Skip to content
Back to announcement

20240108_MSIE_Informasi Transaksi Afiliasi_31566153_lamp5.pdf

Asset transaction Needs review MSIE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 54

Page 1
Licence No. 2.12.0110




                           LAPORAN PENILAIAN 99,97% SAHAM
                        No. 00175/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023

                        PT SURYA KEBENARAN NUSANTARA

                                    TANGGAL PENILAIAN
                                       31 Juli 2023




                                   Excellence in business and asset values appraisal
                                           with work areas all over Indonesia
Page 2
                                                  HEAD OFFICE                             BRANCH OFFICE                            BRANCH OFFICE
                                                  Graha ROI Formula 3rd Floor Suite 302   Komplek Villa Malina Indah               Rukan Shibuya Blok B No. 20
                                                  Jl. Sultan Iskandar Muda No. 222        Jl. Deli Bunga No. 3                     Kel. Lemo, Kec. Teluk Naga
                                                  Jakarta 12240                           Kel. Tanjung Sari, Kec. Medan Selayang   PIK 2 Tangerang - Banten
                                                  Ph. +62 21 7245677 / 6611883            Kota Medan                               Ph. +62 21 39720167
Licence No. 2.12.0110
                                                  Fax. +62 21 7253689 / 6622016           Ph. +62 61 8216806




  Ref. No. 00175/2.0110-00/BS/03/0113/1/XII/2023                                                       Jakarta, 19 Desember 2023

  Kepada Yth,
  Direksi
  PT Multisarana Intan Eduka Tbk
  Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114
  Penjaringan Sari, Kec. Rungkut
  Surabaya 60298

  Perihal: Penilaian Saham PT Surya Kebenaran Nusantara

  Dengan hormat,

  Sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh PT Multisarana Intan Eduka Tbk (“Perseroan”) kepada KJPP
  Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”), melalui dengan Surat Penugasan No. 046R/XI/SVFO/23/KJPPID&R
  tertanggal 17 November 2023, kami selaku perusahaan penilai independen berdasarkan Surat Izin Usaha dari
  Menteri Keuangan No. 1408/KM.1/2012 tanggal 27 November 2012, telah melakukan penilaian ekuitas;

                                           PT Surya Kebenaran Nusantara
                                                     (“SKN”)

  Identitas Pemberi Tugas
  Nama                  : PT Multisarana Intan Eduka Tbk
  Bidang usaha          : Real estat, aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan,
                          agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya
  Alamat                : Jl. Raya Kedung Baruk No. 112-114, Penjaringan Sari, Kec. Rungkut, Surabaya 60298
  Telepon               : +62 31 870 9595
  Web site              : https://msie.co.id/

  Identitas Pengguna Laporan

  Pengguna laporan ini mencakup Perseroan, Instansi Pemerintah dan Masyarakat.

  Lingkup Penilaian
  Penilaian yang kami laporkan meliputi 99,97% ekuitas/saham SKN.

  Maksud dan Tujuan Penilaian

  Maksud penilaian adalah untuk penilaian 99,97% ekuitas/saham SKN terkait rencana akuisisi oleh Perseroan
  (selanjutnya disebut sebagai “Rencana Transaksi”). Tujuan penilaian adalah memenuhi kebutuhan Rencana
  Transaksi dan persyaratan di Pasar Modal serta peraturan perundangan di Indonesia. Maka untuk
  mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini didasarkan pada standar Nilai Pasar.

  Metode Penilaian

  Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian ekuitas/saham SKN adalah pendekatan aset dengan
  metode Penyesuaian Aset Bersih atau Net Adjusted Book Value (NABV) method dan pendekatan pendapatan
  dengan metode Discounted Economic Income method atau Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method.
  Berdasarkan metode NABV, nilai dari semua aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya,
  kecuali untuk akun yang telah menunjukkan nilai pasarnya.



                                          Excellence in business and asset values appraisal
                                                  with work areas all over Indonesia
Page 3
Berdasarkan metode penilaian DCF, operasi SKN diproyeksikan sesuai dengan skenario pengembangan
SKN sampai dengan tahun 2037. Pendapatan mendatang (future income, cash flow) yang dihasilkan
berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah
total nilai kini dari pendapatan selama periode proyeksi.

Definisi dan Dasar Penilaian Yang Digunakan

Dalam penilaian ini digunakan dasar penilaian “Nilai Pasar” yang didefinisikan sebagai berikut:
Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada Tanggal
Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua Pihak masing–masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (POJK No. 35
/POJK.04/2020).

Penilaian ini didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam Peraturan OJK
No. 35 /POJK.04/2020 “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”, yang dikeluarkan
tanggal 25 Mei 2020.

Tanggal Penilaian

Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Juli 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait dalam rangka
menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan 50:50 atas metode utama dan
pembanding yang dihasilkan dari metode NABV dan DCF, maka diperoleh nilai sebesar Rp 2.191.207.889
sebagai Indikasi Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham SKN per tanggal 31 Juli 2023.




Hormat kami,
KJPP Ihot Dollar & Raymond




Raymond Yoranouw, MBT, MAPPI (Cert.)
Senior Partner
Ijin Penilai       : B-1.09.00113
MAPPI              : 03-S-01751
STTD OJK           : STTD.PB-13/PJ-1/PM.02/2023


                                     Excellence in business and asset values appraisal
                                             with work areas all over Indonesia
Page 4
                               PERNYATAAN INDEPENDENSI
 Berdasarkan pengetahuan kami atas penugasan penilaian, dengan ini kami menyatakan bahwa:
    Seluruh pendapat yang kami nyatakan dalam laporan ini, baik mengenai analisis, kesimpulan
     atau pendapat, adalah benar;
    Analisis dan kesimpulan hanya dibatasi oleh asumsi dan kondisi yang dilaporkan;
    Penugasan penilaian telah dilakukan terhadap obyek penilaian pada tanggal penilaian (cut off
     date);
    Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan ini;
    Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan sebagai
     kesimpulan nilai;
    Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisa telah diungkapkan;
    Kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;
    Data ekonomi serta data industri dalam Laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang
     diyakini Penilai dapat dipertanggungjawabkan;
    Hasil analisis, kesimpulan dan pendapat yang kami nyatakan pada laporan ini terbatas pada
     kontinjensi, keterbatasan dan asumsi, yang merupakan pemahaman secara menyeluruh,
     didasarkan analisis profesional serta pendapat dan kesimpulan kami;
    Pada saat ini maupun pada masa yang akan datang, kami tidak memiliki kepentingan terhadap
     SKN yang kami nilai;
    Kami tidak memiliki kepentingan pribadi terhadap SKN yang kami nilai dan pihak yang terlibat
     dan terkait di dalamnya;
    Imbalan jasa penilaian tidak berkaitan dengan hasil penilaian yang dilaporkan;
    Penilaian ini didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam
     Peraturan OJK No. 35 /POJK.04/2020 “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
     Pasar Modal”, yang dikeluarkan tanggal 25 Mei 2020;
    Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-
     undangan yang berlaku;
    Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
     diselenggarakan oleh asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah;
    Kami melakukan penugasan ini secara independen tanpa intervensi dari pihak manapun.

Pihak-pihak di bawah ini telah bekerja secara profesional untuk membantu pihak yang
menandatangani Laporan ini:

Supervisor:
                Lena Wijaya                                  ...........................................................
                MAPPI No. 12-P-03872
                No. Register : RMK-2017.01286
Penilai:
                Meiliana Kusuma Dewi                        .............................................................
                MAPPI No. 14-P-04735




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                                 i
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 5
                                                                      DAFTAR ISI


PERNYATAAN INDEPENDENSI .......................................................................................................................... i
DAFTAR ISI .......................................................................................................................................................... ii
1   RINGKASAN EKSEKUTIF ........................................................................................................................ 1
    1.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN ....................................................................................................... 1
    1.2 TANGGAL PENILAIAN ......................................................................................................................... 1
    1.3 GAMBARAN UMUM ............................................................................................................................. 1
    1.4 GAMBARAN INDUSTRI ........................................................................................................................ 1
    1.5 PREMIS NILAI DAN DASAR NILAI YANG DIGUNAKAN ............................................................................. 2
    1.6 METODE PENILAIAN ........................................................................................................................... 2
    1.7 ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS ....................................................................................................... 3
    1.8 DATA DAN INFORMASI YANG DIPEROLEH............................................................................................. 3
    1.9 HASIL PENILAIAN ............................................................................................................................... 3
2   GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN........................................................................................................ 5
    2.1 PENDIRIAN DAN INFORMASI UMUM ..................................................................................................... 5
    2.2 SUSUNAN PENGURUS DAN STRUKTUR MODAL .................................................................................... 6
    2.3 KEGIATAN USAHA .............................................................................................................................. 6
    2.4 PEMASOK DAN PELANGGAN KUNCI ..................................................................................................... 7
    2.5 POSISI KEUANGAN HISTORIS ............................................................................................................. 7
    2.6 PERBANDINGAN INFORMASI KEUANGAN (COMMON SIZE)..................................................................... 9
3   TINJAUAN INDUSTRI DAN PROSPEK USAHA .................................................................................... 12
    3.1 EKONOMI SECARA UMUM ................................................................................................................ 12
    3.2 INDUSTRI PROPERTI DI INDONESIA ................................................................................................... 13
    3.3 PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA ..................................................................................... 18
    3.4 ANALISA SWOT .............................................................................................................................. 20
    3.5 RISIKO USAHA ................................................................................................................................. 21
    3.6 PERSAINGAN USAHA DAN STRATEGI BISNIS ...................................................................................... 22
4   DESKRIPSI OBJEK PENILAIAN ............................................................................................................ 23
    4.1 MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN ..................................................................................................... 23
    4.2 PENGERTIAN NILAI .......................................................................................................................... 23
    4.3 DASAR PENILAIAN YANG DIGUNAKAN ............................................................................................... 23
    4.4 TANGGAL PENILAIAN ....................................................................................................................... 24
5   METODE PENILAIAN.............................................................................................................................. 25
    5.1 METODE PENILAIAN YANG UMUM DIGUNAKAN .................................................................................. 25
    5.2 PEMILIHAN METODOLOGI PENILAIAN ................................................................................................ 25
    5.3 PEMILIHAN ARUS KAS ...................................................................................................................... 26
    5.4 PENENTUAN TINGKAT DISKONTO ..................................................................................................... 26
6   PENENTUAN INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS.................................................................................. 29
    6.1 PROYEKSI KEUANGAN ..................................................................................................................... 29
    6.2 PREMIUM FOR CONTROL (“CP”), DISCOUNT FOR LACK OF CONTROL (DLOC) DAN DISCOUNT FOR
            LACK OF MARKETABILITY (“DLOM”) ................................................................................................. 32
    6.3 INDIKASI HASIL PENILAIAN ............................................................................................................... 33
    6.4 KESIMPULAN PENILAIAN................................................................................................................... 33
7   SYARAT PEMBATASAN ........................................................................................................................ 35
    LAMPIRAN




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                                                                            ii
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 6
1 RINGKASAN EKSEKUTIF
1.1   MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

      KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”) ditunjuk oleh PT Multisarana Intan Eduka Tbk
      (“Perseroan”) berdasarkan Surat Penugasan No. 046R/XI/SVFO/23/KJPPID&R tertanggal
      17 November 2023, dengan maksud untuk melakukan penilaian 99,97% ekuitas/saham SKN.

      Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen bahwa penilaian ditujukan
      untuk memenuhi kebutuhan Rencana Transaksi dan persyaratan di Pasar Modal serta
      peraturan perundangan di Indonesia. Untuk mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini
      didasarkan pada standar Nilai Pasar.

      Laporan ini disiapkan secara obyektif dan karenanya tidak sah di bawah kondisi lainnya, dan
      tidak dapat digunakan maupun dikutip untuk tujuan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari
      ID&R.

1.2   TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Juli 2023, dimana batas tersebut
      diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.

1.3   GAMBARAN UMUM

      SKN didirikan pada Januari 2022 dan memiliki sebuah bangunan yang beralamat di Jalan
      Persada No. 58, Kel. Kerobokan Kelod, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bali. Bangunan
      tersebut berdiri di atas tanah seluas 1.715 m² yang merupakan tanah yang disewa oleh SKN
      untuk jangka waktu 15 tahun terhitung sejak tanggal 1 Juli 2022 sampai dengan 30 Juni 2037.
      Bangunan tersebut kemudian disewakan kepada Yayasan Intan Eduka untuk jangka waktu
      14 tahun terhitung sejak tanggal 10 Mei 2023 sampai dengan 9 Mei 2037.

1.4   GAMBARAN INDUSTRI

      Prospek sektor properti tahun 2023 diprediksi masih bergerak positif sejalan dengan proyeksi
      International Monetary Fund (IMF) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh hingga 5%
      pada tahun 2023. Meskipun suku bunga BI masih fluktuatif, namun sektor properti tetap
      menjadi primadona karena didukung dengan tingginya kebutuhan akan hunian. Kondisi
      properti yang positif pada tahun 2023 akan sangat bergantung pada stimulus pemerintah yang
      mendukung perusahaan properti dalam memberikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

      Meskipun penjualan properti di Indonesia berada pada kondisi yang baik, namun diperlukan
      adanya terobosan atau dukungan untuk sektor properti high-rise. Karena di suatu daerah,
      apalagi sebuah kota padat penduduk, yang dibutuhkan adalah produk high-rise ini. Stimulus
      atau kebijakan baru untuk high-rise ini sangat membantu baik untuk konsumen maupun
      pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih baik.

      Menurut Colliers Indonesia, saat ini perekonomian konsumen sudah mulai bergerak ke arah
      yang lebih baik seiring dengan membaiknya penanganan dan situasi pandemi Covid-19 di
      Indonesia. Jika sebelumnya konsumen masih mempertimbangkan dan tidak terburu-buru

Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         1
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 7
      untuk membeli properti, tahun 2023 dapat dikatakan sebagai momentum yang tepat karena di
      tahun 2024 kemungkinan adanya ketidakpastian kembali.

      Masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam sistem pendidikan Indonesia. Tidak hanya
      persoalan kualitas pendidikan yang masih rendah, tapi juga masalah akses dan partisipasi.
      Pendidikan di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Kualitas pendidikan
      di Indonesia masih jauh dari harapan karena kesenjangan akses dan pendidikan antar
      wilayah, distribusi guru yang tidak merata, serta banyaknya kualitas lulusan yang rendah.

      Kemampuan mengembangkan inovasi dan kolaborasi tenaga pengajar dan peserta didik
      merupakan modal penting memajukan sektor pendidikan di era teknologi informasi dan
      komunikasi yang berkembang dengan cepat. Saat ini dibutuhkan para pendidik yang memiliki
      kemampuan inovasi dan semangat berkolaborasi dengan baik untuk menjawab berbagai
      tantangan di era globalisasi yang sarat perubahan.

      Para pengajar dan peserta didik, harus memaknai literasi baru di era digital yang mencakup
      literasi data, kemampuan membaca dan menganalisis berbasis informasi di dunia digital, serta
      literasi teknologi. Perpaduan antara daya inovasi dan kolaborasi yang baik itu akhirnya
      mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan dapat bersaing di
      skala global.

1.5   PREMIS NILAI DAN DASAR NILAI YANG DIGUNAKAN
      Untuk memperoleh pemahaman tentang penugasan penilaian yang akan dilakukan maka
      harus dirumuskan dan didefinisikan terlebih dahulu nilai yang akan diperoleh. karena hal ini
      akan terkait dengan tujuan penilaian dan mempengaruhi metode penilaian yang dipilih.

      Diasumsikan bahwa SKN akan terus beroperasi di masa depan sebagai suatu entitas usaha
      yang berkesinambungan (as a going concern). Dasar nilai yang digunakan dalam penilaian ini
      adalah standar Nilai Pasar (Market Value), dengan pengertian sebagai berikut:

      Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas
      pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
      berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
      layak, dimana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang
      dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan (POJK No. 35 /POJK.04/2020).

1.6   METODE PENILAIAN
      Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian ekuitas/saham SKN adalah pendekatan
      aset dengan metode Penyesuaian Aset Bersih atau Net Adjusted Book Value (NABV) method
      dan pendekatan pendapatan dengan metode Discounted Economic Income method atau
      Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method. Berdasarkan metode NABV, nilai dari semua
      aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk akun yang telah
      menunjukkan nilai pasarnya.
      Berdasarkan metode penilaian DCF, operasi SKN diproyeksikan sesuai dengan skenario
      pengembangan SKN sampai dengan tahun 2037. Pendapatan mendatang (future income,
      cash flow) yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai
      dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari pendapatan selama periode


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         2
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 8
      proyeksi.

1.7   ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS
       Menghasilkan laporan yang bersifat non-disclaimer opinion.
       Kami telah melakukan penelaahan atas data dan informasi yang digunakan dalam proses
        penilaian yang disiapkan oleh manajemen SKN.
       Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
        keakuratannya.
       Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
        kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
        pencapaiannya (fiduciary duty).
       Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
        yang telah disesuaikan dalam laporan penilaian saham ini.
       Kami menghasilkan laporan penilaian bisnis yang terbuka untuk publik, kecuali terdapat
        informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
       Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian saham dan kesimpulan nilai dari penilaian
        yang dilakukan.
       Kami telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari SKN.

1.8   DATA DAN INFORMASI YANG DIPEROLEH
      Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas ekuitas/saham yang dinilai sesuai
      dengan data dan informasi yang terbatas kami peroleh dari manajemen antara lain:
      •   Laporan keuangan SKN untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan
          31 Juli 2023 telah diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan
          pendapat opini tanpa modifikasian;
      •   Laporan Penilaian Properti No. 00174/2.0110-00/PI/03/0092/1/XII/2023 tertanggal
          18 Desember 2023 oleh KJPP ID&R;
      •   Perjanjian Sewa Menyewa No. 005/SKN/III/2023 tanggal 3 Maret 2023 antara SKN
          dengan Yayasan Intan Eduka;
      •   Data legalitas antara lain akta pendirian, akta perubahan terakhir, Nomor Induk Berusaha
          (NIB), Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
      •   Proyeksi keuangan SKN;
      •   Informasi perpajakan dari manajemen bahwa sampai dengan tanggal laporan ini
          diterbitkan SKN tidak memiliki klaim terkait perpajakan.

1.9   HASIL PENILAIAN

      Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
      terkait dalam rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan
      50:50 atas metode utama dan pembanding yang dihasilkan dari metode NABV dan DCF,
      maka diperoleh nilai sebesar Rp 2.191.207.889 sebagai Indikasi Nilai Pasar 99,97%
      Ekuitas/Saham SKN per tanggal 31 Juli 2023.



Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         3
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 9
      VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI
      • Jika terdapat perubahan rencana usaha yang menyebabkan terjadinya perubahan kondisi
        usaha secara signifikan. Tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang
        mempengaruhi proyeksi pendapatan ekonomis dari tanggal penilaian per 31 Juli 2023
        sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan ini. Jika ada, maka diperlukan penilaian
        kembali nilai ekuitas SKN berdasarkan dampak dari subsequent event tersebut.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                    4
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 10
2     GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
2.1   PENDIRIAN DAN INFORMASI UMUM

      SKN didirikan berdasarkan Akta No. 05 tanggal 24 Januari 2022 yang dibuat dihadapan
      Ronald Juanda Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya. Akta pendirian ini telah memperoleh
      pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
      Keputusan No. AHU-0006978.AH.01.01.TAHUN 2022 tanggal 27 Januari 2022.

      Anggaran dasar SKN telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
      No. 13 tanggal 21 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda Holsen, S.H., M.Kn.,
      Notaris di Surabaya, mengenai perubahan pasal 3 serta peningkatan modal dasar serta modal
      ditempatkan dan disetor. Akta perubahan ini telah memperoleh pengesahan dari Menteri
      Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-
      0043650.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 27Juni 2022.

      Sesuai pasal 3 anggaran dasar, maksud dan tujuan SKN adalah berusaha dalam bidang
      pendidikan. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut SKN dapat melaksanakan kegiatan
      usaha sebagai berikut yaitu pendidikan dasar/ibtidaiyah swasta; pendidikan menengah
      pertama/tsanawiyah swasta; pendidikan kelompok bermain; pendidikan taman penitipan anak;
      pendidikan taman kanak-kanak luar biasa; pendidikan anak usia dini sejenis lainnya; satuan
      pendidikan kerjasama kelompok bermain; satuan pendidikan kerjasama taman kanak-kanak;
      satuan pendidikan kerjasama pendidikan dasar; satuan pendidikan kerjasama pendidikan
      menengah; pendidikan menengah/aliyah swasta; satuan pendidikan kerjasama pendidikan
      menengah; pendidikan tinggi akademik swasta; pendidikan tinggi vokasi dan profesi swasta;
      jasa pendidikan olahraga dan rekreasi; satuan pendidikan kerjasama pendidikan nonformal;
      jasa pendidikan manajemen dan perbankan; jasa pendidikan komputer (teknologi informasi
      dan komunikasi); pendidikan bahasa swasta; pendidikan kesehatan swasta; serta pendidikan
      bimbingan belajar dan konseling swasta.

      Berdasarkan Akta No. 08 tanggal 09 Oktober 2023 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
      Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, mengenai perubahan pasal 3 anggaran dasar,
      maksud dan tujuan SKN adalah berusaha dalam bidang real estat; aktivitas penyewaan dan
      sewa guna usaha tanpa hak opsi, ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha
      lainnya.

      SKN berdomisili di Jl. Sunset Road No. 28, Desa/Kelurahan Seminyak, Kec. Kuta, Kab.
      Badung, Bali 80361. SKN mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2022.

      Dalam memulai kegiatan usahanya, SKN telah memperoleh perijinan-perijinan dari instansi
      berwenang. Perijinan yang dimiliki SKN antara lain:
      • Surat Nomor Induk Berusaha (NIB) 0702220056091 yang diterbitkan tanggal
        7 Februari 2022 yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal;
      • Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang untuk Kegiatan Berusaha
        No. 07022210115103038 yang diterbitkan tanggal 7 Februari 2022 yang dikeluarkan oleh
        Badan Koordinasi Penanaman Modal;
      • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No. 63.133.654.2-905.000 yang dikeluarkan oleh
        Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak;


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                        5
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 11
      • Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak No. S-517KT/WPJ.17/KP.0503/2022 tanggal
        27 Januari 2022 yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia
        Direktorat Jenderal Pajak.

2.2   SUSUNAN PENGURUS DAN STRUKTUR MODAL

      Berdasarkan Akta No. 13 tanggal 21 Juni 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda Holsen,
      S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, modal dasar SKN adalah sebesar Rp 10.000.000.000, yang
      terdiri dari 10.000 saham dengan nilai nominal Rp 1.000.000 per saham. Modal ditempatkan
      dan disetor penuh sebesar Rp 3.500.000.000 atau sebanyak 3.500 saham, dengan komposisi
      pemegang saham sebagai berikut:
                                                                    Jumlah
                    Keterangan                Jumlah Saham                          %
                                                                     (Rp)
        Modal Dasar                                    10.000     10.000.000.000
        Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
         Imanuel Herman Prawiromaruto                   2.000      2.000.000.000    57,14
         Suzanna Rosa Prawiromaruto                     1.000      1.000.000.000    28,57
         Swandriyani Hudianto                             500        500.000.000    14,29
           Jumlah                                       3.500      3.500.000.000   100,00
        Saham dalam Portepel                            6.500      6.500.000.000

      Berdasarkan Akta No. 05 tanggal 24 Januari 2022 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
      Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, susunan Dewan Komisaris dan Direksi SKN adalah
      sebagai berikut:
      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama            : Swandriyani Hudianto
      Komisaris                  : Suzanna Rosa Prawiromaruto

      Direksi
      Direktur Utama             : Imanuel Herman Prawiromaruto
      Direktur                   : Ivany
      Direktur                   : Vina

      Berdasarkan Akta No. 08 tanggal 09 Oktober 2023 yang dibuat dihadapan Ronald Juanda
      Holsen, S.H., M.Kn., Notaris di Surabaya, susunan Dewan Komisaris dan Direksi SKN adalah
      sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Komisaris Utama            : Swandriyani Hudianto
      Komisaris                  : Suzanna Rosa Prawiromaruto

      Direksi
      Direktur Utama             : Imanuel Herman Prawiromaruto
      Direktur                   : Ian Griffin Prawiromaruto

2.3   KEGIATAN USAHA

      SKN didirikan pada Januari 2022 dan memiliki sebuah bangunan yang beralamat di Jalan
      Persada No. 58, Kel. Kerobokan Kelod, Kec. Kuta Utara, Kab. Badung, Bali. Bangunan


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                      6
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 12
      tersebut berdiri di atas tanah seluas 1.715 m² yang merupakan tanah yang disewa oleh SKN
      untuk jangka waktu 15 tahun terhitung sejak tanggal 1 Juli 2022 sampai dengan 30 Juni 2037.
      Bangunan tersebut kemudian disewakan kepada Yayasan Intan Eduka untuk jangka waktu
      14 tahun terhitung sejak tanggal 10 Mei 2023 sampai dengan 9 Mei 2037.

2.4   PEMASOK DAN PELANGGAN KUNCI

      Pemasok

      Saat ini SKN tidak memiliki pemasok.

      Pelanggan

      Pelanggan SKN merupakan penyewa bangunan SKN, yaitu Yayasan Intan Eduka. Yayasan
      Intan Eduka sebagai pengelola IPH School yang berada di Surabaya.

2.5   POSISI KEUANGAN HISTORIS

      Berikut ini merupakan tabel Laporan Posisi Keuangan dan Laba Rugi SKN untuk periode yang
      berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023 telah diaudit oleh KAP Kanaka
      Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, yang
      disajikan sebagai berikut:
                                                (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                                          Audited            Audited
                          Keterangan
                                                           2022            31 Juli 2023
        Operating Highlight
        Pendapatan                                        2.521.705.003       402.000.000
        Laba Bruto                                        2.521.705.003       402.000.000
        Rugi Usaha                                          (17.575.390)    (870.816.336)
        EBITDA                                              366.972.388     (626.337.406)
        Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                     60.730.299    (944.032.216)
        Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan       60.730.299    (944.032.216)
        Financial Position
        Aset                                              6.681.174.485    13.024.486.645
        Aset Lancar                                       3.455.461.131     4.257.622.727
        Aset Tidak Lancar                                 3.225.713.354     8.766.863.918
        Liabilitas                                        3.120.444.186    10.407.788.562
        Liabilitas Jangka Pendek                          2.345.729.900     7.681.312.371
        Liabilitas Jangka Panjang                           774.714.286     2.726.476.191
        Ekuitas                                           3.560.730.299     2.616.698.083
        Key Performance Ratio
        Marjin Laba Bruto                                      100,00%           100,00%
        Marjin Rugi Usaha                                       -0,70%          -216,62%
        Marjin Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                 2,41%          -234,83%
        Marjin EBITDA                                           14,55%          -155,81%
        Return on Assets (ROA)                                   0,91%            -7,25%
        Return on Equity (ROE)                                   1,71%           -36,08%
        Rasio Lancar                                               1,47              0,55
        Rasio Liabilitas terhadap Aset                             0,47              0,80
        Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                          0,88              3,98


      Berikut ini adalah analisis dan pembahasan manajemen mengenai hal-hal lain yang perlu
      diungkapkan dalam Laporan ini:
       Pendapatan SKN berasal dari pendapatan sewa, management fee dan service fee. Untuk
        periode yang berakhir pada 31 Juli 2023 pendapatan SKN adalah sebesar
        Rp 402.000.000.


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                        7
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 13
       Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit per 31 Juli 2023 dan informasi dari
        manajemen, sampai dengan saat ini tidak terdapat aset dan liabilitas di luar neraca
        (kontijensi).
       Sebagai Wajib Pajak, SKN memiliki kewajiban perpajakan untuk Pajak Penghasilan (PPh).
        SKN telah memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan perundang-undangan dan
        peraturan perpajakan yang berlaku.
       Tidak terdapat kompensasi berupa dividen yang dibagikan kepada pemegang saham
        dalam periode tahun berjalan hingga 31 Juli 2023.

      Total aset di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami peningkatan sekitar
      94,94% atau sebesar Rp 6.343.312.160 dibandingkan dengan total aset per 31 Desember
      2022. Peningakatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada akun properti
      investasi sebesar Rp 7.050.000.000 dan piutang lain-lain sebesar Rp 3.218.360.124 serta
      penurunan pada akun uang muka sebesar Rp 2.766.334.310 dan aset takberwujud – neto
      sebesar Rp 1.301.218.120.

      Total liabilitas di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami peningkatan sekitar
      233,54% atau sebesar Rp 7.287.344.376 dibandingkan dengan total liabilitas per
      31 Desember 2022. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada akun
      utang bank jangka pendek sebesar Rp 6.000.000.000, utang bank jangka panjang sebesar
      Rp 2.316.047.619, utang lain-lain sebesar Rp 377.164.434, beban akrual sebesar
      Rp 50.000.000 dan utang pajak sebesar Rp 7.115.266 serta penurunan pada akun utang
      usaha sebesar Rp 1.072.195.443 dan liabilitas sewa sebesar Rp 390.787.500.

      Total ekuitas di dalam posisi keuangan SKN per 31 Juli 2023, mengalami penurunan sekitar -
      26,51%, yaitu sebesar Rp 944.032.216 dibandingkan dengan total ekuitas per
      31 Desember 2022. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh rugi neto periode berjalan
      sebesar Rp 944.032.216.

      Berikut adalah penjelasan analisis rasio historis SKN:

       Marjin rugi usaha pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 215,92%, jika
        dibandingkan dengan tahun 2022, terutama disebabkan adanya penurunan pendapatan.
       Marjin rugi neto periode berjalan pada Juli 2023 mengalami peningkatan sekitar 237,24%,
        jika dibandingkan dengan tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin rugi usaha.
       Marjin EBITDA pada Juli 2023 mengalami penurunan sekitar 170,36%, jika dibandingkan
        tahun 2022, sehubungan dengan peningkatan marjin rugi usaha.
       Rasio lancar menurun menjadi 0,55 pada Juli 2023 dari 1,47 pada tahun 2022, terutama
        disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek.
       Rasio liabilitas terhadap aset meningkat menjadi 0,80 pada Juli 2023 dari 0,47 pada tahun
        2022, terutama disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek dan jangka
        panjang.
       Rasio liabilitas terhadap ekuitas meningkat menjadi 3,98 pada Juli 2023 dari 0,88 pada
        tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan liabilitas jangka pendek dan jangka
        panjang.



Penilaian Ekuitas/Saham                                                                          8
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 14
      Arus Kas

                                                       (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
       Keterangan                                                    31-Des-22         31-Jul-23

      Arus Kas dari Aktivitas Operasi
       Penerimaan kas dari pelanggan                                 2.526.775.995        60.000.000
       Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha                (2.941.702.384)   (4.973.041.273)
       Penerimaan penghasilan keuangan                                     322.871            50.314
       Pembayaran biaya keuangan                                       (83.112.942)                -
       Pembayaran pajak final                                                    -       (28.200.000)
       Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi                    (497.716.460)    (4.941.190.959)

      Arus Kas dari Aktivitas Investasi
       Perolehan aset tetap                                           (239.829.204)                -
       Perolehan properti investasi                                              -    (4.283.665.690)
       Perolehan aset takberwujud                                   (1.643.643.940)   (1.873.125.000)
       Penerimaan dari penjualan aset takberwujud                                -     2.969.864.190
       Penerimaan dari penjualan aset tetap                                      -       197.707.246
       Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                 (1.883.473.144)   (2.989.219.254)

      Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
       Penerimaan dari utang bank                                      986.000.000     8.550.000.000
       Pembayaran untuk utang bank                                     (70.428.571)    (233.952.381)
       Penerimaan tambahan modal disetor                             3.500.000.000                 -
       Pembayaran untuk liabilitas sewa                             (1.409.962.500)    (390.787.500)

       Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                  3.005.608.929     7.925.260.119

      Kenaikan (Penurunan) Neto Bank                                  624.419.325         (5.150.094)

      Bank, Awal Periode                                                         -      624.419.325

      Bank, Akhir Periode                                             624.419.325       619.269.231




      Bank akhir periode yang berakhir pada 31 Juli 2023 mengalami penurunan sebesar
      Rp 5.150.094 atau turun sekitar 0,82% dibandingkan dengan bank akhir periode yang berakhir
      pada 31 Desember 2022. Hal tersebut disebabkan adanya penurunan kas neto dari aktivitas
      operasi sebesar Rp 4.941.190.959 yang terutama berasal dari pembayaran kas kepada
      pemasok dan beban usaha, penurunan kas neto dari aktivitas investasi sebesar
      Rp 2.989.219.254 yang terutama berasal dari perolehan properti investasi dan peningkatan
      kas neto dari akivitas pendanaan sebesar Rp 7.925.260.119 yang terutama berasal dari
      penerimaan dari utang bank.

2.6   PERBANDINGAN INFORMASI KEUANGAN (COMMON SIZE)

      Berikut ini merupakan perbandingan laporan keuangan SKN dalam bentuk common size
      statement percentage untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan
      31 Juli 2023:
                                                       Audited      Audited
                           Keterangan
                                                        2022      31 Juli 2023
       Laba Rugi
       Pendapatan                                       100,00             100,00
       Beban Pokok Pendapatan                                -                  -
       Beban Operasional                                100,70             316,62
       Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                  2,41            -234,83
       EBITDA                                            14,55            -155,81
       Neraca
       Aset                                             100,00             100,00
       Aset Lancar                                       51,72              32,69
       Aset Tidak Lancar                                 48,28              67,31
       Liabilitas                                        46,71              79,91
       Liabilitas Jangka Pendek                          35,11              58,98
       Liabilitas Jangka Panjang                         11,60              20,93

Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                 9
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 15
                                             Audited         Audited
                 Keterangan
                                              2022         31 Juli 2023
       Ekuitas                                 53,29               20,09

      Berikut ini merupakan perbandingan informasi keuangan perusahaan publik yang bergerak
      dalam industri yang sejenis dalam bentuk common size statement percentage, untuk periode
      yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 30 Juni 2023:
                                                               Audited       Unaudited
       No.                   Keterangan
                                                                2022        30 Juni 2023
       1.    PT Charnic Capital Tbk (NICK)
             Laba Rugi
             Pendapatan                                            100,00         100,00
             Beban Pokok Pendapatan                                     -              -
             Beban Usaha                                             4,78           2,42
             Laba Tahun Berjalan                                   101,31         103,29
             EBITDA                                                103,20         101,67
             Neraca
             Aset                                                  100,00         100,00
             Aset Lancar                                            90,49          91,99
             Aset Tidak Lancar                                       9,51           8,01
             Liabilitas                                              0,41           0,97
             Liabilitas Jangka Pendek                                0,37           0,92
             Liabilitas Jangka Panjang                               0,04           0,05
             Ekuitas                                                99,59          99,03
       2.    PT City Retail Developments Tbk (NIRO)
             Laba Rugi
             Pendapatan                                            100,00         100,00
             Beban Pokok Pendapatan                                 52,63          52,58
             Beban Usaha                                            25,84          21,85
             Rugi Tahun Berjalan                                   -39,13         -13,98
             EBITDA                                                 38,96          42,50
             Neraca
             Aset                                                  100,00         100,00
             Aset Lancar                                            21,52          20,04
             Aset Tidak Lancar                                      78,48          79,96
             Liabilitas                                             52,91          53,72
             Liabilitas Jangka Pendek                               15,83          22,56
             Liabilitas Jangka Panjang                              37,08          31,16
             Ekuitas                                                47,09          46,28
       3.    PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK)
             Laba Rugi
             Pendapatan                                            100,00         100,00
             Beban Pokok Pendapatan                                 56,95          57,23
             Beban Usaha                                            18,44          21,30
             Laba Tahun Berjalan                                     5,85           2,91
             EBITDA                                                 59,92          55,48
             Neraca
             Aset                                                  100,00         100,00
             Aset Lancar                                             5,91           7,74
             Aset Tidak Lancar                                      94,09          92,26
             Liabilitas                                             25,85          25,84
             Liabilitas Jangka Pendek                                3,72           4,16
             Liabilitas Jangka Panjang                              22,13          21,68
             Ekuitas                                                74,15          74,16
       4.    PT Metro Realty Tbk (MTSM)
             Laba Rugi
             Pendapatan                                            100,00         100,00
             Beban Pokok Pendapatan                                 95,98          86,76
             Beban Usaha                                            43,87          28,66
             Rugi Tahun Berjalan                                   -31,94         -14,04
             EBITDA                                                -32,50         -12,57
             Neraca
             Aset                                                  100,00         100,00


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                     10
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 16
                                                                      Audited        Unaudited
       No.                         Keterangan
                                                                       2022         30 Juni 2023
              Aset Lancar                                                  62,35            61,11
              Aset Tidak Lancar                                            37,65            38,89
              Liabilitas                                                   41,36            40,01
              Liabilitas Jangka Pendek                                     23,05            22,72
              Liabilitas Jangka Panjang                                    18,31            17,28
              Ekuitas                                                      58,64            59,99

      Berdasarkan tabel di atas, berikut adalah uraian common size statement percentage dari
      empat perusahaan pembanding:
                           Keterangan                       NICK               NIRO              ROCK             MTSM
       Beban pokok pendapatan terhadap pendapatan                     -      52,58 – 52,63    56,95 – 57,23      86,76 – 95,98
       Beban usaha terhadap pendapatan                      2,42 – 4,78      21,85 – 25,84    18,44 – 21,30      28,66 – 43,87
       Laba (rugi) tahun berjalan terhadap pendapatan   101,31 – 103,29   (39,13) – (13,98)     2,91 – 5,85   (31,94) – (14,04)
       EBITDA terhadap pendapatan                       101,67 – 103,20      38,96 – 42,50    55,48 – 59,92   (32,50) – (12,57)
       Aset lancar terhadap total aset                    90,49 – 91,99      20,04 – 21,52      5,91 – 7,74      61,11 – 62,35
       Aset tidak lancar terhadap total aset                8,01 – 9,51      78,48 – 79,96    92,26 – 94,09      37,65 – 38,89
       Liabilitas jangka pendek terhadap total aset         0,37 – 0,92      15,83 – 22,56      3,72 – 4,16      22,72 – 23,05
       Liabilitas jangka panjang terhadap total aset        0,04 – 0,05      31,16 – 37,08    21,68 – 22,13      17,28 – 18,31
       Ekuitas terhadap total aset                        99,03 – 99,59      46,28 – 47,09    74,15 – 74,16      58,64 – 59,99


      Berdasarkan analisis kami terhadap empat perusahaan publik di atas pada 31 Desember
      2022 dan 30 Juni 2023, diperoleh marjin EBITDA yang berkisar antara (32,50%) – 103,20%.
      Sementara marjin EBITDA SKN per 31 Juli 2023 adalah (155,81)%.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                                           11
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 17
3     TINJAUAN INDUSTRI DAN PROSPEK USAHA

3.1   EKONOMI SECARA UMUM

      Perekonomian global dan Indonesia pada 2023 dihadapkan pada tingginya ketidakpastian dan
      besarnya tantangan. Ancaman resesi, masih ketatnya kebijakan moneter di tingkat global,
      serta perang bisa menekan ekonomi global dan domestik. Tidak seperti tahun-tahun
      sebelumnya yang diliputi optimisme, beratnya perekonomian 2022 serta masih gelapnya
      kondisi ke depan membuat warga global dan otoritas pengambil kebijakan menyambut tahun
      2023              dengan            penuh              kewaspadaan             [sumber:
      https://www.cnbcindonesia.com/news/20221230142718-4-401542/gambaran-seram-ekonomi-
      2023-dunia-gelap-ri-waspada?page=all, 2 Januari 2023].

      Lembaga multinasional seperti Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia hingga
      lembaga rating dunia seperti Fitch Ratings dan Moody's Analytics ramai-ramai memangkas
      proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2023 berkali-kali. IMF sudah memangkas
      proyeksi ekonomi global tahun 2023 dari 4,4% pada proyeksi Januari, 3,2% pada April dan
      menjadi 2,7% pada proyeksi Oktober. Fitch Ratings memangkas proyeksi pertumbuhan
      ekonomi global tahun 2023 dari 1,7% menjadi 1,4%. Sementara itu, Moody's memproyeksi
      ekonomi global hanya akan tumbuh 2,3% pada tahun 2023 dari 2,7% pada tahun 2022.

      Sejumlah faktor diperkirakan akan membebani pertumbuhan ekonomi global mulai dari
      ketatnya kebijakan moneter di sejumlah negara, perang Rusia-Ukraina, lonjakan inflasi,
      ancaman resesi, hingga melambatnya perdagangan global.

      Harapan banyak orang agar Bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The
      Fed) melonggarkan kebijakan agresifnya pada tahun 2023 juga sudah memudar. The Fed
      tetap berkomitmen tegas untuk membawa inflasi AS ada di kisaran target mereka di sekitar
      2%. Padahal, inflasi AS masih menyentuh 7,1% (year on year/YoY) pada November. The Fed
      diproyeksi masih akan menaikkan suku bunga menjadi 5,0%-5,25% pada tahun 2023 dari saat
      ini di 4,25%-4,5%. Bank sentral Eropa juga diperkirakan masih akan mengetatkan kebijakan
      moneter karena inflasi Euro Zone masih berada di 10,1%.

      Masih tingginya inflasi dan kebijakan moneter ketat inilah yang dikhawatirkan membawa dunia
      ke jurang resesi. IMF memperkirakan dua pertiga ekonomi dunia akan berada di jurang resesi
      tahun 2023. Credit Suisse memperkirakan Eropa akan memasuki resesi pada kuartal IV/2022
      hingga kuartal I/2023.

      Sentimen positif pertumbuhan ekonomi global diharapkan datang dari Tiongkok. Negara
      dengan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut mulai melonggarkan kebijakan Covid-nya
      sehingga roda ekonomi Tiongkok bisa berlari kencang tahun 2023.

      Seperti negara lain, perekonomian Indonesia juga diperkirakan diliputi ketidakpastian global.
      Menteri Keuangan memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2023 berada di kisaran 5,1%-
      5,3% sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) lebih pesimis di kisaran 4,7%-5,5%.
      Tantangan terbesar Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan masih datang dari faktor
      eksternal, terutama ancaman resesi dan kebijakan moneter ketat The Fed.

      Resesi diperkirakan bisa menekan ekspor sementara kebijakan moneter ketat bisa membuat


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         12
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 18
      pasar keuangan Indonesia goyang. Kebijakan moneter ketat di tingkat global juga bisa
      memperpanjang kebijakan moneter agresif BI sehingga suku bunga akan terus merangkak
      naik dan berujung pada melemahnya pertumbuhan kredit.

      Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia tahun 2021 tumbuh
      sebesar 3,69%, lebih tinggi dibandingkan capaian tahun 2020 yang mengalami kontraksi
      pertumbuhan sebesar -2,07%. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I, II,III dan IV
      tahun 2021 masing-masing sebesar -0,74%, 7,07%, 3,51% dan 5,02% YoY.

      BPS mengumumkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III/2022 mencapai 5,72% YoY.
      Sebagai catatan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% YoY pada kuartal II/2022. Pada kuartal
      I/2022,      ekonomi          Indonesia      tumbuh      5,01%     YoY       [sumber:
      https://www.cnbcindonesia.com/news/20221107094109-4-385602/anti-resesi-ekonomi-
      indonesia-kuartal-iii-2022-tumbuh-572, 7 November 2022].

      Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,31% sepanjang tahun 2022. Pertumbuhan ini didorong
      oleh membaiknya mobilitas masyarakat seiring dengan redanya angka infeksi Covid-19 dan
      penghapusan PPKM. Adapun, pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2022 tercatat sebesar
      5,01% atau tumbuh 0,36%. BPS mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia telah
      kembali ke level prapandemi. Hal ini ditopang oleh daya beli masyarakat pada tahun 2022
      yang terjaga dengan baik dan turut ditopang oleh aktivitas dan mobilitas masyarakat yang
      telah     pulih     [sumber:      https://www.cnbcindonesia.com/news/20230206104809-4-
      411262/breaking-news-ekonomi-ri-2022-tumbuh-531, 6 Februari 2023].

      Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat 5,17% secara YoY pada kuartal II/2023 atau
      meningkat dari kuartal I/2023 yang sebesar 5,03% secara YoY. Meski pertumbuhan ekonomi
      kuartal II/2023 tidak setinggi periode yang sama tahun lalu, yakni mencapai 5,46% secara
      tahunan, pertumbuhan ekonomi saat ini masih normal di kisaran 5% seiring dengan
      meredanya                       low-base                  effect                [sumber:
      https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2023/11/05/pengaruh-kondisi-global-dan-pemilu-bagi-
      pertumbuhan-ekonomi-indonesia-2023, 6 November 2023].

      Berikut adalah kondisi ekonomi makro Indonesia secara umum:
                                                          Realisasi   Realisasi   Realisasi   Realisiasi   APBN
                           Indikator
                                                            2019        2020        2021        2022       2023
       Pertumbuhan ekonomi riil (%)                         5,02        -2,07        3,7         5,3        5,3
       Inflasi (%)                                          2,72         1,68        1,8         5,5        3,6
       Nilai tukar rata-rata (Rp/USD)                      14.146      14.577      14.312      14.871      14.800
       SPN tiga bulan (%)                                   5,6          3,19       6,35*       7,05*       7,9
       Rata-rata harga minyak dunia (USD/ barel)             62          40          68          97         90
       Lifting minyak (ribu barel/hari)                     746         707         662          615        660
       Lifting gas bumi (ribu barel setara minyak/hari)    1.059        983         982          958       1.100
      *) Pada tahun 2021, tingkat bunga SBN 10 tahun menggantikan tingkat bunga SPN 3 bulan
      **) Realisasi Sementara
      Sumber: Departemen Keuangan


3.2   INDUSTRI PROPERTI DI INDONESIA

      Industri properti di Indonesia yang mengalami kebangkitan pascapandemi sepanjang tahun
      2021 ditutup dengan siklus stagnasi di akhir tahun 2022. Berdasarkan data Rumah.com


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                             13
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 19
      Indonesia Property Market Report Q1 2023 yang baru saja dirilis terlihat bahwa pada akhir
      tahun 2022 industri properti mengalami stagnasi, baik dari sisi indeks harga maupun indeks
      suplai              serta           penurunan              permintaan             [sumber:
      https://mediaindonesia.com/ekonomi/561199/industri-properti-bangkit-selama-2022-stagnasi-
      di-akhir-tahun, 26 Februari 2023].

      Data Rumah.com Indonesia Property Market Report menyebutkan bahwa indeks harga
      properti nasional pada kuartal IV/2022, terdapat kenaikan tipis sebesar 1% secara kuartalan.
      Secara tahunan trennya masih menunjukkan kenaikan yang moderat sebesar 5,8%. Dari sisi
      suplai, terdapat kenaikan sebesar 0,3% secara kuartalan dan secara tahunan juga terlihat
      cukup moderat, yakni sebesar 6,8%. Sementara indeks permintaan pasar secara nasional
      turun sebesar 40,4% secara kuartalan. Tipisnya kenaikan indeks harga properti dan suplai
      properti yang dibarengi dengan turunnya indeks permintaan pasar diperkirakan sebagai
      dampak musiman.

      Stagnasi yang terlihat pada indeks harga, suplai serta tren negatif pada indeks permintaan
      secara nasional diperkirakan sebagai tren tahunan, di samping kenaikan suku bunga dan tidak
      lepas dari kondisi makroekonomi secara global. Tren tahunan industri properti biasanya di
      akhir tahun adalah pengeluaran masyarakat lebih banyak pada hal konsumtif seperti
      merayakan Natal dan Tahun Baru serta liburan bersama keluarga sehingga menjadi penyebab
      turunnya minat terhadap pasar properti pada kuartal IV/2022. Meskipun terjadi stagnasi dan
      penurunan permintaan, sejumlah wilayah di Jabodetabek tetap menunjukkan tren positif pada
      kuartal IV/2022 itu, seperti kawasan Kabupaten Tangerang dan Bogor. Selain itu tren
      pencarian properti terhadap hunian di atas Rp 1 miliar juga terus meningkat.

      Dari sisi konsumen, meskipun indeks permintaan mengalami penurunan, permintaan terhadap
      hunian pada kuartal IV/2022 masih didominasi oleh permintaan terhadap rumah tapak sebesar
      92% dari total pencarian hunian. Pascapandemi tren properti tampaknya mulai kembali pada
      siklus tahunannya. Sebelum pandemi, kuartal II dan kuartal IV selalu menjadi kuartal yang
      sepi pada sektor properti karena pada periode ini konsumen lebih fokus pada pengeluaran
      untuk konsumsi. Jika pada kuartal II konsumen lebih fokus pada belanja Hari Raya Idul Fitri
      dan kegiatan mudik, konsumen pada kuartal IV akan lebih fokus pada belanja dan liburan
      akhir tahun. Tren ini direspons pengembang dengan menunda peluncuran unit baru dan
      menahan kenaikan harga.

      Sementara itu, tren penurunan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang mulai
      melambat seiring kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Days Reverse Repo Rate
      (BI7DRRR) diperkirakan semakin terlihat dampaknya pada awal tahun 2023. Suku bunga
      acuan BI7DRR tercatat sebesar 5,25% per November 2022 atau naik sebesar 175 bps sejak
      empat bulan sebelumnya. Sebaliknya, suku bunga KPR masih tetap terjaga pada 7,7% pada
      November 2022 yang angka ini turun sebesar 20 bps dibandingkan empat bulan sebelumnya.
      Penurunan tren suku bunga KPR dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tersebut terlihat
      semakin melambat seiring naiknya suku bunga acuan dari Bank Indonesia.

      Sejumlah perkembangan positif yang datang di akhir tahun 2022 dan awal tahun 2023
      menjadi angin segar bagi para pelaku usaha. Melemahnya nilai tukar rupiah dan inflasi serta
      membaiknya konsumsi pasar rumah tangga membuat pelaku usaha, termasuk di industri
      properti, dapat memasuki tahun baru dengan semangat tinggi.



Penilaian Ekuitas/Saham                                                                        14
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 20
      Prospek sektor properti tahun 2023 diprediksi masih bergerak positif sejalan dengan proyeksi
      International Monetary Fund (IMF) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh hingga 5%
      pada tahun 2023. Meskipun suku bunga BI masih fluktuatif, namun sektor properti tetap
      menjadi primadona karena didukung dengan tingginya kebutuhan akan hunian. Kondisi
      properti yang positif pada tahun 2023 akan sangat bergantung pada stimulus pemerintah yang
      mendukung perusahaan properti dalam memberikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen
      [sumber:       https://www.marketeers.com/ekonomi-tumbuh-sektor-properti-bakal-positif-pada-
      tahun-2023/, 23 Februari 2023].

      Meskipun penjualan properti di Indonesia berada pada kondisi yang baik, namun diperlukan
      adanya terobosan atau dukungan untuk sektor properti high-rise. Karena di suatu daerah,
      apalagi sebuah kota padat penduduk, yang dibutuhkan adalah produk high-rise ini. Stimulus
      atau kebijakan baru untuk high-rise ini sangat membantu baik untuk konsumen maupun
      pemerintah untuk menciptakan kota yang lebih baik.

      Menurut Colliers Indonesia, saat ini perekonomian konsumen sudah mulai bergerak ke arah
      yang lebih baik seiring dengan membaiknya penanganan dan situasi pandemi Covid-19 di
      Indonesia. Jika sebelumnya konsumen masih mempertimbangkan dan tidak terburu-buru
      untuk membeli properti, tahun 2023 dapat dikatakan sebagai momentum yang tepat karena di
      tahun 2024 kemungkinan adanya ketidakpastian kembali.

      Dalam rangka menjaga momentum pertumbuhan di sektor properti pada tahun 2023, sejumlah
      kebijakan strategis yang dilakukan pemerintah, seperti kelonggaran aturan Loan To
      Value/Financing To Value (LTV/FTV), dapat menopang penjualan properti sehingga
      kebutuhan masyarakat akan hunian dapat terpenuhi.

      Dengan relaksasi kebijakan tersebut, KPR diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan
      sebesar 10%-12%. Hal ini juga didukung oleh tingginya kebutuhan akan hunian sebanyak
      12,75 juta backlog perumahan. Ditambah lagi dengan potensi 700.000 hingga 800.000
      keluarga baru, terutama dari generasi muda yang muncul setiap tahunnya [sumber:
      https://www.liputan6.com/regional/read/5349828/prospek-properti-tahun-2023-diprediksi-
      cerah-pengembang-optimistis, 21 Juli 2023].

      Memasuki bulan Februari di tahun 2023, para pengembang perumahan mulai merilis produk-
      produk yang diperkirakan akan diminati konsumen pada tahun 2023. Diharapkan sektor
      residential mampu melanjutkan daya tahan pertumbuhannya di tahun 2023. Kebutuhan rumah
      di Indonesia mencapai 12,71 juta dan didominasi oleh generasi muda. Setiap tahunnya
      terdapat 800.000 keluarga baru yang memiliki kemungkinan akan mencari rumah baru untuk
      menjadi tempat tinggal mereka [sumber: https://kfmap.asia/blog/bagaimana-kondisi-properti-
      indonesia-tahun-2023-sejauh-ini/2441, 16 Februari 2023].

      Berdasarkan The Indonesia Economic Intelligence, negara maju mengalami nominal harga
      properti yang tumbuh secara tajam namun secara riil harga justru turun. Perbedaan tersebut
      terjadi karena di negara maju, pembelian properti dilakukan atas motif investasi. Harga
      diharapkan naik saat dijual, mengingat inflasi yang tinggi yang terjadi di negara-negara maju.
      Tetapi permintaan yang rendah membuat ekonomi negara maju terhambat.

      Para pengembang memasang target tinggi di tahun 2023 dengan didasari harapan sentimen
      positif dari masyarakat. Pengembang menargetkan Rp 800 miliar - Rp 1,8 triliun untuk


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                          15
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 21
      marketing sales di tahun 2023. Target tersebut difokuskan kepada sektor perumahan
      berbentuk township yang memiliki permintaan yang tinggi terutama di Jabodetabek.

      Sektor properti di Indonesia diproyeksikan akan mulai mengalami pertumbuhan di tahun 2023,
      didorong oleh permintaan perumahan oleh masyarakat. Selain itu, Pemerintah telah
      mengambil langkah-langkah untuk mendorong permintaan, termasuk memperpanjang rasio
      pinjaman terhadap nilai (LTV) untuk pinjaman rumah.

      Konsultan properti Colliers Indonesia melihat kondisi pasar properti di luar Indonesia, hampir
      di seluruh pasar Asia, serta di negara Barat telah mengalami dampak negatif peningkatan
      suku bunga dari bank sentral. Hal ini mengarah pada peningkatan biaya pinjaman,
      penerimaan laba bersih pengoperasian yang lebih rendah dan penurunan nilai properti yang
      dikaitkan     dengan       tingkat    kapitalisasi     yang     lebih      tinggi     [sumber:
      https://www.fortuneidn.com/news/eko-wahyudi/pasar-properti-asia-lesu-bagaimana-peluang-
      di-indonesia?page=all, 15 Juni 2023].

      Colliers Indonesia mengungkapkan kondisi tantangan yang tengah berlangsung telah
      mengakibatkan pergeseran dalam praktik investasi properti yang lebih konservatif.
      Pengembang asing dan pendanaan properti yang tertarik berinvestasi di pasar berkembang,
      seperti Indonesia, akan memprioritaskan peluang pada sektor dengan risiko lebih rendah
      tetapi menawarkan keuntungan yang tinggi. Saat ini sektor properti dianggap belum terlalu
      optimal dalam memberikan keuntungan.

      Namun, di sisi lain, masih ada beberapa sektor yang dapat dijadikan peluang eksplorasi
      selama situasi dan kebutuhan pasar dilihat dengan jeli. Terlebih Indonesia merupakan negara
      berkembang dengan populasi penduduk yang membutuhkan produk hunian besar. Beberapa
      sektor yang masih dapat dieksplorasi antara lain opsi utang dan ekuitas yang bisa
      dinegosiasikan untuk mendapatkan kesepakatan pengembangan dan akuisisi yang tepat,
      khususnya saat investasi asing bermitra dengan perusahaan lokal. Investor juga akan tertarik
      pada aset-aset berkualitas tinggi khususnya dengan harga wajar dan berlokasi strategis.

      Selain itu, sektor yang masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan menawarkan
      margin keuntungan yang sehat dengan tingkat risiko moderat yaitu rumah tapak (landed
      house). Sektor ini akhirnya akan selalu menarik bagi para pelaku khususnya investasi asing
      yang akan masuk.

      Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) BI mengindikasikan bahwa perkembangan
      harga properti residensial di pasar primer pada kuartal I/2023 meningkat terbatas. Indeks
      Harga Properti Residensial (IHPR) kuartal I/2023 mencapai 1,79% secara tahunan, sedikit
      lebih rendah dibandingkan dengan 2,00% secara tahunan pada kuartal sebelumnya. Dari sisi
      penjualan, hasil survei mengindikasikan penjualan properti residensial di pasar primer pada
      kuartal I/2023 mengalami penurunan. Penjualan properti residensial terkontraksi 8,26% pada
      kuartal I/2023, lebih rendah dari penjualan kuartal sebelumnya yang tumbuh positif 4,54%.

      Hasil survei juga menunjukkan bahwa pembiayaan non perbankan masih menjadi sumber
      pembiayaan utama untuk pembangunan properti residensial. Pada kuartal I/2023, sebesar
      73,31% dari total kebutuhan modal pembangunan proyek perumahan berasal dari dana
      internal. Sementara itu dari sisi konsumen, fasilitas KPR masih menjadi pilihan utama dalam
      pembelian properti residensial dengan pangsa 74,83% dari total pembiayaan.


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                          16
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 22
      Hasil SHPR pada kuartal II/2023, mengindikasikan harga properti residensial di pasar primer
      secara tahunan masih melanjutkan tren peningkatan. IHPR kuartal II/2023 tercatat naik 1,92%
      (YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan pada kuartal sebelumnya yakni 1,79%
      (YoY). Dari sisi penjualan, hasil survei terindikasi penjualan properti residensial di pasar
      primer pada kuartal II/2023 masih belum kuat. Penjualan properti residensial juga terkontraksi
      12,30% (YoY) pada kuartal II/2023, lebih dalam dari kontraksi kuartal sebelumnya yakni
      8,26% (YoY) [sumber: https://www.trenasia.com/harga-properti-residensial-terus-naik-ini-hasil-
      survei-bi-triwulan-ii-2023, 16 Agustus 2023].

      Peningkatan IHPR tersebut utamanya ditopang oleh kenaikan harga rumah tipe kecil 2,22%
      (YoY), lebih tinggi dari kenaikan pada kuartal I/2023 yakni 1,77% (YoY). Sementara harga
      rumah tipe menengah naik 2,72%, sedikit lebih rendah dari 2,76% pada kuartal I/2023.
      Selanjutnya, peningkatan juga terpantau pada harga rumah tipe besar dengan kenaikan
      1,49% (YoY). Perkembangan indeks harga rumah yang naik pada kuartal II/2023 terutama
      terjadi di Denpasar, Jabodetabek-Banten, dan Kota Batam.

      Hasil survei juga menunjukkan bahwa sumber pembiayaan non perbankan masih menjadi
      modal utama untuk pembangunan properti residensial. Pada kuartal II/2023, tercatat 72,80%
      dari total kebutuhan pembiayaan proyek pembangunan perumahan berasal dari dana internal.
      Sedangkan dari sisi konsumen, jenis pembiayaan utama pembelian properti residensial
      berasal dari fasilitas KPR dengan pangsa sebesar 76,02%.

      Berlanjutnya tren peningkatan harga properti residensial terjadi di tengah melemahnya
      tekanan Indeks Harga Konsumen (IHK) kelompok bahan bangunan yang tercermin dari inflasi
      tahunan IHK subkelompok pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal atau
      perumahan 2,29% (YoY) pada Juni 2023, lebih rendah dari kuartal I/2023 yang berada di
      angka 3,21% (YoY).




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                          17
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 23
3.3   PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

      Masih banyak hal yang harus diperbaiki dalam sistem pendidikan Indonesia. Tidak hanya
      persoalan kualitas pendidikan yang masih rendah, tapi juga masalah akses dan partisipasi.
      Pendidikan di Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Kualitas pendidikan
      di Indonesia masih jauh dari harapan karena kesenjangan akses dan pendidikan antar
      wilayah, distribusi guru yang tidak merata, serta banyaknya kualitas lulusan yang rendah
      [sumber: https://www.kompas.id/baca/humaniora/2023/06/21/rpjm, 21 Juni 2023].

      Selain itu, masih ada keterbatasan kualitas dan kuantitas guru akibat distribusi guru antar
      daerah yang tidak merata, kualitas guru yang belum ideal, tingkat kesejahteraan guru yang
      masih rendah dan jenjang karier yang belum jelas.

      Untuk memenuhi kebutuhan guru, kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah
      daerah sangat dibutuhkan, antara lain, memastikan data pokok pendidikan (dapodik) sesuai
      dengan data di sekolah, melakukan penataan, distribusi, dan redistribusi, baik guru Aparatur
      Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, sesuai dengan kebutuhan sekolah, serta melakukan
      seleksi guru ASN sesuai kebutuhan.

      Pendidikan semestinya dapat diakses seluruh penduduk Indonesia tanpa membedakan jenis
      kelamin, status sosial dan kelompok ekonomi. Pendidikan juga merupakan hak dasar bagi
      semua warga negara, dan bukan hak istimewa bagi sekelompok masyarakat.

      Oleh sebab itu, pelayanan pendidikan harus dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,
      bahkan yang tinggal di daerah tertinggal atau perbatasan sekalipun. Selain itu, layanan
      pendidikan juga harus berkualitas dan mampu mewujudkan sumber daya manusia unggul
      serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

      Prioritas isu mengenai pendidikan tersebut diharapkan mampu mendorong pembangunan
      negara yang lebih berpusat pada manusia. Oleh sebab itu, lulusan pendidikan akan mampu
      meningkatkan kualitas hidup, kesejahteraan dan meningkatkan harkat dan martabat dengan
      pemenuhan kebutuhan dasar.

      Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) mengungkapkan bahwa
      terdapat berbagai tantangan bangsa dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, salah satunya
      perubahan lanskap pendidikan. Transformasi digital dalam pendidikan, kesenjangan
      pendidikan dan tata kelola pendidikan menjadi isu yang harus diperhatikan saat ini.

      Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan bahwa Rencana
      Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk mendukung pencapaian Indonesia
      Emas 2045 diraih melalui 8 visi pembangunan, 17 arah pembangunan, serta 45 indikator
      utama pembangunan. Adapun, pendidikan berkualitas yang merata menjadi salah satu isu
      prioritas dalam RPJPN 2025-2045 tersebut.

      Tujuan pendidikan untuk menuju ke Indonesia emas 2045 harus diarahkan pada tiga hal, yaitu
      membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan berkarakter. Sementara itu, untuk
      mencapai akselerasi pendidikan menuju Indonesia maju pada tahun 2045, diperlukan
      formulasi kebijakan yang hati-hati dan terukur dalam tiga aspek utama, yaitu akses, relevansi
      dan tata kelola pendidikan.


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         18
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 24
      Kemampuan mengembangkan inovasi dan kolaborasi tenaga pengajar dan peserta didik
      merupakan modal penting memajukan sektor pendidikan di era teknologi informasi dan
      komunikasi yang berkembang dengan cepat. Saat ini dibutuhkan para pendidik yang memiliki
      kemampuan inovasi dan semangat berkolaborasi dengan baik untuk menjawab berbagai
      tantangan di era globalisasi yang sarat perubahan [sumber: https://telusur.co.id/detail/butuh-
      kemampuan-inovasi-dan-kolaborasi-untuk-jawab-tantangan-di-sektor-pendidikan,
      12 September 2023].

      Berdasarkan catatan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan
      Tinggi (Kemendikbudristek Dikti), isu strategis pembangunan pendidikan nasional yang harus
      diselesaikan antara lain terkait layanan pendidikan yang belum merata dan kualitas
      pendidikan yang masih rendah. Apalagi berdasarkan data tahun 2022, menunjukkan
      kekurangan guru di Indonesia mencapai 781 ribu. Selain itu, masih ada 288 kecamatan di
      Indonesia yang tidak memiliki SMP dan 681 kecamatan yang tidak memiliki SMA.

      Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh kompetensi guru yang masih rendah dengan sebaran
      yang belum merata. Kondisi tersebut harus segera dijawab dengan berbagai langkah
      menyiapkan tenaga pengajar yang profesional di era digital saat ini. Pendidikan di era digital,
      ditandai dengan integrasi teknologi informasi dan komunikasi ke dalam penyelenggaraan
      pendidikan dan pengajaran.

      Di era ini, para peserta didik dan pengajar bisa dengan mudah mengakses sumber
      pengetahuan yang melimpah. Kondisi tersebut, menghadirkan tantangan yang harus dijawab
      dengan peningkatan kemampuan daya inovasi dan kolaborasi dari para tenaga pengajar dan
      peserta didik, yang dapat menjadi modal penting dalam memajukan lembaga pendidikan.

      Para pengajar dan peserta didik, harus memaknai literasi baru di era digital yang mencakup
      literasi data, kemampuan membaca dan menganalisis berbasis informasi di dunia digital, serta
      literasi teknologi. Perpaduan antara daya inovasi dan kolaborasi yang baik itu akhirnya
      mampu menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan dapat bersaing di
      skala global.

      Anggaran pendidikan tahun 2023 yang dikucurkan dari pembiayaan Anggaran Pendapatan
      dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 612,2 triliun dimana anggaran ini paling tinggi
      sepanjang sejarah [sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/14/anggaran-
      pendidikan-apbn-2023-paling-tinggi-sepanjang-sejarah, 14 Februari 2023].

      Dari jumlah tersebut digunakan untuk belanja pemerintah pusat sebesar Rp 237,1 triliun. Di
      antaranya untuk Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 20,1 juta siswa, juga Kartu Indonesia
      Pintar (KIP) kuliah kepada 994,3 ribu mahasiswa. Selain itu, ada tunjangan profesi guru untuk
      553,5 ribu guru non PNS.

      Sementara itu alokasi transfer daerah Rp 305,6 triliun untuk Bantuan Operasional Sekolah
      (BOS) kepada 43,7 juta siswa, ada juga Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP)
      Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kepada 6,2 juta siswa, dan BOP Pendidikan kesetaraan
      untuk 806 ribu peserta didik. Sisanya, Rp 69,5 triliun untuk dana abadi pendidikan, penelitian,
      perguruan tinggi dan kebudayaan.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                           19
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 25
      Berikut merupakan anggaran pendidikan berdasarkan pembiayaan APBN (2019-2023):
                               Jumlah Anggaran
              Tahun
                                 (Triliun Rp)
              2019                 460,3
              2020                 473,7
              2021                 479,6
              2022                 574,9
              2023                 612,2

      Penggunaan anggaran pendidikan merata mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah
      daerah. Bahkan, pemerintah juga memberikan dukungan yang lebih fleksibel dan inovatif
      lewat dana abadi untuk pendidikan. Dana abadi pendidikan kini telah mencapai lebih dari
      Rp 129 triliun. Uang tersebut untuk dapat memberikan dukungan pendidikan, penelitian dan
      kebutuhan semua sektoral untuk meningkatkan kualitas indeks manusia [sumber:
      https://www.cnbcindonesia.com/news/20230201185032-4-410182/top-anggaran-pendidikan-ri-
      2023-tertinggi-sepanjang-masa, 2 Februari 2023].

      Menteri Keuangan menilai penting bagi suatu bangsa untuk terus mencari cara
      menerjemahkan komitmen anggaran pendidikan dalam bentuk kualitas pendidikan di
      Indonesia. Adapun, anggaran pendidikan tersebut juga termasuk untuk pemberian beasiswa
      melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang mengelola dana abadi, dan telah
      menghasilkan hampir 18.000 lulusan dan sebanyak 35.536 beasiswa telah diberikan.

      Belum optimalnya penggunaan anggaran belanja pendidikan untuk pengembangan kualitas
      manusia Indonesia juga tercermin dari skor Programme for International Student Assessment
      (PISA) Indonesia yang masih jauh di bawah rata-rata negara ASEAN serta negara Organisasi
      Kerja Sama dan Pembangun Ekonomi (OECD). PISA merupakan sistem ujian yang diinisiasi
      oleh OECD, untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia.

      Pada tahun 2018, sejumlah siswa berusia 15 tahun dipilih secara acak di masing-masing
      negara untuk mengikuti tes dari tiga kompetensi dasar yaitu membaca, matematika dan sains.
      PISA mengukur apa yang diketahui siswa dan apa yang dapat dia lakukan (aplikasikan)
      dengan pengetahuannya. Hasilnya untuk kemampuan membaca, skor siswa Indonesia
      mencapai 371 berada di bawah skor rata-rata negara OECD yakni sebesar 487. Capaian skor
      rendah juga didapat Indonesia untuk bidang matematika (379) dan sains (396).

3.4   ANALISA SWOT

      Kondisi industri yang positif dan negatif merefleksikan peluang dan ancaman yang dihadapi
      oleh SKN. Mempertimbangkan hal-hal tersebut, maka SKN perlu menentukan strategi yang
      dapat diimplementasikan atau digunakan dalam proyeksi keuangan.

      Untuk melanjutkan kelangsungan usaha dan meningkatkan persaingan pasar, maka SKN
      mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki, sebagai berikut:

      Kekuatan (Strengths)
      • Lokasi bangunan yang terletak di Jl. Persada No. 58, Kel. Kerobokan Kelod, Kec. Kuta
        Utara, Kab. Badung, Bali;



Penilaian Ekuitas/Saham                                                                      20
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 26
      • Telah memiliki penyewa selama 13 tahun yaitu Yayasan Intan Eduka yang merupakan
        pengelola IPH School yang berada di Surabaya;
      Kelemahan (Weaknesses)
      • Kebutuhan dana yang cukup besar dalam pembangunan;
      Peluang (Opportunities)
      • Prospek sektor properti tahun 2023 diprediksi masih bergerak positif sejalan dengan
        proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh positif;
      • Masih diperlukannya sistem pendidikan yang berkualitas agar mampu mewujudkan sumber
        daya manusia unggul serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global;
      Ancaman (Threats)
      • Peraturan pemerintah yang dapat berubah-ubah.

3.5   RISIKO USAHA

      Berikut adalah risiko usaha yang dimiliki oleh SKN:
      1. Risiko Kredit
         Risiko yang terjadi jika pihak pelanggan tidak memenuhi kewajibannya berdasarkan
         instrumen keuangan atau kontrak pelanggan yang menyebabkan kerugian keuangan. SKN
         menetapkan sejumlah kebijakan sebelum memberikan kredit kepada pelanggan, antara
         lain dengan melakukan survei atas pelanggan tersebut, melakukan pemeriksaan terhadap
         dokumentasi termasuk kontrak kerja pelanggan dengan pihak lain.
      2. Risiko Likuiditas
         Risiko likuiditas adalah risiko dimana SKN tidak bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh
         tempo. Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati termasuk mengatur kas dan setara kas
         yang cukup untuk menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu. Pengelolaan risiko
         likuiditas dilakukan antara lain dengan memonitor pinjaman dan sumber pendanaan,
         menjaga saldo kecukupan kas dan surat berharga serta memastikan tersedianya
         pendanaan dari sejumlah fasilitas kredit yang mengikat, dan kesiapan untuk menjaga
         posisi pasar. SKN mempertahankan kemampuannya untuk melakukan pembiayaan yang
         mengikat dari pemberi pinjaman yang andal.
      3. Risiko Suku Bunga
         Risiko dimana nilai arus kas dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi karena
         dipengaruhi oleh perubahan suku bunga pasar. Instrumen keuangan SKN yang berpotensi
         mengalami dampak risiko suku bunga adalah pinjaman bank. SKN senantiasa melakukan
         efisiensi sehingga profitabilitas dapat terus terjaga sehingga rasio cakupan selalu dalam
         keadaan baik.
      4. Risiko Hukum dan Perundang-undangan
         Perubahan kebijakan, peraturan atau perundang-undangan dapat mempengaruhi
         keberlangsungan kegiatan operasi SKN dimana jika terjadi pelanggaran dapat
         menyebabkan pencabutan izin usaha atau penghentian operasi perusahaan. Oleh karena
         itu, SKN berupaya untuk selalu menaati dan mengikuti perkembangan peraturan dan


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                        21
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 27
          hukum yang berlaku dan senantiasa memenuhi kewajiban dan persyaratan dalam aturan-
          aturan atau kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

3.6   PERSAINGAN USAHA DAN STRATEGI BISNIS

      Saat ini SKN tidak memiliki pesaing karena telah memiliki penyewa yaitu Yayasan Intan Eduka
      untuk jangka waktu 13 tahun.

      Beberapa strategi pemasaran dan bisnis yang dijalankan SKN antara lain:
         Berusaha memberikan infrastruktur terbaik bagi penyewa.
         Mengidentifikasi dan mengenali proyek-proyek properti baru seiring dengan permintaan
          konsumen, serta mengidentifikasi dan mengembangkan peluang ekspansi usaha baru
          dalam proyek properti;




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                       22
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 28
4     DESKRIPSI OBJEK PENILAIAN

4.1   MAKSUD DAN TUJUAN PENILAIAN

      KJPP Ihot Dollar & Raymond (“ID&R”) ditunjuk oleh PT Multisarana Intan Eduka Tbk
      (“Perseroan”) berdasarkan Surat Penugasan No. 046R/XI/SVFO/23/KJPPID&R tertanggal
      17 November 2023, dengan maksud untuk melakukan penilaian 99,97% ekuitas/saham SKN.

      Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen bahwa penilaian ditujukan
      untuk memenuhi kebutuhan Rencana Transaksi dan persyaratan di Pasar Modal serta
      peraturan perundangan di Indonesia. Untuk mengakomodir tujuan di atas, penilaian ini
      didasarkan pada standar Nilai Pasar.

      Laporan ini disiapkan secara obyektif dan karenanya tidak sah di bawah kondisi lainnya, dan
      tidak dapat digunakan maupun dikutip untuk tujuan lainnya tanpa persetujuan tertulis dari
      ID&R.

4.2   PENGERTIAN NILAI

      Untuk memperoleh pemahaman tentang penugasan penilaian yang akan dilakukan maka
      harus dirumuskan dan didefinisikan terlebih dahulu nilai yang akan diperoleh, karena hal ini
      akan terkait dengan tujuan penilaian dan mempengaruhi metode penilaian yang dipilih.
      Di dalam penilaian bisnis, terdapat tiga jenis nilai yang dapat digunakan, yaitu :
      1. Nilai Pasar
      Estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas
      pada Tanggal Penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
      berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
      layak, dimana kedua Pihak masing–masing bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya,
      kehati-hatian, dan tanpa paksaan (POJK No. 35 /POJK.04/2020).
      2. Nilai Investasi
      Nilai investasi adalah nilai dari aset bagi pemilik atau calon pemilik untuk investasi individu
      atau tujuan operasional. Nilai investasi merupakan dasar nilai yang spesifik dari entitas. Nilai
      investasi mencerminkan keadaan dan tujuan keuangan dari entitas yang dinilai. Hal ini sering
      digunakan untuk mengukur kinerja investasi.
      3. Nilai Wajar
      Estimasi harga yang akan diterima dari penjualan aset atau dibayarkan untuk transfer liabilitas
      dalam transaksi yang teratur diantara pelaku pasar modal pada tanggal pengukuran.

4.3   DASAR PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

      Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak manajemen dan berbagai asumsi yang
      digunakan dalam rencana bisnis SKN, maka penilaian ini didasarkan pada standar Nilai
      Pasar (Market Value).




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                            23
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 29
4.4   TANGGAL PENILAIAN

      Tanggal pisah batas (cut off date) penilaian adalah per 31 Juli 2023, dimana batas tersebut
      diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                       24
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 30
5     METODE PENILAIAN

5.1   METODE PENILAIAN YANG UMUM DIGUNAKAN

      Untuk penilaian usaha, prosedur penilaian dilaksanakan dengan mengaplikasikan pendekatan
      dan metode penilaian usaha yang berlaku umum dalam penilaian perusahaan atau ekuitas
      sesuai dengan Peraturan OJK No. 35 /POJK.04/2020. Berikut adalah pendekatan penilaian
      usaha yang umum digunakan :
      1. Pendekatan Aset (Asset Based Approach)
          Pendekatan aset adalah sejenis dengan pendekatan biaya dan didasarkan oleh prinsip
          substitusi. Pendekatan ini harus dipertimbangkan dalam penilaian hak pengendali entitas
          bisnis yang mencakup satu atau lebih dalam hal sebuah investasi atau induk perusahaan
          dan hal bisnis yang dinilai dengan basis selain sebagai bisnis yang berjalan.
          Dengan pendekatan ini, indikasi nilai dari suatu bisnis atau ekuitas dengan menggunakan
          satu atau lebih metode yang berdasarkan langsung pada penilaian kembali aset dan
          kewajiban dari suatu badan usaha. Metode tersebut antara lain berupa Adjusted Book
          Value method dan Excess Earning method.
      2. Pendekatan Pasar (Market Approach)
          Dengan pendekatan pasar, indikasi nilai dari suatu bisnis, kepemilikan atas bisnis dan
          sekuritas dengan menggunakan satu atau lebih metode yang membandingkan obyek yang
          dinilai dengan bisnis, kepemilikan atas bisnis atau sekuritas yang pernah dijual di pasar.
      3. Pendekatan Pendapatan (Income Approach)
          Dengan pendekatan pendapatan, indikasi nilai dari suatu perusahaan, kepemilikan atas
          bisnis dan sekuritas dengan menggunakan satu atau lebih metode dimana nilai ditetapkan
          dengan cara mengkonversi manfaat (pendapatan) yang dapat diantisipasi sebagai
          pembilang dengan suatu tingkat penyebut yang relevan. Metode yang umum digunakan
          adalah Discounted Cash Flow method.

      Pemilihan dan kepercayaan atas ketepatan metode dan prosedur bergantung pada
      pertimbangan penilai dan bukan didasarkan pada suatu formula yang baku. Penilaian ini
      didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang terkait dalam Peraturan OJK
      No. 35 /POJK.04/2020 “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”,
      yang dikeluarkan tanggal 25 Mei 2020.

5.2   PEMILIHAN METODOLOGI PENILAIAN

      Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian ekuitas/saham SKN adalah pendekatan
      aset dengan metode Penyesuaian Aset Bersih atau Net Adjusted Book Value (NABV) method
      dan pendekatan pendapatan dengan metode Discounted Economic Income method atau
      Discounted Cash Flow (DCF) Valuation method. Berdasarkan metode NABV, nilai dari semua
      aset dan liabilitas harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk akun yang telah
      menunjukkan nilai pasarnya.

      Berdasarkan metode penilaian DCF, operasi SKN diproyeksikan sesuai dengan skenario
      pengembangan SKN sampai dengan tahun 2037. Pendapatan mendatang (future income,


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                          25
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 31
      cash flow) yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi dengan faktor diskonto, sesuai
      dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari pendapatan selama periode
      proyeksi.

5.3   PEMILIHAN ARUS KAS

      Untuk penilaian dengan menggunakan Metode DCF, terdapat 3 (tiga) pilihan arus kas untuk
      didiskonto yaitu dividen, arus kas bersih untuk ekuitas dan arus kas bersih untuk perusahaan.

      Dalam penilaian ini, Arus Kas Bersih (“AKB”) yang akan digunakan sebagai economic income
      yang didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai bisnis adalah AKB untuk perusahaan/ bisnis
      (Free Cash Flow to the Firm/ Invested Capital).

      AKB adalah jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas untuk kegiatan
      operasional, merupakan arus kas yang tersedia bagi penyedia modal (utang dan ekuitas), dan
      telah bebas dari kewajiban untuk mempertahankan operasi saat ini (current operation) dan
      untuk mengantisipasi pertumbuhan perusahaan, yang dihitung sebagai berikut :

      Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)
      -    Pajak Penghasilan atas EBIT
      +    Penyusutan & Amortisasi
      -    Capital Expenditure
      +    (Kenaikan)/ Penurunan Modal Kerja Bersih
      =    Arus Kas Bersih untuk perusahaan (Free Cash Flow to the Firm/ Invested Capital)
      Alasan pemilihan arus kas bersih untuk perusahaan adalah karena kondisi pada masa yang
      akan datang yang mana tidak akan mengalami perubahan dalam struktur permodalannya.
      Oleh karena itu dalam proyeksi yang disusun tidak diperhitungkan adanya penyesuaian
      terhadap paduan struktur modal antara ekuitas dan pinjaman (tingkat diskonto hanya
      menggunakan tingkat biaya modal).

5.4   PENENTUAN TINGKAT DISKONTO

      Dalam menghitung tingkat diskonto (discount factor) untuk AKB digunakan tingkat diskonto
      berdasarkan Biaya Modal Rata-rata Tertimbang (Weighted Average Cost of Capital/ WACC)
      dengan formula sebagai berikut:


                                  WACC = [ ke x We ] + [ kd (1-t) x Wd ]


        Dimana :
               ke        = biaya modal untuk ekuitas
               kd        = biaya modal untuk hutang
               We        = bobot ekuitas dalam struktur kapital
               Wd        = bobot hutang dalam struktur kapital
               t         = tarif pajak

5.4.1 Penentuan Biaya Modal Untuk Ekuitas
      Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset

Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         26
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 32
      Pricing Model (CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko
      ditambah premium untuk menutup risiko sistematis dari sekuritas saham, dengan formula
      sebagai berikut :
                                    Ke = Rf + ß (Rm-Rf) - CDS
                                    Ke = Rf + ß . Rp - CDS

                Dimana :
                Rf     = tingkat pengembalian untuk investasi bebas risiko
                Rm     = tingkat pengembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
                Rp     = selisih antara Rm dengan Rf
                CDS = country default spread
                ß      = sensitivitas antara tingkat pengembalian investasi dengan pasar

      Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
      memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk penilaian ini, instrumen bebas risiko yang digunakan
      adalah tingkat suku bunga Surat Utang Negara (SUN) yang jatuh tempo hingga 14 tahun, yaitu
      sebesar 6,50% per 31 Juli 2023.

      Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko
      dengan tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk
      premium memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
      seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan
      mengikutkan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-
      perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas di pasar negara berkembang (emerging
      market).

      Untuk memperoleh gambaran mengenai ERP, digunakan pendekatan sebagai berikut :
      Hasil penelitian yang dilakukan oleh Aswath Damodaran mengenai “Country Default Spreads
      and Risk Premiums” yang diterbitkan pada bulan Juli 2023 menyatakan bahwa pasar pada
      negara dengan emerging market umumnya 1,42 kali lebih volatil dibandingkan dengan
      Amerika Serikat. Dengan menerapkan rasio volatilitas pasar Indonesia ke pasar Amerika
      Serikat dengan cara mengalikannya, maka diperoleh tingkat premi risiko untuk pasar
      Indonesia adalah sebesar 7,89%.

      CDS (Country Default Spread), adalah tingkat (rating) gagal bayar obligasi yang dikeluarkan
      pemerintah yang dalam penilaian ini diaplikasikan 2,04% berdasarkan Damodaran yang
      bersumber dari rating Indonesia Baa2 oleh lembaga independen Moody’s.

      ß (Beta), adalah pengukur tingkat sensitivitas pengembalian investasi terhadap pengembalian
      pasar saham secara keseluruhan. Beta akan dihitung dengan mengacu kepada (unlevered)
      beta Damodaran per Januari 2023 dari industri Real Estate (Operations & Services) sebesar
      0,62 yang kemudian disesuaikan (relevered) dengan struktur kapital atau tingkat leverage
      pasar untuk memperoleh beta yang sesuai, dengan formula sebagai berikut:

                                      ßL = ßU x [ 1 + (1 – t) x DER]

                Dimana :
                ßL     = beta levered, yaitu beta yang mengacu pada portfolio pasar dengan


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                        27
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 33
                          pengaruh hutang
                ßU      = beta unlevered, yaitu beta yang mengacu pada portfolio pasar tanpa
                          pengaruh hutang
                t       = tingkat pajak
                DER     = rasio hutang terhadap ekuitas

      Dengan menggunakan formula di atas, maka beta unlevered akan dijadikan levered dengan
      menggunakan struktur hutang terhadap ekuitas pasar yaitu 39 : 61 sesuai struktur kapital
      industri/pasar dikarenakan penilaian dilakukan atas kepemilikan mayoritas, sehingga diperoleh
      beta sebesar 1,01.

      Perhitungan Cost of Equity
                       Keterangan
           Rf                                            6,50%
           Rm-Rf                                         7,89%
           ß                                               1,01
           CDS                                           2,04%
                           Total                         12,47%

5.4.2 Penentuan Biaya Modal Untuk Hutang

      Karena perhitungan nilai ekuitas dilakukan dengan mendiskonto tingkat balikan terhadap
      keseluruhan modal (Free Cash Flow to the Firm/ Invested Capital), maka tingkat diskonto yang
      digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik
      yang berasal dari hutang berbunga (interest bearing debt) maupun yang berasal dari ekuitas.
      Dalam penilaian ini, biaya modal untuk hutang digunakan tingkat bunga pinjaman Modal Kerja
      Bank Persero dalam mata uang Rupiah yang berlaku di pasar pada Juli 2023 yaitu sebesar
      8,97% per tahun (sumber: http://www.bi.go.id).

 5.4.3 Kesimpulan

      Sebagaimana telah diuraikan di atas, diperoleh biaya modal untuk ekuitas sebesar 12,47% per
      tahun dan biaya modal untuk hutang sebesar 8,97% per tahun, maka diperoleh WACC
      sebesar 11,09% selama periode proyeksi.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                         28
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 34
6     PENENTUAN INDIKASI NILAI PASAR EKUITAS
6.1   PROYEKSI KEUANGAN

      Selama periode proyeksi, diasumsikan tidak ada perubahan pada kondisi pasar dan
      perekonomian, peraturan perpajakan serta manajemen dan kebijakan akuntansi. Penyesuaian
      (normalisasi) data laporan keuangan hanya dilakukan atas akun bank, piutang lain-lain dan
      utang berbunga menjadi aset non-operasional, berkaitan dengan penghitungan dalam metode
      Arus Kas Terdiskonto (DCF). Selain itu tidak terdapat penyesuaian lain yang material yang
      perlu dilakukan, karena SKN telah memenuhi ketentuan penyajian laporan keuangan yang
      diatur dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia serta peraturan
      perundangan yang berlaku lainnya.

      Kami telah menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen, dan telah
      melakukan penyesuaian terhadap proyeksi keuangan SKN, untuk menggambarkan kondisi
      kinerja dan operasi yang lebih wajar pada saat penilaian, namun terbatas pada kinerja
      manajemen SKN dalam pencapaian proyeksi yang mungkin terjadi ataupun tidak terjadi.

      Pendapatan
      Untuk periode yang berakhir pada 31 Juli 2023, pendapatan SKN adalah sebesar
      Rp 402.000.000. Asumsi dan proyeksi pendapatan SKN selama periode proyeksi adalah
      sebagai berikut:
                                                                         (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                       Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
       Keterangan                    Agt-Des 2023        2024            2025            2026            2027
                                          1                2               3               4               5

      ASUMSI
       Yayasan Intan Eduka
         Jumlah bulan
           1 Januari - 9 Mei                  4,29            4,29            4,29            4,29            4,29
           10 Mei - 31 Desember               7,71            7,71            7,71            7,71            7,71

          Harga sewa per bulan         840.000.000    960.000.000 1.080.000.000 1.200.000.000 1.320.000.000
            1 Januari - 9 Mei                          70.000.000    80.000.000    90.000.000   100.000.000
            10 Mei - 31 Desember        70.000.000     80.000.000    90.000.000   100.000.000   110.000.000
          % kenaikan                                       14,29%        12,50%        11,11%        10,00%

          Management fee per bulan     600.000.000    600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000
           1 Januari - 9 Mei                           50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000
           10 Mei - 31 Desember         50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000

          Service fee per bulan        168.000.000    192.000.000     216.000.000     240.000.000     264.000.000
            1 Januari - 9 Mei                          14.000.000      16.000.000      18.000.000      20.000.000
            10 Mei - 31 Desember        14.000.000     16.000.000      18.000.000      20.000.000      22.000.000
          % terhadap harga sewa             20,00%         20,00%          20,00%          20,00%          20,00%

      PROYEKSI
        Pendapatan sewa bangunan       329.677.419    917.096.774    1.037.096.774   1.157.096.774   1.277.096.774
        Pendapatan management fee      235.483.871    600.000.000      600.000.000     600.000.000     600.000.000
        Pendapatan service fee          65.935.484    183.419.355      207.419.355     231.419.355     255.419.355

        Total                          631.096.774   1.700.516.129   1.844.516.129   1.988.516.129   2.132.516.129




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                           29
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 35
                                           Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
       Keterangan                            2028            2029            2030            2031            2032
                                               6               7               8               9              10

      ASUMSI
       Yayasan Intan Eduka
         Jumlah bulan
           1 Januari - 9 Mei                      4,29            4,29            4,29            4,29            4,29
           10 Mei - 31 Desember                   7,71            7,71            7,71            7,71            7,71

          Harga sewa per bulan           1.440.000.000 1.560.000.000 1.680.000.000 1.800.000.000 1.920.000.000
            1 Januari - 9 Mei              110.000.000   120.000.000   130.000.000   140.000.000   150.000.000
            10 Mei - 31 Desember           120.000.000   130.000.000   140.000.000   150.000.000   160.000.000
          % kenaikan                             9,09%         8,33%         7,69%         7,14%         6,67%

          Management fee per bulan         600.000.000    600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000
           1 Januari - 9 Mei                50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000
           10 Mei - 31 Desember             50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000

          Service fee per bulan            288.000.000    312.000.000     336.000.000     360.000.000     384.000.000
            1 Januari - 9 Mei               22.000.000     24.000.000      26.000.000      28.000.000      30.000.000
            10 Mei - 31 Desember            24.000.000     26.000.000      28.000.000      30.000.000      32.000.000
          % terhadap harga sewa                 20,00%         20,00%          20,00%          20,00%          20,00%

      PROYEKSI
        Pendapatan sewa bangunan         1.397.096.774   1.517.096.774   1.637.096.774   1.757.096.774   1.877.096.774
        Pendapatan management fee          600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000
        Pendapatan service fee             279.419.355     303.419.355     327.419.355     351.419.355     375.419.355

        Total                            2.276.516.129   2.420.516.129   2.564.516.129   2.708.516.129   2.852.516.129


                                           Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
       Keterangan                            2033            2034            2035            2036            2037
                                              11              12              13              14              15

      ASUMSI
       Yayasan Intan Eduka
         Jumlah bulan
           1 Januari - 9 Mei                      4,29            4,29            4,29            4,29            4,29
           10 Mei - 31 Desember                   7,71            7,71            7,71            7,71

          Harga sewa per bulan           2.040.000.000 2.160.000.000 2.280.000.000 2.400.000.000
            1 Januari - 9 Mei              160.000.000   170.000.000   180.000.000   190.000.000          200.000.000
            10 Mei - 31 Desember           170.000.000   180.000.000   190.000.000   200.000.000
          % kenaikan                             6,25%         5,88%         5,56%         5,26%

          Management fee per bulan         600.000.000    600.000.000     600.000.000     600.000.000
           1 Januari - 9 Mei                50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000
           10 Mei - 31 Desember             50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000

          Service fee per bulan            408.000.000    432.000.000     456.000.000     480.000.000
            1 Januari - 9 Mei               32.000.000     34.000.000      36.000.000      38.000.000      40.000.000
            10 Mei - 31 Desember            34.000.000     36.000.000      38.000.000      40.000.000
          % terhadap harga sewa                 20,00%         20,00%          20,00%          20,00%

      PROYEKSI
        Pendapatan sewa bangunan         1.997.096.774   2.117.096.774   2.237.096.774   2.357.096.774    858.064.516
        Pendapatan management fee          600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000    214.516.129
        Pendapatan service fee             399.419.355     423.419.355     447.419.355     471.419.355    171.612.903

        Total                            2.996.516.129   3.140.516.129   3.284.516.129   3.428.516.129   1.244.193.548

      Keterangan: Berdasarkan Perjanjian Sewa Menyewa No. 005/SKN/III/2023 antara SKN dengan Yayasan Intan
      Eduka tertanggal 3 Maret 2023.

      Beban Pokok Pendapatan

      Berikut asumsi dan proyeksi beban pokok pendapatan SKN selama periode proyeksi:
                                                                             (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)

Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                               30
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 36
                                             Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                          Agt-Des 2023      2024         2025          2026          2027
                                                1              2            3             4             5

      PROYEKSI
        Penyusutan aset hak guna             50.020.833   120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000

         Total                               50.020.833   120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000


                                             Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                              2028          2029         2030          2031          2032
                                                 6             7            8             9            10

      PROYEKSI
        Penyusutan aset hak guna            120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000

         Total                              120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000


                                             Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                              2033          2034         2035          2036          2037
                                                11            12           13            14            15

      PROYEKSI
        Penyusutan aset hak guna            120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000   106.193.085

         Total                              120.050.000   120.050.000   120.050.000   120.050.000   106.193.085

      Keterangan: Berdasarkan perjanjian sewa menyewa tanah antara SKN dengan Ida Ayu Maseni dengan Akta
      No 09 tanggal 27 April 2022 yang dibuat dihadapan Hendry Prambakat Wirasasmita, SH, Notaris di Denpasar.

      Beban Operasional
      Untuk periode yang berakhir pada 31 Juli 2023, beban operasional SKN adalah sebesar
      Rp 1.272.816.336. Asumsi dan proyeksi beban operasional SKN selama periode proyeksi
      adalah sebagai berikut:
                                                                          (dalam Rp, kecuali dinyatakan lain)
                                             Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                          Agt-Des 2023      2024         2025          2026          2027
                                                1              2            3             4             5

       ASUMSI
        % kenaikan                                              3,00%        3,00%         3,00%         3,00%

       PROYEKSI
        Beban umum dan administrasi         195.531.667   534.854.280   550.899.908   567.426.906   584.449.713
          Gaji dan tunjangan                174.698.333   431.854.280   444.809.908   458.154.206   471.898.832
          Pemeliharaan bangunan              12.500.000    30.900.000    31.827.000    32.781.810    33.765.264
          Jasa profesional                          -      51.500.000    53.045.000    54.636.350    56.275.441
          Lain-lain                           8.333.333    20.600.000    21.218.000    21.854.540    22.510.176

           Total                            195.531.667   534.854.280   550.899.908   567.426.906   584.449.713


                                             Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                              2028          2029         2030          2031          2032
                                                 6             7            8             9            10

       ASUMSI
        % kenaikan                                3,00%         3,00%        3,00%         3,00%         3,00%

       PROYEKSI
        Beban umum dan administrasi         601.983.204   620.042.700   638.643.981   657.803.301   677.537.400
          Gaji dan tunjangan                486.055.797   500.637.471   515.656.595   531.126.293   547.060.081
          Pemeliharaan bangunan              34.778.222    35.821.569    36.896.216    38.003.102    39.143.196
          Jasa profesional                   57.963.704    59.702.615    61.493.693    63.338.504    65.238.659
          Lain-lain                          23.185.481    23.881.046    24.597.477    25.335.402    26.095.464

           Total                            601.983.204   620.042.700   638.643.981   657.803.301   677.537.400




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                        31
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 37
                                         Proyeksi     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
       Keterangan                         2033          2034          2035          2036          2037
                                            11           12            13            14            15

       ASUMSI
        % kenaikan                            3,00%        3,00%         3,00%         3,00%         3,00%

       PROYEKSI
        Beban umum dan administrasi     697.863.522   718.799.427   740.363.410   762.574.313   329.409.952
          Gaji dan tunjangan            563.471.884   580.376.040   597.787.322   615.720.941   226.740.892
          Pemeliharaan bangunan          40.317.491    41.527.016    42.772.827    44.056.011    16.223.745
          Jasa profesional               67.195.819    69.211.694    71.288.044    73.426.686    75.629.486
          Lain-lain                      26.878.328    27.684.677    28.515.218    29.370.674    10.815.830

          Total                         697.863.522   718.799.427   740.363.410   762.574.313   329.409.952



6.2   PREMIUM FOR CONTROL (“CP”), DISCOUNT FOR LACK OF CONTROL (DLOC) DAN DISCOUNT FOR
      LACK OF MARKETABILITY (“DLOM”)

      CP adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
      ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas Obyek Penilaian (Peraturan OJK
      No. 35 /POJK.04/2020). Sedangkan DLOC adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang
      merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas
      Obyek Penilaian (Peraturan OJK No. 35 /POJK.04/2020).

      CP dan DLOC mencerminkan adanya penambahan atau pengurang terhadap nilai dari
      penyertaan dalam perusahaan sebagai pengaruh dari adanya pengendalian dari pemilik yang
      berada dalam posisi mayoritas. Penambahan ini diperhitungkan karena pemilik yang dalam
      kondisi mayoritas memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan akan memperoleh manfaat
      yang berbeda dari pemilik yang tidak memiliki kemampuan untuk mengendalikan seperti :
      • Menentukan arah perkembangan jangka panjang obyek penilaian.
      • Memilih pengurus inti obyek penilaian.
      • Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
      • Menentukan kebijakan investasi.
      • Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
      • Menentukan besarnya deviden yang akan dibayarkan.
      • Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.

      DLOM adalah suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai
      suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas Obyek penilaian (Peraturan OJK
      No. 35 /POJK.04/2020).

      Untuk penilaian ekuitas dengan metode NABV dan DCF dengan penyertaan saham mayoritas
      dan indikasi nilai mayoritas, maka diaplikasikan penyesuaian terhadap kondisi
      ketidakmampuan untuk dipasarkan dengan cepat (DLOM) sebesar 30%. DLOM dikenakan
      dengan pertimbangan bahwa SKN sebagai perusahaan non publik. Dengan menggunakan
      dua metode di atas, tidak terdapat indikasi nilai minoritas sehingga Control Premium tidak
      perlu diaplikasikan.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                    32
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 38
6.3   INDIKASI HASIL PENILAIAN

      Metode Penyesuaian Aset Bersih (NABV)

      Pada penilaian ekuitas/saham SKN, kami menggunakan pendekatan aset dengan metode
      NABV, di mana terdapat penyesuaian selisih nilai buku properti investasi dengan nilai
      pasarnya setelah revaluasi yaitu sebesar Rp 592.800.000. Dengan demikian, diperoleh
      Indikasi Nilai Pasar 99,97% Ekuitas SKN per 31 Juli 2023 menggunakan metode NABV
      adalah sebagai berikut :

                               Keterangan                                 Nilai (Rp)

       Total Ekuitas                                                      2.616.698.083
         Peningkatan nilai properti investasi setelah revaluasi             592.800.000
         Pajak atas revaluasi                                               (59.280.000)
       Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM                           3.150.218.083
       Indikasi Nilai 99,97% Ekuitas sebelum DLOM                         3.149.318.021
       Dikurang: DLOM (30%)                                               (944.795.406)
       Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                                   2.204.522.614

      Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF)

      Berdasarkan hasil kajian dan analisis proyeksi keuangan, berikut adalah Indikasi Nilai Pasar
      99,97% Ekuitas SKN per tanggal 31 Juli 2023 dengan menggunakan metode DCF:

                           Keterangan                               Nilai (Rp)
       Nilai Bisnis                                                 8.770.333.659
         Bank                                                         619.269.231
         Piutang lain-lain                                          2.954.181.297
         Utang bank                                               (9.231.619.048)
       Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM                     3.112.165.139
       Indikasi Nilai 99,97% Ekuitas sebelum DLOM                   3.111.275.949
       Dikurang: DLOM (30%)                                         (933.382.785)
       Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                             2.177.893.164

      Rekonsiliasi Nilai

      Berikut adalah rekonsiliasi dan kesimpulan nilai SKN dengan menggunakan 2 (dua) metode
      penilaian per tanggal 31 Juli 2023 :

                                                         Indikasi Nilai                 Nilai Rata-rata
                       Keterangan                                           Bobot
                                                          Ekuitas (Rp)                 Tertimbang (Rp)
       Metode penyesuaian aset bersih                   2.204.522.614        50%           1.102.261.307
       Metode arus kas terdiskonto                      2.177.893.164        50%           1.088.946.582
       Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                                                    2.191.207.889

6.4   KESIMPULAN PENILAIAN

      Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang

Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                    33
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 39
      terkait dalam rangka menentukan nilai ekuitas/saham, dengan menerapkan pembobotan
      50:50 atas metode utama dan pembanding yang dihasilkan dari metode NABV dan DCF,
      maka diperoleh nilai sebesar Rp 2.191.207.889 sebagai Indikasi Nilai Pasar 99,97%
      Ekuitas/Saham SKN per tanggal 31 Juli 2023.

      VARIABEL LAIN YANG DAPAT MEMPENGARUHI NILAI

      • Jika terdapat perubahan rencana usaha yang menyebabkan terjadinya perubahan kondisi
        usaha secara signifikan. Tidak terdapat kejadian penting (subsequent event) yang
        mempengaruhi proyeksi pendapatan ekonomis dari tanggal penilaian per 31 Juli 2023
        sampai dengan tanggal diterbitkannya Laporan ini. Jika ada, maka diperlukan penilaian
        kembali nilai ekuitas SKN berdasarkan dampak dari subsequent event tersebut.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                   34
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 40
7 SYARAT PEMBATASAN
1.     Penilaian ini didasarkan pada analisa dan perhitungan atas ekuitas/saham yang dinilai sesuai dengan
       data dan informasi yang terbatas kami peroleh dari manajemen SKN antara lain:
      • Laporan keuangan SKN untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 dan 31 Juli
          2023 telah diaudit oleh KAP Kanaka Puradiredja, Suhartono; seluruhnya dengan pendapat opini
          tanpa modifikasian;
      • Laporan Penilaian Properti No. 00174/2.0110-00/PI/03/0092/1/XII/2023 tertanggal 18 Desember
          2023 oleh KJPP ID&R;
      • Perjanjian Sewa Menyewa No. 005/SKN/III/2023 tanggal 3 Maret 2023 antara SKN dengan Yayasan
          Intan Eduka;
      • Data legalitas antara lain akta pendirian, akta perubahan terakhir, Nomor Induk Berusaha (NIB),
          Surat Keterangan Terdaftar Wajib Pajak dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
      • Proyeksi keuangan SKN;
      • Informasi perpajakan dari manajemen bahwa sampai dengan tanggal laporan ini diterbitkan SKN
          tidak memiliki klaim terkait perpajakan.
2.    Bahwa mulai dari cut off date atas data yang kami terima hingga tanggal penilaian, tidak terdapat
      perubahan yang signifikan dalam kinerja usaha SKN yang dapat mempengaruhi kesimpulan nilai yang
      dihasilkan.
3.    Seluruh data yang diberikan dan persetujuan penggunaan laporan keuangan, merupakan tanggung
      jawab manajemen SKN, dan membebaskan ID&R dan para pegawainya dari tanggung jawab akibat
      kesalahan informasi.
4.    Kami telah melakukan penelaahan atas data dan informasi yang digunakan dalam proses penilaian yang
      disiapkan oleh manajemen SKN.
5.    Kami telah melakukan penelaahan atas legalitas SKN yang disediakan oleh manajemen SKN, namun
      tidak termasuk klarifikasi atas keabsahan dokumen kepemilikan aset SKN.
6.    Laporan penilaian ini digunakan sebagaimana tujuan penilaian kecuali terdapat informasi yang bersifat
      rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional SKN, serta tidak dimaksudkan untuk memberikan opini
      atau rekomendasi, selain untuk kepentingan yang telah dijelaskan sebelumnya.
7.    Kami telah menggunakan proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen SKN, dan telah melakukan
      penyesuaian untuk menggambarkan kondisi kinerja dan operasi yang lebih wajar pada saat penilaian,
      namun terbatas pada kinerja manajemen SKN dalam pencapaian proyeksi yang mungkin terjadi ataupun
      tidak terjadi.
8.    Kami bertanggungjawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan dalam laporan
      penilaian ini.
9.    Kami tidak mempunyai kepentingan terhadap aset, kepemilikan atau kepentingan bisnis yang menjadi
      subyek dari penilaian ini, baik untuk saat ini maupun dimasa mendatang. Kami tidak memiliki
      kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan dengan subyek dari laporan ini
      maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.
10.   Kompensasi yang kami terima dari penugasan penilaian ini tidak dikaitkan dengan nilai yang dilaporkan
      ataupun didasarkan pada hasil penilaian yang telah ditentukan sebelumnya.
11.   Analisis, opini dan kesimpulan telah dibuat, dan laporan ini telah disusun sesuai dengan Peraturan OJK
      No. 35 /POJK.04/2020 mengenai “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal”,
      yang dikeluarkan tanggal 25 Mei 2020, kecuali dinyatakan lain.
12.   Penilaian disusun berdasarkan kondisi pasar saat ini. Kejadian dimasa mendatang merupakan suatu hal
      yang sulit diprediksi, sehingga perubahan kondisi pasar di kemudian hari mungkin dapat mempengaruhi
      nilai yang ditentukan saat ini.
13.   Data dan informasi yang kami peroleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.


Penilaian Ekuitas/Saham                                                                                  35
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 41
14. Tanda tangan pimpinan dan cap yang resmi merupakan syarat mutlak sahnya Certificate of Appraisal ini
    dan Laporan yang terlampir.
15. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian, laporan penilaian, dan kesimpulan nilai akhir dari
    penilaian yang dilakukan.




Penilaian Ekuitas/Saham                                                                               36
PT Surya Kebenaran Nusantara
Page 42
LAMPIRAN
Page 43
Apendiks 1a
PT Surya Kebenaran Nusantara
Neraca Historis
Per 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                    Audited         Audited
Keterangan                                                           2022            Jul-23
                                                                      0

ASET
 Aset Lancar
  Bank                                                                624.419.325      619.269.231
  Piutang usaha                                                        44.929.000      386.929.000
  Piutang lain-lain                                                     9.563.846    3.227.923.970
  Persediaan                                                           10.214.650       10.214.650
  Pajak dibayar di muka                                                         -       13.285.876
  Uang muka                                                         2.766.334.310                -
   Jumlah Aset Lancar                                               3.455.461.131    4.257.622.727

 Aset Tidak Lancar
  Aset tetap - neto                                                   197.707.246                -
  Aset hak guna - neto                                              1.726.787.988    1.716.863.918
  Properti investasi                                                            -    7.050.000.000
  Aset takberwujud - neto                                           1.301.218.120                -
   Jumlah Aset Tidak Lancar                                         3.225.713.354    8.766.863.918

   Jumlah Aset                                                      6.681.174.485   13.024.486.645

LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank jangka pendek                                                     -    6.000.000.000
   Utang usaha                                                      1.074.014.852        1.819.409
   Utang lain-lain                                                    668.819.001    1.045.983.435
   Utang pajak                                                         21.251.404       28.366.670
   Beban akrual                                                        50.000.000      100.000.000
   Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
     Utang bank                                                       140.857.143     505.142.857
     Liabilitas sewa                                                  390.787.500               -
    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 2.345.729.900    7.681.312.371

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo
     Utang bank                                                       774.714.286    2.726.476.191
    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  774.714.286    2.726.476.191
    Jumlah Liabilitas                                               3.120.444.186   10.407.788.562

 Ekuitas
   Modal saham                                                      3.500.000.000    3.500.000.000
   Saldo laba (defisit)                                                60.730.299     (883.301.917)
    Jumlah Ekuitas                                                  3.560.730.299    2.616.698.083

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                                       6.681.174.485   13.024.486.645
Page 44
Apendiks 1b
PT Surya Kebenaran Nusantara
Laba Rugi Historis
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                   Audited             Audited
Keterangan                                                          2022             Jan-Jul 2023
                                                                     0

Pendapatan                                                         2.521.705.003          402.000.000

Beban Pokok Pendapatan                                                          -                   -

Laba Bruto                                                         2.521.705.003          402.000.000

Beban Operasional                                                  (2.539.280.393)     (1.272.816.336)

Rugi Usaha                                                            (17.575.390)       (870.816.336)

Penghasilan (Beban) Lain-Lain                                         90.914.214          (45.015.880)

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Final dan Pajak Penghasilan                 73.338.824         (915.832.216)

Beban Pajak Final                                                     (12.608.525)        (28.200.000)

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan                                 60.730.299         (944.032.216)

Beban Pajak Penghasilan                                                         -                   -

Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                                     60.730.299         (944.032.216)

Penghasilan Komprehensif Lain                                                   -                   -

Total Laba (Rugi) Komprehensif Periode Berjalan                       60.730.299         (944.032.216)

Penyusutan dan amortisasi                                            384.547.778          244.478.930

EBITDA                                                               366.972.388         (626.337.406)
Page 45
Apendiks 1c
PT Surya Kebenaran Nusantara
Common Size - Neraca
Per 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023
                                                                    Audited            Audited
Keterangan                                                           2022               Jul-23
                                                                      0

ASET
 Aset Lancar
  Bank                                                                         9,35%              4,75%
  Piutang usaha                                                                0,67%              2,97%
  Piutang lain-lain                                                            0,14%             24,78%
  Persediaan                                                                   0,15%              0,08%
  Pajak dibayar di muka                                                        0,00%              0,10%
  Uang muka                                                                   41,40%              0,00%
   Jumlah Aset Lancar                                                         51,72%             32,69%

 Aset Tidak Lancar
  Aset tetap - neto                                                            2,96%              0,00%
  Aset hak guna - neto                                                        25,85%             13,18%
  Properti investasi                                                           0,00%             54,13%
  Aset takberwujud - neto                                                     19,48%              0,00%
    Jumlah Aset Tidak Lancar                                                  48,28%             67,31%

JUMLAH ASET                                                               100,00%            100,00%

LIABILITAS DAN EKUITAS
 LIABILITAS
  Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank jangka pendek                                                    0,00%             46,07%
   Utang usaha                                                                16,08%              0,01%
   Utang lain-lain                                                            10,01%              8,03%
   Utang pajak                                                                 0,32%              0,22%
   Beban akrual                                                                0,75%              0,77%
   Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
    Utang bank                                                                2,11%              3,88%
    Liabilitas sewa                                                           5,85%              0,00%
    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                           35,11%             58,98%

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo
    Utang bank                                                                11,60%             20,93%
    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                          11,60%             20,93%
    Jumlah Liabilitas                                                         46,71%             79,91%

 EKUITAS
  Modal saham                                                                 52,39%             26,87%
  Saldo laba (defisit)                                                         0,91%             -6,78%
    Jumlah Ekuitas                                                            53,29%             20,09%

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                             100,00%            100,00%
Page 46
Apendiks 1d
PT Surya Kebenaran Nusantara
Common Size - Laba Rugi
Untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2022 - 31 Juli 2023
                                                                   Audited              Audited
Keterangan                                                          2022              Jan-Jul 2023
                                                                     0

Pendapatan                                                               100,00%              100,00%

Beban Pokok Penjualan                                                        0,00%               0,00%


Laba Bruto                                                               100,00%              100,00%

Beban Operasional                                                        -100,70%             -316,62%

Rugi Usaha                                                                   -0,70%           -216,62%

Penghasilan (Beban) Lain-Lain                                                3,61%             -11,20%

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Final dan Pajak Penghasilan                        2,91%            -227,82%

Beban Pajak Final                                                            -0,50%             -7,01%

Laba (Rugi) Sebelum Pajak Penghasilan                                        2,41%            -234,83%

Beban Pajak Penghasilan                                                      0,00%               0,00%

Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan                                            2,41%            -234,83%

EBITDA                                                                       14,55%           -155,81%
Page 47
Apendiks 2a
PT Surya Kebenaran Nusantara
Proyeksi Neraca
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                       Proyeksi          Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                                              2023              2024            2025            2026            2027            2028            2029              2030              2031              2032              2033              2034              2035              2036              2037
                                                                          1                 2               3               4               5               6               7                 8                 9                 10                11                12                13                14                15

ASET
 Aset Lancar
  Bank                                                               2.250.156.707     1.721.451.732    1.346.362.047   1.087.273.914    994.077.040    1.074.383.891   1.396.958.783    2.239.197.161     4.007.222.760     5.885.114.260     7.872.279.638     9.968.109.110    12.171.974.600    14.483.229.187    15.555.389.274
  Piutang usaha                                                        123.744.466       139.768.449      151.604.065     163.439.682    175.275.298      187.110.915     198.946.531      210.782.148       222.617.764       234.453.380       246.288.997       258.124.613       269.960.230       281.795.846                 -
   Jumlah Aset Lancar                                                2.373.901.172     1.861.220.181    1.497.966.112   1.250.713.596   1.169.352.338   1.261.494.806   1.595.905.314    2.449.979.309     4.229.840.524     6.119.567.641     8.118.568.635    10.226.233.724    12.441.934.830    14.765.025.033    15.555.389.274

 Aset Tidak Lancar
  Aset hak guna - neto                                               1.666.843.085     1.546.793.085    1.426.743.085   1.306.693.085   1.186.643.085   1.066.593.085     946.543.085      826.493.085       706.443.085       586.393.085       466.343.085       346.293.085       226.243.085       106.193.085                 -
  Properti investasi                                                 7.050.000.000     7.050.000.000    7.050.000.000   7.050.000.000   7.050.000.000   7.050.000.000   7.050.000.000    7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000     7.050.000.000
   Jumlah Aset Tidak Lancar                                          8.716.843.085     8.596.793.085    8.476.743.085   8.356.693.085   8.236.643.085   8.116.593.085   7.996.543.085    7.876.493.085     7.756.443.085     7.636.393.085     7.516.343.085     7.396.293.085     7.276.243.085     7.156.193.085     7.050.000.000

   Jumlah Aset                                                      11.090.744.257    10.458.013.265    9.974.709.197   9.607.406.681   9.405.995.423   9.378.087.891   9.592.448.399   10.326.472.394    11.986.283.609    13.755.960.725    15.634.911.720    17.622.526.808    19.718.177.914    21.921.218.118    22.605.389.274

LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas
  Liabilitas Jangka Pendek
   Utang bank jangka pendek                                          5.250.000.000     4.500.000.000    3.750.000.000   3.000.000.000   2.250.000.000   1.500.000.000    750.000.000                  -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
   Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
    Utang bank                                                        505.142.857       505.142.857      505.142.857     505.142.857     505.142.857     434.714.286      60.714.286                  -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                  5.755.142.857     5.005.142.857    4.255.142.857   3.505.142.857   2.755.142.857   1.934.714.286    810.714.286                  -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -

  Liabilitas Jangka Panjang
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo
    Utang bank                                                       2.516.000.000     2.010.857.143    1.505.714.286   1.000.571.429    495.428.572      60.714.286                -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                 2.516.000.000     2.010.857.143    1.505.714.286   1.000.571.429    495.428.572      60.714.286                -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
    Jumlah Liabilitas                                                8.271.142.858     7.016.000.000    5.760.857.143   4.505.714.286   3.250.571.429   1.995.428.572    810.714.286                  -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -

 Ekuitas
   Modal saham                                                       3.500.000.000     3.500.000.000    3.500.000.000   3.500.000.000   3.500.000.000   3.500.000.000   3.500.000.000    3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000     3.500.000.000
   Saldo laba (defisit)                                               (680.398.601)      (57.986.735)     713.852.054   1.601.692.395   2.655.423.994   3.882.659.319   5.281.734.113    6.826.472.394     8.486.283.609    10.255.960.725    12.134.911.720    14.122.526.808    16.218.177.914    18.421.218.118    19.105.389.274
    Jumlah Ekuitas                                                   2.819.601.399     3.442.013.265    4.213.852.054   5.101.692.395   6.155.423.994   7.382.659.319   8.781.734.113   10.326.472.394    11.986.283.609    13.755.960.725    15.634.911.720    17.622.526.808    19.718.177.914    21.921.218.118    22.605.389.274

Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                                       11.090.744.257    10.458.013.265    9.974.709.197   9.607.406.681   9.405.995.423   9.378.087.891   9.592.448.399   10.326.472.394    11.986.283.609    13.755.960.725    15.634.911.720    17.622.526.808    19.718.177.914    21.921.218.118    22.605.389.274
Page 48
Apendiks 2b
PT Surya Kebenaran Nusantara
Proyeksi Laba Rugi
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                               Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                   Agt-Des 2023          2024              2025              2026              2027              2028              2029             2030             2031             2032             2033             2034              2035              2036              2037
                                                  1                  2                 3                 4                 5                 6                 7                8                9                10               11               12                13                14                15

Pendapatan                                     631.096.774      1.700.516.129     1.844.516.129     1.988.516.129     2.132.516.129     2.276.516.129     2.420.516.129     2.564.516.129    2.708.516.129    2.852.516.129    2.996.516.129    3.140.516.129     3.284.516.129     3.428.516.129     1.244.193.548

Beban Pokok Pendapatan                         (50.020.833)      (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)     (120.050.000)     (120.050.000)     (106.193.085)

Laba Bruto                                     581.075.941      1.580.466.129     1.724.466.129     1.868.466.129     2.012.466.129     2.156.466.129     2.300.466.129     2.444.466.129    2.588.466.129    2.732.466.129    2.876.466.129    3.020.466.129     3.164.466.129     3.308.466.129     1.138.000.464

Beban Usaha                                   (195.531.667)      (534.854.280)     (550.899.908)     (567.426.906)     (584.449.713)     (601.983.204)     (620.042.700)     (638.643.981)    (657.803.301)    (677.537.400)    (697.863.522)    (718.799.427)     (740.363.410)     (762.574.313)     (329.409.952)

Laba Usaha                                     385.544.274      1.045.611.849     1.173.566.221     1.301.039.223     1.428.016.416     1.554.482.925     1.680.423.429     1.805.822.148    1.930.662.828    2.054.928.729    2.178.602.607    2.301.666.702     2.424.102.719     2.545.891.816      808.590.511

Penghasilan (Beban) Lain-Lain                 (119.531.280)      (253.148.370)     (217.275.819)     (214.347.269)     (161.033.204)      (99.595.987)      (39.297.021)       (4.632.254)               -                -                -                -                 -                 -                 -

Laba Sebelum Pajak Final                       266.012.994        792.463.479       956.290.402     1.086.691.954     1.266.983.212     1.454.886.938     1.641.126.407     1.801.189.893    1.930.662.828    2.054.928.729    2.178.602.607    2.301.666.702     2.424.102.719     2.545.891.816      808.590.511

Beban Pajak Final                              (63.109.677)      (170.051.613)     (184.451.613)     (198.851.613)     (213.251.613)     (227.651.613)     (242.051.613)     (256.451.613)    (270.851.613)    (285.251.613)    (299.651.613)    (314.051.613)     (328.451.613)     (342.851.613)     (124.419.355)
                                                   -10,00%            -10,00%           -10,00%           -10,00%           -10,00%           -10,00%           -10,00%           -10,00%          -10,00%          -10,00%          -10,00%          -10,00%           -10,00%           -10,00%
Laba (Rugi) Neto Periode Berjalan              202.903.316        622.411.866       771.838.789       887.840.341     1.053.731.599     1.227.235.325     1.399.074.794     1.544.738.280    1.659.811.215    1.769.677.116    1.878.950.994    1.987.615.089     2.095.651.106     2.203.040.204      684.171.156

EBITDA                                         385.544.274      1.045.611.849     1.173.566.221     1.301.039.223     1.428.016.416     1.554.482.925     1.680.423.429     1.805.822.148    1.930.662.828    2.054.928.729    2.178.602.607    2.301.666.702     2.424.102.719     2.545.891.816      808.590.511


Apendiks 2c
PT Surya Kebenaran Nusantara
Proyeksi Arus Kas
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                               Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
Keterangan                                   Agt-Des 2023          2024              2025              2026              2027              2028              2029             2030             2031             2032             2033             2034              2035              2036              2037
                                                  1                  2                 3                 4                 5                 6                 7                8                9                10               11               12                13                14                15

Arus Kas Dari Aktivitas Operasi
 Penerimaan dari pelanggan                      894.281.309     1.684.492.146     1.832.680.513     1.976.680.513     2.120.680.513     2.264.680.513     2.408.680.513     2.552.680.513    2.696.680.513    2.840.680.513    2.984.680.513    3.128.680.513     3.272.680.513     3.416.680.513     1.525.989.395
 Pembayaran utang pemasok                       (91.604.759)                -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                -                -                -                -                 -                 -                 -
 Pembayaran beban umum dan administrasi        (195.531.667)     (534.854.280)     (550.899.908)     (567.426.906)     (584.449.713)     (601.983.204)     (620.042.700)     (638.643.981)    (657.803.301)    (677.537.400)    (697.863.522)    (718.799.427)     (740.363.410)     (762.574.313)     (329.409.952)
 Penerimaan piutang lain-lain                 3.227.923.970                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                -                -                -                -                 -                 -                 -
 Pembayaran utang lain-lain                  (1.045.983.435)                -                 -                 -                 -                 -                 -                 -                -                -                -                -                 -                 -                 -
 Pembayaran beban pajak                         (78.190.471)     (170.051.613)     (184.451.613)     (198.851.613)     (213.251.613)     (227.651.613)     (242.051.613)     (256.451.613)    (270.851.613)    (285.251.613)    (299.651.613)    (314.051.613)     (328.451.613)     (342.851.613)     (124.419.355)
 Arus kas bersih dari aktivitas operasi      2.710.894.947        979.586.253     1.097.328.991     1.210.401.994     1.322.979.187     1.435.045.695     1.546.586.199     1.657.584.918    1.768.025.599    1.877.891.500    1.987.165.378    2.095.829.472     2.203.865.489     2.311.254.587     1.072.160.087

Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
 Arus kas bersih untuk akivitas investasi                   -                -                 -                 -                 -                 -                 -                -                -                -                -                -                 -                 -                 -

Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
 Pembayaran utang bank                        (960.476.191)     (1.255.142.857)   (1.255.142.857)   (1.255.142.857)   (1.255.142.857)   (1.255.142.857)   (1.184.714.286)    (810.714.286)               -                -                -                -                 -                 -                 -
 Pembayaran bunga utang bank                  (119.531.280)       (253.148.370)     (217.275.819)     (214.347.269)     (161.033.204)      (99.595.987)      (39.297.021)      (4.632.254)               -                -                -                -                 -                 -                 -
 Arus kas bersih untuk aktivitas pendanaan   (1.080.007.471)    (1.508.291.228)   (1.472.418.676)   (1.469.490.127)   (1.416.176.062)   (1.354.738.844)   (1.224.011.307)    (815.346.540)               -                -                -                -                 -                 -                 -

Kenaikan Kas dan Setara Kas                  1.630.887.476       (528.704.975)     (375.089.685)     (259.088.133)      (93.196.875)       80.306.852       322.574.892      842.238.378     1.768.025.599    1.877.891.500    1.987.165.378    2.095.829.472     2.203.865.489     2.311.254.587     1.072.160.087

Kas dan Setara Kas, Awal Tahun                 619.269.231      2.250.156.707     1.721.451.732     1.346.362.047     1.087.273.914       994.077.040     1.074.383.891     1.396.958.783    2.239.197.161    4.007.222.760    5.885.114.260    7.872.279.638     9.968.109.110    12.171.974.600    14.483.229.187

Kas dan Setara Kas, Akhir Tahun              2.250.156.707      1.721.451.732     1.346.362.047     1.087.273.914       994.077.040     1.074.383.891     1.396.958.783     2.239.197.161    4.007.222.760    5.885.114.260    7.872.279.638    9.968.109.110    12.171.974.600    14.483.229.187    15.555.389.274
Page 49
Apendiks 3
PT Surya Kebenaran Nusantara
Rasio Keuangan
2022-2037
                                                   Audited     Audited         Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi    Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi    Proyeksi
Keterangan                                          2022        Jul-23         Des-23       2024        2025        2026        2027        2028        2029        2030        2031         2032         2033         2034         2035         2036        2037
                                                     0                            1           2           3           4           5           6           7           8           9            10           11           12           13           14          15

Kinerja
 Jumlah saham beredar                                  3.500       3.500           3.500       3.500       3.500       3.500       3.500       3.500       3.500       3.500       3.500        3.500        3.500        3.500        3.500        3.500       3.500
 Laba (rugi) neto per saham                 Rp        17.352    (269.723)         57.972     177.832     220.525     253.669     301.066     350.639     399.736     441.354     474.232      505.622      536.843      567.890      598.757      629.440     195.477
 Nilai buku per saham                       Rp     1.017.352     747.628         805.600     983.432   1.203.958   1.457.626   1.758.693   2.109.331   2.509.067   2.950.421   3.424.652    3.930.274    4.467.118    5.035.008    5.633.765    6.263.205   6.458.683

Operasi
 Marjin laba bruto                                  100,00%      100,00%          92,07%      92,94%      93,49%      93,96%      94,37%      94,73%      95,04%      95,32%      95,57%       95,79%       95,99%       96,18%       96,34%       96,50%      91,46%
 Marjin laba (rugi) usaha                            -0,70%     -216,62%          61,09%      61,49%      63,62%      65,43%      66,96%      68,28%      69,42%      70,42%      71,28%       72,04%       72,70%       73,29%       73,80%       74,26%      64,99%
 Marjin laba (rugi) neto periode berjalan             2,41%     -234,83%          32,15%      36,60%      41,85%      44,65%      49,41%      53,91%      57,80%      60,24%      61,28%       62,04%       62,70%       63,29%       63,80%       64,26%      54,99%
 Marjin EBITDA                                       14,55%     -155,81%          61,09%      61,49%      63,62%      65,43%      66,96%      68,28%      69,42%      70,42%      71,28%       72,04%       72,70%       73,29%       73,80%       74,26%      64,99%
 Imbal hasil aset (ROA)                               0,91%       -7,25%           1,83%       5,95%       7,74%       9,24%      11,20%      13,09%      14,59%      14,96%      13,85%       12,86%       12,02%       11,28%       10,63%       10,05%       3,03%
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                            1,71%      -36,08%           7,20%      18,08%      18,32%      17,40%      17,12%      16,62%      15,93%      14,96%      13,85%       12,86%       12,02%       11,28%       10,63%       10,05%       3,03%

Likuiditas
 Rasio Lancar                                           1,47        0,55            0,41        0,37        0,35        0,36        0,42        0,65        1,97         -           -            -            -            -            -            -           -
 Quick Ratio                                            0,29        0,55            0,41        0,37        0,35        0,36        0,42        0,65        1,97         -           -            -            -            -            -            -           -

Solvabilitas
 Rasio Liabilitas terhadap Aset                         0,47        0,80            0,75        0,67        0,58        0,47        0,35        0,21        0,08         -           -            -            -            -            -            -           -
 Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas                      0,88        3,98            2,93        2,04        1,37        0,88        0,53        0,27        0,09         -           -            -            -            -            -            -           -

Utilisasi Aset
 Perputaran piutang usaha                    x         56,13        1,04            5,10       12,17       12,17       12,17       12,17       12,17       12,17       12,17       12,17        12,17        12,17        12,17        12,17        12,17         -
 Rata-rata umur penagihan                   hari           7        204               30          30          30          30          30          30          30          30          30           30           30           30           30           30         -
 Perputaran aset                                        0,38        0,03            0,06        0,16        0,18        0,21        0,23        0,24        0,25        0,25        0,23         0,21         0,19         0,18         0,17         0,16        0,06

Pertumbuhan
 Pendapatan                                                              n.a     -59,03%      64,60%       8,47%       7,81%       7,24%       6,75%       6,33%       5,95%       5,62%        5,32%        5,05%        4,81%        4,59%        4,38%     -63,71%
 Laba (rugi) neto periode berjalan                                       n.a   -1320,36%    -183,98%      24,01%      15,03%      18,68%      16,47%      14,00%      10,41%       7,45%        6,62%        6,17%        5,78%        5,44%        5,12%     -68,94%
 Aset                                                                    n.a      66,00%      -5,71%      -4,62%      -3,68%      -2,10%      -0,30%       2,29%       7,65%      16,07%       14,76%       13,66%       12,71%       11,89%       11,17%       3,12%
 Liabilitas                                                              n.a     165,06%     -15,17%     -17,89%     -21,79%     -27,86%     -38,61%     -59,37%    -100,00%      #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!      #DIV/0!         -           -
 Ekuitas                                                                 n.a     -20,81%      22,07%      22,42%      21,07%      20,65%      19,94%      18,95%      17,59%      16,07%       14,76%       13,66%       12,71%       11,89%       11,17%       3,12%
Page 50
Apendiks 4
PT Surya Kebenaran Nusantara
Metode Penyesuaian Aset Bersih (NABV)
Per 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


Keterangan                                                                                                           Jumlah


Total Aset                                                                                                          13.024.486.645
   Bank                                                                                      619.269.231
   Piutang usaha                                                                             386.929.000
   Piutang lain-lain                                                                       3.227.923.970
   Persediaan                                                                                 10.214.650
   Pajak dibayar di muka                                                                      13.285.876
   Aset hak guna - neto                                                                    1.716.863.918
   Properti investasi                                                                      7.050.000.000

Total Liabilitas                                                                                                    (10.407.788.562)
   Utang bank jangka pendek                                                                6.000.000.000
   Utang usaha                                                                                 1.819.409
   Utang lain-lain                                                                         1.045.983.435
   Utang pajak                                                                                28.366.670
   Beban akrual                                                                              100.000.000
   Liabilitas jangka panjang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                              505.142.857
   Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo                          2.726.476.191

Total Ekuitas                                                                                                        2.616.698.083

Penyesuaian:
     Peningkatan nilai properti investasi setelah revaluasi *)                                                         592.800.000
     Pajak atas revaluasi                                                                                              (59.280.000)

Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM                                                                             3.150.218.083

Indikasi Nilai 99,97% Ekuitas sebelum DLOM                                                                 99,97%    3.149.318.021

         Dikurang: Diskon marketabilitas (DLOM)                                                              30%      (944.795.406)

Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                                                                                     2.204.522.614

Keterangan *) :
  Nilai buku properti investasi                                                            7.050.000.000
  Nilai pasar properti investasi berdasarkan Laporan Penilaian Properti
    No. 00174/2.0110-00/PI/03/0092/1/XII/2023 tertanggal 18 Desember 2023 oleh KJPP ID&R   7.642.800.000
      Peningkatan nilai properti investasi setelah revaluasi                                592.800.000
Page 51
Apendiks 5
PT Surya Kebenaran Nusantara
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF)
Per 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


           TAHUN                  ARUS KAS BERSIH             TINGKAT DISKONTO    NILAI SEKARANG


        Agt-Des 2023                          (293.307.184)              0,9571          (280.726.688)
            2024                               859.536.253               0,8615           740.511.152
            2025                               977.278.991               0,7755           757.865.907
            2026                             1.090.351.994               0,6980           761.109.133
            2027                             1.202.929.187               0,6283           755.834.440
            2028                             1.314.995.695               0,5656           743.733.509
            2029                             1.426.536.199               0,5091           726.243.432
            2030                             1.537.534.918               0,4583           704.580.812
            2031                             1.647.975.599               0,4125           679.771.582
            2032                             1.757.841.500               0,3713           652.677.053
            2033                             1.867.115.378               0,3342           624.016.668
            2034                             1.975.779.472               0,3008           594.387.827
            2035                             2.083.815.489               0,2708           564.283.177
            2036                             2.191.204.587               0,2437           534.105.650
            2037                               965.967.003               0,2194           211.940.004

Total Nilai Bisnis                                                                      8.770.333.659

   Ditambah - Bank                                                                        619.269.231
   Ditambah - Piutang lain-lain                                                         2.954.181.297
   Dikurang - Utang bank                                                               (9.231.619.048)

Indikasi Nilai 100% Ekuitas sebelum DLOM                                                3.112.165.139

Indikasi Nilai 99,97% Ekuitas sebelum DLOM                               99,97%         3.111.275.949

   Dikurang: Diskon marketabilitas (DLOM)                                   30%          (933.382.785)

Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                                                        2.177.893.164
Page 52
Apendiks 6
PT Surya Kebenaran Nusantara
Analisis Sensitivitas
Per 31 Juli 2023
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                           Nilai Rata-rata
Keterangan                                Indikasi Nilai Ekuitas   Bobot
                                                                            Tertimbang


Metode Penyesuaian Aset Bersih (NABV)              2.204.522.614     50%        1.102.261.307
Metode Arus Kas Terdiskonto (DCF)                  2.177.893.164     50%        1.088.946.582

Nilai Pasar 99,97% Ekuitas/Saham                                                2.191.207.889
Page 53
Apendiks 7
PT Surya Kebenaran Nusantara
Proyeksi Arus Kas Bersih
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                            Proyeksi           Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi         Proyeksi
Keterangan                                Agt-Des 2023          2024             2025             2026             2027             2028             2029             2030             2031             2032             2033             2034             2035             2036             2037
                                               1                  2                3                4                5                6                7                8                9                10               11               12               13               14               15

Pendapatan Usaha                            631.096.774      1.700.516.129    1.844.516.129    1.988.516.129    2.132.516.129    2.276.516.129    2.420.516.129    2.564.516.129    2.708.516.129    2.852.516.129    2.996.516.129    3.140.516.129    3.284.516.129    3.428.516.129    1.244.193.548
Beban Pokok Pendapatan                      (50.020.833)      (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (120.050.000)    (106.193.085)
Beban Operasional                          (195.531.667)      (534.854.280)    (550.899.908)    (567.426.906)    (584.449.713)    (601.983.204)    (620.042.700)    (638.643.981)    (657.803.301)    (677.537.400)    (697.863.522)    (718.799.427)    (740.363.410)    (762.574.313)    (329.409.952)

Laba sebelum bunga dan pajak (EBIT)         385.544.274      1.045.611.849    1.173.566.221    1.301.039.223    1.428.016.416    1.554.482.925    1.680.423.429    1.805.822.148    1.930.662.828    2.054.928.729    2.178.602.607    2.301.666.702    2.424.102.719    2.545.891.816     808.590.511

Pajak                                       (63.109.677)      (170.051.613)    (184.451.613)    (198.851.613)    (213.251.613)    (227.651.613)    (242.051.613)    (256.451.613)    (270.851.613)    (285.251.613)    (299.651.613)    (314.051.613)    (328.451.613)    (342.851.613)    (124.419.355)

Laba operasi bersih setelah pajak          322.434.597        875.560.236      989.114.608     1.102.187.610    1.214.764.803    1.326.831.312    1.438.371.816    1.549.370.535    1.659.811.215    1.769.677.116    1.878.950.994    1.987.615.089    2.095.651.106    2.203.040.204     684.171.156

Penyusutan dan amortisasi                                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -

Arus Kas Kotor                              322.434.597       875.560.236      989.114.608     1.102.187.610    1.214.764.803    1.326.831.312    1.438.371.816    1.549.370.535    1.659.811.215    1.769.677.116    1.878.950.994    1.987.615.089    2.095.651.106    2.203.040.204     684.171.156

Perubahan Investasi
Kenaikan/ (penurunan) modal kerja          (615.741.781)       (16.023.983)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)    281.795.846
Pengeluaran modal                                   -                  -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -                -               -

Investasi Kotor                            (615.741.781)       (16.023.983)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)     (11.835.616)    281.795.846

ARUS KAS BERSIH                            (293.307.184)      859.536.253      977.278.991     1.090.351.994    1.202.929.187    1.314.995.695    1.426.536.199    1.537.534.918    1.647.975.599    1.757.841.500    1.867.115.378    1.975.779.472    2.083.815.489    2.191.204.587     965.967.003
Page 54
Skedul 1a
PT Surya Kebenaran Nusantara
Asumsi dan Proyeksi Pendapatan
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                               Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
Keterangan                                   Agt-Des 2023      2024            2025            2026            2027            2028            2029            2030            2031            2032            2033            2034            2035            2036            2037
                                                  1              2               3               4               5               6               7               8               9               10              11              12              13              14              15

ASUMSI
 Yayasan Intan Eduka
   Jumlah bulan
    1 Januari - 9 Mei                                4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29            4,29
    10 Mei - 31 Desember                             7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71            7,71

   Harga sewa per bulan                       840.000.000    960.000.000    1.080.000.000   1.200.000.000   1.320.000.000   1.440.000.000   1.560.000.000   1.680.000.000   1.800.000.000   1.920.000.000   2.040.000.000   2.160.000.000   2.280.000.000   2.400.000.000
    1 Januari - 9 Mei                                         70.000.000       80.000.000      90.000.000     100.000.000     110.000.000     120.000.000     130.000.000     140.000.000     150.000.000     160.000.000     170.000.000     180.000.000     190.000.000    200.000.000
    10 Mei - 31 Desember                       70.000.000     80.000.000       90.000.000     100.000.000     110.000.000     120.000.000     130.000.000     140.000.000     150.000.000     160.000.000     170.000.000     180.000.000     190.000.000     200.000.000
   % kenaikan                                                     14,29%           12,50%          11,11%          10,00%           9,09%           8,33%           7,69%           7,14%           6,67%           6,25%           5,88%           5,56%           5,26%

   Management fee per bulan                   600.000.000    600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000
    1 Januari - 9 Mei                                         50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000
    10 Mei - 31 Desember                       50.000.000     50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000      50.000.000

   Service fee per bulan                      168.000.000    192.000.000     216.000.000     240.000.000     264.000.000     288.000.000     312.000.000     336.000.000     360.000.000     384.000.000     408.000.000     432.000.000     456.000.000     480.000.000
    1 Januari - 9 Mei                                         14.000.000      16.000.000      18.000.000      20.000.000      22.000.000      24.000.000      26.000.000      28.000.000      30.000.000      32.000.000      34.000.000      36.000.000      38.000.000      40.000.000
    10 Mei - 31 Desember                       14.000.000     16.000.000      18.000.000      20.000.000      22.000.000      24.000.000      26.000.000      28.000.000      30.000.000      32.000.000      34.000.000      36.000.000      38.000.000      40.000.000
   % terhadap harga sewa                           20,00%         20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%          20,00%

PROYEKSI
 Pendapatan sewa bangunan                     329.677.419    917.096.774    1.037.096.774   1.157.096.774   1.277.096.774   1.397.096.774   1.517.096.774   1.637.096.774   1.757.096.774   1.877.096.774   1.997.096.774   2.117.096.774   2.237.096.774   2.357.096.774    858.064.516
 Pendapatan management fee                    235.483.871    600.000.000      600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000     600.000.000    214.516.129
 Pendapatan service fee                        65.935.484    183.419.355      207.419.355     231.419.355     255.419.355     279.419.355     303.419.355     327.419.355     351.419.355     375.419.355     399.419.355     423.419.355     447.419.355     471.419.355    171.612.903

 Total                                        631.096.774   1.700.516.129   1.844.516.129   1.988.516.129   2.132.516.129   2.276.516.129   2.420.516.129   2.564.516.129   2.708.516.129   2.852.516.129   2.996.516.129   3.140.516.129   3.284.516.129   3.428.516.129   1.244.193.548



Skedul 1b
PT Surya Kebenaran Nusantara
Asumsi dan Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                               Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
Keterangan                                   Agt-Des 2023      2024            2025            2026            2027            2028            2029            2030            2031            2032            2033            2034            2035            2036            2037
                                                  1              2               3               4               5               6               7               8               9               10              11              12              13              14              15

PROYEKSI
 Penyusutan aset hak guna                      50.020.833    120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     106.193.085

 Total                                         50.020.833    120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     120.050.000     106.193.085



Skedul 1c
PT Surya Kebenaran Nusantara
Asumsi dan Proyeksi Beban Usaha
2023 - 2037
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                               Proyeksi       Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi        Proyeksi
Keterangan                                   Agt-Des 2023      2024            2025            2026            2027            2028            2029            2030            2031            2032            2033            2034            2035            2036            2037
                                                  1              2               3               4               5               6               7               8               9               10              11              12              13              14              15

ASUMSI
 % kenaikan                                                        3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%           3,00%

PROYEKSI
 Beban umum dan administrasi                  195.531.667    534.854.280     550.899.908     567.426.906     584.449.713     601.983.204     620.042.700     638.643.981     657.803.301     677.537.400     697.863.522     718.799.427     740.363.410     762.574.313     329.409.952
  Gaji dan tunjangan                          174.698.333    431.854.280     444.809.908     458.154.206     471.898.832     486.055.797     500.637.471     515.656.595     531.126.293     547.060.081     563.471.884     580.376.040     597.787.322     615.720.941     226.740.892
  Pemeliharaan bangunan                        12.500.000     30.900.000      31.827.000      32.781.810      33.765.264      34.778.222      35.821.569      36.896.216      38.003.102      39.143.196      40.317.491      41.527.016      42.772.827      44.056.011      16.223.745
  Jasa profesional                                    -       51.500.000      53.045.000      54.636.350      56.275.441      57.963.704      59.702.615      61.493.693      63.338.504      65.238.659      67.195.819      69.211.694      71.288.044      73.426.686      75.629.486
  Lain-lain                                     8.333.333     20.600.000      21.218.000      21.854.540      22.510.176      23.185.481      23.881.046      24.597.477      25.335.402      26.095.464      26.878.328      27.684.677      28.515.218      29.370.674      10.815.830

   Total                                      195.531.667    534.854.280     550.899.908     567.426.906     584.449.713     601.983.204     620.042.700     638.643.981     657.803.301     677.537.400     697.863.522     718.799.427     740.363.410     762.574.313     329.409.952

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.21 MB
Published8 Jan 2024
Pages54
Characters180,534
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 9044 ms 12 Sep 2026 21:42
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result