan persaingan semakin       tahun mendatang.
ketat di berbagai segmen, langkah kami di 2025 dipandu
oleh satu prinsip utama: mengupayakan pertumbuhan           Untuk mendiversifikasi saluran akuisisi di 2025, kami
tanpa mengorbankan kualitas.                                memperdalam kemitraan digital sehingga proses dan
                                                            perjalanan konsumen kini menjadi lebih selaras dengan
                                                            mitra ekosistem. Ditunjang oleh model yang berorientasi
                                                            kolaborasi ini, konsumen kini dapat berinteraksi dengan
                                                            Perusahaan sesuai preferensi mereka: sepenuhnya digital,
                                                            difasilitasi oleh tim kami, atau tatap muka langsung.
                                                            Dengan model ini, konsumen kami mendapatkan
                                                            layanan yang konsisten di seluruh titik sentuh.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   37
Page 38
                                                                   Laporan kepada                                     Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                               Pembahasan Manajemen




     KINERJA KEUANGAN                                                          TATA KELOLA PERUSAHAAN
     BFI Finance mencatat kenaikan pendapatan yang solid                       Kerangka tata kelola kami di 2025 menampilkan
     meskipun pasar di 2025 cenderung stagnan. Jumlah                          kewaspadaan risiko yang lebih tinggi di seluruh lini bisnis.
     Pembiayaan Baru mencapai Rp21,9 triliun, 9,3% lebih                       Direksi menekankan penyelarasan antara strategi dan
     tinggi dibandingkan 2024 dan selaras dengan target                        eksekusi dalam selera risiko yang telah dipilih, sehingga
     2025 kami. Piutang yang Dikelola mencapai Rp26,3 triliun,                 pengambilan keputusan kami sesuai dengan lingkungan
     tumbuh 8,9% yoy-melampaui pertumbuhan industri                            pengendalian risikonya. Pengawasan oleh Komite-
     dengan faktor sebesar 15 kali lipat—dengan 37,8% dari                     Komite di bawah Direksi, yang mencakup manajemen
     jumlah tersebut disalurkan untuk memberikan dorongan                      risiko, teknologi informasi, dan pengembangan bisnis
     bagi UMKM, tulang punggung ekonomi Indonesia.                             syariah, memastikan inisiatif dan pengendalian oleh
                                                                               Direksi dapat senantiasa dievaluasi. BFI Finance juga
     Menjaga integritas portofolio kami terus menjadi fokus                    menjaga komunikasi yang transparan dan tepat
     operasi bisnis Perusahaan. Terlepas dari kenaikan biaya                   waktu dengan regulator, menanggapi setiap temuan
     kredit di berbagai sektor dan menurunnya kelayakan                        pengawasan dengan cepat, dan menjaga kepatuhan
     kredit, BFI Finance menjaga NPF di kisaran 1,39% bruto                    sesuai standar yang ketat.
     dan 0,22% neto di penghujung 2025—jauh di bawah
     rata-rata industri dan didukung oleh pencadangan yang
     pruden. Sejalan dengan itu, Jumlah Aset kami meningkat                    MEMBANGUN BISNIS
     sebesar 1,4% menjadi Rp25,5 triliun pada akhir tahun.                     YANG LEBIH BAIK
     Meskipun demikian, kondisi sepanjang 2025 cukup                           Selama periode 2024–2025, dua perjalanan transformatif
     membebani profitabilitas. Biaya kredit yang tinggi                        mengalami konvergensi yang mengubah cara BFI
     menyerap sebagian besar keuntungan dari ekspansi                          Finance menjalankan bisnisnya. Transformasi yang
     portofolio, sehingga Laba Tahun Berjalan hanya                            pertama adalah regenerasi kepemimpinan. Melalui rapat
     tumbuh sebesar 1,0% meskipun Jumlah Pendapatan,                           umum pemegang saham di 2025, komposisi Direksi
     yang mencapai Rp6,7 triliun, meningkat 6,5%. Namun,                       berubah dengan berakhirnya masa jabatan Francis Lay
     ketangguhan bisnis inti Perusahaan terbukti dalam                         Sioe Ho sebagai Presiden Direktur—untuk selanjutnya
     solidnya metrik imbal hasil kami, yakni ROA sebesar 7,9%                  menjabat Presiden Komisaris—dan pengunduran diri
     dan ROE sebesar 14,8% pada akhir tahun.                                   Andrew Adiwijanto, serta pengangkatan Tan Rudy
                                                                               Eddywidjaja dan Iwan sebagai Direktur baru. Setelahnya,
     Peringkat Nasional Jangka Panjang ‘AA-(idn)’ yang                         Sunata Tjiterosampoerno juga mengakhiri masa
     ditegaskan kembali oleh Fitch Ratings memperkuat                          jabatannya sebagai Komisaris.
     kepercayaan para kreditur. Hasilnya, Perusahaan dapat
     mengakses sumber pendanaan yang terdiversifikasi                          Mewakili Direksi, saya berterima kasih atas dedikasi rekan
     dengan     suku     bunga     kompetitif. Mitra   bank                    lama saya, Andrew Adiwijanto, sepanjang menjabat
     meningkatkan eksposur mereka kepada kami, dengan                          sebagai Direktur. Kami mendoakan yang terbaik bagi
     beberapa bank baru menawarkan fasilitas pendanaan                         masa depan beliau. Dan dengan memegang tongkat
     hingga Rp2,5 triliun. Ini menunjukkan pandangan positif                   estafet dari pendahulu saya, saya ingin memberikan
     mereka atas kualitas aset yang konsisten, manajemen                       apresiasi atas empat dekade kepemimpinannya yang
     risiko yang disiplin, dan rekam jejak BFI Finance yang                    telah meletakkan landasan bagi babak baru Perusahaan.
     panjang sebagai lembaga keuangan yang independen.                         Kepemimpinan beliau telah menjadi katalis bagi
     Basis pendanaan yang kuat ini menjaga rasio gearing di                    transformasi kedua: perombakan struktur bisnis yang
     level 1,3x—dalam posisi yang aman, di bawah ambang                        komprehensif. Perusahaan telah meninggalkan proses
     batas regulasi dan rata-rata industri.                                    manual yang berbasis sistem lama menuju model
                                                                               operasi yang digital dan berorientasi pada data. Ini adalah
     Seiring Perusahaan memenuhi seluruh kewajiban                             transformasi yang niscaya, didorong oleh kebutuhan
     keuangannya kepada pemegang obligasi secara tepat                         untuk mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat
     waktu, kemampuannya untuk memberikan nilai kepada                         di tengah operasi sehari-hari yang kian kompleks.
     pemegang saham pun meningkat. Dividen interim di
     2025 sebesar Rp35 per saham—tertinggi dalam lima                          Berbagai kemajuan dalam bidang otomatisasi, analitik,
     tahun terakhir—mencerminkan aspirasi manajemen                            dan platform teknologi selama bertahun-tahun telah
     untuk memberi penghargaan kepada pemegang                                 mengembangkan kapabilitas kami. Semua itu telah kami
     saham setia yang telah menunjukkan keyakinan pada                         perkuat dengan rekrutmen yang terarah untuk mengisi
     fundamental jangka panjang kami, kendati siklus                           posisi-posisi penting di bidang digital, data, dan risiko.
     ekonomi yang jauh dari kondisi prima.




38   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 39
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




Program pelatihan yang diperkaya membekali karyawan        Kami menutup laporan ini dengan optimisme akan
Perusahaan dengan mindset dan cara kerja baru.             prospek BFI Finance di 2026, serta dengan apresiasi tulus
Pemetaan risiko yang lebih baik, penetapan nilai layanan   bagi para karyawan, mitra bisnis, pemegang saham,
yang lebih presisi, dan konsistensi dalam underwriting     konsumen, dan regulator. Dipandu oleh mandat dan
telah menjadi prasyarat dalam mengatasi delinkuensi        dukungan mereka, kami bertekad untuk membangun
dan penurunan kualitas permohonan pembiayaan di            BFI Finance menjadi lebih baik, dan melaju dengan
pasar. Untuk tahun ini, kami menargetkan kenaikan          penuh makna.
12% pada Pembiayaan Baru menjadi Rp24,7 triliun, yang
akan menumbuhkan Jumlah Piutang Pembiayaan Neto            Atas nama Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk,
sebesar 4% dan Laba Tahun Berjalan sebesar 2%.




                                                                                       Sutadi
                                                                                  Presiden Direktur




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   39
Page 40
                                                                        Laporan kepada                              Analisis dan
             Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                        Pemangku Kepentingan                        Pembahasan Manajemen




                           SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
                                  TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
                               LAPORAN TAHUNAN TERINTEGRASI 2025
                                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk


     Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan Terintegrasi 2025
     PT BFI Finance Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
     Tahunan Terintegrasi Perusahaan.

     Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



     Tangerang Selatan, 15 April 2026



                                                                       DEWAN KOMISARIS




                                                                       Francis Lay Sioe Ho
                                                                       Presiden Komisaris




                   Kusmayanto Kadiman                                                                   Saurabh Narayan Agarwal
                        Komisaris                                                                              Komisaris




                     Johanes Sutrisno                                                                       Alfonso Napitupulu
                   Komisaris Independen                                                                    Komisaris Independen




40        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 41
          Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
          yang Baik                                                                       Tahunan




                                   SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DIREKSI
                                     TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
                                   LAPORAN TAHUNAN TERINTEGRASI 2025
                                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan Terintegrasi 2025
PT BFI Finance Indonesia Tbk telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Tahunan Terintegrasi Perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



Tangerang Selatan, 15 April 2026



                                                            DIREKSI




                                                             Sutadi
                                                        Presiden Direktur




                    Sudjono                                                                             Goklas
               Direktur Keuangan                                                                 Direktur Transformasi




             Tan Rudy Eddywidjaja                                                                       Iwan
                 Direktur Bisnis                                                              Direktur Manajemen Aset




                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   41
Page 42
     Profil
     Perusahaan




42   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 43
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   43
Page 44
                                                                   Laporan kepada                                         Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




     INFORMASI UMUM
     PERUSAHAAN
              Nama Perusahaan                                 Dasar Hukum Pendirian                    Tanggal Pencatatan Saham


                                                                                                                   16 Mei 1990
       PT BFI Finance Indonesia Tbk                    Perusahaan didirikan berdasarkan
       (disingkat BFI Finance)                         Akta Notaris No. 57 yang dibuat
                                                       di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,
                                                       Notaris di Jakarta. Akta pendirian
                                                                                                                  Kode Saham
                                                       tersebut memperoleh persetujuan
                                                       dari Menteri Kehakiman (sekarang
                  Kedudukan                            Kementerian Hukum) Republik                                       BFIN
                                                       Indonesia melalui SK No. C2-
                                                       2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28
                                                       Oktober 1982 dan diumumkan
            Tangerang Selatan,                         dalam Lembaran Berita Negara RI                            Modal Dasar
         Provinsi Banten, Indonesia                    No. 102 tanggal 21 Desember 1982,
                                                       Tambahan No. 1390.
                                                                                                                  Rp500 miliar



                                                                                                    Modal Ditempatkan dan Disetor
           Pendirian Perusahaan                                         Bursa Efek                             Penuh

                                                            Saham BFI Finance dicatat dan
                   7 April 1982                                                                                   Rp376,0 miliar
                                                               diperdagangkan di BEI




                                         Kepemilikan Saham




                                      Trinugraha Capital & Co SCA

                                      Publik/Lain-Lain
                                                                                     51,12
                                                                                             %                   48,88



                                      (masing-masing di bawah 5%)




44   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 45
     Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                          Tahunan




Keanggotaan dalam Asosiasi dan
                                                        Media Sosial                                       Kantor Pusat
      Lembaga Lainnya

                                                                                             BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2
           Asosiasi Perusahaan                     BFI Finance
                                                                                             Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
           Pembiayaan Indonesia
                                                                                             BSD City-Tangerang Selatan 15322
           (APPI)                                  @BFIFinance
                                                                                             Indonesia

           Asosiasi Emiten
                                                   @bfifinance                                     (62-21) 2965 0300
           Indonesia (AEI)


           Asosiasi Pengusaha                      PT BFI Finance Indonesia Tbk
           Indonesia (APINDO)
                                               BFI Finance Official                                      Skala Usaha
           Lembaga Alternatif                                                                       Per 31 Desember 2025,
           Penyelesaian Sengketa               @BFIFinanceOfficial                            berikut adalah indikator-indikator
           Sektor Jasa Keuangan                                                                    skala usaha Perusahaan:
           (LAPS SJK)

                                                                                                            Jumlah Aset
           PT Rapi Utama
           Indonesia (RAPINDO)                     Kegiatan Usaha Utama                                       Rp25 triliun



                                                                                                            Jumlah Liabilitas
    Sekretaris Perusahaan                 ■   Pembiayaan Investasi
                                          ■   Pembiayaan Modal Kerja                                          Rp15 triliun

                                          ■   Pembiayaan Multiguna
        corsec@bfi.co.id                  ■   Pembiayaan Syariah                                            Jumlah Piutang
                                                                                                            Pembiayaan - Neto

                                                                                                              Rp22 triliun

      Hubungan Investor
                                                                                                            Pangsa Pasar di
                                                       Jumlah Outlet                                        Industri Pembiayaan
       investor@bfi.co.id                                                                                   di Indonesia

                                         349,    terdiri   dari   191 cabang                                      4,4%

                                         konvensional, 45 cabang perwakilan
           Situs Web                     syariah    yang     berbagi  tempat
                                         dengan cabang konvensional, dan
                                         113 point of sales (POS)
           www.bfi.co.id                                                                        Perubahan Signifikan di 2025



                                                                                                  Tidak terdapat perubahan
           Call Center                                Jumlah Karyawan                          signifikan pada kegiatan usaha,
                                                                                               cakupan operasional, atau rantai
                                                                                                 pasokan Perusahaan di 2025.
             1500018                                    10.540 orang




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   45
Page 46
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




     VISI DAN MISI PERUSAHAAN




                                            VISI
                                            Menjadi mitra solusi keuangan tepercaya yang turut berkontribusi terhadap
                                            peningkatan taraf hidup masyarakat




                                            MISI
                                            ■    Menyediakan solusi keuangan yang tepercaya dan efektif kepada pelanggan
                                            ■    Mencapai tingkat pengembalian modal yang superior dan mempertahankan
                                                 reputasi kami sebagai perusahaan publik yang tepercaya
                                            ■    Menyediakan lingkungan komunitas yang mendukung pengembangan
                                                 kapabilitas pemimpin masa depan organisasi
                                            ■    Membangun hubungan kerja sama jangka panjang dengan mitra bisnis
                                                 berdasarkan asas saling percaya dan menguntungkan
                                            ■    Memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat


                                            Visi dan Misi Perusahaan telah dikaji secara mendalam, sejalan dengan perkembangan
                                            bisnis yang dinamis. Visi dan Misi telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi
                                            untuk menjadi sasaran dari setiap kegiatan bisnis Perusahaan.




46   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 47
    Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                                Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                   Tahunan




VISI DAN MISI
KEBERLANJUTAN




               VISI KEUANGAN
               BERKELANJUTAN
Menjadi perusahaan pembiayaan terdepan di industri
keuangan nonbank dengan memegang teguh komitmen
untuk menjadi mitra solusi keuangan masyarakat yang
tepercaya, memperhatikan keseimbangan pencapaian
kesejahteraan bidang ekonomi, sosial, dan kelestarian
lingkungan demi mendukung pembangunan negara
secara berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup
masyarakat di mana pun Perusahaan beroperasi




               MISI KEUANGAN
               BERKELANJUTAN
Mampu melakukan kegiatan usaha secara berkelanjutan
yang mendukung pengembangan wirausahawan
golongan ekonomi menengah ke bawah untuk
meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan
sosial dengan senantiasa memperhatikan dampak
lingkungan




                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   47
Page 48
                                                                   Laporan kepada                                   Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




     RIWAYAT SINGKAT PERUSAHAAN
     PENDIRIAN                                                                 Setelah melewati krisis keuangan Asia 1997, Perusahaan
                                                                               juga berhasil merestrukturisasi utangnya pada 2001, dan
                                                                               mengubah namanya menjadi PT BFI Finance Indonesia
     BFI Finance merupakan salah satu pelopor perusahaan
                                                                               Tbk, berdasarkan Akta Notaris No. 116 yang dibuat di
     pembiayaan di Indonesia. Perusahaan ini awalnya
                                                                               hadapan Aulia Taufani, S.H., sebelumnya Sutjipto, S.H.,
     didirikan dengan nama PT Manufacturers Hanover
                                                                               Notaris di Jakarta tanggal 27 Juni 2001, yang disetujui
     Leasing Indonesia, sebagai perusahaan yang dibentuk
                                                                               oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) RI
     melalui kerja sama investasi dengan Manufacturers
                                                                               melalui SK No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli
     Hanover Leasing Corporation dari Amerika Serikat.
                                                                               2001 dan diumumkan dalam Lembaran Berita Negara RI
     Perusahaan didirikan pada 7 April 1982 berdasarkan Akta
                                                                               No. 35 tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195.
     Notaris No. 57 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,
     Notaris di Jakarta, dan disetujui oleh Menteri Kehakiman
                                                                               Pada 20 Februari 2006, Menteri Keuangan RI
     RI melalui SK No. C2-2091-HT.01.01.TH.82 tanggal 28
                                                                               mengamandemen izin usaha Perusahaan melalui SK
     Oktober 1982, serta diumumkan dalam Lembaran Berita
                                                                               No. KEP-038/KM.5/2006 untuk memberlakukan secara
     Negara RI No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan
                                                                               surut izin usaha yang sebelumnya diberikan kepada PT
     No. 1390. Kepemilikan saham Manufacturers Hanover
                                                                               Bunas Finance Indonesia Tbk sejak tanggal disetujuinya
     Leasing Corporation pada Perusahaan adalah 70%,
                                                                               perubahan nama Perusahaan menjadi PT BFI Finance
     sedangkan sisanya dimiliki warga Indonesia.
                                                                               Indonesia Tbk melalui SK Menteri Hukum dan HAM RI
                                                                               No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001.
     Perusahaan    memperoleh   izin  usaha    lembaga
     pembiayaan sebagai perusahaan leasing dari Menteri
                                                                               Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa
     Keuangan RI berdasarkan SK No. KEP-038/KM.11/1982
                                                                               kali perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta
     tanggal 12 Agustus 1982.
                                                                               Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran
                                                                               Dasar No. 19 tanggal 29 Juni 2022 yang dibuat di hadapan
     Pada 1986, PT Bank Umum Nasional dan Essompark Ltd.,
                                                                               Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
     Hong Kong, mengambil alih kepemilikan Manufacturers
                                                                               Tangerang, mengenai persetujuan perubahan Pasal
     Hanover Leasing Corporation di Perusahaan, kemudian
                                                                               3 dan 15 dari Anggaran Dasar Perusahaan yang telah
     mengubah nama Perusahaan menjadi PT Bunas
                                                                               diterima dan dicatat dalam basis data Sistem Administrasi
     Intitama Leasing Indonesia berdasarkan akta yang
                                                                               Badan Hukum (SABH) Kementerian Hukum dan HAM RI
     dibuat di hadapan Inge Hendarmin, S.H., Notaris di
                                                                               berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-
     Jakarta tanggal 17 September 1986, dan disetujui oleh
                                                                               0052483.AH.01.02.Tahun 2022 dan Surat Penerimaan
     Menteri Kehakiman RI melalui SK No. C2-6977.HT.01.04.
                                                                               Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-
     TH.86 tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan
                                                                               AH.01.03-0271122 tanggal 27 Juli 2022. Perubahan ini juga
     dalam Lembaran Berita Negara RI No. 94 tanggal 25
                                                                               telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara RI No.
     November 1986, Tambahan No. 1451.
                                                                               74 tanggal 16 September 2022, Tambahan No. 31534.


     PERKEMBANGAN
     Pada 1990, Perusahaan menjadi salah satu perusahaan
     pembiayaan pertama yang mencatatkan sahamnya di
     Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (sekarang
     keduanya disebut Bursa Efek Indonesia atau BEI)
     dengan kode saham BFIN. Nama dan status Perusahaan
     disesuaikan menjadi PT Bunas Finance Indonesia Tbk.
     Perusahaan juga mengubah izin operasinya menjadi
     perusahaan multifinance berdasarkan SK Menteri
     Keuangan RI No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.




48   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 49
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




BFI FINANCE KINI                                             Rincian penghargaan dan pengakuan yang diraih
                                                             Perusahaan selama 2025 disajikan pada bagian
                                                             Penghargaan dan Pengakuan dalam bab Kilas Kinerja
BFI Finance kini termasuk perusahaan pembiayaan
                                                             2025 (halaman 28).
besar di Indonesia, dengan jaringan dan cakupan produk
terluas, didukung oleh 10.540 karyawan di 349 outlet
                                                             Per 31 Desember 2025, Trinugraha Capital & Co SCA
yang tersebar di 35 provinsi.
                                                             adalah pemegang saham pengendali BFI Finance,
                                                             dengan kepemilikan sebesar 51,12%.
BFI Finance menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan
yang dibuktikan dengan berbagai penghargaan
                                                             Sejak 2013, Kantor Pusat Perusahaan berlokasi di
bergengsi untuk kinerja bisnis dan keuangan, antara
                                                             BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jl. Kapt. Soebijanto
lain, predikat “Perusahaan Multifinance dengan Kinerja
                                                             Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan 15322,
Terbaik” dari majalah Infobank selama dua puluh tahun
                                                             Provinsi Banten.
berturut-turut (2005–2024), yang mengantarkan BFI
Finance memperoleh Infobank Titanium Trophy 2025.
Trofi bergengsi ini diterima Perusahaan karena berhasil
menjadi perusahaan berkinerja terbaik dalam enam
tahun berturut-turut.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   49
Page 50
                                                                   Laporan kepada                                        Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




     JEJAK LANGKAH




                                                                                                                        2007

                                                                                                           ■ Penerbitan obligasi perdana
                                                                                                             berupa Obligasi BFI Finance
                                                                                                             Indonesia Tahun 2007
                                                                                                             Dengan Tingkat Bunga Tetap
                                                                                                           ■ Meraih peringkat ‘Baa1(id)’
                    1982                                                    1994
                                                                                                             dari Moody’s Investors
                                                                                                             Service
      ■ Perusahaan didirikan                                    Penawaran Umum Terbatas I
        dengan nama                                             (PUT I) sebanyak 28.829.558
        PT Manufacturers Hanover                                saham
        Leasing Indonesia
      ■ Memperoleh izin usaha
        dalam bidang usaha
        lembaga pembiayaan
        (perusahaan leasing)




                                                                                                           2001

                                                                                              ■ Menyelesaikan restrukturisasi
                                                                                                keuangan yang
                                                                                                menyebabkan perubahan
                                                                                                pemegang saham mayoritas
                                                                                              ■ Nama Perusahaan berubah
                                                                                                menjadi PT BFI Finance
                                                                                                Indonesia Tbk
                                                            1990

                                         ■ Memperoleh izin operasi
                                           menjalankan bisnis multifinance
                                           yang diperbarui pada 1990                                                      2011
                                         ■ Go Public di Bursa Efek Jakarta
                                           dan Bursa Efek Surabaya                                           ■ Trinugraha Capital & Co SCA
                                           (sekarang Bursa Efek Indonesia/                                     menjadi pemegang saham
                                           BEI) dengan kode saham BFIN                                         pengendali sebesar 44,95%
                                         ■ Status dan nama Perusahaan                                        ■ Meraih peringkat ‘A(idn)’ dari
                                           berubah menjadi PT Bunas                                            Fitch Ratings
                                           Finance Indonesia Tbk




50   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 51
  Tata Kelola Perusahaan                                                                  Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan             Data Perusahaan                                               Lampiran
  yang Baik                                                                               Tahunan




                           2018                                    2024                                             2025

           ■ Perusahaan mendapatkan                  ■ Akselerasi proses bisnis dan                ■ Menghadirkan layanan
             izin dari OJK untuk                                                                     pembiayaan offline POS (Point
                                                       layanan, mencakup kerja sama
             menjalankan Unit Usaha                                                                  of Sales), yang lebih mudah
                                                       dan kolaborasi dengan berbagai
             Syariah                                                                                 dijangkau masyarakat, di wilayah
                                                       entitas bagian dari ekosistem
           ■ Meluncurkan dua produk                    digital                                       Jabodetabek, Jawa Barat, dan
             pembiayaan syariah perdana                                                              Jawa Tengah
                                                     ■ Lebih banyak ragam produk
             untuk perjalanan umrah dan                                                            ■ Pelaksanaan program pembelian
                                                       pembiayaan untuk masyarakat,
             wisata halal                                                                            kembali saham (share buyback)
                                                       salah satunya kredit pemilikan
           ■ FIT terdaftar di OJK dan mulai            rumah seken di wilayah                        sebagai langkah strategis
             beroperasi resmi melalui                                                                menjaga stabilitas harga saham
                                                       Jabodetabek melalui kerja
             platform Pinjam Modal                                                                   di tengah volatilitas pasar modal
                                                       sama dengan salah satu situs
                                                       penjualan rumah terkemuka
                                                     ■ Peluncuran BFI Mobile,
                                                       mempermudah akses layanan
                                                       pembiayaan bagi konsumen
                                                       melalui aplikasi digital
            2017

Mendirikan PT Finansial
Integrasi Teknologi (FIT),
entitas anak di bidang layanan
pinjam meminjam uang
berbasis teknologi informasi
dan berkonsep peer-to-peer
(P2P) lending




                                                                                                                           2022

                                                                                                             ■ Trinugraha Capital & Co SCA
                                                                                                               (TCC) melakukan Penawaran
                                                                                2020                           Tender Sukarela saham
                                                                                                               Perusahaan
                                                                                                             ■ Bersama-sama dengan
                                                                   FIT memperoleh Surat
                                                                                                               Garibaldi (Boy) Thohir, Jerry
                                                                   Izin Usaha dari OJK selaku
                                                                                                               Ng menjadi pemegang
                                                                   penyelenggara layanan pinjam
                                                                                                               saham pengendali
                                                                   meminjam uang berbasis
                                                                                                               Perusahaan
                                                                   teknologi informasi
                                                                                                             ■ Pengalihan 75 juta lembar
                                                                                                               saham treasuri milik
                                                                                                               Perusahaan kepada anggota
                                                                                                               manajemen dan karyawan
                                                    2016                                                       yang memenuhi persyaratan,
                                                                                                               melalui MESOP

                                     Meraih peringkat ‘AA-(idn)’
                                     Outlook Stabil dari Fitch
                                     Ratings dari sebelumnya
            2015                     ‘A+(idn)’ Outlook Positif

Program pembelian kembali
saham yang beredar (stock
buyback) untuk meningkatkan
manajemen permodalan
Perusahaan




                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk     51
Page 52
                                                                   Laporan kepada                                 Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                           Pembahasan Manajemen




     NILAI-NILAI DASAR DAN
     BUDAYA PERUSAHAAN




                       GROW AND IMPROVE
                                                                                            ABSOLUTE INTEGRITY
                       CONTINUOUSLY
     Giat Memperbaiki Diri secara Berkesinambungan                             Absolut dalam Integritas
     Definisi: Terus mengembangkan diri dan berkontribusi                      Definisi: Mengutamakan integritas dalam setiap
     bagi Perusahaan                                                           tindakan untuk menjaga reputasi diri dan Perusahaan
                                                                               yang profesional
     Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama,
     yaitu:                                                                    Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama,
     1. Belajar                                                                yaitu:
     2. Inovatif                                                               1. Jujur
     3. Proaktif                                                               2. Konsisten
                                                                               3. Taat



                       RESPECT AND CARE
                                                                                            TRUST AND TEAM SPIRIT
     Realisasikan Saling Menghormati dan Peduli
     Definisi: Sikap saling menghargai dan peduli untuk                        Tim Kerja yang Solid dan Saling Percaya
     menjaga lingkungan kerja yang positif                                     Definisi: Semangat kerja sama dan saling percaya untuk
                                                                               mencapai tujuan bersama
     Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama,
     yaitu:                                                                    Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama,
     1. Hormat                                                                 yaitu:
     2. Solusi Positif                                                         1. Komunikatif
     3. Peduli                                                                 2. Kooperatif
                                                                               3. Sinergis


                                                                               Nilai-Nilai Dasar yang menjadi landasan Budaya
                       EXCELLENT SERVICE                                       Perusahaan ini telah dikaji secara mendalam, agar
                                                                               sejalan dengan perkembangan bisnis Perusahaan
                                                                               yang dinamis. Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan
     Ekstra Layanan kepada Pelanggan Internal dan                              ini telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi,
     Eksternal                                                                 untuk menjadi pedoman perilaku utama bagi seluruh
     Definisi: Memberikan pelayanan terbaik untuk kepuasan                     karyawan dalam mencapai sasaran dari setiap kegiatan
     konsumen internal dan eksternal                                           bisnis Perusahaan.

     Nilai ini diterjemahkan ke dalam tiga perilaku utama,
     yaitu:
     1. Sikap Positif
     2. Responsif
     3. Profesional



52   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 53
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




IDENTITAS PERUSAHAAN



                                                                                               Logogram

         Nama Perusahaan




                                                                                               Logotype




Logo BFI Finance dibuat untuk mencerminkan identitas dan nilai-nilai dari Perusahaan. Logo terdiri dari tiga
elemen utama, yakni logogram, logotype, dan nama perusahaan. Dalam penggunaannya untuk keperluan apa pun,
logogram dan logotype tersebut tidak dapat dipisahkan. Berbagai konfigurasi penempatan logogram, logotype, dan
nama perusahaan, serta pilihan warna logo yang diperbolehkan, telah dijabarkan dalam dokumen Panduan Identitas
Perusahaan di bagian “Identitas Visual Brand” yang dimiliki BFI Finance.




BIDANG USAHA
KEGIATAN USAHA
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
Pembiayaan, ruang lingkup bisnis Perusahaan adalah sebagai berikut:
■ Pembiayaan Investasi;
■ Pembiayaan Modal Kerja;
■ Pembiayaan Multiguna; dan
■ Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan persetujuan OJK.


Ruang lingkup kegiatan usaha tersebut dituangkan dengan cara-cara berikut:
■ Sewa Pembiayaan (Finance Lease);
■ Jual dan Sewa Balik (Sale and Leaseback);
■ Pembelian dengan Pembayaran secara Angsuran (Installment Financing);
■ Fasilitas Modal Usaha;
■ Fasilitas Dana;
■ Anjak Piutang (with recourse);
■ Pembiayaan proyek, infrastruktur, dan pembiayaan lainnya.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   53
Page 54
                                                                   Laporan kepada                                  Analisis dan
          Tentang Laporan Ini          Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




     Kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:                         3. Pembiayaan Properti
     1. Untuk pembiayaan konvensional, Perusahaan                                 Property-Backed Financing (PBF) merupakan
        memberikan fleksibilitas cara pembiayaan dalam                            solusi pembiayaan dengan agunan properti, seperti
        mendukung berbagai kegiatan usaha sebagai                                 sertifikat rumah atau ruko. Produk ini diperkenalkan
        berikut:                                                                  di 2013 dan dikembangkan lebih lanjut di 2017 untuk
        ■ Pembiayaan Investasi meliputi cara pembiayaan                           menjawab kebutuhan di pasar. Produk ini dirancang
             Sewa Pembiayaan, Jual dan Sewa Balik, dan                            untuk masyarakat berpenghasilan menengah
             Pembiayaan      dengan    Pembayaran      secara                     dengan pendapatan tetap, serta pelaku usaha
             Angsuran                                                             produktif dari golongan menengah, mencakup
        ■ Pembiayaan         Modal    Kerja meliputi     cara                     konsumen langsung (pemilik rumah atau ruko),
             pembiayaan Jual dan Sewa Balik, Pembelian                            konsumen langganan, dan pembeli melalui agen
             dengan Pembayaran secara Angsuran, dan                               penjualan lepas rekanan Perusahaan. Jangka waktu
             Fasilitas Modal Usaha                                                pembiayaannya hingga tujuh tahun dengan suku
        ■ Pembiayaan Multiguna meliputi cara , Pembelian                          bunga tetap. Sejak 2024, Perusahaan menjalin
             dengan Pembayaran secara Angsuran, dan dan                           kemitraan strategis dengan platform e-commerce
             Fasilitas Dana                                                       terdepan untuk menghadirkan solusi pembiayaan
     2. Untuk pembiayaan syariah, Perusahaan memberikan                           kepemilikan rumah seken di wilayah Jabodetabek,
        cara pembiayaan Murabahah untuk kegiatan usaha                            dengan jangka waktu pembiayaan yang lebih
        Pembiayaan Jual Beli, serta Ijarah dan Al-Bai’ wa al-                     panjang, hingga sepuluh tahun, dan suku bunga
        Isti’jar untuk kegiatan usaha Pembiayaan Jasa.                            tetap, memudahkan kepemilikan rumah bagi lebih
                                                                                  banyak orang.

     SEGMEN USAHA
                                                                               Sewa Pembiayaan
     Sehubungan dengan pembagian kegiatan usaha yang
     dijalankan Perusahaan sebagaimana disebutkan di atas,                     Bisnis Sewa Pembiayaan meliputi jasa keuangan yang
     jenis-jenis kegiatan usaha yang dijalankan berdasarkan                    ditujukan bagi konsumen perorangan dan badan
     segmen adalah sebagai berikut:                                            usaha yang melakukan pembelian atau jual dan sewa
                                                                               balik (sale and leaseback) atas alat-alat berat, mesin-
                                                                               mesin, kendaraan bermotor dan peralatan lainnya, baik
     Pembiayaan Konsumen                                                       untuk kondisi baru maupun bekas. Pelanggan Sewa
                                                                               Pembiayaan di BFI Finance umumnya berasal dari sektor
     Pembiayaan Konsumen meliputi pembiayaan mobil
                                                                               industri pertambangan, perdagangan, konstruksi, jasa,
     baru dan bekas yang dibeli melalui dealer, pembiayaan
                                                                               pertanian, manufaktur, transportasi, infrastruktur, dan
     modal dengan agunan mobil bekas dan motor bekas
                                                                               lain-lain.
     (non-dealer), dan pembiayaan dengan agunan properti
     dalam bentuk sertifikat rumah atau ruko
                                                                               Pembiayaan Konsumen Berbasis Syariah
     1.    Pembiayaan Mobil dengan Perantaraan Dealer
           Pembiayaan mobil melalui dealer telah menjadi                       Sejak memperoleh lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan
           bisnis inti di Perusahaan selama lebih dari 25 tahun.               (OJK) dan mulai beroperasi pada 2018, Unit Usaha Syariah
           Produk yang dipasarkan di hampir semua kantor                       (UUS) Perusahaan terus mengembangkan bisnisnya
           cabang ini menyediakan fasilitas pembiayaan untuk                   secara berkelanjutan. Strategi pembiayaan Perusahaan
           pengadaan mobil baru dan bekas melalui rekanan                      diformulasikan ke dalam tiga akad utama yang menjadi
           dealer. Jangka waktu pembiayaan antara satu hingga                  kerangka pengembangan seluruh portofolio produk,
           empat tahun dengan suku bunga tetap.                                yaitu:
                                                                               1. Akad Ijarah, untuk pembiayaan berbasis sewa/jasa;
     2. Pembiayaan Mobil dan Motor Non-Dealer                                  2. Akad Murabahah, untuk pembiayaan berbasis
        Pembiayaan non-dealer diperkenalkan pada 2006                              barang, termasuk kendaraan bermotor; dan
        untuk melayani kebutuhan para konsumen secara                          3. Akad Al-Bai’ wa al-Isti’jar, untuk pembiayaan
        langsung (pemilik mobil dan motor), para konsumen                          multiguna (refinancing).
        yang melakukan transaksi repeat order (pelanggan),
        konsumen baru dari referensi pelanggan (program
        Customer-Get-Customer), melalui agen penjualan
        lepas rekanan Perusahaan, dan Telesales Call
        Center (pemasaran dan penjualan langsung). Target
        pemasaran Perusahaan adalah kalangan masyarakat
        berpenghasilan bawah hingga menengah.




54   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 55
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




Dengan mengacu pada ketiga akad tersebut,                    PRODUK PEMBIAYAAN
Perusahaan memfokuskan penetrasi pasar pada lima
segmen produk unggulan, yaitu:                               BERDASARKAN JENIS ASET
1. My Ihram, pembiayaan ibadah umrah ke Tanah Suci;
                                                             Segmen usaha Pembiayaan Konsumen dan Sewa
2. My Hajat, pembiayaan berbagai keperluan jasa,
                                                             Perusahaan mencakup portofolio produk berdasarkan
   seperti jasa penyewaan rumah atau ruko, renovasi
                                                             jenis aset sebagai berikut:
   rumah, dan konsultan;
                                                             1. Mobil baru;
3. My Cars, pembiayaan kendaraan bermotor roda
                                                             2. Mobil bekas;
   empat bekas;
                                                             3. Motor bekas;
4. My Faedah, pembiayaan pembelian berbagai barang,
                                                             4. Alat berat, terdiri dari:
   antara lain bahan material bangunan, kebutuhan
                                                                 ■ Alat berat;
   rumah tangga, dan barang lainnya yang memberikan
                                                                 ■ Truk dan alat transportasi umum;
   manfaat bagi masyarakat; dan
                                                                 ■ Mesin;
5. My B-Share, pembiayaan multiguna atau refinancing
                                                                 ■ Peralatan lain; dan
   untuk berbagai kebutuhan produktif maupun
                                                             5. Properti.
   konsumtif, seperti biaya pendidikan, renovasi rumah,
   dan pengembangan usaha.
                                                             Pembahasan        lebih  lanjut   mengenai portofolio
                                                             produk Perusahaan disajikan dalam bab Analisis
Seluruh produk pembiayaan syariah dipasarkan melalui
                                                             dan Pembahasan Manajemen di Laporan Tahunan
cabang-cabang perwakilan syariah yang tersebar di
                                                             Terintegrasi ini halaman 100–110.
45 lokasi di berbagai wilayah Indonesia, dan melalui
beragam kanal pemasaran digital.




           Nita Sari Br. Harahap
           Konsumen Produk Pembiayaan Mobil
           Medan, Sumatra Utara


        Sejak mengenal BFI Finance melalui internet pada 7 April 2022, saya telah merasakan pelayanan
        yang menyenangkan. Saat saya membutuhkan mobil untuk menunjang mobilitas sehari-hari, proses
        pembiayaan di BFI Finance berjalan dengan sangat lancar dan profesional. Secara keseluruhan saya
        merasa puas dan berharap kualitas layanan ini dapat terus dipertahankan.




           Hadi Sucipto
           Konsumen Produk Pembiayaan Motor
           Medan, Sumatra Utara


        Saya adalah konsumen BFI Finance sejak September 2024. Awalnya saya adalah mitra Gojek, dan
        karena Gojek berkolaborasi dengan BFI Finance untuk pembiayaan motor, jadi saya menggunakan
        fasilitas tersebut. Proses pengajuannya cepat, mudah, dan sangat amanah. Layanan BFI Finance
        sangat memuaskan bagi saya.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   55
Page 56
                                                                         Laporan kepada                                       Analisis dan
             Tentang Laporan Ini           Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                         Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




         PETA DAN JARINGAN OPERASIONAL



                                             13,8%

                                                                                Sumatra



                                                        39                  1          8             48
                                                                                                     OUTLET




     31,5%

                              Jabodetabek



             27             73             10                110
                                                                OUTLET              31,5%

                                                                                                            Jawa dan Bali



                                                                                                63        30             17           110
                                                                                                                                      OUTLET


56       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 57
       Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan     Data Perusahaan                                               Lampiran
       yang Baik                                                                   Tahunan




                                                                         Cabang             POS           Syariah




                                                                        Distribusi Cabang, POS, dan Syariah
                                                                        (per 31 Desember 2025)
8,6%



                                                                               349
                         Kalimantan



       22              3        5            30                                          OUTLET
                                             OUTLET




                                                      14,6%

                                                               Sulawesi dan Indonesia Timur



                                                              40               6              5                 51
                                                                                                               OUTLET


                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   57
Page 58
                                                                    Laporan kepada                                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                        Pembahasan Manajemen




      STRUKTUR ORGANISASI
      Struktur organisasi BFI Finance per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:




                                                               RAPAT UMUM PEMEGANG
                                                                      SAHAM




     DEWAN PENGAWAS SYARIAH


     ‐ Asrori S. Karni (Ketua)
     ‐ Helda Rahmi Sina




                                                                  PRESIDEN DIREKTUR


                                                                         Sutadi




                                                                DIREKTUR MANAJEMEN
                           DIREKTUR BISNIS                                                                  DIREKTUR KEUANGAN
                                                                       ASET

                         Tan Rudy Eddywidjaja                            Iwan                                         Sudjono




         NON-DEALER
                                         BUSINESS INNOVATION                ASSET MANAGEMENT                FINANCE & TREASURY
          FINANCING

           Ary Suharso                          Anov Finanda                        Arwin                       Tonny Widjaja




      DEALER FINANCING                    BUSINESS CHANNEL                        INVENTORY                 FINANCIAL CONTROL


         Stanly Darisang                         Kardiawan                    Kurniawan Susanto                   Jefry Suryo




                                                                               INSURANCE &                       CORPORATE
       SHARIA BUSINESS                       NATIONAL SALES
                                                                           OPERATIONAL SERVICES                PROGRAM & CSR

           Deni Nasri                             (TBA)***                         Ika Santi                 Susilawati Rimbajaya




                                                                                                               OPERATIONS &
         PBF BUSINESS
                                                                                                            SERVICE EXCELLENCE

       Desliana Sidabutar                                                                                   Margaretha Br. Tarigan




                                                                                                              COMPENSATION,
                                                                                                            BENEFITS & REWARDS

                                                                                                             Luki Sri Herlambang
58    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 59
              Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                                     Keberlanjutan                  Data Perusahaan                                                 Lampiran
              yang Baik                                                                                          Tahunan




                                                                             DEWAN KOMISARIS


                                                            Presiden Komisaris          : Francis Lay Sioe Ho
                                                            Komisaris                   : Kusmayanto Kadiman
                                                            Komisaris                   : Saurabh Narayan Agarwal
                                                            Komisaris Independen        : Johanes Sutrisno
                                                            Komisaris Independen        : Alfonso Napitupulu




                                  KOMITE NOMINASI &
                                                                           KOMITE PEMANTAU RISIKO                             KOMITE AUDIT
                                    REMUNERASI


                           ‐ Alfonso Napitupulu (Ketua)**               ‐ Johanes Sutrisno (Ketua)**                ‐ Johanes Sutrisno (Ketua)**
                           ‐ Francis Lay Sioe Ho**                      ‐ Jono Effendy                              ‐ Friso Palilingan
                           ‐ Luki Sri Herlambang**                                                                  ‐ Edy Sugito




                                                                            KOMITE PRODUK &                      HEAD OF INTERNAL
DIREKTUR TRANSFORMASI                          TEKNOLOGI
                                                                             PENGEMBANGAN                             AUDIT
                                                                                KEGIATAN
            Goklas                      Kharim I. G. Siregar*                USAHA SYARIAH                          Fledy Rizmara

                                                                        ‐ Deni Nasri (Ketua)**
                                                                        ‐ August Rinaldi Sanoesi**
                                                                        ‐ Emiliana Woro Saptiti Hari
        PMO & DATA                                                        Putri                                 HEAD OF CORPORATE                      SEKRETARIS
                                         DIGITAL BUSINESS
       MANAGEMENT                                                       ‐ Arwin**                                  COMPLIANCE                         PERUSAHAAN

           David Thamin                         (TBA)***                                                        Budi Darwan Munthe                 Budi Darwan Munthe**

                                                                           KOMITE MANAJEMEN
                                                                                 RISIKO

                                                                                                                    HEAD OF RISK
     HUMAN CAPITAL                                                      ‐ Sutadi (Ketua)**                                                          APU PPT PPPSPM
                                                                                                                    MANAGEMENT
                                                                        ‐ Sudjono**
      Ute Gerdanovita                                                   ‐ Goklas**                              August Rinaldi Sanoesi                Amy Setyawati
                                                                        ‐ August Rinaldi Sanoesi**
                                                                        ‐ Amy Setyawati**

    BRANCH BUSINESS
       PARTNER
                                                                            KOMITE PENGARAH
                                                                          TEKNOLOGI INFORMASI
            Masmudi

                                                                        ‐ Sutadi (Ketua)**
                                                                        ‐ Sudjono**
                                                                        ‐ Goklas**
                                                                        ‐ Tan Rudy Eddywidjaja**
                                                                        ‐ Iwan**
                                                                        ‐ Kharim I. G. Siregar**
                                                                        ‐ David Thamin**
     *      Board of Management
     **     Jabatan Rangkap
     ***    To be assigned / akan ditugaskan



                                                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk         59
Page 60
                                                                   Laporan kepada                                 Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                           Pembahasan Manajemen




     DEMOGRAFI KARYAWAN
     Data demografi karyawan 2025 berikut disajikan berdasarkan data konsolidasi.


         Tabel 5 | Jumlah Karyawan


                                                                                                              Perbandingan Tahun
                                                                                                                  Sebelumnya
                              Deskripsi                                  2024             2025
                                                                                                              Jumlah    Persentase


      Jumlah Karyawan                                                    10.198           10.540                 342         3,4%



         Tabel 6 | Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat



                                Direktorat                                    Laki-Laki       Perempuan                Jumlah


      Dewan Komisaris & Dewan Pengawas Syariah                                        6                   1                  7

      Direksi                                                                         5                  -                   5

      BOM                                                                             1                  -                    1

      CEO                                                                          493                 74                  567

      Bisnis                                                                      3.299               676                3.975

      Manajemen Aset                                                              2.507               302                2.809

      Keuangan                                                                     636               1.283                1.919

      Manajemen Risiko                                                              165               186                  351

      Transformasi                                                                 662                 212                874

      PT FIT                                                                         24                  8                  32

      Jumlah                                                                      7.798             2.742              10.540


         Tabel 7 | Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian



                         Status Kepegawaian                                   Laki-Laki       Perempuan                Jumlah


      Karyawan Tetap                                                              4.055             1.608                5.663

      Karyawan Kontrak                                                            3.743              1.134               4.877

      Jumlah                                                                      7.798             2.742              10.540




60   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 61
   Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan   Data Perusahaan                                                  Lampiran
   yang Baik                                                                       Tahunan




  Tabel 8 | Jumlah Karyawan berdasarkan Kontrak Kerja



                    Kontrak Kerja                     Laki-Laki                  Perempuan                      Jumlah


Purnawaktu                                                7.798                        2.742                     10.540

Paruh Waktu                                                    -                             -                          -

Jumlah                                                   7.798                         2.742                     10.540


  Tabel 9 | Jumlah Karyawan berdasarkan Wilayah Kerja



                    Wilayah Kerja                     Laki-Laki                  Perempuan                      Jumlah


Kantor Pusat                                               840                           540                       1.380

Jabodetabek                                               1.546                          549                       2.095

Jawa dan Bali                                             2.390                          732                       3.122

Sumatra                                                    1.173                         342                        1.515

Kalimantan                                                  722                          225                         947

Sulawesi dan Indonesia Timur                               1.127                         354                        1.481

Jumlah                                                   7.798                         2.742                     10.540


  Tabel 10 | Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan



                 Tingkat Pendidikan                   Laki-Laki                  Perempuan                      Jumlah


Magister & Doktor                                            62                            33                         95

Sarjana                                                   5.482                        2.249                       7.731

Diploma                                                    569                           250                         819

SMA & di bawahnya                                         1.685                           210                      1.895

Jumlah                                                   7.798                         2.742                     10.540




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   61
Page 62
                                                                   Laporan kepada                              Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                        Pembahasan Manajemen




         Tabel 11 | Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Kepangkatan



                        Jenjang Kepangkatan                                   Laki-Laki        Perempuan            Jumlah

      Dewan Komisaris, Direksi, & Dewan Pengawas
                                                                                      11                   1             12
      Syariah

      Senior Manager                                                                113                  23             136

      Junior Manager                                                               464                  125            589

      Officer                                                                     2.786              1.056            3.842

      Staff                                                                      4.424                1.537           5.961

      Jumlah                                                                     7.798               2.742          10.540


         Tabel 12 | Jumlah Karyawan berdasarkan Kelompok Usia



                              Kelompok Usia                                   Laki-Laki        Perempuan            Jumlah


      < 25 tahun                                                                   880                  613           1.493

      25-30 tahun                                                                 3.183               1.125          4.308

      31-40 tahun                                                                  3.121               848            3.969

      41-50 tahun                                                                  554                  139             693

      > 50 tahun                                                                    60                   17              77

      Jumlah                                                                     7.798               2.742          10.540


         Tabel 13 | Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja



                               Masa Kerja                                     Laki-Laki        Perempuan            Jumlah


      < 3 tahun                                                                   3.925              1.287            5.212

      3-5 tahun                                                                   1.249                423            1.672

      6-10 tahun                                                                  1.622                578            2.200

      > 10-20 tahun                                                                906                 402            1.308

      > 20 tahun                                                                     96                  52             148

      Jumlah                                                                     7.798               2.742          10.540




62   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 63
Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                              Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                      Tahunan




                                                                                                        Kardiawan
                                                                          Business Channel & Verificator Head


    Saya bergabung dengan BFI Finance sejak Juni 2007 dan melihat Perusahaan sebagai institusi
    yang kuat, berpengalaman, dan dikelola secara profesional. Hal ini terbukti dari kemampuan
    Perusahaan melewati berbagai tantangan, termasuk krisis ekonomi, serta komitmen yang konsisten
    terkait integritas dan pembelajaran berkelanjutan. Sepanjang saya berkarier, BFI Finance konsisten
    mendukung pengembangan karyawan melalui program pelatihan yang terstruktur di setiap tahapan,
    didukung dengan pembelajaran nyata melalui penugasan proyek dan kolaborasi lintas fungsi. Salah
    satu pengalaman paling berkesan bagi saya adalah saat dipercaya menjadi Product Owner dalam
    satu proyek strategis Perusahaan, yang memberikan tantangan sekaligus memperkaya kompetensi
    saya. Pada akhir proyek, saya berhasil meraih penghargaan The Best Product Owner sebagai apresiasi
    atas kontribusi tersebut. Budaya kerja di BFI Finance memadukan profesionalisme, integritas, dengan
    suasana kekeluargaan yang saling menghargai dan mendukung. Ke depan, saya berharap BFI Finance
    terus memperkuat dukungan pengembangan karyawan agar tetap relevan, kompetitif, serta mampu
    menyiapkan kader-kader pemimpin unggul demi keberlanjutan Perusahaan.




     Rezeki Ekawati
     Regional HCBP Head


     Selama 11 tahun berkarier di BFI Finance, saya merasa bahwa Perusahaan ini bukan hanya menjadi
     tempat bekerja, tetapi juga ruang untuk terus belajar, bertumbuh, dan berkontribusi. BFI Finance
     memiliki reputasi yang kuat, tata kelola yang baik, serta komitmen nyata dalam pengembangan
     karyawan melalui program pelatihan dan jalur karier yang terarah. Lingkungan kerja yang profesional,
     berintegritas, kolaboratif, serta dilandasi rasa kekeluargaan membuat saya merasa dipercaya untuk
     mengambil tanggung jawab yang lebih luas. Salah satu dari nilai-nilai dasar Perusahaan, Absolut dalam
     Integritas, benar-benar diterapkan dalam setiap aspek operasi, sehingga membangun kepercayaan
     dan keberlanjutan Perusahaan. Ke depan, saya optimistis BFI Finance akan terus berkembang dengan
     SDM yang semakin adaptif dan kompeten menghadapi dinamika bisnis dan teknologi.




                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   63
Page 64
                                                                      Laporan kepada                                Analisis dan
           Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                      Pemangku Kepentingan                          Pembahasan Manajemen




        PROFIL DEWAN KOMISARIS




 Saurabh Narayan Agarwal   Johanes Sutrisno                            Francis Lay Sioe Ho    Alfonso Napitupulu      Kusmayanto Kadiman
        Komisaris        Komisaris Independen                          Presiden Komisaris    Komisaris Independen          Komisaris




64      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 65
   Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                            Tahunan




Francis Lay Sioe Ho
Presiden Komisaris
    Warga Negara Indonesia
    Usia: 77
    Negara Domisili: Indonesia

                            Akta Berita Acara RUPSLB No. 3
    Dasar Hukum             tanggal 30 Januari 2025 juncto Akta
    Pengangkatan            Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 pada
                            tanggal yang sama


    Periode Jabatan         2025–2028


    SK Hasil Penilaian
                            SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-236/
    Kemampuan dan
                            PL.02/2025 tanggal 22 Agustus 2025
    Kepatutan

                            ■   Master of Business Management (M.B.M.),
                                Asian Institute of Management (AIM),
                                Manila, Filipina (1975)
    Pendidikan              ■   Bachelor of Business Administration
                                (B.B.A.), University of Singapore (sekarang
                                National University of Singapore atau NUS),
                                Singapura (1972)

                            Sertifikasi Dasar Komisaris, Lembaga Sertifikasi
    Sertifikasi             Profesi Pembiayaan Indonesia (LSPPI), pada
                            3 Februari 2025

                            ■   Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                ‐ Direktur dan pendiri (1982-1986)
                                ‐ Presiden Direktur (1986–2025)
                                ‐ Ketua Komite Manajemen Risiko
                                    (2023–2025)
                                ‐ Ketua Komite Pengarah Teknologi
    Riwayat Kerja
                                    Informasi (2021–2025)
                            ■   Credit Manager, Treasury Officer,
                                PT Indovest (1975–1980)
                            ■   Executive Officer, Kementerian Keuangan
                                Singapura (1972–1975)


    Rangkap Jabatan
                            ■   Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
    di Perusahaan dan
                            ■   Presiden Komisaris, PT FIT
    Entitas Anak

    Rangkap Jabatan
    di Luar Perusahaan      Tidak ada
    dan Entitas Anak


    Hubungan Afiliasi       Tidak ada




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   65
Page 66
                                                                    Laporan kepada                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                        Pembahasan Manajemen




     Kusmayanto Kadiman
     Komisaris
             Warga Negara Indonesia
             Usia: 71
             Negara Domisili: Indonesia

                                        Akta Berita Acara RUPSLB No. 3
             Dasar Hukum
                                        tanggal 15 September 2025 juncto Akta Pernyataan
             Pengangkatan
                                        Keputusan Rapat No. 4 dengan tanggal yang sama


             Periode Jabatan            2025–2028


             SK Hasil Penilaian
                                        SK Ketua Bapepam-LK No. KEP-473/BL/2011 tanggal
             Kemampuan dan
                                        11 Agustus 2011
             Kepatutan

                                        ■    Doctor of Philosophy, Australian National
                                             University, Canberra, Australia (1988)
             Pendidikan
                                        ■    Sarjana Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung
                                             (ITB) (1977)


             Sertifikasi                Sertifikasi Dasar Pembiayaan, LSPPI, pada 27 Juli 2016


                                        ■    Presiden Komisaris, BFI Finance (2011–2025)
                                        ■    Presiden Komisaris, PT Setiabudi Investment
                                             Management (2016–2024)
                                        ■    Anggota International Advisory Board, Komatsu
                                             Ltd, Jepang (2021–2023)
                                        ■    Komisaris, PT Tamaris Hidro (2015–2020)
                                        ■    Presiden Komisaris, PT iForte Solusi Infotek
                                             (2016–2017)
                                        ■    Komisaris dan penasihat di beberapa perusahaan
                                             di bidang sumber daya alam dan pembangkit
             Riwayat Kerja                   listrik (sejak 2009)
                                        ■    Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik
                                             Indonesia (2004–2009)
                                        ■    Ketua Asian–Europe University Network (ASEA–
                                             UNINET) (2002–2004)
                                        ■    Rektor, ITB (2001–2004)
                                        ■    Kepala Pusat Pengembangan Teknologi, ITB
                                             (1998–2001)
                                        ■    Kepala Laboratorium Kontrol, ITB (1995–1998)
                                        ■    Direktur, Kelompok Usaha di Jakarta (1993–1995)
                                        ■    Direktur Pusat Komputer, ITB (1990–1993)

             Rangkap Jabatan
             di Perusahaan dan          Tidak ada
             Entitas Anak

                                        ■    Wakil Presiden Komisaris, PT Alamtri Power
                                             Indonesia (sebelumnya PT Adaro Power)
                                        ■    Komisaris Independen, PT Profesional
             Rangkap Jabatan                 Telekomunikasi Indonesia Tbk (Protelindo)
             di Luar Perusahaan         ■    Komisaris Independen, PT Sarana Menara
             dan Entitas Anak                Nusantara Tbk
                                        ■    Komisaris Independen, PT Global Digital Niaga Tbk
                                        ■    Komisaris Utama/Komisaris, Independen PT Solusi
                                             Tunas Pratama Tbk

                                        ■    Memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang
                                             saham pengendali (Trinugraha Capital & Co SCA)
             Hubungan Afiliasi
                                        ■    Tidak ada hubungan afiliasi dengan anggota
                                             Dewan Komisaris dan anggota Direksi



66    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 67
Tata Kelola Perusahaan                                                    Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                 Tahunan




                                  Saurabh Narayan Agarwal
                                  Komisaris
                                         Warga Negara Singapura
                                         Usia: 44
                                         Negara Domisili: Singapura


                                                                 Akta Berita Acara RUPSLB No. 7 tanggal 16 Mei 2023
                                         Dasar Hukum
                                                                 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 8
                                         Pengangkatan
                                                                 dengan tanggal yang sama


                                         Periode Jabatan         2023–2028


                                         SK Hasil Penilaian
                                                                 SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-203/PL.02/2023
                                         Kemampuan dan
                                                                 tanggal 8 Desember 2023
                                         Kepatutan

                                                                 ■   Master of Business Administration (M.B.A.), Harvard
                                                                     Business School, Amerika Serikat (2009)
                                         Pendidikan              ■   Bachelor of Technology (B.Tech.) dan Master of
                                                                     Science (M.S.) bidang Mikroelektronika, Indian
                                                                     Institute of Technology (IIT) Bombay, India (2004)


                                         Sertifikasi             Sertifikasi Dasar Pembiayaan, LSPPI, pada 28 Juli 2023


                                                                 ■   Komisaris, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA)
                                                                     (2022–2024)
                                                                 ■   Business Analyst, McKinsey & Company (2004–
                                                                     2007)
                                                                 ■   Private Equity Investment Associate, Temasek
                                                                     Holdings (2007)
                                                                 ■   Beberapa jabatan di dewan kepemimpinan dari
                                                                     berbagai perusahaan, antara lain: AAG Energy
                                         Riwayat Kerja               Holdings Ltd. (HKG:2686), CleanMax Enviro
                                                                     Energy Solutions Pvt. Ltd., Converge Information
                                                                     and Communications Technology Solutions, Inc.
                                                                     (Converge ICT), Competitive Power Ventures, Inc.
                                                                     (CPV), Solar Mosaic LLC (Mosaic Inc.), RimRock
                                                                     Oil & Gas, RS Energy Group, Trident Energy, CASA
                                                                     Exploration, Canbriam Energy Inc., Delonex Energy
                                                                     Ltd., Velvet Energy Ltd., Venari Resources LLC,
                                                                     Liberty Wireless Pte. Ltd., dan M-Service GmbH

                                         Rangkap Jabatan
                                         di Perusahaan dan       Tidak ada
                                         Entitas Anak

                                                                 ■   Managing Director & Head of Southeast Asia
                                                                     Private Equity, Warburg Pincus LLC, Singapura
                                                                     (sejak 2016)
                                         Rangkap Jabatan
                                                                 ■   Direktur, Advance Intelligence Group (ADVANCE.
                                                                     AI), Oona Insurance Singapura (Oona Holdings Pte.
                                         di Luar Perusahaan
                                                                     Ltd.), Circles.Life, Everise, GCash
                                         dan Entitas Anak
                                                                     (Mynt-Globe Fintech Innovations, Inc.), MoMo
                                                                     Pay, Techcombank (Vietnam Technological and
                                                                     Commercial Joint Stock Bank), dan Xuyen A
                                                                     General Hospital (BVXA) di Vietnam

                                                                 ■   Memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang
                                                                     saham pengendali (Trinugraha Capital & Co SCA)
                                         Hubungan Afiliasi
                                                                 ■   Tidak ada hubungan afiliasi dengan anggota
                                                                     Dewan Komisaris dan anggota Direksi




                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   67
Page 68
                                                                    Laporan kepada                               Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                         Pembahasan Manajemen




     Johanes Sutrisno
     Komisaris Independen
             Warga Negara Indonesia
             Usia: 74
             Negara Domisili: Indonesia

                                        ■    Akta Berita Acara RUPST No. 80
                                             tanggal 15 Juni 2011
             Dasar Hukum
                                        ■    Akta Berita Acara RUPSLB No. 43
                                             tanggal 25 April 2016
             Pengangkatan
                                        ■    Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25 Mei
                                             2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat
                                             No. 4 tanggal 25 Mei 2021

                                        ■    2011-2016
             Periode Jabatan            ■    2016-2021
                                        ■    2021–2026

             SK Hasil Penilaian
                                        SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-2020/NB.1/2014
             Kemampuan dan
                                        tanggal 4 Agustus 2014
             Kepatutan

                                        ■    Master of Business Administration (MBA),
                                             Universitas Gadjah Mada (2009)
             Pendidikan
                                        ■    Sarjana Ekonomi Manajemen (Drs.), Universitas
                                             Indonesia (1980)

                                        Sertifikasi Dasar Pembiayaan, LSPPI, pada
             Sertifikasi
                                        2 Maret 2017

                                        ■    Direktur, PT Gaudi Dwi Laras (2014–2016)
                                        ■    Anggota Komite Audit, PT Bentoel
                                             Internasional Investama Tbk (2010–2016)
                                        ■    Direktur Keuangan, PT Carsurin (2007–2013)
                                        ■    Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
             Riwayat Kerja                   ‐ Presiden Komisaris (2000–2011)
                                             ‐ Direktur (1991–1999)
                                             ‐ Credit Officer (1982–1991)
                                        ■    Mutual International Finance Corporation
                                             (1980–1982)
                                        ■    Auditor, SGV, Utomo, Mulia & Co. (1973–1976)

             Rangkap Jabatan
             di Perusahaan dan          Ketua Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko
             Entitas Anak

             Rangkap Jabatan
             di Luar Perusahaan         Tidak ada
             dan Entitas Anak


             Hubungan Afiliasi          Tidak ada




68    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 69
Tata Kelola Perusahaan                                                    Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                 Tahunan




                                  Alfonso Napitupulu
                                  Komisaris Independen
                                         Warga Negara Indonesia
                                         Usia: 75
                                         Negara Domisili: Indonesia

                                                                 ■   Akta Berita Acara RUPS Tahunan No. 80
                                                                     tanggal 15 Juni 2011
                                         Dasar Hukum
                                                                 ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 43
                                                                     tanggal 25 April 2016
                                         Pengangkatan
                                                                 ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 3 tanggal 25 Mei
                                                                     2021 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat
                                                                     No. 4 tanggal 25 Mei 2021

                                                                 ■   2011-2016
                                         Periode Jabatan         ■   2016-2021
                                                                 ■   2021–2026

                                         SK Hasil Penilaian
                                                                 SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-2019/NB.1/2014
                                         Kemampuan dan
                                                                 tanggal 4 Agustus 2014
                                         Kepatutan

                                                                 Sarjana Hukum (Perdata) dari Universitas
                                         Pendidikan
                                                                 Indonesia (1975)

                                                                 Sertifikasi Dasar Pembiayaan, LSPPI, pada
                                         Sertifikasi
                                                                 12 Juni 2015

                                                                 ■   Staf Ahli Pengelola Statuter, AJB Bumiputera
                                                                     1912 (2016–2017)
                                                                 ■   Komisaris Independen, PT BRI Asuransi
                                                                     Indonesia (BRINS General Insurance)
                                                                     (2015–2021)
                                                                 ■   Dewan Pembina, Perhimpunan Advokat
                                                                     Indonesia (PERADI) (2015–2020)
                                                                 ■   Komisaris dan Komisaris Utama, PT Kredit Biro
                                                                     Indonesia Jaya (KBIJ) (2014–2018)
                                                                 ■   Direktur Utama, PT Nana Mandiri Dwikarya
                                         Riwayat Kerja
                                                                     (1989–2020)
                                                                 ■   Partner, Kantor Pengacara Alfonso, Giunseng &
                                                                     Kolopaking (1988–1993)
                                                                 ■   Praktisi International Lawyer, Law Office of
                                                                     Bronson, Bronson & McKinnon, San Francisco,
                                                                     California, Amerika Serikat (1984–1985)
                                                                 ■   Partner, Kantor Hukum Gani Djemat &
                                                                     Partners (1975–1988)
                                                                 ■   Advokat Konsultan Hukum untuk Pasar Modal
                                                                     dan Hak Kepemilikan Intelektual (1976)

                                         Rangkap Jabatan
                                         di Perusahaan dan       Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi
                                         Entitas Anak

                                         Rangkap Jabatan
                                                                 Managing Partner, Kantor Hukum Alfonso
                                         di Luar Perusahaan
                                                                 Napitupulu & Partners (sejak 1993)
                                         dan Entitas Anak


                                         Hubungan Afiliasi       Tidak ada




                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   69
Page 70
                                                                       Laporan kepada                                  Analisis dan
            Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                       Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




        PROFIL DIREKSI




          Sudjono                           Iwan                                 Sutadi         Tan Rudy Eddywidjaja             Goklas
     Direktur Keuangan            Direktur Manajemen Aset                   Presiden Direktur      Direktur Bisnis        Direktur Transformasi




70       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 71
    Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                             Tahunan




Sutadi
Presiden Direktur
    Warga Negara Indonesia
    Usia: 51
    Negara Domisili: Indonesia

                             Akta Berita Acara RUPSLB No. 3
    Dasar Hukum
                             tanggal 30 Januari 2025 juncto Akta Pernyataan
    Pengangkatan
                             Keputusan Rapat No. 4 dengan tanggal yang sama


    Periode Jabatan          2025–2028


    SK Hasil Penilaian
                             SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-5/PL.02/2025
    Kemampuan dan
                             tanggal 17 Februari 2025
    Kepatutan

                             ■   Executive M.B.A., IPMI International Business
                                 School, Jakarta (2018)
    Pendidikan
                             ■   Sarjana Teknik Industri, Universitas Trisakti,
                                 Jakarta (1998)

                             Sertifikasi Ahli Pembiayaan, LSPPI, pada
    Sertifikasi
                             26 April 2016

                             ■   Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                 ‐ Direktur Bisnis & Manajemen Aset
                                     (2024–2025)
                                 ‐ Direktur Bisnis (2014–2023)
                                 ‐ Retail Business Division Head (2012–2014)
                                 ‐ Department Head & Associate Division
                                     Head (2008–2012)
                                 ‐ Regional Manager (2006–2008)
    Riwayat Kerja
                                 ‐ Branch Manager (2004–2006)
                                 ‐ Branch Establishment Manager
                                     (2001–2004)
                                 ‐ Branch Manager (2000–2001)
                             ■   Sales Executive bidang Marketing Export,
                                 PT Tjiwi Kimia Pulp & Paper (1999–2000)
                             ■   Collection & Credit Analyst Officer,
                                 PT Bunas Finance Indonesia (1997–1999)

    Rangkap Jabatan
                             Ketua Komite Manajemen Risiko dan Komite
    di Perusahaan dan
                             Pengarah Teknologi Informasi
    Entitas Anak

    Rangkap Jabatan
    di Luar Perusahaan       Tidak ada
    dan Entitas Anak


    Hubungan Afiliasi        Tidak ada




                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   71
Page 72
                                                                    Laporan kepada                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                           Pembahasan Manajemen




     Sudjono
     Direktur Keuangan
             Warga Negara Indonesia
             Usia: 55
             Negara Domisili: Indonesia

                                        ■    Akta Berita Acara RUPSLB No. 18
                                             tanggal 6 Mei 2014
             Dasar Hukum
                                        ■    Akta Berita Acara RUPSLB No. 59
                                             tanggal 28 Mei 2019
             Pengangkatan
                                        ■    Akta Berita Acara RUPSLB No. 5 tanggal 22 Mei
                                             2024 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat
                                             No. 7 tanggal 22 Mei 2024

                                        ■    2014–2019
             Periode Jabatan            ■    2019–2024
                                        ■    2024–2027

             SK Hasil Penilaian
                                        SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-1294/NB.1/2014
             Kemampuan dan
                                        tanggal 3 Juni 2014
             Kepatutan

                                        ■    Enterprise Risk Manager (ERM™), Asia Risk
                                             Management Institute (ARiMI) dan National
                                             University of Singapore (NUS), Singapura (2009)
             Pendidikan                 ■    M.B.A., Institut Pengembangan Manajemen
                                             Indonesia (IPMI), Jakarta (2006)
                                        ■    Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas
                                             Tarumanagara, Jakarta (1993)

                                        Sertifikasi Ahli Pembiayaan, LSPPI, pada
             Sertifikasi
                                        26 April 2016

                                        ■    Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                             ‐ Merangkap sebagai Sekretaris Perusahaan
                                                 (2014-2025)
                                             ‐ Direktur Teknologi Informasi (2014–2017)
                                             ‐ Anggota Komite Manajemen Risiko (kini
                                                 Komite Pemantau Risiko) (2003–2013)
             Riwayat Kerja
                                             ‐ Kepala Divisi Keuangan dan Teknologi
                                                 Informasi dan berbagai posisi lainnya
                                                 (1993–2014)
                                        ■    Auditor Senior, KAP Hans Tuanakotta
                                             Mustofa – anggota Deloitte Touche Tohmatsu
                                             International (1991–1993)

             Rangkap Jabatan            ■    Anggota Komite Manajemen Risiko dan
             di Perusahaan dan               Komite Pengarah Teknologi Informasi
             Entitas Anak               ■    Komisaris, PT FIT

             Rangkap Jabatan
             di Luar Perusahaan         Tidak ada
             dan Entitas Anak


             Hubungan Afiliasi          Tidak ada




72    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 73
Tata Kelola Perusahaan                                                    Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                 Tahunan




                                  Goklas
                                  Direktur Transformasi
                                         Warga Negara Indonesia
                                         Usia: 47
                                         Negara Domisili: Indonesia

                                                                Akta Berita Acara RUPSLB No. 5
                                         Dasar Hukum
                                                                tanggal 22 Mei 2024 juncto Akta Pernyataan
                                         Pengangkatan
                                                                Keputusan Rapat No. 7 tanggal 22 Mei 2024


                                         Periode Jabatan        2024–2027


                                         SK Hasil Penilaian
                                                                SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-462/
                                         Kemampuan dan
                                                                PL.02/2024 tanggal 29 Oktober 2024
                                         Kepatutan

                                                                ■    Executive M.B.A., IPMI International Business
                                                                     School, Jakarta (2023)
                                                                ■    Management Development Program, Asian
                                         Pendidikan                  Institute of Management (AIM), Manila, Filipina
                                                                     (2007)
                                                                ■    Sarjana Ekonomi Manajemen Keuangan,
                                                                     Universitas Indonesia (2000)

                                                                Sertifikasi Ahli Pembiayaan, LSPPI, pada
                                         Sertifikasi
                                                                3 Juni 2024

                                                                Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                                                ■  Head of Project Management Office
                                                                   (2015–2024)
                                         Riwayat Kerja          ■ Product Head di level kantor cabang, Branch
                                                                   Manager, Head of Non-Dealer Financing
                                                                   Product Development, dan Head of Business
                                                                   Development (2001-2014)

                                         Rangkap Jabatan
                                                                Anggota Komite Manajemen Risiko dan Komite
                                         di Perusahaan dan
                                                                Pengarah Teknologi Informasi
                                         Entitas Anak

                                         Rangkap Jabatan
                                         di Luar Perusahaan     Tidak ada
                                         dan Entitas Anak


                                         Hubungan Afiliasi      Tidak ada




                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   73
Page 74
                                                                    Laporan kepada                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                        Pembahasan Manajemen




     Tan Rudy Eddywidjaja
     Direktur Bisnis
             Warga Negara Indonesia
             Usia: 55
             Negara Domisili: Indonesia

                                        Akta Berita Acara RUPSLB No. 2 tanggal 8 Mei 2025
             Dasar Hukum
                                        juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1
             Pengangkatan
                                        tanggal 4 September 2025


             Periode Jabatan            2025–2028


             SK Hasil Penilaian
                                        SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-190/PL.02/2025
             Kemampuan dan
                                        tanggal 30 Juli 2025
             Kepatutan

                                        ■    M.B.A., Institut Pengembangan Manajemen
                                             Indonesia (IPMI), Jakarta (2022)
                                        ■    Management Development Program dari
             Pendidikan                      Asian Institute of Management (AIM), Manila,
                                             Filipina (2008)
                                        ■    Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Putra
                                             Bangsa, Surabaya (1997)

                                        Sertifikasi Kompetensi Pembiayaan, LSPPI, pada
             Sertifikasi
                                        5 Oktober 2024

                                        Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                        ■  Deputy Director of Business (2024–2025)
                                        ■  National Sales Division Head (2017–2024)
             Riwayat Kerja              ■  Head of Consumer Business (2008–2017)
                                        ■  Head of Car Business (2003–2008)
                                        ■  Regional Manager (1999–2003)
                                        ■  Branch Manager (1997–1999)

             Rangkap Jabatan
             di Perusahaan dan          Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
             Entitas Anak

             Rangkap Jabatan
             di Luar Perusahaan         Tidak ada
             dan Entitas Anak


             Hubungan Afiliasi          Tidak ada




74    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 75
Tata Kelola Perusahaan                                                    Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                 Tahunan




                                  Iwan
                                  Direktur Manajemen Aset
                                         Warga Negara Indonesia
                                         Usia: 55
                                         Negara Domisili: Indonesia

                                                                 Akta Berita Acara RUPSLB No. 2 tanggal 8 Mei 2025
                                         Dasar Hukum
                                                                 juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1
                                         Pengangkatan
                                                                 tanggal 4 September 2025


                                         Periode Jabatan         2025–2028


                                         SK Hasil Penilaian
                                                                 SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-194/PL.02/2025
                                         Kemampuan dan
                                                                 tanggal 30 Juli 2025
                                         Kepatutan

                                                                 Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas
                                         Pendidikan
                                                                 Tridinanti, Palembang (1994)

                                                                 Sertifikasi Kompetensi Pembiayaan, LSPPI, pada
                                         Sertifikasi
                                                                 5 Oktober 2024

                                                                 Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                                                                 ■  Deputy Director of Asset Management
                                                                    (2024–2025)
                                                                 ■ Branch Business Partner Division Head
                                                                    (2022–2024)
                                         Riwayat Kerja
                                                                 ■ Head of Network Development & Management
                                                                    (2019–2022)
                                                                 ■ Regional Manager (2003–2019)
                                                                 ■ Branch Manager (1996–2002)
                                                                 ■ Marketing Officer (1995–1996)
                                         Rangkap Jabatan
                                         di Perusahaan dan       Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
                                         Entitas Anak

                                         Rangkap Jabatan
                                         di Luar Perusahaan      Tidak ada
                                         dan Entitas Anak


                                         Hubungan Afiliasi       Tidak ada




                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   75
Page 76
                                                                   Laporan kepada                               Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                         Pembahasan Manajemen




     PROFIL DEWAN PENGAWAS SYARIAH




                                           Asrori S. Karni                               Helda Rahmi Sina
                                   Ketua Dewan Pengawas Syariah                   Anggota Dewan Pengawas Syariah



76   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 77
   Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                            Tahunan




Asrori S. Karni
Ketua Dewan Pengawas Syariah
    Warga Negara Indonesia
    Usia: 50
    Negara Domisili: Indonesia

                            ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 6 tanggal
                                25 Oktober 2017 juncto Akta Pernyataan
                                Keputusan Rapat No. 19 tanggal
    Dasar Hukum
                                21 Desember 2017
    Pengangkatan
                            ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal
                                29 Juni 2022 juncto Akta Pernyataan
                                Keputusan Rapat No. 18 tanggal 29 Juni 2022

                            ■   2017–2022
    Periode Jabatan
                            ■   2022–2027

    SK Hasil Penilaian
                            SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-104/NB.22/2017
    Kemampuan dan
                            tanggal 27 Desember 2017
    Kepatutan

                            ■   Doktor dari Program Studi Doktor Hukum,
                                Fakultas Hukum Universitas Diponegoro,
                                Semarang (2025)
                            ■   Magister Hukum konsentrasi Hukum Ekonomi,
    Pendidikan                  Universitas Indonesia (2010)
                            ■   Sarjana Agama dari Fakultas Syariah dan
                                Hukum Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
                                Syarif Hidayatullah; kini bernama UIN Syarif
                                Hidayatullah, Jakarta (1998)

                            Sertifikat Kompetensi Pengawas Syariah beliau
                            peroleh dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
    Sertifikasi             Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia
                            (DSN–MUI) pada 28 November 2018, diperbarui
                            pada 22 Juli 2024, dan berlaku hingga 22 Juli 2027

                            ■   Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI K.H.
                                Ma’ruf Amin (2019–2024)
                            ■   Ketua Dewan Pengawas Syariah Divisi Bisnis
                                Syariah, PT Pos Indonesia (Persero) (2022–2023)
                            ■   Dosen Program Studi Ekonomi Syariah,
                                Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
    Riwayat Kerja
                                (UNUSIA) Jakarta (2012–2021)
                            ■   Wakil Ketua Bidang Qanuniyah (Hukum),
                                Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar
                                Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) (2015–2020)
                            ■   Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi, MUI
                                Pusat (2015–2020)

                            ■   Wakil Sekretaris DSN–MUI (2025–2030)
                            ■   Ketua DPS, PT Sinar Mitra Sepadan (SMS)
                                Finance (sejak 2021)
    Rangkap Jabatan
                            ■   Wakil Sekretaris Jenderal, Majelis Ulama
                                Indonesia (MUI) Pusat (sejak 2020)
    di Luar Perusahaan
                            ■   Anggota DPS, PT Indomobil Finance Indonesia
    dan Entitas Anak
                                (sejak 2014)
                            ■   Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah,
                                Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Syarif
                                Hidayatullah Jakarta (sejak 2013)


    Hubungan Afiliasi       Tidak ada




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   77
Page 78
                                                                   Laporan kepada                                       Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




                                                       Helda Rahmi Sina
                                                       Anggota Dewan Pengawas Syariah
                                                                  Warga Negara Indonesia
                                                                  Usia: 52
                                                                  Negara Domisili: Indonesia

                                                                                          ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 6
                                                                                              tanggal 25 Oktober 2017 juncto Akta
                                                                                              Pernyataan Keputusan Rapat No. 19
                                                                  Dasar Hukum
                                                                                              tanggal 21 Desember 2017
                                                                  Pengangkatan
                                                                                          ■   Akta Berita Acara RUPSLB No. 17 tanggal
                                                                                              29 Juni 2022 juncto Akta Pernyataan
                                                                                              Keputusan Rapat No. 18 tanggal 29 Juni 2022

                                                                                          ■   2017–2022
                                                                  Periode Jabatan
                                                                                          ■   2022–2027

                                                                  SK Hasil Penilaian
                                                                                          SK Dewan Komisioner OJK No. KEP-105/NB.22/2017
                                                                  Kemampuan dan
                                                                                          tanggal 27 Desember 2017
                                                                  Kepatutan

                                                                                          ■   Doktor bidang Ekonomi Syariah, University
                                                                                              Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia (2007)
                                                                                          ■   Master in Islamic Economics (MA), University
                                                                  Pendidikan
                                                                                              Kebangsaan Malaysia (2000)
                                                                                          ■   Sarjana Syariah Islamiyyah (Lc), Al–Azhar
                                                                                              University, Kairo, Mesir (1996)

                                                                                          ■   Sekretaris Umum Yayasan Pendidikan
                                                                                              Fatahillah Jakarta (YPFJ) (2020-2025)
                                                                                          ■   Kepala Divisi Pemasaran dan Pelatihan,
                                                                                              Lembaga Pengembangan Perbankan
                                                                                              Indonesia (LPPI) (2020–2023)
                                                                                          ■   Kepala Divisi Konsultasi dan Pengembangan
                                                                                              Program Keuangan Syariah, LPPI (2014–2020)
                                                                                          ■   Anggota Dewan Pakar Ekonomi Syariah,
                                                                  Riwayat Kerja               Universitas Azzahra, Jakarta Timur (2010–2014)
                                                                                          ■   Dosen Mata Kuliah Sharia Contracts & Products
                                                                                              pada program M.B.A. in Sharia Banking &
                                                                                              Finance, ITB (2009–2015)
                                                                                          ■   Kepala Bagian Penyelenggaraan Program
                                                                                              Keuangan Syariah, LPPI (2008–2014)
                                                                                          ■   Ketua, Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tiara
                                                                                              (STEI Tiara) Rawamangun, Jakarta Timur
                                                                                              (2006–2008)

                                                                                          ■   Ketua, YPFJ
                                                                                          ■   Chief of Strategic Alliance, Hurriyah Global
                                                                  Rangkap Jabatan             Consulting Firm (HGC Firm)
                                                                  di Luar Perusahaan      ■   Dosen Program Pascasarjana, Sekolah Tinggi
                                                                  dan Entitas Anak            Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) Rawamangun,
                                                                                              Jakarta Timur
                                                                                          ■   Faculty Member, ICDIF–LPPI


                                                                  Hubungan Afiliasi       Tidak ada




78   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 79
  Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
  yang Baik                                                                        Tahunan




PROFIL KOMITE-KOMITE
DEWAN KOMISARIS
KOMITE AUDIT


Johanes Sutrisno
Ketua Komite Audit




                 Warga Negara Indonesia
                 Usia: 74
                 Negara Domisili: Indonesia


      Dasar Hukum           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021
      Pengangkatan          ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025


      Periode Jabatan       2021–2026



      Profil                Disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris (halaman 68)




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   79
Page 80
                                                                   Laporan kepada                                   Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




     Friso Palilingan
     Anggota Komite Audit




                         Warga Negara Indonesia
                         Usia: 42
                         Negara Domisili: Indonesia



                                           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IV/2015/0081 tanggal 13 April 2015
               Dasar Hukum                 ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016
               Pengangkatan                ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021
                                           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025

                                           ■   2016–2021
               Periode Jabatan
                                           ■   2021–2026

                                           ■   Magister Akuntansi, Kwik Kian Gie School of Business (2008)
               Pendidikan
                                           ■   Sarjana Ekonomi Akuntansi, Kwik Kian Gie School of Business (2005)

                                           ■   Certified Audit Committee Practitioner, Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) (2016)
               Sertifikasi                 ■   Chartered Accountant (CA), Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) (2013)
                                           ■   Certified Public Accountant (CPA), IAI (2008)

                                           ■   Anggota Komite Audit di beberapa perusahaan, yakni:
                                               ‐    PT Asahimas Flat Glass Tbk
                                               ‐    PT Medikaloka Hermina Tbk
                                               ‐    PT Duta Intidaya Tbk
               Riwayat Kerja
                                               ‐    PT Cisarua Mountain Dairy (Cimory)
                                               ‐    PT Provident Investasi Bersama Tbk
                                               ‐    PT BNI Sekuritas
                                           ■   Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan, IAI

                                           ■   Senior Partner, KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan (PKF
                                               Indonesia, anggota PKF International)
                                           ■   Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit, PT Intiland Development Tbk
               Rangkap Jabatan             ■   Komisaris di beberapa perusahaan, yakni:
               di Luar Perusahaan              ‐    PT Kiat Ananda Cold Storage
               dan Entitas Anak                ‐    PT Ananda Solusindo
                                               ‐    PT Manggala Kiat Ananda
                                               ‐    PT Mitra Ananda Megadistrindo
                                               ‐    PT Profesional Telekomunikasi Indonesia Tbk (Protelindo)


               Hubungan Afiliasi           Tidak ada




80   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 81
  Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan        Data Perusahaan                                                Lampiran
  yang Baik                                                                           Tahunan




Edy Sugito
Anggota Komite Audit




                 Warga Negara Indonesia
                 Usia: 61
                 Negara Domisili: Indonesia


                            ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016
      Dasar Hukum
                            ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/I/2021-001 tanggal 26 Januari 2021
      Pengangkatan
                            ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025

                            ■   2016–2021
      Periode Jabatan
                            ■   2021–2026


      Pendidikan            Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Trisakti, Jakarta (1991)


                            ■   Komisaris, PT Gayatri Kapital Indonesia (hingga 2023)
                            ■   Direktur Penilaian Perusahaan, PT Bursa Efek Indonesia (2005–2012)
      Riwayat Kerja
                            ■   Direktur, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (2000–2005)
                            ■   Direktur, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (1998–2000)

                            ■   Presiden Komisaris/Komisaris Independen, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
                            ■   Komisaris Independen di beberapa perusahaan yakni:
      Rangkap Jabatan
                                ‐     PT PP London Sumatra Indonesia Tbk
      di Luar Perusahaan
                                ‐     PT Wismilak Inti Makmur Tbk
      dan Entitas Anak
                                ‐     PT Dharma Satya Nusantara Tbk
                                ‐     PT Madusari Murni Indah Tbk


      Hubungan Afiliasi     Tidak ada




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   81
Page 82
                                                                   Laporan kepada                                Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                          Pembahasan Manajemen




     KOMITE PEMANTAU RISIKO


     Johanes Sutrisno
     Ketua Komite Pemantau Risiko




                         Warga Negara Indonesia
                         Usia: 74
                         Negara Domisili: Indonesia


                                           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016
               Dasar Hukum
                                           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni 2021
               Pengangkatan
                                           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025

                                           ■   2016–2021
               Periode Jabatan
                                           ■   2021–2026


               Profil                      Disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris (halaman 68)




82   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 83
  Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
  yang Baik                                                                         Tahunan




Jono Effendy
Anggota Komite Pemantau Risiko




                 Warga Negara Indonesia
                 Usia: 51
                 Negara Domisili: Indonesia


                            ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IV/2015-0081 tanggal 13 April 2015
      Dasar Hukum           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016
      Pengangkatan          ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal 15 Juni 2021
                            ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025


      Periode Jabatan
                            ■   2016–2021
                            ■   2021–2026


      Pendidikan
                            ■   Magister Keuangan, Universitas Pelita Harapan, Tangerang (2003)
                            ■   Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Tarumanagara, Jakarta (1996)

                            ■   Qualified Risk Governance Professional (QRGP), LSP MKS (2021)
                            ■   Sertifikasi “Digital Transformation: Platform Strategies for Success”, EMERITUS
                                berkolaborasi dengan MIT Sloan School of Management, Massachusetts, Amerika Serikat
                                (2021)
                            ■   Certified in Enterprise Risk Governance (CERG), Enterprise Risk Management Academy
                                (ERMA), Singapura (2017)
      Sertifikasi
                            ■   Sertifikasi Manajemen Risiko untuk Perusahaan Asuransi Tingkat 5, Asosiasi Ahli
                                Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) (2015)
                            ■   Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat 7, Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (BSMR),
                                Indonesia (2011)
                            ■   International Certificate in Banking and Regulation, Global Association of Risk
                                Professionals (GARP) (2011)

                            ■   Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko, PT Bank Commonwealth
                                (2013–2024)
                            ■   Founder dan Managing Director, PT Mudita Finansial Teknologi (2018–2021)
                            ■   Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Pemantau Risiko, PT Commonwealth
                                Life (2014–2020)
                            ■   Co-Founder dan Managing Director, PT Kiran Resources Indonesia (2004–2018)
                            ■   Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko di beberapa bank dan lembaga
      Riwayat Kerja             keuangan, yakni:
                                ‐ PT Bank BNP Paribas Indonesia (2007–2018)
                                ‐ PT Bank Barclays Indonesia (1 tahun)
                                ‐ PT BII Finance Centre (2 tahun)
                            ■   Beberapa posisi di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) (2001–2004)
                            ■   Konsultan Senior, Deloitte Touche, Jakarta (1998–2001)
                            ■   Auditor Senior, Arthur Andersen, Jakarta (1996–1998)
                            ■   Akuntan, PT Tanjung Johor Wood Industry, Jakarta (1993–1996)

                            ■   Founder dan CEO, PT Pasar Jasa Profesional
                            ■   Beberapa posisi di PT FWD Insurance Indonesia, yakni:
      Rangkap Jabatan           ‐ Komisaris Independen
      di Luar Perusahaan        ‐ Anggota Komite Pemantau Risiko
      dan Entitas Anak          ‐ Anggota Komite Tata Kelola Perusahaan
                                ‐ Anggota Komite Audit
                            ■   Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko, PT Nusantara Finance Cakrawala


      Hubungan Afiliasi     Tidak ada



                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   83
Page 84
                                                                   Laporan kepada                                  Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




     KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

     Alfonso Napitupulu
     Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi




                          Warga Negara Indonesia
                          Usia: 75
                          Negara Domisili: Indonesia


                                           ■    SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IV/2015-0081 tanggal 13 April 2015
                Dasar Hukum                ■    SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2016-05 tanggal 21 Juni 2016
                Pengangkatan               ■    SK Dewan Komisaris No. BOC/IV/2021-0049 tanggal 1 April 2021
                                           ■    SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025

                                           ■    2016–2021
                Periode Jabatan
                                           ■    2021–2026


                Profil                     Disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris (halaman 69)




     Francis Lay Sioe Ho
     Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi




                          Warga Negara Indonesia
                          Usia: 77
                          Negara Domisili: Indonesia


                Dasar Hukum
                                           SK Dewan Komisaris No. BOC/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025
                Pengangkatan


                Periode Jabatan            2025–2026



                Profil                     Disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris (halaman 65)




84   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 85
  Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
  yang Baik                                                                          Tahunan




Luki Sri Herlambang
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi




               Warga Negara Indonesia
               Usia: 48
               Negara Domisili: Indonesia


      Dasar Hukum           ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/VI/2024-0116 tanggal 21 Juni 2024
      Pengangkatan          ■   SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025


      Periode Jabatan       2024–2026



      Pendidikan            Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) (2002)


                            Berbagai jabatan di Perusahaan, yakni:
                            ■   Head of Payroll (2016–2019)
      Riwayat Kerja         ■   Head of Operational Development (2013–2015)
                            ■   Head of Branch Operations & Development (2011–2012)
                            ■   Head of Branch Operations (2002–2010)

      Rangkap Jabatan
      di Luar Perusahaan    Tidak ada
      dan Entitas Anak


      Hubungan Afiliasi     Tidak ada




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   85
Page 86
                                                                   Laporan kepada                                        Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




     PROFIL MANAJEMEN SENIOR
                                                                        Kharim Indra Gupta Siregar
                                                                        Chief Technology Officer

                                                                                Warga Negara Indonesia
                                                                                60 tahun
                                                                                Jakarta, DKI Jakarta

                                                                        Beliau bergabung dengan BFI Finance pada 2025 sebagai
                                                                        Chief Technology Officer. Sebelumnya, beliau pernah menjabat
                                                                        sebagai Chief Executive Officer PT DKatalis Digital Lab
                                                                        (2023–2024), Direktur Utama PT Bank Jago Tbk (2019–2023),
                                                                        Direktur Teknologi dan Informasi PT Bank Tabungan Pensiunan
                                                                        Nasional (2008–2019), Executive Vice President PT Bank
                                                                        Danamon Indonesia Tbk (2005–2008), Vice President PT Bank
                                                                        Mega Tbk (2003–2005), dan Vice President PT Bank Universal
                                                                        Tbk (1995–2002).

                                                                        Beliau memperoleh gelar Sarjana Teknik Mesin dari Institut
                                                                        Teknologi Bandung pada 1990, dan telah mengikuti executive
                                                                        training programs di INSEAD, Singapura, pada 2007, dan
                                                                        Harvard Business School, AS, pada 2011.



     Kantor Pusat

     Berikut adalah Manajemen Senior Kantor Pusat yang kedudukannya setingkat di bawah Direksi:




               Nama                   Arwin                                               Nama                Baskoro Fadin Wafdana


               Jabatan                Head of Asset Management                            Jabatan             Head of Digital Partnership

               Menjabat                                                                   Menjabat
                                      2024                                                                    2024
               Sejak                                                                      Sejak




86   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 87
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




        Nama                 Tonny Widjaja                             Nama                  Ute Gerdanovita


        Jabatan              Head of Finance & Treasury                Jabatan               Head of Human Capital

        Menjabat                                                       Menjabat
                             1996                                                            2024
        Sejak                                                          Sejak



Kantor Wilayah

Berikut adalah Manajemen Senior yang menjabat sebagai General Manager:




        Nama                 Augusnen Silalahi                         Nama                  I Kadek Tirtayasa

                                                                                             General Manager wilayah
                             General Manager wilayah
        Jabatan                                                        Jabatan               Bali, Nusa Tenggara, Maluku,
                             Jawa Barat
                                                                                             dan Papua

        Menjabat                                                       Menjabat
                             2021                                                            2025
        Sejak                                                          Sejak




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   87
Page 88
                                                                   Laporan kepada                                    Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




               Nama                   Medy Mirdianata                                     Nama               Rachmadi

                                                                                                             General Manager wilayah
                                      General Manager
               Jabatan                                                                    Jabatan            Jawa Tengah dan
                                      wilayah Kalimantan
                                                                                                             Daerah Istimewa Yogyakarta

               Menjabat                                                                   Menjabat
                                      2025                                                                   2021
               Sejak                                                                      Sejak




               Nama                   Sastero Wijaya Gunawan                              Nama               Sudihartono

                                      General Manager wilayah                                                General Manager wilayah
               Jabatan                                                                    Jabatan
                                      Sulawesi                                                               Sumatra

               Menjabat                                                                   Menjabat
                                      2025                                                                   2021
               Sejak                                                                      Sejak




               Nama                   Susinto Tenggono Then                               Nama               Tan Eng Han

                                      General Manager                                                        General Manager
               Jabatan                                                                    Jabatan
                                      wilayah Jabodetabek                                                    wilayah Jawa Timur

               Menjabat                                                                   Menjabat
                                      2020                                                                   2024
               Sejak                                                                      Sejak

88   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 89
       Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                         Keberlanjutan    Data Perusahaan                                               Lampiran
       yang Baik                                                                      Tahunan




STRUKTUR KORPORASI
Struktur korporasi BFI Finance per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:




                                51,12%                             48,88%
                                                                    Lainnya
                    Trinugraha Capital & Co SCA
                                                           (masing-masing di bawah 5%)




                                                                                         1,00%

                                                                                         Lain-Lain


                                                         99,00%




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   89
Page 90
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




     ENTITAS ANAK DAN ASOSIASI
     ENTITAS ANAK
     Hingga akhir 2025, BFI Finance memiliki satu entitas anak, yaitu PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT).




     PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT)



     Sekilas tentang Perusahaan

     PT Finansial Integrasi Teknologi (FIT) merupakan entitas anak Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi
     keuangan, yang menjalankan bisnis peer-to-peer (P2P) lending melalui platform Pinjam Modal. Perusahaan
     merupakan pemegang saham mayoritas FIT, dengan kepemilikan 99,00%.


     FIT didirikan pada 2017 di tengah tren peningkatan kebutuhan akan produk keuangan berbasis teknologi yang mudah
     diakses oleh masyarakat Indonesia. Pada Juli 2018, FIT terdaftar sebagai perusahaan fintech P2P lending di OJK, dan
     mulai beroperasi pada September 2018. FIT memperoleh lisensi dari OJK pada Mei 2020.


     Layanan FIT tersedia untuk masyarakat Indonesia melalui aplikasi di Google Play Store dan Apple App Store, serta
     situs pinjammodal.id yang mudah diakses. Dengan proses bisnis yang didukung teknologi yang canggih dan
     komprehensif, FIT menjalankan operasi yang ramping dan efisien, sehingga layanannya dapat disesuaikan secara
     optimal bagi setiap konsumen. Data dan privasi pelanggan dijaga dalam sistem manajemen keamanan informasi FIT
     yang bersertifikasi ISO 27001:2022.


     FIT beroperasi sebagai penyelenggara layanan P2P lending yang berfokus pada sektor produktif, khususnya
     pembiayaan di ekosistem Fast-Moving Consumer Goods (FMCG). Dengan memanfaatkan teknologi serta pemahaman
     mendalam terhadap rantai pasok, FIT berperan dalam mendukung pelaku usaha untuk meningkatkan modal kerja,
     menjaga kelancaran arus kas, dan memperkuat daya saing mereka di pasar.


     Selama beberapa tahun, model bisnis FIT telah memberikan dampak positif bagi ekosistem FMCG dengan
     mempertemukan kebutuhan pendanaan yang terukur dari para peminjam (borrower) dan potensi imbal hasil yang
     menarik bagi para pemberi dana (lender). Pengelolaan risiko yang hati-hati, kedekatan dengan pelaku industri, serta
     data transaksi yang kuat menjadi fondasi pertumbuhan usaha FIT.




90   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 91
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




Dinamika Industri 2023–2025

Selama periode 2023–2025, sektor FMCG menghadapi dinamika yang menantang. Persaingan usaha yang semakin
ketat dan tidak selalu seimbang, perlambatan permintaan pasar, serta munculnya fenomena over-financing, di mana
penerima dana memperoleh pembiayaan berlebih dari berbagai fintech, telah meningkatkan tingkat gagal bayar
dan risiko kredit di industri. Kondisi ini memberikan tekanan signifikan pada industri pembiayaan produktif, termasuk
pada portofolio pembiayaan yang sebelumnya berjalan stabil. Dengan meningkatnya jumlah borrower bermasalah,
FIT perlu menyesuaikan strategi secara cepat dan tegas.



Strategi dan Kinerja 2025

Tahun 2025 menjadi periode konsolidasi dan penguatan fundamental bagi FIT. Fokus utama FIT adalah melindungi
pemberi dana serta menjaga keberlanjutan usaha melalui pengelolaan risiko yang lebih konservatif dan terukur.
Sejalan dengan fokus tersebut, arah kebijakan FIT di 2025 mencakup:
1. Memperketat penyaluran pendanaan baru dengan hanya menyalurkan pembiayaan kepada borrower yang
   memiliki rekam jejak kuat serta profil risiko yang sangat terukur;
2. Memperkuat fungsi collection dan remedial melalui pendekatan berbasis data (data-driven) serta penerapan
   strategi penyelamatan portofolio secara selektif;
3. Melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap kualitas borrower dan mitra bisnis, termasuk eksposur
   pendanaan lintas platform; dan
4. Menjaga integritas tata kelola risiko dengan prioritas utama memastikan perlindungan dana lender.


Dengan langkah-langkah tersebut, FIT berupaya menjaga stabilitas operasional sekaligus meminimalkan dampak
lanjutan dari kondisi pasar yang masih menantang.


Sesuai arah kebijakan tersebut, FIT menyesuaikan target penyaluran pembiayaannya, dari sebelumnya Rp1,9 triliun
menjadi Rp551 miliar. Hingga akhir 2025, basis pengguna FIT tercatat lebih dari 11 pemberi dana, dengan 9 pihak aktif,
serta 3.541 penerima dana, dengan 2.595 pihak aktif. Konsumen FIT dapat mengakses informasi fasilitas pendanaan
secara nyaman dan real time.


Selama 2025, FIT menyalurkan pembiayaan sejumlah Rp579 miliar, sementara nilai pinjaman aktif yang dikelola per
akhir tahun mencapai lebih dari Rp100 miliar. Tingkat Keberhasilan Bayar (TKB) mencapai 98,67%. Dalam mengelola
pinjaman aktif tersebut, mitigasi risiko terus berjalan sehingga kualitas pembiayaan tetap terjaga.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   91
Page 92
                                                                   Laporan kepada                                           Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                     Pembahasan Manajemen




     Data Perusahaan




                Tanggal Pendirian                                           Visi                                       Karyawan


                 15 September 2017                          Menyediakan layanan keuangan                                32 orang
                                                            yang mudah diakses oleh
                                                            masyarakat Indonesia untuk
                                                            berkontribusi dalam meningkatkan
                                                            kesejahteraan umum

                                                                                                                 Registrasi dan Izin OJK
            Dasar Hukum Pendirian


                                                                           Misi                            ■ Surat No. S-588/NB.213/2018
       Akta Notaris Herna Gunawan, S.H.,
                                                                                                              tanggal 31 Juli 2018
       M.Kn., No. 4 tanggal 15 September
                                                                                                           ■ Surat No. KEP-20/D.05/2020
       2017, yang telah disetujui oleh                      1. Memberikan kemudahan                           tanggal 19 Mei 2020
       Menteri Hukum dan Hak Asasi                            akses layanan bagi masyarakat
       Manusia Republik Indonesia                             dengan menggunakan teknologi
       dengan surat No. AHU-0043022.                          terdepan
       AH.01.01.Tahun 2017 tanggal 29                       2. Layanan jasa keuangan yang
       September 2017                                         kompetitif dan praktis untuk                   Keanggotaan dalam Asosiasi
                                                              digunakan secara luas bagi                        dan Lembaga Lainnya
                                                              masyarakat Indonesia
                                                            3. Tumbuh menjadi perusahaan
                                                              yang sehat, kuat, dan berintegrasi


                   Bidang Usaha
                                                                                                            Asosiasi Fintech Indonesia
                                                                                                            (AFTECH)
       Layanan pinjam meminjam uang
                                                                    Pemegang Saham
       berbasis teknologi informasi,
       melalui platform Pinjam Modal


                                                                                                            Asosiasi Fintech Pendanaan
                                                                                                            Bersama Indonesia (AFPI)



                  Alamat Kantor

                                                                                                            Lembaga Alternatif
                                                               PT BFI Finance Indonesia Tbk
       Foresta Business Loft 5 Unit 11                                                                      Penyelesaian Sengketa Sektor
                                                               (99,00%)
       Lengkong Kulon, Pagedangan                                                                           Jasa Keuangan (LAPS SJK)
                                                               Lain-Lain
       Kabupaten Tangerang 15331
                                                               (1,00%)




92   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 93
     Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                             Tahunan




Profil Manajemen



    Francis Lay Sioe Ho
    Presiden Komisaris

               Warga Negara Indonesia
               77 tahun
               Jakarta, DKI Jakarta



Menjabat sebagai Komisaris untuk periode 2017–2022, kemudian diangkat sebagai Presiden Komisaris berdasarkan Keputusan
Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal 29 Juli 2021 yang dicantumkan dalam Akta Pernyataan
Keputusan Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT No. 06 tanggal 5 Agustus 2021.

Beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris dan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BFI Finance. Profil beliau
disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris (halaman 65).




    Sudjono
    Komisaris

               Warga Negara Indonesia
               55 tahun
               Tangerang Selatan, Banten



Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal 29 Juli
2021 yang dicantumkan dalam Akta No. 06 tanggal 5 Agustus 2021.

Beliau juga menjabat sebagai Direktur Keuangan dan anggota dari dua Komite Direksi BFI Finance, yaitu Komite Manajemen
Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi. Profil beliau disajikan pada bagian Profil Direksi (halaman 72).




    Herman Handoko
    Presiden Direktur

               Warga Negara Indonesia
               47 tahun
               Jakarta, DKI Jakarta



Diangkat sebagai Presiden Direktur berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal
29 Juli 2021 sesuai Akta No. 06 tanggal 5 Agustus 2021. Akta Notaris Veronika Farida Riswanti, S.H., M.Kn. tersebut telah diterima
dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI sebagaimana terbukti dalam SK Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Data Perseroan PT FIT mengenai perubahan Direksi dan Komisaris No. AHU-AH.01.03-0439071 tanggal 20 Agustus
2021.

Sebelumnya, beliau adalah Direktur FIT berdasarkan Akta Notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn. No. 4 tanggal 15 September 2017
yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI No. AHU-0043022.AH.01.01.TAHUN 2017
tanggal 29 September 2017.

Beliau pernah bergabung dengan BFI Finance (2003–2017) dan menjabat berbagai posisi, antara lain: Kepala Operasional,
Marketing Officer Leasing & Used Car, Kepala Sales, Kepala Produk Mobil, Branch Manager Jakarta Barat-Meruya, Area
Manager DKI Jakarta, Associate Department Head of Network & Development, Head of Branch Management Department,
Regional Manager untuk wilayah Jakarta, Depok dan Tangerang, Head of Business Strategy Development & Management,
dan Head of Channel.

Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, pada 2002.



                                                                           Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   93
Page 94
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




          Ichwan Peryana
          Direktur

                     Warga Negara Indonesia
                     35 tahun
                     Tangerang Selatan, Banten



     Bergabung dengan FIT pada 2017, menjabat System & Technology Manager dan Head of Technology. Kemudian, diangkat
     sebagai Direktur berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT tanggal 29 Juli 2021 sesuai
     Akta No. 06 tanggal 5 Agustus 2021. Akta Notaris Veronika Farida Riswanti, S.H., M.Kn. tersebut telah diterima dan dicatat oleh
     Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI sebagaimana terbukti dalam SK Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
     Perseroan PT FIT mengenai perubahan Direksi dan Komisaris No. AHU-AH.01.03-0439071 tanggal 20 Agustus 2021.

     Sebelumnya, beliau juga pernah bergabung dengan BFI Finance dan menjabat Digital Marketing Unit Head (2016–2017).

     Beliau memperoleh gelar Sarjana Manajemen Komunikasi dari Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, pada 2013
     dan menyelesaikan Executive Education FinTech & Digital Strategy dari INSEAD dan Cybersecurity Leadership dari MIT Sloan
     School of Management pada 2021.

     Beberapa penghargaan yang berhasil diraihnya yaitu masuk dalam Top 200 CIO Asia Tenggara dari Global CIO Forum dalam
     The World CIO 200 Summit 2021, 2022, 2023, dan 2024, CIO 100 Awards 2022, 2023, dan 2024 dari cio.com, CSO30 ASEAN
     Awards 2022, 2023, dan 2024 dari csoonline.com, Tech Innovator of the Year dari World Financial Innovation Series 2023, CIO
     World 100 – 2024 No. 7 dari Marlow Business School (Inggris), serta ETCIO Southeast Asia Transformative CIO 2023 dan 2024
     dari ETCIO Southeast Asia The Economic Times (India).




          Muhamad Fauzi Purnama
          Direktur

                     Warga Negara Indonesia
                     38 tahun
                     Tangerang Selatan, Banten



     Bergabung dengan FIT pada 2022, menjabat Head of Network & Collection. Kemudian diangkat sebagai Direktur berdasarkan
     Keputusan Para Pemegang Saham sebagai Pengganti RUPS PT FIT sesuai Akta No. 09 tanggal 7 November 2024. Akta Notaris
     Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H.,M.Kn. tersebut telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI
     sebagaimana terbukti dalam SK Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan PT FIT mengenai perubahan Direksi
     dan Komisaris No. AHU-AH.01.09-0274498 tanggal 11 November 2024.

     Beliau pernah bergabung dengan BFI Finance (2010–2021) dan menjabat beberapa posisi, antara lain: Kepala Produk Motor,
     Branch Manager Palangkaraya, Branch Manager Sukabumi, Branch Manager Bekasi 2, Branch Manager Digital, Branch
     Manager Tangerang, Branch Manager Bogor, dan Area Manager untuk Sulawesi Selatan.

     Beliau memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Pembangunan dari Universitas Negeri Semarang, Jawa Tengah, pada 2009.




     ENTITAS ASOSIASI
     Hingga akhir 2025, BFI Finance tidak memiliki entitas asosiasi.




94   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 95
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   95
Page 96
     Analisis dan
     Pembahasan
     Manajemen




96   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 97
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   97
Page 98
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
        Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




     TINJAUAN INDUSTRI




     PERKEMBANGAN EKONOMI GLOBAL
     Lanskap ekonomi global tahun 2025 ditandai dengan fenomena yang cukup berwarna. Meskipun terdapat risiko
     perlambatan ekonomi dunia yang berasal dari tekanan geopolitik dan tarif, ekonomi global tidak memasuki resesi
     besar. Pertumbuhan tetap positif dengan PDB sebesar 3,2% menurut laporan IMF. Angka yang lebih tinggi dari proyeksi
     sebelumnya, namun masih selisih tipis dengan pertumbuhan tahun 2024 sebesar 3,3%. Angka ini menyamarkan
     suatu pergeseran fundamental yang kian menjauh dari kaidah ekonomi konvensional.


     Amerika Serikat berhasil tumbuh positif dan relatif lebih kuat dibanding banyak negara maju lain pada 2025, berkat
     belanja fiskal yang persisten dan pasar tenaga kerja yang tetap tangguh, meski mulai menunjukkan perlambatan.
     Sebaliknya, Zona Euro tumbuh lebih lambat karena tekanan kenaikan biaya energi akibat perang di Ukraina dan pasar
     domestik yang lemah. Sementara itu, Tiongkok, yang sedang berupaya mengalihkan mesin ekonominya dari sektor
     properti ke sektor manufaktur berteknologi tinggi—dengan mengarahkan fokus ekspor dari pasar Amerika Serikat
     dan Eropa Barat ke negara-negara ‘Global South’ khususnya yang tergabung dalam blok BRICS—belum mampu
     memulihkan kepercayaan konsumennya yang merosot.


     Divergensi ini memaksa terjadinya pemisahan (decoupling) kebijakan moneter antarbank sentral, yang pada dasarnya
     memutus siklus kebijakan yang sinkron selama satu dekade terakhir. Federal Reserve AS mempertahankan suku
     bunga tinggi lebih lama untuk meredam inflasi di sektor jasa, sebelum akhirnya memangkas suku bunga acuan
     mereka tiga kali di akhir 2025. Di sisi lain, bank sentral di Eropa dan negara berkembang terpaksa menyesuaikan
     kebijakannya lebih cepat demi memacu ekonomi mereka yang tertekan.


     Guncangan pada perdagangan global diperparah oleh pemberlakuan “Tarif Dasar Universal” (“Universal Baseline
     Tariff”) oleh pemerintah AS di awal tahun. Kebijakan tarif yang luas dan kontroversial ini seketika menggantikan posisi
     suku bunga sebagai regulator utama dari aktivitas global, meningkatkan friksi dalam rantai pasok, dan membuat
     jaringan produksi global lebih mahal dan terfragmentasi.




98   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 99
    Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan             Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                            Tahunan




PERJALANAN EKONOMI                                              INDUSTRI MULTIFINANCE
INDONESIA                                                       INDONESIA
Indonesia mampu menjaga keseimbangannya di tahun                Sektor multifinance Indonesia menjadi cermin dari
2025. Cukup berhasil dalam memitigasi volatilitas               retaknya daya beli kelas menengah tersebut. Para pelaku
eksternal,    perekonomian   nasional  membukukan               industri menghadapi tekanan ganda dari sisi biaya
pertumbuhan PDB sebesar 5,11%. Meski melambat                   dan risiko. Sementara di sisi pendapatan, model bisnis
dibanding 2024, resiliensi ekonomi Indonesia di                 tampak melambat. Pertumbuhan piutang pembiayaan
permukaan tampak cukup menjanjikan. Kebijakan                   stagnan, searah dengan turunnya penjualan otomotif
hilirisasi logam yang tegas berhasil menarik investasi          baru yang selama ini menjadi kontributor utama aplikasi
asing langsung dalam jumlah besar, sementara Bank               pembiayaan. Konsumen cenderung bersikap menunggu
Indonesia terus berperan sebagai pengawas moneter               alih-alih mengambil keputusan, karena situasi suku
yang selalu siaga.                                              bunga yang tinggi, harga kendaraan yang mahal, serta
                                                                ketidakpastian pasar akan transisi kendaraan listrik (EV).
Bank Indonesia memangkas suku bunga acuannya
sebanyak enam kali di tahun 2025 dengan total 125 basis         Dari sisi risiko, terlihat pemburukan yang terjadi secara
poin menjadi 4,75%. Langkah ini bagaimanapun juga               sistemik. Pelemahan daya beli serta keengganan
tidak mampu membendung laju inflasi yang mencapai               masyarakat untuk berinvestasi baru berdampak
2,92%, tertinggi sejak akhir 2022. Nilai tukar Rupiah juga      langsung       pada      portofolio pembiayaan.     Rasio
kembali terkoreksi cukup dalam. Rupiah terdepresiasi            Pembiayaan Bermasalah (NPF)          di kisaran 2,4–3,0%
sebesar 3,86% terhadap Dolar AS, dengan rata-rata di            sepanjang 2025. Dengan angka delinkuensi yang tetap
level Rp16.472—terendah sejak krisis keuangan 1997, dan         tinggi, industri harus mengambil posisi defensif dengan
menjadikannya salah satu mata uang dengan kinerja               memperketat skor kredit secara agresif. Kewaspadaan ini
terburuk di kawasan.                                            merupakan respons dari praktik penipuan fidusia yang
                                                                kerap dijumpai, di mana konsumen pembiayaan yang
Namun, menilik lebih cermat, terungkap realitas                 merasa terhimpit memilih untuk melikuidasi kendaraan
pertumbuhan yang berbentuk “kurva K”. Di balik                  mereka melalui jalur non-resmi di media sosial, demi
angka makro-agregat yang baik, terlihat fondasi mikro           mendapatkan dana tunai secara instan.
yang menunjukkan keretakan. Kualitas pertumbuhan
domestik telah bergeser. Hilirisasi di sektor padat modal       Lesunya industri di tahun 2025 menggerus angka
memang mendongkrak PDB, namun menyerap tenaga                   profitabilitas. Laporan industri per Desember 2025
kerja jauh lebih sedikit dibandingkan sektor manufaktur         mencatat bahwa rasio Beban Operasional terhadap
yang konvensional.                                              Pendapatan Operasional (BOPO) naik menjadi 82,9%
                                                                dari 79,4% per akhir 2024, sebagai akibat dari proses
Akibatnya, kinerja konsumsi rumah tangga cenderung              penagihan yang semakin kompleks. Baik ROA maupun
rapuh. Belanja untuk kebutuhan pokok dan rekreasi               ROE terkoreksi masing-masing menjadi 4,2% dan 10,7%.
berbiaya rendah tetap kuat—mencerminkan maraknya
tren “experience economy” di masyarakat—namun kelas             Laporan kinerja industri memberikan gambaran
menengah harus berjuang di tengah tabungan yang                 menyeluruh adanya kontraksi pada industri pembiayaan.
terus tergerus dan upah riil yang tetap stagnan. Sinyal         Hal ini berimbas pada total piutang pembiayaan di
nyata pelemahan ini terlihat jelas di pasar otomotif, di        Indonesia yang hanya tumbuh tipis sebesar 0,61% per
mana GAIKINDO merevisi proyeksi 2025 dan melaporkan             akhir 2025, mencapai Rp506,50 triliun. Mayoritas piutang
penjualan mobil yang anjlok selama tiga tahun berturut-         didominasi oleh pembiayaan multiguna. Sisanya terdiri
turut. Efek kesejahteraan dari pembangunan ekonomi              dari pembiayaan investasi, modal kerja, dan syariah.
belum tersalurkan secara merata. Masih ada sejumlah             Di tengah lanskap yang stagnan ini, secercah vitalitas
titik kerapuhan laten yang berisiko mengganggu                  muncul dari pembiayaan modal kerja yang mampu
pertumbuhan nasional di masa mendatang.                         melawan arus dan mencatat pertumbuhan sebesar
                                                                10,1%.


                                                                Satu-satunya berita baik dari perspektif struktural adalah
                                                                penurunan gearing ratio menjadi 2,2x di akhir 2025,
                                                                dibandingkan 2,3x di akhir 2024. Hal ini menandakan
                                                                para pelaku industri pembiayaan cenderung bersikap
                                                                hati-hati dan menghindari risiko.




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   99
Page 100
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      TINJAUAN BISNIS




            BFI Finance menyediakan layanan pembiayaan yang diawasi dan diatur oleh OJK,
            meliputi produk beragun aset mobil, sepeda motor, alat berat, mesin, hingga properti.
            Ragam produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan investasi, modal kerja,
            dan pembiayaan multiguna, baik melalui skema konvensional maupun syariah. Melalui
            layanan pembiayaan ini, BFI Finance mendukung aktivitas ekonomi pada berbagai
            segmen konsumen, mulai dari individu, pelaku UMKM, hingga perusahaan berskala besar,
            serta berkontribusi nyata terhadap perkembangan dunia industri di Indonesia.




      Sepanjang tahun 2025, industri pembiayaan dihadapkan pada dinamika pasar yang dipengaruhi oleh perubahan
      perilaku daya beli dan konsumsi masyarakat, serta meningkatnya sensitivitas terhadap risiko di berbagai segmen.
      Kondisi ini mencerminkan situasi di masyarakat dan keputusan finansial mereka terhadap perkembangan ekonomi
      makro di Indonesia. Merespons situasi tersebut, Perusahaan menerapkan langkah-langkah pengelolaan bisnis yang
      berfokus pada penguatan kualitas portofolio dan ketahanan operasional, disertai penyesuaian strategi pada setiap lini
      produk untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.


      Pembiayaan Mobil, terutama Mobil Bekas, terus menjadi mesin penggerak utama bagi bisnis Perusahaan. Kinerja
      segmen ini dipengaruhi oleh persaingan yang semakin ketat serta meningkatnya risiko akibat penurunan kualitas
      konsumen. Merespons dinamika tersebut, BFI Finance memperkuat inisiatif digitalisasi proses bisnisnya untuk
      meningkatkan kualitas data dalam pengambilan keputusan. Langkah ini menghasilkan proses akuisisi yang lebih
      selektif, sehingga laju pertumbuhan menjadi lebih selaras dengan perkembangan kualitas aset.


      Untuk Pembiayaan Mobil Bekas melalui dealer, Perusahaan mengadopsi strategi yang berbeda dari periode
      sebelumnya, yakni dengan menekankan pada pengelolaan ekosistem yang lebih cermat dan terarah. Perusahaan
      menambah fokus layanan produknya melalui bursa penjualan mobil yang di jalankan secara ekslusif di beberapa
      lokasi strategis, sehingga dapat menyeleksi showroom dengan lebih ketat untuk menjaga kualitas unit kendaraan
      dan basis konsumen. Perusahaan juga mengembangkan skema Showroom Stock Financing (SSF) untuk mendukung
      kebutuhan modal kerja showroom, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi mitra dalam mengelola persediaan
      kendaraan. Langkah ini turut memperkuat posisi BFI Finance dalam rantai bisnis para dealer tersebut. Sebagai
      hasilnya, nilai Pembiayaan Baru Beragun Mobil Bekas di 2025 meningkat sebesar 10,4%.


      Pada segmen Pembiayaan Alat Berat, pengaruh dinamika eksternal yang mencakup penyesuaian kebijakan
      pemerintah, kondisi proyek di sektor tertentu, serta dampak bencana alam di beberapa wilayah, berdampak terhadap
      rencana investasi pelaku usaha dan mendorong kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan baru. Untuk menjaga
      kontribusi segmen ini, BFI Finance melakukan diversifikasi dengan memberikan pembiayaan Non-supplier Financing,
      seperti pembiayaan modal kerja yang berkaitan langsung dengan kegiatan usaha konsumen, pembiayaan suku
      cadang, bahan bakar, dan komponen operasional lainnya. Berkat langkah-langkah tersebut, nilai Pembiayaan Alat
      Berat bertumbuh 6,8% sepanjang 2025.



100   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 101
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




Sementara itu, segmen Pembiayaan Beragun Properti (PBF) menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,2%, diiringi
dengan tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi. Kinerja segmen ini dipengaruhi oleh karakteristik likuiditas aset
properti yang berdampak pada cost of credit (COC) serta proses eksekusi agunan yang relatif lebih panjang. Untuk
menjaga keseimbangan risiko dan kontribusi, Perusahaan secara berkala mengevaluasi strategi pengembangan
produk ini, sembari memperluas cakupan layanan kemitraan business-to-business (B2B) yang lebih intensif.


Bagian selanjutnya mengulas keseluruhan kinerja Perusahaan di 2025 dibandingkan dengan kinerja 2024.


PEMBIAYAAN BARU

   Tabel 14 | Pembiayaan Baru berdasarkan Jenis Aset




                                                                                Perbandingan Tahun Sebelumnya
    Keterangan (Rp miliar)             2024                2025
                                                                                    Jumlah                   Persentase


   Pembiayaan Mobil Bekas                   13.191              14.566                       1.375                     10,4%

   Pembiayaan Mobil Baru                      400                  202                       (198)                    -49,5%

 Pembiayaan Mobil                          13.591              14.768                        1.177                      8,7%

 Pembiayaan Alat Berat                      2.949                3.150                        201                       6,8%

 Pembiayaan Sepeda Motor                    2.238                2.656                        418                      18,7%

 Pembiayaan Properti                             826              902                          76                       9,2%

 Pembiayaan Syariah                           450                 446                          (4)                     -0,9%

 Jumlah                                   20.054                21.922                      1.868                       9,3%



 Persentase dari Jumlah

   Pembiayaan Mobil Bekas                  65,8%                66,4%                          n/a                      0,6%

   Pembiayaan Mobil Baru                      2,0%               0,9%                          n/a                       -1,1%

 Pembiayaan Mobil                          67,8%                67,3%                         n/a                      -0,5%

 Pembiayaan Alat Berat                      14,7%               14,4%                          n/a                     -0,3%

 Pembiayaan Sepeda Motor                    11,2%                12,1%                         n/a                      0,9%

 Pembiayaan Properti                          4,1%                4,1%                         n/a                      0,0%

 Pembiayaan Syariah                           2,2%                2,1%                         n/a                      -0,1%

 Jumlah                                   100,0%               100,0%




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   101
Page 102
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                Persentase


       Keterangan (unit)

          Pembiayaan Mobil Bekas                             116.907                  125.911                  9.004                    7,7%

          Pembiayaan Mobil Baru                                 1.470                      584                  (886)                 -60,3%

       Pembiayaan Mobil                                      118.377                126.495                     8.118                  6,9%

       Pembiayaan Alat Berat                                   3.927                  4.402                          475               12,1%

       Pembiayaan Sepeda Motor                               240.228                272.730                   32.502                   13,5%

       Pembiayaan Properti                                      1.285                   1.391                        106               8,2%

       Pembiayaan Syariah                                      3.425                   3.937                         512               14,9%

       Jumlah                                                367.242                408.955                    41.713                  11,4%




               Pembiayaan                  Pembiayaan                    Pembiayaan              Pembiayaan                Pembiayaan
                  Mobil                    Sepeda Motor                   Alat Berat               Properti                  Syariah


               126.495                     272.730                        4.402                      1.391                  3.937
                     unit                         unit                       unit                      unit                    unit



      BFI Finance menyalurkan Pembiayaan Baru senilai Rp21.922 miliar di sepanjang 2025. Nilai ini meningkat sebesar 9,3%
      dari Rp20.054 miliar di 2024.


      Berdasarkan jenis aset, Pembiayaan Mobil masih mendominasi portofolio Pembiayaan Baru Perusahaan, dengan
      porsi 67,3% dari keseluruhan. Komposisi Pembiayaan Mobil Bekas adalah 66,4% sementara Pembiayaan Mobil Baru
      mencapai 0,9% dari Jumlah Pembiayaan Baru di 2025. Sebesar 32,7% sisanya berasal dari Pembiayaan Alat Berat
      (14,4%), Pembiayaan Sepeda Motor (12,1%), Pembiayaan Properti (4,1%), serta Pembiayaan Syariah (2,1%).


      Dari sisi pertumbuhan, Pembiayaan Sepeda Motor mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 18,7%. Jumlahnya
      meningkat dari Rp2.238 miliar pada 2024 menjadi Rp2.656 miliar pada 2025. Pembiayaan Beragun Properti juga
      menunjukkan pertumbuhan sebesar 9,2%, dari Rp826 miliar menjadi Rp902 miliar. Pembiayaan Mobil meningkat
      8,7% dari Rp13.591 miliar menjadi Rp14.768 miliar, meskipun Pembiayaan Mobil Baru menyusut hampir setengah
      dari Rp400 miliar menjadi Rp202 miliar di 2025. Hal ini sejalan dengan strategi Perusahaan untuk secara bertahap
      mengurangi porsi Pembiayaan Mobil Baru dalam portofolio bisnisnya.


      Kinerja masing-masing produk pembiayaan dijelaskan pada tabel-tabel selanjutnya.




102   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 103
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




Pembiayaan Mobil


   Tabel 15 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Sumber Pembiayaan




                                                                              Perbandingan Tahun Sebelumnya

   Keterangan (Rp miliar)             2024               2025
                                                                                  Jumlah                   Persentase


Non-Dealer Financing                       11.029             11.400                        371                       3,4%

Dealer Financing

   Pembiayaan Mobil Bekas                   2.162              3.166                      1.004                     46,4%

   Pembiayaan Mobil Baru                     400                202                       (198)                     -49,5%

Jumlah                                     13.591            14.768                       1.177                       8,7%



Keterangan (unit)

Non-Dealer Financing                     103.658            105.434                       1.776                        1,7%

Dealer Financing

   Pembiayaan Mobil Bekas                  13.249            20.477                       7.228                     54,6%

   Pembiayaan Mobil Baru                    1.470               584                       (886)                    -60,3%

Jumlah                                   118.377            126.495                       8.118                       6,9%


Pembiayaan Baru Mobil meningkat 8,7% menjadi Rp14.768 miliar pada 2025, terutama didorong oleh pertumbuhan
Pembiayaan Mobil Bekas melalui skema Dealer Financing (DF) sebesar 46,4% atau Rp1.004 miliar. Kenaikan tersebut
menutup penurunan Pembiayaan Mobil Baru yang turun signifikan sebesar Rp198 miliar. Secara keseluruhan,
kontribusi DF meningkat sebesar Rp806 miliar, sementara Non-Dealer Financing (NDF) juga mencatatkan kenaikan
sebesar Rp371 miliar hingga mencapai Rp11.400 miliar.


Per akhir 2025, NDF merupakan komponen dengan porsi terbesar pada segmen Pembiayaan Mobil, mencapai 77,2%
dari keseluruhan nilai pembiayaannya. Jumlah unit mobil yang menjadi agunan untuk pembiayaan oleh Perusahaan
melalui skema NDF mencapai 105.434 unit, sementara melalui DF 21.061 unit.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   103
Page 104
                                                                    Laporan kepada                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                        Pembahasan Manajemen




          Grafik 4 | Komposisi Kategori Mobil (Baru dan Bekas) dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)




                       2024                                                     2025




                 Mobil Penumpang                                         Mobil Penumpang

                       10.720                                               12.068




                  Mobil Komersial                                         Mobil Komersial

                       2.871                                                 2.700

                        Jumlah                                                  Jumlah

                       13.591                                               14.768


                                                                         18,3
                21,1




                       %                                                        %
                           78,9                                                   81,7




            Mobil Penumpang                  Mobil Komersial




104   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 105
      Tata Kelola Perusahaan                                                     Laporan Keuangan
                               Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
      yang Baik                                                                  Tahunan




  Tabel 16 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Jenis Mobil




                                                                              Perbandingan Tahun Sebelumnya
      Keterangan (Rp miliar)        2024                 2025
                                                                                  Jumlah                   Persentase


Minibus/MPV                              8.460                 9.622                       1.162                     13,7%

Jip                                        1.713               1.848                         135                      7,9%

Truk                                      1.574                1.542                        (32)                     -2,0%

Pick-up                                    1.160               1.069                        (91)                     -7,8%

Sedan                                          553              598                          45                        8,1%

Bus                                            131                89                        (42)                    -32,1%

Jumlah                                   13.591              14.768                       1.177                       8,7%




Persentase dari Jumlah


Minibus/MPV                              62,2%                65,2%                         n/a                       3,0%


Jip                                       12,6%                12,5%                        n/a                       -0,1%

Truk                                      11,6%               10,4%                         n/a                       -1,2%

Pick-up                                    8,5%                 7,2%                        n/a                       -1,3%

Sedan                                      4,1%                 4,1%                        n/a                       0,0%

Bus                                        1,0%                0,6%                         n/a                      -0,4%

Jumlah                                 100,0%               100,0%




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   105
Page 106
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




          Tabel 17 | Pembiayaan Baru Mobil (Baru dan Bekas) berdasarkan Merek




                                                                                                     Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                         Jumlah                Persentase


       Toyota                                                  4.733                   5.170                      437                  9,2%

       Mitsubishi                                              2.205                  2.248                           43               2,0%

       Honda                                                   1.859                   2.193                      334                 18,0%

       Daihatsu                                                1.879                   2.125                      246                  13,1%

       Suzuki                                                  1.043                   1.003                      (40)                -3,8%

       Isuzu                                                     242                       281                        39               16,1%

       Merek Jepang Lain-Lain                                  1.029                   1.073                          44               4,3%

       Di Luar Merek Jepang                                      601                       675                        74               12,3%

       Jumlah                                                 13.591                 14.768                      1.177                 8,7%



       Persentase dari Jumlah

       Toyota                                                 34,8%                   35,0%                           n/a              0,2%

       Mitsubishi                                              16,2%                  15,2%                           n/a              -1,0%

       Honda                                                   13,7%                  14,8%                           n/a               1,1%

       Daihatsu                                                13,8%                  14,4%                           n/a              0,6%

       Suzuki                                                   7,7%                   6,8%                           n/a             -0,9%

       Isuzu                                                    1,8%                       1,9%                       n/a               0,1%

       Merek Jepang Lain-Lain                                   7,6%                   7,3%                           n/a             -0,3%

       Di Luar Merek Jepang                                     4,4%                   4,6%                           n/a              0,2%

       Jumlah                                                100,0%                 100,0%


      Berdasarkan kategori, Pembiayaan Baru Mobil pada 2025 terdiri dari Mobil Penumpang sebesar Rp12.068 miliar (81,7%)
      dan Mobil Komersial Rp2.700 miliar (18,3%). Mayoritas Mobil Penumpang yang dibiayai adalah Minibus/MPV (65,2%),
      sementara Truk mendominasi Mobil Komersial (10,4%). Berdasarkan merek, Toyota tetap memimpin dengan pangsa
      35,0%, tidak berubah dari 2024.




106   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 107
    Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                            Tahunan




Pembiayaan Sepeda Motor


   Grafik 5 | Komposisi Merek Sepeda Motor dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)




              2024                                           2025



     Honda               Yamaha                     Honda             Yamaha
     1.517                   644                    1.841               729




     Suzuki             Lain-Lain                   Suzuki            Lain-Lain
        29                   48                        25                61
               Jumlah                                        Jumlah
              2.238                                          2.656
             1,3 2,1                                    1,0 2,3




               %                                             %
 28,8
                                                27,4




                 67,8                                          69,3




    Honda                Yamaha            Suzuki                Lain-Lain

Bisnis Pembiayaan Sepeda Motor sepenuhnya didominasi oleh Pembiayaan
Sepeda Motor Bekas sebagai agunan. Produk ini merupakan produk pilihan
khususnya bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.


Kinerja Pembiayaan Sepeda Motor di 2025 meningkat sebesar 18,7%, yaitu
senilai Rp2.656 miliar dibandingkan 2024 yang nilainya mencapai Rp2.238
miliar. Salah satu faktor yang mendorong peningkatan kinerja dalam segmen
ini adalah keberhasilan transformasi proses bisnis melalui digitalisasi end-to-
end yang kini telah memungkinkan seluruh proses kredit, termasuk penilaian
risiko tinggi, berjalan secara otomatis.


Berdasarkan merek, sepeda motor Honda masih mendominasi dengan porsi
69,3% dari keseluruhan Pembiayaan Sepeda Motor di 2025, sementara sisanya
dikuasai oleh Yamaha (27,4%), Suzuki (1,0%), dan Lain-Lain (2,3%).




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   107
Page 108
                                                                    Laporan kepada                                           Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                     Pembahasan Manajemen




      Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain


          Tabel 18 | Pembiayaan Baru Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Industri




                                                                                                     Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                         Jumlah                 Persentase


       Pertambangan                                              874                       847                    (27)                  -3,1%

       Perkebunan                                                349                       549                    200                  57,3%

       Industri dan Manufaktur                                   414                       487                         73               17,6%

       Konstruksi                                                609                       449                   (160)                -26,3%

       Perhutanan                                                349                       333                        (16)             -4,6%

       Jasa                                                       174                      218                        44               25,3%

       Perdagangan dan Distribusi                                  82                      107                         25              30,5%

       Lain-Lain                                                  98                       160                         62              63,3%

       Jumlah                                                 2.949                    3.150                          201               6,8%



       Persentase dari Jumlah

       Pertambangan                                           29,6%                   26,9%                           n/a              -2,7%

       Perkebunan                                              11,8%                  17,4%                           n/a               5,6%

       Industri dan Manufaktur                                 14,1%                  15,4%                           n/a                1,3%

       Konstruksi                                             20,7%                   14,3%                           n/a              -6,4%

       Perhutanan                                              11,8%                  10,6%                           n/a               -1,2%

       Jasa                                                     5,9%                   6,9%                           n/a                1,0%

       Perdagangan dan Distribusi                               2,8%                   3,4%                           n/a               0,6%

       Lain-Lain                                                3,3%                       5,1%                       n/a                1,8%

       Jumlah                                                100,0%                 100,0%




108   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 109
    Tata Kelola Perusahaan                                                                                Laporan Keuangan
                                              Keberlanjutan                 Data Perusahaan                                                 Lampiran
    yang Baik                                                                                             Tahunan




   Grafik 6 | Komposisi Jenis Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)




                     2024                                                 2025



     Ekskavator                   Truk                        Ekskavator                 Truk
          1.115                  604                           1.154                     567



      Buldoser                Wheel Loader                    Buldoser              Wheel Loader
           195                    47                            143                       85



                               Alat Berat                                            Alat Berat
          Forklift                                             Forklift
                                Lainnya                                               Lainnya
           39                    285                            58                      209



          Mesin                Lain-Lain                       Mesin                   Lain-Lain
          650                     14                            922                       12
                       Jumlah                                               Jumlah
                     2.949                                                  3.150
                        0,5                                                   0,4



                22,0                                                 29,3



      9,7              %               37,8
                                                               6,6           %                 36,6



  1,3                                                   1,8
    1,6                  20,5                            2,7                    18,1
          6,6                                                  4,5

   Ekskavator                  Truk                  Buldoser                 Wheel Loader
                               Alat Berat
   Forklift                    Lainnya               Mesin                    Lain-Lain

BFI Finance memperluas layanan produk Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan
Peralatan Lain dengan mendukung operasional para pelaku usaha di berbagai
sektor industri.


Sektor-sektor yang menerima pembiayaan dari Perusahaan di 2025 adalah
Pertambangan, Perkebunan, serta Industri dan Manufaktur. Kontribusi ketiga
sektor ini terhadap keseluruhan nilai Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan
Peralatan Lain di 2025 masing-masing adalah 26,9%, 17,4%, dan 15,4%.



                                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   109
Page 110
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Pertumbuhan tertinggi secara proporsional berasal dari sektor Perkebunan, yakni sejumlah Rp200 miliar atau 57,3%
      dari 2024, sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menempatkan sektor tersebut sebagai salah satu pilar utama
      pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sektor Industri dan Manufaktur menyusul dengan pertumbuhan sebesar Rp73
      miliar atau 17,6% dan diikuti oleh sektor Lain-Lain yang tumbuh sebesar Rp62 miliar atau 63,3%. Di sisi lain, sektor
      Pertambangan, sebagai sektor yang memimpin di layanan ini, mengalami penurunan sebesar Rp27 miliar atau 3,1%
      dari 2024.


      Secara keseluruhan, jumlah Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain meningkat 6,8%, mencapai Rp3.150
      miliar di 2025, dibandingkan Rp2.949 miliar di 2024.


      Sementara berdasarkan jenis alat, Pembiayaan Baru di 2025 yang terbanyak disalurkan untuk Ekskavator dengan nilai
      pembiayaan disalurkan sebesar Rp1.154 miliar, atau 36,6% dari keseluruhan nilai pembiayaan di segmen ini. Kategori-
      kategori selanjutnya secara berurutan adalah Truk, dengan porsi 18,1%, Buldoser (4,5%), Wheel Loader (2,7%), serta
      Forklift dan Alat Berat Lain-Lain (8,4%).


      Pembiayaan Beragun Properti

          Grafik 7 | Komposisi Jenis Properti dalam Pembiayaan Baru (Rp miliar)




                                  2024
                                                                                                7,0




                                 Rumah

                                  768
                                                      Ruko

                                                       58
                                                                         Jumlah

                                                                          826                   %
                                                                                                      93,0




                                  2025
                                                                                                7,9




                                 Rumah

                                  831
                                                      Ruko

                                                       71
                                                                         Jumlah

                                                                         902                    %
                                                                                                      92,1



                               Ruko                  Rumah


      Perusahaan menyalurkan Pembiayaan Beragun Properti untuk produk Rumah dan Ruko sebagai agunannya. Di 2025,
      nilai pembiayaan tumbuh sebesar 9,2%, dari Rp826 miliar di 2024 menjadi Rp902 miliar. Dari segi jenis, pembiayaan
      Rumah meningkat 8,2%, dan Ruko sebesar 22,4%.


      Pembiayaan Syariah

      Jumlah Pembiayaan Baru Syariah menyusut sebesar 0,9% dari Rp450 miliar di 2024 menjadi Rp446 miliar di 2025,
      namun masih berkontribusi dengan baik sebesar 2,1% terhadap keseluruhan Pembiayaan Baru Perusahaan.




110   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 111
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




TRANSFORMASI




Setelah membangun fondasi transformasi di semua lini operasional sepanjang 2024, BFI Finance kini memasuki
tahap eksekusi secara disiplin. Peluncuran sistem baru beserta pola kerja pendukungnya dalam model operasi baru
Perusahaan terus diperkuat sepanjang 2025. Langkah ini merupakan upaya untuk “meningkatkan standar dasar”
(“elevate the baseline”) demi mencapai konsistensi kualitas layanan di setiap lini bisnis dan operasional.


Tahap awal dari peningkatan standar ini diwujudkan melalui institusionalisasi standar operasional dan layanan. Hal ini
krusial agar Perusahaan tetap memimpin di tengah lanskap bisnis yang kian kompleks dan persaingan yang tinggi,
daya beli konsumen yang lesu, serta pergeseran valuasi aset. Menyikapi keterbatasan tersebut, BFI Finance menata
ulang dan menajamkan kapabilitas intinya—mengasah sistem dan SDM agar matang, menjadi suatu entitas yang
selaras dan digerakkan oleh intuisi berbasis data.


Pada segmen dengan volume transaksi tinggi, transisi menuju fungsi digital-native mencapai titik terobosan di
2025. Model penilaian (scoring) mutakhir yang telah dikembangkan secara saksama kini menjadi tumpuan utama
dalam menyaring mayoritas permohonan kredit. Langkah ini secara efektif mengeliminasi variansi subjektif manual,
memastikan selera risiko Perusahaan diterapkan dengan presisi di seluruh gerai nasional, sekaligus memangkas
waktu persetujuan secara drastis.


Sinergi yang solid antara fungsi manajemen risiko, teknologi informasi, dan unit bisnis ditingkatkan untuk menanggapi
tren delinkuensi di industri pada 2025. BFI Finance menerapkan standar yang masih sama ketat pada strategi
penagihan dan pemulihan, namun mentransformasinya menjadi model yang lebih konsultatif. Melalui analisis data
tingkat lanjut, Perusahaan mampu membedakan antara kendala likuiditas sementara dengan risiko kredit jangka
panjang. Pendekatan ini memungkinkan solusi restrukturisasi dan pembayaran parsial yang proaktif dan personal
bagi setiap konsumen, sehingga hubungan dengan mereka tetap terjaga dan kualitas agunan stabil karena kerugian
dari penarikan dapat diminimalkan.


Berbekal transformasi yang tengah berjalan ini, BFI Finance mendiversifikasi penawaran produknya. Pada tahun
2025, Perusahaan meluncurkan skema Showroom Stock Financing (SSF) untuk menyediakan modal bagi showroom
mobil terpilih guna memastikan keberlangsungan persediaan barang mereka, sebagaimana dijelaskan lebih lanjut
di bagian sebelumnya dan selanjutnya dalam bab ini, serta mulai menawarkan pembiayaan suku cadang dalam
segmen Heavy Equipment and Truck Only (HETO).


Selain penyempurnaan internal, BFI Finance memperluas jangkauannya ke ekosistem eksternal. Dalam salah satu
strategi khususnya, Perusahaan mendekatkan diri kepada konsumen potensial melalui kemitraan dengan platform
digital pihak ketiga.


Melalui kemitraannya dengan GoTo Group, BFI Finance dapat mengakses ekosistem digital yang sangat luas sehingga
mampu menjangkau basis konsumen yang beragam melalui GoPay Pinjam BPKB. Selain itu, kerja sama dengan
Shopee memungkinkan Perusahaan untuk memanfaatkan basis konsumen mass market Shopee yang luas dengan
menawarkan solusi pembiayaan melalui SPinjamBPKB. Di luar dari dua platform digital utama ini, Perusahaan juga
terus mengembangkan kemitraannya dengan berbagai platform digital lainnya untuk menjangkau basis konsumen
mereka masing-masing.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   111
Page 112
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Perusahaan memiliki aspirasi untuk menyediakan pembiayaan pinjaman digital dengan agunan di berbagai kanal.
      Nasabah dimungkinkan untuk mengajukan pinjaman kapan saja dan di mana saja, didukung oleh pengalaman
      daring dan luring yang sepenuhnya terintegrasi di sepanjang proses pembiayaan. Perusahaan juga mengembangkan
      produk yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, sementara memanfaatkan data nasabah yang ada dan
      kapabilitas mitra untuk menghadirkan pengalaman yang lebih efisien, mulus, dan personal.


      Fokus utama dari ambisi digital ini adalah BFI Mobile, yang diluncurkan pada akhir 2024. Lebih dari sekadar saluran
      layanan, BFI Mobile mewakili visi jangka panjang Perusahaan untuk menjadi platform pembiayaan digital yang
      terintegrasi penuh, di mana nasabah dapat mencari, mengajukan, mengelola, dan memenuhi kebutuhan pembiayaan
      mereka sepenuhnya melalui satu pintu.


      Seiring Perusahaan terus memperkaya aplikasi ini dengan kapabilitas baru, BFI Mobile berfungsi sebagai lapisan
      penghubung antara kemitraan ekosistem BFI Finance yang terus berkembang dengan para nasabah individu.
      Pengalaman digital yang dihasilkan diharapkan dapat memperkuat loyalitas dan memperdalam interaksi nasabah
      dari waktu ke waktu


      Sementara itu, strategi direct-to-consumer yang masih dalam tahap awal pada tahun 2024, telah diperluas dengan
      lebih dari 80 titik layanan baru pada tahun 2025. Gerai-gerai ini dirancang untuk melepaskan ketergantungan
      pertumbuhan bisnis dari perantara tradisional, sehingga BFI Finance dapat membangun hubungan langsung dengan
      konsumen dan memberikan hasil yang bersaing. Beriringan dengan kemitraan digital yang kian mulus, independensi
      multi-kanal ini memastikan pertumbuhan masa depan tetap tangguh.


      Upaya kolektif untuk meningkatkan standar di 2025 ini menjadi suatu uji ketahanan (stress-test) yang definitif bagi
      model operasi baru Perusahaan. Dengan memanfaatkan tekanan ekonomi sebagai momentum untuk merampingkan
      kompleksitas operasional dan memperkuat kapabilitas, BFI Finance telah menciptakan keunggulan kompetitif yang
      tangguh.


      Tiga bagian selanjutnya membahas bagaimana transformasi yang tengah dijalankan Perusahaan dalam bidang
      operasional, pemasaran, dan layanan konsumen. Langkah-langkah tersebut memampukan Perusahaan, seiring
      memasuki 2026, untuk memproses lebih cepat, mendeteksi risiko lebih dini, dan menetapkan standar operasional
      yang lebih tinggi dalam rangka memperkokoh posisinya di pasar.




      OPERASIONAL
      Fungsi operasional adalah instrumen vital dalam bisnis Perusahaan. Untuk itu, diperlukan konsistensi proses di seluruh
      jaringan, keselarasan model operasi dengan karakteristik portofolio, serta kepatuhan terhadap kerangka tata kelola
      dan regulasi yang berlaku.


      Dalam perkembangan model operasi baru ini, BFI Finance terus menekankan intensifikasi pemanfaatan jaringan
      yang telah ada. Strategi pengembangan jaringan pada 2025 difokuskan pada optimalisasi fungsi outlet yang dimiliki.
      Pembukaan cabang baru hanya dilakukan berdasarkan kebutuhan pasar.


      Untuk kebutuhan pasar namun tetap dalam koridor yang efektif dan efisien, Perusahaan mengembangkan
      Point of Sales (POS) BFI Finance, yang ditempatkan di irisan wilayah cabang yang telah beroperasi. Model POS ini
      memungkinkan pelayanan langsung kepada konsumen.


      Penekanan pada intensifikasi jaringan berjalan seiring dengan penguatan fokus pada efisiensi dan produktivitas
      operasional. Untuk menopang pertumbuhan, struktur manajerial dibuat lebih efektif dengan lapisan manajemen
      yang lebih ramping, dan pembagian peran dipastikan relevansinya dengan kebutuhan bisnis di lapangan.


      Tata ulang peran manajerial di tingkat cabang didasarkan pada struktur organisasi yang telah dipetakan ulang.
      Kerangka prinsip vertikalisasi tetap diterapkan dengan pembedaan fungsi manajer bisnis, aset, dan operasional.
      Namun, pada wilayah dengan karakteristik geografis tertentu, sejumlah peran Branch Manager tetap digabungkan
      sesuai dengan skala bisnisnya yang relatif terbatas. Penyesuaian ini memastikan struktur organisasi tetap kontekstual,
      efektif, dan selaras dengan kebutuhan operasional setempat. Dengan pengelolaan aspek bisnis dan kualitas aset
      dalam satu pengambil keputusan, prosedur dan pengelolaan bisnis menjadi lebih terintegrasi dan responsif terhadap
      kondisi khusus setempat.


112   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 113
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Transformasi operasional juga ditopang oleh penguatan digitalisasi proses inti, antara lain melalui scoring engine
yang diperkuat. Terkait inisiatif tersebut, sebuah terobosan baru yang diperkenalkan di 2025 adalah penggunaan
automatic decision engine untuk menstandarisasi pengambilan keputusan pembiayaan, khususnya pada tahap
persetujuan aplikasi. Penerapan sistem ini menempatkan kualitas data sebagai elemen kunci, karena keputusan
objektif yang dihasilkan sepenuhnya bergantung pada validitas, kelengkapan, dan akurasi data yang digunakan
dalam proses penilaian.


Penguatan digitalisasi tersebut telah mempercepat alur pembiayaan, meningkatkan konsistensi proses, sekaligus
membuat pengambilan keputusan lebih terukur dan berbasis data. Pendekatan ini menjadi fondasi dalam menjaga
keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas portofolio, terutama pada pembiayaan non-dealer motor dan
mobil, yang tetap menjadi kontributor utama bagi bisnis Perusahaan.


Selain mendigitalisasi proses, Perusahaan juga mengevaluasi portofolio produk secara berkala. Penyesuaian dilakukan
pada produk-produk dengan profil risiko yang dinilai kurang sejalan dengan kondisi pasar. Fokus bisnis diarahkan
pada segmen dengan karakteristik risiko dan kontribusi yang lebih sesuai, seperti pembiayaan non-dealer, Dealer
Financing kendaraan bekas, serta penguatan ekosistem melalui peluncuran bursa mobil dan penyediaan produk
Showroom Stock Financing (SSF).


Produk pembiayaan properti, Property-Backed Financing (PBF), tetap dikelola secara selektif dengan memperhatikan
karakteristik risiko likuiditas dan proses eksekusi agunan. Sementara itu, pada segmen alat berat, transportasi, dan
lainnya (HETO), dinamika industri dan kondisi makro ekonomi mendorong strategi operasional untuk diarahkan
pada diversifikasi pembiayaan non-supplier financing, termasuk pembiayaan modal kerja yang langsung berkaitan
dengan aktivitas operasional konsumen.


Pembiayaan Syariah juga turut dikembangkan dalam portofolio Perusahaan. Pada 2025, pengelolaannya diarahkan
pada penajaman segmen konsumen dan perbaikan kualitas portofolio. Fokus ini diharapkan membuka potensi bisnis
Syariah untuk kontribusi yang lebih baik dari sisi kualitas dan profitabilitas di masa depan.


Transformasi operasional tecermin dari penerapan operasi nirkertas yang semakin luas pada back processing. Seluruh
alur kerja administratif dijalankan secara digital dengan tujuan mempercepat proses, meningkatkan akurasi, dan
menekan biaya operasional. Implementasi ini diiringi dengan peningkatan kompetensi karyawan melalui proses
perubahan mindset melalui evaluasi, pelatihan, dan penyempurnaan sistem kerja, agar adopsi digital berjalan secara
berkelanjutan.


Berbagai inisiatif digitalisasi diiringi dengan penguatan keamanan siber sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan
sistem dan perlindungan data, di tengah meningkatnya kompleksitas risiko digital. Penguatan ini mencakup proses,
tata kelola, dan kesiapan organisasi secara menyeluruh. BFI Finance bekerja sama dengan mitra eksternal untuk
mendukung deteksi dini dan pemantauan keamanan sistem secara berkelanjutan, termasuk pengawasan selama
24 jam untuk mengidentifikasi potensi ancaman sejak tahap awal. Sejalan dengan itu, prosedur dan kerangka
pengamanan ditinjau dan disempurnakan agar tetap relevan dengan perkembangan risiko siber yang terus berubah.


Penguatan keamanan juga melibatkan penataan struktur dan kapabilitas internal. Perusahaan telah menunjuk
pimpinan khusus di fungsi keamanan teknologi informasi untuk memastikan koordinasi pengelolaan risiko yang
terpusat, mencakup pengawasan implementasi kebijakan, respons terhadap insiden, serta pengembangan
kompetensi tim. Pada tingkat sistem, peningkatan dilakukan pada perangkat pengamanan, perlindungan titik akses
pengguna, serta pengujian keamanan aplikasi dan infrastruktur secara berkala.


BFI Finance juga memperkuat mekanisme pelindungan data melalui implementasi sejumlah inisiatif yang dilandaskan
pada prinsip-prinsip yang diatur dalam Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi. Inisiatif tersebut mencakup
penguatan tata kelola, kepatuhan dalam pengelolaan data, serta peningkatan sistem dan proses pengamanan data,
termasuk dalam kerja sama dengan pihak ketiga.


Rangkaian upaya tersebut didukung oleh pengendalian akses yang ketat, pembatasan penggunaan perangkat
pribadi untuk aktivitas tertentu, serta penerapan kontrol berbasis izin. Perusahaan juga melakukan sosialisasi dan
pendampingan bagi karyawan untuk memastikan implementasi yang efektif dan membangun kesadaran mereka
akan pentingnya keamanan siber dalam aktivitas sehari-hari.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   113
Page 114
                                                                    Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      PELAYANAN KONSUMEN
      Dalam upaya terus meningkatkan pelayanan, Perusahaan                      Penataan ulang tata letak cabang yang lebih terbuka
      menempatkan kemudahan, kecepatan, dan fokus pada                          memperkuat perubahan ini, mendorong frontliner untuk
      solusi sebagai nilai utama dalam setiap interaksi layanan                 tidak hanya menunggu di balik meja layanan tetapi juga
      bagi konsumen. Melalui penguatan proses, pemanfaatan                      secara aktif mendekati konsumen sejak awal kunjungan,
      teknologi, serta pengembangan kapabilitas sumber daya                     dan memberikan solusi atas kebutuhan mereka secara
      manusia, BFI Finance terus berupaya menghadirkan                          cepat apabila memungkinkan.
      pengalaman yang makin efisien dan bernilai lebih bagi
      konsumen di seluruh titik kontak.                                         Perubahan pada proses dan perilaku layanan tersebut
                                                                                berdampak langsung pada efektivitas operasional. Alur
      Salah satu fokus utama pengembangan layanan di 2025                       layanan yang lebih ringkas memungkinkan cabang
      diarahkan pada pemanfaatan teknologi digital sebagai                      menangani lebih banyak konsumen dalam satu hari
      enabler utama dalam penyederhanaan proses layanan.                        kerja, dengan waktu penyelesaian layanan yang lebih
      Integrasi sistem digital ke dalam alur kerja cabang                       singkat. Di sisi lain, pemahaman kebutuhan konsumen
      memberikan visibilitas yang lebih baik atas kebutuhan                     yang diperoleh sejak awal kunjungan turut mendukung
      layanan konsumen sekaligus mendukung pengelolaan                          kualitas interaksi layanan, termasuk pada konsumen
      operasional yang lebih tertata. Melalui sistem                            yang awalnya datang untuk kebutuhan administratif.
      manajemen antrian yang difasilitasi oleh petugas front                    Dengan demikian, pengembangan layanan tidak hanya
      office yang berkoordinasi dengan mesin antrean digital                    berkontribusi pada pengalaman konsumen, tetapi juga
      yang terkini, konsumen dapat melakukan registrasi                         memperkuat produktivitas cabang secara keseluruhan.
      awal secara mandiri, sementara cabang memperoleh
      gambaran real time atas jumlah dan jenis kunjungan                        Pengelolaan pengaduan konsumen turut menjadi
      yang akan dilayani.                                                       bagian yang tidak terpisahkan dari upaya BFI Finance
                                                                                dalam menjaga kualitas layanan dan hubungan jangka
      Penyederhanaan proses tersebut menjadi basis bagi                         panjang dengan konsumen. Setiap pengaduan yang
      perubahan cara layanan di tingkat cabang. Dengan                          diterima ditangani dengan mengacu pada ketentuan
      alur yang lebih jelas dan waktu tunggu yang lebih                         regulator, termasuk kewajiban memberikan tanggapan
      terprediksi, frontliner memiliki ruang yang lebih luas                    dan penyelesaian dalam jangka waktu yang telah
      untuk berinteraksi secara aktif dengan konsumen.                          ditetapkan.


          Tabel 19 | Penanganan Keluhan Konsumen 2025



                                                                         Status Penyelesaian

                                                                                                                               Jumlah
            Jenis Pembiayaan                                 Selesai                             Dalam Proses
                                                                                                                               Keluhan

                                                 Jumlah                   %                Jumlah                    %


       Investasi                                    74                   100                 0                       0            74

       Modal Kerja                                2.406                  100                 0                       0           2.406

       Multiguna                                   3.519                 100                 0                       0           3.519

       Non-Customer                                462                   100                 0                       0           462

       Jumlah                                                                                                                    6.461




114   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 115
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Dalam praktiknya, pengaduan yang diterima memiliki          Sejalan dengan pengelolaan pengaduan, BFI Finance
kompleksitas yang berbeda. Untuk pengaduan yang             juga menyempurnakan metode pengukuran survei
memerlukan perhatian lebih, Perusahaan menempatkan          kepuasan konsumen, agar dapat menangkap dan
komunikasi terbuka sebagai langkah awal dalam proses        merefleksikan pengalaman konsumen secara lebih utuh
penanganan. Tim terkait melakukan klarifikasi langsung      di seluruh titik kontak. Penilaian kepuasan konsumen
dengan konsumen untuk memahami permasalahan                 kini tak lagi terbatas pada saluran tertentu, melainkan
secara menyeluruh, sekaligus menyampaikan solusi            mencakup berbagai bentuk interaksi konsumen dengan
atas permasalahan yang dikemukakan, dengan tujuan           Perusahaan, baik secara langsung maupun melalui
mengurangi dampak lanjutan dari ketidakpuasan serta         kanal digital.
menjaga kualitas hubungan antara konsumen dan
Perusahaan.                                                 Salah satu bentuk penyesuaian metode pengukuran
                                                            adalah dengan mengintegrasikan umpan balik dari
BFI Finance juga telah menyempurnakan mekanisme             platform eksternal seperti Google My Business dan Google
penanganan pengaduan, untuk mulai diterapkan di             Review sebagai parameter dalam perhitungan survei
2026 melalui pengelompokan berdasarkan tingkat              kepuasan konsumen. Selain itu, konsumen diberikan
urgensi. Pengaduan yang dikategorikan sebagai kritikal      kesempatan untuk menilai layanan frontliner secara
akan ditangani melalui alur eskalasi lintas level, mulai    langsung. Informasi yang diperoleh digunakan untuk
dari cabang hingga kantor pusat, dengan prioritas waktu     mengidentifikasi area perbaikan pada proses layanan
penanganan yang lebih singkat.                              berikut aspek yang memerlukan penyempurnaan lebih
                                                            lanjut.
BFI Finance juga mencermati bahwa perkembangan
kanal digital dan media sosial mempercepat penyebaran       Pengukuran kepuasan konsumen dilakukan di berbagai
pengalaman konsumen, baik yang bersifat positif             titik interaksi, termasuk saat konsumen datang ke
maupun sebaliknya. Menyikapi kondisi tersebut,              kantor cabang untuk kebutuhan informasi, layanan
koordinasi lintas fungsi dilakukan secara lebih intensif,   administratif, dan penyampaian keluhan. Sepanjang
termasuk dengan unit komunikasi korporat, agar              2025, mekanisme ini didukung oleh penggunaan papan
pengaduan yang sensitif dapat ditangani secara tepat        layar sentuh di sejumlah cabang, yang memungkinkan
dan terkendali.                                             konsumen memberikan penilaian secara langsung
                                                            terhadap kualitas layanan dan fasilitas cabang.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   115
Page 116
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      PEMASARAN
      Aktivitas pemasaran BFI Finance sepanjang 2025 menitikberatkan penguatan sejumlah saluran utama yang telah
      teruji, sekaligus memanfaatkan ekosistem bisnis dan teknologi digital sebagai pendorong pertumbuhan. Strategi
      pemasaran dijalankan secara terintegrasi melalui empat saluran utama, yaitu dealer/supplier, keagenan, telemarketing
      dan pemasaran langsung, serta digital.


      Saluran Dealer Financing (DF) untuk segmen kendaraan bekas, menjadi salah satu bagian yang dijalankan dengan
      pembaruan strategi yang fokus pada pengembangan ekosistem dealer. Sebagai perwujudan dari strategi pemasaran
      berbasis ekosistem ini, BFI Finance telah mengembangkan bursa mobil sebagai marketplace yang terkurasi untuk
      produk pembiayaan tersebut.


      Dalam pengelolaannya, Perusahaan menyeleksi showroom yang berpartisipasi di bursa mobil secara cermat.
      Kriteria yang menjadi pertimbangan adalah kualitas unit kendaraan dan rekam jejak basis konsumen dealer. Melalui
      ekosistem ini, BFI Finance juga memanfaatkan basis data konsumen yang dimiliki showroom untuk menjangkau
      konsumen dengan kebutuhan pembiayaan yang selaras dengan profil produk Perusahaan. Daya tarik bursa mobil
      kemudian diperkuat melalui penyediaan nilai tambah, antara lain penawaran suku bunga yang kompetitif, proses
      persetujuan yang lebih cepat melalui mekanisme instant approval, serta dukungan garansi, sehingga keseluruhan
      ekosistem dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.


      Di 2025 ini BFI Finance juga menerapkan Showroom Stock Financing (SSF) sebagai fasilitas modal kerja bagi showroom
      atau penjual kendaraan. Melalui SSF, BFI Finance menyediakan pembiayaan modal kerja kepada showroom untuk
      menjaga kelangsungan inventori kendaraan mereka. Kehadiran SSF melengkapi skema Dealer Financing dengan
      nilai tambah yang lebih komprehensif dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Dalam skema SSF, Perusahaan tidak
      hanya berperan sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai pengelola ekosistem yang menghubungkan
      marketplace serta memberikan pembiayaan konsumen dan modal kerja showroom.


      Saluran pemasaran yang kedua, yaitu keagenan, kembali menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan,
      khususnya dari pembiayaan non-dealer untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Di tengah persaingan yang
      semakin ketat, pengelolaan saluran ini diarahkan pada penguatan dukungan operasional agar agen tetap efektif
      dalam menjalankan perannya sebagai generator prospek utama.


      BFI Finance membekali agen dengan aplikasi GENFI sebagai alat bantu penjualan yang memungkinkan pengajuan
      pembiayaan dilakukan secara mandiri, sekaligus memberikan akses terhadap informasi produk secara real time. Di
      samping itu, dukungan dari tim internal melalui agent relationship executive (ARE) tetap disediakan untuk membantu
      agen dalam menghadapi kendala operasional dan menjaga kualitas proses pemasaran.


      Sejalan dengan peran saluran keagenan yang berfokus pada akuisisi konsumen baru, saluran telemarketing dan
      pemasaran langsung diarahkan untuk memperkuat retensi konsumen lama. Saluran ini dilengkapi dengan tim
      penjualan langsung yang menjalankan fungsi customer relationship executive untuk menjaga relasi dengan
      konsumen, khususnya konsumen dengan potensi repeat order. Tim ini turut dibekali dengan aplikasi yang
      memudahkan aktivitas di lapangan.


      Pemasaran digital turut dikembangkan sebagai salah satu saluran utama pemasaran. Seiring penguatan kapabilitas
      digital pascapandemi dan berjalannya transformasi digital secara bertahap, Perusahaan memiliki fondasi yang
      lebih matang untuk mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pelaku ekosistem melalui saluran omnichannel.
      Kapabilitas ini membuka ruang bagi pengelolaan pemasaran yang lebih adaptif dan terintegrasi, sehingga Perusahaan
      dapat memanfaatkan ekosistem para mitra digitalnya yang beroperasi pada skala mass market untuk mengakuisisi
      konsumen baru yang terdiversifikasi dengan baik.




116   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 117
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




Aplikasi layanan konsumen BFI Mobile, yang diluncurkan pada Desember 2024, turut berperan sebagai pendukung
utama kapabilitas digital Perusahaan. Aplikasi ini merupakan saluran untuk berinteraksi langsung dengan konsumen,
dengan menyediakan akses informasi dan layanan pembiayaan melalui perangkat seluler. Kehadiran BFI Mobile
semakin memperkuat pendekatan omnichannel dengan menghadirkan titik interaksi digital yang terintegrasi,
sekaligus mendukung perluasan jangkauan pemasaran dan pengelolaan hubungan konsumen yang lebih efektif.


Seluruh upaya pemasaran multi-kanal ini tetap disertai dengan pemasaran pada sejumlah jalur konvensional, yang
mencakup pemasangan iklan mengenai produk-produk pembiayaan Perusahaan di sejumlah kawasan di ranah
publik. Lokasi-lokasi yang menjadi sasaran pemasangan iklan Perusahaan mencakup stasiun dan gerbong kereta rel
listrik, toko-toko tradisional, toko swalayan kecil, acara olahraga, dan titik-titik strategis lainnya di sejumlah kota.


Dengan memberikan pelayanan yang terbaik di industri dan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan konsumen,
dari masa ke masa BFI Finance telah menciptakan puluhan ribu konsumen loyal di berbagai wilayah operasionalnya.
Ditunjang dengan rangkaian inisiatif pemasaran yang komprehensif, basis konsumen Perusahaan diharapkan terus
meningkat dan membawa hasil positif bagi kinerja jangka panjangnya.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   117
Page 118
                                                                    Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      TINJAUAN KINERJA KEUANGAN
      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      Aset

          Tabel 20 | Jumlah Aset


                                                                                                                     Perbandingan Tahun
                                                                                                                         Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                    2024                  %         2025              %
                                                                                                                     Jumlah    Persentase


       Kas dan Setara Kas                              1.614               6,4%        1.552            6,1%            (62)       -3,8%

           Piutang Pembiayaan -
                                                     22.013               87,6%      22.394           87,9%             381          1,7%
           Neto
           Piutang Ijarah dan IMBT
                                                         83                0,3%             91         0,4%               8         9,6%
           - Neto

       Jumlah Piutang Neto                          22.096               87,9%       22.485          88,3%              389         1,8%

       Piutang Lain-Lain - Pihak
                                                        293                1,2%            315          1,2%             22         7,5%
       Ketiga

       Aset Tetap - Neto                                673                2,7%            668         2,6%              (5)       -0,7%

       Beban Dibayar di Muka dan
                                                         20                0,1%             25          0,1%              5        25,0%
       Uang Muka

       Aset Derivatif                                    28                0,1%             83         0,3%              55       196,4%

       Aset Hak-Guna - Neto                              43                0,2%            46          0,2%               3         7,0%

       Aset Tak Berwujud - Neto                         199                0,8%            144         0,6%             (55)      -27,6%

       Aset Pajak Tangguhan                              152               0,6%            153         0,6%                1        0,7%

       Aset Lain-Lain                                        2             0,0%              2         0,0%                -        0,0%

       Jumlah Aset                                   25.120              100,0%      25.473         100,0%              353         1,4%


      Jumlah Aset BFI Finance di 2025 meningkat tipis sebesar 1,4% atau Rp353 miliar dibandingkan nilainya di 2024, menjadi
      Rp25.473 miliar. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan Piutang Pembiayaan - Neto sebesar 1,7%, serta Piutang Ijarah
      dan IMBT – Neto sebesar 9,6%. Kedua komponen tersebut meningkatkan jumlah Piutang Neto sebesar 1,8% menjadi
      Rp22.485 miliar, dan mencakup 88,3% dari Jumlah Aset.


      Piutang Neto
      Jumlah Piutang Pembiayaan-Neto meningkat 1,7% dari Rp22.013 miliar per akhir 2024 menjadi Rp22.394 miliar per
      akhir 2025. Kenaikan ini khususnya berasal dari Piutang Pembiayaan Mobil Bekas, Sepeda Motor, dan Properti.


      Perusahaan juga mencatat kenaikan sebesar 9,6% dalam Piutang Ijarah dan IMBT-Neto, dari Rp83 miliar menjadi Rp91
      miliar per akhir 2025. Dengan demikian, Jumlah Piutang Neto tumbuh 1,8% di 2025, mencapai Rp22.485 miliar pada
      akhir tahun. Tabel berikut menampilkan hasil rekonsiliasi antara nilai Piutang yang Dikelola dengan Piutang Neto
      Perusahaan untuk 2024 dan 2025.




118   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 119
    Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                     Tahunan




   Tabel 21 | Piutang yang Dikelola vs Piutang Neto




                                                                               Perbandingan Tahun Sebelumnya
   Keterangan (Rp miliar)             2024                2025
                                                                                   Jumlah                   Persentase


Piutang Pembiayaan                        24.046               26.189                      2.143                       8,9%

Piutang Ijarah dan IMBT                          87                94                           7                      8,0%

Jumlah Piutang yang
                                          24.133              26.283                       2.150                       8,9%
Dikelola
Dikurangi Pembiayaan
Bersama - dicatat oleh pihak               (1.219)            (2.814)                     (1.595)                   130,8%
ketiga
Jumlah Piutang Sebelum
Cadangan Kerugian                         22.914              23.469                         555                       2,4%
Penurunan Nilai
Dikurangi Cadangan
                                            (818)               (984)                       (166)                     20,3%
Kerugian Penurunan Nilai

Jumlah Piutang Neto                       22.096              22.485                        389                        1,8%


Jumlah Piutang yang Dikelola terdiri dari Piutang On-Balance Sheet dan Off-Balance Sheet yang dikelola oleh
Perusahaan sebelum memperhitungkan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai. Jumlah Piutang yang Dikelola pada
akhir 2025 meningkat 8,9% dan mencapai Rp26.283 miliar, dibandingkan Rp24.133 miliar pada 2024. Pertumbuhan
ini sebagian besar berasal dari peningkatan Piutang Pembiayaan sebesar 8,9% dan Piutang Ijarah dan IMBT sebesar
8,0%.


Seiring dengan peningkatan tersebut, Perusahaan memperkuat Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) menjadi
sebesar 3,7% dari Jumlah Piutang yang Dikelola, atau setara dengan Rp984 miliar. Hal ini dilakukan untuk menjaga
kualitas aset dalam menghadapi potensi risiko dari kondisi pasar yang dinamis akibat tantangan ekonomi makro.
Langkah ini juga mencerminkan komitmen BFI Finance dalam menerapkan manajemen risiko yang penuh kehati-
hatian, memastikan keberlanjutan bisnis, dan melindungi kepentingan pemegang saham serta kreditur di tengah
kondisi industri pembiayaan yang kompetitif.


Setelah dikurangi dengan CKPN dan transaksi Pembiayaan Bersama (Joint Financing) yang dicatat secara off-balance
sheet, maka Jumlah Piutang Neto mencapai Rp22.485 miliar, atau tumbuh 1,8% dibandingkan pada 2024.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   119
Page 120
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




         Tabel 22 | Diversifikasi Piutang yang Dikelola berdasarkan Jenis Aset




                                                                                                   Perbandingan Tahun Sebelumnya
          Keterangan (Rp miliar)                         2024                    2025
                                                                                                        Jumlah               Persentase


           Pembiayaan Mobil Bekas                             15.770                 17.346                     1.576                10,0%

           Pembiayaan Mobil Baru                                807                        613                  (194)               -24,0%

      Pembiayaan Mobil                                       16.577                  17.959                    1.382                 8,3%

      Pembiayaan Alat Berat                                    3.734                  3.928                      194                  5,2%

      Pembiayaan Sepeda Motor                                  1.675                  2.027                      352                 21,0%

      Pembiayaan Properti                                      1.202                   1.452                     250                20,8%

      Pembiayaan Syariah                                         747                       812                       65               8,7%

      Pembiayaan Channeling                                      198                       105                   (93)               -47,0%

      Jumlah Piutang yang
                                                             24.133                 26.283                     2.150                 8,9%
      Dikelola



      Persentase dari Jumlah

           Pembiayaan Mobil Bekas                             65,4%                  66,0%                           n/a              0,6%

           Pembiayaan Mobil Baru                                3,3%                   2,3%                          n/a             -1,0%

      Pembiayaan Mobil                                       68,7%                   68,3%                       n/a                 -0,4%

      Pembiayaan Alat Berat                                    15,5%                  15,0%                          n/a             -0,5%

      Pembiayaan Sepeda Motor                                   6,9%                   7,7%                          n/a              0,8%

      Pembiayaan Properti                                       5,0%                   5,5%                          n/a              0,5%

      Pembiayaan Syariah                                        3,1%                    3,1%                         n/a              0,0%

      Pembiayaan Channeling                                    0,8%                    0,4%                          n/a             -0,4%

      Jumlah                                                 100,0%                 100,0%


      Porsi terbesar dari Jumlah Piutang yang Dikelola di 2025, dengan nilai Rp17.959 miliar atau 68,3% dari keseluruhan,
      merupakan Pembiayaan Mobil. Portofolio Pembiayaan Mobil Bekas tercatat sebesar Rp17.346 miliar, tumbuh
      10,0%, sementara bagian Pembiayaan Mobil Baru turun 24% menjadi Rp613 miliar. Sisanya sebesar 31,7% dari nilai
      keseluruhan berasal dari Pembiayaan Alat Berat (15,0%), diikuti oleh Pembiayaan Sepeda Motor (7,7%), Pembiayaan
      Beragun Properti (5,5%), Pembiayaan Syariah (3,1%), dan Pembiayaan Channeling (0,4%).


      Piutang yang Dikelola – Mobil
      Porsi Pembiayaan Mobil Bekas dan Pembiayaan Mobil Baru terhadap Jumlah Piutang yang Dikelola di 2025 masing-
      masing adalah 66,0% dan 2,3%. Pembiayaan Mobil yang dibiayai oleh Perusahaan terdiri dari dua jenis, yaitu jenis
      mobil kendaraan penumpang (Minibus/MPV, Jip, Sedan) dengan porsi 79,1%, serta jenis kendaraan komersial (Truk,
      Pick-up, Bus) dengan porsi 20,9%.



120   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 121
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Portofolio Pembiayaan Mobil di 2025 masih didominasi oleh merek-merek Jepang. Hanya 4,1% dari keseluruhan
Pembiayaan Mobil Perusahaan yang berasal dari merek-merek dari negara lainnya. Dengan proporsi 34,4% dari
keseluruhan nilai Pembiayaan Mobil, Toyota tetap menjadi kontributor utama, diikuti oleh Mitsubishi, Daihatsu,
Honda, dan Suzuki, masing-masing sebesar 16,1%, 14,9%, 13,8%, dan 7,4%.


Piutang yang Dikelola – Sepeda Motor
Jumlah Piutang yang Dikelola-Sepeda Motor per akhir 2025 tercatat sebesar Rp2.027 miliar, meningkat dari nilainya
di 2024 sebesar Rp1.675 miliar. Peningkatan ini terutama terjadi pada sepeda motor merek Honda, yang meningkat
23,6% dari tahun sebelumnya menjadi Rp1.411 miliar, diikuti oleh merek Yamaha dengan peningkatan 15,2% menjadi
Rp552 miliar, dan merek lainnya sebesar 35,3% menjadi Rp46 miliar. Sementara, Nilai Piutang yang Dikelola beragun
sepeda motor Suzuki tercatat menurun 10,0%, dari sebelumnya Rp20 miliar di 2024 menjadi Rp18 miliar di 2025.


Piutang yang Dikelola – Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain
Jumlah Piutang yang Dikelola-Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain per akhir 2025 tercatat sebesar Rp3.928 miliar,
meningkat 5,2% atau Rp194 miliar dibandingkan dengan akhir 2024.


Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan portofolio dari jenis alat yang mendominasi Jumlah Piutang yang Dikelola
di sektor ini, yaitu Ekskavator, yang tercatat meningkat sebesar Rp41 miliar atau 2,6%, dan Truk yang tumbuh Rp32
miliar, atau 4,1% dibandingkan di 2024. Forklift dan Wheel Loader juga bertumbuh signifikan, masing-masing sebesar
33,9% dan 20,5%, seiring dengan perluasan layanan pembiayaan yang mendukung aktivitas operasional para pelaku
usaha di sektor ini.


Segmen Mesin juga turut menunjukkan ekspansi yang kuat dengan pertumbuhan sebesar Rp154 miliar atau 24,4%,
serta kategori lain-lain yang tumbuh 13,3%, cerminan dari diversifikasi pembiayaan yang solid.


Meski demikian, porsi Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain terhadap Jumlah Piutang yang Dikelola turun tipis dari
15,5% menjadi 15,0%, sebagai dampak dari kehati-hatian Perusahaan dalam menyalurkan pembiayaan di tengah
tantangan pertumbuhan ekonomi dan industri di 2025.


Dari sisi industri dilaporkan bahwa pertumbuhan tertinggi dalam portofolio pembiayaan, sebesar Rp232 miliar
atau 55,1%, berasal dari sektor Perkebunan, yang memiliki porsi sebesar 16,6%. Kenaikan juga dicatatkan oleh sektor
Industri dan Manufaktur sebesar Rp85 miliar atau 18,5%. Sementara itu, sektor Pertambangan walaupun mengalami
penurunan sebesar 11,2%, masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi 26,7% dari keseluruhan nilai portofolio
pembiayaan ini.


  Tabel 23 | Diversifikasi Portofolio Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Jenis Alat




                                                                                 Perbandingan Tahun Sebelumnya
    Keterangan (Rp miliar)             2024                 2025
                                                                                     Jumlah                   Persentase


   Ekskavator                                1.556                1.597                          41                      2,6%

   Truk                                           787               819                         32                        4,1%

   Buldoser                                       252               226                        (26)                    -10,3%

   Wheel Loader                                   78                 94                          16                     20,5%

   Forklift                                        56                75                          19                     33,9%

  Alat Berat Lainnya                              359               315                       (44)                     -12,3%

Jumlah Alat Berat                           3.088                 3.126                         38                       1,2%




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   121
Page 122
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




                                                                                                     Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                         Jumlah                Persentase


       Mesin                                                      631                      785                        154             24,4%

       Lain-Lain                                                   15                        17                         2              13,3%

       Jumlah                                                  3.734                  3.928                           194              5,2%

       Persentase dari Jumlah

         Ekskavator                                            41,7%                  40,7%                           n/a              -1,0%

         Truk                                                   21,1%                 20,8%                           n/a             -0,3%

         Buldoser                                               6,7%                   5,8%                           n/a             -0,9%

         Wheel Loader                                            2,1%                  2,4%                           n/a              0,3%

         Forklift                                                1,5%                      1,9%                       n/a              0,4%

         Alat Berat Lainnya                                     9,6%                   8,0%                           n/a              -1,6%

       Jumlah Alat Berat                                      82,7%                   79,6%                           n/a              -3,1%

       Mesin                                                   16,9%                  20,0%                           n/a               3,1%

       Lain-Lain                                                0,4%                   0,4%                           n/a              0,0%

       Jumlah                                                100,0%                 100,0%



         Tabel 24 | Diversifikasi Portofolio Pembiayaan Alat Berat, Mesin, dan Peralatan Lain berdasarkan Industri




                                                                                                     Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                         Jumlah                Persentase


       Pertambangan                                             1.182                  1.050                     (132)                -11,2%

       Konstruksi                                                 815                      659                   (156)                -19,1%

       Perkebunan                                                 421                      653                        232              55,1%

       Industri dan Manufaktur                                   459                       544                        85              18,5%

       Perhutanan                                                 421                      463                        42              10,0%

       Jasa                                                       215                      266                         51             23,7%

       Perdagangan dan Distribusi                                 94                       107                         13             13,8%

       Lain-Lain                                                  127                      186                        59              46,5%

       Jumlah                                                  3.734                  3.928                           194              5,2%



122   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 123
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




                                                                              Perbandingan Tahun Sebelumnya
   Keterangan (Rp miliar)            2024                2025
                                                                                  Jumlah                   Persentase


Persentase dari Jumlah

Pertambangan                               31,6%              26,7%                         n/a                      -4,9%

Konstruksi                                 21,8%              16,8%                         n/a                      -5,0%

Perkebunan                                 11,3%               16,6%                        n/a                       5,3%

Industri dan Manufaktur                    12,3%               13,9%                        n/a                        1,6%

Perhutanan                                 11,3%               11,8%                        n/a                       0,5%

Jasa                                        5,8%               6,8%                         n/a                        1,0%

Perdagangan dan Distribusi                  2,5%               2,7%                         n/a                       0,2%

Lain-Lain                                   3,4%               4,7%                         n/a                        1,3%

Jumlah                                  100,0%              100,0%


Piutang yang Dikelola – Pembiayaan Beragun Properti
Pada akhir 2025, Jumlah Piutang yang Dikelola pada segmen Pembiayaan Beragun Properti tercatat sebesar
Rp1.452 miliar, meningkat 20,8% dibandingkan posisi akhir 2024. Jumlah ini didominasi oleh portofolio berwujud
Rumah dengan porsi 92,8%, yang bertambah Rp220 miliar sepanjang 2025. Sementara itu, portofolio berwujud Ruko
mencakup 7,2% dari keseluruhan portofolio, bertumbuh 40,5% atau setara Rp30 miliar selama tahun berjalan.




          Meigie Reanny Yuditha
          Konsumen Produk Pembiayaan Properti
          Tangerang Selatan, Banten


        Di 2018, saya memilih BFI Finance sebagai mitra Pembiayaan Properti untuk modal usaha bisnis
        kuliner. Saya merasakan proses yang cepat, aman, dengan biaya dan bunga yang kompetitif dari
        BFI Finance. Tim mereka berkoordinasi dengan sangat baik dan mampu memberikan solusi terbaik
        saat ada kendala, terutama di masa pandemi. Terima kasih, BFI Finance, yang telah mendukung
        perkembangan bisnis saya terus bertumbuh sampai sekarang.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   123
Page 124
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                               Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




          Grafik 8 | Komposisi Jenis Properti dalam Portofolio Pembiayaan (Rp miliar)




                         2024                                                 2025




                          Rumah                                               Rumah

                          1.128                                              1.348



                           Ruko                                                Ruko

                            74                                                 104
                          Jumlah                                              Jumlah

                         1.202                                                1.452

                        6,2                                                  7,2




                         %                                                   %
                           93,8                                                92,8




          Rumah                    Ruko


      Piutang yang Dikelola – Ijarah dan IMBT (Ijarah Muntahiyah Bittamlik)
      Pada akhir 2025, saldo Piutang Ijarah dan IMBT tercatat sebesar Rp94 miliar,
      meningkat 8,0% dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini sejalan dengan
      perkembangan kinerja segmen Pembiayaan Syariah yang terus menunjukkan
      pertumbuhan sepanjang 2025.


      Piutang yang Dikelola – Pembiayaan Channeling
      Jumlah Pembiayaan Channeling merupakan pembiayaan yang dilakukan
      oleh anak usaha P2P Lending Perusahaan yaitu PT FIT, di mana BFI Finance
      sebagai perusahaan induk bertindak sebagai pemberi pinjaman (lender).
      Pembiayaan ini mencatat penurunan dari Rp198 miliar di 2024 menjadi Rp105
      miliar di 2025. Hal ini sejalan dengan berkurangnya jumlah pihak yang dibiayai
      oleh PT FIT.


      Piutang Pembiayaan Bersama
      Jumlah Piutang Pembiayaan Bersama per akhir 2025 sebesar Rp2.814 miliar
      merupakan pembiayaan yang dilakukan dengan PT Bank Jago Tbk (Bank
      Jago). Jumlah ini termasuk dalam Piutang yang Dikelola Perusahaan namun
      tidak termasuk sebagai bagian dari Piutang Pembiayaan Neto karena transaksi
      ini dicatat secara off-balance sheet. Penjelasan detail tentang transaksi
      Pembiayaan Bersama dengan Bank Jago disajikan pada halaman 129.




124   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 125
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Sebagaimana disampaikan sebelumnya, Perusahaan mencatat kenaikan pada Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai sebesar 20,3% atau Rp166 miliar. Jumlahnya meningkat dari Rp818 miliar di 2024 menjadi Rp984 miliar di 2025.
Peningkatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dalam merespons potensi risiko kredit di tengah kondisi pasar
yang dinamis dan tantangan ekonomi makro yang berlanjut. Tingkat cadangan saat ini mencapai 3,7% dari Jumlah
Piutang yang Dikelola. NPF Coverage Perusahaan tercatat sebesar 2,7x di atas rata-rata industri pembiayaan.


Per 31 Desember 2025, nilai pembiayaan yang telah melewati tanggal jatuh tempo lebih dari 90 hari adalah Rp365
miliar, atau ekuivalen 1,39% dari Jumlah Piutang yang Dikelola Perusahaan.


  Tabel 25 | Cadangan Kerugian Penurunan Nilai




                                                                                 Perbandingan Tahun Sebelumnya
    Keterangan (Rp miliar)              2024                2025
                                                                                     Jumlah                   Persentase

 Jumlah Piutang yang
                                            24.133              26.283                       2.150                       8,9%
 Dikelola
 NPF (termasuk Pembiayaan
                                                  301               365                         64                      21,3%
 Bersama)
 Cadangan Kerugian
                                                  818              984                         166                      20,3%
 Penurunan Nilai

 NPF Coverage                                  2,7x                2,7x


Kas dan Setara Kas
Posisi Kas dan Setara Kas per akhir 2025 adalah Rp1.552 miliar, turun Rp62 miliar atau 3,8% dari Rp1.614 miliar per
akhir 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh bertambahnya penggunaan kas untuk Aktivitas Pendanaan
sebesar Rp1.332 miliar, yang terutama berupa pembayaran dividen atas saham yang beredar sebesar Rp1.001 miliar
dan pembelian saham treasuri sebesar Rp147 miliar, serta untuk Aktivitas Investasi sebesar Rp144 miliar.


Meskipun terjadi penurunan, saldo Kas dan Setara Kas per akhir 2025 tergolong tinggi dan memadai untuk mendukung
kebutuhan pembiayaan dan likuiditas Perusahaan.

Piutang Lain-Lain-Pihak Ketiga
Perusahaan mencatat Piutang Lain-Lain-Pihak Ketiga dalam berbagai bentuk, antara lain, Piutang dalam Proses
Penyelesaian-Neto (nilai buku dari aset agunan yang dikembalikan oleh/diambil dari konsumen yang tidak dapat
meneruskan pembayaran piutang), Piutang Penerimaan Angsuran Konsumen (pembayaran yang telah dilakukan
pelanggan dan diterima oleh mitra pembayaran BFI Finance, namun baru akan dikreditkan ke rekening bank
Perusahaan pada hari kerja berikutnya), Piutang Karyawan, dan Premi Asuransi.


Jumlah Piutang Lain-Lain per 31 Desember 2025 adalah Rp315 miliar, meningkat 7,5% dari Rp293 miliar per akhir
2024. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan nilai Piutang dalam Proses Penyelesaian-Neto sebesar Rp23 miliar atau
11,3% dari posisi satu tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan dalam kegiatan penarikan atau
pengembalian aset agunan oleh konsumen, sejalan dengan penurunan daya beli masyarakat yang berdampak pada
kemampuan mereka membayar angsuran yang jatuh tempo.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   125
Page 126
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




         Tabel 26 | Piutang Lain-Lain – Pihak Ketiga



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                Persentase

       Piutang dalam Proses
                                                                 203                       226                       23               11,3%
       Penyelesaian - Neto

       Piutang Karyawan                                           46                       44                        (2)             -4,3%

       Piutang Penerimaan
                                                                   39                      42                         3               7,7%
       Angsuran Konsumen

       Premi Asuransi                                               2                        1                       (1)            -50,0%

       Lain-Lain                                                    3                        2                       (1)            -33,3%

       Jumlah                                                    293                       315                       22               7,5%


      Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka
      Jumlah Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka per 31 Desember 2025 adalah Rp25 miliar, naik 25,0% dari Rp20 miliar
      per akhir 2024. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh peningkatan pembayaran di muka untuk kebutuhan proyek IT
      yang mendukung transformasi digital sepanjang 2025.


         Tabel 27 | Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka




                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                Persentase


       Implementasi Proyek IT                                      15                       19                        4              26,7%

       Bunga                                                         1                       2                         1            100,0%

       Akses Biro Kredit                                             -                       2                        2                 n/a

       Lain-Lain                                                    4                        2                       (2)            -50,0%

       Jumlah                                                     20                       25                         5              25,0%




126   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 127
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Aset Tetap – Neto
Aset Tetap – Neto BFI Finance per 31 Desember 2025 berjumlah Rp668 miliar, turun tipis 0,7% dari Rp673 miliar per
akhir 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penjualan dan peremajaan kendaraan operasional Perusahaan.


Aset Hak-Guna – Neto
Jumlah Aset Hak-Guna – Neto per 31 Desember 2025 mencapai Rp46 miliar, atau 7,0% lebih tinggi daripada Rp43
miliar per akhir 2024 karena adanya pembayaran sewa beberapa kantor operasional cabang Perusahaan yang telah
berakhir masa sewanya dan diperpanjang kembali untuk masa sewa lebih dari 12 bulan.


Aset Tak berwujud – Neto
Per 31 Desember 2025, Aset Tak Berwujud - Neto tercatat sebesar Rp144 miliar, menurun 27,6% dari Rp199 miliar pada
tahun sebelumnya. Penurunan ini disebabkan oleh beban amortisasi tahun berjalan.


Aset Pajak Tangguhan
Per 31 Desember 2025, Aset Pajak Tangguhan tercatat sebesar Rp153 miliar, meningkat 0,7% dari Rp152 miliar pada
akhir 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh perhitungan perbedaan waktu (beda temporer) Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai Piutang Pembiayaan yang merupakan komponen terbesar dari Aset Pajak Tangguhan.


Aset Derivatif
Aset Derivatif bertumbuh 196,4% dari Rp28 miliar pada 31 Desember 2024 menjadi Rp83 miliar pada 31 Desember
2025. Aset Derivatif berasal dari perjanjian-perjanjian swap Perusahaan untuk melakukan lindung nilai atas pinjaman
dalam mata uang asing—khususnya pinjaman luar negeri dalam mata uang dolar AS—sebagai salah satu sumber
pendanaannya, dalam rangka mengantisipasi risiko tingkat bunga dan risiko nilai tukar mata uang.


Kenaikan atau penurunan atas Aset Derivatif tidak berdampak terhadap kinerja Perusahaan, karena aset ini
sepenuhnya berasal dari aktivitas lindung nilai. Perusahaan menerapkan kebijakan lindung nilai yang ketat untuk
pinjaman dalam mata uang asing dan dengan suku bunga mengambang. Semua aktivitas lindung nilai berlangsung
melalui perjanjian swap mata uang dengan bank-bank terkemuka. Lindung nilai dilakukan atas seluruh pinjaman
dalam mata uang asing. Tidak ada komponen keuangan yang terekspos pada risiko mata uang asing dan risiko
tingkat bunga.


Liabilitas

   Tabel 28 | Jumlah Liabilitas


                                                                                                   Perbandingan Tahun
                                                                                                       Sebelumnya
    Keterangan (Rp miliar)         2024             %           2025                %
                                                                                                   Jumlah          Persentase


Pinjaman yang Diterima             10.823          72,4%         10.370            70,0%              (453)             -4,2%

Surat Berharga yang
                                    2.936          19,7%          3.225            21,8%                289              9,8%
Diterbitkan - Neto

Beban Akrual                           301          2,0%            276              1,9%               (25)            -8,3%

Utang Pajak                            173          1,2%            184              1,2%                  11            6,4%

Utang Lain-Lain                       555           3,7%            592             4,0%                  37             6,7%

 Liabilitas Imbalan Kerja              150          1,0%            172               1,1%                22            14,7%

 Jumlah                            14.938         100,0%         14.819          100,0%                (119)            -0,8%


Jumlah Liabilitas BFI Finance pada 31 Desember 2025 mencapai Rp14.819 miliar, menurun tipis 0,8% dari Rp14.938
miliar pada 31 Desember 2024. Komponen Liabilitas yang terbesar per akhir 2025 adalah Pinjaman yang Diterima,
dengan proporsi 70,0% dari keseluruhan Liabilitas.


                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   127
Page 128
                                                                    Laporan kepada                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




         Tabel 29 | Sumber Dana


                                                                                                                   Perbandingan Tahun
                                                                                                                       Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                    2024                  %         2025            %
                                                                                                                   Jumlah     Persentase


       Pinjaman yang Diterima

       Pinjaman Bank (Mata Uang
                                                      2.781               25,7%       2.438         23,5%            (343)        -12,3%
       Asing)

       Pinjaman Bank (Rupiah)                        8.042                74,3%        7.932        76,5%            (110)         -1,4%

       Jumlah Pinjaman yang
                                                    10.823               100,0%      10.370       100,0%            (453)         -4,2%
       Diterima



       Surat Berharga yang Diterbitkan

       Utang Obligasi                                 2.936              100,0%        3.225      100,0%              289          9,8%

       Jumlah Surat Berharga
                                                     2.936               100,0%       3.225       100,0%              289          9,8%
       yang Diterbitkan - Neto

       Jumlah Sumber Dana                            13.759                          13.595                          (164)         -1,2%


      Pinjaman yang Diterima
      Saldo Pinjaman yang Diterima per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp10.370 miliar, turun 4,2% dibandingkan
      Rp10.823 miliar pada akhir 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya Pinjaman Bank dalam
      mata uang Rupiah sebesar Rp110 miliar serta penurunan Pinjaman Bank dalam mata uang asing sebesar Rp343 miliar.
      Saat ini, jumlah pinjaman dalam mata uang Rupiah mencapai Rp7.932 miliar, atau mencakup 76,5% dari Jumlah
      Pinjaman yang Diterima, dan sisanya sebesar Rp2.438 miliar atau 23,5% merupakan pinjaman dalam mata uang USD.


      Surat Berharga yang Diterbitkan
      Selain pinjaman bank, BFI Finance juga memperoleh pendanaan dari pasar surat utang dalam bentuk Obligasi
      Rupiah. Selama 2025, Perusahaan menerbitkan satu surat berharga baru, yakni Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
      Indonesia Tahap II 2025 dengan jumlah keseluruhan Rp1.000 miliar. Jumlah penerbitan ini selaras dengan besarnya
      kebutuhan penyaluran pembiayaan Perusahaan. Selama 2025, Perusahaan juga melakukan pelunasan atas surat
      berharga yang diterbitkan yang jatuh tempo selama tahun berjalan dengan nilai nominal sebesar Rp712 miliar.
      Dengan demikian, saldo Surat Berharga yang Diterbitkan-Neto per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.225 miliar,
      atau naik 9,8% dari posisinya per akhir 2024, senilai Rp2.936 miliar.




128   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 129
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan      Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




  Tabel 30 | Surat Berharga yang Diterbitkan



                             Keterangan (Rp miliar)                                    2024                       2025

 Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III Tahun 2023                           483                        256

 Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV Tahun 2023                           1.010                       625

 Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V Tahun 2023                             850                        850

 Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024                           600                         500

 Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap II Tahun 2025                              -                     1.000

 Jumlah Nilai Nominal                                                                       2.943                        3.231

 Dikurangi Biaya Emisi Obligasi yang Belum Diamortisasi                                         (7)                         (6)

 Jumlah - Neto                                                                              2.936                       3.225

 Jumlah Surat Berharga yang Diterbitkan                                                     2.936                       3.225


Pembiayaan Bersama
Sebagai salah satu sumber pendanaan BFI Finance, saat ini Perusahaan memiliki kerja sama Perjanjian Pembiayaan
Bersama dengan Bank Jago, di mana dalam Pembiayaan Bersama ini, Perusahaan bersama dengan Bank Jago
bertindak sebagai penyedia dana dalam pemberian pembiayaan kepada konsumen yang memenuhi kriteria tertentu,
dengan porsi pembiayaan antara Perusahaan vs. Bank Jago masing-masing sebesar 1:99. Perusahaan bertindak
sebagai servicer dalam transaksi ini, di antaranya bertanggung jawab untuk mengelola dokumentasi dan administrasi
setiap konsumen, serta melakukan penagihan atas konsumen yang tidak melakukan pembayaran secara tepat waktu.


Kerja sama Pembiayaan Bersama yang dilakukan ini bersifat without recourse, di mana Perusahaan hanya meneruskan
pembayaran dari konsumen ke bank sesuai porsi pembiayaan, dan tidak memiliki kewajiban untuk membayar
atau menyetor angsuran pokok termasuk bunganya kepada pemberi pembiayaan bersama jika konsumen gagal
melakukan pembayaran angsurannya kepada Perusahaan.


Saldo akhir kerja sama Pembiayaan Bersama per akhir 2025 yang merupakan porsi Bank Jago mencapai Rp2.814
miliar, meningkat sebesar Rp1.595 miliar dari posisi akhir 2024, yakni Rp1.219 miliar.


Utang Pajak
Posisi Utang Pajak per 31 Desember 2025 mencapai Rp184 miliar, naik 6,4% dari nilainya per akhir 2024 sebesar Rp173
miliar. Kenaikan ini terutama pada pos Taksiran Pajak Penghasilan Badan (Pasal 29) Tahun Buku 2025.


Beban Akrual
Beban Akrual adalah beban yang terdiri dari Bonus dan Tunjangan Lainnya, Bunga, Jasa Tenaga Ahli, dan Lain-Lain. Per
31 Desember 2025, nilai Beban yang Masih Harus Dibayar tercatat sebesar Rp276 miliar, menurun 8,3% dibandingkan
Rp301 miliar pada akhir tahun sebelumnya. Penyebab utama dari penurunan ini adalah menurunnya Bonus dan
Tunjangan Lainnya serta Bunga yang harus dibayar di akhir 2025.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   129
Page 130
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




         Tabel 31 | Beban Akrual



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                 Persentase

       Bonus dan Tunjangan
                                                                  201                      181                   (20)                -10,0%
       Lainnya

       Bunga                                                       57                       43                       (14)            -24,6%

       Jasa Tenaga Ahli                                             3                       6                          3             100,0%

       Lain-Lain                                                  40                       46                          6              15,0%

       Jumlah                                                    301                       276                   (25)                 -8,3%


      Utang Lain-Lain
      Utang Lain-Lain terutama terdiri dari Deposit Konsumen, Utang kepada Supplier, Premi Asuransi, dan Lain-Lain.
      Jumlah Utang Lain-Lain per 31 Desember 2025 adalah Rp592 miliar, meningkat 6,7% dibandingkan posisi akhir tahun
      sebelumnya yang disebabkan oleh peningkatan pada Deposit Konsumen serta Lain-Lain.


         Tabel 32 | Utang Lain-Lain



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                 Persentase


       Deposit Konsumen                                          273                       292                        19               7,0%

       Utang kepada Supplier                                      142                      124                       (18)             -12,7%

       Premi Asuransi                                             60                       46                        (14)            -23,3%

       Lain-Lain                                                  80                       130                        50              62,5%

       Jumlah                                                    555                       592                        37               6,7%


      Liabilitas Imbalan Kerja
      Liabilitas Imbalan Kerja merupakan kewajiban Perusahaan untuk memenuhi hak karyawan yang bekerja hingga
      masa pensiun, atau lebih cepat, sesuai peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Liabilitas Imbalan Kerja Perusahaan
      per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp172 miliar, meningkat 14,7% dibandingkan Rp150 miliar pada akhir 2024.
      Kenaikan ini didasarkan pada perhitungan aktuaria, dengan beberapa faktor yang berpengaruh, yaitu tingkat diskonto
      (discount rate), kenaikan gaji, asumsi keuangan, dan lain-lain.




130   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 131
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




Ekuitas


  Tabel 33 | Jumlah Ekuitas



                                                                                Perbandingan Tahun Sebelumnya
   Keterangan (Rp miliar)             2024                 2025
                                                                                    Jumlah                   Persentase


Modal Saham                                      399               376                        (23)                     -5,8%

Tambahan Modal Disetor -
                                                 610              400                        (210)                   -34,4%
Neto

Saham Treasuri                              (233)                (147)                         86                     -36,9%



Penghasilan Komprehensif Lain

Kerugian Kumulatif atas
Instrumen Derivatif untuk                    (65)                 (30)                         35                     -53,8%
Lindung Nilai Arus Kas - Neto
Keuntungan Pengukuran
Kembali Program Aktuarial                         75                78                           3                      4,0%
Manfaat Pasti

Saldo Laba

Telah Ditentukan
                                                 125               130                           5                      4,0%
Penggunaannya
Belum Ditentukan
                                            9.271               9.847                         576                       6,2%
Penggunaannya

Jumlah                                     10.182              10.654                         472                       4,6%


Jumlah Ekuitas BFI Finance per 31 Desember 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,6% menjadi Rp10.654 miliar.
Kenaikan Ekuitas terbesar didorong oleh kenaikan Saldo Laba, yang berasal dari Laba Bersih Perusahaan setelah
dipotong Dividen Tunai Interim 2025.


Modal Saham
Sepanjang periode pelaporan, Perusahaan menarik kembali 927.732.000 (100%) Saham Treasurinya senilai Rp233
miliar. Tindakan tersebut menurunkan nilai Modal Dasar dan Tambahan Modal Disetor – Neto.


Tambahan Modal Disetor – Neto
Sepanjang 2025, Tambahan Modal Disetor – Neto mengalami penurunan sebesar 34,4% dari Rp610 miliar menjadi
Rp400 miliar yang disebabkan oleh penarikan kembali seluruh sisa Saham Treasuri Perusahaan sejumlah 927.732.000
saham, sebagaimana dijelaskan sebelumnya.


Saham Treasuri
Pada 31 Desember 2025, Perusahaan memiliki 190 juta lembar Saham Treasuri, yang setara dengan 1,26% dari jumlah
saham yang beredar, dengan nilai Rp147 miliar.


Jumlah Saldo Saham Treasuri pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Rp 233 miliar.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   131
Page 132
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      Saldo Laba
      Jumlah Saldo Laba Perusahaan per akhir 2025 mencapai Rp9.977 miliar, meningkat 6,2% dibandingkan posisi per
      akhir 2024 sebesar Rp9.396 miliar. Nilai tersebut terdiri dari Saldo Laba yang Telah Ditentukan Penggunaannya senilai
      Rp130 miliar dan Saldo Laba yang Belum Ditentukan Penggunaannya senilai Rp9.847 miliar.


      LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
      KONSOLIDASIAN
      Pendapatan

      Pendapatan Perusahaan berasal dari Pendapatan Piutang Pembiayaan (93,0% dari keseluruhan), Pendapatan Syariah
      (2,4%), dan sisanya dari Pendapatan Lain-Lain.


      Jumlah Pendapatan meningkat 6,5% atau sebesar Rp413 miliar, dari Rp6.335 miliar pada 2024 menjadi Rp6.748 miliar
      pada 2025. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan Pendapatan Piutang Pembiayaan sebesar Rp394
      miliar, serta kontribusi tambahan dari Pendapatan Pembiayaan Syariah yang naik Rp17 miliar.


         Tabel 34 | Pendapatan



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                 Persentase


       Pendapatan

       Piutang Pembiayaan

            Pendapatan Pembiayaan                              4.385                   4.741                         356                8,1%

            Administrasi                                          851                      912                        61               7,2%

            Denda Keterlambatan                                   361                      369                         8               2,2%

            Terminasi                                            286                       255                       (31)             -10,8%

       Jumlah Pendapatan
                                                               5.883                  6.277                      394                   6,7%
       Piutang Pembiayaan

       Pembiayaan Syariah                                         147                      164                        17               11,6%

       Jumlah Pendapatan
                                                               6.030                  6.441                          411               6,8%
       Pembiayaan

       Pendapatan Lain-Lain                                      305                       307                         2               0,7%

       Jumlah Pendapatan                                       6.335                  6.748                          413               6,5%


      Pendapatan Pembiayaan
      Jumlah Pendapatan Pembiayaan (tidak termasuk Pembiayaan Bersama) selama 2025 tercatat sebesar Rp6.441 miliar,
      naik 6,8% dari Rp6.030 miliar selama 2024. Pendapatan Pembiayaan berasal dari Pendapatan Bunga dari Kegiatan
      Pembiayaan, Pendapatan Administrasi, Denda Keterlambatan, dan Pendapatan Terminasi.


      Komponen pendapatan terbesar berasal dari Pendapatan Pembiayaan yang mencapai Rp4.741 miliar, meningkat 8,1%
      dibandingkan 2024. Pendapatan Administrasi juga mengalami pertumbuhan 7,2% menjadi Rp912 miliar, sementara
      Pendapatan Denda Keterlambatan naik 2,2% menjadi Rp369 miliar pada 2025. Di sisi lain, Pendapatan Terminasi
      mengalami penurunan sebesar Rp31 miliar menjadi Rp255 miliar pada 2025.




132   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 133
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




  Tabel 35 | Pendapatan Pembiayaan berdasarkan Jenis Aset




                                                                                Perbandingan Tahun Sebelumnya
   Keterangan (Rp miliar)             2024                 2025
                                                                                    Jumlah                   Persentase


Rincian berdasarkan Jenis Aset

Pembiayaan Mobil Bekas                      3.963               4.226                         263                       6,6%

Pembiayaan Sepeda Motor                          961             1.024                         63                       6,6%

Pembiayaan Alat Berat                            541              597                          56                      10,4%

Pembiayaan Properti                              222               276                         54                      24,3%

Pembiayaan Syariah                               147               164                          17                      11,6%

Pembiayaan Mobil Baru                            154               127                        (27)                    -17,5%

Pembiayaan Channeling                            42                 27                        (15)                    -35,7%

Jumlah Pendapatan
                                           6.030                6.441                          411                      6,8%
Pembiayaan



Persentase Jenis Aset

Pembiayaan Mobil Bekas                     65,7%                65,6%                         n/a                       -0,1%

Pembiayaan Sepeda Motor                     15,9%                15,9%                        n/a                       0,0%

Pembiayaan Alat Berat                       9,0%                 9,3%                         n/a                       0,3%

Pembiayaan Properti                          3,7%                4,3%                         n/a                       0,6%

Pembiayaan Syariah                           2,4%                 2,5%                        n/a                        0,1%

Pembiayaan Mobil Baru                        2,6%                2,0%                         n/a                      -0,6%

Pembiayaan Channeling                        0,7%                0,4%                         n/a                      -0,3%

Jumlah                                   100,0%               100,0%


Jika ditinjau berdasarkan Jenis Aset, kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Pembiayaan pada 2025 berasal
dari Pembiayaan Mobil Bekas dengan nilai Rp4.226 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 65,6% dari Pendapatan
Pembiayaan secara keseluruhan, dan nilainya meningkat 6,6% dari Rp3.963 miliar pada 2024.


Pendapatan Pembiayaan dari segmen lainnya juga menunjukkan tren peningkatan. Pembiayaan Sepeda Motor,
Alat Berat, Properti, serta Syariah mencatat pertumbuhan pendapatan selama 2025, dengan kenaikan proporsional
tertinggi berasal dari segmen Pembiayaan Properti yang bertumbuh sebesar 24,3% dengan nilai Rp54 miliar.


Di sisi lain, Pendapatan Pembiayaan dari Pembiayaan Mobil Baru mengalami penurunan 17,5% menjadi Rp127 miliar
pada 2025. Pendapatan dari Channeling juga tercatat menurun sebesar Rp15 miliar atau 35,7% menjadi Rp27 miliar
pada periode yang sama.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   133
Page 134
                                                                    Laporan kepada                                           Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                     Pembahasan Manajemen




      Pendapatan Lain-Lain
      Pendapatan Lain-Lain mencakup seluruh sumber pendapatan noninti yang berasal dari kegiatan utama Perusahaan
      di luar kegiatan pembiayaan, terutama pendapatan atas Pemulihan Piutang yang Dihapusbukukan, Bunga Bank
      (Keuangan), Keuntungan Neto Penjualan Aset Tetap, dan Lain-Lain.


      Jumlah Pendapatan Lain-Lain di 2025 relatif tidak berubah, yaitu sebesar Rp307 miliar atau naik tipis 0,7% dari Rp305
      miliar di 2024.


      Beban

         Tabel 36 | Beban



                                                                                                      Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                          Jumlah                Persentase


       Gaji dan Tunjangan                                       1.517                      1.517                         -              0,0%

       Beban Bunga dan Keuangan                                   931                      940                          9                1,0%

       Umum dan Administrasi                                     875                       898                         23               2,6%

       Cadangan Kerugian
                                                                 850                   1.091                           241             28,4%
       Penurunan Nilai

       Lain-Lain                                                 235                       329                         94              40,0%

       Jumlah                                                 4.408                   4.775                        367                  8,3%



       Persentase Beban

       Gaji dan Tunjangan                                     34,4%                   31,8%                            n/a              -2,6%

       Beban Bunga dan Keuangan                                 21,1%                 19,7%                            n/a              -1,4%

       Umum dan Administrasi                                   19,9%                  18,8%                            n/a              -1,1%

       Cadangan Kerugian
                                                               19,3%                  22,8%                            n/a              3,5%
       Penurunan Nilai

       Lain-Lain                                                5,3%                   6,9%                            n/a               1,6%

       Jumlah                                                100,0%                 100,0%


      Jumlah Beban tercatat sebesar Rp4.775 miliar di 2025, meningkat sebesar Rp367 miliar atau 8,3% dari Rp4.408 miliar
      di 2024. Peningkatan Beban terbesar berasal dari kenaikan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai sebesar Rp241 miliar
      atau 28,4%, disusul oleh peningkatan Beban Lain-Lain sebesar Rp94 miliar atau 40,0%, Beban Umum dan Administrasi
      sebesar Rp23 miliar atau 2,6%, serta Beban Bunga dan Keuangan sebesar Rp9 miliar atau 1,0%.




134   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 135
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




Gaji dan Tunjangan
Gaji dan Tunjangan merupakan komponen terbesar dari Beban, mencakup 31,8% dari keseluruhan Beban Perusahaan
selama 2025. Beban ini terdiri dari seluruh gaji dan tunjangan yang dibayarkan di sepanjang tahun berjalan, termasuk
seluruh jenis imbalan kerja seperti bonus kinerja, tunjangan karyawan, dan pajak terkait serta kompensasi pensiun
yang telah ditetapkan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.


Nilai Gaji dan Tunjangan di 2025 sama dengan nilainya di 2024 yaitu sebesar Rp1.517 miliar, namun secara porsi
jumlahnya terhadap Beban menurun dari 34,4% menjadi 31,8%.


Beban Bunga dan Keuangan
Beban Bunga dan Keuangan berasal dari kegiatan pendanaan Perusahaan, baik berupa Pinjaman yang Diterima dari
bank maupun Surat Berharga yang Diterbitkan, serta biaya dan beban yang terkait.


Beban Bunga dan Keuangan di 2025 tercatat sebesar Rp940 miliar, naik tipis sebesar Rp9 miliar atau 1,0% dari nilainya
di 2024.


  Tabel 37 | Pinjaman, Beban Bunga dan Keuangan, dan Biaya Dana




                                                                                  Perbandingan Tahun Sebelumnya
    Keterangan (Rp miliar)               2024                2025
                                                                                      Jumlah                   Persentase


 Pinjaman yang Diterima                      10.823               10.370                      (453)                      -4,2%

 Surat Berharga yang
                                              2.936                3.225                        289                       9,8%
 Diterbitkan - Neto

 Jumlah Pinjaman                             13.759               13.595                      (164)                       -1,2%

 Beban Bunga dan Keuangan                          931              940                            9                       1,0%


Beban Umum dan Administrasi
Beban Umum dan Administrasi terdiri dari beban yang dibayarkan untuk mendukung kegiatan operasional dan
pertumbuhan bisnis Perusahaan. Di 2025, Beban Umum dan Administrasi meningkat sebesar Rp23 miliar atau 2,6%
menjadi Rp898 miliar.


Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai adalah nilai yang disisihkan berdasarkan evaluasi atas nilai Piutang
Pembiayaan Perusahaan, baik secara individual maupun secara kolektif, yang dihitung secara bulanan untuk
memastikan kecukupan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dalam Piutang yang dinyatakan dalam Laporan Posisi
Keuangan, yang merepresentasikan nilai wajar sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku (IFRS 9/PSAK 71).


Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai di 2025 meningkat cukup tajam sebesar Rp241 miliar atau 28,4% dari
Rp850 miliar di 2024 menjadi Rp1.091 miliar. Hal ini sejalan dengan kenaikan Piutang yang Dikelola sebesar 8,9%
selama tahun berjalan serta meningkatnya potensi risiko kredit.


Beban Lain-Lain
Beban Lain-Lain terdiri dari beban-beban yang sifatnya tidak rutin atau langsung mendukung kegiatan operasional
dan pertumbuhan bisnis Perusahaan.


Pada 2025, Beban Lain-Lain didominasi oleh Penghapusan Piutang dalam Proses Penyelesaian yang mencakup 96,0%
dari Beban Lain-Lain. Komponen ini meningkat signifikan sebesar Rp86 miliar atau 37,4%, sehingga berdampak pada
kenaikan Beban Lain-Lain secara keseluruhan menjadi Rp329 miliar, atau naik 40,0% dibandingkan 2024.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   135
Page 136
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




         Tabel 38 | Beban Lain-Lain



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                Persentase

       Penghapusan Piutang dalam
                                                                 230                       316                       86              37,4%
       Proses Penyelesaian
       Kerugian Neto Pelepasan
                                                                    5                        7                         2             40,0%
       Aset Takberwujud
       Cadangan Kerugian
       Penurunan Nilai atas Piutang                                  -                       6                        6                 n/a
       dalam Proses Penyelesaian

       Jumlah                                                    235                       329                       94             40,0%



      Laba Tahun Berjalan

      Laba Tahun Berjalan Perusahaan pada 2025 meningkat 1,0% atau sebesar Rp16 miliar dibandingkan 2024, dari
      Rp1.565 miliar menjadi Rp1.581 miliar. Peningkatan tersebut diperoleh setelah Perusahaan membukukan Beban
      Pajak Penghasilan sebesar Rp392 miliar, atau meningkat Rp30 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan
      laba disebabkan oleh pertumbuhan Pendapatan selama tahun berjalan sebesar Rp413 miliar, sebagaimana telah
      diuraikan pada bagian sebelumnya.


      Sementara itu, entitas anak Perusahaan, PT FIT, mencatat rugi tahun berjalan sebesar Rp35 miliar di 2025, dibandingkan
      rugi tahun berjalan di 2024 sebesar Rp14 miliar.


         Tabel 39 | Laba Tahun Berjalan



                                                                                                    Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                        Jumlah                Persentase


       Laba Sebelum Pajak                                       1.927                  1.973                         46               2,4%

       Beban Pajak                                               362                       392                       30               8,3%

       Laba Tahun Berjalan                                     1.565                   1.581                          16              1,0%

       Rasio Beban Pajak                                      18,8%                   19,9%                          n/a               1,1%


      Tarif pajak penghasilan bagi Perusahaan di 2024 dan 2025 adalah 19%, lebih rendah dibandingkan tarif standar yaitu
      22%, karena Perusahaan memenuhi kriteria berikut:
      ■ Setidaknya 40% dari saham yang diterbitkan dimiliki oleh publik;
      ■ Publik harus terdiri dari minimum 300 individu, masing-masing memegang kurang dari 5% dari saham yang
          diterbitkan; dan
      ■ Kedua syarat ini harus dipenuhi setidaknya selama enam bulan (183 hari) dalam satu tahun pajak.




136   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 137
    Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                     Tahunan




Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Pada tahun 2025, Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan tercatat sebesar Rp1.620 miliar, meningkat 7,4% dari
Rp1.509 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh dua faktor utama: pertama, kenaikan Laba
Tahun Berjalan sebesar Rp16 miliar; dan kedua, pembalikan kinerja Pendapatan Komprehensif Lain setelah pajak,
yang pada 2025 mencatat laba Rp39 miliar, berbanding terbalik dengan kerugian Rp56 miliar pada tahun sebelumnya.


Kenaikan Pendapatan Komprehensif Lain tersebut terutama berasal dari penyesuaian atas instrumen lindung nilai
arus kas (hedging) terhadap pinjaman dalam mata uang asing, seiring dengan penguatan nilai tukar per 31 Desember
2025 dibandingkan 31 Desember 2024, serta berdasarkan penilaian Mark-to-Market yang ditetapkan oleh masing-
masing bank mitra.


  Tabel 40 | Laba Komprehensif Tahun Berjalan




                                                                               Perbandingan Tahun Sebelumnya
   Keterangan (Rp miliar)             2024                2025
                                                                                   Jumlah                   Persentase


Laba Tahun Berjalan                         1.565                1.581                         16                       1,0%

(Kerugian) Penghasilan
Komprehensif Lain - Setelah                  (56)                  39                         95                    -169,6%
Pajak
Jumlah Laba Komprehensif
                                            1.509               1.620                         111                      7,4%
Tahun Berjalan


Laba per Saham Dasar
Meskipun Laba Tahun Berjalan meningkat sebesar 1,0% pada 2025, Laba per Saham Dasar BFI Finance tercatat
mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp103 per saham.




           Agustiana
           Konsumen Produk Pembiayaan Mobil
           Palu, Sulawesi Tengah


         Saya pertama kali memanfaatkan fasilitas pembiayaan dari BFI Finance di 2022. Saat itu, saya
         membutuhkan dana untuk modal usaha dan merasakan proses yang cepat dengan pelayanan prima
         dari BFI Finance. Secara keseluruhan, saya sangat puas atas layanan yang diberikan dan berharap
         kualitas ini dapat terus dipertahankan.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   137
Page 138
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
      Laporan Arus Kas BFI Finance diklasifikasikan ke dalam Aktivitas Operasi, Investasi, dan Pendanaan.


         Tabel 41 | Laporan Arus Kas



                                                                                                     Perbandingan Tahun Sebelumnya
           Keterangan (Rp miliar)                        2024                    2025
                                                                                                         Jumlah                Persentase

       Kas dan Setara Kas pada Awal
                                                               1.740                   1.614                     (126)                 -7,2%
       Tahun
       Arus Kas Neto dari Aktivitas
                                                                 489                   1.414                          925            189,2%
       Operasi
       Arus Kas Neto untuk Aktivitas
                                                                (105)                  (144)                      (39)                 37,1%
       Investasi
       Arus Kas Neto untuk Aktivitas
                                                                (510)                 (1.332)                    (822)                161,2%
       Pendanaan
       Penurunan Neto Kas dan
                                                                (126)                      (62)                       64             -50,8%
       Setara Kas
       Kas dan Setara Kas pada
                                                                1.614                  1.552                      (62)                -3,8%
       Akhir Tahun


      Kas dan Setara Kas Perusahaan mengalami penurunan sebesar Rp62 miliar selama 2025, sehingga menutup tahun
      pada posisi Rp1.552 miliar. Perubahan terhadap Kas dan Setara Kas dirinci di bawah ini.


      Arus Kas dari Aktivitas Operasi

      Arus Kas dari Aktivitas Operasi digunakan untuk mendanai bisnis Perusahaan, terutama penyaluran pembiayaan
      baru. Arus Kas Bersih dari Aktivitas Operasi di 2025 tercatat sebesar Rp1.414 miliar, meningkat signifikan 189,2% dari
      perolehan di 2024 sebesar Rp489 miliar.


      Arus Kas dari Aktivitas Investasi

      Arus Kas dari Aktivitas Investasi berasal dari keuntungan dan kerugian terkait aktivitas investasi dan belanja modal.
      Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Investasi di 2025 mencapai Rp144 miliar, meningkat Rp39 miliar daripada yang
      dikeluarkan di 2024 karena adanya peningkatan pada perolehan aset tetap terutama pada kendaraan operasional
      Perusahaan selama 2025.


      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan

      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan berkaitan dengan transaksi pendanaan, termasuk pendanaan baru, pelunasan
      utang, dan bunga yang jatuh tempo. Arus Kas Bersih untuk Aktivitas Pendanaan melonjak dari Rp510 miliar di 2024
      menjadi Rp1.332 miliar di 2025. Hal ini disebabkan oleh pelunasan pinjaman yang diterima, dividen tunai interim
      untuk tahun buku 2025 yang lebih besar dibandingkan dengan penerimaan pinjaman baru dibandingkan 2024, serta
      dilakukannya pembelian kembali saham treasuri selama 2025.




138   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 139
       Tata Kelola Perusahaan                                                                         Laporan Keuangan
                                             Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                Lampiran
       yang Baik                                                                                      Tahunan




ANALISIS RASIO PENTING
      Tabel 42 | Rasio Keuangan Penting


                                                                                                                                Rata-Rata
                                Rasio                                         2024                     2025
                                                                                                                                 Industri

    ROA                                                                             8,0%                       7,9%                      4,2%*

    ROE                                                                             15,7%                    14,8%                      10,7%*

    Laba Tahun Berjalan / Jumlah Pendapatan                                        24,7%                     23,4%                     15,2%**

*     Sumber: Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2025 yang dikeluarkan oleh OJK

**    Sumber: Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Agustus 2025 yang dikeluarkan oleh OJK




                                                                                                                                Rata-Rata
                                Rasio                                         2024                     2025
                                                                                                                                 Industri

    Solvabilitas

    Rasio Liabilitas terhadap Aset                                                   0,6x                      0,6x                         n/a

    Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                                                1,5x                       1,4x                        n/a

    Gearing Ratio                                                                    1,4x                       1,3x                      2,2x*

    Pemeringkat Kredit Perusahaan                                              AA-(idn)                   AA-(idn)                   AA-(idn)


* Sumber: Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2025 yang dikeluarkan oleh OJK




                                                    Ketentuan                                                                   Rata-Rata
                      Rasio                                                   2024                     2025
                                                       OJK                                                                      Industri*

    Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
                                                        ≥ 40%                      88,0%                     88,3%                      86,0%
    Neto terhadap Total Aset
    Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
                                                      ≥ 50%**                      160,6%                   165,4%                      133,6%
    Neto terhadap Total Pinjaman
    Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
    Investasi dan Pembiayaan Modal
                                                        ≥ 10%                      77,4%                     72,3%                       43,7%
    Kerja terhadap Total Saldo Piutang
    Pembiayaan
    Rasio Piutang Pembiayaan
    Bermasalah (Non-Performing                            ≤ 5%                      1,25%                     1,39%                      2,51%
    Financing) - Bruto
    Rasio Piutang Pembiayaan
    Bermasalah (Non-Performing                            ≤ 5%                      0,21%                    0,22%                       0,77%
    Financing) - Neto

    Rasio Permodalan                                    ≥ 10%                      67,2%                     68,3%                          n/a

    Gearing Ratio                                        ≤ 10x                       1,4x                       1,3x                       2,2x

    Rasio Modal Sendiri terhadap Modal
                                                        ≥ 50%                  2.550,7%                   2.833,4%                     320,2%
    Disetor (MSMD)

*     Sumber: Statistik Lembaga Pembiayaan Indonesia per 31 Desember 2025 yang dikeluarkan oleh OJK

**    Target yang ditetapkan manajemen sesuai ketentuan POJK No. 35/POJK.05/2018




                                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   139
Page 140
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      PROFITABILITAS
      BFI Finance mencatatkan tingkat Profitabilitas yang baik selama 2025 sebesar Rp1.581 miliar, naik 1,0% dari Rp1.565
      miliar di 2024.


      Imbal Hasil Rata-Rata atas Aset (ROA) di 2025 tercatat 7,9%, turun 0,1% dari 8,0% di 2024, namun tetap lebih tinggi
      daripada rata-rata industri pembiayaan di Indonesia, yakni 4,2%.


      Imbal Hasil Rata-Rata atas Ekuitas (ROE) turut mencatatkan penurunan, dari 15,7% menjadi 14,8% dalam periode yang
      sama. Sebagaimana halnya ROA, ROE Perusahaan juga lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri multifinance di
      Indonesia, yakni 10,7%.


      KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
      Kemampuan Perusahaan untuk Membayar Utang diukur dengan kriteria berikut:
      ■ Rasio Solvabilitas Aset untuk mengukur jumlah Aset yang dibiayai menggunakan Liabilitas;
      ■ Rasio Likuiditas untuk mengukur kemampuan untuk memenuhi Liabilitas Lancar menggunakan Aset Lancar;
      ■ Gearing Ratio untuk mengukur Rasio Utang terhadap Ekuitas; dan
      ■ Hasil pemeringkatan oleh lembaga pemeringkat kredit yang terakreditasi.


      Rasio-rasio Solvabilitas Perusahaan per akhir 2025 relatif tidak berubah dari akhir 2024. Rasio Liabilitas terhadap Aset
      sama dengan 2024 sebesar 0,6x, sementara Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas turun tipis dari 1,5x menjadi 1,4x dan
      Gearing Ratio turun dari 1,4x menjadi 1,3x. Peringkat kredit Perusahaan dari Fitch Ratings juga tetap sama dengan
      tahun sebelumnya, yaitu ‘AA-(idn)’.


      TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG (KUALITAS ASET)

         Tabel 43 | Tingkat Kolektibilitas Piutang (Kualitas Aset)


                                                                           Jumlah Piutang
                                                  Jumlah                                                               Persentase
                                                                             (Rp miliar)
                  Keterangan                       Hari
                                                Tunggakan                2024              2025                2024                2025

       1 - Lancar                                 0 - 10 hari              21.291           23.005                 88,22%            87,53%

       2 - Dalam Perhatian Khusus                11 - 90 hari               2.541            2.913                 10,53%             11,08%

       3 - Kurang Lancar                         91 - 120 hari               106               107                 0,44%              0,41%

       4 - Diragukan                             121 - 180 hari              139               167                  0,58%             0,64%

       5 - Macet                                  > 180 hari                    56                91                0,23%             0,34%

       Jumlah                                                             24.133            26.283            100,00%              100,00%

       Non-NPF                                   0 - 90 hari             23.832             25.918             98,75%                98,61%

       NPF                                        > 90 hari                  301              365                   1,25%             1,39%


      Kolektibilitas Piutang diklasifikasikan berdasarkan jumlah hari jatuh tempo. Rasio Kolektibilitas Perusahaan di 2025
      tetap stabil dibandingkan per akhir 2024. Proporsi Piutang Lancar terhadap Jumlah Piutang per akhir 2025 adalah
      87,53%.




140   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 141
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




NPF bruto tercatat sebesar 1,39% atau meningkat dari angka 1,25% di akhir 2024. Namun demikian, angka ini masih
berada di bawah rata-rata industri pembiayaan di Indonesia sebesar 2,51%.Sementara itu, NPF neto Perusahaan terjaga
pada kisaran 0,22%, hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan 0,21% per akhir 2024. Meskipun mengalami peningkatan,
pencapaian ini jauh lebih baik dibandingkan ketentuan yang ditetapkan OJK, yakni NPF sebesar kurang dari atau
sama dengan 5%.


RASIO KEUANGAN YANG RELEVAN LAINNYA
BFI Finance senantiasa mematuhi semua peraturan Bank Indonesia dan OJK yang berlaku, termasuk yang terkait
rasio keuangan.


Secara keseluruhan, berdasarkan rasio-rasio keuangan yang ditampilkan pada Tabel 42, posisi keuangan Perusahaan
relatif stabil selama 2025. Seluruh rasio tersebut lebih baik dibandingkan rata-rata industri dan ambang batas yang
ditetapkan oleh OJK.




           Akbar Arifin
           Pemilik Dealer AA Used Cars Surabaya
           Surabaya, Jawa Timur


         Saya merasakan pengalaman kerja sama yang sangat menyenangkan dengan BFI Finance. Keunggulan
         utama Perusahaan terletak pada dukungan pemasaran serta penyediaan fasilitas bursa, khususnya
         Bursa BG Junction Surabaya, yang membantu kelancaran bisnis kami. Kecepatan proses dan kualitas
         pelayanan menjadi hal yang paling kami apresiasi dari kerja sama ini. Kerja sama ini telah terjalin
         sejak November 2024. Ke depan, kami berharap BFI Finance dapat terus meningkatkan kecepatan
         persetujuan, respons dalam penyampaian perhitungan dan pembaruan aplikasi, serta pengembangan
         fasilitas bursa mobil agar semakin optimal dalam mendukung mitra.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   141
Page 142
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




      PERBANDINGAN TARGET DAN
      REALISASI 2025
      Pada 2025, kegiatan usaha BFI Finance diperhadapkan dengan dinamika industri pembiayaan di Indonesia yang
      dibayangi oleh tekanan risiko yang meningkat dan perubahan perilaku konsumen di pasar. Perlambatan pada
      segmen tertentu, khususnya Pembiayaan Mobil Baru, serta meningkatnya biaya kredit, mendorong Perusahaan
      untuk lebih berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan.


      Menyikapi situasi yang dialami sepanjang tahun tersebut, fokus operasional selama periode tersebut diarahkan pada
      penguatan bisnis inti, terutama Pembiayaan Mobil Bekas dan Non-Dealer Financing. Secara simultan, Perusahaan
      juga menjaga kualitas portofolio melalui pengetatan yang selektif pada proses underwriting dan pemantauan risiko
      kredit yang lebih disiplin.


      Di sisi lain, Perusahaan tetap mendorong pertumbuhan secara terukur dengan memanfaatkan peluang pada
      segmen yang menunjukkan ketahanan lebih baik. Pembiayaan Sepeda Motor dan Pembiayaan Beragun Properti
      mencatatkan pertumbuhan yang baik. Perusahaan juga melakukan transformasi proses melalui digitalisasi, termasuk
      penguatan platform operasional dan penajaman dalam pengambilan keputusan berbasis data.


      Dari upaya yang dilakukan, BFI Finance mampu mencatatkan pertumbuhan Pembiayaan Baru sebesar 9,3% pada 2025,
      walau pencapaian tersebut sedikit di bawah target yang telah ditetapkan. Pendapatan meningkat sejalan dengan
      pertumbuhan Piutang Pembiayaan, meskipun kenaikan beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai mencerminkan
      sikap antisipatif Perusahaan terhadap potensi risiko kredit di tengah pasar yang sarat tantangan.


      Melalui pengelolaan pendanaan yang cermat dan didukung oleh manajemen risiko yang ketat untuk menjaga kualitas
      aset, BFI Finance mampu menjaga stabilitas kinerja dan mencatatkan peningkatan laba, sekaligus mempertahankan
      posisi keuangan yang solid sebagai fondasi untuk pertumbuhan di masa depan.


      Kinerja Perusahaan dibandingkan target 2025 ditampilkan dalam Tabel 44. Sejumlah indikator, yakni NPF dan
      Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas, berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Pencapaian ini mencerminkan
      kedisiplinan Perusahaan dalam mengelola portofolio pembiayaan, yang turut ditopang oleh strategi pendanaan yang
      efektif dari segi biaya.


         Tabel 44 | Perbandingan Target dan Realisasi



                                     Keterangan                                                 Target                   Realisasi


       Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Baru                                       10% di atas pencapaian 2024            9,3%

       Pertumbuhan Piutang Neto                                                      4% di atas pencapaian 2024            1,8%

       Pertumbuhan Aset                                                              4% di atas pencapaian 2024            1,4%

       Pertumbuhan Pendapatan                                                        7% di atas pencapaian 2024            6,5%

       Laba Bersih                                                                  12% di atas pencapaian 2024            1,0%

       NPF                                                                                      < 2,0%                     1,39%

       Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (Gearing Ratio)                                           < 2,0x                     1,3x

       Rasio Pembagian Dividen (Dividend Payout Ratio)                                     Sampai dengan 70%                 *

      * Menunggu keputusan RUPS 2026




142   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 143
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan    Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




STRUKTUR MODAL
KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL
Anggaran dasar Perusahaan menetapkan Modal Dasar Perusahaan senilai Rp500 miliar. Modal Dasar terdiri dari
20 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp25 per saham. Dari Modal Dasar tersebut, sebanyak 15.039.383.620
saham telah diterbitkan dan disetor penuh.


Pengelolaan modal Perusahaan mengacu pada POJK 35/2018 dan perubahannya, yang mensyaratkan:
■ Modal minimum Rp100 miliar;
■ Ekuitas minimum 50% dari jumlah Modal Disetor; dan
■ Rasio Pinjaman yang diterima dan Surat Berharga yang diterbitkan terhadap Ekuitas adalah maksimum 10 kali.


  Tabel 45 | Struktur Modal



                                                                                            Capaian Perusahaan
                       Keterangan                      Ketentuan POJK
                                                                                           2024                  2025

Ekuitas (Rp miliar)                                 Minimum Rp100 miliar                      10.182                10.654

Rasio Jumlah Ekuitas terhadap Modal Disetor            Minimum 50%                        2.550,7%               2.833,4%

Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas                        Maksimum 10x                             1,4x                   1,4x




INVESTASI MATERIAL ATAS BARANG
MODAL
Belanja Modal Perusahaan di 2025 difokuskan pada perolehan Kendaraan dan Peralatan Kantor, mengikuti
perkembangan kebutuhan operasional karyawannya.


Untuk 2025, Belanja Modal secara keseluruhan berjumlah Rp148 miliar, dengan 82,2% dari jumlah tersebut telah
diselesaikan, sementara sisanya masih dalam penyelesaian. Sumber pendanaan untuk Belanja Modal berasal dari
dana sendiri.


KOMITMEN MATERIAL
Sepanjang 2025, Perusahaan tidak membuat komitmen material apa pun selain yang telah dibahas pada bagian-
bagian sebelumnya.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   143
Page 144
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
            Tentang Laporan Ini         Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      PERISTIWA SETELAH PERIODE
      PELAPORAN
      Peristiwa setelah periode pelaporan diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun yang Berakhir
      31 Desember 2025, pada Ekshibit E Catatan 37 tentang Peristiwa Setelah Periode Pelaporan.




      DIVIDEN
      Kebijakan Dividen Perusahaan secara garis besar menyatakan bahwa:
      ■ Seluruh saham yang telah diterbitkan dan disetor penuh mempunyai hak yang sama, termasuk hak atas Dividen,
         kecuali saham yang dibeli kembali (Saham Treasuri);
      ■ Tanpa mengurangi hak dari RUPS untuk menentukan lain, Perusahaan menghendaki untuk membagikan
         Dividen Tunai dengan nilai hingga 70% dari Laba Bersih Tahun Berjalan; dan
      ■ Dividen dapat dibagikan sekaligus dalam setahun, atau pun lebih dari satu kali melalui Dividen Interim.


      Berdasarkan keputusan Rapat Direksi 28 November 2025, Perusahaan membagikan Dividen Tunai Interim untuk
      tahun buku 2025 sebesar Rp35 per lembar saham pada 18 Desember 2025.


            Tabel 46 | Pembayaran Dividen



                                             Tahun Buku                                             2024            2025

       Tanggal Rapat Direksi                                                               29 November 2024    28 November 2025

       Tanggal RUPS                                                                             8 Mei 2025             *

       Jumlah Dividen per Saham (dalam nilai penuh - mata uang rupiah)

       Interim**                                                                                      28               35

       Final                                                                                          32               ***

       Jumlah                                                                                         60               35

       Rasio Pembayaran                                                                             57,7%              ***

       Tanggal Pembayaran

       Interim**                                                                           19 Desember 2024    18 Desember 2025

       Final                                                                                    11 Juni 2025           ***

       Jumlah Dividen (Rp miliar)                                                                    902              520

      *      Menunggu keputusan tanggal RUPS 2026		
      **     Dividen Tunai Interim diputuskan oleh Rapat Direksi		
      ***    Perusahaan menentukan pembayaran Dividen Final untuk 2025 pada RUPS 2026




144   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 145
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




PENGGUNAAN DANA HASIL
PENAWARAN UMUM
Sesuai persyaratan POJK No. 30/POJK.04/2015 tentang kewajiban penyampaian Laporan Realisasi Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum (POJK 30/2015), Perusahaan melaporkan penggunaan dana dari setiap aksi korporasinya.


Selama 2025, Perusahaan melakukan penawaran obligasi berdenominasi rupiah, yaitu Obligasi Berkelanjutan VI BFI
Finance Indonesia Tahap II 2025, dengan perolehan dana keseluruhan sejumlah Rp1.000 miliar. Rincian penawaran
umum tersebut disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman 234–235.


Sesuai persyaratan POJK 30/2015, Perusahaan melaporkan penggunaan dana dari aksi korporasi tersebut. Sesuai
panduan dalam prospektus dan informasi tambahan yang diterbitkan, dana tersebut telah digunakan seluruhnya
untuk kebutuhan modal kerja dalam menjalankan bisnis utama Perusahaan. Tidak ada perubahan dalam penggunaan
dana dari penerbitan umum tersebut. Seluruh penggunaannya telah dilaporkan kepada pihak otoritas.




INVESTASI, DIVESTASI, MERGER &
AKUISISI, DAN RESTRUKTURISASI
UTANG ATAU MODAL YANG MATERIAL
Perusahaan tidak melakukan Investasi, Divestasi, Merger & Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang atau Modal yang
bersifat Material apa pun di 2025.




TRANSAKSI DENGAN POTENSI
BENTURAN KEPENTINGAN DAN PIHAK-
PIHAK BERELASI
Dalam menjalankan kegiatan bisnisnya, Perusahaan dan entitas anak melakukan transaksi dengan pihak-pihak
berelasi, yaitu karyawan (personel manajemen kunci) dan PT Bank Jago Tbk (dalam satu penerima manfaat akhir
yang sama).


Transaksi dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa di atas terdiri dari Beban Gaji dan Tunjangan
karyawan serta Beban Bunga dan Keuangan sejumlah Rp47 miliar di 2025, yang merupakan 1,0% dari Jumlah Beban
di tahun tersebut. Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan Beban Gaji dan Tunjangan yang dibayarkan di
tahun sebelumnya sejumlah Rp56 miliar (1,3% dari Jumlah Beban).


Transaksi dengan PT Bank Jago Tbk sebagai pihak berelasi, terdiri dari Giro sebesar Rp1,8 miliar, Deposito Berjangka
sebesar Rp3 miliar, Pendapatan Keuangan sebesar Rp1,7 miliar, Beban Bunga dan Keuangan sebesar Rp7 juta, dan
Pinjaman yang Diterima sebesar Rp102,6 miliar.


Semua Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi, kecuali Beban Gaji dan Imbalan Kerja yang dibayarkan kepada personel
manajemen kunci, dilakukan dengan memenuhi persyaratan operasi bisnis normal.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   145
Page 146
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
            Tentang Laporan Ini         Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-
      UNDANGAN DAN PENGARUHNYA
      TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN
      Di 2025, terdapat 33 peraturan baru yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dan operasi bisnis perusahaan
      pembiayaan, yakni:


       1.     Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana;
       2. Peraturan Pemerintah RI No. 6 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 2021
          tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan;
       3. Peraturan Pemerintah RI No. 24 tahun 2025 tentang Penanganan Secara Khusus dan Pemberian Penghargaan
          bagi Saksi Pelaku;
       4. Peraturan Pemerintah RI No. 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko;
       5. Peraturan Pemerintah RI No. 44 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penerapan Tarif, Pengelolaan, dan Penyelesaian
          Keberatan, Keringanan, dan Pengembalian Penerimaan Negara Bukan Pajak;
       6. Peraturan Pemerintah RI No. 49 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun
          2021 tentang Pengupahan;
       7.     Peraturan Pemerintah RI No. 43 Tahun 2025 tentang Pelaporan Keuangan;
       8. Peraturan Presiden RI No. 4 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No. 5 Tahun 2015 tentang
          Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kendaraan Bermotor;
       9. Peraturan Menteri Keuangan RI No. 111 Tahun 2025 tentang Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak;
       10. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 7 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri
           Ketenagakerjaan No. 20 Tahun 2022 tentang Pedoman Pembayaran Dana Iuran Peserta Program Jaminan
           Kehilangan Pekerjaan oleh Pemerintah;
       11. Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI No. 9 Tahun 2025 tentang Perubahan
           Atas Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional No. 5 Tahun 2025 tentang
           Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak Atas Tanah dan Kegiatan Pendaftaran Tanah;
       12. Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15 Tahun 2025 tentang Pemeriksaan Pajak;
       13. Peraturan OJK No. 2 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pungutan di Sektor Jasa Keuangan dan
           Penerimaan Lainnya;
       14. Peraturan OJK No. 4 Tahun 2025 tentang Penyelenggaran Agregasi Jasa Keuangan;
       15. Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Umum
           Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik;
       16. Peraturan OJK No. 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan
              Menengah;
       17. Peraturan OJK No. 25 Tahun 2025 tentang Perubahan Atas Peraturan OJK No. 49 Tahun 2024 tentang Pengawasan,
           Penetapan Status Pengawasan, dan Tindak Lanjut Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal
           Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;
       18. Peraturan OJK No. 32 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Beli Sekarang Bayar Nanti (Buy Now Pay Later);
       19. Peraturan OJK No. 35 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan OJK No. 46 Tahun 2024 tentang
              Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan
              Perusahaan Modal Ventura;
       20. Peraturan OJK No. 38 Tahun 2025 tentang Gugatan oleh OJK untuk Pelindungan Konsumen di Sektor Jasa
           Keuangan;
       21. Peraturan OJK No. 39 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penagihan Sanksi Administratif Berupa Denda di Sektor
           Jasa Keuangan;
       22. Peraturan OJK No. 40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum;



146   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 147
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




23. Peraturan OJK No. 41 Tahun 2025 tentang Kantor Perwakilan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
    dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya yang Berkantor Pusat di Luar Negeri;
24. Peraturan OJK No. 42 Tahun 2025 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan
    Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya;
25. Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK No. 37/PADK.08/2025 tentang Penyediaan Informasi dan
    Penyampaian Informasi untuk Pemasaran Produk dan Layanan Jasa Keuangan;
26. Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK No. 44/PADK.01/2025 tentang Tata Cara Penggunaan Profesi
    Penunjang di Sektor Jasa Keuangan;
27. Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK No. 45/PADK.06/2025 tentang Laporan Bulanan Perusahaan
    Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah;
28. Peraturan Anggota Dewan Komisioner OJK No. 48/PADK.06/2025 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi
    Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
    Lainnya;
29. Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.04/2025 tentang Penyampaian Laporan Kepemilikan Atau Setiap Perubahan
    Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Terbuka
    Secara Elektronik;
30. Surat Edaran OJK No. 20/SEOJK.08/2025 tentang Publikasi Penanganan Pengaduan dan Laporan Layanan
    Pengaduan;
31. Surat Edaran OJK No. 27/SEOJK.03/2025 tentang Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang Diakui Otoritas Jasa
    Keuangan;
32. Surat Edaran OJK No. 28/SEOJK.06/2025 tentang Laporan Penerapan Tata Kelola yang Baik bagi Lembaga
    Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya; dan
33. Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00087/BEI/12-2025 tanggal 12 Desember 2025 perihal Peraturan No. I-E
    tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.


Penerbitan peraturan tersebut akan semakin memperkuat kualitas layanan dalam sektor jasa keuangan, dan
khususnya industri pembiayaan, di Indonesia. Perusahaan telah menerapkan seluruh tindakan yang diperlukan
dalam rangka memenuhi persyaratan dari peraturan-peraturan tersebut.




           Rizki Rahman Halim
           Pemilik Dealer Mobil Bekas Fair Auto Car
           Surabaya, Jawa Timur


         Sejak bekerja sama dengan BFI Finance pada 2023, saya merasakan pengalaman yang sangat positif.
         Tim BFI Finance aktif membantu kami dalam pengajuan aplikasi pembiayaan, dengan koordinasi yang
         lancar setiap kali ada kendala. Proses yang tidak berbelit menjadi salah satu keunggulan utama BFI
         Finance. Saya berharap proses pencairan dapat terus ditingkatkan agar kerja sama ini semakin optimal
         dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kedua belah pihak.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   147
Page 148
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




      PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
      PERUBAHAN ATAS PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
      (PSAK) DAN INTERPRETASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN
      (ISAK) YANG BERLAKU EFEKTIF PADA PERIODE BERJALAN
      Penerapan dari perubahan standar akuntansi yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2025, dan relevan bagi Perusahaan
      dan entitas anaknya namun tidak memiliki dampak yang signifikan atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan entitas
      anaknya, yaitu Amandemen PSAK 221, “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing - Kekurangan Ketertukaran” tentang
      Panduan untuk situasi ketika suatu entitas tidak memiliki kemampuan untuk menukarkan suatu mata uang ke mata
      uang lainnya.


      Ringkasan perubahan dan dampak dari standar akuntansi baru tersebut terhadap kondisi keuangan Perusahaan
      dijelaskan pada Tabel 47.


         Tabel 47 | Perubahan PSAK yang Berdampak terhadap Perusahaan


                                                                                                                  Dampak terhadap
           Standar Akuntansi                  Ringkasan Perubahan                   Alasan Perubahan
                                                                                                                    Perusahaan

       Amandemen PSAK                      Amandemen dilakukan                Amendemen tentang
       221, "Pengaruh                      untuk mengatasi                    panduan entitas terkait
       Perubahan Kurs Valuta               kekosongan pengaturan              mata uang yang tidak
       Asing - Kekurangan                  ketika suatu mata                  tertukarkan, bertujuan untuk
       Ketertukaran" tentang               uang tidak dapat                   menentukan kurs spot yang
       Panduan untuk situasi               ditukarkan secara normal,          tepat untuk digunakan               Telah disesuaikan
       ketika suatu entitas tidak          sehingga sebelumnya                saat ketertukaran tidak
       memiliki kemampuan                  menimbulkan                        tersedia dan risiko yang
       untuk menukarkan suatu              ketidakpastian dalam               akan dihadapi entitas akibat
       mata uang ke mata uang              penentuan kurs dan                 kondisi tersebut terhadap
       lainnya.                            perlakuan akuntansinya             kinerja dan arus kas.




      PROSPEK BISNIS 2026
      Fragmentasi perdagangan global yang kian struktural dan bukan lagi sekadar anomali sesaat membuat proyeksi
      pertumbuhan PDB global melambat ke angka 3,1%. Otomasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diyakini banyak
      pihak berisiko mendisrupsi pasar tenaga kerja turut berpotensi menahan laju pertumbuhan tersebut. Kondisi
      ini dibuat semakin pelik akibat volatilitas geopolitik yang sangat tinggi saat ini dan meningkatnya ketegangan di
      berbagai kawasan, termasuk Asia Tenggara.


      Dihadapkan pada perpaduan situasi ekonomi dan geopolitik tersebut, Pemerintah cukup optimis dalam menetapkan
      target pertumbuhan ekonomi dalam negeri sebesar 5,4% untuk 2026. Strategi pemerintah dalam menggerakkan
      perekonomian bertumpu pada percepatan belanja negara, terutama di sektor infrastruktur, yang diiringi dengan
      penguatan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter.


      Proyeksi tersebut kontras dengan prakiraan dari Bank Dunia, yang dalam laporannya berjudul Global Economic
      Prospects edisi Januari 2026 memasang angka 5,1% untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk 2026. Walaupun
      di bawah target pemerintah, angka ini mencerminkan estimasi yang realistis akan kapasitas perekonomian nasional
      dalam merespons tantangan yang ada.




148   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 149
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan      Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




Tekanan terhadap daya beli masyarakat masih berlanjut, konsumsi rumah tangga belum sepenuhnya pulih, dan
investasi swasta cenderung tertahan seiring sikap dunia usaha yang masih berhati-hati. Di sisi lain, ruang fiskal yang
terbatas membatasi efektivitas belanja pemerintah dalam mendorong pertumbuhan secara langsung. Dalam kondisi
tersebut, pertumbuhan ekonomi akan sangat ditentukan oleh kemampuan sektor swasta untuk memulihkan daya
beli kelas menengah yang saat ini tengah mengalami penurunan.


Tekanan pada konsumsi rumah tangga tecermin dari sejumlah indikator ekonomi yang lemah, mulai dari penjualan
semen, kendaraan bermotor, hingga properti residensial. Pertumbuhan kredit perbankan yang moderat, kontraksi
pada kredit UMKM, serta pertumbuhan kredit modal kerja dan konsumsi yang terbatas sepanjang 2025, menunjukkan
bahwa para pelaku usaha belum sepenuhnya siap melakukan ekspansi. Kontribusi belanja negara terhadap
pertumbuhan juga masih akan terbatas karena tingkat penerimaan negara yang masih belum optimal di 2026.


Industri multifinance dipandang masih memiliki ruang untuk tumbuh, meskipun laju pertumbuhan piutang
pembiayaan sangat lemah di 2025. Agar dapat tumbuh, para pelaku industri dituntut untuk bertransformasi dan
bukan sekadar berekspansi. Agar evolusi ini berjalan lancar, perusahaan pembiayaan perlu memperkuat manajemen
risiko, mendiversifikasi produk, sekaligus mengakselerasi transformasi teknologi sehingga dapat menyesuaikan
diri dengan kondisi pasar saat ini. Kendati angka penjualan kendaraan bermotor diprediksi mengalami pemulihan,
regulasi yang semakin ketat di industri pembiayaan akan menuntut perusahaan-perusahaan berskala kecil untuk
mengupayakan efisiensi yang lebih tinggi—misalnya melalui digitalisasi—atau melakukan konsolidasi untuk
mewujudkan skala ekonomi.


Untuk 2026, BFI Finance menetapkan sasaran pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Baru, Piutang Neto, dan Laba
Bersih masing-masing sebesar 12%, 4%, dan 2%, dari pencapaian di 2025. Dengan kenaikan Pendapatan sekitar 5%,
Aset ditargetkan mencapai 6% di atas nilainya per akhir 2025. Sementara itu, Gearing Ratio akan terus dipertahankan
di bawah 2,0x. Perusahaan juga menargetkan Rasio Pembagian Dividen sampai dengan 70% untuk memberikan nilai
finansial yang berkesinambungan kepada pemegang saham.


   Tabel 48 | Target Usaha 2026



                             Keterangan                                                   Target


 Pertumbuhan Penyaluran Pembiayaan Baru                                     12% di atas pencapaian 2025

 Pertumbuhan Piutang Neto                                                    4% di atas pencapaian 2025

 Pertumbuhan Aset                                                            6% di atas pencapaian 2025

 Pertumbuhan Pendapatan                                                      5% di atas pencapaian 2025

 Laba Bersih                                                                 2% di atas pencapaian 2025

 NPF                                                                                       < 2,0%

 Rasio Pinjaman terhadap Ekuitas (Gearing Ratio)                                           < 2,0x

 Rasio Pembagian Dividen (Dividend Payout Ratio)                                 Sampai dengan 70%




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   149
Page 150
      Tata Kelola
      Perusahaan
      yang Baik




150   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 151
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   151
Page 152
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      LAPORAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
      YANG BAIK
      BFI Finance menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG)
      sesuai pedoman dari otoritas terkait sebagai wujud tanggung jawab terhadap keberlanjutan usaha. Praktik ini
      dilaksanakan dengan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku. Daftar peraturan tersebut dikaji dan diperbarui
      secara berkala, sebagaimana tercantum di https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-tata-
      kelola-perusahaan.


      PRINSIP UTAMA
      Perusahaan menerapkan prinsip-prinsip GCG berikut dalam kegiatan usahanya pada seluruh jenjang organisasi:
      1. Keterbukaan: Perusahaan mengedepankan transparansi melalui laporan tahunan, laporan keuangan, dan
         publikasi terkait bisnis di situs web Perusahaan.
      2. Akuntabilitas: Perusahaan memastikan kejelasan hak, wewenang, tugas, dan tanggung jawab seluruh organ
         perusahaan.
      3. Pertanggungjawaban: Perusahaan mematuhi peraturan perundangan yang berlaku, termasuk etika bisnis,
         tanggung jawab sosial, dan kewajiban perpajakan.
      4. Kemandirian: Perusahaan menghindari campur tangan pihak lain yang tidak sesuai aturan dan bebas dari
         benturan kepentingan.
      5. Kewajaran: Perusahaan memenuhi hak-hak seluruh pemangku kepentingan secara adil, sesuai aturan yang
         berlaku, dengan menjaga lingkungan kerja yang aman dan memberikan kesempatan yang setara bagi karyawan.


      Pedoman penerapan prinsip-prinsip GCG tersebut tersedia pada situs web Perusahaan di
      https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-tata-kelola-perusahaan.


      TUJUAN GCG
      BFI Finance menerapkan prinsip-prinsip GCG antara lain untuk:
      1. Mengoptimasi nilai Perusahaan bagi para pemangku kepentingan;
      2. Meningkatkan pengelolaan Perusahaan secara profesional, efektif dan efisien;
      3. Meningkatkan kepatuhan organ Perusahaan serta jajaran di bawahnya pada standar etika yang tinggi, peraturan
         perundang-undangan, dan kesadaran akan tanggung jawab sosial;
      4. Mewujudkan Perusahaan yang lebih sehat, dapat diandalkan, serta berdaya saing kuat, sehingga mampu
         mempertahankan keberadaannya dan hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud dan tujuan Perusahaan;
         dan
      5. Meningkatkan kontribusi Perusahaan bagi perekonomian nasional.




152   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 153
       Tata Kelola Perusahaan                                                                  Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                               Lampiran
       yang Baik                                                                               Tahunan




STRUKTUR DAN MEKANISME GCG
Struktur GCG di BFI Finance terdiri dari organ-organ berikut:


   Grafik 9 | Struktur GCG Perusahaan



                                                                                                                      Prinsip-Prinsip
           Transparasi, Akuntabilitas, Tanggung jawab, Independensi, dan Kewajaran
                                                                                                                        Tata Kelola




                                    RUPS                                    ■ Komite Audit
                                                                            ■ Komite Pemantau
                                                                             Risiko
                                                                            ■ Komite Nominasi &                        Struktur Tata
   Dewan Pengawas                                       Dewan
                                   Direksi                                   Remunerasi
       Syariah                                         Komisaris                                                           Kelola



 Sistem Pengendalian                Audit          Sekretaris            Manajemen
                                                                                               Kepatuhan
       Internal                    Internal       Perusahaan               Risiko



  Pelaksanaan RUPS, pelaksana fungsi, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi,
                                                                                                                           Proses
  pelaksanaan rapat Dewan Komisaris dan Direksi, pelaksanaan kebijakan dan strategi sejalan dengan
                                                                                                                         Tata Kelola
          visi dan misi, pelatihan dan pengembangan SDM, serta pelaksanaan program CSR




        Kesinambungan usaha, efisiensi, kemanfaatan bagi masyarakat, ketaatan terhadap peraturan,                       Pencapaian
                         pelindungan konsumen, serta pelestarian lingkungan                                             Tata Kelola



Struktur GCG di BFI Finance dirancang untuk memastikan pemetaan fungsi dan kegiatan bisnis yang jelas,
menghindari benturan kepentingan, sekaligus mendukung fungsi checks and balances.


Pelaksanaan GCG dilakukan melalui kerangka infrastruktur yang mencakup kebijakan, prosedur, sistem informasi
manajemen, serta tugas pokok dan fungsi masing-masing organ. Infrastruktur ini dievaluasi secara berkala dan
disesuaikan dengan perkembangan terbaru serta praktik terbaik. Penyempurnaan terakhir dilakukan melalui
Policy/026 pada 16 Juni 2025 sebagai pedoman pelaksanaannya.


   Tabel 49 | Infrastruktur GCG BFI Finance



 No.                        Infrastruktur GCG                                                     Bentuk

                                                           ■            Nilai-Nilai Dasar Perusahaan (G.R.E.A.T.) dan BFI New
  1.       Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha (Code of
                                                                        Mindset sebagai pedoman perilaku dan budaya
           Business Principles), yang berlaku bagi seluruh
                                                                        Perusahaan
           kegiatan BFI Finance, baik di kantor pusat
                                                           ■            Tanggung Jawab Perusahaan
           maupun kantor cabang, serta bagi setiap
                                                           ■            Integritas Usaha
           karyawannya
                                                           ■            Komitmen Kegiatan Operasional
                                                           ■            Peraturan Perusahaan 2024–2026

  2.       Tata cara pelaksanaan tugas dan tanggung Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual)
           jawab Dewan Komisaris dan Direksi




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   153
Page 154
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




        No.                        Infrastruktur GCG                                                    Bentuk

                                                                              ■   Piagam Komite Audit
         3.     Kelengkapan dan tata cara pelaksanaan
                                                                              ■   Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko
                tugas komite-komite dan satuan kerja yang
                                                                              ■   Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi
                menjalankan fungsi pengendalian internal
                                                                              ■   Piagam Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan
                                                                                  Usaha Syariah
                                                                              ■   Piagam Komite Manajemen Risiko
                                                                              ■   Piagam Komite Pengarah Teknologi Informasi

         4.     Kebijakan dan prosedur penerapan fungsi                       ■   Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha (Code of Business
                kepatuhan, audit internal dan audit eksternal                     Principles)
                                                                              ■   G.R.E.A.T. (Nilai-Nilai Dasar Perusahaan) dan BFI New
                                                                                  Mindset, keduanya merupakan pedoman perilaku dan
                                                                                  budaya, berlaku untuk seluruh karyawan
                                                                              ■   Peraturan Perusahaan 2024–2026
                                                                              ■   Piagam Audit Internal
                                                                              ■   Berbagai kebijakan, SK, SOP, dan panduan yang
                                                                                  berlaku di Perusahaan
         5.     Kebijakan transparansi kondisi keuangan dan                   ■   Laporan Keuangan Triwulanan
                nonkeuangan                                                   ■   Laporan Keuangan Tengah Tahunan
                                                                              ■   Laporan Keuangan Tahunan
                                                                              ■   Laporan Tahunan Terintegrasi (gabungan Laporan
                                                                                  Tahunan dan Laporan Keberlanjutan)



      ROADMAP GCG
      Roadmap GCG di Perusahaan dinyatakan secara implisit dan disesuaikan dengan arahan OJK tersebut dalam setiap
      praktik penerapannya. Beberapa struktur dan mekanisme penting yang telah berjalan dalam penerapan GCG di
      Perusahaan adalah Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha (Code of Business Principles), Pedoman Dewan Komisaris dan
      Direksi beserta Komite-Komite, serta prosedur dan kebijakan pendukung lainnya, seperti Kebijakan Sistem Pelaporan
      Pelanggaran (Whistleblowing System), Kebijakan Manajemen Risiko, dan Kebijakan Kepatuhan.


      Sebagai bagian dari Roadmap GCG, Perusahaan secara berkala melakukan evaluasi, pengkinian, dan sosialisasi GCG
      kepada seluruh karyawan.


      FOKUS PENERAPAN GCG
      Pada 2025, fokus implementasi GCG di Perusahaan adalah sebagai berikut:
      1. Penguatan pengelolaan risiko secara umum, dengan fokus pada risiko kredit terkait penurunan kemampuan
         bayar di sejumlah segmen pembiayaan;
      2. Peningkatan intensitas pemanfaatan data dan sistem digital dalam pengambilan keputusan dan pemetaan risiko;
      3. Penguatan fitur pengendalian dan pengawasan atas proses operasional yang diotomasi;
      4. Penyelarasan ketentuan Perusahaan dengan berbagai peraturan eksternal terbaru; dan
      5. Pemastian dan penilaian dalam aspek-aspek:
         a. Kecukupan transparansi laporan;
         b. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan;
         c. Penanganan pelindungan konsumen;
         d. Independensi audit; dan
         e. Pencapaian kinerja Perusahaan, baik finansial maupun operasional.




154   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 155
       Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
       yang Baik                                                                       Tahunan




EVALUASI PENERAPAN GCG
Penilaian pencapaian GCG secara internal di BFI Finance di 2025 menunjukkan bahwa Manajemen telah menerapkan
GCG dengan baik, sebagaimana dirangkum dalam Tabel 50.


  Tabel 50 | Evaluasi Penerapan GCG



 No.                       Aspek                                 Faktor Positif                                Faktor Negatif


  A        Struktur Tata Kelola

  1.       Jumlah, Komposisi, Integritas      Telah sesuai dengan kompleksitas dan ukuran                         Tidak ada
           dan Kompetensi Anggota Dewan       Perusahaan serta memenuhi peraturan yang
           Komisaris, Komite-Komite    di     berlaku.
           bawah Dewan Komisaris, Direksi,
           dan Komite-Komite di bawah
           Direksi
  2.       Struktur Organisasi                BFI Finance memiliki struktur organisasi yang                       Tidak ada
                                              terdiri atas direktorat, divisi, departemen, dan unit/
                                              fungsi kerja, dengan pembagian tugas, tanggung
                                              jawab, dan wewenang yang jelas dan dapat
                                              mendukung kegiatan bisnis dan operasional, serta
                                              penerapan pengendalian internal.
  3.       Kebijakan dan Prosedur             BFI Finance memiliki kebijakan dan prosedur                         Tidak ada
                                              yang meliputi Pedoman Dewan Komisaris dan
                                              Direksi, Piagam Komite Audit, Pedoman Kerja
                                              Komite Pemantau Risiko, Pedoman Kerja Komite
                                              Nominasi dan Remunerasi, Piagam Komite Produk
                                              dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah,
                                              Piagam Komite Manajemen Risiko, Piagam
                                              Komite Pengarah Teknologi Informasi, Piagam
                                              Audit Internal, Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha,
                                              Peraturan Perusahaan 2024–2026, Komitmen
                                              Kegiatan Operasional, Nilai-Nilai Dasar Perusahaan
                                              dan Pedoman Perilaku Karyawan (G.R.E.A.T. dan
                                              BFI New Mindset), serta Kebijakan dan Prosedur
                                              Teknologi Informasi (TI).
  4.       Sistem Informasi                   BFI     Finance     menjalankan      Management                     Tidak ada
                                              Information System (MIS) dan aplikasi Power
                                              Business Intelligence (Power BI) untuk mendukung
                                              aktivitas bisnis dan operasional, dan sistem
                                              pengendalian internal.

  B        Proses Tata Kelola

  1.       Pelaksanaan Tugas dan Tanggung     Secara umum, pelaksanaan tugas dan tanggung                         Tidak ada
           Jawab                              jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite-
                                              Komite di bawah Dewan Komisaris serta Direksi
                                              telah berlangsung dengan baik.
  2.       SDM                                BFI Finance meningkatkan kualitas dan jumlah                        Tidak ada
                                              SDM dengan mengintensifkan pelatihan-pelatihan
                                              serta berfokus pada kecukupan ketersediaan SDM.
  3.       Manajemen Risiko                   BFI Finance rutin melakukan tinjauan atas                           Tidak ada
                                              limit risiko, pengukuran, pemantauan dan
                                              pengendalian risiko, dan penilaian model internal
                                              atas pengelolaan risiko.


                                                                       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   155
Page 156
                                                                    Laporan kepada                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                           Pembahasan Manajemen




        No.                      Aspek                                            Faktor Positif                    Faktor Negatif

         4.     Pengaduan Konsumen                            BFI Finance mengelola dan menyelesaikan                  Tidak ada
                                                              pengaduan konsumen sesuai ketentuan SLA.
         5.     Budaya Disiplin dan Kepatuhan                 BFI Finance menegakkan budaya disiplin                   Tidak ada
                                                              dan kepatuhan di seluruh jenjang organisasi
                                                              berlandaskan     Pakta        Integritas   untuk
                                                              meningkatkan penegakan hukum, menjalankan
                                                              kebijakan anti-fraud dan Sistem Pelaporan
                                                              Pelanggaran, menerapkan G.R.E.A.T. dan BFI New
                                                              Mindset sebagai Nilai-Nilai Dasar Perusahaan, dan
                                                              memperkuat Sistem Pengendalian Internal.
         6.     CSR                                           BFI Finance menjalankan CSR sebagai bagian dari          Tidak ada
                                                              proses bisnis.

         C      Hasil Tata Kelola

         1.     Rekomendasi Dewan Komisaris Rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite-                               Tidak ada
                dan Komite-Komite di bawah Komite di bawah Dewan Komisaris terdokumentasi
                Dewan Komisaris             dalam risalah rapat, dan menjadi masukan dan
                                            pertimbangan    Direksi  dalam    pengambilan
                                            keputusan.
         2.     Benturan Kepentingan                          Tidak ada indikasi benturan kepentingan yang             Tidak ada
                                                              mengakibatkan kerugian bagi Perusahaan.
         3.     Penyampaian Informasi kepada                  BFI Finance menyampaikan informasi keuangan              Tidak ada
                Publik                                        dan nonkeuangan kepada publik secara transparan,
                                                              antara lain melalui pelaporan keuangan triwulanan,
                                                              tengah tahunan, tahunan, dan Laporan Tahunan
                                                              Terintegrasi (gabungan Laporan Tahunan dan
                                                              Laporan Keberlanjutan).
         4.     Kinerja Perusahaan                            BFI Finance mencatat pertumbuhan aset dan laba,          Tidak ada
                                                              dengan piutang macet (NPF) yang terkendali.




156   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 157
    Tata Kelola Perusahaan                                                                 Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                              Tahunan




TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
Penerapan GCG di BFI Finance mempertimbangkan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) yang
mengokohkan landasan bagi tata kelola keberlanjutan dan pembangunan berkelanjutan yang menjadi bagian dari
visi jangka panjangnya.


Praktik-praktik LST di Perusahaan dalam periode pelaporan disampaikan dalam bab Keberlanjutan, halaman 202–225.


KEUANGAN BERKELANJUTAN
Bagi BFI Finance, keuangan berkelanjutan adalah bagian penting dari upaya memberdayakan ekonomi yang inklusif
dan setara di seluruh lapisan masyarakat Indonesia, yang akan berdampak substansial terhadap bisnis Perusahaan.


Pelaksanaan keuangan berkelanjutan di Perusahaan dikoordinasikan oleh Direktorat Keuangan, di bawah tanggung
jawab Direktur Keuangan, yang mengelola program dan kegiatan terkait di seluruh outlet Perusahaan. Untuk
mendukung upaya ini, Direksi aktif meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan, termasuk yang berfokus
pada keberlanjutan. Grafik Peningkatan Kompetensi Direksi disajikan pada halaman 170.


Risiko terkait pelaksanaan program keuangan berkelanjutan dibahas lebih lanjut dalam bagian Manajemen Risiko di
bab ini, halaman 188–194.


PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
BFI Finance mengelompokkan pemangku kepentingannya menjadi konsumen, pemegang saham, pemasok,
karyawan, mitra kerja, masyarakat, dan regulator. Sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutannya, BFI Finance
melibatkan pemangku kepentingannya dalam berbagai cara.


Perusahaan membangun komunikasi yang transparan untuk menciptakan dan mempertahankan kepercayaan
setiap pemangku kepentingan. Perusahaan berdialog dengan mereka untuk memahami kebutuhan, harapan,
menyelesaikan masalah, mengelola dampak, serta mengidentifikasi peluang, sehingga tercipta manfaat yang
optimum bagi semua pihak.


Berbagai isu yang mengemuka dalam mengelola hubungan dengan pemangku kepentingan, termasuk dalam
penerapan keuangan berkelanjutan, disajikan dalam Tabel 51.


   Tabel 51 | Rangkuman Isu Pemangku Kepentingan BFI Finance


    Kelompok
    Pemangku                 Metode Dialog dan Pelibatan               Isu yang Diangkat di 2025 dan Aktivitasnya
   Kepentingan
Konsumen                 Survei konsumen, data keluhan          ■   Akses layanan konsumen, penjelasan informasi produk
                         konsumen,        respons       dan         dan layanan
                         komentar konsumen melalui              ■   Program ServPrize berupa kunjungan secara khusus
                         saluran komunikasi Perusahaan,             tiap bulan kepada konsumen-konsumen terpilih di
                         antara lain, layanan Customer              saat momen spesial
                         Care melalui jalur hotline, e-mail,    ■   Program SENSASI (Senang-Senang bersama BFI)
                         SMS, WhatsApp, live chat di                yang memberikan apresiasi tahunan kepada para
                         situs web, dan media sosial                konsumen terbaik BFI Finance di berbagai wilayah
                         Perusahaan                                 Indonesia
                                                                ■   Program “Annual Treatment for Customer” sebagai
                                                                    perwujudan kreativitas kantor cabang dalam
                                                                    memberikan penghargaan spesial bagi para konsumen
                                                                    baru dan repeat order (RO) yang mengajukan
                                                                    pembiayaan




                                                                           Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   157
Page 158
                                                                    Laporan kepada                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




           Kelompok
           Pemangku                 Metode Dialog dan Pelibatan                      Isu yang Diangkat di 2025 dan Aktivitasnya
          Kepentingan
                                                                              ■   Program “Treatment Customer for Loyalty (TRULY)”
                                                                                  berupa kreativitas kantor cabang untuk semakin
                                                                                  mengapresiasi konsumen RO yang mengajukan
                                                                                  pembiayaan melalui Customer Service (CS)
                                                                              ■   Meneruskan kampanye “Waspada Penipuan!” kepada
                                                                                  konsumen
                                                                              ■   Sosialisasi Payment Point di situs web Perusahaan
                                                                                  dan informasi pembayaran angsuran konsumen
                                                                                  melalui akun virtual dari bank-bank rekanan secara
                                                                                  berkelanjutan
                                                                              ■   Pengelolaan pengalaman konsumen di kanal
                                                                                  Google Business melalui respons yang terukur dan
                                                                                  berorientasi solusi, guna menjaga tingkat kepuasan
                                                                                  konsumen serta mendukung keberlanjutan reputasi
                                                                                  dan peringkat layanan Perusahaan
       Karyawan                   Survei karyawan, pertemuan                  Penguatan pengamalan BFI New Mindset di seluruh
                                  dengan perwakilan karyawan,                 jenjang karyawan, penerapan BFI Culture 2.0 beserta
                                  e-mail blast, Leader’s Talk,                serangkaian inisiatif utamanya, perluasan Regional
                                  Service Insight Community (SIC),            Training Center (RTC) ke berbagai wilayah, sosialisasi
                                  sarana    komunikasi      interaktif        berkelanjutan dari para pakar mengenai isu keamanan
                                  karyawan melalui aplikasi BELLA,            siber yang terus berkembang
                                  pelatihan melalui jalur luring dan
                                  daring seperti aplikasi M-BEAT
                                  sebagai sarana pembelajaran
                                  untuk materi-materi bersifat
                                  teknis dan nonteknis
       Pemegang Saham             Laporan triwulanan dan tahunan, Pengembangan usaha, tata kelola dan akuntabilitas,
                                  pertemuan dengan investor, kesehatan usaha
                                  calon investor dan analis, RUPST
                                  dan RUPSLB
       Pemasok                    Pelibatan    berbasis            kontrak,   Keberlanjutan pasokan, kualitas kinerja dan produksi,
                                  tinjauan kinerja                            ketepatan waktu
       Mitra Kerja                Pelibatan    berbasis            kontrak,   Kualitas kinerja, ketepatan waktu, evaluasi kontrak
                                  tinjauan kinerja
       Masyarakat                 Forum dan pelatihan, paparan                Dukungan pada kondisi sosioekonomi masyarakat dan
                                  publik tahunan ke media massa,              lingkungan, akselerasi edukasi literasi keuangan dan
                                  kemitraan    dengan     lembaga             inklusi keuangan, pelaporan kinerja Perusahaan secara
                                  eksternal untuk tujuan sosial dan           lebih disiplin dan tepat waktu
                                  kemasyarakatan, partisipasi aktif
                                  Perusahaan dalam kegiatan-
                                  kegiatan yang bertujuan untuk
                                  mengakselerasi edukasi literasi
                                  keuangan dan inklusi keuangan
                                  di berbagai wilayah Indonesia
       Regulator                  Pertemuan/rapat rutin (termasuk             Kepatuhan, keterbukaan informasi, pengembangan
                                  webinar dan diskusi terfokus                usaha, tata kelola dan akuntabilitas, kesehatan usaha
                                  kelompok/FGD), pengisian survei,
                                  pelaporan rutin dan ad hoc


      Perusahaan juga melibatkan pemangku kepentingan lebih lanjut melalui keanggotaan dalam sejumlah organisasi
      eksternal yang selaras dengan tujuan Perusahaan.




158   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 159
     Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                   Tahunan




RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan organ perusahaan dengan wewenang sesuai ketentuan undang-
undang dan/atau anggaran dasar, yang tidak diberikan kepada Dewan Komisaris maupun Direksi.


RUPS merupakan forum bagi pemegang saham untuk memberikan pengaruh terhadap pengelolaan Perusahaan,
sekaligus bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk menyampaikan laporan serta mempertanggungjawabkan
pelaksanaan tugas dan kinerja mereka kepada pemegang saham.


RUPS terdiri atas RUPS Tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB). Pelaksanaan RUPS mematuhi peraturan
perundang-undangan yang berlaku serta ketentuan dalam anggaran dasar.


WEWENANG RUPS
RUPS memiliki wewenang, antara lain, untuk:
1. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan kebijakan/pedoman yang
   ditetapkan oleh pemegang saham;
2. Memberikan pengesahan/keputusan yang diperlukan untuk menjaga kepentingan usaha Perusahaan dalam
   jangka panjang dan jangka pendek sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan/atau anggaran dasar;
3. Memberikan persetujuan laporan tahunan termasuk pengesahan laporan keuangan serta tugas pengawasan
   Dewan Komisaris sesuai peraturan perundang-undangan dan/atau anggaran dasar;
4. Menetapkan target dan menilai kinerja Direksi dan Dewan Komisaris;
5. Menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi;
6. Menetapkan auditor eksternal;
7. Menyetujui atau menolak rencana kerja dan anggaran Perusahaan serta rencana kerja jangka panjang Perusahaan;
8. Mengambil keputusan melalui proses yang terbuka dan adil serta dapat dipertanggungjawabkan; dan
9. Melaksanakan GCG sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya.


HAK PEMEGANG SAHAM
Pemegang saham berhak mengajukan mata acara dalam setiap RUPS yang akan dilaksanakan oleh Perusahaan,
mengajukan pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perusahaan, terutama untuk tindakan-
tindakan yang memerlukan persetujuan di muka dari pemegang saham sesuai dengan ketentuan peraturan yang
berlaku.


RUPS DI 2025
Selama 2025, BFI Finance menyelenggarakan 1 kali RUPST dan 3 kali RUPSLB. Penyelenggaraan RUPST dan RUPSLB
tersebut telah sesuai dengan tata cara yang diatur oleh OJK. Rincian kegiatannya dijelaskan di bawah ini.


RUPSLB 30 JANUARI 2025

1.   Pemberitahuan rencana dan mata acara RUPSLB kepada OJK melalui surat pada 12 Desember 2024;
2.   Pemberitahuan rencana RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 19 Desember 2024;
3.   Pemanggilan RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 6 Januari 2025;
4.   Pelaksanaan RUPSLB pada 30 Januari 2025;
5.   Penyampaian risalah RUPSLB kepada OJK pada 3 Februari 2025; dan
6.   Pengumuman ringkasan risalah RUPSLB pada 3 Februari 2025.


Ringkasan risalah RUPSLB tersedia pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/rups/Pemberitahuan-
Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham-Luar-Biasa-2025.


Seluruh keputusan RUPSLB 30 Januari 2025, sebagaimana tercantum ringkasannya dalam tabel berikut, telah
direalisasikan sepenuhnya di 2025.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   159
Page 160
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




          Tabel 52 | Realisasi Keputusan RUPSLB 30 Januari 2025


                                                                                                               Telah Direalisasikan
                                                       Keputusan
                                                                                                               Belum Direalisasikan
       Menerima dengan baik dan mengesahkan pengunduran diri Bapak Francis Lay Sioe
       Ho dari jabatannya selaku Presiden Direktur yang berlaku efektif terhitung sejak
       ditutupnya Rapat ini
       Menerima dengan baik dan mengesahkan pengunduran diri Bapak Andrew Adiwijanto
       dari jabatannya selaku Direktur yang berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat
       ini
       Menyetujui pengangkatan Bapak Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris
       Perusahaan, menggantikan Bapak Kusmayanto Kadiman, dengan masa jabatan efektif
       secepat-cepatnya enam bulan sejak ditutupnya Rapat ini dan setelah diperolehnya
       Persetujuan dari Regulator terkait sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang
       ketiga berikutnya setelah tahun 2025. Dalam hal Persetujuan dari Regulator terkait
       diperoleh melebihi jangka waktu enam bulan sejak ditutupnya Rapat ini, maka
       pengangkatan termaksud akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal Persetujuan dari
       Regulator terkait, sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan yang ketiga berikutnya
       setelah tahun 2025. Masa jabatan Bapak Kusmayanto Kadiman sebagai Presiden
       Komisaris akan berakhir setelah Bapak Francis Lay Sioe Ho efektif menjabat sebagai
       Presiden Komisaris
       Menyetujui pengangkatan Bapak Sutadi sebagai Presiden Direktur Perusahaan
       menggantikan Bapak Francis Lay Sioe Ho untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya
       Rapat ini dan setelah diperolehnya Persetujuan dari Regulator terkait, sampai dengan
       ditutupnya RUPS Tahunan Perusahaan yang ketiga berikutnya setelah tahun 2025.
       Selama Persetujuan dari Regulator terkait belum diperoleh, maka Bapak Sutadi tetap
       menjabat sebagai Direktur Perusahaan dan juga akan merangkap sebagai Pejabat
       Sementara Presiden Direktur Perusahaan, dan bilamana pengangkatan beliau sebagai
       Presiden Direktur Perusahaan tidak disetujui oleh Regulator terkait, maka Bapak
       Sutadi akan tetap menjabat sebagai Direktur Perusahaan, dengan masa jabatan sesuai
       dengan pengangkatan beliau sebagai Presiden Direktur Perusahaan, yaitu sampai
       dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perusahaan yang ketiga berikutnya setelah tahun
       2025
       Menyetujui pengangkatan kembali Bapak Sunata Tjiterosampurno selaku Komisaris
       Perusahaan dengan masa jabatan efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai
       dengan ditutupnya RUPS Tahunan Perusahaan yang ketiga berikutnya setelah tahun
       2025




160   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 161
       Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                               Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                 Lampiran
       yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                                                        Telah Direalisasikan
                                                    Keputusan
                                                                                                                        Belum Direalisasikan
 Menetapkan susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah
 Perusahaan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya RUPS
 Tahunan Perusahaan sesuai dengan masa jabatan masing-masing, sebagai berikut:
 DEWAN KOMISARIS
 Presiden Komisaris: Bapak Kusmayanto Kadiman* (2025)
 Presiden Komisaris: Bapak Francis Lay Sioe Ho** (2025–2028)
 Komisaris Independen: Bapak Johanes Sutrisno (2021–2026)
 Komisaris Independen: Bapak Alfonso Napitupulu (2021–2026)
 Komisaris: Bapak Sunata Tjiterosampurno (2025–2028)
 Komisaris: Bapak Saurabh Narayan Agarwal (2023–2028)
 DIREKSI
 Presiden Direktur: Bapak Sutadi*** (2025–2028)
 Direktur: Bapak Sudjono (2024–2027)
 Direktur: Bapak Goklas (2024–2027)

 *     Berakhir masa jabatan pada saat efektif pengangkatan Bapak Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris
       Perusahaan
 **    Efektif secepat-cepatnya 6 (enam) bulan sejak ditutupnya Rapat ini dan setelah diperolehnya Persetujuan
       dari Regulator terkait. Dalam hal Persetujuan dari Regulator terkait diperoleh melebihi jangka waktu 6 (enam)
       bulan sejak ditutupnya Rapat ini, maka pengangkatan termaksud akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal
       Persetujuan dari Regulator terkait.
 ***   Efektif setelah diperolehnya Persetujuan dari Regulator terkait dan tetap menjabat sebagai Direktur Perusahaan
       dan juga merangkap sebagai Pejabat Sementara Presiden Direktur Perusahaan

 DEWAN PENGAWAS SYARIAH
 Ketua: Bapak Asrori S. Karni (2022–2027)
 Anggota: Ibu Helda Rahmi Sina (2022–2027)
 Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi
 untuk menyatakan perubahan anggota Direksi dan atau Dewan Komisaris Perusahaan
 dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris dan mengurus pemberitahuan serta
 pendaftaran kepada instansi yang berwenang, serta melakukan segala tindakan yang
 diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan
 dengan keputusan mata acara Rapat


RUPST & RUPSLB 8 MEI 2025
1.     Pemberitahuan rencana dan mata acara RUPST & RUPSLB kepada OJK melalui surat pada 14 Maret 2025;
2.     Pemberitahuan rencana RUPST & RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 21 Maret 2025;
3.     Pemanggilan RUPST & RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 15 April 2025;
4.     Pelaksanaan RUPST & RUPSLB pada 8 Mei 2025;
5.     Penyampaian risalah RUPST & RUPSLB kepada OJK pada 14 Mei 2025; dan
6.     Pengumuman ringkasan risalah RUPST & RUPSLB pada 14 Mei 2025


Ringkasan risalah RUPST & RUPSLB tersedia pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/rups/
Pemberitahuan-Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham-Tahunan-dan-Luar-Biasa-2025.


Seluruh keputusan RUPST & RUPSLB 8 Mei 2025, sebagaimana tercantum ringkasannya dalam tabel berikut, telah
direalisasikan sepenuhnya di 2025.




                                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   161
Page 162
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




          Tabel 53 | Realisasi Keputusan RUPST 8 Mei 2025


                                                                                                               Telah Direalisasikan
                                                       Keputusan
                                                                                                               Belum Direalisasikan
       Menerima dengan baik dan menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan untuk tahun
       buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 termasuk di dalamnya laporan
       tugas dan pengawasan Dewan Komisaris Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir
       pada tanggal 31 Desember 2024
       Menerima dengan baik dan mengesahkan Laporan Keuangan Perusahaan untuk
       tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit
       oleh Kantor Akuntan Publik “Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan” sesuai
       laporannya Nomor: 00005/3.0423/AU.1/09/1042-3/1/II/2025 dengan pendapat “Wajar
       Tanpa Modifikasian”, dengan demikian memberikan pembebasan sepenuhnya (acquit
       et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris dari tanggung jawab atas tindakan
       pengurusan dan pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2024,
       sepanjang tindakan-tindakan mereka tercantum dalam Laporan Tahunan Perusahaan
       untuk tahun buku 2024 dan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-
       undangan
       Menyetujui penggunaan laba bersih Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir 31
       Desember 2024 sebesar Rp1.564.674.000.000,00 (satu triliun lima ratus enam puluh
       empat miliar enam ratus tujuh puluh empat juta rupiah) dengan peruntukannya
       sebagai berikut:
       a. Sebesar Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah) dari laba tahun berjalan yang dapat
          diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perusahaan untuk cadangan sesuai
          Anggaran Dasar Perusahaan dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
          Perusahaan Terbatas;
       b. Sebagai dividen tunai sebesar Rp60,00 (enam puluh rupiah) per lembar saham,
          termasuk sebesar Rp28,00 (dua puluh delapan rupiah) per lembar saham yang telah
          dibagikan sebagai dividen interim dan telah dibayarkan pada tanggal 19 Desember
          2024 sehingga sisa dividen final yang akan dibagikan adalah sebesar Rp32,00 (tiga
          puluh dua rupiah) per lembar saham. Sisa dividen final tersebut akan dibagikan
          kepada pemegang saham Perusahaan yang tercatat dalam Daftar Pemegang
          Saham Perusahaan pada tanggal 22 Mei 2025 pukul 16.00 WIB dan akan dibayarkan
          kepada pemegang saham Perusahaan tersebut pada tanggal 11 Juni 2025;
       c. Sisa laba bersih tahun buku 2024 akan dibukukan sebagai Laba Ditahan untuk
          memperkuat permodalan Perusahaan
       Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi
       untuk melaksanakan rencana penggunaan laba bersih sebagaimana disebutkan di
       atas, termasuk menentukan jadwal dan tata cara pelaksanaan pembagian dividen
       tunai kepada para pemegang saham Perusahaan dan untuk hadir dan menghadap
       pihak yang berwenang, satu dan lain hal tanpa ada yang dikecualikan, termasuk tata
       cara pengambilan dividen yang telah dimasukkan ke dalam cadangan khusus
       Menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris Perusahaan untuk
       menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas
       Jasa Keuangan yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perusahaan untuk tahun
       buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan pemberian wewenang kepada
       Dewan Komisaris Perusahaan untuk menetapkan jumlah honorarium dan persyaratan
       lain penunjukannya dengan memperhatikan usulan dari Komite Audit Perusahaan
       Menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dengan total seluruhnya sejumlah
       Rp258.557.500,00 (dua ratus lima puluh delapan juta lima ratus lima puluh tujuh
       ribu lima ratus rupiah) per bulan setelah dipotong pajak untuk tahun buku 2025 dan
       memberikan tantiem kepada Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024 sejumlah
       Rp1.610.000.000,00 (satu miliar enam ratus sepuluh juta rupiah)




162   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 163
   Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                      Tahunan




                                                                                                Telah Direalisasikan
                                     Keputusan
                                                                                               Belum Direalisasikan
Melimpahkan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarannya
masing-masing di antara anggota Dewan Komisaris dan melakukan penyesuaian atas
total remunerasi dalam hal terdapat perubahan jumlah anggota Dewan Komisaris
dalam tahun buku 2025 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Nominasi
dan Remunerasi
Menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk
menentukan pembagian tugas dan wewenang kepada masing-masing Direksi dan
menentukan remunerasi bagi anggota Direksi
Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 setelah dikurangi dengan
biaya-biaya emisi telah digunakan sesuai dengan rencana penggunaan dana yang
tertuang dalam Prospektus


  Tabel 54 | Realisasi Keputusan RUPSLB 8 Mei 2025


                                                                                                Telah Direalisasikan
                                     Keputusan
                                                                                               Belum Direalisasikan
Menyetujui mengalihkan kekayaan Perusahaan dan/atau menjadikan jaminan
utang kekayaan Perusahaan yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan
bersih Perusahaan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama
lain maupun tidak yang terjadi dalam jangka waktu 1 (satu) tahun buku atau lebih,
termasuk dalam rangka mendapatkan pinjaman dari bank maupun bukan bank, dalam
negeri maupun luar negeri, menerbitkan Obligasi dan Medium Term Notes (MTN),
melakukan kerja sama pembiayaan dengan bank maupun bukan bank, sekuritisasi
dan mendapatkan pinjaman dari berbagai sumber pendanaan lainnya dalam kegiatan
usaha normal Perusahaan termasuk dalam rangka penerbitan lanjutan Penawaran
Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI sampai jumlah sebanyak-banyaknya
sebesar Rp3.000.000.000.000,00 (tiga triliun rupiah) dalam beberapa tahap pada tahun
buku 2025
Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan untuk
melakukan tindakan tersebut di atas termasuk dalam rangka mendapatkan pinjaman
dari bank maupun bukan bank, dalam negeri maupun luar negeri, menerbitkan
Obligasi dan Medium Term Notes (MTN), melakukan kerja sama pembiayaan dengan
bank maupun bukan bank, sekuritisasi dan mendapatkan pinjaman dari berbagai
sumber pendanaan lainnya dalam kegiatan usaha normal Perusahaan termasuk dalam
rangka penerbitan lanjutan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
VI sebagaimana dimaksud dalam butir 1 yang dijabarkan sebelumnya dengan
pelaksanaannya pada tahun buku 2025, dengan memperhatikan syarat-syarat dan
ketentuan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku khususnya peraturan
Pasar Modal
Menyetujui mengangkat Bapak Tan Rudy Eddywidjaja dan Bapak Iwan masing-masing
sebagai Direktur Perusahaan dengan masa jabatan efektif terhitung sejak ditutupnya
Rapat dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait, sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang ke-3 (tiga) berikutnya
setelah tahun 2025




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   163
Page 164
                                                                         Laporan kepada                                               Analisis dan
            Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                              Profil Perusahaan
                                                                         Pemangku Kepentingan                                         Pembahasan Manajemen




                                                                                                                                Telah Direalisasikan
                                                            Keputusan
                                                                                                                                Belum Direalisasikan
       Menetapkan susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah
       Perusahaan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat
       Umum Pemegang Saham Tahunan sesuai dengan masa jabatan masing-masing
       sebagai berikut:
       DEWAN KOMISARIS
       Presiden Komisaris: Bapak Kusmayanto Kadiman* (2021–2026)
       Presiden Komisaris: Bapak Francis Lay Sioe Ho** (2025–2028)
       Komisaris Independen: Bapak Johanes Sutrisno (2021–2026)
       Komisaris Independen: Bapak Alfonso Napitupulu (2021–2026)
       Komisaris: Bapak Sunata Tjiterosampurno (2025–2028)
       Komisaris: Bapak Saurabh Narayan Agarwal (2023–2028)
       DIREKSI
       Presiden Direktur: Bapak Sutadi (2025–2028)
       Direktur: Bapak Sudjono (2024–2027)
       Direktur: Bapak Goklas (2024–2027)
       Direktur: Bapak Tan Rudy Eddywidjaja*** (2025–2028)
       Direktur: Bapak Iwan*** (2025–2028)

       *      Berakhir masa jabatan pada saat efektif pengangkatan Bapak Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris
              Perusahaan
       **     Efektif secepat-cepatnya 6 (enam) bulan sejak ditutupnya RUPS Luar Biasa tanggal 30 Januari 2025 dan
              setelah diperolehnya Persetujuan dari Regulator terkait. Dalam hal Persetujuan dari Regulator terkait diperoleh
              melebihi jangka waktu 6 (enam) bulan sejak ditutupnya RUPS 30 Januari 2025 maka pengangkatan akan
              berlaku efektif terhitung sejak tanggal Persetujuan dari Regulator terkait.
       ***    Efektif setelah diperolehnya Persetujuan dari Regulator terkait

       DEWAN PENGAWAS SYARIAH
       Ketua: Bapak Asrori S. Karni (2022–2027)
       Anggota: Ibu Helda Rahmi Sina (2022–2027)
       Memberikan kuasa wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi
       untuk menyatakan perubahan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perusahaan
       dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris dan mengurus pemberitahuan serta
       pendaftaran kepada instansi yang berwenang, serta melakukan segala tindakan yang
       diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan
       dengan keputusan mata acara Rapat
       a. Menyetujui rencana pengurangan modal Perusahaan dengan cara menarik
          kembali seluruh saham treasuri Perusahaan yang berasal dari saham yang dibeli
          kembali oleh Perusahaan dan tercatat pada tanggal 31 Desember 2024 dengan
          jumlah sebanyak 927.732.000 (sembilan ratus dua puluh tujuh juta tujuh ratus
          tiga puluh dua ribu) saham (“Pengurangan Modal”) yang akan mengakibatkan
          perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan dengan pengurangan modal
          ditempatkan dan disetor
       b. Menyetujui perubahan Pasal 4 Ayat (2) Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan
          dengan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan sebagai pelaksanaan dari
          Pengurangan Modal

       Menyetujui perubahan Pasal 15 Ayat (3) dan Pasal 21 Ayat (8) Anggaran Dasar Perusahaan

       Memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi
       untuk menyatakan dan/atau menyusun kembali dalam suatu akta Notaris (termasuk
       mengadakan perubahan dan/atau tambahan) sehubungan dengan perubahan
       Anggaran Dasar Perusahaan tersebut, menyampaikan permohonan persetujuan dan/
       atau pemberitahuan kepada instansi yang berwenang, dan karenanya berhak pula
       untuk menandatangani surat-surat dan dokumen-dokumen permohonan lainnya,
       singkatnya melakukan segala tindakan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan
       Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang berlaku




164   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 165
      Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
      yang Baik                                                                    Tahunan




RUPSLB 15 SEPTEMBER 2025

1.   Pemberitahuan rencana dan mata acara RUPSLB kepada OJK melalui surat pada 31 Juli 2025;
2.   Pemberitahuan rencana RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 7 Agustus 2025;
3.   Pemanggilan RUPSLB kepada pemegang saham melalui pengumuman pada 22 Agustus 2025;
4.   Pelaksanaan RUPSLB pada 15 September 2025;
5.   Penyampaian risalah RUPSLB kepada OJK pada 17 September 2025; dan
6.   Pengumuman ringkasan risalah RUPSLB pada 17 September 2025.


Ringkasan risalah RUPSLB tersedia pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/rups/2025/
Pemberitahuan-Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham-Luar-Biasa-Sept-2025.


Seluruh keputusan RUPST & RUPSLB 15 September 2025, sebagaimana tercantum ringkasannya dalam tabel berikut,
telah direalisasikan sepenuhnya di 2025.


     Tabel 55 | Realisasi Keputusan RUPSLB 15 September 2025


                                                                                                 Telah Direalisasikan
                                      Keputusan
                                                                                                Belum Direalisasikan
 Menerima dengan baik dan mengesahkan pengunduran diri Bapak Sunata
 Tjiterosampurno dari jabatannya selaku Komisaris yang berlaku efektif terhitung sejak
 ditutupnya Rapat ini
 Menyetujui pengangkatan Bapak Kusmayanto Kadiman sebagai Komisaris Perusahaan
 dengan tetap memperhatikan persetujuan dari Regulator terkait dengan masa jabatan
 efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum
 Pemegang Saham Tahunan Perusahaan yang ke-3 (tiga) berikutnya setelah tahun 2025
 Menetapkan susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
 Syariah Perusahaan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya
 Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan sesuai dengan masa jabatan
 masing-masing, sebagai berikut:
 DEWAN KOMISARIS
 Presiden Komisaris: Bapak Francis Lay Sioe Ho (2025–2028)
 Komisaris: Bapak Kusmayanto Kadiman (2025–2028)
 Komisaris: Bapak Saurabh Narayan Agarwal (2023–2028)
 Komisaris Independen: Bapak Johanes Sutrisno (2021–2026)
 Komisaris Independen: Bapak Alfonso Napitupulu (2021–2026)
 Komisaris: Bapak Saurabh Narayan Agarwal (2023–2028)
 DIREKSI
 Presiden Direktur: Bapak Sutadi (2025–2028)
 Direktur: Bapak Sudjono (2024–2027)
 Direktur: Bapak Goklas (2024–2027)
 Direktur: Bapak Tan Rudy Eddywidjaja (2025–2028)
 Direktur: Bapak Iwan (2025–2028)
 DEWAN PENGAWAS SYARIAH
 Ketua: Bapak Asrori S. Karni (2022–2027)
 Anggota: Ibu Helda Rahmi Sina (2022–2027)
 Memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perusahaan dengan hak substitusi
 untuk menyatakan perubahan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perusahaan
 dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris dan mengurus pemberitahuan serta
 pendaftaran kepada instansi yang berwenang, serta melakukan segala tindakan yang
 diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehubungan
 dengan keputusan mata acara Pertama Rapat




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   165
Page 166
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




                                                                                                               Telah Direalisasikan
                                                       Keputusan
                                                                                                               Belum Direalisasikan
                                                                                   Pasal 44 huruf b
                                                                                   POJK 15 menyatakan
                                                                                   bahwa keputusan Rapat
                                                                                   adalah sah jika disetujui
                                                                                   oleh lebih dari ½ (satu
                                                                                   perdua) bagian dari
                                                                                   jumlah seluruh saham
                                                                                   dengan hak suara yang
       Persetujuan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
                                                                                   sah yang dimiliki oleh
       sebagaimana dimaksud dalam Peraturan No. 32/POJK.04/2015 sebagaimana diubah
                                                                                   pemegang saham
       oleh POJK Nomor 14/POJK.04/2019 dalam rangka Program Kepemilikan Saham
                                                                                   independen. Oleh karena
       Manajemen dan Karyawan (Program Management and Employee Stock Option Plan
                                                                                   total jumlah suara yang
       atau MESOP)
                                                                                   setuju hanya mencapai
                                                                                   46,41% dari seluruh
                                                                                   saham yang sah yang
                                                                                   hadir dalam Rapat, maka
                                                                                   Rapat memutuskan tidak
                                                                                   dapat menyetujui usulan
                                                                                   keputusan Mata Acara
                                                                                   Kedua Rapat

      RUPS DI 2024
      Selama 2024, BFI Finance menyelenggarakan 1 kali RUPST dan 1 kali RUPSLB, keduanya pada 22 Mei 2024. Seluruh
      keputusan RUPST dan RUPSLB tersebut telah terlaksana sepenuhnya di 2024, sebagaimana dilaporkan pada
      https://www.bfi.co.id/id/corporate/hubungan-investor/rups/Pemberitahuan-Hasil-Rapat-Umum-Pemegang-Saham-
      Tahunan-dan-Luar-Biasa-2024.


      PENGHITUNGAN SUARA DALAM RUPS OLEH PIHAK INDEPENDEN
      Penghitungan suara RUPST dan RUPSLB 2025 dilakukan melalui sistem KSEI sebagai penyedia e-RUPS. Selain itu,
      penghitungan fisik juga dilakukan oleh Biro Administrasi Efek dan disaksikan oleh Notaris.




166   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 167
         Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                                Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
         yang Baik                                                                                           Tahunan




DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris BFI Finance bertugas mengawasi jalannya Perusahaan, memberikan nasihat kepada Direksi, dan
memastikan penerapan GCG. Pengawasan dilakukan secara kolektif pada dua level: performance (pemberian nasihat
dan penyampaian usulan) dan conformance (kepatuhan terhadap peraturan). Dewan Komisaris juga mengawasi
laporan tahunan, tindak lanjut temuan audit, dan semua aspek bisnis Perusahaan.


Anggota Dewan Komisaris diangkat melalui RUPS untuk masa jabatan lima tahun, dan dapat diberhentikan apabila
tidak menjalankan tugas sesuai anggaran dasar. Pengangkatan kembali dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja oleh
Komite Nominasi dan Remunerasi, yang memberikan rekomendasi untuk keputusan RUPS.


Anggota Dewan Komisaris harus memenuhi syarat integritas, kemampuan hukum, rekam jejak yang baik, dan
keahlian yang relevan. Mereka tidak boleh pernah terlibat dalam tindak pidana keuangan atau pelanggaran aturan
OJK. Komisaris Independen wajib mematuhi ketentuan tambahan mengenai independensi.


Susunan Dewan Komisaris yang menjabat per akhir 2025 adalah sebagai berikut:
1. Presiden Komisaris: Francis Lay Sioe Ho
2. Komisaris: Kusmayanto Kadiman
3. Komisaris: Saurabh Narayan Agarwal
4. Komisaris Independen: Johanes Sutrisno
5. Komisaris Independen: Alfonso Napitupulu


Pada 2025, susunan anggota Dewan Komisaris mengalami sejumlah perubahan, sebagaimana dinyatakan dalam
keputusan RUPSLB yang diselenggarakan di tahun tersebut, yakni:
1. Pengangkatan Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris menggantikan Kusmayanto Kadiman berdasarkan
   keputusan RUPSLB 30 Januari 2025;
2. Pengunduran diri Sunata Tjiterosampurno sebagai Komisaris berdasarkan keputusan RUPSLB 15 September 2025;
   dan
3. Pengangkatan Kusmayanto Kadiman sebagai Komisaris berdasarkan keputusan RUPSLB 15 September 2025.


Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris sebelum dan setelah perubahan-perubahan tersebut adalah
sebagai berikut:


        Tabel 56 | Ringkasan Perubahan Susunan Dewan Komisaris


                                                        Setelah RUPSLB 30 Januari 2025                       Setelah RUPSLB 15 September
        Sebelum RUPSLB 30 Januari 2025
                                                       hingga RUPSLB 15 September 2025                       2025 hingga 31 Desember 2025

    Presiden Komisaris:                               Presiden Komisaris:                                Presiden Komisaris:
    Kusmayanto Kadiman                                Kusmayanto Kadiman*                                Francis Lay Sioe Ho
    Komisaris:                                        Presiden Komisaris:                                Komisaris:
    Sunata Tjiterosampurno                            Francis Lay Sioe Ho**                              Kusmayanto Kadiman
    Komisaris:                                        Komisaris Independen:                              Komisaris:
    Saurabh Narayan Agarwal                           Johanes Sutrisno                                   Saurabh Narayan Agarwal
    Komisaris Independen:                             Komisaris Independen:                              Komisaris Independen:
    Johanes Sutrisno                                  Alfonso Napitupulu                                 Johanes Sutrisno
    Komisaris Independen:                             Komisaris:                                         Komisaris Independen:
    Alfonso Napitupulu                                Sunata Tjiterosampurno                             Alfonso Napitupulu
                                                      Komisaris:
    -                                                                                                    -
                                                      Saurabh Narayan Agarwal

*       Berakhir masa jabatan pada saat efektif pengangkatan Bapak Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris

**      Efektif secepat-cepatnya 6 (enam) bulan sejak ditutupnya RUPSLB 30 Januari 2025 dan setelah diperolehnya persetujuan dari regulator


Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris disajikan pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam bab Profil
Perusahaan, halaman 64–69.



                                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   167
Page 168
                                                                    Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      Pada 2025, Dewan Komisaris melaksanakan tugas-tugas berikut, antara lain:
      1. Menyelenggarakan 11 kali Rapat Dewan Komisaris;
      2. Menyelenggarakan 11 kali Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi;
      3. Menyetujui penunjukan KAP untuk tahun buku 2025;
      4. Menyetujui rencana operasional Perusahaan 2026; dan
      5. Menyetujui usulan Direksi atas anggaran 2026.


      Dewan Komisaris merekomendasikan hal-hal berikut di 2025:
      1. Usulan nominasi pejabat internal Perusahaan;
      2. Usulan remunerasi untuk Direksi dan Dewan Komisaris;
      3. Penetapan KAP;
      4. Tindak lanjut rekomendasi KAP;
      5. Usulan penggunaan laba tahun buku 2025;
      6. Usulan mengenai hal-hal strategis terkait kegiatan bisnis Perusahaan; dan
      7. Persetujuan atas tindakan Direksi sebagaimana diatur di dalam anggaran dasar Perusahaan.


      Dewan Komisaris juga terus meningkatkan kompetensinya, dan di 2025 sejumlah anggotanya mengikuti program
      pelatihan dan pengembangan kompetensi yang meliputi:


         Grafik 10 | Peningkatan Kompetensi Dewan Komisaris


         Februari                                                                   Oktober



                      Seminar Nasional “Arah Kebijakan OJK                                     Seminar Nasional “Resilience and
                      Tahun 2025 dan Strategi Pertumbuhan                                     Turnaround: Indonesia’s Economic
             4             Ekonomi Pemerintah Baru”                                    28                Direction”



                                           Jakarta                                                                Jakarta



             JS       AN                    APPI                                      KK                          APPI



                  Kusmayanto                                                                     Alfonso
        KK                                      JS       Johanes Sutrisno              AN
                   Kadiman                                                                      Napitupulu

      Informasi lengkap mengenai Dewan Komisaris disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman 236-239.




168   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 169
       Tata Kelola Perusahaan                                                                         Laporan Keuangan
                                             Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                 Lampiran
       yang Baik                                                                                      Tahunan




DIREKSI
Direksi BFI Finance bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan
Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan, dalam segala hal dan dalam segala
kejadian.


Anggota Direksi diangkat oleh pemegang saham dalam RUPS untuk masa jabatan hingga penutupan RUPST kelima
setelahnya, dan dapat diberhentikan dalam RUPS kapan saja sebelum masa jabatannya berakhir.


Anggota Direksi berasal dari latar belakang yang beragam untuk memastikan kinerja Perusahaan yang optimum.
Sebagai syarat keanggotaan, mereka wajib memenuhi ketentuan Pasar Modal serta memiliki akhlak, moral, dan
integritas baik. Mereka juga harus cakap secara hukum dan memiliki rekam jejak yang bersih, serta berkomitmen
untuk mematuhi peraturan, berkeahlian yang relevan, dan memiliki pemahaman hukum terkait perusahaan
pembiayaan. Selain itu, mereka wajib memiliki pengetahuan, pengalaman, dan kemampuan membuat keputusan
strategis untuk memastikan perkembangan Perusahaan secara sehat.


Susunan Direksi yang menjabat per akhir 2025 adalah sebagai berikut:
1. Presiden Direktur: Sutadi
2. Direktur: Sudjono
3. Direktur: Goklas
4. Direktur: Tan Rudy Eddywidjaja
5. Direktur: Iwan


Pada 2025, susunan anggota Direksi mengalami sejumlah perubahan, sebagaimana dinyatakan dalam keputusan
RUPSLB yang diselenggarakan di tahun tersebut, yakni:
1. Pengunduran diri Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Direktur dan Andrew Adiwijanto sebagai Direktur
   berdasarkan keputusan RUPSLB 30 Januari 2025;
2. Pengangkatan Sutadi sebagai Presiden Direktur berdasarkan keputusan RUPSLB 30 Januari 2025; dan
3. Pengangkatan Tan Rudy Eddywidjaja sebagai Direktur dan Iwan sebagai Direktur berdasarkan keputusan RUPSLB
   8 Mei 2025.


Dengan demikian, susunan anggota Direksi sebelum dan setelah perubahan-perubahan tersebut adalah sebagai
berikut:


      Tabel 57 | Ringkasan Perubahan Susunan Direksi


                                                       Setelah RUPSLB 30 Januari 2025
     Sebelum RUPSLB 30 Januari 2025                                                                       Setelah RUPSLB 8 Mei 2025
                                                         hingga RUPSLB 8 Mei 2025

    Presiden Direktur:
                                                   Presiden Direktur: Sutadi*                       Presiden Direktur: Sutadi
    Francis Lay Sioe Ho

    Direktur: Sutadi                               Direktur: Sudjono                                Direktur: Sudjono

    Direktur: Sudjono                              Direktur: Goklas                                 Direktur: Goklas

    Direktur: Andrew Adiwijanto                    -                                                Direktur: Tan Rudy Eddywidjaja**

    Direktur: Goklas                               -                                                Direktur: Iwan**

*     Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari regulator dan tetap menjabat sebagai Direktur serta merangkap sebagai Pejabat Sementara Presiden
      Direktur
**    Efektif setelah diperolehnya persetujuan dari regulator



Rincian pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi disajikan dalam bab Data Perusahaan,
halaman 240-244.


Profil masing-masing anggota Direksi disajikan pada bagian Profil Direksi dalam bab Profil Perusahaan, halaman
70–75.


                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   169
Page 170
                                                                    Laporan kepada                                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                       Pembahasan Manajemen




      Pada 2025, Direksi melaksanakan 12 kali Rapat Direksi dan mengikuti 11 kali Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan
      Direksi.


      Sebagai upaya untuk mengembangkan kompetensi dalam mengelola Perusahaan secara profesional, di 2025 Direksi
      mengikuti pelatihan dan pengembangan kompetensi berikut:


         Grafik 11 | Peningkatan Kompetensi Direksi


                                                 Februari



                                                              Seminar Nasional “Arah Kebijakan OJK
                                                              Tahun 2025 dan Strategi Pertumbuhan
                                                     4             Ekonomi Pemerintah Baru”



                                                                                Jakarta


                                                    ST        GK                APPI




        September                                                                   Oktober



                                                                                                  Seminar Nasional “Resilience and
                                   Seminar Daring
                                                                                                 Turnaround: Indonesia’s Economic
              2                “Economic Outlook 2026”                                 28                   Direction”



                                            Jakarta                                                                  Jakarta


           SJ      GK      TRE      IW      APPI                                      ST    SJ      TRE    IW        APPI



                                                                                                       Tan Rudy
        ST         Sutadi             SJ         Sudjono             GK      Goklas           TRE                                IW       Iwan
                                                                                                      Eddywidjaja

      Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi dibantu oleh tiga Komite Direksi, yakni: Komite Produk
      dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah, Komite Manajemen Risiko, dan Komite Pengarah Teknologi Informasi.


      Informasi lengkap mengenai Direksi, beserta Komite-Komite Direksi, disajikan pada bab Data Perusahaan, halaman
      244–250.




170   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 171
    Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                           Tahunan




DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Dewan Pengawas Syariah (DPS) BFI Finance dibentuk sebagai wujud kepatuhan Perusahaan, yang sebagai bagian
dari operasi bisnisnya menjalankan usaha pembiayaan syariah melalui Unit Usaha Syariah (UUS). Pembentukan DPS
didasarkan pada Keputusan RUPSLB 25 Oktober 2017.


DPS mempunyai tugas dan fungsi utama sebagai berikut:
1. Menjadi perwakilan Dewan Syariah Nasional yang ditempatkan pada Perusahaan;
2. Mengawasi kegiatan usaha Cabang Perwakilan Syariah Perusahaan agar sesuai dengan Prinsip Syariah;
3. Menjadi penasihat dan pemberi sarana kepada Direksi, Pimpinan UUS, dan Pimpinan Cabang Perwakilan Syariah
   Perusahaan mengenai hal-hal yang terkait dengan Prinsip Syariah; dan
4. Menjadi mediator antara Perusahaan dengan Dewan Syariah Nasional dalam menyampaikan usul dan saran
   pengembangan produk dan jasa Perusahaan yang memerlukan kajian dan fatwa Dewan Syariah Nasional.


Susunan DPS per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
1. Ketua: Asrori S. Karni
2. Anggota: Helda Rahmi Sina


Kedua anggota DPS telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan OJK. Profil mereka disajikan pada bagian Profil
Dewan Pengawas Syariah dalam bab Profil Perusahaan, pada halaman 76–78.


Kedua anggota DPS per 31 Desember 2025 telah mematuhi seluruh ketentuan Pasal 58 dari POJK No. 48/2024
tentang Tata Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro,
dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (POJK 48/2024), terkait rangkap jabatan anggota DPS.


Semua anggota DPS tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
dengan sesama anggota DPS, anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau
hubungan dengan Perusahaan.


  Tabel 58 | Independensi DPS



                                  Hubungan Keuangan dengan                            Hubungan Keluarga dengan

                                                            Pemegang                                                  Pemegang
        Nama                 Komisaris      Direktur          Saham           Komisaris             Direktur            Saham
                                                            Pengendali                                                Pengendali

                             Ya   Tidak    Ya       Tidak   Ya     Tidak      Ya      Tidak        Ya      Tidak       Ya      Tidak


    Asrori S. Karni

  Helda Rahmi Sina


Di 2025, DPS menyelenggarakan enam kali rapat, dengan rincian tanggal dan kehadiran disajikan pada Tabel 59.
Penyelenggaraan rapat DPS telah sesuai dengan ketentuan Pasal 65 dari POJK 48/2024.




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   171
Page 172
                                                                    Laporan kepada                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




         Tabel 59 | Jadwal dan Kehadiran Rapat DPS



                         Tanggal                                         Asrori S. Karni                         Helda Rahmi Sina


                     11 Februari 2025

                    12 Februari 2025

                    14 Februari 2025

                        2 Juli 2025

                        11 Juli 2025

                    22 Oktober 2025

       Jumlah Kehadiran per Anggota                                            6                                        6

       Persentase Kehadiran per Anggota                                      100%                                     100%



      Untuk meningkatkan kompetensi anggota DPS, Perusahaan mendorong keikutsertaan mereka secara berkelanjutan
      dalam berbagai program pelatihan dan seminar.


      Daftar program pelatihan dan seminar yang dihadiri oleh anggota DPS di 2025 tercantum dalam Grafik 12.


         Grafik 12 | Peningkatan Kompetensi DPS


             Juni                                                                     Juni


                      The 4th International Conference on
                      Law,    Economic,    and   Governance                                  Seminar    Nasional   Seri-3   bertema
                      (ICOLEG 2025) bertema “Progressive Law                                 “Indonesia di BRICS: Optimalisasi Kerja
                      and Sustainable Development Goals:                                     sama Regional dalam Menyikapi Dinamika
             3-4                                                                       23
                      A Catalyst for Environmental Justice in                                Ketegangan Global”
                      Global Uncertainty”

                                 Semarang, Jawa Tengah                                                      Jakarta (daring)



             AS      Fakultas Hukum Universitas Diponegoro                            HR     Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)




        AS      Asrori S. Karni                HR       Helda Rahmi Sina




172   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 173
     Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan        Data Perusahaan                                                 Lampiran
     yang Baik                                                                           Tahunan




       Juli                                                      Agustus



                                                                             Webinar   Nasional Seri-5  bertema
              Webinar Nasional Seri-4 bertema “Menguji
                                                                             “Meningkatkan Rasio Perpajakan di
              Efektivitas Kebijakan Devisa Hasil Ekspor
                                                                             Tengah Tekanan Ekonomi: Strategi &
       21     (DHE)”                                                26
                                                                             Solusi”


                              Jakarta (daring)                                                Jakarta (daring)



      HR      Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)              HR        Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI)




                                   September



                                           Workshop Pra-Ijtima’ Sanawi (Annual
                                           Meeting) Dewan Pengawas Syariah ke-10
                                     24-25 Tahun 2025



                                            Ijtima’ Sanawi (Annual Meeting) Dewan
                                            Pengawas Syariah ke-21 Tahun 2025
                                            bertema “Penguatan Peran Dewan
                                      26-27 Pengawas Syariah dalam Mengawal
                                            Inovasi Keuangan Syariah Berkelanjutan”

                                                              Jakarta


                                                  Dewan Syariah Nasional Majelis
                                     AS     HR
                                                   Ulama Indonesia (DSN-MUI)



AS       Asrori S. Karni            HR    Helda Rahmi Sina




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   173
Page 174
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE AUDIT
      Komite Audit dibentuk pada 2000 untuk mendukung
      pengawasan Dewan Komisaris atas pengelolaan
      Perusahaan, dengan prinsip-prinsip GCG dan merujuk
      pada POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan
      dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (POJK
      55/2015). Komite Audit bertugas memberikan pendapat,
      mengidentifikasi isu penting, serta melaksanakan tugas
      lain sesuai arahan Dewan Komisaris.


      Pedoman kerja Komite Audit dirangkum dalam
      Piagam Komite Audit yang menjamin pelaksanaan
      tugas secara konsisten, transparan, dan independen.
      Piagam ini disusun berdasarkan ketentuan POJK 55/2015
      dan diperbarui melalui beberapa keputusan Dewan
      Komisaris, terakhir pada 26 Januari 2021. Dokumen ini
      tersedia di situs web Perusahaan dan mencakup tugas,
      tanggung jawab, serta wewenang Komite Audit.


      Komite Audit terdiri dari minimum tiga anggota,
      termasuk satu Komisaris Independen sebagai Ketua
      dan dua anggota dari luar Perusahaan. Anggota wajib
      memiliki integritas tinggi, kompetensi di bidang
      keuangan dan akuntansi, serta memahami bisnis dan
      peraturan pasar modal. Mereka juga harus memenuhi
      berbagai persyaratan, seperti tidak memiliki hubungan
      afiliasi dengan pihak terkait Perusahaan, tidak memiliki
      saham di Perusahaan, serta bersedia meningkatkan
      kompetensi secara berkelanjutan.


      Susunan Komite Audit per 31 Desember 2025 adalah
      sebagai berikut:
      1. Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
      2. Anggota: Friso Palilingan
      3. Anggota: Edy Sugito


      Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris
      No. BOC/SK/I/2021-001, berlaku sejak 26 Januari 2021,
      dan dikukuhkan kembali melalui SK Dewan Komisaris
      di Luar Rapat No. BOC/SK/IX/2025–0188 tentang
      Susunan Keanggotaan Komite–Komite, berlaku sejak 18
      September 2025.


      Profil masing-masing anggota komite disajikan pada
      bagian Profil Komite Audit dalam bab Profil Perusahaan,
      halaman 79–81.


      Pada 2025, Komite Audit melaksanakan empat kali rapat.




174   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 175
     Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                     Tahunan




Selama periode pelaporan, anggota Komite Audit mengikuti pelatihan dan seminar berikut:
■ Johanes Sutrisno sebagai Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Audit mengikuti satu pelatihan/
   seminar yang telah dirinci pada Grafik 10.
■ Friso Palilingan mengikuti delapan pelatihan/seminar sebagai berikut:
   1. Pendidikan Profesional Berkelanjutan (PPL) “Update PSAK Terkini dalam Penyusunan Laporan Keuangan”, 11
      Juni 2025, diselenggarakan secara daring oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI);
   2. PPL “Implementasi PSAK 115 & 116: Tantangan Penerapan dan Implikasi ke Laporan Keuangan”, 13 Juni 2025,
      diselenggarakan secara daring oleh IAPI;
   3. PPL “KEPAP 2021: Kepatuhan terhadap Kode Etik, Prinsip Dasar Etika, NOCLAR, serta Independensi dalam
      Perikatan Audit, Perikatan Reviu, dan Perikatan Asuransi Lainnya”, 19 Juni 2025, diselenggarakan di Jakarta
      oleh IAPI;
   4. PPL Wajib Akuntan Publik PPPK 2025–Batch 4, 25 Juli 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh Pusat Pembinaan
      Profesi Keuangan (PPPK) dan IAPI;
   5. PPL Pendamping PPL Wajib PPPK Tahun 2025 (Batch 6), 30 Juli 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh PPPK
      dan IAPI;
   6. PPL “Implementasi PSAK 115 & 116: Tantangan Penerapan dan Implikasi ke Laporan Keuangan”, 4 Agustus 2025,
      diselenggarakan di Jakarta oleh IAPI;
   7. PPL IAPI–OJK IKNB “Aspek Akuntansi dan Audit serta Regulasi terkait Laporan Keuangan Fintech termasuk
      Fintech Syariah”, 29 Agustus 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh IAPI; dan
   8. PPL IAPI–OJK “Sektor Pasar Modal Pertimbangan Akuntansi dan Audit Serta Regulasi Pasar Modal dalam
      Proses Merger & Akuisisi, serta Update Perkembangan Pasar Modal Syariah Indonesia”, 16 September 2025,
      diselenggarakan di Jakarta oleh IAPI.


■   Edy Sugito mengikuti empat pelatihan/seminar sebagai berikut:
    1. Webinar Pajak: Strategi Sukses Pemeriksaan Pajak & Update Regulasi 2025 bertema “Sosialisasi Peraturan
       Pajak Terbaru & Strategi Sukses Menghadapi Pemeriksaan Pajak”, 22 April 2025, diselenggarakan secara daring
       oleh Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP);
    2. “Economic Outlook Indonesia & Global, Geo Politik & Kebijakan Pemerintahan Baru Amerika”, 27 Mei 2025,
       diselenggarakan di Jakarta oleh CReco Consulting & Research dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN
       Group);
    3. “Global & Indonesia Economic Outlook 2026”, 6 Agustus 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh Indofood Group;
       dan
    4. Webinar “Cybersecurity Awareness FY25–26”, 13 September 2025, diselenggarakan secara daring oleh Texas
       Department of Information Resources (DIR).


Komite Audit membuat laporan berkala kepada Dewan Komisaris dan/atau atas setiap penugasan yang diberikan,
serta laporan tahunan pelaksanaan kegiatan Komite Audit yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan Perusahaan.


Tugas-tugas yang menjadi bagian dari program kerja Komite Audit di 2025 adalah:
1. Mengadakan rapat Komite Audit setiap tiga bulan sekali;
2. Mengevaluasi kinerja auditor eksternal dan memberikan rekomendasi penunjukan auditor eksternal kepada
   Dewan Komisaris;
3. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku bagi perusahaan
   pembiayaan serta perusahaan publik; dan
4. Mengevaluasi pelaksanaan sistem pengendalian internal dan pelaporan kegiatan Audit Internal.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   175
Page 176
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE
      PEMANTAU RISIKO
      Komite Pemantau Risiko dibentuk pada 2003 untuk
      membantu Dewan Komisaris meninjau risiko utama
      dalam register risiko Perusahaan, memastikan evaluasi
      risiko baru maupun yang muncul dilakukan dengan
      tepat, serta mengidentifikasi tindakan lanjutan yang
      diperlukan.


      Pedoman kerja Komite Pemantau Risiko dirangkum
      dalam Piagam Komite Pemantau Risiko, yang
      disusun berdasarkan ketentuan dalam POJK No. 28/
      POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan
      Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (POJK 28/2020),
      POJK No. 48 Tahun 2024 mengenai Tata Kelola yang Baik
      bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura,
      Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan
      Lainnya (POJK 48/2024), dan SEOJK No. 7/SEOJK.05/2021
      tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Perusahaan
      Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah
      (SEOJK 7/2021). Piagam ini telah diperbarui melalui
      beberapa keputusan Dewan Komisaris, terakhir pada 13
      Mei 2020. Dokumen ini tersedia di situs web Perusahaan
      dan mencakup tugas, tanggung jawab, serta wewenang
      Komite Pemantau Risiko.


      Komite Pemantau Risiko terdiri dari dua anggota,
      termasuk satu Komisaris Independen sebagai Ketua dan
      satu anggota dari luar Perusahaan.


      Susunan Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2025
      adalah sebagai berikut:
      1. Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
      2. Anggota: Jono Effendy


      Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris
      No. BOC/SK/VI/2021-0092, berlaku sejak 15 Juni 2021,
      dan dikukuhkan kembali melalui SK Dewan Komisaris
      di Luar Rapat No. BOC/SK/IX/2025–0188 tentang
      Susunan Keanggotaan Komite–Komite, berlaku sejak 18
      September 2025.


      Profil masing-masing anggota komite disajikan pada
      bagian Profil Komite Pemantau Risiko dalam bab Profil
      Perusahaan, halaman 82–83.


      Pada 2025, Komite Pemantau Risiko melaksanakan lima
      kali rapat.




176   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 177
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Selama periode pelaporan, anggota Komite Pemantau Risiko mengikuti pelatihan dan seminar berikut:
■ Johanes Sutrisno sebagai Komisaris Independen merangkap Ketua Komite Pemantau Risiko mengikuti satu
   pelatihan/seminar yang telah dirinci pada Grafik 10.
■ Jono Effendy mengikuti lima pelatihan/seminar sebagai berikut:
   1. “The Short Essay and Video Reels Judge on The 26th Indonesia Accounting Fair (IAF) 2025 Accounting
      Competition”, 3–31 Januari 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
      Indonesia (FEB UI);
   2. Sertifikasi Kompetensi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang Kualifikasi 4, 5, 6, dan 7, 18 Juni 2025,
      diselenggarakan di Jakarta oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Sertifikasi Manajemen Risiko (LSP BSMR);
   3. Inaugurasi Certified Risk Management (CRM) BSMR dan Seminar Nasional “Kesiapan Industri Perbankan
      dalam Merespon Eskalasi Climate Risk & Cyber Risk 2025”, 18 Juni 2025, diselenggarakan di Batam (Kepulauan
      Riau) oleh LSP BSMR dan Indonesian Risk Professional Association (IRPA);
   4. “The Forum 2025: Navigating Geopolitical Threats and Opportunities in the Insurance Industry” dari The Forum
      – Indonesia Professional Insurance Forum, 6–8 Agustus 2025, diselenggarakan di Yogyakarta oleh Asosiasi Ahli
      Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI); dan
   5. Konferensi Internasional (The 15th ERMA Annual Conference) “Risk Beyond 2025“ bertema “Risk Odyssey:
      Engineering Momentum, Building a Resilient Risk DNA”, 4–5 Desember 2025, diselenggarakan di Bali
      oleh Enterprise Risk Management Academy (ERMA) dan didukung oleh Center for Risk Management &
      SustainabilityTM (CRMS) Indonesia.


Program kerja Komite Pemantau Risiko ditujukan untuk memastikan bahwa manajemen mempunyai sistem
manajemen risiko yang kuat dan senantiasa disempurnakan untuk memitigasi kemungkinan timbulnya risiko yang
dapat mengganggu jalannya Perusahaan, serta menghindari kejutan yang mungkin terjadi di masa mendatang.


Tugas-tugas yang menjadi bagian dari program kerja Komite Pemantau Risiko di 2025 adalah:
1. Melakukan pertemuan tiga bulan sekali dengan Divisi Manajemen Risiko Perusahaan serta Direksi untuk
   membahas risk monitoring dashboard;
2. Memastikan bahwa kebijakan yang diambil di bidang manajemen risiko telah dilaksanakan dengan baik; dan
3. Menelaah laporan manajemen risiko atas evaluasi risk exposure Perusahaan, khususnya terkait risiko kegiatan
   perusahaan pembiayaan, yakni risiko strategi, risiko operasional, risiko aset dan liabilitas, risiko kepengurusan,
   risiko tata kelola, risiko dukungan dana, dan risiko pembiayaan, berdasarkan POJK 28/2020, POJK 48/2024, dan
   SEOJK 7/2021.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   177
Page 178
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
          Tentang Laporan Ini           Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk pada 2005 untuk membantu Dewan Komisaris dalam fungsi nominasi
      dan remunerasi bagi Direksi, Dewan Komisaris, serta komite-komite di bawah Dewan Komisaris.


      Pedoman kerja Komite Nominasi dan Remunerasi dirangkum dalam Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi. Sejak
      2015, piagam tersebut telah mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi
      dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik (POJK 34/2014). Dokumen ini tersedia di situs web Perusahaan dan
      mencakup tugas, tanggung jawab, serta wewenang Komite Nominasi dan Remunerasi.


      Komite Nominasi dan Remunerasi terdiri dari tiga anggota, termasuk satu Komisaris Independen sebagai Ketua dan
      dua anggota.


      Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
      1. Ketua: Alfonso Napitupulu (Komisaris Independen)
      2. Anggota: Francis Lay Sioe Ho (Presiden Komisaris)
      3. Anggota: Luki Sri Herlambang (Head of Compensation, Benefits & Rewards)


      Susunan tersebut disahkan melalui SK Dewan Komisaris di Luar Rapat No. BOC/SK/IX/2025–0188 tentang Susunan
      Keanggotaan Komite-Komite, berlaku sejak 18 September 2025.


      Profil masing-masing anggota komite disajikan pada bagian Profil Komite Nominasi dan Remunerasi dalam bab
      Profil Perusahaan, halaman 84–85.


      Pada 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi melaksanakan tiga kali rapat.


      Selama periode pelaporan, anggota Komite Nominasi dan Remunerasi mengikuti pelatihan dan seminar berikut:
      ■ Pelatihan/seminar di 2025 yang diikuti oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi, Alfonso Napitupulu, dirinci
           pada Grafik 10. Sebagai anggota Komite, Francis Lay Sioe Ho tidak mengikuti pelatihan/seminar di 2025.
      ■    Luki Sri Herlambang mengikuti tiga pelatihan/seminar sebagai berikut:
           1. Webinar “Mewujudkan Hari Tua yang Sejahtera: Strategi peningkatan Kepesertaan Dana Pensiun di Sektor
              Informal”, 21 Agustus 2025, diselenggarakan secara daring oleh OJK Institute;
           2. “Pelatihan Aktuaria PSAK 219”, 10–11 September 2025, diselenggarakan di Jakarta oleh Kantor Konsultan
              Aktuaria (KKA) Steven & Mourits; dan
           3. Webinar “Persiapan Ekstra Menuju Masa Pensiun”, 18 Desember 2025, diselenggarakan secara daring oleh
              DPLK Manulife Indonesia.


      Komite Nominasi dan Remunerasi melaporkan pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan prosedur nominasi dan
      remunerasi kepada Dewan Komisaris. Ini merupakan bagian dari laporan pelaksanaan tugas Dewan Komisaris dan
      disampaikan dalam RUPS. Pelaksanaan fungsi terkait nominasi dan remunerasi telah dilaporkan oleh Perusahaan
      dalam Laporan Tahunan dan pada situs web Perusahaan.


      Program kerja Komite Nominasi dan Remunerasi di 2025 termasuk mengevaluasi usulan Direksi terkait penetapan
      remunerasi bagi anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Komite-Komite lainnya, untuk disampaikan kepada Dewan
      Komisaris.




178   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 179
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




SEKRETARIS PERUSAHAAN
Sekretaris Perusahaan BFI Finance ditetapkan melalui SK Direksi No. SK/BOD/II/25-0017 tanggal 31 Januari 2025, untuk
memfasilitasi komunikasi antara perusahaan dengan pemegang saham, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya,
termasuk investor. Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi.


Mengacu pada POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik (POJK
35/2014), Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab atas pelaksanaan GCG, penyusunan laporan manajemen, kegiatan
kesekretariatan, penanganan hukum, pengelolaan kehumasan, sistem manajemen mutu, dan sistem manajemen
informasi. Setiap informasi yang disampaikan Sekretaris Perusahaan kepada publik merupakan informasi resmi dari
Perusahaan.


Sekretaris Perusahaan merupakan jabatan perorangan sekaligus penanggung jawab dari unit-unit kerja yang
menjalankan fungsi Sekretaris Perusahaan, antara lain:
1. Departemen Corporate Secretary & Compliance, yang dikepalai oleh Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary)
   merangkap Head of Corporate Compliance; dan
2. Investor Relations (Hubungan Investor), yang menjalankan fungsi komunikasi kepada para investor Perusahaan.


Jabatan Sekretaris Perusahaan dapat dirangkap oleh salah satu anggota Direksi. Sekretaris Perusahaan dilarang
merangkap jabatan apapun di emiten atau perusahaan publik lain.


Persyaratan untuk menjabat Sekretaris Perusahaan adalah:
1. Cakap melakukan perbuatan hukum;
2. Memiliki pengetahuan dan pemahaman di bidang hukum, keuangan, dan tata kelola;
3. Memahami kegiatan usaha Perusahaan;
4. Dapat berkomunikasi dengan baik; dan
5. Berdomisili di Indonesia.


PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
Sekretaris Perusahaan per 31 Desember 2025 dijabat oleh Budi Darwan Munthe. Profil beliau disajikan di bawah ini:


Budi Darwan Munthe
Sekretaris Perusahaan




                 Warga Negara Indonesia
                 Usia: 52 Tahun
                 Domisili: Bekasi, Jawa Barat


                              Beliau menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan berdasarkan SK Direksi (Surat Penunjukan
                              Corporate Secretary) No. SK/BOD/I/25-0017 tanggal 31 Januari 2025, dan merangkap sebagai
                              Head of Corporate Compliance sejak 2017. Sebelumnya, beliau pernah menjabat berbagai
        Profil
                              posisi di Perusahaan, antara lain, Operations Officer, Head of General Affairs & Services,
                              dan Corporate Secretary Assistant. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari
                              Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta pada 1996.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   179
Page 180
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEKRETARIS PERUSAHAAN
      Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan, berdasarkan POJK 35/2014, adalah:
      1. Mengikuti perkembangan pasar modal, khususnya peraturan-peraturan yang berlaku di bidang pasar modal dan
         melakukan sosialisasinya kepada Dewan Komisaris, Direksi, dan pemangku kepentingan Perusahaan;
      2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan untuk mematuhi ketentuan peraturan
         perundang-undangan di bidang pasar modal;
      3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris melaksanakan tata kelola perusahaan, meliputi:
         a. Keterbukaan informasi ke masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada situs web;
         b. Penyampaian laporan kepada OJK, BEI, dan lembaga regulator lainnya tepat waktu;
         c. Penyelenggaraan dan dokumentasi RUPS, termasuk mempersiapkan proses penyelenggaraan dan
            mempersiapkan materinya;
         d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris; dan
         e. Pelaksanaan program pengenalan terhadap Perusahaan untuk anggota baru Direksi dan Dewan Komisaris
            serta Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris;
      4. Sebagai penghubung antara Perusahaan dengan pemegang saham, OJK, dan pemangku kepentingan lainnya.


      Tugas-tugas yang dijalankan oleh Sekretaris Perusahaan di 2025 meliputi:
      1. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris mengenai perkembangan pasar modal, termasuk
          peraturan-peraturan baru di bidang pasar modal yang dikeluarkan oleh OJK dan BEI;
      2. Menjaga hubungan baik dengan otoritas pasar modal dan mempersiapkan laporan-laporan mengenai
          pengungkapan keterbukaan informasi Perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku;
      3. Menyediakan informasi secara transparan, yang meliputi laporan keterbukaan informasi terkait informasi RUPS,
          laporan keuangan berkala, laporan tahunan, laporan keberlanjutan, paparan publik, laporan registrasi saham,
          laporan insidental terkait rencana pengembangan baru, Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) dan
          Rencana Bisnis Tahunan (RBT) untuk OJK, serta memberikan informasi yang diperlukan pemegang saham;
      4. Mengirimkan pemberitahuan dan mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan penyelenggaraan RUPS dan
          mempublikasikan hasil keputusan rapat;
      5. Melakukan koordinasi dan administrasi pencatatan kepemilikan saham dan aksi korporasi;
      6. Membuat buku Laporan Tahunan Terintegrasi BFI Finance 2024;
      7. Mengawasi berbagai program komunikasi perusahaan melalui Unit Corporate Communication sebagai bagian
          dari Departemen Corporate Secretary & Compliance;
      8. Menjaga dan memelihara hubungan dengan media dan sarana informasi lainnya;
      9. Mengoordinasikan rapat-rapat dan paparan publik, serta mencatat risalahnya;
      10. Mengoordinasikan aksi korporasi; dan
      11. Menyampaikan korespondensi Perusahaan ke OJK sebanyak 129 kali, dan ke BEI sebanyak 75 kali.


      Sebagai bagian dari pengembangan kompetensinya, Sekretaris Perusahaan mengikuti satu seminar daring di
      2025, yaitu Webinar “Efek Domino Tarif Trump: Ancaman atau Peluang bagi Ekonomi Indonesia?”, 15 Mei 2025,
      diselenggarakan secara daring oleh OJK Institute.


      Penjelasan lengkap mengenai Sekretaris Perusahaan tersedia pada situs web Perusahaan di
      https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/sekretaris-perusahaan.




180   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 181
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




AUDIT INTERNAL
Audit Internal berfungsi memberikan keyakinan serta konsultasi independen dan objektif secara internal bagi
Perusahaan. Departemen ini bertanggung jawab langsung kepada Presiden Direktur dan mempunyai akses langsung
kepada Komite Audit sebagai jaminan bahwa pelaksanaan tugasnya dilaksanakan secara independen.


Departemen Audit Internal dibentuk pada 31 Maret 2010 berdasarkan Surat Pengangkatan Anggota Audit Internal
Perusahaan. Pembentukannya sesuai dengan POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Pedoman
Penyusunan Piagam Unit Audit Internal (POJK 56/2015).


Departemen Audit Internal bekerja dengan mengacu pada Piagam Audit Internal, yang ditetapkan pada 1 Maret
2009 dan dievaluasi kembali pada 26 Januari 2021. Piagam ini mencakup aspek teknis, operasional, dan etis dari setiap
anggota Departemen Audit Internal.


TUGAS, TANGGUNG JAWAB, DAN WEWENANG AUDIT INTERNAL
Tugas dan tanggung jawab Departemen Audit Internal meliputi:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit Internal tahunan;
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan pengendalian internal dan sistem manajemen risiko sesuai kebijakan
    Perusahaan;
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, akuntansi, operasional,
    sumber daya manusia, pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan lainnya;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa pada semua tingkat
    manajemen;
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan laporan tersebut kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris;
6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah disarankan;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit;
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu kegiatan Audit Internal yang dilakukannya;
9. Melakukan pemeriksaan khusus apabila diperlukan; dan
10. Menyusun peringkat/scoring hasil audit per cabang untuk menilai tingkat kepatuhan masing-masing cabang
    terhadap peraturan, kebijakan, dan ketentuan lainnya yang berlaku.


Departemen Audit Internal berwewenang untuk:
1. Mengakses seluruh informasi yang relevan tentang Perusahaan terkait tugas dan fungsinya;
2. Melakukan komunikasi langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit serta anggota dari
   Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit;
3. Mengadakan rapat secara berkala dan sesuai kebutuhan dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite
   Audit; dan
4. Melakukan koordinasi kegiatannya dengan kegiatan auditor eksternal.


STRUKTUR AUDIT INTERNAL
Dalam struktur tata kelola perusahaan di BFI Finance, Departemen Audit Internal bertanggung jawab untuk
menyempurnakan proses-proses operasional Perusahaan melalui koordinasi dengan Komite Audit yang secara
struktural bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris. Departemen Audit Internal dipimpin oleh Kepala
Departemen (Head of Internal Audit) dan setidaknya harus beranggotakan sepuluh orang dari internal Perusahaan.
Dengan demikian, semua staf Departemen Audit Internal tunduk kepada peraturan Perusahaan, termasuk dalam
prosedur pengangkatan, pemberhentian, serta penilaian kinerja anggota Audit Internal.


Head of Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Direktur atas persetujuan Dewan Komisaris.
Jika Head of Internal Audit tidak memenuhi persyaratan sebagai auditor internal dan/atau tidak kompeten dalam
menjalankan tugasnya, maka Presiden Direktur dapat memberhentikannya berdasarkan persetujuan Dewan
Komisaris.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   181
Page 182
                                                                    Laporan kepada                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




         Grafik 13 | Struktur Departemen Audit Internal




                                               OPERATIONAL AUDIT HEAD




             BUSINESS & CREDIT                    ASSET MANAGEMENT                   OPERATIONAL &
                AUDIT HEAD                           AUDIT HEAD                   NON-RETAIL AUDIT HEAD




             BUSINESS & CREDIT                    ASSET MANAGEMENT                                                        REGIONAL
            AUDIT - HEAD OFFICE                   AUDIT - HEAD OFFICE                                                    AUDIT HEAD




                                                                                                                   RETAIL COMPLIANCE AUDIT
                                                                                                                          SUPERVISOR



                                                                                 NON-RETAIL COMPLIANCE
                                                                                    AUDIT SPECIALIST




                                                                                                                   RETAIL COMPLIANCE AUDIT
                                                                                                                           SPECIALIST




                                                                                                                    FIELD AUDIT SPECIALIST




         Warna                       Keterangan

                               Lokasi Kerja: Regional


                               Lokasi Kerja: Kantor Pusat




182   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 183
     Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                    Tahunan




HEAD OF INTERNAL AUDIT




                                                          SYSTEM & GENERAL AUDIT
                                                                   HEAD




 AUDIT DEVELOPMENT &          DATA INVESTIGATION                                                     AUDIT SYSTEM
                                                           GENERAL AUDIT HEAD
  PERFORMANCE HEAD               AUDIT HEAD                                                         ANALYTICS HEAD




    AUDIT QUALITY              BUSINESS & CREDIT             INTERNAL CONTROL                   AUDIT SYSTEM ANALYTICS
 ASSURANCE SPECIALIST         DATA AUDIT SPECIALIST              SPECIALIST                            SPECIALIST




AUDIT PERFORMANCE &            ASSET MANAGEMENT              AUDIT TECHNOLOGY
  TOOLS SPECIALIST            DATA AUDIT SPECIALIST             SPECIALIST




 AUDIT DEVELOPMENT
     SPECIALIST




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   183
Page 184
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
           Tentang Laporan Ini          Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KUALIFIKASI AUDIT INTERNAL
      Secara umum, kualifikasi bagi anggota Departemen Audit Internal meliputi:
      1. Memiliki integritas dan perilaku yang profesional, independen, jujur, dan objektif dalam pelaksanaan tugasnya;
      2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman mengenai teknis audit dan disiplin ilmu lain yang relevan dengan bidang
         tugasnya;
      3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal dan peraturan perundang-
         undangan terkait lainnya;
      4. Memiliki kecakapan untuk berinteraksi dan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis secara efektif;
      5. Wajib mematuhi standar profesi yang dikeluarkan oleh asosiasi Audit Internal;
      6. Wajib mematuhi kode etik Audit Internal;
      7. Wajib menjaga kerahasiaan informasi dan/atau data Perusahaan terkait dengan pelaksanaan tugas dan tanggung
         jawab Audit Internal, kecuali diwajibkan berdasarkan peraturan perundang-undangan atau penetapan/putusan
         pengadilan;
      8. Memahami prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan manajemen risiko; dan
      9. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian dan kemampuan profesionalismenya secara terus-menerus.


      Kualifikasi bagi Head of Internal Audit adalah:
      1. Memberikan penilaian atas kecukupan dan keefektifan dari proses yang dijalankan Perusahaan untuk
         mengendalikan kegiatannya dan mengelola risiko dari area yang menjadi cakupannya;
      2. Secara periodik memberikan informasi atas status dan hasil dari perencanaan audit tahunan dan kecukupan
         sumber daya; dan
      3. Wajib mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada Presiden Direktur dan Dewan Komisaris melalui
         Komite Audit.


      Auditor Internal tidak diperkenankan untuk melakukan perangkapan tugas sebagai pelaksana kegiatan operasional
      di Perusahaan, kecuali dengan adanya persetujuan tertulis dari Presiden Direktur dan Presiden Komisaris tanpa
      mengurangi fungsi pengendalian internal Perusahaan. Dalam hal terdapat perangkapan tugas, apabila departemen/
      unit kerja di mana pihak yang merangkap jabatan tersebut sedang diaudit, maka yang bersangkutan tidak boleh
      terlibat dalam pelaksanaan proses audit tersebut.


      KODE ETIK AUDIT INTERNAL
      1. Integrity (Integritas)
         Integritas Auditor Internal menciptakan kepercayaan sehingga melahirkan keyakinan atas kesimpulan yang
         diambilnya.
      2. Objectivity (Objektivitas)
         Auditor Internal menunjukkan tingkat objektivitas dan profesionalisme yang tertinggi dalam pengambilan,
         evaluasi, dan penyebaran informasi mengenai aktivitas atau proses yang sedang diperiksa. Auditor Internal
         melakukan asesmen yang berimbang atas seluruh kondisi yang relevan dan tidak terpengaruh oleh kepentingan
         pribadi atau kepentingan pihak lain dalam membuat suatu kesimpulan.
      3. Confidentiality (Kerahasiaan)
         Auditor Internal menghargai nilai dan kepemilikan atas informasi dan data-data yang diterima dan tidak
         menyebarkan informasi dan data tersebut tanpa persetujuan dari pihak yang memiliki otoritas.
      4. Competency (Kompetensi)
         Auditor Internal memiliki pengetahuan, keahlian, dan pengalaman yang diperlukan dalam menjalankan fungsinya.




184   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 185
    Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                          Tahunan




PROFIL HEAD OF INTERNAL AUDIT


Fledy Rizmara
Head of Internal Audit




                 Warga Negara Indonesia
                 Usia: 45 Tahun
                 Domisili: Jakarta, DKI Jakarta


                               Beliau menjabat sejak 2014, berdasarkan SK Direksi No. SK/BOD/VII/14-009 tanggal
                               16 Juli 2014, dikukuhkan kembali melalui SK Direksi No. SK/AUDIT/25-0335 tanggal
                               15 September 2025. Beliau berkarier di BFI Finance sejak 2005 sebagai Audit Staff,
                               kemudian menjadi Audit Team Leader pada 2007, Audit Supervisor pada 2010, General
                               Audit Unit Head pada Maret 2011, dan Field Audit Unit Head pada Agustus 2011. Beliau
                               memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia (UII)
                               pada 2004. Aktif sebagai trainer berbagai program pelatihan bagi karyawan Perusahaan
                               sejak 2009, beliau juga pernah mengikuti program-program pengembangan
                               kompetensi, antara lain:
                               ■ Prinsip Dasar Audit Internal oleh BFI Finance (internal)
        Profil
                               ■ Deteksi Fraud oleh BFI Finance (internal)
                               ■ Middle-Management Development Program (MMDP) Batch 1 diselenggarakan
                                   dengan kerja sama BFI Finance dan Prasetiya Mulya Business School
                               ■ Know Your Customer oleh BFI Finance (internal)
                               ■ Problem Solving & Decision Making oleh BFI Finance (internal)
                               ■ Situational Leadership Training oleh BFI Finance (internal)
                               ■ Fraud Mitigation & Investigation Training oleh BFI Finance (internal)
                               ■ Training of Basic Certification Program-program pelatihan oleh APPI untuk
                                   sertifikasi manajerial berupa Sertifikasi Dasar Pembiayaan dari PT Sertifikasi Profesi
                                   Pembiayaan Indonesia (SPPI)

Dalam menjalankan tugasnya, Head of Internal Audit memimpin 222 auditor internal yang bekerja di Perusahaan per
31 Desember 2025. Mereka terdiri dari:
1. Audit Umum: 67 orang;
2. Audit Lapangan: 131 orang; dan
3. Kantor Pusat: 24 orang.


PELAKSANAAN KEGIATAN DAN TINDAK LANJUT ATAS TEMUAN
AUDIT
Departemen Audit Internal secara independen mengaudit aspek keuangan, memantau kepatuhan terhadap
kebijakan dan SOP, serta mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal Perusahaan berdasarkan konsep
Audit Berbasis Risiko yang ditetapkan oleh Komite Pemantau Risiko dan Komite Audit. Temuan yang berpotensi
merugikan dilaporkan kepada kedua komite tersebut. Untuk menjaga independensi dan objektivitas, anggota
Departemen Audit Internal tidak terlibat dalam tanggung jawab operasional pada unit kerja atau fungsi bisnis.




                                                                       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   185
Page 186
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Audit dilakukan di seluruh kantor pusat dan cabang, mencakup audit keuangan, kepatuhan, dan
      pengendalian internal.


      Departemen Audit Internal di 2025 telah melaksanakan tugas-tugas berikut:
      1. Penyusunan program kerja audit tahunan 2025 dan evaluasi pelaksanaan 2024;
      2. Audit atas unit kerja di kantor pusat dan cabang, berupa 443 audit dan 138.334 kunjungan di cabang,
         serta 10 pekerjaan audit di Kantor Pusat;
      3. Pemantauan pelaksanaan rekomendasi audit sesuai kesepakatan; dan
      4. Pertemuan rutin dengan Komite Audit untuk membahas program kerja Audit Internal dan hal lain
         terkait temuan sesuai dengan fungsi pengawasan Komite Audit.


      Manajemen telah menanggapi temuan-temuan audit internal. Pada kasus penipuan yang terungkap, Perusahaan
      menerapkan penalti secara bertahap, mulai dari penggantian atas kerugian Perusahaan hingga pemutusan
      hubungan kerja. Jumlah kerugian finansial Perusahaan di 2025 adalah kurang dari 0,1% jumlah pendapatannya.


      Tim auditor internal Perusahaan mengikuti program pelatihan peningkatan kompetensi sebagai berikut di 2025:
      1. Learning Partner Development Program (LPDP) for Subject Matter Expert (SME);
      2. LPDP for Trainers;
      3. LPDP for Trainer Coordinator;
      4. Great Leaders Program (GLP);
      5. Leadership Development Program (LDP), dan
      6. Asesmen Audit hingga akhir 2025.




      SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL




      Sistem pengendalian internal menjadi bagian dari proses bisnis yang terintegrasi untuk memastikan seluruh kegiatan
      dilaksanakan sesuai aturan dan mendukung pencapaian tujuan Perusahaan, yang meliputi kegiatan bisnis yang
      efektif dan efisien, laporan keuangan yang akurat dan andal, serta pemeliharaan aset secara bijak.



      PENGENDALIAN FINANSIAL DAN OPERASIONAL
      Dalam pengendalian aspek keuangan, Perusahaan memisahkan fungsi pencatatan dengan pengeluaran kas.
      Perusahaan juga menjalankan proses persetujuan pengeluaran anggaran secara berjenjang melalui proses check
      and re-check.




186   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 187
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




Dalam pengendalian aspek operasional, Perusahaan menilai tingkat kepatuhan setiap fungsi terhadap kebijakan
dan prosedur yang relevan yang diterapkan melalui pemberlakuan Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha, pedoman
operasional, prosedur, petunjuk pelaksanaan, instruksi kerja, dan dokumen acuan lainnya.


KOMPONEN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Sistem pengendalian internal terdiri dari komponen-komponen berikut:
1. Lingkungan Pengendalian
    Direksi dan seluruh karyawan harus menciptakan dan memelihara lingkungan kerja dengan perilaku positif,
    mendukung pengendalian internal, dan manajemen yang sehat.
2. Penilaian Risiko
    Masing-masing unit kerja harus mengidentifikasi, menganalisis, dan menilai pengelolaan risiko yang relevan dan
    berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan operasionalnya, baik dari dalam maupun luar Perusahaan.
3. Aktivitas Pengendalian
    Aktivitas ini diterapkan pada pelaksanaan kegiatan di setiap tingkat dan unit dalam struktur organisasi Perusahaan,
    antara lain, melalui pengaturan mengenai kewenangan, otorisasi, verifikasi, rekonsiliasi, penilaian atas prestasi
    kerja, pembagian tugas, dan pengamanan aset.
4. Sistem Informasi dan Komunikasi
    Perusahaan menyusun laporan mengenai kegiatan operasional, finansial, serta ketaatan dan kepatuhan terhadap
    ketentuan peraturan perundang-undangan secara tepat waktu, akurat, jelas, dan objektif.
5. Pengawasan
   Perusahaan menilai kualitas sistem pengendalian internal, termasuk fungsi Audit Internal pada setiap tingkat dan
   unit.


Secara keseluruhan, Perusahaan menyelenggarakan sistem pengendalian berjenjang yang meliputi organ tata kelola
Perusahaan, sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris: melakukan pengawasan dan pengarahan terkait proses pengelolaan Perusahaan, penyusunan
   laporan keuangan, serta pemantauan risiko dengan menerapkan prinsip kehati-hatian;
2. Direksi: menerapkan kebijakan dan prosedur kerja sesuai peraturan yang berlaku, antara lain, dengan pengelolaan
   manajemen risiko dan mitigasinya, penetapan rencana strategis Perusahaan, serta pembagian tugas dan
   wewenang dari masing-masing anggota Direksi;
3. Audit Internal: melaksanakan audit dan meningkatkan kinerja pengendalian internal dalam berbagai kegiatan
   operasional dan keuangan Perusahaan;
4. Direksi menindaklanjuti segala temuan audit berdasarkan laporan hasil Audit Internal; dan
5. Komite Audit: menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang dilakukan oleh Audit Internal agar dapat
   memberikan rekomendasi penyempurnaan Sistem Pengendalian Internal. Komite Audit juga memastikan telah
   terdapat prosedur peninjauan atas informasi yang dikeluarkan Perusahaan serta mengidentifkasi hal-hal yang
   memerlukan perhatian Dewan Komisaris.


EVALUASI TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN
INTERNAL
Melalui Departemen Audit Internal dan sesuai kriteria evaluasi Komite Audit, Perusahaan mengevaluasi efektivitas
sistem pengendalian internal atas pelaporan keuangan Perusahaan per 31 Desember 2025.


Hasil evaluasi atas sistem pengendalian internal memuat rekomendasi hasil audit internal dan eksternal sebagai
masukan bagi manajemen dalam mengambil langkah perbaikan dan penyempurnaan kebijakan dan sistem
pengendalian internal untuk mendukung pencapaian tujuan Perusahaan.


Dewan Komisaris dan Direksi menyimpulkan bahwa hingga 31 Desember 2025 sistem pengendalian internal atas
pelaporan keuangan telah berjalan efektif, dan sistem ini memadai untuk cakupan skala usaha Perusahaan saat ini.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   187
Page 188
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      MANAJEMEN RISIKO




      Di 2025, lanskap industri pembiayaan menghadapi stagnasi terutama akibat pelemahan daya beli masyarakat yang
      mengakibatkan penurunan kualitas aset pembiayaan. Di sisi lain, transformasi digital industri semakin menggeser
      fokus risiko ke arah keamanan siber dan integritas data. Di tengah situasi tersebut, BFI Finance senantiasa mewaspadai
      potensi kenaikan rasio kredit bermasalah serta risiko likuiditas, memastikan pertumbuhan bisnis tetap selaras dengan
      prinsip kehati-hatian demi menjaga stabilitas kinerja sepanjang tahun.


      Kompleksitas risiko yang dihadapi Perusahaan mengalami sedikit pergeseran sejak 2024, khususnya di ranah digital
      seiring penetrasi pasar yang kian mendalam. Digitalisasi dan model operasi baru yang lincah berbasis data memang
      meningkatkan efisiensi, namun juga memperluas bidang sentuh risiko operasional Perusahaan.


      Sebagai bagian transformasi digital, manajemen risiko telah terintegrasi dalam setiap tahap pengembangan
      teknologi. BFI Finance konsisten menerapkan kebijakan Manajemen Risiko TI serta mempertahankan sertifikasi
      ISO 27001 untuk keamanan data. Fokus utama tetap pada mitigasi risiko aplikasi kritikal demi menjamin kelancaran
      layanan bagi konsumen.


      Perusahaan juga fokus mengelola risiko spesifik pada setiap produk pembiayaan. Inovasi digital, diversifikasi
      produk, dan kolaborasi strategis terus diperkuat melalui pengawasan risiko yang terukur. Pendekatan ini menjaga
      keberlanjutan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing BFI Finance di industri pembiayaan nasional.




188   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 189
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




STRATEGI DAN KINERJA MANAJEMEN RISIKO 2025
Strategi manajemen risiko BFI Finance sepanjang 2025 diarahkan untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan
di tengah perubahan profil risiko konsumen. Fokus utama pengelolaan risiko berada pada risiko kredit, khususnya
pengendalian NPF, seiring dengan tekanan daya beli masyarakat yang memengaruhi kemampuan bayar pada
sejumlah segmen pembiayaan.


Pada 2025, NPF BFI Finance tercatat sebesar 1,39%, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri yang berada di
sekitar 2,51%. Meskipun demikian, Perusahaan tetap melakukan berbagai penguatan untuk mempertahankan kinerja
tersebut.


Pengelolaan risiko kredit dilakukan melalui kombinasi penguatan proses, penajaman segmentasi konsumen,
standarisasi pengambilan keputusan, serta penguatan tata kelola dan koordinasi lintas fungsi. Langkah-langkah ini
diterapkan secara konsisten pada segmen-segmen pembiayaan utama Perusahaan, dengan mempertimbangkan
karakteristik risiko dan dinamika pasar di masing-masing segmen.


Perusahaan mengamati perubahan profil risiko pada sebagian konsumen yang menyebabkan penurunan
kemampuan pembayaran seiring dengan tekanan ekonomi dan daya beli masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut,
strategi manajemen risiko diarahkan pada penguatan segmentasi konsumen melalui penyaringan yang lebih selektif
terhadap calon konsumen dengan profil risiko tertentu. Sekaligus, Perusahaan juga menjaga kualitas hubungan
dengan konsumen lama yang memiliki rekam jejak pembayaran yang baik.


Selain pada tahap akuisisi, penguatan juga dilakukan pada strategi penagihan dan collection. Perusahaan
menempatkan fokus pada penanganan dini (early handling), khususnya pada bucket awal keterlambatan
pembayaran. Pendekatan penagihan dilakukan secara lebih tersegmentasi dengan memanfaatkan pemetaan risiko
dan karakteristik konsumen, sehingga strategi penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing kasus.


Dari sisi proses, Perusahaan terus memastikan bahwa seluruh tahapan pembiayaan dijalankan sesuai dengan kebijakan
yang berlaku. Setiap celah risiko atau loophole yang teridentifikasi melalui evaluasi internal ditindaklanjuti melalui
penyesuaian kebijakan untuk menjaga konsistensi penerapan manajemen risiko di seluruh jaringan operasional.


Sebagai bagian dari penguatan manajemen risiko, pada 2025 BFI Finance menjalankan proyek percontohan
automated decision system di sejumlah wilayah, untuk segmen produk bervolume tinggi. Penerapan sistem ini
dirancang sebagai ruang uji coba terkontrol untuk semakin mendorong pengambilan keputusan berbasis data dan
mengevaluasi pendekatan standarisasi pengambilan keputusan pembiayaan, khususnya pada tahap persetujuan
akhir aplikasi yang dialihkan ke decision engine berbasis data.


Penerapan sistem ini mendorong peningkatan disiplin terhadap kualitas data yang digunakan dalam pengambilan
keputusan. Keputusan yang dihasilkan sepenuhnya bergantung pada validitas dan kelengkapan data, sehingga
kualitas data menjadi faktor penting dalam pengelolaan risiko kredit. Kendati demikian, tidak seluruh skenario
pembiayaan diproses melalui sistem ini. Perusahaan tetap memandang penting masukan subjektif dari pengambilan
keputusan secara manual. Oleh karena itu, penerapan sistem otomatis ini dilakukan secara selektif dan dievaluasi
secara berkala.


Di sisi organisasi, penguatan tata kelola risiko diwujudkan melalui peningkatan keselarasan antara tim risiko, tim
bisnis, dan tim penagihan. Keselarasan ini dipandang sebagai prasyarat penting dalam menjaga kualitas portofolio
pembiayaan, mengingat perbedaan kondisi operasional di masing-masing wilayah. Dengan cakupan operasional
yang meliputi 16 area di seluruh Indonesia, upaya penyelarasan lintas fungsi terus diperkuat dari tingkat kantor pusat
hingga ke cabang.


Secara keseluruhan, strategi dan kinerja manajemen risiko BFI Finance pada 2025 dibangun di atas kerangka tata
kelola risiko yang menekankan konsistensi proses, kehati-hatian dalam segmentasi konsumen, pengujian pendekatan
baru melalui proyek percontohan, serta penguatan koordinasi lintas fungsi. Langkah-langkah ini menjaga kualitas
portofolio pembiayaan dan mendukung kesinambungan kinerja Perusahaan di tengah kondisi pasar yang menantang.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   189
Page 190
                                                                    Laporan kepada                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




      MATRIKS RISIKO 2025
      BFI Finance mengelompokkan berbagai risiko yang dihadapinya dalam bisnis berdasarkan POJK No. 42 Tahun 2024
      tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan
      Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (POJK 42/2024), dan memelihara matriks risiko yang mencantumkan
      risiko-risiko potensial dan langkah mitigasi untuk setiap faktor risiko.


         Tabel 60 | Matriks Risiko 2025


                                                                  Aspek yang
                    Jenis                                                                                                       Peringkat
        No.                              Sumber                   Berpotensi                          Mitigasi
                    Risiko                                                                                                       Risiko
                                                                  Terdampak
         1.     Risiko            Kegagalan                   Seluruh aspek          1. Pengawasan aktif Dewan                  Sedang–
                Strategi          penetapan strategi          bisnis dan                Komisaris dan Direksi                   Rendah
                                  yang tepat untuk            operasional            2. Evaluasi dan penyesuaian
                                  mencapai sasaran                                      rencana strategis secara berkala
                                  utama
         2.     Risiko            Kegagalan proses            Produk dan             1.    Penyusunan dan penerapan SOP         Sedang–
                Operasional       di lingkungan               jasa; proses                 untuk setiap proses kerja untuk      Rendah
                                  internal dan                bisnis; kegiatan             menghindari penyimpangan
                                  eksternal;                  operasional; sistem    2.    Keberadaan Unit Operational
                                  gangguan                    dan infrastruktur;           Risk, Risk Policy & Portfolio, dan
                                  operasional                 reputasi                     Anti-Fraud
                                  dan keuangan;                                      3.    Keberadaan Disaster Recovery
                                  isu regulasi;                                            Plan dan Disaster Recovery
                                  kecurangan                                               Center
                                  internal ataupun                                   4.    Pengawasan oleh Audit Internal
                                  eksternal                                          5.    Program kesadaran dan
                                                                                           pencegahan kecurangan yang
                                                                                           komprehensif
                                                                                     6.    Indikator peringatan dini
         3.     Risiko            Kegagalan                   Kondisi keuangan;      1.    Keberadaan kebijakan dan             Sedang–
                Pembiayaan        peminjam untuk              reputasi                     prosedur penentuan target            Rendah
                (Risiko           memenuhi                                                 pasar, persetujuan penerimaan
                Kredit)           kewajiban                                                kredit, tingkat bunga,
                                  terhadap                                                 pembatasan limit dan eksposur
                                  Perusahaan;                                              melalui analisis dari Unit Credit
                                  perubahan faktor-                                        Operations
                                  faktor eksternal                                   2.    Manajemen penagihan
                                                                                     3.    Penerapan MIS untuk mengukur
                                                                                           kinerja portofolio
                                                                                     4.    Pengenalan masalah dan
                                                                                           penyelesaian masalah secara
                                                                                           cepat dan tepat
                                                                                     5.    Stress test dan sistem deteksi
                                                                                           dini
                                                                                     6.    Kebijakan diversifikasi portofolio
                                                                                           dan basis konsumen
                                                                                     7.    Penerapan analitik berbasis data
                                                                                           untuk menyaring konsumen dan
                                                                                           memastikan kualitas debitur
                                                                                     8.    Aktivasi jalur hukum untuk
                                                                                           meningkatkan efektivitas
                                                                                           penagihan dan pemulihan aset
                                                                                     9.    Pencadangan kerugian
                                                                                           pinjaman sesuai PSAK 71




190   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 191
     Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan          Data Perusahaan                                                 Lampiran
     yang Baik                                                                             Tahunan




                                                      Aspek yang
            Jenis                                                                                                          Peringkat
No.                            Sumber                 Berpotensi                          Mitigasi
            Risiko                                                                                                          Risiko
                                                      Terdampak
4.       Risiko Pasar     Risiko perubahan      Tidak ada             1. Melakukan lindung nilai untuk                      Sedang–
                          harga pasar pada                               seluruh pinjaman dalam bentuk                      Rendah
                          posisi portofolio                              valas
                          dan rekening                                2. Menyalurkan pembiayaan dalam
                          administratif                                  mata uang rupiah
                          termasuk transaksi
                          derivatif
5.       Risiko           Risiko                Kondisi keuangan;     1. Pengelolaan arus kas yang                          Sedang–
         Likuiditas       ketidakmampuan        reputasi                 efektif                                            Rendah
                          untuk memenuhi                              2. Pengumpulan dan analisis data
                          kewajiban yang                                 dan indikator penting
                          jatuh tempo                                 3. Manajemen likuiditas, gap, dan
                                                                         pricing
6.       Risiko           Risiko akibat         Seluruh aspek         1. Melaksanakan kegiatan bisnis                       Sedang–
         Hukum            kelalaian             bisnis dan               pembiayaan sesuai dengan                           Rendah
                          yang dapat            operasional              peraturan yang berlaku
                          menimbulkan                                 2. Transparansi pada setiap
                          kelemahan dari                                 tahapan pembiayaan
                          aspek yuridis                               3. Pemeriksaan setiap klausul
                                                                         dalam dokumen pembiayaan
                                                                         oleh tim legal
7        Risiko           Risiko akibat         Keuangan;             1. Melaksanakan pembiayaan                            Sedang–
         Kepatuhan        tidak mematuhi        operasional bisnis;      sesuai peraturan yang berlaku                      Rendah
                          dan/atau tidak        reputasi              2. Melaksanakan kewajiban dari
                          melaksanakan                                   otoritas dengan tepat waktu
                          peraturan
                          perundang-
                          undangan yang
                          berlaku
8        Risiko           Risiko akibat         Reputasi              1. Pelaksanaan penagihan dan                          Sedang–
         Reputasi         kejadian yang                                  eksekusi jaminan sesuai etika                      Rendah
                          menimbulkan                                    dan peraturan yang berlaku
                          persepsi negatif                            2. Penanganan keluhan dari
                          terhadap                                       debitur dan masyarakat dengan
                          Perusahaan                                     cepat dan sopan
                                                                      3. Pemantauan berita negatif dari
                                                                         media massa dan media sosial,
                                                                         dan pemberian penjelasan




                                                                           Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   191
Page 192
                                                                    Laporan kepada                                      Analisis dan
           Tentang Laporan Ini          Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




            Grafik 14 | Peta Diversifikasi Pembiayaan berdasarkan Piutang yang Dikelola




                  20,8%                                                                12,4%

                   Sumatra                                                           Kalimantan




                         26,6%                                                                                           13,9%

                       Jabodetabek
                                                                            26,3%
                                                                                                                   Sulawesi dan Indonesia
                                                                                                                           Timur
                                                                         Jawa dan Bali


      KERANGKA PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
      Menyikapi berbagai panduan dan ketentuan yang diterbitkan OJK, Departemen Risk Management telah memastikan
      bahwa implementasi sistem manajemen risiko Perusahaan telah disesuaikan dengan lima prinsip dari OJK untuk
      lembaga jasa keuangan.


      Secara keseluruhan, sistem manajemen risiko tersebut diatur oleh kerangka yang mencakup:


      1.    Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
            Direksi dan Dewan Komisaris aktif menjalankan manajemen risiko sesuai tugas dan tanggung jawab masing-
            masing. Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Risiko dalam menyetujui kerangka kerja dan kebijakan
            risiko Perusahaan. Dewan Komisaris memberikan wewenang kepada Direksi untuk menjalankan kegiatan bisnis
            sesuai profil risiko dan risk appetite Perusahaan.
      2.    Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit Risiko
            Perusahaan memiliki kebijakan, prosedur, dan limit terkait risiko yang secara rutin disesuaikan dengan kegiatan
            usaha dan strategi bisnis, segmen produk-produk baru dan konsumen, serta kepatuhan terhadap regulasi terkini.
            Kebijakan ini mencakup otorisasi transaksi kredit dan pencadangan kerugian piutang.
      3.    Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko
            Perusahaan memiliki mekanisme dan struktur yang memadai untuk mengelola risiko, mulai dari identifikasi
            hingga mitigasinya. Mekanisme tersebut berjalan sejak penetapan profil konsumen hingga penyelesaian
            kewajiban konsumen.
      4.    Sistem Informasi Manajemen Risiko
            Sistem manajemen risiko Perusahaan terintegrasi dengan basis data yang kuat serta prosedur internal yang
            memadai untuk mendukung kualitas manajemen risiko dan pelaporan kinerja portofolio. Basis data tersebut juga
            mencakup Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Teroris serta Tokoh Politik Populer (Politically Exposed Persons—
            PEP).
      5.    Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh
            Perusahaan menerapkan pendekatan Tiga Lini Pertahanan untuk sistem pengendalian internalnya yakni fungsi
            pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan.




192   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 193
    Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                             Tahunan




   a. Pertahanan Lapis Pertama
      Unit-unit bisnis, keuangan dan operasional, dan transformasi bertanggung jawab mengidentifikasi, menilai,
      mengawasi, dan menanggulangi risiko. Tanggung jawab utamanya adalah mengelola eksposur risiko harian,
      sesuai dengan target pasar, kebijakan, dan prosedur yang telah ditetapkan.
   b. Pertahanan Lapis Kedua
      Departemen Asset Management di bawah Direktorat Manajemen Aset melakukan pengawasan independen,
      mengkaji dan menyetujui strategi dan tingkat risiko yang dapat diterima, serta bekerja sama dengan unit-unit
      bisnis dan operasional agar risiko dikelola sesuai batasan yang ditetapkan. Departemen Financial Control di
      bawah Direktorat Keuangan mengelola dan menetapkan anggaran keseluruhan berikut tingkat risiko yang
      dapat diterima, memantau pemenuhannya, serta mengelola sumber-sumber pendanaan jangka pendek
      dan panjang beserta posisi likuiditas berdasarkan perkembangan kualitas portofolio. Unit Legal & Litigation
      di bawah pengawasan Departemen Asset Management mengelola risiko kepatuhan terkait hukum dan
      bertanggung jawab memastikan bahwa peraturan yang berlaku telah disosialisasikan dan dipatuhi seluruh
      unit terkait.
   c. Pertahanan Lapis Ketiga
      Departemen Audit Internal melakukan pengujian dan audit independen secara berkala terhadap setiap proses
      yang dijalankan unit-unit pada lapis pertama dan kedua.


BFI Finance menerapkan sistem manajemen risiko yang komprehensif ini dalam rangka memastikan kelangsungan
usaha dengan mengelola setiap faktor risiko. Secara khusus, perihal Anti–Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT-PPPSPM) dan Pelindungan
Data Pribadi menjadi faktor-faktor risiko tindak pidana yang mitigasinya diprioritaskan oleh Departemen Risk
Management. Perusahaan mengevaluasi dan menyempurnakan sistem tersebut secara berkala menggunakan
standar terkini untuk meningkatkan efektivitasnya.


  Grafik 15 | Struktur Manajemen Risiko


                               Rapat Umum
                             Pemegang Saham


                             Dewan Komisaris




                                                             Komite Pemantau              Komite Nominasi dan
     Komite Audit
                                                                  Risiko                     Remunerasi

                             Presiden Direktur


                                                                           APU-PPT-PPPSPM




                     Direktorat                                                                                  Direktorat
                                              Direktorat Bisnis           Direktorat Keuangan
                    Transformasi                                                                               Manajemen Aset




   Audit Internal            Risk Management                                Financial Control                Asset Management




                  Operational Risk                   Anti-Fraud                                                Legal & Litigation




                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   193
Page 194
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      EVALUASI EFEKTIVITAS SISTEM MANAJEMEN RISIKO 2025
      Tim Manajemen Risiko BFI Finance melaporkan profil risiko setiap triwulan kepada Komite Pemantau Risiko. Komite
      ini mendukung pengawasan Dewan Komisaris, yang selanjutnya memberikan saran dan arahan kepada Direksi
      terkait penyempurnaan sistem manajemen risiko Perusahaan.


      Pada 2025, Perusahaan melaksanakan swapenilaian profil risiko dengan mengacu pada POJK No. 28/POJK.05/2020
      tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (POJK 28/2020) serta POJK 42/2024.
      Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa profil risiko agregat BFI Finance tetap terjaga pada kategori Risiko
      Menengah–Rendah per akhir 2024.


      Temuan dari swapenilaian tersebut diperkuat oleh evaluasi rutin yang dilakukan Komite Pemantau Risiko secara
      triwulanan. Berdasarkan keseluruhan proses penilaian dan evaluasi tersebut, penerapan manajemen risiko di BFI
      Finance dinilai telah dijalankan secara komprehensif dan efektif selama 2025.


      Mempertimbangkan hal-hal tersebut, Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit menyatakan bahwa sistem
      manajemen risiko Perusahaan telah dirancang secara tepat dan diimplementasikan secara memadai pada 2025.


      Dengan dukungan sistem manajemen risiko yang berjalan efektif, Perusahaan mampu menjaga kinerja keuangan
      yang relatif lebih baik dibandingkan industri, meskipun menghadapi tantangan berupa pemburukan kualitas
      portofolio pembiayaan dan perlambatan pertumbuhan di sektor pembiayaan.


      FOKUS DAN RENCANA PENGUATAN MANAJEMEN RISIKO 2026
      Memasuki 2026, BFI Finance berencana untuk semakin menajamkan arah manajemen risikonya, seiring dengan
      kondisi ekonomi global yang masih tidak menentu serta belum adanya indikasi perbaikan di pasar domestik. Dengan
      demikian, pengelolaan risiko ditempatkan sebagai landasan penting untuk menjaga kualitas portofolio sekaligus
      mendukung pengembangan bisnis secara terukur.


      Fokus utama penguatan manajemen risiko pada 2026 diawali dengan penetapan risk appetite di tingkat korporasi.
      Keputusan strategis ini akan memengaruhi arah penyaluran pembiayaan, strategi penjualan, serta keseimbangan
      antara pertumbuhan dan kinerja portofolio ke depan.


      Selain risiko kredit, Perusahaan memandang risiko operasional sebagai area yang penting untuk diperkuat.
      Meningkatnya frekuensi dan dampak bencana alam, yang sebagian berakar dari perubahan iklim, mendorong
      kebutuhan akan koordinasi yang lebih cepat, analisis yang lebih responsif, serta penyusunan simulasi dampak
      terhadap portofolio dan operasional sebagai dasar pengambilan keputusan manajemen.


      Penguatan risiko operasional juga mencakup perhatian terhadap pengelolaan data, termasuk potensi kebocoran
      data yang dapat timbul dari praktik operasional sehari-hari. Oleh karena itu, evaluasi atas pengelolaan dan akses data
      dipandang perlu untuk menerapkan prinsip kehati-hatian secara konsisten di seluruh organisasi.




194   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 195
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan      Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




KASUS HUKUM
Terdapat 57 perkara hukum yang masih berlangsung dan dihadapi Perusahaan hingga akhir 2025. Sejumlah 45
perkara tengah berjalan di pengadilan, dan sisanya ditangani oleh Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).


Berdasarkan asesmen yang dilakukan Perusahaan, perkara dan/atau kasus hukum tersebut tidak berdampak
signifikan/material terhadap kelangsungan usaha Perusahaan, dan merupakan bagian dari kegiatan rutin Perusahaan.
Jumlah sisa pokok utang dari seluruh kasus tersebut adalah sebesar Rp8,8 miliar atau 0,03% dari Jumlah Piutang yang
Dikelola Perusahaan.


  Tabel 61 | Kasus Hukum 2025



        Jenis Kasus               Lembaga Penanganan               Jumlah Kasus                      Status BFI Finance

                                                                                                Sebagai Penggugat: 2
                                Pengadilan Negeri
                                                                           45                   Sebagai Tergugat dan
                                setempat
Sengketa Konsumen                                                                               Turut Tergugat: 43

                                BPSK                                       12                   Sebagai Teradu: 12

                             Jumlah                                        57


Perusahaan telah memastikan bahwa seluruh perkara/kasus hukum tersebut tidak berpengaruh negatif secara
signifikan/material terhadap kelangsungan usaha Perusahaan, dan merupakan bagian dari kegiatan bisnis rutin.




SANKSI ADMINISTRATIF
Pada 2025, Perusahaan menerima 15 sanksi dari OJK selaku regulator dan sanksi tersebut berupa 5 denda, 3 teguran
tertulis, dan 7 peringatan tertulis.


  Tabel 62 | Sanksi Administratif 2025



    Jenis Sanksi                                       Keterangan                                                   Jumlah

                         Denda terkait penyampaian Laporan Debitur dan/atau koreksi Laporan
Denda                                                                                                                   5
                         Debitur melalui SLIK

                         Teguran tertulis terkait pelanggaran ketentuan mengenai Laporan Bulanan                        2
Teguran Tertulis
                         Teguran tertulis terkait penyampaian Laporan Debitur dan/atau Koreksi
                                                                                                                         1
                         Laporan Debitur melalui SLIK
                         Peringatan tertulis terkait penyampaian Laporan Debitur dan/atau koreksi
                                                                                                                        5
                         Laporan Debitur melalui SLIK

Peringatan Tertulis      Peringatan   tertulis terkait pelanggaran           ketentuan         mengenai
                                                                                                                         1
                         Penyelenggaraan Usaha Pembiayaan
                         Peringatan tertulis terkait pelanggaran ketentuan mengenai Penerapan
                                                                                                                         1
                         Program APU-PPT-PPPSPM




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   195
Page 196
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      HUBUNGAN INVESTOR
      Fungsi Hubungan Investor adalah membina komunikasi dan hubungan baik antara BFI Finance dengan para
      pemangku kepentingan, terutama pemegang saham, investor prospektif, dan analis.


      Melalui fungsi tersebut, Perusahaan secara konsisten dan transparan menyebarluaskan dan melibatkan publik atas
      perkembangan terkini dan informasi yang penting untuk diketahui para pemangku kepentingan. Penyebarluasan
      informasi dilakukan melalui berbagai cara, seperti analyst meeting (termasuk paparan publik), konferensi, kunjungan
      investor ke Perusahaan, dan conference call, serta penyampaian informasi melalui situs resmi Perusahaan.


      TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
      Hubungan Investor memiliki tugas dan tanggung jawab berikut:
      1. Bertindak sebagai penghubung antara Perusahaan dengan pemangku kepentingan eksternal, terutama
         pemegang saham, calon investor, dan lembaga pemerintah terkait pasar modal dan investasi;
      2. Mengoordinasikan penyusunan Laporan Tahunan Terintegrasi Perusahaan;
      3. Menangani proses publikasi laporan-laporan Perusahaan secara daring di situs web Perusahaan, bfi.co.id; dan
      4. Bertindak sebagai pengawas berbagai kegiatan Perusahaan, seperti RUPS dan Paparan Publik.


      PROFIL HUBUNGAN INVESTOR



           Ng Koon Pek
           Investor Relations

                      Warga Negara: Malaysia
                      Usia: 48 Tahun
                      Domisili: Jakarta, DKI Jakarta


                                           Beliau menjalankan fungsi Hubungan Investor dari Perusahaan sejak Januari 2011 dan
                                           telah lulus penilaian kemampuan dan kepatutan bagi tenaga kerja asing dari OJK
                                           berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-860/NB.1/2014 tanggal 2 Mei
                                           2014. Sebelum bergabung dengan BFI Finance, beliau menjabat sebagai Vice President
                                           Equity Capital Markets di CIMB Investment Bank di Malaysia dan Indonesia hingga
                Profil                     2009. Beliau mengawali kariernya sebagai Analis di Nikkei Pacific Corporate Advisors,
                                           Kuala Lumpur, pada 2001, dan selanjutnya mengikuti Program Manajemen Keuangan
                                           di General Electric pada 2002–2004. Beliau memegang gelar Bachelor of Arts atau
                                           B.A. (Hons) di bidang Ekonomi Industri dari University of Nottingham, Inggris, lulus
                                           pada 1999, dan Master of Science (M.Sc.) di bidang Sekuritas, Investasi, dan Perbankan
                                           Internasional dari ISMA Centre di University of Reading, Inggris, lulus pada 2000.



      PELAKSANAAN KEGIATAN
      Hubungan Investor melaksanakan berbagai kegiatan di 2025, yang mencakup 47 pertemuan (daring dan luring)
      melibatkan lebih dari 60 pihak investor dan analis, 4 earnings calls melibatkan manajemen, serta 3 konferensi.




196   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 197
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




KEPATUHAN
Unit Kepatuhan di BFI Finance dipimpin oleh Direksi dan diawasi langsung oleh Presiden Direktur. Sesuai dengan
POJK 48/2024, Unit Kepatuhan bertugas membantu Direksi dalam memastikan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan di bidang usaha pembiayaan dan peraturan perundang-undang lainnya. Tugas utama unit
ini adalah memantau kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, dan kegiatan Perusahaan, serta menjamin kepatuhan
terhadap peraturan yang berlaku. Unit Kepatuhan juga berperan strategis dalam menjaga keberlanjutan operasional
dan reputasi Perusahaan, serta menciptakan lingkungan bisnis yang transparan, patuh, dan beretika.


Unit Kepatuhan turut menjaga integritas dan reputasi Perusahaan dengan memantau perubahan peraturan
dan kebijakan yang berdampak pada operasi Perusahaan. Unit ini bekerja sama dengan departemen lain untuk
mengembangkan kebijakan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku, memastikan kebijakan tetap relevan di
tengah perubahan bisnis.


Dalam operasionalnya, Unit Kepatuhan mengedepankan tiga fungsi utama, yaitu:
1. Fungsi Pencegahan
   Unit Kepatuhan mengembangkan dan menerapkan berbagai kebijakan, pedoman, dan standar operasional
   Perusahaan yang selaras dengan ketentuan regulator. Salah satu upaya yang dilakukan berkelanjutan adalah
   sosialisasi peraturan perundang-undangan baru dan pelatihan berkelanjutan kepada karyawan mengenai isu-
   isu kepatuhan seperti Anti–Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan
   Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU–PPT–PPPSPM), pelindungan konsumen, pelaporan GCG, serta
   pelaporan transaksi keuangan.
2. Fungsi Deteksi atau Pengawasan
   Unit Kepatuhan melakukan pemantauan, pengujian kepatuhan, dan evaluasi terhadap implementasi kebijakan di
   seluruh lini Perusahaan, untuk mampu mengidentifikasi potensi pelanggaran secara lebih dini dan memberikan
   rekomendasi mitigasi yang tepat.
3. Fungsi Penanganan
   Unit Kepatuhan memastikan tindak lanjut yang tepat atas temuan atau indikasi pelanggaran secara profesional
   dan transparan. Seluruh proses investigasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip adil dan independen.


ANTI–PENCUCIAN UANG, PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME,
DAN PENCEGAHAN PENDANAAN PROLIFERASI SENJATA PEMUSNAH
MASSAL (APU–PPT–PPPSPM)
Sesuai POJK No. 8 Tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan (POJK 8/2023),
Perusahaan menunjuk Penanggung Jawab APU–PPT–PPPSPM yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden
Direktur. APU–PPT–PPPSPM merupakan bagian dari manajemen risiko, dan dengan demikian, pelaksanaannya
dikoordinasikan dengan Departemen Risk Management yang berada di bawah supervisi langsung Presiden Direktur.
Dalam menjalankan tugasnya, Penanggung Jawab APU–PPT–PPPSPM di kantor pusat menunjuk Penanggung
Jawab di level kantor cabang, untuk memastikan bahwa Program APU–PPT–PPPSPM dijalankan dengan baik di
semua wilayah cabang.


Di 2025, penerapan Program APU–PPT–PPPSPM didasarkan pada lima pilar, dengan rincian sebagai berikut:
1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris
    a. Pembahasan kerangka kerja APU–PPT–PPPSPM beserta tindak lanjut yang perlu dilakukan dengan
       mempertimbangkan semua aspek persyaratan regulasi dan strategi Perusahaan; dan
    b. Pembaruan acuan perhitungan profil risiko APU–PPT–PPPSPM yang mengacu pada National Risk Assessment
       (NRA) terbaru yang diterbitkan oleh PPATK dan Sectoral Risk Assessment (SRA) yang diterbitkan oleh OJK.
2. Kebijakan dan Prosedur
    a. Penyesuaian kebijakan rekrutmen karyawan dan mitra, serta kebijakan penerimaan debitur dengan
       menambahkan filter orang yang terkait dengan judi daring;
    b. Sosialisasi kebijakan dan prosedur terkait penerapan Program APU–PPT–PPPSPM kepada setiap fungsi terkait
       di Perusahaan; dan
    c. Pelaporan Transaksi Tunai dan Transaksi Mencurigakan kepada PPATK melalui aplikasi GoAML.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   197
Page 198
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      3. Pengendalian Internal
         a. Kerja sama dengan Audit Internal dalam audit kebijakan dan prosedur sesuai POJK 8/2023, serta audit
             penerapan kebijakan dan prosedur APU–PPT–PPPSPM yang diterapkan Perusahaan; dan
         b. Pengkinian data dengan rencana dan realisasi yang dilaporkan kepada OJK.
      4. Sistem Informasi Manajemen
         a. Pelaporan tiga bulanan data debitur kepada PPATK melalui aplikasi SIPESAT;
         b. Identifikasi dan penerapan red flag tools APU–PPT–PPPSPM sesuai Surat Edaran Kepala PPATK No. SE-03/1.02/
             PPATK/05/15 tentang Indikator Transaksi Keuangan Mencurigakan bagi Penyedia Jasa Keuangan, untuk
             pengawasan Transaksi Tunai dan Transaksi Mencurigakan;
         c. Uji efektivitas indikator dalam red flag tools APU–PPT–PPPSPM untuk memastikan bahwa Perusahaan tidak
             digunakan sebagai sarana pencucian uang;
         d. Pengawasan Transaksi Tunai dan Transaksi Mencurigakan secara rutin, untuk memastikan tidak ada transaksi
             tunai melebihi Rp500 juta yang terlambat dilaporkan;
         e. Pembuatan Watchlist Database terkait penerapan Program APU–PPT–PPPSPM dari berbagai sumber data
             yang tidak hanya berorientasi pada persyaratan regulasi dalam negeri, tetapi juga kepentingan investor dari
             Uni Eropa dan Amerika Serikat untuk mengidentifikasi tingkat risiko Debitur dan Calon Debitur;
         f. Pengayaan Database Politically Exposed Persons (PEPs) dari berbagai sumber;
         g. Pengelompokan basis data SIPENDAR ke dalam Sanctions Lists Database sebagai bagian dari proses
             penyaringan (screening) debitur di awal kontrak pembiayaan melalui aplikasi Check and Validation (CNV);
         h. Pelaporan pengayaan data para terduga pendanaan terorisme melalui aplikasi SIPENDAR; dan
         i. Pelaporan tingkat penilaian risiko APU–PPT–PPPSPM melalui sistem Aplikasi Pelaporan Online OJK (APOLO).
      5. SDM dan Pelatihan
         a. Pelatihan dan pemantauan karyawan terkait APU–PPT–PPPSPM secara e-learning melalui aplikasi M-BEAT
             (media digital untuk pembelajaran karyawan);
         b. Partisipasi dalam seminar dan pelatihan APU–PPT–PPPSPM dari OJK, PPATK, dan sumber lainnya untuk
             memastikan kemutakhiran pemahaman dan pengetahuan sejalan dengan perkembangan regulasi dan
             tipologi pencucian uang, pendanaan terorisme, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal (PPSPM);
         c. Pelatihan bagi para karyawan dengan posisi Credit Factory Head, Credit Commercial Analyst, Credit PBF,
             Sharia & Non-Collateral Credit serta Tim Credit Operations di kantor pusat sebagai penanggung jawab APU-
             PPT-PPPSPM terkait pengkinian (update) dari penerapan POJK 8/2023 dan kasus APU–PPT–PPPSPM pada
             perusahaan pembiayaan;
         d. Pembaruan proses rekrutmen karyawan menggunakan Watchlist APU–PPT–PPPSPM untuk menghindarkan
             Perusahaan dari SDM yang dapat menyalahgunakan Perusahaan sebagai sarana operasi tindak kejahatan;
             dan
         e. Penerbitan ketentuan tentang Know Your Employee sebagai langkah antisipasi dan pencegahan fraud di
             Perusahaan dengan mendeteksi dan mengindentifikasi karyawan yang berpotensi melakukan pelanggaran
             dan memiliki kerawanan hukum.




198   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 199
    Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                     Tahunan




SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
Perusahaan menjalankan Sistem Pelaporan Pelanggaran yang dibentuk berdasarkan Peraturan Perusahaan No.
SOP/031 tanggal 22 Maret 2013, yang kemudian diperbarui dengan Peraturan Perusahaan No. SOP/031 tanggal
14 Maret 2024, sebagai penerapan prinsip-prinsip GCG, terutama tanggung jawab dan kewajaran.


Sistem Pelaporan Pelanggaran memastikan kinerja yang optimum dan kepatuhan hukum dari setiap karyawan BFI
Finance dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.


MEKANISME PELAPORAN PELANGGARAN




Sistem Pelaporan Pelanggaran BFI Finance memungkinkan setiap individu di lingkungan Perusahaan untuk
mengajukan keluhan dan/atau laporan tentang penipuan dan/atau pelanggaran atas tata tertib Perusahaan ataupun
prinsip-prinsip GCG, dengan mengirimkan laporan melalui:
1. Surat elektronik (email) di fraud_investigator@bfi.co.id;
2. Layanan pesan singkat (SMS dan WhatsApp) di nomor 0822 5888 8911; atau
3. Alamat surat-menyurat:
    Kantor Pusat PT BFI Finance Indonesia Tbk
    BFI Tower
    Sunburst CBD Lot 1.2
    Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
    BSD City, Tangerang Selatan 15322
    Indonesia
    u.p. Departemen Audit Internal


PELINDUNGAN BAGI PELAPOR DAN PENANGANAN PENGADUAN
Setiap pihak yang melapor melalui Sistem Pelaporan Pelanggaran BFI Finance dilindungi hak-haknya secara moral,
sesuai dengan UU No. 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.


Sepanjang 2025, pengaduan dan laporan pelanggaran yang diterima berjumlah 119 laporan, dengan rincian: 81 melalui
surat elektronik dan 38 melalui SMS/pesan WhatsApp.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   199
Page 200
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




          Tabel 63 | Jumlah Laporan Pelanggaran di 2025 dan Status Penanganannya



                         Jenis Laporan/Keluhan                               Dalam Proses                  Selesai        Jumlah


        Penipuan/Kecurangan (Fraud)                                                  0                       83               83

        Lain-Lain (Bukan Fraud)                                                      0                       36               36

        Jumlah                                                                       0                       119             119



          Tabel 64 | Media Pelaporan Pelanggaran di 2025



                                 Jenis Media                                 Dalam Proses                  Selesai        Jumlah


        E-mail Fraud Investigator                                                    0                        81              81

        SMS/WhatsApp Fraud Investigator                                              0                       38               38

        Surat Tertulis                                                               0                        0               0

        Jumlah                                                                       0                       119             119



          Grafik 16 | Alur Tindak Lanjut Laporan Pelanggaran



                                                   Proses Verifikasi                     Proses Validasi
           Laporan Diterima
                                                        Data                                Temuan

                                                  oleh Departemen                                                    Laporan Hasil
               oleh Sistem                                                          melalui pemeriksaan
                                                    Audit Internal                                                     Validasi
                Pelaporan                                                            secara sah sesuai
                                                  dan Depertemen
               Pelanggan                                                                 prosedur
                                                  Manajemen Risiko




             Perusahaan memberikan sanksi kepada pelaku pelanggaran sesuai dengan                                    Jika Terbukti
                                      SK yang berlaku                                                                 Melanggar




      TINDAK LANJUT LAPORAN PELANGGARAN
      Seluruh laporan pelanggaran yang diterima di 2025 telah ditindaklanjuti dan diselesaikan per akhir tahun. Sanksi yang
      sepadan untuk setiap pelaku pelanggaran telah diberikan.




200   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 201
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   201
Page 202
      Keberlanjutan




202   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 203
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   203
Page 204
                                                                    Laporan kepada                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                           Pembahasan Manajemen




      STRATEGI KEBERLANJUTAN
      VISI KEBERLANJUTAN                                                        Sejalan    dengan     komitmen    tersebut,   strategi
                                                                                keberlanjutan Perusahaan dikembangkan di 2025 untuk
      Menjadi perusahaan pembiayaan terdepan di industri                        diterapkan dalam periode 2026–2030, dengan fokus pada
      keuangan nonbank dengan memegang teguh komitmen                           penyediaan pembiayaan berkelanjutan yang mendukung
      untuk menjadi mitra solusi keuangan masyarakat                            kegiatan usaha masyarakat serta pelaksanaan proses
      yang tepercaya, memperhatikan keseimbangan antara                         bisnis yang senantiasa memperhatikan aspek sosial dan
      kesejahteraan bidang ekonomi, sosial, dan kelestarian                     lingkungan. Strategi ini juga mencakup upaya terukur
      lingkungan demi mendukung pembangunan negara                              dalam memberdayakan pemangku kepentingan internal
      secara berkelanjutan dan peningkatan taraf hidup                          (karyawan) dan eksternal (konsumen, komunitas, serta
      masyarakat di mana pun Perusahaan beroperasi                              lingkungan sekitar).


      MISI KEBERLANJUTAN                                                        BFI Finance mendukung penuh pencapaian Tujuan
                                                                                Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development
                                                                                Goals/SDG) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya:
      Mampu melakukan kegiatan usaha secara berkelanjutan
      yang mendukung pengembangan wirausahawan
      golongan ekonomi menengah ke bawah untuk
      meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan
                                                                                               SDG 3:
      sosial dengan senantiasa memperhatikan dampak
                                                                                               KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA
      lingkungan


      TUJUAN KEBERLANJUTAN
                                                                                               SDG 4:
      Perusahaan berupaya untuk menyediakan berbagai
                                                                                               PENDIDIKAN BERKUALITAS
      produk jasa pembiayaan yang mampu mendukung
      peningkatan kegiatan usaha masyarakat, serta
      menjalankan   proses     bisnis  yang senantiasa
      memperhatikan pembangunan berkelanjutan dan
      mendukung kelestarian lingkungan                                                         SDG 6:
                                                                                               AIR BERSIH DAN SANITASI LAYAK
      Visi dan Misi ini menjadi landasan dalam penyusunan dan
      penerapan strategi keberlanjutan BFI Finance, dengan
      mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan yang
      relevan dari setiap pemangku kepentingan utamanya                                        SDG 8:
                                                                                               PEKERJAAN LAYAK DAN
      ARAH STRATEGI                                                                            PERTUMBUHAN EKONOMI

      KEBERLANJUTAN
      Di tengah dinamika dan tantangan bisnis yang terus                                       SDG 17:
      berkembang di 2025, BFI Finance tetap berkomitmen                                        KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI
      menjalankan kegiatan usahanya secara bertanggung                                         TUJUAN
      jawab     dengan     menjaga    keseimbangan    antara
      pertumbuhan kinerja, tanggung jawab sosial, dan
                                                                                Sejalan dengan dukungan terhadap SDG tersebut,
      kepedulian terhadap lingkungan. Keberlanjutan bagi
                                                                                strategi    dan     program-program      keberlanjutan
      Perusahaan bukan sekedar pemenuhan kewajiban,
                                                                                Perusahaan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan
      melainkan prinsip fundamental yang terintegrasi dalam
                                                                                dijelaskan di bagian-bagian selanjutnya.
      strategi dan bisnis Perusahaan.




204   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 205
                        Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                                       Keberlanjutan             Data Perusahaan                                               Lampiran
                        yang Baik                                                                            Tahunan




IMPLEMENTASI PROGRAM KEBERLANJUTAN 2025
BERDASARKAN SDG
 PILAR




                               BFI Finance untuk Kesejahteraan         BFI Finance untuk Kesehatan                     BFI Finance untuk
                                     Masyarakat Indonesia                       Indonesia                             Pendidikan Indonesia
 TARGET SDG




                           ■ #BFINgangkatUsahaLokal 2025               ■   Donor Darah                          ■ Sekolah SINERGI (School of
                           ■ Literasi Keuangan                         ■   Pelayanan Kesehatan Gratis               Innovation for Education,
                           ■ Program BFI 4U (Pemberdayaan              ■   Sehat untuk Merdeka                      Resilience, Growth, and
 IMPLEMENTASI PROGRAM




                               Masyarakat Desa)                                                                     Inclusion)
                                                                       ■   Bakti Ibu
                           ■ Seminar Outlook Ekonomi dan Pasar                                                  ■ Gerakan 1000 untuk Anak
                               2026
                                                                                                                    Bangsa
                           ■   Berbagi di Hari Raya
                                                                                                                ■ Beasiswa Prestasi Olahraga
                           ■   Bantuan Cepat Tanggap Bencana
                           ■   Penanaman Bibit Mangrove                                                             “Jadi Juara BFI Finance”
                           ■   BFI Jelantah Hijau
                           ■   Branch Green Ambassador




Dalam penerapannya, program keberlanjutan BFI Finance dipandu oleh Kebijakan Program CSR. Penerapan ini
terwujud dalam konsepsi tiga tindakan dasar, yakni:




              THINK
              Semua lapisan, baik di dalam maupun di luar lingkungan
              Perusahaan, memikirkan dan merasakan isu-isu sosial yang
              terjadi di luar dan di dalam Perusahaan. Refleksi ini muncul
              dari kesadaran akan apa yang terjadi di lingkungan sekitar,
              dan berujung pada ide-ide untuk terlibat aktif di dalamnya.

              ACT
              Semua lapisan di dalam lingkungan Perusahaan membantu
              memberikan solusi atas isu-isu tersebut dan melakukan
              tindakan nyata sebagai hasil pemikiran dan keterlibatan
              aktif dalam lingkungan sekitar.

              PRESERVE
              Hasil tindakan nyata tersebut dipertahankan dan dilakukan
              secara berkelanjutan oleh semua lapisan Perusahaan,
              sehingga terwujud perubahan yang positif dari tindakan
              nyata tersebut.



Untuk memastikan kontinuitas program-program keberlanjutannya, Perusahaan mengelola anggaran yang besarnya
disesuaikan dengan kinerja finansialnya, serta mempertimbangkan hasil evaluasi dari program-program tahun
sebelumnya.




                                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   205
Page 206
                                                                    Laporan kepada                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




      Rangkaian program keberlanjutan ini dikoordinasikan oleh berbagai departemen dan unit kerja di Perusahaan,
      antara lain:
      ■ Departemen Corporate Secretary & Compliance;
      ■ Departemen Corporate Program & CSR;
      ■ Direktorat Bisnis;
      ■ Divisi Financial Control;
      ■ Divisi Teknologi Informasi; dan
      ■ Kantor Cabang.

      Aktualisasi Anggaran Program Keberlanjutan 2023–2025 (Rp juta)




                                                                                             Aktualisasi Anggaran Program
                                                                                               Keberlanjutan 2023–2025



                                                                                                                            (Rp juta)



                                                                                    2025                                  137.971

                                                                                    2024                                  130.625

                                                                                    2023                                  123.461




      Aktualisasi Anggaran Program Keberlanjutan 2025




                                                                           Lingkungan dan
                                                                                                         Pemberdayaan Masyarakat
                                                                             Infrastruktur

                               Jumlah

                         Rp137.971                                         Rp773                                 Rp1.536
                           juta                                                juta                                juta


                                                                    Praktik Ketenagakerjaan dan           Tanggung Jawab terhadap
                                                                          Kemasyarakatan                        Konsumen




                                                                         Rp135.313                               Rp349
                                                                               juta                                juta




206   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 207
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




TARGET KEGIATAN KEBERLANJUTAN 2026
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BFI Finance untuk periode 2026–2030, yang telah disampaikan ke OJK
pada November 2025, memuat target kegiatan keberlanjutan Perusahaan untuk 2026, yang diringkas menjadi:
1. Evaluasi Program Keuangan Berkelanjutan;
2. Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi SDM;
3. Inklusi Keuangan dan Penguatan UMKM;
4. Edukasi dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat;
5. Keberlanjutan Sosial dan Lingkungan; dan
6. Penerapan Praktik Ramah Lingkungan dalam Operasional Perusahaan (Green Office).


MEMBANGUN BUDAYA KEBERLANJUTAN
BFI Finance menumbuhkan budaya keberlanjutan dalam diri setiap karyawan sesuai dengan prinsip dalam Kebijakan
Keberlanjutan dan Kebijakan Lingkungan, Sosial, dan Ekonomi yang berlaku di Perusahaan.


Perusahaan mengajak seluruh karyawan untuk berperan aktif dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDG) melalui berbagai aktivitas, sekaligus mendorong keterlibatan langsung dalam program-program
keberlanjutan yang diselenggarakan oleh Perusahaan.


Budaya keberlanjutan diterapkan dalam beberapa kegiatan yang melibatkan peran aktif karyawan BFI Finance,
seperti:
■ Praktik Green Office merupakan bagian dari penerapan budaya keberlanjutan di lingkungan kerja. Program ini
   melibatkan sejumlah kegiatan peningkatan kesadaran karyawan akan isu lingkungan, termasuk kampanye internal
   mengenai gaya hidup ramah lingkungan. Perusahaan juga mendorong upaya pengurangan konsumsi listrik, air,
   dan kertas melalui praktik efisiensi dan pemanfaatan proses digital dalam aktivitas kerja. Dalam pengelolaan
   limbah kantor, Perusahaan mendorong pembatasan penggunaan barang sekali pakai serta mengelola sampah
   botol plastik.
■ Program pengembangan kompetensi dan kapabilitas karyawan melalui berbagai pelatihan untuk peningkatan
   keterampilan, serta pembinaan kepemimpinan yang berkelanjutan guna memastikan setiap individu memiliki
   kapasitas dan ketangguhan menghadapi dinamika bisnis yang terus berkembang. Dengan menempatkan
   karyawan sebagai aset utama, Perusahaan tidak hanya mendorong pertumbuhan profesional dan kesejahteraan
   tenaga kerja, tetapi juga memperkuat fondasi keberlanjutannya dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi
   seluruh pemangku kepentingan.
■ Program BFI 4U adalah program pemberdayaan masyarakat di suatu daerah atau desa melalui beberapa
   kegiatan jangka panjang yang diinisiasi oleh relawan karyawan Perusahaan pada bidang Kesehatan, Lingkungan,
   dan Pendidikan. Konsep Budaya berkelanjutan ini diterapkan sesuai dengan Nilai-Nilai Dasar Perusahaan yaitu
   G.R.E.A.T.


Melalui penerapan budaya keberlanjutan ini, BFI Finance berkomitmen untuk terus menumbuhkan kesadaran dan
partisipasi karyawan dalam setiap aspek bisnis, sekaligus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi
masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   207
Page 208
                                                                    Laporan kepada                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                               Pembahasan Manajemen




      SUMBER DAYA MANUSIA
      BFI Finance terus memperkuat manajemen SDM untuk menjaga efektivitas organisasi dan mendukung pertumbuhan
      bisnis jangka panjang. Pendekatan Perusahaan berfokus pada pengembangan kapabilitas internal, manajemen
      talenta, dan penyempurnaan sistem pendukung dengan tetap mengedepankan efisiensi, tata kelola serta kepatuhan
      terhadap regulasi.


      Strategi ini bertumpu pada empat pilar utama yang dirangkum dalam BFI Culture 2.0 framework, yakni: Keunggulan
      Kepemimpinan, Manajemen Talenta yang Komprehensif, Pengembangan Tim Berkinerja Tinggi, dan Manajemen
      Talenta Berbasis Data. Pendekatan ini menjadi kerangka terintegrasi untuk merancang inisiatif pengembangan SDM
      dan memastikan keselarasan antara kapabilitas karyawan, kebutuhan organisasi, dan target bisnis.


          Grafik 17 | BFI Culture 2.0




                                                                              Keunggulan
                                                                              Kepemimpinan


                                                         Manajemen
                                                         Talenta
                                                         Berbasis Data         BFI
                                                                             Culture
                                                                               2.0        Manajemen
                                                                                          Talenta
                                                                                          Komprehensif


                                                                         Tim yang Cakap
                                                                         dan Berkinerja
                                                                         Tinggi




      LEADERSHIP EXCELLENCE (KEUNGGULAN KEPEMIMPINAN)
      BFI Finance memandang kepemimpinan yang unggul sebagai faktor penting dalam mempertahankan arah
      geraknya di tengah dinamika perubahan lingkungan kerja dan bisnis. Pada 2025, Perusahaan melanjutkan penerapan
      Leadership Development Program (LDP) yang mendorong keterbukaan terhadap pembelajaran, kolaborasi lintas
      fungsi, serta kesiapan dalam menyesuaikan cara kerja sesuai kebutuhan organisasi.


      Penerapan LDP ini tercermin dalam inisiatif pengembangan kepemimpinan yang semakin menekankan pembelajaran
      berbasis pengalaman. Program pengembangan kepemimpinan disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan
      aktual organisasi, termasuk kemampuan memimpin lintas generasi seiring dengan perubahan komposisi tenaga
      kerja. Materi kepemimpinan diarahkan untuk membantu para pimpinan memahami konteks bisnis secara lebih
      menyeluruh dan menjalankan peran kepemimpinan secara relevan dalam lingkungan kerja yang terus berkembang.




208   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 209
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Selanjutnya, upaya ini diwujudkan secara lebih konkret melalui penyempurnaan G.R.E.A.T. Leadership Program
(GLP). GLP disempurnakan dengan memberikan penekanan yang lebih kuat pada metode action learning. Agar
pembelajaran tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan di kelas—karena efektivitasnya terbatas,
terutama bagi pimpinan yang terbiasa bekerja di lapangan—GLP telah dikembangkan agar peserta dapat belajar
melalui pengalaman langsung, diskusi kasus, dan penerapan praktis. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih
kontekstual dan dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari.


Modul GLP juga disesuaikan dengan isu-isu yang relevan dengan kondisi terkini, antara lain terkait kepemimpinan
lintas generasi, komunikasi, dan sebagainya. Melalui modul ini, para pimpinan dibekali pemahaman dan pendekatan
yang diperlukan untuk menyesuaikan gaya kepemimpinan mereka, sehingga tetap efektif dalam mengelola tim
dengan komposisi demografis yang lebih beragam.


Untuk tingkat kepemimpinan yang lebih senior, Perusahaan menyelenggarakan Leadership Series yang membahas
topik-topik yang relevan dengan agenda transformasi Perusahaan. Pada 2025, dua sesi Elevating the Baseline
Leadership Series dilaksanakan sebagai forum pembelajaran dan refleksi bagi para pimpinan senior dalam
memperkuat peran kepemimpinan mereka, sesuai arah pengembangan organisasi.


TOTAL TALENT MANAGEMENT
(MANAJEMEN TALENTA KOMPREHENSIF)
BFI Finance menerapkan pendekatan Total Talent Management yang mencakup seluruh siklus pengelolaan
sumber daya manusia, mulai dari rekrutmen hingga pengembangan dan retensi talenta. Sepanjang 2025, rekrutmen
dilaksanakan secara selektif dengan mengedepankan profesionalisme, inklusivitas, serta proses yang objektif
dan berbasis kompetensi, serta didukung oleh praktik hubungan kerja yang sah dan bertanggung jawab. Proses
onboarding juga terus disempurnakan agar setiap talenta baru memahami peran, ekspektasi kinerja, dan budaya
organisasi sebelum terjun ke unit masing-masing.


Perusahaan juga berkomitmen menjunjung tinggi prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dalam seluruh praktik
ketenagakerjaan. Perusahaan memastikan tidak adanya diskriminasi dalam proses rekrutmen, pengembangan,
maupun penilaian kinerja berdasarkan gender, usia, latar belakang, atau kondisi lainnya. Setiap karyawan memiliki
kesempatan yang setara untuk berkembang, memperoleh perlakuan adil, serta bekerja dalam lingkungan yang
menghormati martabat dan HAM.


Sebagai penguatan tata kelola talenta internal, Perusahaan menginisiasi Talent Forum sebagai wadah kolaboratif
bagi para pimpinan untuk memetakan dan mengidentifikasi talenta berpotensi tinggi. Forum ini berfungsi untuk
pemetaan objektif sekaligus membuka kesempatan untuk pengembangan nonformal, seperti mentoring lintas
fungsi dan pertukaran pengalaman antar pemimpin. Hasil diskusi konstruktif dalam forum ini menjadi landasan
untuk pengembangan lanjutan, termasuk penentuan peserta program akselerasi, seperti Mini MBA.


Selanjutnya, pengelolaan kesejahteraan karyawan merupakan pilar strategis dalam kerangka Total Talent
Management BFI Finance. Kebijakan remunerasi dirancang secara komprehensif dengan mempertimbangkan
kepatuhan terhadap regulasi, daya saing pasar, serta kapasitas finansial Perusahaan. Paket kompensasi di Perusahaan
mencakup gaji pokok, berbagai tunjangan dan fasilitas kerja, serta skema insentif berbasis kinerja yang mengapresiasi
baik kontribusi individu maupun pencapaian kolektif.


Lebih jauh lagi, BFI Finance berkomitmen menjaga iklim kerja yang kondusif melalui penerapan Peraturan
Perusahaan yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum. Peraturan ini menjadi landasan kokoh dalam mengatur
kondisi kerja, dialog manajerial, serta perlindungan hak-hak karyawan. Perusahaan membuka saluran komunikasi
dan ruang bagi karyawan untuk menyampaikan aspirasi atau keluhan, baik secara lisan maupun tertulis. Setiap
masukan akan ditanggapi secara serius. Efektivitas dari pendekatan dialogis ini terbukti nyata. Sepanjang 2025, tidak
terdapat keluhan signifikan terkait hubungan industrial, yang menjadi indikator kuat bahwa lingkungan kerja yang
harmonis, konstruktif, dan saling mendukung telah terpelihara dengan baik di BFI Finance.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   209
Page 210
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      CAPABLE & HIGH PERFORMING TEAM
      (TIM YANG CAKAP DAN BERKINERJA TINGGI)
      BFI Finance terus memperkuat kapabilitas organisasi melalui pengelolaan talenta yang terintegrasi dan kolaboratif.
      Pada 2025, inisiatif yang menjadi prioritas adalah program Mini MBA, yang dirancang untuk memperluas pemahaman
      peserta tentang rantai nilai bisnis secara menyeluruh, mencakup aspek pemasaran, keuangan, kepemimpinan,
      hingga pemanfaatan data dan teknologi.


      Melengkapi pembelajaran formal, Perusahaan menerapkan metode pembelajaran berbasis pengalaman melalui
      inisiatif Life Labs (Learning Labs). Program ini melibatkan karyawan berkinerja tinggi dalam proyek strategis berskala
      terbatas dengan pendampingan dari pimpinan senior. Melalui metode ini, proses pembelajaran diarahkan pada
      eksperimen dan penerapan langsung, sehingga pengembangan kapabilitas berjalan kontekstual dan selaras dengan
      kebutuhan organisasi.


      Untuk memastikan kesesuaian antara kapasitas tenaga kerja dan kebutuhan bisnis yang dinamis, Perusahaan
      menerapkan Dynamic Manpower Planning (MPP). Pendekatan ini memberikan kewenangan lebih luas kepada
      General Manager dan Manajer Wilayah untuk mengevaluasi produktivitas serta mengalokasikan SDM berdasarkan
      kompleksitas operasional spesifik di areanya. Desentralisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih
      cepat, akurat, dan kontekstual dalam merespons karakteristik pasar serta tantangan geografis yang unik di setiap
      wilayah. Selain itu, Perusahaan juga menjalankan Capacity Management dan Productivity Matrix yang dinamis.
      Kedua instrumen ini digunakan untuk memantau kapasitas kerja dan tingkat produktivitas secara berkala, sehingga
      efisiensi organisasi dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.


      Pengelolaan kinerja juga memanfaatkan Key Performance Indicators (KPI) yang sistemnya disempurnakan di 2025
      dengan menekankan kejelasan peran dan dampak kontribusi. Dengan penyempurnaan ini, seluruh karyawan,
      termasuk yang memiliki masa kerja panjang, tetap relevan dan adaptif. Pencapaian kinerja tak hanya dinilai dari
      pengalaman, namun juga dari kesiapan untuk terus belajar dan penyesuaian pola pikir terhadap tuntutan yang
      berkembang.


      Pengembangan KPI di 2025 difokuskan pada aspek Visibility, di mana pimpinan dipastikan memiliki pandangan
      yang jelas terhadap target di seluruh lapisan organisasi. Hasilnya, keselarasan antara target organisasi, unit kerja, dan
      individu dapat dipantau sejak awal periode, serta memungkinkan identifikasi dini terhadap potensi ketidaksesuaian.
      Aspek Ownership KPI diperkuat dengan mendorong setiap karyawan untuk bertanggung jawab penuh atas target
      yang ditetapkan.


          Tabel 65 | Produktivitas Karyawan


                                  Deskripsi                                       2023                     2024                  2025

       Jumlah Karyawan                                                                11.207                    10.198               10.540

       Jumlah Outlet                                                                        271                       267               349

       Karyawan per Outlet                                                                 41,4                   38,2                  30,2

       Jumlah Kontrak Baru per Karyawan                                                    34,7                   36,0                 38,8




210   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 211
   Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan         Data Perusahaan                                                Lampiran
   yang Baik                                                                          Tahunan




 Tabel 66 | Metrik Pengembangan SDM


                       Deskripsi                              2023                       2024                       2025

Biaya Pelatihan                                            Rp3,0 miliar               Rp4,9 miliar                Rp6,3 miliar

Jumlah Peserta Pelatihan                                            23.831                   50.676                      63.578

Jumlah Program Pelatihan                                                7                           8                          8



 Tabel 67 | Pelaksanaan Program Pendidikan dan Pelatihan



               Jenis Pelatihan                       Jumlah Program 2025                        Jumlah Peserta 2025


Pelatihan Internal                                              5                                          59.567

Pelatihan Eksternal                                             4                                           4.011

Jumlah                                                          9                                          63.578



 Tabel 68 | Jenis Pelatihan dan Jumlah Peserta



               Jenis Pelatihan                       Jumlah Program 2025                        Jumlah Peserta 2025


Kualifikasi                                                     3                                           3.419

Mandatory                                                       3                                           1.752

Fungsional                                                      3                                          58.407

Jumlah                                                          9                                          63.578



 Tabel 69 | Peserta Pelatihan berdasarkan Jenjang Kepangkatan



          Jenjang Kepangkatan                 Pelatihan Eksternal          Pelatihan Internal              Jumlah Peserta


Dewan Komisaris & Direksi                                       -                             10                              10

Senior Manager                                               295                             217                             512

Junior Manager                                             5.546                          2.036                           7.582

Officer                                                   19.005                            772                          19.777

Staff                                                     34.721                            976                          35.697

Jumlah                                                   59.567                            4.011                        63.578




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   211
Page 212
                                                                        Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini               Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                        Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen



          Tabel 70 | Rata-Rata Jam Pelatihan per Keikutsertaan Karyawan per Tahun



                                                   Laki-Laki                                            Perempuan                            Rata-
                                                                                                                                            Rata Jam
          Jenjang                                                         Rata-                                                Rata-
                                                    Jumlah                                                  Jumlah                          Pelatihan
       Kepangkatan        Jumlah Jam                                    Rata Jam       Jumlah Jam                            Rata Jam
                                              Keikutsertaan per                                        Keikutsertaan                          per
                           Pelatihan                                   Pelatihan per    Pelatihan                           Pelatihan per
                                                 31 Des 2025                                          per 31 Des 2025                       Peserta
                                                                         Peserta                                              Peserta

       Dewan
       Komisaris &                    56                        10             6                 -                   -                 -         6
       Direksi
       Senior
                                 1.456                     425                  3              237                87                 3           3
       Manager
       Junior
                                37.214                  5.899                  6          8.088                1.683                 5           6
       Manager

       Officer                 98.375                   13.935                  7         31.346               5.842                 5           7

       Staff                    77.001                 27.528                   3         53.454               8.169                 7          4

       Jumlah                  214.102                 47.797                  4          93.125              15.781                6            5



          Tabel 71 | Peserta Program Manajemen Talenta dan Suksesi


                                              2023                                       2024                                   2025
          Jenjang
       Kepangkatan
                          Laki-Laki        Perempuan        Jumlah        Laki-Laki    Perempuan     Jumlah     Laki-Laki    Perempuan       Jumlah


       Manajerial
                                156               45             201         122           54         176            29            119        148
       ke Atas

       Supervisor              574               177             751        356            137        493          320            156         476

       Jumlah                  730              222              952        478            191        669         349             275         624



      DATA-DRIVEN TALENT MANAGEMENT
      (MANAJEMEN TALENTA BERBASIS DATA)
      Dalam industri multifinance yang sangat bergantung pada kecepatan layanan dan ketepatan mitigasi risiko, data
      telah bertransformasi menjadi aset strategis. Kemampuan mengolah data memungkinkan pemetaan profil risiko
      yang akurat, prediksi tren pasar secara tajam, serta pengambilan keputusan bisnis yang presisi dalam kondisi ekonomi
      yang sarat ketidakpastian.


      Urgensi tersebut mendorong BFI Finance untuk mengadopsi pendekatan berbasis data, dan mengusungnya untuk
      berbagai proses, termasuk pengelolaan SDM. Teknologi digital dioptimalkan sebagai tulang punggung untuk
      mendukung perencanaan tenaga kerja, pemantauan kinerja, hingga manajemen talenta. Untuk semua tahapan ini,
      data memperkaya perspektif pengambilan keputusan Perusahaan sehingga lebih terstruktur dan konsisten.


      Teknologi juga berperan sebagai faktor kunci dalam pencapaian aspirasi Perusahaan. Otomasi proses administrasi
      mendorong pergeseran fokus karyawan dari pekerjaan rutin menuju peran yang lebih strategis, sekaligus menuntut
      peningkatan kapabilitas digital. Akses data yang terbuka juga membuat komunikasi lintas fungsi yang objektif dan
      berlandaskan fakta. Hal ini memperkuat koordinasi antar direktorat sekaligus membuat organisasi semakin matang.




212   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 213
    Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan      Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                    Tahunan




Lebih lanjut, Perusahaan tengah mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) secara terukur. Sebagai
tahap awal, strategi top-down dikembangkan untuk menyelaraskan inisiatif AI dengan kebutuhan bisnis strategis,
sementara pendekatan bottom-up didorong melalui penggunaan perangkat kolaborasi digital harian, untuk memacu
produktivitas dan pertukaran pengetahuan di lingkungan kerja.


KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
Perusahaan menyediakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan layak bagi seluruh karyawan, baik di lingkungan
kantor maupun di lapangan, melalui penyediaan fasilitas yang memadai, penerapan prosedur keselamatan kerja,
serta program kesehatan yang berkelanjutan. Untuk mendukung komitmen tersebut, Departemen HC bekerja sama
dengan Infrastructure Development di Direktorat Operasional untuk menerapkan Sistem Manajemen Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (SMK3) sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan. SMK3 berlaku bagi seluruh karyawan
dan ditujukan untuk mencegah potensi kecelakaan dan kerusakan, serta menanggulangi risiko yang mereka temui
selama bekerja.


Sebagai bagian dari penerapan SMK3, Perusahaan menyediakan infrastruktur dan sistem pendukung operasional
yang memadai. Dokumen penting dan aset konsumen disimpan di Pusat Kustodian yang dirancang tahan terhadap
gempa bumi dan kebakaran. Karyawan juga dibekali dengan pelatihan evakuasi darurat dan penggunaan alat
pemadam kebakaran, serta didukung oleh ketersediaan sarana penyelamatan dan kotak P3K di setiap lantai.


Untuk menjaga keselamatan kerja di lapangan, Perusahaan menetapkan ketentuan khusus bagi karyawan
bermobilitas tinggi, seperti yang bertugas di bidang pemasaran dan penagihan. Karyawan diwajibkan untuk
mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan alat pelindung yang sesuai.


Di sisi kesehatan, BFI Finance mendukung penerapan gaya hidup sehat melalui keikutsertaan karyawan dalam
program asuransi kesehatan serta penerapan pendekatan preventif terhadap penyakit akibat kerja. Upaya ini
dilengkapi dengan penyebarluasan materi edukasi mengenai pola hidup sehat dan ajakan untuk menjaga kebugaran
fisik, sebagai upaya mengurangi risiko kesehatan di lingkungan kerja.


   Tabel 72 | Kecelakaan Kerja


                                                                         Karyawan
         Jenis Kecelakaan Kerja             Karyawan Lapangan                                              Jumlah
                                                                       Non-Lapangan

Kecelakaan Berat                                           2                               -                              2

Kecelakaan Ringan                                         25                              6                              31

Jumlah Kasus                                              27                              6                              33




                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   213
Page 214
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      TANGGUNG JAWAB PENGEMBANGAN
      PRODUK/JASA BERKELANJUTAN




      PROGRAM INKLUSI KEUANGAN DAN KEUANGAN BERKELANJUTAN
      BFI Finance berkomitmen menjadi lebih dari sekedar lembaga pembiayaan, dengan menempatkan diri sebagai
      mitra strategis bagi pertumbuhan sektor riil, khususnya UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.
      Menyadari keterbatasan akses perbankan bagi segmen unbanked dan masyarakat di pelosok, Perusahaan
      menghadirkan layanan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, sehingga peluang untuk mengembangkan
      usaha dapat diakses secara lebih merata.


      Komitmen ini tercermin nyata dalam portofolio Perusahaan. Hingga akhir 2025, BFI Finance telah menyalurkan modal
      kerja senilai Rp9,92 triliun kepada ribuan pelaku UMKM di Indonesia. Angka ini setara dengan 37,8% dari total portofolio
      Perusahaan dan menjadi bukti nyata dukungan Perusahaan untuk menggerakkan nadi ekonomi kerakyatan, selaras
      dengan visi Keuangan Berkelanjutan dan Inklusi Keuangan dari pemerintah.


      Selain pembiayaan, BFI Finance mendukung inklusi keuangan melalui program literasi dan edukasi bagi pelaku
      usaha, termasuk pelatihan manajemen keuangan, strategi pemasaran, inovasi produk, dan pemanfaatan layanan
      digital.


      Program ini bertujuan meningkatkan kapabilitas UMKM agar mampu bertumbuh secara berkelanjutan dan
      memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian lokal.


      PRAKTIK BISNIS YANG ETIS DAN BERTANGGUNG JAWAB
      Perusahaan melakukan penagihan dari konsumen dengan cara yang etis dan tunduk pada peraturan yang berlaku,
      sesuai POJK No. 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.


      Jika konsumen mengalami kesulitan dalam pengembalian pinjaman, Perusahaan akan mengupayakan cara-cara
      yang tegas, terhormat, dan sensitif terhadap kondisi konsumen, sehingga meminimalkan potensi terjadinya sengketa
      dalam prosesnya. Perusahaan memastikan bahwa seluruh konsumennya diperlakukan secara etis dan bertanggung
      jawab oleh karyawan Perusahaan.


      Setiap tahun, Perusahaan melakukan survei tingkat kepuasan konsumen atas produk dan layanannya. Hasil survei
      di 2025 beserta program-program layanan konsumen di BFI Finance disajikan pada bab Analisis dan Pembahasan
      Manajemen, bagian Pelayanan Konsumen, halaman 114–115.




214   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 215
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




KINERJA
LINGKUNGAN
OPERASI BERKELANJUTAN
BFI Finance menjalankan usaha di bidang pembiayaan,
dengan keseluruhan operasinya berlangsung di kawasan
urban atau daerah pemukiman. Tidak ada wilayah
operasi Perusahaan yang bersinggungan langsung
dengan lingkungan hidup, termasuk ekosistem yang
dilindungi.


Operasi BFI Finance menciptakan dampak lingkungan,
dan dampak yang paling signifikan adalah emisi
karbon. Karyawan Perusahaan mengandalkan beragam
sarana transportasi dalam bekerja, sehingga menjadi
kontributor emisi yang utama. Hingga 2025, Perusahaan
belum menghitung emisi dari bahan bakar kendaraan
karyawan, maupun emisi dari pembiayaan kendaraan
konsumen.


Meski demikian, upaya penghematan energi tetap
menjadi perhatian dalam aktivitas sehari-hari. Di kantor
pusat dan seluruh outlet, karyawan diimbau untuk
menerapkan pola kerja yang lebih ramah lingkungan,
khususnya melalui penghematan listrik dan air, dengan
cara mematikan lampu dan pendingin ruangan di
area yang tidak digunakan, mengurangi dan memilah
sampah domestik, serta menekan penggunaan kertas
baru dengan memanfaatkan kertas bekas untuk
kebutuhan pencetakan tertentu.


Selain itu, Perusahaan telah membangun fasilitas khusus
untuk pembuangan limbah bahan berbahaya dan
beracun (B3) di lingkungan kantor pusat sebagai bentuk
kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah No. 22
Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup (PP 22/2021). Dalam
mendukung pengurangan limbah, Perusahaan juga
mengimbau pembatasan penggunaan barang sekali
pakai serta melarang penggunaan bahan Styrofoam di
lingkungan kerja.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   215
Page 216
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KONSUMSI ENERGI DAN AIR
      Perusahaan telah melakukan pengukuran atas konsumsi energi listrik dan air di seluruh wilayah kantornya, termasuk
      kantor pusat dan seluruh outlet. Sepanjang 2025, Perusahaan menggunakan listrik sebanyak 10.480.214 kWh, atau
      setara dengan 37.728 gigajoule (GJ), meningkat 1,00% dibandingkan dengan penggunaan listrik di 2024. Sementara
      itu, penggunaan air menurun 3,29% dari 80.262 m³ di 2024 menjadi 77.619 m³ di 2025.


      Meskipun konsumsi listrik meningkat 1,00%, kenaikan ini lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang mencapai
      7,50%, sehingga menunjukkan adanya perbaikan efisien energi. Di sisi lain, konsumsi air bersih berhasil ditekan. Hal ini
      mencerminkan upaya efisiensi yang dilakukan Perusahaan menunjukkan hasil yang baik. Ke depannya, Perusahaan
      akan terus mengupayakan peningkatan efisiensi dalam penggunaan kedua sumber daya tersebut di seluruh jaringan
      operasionalnya, antara lain melalui peningkatan kesadaran karyawan serta penerapan praktik pengelolaan sumber
      daya yang lebih disiplin dan bertanggung jawab.


      Berdasarkan jumlah penggunaan listriknya, Perusahaan telah mengestimasi emisi karbon Cakupan 2 berdasarkan
      Greenhouse Gas Protocol. Untuk 2025, dengan menggunakan faktor konversi emisi jaringan listrik sebesar 0,79 kg
      CO₂e/kWh, jumlah emisi Cakupan 2 Perusahaan mencapai sekitar 8.279,37 ton CO₂e.


          Grafik 18 | Konsumsi Listrik dan Air




                                                                                            Konsumsi Listrik




                                                                                                                   Listrik (kWh)



                                                                                    2025                        10.480.214

                                                                                    2024                         10.376.164

                                                                                    2023                         9.650.184




                                                                                            Konsumsi Air




                                                                                                                       Air (m³)



                                                                                    2025                            77.619

                                                                                    2024                            80.262

                                                                                    2023                             78.516




216   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 217
    Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan                Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                             Tahunan




   Tabel 73 | Penggunaan Listrik dan Air 2024


                                           Pemakaian                                 Biaya                                 Biaya
                                                               Konsumsi                               Pemakaian
                Wilayah Kerja                Listrik                              Pemakaian                              Pemakaian
                                                               Energi (GJ)                             Air (m³)
                                             (kWh)                                Listrik (Rp)                            Air (Rp)

Kantor Pusat                                     3.434.433            12.364       3.937.447.050              32.617       417.176.395


Sumatra                                          1.280.367            4.609          2.176.021.639             6.992        87.749.134


Jabodetabek                                       1.101.095           3.964          1.871.344.199             9.506       119.298.863


Jawa dan Bali                                    2.317.307            8.342        4.030.106.746               13.653      171.346.910


Kalimantan                                        882.876              3.178        1.500.474.528               7.691      96.527.980


Sulawesi dan Indonesia Timur                     1.360.086            4.896         2.311.506.348              9.803       123.022.675

Jumlah                                       10.376.164              37.353       15.826.900.510             80.262      1.015.121.957



   Tabel 74 | Penggunaan Listrik dan Air 2025


                                           Pemakaian                                 Biaya                                 Biaya
                                                               Konsumsi                               Pemakaian
                Wilayah Kerja                Listrik                              Pemakaian                              Pemakaian
                                                               Energi (GJ)                             Air (m³)
                                             (kWh)                                Listrik (Rp)                            Air (Rp)

Kantor Pusat                                     3.462.191            12.464       3.903.000.907              32.525      416.059.236


Sumatra                                          1.278.576            4.603         2.172.978.856              5.066       68.388.986


Jabodetabek                                       1.192.555           4.293        2.026.782.297              10.959      147.944.884


Jawa dan Bali                                     2.325.116           8.370         3.951.604.392              13.237      178.697.337


Kalimantan                                        866.481               3.119         1.472.611.192            6.294       84.967.337


Sulawesi dan Indonesia Timur                     1.355.295            4.879         2.303.364.661              9.538      128.758.430

Jumlah                                       10.480.214              37.728      15.830.342.305               77.619     1.024.816.210




PROGRAM PELESTARIAN LINGKUNGAN
Upaya pengelolaan dampak lingkungan dilakukan melalui program restorasi ekosistem mangrove sejak 2021.
Program penanaman mangrove dipilih karena kemampuan ekosistem mangrove dalam menyerap dan menyimpan
karbon secara alami dalam jumlah yang relatif tinggi dibandingkan hutan tropis dengan luasan setara.


Pelaksanaan program tersebut berlanjut pada 2025 melalui penanaman sebanyak 15.000 bibit mangrove di wilayah
Banyuwangi dan Denpasar. Kegiatan ini ditujukan untuk mendukung konservasi pesisir sekaligus mitigasi abrasi
di sekitar area operasional. Berdasarkan hasil pemantauan, penanaman mangrove tersebut menunjukkan potensi
penyerapan karbon dioksida (CO₂) sekitar 34,53 ton CO₂ per tahun, dengan memperhitungkan jumlah mangrove
yang bertahan serta kondisi lingkungan sekitar.


Evaluasi yang dilakukan pada akhir 2025 mendapati bahwa dari 15.000 bibit pohon yang ditanam di 2024, sebanyak
7.905 pohon (52,70% dari keseluruhan) tetap hidup. Berdasarkan temuan tersebut, diperkirakan penyerapan CO₂ dari
7.905 pohon mangrove ini berada pada kisaran 158–395 ton CO₂ per tahun.




                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   217
Page 218
                                                                    Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      Sebagian bibit mangrove tidak dapat bertahan akibat berbagai faktor lingkungan, di antaranya kejadian air rob yang
      menyebabkan genangan berkepanjangan dan perubahan kondisi perairan, sehingga menghambat pertumbuhan
      bibit mangrove.


          Tabel 75 | Estimasi Biomassa dan Serapan Karbon dari Penanaman Mangrove di 2025


                                                                                                       Luas Hamparan           Nilai Serapan
               Lokasi               Biomassa (kg)             Karbon (kg)              CO₂e
                                                                                                            (ha)                  Karbon
       Pulau Pari
                                                   2,57                      1,21               0,10                 0,05                 0,54
       (DKI Jakarta)

       Indramayu
                                                   5,07                     2,38               0,40                  0,20                 0,53
       (Jawa Barat)

       Brebes
                                                  37,99                   177, 85              2,90                  0,20                 3,90
       (Jawa Tengah)

       Denpasar (Bali)                          328,74                    154,50               16,74                 0,10                45,62


       Dumai (Riau)                         10.720, 02                     58,92               14,39                 0,15                26,10



          Grafik 19 | Sebaran Bibit Mangrove yang Ditanam Perusahaan




                                                                                                                Penanaman Pohon
                                                                         Penanaman Baru 2025
                                                                                                                   2023–2025




                                                                            15.000                               40.000



      BFI GREEN LIFESTYLE
      Perusahaan memperluas praktik ramah lingkungan di kalangan karyawan dan komunitas sekitar wilayah operasinya
      melalui program BFI Green Lifestyle.


      Di 2025, program ini mencakup beberapa kegiatan seperti:
      ■ Mengurangi penggunaan plastik dan menghimbau karyawan untuk membawa wadah makanan dan minuman
          sendiri;
      ■ Melarang penggunaan kantong plastik, styrofoam, dan sedotan plastik;
      ■ Mengelola sampah botol plastik secara terpisah untuk didaur ulang;
      ■ Mengumpulkan tas belanja bekas berbahan kain/kertas untuk digunakan kembali saat berbelanja di kantin atau
          koperasi kantor; dan
      ■ Secara periodik melakukan edukasi lingkungan melalui email blast.


      Sebagai bagian dari BFI Green Lifestyle, Perusahaan memperluas praktik ramah lingkungan ke kegiatan luar ruang.
      Salah satunya melalui ajang BFI RUN 2025 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang. Melalui kegiatan olahraga tersebut,
      Perusahaan mendorong partisipasi peserta dalam pengelolaan sampah plastik secara bertanggung jawab. Dari
      pelaksanaan kegiatan ini, berhasil dikumpulkan 66 kg sampah botol plastik, yang selanjutnya disalurkan ke bank
      sampah terdekat dengan lokasi kantor pusat untuk diproses dan didaur ulang.




218   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 219
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




KINERJA
SOSIAL
Selain menjadi penggerak bagi pelaku UMKM di
seluruh Indonesia melalui produk-produk dan program
keberlanjutannya, BFI Finance juga menjalankan
program CSR sebagai cara Perusahaan menyeimbangkan
pilar Profit, People, dan Planet, sekaligus mendukung
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


Pelaksanaan program CSR diharapkan dapat memberi
manfaat bagi masyarakat di wilayah operasional, sejalan
dengan upaya retensi konsumen serta penguatan relasi
jangka panjang dengan komunitas dan pemangku
kepentingan.


Perancangan program CSR diselaraskan dengan target
lingkungan dan sosial, serta kebutuhan masyarakat
sasaran. Pelaksanaan programnya melibatkan kolaborasi
internal dan kemitraan eksternal, khususnya dalam
pemberdayaan ekonomi lokal. Program-program ini
dievaluasi melalui pengukuran kualitas hidup penerima
manfaat serta dampak nyata yang dihasilkan.


KESEJAHTERAAN MASYARAKAT




       #BFINgangkatUsahaLokal 2025


#BFINgangkatUsahaLokal 2025 merupakan inisiatif
BFI Finance yang terus mendorong pemberdayaan
ekonomi masyarakat. Tahun ini, program menjangkau
lebih dari 150 peserta dari konsumen, pelaku UMKM,
dan masyarakat umum di Tangerang (Banten), melalui
rangkaian pelatihan dan pendampingan usaha
yang meliputi pemasaran, pengelolaan keuangan,
pengembangan pola pikir kewirausahaan, komunikasi,
serta kreasi ide usaha. Program ini juga menghadirkan
kegiatan pendukung yang meriah, mulai dari bazar
produk lokal, aneka lomba dan aktivitas olahraga,
lokakarya keterampilan, hingga kegiatan edukatif bagi
anak-anak dan komunitas sekitar. Sepanjang empat
hari pelaksanaan, perputaran ekonomi bazar mencapai
kisaran ratusan juta rupiah, menunjukkan dampak nyata
program dalam mendukung pertumbuhan UMKM lokal.



                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   219
Page 220
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




                                                                                              Program BFI 4U
                           Literasi Keuangan
                                                                                       (Pemberdayaan Masyarakat Desa)


      Perusahaan    menyelenggarakan    program    Literasi                     BFI 4U merupakan program kerelawanan karyawan
      Keuangan di dua kota, yaitu Kabupaten Tangerang                           yang dilaksanakan selama satu bulan di satu wilayah
      (Banten) dan Kota Kupang (NTT), dengan tujuan                             tertentu dengan melakukan riset kebutuhan masyarakat
      meningkatkan      pengetahuan   dan    kemampuan                          di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga
      masyarakat serta konsumen dalam mengelola keuangan,                       peningkatan ekonomi lokal. Pada 2025, program
      memahami      produk   pembiayaan,   memanfaatkan                         ini dilaksanakan di Desa Ciangir, Kecamatan Legok,
      pinjaman produktif untuk pengembangan usaha, serta                        Tangerang. Kegiatannya mencakup sosialisasi pemilahan
      mengenali manfaat dan risiko pembiayaan. Program                          sampah, literasi keuangan untuk UMKM, penyuluhan
      ini menjangkau 100 UMKM di Kabupaten Tangerang                            Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, pemeriksaan kesehatan
      melalui Literasi Keuangan Syariah, dan 100 peserta                        gratis, pemberian fasilitas pendidikan dan edukasi
      nelayan serta UMKM di Kota Kupang. Kegiatan ini juga                      karakter bagi siswa Madrasah Tsanawiyah setempat,
      memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi,                      serta kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan.
      berbagi pengalaman, dan memperoleh wawasan praktis                        Program ini selanjutnya dikembangkan menjadi bagian
      yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan                          dari program Desa Sejahtera BFI Finance.
      usaha dan keuangan mereka.




                                                                                               Berbagi di Hari Raya
                        Seminar Outlook
                     Ekonomi dan Pasar 2026

                                                                                Perusahaan menyelenggarakan beberapa program
      Guna mempersiapkan langkah bisnis menuju 2026,                            sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi rezeki
      BFI Finance menggelar seminar “Outlook Ekonomi                            dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional
      dan Pasar 2026: Peluang, Tantangan, dan Strategi                          BFI Finance. Pada perayaan Idulfitri 1446 H, melalui
      untuk Berkembang” di BFI Tower, Tangerang Selatan,                        program Berbagi Berkah BFI Finance 2025, Perusahaan
      yang diikuti oleh sekitar 40 orang pelaku usaha dari                      membagikan 2.877 paket sembako dan takjil kepada
      berbagai sektor usaha. Acara ini membahas proyeksi                        masyarakat di 14 kota, yang dilakukan oleh kantor cabang
      perekonomian nasional, tren pasar, perkembangan                           di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Bintaro (Tangerang
      dunia usaha, dan pentingnya pengelolaan keuangan                          Selatan, Banten), Tobelo (Maluku Utara), Tabanan (Bali),
      sehat sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.                               Kotamobagu (Sulawesi Utara), Cimahi (Jawa Barat),
                                                                                Balikpapan (Kalimantan Timur), Karawang, Depok, dan
                                                                                Bekasi (Jawa Barat), Malang, Mojokerto, dan Ponorogo
                                                                                (Jawa Timur), Bone (Sulawesi Selatan), serta kantor pusat
                                                                                di BSD City, Tangerang Selatan.




220   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 221
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




Selanjutnya, pada perayaan Iduladha 1446 H, melalui           Fokus lokasi ini ditetapkan untuk mendukung
program BFI Berkurban, Perusahaan menyalurkan                 keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat
daging kurban kepada 1.283 penerima manfaat di 9              pesisir selama tiga tahun melalui inisiatif BFI Sahabat
kota, yang dilaksanakan oleh kantor cabang di Medan           Pesisir. Program lanjutan mencakup penguatan ekonomi
(Sumatra Utara), Makassar (Sulawesi Selatan), Kuningan        masyarakat nelayan, antara lain melalui pengembangan
(Jawa Barat), Jepara (Jawa Tengah), Surabaya (Jawa            budidaya dan olahan produk berbasis mangrove.
Timur), Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Gianyar
(Bali), Bogor (Jawa Barat), serta kantor pusat di BSD City,
Tangerang Selatan.




                                                                                 BFI Jelantah Hijau


      Bantuan Cepat Tanggap Bencana                           BFI Jelantah Hijau merupakan program pengelolaan
                                                              minyak jelantah berbasis partisipasi masyarakat. Program
                                                              ini dilakukan melalui penempatan mesin penampungan
Perusahaan menyalurkan Bantuan Cepat Tanggap                  minyak jelantah atau UCOllect Box di sekolah. Minyak
Bencana di beberapa wilayah terdampak untuk                   jelantah yang disetorkan oleh warga sekitar sekolah dan
meringankan beban masyarakat. Pada bencana banjir             masyarakat umum dikonversikan menjadi nilai ekonomi
di Sumatera, Perusahaan memberikan sembako, 15                yang kemudian dimanfaatkan kembali dalam bentuk
truk tangki air, dan 10 tandon air dengan total kapasitas     fasilitas atau kebutuhan sekolah. Pada 2025, UCOllect
56.000 liter. Untuk bencana banjir di Aceh, bantuan           Box yang didukung oleh BFI Finance untuk pertama
diberikan dalam bentuk 500 makanan siap saji untuk            kalinya ditempatkan di SDN Sukasari 04, Tangerang.
dapur umum serta pelayanan kesehatan bagi 430 orang.
Selain itu, sebagai respons terhadap letusan Gunung
Semeru, Perusahaan menyalurkan sembako kepada 100
kepala keluarga di wilayah Lumajang, Jawa Timur.




                                                                            Branch Green Ambassador


                                                              Branch Green Ambassador merupakan program
          Penanaman Bibit Mangrove                            kepedulian lingkungan dan konservasi energi yang
                                                              dilaksanakan di seluruh cabang BFI Finance dengan
                                                              konsep kompetisi. Penilaian dilakukan berdasarkan
Program penanaman mangrove pada 2025 difokuskan               persentase penghematan konsumsi listrik, air, dan
di dua lokasi, yaitu Teluk Benoa, Badung (Bali) dan           kertas per semester. Pada 2025, program ini melibatkan
Teluk Pangpang, Banyuwangi (Jawa Timur), dengan               partisipasi 192 cabang di seluruh Indonesia. Hasil evaluasi
total 15.000 bibit mangrove yang ditanam. Setiap lokasi       dan pengumuman pemenang kompetisi direncanakan
menerima 7.500 bibit.                                         pada Januari 2026.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   221
Page 222
                                                                    Laporan kepada                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                            Pembahasan Manajemen




      KESEHATAN




                                                                                              Sehat untuk Merdeka


                               Donor Darah                                      Program Sehat untuk Merdeka merupakan inisiatif sosial
                                                                                BFI Finance di bidang kesehatan untuk memeriahkan
                                                                                Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Rangkaian
      BFI Finance melalui berbagai cabang kembali                               kegiatan utama program ini meliputi Donor Darah
      melaksanakan program Donor Darah PMI yang                                 PMI, yang memberikan kontribusi 290 kantong darah
      memberikan kontribusi sebanyak 399 kantong darah                          dari para pendonor di tiga kota, yaitu kantor cabang
      dari para pendonor. Kegiatan ini dilaksanakan di tiga                     di Medan (Sumatra Utara), Klaten (Jawa Tengah), dan
      kota di Indonesia, yaitu kantor cabang di Makassar                        Manokwari (Papua Barat), serta Pemeriksaan Kesehatan
      (Sulawesi Selatan), Bandung (Jawa Barat), serta kantor                    Gratis bagi masyarakat umum dengan 325 penerima
      pusat di BSD City, Tangerang Selatan, sebagai bentuk                      manfaat di enam kota, yakni kantor cabang di Karawang
      kepedulian Perusahaan terhadap kesehatan masyarakat                       (Jawa Barat), Pekalongan, Klaten, dan Banjarnegara
      dan ketersediaan stok darah nasional.                                     (Jawa Tengah), Lamongan (Jawa Timur), dan Manokwari
                                                                                (Papua Barat). Program ini mencerminkan komitmen
                                                                                Perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat
                                                                                sekaligus memperingati momen kemerdekaan secara
                                                                                positif dan bermanfaat.




                   Pelayanan Kesehatan Gratis


      Perusahaan kembali menyelenggarakan program
      Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi masyarakat umum,                                               Bakti Ibu
      dengan total 577 penerima manfaat. Kegiatan ini
      dilaksanakan di tujuh kota melalui kantor cabang BFI
      Finance di Biak Numfor (Papua), Pekanbaru (Riau),                         Dalam rangka memperingati Hari Ibu, BFI Finance
      Sangatta (Kalimantan Timur), Semarang (Jawa Tengah),                      menyelenggarakan program Bakti Ibu, yaitu layanan
      Sorong (Papua Barat Daya), Gresik (Jawa Timur), dan                       kesehatan khusus bagi ibu dan anak. Program ini
      Magelang (Jawa Tengah), sebagai bentuk dukungan                           mencakup pemeriksaan kesehatan gratis yang
      Perusahaan terhadap kesehatan masyarakat di wilayah                       dilaksanakan di Tangerang Selatan (Banten), Bandung
      operasionalnya.                                                           (Jawa Barat), Parigi Moutong (Sulawesi Tengah), Gresik,
                                                                                Nganjuk, Surabaya, Kediri, dan Malang (Jawa Timur),
                                                                                Sampit (Kalimantan Tengah), Bontang (Kalimantan
                                                                                Timur), Jayapura (Papua), Ambon (Maluku), Sumbawa
                                                                                (Nusa Tenggara Barat), dan Denpasar (Bali), dengan total
                                                                                780 penerima manfaat.




222   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 223
    Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                     Tahunan




Selain itu, program donor darah dilaksanakan di Parigi
Moutong dengan kontribusi 18 kantong darah, serta
edukasi dan sosialisasi kesehatan ibu dan anak di
berbagai kota, antara lain:
■ Malang: Kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang
   anak
■ Sampit: Sosialisasi pencegahan stunting pada anak
■ Gresik: Seminar kesehatan gigi dan mulut anak
■ Nganjuk: Penyuluhan kesehatan ibu dan anak
■ Bandung: Seminar “Menjadi Perempuan Kuat dan
   Hebat”                                                       Gerakan 1000 untuk Anak Bangsa

Kegiatan ini mencerminkan komitmen BFI Finance
dalam    meningkatkan      kesehatan,    edukasi,   dan   Gerakan 1000 untuk Anak Bangsa merupakan program
kesejahteraan ibu serta anak di wilayah operasionalnya.   CSR tahunan yang bertujuan mendukung pemenuhan
                                                          fasilitas pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah

PENDIDIKAN                                                dengan kondisi ekonomi terbatas. Pada 2025, BFI
                                                          Finance menyalurkan 1.010 pasang sepatu sekolah
                                                          beserta kaos kaki dan tas kepada siswa di lima SD negeri
                                                          di Provinsi Lampung, yaitu di Kabupaten Tulang Bawang,
                                                          Lampung Tengah, dan Pesawaran. Perusahaan juga
                                                          menyelenggarakan pelatihan cepat tanggap bencana di
                                                          sekolah penerima manfaat.




   Sekolah SINERGI (School of Innovation
   for Education, Resilience, Growth, and
                 Inclusion)

Sekolah SINERGI merupakan program pengembangan
sekolah yang dimulai pada 2025 dan dirancang untuk
berjalan selama tiga tahun. Program ini dilaksanakan                    Beasiswa Prestasi Olahraga
secara bertahap, mencakup peningkatan kapasitas guru                     “Jadi Juara BFI Finance”
pada tahun pertama, pengembangan siswa pada tahun
kedua, serta peremajaan infrastruktur sekolah pada        Melalui program Beasiswa Prestasi Olahraga “Jadi Juara
tahun ketiga. Pada 2025, fokus kegiatan diarahkan pada    BFI Finance”, Perusahaan mendukung pengembangan
pelatihan guru melalui empat sesi tatap muka berdurasi    atlet lari usia remaja yang berprestasi. Program ini
penuh selama empat hari, dengan materi utama teknik       memberikan dukungan pelatihan teknik lari, fasilitas
pengajaran berbasis digital. Sekolah penerima manfaat     pendukung, serta pengembangan pendidikan formal
untuk periode 2025–2027 adalah SDN Rawa Buntu 02,         bagi para penerima beasiswa. Untuk periode September
Tangerang Selatan.                                        2024 hingga September 2025, beasiswa diberikan
                                                          kepada 10 remaja dari DKI Jakarta, Nusa Tenggara
                                                          Timur, dan Papua. Beberapa penerima beasiswa juga
                                                          berkesempatan untuk mengikuti kompetisi lari BFI
                                                          RUN 2025 pada kategori 5K. Program ini akan kembali
                                                          dilaksanakan di 2026.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   223
Page 224
                                                                    Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




          Grafik 20 | Sebaran Program CSR berdasarkan Wilayah




                               72%                                          9%                                       19%




                        Indonesia Barat                              Indonesia Tengah                        Indonesia Timur




          Grafik 21 | Sebaran Program CSR berdasarkan Pulau




                                               7%                                           11%


                                          Kalimantan                                       Sulawesi




             18%


            Sumatra
                                                                                                                           9%
                                                  47%

                                                                                                                    Maluku dan Papua
                                                   Jawa                               8%


                                                                           Bali dan Nusa Tenggara




224   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 225
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   225
Page 226
      Data
      Perusahaan




226   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 227
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   227
Page 228
                                                                   Laporan kepada                                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                        Pembahasan Manajemen




      KOMPOSISI KEPEMILIKAN SAHAM
          Tabel 76 | Komposisi Saham dan Pemegang Saham per 31 Desember 2025



                                                                                                  Nominal Rp25 per Saham
                                Keterangan
                                                                                Jumlah Saham         Nilai Nominal (Rp)            % Saham


       Modal Dasar                                                              20.000.000.000       500.000.000.000                     100,00


       Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                                15.039.383.620       375.984.590.500                        75,20


       Jumlah Saham dalam Portepel                                                4.960.616.380        124.015.409.500                       24,80


       Pemegang Saham


       Trinugraha Capital & Co SCA                                                7.688.125.938        192.203.148.450                        51,12


       Lainnya (masing-masing di bawah 5%)                                        7.351.257.682        183.781.442.050                    48,88


       Jumlah                                                                   15.039.383.620       375.984.590.500                     100,00



          Tabel 77 | Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris


                                                                         Awal Tahun                   Akhir Tahun
                                                                                                                                      Sifat
               Nama                      Jabatan
                                                                Jumlah                             Jumlah                          Kepemilikan
                                                                                  % Saham                          % Saham
                                                                Saham                              Saham

       Francis Lay Sioe Ho         Presiden Komisaris          343.908.180           2,15         338.908.180           2,25        Langsung

       Kusmayanto
                                         Komisaris                          -          -                     -           -               -
       Kadiman

       Saurabh Narayan
                                         Komisaris                          -          -                     -           -               -
       Agarwal

                                         Komisaris
       Johanes Sutrisno                                                     -          -                     -           -               -
                                       Independen

                                         Komisaris
       Alfonso Napitupulu                                                   -          -                     -           -               -
                                       Independen

       Jumlah                                                 343.908.180            2,15         338.908.180           2,25




228   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 229
    Tata Kelola Perusahaan                                                                         Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                Lampiran
    yang Baik                                                                                      Tahunan




   Tabel 78 | Kepemilikan Saham Anggota Direksi


                                                            Awal Tahun                          Akhir Tahun
                                                                                                                                 Sifat
         Nama                    Jabatan
                                                    Jumlah                                Jumlah                              Kepemilikan
                                                                       % Saham                               % Saham
                                                    Saham                                 Saham

Sutadi                       Presiden Direktur          18.817.000         0,12            19.817.000             0,13          Langsung


Sudjono                          Direktur           26.310.800            0,16           35.000.000               0,23          Langsung


Goklas                           Direktur                1.012.500        0,01                1.012.500           0,01          Langsung

 Tan Rudy
                                 Direktur                        -            -               1.006.000           0,01          Langsung
 Eddywidjaja

 Iwan                            Direktur                        -            -            2.000.000              0,01          Langsung

 Jumlah                                            46.140.300             0,29           58.835.500               0,39



   Grafik 22 | Klasifikasi Pemegang Saham per 31 Desember 2025

                                                                                       0,01

                                                                                  7,99



                                                                      13,62
                                   Asing


                                   Lokal                                              %
                                                                                       78,38




                Jenis Pemegang Saham                                   Lokal (%)                   Asing (%)                Jumlah (%)


Individu                                                                      13,62                        0,01                    13,63


Institusi                                                                     7,99                        78,38                   86,37

 Jumlah                                                                       21,61                   78,39                     100,00


Struktur kepemilikan saham PT BFI Finance Indonesia Tbk per akhir 2025 terdiri dari 14.356 individu dan institusi, di
mana 78.39% di antaranya terdaftar di luar negeri dan 21,61% sisanya di dalam negeri. Tidak ada pemegang saham
dengan kepemilikan lebih dari 5%, kecuali Trinugraha Capital & Co SCA sebagai pemegang saham pengendali BFI
Finance.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   229
Page 230
                                                                       Laporan kepada                                              Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                                Profil Perusahaan
                                                                       Pemangku Kepentingan                                        Pembahasan Manajemen




          Grafik 23 | Komposisi Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025




                                                                                                                    %
                                      Trinugraha Capital & Co SCA
                                                                                                   51,12                        48,88
                                      Lain-Lain
                                      (masing-masing di bawah 5%)




          Grafik 24 | Struktur Kepemilikan Saham per 31 Desember 2025


                          Garibaldi Thohir*                         Jerry Ng*


                                                                      100%
                                                                                                 Dana ekuitas swasta
                                                                                                                                 Investor-Investor
                                                                                                  yang dikelola Ares
                                                                  Bravo Capital                                                     Lain/Pasif 2)
                                                                                                     Singapore 1)
                                                                  Holdings Ltd.


                                          7,30%                      23,20%                                14,30%                       55,20%




                                                               Bravo Investments
                                                                    Limited


                           0,66%                                    99,34%



                                                       Trinugraha Capital & Co SCA**                Masyarakat (<5%)


                                                                     51,12%                                48,88%
                                                                                                                                Francis Lay Sioe Ho




                                                                                                           99,00%                       1,00%




          Catatan:
          *    Ultimate Beneficial Owner (UBO)
          **   Komposisi saham tidak memperhitungkan Saham Treasuri 1,26%
          1)   Ares Singapore adalah Ares Management Asia (Singapore) Pte. Ltd.
          2)   Investor-Investor Lain/Pasif adalah investor pasif dan tidak memiliki hak suara




230   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 231
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




PROFIL PEMEGANG SAHAM
PENGENDALI
Trinugraha Capital & Co SCA

Manager
Trinugraha Capital (TC SARL)


Sejarah Singkat
Trinugraha Capital & Co SCA (TCC) adalah perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum negara Luxembourg dan
terdaftar di negara tersebut. Anggaran dasar TCC telah diubah beberapa kali dan perubahan terakhir berlaku secara
efektif berdasarkan keputusan-keputusan RUPSLB TCC pada 21 Februari 2024.


Maksud dan Tujuan TCC
TCC melakukan penyertaan, dalam berbagai bentuk, pada perusahaan, kemitraan, atau jenis badan usaha lainnya.
TCC dapat menjalankan semua hal komersial, teknis, dan keuangan atau operasi lainnya, yang berhubungan langsung
atau tidak langsung pada semua lingkup untuk mencapai tujuannya.


Pengurus dan Pengawas TCC
Sesuai dengan anggaran dasarnya, TCC dikelola oleh satu atau beberapa manager yang merupakan pemegang
saham tanpa tanggung jawab terbatas (unlimited liability shareholders/commandite). TC SARL, sebuah société
à responsabilité limitée, ditunjuk sebagai Manajer tunggal dari TCC. Segala hal terkait TCC dan kondisi keuangan
termasuk secara khusus pembukuan dan rekeningnya diawasi oleh TCC Supervisory Board.




PEMILIK MANFAAT AKHIR
Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owners/UBO) Perusahaan adalah Garibaldi Thohir dan Jerry Ng.
Perusahaan telah menyampaikan pelaporan atas pemilik manfaat akhir kepada Kementerian Hukum sebagaimana
dinyatakan dalam Informasi Penyampaian Data tanggal 31 Januari 2025.


Penunjukan Garibaldi Thohir dan Jerry Ng sebagai UBO telah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden RI
No. 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan
dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (Perpres 13/2018) juncto
Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 15 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penerapan Prinsip Mengenali
Pemilik Manfaat dari Korporasi.


Kedua pihak sebagai UBO telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam Pasal 4 Ayat 1 huruf f dan g Perpres 13/2018,
yaitu:
a. Menerima manfaat dari perseroan terbatas; dan/atau
b. Merupakan pemilik sebenarnya dari dana atas pemilikan saham perseroan terbatas.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   231
Page 232
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM
      OLEH MANAJEMEN DAN KARYAWAN
      (MESOP)
      Berdasarkan keputusan RUPSLB 29 Juni 2022, Perusahaan mengalihkan 75 juta saham treasurinya, dengan harga
      pelaksanaan Rp500 per lembar atau senilai Rp37,5 miliar, ke dalam Management and Employee Stock Ownership
      Program (MESOP).


      Pengalihan dilakukan pada 11 Oktober 2022. Berdasarkan skema MESOP, saham tersebut tidak dapat diperdagangkan
      selama tiga tahun sejak tanggal pengalihan.


      Skema MESOP berlaku bagi manajemen dan karyawan Perusahaan yang memenuhi syarat-syarat berikut:
      1. Hanya diberikan kepada karyawan BFI Finance yang masih aktif, dan tidak kepada anggota Direksi, Dewan
         Komisaris, dan DPS Perusahaan;
      2. Tercatat sebagai karyawan tetap dan/atau sudah bekerja di Perusahaan minimum sejak 1 Januari 2019;
      3. KPI rata-rata selama dua tahun terakhir minimum di angka 2,5;
      4. Jumlah saham yang dapat dibeli karyawan ditetapkan berdasarkan personal grade (PG) karyawan per 30 Juni
         2022;
      5. Karyawan yang putus hubungan kerja dengan Perusahaan dengan sebab apa pun, termasuk karyawan
         mengajukan pengunduran diri sampai dengan 30 September 2022, tidak berhak atas MESOP; dan
      6. Untuk hal-hal yang belum diatur dalam ketentuan ini, akan diatur secara terpisah.


      Di 2025, Perusahaan tidak menyelenggarakan MESOP.




      KRONOLOGI PENCATATAN SAHAM DAN
      PERUBAHAN JUMLAH SAHAM
      Kronologi Pencatatan Saham

      Berdasarkan Akta No. 57 tanggal 7 April 1982 yang telah diubah dengan Akta No. 40 tanggal 6 Oktober 1982, keduanya
      dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H., Notaris di Jakarta, modal dasar Perusahaan pada saat didirikan adalah sebesar
      Rp3 miliar terbagi atas 100 saham prioritas dan 1.900 saham biasa, masing-masing dengan nilai nominal Rp1,5 juta,
      sedangkan modal ditempatkan dan disetor penuh adalah sejumlah Rp1,5 miliar, yang terbagi atas 100 saham prioritas
      dan 900 saham biasa.


      Berdasarkan Akta No. 80 tanggal 22 November 1989 dan Akta No. 27 tanggal 8 Maret 1990, modal dasar Perusahaan
      saat akan melakukan penawaran umum, ditingkatkan dari Rp3 miliar yang terbagi atas 100 saham prioritas dan 1.900
      saham biasa masing-masing dengan nilai nominal Rp1,5 juta, menjadi sebesar Rp15 miliar yang terbagi atas 15 juta
      saham biasa masing-masing bernilai nominal Rp1.000. Modal ditempatkan dan disetor penuh berjumlah Rp8,5 miliar,
      yang terbagi atas 8,5 juta saham.


      Pada 2025 Perusahaan melakukan penghapusan pencatatan Saham Treasuri sebanyak 927.732.000 saham, sehingga
      jumlah saham yang beredar berkurang menjadi 15.039.383.620 lembar saham. Penghapusan ini tidak berdampak
      pada operasional dan hanya mengurangi jumlah modal ditempatkan dan disetor.




232   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 233
    Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan           Data Perusahaan                                                 Lampiran
    yang Baik                                                                             Tahunan




   Tabel 79 | Kronologi Pencatatan Saham dan Perubahan Jumlah Saham Beredar


                                               Bursa       Tanggal                                   Nilai &        Jumlah Saham
                Aksi Korporasi                                             Saham Dicatat
                                                   Efek   Pencatatan                              Harga (Rp)             Dicatat

                                               BEJ &
 Penawaran Umum Saham Perdana                             16 Mei 1990             2.125.000              1.000             2.125.000
                                                   BES

 Dividen Saham (Perusahaan                         BEJ    14 Juni 1993
 mengeluarkan 1 saham baru untuk setiap                                           1.062.500              1.000             3.187.500
 10 lembar saham yang dimiliki)                    BES    11 Juni 1993

                                                              22
                                                   BEJ    September
 Saham Bonus (Perusahaan mengeluarkan
                                                             1993
 17 saham bonus untuk setiap 20 lembar                                           9.934.668               1.000             13.122.168
                                                               13
 saham yang dimiliki)
                                                   BES    September
                                                             1993

                                                          6 Desember
                                                   BEJ
                                                             1993
 Company Listing                                                                 8.500.000               1.000             21.622.168
                                                          2 Desember
                                                   BES
                                                             1993

                                                           22 Maret
 Dividen Saham (Perusahaan                         BEJ
                                                             1994
 mengeluarkan 1 saham baru untuk setiap                                           7.207.390              1.000           28.829.558
                                                           21 Maret
 3 lembar saham yang dimiliki)                     BES
                                                             1994

 Penawaran Umum Terbatas I:
                                               BEJ &
 Memiliki 1 saham maka berhak atas 1                      9 Mei 1994            28.829.558               1.000             57.659.116
                                                   BES
 saham baru

 Penawaran Umum Terbatas II:
                                               BEJ &      12 Februari
 Memiliki 1 saham maka berhak atas 2                                             115.318.232             1.000          172.977.348
                                                   BES       1997
 saham baru

                                               BEJ &      3 November
 Pemecahan Nilai Nominal Saham 1:2                                             172.977.348                 500          345.954.696
                                                   BES       1997

                                                   BEJ    11 Mei 2006
 Saham Baru dari Konversi Obligasi Wajib
                                                                               414.384.585                 500          760.339.281
 Konversi (MCB Conversion)
                                                   BES    5 Juni 2006

                                                           7 Agustus
 Pemecahan Nilai Nominal Saham 1:2                 BEI                         760.339.281                 250         1.520.678.562
                                                             2012

 Penerbitan Saham untuk Pelaksanaan
                                                   BEI    31 Mei 2013            5.936.000                 250         1.526.614.562
 MESOP Tahap I-Grant Date 1

 Penerbitan Saham untuk Pelaksanaan
                                                   BEI    30 Mei 2014           23.320.000                 250        1.549.934.562
 MESOP Tahap I-Grant Date 2

 Penerbitan Saham untuk Pelaksanaan
                                                   BEI    29 Mei 2015           16.025.000                 250         1.565.959.562
 MESOP Tahap II-Grant Date 1

 Penerbitan Saham untuk Pelaksanaan
                                                   BEI    31 Mei 2016           30.752.000                 250          1.596.711.562
 MESOP Tahap II-Grant Date 2

 Pemecahan Nilai Nominal Saham 1:10                BEI    5 Juni 2017      14.370.404.058                    25       15.967.115.620

 Penghapusan Pencatatan Saham Treasuri             BEI    22 Juli 2025       (927.732.000)                   25      15.039.383.620


Semua aksi korporasi di atas telah mendapatkan persetujuan dari otoritas pasar modal dan dilaksanakan semestinya.




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   233
Page 234
                                                                   Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      KRONOLOGI PENCATATAN EFEK
      LAINNYA
          Tabel 80 | Ikhtisar Pencatatan Obligasi


                                                                                                     Jumlah
                                               Tanggal                                                               Jumlah
                                                                                    Peringkat          yang                         Suku
       Obligasi yang Diterbitkan           Pencatatan di        Tanggal Efektif                                      per Seri
                                                                                     Obligasi      Diterbitkan                     Bunga
                                                  BEI                                                               (Rp miliar)
                                                                                                   (Rp miliar)


       Obligasi                Seri A                                                                                  200         6,00%
       Berkelanjutan
       V BFI Finance
                                             31 Mei 2021                             AA-(idn)           600
       Indonesia
       Tahap I
       Tahun 2021              Seri B                                                                                  400          7,75%




                               Seri A                                                                                   210        5,25%
       Obligasi
       Berkelanjutan
       V BFI Finance
                                           9 Agustus 2021                            AA-(idn)          1.000
       Indonesia               Seri B                                                                                  260         6,25%
       Tahap II
       Tahun 2021
                               Seri C                                                                                  530          7,25%

                                                                   21 Mei 2021
                               Seri A                                                                                   617        6,25%
       Obligasi                                                     (No. S-66/
       Berkelanjutan                                               D.04/2021)
       V BFI Finance           Seri B                                                                                   227        7,00%
                                          30 Januari 2023                            AA-(idn)          1.100
       Indonesia
       Tahap III
       Tahun 2023              Seri C                                                                                  256         7,375%


                               Seri A                                                                                  590          6,10%
       Obligasi
       Berkelanjutan           Seri B                                                                                  385         7,00%
       V BFI Finance
                                            17 April 2023                            AA-(idn)          1.600
       Indonesia
       Tahap IV                Seri C                                                                                  625          7,15%
       Tahun 2023


       Obligasi
       Berkelanjutan           Seri A                                                                                  250         6,00%
       V BFI Finance
                                            16 Juni 2023                             AA-(idn)          1.100
       Indonesia
       Tahap V
                               Seri B                                                                                  850         7,00%
       Tahun 2023


                               Seri A                                                                                   100        6,60%
       Obligasi
       Berkelanjutan
       VI BFI Finance          Seri B      26 September                                                                200         6,80%
                                                                                     AA-(idn)           600
       Indonesia                               2024
       Tahap I
       Tahun 2024                                                 18 September
                               Seri C                                  2024                                            300         6,90%
                                                                    (No. S-130/
                                                                    D.04/2024)
       Obligasi                Seri A                                                                                   414        6,45%
       Berkelanjutan           Seri B                                                                                  266         6,80%
       VI BFI Finance
                                            18 Juni 2025                             AA-(idn)          1.000
       Indonesia
       Tahap II                Seri C                                                                                  320         6,90%
       Tahun 2025


234   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 235
   Tata Kelola Perusahaan                                                                     Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                                  Tahunan




  Tanggal
                                 Penjamin               Wali            Akuntan        Konsultan                          Pemeringkat
   Jatuh         Status                                                                                    Notaris
                             Pelaksana Emisi           Amanat            Publik          Hukum                                  Efek
  Tempo

                            PT BNI Sekuritas
                            PT BRI Danareksa
8 Juni 2022                 Sekuritas                PT Bank          Tanubrata
                                                                                                       Ir. Nanette
                            PT DBS Vickers           Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                                                                                                       Cahyanie
                  Lunas     Sekuritas Indonesia      Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                                                                                                       Handari Adi
                            PT Mandiri Sekuritas     (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
                                                                                                       Warsito, S.H.
                            PT Trimegah              Tbk              Rekan
28 Mei 2024                 Sekuritas Indonesia
                            Tbk

                            PT BCA Sekuritas
 16 Agustus                 PT BNI Sekuritas
    2022                    PT DBS Vickers
                                                     PT Bank          Tanubrata
                            Sekuritas Indonesia                                                        Ir. Nanette
                                                     Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                            PT BRI Danareksa                                                           Cahyanie
 6 Agustus        Lunas                              Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                            Sekuritas                                                                  Handari Adi
    2023                                             (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
                            PT Mandiri Sekuritas                                                       Warsito, S.H.
                                                     Tbk              Rekan
                            PT Trimegah
 6 Agustus                  Sekuritas Indonesia
    2024                    Tbk

 7 Februari
    2024                    PT BCA Sekuritas
                  Lunas     PT BRI Danareksa         PT Bank          Tanubrata
                                                                                                       Ir. Nanette
 27 Januari                 Sekuritas                Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                                                                                                       Cahyanie
    2025                    PT Mandiri Sekuritas     Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                                                                                                       Handari Adi
                            PT Trimegah              (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
                 Belum                                                                                 Warsito, S.H.
 27 Januari                 Sekuritas Indonesia      Tbk              Rekan
                  jatuh     Tbk
    2026
                 tempo

24 April 2024               PT BCA Sekuritas
                  Lunas     PT BRI Danareksa         PT Bank          Tanubrata
14 April 2025                                                                                          Ir. Nanette
                            Sekuritas                Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                                                                                                       Cahyanie
                            PT Mandiri Sekuritas     Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                 Belum                                                                                 Handari Adi
                            PT Trimegah              (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
14 April 2026     jatuh                                                                                Warsito, S.H.
                            Sekuritas Indonesia      Tbk              Rekan
                 tempo      Tbk

                            PT BCA Sekuritas
25 Juni 2024      Lunas     PT BRI Danareksa         PT Bank          Tanubrata
                                                                                                       Ir. Nanette
                            Sekuritas                Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                                                                                                       Cahyanie
                            PT Mandiri Sekuritas     Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                                                                                                       Handari Adi
                 Belum      PT Trimegah              (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
                                                                                                       Warsito, S.H.
15 Juni 2026      jatuh     Sekuritas Indonesia      Tbk              Rekan
                 tempo      Tbk

 5 Oktober
                  Lunas
    2025                    PT BCA Sekuritas
                            PT BRI Danareksa         PT Bank          Tanubrata
    25                                                                                                 Ir. Nanette
                            Sekuritas                Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
September                                                                                              Cahyanie
                            PT Mandiri Sekuritas     Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
   2026          Belum                                                                                 Handari Adi
                            PT Trimegah              (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
                  jatuh                                                                                Warsito, S.H.
    25                      Sekuritas Indonesia      Tbk              Rekan
                 tempo
September                   Tbk
   2027

27 Juni 2026                PT BCA Sekuritas
                            PT BRI Danareksa         PT Bank          Tanubrata
17 Juni 2027                                                                                           Ir. Nanette
                 Belum      Sekuritas                Tabungan         Sutanto          Jusuf                              PT Fitch
                                                                                                       Cahyanie
                  jatuh     PT Mandiri Sekuritas     Negara           Fahmi            Indradewa                          Ratings
                                                                                                       Handari Adi
                 tempo      PT Trimegah              (Persero)        Bambang &        & Partners                         Indonesia
17 Juni 2028                                                                                           Warsito, S.H.
                            Sekuritas Indonesia      Tbk              Rekan
                            Tbk

                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   235
Page 236
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      DEWAN KOMISARIS
      TUGAS POKOK
      Dewan Komisaris dibentuk sebagai perwakilan dari pemegang saham untuk melakukan fungsi pengawasan sesuai
      anggaran dasar, memberikan nasihat kepada Direksi dalam menjalankan kepengurusan Perusahaan, dan memantau
      efektivitas praktik GCG di Perusahaan.


      Dalam melakukan fungsi pengawasan:
      1. Dewan Komisaris bertindak secara kolektif sebagai satu kesatuan dewan dan tidak bertindak secara individu.
      2. Dewan Komisaris tidak diperbolehkan menjalankan tugas eksekutif yang menjadi kewenangan Direksi, kecuali
         dalam kondisi tertentu untuk waktu tertentu sesuai anggaran dasar atau keputusan RUPS.
      3. Dewan Komisaris mengawasi keputusan yang telah diambil (ex-post facto) dan keputusan yang akan diambil
         (preventive basis).
      4. Pengawasan Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari Direksi, RUPS, atau sumber
         lain yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
      5. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atau penolakan terhadap tindakan tertentu sekaligus mengawasi
         seluruh aspek bisnis dan korporat Perusahaan.
      6. Dewan Komisaris memastikan Laporan Tahunan Perusahaan memuat informasi lengkap tentang identitas
         anggota, jabatan, rapat, honorarium, serta ketentuan lainnya sesuai peraturan yang berlaku.
      7. Dewan Komisaris memastikan Direksi menindaklanjuti temuan audit internal, audit eksternal, dan hasil
         pengawasan otoritas seperti OJK atau instansi terkait lainnya.


      PROSEDUR PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN DEWAN
      KOMISARIS
      Berdasarkan anggaran dasar, anggota Dewan Komisaris diangkat oleh RUPS untuk jangka waktu lima tahun, dengan
      tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir, jika anggota
      Dewan Komisaris tersebut dinilai tidak dapat menjalankan tugasnya sebagaimana ditetapkan dalam anggaran
      dasar dan/atau keputusan RUPS. Pemberhentian demikian berlaku sejak penutupan RUPS tersebut, kecuali apabila
      ditentukan lain oleh RUPS. Setelah masa jabatan berakhir, anggota Dewan Komisaris dapat diangkat kembali oleh
      RUPS.


      Sebelum diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris, kandidat diwajibkan memenuhi persyaratan dalam POJK
      No. 34/POJK.03/2018 tanggal 27 Desember 2018 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan
      yang kemudian diperbarui dengan POJK No. 14/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 juncto POJK No. 27/POJK.03/2016
      tanggal 22 Juli 2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
      Kandidat diwajibkan untuk lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper assessment) oleh OJK. Seluruh
      anggota Dewan Komisaris saat ini telah memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.


      Jika masa jabatan anggota Dewan Komisaris habis, mereka dapat diangkat kembali bergantung pada penilaian
      kinerja yang diawasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi. Setelah penilaian, Komite Nominasi dan Remunerasi akan
      membuat rekomendasi jika Komite akan mengesahkan anggota Dewan Komisaris yang telah habis masa jabatannya
      untuk diangkat kembali. Berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi, Dewan Komisaris akan
      mengusulkan pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris tersebut dalam RUPS.


      PERSYARATAN KEANGGOTAAN DEWAN KOMISARIS
      Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris adalah mereka yang memenuhi persyaratan berikut,
      sebagaimana ditentukan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal, dan yang pada
      saat diangkat dan selama menjabat:
      1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik;
      2. Cakap melakukan perbuatan hukum;




236   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 237
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat:
   a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
   b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah
      menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
   c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang
      berkaitan dengan sektor keuangan;
   d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
      ■ Pernah tidak menyelenggarakan RUPST;
      ■ Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak
         diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/
         atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS; dan
      ■ Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak
         memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK;
   e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan; dan
   f. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Perusahaan;
4. Memenuhi kriteria tambahan bagi Komisaris yang juga merupakan Komisaris Independen, sebagaimana diuraikan
   pada bagian Komisaris Independen dalam bab ini.


PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN KOMISARIS
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris mengacu pada pedoman dan tata tertib kerja
Dewan Komisaris yang diatur dalam Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk (Pedoman),
diterbitkan pada 1 Desember 2015 dan diperbarui pada 16 Juni 2025.


Pedoman ini mengatur berbagai aspek terkait Dewan Komisaris, termasuk fungsi, keanggotaan, pedoman
pengawasan, etika jabatan, tugas dan wewenang, hak, rapat, evaluasi kinerja, organ pendukung, serta hubungan
kerja antara Dewan Komisaris dengan Direksi.


Pedoman bagi Dewan Komisaris tersebut dapat diakses pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-
perusahaan/pedoman-kerja-komisaris-direksi.


KOMPOSISI, KEBERAGAMAN, RANGKAP JABATAN, DAN
INDEPENDENSI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
Bagian Profil Dewan Komisaris pada bab Profil Perusahaan (halaman 64–69) dan informasi lainnya mengenai
Dewan Komisaris pada bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik (halaman 167–168) memuat rincian lengkap mengenai
komposisi, keberagaman, rangkap jabatan, dan independensi anggota Dewan Komisaris.


Anggota Dewan Komisaris BFI Finance tidak memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga sampai dengan
derajat kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau Pemegang Saham Pengendali,
atau hubungan dengan Perusahaan, kecuali Kusmayanto Kadiman (Komisaris) dan Saurabh Narayan Agarwal
(Komisaris), yang memiliki hubungan keuangan dengan pemegang saham pengendali.


Selama periode pelaporan, tidak ada anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham yang jumlahnya 5% atau lebih
dari modal disetor di BFI Finance atau di perusahaan lainnya.


Seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan di sepanjang periode pelaporan telah mematuhi seluruh ketentuan
POJK No. 48 Tahun 2024 tanggal 31 Desember 2024 mengenai Tata Kelola yang Baik bagi Lembaga Pembiayaan,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (POJK 48/2024) dan
POJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
Publik (POJK 33/2014).




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   237
Page 238
                                                                   Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




          Tabel 81 | Independensi Dewan Komisaris



                                              Hubungan Keuangan dengan                           Hubungan Keluarga dengan

                                                                           Pemegang                                          Pemegang
                 Nama                  Komisaris             Direktur        Saham         Komisaris             Direktur      Saham
                                                                           Pengendali                                        Pengendali

                                       Ya      Tidak         Ya    Tidak    Ya     Tidak   Ya    Tidak       Ya      Tidak    Ya     Tidak


       Francis Lay Sioe Ho

       Kusmayanto
       Kadiman
       Saurabh Narayan
       Agarwal

       Johanes Sutrisno

       Alfonso Napitupulu



      KOMISARIS INDEPENDEN
      Berdasarkan definisi dari POJK 33/2014, Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang berasal dari
      luar Emiten atau Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris. Sesuai dengan ketentuan Pasal
      20 dari POJK tersebut, dalam hal Dewan Komisaris terdiri dari dua orang anggota Dewan Komisaris, satu di antaranya
      adalah Komisaris Independen. BFI Finance wajib memiliki Komisaris Independen dengan jumlah minimum 30% dari
      seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan. Hal ini telah terpenuhi dengan baik di mana dari lima anggota Dewan
      Komisaris Perusahaan, dua di antaranya adalah Komisaris Independen (40%).


      Selain memenuhi ketentuan persyaratan sebagai anggota Dewan Komisaris, Komisaris Independen wajib memenuhi
      persyaratan berikut:
      1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
         memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir, kecuali
         untuk pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Perusahaan pada periode berikutnya;
      2. Tidak memiliki saham; baik langsung maupun tidak langsung; pada Perusahaan;
      3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan Perusahaan, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
         pemegang saham pengendali Perusahaan;
      4. Tidak mempunyai hubungan usaha; baik langsung maupun tidak langsung; yang berkaitan dengan kegiatan
         usaha Perusahaan; dan
      5. Komisaris Independen yang telah menjabat selama dua periode masa jabatan dapat diangkat kembali pada
         periode selanjutnya sepanjang Komisaris Independen tersebut menyatakan dirinya tetap independen kepada
         RUPS.


      Berdasarkan Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan, mantan anggota Direksi atau pejabat eksekutif
      Perusahaan atau pihak-pihak yang mempunyai hubungan dengan Perusahaan, yang dapat mempengaruhi
      kemampuannya untuk bertindak independen, tidak dapat menjadi Komisaris Independen pada Perusahaan, sebelum
      menjalani masa tunggu selama enam bulan.




238   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 239
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




Pernyataan Independensi Komisaris Independen

Pernyataan independensi Komisaris Independen diungkapkan dalam laporan tahunan. Dalam hal Komisaris
Independen menjabat di Komite Audit, Komisaris Independen yang bersangkutan hanya dapat diangkat kembali
untuk satu periode masa jabatan Komite Audit berikutnya.


Mengacu pada Pasal 25 POJK 33/2014, masing-masing Komisaris Independen Perusahaan, yaitu Johanes Sutrisno dan
Alfonso Napitupulu, telah memenuhi kriteria sebagai Komisaris Independen sebagaimana diatur dalam ketentuan
pelaksanaan GCG bagi perusahaan pembiayaan. Tidak satu pun dari mereka memiliki hubungan keuangan,
manajemen, kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, Direksi
dan/atau Pemegang Saham Pengendali atau hubungan dengan Perusahaan, yang dapat memengaruhi kemampuan
mereka untuk bertindak secara independen.


PROGRAM ORIENTASI BAGI ANGGOTA BARU
Perusahaan menyelenggarakan program orientasi untuk memberikan pengetahuan mengenai kondisi Perusahaan
secara umum kepada anggota baru Dewan Komisaris, dan agar anggota Dewan Komisaris saling mengenal serta
bekerja sama sebagai tim yang solid dan efektif dalam menjalankan fungsi-fungsi Dewan Komisaris. Orientasi bagi
anggota baru dilaksanakan dalam Rapat Dewan Komisaris yang pertama kali dihadiri oleh anggota baru tersebut.


HUBUNGAN KERJA ANTARA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Perusahaan menjaga hubungan kerja yang baik antara Dewan Komisaris dan Direksi dengan menerapkan prinsip-
prinsip sebagai berikut:
1. Dewan Komisaris menghormati fungsi dan peranan Direksi dalam mengurus Perusahaan sesuai dengan undang-
    undang dan anggaran dasar.
2. Direksi menghormati fungsi dan peranan Dewan Komisaris dalam melakukan pengawasan dan memberikan
    nasihat terhadap kebijakan pengurusan Perusahaan.
3. Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi bersifat formal dan dilandasi mekanisme baku atau
    korespondensi yang dapat dipertanggungjawabkan.
4. Hubungan kerja informal antara anggota Dewan Komisaris dan Direksi diperbolehkan, namun tidak dapat
    dijadikan kebijakan formal tanpa mekanisme atau korespondensi resmi.
5. Dewan Komisaris berhak mendapatkan akses atas informasi Perusahaan secara tepat waktu, akurat, dan lengkap.
6. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, Dewan Komisaris dapat meminta penjelasan kepada pejabat di bawah
    Direksi dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Direksi, sesuai dengan kebijakan satu pintu (one-gate
    policy) dalam komunikasi korporasi.
7. Direksi bertanggung jawab memastikan bahwa informasi mengenai Perusahaan diberikan kepada Dewan
    Komisaris secara tepat waktu, akurat, konsisten, dan lengkap.
8. Hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi bersifat kelembagaan. Setiap hubungan antar anggota
    harus diketahui oleh seluruh anggota dari kedua organ tersebut.


KOMITE-KOMITE DEWAN KOMISARIS
Dalam bertugas, Dewan Komisaris dibantu oleh tiga komite, yakni Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan Komite
Nominasi dan Remunerasi. Setiap komite terdiri atas Ketua Komite, yang merupakan Komisaris Independen, dan
anggota komite lainnya yang ditunjuk oleh Dewan Komisaris. Fungsi dan pekerjaan komite-komite tersebut dijelaskan
dalam piagam masing-masing. Ketiga komite tersebut melapor kepada Dewan Komisaris.


Penilaian Kinerja Komite-Komite Dewan Komisaris

Berdasarkan hasil evaluasi komite-komite tersebut oleh Dewan Komisaris, yang mempertimbangkan kinerja,
kompetensi, dan kehadiran dalam rapat komite, disimpulkan bahwa semua komite di bawah Dewan Komisaris telah
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai mandat masing-masing di 2025 dengan baik.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   239
Page 240
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      DIREKSI
      TUGAS POKOK
      Direksi dibentuk sebagai organ Perusahaan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan untuk
      kepentingan dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar pengadilan, dalam
      segala hal dan segala kejadian.


      PROSEDUR PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN DIREKSI
      Berdasarkan anggaran dasar Perusahaan, anggota Direksi diangkat oleh pemegang saham dalam RUPS untuk
      masa jabatan dimulai sejak tanggal pengangkatan sampai dengan penutupan RUPST kelima. Anggota Direksi dapat
      diberhentikan oleh pemegang saham dalam RUPS setiap saat sebelum masa jabatannya berakhir.


      Sebelum diangkat sebagai anggota Direksi, kandidat diwajibkan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh POJK
      34/2018 tentang Penilaian Kembali bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan yang kemudian diperbarui dengan
      POJK 14/2021 juncto POJK 27/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama Lembaga Jasa
      Keuangan. Seluruh anggota Direksi saat ini telah memenuhi ketentuan peraturan yang berlaku.


      Jika masa jabatan anggota Direksi telah habis, pengangkatan anggota Direksi dapat dilakukan kembali, bergantung
      pada penilaian kinerja yang diawasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi. Setelah penilaian, Komite Nominasi dan
      Remunerasi akan membuat rekomendasi jika Komite akan mengesahkan anggota Direksi yang telah habis masa
      jabatannya untuk diangkat kembali. Berdasarkan rekomendasi tersebut, Dewan Komisaris akan mengusulkan
      pengangkatan kembali anggota Direksi tersebut dalam RUPS.


      PERSYARATAN KEANGGOTAAN DIREKSI
      Pihak yang dapat diangkat sebagai anggota Direksi adalah warga negara Indonesia dan/atau warga negara asing yang
      telah memenuhi syarat untuk diangkat sebagai Direksi Perusahaan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-
      undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal, antara lain:
      1. Mempunyai akhlak, moral dan integritas yang baik;
      2. Cakap melakukan perbuatan hukum;
      3. Dalam lima tahun sebelum pengangkatan dan selama menjabat:
          a. Tidak pernah dinyatakan pailit;
          b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan bersalah
             menyebabkan suatu perusahaan dinyatakan pailit;
          c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang
             berkaitan dengan sektor keuangan; dan
          d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
             ■ Pernah tidak menyelenggarakan RUPST;
             ■ Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak
                diterima oleh RUPS atau pernah tidak memberikan pertanggungjawaban sebagai anggota Direksi dan/
                atau anggota Dewan Komisaris kepada RUPS;
             ■ Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan, atau pendaftaran dari OJK tidak
                memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada OJK;
          e. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan; dan
          f. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.


      Selain hal-hal di atas, anggota Direksi juga harus memenuhi persyaratan berikut:
      1. Memiliki pengetahuan yang cukup dan relevan mengenai jabatannya;
      2. Memiliki pemahaman atas hukum dan peraturan mengenai perusahaan pembiayaan serta hukum dan peraturan
         lain yang berhubungan dengan perusahaan pembiayaan;
      3. Memiliki pengalaman bekerja di perusahaan pembiayaan dan bidang lain yang relevan dengan posisinya; dan
      4. Memiliki kemampuan untuk membuat keputusan manajemen yang strategis agar dapat mengembangkan
         Perusahaan menjadi lembaga keuangan yang sehat.




240   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 241
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi mengacu kepada pedoman dan tata tertib kerja Direksi
yang diatur dalam Pedoman Dewan Komisaris dan Direksi PT BFI Finance Indonesia Tbk (Pedoman), diterbitkan pada
1 Desember 2015 dan diperbarui pada 16 Juni 2025.


Pedoman ini mengatur berbagai aspek terkait Direksi, termasuk fungsi, keanggotaan, persyaratan keanggotaan, etika
jabatan, tugas dan kewajiban, wewenang, hak, rapat, evaluasi kinerja, serta organ pendukung Direksi.


Pedoman bagi Direksi tersebut dapat diakses pada
https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-komisaris-direksi.


WEWENANG DAN HAK DIREKSI
Direksi memiliki wewenang berikut dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasional:
1. Melaksanakan pengembangan usaha;
2. Mewakili Perusahaan di dalam dan di luar pengadilan;
3. Mengatur ketentuan-ketentuan tentang kepegawaian termasuk pengangkatan, mutasi, suksesi dan
   pemberhentian, penetapan gaji, imbalan pascakerja dan jaminan hari tua, serta penghasilan lain berdasarkan
   peraturan perundang-undangan yang berlaku;
4. Mengangkat dan memberhentikan seorang Sekretaris Perusahaan; dan
5. Menetapkan keputusan strategis dan operasional yang mengandung risiko dan ketidakpastian.


Dalam menjalankan kegiatan usaha dan operasional, Direksi juga memiliki hak-hak berikut:
1. Setiap anggota Direksi berhak mengundurkan diri dari jabatannya dengan memberitahukan secara tertulis
   maksudnya tersebut kepada Perusahaan sekurang-kurangnya 30 hari sebelum tanggal pengunduran dirinya;
2. Setiap anggota Direksi berhak melakukan pembelaan dalam RUPS jika RUPS sewaktu-waktu memberhentikan
   anggota Direksi;
3. Direksi berhak mengangkat seorang atau lebih sebagai wakil atau kuasanya untuk melakukan perbuatan hukum
   tertentu dengan memberikan kuasa khusus yang diatur dalam surat kuasa;
4. Direksi berhak mewakili Perusahaan di dalam maupun di luar pengadilan tentang segala hal dan dalam segala
   kejadian serta melakukan segala tindakan dan perbuatan, baik mengenai pengurusan maupun pemilikan, serta
   mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perusahaan, dengan pembatasan-pembatasan
   yang ditetapkan dalam anggaran dasar; dan
5. Anggota Direksi berhak memperoleh gaji dan/atau tunjangan.


KOMPOSISI, KEBERAGAMAN, RANGKAP JABATAN, DAN
INDEPENDENSI ANGGOTA DIREKSI
Komposisi Direksi saat ini telah mencerminkan keberagaman anggotanya, dalam hal pendidikan, pengalaman
kerja, usia, dan juga keahlian. Masing-masing anggota Direksi memiliki kompetensi yang mendukung Perusahaan
untuk berkinerja secara optimum. Kondisi keberagaman dari anggota Direksi telah terpenuhi secara implisit dengan
terpenuhinya persyaratan sebagai anggota Direksi, yang salah satunya adalah memiliki keahlian dalam bidang-
bidang yang dibutuhkan Perusahaan.


Bagian Profil Direksi pada bab Profil Perusahaan (halaman 70–75) dan informasi lainnya mengenai Direksi pada bab
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (halaman 169–170) memuat rincian lengkap mengenai komposisi, keberagaman,
rangkap jabatan, dan independensi anggota Direksi.


Para anggota Direksi BFI Finance tidak memiliki hubungan keuangan dan kekeluargaan hingga derajat kedua
dengan sesama anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau Pemegang Saham Pengendali, atau hubungan
dengan Perusahaan.


Selama periode pelaporan, tidak ada anggota Direksi yang memiliki saham yang jumlahnya 5% atau lebih dari modal
disetor di BFI Finance atau di perusahaan lainnya.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   241
Page 242
                                                                   Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      Seluruh anggota Direksi Perusahaan di sepanjang periode pelaporan telah mematuhi seluruh ketentuan POJK
      48/2024 dan POJK 33/2014.


          Tabel 82 | Independensi Direksi



                                              Hubungan Keuangan dengan                           Hubungan Keluarga dengan

                                                                            Pemegang                                         Pemegang
                 Nama                  Komisaris             Direktur         Saham        Komisaris             Direktur      Saham
                                                                            Pengendali                                       Pengendali

                                       Ya      Tidak         Ya    Tidak     Ya    Tidak   Ya    Tidak       Ya      Tidak    Ya     Tidak


       Sutadi

       Sudjono

       Goklas

       Tan Rudy
       Eddywidjaja

       Iwan



      PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI

            Nama dan
                                                                           Tugas dan Tanggung Jawab
             Jabatan


                                  Sebagai Chief Executive Officer (CEO), beliau merupakan pengambil keputusan tertinggi
                                  di Perusahaan dan bertanggung jawab atas pencapaian sasaran dan target bisnis secara
                                  keseluruhan. Bersama anggota Direksi lainnya, beliau memimpin formulasi dan implementasi
                                  tujuan strategis dan rencana bisnis Perusahaan. Merangkap sebagai Chief Risk Officer (CRO),
                                  beliau bertanggung jawab mengawasi manajemen risiko di seluruh aspek bisnis Perusahaan,
                                  yang meliputi risiko-risiko dari sisi kredit/pembiayaan, likuiditas dan pendanaan, operasional,
                                  hukum dan peraturan, strategi/bisnis, dan reputasi Perusahaan. Tugas utamanya adalah
                                  meninjau ulang dan menyetujui risiko bisnis yang diajukan, implementasi dan pemantauan
       Sutadi
                                  kebijakan dan prosedur manajemen risiko, manajemen operasional kredit untuk mendukung
       Presiden Direktur
                                  tujuan bisnis, menjaga prasarana analitis yang komprehensif, dan bekerja sama dengan unit-
                                  unit bisnis dan operasional untuk memastikan risiko-risiko yang dihadapi Perusahaan dapat
                                  diidentifikasi, diukur, dan dikelola dalam batas-batas yang telah ditetapkan. Beliau menerima
                                  laporan langsung dari seluruh Direktur, mengawasi fungsi Teknologi, Digital Business, Audit
                                  Internal, Kepatuhan (Corporate Compliance), Manajemen Risiko (Risk Management; termasuk
                                  di dalamnya unit-unit kerja seperti Operational Risk, Credit Operations, dan Anti-Fraud), APU–
                                  PPT–PPPSPM, dan Sekretaris Perusahaan. Dalam kepengurusan Komite-Komite Direksi, beliau
                                  bertindak sebagai Ketua Komite Manajemen Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi.




242   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 243
   Tata Kelola Perusahaan                                                                  Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                               Tahunan




    Nama dan
                                                            Tugas dan Tanggung Jawab
     Jabatan


                            Sebagai Chief Financial Officer (CFO), beliau bertanggung jawab mengarahkan dan
                            mengawasi seluruh kegiatan keuangan, termasuk sumber pendanaan dan kecukupan
                            pendanaan (termasuk posisi likuiditas) untuk mendukung pertumbuhan bisnis, pengendalian
                            keuangan, pengawasan proyek-proyek bisnis serta penyajian laporan keuangan sesuai dengan
                            standar akuntansi keuangan dan peraturan yang diterapkan. Beliau menjadi mitra bagi setiap
                            unit bisnis dan regional business operations atas pelaporan, analisis kinerja keuangan dan
                            operasional dari setiap lini bisnis. Merangkap sebagai Chief Operating Officer (COO), beliau
                            bertanggung jawab dalam memastikan penyelarasan fungsi-fungsi di organisasi agar seluruh
Sudjono
                            aspek operasional Perusahaan berjalan dengan baik dan mematuhi kebijakan internal, serta
Direktur Keuangan
                            mengawasi dan memastikan standarisasi pelayanan konsumen demi tercapainya tingkat
                            kepuasan konsumen secara berkelanjutan. Berbagai departemen dan unit kerja di bawah
                            pengawasan beliau terdiri dari: Financial Control, Finance & Treasury, Corporate Program
                            & CSR, Operations & Service Excellence, Compensation, Benefits & Rewards, serta fungsi
                            Hubungan Investor (Investor Relations). Dalam kepengurusan Komite-Komite Direksi, beliau
                            adalah anggota Komite Manajemen Risiko dan Komite Pengarah Teknologi Informasi. Dalam
                            kaitannya dengan entitas anak Perusahaan (PT FIT), beliau bertanggung jawab sebagai
                            Komisaris.
                            Sebagai Chief Transformation Officer, beliau bertanggung jawab dalam memandu dan
                            memastikan berbagai inisiatif di organisasi yang bertujuan untuk mentransformasi
                            Perusahaan sehingga menjadi lebih siap dan unggul dalam menghadapi persaingan di
                            tengah perkembangan pasar dan dinamika industri pembiayaan. Tugas-tugas inti beliau
                            terdiri dari: mencapai aspirasi Perusahaan dalam jangka panjang dan jangka pendek dengan
                            memastikan terlaksananya strategi Perusahaan khususnya di area proyek transformasi,
                            inkubasi dan optimalisasi bisnis Perusahaan; memberikan arahan dan memastikan
                            berjalannya prioritas Perusahaan dalam proyek–proyek transformasi untuk pengembangan
Goklas                      bisnis Perusahaan; menggunakan teknologi dan data secara optimal untuk mendorong
Direktur                    analisis yang lebih baik, proses kerja yang lebih efisien, dan kualitas pelayanan konsumen yang
Transformasi                unggul dibandingkan dengan kompetitor. Merangkap sebagai Chief Human Capital Officer
                            (CHCO), beliau juga bertanggung jawab memantau pengembangan dan manajemen SDM
                            Perusahaan secara keseluruhan, memastikan tersedianya SDM yang memiliki kompetensi
                            yang memadai dan berintegritas untuk menjalankan proses bisnis dengan tata kelola yang
                            baik, dan mengembangkan SDM yang berprestasi secara berkelanjutan. Departemen dan
                            unit kerja di bawah pengawasan beliau adalah Project Management Office (PMO) & Data
                            Management, Human Capital, dan Branch Business Partner. Dalam kepengurusan Komite
                            Direksi, beliau adalah anggota Komite Manajemen Risiko dan Komite Pengarah Teknologi
                            Informasi.
                            Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), beliau bertanggung jawab merumuskan strategi dan
                            rencana kerja pemasaran untuk memastikan pencapaian target bisnis tahunan, menyusun
                            rencana anggaran tahunan untuk bisnis pembiayaan yang meliputi segmen produk untuk
                            pelanggan ritel (mobil bekas dan baru, motor bekas, dan properti), produk komersial untuk
                            pelanggan korporasi (alat berat dan mesin), dan pembiayaan berbasis syariah. Beliau bekerja
                            sama dengan Departemen Manajemen Risiko (Risk Management) dalam mengelola tingkat
                            risiko setiap segmen produk ritel dan korporasi untuk mendukung pencapaian target
Tan Rudy                    profitabilitas. Berbagai departemen dan unit kerja di bawah pengawasan beliau terdiri dari:
Eddywidjaja                 Pembiayaan Dealer atau Dealer Financing (segmen mobil baru dan bekas serta alat berat dan
Direktur Bisnis             mesin), Pembiayaan Non-Dealer atau Non-Dealer Financing (segmen mobil dan motor bekas),
                            Pembiayaan Beragun Properti atau Property-Backed Financing (PBF Business), Unit Usaha
                            Syariah (UUS) atau Sharia Business, National Sales, Business Channel (termasuk antara lain
                            fungsi Agency, Online Marketing, Direct & Telemarketing, Website Performance), dan Business
                            Innovation (termasuk antara lain fungsi Business System, Business Projects & Intelligence,
                            serta Marketing Communication yang mencakup Offline Communication, Customer Insight
                            & Social Media, Innovation & Creative). Dalam kepengurusan Komite Direksi, beliau adalah
                            anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi.


                                                                          Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   243
Page 244
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




            Nama dan
                                                                         Tugas dan Tanggung Jawab
             Jabatan

                                  Sebagai Chief Asset Management Officer (CAMO), beliau bertanggung jawab mengawasi
                                  seluruh portofolio aset Perusahaan dan menjaga kualitasnya melalui penagihan dan
                                  pemulihan piutang tertunggak, serta memastikan proses penagihan dan penyelesaian atas
                                  kontrak-kontrak bermasalah mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
                                  Beliau bekerja sama dengan unit-unit bisnis dan operasional untuk mengembangkan strategi
       Iwan                       yang memaksimalkan nilai, mendorong kinerja, mengelola risiko, memastikan kepatuhan,
       Direktur                   menyelaraskan aset dengan tujuan bisnis secara keseluruhan, melakukan perencanaan
       Manajemen Aset             keuangan, manajemen anggaran dan efisiensi operasional, serta bertindak sebagai
                                  penghubung utama antara berbagai unit bisnis, Direksi, dan pemangku kepentingan untuk
                                  manajemen sumber daya yang proaktif dan pengambilan keputusan strategis. Berbagai
                                  departemen dan unit kerja di bawah pengawasan beliau terdiri dari: Asset Management
                                  (termasuk Legal & Litigation), Inventory, dan Insurance & Operational Services. Dalam
                                  kepengurusan Komite Direksi, beliau adalah anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi.



      PROGRAM ORIENTASI BAGI ANGGOTA DIREKSI BARU
      BFI Finance memberikan program orientasi bagi anggota baru Direksi, untuk memberikan pengetahuan mengenai
      kondisi Perusahaan secara umum dan agar anggota Direksi saling mengenal satu sama lain dan dapat bekerja sama
      sebagai satu tim yang solid, komprehensif, dan efektif. Orientasi bagi anggota baru Direksi dilaksanakan dalam Rapat
      Direksi yang pertama kali dihadiri oleh anggota baru tersebut.


      Program orientasi diselenggarakan satu kali di 2025, yakni untuk Direktur Bisnis dan Direktur Manajemen Aset, yang
      diangkat berdasarkan Akta Berita Acara RUPS Luar Biasa No. 2 tanggal 8 Mei 2025.


      KOMITE DI BAWAH DIREKSI
      Direksi memiliki tiga komite di bawah Direksi untuk mendukung kinerja manajemen, dengan penjelasan masing-
      masing sebagai berikut:


      Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah

      Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/SYARIAH/19-0176 tanggal 25 Juli 2019 dan sesuai Pasal 12 POJK No. 10/
      POJK.05/2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan Syariah dan Unit Usaha Syariah Perusahaan
      Pembiayaan (POJK 10/2019), sebagaimana diubah dengan POJK No. 46 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
      Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura (POJK
      46/2024). Struktur Komite ditetapkan kembali melalui SK Direksi No. SK/SYARIAH/24-0358 UPD 0 tanggal 25 Oktober
      2024. Per 31 Desember 2025, Komite diketuai oleh Pimpinan UUS, beranggotakan tiga orang, dan telah memiliki
      pedoman atau piagam (charter). Rapat Komite diselenggarakan paling sedikit satu kali dalam enam bulan.


      Pernyataan Independensi
      Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional, akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi, baik
      langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota Komite
      berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK 10/2019, sebagaimana diubah dengan POJK 46/2024.


      Tugas dan Fungsi
      1. Melakukan kajian dan analisis pengembangan produk atau kegiatan usaha baru yang akan dilakukan atau
         dipasarkan;
      2. Melakukan evaluasi dan penyempurnaan atas setiap produk atau kegiatan usaha;
      3. Memberikan rekomendasi, saran/masukan, dan evaluasi atas aspek pemasaran, pemenuhan prinsip syariah, dan
         mitigasi risiko; dan
      4. Merumuskan dan mengusulkan pencapaian kinerja bulanan dan tahunan untuk kegiatan usaha berdasarkan
         prinsip syariah.




244   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 245
    Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                          Tahunan




Susunan Komite
Susunan Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
■ Ketua: Deni Nasri
■ Anggota:
   ‐ August Rinaldi Sanoesi
   ‐ Emiliana Woro Saptiti Hari Putri
   ‐ Arwin


  Tabel 83 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah


                                                                                                                        Masa
                                           Warga                                           Jabatan Internal
     Nama               Jabatan   Usia                    Riwayat Pendidikan                                         Jabatan di
                                           Negara                                           di Perusahaan
                                                                                                                       Komite
Deni Nasri               Ketua    47      Indonesia   ■    Sarjana Ekonomi                  Pimpinan UUS              2021–2026
                                                           Akuntansi, Universitas
                                                           Andalas, Padang
                                                           (2001)
                                                      ■    Magister Ekonomi,
                                                           Sekolah Tinggi
                                                           Ekonomi Islam (STEI)
                                                           Tazkia, Bogor (2021)
August Rinaldi         Anggota    43      Indonesia   ■    Diploma Ahli Madya                Head of Risk             2022–2026
Sanoesi                                                    Teknik, Jurusan Teknik            Management
                                                           Mesin, Politeknik
                                                           Negeri Jakarta (2003)
                                                      ■    Credit Risk Program
                                                           Academy Global,
                                                           Singapura (2015)
Emiliana Woro          Anggota    43      Indonesia   ■    Sarjana Teknik                   Head of Credit            2023–2026
Saptiti Hari                                               Arsitektur, Universitas           Operations
Putri                                                      Atma Jaya Yogyakarta
                                                           (UAJY) (2000)
Arwin                  Anggota    43      Indonesia   ■    Sarjana Ekonomi                   Head of Asset            2024–2026
                                                           Manajemen,                        Management
                                                           Universitas Trisakti,
                                                           Jakarta (2000)


  Tabel 84 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Produk dan Pengembangan Kegiatan Usaha Syariah


                                                          August Rinaldi          Emiliana Woro
             Tanggal                   Deni Nasri                                                                   Arwin
                                                             Sanoesi             Saptiti Hari Putri

23 Juni 2025

24 November 2025

Jumlah Kehadiran per
                                           2                     2                          2                          2
Anggota
Persentase Kehadiran per
                                         100%                  100%                      100%                       100%
Anggota




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   245
Page 246
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Komite Manajemen Risiko

      Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/RPP/21-0116 tanggal 14 Juli 2021 untuk menjalankan tugas dan fungsi
      sesuai POJK No. 42 Tahun 2024 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Pembiayaan, Perusahaan
      Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (POJK 42/2024). Struktur Komite
      ditetapkan kembali melalui SK Direksi No. SK/OPRISK/25-0090 UPD 1 tanggal 23 Mei 2025. Per 31 Desember 2025,
      Komite diketuai oleh Presiden Direktur, beranggotakan empat orang, dan telah memiliki pedoman atau piagam
      (charter). Rapat Komite diselenggarakan paling sedikit satu kali dalam tiga bulan.


      Pernyataan Independensi
      Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional, akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi, baik
      langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota Komite
      berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK 42/2024.


      Tugas dan Fungsi
      1. Mengidentifikasi risiko termasuk risiko yang melekat (risiko inheren) pada kegiatan usaha Perusahaan;
      2. Menyusun metode pengukuran risiko yang sesuai dengan ukuran dan kompleksitas usaha Perusahaan, termasuk
         mendesain dan menerapkan perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan Manajemen Risiko;
      3. Memantau pelaksanaan strategi Manajemen Risiko, termasuk di antaranya pemantauan strategi Manajemen
         Risiko pada fungsi bisnis dan operasional;
      4. Memantau posisi risiko secara keseluruhan (komposit), per jenis risiko, dan per jenis aktivitas fungsional terhadap
         toleransi risiko (risk tolerance) dan limit yang telah ditetapkan, serta melakukan stress testing guna mengetahui
         dampak dari implementasi kebijakan/strategi Manajemen Risiko terhadap kinerja Perusahaan secara keseluruhan
         dan back testing guna mengetahui seberapa tepat metode pengukuran risiko berdasarkan data historis yang
         dimiliki oleh Perusahaan terhadap kebijakan dan strategi Manajemen Risiko yang telah ditetapkan;
      5. Mengkaji ulang secara berkala terhadap proses Manajemen Risiko;
      6. Mengkaji usulan pengembangan atau perluasan kegiatan usaha Perusahaan yang difokuskan pada aspek
         kemampuan Perusahaan untuk mengembangkan atau memperluas kegiatan usaha serta dampaknya terhadap
         eksposur risiko Perusahaan secara keseluruhan;
      7. Mengevaluasi akurasi model dan validitas data yang digunakan untuk mengukur risiko bagi Perusahaan yang
         menggunakan model untuk keperluan internal (internal model) dalam rangka pengukuran risiko;
      8. Memberikan rekomendasi kepada fungsi-fungsi bisnis dan operasional Perusahaan (risk-taking function), antara
         lain, dalam penentuan batas eksposur risiko yang dapat diterima oleh Perusahaan, dan/atau kepada Komite
         Manajemen Risiko, antara lain, dalam penyusunan kebijakan, strategi, dan kerangka Manajemen Risiko, sesuai
         kewenangan yang dimiliki; dan
      9. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko kepada Presiden Direktur atau Direktur yang mengawasi fungsi
         Manajemen Risiko dan Komite Manajemen Risiko secara berkala, di mana frekuensi laporan dapat ditingkatkan
         dalam hal kondisi pasar berubah dengan cepat.


      Susunan Komite
      Susunan Komite Manajemen Risiko per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
      ■ Ketua: Sutadi
      ■ Anggota:
         ‐ Sudjono
         ‐ Goklas
         ‐ August Rinaldi Sanoesi
         ‐ Amy Setyawati




246   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 247
   Tata Kelola Perusahaan                                                                 Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                              Tahunan




  Tabel 85 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Manajemen Risiko


                                                                                                     Jabatan               Masa
    Nama               Jabatan       Usia   Warga Negara         Riwayat Pendidikan                 Internal di         Jabatan di
                                                                                                   Perusahaan             Komite
                                                                                                 Presiden
Sutadi                  Ketua         51       Indonesia           Lihat halaman 71                                      2021–2026
                                                                                                 Direktur
                                                                                                 Direktur
Sudjono               Anggota        55        Indonesia           Lihat halaman 72                                      2021–2026
                                                                                                 Keuangan
                                                                                                 Direktur
Goklas                Anggota        47        Indonesia           Lihat halaman 73                                      2025-2026
                                                                                                 Transformasi
August Rinaldi                                                                                   Head of Risk
                      Anggota        43        Indonesia             Lihat Tabel 83                                      2022–2026
Sanoesi                                                                                          Management
                                                                                                 Head of
                                                              Sarjana Ekonomi                    Operational
                                                              Manajemen, Universitas             Risk & Anti-
Amy Setyawati         Anggota        53        Indonesia                                                                 2021–2026
                                                              Kristen Satya Wacana               Money
                                                              (UKSW), Salatiga (1996)            Laundering
                                                                                                 (AML)


  Tabel 86 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Manajemen Risiko


                                                                                         August Rinaldi
    Tanggal                 Sutadi               Sudjono              Goklas                                      Amy Setyawati
                                                                                            Sanoesi

14 Januari 2025

5 Februari 2025

14 April 2025

9 Oktober 2025

Jumlah
Kehadiran per                   4                      4                 4                        4                        4
Anggota
Persentase
Kehadiran per               100%                      100%             100%                     100%                     100%
Anggota




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   247
Page 248
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Komite Pengarah Teknologi Informasi

      Komite dibentuk berdasarkan SK Direksi No. SK/IT/21-0113 tanggal 4 Agustus 2021 untuk melaksanakan tugas dan fungsi
      sesuai POJK No. 4/POJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh
      Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (POJK 4/2021). Struktur Komite ditetapkan kembali melalui SK Direksi No. SK/IT/25-
      0178 UPD 1 tanggal 11 Desember 2025. Per 31 Desember 2025, Komite diketuai oleh Presiden Direktur, beranggotakan
      enam orang, dan telah memiliki pedoman atau piagam (charter). Rapat Komite diselenggarakan paling sedikit satu
      kali dalam enam bulan.


      Pernyataan Independensi
      Seluruh anggota Komite bekerja secara profesional, akuntabel, dan tidak mengambil keuntungan pribadi, baik
      langsung maupun tidak langsung, dari kegiatan Perusahaan di luar penghasilan mereka yang sah. Anggota Komite
      berkomitmen melaksanakan ketentuan POJK 4/2021.


      Tugas dan Fungsi
      1. Sehubungan dengan Rencana Strategis Bisnis Departemen, secara berkala mengkaji strategi Departemen
         Teknologi Informasi (TI), termasuk roadmap dan sumber daya yang diperlukan;
      2. Memberikan rekomendasi perumusan kebijakan dan prosedur TI dan memastikan kebijakan dan prosedur TI
         diterapkan secara efektif pada satuan kerja pengguna dan penyelenggara TI;
      3. Memantau kesesuaian dan pelaksanaan proyek TI dengan Rencana Strategis Pengembangan TI serta memastikan
         prioritasnya;
      4. Kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem informasi manajemen serta kebutuhan kegiatan usaha BFI Finance;
      5. Mengkaji keefektifan rencana mitigasi risiko atas pelaksanaan investasi TI serta memastikan kontribusi investasi
         terhadap bisnis suatu unit/divisi/departemen;
      6. Pemantauan atas kinerja TI dan upaya peningkatan kinerja TI;
      7. Mengupayakan penyelesaian berbagai masalah terkait TI yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja
         pengguna dan penyelenggara TI secara efektif, efisien, dan tepat waktu; dan
      8. Memastikan alokasi sumber TI yang tepat dan baik. Jika diperlukan, dapat menggunakan jasa pihak ketiga untuk
         membantu pelaksanaan implementasi proyek.


      Susunan Komite
      Susunan Komite Pengarah Teknologi Informasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
      ■ Ketua: Sutadi
      ■ Anggota:
         ‐ Sudjono
         ‐ Goklas
         ‐ Tan Rudy Eddywidjaja
         ‐ Iwan
         ‐ Kharim Indra Gupta Siregar
         ‐ David Thamin




248   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 249
   Tata Kelola Perusahaan                                                                 Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan            Data Perusahaan                                                Lampiran
   yang Baik                                                                              Tahunan




  Tabel 87 | Profil dan Masa Jabatan Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi


                                                                                                      Jabatan               Masa
       Nama            Jabatan    Usia    Warga Negara            Riwayat Pendidikan                Internal di          Jabatan di
                                                                                                   Perusahaan              Komite

                                                                                                 Presiden
Sutadi                 Anggota     51       Indonesia              Lihat halaman 71                                      2025–2026
                                                                                                 Direktur

                                                                                                 Direktur
Sudjono                Anggota     55       Indonesia              Lihat halaman 72                                      2025–2026
                                                                                                 Keuangan

                                                                                                 Direktur
Goklas                 Anggota     47       Indonesia              Lihat halaman 73                                      2025–2026
                                                                                                 Transformasi

Tan Rudy
                       Anggota     55       Indonesia              Lihat halaman 74              Direktur Bisnis         2025–2026
Eddywijaja

                                                                                                 Direktur
Iwan                   Anggota     55       Indonesia              Lihat halaman 75              Manajemen               2025–2026
                                                                                                 Aset

                                                                                                 Chief
Kharim Indra
                       Anggota    60        Indonesia              Lihat halaman 86              Technology              2025–2026
Gupta Siregar
                                                                                                 Officer
                                                             ■    Sarjana Teknik
                                                                  Mesin, Universitas
                                                                  Tarumanegara,
                                                                  Jakarta (1994)                 Head of
David Thamin           Anggota    54        Indonesia        ■    Master of Business             PMO & Data              2025–2026
                                                                  Administration,                Management
                                                                  Universitas Prasetiya
                                                                  Mulya, Tangerang
                                                                  (1996)


  Tabel 88 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Manajemen Risiko


                                                                  Tan Rudy                           Kharim I. G.          David
 Tanggal          Sudjono        Sutadi            Goklas                               Iwan
                                                                 Eddywidjaja                           Siregar            Thamin

4 Juni 2025

9 Desember
2025
Jumlah
Kehadiran
                       2           2                 2               2                    2                  2                 2
per
Anggota
Persentase
Kehadiran
                    100%         100%              100%             100%                100%               100%             100%
per
Anggota




                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   249
Page 250
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Penilaian Kinerja Komite Direksi

      Direksi menilai kinerja ketiga komite tersebut menggunakan beberapa kriteria penilaian, termasuk kinerja dan
      pencapaian Perusahaan dalam aspek yang menjadi fokus masing-masing komite dibandingkan target yang telah
      ditentukan di setiap awal tahun.


      Berdasarkan kriteria tersebut, Direksi menilai bahwa kinerja ketiga komite selama 2025 adalah baik dan menghadirkan
      nilai tambah yang diharapkan bagi jalannya bisnis Perusahaan.




      REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN
      DIREKSI
      KEBIJAKAN REMUNERASI DEWAN KOMISARIS
      Perusahaan menerapkan kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan Pasal 113 UUPT dan Pasal 17
      Ayat 10 anggaran dasar Perusahaan.


      Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi direkomendasikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, berdasarkan
      formula yang mengacu pada kebijakan internal Perusahaan, peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta
      mempertimbangkan kinerja Perusahaan.


      Rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi diserahkan kepada Dewan Komisaris dan disampaikan dalam RUPS.
      Mekanisme remunerasi Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
      1. Direksi, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Perusahaan, mengajukan usulan untuk jumlah remunerasi
         bagi Dewan Komisaris kepada Komite Nominasi dan Remunerasi;
      2. Komite Nominasi dan Remunerasi menelaah remunerasi yang diusulkan oleh Direksi dengan kondisi pasar untuk
         industri yang relevan dengan ukuran dan bisnis yang sebanding; dan
      3. Mempertimbangkan kinerja bisnis Perusahaan dan kontribusi anggota, Komite Nominasi dan Remunerasi
         menyampaikan rekomendasi pada Rapat Dewan Komisaris untuk mendapatkan persetujuan Rapat Dewan
         Komisaris, sesuai dengan wewenang yang diberikan oleh RUPS, menyetujui jumlah remunerasi, dan menentukan
         distribusi remunerasi di antara anggota Dewan Komisaris sendiri. Jumlah remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
         dilaporkan kepada Pemegang Saham dalam Laporan Tahunan Perusahaan.


      Struktur dan Jumlah Remunerasi Dewan Komisaris

      Struktur remunerasi seluruh anggota Dewan Komisaris Perusahaan selama 2025 terdiri dari:
      ■ Honorarium;
      ■ Tunjangan; dan
      ■ Tantiem.


      RUPST 8 Mei 2025 menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dengan total sejumlah Rp258,5 juta per bulan setelah
      dipotong pajak untuk 2025, dan memberikan tantiem kepada Dewan Komisaris untuk 2024 sejumlah Rp1,6 miliar.
      Jumlah keseluruhan gaji dan tunjangan Dewan Komisaris pada 2025 adalah sebesar Rp6,0 miliar.




250   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 251
    Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                           Tahunan




   Tabel 89 | Klasifikasi Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi 2025



                                                       Dewan Komisaris                                     Direksi
               Jenis Remunerasi
                                                    Jumlah            Remunerasi              Jumlah               Remunerasi
                                                    Anggota              (Rp)                 Anggota                 (Rp)

 Honorarium dan tantiem                                5             5.387.915.000                  5             19.968.500.000

 Tunjangan                                             5              612.858.302                   5              2.863.904.191

 Jumlah                                                5             6.000.773.302                  5             22.832.404.191



                                                                Jumlah Anggota Dewan
    Jumlah Remunerasi per Orang dalam Satu Tahun                                                    Jumlah Anggota Direksi
                                                                      Komisaris

 Di atas Rp2 miliar                                                            1                                    5

 Di atas Rp1 miliar – Rp2 miliar                                               2                                   0

 Di atas Rp500 juta – Rp1 miliar                                               1                                   0

 Di bawah Rp500 juta                                                           1                                   0



KEBIJAKAN REMUNERASI DIREKSI
Sesuai anggaran dasar Perusahaan, penetapan gaji dan tunjangan lainnya untuk anggota Direksi ditentukan oleh
Dewan Komisaris yang diberikan kuasa berdasarkan RUPST. Remunerasi Direksi ditetapkan melalui Rapat Dewan
Komisaris setiap tahunnya.


RUPST menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan pembagian tugas
dan wewenang kepada masing-masing anggota Direksi dan menentukan remunerasi para anggota Direksi.


Mekanisme remunerasi Direksi adalah sebagai berikut:
■ Direksi, dengan mempertimbangkan posisi keuangan Perusahaan, mengajukan usulan jumlah remunerasi bagi
  Direksi kepada Komite Nominasi dan Remunerasi;
■ Komite Nominasi dan Remunerasi mempelajari usulan remunerasi bagi Direksi berdasarkan tugas dan tanggung
  jawab masing-masing, kondisi keuangan Perusahaan dan perbandingan dengan industri yang relevan dengan
  ukuran dan bisnis yang sebanding; dan
■ Komite Nominasi dan Remunerasi menyampaikan rekomendasi kepada Rapat Dewan Komisaris untuk
  mendapatkan persetujuan dan disampaikan dalam RUPS.


Struktur dan Jumlah Remunerasi Direksi

Struktur remunerasi Direksi terdiri dari:
■ Gaji;
■ Tunjangan;
■ Fasilitas; dan
■ Tantiem/insentif kinerja.


Jumlah keseluruhan gaji dan tunjangan Direksi untuk 2025 adalah sebesar Rp22,8 miliar.




                                                                       Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   251
Page 252
                                                                   Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




      PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS
      DAN DIREKSI
      PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS

      Kebijakan Umum                                                           Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris

      Kinerja Dewan Komisaris dinilai berdasarkan kewajiban                    Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris setidaknya
      yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan                        memuat hal berikut:
      yang berlaku dan Anggaran Dasar Perusahaan maupun                        1. Tingkat tercapainya kuorum dalam setiap Rapat
      amanat pemegang saham. Hasil penilaian kinerja                               Dewan Komisaris, rapat koordinasi, dan rapat dengan
      Dewan Komisaris secara keseluruhan menjadi bagian tak                        komite-komite;
      terpisahkan yang dipertimbangkan dalam penyusunan                        2. Kontribusi dalam proses pengawasan Perusahaan;
      skema kompensasi dan pemberian insentif bagi anggota                     3. Keterlibatan dalam penugasan-penugasan tertentu;
      Dewan Komisaris.                                                         4. Komitmen       dalam     memajukan       kepentingan
                                                                                   Perusahaan; dan
                                                                               5. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
                                                                                   yang berlaku, anggaran dasar, ketentuan RUPS, serta
                                                                                   kebijakan Perusahaan.



      PENILAIAN KINERJA DIREKSI

      Kebijakan Umum                                                           Kriteria Penilaian Kinerja Direksi

      Kinerja Direksi dan masing-masing anggotanya                             Kriteria penilaian kinerja Direksi dituangkan dalam
      dinilai oleh Dewan Komisaris. Secara umum, kinerja                       KPI. Kriteria kinerja Direksi secara kolegial maupun
      Direksi ditentukan berdasarkan tugas kewajiban yang                      individu yang berdasarkan usulan Komite Nominasi
      tercantum dalam peraturan perundang-undangan yang                        dan Remunerasi atau komite lain yang memiliki fungsi
      berlaku dan anggaran dasar Perusahaan.                                   nominasi dan remunerasi diajukan oleh Dewan Komisaris
                                                                               kepada pemegang saham untuk disetujui. KPI Direksi
      Hasil penilaian terhadap kinerja Direksi secara                          sekurang-kurangnya mencakup:
      keseluruhan dan kinerja masing-masing anggota Direksi                    1. Kontribusi dalam aktivitas bisnis Perusahaan;
      secara individual terhadap dua penilaian, yaitu penilaian                2. Keterlibatan dalam penugasan-penugasan tertentu;
      kolektif berdasarkan pencapaian anggaran perusahaan                      3. Komitmen       dalam     memajukan      kepentingan
      dan penilaian individu berdasarkan KPI masing-                               Perusahaan;
      masing Direktur, menjadi bagian tak terpisahkan yang                     4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan
      dipertimbangkan dalam penyusunan skema kompensasi                            yang berlaku serta kebijakan Perusahaan;
      dan pemberian insentif bagi anggota Direksi.                             5. Pencapaian target Perusahaan yang tertuang dalam
                                                                                   Rencana Kerja Tahunan dan Kontrak Manajemen;
      Hasil penilaian kinerja masing-masing anggota                                dan
      Direksi secara individual merupakan salah satu dasar                     6. Pencapaian kinerja sesuai target individual yang
      pertimbangan, khususnya bagi Pemegang Saham,                                 telah ditetapkan.
      untuk pemberhentian dan/atau menunjuk kembali
      anggota Direksi yang bersangkutan. Hasil penilaian                       Hasil penilaian atas kinerja Direksi disampaikan tertulis
      tersebut menjadi sarana penilaian dan peningkatan                        pada Laporan Dewan Komisaris dalam bab Laporan
      efektivitas Direksi.                                                     kepada Pemangku Kepentingan, halaman 33–35.




252   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 253
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




RAPAT DEWAN KOMISARIS, DIREKSI,
DAN RAPAT GABUNGAN DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN RAPAT GABUNGAN DEWAN
KOMISARIS DAN DIREKSI
Kebijakan Rapat Dewan Komisaris

Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat paling kurang satu kali dalam dua bulan yang dapat dilangsungkan
apabila dihadiri mayoritas atau dua pertiga dari seluruh anggota Dewan Komisaris.


Dewan Komisaris juga mengadakan rapat gabungan secara teratur dengan Direksi. Rapat Dewan Komisaris dapat
diadakan setelah rapat gabungan, jika dianggap perlu oleh satu anggota Dewan Komisaris melalui permintaan
tertulis dari satu atau lebih anggota Direksi atau jika diminta oleh satu atau lebih pemegang saham yang bersama-
sama memiliki sepersepuluh dari seluruh saham yang dikeluarkan oleh Perusahaan dengan hak suara sah.


Keputusan Rapat Dewan Komisaris dibuat berdasarkan keputusan bersama. Dalam hal keputusan tidak mencapai
mufakat, maka keputusan akan dibuat melalui pemungutan suara dengan lebih dari setengah dari jumlah anggota
Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat. Setiap anggota Dewan Komisaris yang mempunyai benturan kepentingan
pada keputusan yang dibuat tidak boleh memberikan suara atas keputusan yang akan dibuat tersebut.


Dewan Komisaris juga dapat membuat keputusan sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan Komisaris
resmi, dengan syarat bahwa semua anggota Dewan Komisaris telah memberikan persetujuan tertulis atas usulan
tersebut dan menandatangani dokumen yang bersangkutan. Keputusan yang dibuat dengan cara demikian memiliki
kekuatan yang sama dengan keputusan yang dibuat secara sah dalam Rapat Dewan Komisaris resmi.


Risalah Rapat Dewan Komisaris

Dalam setiap Rapat Dewan Komisaris dibuat risalah rapat yang berisi hal-hal yang dibicarakan, termasuk pernyataan
ketidaksetujuan (dissenting opinion) anggota Dewan Komisaris (jika ada) dan hal-hal yang diputuskan.


Risalah rapat ditandatangani oleh Ketua Rapat dan seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir dalam rapat.


Pelaksanaan Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi

Di 2025, Dewan Komisaris menyelenggarakan 22 kali rapat, yang terdiri dari:
1. Rapat Dewan Komisaris sebanyak 11 kali; dan
2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak 11 kali.


Dalam melaksanakan fungsi pengawasan dan pemberian nasihatnya kepada Direksi, Dewan Komisaris mengadakan
rapat gabungan bersama Direksi guna membicarakan implementasi keputusan yang dibuat dalam rapat sebelumnya,
kinerja keuangan, manajemen risiko dan hal-hal lain yang mungkin berdampak pada kinerja keuangan dan kegiatan
operasional Perusahaan.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   253
Page 254
                                                                    Laporan kepada                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                     Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




          Tabel 90 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Dewan Komisaris


                                                                            Saurabh
                                   Francis Lay         Kusmayanto                          Johanes         Alfonso         Sunata
              Tanggal                                                       Narayan
                                     Sioe Ho             Kadiman                           Sutrisno      Napitupulu   Tjiterosampurno*
                                                                            Agarwal

       22 Januari 2025

       19 Februari 2025

       26 Maret 2025

       17 April 2025

       21 Mei 2025

       18 Juni 2025

       17 Juli 2025

       20 Agustus 2025

       15 September 2025

       16 Oktober 2025

       19 November 2025

       Jumlah Kehadiran
                                         3                    11                11            11               11             6
       per Anggota
       Persentase
       Kehadiran per                   100%                  100%             100%          100%            100%            100%
       Anggota

      * Mengundurkan diri berdasarkan keputusan RUPSLB 15 September 2025



          Tabel 91 | Jadwal dan Kehadiran Dewan Komisaris dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi


                                                                            Saurabh
                                   Francis Lay         Kusmayanto                          Johanes         Alfonso         Sunata
              Tanggal                                                       Narayan
                                     Sioe Ho             Kadiman                           Sutrisno      Napitupulu   Tjiterosampurno*
                                                                            Agarwal

       22 Januari 2025

       19 Februari 2025

       26 Maret 2025

       17 April 2025

       21 Mei 2025

       18 Juni 2025

       17 Juli 2025

       20 Agustus 2025




254   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 255
     Tata Kelola Perusahaan                                                                       Laporan Keuangan
                                            Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                                    Tahunan




                                                                     Saurabh
                              Francis Lay      Kusmayanto                              Johanes         Alfonso                Sunata
       Tanggal                                                       Narayan
                               Sioe Ho           Kadiman                               Sutrisno      Napitupulu         Tjiterosampurno*
                                                                     Agarwal

 15 September 2025

 16 Oktober 2025

 19 November 2025

 Jumlah Kehadiran
                                  3                   11                11                11               11                     6
 per Anggota
 Persentase
 Kehadiran per                  100%                100%              100%              100%             100%                  100%
 Anggota

* Mengundurkan diri berdasarkan keputusan RUPSLB 15 September 2025



RAPAT DIREKSI

Kebijakan Rapat Direksi

Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi secara berkala paling kurang satu kali dalam setiap bulan. Direksi juga wajib
mengadakan rapat gabungan Direksi bersama Dewan Komisaris secara berkala paling kurang satu kali dalam empat
bulan.


Rapat Direksi diadakan di tempat kedudukan Perusahaan, tempat kegiatan usaha Perusahaan, atau secara daring,
di mana para anggota Direksi yang berpartisipasi dalam rapat tersebut dapat saling berkomunikasi dan partisipasi
dengan cara demikian dianggap sebagai kehadiran secara langsung dalam rapat.


Rapat Direksi dipimpin oleh Presiden Direktur. Dalam hal Presiden Direktur tidak dapat hadir atau berhalangan
karena sebab apapun, hal mana tidak perlu dibuktikan kepada pihak lain, maka Rapat Direksi akan dipimpin oleh
seorang anggota Direksi yang dipilih oleh dan di antara para anggota Direksi yang hadir.


Seorang anggota Direksi dapat diwakili dalam Rapat Direksi hanya oleh seorang anggota Direksi lainnya berdasarkan
surat kuasa. Dalam hal pemberi kuasa tidak memberikan kuasa khusus, maka pemberian kuasa tersebut bersifat
mutlak. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari setengah
bagian dari jumlah seluruh anggota Direksi hadir atau diwakili dalam rapat.


Rapat Direksi dihadiri oleh anggota Direksi, kecuali apabila diperlukan dapat juga dihadiri oleh pejabat satu level di
bawah Direksi atau pejabat lain yang ditugaskan oleh Presiden Direktur.


Risalah Rapat Direksi

Risalah Rapat Direksi dibuat untuk setiap Rapat Direksi dan dalam risalah rapat tersebut wajib dicantumkan pula
pendapat yang berbeda (dissenting opinion) dengan apa yang diputuskan dalam Rapat Direksi (jika ada). Risalah Rapat
Direksi dapat dibuat dan didokumentasikan oleh Sekretaris Perusahaan, termasuk menyimpan dan mendistribusikan
kepada peserta rapat. Setiap anggota Direksi berhak menerima salinan risalah Rapat Direksi, terlepas apakah anggota
Direksi yang bersangkutan hadir atau tidak hadir dalam Rapat.


Pelaksanaan Rapat Direksi

Di 2025, Direksi menyelenggarakan rapat sebanyak 23 kali, terdiri dari:
1. Rapat Direksi sebanyak 12 kali; dan
2. Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi sebanyak 11 kali.




                                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   255
Page 256
                                                                     Laporan kepada                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




          Tabel 92 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Direksi


                                                                                             Tan Rudy                     Francis Lay Sioe
              Tanggal                 Sutadi                 Sudjono          Goklas                              Iwan
                                                                                            Eddywidjaja                         Ho*

       22 Januari 2025

       19 Februari 2025

       26 Maret 2025

       17 April 2025

       21 Mei 2025

       18 Juni 2025

       17 Juli 2025

       20 Agustus 2025

       15 September 2025

       16 Oktober 2025

       19 November 2025

       19 Desember 2025

       Jumlah Kehadiran
                                         12                    12               12              8                   8            1
       per Anggota
       Persentase
       Kehadiran per                   100%                   100%             100%            100%              100%          100%
       Anggota

      * Mengundurkan diri berdasarkan keputusan RUPSLB 30 Januari 2025



      Direksi telah memenuhi persyaratan kehadiran rapat dalam Pasal 28 Ayat 2 POJK 48/2024, yaitu wajib menghadiri
      paling sedikit 50% dari jumlah Rapat Direksi dalam periode satu tahun.




256   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 257
     Tata Kelola Perusahaan                                                                     Laporan Keuangan
                                          Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                                  Tahunan




Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi

Secara rutin, Direksi mengadakan rapat gabungan bersama Dewan Komisaris. Di 2025, diselenggarakan 11 kali Rapat
Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.


   Tabel 93 | Jadwal dan Kehadiran Direksi dalam Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi


                                                                                     Tan Rudy                          Francis Lay Sioe
        Tanggal               Sutadi            Sudjono            Goklas                              Iwan
                                                                                Eddywidjaja                                    Ho*

 22 Januari 2025


 19 Februari 2025


 26 Maret 2025

 17 April 2025

 21 Mei 2025

 18 Juni 2025

 17 Juli 2025

 20 Agustus 2025

 15 September 2025

 16 Oktober 2025

 19 November 2025

 Jumlah Kehadiran
                                 11                 11                11                7                7                      1
 per Anggota
 Persentase
 Kehadiran per                 100%               100%              100%              100%             100%                  100%
 Anggota

* Mengundurkan diri berdasarkan keputusan RUPSLB 30 Januari 2025




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   257
Page 258
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE AUDIT
      DASAR PEMBENTUKAN DAN TUGAS POKOK
      Komite Audit dibentuk berdasarkan persyaratan dalam POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
      Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit (POJK 55/2015). Komite Audit membantu Dewan Komisaris mengawasi
      pengelolaan Perusahaan, sesuai anggaran dasar serta prinsip-prinsip GCG, memberikan pendapat dan membantu
      Dewan Komisaris mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris, serta melaksanakan tugas-
      tugas lain yang berkaitan dengan tugas Dewan Komisaris atau sesuai penugasan Dewan Komisaris.


      PIAGAM KOMITE AUDIT
      Komite Audit melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya berdasarkan pedoman kerja yang dirangkum dalam
      Piagam Komite Audit yang dibuat mengacu pada ketentuan POJK 55/2015, dan ditetapkan berdasarkan SK Dewan
      Komisaris Perusahaan No. SK/BOC/VII/2011-15 tanggal 15 September 2011, yang diperbarui dengan No. SK/BOC/IX/2025-
      0179 tanggal 15 September 2025.


      Piagam Komite Audit mengatur tata cara dan prosedur kerja dalam pelaksanaan tugas Komite Audit sebagai berikut:
      1. Dalam hubungannya dengan sistem pengendalian internal Perusahaan, Komite Audit melakukan pertemuan
         berkala untuk membahas perencanaan kegiatan dan cakupan audit internal untuk periode yang akan datang,
         serta melakukan evaluasi atas hasil audit yang telah dilakukan;
      2. Dalam hubungannya dengan penelaahan atas risiko yang terkait dengan risiko usaha Perusahaan, Komite
         Audit melakukan pembahasan dengan Komite Pemantau Risiko atas pengelolaan risiko yang telah dilakukan
         manajemen risiko Perusahaan;
      3. Komite Audit memberikan pertanggungjawaban tahunan kepada Dewan Komisaris atas kinerjanya menjelang
         Laporan Dewan Komisaris atas tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang akan dimuat dalam Laporan
         Tahunan Perusahaan, sejalan dengan itu Komite Audit akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris setiap tahunnya; dan
      4. Komite Audit bekerja sama dengan Sekretaris Perusahaan untuk pelaksanaan administrasi dokumentasi Komite
         Audit serta penyelenggaraan rapat-rapat Komite Audit.
      5. Komite Audit memantau dan mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan audit dan pemantauan atas tindak
         lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan pengendalian internal termasuk kecukupan proses pelaporan
         keuangan, yang dilaksanakan paling sedikit terhadap:
         ■ Pelaksanaan tugas satuan kerja audit internal;
         ■ Kesesuaian pelaksanaan audit oleh auditor eksternal dengan standar audit;
         ■ Kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi keuangan; dan
         ■ Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas hasil temuan satuan kerja audit internal, auditor eksternal, hasil
             pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain guna memberikan rekomendasi
             kepada Dewan Komisaris.
      6. Komite Audit berperan dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab dilakukan sesuai dengan Peraturan OJK
         mengenai penggunaan jasa akuntan publik dan kantor akuntan publik dalam kegiatan jasa keuangan.


      Piagam Komite Audit tersedia di situs web Perusahaan pada
      https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-komite.




258   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 259
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




PERSYARATAN KEANGGOTAAN KOMITE AUDIT
Komite Audit wajib terdiri dari setidaknya tiga anggota dari Komisaris Independen dan pihak eksternal. Komite Audit
terdiri dari 3 orang, yaitu 1 orang Komisaris Independen sebagai Ketua dan 2 orang sebagai anggota yang merupakan
pihak luar Perusahaan dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.


Persyaratan keanggotaan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Wajib memiliki integritas yang tinggi, kemampuan, pengetahuan, pengalaman sesuai dengan bidang
    pekerjaannya, serta mampu berkomunikasi dengan baik;
2. Wajib memahami laporan keuangan, bisnis Perusahaan khususnya yang terkait dengan layanan jasa atau kegiatan
    usaha Perusahaan, proses audit, manajemen risiko, dan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal
    serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya;
3. Wajib memenuhi kode etik Komite Audit yang ditetapkan oleh Perusahaan;
4. Bersedia meningkatkan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan;
5. Wajib memiliki paling kurang satu anggota yang berlatar belakang pendidikan dan keahlian di bidang akuntansi
    dan/atau keuangan;
6. Bukan merupakan orang dalam Kantor Akuntan Publik, Kantor Konsultan Hukum, Kantor Jasa Penilai Publik
    atau pihak lain yang memberi jasa assurance, jasa non-assurance, jasa penilai dan/atau jasa konsultasi lain pada
    Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir;
7. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
    memimpin, mengendalikan atau mengawasi kegiatan Perusahaan dalam waktu enam bulan terakhir, kecuali
    Komisaris Independen;
8. Tidak mempunyai saham, baik langsung maupun tidak langsung, pada Perusahaan;
9. Apabila memperoleh saham Perusahaan, baik langsung maupun tidak langsung, akibat suatu peristiwa hukum,
    maka saham tersebut wajib dialihkan kepada pihak lain dalam jangka waktu enam bulan setelah diperolehnya
    saham tersebut;
10. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau pemegang saham
    pengendali Perusahaan; dan
11. Tidak mempunyai hubungan usaha, baik langsung maupun tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan
    usaha Perusahaan.


Direksi atau Ketua Komite Audit dapat mengusulkan calon dari luar Dewan Komisaris Perusahaan untuk dinominasikan
sebagai anggota Komite Audit. Selanjutnya, Komite Nominasi dan Remunerasi mengadakan wawancara dan
memeriksa kualifikasi serta kompetensi calon. Setelah evaluasi, Komite Nominasi dan Remunerasi akan mengajukan
rekomendasi kepada Dewan Komisaris terkait pengangkatan anggota Komite Audit. Jika rekomendasi disetujui,
Dewan Komisaris akan memberitahukan Direksi untuk menerbitkan surat pengangkatan bagi calon yang telah
disetujui.


KOMPOSISI KOMITE AUDIT
Susunan Komite Audit Perusahaan per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
■ Ketua: Johanes Sutrisno (Komisaris Independen)
■ Anggota:
   ‐ Friso Palilingan
   ‐ Edy Sugito


Profil lengkap anggota Komite Audit ditampilkan pada bab Profil Perusahaan, halaman 79–81.


Anggota Komite Audit menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris,
sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode jabatan berikutnya.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   259
Page 260
                                                                     Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




      INDEPENDENSI KOMITE AUDIT
      Anggota Komite Audit merupakan pribadi yang profesional dan berkomitmen menjaga independensi dalam
      pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Seluruh anggota Komite telah memenuhi kriteria independensi, keahlian,
      pengalaman, dan integritas yang dipersyaratkan dalam ketentuan perundangan yang berlaku.


          Tabel 94 | Independensi Komite Audit



                                                         Hubungan Keuangan dengan                            Hubungan Keluarga dengan


                                                                                    Pemegang                                         Pemegang
                       Nama                       Komisaris           Direktur        Saham           Komisaris         Direktur      Saham
                                                                                   Pengendali                                        Pengendali


                                                  Ya         Tidak   Ya    Tidak    Ya      Tidak     Ya     Tidak      Ya   Tidak   Ya   Tidak


       Johanes Sutrisno

       Friso Palilingan

       Edy Sugito



      KEBIJAKAN DAN REMUNERASI UNTUK KOMITE AUDIT
      Komite Nominasi dan Remunerasi membuat rekomendasi pada Dewan Komisaris mengenai remunerasi untuk
      anggota Komite Audit, berdasarkan kebijakan Perusahaan dan mempertimbangkan peninjauan pasar atas remunerasi
      Komite Audit. Remunerasi Komite Audit hanya berupa honorarium. Anggota Komite Audit yang merangkap jabatan
      sebagai anggota Dewan Komisaris atau anggota manajemen senior dari pemegang saham pengendali tidak berhak
      atas remunerasi tambahan sebagai anggota Komite Audit.


      RAPAT KOMITE AUDIT
      Komite Audit mengadakan rapat secara berkala paling kurang satu kali dalam tiga bulan. Rapat Komite Audit hanya
      dapat dilaksanakan jika dihadiri oleh lebih dari setengah jumlah anggota. Keputusan rapat Komite Audit diambil
      berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Setiap rapat Komite Audit dituangkan dalam risalah rapat, termasuk
      apabila terdapat perbedaan pendapat (dissenting opinions). Risalah rapat ditandatangani seluruh anggota Komite
      Audit yang hadir dan disampaikan kepada Dewan Komisaris.


      Di 2025, Komite Audit melakukan empat kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui rapat
      dengan Dewan Komisaris.




260   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 261
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan    Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




   Tabel 95 | Jadwal Dan Kehadiran Rapat Komite Audit



                             Tanggal                   Johanes Sutrisno         Friso Palilingan               Edy Sugito


17 Februari 2025

15 April 2025

15 Juli 2025

15 Oktober 2025

Jumlah Kehadiran per Anggota                                   4                          4                          4

Persentase Kehadiran per Anggota                             100%                      100%                       100%



SISTEM PENANGANAN PENGADUAN ATAU PELAPORAN DUGAAN
PELANGGARAN TERKAIT PELAPORAN KEUANGAN
Berdasarkan Surat Penugasan Dewan Komisaris, Komite Audit dapat melakukan penelaahan dan pemeriksaan atas
adanya tindakan yang merugikan Perusahaan, termasuk dugaan pelanggaran terkait Pelaporan Keuangan, serta tugas
lainnya sesuai dengan kebutuhan Dewan Komisaris. Atas persetujuan Dewan Komisaris, untuk pelaksanaan tugas
investigasi tersebut, Komite Audit dapat menunjuk pihak ketiga dalam pelaksanaan pencarian fakta penelaahan dan
pemeriksaan. Semua biaya yang dikeluarkan atas penunjukan pihak ketiga tersebut ditanggung oleh Perusahaan.




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   261
Page 262
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE PEMANTAU RISIKO
      DASAR PEMBENTUKAN DAN TUGAS POKOK
      Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawabnya terhadap pemegang
      saham. Komite ini bertanggung jawab meninjau risiko utama Perusahaan yang terkandung dalam register risiko
      Perusahaan dan memastikan bahwa semua risiko baik yang baru maupun yang timbul dievaluasi sewajarnya dan
      tindakan lebih lanjut diidentifikasi.


      Komite Pemantau Risiko sebelumnya bernama Komite Manajemen Risiko, yang dibentuk melalui SK Dewan Komisaris
      No. Com/JS/SK/III/2003 tanggal 18 Maret 2003. Perubahan nama ini dilakukan berdasarkan SK Dewan Komisaris No.
      BOC/V/2020-001 tanggal 13 Mei 2020, mengacu pada ketentuan dalam POJK No. 29/POJK.05/2020 tentang Perubahan
      atas POJK No. 30/POJK.05/2014 tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik bagi Perusahaan Pembiayaan, kemudian
      keduanya dicabut dan diganti dengan POJK 48/2024 Pasal 67 dan 70.


      Tugas dan tanggung jawab, prosedur pengawasan, dan pelaporan Komite Pemantau Risiko diselaraskan dengan
      POJK No. 28/POJK.05/2020 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, POJK No. 44/
      POJK.05/2020 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank, yang kemudian
      diperbarui dengan POJK 42/2024 dan Surat Edaran OJK No. 7/SEOJK.05/2021 tentang Penerapan Manajemen Risiko
      bagi Perusahaan Pembiayaan dan Perusahaan Pembiayaan Syariah.


      PIAGAM KOMITE PEMANTAU RISIKO
      Komite Pemantau Risiko melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan mengacu pada pedoman kerja yang
      dirangkum dalam Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko.


      Pedoman Kerja Komite Pemantau Risiko tersedia di situs web Perusahaan pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/
      tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-komite?t=2.


      KOMPOSISI KOMITE PEMANTAU RISIKO
      The composition of the Risk Oversight Committee as at 31 December 2025 was as follows:
      ■ Chairman: Johanes Sutrisno (Independent Commissioner)
      ■ Member: Jono Effendy


      Susunan Komite Pemantau Risiko ini telah disahkan dengan SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/VI/2021-0092 tanggal
      15 Juni 2021, berlaku sejak 15 Juni 2021.


      Profil lengkap anggota Komite Pemantau Risiko ditampilkan pada bab Profil Perusahaan, halaman 82–83.


      Anggota Komite Pemantau Risiko menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan Dewan
      Komisaris, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode jabatan
      berikutnya.


      INDEPENDENSI KOMITE PEMANTAU RISIKO
      Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko merupakan pribadi yang profesional dan berkomitmen menjaga
      independensi dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya. Seluruh anggota Komite telah memenuhi kriteria
      independensi, keahlian, pengalaman dan integritas yang dipersyaratkan dalam ketentuan yang berlaku.




262   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 263
    Tata Kelola Perusahaan                                                           Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                        Tahunan




   Tabel 96 | Independensi Komite Pemantau Risiko



                                      Hubungan Keuangan dengan                         Hubungan Keluarga dengan


                                                              Pemegang                                              Pemegang
               Nama              Komisaris       Direktur       Saham           Komisaris          Direktur           Saham
                                                              Pengendali                                            Pengendali


                                Ya     Tidak     Ya   Tidak   Ya     Tidak      Ya     Tidak      Ya     Tidak      Ya      Tidak


Johanes Sutrisno

Jono Effendy



KEBIJAKAN DAN REMUNERASI UNTUK KOMITE PEMANTAU RISIKO
Komite Nominasi dan Remunerasi membuat rekomendasi pada Dewan Komisaris mengenai remunerasi untuk
anggota Komite Pemantau Risiko, berdasarkan kebijakan Perusahaan dan mempertimbangkan peninjauan pasar
atas remunerasi Komite Pemantau Risiko. Remunerasi Komite Pemantau Risiko terdiri atas honorarium saja. Anggota
Komite Pemantau Risiko yang merangkap jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris atau anggota manajemen
senior dari pemegang saham pengendali tidak berhak atas remunerasi tambahan sebagai anggota Komite Pemantau
Risiko


RAPAT KOMITE PEMANTAU RISIKO
Komite Pemantau Risiko menyelenggarakan rapat setidaknya empat kali dalam setahun dan melaporkan seluruh
hasil rapat kepada Dewan Komisaris.


Di 2025, Komite Pemantau Risiko melakukan lima kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris melalui
rapat dengan Dewan Komisaris.


   Tabel 97 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Pemantau Risiko



                               Tanggal                                         Johanes Sutrisno              Jono Effendy


14 Januari 2025

5 Februari 2025

14 April 2025

15 Juli 2025

9 Oktober 2025

Jumlah Kehadiran per Anggota                                                              5                          5

Persentase Kehadiran per Anggota                                                       100%                       100%




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   263
Page 264
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      DASAR PEMBENTUKAN DAN TUGAS POKOK
      Komite Nominasi dan Remunerasi Perusahaan dibentuk berdasarkan SK Dewan Komisaris No. Com/JS/SK/XII/2005-
      007 tanggal 29 Desember 2005.


      Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk membantu melaksanakan
      fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait nominasi dan remunerasi terhadap anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan
      Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris.


      Sejak 2015, pelaksanaan tugas pokok Komite Nominasi dan Remunerasi mengacu pada POJK No. 34/POJK.04/2014
      tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik (POJK 34/2014).


      PIAGAM KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      Pada 1 Desember 2015, BFI Finance menerbitkan Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi, yang mengacu pada
      POJK 34/2014 dan anggaran dasar Perusahaan, sebagai pedoman kerja bagi Komite dalam melaksanakan tugas dan
      tanggung jawabnya. Pedoman Komite tersebut diterbitkan berdasarkan SK Dewan Komisaris No. BOC/I/2015-05,
      kemudian terakhir diperbarui kembali dan diratifikasi dengan SK/BOC/IX/2025-0180 tanggal 15 September 2025.


      Pedoman Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi mengatur tugas dan tanggung jawab, wewenang, komposisi,
      struktur dan persyaratan keanggotaan, tata cara, dan prosedur kerja dalam pelaksanaan tugas, rapat, serta masa
      jabatan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.


      Pedoman Kerja tersebut tersedia pada situs web Perusahaan di
      https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-perusahaan/pedoman-kerja-komite?t=1.


      TATA CARA DAN PROSEDUR KERJA KOMITE NOMINASI DAN
      REMUNERASI
      Dalam melaksanakan fungsi nominasi, sebagaimana dimaksud dalam angka 2 huruf b Pedoman Komite Nominasi
      dan Remunerasi, Komite wajib melakukan prosedur berikut:
      ■ Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
      ■ Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi calon anggota Direksi dan/atau Dewan
         Komisaris;
      ■ Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
      ■ Menyusun program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
      ■ Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi syarat sebagai anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris
         kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.


      Dalam melaksanakan fungsi remunerasi, sebagaimana dimaksud dalam angka 2 huruf a Pedoman Komite Nominasi
      dan Remunerasi, Komite wajib melakukan prosedur berikut:
      ■ Menyusun struktur remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris;
      ■ Menyusun kebijakan remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
      ■ Menyusun besaran remunerasi bagi anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris.




264   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 265
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




Komite Nominasi dan Remunerasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab terkait kebijakan remunerasi wajib
memastikan bahwa kebijakan remunerasi sesuai dengan:
■ Remunerasi yang berlaku pada industri;
■ Tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian
  tujuan dan kinerja Perusahaan;
■ Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
■ Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.


Struktur, kebijakan, dan besaran remunerasi di Perusahaan dievaluasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi
setidaknya satu kali dalam setahun.


KOMPOSISI KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Susunan Komite Nominasi dan Remunerasi per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
■ Ketua: Alfonso Napitupulu (Komisaris Independen)
■ Anggota:
   ‐ Francis Lay Sioe Ho (Presiden Komisaris)
   ‐ Luki Sri Herlambang (Head of Compensation, Benefits & Rewards)


Susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi telah disahkan dengan SK Dewan Komisaris No. BOC/IV/2021-
0049 tanggal 1 April 2021, dikukuhkan kembali melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/VI/2024-0116 tanggal 21 Juni 2024
untuk periode 2024–2026, dan diperbarui dengan SK Dewan Komisaris No. BOC/IX/2025-0188 tanggal 18 September
2025, yang mengangkat Francis Lay Sioe Ho sebagai anggota.


Profil lengkap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi ditampilkan pada bab Profil Perusahaan halaman 84–85.


Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi menjabat untuk jangka waktu yang tidak lebih lama dari masa jabatan
Dewan Komisaris, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar. Mereka dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode
jabatan berikutnya.


INDEPENDENSI KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
Komite Nominasi dan Remunerasi wajib bertindak independen dalam melaksanakan tugasnya dan bertanggung
jawab kepada Dewan Komisaris.


   Tabel 98 | Independensi Komite Nominasi dan Remunerasi



                                       Hubungan Keuangan dengan                         Hubungan Keluarga dengan


                                                               Pemegang                                              Pemegang
              Nama               Komisaris        Direktur       Saham           Komisaris          Direktur           Saham
                                                               Pengendali                                            Pengendali


                                 Ya     Tidak     Ya   Tidak   Ya     Tidak      Ya     Tidak      Ya     Tidak      Ya      Tidak


Alfonso Napitupulu

Francis Lay Sioe Ho

Luki Sri Herlambang




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   265
Page 266
                                                                   Laporan kepada                                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                           Pembahasan Manajemen




      KEBIJAKAN DAN REMUNERASI UNTUK KOMITE NOMINASI DAN
      REMUNERASI
      Setiap anggota Komite Nominasi dan Remunerasi dilarang mengambil keuntungan pribadi; baik secara langsung
      maupun tidak langsung; dari kegiatan BFI Finance selain penghasilan yang sah. Anggota Dewan Komisaris yang
      menjadi ketua atau anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak diberikan penghasilan tambahan selain
      penghasilan sebagai anggota Dewan Komisaris.


      RAPAT KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI
      Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi diselenggarakan secara berkala, paling kurang satu kali dalam empat
      bulan. Rapat hanya dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh mayoritas dari jumlah anggota Komite Nominasi dan
      Remunerasi, dan salah satunya yang hadir merupakan Ketua Komite.


      Keputusan rapat Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Apabila keputusan
      berdasarkan musyawarah mufakat tidak tercapai, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
      Jika dalam pengambilan keputusan secara pemungutan suara terjadi suara yang sama banyaknya, keputusan diambil
      melalui mekanisme yang diatur dalam Pedoman Komite Nominasi dan Remunerasi. Dalam hal proses pengambilan
      keputusan terdapat perbedaan pendapat, perbedaan pendapat tersebut wajib dimuat dalam risalah rapat beserta
      alasan perbedaan pendapat tersebut.


      Hasil rapat Komite Nominasi dan Remunerasi wajib dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan. Risalah
      rapat tersebut disampaikan secara tertulis kepada Dewan Komisaris.


      Di 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi melakukan tiga kali rapat. Hasil rapat dilaporkan kepada Dewan Komisaris
      melalui rapat dengan Dewan Komisaris.


          Tabel 99 | Jadwal dan Kehadiran Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi


                                                                         Alfonso               Sunata                Francis Lay         Luki Sri
              Agenda                        Tanggal
                                                                     Napitupulu          Tjiterosampurno*              Sioe Ho        Herlambang

                                  5 Februari 2025

                                  15 Juli 2025

                                  9 Oktober 2025
       Nominasi
                                  Jumlah Kehadiran
                                                                           3                       2                        1                3
                                  per Anggota
                                  Persentase
                                  Kehadiran per                           100%                  100%                       100%            100%
                                  Anggota

                                  5 Februari 2025

                                  15 Juli 2025

                                  9 Oktober 2025
       Remunerasi
                                  Jumlah Kehadiran
                                                                           3                       2                        1                3
                                  per Anggota
                                  Persentase
                                  Kehadiran per                           100%                  100%                       100%            100%
                                  Anggota

      * Sunata Tjiterosampurno digantikan oleh Francis Lay Sioe Ho melalui SK Dewan Komisaris No. BOC/SK/IX/2025-0188 tanggal 18 September 2025




266   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 267
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




AKSES INFORMASI DAN KOMUNIKASI
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
Perusahaan memastikan terciptanya mekanisme yang jelas dan efektif dalam hal penyebaran informasi kepada
seluruh pemangku kepentingan, sebagai bagian dari pelaksanaan prinsip transparansi dan keterbukaan informasi.


Mekanisme penyebaran informasi di Perusahaan mencakup jalur internal dan eksternal, yang ditujukan kepada
pemangku kepentingan yang berbeda, bergantung pada jenis informasi yang mereka perlukan. Tujuannya adalah
menyebarluaskan pengetahuan, pemahaman, dan mendorong terciptanya persepsi positif dari seluruh pemangku
kepentingan terhadap kebijakan dan kegiatan Perusahaan.


Akses terhadap informasi dan data Perusahaan tersedia untuk seluruh pemangku kepentingan dan investor, melalui
situs web bfi.co.id., yang berisi berbagai informasi Perusahaan tentang profil, produk dan layanan, laporan kinerja,
laporan keuangan, dan banyak lagi.

Jalur-jalur penyebaran informasi lainnya yang dikelola       Informasi lainnya yang tidak tersedia dari jalur-jalur di
Perusahaan termasuk:                                         atas, dapat menghubungi Kantor Pusat BFI Finance
1. Hotline Customer Care: 1500018 (one-stop solution)        pada alamat berikut:
2. Email Customer Care: customercare@bfi.co.id
3. WhatsApp Customer Care: 08821 1500018                     PT BFI Finance Indonesia Tbk
4. Live Chat Customer Care: situs web bfi.co.id              u.p. Unit Corporate Communication (CorComm)
5. Aplikasi Mobile: BFI Mobile                               BFI Tower
6. Berbagai akun media sosial resmi Perusahaan:              Sunburst CBD Lot 1.2
    ■ Facebook: BFI FinanceID                                Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
    ■ X: @BFIFinance                                         BSD City, Tangerang Selatan 15322
    ■ Instagram: @bfifinance                                 Indonesia
    ■ LinkedIn: PT BFI Finance Indonesia Tbk                 Tel: (62-21) 2965 0300, 2965 0500
    ■ YouTube: BFI Finance Official                          Email: corporate.communication@bfi.co.id
    ■ TikTok: @bfifinanceofficial                            Situs web: bfi.co.id



KOMUNIKASI PERUSAHAAN
Fungsi untuk menyampaikan informasi, kabar terbaru, dan pesan yang mengatasnamakan Perusahaan secara
menyeluruh, membangun koordinasi yang efektif di lingkungan internal maupun eksternal Perusahaan, serta
memelihara dan meningkatkan reputasi Perusahaan di mata para pemangku kepentingan ada di Unit Corporate
Communication.


Unit Corporate Communication berada di bawah naungan Departemen Corporate Secretary & Compliance yang
bertugas untuk mengelola berbagai kegiatan komunikasi dan mengatur seluruh fungsi komunikasi internal dan
eksternal Perusahaan, menjaga kepuasan para pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham dan Pemerintah,
melalui penyediaan informasi dan data Perusahaan. Komunikasi Perusahaan kepada para pemangku kepentingan
dilakukan melalui tiga cara berikut:
■ Komunikasi Eksternal (Umum);
■ Komunikasi Internal; dan
■ Kegiatan Corporate Branding.




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   267
Page 268
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Komunikasi Eksternal (Umum)

      Kegiatan komunikasi dengan pemangku kepentingan eksternal dilakukan dengan cara mengelola dan
      menyebarluaskan informasi Perusahaan lewat ragam saluran seperti, media massa, media sosial, serta media
      komunikasi lainnya. Informasi yang diberikan terkait kinerja Perusahaan yang disampaikan secara tepat waktu dan
      akurat.


      Fungsi komunikasi eksternal Perusahaan adalah sebagai berikut:
      1. Mengembangkan dan mengimplementasikan strategi komunikasi di semua media komunikasi Perusahaan;
      2. Mengembangkan materi publikasi untuk meningkatkan profil dan kegiatan pemasaran Perusahaan;
      3. Memastikan adanya konten terkini dan relevan, membuat perbaikan fungsi, menerapkan dan memperluas
          strategi media sosial untuk meningkatkan profil Perusahaan;
      4. Memastikan komunikasi dan pedoman merek Perusahaan berjalan dengan baik dan memantau segala hal yang
          berkaitan dengan merek (brand) Perusahaan;
      5. Memastikan adanya penanggulangan dan penanganan krisis komunikasi Perusahaan di seluruh lini;
      6. Bertanggung jawab atas isi dan informasi dalam setiap media komunikasi dan materi promosi, mulai dari above-
          the-line, below-the-line, hingga through-the-line, dalam lingkup internal dan eksternal;
      7. Bekerja sama dengan unit-unit terkait lainnya untuk memastikan adanya fungsi komunikasi yang terintegrasi dan
          saling melengkapi;
      8. Mendukung semua kegiatan atau acara Perusahaan baik internal maupun eksternal;
      9. Bekerja sama dengan komunitas atau kelompok pemberdayaan masyarakat untuk menyelenggarakan kegiatan
          ekonomi yang berkaitan dengan visi dan misi Perusahaan; dan
      10. Bekerja sama secara komprehensif dengan regulator untuk menciptakan hubungan kerja yang baik dan
          bermanfaat bagi kedua belah pihak.


      Perusahaan menggunakan saluran komunikasi eksternal berikut:
      1. Komunikasi melalui Situs Web Perusahaan
         Situs web Perusahaan, bfi.co.id, merupakan jalur penyediaan informasi terkini untuk beragam informasi
         perusahaan, baik produk, kinerja, dan informasi lainnya antara lain:
         ■ Pengunjung dapat berkomunikasi dengan Customer Care seputar produk-produk jasa pembiayaan,
             menyampaikan keluhan atau saran, serta bertanya tentang lowongan pekerjaan;
         ■ Sejak 2016, situs web BFI Finance telah dilengkapi dengan fungsi komunikasi dan akses data untuk para
             pemangku kepentingan guna mengetahui berbagai berita seputar kinerja, aktivitas, dan pencapaian
             Perusahaan terkini;
         ■ Pengembangan dan pengkinian situs web Perusahaan diterapkan sesuai dengan POJK No. 8/POJK.04/2015
             tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik; dan
         ■ Sejak 2022, BFI Finance sebagai pelaku usaha di sektor keuangan dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha
             Indonesia (KBLI) di bidang Perusahaan Pembiayaan Konvensional, telah memperoleh Perizinan Berusaha
             untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB-UMKU) No. 812021319184101510001 dan Tanda Daftar Penyelenggara
             Sistem Elektronik (TDPSE) Domestik No. 003857.01/DJAI.PSE/07/2022 untuk situs web Perusahaan, bfi.co.id. PB-
             UMKU dan TDPSE Domestik tersebut diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik pada 12 Juli 2022, atas nama
             Menteri Komunikasi dan Informatika RI dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
             (BKPM). Hal ini mencerminkan kepatuhan Perusahaan terhadap regulasi di bidang informasi dan transaksi
             elektronik (ITE).
      2. Jejaring Sosial Perusahaan
         BFI Finance memperhatikan perkembangan terkini di dunia media sosial dan memanfaatkannya untuk menjalin
         komunikasi interaktif dengan seluruh pemangku kepentingan. Perusahaan membuka saluran komunikasi daring
         melalui Facebook, Instagram, X, YouTube, LinkedIn, dan TikTok. Sarana ini dikelola secara bersama-sama oleh Unit
         Corporate Communication, Unit Customer Insight & Social Media, dan Unit Customer Care.
      3. Siaran Pers
         BFI Finance menerbitkan 43 siaran pers dalam rangka keterbukaan informasi kepada publik di 2025 melalui
         sebaran publikasi media.
      4. Jalur Komunikasi Lainnya
         Perusahaan mengelola jalur komunikasi lainnya untuk memudahkan interaksi dengan konsumen dan calon
         konsumen (umum), antara lain, Hotline Customer Care, email, WhatsApp, dan media sosial, sebagaimana
         dijelaskan di bagian sebelumnya.




268   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 269
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




Komunikasi Internal

Perusahaan menyediakan akses terhadap informasi terkait berbagai aspek dalam bisnis dan operasional Perusahaan
bagi para karyawannya. Akses dan komunikasi internal ini memastikan karyawan mengetahui informasi dan
memiliki pemahaman terkini yang akurat tentang kondisi Perusahaan, selain juga informasi umum lainnya yang
relevan dengan aktivitas bisnis Perusahaan. Prinsip keterbukaan informasi yang diterapkan kepada para pemangku
kepentingan eksternal juga dilakukan terhadap pemangku kepentingan internal, sehingga kualitas interaksi semakin
baik.


Perusahaan juga memberlakukan sistem komunikasi satu pintu untuk komunikasi internal dan eksternal. Seluruh
informasi Perusahaan yang bersifat umum dikelola oleh Unit Corporate Communication.


Bentuk-bentuk kegiatan komunikasi internal Perusahaan, antara lain:
1. Media Digital
   Komunikasi dilakukan melalui media digital untuk beradaptasi dengan era digital, yang sekaligus meminimalkan
   penggunaan bahan kertas, meningkatkan efisiensi operasional, dan melestarikan lingkungan. Media digital untuk
   komunikasi internal termasuk e-mail blast, situs web Perusahaan, media sosial yang ditujukan untuk karyawan,
   tabloid elektronik (e-bulletin), dan portal internal My BFI yang merupakan pusat sarana informasi elektronik
   khusus bagi karyawan, yang memuat informasi terkini terkait aktivitas bisnis, kegiatan karyawan, sarana berbagi
   informasi dari karyawan untuk karyawan, informasi umum, dan kampanye kegiatan positif lainnya.
2. Pertemuan
   Perusahaan menyelenggarakan pertemuan yang berisi dialog dan sharing dari para manajemen senior
   Perusahaan dan pembicara eksternal kepada para karyawan mengenai topik-topik terkini, baik yang berhubungan
   dengan aktivitas bisnis Perusahaan maupun pengembangan kepribadian. Pertemuan ini diselenggarakan oleh
   Departemen HC sebagai bagian dari program hubungan karyawan. Pertemuan dilaksanakan secara daring atau
   luring sesuai kebutuhan, target, dan tujuan masing-masing program.


Corporate Branding

Kegiatan corporate branding melakukan koordinasi berbagai aktivitas pemasaran Perusahaan untuk meningkatkan
citra Perusahaan di mata publik, terutama pemangku kepentingan eksternal. Fungsi corporate branding adalah
menstandarkan dan menentukan batasan baku untuk segala hal terkait identitas Perusahaan dan cara-cara yang
efektif untuk mengkomunikasikannya kepada para pemangku kepentingan.


Untuk mengatur bagaimana citra dan tampilan BFI Finance di muka publik serta mendukung perangkat komunikasi,
pemasaran, dan promosi Perusahaan, maka sejak 2017 Perusahaan berpedoman pada Panduan Identitas Perusahaan
atau Corporate Brand Guidelines.


Aktivitas corporate branding yang dilakukan di 2025, antara lain:
1. Memastikan segala atribut yang dipergunakan dan membawa nama Perusahaan, baik untuk kegiatan tingkat
   nasional maupun lokal di kantor cabang, pada semua materi komunikasi dan promosi sesuai dengan standar
   identitas Perusahaan;
2. Terus meluncurkan kampanye tagline Perusahaan #SelaluAdaJalan dan unique value proposition (UVP) produk
   yaitu Cepat, Mudah, dan Tepercaya sebagai salah satu kunci penyebarluasan visi dan misi BFI Finance sebagai
   perusahaan pembiayaan yang siap membantu kebutuhan masyarakat dan mendukung swasembada masyarakat
   melalui usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar;
3. Memberikan konsultasi dan bantuan ke berbagai unit kerja di Perusahaan untuk mendukung aktivitas dan
   acara resmi Perusahaan, atau melibatkan partisipasi sponsor dari Perusahaan agar selaras dengan aturan-aturan
   standar identitas Perusahaan;
4. Memberikan konsultasi dan bantuan untuk mendukung kampanye produk-produk pembiayaan dari Perusahaan,
   termasuk mendaftarkan merek produk sebagai nilai tambah bisnis dan perlindungan hukum;
5. Menggelar media gathering sebagai program relasi media yang memberikan kesempatan kepada insan pers
   untuk berkomunikasi langsung dengan perwakilan manajemen Perusahaan, sekaligus memperoleh edukasi dari
   regulator terkait ketentuan dan perkembangan regulasi di sektor jasa keuangan yang selaras dengan operasional
   Perusahaan, yang dikemas dalam format gelar wicara dengan suasana informal;




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   269
Page 270
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      6. Melaksanakan program-program keuangan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan
          lingkungan yang bermanfaat bagi komunitas setempat serta masyarakat, antara lain:
          ■ Pelatihan pemasaran digital bagi konsumen dan pelaku bisnis lainnya; dan
          ■ Festival UMKM ‘Pekan Raya BFI Finance #BFINgangkatUsahaLokal 2025’ untuk mengangkat kapasitas
              para pelaku usaha yang dihadiri konsumen, komunitas bisnis, dan masyarakat umum. Rangkaian kegiatan
              dilengkapi dengan pelatihan dan pendampingan usaha, bazar aneka produk, serta beragam hiburan;
      7. Mengawasi materi promosi dan kampanye produk-produk pembiayaan dari Perusahaan yang dipublikasikan,
          baik melalui saluran media konvensional maupun media digital, agar sesuai dengan ketentuan Perusahaan dan
          pedoman regulator. Beberapa ketentuan pada materi promosi atau iklan produk pembiayaan meliputi:
          ■ Penggunaan kata superlatif wajib menggunakan bukti survei atau sumber penilaian eksternal yang dapat
              dipertanggungjawabkan, bukan berdasarkan survei atau penilaian internal Perusahaan;
          ■ Penjabaran syarat dan ketentuan pada materi promosi wajib mencantumkan tautan/link/QR code spesifik dan
              langsung menuju laman yang berisi manfaat, biaya, risiko, syarat dan ketentuan lengkap. Pencantuman dapat
              diletakkan pada visual iklan atau pada keterangan (caption) visualnya;
          ■ Setiap iklan wajib mencantumkan frasa ‘BFI Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan’, baik
              pada visual maupun pada keterangan (caption);
          ■ Tidak menjanjikan proses yang menyampingkan prosedur baku dan tidak menggunakan kata yang berlebihan.
              Contoh frasa yang salah, misalnya ‘tidak perlu cek SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan)’, atau ‘tidak perlu
              survei’; dan
          ■ Penertiban secara bertahap situs web dan akun media sosial tidak resmi mengatasnamakan BFI Finance yang
              dikelola oleh pihak ketiga;
      8. Mengadakan pelatihan komunikasi korporat kepada karyawan internal yang mencakup:
          ■ Materi komunikasi publik yang diikuti oleh peserta level manajerial di seluruh kantor operasional. Pelatihan
              ini bertujuan meningkatkan kapasitas sebagai juru bicara Perusahaan guna membangun komunikasi yang
              positif dengan berbagai lapisan pemangku kepentingan;
          ■ Pengelolaan media sosial yang diikuti oleh karyawan internal sebagai individu dan/atau bertindak sebagai
              admin akun atas nama Perusahaan. Pelatihan ini bertujuan agar peserta menaati ketentuan dan menjalankan
              etika bermedia sosial;
      9. Memublikasikan kampanye edukasi keuangan melalui materi pengelolaan finansial individu dalam format
          video serta kisah inspiratif konsumen yang berprofesi sebagai wirausahawan sukses di berbagai daerah berkat
          pembiayaan modal usaha di BFI Finance. Para konsumen tersebut juga memiliki rekam jejak kredit yang sangat
          baik sehingga menjadi contoh bagi konsumen lain dan masyarakat;
      10. Mengelola produk cetakan kartu ucapan dan suvenir Perusahaan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan
          kesadaran masyarakat akan eksistensi Perusahaan;
      11. Mengampanyekan edukasi hak dan kewajiban konsumen multifinance agar konsumen dan masyarakat lebih
          memahami manfaat dan risiko layanan pembiayaan serta pentingnya mengelola keuangan dengan bertanggung
          jawab dengan membayar angsuran tepat waktu;
      12. Menggelar seminar literasi keuangan di berbagai daerah dan pengenalan produk-produk pembiayaan untuk para
          pelaku usaha;
      13. Mendukung Program Bulan Inklusi Keuangan (BIK) sepanjang Oktober dengan berpartisipasi dalam acara
          Multifinance Day APPI 2025 di Manado (Sulawesi Utara) dan Financial Expo (FinExpo) BIK 2025 di Surabaya (Jawa
          Timur) yang bertujuan mendorong kemudahan akses pembiayaan serta mendekatkan diri kepada masyarakat
          dalam mempromosikan produk dan layanan; dan
      14. Menyelenggarakan BFI RUN 2025 sebagai program rutin tahunan berupa kampanye gaya hidup sehat untuk para
          konsumen, mitra bisnis, komunitas, karyawan, dan masyarakat umum.




270   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 271
    Tata Kelola Perusahaan                                                          Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                       Tahunan




PROMOSI PRODUK
Perusahaan menyebarluaskan informasi produknya untuk meningkatkan ketertarikan konsumen dalam
memanfaatkan layanan pembiayaan Perusahaan, menarik minat calon konsumen baru, menjaga kestabilan
penjualan dalam kondisi pasar yang menantang, membedakan dan mengunggulkan produk layanan pembiayaan
yang dimiliki oleh Perusahaan dibandingkan produk para pesaing, serta membentuk citra produk di mata konsumen
sesuai harapan Perusahaan.


Fungsi ini dikelola oleh Departemen Business Innovation (mencakup fungsi strategic promotion dan event activation).
Aktivitas yang dilakukan untuk mendukung pemasaran, antara lain:
1. Mempromosikan produk dan layanan pembiayaan dengan berpartisipasi dalam beragam pameran untuk segmen
   pembiayaan mesin dan alat berat, yaitu ALLPRINT Indonesia Expo dan Surabaya Printing Expo.
2. Mengadakan pertemuan dan acara apresiasi untuk para mitra bisnis di berbagai kota, seperti para agen penjualan
   dan dealer kendaraan roda empat bekas; dan
3. Meluncurkan materi-materi promosi untuk semua produk pembiayaan.


Aktivitas yang dilakukan departemen ini turut berkontribusi terhadap upaya pemasaran yang juga telah dirinci pada
bagian Pemasaran dalam bab Analisis dan Pembahasan Manajemen halaman 116–117.


KORESPONDENSI DENGAN OJK DAN BEI
Selama 2025, Perusahaan berkorespondensi dengan OJK sebanyak 129 kali dan dengan BEI sebanyak 75 kali. Fungsi
ini dijalankan oleh Unit Corporate Regulatory Compliance yang bernaung di bawah Departemen Corporate Secretary
& Compliance.




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   271
Page 272
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KODE ETIK DAN BUDAYA PERUSAHAAN
      KODE ETIK
      BFI Finance memiliki dan menerapkan Kode Etik Perusahaan, yakni serangkaian kebijakan terkait standar etika
      bisnis dan perilaku bagi karyawannya dalam menjalankan setiap aktivitas bisnisnya, agar sesuai dengan visi, misi, dan
      budaya Perusahaan.


      Kode Etik Perusahaan dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip GCG berikut:
      ■ Etika (Perilaku Etis), yang diterapkan dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan perilaku etis
         dalam seluruh kegiatan Perusahaan, termasuk dengan memastikan bahwa anggota Dewan Komisaris, Direksi,
         dan seluruh karyawan menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara independen, bebas dari benturan
         kepentingan, pengaruh yang tidak semestinya, maupun intervensi yang tidak patut, serta senantiasa berpedoman
         pada Kode Etik Perusahaan dan standar profesionalisme yang berlaku;
      ■ Transparansi, yang diterapkan dengan memastikan keterbukaan, kejelasan, dan keterukuran dalam setiap
         tahapan serta proses perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan
         seluruh tingkatan organisasi Perusahaan, serta melalui pengungkapan informasi material yang tepat waktu dan
         akurat kepada para pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang
         berlaku;
      ■ Akuntabilitas, yang diterapkan dengan menetapkan secara jelas peran, tanggung jawab, dan kewenangan Dewan
         Komisaris, Direksi, dan seluruh tingkatan organisasi Perusahaan dalam struktur organisasi, yang didukung oleh
         uraian jabatan yang memadai, sistem pengendalian internal yang efektif, serta mekanisme evaluasi kinerja; dan
      ■ Keberlanjutan, yang diterapkan dengan menyelaraskan pengelolaan dan operasional Perusahaan dengan
         peraturan perundang-undangan yang berlaku, prinsip-prinsip usaha yang sehat, serta tujuan penciptaan nilai
         jangka panjang, termasuk dengan mempertimbangkan secara bertanggung jawab dampak ekonomi, sosial, dan
         lingkungan, serta menjunjung tinggi prinsip keadilan dan kesetaraan dalam pemenuhan hak-hak pemangku
         kepentingan sesuai dengan komitmen kontraktual dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


      Isi Kode Etik

      Kode Etik Perusahaan terdiri dari etika bisnis dan etika perilaku yang membentuk landasan prinsip-prinsip Perusahaan.


      Etika bisnis menjelaskan bagaimana Perusahaan sebagai suatu entitas bisnis bersikap, beretika, dan bertindak dalam
      upaya menyeimbangkan kepentingan Perusahaan dengan kepentingan segenap pemangku kepentingan, sesuai
      prinsip-prinsip GCG dan Nilai-Nilai Dasar Perusahaan, dengan tetap menjaga profitabilitas.


      Etika perilaku merupakan seperangkat aturan nilai yang mencerminkan suatu sikap dan komitmen dalam memenuhi
      ketentuan perilaku untuk menjaga nama baik, kerahasiaan, serta hal-hal penting lainnya yang berpengaruh terhadap
      reputasi Perusahaan.


      Kode Etik Perusahaan memuat Nilai-Nilai Dasar Perusahaan yang dimanifestasikan dalam perilaku-perilaku konkret
      berikut:
      1. Giat Memperbaiki Diri secara Berkesinambungan
      2. Realisasikan Saling Menghormati dan Peduli
      3. Ekstra Layanan kepada Pelanggan Internal dan Eksternal
      4. Absolut dalam Integritas
      5. Tim Kerja yang Solid dan Saling Percaya




272   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 273
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




Esensi dari Kode Etik Perusahaan ini selanjutnya dicerminkan dalam Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha yang berlaku
di BFI Finance, dengan pokok-pokok sebagai berikut:


Tanggung Jawab Perusahaan
Di dalam Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha, BFI Finance mengakui adanya lima bidang tanggung jawab Perusahaan
yang mencerminkan komitmen kepada pemangku kepentingan sebagai berikut:
1. Kepada Pemegang Saham
    ■ BFI Finance akan menjalankan usaha untuk meningkatkan nilai pemegang saham berdasarkan prinsip-
        prinsip GCG;
    ■ BFI Finance akan memberikan hasil usaha yang optimum dengan senantiasa memelihara tingkat
        pengembalian investasi kepada para pemegang saham, serta mempertahankan kecukupan dana untuk
        menggerakkan pertumbuhan Perusahaan;
    ■ BFI Finance menghargai hubungan dengan para pemegang saham dengan penyediaan informasi tepat
        waktu, teratur, dan dapat dipercaya mengenai kegiatan, kondisi keuangan, dan hasil usaha Perusahaan.
2. Kepada Pelanggan
    BFI Finance berkomitmen mendapatkan dan mempertahankan para pelanggan dengan menyediakan produk
    jasa pembiayaan yang memberikan nilai tambah bagi para pelanggan dari segi manfaat dan biayanya.
3. Kepada Karyawan
    ■ BFI Finance menghargai para karyawan sebagai sumber daya yang penting melalui komitmennya terhadap
        pengembangan mereka secara berkelanjutan;
    ■ BFI Finance akan merekrut, mempekerjakan, memberikan pelatihan dan mempromosikan karyawan
        berdasarkan kualifikasi dan kemampuan mereka;
    ■ BFI Finance bertanggung jawab untuk menciptakan kondisi kerja yang sehat dan menjamin keselamatan
        para karyawan.
4. Kepada Seluruh Pemangku Kepentingan
    BFI Finance senantiasa memelihara hubungan yang saling menguntungkan dengan para kreditur, mitra usaha
    dan pihak lainnya dengan siapa Perusahaan berbisnis, serta mendorong penerapan prinsip-prinsip ini dalam
    pelaksanaan kegiatan sehari-hari.
5. Kepada Masyarakat
    Sebagai anggota masyarakat, BFI Finance senantiasa menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dengan
    menghormati undang-undang dan peraturan yang berlaku, dan berupaya untuk memastikan bahwa kegiatan-
    kegiatannya tidak melanggar hak-hak asasi manusia. Partisipasi Perusahaan, baik dalam pemberian sumbangan
    maupun penyelenggaraan pelatihan serta kegiatan sosial lainnya, dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas
    hidup bagi lingkungan sekitarnya dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh penerimanya.


Integritas Usaha
BFI Finance beserta seluruh kantor cabangnya berkomitmen untuk mengutamakan kejujuran, integritas dan
kewajaran sebagai prinsip utama di semua aspek usaha Perusahaan dan mengharapkan hal yang sama dalam
hubungan dengan semua pihak yang terlibat dalam bisnis BFI Finance. Seluruh transaksi bisnis atas nama Perusahaan
dicatat secara akurat sesuai dengan prosedur operasional standar dan tunduk pada proses audit. Para karyawan
diharapkan untuk mengutamakan kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi ketika menjalankan tugas
bisnis.


Pemakaian dan Perlindungan Aset Perusahaan
BFI Finance menegaskan bahwa setiap karyawan memiliki tanggung jawab untuk menggunakan aset dan sumber
daya Perusahaan secara wajar dan bertanggung jawab, termasuk pelindungan dan pelestariannya. Aset dan sumber
daya Perusahaan, maupun kesempatan apa pun yang timbul berdasarkan kedudukan seseorang, digunakan semata-
mata untuk kepentingan pencapaian tujuan Perusahaan dan bukan untuk kepentingan pribadi. Karyawan BFI
Finance dilarang mencari keuntungan untuk diri mereka sendiri atau orang lain melalui penyalahgunaan jabatan.


Pengungkapan Informasi
BFI Finance menganggap informasi di bidang strategi bisnis merupakan aset penting bagi Perusahaan yang harus
dilindungi terhadap kehilangan, pelanggaran serta pemakaian dan pengungkapan yang tidak selayaknya. Hal ini
menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan informasi bisnis dan melarang pengungkapan yang tidak sah untuk
mencerminkan komitmen Perusahaan terhadap integritas dan keamanan informasi.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   273
Page 274
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      Perdagangan Orang Dalam (Insider Trading)
      BFI Finance senantiasa memastikan bahwa semua karyawan mentaati aturan-aturan perdagangan orang dalam.
      Ini artinya, informasi yang bukan untuk umum yang dapat mempengaruhi harga saham BFI Finance dirahasiakan
      dengan baik sampai diumumkan oleh manajemen yang berwenang. Karyawan yang mempunyai informasi sensitif
      yang mungkin dapat mempengaruhi harga saham BFI Finance dan hak-hak terkait, tidak boleh melakukan transaksi
      langsung maupun tidak langsung atas saham BFI Finance dan hak-hak terkait tersebut. Dewan Komisaris, Direksi
      serta seluruh karyawan berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan Pakta Integritas Perusahaan dengan sebaik-
      baiknya sejalan dengan pelaksanaan kebijakan strategis yang diterapkan dalam mencapai pertumbuhan yang
      berkelanjutan.


      Penerapan dan Penegakan Kode Etik

      Kode Etik yang ditetapkan Perusahaan berlaku bagi seluruh karyawan, termasuk seluruh anggota Dewan Komisaris,
      Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, serta Direksi, Komite-Komite di bawah Direksi,
      dan manajemen. Kode Etik tersebut disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh karyawan, dengan manajemen
      memberi teladan bagi bawahan dalam penerapannya.


      Kode Etik disosialisasikan sepanjang 2025 bersamaan dengan sosialisasi Nilai-Nilai Dasar Perusahaan dan panduan
      perilaku karyawan. Departemen Human Capital menyebarluaskan informasi tentang Kode Etik melalui e-mail blast
      kepada seluruh karyawan.


      Manajemen BFI Finance memiliki Pakta Integritas yang memuat komitmen Perusahaan terhadap penerapan prinsip-
      prinsip GCG. Dewan Komisaris, Direksi, serta seluruh karyawan berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan Pakta
      Integritas Perusahaan dengan sebaik-baiknya.


      Pakta Integritas BFI Finance mengatur tentang Pedoman Prinsip-Prinsip Berusaha. Dalam pelaksanaan Pedoman
      Prinsip-Prinsip Berusaha ini, Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan, tanpa melihat posisinya, wajib
      mematuhi etika pada tingkat tertinggi yang ditanamkan dalam Nilai-Nilai Dasar Perusahaan. Manajemen dan
      karyawan Perusahaan wajib memahami dan mematuhi nilai-nilai dasar tersebut yang sangat penting dalam menjaga
      pertumbuhan Perusahaan yang berkesinambungan.


      Penanganan Pengaduan Pelanggaran Kode Etik

      BFI Finance memantau penegakan Kode Etik Perusahaan dan menyediakan fasilitas pengaduan tentang pelanggaran
      Kode Etik tersebut. Karyawan yang terbukti melakukan pelanggaran akan diperiksa oleh Tim Pemeriksa Pelanggaran
      Disiplin Karyawan yang terdiri dari perwakilan Departemen Audit Internal dan Human Capital dan akan diberikan
      sanksi sesuai jenis dan tingkatan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku di Perusahaan. Hal ini menegaskan
      komitmen BFI Finance terhadap penegakan etika dan integritas dalam setiap lapisan organisasi



      BUDAYA PERUSAHAAN
      Perusahaan memiliki nilai-nilai dasar yang dianjurkan untuk dipahami dan dipatuhi sebagai budaya Perusahaan.
      Nilai-Nilai Dasar Perusahaan yang disingkat menjadi G.R.E.A.T. adalah:
      1. Giat Memperbaiki Diri secara Berkesinambungan;
      2. Realisasikan Saling Menghormati dan Peduli;
      3. Ekstra Layanan kepada Pelanggan Internal dan Eksternal;
      4. Absolut dalam Integritas; dan
      5. Tim Kerja yang Solid dan Saling Percaya.


      G.R.E.A.T. dijelaskan pada bagian Nilai-Nilai Dasar dan Budaya Perusahaan dalam bab Profil Perusahaan, halaman 52.




274   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 275
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




KEBIJAKAN ANTIKORUPSI




BFI Finance mewajibkan seluruh anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan karyawannya untuk menjunjung tinggi
persaingan usaha yang adil, nilai sportivitas dan profesionalisme, serta prinsip-prinsip GCG.


Perusahaan berkomitmen untuk menciptakan dan memelihara iklim usaha yang sehat, menghindari tindakan,
perilaku, ataupun perbuatan yang dapat menimbulkan konflik kepentingan, korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta
selalu mengutamakan kepentingan Perusahaan di atas kepentingan pribadi, keluarga, kelompok maupun golongan.


Informasi lengkap mengenai Kebijakan Antikorupsi tersedia pada https://www.bfi.co.id/id/corporate/tata-kelola-
perusahaan/kebijakan-anti-korupsi.


Kebijakan Antikorupsi disosialisasikan selama 2025 melalui:
1. Kampanye anti-fraud melibatkan seluruh karyawan, sebagai bentuk sosialisasi kebijakan antikorupsi dan
   ketentuan lainnya yang mendukung penerapan integritas Perusahaan;
2. Kampanye Peraturan Perusahaan yang memuat tata tertib dan disiplin perusahaan, disampaikan melalui berbagai
   media komunikasi internal, antara lain, email blast, chatbot internal dan platform digital learning Perusahaan
   (aplikasi M-BEAT);
3. Penempatan standing banner yang memuat pesan aksi anti-fraud dan media pelaporan whistleblowing system
   di seluruh kantor cabang; dan
4. Pembuatan ketentuan dan sosialisasi sistem pelaporan pelaku fraud sesuai dengan ketentuan OJK, melalui sistem
   pelaporan SIPELAKU (Sistem Informasi Pelaku) sebagai upaya pengawasan dan identifikasi risiko terhadap fraud,
   suap, gratifikasi, dan pelanggaran lainnya.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   275
Page 276
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KEBIJAKAN PENGADAAN
      PRINSIP DAN KEBIJAKAN
      Perusahaan memiliki prosedur pengadaan barang dan jasa yang diselenggarakan secara cepat dan transparan,
      dengan menerapkan prinsip GCG tanpa benturan kepentingan. Seiring dengan dinamika bisnis, perkembangan
      teknologi, serta meningkatnya ekspektasi pemangku kepentingan, Perusahaan secara berkelanjutan melakukan
      penyempurnaan kebijakan dan proses pengadaan agar lebih adaptif, terintegrasi, dan bernilai tambah bagi
      Perusahaan.


      Kebijakan pengadaan barang dan jasa serta hubungan dengan pemasok meliputi:
      1. Penerapan Memo Internal dan Prosedur Operasional untuk pengadaan barang dan jasa, sesuai dengan
         perencanaan kebutuhan berdasarkan anggaran dan prioritas bisnis;
      2. Proses pengadaan barang dilakukan berdasarkan nominal dan tingkat otoritas, khususnya di kantor cabang untuk
         mempercepat proses dalam pemenuhan barang dan jasa. Pengadaan barang di atas nominal tertentu dilakukan
         secara terpusat di kantor pusat;
      3. Pemasok utama; baik barang maupun jasa; diwajibkan menyerahkan dokumen legalitas secara lengkap, untuk
         menjamin hak dan kewajiban dari Perusahaan dan pemasok dilakukan sesuai dokumen yang ada;
      4. Manajemen Risiko dan Kepatuhan, memastikan identifikasi serta mitigasi risiko pengadaan, termasuk risiko
         hukum, operasional, dan reputasi, serta kepatuhan terhadap kebijakan internal dan regulasi eksternal;
      5. Kode Etik dan Peraturan Perusahaan melarang karyawan Perusahaan untuk menerima janji atau pemberian
         dalam bentuk apapun dari pemasok; dan
      6. Evaluasi kinerja pemasok secara berkala dengan mempertimbangkan aspek kualitas, ketepatan waktu, kepatuhan,
         serta komitmen terhadap etika bisnis. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam pengambilan keputusan kerja
         sama berkelanjutan dan peningkatan kualitas pengadaan secara berkesinambungan.


      SISTEM PENGADAAN
      Perusahaan secara konsisten menjalankan sistem proses pengadaan barang dan jasa melalui tahapan perencanaan,
      persiapan, pemilihan pemasok (vendor), transaksi pengadaan barang dan jasa, penggunaan, dan pengelolaan aset
      Perusahaan.


      Sistem pengadaan barang dan jasa dilakukan Perusahaan secara terbuka dan kompetitif dengan mengikutsertakan
      calon pemasok yang memenuhi syarat sesuai dengan kriteria dan kebutuhan Perusahaan. Dalam pengadaan barang
      dan jasa, Perusahaan juga menggunakan metode lain, seperti pelelangan, pemilihan langsung, dan pembelian
      langsung, baik secara konvensional maupun daring, guna memastikan bahwa jumlah dan kualitas barang dan jasa
      yang diperoleh Perusahaan sesuai kebutuhan, diperoleh dengan harga yang kompetitif, dan kualitas yang sebaik
      mungkin.


      Kontrol dan pemantauan terhadap pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan di kantor pusat
      maupun cabang, mulai dari proses pembelian hingga pemeliharaan (asset maintenance), dilakukan melalui sistem
      yang terintegrasi sehingga dapat dilakukan pemantauan oleh pihak yang mengajukan permintaan barang (user),
      yaitu cabang dan kantor pusat. Perusahaan secara terus-menerus melakukan pengembangan pada sistem guna
      mendukung proses bisnis Perusahaan agar menjadi lebih baik.


      KOMITMEN TERHADAP PENINGKATAN BERKELANJUTAN
      Perusahaan berkomitmen untuk secara rutin meninjau dan memperbarui kebijakan pengadaan guna menyesuaikan
      dengan perubahan regulasi, dinamika pasar, dan kebutuhan bisnis. Perusahaan mendorong penggunaan teknologi
      untuk meningkatkan efisiensi proses pengadaan, termasuk melalui pengembangan sistem e-Procurement.


      Dengan kebijakan ini, Perusahaan berupaya untuk menciptakan ekosistem pengadaan yang adil, efisien, dan
      berkelanjutan, guna mendukung pencapaian tujuan strategis Perusahaan.




276   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 277
    Tata Kelola Perusahaan                                                         Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                      Tahunan




ASURANSI ATAS HARTA TETAP PERUSAHAAN
Perusahaan melakukan mitigasi risiko untuk perlindungan dan meminimalkan kerugian atas harta tetapnya, dengan
mengasuransikan harta tetap Perusahaan dengan perlindungan berikut:
1. Polis Property All Risk dengan perluasan risiko gempa bumi untuk melindungi harta tak bergerak;
2. Polis Moveable All Risk terhadap harta bergerak;
3. Polis asuransi kendaraan bermotor; dan
4. Polis asuransi tanggung gugat (public liability).


   Tabel 100 | Pembelian Aset 2025 berdasarkan Jenis



                                                    Nilai Pengadaan                           Jumlah Pengadaan
                    Jenis Aset
                                                 Rp juta         Persentase                  Unit              Persentase


Kendaraan                                          64.359                43,6%                    329                  7,7%

Perangkat Lunak                                    15.089                10,2%                       9                 0,2%

Perangkat Keras                                    25.225                 17,1%                 1.027                 23,9%

Mesin                                               6.725                 4,6%                   1.211                28,2%

Penyewaan                                           33.101               22,4%                    619                 14,4%

Perabotan                                            3.171                2,1%                  1.098                 25,6%

Jumlah                                            147.670               100,0%                 4.293                100,0%



PEMBERIAN DAN PENERIMAAN HADIAH
Sebagai bagian dari upaya menjaga integritas dan profesionalisme, Perusahaan melarang seluruh karyawan,
manajemen, dan pihak terkait untuk menerima hadiah atau pemberian dalam bentuk apa pun dari pemasok, baik
secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan ini bertujuan untuk:
1. Mencegah Konflik Kepentingan: memastikan bahwa seluruh keputusan pengadaan didasarkan pada
   pertimbangan objektif dan bukan dipengaruhi oleh hadiah atau pemberian;
2. Menjaga Transparansi: menciptakan lingkungan kerja yang terbuka dan bebas dari praktik korupsi; dan
3. Meningkatkan Kepercayaan: mempertahankan reputasi Perusahaan sebagai organisasi yang menjalankan praktik
   bisnis secara etis.


Perusahaan memiliki peraturan tentang pemberian hadiah, suap dan sejenisnya, pemberian kepada pihak lain dalam
rangka tanda terima kasih, bingkisan hari besar keagamaan, cinderamata, dan kenang-kenangan dalam bentuk
barang atau jasa.


Dengan mempertimbangkan etika bisnis, penerimaan hadiah oleh karyawan, berapapun nilainya dan dalam bentuk
apapun, wajib dilaporkan kepada atasan langsung karyawan. Penerimaan hadiah dari pihak manapun dalam rangka
promosi Perusahaan, tanda terima kasih, bingkisan hari besar keagamaan, cinderamata, dan kenang-kenangan,
dapat diterima sebagai suatu kepatutan dalam pergaulan sehari-hari, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pemberian hadiah tersebut tidak ditujukan untuk keperluan/kepentingan pribadi dan tidak bersifat material;
2. Pemberian hadiah tidak mempengaruhi keputusan dalam pengadaan barang/jasa; dan
3. Pemberian hadiah tidak dilakukan secara terus-menerus oleh pemberi yang sama kepada Perusahaan atau pihak
   yang mewakili Perusahaan.




                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   277
Page 278
                                                                   Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




      KEBIJAKAN PENGUNGKAPAN
      INFORMASI
      Kebijakan Pengungkapan Informasi di BFI Finance memastikan bahwa kepemilikan saham perusahaan terbuka oleh
      anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, baik secara langsung maupun tidak langsung, diungkapkan kepada
      pihak otoritas sesuai peraturan yang berlaku.


      Setiap perubahan atas kepemilikan saham sebagaimana dimaksud di atas dilaporkan selambat-lambatnya tiga hari
      kerja setelah terjadinya perubahan.


      Sepanjang 2025, Perusahaan mengungkapkan informasi ini sebanyak enam kali.




278   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 279
    Tata Kelola Perusahaan                                                                     Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan             Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                                  Tahunan




JASA AKUNTAN PUBLIK
Kantor Akuntan Publik                                                 Akuntan Publik
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan                               Susanto Bong, S.E., Ak., C.P.A, C.A.
Prudential Tower Lt. 17
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79                                            Biaya jasa untuk periode penugasan 2025 adalah Rp743
Jakarta 12910, Indonesia                                              juta, belum termasuk PPN.
Tel: (62-21) 5795 7300
Fax: (62-21) 5795 7301
www.bdo.co.id


  Tabel 101 | Biaya Jasa KAP



                             Jasa Profesional yang Diberikan                                       Biaya Sebelum Pajak (Rp)


Audit Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan untuk Tahun Buku 2025                                                          743.000.000

Jumlah                                                                                                                  743.000.000



  Tabel 102 | Riwayat Penunjukan KAP


                                 Kantor Akuntan                                         Tanggal Rilis
       Periode                                             Nama Akuntan                                                    Opini
                                     Publik                                               Laporan

          2021                 Tanubrata Sutanto        Dr. Herry Sunarto,            15 Februari 2022                Wajar Tanpa
                               Fahmi Bambang &          S.E., Ak., S.H., M.B.A.,                                      Modifikasian
                               Rekan                    M.H., C.P.A., C.P.M.A.,
                                                        C.M.A., C.A.
         2022                  Tanubrata Sutanto        Santanu Chandra,              13 Februari 2023                Wajar Tanpa
                               Fahmi Bambang &          C.P.A.                                                        Modifikasian
                               Rekan
         2023                  Tanubrata Sutanto        Susanto Bong, S.E.,           23 Februari 2024                Wajar Tanpa
                               Fahmi Bambang &          Ak., C.P.A., C.A.                                             Modifikasian
                               Rekan
         2024                  Tanubrata Sutanto        Susanto Bong, S.E.,           24 Februari 2025                Wajar Tanpa
                               Fahmi Bambang &          Ak., C.P.A., C.A.                                             Modifikasian
                               Rekan
         2025                  Tanubrata Sutanto        Susanto Bong, S.E.,             5 Maret 2026                  Wajar Tanpa
                               Fahmi Bambang &          Ak., C.P.A., C.A.                                             Modifikasian
                               Rekan




                                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   279
Page 280
                                                                   Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




      LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG
      PASAR MODAL
                               Pemeringkat Efek                                                          Wali Amanat

          PT Fitch Ratings Indonesia                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
          DBS Bank Tower Lt. 24, Suite 2403                                        Menara BTN
          Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3–5                                            Jl. Gajah Mada No. 1
          Jakarta Selatan 12940, Indonesia                                         Jakarta 10130, Indonesia


                (62-21) 2988 6800                                                         (62-21) 633 6789 ext. 1844-1847
                (62-21) 2988 6822                                                         www.btn.co.id

                www.fitchratings.com/region/indonesia
                                                                                   Biaya jasa untuk periode penugasan 2016–2025
          Biaya jasa untuk periode penugasan 2025 adalah
                                                                                   berkisar antara 0,00563%–0,01500% dari jumlah
          Rp572 juta.
                                                                                   emisi obligasi.




                               Konsultan Hukum                                                     Biro Administrasi Efek

          Jusuf Indradewa & Partners                                               PT Raya Saham Registra
          Menara BCA (Grand Indonesia) Lt. 50                                      Gedung Plaza Sentral Lt. 2
          Jl. M.H. Thamrin No. 1                                                   Jl. Jend. Sudirman Kav. 47–48
          Jakarta 10310, Indonesia                                                 Jakarta Selatan 12930, Indonesia


                (62-21) 2254 4117 (hunting)                                               (62-21) 252 5666
                (62-21) 2254 4367                                                         (62-21) 252 5028

                www.jusufind.com                                                          www.registra.co.id

          Biaya jasa untuk periode penugasan 2025–2028
                                                                                   Biaya jasa untuk periode penugasan 2025 adalah
          adalah 13,50% dari jumlah emisi obligasi.
                                                                                   Rp220 juta.




                            Institusi Pasar Modal                                     Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian


          PT Bursa Efek Indonesia                                                  PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
          Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lt. 6                              Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lt. 3
          Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53                                            Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53
          Jakarta Selatan 12190, Indonesia                                         Jakarta Selatan 12190, Indonesia


                (62-21) 515 0515                                                          (62-21) 515 2855
                (62-21) 515 4153                                                          (62-21) 5299 1199

                Call Center (Nasional): 150515                                            0800-186-5734

                www.idx.co.id                                                             www.ksei.co.id




280   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 281
    Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                          Tahunan




TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN
DAN NONKEUANGAN YANG BELUM
DIUNGKAP DALAM LAPORAN LAINNYA
BFI Finance menyusun berbagai laporan yang menyajikan secara transparan informasi keuangan dan nonkeuangan
kepada pemangku kepentingan dan lembaga lain yang dipersyaratkan, secara tepat waktu, lengkap, akurat, terkini,
dan utuh.


Informasi kondisi keuangan dan nonkeuangan Perusahaan disampaikan secara jelas dan transparan dalam beberapa
laporan, antara lain:
1. Laporan Tahunan Terintegrasi, yang mencakup:
    a. Ikhtisar Data Keuangan Penting termasuk Ikhtisar Saham, Laporan Dewan Komisaris, Laporan Direksi, Profil
        Perusahaan, Analisis dan Pembahasan Manajemen mengenai kinerja bisnis dan keuangan, Tata Kelola
        Perusahaan yang Baik, Keberlanjutan yang mencakup pembahasan mengenai SDM dan Tanggung Jawab
        Sosial Perusahaan, serta Data Perusahaan;
    b. Laporan Keuangan Tahunan yang telah diaudit oleh Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar
        di OJK. Laporan Keuangan Tahunan dibuat untuk satu tahun buku dan disajikan dalam perbandingan dengan
        satu tahun buku sebelumnya; dan
    c. Pernyataan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi atas kebenaran isi Laporan Tahunan Terintegrasi;
2. Laporan Keuangan publikasi per enam bulan yang dipublikasikan di media massa, situs web BFI Finance pada
    bagian Siaran Pers, dan situs web BEI;
3. Laporan Keuangan per triwulan, dipublikasikan pada situs web BFI Finance dan situs web BEI;
4. Laporan Keberlanjutan yang diterbitkan BFI Finance sebagai bagian tak terpisahkan dari Laporan Tahunan
    Terintegrasi; dan
5. Transparansi Kondisi Nonkeuangan
    BFI Finance telah menyampaikan informasi produk secara jelas, akurat dan terkini. Informasi tersebut tersedia
    bagi pelanggan, antara lain, dalam bentuk leaflet, brosur, atau bentuk tertulis lainnya, di setiap outlet BFI Finance
    pada lokasi-lokasi yang mudah diakses oleh pelanggan, dan/atau dalam bentuk informasi secara elektronik yang
    disediakan melalui situs web BFI Finance, portal daring, dan media sosial Perusahaan yang menyediakan informasi
    mengenai karakteristik produk finansial di Indonesia serta perbandingan produk.




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   281
Page 282
                                                                    Laporan kepada                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                             Pembahasan Manajemen




      PERNYATAAN PENERAPAN ATAS
      PEDOMAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
      TERBUKA OJK
      Kinerja penerapan GCG di BFI Finance dengan mengacu pada POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan
      Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka dan SEOJK No. 32/POJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan
      Terbuka yang mencakup 5 aspek, 8 prinsip, dan 25 rekomendasi penerapan, dirangkum dalam Tabel 103.


          Tabel 103 | Penerapan Rekomendasi Pedoman Tata Kelola Perusahaan Untuk Perusahaan Publik



                                                                                                        Pernyataan       Penjelasan
               Aspek                     Prinsip                            Rekomendasi                 Kepatuhan/      (apabila belum
                                                                                                        Penjelasan        dipatuhi)


       Aspek I:                   Prinsip 1:                 1.   Perusahaan Terbuka memiliki cara        Telah               -
       Hubungan                   Meningkatkan                    atau prosedur teknis pengumpulan       dipatuhi
       Perusahaan                 Nilai                           suara (voting) baik secara
       Terbuka dengan             Penyelenggaraan                 terbuka maupun tertutup yang
       Pemegang                   RUPS                            mengedepankan independensi dan
       Saham dalam                                                kepentingan pemegang saham.
       Menjamin Hak-                                         2. Seluruh Anggota Direksi dan             Penjelasan    Tiga anggota
       Hak Pemegang                                             Anggota Dewan Komisaris                  diberikan    Dewan Komisaris
       Saham                                                    Perusahaan Terbuka hadir dalam                        tidak menghadiri
                                                                RUPST dan RUPSLB.                                     RUPST dan
                                                                                                                      RUPSLB di
                                                                                                                      2025, dengan
                                                                                                                      alasan yang
                                                                                                                      telah dinyatakan
                                                                                                                      kepada dan
                                                                                                                      diterima oleh
                                                                                                                      RUPS.
                                                             3. Ringkasan risalah RUPS tersedia           Telah               -
                                                                dalam Situs Web Perusahaan               dipatuhi
                                                                Terbuka paling sedikit selama 1
                                                                (satu) tahun.
                                  Prinsip 2:                 4. Perusahaan Terbuka memiliki suatu         Telah               -
                                  Meningkatkan                  kebijakan komunikasi dengan              dipatuhi
                                  Kualitas                      pemegang saham atau investor.
                                  Komunikasi                 5. Perusahaan Terbuka                        Telah               -
                                  Perusahaan                    mengungkapkan kebijakan                  dipatuhi
                                  Terbuka dengan                komunikasi Perusahaan Terbuka
                                  Pemegang                      dengan pemegang saham atau
                                  Saham atau                    investor dalam Situs Web.
                                  Investor




282   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 283
   Tata Kelola Perusahaan                                                                      Laporan Keuangan
                                          Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                                   Tahunan




                                                                                                     Pernyataan           Penjelasan
      Aspek                     Prinsip                          Rekomendasi                        Kepatuhan/          (apabila belum
                                                                                                     Penjelasan             dipatuhi)


Aspek II:                   Prinsip 3:            6. Penentuan jumlah Anggota Dewan                    Telah                    -
Fungsi dan Peran            Memperkuat               Komisaris mempertimbangkan                       dipatuhi
Dewan Komisaris             Keanggotaan              kondisi Perusahaan Terbuka.
                            dan Komposisi         7.   Penentuan komposisi Dewan                       Telah                    -
                            Dewan Komisaris            Komisaris memperhatikan                        dipatuhi
                                                       keberagaman keahlian,
                                                       pengetahuan, dan pengalaman
                                                       yang dibutuhkan.
                            Prinsip 4:            8. Dewan Komisaris mempunyai                         Telah                    -
                            Meningkatkan             kebijakan penilaian sendiri (self-               dipatuhi
                            Kualitas                 assessment) untuk menilai kinerja
                            Pelaksanaan              Dewan Komisaris.
                            Tugas dan             9. Kebijakan penilaian sendiri (self-                Telah                    -
                            Tanggung Jawab           assessment) untuk menilai kinerja                dipatuhi
                            Dewan Komisaris          Dewan Komisaris, diungkapkan
                                                     melalui Laporan Tahunan
                                                     Terintegrasi Perusahaan Terbuka.
                                                  10. Dewan Komisaris mempunyai                        Telah                    -
                                                      kebijakan terkait pengunduran diri              dipatuhi
                                                      anggota Dewan Komisaris apabila
                                                      terlibat dalam kejahatan keuangan.
                                                  11. Dewan Komisaris atau Komite yang                 Telah                    -
                                                      menjalankan fungsi Nominasi dan                 dipatuhi
                                                      Remunerasi menyusun kebijakan
                                                      suksesi dalam proses Nominasi
                                                      Anggota Direksi.
Aspek III:                  Prinsip 5:            12. Penentuan jumlah Anggota Direksi                 Telah                    -
Fungsi dan Peran            Memperkuat                 mempertimbangkan kondisi                       dipatuhi
Direksi                     Keanggotaan                Perusahaan Terbuka serta efektivitas
                            dan Komposisi              dalam pengambilan keputusan.
                            Direksi               13. Penentuan komposisi Anggota                      Telah                    -
                                                       Direksi memperhatikan,                         dipatuhi
                                                       keberagaman keahlian,
                                                       pengetahuan, dan pengalaman
                                                       yang dibutuhkan.
                                                  14. Anggota Direksi yang membawahi                   Telah                    -
                                                      bidang akuntansi atau keuangan                  dipatuhi
                                                      memiliki keahlian dan/atau
                                                      pengetahuan di bidang akuntansi.
                            Prinsip 6:            15. Direksi mempunyai kebijakan                      Telah                    -
                            Meningkatkan              penilaian sendiri (self-assessment)             dipatuhi
                            Kualitas                  untuk menilai kinerja Direksi.
                            Pelaksanaan           16. Kebijakan penilaian sendiri (self-               Telah                    -
                            Tugas dan                 assessment) untuk menilai kinerja               dipatuhi
                            Tanggung Jawab            Direksi diungkapkan melalui laporan
                            Direksi                   tahunan Perusahaan Terbuka.
                                                  17. Direksi mempunyai kebijakan terkait              Telah                    -
                                                      pengunduran diri Anggota Direksi                dipatuhi
                                                      apabila terlibat dalam kejahatan
                                                      keuangan.

                                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   283
Page 284
                                                                   Laporan kepada                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                   Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                         Pernyataan       Penjelasan
               Aspek                     Prinsip                           Rekomendasi                   Kepatuhan/      (apabila belum
                                                                                                         Penjelasan        dipatuhi)


       Aspek IV:                  Prinsip 7:        18. Perusahaan Terbuka memiliki                        Telah               -
       Partisipasi                Meningkatkan          kebijakan untuk mencegah                          dipatuhi
       Pemangku                   Aspek Tata Kelola     terjadinya insider trading.
       Kepentingan                Perusahaan        19. Perusahaan Terbuka memiliki                        Telah               -
                                  melalui               kebijakan antikorupsi dan anti-                   dipatuhi
                                  Partisipasi           fraud.
                                  Pemangku
                                                    20. Perusahaan Terbuka memiliki                        Telah               -
                                  Kepentingan
                                                        kebijakan tentang seleksi dan                     dipatuhi
                                                        peningkatan kemampuan pemasok
                                                        atau vendor.
                                                             21. Perusahaan Terbuka memiliki               Telah               -
                                                                 kebijakan tentang pemenuhan hak-         dipatuhi
                                                                 hak kreditur.
                                                             22. Perusahaan Terbuka memiliki               Telah               -
                                                                 kebijakan sistem whistleblowing.         dipatuhi
                                                             23. Perusahaan Terbuka memiliki               Telah               -
                                                                 kebijakan pemberian insentif             dipatuhi
                                                                 jangka panjang kepada Direksi dan
                                                                 karyawan.
       Aspek V:                   Prinsip 8:                 24. Perusahaan Terbuka memanfaatkan           Telah               -
       Keterbukaan                Meningkatkan                   penggunaan teknologi informasi           dipatuhi
       Informasi                  Pelaksanaan                    secara lebih luas selain situs
                                  Keterbukaan                    web sebagai media keterbukaan
                                  Informasi                      informasi.
                                                             25. Laporan Tahunan Terintegrasi              Telah               -
                                                                 Perusahaan Terbuka                       dipatuhi
                                                                 mengungkapkan pemilik manfaat
                                                                 akhir dalam kepemilikan saham
                                                                 Perusahaan Terbuka paling
                                                                 sedikit 5% (lima persen), selain
                                                                 pengungkapan pemilik manfaat
                                                                 akhir dalam kepemilikan saham
                                                                 Perusahaan Terbuka melalui
                                                                 pemegang saham utama dan
                                                                 pengendali.




284   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 285
    Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                         Tahunan




ALAMAT OUTLET
KANTOR PUSAT
BFI Tower
Sunburst CBD Lot 1.2
Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
BSD City
Tangerang Selatan 15322
Tel: (62-21) 2965 0300
Fax: (62-21) 2966 0757, 2966 0758
Situs web: www.bfi.co.id


CABANG

                                       JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                CABANG                                ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
DKI Jakarta
Jakarta – Cengkareng                    Sedayu Square Blok C-02                                    Jakarta Barat
                                        Jl. Outer Ring Road
                                        Cengkareng Timur
Jakarta – Corporate Leasing             Rukan Graha Cempaka Mas Blok A                             Jakarta Pusat
                                        No. 31
                                        Jl. Let. Jend. Suprapto
                                        Kel. Sumur Batu, Kec. Kemayoran
Jakarta – Meruya                        Jl. Lapangan Bola No. 1-1A                                 Jakarta Barat
                                        Meruya, Kebon Jeruk


Jakarta Selatan                         Komplek Pertokoan Duta Mas                                Jakarta Selatan
                                        Blok B2 No. 7
                                        Jl. R.S. Fatmawati
                                        Kel. Cipete, Kec. Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 2                       Jl. Raya Pasar Minggu KM. 18,2                            Jakarta Selatan
                                        RT 12 / RW 01
                                        Kel. Pejaten Timur, Kec. Pasar
                                        Minggu
Jakarta Selatan 3                       Jl. Raya Pasar Minggu 12B                                 Jakarta Selatan
                                        RT 1 / RW 7
                                        Kel. Kalibata, Kec. Pancoran
Jakarta – Sunter                        Rukan Puri Mutiara Blok A No. 80                           Jakarta Utara
                                        Jl. Utama Griya, Sunter
Jakarta Timur                           Ruko Radin Inten Center No. 8D                             Jakarta Timur
                                        Jl. Radin Inten, Duren Sawit
Jakarta Utara                           Rukan Grand Orchard Square                                 Jakarta Utara
                                        Blok C/20
                                        Jl. Terusan Kelapa Hybrida Sukapura
Jakarta Utara 2                         Komplek Puri Delta Mas Blok A-3                            Jakarta Utara
                                        Jl. Bandengan Selatan Kavling 43
                                        RT 003, RW 001
                                        Kel. Pejagalan, Kec. Penjaringan
Banten




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   285
Page 286
                                                                     Laporan kepada                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                         CABANG                                            ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
       Bintaro                                               Ruko Emerald Avenue I Blok                                Tangerang
                                                             EA – A36 CBD Emerald
                                                             Jl. Boulevard Bintaro Jaya Sektor 9
                                                             Kel. Parigi Lama, Kec. Pondok Aren
       Cikupa                                                Citra Raya Grand Boulevard                                Tangerang
                                                             Blok E1 No. 286–288
                                                             RT 03 / RW 03
                                                             Desa Ciakar, Kec. Panongan
       Pamulang                                              South City Square                                         Tangerang
                                                             Jl. Raya South City Barat No. B1-03
                                                             Kel. Pondok Cabe Udik,
                                                             Kec. Pamulang
       Tangerang                                             Jl. Imam Bonjol No. 279–281                               Tangerang
                                                             RT 01 / RW 04
                                                             Kel. Bojong Jaya, Kec. Karawaci
       Tangerang 2                                           Kompleks Balaraja Ultimate For                            Tangerang
                                                             Business Retail Ruko C No. 3A
                                                             Jl. Raya Serang KM. 24
                                                             RT 001 / RW 001
                                                             Desa Telagasari, Kec. Balaraja
       Tangerang 3                                           Ruko Prabu Kian Santang No. 2                             Tangerang
                                                             Jl. Prabu Kian Santang
                                                             RT 01 / RW 04
                                                             Kel. Sangiang Jaya, Kec. Periuk
       Tangerang Selatan                                     Ruko Bidex Blok F No. 18                              Tangerang Selatan
                                                             Jl. Pahlawan Seribu
                                                             RT 001 / RW 004
                                                             Kel. Lengkong Gudang, Kec.
                                                             Serpong
       Jawa Barat
       Bandung                                               Jl. Soekarno Hatta No. 472                                Bandung
                                                             Kel. Batu Nunggal, Kec. Bandung
                                                             Kidul
       Bandung – Lengkong                                    Jl. Lengkong Kecil No. 12B                                Bandung
       Bandung 3                                             Komplek Pergudangan Katapang                              Bandung
                                                             Indah Lestari Ruko No. 3
                                                             Jl. Terusan Kopo Katapang No. 611
                                                             RT 03 / RW 09 KM. 13,2
                                                             Kec. Katapang
       Bekasi                                                Kompleks Ruko Suncity Square                               Bekasi
                                                             Blok A No. 46–47
                                                             Jl. Mayor Hasibuan, Margajaya
       Bekasi 2                                              Ruko Mega Boulevard Blok RV 2 No.                          Bekasi
                                                             3A
                                                             Jl. Harapan Indah Boulevard
                                                             RT 10 / RW 08 Kel. Medan Satria,
                                                             Kec. Medan Satria




286   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 287
   Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                     Tahunan




                               JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
               CABANG                            ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Bekasi 3                         Ruko Grand Galaxy City Blok RGK                                  Bekasi
                                 Boulevard Raya
                                 Jl. Pulo Sirih Utama No. 628
                                 RT 02 / RW 19
                                 Kel. Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan
Bekasi 4                         Ruko Grand Wisata Blok AA.12 No.                                 Bekasi
                                 103
                                 Kel. Lambang Sari, Kec. Tambun
                                 Selatan
Bekasi 5                         Ruko Mall Ciputra Blok R.2 No. 18                                Bekasi
                                 Jl. Alternative Kel. Jati Karya, Kec. Jati
                                 Sempurna
Bogor                            Jl. Raya Tajur No. 118E–F                                        Bogor
                                 RT 001 / RW 006 Kel. Pakuan, Kec.
                                 Bogor Selatan
Cibinong                         Cibinong City Centre A-30                                        Bogor
                                 Jl. Tegar Beriman I RT 05 / RW 12
                                 Kel. Pakansari, Kec. Cibinong
Cikampek                         Ruko Sudirman Center Blok A No. 6                              Karawang
                                 Jl. Jenderal Sudirman No. 100
                                 Desa Pucung, Kec. Kotabaru
Cikarang                         Ruko Golden Boulevard                                           Cikarang
                                 Blok CC.5 No. 3A
                                 Jl. Niaga Raya, Jababeka 2
                                 Kel. Pasir Sari, Kec. Cikarang Selatan
Cimahi                           Jl. Encep Kartawiria No. 64 B                                    Cimahi
                                 RT 004 / RW 15
                                 Kel. Citeureup, Kec. Cimahi Utara,
Cirebon                          Jl. Tuparev No. 115A                                            Cirebon
                                 Desa Kertawinangun, Kec.
                                 Kedawung
Depok                            Ruko Margonda Residen No. 12A–14                                 Depok
                                 Jl. Margonda Raya Kav. 461
Indramayu                        Jl. Raya Sleman No. 3B                                        Indramayu
                                 RT 01 / RW 03
                                 Desa Sleman Lor, Kec. Sliyeg
Karawang                         Jl. Jend. Ahmad Yani No. 73 Bypass                             Karawang
                                 RT 04 / RW 12
                                 Karangpawitan Karawang Barat
Kuningan                         Jl. RE Martadinata                                             Kuningan
                                 RT 030 / RW 006
                                 Kel. Ciporang, Kec. Kuningan
Majalengka                       Jl. K.H. Abdul Halim No. 104                                  Majalengka
                                 Kel. Majalengka Kulon, Kec.
                                 Majalengka
Purwakarta                       Jl. Taman Makam Pahlawan No. 73B,                             Purwakarta
                                 RT 11 / RW 05
                                 Kel. Purwamekar, Kec. Purwakarta




                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   287
Page 288
                                                                     Laporan kepada                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                         CABANG                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Subang                                                Jl. Arif Rahman Hakim No. 43 – 44,                         Subang
                                                             RT 051 / RW 14
                                                             Kel. Cigadung, Kec. Subang
       Sukabumi                                              Jl. Brawijaya No. 4 RT 02 / RW 12                         Sukabumi
                                                             Kel. Sriwidari, Kec. Gunung Puyuh
       Tasikmalaya                                           Kompleks Pertokoan Plaza Asia                            Tasikmalaya
                                                             Blok A No. 12A Jl. H.Z. Mustofa
       Jawa Tengah
       Banjarnegara                                          Jl. S. Parman No. 28 RT 01 / RW 04                       Banjarnegara
                                                             Kel. Parakancanggah, Kec.
                                                             Banjarnegara
       Grobogan                                              Ruko The Grand City Blok E                                Grobogan
                                                             Jl. Letjen R. Suprapto No. 61–63
                                                             Purwodadi
       Jepara                                                Jl. Pemuda No. 1A RT 03 / RW 04 Kel.                        Jepara
                                                             Potroyudan, Kec. Jepara
       Kebumen                                               Perum Graha Mahardika 2                                   Kebumen
                                                             Jl. Kutoarjo D3
                                                             Kel. Selang, Kec. Kebumen
       Klaten                                                Jl. Veteran No. 256A                                        Klaten
                                                             Kel. Bareng Lor, Kec. Klaten Utara
       Kudus                                                 Ruko Bitingan Indah (Panjunan)                              Kudus
                                                             Jl. Ahmad Yani, B07–B08
                                                             Kel. Panjunan, Kec. Kota Kudus
       Magelang                                              Ruko Metro Square F6                                      Magelang
                                                             Jl. Mayjen Bambang Soegeng
                                                             Mertoyudan
       Pekalongan                                            Komplek Ruko Dupan B2 No. 19 dan                         Pekalongan
                                                             B2 No. 20
                                                             Jl. Dr. Sutomo
                                                             Kel. Kalibaros, Kec. Pekalongan
                                                             Timur
       Purwokerto – Banyumas                                 Jl. Gerliya Timur No. 35                                 Purwokerto
                                                             Ruko No. 3 Kel. Teluk,
                                                             Kec. Purwokerto Selatan
       Rembang                                               Jl. Pemuda No. 3B                                         Rembang
       Salatiga                                              Ruko Wijaya Square Blok A3                                 Salatiga
                                                             Jl. Diponegoro RT 02 / RW 05,
                                                             Sidorejo Lor
       Semarang                                              Ruko Mataram Plaza Blok D No. 03                          Semarang
                                                             Jl. M.T Haryono
       Semarang 3                                            Jl. Raya Kudungmundu RT 01 / RW                           Semarang
                                                             25
                                                             Kel. Sendangmulyo, Kec.Tembalang
       Solo                                                  Jl. R.M. Said No. 160C RT 2 / RW 3                        Surakarta
                                                             Kel. Punggawan, Kec. Banjarsari
       Solo 2                                                Jl. Raya Solo Permai HD 03                                Sukoharjo
                                                             Solo Baru




288   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 289
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                             Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                                JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
               CABANG                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Sragen                            Ruko Harlin Sragen Blok B-1                                    Sragen
                                  Jl. Raya Sukowati
                                  Kel. Sine, Kec. Sragen
Tegal                             Ruko Nirmala Estate No. 3–4                                     Tegal
                                  Jl. Yos Sudarso No. 20
                                  Kel. Mintaragen, Kec. Tegal Timur
Daerah Istimewa Yogyakarta
Yogyakarta                        Ruko Monjali Permai Kav. 2                                     Sleman
                                  Jl. Monjali Sinduadi Mlati Sleman

Jawa Timur
Banyuwangi                        Jl. S. Parman No. 98                                       Banyuwangi
                                  Kel. Sumberrejo, Kec. Banyuwangi
Blitar                            Jl. Lawu RT 02 / RW 02                                          Blitar
                                  Kel. Kauman, Kec. Kepanjen Kidul
Bojonegoro                        Jl. M.H. Thamrin 103                                        Bojonegoro
Gresik                            Ruko Green Garden Blok A-2                                     Gresik
                                  Jl. Dr. Wahidin No. 3–4
                                  Desa Dahanrejo, Kec. Kebomas
Jember                            Jl. Diponegoro No. 32 Ruko 32B                                Jember
                                  Kel. Kepatihan, Kec. Kaliwates
Jombang                           Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 19                                 Jombang
                                  RT 001 / RW 001
                                  Kel. Jombang, Kec. Jombang
Kediri                            Kompleks Pertokoan Hayam Wuruk                                  Kediri
                                  Trade Center Blok C No. 7–8
                                  Jl. Hayam Wuruk
Lamongan                          Jl. Basuki Rahmat No. 203                                   Lamongan
                                  Kel. Sukomulyo, Kec. Lamongan
Madiun                            Jl. Dr. Sutomo No. 76 Unit C                                  Madiun
                                  Kel. Kartoharjo, Kec. Kartoharjo
Malang                            Jl. R. Tumenggung Suryo No. 42,                                Malang
                                  Kavling B, C, D
                                  Kel. Bunulrejo, Kec. Blimbing
Mojokerto                         Ruko Kranggan Permai Blok A05–06                             Mojokerto
                                  Jl. Pahlawan
Nganjuk                           Jl. Gatot Subroto No. 29 RT 03 / RW                           Nganjuk
                                  04 Kel. Kauman, Kec. Nganjuk
Pandaan                           Ruko Pandaan Central Business Kav.                           Pasuruan
                                  A3–A5 Jl. Raya Bypass Pandaan RT 01
                                  / RW 014
                                  Desa Karangjati, Kec. Pandaan
Pasuruan                          Jl. Panglima Sudirman No. 40A                                Pasuruan
                                  Kel. Purworejo, Kec. Purworejo
Ponorogo                          Jl. Jendral Sudirman No. 1                                   Ponorogo
                                  Kel. Mangkujayan, Kec. Ponorogo
Sidoarjo                          Kompleks Ruko Gateway No. C1–C2                               Sidoarjo
                                  Jl. Raya Waru (Aloha)
                                  Desa Sawotratap, Kec. Gedangan



                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   289
Page 290
                                                                     Laporan kepada                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                         CABANG                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Sidoarjo 2                                            Komplek Ruko Tiara Center 02 – 03,                         Sidoarjo
                                                             Kel. Pagerwojo, Kec. Buduran
       Surabaya                                              Jl. Ngagel Jaya 39                                         Surabaya
       Surabaya 2                                            Jl. Patimura No. 14                                        Surabaya
                                                             RT 06 / RW 06, Kel. Sonokwijenan,
                                                             Kec. Sukomanunggal
       Surabaya 3                                            Jl. Raya Kapas Krampung No. 139                            Surabaya
                                                             RT 001, RW 003
                                                             Kel. Rangkah, Kec. Tambaksari
       Tuban                                                 Jl. Letda Sucipto No. 5A, Perbon                            Tuban
       Tulungagung                                           Jl. Pahlawan No. 3                                       Tulungagung
                                                             Dusun Kedungsingkal, Kel. Ketanon,
                                                             Kec. Kedungwaru
       Bali
       Buleleng                                              Jl. A. Yani No. 85C                                        Buleleng
                                                             Kel. Kaliuntu, Kec. Buleleng
       Denpasar                                              Jl. Gatot Subroto Barat 170X                              Denpasar
                                                             Kec. Denpasar Barat
       Denpasar 3                                            Pertokoan Sudirman Agung Blok                             Denpasar
                                                             C7–8
                                                             Jl. Jendral Sudirman
                                                             Kel. Panjer, Kec. Denpasar Selatan
       Gianyar                                               Jl. Ciung Wanara No. 17                                    Gianyar
                                                             Lingkungan Candi Baru
                                                             Kel. Gianyar, Kec. Gianyar
       Tabanan                                               Jl. Ir. Soekarno                                           Tabanan
                                                             Kel. Banjar Anyar, Kec. Kediri
       Nusa Tenggara Barat
       Lombok Barat                                          Jl. Raya Dr. Sutomo No. 1A                               Lombok Barat
                                                             Desa Bekele, Kec. Gerung
       Mataram                                               Jl. Brawijaya No. 22–24                                    Mataram
                                                             RT. 02, Lingk. Karang Kelebut
                                                             Kel. Cakranegara Selatan
                                                             Kec. Cakranegara
       Sumbawa                                               Jl. Diponegoro No. 63                                     Sumbawa
                                                             RT 002 / RW 010
                                                             Kel. Bugis, Kec. Sumbawa
       Nusa Tenggara Timur
       Kupang                                                Jl. Frans Seda Blok G                                      Kupang
                                                             RT 042 / RW 013
                                                             Kel. Fatululi, Kec. Oebobo
       Manggarai                                             Jl. Wae Ces                                               Manggarai
                                                             RT 004 / RW 02
                                                             Kel. Mbaumuku, Kec. Langke
                                                             Rembong




290   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 291
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                             Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                                              SUMATRA
               CABANG                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Sumatra Utara
Asahan                            Jl. Sisingamangaraja No. 73                                    Asahan
                                  Kel. /Desa Kisaran Timur, Kec. Kota
                                  Kisaran Timur
Binjai                            Kompleks Ruko Surya Permai                                      Binjai
                                  Jl. T. Amir Hamzah No. 1L
Karo                              Jl. Veteran No. 57A                                              Karo
                                  Kel. Kampung Dalam, Kec.
                                  Kabanjahe
Medan                             Jl. Ir. H. Juanda No. 26                                       Medan
                                  Lingkungan IV
                                  Kel. Sukadamai, Kec. Medan Polonia
Padangsidimpuan                   Jl. Sudirman No. 8F                                    Padangsidimpuan
                                  Kel. Losung Batu Kec.
                                  Padangsidimpuan Utara
Pematangsiantar                   Kompleks Megaland Blok N No. 10                         Pematangsiantar
                                  Jl. Sangnawaluh Kel. Siopat Hulu,
                                  Kec. Siantar Timur
Rantauprapat                      Kompleks M 88                                             Rantauprapat
                                  Jl. Sisingamangaraja No. 10A–B
                                  Kel. Bakaran Batu, Kec. Rantau
                                  Selatan
Riau
Air Molek – Indragiri Hulu        Jl. Jend. Sudirman RT 02 / RW 01                          Indragiri Hulu
                                  Kel. Kembang Harum, Kec. Pasir
                                  Penyu
Bagan Batu                        Jl. Jendral Sudirman                                        Rokan Hilir
                                  Kel. Bagan Batu, Kec. Bagan
                                  Sinembah
Dumai                             Jl. Sultan Hasanuddin                                          Dumai
                                  RT 14 / RW 00
                                  Kel. Rimba Sekampung, Kec. Dumai
                                  Kota
Pekanbaru                         Jl. Soekarno Hatta No. 88                                   Pekanbaru
                                  Kel. Delima, Kec. Tampan
Pekanbaru 3                       Jl. Setiabudi No. 89–89A                                    Pekanbaru
Pelalawan                         Jl. Maharaja Indah RT 001 / RW 009                           Pelalawan
                                  Pangkalan Kerinci Kota
                                  Pangkalan Kerinci
Ujung Batu                        Jl. Sudirman Desa Ujung Batu Timur,                         Rokan Hulu
                                  Kec. Ujung Batu
Kepulauan Riau
Batam                             Komplek King Business Center                                   Batam
                                  Blok B2 No. 9–10
                                  Jl. Raja Isa Batam Center
                                  Kel. Belian, Kec. Batam Kota




                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   291
Page 292
                                                                     Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




                                                                         SUMATRA
                         CABANG                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Batam 2                                               Komp. Bumi Riau Makmur Blok A                                Batam
                                                             No. 9
                                                             Jl. Laksamana Bintan
                                                             Kel. Sei Panas, Kec. Batam
       Tanjung Pinang                                        Jl. D.I. Panjaitan KM. 08                                Tanjung Pinang
                                                             Kel. Air Raja, Kec. Tanjung Pinang
                                                             Timur
       Sumatra Barat
       Bukittinggi                                           Jl. Raya Kapas Panji No. 49B                               Bukittinggi
                                                             Jambu Air, Nagari Taluak IV Suku
                                                             Kec. Banuhampu, Agam
       Dharmasraya                                           Jl. Lintas Sumatera Jorong                                Dharmasraya
                                                             Pasar Koto Baru
       Padang                                                Jl. By Pass No. KM.12                                       Padang
                                                             Kel. Sungai Sapih, Kec. Kuranji
       Pasaman Barat                                         Jl. Lintas Simpang Empat                                 Pasaman Barat
                                                             Manggopo 2 KM, Kompleks Gunung
                                                             Tulas,
                                                             Lintang Selatan Jorong Simpang
                                                             Empat Kenagarian Lingkuang Aua
                                                             Kec. Pasaman
       Jambi
       Jambi                                                 Jl. Prof. M. Yamin S.H. No. 65–66                            Jambi
                                                             RT 29, Kel. Lebak Bandung, Kec.
                                                             Jelutung
       Muara Bungo                                           Jl. Sudirman No. 45–46                                       Bungo
                                                             RT 003 / RW 001
                                                             Kel. Pasir Putih, Kec. Rimbo Tengah
       Muaro Jambi                                           Jl. Lintas Timur Sumatra RT 013,                          Muaro Jambi
                                                             Kel. Sengeti, Kec. Sekernan
       Rimbo Bujang                                          Jl. Pahlawan No. 91                                      Rimbo Bujang
                                                             RT 02 / RW 03
                                                             Kel. Mandiri Agung, Kec. Rimbo
                                                             Bujang
       Sarolangun                                            Jl. Lintas Sumatera Pasar Sarolangun                      Sarolangun
                                                             No. 17 RT 06
                                                             Kel. Sukasari, Kec. Sarolangun
       Sumatra Selatan
       Baturaja                                              Jl. Dr. Moh. Hatta, RT 04 / RW 04                           Baturaja
                                                             Kel. Sukaraya, Kec. Baturaja Timur
                                                             Ogan Komering Ulu (OKU)
       Lahat                                                 Jl. Kolonel Burlian No. 95                                   Lahat
                                                             RT 09 / RW 03
                                                             Kel. Bandar Agung, Kec. Lahat
       Palembang                                             Kompleks Ruko Rajawali No. B3–B4                          Palembang
                                                             RT 016 / RW 012
                                                             Kel. 9 Ilir, Kec. Ilir Timur II




292   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 293
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan         Data Perusahaan                                                Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                                             SUMATRA
               CABANG                          ALAMAT                                   KOTA / KABUPATEN
Palembang 2                      Jl. Sultan Mahmud Badaruddin II                              Palembang
                                 No. 5 RT 20 / RW 04
                                 Kel. Alang-Alang Lebar, Kec. Alang-
                                 Alang Lebar
Pangkalan Balai                  Jl. Merdeka No. 2E RT 11 / RW 04 Kel.                         Banyuasin
                                 Pangkalan Balai, Kec. Banyuasin III
Prabumulih                       Jl. Jend. Sudirman No. 10                                    Prabumulih
                                 Kel. Muara Dua, Kec. Prabumulih
                                 Timur
Kepulauan Bangka Belitung
Belitung                         Jl. Jend. Sudirman No. 32B                                     Belitung
                                 RT 09 / RW 04
                                 Kel. Pangkal Lalang, Kec. Tanjung
                                 Pandan
Pangkal Pinang                   Kompleks Bangka Square                                    Bangka Tengah
                                 (Ruko No. 2)
                                 Jl. Raya Koba KM. 5 No. 17
                                 Kec. Pangkalan Baru
Lampung
Bandar Jaya                      Jl. Proklamator Raya No. 28–29                           Lampung Tengah
                                 Kec. Terbanggi Besar, Bandar Jaya
Bandar Lampung                   Jl. Gajah Mada No. 55                                    Bandar Lampung
                                 Kota Baru, Tanjung Karang Timur
Metro                            Jl. AH Nasution No. 1B                                           Metro
                                 RT 001 / RW 001
                                 Kel. Imopuro, Kec. Metro Pusat
Pringsewu                        Jl. A. Yani, RT 012 / RW 01                                   Pringsewu
                                 Kel. Pringsewu Utara, Kec.
                                 Pringsewu
Tulang Bawang                    Jl. Lintas Timur Sumatera                                 Tulang Bawang
                                 Kel. Dwi Warga Tunggal Jaya, Kec.
                                 Banjar Agung

                                            KALIMANTAN
               CABANG                          ALAMAT                                   KOTA / KABUPATEN
Kalimantan Barat
Ketapang                         Jl. DI Panjaitan Nomor 37                                     Ketapang
                                 RT 002, RW 007
                                 Kel. Sampit, Kec. Delta Pawan
Pontianak                        Jl. M. Sohor No. 45 Blok E–F                                  Pontianak
                                 RT 05 / RW 02
                                 Kel. Akcaya, Kec. Pontianak Selatan
Sanggau                          Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 58 B                               Sanggau
                                 RT 002, RW 00
                                 Kel. Ilir Kota, Kec. Kapuas
Sintang                          Komplek Pertokoan Golden Square                                Sintang
                                 Jl. Lintas Melawi No. E6
                                 RT 003 / RW 001
                                 Kel. Ladang, Kec. Sintang



                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   293
Page 294
                                                                     Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




                                                                       KALIMANTAN
                         CABANG                                             ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Kalimantan Tengah
       Palangkaraya                                          Jl. RTA Milono KM. 3,5 No. 6–7                            Palangkaraya
                                                             Kel. Menteng, Kec. Pahandut
       Pangkalan Bun                                         Jl. Pasanah (Kawitan 1), RT 23                            Pangkalan Bun
                                                             Sidorejo
       Sampit                                                Jl. Jendral Sudirman KM. 1,5 No. 19                          Sampit
                                                             RT 43 / RW 08
                                                             Kel. Mentawa Baru Hulu, Kec.
                                                             Mentawa Baru Ketapang
                                                             Kotawaringin Timur
       Kalimantan Selatan
       Banjarmasin                                           Jl. A. Yani KM. 7,8 No. 30                                 Banjarmasin
                                                             Kertak Hanyar, Kab. Banjar
       Banjarbaru                                            Jl. Ahmad Yani KM. 34,500                                  Banjarbaru
                                                             RT 003 / RW 002
                                                             Kel. Komet, Kec. Banjarbaru Utara
       Tanah Bumbu                                           Jl. Raya Batulicin, RT 3 / RW 1                           Tanah Bumbu
                                                             Desa Sejahtera
                                                             Kampung Baru – Simpang Empat
       Tanjung                                               Jl. Ahmad Yani RT II                                         Tanjung
                                                             Mabu’un Murung Pudak, Tabalong
       Kalimantan Timur
       Balikpapan                                            Jl. Jend. Sudirman No. 14/295,                             Balikpapan
                                                             RT 06 Kel. Damai,
                                                             Kec. Balikpapan Selatan
       Berau                                                 Jl. Pemuda, RT 09 Kel. Tanjung                               Berau
                                                             Redep, Kec. Tanjung Redep
       Bontang                                               Ruko Primagama                                              Bontang
                                                             Jl. Bhayangkara KM. 6 No. 16F
       Paser                                                 Jl. Modang RT 007 RW 02                                       Paser
                                                             Kel. Tanah Grogot, Kec. Tanah
                                                             Grogot
       Penajam Paser Utara                                   Jl. Propinsi, RT 007, KM.18                         Penajam Paser Utara
                                                             Kel. Petung, Kec. Penajam
       Samarinda                                             Jl. D.I. Panjaitan, Ruko No. 5–6                           Samarinda
       Samarinda 2 Seberang                                  Jl. Bung Tomo, RT 09                                       Samarinda
                                                             Kel. Sungai Keledang, Kec.
                                                             Samarinda Seberang
       Sengata                                               Jl. A.W. Syahrani, RT 04 / RW 01                           Kutai Timur
                                                             Kel. Teluk Lingga, Kec. Sengata Utara
       Tenggarong                                            Jl. Patin No. 99B Tenggarong                          Kutai Kartanegara
       Kalimantan Utara
       Bulungan                                              JL. Sengkawit No. 2                                         Bulungan
                                                             RT 53 / RW 20
                                                             Kel. Tanjung Selor, Kab. Bulungan
       Tarakan                                               Jl. Gajah Mada No. 75                                        Tarakan
                                                             Kel. Karang Anyar Pantai




294   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 295
    Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                             Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                   Tahunan




                                              SULAWESI
                CABANG                          ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Sulawesi Utara
Bitung                            Jl. Wolter Monginsidi No. 45                                   Bitung
                                  Kel. Girian Bawah, Kec. Girian
Bolaang Mongondow Utara           Jl. Trans Sulawesi Desa Bolang Itang              Bolaang Mongondow Utara
                                  Induk No. 26 Kec. Bolang Itang Barat
Kotamobagu                        Jl. Brigjen Katamso,                                       Kotamobagu
                                  Kel. Kotobangun
Manado                            Jl. Bethesda No. 18                                           Manado
                                  Kel. Ranotana, Kec. Sario
Minahasa Selatan                  Lingkungan IV Kel. Uwuran I                             Minahasa Selatan
                                  Kec. Amurang
Tahuna – Kepulauan Sangihe        Jl. Makaampo                                                   Tahuna
                                  Kel. Sawang Bendar, Kec. Tahuna
Tomohon                           Jl. Samratulangi Lingkungan VI                               Tomohon
                                  Kel. Matani 3, Kec. Tomohon Tengah
Gorontalo
Gorontalo                         Jl. Agus Salim No. 290                                       Gorontalo
                                  Kel. Wumialo, Kec. Kota Tengah
Marisa                            Graha Arwana, Jl. Trans Sulawesi                             Pohuwato
                                  Kel. Buntulia Selatan, Kec. Duhiada
Sulawesi Barat
Mamuju                            Jl. Jenderal Sudirman No. 15                                  Mamuju
                                  Kel. Simboro, Kec. Simboro
Mamuju Utara                      Jl. Ir. Soekarno Kel. Pasangkayu,                         Mamuju Utara
                                  Kec. Pasangkayu
Polewali Mandar                   Ruko Andi Depu No 151                                    Polewali Mandar
                                  Jl. H. Andi Depu
                                  Kel. Takkatidung, Kec. Polewali
Sulawesi Tengah
Kotaraya                          Jl. I Gusti Ngurah Rai                                   Parigi Moutong
                                  Desa Kotaraya, Kec. Mepanga
Luwuk (Banggai)                   Jl. Dr. Moh Hatta No. 94 C                                    Banggai
                                  Kel. Maahas, Kec. Luwuk Selatan
Palu                              Ruko Moh. Hatta Center                                           Palu
                                  Jl. Dr. Moh. Hatta No. 21D–E
                                  RT 11 / RW 03
                                  Kel. Besusu Tengah, Kec. Palu Timur
Parigi Moutong                    Jl. Trans Sulawesi                                       Parigi Moutong
                                  Kel. Bantaya, Kec. Parigi
Poso                              Jl. Pulau Sumba No. 7                                            Poso
                                  Kel. Gebangrejo, Kec. Poso Kota
Tolitoli                          Jl. Abdul Muis No. 16 Malosong                                 Tolitoli
                                  Kel. Baru, Kec. Baolan
Sulawesi Selatan
Bone                              Jl. Ahmad Yani                                                  Bone
                                  Kel. Jeppee, Kec. Tanete Riattang
                                  Barat



                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   295
Page 296
                                                                     Laporan kepada                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                      Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                  Pembahasan Manajemen




                                                                         SULAWESI
                         CABANG                                            ALAMAT                              KOTA / KABUPATEN
       Bulukumba                                             Jl. Samratulangi, Dusun Lajae                            Bulukumba
                                                             Desa Polewali, Kec. Gantarang
       Luwu Timur                                            Jl. Trans Sulawesi                                       Luwu Timur
                                                             Desa Beringin Jaya, Kec. Tomoni
       Luwu Utara                                            Jl. Ahmad Yani, RT 01, RW 04                             Luwu Utara
                                                             Kel. Kappuna, Kec. Masamba,
       Makassar                                              Jl. Hertasning Baru (Aeropala) No. 98                     Makassar
                                                             Kel. Karunrung, Kec. Rappocini
       Makassar 2                                            Jl. Kima Raya 2 No. A20                                   Makassar
                                                             Kel. Daya, Kec. Biringkanaya
       Palopo                                                Jl. Kelapa No. 66                                          Palopo
                                                             Kel. Dangerakko, Kec. Wara
       Parepare                                              Jl. Bau Massepe No. 74                                    Parepare
                                                             Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung
       Toraja                                                Jl. Poros Makale – Rantepao No. 474A                     Tana Toraja
                                                             Kel. Tambunan, Kec. Makale Utara
       Sulawesi Tenggara
       Kendari                                               Jl. Brigjend. Moh. Yunus Bypass                            Kendari
       Kolaka                                                Jl. Dr. Sutomo No. 51                                      Kolaka
                                                             Kel. Lamokato, Kec. Kolaka
       Konawe                                                Jl. Sapati No. 15D                                        Konawe
                                                             Kel. Tumpas, Kec. Unaha

                                                                   MALUKU & PAPUA
                         CABANG                                            ALAMAT                              KOTA / KABUPATEN
       Maluku
       Ambon                                                 Perumahan Citraland The Arkade                             Ambon
                                                             Blok 06–07
                                                             Jl. Wolter Monginsidi
                                                             Kel. Lateri, Kec. Baguala
       Maluku Tengah                                         Jl. Abdullah Soulissa No. 20                               Masohi
                                                             RT 02 / RW 03
                                                             Kel. Namaelo, Kec. Amahai
       Maluku Utara
       Ternate                                               Jl. Cempaka I No. 342                                      Ternate
                                                             RT 013, RW 03
                                                             Kel. Tanah Tinggi, Kec. Ternate
                                                             Selatan
       Tobelo                                                Jl. KemaKMuran Desa Rawajaya,                          Halmahera Utara
                                                             Kec. Tobelo
       Papua Barat
       Manokwari                                             Jl. Trikora Wosi, Ruko No. 3                             Manokwari
                                                             RT 01 / RW 12
                                                             Kel. Wosi, Kec. Manokwari Barat
       Papua Barat Daya
       Sorong                                                Jl. Basuki Rahmat KM. 8                                    Sorong
                                                             RT 01 / RW 08
                                                             Kel. Klabulu, Kec. Malaimsimsa



296   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 297
   Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                   Tahunan




                                            MALUKU & PAPUA
               CABANG                           ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
Papua
Biak Numfor                      Jl. Selat Sunda No. 07, Fandoi, Biak                       Biak Numfor
Jayapura                         Komplek Ruko No. 11–12                                        Jayapura
                                 Jl. Amphibi Hamadi Kel. Argapura,
                                 Kec. Jayapura Selatan
Papua Tengah
Nabire                           Jl. Merdeka No. 69                                             Nabire
                                 Kel. Karang Mulia, Kec. Nabire
Papua Selatan
Merauke                          Ruko Parako No. 03                                            Merauke
                                 Jl. Parakomando, RT 001 / RW 001
                                 Kel. Mandala, Kec. Merauke

POS

                               JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                  POS                           ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
DKI Jakarta
Blok M Square                    Jl. Melawai 5                                             Jakarta Selatan
                                 RT 3, RW 1
                                 Melawai, Kec. Kby. Baru
Condet                           Jl. Raya Condet                                            Jakarta Timur
                                 RT 8, RW 3
                                 Kel. Batu Ampar, Kec. Kramat Jati
Duri Kosambi                     Jl. Raya Duri Kosambi                                      Jakarta Barat
                                 RT 6, RW 1
                                 Kel. Duri Kosambi, Kec. Cengkareng
Jatimulya                        Jl. Raya Jatimulya                                             Bekasi
                                 RT 005, RW 006
                                 Kel. Jatimulya, Pengasinan, Kec.
                                 Tambun Selatan
Kapuk Raya                       Jl. Kapuk Raya No. 1A                                      Jakarta Barat
                                 RT 10, RW 5
                                 Kel. Kapuk, Kec. Cengkareng
Kramat Jati                      Jl. Raya Bogor                                             Jakarta Timur
                                 RT 001, RW 008
                                 Kel. Kramat Jati, Kec. Kramat Jati
KS Tubun                         Jl. KS Tubun I No.36                                       Jakarta Barat
                                 RT 3, RW 2
                                 Kota Bambu Selatan, Kec. Palmerah
Lapangan Tembak                  Jl. Lapang Tembak Cibubur No. 44                           Jakarta Timur
                                 RT 3, RW 4
                                 Kel. Pekayon, Kec. Pasar Rebo
Letjen Suprapto                  Jl. Letjen Suprapto                                        Jakarta Pusat
                                 RT 006,RW 003
                                 Kel. Cempaka Baru, Kec. Kemayoran




                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   297
Page 298
                                                                     Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                            POS                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Mangga                                                Jl. Mangga No. 3B                                        Jakarta Utara
                                                             RT 001, RW 03
                                                             Kel. Tugu Utara, Kec. Koja
       Matraman                                              Galur Sari Raya No. 26A Blok R                           Jakarta Timur
                                                             RT 02 / RW 01
                                                             Kel. Utan Kayu Selatan, Kec.
                                                             Matraman
       Meruya Selatan                                        Jl. Meruya Selatan No. 34 C                               Jakarta Barat
                                                             RT 1, RW 2
                                                             Kel. Meruya Selatan, Kec.
                                                             Kembangan
       Moch Kahfi II                                         Jl. Moch. Kahfi II                                       Jakarta Selatan
                                                             Kel. Cipedak Jagakarsa
       Pahlawan Revolusi                                     Jl. Pahlawan Revolusi, No. 6A                            Jakarta Timur
                                                             RT 5, RW 12
                                                             Kel. Pd. Bambu, Kec. Duren Sawit
       Pasar Rebo                                            Jl. Raya PKP No. 69                                      Jakarta Timur
                                                             RT 10 / RW 08
                                                             Kel. Kelapa Dua Wetan, Kec. Ciracas
       Penggilingan Raya                                     Jl. Raya Penggilingan 39B                                Jakarta Timur
                                                             RT 4, RW 6
                                                             Kel. Penggilingan, Kec. Cakung
       Percetakan Negara                                     Jl. Percetakan Negara II No.14                           Jakarta Pusat
                                                             RT 11, RW 6
                                                             Kel. Johar Baru, Kec. Johar Baru
       Permata Meruya                                        Jl. Permata Meruya 1                                     Jakarta Barat
                                                             RT 2, RW 2
                                                             Kel. Meruya Utara, Kec. Kembangan
       Peta Barat                                            Jl. Peta Barat                                           Jakarta Barat
                                                             Kel. Pegadungan, Kec. Kalideres
       Pusdiklat Depnaker                                    Jl. Pusdiklat Depnaker                                   Jakarta Timur
                                                             RT 9, RW 6
                                                             Kel. Makasar, Kec. Makasar
       Serengseng Raya                                       Jl. Srengseng Raya No. 248                               Jakarta Barat
                                                             Kel. Srengseng, Kec. Kembangan
                                                             Kota
       Tebet                                                 Gedung Regatama Blok A No. 106                           Jakarta Selatan
                                                             Jl. Pariaman Kel. Manggarai,
                                                             Kec. Setiabudi
       Banten
       Aria Putra                                            Jl. Aria Putra                                       Tangerang Selatan
                                                             Kel. Serua Indah, Kec. Ciputat
       Batuceper                                             Jl. Raya Poris Indah RT 02 / RW 03                         Tangerang
                                                             Kel. Poris Indah, Kec. Batuceper
       Ceger Raya                                            Jl. Ceger Raya                                       Tangerang Selatan
                                                             Kel. Jurang Manggu Timur,
                                                             Kec. Pondok Aren




298   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 299
   Tata Kelola Perusahaan                                                      Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                   Tahunan




                               JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                  POS                          ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Cibodas Baru                     Jl. Prambanan Raya No 3                                     Tangerang
                                 RT 008, RW 009
                                 Kel. Cibodas Baru, Kec. Cibodas
Ciledug H. Mencong               Jl. H. Mencong No.135                                       Tangerang
                                 RT 002, RW 011
                                 Kel. Paninggilan Utara, Kec. Ciledug
Ciledug Raden Fatah              Jl. Raden Fatah No. 01                                      Tangerang
                                 RT 001, RW 010
                                 Kel. Parung Serab, Kec. Ciledug
Ciledug Raden Fatah 2            Jl. Raden Fatah No. 17                                      Tangerang
                                 RT .001, RW. 009
                                 Kel. Sudimara Sel., Kec. Ciledug
Ciputat Timur                    Jl. W.R. Supratman No. 3                               Tangerang Selatan
                                 RT 01 / RW 08
                                 Kel. Cempaka Putih, Kec. Ciputat
                                 Timur
Gatot Subroto                    Jl. Gatot Subroto                                           Tangerang
                                 Kel. Cimone, Kec. Karawaci
Hos Cokroaminoto                 Jl. HOS Cokroaminoto No. 53                                 Tangerang
                                 RT 003, RW 004
                                 Kel. Larangan Indah, Kec. Larangan
Jatiuwung                        Jl. Raya Gatot Subroto                                      Tangerang
                                 Kp. Jatake, RT 006 / RW 002
                                 Kel. Jatake, Kec. Jatiuwung
Kelapa Dua Raya                  Jl. Kelapa Dua Raya No. 87                                  Tangerang
                                 Kel. Kelapa Dua, Kec. Kelapa Dua
KH. Hasyim Ashari                Jl. KH. Hasyim Ashari                                       Tangerang
                                 Kel. Poris Plawad Indah, Kec.
                                 Cipondoh
KH. Hasyim Ashari 2              Jl. KH Hasyim Ashari                                        Tangerang
                                 RT 001, RW 11
                                 Kel Padurenan, Kec. Karang Tengah
KH Wahid Hasyim                  Jl. KH. Wahid Hasyim                                   Tangerang Selatan
                                 RT 006, RW 05
                                 Kel. Jurang Mangu Timur,
                                 Kec. Pondok Aren
Larangan                         Jl. Inpres 14 No. 1 RT 03 / RW 04                           Tangerang
                                 Kel. Gaga, Kec. Larangan
Pamulang Barat                   Jl. Surya Kencana No. 46 B                             Tangerang Selatan
                                 RT 001, RW 005
                                 Kel. Pamulang Barat, Kec. Pamulang
Pasar Kemis                      Jl. Raya Ps. Kemis                                          Tangerang
                                 Kel. Gelam Jaya. Kec. Pasar Kemis
PLP Curug Raya                   Jl. Raya Cukanggalih                                        Tangerang
                                 Kel. Cukang Galih, Kec. Curug
Pondok Aren                      Jl. Raya Pondok Aren                                   Tangerang Selatan
                                 RT 003, RW 001
                                 Kel. Pondok Aren, Kec. Pondok Aren




                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   299
Page 300
                                                                     Laporan kepada                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                 Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                            POS                                             ALAMAT                               KOTA / KABUPATEN
       Pondok Benda                                          Jl. Raya Pamulang Permai 2 Blok B                    Tangerang Selatan
                                                             No. 9, Benda Barat IV,
                                                             Kel. Pondok Benda, Kec. Pamulang
       Serang Raya                                           Jl. Raya Serang KM. 15                                   Tangerang
                                                             Kel. Citra Raya, Kec. Cikupa
       Serpong Utara                                         Jl. Jelupang Raya No. 14 RT 003, RW                  Tangerang Selatan
                                                             002
                                                             Kel. Lengkong Karya, Kec. Serpong
                                                             Utara
       Jawa Barat
       A.H. Nasution                                         Jl. AH. Nasution                                         Bandung
                                                             Kel. Sukamiskin, Kec. Arcamanik
       Bintara                                               Jl. Bintara                                               Bekasi
                                                             RT 002, RW 006
                                                             Kel. Bintara, Kec. Bekasi Barat
       Bogor Utara                                           Jl. KS. Tubun RT 1 / RW 3, No. 141                        Bogor
                                                             Kel. Cibuluh, Kec. Bogor Utara
       Bojong Gede                                           Gelonggong Tengah RT 04 / RW 07                           Bogor
                                                             Kel. Kedungwaringin,
                                                             Kec. Bojonggede
       Bojongsoang Raya                                      Jl. Raya Bojongsoang No. 169                             Bandung
                                                             Kel. Lengkong, Kec. Bojongsoang
       Bosih Raya                                            Jl. Bosih Raya                                            Bekasi
                                                             Kel. Wanasari, Kec. Cibitung
       Ciawi Prapatan Raya                                   Jl. Perempatan Pasar Ciawi Bogor                          Bogor
                                                             RT 03, RW 06
                                                             Kel. Harjasari, Kec. Bogor Selatan
       Cibaduyut                                             Jl. Cibaduyut No.181                                     Bandung
                                                             Kel. Cibaduyut, Kec. Bojongloa Kidul

       Cikarang Raya                                         Jl. Raya Cikarang - Cibarusah                             Bekasi
                                                             Kel. Sukaresmi, Kec. Cibitung
       Ciomas                                                Jl. Raya Ciomas                                           Bogor
                                                             Kel. Ciomas, Kec. Ciomas
       Cipayung                                              Jl. Raya Cipayung No. 16                                  Depok
                                                             RT 003, RW 003
                                                             Kel. Cipayung Jaya, Kec. Cipayung
       Cipendawa Baru                                        Jl. Cipendawa Baru                                        Bekasi
                                                             Kel. Bojong Menteng,
                                                             Kec. Rawalumbu
       Ciputat Parung                                        Jl. Raya Ciputat Parung No.84                             Depok
                                                             Kel. Bojongsari Baru, Kec. Bojongsari
       Ciremai Raya                                          Jl. Ciremai Raya No. 276                                  Cirebon
                                                             Kel. Kecapi, Kec. Harjamukti
       Dr. Ratna                                             Jl. Dr. Ratna No. 49                                      Bekasi
                                                             RT 001, RW 001
                                                             Kel. Jatibening, Kec. Pondok Gede




300   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 301
    Tata Kelola Perusahaan                                                        Laporan Keuangan
                             Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                     Tahunan




                                JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                   POS                            ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Gadobangkong Raya                 Jl. Raya Gadobangkong No. 35                               Bandung Barat
                                  Kel. Gadobangkong, Kec. Ngamprah
H. Asmawi                         Jl. H. Asmawi                                                    Depok
                                  Kel. Beji, Kec. Beji
Hankam Raya                       Jl. Raya Hankam No. 159 C                                        Bekasi
                                  RT 003, RW 07
                                  Kel. Jatirahayu, Kec. Pondok Melati
HJ Muchtar Tabrani                Jl. K. Haji Muchtar Tabrani                                      Bekasi
                                  RT 003, RW 001
                                  Kel. Perwira, Kec. Bekasi Utara
Jatimekar Raya                    Jl. Raya Jatimekar No. 8                                         Bekasi
                                  RT 001, RW 017
                                  Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih
Jatiwaringin Raya                 Jl. Raya Jatiwaringin No. 320                                    Bekasi
                                  RT 003, RW 006
                                  Kel. Jaticempaka, Kec. Pondok Gede
Kamasan Banjaran Raya             Jl. Raya Soreang - Banjaran No. 237                            Bandung
                                  Kel. Kamasan, Kec. Banjaran
Kapten Yusuf                      Jl. Kapten Yusuf 12                                              Bogor
                                  RT 06, RW 05
                                  Kel. CikaretKec. Bogor Selatan
Karang Bahagia                    Kp. Sukamantri RT 06 / RW 01                                     Bekasi
                                  Desa Sukaraya, Kec. Karang Bahagia
Kasuari Raya                      Jl. Kasuari Raya No. 154                                         Bekasi
                                  RT 006, RW 002
                                  Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi
                                  Selatan
Keadilan Raya                     Jl. Keadilan Raya                                                Depok
                                  RT 1, RW 14
                                  Kel. Abadijaya, Kec. Sukmajaya
Klari                             Jl. Raya Telagasari - Kosambi                                  Karawang
                                  Kel. Belendung, Kec. Klari
Kodau Raya                        Jl. Raya Kodau No. 9                                             Bekasi
                                  RT 002, RW 003
                                  Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih
Mayjend Ishak Djuarsa             Jl. Mayjend Ishak Djuarsa                                        Bogor
                                  Kel. Gunungbatu, Kec. Bogor Barat
Muchtar Raya                      Jl. Muchtar Raya,                                                Depok
                                  RT 003, RW 004
                                  Kel. Sawangan Baru, Kec. Sawangan
Padalarang Raya                   Jl. Raya Padalarang                                        Bandung Barat
                                  Kel. Kertamulya, Kec. Padalarang
Pekayon Raya                      Jl. Raya Pekayon No. 8 Depan                                     Bekasi
                                  Komplek Depnaker
                                  RT 001, RW 017
                                  Kel. Jaka Setia, Kec. Bekasi Selatan
Pemuda Kranji                     Jl. Pemuda Kranji No. 90                                         Bekasi
                                  RT 002, RW 004
                                  Kel. Kranji, Kec. Bekasi Barat



                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   301
Page 302
                                                                     Laporan kepada                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                       Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                            POS                                             ALAMAT                              KOTA / KABUPATEN
       Plered Raya                                           Jl. Raya Cirebon – Bandung No. 97                        Cirebon
                                                             RT. 001, RW. 006
                                                             Kel. Weru Kidul, Kec. Weru
       Proklamasi                                            Jl. Proklamasi                                          Karawang
                                                             Tanjungmekar, Kec. Karawang Barat
       Purwakarta Antapani                                   Jl. Purwakarta No. 77                                   Bandung
                                                             RT 001, RW 007
                                                             Kel. Antapani Tengah, Kec. Antapani
       Rawalumbu                                             Jl. Pengasinan, RT 002 / RW 001                          Bekasi
                                                             Kel. Pengasinan Jaya,
                                                             Kec. Rawalumbu
       Raya Bogor                                            Jl. Raya Bogor No. 32 A                                  Depok
                                                             Kel. Cisalak Ps., Kec. Cimanggis
       Rengasdengklok                                        Jl. Raya Rengasdengklok                                 Karawang
                                                             RT 046, RW 010
                                                             Kel. Rengasdengklok Selatan, Kec.
                                                             Rengasdengklok
       Sultan Agung                                          Jl. Sultan Agung                                         Bekasi
                                                             RT 001, RW 04
                                                             Kel. Kali Baru, Kec. Medan Satria
       Teluk Jambe Raya                                      Jl. Raya Telukjambe                                     Karawang
                                                             Kel. Telukjambe, Kec. Telukjambe
                                                             Timur
       Tuparev                                               Jl. Tuparev                                             Karawang
                                                             Kel. Karawang Wetan,
                                                             Kec. Karawang Timur
       Jawa Timur
       Driyorejo                                             Jl. Raya Driyorejo No. 127                               Gresik
                                                             Kel. Driyorejo
       Malang – Kepanjen                                     Ruko C Dusun                                             Malang
                                                             Jl. Raya Dawuhan, Ds Dawuhan
                                                             Kel. Jatirejoyoso, Kec. Kepanjen
       Menganti                                              Jl. Raya Bringkang, RT 003 / RW 002                      Gresik
                                                             Kec. Menganti
       Mojosari                                              Jl. Airlangga Nomor 91B                                 Mojokerto
                                                             RT 004 / RW 001
                                                             Desa Kauman, Kec. Mojosari
       Porong                                                Jl. Joyo Leksono                                        Sidoarjo
                                                             RT 2 / RW 2
                                                             Ds. Lajuk Porong, Kec. Porong
       Rungkut                                               Jl. Rungkut Alang - Alang No. 59                        Surabaya
                                                             Kel. Kali Rungkut, Kec. Rungkut
       Taman                                                 Ruko Graha Matahari Blok C1–3                           Sidoarjo
                                                             Kel. Bebekan Timur, Kec. Taman
       Jawa Tengah
       Gajah Raya                                            Jl. Gajah Raya                                          Semarang
                                                             Kel. Sambirejo, Kec. Gayamsari




302   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 303
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                             Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                                JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                  POS                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
HR Bunyamin                       Jl. Hr. Bunyamin No. 75 Pakembaran,                          Banyumas
                                  Kel. Bancarkembar, Kec. Purwokerto
                                  Utara
Jati Raya                         Jl. Jati Raya No. 17                                         Semarang
                                  Kel. Pedalangan, Kec. Banyumanik
Kedungmundu                       Jl. Kedungmundu No. 140                                      Semarang
                                  Kel. Tandang, Kec. Tembalang
Nogososro                         Jl. Nogososro No. 2                                          Semarang
                                  RT 005, RW 012
                                  Kel. Tlogosari Kulon, Kec.
                                  Pedurungan
Soekarno Hatta                    Jl. Soekarno Hatta, Perum Singatara                          Semarang
                                  Kel. Palebon, Kec. Pedurungan
Daerah Istimewa Yogyakarta
Gedongkuning                      Jl. Gedongkuning No. 173                                    Yogyakarta
                                  Pringgolayan, Kel. Banguntapan,
                                  Kec. Banguntapan
Kaliurang Raya                    Jl. Kaliurang No. KM. 7                                        Sleman
                                  Babadan Baru, Condongcatur, Kec.
                                  Depok
Menteri Supeno                    Jl. Menteri Supeno No. 96, Sorosutan                        Yogyakarta
                                  Pandeyan, Kec. Umbulharjo

                                              SUMATRA
                  POS                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Sumatra Utara
Medan Timur                       Jl. Gunung Krakatau No. 41 A                                   Medan
                                  Kel. Glugur Darat II, Kec. Medan
                                  Timur

                                             KALIMANTAN
                  POS                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Kalimantan Barat
Pontianak Timur                   Jl. Tanjung Raya 2 No. 99                                    Pontianak
                                  RT 004 / RW 002
                                  Kel. Saigon, Kec. Pontianak Timur
Kalimantan Selatan
Alalak                            Jl. Handil Bakti RT 9                                       Barito Kuala
                                  Kel. Handil Bakti, Kec. Alalak
Barabai                           Jl. H Abdul Muis Ridhani No. 42                       Hulu Sungai Tengah
                                  RT XI / RW 004
                                  Kel. Barabai Timur, Kec. Barabai




                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   303
Page 304
                                                                     Laporan kepada                                          Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                    Pembahasan Manajemen




                                                                         SULAWESI
                            POS                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Sulawesi Utara
       Airmadidi                                             Jl. Raya Manado Bitung                                   Minahasa Utara
                                                             RT 001 / RW 001
                                                             Kel. Sarongsong Dua, Kec. Airmadidi
       Bolaang / Inobonto                                    Jl. AKD Trans Sulawesi Lingkungan                  Bolaang Mongondow
                                                             VII
                                                             Kel. Inobonto I, Kec. Bolaang
       Tuminting                                             Jl. Pogidon Raya No. 103                                    Manado
                                                             Kel. Tumumpa Satu Lingk I
                                                             Kec. Tuminting
       Gorontalo
       Limboto                                               Jl. K. H. Wahid Hasyim,                                    Gorontalo
                                                             RT 008 / RW 03 Desa Kayubulan,
                                                             Kec. Limboto

                                                                   MALUKU & PAPUA
                            POS                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       Maluku
       Nusaniwe                                              Jl. Dr Sitanala (Batu Gantung)                              Ambon
                                                             RT 003, RW 001
                                                             Kel. Wainitu, Kec. Nusaniwe
       Papua Barat Daya
       Aimas                                                 Jl. Buncis RT 09 / RW 11                                    Sorong
                                                             Kel. Walawele, Kec. Aimas


      CABANG PERWAKILAN SYARIAH
                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                         CABANG                                            ALAMAT                                KOTA / KABUPATEN
       DKI Jakarta
       Jakarta Meruya Syariah                                Jl. Lapangan Bola No. 1–1A                                Jakarta Barat
                                                             Kel. Kebon Jeruk, Kec. Kebon Jeruk
       Jakarta Sunter Syariah                                Rukan Puri Mutiara Blok A No. 80                          Jakarta Utara
                                                             Jl. Utama Griya, Sunter
       Jakarta Utara Syariah                                 Rukan Grand Orchard Square Blok                           Jakarta Utara
                                                             C/20
                                                             Jl. Terusan Kelapa Hybrida
                                                             Kel. Sukapura, Kec. Cilincing
       Jakarta Timur Syariah                                 Jl. Dewi Sartika No. 292F                                Jakarta Timur
                                                             RT 004 / RW 005
                                                             Kel. Cawang, Kec. Kramat Jati
       Jakarta Selatan Syariah                               Komplek Pertokoan Duta Mas                               Jakarta Selatan
                                                             Blok B2 No. 7
                                                             Jl. R.S. Fatmawati
                                                             Kel. Cipete, Kec. Kebayoran Baru
       Tangerang Syariah                                     Jl. Imam Bonjol No. 279–281                                Tangerang
                                                             RT 01 / RW 04
                                                             Kel. Bojong Jaya, Kec. Karawaci




304   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 305
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan        Data Perusahaan                                                 Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                               JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
               CABANG                          ALAMAT                                   KOTA / KABUPATEN
Tangerang Selatan Syariah        Ruko Bidex Blok F No. 18                                Tangerang Selatan
                                 Jl. Pahlawan Seribu
                                 RT 001 / RW 004
                                 Kel. Lengkong Gudang, Kec.
                                 Serpong
Bekasi Syariah                   Kompleks Ruko Suncity Square                                    Bekasi
                                 Blok A No. 46–47
                                 Jl. Mayor Hasibuan, Margajaya
Bogor Syariah                    Jl. Raya Tajur No. 118E–F                                       Bogor
                                 RT 001 / RW 006
                                 Kel. Pakuan, Kec. Bogor Selatan
Cirebon Syariah                  Jl. Tuparev No. 115A                                           Cirebon
                                 Desa Kertawinangun
                                 Kec. Kedawung
Depok Syariah                    Ruko Margonda Residen No. 12A–14                                Depok
                                 Jl. Margonda Raya Kav. 461
Bandung Syariah                  Jl. SoekarNo. Hatta No. 472                                   Bandung
                                 Kel. Batu Nunggal, Kec. Bandung
                                 Kidul
Sukabumi Syariah                 Jl. Brawijaya No. 4 RT 02 / RW 12                             Sukabumi
                                 Kel. Sriwidari, Kec. Gunung Puyuh
Tasikmalaya Syariah              Kompleks Pertokoan Plaza Asia                                Tasikmalaya
                                 Blok B No. 12A
                                 Jl. H.Z. Mustofa
                                 Kel. Tugujaya, Kec. Cihideung
Karawang Syariah                 Jl. Jendral Ahmad Yani No. 73 Bypass                          Karawang
                                 RT 04 / RW 12
                                 Kel. Karangpawitan, Kec. Karawang
                                 Barat
Purwokerto Syariah               Jl. Gerilya Timur No. 35                                     Purwokerto
                                 Ruko No. 3 Kel. Teluk,
                                 Kec. Purwokerto Selatan
Semarang Syariah                 Jl. Raya Kedungmundu                                          Semarang
                                 RT 01 / RW 25
                                 Kel. Sendangmulyo, Kec. Tembalang
Kudus Syariah                    Jl. Ahmad Yani                                                  Kudus
                                 Ruko Bitingan Indah B-07 & B-08
                                 Kel. Panjunan, Kec. Kota Kudus
Solo Syariah                     Jl. R.M. Said No. 160C                                        Surakarta
                                 RT 002 / RW 003
                                 Kel. Punggawan, Kec. Banjarsari
Yogyakarta Syariah               Ruko Monjali Permai Kav. 2                                     Sleman
                                 Jl. Monjali RT 011 / RW 034
                                 Desa Sinduadi, Kec. Mlati
Surabaya Syariah                 Jl. Ngagel Jaya No. 39                                        Surabaya
                                 Kel. Pucung Sewu, Kec. Gubeng
Gresik Syariah                   Ruko Green Garden Regency A2-03                                 Gresik
                                 & A2-04
                                 Desa Dahanrejo, Kec. Kebomas




                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   305
Page 306
                                                                     Laporan kepada                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                   Pembahasan Manajemen




                                                      JAWA, BALI & NUSA TENGGARA
                         CABANG                                            ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
       Kediri Syariah                                        Kompleks Pertokoan Hayam Wuruk                               Kediri
                                                             Trade Center Blok C No. 8
                                                             Jl. Hayam Wuruk
       Malang Syariah                                        Jl. R. Tumenggung Suryo No. 42,                             Malang
                                                             Kavling B, C, D
                                                             Kel. Bunulrejo, Kec. Blimbing
       Mojokerto Syariah                                     Ruko Kranggan Permai Blok A 05–06                          Mojokerto
                                                             Jl. Pahlawan Kel. Kranggan,
                                                             Kec. Prajurit Kulon
       Sidoarjo Syariah                                      Ruko Gateway Blok C-1 & C-2                                 Sidoarjo
                                                             Jl. Raya Waru (Aloha)
                                                             Desa Sawotratap, Kec. Gedangan
       Mataram Syariah                                       Jl. Brawijaya No. 22–24                                    Mataram
                                                             RT 02, Lingk. Karang Kelebut
                                                             Kel. Cakranegara Selatan,
                                                             Kec. Cakranegara

                                                                         SUMATRA
                         CABANG                                            ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
       Medan Syariah                                         Jl. Ir. H. Djuanda No. 26                                   Medan
                                                             Lingkungan IV
                                                             Kel. Sukadamai, Kec. Medan Polonia
       Padang Syariah                                        Jl. By Pass No. KM. 12                                      Padang
                                                             Kel. Sungai Sapih, Kec. Kuranji
       Batam Syariah                                         Komp Bumi Riau Makmur Blok A                                Batam
                                                             No. 9
                                                             Jl. Laksamana Bintan
                                                             Kel. Sei Panas, Kec. Batam Kota
       Bukittinggi Syariah                                   Jl. Raya Kapas Panji No. 49B                                 Agam
                                                             Kel. Jambu Air, Kec. Banuhampu
       Pekanbaru Syariah                                     Jl. Setiabudi No. 88–89A                                   Pekanbaru
                                                             Kel. Rintis, Kec. Lima Puluh
       Jambi Syariah                                         Jl. Prof. M. Yamin S.H. No. 65–66                            Jambi
                                                             RT 29 Kel. Lebak Bandung,
                                                             Kec. Jelutung
       Palembang Syariah                                     Kompleks Ruko Rajawali No. B3–B4                          Palembang
                                                             RT 016, RW 012 Kel. 9 Ilir,
                                                             Kec. Ilir Timur II
       Lampung Syariah                                       Jl. Gajah Mada No. 55 Kel. Kota Baru,                 Bandar Lampung
                                                             Kec.Tanjung Karang Timur

                                                                       KALIMANTAN
                         CABANG                                            ALAMAT                                 KOTA / KABUPATEN
       Pontianak Syariah                                     Jl. M. Sohor No. 45 RT 05 / RW 02                          Pontianak
                                                             Kel. Akcaya, Kec. Pontianak Selatan
       Palangkaraya Syariah                                  Jl. RTA Milono KM. 3,5 No. 6–7                            Palangkaraya
                                                             Kel. Menteng, Kec. Jekan Raya




306   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 307
   Tata Kelola Perusahaan                                                       Laporan Keuangan
                            Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
   yang Baik                                                                    Tahunan




                                             KALIMANTAN
               CABANG                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Banjarmasin Syariah              Jl. A. Yani KM. 7,8 No. 30                                  Banjarmasin
                                 Kel. Manarap Lama,
                                 Kec. Kertak Hanyar
Samarinda Syariah                Jl. D.I. Panjaitan, Ruko No. 5–6                             Samarinda
                                 Kel. Sungai Pinang Dalam
                                 Kec. Samarinda Utara
Balikpapan Syariah               Jl. Jenderal Sudirman No. 14/295                             Balikpapan
                                 RT 06 Kel. Damai,
                                 Kec. Balikpapan Selatan

                                              SULAWESI
               CABANG                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Gorontalo Syariah                Jl. Agus Salim No. 290                                        Gorontalo
                                 Kel. Wumialo, Kec. Kota Tengah
Makassar Syariah                 Jl. Hertasning Baru (Aeropala)                                Makassar
                                 Kel. Karunrung, Kec. Rappocini
Kendari Syariah                  Jl. Brigjend. Moh. Yunus                                       Kendari
                                 Kel. Bende, Kec. Baruga

                                            MALUKU & PAPUA
               CABANG                           ALAMAT                                  KOTA / KABUPATEN
Ternate Syariah                  Jl. Cempaka I Nomor 342                                         Ternate
                                 RT 013 / RW 03 Kel. Tanah Tinggi,
                                 Kec. Ternate Selatan
                                 Jl. Basuki Rahmat KM. 8
Sorong Syariah                   RT 01 / RW 08                                                   Sorong
                                 Kel. Klabulu, Kec. Malaimsimsa




                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   307
Page 308
                                                                   Laporan kepada                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                    Profil Perusahaan
                                                                   Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




      GLOSARIUM
       AEI                     Asosiasi Emiten Indonesia                         EV               electric vehicle

       APINDO                  Asosiasi Pengusaha Indonesia                      FAR              Financing-to-Asset Ratio

                               Asosiasi Perusahaan Pembiayaan                                     PT Finansial Integrasi Teknologi
       APPI                                                                      FIT
                               Indonesia                                                          (entitas anak)
                               Anti-Pencucian Uang, Pencegahan                                    Gabungan Industri Kendaraan
                                                                                 GAIKINDO
       APU-PPT-                Pendanaan Terorisme, dan                                           Bermotor Indonesia
       PPPSPM                  Pencegahan Pendanaan Proliferasi
                                                                                 GENCARKAN        Gerakan Nasional Cerdas Keuangan
                               Senjata Pemusnah Massal
                                                                                                  Good Corporate Governance
       AS                      Amerika Serikat                                   GCG
                                                                                                  (Tata Kelola Perusahaan yang Baik)
       BEI                     Bursa Efek Indonesia                              GJ               Gigajoule
       BFIN                    Kode saham BFI Finance                            G.R.E.A.T.       Nilai-Nilai Dasar Perusahaan
                               Bank Indonesia, Business
       BI                                                                        HAM              Hak Asasi Manusia
                               Intelligence (Power BI)
                                                                                 HC               Human Capital
       BIK                     Bulan Inklusi Keuangan
                                                                                 HUT              Hari Ulang Tahun
                               Board of Commissioners
       BOC
                               (Dewan Komisaris)                                 IAI              Ikatan Akuntan Indonesia

       BOD                     Board of Directors (Direksi)                      IAPI             Ikatan Akuntan Publik Indonesia

       BOM                     Board of Management                                                International Financial Reporting
                                                                                 IFRS
                                                                                                  Standards
                               Beban Operasional-Pendapatan
       BOPO
                               Operasional                                       IHSG             Indeks Harga Saham Gabungan

                               Badan Penyelenggara Jaminan                                        International Integrated Reporting
       BPJS                                                                      IIRC
                               Sosial                                                             Council

                               Badan Penyelesaian Sengketa                       IKNB             Industri Keuangan Non-Bank
       BPSK
                               Konsumen
                                                                                 IMBT             Ijarah Muntahiyah Bittamlik
       BSD                     Bumi Serpong Damai
                                                                                 IR               Integrated Reporting
       BSMR                    Badan Sertifikasi Manajemen Risiko
                                                                                                  Interpretasi Standar Akuntansi
                                                                                 ISAK
       CBD                     Central Business District                                          Keuangan

       CKPN                    Cadangan Kerugian Penurunan Nilai                                  International Organization for
                                                                                 ISO
                                                                                                  Standardization
       CO₂                     karbon dioksida
                                                                                 IT               Information Technology
                               Corporate Social Responsibility
       CSR
                               (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan)                KAP              Kantor Akuntan Publik

       DF                      Dealer Financing                                                   Key Performance Indicator
                                                                                 KPI
                                                                                                  (Indikator Kinerja Utama)
       DKI                     Daerah Khusus Ibukota (Jakarta)
                                                                                 KSEI             Kustodian Sentral Efek Indonesia
       DPS                     Dewan Pengawas Syariah
                                                                                 kWh              kilowatt-hour
                               Dewan Standar Akuntansi
       DSAK IAI
                               Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia                                  Lembaga Alternatif Penyelesaian
                                                                                 LAPS SJK
                                                                                                  Sengketa Sektor Jasa Keuangan
                               Dewan Syariah Nasional-Majelis
       DSN-MUI
                               Ulama Indonesia                                   LIK              Literasi dan Inklusi Keuangan

                               Electronic-Rapat Umum Pemegang                    LSP              Lembaga Sertikasi Profesi
       e-RUPS
                               Saham
                                                                                 LST              Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
                               Enterprise Risk Management
       ERMA                                                                      m³               meter kubik
                               Academy




308   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 309
     Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan       Data Perusahaan                                               Lampiran
     yang Baik                                                                         Tahunan




M.H.                  Magister Hukum                                                 Rapat Umum Pemegang Saham
                                                               RUPSLB
                                                                                     Luar Biasa
M.Kn.                 Magister Kenotariatan
                                                                                     Rapat Umum Pemegang
M-BEAT                Mobile BFI Edustream and Training        RUPST
                                                                                     Saham Tahunan
                      Mandatory Convertible Bond
MCB                                                            S.H.                  Sarjana Hukum
                      (Obligasi Wajib Konversi)
                                                               SD                    Sekolah Dasar
                      Management and Employee Stock
MESOP
                      Ownership Program                                              Sustainable Development Goals
                                                               SDG
                                                                                     (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan)
MIS                   Management Information System
                                                               SDM                   Sumber Daya Manusia
MPV                   Multipurpose Vehicle
                                                               SDN                   Sekolah Dasar Negeri
MSMD                  Modal Sendiri-Modal Disetor
                                                                                     Surat Edaran Otoritas
MTN                   Medium Term Notes                        SEOJK
                                                                                     Jasa Keuangan
NDF                   Non-Dealer Financing
                                                               SIC                   Service Insight Community
NPF                   Non-Performing Financing                                       Sistem Informasi Terduga
                                                               SIPENDAR
OJK                   Otoritas Jasa Keuangan                                         Pendanaan Terorisme

P2P                   peer-to-peer                                                   Sistem Informasi Penggunaan Jasa
                                                               SIPESAT
                                                                                     Terpadu
                      Pertolongan Pertama pada
P3K                                                            SK                    Surat Keputusan
                      Kecelakaan
                      Property-Backed Financing                SLA                   Service Level Agreement
PBF
                      (Pembiayaan Beragun Properti)            SLIK                  Sistem Layanan Informasi Keuangan
PDB                   Produk Domestik Bruto
                                                               SMA                   Sekolah Menengah Atas
PMO                   Project Management Office                                      Sistem Manajemen Kesehatan dan
                                                               SMK3
POJK                  Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                               Keselamatan Kerja

                      Pusat Pelaporan dan Analisis             SMS                   Short Message Service
PPATK
                      Transaksi Keuangan                       SOP                   Standard Operating Procedure
PPh                   Pajak Penghasilan                                              To be announced
                                                               TBA
                      Pendidikan Profesional                                         (akan diumumkan kemudian)
PPL
                      Berkelanjutan                            TC SARL               Trinugraha Capital
PPN                   Pajak Pertambahan Nilai
                                                               TCC                   Trinugraha Capital & Co SCA
PPPK                  Pusat Pembinaan Profesi Keuangan                               Tanda Daftar Penyelenggara Sistem
                                                               TDPSE
                      Pernyataan Standar                                             Elektronik
PSAK
                      Akuntansi Keuangan                       TI                    Teknologi Informasi
PT                    Perseroan Terbatas                                             Ultimate Beneficial Owner
                                                               UBO
QR                    Quick Response (kode QR)                                       (Pemilik Manfaat Akhir)

                      Rencana Aksi Keuangan                    UMKM                  Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
RAKB
                      Berkelanjutan                            USD                   United States dollar (dolar AS)
RI                    Republik Indonesia
                                                               UU                    Undang-Undang
                      Return on Assets
ROA                                                            UU PT                 Undang-Undang Perseroan Terbatas
                      (Imbal Hasil atas Aset)
                                                               UUS                   Unit Usaha Syariah
                      Return on Equity
ROE
                      (Imbal Hasil atas Ekuitas)

Rp                    Rupiah

RUPS                  Rapat Umum Pemegang Saham




                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   309
Page 310
      Laporan Keuangan
      Tahunan




310   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 311
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   311
Page 312
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                   PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                                                             DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARY

                                                                 LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
                                                                CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

                                                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/
                                                            FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                               DAN/AND
                                                                    LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
                                                                   INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT




312   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 313
Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                   Keberlanjutan      Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                          Tahunan




   PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA               PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
            LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
    UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                        FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025




                         DAFTAR ISI                                                     CONTENTS




Pernyataan Direksi                                                                                     Directors’ Statement

                                                      Ekshibit/
                                                       Exhibit


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                    A                  Consolidated Statement of Financial Position


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif                              Consolidated Statement of Profit or Loss and
   Lain Konsolidasian                                    B                              Other Comprehensive Income


Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian                  C                  Consolidated Statement of Changes in Equity


Laporan Arus Kas Konsolidasian                           D                          Consolidated Statement of Cash Flows


Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian              E               Notes to the Consolidated Financial Statements


Informasi Tambahan Entitas Induk                         F                    Additional Information on the Parent Entity


Laporan Auditor Independen                                                                  Independent Auditors’ Report




                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   313
Page 314
                                                                     Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                    PT BFI FINANCE INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
                                                                 SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                            TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                                              PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025
                                                  SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/
                                                     PT BFI FINANCE INDONESIA TBK AND ITS SUBISIDIARY
                                                              BOARD OF DIRECTORS’ STATEMENT
                                       REGARDING TO THE RESPONSIBILITY FOR THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                                                                  AS OF 31 DECEMBER 2025
                                                        AND FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025

                       Kami, yang bertanda tangan di bawah ini:                          We, the undersigned:
                               1.    Nama/Name                                       :    Sutadi
                                     Alamat Kantor/Office Address                    :    BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
                                                                                          Jalan Kapten Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang
                                                                                          Selatan, 15322
                                     Alamat Rumah/Residential Address                :    Taman Mediteranean, Jalan Telaga Warna No. 26, Lippo, RT 006 RW 008,
                                                                                          Bencongan Indah, Kelapa Dua, Tangerang, Banten
                                     Telepon/Telephone                               :    021 - 2965 0300, 2965 0500
                                     Jabatan/Title                                   :    Presiden Direktur/President Director

                               2.    Nama/Name                                       :    Sudjono
                                     Alamat Kantor/Office Address                    :    BFI Tower - Sunburst CBD Lot 1.2
                                                                                          Jalan Kapten Soebijanto Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang
                                                                                          Selatan, 15322
                                     Alamat Rumah/Residential Address                :    Taman Provence, Blok 3 A9 No. 36 RT 002 RW 025, Kelurahan Lengkong
                                                                                          Wetan, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan
                                     Telepon/Telephone                               :    021 - 2965 0300, 2965 0500
                                     Jabatan/Title                                   :    Direktur Keuangan/Finance Director


                       menyatakan bahwa:                                                 declare that:

                       1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian           1.    We are responsible for the preparation and presentation of
                          laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia              PT BFI Finance Indonesia Tbk and Its Subsidiary’s consolidated
                          Tbk dan Entitas Anaknya;                                             financial statements;

                       2. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance Indonesia        2.    PT BFI Finance Indonesia Tbk and Its Subsidiary’s consolidated
                          Tbk dan Entitas Anaknya telah disusun dan disajikan                  financial statements have been prepared and presented in
                          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;               accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards;

                       3. a. Semua     informasi    dalam    laporan   keuangan           3.   a. All information contained in PT BFI Finance Indonesia Tbk
                             konsolidasian PT BFI Finance Indonesia Tbk dan                       and Its Subsidiary’s consolidated financial statements have
                             Entitas Anaknya telah dimuat secara lengkap dan                      been disclosed in a complete and truthful manner;
                             benar;
                          b. Laporan keuangan konsolidasian PT BFI Finance                     b. PT BFI Finance Indonesia Tbk and Its Subsidiary’s
                             Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya tidak mengandung                   consolidated financial statements do not contain misleading
                             informasi atau fakta material yang tidak benar, dan                  material information or facts, nor do they omit information
                             tidak menghilangkan informasi atau fakta material;                   or material fact;


                       4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian                4.    We are responsible for PT BFI Finance Indonesia Tbk and Its
                          internal dalam PT BFI Finance Indonesia Tbk dan Entitas              Subsidiary’s internal control system.
                          Anaknya.

                       Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                 Thus this statement is made truthfully.


                                                Atas nama dan mewakili Direksi/For and on behalf of Board of Directors
                                                     Tangerang Selatan, 5 Maret 2026/South Tangerang, 5 March 2026




                                                          Sutadi                                                   Sudjono
                                           Presiden Direktur/President Director                    Direktur Keuangan/Finance Director




314   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 315
Tata Kelola Perusahaan                                                                                    Laporan Keuangan
                                         Keberlanjutan                 Data Perusahaan                                                     Lampiran
yang Baik                                                                                                 Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language

                                                               Ekshibit A                                                                   Exhibit A

   PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                      CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                 PER 31 DESEMBER 2025                                                          AS OF 31 DECEMBER 2025
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                    Catatan/            31 Desember/December
                                                     Notes               2025          2024
ASET                                                                                                                                           ASSETS

KAS DAN SETARA KAS                                   2e,f,4                 1.552.212          1.614.126             CASH AND CASH EQUIVALENTS

PIUTANG PEMBIAYAAN                                                                                                          FINANCING RECEIVABLES
 – setelah dikurangi cadangan kerugian                                                                          – net of allowance for Impairment
   penurunan nilai sebesar Rp 980.631                                                                                          losses of Rp 980,631
   dan Rp 814.604 pada tanggal                       2e,h,i,j                                                                 and Rp 814,604 as of
   31 Desember 2025 dan 2024                            5               22.394.470           22.012.814                31 December 2025 and 2024

PIUTANG IJARAH DAN IMBT                                                                                              IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
 – setelah dikurangi cadangan kerugian                                                                          – net of allowance for impairment
   penurunan nilai sebesar Rp 3.270 dan Rp 3.012                                                                   losses of Rp 3,270 and Rp 3,012
   pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024           2e,k,o,6                  90.784             83.597          as of 31 December 2025 and 2024

PIUTANG LAIN-LAIN                                                                                                               OTHER RECEIVABLES
  – PIHAK KETIGA                                     2e,l,7                  314.270             292.500                         – THIRD PARTIES

ASET TETAP                                                                                                                            FIXED ASSETS
 – setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                                                    - net of accumulated depreciation of
   sebesar Rp 769.678 dan Rp 695.356 pada                                                                               Rp 769,678 and Rp 695,356
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                     2p,10               667.987             672.545         as of 31 December 2025 and 2024

BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN                                                                                                    PREPAID EXPENSES AND
  UANG MUKA                                              2n,9                 25.209              20.139                              ADVANCES

ASET DERIVATIF                                      2e,m,x,8                  83.105              27.654                         DERIVATIVE ASSETS

ASET HAK-GUNA                                                                                                                 RIGHT-OF-USE ASSETS
 - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                                                    - net of accumulated depreciation of
   sebesar Rp 32.259 and Rp 33.518 pada                                                                             Rp 32,259 and Rp 33,518 as of
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                     2q,11                45.985              43.257               31 December 2025 and 2024

ASET TAK BERWUJUD                                                                                                               INTANGIBLE ASSETS
 – setelah dikurangi akumulasi amortisasi                                                                    - net of accumulated amortization of
   sebesar Rp 278.228 dan Rp 228.027 pada                                                                         Rp 278,228 and Rp 228,027 as of
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                     2r,12               143.873             199.409               31 December 2025 and 2024

ASET PAJAK TANGGUHAN                                 2s,14c                  152.761            152.259                      DEFERRED TAX ASSETS

ASET LAIN-LAIN                                            2e                   1.868               1.520                              OTHER ASSETS

JUMLAH ASET                                                             25.472.524           25.119.820                               TOTAL ASSETS




     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                 See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari                         Exhibit E which are an integral part of
       Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                          the Consolidated Financial Statements taken as a whole




                                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   315
Page 316
                                                                    Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                   in Indonesian Language

                                                                         Ekshibit A/2                                                                Exhibit A/2

                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                             PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                       LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                                PER 31 DESEMBER 2025                                                       AS OF 31 DECEMBER 2025
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                  Catatan/          31 Desember/December
                                                                   Notes            2025            2024

              LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                   LIABILITIES AND EQUITY

              LIABILITAS                                                                                                                            LIABILITIES
              Pinjaman yang diterima                              2e,t,y,13         10.370.062           10.822.571                            Fund borrowings
              Surat berharga yang diterbitkan                                                                                                  Securities issued
               - setelah dikurangi biaya emisi surat                                                                         - net of unamortized securities
                 berharga yang belum diamortisasi                                                                                           issuance cost of
                 sebesar Rp 5.541 dan Rp 7.123 pada                                                                              Rp 5,541 and Rp 7,123 as of
                 tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                 2e,u,15              3.225.459         2.935.877              31 December 2025 and 2024
              Beban akrual                                         2e,y,16                276.307           301.576                           Accrued expenses
              Utang dividen                                        2ad,18                   2.608             1.973                          Dividend payables
              Utang pajak                                          2s,14a                 183.858           173.291                              Taxes payable
              Utang lain-lain – Pihak ketiga                        2e,19                 589.476           552.792               Other payables – Third parties
              Liabilitas imbalan kerja                              2v,17                 171.463           150.075                 Employee benefit liabilities

              JUMLAH LIABILITAS                                                     14.819.233           14.938.155                          TOTAL LIABILITIES

              EKUITAS                                                                                                                               EQUITY
              Ekuitas yang dapat diatribusikan                                                                              Equity attributable to owners
                kepada pemilik entitas induk                                                                                               of the parent
              Modal saham - nilai nominal                                                                                       Share capital – par value of
                Rp 25 (nilai penuh) per saham                                                                              Rp 25 (full amount) per share
                Modal dasar -                                                                                                        Authorized capital –
                   20.000.000.000 saham                                                                                         20,000,000,000 shares
                Modal ditempatkan dan disetor                                                                              Issued and fully paid capital –
                   penuh – 15.039.383.620 saham dan                                                                        15,039,383,620 shares and
                   15.967.115.620 saham pada                                                                              15,967,115,620 shares as of
                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                 20                   375.985           399.178       31 December 2025 and 2024
              Tambahan modal disetor - neto                          21                   399.695           609.459         Additional paid-in capital – net
              Saham treasuri                                       2aa,20                (147.314)         (232.957)                         Treasury stock
              Penghasilan komprehensif lain                                                                                    Other comprehensive income
                Kerugian kumulatif atas                                                                                  Cummulative loss on derivative
                   instrumen derivatif untuk lindung nilai                                                                  instrument for cash flows
                   arus kas – neto                                2m,8,33                 (29.734)          (65.416)                      hedges – net
                Keuntungan pengukuran kembali                                                                                 Gain on remeasurement of
                   program aktuarial manfaat pasti                2v,17,33                77.585             74.979 defined benefit actuarial program
              Saldo laba                                                                                                                  Retained earnings
                Telah ditentukan penggunaannya                                            130.000           125.000                        Appropriated
                 Belum ditentukan penggunaannya                                         9.846.712         9.270.860                      Unappropriated

                                                                                    10.652.929           10.181.103
              Kepentingan nonpengendali                                                    362                  562                   Non-controlling interests

              JUMLAH EKUITAS                                                        10.653.291           10.181.665                              TOTAL EQUITY

              JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                         25.472.524           25.119.820            TOTAL LIABILITIES AND EQUITY



                                                   Tangerang Selatan, 5 Maret 2026 / South Tangerang, 5 March 2026




                                                                                Sudjono
                                                                  Direktur Keuangan / Finance Director


                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada              See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
                Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari                      Exhibit E which are an integral part of
                       Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                       the Consolidated Financial Statements taken as a whole




316   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 317
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan                 Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language

                                                       Ekshibit B                                                                      Exhibit B

   PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
           LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                    CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
             KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                          AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                      FOR THE YEAR ENDED
                     31 DESEMBER 2025                                                          31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                  Catatan/          31 Desember/December
                                                   Notes              2025        2024
  PENDAPATAN                                                                                                                               INCOME
  Piutang pembiayaan                            2e,h,i,w,22          6.277.212        5.883.344                              Financing receivables
  Keuangan                                         2e,w                 43.031           54.426                                           Finance
  Syariah                                       2e,j,k,w,23            163.741          146.520                                             Sharia
  Lain-lain                                      2e,p,w,24             263.835          250.780                                            Others
  Jumlah Pendapatan                                                  6.747.819        6.335.070                                      Total Income
  BEBAN                                                                                                                                  EXPENSES
  Gaji dan tunjangan                            2v,w,25,29          (1.517.111 )     (1.517.239 )                            Salaries and benefits
  Beban bunga dan keuangan                      2e,t,u,w,26           (939.515 )       (930.537 )                     Interest and finance charges
  Umum dan administrasi                        2n,p,q,r,s,27          (897.682 )       (875.425 )                      General and administrative
  Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                               Provision for impairment losses
     Piutang pembiayaan                           2e,w,5            (1.087.388 )       (845.785 )                        Financing receivables
     Piutang ijarah dan IMBT                      2e,w,6                (3.994 )         (4.551 )                 Ijarah and IMBT receivables
  Lain-lain                                     2e,w,28,35            (329.048)        (234.919)                                            Others

  Jumlah Beban                                                       (4.774.738)     (4.408.456)                                   Total Expenses

  LABA SEBELUM PAJAK                                                 1.973.081        1.926.614                              PROFIT BEFORE TAX

  Beban Pajak                                      2s,14b             (391.591)        (361.940)                                    Tax Expenses

  LABA TAHUN BERJALAN                                                1.581.490        1.564.674                           PROFIT FOR THE YEAR

  PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                OTHER COMPREHENSIVE INCOME
  Pos-pos yang akan                                                                                                            Items that will be
    direklasifikasi ke laba rugi                                                                                 reclassified to profit or loss
    Bagian efektif atas perubahan                                                                                 Effective portion of the fair
      nilai wajar instrumen derivatif -                                                                       value change of the derivative
      lindung nilai arus kas                      2m,8,33               44.052          (81.583)           instrument for cash flows hedges
    Pajak penghasilan terkait                      14c,33               (8.370)          15.501                            Related income tax
                                                                        35.682          (66.082)
  Pos-pos yang tidak akan                                                                                                  Items that will not be
    direklasifikasi ke laba rugi                                                                                 reclassified to profit or loss
    Skema pengukuran
      kembali imbalan                                                                                                      Remeasurement of
      manfaat pasti                               2v,17,33               3.224           12.897                    defined benefit schemes
    Pajak penghasilan terkait                      14c,33                 (617)          (2.454)                           Related income tax
                                                                         2.607           10.443

  PENGHASILAN (KERUGIAN)                                                                                       OTHER COMPREHENSIVE INCOME
    KOMPREHENSIF LAIN – Setelah Pajak                                   38.289          (55.639)                       (LOSS) – Net of Tax


  JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                                                                      TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
    TAHUN BERJALAN                                                   1.619.779        1.509.035                            FOR THE YEAR




       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada               See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
     Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                       on Exhibit E which are an integral part of
       dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                    the Consolidated Financial Statements taken as a whole




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   317
Page 318
                                                                    Laporan kepada                                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                           Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language

                                                                     Ekshibit B/2                                                                  Exhibit B/2

                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                          LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                   CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
                           KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                                          AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                     FOR THE YEAR ENDED
                                   31 DESEMBER 2025                                                          31 DECEMBER 2025
                 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                    Catatan/        31 Desember/December
                                                                     Notes            2025        2024

               LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT                                                                                          PROFIT FOR THE YEAR
                 DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                               ATTRIBUTTABLE TO:

                  Pemilik entitas induk                                              1.581.841     1.564.811                        Owners of the parent
                  Kepentingan nonpengendali                                               (351)         (137)                    Non-controlling interests

                                                                                     1.581.490     1.564.674

              JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                                                                               TOTAL COMPREHENSIVE
                 TAHUN BERJALAN YANG DAPAT                                                                                         INCOME FOR THE YEAR
                 DIATRIBUSIKAN KEPADA:                                                                                               ATTRIBUTTABLE TO:
                  Pemilik entitas induk                                              1.620.129     1.509.171                         Owners of the parent
                  Kepentingan nonpengendali                                               (350)         (136)                     Non-controlling interests

                                                                                     1.619.779     1.509.035

              LABA PER SAHAM DASAR                                                                                                BASIC EARNINGS PER SHARE
                 (nilai penuh)                                       2ac,32                103            104                               (full amount)




                                                       Tangerang Selatan, 5 Maret 2026 / South Tangerang, 5 March 2026




                                                                                   Sudjono
                                                                   Direktur Keuangan / Finance Director




                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada             See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
                   Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                     on Exhibit E which are an integral part of
                     dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                  the Consolidated Financial Statements taken as a whole




318   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 319
                                                                                                                                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language

                                                                                                                                                                             Ekshibit C                                                                                                                        Exhibit C
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               yang Baik




                                                                                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                                                                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                 CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                                                                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                           Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
                                                                                                                                                          Keuntungan
                                                                                                                                                            (kerugian)    Keuntungan
                                                                                                                                                         kumulatif atas   pengukuran
                                                                                                                                                            instrumen        kembali
                                                                                                                                                        derivatif untuk     program
                                                                                                                                                          lindung nilai     aktuarial
                                                                                                                            Tambahan                    arus kas - neto/ manfaat pasti/
                                                                                                                               modal                       Cumulative        Gain on                                             Jumlah sebelum
                                                                                                                              disetor                    gain (loss) on remeasurement         Saldo laba/Retained earnings         kepentingan
                                                                                                              Modal           - neto/       Saham          derivative      of defined           Telah              Belum         nonpengendali/         Kepentingan          Jumlah
                                                                                                             saham/         Additional     treasuri/       instrument        benefit         ditentukan         ditentukan        Total before         nonpengendali/        ekuitas/
                                                                                                  Catatan/    Share           paid-in      Treasury      for cash flows     actuarial     penggunaannya/ penggunaannya/          non-controlling       Non-controlling        Total
                                                                                                   Notes     capital       capital - net     stock        hedges - net      program        Appropriated       Unappropriated        interests             interests           equity
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Keberlanjutan




                                                                   Saldo per 31 Desember 2024                 399.178           609.459     (232.957)          (65.416)          74.979           125.000          9.270.860          10.181.103                   562       10.181.665     Balance as of 31 December 2024
                                                                   Jumlah penghasilan
                                                                     komprehensif tahun                                                                                                                                                                                                               Total comprehensive
                                                                     berjalan                                                                                                                                                                                                                        income for the year
                                                                     Laba tahun berjalan                               -               -            -                -                -                  -         1.581.841           1.581.841                  (351)       1.581.490               Profit for the year
                                                                     Penghasilan
                                                                       komprehensif lain,                                                                                                                                                                                                          Other comprehensive
                                                                       setelah pajak:                                                                                                                                                                                                             income, net of tax:
                                                                       Bagian yang efektif
                                                                         dari lindung nilai                                                                                                                                                                                                       Effective portion of
                                                                         arus kas                  2m,8                -               -            -           35.682                -                  -                  -             35.682                     -          35.682           cash-flows hedges
                                                                       Keuntungan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Data Perusahaan




                                                                        pengukuran kembali                                                                                                                                                                                                    Gain on remeasurement
                                                                        program aktuarial                                                                                                                                                                                                       of defined benefit
                                                                        manfaat pasti              2v,17               -               -            -                -            2.606                  -                  -              2.606                         1        2.607          actuarial program
                                                                                                                       -               -            -          35.682             2.606                  -         1.581.841           1.620.129                  (350)       1.619.779
                                                                   Penerbitan saham entitas                                                                                                                                                                                                         Issuance of subsidiary’s
                                                                     anak kepada kepentingan                                                                                                                                                                                                    share to non-controling
                                                                     nonpengendali                                     -               -            -                -                -                  -                  -                      -               150              150                        interest
                                                                   Pengurangan modal                                                                                                                                                                                                                    Reduction of issued
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Tahunan




                                                                     ditempatkan dan disetor         20        (23.193)        (209.764)     232.957                 -                -                  -                  -                      -                     -              -            and paid-in capital
                                                                   Pembelian saham treasuri                            -               -    (147.314)                -                -                  -                  -           (147.314)                        -     (147.314)         Purchase of treasury stock
                                                                   Penyisihan saldo laba                                                                                                                                                                                                                  Appropriation for
                                                                     untuk cadangan umum             18                -               -            -                -                -             5.000             (5.000)                      -                     -              -                   general reserve
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Laporan Keuangan




                                                                   Dividen kas tahun 2024          2ad,18              -               -            -                -                -                  -          (481.260)           (481.260)                        -     (481.260)             Cash dividend of 2024
                                                                   Dividen kas interim                                                                                                                                                                                                                Interim cash dividend
                                                                      tahun berjalan                 18                -               -            -                -                -                  -          (519.729)           (519.729)                        -     (519.729)                    for the year

                                                                   Saldo per 31 Desember 2025                 375.985           399.695     (147.314)         (29.734)           77.585           130.000          9.846.712          10.652.929                   362       10.653.291     Balance as of 31 December 2025

                                                                                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                                                 See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
                                                                                         Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                                                                           Exhibit E which are an integral part of
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Lampiran




                                                                                           dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                                       the Consolidated Financial Statements taken as a whole




Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
    319
Page 320
    320
                                                                                                                                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued in Indonesian Language


                                                                                                                                                                             Ekshibit C/2                                                                                                                      Exhibit C/2
                                                                                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                              PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Tentang Laporan Ini




                                                                                               LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                   CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                                                                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                                                        FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                                                                            Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Equity attributable to owners of the parent
                                                                                                                                                           Keuntungan
                                                                                                                                                            (kerugian)     Keuntungan
                                                                                                                                                         kumulatif atas    pengukuran
                                                                                                                                                            instrumen        kembali
                                                                                                                                                         derivatif untuk     program
                                                                                                                                                          lindung nilai      aktuarial
                                                                                                                            Tambahan                    arus kas - neto/ manfaat pasti/
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kilas Kinerja 2025




                                                                                                                               modal                       Cumulative         Gain on                                            Jumlah sebelum
                                                                                                                              disetor                     gain (loss) on remeasurement        Saldo laba/Retained earnings         kepentingan
                                                                                                              Modal           - neto/        Saham          derivative      of defined          Telah               Belum        nonpengendali/          Kepentingan          Jumlah
                                                                                                             saham/         Additional      treasuri/      instrument         benefit        ditentukan          ditentukan        Total before         nonpengendali/        ekuitas/
                                                                                                  Catatan/    Share           paid-in      Treasury      for cash flows     actuarial      penggunaannya/ penggunaannya/          non-controlling       Non-controlling        Total




Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
                                                                                                   Notes     capital       capital - net      stock       hedges - net       program        Appropriated      Unappropriated         interests             interests           equity

                                                                   Saldo per 31 Desember 2023                399.178            609.459     (232.957)              666            64.537           120.000          8.538.215           9.499.098                   698        9.499.796     Balance as of 31 December 2023
                                                                   Jumlah penghasilan
                                                                    komprehensif                                                                                                                                                                                                                       Total comprehensive
                                                                     tahun berjalan                                                                                                                                                                                                                  income for the year
                                                                      Laba tahun berjalan                              -               -            -                 -                -                  -         1.564.811           1.564.811                  (137)       1.564.674               Profit for the year
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Laporan kepada




                                                                      Penghasilan
                                                                        komprehensif lain,                                                                                                                                                                                                          Other comprehensive
                                                                        setelah pajak:                                                                                                                                                                                                             income, net of tax:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Pemangku Kepentingan




                                                                        Bagian yang
                                                                          efektif dari
                                                                          lindung nilai                                                                                                                                                                                                       Effective portion of cash
                                                                          arus kas                 2m,8                -               -            -          (66.082)                -                  -                  -            (66.082)                    -          (66.082)              flows hedges
                                                                         Keuntungan
                                                                          pengukuran kembali                                                                                                                                                                                                   Gain on remeasurement
                                                                          program aktuarial                                                                                                                                                                                                      of defined benefit
                                                                          manfaat pasti            2v,17               -               -            -                 -           10.442                  -                  -             10.442                     1          10.443           actuarial program
                                                                                                                       -               -            -          (66.082)           10.442                  -         1.564.811           1.509.171                  (136)       1.509.035
                                                                   Penyisihan saldo laba                                                                                                                                                                                                                   Appropriation for
                                                                     untuk cadangan umum             18                -               -            -                 -                -             5.000             (5.000) )                    -                     -              -                general reserve
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Profil Perusahaan




                                                                   Dividen kas tahun 2023          2ad,18              -               -            -                 -                -                  -          (406.063) )         (406.063)                        -     (406.063)             Cash dividend of 2023

                                                                   Dividen kas interim                                                                                                                                                                                                                 Interim cash dividend
                                                                    tahun berjalan                   18                -               -            -                 -                -                  -          (421.103)           (421.103)                        -     (421.103)                     for the year

                                                                   Saldo per 31 Desember 2024                399.178            609.459     (232.957)          (65.416) ))        74.979           125.000          9.270.860          10.181.103                   562       10.181.665     Balance as of 31 December 2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Analisis dan




                                                                                           Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                                                                  See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
                                                                                         Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                                                                            Exhibit E which are an integral part of
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                           dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                                        the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 321
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan                 Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                    in Indonesian Language

                                                             Ekshibit D                                                                   Exhibit D

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                              PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
             LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                          CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                       FOR THE YEAR ENDED
                     31 DESEMBER 2025                                                            31 DECEMBER 2025
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                   Catatan/        31 Desember/December
                                                    Notes           2025          2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                      CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari:                                                                                                       Cash received from:
  Transaksi pembiayaan                              5,22,23       25.714.692        25.051.961                        Financing transactions
  Pembiayaan bersama                                  5,31         3.006.386         1.300.820                               Joint financing
  Penghasilan jasa giro dan                                                                                    Interest income from current
     deposito berjangka                                               43.505            55.459                 accounts and time deposits
  Lain-lain                                            24            235.318           245.843                                        Others

Pengeluaran kas untuk:                                                                                                      Cash disbursement for:
  Transaksi pembiayaan baru                         5,22,23       (22.497.270 )    (22.058.860 )                      New financing transactions
  Beban umum dan administrasi                        2w,27         (2.203.421 )     (2.228.661 )                     General and administrative
  Pembiayaan bersama                                  31a          (1.408.874 )       (569.884 )                                  Joint financing
  Beban bunga dan keuangan                            2w           (1.096.881 )       (986.943 )                    Interest and finance charges
  Pembayaran pajak penghasilan                                       (380.024 )       (320.195 )                               Income taxes paid

Arus kas neto dari aktivitas operasi                               1.413.431           489.540         Net cash flows from operating activities

ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI                                                                      CASH FLOWS FOR INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan aset tetap                             10              28.519           40.231                 Proceeds from sale of fixed assets
Perolehan aset tetap                                   10            (132.581 )        (97.512 )                       Acquisition of fixed assets
Penambahan aset hak-guna                               11             (24.436 )        (24.706 )                   Addition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud                             12             (15.089 )        (23.253 )                  Acquisition of intangible assets

Arus kas neto untuk aktivitas investasi                              (143.587 )       (105.240 )          Net cash flows for investing activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                     CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari:                                                                                                         Cash received from:
  Pinjaman yang diterima                             13,34         9.016.706        10.264.849                                Fund borrowings
  Surat berharga yang diterbitkan                                  1.000.000           600.000                                Securities issued
  Penerimaan setoran modal dari kepentingan                                                                   Receipts of paid-in capital from
     nonpengendali                                                        150                  -                   non-controlling interests
Pengeluaran kas untuk:                                                                                                   Cash disbursement for:
  Pinjaman yang diterima                             13,34         (9.488.311 )     (8.160.516 )                              Fund borrowings
  Pelunasan pokok surat berharga                                                                                     Repayment of securities
     yang diterbitkan                                15,34           (712.000 )     (2.387.000 )                            issued principal
  Dividen kas                                                      (1.000.989 )       (827.166 )                                 Cash dividend
  Pembelian saham treasuri                                           (147.314 )              -                     Purchase of treasury stock

Arus kas neto untuk aktivitas pendanaan                            (1.331.758 )       (509.833 )          Net cash flows for financing activities

PENURUNAN NETO                                                                                                                NET DECREASE IN
  KAS DAN SETARA KAS                                                                                            CASH AND CASH EQUIVALENTS
  (Saldo dipindahkan)                                                 (61.914 )       (125.533 )                   (Balance brought-forward)




      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements
    Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                        on Exhibit E which are an integral part of
      dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                     the Consolidated Financial Statements taken as a whole




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   321
Page 322
                                                                    Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                      in Indonesian Language

                                                                         Ekshibit D/2                                                                    Exhibit D/2

                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                               PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                             LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                           CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
                               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                        FOR THE YEAR ENDED
                                     31 DESEMBER 2025                                                             31 DECEMBER 2025
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                    Catatan/       31 Desember/December
                                                                     Notes          2025          2024

                PENURUNAN NETO                                                                                                                 NET DECREASE IN
                  KAS DAN SETARA KAS                                                                                             CASH AND CASH EQUIVALENTS
                 (Saldo pindahan)                                                       (61.914)        (125.533)                     (Balance carry-forward)

                                                                                                                                CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
                KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                                 1.614.126           1.739.659                         BEGINNING OF YEAR

                KAS DAN SETARA KAS PADA                                                                                            CASH AND CASH EQUIVALENTS
                  AKHIR TAHUN                                                      1.552.212           1.614.126                            AT END OF YEAR

                KAS DAN SETARA KAS                                                                                                CASH AND CASH EQUIVALENTS
                  TERDIRI DARI:                                                                                                                   CONSIST OF:
                      Kas dan bank                                       4         1.237.500             902.774                  Cash on hand and in banks
                      Deposito berjangka                                 4           314.712             711.352                             Time deposits
                                                                                   1.552.212           1.614.126




                    Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian pada                 See accompanying Notes to the Consolidated Financial Statements on
                  Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian tidak terpisahkan                           Exhibit E which are an integral part of
                    dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                       the Consolidated Financial Statements taken as a whole




322   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 323
Tata Kelola Perusahaan                                                                        Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                     Tahunan




                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                           in Indonesian Language

                                                       Ekshibit E                                                               Exhibit E

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1. UMUM                                                             1. GENERAL

      a.   Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan                      a. Establishment and General Information of the Company

           PT BFI Finance Indonesia Tbk (“Perusahaan”) didirikan            PT BFI Finance Indonesia Tbk (the “Company”) was
           dengan nama PT Manufacturers Hanover Leasing                     established as PT Manufacturers Hanover Leasing
           Indonesia pada tanggal 7 April 1982 berdasarkan Akta             Indonesia on 7 April 1982 based on Notarial Deed No. 57 of
           No. 57 yang dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,             Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta. The deed of
           Notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah                establishment was approved by the Minister of Justice of
           memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman                    the Republic of Indonesia in its decision letter
           Republik    Indonesia     melalui     Surat  Keputusan           No. C2-2091-HT01.01.TH82 dated 28 October 1982 and was
           No. C2-2091-HT01.01.TH82 tanggal 28 Oktober 1982 dan             published in the State Gazette No. 102, dated
           telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara                     21 December 1982, Supplement No. 1390. Based on
           No. 102 tanggal 21 Desember 1982, Tambahan No. 1390.             Notarial Deed No. 54 of Inge Hendarmin, S.H., a substitute
           Berdasarkan Akta No. 54 yang dibuat di hadapan Inge              of Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta dated
           Hendarmin, S.H., pengganti dari Kartini Muljadi, S.H.,           17 September 1986, the Company’s name changed from
           Notaris di Jakarta tanggal 17 September 1986, nama               PT Manufacturers Hanover Leasing Indonesia to PT Bunas
           Perusahaan diubah dari PT Manufacturers Hanover                  Intitama Leasing Indonesia, this amendment was approved
           Leasing Indonesia menjadi PT Bunas Intitama Leasing              by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in
           Indonesia, perubahan tersebut telah memperoleh                   its decision letter No.C2-6977.HT.01.04.TH.86 dated
           persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia            7 October 1986 and was published in the State Gazette
           melalui Surat Keputusan No. C2-6977.HT.01.04.TH.86               No. 94 dated 25 November 1986, Supplement No. 1451.
           tanggal 7 Oktober 1986 dan telah diumumkan dalam                 Based on Notarial Deed No. 80 dated 22 November 1989,
           Lembaran Berita Negara No. 94 tanggal 25 November                Deed No. 27 dated 8 March 1990, both of which were made
           1986, Tambahan No. 1451. Berdasarkan Akta No. 80                 before Kartini Muljadi, S.H. the Company’s name changed
           tanggal 22 November 1989, Akta No. 27 tanggal 8 Maret            from PT Bunas Intitama Leasing Indonesia to PT Bunas
           1990 keduanya dibuat di hadapan Kartini Muljadi, S.H.,           Finance Indonesia, this amendment was approved by the
           nama Perusahaan diubah dari PT Bunas Intitama Leasing            Minister of Justice of the Republic of Indonesia in its
           Indonesia menjadi PT Bunas Finance Indonesia,                    decision letter No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 dated
           perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari             13 March 1990 and was published in the State Gazette
           Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat               No. 34 dated 28 April 1990, Supplement No. 1537. Based
           Keputusan No. C2-1441-HT.01.04.TH.90 tanggal 13 Maret            on Deed No. 37 which were made before Achmad Abid, S.H,
           1990 dan telah diumumkan dalam Lembaran Berita                   a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in Jakarta dated
           Negara No. 34 tanggal 28 April 1990, Tambahan No. 1537.          8 August 1996, the name of the Company was changed
           Berdasarkan Akta No. 37 yang dibuat di hadapan Achmad            from PT Bunas Finance Indonesia to PT Bunas Finance
           Abid, S.H., pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di            Indonesia Tbk, a change which has been approved by the
           Jakarta tanggal 8 Agustus 1996, nama Perusahaan diubah           Minister of Justice of the Republic of Indonesia through
           dari PT Bunas Finance Indonesia menjadi PT Bunas                 Decision Letter No. C2-9625-HT.01.04.TH.96 dated
           Finance Indonesia Tbk, perubahan tersebut telah                  21 October 1996 and was published in the State Gazette
           memperoleh persetujuan dari Menteri Kehakiman                    No. 11 dated 7 February 1997, Supplement No. 552.
           Republik Indonesia melalui Surat Keputusan No.C2-9625-           The Company’s Articles of Association has been amended
           HT.01.04.TH.96 tanggal 21 Oktober 1996 dan telah                 several times, which one of the amendments was based on
           diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 11 tanggal            Notarial Deed No. 116 dated 27 June 2001 of Aulia
           7 Februari 1997, Tambahan No. 552. Anggaran Dasar                Taufani, S.H., a substitute of Sutjipto, S.H., Notary in
           Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,              Jakarta, in connection with the change of name of
           salah satunya berdasarkan Akta No. 116 tanggal 27 Juni           the Company from PT Bunas Finance Indonesia Tbk to
           2001 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H.,                 PT BFI Finance Indonesia Tbk. This amendment
           pengganti dari Sutjipto, S.H., Notaris di Jakarta,               was approved by the Minister of Law and Human Rights
           sehubungan dengan perubahan nama Perusahaan dari                 of the Republic of Indonesia in its decision letter
           PT Bunas Finance Indonesia Tbk menjadi PT BFI Finance            No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001 and was
           Indonesia Tbk. Perubahan tersebut telah memperoleh               published in the State Gazette No. 35 dated 30 April 2002,
           persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia             Supplement No. 4195.
           Republik    Indonesia     melalui     Surat  Keputusan
           No. C-03668.HT.01. 04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001 dan
           telah diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 35
           tanggal 30 April 2002, Tambahan No. 4195.




                                                                            Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   323
Page 324
                                                                    Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/2                                                             Exhibit E/2

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                           FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1.    UMUM (Lanjutan)                                                1.     GENERAL (Continued)

                         a. Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan)                 a. Establishment and General Information              of   the
                                                                                                  Company (Continued)

                             Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 1 tanggal 3 Juni             The latest amendment based on Deed No. 1 dated
                             2025 yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H.,              3 June 2025 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
                             M.Kn., Notaris di Kabupaten Tangerang, mengenai                      M.Kn., Notary in Tangerang District, regarding approval
                             persetujuan perubahan Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar                  for amendment to Article 4 paragraph 2 of the
                             Perusahaan, yang telah memperoleh persetujuan dari                   Company’s articles of association, was approved by the
                             Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Surat                   Minister of Law of the Republic of Indonesia in its
                             Keputusan nomor AHU-0045866.AH.01.02.Tahun 2025                      decision letter Number AHU-0045866.AH.01.02.Tahun
                             tanggal 14 Juli 2025 dan telah diumumkan dalam                       2025 dated 14 July 2025 and was published in the State
                             Lembaran Berita Negara Republik Indonesia No. 75 tanggal             Gazette of the Republic of Indonesia No. 75 dated
                             19 September 2025, Tambahan No. 26364.                               19 September 2025, Supplement No. 26364.

                             Perusahaan     memperoleh     izin     usaha    dalam                 The Company obtained its license to operate
                             bidang usaha lembaga Pembiayaan dari Menteri Keuangan                 as a financing company from the Minister of Finance
                             Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan                        by virtue of his decree No. KEP-038/KM.11/1982
                             No. KEP-038/KM.11/1982 tanggal 12 Agustus 1982, yang                  dated 12 August 1982 as amended by Decree
                             telah diperbaharui berdasarkan Surat Keputusan                        No. 493/KMK.013/1990 dated 23 April 1990.
                             No. 493/KMK.013/1990 tanggal 23 April 1990.

                             Pada tanggal 20 Februari 2006, Menteri Keuangan                       On 20 February 2006, the Minister of Finance of the
                             Republik Indonesia telah mengamandemen izin usaha                     Republic of Indonesia amended the Company’s license in
                             Perusahaan melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik                its decision letter No. KEP-038/KM.5/2006.
                             Indonesia No. KEP-038/KM.5/2006.

                             Melalui amandemen ini, izin usaha yang sebelumnya                     Through this amendment, the previous license granted
                             diberikan kepada PT Bunas Finance Indonesia Tbk                       to PT Bunas Finance Indonesia Tbk was applied for
                             berlaku surut sejak adanya persetujuan perubahan nama                 retroactively since the approval of the change in
                             Perusahaan dari PT Bunas Finance Indonesia Tbk                        the name of the Company from PT Bunas Finance
                             menjadi PT BFI Finance Indonesia Tbk dari instansi                    Indonesia Tbk to PT BFI Finance Indonesia Tbk from the
                             yang berwenang melalui Surat Keputusan Menteri                        regulatory authority in its decision letter of Minister
                             Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                        of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
                             No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 tanggal 24 Juli 2001.                    No. C-03668.HT.01.04.TH.2001 dated 24 July 2001.

                             Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar, Perusahaan                        Based on Article 3 of the Company's Articles of
                             dapat melaksanakan kegiatan usaha utama sebagai                       Association, the Company may carry out the following
                             berikut:                                                              main business activities:

                             I. Usaha Pembiayaan:                                                  I. Financing:
                                a. Pembiayaan investasi                                               a. Investment financing
                                b. Pembiayaan modal kerja                                             b. Working capital financing
                                c. Pembiayaan multiguna                                               c. Multipurpose financing
                                d. Kegiatan usaha pembiayaan lain berdasarkan                         d. Other financing activities under the approval of
                                   persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                                     the Financial Service Authority

                             II. Usaha Pembiayaan Syariah:                                         II. Sharia Financing:
                                 a. Pembiayaan jual beli                                               a. Financing sale and purchase
                                 b. Pembiayaan investasi                                               b. Investment financing
                                 c. Pembiayaan jasa                                                    c. Financing services




324   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 325
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                       Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                          Ekshibit E/3                                                                   Exhibit E/3

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1. UMUM (Lanjutan)                                                           1.   GENERAL (Continued)

      a.   Pendirian dan Informasi Umum Perusahaan (Lanjutan)                       a. Establishment and General Information of the
                                                                                       Company (Continued)

           Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas serta                      To achieve the above-mentioned purpose and objective,
           untuk menunjang kegiatan usaha utama Perusahaan                              and to support its main business activities, the Company
           tersebut di atas, Perusahaan dapat melaksanakan                              may conduct supporting business activities as follows:
           kegiatan usaha penunjang sebagai berikut:

           a. Melakukan perencanaan dan pengembangan, antara                            a. To undertake planning and development, among
              lain menambah jaringan usaha, membangun                                      others, to increase business network, build
              infrastruktur dan kegiatan lain yang mendukung                               infrastructure, and other activities that support the
              usaha dan kinerja Perusahaan.                                                business and performance of the Company.
           b. Melakukan kegiatan mencari dan/atau memperoleh                            b. To conduct activities to seek and/or obtain funding
              sumber pendanaan.                                                            sources.
           c. Melakukan segala perbuatan pemilikan dan sewa                             c. To carry out all ownership and lease activities with
              menyewa dengan pihak lain.                                                   other parties.
           d. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan lain yang                              d. To carry out other activities needed to support
              diperlukan dalam mendukung dan/atau terkait                                  and/or related to the main business activities.
              dengan kegiatan usaha utama.
           e. Sewa operasi (operating lease) dan/atau kegiatan                          e. To provide operating lease and/or fee-based service
              berbasis imbal jasa sepanjang tidak bertentangan                             as long as it is not against the stipulations and laws
              dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan                              in financial services sector.
              di sektor jasa keuangan.

           Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun                          The Company started its commercial operations in
           1982. Kantor pusat Perusahaan terletak di BFI Tower,                         1982. The Company’s registered office is located at BFI
           Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto                                Tower, Sunburst CBD Lot 1.2, Jalan Kapten Soebijanto
           Djojohadikusumo, BSD City, Tangerang Selatan.                                Djojohadikusumo, BSD City, South Tangerang.

           Untuk menjalankan usaha pembiayaan syariah,                                  To undertake a sharia financing business, the Company
           Perusahaan telah menerima Salinan Keputusan Dewan                            has received a copy of the Decree of the Board of
           Komisioner     Otoritas     Jasa     Keuangan  Nomor                         Commissioners of the Financial Service Authority
           Kep-27/ NB.223/2018 tentang Pemberian Izin Pembukaan                         Number Kep-27/NB.223/2018 concerning the License to
           Unit Usaha Syariah Perusahaan Pembiayaan kepada                              Open Sharia Business Unit to the Company and the
           Perusahaan dan keputusan tersebut mulai berlaku sejak                        Decree effective on 8 February 2018.
           tanggal ditetapkan, yaitu 8 Februari 2018.

           Perusahaan mempunyai kantor cabang, POS (Point of                            The Company have branches, POS (Point of Sales) and
           Sales) dan kantor cabang syariah yang tersebar di seluruh                    sharia branch throughout Indonesia as of 31 December
           wilayah Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 dan                          2025 and 2024 as follow:
           2024 sebagai berikut:

                                                                 31 Desember/December
                                                          2025                               2024
           Kantor cabang                                                 191                              191                             Branches
           POS (Point of Sales)*                                         113                               31                  POS (Point of Sales)*
           Cabang Syariah                                                 45                               45                      Sharia Branches
           Jumlah                                                        349                             267                                       Total

           *) Per 31 Mei 2025 penamaan gerai berubah menjadi POS.              *) As of 31 May 2025, the name of the outlets has changed to POS.


      b. Penawaran Umum Saham Perusahaan                                            b. Public Offering of the Company’s Shares

           Pada tahun 1990, Perusahaan melakukan penawaran                              In 1990, the Company conducted an initial public
           umum perdana atas 2.125.000 sahamnya dengan nilai                            offering of its 2,125,000 shares with a par value of
           nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham melalui bursa                       Rp 1,000 (full amount) per share through the stock
           efek di Indonesia dengan harga penawaran sejumlah                            exchanges in Indonesia at an offering price of Rp 5,750
           Rp 5.750 (nilai penuh) per saham. Pada tahun 1993,                           (full amount) per share. In 1993, the Company offered
           Perusahaan melakukan penawaran tambahan sebanyak                             an additional of 8,500,000 shares at the same par value
           8.500.000 saham dengan nilai nominal per saham yang                          per share through a stock exchange in Indonesia.
           sama melalui bursa efek di Indonesia.




                                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk      325
Page 326
                                                                    Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/4                                                             Exhibit E/4

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                           FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1.    UMUM (Lanjutan)                                                1.    GENERAL (Continued)

                         b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan)                         b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)

                             Pada tanggal 8 April 1993, para pemegang saham                        On 8 April 1993, the shareholders of the Company
                             Perusahaan menyetujui untuk membagikan dividen saham                  approved to distribute share dividends on the basis of
                             dengan dasar 1 (satu) saham baru untuk 10 (sepuluh)                   1 (one) new share for every 10 (ten) shares held totaling
                             saham yang dimiliki, sebanyak 1.062.500 saham dengan                  1,062,500 shares with a par value of Rp 1,000 (full
                             nilai nominal Rp 1.000 (nilai penuh) per saham. Pada                  amount) per share. On the same date, the shareholders
                             tanggal yang sama, para pemegang saham Perusahaan                     of the Company also approved to issue bonus shares on
                             juga menyetujui untuk menerbitkan saham bonus dengan                  the basis of 17 (seventeen) new shares for every
                             dasar 17 (tujuh belas) saham baru untuk setiap 20 (dua                20 (twenty) shares held totaling 9,934,668 shares at the
                             puluh) saham yang dimiliki, sebanyak 9.934.668 saham                  same par value. On 22 January 1994, the shareholders
                             dengan nilai nominal yang sama. Pada tanggal 22 Januari               of the Company approved to distribute share dividends
                             1994, para pemegang saham Perusahaan menyetujui                       on the basis of 1 (one) new share for every 3 (three)
                             untuk membagikan dividen saham dengan dasar 1 (satu)                  shares held totaling 7,207,390 shares at a par value of
                             saham baru untuk 3 (tiga) saham yang dimiliki, sebanyak               Rp 1,000 (full amount) per share.
                             7.207.390 saham dengan nilai nominal Rp 1.000 (nilai
                             penuh) per saham.

                             Pada tanggal 18 April 1994, Perusahaan memperoleh                     On 18 April 1994, the Company received effective
                             surat pernyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar                    statement from the Capital Market Supervisory
                             Modal (kemudian berubah menjadi Badan Pengawas Pasar                  Board (was then changed to Capital Market and
                             Modal dan Lembaga Keuangan/BAPEPAM-LK dan terakhir                    Financial Institutions Supervisory Agency/BAPEPAM-LK
                             dikenal sebagai Otoritas Jasa Keuangan/OJK) (BAPEPAM)                 and recently known as the Financial Services
                             melalui surat No. S-639/PM/1994 dalam rangka                          Authority/OJK) (BAPEPAM) through letter No. S-639/
                             penawaran umum terbatas pertama (I) Perusahaan                        PM/1994 to conduct the first rights issue of the
                             sebanyak 28.829.558 saham dengan harga penawaran                      Company’s shares on a 1 (one) for 1 (one) basis totaling
                             sejumlah Rp 1.500 (nilai penuh) per saham dimana setiap               28,829,558 shares at an offering price of Rp 1,500 (full
                             1 (satu) saham yang dimiliki berhak atas 1 (satu) saham               amount) per share. Moreover, on 17 January 1997, the
                             baru. Selanjutnya, pada tanggal 17 Januari 1997,                      Company      received    effective   statement      from
                             Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari                   the BAPEPAM-LK through letter No. S-71/PM/1997
                             BAPEPAM-LK melalui surat No. S-71/PM/1997 dalam                       to conduct the second rights issue of the Company’s
                             rangka penawaran umum terbatas kedua Perusahaan                       shares on the basis of 2 (two) new shares for every
                             sebanyak 115.318.232 saham dengan harga penawaran                     1 (one) shares held totaling 115,318,232 shares at an
                             Rp 1.000 (nilai penuh) per saham dimana setiap 1 (satu)               offering price of Rp 1,000 (full amount) per share.
                             saham yang dimiliki berhak atas 2 (dua) saham baru.

                             Pada tanggal 17 Juni 1997, para pemegang saham                        On 17 June 1997, the shareholders of the Company
                             Perusahaan menyetujui pemecahan nilai nominal saham                   approved a stock split, resulting in a change in par value
                             dari Rp 1.000 (nilai penuh) per saham menjadi Rp 500                  per share from Rp 1,000 (full amount) to Rp 500 (full
                             (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan                       amount), thus resulting in the increase in number of the
                             peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari                      Company’s subscribed shares from 172,977,348 shares to
                             sebanyak 172.977.348 saham menjadi sebanyak                           345,954,696 shares.
                             345.954.696 saham.

                             Dalam rangka restrukturisasi utang, para pemegang                     In respect with the debt restructuring, the Company’s
                             saham Perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham                      shareholders through Extraordinary General Meeting
                             Luar Biasa Para Pemegang Saham tanggal 27 Januari 2000                of Shareholders convened on 27 January 2000 approved
                             menyetujui penerbitan Mandatory Convertible Bonds                     to issue the Mandatory Convertible Bonds (MCB)
                             atau Obligasi Wajib Konversi (MCB) yang wajib                         which should be converted into 414,384,585 shares of
                             dikonversikan menjadi sebanyak 414.384.585 saham                      the Company.
                             Perusahaan.

                             Pada bulan Mei 2006, seluruh MCB telah dikonversi                     In May 2006, all of the MCB was converted into common
                             menjadi sebanyak 414.384.585 saham biasa sehingga                     shares totaling 414,384,585 shares, thus resulting in a
                             jumlah saham beredar Perusahaan menjadi sebanyak                      total outstanding number of the Company’s shares of
                             760.339.281 saham pada tanggal 31 Desember 2006.                      760,339,281 shares as of 31 December 2006.




326   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 327
Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                          Tahunan




                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/5                                                                Exhibit E/5

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1.    UMUM (Lanjutan)                                                  1.    GENERAL (Continued)

        b. Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan)                          b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)

            Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                        Based on the resolution of the Extraordinary General
            Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan                   Meeting of Shareholders (EGMS) of the Company
            Akta notaris No. 65 tanggal 21 Juni 2012 yang dibuat di                as covered by Notarial Deed No. 65 dated 21 June 2012
            hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, para                  of Fathiah Helmi, S.H., Notary in Jakarta,
            pemegang saham menyetujui perubahan Pasal 4 ayat                       the shareholders approved the amendment to Paragraphs
            1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai perubahan                   1 and 2 of Article 4 of the Articles of Association
            nilai nominal saham Perusahaan (pemecahan saham) dari                  concerning the changes in par value of the Company’s
            sebesar Rp 500 (nilai penuh) per saham menjadi sebesar                 share (stock split) from Rp 500 (full amount) to Rp 250
            Rp 250 (nilai penuh) per saham, sehingga mengakibatkan                 (full amount) per share, thus, resulting in the increase in
            peningkatan jumlah saham beredar Perusahaan dari                       number of the Company’s shares outstanding from
            semula sebanyak 760.339.281 saham menjadi sebanyak                     760,339,281 shares to 1,520,678,562 shares, and
            1.520.678.562 saham, dan menyetujui untuk mengubah                     Paragraph 3b of Article 15, concerning the Duties and
            Pasal 15 ayat 3b mengenai Tugas dan Wewenang Direksi.                  Authorities of the Directors.

            Pemecahan saham tersebut telah memperoleh                              The stock split was approved by the BEI through letter
            persetujuan dari BEI melalui surat No. S-05439/BEI.PPJ/                No. S-05439/BEI.PPJ/07-2012 dated 31 July 2012.
            07-2012 tertanggal 31 Juli 2012.

            RUPSLB tersebut juga telah menyetujui penerbitan                       The EGMS had also approved the issuance of shares for
            saham untuk pelaksanaan program Management &                           the implementation of the Phase 1 of the Management &
            Employee Stock Option Program (MESOP) untuk Tahap I                    Employee Stock Option Program (MESOP) on the Indonesia
            di BEI sebanyak 60.826.400 saham dengan nilai nominal                  Stock Exchange, totaling 60,826,400 shares with par
            sebesar Rp 250 (nilai penuh) per saham untuk periode                   value of Rp 250 (full amount) per shares, up 20 June
            sampai dengan tanggal 20 Juni 2014. BEI melalui suratnya               2014. BEI through its letter No. S-04847/ BEI.PPJ/07-2012
            No. S-04847/BEI.PPJ/07-2012 tertanggal 6 Juli 2012 telah               dated 6 July 2012 had approved the Company’s pre-listing
            menyetujui pencatatan saham Perusahaan hasil                           of its MESOP on the Indonesia Stock Exchange for the
            pelaksanaan Program MESOP untuk tahap I tersebut                       implementation of phase I.
            secara pra-pencatatan di BEI.

            Pada tanggal 31 Mei 2013, 30 Mei 2014, 29 Mei 2015, dan                On 31 May 2013, 30 May 2014, 29 May 2015, and 31 May
            31 Mei 2016, Perusahaan telah menerbitkan saham baru                   2016, the Company has issued the additional 5,936,000,
            masing-masing     sebanyak    5.936.000,    23.320.000,                23,320,000, 16,025,000 and 30,752,000 shares,
            16.025.000 dan 30.752.000 saham sebagai pelaksanaan                    respectively, for the implementation of the MESOP for
            Management & Employee Stock Option Program (MESOP)                     Phase I – Grant Date 1 and 2, and Phase II – Grant Date
            untuk Tahap I – Grant Date 1 dan 2, dan Tahap II – Grant               1 and 2, for options that has been exercised, thus
            Date 1 dan 2, yang telah dieksekusi sehingga jumlah                    resulting in a total outstanding number of the Company’s
            saham beredar Perusahaan menjadi 1.596.711.562                         shares of 1,596,711,562 shares as of 31 December 2016.
            saham pada tanggal 31 Desember 2016.

            Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                        Based on the resolution of the Extraordinary General
            Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan, yang telah diaktakan                   Meeting of Shareholders (EGMS) of the Company as
            dengan Akta Notaris No. 18 pada tanggal 6 Mei 2014 yang                covered by Notarial Deed No. 18 dated 6 May 2014 of
            dibuat di hadapan Aryanti Artisari, S.H., Notaris di                   Aryanti Artisari, S.H., Notary in Jakarta, had approved
            Jakarta, telah disetujui penerbitan saham hasil                        the issuance of new shares the results of the
            pelaksanaan MESOP untuk tahap II untuk periode sampai                  implementations of the MESOP program phase II up to
            dengan tanggal 30 Juni 2016 dengan harga pelaksanaan                   30 June 2016 with exercised price which referred
            yang mengacu kepada sebagaimana diatur dalam butir                     to point V.I Listing Regulation No. I-A as included in the
            V.1 Peraturan Pencatatan No. I-A Lampiran II                           Appendix II of the Decision Decree of virtue
            Keputusan    Direksi   PT    Bursa    Efek    Indonesia                of the Directors of PT Bursa Efek Indonesia
            No. Kep-00001/BEI/01-2014 tanggal 20 Januari 2014.                     No. Kep-00001/BEI/01-2014 dated on 20 January 2014.

            BEI melalui suratnya No. S-02280/BEI.PGI/06-2014                       BEI through its letter No. S-02280/BEI.PGI/06-2014 dated
            tertanggal 6 Juni 2014 telah menyetujui pencatatan                     6 June 2014 approved the registration of the Company’s
            saham Perusahaan hasil pelaksanaan Program MESOP                       pre-listing of its MESOP on the Stock Exchange for the
            untuk tahap II secara pra-pencatatan di BEI sebanyak-                  implementation of phase II maximum 46,777,000 shares
            banyaknya 46.777.000 saham dengan harga pelaksanaan                    with exercised price Rp 2,205 (full amount) per share.
            sebesar Rp 2.205 (nilai penuh) per saham.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   327
Page 328
                                                                     Laporan kepada                                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                 Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                      in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/6                                                                  Exhibit E/6

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1. UMUM (Lanjutan)                                                         1. GENERAL (Continued)

                       b.   Penawaran Umum Saham Perusahaan (Lanjutan)                              b. Public Offering of the Company’s Shares (Continued)

                            Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                             Based on the resolution of the Extraordinary General
                            Luar Biasa (RUPSLB) Perusahaan yang diaktakan dengan                        Meeting of Shareholders (EGMS) of the Company as
                            Akta No. 25 tanggal 18 April 2017 yang dibuat di hadapan                    covered by Notarial Deed No. 25 dated 18 April 2017
                            Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta, para                     of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta,
                            pemegang saham menyetujui pemecahan nilai nominal                           the Company’s shareholders approved the par value split
                            saham Perusahaan (stock split) dari sebesar Rp 250 (nilai                   of the Company’s share from Rp 250 (full amount)
                            penuh) per saham menjadi Rp 25 (nilai penuh) per saham.                     per share to Rp 25 (full amount) per share (stock split).
                            Pemecahan nilai saham ini telah mendapat persetujuan                        The stock split was approved by the BEI through
                            dari BEI melalui surat No.S-02820/BEI.PP1/05-2017                           its letter No.S-02820/BEI.PP1/05-2017 dated 23 May
                            tertanggal 23 Mei 2017. Dengan demikian, sejak                              2017. Therefore, since 31 December 2017 total issued
                            31 Desember 2017 jumlah saham ditempatkan dan disetor                       and fully paid capital was 15,967,115,620 shares.
                            penuh menjadi 15.967.115.620 saham.
                            Berdasarkan keputusan RUPSLB tanggal 8 Mei 2025,                            Based on the decision of the results of the EGMS on
                            pemegang saham telah menyetujui rencana pengurangan                         8 May 2025, shareholders have approved the plan to
                            modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dengan cara                        reduce the Company's issued and paid-up capital by
                            menarik seluruh sisa saham treasuri Perusahaan yang                         withdrawing all remaining treasury shares of the
                            berasal dari saham yang dibeli kembali dan dimiliki                         Company originating from shares repurchased and
                            Perusahaan sejumlah 927.732.000 saham, yang                                 owned by the Company amounting to 927,732,000
                            mengakibatkan perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran                           shares, which resulted in changes to Article 4 paragraph
                            Dasar Perusahaan. Perusahaan telah melakukan                                (2) of the Company's Articles of Association. The
                            Pengurangan Modal sesuai ketentuan Pasal 37 UU No. 40                       Company has carried out a Capital Reduction in
                            Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Pasal 21                          accordance with the provisions of Article 37 of Law No.
                            POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali                            40 of 2007 concerning Limited Liability Company and
                            Saham oleh Perusahaan Terbuka yang kemudian                                 Article 21 of POJK No. 29 of 2023 concerning Share
                            diaktakan pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1                        Buybacks by Public Companies which were then
                            tanggal 3 Juni 2025 dan telah memperoleh persetujuan                        notarized in the Deed of Statement of Meeting
                            dari Menteri Hukum melalui Surat Keputusan Nomor AHU-                       Resolutions No. 1 dated 3 June 2025 and has obtained
                            0045866.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 14 Juli 2025.                           approval from the Minister of Law through Decree
                            Proses    pengurangan    modal     telah   diselesaikan                     Number AHU-0045866.AH.01.02.Tahun 2025 dated
                            berdasarkan surat Bursa Efek Indonesia nomor S-                             14 July 2025. The capital reduction process was
                            08513/BEI.PP1/07-2025 tanggal 22 Juli 2025. Dengan                          completed based on the letter of the Indonesia Stock
                            demikian, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh                        Exchange number S-08513/BEI.PP1/07-2025 dated
                            menjadi 15.039.383.620 saham.                                               22 July 2025. Thus, the number of shares issued and fully
                                                                                                        paid up became 15,039,383,620 shares.

                       c.   Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan                                      c. Consolidated Subsidiary
                                                                                           Tahun                                        Jumlah aset sebelum
                                                                                         beroperasi                                           eliminasi/
                                                                                        komersial/      Persentase kepemilikan/          Total assets before
                                                                                          Year of      Percentage of ownership               elimination
                                          Entitas anak/                  Domisili/      commercial     31 Desember/December            31 Desember/December
                                           Subsidiary                    Domicile       operations       2025           2024            2025             2024
                            Kepemilikan langsung/ Direct ownership
                            PT Finansial Integrasi Teknologi         Kab. Tangerang        2018                 99,00%                       19.644         42.071

                            Perusahaan mendirikan entitas anak dengan nama                              The Company established a subsidiary under the name
                            PT Finansial Integrasi Teknologi (“FIT”), berdasarkan                       of PT Finansial Integrasi Teknologi (“FIT”), based on
                            akta notaris Herna Gunawan, S.H., M.Kn. No. 4 tanggal                       Notarial Deed No. 4 of Herna Gunawan, S.H., M.Kn on
                            15 September 2017, yang telah disetujui oleh Menteri                        15 September 2017. The deed of establishment
                            Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia                              was approved the Ministry of Law and Human Rights
                            berdasarkan surat No. AHU-0043022.AH.01.01.Tahun                            of the Republic of Indonesia in its decision letter
                            2017 tanggal 29 September 2017. FIT bergerak dalam                          No.    AHU-0043022.AH.01.01.Tahun       2017    dated
                            bidang layanan pinjam meminjam uang berbasis                                29 September 2017. FIT is engaged in lending and
                            teknologi informasi (P2P).                                                  borrowing services based on information technology
                                                                                                        (P2P).




328   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 329
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/7                                                              Exhibit E/7

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   1. UMUM (Lanjutan)                                                    1.   GENERAL (Continued)

      c.   Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan)                      c. Consolidated Subsidiary (Continued)
           OJK telah menyetujui permohonan FIT atas platform                     OJK has granted approval for FIT on the platform
           http://www.pinjammodal.id sebagai penyelenggara                       http://www.pinjammodal.id as the operator of
           Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi                       Information Technology-Based Lending and Borrowing
           Informasi untuk terdaftar dan diawasi oleh OJK, melalui               Services to be registered and supervised by the
           surat No.S-588/NB.213/2018 tertanggal 31 Juli 2018.                   authority based on Decision Letter No.S-588/NB.213/
           Selanjutnya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,                    2018 dated 31 July 2018. Furthermore, in accordance
           FIT telah mengajukan permohonan izin usaha sebagai                    with applicable regulations, FIT has applied for
           penyelenggara Layanan Pinjam Meminjam Uang                            a business license as an Information Technology-Based
           Berbasis Teknologi Informasi, dan melalui surat                       Money-Borrowing Service provider, and through letter
           No. Kep-20/D.05/2020 tanggal 19 Mei 2020, OJK telah                   No. Kep-20/D.05/2020 dated 19 May 2020, OJK has
           memberikan izin usaha Perusahaan Penyelenggara                        granted a business license for Information Technology-
           Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi                       Based Money-Borrowing Service Provider to FIT
           Informasi kepada FIT dengan Sistem Elektronik Pinjam                  with the Capital Loan Electronic System, the
           Modal, laman situs pinjammodal.id, nama dan merek                     pinjammodal.id webpage, the name and brand of the
           Aplikasi Pinjam Modal pada sistem operasi Android,                    Capital Loan Application on the Android, iOS and
           iOS dan Website, dan model bisnis konvensional.                       Website operating systems, and conventional business
                                                                                 models.

           Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 6                     Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 6 dated
           tanggal 5 Agustus 2021 yang dibuat di hadapan Veronika                5 August 2021 made before Veronika Farida Riswanti,
           Farida Riswanti, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten                     S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
           Tangerang, yang telah diterima dan dicatat pada                       accepted and recorded by the Ministry of Law and
           Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                      Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
           Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0439070                        Letter No. AHU-AH.01.03-0439070 dated 20 August
           tanggal 20 Agustus 2021, mengenai Perubahan                           2021, regarding Changes in the Increase in Issued and
           Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor sebesar                     Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a total nominal
           25.000 lembar saham atau dengan nilai nominal                         value of Rp 25,000,000,000 (full amount). Thus, after
           seluruhnya Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan                    the increase in the issued and paid-up capital of the FIT
           demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan                    to 50,000 shares with a total nominal value of
           disetor FIT menjadi 50.000 lembar saham dengan nilai                  Rp 50,000,000,000 (full amount).
           nominal seluruhnya sebesar Rp 50.000.000.000 (nilai
           penuh).

           Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta Notaris                The increase in the paid-us capital of FIT based on
           No. 6 tanggal 5 Agustus 2021 tersebut, telah dilaporkan               Notarial Deed No. 6 dated 5 August 2021, has been
           kepada OJK dan telah dicatat dalam administrasi                       reported to the OJK and has been recorded in the
           Direktorat Perizinan Industri Keuangan Non Bank                       administration of the Directorate of Licensing for the
           dan    Inovasi   Keuangan     Digital    dalam    surat               Non-Bank Financial Industry and Digital Financial
           No. S-1141/NB.223/2021 tanggal 29 Desember 2021.                      Innovation in letter No. S-1141/NB.223/2021 dated
                                                                                 29 December 2021.

           Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang                   Based on the Deed of Statement of Resolutions of
           Saham di Luar Rapat No. 10 tanggal 28 Desember 2022                   Shareholders Outside the Meeting No. 10 dated
           yang dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H.,             28 December 2022 made before Geraldine H.S.S.U.
           M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah                   Sianturi, S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City,
           diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak                   which has been received and recorded at the Ministry of
           Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-                 Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
           AH.01.03-0497389 tanggal 29 Desember 2022 mengenai                    Letter No. AHU-AH.01.03-0497389 dated 29 December
           Perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor                   2022 regarding Changes in the Increase in Issued and
           penuh sebesar 25.000 saham atau dengan nilai nominal                  Fully Paid-Up Capital of 25,000 shares or with a total
           seluruh Rp 25.000.000.000 (nilai penuh). Dengan                       nominal value of Rp 25,000,000,000 (full amount). Thus,
           demikian setelah peningkatan modal ditempatkan dan                    after the increase in the issued and paid-up capital of
           disetor FIT menjadi 75.000 lembar saham dengan nilai                  the FIT to 75,000 shares with a total nominal value of
           nominal seluruhnya sebesar Rp 75.000.000.000 (nilai                   Rp 75,000,000,000 (full amount).
           penuh).

           Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta                        The increase in the paid-us capital of FIT based on the
           Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar                      Deed of Statement of Resolutions of the Shareholders
           Rapat (Sirkuler) No. 10 tanggal 28 Desember 2022                      Outside the Meeting (Circular) No. 10 dated
           tersebut, telah dilaporkan kepada OJK dan telah dicatat               28 December 2022, has been reported to the OJK and has
           dalam administrasi Direktorat Perizinan Industri                      been recorded in the administration of the Directorate
           Keuangan Non Bank dan Inovasi Keuangan Digital dalam                  of Licensing for the Non-Bank Financial Industry
           surat No. S-2193/NB.021/2023 tanggal 14 Juni 2023.                    and    Financial   Innovation     Digital   in    letter
                                                                                 No. S-2193/NB.021/2023 dated 14 June 2023.




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   329
Page 330
                                                                      Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                              Profil Perusahaan
                                                                      Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                   in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/8                                                               Exhibit E/8

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1.    UMUM (Lanjutan)                                                  1.    GENERAL (Continued)

                         c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasikan (Lanjutan)                        c. Consolidated Subsidiary (Continued)

                             Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 9                        Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 9 dated
                             tanggal 7 November 2023 yang dibuat di hadapan                           7 November 2023 made before Geraldine H.S.S.U.
                             Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H., M.Kn, Notaris di                      Sianturi S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang District,
                             Kota Tangerang Selatan, yang telah disetujui                             which has been approved by the Ministry of Law and
                             oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                             Human Rights of the Republic of Indonesia in its Decision
                             Republik     Indonesia  dalam     Surat   No.     AHU-                   Letter No. AHU-0243809.AH.01.11.Tahun 2024 dated
                             0243809.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 11 November                          11 November 2024, regarding changes to purpose,
                             2024, mengenai perubahan maksud dan tujuan serta                         objectives and business activities and business activities
                             kegiatan usaha disesuaikan dengan KBLI 2020, susunan                     adjusted to the 2020 KBLI, the composition of the Board
                             Direksi dan Dewan Komisaris dan alamat lengkap FIT.                      of Directors and Board of Commissioners and the address
                                                                                                      of FIT.
                             Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang                      Based on the Deed of Statement of Resolutions of
                             Saham Di Luar Rapat No. 26 tanggal 25 Juli 2025 yang                     Shareholders Outside the Meeting No. 26 dated
                             dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H.,                     25 July 2025 made before Geraldine H.S.S.U. Sianturi,
                             M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah                      S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City, which has
                             disetujui oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia                      been approved by the Ministry of Law of the Republic of
                             dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0197143 tanggal 26 Juli                     Indonesia in Letter No. AHU-AH.01.03-0197143 dated
                             2025    mengenai    Perubahan    Peningkatan     Modal                   26 July 2025 regarding Changes to the Increase in Issued
                             Ditempatkan dan Disetor penuh sebesar 15.000 saham                       and Paid-Up Capital by 15,000 shares or with a total
                             atau dengan nilai nominal seluruh Rp 15.000.000.000                      nominal value of Rp 15,000,000,000 (full amount). Thus,
                             (nilai penuh). Dengan demikian setelah peningkatan,                      after the increase, FIT’s issued and paid-up capital
                             modal ditempatkan dan disetor penuh FIT menjadi 90.000                   became 90,000 shares with a total nominal value of
                             lembar saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar                     Rp 90,000,000,000 (full amount).
                             Rp 90.000.000.000 (nilai penuh).
                             Peningkatan modal disetor FIT berdasarkan Akta                           The increase of paid-up capital of FIT based on the Deed
                             Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar                         of Statement of Resolutions of the Shareholders Outside
                             Rapat (Sirkuler) No. 26 tanggal 25 Juli 2025 tersebut,                   the Meeting (Circular) No. 26 dated 25 July 2025, has
                             telah dilaporkan kepada OJK sesuai Tanda Terima                          been reported to the OJK in accordance with the Receipt
                             Permohonan Perizinan No. 2025.33793N34851.4 tanggal 8                    of Licensing Application No. 2025.33793N34851.4 dated
                             Januari 2026.                                                            8 January 2026.

                             Pada tanggal 20 Januari 2026, FIT telah mengajukan                       On 20 January 2026, FIT has submitted application for
                             pencabutan izin sebagai penyedia LPBBTI kepada OJK                       revocation of its business license as LPBBTI provider to
                             (Catatan 37)                                                             OJK (Note 37)

                             Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang                      Based on the Deed of Statement of Meeting Resolutions
                             Saham di Luar Rapat No. 9 tanggal 7 November 2024                        Shareholders Outside the Meeting No. 9 dated
                             yang dibuat di hadapan Geraldine H.S.S.U. Sianturi, S.H.,                7 November 2024 made before Geraldine H.S.S.U.
                             M.Kn, Notaris di Kota Tangerang Selatan, yang telah                      Sianturi, S.H., M.Kn, Notary in South Tangerang City,
                             diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak                      which has been received and recorded at the Ministry of
                             Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-                    Law and Human Rights of the Republic of Indonesia in
                             AH.01.09-0274498 tanggal 11 November 2024 mengenai                       Letter No. AHU-AH.01.09-0274498 dated 11 November
                             perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi                            2024 regarding changes in the composition of the
                             Perusahaan. Sehingga pada tanggal 31 Desember 2025                       Company's Board of Commissioners and Board of
                             dan 2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi                            Directors. Therefore, as of 31 December 2025 and 2024,
                             Perusahaan adalah sebagai berikut:                                       the composition of the Company's Board of
                                                                                                      Commissioners and Board of Directors are as follows:

                             Dewan Komisaris                                                                                          Board of Commissioners
                             Presiden Komisaris                   :             Francis Lay Sioe Ho              :                     President Commissioner
                             Komisaris                            :                  Sudjono                     :                               Commissioner
                             Direksi                                                                                                        Board of Directors
                             Presiden Direktur                    :           Tjiu Herman Handoko                :                           President Director
                             Direktur                             :              Ichwan Peryana                  :                                     Director
                             Direktur                             :          Muhamad Fauzi Purnama               :                                     Director

                         d. Entitas Pengendali                                                   d. Controlling Entity

                             Trinugraha Capital & Co. SCA adalah pemegang saham                       Trinugraha Capital & Co,. SCA is the controlling
                             pengendali Perusahaan. Jerry Ng (melalui Bravo                           shareholder of the Company. Jerry Ng (through Bravo
                             Investment Limited) dan Garibaldi Tohir merupakan                        Investment Limited) and Garibaldi Tohir are the
                             pemegang saham dari Trinugraha Capital & Co. SCA                         shareholders of Trinugraha Capital & Co. SCA whereas
                             sekaligus sebagai Pemilik Manfaat Akhir (Ultimate                        the Ultimate Beneficiary Owner of the Company.
                             Beneficiary Owner) dari Perusahaan.




330   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 331
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/9                                                               Exhibit E/9

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1.    UMUM (Lanjutan)                                                 1.    GENERAL (Continued)

        e. Pembelian Kembali (BuyBack) Saham Perusahaan                        e. Treasury Stock

            Pada tanggal 15 April 2015, Rapat Umum Pemegang                        On 15 April 2015, the Extraordinary General Meeting of
            Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui pembelian                         Shareholders (EGMS) approved the buyback of
            kembali saham yang beredar Perusahaan sampai jumlah                    outstanding shares of the Company up to a maximum of
            maksimum sebanyak 10% dari seluruh jumlah saham yang                   10% of the total shares issued and fully paid-up capital
            ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan atau                          of the Company or amounted of 154,993,456 shares
            sebanyak-banyaknya     sebesar    154.993.456    saham                 (before stock split). The funds reserved to repurchase
            (sebelum pemecahan saham). Dana yang dicadangkan                       shares for a maximum period of 18 (eighteen) months
            untuk pembelian kembali saham untuk periode paling                     from the EGMS should not more than Rp 341,000.
            lama 18 (delapan belas) bulan sejak RUPSLB adalah tidak
            lebih dari Rp 341.000.

            Perusahaan telah melakukan pembelian kembali saham                     The Company has bought back its shares publicly traded
            yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia,                           on the Indonesia Stock Exchange, as allowed based on
            yang diperkenankan berdasarkan Peraturan BAPEPAM–LK                    The Regulation of BAPEPAM–LK No.XI.B.2 Attachment to
            No.XI.B.2 Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK                          The Decree of The Chairman Of BAPEPAM-LK No.Kep-
            No.Kep-105/BL/2010 tanggal 13 April 2010 tentang                       105/BL/2010 dated 13 April 2010 regarding the Buyback
            Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten                   of Shares Issued by Issuers or Public Companies.
            atau Perusahaan Publik.

            Pelaksanaan pembelian kembali saham merupakan                          The implementation of share buybacks is one of the
            salah     satu    bentuk   usaha    Perusahaan     untuk               Company's efforts to improve the Company's capital
            meningkatkan manajemen permodalan Perusahaan                           management, where its implementation is expected to
            dimana pelaksanaannya diharapkan akan meningkatkan                     increase the value of net profit per share (EPS).
            nilai laba bersih per saham Earnings per Share (EPS).

            Per tanggal 15 Oktober 2016, program pembelian kembali                 As of 15 October 2016, the shares buy back program was
            saham ini dinyatakan berakhir dan jumlah saham yang                    officially ended and total shares bought back by the
            telah dibeli kembali oleh Perusahaan adalah sebanyak                   Company was totaling 1,002,732,000 shares (after stock
            1.002.732.000 saham (setelah pemecahan saham) dengan                   split) for a total purchase price of Rp 252,160.
            nilai pembelian sebesar Rp 252.160.

            Penjelasan lebih lanjut mengenai pembelian kembali                     Further explanation regarding the share buyback based
            saham berdasarkan RUPSLB 15 April 2015 dapat diihat                    on the EGMS on 15 April 2015 can be seen in Share
            pada Modal Saham – Saham Treasuri (Catatan 20).                        Capital – Treasury Shares (Note 20).

            Pada tanggal 1 Agustus 2025, Perusahaan menyampaikan                   On 1 August 2025, the company submitted an
            Keterbukaan Informasi sehubungan dengan rencana                        Information Disclosure regarding the plan to buy back
            pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang                       shares in significantly fluctuating market conditions up
            berfluktuasi secara signifikan sampai jumlah maksimum                  to a maximum amount of 3.3% of the total number of
            sebanyak 3,3% dari seluruh jumlah saham yang                           shares issued and fully paid by the Company or
            ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan atau setara                   equivalent to a maximum purchase value of Rp 500,000.
            dengan nilai pembelian sebanyak-banyaknya Rp 500.000.                  The buyback period effective from 4 August 2025 to
            Periode buyback terhitung sejak tanggal 4 Agustus 2025                 31 October 2025, for a maximum period of 3 (three)
            sampai dengan 31 Oktober 2025, yaitu maksimum selama                   months from the date of the Information Disclosure
            periode 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal                         (1 August 2025).
            Keterbukaan Informasi (1 Agustus 2025).

            Keterbukaan Informasi ini disampaikan oleh Perusahaan                 This Information Disclosure is submitted by the Company
            dalam rangka memenuhi ketentuan POJK No. 13 tahun                     in order to comply with POJK No.13 of 2023 concerning
            2023 tentang Kebijakan dalam Menjaga Kinerja dan                      Policies in Maintaining Capital Market Performance and
            Stabilitas Pasar Modal pada Kondisi Pasar yang                        Stability in Significantly Fluctuating Market Conditions,
            Berfluktuasi secara Signifikan, POJK No. 29 tahun 2023                POJK No. 29 of 2023 concerning Buy Back of Shares Issued
            tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh                 By Public Companies, OJK Circular Letter No. S-
            Perusahaan Terbuka, Surat Edaran OJK No. S-                           17/D.04/2025 dated 18 March 2025 concerning the
            17/D.04/2025 tanggal 18 Maret 2025 tentang Kebijakan                  Implementation Policy of Buyback of Shares Issued by
            Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan                  Public Companies in Significantly Fluctuating Market
            oleh Perusahaan Terbuka dalam Kondisi Pasar yang                      Conditions, and POJK No.31/POJK.04/2015 of 2015
            Berfluktuasi secara Signifikan dan POJK No.                           concerning Disclosure of Information or Material Facts by
            31/POJK.04/2015 tahun 2015 tentang Keterbukaan                        Issuer or Public Companies and its Amandments.
            Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau
            Perusahaan Publik beserta Perubahannya.




                                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   331
Page 332
                                                                          Laporan kepada                                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                                   Profil Perusahaan
                                                                          Pemangku Kepentingan                                              Pembahasan Manajemen




                                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                        in Indonesian Language


                                                                            Ekshibit E/10                                                               Exhibit E/10

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1.    UMUM (Lanjutan)                                                       1.     GENERAL (Continued)

                         e. Pembelian Kembali (BuyBack) Saham Perusahaan                              e. Treasury Stock (Continued)
                            (Lanjutan)

                              Pembelian kembali saham dalam kondisi pasar yang                              The share buyback in significantly fluctuating market
                              berfluktuasi secara signifikan adalah bagian dari upaya                       conditions is part of the Company's efforts to participate
                              Perusahaan untuk ikut serta mewujudkan terciptanya                            in realizing the creation of stable Indonesian capital
                              kegiatan pasar modal Indonesia yang stabil, menjaga                           market activities, maintaining the stability of share
                              stabilitas perdagangan saham di pasar modal dalam                             trading in the capital market in conditions of high
                              kondisi volatilitas tinggi dan meningkatkan kepercayaan                       volatility and increasing investor confidence.
                              investor.

                              Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah saham yang                             As of 31 December 2025, total shares bought back by the
                              telah dibeli kembali oleh Perusahaan adalah sebanyak                         Company totaling 190,000,000 shares for a total
                              190.000.000 saham dengan nilai pembelian sebesar                             purchase price of Rp 147,314.
                              Rp 147.314.

                         f.   Surat Berharga yang Diterbitkan                                         f.    Securities Issued

                              Surat berharga yang diterbitkan selama 5 (lima) tahun                         Securities issued for the last 5 (five) years are as
                              terakhir adalah sebagai berikut:                                              follows:
                                                              Tanggal                                                 Jumlah
                                                          pencatatan di                                               per seri
                                                            Bursa Efek              Tanggal              Total        obligasi/                         Status
                                                            Indonesia/              efektif/            emisi/       Amount per       Tanggal        pembayaran/
                                  Surat berharga/          Listing date            Effective           Amount          serial      jatuh tempo/        Payment
                                     Securities                at IDX                date               issued         bonds         Due date           status

                              Obligasi Berkelanjutan V                               21 Mei/
                                 BFI Finance Indonesia                             May 2021
                                                                               (No.S-66/D.04/2021)
                                 Total limit :
                                 (Rp 6.000.000)

                                 Tahap I Tahun 2021             31 Mei/                                    600.000
                                    Seri/Serial A:             May 2021                                                  200.000     8 Juni/
                                                                                                                                    June 2022         Lunas/Paid
                                    Seri/Serial B:                                                                       400.000     28 Mei/
                                                                                                                                    May 2024          Lunas/Paid

                                 Tahap II Tahun 2021        9 Agustus/                                 1.000.000
                                   Seri/Serial A:          August 2021                                                   210.000   16 Agustus/
                                                                                                                                   August 2022        Lunas/Paid
                                    Seri/Serial B:                                                                       260.000    6 Agustus/
                                                                                                                                   August 2023        Lunas/Paid
                                    Seri/Serial C:                                                                       530.000    6 Agustus/
                                                                                                                                   August 2024        Lunas/Paid

                                 Tahap III Tahun 2023       30 Januari/                                1.100.000
                                   Seri/Serial A:          January 2023                                                  617.000  7 Februari/
                                                                                                                                 February 2024     Lunas/Paid
                                    Seri/Serial B:                                                                       227.000 27 Januari/
                                                                                                                                 January 2025      Lunas/Paid
                                    Seri/Serial C:                                                                       256.000 27 Januari/   Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                 January 2026      Not yet due

                                 Tahap IV Tahun 2023           17 April                                1.600.000
                                   Seri/Serial A:               2023                                                     590.000     24 April
                                                                                                                                      2024            Lunas/Paid
                                    Seri/Serial B:                                                                       385.000     14 April
                                                                                                                                      2025            Lunas/Paid
                                    Seri/Serial C:                                                                       625.000     14 April     Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                      2026            Not yet due

                                 Tahap V Tahun 2023         16 Juni/                                   1.100.000
                                   Seri/Serial A:          June 2023                                                    250.000      25 Juni/
                                                                                                                                    June 2024         Lunas/Paid
                                    Seri/Serial B:                                                                      850.000      15 Juni/     Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                    June 2026         Not yet due




332   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 333
Tata Kelola Perusahaan                                                                                                   Laporan Keuangan
                                              Keberlanjutan                      Data Perusahaan                                                                Lampiran
yang Baik                                                                                                                Tahunan




                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                                 Ekshibit E/11                                                                             Exhibit E/11

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                           FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1.    UMUM (Lanjutan)                                                                1.     GENERAL (Continued)

        f.   Surat Berharga yang Diterbitkan (Lanjutan)                                       f.     Securities Issued (Continued)

             Surat berharga yang diterbitkan selama 5 (lima) tahun                                   Securities issued for the last 5 (five) years are as
             terakhir adalah sebagai berikut: (Lanjutan)                                             follows: (Continued)
                                                    Tanggal
                                                pencatatan di                                                  Jumlah
                                                  Bursa Efek                                     Total         per seri                                   Status
                                                  Indonesia/                Tanggal             emisi/         obligasi/           Tanggal             pembayaran/
                   Surat berharga/               Listing date               efektif/           Amount         Amount per        jatuh tempo/             Payment
                      Securities                     at IDX                Effective            issued          serial            Due date                status
             Obligasi Berkelanjutan VI                                  18 September
                 BFI Finance Indonesia                                      2024
                                                                    (No.S-130/D.04/2024)
                 Total limit :
                 (Rp 6.000.000)

                 Tahap I Tahun 2024             26 September                                        600.000
                   Seri/Serial A:                   2024                                                           100.000       5 Oktober/
                                                                                                                                October 2025     Lunas/Paid
                    Seri/Serial B:                                                                                 200.000      25 September Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                    2026         Not yet due
                    Seri/Serial C:                                                                                 300.000      25 September Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                    2027         Not yet due
                 Tahap II Tahun 2025               18 Juni/                                    1.000.000
                   Seri/Serial A:                 June 2025                                                        414.300         27 Juni/       Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                  June 2026           Not yet due
                    Seri/Serial B:                                                                                 265.700         17 Juni/       Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                  June 2027           Not yet due
                    Seri/Serial C:                                                                                 320.000         17 Juni/       Belum jatuh tempo/
                                                                                                                                  June 2028           Not yet due
        g. Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah,                                  g. Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
           Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan                                   Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
           dan Karyawan                                                                          Corporate Secretary and Employees
             Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4                                      Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 4 dated
             tanggal 15 September 2025 yang dibuat di hadapan Shanti                                15 September 2025 made before Shanti Indah Lestari,
             Indah Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten                                        S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
             Tangerang, yang telah diterima dan dicatat pada                                        accepted and recorded by the Ministry of Law of the
             Kementerian Hukum Republik Indonesia dalam Surat                                       Republic of Indonesia in its Decision Letter No. AHU-
             No. AHU-AH.01.09-0340039 tanggal 19 September 2025,                                    AH.01.09-0340039 dated 19 September 2025, the
             susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas                                    composition of the Company’s Board of Commisioners,
             Syariah Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025                                       Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
             adalah sebagai berikut:                                                                31 December 2025 are as follows:
                                                                    31 Desember/December 2025
             Dewan Komisaris                                                                                                             Board of Commissioners
             Presiden Komisaris                          :               Francis Lay Sioe Ho*                       :                     President Commissioner
             Komisaris                                   :               Kusmayanto Kadiman                         :                               Commissioner
             Komisaris                                   :             Saurabh Narayan Agarwal                      :                               Commissioner
             Komisaris (Independen)                      :                 Johanes Sutrisno                         :                  Commissioner (Independent)
             Komisaris (Independen)                      :                Alfonso Napitupulu                        :                  Commissioner (Independent)

             Direksi                                                                                                                            Board of Directors
             Presiden Direktur                           :                      Sutadi*                             :                            President Director
             Direktur Keuangan                           :                     Sudjono                              :                              Finance Director
             Direktur Transformasi                       :                      Goklas                              :                       Transformation Director
             Direktur Marketing                          :               Tan Rudy Eddywidjaja                       :                            Marketing Director
             Direktur Aset Management                    :                       Iwan                               :                    Asset Management Director

             Dewan Pengawas Syariah                                                                                                       Sharia Supervisory Board
             Ketua                                        :                   Asrori S. Karni                        :                                    Chairman
             Anggota                                      :                  Helda Rahmi Sina                        :                                     Member
             *) Mengangkat Francis Lay Sioe Ho sebagai Presiden Komisaris Perseroan,                *) Appointed Francis Lay Sioe Ho as President Appointed Francis Lay Sioe
                menggantikan Kusmayanto Kadiman dan mengangkat Sutadi sebagai                          Ho as President Commissioner of the Company, replacing Kusmayanto
                Presiden Direktur Perseroan Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                      Kadiman Commissioner of the Company and appointed Sutadi as the new
                Rapat No. 4 tanggal 30 Januari 2025                                                    President Director of the Company Based on Deed of Meeting Decision
                                                                                                       Letter No. 4 dated 30 January 2025.




                                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk            333
Page 334
                                                                               Laporan kepada                                                                 Analisis dan
         Tentang Laporan Ini                Kilas Kinerja 2025                                                             Profil Perusahaan
                                                                               Pemangku Kepentingan                                                           Pembahasan Manajemen




                                                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                   in Indonesian Language


                                                                                   Ekshibit E/12                                                                             Exhibit E/12

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   1. UMUM (Lanjutan)                                                                     1.     GENERAL (Continued)

                       g.   Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah,                                    g.   Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
                            Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan                                       Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
                            dan Karyawan (Lanjutan)                                                                   Corporate Secretary and Employees (Continued)

                            Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 7                                         Based on Deed of Meeting Decision Letter No. 7 dated
                            tanggal 22 Mei 2024 yang dibuat di hadapan Shanti Indah                                   22 May 2024 made before Shanti Indah Lestari, S.H.,
                            Lestari, S.H., M.Kn, Notaris di Kabupaten Tangerang,                                      M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
                            yang telah diterima dan dicatat pada Kementerian Hukum                                    accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
                            dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat                                      Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
                            No.AHU-AH.01.09-0210827 tanggal 6 Juni 2024,                                              No. AHU-AH.01.09-0210827 dated 6 June 2024, as stated
                            sebagaimana ditegaskan kembali dalam Akta Pernyataan                                      in the Deed of Meeting Decision Letter No. 5 dated
                            Keputusan Rapat No. 5 tanggal 12 November 2024 yang                                       12 November 2024 made before Shanti Indah Lestari,
                            dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn,                                       S.H., M.Kn, Notary in Tangerang District, which has been
                            Notaris di Kabupaten Tangerang, yang telah diterima dan                                   accepted and recorded by the Ministry of Law and Human
                            dicatat pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                                      Rights of the Republic of Indonesia in its Decision Letter
                            Republik Indonesia dalam Surat No. AHU-AH.01.09-                                          No. AHU-AH.01.09-0277608 dated 20 November 2024, the
                            0277608 tanggal 20 November 2024, susunan Dewan                                           composition of the Company’s Board of Commisioners,
                            Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah                                             Board of Directors and Sharia Supervisory Board as of
                            Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah                                           31 December 2024 are as follows:
                            sebagai berikut:

                                                                                       31 Desember/December 2024
                            Dewan Komisaris                                                                                                                Board of Commissioners
                            Presiden Komisaris                             :                Kusmayanto Kadiman                        :                     President Commissioner
                            Komisaris (Independen)                         :                  Johanes Sutrisno                        :                  Commissioner (Independent)
                            Komisaris (Independen)                         :                 Alfonso Napitupulu                       :                  Commissioner (Independent)
                            Komisaris                                      :              Sunata Tjiterosampurno**                    :                               Commissioner
                            Komisaris                                      :              Saurabh Narayan Agarwal                     :                               Commissioner
                            Direksi                                                                                                                           Board of Directors
                            Presiden Direktur                              :                 Francis Lay Sioe Ho*                     :                        President Director
                            Direktur Bisnis & Manajemen Aset               :                        Sutadi                            :     Business & Asset Management Director
                            Direktur Keuangan                              :                       Sudjono                            :                          Finance Director
                            Direktur Operasional                           :                 Andrew Adiwijanto*                       :                       Operations Director
                            Direktur Transformasi                          :                        Goklas                            :                   Transformation Director
                            *) Francis Lay Sioe Ho dan Andrew Adiwijanto mengundurkan diri selaku                     *)  Francis Lay Sioe Ho and Andrew Adiwijanto has resigned as the
                                Presiden Direktur dan Direktur Operasional berdasarkan surat tertanggal                   Company’s President Director and Operations Director based on letter
                                27 Desember 2024 dan Keterbukaan Informasi tertanggal 30 Desember                         dated 27 December 2024 and Information Disclosure dated 30 December
                                2024 serta pengunduran diri tersebut telah diterima dan disahkan dalam                    2024 and the resignation has been accepted and ratified at the
                                Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 30 Januari 2025                              Extraordinary General Meeting of Shareholders on 30 January 2025.
                            **) Sunata Tjiterosampurno mengundurkan diri selaku Komisaris berdasarkan                 **) Sunata Tjiterosampurno has resigned as the Commissioner based on
                                surat dan Keterbukaan Informasi tertanggal 18 Juni 2025 serta                             letter and Information Disclosure dated 18 June 2025 and the
                                pengunduran diri tersebut telah diterima dan disahkan dalam Rapat Umum                    resignation has been accepted and ratified at the Extraordinary
                                Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 15 September 2025                                       General Meeting of Shareholders on 15 September 2025

                            Dewan Pengawas Syariah                                                                                                         Sharia Supervisory Board
                            Ketua                                          :                     Asrori S. Karni                      :                                    Chairman
                            Anggota                                        :                    Helda Rahmi Sina                      :                                     Member

                            Susunan Komite Audit Perusahaan dan Entitas Anaknya                                       The composition of the Audit Committee of the Company
                            pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                     and Its Subsidiary as of 31 December 2025 and 2024 are
                            berikut:                                                                                  as follows:
                            Komite Audit                                                                                                                               Audit Committee
                            Ketua                                          :                    Johanes Sutrisno                      :                                       Chairman
                            Anggota                                        :                        Edy Sugito                        :                                        Member
                            Anggota                                        :                     Friso Palilingan                     :                                        Member


                            Internal Audit                                                                            Internal Audit

                            Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan                                            Based on the Virtue of the Board of Directors of
                            No. SK/BOD/VII/14-009 tanggal 16 Juli 2014, yang                                          the Company No. SK/BOD/VII/14-009 dated 16 July 2014,
                            dikukuhkan kembali dengan Surat Keputusan Direksi                                         that was reaffirmed by the Company's Board of Directors'
                            Perusahaan No. SK/AUDIT/25-0335 tanggal 19 September                                      Decree No. SK/AUDIT/25-0335 dated 19 September
                            2025, Kepala Unit Internal Audit Perusahaan pada tanggal                                  2025, Head of Internal Audit Unit of the Company as of
                            31 Desember 2025 dan 2024 adalah Fledy Rizmara.                                           31 December 2025 and 2024 is Fledy Rizmara.




334   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 335
Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                          Tahunan




                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/13                                                              Exhibit E/13

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  1. UMUM (Lanjutan)                                                    1.     GENERAL (Continued)

     g.    Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah,                  g.     Board of Commissioners, Board of Directors, Sharia
           Komite Audit, Internal Audit, Sekretaris Perusahaan                       Supervisory Board, Audit Committee, Internal Audit,
           dan Karyawan (Lanjutan)                                                   Corporate Secretary and Employees (Continued)

           Sekretaris Perusahaan                                                     Corporate Secretary

           Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan No.                        Based on the Virtue of the Board of Directors
           SK/BOD/I/25-0017 tanggal 31 Januari 2025, Sekretaris                      of the Company No. SK/BOD/I/25-0017 dated
           Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 adalah Budi                      31 January     2025, Corporate Secretary as of
           Darwan Munthe.                                                            31 December 2025 is Budi Darwan Munthe.

           Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perusahaan                            Based on the Virtue of the Board of Directors
           No. BOD-BOC/VI/2014-0011 tanggal 24 Juni 2014,                            of the Company No. BOD-BOC/VI/2014-0011 dated
           Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2024                       24 June 2014, Corporate Secretary as of 31 December
           adalah Sudjono.                                                           2024 is Sudjono.

           Karyawan                                                                  Employees

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan dan                    As of 31 December 2025 and 2024, the Company and Its
           Entitas Anaknya mempunyai 5.663 dan 5.743 karyawan                        Subsidiary have 5,663 and 5,743 permanent employees;
           tetap; dan 4.877 dan 4.455 karyawan tidak tetap.                          and 4,877 and 4,455 non-permanent employees.

           Personil manajemen kunci Perusahaan mencakup anggota                      Key management personnel of the Company consist of
           Dewan Komisaris dan Direksi.                                              members of Board of Commissioners and Board of
                                                                                     Directors.


  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL                             2.     MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION

      Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah diterapkan             The significant accounting policies set out below have been
      secara konsisten pada seluruh periode yang disajikan dalam              applied consistently to all periods presented in these
      laporan keuangan konsolidasian ini.                                     consolidated financial statements.

      Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas                    The consolidated financial statements of the Company and
      Anaknya disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi pada tanggal            Its Subsidiary were authorized for issuance by Board of
      5 Maret 2026.                                                            Directors on 5 March 2026.

      a.   Pernyataan Kepatuhan                                                a. Statement of Compliance

           Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan                          The consolidated financial statements have been
           disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                     prepared and presented in accordance with Indonesian
           Indonesia (“PSAK”), termasuk Interpretasi Standar                         Financial Accounting Standards (“IFAS”), which includes
           Akuntansi Keuangan, yang diterbitkan oleh Ikatan                          the Interpretations of Financial Accounting Standards,
           Akuntan Indonesia (IAI) dan Peraturan Badan Pengawas                      issued by the Indonesian Institute of Accountants
           Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”, yang                      and the Capital Market and Financial Institution
           fungsinya dialihkan kepada Otoritas Jasa Keuangan                         Supervisory Agency (“Bapepam-LK”, which the function
           (“OJK”) sejak tanggal 1 Januari 2013) No. VIII.G.7 tentang                has been transferred to Financial Service Authority
           “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten                       (“OJK”) since 1 January 2013) Regulation No. VIII.G.7
           atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Lampiran                      regarding “Emiten or Public Company’s Financial
           Keputusan Ketua Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012                            Statements Presentation and Disclosure Guidelines” as
           tanggal 25 Juni 2012.                                                     included in the Appendix of the Decision Decree of the
                                                                                     Chairman of Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
                                                                                     25 June 2012.

       b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian                      b. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
                                                                                  Statements

           Laporan keuangan konsolidasian, kecuali laporan arus kas                  The consolidated financial statements, except the
           konsolidasian, disusun atas dasar akrual dan berdasarkan                  consolidated statement of cash flows, were prepared on
           konsep nilai historis, kecuali untuk instrumen keuangan                   the accrual basis and under the historical cost concepts,
           derivatif yang diukur pada nilai wajar dan utang atas                     excepts for derivative financial instruments which are
           kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui sebesar nilai                   measured at fair value and the liability for post-
           kini kewajiban imbalan pasti dikurangi dengan nilai wajar                 employment benefit obligations which is recognized at
           aset program.                                                             the present value of defined benefit obligations less the
                                                                                     fair value of plan asset.




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   335
Page 336
                                                                    Laporan kepada                                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                            Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                             Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/14                                                           Exhibit E/14

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2.     MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                        b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian                      b. Basis of Preparation of the Consolidated Financial
                           (Lanjutan)                                                              Statements (Continued)

                            Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan                          The consolidated statement of cash flows are prepared
                            menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan                      based on the direct method by classifying cash flows on
                            arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan                     the basis of operating, investing and financing activities.
                            pendanaan.

                            Seluruh angka dalam laporan keuangan konsolidasian ini                  Figures in the consolidated financial statements are
                            dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah                    rounded to and expressed in millions of Rupiah, unless
                            yang terdekat, kecuali dinyatakan lain.                                 otherwise stated.

                            Transaksi-transaksi yang termasuk dalam laporan                        Items included in the consolidated financial statements
                            keuangan konsolidasian pada tiap entitas diukur dengan                 of each entities are measured using the currency of
                            mata uang lingkungan ekonomi utama di mana entitas                     primary economic environment in which the entity
                            beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan                    operates (the functional currency). The consolidated
                            konsolidasian disajikan dalam Rupiah, yang merupakan                   financial statements are presented in Rupiah, which is
                            mata uang fungsional dan penyajian Perusahaan dan                      the Company and Its Subsidiary’ functional and
                            Entitas Anaknya.                                                       presentation currency.

                            Kebijakan-kebijakan akuntansi di bawah ini telah                       The significant accounting policies set out below have
                            ditetapkan secara konsisten pada seluruh periode yang                  been applied consistenly to all periods presented in
                            disajikan dalam laporan keuangan ini.                                  these financial statements.

                       c.   Perubahan Kebijakan Akuntansi                                       c. Change in Accounting Policies

                            Perubahan pada pernyataan standar akuntansi                            Changes to the statements of financial accounting
                            keuangan dan interpretasi pernyataan standar                           standards and interpretations of statement of
                            akuntansi keuangan                                                     financial accounting standards

                            Penerapan dari revisi standar berikut yang berlaku                     The adoption of these amended standards, which are
                            efektif mulai 1 Januari 2025 tidak menimbulkan                         effective beginning 1 January 2025 did not result in
                            perubahan substansial terhadap kebijakan akuntansi                     substantial changes to the Company’s accounting policies
                            Perusahaan dan pengaruh yang material atas jumlah yang                 and had no material impact on the amounts reported for
                            dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya,                  the current or prior financial years, as follows :
                            sebagai berikut :

                                -   Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs                     -   Amendment of SFAS 221 “The Effects of Changes in
                                    Valuta Asing” – Kekurangan Ketertukaran;                            Foreign Exchange Rates” – Lack of Exchangeability;
                                -   PSAK 117 “Kontrak Asuransi”.                                    -   SFAS 117 “Insurance Contract”.

                            Penerapan dari revisi standar berikut yang berlaku efektif              The adoption of these amended standards, which are
                            mulai 1 Januari 2026 tidak menimbulkan perubahan                        effective beginning 1 January 2026 did not result in
                            substansial terhadap kebijakan akuntansi Perusahaan dan                 substantial changes to the Company’s accounting
                            pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan tahun                policies and had no material impact on the amounts
                            berjalan atau tahun sebelumnya, sebagai berikut :                       reported for the current or prior financial years, as
                                                                                                    follows:

                            -       Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 “Pengungkapan                   - Amendment of SFAS 109 and SFAS 107 “Classification
                                    tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen                      and Measurement of Financial Instruments”;
                                    Keuangan”;
                            -       Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 terkait Kontrak                 - Amendments to SFAS 109 and SFAS 107 of Contracts
                                    yang Mengacu pada Listrik Bergantung Alam.                        Referencing Nature-dependent Electricity.


                            Penerapan dari standar baru yang berlaku efektif                        The adoption of the new standar is effective on
                            1 Januari 2027 dengan penerapan retrospektif diwajibkan,                1 January 2027 with retrospective application is
                            sehingga informasi komparatif untuk tahun yang berakhir                 required, and so the comparative information for the
                            31 Desember 2026 disajikan ulang sesuai dengan standar                  financial year ending 31 December 2026 will be restated
                            ini:                                                                    accordance with this standard:

                            - PSAK 118 ”Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan                    - SFAS 118 ”Presentation and Disclosure in Financial
                              Keuangan”.                                                              Statements”.




336   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 337
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/15                                                           Exhibit E/15

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

        d. Prinsip Konsolidasian                                            d.    Principles of Consolidation

            Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan                       The consolidated financial statement consists of the
            keuangan Perusahaan dan Entitas Anak. Transaksi antar                 Company and Its Subsidiary financial statements.
            entitas dan saldo antara Perusahaan dan Entitas anak                  Intercompany transactions and balance between The
            dieliminasi secara penuh.                                             Company and Its Subsidiary are therefore eliminated in
                                                                                  full.

            Entitas Anak merupakan investee yang dikendalikan oleh                A subsidiary is when an entity has control over an
            Perusahaan. Perusahaan mengendalikan investee jika                    investee. The entity controls an investee if all three of
            tiga elemen berikut terpenuhi: pengendalian atas                      the following elements are present: power over the
            investee, eksposur atas hak imbal hasil variable dari                 investee, exposure to variable returns from the investee,
            keterlibatannya dengan investee, dan kemampuan untuk                  and the ability of the investor to use its power to affect
            menggunakan pengendaliannya atas investee untuk                       those variable returns. Control is reassessed whenever
            mempengaruhi jumlah imbal hasil variabel dari investor.               facts and circumstances indicate that there may be a
            Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta dan                    change in any of these elements of control.
            kondisi    mengindikasikan    terdapat   kemungkinan
            perubahan pada elemen pengendalian tersebut.

            Kepentingan nonpengendali merupakan proporsi atas                     Non-controlling interests represent the proportion of the
            hasil usaha dan aset neto Entitas Anak yang tidak                     results and net assets of Subsidiary not attributable to
            diatribusikan pada Perusahaan.                                        the Company.

            Perusahaan mengakui kepentingan nonpengendali                         The Company recognizes any non-controlling interest in
            pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau              the acquiree on an acquisitions-by-acquisition basis,
            sebesar bagian proporsional kepentingan nonpengendali                 either at fair value or at the non-controlling interest
            atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan                     proportionate share of the acquiree’s net assets. Non-
            nonpengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi               controlling interests is reported as equity in the
            keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik                 consolidated statement of financial position, separate
            Entitas Induk.                                                        from the owner of the Parent’s equity.

        e. Aset dan Liabilitas Keuangan                                      e. Financial Assets and Liabilities

            Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori                      Financial assets are classified in categories of
            (i) diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi,                (i) fair value through profit or loss, (ii) amortised cost,
            (ii) biaya perolehan diamortisasi, dan (iii) aset keuangan            and (iii) fair value through        other comprehensive
            yang diukur pada nilai wajar pendapatan komprehensif                  income. At initial measurement, financial assets
            lain. Pada pengakuan awal, aset keuangan diukur pada                  determined based on fair value, added with transactions
            nilai wajar, ditambah biaya transaksi yang dapat                      cost attributable direct to financial assets. Management
            diatribusikan langsung untuk aset keuangan yang yang                  determines the classification of its financial assets prior
            diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan pendapatan               initial recognition based on assessment of businesss
            komprehensif lain. Manajemen menentukan klasifikasi                   model for managing the financial assets or contractual
            aset keuangan tersebut setelah pengakuan awal aset                    cashflows give rise to solely payments of principal and
            keuangan berdasarkan model bisnis entitas dalam                       interest.
            mengelola aset keuangan atau karakteristik arus kas
            kontraktual hanya dari pembayaran pokok dan bunga saja.




                                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   337
Page 338
                                                                    Laporan kepada                                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                            Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                             Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/16                                                           Exhibit E/16

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2.    MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                        e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                             e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

                           e.1. Klasifikasi                                                        e.1. Classification

                                Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi aset                     The Company and Its Subsidiary classify its financial
                                keuangannya dalam kategori:                                             assets into the following category:

                               (i) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                           (i) Financial assets at fair value through profit or
                                   melalui laporan laba rugi                                                loss

                                    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                             Financial assets at fair value through profit
                                    melalui laporan laba rugi adalah aset keuangan                         or loss are financial assets classified as held for
                                    yang diperdagangkan. Entitas dapat menetapkan                          trading. Entity may determine at initial
                                    pilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat                          classification of an uncancellable chosen
                                    pengakuan awal atas investasi pada intrumen                            category of an financial asset on a certain equity
                                    ekuitas tertentu yang pada umumnya diukur pada                         instrument which commonly measured the fair
                                    nilai wajar melalui laba rugi sehingga perubahan                       value through profit and loss rise change in the
                                    nilai wajarnya disajikan dalam penghasilan                             fair value presented under fair value through
                                    komprehensif lain.                                                     other comprehensive income.

                                (ii) Biaya perolehan diamortisasi                                      (ii) Amortised cost

                                    Aset keuangan diukur pada biaya perolehan                               Financial assets determined under amortised
                                    diamortisasi jika memenuhi kriteria sebagai                             cost if met criteria as autlined below:
                                    berikut:

                                    a. aset keuangan dikelola dalam bisnis yang                             a. financial assets held within a business whose
                                       bertujuan untuk memiliki arus kas keuangan                              objective is to hold financial assets in order
                                       dalam rangka mendapatkan arus kas                                       to collect contractual cashflows; and
                                       kontraktual; dan
                                    b. persyaratan kontraktual aset keuangan yang                           b. determining contractual financial assets give
                                       menimbulkan arus kas yang hanya dari                                    rise to solely payments of principal and
                                       pembayaran pokok dan bunga.                                             interest.

                                    Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diakui                          Financial assets are initially recognised at fair
                                    pada nilai wajarnya ditambah nilai transaksi dan                        value plus transaction costs and subsequently
                                    selanjutnya diukur pada biaya perolehan                                 measured at amortised cost using the effective
                                    diamortisasi dengan menggunakan metode suku                             interest rate method, less provision for
                                    bunga efektif, dikurangi cadangan penurunan                             impairment.
                                    nilai.

                               (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                    (iv)(iii) A Fair value through other comprehensive
                                     penghasilan komprehensif lain                                           income

                                    Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar                              Fair value through other comprehensive income
                                    pendapatan komprehensif lain adalah aset                                are non-derivative financial assets with fixed or
                                    keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap                          determined payments and fixed maturities that
                                    atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah                          the management has positive intention and
                                    ditetapkan, serta manajemen mempunyai intensi                           ability to hold to maturity, other than:
                                    positif dan kemampuan untuk memiliki aset
                                    keuangan tersebut hingga jatuh tempo, kecuali:

                                    a.   Aset keuangan dikelola dalam model bisnis                          a. Financial assets managed under business
                                         yang tujuannya akan terpenuhi dengan                                  model which its objective is to both collect
                                         mendapatkan arus kas kontraktual dan                                  the contractual cash flows and sell the
                                         menjual aset keuangan; dan                                            financial assets; and
                                    b.   Persyaratan kontraktual dari aset keuangan                         b. Contractual cash flows characteristics test
                                         tersebut memberikan hak pada tanggal                                  resulting rights on certain basic term of
                                         tertentu atas arus kas yang hanya dari                                cashflows meets the solely payments of
                                         pembayaran pokok dan bunga dari jumlah                                principal and interest.
                                         pokok terutang.




338   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 339
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/17                                                            Exhibit E/17

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                 2.     MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

       e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                             e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

          e.1. Klasifikasi (Lanjutan)                                             e.1. Classification (Continued)

              Perusahaan dan Entitas Anaknya mengklasifikasi                          The Company and Its Subsidiary classify its financial
              liabilitas keuangannya dalam kategori:                                  liabilities into the following category:

               (i) Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                    (i) Financial liabilities at fair value through
                   melalui laporan laba rugi                                               profit or loss

                   Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar                        Financial liabilities at fair value through profit
                   melalui laporan laba rugi adalah liabilitas                             or loss are financial liabilities classified as held
                   keuangan yang diperdagangkan.                                           for trading.

                  Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                             A financial liability is classified as held for
                  liabilitas keuangan yang diperdagangkan jika                             trading if it is acquired principally for the
                  perolehannya ditujukan untuk dijual atau dibeli                          purpose of selling or repurchasing it in the
                  kembali dalam waktu dekat dan terdapat adanya                            short-term and there is evidence of a recent
                  kecenderungan ambil untung.                                              actual pattern of profit taking.

               (ii) Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya                  (iii) (ii) Financial liabilities measured at amortized
                    perolehan diamortisasi                                                   cost

                   Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan                          Financial liabilities that are not classified as at
                   sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai                       fair value through profit and loss fall into this
                   wajar melalui laporan laba rugi diklasifikasikan                         category and are measured at amortized cost.
                   dalam kategori ini dan diukur pada biaya
                   perolehan diamortisasi.

              Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelompokkan                           The Company and Its Subsidiary classify all of its
              seluruh liabilitas keuangannya sebagai liabilitas                       financial liabilities as other financial liabilities
              keuangan lainnya yang diukur pada biaya perolehan                       measured at amortized cost, except for derivative
              diamortisasi, kecuali untuk liabilitas derivatif yang                   liabilities which are classified as financial
              diklasifikasikan sebagai instrumen keuangan yang                        instruments measured at fair value through profit or
              diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                              loss (“FVTPL”).

         e.2. Pengakuan                                                           e.2. Recognition

              Perusahaan dan Entitas Anaknya pada awalnya                              The Company and Its Subsidiary initially recognize
              mengakui aset dan liabilitas keuangan pada tanggal                       financial assets and liabilities on the date of their
              perolehan aset dan liabilitas keuangan tersebut.                         origination.
              Pada saat pengakuan awal, aset atau liabilitas                           At initial recognition, the Company and Its
              keuangan Perusahaan dan Entitas Anaknya diukur                           Subsidiary’s financial assets or liabilities are
              pada nilai wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen                     measured at fair value plus/minus (for financial
              keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui                      instruments not subsequently measured at fair value
              laba rugi setelah pengakuan awal) biaya transaksi                        through profit or loss) transaction costs that are
              yang dapat diatribusikan secara langsung atas                            directly attributable to the acquisition of financial
              perolehan aset keuangan atau penerbitan liabilitas                       assets or issue of financial liabilities. The
              keuangan. Pengukuran aset dan liabilitas keuangan                        subsequent measurement of financial assets and
              setelah pengakuan awal tergantung pada klarifikasi                       liabilities depends on their classifications.
              aset dan liabilitas keuangan tersebut.
              Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat                    Transaction costs include only those costs that are
              diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu                      directly attributable to the acquisition of a financial
              aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas                           asset or issuance of a financial liability and they are
              keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak                         incremental costs that would not have been incurred
              akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut                         if the instrument had not been acquired or issued.
              tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset                             In the case of financial assets, transaction costs are
              keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah                        added to the amount recognized initially, while for
              yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan                          financial liabilities, transaction costs are deducted
              untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan                   from the amount of debt recognized initially.
              dari jumlah utang yang diakui pada awal pengakuan
              liabilitas.




                                                                                 Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   339
Page 340
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/18                                                        Exhibit E/18

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
                      e.   Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                          e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

                           e.2. Pengakuan (Lanjutan)                                            e.2. Recognition (Continued)
                                Biaya transaksi tersebut diamortisasikan selama umur                 Such transaction costs are amortized over the terms
                                instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif dan                  of the instruments based on the effective interest
                                dicatat sebagai bagian dari pendapatan pembiayaan                    method and are recorded as part of financing income
                                untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset                         for transaction costs related to financial assets and
                                keuangan dan sebagai bagian dari beban bunga dan                     as part of interest and financing charges for
                                keuangan untuk biaya transaksi sehubungan dengan                     transaction costs related to financial liabilities.
                                liabilitas keuangan.
                                Setelah pengakuan awal, pinjaman yang diberikan dan                  Subsequent to initial recognition, loans and
                                piutang dicatat pada biaya perolehan diamortisasi                    receivables are measured at amortized cost using
                                dengan menggunakan metode suku bunga efektif.                        the effective interest method.
                                Setelah pengakuan awal, Perusahaan mengukur                          Subsequent to initial recognition, the Company
                                seluruh liabilitas keuangan dicatat pada biaya                       measures all financial liabilities at amortized cost
                                perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode                     using the effective interest method.
                                suku bunga efektif.

                           e.3. Penghentian pengakuan                                           e.3. Derecognition
                               Perusahaan dan Entitas Anaknya menghentikan                           The Company and Its Subsidiary derecognize a
                               pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual                     financial asset when the contractual rights to the
                               atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut                cash flows from the asset expire, or when the
                               kadaluarsa, atau pada saat Perusahaan dan Entitas                     Company and Its Subsidiary transfer the rights to
                               Anaknya mentransfer seluruh hak untuk menerima                        receive the contractual cash flows on the financial
                               arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam                         asset in a transaction in which substantially all the
                               transaksi di mana Perusahaan secara substansial telah                 risks and rewards of ownership of the financial asset
                               mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas                           are transferred. Any interest in transferred
                               kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Setiap                     financial assets that is created or retained by the
                               hak atau kewajiban atas aset keuangan yang                            Company is recognized as a separate asset or
                               ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh                  liability.
                               Perusahaan diakui sebagai aset atau liabilitas secara
                               terpisah.

                                Perusahaan dan Entitas Anaknya menghentikan                          The Company and Its Subsidiary derecognize
                                pengakuan     piutang   pembiayaan      pada    saat                 financing receivables at the time when the vehicle
                                dilakukannya penarikan jaminan kendaraan. Selain                     collateral has been taken out. In addition, the
                                itu, Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas                    Company derecognizes a financial liability when its
                                keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan dalam                  contractual obligations are discharged or cancelled
                                kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.                  or expired.
                                Dalam transaksi di mana Perusahaan dan Entitas                       In transaction where the Company and Its Subsidiary
                                Anaknya secara subtansial tidak memiliki atau tidak                  neither retain nor transfer substantially all the risks
                                mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas                          and rewards of a financial asset, the Company and
                                kepemilikan aset keuangan, Perusahaan dan Entitas                    Its Subsidiary derecognize the asset if it does not
                                Anaknya menghentikan pengakuan aset tersebut jika                    retain control over the asset. The right and
                                Perusahaan tidak lagi memiliki pengendalian atas                     obligation retained in the transfer are recognized
                                aset tersebut. Hak dan kewajiban yang timbul atau                    separately as assets and liabilities as appropriate.
                                yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui                   In transfers where control over the asset is retained,
                                secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam                  the Company and Its Subsidiary continue to
                                transfer di mana pengendalian atas aset masih                        recognize the asset to the extent of its continuing
                                dimiliki, Perusahaan dan Entitas Anaknya tetap                       involvement determined by the extent to which it is
                                mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar                       exposed to changes in the value of the transferred
                                keterlibatan berkelanjutan yang ditentukan oleh                      asset.
                                besarnya perubahan nilai aset yang ditransfer.




340   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 341
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                              in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/19                                                           Exhibit E/19

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)
      e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                           e. Financial Assets and Liabilities (Continued)
         e.3. Penghentian pengakuan (Lanjutan)                                 e.3. Derecognition (Continued)
              Perusahaan dan Entitas Anaknya menghapusbukukan                       The Company and Its Subsidiary write off a financing
              saldo piutang pembiayaan, pada saat Perusahaan dan                    receivables, when the Company and Its Subsidiary
              Entitas Anaknya menentukan bahwa aset tersebut                        determine that the asset is uncollectible. This
              tidak dapat ditagih lagi. Keputusan ini diambil                       decision was taken after consideration of
              setelah mempertimbangkan informasi seperti telah                      information such as the occurrence of significant
              terjadinya perubahan signifikan pada kemampuan                        changes to the financial ability of consumers so that
              keuangan konsumen sehingga konsumen tidak lagi                        consumers can no longer pay the loan, or consumer
              dapat melunasi liabilitasnya, atau konsumen atau                      or units being financed cannot be found or is
              unit yang dibiayai tidak dapat ditemukan atau                         controlled by third party or the net realizable value
              dikuasai oleh pihak ketiga atau nilai realisasi neto                  of collateral is not expected to be sufficient to pay
              atas jaminan yang dikuasai kembali diperkirakan                       the entire exposure for the financing receivables.
              tidak akan cukup untuk melunasi seluruh ekposur
              piutang pembiayaan.
              Penerimaan atau pemulihan kembali aset keuangan                       Collection or recovery of financial assets which had
              yang telah dihapusbukukan dicatat sebagai                             been written-off is recorded as other income.
              pendapatan lain-lain.
         e.4. Saling hapus                                                     e.4. Offsetting
              Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan                   Financial assets and liabilities are offset and the net
              nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan                 amount is presented in the statement of financial
              jika, dan hanya jika, Perusahaan dan Entitas Anaknya                  position when and only when, the Company and Its
              memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk                             Subsidiary have legally enforceable rights to offset
              melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui                  the recognized amounts and intends either to settle
              tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara                       on a net basis or to realize the asset and settle the
              neto atau untuk merealisasikan aset dan                               liability simultaneously.
              menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

              Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto                      Income and expenses are presented on a net basis
              hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.                      only when permitted by accounting standards.

         e.5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi                          e.5. Amortized cost measurement

              Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas                The amortized cost of a financial asset or liability is
              keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan                  the amount at which the financial asset or liability
              yang diukur pada saat pengakuan awal, dikurangi                       is measured at initial recognition, minus principal
              pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan                      repayments, plus or minus the cumulative
              amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode                        amortization using the effective interest method of
              suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara                  any difference between the initial amount
              nilai awal dan nilai jatuh temponya, dikurangi                        recognized and the maturity amount, minus any
              penyisihan kerugian penurunan nilai.                                  reduction for impairment.

         e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset                 e.6. Identification and measurement of impairment
              keuangan                                                              for financial assets

              Penurunan     nilai diukur berdasarkan PSAK 109                       Impairment of financial assets measured by
              mensyaratkan pengakuan segera atas dampak                             SFAS 109 required immediate recognition of
              perubahan kerugian kredit ekspektasian setelah                        expected credit losses at the initial recognition of
              pengakuan awal aset keuangan yang tidak diukur                        financial assets that are not carried at fair value
              pada nilai wajar berdasarkan kerugian kredit                          measured by expected credit loss. At the initial
              ekspektasian. Pada saat pengakuan awal, Perusahaan                    recognition, the Company and Its Subsidiary
              dan Entitas Anaknya mengukur penyisihan kerugian                      measured allowance of impairment of financial
              untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian                        assets using 12-months expected credit losses
              kredit ekspektasian 12 bulan (Tahap 1).                               (Stage 1).




                                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   341
Page 342
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/20                                                        Exhibit E/20

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                       e. Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                           e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

                          e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset                 e.6. Identification and measurement of impairment
                               keuangan (Lanjutan)                                                   for financial assets (Continued)

                                Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan dan                        The Company and Its Subsidiary at each reporting
                                Entitas Anaknya mengukur penyisihan kerugian aset                    date, measured allowance of impairment losses of
                                keuangan sejumlah kerugian kredit ekspektasian                       financial assets using lifetime expected credit
                                sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas aset                      losses if there’s significant increase in credit risk
                                keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan                  (Stage 2) or become credit impaired (Stage 3).
                                sejak pengakuan awal (Tahap 2) atau menjadi                          Otherwise, the Company and Its Subsidiary continue
                                memburuk (Tahap 3). Jika tidak, Perusahaan dan                       to measure allowance of impairment losses of
                                Entitas Anaknya tetap mengukur penyisihan kerugian                   financial assets using 12-months expected credit
                                untuk aset keuangan tersebut sejumlah kerugian                       losses (Stage 1).
                                kredit ekspektasian 12 bulan (Tahap 1).

                                Peningkatan risiko kredit yang signifikan dievaluasi                 Significant increase in credit risk is assessed by
                                dengan membandingkan risiko wanprestasi suatu aset                   comparing the risk of default of financial assets at
                                keuangan pada saat tanggal pelaporan terhadap                        the reporting date to the origination date. Whether
                                tanggal pengakuan awal. Penentuan adanya                             a change in the risk of default is significant or not
                                peningkatan risiko kredit yang signifikan atau tidak                 is assessed using several criteria, primarily based on
                                dievaluasi   menggunakan      beberapa      kriteria,                30 days past due. Financial assets determined as
                                utamanya jika telah mengalami keterlambatan                          credit impaired primarily after 90 days past due
                                pembayaran 30 hari. Aset keuangan dianggap                           criteria.
                                menjadi memburuk, utamanya jika telah mengalami
                                keterlambatan pembayaran 90 hari.

                                Kerugian kredit ekspektasian diukur dalam suatu                      Expected credit losses measured in a way that
                                cara yang mencerminkan:                                              reflects:
                                    Jumlah yang tidak biasa dan rata-rata                             An unbiased and probability-weighted amount
                                     probabilitas tertimbang yang ditentukan dengan                      that is determined by evaluating a range of
                                     mengevaluasi serangkaian kemungkinan yang                           possible outcomes;
                                     dapat terjadi;
                                    Nilai waktu uang; dan                                               The time value of money; and
                                    Informasi yang wajar dan terdukung yang                             Reasonable and supportable information that is
                                     tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan                           available without undue cost or effort at the
                                     pada tanggal pelaporan mengenai peristiwa                            reporting date about past events, current
                                     masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi                        conditions and forecasts of future economic
                                     ekonomi masa depan.                                                  conditions.

                                 Penilaian secara individual dilakukan atas aset                     Individual assessment is performed on the
                                 keuangan yang nilainya signifikan. Aset keuangan                    significant financial assets. The financial assets that
                                 yang tidak signifikan dan memiliki karakteristik                    are not individually significant and have similar
                                 risiko kredit yang sejenis dinilai secara kolektif.                 credit characteristic are assessed collectively.

                                 Dalam mengevaluasi penurunan nilai secara                           In assessing collective impairment, the Company and
                                 kolektif, Perusahaan dan Entitas Anaknya                            Its Subsidiary use statistical modeling of historical
                                 menggunakan model statistik dari tren historis atas                 trends of the probability of default, timing of
                                 probabilitas wanprestasi, waktu pemulihan kembali                   recoveries and the amount of loss incurred as well
                                 dan jumlah kerugian yang terjadi serta perkiraan                    as forecasts of future economic conditions adjusted
                                 kondisi ekonomi masa depan yang disesuaikan                         for management’s judgement as to whether current
                                 dengan pertimbangan manajemen mengenai apakah                       economic and credit conditions are such that the
                                 kondisi ekonomi dan kredit terkini sedemikian rupa                  actual losses are likely to be greater or less than
                                 sehingga dapat mengakibatkan kerugian aktual yang                   suggested by historical modeling. Default rates, loss
                                 jumlahnya akan lebih besar atau lebih kecil                         rates and the expected timing of future recoveries
                                 daripada jumlah yang ditentukan oleh model                          are reqularly benchmarked against actual outcomes
                                 historis. Tingkat wanprestasi, tingkat kerugian dan                 to ensure that they remain appropriate.
                                 waktu yang diharapkan untuk pemulihan di masa
                                 datang akan diperbandingkan secara berkala
                                 terhadap hasil aktual untuk memastikan estimasi
                                 tersebut masih tepat.




342   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 343
Tata Kelola Perusahaan                                                                        Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                     Tahunan




                                                                           These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/21                                                          Exhibit E/21

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

     e.    Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                        e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

          e.6. Identifikasi dan pengukuran penurunan nilai aset               e.6. Identification and measurement of impairment
               keuangan (Lanjutan)                                                 for financial assets (Continued)

               Ketika peristiwa yang terjadi setelah penurunan                     When a subsequent event causes the amount of
               nilai menyebabkan jumlah kerugian penurunan nilai                   impairment loss to decrease, the previously
               berkurang, kerugian penurunan nilai yang                            recognized impairment loss is reversed by adjusting
               sebelumnya diakui harus dipulihkan, dengan                          the allowance for impairment losses. The amount of
               menyesuaikan akun cadangan. Jumlah pemulihan                        the reversal is recognized in the current year profit
               aset keuangan diakui pada laba rugi tahun berjalan.                 or loss.

           e.7. Pengukuran nilai wajar                                        e.7. Fair value measurement

               Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk                   Fair value is the price that would be received to sell
               menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar                     an asset or paid to transfer a liability in an orderly
               untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi                  transaction between market participants at the
               teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar                   measurement date in the principal market or, in its
               (market participants) pada tanggal pengukuran di                    absence, the most advantageous market to which
               pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama,                  the Company and Its Subsidiary have access at that
               di pasar yang paling menguntungkan dimana                           date. The fair value of a liability reflects its non-
               Perusahaan dan Entitas Anaknya memiliki akses                       performance risk.
               pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas
               mencerminkan risiko wanprestasinya.

               Jika tersedia, Perusahaan dan Entitas Anaknya                       When available, the Company and Its Subsidiary
               mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan                      measure the fair value of an instrument using
               menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk                      quoted prices in an active market for that
               instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika                 instrument. A market is regarded as active if quoted
               harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala                      prices are readily and regularly occurring market
               tersedia dan mencerminkan transaksi pasar yang                      transactions on an arm’s length basis.
               aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar.

               Jika pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak                     If a market for a financial instrument is not active,
               aktif, Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan                    the Company and Its Subsidiary establish fair value
               nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian.                    using a valuation technique. Valuation techniques
               Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi                      include using recent arm’s length transactions
               pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh                      between knowledgeable and willing parties, and if
               pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika                   available, reference to the current fair value of
               tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari                   other instruments that are substantially the same,
               instrumen lain yang secara substansial sama,                        discounted cash flows analysis and option pricing
               penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan                     models.
               penggunaan model penetapan harga opsi (option
               pricing model).

               Teknik penilaian yang dipilih memaksimalkan                         The chosen valuation technique makes maximum
               penggunaan input pasar, dan meminimalkan                            use of market inputs, relies as little as possible on
               penggunaan taksiran yang bersifat spesifik dari                     estimates specific to the Company and Its
               Perusahaan dan Entitas Anaknya, memasukkan                          Subsidiary, incorporate all factors that market
               semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para                    participants would consider in setting a price,
               pelaku pasar dalam menetapkan suatu harga dan                       and is consistent with accepted economic
               konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima                   methodologies for pricing financial instruments.
               dalam penetapan harga instrumen keuangan. Input                     Inputs to valuation techniques reasonably represent
               yang digunakan dalam teknik penilaian secara                        market expectations and measures of the risk-
               memadai mencerminkan ekspektasi pasar dan                           return factors inherent in the financial instrument.
               ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk-                   The Company and Its Subsidiary calibrate valuation
               return) yang melekat pada instrumen keuangan.                       techniques and tests them for validity using prices
               Perusahaan dan Entitas Anaknya mengkalibrasi                        from observable current market transactions in the
               teknik penilaian dan menguji validitasnya dengan                    same instrument or based on other available
               menggunakan harga-harga dari transaksi pasar                        observable market data.
               terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang
               sama atau atas dasar data pasar lainnya yang
               tersedia yang dapat diobservasi.




                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   343
Page 344
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/22                                                        Exhibit E/22

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                      e.    Aset dan Liabilitas Keuangan (Lanjutan)                         e. Financial Assets and Liabilities (Continued)

                            e.7. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan)                              e.7. Fair value measurement (Continued)

                                 Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan                   The best evidence of the fair value of a financial
                                 pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi,                    instrument at initial recognition is the transaction
                                 yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan                    price, i.e., the fair value of the consideration
                                 atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari                        given or received, unless the fair value of that
                                 instrumen keuangan tersebut ditentukan dengan                       instrument is evidenced by comparison with the
                                 perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang                    other observable current market transactions in
                                 dapat diobservasi dari suatu instrumen yang sama                    the same instrument (i.e., without modification
                                 (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang),                     or repackaging), or based on a valuation technique
                                 atau berdasarkan suatu teknik penilaian yang                        whose variables include only data from observable
                                 variabelnya hanya menggunakan data dari pasar                       markets. When transaction price provides the best
                                 yang dapat diobservasi. Jika harga transaksi                        evidence of fair value at initial recognition, the
                                 memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat                 financial instrument is initially measured at the
                                 pengakuan awal, maka instrumen keuangan pada                        transaction price and any difference between this
                                 awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih                     price and the value initially obtained from a
                                 antara harga transaksi dan nilai yang sebelumnya                    valuation model is subsequently recognized in
                                 diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan                 the statement of profit or loss depending on the
                                 laba rugi setelah pengakuan awal tergantung pada                    individual facts and circumstances of the
                                 masing-masing fakta dan keadaan dari transaksi                      transaction but not later than when the valuation is
                                 tersebut namun tidak lebih lambat dari saat                         supported wholly by observable market data or the
                                 penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data                    transaction is closed out.
                                 pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi
                                 ditutup.

                                 Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas                         Fair values reflect the credit risk of the financial
                                 instrumen keuangan dan termasuk penyesuaian yang                    instruments and include adjustments to take into
                                 dilakukan untuk memasukkan risiko kredit                            account the credit risk of the Company and
                                 Perusahaan dan pihak lawan, mana yang lebih                         counterparty where appropriate. Fair value
                                 sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari                    estimates obtained from models are adjusted for
                                 model     penilaian   akan   disesuaikan   untuk                    any other factors, such as liquidity risk or valuation
                                 mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti                     model uncertainties, to the extent that the
                                 risiko likuiditas atau ketidakpastian model                         Company      believes    a     third-party     market
                                 penilaian, sepanjang Perusahaan yakin bahwa                         participation would take them into account in
                                 keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan                          pricing a transaction.
                                 mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam
                                 penetapan harga suatu transaksi.

                       f.   Kas dan Setara Kas                                              f. Cash and Cash Equivalents

                            Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan                Cash and cash equivalents consist of cash on hand, cash
                            deposito berjangka yang akan jatuh tempo dalam waktu                in banks and time deposits with a maturity period of six
                            enam bulan atau kurang sejak tanggal penempatan,                    months or less since the date of placement, as long as
                            sepanjang deposito berjangka tersebut tidak digunakan               these time deposits are not pledged as collaterals for
                            sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima, serta tidak            borrowings nor restricted. Cash and cash equivalents are
                            dibatasi penggunaannya. Kas dan setara kas                          classified as amortized costs (Note 2e).
                            diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi
                            (Catatan 2e).




344   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 345
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/23                                                            Exhibit E/23

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                    2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

     g.   Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi                               g.     Related Party Transactions

           Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi.                    The Company has transactions with related parties. The
           Sesuai dengan PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak                         definition of related parties used is in accordance with
           Berelasi”, yang dimaksud dengan pihak yang berelasi                      the SFAS 224 “Related Party Disclosures”, the meaning of
           adalah orang atau entitas yang berelasi dengan entitas                   related party is a person or entity that is related to a
           pelapor sebagai berikut:                                                 reporting entity as follows:
           (1)   Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi                    (1)   A person or a close member of that person’s
                 dengan entitas pelapor jika orang tersebut:                               family is related to a reporting entity if that
                                                                                           person:
                 (a) memiliki pengendalian atau pengendalian                               (a) has control or joint control over the
                     bersama terhadap entitas pelapor;                                          reporting entity;
                 (b) memiliki pengaruh signifikan terhadap                                 (b) has significant influence over the reporting
                     entitas pelapor; atau                                                      entity; or
                 (c) personil manajemen kunci entitas pelapor                              (c) is a member of the key management
                     atau entitas induk pelapor.                                                personnel of the reporting entity or of a
                                                                                                parent of the reporting entity.

           (2)    Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika                 (2)   An entity is related to a reporting entity if any of
                  memenuhi hal-hal sebagai berikut:                                        the following conditions applies:

                 (a) entitas dan entitas pelapor adalah anggota                            (a) the entity and the reporting entity are
                         dari kelompok usaha yang sama (artinya                                members of the same group (which means
                         entitas induk, entitas anak, dan entitas anak                         that each parent, subsidiary and fellow
                         berikutnya terkait dengan entitas lain);                              subsidiary is related to the others);
                 (b)     satu entitas adalah entitas asosiasi atau                         (b) one entity is an associate or joint venture of
                         ventura bersama dari entitas lain (atau                               the other entity (or an associate or joint
                         entitas asosiasi atau ventura bersama yang                            venture of member of a Company of which
                         merupakan anggota suatu kelompok usaha,                               the other entity is a member);
                         dimana entitas lain tersebut adalah
                         anggotanya);
                 (c)     kedua entitas tersebut adalah ventura                             (c) both entities are joint ventures of the same
                         bersama dari pihak ketiga yang sama;                                  third party;
                 (d)     satu entitas adalah ventura bersama dari                          (d) one entity is a joint venture of a third entity
                         entitas ketiga dan entitas yang lain adalah                           and the other entity is an associate of the
                         entitas asosiasi dari entitas ketiga;                                 third entity;
                 (e)     entitas tersebut adalah suatu program                             (e) the entity is a post-employment benefit plan
                         imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari                          for the benefit of employees of either the
                         suatu entitas pelapor atau entitas yang                               reporting entity or an entity related to the
                         terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas                          reporting entity. If the reporting entity is
                         pelapor       adalah         entitas     yang                         itself such a plan, the sponsoring entities are
                         menyelenggarakan program tersebut, maka                               also related to the reporting entity;
                         entitas sponsor juga berelasi dengan entitas
                         pelapor;
                 (f)     entitas yang dikendalikan atau dikendalikan                       (f)   the entity is controlled or jointly controlled
                         bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam                            by a person identified in (1);
                         angka (1);
                 (g)     orang yang diidentifikasi dalam angka (1)                         (g)   a person identified in (1)(a) has significant
                         huruf (a) memiliki pengaruh signifikan                                  influence over the entity or is a member of
                         terhadap entitas atau personil manajemen                                the key management personnel of the entity
                         kunci entitas (atau entitas induk dari                                  (or of a parent of the entity);
                         entitas);
                 (h)     entitas, atau anggota dari kelompok di mana                       (h) the entity, or any member of a group of
                         entitas merupakan bagian dari kelompok                                which it is a part, provides key management
                         tersebut,    menyediakan       jasa   personil                        personnel services to the reporting entity or
                         manajemen kunci kepada entitas pelapor                                to the parent of the reporting entity.
                         atau kepada entitas induk dari entitas
                         pelapor.

          Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi                     The nature of transactions and balances of accounts with
          diungkapkan pada Catatan 29.                                              related parties are disclosed in Note 29.




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   345
Page 346
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/24                                                        Exhibit E/24

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                        h. Piutang Pembiayaan                                                h. Financing Receivables

                           Perusahaan dan Entitas Anaknya mengakui aset berupa                  The Company and Its Subsidiary recognizes assets as
                           piutang pembiayaan sebesar jumlah yang sama dengan                   financing receivables and present them at an amount
                           piutang neto. Penerimaan piutang diperlakukan sebagai                equal to the net financing receivables. Receivables
                           pembayaran pokok dan pendapatan pembiayaan.                          payment is treated as repayment of principal and
                           Pengakuan pendapatan pembiayaan didasarkan pada                      financing income. The recognition of financing income is
                           suatu pola yang mencerminkan suatu tingkat                           based on a pattern reflecting a constant periodic rate of
                           pengembalian periodik yang konstan atas investasi                    return on the Company’s financing receivables.
                           Perusahaan.

                           Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan berakhir                Early termination of a contract is treated as
                           diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan                   a cancellation of an existing contract and the resulting
                           dan pendapatan yang timbul terkait penyelesaian kontrak              income related to this early termination of a contract is
                           ini diakui dalam laba rugi tahun berjalan.                           recognized in the current year profit or loss.

                           Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa modifikasi                Restructuring of customer financing is a modification of
                           persyaratan kredit. Pembiayaan yang direstrukturiasi                 the terms of the loans. Restructured financing are stated
                           disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual               at present value of discounted contractual cash flows
                           setelah restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan               after restructuring using initial effective interest rate.
                           suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah tercatat              Differences arising from the gross carrying value of the
                           bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal                       consumer financing receivables at the time of
                           restrukturisasi dengan nilai kini arus kas kontraktual               restructuring with present value of contractual cash
                           setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi.                      flows after restructuring are recognized to profit or loss.

                           Setelah restrukturisasi, seluruh arus kas kontraktual                Thereafter, all the contractual cash flows under the new
                           dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian                  terms shall be accounted for as the repayment of
                           pokok pembiayaan yang diberikan dan pendapatan bunga                 principal and interest income, in accordance with the
                           sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.                         restructuring scheme.

                           Piutang pembiayaan akan dihapusbukukan setelah                       Financing receivables will be written-off when they are
                           menunggak lebih dari 180 hari (untuk piutang pembiayaan              overdue for more than 180 days (for motorcycles
                           sepeda motor), lebih dari 210 hari (untuk piutang                    financing), more than 210 days (for cars financing) and
                           pembiayaan mobil) dan lebih dari 270 hari (untuk                     more than 270 days (for heavy equipment and property
                           pembiayaan alat berat dan properti). Penerimaan dari                 financing). Recoveries from written-off receivables are
                           piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai                     recognized as other income upon receipt.
                           pendapatan lain-lain pada saat diterima.

                           h.1. Sewa Pembiayaan                                                 h.1. Finance Lease

                                Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan                          The determination of whether an arrangement is, or
                                perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung                      contains a lease is based on the substance of the
                                sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada                       arrangement at inception date and whether the
                                tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian                    fulfillment of the arrangement is dependent on the
                                tergantung pada penggunaan suatu aset dan                            use of a specific asset and the arrangement conveys
                                perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk                       a right to use the asset.
                                menggunakan aset tersebut.

                                Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan                  Leases are classified as finance lease if the leases
                                jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial                    transfer substantially all the risks and rewards
                                seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan                       related to ownership of the leased assets. Leases are
                                kepemilikan aset. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai                classified as operating leases if the leases do not
                                sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara                      transfer substantially all the risks and rewards
                                substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait                  incidental to ownership of the leased assets.
                                dengan kepemilikan aset.

                                Transaksi sewa pembiayaan           yang dilakukan                   Leases transactions conducted by the Company are
                                Perusahaan   diklasifikasikan       sebagai   sewa                   classified as finance lease.
                                pembiayaan.




346   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 347
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/25                                                             Exhibit E/25

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

        h. Piutang Pembiayaan (Lanjutan)                                    h. Financing Receivables (Continued)

           h.1. Sewa Pembiayaan (Lanjutan)                                         h.1. Finance Lease (Continued)

                Pada saat pengakuan awal, nilai wajar piutang sewa                      At initial recognition, the fair value of finance lease
                pembiayaan merupakan jumlah piutang sewa                                receivables represents finance lease receivables
                pembiayaan ditambah nilai sisa yang akan diterima                       plus the residual value at the end of the lease period
                oleh perusahaan sewa pada akhir masa sewa                               deducted by unearned lease income and security
                pembiayaan dikurangi dengan pendapatan sewa                             deposits. The difference between the gross lease
                pembiayaan yang ditangguhkan dan simpanan                               receivables and the present value of the lease
                jaminan. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai                   receivables is recognised as unearned lease income.
                kini piutang diakui sebagai pendapatan sewa                             Unearned lease income is then recognized as income
                pembiayaan yang belum diakui. Pendapatan sewa                           over the term of the contract using the effective
                pembiayaan yang belum diakui tersebut kemudian                          interest rate. Finance lease receivables are
                diakui sebagai pendapatan sesuai dengan jangka                          classified as loans and receivables (Note 2d).
                waktu kontrak dengan menggunakan metode tingkat
                suku bunga efektif. Piutang sewa pembiayaan
                diklasifikasikan sebagai pinjaman yang diberikan dan
                piutang (Catatan 2d).
           h.2. Pembiayaan Konsumen                                                h.2. Consumer Financing

                Piutang pembiayaan konsumen merupakan jumlah                            Consumer financing receivables are receivables plus
                piutang setelah ditambah (dikurangi) biaya                              (minus) unamortized transaction cost (income) and
                (pendapatan) transaksi yang belum di amortisasi dan                     minus unearned consumer financing income and
                dikurangi dengan pendapatan pembiayaan konsumen                         allowance for impairment losses of consumer
                yang belum diakui dan cadangan kerugian penurunan                       financing receivables.
                nilai piutang pembiayaan konsumen.

                Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum                               Unearned consumer financing income, which
                diakui, yang merupakan selisih antara jumlah                            represents    the    difference   between   total
                keseluruhan pembayaran angsuran yang akan                               installments to be received from the consumer and
                diterima dari konsumen dan jumlah pokok                                 the principal amount financed, plus or (deducted)
                pembiayaan,       ditambah     (dikurangi)     biaya                    with the unamortized transaction cost (income),
                (pendapatan) transaksi yang belum diamortisasi, akan                    will be recognized as income over the term of the
                diakui sebagai pendapatan selama jangka waktu                           contract using effective interest method of the
                kontrak dengan menggunakan metode suku bunga                            related consumer financing receivable. Consumer
                efektif dari piutang pembiayaan konsumen. Piutang                       financing receivables are classified as amortized
                pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai biaya                      costs (Note 2e).
                perolehan diamortisasi (Catatan 2e).
                Biaya    (pendapatan)   transaksi    yang    belum                      Unamortized transaction cost (income) are
                diamortisasi adalah pendapatan administrasi proses                      financing administration income and transaction
                pembiayaan dan biaya transaksi yang timbul pertama                      costs which are incurred at the first time the
                kali yang terkait langsung dengan pembiayaan                            financing agreement is signed and directly
                konsumen tersebut.                                                      attributable to consumer financing.

        i. Pembiayaan Bersama                                                i.    Joint Financing

           Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang dilakukan oleh                   All joint financing agreements entered by the Company
           Perusahaan merupakan pembiayaan bersama konsumen                         are joint financing without recourse in which only the
           tanpa tanggung renteng (without recourse) dimana hanya                   Company’s financing portion of the total installments
           porsi jumlah angsuran piutang yang dibiayai Perusahaan                   are recorded as financing receivables in the statement
           yang dicatat sebagai piutang pembiayaan di laporan posisi                of financial position (net approach). Financing income is
           keuangan (pendekatan neto). Pendapatan pembiayaan                        presented in the statement of profit or loss and other
           disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan                         comprehensive income after deducting the portions
           komprehensif lain setelah dikurangi dengan bagian yang                   belong to other parties participated to these joint
           merupakan hak pihak-pihak lain yang berpartisipasi pada                  financing transactions.
           transaksi pembiayaan bersama tersebut.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   347
Page 348
                                                                     Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/26                                                         Exhibit E/26

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                     NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                           FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2.    INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)               2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                          i. Pembiayaan Bersama (Lanjutan)                                   i. Joint Financing (Continued)

                            Dalam pembiayaan bersama without recourse, antara                      In joint financing without recourse, arrangements
                            Perusahaan dan penyedia fasilitas pembiayaan bersama,                  between the Company and the joint financing facility
                            Perusahaan berhak menentukan tingkat bunga yang lebih                  provider, the Company has the right to set higher
                            tinggi kepada konsumen dibandingkan tingkat bunga yang                 interest rates to consumer than the interest rates stated
                            ditetapkan dalam perjanjian pembiayaan bersama dengan                  in the joint financing agreement with the joint financing
                            penyedia fasilitas pembiayaan bersama. Selisihnya                      facility provider. The difference is recognized as
                            merupakan pendapatan dan disajikan sebagai bagian dari                 revenue and disclosed as “Financing Income”.
                            “Pendapatan Pembiayaan”.

                         j. Piutang Pembiayaan Murabahah                                      j.   Murabahah Financing Receivables

                            Murabahah merupakan akad jual-beli barang dengan harga                 Murabahah is goods sell-buy contract with a sold price
                            jual sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang                  amounting to acquisition cost plus agreed margin and
                            disepakati dan Perusahaan harus mengungkapkan biaya                    the Company must to disclose the acquisition cost to
                            perolehan barang tersebut kepada konsumen. Pada saat                   customer. When murabahah contract is signed,
                            akad murabahah, piutang pembiayaan murabahah diakui                    murabahah financing receivables are recognized at
                            dengan metode pendapatan efektif. Keuntungan                           effective income method. Murabahah margin are
                            murabahah diakui selama periode akad berdasarkan                       recognized over the period of the contract based on
                            pengakuan marjin dari piutang pembiayaan murabahah.                    margin of the murabahah financing receivables.

                            Akad murabahah secara substansi merupakan suatu                        Substantially, murabahah contract is a financing, so that
                            pembiayaan, sehingga pengakuan marjin dilakukan                        margin recognition is based on standards which regulate
                            berdasarkan standar yang mengatur pembiayaan, seperti                  financing, as mentioned in consumer financing policy.
                            yang disebutkan di kebijakan pembiayaan konsumen.

                            Pada setiap akhir periode laporan keuangan, piutang                    At the end of each period of financial statement,
                            pembiayaan murabahah disajikan sebesar nilai neto yang                 murabahah financing receivables are state at net
                            dapat direalisasi, yaitu saldo piutang murabahah dikurangi             realizable value, consist of outstanding murabahah
                            marjin yang ditangguhkan dan cadangan             kerugian             receivables less unearned margin and allowance for
                            penurunan nilai.                                                       impairment loss.

                         k. Piutang Ijarah dan IMBT                                           k. Ijarah and IMBT Receivables

                            Piutang ijarah (porsi pokok sewa) merupakan akrual                     Ijarah receivables (principal portion) are based on
                            piutang sewa atas porsi pokok yang belum direalisasikan                unrealized accrual rent income from principal portion
                            oleh nasabah dan piutang pendapatan ijarah merupakan                   and ijarah receivable represents portion of accrual rent
                            akrual piutang sewa atas bagian keuntungan (ujroh)                     income from the following month’s installment of ijarah
                            transaksi ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) dari angsuran             muntahiyah bittamlik (IMBT) which is recognized
                            nasabah pada bulan berikutnya yang diakui secara                       proportionally.
                            proporsional.

                            Akad ijarah adalah akad penyediaan dana dalam rangka                   Akad ijarah is a contract for the provision of funds in
                            memindahkan hak guna atau manfaat dari suatu barang                    the context of transferring the use rights or benefits of
                            atau jasa berdasarkan transaksi sewa, tanpa diikuti                    a good or service based on a lease transaction, without
                            dengan pemindahan kepemilikan barang tersebut kepada                   being followed by the transfer of ownership of such
                            penyewa. Aset ijarah muntahiyah bittamik merupakan                     goods to the lessee. Asset ijarah muntahiyah bittamlik
                            akad transaksi sewa dengan opsi perpindahan hak milik                  (IMBT) is a contract based on a lease transaction with
                            objek sewa melalui jual beli atau pemberian (hibah) pada               option of transfer of ownership of lease object through
                            saat tertentu sesuai akad sewa.                                        sale purchase or granted at specific time based on
                                                                                                   contract.

                             Piutang pendapatan ijarah diakui pada saat jatuh tempo                Ijarah revenue receivables are recognized at maturity
                             sebesar sewa porsi ujroh dan piutang ijarah sebesar sewa              amounting to the rent of ujroh and ijarah receivables
                             porsi pokok yang belum diterima dan disajikan sebesar                 amounting to the portion of the principal outstanding
                             nilai neto yang dapat direalisasikan, yaitu sebesar saldo             which has not been received and presented at net
                             piutang dikurangi penurunan nilai, jika ada pada akhir                realizable value, which is the outstanding amount of the
                             periode pelaporan.                                                    receivables less impairment loss, if any, at the end of
                                                                                                   reporting period.




348   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 349
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/27                                                            Exhibit E/27

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                    2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

      l.   Piutang dalam Proses Penyelesaian                                 l.     Receivables in the Settlement Process

           Piutang dalam proses penyelesaian merupakan piutang                      Receivables in the settlement process represent
           atas jaminan yang dikuasai kembali dan dinyatakan                        receivables from collateral recovered and stated at net
           berdasarkan nilai realisasi neto yaitu nilai tercatat atau               realizable value which is carrying amount or principal
           pokok piutang pembiayaan terkait dikurangi penyisihan                    amount of related financing receivables, less allowance
           penurunan nilai pasar atas jaminan yang dikuasai kembali.                for decline in market value of the collateral retained.
           Piutang pembiayaan direklasifikasikan menjadi piutang                    Financing receivables are reclassified to receivables in
           dalam proses penyelesaian ketika jaminan ditarik karena                  the settlement process when the collateral is withdrawn
           konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya setelah                       because the consumer is not able to meet its obligations
           melalui proses tahapan yang ditetapkan dalam perjanjian                  after going through the stages stipulated in the
           pembiayaan dengan konsumen.                                              financing agreement with the consumer.

           Pelanggan memberi kuasa kepada Perusahaan untuk                          Customer authorizes the Company to sell the pledged
           menjual objek yang dijaminkan atau melakukan tindakan                    object or performing other actions in solving the debts
           lainnya dalam upaya penyelesaian piutang bila terjadi                    in the event of default of the financing agreement.
           wanprestasi terhadap perjanjian pembiayaan. Kelebihan                    Excess result of a settlement with the total obligations
           hasil penyelesaian dengan jumlah seluruh kewajiban                       of the consumer is the right of the customer, while the
           konsumen merupakan hak dari konsumen, sedangkan                          shortage of the settlement proceeds will be charged to
           kekurangan hasil penyelesaian akan dibebankan sebagai                    written-off other receivables in the statement of profit
           penghapusan piutang lain-lain pada laporan laba rugi dan                 or loss and other comprehensive income.
           penghasilan komprehensif lain.

           Piutang dalam proses penyelesaian diklasifikasikan                       Receivables in the settlement process are classified as
           sebagai aset keuangan dalam kelompok biaya perolehan                     financial assets classified as amortized costs.
           diamortisasi.

     m.    Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko                  m. Derivative Instrument for Risk Management Purposes

           Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki Perusahaan                     All derivative instruments held by the Company are for
           digunakan untuk tujuan manajemen risiko. Instrumen                       risk   management      purposes.     These    derivative
           derivatif ini digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko              instruments are used to hedge the Company’s exposures
           suku bunga dan risiko mata uang Perusahaan. Instrumen                    to interest rate risk and currency risk. Derivative
           derivatif untuk tujuan manajemen risiko diukur pada nilai                instruments held for risk management are measured at
           wajar dalam laporan posisi keuangan. Untuk memenuhi                      fair value in the statement of financial position. To
           persyaratan akuntansi lindung nilai, beberapa kriteria                   qualify for hedge accounting, certain criteria are to be
           tertentu harus dipenuhi, termasuk adanya dokumentasi                     met, including formal documentation to be in place at
           formal pada awal lindung nilai.                                          the inception of the hedge.

           Pada penetapan awal lindung nilai, Perusahaan                            On initial designation of the hedge, the Company
           mendokumentasikan secara formal hubungan antara                          formally documents the relationship between the
           instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindung nilai,                  hedging instruments and hedge items, including the risk
           termasuk tujuan manajemen risiko dan strategi                            management objective and strategy in undertaking the
           dalam melaksanakan transaksi lindung nilai, bersamaan                    hedge transaction, together with the method that will
           dengan metode yang akan digunakan untuk menilai                          be used to assess the effectiveness of the hedging
           efektivitas hubungan lindung nilai. Perusahaan menilai,                  relationship. The Company makes an assessment, both
           pada awal hubungan lindung nilai dan juga secara                         at the inception of the hedge relationship as well as on
           berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai                         an ongoing basis, whether the hedging instruments are
           diharapkan akan “sangat efektif” dalam rangka saling                     expected to be “highly effective” in offsetting the
           hapus atas perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas                 changes in the fair value or cash flows of the respective
           dari unsur yang dilindung nilai sepanjang periode dimana                 hedged item during the period for which the hedge is
           lindung nilai tersebut ditetapkan.                                       designated.

           Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivative                     The effective portion of changes in the fair value of
           diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Keuntingan                   derivatices is recognized in other comprehensive
           atau kerugian yang terkait dengan bagian yang tidak                      income. The gain or loss relating to the ineffective
           efektif diakui dalam laba rugi.                                          portion is recognized in profit or loss.

           Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang tidak                     Changes in fair value of derivative instruments that do
           memenuhi kriteria lindung nilai dicatat dalam laporan                    not qualify for hedge accounting are recognized in the
           laba rugi tahun yang bersangkutan. Jika instrumen                        current year statement of profit or loss. If derivative
           derivatif dirancang dan memenuhi syarat akuntansi                        instruments are designated and qualify for hedge
           lindung nilai, perubahan nilai wajar yang berkaitan                      accounting, changes in fair value of derivative
           dengan lindung nilai diakui sebagai penyesuaian terhadap                 instruments are recorded as adjustments to the items
           unsur yang dilindungi nilainya dalam penghasilan                         being hedged in the current year other comprehensive
           komprehensif lainnya tahun berjalan atau disajikan                       income or in the equity, depending on the type of hedge
           dalam ekuitas, tergantung pada jenis transaksi dan                       transaction represented and the effectiveness of the
           efektivitas dari lindung nilai tersebut.                                 hedge.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   349
Page 350
                                                                     Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/28                                                         Exhibit E/28

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                   2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                       m. Instrumen Derivatif untuk Tujuan Manajemen Risiko                   m. Derivative Instrument for Risk Management Purposes
                          (Lanjutan)                                                             (Continued)

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya menetapkan derivatif                   The Company and Its Subsidiary designate derivatives as
                            sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas apabila                 the hedging instruments of cash flows hedges where the
                            instrumen tersebut melindungi nilai variabilitas arus kas             instrument hedges the variability in cash flows
                            yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait            attributable to a particular risk associated with a
                            dengan aset atau liabilitas yang telah diakui atau                    recognized asset or liability, or a highly probable
                            prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi.                   forecast transaction that could affect profit or loss. The
                            Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang              effective portion of changes in the fair value of
                            ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas              derivatives designated as hedging instruments of cash
                            dalam hubungan lindung nilai yang memenuhi kualifikasi                flows hedges in qualifying hedging relationships is
                            ditangguhkan pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas                deferred to the cumulative gains/(losses) on derivative
                            instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang                instruments for cash flows hedges, which forms part
                            merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang tidak efektif              of equity. Any ineffective portion is recognized
                            diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah                 immediately in the statement of profit or loss. Amounts
                            yang ditangguhkan dalam ekuitas direklasifikasi ke dalam              deferred in equity are reclassified to the statement of
                            laporan laba rugi dalam tahun yang sama dimana arus kas               income as a reclassification adjustment in the same
                            yang dilindung nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan                 year as the hedged cash flows affect profit or loss, and
                            pada unsur yang sama dalam laporan laba rugi.                         in the same line item in the statement of profit or loss.

                            Ketika instrumen lindung nilai kadaluarsa atau dijual,                When the hedging instrument expires or sold,
                            dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi                    terminated, exercised, or no longer qualifies for hedge
                            kriteria akuntansi lindung nilai, keuntungan atau                     accounting, the cumulative amount deferred in equity
                            kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap                 remains in the cumulative gains/(losses) on derivative
                            diakui pada keuntungan/(kerugian) kumulatif atas                      instruments for cash flows hedges, and is subsequently
                            instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan                  transferred to the statement of profit or loss when the
                            direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur yang                hedged item is recognized in the statement of profit or
                            dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi.                       loss.

                            Ketika suatu prakiraan transaksi akan dilindung nilai tidak           When a forecast hedged transaction is no longer
                            lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang ditangguhkan                expected to occur, the amount deferred in equity is
                            dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi.                  recognized immediately in the statement of profit or
                                                                                                  loss.

                       n. Beban Dibayar di Muka dan Uang Muka                                 n. Prepaid Expenses and Advances

                            Beban dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan                     Prepaid expenses are amortized and charged as an
                            selama masa manfaat masing-masing beban dengan                        expense over the periods of benefit using the straight-
                            menggunakan metode garis lurus.                                       line method.

                            Uang muka dicatat sebesar uang yang dikeluarkan untuk                 Advances are recorded at the amount of disbursement
                            memperoleh manfaat dan akan dibiayakan sesuai dengan                  to obtain benefits and will be expensed in accordance
                            pertangungjawaban dan realisasi penggunaan uang muka.                 with the accountability and realization of the advances.

                       o. Aset Ijarah dan IMBT                                                o. Ijarah and IMBT Asset

                            Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan aset yang                  Assets acquired for ijarah represent object of leased
                            menjadi objek transaksi sewa (ijarah) dan dicatat di                  assets (ijarah) and are recorded in the statements of
                            laporan posisi keuangan sebesar harga perolehan                       financial positions at the acquisition cost, net of
                            dikurangi akumulasi penyusutan. Aset dalam transaksi                  accumulated depreciation. Assets in ijarah transaction
                            ijarah disusutkan sesuai dengan jangka waktu sewa.                    are depreciated over the lease period.

                           Perpindahan kepemilikan suatu aset dalam akad IMBT,                    The transfer of ownership of an asset in an IMBT
                           dilakukan jika akad ijarah telah berakhir atau diakhiri                contract is carried out if the ijarah contract has expired
                           dan aset ijarah telah diserahkan kepada penyewa dengan                 or has been terminated and the ijarah assets have been
                           membuat akad terpisah.                                                 transfer to the lessee by separate contract.

                           Pendapatan ijarah diakui selama masa                   akad            Income from ijarah is recognised over the period of the
                           menggunakan metode flat (proporsional).                                contract with flat (proportional) method.

                        p. Aset Tetap                                                         p. Fixed Assets

                            Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga                      Fixed assets are initially recognized at acquisition cost.
                            perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap diukur                 After initial measurement, fixed assets are measured
                            dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan                      using the cost model, carried at cost less
                            dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi                          any accumulated depreciation and accumulated
                            penurunan nilai, jika ada.                                            impairment losses, if any.




350   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 351
Tata Kelola Perusahaan                                                                        Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                     Tahunan




                                                                           These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/29                                                          Exhibit E/29

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

      p. Aset Tetap (Lanjutan)                                             p. Fixed Assets (Continued)

          Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua                   Acquisition cost includes purchase price and any costs
          beban yang terkait secara langsung untuk membawa aset                directly attributable to bring the assets to the location
          tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk                 and condition necessary for it to be capable of operating
          memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana                    in the manner intended by management.
          ditentukan oleh manajemen.

          Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak                   Land is stated at cost and not depreciated.
          disusutkan.

          Penyusutan aset tetap selain tanah dihitung dengan                   Depreciation of fixed assets other than land are
          menggunakan metode garis lurus untuk mengalokasikan                  calculated on the straight-line method to allocate their
          harga perolehan hingga mencapai nilai sisa sepanjang                 cost to their residual values over their estimated useful
          estimasi masa manfaatnya sebagai berikut:                            life as follows:

                                                      Masa manfaat/
                                                        Useful life                Tarif/
                                                      (Tahun/ Year)                Rates
          Bangunan dan prasarana                            20                         5%                    Building and improvements
          Peralatan kantor                                   5                        20 %                             Office equipment
          Kendaraan                                          5                        20 %                                      Vehicles
          Perabot dan perlengkapan kantor                    5                        20 %                        Furniture and fixtures

          Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam                 Repairs and maintenance costs, are charged to the
          laporan laba rugi periode dimana beban-beban tersebut                statement of profit or loss during the period in which
          terjadi. Pengeluaran yang memperpanjang masa manfaat                 they are incurred. Expenditures that extend the future
          aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis                  life of assets or provide further economic benefits are
          dikapitalisasi dan disusutkan.                                       capitalized and depreciated.

          Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya                   The carrying amount of fixed assets are derecognized
          pada saat pelepasan atau ketika tidak terdapat lagi                  upon disposal or when there is no longer a future
          manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasikan dari                 economic benefit expected from its use or disposal.
          penggunaan atau pelepasannya.

          Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak                    When fixed assets are derecognized (retired or disposed
          digunakan lagi atau dijual), maka nilai tercatat dan                 of), their carrying values and the related accumulated
          akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi              depreciation are removed from the statement of
          keuangan, dan keuntungan atau kerugian yang terjadi                  financial position, and the resulting gains or losses are
          diakui dalam laporan laba rugi.                                      recognized in the statement of profit or loss.

          Aset dalam pembangunan untuk pengembangan                            Asset under construction are stated at cost and
          dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai             presented as part of the fixed assets. The accumulated
          bagian dari aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan               cost will be reclassified to the appropriate fixed assets
          dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang                    account when the installation is substantially completed
          bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan              and the asset is ready for its intended use.
          dan siap digunakan.

          Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai             When the carrying amount of fixed assets is greater than
          yang dapat dipulihkan, nilai tercatat aset tersebut                  its estimated recoverable amount, it is written down to
          diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat dipulihkan               its recoverable amount which is determined at the
          kembali, yang ditentukan sebagai nilai tertinggi antara              higher of net selling price or value in use.
          harga jual neto dan nilai pakai.

          Pada setiap akhir tahun, nilai residu, umur dan metode               At the end of each year, residual values, useful life and
          penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara                       method of depreciation are reviewed and adjusted
          prospektif jika diperlukan.                                          prospectively, if necessary.

       q. Sewa                                                             q. Leases
          Pada tanggal permulaan suatu kontrak, Perusahaan dan                At inception of a contract, the Company and Its
          Entitas Anaknya menilai apakah suatu kontrak merupakan,             Subsidiary asseses whether a contract is, or contains,
          atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan, atau                a lease. A contract is, or contains, a lease if the
          mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak               contract conveys the right to control the use of an
          untuk     mengendalikan    penggunaan     suatu   asset             identified asset for a period of time in exchange for
          identifikasian selama suatu jangka waktu untuk                      consideration.
          dipertukarkan dengan imbalan.




                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   351
Page 352
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/30                                                        Exhibit E/30

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                       q. Sewa (Lanjutan)                                                     q. Leases (Continued)
                            Untuk menilai apakah suatu kontrak memberikan hak                   To assess whether a contract conveys the right to control
                            untuk   mengendalikan    suatu aset  identifikasian,                the use of an identified asset, the Company asseses
                            Perusahaan menilai apakah:                                          whether:
                            - Perusahaan memiliki hak untuk memperoleh secara                    - The Company has the right to obtain substantially all
                              substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan                  of the economic benefits from use of the asset
                              aset selama periode penggunaan; dan                                  throughout the period of use;and
                            - Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan                          - The Company has the right to direct the use of the
                              penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki                  identified assets. The Company has this right when it
                              hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling                 has the decision-making rights that are most relevant
                              relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan                    to changing how and for what purpose the asset is
                              apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu                  used. In certain circumstances where all the decisions
                              dimana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk                   about how and for what purpose the asset is used are
                              tujuan apa aset digunakan telah ditentukan                           predetermined, the Company has the right to direct
                              sebelumnya,     Perusahaan   memiliki   hak   untuk                  the use of the asset if either:
                              mengarahkan penggunaan aset tersebut jika:
                              - Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan                       - The Company has the right to operate the asset; or
                                  aset; atau
                              - Perusahaan       mendesain   aset   dengan   cara                  - The Company designed the asset in a way that
                                  menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk                          predetermines how and for what purpose the asset
                                  tujuan apa aset akan digunakan selama periode                      will be used.
                                  penggunaan.

                            Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali               At inception date or on reassessment of a contract that
                            suatu kontrak yang mengandung suatu komponen sewa,                  contains a lease component, the Company allocates
                            Perusahaan mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke                  consideration in the contract to each lease component
                            masing-masing komponen sewa berdasarkan harga                       on the basis of their relative stand-alone prices and the
                            tersendiri relatif dari komponen sewa dan harga tersendiri          aggregate stand-alone price of the non-lease
                            agregat dari komponen nonsewa. Namun, untuk sewa                    components. However, for the leases of improvements
                            penunjang dimana Perusahaan bertindak sebagai                       in which the Company is a lessee, the Company has
                            penyewa, Perusahaan memutuskan untuk tidak                          elected not to separate non-lease components and
                            memisahkan komponen nonsewa dan mencatat komponen                   account for the lease and non-lease components as
                            sewa dan nonsewa tersebut sebagai satu komponen sewa.               a single lease component.

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya mengakui aset hak-guna                The Company and Its Subsidiary recognize a right-of-use
                            dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset               asset and a lease liability at the lease commencement
                            hak-guna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang                   date. The right-of-use asset is initially measured at
                            terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa             cost, which comprises the initial amount of the lease
                            disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan                    liability adjusted for any lease payments made at or
                            pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan                 before the commencement date, plus any initial direct
                            biaya langsung awal yang dikeluarkan, dan estimasi biaya             costs incurred and an estimate of costs to dismantle and
                            untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau                  remove the underlying asset or to restore the
                            untuk merestorasi aset pendasar atau tempat dimana aset              underlying asset or the site on which it is located, less
                            berada, dikurangi insentif sewa yang diterima.                       any lease incentives received.

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya menyajikan aset hak-                  The Company and Its Subsidiary present right-of-use
                            guna sebagai bagian dari “Aset hak-guna” di dalam                    assets as part of “Right-of-use assets” in the
                            laporan posisi keuangan konsolidasian.                               consolidated statement of financial position.

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak mengakui aset hak-              The Company and Its Subsidiary not recognize right-of-
                            guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang               use assets and lease liabilities for short-term leases that
                            memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang, pembayaran                  have a lease term of 12 months or less, the lease
                            atas sewa tersebut diakui sebagai beban dengan dasar                 payment recognize as expenses on a straight-line basis
                            garis lurus selama masa sewa.                                        over the lease term.

                            Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada               If the lease transfers the ownership of the underlying
                            Perusahaan pada akhir masa sewa atau jika biaya                      asset to the Company by the end of the lease term or if
                            perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan                the cost of the right-of-use asset reflects that the
                            mengeksekusi opsi beli, maka Perusahaan menyusutkan                  Company will exercise a purchase option, the Company
                            aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga akhir umur               depreciates the right-of-use asset from the
                            manfaat aset pendasar. Jika tidak, maka Perusahaan                   commencement date to the end of the useful life of the
                            menyusutkan aset hak-guna dari tanggal permulaan                     underlying asset. Otherwise, the Company depreciates
                            hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur manfaat             the right-of-use asset from the commencement date to
                            aset hak-guna atau akhir masa sewa.                                  the earlier of the end of the useful life of the right-of-
                                                                                                 use asset or the end of the lease term.




352   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 353
Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                          Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/31                                                             Exhibit E/31

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                2.     MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

     q.    Sewa (Lanjutan)                                                        q. Leases (Continued)

           Sewa Tanah dan Bangunan                                                   Land and Building Leases

           Opsi Perpanjangan                                                         Extention Options

           Beberapa sewa gedung kantor mengandung opsi                               Some leases of office buildings contain extension
           perpanjangan yang dapat dieksekusi Perusahaan sebelum                     options exercisable by the Company before the end of
           periode kontrak yang tidak dapat dibatalkan tersebut                      the non-cancellable contract period. Where practicable,
           berakhir. Jika memungkinkan, Perusahaan berupaya                          the Company seeks to include extension options in new
           untuk memasukkan opsi perpanjangan dalam sewa baru                        leases to provide operational flexibility. The Company
           untuk memberikan fleksibilitas operasional. Perusahaan                    assesses at lease commencement whether it is
           menilai pada saat permulaan sewa apakah Perusahaan                        reasonably certain to exercise the extension options.
           cukup pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan.                         The Company reassesses whether it is reasonably
           Perusahaan menilai kembali apakah cukup pasti untuk                       certain to exercise the options if there is a significant
           mengeksekusi opsi tersebut jika ada peristiwa signifikan                  event or significant change in circumstances within its
           atau perubahan signifikan dalam kondisi yang berada                       control.
           dalam pengendalian Perusahaan.

           Sewa Jangka-Pendek dan Sewa Aset Bernilai-Rendah                          Short-Term Leases and Leases of Low-Value Assets

           Perusahaan memilih untuk tidak mengakui aset hak-guna                     The Company has elected not to recognize right-of-use
           dan liabilitas sewa untuk sewa jangka-pendek yang                         assets and lease liabilities for short-term leases that
           memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas                     have a lease term of 12 months or less and leases of low-
           aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui pembayaran                      value assets. The Company recognizes the lease
           sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar                   payments associated with these leases as an expense on
           garis-lurus selama masa sewa.                                             a straight-line basis over the lease term.

      r.   Aset Tak Berwujud                                                  r. Intangible Assets

           Perangkat lunak                                                          Software

           Perangkat lunak pada awalnya dinyatakan sebesar biaya                    Software is initially recognized at acquisition cost.
           perolehan. Biaya perolehan awal perangkat lunak meliputi                 The acquisition cost of software consists of its purchase
           harga pembelian, termasuk biaya-biaya yang dapat                         price, including any directly attributable costs in
           diatribusikan secara langsung untuk membawa perangkat                    bringing the software to its intended use. After initial
           lunak siap dipakai. Setelah pengakuan awal, perangkat                    recognition, software is measured using cost model,
           lunak diukur menggunakan model biaya, dicatat sebesar                    stated at cost less accumulated amortization and
           biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan                    accumulated impairment losses.
           akumulasi kerugian penurunan nilai.

           Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan                       Subsequent expenditure on software assets is
           dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut menambah                  capitalized only when it increases the future economic
           manfaat ekonomi di masa mendatang untuk asset yang                       benefits embodied in the specific asset to which it
           bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan                       relates. All other expenditures are expensed as
           pada saat terjadinya.                                                    incurred.

           Amortisasi diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan                Amortization is recognized in the statement of profit or
           komprehensif lain dengan menggunakan metode garis                        loss and other comprehensive income on a straight-line
           lurus sepanjang estimasi masa manfaatnya, dimulai dari                   method over the estimated useful life of software, from
           tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai.                 the    date    that   it    is   available    for    use.
           Estimasi masa manfaat perangkat lunak adalah lima tahun.                 The estimated useful life of software is five years.

           Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai                       Amortization methods, useful life and residual values
           residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan                  are reviewed at each financial year-end and adjusted if
           disesuaikan jika dianggap tepat.                                         appropriate.
           Keuntungan atau kerugian pelepasan aset tak berwujud                      Gains or losses on disposal of intangible assets are
           ditentukan dengan membandingkan penerimaan dengan                         determined by comparing proceeds with the carrying
           nilai tercatat dan diakui di dalam laporan laba rugi.                     amount and are recognized in profit or loss.

      s.   Pajak Penghasilan                                                 s.      Income Tax
           Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak                Income tax expense comprises current and deferred tax.
           tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan laba rugi                     Income tax expense is recognized in the statement of
           kecuali untuk bagian yang langsung diakui di komponen                    profit or loss except to the extent it relates to items
           ekuitas lainnya, dimana beban pajak yang terkait dengan                  recognized directly in other equity components, in
           bagian tersebut diakui di penghasilan komprehensif lain.                 which case it is recognized in other comprehensive
                                                                                    income.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   353
Page 354
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/32                                                        Exhibit E/32

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                      s.   Pajak Penghasilan (Lanjutan)                                     s.   Income Tax (Continued)

                            Beban pajak kini adalah utang pajak yang ditentukan                  Current tax is the expected tax payable on the taxable
                            berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang                         income for the current year, using tax rates enacted or
                            bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang              substantively enacted at reporting date.
                            berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada
                            tanggal pelaporan.

                            Beban pajak tangguhan diakui sehubungan dengan adanya                Deferred tax is recognized in respect of temporary
                            perbedaan temporer antara nilai tercatat aset dan                    differences between the carrying amounts of assets and
                            liabilitas untuk tujuan pelaporan keuangan, dan nilai aset           liabilities for financial reporting purposes and the
                            dan liabilitas yang digunakan untuk tujuan perpajakan.               amounts used for taxation purposes. Deferred tax is
                            Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak                measured at the tax rates that are expected to be
                            yang diharapkan untuk diterapkan atas perbedaan                      applied to temporary differences when they reverse,
                            temporer pada saat pembalikan, berdasarkan peraturan                 based on the laws that have been enacted or
                            yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada               substantively enacted at the reporting date.
                            tanggal pelaporan.

                            Metode ini juga mengharuskan pengakuan manfaat pajak                 This method also requires the recognition of future tax
                            di masa depan, seperti kompensasi rugi fiskal, apabila               benefits, such as tax loss carryforwards, to the extent
                            besar kemungkinan manfaat pajak tersebut dapat                       that realization of such benefits is probable.
                            direalisasi.

                            Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui untuk perbedaan           Deferred tax assets and liabilities are recognized for
                            temporer antara basis komersial dan basis fiskal atas aset           temporary differences between the financial and the
                            dan liabilitas pada setiap tanggal pelaporan.                        tax bases of assets and liabilities at each reporting date.

                            Aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap tanggal pelaporan           Deferred tax assets are reviewed at each reporting date
                            dan dikurangi apabila besar kemungkinan manfaat pajak                and are reduced to the extent that it is no longer
                            terkait tidak lagi mungkin direalisasi. Pengurangan                  probable that the related tax benefit will be realized;
                            tersebut akan berlaku terbalik saat kemungkinan laba                 such reductions are reversed when the probability of
                            fiskal di masa depan membaik. Aset pajak tangguhan yang              future taxable profits improves. Unrecognized deferred
                            belum diakui dikaji ulang pada setiap tanggal pelaporan              tax assets are reassessed at each reporting date and
                            dan diakui apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba               recognized to the extent that it has become probable
                            fiskal pada masa mendatang akan tersedia untuk                       that future taxable profits will be available against
                            merealisasikan manfaat pajak tersebut.                               which they can be used.

                            Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling hapus dan           Current tax assets and current tax liabilities shall be
                            nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan                offset and the net amount is presented in the statement
                            jika, dan hanya jika, Perusahaan memiliki hak yang                   of financial position when and only when, the Company
                            berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas                  has a legal enforceable right to set off the amounts and
                            jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk                  intends either to settle on a net basis or to realise the
                            menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan                  asset and settle the liability simultaneously.
                            aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.

                            Perpajakan lainnya                                                   Other taxation matters

                            Penyesuaian atas liabilitas pajak dicatat pada saat Surat            Amendments to tax obligations are recorded when an
                            Ketetapan Pajak (SKP) diterima atau jika mengajukan                  Tax Assessment Letter is received and/or, if objected to
                            keberatan dan banding, pada saat keputusan atas                      and/or appealed against by Company, when the result
                            keberatan dan banding tersebut diterima.                             of the objection and/or appeal is determined.

                            Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang                           The extra amount of tax principal and penalties
                            ditetapkan dengan Surat Ketetapan Pajak (SKP)                        stipulated by the Tax Assessment Letter is recognized as
                            diakui sebagai pendapatan atau beban dalam operasi                   income or expense in the current operations, unless
                            periode berjalan, kecuali jika diajukan upaya                        further proposed settlement efforts. The extra amount
                            penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok                      of tax principal and penalties stipulated by SKP are
                            dan denda pajak yang ditetapkan dengan SKP                           deferred as long as it meets the criteria for asset
                            ditangguhkan pembebanannya sepanjang memenuhi                        recognition.
                            kriteria pengakuan aset.




354   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 355
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                              in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/33                                                             Exhibit E/33

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

     t.   Pinjaman yang Diterima                                           t.    Fund Borrowings

          Pinjaman yang diterima merupakan dana yang diterima                     Borrowings represent funds received from various banks
          dari berbagai bank dan institusi keuangan, termasuk                     and financial institutions, including without recourse
          fasilitas pembiayaan bersama (joint financing) without                  joint financing facilities. Without recourse joint
          recourse. Fasilitas pembiayaan bersama (joint financing)                financing facilities are presented gross, i.e loans
          without recourse disajikan secara gross, yaitu sebanyak                 granted to customers and borrowings received from
          pinjaman yang diberikan kepada konsumen dan pinjaman                    banks are recorded at their full amount with repayment
          yang diterima dari bank dicatat dalam nilai penuh dengan                obligations in accordance with the terms of the
          kewajiban pembayaran kembali sesuai dengan                              agreement.
          persyaratan perjanjian pinjaman.

          Pinjaman yang diterima diklasifikasikan sebagai liabilitas              Borrowings are classified as financial liabilities
          keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                             measured at amortized cost. Additional costs that are
          diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat diatribusikan                   directly attributable to the acquisition of loans are
          secara langsung dengan perolehan pinjaman dikurangkan                   deducted from total borrowings. See Note 2e for the
          dari jumlah pinjaman yang diterima. Lihat Catatan 2e                    accounting policy on financial liabilities measured at
          untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas keuangan yang                 amortized cost.
          diukur pada biaya perolehan diamortisasi.

      u. Surat Berharga yang Diterbitkan                                   u.     Securities Issued

          Surat berharga yang diterbitkan meliputi utang Obligasi.                Securities issued consist of Bonds payable.

          Surat berharga yang diterbitkan diklasifikasikan sebagai                Securities issued are classified as financial liabilities at
          liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                  amortized cost.
          diamortisasi.

          Biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung                 Additional cost directly attributable to the issuance of
          dengan penerbitan surat berharga diakui sebagai diskonto                securities are recognized as a discount and offset
          dan dikurangkan langsung dari hasil emisi dan                           directly from the proceeds derived from such offerings
          diamortisasi selama jangka waktu surat berharga yang                    and amortized over the period of the securities issued
          diterbitkan tersebut dengan menggunakan metode suku                     using effective interest rate method.
          bunga efektif.

          Lihat Catatan 2e untuk kebijakan akuntansi atas liabilitas              Refer to Note 2e for accounting policy of financial
          keuangan yang diukur dengan biaya perolehan                             liabilities at amortized cost.
          diamortisasi.

       v. Imbalan Kerja                                                    v.    Employees’ Benefits

          Imbalan kerja jangka pendek                                             Short-term employees’ benefits

          Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang                   Short-term employees’ benefits are recognized when
          kepada karyawan berdasarkan metode akrual.                              they are owed to the employees based on an accrual
                                                                                  method.

          Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-kerja                    Long-term and post-employment benefits

          Perusahaan dan Entitas Anaknya mencadangkan jumlah                      The Company and Its Subsidiary are provide a minimum
          minimum imbalan panjang sesuai dengan Undang-Undang                     amount of pension benefit in accordance with Labor Law
          Ketenagakerjaan (UUCK) atau Kontrak Kerja Bersama                       or Collective Labour Agreement (CLA), whichever is
          (KKB), mana yang lebih tinggi, karena UUCK atau KKB                     higher, since the labour law or the CLA represent
          adalah program imbalan pasti yang menentukan rumus                      defined benefit plans which sets the formula for
          tertentu untuk menghitung jumlah minimal imbalan                        determining the minimum amount of benefit.
          pensiun.

          Kewajiban imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan                    The obligation for post-employment benefits recognized
          posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari                    in the statement of financial position is calculated at
          estimasi kewajiban imbalan pasca-kerja dimasa depan                     present value of estimated future benefits that the
          yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh karyawan                employees have earned in return for their services in
          pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai                    the current and prior years, deducted by any plan
          wajar aset neto dana pensiun. Perhitungan dilakukan oleh                assets. The calculation is performed by an independent
          aktuaria independen dengan metode projected-unit-                       actuary using the projected-unit-credit method.
          credit.




                                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   355
Page 356
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/34                                                        Exhibit E/34

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                      v.    Imbalan Kerja (Lanjutan)                                        v.   Employees’ Benefits (Continued)

                            Beban jasa kini, beban bunga, beban jasa lalu yang telah             Current service costs, interest costs, vested past service
                            menjadi hak karyawan, dan dampak kurtailmen atau                     costs, and effect of curtailment or settlement (if any)
                            penyelesaian (jika ada) diakui segera sebagai beban                  are recognized immediately in the statement of profit
                            dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif                 or loss and other comprehensive income.
                            lain.

                            Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari                  Actuarial gains or losses arising from experience
                            penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi                        adjustments and changes in actuarial assumptions are
                            aktuarial langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan             directly fully recognized to other comprehensive income
                            atau beban komprehensif lainnya pada tahun dimana                    or expense in the year when such actuarial gain/(losses)
                            keuntungan/(kerugian) aktuarial terjadi. Akumulasi                   occur. Accumulated actuarial gains and losses are
                            keuntungan dan kerugian aktuarial dicatat di saldo laba.             recorded in retained earnings.

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya telah memiliki program                The Company and Its Subsidiary have a defined
                            pensiun iuran pasti yang mana Perusahaan membayar                    contribution pension program where the Company pays
                            iuran ke dana pensiun lembaga keuangan yang dihitung                 contributions to a financial institution pension plan
                            berdasarkan persentase tertentu dari penghasilan tetap               which is calculated at a certain percentage of fixed
                            yang diterima karyawan yang sudah memenuhi kriteria                  income of the employees who meet the Company’s
                            yang ditetapkan Perusahaan. Iuran dibebankan ke dalam                criteria. The contributions are charged to the statement
                            laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada             of profit or loss and other comprehensive income as they
                            saat terutang.                                                       become payable.

                       w.   Pengakuan Pendapatan dan Beban                                  w.   Revenue and Expenses Recognition

                            Pendapatan dari piutang pembiayaan (Catatan 2h),                     Income from financing receivables (Note 2h), interest
                            pendapatan bunga dan beban bunga diakui sesuai dengan                income and interest expense are recognized over the
                            jangka waktu kontrak berdasarkan metode suku bunga                   term of the contract based on the effective interest
                            efektif.                                                             method.

                            Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perusahaan                  When calculating the effective interest rate, the
                            dan Entitas Anaknya mengestimasi arus kas di masa                    Company and Its Subsidiary estimate future cash flow
                            datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan                   considering all contractual term of the financial
                            kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut (seperti               instrument (for example, prepayment options, call
                            pelunasan dipercepat, opsi beli (call option) dan opsi               option and other similar options) but does not consider
                            serupa lainnya), tetapi tidak mempertimbangkan                       future credit losses.
                            kerugian kredit di masa datang.

                            Perhitungan suku bunga efektif mencakup seluruh biaya                The calculation includes all fees, commissions and other
                            yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak dalam                  fees paid or received between parties to the contract
                            kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suku              that are an integral part of the effective interest rate,
                            bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh premi atau                transaction costs and all other premiums discounts.
                            diskon lainnya.

                            Biaya transaksi merupakan biaya tambahan yang                        Transaction costs are additional charges that are
                            dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan,                 directly attributable to the acquisition, issuance or
                            penerbitan atau pelepasan aset keuangan atau liabilitas              disposal of financial assets or financial liabilities.
                            keuangan.
                            Biaya tambahan merupakan biaya yang tidak akan terjadi               Additional costs are costs that would not occur if the
                            apabila Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak                         Company and Its Subsidiary do not obtain, publish or
                            memperoleh, menerbitkan atau melepaskan instrumen                    otherwise dispose of financial instruments.
                            keuangan.

                            Jika aset keuangan atau kelompok aset keuangan serupa                Once a financial asset or a group of similar financial
                            telah diturunkan nilainya sebagai akibat kerugian                    assets has been written down as a result of an
                            penurunan nilai, maka pendapatan bunga yang diperoleh                impairment loss, interest income is recognised using the
                            setelahnya diakui berdasarkan suku bunga yang                        rate of interest used to discount the future cash flows
                            digunakan untuk mendiskonto arus kas masa datang                     for the purpose of measuring the impairment loss.
                            dalam menghitung kerugian penurunan nilai.

                            Pendapatan pembiayaan Perusahaan disajikan neto                      The Company’s financing income is presented net
                            setelah dikurangi dengan bagian pendapatan milik bank                of with financing income belongs to the bank in relation
                            atau pihak lain sehubungan dengan transaksi-transaksi                with    channeling    transactions,   joint    financing
                            penerusan pinjaman, pembiayaan bersama, anjak                        cooperations, factoring, and the appointment as
                            piutang dan penunjukan selaku pengelola piutang.                     manager of accounts receivable.




356   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 357
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/35                                                              Exhibit E/35

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                    2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

     w.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)                          w. Revenue and Expenses Recognition (Continued)

          Pendapatan selisih premi asuransi dan selisih atas beban                  Income from excess of insurance premiums and excess
          komisi dan subsidi dealer, pendapatan administrasi,                       of commission expenses and subsidy to dealer,
          denda keterlambatan dan pendapatan terminasi diakui                       administration income, late charges and termination
          sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif atas                          income are recognised as an adjustment to the effective
          pinjaman yang diberikan dan piutang (Catatan 2e).                         interest rate of the loan and receivables (Note 2e).

          Pendapatan syariah terdiri dari pendapatan dan transaksi                  Sharia income consist of ijarah income and ijarah
          piutang ijarah yang diakui dengan metode akrual selama                    receivables on accrual basis over the period of ijarah
          masa akad ijarah dan IMBT.                                                and IMBT contract.

          Pendapatan pembiayaan konsumen entitas anak disajikan                     Subsidiary’s consumer financing income is presented net
          bersih setelah dikurangi bagian pendapatan milik                          of with consumer financing income belongs to the lender
          pemberi pinjaman atau pihak lain sehubungan dengan                        in relation with channeling transactions.
          transaksi-transaksi penerusan pinjaman.

          Beban diakui pada saat terjadinya dengan menggunakan                      Expenses are recognized as incurred on an accrual basis.
          dasar akrual.

     x.   Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan                                 x.     Impairment of Non-Financial Assets

          Pengujian penurunan nilai suatu aset non-keuangan                         Impairment test on non-financial assets with indefinite
          menggunakan masa manfaat ekonomi tidak terbatas                           useful economic life are undertaken annually at the
          dilakukan setiap tahun pada akhir periode pelaporan                       financial year end. Other non-financial assets are
          keuangan. Aset non-keuangan lain duji penurunan nilai                     subject to impairment test whenever events or changes
          ketika telah terjadi atau ada perubahan dalam keadaan                     in circumstances indicate that their carrying amount
          yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat tidak                           may not be recoverable. Where the carrying value of an
          terpulihkan. Apabila nilai tercatat aset melebihi jumlah                  asset exceedsits recoverable amount (i.e. the higher of
          terpulihkan (yaitu mana yang lebih tinggi antara nilai                    value in use and fair value less costs to sell), the asset
          pakai dan nilai wajar dikurangi untuk menjual), maka                      is written down accordingly.
          aset tersebut diturunkan nilainya.

     y.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing                          y.     Balances in Foreign Currency Transactions

          Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke                   Transactions denominated in foreign currencies are
          dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku                         translated into Rupiah at the exchange rates prevailing
          pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan                  at the date of the transaction. At the reporting date,
          liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke                    monetary assets and liabilities denominated in foreign
          dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku                         currencies are translated into Rupiah using the
          pada tanggal laporan posisi keuangan.                                     exchange rates prevailing at the statement of financial
                                                                                    position date.

          Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari                     Exchange gains and losses arising from transactions in
          transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset                  foreign currencies and from the translation of foreign
          dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui                      currency monetary assets and liabilities are recognized
          pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                  in the current year statement of profit or loss and other
          tahun berjalan.                                                           comprehensive income.

          Kurs yang digunakan untuk penjabaran mata uang asing                      The exchange rates applied for translating the foreign
          pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan kurs                   currency as of 31 December 2025 and 2024 are based of
          tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, yaitu sebagai                     the mid exchange rate published by Bank Indonesia, are
          berikut:                                                                  as follows:

                                                      31 Desember/          31 Desember/
                                                     December 2025         December 2024
                                                      (nilai penuh)/        (nilai penuh)/
                                                      (full amount)         (full amount)

          1 Dollar Amerika Serikat (USD)                         16.782                 16.162                 1 United States Dollars (USD)

           Penjabaran mata uang asing dicatat sesuai dengan                         Foreign currency translation is recorded in accordance
           PSAK 221 – Pengaruh Perubahan Nilai Tukar Valuta Asing.                  with SFAS 221 – The Effects of Changes in Foreign Exchange
                                                                                    Rates.




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   357
Page 358
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/36                                                        Exhibit E/36

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                  2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                      z.   Segmen Operasi                                                    z. Operating Segment

                            Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:                    An operating segment is a component of the entity
                                                                                                  that:
                            (1) yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana                    (1) engages in business activities from which it may
                                memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban                            earn revenues and incur expenses, including
                                (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan                          revenues and expenses that relate to transactions
                                transaksi dengan komponen lain dari entitas yang                       with any of the entity’s components;
                                sama);
                            (2) yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular                 (2) whose operating results are reviewed regularly by
                                oleh pengambil keputusan operasional untuk                            the chief operating decision maker to make
                                membuat keputusan tentang sumber daya yang                            decisions about resources allocated to the
                                dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai                         segment and assess its performance;
                                kinerjanya;
                            (3) dan tersedia informasi keuangan yang dapat                        (3) and for which discrete financial information is
                                dipisahkan.                                                           available.

                            Hasil segmen yang dilaporkan kepada pengambil                       Segment results that are reported to the chief operating
                            keputusan operasional termasuk bagian yang dapat                    decision maker include items directly attributable to a
                            diatribusikan secara langsung kepada segmen dan juga                segment as well as those that can be allocated on a
                            yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar.                    reasonable basis.

                            Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan                   The Company and Its Subsidiary manage its business
                            usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                activities and identifies its segments reported based on
                            berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis.                     product categories and geographic area.

                           Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan dan                        The Company and Its Subsidiary determine and present
                           menyajikan segmen operasi berdasarkan informasi yang                 operating segments based on the information that is
                           secara internal diberikan kepada pengambil keputusan                 internally provided to the chief operating decision
                           operasional.                                                         maker.

                      aa. Saham Treasuri                                                    aa. Treasury Stock

                           Jika entitas memperoleh kembali instrumen ekuitasnya,                 If the entity regain its equity instruments, then those
                           maka instrumen tersebut (saham treasuri) dikurangkan                  instruments (treasury stock) are deducted from equity.
                           dari ekuitas. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari               No gain or loss is recognized in profit or loss on the
                           pembelian, penjualan, penerbitan, atau pembatalan                     purchase, sale, issue or cancellation of the entity’s own
                           instrumen ekuitas entitas tersebut tidak diakui dalam laba            equity instruments. Compensation paid or received is
                           rugi. Imbalan yang dibayarkan atau diterima diakui secara             recognized directly in equity.
                           langsung di ekuitas.

                       ab. Program Kompensasi Manajemen dan Karyawan Berbasis               ab. Management and Employees Stock Option Program
                           Saham

                           Karyawan (termasuk eksekutif senior) Perusahaan                       Employees (including senior executives) of the Company
                           menerima remunerasi dalam bentuk pembayaran berbasis                  receive remuneration in the form of share-based
                           saham, dimana karyawan memberikan jasa sebagai                        payment transactions, whereby employees render
                           pertimbangan untuk instrumen ekuitas (‘equity-settled                 services as consideration for equity instruments
                           transactions’). Saat opsi di eksekusi, Perusahaan                     (‘equity-settled transactions’). When the options are
                           menerbitkan saham baru. Hasil neto dari eksekusi berupa               exercised, the Company issues new shares.
                           biaya yang dapat diatribusikan secara langsung                        The proceeds received net of any directly attributable
                           dikreditkan ke modal saham (nilai nominal) dan premi                  transaction costs are credited to share capital (nominal
                           saham.                                                                value) and share premium.

                           Dalam situasi di mana instrumen ekuitas yang diterbitkan              In situations where equity instruments are issued and
                           dan beberapa atau seluruh barang atau jasa yang diterima              some or all of the goods or services received by the
                           oleh entitas sebagai pertimbangan tidak dapat                         entity as consideration cannot be specifically
                           diidentifikasi secara khusus, barang atau jasa yang                   identified, the unidentified goods or services received
                           diterima (atau yang akan diterima) yang tidak dapat                   (or to be received) are measured as the difference
                           diidentifikasi diukur sebagai selisih antara nilai wajar              between the fair value of the share-based payment
                           pembayaran berbasis saham dan nilai wajar dari barang                 transaction and the fair value of any identifiable goods
                           atau jasa yang diterima yang teridentifikasi pada tanggal             or services received at the grant date. This is then
                           pemberian hak. Hal ini kemudian dikapitalisasi atau                   capitalised or expensed as appropriate.
                           dibebankan secara tepat.




358   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 359
Tata Kelola Perusahaan                                                                         Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                      Tahunan




                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                              in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/37                                                          Exhibit E/37

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

      ab. Program Kompensasi Manajemen dan Karyawan Berbasis                ab. Management and Employees Stock Option Program
          Saham (Lanjutan)                                                      (Continued)

          Beban program opsi karyawan berbasis saham dan beban                  Employee stock option program and management option
          program opsi manajemen diukur pada tanggal pemberian                  program costs are measured at grant date based on the
          kompensasi (grant date) berdasarkan nilai wajar dari                  fair value of the stock option using a black-scholes
          seluruh opsi yang diberikan yang dihitung dengan                      model.
          menggunakan metode black-scholes.

      ac. Laba per Saham                                                    ac. Earnings per Share

          Sesuai dengan PSAK 233 “Laba per saham”, laba per                     In accordance with SFAS 233 “Earning per share”,
          saham dasar dihitung dengan cara membagi laba bersih                  earnings per share is calculated by dividing net profit
          yang tersedia bagi pemegang saham dengan jumlah rata-                 available to shareholders by the weighted average
          rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun                   number of common shares outstanding during current
          yang berjalan.                                                        year.

          Laba per saham dilusian dihitung dengan cara membagi                  Dilluted earning per share is calculated by dividing net
          laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham dengan                  profit available to shareholders by the weighted
          jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang telah                    average number of shares outstanding as adjusted for
          disesuaikan dengan dampak dari semua efek berpotensi                  the effect of all dilutive potential ordinary shares.
          saham biasa yang dilutif.

          Jika jumlah saham yang beredar meningkat akibat dari                  If the outstanding number of shares increase as result of
          pemisahan saham (stock split), maka perhitungan laba                  stock split, the computation of basic earnings per share
          per saham dasar untuk seluruh periode penyajian harus                 for all presentation periods is adjusted retrospectively.
          disesuaikan secara retrospektif.

          Perusahaan dan Entitas Anaknya tidak mempunyai efek                   The Company and Its Subsidiary have no outstanding
          berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal             dilutive potential dilutive ordinary shares as of
          31 Desember 2025 dan 2024, oleh karena itu laba per                   31 December 2025 and 2024, accordingly no diluted
          saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan              earnings per share is calculated and presented in the
          laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                           consolidated statements of profit or loss other
          konsolidasian.                                                        comprehensive income.

      ad. Dividen                                                          ad. Dividends

          Pembagian dividen kepada para pemegang saham                          Dividend distributions to the Company’s shareholders is
          Perusahaan diakui sebagai sebuah liabilitas dalam laporan             recognised as a liability in the financial statement in the
          keuangan pada periode ketika dividen tersebut disetujui               period which the dividends are approved by the
          oleh para pemegang saham Perusahaan. Pembagian                        Company’s shareholders. Interim dividend distributions
          dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen              are recognised as a liability when the dividends are
          disetujui berdasarkan keputusan rapat Direksi sesuai                  approved based on a Board of Directors’ resolution in
          dengan Anggaran Dasar Perusahaan.                                     accordance with the Company’s Articles of Association.

      ae. Provisi                                                          ae. Provision

          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anaknya                  Provision are recognized when the Company and Its
          memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun                   Subsidiary have a present obligation (legal or
          bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar           constructive) where, as a result of a past event, it is
          kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut                        probable that an outflow of resources embodying
          mengakibatkan arus keluar sumber daya yang                            economic benefits will be required to settle the
          mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal                    obligation and a reliable estimate can be made of the
          mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.                      amount of the obligation.

          Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan              Provision are reviewed at each reporting date and
          disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik.                 adjusted to reflect the current best estimate. If it is no
          Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya               longer probable that an outflow of resources embodying
          yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan                   economic benefits will be required to settle the
          kewajiban tersebut, provisi dipulihkan.                               obligation, the provision is reversed.

          Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka                 If the effect of the time value of money is material,
          provisi didiskontokan dengan menggunakan tarif sebelum                provisions are discounted using a current pre - tax rate
          pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko                    that reflects, where appropriate, the risk specific to the
          spesifik liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan,                  liability. When discounting is used, the increase in the
          kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu diakui               provision due to the passage of time is recognized as a
          sebagai beban keuangan.                                               finance cost.




                                                                              Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   359
Page 360
                                                                        Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini               Kilas Kinerja 2025                                                  Profil Perusahaan
                                                                        Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                      in Indonesian Language


                                                                           Ekshibit E/38                                                               Exhibit E/38

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)                      2. MATERIAL ACCOUNTING POLICY INFORMATION (Continued)

                         af. Kontinjensi                                                            af. Contingencies

                              Liabilitas kontinjen tidak diakui di dalam laporan                         Contingent liabilities are not recognized in the financial
                              keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan di dalam                      statements. They are disclosed in the notes to the
                              catatan atas laporan keuangan kecuali kemungkinan arus                     financial statements unless the possibility of an outflow
                              keluar sumber daya ekonomi adalah kecil.                                   of resources embodying economic benefits is remote.

                              Aset kontinjen tidak diakui di dalam laporan keuangan,                     Contingent assets are not recognized in the financial
                              namun diungkapkan di dalam catatan atas laporan                            statements but are disclosed in the notes to the
                              keuangan jika terdapat kemungkinan suatu arus masuk                        financial statements when an inflow of economic
                              manfaat ekonomis.                                                          benefits is probable.

                          ag. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan                                   ag. Events After the Reporting Period

                              Peristiwa setelah periode pelaporan yang menyajikan                        Events after the reporting period that provide evidence
                              bukti dari kondisi yang terjadi pada akhir periode                         of conditions that existed at the end of the reporting
                              pelaporan (peristiwa penyesuaian) yang dicerminkan di                      period (adjusting events) are reflected in the financial
                              dalam laporan keuangan. Peristiwa setelah periode                          statements. Events after the reporting period that are
                              pelaporan yang bukan merupakan peristiwa penyesuaian,                      not adjusting events are disclosed in the notes to the
                              diungkapkan di dalam catatan laporan keuangan bila                         financial statements when material.
                              material.

                   3.    PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN                                3.     USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS
                         Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi                   Significant Accounting         Judgements,     Estimates     and
                                                                                                    Assumptions

                         Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar                          The preparation of the Company’s financial statements, in
                         Akuntansi Keuangan di Indonesia, mengharuskan manajemen                    conformity with Indonesian Financial Accounting Standards
                         membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang                             requires management to make judgements, estimates and
                         mempengaruhi aset, liabilitas, komitmen, dan kontinjensi                   assumptions that affect the reported amounts of assets,
                         yang dilaporkan. Karena adanya unsur ketidakpastian                        liabilities, commitments, and contingent liabilities which
                         melekat dalam melakukan estimasi sehingga dapat                            are reported. Due to inherent uncertainty in the estimates
                         menyebabkan jumlah sesungguhnya yang dilaporkan pada                       thus can lead to actual results reported in future periods
                         periode yang akan datang berbeda dengan jumlah yang                        differ from those estimates.
                         diestimasikan.

                         I.   Penggunaan Pertimbangan                                               I.   Use of Judgements

                              Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam                       The following judgements are made by management in
                              rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang                       the process of applying the Company’s accounting
                              memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang                       policies that have the most significant effects on the
                              diakui dalam laporan keuangan:                                             amounts recognized in the financial statements:

                              (i)   Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                             (i)    Classification of financial assets and financial
                                                                                                                liabilities

                                    Perusahaan dan Entitas Anaknya menetapkan                                   The Company and Its Subsidiary determine the
                                    klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai                       classifications of certain assets and liabilities as
                                    aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan                                financial assets and financial liabilities by judging
                                    mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan                            if they meet the definition set forth in SFAS 109.
                                    PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan                           Accordingly, the financial assets and financial
                                    dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan                                liabilities are accounted for in accordance with
                                    kebijakan       akuntansi     Perusahaan       seperti                      the Company’s accounting policies as disclosed in
                                    diungkapkan pada Catatan 2e.                                                Note 2e.




360   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 361
Tata Kelola Perusahaan                                                                                Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                             Tahunan




                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/39                                                                Exhibit E/39

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan)                     3.     USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)

      Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi                  Significant Accounting Judgements,              Estimates    and
      (Lanjutan)                                                                Assumptions (Continued)

      I. Penggunaan Pertimbangan (Lanjutan)                                     I. Use of Judgements (Continued)

            Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam                       The following judgements are made by management in
            rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang                       the process of applying the Company’s accounting
            memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang                       policies that have the most significant effects on the
            diakui dalam laporan keuangan: (Lanjutan)                                  amounts recognized in the financial statements:
                                                                                       (Continued)

            (ii) Cadangan atas kerugian penurunan nilai aset                            (ii) Allowance for impairment of financial assets
                 keuangan

                Perusahaan dan Entitas Anaknya mengevaluasi                                  The Company and Its Subsidiary evaluate specific
                akun tertentu yang diketahui bahwa para                                      accounts where it has information that certain
                pelanggannya tidak dapat memenuhi liabilitas                                 customers are unable to meet their financial
                keuangannya. Dalam hal tersebut, Perusahaan                                  obligations. In these cases, the Company uses
                mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi                              judgement, based on available facts and
                yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada                            circumstances, including but not limited to, the
                jangka waktu, hubungan dengan pelanggan dan                                  length of its relationship with the customer and the
                status piutang dari pelanggan berdasarkan catatan                            customer’s current receivables status based on any
                piutang pihak ketiga yang tersedia dan faktor pasar                          available third party receivables reports and known
                yang telah diketahui, untuk mencatat cadangan                                market factors, to record specific allowance for
                spesifik atas pelanggan terhadap jumlah terutang                             customers against amounts due to reduce its
                guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan                               receivable amounts that the Company and Its
                dapat diterima oleh Perusahaan dan Entitas                                   Subsidiary expected to collect.
                Anaknya.
                Cadangan spesifik ini dievaluasi kembali dan                                 These specific allowances are re-evaluated and
                disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima                            adjusted as additional information received
                mempengaruhi       jumlah    cadangan     kerugian                           affects the amounts of allowance for impairment
                penurunan nilai piutang pembiayaan. Nilai tercatat                           of financing receivables. The carrying amount
                dari piutang pembiayaan sebelum cadangan                                     of    the   Company’s      financing  receivables
                kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 Desember                            before allowance for impairment losses as of
                2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp 23.375.101                            31 December 2025 and 2024 were amounted to
                dan Rp 22.827.418. Penjelasan lebih rinci                                    Rp 23,375,101 and Rp 22,827,418, respectively.
                diungkapkan dalam Catatan 5.                                                 Further details are shown in Note 5.

      II.   Estimasi dan Asumsi                                                 II.     Estimates and Assumptions

            Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi                           The key assumptions concerning the future and
            ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan yang                       other key sources of estimation uncertainty at
            memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material                   the reporting date that have a significant risk of
            terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode                   causing a material adjustment to the carrying amounts
            pelaporan berikutnya, diungkapkan dibawah ini.                              of assets and liabilities within the next financial year
            Perusahaan mendasarkan asumsi dan estimasi pada                             are disclosed below. The Company based                its
            parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan                          assumptions and estimates on parameters which are
            disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan                           available when the financial statements were prepared.
            masa depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar                          Existing assumptions and circumstances about future
            atau situasi diluar kendali Perusahaan dan Entitas                          development, may change due to market changes or
            Anaknya. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi                        circumstances arising beyond the control of the
            terkait pada saat terjadinya.                                               Company and Its Subsidiary. Such changes are reflected
                                                                                        in the assumptions as they occur.




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   361
Page 362
                                                                     Laporan kepada                                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                              Pembahasan Manajemen




                                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                   in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/40                                                             Exhibit E/40

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   3.    PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan)                  3.     USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)

                         Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi                Significant Accounting Judgements,            Estimates     and
                         (Lanjutan)                                                              Assumptions (Continued)

                         II. Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)                                       II. Estimates and Assumptions (Continued)

                             (i)   Nilai wajar atas instrumen keuangan                               (i)    Fair value of financial instruments

                                   Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif                         The fair value of financial instruments that
                                   diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan                              are actively traded in organized financial
                                   dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang                             markets is determined by reference to quoted
                                   berlaku pada penutupan pasar pada akhir tahun                            market bid prices at the close of business at the
                                   pelaporan. Untuk instrumen keuangan yang tidak                           end of the reporting year. For financial
                                   diperdagangkan di pasar aktif, nilai wajar                               instruments where there is no active market, fair
                                   ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian.                          value is determined using valuation techniques.
                                   Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan                            Such techniques may include using recent arm’s
                                   transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar                      length market transaction, reference to the
                                   (arm’s length market transactions), referensi atas                       current fair value of another instrument that is
                                   nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara                      substantially the same, discounted cash flow
                                   substantial sama, analisis arus kas yang didiskonto,                     analysis, or other valuation models. Further
                                   atau model penilaian lainnya. Penjelasan lebih rinci                     details are shown in Note 36.
                                   diungkapkan dalam Catatan 36.

                             (ii) Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan                    (ii) Allowance for impairment losses of financial
                                                                                                          assets

                                   Perusahaan dan Entitas Anaknya telah menelaah                            The Company and Its Subsidiary have reviewed
                                   pinjaman yang diberikan dan piutang pada setiap                          loans and receivables at each statements of
                                   tanggal laporan posisi keuangan untuk menilai                            financial positions date to assess whether
                                   apakah penurunan nilai harus diakui dalam laporan                        impairment should be recognized in the profit or
                                   laba rugi. Secara khusus, justifikasi oleh manajemen                     loss or not. In particular, justification by
                                   diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus                          management is required to estimate the amount
                                   kas di masa mendatang ketika menentukan                                  and timing of future cash flows when determining
                                   penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas ini,                            impairment. In the estimation of cash flows, the
                                   Perusahaan membuat justifikasi tentang situasi                           Company makes the justification of the financial
                                   keuangan debitur dan nilai realisasi neto agunan.                        condition of debtors and net realizable value of
                                   Estimasi-estimasi ini didasarkan pada asumsi-asumsi                      collateral. These estimates are based on
                                   tentang sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin                         assumptions about a number of factors and actual
                                   berbeda, yang tercermin dalam perubahan cadangan                         results may differ, as reflected in changes in
                                   perubahan kerugian penurunan nilai tersebut di                           reserves of changes in these impairment losses in
                                   masa mendatang.                                                          the future.

                                   Evaluasi cadangan kerugian penurunan nilai secara                        Allowance for impairment losses that collectively
                                   kolektif mencakup kerugian kredit yang melekat                           assessed includes inherent credit losses in financing
                                   pada portofolio piutang pembiayaan dengan                                receivables portfolios with similar credit risk
                                   karakteristik risiko kredit yang sejenis ketika                          characteristics     when     objective      evidence
                                   terdapat bukti objektif bahwa telah terjadi                              of impairment exist for those portfolios. In
                                   penurunan nilai piutang dalam portofolio tersebut.                       assessing the need for collective allowances for
                                   Dalam menentukan perlunya untuk membentuk                                impairment losses, management considers factors
                                   cadangan kerugian penurunan nilai secara kolektif,                       such as credit quality, portfolio size, credit
                                   manajemen      mempertimbangkan        faktor-faktor                     concentrations, and economic factors.
                                   seperti kualitas kredit, besarnya portofolio,
                                   konsentrasi kredit, dan faktor-faktor ekonomi.

                                   Dalam mengestimasi cadangan yang dibutuhkan,                             In order to estimate the required allowance,
                                   asumsi-asumsi dibuat untuk menentukan model                              assumptions are made to define the way inherent
                                   kerugian bawaan dan untuk menentukan parameter                           losses are modeled and to determine the required
                                   input yang diperlukan, berdasarkan pengalaman                            input parameters, based on historical experience
                                   historis dan keadaan ekonomi saat ini. Ketepatan                         and current economic conditions. The accuracy of
                                   dari cadangan ini bergantung pada asumsi model dan                       the allowances depends on the model assumptions
                                   parameter yang digunakan dalam penentuan                                 and parameters used in determining collective
                                   cadangan     kolektif.   Penjelasan   lebih  rinci                       allowances. Further details are shown in Note 5.
                                   diungkapkan dalam Catatan 5.




362   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 363
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                       Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/41                                                               Exhibit E/41

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan)                     3.     USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)

      II.   Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)                                      II.     Estimates and Assumptions (Continued)

            (iii) Estimasi umur manfaat aset tetap dan aset tak                         (iii) Useful life estimate for fixed assets and
                  berwujud                                                                    intangible assets

                  Perusahaan dan Entitas Anaknya melakukan                                    The Company and Its Subsidiary review periodically
                  penelahaan berkala atas masa manfaat ekonomis                               the estimated useful life of fixed assets based on
                  aset tetap berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi                        factors such as technical specification and future
                  teknis dan perkembangan teknologi di masa depan.                            technological developments. Future results of
                  Hasil operasi di masa depan akan dipengaruhi secara                         operations could be materially affected by changes
                  material atas perubahan estimasi ini yang                                   in these estimates brought about by changes in the
                  diakibatkan oleh perubahan faktor yang telah                                factors mentioned. See Note 10 for the carrying
                  disebutkan di atas. Lihat Catatan 10 untuk jumlah                           amount of fixed assets.
                  tercatat aset tetap.

            (iv) Imbalan pasca-kerja                                                   (iv) Post-employment benefits

                  Nilai kini liabilitas imbalan pasca-kerja tergantung                        The present value of the post-employment benefits
                  pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar                           obligations liabilities depends on a number of
                  aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang                          factors that are determined on an actuarial basis
                  digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan)                              using a number of assumptions. The assumptions
                  liabilitas imbalan pasca-kerja neto mencakup                                used in determining the net cost (income) for post-
                  tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji di masa                             employment benefits liabilities include the
                  datang, tingkat pengunduran diri, tingkat                                   discount rate, salary increment rate, resignation
                  kecacatan, usia pensiun dan tingkat kematian.                               rate, disability rate, retirement age and mortality
                  Perubahan       atas    asumsi-asumsi     ini   akan                        rate. Any changes in these assumptions will impact
                  mempengaruhi jumlah tercatat liabilitas imbalan                             the carrying amount of post-employment benefits
                  pasca-kerja.                                                                liabilities.

                  Perusahaan dan Entitas Anaknya menentukan                                   The Company and Its Subsidiary determine the
                  tingkat diskonto yang sesuai pada akhir periode                             appropriate discount rate at the end of each
                  pelaporan. Ini merupakan tingkat suku bunga yang                            reporting period. This is the interest rate that
                  harus digunakan untuk menentukan nilai kini atas                            should be used to determine the present value of
                  estimasi arus kas keluar masa depan yang                                    estimated future cash outflows expected to be
                  diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas imbalan                           required to settle the post-employment benefits
                  pasca-kerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga                            liabilities. In determining the appropriate discount
                  yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat                            rate, the Company considers the interest rates of
                  suku     bunga     obligasi    pemerintah     yang                          government bonds that are denominated in the
                  didenominasikan dalam mata uang imbalan akan                                currency in which the benefits will be paid and that
                  dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa                               have terms to maturity approximating the terms of
                  dengan jangka waktu liabilitas imbalan pasca-kerja                          the related post-employment benefit liabilities.
                  yang terkait.

                  Asumsi kunci liabilitas imbalan pasca-kerja lainnya                         Other key assumptions for post-employment
                  sebagian ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat                          benefit liabilities are based in part on current
                  ini. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam                               market conditions. Further details are shown in
                  Catatan 17.                                                                 Note 17.

            (v)   Program kompensasi manajemen dan karyawan                             (v)   Management      and   employees     stock    option
                  berbasis saham                                                              program

                  Perusahaan dan Entitas Anaknya mengukur biaya                               The Company and Its Subsidiary measure the cost
                  equity-settled transactions karyawan dengan                                 of equity-settled transactions with employees by
                  mengacu pada nilai wajar instrumen ekuitas pada                             reference to the fair value of the equity
                  tanggal diberikan. Estimasi nilai wajar untuk                               instruments at the date at which they are granted.
                  pembayaran berbasis saham untuk menentukan                                  Estimating fair value for share-based payment
                  model penilaian yang paling sesuai, tergantung pada                         transactions requires determining the most
                  persyaratan dan kondisi pemberian. Estimasi ini juga                        appropriate valuation model, which is dependent
                  mengharuskan menentukan input yang paling tepat                             on the terms and conditions of the grant. This
                  untuk valuasi model termasuk masa manfaat yang                              estimate also requires determining the most
                  diharapkan dari opsi saham, volatilitas dan dividend                        appropriate inputs to the valuation model
                  yield dan membuat asumsi yang digunakan.                                    including the expected life of the share option,
                                                                                              volatility and dividend yield and making
                                                                                              assumptions about them.




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   363
Page 364
                                                                    Laporan kepada                                                         Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                    Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                   Pembahasan Manajemen




                                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                        in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/42                                                                 Exhibit E/42

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN (Lanjutan)                          3.     USE OF ESTIMATES AND JUDGEMENTS (Continued)

                      Pertimbangan Akuntansi yang Penting, Estimasi dan Asumsi                       Significant Accounting       Judgements,      Estimates     and
                      (Lanjutan)                                                                     Assumptions (Continued)
                       II.   Estimasi dan Asumsi (Lanjutan)                                           II.   Estimates and Assumptions (Continued)
                             (vi) Pajak penghasilan                                                         (vi) Income tax
                                 Pertimbangan     signifikan    dilakukan    dalam                              Significant judgement is involved in determining
                                 menentukan provisi atas pajak penghasilan                                      provision for corporate income tax. There are
                                 badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu                             certain transaction and computation for which the
                                 yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti                               ultimate tax determination is uncertain during the
                                 sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan dan                                ordinary course of business. The Company and Its
                                 Entitas Anaknya mengakui liabilitas atas pajak                                 Subsidiary recognize liabilities for expected
                                 penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah                                  corporate income tax issues based on estimates of
                                 terdapat tambahan pajak penghasilan badan.                                     whether additional corporate income tax will be
                                 Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan                               due. Further details are shown in Note 14b.
                                 14b.

                             (vii) Aset pajak tangguhan                                                     (vii) Deferred tax assets

                                 Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan                              Deferred tax assets are recognized for all
                                 temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar                                deductible temporary differences, to the extent
                                 kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak                                     that it is probable that taxable profit will be
                                 akan tersedia sehingga perbedaan temporer                                       available against which the deductible temporary
                                 tersebut dapat digunakan.                                                       differences.

                                 Justifikasi   manajemen       diperlukan   untuk                                Management judgement is required to determine
                                 menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang                                     the amount of deferred tax assets that can be
                                 dapat diakui, sesuai dengan waktu yang tepat dan                                recognized, based upon the likely timing on level
                                 tingkat laba fiscal di masa mendatang sejalan                                   of future taxable profits together with future
                                 dengan strategi rencana perpajakan ke depan.                                    strategic tax planning. Further details are shown
                                 Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan                                in Note 14c.
                                 14c.

                   4. KAS DAN SETARA KAS                                                       4.     CASH AND CASH EQUIVALENTS

                      Kas dan setara kas terdiri dari:                                                 Cash and cash equivalents consist of the followings:

                                                                              31 Desember/December
                                                                              2025           2024

                       Kas – Rupiah                                                 1.605                     3.021                          Cash on hand - Rupiah

                       Bank – Rupiah                                                                                                       Cash in banks - Rupiah
                       Pihak ketiga                                                                                                                  Third parties
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                    357.412                   101.992        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                        PT Bank Syariah Nasional                                  250.000                   250.000                      PT Bank Syariah Nasional
                        PT Bank Syariah Indonesia Tbk                             151.617                    25.648                PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                        PT Bank Jabar Banten Syariah                              150.105                    90.580                 PT Bank Jabar Banten Syariah
                        PT Bank KB Bukopin Syariah                                143.609                   150.931                   PT Bank KB Bukopin Syariah
                        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                             130.426                   110.712                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                        PT Bank Central Asia Tbk                                   28.867                    29.014                      PT Bank Central Asia Tbk
                        Standard Chartered Bank,                                                                                        Standard Chartered Bank,
                            Cabang Jakarta                                          9.196                    11.564                            Jakarta Branch
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                                      5.998                     8.659                       PT Bank CIMB Niaga Tbk
                        PT Bank Permata Tbk                                         3.278                     1.706                         PT Bank Permata Tbk
                        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                      1.699                     8.379       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                        PT Bank Victoria International Tbk                          1.450                    50.263            PT Bank Victoria International Tbk
                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                         120                    50.020       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                        PT Bank Pembangunan Daerah                                                                                 PT Bank Pembangunan Daerah
                            Jawa Barat dan Banten Tbk                                     11                 10.030               Jawa Barat dan Banten Tbk
                        Lain-lain (saldo di bawah Rp 1.000)                              269                    185              Others (balance below Rp 1,000)

                       Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                                         Related party (Note 29)
                        PT Bank Jago Tbk                                            1.838                        70                             PT Bank Jago Tbk

                      Jumlah bank                                               1.235.895                   899.753                           Total cash in banks
                      Jumlah kas dan bank                                       1.237.500                   902.774               Total cash on hand and in banks




364   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 365
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                        Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/43                                                                 Exhibit E/43

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  4. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan)                                           4.     CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)


      Kas dan setara kas terdiri dari: (Lanjutan)                                   Cash and cash equivalents consist of the followings:
                                                                                    (Continued)

                                                            31 Desember/December
                                                            2025           2024
      Deposito berjangka - Rupiah                                                                                       Time deposits - Rupiah
      Pihak ketiga                                                                                                                Third parties
       PT Bank KB Bukopin Syariah                               204.225                 252.169                    PT Bank KB Bukopin Syariah
       PT Bank Nationalnobu Tbk                                 100.000                       -                      PT Bank Nationalnobu Tbk
       PT Bank Sahabat Sampoerna                                  3.062                 100.000                   PT Bank Sahabat Sampoerna
       PT Bank Amar Indonesia Tbk                                 3.039                       -                   PT Bank Amar Indonesia Tbk
       PT Bank Ina Perdana Tbk                                    1.019                  51.055                       PT Bank Ina Perdana Tbk
       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                       367                     357         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
       PT Bank Victoria International Tbk                             -                 200.000             PT Bank Victoria International Tbk
       PT Allo Bank Indonesia Tbk                                     -                 100.000                     PT Allo Bank Indonesia Tbk
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                  -                   1.000                 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

      Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                                        Related party (Note 29)
       PT Bank Jago Tbk                                           3.000                   6.771                                PT Bank Jago Tbk

       Jumlah deposito berjangka                                314.712                 711.352                             Total time deposits

     Jumlah kas dan setara kas                                1.552.212               1.614.126                Total cash and cash equivalents


     Kisaran tingkat suku bunga deposito berjangka di atas adalah                   The range of the interest rates from the above time deposits
     sebagai berikut:                                                               are as follows:

                                                            31 Desember/December
                                                            2025           2024
     Tingkat bunga deposito                                                                                            Time deposit interest rate
        berjangka per tahun                                                                                                         per annum
     Rupiah                                              3,00% - 7,00%        6,00% - 7,00%                                               Rupiah

     Rincian kontrak deposito Perusahaan dan Entitas Anaknya                        The details of the deposit contract of the Company and Its
     berdasarkan periode jatuh temponya adalah sebagai berikut:                     Subsidiary based on the maturity period are as follows:

                                                            31 Desember/December
                                                            2025            2024

      Deposito berjangka                                        314.712                 711.352                                  Time deposits
      Dikurangi :                                                                                                                        Less:
          Periode jatuh tempo di bawah tiga bulan              (314.712)               (711.352)        Due date period under three months
      Periode jatuh tempo di atas tiga bulan                             -                     -             Due date period over three months




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   365
Page 366
                                                                     Laporan kepada                                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                              Pembahasan Manajemen




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/44                                                             Exhibit E/44

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   5. PIUTANG PEMBIAYAAN                                                  5.    FINANCING RECEIVABLES

                                                                              31 Desember/December
                                                                               2025           2024

                       Piutang pembiayaan konvensional                          32.270.518        29.700.549                 Conventional financing receivables
                       Piutang pembiayaan murabahah                                951.740           872.863                   Murabahah financing receivables

                       Jumlah piutang pembiayaan - bruto                        33.222.258        30.573.412              Total financing receivables – gross


                       Rincian piutang pembiayaan adalah sebagai berikut:                        The details of financing receivables are as follows:

                                                                              31 Desember/December
                                                                               2025           2024

                       Piutang pembiayaan – bruto                               33.222.258        30.573.412                       Financing receivables – gross
                       Pendapatan pembiayaan yang
                          belum diakui                                          (7.114.502)       (6.567.670)                      Unearned financing income
                       Biaya transaksi yang belum diamortisasi                      80.921            40.541                     Unamortized transaction costs
                                                                                26.188.677        24.046.283
                       Pembiayaan bersama dan penerusan                                                                                      Joint financing and
                         pinjaman – neto                                        (2.813.576)       (1.218.865)                                 channeling – net
                                                                                23.375.101        22.827.418
                       Dikurangi : cadangan kerugian                                                                                        Less : allowance for
                         penurunan nilai                                          (980.631)         (814.604)                              impairment losses

                       Jumlah piutang pembiayaan - neto                         22.394.470        22.012.814                 Total financing receivables - net


                       Angsuran piutang pembiayaan – bruto, yang akan diterima                   The installments of financing receivables - gross, which will
                       dari konsumen sesuai dengan tanggal jatuh temponya adalah                 be collected from consumers in accordance with the due
                       sebagai berikut:                                                          dates are as follows:

                                                                              31 Desember/December
                                                                               2025           2024
                       <= 1 tahun                                               16.619.434        15.355.205                                           <= 1 year
                       1 – 2 tahun                                               9.587.437         8.787.764                                          1 – 2 years
                       > 2 tahun                                                 7.015.387         6.430.443                                           > 2 years

                       Jumlah                                                   33.222.258        30.573.412                                               Total

                        Pengelompokan piutang pembiayaan - bruto menurut jumlah                   The classification of financing receivables - gross based on
                        hari tunggakan adalah sebagai berikut:                                    days overdue are as follows:
                                                                                                  31 Desember/December
                                                        31 Desember/December                     2025             2024
                                                         2025           2024                       %                %

                        Belum jatuh tempo                26.763.578          25.138.952               80,56                   82,23                     Current
                        Lewat jatuh tempo:                                                                                                            Past due:
                          1-30 hari                          5.414.243        4.514.059               16,30                   14,76                 1-30 days
                          31-90 hari                           680.416          620.787                2,05                    2,03                31-90 days
                          91-120 hari                          106.140          105.739                0,32                    0,35               91-120 days
                          121-180 hari                         166.726          137.509                0,50                    0,45              121-180 days
                          > 180 hari                            91.155           56.366                0,27                    0,18                > 180 days

                        Jumlah                           33.222.258          30.573.412              100,00                  100,00                        Total




366   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 367
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                         Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                         Ekshibit E/45                                                               Exhibit E/45

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  5.    PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                          5.   FINANCING RECEIVABLES (Continued)

         Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang                 The following tables show movement of carrying amount of
         pembiayaan selama tahun berjalan:                                          receivables during the year:

                                                              31 Desember/December 2025
                                                Tahap 1/        Tahap 2/     Tahap 3/               Jumlah/
                                                Stage 1          Stage 2      Stage 3                Total

         Saldo awal                             23.235.687         510.982            299.614      24.046.283                  Beginning balance

        Pergerakan antar tahap :                                                                                         Interstage movement:
          - Pindah ke tahap 1                       50.743         (48.716)            (2.027)                -         Transfer to stage 1 -
          - Pindah ke tahap 2                     (473.303)        475.048             (1.745)                -         Transfer to stage 2 -
          - Pindah ke tahap 3                     (308.120)        (29.144)           337.264                 -         Transfer to stage 3 -
        Aset keuangan yang telah                                                                                    Financial assets that have
           dilunasi, perubahan pada                                                                                 been repaid, changes in
           biaya transaksi dan piutang                                                                                  transaction cost and
           bunga pembiayaan                    (13.705.230)        (573.073)          530.412     (13.747.891) financing interest receivable
        Aset keuangan yang baru                                                                                            New financial assets
          diperoleh                             16.469.618         220.164            121.864      16.811.646                  originated
        Penghapusan                                      -               -           (921.361)       (921.361)                      Written-off

        Saldo akhir                             25.269.395         555.261            364.021      26.188.677                     Ending balance



                                                              31 Desember/December 2024
                                                Tahap 1/        Tahap 2/     Tahap 3/               Jumlah/
                                                Stage 1          Stage 2      Stage 3                Total

         Saldo awal                             21.156.309         502.122            299.910      21.958.341                  Beginning balance

        Pergerakan antar tahap :                                                                                         Interstage movement:
          - Pindah ke tahap 1                       54.843         (50.676)            (4.167)                -         Transfer to stage 1 -
          - Pindah ke tahap 2                     (441.261)        443.299             (2.038)                -         Transfer to stage 2 -
          - Pindah ke tahap 3                     (252.174)        (18.070)           270.244                 -         Transfer to stage 3 -
        Aset keuangan yang telah                                                                                    Financial assets that have
           dilunasi, perubahan pada                                                                                 been repaid, changes in
           biaya transaksi dan piutang                                                                                  transaction cost and
           bunga pembiayaan                    (13.007.419)        (567.974)          420.213     (13.155.180) financing interest receivable
        Aset keuangan yang baru                                                                                            New financial assets
          diperoleh                             15.725.389         202.281            110.753      16.038.423                  originated
        Penghapusan                                      -               -           (795.301)       (795.301)                      Written-off

        Saldo akhir                             23.235.687         510.982            299.614      24.046.283                     Ending balance




                                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   367
Page 368
                                                                    Laporan kepada                                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                                Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                 Pembahasan Manajemen




                                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                      in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/46                                                               Exhibit E/46

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   5.    PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                         5.    FINANCING RECEIVABLES (Continued)

                         Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian                       The following tables show movement of the allowance for
                         penurunan nilai piutang pembiayaan selama tahun berjalan:                   impairment losses of financing receivables during the year:

                                                                              31 Desember/December 2025
                                                               Tahap 1/         Tahap 2/      Tahap 3/              Jumlah/
                                                               Stage 1           Stage 2      Stage 3                Total

                         Saldo awal                               431.246           133.587           249.771          814.604                  Beginning balance

                         Pergerakan antar tahap :                                                                                             Interstage movement:
                           - Pindah ke tahap 1                     14.337           (12.617)           (1.720)                 -             Transfer to stage 1 -
                           - Pindah ke tahap 2                    (12.944)           14.314            (1.370)                 -             Transfer to stage 2 -
                           - Pindah ke tahap 3                     (8.856)           (6.374)           15.230                  -             Transfer to stage 3 -
                         Aset keuangan yang telah dilunasi                                                                         Financial assets that have been
                           dan pengukuran kembali                                                                                     repaid and remeasurement
                           penurunan nilai – neto                (211.657)          (31.318)          863.880          620.905           of loss impairment - net
                         Aset keuangan yang baru                                                                                                New financial assets
                           diperoleh                              302.853            62.879           100.751          466.483                         originated
                         Penghapusan                                    -                 -          (921.361)        (921.361)                          Written-off

                         Saldo akhir                              514.979           160.471           305.181          980.631                      Ending balance



                                                                              31 Desember/December 2024
                                                               Tahap 1/         Tahap 2/      Tahap 3/              Jumlah/
                                                               Stage 1           Stage 2      Stage 3                Total

                         Saldo awal                               392.270           104.798           267.052          764.120                  Beginning balance

                         Pergerakan antar tahap :                                                                                             Interstage movement:
                           - Pindah ke tahap 1                     13.489            (9.947)           (3.542)                 -             Transfer to stage 1 -
                           - Pindah ke tahap 2                    (11.855)           13.694            (1.839)                 -             Transfer to stage 2 -
                           - Pindah ke tahap 3                     (6.851)           (3.559)           10.410                  -             Transfer to stage 3 -
                         Aset keuangan yang telah dilunasi                                                                         Financial assets that have been
                           dan pengukuran kembali                                                                                     repaid and remeasurement
                           penurunan nilai – neto                (231.883)          (24.451)          679.379          423.045           of loss impairment - net
                         Aset keuangan yang baru                                                                                                New financial assets
                           diperoleh                              276.076            53.052            93.612          422.740                         originated
                         Penghapusan                                    -                 -          (795.301)        (795.301)                          Written-off

                         Saldo akhir                              431.246           133.587           249.771          814.604                      Ending balance


                         Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang                           The movements in the allowance for impairment losses of
                         pembiayaan berdasarkan penilaian secara individual dan                     financing receivables based on individual and collective
                         kolektif adalah sebagai berikut:                                           assessments are as follows:

                                                                        31 Desember/December 2025
                                                                   Individual/   Kolektif/   Jumlah/
                                                                   Individual   Collective    Total

                         Saldo awal                                       60.871         753.733         814.604                                 Beginning balance
                         Penambahan cadangan                                                                                                Additions to allowance
                           selama tahun berjalan – neto                   56.633     1.030.755         1.087.388                            during the year – net
                         Penghapusan                                     (21.419)     (899.942)         (921.361)                                      Written-off

                         Saldo akhir                                      96.085         884.546         980.631                                   Ending balance




368   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 369
Tata Kelola Perusahaan                                                                                      Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                  Data Perusahaan                                                        Lampiran
yang Baik                                                                                                   Tahunan




                                                                                        These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                          in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/47                                                                     Exhibit E/47

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  5.    PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                           5.     FINANCING RECEIVABLES (Continued)

        Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang                                The movements in the allowance for impairment losses of
        pembiayaan berdasarkan penilaian secara individual dan                          financing receivables based on individual and collective
        kolektif adalah sebagai berikut: (Lanjutan)                                     assessments are as follows: (Continued)

                                                         31 Desember/December 2024
                                                    Individual/   Kolektif/   Jumlah/
                                                    Individual   Collective    Total

        Saldo awal                                              -         764.120            764.120                                  Beginning balance
        Penambahan cadangan                                                                                                      Additions to allowance
          selama tahun berjalan – neto                   85.979           759.806             845.785                            during the year – net
        Penghapusan                                     (25.108)         (770.193)           (795.301)                                      Written-off

        Saldo akhir                                      60.871           753.733            814.604                                    Ending balance


         a. Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan                            a.   Financing receivables based on purpose of financing

                                                           31 Desember/December 2025
                                                                                                    Syariah/
                                               Konvensional/Conventional                             Sharia
                                                   Modal
                                                  Kerja/     Multiguna/     Sub-
                                    Investasi/   Working       Multi-     jumlah/                                  Jumlah/
                                   Investment     Capital     purpose    Sub-total                 Murabahah        Total

            Piutang pembiayaan                                                                                                     Financing receivables
              - bruto                5.584.782    19.186.062        7.499.674        32.270.518        951.740     33.222.258                 - gross
            Pendapatan
               pembiayaan                                                                                                           Unearned financing
              yang belum diakui       (953.926)   (4.111.450)   (1.792.179)          (6.857.555)     (256.947)     (7.114.502)                income
            Biaya transaksi yang                                                                                                          Unamortized
              belum diamortisasi        (5.149)      (16.961)         79.699             57.589          23.332        80.921        transaction cost
                                     4.625.707    15.057.651        5.787.194        25.470.552        718.125     26.188.677
            Pembiayaan bersama                                                                                                          Joint financing
             dan penerusan                                                                                                           and channeling -
             pinjaman - neto          (157.614)   (2.549.563)        (106.399)       (2.813.576)               -   (2.813.576)                   net
                                     4.468.093    12.508.088        5.680.795        22.656.976        718.125     23.375.101
            Cadangan kerugian                                                                                                            Allowance for
             penurunan nilai          (173.401)     (516.367)        (268.483)         (958.251)       (22.380)      (980.631)     impairment losses
            Jumlah piutang
              pembiayaan -                                                                                                             Total financing
              neto                   4.294.692    11.991.721        5.412.312        21.698.725        695.745     22.394.470      receivables - net




                                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   369
Page 370
                                                                    Laporan kepada                                                           Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                     Pembahasan Manajemen




                                                                                                     These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                       in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/48                                                                 Exhibit E/48

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                           5.     FINANCING RECEIVABLES (Continued)

                      a.    Piutang pembiayaan berdasarkan tujuan pembiayaan                         a.   Financing receivables based on purpose of financing
                            (Lanjutan)                                                                    (Continued)

                                                                            31 Desember/December 2024
                                                                                                                 Syariah/
                                                               Konvensional/Conventional                          Sharia
                                                                   Modal
                                                                  Kerja/     Multiguna/     Sub-
                                                    Investasi/   Working       Multi-     jumlah/                               Jumlah/
                                                   Investment     Capital     purpose    Sub-total              Murabahah        Total

                            Piutang pembiayaan                                                                                                  Financing receivables
                              - bruto                6.196.015    17.625.650     5.878.884     29.700.549          872.863      30.573.412                 - gross
                            Pendapatan
                               pembiayaan                                                                                                        Unearned financing
                              yang belum diakui     (1.125.044)   (3.795.644)   (1.410.360)    (6.331.048)        (236.622)     (6.567.670)                income
                            Biaya transaksi yang                                                                                                       Unamortized
                              belum diamortisasi       (18.960)      (11.253)       46.793            16.580        23.961          40.541        transaction cost
                                                     5.052.011    13.818.753     4.515.317     23.386.081          660.202      24.046.283
                            Pembiayaan bersama                                                                                                      Joint financing
                             dan penerusan                                                                                                       and channeling -
                             pinjaman - neto           (62.320)   (1.081.611)      (74.934)    (1.218.865)                  -   (1.218.865)                  net
                                                     4.989.691    12.737.142     4.440.383     22.167.216          660.202      22.827.418
                            Cadangan kerugian                                                                                                         Allowance for
                             penurunan nilai          (158.086)     (422.201)     (211.933)         (792.220)      (22.384)       (814.604)     impairment losses

                            Jumlah piutang
                              pembiayaan -                                                                                                          Total financing
                              neto                   4.831.605    12.314.941     4.228.450     21.374.996          637.818      22.012.814      receivables - net


                            Pembiayaan investasi diberikan untuk pembiayaan barang                        Investment financing were extended to finance capital
                            modal beserta jasa yang diperlukan untuk aktivitas                            goods and services needed for business/investment
                            usaha/investasi.                                                              activities.

                            Pembiayaan modal kerja diberikan untuk memenuhi                               Working capital financing were extended for working
                            kebutuhan pengeluaran yang habis dalam satu siklus                            capital needs which fully utilized within one cycle of
                            aktivitas usaha.                                                              business activities.

                            Kegiatan pembiayaan investasi dan modal kerja ditujukan                       Investment and working capital financing activities
                            untuk debitur yang :                                                          were intended to borrowers which :
                            a. memiliki usaha produktif; dan/atau                                         a. have productive businesses; and/or
                            b. memiliki ide untuk pengembangan usaha produktif.                           b. have ideas to develop the productive business.

                            Pembiayaan multiguna diberikan untuk pembiayaan                               Multipurpose financing were extended for financing of
                            barang dan/atau jasa untuk pemakaian/konsumsi dan                             goods/services for consumption and non-business
                            bukan untuk keperluan usaha atau aktivitas produktif.                         related or productive activities.




370   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 371
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/49                                                                Exhibit E/49

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                        5.     FINANCING RECEIVABLES (Continued)

      b.   Piutang pembiayaan berdasarkan jenis pengikatan                       b.     Financing receivables based on type of contract

                                                        31 Desember/December 2025
                                                        Pembiayaan     Pembiayaan
                                          Sewa           konsumen/     Murabahah/
                                      pembiayaan/        Consumer      Murabahah                  Jumlah/
                                      Finance lease       financing     financing                  Total
           Piutang pembiayaan -                                                                                         Financing receivables -
              bruto                       21.596.360        10.674.158                951.740     33.222.258                           gross
           Pendapatan pembiayaan                                                                                           Unearned financing
              yang belum diakui           (4.191.636)       (2.665.919)               (256.947)   (7.114.502)                        income
           Biaya transaksi yang                                                                                                   Unamortized
              belum diamortisasi             (25.434)            83.023                23.332          80.921               transaction cost
                                          17.379.290         8.091.262                718.125     26.188.677
           Pembiayaan bersama
             dan penerusan                                                                                                     Joint financing
             pinjaman – neto              (2.567.553)         (246.023)                      -    (2.813.576)           and channeling - net
                                          14.811.737         7.845.239                718.125     23.375.101
           Cadangan kerugian                                                                                                    Allowance for
             penurunan nilai                (564.227)         (394.024)                (22.380)      (980.631)            impairment losses
           Jumlah piutang                                                                                                      Total financing
             pembiayaan – neto            14.247.510         7.451.215                695.745     22.394.470               receivables – net


                                                        31 Desember/December 2024
                                                        Pembiayaan     Pembiayaan
                                          Sewa           konsumen/     Murabahah/
                                      pembiayaan/        Consumer      Murabahah                  Jumlah/
                                      Finance lease       financing     financing                  Total
           Piutang pembiayaan -                                                                                         Financing receivables -
              Bruto                       20.176.373         9.524.176                872.863     30.573.412                           gross
           Pendapatan pembiayaan                                                                                           Unearned financing
              yang belum diakui           (4.028.351)       (2.302.697)               (236.622)   (6.567.670)                        income
           Biaya transaksi yang                                                                                                   Unamortized
              belum diamortisasi             (35.313)            51.893                23.961          40.541               transaction cost
                                          16.112.709         7.273.372                660.202     24.046.283
           Pembiayaan bersama
             dan penerusan                                                                                                     Joint financing
             pinjaman – neto              (1.057.176)         (161.689)                      -    (1.218.865)           and channeling - net
                                          15.055.533         7.111.683                660.202     22.827.418
           Cadangan kerugian                                                                                                    Allowance for
             penurunan nilai                (459.866)         (332.354)                (22.384)      (814.604)            impairment losses
           Jumlah piutang                                                                                                      Total financing
             pembiayaan – neto            14.595.667         6.779.329                637.818     22.012.814               receivables – net


      Informasi pokok lainnya sehubungan         dengan    piutang               Other significant information relating to financing
      pembiayaan adalah sebagai berikut:                                         receivables is as follows:

      Persentase cadangan kerugian penurunan nilai terhadap                      Percentage of the allowance for impairment losses
      jumlah piutang pembiayaan sebesar 4,20% dan 3,57% masing-                  to financing receivables was 4.20% and 3.57% as of
      masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                             31 December 2025 and 2024, respectively.

      Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian penurunan                   The management believes that the allowance for
      nilai yang dibentuk memadai untuk menutup kerugian yang                    impairment losses was sufficient to cover possible losses
      mungkin timbul akibat tidak tertagihnya piutang pembiayaan                 arising from uncollectible financing receivables.
      tersebut.

      Seluruh transaksi pembiayaan dilakukan dengan pihak ketiga.                 All of the Company’s financing transactions are entered
                                                                                  with third parties.




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   371
Page 372
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/50                                                        Exhibit E/50

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   5. PIUTANG PEMBIAYAAN (Lanjutan)                                      5. FINANCING RECEIVABLES (Continued)

                       Jangka waktu kontrak pembiayaan yang disalurkan oleh                 The period of financing installment contract for vehicle and
                       Perusahaan atas kendaraan bermotor dan alat-alat berat               heavy equipment ranged from 6–60 months, and for housing
                       berkisar antara 6–60 bulan, serta perumahan (KPR) berkisar           ranges between 12-84 months.
                       12-84 bulan.

                       Rincian bunga kontraktual dan marjin syariah per tahun untuk         The detail of contractual interest and sharia margin rates per
                       piutang pembiayaan adalah sebagai berikut:                           annum on financing receivables are as follows:

                                                                             31 Desember/December
                                                                             2025             2024
                                                                              %                %
                       Mobil                                                12 - 20          15 - 20                                                Cars
                       Sepeda motor                                         35 - 40          35 - 40                                         Motorcycles
                       Properti                                             15 - 20          17 - 20                                            Property
                       Alat berat dan mesin                                  9 - 16          9 - 16                        Heavy equipment and machinery
                       Channeling                                           16 - 28          16 - 28                                          Channeling
                       Syariah                                              17 - 25          17 - 25                                              Sharia

                       Sebagai jaminan atas piutang pembiayaan yang diberikan,              As the collateral to the financing receivables, the Company
                       Perusahaan menerima jaminan dari konsumen berupa Buku                receives the Book of Vehicle Ownership (BPKB), Proprietary
                       Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Sertifikat Hak Milik              Certificate (SHM) and Property Use Right Certificate (SHGB)
                       (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) atas                   of the vehicles and property (building) financed by the
                       kendaraan bermotor dan properti (bangunan) yang dibiayai             Company and purchase invoices of the motor vehicles/heavy
                       Perusahaan dan faktur atas kendaraan bermotor/alat                   equipment/collateral asset financed by the Company.
                       berat/obyek jaminan yang dibiayai oleh Perusahaan.

                       Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024            Financing receivable as of 31 December 2025 and 2024
                       masing-masing sebesar Rp 6.459.179 dan Rp 7.403.146                  amounting to Rp 6,459,179 and Rp 7,403,146 were used as
                       digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima                collateral to borrowings (Note 13) and amounting to
                       (Catatan 13) dan sebesar Rp 865.511 dan Rp 1.171.702                 Rp 865,511 and Rp 1,171,702 were used as collateral to
                       digunakan sebagai jaminan surat berharga yang diterbitkan            securities issued, respectively (Note 15).
                       (Catatan 15).

                       Channeling adalah platform layanan teknologi peer-to-peer            Channeling is a peer-to-peer lending platform              with
                       milik FIT, entitas anak.                                             technology services owns by FIT, a subsidiary.

                       Perusahaan bekerjasama dengan beberapa perusahaan                    The Company engages several insurance companies to provide
                       asuransi untuk memberikan perlindungan risiko terhadap aset          risk protection for assets and financing provided by the
                       dan pembiayaan yang diberikan Perusahaan, terutama                   Company, mainly PT Sinarmas Penjaminan Kredit Syariah,
                       PT Sinarmas Penjaminan Kredit Syariah, PT Asuransi Bina Dana         PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas,
                       Arta Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata,            PT Asuransi Wahana Tata, PT Asuransi Astra, PT Asuransi
                       PT Asuransi Astra, PT Asuransi Raksa Pratikara, PT Asuransi          Raksa Pratikara, PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa
                       FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia,            Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance, PT FWD
                       PT Pan Pasific Insurance, PT FWD Insurance Indonesia dan             Insurance Indonesia and PT Chubb Life Insurance Indonesia.
                       PT Chubb Life Insurance Indonesia. Seluruh perusahaan                All insurance companies that the engaged by the Company are
                       asuransi yang bekerjasama dengan Perusahaan adalah pihak             third parties.
                       ketiga.




372   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 373
Tata Kelola Perusahaan                                                                             Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                          Tahunan




                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/51                                                             Exhibit E/51

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT                                                 6. IJARAH AND IMBT RECEIVABLES

                                                             31 Desember/December
                                                             2025            2024
      Piutang ijarah                                             1.027                 141                                 Ijarah receivables
      Piutang Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT)                 7.026               6.979    Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) receivables
      Jumlah                                                     8.053               7.120                                            Total
      Dikurangi: cadangan kerugian penurunan nilai                (606)               (469)            Less: allowance for impairment losses
      Neto                                                       7.447               6.651                                                Net

      Aset ijarah                                               13.741               2.362                                       Ijarah assets
      Dikurangi:                                                                                                                         Less:
      Akumulasi penyusutan                                       (3.163)              (495)                         Accumulated depreciation
      Cadangan kerugian penurunan nilai                            (172)               (19)                   Allowance for impairment losses
      Sub – Jumlah                                              10.406               1.848                                         Sub - Total
      Aset IMBT                                                126.955             112.816                                        IMBT assets
      Dikurangi:                                                                                                                        Less:
      Akumulasi penyusutan                                      (51.532)           (35.194)                         Accumulated depreciation
      Cadangan kerugian penurunan nilai                          (2.492)            (2.524)                   Allowance for impairment losses
      Sub – Jumlah                                              72.931              75.098                                         Sub - Total
      Jumlah piutang ijarah dan IMBT - neto                     90.784              83.597         Total ijarah and IMBT receivables - net

      Aset ijarah terdiri dari pembiayaan umroh, pendidikan,                    Ijarah assets consist of financing for umrah, education,
      kebutuhan multijasa dan wisata halal.                                     multiservices needs and halal tourism.

      Penyusutan dan kerugian penurunan nilai dibebankan pada                   Depreciation and impairment losses was charged to the
      laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                       consolidated statements of profit or loss and other
      konsolidasian.                                                            comprehensive income.

      Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang                The following tables show movement of carrying amount of
      ijarah dan IMBT selama tahun berjalan:                                    Ijarah and IMBT receivables during the year:

                                                             31 Desember/December 2025
                                             Tahap 1/          Tahap 2/     Tahap 3/            Jumlah/
                                             Stage 1            Stage 2      Stage 3             Total

      Saldo awal                                   83.536          2.156              917          86.609                  Beginning balance

      Pergerakan antar tahap :                                                                                           Interstage movement:
        - Pindah ke tahap 1                             -              -                -                 -             Transfer to stage 1 -
        - Pindah ke tahap 2                        (2.035)         2.035                -                 -             Transfer to stage 2 -
        - Pindah ke tahap 3                          (928)             -              928                 -             Transfer to stage 3 -
      Aset keuangan yang telah                                                                                      Financial assets that have
         dilunasi, perubahan pada                                                                                   been repaid, changes in
         biaya transaksi dan piutang                                                                                    transaction cost and
         marjin pembiayaan                      (46.436)           (2.731)          2.557         (46.610)      financing margin receivable
      Aset keuangan yang baru                                                                                              New financial assets
        diperoleh                                  56.814              734            243          57.791                      originated
      Penghapusan                                       -                -         (3.736)         (3.736)                          Written-off

      Saldo akhir                                  90.951          2.194              909          94.054                      Ending balance




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   373
Page 374
                                                                    Laporan kepada                                                               Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                      Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                         Pembahasan Manajemen




                                                                                                         These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                           in Indonesian Language


                                                                          Ekshibit E/52                                                                      Exhibit E/52

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                              PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                       FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                    6. PIUTANG IJARAH DAN IMBT (Lanjutan)                                         6.     IJARAH AND IMBT RECEIVABLES (Continued)

                      Tabel berikut menunjukkan perubahan nilai tercatat piutang                         The following tables show movement of carrying amount of
                      ijarah dan IMBT selama tahun berjalan: (Lanjutan)                                  Ijarah and IMBT receivables during the year: (Continued)

                                                                                31 Desember/December 2024
                                                             Tahap 1/              Tahap 2/     Tahap 3/                Jumlah/
                                                             Stage 1               Stage 2      Stage 3                  Total

                       Saldo awal                                53.132                 547                  137           53.816                      Beginning balance

                      Pergerakan antar tahap :                                                                                                      Interstage movement:
                        - Pindah ke tahap 1                            -                  -                    -                  -                Transfer to stage 1 -
                        - Pindah ke tahap 2                       (1.867)             1.867                    -                  -                Transfer to stage 2 -
                        - Pindah ke tahap 3                         (603)                 -                  603                  -                Transfer to stage 3 -
                      Aset keuangan yang telah                                                                                                 Financial assets that have
                         dilunasi, perubahan pada                                                                                              been repaid, changes in
                         biaya transaksi dan piutang                                                                                               transaction cost and
                         marjin pembiayaan                      (28.076)              (1.093)               2.316         (26.853)         financing margin receivable
                      Aset keuangan yang baru                                                                                                         New financial assets
                        diperoleh                                60.950                 835                   447          62.232                            originated
                      Penghapusan                                     -                   -                (2.586)         (2.586)                             Written-off

                      Saldo akhir                                83.536               2.156                  917           86.609                         Ending balance


                      Tabel berikut menunjukkan perubahan cadangan kerugian                              The following tables show movement of the allowance for
                      penurunan nilai piutang ijarah dan IMBT selama tahun berjalan:                     impairment losses of ijarah and IMBT receivables during the
                                                                                                         year:

                                                                                 31 Desember/December 2025
                                                              Tahap 1/              Tahap 2/     Tahap 3/                Jumlah/
                                                              Stage 1               Stage 2      Stage 3                  Total

                       Saldo awal                                  1.483                  612                  917           3.012                     Beginning balance

                       Pergerakan antar tahap :                                                                                                      Interstage movement:
                        - Pindah ke tahap 1                                -                -                    -                    -             Transfer to stage 1 -
                        - Pindah ke tahap 2                              (53)              53                    -                    -             Transfer to stage 2 -
                        - Pindah ke tahap 3                              (26)               -                   26                    -             Transfer to stage 3 -
                       Aset keuangan yang telah dilunasi                                                                                  Financial assets that have been
                         dan pengukuran kembali                                                                                              repaid and remeasurement
                        penurunan nilai – neto                       (690)                (186)              3.459           2.583              of loss impairment - net
                       Aset keuangan yang baru                                                                                                         New financial assets
                        diperoleh                                    878                  290                  243           1.411                            originated
                       Penghapusan                                     -                    -               (3.736)         (3.736)                             Written-off

                       Saldo akhir                                 1.592                  769                  909           3.270                        Ending balance


                                                                                31 Desember/December 2024
                                                              Tahap 1/             Tahap 2/     Tahap 3/                Jumlah/
                                                              Stage 1              Stage 2       Stage 3                 Total

                       Saldo awal                                    712                  198                  137           1.047                     Beginning balance

                       Pergerakan antar tahap :                                                                                                      Interstage movement:
                        - Pindah ke tahap 1                            -                    -                       -              -                Transfer to stage 1 -
                        - Pindah ke tahap 2                          (25)                  25                       -              -                Transfer to stage 2 -
                        - Pindah ke tahap 3                           (6)                   -                       6              -                Transfer to stage 3 -
                       Aset keuangan yang telah dilunasi                                                                                  Financial assets that have been
                         dan pengukuran kembali                                                                                              repaid and remeasurement
                        penurunan nilai – neto                      (190)                 143                2.913           2.866              of loss impairment - net
                       Aset keuangan yang baru                                                                                                         New financial assets
                        diperoleh                                    992                  246                  447           1.685                            originated
                       Penghapusan                                     -                    -               (2.586)         (2.586)                             Written-off

                       Saldo akhir                                 1.483                  612                  917           3.012                         Ending balance




374   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 375
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/53                                                               Exhibit E/53

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  7.    PIUTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA                                   7.     OTHER RECEIVABLES – THIRD PARTIES

                                                           31 Desember/December
                                                           2025            2024
        Piutang dalam proses penyelesaian – neto               225.543                203.253     Receivables in the settlement process - net
        Piutang karyawan                                        43.778                 46.352                           Employee receivables
        Piutang penerimaan angsuran konsumen                    41.721                 38.467       Customer installment receipt receivables
        Premi asuransi                                             992                  2.020                              Insurance premium
        Lain-lain                                                2.236                  2.408                                          Others
        Jumlah                                                 314.270                292.500                                             Total

        Piutang dalam proses penyelesaian – pihak ketiga dinyatakan               Receivables in the settlement process – third parties are
        dalam nilai neto, setelah dikurangi dengan cadangan kerugian              recorded at net amount, after deducting the allowance for
        penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                    impairment losses as of 31 December 2025 and 2024
        masing-masing sebesar Rp 50.846 dan Rp 44.329. Manajemen                  amounting to Rp 50,846 and Rp 44,329, respectively.
        berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                Management believes that the allowance for impairment
        tersebut, cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul               losses are adequate to cover possible losses from
        akibat tidak tertagihnya piutang dalam proses penyelesaian -              uncollectible receivables from receivables in the
        pihak ketiga.                                                             settlement process – third parties.

        Piutang penerimaan angsuran konsumen merupakan                            Customer installment receipt receivables are customer
        pembayaran angsuran konsumen yang diantaranya dilakukan                   installment such paid through online customer’s payment
        secara online melalui fasilitas layanan pembayaran pelanggan              channel (payment point) such as ATM networks of Prima,
        (payment point) seperti jaringan ATM Prima, ATM Bersama,                  ATM Bersama and outlets of Indomaret and Alfamart retail
        jaringan toko ritel Indomaret dan Alfamart (termasuk di                   stores (including the store chains of Alfa Midi, Dandan and
        dalamnya jaringan Alfa Midi, Dandan dan Lawson) serta                     Lawson) and marketplace such as Tokopedia, Shopee, Blibli
        marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli dan Gojek.                  and Gojek. These channels will transfer the installment
        Fasilitas payment point ini akan meneruskan angsuran yang                 paid to the Company’s bank account in several bank within
        dibayarkan konsumen tersebut ke rekening Perusahaan di                    1 (one) day up to 2 (two) days from the date that the
        beberapa bank dalam jangka waktu 1 (satu) hari sampai dengan              customer installment is received.
        2 (dua) hari dari tanggal angsuran konsumen diterima.

  8.    ASET (LIABILITAS) DERIVATIF                                        8.    DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES)

        Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan                   The Company has several cross currency and interest rate
        interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari                   swap contracts with several banks. The details of these
        kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut:                          contracts are as follows:
                                                      31 Desember/December 2025
                                                       Jumlah nosional      Tanggal                                Nilai wajar/Fair value
                                                        (nilai penuh)/    perjanjian/              Tanggal        Aset (liabilitas) derivatif/
                       Pihak lawan/                    Notional amount     Agreement            jatuh tempo/         Derivative assets
                      Counterparty                       (full amount)        date                Due date                (liabilities)
         Cross Currency and Interest
           Rate Swap
         PT Bank CTBC Indonesia                    USD         1.000.000        22-Feb-2023      20-Feb-2026                              1.463
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD         2.000.000        22-May-2023      22-May-2026                              3.692
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    USD         2.000.000         19-Jun-2023     26-Jun-2026                              3.348
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD         3.000.000         27-Jul-2023      27-Jul-2026                             4.711
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    USD         6.000.000        16-Aug-2023      28-Aug-2026                              7.932
         PT Bank Permata Tbk                       USD         6.000.000        27-Nov-2023      27-Nov-2026                              6.456
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    USD        10.000.000        18-Dec-2023      18-Dec-2026                             10.260
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    USD         5.000.000         18-Jan-2024     25-Jan-2027                              5.123
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD        10.000.000        15-Feb-2024      15-Feb-2027                              7.427
         PT Bank Permata Tbk                       USD        10.000.000        21-Mar-2024      22-Mar-2027                              9.168
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD         4.166.667        26-Mar-2024      28-Mar-2027                              2.850
         PT Bank Permata Tbk                       USD         3.250.000          5-Apr-2024       5-Apr-2027                             1.821
         PT Bank Permata Tbk                       USD         4.750.000         18-Apr-2024     18-Apr-2027                              2.666
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk    USD         6.000.000         18-Apr-2024     26-Apr-2027                              2.633
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD         5.194.444          7-May-2024     21-May-2027                              1.981
         PT Bank Permata Tbk                       USD         4.141.667        29-Aug-2024      27-Aug-2027                              3.627
         PT Bank Danamon Indonesia Tbk             USD         3.842.776         26-Sep-2024     24-Sep-2027                              4.985
         PT Bank Danamon Indonesia Tbk             USD         3.812.500        12-Mar-2025      12-Mar-2027                                452
         PT Bank Danamon Indonesia Tbk             USD         7.625.000        14-Mar-2025      12-Mar-2027                                 20
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                    USD         5.511.111        19-Aug-2025      25-Aug-2028                              1.175




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   375
Page 376
                                                                    Laporan kepada                                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                     in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/54                                                              Exhibit E/54

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                    8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF (Lanjutan)                                 8.    DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES) (Continued)

                       Perusahaan memiliki beberapa kontrak cross currency dan                      The Company has several cross currency and interest rate
                       interest rate swap dengan beberapa bank. Perincian dari                      swap contracts with several banks. The details of these
                       kontrak-kontrak tersebut adalah sebagai berikut: (Lanjutan)                  contracts are as follows: (Continued)

                                                                         31 Desember/December 2025
                                                                          Jumlah nosional      Tanggal                               Nilai wajar/Fair value
                                                                           (nilai penuh)/    perjanjian/             Tanggal        Aset (liabilitas) derivatif/
                                      Pihak lawan/                        Notional amount     Agreement           jatuh tempo/         Derivative assets
                                     Counterparty                           (full amount)        date               Due date                (liabilities)
                        Cross Currency and Interest
                           Rate Swap
                        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                USD          5.166.667        19-Aug-2025     26-Aug-2027                              1.265
                        PT Bank DBS Indonesia                        USD          5.425.000        13-Aug-2025     19-Aug-2027                              1.405
                        PT Bank DBS Indonesia                        USD          5.425.000        21-Aug-2025     27-Aug-2027                              1.280
                        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                USD          5.591.667        23-Oct-2025     23-Oct-2027                                  5
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          9.100.000        22-Dec-2025     22-Dec-2027                               (720)
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          5.985.000        26-Nov-2025     26-Nov-2028                               (614)
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD          6.000.000        29-Dec-2025     29-Dec-2028                             (1.306)
                                                                                                                                                           83.105


                                                                         31 Desember/December 2024
                                                                          Jumlah nosional      Tanggal                               Nilai wajar/Fair value
                                                                           (nilai penuh)/    perjanjian/             Tanggal        Aset (liabilitas) derivatif/
                                       Pihak lawan/                       Notional amount     Agreement           jatuh tempo/         Derivative assets
                                      Counterparty                         (full amount)         date               Due date                (liabilities)
                        Cross Currency and Interest
                          Rate Swap
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          1.000.000        18-Jan-2022    20-Jan-2025                               1.879
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          1.500.000        14-Feb-2022    14-Feb-2025                               2.653
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          1.500.000        14-Mar-2022    14-Mar-2025                               2.657
                        PT Bank CTBC Indonesia                       USD          7.000.000        22-Feb-2023    20-Feb-2026                               6.261
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD          6.000.000        22-May-2023    22-May-2026                               8.195
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       USD          6.000.000        19-Jun-2023    26-Jun-2026                             (11.579)
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD          7.000.000         27-Jul-2023    27-Jul-2026                              7.811
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       USD         14.000.000        16-Aug-2023    28-Aug-2026                             (16.130)
                        PT Bank Permata Tbk                          USD         12.000.000        27-Nov-2023    27-Nov-2026                               8.138
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       USD         20.000.000        18-Dec-2023    18-Dec-2026                              (8.213)
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       USD          9.000.000        18-Jan-2024    25-Jan-2027                              (5.167)
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD         18.000.000        15-Feb-2024    15-Feb-2027                               6.655
                        PT Bank Permata Tbk                          USD         18.000.000        21-Mar-2024    22-Mar-2027                              10.096
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD          7.500.000        26-Mar-2024    28-Mar-2027                               2.201
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          5.416.667          5-Apr-2024     5-Apr-2027                                983
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          7.916.667        18-Apr-2024    18-Apr-2027                               1.527
                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk       USD         10.000.000        18-Apr-2024    26-Apr-2027                               1.024
                        PT Bank CIMB Niaga Tbk                       USD          8.861.111         7-May-2024    21-May-2027                                 (53)
                        PT Bank Permata Tbk                          USD          6.508.333        29-Aug-2024    27-Aug-2027                               3.425
                        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                USD          6.038.647        26-Sep-2024    24-Sep-2027                               5.291
                                                                                                                                                           27.654

                        Perusahaan melakukan kontrak cross currency swap dan                       The Company entered into cross currency swap and interest
                        interest rate swap dengan tujuan lindung nilai atas risiko                 rate swap contracts to hedge the risk of fluctuations in cash
                        fluktuasi arus kas yang ditimbulkan oleh kurs mata uang dan                flows arising from exchange rates and interest rates on
                        tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima.                            borrowing.

                        Perubahan atas nilai wajar dari kontrak cross currency swap                Changes in the fair value of cross currency swap and interest
                       dan interest rate swap yang ditetapkan sebagai instrumen                    rate swap contract designated hedging instruments that
                       lindung nilai, yang secara efektif menghapus variabilitas arus              effectively offset the variability of cash flows associated
                       kas dari pinjaman terkait, dicatat di ekuitas. Nilai ini                    with the borrowings are recorded in equity. The amounts
                       kemudian diakui dalam laporan laba rugi sebagai penyesuaian                 subsequently are recognized to the profit or loss as
                       atas laba atau rugi selisih kurs dan beban bunga pinjaman                   adjustments of the exchange rate differences and interest
                       terkait yang dilindungi nilai pada periode yang sama dimana                 payments related to the hedged borrowings in the same
                       selisih kurs dan beban bunga tersebut diakui pada perkiraan                 period in which the related exchange rate differences and
                       laba rugi.                                                                  interest affects profit or loss.




376   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 377
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan                 Data Perusahaan                                                       Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                    in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/55                                                                  Exhibit E/55

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   8. ASET (LIABILITAS) DERIVATIF (Lanjutan)                               8.     DERIVATIVE ASSETS (LIABILITIES) (Continued)

      Kerugian kumulatif yang timbul dari perubahan nilai wajar                   The cumulative loss arising from the changes in fair values
      instrumen derivatif pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                  of the derivative instruments as of 31 December 2025 and
      masing-masing sebesar Rp 29.734 dan Rp 65.416 disajikan                     2024 amounting to Rp 29,734 and Rp 65,416, respectively,
      sebagai “Kerugian kumulatif atas instrumen derivatif untuk                  were presented as “Cumulative loss on derivative
      lindung nilai arus kas–neto” sebagai bagian “Ekuitas” pada                  instrument for cash flow hedges – net” under the “Equity”
      laporan posisi keuangan konsolidasian dan akan diakui dalam                 section in the consolidated statement of financial position
      laporan laba rugi pada saat realisasinya.                                   and will be recognized in the statement of profit or loss
                                                                                  upon its realization.

   9. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN UANG MUKA                                   9.     PREPAID EXPENSES AND ADVANCES

                                                              31 Desember/December
                                                              2025            2024
       Beban Dibayar di Muka                                                                                                 Prepaid Expenses
       Implementasi proyek IT                                     19.263               15.684                        IT implementation project
       Bunga                                                       1.586                  716                                          Interest
       Sewa                                                        1.343                  754                                             Rent
       Asuransi                                                      305                  291                                        Insurance
       Lain-lain                                                     577                   58                                           Others
       Sub-jumlah                                                 23.074               17.503                                           Sub-total

       Uang Muka                                                                                                                      Advances
       Akses biro kredit                                           1.665                    -                                Loan access bureou
       Uang muka                                                     470                  630                                 Advance payment
       Lain-lain                                                       -                2.006                                            Others
       Sub-jumlah                                                  2.135                2.636                                           Sub-total
       Jumlah                                                     25.209               20.139                                               Total


  10. ASET TETAP                                                            10. FIXED ASSETS

                                                      31 Desember/December 2025
                                 Saldo awal/                      A                                   Saldo akhir/
                                  Beginning    Penambahan/      Pengurangan/       Reklasifikasi/        Ending
                                   balance       Additions       Deductions      Reclassifications      balance
      Harga perolehan                                                                                                              Acquisition cost
      Pemilikan langsung                                                                                                         Direct ownership
       Tanah                         207.193         17.568                -                    -          224.761                          Land
       Bangunan dan prasarana        451.733          4.484              (98 )             10.482          466.601   Building and improvements
       Peralatan kantor              330.974         26.617          (17.233 )              6.293          346.651             Office equipment
       Kendaraan                     351.197         64.359          (44.952 )                  -          370.604                      Vehicles
       Perabot dan
         perlengkapan kantor          25.278          1.630             (530 )              1.173           27.551        Furniture and fixtures
                                   1.366.375       114.658           (62.813)               17.948       1.436.168
       Aset dalam pembangunan          1.526        17.923                 -               (17.952)          1.497     Asset under construction

      Jumlah Harga Perolehan       1.367.901       132.581           (62.813 )                  (4)      1.437.665          Total Acquisition Cost

      Akumulasi penyusutan                                                                                             Accumulated depreciation
      Pemilikan langsung                                                                                                         Direct ownership
        Bangunan dan prasarana       266.165         22.918              (93 )                   -         288.990   Building and improvements
        Peralatan kantor             258.163         29.481          (17.133 )                   -         270.511             Office equipment
        Kendaraan                    148.900         65.468          (26.997 )                   -         187.371                      Vehicles
        Perabot dan
         perlengkapan kantor          22.128          1.200             (522 )                   -          22.806        Furniture and fixtures

      Jumlah Akumulasi                                                                                                         Total Accumulated
        Penyusutan                   695.356       119.067           (44.745 )                   -         769.678                Depreciation

      Nilai Tercatat                 672.545                                                               667.987                Carrying Amount




                                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   377
Page 378
                                                                           Laporan kepada                                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini               Kilas Kinerja 2025                                                      Profil Perusahaan
                                                                           Pemangku Kepentingan                                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                          These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                            in Indonesian Language


                                                                             Ekshibit E/56                                                                   Exhibit E/56

                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                              PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                       FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                     10. ASET TETAP (Lanjutan)                                                     10. FIXED ASSETS (Continued)

                                                                              31 Desember/December 2024
                                                     Saldo awal/                        A                                      Saldo akhir/
                                                      Beginning     Penambahan/       Pengurangan/         Reklasifikasi/         Ending
                                                       balance        Additions        Deductions        Reclassifications       balance
                        Harga perolehan                                                                                                                     Acquisition cost
                        Pemilikan langsung                                                                                                                Direct ownership
                         Tanah                            207.193                 -                -                     -          207.193                          Land
                         Bangunan dan prasarana           446.797               916           (2.383 )               6.403          451.733   Building and improvements
                         Peralatan kantor                 326.524             7.454          (11.100 )               8.096          330.974             Office equipment
                         Kendaraan                        338.710            78.007          (65.949 )                 429          351.197                      Vehicles
                         Perabot dan
                           perlengkapan kantor             24.703              705              (503 )                 373           25.278        Furniture and fixtures
                                                        1.343.927            87.082          (79.935)                15.301       1.366.375
                         Aset dalam pembangunan             1.102            10.430                -                (10.006)          1.526      Asset under construction

                        Jumlah Harga Perolehan          1.345.029            97.512          (79.935 )               5.295        1.367.901         Total Acquisition Cost

                        Akumulasi penyusutan                                                                                                    Accumulated depreciation
                        Pemilikan langsung                                                                                                                Direct ownership
                          Bangunan dan prasarana          245.587            22.946           (2.368 )                    -         266.165   Building and improvements
                          Peralatan kantor                230.516            38.641          (10.994 )                    -         258.163             Office equipment
                          Kendaraan                       126.431            61.995          (39.526 )                    -         148.900                      Vehicles
                          Perabot dan
                           perlengkapan kantor             21.668              956              (496 )                    -          22.128       Furniture and fixtures

                        Jumlah Akumulasi                                                                                                                Total Accumulated
                          Penyusutan                      624.202           124.538          (53.384 )                    -         695.356                Depreciation

                        Nilai Tercatat                    720.827                                                                   672.545               Carrying Amount


                 3




                       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 rincian aset dalam                         As of 31 December 2025 and 2024, the details of asset under
                       pembangunan dengan persentase penyelesaian masing-masing                          construction with percentage of completion of are 62% and
                       sebesar 62% dan 67% sebagai berikut:                                              67%, respectively, are as follows:

                                                    Perkiraan tahun penyelesaian/                31 Desember/December
                        Proyek                        Estimation of completion                    2025           2024                                              Project
                        Bangunan dan prasarana                      2025                                  1.089                    527        Building and improvement
                        Peralatan kantor                            2025                                     40                    998                 Office equipment
                        Perabot dan
                          perlengkapan kantor                       2025                                     368                      1           Furniture and fixtures
                        Jumlah                                                                            1.497                  1.526                               Total

                       Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah                             Depreciation charged to operations was amounted to
                       sejumlah Rp 119.067 dan Rp 124.538 masing-masing untuk                            Rp 119,067 and Rp 124,538 for the year ended 31 December
                       tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                        2025 and 2024, respectively (Note 27).
                       (Catatan 27).

                       Seluruh hak pemilikan atas tanah Perusahaan adalah dalam                          All land owned by the Company has certificates of Building
                       bentuk Hak Guna Bangunan (HGB) dengan jangka waktu                                Right to Use Titles (“HGB”) which have useful periods
                       penggunaan akan berakhir antara tahun 2026 sampai tahun                           ranging from 2026 to 2055. The management of the Company
                       2055. Manajemen Perusahaan berpendapat tidak terdapat                             believes that there will be no difficulty in extending the land
                       masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh                         rights as the land were acquired legally and supported by
                       tanah diperoleh secara sah dan didukung oleh bukti                                sufficient evidences of ownership.
                       kepemilikan yang memadai.




378   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 379
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/57                                                             Exhibit E/57

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  10. ASET TETAP (Lanjutan)                                             10. FIXED ASSETS (Continued)

      Pengurangan aset tetap untuk tahun yang berakhir pada                   Deductions of fixed assets for the year ended 31 December
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari                          2025 and 2024 consisted of writen off office equipment and
      penghapusbukuan peralatan kantor dan rehabilitasi gedung                leasehold improvement, and sales of fixed assets - vehicles
      kantor, serta penjualan aset tetap kendaraan dan peralatan              and office equipment with details of gain on sale are as
      kantor dengan rincian keuntungan yang diperoleh adalah                  follows:
      sebagai berikut:

                                                              31 Desember/December
                                                             2025             2024
      Hasil penjualan                                             28.519                40.231                                     Proceeds
      Nilai tercatat                                             (18.068)              (26.551)                             Carrying amount
      Keuntungan penjualan aset tetap                             10.451               13.680                  Gain on sale of fixed assets

      Keuntungan penjualan aset tetap diakui sebagai bagian dari              Gain on sale of fixed assets is recognized as part of “Other
      “Pendapatan Lain-lain” pada laporan laba rugi dan                       Income” in the consolidated statement of profit or loss and
      penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 24).               other comprehensive income (Note 24).

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah harga                    As of 31 December 2025 and 2024, the cost of fixed asset
      perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh tetapi masih           which have been fully depreciated but still in use in the
      digunakan dalam kegiatan operasional adalah masing-masing               operational activities amounted to Rp 383,493 and
      sebesar Rp 383.493 dan Rp 338.685.                                      Rp 338,685, respectively.

     Seluruh aset tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan                   All fixed assets, except for land, are covered against losses
     terhadap risiko kerugian kebakaran, banjir dan risiko kerugian           from fire, flood and other risks (all risks) with a total
     lainnya (all risks) dengan nilai pertanggungan masing-masing             insurance coverage amounting to Rp 574,668 and Rp 470,730
     sebesar Rp 574.668 dan Rp 470.730 pada tanggal 31 Desember               as of 31 December 2025 and 2024, respectively by
     2025 dan 2024 oleh PT Asuransi FPG Indonesia. Manajemen                  PT Asuransi FPG Indonesia. The management believes that
     berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut sudah                     the coverage is adequate to cover possible losses from such
     memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset                    risks.
     yang dipertanggungkan.

     Tidak ada aset tetap yang dijadikan jaminan pada tanggal                 There were no fixed assets pledged as collateral as of
     31 Desember 2025 dan 2024.                                               31 December 2025 and 2024.

     Berdasarkan evaluasi manajemen Perusahaan dan Entitas                    Based on management’s assessment, there are no events or
     Anaknya, tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan                  changes in circumstances which may indicate an impairment
     yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada              in value of fixed assets as of 31 December 2025 and 2024.
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

     Manajemen Perusahaan dan Entitas Anaknya berkeyakinan                     The management of the Company and Its Subsidiary believe
     bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan antara nilai wajar            that there is no significant difference between the fair
     aset tetap dengan jumlah tercatat.                                        value and the carrying amount of fixed assets.

     Seluruh aset tetap yang ada pada tanggal pelaporan digunakan             All of fixed assets as at the reporting date are fully used to
     untuk menunjang aktivitas operasi Perusahaan.                            support the Company’s operation activities.




                                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   379
Page 380
                                                                      Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                            Profil Perusahaan
                                                                      Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/58                                                          Exhibit E/58

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                   11. ASET HAK-GUNA                                                        11. RIGHT-OF-USE ASSETS

                       Klasifikasi kelompok utama aset hak-guna adalah sebagai                 The major classification of right-of-use assets are as
                       berikut:                                                                follows:

                                                                          31 Desember/December 2025
                                               Saldo awal/               Penambahan/         Pengurangan/         Saldo akhir/
                                            Beginning balance              Additions          Deductions         Ending balance
                       Harga perolehan                                                                                                      Acquisition cost
                         Sewa bangunan                       76.775                24.436           (22.967)                   78.244      Buildings leases
                       Akumulasi                                                                                                                Accumulated
                         penyusutan                                                                                                          depreciation
                         Sewa bangunan                       33.518                21.708           (22.967)                   32.259      Buildings leases
                       Nilai Tercatat                        43.257                                                            45.985      Carrying Amount

                                                                          31 Desember/December 2024
                                               Saldo awal/               Penambahan/         Pengurangan/         Saldo akhir/
                                            Beginning balance              Additions          Deductions         Ending balance
                       Harga perolehan                                                                                                      Acquisition cost
                         Sewa bangunan                   117.656                   24.706           (65.587)                   76.775      Buildings leases
                       Akumulasi                                                                                                                Accumulated
                         penyusutan                                                                                                          depreciation
                         Sewa bangunan                       76.631                22.474           (65.587)                   33.518      Buildings leases
                       Nilai Tercatat                        41.025                                                            43.257      Carrying Amount

                       Jumlah penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah                   Depreciation charged to operations was amounted to
                       sejumlah Rp 21.708 dan Rp 22.474 untuk tahun yang berakhir              Rp 21,708 and Rp 22,474 for the year ended 31 December
                       pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 27).                    2025 and 2024, respectively (Note 27).

                       Beberapa transaksi sewa gudang dan kantor mengandung opsi               Some leases of warehouses and offices contain extension
                       perpanjangan yang dapat diambil oleh Perusahaan sebelum                 options exercisable by the Company before the end of the
                       masa berakhirnya kontrak yang tidak dapat dibatalkan. Opsi              non-cancellable contract period. The extension options held
                       perpanjangan yang dimiliki hanya dapat diambil oleh                     are exercisable only by the Company. The Company assesses
                       Perusahaan. Perusahaan mengevaluasi pada awal dimulainya                at lease commencement whether it is reasonably certain to
                       masa sewa apakah besar kemungkinan akan diambilnya opsi                 exercise the extension options. The Company reassesses this
                       perpanjangan. Perusahaan mengevaluasi kembali penentuan                 assessment if there is a significant event or significant
                       ini apabila ada peristiwa signifikan atau ada perubahan                 change in circumstances within its control.
                       keadaan signifikan di dalam kendali Perusahaan.




380   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 381
Tata Kelola Perusahaan                                                                                 Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                       Lampiran
yang Baik                                                                                              Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/59                                                                 Exhibit E/59

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


  12. ASET TAK BERWUJUD                                                  12. INTANGIBLE ASSETS

                                                      31 Desember/December 2025
                                Saldo awal/                      A                                     Saldo akhir/
                                 Beginning      Penambahan/    Pengurangan/        Reklasifikasi/         Ending
                                  balance         Additions     Deductions       Reclassifications       balance

      Harga perolehan                                                                                                            Acquisition cost
      Pemilikan langsung                                                                                                        Direct ownership
        Perangkat lunak               422.489          6.785         (20.424 )               2.889          411.739                  Software
        Perangkat lunak dalam
         penyelesaian                   4.947          8.304               -                (2.889)          10.362        Software in progress

      Jumlah Harga Perolehan          427.436         15.089         (20.424 )                    -         422.101        Total Acquisition Cost

      Akumulasi amortisasi                                                                                             Accumulated amortization
      Pemilikan langsung                                                                                                       Direct ownership
        Perangkat lunak               228.027         63.892         (13.691 )                    -         278.228                 Software

      Nilai Tercatat                  199.409                                                               143.873             Carrying Amount


                                                      31 Desember/December 2024
                                 Saldo awal/                     A                                     Saldo akhir/
                                  Beginning     Penambahan/    Pengurangan/        Reklasifikasi/         Ending
                                   balance        Additions     Deductions       Reclassifications       balance

      Harga perolehan                                                                                                            Acquisition cost
      Pemilikan langsung                                                                                                        Direct ownership
        Perangkat lunak               427.298         15.111         (20.184 )                  264         422.489                   Software

        Perangkat lunak dalam
         penyelesaian                   2.364          8.142               -                (5.559)           4.947        Software in progress

      Jumlah Harga Perolehan          429.662         23.253         (20.184 )              (5.295 )        427.436        Total Acquisition Cost

      Akumulasi amortisasi                                                                                             Accumulated amortization
      Pemilikan langsung                                                                                                       Direct ownership
        Perangkat lunak               174.496         68.353         (14.822 )                    -         228.027                 Software

      Nilai Tercatat                  255.166                                                               199.409             Carrying Amount

      Jumlah amortisasi yang dibebankan pada operasi adalah                       Amortization charged to operations was amounted
      sejumlah Rp 63.892 dan Rp 68.353 masing-masing untuk tahun                  to Rp 63,892 and Rp 68,353 for the year ended
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                        31 December 2025 and 2024, respectively (Note 27).
      (Catatan 27).

  13. PINJAMAN YANG DITERIMA                                              13. FUND BORROWINGS

     Pinjaman yang diterima terdiri dari:                                        Fund borrowings consist of the followings:

                                                         31 Desember/December
                                                        2025              2024
     Lembaga keuangan                                                                                                     Financial institutions
      Pihak ketiga                                                                                                                Third parties
      Pinjaman (Dolar AS)                                                                                                Borrowings (US Dollar)
        Pinjaman Sindikasi                                 1.006.920                2.004.088                                 Syndicated Loan
        PT Bank Permata Tbk                                  456.918                  320.681                            PT Bank Permata Tbk
        PT Bank Danamon Indonesia Tbk                        436.980                   97.597                  PT Bank Danamon Indonesia Tbk
        PT Bank CIMB Niaga Tbk                               350.277                  264.428                         PT Bank CIMB Niaga Tbk
        PT Bank DBS Indonesia                                182.085                        -                           PT Bank DBS Indonesia
        PT Bank CTBC Indonesia                                16.782                  113.134                         PT Bank CTBC Indonesia
        Sub-jumlah pinjaman (Dolar AS)                     2.449.962                2.799.928               Sub-total borrowings (US Dollar)




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   381
Page 382
                                                                    Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/60                                                          Exhibit E/60

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                   13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)                                    13. FUND BORROWINGS (Continued)

                      Pinjaman yang diterima terdiri dari: (Lanjutan)                           Fund borrowings consist of the followings: (Continued)

                                                                             31 Desember/December
                                                                            2025              2024
                       Lembaga keuangan (lanjutan)                                                                        Financial institutions (Continued)

                       Pihak ketiga                                                                                                           Third parties
                       Pinjaman (Rupiah)                                                                                               Borrowings (Rupiah)
                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                         1.745.769          1.729.457                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                         PT Bank Central Asia Tbk                              1.486.111          1.237.500                     PT Bank Central Asia Tbk
                         PT Bank Pan Indonesia Tbk                             1.200.000            962.892                   PT Bank Pan Indonesia Tbk
                         PT Bank UOB Indonesia                                   500.000            500.000                       PT Bank UOB Indonesia
                         PT Bank Pembangunan Daerah                                                                        PT Bank Pembangunan Daerah
                            Jawa Barat dan Banten Tbk                            434.167            286.667                Jawa Barat dan Banten Tbk
                         PT Bank China Construction                                                                          PT Bank China Construction
                            Bank Indonesia Tbk                                   385.309            295.367                        Bank Indonesia Tbk
                         PT Bank KEB Hana Indonesia                              383.333            433.333                  PT Bank KEB Hana Indonesia
                         PT Bank HSBC Indonesia                                  369.445                  -                      PT Bank HSBC Indonesia
                         PT Bank Digital BCA                                     314.444            474.444                          PT Bank Digital BCA
                         MUFG Bank, Ltd, Cabang Jakarta                          225.313            354.063              MUFG Bank, Ltd, Jakarta Branch
                         PT Bank Mizuho Indonesia                                150.000            150.000                    PT Bank Mizuho Indonesia
                         PT Bank Shinhan Indonesia                               150.000             33.333                   PT Bank Shinhan Indonesia
                         PT Bank Victoria International Tbk                      150.000                  -            PT Bank Victoria International Tbk
                         PT Bank Maspion Indonesia Tbk                           125.000            225.000               PT Bank Maspion Indonesia Tbk
                         Pinjaman Sindikasi                                                                                               Syndicated Loan
                            (Agen : PT Bank DKI)                                  55.117            542.744                      (Agent : PT Bank DKI)
                         PT Bank OCBC NISP Tbk                                         -            150.000                       PT Bank OCBC NISP Tbk
                         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                        -             98.025                      PT Bank CIMB Niaga Tbk
                         PT Bank DKI                                                   -             89.690                                   PT Bank DKI

                       Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                                  Related party (Note 29)
                         PT Bank Jago Tbk                                       102.643             169.094                             PT Bank Jago Tbk

                        Sub-jumlah pinjaman (Rupiah)                           7.776.651          7.731.609                Sub-total borrowings (Rupiah)

                       Lembaga non-keuangan                                                                                       Non-financial institutions
                      Pinjaman (Rupiah)                                                                                                Borrowings (Rupiah)
                        PT United Tractors Tbk                                   171.543            311.544                        PT United Tractors Tbk
                        PT Gaya Makmur Tractors                                       41             15.278                      PT Gaya Makmur Tractors
                         Jumlah pinjaman (Rupiah)                                171.584            326.822                    Total borrowings (Rupiah)
                       Jumlah pinjaman                                        10.398.197         10.858.359                                Total borrowings

                       Dikurangi:                                                                                                                       Less:
                       Biaya transaksi yang belum
                          diamortisasi                                           (28.135)            (35.788)                 Unamortized transaction costs
                       Pinjaman – neto                                        10.370.062         10.822.571                                 Borrowings – net

                      Kisaran suku bunga kontraktual setahun untuk pinjaman dari                 The range of contractual interest rates per annum on the
                      bank di atas adalah sebagai berikut:                                       above bank loans are as follows:

                                                                             31 Desember/December
                                                                            2025              2024
                       Rupiah                                               4,90 – 7,30         5,00 – 7,30                                           Rupiah
                       Dolar AS                                             4,38 - 5,38         5,11 - 6,59                                         US Dollar




382   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 383
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                  in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/61                                                             Exhibit E/61

       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                       NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)                                   13.     FUND BORROWINGS (Continued)

         Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai             The detail of borrowings facilities are as follows:
         berikut:
           Nama Lembaga Keuangan dan            Perjanjian Jatuh tempo                                         Saldo pinjaman/
              Lembaga Non-Keuangan/              terakhir/   fasilitas/                                       Outstanding loan
             Financial Institutions and           Latest     Facility           Batas fasilitas/           31 Desember/December
          Non-Financial Institutions’ Name      agreement due date**            Facility limit             2025               2024
   `

         Dolar AS/US Dollar
          Pinjaman Sindikasi
           (Agen : Standard Chartered Bank
              (Hong Kong) Ltd.)                 30-Aug-2021    14-Mar-2025 USD        80.000.000*                       -               64.648
           (Agen : Standard Chartered Bank
              (Hong Kong) Ltd.)                  2-May-2023    26-Apr-2027 USD       150.000.000*             1.006.920            1.939.440
                                                                               USD   230.000.000*             1.006.920            2.004.088

           PT Bank Permata Tbk***               18-Apr-2023    27-Aug-2027 USD        23.100.000*               203.761              320.681
                                                29-Oct-2025    26-Nov-2028 USD        15.085.000*               253.157                    -
                                                                                      38.185.000*               456.918              320.681

           PT Bank Danamon Indonesia Tbk^^       26-Jul-2024   23-Oct-2027 USD        37.187.615*               436.980                 97.597

           PT Bank CIMB Niaga Tbk^              25-May-2023    28-Mar-2027     USD    10.000.000*                69.925              121.215
                                                25-May-2023    21-May-2027     USD    11.000.000*                87.173              143.213
                                                19-Aug-2025    29-Dec-2027     USD     6.000.000*               100.692                    -
                                                19-Aug-2025    25-Aug-2028     USD     6.200.000*                92.487                    -
                                                                               USD    33.200.000*               350.277              264.428

           PT Bank DBS Indonesia                11-Jun-2024    27-Aug-2027 USD        12.400.000*               182.085                      -

           PT Bank CTBC Indonesia               20-Feb-2023    20-Feb-2026 USD        18.000.000*                16.782              113.134

           Jumlah Dolar AS/Total US Dollar                                     USD   368.972.615*             2.449.962            2.799.928
         Rupiah
           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk        31-Mar-2021     14-Jul-2025              200.000                      -               29.188
                                                 8-Dec-2021     8-Mar-2026               250.000                 16.820               84.263
                                                29-Mar-2022    26-Apr-2026               750.000                 16.325              142.074
                                                28-Feb-2023    27-Mar-2025               750.000                      -               39.897
                                                 2-Apr-2024    22-May-2026               750.000                149.610              527.529
                                                24-Jun-2024    27-Mar-2027               750.000                535.905              906.506
                                                30-Oct-2024    26-Sep-2026               250.000                125.000                    -
                                                23-May-2025    27-Nov-2027               750.000                602.109                    -
                                                11-Dec-2025    23-Dec-2027               750.000                300.000                    -
                                                                                       5.200.000              1.745.769            1.729.457
           PT Bank Central Asia Tbk             14-Dec-2020    18-Feb-2025             1.000.000                      -               18.056
                                                26-Jan-2022    22-Dec-2025             1.200.000                      -               97.222
                                                29-Dec-2022    23-Sep-2028             1.700.000                929.167            1.122.222
                                                22-Apr-2025    24-Dec-2028             2.000.000                556.944                    -
                                                24-Jan-2025    24-Apr-2026               800.000                      -                    -
                                                                                       6.700.000              1.486.111            1.237.500
           PT Bank Pan Indonesia Tbk            30-Apr-2021    24-Jan-2025             1.000.000                      -                4.559
                                                24-Aug-2022    12-Dec-2025             1.000.000                      -              200.000
                                                13-Mar-2023    27-Aug-2027             1.000.000                391.667              758.333
                                                24-Mar-2025    24-Nov-2028             1.000.000                808.333                    -
                                                                                       4.000.000              1.200.000              962.892
           PT Bank UOB Indonesia                19-Mar-2025    31-Mar-2026               700.000                500.000              500.000
           PT Bank Pembangunan Daerah
             Jawa Barat dan Banten Tbk          20-Dec-2023    22-Apr-2027               390.000                156.667              286.667
                                                 3-Sep-2024    10-Feb-2028               390.000                277.500                    -
                                                                                         780.000                434.167              286.667
            Saldo pindahan/ Balance carry
                forward                                                               17.380.000              5.366.047            4.716.516




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   383
Page 384
                                                                              Laporan kepada                                                               Analisis dan
         Tentang Laporan Ini                 Kilas Kinerja 2025                                                        Profil Perusahaan
                                                                              Pemangku Kepentingan                                                         Pembahasan Manajemen




                                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                                 Ekshibit E/62                                                                            Exhibit E/62

                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                         FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                          (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                       13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)                                               13.     FUND BORROWINGS (Continued)

                          Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai                             The detail of borrowings facilities are as follows:
                          berikut: (Lanjutan)                                                                      (Continued)
                             Nama Lembaga Keuangan dan                    Perjanjian Jatuh tempo                                                    Saldo pinjaman/
                               Lembaga Non-Keuangan/                       terakhir/   fasilitas/                                                  Outstanding loan
                               Financial Institutions and                   Latest     Facility                  Batas fasilitas/               31 Desember/December
                           Non-Financial Institutions’ Name               agreement due date**                   Facility limit                 2025              2024
                          Rupiah
                   `




                           Saldo dipindahkan/ Balance brought
                               forward                                                                                 17.380.000                  5.366.047                4.716.516
                           PT Bank China Construction Bank
                              Indonesia Tbk                                9-Jun-2022         7-Jul-2025                  250.000                           -                   46.424
                                                                          14-May-2024        6-Jun-2027                   300.000                     152.060                  248.943
                                                                          25-Mar-2025       26-Mar-2028                   200.000                     153.747                        -
                                                                          25-Mar-2025       11-Apr-2028                   100.000                      79.502                        -
                                                                                                                          850.000                     385.309                  295.367
                           PT Bank KEB Hana Indonesia                     13-Dec-2022        3-Feb-2026                   300.000                      11.111                  111.111
                                                                          11-Feb-2024        3-Jan-2025                   100.000                           -                  100.000
                                                                          15-Feb-2024       25-Mar-2027                   300.000                     122.222                  222.222
                                                                          28-Feb-2025       25-Jun-2028                   300.000                     250.000                        -
                                                                                                                        1.000.000                     383.333                  433.333
                           PT Bank HSBC Indonesia                          8-Jan-2025       17-Mar-2028                   500.000                     369.445                          -
                           PT Bank Digital BCA                            19-Nov-2024       27-Dec-2027                   480.000                     314.444                  474.444
                           MUFG Bank, Ltd, Cabang Jakarta                  5-Aug-2024        7-Sep-2027                   400.000                     225.313                  354.063
                           PT Bank Mizuho Indonesia                       25-Nov-2025       25-Nov-2026                   150.000                     150.000                  150.000
                           PT Bank Shinhan Indonesia                      28-Apr-2022      19-May-2025                    200.000                           -                   33.333
                                                                          14-Feb-2025      24-Feb-2028                    200.000                     150.000                        -
                                                                                                                          400.000                     150.000                   33.333
                           PT Bank Victoria International Tbk              16-Jul-2025       9-Jun-2026                   250.000                     150.000                          -
                           PT Bank Maspion Indonesia Tbk                   7-Jun-2023       19-Apr-2027                   300.000                     125.000                  225.000
                           PT Bank Jago Tbk                               22-Sep-2022       29-Oct-2028                   200.000                     102.643                  169.094
                           Pinjaman Sindikasi
                               (Agen : PT Bank DKI)                       23-Sep-2022       29-Mar-2026                 1.600.000                      55.117                  542.744
                           PT Bank OCBC NISP Tbk                           8-Mar-2025        8-Mar-2026                   300.000                              -               150.000
                           PT Bank CIMB Niaga Tbk                        17-Mar-2022        14-Mar-2025                   300.000                              -                23.025
                                                                         25-May-2023        28-Dec-2025                   500.000                              -                75.000
                                                                          2-Jun-2025         2-Jun-2029                   500.000                              -                     -
                                                                                                                        1.300.000                              -                98.025
                           PT Bank DKI                                    16-Jun-2022       29-Jun-2025                   500.000                              -                89.690
                           PT Multifinance Anak Bangsa                      4-Jul-2025      31-Dec-2030                   150.000                              -                       -
                           PT Bank Negara Indonesia
                              (Persero) Tbk                               21-Aug-2025       21-Aug-2029                 2.000.000                              -                       -
                           PT United Tractors Tbk                         26-Jun-2023       30-Dec-2028                 1.250.000                     171.543                  311.544
                           PT Gaya Makmur Tractors                         6-Jan-2022       25-Jan-2026                     67.106                           41                 15.278
                           Jumlah Rupiah/Total Rupiah                                                                  29.077.106                  7.948.235                8.058.431
                           Jumlah pinjaman/Total borrowings                                                                                       10.398.197               10.858.359
                               *) Nilai penuh                                                                                                                                *) Full amount
                              **) Tanggal angsuran terakhir dari pinjaman yang diterima                                           **) The date of the last installment of the loan received
                             ***) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari                                ***) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the
                                  fasilitas kredit PT Bank Permata Tbk (dalam Rupiah/ Dolar AS)                                 credit facility PT Bank Permata Tbk (in Rupiah/US Dollar)
                               ^) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari fasilitas                ^) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the Special
                                  Pinjaman Transaksi Khusus 2 (dalam Rupiah/ Dolar AS)                                                   Transaction Loan 2 facility (in Rupiah/ US Dollar)
                             ^^) Merupakan bagian penarikan pinjaman dalam Dolar AS dari fasilitas                       ^^) Represent part of the loan drawdown in US Dollar from the
                                  kredit PT Bank Danamon Indonesia Tbk (dalam Rupiah/ Dolar AS)                     credit facility PT Bank Danamon Indonesia Tbk (in Rupiah/US Dollar)




384   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 385
Tata Kelola Perusahaan                                                                        Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                     Tahunan




                                                                           These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/63                                                          Exhibit E/63

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)                                13. FUND BORROWINGS (Continued)

       Rincian dari fasilitas pinjaman yang diterima adalah sebagai        The detail of loan facilities are as follows: (Continued)
       berikut: (Lanjutan)

       Pada tanggal 24 Juni 2021, Perusahaan menandatangani                On 24 June 2021, the Company entered into a Term Loan
       Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka sebesar Rp 600.000             Credit Agreement amounting to Rp 600,000 with PT Bank
       dengan PT Bank Jago Tbk. Selanjutnya pada tanggal                   Jago Tbk. Subsequently, on 10 September 2025, the
       10 September 2025, Perusahaan menandatangani perubahan              Company entered into an Amendment to this Credit
       Perjanjian Kredit Angsuran Berjangka ini sehubungan dengan          Agreement in relation to the adjustment of the limit to
       adanya perubahan limit menjadi sebesar Rp 125.000 dan               Rp 125,000, and Rp 75,000 was allocated to a sharia-based
       sebesar Rp 75.000 dialihkan ke pinjaman berbasis syariah.           financing facility.

       Pada tanggal 6 Januari 2022, Perusahaan menandatangani              On 6 January 2022, the Company entered into a Credit
       Perjanjian Kredit sebesar Rp 50.000 dengan PT Gaya Makmur           Agreement amounting to Rp 50,000 with PT Gaya Makmur
       Tractors. Selanjutnya pada tanggal 14 Oktober 2022,                 Tractors. Subsequently on 14 October 2022, the Company
       Perusahaan menandatangani Perubahan atas Perjanjian                 entered into an addendum to this Credit Agreement in
       Kredit ini sehubungan dengan adanya perubahan limit                 relation to the adjustment of the limit to Rp 67,106.
       menjadi sebesar Rp 67.106.
       Pada    tanggal   28    September    2022,     Perusahaan           On 28 September 2022, the Company entered into a Working
       menandatangani Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar                Capital Credit Agreement amounting to Rp 400,000 with
       Rp 400.000 dengan PT Bank UOB Indonesia. Selanjutnya pada           PT Bank UOB Indonesia. Subsequently on 4 October 2024, the
       tanggal 4 Oktober 2024, Perusahaan menandatangani                   Company entered into an addendum to this Credit
       Perubahan atas Perjanjian Kredit ini sehubungan dengan              Agreement in relation to the adjustment of the limit to
       adanya perubahan limit menjadi sebesar Rp 700.000.                  Rp 700,000.
       Pada tanggal 4 Juli 2025, Perusahaan menandatangani                 On 4 July 2025, the Company entered into a Factoring
       Perjanjian Factoring dengan PT Multifinance Anak Bangsa             Agreement with PT Multifinance Anak Bangsa amounting to
       sebesar Rp 150.000.                                                 Rp 150,000.
       Pada tanggal 21 Agustus 2025, Perusahaan menandatangani             On 21 August 2025, the Company entered into a Credit
       Perjanjian Kredit dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero)         Agreement with PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
       Tbk sebesar Rp 2.000.000.                                           amounting to Rp 2,000,000.
       Pada Tanggal 29 Oktober 2025, Perusahaan menandatangani             On 29 October 2025, the Company entered into a Credit
       Perjanjian Kredit dengan PT Bank Permata Tbk sebesar                Agreement with PT Bank Permata Tbk amounting to
       Rp 500.000.                                                         Rp 500,000.
       Pada tanggal 11 Desember 2025, Perusahaan menandatangani            On 11 December 2025, the Company entered into a Credit
       Perjanjian Kredit dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              Agreement with PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting
       sebesar Rp 750.000.                                                 to Rp 750,000.
       Seluruh perjanjian di atas mencakup adanya pembatasan-              All loan agreements include certain covenants which are
       pembatasan tertentu yang umumnya diharuskan untuk                   normally required for such credit facilities, such as
       fasilitas-fasilitas kredit tersebut, antara lain, pembatasan        limitations to initiate merger or consolidation with other
       untuk melakukan penggabungan usaha atau konsolidasi                 parties, obtain loans from other parties except loans
       dengan pihak lain, mengadakan perjanjian pinjaman                   obtained in the normal course of business, or changes in its
       dengan pihak lain selain yang timbul dalam kegiatan                 capital structure and/or articles of association without
       usaha yang normal atau melakukan perubahan atas struktur            notification to/prior written approval from creditors and
       modal      dan/atau      anggaran    dasar    tanpa   adanya        maintenance of certain agreed financial ratios.
       pemberitahuan/persetujuan tertulis dari kreditur dan
       mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu.
       Pembayaran bunga dan pokok pinjaman telah dibayarkan                Interest and principal loan payments have been paid by
       oleh Perusahaan sesuai dengan jadwal. Pembayaran pokok              the Company on schedule. Payment of principal borrowings
       pinjaman untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2025 dan             for the year ended 31 December 2025 and 2024 amounting
       2024 adalah masing-masing sebesar Rp 9.488.311 dan                  to Rp 9,488,311 and Rp 8,160,516, respectively.
       Rp 8.160.516.




                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   385
Page 386
                                                                    Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/64                                                             Exhibit E/64

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   13. PINJAMAN YANG DITERIMA (Lanjutan)                                      13. FUND BORROWINGS (Continued)

                        Atas pinjaman-pinjaman yang diterima Perusahaan,                          For loans received by the Company, generally creditors
                        umumnya para kreditur mensyaratkan adanya pembatasan-                     require certain restrictions and obligations that must be
                        pembatasan dan kewajiban tertentu yang harus dipenuhi                     fulfilled by the Company, which generally include:
                        oleh Perusahaan, yang pada umumnya meliputi:
                         Menjaga rasio jumlah pencadangan kerugian penurunan                        Maintain the ratio of the amount of provision for
                           sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku,                              impairment losses in accordance with applicable
                                                                                                      accounting standards,
                           Menyerahkan laporan keuangan tahunan yang telah                          Submit audited annual financial statements to the Bank
                            diaudit kepada Bank selambat-lambatnya 4 (empat) bulan                    no later than 4 (four) months from the end of the
                            sejak berakhirnya tahun buku yang bersangkutan dan                        relevant financial year and quarterly financial
                            laporan keuangan kuartalan paling lambat 60 hari sejak                    statements no later than 60 days from the end of each
                            berakhirnya tiap kuartal,                                                 quarter,
                           Menjaga rasio jaminan atas pinjaman pada saat ini                        Maintain a ratio for loans at a maximum of 70% of
                            maksimal 70% dari outstanding pinjaman,                                   outstanding loans,
                           Menjaga gearing ratio (rasio antara pinjaman dengan                      Maintain the gearing ratio (ratio of loans with own
                            modal sendiri) tidak lebih besar dari 5 (lima) kali sampai                capital) not greater than 5 (five) times to 10 (ten) times,
                            dengan 10 (sepuluh) kali,
                           Menjaga Non-Performing Loan (NPL) Ratio tidak melebihi                   Maintaining the Non-Performing Loan (NPL) Ratio not
                            5% dari total piutang pembiayaan,                                         exceeding 5% of the total financing receivables,
                           Dampak mata uang yang tidak dilindungi secara                            The impact of an unprotected currency as a whole is a
                            keseluruhan maksimum 25% dari jumlah ekuitas secara                       maximum of 25% of the total equity,
                            keseluruhan,
                           Ekuitas diharuskan lebih besar dari Rp 1.000.000 atau                    Equity is required to be greater than Rp 1,000,000 or
                            melakukan pemberitahuan secara tertulis kepada Bank,                      notify the Bank in writing, one of which is if there is a
                            salah satunya apabila terdapat perubahan komposisi                        change in the composition of the majority shareholders,
                            pemegang saham mayoritas, perubahan susunan anggota                       a change in the composition of commissioners and
                            komisaris dan direksi, perubahan bidang atau jenis                        directors, a change in the field or type of business
                            kegiatan usaha Perusahaan, serta apabila Perusahaan                       activities of the Company, and if the Company dissolves,
                            melakukan pembubaran, penggabungan usaha dan atau                         merges and/or merges with other companies
                            peleburan dengan Perusahaan lain.

                        Kepatuhan atas Syarat Pinjaman                                            Compliance with Loan Covenants

                        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan telah                  As of 31 December 2025 and 2024, the Company has
                        memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam                        complied with all the requirements mentioned in the loan
                        perjanjian fasilitas-fasilitas pinjaman dengan kreditur.                  facility agreements with creditors.


                   14. PERPAJAKAN                                                         14. TAXATION

                        a. Utang pajak                                                            a. Taxes payable

                                                                                 31 Desember/December
                                                                                 2025            2024
                            Pajak Penghasilan:                                                                                                    Income Taxes:
                               Pasal 21                                              25.830               24.340                                   Article 21
                               Pasal 23                                                 795                  957                                   Article 23
                               Pasal 25                                              30.900               32.481                                   Article 25
                               Pasal 26                                                 531                1.109                                   Article 26
                               Pasal 4(2) – Final                                       330                  202                         Article 4(2) – Final
                            Pajak Pertambahan Nilai (PPN)                             2.844                2.904                        Value Added Tax (VAT)
                            Pasal 29 tahun 2024                                           -              111.298                  Article 29 of fiscal year 2024
                            Taksiran Pajak Penghasilan Badan                                                                    Estimated Current Income Tax
                               (Pasal 29) tahun 2025                                122.628                      -           (Article 29) of fiscal year 2025
                            Jumlah                                                  183.858              173.291                                           Total




386   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 387
Tata Kelola Perusahaan                                                                                Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                             Tahunan




                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                     in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/65                                                               Exhibit E/65

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                             PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                      FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   14. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                    14. TAXATION (Continued)
       b. Beban pajak penghasilan                                                  b. Income tax expenses

                                                                31 Desember/December
                                                                2025            2024
          Pajak kini                                                                                                                 Current tax
             Perusahaan                                            393.489                366.601                               The Company
          Tangguhan                                                                                                                   Deferred
             Perusahaan                                            (16.728)                 (3.315)                           The Company
             Entitas anak                                            7.239                  (3.933)                              Subsidiary
          Penyesuaian tahun lalu - Perusahaan                        7.591                   2.587       Prior years adjustment – The Company
          Jumlah                                                  391.591                 361.940                                           Total

          Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak, sebagaimana yang                     A reconciliation between profit before tax, as presented
          disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan                            in the consolidated statement of profit or loss and other
          komprehensif lain konsolidasian, dengan taksiran laba                        comprehensive income, and estimated taxable profit for
          kena pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal                            the year ended 31 December 2025 and 2024 are as
          31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                            follows:

                                                               31 Desember/December
                                                                2025           2024
          Laba sebelum pajak menurut                                                                                       Profit before tax per
             laporan laba rugi dan                                                                                consolidated statements of
             penghasilan komprehensif                                                                                profit or loss and other
             lain konsolidasian                                  1.973.081             1.926.614                      comprehensive income
          Dikurangi:                                                                                                                    Deduct:
              Eliminasi konsolidasian                              (44.550)                     -                  Consolidation elimination
          Rugi entitas anak sebelum
             pajak penghasilan                                      27.827                17.614                    Loss before tax of subsidiary
          Laba sebelum pajak - Perusahaan                        1.956.358             1.944.228                Profit before tax - the Company
          Beda temporer:                                                                                                Temporary differences:
          Gaji dan imbalan pasca- kerja                                 5.462             21.135         Salaries and post-employment benefits
          Cadangan kerugian penurunan                                                                           Allowance for impairment losses
              nilai piutang pembiayaan                                                                           of financing receivables and
              dan piutang lain-lain                              1.322.686             1.113.244                            other receivables
          Penghapusan piutang                                   (1.225.405)           (1.027.345)                        Receivables written-off
          Penyusutan aset tetap                                     17.821               (24.513)                    Depreciation of fixed assets
          Keuntungan neto atas
              penjualan aset tetap                                  (1.529)               (4.675)                Net gain on sale of fixed assets
          Amortisasi biaya emisi surat                                                                                Amortization of securities
              berharga yang diterbitkan                                 1.582              2.102                               issuance cost
          Biaya transaksi yang belum
              diamortisasi atas                                                                                   Unamortized transaction cost
              pinjaman yang diterima                                    7.653               (141)                      on fund borrowings
          Biaya transaksi yang belum
             diamortisasi atas                                                                                    Unamortized transaction cost
              piutang pembiayaan                                   (40.223)              (62.360)                  on financing receivables
           Jumlah beda temporer                                     88.047                17.447                  Total temporary differences
          Beda tetap:                                                                                                   Permanent differences:
          Pendapatan keuangan yang                                                                                     Finance income subjected
             pajaknya bersifat final                               (43.894)              (54.371)                                to final tax
          Beban lain-lain                                           70.485                22.176                                 Other expenses
          Jumlah beda tetap                                         26.591               (32.195)                 Total permanent differences

          Taksiran laba kena pajak                               2.070.996             1.929.480                    Estimated taxable profit
          Tarif pajak                                                  19%                   19%                                    Tax rate
          Taksiran beban pajak kini                                393.489               366.601               Estimated current tax expense
          Dikurangi: pajak dibayar dimuka                         (270.861)             (255.303)                         Less: prepaid taxes
          Taksiran utang pajak kini -                                                                         Estimated current tax payable –
             Perusahaan                                            122.628               111.298                            The Company




                                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   387
Page 388
                                                                    Laporan kepada                                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                     in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/66                                                              Exhibit E/66

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                   14. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                 14.    TAXATION (Continued)

                        b. Beban pajak penghasilan (Lanjutan)                                      b. Income tax expenses (Continued)

                           Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang                        The corporate income tax calculation for the year ended
                           berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah suatu                         31 December 2025 is a preliminary estimate made for
                           perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan                              accounting purposes and is subject to revision when the
                           akuntansi dan dapat berubah pada saat Perusahaan                            Company lodges its Annual Corporate Income Tax
                           menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh                          Return.
                           Badan.

                           Perhitungan pajak penghasilan badan untuk tahun yang                        The corporate income tax calculation for the year ended
                           berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah sesuai                         31 December 2024 has comform with its Annual
                           dengan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan                          Corporate Income Tax Return (“CIT”) filed by the
                           Perusahaan.                                                                 Company.

                            Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan dihitung                        A reconciliation between the income tax expense
                            dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atas laba                       calculated by applying the applicable tax rates to
                            kena pajak, dengan beban pajak penghasilan                                  taxable profit, and the income tax expenses as
                            sebagaimana disajikan dalam laporan laba rugi dan                           presented in the statement of profit or loss and other
                            penghasilan komprehensif lain untuk tahun yang berakhir                     comprehensive income for the year ended 31 December
                            pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                       2025 and 2024 are as follows:
                            berikut:

                                                                             31 Desember/December
                                                                             2025            2024

                           Laba sebelum pajak menurut                                                                                      Profit before tax per
                              laporan laba rugi dan                                                                                  consolidated statements
                              penghasilan komprehensif                                                                             of profit or loss and other
                              lain konsolidasian                               1.973.081            1.926.614                          comprehensive income
                           Dikurangi:                                                                                                                    Deduct:
                              Eliminasi konsolidasian                            (44.550 )                  -                    Consolidation elimination
                           Rugi entitas anak sebelum pajak                        27.827               17.614                      Loss before tax of subsidiary

                           Laba sebelum pajak - Perusahaan                     1.956.358            1.944.228                   Profit before tax - the Company

                           Beban pajak dengan tarif pajak                                                                         Tax expense at the applicable
                              tunggal yang berlaku                               371.708              369.403                                  single tax rate
                           Pengaruh pajak penghasilan atas:                                                                                      Tax effects on:
                              Beda tetap pada tarif pajak                                                                       Permanent differences at the
                                 tunggal yang berlaku                              5.053                (6.117)                  applicable single tax rate
                              Penyesuaian tahun lalu                               7.591                 2.587                        Prior years adjustment

                           Jumlah                                                384.352              365.873                                               Total




388   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 389
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/67                                                              Exhibit E/67

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  14. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                   14. TAXATION (Continued)

       c. Pajak tangguhan                                                         c. Deferred tax

          Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer yang                           The deferred tax effects of the significant temporary
          signifikan antara laporan komersial dan fiskal terdiri                     differences between commercial and fiscal reporting are
          dari:                                                                      as follows:

                                                                             Dikreditkan
                                                                            ke ekuitas dari
                                                                             penghasilan
                                                                            komprehensif
                                                              Dibebankan          lain/
                                                              ke laporan     Credited to
                                                               laba rugi/    equity from
                                                31 Desember/ Charged to          other      31 Desember/
                                                  December   statement of comprehensive       December
                                                    2024     profit or loss     income          2025

          Aset pajak tangguhan                                                                                                Deferred tax assets
          Cadangan kerugian                                                                                                          Allowance for
             penurunan nilai piutang                 104.494        18.483                -      122.977       impairment losses on receivables
          Imbalan pasca-kerja                         28.472         4.688             (617)      32.543                Post-employment benefits
          Beban akrual                                37.708        (3.564)               -       34.144                         Accrued expenses
          Penyusutan aset tetap                                                                                   Depreciation of fixed assets and
             dan amortisasi aset tak berwujud         (24.747)       3.095                -       (21.652)     amortization of intangible assets
          Biaya transaksi yang belum
             diamortisasi atas                                                                                       Unamortized transaction cost
             piutang pembiayaan                        (8.184)      (7.642)               -       (15.826)             on financing receivables
          Biaya emisi surat berharga
             yang diterbitkan yang                                                                                         Unamortized securities
             belum diamortisasi                        (1.354)          301               -        (1.053)                         issued cost
          Biaya transaksi yang belum
             diamortisasi atas                                                                                       Unamortized transaction cost
             pinjaman yang diterima                   (6.799)        1.454               -        (5.345)                   on fund borrowings
          Penghasilan komprehensif lain               15.343             -          (8.370)        6.973             Other comprehensive income
          Rugi fiskal                                  7.326        (7.326)              -             -                               Fiscal loss
          Aset pajak tangguhan – neto                152.259         9.489          (8.987)      152.761               Deferred tax assets – net



                                                                             Dibebankan
                                                                            ke ekuitas dari
                                                                             penghasilan
                                                                            komprehensif
                                                              Dibebankan          lain/
                                                              ke laporan      Charged to
                                                               laba rugi/    equity from
                                                31 Desember/ Charged to          other      31 Desember/
                                                  December   statement of comprehensive       December
                                                    2023     profit or loss     income          2024

          Aset pajak tangguhan                                                                                                Deferred tax assets
          Cadangan kerugian                                                                                                          Allowance for
             penurunan nilai piutang                  88.173        16.321               -       104.494       impairment losses on receivables
          Imbalan pasca-kerja                         27.108         3.818          (2.454)       28.472                Post-employment benefits
          Beban akrual                                37.400           308               -        37.708                         Accrued expenses
          Penyusutan aset tetap                                                                                   Depreciation of fixed assets and
             dan amortisasi aset tak berwujud         (19.201)      (5.546)               -       (24.747)     amortization of intangible assets
          Biaya transaksi yang belum
             diamortisasi atas                                                                                       Unamortized transaction cost
             piutang pembiayaan                         3.664      (11.848)               -        (8.184)             on financing receivables
          Biaya emisi surat berharga
             yang diterbitkan yang                                                                                         Unamortized securities
             belum diamortisasi                        (1.753)          399               -        (1.354)                         issued cost
          Biaya transaksi yang belum
             diamortisasi atas                                                                                       Unamortized transaction cost
             pinjaman yang diterima                   (6.772)          (27)              -        (6.799)                   on fund borrowings
          Penghasilan komprehensif lain                 (158)            -          15.501        15.343             Other comprehensive income
          Rugi fiskal                                  3.502         3.824               -         7.326                               Fiscal loss
          Aset pajak tangguhan – neto                131.963         7.249          13.047       152.259               Deferred tax assets – net




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   389
Page 390
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/68                                                        Exhibit E/68

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   14. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                             14. TAXATION (Continued)

                        c. Pajak tangguhan (Lanjutan)                                        c. Deferred tax (Continued)

                           Manajemen berkeyakinan bahwa laba fiskal pada masa                    The management believes that future taxable profit
                           datang akan dimanfaatkan untuk mengkompensasikan                      will be sufficient to be compensated against the
                           perbedaan temporer yang dapat dikurangkan tanpa                       deductible of temporary differences indefinitely.
                           terdapat batasan.

                        d. Administrasi                                                      d. Administration

                           Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di                  Based on the Taxation Laws in Indonesia, the Company
                           Indonesia, Perusahaan menghitung, menetapkan dan                      submits tax returns on the basis of self assessment. The
                           membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang.                 Director General of Tax (DGT) may assess or amend
                           Direktur Jenderal Pajak ("DJP") dapat menetapkan atau                 taxes within 5 (five) years of the time the tax becomes
                           mengubah kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima)                   due. Amendments to tax obligations of the Company are
                           tahun sejak saat terutangnya pajak. Koreksi terhadap                  recorded when an assessment is received or, if appealed
                           kewajiban pajak Perusahaan diakui pada saat Surat                     against, when the result of the appeal is determined.
                           Ketetapan Pajak diterima atau jika Perusahaan
                           mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas
                           keberatan Perusahaan tersebut telah ditetapkan.

                           Pada tanggal 20 Desember 2022, Peraturan Pemerintah                   On 20 December 2022, Government Regulation No. 30
                           No. 30 Tahun 2020 (“PP No. 30/2020”) tentang                          Year 2020 ("PP No. 30/2020") on “Income Tax Rate
                           “Penurunan Tarif Pajak Penghasilan Bagi Wajib Pajak                   Reduction Corporate Taxpayers in the Form of Publicly-
                           Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan Terbuka”,                 listed Companies", revoked and declared invalid,
                           dicabut dan dinyatakan tidak berlaku, digantikan dengan               replaced by Government Regulation No. 55 Year 2022
                           Peraturan Pemerintah No.55 Tahun 2022 (“PP                            ("PP No. 55/2022") on “Adjustment to Regulation in the
                           No.55/2022”) tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang                 Income Tax Sector".
                           Pajak Penghasilan”.

                           PP No. 55/2022 ini mengatur perseroan terbuka dalam                   PP No. 55/2022 regulates publicly-listed companies in
                           negeri di Indonesia dapat memperoleh penurunan tarif                  Indonesia can obtain the reduced income tax rate of
                           pajak penghasilan sebesar 3% lebih rendah dari tarif pajak            3% lower than the income tax rate corporate taxpayer
                           penghasilan Wajib Pajak badan dalam negeri, dengan                    in the country, provided they meet the prescribed
                           memenuhi kriteria yang ditentukan, yaitu paling sedikit               criteria, ie at least 40% of the total paid-up shares
                           40% dari jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat                recorded to be traded on the stock exchanges in
                           untuk diperdagangkan di bursa efek di Indonesia; saham                Indonesia; the shares must be held by at least 300
                           tersebut    harus    dimiliki   oleh    paling     sedikit            Parties; each Party may only have a share of less than
                           300 Pihak; masing-masing Pihak hanya boleh memiliki                   5% of the total shares issued and fully paid; and must
                           saham kurang dari 5% dari keseluruhan saham yang                      be met in a short time at least 183 calendar days within
                           ditempatkan dan disetor penuh; dan harus dipenuhi                     a fiscal year.
                           dalam waktu paling singkat 183 hari kalender dalam
                           jangka waktu satu tahun pajak.

                           Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan                  On 29 October 2021, the Government issue Law of the
                           Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021                     Republic of Indonesia No. 7 Year 2021 concerning
                           tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”).                  Harmonisation of Taz Regulations (“UU HPP”). The
                           Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan                    regulation has stipulated the income tax rate for
                           wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar               domestic taxpayer and business establishment of 22%
                           22% yang mulai berlaku pada Tahun Pajak 2022 dan                      which will be effective from the Fiscal Year 2022
                           seterusnya. Dengan demikian, penetapan tarif pajak                    onwards. Hence, the previously tax rate determination
                           sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak berlaku setelah                  of 20% will be invalid after the ratification of this Law.
                           Undang-Undang ini disahkan.

                           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan                    As of 31 December 2025 and 2024, the Company has met
                           telah memenuhi persyaratan di atas (sesuai “UU HPP” dan               requirements (“UU HPP” and “PP No. 30/2020”) to
                           “PP No.30/2020”) untuk mendapatkan penurunan tarif                    obtain the reduced income tax rate of 3%, so that the
                           sebesar 3%, sehingga menggunakan tarif 19% untuk                      rate using of 19% for corporate income tax calculation.
                           perhitungan PPh Badan.

                           Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia,                      Under the taxation laws of Indonesia, the Company
                           Perusahaan melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan                   submits tax returns on the basis of self-assesment.
                           sistem self-assesment. Fiskus dapat menetapkan atau                   The tax authorities may assess or amend taxes within
                           mengubah pajak-pajak tersebut dalam jangka waktu                      the statute of limitations, under prevailing regulations.
                           tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku.




390   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 391
Tata Kelola Perusahaan                                                                              Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                           Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                        Ekshibit E/69                                                             Exhibit E/69

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                                        15. SECURITIES ISSUED

                                                              31 Desember/December
                                                             2025              2024

       Nilai nominal:                                                                                                          Nominal value:
       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance                                                              Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
           Indonesia Tahap III Tahun 2023                       256.000                483.000             Indonesia Tahap III Tahun 2023
       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance                                                              Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
           Indonesia Tahap IV Tahun 2023                        625.000             1.010.000              Indonesia Tahap IV Tahun 2023
       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance                                                              Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance
           Indonesia Tahap V Tahun 2023                         850.000                850.000              Indonesia Tahap V Tahun 2023
       Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance                                                            Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
           Indonesia Tahap I Tahun 2024                         500.000                600.000               Indonesia Tahap I Tahun 2024
       Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance                                                         Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance
           Indonesia Tahap II Tahun 2025                      1.000.000                       -             Indonesia Tahap II Tahun 2025
       Jumlah nilai nominal                                   3.231.000             2.943.000                              Total nominal value
       Dikurangi:                                                                                                                        Less:
        Biaya emisi Obligasi yang
           belum diamortisasi                                    (5.541)                (7.123)            Unamortized Bonds issuance cost

       Jumlah – neto                                          3.225.459             2.935.877                                       Total - net


                                                              31 Desember/December
                                                             2025              2024

       Utang Obligasi sesuai jatuh temponya:                                                                Bonds payable by maturity profile:
           < 1 tahun                                         2.345.300               712.000                                  < 1 year 
           1-2 tahun                                           565.700             1.931.000                                 1-2 years 
           2-3 tahun                                           320.000               300.000                                 2-3 years 
                                                              3.231.000             2.943.000

       Amortisasi biaya emisi Obligasi yang                                                              Amortization of Bonds issuance costs
          dibebankan ke laporan                                                                              charged to the consolidated
          laba rugi dan penghasilan                                                                            statement of profit or loss
          komprehensif lain                                                                                      and other comprehensive
          konsolidasian (Catatan 26)                              5.607                  6.283                           income (Note 26)


      Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I                     Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap I
      Tahun 2021                                                                 Tahun 2021

           Obligasi/      Nilai nominal/      Tingkat bunga tetap/          Jatuh tempo/               Status pembayaran/           Peringkat/
            Bonds         Nominal value        Fixed interest rate            Due date                   Payment status               Rating
         Seri/Serial A      Rp 200.000               6,00%                 8 Juni/June 2022                 Lunas/Paid                A+(idn)
         Seri/Serial B      Rp 400.000               7,75%                 28 Mei/May 2024                  Lunas/Paid                AA-(idn)

       Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II                   Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap II
       Tahun 2021                                                                Tahun 2021

           Obligasi/      Nilai nominal/      Tingkat bunga tetap/          Jatuh tempo/               Status pembayaran/           Peringkat/
            Bonds         Nominal value        Fixed interest rate            Due date                   Payment status               Rating
         Seri/Serial A        210.000                5,25%              16 Agustus/August 2022              Lunas/Paid                A+(idn)
         Seri/Serial B        260.000                6,25%              6 Agustus/August 2023               Lunas/Paid                AA-(idn)
         Seri/Serial C        530.000                7,25%              6 Agustus/August 2024               Lunas/Paid                AA-(idn)




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   391
Page 392
                                                                     Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini               Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                     in Indonesian Language


                                                                          Ekshibit E/70                                                             Exhibit E/70

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                  (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan)                              15. SECURITIES ISSUED (Continued)

                        Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III                    Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap III
                        Tahun 2023                                                                  Tahun 2023

                               Obligasi/      Nilai nominal/    Tingkat bunga tetap/          Jatuh tempo/               Status pembayaran/           Peringkat/
                                Bonds         Nominal value      Fixed interest rate            Due date                   Payment status               Rating
                          Seri/Serial A           617.000              6,25%                   7 Februari/                    Lunas/Paid                AA-(idn)
                                                                                              February 2024
                           Seri/Serial B          227.000              7,00%              27 Januari/January 2025             Lunas/Paid                AA-(idn)
                          Seri/Serial C           256.000             7,375%              27 Januari/January 2026 Belum jatuh tempo/Not yet due         AA-(idn)

                        Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV                     Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap IV
                        Tahun 2023                                                                  Tahun 2023
                               Obligasi/      Nilai nominal/    Tingkat bunga tetap/           Jatuh tempo/              Status pembayaran/            Peringkat/
                                Bonds         Nominal value      Fixed interest rate             Due date                  Payment status                Rating
                           Seri/Serial A          590.000                6,10%                 24 April 2024                  Lunas/Paid                AA-(idn)
                           Seri/Serial B          385.000                7,00%                 14 April 2025                  Lunas/Paid                AA-(idn)
                           Seri/Serial C          625.000                7,15%                 14 April 2026        Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)

                        Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V                      Obligasi Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia Tahap V
                        Tahun 2023                                                                  Tahun 2023
                               Obligasi/      Nilai nominal/    Tingkat bunga tetap/           Jatuh tempo/              Status pembayaran/            Peringkat/
                                Bonds         Nominal value      Fixed interest rate             Due date                  Payment status                Rating
                           Seri/Serial A          250.000                6,00%               25 Juni/June 2024                Lunas/Paid                AA-(idn)
                           Seri/Serial B          850.000                7,00%               15 Juni/June 2026      Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)
                        Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I                     Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I
                        Tahun 2024                                                                  Tahun 2024

                               Obligasi/      Nilai nominal/    Tingkat bunga tetap/           Jatuh tempo/              Status pembayaran/            Peringkat/
                                Bonds         Nominal value      Fixed interest rate             Due date                  Payment status                Rating
                           Seri/Serial A          100.000                6,60%            5 Oktober/October 2025              Lunas/Paid                AA-(idn)
                           Seri/Serial B          200.000                6,80%              25 September 2026       Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)
                           Seri/Serial C          300.000                6,90%              25 September 2027       Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)

                        Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap II                    Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap II
                        Tahun 2025                                                                  Tahun 2025

                               Obligasi/      Nilai nominal/    Tingkat bunga tetap/           Jatuh tempo/              Status pembayaran/            Peringkat/
                                Bonds         Nominal value      Fixed interest rate             Due date                  Payment status                Rating
                           Seri/Serial A          414.300                6,45%               27 Juni/June 2026      Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)
                           Seri/Serial B          265.700                6,80%               17 Juni/June 2027      Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)
                           Seri/Serial C          320.000                6,90%               17 Juni/June 2028      Belum jatuh tempo/Not yet due       AA-(idn)

                        Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi                          Pursuant to the Bonds Trustee agreement for Obligasi
                        Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, Perusahaan                          Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, the Company
                        memberikan jaminan fidusia berupa piutang pembiayaan                       provides collateral with fiduciary transfer of financing
                        dengan kategori lancar sebesar 50% untuk Obligasi                          receivables amounting to 50% for Obligasi Berkelanjutan V
                        Berkelanjutan V BFI Finance Indonesia, dari nilai pokok                    BFI Finance Indonesia, of the outstanding principal amount
                        Obligasi yang terutang (Catatan 5).                                        of the Bonds (Note 5).

                        Sesuai dengan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi                          Pursuant to the Bonds Trustee Agreement for Obligasi
                        Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia, Obligasi yang                      Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia, the related Bonds
                        diterbitkan tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa                     are not guaranteed by special collateral in the form of
                        benda atau pendapatan atau aset lain milik Perusahaan dalam                objects or income or other assets belonging to the Company
                        bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak manapun.                      in any form and are not guaranteed by any party.




392   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 393
Tata Kelola Perusahaan                                                                         Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                      Tahunan




                                                                            These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                              in Indonesian Language


                                                     Ekshibit E/71                                                           Exhibit E/71

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   15. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (Lanjutan)                       15. SECURITIES ISSUED (Continued)

       Selain itu, selama pokok Obligasi belum dilunasi, Perusahaan         Moreover, during the time that the Bonds principals are still
       tidak diperkenankan antara lain, membagi dividen dalam hal           outstanding, the Company is not allowed to, among others,
       Perusahaan lalai dalam membayar jumlah terutang Obligasi,            declare dividends in the event that the Company defaults in
       melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan pada                  Bonds obligations, merge unless performed on the same
       bidang usaha yang sama, dan menjual atau mengalihkan lebih           business, and sells or hand over more than 50% of the
       dari 50% aset Perusahaan, kecuali dalam rangka kegiatan              Company’s assets, except for normal operation activity. The
       usaha sehari-hari. Perusahaan telah memenuhi batasan-                Company has complied with the covenants on the trustee
       batasan yang diwajibkan dalam perjanjian tersebut.                   agreements.

       Semua pembayaran pokok Obligasi dilakukan secara penuh               All Bonds principal is paid in full as they fall due. All Bonds
       pada saat jatuh tempo. Pembayaran bunga Obligasi dilakukan           interest is paid on quarterly basis.
       secara triwulan.

       Pada tanggal 24 Februari 2025, Perusahaan telah menerima             On 24 February 2025, the Company has received a letter
       surat dari PT Fitch Ratings Indonesia (“Fitch”)                      from     PT      Fitch   Ratings     Indonesia    (“Fitch”)
       No. 21/DIR/RATLTR/II/2025 yang menyatakan bahwa Fitch                No. 21/DIR/RATLTR/II/2025 affirming the national long
       mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang “AA-(idn)”            term rating of the Company at “AA-(idn)” with stable
       dengan outlook stabil. Peringkat Nasional 'AA' menunjukkan           outlook. ‘AA’ National Ratings denote expectations of a very
       ekspektasi tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah             low level of default risk relative to other issuers or
       dibandingkan dengan emiten atau obligasi lain di negara atau         obligations in the same country or monetary union.
       serikat moneter yang sama.

  16. BEBAN AKRUAL                                                      16. ACCRUED EXPENSES

                                                        31 Desember/December
                                                         2025             2024

       Bonus dan tunjangan lainnya                            180.888            200.960                      Bonus and other allowances
       Bunga                                                   43.629             56.864                                         Interest
       Jasa tenaga ahli                                         5.945              3.249                                Professional fees
       Lain-lain                                               45.845             40.503                                          Others
       Jumlah                                                 276.307            301.576                                             Total


  17. LIABILITAS IMBALAN KERJA                                          17. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES

       Perusahaan memberikan imbalan pasca-kerja kepada                     The Company is required to provide post-employment
       karyawannya pada saat pemutusan hubungan kerja atau pada             benefits to its employees when their employment is
       saat karyawan menyelesaikan masa kerjanya. Imbalan pasca-            terminated or when they retire. These benefits are
       kerja ini diberikan terutama berdasarkan masa kerja dan              primarily based on years of service and the employees’
       kompensasi karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja               compensation at termination or retirement.
       atau selesainya masa kerja.

       Perusahaan dan Entitas Anaknya menyelenggarakan program              The Company and Its Subsidiary have defined contribution
       pensiun untuk karyawan tetap yang sudah memenuhi kriteria            pension program covering its qualified permanent
       yang ditetapkan Perusahaan, dimana program pensiun ini               employees who meets the Company’s criteria, where the
       dikelola dan diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa                 contribution pension program is defined and administered
       Manulife Indonesia.                                                  by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia.

       Liabilitas imbalan kerja meliputi pensiun, uang pisah, uang          Employee benefit liabilities include pensions, severance
       penghargaan dan imbalan lainnya (Imbalan pasca-kerja                 pay, service pay and other benefits (Post-employment
       (“IPK”) sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja                      benefits (“PEB”) as stipulated under the Job Creation
       No.11/2020,       Peraturan     Pemerintah      No.35/2021           Law No.11/2020, Government Regulation No.35/2021
       (“PP 35/2021”) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP))               (“GR 35/2021”) and Defined Contribution (DC) Plan)
       dihitung oleh Steven & Mourits, aktuaris independen, dalam           is calculated by Steven & Mourits, an independent actuary,
       laporannya bertanggal 14 Januari 2026 dan 14 Januari 2025            in its report dated 14 January 2026 and 14 January 2025 for
       masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal                 the year ended 31 December 2025 and 2024, respectively, by
       31 Desember 2025 dan 2024, dengan menggunakan metode                 using the Projected Unit Credit method. Number of
       Projected Unit Credit. Jumlah karyawan yang berhak                   employees entitled for the employee benefits for the year
       memperoleh imbalan kerja tersebut untuk tahun yang                   ended 31 December 2025 and 2024 was 5,649 and 5,734
       berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah               employees, respectively.
       5.649 dan 5.734 karyawan.




                                                                             Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   393
Page 394
                                                                    Laporan kepada                                                      Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                Pembahasan Manajemen




                                                                                                   These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                     in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/72                                                              Exhibit E/72

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   17. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                                     17. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Continued)
                        Rincian liabilitas atas imbalan kerja yang diakui di laporan               The details of the liabilities for employment benefits
                        posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:                      recognized in the consolidated statements of financial
                                                                                                   position are as follows:

                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025            2024
                        Nilai kini liabilitas imbalan pasti                        242.989               225.141 Present value of defined benefit obligation
                        Nilai wajar aset program                                   (71.526)              (75.066)                    Fair value of plan asset
                        Imbalan kerja                                              171.463               150.075                             Employee benefits

                        Mutasi nilai kini liabilitas imbalan pasti yang diakui pada                Movements in the present value of defined benefit
                        laporan posisi keuangan konsolidasian sebagai berikut:                     obligation recognised in the consolidated statement of
                                                                                                   financial position are as follows:

                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025             2024
                       Nilai kini kewajiban imbalan                                                                 Present value of defined benefit obligation
                          pasti pada awal tahun                                    225.141              217.639                         at beginning of year
                       Biaya jasa kini                                              27.044               25.458                              Current service cost
                       Biaya bunga                                                  15.095               13.843                                     Interest cost
                       Pembayaran imbalan kerja                                                                                 Benefit payment from Company
                          (sesuai provisi yang dihitung)                            (7.298)               (8.770)            (based on computed provision)
                       Pembayaran imbalan aset program                             (14.746)               (5.602)             Benefit payment from plan assets
                       Penyesuaian liabilitas akibat                                                                    Liability assumed due to recognition of
                          pengakuan masa kerja lalu                                      790                 540                                past services
                       Pengukuran kembali atas nilai kini                                                                  Remeasurement of present value of
                          liabilitas imbalan pasti:                                                                              defined benefit obligation:
                          Keuntungan atas                                                                                    Gain from changes in financial
                             perubahan asumsi ekonomis                              (3.654)               (7.147)                              assumption
                          Kerugian (keuntungan) atas                                                                            Loss (gain) from experience
                             penyesuaian pengalaman                                      617            (10.820)                              adjustments
                        Nilai kini kewajiban imbalan pasti                                                                     Present value of defined benefit
                           pada akhir tahun                                        242.989              225.141                    obligation at end of year

                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025             2024
                       Nilai wajar aset program pada                                                                                 Fair value of plan assets at
                          awal tahun                                                75.066                74.684                            beginning of year
                       Pendapatan bunga atas aset program                            5.019                 5.054                 Interest income on plan assets
                       Iuran Perusahaan                                              6.000                 6.000                           Company contribution
                       Pembayaran imbalan dari aset program                        (14.746)               (5.602)             Benefit payment from plan assets
                       Imbal hasil aset program (tidak termasuk                                                                Return on plan assets (excluding
                          pendapatan bunga)                                              187              (5.070)                            interest income)
                        Nilai wajar aset program pada akhir tahun                   71.526                75.066        Fair value of plan assets at end of year


                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025            2024

                        Saldo awal                                                 150.075               142.955                              Beginning balance
                        Iuran Perusahaan yang dibayarkan                            (6.000)               (6.000)             Contribution plan of the Company
                        Pembayaran imbalan kerja                                   (26.331)              (41.627)                 Benefits paid by the Company
                        Beban yang diakui pada laba rugi                            56.943                67.644               Expense recognized in profit loss
                        Pendapatan yang diakui pada                                                                                  Income recognized in other
                           penghasilan komprehensif lain                            (3.224)              (12.897)                     comprehensive income
                        Liabilitas yang diakui di laporan                                                                   Liability recognized in statement of
                           posisi keuangan                                         171.463               150.075                            financial position




394   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 395
Tata Kelola Perusahaan                                                                                  Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan                    Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                               Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                         Ekshibit E/73                                                               Exhibit E/73

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                              PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                       FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  17. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                                    17. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Continued)
       Jumlah yang diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan                    The amounts recognised in the consolidated statement of
       komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:                      profit or loss and other comprehensive income are as
                                                                                    follows:

                                                                 31 Desember/December
                                                                 2025           2024

       Biaya jasa kini                                                 27.044               25.458                             Current service cost
       Biaya bunga                                                     15.095               13.843                                    Interest cost
       Pendapatan bunga atas aset program                              (5.019)              (5.054)                 Interest income on plan assets
       Pengakuan liabilitas atas pengakuan                                                              Liabilities assumed due to recognition of
        masa kerja lalu                                                   790                  540                                past services
       Biaya terminasi oleh Perusahaan                                 19.033               32.857               Termination benefit by Company
      Jumlah beban (Catatan 25)                                        56.943               67.644                      Total expenses (Note 25)

       Riwayat penyesuaian pengalaman adalah sebagai berikut:                       The history of experience adjustment are as follows:

                                                             31 Desember/December
                                          2025             2024       2023        2022                    2021

       Nilai kini kewajiban                                                                                              Present value of defined
          imbalan pasti                    (242.989)       (225.141)      (217.639)         (180.474)       (181.820)       benefit obligation
       Nilai wajar aset program              71.526          75.066         74.684            68.589          66.363     Fair value of plan assets

       Defisit                             (171.463)       (150.075)      (142.955)         (111.885)       (115.457)                       Deficit

       Penyesuaian pengalaman                                                                                           Experience adjustment on
         liabilitas program                      (617)       10.820         (2.099)           (6.588)        13.185            plan liabilities

       Penyesuaian pengalaman                                                                                           Experience adjustment on
         aset program                            187         (5.070)        (2.348)           (5.966)         (2.842)              plan assets

       Kategori utama aset program 31 Desember 2025 dan 2024                        The main categories of plan assets as of and 31 December
       sebagai persentase dari total aset program adalah pasar uang                 2025 and 2024 as percentage of total plan assets was money
       50%, pendapatan tetap 30% dan saham 20%.                                     market 50%, fixed income 30% and shares 20%.

       Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas kemungkinan                      The following table demonstrates the sensitivity to a
       perubahan tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji sebesar                 reasonably possible change in discount rates and salary
       1% dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai kini                  increment rate of 1%, with all other variables held constant,
       liabilitas imbalan pasca-kerja:                                              of the present value of post-employment benefits
                                                                                    liabilities:

                                                        31 Desember/December 2025
                                                Tingkat diskonto/       Tingkat kenaikan gaji/
                                                  Discount rate         Salary increment rate
                                            Kenaikan/     Penurunan/ Kenaikan/      Penurunan/
                                             Increase      Decrease    Increase      Decrease
       Dampak pada nilai kini                                                                                    Impact on present value of post-
         liabilitas imbalan pasca-kerja          225.630        262.667           262.590         225.343       employment benefits liabilities


                                                        31 Desember/December 2024
                                                Tingkat diskonto/       Tingkat kenaikan gaji/
                                                  Discount rate         Salary increment rate
                                            Kenaikan/     Penurunan/ Kenaikan/      Penurunan/
                                             Increase      Decrease    Increase      Decrease
       Dampak pada nilai kini                                                                                    Impact on present value of post-
         liabilitas imbalan pasca-kerja          209.395        243.001           242.989         209.052       employment benefits liabilities




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   395
Page 396
                                                                     Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                            Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/74                                                           Exhibit E/74

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   17. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)                                  17. EMPLOYEE BENEFIT LIABILITIES (Continued)

                        Analisa sensitivitas didasarkan pada perubahan atas satu                The sensitivity analysis are based on a change in an
                        asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya dianggap konstan.                assumption while holding all other assumptions constant. In
                        Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan                  practice, this is unlikely to accur an changes in some of the
                        beberapa asumsi mungkin saling berkorelasi. Dalam                       assumptions may be correlated. When calculating the
                        perhitungan sensitivitas kewajiban imbalan pasti atas asumsi            sensitivity of the defined benefit obligation to significant
                        aktuarial utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini               actuarial assumptions, the same method (present value of
                        kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan metode                       the defined benefit obligation calculated with the
                        Projected Unit Credit di akhir periode) telah diterapkan                Projected Unit Credit method at the end of the reporting
                        seperti dalam perhitungan kewajiban pensiun yang diakui                 period) has been applied as when calculating the pension
                        dalam laporan posisi keuangan.                                          liability recognized within the statements of financial
                                                                                                position.

                        Asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam perhitungan di                  Key assumptions used in the above calculation:
                        atas:

                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025            2024
                        Asumsi ekonomi:                                                                                              Economic assumptions:
                          - Tingkat diskonto per tahun                      6,50% - 6,55%    7,10% - 7,15%                          Annual discount rate -
                          - Kenaikan gaji per tahun                              9%              10%                               Annual salary increase -

                        Asumsi demografi:                                                                                        Demographic assumptions:
                          - Tingkat kematian                      Tabel Mortalisasi Indonesia – 2019/ Mortality table of                 Mortality rate -
                                                                                     Indonesia – 2019
                           -   Tingkat pengunduran diri       20% per tahun sebelum usia 25 dan terus menurun menjadi 0%                    Turnover rate -
                                                                                     pada usia 55 /
                                                               20% per annum before the age of 25 and linearly decreasing
                                                                              to 0% per annum at age of 55
                           -   Tingkat kecacatan per tahun           5% dari Tingkat Kematian/5% of Mortality Rates             Disability rate per annum -
                           -   Tingkat pensiun                                100% di usia 56/100% at age 56                              Retirement rate -


                   18. DIVIDEN TUNAI DAN SALDO                LABA   YANG      TELAH        18. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATION OF RETAINED
                       DITENTUKAN PENGGUNAANNYA                                                 EARNINGS

                        Berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada                  Based on the Minutes of Meeting of the Board of Directors
                        tanggal 28 November 2025, Perusahaan menyetujui                         on 28 November 2025, the Company approved interim cash
                        pembagian dividen tunai interim untuk tahun 2025 sebesar                dividend for the financial year 2025 amounted to Rp 35 (full
                        Rp 35 (nilai penuh) per lembar saham atau setara dengan                 amount) per share amounting to Rp 519,729 to the
                        Rp 519.729 yang telah dibayarkan pada pemegang saham                    shareholders of the Company which has been distributed on
                        pada tanggal 18 Desember 2025.                                          18 December 2025.

                        Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham                      Based on the decision of Shareholders’ Annual General
                        Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk tanggal 8 Mei 2025,                Meeting on 8 May 2025, the Company announced a cash
                        Perusahaan menetapkan pembagian dividen tunai dari laba                 dividend from net profit in 2024 amounting to Rp 60 (full
                        bersih tahun 2024 sebesar Rp 60 (nilai penuh) per lembar                amount) per share. After taking into account the interim
                        saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai interim                    cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
                        sebesar Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau setara                or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
                        Rp 421.103 yang telah dibayarkan kepada pemegang saham                  Company, which has been distributed on 19 December 2024
                        tanggal 19 Desember 2024 berdasarkan Berita Acara Rapat                 based on the Minutes of Meeting of the Board of
                        Direksi Perusahaan pada tanggal 29 November 2024, sisanya               Directors on 29 November 2024, the remaining balance
                        sebesar Rp 32 (nilai penuh) per lembar saham atau setara                amounting to Rp 32 (full amount) per share or equivalent
                        Rp 481.260 yang telah dibayarkan pada tanggal 11 Juni 2025.             to Rp 481,260 has been distributed on 11 June 2025. The
                        Perusahaan juga menyetujui untuk menyisihkan sebesar                    Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
                        Rp 5.000 sebagai cadangan.




396   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 397
Tata Kelola Perusahaan                                                                                   Laporan Keuangan
                                          Keberlanjutan                  Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                                Tahunan




                                                                                    These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                      in Indonesian Language


                                                           Ekshibit E/75                                                                  Exhibit E/75

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                             PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                      FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  18. DIVIDEN TUNAI DAN SALDO LABA YANG                            TELAH       18. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATION OF RETAINED
      DITENTUKAN PENGGUNAANNYA (Lanjutan)                                          EARNINGS (Continued)
       Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham                           Based on the decision of Shareholders’ Annual General
       Tahunan PT BFI Finance Indonesia Tbk pada tanggal                            Meeting on 22 May 2024, the Company announced a cash
       22 Mei 2024, Perusahaan menetapkan pembagian dividen                         dividend from net profit in 2023 amounting to Rp 55 (full
       tunai dari laba bersih tahun 2023 sebesar Rp 55 (nilai penuh)                amount) per share. After taking into account the interim
       per lembar saham. Setelah memperhitungkan dividen tunai                      cash dividend amounting to Rp 28 (full amount) per share
       interim sebesar Rp 28 (nilai penuh) per lembar saham atau                    or equivalent to Rp 421,103 to the shareholders of the
       setara dengan Rp 421.103 yang telah dibayarkan kepada                        Company, which has been distributed on 21 December 2023
       pemegang saham pada tanggal 21 Desember 2023                                 based on the Minutes of Meeting of the Board of
       berdasarkan Berita Acara Rapat Direksi Perusahaan pada                       Directors on 1 December 2023, the remaining balance
       tanggal 1 Desember 2023, sisanya sebesar Rp 27 (nilai penuh)                 amounting to Rp 27 (full amount) per share or equivalent
       per lembar saham atau setara dengan Rp 406.063 yang telah                    to Rp 406,063 has been distributed on 21 June 2024. The
       dibayarkan pada tanggal 21 Juni 2024. Perusahaan juga                        Company agreed to set aside Rp 5,000 for the reserve.
       menyetujui untuk menyisihkan sebesar Rp 5.000 sebagai
       cadangan.
       Hal ini telah sesuai dengan Undang-Undang No. 40/2007                        This is in accordance with the Indonesian Limited Company
       mengenai Perseroan Terbatas, yang mengharuskan                               Law No. 40/2007, which requires companies to set up a
       perusahaan-perusahaan untuk membuat penyisihan cadangan                      statutory reserve until the reserve reach at least 20% of the
       wajib sampai cadangan mencapai sekurang-kurangnya 20%                        issued and paid up share capital. There is no set period of
       dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.                        time over which this amount should be provided.
       Undang-Undang tersebut tidak mengatur jangka waktu untuk
       penyisihan tersebut.

  19. UTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA                                           19. OTHER PAYABLES – THIRD PARTIES
                                                                 31 Desember/December
                                                               2025               2024
       Deposit konsumen                                             291.946                  272.962                                Customer deposits
       Utang kepada supplier                                        124.218                  142.110                              Payable to suppliers
       Premi asuransi                                                45.539                   59.674                               Insurance premium
       Lain-lain                                                    127.774                   78.046                                           Others
       Jumlah                                                       589.477                  552.792                                              Total

  20. MODAL SAHAM                                                              20. SHARE CAPITAL
      Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal                                The composition of the shareholder of the Company based
      31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan laporan daftar                          on the share register of PT Raya Saham Registra (RSR), the
      pemegang saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), Biro                        share registrar, as of 31 December 2025 and 2024 are as
      Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:                                    follows:
                                                             31 Desember/December 2025
                                                           Jumlah
                                                           saham/         Nilai
                                                          Number of     nominal/
      Pemegang saham                                       Shares        Amount        %*                                                Shareholders
      Trinugraha Capital & Co SCA                        7.688.125.938          192.203        51,77                    Trinugraha Capital & Co SCA
      Lainnya (masing-masing di bawah 5%)                7.161.257.682          179.032        48,23                         Others (each below 5%)
                                                        14.849.383.620          371.235       100,00
      Saham treasuri                                        190.000.000           4.750             -                                  Treasury stock
      Jumlah                                            15.039.383.620          375.985       100,00                                              Total

                                                             31 Desember/December 2024
                                                           Jumlah
                                                           saham/         Nilai
                                                          Number of     nominal/
      Pemegang saham                                       Shares        Amount        %*                                                Shareholders
      Trinugraha Capital & Co SCA                        7.688.125.938          192.203        51,12                    Trinugraha Capital & Co SCA
      Lainnya (masing-masing di bawah 5%)                7.351.257.682          183.782        48,88                         Others (each below 5%)
                                                        15.039.383.620          375.985       100,00
      Saham treasuri                                        927.732.000          23.193             -                                  Treasury stock
      Jumlah                                            15.967.115.620          399.178       100,00                                              Total
       *) % kepemilikan saham disajikan secara neto, diluar saham treasuri.    *) % share ownership is presented on a net basis, excluded treasury stock.




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk      397
Page 398
                                                                    Laporan kepada                                                     Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                              Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                               Pembahasan Manajemen




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/76                                                             Exhibit E/76

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   20. MODAL SAHAM (Lanjutan)                                                 20. SHARE CAPITAL (Continued)

                        Jumlah saham yang dimiliki anggota Dewan komisaris dan                      The number of shares held by the member of the board
                        Direksi Perusahaan berdasarkan laporan daftar pemegang                      of commissioners and board of directors of the Company
                        saham dari PT Raya Saham Registra (RSR), biro administrasi                  based on the share register of PT Raya Saham Registra
                        efek, adalah sebanyak 397.743.680 saham dan 401.288.480                     (RSR), the share registrar, was 397,743,680 shares and
                        saham, yang merupakan kepemilikan sebesar 2,64% dan                         401,288,480 shares representing 2.64% and 2.51% of the
                        2,51% dari jumlah saham Perusahaan yang beredar masing-                     total outstanding shares of the Company as of
                        masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dengan                        31 December 2025 and 2024, respectively with detail as
                        rincian sebagai berikut:                                                    follows:

                                                                                         Jumlah Saham/ Total Shares                        %
                       Nama Anggota/                                                       31 Desember/December                   31 Desember/December
                       Name of Members              Jabatan/Positions                      2025            2024                   2025           2024
                       Francis Lay Sioe Ho          Presiden Komisaris/                   338.908.180        343.908.180                 2,25                2,15
                                                      President Commissioner
                       Sutadi                       Presiden Direktur/                     19.817.000         18.817.000                 0,13                0,12
                                                       President Director
                       Sudjono                      Direktur/Director                      35.000.000         26.310.800                 0,23                0,16
                       Andrew Adiwijanto            Direktur/Director                               -         11.240.000                    -                0,07
                       Goklas                       Direktur/Director                       1.012.500          1.012.500                 0,01                0,01
                       Tan Rudy Eddywidjaja         Direktur/Director                       1.006.000                  -                 0,01                   -
                       Iwan                         Direktur/Director                       2.000.000                  -                 0,01                   -
                       Jumlah/ Total                                                      397.743.680        401.288.480                 2,64                2,51


                        Saham treasuri                                                              Treasury stock
                        Pada tanggal 29 Juni 2022, RUPSLB menyetujui pengalihan                     On 29 June 2022, the Extraordinary General Meetings of
                        sebagian saham melalui Program Kepemilikan Saham oleh                       Shareholders (EGMS) has approved to form and implement
                        Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock                       Management and Employee Stock Ownership Program
                        Ownership Program atau disebut juga sebagai program                         (MESOP Program) by transferring a maximum of 75,000,000
                        MESOP), yang berasal dari saham treasuri milik Perusahaan                   of the Company’s treasury shares.
                        sebanyak-banyaknya 75.000.000 lembar saham.
                        RUPSLB juga telah menyetujui pengalihan sisa saham treasuri                 The EGMS has also approved the transfer of the remaining
                        sebanyak-banyaknya 927.732.000 lembar saham dengan cara                     927,732,000 treasury shares by selling either on or outside
                        dijual baik di Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek kepada                  the Stock Exchange to other parties, including to the main
                        pihak lain, baik kepada pemegang saham utama Perusahaan                     shareholders of the Company (Trinugraha Capital & Co.
                        (Trinugraha Capital & Co. SCA) maupun kepada pihak ketiga                   SCA) or other third parties.
                        lainnya.
                        Pada tanggal 11 Oktober 2022, Perusahaan melakukan                         On 11 October 2022, the Company entered into
                        transaksi pengalihan sebagian saham treasuri melalui                       a transaction to transfer part of its treasury shares through
                        program MESOP sejumlah 75.000.000 lembar saham pada                        the MESOP program in the amount of 75,000,000 shares at
                        harga Rp 500 (nilai penuh) per lembar saham. Pengalihan                    a price of Rp 500 (full amount) per share. The transfer is
                        tersebut berlaku efektif pada tanggal 13 Oktober 2022 di                   effective on 13 October 2022 where the shares have
                        mana saham-saham telah berpindah tangan dan diblock                        changed hands and are blocked (non-tradeable) with
                        (tidak dapat diperdagangkan) dengan periode vesting                        vesting period for the MESOP program for 3 years from the
                        program MESOP selama 3 tahun sejak tanggal dialihkan,                      date of transfer, with market price of Rp 1,005 (full
                        dengan harga pasar Rp 1.005 (nilai penuh) per lembar saham.                amount) per share.
                       Pelaksanaan program MESOP ini tidak menimbulkan dampak                      The implementation of the MESOP program does not have
                       dilusi kepada pemegang saham atas kepemilikan saham                         a dilutive impact on shareholders on share ownership in
                       dalam Perusahaan, dikarenakan saham-saham yang                              the Company, causes the shares included in the MESOP
                       dimasukkan ke dalam program MESOP merupakan saham                           program are treasury shares and are not new shares issued
                       treasuri dan bukan merupakan saham baru yang dikeluarkan                    from the Company's portfolio. The proceeds from the
                       dari portepel Perusahaan. Hasil pengalihan saham MESOP                      transfer of MESOP shares will be additional working capital
                       akan menjadi tambahan modal kerja bagi Perusahaan.                          for the Company.
                       Sesuai peraturan yang berlaku, sisa saham treasuri sebanyak                  In accordance with applicable regulations, the remaining
                       927.732.000 saham wajib dialihkan dan batas waktu                            927,732,000 treasury shares must be transferred, and the
                       pemenuhan kewajiban pengalihan sisa saham treasuri                           deadline for fulfilling the obligation to transfer the
                       tersebut adalah 5 November 2025.                                             remaining treasury shares is 5 November 2025.




398   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 399
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                    Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                 in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/77                                                               Exhibit E/77

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  20. MODAL SAHAM (Lanjutan)                                              20. SHARE CAPITAL (Continued)
       Saham treasuri (Lanjutan)                                                Treasury stock (Continued)
      Berdasarkan hasil RUPSLB tanggal 8 Mei 2025, pemegang                     Based on the results of the EGMS on 8 May 2025,
      saham telah menyetujui rencana pengurangan modal                          shareholders have approved the plan to reduce the
      ditempatkan dan disetor Perusahaan dengan cara menarik                    Company's issued and paid-up capital by withdrawing all
      seluruh sisa saham treasuri Perusahaan yang berasal dari                  remaining treasury shares of the Company originating from
      saham yang dibeli kembali dan dimiliki Perusahaan sejumlah                shares repurchased and owned by the Company amounting
      927.732.000 saham, yang mengakibatkan perubahan Pasal 4                   to 927,732,000 shares, which resulted in changes to Article
      ayat (2) Anggaran Dasar Perusahaan. Perusahaan telah                      4 paragraph (2) of the Company's Articles of Association.
      melakukan Pengurangan Modal sesuai ketentuan Pasal 37 UU                  The Company has carried out a Capital Reduction in
      No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas dan Pasal 21                 accordance with the provisions of Article 37 of Law No. 40
      POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham                    of 2007 concerning Limited Liability Companies and Article
      oleh Perusahaan Terbuka yang kemudian diaktakan pada                      21 of POJK No. 29 of 2023 concerning Share Buybacks by
      Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 1 tanggal 3 Juni 2025                 Public Companies which were then notarized in the Deed
      dan telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum                       of Statement of Meeting Resolutions No. 1 dated 3 June
      melalui       Surat     Keputusan         Nomor       AHU-                2025 and has obtained approval from the Minister of Law
      0045866.AH.01.02.Tahun 2025 tanggal 14 Juli 2025. Proses                  through Decree Number AHU-0045866.AH.01.02.Tahun
      pengurangan modal selesai dilaksanakan pada tanggal 22 Juli               2025 dated 14 July 2025. The capital reduction process was
      2025 dan jumlah saham yang dikeluarkan oleh Perusahaan                    completed on 22 July 2025 and the number of shares issued
      menjadi 15.039.383.620 saham.                                             by the Company became 15,039,383,620 shares.

      Selanjutnya, Perusahaan melakukan pembelian kembali                       Furthermore, the Company is repurchasing shares under
      saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara                        significantly fluctuating market conditions based on the
      signifikan berdasarkan Keterbukaan Informasi tanggal                      Information Disclosure dated 1 August 2025. Explanation
      1 Agustus 2025. Penjelasan mengenai pembelian kembali                     regarding share repurchases in significantly fluctuating
      saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara                        market conditions can be seen in the General section (Note
      signifikan dapat dilihat pada bagian Umum (Catatan 1e).                   1e).

      Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah saham                      As of 31 December 2025 and 2024, total treasury stock
      treasuri masing-masing adalah sebanyak 190.000.000 saham                  were 190,000,000 shares and 927,732,000 shares,
      dan 927.732.000 saham.                                                    respectively.

  21. TAMBAHAN MODAL DISETOR - NETO                                      21.    ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL - NET

       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, akun ini                         On 31 December 2025 and 2024, this account represents
       merupakan selisih lebih antara hasil yang diterima dengan                the difference between amount received and par value
       nilai nominal dari setoran modal, penawaran umum perdana,                from paid-in capital, initial public offering, conversion of
       konversi dari obligasi konversi termasuk penyesuaian saldo               convertible bonds including adjustments balance of quasi
       karena kuasi reorganisasi dan penarikan saham treasuri                   reorganization and treasury stock withdrawal (Note 20).
       (Catatan 20).


  22. PENDAPATAN PIUTANG PEMBIAYAAN                                      22.    FINANCING RECEIVABLES INCOME

                                                           31 Desember/December
                                                            2025          2024

      Pendapatan piutang pembiayaan                                                                            Financing receivables income
         Pihak ketiga                                       4.903.037           4.438.958                                   Third parties
      Pendapatan administrasi                                 912.130             850.475                            Administration income
      Denda keterlambatan                                     368.424             360.954                                      Late charges
      Pendapatan terminasi                                    255.329             286.470                               Termination income

       Jumlah                                               6.438.920           5.936.857                                               Total

       Dikurangi:                                                                                                                      Less:
       Bagian pendapatan yang dibiayai                                                                        Portion of funds financed by
          bank sehubungan dengan kerjasama                                                                banks in relation to channeling
          penerusan pinjaman dan pembiayaan                                                                           and joint financing
          bersama (Catatan 31)                               (161.708)             (53.513)                        cooperation (Note 31)

       Pendapatan piutang pembiayaan - neto                 6.277.212           5.883.344              Financing receivables income - net

       Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan               For the year ended 31 December 2025 and 2024, the
       2024, amortisasi biaya transaksi yang diakui sebagai                     amortization of transaction costs recognized as a reduction
       pengurang dari pendapatan piutang pembiayaan masing-                     to financing receivables income was amounted to
       masing sebesar Rp 274.944 dan Rp 210.403.                                Rp 274,944 and Rp 210,403, respectively.




                                                                                Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   399
Page 400
                                                                     Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/78                                                           Exhibit E/78

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   23. PENDAPATAN SYARIAH                                                    23. SHARIA INCOME

                                                                               31 Desember/December
                                                                                2025          2024
                        Marjin murabahah                                          141.613          129.325                                 Murabahah margin
                        Pendapatan ijarah                                           1.665              371                                     Ijarah income
                        Pendapatan IMBT                                            20.463           16.824                                       IMBT income
                        Jumlah                                                    163.741          146.520                                               Total


                   24. PENDAPATAN LAIN-LAIN                                                  24. OTHER INCOME

                                                                               31 Desember/December
                                                                                2025          2024
                       Pemulihan dari piutang                                                                                         Recovery on written-off
                          yang dihapusbukukan                                      234.805         217.650                                     receivables
                       Keuntungan penjualan                                                                                              Gain on sale of fixed
                          aset tetap - neto (Catatan 10)                            10.451          13.680                          assets - net (Note 10)
                       Lain-lain                                                    18.579          19.450                                              Others
                        Jumlah                                                     263.835         250.780                                               Total


                   25. BEBAN GAJI DAN TUNJANGAN                                              25. SALARIES AND BENEFITS EXPENSES

                                                                               31 Desember/December
                                                                                2025          2024

                        Pihak ketiga                                                                                                          Third parties
                           Gaji dan imbalan kerja                                1.417.575       1.398.190                     Salaries and allowances
                          Imbalan pasca-kerja (Catatan 17)                          52.764          63.072          Post-employment benefits (Note 17)
                                                                                 1.470.339       1.461.262
                        Pihak berelasi (Catatan 29)                                                                              Related parties (Note 29)
                          Gaji dan imbalan kerja                                    42.593         51.405                       Salaries and allowances
                          Imbalan pasca-kerja (Catatan 17, 29)                       4.179          4.572         Post-employment benefits (Note 17, 29)
                                                                                    46.772         55.977
                        Jumlah                                                   1.517.111       1.517.239                                               Total


                   26. BEBAN BUNGA DAN KEUANGAN                                              26. INTEREST AND FINANCE CHARGES

                                                                              31 Desember/December
                                                                                2025          2024
                        Bunga atas pinjaman yang diterima                          726.672        688.392                        Interest on fund borrowings
                        Bunga atas surat berharga yang                                                                                   Interest on securities
                          diterbitkan (Catatan 15)                                 207.236        235.862                                   issued (Note 15)
                        Amortisasi biaya emisi atas surat berharga                                                                 Amortization of securities
                          yang diterbitkan (Catatan 15)                              5.607           6.283                          issuance cost (Note 15)

                        Jumlah                                                     939.515        930.537                                                Total




400   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 401
Tata Kelola Perusahaan                                                                               Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan              Data Perusahaan                                                       Lampiran
yang Baik                                                                                            Tahunan




                                                                                 These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                   in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/79                                                                Exhibit E/79

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI                                          27.     GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES

                                                            31 Desember/December
                                                             2025          2024

       Beban penerimaan angsuran                                172.040            143.765                      Installment collection expense
       Biaya operasional IT                                     121.052             88.472                                  Operational IT cost
       Penyusutan aset tetap (Catatan 10)                       119.067            124.538              Depreciation of fixed assets (Note 10)
       Perbaikan dan pemeliharaan                                71.637             65.041                            Repairs and maintenance
       Pemasaran                                                 70.927             78.275                                            Marketing
       Amortisasi aset tak berwujud (Catatan 12)                 63.892             68.353         Amortization of intangible assets (Note 12)
       Perjalanan dinas dan transportasi                         45.720             46.061                           Travel and transportation
       Pendidikan dan pelatihan                                  39.148             40.199                              Training and education
       Asuransi                                                  25.502             23.894                                             Insurance
       Penyusutan aset hak-guna (Catatan 11)                     21.708             22.474        Depreciation of right-of-use assets (Note 11)
       Validasi data kredit                                      17.577             18.036                               Credit data validation
       Listrik dan air                                           16.880             16.924                                Electricity and water
       Beban kantor                                              16.782             15.445                                      Office expense
       Komunikasi                                                16.295             15.487                                     Communications
       Pengiriman, perangko dan materai                          15.936             15.341                   Courier, postage and stamp duty
       Beban alih sumber daya                                    15.316             16.371                        Outsourced service expenses
       Keanggotaan dan langganan                                 12.582             11.784                        Membership and subscription
       Sewa                                                       5.367              1.993                                                Rental
       Jasa profesional                                           2.387             35.148                                    Professional fees
       Program CSR                                                2.309              2.124                                         CSR program
       Beban administrasi bank                                    2.094              1.874                        Bank administration charges
       Legalisir dokumen dan fotokopi                             1.155              1.221                 Legalized document and photocopy
       Lain-lain                                                 22.309             22.605                                                Others
       Jumlah                                                   897.682            875.425                                               Total


  28. BEBAN LAIN-LAIN                                                     28. OTHER EXPENSES

       Rincian beban lain-lain adalah sebagai berikut:                           The details of other expenses are as follows:

                                                            31 Desember/December
                                                             2025          2024
       Penghapusan piutang dalam                                                                                 Written-off receivables in the
          proses penyelesaian                                   315.796            229.458                                settlement process
       Kerugian neto pelepasan aset tak berwujud                  6.734              5.362             Net loss on disposal of intangible assets
       Cadangan kerugian penurunan                                                                              Provision for impairment losses
         nilai atas piutang dalam proses penyelesaian             6.518                  99         of receivables in the settlement process

       Jumlah                                                   329.048            234.919                                                Total


  29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI                               29. RELATED PARTIES TRANSACTIONS

       Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perusahaan dan                   In the normal course of business, the Company and Its
       Entitas Anaknya melakukan transaksi dengan pihak-pihak                Subsidiary undertake transactions with related parties.
       berelasi.

       Sifat hubungan dan transaksi Perusahaan dan Entitas Anaknya           The nature of the Company and Its Subsidiary’s relationship
       dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:                    and transactions with related parties are as follows:


                                                       Sifat hubungan/                                    Sifat dari transaksi/
       Pihak berelasi/ Related parties              Nature of relationship                               Nature of transactions

       Dewan Komisaris dan Direksi/                Personil manajemen kunci/                           Imbalan kerja jangka-pendek/
       Board of Commissioners and                  Key management personnel                           Short-term employees’ benefits
       Directors                                                                              Imbalan pasca-kerja/ Post-employment benefits
                                                                                               Program kompensasi manajemen dan karyawan
                                                                                                berbasis saham/ Management and employee
                                                                                                           stock options program




                                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   401
Page 402
                                                                    Laporan kepada                                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                                  Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                                  Pembahasan Manajemen




                                                                                                     These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                       in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/80                                                                Exhibit E/80

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)                      29.     RELATED PARTIES TRANSACTIONS (Continued)

                        Sifat hubungan dan transaksi Perusahaan dan Entitas Anaknya        The nature of the Company and Its Subsidiary’s relationship
                        dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:                 and transactions with related parties are as follows:
                        (Lanjutan)                                                         (Continued)
                                                                        Sifat hubungan/                          Sifat dari transaksi/
                        Pihak berelasi/ Related parties             Nature of relationship                      Nature of transactions

                        PT Bank Jago Tbk                     Dalam satu penerima manfaat akhir                            Giro/ Current accounts
                                                                        yang sama/                                   Deposito berjangka/ Time deposits
                                                                  Under a similar ultimate                           Pendapatan bunga/ Interest income
                                                                      beneficial owner                                 Beban bunga/ Interest expense
                                                                                                                  Pinjaman yang diterima/ Fund borrowing
                                                                                                                   Pembiayaan Bersama/ Joint Financing

                        Rincian saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi                       The details of balances and transactions with related
                        adalah sebagai berikut:                                                      parties are as follows:

                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025            2024

                        Aset                                                                                                                            Assets
                          Kas dan setara kas (Catatan 4)                                                                 Cash and cash equivalents (Note 4)
                          Bank                                                                                                                Cash in banks
                             PT Bank Jago Tbk                                        1.838                       70                     PT Bank Jago Tbk
                          Deposito berjangka                                                                                                 Time deposits
                             PT Bank Jago Tbk                                        3.000                   6.771                     PT Bank Jago Tbk
                                                                                     4.838                   6.841

                        Persentase terhadap jumlah aset                              0,02%                   0,03%                      Percentage of total assets

                        Liabilitas                                                                                                                    Liabilities
                        Pinjaman yang diterima (Catatan 13)                                                                           Fund borrowings (Note 13)
                           PT Bank Jago Tbk                                        102.643                 169.094                          PT Bank Jago Tbk

                        Persentase terhadap jumlah liabilitas                        0,69%                   1,13%                  Percentage of total liabilities


                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025            2024

                        Pendapatan                                                                                                                         Income
                        Keuangan                                                                                                                          Finance
                          PT Bank Jago Tbk                                           1.657                     460                            PT Bank Jago Tbk

                        Persentase terhadap jumlah pendapatan                        0,03%                   0,01%                     Percentage of total income


                                                                               31 Desember/December
                                                                               2025             2024
                        Beban                                                                                                                         Expenses
                        Beban gaji dan tunjangan karyawan                                                                       Salaries and employee benefits
                          (Catatan 25)                                                                                                             (Note 25)
                          Dewan Komisaris dan Direksi                                                                   Board of Commissioners and Directors
                              Imbalan kerja jangka-pendek                           42.593                  51.405        Short-term employees’ benefits
                              Imbalan pasca-kerja                                    4.179                   4.572             Post-employment benefits
                        Beban bunga dan keuangan (Catatan 26)                                                            Interest and finance charges (Note 26)
                          PT Bank Jago Tbk                                               7                        3                        PT Bank Jago Tbk
                                                                                    46.779                  55.977

                        Persentase terhadap jumlah beban                             0,98%                   1,27%                   Percentage of total expenses

                        Transaksi dengan pihak berelasi, kecuali beban gaji dan                      Transaction with related parties, except salary expense and
                        imbalan kerja kepada personil manajemen kunci, dilakukan                     employee benefits to key management personnel, conducted
                        dengan menggunakan persyaratan usaha normal.                                 by normal operations requirements.




402   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 403
Tata Kelola Perusahaan                                                                                    Laporan Keuangan
                                        Keberlanjutan                  Data Perusahaan                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                                 Tahunan




                                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                         in Indonesian Language


                                                         Ekshibit E/81                                                                  Exhibit E/81

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                 PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                          FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  30. SEGMEN OPERASI                                                         30. OPERATING SEGMENT

       Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan                              The Company and Its Subsidiary manage its business activities
       usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                           and identifies its reported segments based on product
       berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau                      categories and geographic area. Profit or loss from each
       rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai                         segment is used to measure performance of each segment’s
       kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan                         information concerning the main segments are set out as
       dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut:                           follows:
                                                                 31 Desember/December 2025
                                                                    Sepeda
                                                 Mobil/             motor/           Lain-lain/     Jumlah/
                                                  Cars            Motorcycles         Others         Total
       Laporan laba rugi                                                                                                  Statement of profit or loss
       Pendapatan                                                                                                                              Income
       Pendapatan pembiayaan                      4.369.213          1.023.564        1.048.176      6.440.953                       Financing income
       Lain-lain                                    178.707             31.737           96.422        306.866                                  Others
       Jumlah pendapatan                          4.547.920          1.055.301        1.144.598      6.747.819                          Total income
       Beban                                                                                                                                 Expenses
       Beban operasional                          2.438.590            515.994          728.772       3.683.356                    Operating expenses
       Cadangan kerugian penurunan nilai            729.458            164.646          197.278       1.091.382        Provision for impairment losses
       Jumlah beban                               3.168.048            680.640          926.050       4.774.738                       Total expenses
       Laba sebelum pajak                         1.379.872            374.661          218.548       1.973.081                     Profit before tax
       Beban pajak penghasilan                     (273.859)           (74.358)          (43.374)      (391.591)                  Income tax expense
       Laba tahun berjalan                        1.106.013            300.303          175.174       1.581.490                    Profit for the year

       Laporan posisi keuangan                                                                                       Statement of financial position
       Aset                                                                                                                                    Assets
       Piutang pembiayaan - neto                 14.697.499          1.773.430        5.923.541     22.394.470             Financing receivables - net
       Piutang ijarah dan IMBT - neto                     -                  -           90.784         90.784       Ijarah and IMBT receivables - net
       Lain-lain                                    158.836              8.516        2.819.918      2.987.270                                 Others
       Jumlah aset                               14.856.335          1.781.946        8.834.243     25.472.524                           Total assets
       Liabilitas                                                                                                                          Liabilities
       Pinjaman yang diterima                                -                  -    10.370.062     10.370.062                        Fund borrowings
       Surat berharga yang diterbitkan -
         neto                                                -               -        3.225.459       3.225.459                 Securities issued - net
       Lain-lain                                        91.616          22.926        1.109.170       1.223.712                                 Others

       Jumlah liabilitas                                91.616          22.926       14.704.691     14.819.233                        Total liabilities


                                                             31 Desember/December 2024
                                                                    Sepeda
                                                 Mobil/             motor/           Lain-lain/     Jumlah/
                                                  Cars            Motorcycles         Others         Total
       Laporan laba rugi                                                                                                  Statement of profit or loss
       Pendapatan                                                                                                                              Income
       Pendapatan pembiayaan                      4.142.100           961.415           926.349      6.029.864                       Financing income
       Lain-lain                                    151.441            44.018           109.747        305.206                                  Others
       Jumlah pendapatan                          4.293.541          1.005.433        1.036.096      6.335.070                          Total income
       Beban                                                                                                                                 Expenses
       Beban operasional                          2.424.439           526.098           607.583      3.558.120                     Operating expenses
       Cadangan kerugian penurunan nilai            632.288           108.136           109.912        850.336         Provision for impairment losses
       Jumlah beban                               3.056.727           634.234           717.495      4.408.456                        Total expenses

       Laba sebelum pajak                         1.236.814           371.199           318.601      1.926.614                      Profit before tax
       Beban pajak penghasilan                     (232.352)           (69.735)         (59.853 )     (361.940)                   Income tax expense
       Laba tahun berjalan                        1.004.462           301.464           258.748      1.564.674                     Profit for the year




                                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   403
Page 404
                                                                       Laporan kepada                                                       Analisis dan
         Tentang Laporan Ini                Kilas Kinerja 2025                                                Profil Perusahaan
                                                                       Pemangku Kepentingan                                                 Pembahasan Manajemen




                                                                                                       These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                         in Indonesian Language


                                                                          Ekshibit E/82                                                                  Exhibit E/82

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                         FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   30. SEGMEN OPERASI (Lanjutan)                                                30. OPERATING SEGMENT (Continued)

                        Perusahaan dan Entitas Anaknya mengelola kegiatan                             The Company and Its Subsidiary manage its business activities
                        usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan                          and identifies its reported segments based on product
                        berdasarkan jenis produk dan wilayah geografis. Laba atau                     categories and geographic area. Profit or loss from each
                        rugi dari masing-masing segmen digunakan untuk menilai                        segment is used to measure performance of each segment’s
                        kinerja masing-masing segmen. Informasi yang berkaitan                        information concerning the main segments are set out as
                        dengan segmen usaha utama disajikan sebagai berikut:                          follows: (Continued)
                        (Lanjutan)

                                                                              31 Desember/December 2024
                                                                                    Sepeda
                                                                     Mobil/         motor/           Lain-lain/     Jumlah/
                                                                      Cars        Motorcycles         Others         Total
                        Laporan posisi keuangan                                                       /                              Statement of financial position
                        Aset                                                                                                                                   Assets
                        Piutang pembiayaan - neto                    15.018.065      1.550.174        5.444.575      22.012.814            Financing receivables - net
                        Piutang ijarah dan IMBT - neto                        -              -           83.597          83.597      Ijarah and IMBT receivables - net
                        Lain-lain                                       159.344         10.506        2.853.559       3.023.409                                Others
                        Jumlah aset                                  15.177.409      1.560.680        8.381.731      25.119.820                           Total assets

                        Liabilitas                                                                                                                         Liabilities
                        Pinjaman yang diterima                                -                 -    10.822.571      10.822.571                       Fund borrowings
                        Surat berharga yang diterbitkan -
                           neto                                              -               -        2.935.877       2.935.877                  Securities issued - net
                        Lain-lain                                      104.417          20.072        1.055.218       1.179.707                                  Others
                        Jumlah liabilitas                              104.417          20.072       14.813.666      14.938.155                       Total liabilities


                        Berikut ini adalah informasi yang berkaitan dengan segmen                      The following tables present information concerning the
                        usaha utama berdasarkan wilayah geografis:                                     main segments based on geographic area:

                        Segmen Geografis                                                               Geographical Segments

                                                                             31 Desember/December 2025
                                                                                                 Sulawesi dan
                                                                                               Indonesia Timur/
                                                  Jawa dan Bali/     Kalimantan/    Sumatera/    Sulawesi and                     Jumlah/
                                                  Java and Bali      Kalimantan     Sumatera    East Indonesia                     Total

                       Jumlah Pendapatan                 3.669.118        822.021         1.233.698               1.022.982          6.747.819           Total Income

                       Jumlah Aset                     16.388.043       3.505.552         3.959.791               1.619.138         25.472.524            Total Assets

                                                                             31 Desember/December 2024
                                                                                                 Sulawesi dan
                                                                                               Indonesia Timur/
                                                  Jawa dan Bali/     Kalimantan/    Sumatera/    Sulawesi and                     Jumlah/
                                                  Java and Bali      Kalimantan     Sumatera    East Indonesia                     Total

                       Jumlah Pendapatan                 3.387.411        803.244         1.138.537               1.005.878          6.335.070           Total Income

                       Jumlah Aset                     15.325.885       3.813.969         3.890.109               2.089.857         25.119.820            Total Assets




404   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 405
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                    Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/83                                                              Exhibit E/83

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                         NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                               FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING                                  31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS

       a. Pembiayaan Bersama                                                  a. Joint Financing

          Dalam kaitan untuk mendukung kebutuhan pendanaan                        For the purpose to support funding requirement on
          untuk pengembangan usaha, Perusahaan juga melakukan                     business expansion, the Company has also engaged a
          berbagai kerjasama dengan perbankan, antara lain                        partnership with banking institutions in the form of
          dalam bentuk perjanjian pembiayaan bersama (joint                       joint financing which are classified as “off balance
          financing) yang dibukukan secara off balance sheet.                     sheet” transactions.

                                                            31 Desember/December
                                                            2025            2024
          PT Bank Jago Tbk                                    2.821.452            1.225.652                               PT Bank Jago Tbk
          Dikurangi:                                                                                                                 Less:
           Biaya transaksi belum diamortisasi                       (4.188)            (2.244)             Unamortized transaction costs
          Jumlah - neto                                       2.817.264            1.223.408                                     Total – net

          Pada    tanggal     5   Agustus    2021,   Perusahaan                   On 5 August 2021, the Company entered into joint
          menandatangani perjanjian kerjasama No.0100/065/B/                      financing     agreement      No.0100/065/B/05082021
          05082021 dengan skema pembiayaan bersama (joint                         amounting to Rp 150,000 with PT Bank Jago Tbk.
          financing) sebesar Rp 150.000 dengan PT Bank Jago Tbk.                  On 25 March 2022, with financing agreement
          Pada tanggal 25 Maret 2022, dengan perjanjian                           No.0100/026/B/25032022, the amount of this facility
          kerjasama No. 0100/026/B/25032022, jumlah fasilitas ini                 has been increased to Rp 300,000. The amount of funds
          meningkat menjadi Rp 300.000. Porsi fasilitas                           to be financed by each party range from 10% from the
          pembiayaan yang akan diberikan untuk konsumen dari                      Company, and 90% from joint financing providers
          masing-masing pihak adalah berkisar 10% dari                            (banks).
          Perusahaan, dan 90% dari pemberi pembiayaan bersama
          (bank).

          Pada tanggal 24 Mei 2023, Perusahaan menandatangani                     On 24 May 2023, the Company entered into an
          Perubahan dan Pernyataan Kembali Perjanjian Kerjasama                   Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
          Fasilitas Pembiayaan Bersama No.0100/049/B/24052023                     Agreement No.0100/049/B/24052023 with PT Bank
          dengan PT Bank Jago Tbk dimana jumlah fasilitas ini                     Jago Tbk whereas the facility amount increase to
          berubah menjadi sebesar Rp 2.000.000 dan berlaku                        Rp 2,000,000 and shall be effective until 5 August 2024.
          efektif sampai dengan tanggal 5 Agustus 2024.
          Pada     tanggal    1    Agustus  2024,    Perusahaan                   On 1 August 2024, the Company entered into an
          menandatangani Perubahan dan Pernyataan Kembali                         Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
          Perjanjian Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama                       Agreement No.0100/042/B/01082024 with PT Bank
          No.0100/042/B/01082024 dengan PT Bank Jago Tbk yang                     Jago Tbk whereas the amount of funds to be financed
          merubah porsi fasilitas pembiayaan yang akan diberikan                  by each party range from 1% from the Company, and
          untuk konsumen dari masing-masing pihak yaitu berubah                   99% from joint financing providers (banks) and shall be
          menjadi berkisar 1% dari Perusahaan, dan 99% dari                       effective from 5 August 2024 until 5 August 2027.
          pemberi pembiayaan bersama (bank) dan berlaku efektif
          dari tanggal 5 Agustus 2024 sampai dengan tanggal
          5 Agustus 2027.
          Pada    tanggal     17   Januari    2025,   Perusahaan                  On 17 January 2025, the Company entered into an
          menandatangani Perubahan dan Pernyataan Kembali                         Amendment and Restatement of Joint Financing Facility
          Perjanjian Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Bersama                       Agreement No. 0100/005A/B/17012025 with PT Bank
          No. 0100/005A/B/17012025 dengan PT Bank Jago Tbk di                     Jago Tbk whereas the facility amount increase to
          mana jumlah fasilitas ini berubah menjadi Rp 5.000.000                  Rp 5,000,000 and shall be effective until 5 August 2027.
          dan fasilitas ini berlaku efektif sampai dengan tanggal
          5 Agustus 2027.
          Fasilitas tersebut di atas berlaku sampai dengan                         The above facility will be expired at the time
          dibayarkannya angsuran terakhir piutang pembiayaan                       customers pay the latest installment of joint financing
          bersama oleh konsumen.                                                   receivables.
          Perusahaan bersama dengan pemberi pembiayaan                             The Company, together with the joint financing
          bersama di atas bertindak sebagai penyedia dana dalam                    providers mentioned above, extend credit to
          pemberian pembiayaan kepada konsumen yang                                consumers in accordance with certain criteria laid
          memenuhi kriteria tertentu. Perusahaan bertanggung                       down in agreements. The Company is responsible to
          jawab untuk mengelola dokumentasi dan administrasi                       maintain    the customer’s documentation and
          setiap konsumen.                                                         administration.




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   405
Page 406
                                                                    Laporan kepada                                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                             Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/84                                                           Exhibit E/84

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   31. PERJANJIAN KERJASAMA YANG PENTING (Lanjutan)                        31. SIGNIFICANT COOPERATION AGREEMENTS (Continued)
                        a. Pembiayaan Bersama (Lanjutan)                                        a.   Joint Financing (Continued)

                            Kerjasama pembiayaan bersama yang dilakukan ini                          The joint financing facilities were arranged without
                            bersifat without recourse, dimana Perusahaan tidak                       recourse, whereby the Company is not obliged to pay
                            memiliki kewajiban untuk membayar atau menyetor                          installments including interest to joint financing
                            angsuran pokok termasuk bunganya kepada pemberi                          providers in the event that the customers fail to meet
                            pembiayaan bersama jika konsumen gagal melakukan                         their installment obligation to the Company.
                            pembayaran angsurannya kepada Perusahaan.
                        b. Penyalur kendaraan                                                   b. Dealers of Motor Vechicles
                            Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan                        The Company has entered into cooperation agreements
                            beberapa penyalur kendaraan. Pembiayaan yang telah                       with dealers of motor vehicles. Approved financing that
                            disetujui namun belum dibayarkan kepada penyalur                         has not yet been paid to dealers are recorded as payable
                            kendaraan dicatat sebagai utang kepada penyalur                          to dealers.
                            kendaraan.

                        c. Asuransi                                                             c. Insurance
                            Perusahaan mengadakan kerjasama dengan beberapa                          The Company has entered into cooperation agreements
                            perusahaan asuransi seperti PT Sinarmas Penjaminan                       with insurance companies which are PT Sinarmas
                            Kredit Syariah, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk,                          Penjaminan Kredit Syariah, PT Asuransi Bina Dana Arta
                            PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata,                          Tbk, PT Asuransi Sinar Mas, PT Asuransi Wahana Tata,
                            PT Asuransi Astra, PT Asuransi Raksa Pratikara,                          PT Asuransi Astra, PT Asuransi Raksa Pratikara,
                            PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa                             PT Asuransi FPG Indonesia, PT Asuransi Etiqa
                            Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance,                       Internasional Indonesia, PT Pan Pasific Insurance,
                            PT FWD Insurance Indonesia dan PT Chubb Life Insurance                   PT FWD Insurance Indonesia and PT Chubb Life Insurance
                            Indonesia    dalam    rangka    penyediaan     asuransi                  Indonesia to providing credit protection insurance and
                            perlindungan kredit dan perlindungan terhadap agunan                     protection for financed collateral.
                            yang dibiayai.
                            Perusahaan melakukan penutupan asuransi atas                             The Company insures vehicles for the interest of the
                            kendaraan bermotor demi kepentingan Perusahaan                           Company in its capacity as financing provider. Insurance
                            dalam kapasitasnya sebagai penyedia pembiayaan.                          premium payments received from customers that have
                            Pembayaran premi asuransi yang telah diterima dari                       not yet been paid to insurance companies are recorded
                            konsumen namun belum dibayarkan kepada perusahaan                        as insurance premium payable.
                            asuransi dicatat sebagai utang premi asuransi.


                   32. LABA PER SAHAM                                                      32. EARNINGS PER SHARE

                        Laba per saham dasar dihitung dengan cara membagi laba                  Earnings per share is calculated by dividing profit for the
                        tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik                  year attributable to owner of the parent available to
                        entitas induk tersedia bagi pemegang saham dengan rata-                 shareholders by the weighted average common shares
                        rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun                     outstanding during the year.
                        berjalan.

                                                                              31 Desember/December
                                                                               2025          2024
                        Laba tahun berjalan untuk perhitungan                                                     Profit for the year for the computation of
                           laba per saham dasar                                1.581.841       1.564.811                         basic earning per shares
                        Jumlah rata-rata tertimbang                                                                                  The weighted average of
                           saham yang beredar                             15.396.017.365   15.039.383.620                              shares outstanding
                        Laba per saham                                                                                                     Basic earnings per
                           dasar (nilai penuh)                                       103               104                            share (full amount)

                       Perusahaan tidak memiliki instrumen yang memberikan efek                 The Company does not have instrument that give impact of
                       dilusi pada laba per saham dasar.                                        dilution effect on basic earning per share.




406   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 407
Tata Kelola Perusahaan                                                                                    Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan                   Data Perusahaan                                                        Lampiran
yang Baik                                                                                                 Tahunan




                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                    in Indonesian Language


                                                         Ekshibit E/85                                                                    Exhibit E/85

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  33. PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                           33. OTHER COMPREHENSIVE INCOME

       Perubahan komponen penghasilan komprehensif lain yang                      The movement of other comprehensive income component
       tidak mempengaruhi laba rugi adalah sebagai berikut:                       that have not yet affected the profit and loss were as
                                                                                  follows:

                                                              31 Desember/December
                                                               2025          2024
       Saldo awal tahun – setelah                                                                                          Beginning balance of the
           pajak tangguhan                                           9.563            65.202                             year after deferred tax
       Keuntungan pengukuran kembali                                                                                   Gain on remeasurement of
          program aktuarial manfaat pasti                            3.224            12.897                 defined benefit actuarial program
                                                                                                          Effective portion of the fair value change
       Bagian efektif atas perubahan nilai wajar                                                                  of the derivative instrument -
          instrumen derivatif - lindung nilai arus kas            44.052              (81.583)                                  cash flow hedge
                                                                  56.839               (3.484)
       Aset (liabilitas) pajak tangguhan (Catatan 14c)            (8.987)             13.047             Deferred tax assets (liabilities) (Note 14c)
       Saldo akhir tahun – setelah                                                                                       Balance at the end of year -
           pajak tangguhan                                        47.852               9.563                                  after deferred tax


  34. PERUBAHAN PADA LIABILITAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                      34. CHANGES IN             LIABILITIES    ARISED     FROM     FINANCING
                                                                                  ACTIVITIES
       Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas                       Changes in liabilities arised from financing activities are as
       pendanaan adalah sebagai berikut:                                          follows:

                                                         31 Desember/December 2025
                                                                   Pergerakan non-kas/
                                                                     Non-cash changes
                                                                               Pergerakan
                                                                 Pergerakan       beban
                                                                valuta asing/ transaksi/
                                     Saldo awal/                Movement in Changes in                   Saldo akhir/
                                      Beginning      Arus kas/     foreign     transaction                  Ending
                                       balance       Cashflows    exchange         cost                    balance

       Pinjaman yang diterima          10.822.571         (471.605)          11.443            7.653        10.370.062               Funds borrowings
       Surat berharga yang
          diterbitkan - neto            2.935.877          288.000                -            1.582         3.225.459        Securities issued - net

       Jumlah liabilitas dari                                                                                                 Total liabilities from
         aktivitas pendanaan           13.758.448         (183.605)          11.443            9.235        13.595.521      financing activities


                                                          31 Desember/December 2024
                                                                    Pergerakan non-kas/
                                                                      Non-cash changes
                                                                                Pergerakan
                                                                  Pergerakan       beban
                                                                 valuta asing/ transaksi/
                                     Saldo awal/                 Movement in Changes in                  Saldo akhir/
                                      Beginning        Arus kas/    foreign     transaction                 Ending
                                       balance         Cashflows   exchange         cost                   balance

       Pinjaman yang diterima            8.665.860       2.104.333           52.519              (141)      10.822.571               Funds borrowings
       Surat berharga yang
          diterbitkan - neto             4.720.775       (1.787.000)              -            2.102         2.935.877           Securities issued - net

       Jumlah liabilitas dari                                                                                                 Total liabilities from
         aktivitas pendanaan            13.386.635         317.333           52.519            1.961        13.758.448      financing activities




                                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk     407
Page 408
                                                                     Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                         Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/86                                                         Exhibit E/86

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   34. PERUBAHAN PADA LIABILITAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                34. CHANGES IN LIABILITIES           ARISED    FROM     FINANCING
                       (Lanjutan)                                                            ACTIVITIES (Continued)

                         Perusahaan dan Entitas Anaknya telah melakukan kebijakan             The Company and Its Subsidiary have conducted hedge policy
                         lindung nilai untuk pinjaman yang diterima dalam mata uang           to borrowings denominated in foreign currencies.
                         asing.


                   35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                   35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                          OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                          INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS

                          MANAJEMEN RISIKO                                                    RISK MANAGEMENT

                          a. Pendahuluan dan gambaran umum                                    a. Introduction and general description

                               Perkembangan dunia multifinance yang disertai dengan              The development in multifinance industry followed with
                               meningkatnya kompleksitas aktivitas pembiayaan                    the improvement in complexity of financing activity has
                               semakin mempertegas pentingnya tata kelola                        emphasized more on the importance of good corporate
                               perusahaan yang sehat (good corporate governance) dan             governance and a reliable risk management. Such both
                               manajemen risiko yang dapat diandalkan. Kedua hal                 matters are important factors, which bring the
                               tersebut merupakan faktor penting yang menjadi                    investors’ attention in assessing their investment
                               perhatian para investor dalam penilaian pilihan target            targeting. Basically, the implementation of risk
                               investasinya. Penerapan manajemen risiko di                       management within the Company and Its Subsidiary had
                               Perusahaan dan Entitas Anaknya pada dasarnya sudah                been carried out since the establishment of the
                               dilakukan sejak perusahaan berdiri, meskipun dengan               Company, eventhough the Company was still using a
                               cara yang masih konvensional dan berkembang sesuai                conventional manner and keep improving in accordance
                               dengan perkembangan kondisi internal dan eksternal.               with the recent development of internal and external
                                                                                                 circumstances.

                               Perusahaan dan Entitas Anaknya menyadari bahwa                    The Company and Its Subsidiary realize that risk is an
                               risiko merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari               integral part of its operational activity and can be
                               operasional dan dapat dikelola secara praktis dan                 managed practically and effectively day by day, with the
                               efektif setiap hari, dengan lima tipe risiko utama:               following five particular risks:
                               1. Risiko kredit                                                  1. Credit risk
                               2. Risiko pasar                                                   2. Market risk
                               3. Risiko pendanaan dan likuiditas                                3. Funding and liquidity risk
                               4. Risiko operasional                                             4. Operational risk
                               5. Risiko permodalan                                              5. Capital risk

                               Pengelolaan risiko di Perusahaan mencakup keseluruhan             Risk management within the Company includes overall
                               lingkup aktivitas usaha di Perusahaan, yang didasarkan            scope of business activity within the Company, which
                               pada kebutuhan akan keseimbangan antara fungsi                    based on the necessity of balance between business
                               operasional bisnis dengan pengelolaan risikonya.                  operational function and its risk management thereof.
                               Dengan kebijakan dan manajemen risiko yang berfungsi              By means of proper risk management and policy, thus
                               baik, maka manajemen risiko akan menjadi strategic                the risk management will become a strategic partner to
                               partner bagi bisnis dalam mendapatkan hasil optimal               the business in obtaining optimal outcome from the
                               dari operasi Perusahaan.                                          Company’s course of operation.

                               Dalam rangka pengembangan manajemen risiko yang                   In the event of development of proper risk management,
                               sesuai, Perusahaan dan Entitas Anaknya terus                      the Company and Its Subsidiary keep developing and
                               mengembangkan dan meningkatkan kerangka sistem                    improving the integrated and comprehensive framework
                               pengelolaan risiko dan struktur pengendalian internal             of risk management system and internal control
                               yang terpadu dan komprehensif, sehingga dapat                     structure, in order that they are able to provide
                               memberikan informasi adanya potensi risiko secara                 information as an early warning of any potential risk and
                               lebih dini dan selanjutnya mengambil langkah-langkah              accordingly, take appropriate actions to mitigate the
                               yang memadai untuk meminimalkan dampak risiko.                    risk.

                               Kerangka manajemen risiko dituangkan dalam                        The framework of risk management is implemented
                               kebijakan, prosedur, batasan transaksi, kewenangan                under the form of policy, procedures, transactional
                               dan ketentuan lain serta berbagai perangkat                       limits, authorizations, and other rules as well as various
                               manajemen risiko, yang berlaku di seluruh aktivitas               risk management instruments applicable to entire
                               lingkup usaha. Untuk memastikan bahwa kebijakan dan               business activity. In order to ensure that the policy and
                               prosedur tersebut sesuai dengan perkembangan bisnis               procedures is in line with the current business
                               yang ada, maka evaluasi selalu dilakukan berkala sesuai           development, evaluation is frequently carried out in
                               dengan perubahan parameter risikonya.                             accordance with the change in its risk parameter.




408   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 409
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/87                                                          Exhibit E/87

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                    35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
         OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                           INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
         (Lanjutan)

         MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                         RISK MANAGEMENT (Continued)

          b. Kerangka manajemen risiko                                       b. Framework of risk management

             Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan                        In the implementation of risk management, the
             menyadari pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang                 Company realizes the importance of having an adequate
             memadai dalam mengakomodasi risiko-risiko yang                      mechanism to accommodate the risks faced by the
             dihadapi Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4                     Company. The Company has a mechanism that is based
             (empat) pilar manajemen risiko sebagai berikut:                     upon 4 (four) risk management pillars, in which could be
                                                                                 described as follows:

             1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi,                   1. Active supervision by the Board of Commissioners
                yang mencakup:                                                     and Board of Directors, which includes:
                 -   Menyetujui dan melakukan evaluasi kebijakan                     -   Approving and evaluating risk management
                     manajemen risiko secara berkala;                                    policies on a regular basis;
                 -   Menetapkan kebijakan dan strategi Manajemen                     -   Establishing risk management policies and
                     Risiko termasuk penetapan otoritas dalam                            strategies, which include determining the
                     pemberian batasan serta tinjauan atas kualitas                      authorization in limits and reviewing the quality
                     portfolio secara berkala;                                           of portfolio on a regular basis;
                 -   Terdapatnya Komite Pemantau Risiko dalam                        -   Presence of Risk Oversight Committee in carrying
                     melakukan fungsi pengawasan.                                        out their supervisory functions.

             2. Kebijakan dan penerapan batasan                                 2. Policy and implementation limits
                 Perusahaan       menyusun     kebijakan-kebijakan                   The Company develops policies related to risk
                 manajemen risiko yang diperiksa secara berkala dan                  management, which are assessed periodically and
                 selalu disesuaikan dengan kondisi usaha terkini.                    aligned constantly to fit the most recent business
                 Kebijakan tersebut diterjemahkan ke dalam                           situation. The policy is translated into Standard
                 Prosedur Operasi Standar, Ketentuan Umum dan                        Operating Procedures and Internal Memo, which are
                 Surat Keputusan Dewan Direksi, dan disosialisasikan                 being socialized to all employees. The Company also
                 kepada seluruh karyawan terkait. Perusahaan juga                    has policies concerning the level of authority on
                 menerapkan batasan persetujuan atau otorisasi                       approval or authorization for both credit and non-
                 untuk transaksi kredit maupun yang bukan transaksi                  credit transactions.
                 kredit.

             3. Identifikasi, pengukuran, pengawasan dan sistem                  3. Identification, measurement, monitoring, and
                informasi manajemen                                                 management information system
                 Perusahaan       memiliki      perangkat     untuk                  The Company has a set of tools to identify, measure,
                 mengidentifikasi, mengukur dan mengawasi risiko,                    and monitor risks, particularly the credit risk and
                 terutama risiko kredit dan operasional melalui                      operational risk through the existing reporting and
                 mekanisme pelaporan dan sistem informasi                            management information system mechanism. In
                 manajemen. Untuk menjamin ketersediaan data                         order to ensure the availability of updated and
                 risiko yang terkini dan komprehensif, Perusahaan                    comprehensive risk data, the Company had
                 telah melakukan mengkonversi sistem operasi                         converted the existing operating system into a
                 Perusahaan yang ada menjadi centralized system                      centralized system, which known as CONFINS.
                 yang dikenal dengan CONFINS. Selain itu,                            Moreover, the Company has also implemented
                 Perusahaan juga melakukan implementasi sistem                       business intelligence information system in order
                 informasi business intelligence agar data atau                      that data or risk information could be provided to
                 informasi risiko dapat disediakan secara cepat dan                  the management or other third parties on a prompt
                 akurat kepada pihak manajemen atau pihak ketiga                     and accurate manner.
                 lainnya.




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   409
Page 410
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                        Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/88                                                        Exhibit E/88

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                   35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                          OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                          INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                          (Lanjutan)

                          MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                        RISK MANAGEMENT (Continued)

                          b.   Kerangka manajemen risiko (Lanjutan)                          b. Framework of risk management (Continued)

                               Dalam penerapan manajemen risiko, Perusahaan                      In the implementation of risk management, the
                               menyadari pentingnya memiliki sebuah mekanisme yang               Company realizes the importance of having an adequate
                               memadai dalam mengakomodasi risiko-risiko yang                    mechanism to accommodate the risks faced by the
                               dihadapi Perusahaan. Perusahaan bertumpu pada 4                   Company. The Company has a mechanism that is based
                               (empat) pilar manajemen risiko sebagai berikut:                   upon 4 (four) risk management pillars, in which could be
                               (Lanjutan)                                                        described as follows: (Continued)

                               4. Pengendalian internal                                          4. Internal control
                                  Perusahaan memiliki Departemen Audit Internal                     The Company has the Internal Audit Division in
                                  yang secara independen melaporkan hasil                           place, which independently reports on process and
                                  pemeriksaannya kepada Dewan Komisaris dan                         results of assessment to the Board of Commissioners
                                                                                                    and Board of Directors. The responsibility of the
                                  Direksi. Tanggung jawab dari Departemen Audit
                                                                                                    Internal Audit Division includes:
                                  Internal mencakup:
                                  - Menyediakan      penilaian atas kecukupan dan                   -    Providing assessment on the adequacy and
                                     efektifitas dari proses bisnis yang ada di dalam                    effectiveness of the entire existing business
                                     Perusahaan;                                                         process within the Company;
                                  - Melakukan pemeriksaan atas kepatuhan terhadap                   -    Conducting examination on compliance to the
                                     kebijakan-kebijakan risiko Perusahaan;                              Company’s risk policies;
                                  - Melaporkan masalah-masalah penting yang terkait                  -   Reporting on significant issues related to the
                                     dengan proses pengendalian di dalam Perusahaan                      control activities within the Company, including
                                     termasuk rekomendasi perbaikan yang potensial                       potential improvements to these processes; and
                                     terhadap proses tersebut; dan
                                  - Melakukan koordinasi strategis dengan fungsi
                                                                                                    -    Coordinating with other controlling and
                                     pengendali dan pengawasan lainnya (manajemen                        supervisory    functions  (risk  management,
                                     risiko, hukum, sistem dan prosedur, dan audit                       compliance, legal, system and procedures, and
                                     eksternal).                                                         external auditor)

                          c. Proses dan penilaian risiko                                     c. Process and risk assessments

                               Pada dasarnya proses manajemen risiko dilakukan oleh             Basically, risk management processes are carried out by
                               masing-masing unit mengingat risiko yang dihadapi                each unit considering that the risk faced represents
                               merupakan risiko individual yang melekat pada produk,            individual risks which are embedded into the products,
                               transaksi maupun proses pada unit yang bersangkutan.             transactions, as well as process in the related unit. The
                               Tugas utama dari Departemen Manajemen Risiko adalah              primary task of Risk Management Division is to
                               menetapkan kebijakan dan prosedur manajemen risiko               determine policies and procedures as well as doing a
                               serta    melakukan     serangkaian    proses    untuk            series of processes of collecting, measuring, and
                               mengumpulkan, melakukan pengukuran dan pelaporan                 reporting to the Board of Commissioners and Board of
                               kepada Dewan Komisaris dan Direksi. Penetapan                    Directors. The determination of risk management
                               kebijakan manajemen risiko dilakukan melalui proses              policies is carried out through approval process by the
                               persetujuan Direksi.                                             Board of Directors.

                               1. Risiko Kredit                                                 1. Credit Risk

                                  Risiko kredit adalah risiko utama Perusahaan, yaitu               Credit risk is the main risk of the Company, that is
                                  risiko yang timbul apabila konsumen tidak dapat                   the risk arising when the customer are unable to
                                  memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian                    meet its obligation in accordance with the agreement
                                  yang telah disepakati antara konsumen dengan                      as agreed upon between the customer and the
                                  Perusahaan.                                                       Company.




410   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 411
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/89                                                           Exhibit E/89

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                    35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
         OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                           INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
         (Lanjutan)

         MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                         RISK MANAGEMENT (Continued)

         c.   Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                          c.     Process and risk assessments (Continued)

              1. Risiko Kredit (Lanjutan)                                           1. Credit Risk (Continued)

                Manajemen      risiko   yang    telah   diterapkan                    Risk management that has been applied by the
                Perusahaan adalah sebagai berikut:                                    Company are as follows:
                 Diversifikasi portofolio menurut wilayah, sektor                     Diversify the portfolio by region, economic sector
                  ekonomi dan industri, merk dan tipe barang.                            and industry, brand and type of goods.
                 Risk Adjusted Pricing Method, yaitu penetapan                        Risk Adjusted Pricing Method, namely setting the
                  tingkat bunga pembiayaan berdasarkan risiko                            interest rate of financing based on the risks faced
                  yang dihadapi, antara lain dinilai dari tingkat                        by, among others, assessed based on the level of
                  uang muka yang dibayar konsumen, usia                                  advances paid by consumers, age of vehicles
                  kendaraan yang dibiayai, jenis penutupan                               financed, type of insurance coverage selected and
                  asuransi yang dipilih dan lain sebagainya.                             so forth.
                 Adanya Key Performance Indicators (KPI)                              The Key Performance Indicators (KPI) as an “early
                  sebagai “early warning system” atas suatu                              warning system” of an individual loan products as
                  masing-masing produk pembiayaan maupun                                 well as branch offices.
                  kantor cabang.
                 Penanganan kontrak bermasalah yang dilakukan                         Handling of problematic contracts in a discipline
                  secara disiplin dan proaktif.                                         and proactive manner.
                 Analisa atas kualitas portofolio secara periodik                     Analysis of portfolio quality through periodic and
                  dan tindakan preventif dan sanksi bagi cabang-                        preventive actions and sanctions for branches
                  cabang yang kualitas portofolionya tidak sesuai                       whose quality of its portfolio is not on target.
                  target.

                Tabel berikut menjelaskan eksposur maksimum                           The following table illustrates the Company’s
                sesuai dengan konsentrasi risiko kredit:                              maximum exposure based on credit risk
                                                                                      concentration:

                                                          31 Desember/December 2025
                                                                                 Eksposur
                                                                                maksimum/
                                                 Korporasi/        Ritel/        Maximum
                                                 Corporate         Retail        exposure
                Kas dan setara kas                     1.552.212                -           1.552.212              Cash and cash equivalents
                Piutang pembiayaan                     3.774.549       19.600.552          23.375.101                  Financing receivables
                Piutang ijarah dan IMBT                        -           94.054              94.054            Ijarah and IMBT receivables
                Aset derivatif                            83.105                -              83.105                       Derivative assets
                Piutang karyawan                               -           43.778              43.778                  Employee receivables
                Jumlah                                 5.409.866       19.738.384          25.148.250                                  Total




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   411
Page 412
                                                                    Laporan kepada                                                   Analisis dan
         Tentang Laporan Ini               Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                             Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                 in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/90                                                           Exhibit E/90

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                        PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                     35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                          OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                            INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                          (Lanjutan)

                          MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                          RISK MANAGEMENT (Continued)

                          c.   Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                          c. Process and risk assessments (Continued)

                               1. Risiko Kredit (Lanjutan)                                            1. Credit Risk (Continued)

                                  Tabel berikut menjelaskan eksposur maksimum                           The following table illustrates the Company’s
                                  sesuai dengan konsentrasi risiko kredit: (Lanjutan)                   maximum exposure based on credit risk
                                                                                                        concentration: (Continued)

                                                                           31 Desember/December 2024
                                                                                                   Eksposur
                                                                                                  maksimum/
                                                                   Korporasi/       Ritel/         Maximum
                                                                   Corporate        Retail         exposure
                                  Kas dan setara kas                     1.614.126                -           1.614.126              Cash and cash equivalents
                                  Piutang pembiayaan                     3.758.108       19.069.310          22.827.418                  Financing receivables
                                  Piutang ijarah dan IMBT                        -           86.609              86.609            Ijarah and IMBT receivables
                                  Aset derivatif                            27.654                -              27.654                       Derivative assets
                                  Piutang karyawan                               -           46.352              46.352                  Employee receivables
                                  Jumlah                                 5.399.888       19.202.271          24.602.159                                  Total

                                  Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan                       The following table illustrates the detail of financial
                                  Perusahaan yang dibedakan antara yang mengalami                       assets distinguished between those which impaired
                                  penurunan nilai dan yang tidak:                                       and not impaired:

                                                                             31 Desember/December 2025
                                                                      Tidak
                                                                   mengalami         Mengalami
                                                                   penurunan        penurunan
                                                                      nilai/           nilai/        Jumlah/
                                                                  Not impaired       Impaired         Total
                                  Kas dan setara kas                     1.552.212               -            1.552.212              Cash and cash equivalents
                                  Piutang pembiayaan                    23.014.298         360.803           23.375.101                  Financing receivables
                                  Piutang ijarah dan IMBT                   93.145             909               94.054            Ijarah and IMBT receivables
                                  Aset derivatif                            83.105               -               83.105                       Derivative assets
                                  Piutang karyawan                          43.778               -               43.778                  Employee receivables
                                                                        24.786.538         361.712           25.148.250
                                  Dikurangi:                                                                                                              Less:
                                  Cadangan kerugian
                                     Penurunan nilai                                                           (983.901)     Allowance for impairment losses
                                  Neto                                                                       24.164.349                                   Net

                                                                             31 Desember/December 2024
                                                                      Tidak
                                                                   mengalami         Mengalami
                                                                   penurunan         penurunan
                                                                      nilai/            nilai/       Jumlah/
                                                                  Not impaired        Impaired        Total
                                  Kas dan setara kas                     1.614.126               -            1.614.126              Cash and cash equivalents
                                  Piutang pembiayaan                    22.528.280         299.138           22.827.418                  Financing receivables
                                  Piutang ijarah dan IMBT                   85.692             917               86.609            Ijarah and IMBT receivables
                                  Aset derivatif                            27.654               -               27.654                       Derivative assets
                                  Piutang karyawan                          46.352               -               46.352                  Employee receivables
                                                                        24.302.104         300.055           24.602.159
                                  Dikurangi:                                                                                                              Less:
                                  Cadangan kerugian
                                     Penurunan nilai                                                           (817.616)     Allowance for impairment losses
                                  Neto                                                                       23.784.543                                   Net




412   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 413
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                               in Indonesian Language


                                                      Ekshibit E/91                                                             Exhibit E/91

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                    35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
         OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                           INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
         (Lanjutan)

         MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                         RISK MANAGEMENT (Continued)

          c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                          c. Process and risk assessments (Continued)

             1. Risiko Kredit (Lanjutan)                                            1. Credit Risk (Continued)

                Tabel berikut menjelaskan rincian aset keuangan                        The following table illustrates the detail of financial
                Perusahaan yang dibedakan antara individual dan                        assets distinguished between individual and
                kolektif:                                                              collective:

                                                          31 Desember/December 2025
                                                 Individual/       Kolektif/      Jumlah/
                                                 Individual       Collective        Total
                Kas dan setara kas                    1.552.212                 -            1.552.212             Cash and cash equivalents
                Piutang pembiayaan                        2.111        23.372.990           23.375.101                 Financing receivables
                Piutang ijarah dan IMBT                       -            94.054               94.054           Ijarah and IMBT receivables
                Aset derivatif                           83.105                 -               83.105                      Derivative assets
                Piutang karyawan                         43.778                 -               43.778                 Employee receivables
                                                      1.681.206        23.467.044           25.148.250
                Dikurangi:                                                                                                               Less:
                Cadangan kerugian
                   Penurunan nilai                                                            (983.901)    Allowance for impairment losses
                Jumlah                                                                      24.164.349                                  Total

                                                          31 Desember/December 2024
                                                 Individual/       Kolektif/      Jumlah/
                                                 Individual       Collective       Total
                Kas dan setara kas                    1.614.126                 -            1.614.126             Cash and cash equivalents
                Piutang pembiayaan                        7.266        22.820.152           22.827.418                 Financing receivables
                Piutang ijarah dan IMBT                       -            86.609               86.609           Ijarah and IMBT receivables
                Aset derivatif                           27.654                 -               27.654                      Derivative assets
                Piutang karyawan                         46.352                 -               46.352                 Employee receivables
                                                      1.695.398        22.906.761           24.602.159
                Dikurangi:                                                                                                               Less:
                Cadangan kerugian
                   Penurunan nilai                                                            (817.616)    Allowance for impairment losses
                Neto                                                                        23.784.543                                   Net

             2. Risiko Pasar                                                        2. Market Risk

                Risiko pasar merupakan risiko yang terutama                            Market risk is the risk which is primarily caused by
                berkaitan dengan perubahan tingkat suku bunga dan                      the changes in interest rates and exchange rate of
                nilai tukar mata uang Rupiah yang akan                                 Rupiah currency which could resulting in decrease in
                menyebabkan berkurangnya pendapatan, atau                              revenue, or increase in cost of capital of the
                bertambahnya biaya modal Perusahaan. Dengan pola                       Company. With the pattern of business activity
                aktivitas usaha yang dijalankan Perusahaan saat ini,                   currently operated by the Company, the market risk
                risiko pasar Perusahaan adalah minimal. Perusahaan                     of the Company is mitigated to the minimum level.
                tidak mempunyai kegiatan usaha pembiayaan dalam                        The Company does not have financing transaction in
                mata uang asing, sementara seluruh pinjaman luar                       foreign currency, while all off-shore loans of the
                negeri Perusahaan dalam mata uang asing telah                          Company in foreign currency have been protected by
                diproteksi dengan swap dalam jumlah dan tanggal                        entering into swap transactions at amount and
                jatuh tempo yang sama dengan utangnya. Dalam hal                       settlement date that similar to the borrowings
                suku bunga, seluruh bunga yang dibebankan ke                           thereof. In terms of interest rate, all interest rate
                konsumen adalah suku bunga tetap (fixed interest                       charged to the customer is fixed interest rate, while
                rate), sementara utang yang diperoleh sebagian                         most of the borrowings received bear fixed interest
                besar juga dalam suku bunga tetap dan hanya                            rate, and only a small portion the borrowings bear
                sebagian kecil utang dalam bentuk bunga                                floating interest rate.
                mengambang (floating interest rate).




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   413
Page 414
                                                                     Laporan kepada                                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini              Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                              Pembahasan Manajemen




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/92                                                             Exhibit E/92

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                    FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                    35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                       35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                        OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                              INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                        (Lanjutan)
                        MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                               RISK MANAGEMENT (Continued)
                         c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                                c. Process and risk assessments (Continued)
                               2. Risiko Pasar (Lanjutan)                                             2. Market Risk (Continued)
                                   Manajemen risiko yang telah diterapkan oleh                           Risk management that has been applied by the
                                   Perusahaan adalah sebagai berikut:                                    Company are as follows:
                                    Mengelola risiko perubahan nilai tukar mata                          Managing risks of foreign exchange rates.
                                      uang asing.
                                    Melakukan penelaahan atas tingkat bunga                               Performing review over the interest rate on
                                      pembiayaan yang dikaitkan dengan tingkat suku                         financing associated with interest rate on
                                      bunga pinjaman.                                                       borrowings.
                                    Membatasi eksposur dalam investasi yang                               Limiting exposure in the investment that has
                                      memiliki harga pasar yang fluktuatif.                                 fluctuating market prices.

                                   Tabel berikut menjelaskan eksposur Perusahaan                         The following table illustrates the Company’s
                                   atas risiko nilai tukar mata uang asing pada tanggal                  exposure to foreign currency exchange rate risk as of
                                   31 Desember 2025. Termasuk didalamnya adalah                          31 December 2025. Included in the table are financial
                                   instrumen keuangan Perusahaan pada nilai tercatat,                    instruments of the Company at carrying amounts,
                                   dikategorikan berdasarkan jenis mata uang:                            categorised by currency:

                                                                              31 Desember/December 2025
                                                                                  USD
                                                                             (Nilai penuh)/   Nilai (Rp)/
                                                                             (Full amount)  Equivalent (Rp)

                                 Liabilitas                                                                                                         Liabilities
                                 Pinjaman yang diterima                         145.987.498            2.449.962                               Fund borrowings
                                 Beban akrual                                       731.739               12.280                              Accrued expenses

                                 Jumlah liabilitas                              146.719.237            2.462.242                               Total liabilities

                                 Liabilitas neto                                                                                               Net liabilities
                                 Kontrak valuta berjangka                                                                  Foreign currency swap transactions
                                     pertukaran mata uang asing                 (146.719.237)         (2.462.242)                               contract

                                 Eksposur neto dalam mata uang
                                    asing                                                  -                    -            Net exposure in foreign currency

                                 Manajemen risiko tingkat suku bunga terhadap limit                      The management of interest rate risk against interest
                                 perubahan tingkat suku bunga dilengkapi dengan                          rate gap limits is supplemented by monitoring the
                                 pemantauan atas sensitivitas aset dan liabilitas                        sensitivity of the Company’s financial assets and
                                 keuangan Perusahaan terhadap beberapa skenario                          liabilities to various standard and non-standard
                                 suku bunga baku maupun non-baku.                                        interest rate scenarios.

                                  Tabel berikut menjelaskan sensitivitas atas                            The following table illustrates the sensitivity to a
                                  kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar,                        reasonably possible change in market interest rates,
                                  dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap                          with all other variables held constant, of the
                                  pendapatan pembiayaan:                                                 financing income:
                                                                                  31 Desember/December
                                                                                  2025            2024
                                  Pendapatan pembiayaan:                                                                                     Financing income:

                                  Kenaikan suku bunga 1%                                                                         Increase in interest rate by 1%
                                   (100 basis poin)                                  205.677             189.224                            (100 basis point)
                                  Penurunan suku bunga 1%                                                                       Decrease in interest rate by 1%
                                    (100 basis poin)                                (205.677)           (189.224)                           (100 basis point)




414   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 415
Tata Kelola Perusahaan                                                                                                             Laporan Keuangan
                                           Keberlanjutan                         Data Perusahaan                                                                        Lampiran
yang Baik                                                                                                                          Tahunan




                                                                                                      These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                        in Indonesian Language


                                                               Ekshibit E/93                                                                                        Exhibit E/93

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                                          35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
         OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                                                 INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
         (Lanjutan)

         MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                                                    RISK MANAGEMENT (Continued)

         c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                                                     c. Process and risk assessments (Continued)

             2. Risiko Pasar (Lanjutan)                                                                    2. Market Risk (Continued)
                Tabel berikut menjelaskan rincian aset dan liabilitas                                             The following table illustrates the Company’s
                keuangan Perusahaan yang dikelompokkan menurut                                                    financial assets and liabilities at carrying amounts,
                mana yang lebih awal antara tanggal repricing atau                                                categorized by the earlier of contractual repricing of
                tanggal jatuh tempo kontraktual untuk melihat                                                     maturity dates to analyze the impact of changes in
                dampak perubahan tingkat suku bunga:                                                              interest rate:
                                                                               31 Desember/December 2025
                                                  Tingkat bunga
                                                  mengambang/                                            Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
                                                  Floating rate
                                            < 3 bulan/       3-36 bulan/       < 3 bulan/       3-12 bulan/          1-2 tahun/       > 2 tahun/      Jumlah/
                                             months            months           months            months               years            years          Total
                                                                                                                                                                           Financial assets
                                                                                                                                                                            Cash and cash
                  Kas dan setara kas           1.552.212                   -              -                    -               -                 -      1.552.212        equivalents
                  Piutang pembiayaan                   -                   -     3.935.826            7.454.445        6.639.355        5.345.475      23.375.101   Financing receivables
                  Piutang ijarah                                                                                                                                          Ijarah and IMBT
                     dan IMBT                            -                 -        18.543               31.949           27.901           15.661          94.054       receivables

                Jumlah aset keuangan          1.552.212                    -     3.954.369            7.486.394        6.667.256        5.361.136      25.021.367   Total financial assets

                Liabilitas keuangan                                                                                                                                   Financial liabilities
                  Pinjaman yang diterima          41.533           83.066        2.528.718            4.158.789        3.002.977          554.979      10.370.062       Fund borrowings
                  Surat berharga yang
                       diterbitkan                       -                 -       254.463            2.086.853          564.383          319.760       3.225.459       Securities issued

                Jumlah liabilitas                                                                                                                                          Total financial
                   keuangan                       41.533           83.066        2.783.181            6.245.642        3.567.360          874.739      13.595.521             liabilities

                Neto                           1.510.679          (83.066 )      1.171.188            1.240.752        3.099.896        4.486.397      11.425.846                      Net


                                                                               31 Desember/December 2024
                                                 Tingkat bunga
                                                 mengambang/                                          Tingkat bunga tetap/ Fixed rate
                                                 Floating rate
                                           < 3 bulan/    3-36 bulan/            < 3 bulan/             3-12 bulan/       1-2 tahun/     > 2 tahun/    Jumlah/
                                            months         months                months                  months            years           years       Total

                Aset keuangan                                                                                                                                             Financial assets
                                                                                                                                                                           Cash and cash
                 Kas dan setara kas          1.614.126                 -                       -                   -               -              -     1.614.126        equivalents
                 Piutang pembiayaan                  -                 -               3.694.927           7.440.793       6.554.615      5.137.083    22.827.418   Financing receivables
                 Piutang ijarah                                                                                                                                          Ijarah and IMBT
                     dan IMBT                        -                 -                     16.315           28.092          25.957         16.245       86.609       receivables

                Jumlah aset keuangan         1.614.126                 -               3.711.242           7.468.885       6.580.572      5.153.328    24.528.153   Total financial assets

                Liabilitas keuangan                                                                                                                                   Financial liabilities
                 Pinjaman yang diterima              -                 -               2.523.012           3.991.120       3.299.175      1.009.264    10.822.571       Fund borrowings
                 Surat berharga yang
                       diterbitkan                   -                 -                    225.750          481.845       1.928.856        299.426     2.935.877       Securities issued

                Jumlah liabilitas                                                                                                                                          Total financial
                   keuangan                          -                 -               2.748.762           4.472.965       5.228.031      1.308.690    13.758.448             liabilities

                Neto                         1.614.126                 -                    962.480        3.221.670       1.352.541      3.844.638    10.769.705                      Net




                                                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk                      415
Page 416
                                                                              Laporan kepada                                                                        Analisis dan
         Tentang Laporan Ini                Kilas Kinerja 2025                                                                Profil Perusahaan
                                                                              Pemangku Kepentingan                                                                  Pembahasan Manajemen




                                                                                                                     These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                       in Indonesian Language


                                                                                 Ekshibit E/94                                                                                     Exhibit E/94

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                               NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                     FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   35.    INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                                           35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                          OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                                                  INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                          (Lanjutan)

                          MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                                                  RISK MANAGEMENT (Continued)
                          c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                                                    c. Process and risk assessments (Continued)

                               3. Risiko Likuiditas                                                                          3. Liquidity Risk

                                  Risiko likuiditas merupakan risiko terkait dengan                                             Liquidity risk is the risk associated with the ability
                                  kemampuan sumber dana Perusahaan untuk                                                        of the Company to meet its obligations when they
                                  memenuhi liabilitasnya pada jatuh tempo.                                                      fall due.

                                  Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan                                              Risk management that has been applied by the
                                  adalah sebagai berikut:                                                                       Company are as follows:
                                   Mendapatkan        pinjaman     dengan  skedul                                               Obtaining borrowings with principal and
                                      pembayaran kembali pokok dan bunga yang                                                       interest repayment schedule that aligns with
                                      sesuai dengan periode jatuh tempo piutang,                                                    the original maturities of receivables, in order
                                      sehingga tidak terjadi mis-match.                                                             to prevent mis-match.
                                   Menjaga agar posisi kas dan Perusahaan selalu                                                Maintaining the cash and bank position of the
                                      dalam posisi likuid untuk mendukung aktivitas                                                 Company to remain in a liquid position in
                                      pembiayaan selama minimal 7 hari.                                                             supporting the financing activities for at least
                                                                                                                                    7 days.
                                      Memonitor posisi kas dan bank Perusahaan                                                  Monitoring the cash and bank position of the
                                       secara periodik, baik tahunan, bulanan,                                                      Company in a regular basis, whether annualy,
                                       mingguan maupun harian, guna memastikan agar                                                 monthly, weekly or daily, to ensure that there
                                       selalu terdapat surplus kas yang memadai.                                                    is always sufficient cash surplus.
                                      Menjaga agar jumlah piutang yang jatuh tempo                                              Maintaining the number of receivables due in a
                                       pada periode tertentu lebih besar dibanding                                                  certain period higher than the debts maturing
                                       dengan utang yang jatuh tempo pada periode                                                   in the same period.
                                       yang sama.

                                  Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh                                           The following table presents the maturity gap
                                  tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan                                            profile of the Company’s financial assets and
                                  pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                       liabilities as of 31 December 2025 and 2024:

                                                                                             31 Desember/December 2025
                                                               Tidak
                                                             memiliki
                                                               jatuh
                                                              tempo/
                                                               Don’t
                                                               have         < 1 bulan/       1-3 bulan/       >3-12 bulan/    1-3 tahun/       >3 tahun/       Jumlah/
                                                             maturity         month           months            months          years            years          Total

                                  Aset keuangan                                                                                                                                     Financial assets
                                                                                                                                                                                     Cash and cash
                                      Kas dan setara kas      1.552.212               -                -                 -              -               -       1.552.212          equivalents
                                      Piutang pembiayaan              -       1.950.597        1.985.229         7.454.445     10.116.137       1.868.693      23.375.101    Financing receivables
                                      Piutang ijarah dan                                                                                                                           Ijarah and IMBT
                                         IMBT                           -        10.299            8.244            31.949         40.401           3.161          94.054         receivables
                                      Aset derivatif                    -         4.154           12.071            42.983         23.897               -          83.105        Derivative assets
                                      Piutang karyawan                  -             -            1.131             3.523         34.040           5.084          43.778   Employees receivables

                                  Jumlah aset keuangan        1.552.212       1.965.050        2.006.675         7.532.900     10.214.475       1.876.938      25.148.250     Total financial assets

                                  Liabilitas keuangan                                                                                                                           Financial liabilities
                                     Pinjaman yang
                                        diterima                        -     1.346.700        1.229.345         4.255.403      3.566.749                  -   10.398.197         Fund borrowings
                                     Surat berharga
                                        yang diterbitkan                -       256.000                   -      2.089.300       885.700                   -    3.231.000         Securities issued
                                     Beban bunga yang                                                                                                                             Accrued interest
                                     masih
                                        harus dibayar                   -        43.629                   -              -                 -               -       43.629            expenses
                                     Utang kepada supplier              -       124.218                   -              -                 -               -      124.218     Payable to suppliers
                                                                                                                                                                               Insurance premium
                                      Utang premi asuransi              -                -        45.539                 -                 -               -       45.539            payables

                                  Jumlah liabilitas
                                     keuangan                           -     1.770.547        1.274.884         6.344.703      4.452.449                  -   13.842.583 Total financial liabilities

                                  Perbedaan jatuh tempo       1.552.212         194.503         731.791          1.188.197      5.762.026       1.876.938      11.305.667    Difference in maturity




416   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 417
Tata Kelola Perusahaan                                                                                                       Laporan Keuangan
                                           Keberlanjutan                       Data Perusahaan                                                                        Lampiran
yang Baik                                                                                                                    Tahunan




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                             Ekshibit E/95                                                                                       Exhibit E/95

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

   35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                                          35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
       OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                                                 INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
       (Lanjutan)

       MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                                                  RISK MANAGEMENT (Continued)

       c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                                                   c.   Process and risk assessments (Continued)

           3. Risiko Likuiditas (Lanjutan)                                                              3. Liquidity Risk (Continued)
              Tabel berikut ini menyajikan profil perbedaan jatuh                                           The following table presents the maturity gap
              tempo atas aset dan liabilitas keuangan Perusahaan                                            profile of the Company’s financial assets and
              pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: (Lanjutan)                                            liabilities as of 31 December 2025 and 2024:
                                                                                                            (Continued)
                                                                            31 Desember/December 2024
                                              Tidak
                                            memiliki
                                              jatuh
                                             tempo/
                                              Don’t
                                              have         < 1 bulan/       1-3 bulan/       >3-12 bulan/   1-3 tahun/        >3 tahun/       Jumlah/
                                            maturity         month           months            months         years             years          Total

              Aset keuangan                                                                                                                                        Financial assets
                                                                                                                                                                    Cash and cash
                  Kas dan setara kas         1.614.126               -               -                  -             -                -       1.614.126          equivalents
                  Piutang pembiayaan                 -       1.833.406       1.861.521          7.440.793     9.986.984        1.704.714      22.827.418    Financing receivables
                  Piutang ijarah dan                                                                                                                              Ijarah and IMBT
                     IMBT                              -         9.088           7.227             28.092       39.207             2.995          86.609         receivables
                  Aset derivatif                       -         1.054           2.893              9.924       13.783                 -          27.654        Derivative assets
                  Piutang karyawan                     -         1.521           1.466              6.162       36.415               788          46.352    Employees receivables
              Jumlah aset keuangan           1.614.126       1.845.069       1.873.107          7.484.971   10.076.389         1.708.497      24.602.159     Total financial assets

              Liabilitas keuangan                                                                                                                               Financial liabilities
                 Pinjaman yang diterima                -     1.406.822       1.122.068          4.005.633     4.323.497              339      10.858.359         Fund borrowings
                 Surat berharga
                    yang diterbitkan                   -       227.000                   -       485.000      2.231.000                   -    2.943.000          Securities issued
                 Beban bunga yang masih                                                                                                                           Accrued interest
                    harus dibayar                      -        56.864                   -              -                -                -       56.864             expenses
                 Utang kepada supplier                 -       142.110                   -              -                -                -      142.110      Payable to suppliers
                                                                                                                                                               Insurance premium
                  Utang premi asuransi                 -                -       59.674                  -                -                -       59.674             payables

              Jumlah liabilitas keuangan               -     1.832.796       1.181.742          4.490.633     6.554.497              339      14.060.007 Total financial liabilities

              Perbedaan jatuh tempo          1.614.126          12.273         691.365          2.994.338     3.521.892        1.708.158      10.542.152     Difference in maturity

          4. Risiko Operasional                                                                         4. Operational Risk

              Risiko operasional adalah risiko yang berpotensi                                              Operational risk is the risk that could potentially
              menyebabkan kerugian operasional karena kesalahan                                             cause an operating loss due to employee error
              karyawan baik yang disengaja maupun tidak;                                                    whether intentional or not; system failures and
              kegagalan sistem dan proses operasional serta tidak                                           operational processes as well as the malfunction of
              berfungsinya sistem pengendalian internal dalam                                               the internal control system in the day-to-day
              operasional Perusahaan sehari-hari.                                                           operations.
              Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan                                              Risk management that has been applied by the
              adalah sebagai berikut:                                                                       Company are as follows:
               Menerapkan sistem yang tersentralisasi sehingga                                              Implementing a centralized system in order
                 proses bisnis dapat terkontrol secara sistem dan                                               that business processes can be controlled by the
                 dimonitor dari waktu ke waktu.                                                                 system and monitored from time to time.
               Menyiapkan backup dan Disaster Recovery Plan                                                 Preparing backup and Disaster Recovery Plan
                 yang memadai bila terjadi hal-hal yang tidak                                                   that is sufficient whenever unexpected event
                 diinginkan atas sistem aplikasi utama Perusahaan,                                              or condition occur towards the Company’s
                 baik dari sisi hardware dan software.                                                          major application systems, both in terms of
                                                                                                                hardware and software.
                  Menerapkan sistem audit kepatuhan yang                                                    Implementing a sustainable compliance audit
                   berkelanjutan, baik di kantor cabang maupun                                                  system, both in branch offices or headquarters.
                   kantor pusat.
                  Menerapkan aturan kerja yang jelas (SOP) dan                                                 Implementing a clear code of conduct (SOP) and
                   sanksi   yang tegas atas penyimpangan yang                                                    strict sanctions for irregularities that occurred,
                   terjadi, sesuai dengan tingkat kesalahan yang                                                 according to level of error identified.
                   ditemukan.




                                                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk                    417
Page 418
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                             These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/96                                                        Exhibit E/96

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                        NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                              FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                      35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                       OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                             INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                       (Lanjutan)
                       MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                           RISK MANAGEMENT (Continued)
                        c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                            c.   Process and risk assessments (Continued)
                            4. Risiko Operasional (Lanjutan)                                      4. Operational Risk (Continued)
                               Manajemen risiko yang diterapkan oleh Perusahaan                       Risk management that has been applied by the
                               adalah sebagai berikut: (Lanjutan)                                     Company are as follows: (Continued)
                                Adanya        penanaman        nilai-nilai   dasar                    Promoting the Company's core values to
                                  Perusahaan sejak dini kepada karyawan, sehingga                         employees since the early stage, in order to
                                  dapat     menghindarkan/mengurangi        potensi                       avoid/reduce the potential for irregularities.
                                  penyimpangan.
                                Adanya penilaian kinerja yang fair dan transparan                       Fair and transparent performance appraisal
                                  serta adanya kesempatan untuk pengembangan                              and opportunities for career development.
                                  karir.

                               Dalam rangka meningkatkan keamanan pusat data                          In order to improve data center and network
                               dan jaringan serta dengan semakin kompleksnya                          security as well as the increasingly complex
                               sistem informasi dan digitalisasi yang digunakan,                      information and digitalization systems used, the
                               Perusahaan telah melakukan berbagai identifikasi dan                   Company has carried out various identification
                               mitigasi risiko terkait dengan Teknologi Informasi dan                 and risk mitigation related to Information
                               Digitalisasi, antara lain sebagai berikut:                             Technology and Digitalization, including the
                                                                                                      following:
                                  Dibentuknya komite pengarah Teknologi Informasi                     Establishment of an Information Technology
                                   (IT Steering Committee).                                               steering committee (IT Steering Committee).
                                  Penetapan rencana strategis TI yang termasuk                        Determination of an IT strategic plan that
                                   peningkatan keamanan cyber yang searah dengan                          includes cyber security improvement in line
                                   rencana strategis kegiatan usaha Perusahaan.                           with the strategic plan of the Company's
                                                                                                          business activities.
                                  Standardisasi    penerapan   dan   pengelolaan                      Standardization of implementation and
                                   perangkat jaringan komunikasi dan sistem data                          management of communication network
                                   dan aplikasi; termasuk pengelolaan kewenangan                          devices and data systems and applications;
                                   akses sistem, dan peremajaan secara berkala.                           including management of system access
                                                                                                          authority, and regular renewal.
                                  Penerapan pengembangan sistem aplikasi dengan                       Implementation of application system
                                   model Secured Software Development Life Cycle                          development using the Secured Software
                                   (S-SDLC).                                                              Development Life Cycle (S-SDLC) model.
                                  Pelaksanaan Penetration Test dan Vulnerability                      Implementation of Penetration Tests and
                                   Assessment (VA) untuk menguji keamanan dan                             Vulnerability Assessments (VA) to test the
                                   kehandalan sistem aplikasi dan jaringan informasi                      security and reliability of application systems
                                   dari potensi serangan cyber.                                           and information networks from potential
                                                                                                          cyber attacks.

                            5. Risiko Permodalan                                                  5. Capital Risk

                               Tujuan Perusahaan dan Entitas Anaknya dalam                            The Company and Its Subsidiary’s objective in
                               mengelola    permodalannya      adalah    menjaga                      managing its capital is to keep the Company’s
                               kelangsungan usaha Perusahaan untuk dapat                              capability in maintaining its going concern, so the
                               memberikan hasil kepada pemegang saham dan                             Company could distribute the return to
                               manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya, dan                       shareholders, and maintain the optimization of
                               memelihara optimalisasi struktur permodalan untuk                      capital structure to reduce the cost of capital.
                               mengurangi biaya modal (cost of capital).

                               Dalam rangka memelihara atau menyesuaikan                              In order to maintain or adjust the capital
                               struktur    permodalan,     Perusahaan    dapat                        structure, the Company may adjust the amount of
                               menyesuaikan jumlah dividen yang dibayarkan                            dividends paid to shareholders, return for the
                               kepada pemegang saham,      imbalan hasil modal                        results of capital to shareholders or issue new
                               kepada pemegang saham atau menerbitkan saham                           shares to reduce lending.
                               baru untuk mengurangi pinjaman.




418   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 419
Tata Kelola Perusahaan                                                                            Laporan Keuangan
                                       Keberlanjutan               Data Perusahaan                                                   Lampiran
yang Baik                                                                                         Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                       Ekshibit E/97                                                             Exhibit E/97

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                        35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
      OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                               INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
      (Lanjutan)
       MANAJEMEN RISIKO (Lanjutan)                                            RISK MANAGEMENT (Continued)
       c. Proses dan penilaian risiko (Lanjutan)                              c. Process and risk assessments (Continued)
          5. Risiko Permodalan (Lanjutan)                                           5. Capital Risk (Continued)

             Konsisten dengan pelaku industri lainnya, Perusahaan                       Consistent with other players in the industry, the
             dan Entitas Anaknya memonitor permodalan                                   Company and Its Subsidiary monitor capital on the
             berdasarkan gearing ratio. Rasio ini dihitung dari nilai                   basis of the gearing ratio. This ratio is calculated as
             neto pinjaman (termasuk obligasi dan medium-term                           net debt (including bonds payable and medium-
             notes) dibagi dengan jumlah modal. Jumlah modal                            terms notes) divided by total capital. Total capital
             diambil dari ekuitas yang tercantum dalam laporan                          is calculated as equity as shown in the statements of
             posisi keuangan.                                                           financial position.

             Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik                            Based on Minister of Finance of the Republic of
             Indonesia      No.      84/PMK.012/2006         tanggal                    Indonesia Regulation No. 84/PMK.012/2006 dated
             26 September 2006 tentang Perusahaan Pembiayaan,                           26 September 2006 regarding Multifinance
             juncto POJK 35/POJK.5/2018, jumlah maksimum                                Company, in conjunction with OJK Regulation
             gearing ratio adalah sebesar 10 kali dari total modal.                     No.35/POJK.5/2018, the maximum gearing ratio is
                                                                                        10 times from total capital.
                                                                         Struktur Modal Perusahaan/
                                                                        Company’s Capital Structure
                                                                            31 Desember/December
             Keterangan                  PMK84/PMK.012/2006                  2025           2024                                  Description
             Modal Disetor               Minimal Rp 100 miliar/                                                               Paid- up Capital
               (dalam miliar Rupiah)     Minimum Rp 100 billion             376                 399                      (in billion Rupiah)
             Rasio Utang Terhadap            Maksimum 10x/
                Ekuitas                       Maximum 10x                   1,3                 1,4                      Debt to Equity Ratio

             Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tingkat rasio                       As of 31 December 2025 and 2024, debt-to-equity
             utang terhadap ekuitas Perusahaan masing-masing                             ratio level of the Company was healthy at 1.3 times
             berada pada kondisi sehat, yaitu 1,3 kali dan 1,4 kali.                     and 1.4 times, respectively.

       RASIO KEUANGAN YANG RELEVAN                                            RELEVANT FINANCIAL RATIOS

       Berdasarkan     POJK     No.   35/POJK.05/2018     tanggal             Based on POJK No.35/POJK.05/2018 dated 31 December
       31 Desember 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha                         2018 regarding the Organisation of Financing Company
       Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan diharuskan untuk                     Business, the Company is required to comply with several
       mematuhi sejumlah rasio keuangan tertentu. Rasio-rasio ini             financial ratios. These ratios have been prepared by the
       dibuat oleh Perusahaan berdasarkan formula sebagaimana                 Company based on the formula as prescribed in the said OJK
       ditentukan dalam peraturan OJK untuk tujuan kepatuhan                  regulation for regulatory compliance purposes, where such
       terhadap peraturan, dimana rasio tersebut dapat berbeda                ratios may differ had the ratios been computed based on
       jika rasio tersebut dihitung berdasarkan Standar Akuntansi             Indonesian Financial Accounting Standards.
       Keuangan Indonesia




                                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   419
Page 420
                                                                      Laporan kepada                                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                               Profil Perusahaan
                                                                      Pemangku Kepentingan                                              Pembahasan Manajemen




                                                                                                  These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                    in Indonesian Language


                                                                         Ekshibit E/98                                                              Exhibit E/98

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                          PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                       (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   35. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK DIPERSYARATKAN                           35. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED BY
                       OLEH STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA                                  INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS (Continued)
                       (Lanjutan)
                        RASIO KEUANGAN YANG RELEVAN (Lanjutan)                                    RELEVANT FINANCIAL RATIOS (Continued)

                        Tabel berikut menyajikan rasio–rasio keuangan Perusahaan                  The following table sets out the Company financial
                        berdasarkan peraturan OJK pada tanggal 31 Desember 2025                   ratios based on OJK Regulation as of 31 December 2025 and
                        dan 2024:                                                                 2024:

                                                                                 Ketentuan
                                                                                 OJK/POJK       31 Desember/ December
                          No.    Rasio                                          Requirement      2025          2024                                       Ratio
                           1     Rasio Saldo Piutang Pembiayaan                                                                        Financing-to-Assets Ratio
                                 Neto terhadap Total Aset                          >= 40%       88,27%            87,96%                                   (FAR)
                           2     Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
                                 Neto terhadap Total Pinjaman                      >= 50%*      165,39%          160,60%                 Financing to Debt Ratio
                           3     Rasio Saldo Piutang Pembiayaan
                                 Investasi dan Pembiayaan Modal                                                                        Investment and Working
                                 Kerja terhadap Total Saldo Piutang                                                                   Capital Financing to Total
                                 Pembiayaan                                        >= 10%       72,33%            77,36%                         Financing Ratio
                           4     Rasio Piutang Pembiayaan
                                 Bermasalah (Non-Performing                                                                            Non-Performing Financing
                                 Financing)- bruto                                 <= 5%         1,39%            1,25%                            Ratio - gross
                           5     Rasio Piutang Pembiayaan
                                 Bermasalah (Non-Performing                                                                            Non-Performing Financing
                                 Financing) - neto                                 <= 5%        0,22%              0,21%                              Ratio - net
                           6     Rasio Permodalan                                  >= 10%       68,30%            67,24%                           Capital Ratio
                           7     Gearing Ratio                                     <= 10 x      1,28 x            1,35 x                           Gearing Ratio
                           8     Rasio Modal Sendiri terhadap                                                                          Equity-to-Paid-up-Capital
                                 Modal Disetor (MSMD)                              >= 50%      2833,44%          2550,66%                                  Ratio
                         *) Target yang ditetapkan manajemen sesuai ketentuan                                  *)The target set by management is in accordance with
                           POJK No.35/POJK.05/2018                                                                                       POJK No.35/POJK.05/2018


                   36. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN                                            36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES

                        Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan                         Fair value of financial assets and financial liabilities

                        Pada tabel berikut ini, instrumen keuangan telah                          In the following table, financial instrument have been
                        dialokasikan berdasarkan klasifikasinya. Kebijakan akuntansi              allocated based on their respective. Significant accounting
                        penting pada Catatan 2d menjelaskan bagaimana setiap                      policies in Note 2d describes how each category of financial
                        kategori aset keuangan dan liabilitas keuangan diukur dan                 assets and financial liabilities are measured and how
                        bagaimana pendapatan dan beban, termasuk keuntungan                       revenue and expenses, including gains and losses (changes
                        dan kerugian (perubahan nilai wajar instrumen keuangan)                   in fair value of financial instruments) in the fair value is
                        atas nilai wajar diakui.                                                  recognized.

                        Pengelompokan aset keuangan telah diklasifikasikan menjadi                The classification of financial assets has been classified as
                        aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan                financial assets measured at fair value through profit and
                        laba rugi, dan pinjaman yang diberikan dan piutang.                       loss, and loans and receivables. So with the financial
                        Demikian halnya dengan liabilitas keuangan telah                          liabilities has been classified as financial liabilities
                        diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada             measured at amortized cost.
                        biaya perolehan diamortisasi.




420   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 421
Tata Kelola Perusahaan                                                                                                        Laporan Keuangan
                                            Keberlanjutan                         Data Perusahaan                                                                      Lampiran
yang Baik                                                                                                                     Tahunan




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                 Ekshibit E/99                                                                                    Exhibit E/99

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                                            NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                  FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


  36.    ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan)                                             36. FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)

        Nilai wajar aset keuangan dan                    liabilitas keuangan                            Fair value of financial assets and financial liabilities
        (Lanjutan)                                                                                      (Continued)

        Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar dari                                    The following table sets out the carrying value and fair
        aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan pada                                           value of financial assets and financial liabilities as of
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                                                              31 December 2025 and 2024:
                                                               Aset/ Assets                                    Liabilitas/ Liabilities
                                                               Diukur pada
                                                                nilai wajar
                                          Diukur pada             melalui                                  Diukur pada
                                           nilai wajar         penghasilan                                  nilai wajar
                                             melalui          komprehensif                                    melalui
                                          laporan laba           lain/ Fair                                laporan laba
                                            rugi/ Fair        value through                                  rugi/ Fair
                                         value through             other          Biaya perolehan         value through       Biaya perolehan
                                           profit and        comprehensive         diamortisasi/            profit and          diamortisasi/
         31 Desember 2025                      loss               income          Amortized cost                loss          Amortized cost                    31 December 2025
         Aset keuangan                                                                                                                                             Financial assets
         Kas dan setara kas                           -                       -         1.552.212                         -                     -         Cash and cash equivalents
         Piutang pembiayaan - neto                    -                       -        22.394.470                         -                     -        Financing receivables - net
         Piutang ijarah dan IMBT– neto                -                       -            90.784                         -                     - Ijarah and IMBT receivables - net
         Aset derivatif                          83.105                       -                 -                         -                     -                  Derivative assets
         Piutang lain - lain                          -                       -            43.778                         -                     -                 Other receivables
         Jumlah                                  83.105                       -        24.081.244                         -                     -                             Total
         Liabilitas keuangan                                                                                                                                   Financial liabilities
         Pinjaman yang diterima                          -                    -                 -                         -        10.370.062                      Fund borrowings
         Surat berharga
          yang diterbitkan                               -                    -                 -                         -         3.225.459                     Securities issued
         Beban akrual                                    -                    -                 -                         -           276.307                    Accrued expenses
         Utang lain-lain                                 -                    -                 -                         -           589.476                       Other payables
         Jumlah                                          -                    -                 -                         -        14.461.304                                 Total

                                                               Aset/ Assets                                    Liabilitas/ Liabilities
                                                               Diukur pada
                                                                nilai wajar
                                          Diukur pada             melalui                                  Diukur pada
                                           nilai wajar         penghasilan                                  nilai wajar
                                             melalui          komprehensif                                    melalui
                                          laporan laba           lain/ Fair                                laporan laba
                                            rugi/ Fair        value through                                  rugi/ Fair
                                         value through             other          Biaya perolehan         value through       Biaya perolehan
                                           profit and        comprehensive         diamortisasi/            profit and          diamortisasi/
         31 Desember 2024                      loss               income          Amortized cost                loss          Amortized cost                    31 December 2024
         Aset keuangan                                                                                                                                             Financial assets
         Kas dan setara kas                           -                       -         1.614.126                         -                     -         Cash and cash equivalents
         Piutang pembiayaan - neto                    -                       -        22.012.814                         -                     -        Financing receivables - net
         Piutang ijarah dan IMBT– neto                -                       -            83.597                         -                     - Ijarah and IMBT receivables - net
         Aset derivatif                          27.654                       -                 -                         -                     -                  Derivative assets
         Piutang lain - lain                          -                       -            46.352                         -                     -                 Other receivables
         Jumlah                                  27.654                       -        23.756.889                         -                     -                             Total
         Liabilitas keuangan                                                                                                                                   Financial liabilities
         Pinjaman yang diterima                          -                    -                     -                     -        10.822.571                      Fund borrowings
         Surat berharga
          yang diterbitkan                               -                    -                     -                     -         2.935.877                     Securities issued
         Beban akrual                                    -                    -                     -                     -           301.576                    Accrued expenses
         Utang lain-lain                                 -                    -                     -                     -           552.792                       Other payables
         Jumlah                                          -                    -                     -                     -        14.612.816                                 Total




                                                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk               421
Page 422
                                                                     Laporan kepada                                                  Analisis dan
         Tentang Laporan Ini             Kilas Kinerja 2025                                            Profil Perusahaan
                                                                     Pemangku Kepentingan                                            Pembahasan Manajemen




                                                                                                These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                  in Indonesian Language


                                                                       Ekshibit E/100                                                           Exhibit E/100

                     PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

                   36.     ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (Lanjutan)                        36.    FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (Continued)

                          Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan                      Fair value of financial assets and financial liabilities
                          (Lanjutan)                                                             (Continued)

                          Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai                  The following methods and assumptions are used to
                          wajar adalah sebagai berikut:                                          estimate the fair value:

                            Nilai wajar kas dan setara kas, deposito berjangka,                     The fair values of cash and cash equivalents, time
                             beban akrual dan utang lain-lain mendekati nilai                         deposit, accrued expenses and other payables
                             tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat                    approximate their carrying amounts largerly due to
                             atas instrumen keuangan tersebut.                                        short-term maturities of these instruments.

                            Estimasi nilai wajar terhadap pinjaman yang diterima                    The estimated fair value of fund borrowings not
                             yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif ditetapkan                    quoted in an active market is based on discounted cash
                             berdasarkan diskonto arus kas dengan menggunakan suku                    flows using interest rates for new debts with similar
                             bunga utang baru dengan sisa jatuh tempo yang serupa.                    remaining maturity. The fair value of floating rate
                             Nilai wajar pinjaman yang diterima dengan tingkat suku                   fund borrowings approximate their carrying amounts
                             bunga mengambang mendekati nilai tercatatnya karena                      because the interest rate is repriced frequently.
                             tingkat suku bunganya sering ditinjau ulang.

                            Piutang pembiayaan dan aset lain-lain dinyatakan                        Financing receivables and other assets are recorded at
                             berdasarkan jumlah nilai tercatat setelah dikurangi oleh                 carrying amount net of charges for impairment. The
                             beban penurunan nilai. Estimasi nilai wajar                              estimated fair value represents the discounted amount
                             mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini dari                     of estimated future cash flows expected to be
                             arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima.                       received. Expected cash flows are discounted at
                             Arus kas yang diharapkan didiskontokan pada tingkat                      current market rates to determine fair value.
                             suku bunga pasar terkini untuk menentukan nilai wajar.

                            Nilai wajar untuk aset keuangan derivatif ditetapkan                    The fair value for derivative financial assets is based
                             menggunakan harga pasar.                                                 on market rates.

                            Nilai wajar agregat untuk surat berharga yang                         The aggregate fair values securities issued is
                             diterbitkan dihitung berdasarkan harga pasar kuotasi.                  calculated based on quoted market prices. For those
                             Jika informasi ini tidak tersedia, model diskonto arus kas             notes where quoted market prices are not available, a
                             digunakan berdasarkan kurva yield terkini yang sesuai                  discounted cash flow model is used based on a current
                             dengan sisa periode jatuh temponya.                                    yield curve appropriate for the remaining term of
                                                                                                    maturity.

                          PSAK 113, “Pengukuran Nilai Wajar” mensyaratkan                        SFAS 113, “Fair Value Measurement” requires disclosure of
                          pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat                fair value measurements by level of the following fair
                          hirarki nilai wajar sebagai berikut:                                   value measurement hierarchy:
                          (a) harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif              (a) quoted prices (unadjusted) in active markets for
                              untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1);                   identical assets or liabilities (level 1);
                          (b) input selain harga kuotasian yang termasuk dalam                   (b) inputs other than quoted prices included within level 1
                              tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau                       that are observable for the asset or liability, either
                              liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau                 directly (as prices) or indirectly (derived from prices)
                              secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga)                   (level 2); and
                              (tingkat 2); dan
                          (c) input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan            (c) inputs for the asset or liability that are not based on
                              data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak                    observable market data (unobservable inputs)
                              dapat diobservasi) (tingkat 3).                                        (level 3).

                          Aset keuangan Perusahaan yang diukur dan diakui pada nilai             The Company’s financial assets that are measured and
                          wajar (tingkat 2) adalah aset keuangan derivatif.                      recognised at fair value (level 2) are derivative financial
                                                                                                 assets.




422   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 423
Tata Kelola Perusahaan                                                                           Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan                Data Perusahaan                                                 Lampiran
yang Baik                                                                                        Tahunan




                                                                              These Consolidated Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                in Indonesian Language


                                                    Ekshibit E/101                                                            Exhibit E/101

    PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA                       PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk AND ITS SUBSIDIARY
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)

  37.    PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                            37.    EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD

            Perseroan telah melakukan pelunasan Obligasi                           The Company has paid off its Continuous Bonds V
             Berkelanjutan V Tahap III Tahun 2023 Seri C dengan                      Phase III Year 2023 Series C with a maturity date of
             waktu jatuh tempo pada tanggal 27 Januari 2026 dan                      27 January 2026 and paid off on 26 January 2026.
             dilunaskan pada tanggal 26 Januari 2026.

            Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar                      Based on the Shareholders' Decision Outside the
             Rapat (Sirkuler) tanggal 14 Januari 2026, para pemegang                 Meeting (Circular) dated 14 January 2026, the
             saham PT FIT menyetujui penghentian kegiatan usaha                      shareholders of PT FIT agreed to terminate business
             sebagai Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama                         activities as an Information Technology-Based Joint
             Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) serta telah                       Funding Service Provider (LPBBTI) and have submitted
             mengajukan permohonan pencabutan izin usaha sebagai                     an application for revocation of the business license
             Penyelenggara LPBBTI kepada OJK melalui surat                           as the LPBBTI Provider to OJK through a letter dated
             tertanggal 20 Januari 2026.                                             20 January 2026.


  38.    INFORMASI KEUANGAN ENTITAS INDUK                               38.    PARENT ENTITY FINANCIAL INFORMATION

         Informasi keuangan entitas induk hanya menyajikan                     The parent entity’s financial information comprises the
         informasi laporan posisi keuangan, laporan laba rugi dan              parent only’s statement of financial position, statement of
         penghasilan komprehensif lain, laporan ekuitas dan laporan            profit or loss and other comprehensive income, statement
         arus kas tersendiri yang disajikan pada Ekshibit F/1 sampai           of changes in equity and statement of cash flows. The
         dengan F/7, dengan penyajian investasi Perusahaan pada                parent entity’s financial information presented in Exhibit
         entitas anak berdasarkan metode biaya.                                F/1 to F/7, which present the Company’s investment in
                                                                               subsidiaries under cost method.




                                                                               Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   423
Page 424
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                          Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language

                                                                         Ekshibit F/1                                                             Exhibit F/1

                                PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                            PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                                       (ENTITAS INDUK)                                                         (PARENT ENTITY)
                            LAPORAN POSISI KEUANGAN TERSENDIRI                                  SEPARATE STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                                    PER 31 DESEMBER 2025                                                  AS OF 31 DECEMBER 2025
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                            31 Desember/December
                                                                            2025           2024
                    ASET                                                                                                                                   ASSETS

                    KAS DAN SETARA KAS                                       1.541.341      1.603.998                         CASH AND CASH EQUIVALENTS

                    PIUTANG PEMBIAYAAN                                                                                              FINANCING RECEIVABLES
                     – setelah dikurangi cadangan kerugian                                                              – net of allowance for impairment
                       penurunan nilai sebesar Rp 980.631                                                                         losses of Rp 980,631 and
                       dan Rp 814.604 pada tanggal                                                                                        Rp 814,604 as of
                       31 Desember 2025 dan 2024                            22.394.470     22.012.814                          31 December 2025 and 2024

                    PIUTANG IJARAH DAN IMBT                                                                                 IJARAH AND IMBT RECEIVABLES
                     – setelah dikurangi cadangan kerugian                                                              – net of allowance for impairment
                       penurunan nilai sebesar Rp 3.270                                                                              losses of Rp 3,270 and
                       dan Rp 3.012 pada tanggal                                                                                             Rp 3,012 as of
                       31 Desember 2025 dan 2024                               90.784          83.597                          31 December 2025 and 2024

                    PIUTANG LAIN-LAIN – PIHAK KETIGA                           314.261        292.501                 OTHER RECEIVABLES – THIRD PARTIES

                    ASET TETAP                                                                                                               FIXED ASSETS
                     – setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                                        - net of accumulated depreciation of
                       sebesar Rp 767.556 dan Rp 693.621 pada                                                             Rp 767,556 and Rp 693,621 as of
                       tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                       667.620        671.769                          31 December 2025 and 2024

                    BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN                                                                                        PREPAID EXPENSES AND
                      UANG MUKA                                                 25.156         20.017                                         ADVANCES

                    INVESTASI SAHAM - NETO                                      44.550         74.250                    INVESTMENT IN SHARES OF STOCK

                    ASET DERIVATIF                                              83.105         27.654                                    DERIVATIVE ASSETS

                    ASET HAK-GUNA                                                                                                     RIGHT-OF-USE ASSETS
                     - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                                                        - net of accumulated depreciation of
                       sebesar Rp 32.161 dan Rp 33.420 pada                                                                 Rp 32,161 and Rp 33,420 as of
                       tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                        44.877         42.188                          31 December 2025 and 2024

                    ASET TAK BERWUJUD                                                                                                   INTANGIBLE ASSETS
                     – setelah dikurangi akumulasi amortisasi                                                        - net of accumulated amortization of
                       sebesar Rp 264.538 dan Rp 209.369 pada                                                             Rp 264,538 and Rp 209,369 as of
                       tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                       137.139        177.218                          31 December 2025 and 2024

                    ASET PAJAK TANGGUHAN                                      152.359         144.583                                 DEFERRED TAX ASSETS

                    ASET LAIN-LAIN                                               1.768           1.420                                         OTHER ASSETS

                    JUMLAH ASET                                             25.497.430     25.152.009                                          TOTAL ASSETS




424   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 425
Tata Kelola Perusahaan                                                                      Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan             Data Perusahaan                                                Lampiran
yang Baik                                                                                   Tahunan




                                                                           These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                            in Indonesian Language

                                                      Ekshibit F/2                                                            Exhibit F/2

               PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                      (ENTITAS INDUK)                                                      (PARENT ENTITY)
           LAPORAN POSISI KEUANGAN TERSENDIRI                               SEPARATE STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
                   PER 31 DESEMBER 2025                                               AS OF 31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                       31 Desember/December
                                                        2025          2024

  LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                         LIABILITIES AND EQUITY

  LIABILITAS                                                                                                                  LIABILITIES
  Pinjaman yang diterima                                10.370.062     10.822.571                                        Fund borrowings
  Surat berharga yang diterbitkan                                                                                        Securities issued
   - setelah dikurangi biaya emisi surat                                                               - net of unamortized securities
     berharga yang belum diamortisasi                                                                                 issuance cost of
     sebesar Rp 5.541 dan Rp 7.123 pada                                                                    Rp 5,541 and Rp 7,123 as of
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                   3.225.459      2.935.877                          31 December 2025 and 2024
  Beban akrual                                             274.980        298.834                                       Accrued expenses
  Utang dividen                                              2.608          1.973                                      Dividend payables
  Utang pajak                                              183.766        173.087                                          Taxes payable
  Utang lain-lain – Pihak ketiga                           587.114        549.250                           Other payables – Third parties
  Liabilitas imbalan kerja                                 169.164        148.009                             Employee benefit liabilities

  JUMLAH LIABILITAS                                     14.813.153     14.929.601                                      TOTAL LIABILITIES

  EKUITAS                                                                                                                        EQUITY
  Ekuitas yang dapat diatribusikan                                                                       Equity attributable to owners
   kepada pemilik entitas induk                                                                                         of the parent
  Modal saham - nilai nominal                                                                                Share capital – par value of
      Rp 25 (nilai penuh) per saham                                                                     Rp 25 (full amount) per share
      Modal dasar -                                                                                               Authorized capital –
        20.000.000.000 saham                                                                                 20,000,000,000 shares
      Modal ditempatkan dan disetor                                                                     Issued and fully paid capital -
        penuh – 15.039.383.620 saham dan                                                                15,039,383,620 shares and
        15.967.115.620 saham pada                                                                      15,967,115,620 shares as of
        tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                  375.985        399.178                      31 December 2025 and 2024
  Tambahan modal disetor - neto                            399.695        609.459                         Additional paid-in capital – net
  Saham treasuri                                          (147.314)      (232.957)                                         Treasury stock
  Penghasilan komprehensif lain                                                                             Other comprehensive income
      Kerugian kumulatif atas                                                                         Cummulative loss on derivative
        instrumen derivatif untuk lindung nilai                                                          instrument for cash flows
        arus kas – neto                                    (29.734)       (65.416)                                     hedges – net
      Keuntungan pengukuran kembali                                                                        Gain on remeasurement of
        program aktuarial manfaat pasti                     76.927         74.443                defined benefit actuarial program
  Saldo laba                                                                                                           Retained earnings
      Telah ditentukan penggunaannya                       130.000        125.000                                     Appropriated
      Belum ditentukan penggunaannya                     9.878.718      9.312.701                                  Unappropriated

  JUMLAH EKUITAS                                        10.684.277     10.222.408                                         TOTAL EQUITY

  JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                         25.497.430     25.152.009                       TOTAL LIABILITIES AND EQUITY




                                                                            Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   425
Page 426
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                           Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                               These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                in Indonesian Language

                                                                         Ekshibit F/3                                                             Exhibit F/3

                                 PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                           PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                                        (ENTITAS INDUK)                                                        (PARENT ENTITY)
                            LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                     SEPARATE STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
                                KOMPREHENSIF LAIN TERSENDIRI                                         AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                    FOR THE YEAR ENDED
                                       31 DESEMBER 2025                                                       31 DECEMBER 2025
                    (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                            31 Desember/December
                                                                             2025         2024
                       PENDAPATAN                                                                                                                      INCOME
                       Piutang pembiayaan                                   6.267.338      5.865.668                                     Financing receivables
                       Keuangan                                                42.508         53.882                                                  Finance
                       Syariah                                                163.741        146.520                                                    Sharia
                       Lain-lain                                              263.401        250.272                                                   Others
                       Jumlah Pendapatan                                    6.736.988      6.316.342                                             Total Income
                       BEBAN                                                                                                                         EXPENSES
                       Gaji dan tunjangan                                  (1.498.497)     (1.502.447)                                   Salaries and benefits
                       Beban bunga dan keuangan                              (939.515 )      (930.537 )                           Interest and finance charges
                       Umum dan administrasi                                 (884.372 )      (859.237 )                            General and administrative
                       Cadangan kerugian penurunan nilai                                                                      Provision for impairment losses
                          Piutang pembiayaan                               (1.087.388 )      (845.785 )                              Financing receivables
                          Piutang ijarah dan IMBT                              (3.994 )        (4.551 )                       Ijarah and IMBT receivables
                       Lain-lain                                             (366.864)       (229.557)                                                  Others

                       Jumlah Beban                                         (4.780.630)    (4.372.114)                                         Total Expenses

                       LABA SEBELUM PAJAK                                   1.956.358       1.944.228                                    PROFIT BEFORE TAX

                       Beban Pajak                                           (384.352)       (365.873)                                          Tax Expenses

                       LABA TAHUN BERJALAN                                  1.572.006       1.578.355                                 PROFIT FOR THE YEAR

                       PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                       OTHER COMPREHENSIVE INCOME
                       Pos-pos yang akan                                                                                                   Items that will be
                         direklasifikasi ke laba rugi                                                                        reclassified to profit or loss
                         Bagian efektif atas perubahan                                                                        Effective portion of the fair
                           nilai wajar instrumen derivatif -                                                              value change of the derivative
                           lindung nilai arus kas                              44.052         (81.583)                     instrument - cash flow hedge
                         Pajak penghasilan terkait                             (8.370)         15.501                                  Related income tax
                                                                               35.682         (66.082)
                       Pos-pos yang tidak akan                                                                                        Items that will not be
                         direklasifikasi ke laba rugi                                                                       reclassified to profit or loss
                         Skema pengukuran
                           kembali imbalan                                                                                             Remeasurement of
                           manfaat pasti                                        3.067          12.764                          defined benefit schemes
                         Pajak penghasilan terkait                               (583)         (2.425)                                Related income tax
                                                                                2.484          10.339

                       JUMLAH PENGHASILAN (KERUGIAN)                                                                        TOTAL OTHER COMPREHENSIVE
                         KOMPREHENSIF LAIN – Setelah Pajak                     38.166         (55.743)                       INCOME (LOSS) – Net of Tax


                       JUMLAH LABA KOMPREHENSIF                                                                            TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
                         TAHUN BERJALAN                                     1.610.172       1.522.612                                 FOR THE YEAR

                       LABA PER SAHAM DASAR                                                                                      BASIC EARNINGS PER SHARE
                          (nilai penuh)                                           102             105                                     (full amount)




426   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 427
                                                                                                                                                                                                                              These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                                                                                                               in Indonesian Language

                                                                                                                                                                     Ekshibit F/4                                                                                                                   Exhibit F/4
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       yang Baik




                                                                                                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                                                                                  PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                                                                                                             (ENTITAS INDUK)                                                                                                               (PARENT ENTITY)
                                                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS TERSENDIRI                                                                                        SEPARATE STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                                                                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                                                         FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                                                                     Keuntungan
                                                                                                                                                                       (kerugian)             Keuntungan
                                                                                                                                                                    kumulatif atas            pengukuran
                                                                                                                                                                       instrumen                kembali
                                                                                                                                                                   derivatif untuk              program
                                                                                                                                                                     lindung nilai              aktuarial
                                                                                                                                Tambahan                           arus kas - neto/          manfaat pasti/
                                                                                                                                  modal                               Cumulative                 Gain on
                                                                                                                                 disetor                             gain (loss) on         remeasurement            Saldo laba/Retained earnings
                                                                                                                  Modal          - neto/            Saham             derivative               of defined              Telah              Belum          Jumlah
                                                                                                                 saham/         Additional         treasuri/          instrument                 benefit            ditentukan         ditentukan        ekuitas/
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Keberlanjutan




                                                                                                                  Share          paid-in           Treasury         for cash flows             actuarial          penggunaannya/ penggunaannya/           Total
                                                                                                                 capital       capital - net         stock           hedges - net               program            Appropriated      Unappropriated       equity

                                                                   Saldo per 31 Desember 2024                      399.178           609.459        (232.957)               (65.416)                 74.443               125.000         9.312.701         10.222.408             Balance as of 31 December 2024
                                                                   Jumlah penghasilan
                                                                     Komprehensif tahun                                                                                                                                                                                                       Total comprehensive
                                                                     berjalan                                                                                                                                                                                                                income for the year
                                                                     Laba tahun berjalan                                   -                   -               -                      -                       -                  -        1.572.006          1.572.006                         Profit for the year
                                                                     Penghasilan
                                                                       komprehensif lain,                                                                                                                                                                                                   Other comprehensive
                                                                       setelah pajak:                                                                                                                                                                                                      income, net of tax:
                                                                       Bagian yang efektif dari                                                                                                                                                                                              Effective portion
                                                                          lindung nilai arus kas                           -                   -               -             35.682                           -                  -                -             35.682                 of cash flows hedges
                                                                       Keuntungan pengukuran kembali                                                                                                                                                                        Gain on remeasurement of defined
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Data Perusahaan




                                                                          program aktuarial manfaat pasti                  -                   -               -                      -               2.484                      -                -                 2.484         benefit actuarial program
                                                                                                                           -                   -               -             35.682                   2.484                      -        1.572.006          1.610.172
                                                                   Pengurangan modal                                                                                                                                                                                                Reduction of issued and paid-in
                                                                      ditempatkan dan disetor                       (23.193)        (209.764)        232.957                                                                                                            -                                capital

                                                                   Pembelian saham treasuri                                                         (147.314)                                                                                                 (147.314)                   Purchase of treasury stock
                                                                   Penyisihan saldo laba                                                                                                                                                                                                          Appropriation for
                                                                     untuk cadangan umum                                   -                   -               -                      -                       -             5.000            (5.000)                    -                        general reserve
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Tahunan




                                                                   Dividen kas tahun 2024                                  -                   -               -                      ---                     -                  -         (481.260)          (481.260)                       Cash dividend of 2024

                                                                   Dividen kas interim                                                                                                                                                                                                        Interim cash dividend
                                                                      tahun berjalan                                       -                   -               -                      -                       -                  -         (519.729)          (519.729)                              for the year
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Laporan Keuangan




                                                                   Saldo per 31 Desember 2025                      375.985           399.695        (147.314)               (29.734)                 76.927               130.000         9.878.718         10.684.277             Balance as of 31 December 2025
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Lampiran




Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
    427
Page 428
    428
                                                                                                                                                                                                                              These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                                                                                                                                                               in Indonesian Language

                                                                                                                                                                     Ekshibit F/5                                                                                                                 Exhibit F/5

                                                                                                      PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                                                                                   PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Tentang Laporan Ini




                                                                                                             (ENTITAS INDUK)                                                                                                                (PARENT ENTITY)
                                                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS TERSENDIRI                                                                                         SEPARATE STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                                                                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2025                                                                                          FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                                                                         (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                       (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)



                                                                                                                                                                       Keuntungan
                                                                                                                                                                         (kerugian)             Keuntungan
                                                                                                                                                                      kumulatif atas            pengukuran
                                                                                                                                                                         instrumen                kembali
                                                                                                                                                                     derivatif untuk              program
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Kilas Kinerja 2025




                                                                                                                                                                       lindung nilai              aktuarial
                                                                                                                                  Tambahan                           arus kas - neto/          manfaat pasti/
                                                                                                                                    modal                               Cumulative                 Gain on
                                                                                                                                   disetor                             gain (loss) on         remeasurement            Saldo laba/Retained earnings
                                                                                                                    Modal          - neto/            Saham             derivative               of defined              Telah              Belum          Jumlah




Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
                                                                                                                   saham/         Additional         treasuri/          instrument                 benefit            ditentukan         ditentukan        ekuitas/
                                                                                                                    Share          paid-in           Treasury         for cash flows             actuarial          penggunaannya/ penggunaannya/           Total
                                                                                                                   capital       capital - net         stock           hedges - net               program            Appropriated      Unappropriated       equity

                                                                   Saldo per 31 Desember 2023                        399.178           609.459        (232.957)                    666                 64.104               120.000         8.566.512          9.526.962          Balance as of 31 December 2023
                                                                   Jumlah penghasilan
                                                                     komprehensif                                                                                                                                                                                                           Total comprehensive
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Laporan kepada




                                                                     tahun berjalan                                                                                                                                                                                                        income for the year
                                                                     Laba tahun berjalan                                     -                   -               -                      -                       -                  -        1.578.355          1.578.355                     Profit for the year
                                                                     Penghasilan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Pemangku Kepentingan




                                                                       komprehensif lain,                                                                                                                                                                                                  Other comprehensive
                                                                       setelah pajak:                                                                                                                                                                                                     income, net of tax:
                                                                       Bagian yang efektif dari                                                                                                                                                                                             Effective portion
                                                                          lindung nilai arus kas                             -                   -               -            (66.082)                          -                  -                -            (66.082)             of cash flows hedges
                                                                       Keuntungan pengukuran kembali                                                                                                                                                                         Gain on remeasurement of defined
                                                                         program aktuarial manfaat pasti                     -                   -               -                      -              10.339                      -                -             10.339           benefit actuarial program
                                                                                                                             -                   -               -            (66.082)                 10.339                      -        1.578.355          1.522.612
                                                                   Penyisihan saldo laba                                                                                                                                                                                                       Appropriation for
                                                                     untuk cadangan umum                                     -                   -               -                      -                       -             5.000            (5.000)                 -                      general reserve

                                                                   Dividen kas tahun 2023                                    -                   -               -                      ---                     -                  -         (406.063)          (406.063)                  Cash dividend of 2023
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Profil Perusahaan




                                                                   Dividen kas interim                                                                                                                                                                                                      Interim cash dividend
                                                                      tahun berjalan                                         -                   -               -                      -                       -                  -         (421.103)          (421.103)                          for the year

                                                                   Saldo per 31 Desember 2024                        399.178           609.459        (232.957)               (65.416)                 74.443               125.000         9.312.701         10.222.408          Balance as of 31 December 2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Analisis dan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Pembahasan Manajemen
Page 429
Tata Kelola Perusahaan                                                                       Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan             Data Perusahaan                                                  Lampiran
yang Baik                                                                                    Tahunan




                                                                            These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                             in Indonesian Language

                                                     Ekshibit F/6                                                            Exhibit F/6

               PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                         PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk
                      (ENTITAS INDUK)                                                      (PARENT ENTITY)
               LAPORAN ARUS KAS TERSENDIRI                                     SEPARATE STATEMENT OF CASH FLOWS
               UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                 FOR THE YEAR ENDED
                     31 DESEMBER 2025                                                     31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                        31 Desember/December
                                                          2025         2024

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                           CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
   Penerimaan kas dari:                                                                                            Cash received from:
     Transaksi pembiayaan                               25.705.414    25.033.462                              Financing transactions
     Pembiayaan bersama                                  3.006.386     1.300.820                                     Joint financing
     Penghasilan jasa giro dan deposito                                                                Interest income from current
        berjangka                                           42.981        54.896                      accounts and time deposits
     Lain-lain                                             234.818       245.700                                              Others

   Pengeluaran kas untuk:                                                                                           Cash disbursement for:
     Transaksi pembiayaan baru                         (22.497.270)   (22.058.860)                            New financing transactions
     Beban umum dan administrasi                        (2.179.484)    (2.212.956)                           General and administrative
     Pembiayaan bersama                                 (1.408.874)      (569.884)                                        Joint financing
     Beban bunga dan keuangan                           (1.096.881)      (986.943)                          Interest and finance charges
     Pembayaran pajak penghasilan                         (380.024)      (320.195)                                     Income taxes paid

   Arus kas neto dari aktivitas operasi                  1.427.066       486.040               Net cash flows from operating activities

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                          CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
   Hasil penjualan aset tetap                               28.504         40.220                      Proceeds from sale of fixed assets
   Perolehan aset tetap                                   (132.566)       (97.495)                             Acquisition of fixed assets
   Penambahan aset hak-guna                                (23.814)       (23.539)                         Addition of right-of-use assets
   Perolehan aset takberwujud                              (15.089)       (12.923)                        Acquisition of intangible assets
   Peningkatan saham pada entitas anak                     (14.850)             -              Increase investment in share of subsidiary

   Arus kas neto untuk aktivitas investasi                (157.815)       (93.737)                Net cash flows for investing activities

   ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                          CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
   Penerimaan kas dari:                                                                                           Cash received from:
     Pinjaman yang diterima                              9.016.706    10.264.849                                    Fund borrowings
     Surat berharga yang diterbitkan                     1.000.000       600.000                                    Securities issued
   Pengeluaran kas untuk:                                                                                      Cash disbursement for:
     Pinjaman yang diterima                             (9.488.311)    (8.160.516)                                Fund borrowings
     Pelunasan pokok surat berharga                                                                        Repayment of securities
         yang diterbitkan                                 (712.000)    (2.387.000)                              issued principal
     Dividen tunai                                      (1.000.989)      (827.166)                                  Cash dividend
     Pembelian saham treasuri                             (147.314)             -                       Purchase of treasury stock

   Arus kas neto untuk aktivitas pendanaan              (1.331.908)      (509.833)                Net cash flows for financing activities

   PENURUNAN NETO                                                                                                    NET DECREASE IN
     KAS DAN SETARA KAS                                                                                CASH AND CASH EQUIVALENTS
     (Saldo dipindahkan)                                   (62.657)     (117.530)                         (Balance brought-forward)




                                                                            Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   429
Page 430
                                                                    Laporan kepada                                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                             Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                                          Pembahasan Manajemen




                                                                                              These Separate Financial Statements are Originally Issued
                                                                                                               in Indonesian Language

                                                                         Ekshibit F/7                                                          Exhibit F/7

                                 PT BFI FINANCE INDONESIA Tbk                                        PT BFI FINANCE INDONESIA TBK
                                        (ENTITAS INDUK)                                                      (PARENT ENTITY)
                                 LAPORAN ARUS KAS TERSENDIRI                                     SEPARATE STATEMENT OF CASH FLOWS
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                FOR THE YEAR ENDED
                                       31 DESEMBER 2025                                                     31 DECEMBER 2025
                        (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


                                                                         31 Desember/December
                                                                          2025          2024

                    PENURUNAN NETO                                                                                                       NET DECREASE IN
                      KAS DAN SETARA KAS                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
                      (Saldo pindahan)                                      (62.657)       (117.530)                            (Balance carry-forward)

                    KAS DAN SETARA KAS PADA                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
                     AWAL TAHUN                                           1.603.998     1.721.528                                AT BEGINNING OF YEAR

                    KAS DAN SETARA KAS PADA                                                                                   CASH AND CASH EQUIVALENTS
                      AKHIR TAHUN                                         1.541.341     1.603.998                                      AT END OF YEAR

                    KAS DAN SETARA KAS                                                                                       CASH AND CASH EQUIVALENTS
                      TERDIRI DARI:                                                                                                         CONSIST OF:
                          Kas dan bank                                    1.237.116        901.829                          Cash on hand and in banks
                          Deposito berjangka                                304.225        702.169                                     Time deposits

                                                                          1.541.341     1.603.998




430   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 431
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   431
Page 432
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




432   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 433
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   433
Page 434
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




434   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 435
Tata Kelola Perusahaan                                               Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan   Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                            Tahunan




                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   435
Page 436
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




436   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 437
Tata Kelola Perusahaan                                                  Laporan Keuangan
                         Keberlanjutan      Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                               Tahunan




                               Halaman ini sengaja dikosongkan




                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   437
Page 438
      Lampiran




438   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 439
Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   439
Page 440
                                                                    Laporan kepada                                    Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                              Pembahasan Manajemen




                                      LEMBAR UMPAN BALIK
      Kami berterima kasih kepada Anda atas kesediaan Anda membaca Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 PT BFI Finance
      Indonesia Tbk ini.


      Agar kami dapat terus menyempurnakan layanan kami sekaligus membuat isi laporan ini lebih baik di masa
      mendatang, kami memohon kesediaan Anda untuk mengisi Lembar Umpan Balik berikut dan menyampaikan saran,
      kritik, dan masukan dari Anda kepada kami.


      PROFIL RESPONDEN
      Nama dan Organisasi (dapat dikosongkan apabila diinginkan demikian): ____________________________________________
      Dapat Dihubungi di (nomor telepon/email): _________________________________________________________________________
      Golongan Pemangku Kepentingan: (mohon diisi di kotak yang relevan)


               Pemegang Saham/Investor                           Mitra Usaha                        Masyarakat

                                                                                                    Lainnya
               Konsumen                                          Instansi Pemerintah
                                                                                                    (mohon sebutkan): ______________

               Karyawan                                          Media


      KUESIONER

        No.                                                  Pernyataan                                          Ya             Tidak


          1     Isi laporan ini mudah dipahami.
          2     Isi laporan ini bermanfaat bagi Anda dalam memperoleh informasi dan
                mengambil keputusan.
          3     Isi laporan ini telah menggambarkan kinerja keberlanjutan Perusahaan dengan
                baik, akurat, dan berimbang.
          4     Laporan ini memuat informasi terkait berbagai aspek keberlanjutan yang
                penting untuk Anda ketahui.
          5     Laporan ini telah disajikan dalam bentuk dan tampilan yang baik, mudah
                dibaca, dan tertata rapi.

          6     Apakah ada aspek keberlanjutan lainnya yang ingin Anda ketahui dari Perusahaan namun belum tercakup
                dalam laporan ini? Jika ya, mohon sebutkan aspek-aspek tersebut.


          7     Aspek-aspek yang menurut Anda perlu mendapatkan pembahasan yang lebih mendalam di laporan edisi
                berikutnya adalah:



      Terima kasih atas kesediaan Anda dalam mengisi Lembar Umpan Balik ini.
                                                                                                           Lembar ini juga dapat diakses
      Mohon kirimkan potongan Lembar Umpan Balik ini secara fisik                                          pada:
      atau elektronik kepada:

      PT BFI Finance Indonesia Tbk
      BFI Tower, Sunburst CBD Lot 1.2
      Jl. Kapt. Soebijanto Djojohadikusumo
      BSD City – Tangerang Selatan 15322
      Indonesia

              corporate.communication@bfi.co.id

440   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 441
    Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                      Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                            Tahunan




REFERENSI SILANG SEOJK NO.16/SEOJK.04/2021
 BENTUK DAN ISI LAPORAN TAHUNAN EMITEN
        ATAU PERUSAHAAN PUBLIK

                                                            Uraian                                                    Halaman


1                      Laporan Tahunan paling sedikit memuat:
      a                Ikhtisar data keuangan penting                                                                    16–17
      b                Informasi saham (jika ada)                                                                        18–19
      c                Laporan Direksi
      d                Laporan Dewan Komisaris
      e                Profil Emiten atau Perusahaan Publik
       f               Analisis dan pembahasan manajemen
      g                Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik
      h                Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
       i               Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit
                       Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang
       j
                       tanggung jawab atas Laporan Tahunan
2                      Uraian Isi Laporan Tahunan
                       Ikhtisar Data Keuangan Penting
                       Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang
                       disajikan dalam bentuk perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau
      a
                       sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
                       menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit
                       memuat:
             1         Pendapatan/penjualan
            2          Laba bruto
            3          Laba (rugi)
                       Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
            4
                       dan kepentingan nonpengendali
            5          Total laba (rugi) komprehensif
                       Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik
            6
                       entitas induk dan kepentingan nonpengendali
            7          Laba (rugi) per saham
            8          Jumlah aset
                                                                                                                         16–17
            9          Jumlah liabilitas
            10         Jumlah ekuitas
            11         Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset
            12         Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas
            13         Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan
            14         Rasio lancar
            15         Rasio liabilitas terhadap ekuitas
            16         Rasio liabilitas terhadap jumlah aset
                       Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau
            17
                       Perusahaan Publik dan jenis industrinya


                                                                         Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   441
Page 442
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman




              b                 Informasi Saham
                                Informasi saham bagi Perusahaan Terbuka paling sedikit memuat:
                                Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan yang disajikan
                     1          dalam bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling
                                sedikit memuat:
                           a    Jumlah saham yang beredar
                                Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada bursa efek tempat saham
                           b
                                dicatatkan
                                Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada
                           c
                                bursa efek tempat saham dicatatkan
                           d    Volume perdagangan pada bursa efek tempat saham dicatatkan
                                Informasi dalam huruf b), huruf c) dan huruf d) hanya diungkapkan jika
                                sahamnya tercatat di bursa efek
                                Dalam hal terjadi aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya perubahan
                                pada saham, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham
                                (reverse stock), dividen saham, saham bonus, perubahan nilai nominal
                     2
                                saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan
                                modal, informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan
                                penjelasan paling sedikit mengenai:
                                                                                                                      18–19
                           a    Tanggal pelaksanaan aksi korporasi
                                Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse
                           b    stock), dividen saham, saham bonus, jumlah efek konversi yang diterbitkan,
                                dan perubahan nilai nominal saham
                           c    Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi
                           d    Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada)
                           e    Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi
                                Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham
                                (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) dalam
                     3          tahun buku, dijelaskan alasan penghentian sementara perdagangan
                                saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting)
                                tersebut
                                Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
                                sebagaimana dimaksud pada angka 3) dan/atau proses pembatalan
                                pencatatan saham (delisting) masih berlangsung hingga akhir
                     4
                                periode Laporan Tahunan, dijelaskan tindakan yang dilakukan untuk
                                menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham (suspension)
                                dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting) tersebut


              c                 Laporan Direksi                                                                      37–39
                     1          Laporan Direksi paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
                           a    Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik                         37
                                Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten
                           b                                                                                           37
                                atau Perusahaan Publik
                                Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi
                           c                                                                                           38
                                Emiten atau Perusahaan Publik
                                Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan Emiten
                           d                                                                                           38
                                atau Perusahaan Publik

442   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 443
Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                  Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                          Tahunan




                                                      Uraian                                                    Halaman


              e    Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik                                            37–38
        2          Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik                                   38–39
        3          Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik                                              38


  d                Laporan Dewan Komisaris                                                                        33–35
                   Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
                   Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau
                   Perusahaan Publik, termasuk pengawasan Dewan Komisaris dalam
         1                                                                                                        33–34
                   Perumusan dan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik
                   yang dilakukan oleh Direksi
                   Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang
        2                                                                                                           34
                   disusun oleh Direksi
        3          Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik                               34


                                                                                                                 42–94
  e                Profil Emiten atau Perusahaan Publik
                                                                                                                226–307
                   Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat informasi:
                   Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat
         1         perubahan nama, alasan perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama                           44–45
                   pada tahun buku
                   Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor
                   cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan masyarakat dapat
        2
                   memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
                   meliputi:
              a    Alamat                                                                                           45

              b    Nomor telepon
              c    Alamat surat elektronik
              d    Alamat situs web
        3          Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik                                                  48–51
                   Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik serta budaya perusahaan
        4                                                                                                         46–47
                   (corporate culture) atau nilai-nilai perusahaan
                   Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang
        5          dijalankan pada tahun buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang                              53–55
                   dihasilkan
        6          Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik                                        56–57, 285–307
                   Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan,
                   paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi
        7                                                                                                         58–59
                   termasuk komite di bawah Direksi (jika ada) dan komite di bawah Dewan
                   Komisaris, disertai dengan nama dan jabatan
                   Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun
        8                                                                                                           45
                   internasional yang berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
        9          Profil Direksi, paling sedikit memuat:
              a    Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
              b    Foto terbaru                                                                                   70–75
              c    Usia
              d    Kewarganegaraan


                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   443
Page 444
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                           e    Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
                            f   Riwayat jabatan, meliputi informasi:
                                (1). Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau
                                     Perusahaan Publik yang bersangkutan
                                (2). Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan
                                     Komisaris, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya                         70–75
                                     baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik
                                     Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap jabatan, maka
                                     diungkapkan mengenai hal tersebut
                                (3). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                                     luar Emiten atau Perusahaan Publik
                                Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan
                                Komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung
                                maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
                           g                                                                                         241–242
                                pihak yang terafiliasi
                                Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka Emiten
                                atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut
                                Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya
                           h    dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, maka
                                diungkapkan mengenai hal tersebut
                    10          Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
                           a    Nama dan jabatan
                           b    Foto terbaru
                           c    Usia
                           d    Kewarganegaraan
                           e    Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi
                                Riwayat jabatan, meliputi informasi:
                                (1). Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan Komisaris
                                                                                                                     64–69
                                (2). Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota Dewan
                                     Komisaris yang merupakan komisaris independen pada Emiten atau
                                     Perusahaan Publik yang bersangkutan
                                (3). Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
                            f
                                     anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya
                                     baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik
                                     Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki rangkap jabatan,
                                     maka diungkapkan mengenai hal tersebut
                                (4). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                                     luar Emiten atau Perusahaan Publik
                                Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang
                                saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung
                           g    sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi                237–238
                                Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi,
                                maka Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut
                                Pernyataan independensi komisaris independen dalam hal komisaris
                           h                                                                                           239
                                independen telah menjabat lebih dari 2 (dua) periode
                                Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya.
                            i   Dalam hal tidak terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris,                167, 169
                                maka diungkapkan mengenai hal tersebut




444   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 445
Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                          Tahunan




                                                     Uraian                                                     Halaman


                   Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota
                   Dewan Komisaris yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan
        11         batas waktu penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang dicantumkan                                N/A
                   dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota
                   Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya
                   Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat
        12         pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku                        60–62
                   Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
                   Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada awal dan akhir
        13                                                                                                       228–230
                   tahun buku, yang terdiri dari informasi mengenai:
                   Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham
              a                                                                                                     230
                   Emiten atau Perusahaan Publik
                   Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham
                   Emiten atau Perusahaan Publik
              b                                                                                                  228–229
                   Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan
                   Komisaris tidak memiliki saham, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
                   Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang
                   saham yang masing-masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham
              c                                                                                                  229–230
                   Emiten atau Perusahaan Publik
                   Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel
                   Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau
                   Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                   pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai pemegang
                   saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan
        14                                                                                                       228–229
                   kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                   Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan
                   Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten
                   atau Perusahaan Publik, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
                   Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun
        15
                   buku berdasarkan klasifikasi:
              a    Kepemilikan institusi lokal
                                                                                                                    228
              b    Kepemilikan institusi asing
              c    Kepemilikan individu lokal
              d    Kepemilikan individu asing
                   Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau
        16         Perusahaan Publik, baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada                            231
                   pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan
                   Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama di
                   mana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama
                   entitas (jika ada), beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha,
        17         total aset, dan status operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan                   90–94
                   ventura bersama
                   Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak
                   tersebut
                   Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga
                   penawaran dari awal pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama
                   bursa efek di mana saham Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan,
        18         termasuk pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse                           232–233
                   stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham,
                   pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan dan pengurangan
                   modal (jika ada)

                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   445
Page 446
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                                Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud
                                pada angka 18), yang belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit
                    19                                                                                              234–235
                                memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil,
                                tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada)
                                Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik
                    20
                                (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
                           a    Nama dan alamat
                           b    Periode penugasan
                           c    Informasi jasa audit dan/atau non-audit yang diberikan
                                Biaya jasa (fee) audit dan/atau non-audit untuk masing-masing penugasan                279
                           d
                                yang diberikan selama tahun buku
                                Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk
                                tidak memberikan jasa non-audit, maka diungkapkan mengenai informasi
                           e    tersebut
                                Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP beserta jaringan/
                                asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam bentuk tabel
                                Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain
                    21                                                                                                 280
                                AP dan KAP


               f                Analisis dan Pembahasan Manajemen                                                    96–149
                                Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan
                                mengenai laporan keuangan dan informasi penting lainnya dengan
                                penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, yaitu
                                paling sedikit memuat:
                                Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis industri Emiten
                     1
                                atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:                                     100–110
                           a    Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya
                           b    Pendapatan/penjualan                                                                 132–134
                           c    Profitabilitas                                                                         140
                                Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja
                                keuangan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang
                     2
                                penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling
                                sedikit mengenai:
                           a    Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset                                       118–127
                           b    Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas            127–130
                           c    Ekuitas                                                                                131
                                Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain,
                           d                                                                                         132–137
                                dan total laba (rugi) komprehensif
                           e    Arus kas                                                                               138
                                Kemampuan membayar utang atau kewajiban dengan menyajikan
                     3                                                                                                 140
                                perhitungan rasio yang relevan
                                Tingkat kolektibilitas piutang Emiten atau Perusahaan Publik dengan
                     4                                                                                                 140
                                menyajikan perhitungan rasio yang relevan
                                Struktur modal dan kebijakan manajemen atas struktur modal tersebut
                     5                                                                                                 143
                                disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud




446   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 447
Tata Kelola Perusahaan                                                               Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan           Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                            Tahunan




                                                        Uraian                                                    Halaman


                   Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal
        6
                   dengan penjelasan paling sedikit memuat:
              a    Tujuan dari ikatan tersebut
              b    Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut                                         143
              c    Mata uang yang menjadi denominasi
                   Langkah yang direncanakan Emiten atau Perusahaan Publik untuk
              d
                   melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait
                   Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam
        7
                   tahun buku terakhir, paling sedikit memuat:
              a    Jenis investasi barang modal                                                                       143
              b    Tujuan investasi barang modal
              c    Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan
                   Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan
        8                                                                                                             144
                   (jika ada)
                   Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan dengan
        9          kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar internasional disertai                          148–149
                   data pendukung kuantitatif dari sumber data yang layak dipercaya
                   Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil
        10
                   yang dicapai (realisasi), mengenai:
              a    Pendapatan/penjualan
                                                                                                                      142
              b    Laba (rugi)
              c    Struktur modal (capital structure) atau
              d    Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik
                   Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1
        11
                   (satu) tahun mendatang, mengenai:
              a    Pendapatan/penjualan
              b    Laba (rugi)                                                                                        149
              c    Struktur modal (capital structure)
              d    Kebijakan dividen atau
              e    Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik
                   Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan
        12                                                                                                          116–117
                   Publik, paling sedikit mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar
                   Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling
        13
                   sedikit:
                   Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase jumlah dividen
              a
                   yang dibagikan terhadap laba bersih
                   Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non-
              b
                   kas                                                                                                144
              c    Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non-kas)
              d    Jumlah dividen per tahun yang dibayar
                   Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
                   Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen
                   dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka diungkapkan mengenai hal tersebut




                                                                     Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   447
Page 448
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                    14          Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, dengan ketentuan:
                                Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan
                                laporan realisasi penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi
                           a
                                penggunaan dana hasil penawaran umum secara kumulatif sampai
                                dengan akhir tahun buku                                                                145
                                Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur
                                dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai laporan realisasi
                           b
                                penggunaan dana hasil penawaran umum, maka Emiten menjelaskan
                                perubahan tersebut
                                Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi,
                                divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/
                    15
                                modal, transaksi material, transaksi afiliasi, dan transaksi benturan
                                kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, paling sedikit memuat:
                           a    Tanggal, nilai, dan objek transaksi
                           b    Nama pihak yang melakukan transaksi
                           c    Sifat hubungan afiliasi (jika ada)
                           d    Penjelasan mengenai kewajaran transaksi
                           e    Pemenuhan ketentuan terkait
                                Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi
                            f   sebagaimana dimaksud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten
                                atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
                                (1). Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang
                                     memadai untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
                                     sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan
                                     dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle)
                                (2). Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur
                                     yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
                                     sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan
                                                                                                                       145
                                     dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (armslength principle)
                                Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang merupakan kegiatan
                                usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan
                                dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan
                           g    penjelasan bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut
                                merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
                                pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
                                berkelanjutan
                                Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah
                                diungkapkan dalam laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi
                                mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
                                tersebut
                                Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
                                kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau
                                transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang saham
                           h
                                independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS
                                yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
                                tersebut
                                Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
                            i
                                kepentingan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut




448   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 449
Tata Kelola Perusahaan                                                            Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan        Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                         Tahunan




                                                     Uraian                                                    Halaman


                   Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh
        16         signifikan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya                              146–147
                   terhadap laporan keuangan (jika ada)
                   Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan
        17                                                                                                         148
                   keuangan (jika ada)


  g                Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik                                                    150–200
                   Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian
                   singkat mengenai:
         1         RUPS, paling sedikit memuat:                                                                 159–166
                   Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun
              a
                   sebelum tahun buku meliputi:
                   (1). Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
                                                                                                                159–166
                        buku yang direalisasikan pada tahun buku
                   (2). Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
                        buku yang belum direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan
                   Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak
              b    independen dalam pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan                                   166
                   suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut
        2          Direksi, paling sedikit memuat:                                                        169–170, 240–250
                   Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi
              a    Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota                            242–244
                   Direksi diuraikan dan dapat disajikan dalam bentuk tabel
              b    Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi                         241
                   Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat Direksi bersama
                   Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
                   tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS
              c                                                                                                 253–257
                   Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat Direksi, rapat
                   Direksi bersama Dewan Komisaris, atau RUPS dapat disajikan dalam
                   bentuk tabel
              d    Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
                   (1). Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi,
                        termasuk program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat
                                                                                                                   170
                        (jika ada) dan
                   (2). Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota
                        Direksi dalam tahun buku (jika ada)
                   Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan
              e
                   tugas Direksi pada tahun buku paling sedikit memuat:
                   (1). Prosedur penilaian kinerja                                                                 250
                   (2). Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku,
                        kompetensi dan kehadiran dalam rapat
                   Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang
               f   mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal                              N/A
                   tersebut
        3          Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:                                                167–168, 236–239
              a    Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris                                                        236
                   Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam
              b                                                                                                    237
                   (charter) Dewan Komisaris

                                                                  Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   449
Page 450
                                                                    Laporan kepada                               Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                         Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                     Halaman


                                Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris, rapat
                                Dewan Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran anggota Dewan
                                Komisaris dalam rapat tersebut termasuk kehadiran dalam RUPS
                           c                                                                                           253–257
                                Informasi tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat Dewan
                                Komisaris, rapat Dewan Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat
                                disajikan dalam bentuk tabel
                           d    Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
                                (1). Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan
                                     Komisaris, termasuk program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris
                                                                                                                         168
                                     yang baru diangkat (jika ada)
                                (2). Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota
                                     Dewan Komisaris dalam tahun buku (jika ada)
                                Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-masing
                           e
                                anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
                                (1). Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja
                                                                                                                         252
                                (2). Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku,
                                     kompetensi dan kehadiran dalam rapat
                                (3). Pihak yang melakukan penilaian
                                Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung
                            f
                                pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
                                (1). Prosedur penilaian kinerja                                                          239
                                (2). Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku,
                                     kompetensi dan kehadiran dalam rapat
                                Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit
                     4                                                                                                 250–251
                                memuat:
                                Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses
                           a                                                                                          264–265
                                nominasi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
                                Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara
                           b
                                lain:
                                (1). Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
                                (2). Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan,
                                                                                                                       250–251
                                     tantiem/bonus dan lainnya
                                (3). Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota
                                     Dewan Komisaris
                                Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel
                                Dewan pengawas syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang
                     5          menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah sebagaimana
                                tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
                           a    Nama
                           b    Dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah
                                                                                                                    76–78, 171–173
                           c    Periode penugasan dewan pengawas syariah
                           d    Tugas dan tanggung jawab dewan pengawas syariah
                                Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan
                           e    pemenuhan prinsip syariah di pasar modal terhadap Emiten atau
                                Perusahaan Publik




450   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 451
Tata Kelola Perusahaan                                                                Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan            Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                             Tahunan




                                                     Uraian                                                        Halaman


        6          Komite audit, paling sedikit memuat:
              a    Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite
              b    Usia
              c    Kewarganegaraan
              d    Riwayat pendidikan
              e    Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                         79–81, 174–175,
                                                                                                                   258–261
                   (1). Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
                   (2). Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
                        Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada)
                   (3). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                        luar Emiten atau Perusahaan Publik
               f   Periode dan masa jabatan anggota komite audit
              g    Pernyataan independensi komite audit                                                                260
                   Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam
              h                                                                                                        175
                   tahun buku (jika ada)
                   Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan tingkat
               i                                                                                                    260–261
                   kehadiran anggota komite audit dalam rapat tersebut
                   Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku sesuai dengan yang
               j                                                                                                       175
                   dicantumkan dalam pedoman atau piagam (charter) komite audit
                   Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan
        7
                   Publik, paling sedikit memuat:
              a    Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite
              b    Usia
              c    Kewarganegaraan
              d    Riwayat pendidikan
                                                                                                                  84–85, 178,
              e    Riwayat jabatan, meliputi informasi:
                                                                                                                   262–263
                   (1). Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
                   (2). Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
                        Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada)
                   (3). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                        luar Emiten atau Perusahaan Publik
               f   Periode dan masa jabatan anggota komite
              g    Pernyataan independensi komite                                                                      265
                   Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam
              h                                                                                                        178
                   tahun buku (jika ada)
               i   Uraian tugas dan tanggung jawab                                                                     264
               j   Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter)                                       264
                   Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat kehadiran anggota
              k                                                                                                        266
                   dalam rapat tersebut
               l   Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku                                                 178
                   Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau
              m    Perusahaan Publik cukup mengungkapkan informasi sebagaimana
                   dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan mengungkapkan:                                   N/A
                   (1). Alasan tidak dibentuknya komite
                   (2). Aihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi


                                                                      Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   451
Page 452
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                                Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka
                     8          mendukung fungsi dan tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang
                                mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
                           a    Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite
                           b    Usia
                           c    Kewarganegaraan
                           d    Riwayat pendidikan                                                               82–83, 176–177,
                           e    Riwayat jabatan, meliputi informasi:                                                262–263

                                (1). Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite
                                (2). Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota
                                     Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada)
                                (3). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                                     luar Emiten atau Perusahaan Publik
                            f   Periode dan masa jabatan anggota komite
                           g    Pernyataan independensi komite                                                      262–263
                                Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti dalam
                           h                                                                                           177
                                tahun buku (jika ada)
                            i   Uraian tugas dan tanggung jawab                                                        262
                            j   Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite                   262
                                Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran
                           k                                                                                           263
                                anggota komite dalam rapat tersebut
                            l   Uraian singkat pelaksanaan kegiatan komite pada tahun buku                             177
                     9          Sekretaris perusahaan, paling sedikit memuat:                                        179–180
                           a    Nama
                           b    Domisili
                           c    Riwayat jabatan, meliputi:
                                (1). Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan
                                (2). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di                 179
                                     luar Emiten atau Perusahaan Publik
                           d    Riwayat pendidikan
                                Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun
                           e
                                buku
                            f   Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan pada tahun buku                 180
                    10          Unit audit internal, paling sedikit memuat:                                          181–186
                           a    Nama kepala unit audit internal
                           b    Riwayat jabatan, meliputi:
                                (1). Dasar hukum penunjukan sebagai kepala unit audit internal
                                                                                                                       185
                                (2). Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di
                                     luar Emiten atau Perusahaan Publik
                           c    Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada)
                                Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti dalam tahun
                           d                                                                                           186
                                buku
                           e    Struktur dan kedudukan unit audit internal                                           182–183
                            f   Uraian tugas dan tanggung jawab                                                        181



452   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 453
Tata Kelola Perusahaan                                                             Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan         Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                          Tahunan




                                                     Uraian                                                     Halaman


                   Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) unit
              g                                                                                                     181
                   audit internal
                   Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada tahun buku
              h    termasuk kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi,                               186
                   Dewan Komisaris, dan/atau komite audit
                   Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang
        11
                   diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
                   Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap
              a
                   peraturan perundang-undangan lainnya                                                          186–187
              b    Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal
                   Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem
              c
                   pengendalian internal
                   Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan
        12                                                                                                       188–194
                   Publik, paling sedikit memuat:
                   Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau
              a                                                                                                189, 192–193
                   Perusahaan Publik
              b    Jenis risiko dan cara pengelolaannya                                                          190–191
                   Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan
              c                                                                                                     194
                   Publik
                   Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas
              d                                                                                                     194
                   kecukupan sistem manajemen risiko
                   Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau
        13         Perusahaan Publik, entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan
                   Komisaris (jika ada), paling sedikit memuat:
                                                                                                                    195
              a    Pokok perkara/gugatan
              b    Status penyelesaian perkara/gugatan
              c    Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik
                   Informasi tentang sanksi administratif/sanksi yang dikenakan kepada
                   Emiten atau Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris dan anggota
        14                                                                                                          195
                   Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan otoritas lainnya pada tahun buku
                   (jika ada)
        15         Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
              a    Pokok-pokok kode etik
              b    Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya                                         52, 272–274

                   Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan
              c
                   Komisaris, dan karyawan Emiten atau Perusahaan Publik
                   Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka
                   panjang berbasis kinerja kepada manajemen dan/atau karyawan yang
                   dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara lain berupa
        16
                   program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
                   ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh
                   karyawan (employee stock ownership program/ESOP)
                                                                                                                    232
                   Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham
                   oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/atau
                   program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership
                   program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
              a    Jumlah saham dan/atau opsi
              b    Jangka waktu pelaksanaan

                                                                   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   453
Page 454
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                           c    Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak
                                                                                                                       232
                           d    Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan
                    17          Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
                                Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                           a    Paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap        273, 278
                                perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka
                           b    Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud
                                Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di
                    18
                                Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
                           a    Cara penyampaian laporan pelanggaran
                           b    Perlindungan bagi pelapor
                           c    Penanganan pengaduan
                           d    Pihak yang mengelola pengaduan
                                                                                                                    199–200
                           e    Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit:
                                (1). Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku
                                (2). Tindak lanjut pengaduan
                                Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki sistem pelaporan
                                pelanggaran (whistleblowing system), maka diungkapkan mengenai hal
                                tersebut
                                Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik,
                    19
                                paling sedikit memuat:
                                Program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi,
                           a    balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau
                                Perusahaan Publik                                                                      275
                                Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan
                           b
                                Publik
                                Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki kebijakan anti
                                korupsi, maka dijelaskan alasan tidak dimilikinya kebijakan dimaksud
                                Penerapan atas pedoman tata kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten
                    20
                                yang menerbitkan efek bersifat ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
                           a    Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan dan/atau
                                                                                                                    282–284
                                Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan
                           b
                                alternatif pelaksanaannya (jika ada)
                                Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel


                                Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan
              h                                                                                                     202–225
                                Publik
                                Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan
                                lingkungan merupakan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
                                sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                     1
                                51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi
                                Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit
                                memuat:
                           a    Penjelasan strategi keberlanjutan                                                   204–207
                                                                                                                   9–11, 14–15,
                           b    Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup)
                                                                                                                    205–207



454   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 455
Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                 Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
yang Baik                                                                           Tahunan




                                                       Uraian                                                    Halaman


              c    Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik                                                    44–51
              d    Penjelasan Direksi                                                                              37–39
              e    Tata kelola keberlanjutan                                                                      157–158
               f   Kinerja keberlanjutan                                                                          208–225
              g    Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada                                               N/A
              h    Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada                                            440
                   Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan
               i                                                                                                    440
                   tahun sebelumnya
                   Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus
                   disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
        2          (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana                              √
                   tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
                   dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini
                   Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1)
        3
                   dapat:
                   Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung
              a    jawab sosial dan lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait Laporan                            √
                   Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi dan/atau
                   Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan
                   lingkungan dengan tetap mengacu pada Pedoman Teknis Penyusunan
                   Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan
              b                                                                                                       √
                   Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian
                   tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti
                   profil Emiten atau Perusahaan Publik
                   Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud
        4          pada angka 1) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan                                 √
                   Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan
                   Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan
        5          Tahunan, informasi yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan
                   dimaksud harus:
              a    Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1)
                                                                                                                     N/A
                   Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan
                   (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana
              b
                   tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
                   dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini
                   Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan
                   Tahunan, maka dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan
        6          memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab sosial                                   N/A
                   dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang
                   disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan




                                                                    Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   455
Page 456
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                                           Uraian                                   Halaman


                                Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan
                     7          secara terpisah dengan Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan                      √
                                dengan penyampaian Laporan Tahunan


                                Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
                                Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun
                                sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia dan telah
                                diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
                                Laporan keuangan tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai
               i                                                                                                     310–437
                                pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam
                                Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tanggung jawab Direksi atas
                                laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor pasar
                                modal yang mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam
                                hal Emiten merupakan perusahaan efek


                                Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang
                                Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
                                Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang
                                tanggung jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format
               j                                                                                                      40–41
                                Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang
                                Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam
                                Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
                                Otoritas Jasa Keuangan ini




456   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 457
    Tata Kelola Perusahaan                                                              Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan          Data Perusahaan                                               Lampiran
    yang Baik                                                                           Tahunan




 REFERENSI SILANG POJK NO. 51/POJK.03/2017
   PENERAPAN KEUANGAN BERKELANJUTAN
BAGI LEMBAGA JASA KEUANGAN, EMITEN, DAN
            PERUSAHAAN PUBLIK

                                                     Uraian                                                           Halaman


1       Penjelasan strategi keberlanjutan                                                                              204–205
2       Ikhtisar aspek keberlanjutan
          a     Aspek ekonomi, meliputi:
                1.   Kuantitas produk/jasa yang dijual
                2. Pendapatan/penjualan
                3. Laba/rugi bersih                                                                                      14–17

                4. Produk ramah lingkungan
                5. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis keuangan
                   berkelanjutan
          b     Aspek lingkungan hidup, meliputi:
                1.   Penggunaan energi (antara lain listrik dan air)
                2. Pengurangan emisi yang dihasilkan (bagi perusahaan yang proses bisnisnya
                   berkaitan langsung dengan lingkungan hidup)
                3. Pengurangan limbah dan efluen (limbah yang telah memasuki lingkungan)                               216–218
                   yang dihasilkan (bagi perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan langsung
                   dengan lingkungan hidup)
                4. Pelestarian keanekaragaman hayati (bagi perusahaan yang proses bisnisnya
                   berkaitan langsung dengan lingkungan hidup)
          c     Aspek sosial                                                                                              224


3       Profil singkat perusahaan
          a     Visi, misi, nilai keberlanjutan                                                                            47
                Nama, alamat, nomor telepon, nomor faksimil, alamat surat elektronik, dan situs
          b                                                                                                             44–45
                web, serta kantor cabang dan/atau kantor perwakilan
          c     Skala usaha, meliputi:
                1.   Total aset/kapitalisasi aset dan total kewajiban
                2. Jumlah karyawan berdasarkan jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan                            44–45
                   status ketenagakerjaan
                3. Persentase kepemilikan saham
                4. Wilayah operasional                                                                             56–57, 285–307
          d     Penjelasan singkat produk, layanan, dan kegiatan usaha                                                   53–55
          e     Keanggotaan pada asosiasi                                                                                  45
                Perubahan signifikan, antara lain terkait penutupan/pembukaan cabang dan
           f                                                                                                               45
                struktur kepemilikan




                                                                        Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   457
Page 458
                                                                    Laporan kepada                                Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                          Pembahasan Manajemen




                                                                         Uraian                                         Halaman


         4      Penjelasan Direksi
                         Kebijakan untuk merespons tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan,
                  a
                         meliputi:
                         1.    Penjelasan nilai keberlanjutan bagi Perusahaan
                         2. Penjelasan respons Perusahaan terhadap isu terkait penerapan Keuangan
                            Berkelanjutan
                         3. Penjelasan komitmen pimpinan Perusahaan dalam pencapaian penerapan
                            Keuangan Berkelanjutan
                         4. Pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                         37–39
                         5. Tantangan pencapaian kinerja penerapan Keuangan Berkelanjutan
                  b      Penerapan Keuangan Berkelanjutan, meliputi:
                         1.    Pencapaian dibandingkan target
                         2. Prestasi dan tantangan selama periode pelaporan
                   c     Strategi pencapaian target, meliputi:
                         1.    Pengelolaan risiko atas penerapan Keuangan Berkelanjutan
                         2. Pemanfaatan peluang dan prospek usaha
                         3. Penjelasan situasi eksternal yang berpotensi mempengaruhi keberlanjutan
                            Perusahaan


         5      Tata kelola keberlanjutan                                                                                157–158
                         Uraian tugas Direksi dan Dewan Komisaris/pejabat yang bertanggung jawab
                  a                                                                                                     236–250
                         terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan
                         Pengembangan kompetensi Direksi dan Dewan Komisaris/pejabat                           yang
                  b                                                                                                      168, 170
                         bertanggung jawab terhadap penerapan Keuangan Berkelanjutan
                         Prosedur identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko atas
                   c                                                                                                    188–194
                         penerapan Keuangan Berkelanjutan
                  d      Penjelasan mengenai pemangku kepentingan, meliputi:
                         1.    Keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan hasil penilaian manajemen,
                               RUPS, surat keputusan atau lainnya
                         2. Pendekatan yang digunakan Perusahaan dalam melibatkan pemangku
                                                                                                                         157–158
                            kepentingan dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan (dialog, survei,
                            seminar)
                         Permasalahan, perkembangan, dan pengaruh terhadap penerapan Keuangan
                  e
                         Berkelanjutan


         6      Kinerja keberlanjutan
                  a      Kegiatan membangun budaya keberlanjutan di internal Perusahaan                                    207
                  b      Uraian kinerja ekonomi 3 tahun terakhir, meliputi:
                         1.    Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan/
                               investasi, pendapatan dan laba rugi
                                                                                                                          16–17
                         2. Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan/investasi pada
                               instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan penerapan Keuangan
                               Berkelanjutan




458   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 459
    Tata Kelola Perusahaan                                                                 Laporan Keuangan
                                     Keberlanjutan            Data Perusahaan                                                Lampiran
    yang Baik                                                                              Tahunan




                                                     Uraian                                                              Halaman


          c     Kinerja sosial 3 tahun terakhir, meliputi:
                1.   Komitmen Perusahaan untuk memberikan layanan atas produk/jasa yang
                     setara kepada konsumen
                2. 2. Ketenagakerjaan, meliputi:
                     a. Pernyataan kesetaraan kesempatan bekerja dan ada/tidaknya tenaga kerja
                        paksa dan tenaga kerja anak
                     b. Persentase remunerasi pegawai tetap di tingkat terendah terhadap upah
                        minimum regional
                     c. Lingkungan bekerja yang layak dan aman
                                                                                                                          208–213,
                     d. Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai                                                      219–225
                3. Masyarakat, meliputi:
                     a. Kegiatan atau wilayah operasional yang menghasilkan dampak positif dan
                        dampak negatif terhadap masyarakat sekitar termasuk literasi dan inklusi
                        keuangan
                     b. Mekanisme pengaduan masyarakat serta jumlah pengaduan masyarakat
                        yang diterima dan ditindaklanjuti
                     c. TJSL yang dapat dikaitkan dengan dukungan pada tujuan pembangunan
                        berkelanjutan, meliputi jenis dan capaian kegiatan program pemberdayaan
                        masyarakat
          d     Kinerja lingkungan hidup, meliputi:
                1.   Biaya lingkungan hidup yang dikeluarkan
                2. Penggunaan materi yang ramah lingkungan (misalnya penggunaan jenis
                   material daur ulang)
                                                                                                                          215–218
                3. Penggunaan energi, meliputi:
                     a. Jumlah dan intensitas energi yang digunakan
                     b. Upaya dan pencapaian efisiensi            energi     yang     dilakukan,      termasuk
                        penggunaan energi terbarukan
                Kinerja lingkungan hidup bagi perusahaan yang proses bisnisnya berkaitan
          e                                                                                                                  N/A
                langsung dengan lingkungan hidup
                Tanggung jawab pengembangan                  produk     dan/atau       layanan       Keuangan
          f
                Berkelanjutan, meliputi:
                1.   Inovasi dan pengembangan produk dan/atau jasa Keuangan Berkelanjutan
                2. Jumlah dan presentase produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya
                3. Dampak positif dan negatif yang ditimbulkan produk dan/atau jasa Keuangan                            114–115, 214
                     Berkelanjutan, proses distribusi, serta mitigasinya
                4. Jumlah produk yang ditarik kembali dan alasannya
                5. Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa Keuangan
                   Berkelanjutan


7       Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada                                                                  N/A




                                                                           Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk   459
Page 460
                                                                    Laporan kepada                             Analisis dan
         Tentang Laporan Ini            Kilas Kinerja 2025                                 Profil Perusahaan
                                                                    Pemangku Kepentingan                       Pembahasan Manajemen




                                                             Halaman ini sengaja dikosongkan




460   Laporan Tahunan Terintegrasi 2025 | PT BFI Finance Indonesia Tbk
Page 461

          
Page 462

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.83 MB
Published15 Apr 2026
Pages462
Characters2,136,473
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 176 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BFI Finance Indonesia Tbk p.2 ×525
linked org Trinugraha Capital p.15 ×8
linked person Alfonso Napitupulu · Komisaris Independen p.34 ×23
linked person Andrew Adiwijanto · Direktur p.38 ×5
linked person Sunata Tjiterosampoerno · Komisaris p.38 ×11
linked person Saurabh Narayan Agarwal · Komisaris p.40 ×20
linked person Luki Sri Herlambang · Anggota p.58 ×5
linked person Friso Palilingan · Anggota p.59 ×4
linked person Budi Darwan Munthe p.59 ×4
linked org PT Tamaris Hidro p.66
linked org Global Digital Niaga Tbk p.66 ×2
linked org Solusi Tunas Pratama Tbk p.66 ×2
linked org Asuransi Bina Dana Arta Tbk p.67 ×2
linked org Oona Insurance p.67
linked — AJB Bumiputera p.69
linked org PT Pos Indonesia (Persero) p.77
linked org Asahimas Flat Glass Tbk p.80 ×2
linked org Medikaloka Hermina Tbk p.80 ×2
linked org Duta Intidaya Tbk p.80 ×2
linked org PT Cisarua Mountain Dairy p.80
linked org Provident Investasi Bersama Tbk p.80 ×2
linked org PT BNI Sekuritas p.80
linked org Intiland Development Tbk p.80 ×2
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.81 ×2
linked org PP London Sumatra Indonesia Tbk p.81 ×2
linked org Wismilak Inti Makmur Tbk p.81 ×2
linked org Dharma Satya Nusantara Tbk p.81 ×5
linked org Madusari Murni Indah Tbk p.81 ×2
linked org Bank Jago Tbk p.86 ×9
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.86 ×2
linked org Bank Mega Tbk p.86 ×2
linked org Dana Pensiun p.178
possible person Iwan · Direktur p.38 ×8
possible org Bursa Efek Indonesia p.48 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.53 ×4
possible person Hadi Sucipto p.55
possible person Edy Sugito · Anggota p.59 ×4
possible org Nusantara Tbk p.66
possible person Muhamad Fauzi p.94
possible person Sutadi · Presiden Direktur p.161 ×15
possible person Sudjono · Direktur p.161 ×9
possible person Goklas · Direktur p.161 ×9
unresolved person Profil Komite-Komite · Komisaris p.4
unresolved org PT Finansial Integrasi Teknologi p.7 ×5
unresolved org PT BFI Finance p.8 ×2
unresolved org Laporan Tahunan Indonesia Tbk p.8
unresolved org Seluruh Indonesia, termasuk 45 p.15
unresolved — berbagi tempat dengan cabang p.15
unresolved — OUTLET p.15
unresolved — Jawa dan Bali p.15
unresolved person 63,5% (termasuk Jabodetabek) p.15
unresolved org 15,1% Indonesia Timur p.15
unresolved org Swasta p.28
unresolved person Sunata KINERJA TATA KELOLA p.34
unresolved — Tjiterosampurno · Komisaris p.34
unresolved person Saurabh p.34
unresolved org Bank Indonesia p.37 ×3
unresolved — Gokl · Direktur Keuangan p.41 ×4
unresolved org Dasar Hukum Pendirian · Nama Perusahaan p.44
unresolved person Kartini Muljadi · Notaris p.44 ×3
unresolved org Menteri Kehakiman p.44 ×2
unresolved org Kementerian p.44
unresolved org PT Rapi Utama Indonesia p.45
unresolved — Liabilit · Sekretaris Perusahaan p.45
unresolved person Aulia Taufani p.48
unresolved person Sutjipto p.48
unresolved org PT Manufacturers Hanover p.48 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.48
unresolved org Hanover Leasing Corporation p.48 ×2
unresolved org Menteri Keuangan RI RI p.48
unresolved org Manufacturers Hanover Bunas Finance Indonesia Tbk p.48
unresolved org Leasing Corporation p.48
unresolved org Indonesia. Indonesia Tbk p.48
unresolved org Menteri Hukum dan HAM RI No. C- p.48
unresolved org Menteri Anggaran p.48
unresolved org Essompark Ltd. p.48
unresolved person Shanti Indah Lestari p.48
unresolved org PT Bunas p.48 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan HAM RI p.48
unresolved person Inge Hendarmin · Notaris p.48
unresolved org Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU- p.48
unresolved org Menteri Kehakiman RI p.48
unresolved org Bunas Finance Indonesia Tbk. p.48 ×3
unresolved org Menteri Keuangan RI p.48
unresolved org Fitch Ratings Finance Indonesia Tbk p.50
unresolved org PT FIT p.60 ×11
unresolved person Sertifikasi Dasar · Komisaris p.65
unresolved org PT Indovest p.65
unresolved org Kementerian Keuangan Singapura p.65
unresolved org PT FIT Entitas Anak Rangkap p.65
unresolved org Bapepam-LK p.66 ×2
unresolved org PT Setiabudi Investment Management p.66
unresolved org Komatsu Ltd p.66
unresolved org Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia p.66
unresolved org PT Alamtri Power Indonesia p.66
unresolved org PT Adaro Power p.66
unresolved org PT Profesional Rangkap p.66
unresolved org Telekomunikasi Indonesia Tbk p.66
unresolved org PT Sarana Menara p.66
unresolved org Holdings Ltd. p.67
unresolved org CleanMax Enviro Energy Solutions Pvt. Ltd. p.67
unresolved org Solar Mosaic LLC p.67
unresolved org Mosaic Inc. p.67
unresolved org Canbriam Energy Inc. p.67
unresolved org Delonex Energy Ltd. p.67
unresolved org Velvet Energy Ltd. p.67
unresolved org Venari Resources LLC p.67
unresolved org Liberty Wireless Pte. Ltd. p.67
unresolved org M-Service GmbH p.67
unresolved org Warburg Pincus LLC p.67
unresolved org PT Gaudi Dwi Laras p.68
unresolved org Mutual International Finance Corporation p.68
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.69
unresolved org PT Kredit Biro Indonesia Jaya p.69
unresolved org PT Nana Mandiri Dwikarya Riwayat Kerja p.69
unresolved org Kantor Hukum Gani Djemat & Partners p.69
unresolved org Perusahaan Napitupulu & Partners p.69
unresolved org PT Tjiwi Kimia Pulp p.71
unresolved org Hans Tuanakotta Mustofa p.72
unresolved org PT FIT Rangkap p.72
unresolved person K.H. Ma’ruf Amin p.77
unresolved org PT Sinar Mitra Sepadan p.77
unresolved org Yayasan Pendidikan Fatahillah p.78
unresolved org Paul Hadiwinata p.80
unresolved org Palilingan & Rekan p.80
unresolved org PT Kiat Ananda Cold Storage p.80
unresolved org PT Ananda Solusindo p.80
unresolved org PT Manggala Kiat Ananda p.80
unresolved org PT Mitra Ananda Megadistrindo p.80
unresolved org PT Gayatri Kapital Indonesia p.81
unresolved org PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia p.81
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.81
unresolved org Sertifikasi Manajemen Risiko p.83 ×2
unresolved org PT Bank Commonwealth p.83
unresolved org PT Mudita Finansial Teknologi p.83
unresolved org PT Commonwealth Life p.83
unresolved org PT Kiran Resources Indonesia p.83
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.83
unresolved org PT Bank Barclays Indonesia p.83
unresolved org PT BII Finance Centre p.83
unresolved org Penyehatan Perbankan Nasional p.83
unresolved org PT Tanjung Johor Wood Industry p.83
unresolved org PT FWD Insurance Indonesia p.83
unresolved org PT Nusantara Finance Cakrawala p.83
unresolved org PT DKatalis Digital Lab p.86
unresolved org PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional p.86
unresolved org Bank Universal Tbk p.86 ×2
unresolved person Akta Notaris Herna Gunawan p.92 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi p.92
unresolved — DKI Jakarta Menjabat · Komisaris p.93
unresolved — Banten Diangkat · Komisaris p.93
unresolved — DKI Jakarta Diangkat · Presiden Direktur p.93
unresolved person Akta Notaris Veronika Farida Riswanti p.93 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI p.93 ×3
unresolved person Akta Notaris Geraldine H.S.S.U. Sianturi p.94 ×2
unresolved org PT FIT. Piutang Pembiayaan Bersama Jumlah Piutang Pembiayaan p.124
unresolved org Syariah · Komisaris p.153
unresolved person Johanes Sutrisno · Komisaris Independen p.161 ×10
unresolved person Asrori S. Karni · Ketua p.161 ×6
unresolved person Helda Rahmi Sina · Anggota p.161 ×6
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.162
unresolved — Pengangkatan Francis Lay Sioe Ho · Presiden Komisaris p.167 ×42
unresolved — Pengangkatan Kusmayanto Kadiman · Komisaris p.167 ×28
unresolved — Pengangkatan Sutadi · Presiden Direktur p.169
unresolved — Pengangkatan Tan Rudy Eddywidjaja · Direktur p.169 ×18
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.175
unresolved person Jono Effendy · Anggota p.176
unresolved org Departemen Corporate p.179 ×2
unresolved — Jawa Barat Beliau · Sekretaris Perusahaan p.179
unresolved org Departemen Audit Internal p.181 ×8
unresolved org Departemen Audit Internal. TUGAS p.181

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result