Skip to content
Back to announcement

20240111_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_31568157_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Nomor         : SE.01.01/A.CORSEC.00032/2024                          11 Januari 2024
Lampiran      : 1 Halaman

Kepada Yth.

Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2 – 4 Jakarta

               Perihal :   Penyampaian Bukti Iklan Pemberitahuan Kelalaian Sukuk
                           Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I
                           Tahun 2020

Dengan Hormat,

Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan
Pemberitahuan Kelalaian Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I
Tahun 2020 dalam memenuhi kewajiban pembayaran kembali Dana Sukuk Mudharabah
Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 Seri A yang jatuh tempo
tanggal 18 Desember 2023. Sehubungan dengan hal tersebut Perseroan menyampaikan
Pemberitahuan kelalaian atas Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I
Tahun 2020 yang telah dipublikasikan melalui Surat Kabar Harian Kontan dan website
Perseroan pada hari Kamis, 11 Januari 2024 sebagaimana terlampir.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.


                                                    Corporate Secretariat




                                                      Mahendra Vijaya
                                                     Corporate Secretary
Page 2
                                    Sangat sulit mencapai porsi kepemilikan asing
                                    seperti sebelum Covid-19 yang mencapai 39%.
                                                                                                                                                                                  PORTOFOLIO                                                                                                                                    5
                                    Alvaro, Analis Fixed Income
                                                                                                                                                                                             ■SAHAM ■OBLIGASI ■VALUTA
                                    Sucorinvest Asset Management
                                                                                                                                                                                                                                                                           Kontan Kamis, 11 Januari 2024


   Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)                                                                           Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY)                                                                           Jasa Marga Tbk (JSMR)
                                                12.157     Muncul three white soldiers pattern                                                           4.387     CMRY bergerak flat masih disertai                                                                        5.071   Indikator stochastic untuk Jasa
                                                           dengan MACD bergerak naik. RSI                                                                          volume pembelian. Penguatan masih                                                                                Marga Tbk (JSMR) masih naik di level
                                                           menguat dan kenaikan volume                                                                             berada di atas MA20. Indikator MACD                                                                              50. Sementara MACD mengindikasikan
                                                11.100                                                                                                   3.913                                                                                                              4.260
                                                           perdagangan. Namun stochastic                                                                           bergerak sideways di area positif.                                                                               pergerakan berbalik arah ke atas.
                                                           overbought dan ditutup di atas upper                                                                    Namun stochastic berpeluang menguat                                                                              Candle berada di dekat garis tengah
                                                10.043     BB.                                                                                           3.557     untuk menguji ke area overbought.                                                                        3.651   bolinger band.
                                                 142,3                                                                                                   70,02                                                                                                              149,3
                                                     0                                                                                                       0                                                                                                                  0
                                                -142,3     Rekomendasi      : Trading buy                                                               -70,02     Rekomendasi        : Speculative Buy                                                                    -149,3   Rekomendasi       : Buy on Weakness
                                                  70%                                                                                                     70%                                                                                                                70%
                                                  30%
                                                           Support          : Rp 10.675                                                                   30%
                                                                                                                                                                   Support            : Rp 3.950                                                                                    Support           : Rp 4.700
                                                                                                                                                                                                                                                                             30%
                                                  80%      Resistance        : Rp 11.800                                                                  80%      Resistance          : Rp 4.130                                                                            80%
                                                                                                                                                                                                                                                                                    Resistance         : Rp 5.000
                                                  20%                                                                                                     20%                                                                                                                20%
    3                11         30          8              Achmad Yaki                                         3            11         30          8               Herditya Wicaksana                                           3            11           30          8             Kiswoyo Adi Joe
    IJul '23         ISep '23    INov '23   IJan '24       BCA Sekuritas                                       IJul '23     ISep '23    INov '23   IJan '24        MNC Sekuritas                                                IJul '23     ISep '23      INov '23   IJan '24      Reswara Gian Investa

KETERANGAN: Target harga merupakan target harga tertinggi suatu saham berdasarkan perhitungan para analis.


  Rekomendasi                                                                                                                                                                                                                                             Anggota Indeks KOMPAS 100


Sumber Bisnis Baru di Fiber Optik
Menghitung prospek bisnis dan saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) di tengah persaingan kian sengit
Akmalal Hamdhi                                         8,54% yoy menjadi Rp 1,1 trili-       nikasi perlu melakukan eks-                 terbesar ketiga di Indonesia
                                                       un per September 2023.                pansi jaringan 5G yang dapat                dengan rasio sewa tertinggi
                                                          Head of Equity Research            membawa katalis positif un-                 yakni sebesar 1,87x di antara
JAKARTA. Performa PT To-                               Kiwoom Sekuritas Indonesia            tuk perusahaan menara tele-                 rekan-rekannya. Kontribusi
wer Bersama Infrastructure                             Sukarno Alatas mengatakan,            komunikasi seperti TBIG.                    signifikan TBIG berasal dari
Tbk (TOWR) kembali pulih di                            penurunan kinerja TBIG kare-             Analis BRI Danareksa Seku-               Telkomsel.
kuartal ketiga 2023. Kinerja                           na membengkaknya biaya                ritas Niko Margaronis melihat,                Dengan kondisi tersebut,
emiten yang dikendalikan Sa-                           operasional selama sembilan           pendapatan dari segmen fiber                maka memungkinkan TBIG
ratoga (SRTG) ini diharapkan                           bulan pertama di 2023.                to the tower (FTTT) mening-                 mencatat margin EBITDA
semakin membaik di 2024,                                  Namun, Sukarno mengama-            kat 20,6% secara kuartalan                  terkuat dibandingkan rekan-
sejalan dengan digitalisasi di                         ti sudah mulai ada perbaikan                                                      nya seperti Sarana Menara
Indonesia.                                             yang dialami TBIG. "Prospek                                                       Nusantara Tbk (TOWR) dan
  Selama periode Januari                               kinerja emiten menara teleko-               TBIG memiliki                         Dayamitra Telekomunikasi
hingga September 2023, TBIG                            munikasi seperti TBIG di ta-                                                      Tbk (MTEL).
mencetak pendapatan senilai                            hun 2024 masih akan positif,               posisi yang baik
Rp 4,95 triliun. Pendapatan                            seiring dengan ekspansi ja-                     untuk                             Persaingan ketat
TBIG hanya naik tipis 0,63%                            ringan 5G di Indonesia," jelas             pertumbuhan di
secara tahunan alias year on                           Sukarno, Rabu (10/1).                                                               Menurut Niko, TBIG mem-
year (yoy) dibandingkan pe-                               Pemerintah Indonesia me-
                                                                                                    luar Jawa.                           punyai kemampuan memba-
riode yang sama tahun lalu                             nargetkan untuk menjangkau                                                        ngun aliran pendapatan baru
sebesar Rp 4,92 triliun.                               90% dari populasi Indonesia                                                       dari fiber optik, sehingga men-
  Namun laba bersih yang di-                           dengan jaringan 5G pada               dan melesat 338,3% secara ta-               jaga perolehan arus kas.
atribusikan kepada pemilik                             2024. Untuk mencapai target           hunan, serta berkontribusi 6%               "TBIG juga berada pada posisi
entitas induk TBIG turun                               tersebut, operator telekomu-          terhadap total pendapatan di                yang baik untuk pertumbuhan
                                                                                             kuartal III 2023.                           masa depan di wilayah luar
                                                                                               Niko menyoroti, TBIG me-                  Jawa," tutur Niko.
               Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)                                       rupakan perusahaan menara                     TBIG juga diharapkan men-
               (dalam miliar rupiah, kecuali laba bersih per saham)                                                                                                                                                                                                                                                 KONTAN/Baihaki

                                            Per 30/09/2022           Per 30/09/2023                                                                                                       Selama periode Januari-September 2023, TBIG mencetak pendapatan senilai Rp 4,95 triliun.
  Total Aset                                       43.404,06             43.760,09                    Pergerakan Harga Saham
  Total Kewajiban                                  30.223,26             32.474,82
  Total Ekuitas                                    12.641,34             10.647,93
                                                                                               Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG)
                                                                                                                                                                                          jadi penerima manfaat terbe-                     pada kuartal ketiga 2023 dari-                 buy TBIG dengan target harga
                                                                                                                                                                                          sar dari penurunan suku bu-                      pada 1,88 kali pada kuartal                    Rp 2.500 per saham. Sukarno
  Pendapatan                                           4.921,97            4.952,83               2.055                                                                       2.200       nga acuan. Dengan potensi                        sebelumnya.                                    menyarankan hold atau tra-
  Laba Kotor                                           3.510,22            3.582,53               11 Des '23                                                                              perubahan suku bunga jadi                          Namun, tarif sewa menara                     ding buy dengan target harga
  Laba Usaha                                           3.166,84            3.205,42                                                                                                       lebih rendah, posisi perusaha-                   tetap stabil di Rp 13,5 juta per               Rp 2.200 – Rp 2.300 per sa-
  Laba Bersih                                          1.222,85            1.188,39                                                                                           2.100       an menara bakal lebih baik                       bulan, dan TBIG mengelola                      ham. Sukarno mewaspadai ri-
  Laba Bersih per Saham                                   55,02               49,54                                                                                                       seiring dengan berlanjutnya                      22.175 lokasi menara dengan                    siko perlambatan ekonomi
                                                                                                                                                                 2.130                    ekspansi perusahaan teleko-                      41.455 penyewa pada akhir                      global dapat berdampak pada
  Margin Laba Kotor (%)                                  73,26               73,43                                                                             10 Jan '24     2.000       munikasi dengan biaya yang                       September 2023.                                penurunan permintaan layan-
  Margin Laba Usaha (%)                                  66,76               65,92                                                                                                        lebih murah.                                       Christopher menilai, pros-                   an telekomunikasi. Terlebih
  Margin Laba Bersih (%)                                 25,86               23,39                                                                                                          Analis Mirae Asset Sekuri-                     pek emiten menara ini tetap                    lagi, persaingan yang semakin
  ROA (%)                                                 3,90                3,5                                                                                                         tas, Christopher Rusli dan                       positif karena hubungan yang                   ketat.
                                                                                                                                                                              1.900       Jonghoon Won mengamati                           erat dengan operator teleko-                      Christopher mempertahan-
  ROE (%)                                                13,38               14,4              Desember 2023                                                  Januari 2024
                                                                               Sumber: RTI
                                                                                                                          Sumber: Bloomberg                                               pertumbuhan penyewa baru                         munikasi besar. Basis pelang-                  kan rekomendasi hold dengan
                                                                                                                                                                                          terpantau melambat, dengan                       gan utama TBIG terdiri dari                    target harga Rp 2.270 per sa-
                                                                                                                                                                                          penambahan 137 penyewa                           perusahaan-perusahaan tele-                    ham. Ada risiko tingkat sewa
                                                                                                                                                                                          pada kuartal ketiga 2023. Se-                    komunikasi terkemuka di In-                    yang rendah, pertumbuhan
                                                       ■ OBLIGASI                                                                                                                         hingga ini menyebabkan sedi-                     donesia, terutama Telkomsel,                   serat optik yang lebih lambat,
 Prediksi Rupiah                                                                                                                                                                          kit penurunan pada rasio pe-                     IOH, dan XL Axiata.                            serta EPS yang rendah karena

                                                       Bunga Turun, Asing Bakal                                                                                                           nyewaan menjadi 1,87 kali                          Niko merekomendasikan                        tingginya biaya utang.      ■


     Bisa
   Berlanjut                                           Masuk Lagi ke SBN Domestik                                                                                                                                Harga Komoditas
                                                                                                                                                                                                                     (9/1/2024-10/1/2024)
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Sumber: Logam Mulia, Bloomberg
                                                                                                                                                                                                                                                                                          Keterangan: *Harga periode 8/1/2024–9/1/2024



   Melemah                                             JAKARTA. Pasar obligasi do-
                                                       mestik masih cukup diminati
                                                       investor asing. Ini terlihat dari
                                                                                                                                                                                              Minyak Mentah                                             CPO (ICDX)*                          Emas Berjangka
  JAKARTA. Nilai tukar ru-                             kepemilikan asing di pasar                                                                                                              72,24               71,77                       11.880                 11.875                   2.033,5                   2.033
  piah terhadap dolar Ame-                             Surat Berharga Negara (SBN)
  rika Serikat (AS) kembali                            domestik meningkat 10,48%
  melemah pada perda-
  gangan Rabu (10/1). Me-
                                                       secara tahunan atau year on
                                                       year (yoy) menjadi Rp 842,05
                                                                                                                                                                                                   -0,65%                                               -0,04%                                         -0,02%
  ngutip Bloomberg, rupiah                             triliun pada 2023, dari Rp                                                                                                                Pengiriman Februari 2024                          Pengiriman Maret 2024                            Pengiriman Februari 2024
  di pasar spot melemah                                762,19 triliun pada 2022.                                                                                                              Minyak WTI di Bursa NYMEX-AS                  Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia               Divisi Comex Bursa NYMEX-AS
  0,32% per hari ke level                                 Net buy asing di SBN dipicu                                                                                                              (Dollar AS per barel)                        (ICDX) (Rupiah per Kilogram)                         (Dollar AS per ons troi)
  Rp 15.570 per dolar AS.                              indikasi pelonggaran kebijak-
  Kurs Jisdor Bank Indone-                             an moneter The Fed serta be-
  sia (BI) juga turun 0,32%                            berapa bank sentral lain.                                                                                                                 CPO (MDEX)                                             Batubara*                             Emas Batangan
  ke level Rp 15.568.                                     Namun, porsi kepemilikan
     Kepala Ekonom Bank                                asing di SBN tidak berubah                                                                                                             803,96              809,78                       129,75                 134,2                 1.121.000                1.121.000
  Permata Josua Pardede                                signifikan. Pada pengujung                                                                                   KONTAN/Muradi
  mengamati, tekanan yang
  terjadi pada rupiah akibat
                                                       2023, kepemilikan asing di
                                                       SBN sebesar 14,93% , naik ti-         Penurunan suku bunga acuan berpotensi melemahkan mata
                                                                                             uang dolar AS serta menurunkan yield US Treasury.
                                                                                                                                                                                                    0,72%                                                3,43%                                               0%
  sentimen terkait ketidak-                            pis dari 14,36% di akhir 2022.
  pastian perekonomian                                    Analis Fixed Income Sucor-                                                                                                              Pengiriman Maret 2024                             Pengiriman Februari 2024                   Divisi Logam Mulia-PT Antam Tbk
                                                                                                                                                                                              Bursa Derivatif Malaysia (MDEX)                    Batubara Newcastle di Bursa ICE                 Emas batangan seberat 1 gram
  Tiongkok. Mata uang be-                              invest Asset Management, Al-          ritas, Lionel Priyadi juga meli-            bunga, yield Surat Utang Ne-                                (Dollar AS per ton)                               (Dollar AS per ton)                              (Rupiah per gram)
  berapa negara berkem-                                varo memprediksi, investor            hat, porsi kepemilikan asing                gara (SUN) rupiah berpotensi
  bang Asia juga melemah                               asing tetap mencatat net buy          tahun 2024 berpotensi naik ke               turun ke 5,8%-5,9%. dan yield
  akibat potensi penurunan                             dan kepemilikan asing di SBN          15%-18%, dari 14,93% pada                   Obligasi USD Negara Indone-
  suku bunga lebih cepat.                              domestik berpotensi mening-           akhir 2023. "Pemicunya The                  sia (INDON) berpotensi turun
     Pengamat Mata Uang                                kat perlahan di tahun ini. Hal        Fed berpotensi memangkas                    ke 4%-4,5%. Selasa (9/1), yield
  Lukman Leong mencer-                                 ini seiring potensi penurunan         bunga 125 basis poin (bps)-                 obligasi pemerintah Indonesia
  mati pelemahan rupiah                                suku bunga acuan Federal              175 bps, lebih besar dari penu-             10 tahun di 6,72% dan INDON
  kemungkinan masih ber-                               Reserve dan bank sentral uta-         runan bunga Bank Indonesia                  tenor 10 tahun di 5,14%.
  lanjut di perdagangan Ka-                            ma dunia pada tahun ini.              75 bps-100 bps," tutur Lionel.
  mis (11/1). Sebab, inves-                               Pada akhirnya, penurunan              Seiring pemotongan suku                                                     Nur Qolbi
  tor tengah bersikap wait                             suku bunga acuan berpotensi
  and see menantikan data                              melemahkan mata uang dolar
  penting inflasi AS yang                              AS serta menurunkan yield
  akan rilis. "Rupiah diper-                           US Treasury. Dengan begitu,
  kirakan akan datar de-                               arus modal asing akan kemba-
  ngan kecenderungan me-                               li masuk ke negara berkem-
  lemah terbatas," imbuh                               bang, termasuk Indonesia.
  Lukman.                                                  "Meskipun begitu, sangat
     Josua juga memproyek-                             sulit untuk mencapai porsi
  si rupiah melemah terba-                             kepemilikan asing di masa
  tas akibat sentimen risk-                            sebelum pandemi Covid-19
  off masih berlanjut. Josua                           yang pernah mencapai 39%,"
  bilang, rupiah akan berge-                           kata Alvaro, Rabu (10/1).
  rak di antara Rp 15.500                                 Sejak pandemi, kepemilikan
  hingga Rp 15.625. Lukman                             asing di SBN domestik terus
  memproyeksi rupiah akan                              turun, hanya 14%-15%. Porsi
  bergerak dalam kisaran                               kepemilikan asing tetap ren-
  Rp 15.500-Rp 15.650 per                              dah pada 2023 seiring suku
  dolar AS.                                            bunga maupun yield obligasi
                                                       di negara maju relatif tinggi.
                     Akmalal Hamdhi                       Fixed Income & Macro
                                                       Strategist Mega Capital Seku-

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.41 MB
Published11 Jan 2024
Pages2
Characters30,568
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Mahendra Vijaya p.1
linked org Jasa Marga Tbk p.2
linked org BCA Sekuritas p.2
linked org Dayamitra Telekomunikasi p.2
linked org Mirae Asset p.2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.1 ×6
possible org Tower Bersama Infrastructure Tbk p.2 ×3
possible org Nusantara Tbk p.2
possible — XL Axiata. p.2
possible org PT Antam Tbk p.2
unresolved org Marga Tbk p.2
unresolved org Niko. Tower Bersama Infrastructure Tbk p.2
unresolved org Bank Indone- p.2
unresolved org Logam Mulia-PT Antam Tbk p.2
unresolved org Bank Indonesia p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result