Skip to content
Back to announcement

20240108_MSIE_Informasi Transaksi Afiliasi_31566153_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review MSIE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 61

Page 1
Licence No. 2.12.0110




                                      LAPORAN
                         No. 00176/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023
                                  PENDAPAT KEWAJARAN
                                 ATAS RENCANA TRANSAKSI

                        PT MULTISARANA INTAN EDUKA Tbk
Page 2
                                                   HEAD OFFICE                             BRANCH OFFICE                            BRANCH OFFICE
                                                   Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302   Komplek Villa Malina Indah               Rukan Shibuya Blok B No. 20
                                                   Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222        Jl. Deli Bunga No. 3                     Kel. Lemo, Kec. Teluk Naga
                                                   Jakarta 12240                           Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang   PIK 2 Tangerang - Banten
                                                   Ph. +62 21 7245677 / 6611883            Kota Medan                               Ph. +62 21 39720167
Licence No. 2.12.0110
                                                   Fax. +62 21 7253689 / 6622016           Ph. +62 61 8216806


  Ref. No. 00176/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023                                                     Jakarta, 20 Desember 2023

  Kepada Yth.
  Direksi
  PT Multisarana Intan Eduka Tbk
  Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114
  Penjaringan Sari, Kec. Rungkut
  Surabaya 60298


  Perihal      : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi

  Dengan hormat,

  PT Multisarana Intan Eduka Tbk (“Perseroan”) telah menunjuk KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”),
  sebagai Penilai Independen sesuai dengan Surat Penugasan No. 046R/XI/SVFO/23/KJPPID&R tertanggal
  17 November 2023, untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana akuisisi oleh Perseroan (untuk
  selanjutnya secara keseluruhan disebut “Rencana Transaksi”), dengan tanggal pisah batas (cut off date)
  pendapat kewajaran adalah per 31 Juli 2023.

  ID&R merupakan kantor jasa penilai publik yang terdaftar sebagai profesi penunjang di pasar modal
  berdasarkan Surat Izin Usaha dari Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27 November 2012.
  Rekan telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan oleh
  asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah dengan No. MAPPI: 03-S-01751 dan No. Izin: STTD.PB-13/PJ-
  1/PM.02/2023.

  Identitas Pemberi Tugas
  Nama                  : PT Multisarana Intan Eduka Tbk
  Bidang usaha          : Real estat, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan,
                          agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya
  Alamat                : Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan Sari, Kec. Rungkut, Surabaya 60298
  Telepon               : +62 31 870 9595
  Web site              : https://msie.co.id/

  Identitas Pengguna Laporan

  Pengguna laporan ini mencakup Perseroan, Instansi Pemerintah dan Masyarakat.

  Maksud dan Tujuan Penilaian
  Maksud penilaian adalah untuk menyusun pendapat kewajaran atas Rencana Transaksi Perseroan. Tujuan
  penilaian adalah untuk memenuhi persyaratan transaksi di pasar modal sesuai Peraturan OJK
  No. 42/POJK.04/2020.

  Para Pihak dalam Transaksi
  a)    PT Multisarana Intan Eduka Tbk (“Perseroan”)
  b)    PT Surya Kebenaran Nusantara (“SKN”)
  c)    Imanuel Herman Prawiromaruto
  d)    Suzanna Rosa Prawiromaruto
  e)    Swandriyani Hudianto



                                         Excellence in business and asset values appraisal
                                                 with work areas all over Indonesia
Page 3
Obyek Transaksi
Memberikan pendapat kewajaran atas rencana akuisisi oleh Perseroan (selanjutnya disebut “Rencana
Transaksi”).

Asumsi-asumsi dan Syarat Pembatas
a)   Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
     dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal Pendapat Kewajaran ini
     diterbitkan.
b)   Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi lainnya,
     seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang terlibat dalam
     Rencana Transaksi, akan dilaksanakannya sesuai dengan jangka waktu yang telah ditetapkan, serta
     keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
c)   Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini sampai dengan
     tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara
     material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini.

Pendekatan dan Metode Penilaian
1.   Analisis Transaksi
2.   Analisis Kualitatif
3.   Analisis Kuantitatif
4.   Analisis Kewajaran Transaksi

Analisis Kewajaran Transaksi
Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Rencana Transaksi:
1.   Analisis Nilai Transaksi
     Sebagaimana tercantum dalam PPJB Saham tanggal 13 November 2023 dan Addendum Pertama
     PPJB Saham tanggal 18 Desember 2023 antara Perseroan dengan Imanuel Herman Prawiromaruto,
     Suzanna Rosa Prawiromaruto dan Swandriyani Hudianto, nilai transaksi akuisisi 99,97% saham SKN
     oleh Perseroan adalah sebesar Rp 2.175.000.000.
     Berdasarkan Laporan Penilaian 99,97% Saham SKN No. 00175/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023
     tanggal 19 Desember 2023 yang menggunakan metode Penyesuaian Aset Bersih (Net Adjusted Book
     Value/NABV) dan Arus Kas Terdiskonto (Discounted Cash Flow/DCF), Indikasi Nilai Pasar 99,97%
     Ekuitas/Saham SKN per 31 Juli 2023 adalah sebesar Rp 2.191.207.889.
     Terlihat bahwa nilai transaksi pembelian 99,97% saham SKN lebih rendah sekitar 0,74% daripada nilai
     pasar saham yang dinilai, sehingga rencana pembelian saham tersebut akan menguntungkan dan
     memberikan dampak positif bagi Perseroan di masa yang akan datang serta sejalan dengan rencana
     dan keyakinan manajemen Perseroan atas Rencana Transaksi.
2.   Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi
     Analisis kewajaran atas keseluruhan Rencana Transaksi dengan membandingkan antara posisi
     proforma Laporan Posisi Keuangan Perseroan sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dan
     sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi. Berdasarkan analisa posisi proforma keseluruhan
     Rencana Transaksi, Rencana Transaksi menyebabkan peningkatan posisi keuangan Perseroan.
3.   Analisis Inkremental dan Profitabilitas
     Analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan untuk melihat
     kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik bagi Perseroan dengan
     membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi manfaat ekonomis) sebelum
     dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah dilaksanakannya Rencana Transaksi.
Page 4
       Berdasarkan analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi di atas terlihat
       bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan memiliki prospek dan tingkat profitabilitas
       yang baik.

Tanggal Penilaian

Tanggal penilaian (cut off date) penilaian adalah per 31 Juli 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

Kesimpulan
Berdasarkan pertimbangan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap Rencana Transaksi, analisis kewajaran
transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi
Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan adalah
wajar.




Hormat kami,
KJPP Ihot Dollar & Raymond




Raymond Yoranouw, MBT, MAPPI (Cert.)
Senior Partner
Ijin Penilai      : B-1.09.00113
MAPPI             : 03-S-01751
STTD OJK          : STTD.PB-13/PJ-1/PM.02/2023
Page 5
                                                                      DAFTAR ISI


DAFTAR ISI ........................................................................................................................................................... i
1.   Identitas Pemberi Tugas .......................................................................................................................... 1
2.   Pendahuluan............................................................................................................................................. 1
     2.1 Maksud dan Tujuan ......................................................................................................................... 1
     2.2 Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas ........................................................................................... 1
3.   Pendekatan dan Metode Penilaian ......................................................................................................... 2
4.   Analisis Transaksi.................................................................................................................................... 3
     4.1 Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi........................................................................................ 3
     4.2 Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi.......................................... 5
     4.3 Analisis Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi...................................................................... 9
     4.4 Analisis Pengaruh Rencana Transaksi terhadap Keuangan Perseroan ........................................ 10
     4.5 Analisis Likuiditas .......................................................................................................................... 10
5.   Pernyataan Penilai ................................................................................................................................. 10
6.   Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan) ................................................... 10
7.   Asumsi-Asumsi Pokok .......................................................................................................................... 12
8.   Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif......................................................................................................... 12
     8.1 Analisis Kualitatif ........................................................................................................................... 12
     8.2 Analisis Kuantitatif ......................................................................................................................... 25
9.   Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ...................................................................................................... 37
     9.1 Pendekatan dan Analisis Kewajaran ............................................................................................. 37
     9.2 Analisis Kewajaran Transaksi........................................................................................................ 38
10. Kesimpulan ............................................................................................................................................. 42
11. Distribusi Pendapat Kewajaran Ini ....................................................................................................... 43
LAMPIRAN




                                                                                                                                                   Halaman i
Page 6
1.    Identitas Pemberi Tugas
      Berikut adalah keterangan singkat mengenai pemberi tugas:
          Nama               : PT Multisarana Intan Eduka Tbk
          Bidang usaha       : Real estat, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak
                                opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha
                                lainnya
          Alamat             : Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan Sari,
                                Kec. Rungkut, Surabaya 60298
          Telepon            : +62 31 870 9595
          Web site           : https://msie.co.id/

2.    Pendahuluan
2.1   Maksud dan Tujuan

      Laporan ini bertujuan untuk memberikan pendapat kewajaran atas rencana akuisisi oleh
      Perseroan.

      Terkait dengan Rencana Transaksi tersebut di atas, maka Perseroan wajib mengikuti
      ketentuan yang diatur dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 (“POJK 42/2020”)
      tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan”) yang diundangkan oleh
      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia tanggal 2 Juli 2020.

      Disebutkan dalam POJK 42/2020 tersebut, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan
      transaksi afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
      terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi
      dari anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali,
      termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau
      perusahaan terkendali untuk kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
      anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali.

      Rencana Transaksi tersebut bertujuan untuk pengembangan aset dan portofolio Perseroan
      dan meningkatkan kinerja Perseroan di masa mendatang yang pada akhirnya akan
      memberikan manfaat bagi seluruh pemegang saham termasuk pemegang saham publik,
      dengan demikian sesuai analisis pihak Perseroan, dinyatakan bahwa Rencana Transaksi
      ini tidak mengandung benturan kepentingan.

      Tujuan dari pemberian pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini apakah
      Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi yang wajar dan tidak merugikan bagi
      Perseroan maupun pemegang saham Perseroan, sebagaimana diatur dalam POJK
      42/2020. Selanjutnya dalam analisa terhadap Rencana Transaksi tersebut, kami
      mempertimbangkan sisi kualitatif maupun kuantitatif serta dampak bagi Perseroan dan
      Pemegang Saham, termasuk risiko keuangan.

2.2   Asumsi-Asumsi dan Kondisi Pembatas

      1.   Menghasilkan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion.


                                                                                        Halaman 1
Page 7
     2.   Kami telah melakukan penelaahan atas data dan informasi yang digunakan dalam
          proses penilaian yang disiapkan oleh manajemen Perseroan.
     3.   Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
          keakuratannya.
     4.   Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
          kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
          pencapaiannya (fiduciary duty).
     5.   Kami bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
          keuangan yang telah disesuaikan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
     6.   Kami menghasilkan laporan pendapat kewajaran yang terbuka untuk publik, kecuali
          terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional
          perusahaan.
     7.   Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan kesimpulan dari
          penilaian yang dilakukan.
     8.   Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari Perseroan.

3.   Pendekatan dan Metode Penilaian

     Dalam menganalisis kewajaran keseluruhan Rencana Transaksi, kami melakukan
     pendekatan dan prosedur sebagai berikut:
         Analisis Nilai Transaksi
          Analisis transaksi meliputi identifikasi dan hubungan para pihak yang terlibat
          transaksi, analisis perjanjian dan persyaratan yang disepakati dalam transaksi,
          analisis manfaat dan risiko dari rencana transaksi, analisis pengaruh rencana
          transaksi terhadap keuangan Perseroan dan analisis likuiditas.
         Analisis Kualitatif
          Analisis atas kualitatif meliputi riwayat singkat dan kegiatan usaha, analisis industri
          dan bisnis, analisis operasional dan prospek usaha, alasan dan latar belakang
          rencana transaksi, analisis keuntungan dan kerugian kualitatif atas rencana transaksi,
          analisis dampak leverage pada keuangan serta analisis dampak likuiditas pada
          keuangan.
         Analisis Kuantitatif
          Analisis kuantitatif meliputi penilaian kinerja historis, penilaian atas proyeksi
          keuangan, analisis rasio keuangan, analisis laporan keuangan sebelum rencana
          transaksi dan proforma laporan keuangan setelah rencana transaksi dilakukan,
          kontribusi nilai tambah bagi perusahaan, perkiraan biaya atau pendapatan yang
          relevan, informasi non keuangan yang relevan serta prosedur pengambilan keputusan
          atas rencana transaksi.
         Analisis Kewajaran Transaksi
          Analisis kewajaran transaksi meliputi analisis nilai transaksi, analisis posisi proforma
          keseluruhan rencana transaksi serta analisis inkremental dan profitabilitas.



                                                                                        Halaman 2
Page 8
4.    Analisis Transaksi

4.1   Identifikasi Para Pihak Terlibat Transaksi

      Adapun para pihak yang terlibat Transaksi antara lain:

       PT Multisarana Intan Eduka Tbk (“Perseroan”), suatu perseroan terbatas yang
        didirikan berdasarkan Akta No. 136 tanggal 30 Juli 2011 yang dibuat dihadapan
        Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., Notaris di Surabaya. Akta pendirian tersebut
        telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-44479.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal
        9 September 2011 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia
        No. 90 Tambahan No. 65451 tanggal 9 November 2012. Anggaran dasar Perseroan
        telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta No. 24 tanggal
        28 Februari 2023 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta,
        mengenai perubahan anggaran dasar Perseroan. Akta perubahan tersebut telah
        memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0013172.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal
        1 Maret 2023. Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Perseroan
        adalah berusaha dalam bidang real estat, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha
        tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya.
        Perseroan berdomisili di Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan Sari, Kec.
        Rungkut, Surabaya 60298.

       PT Surya Kebenaran Nusantara (“SKN”), merupakan perseroan terbatas yang
        didirikan berdasarkan Akta No. 05 tanggal 24 Januari 2022 yang dibuat dihadapan
        Ronald Juanda Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah
        memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0006978.AH.01.01.TAHUN 2022 tanggal
        27 Januari 2022. Anggaran dasar SKN telah mengalami beberapa kali perubahan,
        terakhir dengan Akta No. 13 tanggal 21 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ronald
        Juanda Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, mengenai perubahan pasal 3 serta
        peningkatan modal dasar serta modal ditempatkan dan disetor. Akta perubahan ini
        telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
        Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0043650.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal
        27Juni 2022. Sesuai pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan SKN adalah
        berusaha dalam bidang real estat; aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa
        hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya. SKN
        berdomisili di Jl. Sunset Road No. 28, Desa/Kelurahan Seminyak, Kec. Kuta, Kab.
        Badung, Bali 80361.

       Imanuel Herman Prawiromaruto, selaku pemilik 2.000 saham SKN.

       Suzanna Rosa Prawiromaruto, selaku pemilik 1.000 saham SKN.

       Swandriyani Hudianto, selaku pemilik 500 saham SKN.




                                                                                 Halaman 3
Page 9
Hubungan pihak-pihak yang melakukan Transaksi:

Sebelum Transaksi

     Imanuel Herman            Suzanna Rosa             Swandriyani                Ian Griffin     Masyarakat
      Prawiromaruto            Prawiromaruto             Hudianto                Prawiromaruto


             30,137%                  30,137%                   15,068%                 0,086%           24,572%



                                                        Perseroan
            57,14%               28,57%                                    14,29%


                                                              SKN




Sesudah Transaksi

      Imanuel Herman           Suzanna Rosa                 Swandriyani            Ian Griffin     Masyarakat
       Prawiromaruto           Prawiromaruto                 Hudianto            Prawiromaruto


              30,137%                  30,137%                   15,068%                 0,086%          24,572%



                                                            Perseroan


                                                  Akusisi                   0,03%
                                               99,97% SKN



                                                               SKN


Dari Segi Kepemilikan Saham
              Pemegang Saham                           Perseroan           SKN
Imanuel Herman Prawiromaruto                                 30,137%         57,14%
Suzanna Rosa Prawiromaruto                                   30,137%         28,57%
Swandriyani Hudianto                                         15,068%         14,29%
Ian Griffin Prawiromaruto                                     0,086%              -
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                       24,572%              -
                       Total                                100,000%        100,00%

Dari Segi Kepengurusan

             Nama                          Perseroan                      SKN
Suzanna Rosa Prawiromaruto             Komisaris Utama                  Komisaris
Agustina Felisia Willeam             Komisaris Independen                    -
Imanuel Herman Prawiromaruto            Direktur Utama               Direktur Utama
Ian Griffin Prawiromaruto                   Direktur                     Direktur
Swandriyani Hudianto                            -                   Komisaris Utama

                                                                                                  Halaman 4
Page 10
      Imanuel Herman Prawiromaruto merupakan pemegang saham serta menjabat sebagai
      Direktur Utama di Perseroan dan SKN. Suzanna Rosa Prawiromaruto merupakan
      pemegang saham serta menjabat sebagai Komisaris Utama di Perseroan dan Komisaris di
      SKN. Swandriyani Hudianto merupakan pemegang saham di Perseroan dan SKN serta
      menjabat sebagai Komisaris Utama di SKN. Ian Griffin Prawiromaruto menjabat sebagai
      Direktur di Perseroan dan SKN.

4.2   Analisis Perjanjian dan Persyaratan yang Disepakati Dalam Transaksi

      Obyek Transaksi

      Dalam hal ini obyek Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

      Akuisisi 99,97% saham PT Surya Kebenaran Nusantara (“SKN”) sebanyak 3.499 saham
      dengan nilai transaksi sebesar Rp 2.175.000.000,- sesuai dengan Perjanjian Pengikatan
      Jual Beli Saham (“PPJB Saham”) tanggal 13 November 2023 dan Addendum Pertama
      PPJB Saham tanggal 18 Desember 2023 antara Perseroan dengan Imanuel Herman
      Prawiromaruto, Suzanna Rosa Prawiromaruto dan Swandriyani Hudianto.

      Berikut adalah ringkasan penyelesaian transaksi dan persyaratan sesuai dengan PPJB
      Saham antara Imanuel Herman Prawiromaruto, Suzanna Rosa Prawiromaruto dan
      Swandriyani Hudianto (“Penjual”) dengan Perseroan (“Pembeli”):
       Penjual secara bersama-sama adalah pemegang saham dari SKN dan Penjual
        dengan ini berkeinginan untuk menjual kepada Pembeli sebanyak 3.499 saham SKN
        atau setara dengan 99,97% dari modal ditempatkan dan disetor SKN (“Saham Yang
        Dijual”), dimana Saham Yang Dijual tersebut terdiri dari:
                   Pemegang Saham               Jumlah Saham          Persentase (%)
              Imanuel Herman Prawiromaruto          2.000                 57,14
               Suzanna Rosa Prawiromaruto           1.000                 28,57
                  Swandriyani Hudianto               499                  14,26
                          Total                     3.499                 99,97
       Tunduk pada syarat-syarat dan kondisi-kondisi dalam PPJB Saham, Penjual sepakat
        untuk menjual kepada Pembeli, dan Pembeli sepakat untuk membeli dari Penjual,
        Saham Yang Dijual bebas dari pembebanan dan beserta dengan seluruh manfaat dan
        hak yang melekat atau timbul dalamnya;
       Saham Yang Dijual dialihkan bersama seluruh hak yang melekat padanya saat ini
        atau yang akan datang, termasuk hak atas dividen, atau distribusi lainnya;
       Para pihak dengan ini menyatakan bahwa harga atas Saham Yang Dijual yaitu
        sebesar Rp 2.175.000.000 (“Harga Pembelian”) dilakukan oleh Pembeli kepada
        Penjual melalui pemindahbukuan ke dalam rekening PT Bank Central Asia Tbk
        (“BCA”) Penjual;
       Pembayaran atas Harga Pembelian yang dilakukan oleh Pembeli pada tanggal
        penyelesaian, dimana secara bersamaan para pihak akan menandatangani Akta Jual
        Beli (“AJB”) Saham;



                                                                                       Halaman 5
Page 11
 Kondisi Pendahuluan Penjual
    • Tidak ada pelanggaran terhadap pernyataan dan jaminan dari Penjual;
    • Bukti bahwa SKN telah membuat suatu pengumuman (i) kepada karyawan SKN
      dan (ii) paling sedikit 1 surat kabar harian berbahasa Indonesia yang beredar
      secara nasional tentang ringkasan rancangan pengambilalihan SKN;
    • Pelaksanaan risalah rapat umum pemegang saham atau keputusan sirkuler oleh
      Penjual, dengan format yang disetujui oleh Pembeli, yang menyetujui hal-hal
      sebagai berikut ("Persetujuan RUPS"):
       i.    Penjualan Saham Yang Dijual kepada Pembeli dan perubahan susunan
             pemegang saham SKN sesuai dengan PPJB Saham;
       ii.   Penyesuaian Anggaran Dasar SKN untuk. memfasilitasi perubahan
             pemegang saham sebagaimana dimaksud dalam PPJB Saham; dan
      iii.   Setiap perubahan-perubahan lain atas Anggaran Dasar SKN yang dianggap
             patut oleh Pembeli.
    • Mendapatkan persetujuan tertulis dari pasangan masing-masing Penjual
      sehubungan dengan penjualan Saharn Yang Dijual atau bukti tidak diperlukannya
      persetujuan tertulis dari pasangan tersebut dengan dibuktikan dengan perjanjian
      pra-nikah;
    • Mendapatkan persetujuan tertulis dari BCA, sehubungan dengan pembatasan
      perubahan susunan pemegang saham SKN berdasarkan perjanjian kredit yang
      dimiliki oleh SKN sebagaimana dimaksud dalam (i) Perjanjian Kredit
      No. 2965/PK/KW3/2022 tanggal 17 Juni 2022 sebagaimana terakhir kali diubah
      dengan Perubahan Perjanjian Kredit No. 6863/PPK/KW3/2022 tanggal
      30 November 2022; dan (ii) Perjanjian Kredit No. 1595/PK/KW3/2023 tanggal
      3 April 2023 sebagaimana terakhir kali diubah dengan Perubahan Perjanjian Kredit
      No. 3515/PPK/KW3/2023 tanggal 27 Juni 2023;
 Kondisi Pendahuluan Pembeli
    • Semua persetujuan dan izin yang diperlukan Pembeli berdasarkan hukum yang
      berlaku untuk penyelesaian transaksi yang dimaksud dalam PPJB Saham dan
      persetujuan korporasi apa pun, harus telah diperoleh dan akan terus ada hingga
      penyelesaian;
    • Semua pengumuman dan/atau pelaporan yang diwajibkan untuk dilakukan oleh
      Pembeli berdasarkan hukum yang berlaku untuk penyelesaian transaksi yang
      dimaksud dalam PPJB Saham.
 Para pihak harus memberikan seluruh informasi sebagaimana diminta oleh pihak
  lainnya sehubungan dengan pemenuhan Kondisi Pendahuluan. Para pihak wajib
  memberikan seluruh informasi secara tertulis kepada pihak lainnya sehubungan
  dengan adanya hal-hal yang akan dan/atau mungkin mencegah pemenuhan salah
  satu dan/atau seluruh Kondisi Pendahuluan dalam periode Kondisi Pendahuluan
  segera setelah mengetahui hal tersebut;




                                                                            Halaman 6
Page 12
 Penjual akan menggunakan usaha terbaiknya untuk melakukan pemenuhan Kondisi
  Pendahuluan sesegera mungkin setelah tanggal PPJB Saham, dan dalam hal
  apapun, pada atau sebelum periode Kondisi Pendahuluan;
 Perjanjian ini akan dapat dibatalkan oleh Pembeli jika salah satu dan/atau seluruh
  Kondisi Pendahuluan tidak dipenuhi oleh Penjual;
 Pembeli, atas pertimbangannya dan keleluasaan mutlaknya, berhak untuk
  mengesampingkan pemenuhan sebagian atau seluruh Kondisi Pendahuluan sejauh
  diizinkan oleh hukum yang berlaku;
 Dengan tunduk pada pemenuhan seluruh (atau pengesampingan oleh Pembeli) atas
  Kondisi Pendahuluan, penyelesaian akan terjadi pada kantor SKN atau pada tempat
  lain sebagaimana disepakati oleh para pihak pada tanggal penyelesaian;
 Pada tanggal penyelesaian:
    • Penjual wajib:
       (i) Menyerahkan     kepada   Pembeli   pemberitahuan     tertulis yang
           mengkonfirmasikan pemenuhan Kondisi Pendahuluan beserta salinan
           dokumen pemenuhan masing-masing Kondisi Pendahuluan;
       (ii) Menyerahkan salinan dari akta notaris atas Persetujuan RUPS.
    • Pembeli wajib:
       (i) Melakukan pembayaran secara penuh atas Harga Pembelian kepada Penjual
           sesuai dengan ketentuan di PPJB Saham;
       (ii) Menyerahkan bukti transfer Harga Pembelian yang telah dilakukan kepada
            SKN.
    • Penjual dan Pembeli akan menandatangani AJB Saham, dimana untuk
      menghindari keraguan, para pihak dengan ini sepakat bahwa Pembeli memiliki
      secara sah Saham Yang Dijual dari segala pembebanan pada tanggal efektif;
 Penjual dengan ini menyatakan dan menjamin Pembeli bahwa:
    • Telah mendapatkan seluruh persetujuan yang disyaratkan atau diperlukan untuk
      penandatanganan dan pelaksanaan PPJB Saham;
    • Penandatanganan dan pelaksanaan PPJB Saham oleh Penjual tidak dan tidak
      akan melanggar ketentuan hukum yang berlaku, regulasi, perintah atau putusan
      pengadilan atau perjanjian apapun atau kewajiban manapun yang mana Penjual
      terikat atasnya;
    • Tidak terdapat pembebanan atas atau memiliki efek terhadap Saham Yang Dijual;
    • SKN telah memperoleh semua perizinan, persetujuan dan otorisasi dan
      persetujuan lainnya yang diperlukan untuk menjalankan usahanya, sesuai dengan
      hukum yang berlaku;
    • Setiap izin berlaku secara penuh dan telah dipatuhi dalam segala hal (termasuk
      kewajiban pelaporan kepada Otoritas Pemerintah apapun selalu dilaksanakan) dan
      tidak ada Otoritas Pemerintah (termasuk pemerintah daerah) yang melakukan
      tindakan pencabutan atau menolak pembaruan lisensi apapun;

                                                                           Halaman 7
Page 13
    • Seluruh kewajiban perpajakan SKN selalu dipatuhi dan dilaksanakan sesuai
      dengan hukum yang berlaku, dan seluruh kewajiban pajak yang harus dibayar oleh
      SKN telah dibayarkan kepada otoritas pajak;
    • Tidak terdapat proses hukum yang tertunda atau, diancam, terkait atau
      mempengaruhi SKN;
    • Seluruh aset yang digunakan oleh SKN untuk atau sehubungan dengan kegiatan
      usahanya dimiliki secara sah oleh SKN, bebas dari segala bentuk pembebanan
      dan dalam kondisi baik dan dapat dipergunakan;
    • Seluruh data dan informasi yang diberikan kepada Pembeli atau perwakilannya
      adalah benar, akurat dan tidak menyesatkan.
 Pembeli dengan ini menyatakan dan menjamin kepada Penjual bahwa:
    • Telah mendapatkan seluruh persetujuan yang disyaratkan atau dibutuhkan untuk
      menandatangani dan melaksanakan PPJB Saham, dan persetujuan tersebut
      berlaku secara penuh;
    • Penandatanganan dan pelaksanaan kewajiban berdasarkan PPJB Saham oleh
      Pembeli tidak dan tidak akan melanggar ketentuan hukum, regulasi, perintah atau
      putusan pengadilan atau perjanjian apapun atau kewajiban manapun yang mana
      Penjual terikat atasnya;
    • Memiliki kemampuan yang penuh untuk membeli Saham Yang Dijual dan
      membayarkan Harga Pembelian pada tanggal penyelesaian.
 Perjanjian ini dapat diakhiri:
    • Berdasarkan kesepakatan tertulis para pihak; atau
    • Oleh Pembeli, apabila Kondisi Pendahuluan tidak dapat dipenuhi oleh Penjual.
 Setelah pembatalan PPJB Saham salah satu pihak tidak akan memiliki kewajiban
  kepada pihak lainnya yang timbul sehubungan dengan pembatalan PPJB Saham, dan
  masing-masing pihak sepakat untuk tidak mengajukan tuntutan, kepada pihak lainnya
  sehubungan dengan pembatalan PPJB Saham, kecuali mengenai pelanggaran yang
  telah terjadi sebelumnya atas PPJB Saham;
 Perjanjian ini diatur dan diartikan berdasarkan hukum Negara Republik Indonesia;
 Para pihak sepakat bahwa setiap perbedaan, perselisihan, konflik, atau kontroversi
  (“Perselisihan”), yang timbul karena atau sehubungan dengan PPJB Saham atau
  pelaksanaannya, termasuk namun tidak terbatas atas setiap perselisihan sehubungan
  dengan keberadaan, keabsahan, penghentian hak dan kewajiban pihak manapun,
  para pihak akan melakukan musyawarah mufakat selama 30 hari kalender setelah
  tanggal dimana salah satu pihak mendapatkan dari pihak lainnya pemberitahuan
  terjadinya Perselisihan dan ingin untuk menyelesaikan Perselisihan secara
  musyawarah;
 Apabila terdapat hal-hal yang tidak dapat diselesaikan secara musyawarah mufakat
  maka para pihak akan menyerahkan penyelesaiannya kepada badan peradilan yang
  umum dalam hal ini Pengadilan Negeri Surabaya.



                                                                             Halaman 8
Page 14
4.3   Analisis Manfaat dan Risiko dari Rencana Transaksi

      Tujuan dan manfaat dari adanya Rencana Transaksi tersebut, antara lain:

       Meningkatkan Prospek Usaha Perseroan
         Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi, maka prospek usaha Perseroan dapat
         meningkat dengan memanfaatkan peluang usaha. Perluasan lingkup kegiatan usaha
         diharapkan dapat memperluas potensi pangsa pasar, meningkatkan pendapatan dan
         keunggulan bersaing Perseroan serta diharapkan dapat memperkuat struktur usaha
         Perseroan, untuk dimanfaatkan secara optimal bagi perkembangan Perseroan secara
         terarah dan berkesinambungan.
       Meningkatkan Pendapatan Perseroan
         Dengan dilaksanakannya Rencana Transaksi diharapkan dapat meningkatkan
         pendapatan dan laba Perseroan di masa yang akan datang. Bertambahnya kontribusi
         pendapatan Perseroan maka akan menambahkan, mendiversifikasi sekaligus
         memperkuat portfolio usaha Perseroan.
       Meningkatkan Kepercayaan
         Meningkatnya prospek usaha Perseroan, karena menurunnya tingkat risiko usaha dan
         bertambahnya potensi untuk meningkatkan kinerja keuangan, diharapkan dapat
         meningkatkan kepercayaan pihak ketiga kepada Perseroan baik kepada pihak mitra
         usaha dan pemegang saham.
       Memberikan Nilai Tambah
         Memberikan suatu nilai tambah bagi semua pemegang saham, manajemen, karyawan,
         melalui peningkatan good corporate governance dalam hal akuntabilitas, tanggung
         jawab, transparansi dari masing-masing lini usaha yang dapat berdiri sendiri secara
         independen. Perseroan juga dapat meningkatkan nilai untuk jangka panjang dengan
         adanya pertumbuhan pendapatan dan meningkatkan kinerja keuangan Perseroan, yang
         pada akhirnya dapat menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham Perseroan
         dan pemangku kepentingan, sekaligus memberikan kesempatan untuk menghasilkan
         dividen yang berkesinambungan di masa yang akan datang.

      Risiko terkait dengan adanya Rencana Transaksi antara lain sebagai berikut:
      1. Risiko tidak terpenuhinya kondisi akuisisi
          Risiko ini terjadi jika tidak terpenuhinya Kondisi Pendahuluan untuk tercapai efektifnya
          PPJB Saham. Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan berusaha untuk dapat
          memenuhi seluruh persyaratan yang terdapat dalam PPJB Saham.
      2. Risiko rencana bisnis atau tidak tercapainya target pendapatan
          Risiko ini terjadi dalam hal tidak terpenuhinya rencana bisnis yang mempengaruhi
          target pendapatan. Untuk mengatasi hal tersebut, Perseroan berusaha untuk dapat
          memenuhi rencana bisnis agar target pendapatan dapat tercapai.
      3. Risiko kebijakan pemerintah yang dapat membatasi kegiatan usaha Perseroan
          Terkait dengan hal tersebut, Perseroan berusaha untuk memperhatikan dan menaati
          kebijakan pemerintah agar kegiatan usaha Perseroan dapat berkesinambungan.

                                                                                        Halaman 9
Page 15
4.4   Analisis Pengaruh Rencana Transaksi terhadap Keuangan Perseroan

      Berdasarkan analisis Proforma Informasi Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan per
      tanggal 31 Juli 2023, yang telah direviu oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono,
      Rencana Transaksi mengakibatkan Perseroan mengalami peningkatan total aset sebesar
      Rp 10.849.486.645, total liabilitas sebesar Rp 10.407.788.562 dan total ekuitas sebesar
      Rp 441.698.083.

4.5   Analisis Likuiditas
      Analisis likuiditas bertujuan mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban
      jangka pendeknya. Semakin tinggi rasio likuiditas Perseroan, maka semakin besar tingkat
      kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas lancarnya.

      Berdasarkan likuiditas Perseroan tahun 2020 – 31 Juli 2023, rasio lancar berkisar antara
      1,10 – 2,15 sementara rasio cepat (quick ratio) berkisar antara 0,77 – 1,49. Berdasarkan
      rasio likuiditas historis tersebut, Perseroan memiliki kapasitas likuiditas yang cukup besar
      dikarenakan total aset lancar yang dimiliki cukup besar dibandingkan dengan liabilitas
      lancar yang harus dipenuhi dalam jangka pendek.

5.    Pernyataan Penilai
      Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami menyatakan
      bahwa:
         Seluruh pendapat yang kami nyatakan dalam laporan ini, baik mengenai perhitungan
          dan analisis, kesimpulan atau pendapat, telah dilakukan dengan benar;
         Kami bertanggung jawab atas Laporan ini;
         Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada
          tanggal penilaian (cut off date);
         Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
         Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
          perundang-undangan yang berlaku;
         Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
          sebagai kesimpulan nilai;
         Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisa telah diungkapkan;
         Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi dan kondisi pembatas;
         Data ekonomi dan data industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber
          yang diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan.

6.    Ruang Lingkup (Data, Informasi, Dan Prosedur Yang Digunakan)

      Dalam menyusun Pendapat Kewajaran ini, kami telah menelaah, mempertimbangkan,
      mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan informasi, antara lain sebagai
      berikut:

                                                                                       Halaman 10
Page 16
1.   Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal
     31 Desember 2020-2021 telah diaudit oleh KAP Setijawati & Hempy; untuk periode
     yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Juli 2023 telah diaudit oleh
     KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa
     modifikasian;
2.   Laporan keuangan SKN untuk periode yang berakhir pada tanggal
     31 Desember 2022 dan 31 Juli 2023 telah diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja,
     Suhartono; seluruhnya dengan pendapat opini tanpa modifikasian;
3.   Laporan Proforma Informasi Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan yang direviu
     oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono untuk periode yang berakhir pada tanggal
     31 Juli 2023;
4.   Laporan Penilaian 99,97% Saham SKN No. 00175/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023
     tanggal 19 Desember 2023 oleh KJPP ID&R;
5.   Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham (PPJB Saham) tanggal 13 November 2023
     dan Addendum Pertama PPJB Saham tanggal 18 Desember 2023 antara Perseroan
     dengan Imanuel Herman Prawiromaruto, Suzanna Rosa Prawiromaruto dan
     Swandriyani Hudianto;
6.   Proyeksi keuangan Perseroan;
7.   Data mengenai kegiatan dan legalitas Perseroan dan SKN.

Selanjutnya disebut “Dokumen-dokumen Rencana Transaksi”.
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan
dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang
diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi
tidak lengkap atau menyesatkan.
Kami juga tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Rencana Transaksi.
Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan dalam kaitan dengan Rencana Transaksi
hanya merupakan evaluasi keuangan atas kewajaran Rencana Transaksi saja dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami juga tidak menganalisa kewajaran atas
transaksi-transaksi lain yang mungkin tersedia atau pun yang dapat dilaksanakan oleh
Perseroan.
Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Rencana Transaksi tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga
tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal,
kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain
itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak mencoba mendapatkan bentuk
transaksi-transaksi lainnya yang ada untuk Perseroan.

Prosedur Yang Digunakan
Laporan dan fakta yang terkandung di dalam Laporan adalah berdasarkan informasi dan
representasi yang disediakan oleh Perseroan dan dikompilasi oleh ID&R. Informasi yang
terkandung dalam Laporan ini adalah benar dan akurat dalam semua hal yang material,
tidak menyesatkan, dan bahwa tidak ada fakta lainnya, yang mana jika dihilangkan dapat

                                                                            Halaman 11
Page 17
        membuat Laporan ini dan informasi atau pernyataan di dalamnya menjadi menyesatkan.
        Selain itu informasi lainnya seperti informasi pasar, industri, dan data lainnya yang
        diperoleh dari data riset dari publik domain.
        Dalam penyusunan laporan ini, telah dilakukan prosedur sebagai berikut : (i) Perseroan
        telah diberikan kesempatan untuk meminta dan mereview, dan telah menerima semua
        informasi yang diperlukan untuk memeriksa kembali keakuratan informasi atau untuk
        melengkapi informasi di dalamnya (ii) Perseroan tidak bergantung kepada Penilai atau
        seseorang yang memiliki hubungan afiliasi dengan Penilai atau pihak lain yang berafiliasi
        dengan Penilai sehubungan dengan pemeriksaan keakuratan informasi atau keputusan.
        Penyampaian dari Laporan ini atau setiap negosiasi yang dibuat berdasarkan laporan ini,
        dalam kondisi apapun, tidak dapat diimplikasikan bahwa informasi yang terkandung adalah
        benar setelah tanggal Laporan ini.
        Prosedur lain yang Penilai lakukan adalah memeriksa dan menganalisa seluruh Dokumen
        Rencana Transaksi, Laporan Keuangan, Proforma Laporan Keuangan Perseroan sesudah
        Rencana Transaksi dan tiap bagian dari Rencana Transaksi dalam hal kewajarannya baik
        secara individu maupun secara keseluruhan sebagai satu kesatuan Rencana Transaksi.

7.      Asumsi-Asumsi Pokok
        Pendapat Kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal Pendapat
        Kewajaran ini diterbitkan.
        Dalam penyusunan Pendapat Kewajaran ini, kami juga menggunakan beberapa asumsi
        lainnya, seperti terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak
        yang terlibat dalam Rencana Transaksi, yang akan dilaksanakan sesuai dengan jangka
        waktu yang telah ditetapkan, serta keakuratan informasi mengenai Rencana Transaksi
        yang diungkapkan oleh manajemen Perseroan.
        Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penerbitan Pendapat Kewajaran ini sampai
        dengan tanggal terjadinya Rencana Transaksi tidak terjadi perubahan apapun yang
        berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan
        Pendapat Kewajaran ini.

8.      Analisis Kualitatif Dan Kuantitatif
8.1     Analisis Kualitatif
8.1.1   Riwayat Singkat dan Kegiatan Usaha
        Perseroan
        Perseroan didirikan berdasarkan Akta No. 136 tanggal 30 Juli 2011 yang dibuat dihadapan
        Sitaresmi Puspadewi Subianto, S.H., Notaris di Surabaya. Akta pendirian tersebut telah
        memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
        melalui Surat Keputusan No. AHU-44479.AH.01.01.Tahun 2011 tanggal 9 September 2011
        dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 90 Tambahan
        No. 65451 tanggal 9 November 2012.



                                                                                      Halaman 12
Page 18
Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
Akta No. 24 tanggal 28 Februari 2023 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris
di Jakarta, mengenai perubahan anggaran dasar Perseroan. Akta perubahan tersebut
telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. AHU-0013172.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal
1 Maret 2023.

Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan Perseroan adalah berusaha
dalam bidang real estat, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya. Perseroan berdomisili di
Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan Sari, Kec. Rungkut, Surabaya 60298.
Perseroan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 2011.

Berdasarkan Akta No. 24 tanggal 28 Februari 2023 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, modal dasar Perseroan adalah sebesar Rp 40.000.000.000, yang
terdiri dari 4.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 10 per saham. Modal
ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp 11.000.000.000 atau sebanyak 1.100.000.000
saham, dengan komposisi pemegang saham Perseroan sebagai berikut:
                                             Jumlah          Jumlah
               Keterangan                                                     %
                                             Saham             (Rp)
 Modal Dasar                               4.000.000.000   40.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Imanuel Herman Prawiromaruto               440.000.000    4.400.000.000     40,00
  Suzanna Rosa Prawiromaruto                 440.000.000    4.400.000.000     40,00
  Swandriyani Hudianto                       220.000.000    2.200.000.000     20,00
    Jumlah                                 1.100.000.000   11.000.000.000   100,000
 Saham dalam Portepel                      2.900.000.000   29.000.000.000

Saat ini, modal ditempatkan dan disetor adalah sebesar Rp 14.600.000.000 atau sebanyak
1.460.000.000 saham, dengan komposisi pemegang saham Perseroan sebagai berikut:
                                             Jumlah          Jumlah
               Keterangan                                                     %
                                             Saham             (Rp)
 Modal Dasar                               4.000.000.000   40.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Imanuel Herman Prawiromaruto               440.000.000    4.400.000.000    30,137
  Suzanna Rosa Prawiromaruto                 440.000.000    4.400.000.000    30,137
  Swandriyani Hudianto                       220.000.000    2.200.000.000    15,068
  Ian Griffin Prawiromaruto                    1.250.000       12.500.000     0,086
  Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)     358.750.000    3.587.500.000    24,572
     Jumlah                                1.460.000.000   14.600.000.000   100,000
 Saham dalam Portepel                      2.540.000.000   25.400.000.000
Berdasarkan Akta No. 24 tanggal 28 Februari 2023 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi,
S.H., Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai
berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama                   : Suzanna Rosa Prawiromaruto
Komisaris Independen              : Agustina Felisia Willeam
Direksi
Direktur Utama                    : Imanuel Herman Prawiromaruto

                                                                                  Halaman 13
Page 19
Direktur                        : Ian Griffin Prawiromaruto

SKN

SKN didirikan berdasarkan Akta No. 05 tanggal 24 Januari 2022 yang dibuat dihadapan
Ronald Juanda Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. AHU-0006978.AH.01.01.TAHUN 2022 tanggal 27 Januari
2022.

Anggaran dasar SKN telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
No. 13 tanggal 21 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda Holsen, S.H., M.Kn.,
Notaris di Surabaya, mengenai perubahan pasal 3 serta peningkatan modal dasar serta
modal ditempatkan dan disetor. Akta perubahan ini telah memperoleh pengesahan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. AHU-0043650.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 27Juni 2022.

Sesuai pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan SKN adalah berusaha dalam bidang
pendidikan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut SKN dapat melaksanakan
kegiatan usaha sebagai berikut yaitu pendidikan dasar/ibtidaiyah swasta; pendidikan
menengah pertama/tsanawiyah swasta; pendidikan kelompok bermain; pendidikan taman
penitipan anak; pendidikan taman kanak-kanak luar biasa; pendidikan anak usia dini
sejenis lainnya; satuan pendidikan kerjasama kelompok bermain; satuan pendidikan
kerjasama taman kanak-kanak; satuan pendidikan kerjasama pendidikan dasar; satuan
pendidikan kerjasama pendidikan menengah; pendidikan menengah/aliyah swasta; satuan
pendidikan kerjasama pendidikan menengah; pendidikan tinggi akademik swasta;
pendidikan tinggi vokasi dan profesi swasta; jasa pendidikan olahraga dan rekreasi; satuan
pendidikan kerjasama pendidikan nonformal; jasa pendidikan manajemen dan perbankan;
jasa pendidikan komputer (teknologi informasi dan komunikasi); pendidikan bahasa
swasta; pendidikan kesehatan swasta; serta pendidikan bimbingan belajar dan konseling
swasta.

Berdasarkan Akta No. 08 tanggal 09 Oktober 2023 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, mengenai perubahan pasal 3 anggaran dasar,
maksud dan tujuan SKN adalah berusaha dalam bidang real estat; aktivitas penyewaan
dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang
usaha lainnya.

SKN berdomisili di Jl. Sunset Road No. 28, Desa/Kelurahan Seminyak, Kec. Kuta, Kab.
Badung, Bali 80361. SKN mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2022.

Berdasarkan Akta No. 13 tanggal 21 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, modal dasar SKN adalah sebesar
Rp 10.000.000.000, yang terdiri dari 10.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per
saham. Modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 3.500.000.000 atau sebanyak
3.500 saham, dengan komposisi pemegang saham sebagai berikut:

                                                                Jumlah
               Keterangan                Jumlah Saham                           %
                                                                 (Rp)
 Modal Dasar                                      10.000      10.000.000.000

                                                                               Halaman 14
Page 20
                                                                        Jumlah
                     Keterangan                 Jumlah Saham                           %
                                                                         (Rp)
         Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
          Imanuel Herman Prawiromaruto                     2.000      2.000.000.000    57,14
          Suzanna Rosa Prawiromaruto                       1.000      1.000.000.000    28,57
          Swandriyani Hudianto                               500        500.000.000    14,29
            Jumlah                                         3.500      3.500.000.000   100,00
         Saham dalam Portepel                              6.500      6.500.000.000

        Berdasarkan Akta No. 05 tanggal 24 Januari 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
        Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, susunan Dewan Komisaris dan Direksi SKN
        adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                  : Swandriyani Hudianto
        Komisaris                        : Suzanna Rosa Prawiromaruto

        Direksi
        Direktur Utama                   : Imanuel Herman Prawiromaruto
        Direktur                         : Ivany
        Direktur                         : Vina

        Berdasarkan Akta No. 08 tanggal 09 Oktober 2023 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
        Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, susunan Dewan Komisaris dan Direksi SKN
        adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris Utama                  : Swandriyani Hudianto
        Komisaris                        : Suzanna Rosa Prawiromaruto

        Direksi
        Direktur Utama                   : Imanuel Herman Prawiromaruto
        Direktur                         : Ian Griffin Prawiromaruto

8.1.2   Analisis Industri dan Bisnis

8.1.2.1 Industri Properti di Indonesia

        Industri properti di Indonesia yang mengalami kebangkitan pascapandemi sepanjang tahun
        2021 ditutup dengan siklus stagnasi di akhir tahun 2022. Berdasarkan data Rumah.com
        Indonesia Property Market Report Q1 2023 yang baru saja dirilis terlihat bahwa pada akhir
        tahun 2022 industri properti mengalami stagnasi, baik dari sisi indeks harga maupun
        indeks          suplai         serta        penurunan        permintaan         [sumber:
        https://mediaindonesia.com/ekonomi/561199/industri-properti-bangkit-selama-2022-
        stagnasi-di-akhir-tahun, 26 Februari 2023].

        Data Rumah.com Indonesia Property Market Report menyebutkan bahwa indeks harga
        properti nasional pada kuartal IV/2022, terdapat kenaikan tipis sebesar 1% secara
        kuartalan. Secara tahunan trennya masih menunjukkan kenaikan yang moderat sebesar
        5,8%. Dari sisi suplai, terdapat kenaikan sebesar 0,3% secara kuartalan dan secara

                                                                                      Halaman 15
Page 21
tahunan juga terlihat cukup moderat, yakni sebesar 6,8%. Sementara indeks permintaan
pasar secara nasional turun sebesar 40,4% secara kuartalan. Tipisnya kenaikan indeks
harga properti dan suplai properti yang dibarengi dengan turunnya indeks permintaan
pasar diperkirakan sebagai dampak musiman.

Stagnasi yang terlihat pada indeks harga, suplai serta tren negatif pada indeks permintaan
secara nasional diperkirakan sebagai tren tahunan, di samping kenaikan suku bunga dan
tidak lepas dari kondisi makroekonomi secara global. Tren tahunan industri properti
biasanya di akhir tahun adalah pengeluaran masyarakat lebih banyak pada hal konsumtif
seperti merayakan Natal dan Tahun Baru serta liburan bersama keluarga sehingga
menjadi penyebab turunnya minat terhadap pasar properti pada kuartal IV/2022. Meskipun
terjadi stagnasi dan penurunan permintaan, sejumlah wilayah di Jabodetabek tetap
menunjukkan tren positif pada kuartal IV/2022 itu, seperti kawasan Kabupaten Tangerang
dan Bogor. Selain itu tren pencarian properti terhadap hunian di atas Rp 1 miliar juga terus
meningkat.

Dari sisi konsumen, meskipun indeks permintaan mengalami penurunan, permintaan
terhadap hunian pada kuartal IV/2022 masih didominasi oleh permintaan terhadap rumah
tapak sebesar 92% dari total pencarian hunian. Pascapandemi tren properti tampaknya
mulai kembali pada siklus tahunannya. Sebelum pandemi, kuartal II dan kuartal IV selalu
menjadi kuartal yang sepi pada sektor properti karena pada periode ini konsumen lebih
fokus pada pengeluaran untuk konsumsi. Jika pada kuartal II konsumen lebih fokus pada
belanja Hari Raya Idul Fitri dan kegiatan mudik, konsumen pada kuartal IV akan lebih fokus
pada belanja dan liburan akhir tahun. Tren ini direspons pengembang dengan menunda
peluncuran unit baru dan menahan kenaikan harga.

Sementara itu, tren penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang mulai
melambat seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Days Reverse Repo
Rate (BI7DRRR) diperkirakan semakin terlihat dampaknya pada awal tahun 2023. Suku
bunga acuan BI7DRR tercatat sebesar 5,25% per November 2022 atau naik sebesar 175
bps sejak empat bulan sebelumnya. Sebaliknya, suku bunga KPR masih tetap terjaga
pada 7,7% pada November 2022 yang angka ini turun sebesar 20 bps dibandingkan empat
bulan sebelumnya. Penurunan tren suku bunga KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen
(KPA) tersebut terlihat semakin melambat seiring naiknya suku bunga acuan dari Bank
Indonesia.

Sejumlah perkembangan positif yang datang di akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023
menjadi angin segar bagi para pelaku usaha. Melemahnya nilai tukar rupiah dan inflasi
serta membaiknya konsumsi pasar rumah tangga membuat pelaku usaha, termasuk di
industri properti, dapat memasuki tahun baru dengan semangat tinggi.

Prospek sektor properti tahun 2023 diprediksi masih bergerak positif sejalan dengan
proyeksi International Monetary Fund (IMF) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia
tumbuh hingga 5% pada tahun 2023. Meskipun suku bunga BI masih fluktuatif, namun
sektor properti tetap menjadi primadona karena didukung dengan tingginya kebutuhan
akan hunian. Kondisi properti yang positif pada tahun 2023 akan sangat bergantung pada
stimulus pemerintah yang mendukung perusahaan properti dalam memberikan produk
yang dibutuhkan oleh konsumen [sumber: https://www.marketeers.com/ekonomi-tumbuh-
sektor-properti-bakal-positif-pada-tahun-2023/, 23 Februari 2023].

                                                                                 Halaman 16
Page 22
Meskipun penjualan properti di Indonesia berada pada kondisi yang baik, namun
diperlukan adanya terobosan atau dukungan untuk sektor properti high-rise. Karena di
suatu daerah, apalagi sebuah kota padat penduduk, yang dibutuhkan adalah produk high-
rise ini. Stimulus atau kebijakan baru untuk high-rise ini sangat membantu baik untuk
konsumen maupun pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih baik.

Menurut Colliers Indonesia, saat ini perekonomian konsumen sudah mulai bergerak ke
arah yang lebih baik seiring dengan membaiknya penanganan dan situasi pandemi Covid-
19 di Indonesia. Jika sebelumnya konsumen masih mempertimbangkan dan tidak terburu-
buru untuk membeli properti, tahun 2023 dapat dikatakan sebagai momentum yang tepat
karena di tahun 2024 kemungkinan adanya ketidakpastian kembali.

Dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan di sektor properti pada tahun 2023,
sejumlah kebijakan strategis yang dilakukan pemerintah, seperti kelonggaran aturan Loan
To Value/Financing To Value (LTV/FTV), dapat menopang penjualan properti sehingga
kebutuhan masyarakat akan hunian dapat terpenuhi.

Dengan relaksasi kebijakan tersebut, KPR diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan
sebesar 10%-12%. Hal ini juga didukung oleh tingginya kebutuhan akan hunian sebanyak
12,75 juta backlog perumahan. Ditambah lagi dengan potensi 700.000 hingga 800.000
keluarga baru, terutama dari generasi muda yang muncul setiap tahunnya [sumber:
https://www.liputan6.com/regional/read/5349828/prospek-properti-tahun-2023-diprediksi-
cerah-pengembang-optimistis, 21 Juli 2023].

Memasuki bulan Februari di tahun 2023, para pengembang perumahan mulai merilis
produk-produk yang diperkirakan akan diminati konsumen pada tahun 2023. Diharapkan
sektor residential mampu melanjutkan daya tahan pertumbuhannya di tahun 2023.
Kebutuhan rumah di Indonesia mencapai 12,71 juta dan didominasi oleh generasi muda.
Setiap tahunnya terdapat 800.000 keluarga baru yang memiliki kemungkinan akan mencari
rumah       baru      untuk    menjadi       tempat      tinggal    mereka       [sumber:
https://kfmap.asia/blog/bagaimana-kondisi-properti-indonesia-tahun-2023-sejauh-ini/2441,
16 Februari 2023].

Berdasarkan The Indonesia Economic Intelligence, negara maju mengalami nominal harga
properti yang tumbuh secara tajam namun secara riil harga justru turun. Perbedaan
tersebut terjadi karena di negara maju, pembelian properti dilakukan atas motif investasi.
Harga diharapkan naik saat dijual, mengingat inflasi yang tinggi yang terjadi di negara-
negara maju. Tetapi permintaan yang rendah membuat ekonomi negara maju terhambat.

Para pengembang memasang target tinggi di tahun 2023 dengan didasari harapan
sentimen positif dari masyarakat. Pengembang menargetkan Rp 800 miliar - Rp 1,8 triliun
untuk marketing sales di tahun 2023. Target tersebut difokuskan kepada sektor perumahan
berbentuk township yang memiliki permintaan yang tinggi terutama di Jabodetabek.

Sektor properti di Indonesia diproyeksikan akan mulai mengalami pertumbuhan di tahun
2023, didorong oleh permintaan perumahan oleh masyarakat. Selain itu, Pemerintah telah
mengambil langkah-langkah untuk mendorong permintaan, termasuk memperpanjang
rasio pinjaman terhadap nilai (LTV) untuk pinjaman rumah.


                                                                               Halaman 17
Page 23
Konsultan properti Colliers Indonesia melihat kondisi pasar properti di luar Indonesia,
hampir di seluruh pasar Asia, serta di negara Barat telah mengalami dampak negatif
peningkatan suku bunga dari bank sentral. Hal ini mengarah pada peningkatan biaya
pinjaman, penerimaan laba bersih pengoperasian yang lebih rendah dan penurunan nilai
properti yang dikaitkan dengan tingkat kapitalisasi yang lebih tinggi [sumber:
https://www.fortuneidn.com/news/eko-wahyudi/pasar-properti-asia-lesu-bagaimana-
peluang-di-indonesia?page=all, 15 Juni 2023].

Colliers Indonesia mengungkapkan kondisi tantangan yang tengah berlangsung telah
mengakibatkan pergeseran dalam praktik investasi properti yang lebih konservatif.
Pengembang asing dan pendanaan properti yang tertarik berinvestasi di pasar
berkembang, seperti Indonesia, akan memprioritaskan peluang pada sektor dengan risiko
lebih rendah tetapi menawarkan keuntungan yang tinggi. Saat ini sektor properti dianggap
belum terlalu optimal dalam memberikan keuntungan.

Namun, di sisi lain, masih ada beberapa sektor yang dapat dijadikan peluang eksplorasi
selama situasi dan kebutuhan pasar dilihat dengan jeli. Terlebih Indonesia merupakan
negara berkembang dengan populasi penduduk yang membutuhkan produk hunian besar.
Beberapa sektor yang masih dapat dieksplorasi antara lain opsi utang dan ekuitas yang
bisa dinegosiasikan untuk mendapatkan kesepakatan pengembangan dan akuisisi yang
tepat, khususnya saat investasi asing bermitra dengan perusahaan lokal. Investor juga
akan tertarik pada aset-aset berkualitas tinggi khususnya dengan harga wajar dan
berlokasi strategis.

Selain itu, sektor yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan menawarkan
margin keuntungan yang sehat dengan tingkat risiko moderat yaitu rumah tapak (landed
house). Sektor ini akhirnya akan selalu menarik bagi para pelaku khususnya investasi
asing yang akan masuk.

Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) BI mengindikasikan bahwa perkembangan
harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I/2023 meningkat terbatas. Indeks
Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I/2023 mencapai 1,79% secara tahunan, sedikit
lebih rendah dibandingkan dengan 2,00% secara tahunan pada kuartal sebelumnya. Dari
sisi penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer
pada kuartal I/2023 mengalami penurunan. Penjualan properti residensial terkontraksi
8,26% pada kuartal I/2023, lebih rendah dari penjualan kuartal sebelumnya yang tumbuh
positif 4,54%.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan non perbankan masih menjadi sumber
pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial. Pada kuartal I/2023, sebesar
73,31% dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana
internal. Sementara itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama
dalam pembelian properti residensial dengan pangsa 74,83% dari total pembiayaan.

Hasil SHPR pada kuartal II/2023, mengindikasikan harga properti residensial di pasar
primer secara tahunan masih melanjutkan tren peningkatan. IHPR kuartal II/2023 tercatat
naik 1,92% (YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan pada kuartal sebelumnya
yakni 1,79% (YoY). Dari sisi penjualan, hasil survei terindikasi penjualan properti
residensial di pasar primer pada kuartal II/2023 masih belum kuat. Penjualan properti

                                                                                Halaman 18
Page 24
residensial juga terkontraksi 12,30% (YoY) pada kuartal II/2023, lebih dalam dari kontraksi
kuartal sebelumnya yakni 8,26% (YoY) [sumber: https://www.trenasia.com/harga-properti-
residensial-terus-naik-ini-hasil-survei-bi-triwulan-ii-2023, 16 Agustus 2023].

Peningkatan IHPR tersebut utamanya ditopang oleh kenaikan harga rumah tipe kecil
2,22% (YoY), lebih tinggi dari kenaikan pada kuartal I/2023 yakni 1,77% (YoY). Sementara
harga rumah tipe menengah naik 2,72%, sedikit lebih rendah dari 2,76% pada kuartal
I/2023. Selanjutnya, peningkatan juga terpantau pada harga rumah tipe besar dengan
kenaikan 1,49% (YoY). Perkembangan indeks harga rumah yang naik pada kuartal II/2023
terutama terjadi di Denpasar, Jabodetabek-Banten, dan Kota Batam.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa sumber pembiayaan non perbankan masih menjadi
modal utama untuk pembangunan properti residensial. Pada kuartal II/2023, tercatat
72,80% dari total kebutuhan pembiayaan proyek pembangunan perumahan berasal dari
dana internal. Sedangkan dari sisi konsumen, jenis pembiayaan utama pembelian properti
residensial berasal dari fasilitas KPR dengan pangsa sebesar 76,02%.

Berlanjutnya tren peningkatan harga properti residensial terjadi di tengah melemahnya
tekanan Indeks Harga Konsumen (IHK) kelompok bahan bangunan yang tercermin dari
inflasi tahunan IHK subkelompok pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal
atau perumahan 2,29% (YoY) pada Juni 2023, lebih rendah dari kuartal I/2023 yang
berada di angka 3,21% (YoY).




                                                                                Halaman 19
Page 25
8.1.2.2 Perkembangan Pendidikan di Indonesia

       Masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam sistem pendidikan Indonesia. Tidak hanya
       persoalan kualitas pendidikan yang masih rendah, tapi juga masalah akses dan partisipasi.
       Pendidikan di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Kualitas
       pendidikan di Indonesia masih jauh dari harapan karena kesenjangan akses dan
       pendidikan antar wilayah, distribusi guru yang tidak merata, serta banyaknya kualitas
       lulusan yang rendah [sumber: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/06/21/rpjm,
       21 Juni 2023].

       Selain itu, masih ada keterbatasan kualitas dan kuantitas guru akibat distribusi guru antar
       daerah yang tidak merata, kualitas guru yang belum ideal, tingkat kesejahteraan guru yang
       masih rendah dan jenjang karier yang belum jelas.

       Untuk memenuhi kebutuhan guru, kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah
       daerah sangat dibutuhkan, antara lain, memastikan data pokok pendidikan (dapodik)
       sesuai dengan data di sekolah, melakukan penataan, distribusi, dan redistribusi, baik guru
       Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, sesuai dengan kebutuhan sekolah, serta
       melakukan seleksi guru ASN sesuai kebutuhan.

       Pendidikan semestinya dapat diakses seluruh penduduk Indonesia tanpa membedakan
       jenis kelamin, status sosial dan kelompok ekonomi. Pendidikan juga merupakan hak dasar
       bagi semua warga negara, dan bukan hak istimewa bagi sekelompok masyarakat.

       Oleh sebab itu, pelayanan pendidikan harus dapat menjangkau seluruh lapisan
       masyarakat, bahkan yang tinggal di daerah tertinggal atau perbatasan sekalipun. Selain
       itu, layanan pendidikan juga harus berkualitas dan mampu mewujudkan sumber daya
       manusia unggul serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

       Prioritas isu mengenai pendidikan tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan
       negara yang lebih berpusat pada manusia. Oleh sebab itu, lulusan pendidikan akan
       mampu meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan dan meningkatkan harkat dan
       martabat dengan pemenuhan kebutuhan dasar.

       Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) mengungkapkan bahwa
       terdapat berbagai tantangan bangsa dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, salah
       satunya perubahan lanskap pendidikan. Transformasi digital dalam pendidikan,
       kesenjangan pendidikan dan tata kelola pendidikan menjadi isu yang harus diperhatikan
       saat ini.

       Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan bahwa
       Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk mendukung pencapaian
       Indonesia Emas 2045 diraih melalui 8 visi pembangunan, 17 arah pembangunan, serta 45
       indikator utama pembangunan. Adapun, pendidikan berkualitas yang merata menjadi salah
       satu isu prioritas dalam RPJPN 2025-2045 tersebut.

       Tujuan pendidikan untuk menuju ke Indonesia emas 2045 harus diarahkan pada tiga hal,
       yaitu membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan berkarakter. Sementara itu,
       untuk mencapai akselerasi pendidikan menuju Indonesia maju pada tahun 2045,

                                                                                       Halaman 20
Page 26
diperlukan formulasi kebijakan yang hati-hati dan terukur dalam tiga aspek utama, yaitu
akses, relevansi dan tata kelola pendidikan.

Kemampuan mengembangkan inovasi dan kolaborasi tenaga pengajar dan peserta didik
merupakan modal penting memajukan sektor pendidikan di era teknologi informasi dan
komunikasi yang berkembang dengan cepat. Saat ini dibutuhkan para pendidik yang
memiliki kemampuan inovasi dan semangat berkolaborasi dengan baik untuk menjawab
berbagai tantangan di era globalisasi yang sarat perubahan [sumber:
https://telusur.co.id/detail/butuh-kemampuan-inovasi-dan-kolaborasi-untuk-jawab-
tantangan-di-sektor-pendidikan, 12 September 2023].

Berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan
Pendidikan Tinggi (Kemendikbudristek Dikti), isu strategis pembangunan pendidikan
nasional yang harus diselesaikan antara lain terkait layanan pendidikan yang belum merata
dan kualitas pendidikan yang masih rendah. Apalagi berdasarkan data tahun 2022,
menunjukkan kekurangan guru di Indonesia mencapai 781 ribu. Selain itu, masih ada 288
kecamatan di Indonesia yang tidak memiliki SMP dan 681 kecamatan yang tidak memiliki
SMA.

Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh kompetensi guru yang masih rendah dengan sebaran
yang belum merata. Kondisi tersebut harus segera dijawab dengan berbagai langkah
menyiapkan tenaga pengajar yang profesional di era digital saat ini. Pendidikan di era
digital, ditandai dengan integrasi teknologi informasi dan komunikasi ke dalam
penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran.

Di era ini, para peserta didik dan pengajar bisa dengan mudah mengakses sumber
pengetahuan yang melimpah. Kondisi tersebut, menghadirkan tantangan yang harus
dijawab dengan peningkatan kemampuan daya inovasi dan kolaborasi dari para tenaga
pengajar dan peserta didik, yang dapat menjadi modal penting dalam memajukan lembaga
pendidikan.

Para pengajar dan peserta didik, harus memaknai literasi baru di era digital yang
mencakup literasi data, kemampuan membaca dan menganalisis berbasis informasi di
dunia digital, serta literasi teknologi. Perpaduan antara daya inovasi dan kolaborasi yang
baik itu akhirnya mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan
dapat bersaing di skala global.

Anggaran pendidikan tahun 2023 yang dikucurkan dari pembiayaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 612,2 triliun dimana anggaran ini paling tinggi
sepanjang                                  sejarah                             [sumber:
https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/14/anggaran-pendidikan-apbn-2023-
paling-tinggi-sepanjang-sejarah, 14 Februari 2023].

Dari jumlah tersebut digunakan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp 237,1 triliun. Di
antaranya untuk Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 20,1 juta siswa, juga Kartu
Indonesia Pintar (KIP) kuliah kepada 994,3 ribu mahasiswa. Selain itu, ada tunjangan
profesi guru untuk 553,5 ribu guru non PNS.



                                                                               Halaman 21
Page 27
        Sementara itu alokasi transfer daerah Rp 305,6 triliun untuk Bantuan Operasional Sekolah
        (BOS) kepada 43,7 juta siswa, ada juga Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP)
        Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kepada 6,2 juta siswa, dan BOP Pendidikan
        kesetaraan untuk 806 ribu peserta didik. Sisanya, Rp 69,5 triliun untuk dana abadi
        pendidikan, penelitian, perguruan tinggi dan kebudayaan.

        Berikut merupakan anggaran pendidikan berdasarkan pembiayaan APBN (2019-2023):
                                Jumlah Anggaran
               Tahun
                                  (Triliun Rp)
               2019                 460,3
               2020                 473,7
               2021                 479,6
               2022                 574,9
               2023                 612,2

        Penggunaan anggaran pendidikan merata mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah
        daerah. Bahkan, pemerintah juga memberikan dukungan yang lebih fleksibel dan inovatif
        lewat dana abadi untuk pendidikan. Dana abadi pendidikan kini telah mencapai lebih dari
        Rp 129 triliun. Uang tersebut untuk dapat memberikan dukungan pendidikan, penelitian
        dan kebutuhan semua sektoral untuk meningkatkan kualitas indeks manusia [sumber:
        https://www.cnbcindonesia.com/news/20230201185032-4-410182/top-anggaran-
        pendidikan-ri-2023-tertinggi-sepanjang-masa, 2 Februari 2023].

        Menteri Keuangan menilai penting bagi suatu bangsa untuk terus mencari cara
        menerjemahkan komitmen anggaran pendidikan dalam bentuk kualitas pendidikan di
        Indonesia. Adapun, anggaran pendidikan tersebut juga termasuk untuk pemberian
        beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang mengelola dana
        abadi, dan telah menghasilkan hampir 18.000 lulusan dan sebanyak 35.536 beasiswa telah
        diberikan.

        Belum optimalnya penggunaan anggaran belanja pendidikan untuk pengembangan
        kualitas manusia Indonesia juga tercermin dari skor Programme for International Student
        Assessment (PISA) Indonesia yang masih jauh di bawah rata-rata negara ASEAN serta
        negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangun Ekonomi (OECD). PISA merupakan
        sistem ujian yang diinisiasi oleh OECD, untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72
        negara di seluruh dunia.

        Pada tahun 2018, sejumlah siswa berusia 15 tahun dipilih secara acak di masing-masing
        negara untuk mengikuti tes dari tiga kompetensi dasar yaitu membaca, matematika dan
        sains. PISA mengukur apa yang diketahui siswa dan apa yang dapat dia lakukan
        (aplikasikan) dengan pengetahuannya. Hasilnya untuk kemampuan membaca, skor siswa
        Indonesia mencapai 371 berada di bawah skor rata-rata negara OECD yakni sebesar 487.
        Capaian skor rendah juga didapat Indonesia untuk bidang matematika (379) dan sains
        (396).

8.1.3   Analisis Operasional dan Prospek Usaha

        Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estat, aktivitas penyewaan
        dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang

                                                                                     Halaman 22
Page 28
usaha lainnya. Perseroan berdomisili di Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan
Sari, Kec. Rungkut, Surabaya 60298.

Perseroan menyediakan industri pendidikan dengan infrastruktur properti dan teknologi.
Perseroan berinvestasi, mengembangkan dan mengoperasikan sekolah-sekolah
internasional unggulan di Pulau Jawa. Lebih dari hanya menyediakan tempat, Perseroan
juga berkomitmen sebagai mitra bagi penyewa dan komunitas Perseroan.

Perseroan berfokus menyediakan infrastruktur untuk sistem pendidikan yang berkualitas,
baik dari segi properti maupun teknologi, didukung oleh sumber daya manusia terpilih dan
berpengalaman di bidangnya. Penyewa tetap pertama Perseroan adalah IPH Schools.

Kegiatan utama Perseroan saat ini adalah menyewakan 2 properti yang berada di
Jl Pattimura, Surabaya kepada Yayasan Intan Eduka yang mengelola IPH Schools, sebuah
sekolah swasta bertaraf internasional di Surabaya.

Perseroan memulai usahanya dengan mengakusisi tanah dan gedung di Jl. Pattimura
No. 2. Gedung tersebut kemudian disewa oleh Yayasan Intan Eduka yang menaungi SD-
SMA IPH Schools. Perseroan juga mengakusisi tanah di Jl. Pattimura No. 24 yang
kemudian disewa bangun pakai oleh Yayasan Intan Eduka di tanggal 1 November 2011.
Pembangunan konstruksi gedung sekolah di Jl. Pattimura No. 24 selesai pada tahun 2015,
gedung ini kemudian dioperasikan sebagai playgroup dan kindergarten sejak Juli 2015.

IPH School West Campus merupakan kompleks sekolah yang dimiliki oleh Perseroan
dengan luas total lahan sekitar 3.669 m². Kompleks sekolah ini terdiri dari kompleks
sekolah SD – SMA dan kompleks sekolah playgroup dan kindergarten.

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan menerapkan beberapa strategi bisnis
sebagai berikut:
•   Menyesuaikan tata ruang dan pengadaan fasilitas-fasilitas gedung milik Perseroan
    sejalan dengan kebutuhan IPH Schools yang merupakan sekolah internasional;
•   Terus berupaya menjalin kerjasama dengan pihak pengelola pendidikan lain (pihak
    ketiga) untuk menyediakan infrastruktur pendidikan berkualitas di Indonesia;
•   Terus berupaya mempertahankan standar kualitas yang prima guna memberikan
    layanan infrastruktur terbaik bagi para tenant antara lain melalui pengecekan dan
    perawatan gedung secara berkala untuk memastikan bahwa gedung sekolah dapat
    digunakan secara layak sesuai fungsinya untuk kebutuhan tenant;
•   Melakukan pengikatan kontrak sewa jangka panjang kepada tenant-nya sehingga
    diharapkan dapat mengurangi potensi ketidakpastian dari pendapatan sewa
    kedepannya;
•   Bekerja sama dengan tenant untuk menggali potensi atas kebutuhan properti untuk
    pendidikan di luar lokasi eksisting Perseroan yang dapat dikembangkan menjadi
    fasilitas pendidikan yang komersil kedepannya;
•   Bersama dengan tenant menjaga reputasi dari gedung sekolah yang dikelola oleh
    Perseroan.




                                                                             Halaman 23
Page 29
        Seiring strategi usaha tersebut, Perseroan berencana untuk melakukan pengambilalihan
        99,97% saham SKN. Perseroan menilai Rencana Transaksi tersebut memiliki prospek
        yang cukup menjanjikan dan memiliki potensi pertumbuhan yang cukup baik.

8.1.4   Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi

        Prospek di dunia pendidikan berdampak positif bagi seluruh infrastruktur dan fasilitas
        pendukung proses kegiatan belajar mengajar di sekolah, termasuk bisnis yang dijalankan
        Perseroan sehingga Perseroan tentu akan mengoptimalkan potensi-potensi pengadaan
        fasilitas untuk sekolah kedepannya.

        Perseroan juga berencana untuk mengembangkan fasilitas pendidikan di kota-kota lain di
        Indonesia dalam 2 sampai 3 tahun ke depan. Dalam mengimplementasikan rencana ini,
        tentunya Perseroan telah melakukan penjajakan yang mendalam guna menemukan lokasi-
        lokasi paling potensial dalam pengembangan bisnisnya. Perseroan optimistis akan dapat
        mewujudkan rencana ekspansi tersebut dengan mereplikasi kesuksesan di kota Surabaya.

        Saat ini Perseroan telah dan akan terus mengadakan kerjasama dengan pihak ketiga
        untuk penyediaan infrastruktur pendidikan di daerah lain. Dalam kerjasama tersebut,
        Perseroan akan berperan sebagai penyedia sarana dan prasarana pendidikan yang
        dibutuhkan guna mendukung rencana ekspansi lembaga-lembaga pendidikan tersebut,
        sesuai dengan spesifikasi tertentu yang dibutuhkan. Keuntungan dari kerjasama ini bagi
        institusi pengelola pendidikan adalah mereka dapat lebih berfokus pada proses edukasi
        yang akan diselenggarakan, sementara segala hal yang berkaitan dengan infrastruktur dan
        sarana prasarana pendidikan menjadi tanggung jawab Perseroan.

        Saat ini, Perseroan menyewakan infrastruktur untuk pendidikan ke IPH Schools yang
        berlokasi di Surabaya. Perseroan kemudian bermaksud untuk melakukan pengambilalihan
        99,97% saham SKN. Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, potensi sinergi Perseroan
        dengan SKN diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja keuangan
        konsolidasian Perseroan di masa yang akan datang yang pada akhirnya memberikan nilai
        tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

        Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa latar belakang Rencana Transaksi tersebut
        merupakan bagian dari rencana jangka panjang Perseroan dan akan menjadikan
        Perseroan menjadi perusahaan yang lebih baik dan memiliki potensi pengembangan
        usaha di masa mendatang.

8.1.5   Analisis Keuntungan dan Kerugian Kualitatif atas Rencana Transaksi

        Berikut adalah keuntungan Rencana Transaksi:
        1.   Peningkatan nilai aset Perseroan secara konsolidasi melalui entitas anak yang baru;
        2.   Meningkatkan kinerja keuangan Perseroan melalui prospek usaha yang menjanjikan.

        Berikut adalah kerugian Rencana Transaksi:
        1.   Biaya pelaksanaan terkait Rencana Transaksi yang harus dikeluarkan Perseroan.



                                                                                      Halaman 24
Page 30
8.1.6   Analisis Dampak Leverage pada Keuangan

        Analisis dampak leverage pada keuangan Perseroan dilakukan dengan menggunakan
        rasio solvabilitas yaitu liabilitas terhadap aset dan liabilitas terhadap ekuitas Perseroan.

        Liabilitas terhadap aset historis Perseroan selama tahun 2020 – Juli 2023 berkisar antara
        0,13-0,51. Liabilitas terhadap aset Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi berkisar
        antara 0,09-0,25 selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana Transaksi berkisar
        antara 0,13-0,26 selama periode proyeksi, yang artinya bahwa utang Perseroan dapat
        dipenuhi oleh aset Perseroan.

        Liabilitas terhadap ekuitas historis Perseroan selama tahun 2020 – Juli 2023 berkisar
        antara 0,15-1,05. Liabilitas terhadap ekuitas Perseroan tanpa terjadinya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,10-0,34 selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana
        Transaksi berkisar antara 0,15-0,35 selama periode proyeksi.

8.1.7   Analisis Dampak Likuiditas pada Keuangan

        Rasio lancar historis Perseroan selama tahun 2020 – Juli 2023 berkisar antara 1,10-2,15.
        Rasio lancar Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi berkisar antara 0,27-5,79
        selama periode proyeksi dan dengan adanya Rencana Transaksi berkisar antara 0,20-2,92
        selama periode proyeksi. Berdasarkan rasio likuiditas tersebut, Perseroan memiliki
        kapasitas likuiditas yang cukup baik dikarenakan aset lancar yang dimiliki cukup besar
        dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek yang harus dipenuhi dalam jangka pendek.

8.2     Analisis Kuantitatif

8.2.1   Potensi Pendapatan, Aset, Liabilitas dan Kondisi Keuangan Perusahaan

8.2.1.1 Penilaian Kinerja Historis
        Perseroan

        Berikut ini merupakan tabel ikhtisar Laporan Keuangan Perseroan untuk periode yang
        berakhir pada tanggal 31 Desember 2020-2021 telah diaudit oleh KAP Setijawati & Hempy;
        untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Juli 2023 telah
        diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan pendapat wajar
        tanpa modifikasian, yang disajikan sebagai berikut:
                                                                       (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                            Audited          Audited          Audited          Audited
                     Keterangan
                                             2020             2021             2022          31 Juli 2023
         Operating Highlight
         Pendapatan                        3.120.000.000    3.100.000.000    3.711.666.667    2.207.895.831
         Laba Bruto                        2.500.037.500      825.528.160    1.263.963.609    1.836.797.242
         Laba Usaha                        2.190.562.165      549.576.981      692.814.053    1.533.790.213
         EBITDA                            2.992.152.673    1.341.996.489    1.498.342.638    1.565.309.735
         Laba Neto Periode Berjalan        1.810.002.929      250.278.742   67.776.417.825    1.343.298.137
         Total Penghasilan Komprehensif
           Periode Berjalan                1.810.002.929     250.278.742    67.776.417.825    1.343.298.137
         Financial Position
         Aset                             22.658.464.459   23.576.289.108   92.611.526.650   93.669.101.679
         Aset Lancar                       3.665.311.669    4.850.945.533    9.739.926.650    8.877.154.566
         Aset Tidak Lancar                18.993.152.790   18.725.343.575   82.871.600.000   84.791.947.113

                                                                                                  Halaman 25
Page 31
                                       Audited          Audited          Audited          Audited
              Keterangan
                                         2020             2021             2022         31 Juli 2023
 Liabilitas                          11.387.926.400   12.055.472.307   12.314.292.024   12.028.568.916
 Liabilitas Jangka Pendek             3.340.295.200    3.428.657.307    4.847.225.024    4.138.252.918
 Liabilitas Jangka Panjang            8.047.631.200    8.626.815.000    7.467.067.000    7.890.315.998
 Ekuitas                             11.270.538.059   11.520.816.801   80.297.234.626   81.640.532.763
 Key Performance Ratio
 Marjin Laba Bruto                          80,13%           26,63%           34,05%           83,19%
 Marjin Laba Usaha                          70,21%           17,73%           18,67%           69,47%
 Marjin Laba Neto Periode Berjalan          58,01%            8,07%        1.826,04%           60,84%
 Marjin EBITDA                              95,90%           43,29%           40,37%           70,90%
 Return on Assets (ROA)                      7,99%            1,06%           73,18%            1,43%
 Return on Equity (ROE)                     16,06%            2,17%           84,41%            1,65%
 Rasio Lancar                                  1,10             1,41             2,01             2,15
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                0,50             0,51             0,13             0,13
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas             1,01             1,05             0,15             0,15


Aset

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Juli 2023, mengalami peningkatan
sekitar 1,14% atau sebesar Rp 1.057.575.029 dibandingkan dengan total aset per
31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada
akun uang muka sebesar Rp 1.080.514.690, aset takberwujud – neto sebesar
Rp 1.032.500.000, aset tetap – neto sebesar Rp 692.752.865 dan properti investasi – neto
sebesar Rp 195.094.248 serta penurunan pada akun kas dan setara kas sebesar
Rp 1.792.197.193, piutang lain-lain sebesar Rp 76.300.000 dan pajak dibayar dimuka
sebesar Rp 74.789.581.

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 292,82% atau sebesar Rp 69.035.237.542 dibandingkan dengan total
aset per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan
pada akun properti investasi – neto sebesar Rp 65.560.308.097, kas dan setara kas
sebesar Rp 3.676.991.155, uang muka sebesar Rp 1.345.000.000 dan pajak dibayar di
muka sebesar Rp 5.039.962 serta penurunan pada akun aset tetap – neto sebesar
Rp 1.414.051.672 dan piutang lain-lain sebesar Rp 138.050.000.

Total aset di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 4,05% atau sebesar Rp 917.824.649 dibandingkan dengan total aset
per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada
akun kas dan setara kas sebesar Rp 1.327.435.280, aset tetap – neto sebesar
Rp 352.153.285 dan pajak dibayar di muka sebesar Rp 59.960.041 serta penurunan pada
akun properti investasi – neto sebesar Rp 619.962.500 dan piutang lain-lain sebesar
Rp 201.761.457.

Liabilitas

Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Juli 2023, mengalami
penurunan sekitar 2,32% atau sebesar Rp 285.723.108 dibandingkan dengan total
liabilitas per 31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan adanya
penurunan pada akun utang pajak sebesar Rp 390.282.277, pendapatan diterima di muka
sebesar Rp 247.895.831 dan beban akrual sebesar Rp 205.000.000 serta peningkatan
pada akun utang pembiayaan konsumen sebesar Rp 500.045.000, utang lain-lain sebesar
Rp 51.424.000 dan liabilitas imbalan kerja sebesar Rp 5.986.000.


                                                                                             Halaman 26
Page 32
Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 2,15% atau sebesar Rp 258.819.717 dibandingkan dengan total
liabilitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun beban akrual sebesar Rp 645.000.000, utang pajak sebesar
Rp 335.422.917, liabilitas imbalan kerja sebesar Rp 118.317.000 dan utang lain-lain
sebesar Rp 900.000 serta penurunan pada akun utang bank sebesar Rp 650.820.200 dan
pendapatan diterima di muka sebesar Rp 190.000.000.

Total liabilitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 5,86% atau sebesar Rp 667.545.907 dibandingkan dengan total
liabilitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun pendapatan diterima di muka sebesar Rp 340.000.000, utang bank
sebesar Rp 258.674.200 dan utang pajak sebesar Rp 68.871.707.

Ekuitas

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Juli 2023, mengalami
peningkatan sekitar 1,67%, yaitu sebesar Rp 1.343.298.137 dibandingkan dengan total
ekuitas per 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun saldo laba.

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2022, mengalami
peningkatan sekitar 596,98%, yaitu sebesar Rp 68.776.417.825 dibandingkan dengan total
ekuitas per 31 Desember 2021. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun saldo laba dan modal saham.

Total ekuitas di dalam posisi keuangan Perseroan per 31 Desember 2021, mengalami
peningkatan sekitar 2,22%, yaitu sebesar Rp 250.278.742 dibandingkan dengan total
ekuitas per 31 Desember 2020. Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya
peningkatan pada akun saldo laba.

Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis Perseroan:
   Marjin laba bruto pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 49,14%, jika
    dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya penurunan beban
    pokok pendapatan. Marjin laba bruto pada tahun 2022 mengalami peningkatan sekitar
    7,42%, jika dibandingkan dengan tahun 2021, terutama disebabkan adanya
    peningkatan pendapatan. Marjin laba bruto pada tahun 2021 mengalami penurunan
    sekitar 53,50%, jika dibandingkan dengan tahun 2020, terutama disebabkan adanya
    peningkatan beban pokok pendapatan.
   Marjin laba usaha pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 50,80%, jika
    dibandingkan dengan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin laba bruto.
    Marjin laba usaha pada tahun 2022 mengalami peningkatan sekitar 0,94%, jika
    dibandingkan dengan tahun 2021, sehubungan dengan peningkatan marjin laba bruto.
    Marjin laba usaha pada tahun 2021 mengalami penurunan sekitar 52,48%, jika
    dibandingkan dengan tahun 2020, sehubungan dengan penurunan marjin laba bruto.
   Marjin laba neto periode berjalan pada Juli 2023 mengalami penurunan sekitar
    1.765,20%, jika dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya
    penurunan penghasilan lain-lain. Marjin laba neto periode berjalan pada tahun 2022
                                                                            Halaman 27
Page 33
          mengalami peningkatan sekitar 1.817,96%, jika dibandingkan dengan tahun 2021,
          sehubungan dengan peningkatan marjin laba usaha. Marjin laba neto periode berjalan
          pada tahun 2021 mengalami penurunan sekitar 49,94%, jika dibandingkan dengan
          tahun 2020, sehubungan dengan penurunan marjin laba usaha.
         Marjin EBITDA pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 30,53%, jika
          dibandingkan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin laba usaha. Marjin
          EBITDA pada tahun 2022 mengalami penurunan sekitar 2,92%, jika dibandingkan
          dengan tahun 2021, terutama disebabkan adanya peningkatan penyusutan dan
          amortisasi. Marjin EBITDA pada tahun 2021 mengalami penurunan sekitar 52,61%,
          jika dibandingkan dengan tahun 2020, sehubungan dengan penurunan marjin laba
          usaha.
         Rasio lancar meningkat menjadi 2,15 pada Juli 2023 dari 2,01 pada tahun 2022,
          terutama disebabkan adanya penurunan liabilitas jangka pendek. Rasio lancar
          meningkat menjadi 2,01 pada tahun 2022 dari 1,41 pada tahun 2021, terutama
          disebabkan adanya peningkatan pada aset lancar. Rasio lancar meningkat menjadi
          1,41 pada tahun 2021 dari 1,01 pada tahun 2020, terutama disebabkan adanya
          peningkatan aset lancar.
         Rasio liabilitas terhadap aset pada Juli 2023 sama dengan tahun 2022 yaitu sebesar
          0,13. Rasio liabilitas terhadap aset menurun menjadi 0,13 pada tahun 2022 dari 0,51
          pada tahun 2021, terutama disebabkan adanya peningkatan aset lancar dan tidak
          lancar. Rasio liabilitas terhadap aset meningkat menjadi 0,51 pada tahun 2021 dari
          0,50 pada tahun 2020, terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka
          pendek dan jangka panjang.
         Rasio liabilitas terhadap ekuitas pada Juli 2023 sama dengan tahun 2022 yaitu
          sebesar 0,15. Rasio liabilitas terhadap ekuitas menurun menjadi 0,15 pada tahun
          2022 dari 1,05 pada tahun 2021, terutama disebabkan oleh peningkatan ekuitas.
          Rasio liabilitas terhadap ekuitas meningkat menjadi 1,05 pada tahun 2021 dari 1,01
          pada tahun 2020, terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek dan
          jangka panjang.

Arus Kas
                                                                                   (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan                                                        31-Des-20        31-Des-21         31-Des-22          31-Jul-23

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan kas dari pelanggan                                                -     3.440.000.000      3.445.366.667     1.550.000.000
 Pembayaran untuk operasional                                                 -    (1.547.330.388)    (2.270.474.445)   (2.753.550.691)
 Pembayaran pajak final                                                       -      (310.000.000)      (361.566.667)     (220.789.580)
 Pembayaran biaya keuangan                                                    -       (11.150.677)       (10.132.374)       (8.608.866)
 Penerimaan penghasilan keuangan                                              -        51.823.195         89.618.174        42.573.579
 Laba sebelum beban pajak final                                   2.122.002.929                 -                  -                 -
 Penyesuaian untuk merekonsiliasi laba sebelum
  beban pajak final menjadi kas bersih diperoleh
  dari aktivitas operasi:
    Penyusutan aset tetap dan properti investasi                    801.590.508                 -                  -                 -
    Beban bunga                                                      70.231.250                 -                  -                 -
    Rugi penjualan aset tetap                                                 -                 -                  -                 -
    Pajak penghasilan                                              (312.000.000)                -                  -                 -
 Penurunan (kenaikan) pada:
  Piutang lain-lain                                                 487.859.774                 -                  -                 -
  Pajak dibayar di muka                                             (40.000.000)                -                  -                 -
 Kenaikan (penurunan) pada:
  Utang lain-lain                                                   (66.788.951)                -                  -                 -
  Utang pajak                                                        (2.219.600)                -                  -                 -
  Pendapatan diterima di muka                                       400.000.000                 -                  -                 -
 Pembayaran tunai : bunga                                           (70.231.250)                -                  -                 -
    Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi   3.390.444.660    1.623.342.130        892.811.355     (1.390.375.558)



                                                                                                                            Halaman 28
Page 34
Keterangan                                                             31-Des-20           31-Des-21        31-Des-22          31-Jul-23

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Perolehan properti investasi                                                       -                  -                 -       (201.821.635)
 Perolehan aset tetap                                                               -       (517.039.960)                -       (200.000.000)
 Hasil penjualan aset tetap                                                         -        534.090.910     1.435.000.000                  -
 Hasil penjualan properti investasi                                                 -                  -     1.000.000.000                  -
 Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi                      -         17.050.950     2.435.000.000       (401.821.635)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Pembayaran dividen                                                                 -                  -     (2.000.000.000)                -
 Penerimaan setoran modal                                                           -                  -      3.000.000.000                 -
 Pembayaran utang bank dan lembaga keuangan bukan bank                 (1.492.292.578)      (312.957.800)      (650.820.200)                -
 Kas Neto Diperoleh dari (Dugunakan untuk) Aktivitas Pendanaan         (1.492.292.578)      (312.957.800)      349.179.800                  -

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                           1.898.152.082       1.327.435.280     3.676.991.155     (1.792.197.193)

Kas dan Setara Kas Awal Periode                                          254.048.130       2.152.200.212     3.479.635.492      7.156.626.647

Kas dan Setara Kas Akhir Periode                                       2.152.200.212       3.479.635.492     7.156.626.647      5.364.429.454



Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Juli 2023 mengalami penurunan
yaitu sebesar Rp 1.792.197.193 atau turun sekitar 25,04% dibandingkan dengan kas dan
setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022. Hal tersebut disebabkan
adanya penurunan kas neto dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.390.375.558 yang
terutama berasal dari pembayaran untuk operasional dan penurunan kas neto dari aktivitas
investasi sebesar Rp 401.821.635 yang terutama berasal dari perolehan properti investasi.
Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 mengalami
peningkatan yaitu sebesar Rp 3.676.991.155 atau naik sekitar 105,67% dibandingkan
dengan kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021. Hal
tersebut disebabkan adanya peningkatan kas neto dari aktivitas investasi sebesar
Rp 2.435.000.000 yang terutama berasal dari hasil penjualan aset tetap, peningkatan kas
neto dari aktivitas operasi sebesar Rp 892.811.355 yang terutama berasal dari penerimaan
kas dari pelanggan dan peningkatan kas neto dari aktivitas pendanaan sebesar
Rp 349.179.800 yang terutama berasal dari penerimaan setoran modal.

Kas dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 mengalami
peningkatan sebesar Rp 1.327.435.280 atau naik sekitar 61,68% dibandingkan dengan kas
dan setara kas untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020. Hal tersebut
disebabkan adanya peningkatan kas neto dari aktivitas operasi sebesar Rp 1.623.342.130
yang terutama berasal dari penerimaan kas dari pelanggan, peningkatan kas neto dari
aktivitas investasi sebesar Rp 17.050.950 yang terutama berasal dari hasil penjualan aset
tetap dan penurunan kas neto dari aktivitas pendanaan sebesar Rp 312.957.800 yang
terutama berasal dari pembayaran utang bank dan lembaga keuangan bukan bank.

SKN
Berikut ini merupakan tabel Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi SKN untuk periode
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023 telah diaudit oleh KAP
Kanaka Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa modifikasian,
yang disajikan sebagai berikut:
                                                          (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                  Audited                  Audited
                        Keterangan
                                                                   2022                  31 Juli 2023
Operating Highlight
Pendapatan                                                       2.521.705.003              402.000.000
Laba Bruto                                                       2.521.705.003              402.000.000
Rugi Usaha                                                         (17.575.390)           (870.816.336)
EBITDA                                                             366.972.388            (626.337.406)


                                                                                                                                   Halaman 29
Page 35
                                                  Audited           Audited
                  Keterangan
                                                   2022           31 Juli 2023
Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                  60.730.299      (944.032.216)
Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan    60.730.299      (944.032.216)
Financial Position
Aset                                              6.681.174.485   13.024.486.645
Aset Lancar                                       3.455.461.131    4.257.622.727
Aset Tidak Lancar                                 3.225.713.354    8.766.863.918
Liabilitas                                        3.120.444.186   10.407.788.562
Liabilitas Jangka Pendek                          2.345.729.900    7.681.312.371
Liabilitas Jangka Panjang                           774.714.286    2.726.476.191
Ekuitas                                           3.560.730.299    2.616.698.083
Key Performance Ratio
Marjin Laba Bruto                                     100,00%           100,00%
Marjin Rugi Usaha                                      -0,70%          -216,62%
Marjin Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                2,41%          -234,83%
Marjin EBITDA                                          14,55%          -155,81%
Return on Assets (ROA)                                  0,91%            -7,25%
Return on Equity (ROE)                                  1,71%           -36,08%
Rasio Lancar                                              1,47              0,55
Rasio Liabilitas terhadap Aset                            0,47              0,80
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                         0,88              3,98


Total aset di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami peningkatan sekitar
94,94% atau sebesar Rp 6.343.312.160 dibandingkan dengan total aset per 31 Desember
2022. Peningakatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada akun properti
investasi sebesar Rp 7.050.000.000 dan piutang lain-lain sebesar Rp 3.218.360.124 serta
penurunan pada akun uang muka sebesar Rp 2.766.334.310 dan aset takberwujud – neto
sebesar Rp 1.301.218.120.

Total liabilitas di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami peningkatan
sekitar 233,54% atau sebesar Rp 7.287.344.376 dibandingkan dengan total liabilitas per
31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada
akun utang bank jangka pendek sebesar Rp 6.000.000.000, utang bank jangka panjang
sebesar Rp 2.316.047.619, utang lain-lain sebesar Rp 377.164.434, beban akrual sebesar
Rp 50.000.000 dan utang pajak sebesar Rp 7.115.266 serta penurunan pada akun utang
usaha sebesar Rp 1.072.195.443 dan liabilitas sewa sebesar Rp 390.787.500.

Total ekuitas di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami penurunan
sekitar - 26,51%, yaitu sebesar Rp 944.032.216 dibandingkan dengan total ekuitas per
31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh rugi neto periode
berjalan sebesar Rp 944.032.216.

Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis SKN:
    Marjin rugi usaha pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 215,92%, jika
     dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya penurunan
     pendapatan.
    Marjin rugi neto periode berjalan pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar
     237,24%, jika dibandingkan dengan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan
     marjin rugi usaha.
    Marjin EBITDA pada Juli 2023 mengalami penurunan sekitar 170,36%, jika
     dibandingkan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin rugi usaha.
    Rasio lancar menurun menjadi 0,55 pada Juli 2023 dari 1,47 pada tahun 2022,
     terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek.

                                                                                   Halaman 30
Page 36
                Rasio liabilitas terhadap aset meningkat menjadi 0,80 pada Juli 2023 dari 0,47 pada
                 tahun 2022, terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek dan
                 jangka panjang.
                Rasio liabilitas terhadap ekuitas meningkat menjadi 3,98 pada Juli 2023 dari 0,88
                 pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek dan
                 jangka panjang.

       Arus Kas
                                                          (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
       Keterangan                                                       31-Des-22         31-Jul-23

       Arus Kas dari Aktivitas Operasi
        Penerimaan kas dari pelanggan                                   2.526.775.995        60.000.000
        Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha                  (2.941.702.384)   (4.973.041.273)
        Penerimaan penghasilan keuangan                                       322.871            50.314
        Pembayaran biaya keuangan                                         (83.112.942)                -
        Pembayaran pajak final                                                      -       (28.200.000)
           Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                   (497.716.460)    (4.941.190.959)

       Arus Kas dari Aktivitas Investasi
        Perolehan aset tetap                                             (239.829.204)                -
        Perolehan properti investasi                                                -    (4.283.665.690)
        Perolehan aset takberwujud                                     (1.643.643.940)   (1.873.125.000)
        Penerimaan dari penjualan aset takberwujud                                  -     2.969.864.190
        Penerimaan dari penjualan aset tetap                                        -       197.707.246
           Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                (1.883.473.144)   (2.989.219.254)

       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
        Penerimaan dari utang bank                                        986.000.000     8.550.000.000
        Pembayaran untuk utang bank                                       (70.428.571)    (233.952.381)
        Penerimaan tambahan modal disetor                               3.500.000.000                 -
        Pembayaran untuk liabilitas sewa                               (1.409.962.500)    (390.787.500)

           Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                 3.005.608.929     7.925.260.119

       Kenaikan (Penurunan) Neto Bank                                    624.419.325         (5.150.094)

       Bank, Awal Periode                                                           -      624.419.325

       Bank, Akhir Periode                                               624.419.325       619.269.231



       Bank akhir periode yang berakhir pada 31 Juli 2023 mengalami penurunan sebesar
       Rp 5.150.094 atau turun sekitar 0,82% dibandingkan dengan bank akhir periode yang
       berakhir pada 31 Desember 2022. Hal tersebut disebabkan adanya penurunan kas neto
       dari aktivitas operasi sebesar Rp 4.941.190.959 yang terutama berasal dari pembayaran
       kas kepada pemasok dan beban usaha, penurunan kas neto dari aktivitas investasi
       sebesar Rp 2.989.219.254 yang terutama berasal dari perolehan properti investasi dan
       peningkatan kas neto dari akivitas pendanaan sebesar Rp 7.925.260.119 yang terutama
       berasal dari penerimaan dari utang bank.
8.2.1.2 Penilaian atas Proyeksi Keuangan

       Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada peraturan perpajakan.
       Selain itu juga diasumsikan tidak ada perubahan pada manajemen dan kebijakan
       akuntansi.
       Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi selama tahun
       2023-2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:




                                                                                                           Halaman 31
Page 37
                                                                                                            (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                       Proyeksi            Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                              2023                2024                2025               2026               2027
                                                                          1                   2                   3                  4                  5

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                               30.036.315.474      27.996.949.242      12.039.811.284      6.268.863.101      1.645.142.169
    Piutang usaha                                                                 -          59.981.485         106.367.378        160.936.190        195.595.925
    Pajak dibayar di muka                                             1.116.836.908       1.192.969.775       1.300.964.258      1.522.393.721      1.604.299.248
    Uang muka                                                         2.425.514.690       2.425.514.690       2.425.514.690      2.425.514.690      2.425.514.690
         Total Aset Lancar                                           33.578.667.072      31.675.415.192      15.872.657.609     10.377.707.702      5.870.552.032

 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                   663.584.325         651.078.700         615.823.075        557.134.950        474.311.350
    Properti investasi - neto                                        99.309.768.248     134.096.488.358     171.070.009.270    191.989.757.995    214.141.134.201
    Aset takberwujud - neto                                             962.500.000         700.000.000         437.500.000        175.000.000                  -

         Total Aset Tidak Lancar                                    100.935.852.573     135.447.567.058     172.123.332.345    192.721.892.945    214.615.445.551

Total Aset                                                          134.514.519.645     167.122.982.250     187.995.989.954    203.099.600.647    220.485.997.583

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
     Utang lain-lain                                                  52.324.000            52.324.000          52.324.000         52.324.000         52.324.000
     Beban akrual                                                    440.000.000           440.000.000         440.000.000        440.000.000        440.000.000
     Utang pajak                                                     427.324.477           396.576.635         381.015.141        382.672.534        396.195.015
     Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
      Utang bank                                                             -              832.500.000       4.329.000.000      6.470.604.000      9.522.396.000
      Pendapatan diterima di muka                                  4.720.723.718          6.623.408.218       8.755.328.718     10.310.952.218     10.827.185.543
      Utang pembiayaan konsumen                                      157.157.000            157.157.000         157.157.000        157.157.000        157.157.000
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                5.797.529.195       8.501.965.853      14.114.824.859     17.813.709.752     21.395.257.558

  Liabilitas Jangka Panjang
  Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
   Utang bank                                                                     -       2.497.500.000      15.651.000.000     22.030.033.500     30.818.370.500
   Pendapatan diterima di muka                                        5.974.312.000       4.697.189.500       3.288.146.500      3.323.480.000      2.842.580.175
   Utang pembiayaan konsumen                                            342.888.000         342.888.000         342.888.000        342.888.000        342.888.000
  Liabilitas imbalan kerja                                              128.578.714         139.250.897         150.349.967        161.893.000        173.897.755
        Total Liabilitas Jangka Panjang                               6.445.778.714       7.676.828.397      19.432.384.467     25.858.294.500     34.177.736.430

        Total Liabilitas                                             12.243.307.909      16.178.794.250      33.547.209.327     43.672.004.253     55.572.993.988

 Ekuitas
  Modal saham                                                        15.173.000.000      16.216.250.000      16.216.250.000     16.216.250.000     16.216.250.000
  Tambahan modal disetor                                             35.730.000.000      60.768.000.000      60.768.000.000     60.768.000.000     60.768.000.000
  Saldo laba                                                         71.368.211.736      73.959.938.000      77.464.530.627     82.443.346.394     87.928.753.595
        Total Ekuitas                                               122.271.211.736     150.944.188.000     154.448.780.627    159.427.596.394    164.913.003.595

Total Liabilitas dan Ekuitas                                        134.514.519.645     167.122.982.250     187.995.989.954    203.099.600.647    220.485.997.583



Proyeksi Posisi Keuangan Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi
selama tahun 2023-2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                            (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                         Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                                                2023                2024               2025               2026              2027
                                                                            1                   2                  3                  4                 5

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                 30.111.472.180      27.543.400.974     11.211.173.330     5.181.137.016        464.219.208
    Piutang usaha                                                         123.744.466         199.749.934        257.971.443       324.375.872        370.871.223
    Pajak dibayar di muka                                               1.116.836.908       1.192.969.775      1.300.964.258     1.522.393.721      1.604.299.248
    Uang muka                                                           2.425.514.690       2.425.514.690      2.425.514.690     2.425.514.690      2.425.514.690

             Total Aset Lancar                                         33.777.568.244      31.361.635.373     15.195.623.721     9.453.421.298      4.864.904.369
                                                                       35.952.568.244
 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                     663.584.325         651.078.700        615.823.075       557.134.950        474.311.350
    Aset hak guna - neto                                                1.666.843.085       1.546.793.085      1.426.743.085     1.306.693.085      1.186.643.085
    Properti investasi - neto                                         106.359.768.248     141.146.488.358    178.120.009.270   199.039.757.995    221.191.134.201
    Aset takberwujud - neto                                               962.500.000         700.000.000        437.500.000       175.000.000                -

             Total Aset Tidak Lancar                                  109.652.695.658     144.044.360.143    180.600.075.429   201.078.586.030    222.852.088.636
                                                                      109.652.695.658
Total Aset                                                            143.430.263.902     175.405.995.515    195.795.699.151   210.532.007.328    227.716.993.005




                                                                                                                                                 Halaman 32
Page 38
                                                                         Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                                2023              2024               2025              2026               2027
                                                                            1                 2                  3                 4                  5

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Utang bank jangka pendek                                          5.250.000.000     4.500.000.000      3.750.000.000     3.000.000.000      2.250.000.000
      Utang lain-lain                                                      52.324.000        52.324.000         52.324.000        52.324.000         52.324.000
      Beban akrual                                                        440.000.000       440.000.000        440.000.000       440.000.000        440.000.000
      Utang pajak                                                         427.324.477       396.576.635        381.015.141       382.672.534        396.195.015
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
        Utang bank                                                        505.142.857     1.337.642.857      4.834.142.857     6.975.746.857     10.027.538.857
        Pendapatan diterima di muka                                     4.720.723.718     6.623.408.218      8.755.328.718    10.310.952.218     10.827.185.543
        Utang pembiayaan konsumen                                         157.157.000       157.157.000        157.157.000       157.157.000        157.157.000
           Total Liabilitas Jangka Pendek                              11.552.672.052    13.507.108.710     18.369.967.717    21.318.852.610     24.150.400.416

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
     Utang bank                                                         2.516.000.000     4.508.357.143     17.156.714.286    23.030.604.929     31.313.799.072
     Pendapatan diterima di muka                                        5.974.312.000     4.697.189.500      3.288.146.500     3.323.480.000      2.842.580.175
     Utang pembiayaan konsumen                                            342.888.000       342.888.000        342.888.000       342.888.000        342.888.000
   Liabilitas imbalan kerja                                               128.578.714       139.250.897        150.349.967       161.893.000        173.897.755
           Total Liabilitas Jangka Panjang                              8.961.778.715     9.687.685.540     20.938.098.753    26.858.865.929     34.673.165.001

           Total Liabilitas                                            20.514.450.767    23.194.794.251     39.308.066.470    48.177.718.539     58.823.565.417
                                                                       20.514.450.767    23.194.794.251     39.308.066.470    48.177.718.539     58.823.565.417
 Ekuitas
  Modal saham                                                          15.173.000.000    16.216.250.000     16.216.250.000    16.216.250.000     16.216.250.000
  Tambahan modal disetor                                               35.730.000.000    60.768.000.000     60.768.000.000    60.768.000.000     60.768.000.000
  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali            440.698.083       440.698.083        440.698.083       440.698.083        440.698.083
  Saldo laba                                                           71.571.309.452    74.785.464.149     79.061.691.607    84.927.890.089     91.466.270.196
    Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaa 122.915.007.535     152.210.412.232    156.486.639.690   162.352.838.172    168.891.218.279
  Kepentingan non-pengendali                                                  805.600           789.033            992.990         1.450.617          2.209.309
           Total Ekuitas                                              122.915.813.135   152.211.201.265    156.487.632.681   162.354.288.789    168.893.427.589

Total Liabilitas dan Ekuitas                                          143.430.263.902   175.405.995.515    195.795.699.151   210.532.007.328    227.716.993.005



Proyeksi Laba Rugi Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi selama tahun 2023-
2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                          (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                            Agt-Des 2023         2024              2025               2026               2027
                                                                           1                 2                 3                  4                  5

Pendapatan                                                             1.577.068.451    6.298.241.000      9.350.290.500     12.858.512.000     15.263.195.500

Beban Pokok Pendapatan                                                  (666.691.356)   (3.184.126.688)    (4.141.631.868)   (5.153.720.942)    (5.765.570.824)

Laba Bruto                                                              910.377.094     3.114.114.313      5.208.658.632      7.704.791.058      9.497.624.676

Beban Usaha                                                           (1.293.980.826)    (956.173.553)     (1.015.604.544)   (1.077.155.275)    (1.136.837.106)

Laba Usaha                                                              (383.603.731)   2.157.940.760      4.193.054.088      6.627.635.783      8.360.787.570

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                          1.111.282.705      910.125.853        (41.277.099)      (738.388.351)    (1.649.958.008)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                          727.678.974     3.068.066.612      4.151.776.989      5.889.247.432      6.710.829.563

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                                    -       (62.145.349)       (46.000.361)       (89.276.665)       (65.428.362)
                                                                              0,00%             -2,03%             -1,11%             -1,52%            -0,97%
Laba Neto Periode Berjalan                                              727.678.974     3.005.921.264      4.105.776.628      5.799.970.767      6.645.401.200



Proyeksi Laba Rugi Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2023-2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:




                                                                                                                                               Halaman 33
Page 39
                                                                                                             (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                    Proyeksi                Proyeksi              Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                        Agt-Des 2023                2024                  2025                2026               2027
                                                                       1                       2                     3                   4                  5
                                                                                                  66,02%                39,96%              32,62%             17,17%
Pendapatan                                                         2.208.165.225           7.998.757.129        11.194.806.629      14.847.028.129     17.395.711.629

Beban Pokok Pendapatan                                                 (716.712.190)       (3.304.176.688)      (4.261.681.868)     (5.273.770.942)     (5.885.620.824)

Laba Bruto                                                         1.491.453.035           4.694.580.442         6.933.124.761       9.573.257.187     11.510.090.805

Beban Usaha                                                       (1.489.512.492)          (1.491.027.833)      (1.566.504.453)     (1.644.582.181)     (1.721.286.819)

Laba Usaha                                                                1.940.543        3.203.552.609         5.366.620.308       7.928.675.006      9.788.803.986

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                          991.751.425           656.977.482         (258.552.918)       (952.735.620)      (1.810.991.212)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                         993.691.968         3.860.530.091         5.108.067.391       6.975.939.387      7.977.812.775

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                          (63.109.677)        (232.196.962)        (230.451.974)       (288.128.278)       (278.679.975)

Laba Neto Periode Berjalan                                             930.582.290         3.628.333.129         4.877.615.416       6.687.811.108      7.699.132.799



Proyeksi Arus Kas Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi selama tahun 2023-
2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:
                                                                                                             (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                           Proyeksi             Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                               Agt-Des 2023            2024                2025               2026               2027
                                                                              1                    2                   3                  4                  5

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                            1.810.000.000        6.863.821.515       9.966.800.622     14.288.532.810     15.102.933.075
 Pembayaran untuk operasional                                              (836.088.181)      (3.861.503.141)     (4.808.956.209)    (5.905.459.751)    (6.430.753.732)
 Pembayaran pajak                                                          (190.335.405)        (538.362.482)       (712.596.878)      (969.180.603)    (1.101.014.635)
 Pembayaran biaya keuangan                                                   (1.827.479)        (250.558.701)     (1.523.186.240)    (2.481.807.195)    (3.522.636.006)
 Penerimaan penghasilan keuangan                                             30.409.698          150.181.577         139.984.746         60.199.056         31.344.316

  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi               812.158.633        2.363.578.768       3.062.046.041      4.992.284.318      4.079.873.017

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
  Penjualan (Perolehan) aset tetap                                         (500.045.000)    (100.000.000)           (103.000.000)      (106.090.000)      (109.272.700)
  Hasil penjualan (perolehan) properti investasi                        (16.043.272.613) (33.300.000.000)        (34.965.000.000)   (18.356.625.000)   (19.274.456.250)

  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi         (16.543.317.613) (33.400.000.000)        (35.068.000.000)   (18.462.715.000)   (19.383.728.950)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
  Pembayaran dividen                                                                -          (414.195.000)        (601.184.000)      (821.155.000)    (1.159.994.000)
  Penerimaan setoran modal                                               39.903.000.000      26.081.250.000                  -                  -                  -
  Penerimaan (Pembayaran) utang bank dan lembaga keuangan bukan bank        500.045.000       3.330.000.000       16.650.000.000      8.520.637.500     11.840.129.000
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan          40.403.045.000      28.997.055.000       16.048.816.000      7.699.482.500     10.680.135.000

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                             24.671.886.020       (2.039.366.232)    (15.957.137.959)    (5.770.948.182)    (4.623.720.933)

Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                                            5.364.429.454      30.036.315.474       27.996.949.242     12.039.811.284      6.268.863.101

Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun                                          30.036.315.474      27.996.949.242       12.039.811.284      6.268.863.101      1.645.142.169



Proyeksi Arus Kas Konsolidasi Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi selama
tahun 2023-2027 ditunjukkan pada tabel berikut ini:




                                                                                                                                                      Halaman 34
Page 40
                                                                                                                       (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                          Proyeksi            Proyeksi               Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi
       Keterangan                                                                       Agt-Des 2023           2024                   2025                2026               2027
                                                                                             1                   2                      3                   4                  5
                                                                                                                    66,02%                 39,96%              32,62%             17,17%
       Arus Kas dari Aktivitas Operasi
        Penerimaan kas dari pelanggan                                                    2.704.281.309       8.548.313.661      11.799.481.135        16.265.213.323     17.223.613.588
        Pembayaran untuk operasional                                                    (1.123.224.607)     (4.396.357.421)     (5.359.856.118)       (6.472.886.657)    (7.015.203.445)
        Penerimaan piutang lain-lain                                                     3.227.923.970                 -                   -                     -                  -
        Pembayaran utang lain-lain                                                      (1.045.983.435)                -                   -                     -                  -
        Pembayaran pajak                                                                  (268.525.876)       (708.414.095)       (897.048.491)       (1.168.032.216)    (1.314.266.248)
        Pembayaran biaya keuangan                                                         (121.358.760)       (503.707.072)     (1.740.462.059)       (2.696.154.464)    (3.683.669.211)
        Penerimaan penghasilan keuangan                                                     30.409.698         150.181.577         139.984.746            60.199.056         31.344.316

         Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi                     3.403.522.299      3.090.016.651        3.942.099.214         5.988.339.043      5.241.819.000

       Arus Kas dari Aktivitas Investasi
         Penjualan (Perolehan) aset tetap                                                 (500.045.000)       (100.000.000)        (103.000.000)         (106.090.000)      (109.272.700)
         Hasil penjualan (perolehan) properti investasi                                (16.043.272.613)    (33.300.000.000)     (34.965.000.000)      (18.356.625.000)   (19.274.456.250)

         Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi                 (16.543.317.613)    (33.400.000.000)     (35.068.000.000)      (18.462.715.000)   (19.383.728.950)

       Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
         Pembayaran dividen                                                                        -         (414.195.000)        (601.184.000)         (821.155.000)    (1.159.994.000)
         Penerimaan setoran modal                                                       39.903.000.000     26.081.250.000                  -                     -                  -
         Penerimaan (Pembayaran) utang bank dan lembaga keuangan bukan bank               (460.431.191)     2.074.857.143       15.394.857.143         7.265.494.643     10.584.986.143
         Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan                  39.442.568.810     27.741.912.143       14.793.673.143         6.444.339.643      9.424.992.143

       Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                                     26.302.773.495     (2.568.071.207)      (16.332.227.644)      (6.030.036.315)     (4.716.917.807)
                                                                                        26.302.773.495     (2.568.071.207)      (16.332.227.644)      (6.030.036.315)     (4.716.917.807)
       Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                                                    3.808.698.685     30.111.472.180        27.543.400.974       11.211.173.330       5.181.137.016

       Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun                                                  30.111.472.180     27.543.400.974       11.211.173.330         5.181.137.016        464.219.208



8.2.1.3 Analisis Rasio Keuangan

       Berikut adalah rasio keuangan Perseroan untuk periode 2023-2027 tanpa adanya
       Rencana Transaksi:
                                                          Audited        Audited      Audited        Audited      Proyeksi              Proyeksi         Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi
        Keterangan                                         2020           2021         2022        Jan-Jul 2023 Agt-Des 2023              2024             2025           2026             2027
                                                            -2             -1           0                            1                     2                3               4                5

        Operasi
         Marjin laba bruto                                   80,13%         26,63%       34,05%           83,19%         57,73%             49,44%           55,71%         59,92%           62,23%
         Marjin laba usaha                                   70,21%         17,73%       18,67%           69,47%        -24,32%             34,26%           44,84%         51,54%           54,78%
         Marjin laba periode berjalan                        58,01%          8,07%     1826,04%           60,84%         46,14%             47,73%           43,91%         45,11%           43,54%
         Marjin EBITDA                                       95,90%         43,29%       40,37%           70,90%        -23,58%             36,05%           46,32%         52,82%           56,04%
         Imbal hasil aset (ROA)                               7,99%          1,06%       73,18%            1,43%          0,54%              1,80%            2,18%          2,86%            3,01%
         Imbal hasil ekuitas (ROE)                           16,06%          2,17%       84,41%            1,65%          0,60%              1,99%            2,66%          3,64%            4,03%

        Likuiditas
          Rasio Lancar                                         1,10           1,41         2,01             2,15              5,79            3,73             1,12            0,58            0,27
          Quick Ratio                                          0,77           1,08         1,49             1,30              5,18            3,30             0,86            0,36            0,09

        Solvabilitas
          Rasio Liabilitas terhadap Aset                        0,50           0,51         0,13            0,13              0,09             0,10             0,18            0,22            0,25
          Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                     1,01           1,05         0,15            0,15              0,10             0,11             0,22            0,27            0,34




       Berikut adalah rasio keuangan Perseroan untuk periode 2023-2027 dengan adanya
       Rencana Transaksi:
                                                          Audited        Audited      Audited        Audited      Proyeksi              Proyeksi         Proyeksi        Proyeksi         Proyeksi
        Keterangan                                         2020           2021         2022        Jan-Jul 2023 Agt-Des 2023              2024             2025            2026             2027
                                                            -2             -1           0                            1                     2                3                4                5

        Operasi
         Marjin laba bruto                                   80,13%         26,63%       34,05%           83,19%        67,54%              58,69%           61,93%         64,48%           66,17%
         Marjin laba usaha                                   70,21%         17,73%       18,67%           69,47%         0,09%              40,05%           47,94%         53,40%           56,27%
         Marjin laba periode berjalan                        58,01%          8,07%     1826,04%           60,84%        42,14%              45,36%           43,57%         45,04%           44,26%
         Marjin EBITDA                                       95,90%         43,29%       40,37%           70,90%         0,62%              41,46%           49,17%         54,51%           57,38%
         Imbal hasil aset (ROA)                               7,99%          1,06%       73,18%            1,43%         0,65%               2,07%            2,49%          3,18%            3,38%
         Imbal hasil ekuitas (ROE)                           16,06%          2,17%       84,41%            1,65%         0,76%               2,38%            3,12%          4,12%            4,56%

        Likuiditas
          Rasio Lancar                                         1,10           1,41         2,01             2,15              2,92            2,32             0,83            0,44            0,20
          Quick Ratio                                          0,77           1,08         1,49             1,30              2,62            2,05             0,62            0,26            0,03

        Solvabilitas
          Rasio Liabilitas terhadap Aset                        0,50           0,51         0,13            0,13              0,14             0,13             0,20            0,23            0,26
          Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                     1,01           1,05         0,15            0,15              0,17             0,15             0,25            0,30            0,35




                                                                                                                                                                       Halaman 35
Page 41
        Berdasarkan analisis rasio keuangan Perseroan, seperti yang dirangkum pada tabel di
        atas, Proyeksi marjin laba bruto Perseroan pada periode 2023-2027 tanpa adanya
        Rencana Transaksi akan berkisar antara 49,44%-62,23%, sedangkan dengan adanya
        Rencana Transaksi akan berkisar antara 58,69%-67,54%. Proyeksi marjin laba periode
        berjalan Perseroan pada periode 2023-2027 tanpa adanya Rencana Transaksi akan
        berkisar antara 43,54%-47,73%, sedangkan dengan adanya Rencana Transaksi akan
        berkisar antara 42,14%-45,36%. Proyeksi rasio liabilitas terhadap aset Perseroan pada
        periode 2023-2027 tanpa adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara 0,09-0,25,
        sedangkan dengan adanya Rencana Transaksi akan berkisar antara 0,13-0,26.

8.2.1.4 Analisis Laporan Keuangan Sebelum Rencana Transaksi dan Proforma Laporan
        Keuangan Setelah Rencana Transaksi Dilakukan

        Berdasarkan analisis posisi proforma Perseroan atas keseluruhan Rencana Transaksi per
        tanggal 31 Juli 2023 yang telah direviu oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono, dimana
        terdapat penyesuaian antara lain:
        1. Peningkatan total aset sebesar Rp 10.849.486.645, yang terutama berasal dari
           peningkatan properti investasi - neto sebesar Rp 7.050.000.000, piutang lain-lain
           sebesar Rp 3.227.923.970, aset hak guna - neto sebesar Rp 1.716.863.918, piutang
           usaha sebesar Rp 386.929.000, pajak dibayar di muka sebesar Rp 13.285.876 dan
           persediaan sebesar Rp 10.214.650 serta penurunan pada kas dan setara kas sebesar
           Rp 1.555.730.769.
        2. Peningkatan total liabilitas sebesar Rp 10.407.788.562, yang terutama berasal dari
           peningkatan utang bank jangka pendek sebesar Rp 6.000.000.000, utang bank jangka
           panjang sebesar Rp 3.231.619.048, utang lain-lain sebesar Rp 1.045.983.435, beban
           akrual sebesar Rp 100.000.000, utang pajak sebesar Rp 28.366.670 dan utang usaha
           sebesar Rp 1.819.409.
        3. Peningkatan total ekuitas sebesar Rp 441.698.083, yang terutama berasal dari
           peningkatan selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali sebesar
           Rp 440.698.083 dan kepentingan non-pengendali sebesar Rp 1.000.000.

8.2.2   Analisis Inkremental
8.2.2.1 Kontribusi Nilai Tambah Bagi Perusahaan

        Dengan adanya Rencana Transaksi, total aset Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sekitar 22,28% atau mencapai
        Rp 227.716.993.005 pada tahun 2027, dibandingkan dengan total aset Perseroan per
        31 Juli 2023 yang sebesar Rp 93.669.101.679. Tanpa adanya Rencana Transaksi, total aset
        Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR sekitar 21,39% atau mencapai
        Rp 220.485.997.583 pada tahun 2027.

        Dengan adanya Rencana Transaksi, total liabilitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami
        CAGR sekitar 43,24% atau mencapai Rp 58.823.565.417 pada tahun 2027, dibandingkan
        dengan total liabilitas Perseroan per 31 Juli 2023 yang sebesar Rp 12.028.568.916. Tanpa
        adanya Rencana Transaksi, total liabilitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR
        sekitar 41,41% atau mencapai Rp 55.572.993.988 pada tahun 2027.


                                                                                    Halaman 36
Page 42
       Dengan adanya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami
       CAGR sekitar 17,89% atau mencapai Rp 168.893.427.589 pada tahun 2027, dibandingkan
       dengan total ekuitas Perseroan per 31 Juli 2023 yang sebesar Rp 81.640.532.763. Tanpa
       adanya Rencana Transaksi, total ekuitas Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR
       sekitar 17,26% atau mencapai Rp 164.913.003.595 pada tahun 2027.

8.2.2.2 Perkiraan Biaya atau Pendapatan yang Relevan

       Biaya-biaya yang relevan sehubungan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi antara
       lain seperti biaya konsultan keuangan, profesi/lembaga penunjang pasar modal yang terdiri
       dari jasa akuntan, penilai, konsultan hukum, notaris dan biaya lainnya sebesar sekitar
       Rp 750.000.000.

8.2.2.3 Informasi Non Keuangan yang Relevan

       Untuk menjaga kelangsungan usaha Perseroan, pemegang saham dan manajemen
       Perseroan berupaya menyusun rencana strategis, antara lain melakukan peningkatan
       usaha melalui Rencana Transaksi.

8.2.2.4 Prosedur Pengambilan Keputusan Atas Rencana Transaksi

       Sehubungan dengan Rencana Transaksi, Perseroan telah memperhatikan dan menaati
       peraturan dan ketentuan yang berlaku. Persetujuan awal atas Rencana Transaksi telah
       disetujui oleh Dewan Komisaris.

9.     Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

9.1    Pendekatan dan Analisis Kewajaran

       Dalam menganalisis kewajaran keseluruhan Rencana Transaksi, kami melakukan
       pendekatan dan prosedur sebagai berikut:
          Analisis Nilai Transaksi
           Analisis kewajaran dengan membandingkan antara Harga Akuisisi dengan Nilai Pasar
           dari saham yang dinilai. Apabila Harga Akuisisi lebih rendah daripada Nilai Pasar
           maka dikategorikan wajar dan tidak merugikan Perseroan ataupun pemegang
           sahamnya.
          Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi
           Analisis kewajaran atas keseluruhan Rencana Transaksi dengan membandingkan
           antara posisi proforma Laporan Posisi Keuangan Perseroan sebelum
           dilaksanakannya Rencana Transaksi dan sesudah dilaksanakannya Rencana
           Transaksi. Rencana Transaksi dianggap wajar apabila posisi proforma menunjukkan
           nilai positif.
          Analisis Inkremental dan Profitabilitas
           Analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan
           untuk melihat kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang lebih baik bagi
           Perseroan dengan membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi

                                                                                     Halaman 37
Page 43
           manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah
           dilaksanakannya Rencana Transaksi.

9.2   Analisis Kewajaran Transaksi
      Analisis kewajaran dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan obyektif
      transaksi secara keseluruhan dan kemudian masing-masing komponen transaksi juga
      ditelaah untuk dinilai kewajarannya. Penilaian kewajaran dilakukan dengan tetap
      memperhatikan keterkaitan antara masing-masing transaksi dan obyektif transaksi secara
      keseluruhan, Pendapat kewajaran atas keseluruhan Rencana Transaksi disampaikan pada
      bab 10. Kesimpulan.
      Berikut ini adalah ringkasan analisis Kewajaran Rencana Transaksi :

      1.   Analisis Nilai Transaksi

           Sebagaimana tercantum dalam PPJB Saham tanggal 13 November 2023 dan
           Addendum Pertama PPJB Saham tanggal 18 Desember 2023 antara Perseroan
           dengan Imanuel Herman Prawiromaruto, Suzanna Rosa Prawiromaruto dan
           Swandriyani Hudianto, nilai transaksi akuisisi 99,97% saham SKN oleh Perseroan
           adalah sebesar Rp 2.175.000.000.

           Berdasarkan Laporan Penilaian 99,97% Saham SKN No. 00175/2.0110-
           00/BS/03/0113/1/XII/2023 tanggal 19 Desember 2023 yang menggunakan metode
           Penyesuaian Aset Bersih (Net Adjusted Book Value/NABV) dan Arus Kas Terdiskonto
           (Discounted Cash Flow/DCF), Indikasi Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham SKN per
           31 Juli 2023 adalah sebesar Rp 2.191.207.889.

           Terlihat bahwa nilai transaksi pembelian 99,97% saham SKN lebih rendah sekitar
           0,74% daripada nilai pasar saham yang dinilai, sehingga rencana pembelian saham
           tersebut akan menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi Perseroan di
           masa yang akan datang serta sejalan dengan rencana dan keyakinan manajemen
           Perseroan atas Rencana Transaksi.

      2.   Analisis Posisi Proforma Keseluruhan Rencana Transaksi

           Terkait dengan analisis posisi proforma Perseroan atas keseluruhan Rencana
           Transaksi, KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono telah ditunjuk oleh Perseroan untuk
           melakukan reviu atas Proforma Informasi Keuangan Konsolidasian Interim Perseroan
           sebelum dan sesudah Rencana Transaksi.

           Berikut ini adalah ringkasan Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim
           Perseroan sebelum dan sesudah realisasi Rencana Transaksi per 31 Juli 2023:




                                                                                   Halaman 38
Page 44
                                                                                                           (dalam Rupiah)
                                                                         Sebelum Transaksi                     Setelah Transaksi
Keterangan                                                                                   Penyesuaian
                                                                            (Audited)                             (Proforma)

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                      5.364.429.454    (1.555.730.769)      3.808.698.685
    Piutang usaha                                                                       -       386.929.000         386.929.000
    Piutang lain-lain                                                                   -     3.227.923.970       3.227.923.970
    Persediaan                                                                          -        10.214.650          10.214.650
    Pajak dibayar di muka                                                   1.087.210.422        13.285.876       1.100.496.298
    Uang muka                                                               2.425.514.690                 -       2.425.514.690
              Total Aset Lancar                                             8.877.154.566     2.082.622.727      10.959.777.293

 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                         692.752.865                 -         692.752.865
    Aset hak guna - neto                                                                -     1.716.863.918       1.716.863.918
    Properti investasi - neto                                              83.066.694.248     7.050.000.000      90.116.694.248
    Aset takberwujud - neto                                                 1.032.500.000                 -       1.032.500.000

              Total Aset Tidak Lancar                                      84.791.947.113     8.766.863.918      93.558.811.031

Total Aset                                                                 93.669.101.679    10.849.486.645    104.518.588.324

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Utang bank jangka pendek                                                          -     6.000.000.000       6.000.000.000
      Utang usaha                                                                       -         1.819.409           1.819.409
      Utang lain-lain                                                          52.324.000     1.045.983.435       1.098.307.435
      Beban akrual                                                            440.000.000       100.000.000         540.000.000
      Utang pajak                                                              39.792.747        28.366.670          68.159.417
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
        Utang bank                                                                      -      505.142.857          505.142.857
        Pendapatan diterima di muka                                         3.448.979.171                -        3.448.979.171
        Utang pembiayaan konsumen                                             157.157.000                -          157.157.000
             Total Liabilitas Jangka Pendek                                 4.138.252.918     7.681.312.371      11.819.565.289

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
       Utang bank                                                                       -     2.726.476.191       2.726.476.191
       Pendapatan diterima di muka                                          7.423.124.998                 -       7.423.124.998
       Utang pembiayaan konsumen                                              342.888.000                 -         342.888.000
     Liabilitas imbalan kerja                                                 124.303.000                 -         124.303.000
             Total Liabilitas Jangka Panjang                                7.890.315.998     2.726.476.191      10.616.792.189

             Total Liabilitas                                              12.028.568.916    10.407.788.562      22.436.357.478
                                                                                     0,13                                  0,21
 Ekuitas                                                                             0,15                                  0,27
  Modal saham                                                              11.000.000.000                -       11.000.000.000
  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali                        -        440.698.083          440.698.083
  Saldo laba                                                               70.640.532.763                -       70.640.532.763
      Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan     81.640.532.763      440.698.083       82.081.230.846
  Kepentingan non-pengendali                                                          -           1.000.000           1.000.000
             Total Ekuitas                                                 81.640.532.763      441.698.083       82.082.230.846

Total Liabilitas dan Ekuitas                                               93.669.101.679    10.849.486.645    104.518.588.324



Analisis terhadap Proforma Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Interim
Perseroan per tanggal 31 Juli 2023, menunjukkan dengan dilakukannya Rencana
Transaksi, dimana terdapat penyesuaian antara lain:
1. Penurunan kas dan setara kas sebesar Rp 1.555.730.769 yang terdiri dari kas dan
   setara kas SKN sebesar Rp 619.269.231 dikurangi dengan pengeluaran untuk
   harga akuisisi SKN sebesar Rp 2.175.000.000.
2. Piutang usaha sebesar Rp 386.929.000 merupakan peningkatan yang berasal dari
   piutang usaha SKN.
3. Piutang lain-lain sebesar Rp 3.227.923.970 merupakan peningkatan yang berasal
   dari piutang lain-lain SKN.
                                                                                                                 Halaman 39
Page 45
4. Persediaan sebesar Rp 10.214.650 merupakan persediaan yang berasal dari SKN.
5. Pajak dibayar di muka sebesar Rp 13.285.876 merupakan peningkatan yang
    berasal dari pajak dibayar di muka SKN.
6. Aset hak guna - neto sebesar Rp 1.716.863.918 merupakan peningkatan yang
    berasal dari aset hak guna - neto SKN.
7. Properti investasi - neto sebesar Rp 7.050.000.000 merupakan peningkatan yang
    berasal dari properti investasi - neto SKN.
8. Utang bank jangka pendek sebesar Rp 6.000.000.000 merupakan peningkatan
    yang berasal dari utang bank jangka pendek SKN.
9. Utang usaha sebesar Rp 1.819.409 merupakan peningkatan yang berasal dari
    utang usaha SKN.
10. Utang lain-lain sebesar Rp 1.045.983.435 merupakan peningkatan yang berasal
    dari utang lain-lain SKN.
11. Beban akrual sebesar Rp 100.000.000 merupakan peningkatan yang berasal dari
    beban akrual SKN.
12. Utang pajak sebesar Rp 28.366.670 merupakan peningkatan yang berasal dari
    utang pajak SKN.
13. Utang bank sebesar Rp 3.231.619.048 merupakan peningkatan yang berasal dari
    utang bank SKN.
14. Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali sebesar Rp 440.698.083
    merupakan penyesuaian untuk mencatat keuntungan bagian Perseroan atas
    selisih nilai buku dan nilai transaksi akuisisi saham SKN.
15. Kepentingan non-pengendali sebesar Rp 1.000.000 merupakan penyesuaian
    untuk mencatat bagian dari pihak non-pengendali SKN.

Berikut ini adalah ringkasan Proforma Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian Interim Perseroan sebelum dan sesudah realisasi
Rencana Transaksi per 31 Juli 2023:
                                                                                                            (dalam Rupiah)
                                                                              Sebelum Transaksi                     Setelah Transaksi
Keterangan                                                                                        Penyesuaian
                                                                                 (Audited)                             (Proforma)

Pendapatan                                                                       2.207.895.831      402.000.000        2.609.895.831

Beban Pokok Pendapatan                                                            (371.098.589)                 -       (371.098.589)

Laba Bruto                                                                       1.836.797.242      402.000.000        2.238.797.242

Beban Usaha                                                                       (303.007.029)   (1.272.816.336)     (1.575.823.365)

Laba Usaha                                                                       1.533.790.213      (870.816.336)        662.973.877

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                                     (190.492.076)      (73.215.880)       (263.707.956)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                                   1.343.298.137      (944.032.216)        399.265.921

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                                             -                    -                   -

Laba Neto Periode Berjalan Sebelum Dampak Penyesuaian Proforma                   1.343.298.137      (944.032.216)        399.265.921

Penyesuaian merging entity                                                                 -        944.032.216          944.032.216

Laba Neto Komprehensif Periode Berjalan Setelah Dampak Penyesuaian Proforma      1.343.298.137                  -      1.343.298.137




                                                                                                                    Halaman 40
Page 46
     Analisis terhadap Proforma Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
     Konsolidasian Interim Perseroan per tanggal 31 Juli 2023 menunjukkan dengan
     dilakukannya Rencana Transaksi, dimana terdapat penyesuaian antara lain:
     1. Peningkatan pendapatan sebesar Rp 402.000.000 yang berasal dari pendapatan
        SKN.
     2. Peningkatan beban usaha sebesar Rp 1.272.816.336 yang berasal dari beban
        usaha SKN.
     3. Peningkatan beban lain-lain sebesar Rp 73.215.880 yang berasal dari beban lain-
        lain SKN.
     4. Penyesuaian merging entity sebesar Rp 944.032.216 untuk mengembalikan
        jumlah laba rugi pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya
        konsolidasian seperti sebelum dampak penyesuaian proforma.

     Terlihat bahwa keseluruhan Rencana Transaksi akan membuat struktur kapital
     Perseroan akan menguat, sehingga Perseroan diharapkan dapat memperkuat bisnis
     yang dimiliki dan ekspansi bisnis yang potensial di masa yang akan datang, sehingga
     dapat meningkatkan nilai bagi seluruh pemegang saham.

3.   Analisis Inkremental dan Profitabilitas

     Analisa profitabilitas dan inkremental atas keseluruhan Rencana Transaksi dilakukan
     untuk melihat kemampuan menghasilkan pendapatan dan laba yang positif bagi
     Perseroan dengan membandingkan antara proyeksi keuangan Perseroan (potensi
     manfaat ekonomis) sebelum dilaksanakannya Rencana Transaksi dengan sesudah
     dilaksanakannya Rencana Transaksi.

     Berikut adalah kinerja konsolidasian Perseroan tanpa terjadinya Rencana Transaksi
     selama periode proyeksi tahun 2023-2027:
                                                                      (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
            Keterangan         Agt-Des 2023          2024              2025            2026              2027
      Aset                       134.514.519.645  167.122.982.250 187.995.989.954   203.099.600.647   220.485.997.583
      Liabilitas                  12.243.307.909   16.178.794.250  33.547.209.327    43.672.004.253    55.572.993.988
      Ekuitas                    122.271.211.736  150.944.188.000 154.448.780.627   159.427.596.394   164.913.003.595
      Pendapatan                   1.577.068.451    6.298.241.000   9.350.290.500    12.858.512.000    15.263.195.500
      Laba Usaha                    (383.603.731)   2.157.940.760   4.193.054.088     6.627.635.783     8.360.787.570
      Laba Neto Periode Berjalan     727.678.974    3.005.921.264   4.105.776.628     5.799.970.767     6.645.401.200
      EBITDA                        (371.935.191)   2.270.446.385   4.331.309.713     6.792.413.908     8.552.883.870
     *) EBITDA= Earning Before Interest Tax Depreciation Amortisation

     Sedangkan kinerja konsolidasian Perseroan dengan terjadinya Rencana Transaksi
     selama periode proyeksi tahun 2023-2027 adalah sebagai berikut:




                                                                                                       Halaman 41
Page 47
                                                                               (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                  Keterangan            Agt-Des 2023         2024              2025              2026              2027
           Aset                         143.430.263.902   175.405.995.515   195.795.699.151   210.532.007.328   227.716.993.005
           Liabilitas                    20.514.450.767    23.194.794.251    39.308.066.470    48.177.718.539    58.823.565.417
           Ekuitas                      122.915.813.135   152.211.201.265   156.487.632.681   162.354.288.789   168.893.427.589
           Pendapatan                     2.208.165.225     7.998.757.129    11.194.806.629    14.847.028.129    17.395.711.629
           Laba Usaha                         1.940.543     3.203.552.609     5.366.620.308     7.928.675.006     9.788.803.986
           Laba Neto Periode Berjalan       930.582.290     3.628.333.129     4.877.615.416     6.687.811.108     7.699.132.799
           EBITDA                            13.609.083     3.316.058.234     5.504.875.933     8.093.453.131     9.980.900.286

          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, pendapatan Perseroan diproyeksikan akan
          mengalami tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 54,92% atau
          mencapai Rp 15.263.195.500 pada tahun 2027, dibandingkan dengan pendapatan
          Perseroan pada periode Januari-Juli 2023. Dengan adanya Rencana Transaksi,
          pendapatan Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 59,58% atau
          mencapai Rp 17.395.711.629 pada tahun 2027, dibandingkan dengan pendapatan
          Perseroan pada periode Januari-Juli 2023.
          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, laba neto periode berjalan Perseroan
          diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar 43,62% atau mencapai
          Rp 6.645.401.200 pada tahun 2027, dibandingkan dengan laba neto periode berjalan
          Perseroan pada periode Januari-Juli 2023. Dengan adanya Rencana Transaksi, laba
          neto periode berjalan Perseroan diproyeksikan akan mengalami CAGR sebesar
          48,49% atau mencapai Rp 7.699.132.799 pada tahun 2027, dibandingkan dengan laba
          neto periode berjalan Perseroan pada periode Januari-Juli 2023.
          Tanpa terjadinya Rencana Transaksi, EBITDA Perseroan diproyeksikan akan
          mengalami CAGR sebesar 46,89% atau mencapai Rp 8.552.883.870 pada tahun
          2027, dibandingkan dengan EBITDA Perseroan pada periode Januari-Juli 2023.
          Dengan adanya Rencana Transaksi, EBITDA Perseroan diproyeksikan akan
          mengalami CAGR sebesar 52,11% atau mencapai Rp 9.980.900.286 pada tahun
          2027, dibandingkan dengan EBITDA Perseroan pada periode Januari-Juli 2023.
          Pertumbuhan tersebut dapat dicapai dengan asumsi seluruh usaha Perseroan memiliki
          prospek yang baik.

          Berdasarkan analisa inkremental dan profitabilitas atas keseluruhan Rencana
          Transaksi di atas terlihat bahwa Rencana Transaksi yang akan dilakukan Perseroan
          memiliki prospek dan tingkat profitabilitas yang baik.

10.   Kesimpulan

      Berdasarkan pertimbangan analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap Rencana Transaksi,
      analisis kewajaran transaksi dan faktor-faktor yang relevan dalam memberikan Pendapat
      Kewajaran atas Rencana Transaksi Perseroan, maka kami berpendapat bahwa Rencana
      Transaksi yang akan dilakukan Perseroan adalah wajar.

      Mengingat bahwa ada kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan ini
      disusun dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, maka kesimpulan di atas berlaku bila

                                                                                                                 Halaman 42
Page 48
      tidak ada perubahan yang memiliki dampak yang signifikan terhadap nilai dan hubungan
      manajemen Perseroan dengan pelaksanaan Rencana Transaksi, yang meliputi pencapaian
      target nilai transaksi, kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan
      dan peraturan Pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini dikeluarkan. Pendapat
      Kewajaran atas Rencana Transaksi mungkin akan berbeda jika setelah tanggal laporan
      dikeluarkan terjadi perubahan-perubahan tersebut di atas.

11.   Distribusi Pendapat Kewajaran Ini

      Pendapat Kewajaran ini terbuka untuk publik, yang harus dipandang sebagai satu
      kesatuan dan penggunaan sebagian dari analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan
      isi Pendapat Kewajaran ini secara keseluruhan dapat menyebabkan pandangan yang
      menyesatkan atas proses yang mendasari Pendapat Kewajaran ini.
      Pendapat Kewajaran ini juga disusun berdasarkan kondisi ekonomi dan peraturan yang
      ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau melengkapi
      Pendapat Kewajaran kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal
      Pendapat Kewajaran ini. Pendapat Kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda
      tangan pihak yang berwenang dan stempel perusahaan (corporate seal) dari ID&R.




                                                                                   Halaman 43
Page 49
LAMPIRAN
Page 50
Apendiks 1a
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Posisi Keuangan Historis
Per 31 Desember 2020 - 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                      Audited          Audited          Audited          Audited
Keterangan                                                             2020             2021             2022             Jul-23
                                                                        -2               -1               0

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                 2.152.200.212    3.479.635.492    7.156.626.647    5.364.429.454
    Piutang lain-lain                                                    416.111.457      214.350.000       76.300.000              -
    Pajak dibayar di muka                                              1.097.000.000    1.156.960.041    1.162.000.003    1.087.210.422
    Uang muka                                                                    -                -      1.345.000.000    2.425.514.690
          Total Aset Lancar                                            3.665.311.669    4.850.945.533    9.739.926.650    8.877.154.566

 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                  1.061.898.387    1.414.051.672              -        692.752.865
    Properti investasi - neto                                         17.931.254.403   17.311.291.903   82.871.600.000   83.066.694.248
    Aset takberwujud - neto                                                      -                -                -      1.032.500.000
          Total Aset Tidak Lancar                                     18.993.152.790   18.725.343.575   82.871.600.000   84.791.947.113

Total Aset                                                            22.658.464.459   23.576.289.108   92.611.526.650   93.669.101.679

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
      Utang lain-lain                                                           -                -            900.000       52.324.000
      Beban akrual                                                              -                -        645.000.000      440.000.000
      Utang pajak                                                        25.780.400       94.652.107      430.075.024       39.792.747
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
         Utang bank                                                      264.514.800      234.005.200              -                -
         Pendapatan diterima di muka                                   3.050.000.000    3.100.000.000    3.771.250.000    3.448.979.171
         Utang pembiayaan konsumen                                               -                -                -        157.157.000
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                 3.340.295.200    3.428.657.307    4.847.225.024    4.138.252.918

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
    Utang bank                                                           127.631.200      416.815.000              -                -
    Pendapatan diterima di muka                                        7.920.000.000    8.210.000.000    7.348.750.000    7.423.124.998
    Utang pembiayaan konsumen                                                    -                -                -        342.888.000
   Liabilitas imbalan kerja                                                      -                -        118.317.000      124.303.000
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                8.047.631.200    8.626.815.000    7.467.067.000    7.890.315.998

        Total Liabilitas                                              11.387.926.400   12.055.472.307   12.314.292.024   12.028.568.916

 Ekuitas
  Modal saham                                                            600.000.000      600.000.000   11.000.000.000   11.000.000.000
  Saldo laba                                                          10.670.538.059   10.920.816.801   69.297.234.626   70.640.532.763
        Total Ekuitas                                                 11.270.538.059   11.520.816.801   80.297.234.626   81.640.532.763

Total Liabilitas dan Ekuitas                                          22.658.464.459   23.576.289.108   92.611.526.650   93.669.101.679
Page 51
Apendiks 1b
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Laba Rugi Historis
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                   Audited          Audited           Audited             Audited
Keterangan                                                          2020             2021              2022             Jan-Jul 2023
                                                                     -2               -1                0

Pendapatan                                                         3.120.000.000    3.100.000.000      3.711.666.667      2.207.895.831

Beban Pokok Pendapatan                                              (619.962.500)   (2.274.471.840)   (2.447.703.058)      (371.098.589)

Laba Bruto                                                         2.500.037.500      825.528.160      1.263.963.609      1.836.797.242

Beban Usaha                                                         (309.475.335)    (275.951.179)      (571.149.556)      (303.007.029)

Laba Usaha                                                         2.190.562.165      549.576.981       692.814.053       1.533.790.213

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                       (380.559.236)    (299.298.239)    67.115.965.662       (190.492.076)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                     1.810.002.929      250.278.742     67.808.779.715      1.343.298.137

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                               -                 -         (32.361.890)                  -

Laba Neto Periode Berjalan                                         1.810.002.929      250.278.742     67.776.417.825      1.343.298.137

Penghasilan Komprehensif Lain                                                -                 -                 -                     -

Total Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan                    1.810.002.929      250.278.742     67.776.417.825      1.343.298.137

Penyusutan dan amortisasi                                           801.590.508       792.419.508       805.528.585          31.519.522

EBITDA                                                             2.992.152.673    1.341.996.489      1.498.342.638      1.565.309.735
Page 52
Apendiks 1c
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Common Size - Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2020 - 31 Juli 2023
                                                                      Audited           Audited           Audited           Audited
Keterangan                                                             2020              2021              2022              Jul-23
                                                                        -2                -1                -1

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                          9,50%         14,76%                7,73%             5,73%
    Piutang lain-lain                                                           1,84%          0,91%                0,08%             0,00%
    Pajak dibayar di muka                                                       4,84%          4,91%                1,25%             1,16%
    Uang muka                                                                   0,00%          0,00%                1,45%             2,59%
          Total Aset Lancar                                                 16,18%            20,58%            10,52%                9,48%

 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                        4,69%             6,00%             0,00%             0,74%
    Properti investasi - neto                                               79,14%            73,43%            89,48%            88,68%
    Aset takberwujud - neto                                                  0,00%             0,00%             0,00%             1,10%
          Total Aset Tidak Lancar                                           83,82%            79,42%            89,48%            90,52%

Total Aset                                                                 100,00%           100,00%           100,00%           100,00%

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
      Utang lain-lain                                                           0,00%             0,00%             0,00%             0,06%
      Beban akrual                                                              0,00%             0,00%             0,70%             0,47%
      Utang pajak                                                               0,11%             0,40%             0,46%             0,04%
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
       Utang bank                                                            1,17%             0,99%                0,00%             0,00%
       Pendapatan diterima di muka                                          13,46%            13,15%                4,07%             3,68%
       Utang pembiayaan konsumen                                             0,00%             0,00%                0,00%             0,17%
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                      14,74%            14,54%                5,23%             4,42%

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
       Utang bank                                                            0,56%             1,77%                0,00%             0,00%
       Pendapatan diterima di muka                                          34,95%            34,82%                7,94%             7,92%
       Utang pembiayaan konsumen                                             0,00%             0,00%                0,00%             0,37%
      Liabilitas imbalan kerja                                               0,00%             0,00%                0,13%             0,13%
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                     35,52%            36,59%                8,06%             8,42%

        Total Liabilitas                                                    50,26%            51,13%            13,30%            12,84%

 Ekuitas
  Modal saham                                                                2,65%             2,54%            11,88%            11,74%
  Saldo laba                                                                47,09%            46,32%            74,83%            75,41%
        Total Ekuitas                                                       49,74%            48,87%            86,70%            87,16%

Total Liabilitas dan Ekuitas                                               100,00%           100,00%           100,00%           100,00%
Page 53
Apendiks 1d
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Common Size - Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 - 31 Juli 2023
                                                                   Audited            Audited            Audited              Audited
Keterangan                                                          2020               2021               2022              Jan-Jul 2023
                                                                     -2                 -1                 0

Pendapatan                                                              100,00%            100,00%            100,00%               100,00%

Beban Pokok Pendapatan                                                   -19,87%            -73,37%            -65,95%              -16,81%

Laba Bruto                                                               80,13%             26,63%             34,05%                83,19%

Beban Usaha                                                                  -9,92%             -8,90%         -15,39%              -13,72%

Laba Usaha                                                               70,21%             17,73%             18,67%                69,47%

Penghasilan (Beban) Lain-lain                                            -12,20%                -9,65%       1808,24%                -8,63%

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                                           58,01%                 8,07%        1826,91%                60,84%

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                               0,00%              0,00%              -0,87%             0,00%

Laba Neto Periode Berjalan                                                   58,01%             8,07%        1826,04%                60,84%

Penghasilan Komprehensif Lain                                                0,00%              0,00%              0,00%              0,00%

Total Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan                              58,01%             8,07%        1826,04%                60,84%

EBITDA                                                                       95,90%             43,29%             40,37%            70,90%
Page 54
Apendiks 2.1a
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Neraca - Sebelum Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                                               2023              2024              2025              2026              2027
                                                                           1                 2                 3                 4                 5

Aset
 Aset Lancar
    Kas dan setara kas                                                 30.036.315.474    27.996.949.242    12.039.811.284     6.268.863.101     1.645.142.169
    Piutang usaha                                                                   -        59.981.485       106.367.378       160.936.190       195.595.925
    Pajak dibayar di muka                                               1.116.836.908     1.192.969.775     1.300.964.258     1.522.393.721     1.604.299.248
    Uang muka                                                           2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690
          Total Aset Lancar                                            33.578.667.072    31.675.415.192    15.872.657.609    10.377.707.702     5.870.552.032

 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                     663.584.325       651.078.700       615.823.075       557.134.950       474.311.350
    Properti investasi - neto                                          99.309.768.248   134.096.488.358   171.070.009.270   191.989.757.995   214.141.134.201
    Aset takberwujud - neto                                               962.500.000       700.000.000       437.500.000       175.000.000                 -
          Total Aset Tidak Lancar                                     100.935.852.573   135.447.567.058   172.123.332.345   192.721.892.945   214.615.445.551

Total Aset                                                            134.514.519.645   167.122.982.250   187.995.989.954   203.099.600.647   220.485.997.583

Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
      Utang lain-lain                                                     52.324.000        52.324.000        52.324.000        52.324.000        52.324.000
      Beban akrual                                                       440.000.000       440.000.000       440.000.000       440.000.000       440.000.000
      Utang pajak                                                        427.324.477       396.576.635       381.015.141       382.672.534       396.195.015
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
       Utang bank                                                                 -         832.500.000     4.329.000.000     6.470.604.000     9.522.396.000
       Pendapatan diterima di muka                                      4.720.723.718     6.623.408.218     8.755.328.718    10.310.952.218    10.827.185.543
       Utang pembiayaan konsumen                                          157.157.000       157.157.000       157.157.000       157.157.000       157.157.000
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                  5.797.529.195     8.501.965.853    14.114.824.859    17.813.709.752    21.395.257.558

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
    Utang bank                                                                      -     2.497.500.000    15.651.000.000    22.030.033.500    30.818.370.500
    Pendapatan diterima di muka                                         5.974.312.000     4.697.189.500     3.288.146.500     3.323.480.000     2.842.580.175
    Utang pembiayaan konsumen                                             342.888.000       342.888.000       342.888.000       342.888.000       342.888.000
   Liabilitas imbalan kerja                                               128.578.714       139.250.897       150.349.967       161.893.000       173.897.755
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                 6.445.778.714     7.676.828.397    19.432.384.467    25.858.294.500    34.177.736.430

        Total Liabilitas                                               12.243.307.909    16.178.794.250    33.547.209.327    43.672.004.253    55.572.993.988

 Ekuitas
  Modal saham                                                          15.173.000.000    16.216.250.000    16.216.250.000    16.216.250.000    16.216.250.000
  Tambahan modal disetor                                               35.730.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000
  Saldo laba                                                           71.368.211.736    73.959.938.000    77.464.530.627    82.443.346.394    87.928.753.595
        Total Ekuitas                                                 122.271.211.736   150.944.188.000   154.448.780.627   159.427.596.394   164.913.003.595

Total Liabilitas dan Ekuitas                                          134.514.519.645   167.122.982.250   187.995.989.954   203.099.600.647   220.485.997.583
Page 55
Apendiks 2.1b
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Sebelum Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                   Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                       Agt-Des 2023        2024              2025               2026              2027
                                                      1                2                 3                  4                 5

Pendapatan                                         1.577.068.451    6.298.241.000     9.350.290.500     12.858.512.000    15.263.195.500

Beban Pokok Pendapatan                              (666.691.356)   (3.184.126.688)   (4.141.631.868)   (5.153.720.942)   (5.765.570.824)

Laba Bruto                                           910.377.094    3.114.114.313     5.208.658.632      7.704.791.058     9.497.624.676

Beban Usaha                                       (1.293.980.826)    (956.173.553)    (1.015.604.544)   (1.077.155.275)   (1.136.837.106)

Laba (Rugi) Usaha                                   (383.603.731)   2.157.940.760     4.193.054.088      6.627.635.783     8.360.787.570

Penghasilan (Beban) Lain-lain                      1.111.282.705      910.125.853       (41.277.099)      (738.388.351)   (1.649.958.008)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                       727.678.974    3.068.066.612     4.151.776.989      5.889.247.432     6.710.829.563

Beban Pajak Penghasilan - Neto                                 -      (62.145.349)      (46.000.361)       (89.276.665)      (65.428.362)
                                                           0,00%           -2,03%            -1,11%             -1,52%            -0,97%
Laba Neto Periode Berjalan                           727.678.974    3.005.921.264     4.105.776.628      5.799.970.767     6.645.401.200

Penyusutan dan amortisasi                             11.668.540      112.505.625       138.255.625       164.778.125       192.096.300

EBITDA                                              (371.935.191)   2.270.446.385     4.331.309.713      6.792.413.908     8.552.883.870
Page 56
Apendiks 2.1c
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Arus Kas - Sebelum Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                            Agt-Des 2023         2024               2025               2026               2027
                                                                           1                 2                  3                  4                  5

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                          1.810.000.000      6.863.821.515      9.966.800.622    14.288.532.810     15.102.933.075
 Pembayaran untuk operasional                                            (836.088.181)    (3.861.503.141)    (4.808.956.209)   (5.905.459.751)    (6.430.753.732)
 Pembayaran pajak                                                        (190.335.405)      (538.362.482)      (712.596.878)     (969.180.603)    (1.101.014.635)
 Pembayaran biaya keuangan                                                 (1.827.479)      (250.558.701)    (1.523.186.240)   (2.481.807.195)    (3.522.636.006)
 Penerimaan penghasilan keuangan                                           30.409.698        150.181.577        139.984.746        60.199.056         31.344.316
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi             812.158.633     2.363.578.768      3.062.046.041      4.992.284.318      4.079.873.017

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
 Penjualan (Perolehan) aset tetap                                        (500.045.000)      (100.000.000)      (103.000.000)      (106.090.000)      (109.272.700)
 Hasil penjualan (perolehan) properti investasi                       (16.043.272.613)   (33.300.000.000)   (34.965.000.000)   (18.356.625.000)   (19.274.456.250)
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi       (16.543.317.613)   (33.400.000.000)   (35.068.000.000)   (18.462.715.000)   (19.383.728.950)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
 Pembayaran dividen                                                               -        (414.195.000)      (601.184.000)      (821.155.000)    (1.159.994.000)
 Penerimaan setoran modal                                              39.903.000.000    26.081.250.000                -                  -                  -
 Penerimaan (Pembayaran) utang bank dan lembaga keuangan bukan bank       500.045.000     3.330.000.000     16.650.000.000      8.520.637.500     11.840.129.000
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan        40.403.045.000    28.997.055.000     16.048.816.000      7.699.482.500     10.680.135.000

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                           24.671.886.020     (2.039.366.232)   (15.957.137.959)    (5.770.948.182)    (4.623.720.933)

Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                                          5.364.429.454    30.036.315.474     27.996.949.242     12.039.811.284      6.268.863.101

Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun                                        30.036.315.474    27.996.949.242     12.039.811.284      6.268.863.101      1.645.142.169
Page 57
Apendiks 2.2a
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Neraca - Setelah Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                                                 2023              2024              2025              2026              2027
                                                                             1                 2                 3                 4                 5

Aset
 Aset Lancar
     Kas dan setara kas                                                   30.111.472.180    27.543.400.974    11.211.173.330     5.181.137.016       464.219.208
     Piutang usaha                                                           123.744.466       199.749.934       257.971.443       324.375.872       370.871.223
     Pajak dibayar di muka                                                 1.116.836.908     1.192.969.775     1.300.964.258     1.522.393.721     1.604.299.248
     Uang muka                                                             2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690     2.425.514.690
          Total Aset Lancar                                               33.777.568.244    31.361.635.373    15.195.623.721     9.453.421.298     4.864.904.369
                                                                          35.952.568.244
 Aset Tidak Lancar
    Aset tetap - neto                                                        663.584.325       651.078.700       615.823.075       557.134.950       474.311.350
    Aset hak guna - neto                                                   1.666.843.085     1.546.793.085     1.426.743.085     1.306.693.085     1.186.643.085
    Properti investasi - neto                                            106.359.768.248   141.146.488.358   178.120.009.270   199.039.757.995   221.191.134.201
    Aset takberwujud - neto                                                  962.500.000       700.000.000       437.500.000       175.000.000               -
          Total Aset Tidak Lancar                                        109.652.695.658   144.044.360.143   180.600.075.429   201.078.586.030   222.852.088.636
                                                                         109.652.695.658
Total Aset                                                               143.430.263.902   175.405.995.515   195.795.699.151   210.532.007.328   227.716.993.005
                                                                         145.605.263.902   177.580.995.515   197.970.699.151   212.707.007.328   229.891.993.005
Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
      Utang bank jangka pendek                                             5.250.000.000     4.500.000.000     3.750.000.000     3.000.000.000     2.250.000.000
      Utang lain-lain                                                         52.324.000        52.324.000        52.324.000        52.324.000        52.324.000
      Beban akrual                                                           440.000.000       440.000.000       440.000.000       440.000.000       440.000.000
      Utang pajak                                                            427.324.477       396.576.635       381.015.141       382.672.534       396.195.015
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
        Utang bank                                                           505.142.857     1.337.642.857     4.834.142.857     6.975.746.857    10.027.538.857
        Pendapatan diterima di muka                                        4.720.723.718     6.623.408.218     8.755.328.718    10.310.952.218    10.827.185.543
        Utang pembiayaan konsumen                                            157.157.000       157.157.000       157.157.000       157.157.000       157.157.000
        Total Liabilitas Jangka Pendek                                    11.552.672.052    13.507.108.710    18.369.967.717    21.318.852.610    24.150.400.416

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo:
    Utang bank                                                             2.516.000.000     4.508.357.143    17.156.714.286    23.030.604.929    31.313.799.072
    Pendapatan diterima di muka                                            5.974.312.000     4.697.189.500     3.288.146.500     3.323.480.000     2.842.580.175
    Utang pembiayaan konsumen                                                342.888.000       342.888.000       342.888.000       342.888.000       342.888.000
   Liabilitas imbalan kerja                                                  128.578.714       139.250.897       150.349.967       161.893.000       173.897.755
        Total Liabilitas Jangka Panjang                                    8.961.778.715     9.687.685.540    20.938.098.753    26.858.865.929    34.673.165.001

        Total Liabilitas                                                  20.514.450.767    23.194.794.251    39.308.066.470    48.177.718.539    58.823.565.417
                                                                          20.514.450.767    23.194.794.251    39.308.066.470    48.177.718.539    58.823.565.417
 Ekuitas
  Modal saham                                                             15.173.000.000    16.216.250.000    16.216.250.000    16.216.250.000    16.216.250.000
  Tambahan modal disetor                                                  35.730.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000    60.768.000.000
  Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali               440.698.083       440.698.083       440.698.083       440.698.083       440.698.083
  Saldo laba                                                              71.571.309.452    74.785.464.149    79.061.691.607    84.927.890.089    91.466.270.196
      Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan   122.915.007.535   152.210.412.232   156.486.639.690   162.352.838.172   168.891.218.279
  Kepentingan non-pengendali                                                    805.600           789.033           992.990          1.450.617         2.209.309
        Total Ekuitas                                                    122.915.813.135   152.211.201.265   156.487.632.681   162.354.288.789   168.893.427.589

Total Liabilitas dan Ekuitas                                             143.430.263.902   175.405.995.515   195.795.699.151   210.532.007.328   227.716.993.005
Page 58
Apendiks 2.2b
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Laba Rugi - Setelah Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                   Proyeksi         Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                       Agt-Des 2023        2024               2025              2026              2027
                                                      1                2                  3                 4                 5
                                                                           66,02%             39,96%            32,62%            17,17%
Pendapatan                                         2.208.165.225    7.998.757.129     11.194.806.629    14.847.028.129    17.395.711.629

Beban Pokok Pendapatan                              (716.712.190)   (3.304.176.688)   (4.261.681.868)   (5.273.770.942)   (5.885.620.824)

Laba Bruto                                         1.491.453.035    4.694.580.442      6.933.124.761     9.573.257.187    11.510.090.805

Beban Usaha                                       (1.489.512.492)   (1.491.027.833)   (1.566.504.453)   (1.644.582.181)   (1.721.286.819)

Laba Usaha                                             1.940.543    3.203.552.609      5.366.620.308     7.928.675.006     9.788.803.986

Penghasilan (Beban) Lain-lain                        991.751.425      656.977.482       (258.552.918)     (952.735.620)   (1.810.991.212)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                       993.691.968    3.860.530.091      5.108.067.391     6.975.939.387     7.977.812.775

Beban Pajak Penghasilan - Neto                       (63.109.677)    (232.196.962)      (230.451.974)     (288.128.278)     (278.679.975)

Laba Neto Periode Berjalan                           930.582.290    3.628.333.129      4.877.615.416     6.687.811.108     7.699.132.799
                                                     930.582.290    3.628.333.129      4.877.615.416     6.687.811.108     7.699.132.799
Penyusutan dan amortisasi                             11.668.540      112.505.625        138.255.625       164.778.125       192.096.300

EBITDA                                                13.609.083    3.316.058.234      5.504.875.933     8.093.453.131     9.980.900.286
Page 59
Apendiks 2.2c
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Proyeksi Arus Kas - Setelah Rencana Transaksi
2023 - 2027
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                        Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                                            Agt-Des 2023         2024               2025               2026               2027
                                                                           1                 2                  3                  4                  5

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan kas dari pelanggan                                          2.704.281.309      8.548.313.661    11.799.481.135     16.265.213.323     17.223.613.588
 Pembayaran untuk operasional                                          (1.123.224.607)    (4.396.357.421)   (5.359.856.118)    (6.472.886.657)    (7.015.203.445)
 Penerimaan piutang lain-lain                                           3.227.923.970                -                 -                  -                  -
 Pembayaran utang lain-lain                                            (1.045.983.435)               -                 -                  -                  -
 Pembayaran pajak                                                        (268.525.876)      (708.414.095)     (897.048.491)    (1.168.032.216)    (1.314.266.248)
 Pembayaran biaya keuangan                                               (121.358.760)      (503.707.072)   (1.740.462.059)    (2.696.154.464)    (3.683.669.211)
 Penerimaan penghasilan keuangan                                           30.409.698        150.181.577       139.984.746         60.199.056         31.344.316
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi           3.403.522.299     3.090.016.651      3.942.099.214      5.988.339.043      5.241.819.000

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
 Penjualan (Perolehan) aset tetap                                        (500.045.000)      (100.000.000)      (103.000.000)      (106.090.000)      (109.272.700)
 Hasil penjualan (perolehan) properti investasi                       (16.043.272.613)   (33.300.000.000)   (34.965.000.000)   (18.356.625.000)   (19.274.456.250)
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi       (16.543.317.613)   (33.400.000.000)   (35.068.000.000)   (18.462.715.000)   (19.383.728.950)

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
 Pembayaran dividen                                                               -        (414.195.000)      (601.184.000)      (821.155.000)    (1.159.994.000)
 Penerimaan setoran modal                                              39.903.000.000    26.081.250.000                -                  -                  -
 Penerimaan (Pembayaran) utang bank dan lembaga keuangan bukan bank      (460.431.191)    2.074.857.143     15.394.857.143      7.265.494.643     10.584.986.143
  Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan        39.442.568.810    27.741.912.143     14.793.673.143      6.444.339.643      9.424.992.143

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas                           26.302.773.495    (2.568.071.207)    (16.332.227.644)   (6.030.036.315)     (4.716.917.807)
                                                                       26.302.773.495    (2.568.071.207)    (16.332.227.644)   (6.030.036.315)     (4.716.917.807)
Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                                          3.808.698.685    30.111.472.180      27.543.400.974    11.211.173.330       5.181.137.016

Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun                                        30.111.472.180    27.543.400.974     11.211.173.330      5.181.137.016        464.219.208
Page 60
Apendiks 3a
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Rasio Keuangan - Sebelum Rencana Transaksi
2020-2027
                                              Audited           Audited           Audited            Audited          Proyeksi        Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                     2020              2021              2022            Jan-Jul 2023     Agt-Des 2023       2024               2025               2026               2027
                                                -2                -1                0                                    1               2                  3                  4                  5

Kinerja                                                                              10
 Jumlah saham beredar                                 600               600      1.100.000.000     1.100.000.000    1.517.300.000    1.621.625.000      1.621.625.000      1.621.625.000      1.621.625.000
 Laba periode berjalan per saham      Rp      3.016.671,55        417.131,24             61,61              1,22             0,48             1,85               2,53               3,58               4,10
 Nilai buku per saham                 Rp     18.784.230,10     19.201.361,34             73,00             74,22            80,58            93,08              95,24              98,31             101,70

Operasi
 Marjin laba bruto                                 80,13%            26,63%            34,05%             83,19%           57,73%          49,44%             55,71%             59,92%             62,23%
 Marjin laba usaha                                 70,21%            17,73%            18,67%             69,47%          -24,32%          34,26%             44,84%             51,54%             54,78%
 Marjin laba periode berjalan                      58,01%             8,07%          1826,04%             60,84%           46,14%          47,73%             43,91%             45,11%             43,54%
 Marjin EBITDA                                     95,90%            43,29%            40,37%             70,90%          -23,58%          36,05%             46,32%             52,82%             56,04%
 Imbal hasil aset (ROA)                             7,99%             1,06%            73,18%              1,43%            0,54%           1,80%              2,18%              2,86%              3,01%
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                         16,06%             2,17%            84,41%              1,65%            0,60%           1,99%              2,66%              3,64%              4,03%

Likuiditas
 Rasio Lancar                                           1,10              1,41              2,01            2,15             5,79             3,73               1,12               0,58               0,27
 Quick Ratio                                            0,77              1,08              1,49            1,30             5,18             3,30               0,86               0,36               0,09

Solvabilitas
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                         0,50              0,51              0,13             0,13             0,09               0,10               0,18               0,22               0,25
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                      1,01              1,05              0,15             0,15             0,10               0,11               0,22               0,27               0,34

Pertumbuhan
 Pendapatan                                                           -0,64%           19,73%                 n.a           1,97%          66,40%             48,46%             37,52%             18,70%
 Laba Neto Periode Berjalan                                          -86,17%        26980,37%                 n.a         -96,94%          45,15%             36,59%             41,26%             14,58%
 Aset                                                                  4,05%          292,82%                 n.a          45,25%          24,24%             12,49%              8,03%              8,56%
 Liabilitas                                                            5,86%            2,15%                 n.a          -0,58%          32,14%            107,35%             30,18%             27,25%
 Ekuitas                                                               2,22%          596,98%                 n.a          52,27%          23,45%              2,32%              3,22%              3,44%
Page 61
Apendiks 3b
PT Multisarana Intan Eduka Tbk
Rasio Keuangan - Setelah Rencana Transaksi
2020-2027
                                              Audited           Audited           Audited            Audited          Proyeksi        Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi
Keterangan                                     2020              2021              2022            Jan-Jul 2023     Agt-Des 2023       2024               2025               2026               2027
                                                -2                -1                0                                    1               2                  3                  4                  5

Kinerja
 Jumlah saham beredar                                 600               600      1.100.000.000     1.100.000.000    1.517.300.000    1.621.625.000      1.621.625.000      1.621.625.000      1.621.625.000
 Laba periode berjalan per saham       Rp     3.016.671,55        417.131,24             61,61              1,22             0,61             2,24               3,01               4,12               4,75
 Nilai buku per saham                  Rp    18.784.230,10     19.201.361,34             73,00             74,22            81,01            93,86              96,50             100,12             104,15

Operasi
 Marjin laba bruto                                 80,13%            26,63%            34,05%             83,19%           67,54%          58,69%             61,93%             64,48%             66,17%
 Marjin laba usaha                                 70,21%            17,73%            18,67%             69,47%            0,09%          40,05%             47,94%             53,40%             56,27%
 Marjin laba periode berjalan                      58,01%             8,07%          1826,04%             60,84%           42,14%          45,36%             43,57%             45,04%             44,26%
 Marjin EBITDA                                     95,90%            43,29%            40,37%             70,90%            0,62%          41,46%             49,17%             54,51%             57,38%
 Imbal hasil aset (ROA)                             7,99%             1,06%            73,18%              1,43%            0,65%           2,07%              2,49%              3,18%              3,38%
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                         16,06%             2,17%            84,41%              1,65%            0,76%           2,38%              3,12%              4,12%              4,56%

Likuiditas
 Rasio Lancar                                           1,10              1,41              2,01            2,15             2,92             2,32               0,83               0,44               0,20
 Quick Ratio                                            0,77              1,08              1,49            1,30             2,62             2,05               0,62               0,26               0,03

Solvabilitas
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                         0,50              0,51              0,13             0,13             0,14               0,13               0,20               0,23               0,26
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                      1,01              1,05              0,15             0,15             0,17               0,15               0,25               0,30               0,35

Pertumbuhan
 Pendapatan                                                           -0,64%           19,73%                 n.a          29,81%          66,02%             39,96%             32,62%             17,17%
 Laba Neto Periode Berjalan                                          -86,17%        26980,37%                 n.a         -98,08%         178,75%             34,43%             37,11%             15,12%
 Aset                                                                  4,05%          292,82%                 n.a          54,87%          22,29%             11,62%              7,53%              8,16%
 Liabilitas                                                            5,86%            2,15%                 n.a          66,59%          13,07%             69,47%             22,56%             22,10%
 Ekuitas                                                               2,22%          596,98%                 n.a          53,08%          23,83%              2,81%              3,75%              4,03%

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.13 MB
Published8 Jan 2024
Pages61
Characters217,216
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.182 9936 ms 12 Sep 2026 21:42
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '37'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result