Skip to content
Back to announcement

LKT Audit 2025 XISC.pdf

Financial statement Text extracted XISC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 37

Page 1
                  Reksa Dana Premier
ETF Indonesia State-Owned Companies
                                   Laporan keuangan
                           tanggal 31 Desember 2025
  dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
                  beserta laporan auditor independen
Page 2
                                      DAFTAR ISI



                                                      Halaman

Surat Pernyataan Manajer Investasi

Surat Pernyataan Bank Kustodian

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

Laporan Posisi Keuangan                                 1

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain     2

Laporan Perubahan Aset Bersih                           3

Laporan Arus Kas                                        4

Catatan atas Laporan Keuangan                          5-27
Page 3
                                   SURAT PERNYATAAN MANAJER INVESTASI
                             TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT

                        REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES

           Kami yang bertanda tangan dibawah ini:

           Manajer lnvestasi

                    Nama                            : Noviono Darmosusilo
                    Alamat Kantor                  : Pacific Century Place 15/F Unit 1509, SCBD Lot 10
                                                     JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                                     Jakarta 12190, Indonesia
                    Nomor Telepon                  : 021-50981168
                    Jabatan                        : Direktur

           1.    Manajer lnvestasi bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan
                 Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned Companies ("Reksa Dana") sesuai
                 dengan tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam
                 Kontrak lnvestasi Kolektif Reksa Dana, serta menurut peraturan dan perundangan yang
                 berlaku.

           2.    Laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
                 Akuntansi Keuangan di Indonesia.

           3.    Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab sebagaimana disebutkan dalam butir 1 diatas,
                 menyatakan bahwa:
                 a. Semua informasi dalam laporan keuangan Reksa Dana tersebut telah dimuat secara
                    lengkap dan benar; dan
                 b. Laporan keuangan Reksa Dana tersebut tidak mengandung informasi atau fakta material
                    yang tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material.

            4.   Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Reksa Dana sesuai dengan
                 tugas dan tanggung jawab sebagai Manajer lnvestasi sebagaimana tercantum dalam Kontrak
                 lnvestasi Kolektif Reksa Dana dan peraturan perundangan yang berlaku.

                                              Jakarta, 13 Maret 2026
                                      Atas nama dan mewakili Manajer lnvestasi
                                     PT lndo Premier Investment Management r(-




                                                   Noviono Darmosusilo
                                                              Direktur




lNDOPREMIER                            PT lndo Premier Investment Management
                                       Pacific Century Place 15/F Unit 1509 SCBD Lot 10.
Investment Management                                                                      P. +62 21 5098 1168
                                       JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53,                      F. +62 21 5098 1188
 www.indopremierinvestment.com         Jakarta 12190, Indonesia.
Page 4

          
Page 5

          
Page 6
Laporan Auditor Independen

Laporan No. : 00602/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026


Pemegang Unit Penyertaan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian
Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned Companies

Opini

Kami telah mengaudit laporan keuangan Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned
Companies (“Reksa Dana”), yang terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember
2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan aset
bersih, dan laporan arus kas, untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, serta catatan
atas laporan keuangan, termasuk informasi kebijakan akuntansi material.

Menurut opini kami, laporan keuangan terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan Reksa Dana tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
dan arus kasnya untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Basis Opini

Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut
Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar tersebut diuraikan lebih
lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan pada
laporan kami. Kami independen terhadap Reksa Dana berdasarkan ketentuan etika yang
relevan dalam audit kami atas laporan keuangan di Indonesia, dan kami telah memenuhi
tanggung jawab etika lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit
yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi opini
audit kami.

Hal Audit Utama

Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut pertimbangan profesional kami, merupakan hal
yang paling material dalam audit kami atas laporan keuangan periode kini. Hal-hal tersebut
disampaikan dalam konteks audit kami atas laporan keuangan secara keseluruhan, dan dalam
merumuskan opini kami atas laporan keuangan terkait, kami tidak menyatakan suatu opini
terpisah atas hal audit utama tersebut.
Page 7
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00602/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Hal Audit Utama (lanjutan)

Hal Audit Utama yang teridentifikasi dalam audit kami diuraikan sebagai berikut:

Penilaian dan keberadaan Portofolio Efek

Portofolio efek merupakan bagian material dari Aset Reksa Dana pada tanggal 31 Desember
2025.

Kami fokus pada penilaian dan keberadaan atas portofolio efek. Jumlah portofolio efek Reksa
Dana adalah sebesar Rp 686.580.094.124 atau 96,34% dari total aset. Merujuk pada catatan 4
dalam laporan keuangan atas portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025.

Bagaimana audit kami merespon Hal Audit Utama
 - Kami menilai kesesuaian kebijakan akuntansi yang diterapkan Reksa Dana dengan Standar
    Akuntansi Keuangan.
 - Kami melakukan uji pengendalian untuk menentukan efektivitas desain dan operasi
    pengendalian intern atas transaksi portofolio efek.
 - Kami membandingkan nilai wajar portofolio efek berdasarkan laporan keuangan yang kami
    terima dari Bank Kustodian dan Manajer lnvestasi dengan harga kuotasi di pasar aktif atau
    input lain selain harga kuotasian.
 - Berdasarkan uji petik, kami memeriksa transaksi pembelian dan penjualan atas portofolio
    efek Reksa Dana.
 - Kami melakukan perhitungan matematis pendapatan investasi termasuk keuntungan atau
    kerugian yang telah atau belum direalisasi.
 - Kami juga menilai kecukupan pengungkapan terkait yang disajikan dalam catatan 2d, 3, 4,
    dan 9 atas laporan keuangan.
Page 8
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00602/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan Pihak yang Bertanggung Jawab
atas Tata Kelola terhadap Laporan Keuangan

Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian
wajar laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan
atas pengendalian internal yang dianggap perlu oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian
untuk memungkinkan penyusunan laporan keuangan yang bebas dari kesalahan penyajian
material, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.

Dalam penyusunan laporan keuangan, Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung
jawab untuk menilai kemampuan Reksa Dana dalam mempertahankan kelangsungan usahanya,
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan
usaha, dan menggunakan basis akuntansi kelangsungan usaha, kecuali Manajer Investasi dan Bank
Kustodian memiliki intensi untuk melikuidasi Reksa Dana atau menghentikan operasi, atau
tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya.

Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola bertanggung jawab untuk mengawasi proses
pelaporan keuangan Reksa Dana.

Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan

Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan memadai tentang apakah laporan keuangan
secara keseluruhan bebas dari kesalahan penyajian material, baik yang disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan laporan auditor yang mencakup opini
kami. Keyakinan memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, namun bukan merupakan
suatu jaminan bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan selalu mendeteksi
kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh
kecurangan maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik secara individual maupun secara
agregat, dapat diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi keputusan ekonomi yang
diambil oleh pengguna berdasarkan laporan keuangan tersebut.
Page 9
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00602/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar Audit, kami menerapkan pertimbangan
profesional dan mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. Kami juga:

•   Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan penyajian material dalam laporan
    keuangan, baik yang disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan
    melaksanakan prosedur audit yang responsif terhadap risiko tersebut, serta memeroleh bukti
    audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan basis bagi opini kami. Risiko tidak
    terdeteksinya kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh kecurangan lebih tinggi
    dari yang disebabkan oleh kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan kolusi,
    pemalsuan, penghilangan secara sengaja, pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
    internal.
•   Memeroleh suatu pemahaman tentang pengendalian internal yang relevan dengan audit
    untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan
    untuk tujuan menyatakan opini atas keefektivitasan pengendalian internal Reksa Dana.
•   Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang digunakan serta kewajaran estimasi
    akuntansi dan pengungkapan terkait yang dibuat oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian.
•   Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis akuntansi kelangsungan usaha oleh
    Manajer Investasi dan Bank Kustodian dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,
    apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang terkait dengan peristiwa atau
    kondisi yang dapat menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Reksa Dana untuk
    mempertahankan kelangsungan usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu
    ketidakpastian material, kami diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan auditor
    kami ke pengungkapan terkait dalam laporan keuangan atau, jika pengungkapan tersebut
    tidak memadai, harus menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini kami.
    Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit yang diperoleh hingga tanggal laporan
    auditor kami. Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat menyebabkan Reksa Dana
    tidak dapat mempertahankan kelangsungan usaha.
•   Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan keuangan secara keseluruhan,
    termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan keuangan mencerminkan transaksi dan
    peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara yang mencapai penyajian wajar.
Page 10
Laporan Auditor Independen (lanjutan)

Laporan No. : 00602/2.1133/AU.1/09/0305-4/1/III/2026 (lanjutan)


Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan (lanjutan)

Kami mengomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola mengenai,
antara lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas audit, serta temuan audit
signifikan, termasuk setiap defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang teridentifikasi
oleh kami selama audit.

Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata
kelola bahwa kami telah mematuhi ketentuan etika yang relevan mengenai independensi, dan
mengomunikasikan seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap secara wajar
berpengaruh terhadap independensi kami, dan, jika relevan, pengamanan terkait.

Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola, kami
menentukan hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas laporan keuangan periode
kini dan oleh karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan hal audit utama dalam
laporan auditor kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang pengungkapan publik
tentang hal tersebut atau ketika, dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh dikomunikasikan dalam laporan kami karena
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal tersebut akan diekspektasikan secara
wajar melebihi manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan




Santoso Chandra, S.E., M.M., Ak., CPA, CA
Registrasi Akuntan Publik No. AP.0305

13 Maret 2026
Page 11
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN
Per 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan        2025                2024

ASET

 Portofolio efek
  Efek bersifat ekuitas
     (harga perolehan Rp 678.472.188.586
     pada tahun 2025 dan Rp 659.418.012.077
     pada tahun 2024)                           2c,2d,3,4,9    626.580.094.124    585.910.795.788
  Instrumen pasar uang                            2c,2d,4       60.000.000.000     30.000.000.000

 Total portofolio efek                                         686.580.094.124    615.910.795.788

 Kas                                                 2d,5       23.873.729.014      1.205.439.828
 Piutang bunga dan dividen                          2d,2e,6      2.181.629.901      1.774.104.840

TOTAL ASET                                                     712.635.453.039    618.890.340.456

LIABILITAS

 Uang muka diterima atas pemesanan
   unit penyertaan                                   2d,7           81.266.020          -
 Beban akrual                                       2d,2e,8        430.590.821        355.672.111
 Utang pajak lainnya                                2f,10b             447.645          2.217.403

TOTAL LIABILITAS                                                   512.304.486        357.889.514

TOTAL NILAI ASET BERSIH                                        712.123.148.553    618.532.450.942

JUMLAH UNIT PENYERTAAN BEREDAR                        11      876.300.000,0000 896.700.000,0000

NILAI ASET BERSIH PER UNIT PENYERTAAN                                 812,6477           689,7875




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                1
Page 12
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan        2025               2024

PENDAPATAN
 Pendapatan Investasi
  Pendapatan bunga                                  2d,2e,12     1.708.093.056     2.364.958.333
  Pendapatan dividen                                 2d,2e      37.844.727.436    31.322.145.770
  Keuntungan investasi yang telah direalisasi        2d,2e      54.105.586.384     1.573.011.017
  Keuntungan (kerugian) investasi yang belum
   direalisasi                                       2d,2e      21.615.121.828    (49.963.070.788)
 Pendapatan lainnya                                 2d,2e,13        43.332.184         97.459.465

TOTAL PENDAPATAN (RUGI)                                        115.316.860.888    (14.605.496.203)

BEBAN
 Beban Investasi
  Beban pengelolaan investasi                    2e,2h,14,17    (3.305.905.377)    (3.392.273.407)
  Beban kustodian                                   2e,15         (581.834.105)      (597.034.741)
  Beban lain-lain                                   2e,16       (1.252.099.698)    (1.706.756.823)
 Beban lainnya                                       2e             (8.666.437)       (19.491.893)

TOTAL BEBAN                                                     (5.148.505.617)    (5.715.556.864)

LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                      110.168.355.271    (20.321.053.067)

BEBAN PAJAK PENGHASILAN                             2f,3,10c          -                   -

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                     110.168.355.271    (20.321.053.067)

PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                         -                   -

PENGHASILAN (KERUGIAN) KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN                                                110.168.355.271    (20.321.053.067)




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                2
Page 13
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                            Transaksi              Total
                                              dengan           (Penurunan)
                                            Pemegang          Kenaikan Nilai         Total Nilai
                                          Unit Penyertaan       Aset Bersih         Aset Bersih

Saldo per 1 Januari 2024                  330.348.510.220     323.474.216.499     653.822.726.719

Perubahan aset bersih pada tahun 2024

Kerugian komprehensif tahun berjalan                -         (20.321.053.067)     (20.321.053.067)

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Distribusi kepada pemegang
    unit penyertaan                         (5.407.101.000)           -             (5.407.101.000)
  Penjualan unit penyertaan                  8.358.773.490            -              8.358.773.490
  Pembelian kembali unit penyertaan        (17.920.895.200)           -            (17.920.895.200)

Saldo per 31 Desember 2024                315.379.287.510     303.153.163.432     618.532.450.942

Perubahan aset bersih pada tahun 2025

Penghasilan komprehensif tahun berjalan             -         110.168.355.271     110.168.355.271

Transaksi dengan pemegang
   unit penyertaan

  Penjualan unit penyertaan                 17.127.727.950            -             17.127.727.950
  Pembelian kembali unit penyertaan        (33.705.385.610)           -            (33.705.385.610)

Saldo per 31 Desember 2025                298.801.629.850     413.321.518.703     712.123.148.553




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                3
Page 14
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                 2025               2024

Arus kas dari aktivitas operasi

 Pembelian efek bersifat ekuitas                           (133.589.663.402) (244.244.512.795)
 Penjualan efek bersifat ekuitas                            168.641.073.277 187.229.938.017
 Penerimaan bunga deposito berjangka                          1.707.106.389     2.373.251.666
 Penerimaan jasa giro                                            43.332.184        97.459.465
 Penerimaan dividen                                          37.438.189.042    29.550.920.930
 Pembayaran jasa pengelolaan investasi                       (3.263.145.184)   (3.391.098.598)
 Pembayaran jasa kustodian                                     (574.308.379)     (596.827.976)
 Pembayaran biaya lain-lain                                  (1.237.903.101)   (1.724.237.644)

Kas bersih yang dihasilkan dari (digunakan untuk)
 aktivitas operasi                                           69.164.680.826     (30.705.106.935)

Arus kas dari aktivitas pendanaan

 Pembayaran untuk distribusi kepada
  pemegang unit penyertaan                                           -           (5.407.101.000)
 Penerimaan dari penjualan unit penyertaan                    17.208.993.970      8.358.773.490
 Pembayaran untuk pembelian kembali unit penyertaan          (33.705.385.610)   (17.920.895.200)

Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan          (16.496.391.640)   (14.969.222.710)

Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas                      52.668.289.186     (45.674.329.645)

Kas dan setara kas pada awal tahun                           31.205.439.828     76.879.769.473

Kas dan setara kas pada akhir tahun                          83.873.729.014     31.205.439.828

Kas dan setara kas terdiri dari:
 Kas                                                         23.873.729.014      1.205.439.828
 Deposito berjangka                                          60.000.000.000     30.000.000.000

Total kas dan setara kas                                     83.873.729.014     31.205.439.828




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
                                  keuangan secara keseluruhan.

                                                    4
Page 15
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM

   Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned Companies (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana
   berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995
   tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
   Keuangan No. KEP-22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir
   dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 4 Tahun 2023 tanggal 31 Maret 2023 tentang
   Perubahan Kedua atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa
   Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif, serta Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
   No. 49/POJK.04/2015 tanggal 29 Desember 2015 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi
   Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek.

   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana antara PT Indo Premier Investment Management sebagai
   Manajer Investasi dan Deutsche Bank AG, cabang Jakarta, sebagai Bank Kustodian, dituangkan
   dalam Akta No. 11 tanggal 2 Juli 2015 yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., Notaris
   di Jakarta. Kontrak Investasi Kolektif tersebut telah diperbaruhi dalam Akta Addendum No. 222
   tanggal 25 Juni 2024 di hadapan Jimmy Tanal, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.

   Sesuai dengan Addendum atas Kontrak Investasi Kolektif, Manajer Investasi akan melakukan
   penawaran umum atas unit penyertaan Reksa Dana yang akan diperdagangkan di Bursa Efek
   secara terus menerus dengan jumlah minimum 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta) unit
   penyertaan dengan ketentuan tidak lebih kecil dari jumlah yang setara dengan Rp 25.000.000.000,-
   (dua puluh lima miliar Rupiah), sampai dengan jumlah maksimum 100.000.000.000 (seratus miliar)
   unit penyertaan, setiap unit penyertaan mempunyai Nilai Aset Bersih awal disesuaikan dengan nilai
   saham-saham BUMN pada hari pertama penawaran.

   PT Indo Premier Investment Management sebagai Manajer Investasi didukung oleh tenaga
   profesional yang terdiri dari Komite Investasi dan Tim Pengelola Investasi. Komite Investasi akan
   mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi
   investasi sehari-hari sesuai dengan tujuan Investasi. Komite Investasi terdiri dari:

        Ketua            : Nixon Jacobus Silfanus
        Anggota          : Stefanus Noviono Darmosusilo
                           Sonny Thendian
                           Alexander Iskandar Salim

   Tim Pengelola Investasi bertugas sebagai pelaksana harian atas kebijakan, strategi, dan eksekusi
   investasi yang telah diformulasikan bersama dengan Komite Investasi. Tim Pengelola Investasi
   terdiri dari:

         Ketua           : Annisa Ritonga
         Anggota         : Fadhilah Rania

   Tujuan investasi Reksa Dana adalah untuk memberikan tingkat pertumbuhan yang optimal atas
   nilai investasi pada Efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi yang telah dijual dalam
   penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia dengan konsentrasi investasi
   pada Saham-Saham BUMN.

   Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan
   target komposisi investasi sebagai berikut:




                                                 5
Page 16
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1. UMUM (Lanjutan)

   -   Minimum 80% (delapan puluh persen) pada efek bersifat ekuitas yang diterbitkan oleh korporasi
       yang telah dijual dalam penawaran umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia
       dengan ketentuan minimum 60% (enam puluh persen) dari efek bersifat ekuitas tersebut adalah
       pada Saham-Saham BUMN; dan
   -   Maksimum 20% (dua puluh persen) pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai
       jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito; sesuai dengan peraturan perundang-
       undangan yang berlaku di Indonesia.

   Reksa Dana telah memperoleh pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Ketua Badan
   Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. S-425/D.04/2015 pada tanggal
   15 September 2015. Reksa Dana mulai beroperasi pada tanggal 30 September 2015.

   Transaksi unit penyertaan dan Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dipublikasikan hanya pada
   hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah
   tanggal 30 Desember 2025 dan 2024. Laporan keuangan Reksa Dana untuk tahun-tahun yang
   berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 ini disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

   Laporan keuangan Reksa Dana telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajer Investasi Reksa Dana
   dan Bank Kustodian pada tanggal 13 Maret 2026. Manajer Investasi dan Bank Kustodian
   bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
   masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam
   Kontrak Investasi Kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL

   Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi material yang
   diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan

       Laporan keuangan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia,
       mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
       Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia.

       Laporan keuangan juga disusun dan disajikan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa
       Keuangan No. 33/POJK.04/2020 tentang Penyusunan Laporan Keuangan Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik
       Indonesia No. 14/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Perlakuan Akuntansi Produk Investasi
       berbentuk Kontrak Investasi Kolektif.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk
       investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

       Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual, kecuali laporan arus kas.
       Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke
       dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan
       laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang
       jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.

       Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan
       dalam Rupiah, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.

                                                 6
Page 17
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan (lanjutan)

       Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
       mengharuskan Manajer Investasi membuat estimasi dan asumsi yang memengaruhi kebijakan
       akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.

       Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian
       dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.

   b. Nilai Aset Bersih Reksa Dana

       Nilai Aset Bersih Reksa Dana dihitung dan ditentukan pada setiap akhir hari bursa dengan
       menggunakan nilai pasar wajar.

       Nilai Aset Bersih per unit penyertaan dihitung berdasarkan Nilai Aset Bersih Reksa Dana pada
       setiap akhir hari bursa dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar.

   c. Portofolio Efek

       Portofolio efek terdiri dari efek bersifat ekuitas dan instrumen pasar uang.

   d. Instrumen Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan dalam bentuk aset keuangan dan liabilitas
       keuangan.

       Reksa Dana menerapkan PSAK 109, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan
       terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan, dan
       akuntansi lindung nilai. Dengan demikian, kebijakan akuntansi yang berlaku untuk periode
       pelaporan kini adalah seperti tercantum di bawah ini.

       Instrumen keuangan diakui pada saat Reksa Dana menjadi pihak dari ketentuan kontrak suatu
       instrumen keuangan.

       Aset Keuangan

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan

       Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan didasarkan pada model bisnis dan arus kas
       kontraktual. Reksa Dana menilai apakah arus kas aset keuangan tersebut semata-mata dari
       pembayaran pokok dan bunga. Aset keuangan diklasifikasikan dalam tiga kategori sebagai
       berikut:
       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;
       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;
       (iii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
       Reksa Dana menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
       bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.

       Reksa Dana mengklasifikasikan instrumen keuangan ke dalam klasifikasi tertentu yang
       mencerminkan sifat dari informasi dan mempertimbangkan karakteristik dari instrumen
       keuangan tersebut. Klasifikasi ini dapat dilihat pada tabel berikut:



                                                    7
Page 18
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Klasifikasi, Pengukuran dan Pengakuan (lanjutan)

                                                      Golongan (ditentukan oleh
        Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                    Sub-golongan
                                                           Reksa Dana)
                        Aset    keuangan   yang
                         diukur pada nilai wajar Portofolio efek                  Efek bersifat ekuitas
                         melalui laba rugi
        Aset keuangan                             Portofolio efek           Instrumen pasar uang
                        Aset    keuangan     yang
                         diukur    pada     biaya Kas
                         perolehan diamortisasi
                                                  Piutang bunga dan dividen

       (i) Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi;

           Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
           mendapatkan arus kas kontraktual dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria "semata-
           mata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang".

           Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
           diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

           Pendapatan dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang diukur pada biaya
           perolehan diamortisasi dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai
           “Pendapatan bunga” dan “Pendapatan lainnya”.

           Dalam hal terjadi penurunan nilai, penyisihan kerugian penurunan nilai dilaporkan sebagai
           pengurang dari nilai tercatat dari aset keuangan dalam kelompok aset keuangan yang
           diukur pada biaya perolehan diamortisasi, dan diakui dalam laba rugi.

       (ii) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi;

           Aset keuangan yang dikelompokkan ke dalam kategori ini diakui pada nilai wajarnya pada
           saat pengakuan awal; biaya transaksi (jika ada) diakui secara langsung ke dalam laba rugi.
           Keuntungan dan kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar dan penjualan aset
           keuangan diakui di dalam laba rugi dan dicatat masing-masing sebagai
           “Keuntungan/(kerugian) investasi yang belum direalisasi” dan "Keuntungan/(kerugian)
           investasi yang telah direalisasi”.

           Pendapatan dividen dari aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
           dicatat di dalam laporan laba rugi dan dilaporkan sebagai “Pendapatan dividen”.

           Pendapatan dividen dicatat sebagai bagian dari pendapatan sesuai dengan persyaratan
           dalam kontrak, atau pada saat hak untuk memperoleh pembayaran atas dividen tersebut
           telah ditetapkan.


                                                  8
Page 19
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Aset Keuangan (lanjutan)

       Pengakuan

       Transaksi aset keuangan Reksa Dana diakui pada tanggal perdagangan.

       Penurunan Nilai

       Pada setiap periode pelaporan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit dari instrumen
       keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
       penilaian, Reksa Dana menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang
       perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit
       ekspektasian tersebut terhadap aset keuangan Reksa Dana.

       Dalam melakukan penilaian, Reksa Dana membandingkan antara risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
       terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran
       serta ketersediaan informasi yang tersedia pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian
       masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa depan, yang
       mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

       Manajer Investasi berkeyakinan tidak terdapat penurunan nilai atas aset keuangan pada
       tanggal 31 Desember 2025.

       Liabilitas Keuangan

       Reksa Dana mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai liabilitas keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi.

                                                       Golongan (ditentukan
         Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109                                Sub-golongan
                                                        oleh Reksa Dana)
                                                    Uang muka diterima atas pemesanan
                           Liabilitas keuangan yang
                                                     unit penyertaan
        Liabilitas keuangan diukur     pada   biaya
                            perolehan diamortisasi Beban akrual


       Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       diukur pada nilai wajar ditambah biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan awal, Reksa
       Dana mengukur seluruh liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi
       dengan menggunakan metode suku bunga efektif.




                                                 9
Page 20
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   d. Instrumen Keuangan (lanjutan)

       Penghentian Pengakuan

       Aset keuangan dihentikan pengakuannya pada saat hak kontraktual Reksa Dana atas arus kas
       yang berasal dari aset keuangan tersebut kedaluwarsa, yaitu ketika aset dialihkan kepada pihak
       lain tanpa mempertahankan kontrol atau pada saat seluruh risiko dan manfaat telah ditransfer
       secara substansial. Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas Reksa Dana
       kedaluwarsa, dilepaskan atau dibatalkan.

       Penentuan Nilai Wajar

       Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan
       harga kuotasi di pasar aktif.

       Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Reksa Dana menetapkan nilai wajar
       dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian meliputi penggunaan transaksi-
       transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia,
       referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus
       kas yang didiskonto dan model harga opsi.

       Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hierarki nilai
       wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran.
       Hierarki pengukuran nilai wajar memiliki level sebagai berikut:

       1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik
          (Level 1);
       2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi untuk
          aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung
          (misalnya derivasi dari harga) (Level 2);
       3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
          (Level 3).

       Level pada hierarki nilai wajar di mana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan
       ditentukan berdasarkan level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar
       secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik
       atas aset atau liabilitas tersebut.

       Instrumen Keuangan Saling Hapus

       Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan total netonya dilaporkan pada laporan
       posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus
       atas total yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau
       untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.

       Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
       hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, peristiwa kepailitan
       atau kebangkrutan Reksa Dana atau pihak lawan.



                                                  10
Page 21
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
   e. Pengakuan Pendapatan dan Beban
        Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui atas dasar akrual secara harian, sedangkan
        pendapatan lainnya merupakan pendapatan yang bukan berasal dari kegiatan investasi,
        termasuk di dalamnya pendapatan bunga atas jasa giro.
        Pendapatan dividen diakui bila hak untuk menerima pembayaran ditetapkan. Dalam hal
        investasi saham di pasar aktif, hak tersebut biasanya ditetapkan pada tanggal eks (ex-date).
        Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan investasi dan jasa kustodian dihitung dan
        diakui secara akrual setiap hari, sedangkan beban lainnya merupakan beban yang tidak terkait
        dengan kegiatan investasi dan biaya keuangan, termasuk di dalamnya beban atas pajak
        penghasilan final dari pendapatan bunga atas jasa giro yang timbul dari kegiatan diluar
        investasi.
        Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar
        (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam
        laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. Keuntungan dan kerugian
        yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang
        mengunakan metode rata-rata tertimbang.
   f.   Pajak Penghasilan
        Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi
        dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau
        kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam
        hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
        Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak
        penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban
        sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak dapat
        dikurangkan. Tetapi, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba
        rugi menurut akuntansi.
        Untuk pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan
        ditentukan berdasarkan laba kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung
        berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
        Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak tahun mendatang yang timbul
        dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar
        pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan
        temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh
        dikurangkan serta rugi fiskal yang belum terkompensasi, sepanjang besar kemungkinan dapat
        dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.
        Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan
        hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini dan
        apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan
        yang sama. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini akan saling hapus ketika Reksa Dana
        memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus dan adanya niat untuk
        melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto atau untuk merealisasikan dan
        menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
        Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika
        mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

                                                 11
Page 22
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

   g. Informasi Segmen

        Bentuk pelaporan segmen adalah segmen berdasarkan operasi Reksa Dana. Segmen operasi
        adalah komponen investasi Reksa Dana yang dapat dibedakan berdasarkan jenis portofolio
        efek.

   h. Transaksi dengan Pihak Berelasi

        Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam
        PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak
        berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

   i.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari
        2026 dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - Amendemen PSAK 107 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan Klasifikasi dan Pengukuran
          Instrumen Keuangan; Pengungkapan Keuntungan atau Kerugian pada Penghentian
          Pengakuan; Pendahuluan; Pengungkapan Risiko Kredit; dan Pengungkapan Perbedaan
          Tertunda antara Nilai Wajar dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 109 "Instrumen Keuangan" - Pengungkapan tentang Klasifikasi
          dan Pengukuran Instrumen Keuangan; Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen
          Keuangan - Penghentian Pengakuan Kewajiban Sewa; dan Harga Transaksi;
        - Amendemen PSAK 207 "Laporan Arus Kas" - Metode Biaya.

        Standar akuntansi revisian berikut yang telah diterbitkan dan berlaku efektif mulai 1 Januari
        2027 dan belum diterapkan secara dini oleh Reksa Dana:

        - PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan”.

        Pada tanggal pengesahan laporan keuangan, Reksa Dana sedang mempertimbangkan
        implikasi dari penerapan standar tersebut, terhadap laporan keuangan Reksa Dana.

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING

   Penyusunan laporan keuangan Reksa Dana mengharuskan Manajer Investasi membuat
   pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah dan pengungkapan yang disajikan
   dalam laporan keuangan. Namun demikian, ketidakpastian atas estimasi dan asumsi ini mungkin
   dapat menyebabkan penyesuaian yang material atas nilai tercatat aset dan liabilitas di masa yang
   akan datang.

   Pertimbangan

   Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan

   Reksa Dana menentukan klasifikasi aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
   keuangan dengan menilai apakah aset dan liabilitas tersebut memenuhi definisi yang ditetapkan
   dalam PSAK 109. Aset keuangan dan liabilitas keuangan dicatat sesuai dengan kebijakan
   akuntansi Reksa Dana sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2.


                                                 12
Page 23
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG PENTING
   (Lanjutan)

   Pertimbangan (lanjutan)

   Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan

   Pada setiap tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana menilai apakah risiko kredit atas
   instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian tersebut, Reksa Dana mempertimbangkan perubahan risiko gagal bayar yang terjadi
   selama umur instrumen keuangan. Dalam melakukan penilaian tersebut, Reksa Dana
   membandingkan risiko gagal bayar yang terjadi pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal bayar
   pada saat pengakuan awal, serta mempertimbangkan informasi, termasuk informasi masa lalu,
   kondisi saat ini, dan informasi bersifat perkiraan masa depan (forward-looking), yang wajar dan
   terdukung yang tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan.

   Reksa Dana mengukur cadangan kerugian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen
   keuangan tersebut telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal, jika tidak, maka Reksa
   Dana mengukur cadangan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian kredit
   ekspektasian 12 bulan. Suatu evaluasi yang bertujuan untuk mengidentifikasi jumlah cadangan
   kerugian kredit ekspektasian yang harus dibentuk, dilakukan secara berkala pada setiap periode
   pelaporan. Oleh karena itu, saat dan besaran jumlah cadangan kerugian kredit ekspektasian yang
   tercatat pada setiap periode dapat berbeda tergantung pada pertimbangan atas informasi yang
   tersedia atau berlaku pada saat itu.

   Pajak Penghasilan

   Pertimbangan yang signifikan dibutuhkan untuk menentukan jumlah pajak penghasilan. Manajer
   Investasi dapat membentuk pencadangan terhadap liabilitas pajak di masa depan sebesar jumlah
   yang diestimasikan akan dibayarkan ke kantor pajak jika berdasarkan evaluasi pada tanggal
   laporan posisi keuangan terdapat risiko pajak yang probable. Asumsi dan estimasi yang digunakan
   dalam perhitungan pembentukan cadangan tersebut memiliki unsur ketidakpastian.

   Estimasi dan Asumsi

   Asumsi utama mengenai masa depan dan sumber utama lain dalam mengestimasi ketidakpastian
   pada tanggal pelaporan yang mempunyai risiko signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian
   material terhadap nilai tercatat dalam laporan keuangan.

   Penggunaan estimasi wajar merupakan bagian mendasar dalam penyiapan laporan keuangan dan
   hal tersebut tidak mengurangi keandalan laporan keuangan.

   Nilai Wajar Aset Keuangan

   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mensyaratkan pengukuran aset keuangan tertentu pada
   nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi. Komponen pengukuran nilai
   wajar yang signifikan ditentukan berdasarkan bukti objektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai
   tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan nilai wajar dapat menjadi berbeda
   karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.




                                                13
Page 24
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK

   Ikhtisar portofolio efek

   Saldo portofolio efek pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                               2025
                                                                                              Tingkat                Persentase
                                                                                               bunga                (%) terhadap
                                          Total saham/    Harga perolehan                     (%) per Level Jatuh total portofolio
                  Jenis efek              Nilai nominal      rata-rata        Nilai wajar      tahun hierarki tempo     efek

   Efek bersifat ekuitas

    Saham

     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           13.091.922    55.687.165.056 66.768.802.200         -      1       -         9,73
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk       19.059.525    65.659.081.134 66.327.147.000         -      1       -         9,66
     PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                          13.985.748    57.898.756.752 61.117.718.760         -      1       -         8,90
     PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk                          15.896.082    62.734.229.593    58.179.660.120      -      1       -         8,47
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk           22.450.806    58.237.116.042    50.065.297.380      -      1       -         7,29
     PT Perusahaan Gas Negara Tbk            25.675.590    41.901.609.164    49.040.376.900      -      1       -         7,14
     PT Aneka Tambang Tbk                    15.195.042    26.932.095.740    47.864.382.300      -      1       -         6,97
     PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk         56.964.355    41.501.387.879    39.875.048.500      -      1       -         5,81
     PT Pertamina Geothermal
      Energy Tbk                             31.555.563    41.805.333.947 35.500.008.375         -      1       -         5,17
     PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk                          28.464.694    48.885.522.221    33.446.015.450      -      1       -         4,87
     PT Bukit Asam Tbk                       11.329.266    32.304.138.815    26.170.604.460      -      1       -         3,81
     PT Timah Tbk                             7.220.712    21.144.282.229    22.456.414.320      -      1       -         3,27
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk              5.870.540    26.151.111.226    20.018.541.400      -      1       -         2,92
     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk         7.455.611    46.672.461.792    19.682.813.040      -      1       -         2,87
     PT Elnusa Tbk                           19.675.178     9.454.077.528     9.798.238.644      -      1       -         1,43
     PT Bank Raya Indonesia Tbk              42.070.852    27.334.235.861     9.676.295.960      -      1       -         1,41
     PT Bank Pembangunan Daerah
      Jawa Timur Tbk                         14.639.961     9.788.775.473     7.905.578.940      -      1       -         1,15
     PT Bank Pembangunan Daerah
      Jawa Barat & Banten Tbk                 3.338.075     4.380.808.134     2.687.150.375      -      1       -         0,39

   Total efek bersifat ekuitas             353.939.522 678.472.188.586 626.580.094.124                                   91,26

   Instrumen pasar uang

    Deposito berjangka

     Deutsche Bank AG, cabang Jakarta 60.000.000.000       60.000.000.000 60.000.000.000       2,90     -   2 Jan 26      8,74

   Total instrumen pasar uang            60.000.000.000    60.000.000.000 60.000.000.000                                  8,74

   Total portofolio efek                                                    686.580.094.124                             100,00




                                                              14
Page 25
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)

   Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)

                                                               2024
                                                                                              Tingkat                Persentase
                                                                                               bunga                (%) terhadap
                                          Total saham/    Harga perolehan                     (%) per Level Jatuh total portofolio
                  Jenis efek              Nilai nominal      rata-rata        Nilai wajar      tahun hierarki tempo     efek
   Efek bersifat ekuitas
    Saham
     PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk       21.431.130    75.357.100.132 58.078.362.300         -      1       -          9,43
     PT Bank Mandiri (Persero) Tbk            9.479.176    37.489.330.276 54.031.303.200         -      1       -          8,77
     PT Bank Rakyat Indonesia
      (Persero) Tbk                          13.120.184    51.739.714.940 53.530.350.720         -      1       -          8,69
     PT Bank Negara Indonesia
      (Persero) Tbk                          11.873.632    48.880.411.750    51.650.299.200      -      1       -          8,39
     PT Bank Syariah Indonesia Tbk           17.476.683    44.797.438.241    47.711.344.590      -      1       -          7,75
     PT Aneka Tambang Tbk                    31.016.853    47.492.197.310    47.300.700.825      -      1       -          7,68
     PT Perusahaan Gas Negara Tbk            24.327.471    38.615.695.760    38.680.678.890      -      1       -          6,28
     PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk         58.303.560    42.481.009.012    37.605.796.200      -      1       -          6,11
     PT Timah Tbk                            32.873.022    37.252.344.614    35.174.133.540      -      1       -          5,71
     PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk                          29.133.783    50.043.386.158    33.212.512.620      -      1       -          5,39
     PT Semen Indonesia (Persero) Tbk         9.765.063    61.148.624.191    32.127.057.270      -      1       -          5,22
     PT Bukit Asam Tbk                       11.595.624    33.067.276.657    31.887.966.000      -      1       -          5,18
     PT Jasa Marga (Persero) Tbk              5.111.760    23.289.929.116    22.133.920.800      -      1       -          3,59
     PT Pertamina Geothermal
      Energy Tbk                             20.077.113    22.945.255.349 18.772.100.655         -      1       -          3,05
     PT Bank Raya Indonesia Tbk              43.059.660    27.986.745.377  9.989.841.120         -      1       -          1,62
     PT Bank Pembangunan Daerah
      Jawa Timur Tbk                         14.983.983    10.019.856.635     8.091.350.820      -      1       -          1,31
     PT Bank Pembangunan Daerah
      Jawa Barat & Banten Tbk                 3.416.553     4.484.809.287     3.109.063.230      -      1       -          0,50
     PT Elnusa Tbk                            6.537.069     2.326.887.272     2.824.013.808      -      1       -          0,46
   Total efek bersifat ekuitas             363.582.319 659.418.012.077 585.910.795.788                                   95,13
   Instrumen pasar uang
    Deposito berjangka
     Deutsche Bank AG, cabang Jakarta 30.000.000.000       30.000.000.000 30.000.000.000       4,32     -   2 Jan 25       4,87
   Total instrumen pasar uang            30.000.000.000    30.000.000.000 30.000.000.000                                   4,87
   Total portofolio efek                                                    615.910.795.788                             100,00


5. KAS

                                                                                            2025                    2024
   Deutsche Bank AG, cabang Jakarta                                                 23.792.237.254              1.204.442.728
   PT Bank OCBC NISP Tbk                                                                81.491.760                    997.100
   Total                                                                            23.873.729.014              1.205.439.828

6. PIUTANG BUNGA DAN DIVIDEN

                                                                                            2025                    2024
   Dividen                                                                            2.177.763.234             1.771.224.840
   Deposito berjangka                                                                     3.866.667                 2.880.000
   Total                                                                              2.181.629.901             1.774.104.840

                                                              15
Page 26
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6. PIUTANG BUNGA DAN DIVIDEN (Lanjutan)
   Piutang dividen merupakan piutang atas pendapatan dividen dari PT Bank Rakyat Indonesia
   (Persero) Tbk yang belum terselesaikan pada tanggal laporan posisi keuangan.

   Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga dan dividen,
   karena Manajer Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang tersebut dapat ditagih.

7. UANG MUKA DITERIMA ATAS PEMESANAN UNIT PENYERTAAN
   Akun ini merupakan penerimaan uang muka atas pemesanan unit penyertaan yang diterima dari
   agen penjual dan Manajer Investasi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, Reksa Dana belum
   menerbitkan dan menyerahkan unit penyertaan kepada pemesan sehingga belum tercatat sebagai
   unit penyertaan beredar. Uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan ini disajikan sebagai
   liabilitas. Saldo uang muka diterima atas pemesanan unit penyertaan pada tanggal 31 Desember
   2025 adalah sebesar Rp 81.266.020, sedangkan pada tanggal 31 Desember 2024 adalah nihil,
   yang semuanya diterima dari agen penjual.

8. BEBAN AKRUAL
                                                                    2025                2024
   Beban pengelolaan investasi (catatan 14)                        321.629.766        278.869.573
   Beban kustodian (catatan 15)                                     56.606.328         49.080.602
   Lain-lain                                                        52.354.727         27.721.936
   Total                                                           430.590.821        355.672.111

9. PENGUKURAN NILAI WAJAR
   Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif adalah berdasarkan kuotasi
   harga pasar pada tanggal pelaporan. Pasar dianggap aktif apabila kuotasi harga tersedia sewaktu
   waktu dan dapat diperoleh secara rutin dari bursa, pedagang atau perantara efek, badan penyedia
   jasa penentuan harga kelompok industri, atau badan pengatur, dan harga tersebut mencerminkan
   transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Instrumen keuangan
   seperti ini termasuk dalam hierarki level 1.

   Nilai tercatat dan pengukuran nilai wajar menggunakan level 1 pada tanggal 31 Desember 2025
   dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 626.580.094.124 dan Rp 585.910.795.788.

10. PERPAJAKAN
   a. Pajak Penghasilan

       Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif adalah subjek pajak. Objek pajak penghasilan
       terbatas hanya pada penghasilan yang diterima oleh Reksa Dana, sedangkan pembagian laba
       yang dibayarkan Reksa Dana kepada pemegang unit penyertaan, termasuk keuntungan atas
       pelunasan kembali unit penyertaan bukan merupakan objek pajak penghasilan.

       Pada tanggal 5 Oktober 2020, Pemerintah telah mengesahkan Undang-Undang No. 11 tahun
       2020 tentang Cipta Kerja (UU Omnibus Law) yang mulai berlaku efektif sejak tanggal
       2 November 2020. Dengan berlakunya Undang-Undang ini, penghasilan dividen yang berasal
       dari dalam negeri yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Badan dalam negeri dikecualikan
       dari Objek Pajak Penghasilan pasal 23.

                                                16
Page 27
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. PERPAJAKAN (Lanjutan)

   a. Pajak Penghasilan (lanjutan)

       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia
       No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif
       pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai
       berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, serta mengatur tentang kenaikan tarif
       PPN umum secara bertahap, kenaikan dari 10% menjadi 11% mulai berlaku pada tanggal
       1 April 2022 dan 12% mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2025. Kemudian sesuai dengan
       Peraturan Menteri Keuangan No. 131 Tahun 2024 untuk PPN yang mulai berlaku pada tanggal
       1 Januari 2025, dihitung dengan cara mengalikan tarif 12% (dua belas persen) dengan Dasar
       Pengenaan Pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 (sebelas per dua belas).

       Pendapatan investasi Reksa Dana yang merupakan objek pajak penghasilan final disajikan
       dalam jumlah bruto sebelum pajak penghasilan final. Taksiran pajak penghasilan ditentukan
       berdasarkan penghasilan kena pajak dalam tahun yang bersangkutan berdasarkan tarif pajak
       yang berlaku.

       Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan
       komprehensif lain dengan laba (rugi) kena pajak yang dihitung oleh Reksa Dana untuk
       tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                     2025             2024
       Laba (rugi) sebelum pajak                               110.168.355.271    (20.321.053.067)
       Ditambah (dikurangi):
         Beban yang tidak dapat dikurangkan                      5.148.505.617     5.715.556.864
         Pendapatan yang pajaknya bersifat final
          - Bunga deposito berjangka                            (1.708.093.056) (2.364.958.333)
          - Bunga jasa giro                                        (43.332.184)     (97.459.465)
          - Pendapatan dividen                                 (37.844.727.436) (31.322.145.770)
          - Keuntungan investasi yang telah direalisasi        (54.105.586.384) (1.573.011.017)
          - (Keuntungan) kerugian investasi yang belum
              direalisasi                                      (21.615.121.828)   49.963.070.788
       Laba (rugi) kena pajak                                           -                -
       Pajak penghasilan                                                -                -
       Pajak dibayar di muka                                            -                -
       Kurang (lebih) bayar pajak                                       -                -

       Dalam laporan keuangan ini, total penghasilan kena pajak didasarkan atas perhitungan
       sementara, karena Reksa Dana belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.

   b. Utang Pajak Lainnya

       Akun ini merupakan utang pajak penghasilan pasal 23 yang belum terselesaikan pada tanggal
       laporan posisi keuangan.

   c. Beban Pajak
       Beban pajak kini dan pajak tangguhan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
       2025 dan 2024 adalah nihil.


                                                17
Page 28
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. PERPAJAKAN (Lanjutan)
   d. Administrasi
       Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Reksa Dana menghitung, menetapkan dan
       membayar sendiri jumlah pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat menetapkan
       dan mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun sejak terutangnya pajak.

11. UNIT PENYERTAAN BEREDAR
   Jumlah unit penyertaan yang dimiliki oleh Pemodal dan Manajer Investasi pada tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
                                      2025                                   2024
                             Unit            Persentase (%)         Unit            Persentase (%)
   Pemodal           876.300.000,0000           100,00        896.700.000,0000         100,00
   Manajer Investasi         -                    -                   -                  -
   Total              876.300.000,0000          100,00        896.700.000,0000         100,00

12. PENDAPATAN BUNGA
   Akun ini merupakan pendapatan bunga atas deposito berjangka. Saldo pendapatan bunga untuk
   tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar
   Rp 1.708.093.056 dan Rp 2.364.958.333.
   Pendapatan bunga disajikan dalam jumlah bruto sebelum dikurangi pajak penghasilan final.

13. PENDAPATAN LAINNYA
   Akun ini merupakan pendapatan bunga dari jasa giro atas penempatan kas di bank.

14. BEBAN PENGELOLAAN INVESTASI
   Beban ini merupakan imbalan kepada Manajer Investasi, maksimum sebesar 3% (tiga persen) per
   tahun yang dihitung secara harian dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
   enam puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun
   kabisat dan dibayarkan setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan
   Kontrak Investasi Kolektif. Beban pengelolaan investasi yang belum dibayarkan dicatat pada beban
   akrual (Catatan 8). Beban pengelolaan investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
   31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah sebesar Rp 3.305.905.377 dan
   Rp 3.392.273.407, yang dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

15. BEBAN KUSTODIAN
   Beban ini merupakan imbalan jasa pengelolaan administrasi dan imbalan jasa penitipan atas
   kekayaan Reksa Dana kepada Bank Kustodian, maksimum sebesar 0,25% (nol koma dua puluh
   lima persen) per tahun dihitung dari Nilai Aset Bersih Reksa Dana berdasarkan 365 (tiga ratus
   enam puluh lima) hari per tahun atau 366 (tiga ratus enam puluh enam) hari per tahun untuk tahun
   kabisat dan dibayar setiap bulan. Pemberian imbalan tersebut diatur berdasarkan ketentuan
   Kontrak Investasi Kolektif. Beban kustodian yang belum dibayarkan dicatat pada beban akrual
   (Catatan 8). Beban kustodian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan
   2024 masing-masing adalah sebesar Rp 581.834.105 dan Rp 597.034.741, yang dicatat dalam
   laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.

                                                  18
Page 29
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. BEBAN LAIN-LAIN

                                                                   2025                2024

   Biaya transaksi                                                787.411.534       1.108.694.510
   Pajak final                                                    341.618.611         472.991.667
   Lain-lain                                                      123.069.553         125.070.646

   Total                                                        1.252.099.698       1.706.756.823


17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI

   Sifat Pihak-Pihak Berelasi

   Pihak berelasi adalah perusahaan yang mempunyai keterkaitan kepengurusan secara langsung
   maupun tidak langsung dengan Reksa Dana.

   Manajer investasi adalah pihak berelasi dengan Reksa Dana dan Bank Kustodian bukan
   merupakan pihak berelasi sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Departemen Pengawas Pasar
   Modal 2A No. KEP-04/PM.21/2014 tanggal 7 Oktober 2014.

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi

   Dalam kegiatan operasionalnya, Reksa Dana melakukan transaksi pembelian dan penjualan efek
   dengan pihak-pihak yang berelasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi dengan
   pihak-pihak berelasi dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal sebagaimana halnya bila
   dilakukan dengan pihak ketiga.

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                                          2025
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                                    pembelian/
                                                                                    penjualan
                                                               Total             portofolio efek

       Pembelian                                            133.589.663.402          100,00

       Penjualan                                            168.641.073.277          100,00




                                              19
Page 30
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK-PIHAK BERELASI (Lanjutan)

   Transaksi Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan)

   a. Rincian pembelian dan penjualan dengan pihak-pihak berelasi untuk tahun-tahun yang berakhir
      tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)

                                                                             2024
                                                                                 Persentase (%)
                                                                                  terhadap total
                                                                                    pembelian/
                                                                               penjualan portofolio
                                                                 Total                 efek

       Pembelian                                            244.244.512.795          100,00

       Penjualan                                            187.229.938.017          100,00

   b. Transaksi Reksa Dana dengan Manajer Investasi untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal
      31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                                  2025
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                               Total keuntungan
                                                                (kerugian) atas
                                                                kepemilikan unit
                                                               penyertaan untuk
                                               Maksimum         masing-masing            Total
          Saldo unit                           persentase    transaksi pembelian      pendapatan
          penyertaan             Total           fee (%)            kembali             lainnya

                -             3.305.905.377          3                   -                 -

                                                  2024
                              Jasa Pengelolaan Investasi
                                                               Total keuntungan
                                                                (kerugian) atas
                                                                kepemilikan unit
                                                               penyertaan untuk
                                               Maksimum         masing-masing            Total
          Saldo unit                           persentase    transaksi pembelian      pendapatan
          penyertaan             Total           fee (%)            kembali             lainnya

                -             3.392.273.407          3                   -                 -




                                                20
Page 31
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. INFORMASI SEGMEN

   Segmen operasi Reksa Dana dibagi berdasarkan jenis portofolio efek, yakni efek bersifat ekuitas
   dan instrumen pasar uang. Klasifikasi tersebut menjadi dasar pelaporan informasi segmen
   Reksa Dana.

   Informasi segmen untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-
   masing adalah sebagai berikut:

                                                     2025
                                          Efek bersifat        Instrumen
                                            ekuitas           pasar uang      Lain-lain           Total
    Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                       -                1.708.093.056          -          1.708.093.056
     Pendapatan dividen              37.844.727.436                -                -         37.844.727.436
     Keuntungan investasi yang telah
       direalisasi                   54.105.586.384                -                -         54.105.586.384
     Keuntungan investasi yang belum
       direalisasi                   21.615.121.828                -               -          21.615.121.828
    Pendapatan lainnya                      -                      -          43.332.184          43.332.184
    Total pendapatan                   113.565.435.648       1.708.093.056    43.332.184 115.316.860.888
    Total beban                           (4.620.813.632 )    (514.636.306)   (13.055.679)    (5.148.505.617)
    Laba sebelum pajak                 108.944.622.016       1.193.456.750    30.276.505 110.168.355.271
    Beban pajak penghasilan                                                                          -
    Laba tahun berjalan                                                                      110.168.355.271
                                                     2024
                                          Efek bersifat        Instrumen
                                            ekuitas           pasar uang      Lain-lain           Total
    Laporan laba rugi dan
     penghasilan komprehensif lain
    Pendapatan investasi
     Pendapatan bunga                            -           2.364.958.333          -          2.364.958.333
     Pendapatan dividen                   31.322.145.770           -                -         31.322.145.770
     Keuntungan investasi yang telah
       direalisasi                         1.573.011.017           -                -          1.573.011.017
     Kerugian investasi yang belum
       direalisasi                     (49.963.070.788 )           -               -     (49.963.070.788)
    Pendapatan lainnya                         -                   -          97.459.465      97.459.465
    Total rugi                         (17.067.914.001 ) 2.364.958.333        97.459.465 (14.605.496.203)
    Total beban                           (4.923.193.166 )    (761.002.918)   (31.360.780)    (5.715.556.864)
    Rugi sebelum pajak                 (21.991.107.167 ) 1.603.955.415        66.098.685 (20.321.053.067)
    Beban pajak penghasilan                                                                          -
    Rugi tahun berjalan                                                                      (20.321.053.067)


                                                    21
Page 32
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

18. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)

                                                     2025
                                     Efek bersifat          Instrumen
                                       ekuitas              pasar uang       Lain-lain        Total

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                    628.757.857.358       60.003.866.667        -       688.761.724.025
     Aset yang tidak dialokasikan          -                    -        23.873.729.014 23.873.729.014

   Total aset                       628.757.857.358       60.003.866.667 23.873.729.014 712.635.453.039

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                     -                    -                -              -
     Liabilitas yang
       tidak dialokasikan                  -                    -           512.304.486     512.304.486

   Total liabilitas                        -                    -           512.304.486     512.304.486

                                                     2024
                                     Efek bersifat          Instrumen
                                       ekuitas              pasar uang       Lain-lain        Total

   Laporan posisi keuangan

   Aset

     Aset segmen                    587.682.020.628       30.002.880.000         -       617.684.900.628
     Aset yang tidak dialokasikan          -                    -          1.205.439.828   1.205.439.828

   Total aset                       587.682.020.628       30.002.880.000   1.205.439.828 618.890.340.456

   Liabilitas

     Liabilitas segmen                     -                    -                -              -
     Liabilitas yang
       tidak dialokasikan                  -                    -           357.889.514     357.889.514

   Total liabilitas                        -                    -           357.889.514     357.889.514




                                                     22
Page 33
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Manajer Investasi mengelola instrumen keuangannya sesuai dengan komposisi yang disajikan
   dalam kebijakan investasi. Aktivitas investasi Reksa Dana terpengaruh oleh berbagai jenis risiko
   yang berkaitan dengan instrumen keuangan dan risiko pasar di mana Reksa Dana berinvestasi.

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Reksa Dana adalah risiko kredit, risiko pasar,
   risiko likuiditas dan manajemen risiko permodalan. Tujuan manajemen risiko Reksa Dana secara
   keseluruhan adalah untuk secara efektif mengelola risiko-risiko tersebut dan meminimalkan
   dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan Reksa Dana. Manajer Investasi dan Bank
   Kustodian mereviu dan menyetujui semua kebijakan untuk mengelola setiap risiko, termasuk juga
   risiko ekonomi dan risiko usaha Reksa Dana, yang dirangkum di bawah ini, dan juga memantau
   risiko harga pasar yang timbul dari semua instrumen keuangan.

   a. Risiko Kredit

       Reksa Dana terekspos risiko kredit, yaitu risiko bahwa counterparty tidak akan mampu
       membayar jumlah kewajiban secara penuh pada saat jatuh tempo, termasuk transaksi dengan
       pihak-pihak seperti emiten, broker, Bank Kustodian dan bank.

       Risiko kredit dikelola melalui kebijakan seperti: Manajer Investasi menghindari penyelesaian
       perdagangan dengan metode Free of Payment (“FOP”); pelaksanaan pembayaran dan
       penerimaan efek dipantau oleh tim operasional melalui prosedur rekonsiliasi kas dan efek
       secara teratur; transaksi dilakukan dengan counterparty yang telah disetujui terlebih dahulu oleh
       komite kredit Manajer Investasi.

       Terhadap setiap counterparty dilakukan analisis kelayakan kredit setiap hari. Saldo kas hanya
       ditempatkan pada bank terkemuka dengan peringkat kredit yang baik.

       (i) Eksposur maksimum terhadap risiko kredit

           Tabel berikut adalah eksposur maksimum terhadap risiko kredit untuk aset keuangan pada
           laporan posisi keuangan:

                                                                      2025                 2024

           Portofolio efek
            Instrumen pasar uang                                  60.000.000.000        30.000.000.000
           Kas                                                    23.873.729.014         1.205.439.828
           Piutang bunga dan dividen                               2.181.629.901         1.774.104.840

           Total                                                  86.055.358.915        32.979.544.668

       (ii) Kualitas kredit

           Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset-aset keuangan Reksa Dana dikategorikan
           sebagai belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai.




                                                  23
Page 34
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar

       Nilai wajar arus kas masa depan dari suatu instrumen keuangan yang dimiliki oleh Reksa Dana
       dapat berfluktuasi karena perubahan harga pasar. Risiko pasar ini terdiri dari dua elemen: risiko
       suku bunga dan risiko harga.

       (i) Risiko suku bunga

           a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga

             Mayoritas aset maupun liabilitas keuangan Reksa Dana tidak dikenakan bunga, oleh
             karenanya Reksa Dana tidak menghadapi risiko secara signifikan yang diakibatkan
             fluktuasi suku bunga pasar yang berlaku.

             Reksa Dana dilarang terlibat dalam berbagai bentuk pinjaman, kecuali pinjaman jangka
             pendek yang berkaitan dengan penyelesaian transaksi.

             Tabel berikut ini menyajikan aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana pada nilai tercatat,
             yang dipisahkan menjadi aset/liabilitas dengan bunga tetap, bunga mengambang dan
             tidak dikenakan bunga:
                                                                    2025
                                                            Bunga
                                                         mengambang Tidak dikenakan
                                          Bunga tetap      ≤1 bulan      bunga               Total

             Aset keuangan

               Portofolio efek
                Efek bersifat ekuitas       -              -       626.580.094.124 626.580.094.124
                Instrumen pasar uang 60.000.000.000        -              -         60.000.000.000
               Kas                          -       23.873.729.014        -         23.873.729.014
               Piutang bunga dan
                dividen                     -              -         2.181.629.901   2.181.629.901

             Total aset keuangan      60.000.000.000 23.873.729.014 628.761.724.025 712.635.453.039

             Liabilitas keuangan

               Uang muka diterima
                atas pemesanan
                unit penyertaan                -              -            81.266.020       81.266.020
               Beban akrual                    -              -           430.590.821      430.590.821

             Total liabilitas
              keuangan                         -              -           511.856.841      511.856.841

             Total repricing gap -
              bunga                   60.000.000.000 23.873.729.014                     83.873.729.014




                                                    24
Page 35
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   b. Risiko Pasar (lanjutan)

      (i) Risiko suku bunga (lanjutan)

         a. Eksposur Reksa Dana terhadap risiko suku bunga (lanjutan)

                                                                         2024
                                                               Bunga
                                                            mengambang      Tidak dikenakan
                                         Bunga tetap          ≤1 bulan           bunga            Total
            Aset keuangan
             Portofolio efek
              Efek bersifat ekuitas       -                       -       585.910.795.788 585.910.795.788
              Instrumen pasar uang 30.000.000.000                 -              -         30.000.000.000
             Kas                          -                 1.205.439.828        -          1.205.439.828
             Piutang bunga dan
              dividen                     -                       -           1.774.104.840    1.774.104.840
            Total aset keuangan      30.000.000.000         1.205.439.828 587.684.900.628 618.890.340.456
            Liabilitas keuangan
             Beban akrual                     -                   -             355.672.111     355.672.111
            Total liabilitas
             keuangan                         -                   -             355.672.111     355.672.111
            Total repricing gap -
             bunga                   30.000.000.000         1.205.439.828                     31.205.439.828

         b. Sensitivitas terhadap laba tahun berjalan

            Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, risiko suku bunga dianggap tidak signifikan
            terhadap Reksa Dana karena sebagian besar aset dan liabilitas keuangan merupakan aset
            dan liabilitas keuangan yang tidak dikenakan bunga.

      (ii) Risiko harga

         Instrumen investasi dalam portofolio Reksa Dana diukur dengan harga pasar wajar sehingga
         risiko fluktuasi harga adalah salah satu risiko yang dihadapi oleh Reksa Dana.

         Untuk mengelola risiko harga yang timbul dari investasi pada efek bersifat ekuitas, Reksa
         Dana melakukan diversifikasi portofolionya. Diversifikasi portofolio dilakukan sesuai dengan
         batasan yang ditentukan oleh kebijakan investasi Reksa Dana serta ketentuan yang berlaku.

         Sensitivitas harga menunjukan dampak perubahan yang wajar dari harga pasar efek dalam
         portofolio Reksa Dana terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
         pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana. Sensitivitas suku
         bunga menunjukkan dampak perubahan yang wajar dari suku bunga pasar, termasuk yield
         dari efek dalam portofolio Reksa Dana, terhadap jumlah aset bersih yang dapat diatribusikan
         kepada pemegang unit, jumlah aset keuangan, dan liabilitas keuangan Reksa Dana.

         Sesuai dengan kebijakan Reksa Dana, Manajer Investasi melakukan analisis dan memantau
         sensitivitas harga dan suku bunga secara reguler.

                                                       25
Page 36
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)

   c. Risiko Likuiditas

       Nilai portofolio Reksa Dana pada tanggal dilakukannya penjualan kembali dan likuidasi Reksa
       Dana dipengaruhi oleh likuiditas pasar efek-efek dalam portofolio Reksa Dana. Efek-efek yang
       tidak likuid dapat memiliki nilai pasar wajar yang lebih rendah dari pada nilai efek-efek tersebut.

       Jadwal jatuh tempo portofolio efek diungkapkan pada Catatan 4, sedangkan aset keuangan
       lainnya dan liabilitas keuangan akan jatuh tempo dalam waktu kurang dari 1 (satu) tahun.

       Tabel berikut ini menggambarkan analisis liabilitas keuangan Reksa Dana ke dalam kelompok
       jatuh tempo yang relevan berdasarkan periode yang tersisa pada tanggal posisi keuangan
       sampai dengan tanggal jatuh tempo kontrak. Total dalam tabel adalah arus kas kontraktual
       yang tidak didiskontokan.

                                                                     2025
                                      Kurang dari                           Lebih dari
                                       1 bulan           1-3 bulan           3 bulan           Total

       Liabilitas keuangan

        Uang muka diterima
         atas pemesanan
         unit penyertaan                   81.266.020         -                 -            81.266.020
        Beban akrual                      430.590.821         -                 -           430.590.821

       Total liabilitas keuangan          511.856.841         -                 -           511.856.841

                                                                     2024
                                      Kurang dari                           Lebih dari
                                       1 bulan           1-3 bulan           3 bulan           Total

       Liabilitas keuangan

        Beban akrual                      355.672.111         -                 -           355.672.111

       Total liabilitas keuangan          355.672.111         -                 -           355.672.111

   d. Manajemen Risiko Permodalan

       Manajer Investasi memonitor modal atas dasar Nilai Aset Bersih yang diatribusikan kepada
       pemegang unit penyertaan. Jumlah aset bersih yang diatribusikan kepada pemegang unit
       penyertaan dapat berubah secara signifikan secara harian, di mana Reksa Dana bergantung
       kepada pembelian kembali dan penjualan unit penyertaan atas kebijaksanaan dari pemegang
       unit penyertaan secara harian. Tujuan Manajer Investasi ketika mengelola modal adalah untuk
       menjaga kemampuan Reksa Dana untuk melanjutkan kelangsungan hidup dalam rangka
       memberikan keuntungan bagi pemegang unit penyertaan dan mempertahankan basis modal
       yang kuat untuk mendukung pengembangan kegiatan investasi Reksa Dana secara efisien.
       Reksa Dana tidak tunduk pada persyaratan permodalan lain yang ditetapkan oleh pihak
       eksternal.


                                                    26
Page 37
REKSA DANA PREMIER ETF INDONESIA STATE-OWNED COMPANIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (Lanjutan)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025

(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

20. RASIO-RASIO KEUANGAN

   Berikut ini adalah ikhtisar rasio-rasio keuangan Reksa Dana. Rasio-rasio ini dihitung berdasarkan
   Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
   No. KEP 99/PM/1996 tanggal 28 Mei 1996.

   Rasio keuangan untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (tidak
   diaudit) adalah sebagai berikut:

                                                                    2025                2024

   Total hasil investasi (%)                                        17,81               (3,27)

   Hasil investasi setelah memperhitungkan
     beban pemasaran (%)                                            17,81               (3,27)

   Biaya operasi (%)                                                 0,73               0,78

   Perputaran portofolio                                             0,20               0,28

   Penghasilan kena pajak (%)                                          -                  -

   Tujuan penyajian ikhtisar rasio keuangan Reksa Dana ini adalah semata-mata untuk membantu
   memahami kinerja masa lalu dari Reksa Dana. Rasio-rasio ini seharusnya tidak dipertimbangkan
   sebagai indikasi bahwa kinerja masa depan Reksa Dana akan sama dengan kinerja masa lalu.




                                                27

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.66 MB
Published31 Mar 2026
Pages37
Characters96,229
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Bank Syariah Indonesia Tbk p.24 ×5
linked org Perusahaan Gas Negara Tbk p.24 ×4
linked org Aneka Tambang Tbk p.24 ×5
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.24 ×5
linked org Pertamina Geothermal Energy Tbk p.24 ×5
linked org Bukit Asam Tbk p.24 ×5
linked org Jasa Marga (Persero) Tbk p.24 ×5
linked org Bank Raya Indonesia Tbk p.24 ×4
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.25 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.15 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.15 ×2
possible org Telkom Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×8
possible org Timah Tbk p.24 ×4
possible org Semen Indonesia (Persero) Tbk p.24 ×5
possible org Elnusa Tbk p.24 ×4
unresolved org Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned Companies p.1 ×4
unresolved — lNDOPREMIER p.3
unresolved — JI. Jend. Sudirman p.3
unresolved — www.indopremierinvestment.com p.3
unresolved org Bank Kustodian Reksa Dana Premier ETF Indonesia State-Owned p.6
unresolved org Palilingan & Rekan p.10
unresolved org Rekan Santoso Chandra p.10
unresolved person CPA p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.15 ×2
unresolved org PT Indo Premier Investment Management p.15 ×2
unresolved person Leolin Jayayanti · Notaris p.15
unresolved person Jimmy Tanal · Notaris p.15
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.16
unresolved org Reksa Dana Nilai Aset Bersih Reksa Dana p.17
unresolved org Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk p.24 ×4
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat p.24 ×2
unresolved org Banten Tbk p.24 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.27
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.28
unresolved org Departemen Pengawas Pasar Modal p.29
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Transaksi-transaksi p.29

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-Tahunan-XISC.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result