Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1050
Page 1
2025 Laporan
Tahunan
STRENGTHENING
THE CORE,
ACCELERATING
FORWARD
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Page 2
Page 3
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Strenghtening the Core,
Accelerating Forward
Di tengah tekanan likuiditas, perlambatan permintaan,
dan ketatnya persaingan suku bunga, Maybank Indonesia
berhasil menutup tahun 2025 dengan kinerja yang resilien.
Laba sebelum pajak meningkat dibandingkan 2024, agenda
strategis M25+ tuntas, kemajuan proyek core banking berjalan
sesuai rencana, serta keberhasilan program efisiensi biaya
mencerminkan penguatan fondasi operasional dan keuangan
sebagai pijakan akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1
Page 4
01 / I K H T I S A R U T A M A
Kesinambungan
Tema
2021
GROWING WITH YOU
Di tengah tantangan, komitmen Maybank Indonesia untuk bertumbuh dan memberi
manfaat kepada semua pemangku kepentingan tidak pernah pudar. Dengan daya
inovasi, kreativitas, dan ketangguhan, Maybank Indonesia terus bertumbuh sebagai
entitas usaha bersama dengan masyarakat. Pertumbuhan ini dilandasi prinsip
lingkungan hidup, sosial, dan tata kelola yang kian memegang peranan penting untuk
dunia yang lebih adil, sejahtera, dan lestari.
2022
ONE BANK IMPACTING MANY
Tema laporan tahun 2022 merefleksikan posisi Maybank Indonesia sebagai sebuah
institusi keuangan yang terus berupaya menciptakan dampak positif bagi nasabah,
komunitas, dan lingkungan hidup. Upaya yang diwujudkan antara lain melalui inovasi
perbankan digital sesuai perubahan preferensi nasabah, komitmen untuk menerapkan
keuangan berkelanjutan, dan fokus pada aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST)
dalam operasional perbankan. Tema tersebut juga mewakili semangat ‘One Maybank’,
sebuah inisiatif untuk memaksimalkan sinergi antar entitas Maybank Group di Indonesia
guna menghadirkan layanan solusi keuangan yang lebih komprehensif bagi pemakai
jasa, sebagai faktor strategis pembeda yang memberikan nilai lebih bagi Maybank
Indonesia dalam jangka panjang.
2023
EXCEEDING EXPECTATIONS
“Exceeding Expectations” dapat menjadi ungkapan yang tepat untuk
menggambarkan keberadaan Maybank Indonesia di pasar dan industri perbankan
Indonesia sampai saat ini. Ungkapan tersebut terlihat misalnya saat Maybank
Indonesia berinovasi menghadirkan produk dan layanan yang “great” dan bukan
sekedar “good”, atau saat Maybank Indonesia tampil menjadi trendsetter dan
pemimpin di bidang-bidang tertentu. “Exceeding Expectations” juga menggambarkan
bagaimana Maybank Indonesia senantiasa berupaya menciptakan nilai tambah
bagi kepentingan pemegang saham, Maybankers maupun masyarakat dan
komunitas, dengan menjaga tingkat pertumbuhan dan kinerja keuangan yang prima,
memastikan work-life balance bagi Maybankers, dan memberikan dampak positif
berkelanjutan bagi nasabah, komunitas dan lingkungan.
Dengan ‘Exceeding Expectations’, Maybank Indonesia akan mampu tetap relevan ke
depan sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia.
2 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 5
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
2024
ONE TEAM, ONE DIRECTION, NEW ENERGY
Semangat “One Team, One Direction, New Energy” Maybank Indonesia mencerminkan
dorongan kolektif untuk menyatukan visi, memadukan kekuatan, serta menghadirkan
motivasi dan inovasi baru dalam setiap langkah bisnis kami. Kolaborasi menjadi
kunci utama di berbagai bidang demi menghadirkan keterpaduan mendukung
pertumbuhan berkelanjutan. Dengan mengedepankan satu tujuan yang jelas, seluruh
Maybankers bergerak dalam satu irama, memudahkan adaptasi di tengah dinamika
pasar dan industri keuangan Indonesia yang kian menantang.
“One Team, One Direction, New Energy” merangkum transformasi budaya kerja yang
menekankan kebersamaan, tujuan bersama, dan energi pembaruan. Tiga pilar
ini menjadi landasan untuk terus berkembang serta menghadirkan pengalaman
keuangan yang mengedepankan nilai kemanusiaan. Inilah identitas yang diusung
Maybank Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan sekaligus
membangun keunggulan kompetitif di industri perbankan.
2025
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
2025 Laporan
Tahunan
STRENGTHENING STRENGHTENING THE CORE,
THE CORE, ACCELERATING FORWARD
ACCELERATING
FORWARD
Di tengah tekanan likuiditas, perlambatan
permintaan, dan ketatnya persaingan suku bunga,
Maybank Indonesia berhasil menutup tahun 2025
dengan kinerja yang resilien. Laba sebelum pajak
meningkat dibandingkan 2024, agenda strategis
M25+ tuntas, kemajuan proyek core banking
berjalan sesuai rencana, serta keberhasilan
program efisiensi biaya mencerminkan penguatan
fondasi operasional dan keuangan sebagai pijakan
Laporan Tahunan 2025
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
3
akselerasi pertumbuhan yang berkelanjutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 3
Page 6
01 / I K H T I S A R U T A M A
Daftar Isi
Struktur isi Laporan Tahunan Maybank Indonesia saat ini tetap mengacu
pada pedoman dan aturan pembuatan Laporan Tahunan yang berlaku
di Indonesia.
03 PROFIL PERUSAHAAN
Bila merujuk pada kerangka laporan terintegrasi yang diterbitkan 76 Informasi Bank
berdasarkan International Integrated Reporting Council (IIRC), bahwa
Laporan Tahunan harus mengacu pada 6 (enam) capital yaitu Financial, 77 Sekilas Maybank Indonesia
Manufactured, Intellectual, Human, Relationship & Social dan Natural, 78 Riwayat Singkat
Laporan Tahunan Maybank Indonesia 2025 pada dasarnya telah
mencakup keenam capital tersebut. 79 Daftar Keanggotaan Asosiasi Maybank Indonesia
79 Identitas dan Makna Logo Bank
Berikut adalah skema isi Laporan Tahunan Maybank Indonesia saat ini bila
mengacu pada 6 Capital Kerangka Laporan Terintegrasi. 80 Perjalanan Kami
82 Struktur Organisasi
Laporan Tahunan Laporan Terintegrasi 84 Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan
Maybank Indonesia Capital
86 Bidang Usaha
Ikhtisar Utama Summary of 6 capital
88 Produk dan Jasa
Laporan Manajemen Summary of 6 capital
91 Profil Dewan Komisaris
Manufactured, Intellectual &
Profil Perusahaan 99 Profil Direksi
Relationship
Analisa & Pembahasan Financial, Intellectual &
110 Informasi Perubahan Pengurus Setelah Tahun Buku Berakhir
Manajemen Manufactured 111 Profil Pejabat Senior
Tinjauan Fungsional
Manufactured, Human & 121 Statistik dan Profil Karyawan
Intellectual
122 Komposisi Pemegang Saham
Laporan Tata Kelola Perusahaan Relationship & Social
125 Komposisi dan Struktur Grup Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial dan
Relationship & Social 126 Profil Maybank Group
Lingkungan
Laporan Keuangan Konsolidasian Financial 127 Informasi Entitas Anak dan Perusahaan Ventura
130 Kronologi Pencatatan Saham
132 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
2 Kesinambungan Tema 136 Pemeringkatan
6 Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab 137 Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
7 Keunggulan Kompetitif Kami 138 Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal
8 Strategi Maybank Group 139 Informasi pada Situs Web Perusahaan
10 5 Inisiatif Program Uplift Indonesia 140 Wilayah Operasional
11 5 Pilar Uplift Indonesia 142 Alamat Kantor Cabang
12 Kebijakan Strategis (Strategic Thrust) ‘Uplift Indonesia’
04 ANALISIS
14 Pencapaian Penting 2025
18 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 2025
DAN PEMBAHASAN
22 Inisiatif dan Pencapaian Kinerja Digital MANAJEMEN
154 Tinjauan Makroekonomi
01 IKHTISAR UTAMA 158 Perbankan Global
164 Community Financial Services (CFS)
178 Perbankan Syariah
26 Ikhtisar Keuangan 185 Maybank Finance
30 Ikhtisar Operasional 188 WOM Finance
31 Ikhtisar Saham 192 Profitabilitas Per Segmen
33 Ikhtisar Obligasi 194 Tinjauan Keuangan
33 Peringkat Perusahaan 195 Analisis Kinerja Keuangan
34 Peristiwa Penting 2025 203 Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Konsolidasian
38 Maybank Marathon Sustainability Day 2025
206 Laporan Arus Kas Konsolidasian
40 Penghargaan dan Sertifikasi
206 Rasio Keuangan Utama
208 Suku Bunga Dasar Kredit
02 LAPORAN MANAJEMEN 208 Suku Bunga Dana
209 Komitmen dan Kontinjensi
210 Laporan Kualitas Aset Produktif dan Informasi Lainnya
44 Laporan Dewan Komisaris 212 Informasi Material Lainnya
54 Laporan Direksi 214 Struktur Modal
70 Laporan Dewan Pengawas Syariah 215 Properti Investasi
72 Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang 215 Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 215 Investasi Barang Modal yang Direalisasikan Tahun Buku
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Terakhir
73 Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang 216 Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah Tanggal
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 Laporan Akuntan
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
216 Perbandingan Target dan Realisasi 2025
216 Proyeksi 2026
4 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 7
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
217 Kebijakan Pembagian Dividen 586 Satuan Kerja Audit Intern
218 Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/atau 591 Sistem Pengendalian Intern
Manajemen (ESOP/MSOP)
595 Hubungan Investor
218 Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
597 Manajemen Risiko
218 Perubahan-Perubahan Penting yang Terjadi di Bank dan
Kelompok Usaha Bank pada Tahun 2025 601 Akuntan Publik/Auditor Eksternal
218 Larangan, Batasan, dan Hambatan Signifikan untuk Melakukan 603 Akses Informasi dan Data Perusahaan
Transfer Dana Antara Bank dan Entitas Lain dalam Kelompok 605 Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku
Usaha
607 Budaya Perusahaan
218 Penyediaan Dana, Komitmen, serta Fasilitas Lain
608 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan yang Belum
218 Transaksi-Transaksi Penting Lainnya dalam Jumlah yang Diungkap dalam Laporan Lainnya
Signifikan
609 Laporan Publikasi Triwulanan
218 Transaksi Material Terkait Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi,
dan Restrukturisasi 610 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana
Besar
219 Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
dan Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi 611 Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik
221 Perubahan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang 612 Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa
Berpengaruh Signifikan terhadap Bank 613 Kebijakan Perlindungan kepada Nasabah
225 Perubahan Kebijakan Akuntansi 613 Kebijakan Antikorupsi
225 Perubahan Bisnis Model Terkait Kerangka Kerja Pengelolaan 613 Perlindungan Hak Kreditur
Investasi Surat Berharga
614 Kebijakan Pembagian Dividen, Kebijakan ESOP
225 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak MESOP (Pemberian Kompensasi Jangka
225 Aspek Pemasaran Panjang)
229 Prospek Usaha 615 Kebijakan Benturan Kepentingan-
Conflict of Interest (termasuk Insider Trading)
232 Informasi Kelangsungan Usaha
615 Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan sesuai
234 Business Continuity Management
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
234 Pedoman dan Dukungan Maybank Group pada Rencana “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan”
Keberlanjutan Usaha 2026
617 Keterbukaan Informasi dan Praktik Bad Corporate Governance
618 Rencana Strategi Bank
05
618 Rencana Tindak (Action Plan) dan Pelaksanaannya
TINJAUAN FUNGSIONAL 619 Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah serta
Remunerasi Variabel yang Diterima Pegawai
619 Pembelian Kembali (Buy Back) Saham dan/atau Obligasi Bank
238 Sumber Daya Manusia
620 Informasi Lain yang Terkait dengan Tata Kelola Bank
256 Teknologi Informasi
621 Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka OJK
260 Perbankan Digital 625 Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI)
264 Pengembangan Jaringan Kantor 642 Implementasi Aspek dan Prinsip Tata Kelola Perusahaan sesuai
266 Operasional dan Layanan Nasabah Guidelines of Corporate Governance Principles for Banks yang
Diterbitkan oleh Basel Committee In Banking Supervision
273 Manajemen Risiko
644 Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
649 Penerapan ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecards
06 TATA KELOLA PERUSAHAAN
658 Lembar Persetujuan Dewan Komisaris Laporan Pelaksanaan
Good Corporate Governance (GCG) 2025 PT Bank Maybank
Indonesia Tbk
659 Lembar Persetujuan Direksi Laporan Pelaksanaan Good
430 Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance (GCG) 2025 PT Bank Maybank Indonesia
Tbk
431 Dasar Kebijakan Tata Kelola Perusahaan
660 Laporan GCG Unit Usaha Syariah 2025
431 Fokus Penerapan Tata Kelola dari Tahun ke Tahun
437 Roadmap Tata Kelola Perusahaan
07
438 Struktur Tata Kelola Bank
440 Hasil Penilaian Sendiri (Self-Asessment) Pelaksanaan Tata
Kelola yang Baik di Tahun 2025
441 Informasi Mengenai Pemegang Saham Utama dan
Pengendali 678 TANGGUNG JAWAB SOSIAL
442 Rapat Umum Pemegang Saham DAN LINGKUNGAN
458 Dewan Komisaris
485 Direksi 681 LAPORAN KEUANGAN
510 Hubungan Afiliasi antara Dewan Komisaris, Direksi, dan KONSOLIDASIAN 2025
Pemegang Saham Utama/Pengendali
511 Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi
1021 LAPORAN KEUANGAN
514 Komite-komite Di bawah Dewan Komisaris
KONSOLIDASIAN ENTITAS INDUK
545 Kebijakan Remunerasi
550 Komite-komite di bawah Direksi
2025
568 Sekretaris Perusahaan
1028 REFERENSI SILANG LAPORAN
572 Corporate Security Management
573 Satuan Kerja Kepatuhan
TAHUNAN 2025
575 Sanksi Administratif 1028 Referensi SEOJK Nomor 16/SEOJK.04/2021:
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik
576 Penerapan Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi 1042 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 29/SEOJK.03/2025
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT & PPPSPM) Tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional
578 Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) dan
Anti-Fraud 1046 Penerapan Integritas Laporan Keuangan Bank berdasarkan
POJK 15 Nomor tahun 2024
580 Permasalahan Hukum
585 Pengelolaan dan Pengendalian Aspek Perpajakan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 5
Page 8
01 / I K H T I S A R U T A M A
Sanggahan dan Batasan
Tanggung Jawab
Laporan Tahunan 2025 PT Bank Maybank Indonesia Tbk memuat
pernyataan proyeksi, rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan
Bank, yang digolongkan sebagai pernyataan ke depan dalam
pelaksanaan Perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal-hal
yang bersifat historis.
Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko,
ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual
secara material berbeda dari yang dilaporkan.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam laporan tahunan ini
dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai kondisi terkini
dan kondisi Bank pada masa mendatang serta lingkungan bisnis
di mana Bank menjalankan kegiatan usaha. Bank tidak menjamin
bahwa dokumen-dokumen yang telah dipastikan keabsahannya ini
akan memberikan hasil yang diharapkan.
Laporan tahunan ini memuat kata “Bank,” “Maybank Indonesia,” dan “Bank Maybank Indonesia” yang
didefinisikan sebagai PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang menjalankan kegiatan usaha dalam bidang
Bank Umum/Jasa Perbankan. Adakalanya kata “Perusahaan” dan “Perseroan” juga digunakan atas dasar
kemudahan untuk menyebut PT Bank Maybank Indonesia Tbk secara umum.
6 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 9
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Keunggulan
Kompetitif Kami
01 Layanan 02 Proses yang Cepat
Berkualitas Tinggi dan Efisien
Bank memiliki kapabilitas untuk Bank menawarkan turnaround time
memahami kebutuhan nasabah yang kompetitif di pasar dalam layanan
komersial, affluent, dan syariah yang pembiayaan UMKM dan multifinance.
semakin beragam, serta menyediakan
solusi yang sesuai kebutuhan melalui
standar layanan yang tinggi secara
konsisten
03 Inovasi Produk 04 Konektivitas
dan Solusi yang Secara Regional
Komprehensif Maybank Indonesia didukung oleh
kekuatan brand regional serta jaringan
Bank menyediakan layanan keuangan
yang luas di kawasan ASEAN, dengan
yang terintegrasi dan menyeluruh
posisi kepemimpinan yang unggul
dengan memanfaatkan sinergi ekosistem
dalam pembiayaan syariah dan solusi
perusahaan anak dan afiliasi Maybank,
pengelolaan kekayaan berbasis syariah.
termasuk multifinance, sekuritas,
manajemen aset, dan asuransi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 7
Page 10
01 / I K H T I S A R U T A M A
Strategi
Maybank Group
M25+: FROM GOOD TO GREAT
Maybank Group memperkenalkan serangkaian solusi yang menyeluruh yang diimplementasikan melalui 12 Program
Strategis, untuk membantu nasabah dan komunitas dalam menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi
sebelumnya. Strategi M25+, akan mengarahkan Group pada tujuan yang lebih mendalam untuk menjadi “Values-
Driven Platform, Powered by a Bionic Workforce that Humanises Financial Services”.
Menanamkan prinsip-prinsip perbankan yang beretika (keadilan, Meningkatkan keterampilan dan
inklusivitas, pelestarian lingkungan hidup dan tidak melakukan melengkapi Maybankers dengan
kegiatan yang merugikan umat manusia) sebagai pembeda kapabilitas teknologi yang tepat,untuk
untuk meningkatkan nilai ekonomi bagi Grup dapat meningkatkan potensi mereka
“WE ARE A VALUES-DRIVEN PLATFORM, POWERED BY A
BIONIC WORKFORCE THAT HUMANISES FINANCIAL SERVICES”
Mengelola ekosistem digital dan Menyediakan solusi yang sangat personal bagi
mengintegrasikan penawaran nasabah nasabah untuk mendukung mereka dalam
di seluruh wilayah perjalanan hidup mereka dan melayani masyarakat
sebagai Force for Good
Maybank Indonesia M25+ Berlandaskan pada 5 Keunggulan Strategis Utama
yang Diartikulasikan Menjadi 5 Inisiatif pada Program Uplift Indonesia
KEUNGGULAN STRATEGIS UTAMA M25+ MAYBANK INDONESIA
Dibangun dengan berlandaskan Rencana M25, diharapkan M25+ akan memperkuat diferensiasi yang bermakna pada
5 (lima) strategis utama dan menciptakan kapasitas dan kapabilitas yang lebih kuat untuk pertumbuhan jangka
panjang yang berkelanjutan, antara lain sebagai berikut:
01 02 03
Meningkatkan fokus pada Mempercepat Digitalisasi dan Memperkuat posisi Maybank
pelanggan Modernisasi Teknologi di luar Malaysia
Pendekatan dengan mengikuti Platform STP end-to-end yang Regionalisasi solusi bisnis, produk,
journey nasabah untuk menetapkan terintegrasi dengan ekosistem di dan platform serta aplikasi
produk akhir yang dibutuhkan, melalu dalam maupun di luar perbankan teknologi, dengan kepemimpinan
pendekatan agile dan proses iteratif yang jelas di Malaysia
terhadap Minimum Viable Product
(MVP)
04 05
Mendorong Kepemimpinan Meraih Kepemimpinan Global terkemuka
dalam Agenda Keberlanjutan dalam Perbankan Syariah
Perluasan cakupan untuk Global Islamic Wealth Management (IWM),
mengaplikasikan prinsip-prinsip dengan Singapura sebagai hub dan negara-
perbankan yang beretika dan negara Timur Tengah/ASEAN sebagai spoke
memperdalam dampak ke
masyarakat, serta pelaksanaan strategi
dekarbonisasi
8 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 11
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
12 PROGRAM STRATEGIS (SPs)
SP1 SP2 SP3 SP4
Reshape wholesale Build a regional Reimagine the Reimagine the SME
target operating transaction banking consumer banking banking customer
model proposition customer journey journey
Meningkatkan model Menetapkan model Menata ulang perjalanan Menata ulang perjalanan
cakupan di seluruh operasi dengan target nasabah di seluruh UKM di seluruh tonggak
grup dan membangun lintas negara untuk tonggak pertumbuhan pertumbuhan utama
keahlian sektor yang perdagangan regional, utama dan di luar dan di luar perbankan
lebih dalam, dengan pembayaran, dan rantai perbankan sembari sembari mengatur
menawarkan solusi yang pasokan keuangan dan mengatur ekosistem ekosistem digital khusus.
disesuaikan. manajemen kas. digital khusus.
SP5 SP6 SP7 SP8
Build global Islamic Become a regional Uplift Indonesia Redefine our
banking leadership leader in Insurance International
footprint
Membangun hub IWM Memperkuat cakupan Terus memperkuat
global di Singapura dan asuransi jiwa di pasar inti, fundamental Memfokuskan kembali
negara-negara Timur meningkatkan skala dan bisnis, melakukan jejak global Maybank,
Tengah/ASEAN sebagai memperluas jangkauan mendesain ulang
spoke; membangun secara regional, serta
diferensiasi dan
model operasi yang
penawaran as-a-service memberikan layanan tumbuh melalui ditargetkan untuk
untuk memperluas ke yang berpusat pada perluasan pasar-pasar tertentu,
pasar-pasar baru. nasabah melalui STP dan pengungkit- dan mengoptimalkan
analitik. portofolio investasi.
pengungkit utama.
SP9 SP10 SP11 SP12
Be the Sustainability Elevate Maybankers Drive hyper Build Next-Gen
leader in SEA personalisation Technology
Memulai perencanaan through advanced capabilities
Membangun strategi tenaga kerja strategis,
analytics
bisnis khusus untuk menata ulang proposisi Membangun arsitektur
segmen tertentu dan nilai karyawan, yang digital-ready,
Mengembangkan
mengembangkan model meningkatkan menerapkan model
platform yang
operasi-target terpadu- manajemen kinerja, dan operasi yang mendorong
memberikan
keberlanjutan. melembagakan Agile@ kolaborasi tanpa batas
pengalaman
Scale. dan memprioritaskan
hyper-personalisation
bagi pelanggan. inisiatif.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 9
Page 12
01 / I K H T I S A R U T A M A
Inisiatif Program
Uplift Indonesia
01 Global Banking
Menyediakan pembiayaan regional tanpa hambatan, keahlian
khusus untuk klien, keunggulan operasional, dan platform trade
yang inovatif untuk meningkatkan layanan transaksi perbankan
dan layanan premium bagi klien utama.
02 UMKM
Memberdayakan UMKM melalui pembiayaan digital yang
disesuaikan, layanan bernilai tambah melalui platform
terintegrasi, serta distribusi penyaluran kredit dari pihak ketiga
yang lancar untuk mendukung pertumbuhan dan keunggulan
operasional.
03 Ritel
Meningkatkan produktivitas cabang, pengalaman omni-channel,
penawaran terintegrasi untuk akuisisi nasabah baru, solusi payroll,
serta layanan pengelolaan kekayaan yang disesuaikan untuk
menjangkau segmen affluent secara efektif.
04 Akselerasi Syariah
Menyediakan solusi kekayaan Syariah yang disesuaikan, layanan
khusus untuk organisasi Islam, penawaran komprehensif dalam
ekosistem halal, dan inovasi iBaaS regional dengan produk sesuai
prinsip Syariah.
05 Fungsi Pendukung
Mendorong pertumbuhan melalui kemitraan ekosistem, integrasi
digital yang lancar, operasi yang lebih efisien, manajemen risiko
yang ditingkatkan, wawasan berbasis data, dan budaya “One
Team, One Direction, New Energy”.
10 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 13
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Pilar
Uplift Indonesia
Dalam mencapai strategi ‘Uplift Indonesia’, Bank telah mengembangkan lima pilar yang terdiri dari 5 pilar
strategis, yaitu Global Banking, UMKM, Consumer, Shariah Acceleration dan Enablers. Pilar strategis dan
kapabilitas tersebut menjadikan Maybank sebagai bank regional yang terus bertumbuh secara profitable,
menjadi pilihan utama nasabah untuk bertransaksi dan selalu memenuhi ekspektasi nasabah dalam
mendapatkan pengalaman terbaik berbasiskan digital.
Lima pilar strategis dan kapabilitas (enablers) dari Uplift Indonesia mencakup penguatan bisnis yang sudah ada
dan inisiasi agenda transformasi M25+ yang mana akan membantu Bank dalam mencapai target untuk tahun
2025.
Maybank Indonesia: Humanising Financial Services
“Bank regional terkemuka yang fokus meningkatkan nilai untuk pemangku
kepentingan melalui solusi komprehensif, pengalaman nasabah terbaik, dan
kepatuhan pada prinsip-prinsip yang bijaksana”
1-Maybank: Solusi keuangan terintegrasi dengan rangkaian produk &
layanan yang lengkap
01 02 03
GLOBAL BANKING SME CONSUMER
Pemanfaatan Regional Layanan proses kredit Proposisi Wealth
Client Coverage untuk tercepat, mudah dan Management
peluang inbound/ efisien dengan solusi komprehensif yang
outbound ASEAN-ID beyond banking didukung oleh
pelayanan digital
04 Shariah Acceleration: Layanan Shariah Wealth Management
berfokus pada penetrasi ekosistem Islamic, serta menawarkan
solusi produk syariah yang inovatif dan komprehensif
05 Enabler: Kemitraan strategis, penyederhanaan operasional,
manajemen risiko yang efektif, optimalisasi neraca dan biaya,
serta layanan cabang yang luas dan produktif
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 11
Page 14
01 / I K H T I S A R U T A M A
Kebijakan Strategis
(Strategic Thrust)
‘Uplift Indonesia’
KEBIJAKAN STRATEGIS DAN HASIL-HASIL YANG DICAPAI DI TAHUN 2025
01 Global Banking 02 UMKM
Sepanjang tahun 2025, Bank memperkuat bisnis Global Bank terus memperluas dukungannya terhadap segmen
Banking melalui penyediaan solusi yang semakin relevan UMKM melalui inovasi digital dan kolaborasi strategis,
dan terintegrasi bagi nasabah korporasi, antara lain antara lain:
melalui: • Peningkatan penyaluran pembiayaan kepada UMKM
• Peningkatan pendekatan layanan kepada nasabah melalui penguatan solusi pembiayaan berbasis digital
melalui client coverage tim untuk membangun • Peluncuran microsite UMKM terpadu sebagai pusat
hubungan yang lebih mendalam informasi produk, layanan, dan berbagai alat bantu
• Penyederhanaan proses supplier financing untuk digital bagi nasabah
meningkatkan kecepatan layanan dan pengalaman • Perluasan pembiayaan dealer melalui kolaborasi
nasabah dengan Maybank Finance
• Peluncuran trade platform baru yang dilengkapi • Penyediaan solusi beyond banking seperti layanan
dengan layanan seperti Bank Garansi, Letter of Credit akuntansi, pengelolaan SDM, hukum, perpajakan, serta
(L/C), dan fasilitas pembiayaan perdagangan sertifikasi halal
03 Ritel 04 Akselerasi Syariah
Untuk memperkuat posisi Bank di pasar ritel Indonesia, Dalam rangka memperkuat kepemimpinan di solusi
berbagai inisiatif yang berfokus pada nasabah telah perbankan syariah, Bank mencatat berbagai inisiatif
diimplementasikan, antara lain: strategis selama tahun 2025, antara lain:
• Peluncuran program customer journey yang • Perluasan kemitraan dengan organisasi Islam dan
disesuaikan bagi nasabah baru untuk meningkatkan komunitas.
literasi keuangan • Peluncuran kalkulator waris dan layanan konsultasi
• Penguatan solusi wealth melalui penawaran produk warisan Syariah untuk mendukung perencanaan
regional serta sinergi dengan Maybank Sekuritas keuangan nasabah.
Indonesia dan Maybank Asset Management Indonesia • Penguatan aktivitas pemasaran pada layanan Sharia
bagi nasabah affluent Wealth Management
• Perluasan digital partnership channel melalui • Pengembangan inisiatif pembiayaan berbasis
pengembangan kapabilitas Open API komunitas melalui kolaborasi dengan masjid dan
• Pengembangan proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) platform donasi digital
untuk meningkatkan kualitas pengalaman nasabah • Peluncuran program pembiayaan haji melalui kerja
ritel sama dengan WOM Finance
• Pelaksanaan transaksi perdana Sharia Restricted
Investment Account (SRIA) di Indonesia untuk
memperkuat posisi Bank pada solusi korporasi syariah
05 Enablers
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan peningkatan kualitas pengalaman nasabah, Bank terus memperkuat kapabilitas
internal melalui:
• Implementasi program transformasi cabang bank untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan nasabah
• Peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui pemanfaatan digital sales tools serta penguatan pemasaran berbasis digital
12 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 15
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
KEBIJAKAN STRATEGIS TAHUN 2026 DAN TAHUN-TAHUN MENDATANG
Dalam periode tahun 2026 hingga 5 tahun ke depan, Bank telah menetapkan Strategi ROAR30 dengan misi utama
sebagai Humanising Financial Services melalui: (1) Menghadirkan Pengalaman Nasabah yang Unggul, (2) Berdampak
Positif bagi Masyarakat, dan (3) Menggerakkan Ekonomi Riil
HUMANISING FINANCIAL SERVICES
Menghadirkan Pengalaman Berdampak Positif bagi Menggerakkan Ekonomi Riil
Nasabah yang Unggul Masyarakat
• Memimpin dalam kualitas • Menjadi penggerak kebaikan • Mendorong hasil yang produktif
layanan Peningkatan aksesibilitas Mendukung UMKM sebagai motor
Pengalaman nasabah berbasis layanan keuangan bagi segmen penggerak utama perekonomian
digital dan omni-channel yang underserved riil
terintegrasi • Mendorong kesejahteraan bagi • Memperkuat penggerak utama
• Solusi dan pelayanan yang semua ekonomi riil
dipersonalisasi Meningkatkan kesejahteraan Mendorong pertumbuhan industri
Merancang pengalaman nasabah masyarakat, menghadirkan yang bernilai dan berdampak
yang ditunjang dengan teknologi kapabilitas generasi terbaru besar
mutakhir & AI • Menjunjung pendekatan yang
• Transparasi dan Kesetaraan mengutamakan sustainability
Transaksi
Untuk mendukung pencapaian misi tersebut, Bank 3. Melayani wirausaha melalui solusi terintegrasi
menetapkan lima tema strategis sebagai berikut: antara solusi wealth dan bisnis:
• Mendorong pertumbuhan SME dan usaha di sektor
1. Menunjung nilai-nilai Syariah untuk pertumbuhan industri unggulan
yang adil, inklusif, dan berkelanjutan • Menyediakan solusi bisnis dan wealth yang
• Memperluas pembiayaan dan solusi wealth terintegrasi
Syariah yang inklusif • Memperluas ekosistem pembiayaan mobilitas
• Memperkuat kemitraan dalam ekosistem halal dan berkelanjutan
komunitas
• Meningkatkan akses dan konektivitas digital bagi 4. Memberikan pengalaman perbankan terbaik
nasabah Syariah melalui solusi digital, data, dan AI
• Menyederhanakan dan mendigitalisasi customer
2. Menjadi Mitra regional pilihan melalui solusi yang journey
terintegrasi: • Memperkuat kapabilitas perbankan digital dan
• Menyediakan solusi korporasi yang terintegrasi mobile untuk segmen ritel dan non-ritel
dan tailored, didukung kolaborasi regional • Meningkatkan efisiensi operasional dan
• Mengembangkan kapabilitas pasar modal dan produktivitas layanan
investasi
• Mendukung nasabah di seluruh jaringan regional 5. Dijalankan melalui Konglomerasi Whole-of-
dan rantai nilai melalui layanan transaction Maybank, talenta siap masa depan, dan budaya
banking kinerja tinggi “New Maybank”
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 13
Page 16
01 / I K H T I S A R U T A M A
Pencapaian
Penting 2025
Tahun 2025 menjadi momentum bagi Maybank Indonesia untuk
memperkuat profitabilitas serta fundamental Bank, sejalan dengan
penerapan strategi prioritas di tengah kondisi pasar yang penuh
ketidakpastian.
PENGGUNAAN MODAL
FINANSIAL
• Total kredit tercatat sebesar Rp123,6 triliun.
Total Kredit dan Pembiayaan • Perbankan Global mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp36,5
Syariah (Kredit)
triliun, turun 18,4% sehubungan dengan rebalancing portofolio.
Rp 123,6 triliun • Total kredit Community Financial Services (CFS) tercatat sebesar
Rp87,2 triliun dibandingkan Rp82,9 triliun tahun sebelumnya,
tumbuh 5,2%.
Total Ekuitas • Total aset Unit Usaha Syariah (UUS) naik 2,7% menjadi Rp44,1 triliun
33,1 triliun
pada Desember 2025. Total porsi aset UUS Maybank Indonesia telah
mencapai 24,7% per Desember 2025.
Rp • Maybank Finance membiayai sekitar 46 ribu unit mobil dengan
total pembiayaan pada tahun 2025 mencapai Rp8,5 triliun, naik
Total Simpanan Nasabah 6,7% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp7,9 triliun.
• WOM Finance membiayai sekitar 182 ribu unit sepeda motor
Rp 116,2 triliun dengan total pembiayaan sebesar Rp6,7 triliun di tahun 2025.
INTELEKTUAL
M2U ID menawarkan solusi investasi yang komprehensif melalui
sistem online STP yang sepenuhnya terintegrasi, sehingga
Inovasi Layanan memungkinkan nasabah untuk membuka dan mengakses
Digital Perbankan berbagai produk investasi dengan mudah, termasuk Deposito
Digital Berjangka, Reksa Dana, Obligasi & Emas yang tersedia dalam
skema Konvensional maupun Syariah. Seluruhnya dapat dikelola
secara praktis melalui fitur 360 Digital Wealth.
14 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 17
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
MANUFAKTUR
Rencana strategis TI Bank terdiri dari empat pilar yaitu Fokus Pada
Konektivitas, Peningkatan Infrastruktur melalui Modernisasi &
Fokus Pengembangan TI Kemampuan Pertahanan Siber, Pemanfaatan Proses Bisnis untuk
Produktivitas dan Efisiensi, dan Peningkatan Lingkungan Kerja.
Investasi untuk pengembangan TI mencapai Rp489 miliar pada tahun
Dana Pengembangan TI 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sekitar Rp600 miliar.
Total terdapat 79 inisiatif yang terbagi dalam empat kategori utama,
Inisiatif Pengembangan yakni Peningkatan Produktivitas, Penguatan Pengendalian Internal,
Operasional Peningkatan Layanan & Support Bisnis, dan Pemenuhan Regulator.
• 1 Kantor Pusat Non Operasional, 10 Kantor Wilayah, 79 Kantor
Cabang Utama, 175 Kantor Cabang Pembantu.
• Bank memiliki 17 Kantor Cabang Syariah, dan 3 Kantor Cabang
Pembantu Syariah.
Jaringan Kantor • Untuk layanan bank di luar negeri Bank juga memiliki 1 Kantor
Cabang di Mumbai, India.
• Bank juga didukung dengan 22 unit KCP Mobile untuk pelayanan
menyeluruh terutama di daerah yang sulit terjangkau.
Jaringan Elektronik 661 ATM (termasuk 26 Cash Recycle Machines)
MANUSIA
Jumlah Karyawan 6.635 Karyawan
Maybank Indonesia terus memperkuat budaya organisasi untuk
keberhasilan mengadopsi transformasi digital TEAMWORK, INTEGRITY,
GROWTH, EXCELLENCE & EFFICIENCY, RELATIONSHIP BUILDING.
Corporate Culture
Pada tahun 2025, rasio dana pendidikan yang direalisasikan oleh Bank
pada kuartal keempat tahun 2025 mencapai 6,11% dari total gross
salary tahun 2024.
HUBUNGAN & SOSIAL • Kredit Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (PIM) Bank per 2025
tercatat sebesar Rp26,1 trilun atau sebesar 24,80% terhadap total
kredit Bank (Bank saja).
• Dalam rangka mendukung upaya pemerintah dan regulator untuk
Kerja sama dengan meningkatkan inklusi keuangan dan transaksi pembayaran secara
Pemerintah non tunai, Maybank Indonesia juga gencar dalam melakukan
sosialisasi serta melakukan beragam program promosi untuk
mensosialisasikan dan meningkatkan aktivitas nasabah di dalam
platform Digital Banking, terutama melalui aplikasi M2U ID App.
Kegiatan Literiasi dan Inklusi Keuangan:
• Program literasi dan inklusi keuangan telah menjangkau 40.752
individu di 16 provinsi di Indonesia. Inisiatif ini melibatkan beragam
kelompok penerima manfaat, termasuk pelajar, karyawan dan
profesional, komunitas, tenaga pendidik, UMKM, ibu rumah tangga,
serta masyarakat umum. Capaian tersebut meningkat dua kali
lipat dibandingkan tahun 2024. Sebanyak 52% dari total penerima
Program CSR manfaat berasal dari program keuangan Syariah.
Program Pemberdayaan Masyarakat:
• Reach Independence and Sustainable Entrepreneurship (R.I.S.E.)
yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kewirausahaan,
kapabilitas usaha mikro UMKM difabel & marjinal serta mewujudkan
masyarakat yang mandiri melalui pengembangan usaha.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 15
Page 18
01 / I K H T I S A R U T A M A
SUMBER DAYA ALAM • “Jejak Hijau” Desa Sanding: Menuju Masa Depan Netral-
Karbon merupakan pengembangan dari Eco-Village: Gianyar
Maggotpreneur, program pemberdayaan masyarakat melalui
pendirian fasilitas pengelolaan sampah organik. Ekspansi ini
memberikan manfaat langsung kepada 40 operator serta
berdampak tidak langsung kepada 3.433 penduduk dalam
Inistiatif CSR mendorong percepatan transisi menuju desa yang tangguh
terhadap lingkungan.
• Penanaman mangrove yang telah dilakukan di Taman Arboretum
Mangrove, Tanjung Benoa, Bali ini merupakan bagian dari inisiatif
pelaksanaan Maybank Marathon Bali 2025. Semenjak 2023, Maybank
Indonesia telah menanam 4.945 mangrove. Saat ini kondisi pohon-
pohon tersebut bertumbuh dengan baik dan terus dipantau untuk
memastikan pertumbuhannya.
• Sektor Efisiensi energi: Rp901 miliar.
• Sektor Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan
Lahan yang Berkelanjutan: Rp1,8 triliun.
Pembiayaan • Sektor Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi
terhadap kegiatan Standar atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau
usaha berkelanjutan Internasional: Rp352 miliar.
• Transportasi Ramah Lingkungan: Rp797 miliar.
• Energi Terbarukan: Rp335 miliar.
• Kegiatan UMKM: Rp17,1 triliun.
• Menjalankan POJK 51/2017
• Menjalankan Taksonomi Hijau Indonesia
• Mengimplementasikan Risk Acceptance Criteria (RAC)
• Menerbitkan Kerangka Kerja Manajemen Risiko LST
• Menerbitkan Kerangka Kerja Produk Berkelanjutan (Sustainable
Inisiatif kebijakan
Product Framework/SPF)
pemberian kredit • Menerbitkan Kerangka Kerja Keuangan Transisi (Transition Finance
yang ramah Framework/TFF)
lingkungan • Menerbitkan pedoman tentang ESG Deposit
• Menerbitkan pedoman Produk terkait Keberlanjutan (Sustainability-
Linked Loan Product Guidelines)
• Menerbitkan SOP tentang Pengklasifikasian dan Validasi
Pembiayaan berkelanjutan Maybank Indonesia;
NASABAH
Jumlah Nasabah Kredit Jumlah nasabah kredit 2025 sebanyak 718 ribu nasabah dan jumlah
nasabah simpanan 2025 sebanyak 1,2 juta nasabah.
dan Simpanan
Keseluruhan pengalaman nasabah ini diukur tingkat kepuasannya
Tanggung Jawab menggunakan metodologi NPS (Net Promoter Score) yang dilakukan
terhadap Nasabah oleh pihak eksternal.
• Komitmen Perlindungan Simpanan dan Kerahasiaan Data Nasabah
Program Peningkatan • Penyediaan Pusat Pengaduan dan Penanggulangan Keluhan
Kualitas Layanan Nasabah
• Penyediaan Informasi Produk dan Jasa
• Fitur pengajuan Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) secara
digital
Produk dan aktivitas • Fitur top-up pinjamam KTA untuk nasabah KTA eksisting.
baru • Transaksi M2U QR Pay dengan sumber dana dari Maybank Kartu
Kredit
• Transaksi QRIS Tanpa Tatap Muka
16 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 19
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
INVESTOR
• Laba Sebelum Pajak (PBT) tercatat sebesar Rp2,2 triliun, meningkat
38,9% dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh biaya provisi
yang terus menurun dan pengelolaan biaya yang lebih baik.
Kapitalisasi Pasar • Pendapatan Bunga Bersih (NII) meningkat 1,6%, didukung penerapan
risk-based pricing yang disiplin, serta bergesernya komposisi
Rp 15,7 triliun funding ke pendanaan yang lebih efisien.
• Pendapatan non-bunga juga tumbuh 8,1%, terutama ditopang oleh
pendapatan Global Markets yang membaik menjadi sebesar Rp441
miliar, serta pendapatan yang dikontribusikan dari asset recovery
dan wealth management.
• Pada tahun 2025, rasio dana pendidikan yang direalisasikan
oleh Bank mencapai 6,11% dari total gross salary tahun 2024.
Persentase ini mencerminkan komitmen Bank untuk menjalankan
rencana strategis dalam pengembangan karyawan secara
berkesinambungan.
• Mengimplementasikan program pengembangan talenta dan
KARYAWAN suksesor berlandaskan prinsip 70% (experiential-based): 20%
(relationship-based): 10% (formal learning) yang mana dapat
disesuaikan dengan tujuan bisnis yang senantiasa dinamis
• Pemenuhan kompetensi SDM berfokus pada pengembangan
self-learning culture melalui digital-learning platform dan terus
meningkatkan Future Ready Skills dalam memastikan keberlanjutan
Bank di era digital.
Hasil penilaian sendiri (self-assessment) tata kelola pada Bank
secara individual maupun konsolidasi (termasuk anak perusahaan
REGULATOR WOM & Maybank Finance) masing-masing menghasilkan nilai 2
dengan predikat penilaian “Baik”. Peringkat tersebut, mencerminkan
Manajemen Bank dan Perusahaan Anak telah melakukan penerapan
tata kelola secara baik
Maybank Indonesia menyelenggarakan Maybank Cycling Series
Il Festino 2025 sebagai bagian dari dukungan terhadap nilai-nilai
sportivitas, keberlanjutan, dan pemberdayaan komunitas. Kegiatan
KOMUNITAS ini telah diverifikasi oleh Indonesia Cycling Federation (ICF), yang
merupakan anggota dari International Cycling Union. Terinspirasi dari
ajang Giro d’Italia, acara ini menghadirkan dua kategori lomba, yaitu
Grand Fondo dengan jarak 137 km dan Medio Fondo dengan jarak 87 km
• Bank telah menyalurkan Rp4,2 triliun pembiayaan Kategori Usaha
Berwawasan Lingkungan (KUBL) berdasarkan kategori OJK.
• Maybank Indonesia menerapkan berbagai upaya dalam efisiensi
energi dan pengurangan emisi. Menghasilkan pengurangan emisi
LINGKUNGAN HIDUP 30,8% emisi Cakupan 1 dan 2 terhadap baseline 2019.
• Peningkatan efisiensi energi dilakukan melalui penggantian sistem
pendingin udara (AC) dengan teknologi yang lebih hemat energi
serta pemasangan panel surya di kantor cabang untuk mendukung
pemanfaatan energi terbarukan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 17
Page 20
01 / I K H T I S A R U T A M A
Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan 2025
Kinerja Aspek Ekonomi
19,55% 3,84% 15,70% 24,80% Rp
8,24 triliun
Pembiayaan Kategori Pembiayaan Kategori Pembiayaan kategori Rasio Pembiayaan Mobilisasi Pembiayaan
Keuangan Usaha Usaha Berwawasan Usaha Mikro, Kecil, dan Inklusif Makroprudensial Berkelanjutan
Berkelanjutan (KKUB) Lingkungan (KUBL) Menengah (UMKM) (RPIM) Berdasarkan Maybank
terhadap total kredit terhadap total kredit terhadap total kredit Sustainable Product
(Bank saja) (Bank saja) (Bank saja) Framework (SPF)
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
Kinerja Ekonomi - Konsolidasi
Pendapatan Operasional setelah Provisi Rp miliar 2.123 1.589 2.348
Laba Bersih setelah Pajak dan Kepentingan Non-Pengendali Rp miliar 1.657 1.116 1.743
Simpanan Nasabah Rp miliar 116.194 119.004 115.503
Kredit yang Disalurkan Rp miliar 123.637 127.581 116.002
Pembelanjaan pada Pemasok Lokal Rp miliar 356 441 704
Jumlah Pemasok Lokal Pemasok 1.124 1.270 1.064
Kinerja Ekonomi Terkait Keberlanjutan - Bank saja
Pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) Rp miliar 21.234 22.095 21.846
Pembiayaan Kategori Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) Rp miliar 4.175 4.972 3.971
Pembiayaan Kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rp miliar 17.060 17.122 17.875
Persentase total portofolio pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha % 19,55 19,44 21,34
Berkelanjutan (KKUB) terhadap Total Portofolio Pembiayaan
Pembiayaan Kategori Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) terhadap % 3,84 4,37 3,88
Total Kredit
Pembiayaan Kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) % 15,70 15,07 17,46
terhadap Total Kredit
Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) % 24,80 27,00 27,27
18 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 21
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Kinerja Aspek Lingkungan
3.311
Jumlah Pohon Ditanam
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
Intensitas Penggunaan Energi GJ/Karyawan 13,39 15,26 15,46
Emisi GRK Cakupan 1* TonCO2e 2.148 2.778 2.377
Emisi GRK Cakupan 2 TonCO2e 25.505 29.266 29.861
Intensitas Emisi GRK TonCO2e/Karyawan 2,84 3,14 3,16
Penggunaan Air Megaliter 112,34 104,24 117,89
Penggunaan Kertas Juta Lembar 27,83 27,48 38,56
*
Penghitungan Emisi RK Cakupan 1 mencakup perhitungan emisi dari sumber bahan bakar Generator Set, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan Refrigeran untuk Air Conditioner
Kinerja Aspek Sosial
Reach Independence & Sustainable Cahaya Kasih - Gerakan Literasi
Entrepreneurship (R.I.S.E.) Negeri di Awan (2024 - 2025)
2.225
Penyandang Disabilitas dan Kaum Marjinal
134 427 Taman Baca Sekolah
8.535 4.257
sebagai penerima manfaat
Anak Orang Tua dan Guru
HERPower Literasi dan Inklusi Keuangan
1.084 Pengusaha
Perempuan
40.752 Partisipan
Deskripsi Satuan 2025 2024 2023
Perempuan yang Menduduki Posisi Komisaris dan Direksi % 23,53 20,00 13,95
Survei Kepuasan Nasabah Skor 45 36 38
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 19
Page 22
01 / I K H T I S A R U T A M A
Kinerja Aspek Tata Kelola
Memperoleh Pembaruan
ISO 37001:2016 ISO 27001:2022
Sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi
Peringkat Integritas Keuangan
Predikat 2-Baik Predikat Sangat Baik
Nilai di atas rata-rata Nasional, Penyedia Jasa Keuangan/Perbankan
Penilaian Komposit Tata Kelola
99% Karyawan
Partisipasi karyawan dalam pelatihan e-learning Antifraud
100% Karyawan
Partisipasi karyawan dalam pelatihan Kode Etik Karyawan
awareness, Antisuap, dan Korupsi
Kinerja Maybank Indonesia terhadap Komitmen Keberlanjutan Maybank Group
01 02 03 04
KOMITMEN 1 KOMITMEN 2 KOMITMEN 3 KOMITMEN 4
Akumulasi total Sebanyak 400.349 Penurunan 388.651 jam
pembiayaan rumah tangga emisi karbon kegiatan
Keuangan di Indonesia untuk cakupan keberlanjutan di
Berkelanjutan mendapatkan 1 dan 2 Bank Maybank Indonesia
sebesar Rp17,31 peningkatan sebesar 30,84% di sepanjang tahun
triliun sejak 2021 kesejahteraan dibandingkan 2025.
sampai dengan sejak 2021 sampai baseline tahun 2019.
2025. dengan 2025.
20 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 23
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Training Program Pemberdayaan ekonomi bagi komunitas Penyandang Disabilitas, R.I.S.E. (Reach Independence and
Sustainable Entrepreneurship)
Pemenang lomba melukis anak-anak pada acara Global CR Day The Next Chapter of Negeri di Awan: Literasi Hijau
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 21
Page 24
01 / I K H T I S A R U T A M A
Inisiatif dan
Pencapaian Kinerja Digital
01 Volume Transaksi M2U (Rp triliun)
Volume transaksi
01 keuangan M2U terus
meningkat
36,79 35,48 35,27 37,63 38,50
11,6% Pertumbuhan volume transaksi
dengan lebih dari Rp146,8 triliun
YoY pada tahun 2025.
23,4% Transaksi keuangan M2U
mencapai lebih dari 30,6 juta pada
Q4’24 Q1’25 Q2’25 Q3’25 Q4’25
YoY tahun 2025.
191,5 ribu Lebih dari 191,5 ribu rekening
tabungan telah dibuka secara
02 Frekuensi Transaksi M2U (jutaan)
rekening digital melalui M2U pada tahun
2025.
8,41
7,28 7,76
6,83 7,18
02 Pertumbuhan
Transaksi QR Pay
Q4’24 Q1’25 Q2’25 Q3’25 Q4’25
101,2% Volume transaksi M2U QR Pay dan
penarikan tanpa kartu QR pada
YoY tahun 2025 diperkirakan mencapai
lebih dari Rp1,72 triliun. 03 Frekuensi Transaksi M2E (jutaan)
1,32 1,24 1,29
1,18 1,17
03 M2E
11,7% Frekuensi transaksi keuangan
total pada tahun 2025 mencapai
Q4’24 Q1’25 Q2’25 Q3’25 Q4’25
YoY lebih dari 5,02 juta, dengan saldo
rekening koran pengguna M2E
pada tahun 2025 mencapai lebih
dari Rp35,7 triliun, tumbuh lebih
dari 19,7% YoY.
22 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 25
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
SEMUA DALAM
APLIKASI M2U ID
Digital Wealth di Aplikasi M2U ID mendukung aspirasi keuangan
jangka panjang nasabah dengan menyediakan akses yang
lancar ke Reksa Dana, Obligasi, Emas, dan Bancassurance melalui
satu platform digital, memudahkan diversifikasi portofolio dan
pengelolaan kekayaan yang efisien.
Reksa Dana
Reksa dana di aplikasi M2U ID memudahkan nasabah untuk
berinvestasi mulai dari Rp100.000, termasuk opsi yang sesuai
dengan syariah, melalui pengalaman digital yang lancar.
Obligasi
Obligasi pemerintah di aplikasi M2U ID memberikan akses
ke sekuritas ritel dan syariah dalam Rupiah atau mata uang
asing, yang dijamin oleh Pemerintah Indonesia.
Emas
Aplikasi M2U ID memudahkan nasabah untuk membeli dan
mengelola emas dengan aman dan nyaman kapan saja,
di mana saja, sehingga memperluas akses ke peluang
investasi emas.
Bancassurance
Aplikasi M2U ID menawarkan asuransi MyProtection Simple
& MyProtection Cash, yang memberikan perlindungan andal
untuk asuransi jiwa dan kesehatan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 23
Page 26
Ikhtisar Utama Ikhtisar Keuangan 26 Ikhtisar Operasional 30 Ikhtisar Saham 31 Ikhtisar Obligasi 33 Peringkat Perusahaan 33 Peristiwa Penting 2025 34 Maybank Marathon Sustainability Day 2025 38 Penghargaan dan Sertifikasi 40
Page 27
TEMUKAN KEKUATAN BERSAMA KOMUNITAS Maybank mendukung semua potensi yang Anda miliki.
Page 28
01 / I K H T I S A R U T A M A
Ikhtisar
Keuangan
dalam jutaan Rupiah
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN 2025 2024 2023 2022 2021
Jumlah aset 193.717.633 197.179.822 171.803.070 160.813.918 168.712.977
Kredit yang diberikan 1) 123.637.221 127.581.015 116.002.006 107.815.087 101.770.531
Kredit yang diberikan - neto 1) 120.328.393 123.561.591 112.479.905 104.456.619 98.502.884
Investasi keuangan - neto
Efek-efek 38.959.714 39.956.998 30.584.181 28.429.318 29.102.397
Penyertaan saham 196.443 195.182 167.793 170.369 172.312
Penyisihan kerugian penurunan nilai (4.509) (1.015) (397) (4.391) (5.453)
Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165 30.751.577 28.595.296 29.269.256
Aset produktif - neto 174.044.804 175.014.964 153.315.630 141.563.727 153.576.899
Simpanan nasabah 116.194.096 119.003.891 115.502.508 105.706.302 114.898.775
Simpanan bank lain 9.129.697 6.020.257 4.782.896 3.165.693 5.162.363
Pinjaman diterima 14.041.657 14.426.809 7.744.928 9.949.742 6.917.309
Jumlah kewajiban (tidak termasuk hak minoritas) 160.634.150 165.971.431 141.007.036 131.279.968 139.826.538
Jumlah ekuitas 33.083.483 31.208.391 30.796.034 29.533.950 28.886.439
Saldo rata-rata Laporan Posisi Keuangan
2025 2024 2023 2022 2021
Konsolidasian
Jumlah aset 195.448.728 184.491.446 166.308.494 164.763.448 170.951.506
Kredit yang diberikan 1) 125.609.118 121.791.511 111.908.547 104.792.809 103.520.931
Kredit yang diberikan - neto 1) 121.944.992 118.020.748 108.468.262 101.479.752 100.272.219
Investasi keuangan - neto
Efek-efek 39.458.356 35.270.590 29.506.750 28.765.858 26.601.058
Penyertaan saham 195.813 181.488 169.081 171.341 173.040
Penyisihan kerugian penurunan nilai (2.762) (706) (2.394) (4.922) (6.088)
Total investasi keuangan - neto 39.651.407 35.451.371 29.673.437 28.932.276 26.768.010
Aset produktif - neto 174.529.884 164.165.297 147.439.679 147.570.313 156.097.775
Simpanan nasabah 117.598.994 117.253.200 110.604.405 110.302.539 114.950.911
Simpanan bank lain 7.574.977 5.401.577 3.974.295 4.164.028 6.699.245
Pinjaman diterima 14.234.233 11.085.869 8.847.335 8.433.526 6.479.466
Jumlah kewajiban (tidak termasuk hak minoritas) 163.302.791 153.489.234 136.143.502 135.553.253 142.835.530
Jumlah ekuitas 32.145.937 31.002.213 30.164.992 29.210.195 28.115.976
Keterangan:
1) Termasuk piutang pembiayaan konsumen
26 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 29
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
dalam jutaan Rupiah
LAPORAN LABA RUGI KONSOLIDASIAN 2025 2024 2023 2022 2021
Pendapatan bunga dan syariah - neto 7.221.902 7.105.410 7.233.623 6.977.850 7.117.279
Pendapatan operasional lainnya 2.326.767 2.152.198 2.034.625 1.760.278 2.090.320
Penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen (976.266) (1.369.376) (1.115.060) (1.266.220) (1.540.064)
keuangan dan penyisihan kerugian atas aset non-
produktif
Beban operasional lainnya - neto (7.425.723) (7.668.968) (6.920.360) (6.681.934) (6.987.873)
Pendapatan operasional - neto 2.122.946 1.588.640 2.347.888 2.056.194 2.219.726
Pendapatan/(beban) non operasional - neto 99.847 11.673 6.786 (15.968) (17.064)
Laba sebelum beban pajak 2.222.793 1.600.313 2.354.674 2.040.226 2.202.662
Beban pajak - neto (520.598) (401.670) (536.924) (507.015) (501.734)
Laba tahun berjalan 1.702.195 1.198.643 1.817.750 1.533.211 1.700.928
Laba yang diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963 1.743.406 1.471.070 1.666.316
Kepentingan non-pengendali 44.829 82.680 74.344 62.141 34.612
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342 1.869.253 1.151.472 1.794.195
Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan
yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078 1.793.756 1.087.721 1.755.903
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264 75.497 63.751 38.292
Laba per saham dasar (Rupiah penuh) 22 15 23 19 22
Data saham:
Jumlah saham yang ditempatkan dan disetor 76.215.196 76.215.196 76.215.196 76.215.196 76.215.196
penuh (ribuan)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 27
Page 30
01 / I K H T I S A R U T A M A
RASIO KEUANGAN 2025 2024 2023 2022 2021
Permodalan
Rasio kewajiban penyediaan modal minimum 27,31% 25,55% 27,74% 26,65% 27,10%
(CAR Total), termasuk Angka ATMR
Aset tetap terhadap modal 16,53% 18,34% 17,64% 18,02% 18,73%
Kualitas aset
Aset produktif bermasalah terhadap total aset 1,47% 1,82% 2,08% 2,49% 2,32%
produktif
Aset Produktif Bermasalah dan Aset Non Produktif 1,08% 1,36% 1,55% 1,88% 2,71%
Bermasalah terhadap Total Aset Produktif dan Aset
Non Produktif
Kredit bermasalah 1) 2,17% 2,68% 2,92% 3,46% 3,69%
Kredit bermasalah - neto 1) 1,31% 1,42% 1,88% 2,34% 2,56%
CKPN aset keuangan terhadap aset produktif 1,97% 2,35% 2,36% 2,45% 2,18%
Pemenuhan PPA Produktif 118,71% 108,37% 123,03% 110,56% 95,59%
Rentabilitas
Tingkat pengembalian aset (ROA) 1,16% 0,85% 1,41% 1,25% 1,34%
Tingkat pengembalian ekuitas (ROE) 5,54% 3,93% 6,20% 5,44% 6,36%
Marjin bunga neto (NIM) 4,31% 4,37% 4,96% 4,89% 4,69%
Beban operasional terhadap pendapatan 86,33% 89,56% 83,13% 83,10% 82,69%
operasional (BOPO)
Kewajiban neto antar bank terhadap modal inti 20,53% 10,46% 8,00% 2,30% (33,81%)
Liabilitas terhadap ekuitas 4,86 5,32 4,58 4,45 4,84
Liabilitas terhadap jumlah aset 0,83 0,84 0,82 0,82 0,83
Cost to Income Ratio (CIR) 68,52% 69,02% 63,84% 63,25% 59,62%
Liabilitas
Kredit yang diberikan terhadap simpanan (LDR) 2) 90,31% 89,84% 84,25% 86,92% 76,28%
Kepatuhan
Persentase pelanggaran dan pelampauan Batas 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), termasuk
jumlah dan kualitas penyediaan atau penyaluran
dana kepada pihak terkait
Giro Wajib Minimum (GWM) Rupiah
Utama 2) 5,07% 8,33% 7,12% 8,47% 4,13%
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 2) 23,07% 20,40% 26,98% 26,78% 26,78%
Giro Wajib Minimum (GWM) Mata Uang Asing 2) 4,37% 4,38% 4,58% 4,45% 4,47%
Posisi Devisa Neto (PDN) 2) 4,67% 5,70% 4,61% 2,61% 3,38%
Keterangan:
1) Termasuk piutang pembiayaan konsumen
2) Bank saja
28 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 31
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Jumlah Aset Kredit yang Diberikan
(dalam miliar Rupiah) (dalam miliar Rupiah)
127.581
197.180
193.718
123.637
116.002
171.803
168.713
107.815
160.814
101.771
2025 2024 2023 2022 2021 2025 2024 2023 2022 2021
Simpanan Nasabah Pendapatan Bunga Bersih
(dalam miliar Rupiah) (dalam miliar Rupiah)
7.234
7.117
7.105
7.222
119.004
115.503
114.899
6.978
116.194
105.706
2025 2024 2023 2022 2021 2025 2024 2023 2022 2021
Pendapatan Non Bunga Laba sebelum Pajak
(dalam miliar Rupiah) (dalam miliar Rupiah)
2.355
2.327
2.203
2.223
2.152
2.090
2.040
2.035
1.760
1.600
2025 2024 2023 2022 2021 2025 2024 2023 2022 2021
Laba setelah Pajak dan
Kepentingan Non-
Pengendali (PATAMI)
(dalam miliar Rupiah)
1.743
1.666
1.657
1.471
1.116
2025 2024 2023 2022 2021
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 29
Page 32
01 / I K H T I S A R U T A M A
Ikhtisar
Operasional
IKHTISAR OPERASIONAL
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
1. Jumlah Karyawan 6.635 6.992 6.965 6.922 6.803
2. Jumlah Kantor Cabang 97 97 97 97 98
3. Jumlah Kantor Cabang Pembantu 181 217 240 248 258
4. Jumlah ATM 635 721 739 869 1.033
5. Jumlah Cash Recycle Machines (CRM) 26 26 26 26 -
6. KCP Mobile 22 22 22 22 22
7. Transaksi digital (Rp Miliar) 126.778 141.121 129.632 114.626 95.264
SEGMEN PERBANKAN GLOBAL Rp Triliun
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Simpanan Nasabah 30,1 29,8 31,4 24,3 34,9
Giro 11,9 12,2 11,5 9,4 12,0
Tabungan - - - - -
Deposito Berjangka 18,2 17,6 19,9 14,9 22,9
Kredit yang Diberikan 36,5 44,7 41,7 40,6 38,0
SEGMEN CFS NON-RITEL Rp Triliun
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Simpanan Nasabah 46,4 44,0 38,3 38,6 36,2
Giro 29,2 23,7 20,0 20,4 18,9
Tabungan 0,7 0,7 0,7 0,7 0,7
Deposito Berjangka 16,5 19,5 17,6 17,4 16,6
Kredit yang Diberikan 38,8 36,9 30,8 28,2 29,5
SEGMEN CFS RITEL Rp Triliun
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Simpanan Nasabah 39,7 45,2 45,7 42,8 43,8
Giro 3,2 3,7 4,2 2,6 1,5
Tabungan 21,9 22,6 22,5 21,2 21,2
Deposito Berjangka 14,6 18,9 19,0 19,1 21,1
Kredit yang Diberikan 48,4 46,0 43,5 39,0 34,3
30 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 33
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Ikhtisar
Saham
PENAWARAN SAHAM PERDANA
Maybank Indonesia merupakan salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia, bagian dari grup Malayan Banking
Berhad (Maybank), sebagai salah satu grup penyedia layanan keuangan terbesar di ASEAN. Sebelumnya, Maybank
Indonesia bernama PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) berdiri pada 15 Mei 1959, mendapatkan ijin sebagai bank
devisa pada 1988 dan mencatatkan sahamnya sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya
(sekarang telah merger menjadi Bursa Efek Indonesia) pada 1989.
KINERJA PERDAGANGAN SAHAM
Harga
Volume Jumlah Saham Kapitalisasi Pasar
Tahun Triwulan
Tertinggi Terendah Penutupan Transaksi Beredar (Rupiah)
(Rupiah) (Rupiah) (Rupiah)
I 208 188 190 32.985.100 76.215.195.821 14.480.887.205.990
II 210 179 202 56.507.500 76.215.195.821 15.395.469.555.842
2025
III 220 195 208 103.696.000 76.215.195.821 15.852.760.730.768
IV 218 200 206 109.164.600 76.215.195.821 15.700.330.339.126
I 272 240 258 121.178.800 76.215.195.821 19.663.520.521.818
II 262 199 208 69.309.500 76.215.195.821 15.852.760.730.768
2024
III 258 208 232 225.427.400 76.215.195.821 17.681.925.430.472
IV 232 206 208 56.387.600 76.215.195.821 15.852.760.730.768
PERDAGANGAN SAHAM BANK DALAM 2 TAHUN TERAKHIR
Uraian 2025 2024
Harga Tertinggi (dalam Rupiah) 220 272
Harga Terendah (dalam Rupiah) 179 199
Harga Penutupan (dalam Rupiah) 206 208
Kapitalisasi Pasar (dalam miliar Rupiah) 15.700 15.853
Laba Bersih per Saham (dalam Rupiah) 21,75 14,64
Nilai Buku per Saham (dalam Rupiah) 434 409
P/E (x) 9,47 14,07
P/BV (x) 0,47 0,50
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 31
Page 34
01 / I K H T I S A R U T A M A
KINERJA SAHAM
2025
Harga Penutupan (Rp) Volume Transaksi (lembar saham)
300 30.000.000
250 25.000.000
200 20.000.000
150 15.000.000
100 10.000.000
50 5.000.000
0 0
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
2024
Harga Penutupan (Rp) Volume Transaksi (lembar saham)
400 80.000.000
350 70.000.000
300 60.000.000
250 50.000.000
200 40.000.000
150 30.000.000
100 20.000.000
50 10.000.000
0 0
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
AKSI KORPORASI PENGHENTIAN SEMENTARA PERDAGANGAN
Hingga 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU
Maybank Indonesia tidak melakukan aksi korporasi yang PENGHAPUSAN PENCATATAN SAHAM
menyebabkan terjadinya perubahan pada saham, seperti (DELISTING)
pemecahan saham (stock split), penggabungan saham Sepanjang tahun 2025 dan 2024, Maybank Indonesia
(reverse stock), dividen saham, saham bonus, perubahan tidak pernah dikenakan sanksi perdagangan saham baik
nilai nominal saham, penerbitan efek konversi, serta berupa penghentian sementara perdagangan saham
penambahan dan pengurangan modal. (suspension) maupun penghapusan pencatatan saham
(delisting) di bursa efek.
32 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 35
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Ikhtisar
Obligasi
OBLIGASI YANG MASIH BEREDAR DALAM DUA TAHUN TERAKHIR
Jumlah
Nominal Tanggal Tanggal
Tingkat Tenor Peringkat Tanggal Status
Nama Obligasi (dalam Pencatatan Jatuh
Bunga (tahun) saat ini Penerbitan Pembayaran
Jutaan di Bursa Tempo
Rupiah)
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022
Seri B 300.000 6,25% 3 idAAA 8 Juli 2022 11 Juli 2022 8 Juli 2025 Lunas
(Pefindo)
Seri C 300.000 6,80% 5 idAAA 8 Juli 2022 11 Juli 2022 8 Juli 2027 Belum
(Pefindo) Lunas
Obligasi Berkelanjutan III Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2019
Seri C 68.000 8,70% 5 idAAA 3 Juli 2019 4 Juli 2019 3 Juli 2024 Lunas
(Pefindo)
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017:
Seri B 300.000 8,50% 7 idAAA 11 Juli 2017 12 Juli 2017 11 Juli 2024 Lunas
(Pefindo)
Seri C 100.000 8,65% 10 idAAA 11 Juli 2017 12 Juli 2017 11 Juli 2027 Belum
(Pefindo) Lunas
Peringkat
Perusahaan
No Lembaga Pemeringkat Tanggal Peringkat Kriteria Peringkat
1 PEFINDO Maret 2026 Peringkat Perusahaan idAAA, Outlook Stabil
Obligasi Berkelanjutan IV/2022 idAAA
Obligasi Berkelanjutan II/2017 idAAA
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 33
Page 36
01 / I K H T I S A R U T A M A
Peristiwa
Penting 2025
Maybank Indonesia Hadirkan Experience
11-12 Sharing Event CONNE3CT
Experience Sharing Event CONN3CT diselenggarakan pada 11–12
Januari
Januari di Istora Senayan, Jakarta, dengan Unit Usaha Syariah
Maybank Indonesia sebagai sponsor utama. Melanjutkan
kesuksesan CONNECT°2 2024, acara ini mengusung format
yang lebih interaktif dan kolaboratif serta menghadirkan ulama
internasional, termasuk Mufti Menk, bersama ulama nasional
terkemuka.
Maybank Indonesia Dorong Ekonomi Syariah 13
Berkelanjutan melalui Shariah Thought Januari
Leaders Forum
Maybank Indonesia memperkuat ekonomi syariah dengan
mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam layanan keuangan
utamanya. Selain meningkatkan kualitas layanan, Bank ini
menanamkan prinsip ESG di seluruh lini operasionalnya. Guna
mendukung transisi ini, Maybank Shariah Thought Leaders
Forum 2025 digelar dengan fokus mendorong keuangan syariah
dari “Niche ke Mainstream” demi masa depan finansial yang
tangguh.
21 Maybank Indonesia Selenggarakan Sales
Januari Service Summit Awards 2025
Maybank Indonesia menyelenggarakan Sales Service Summit
Awards 2025 di Bandung pada 21 Januari. Agenda tahunan ini
menyelaraskan visi strategis antar kantor cabang sekaligus
mengapresiasi para “Maybankers” berprestasi. Melalui tema
“Raise the Bar”, acara ini memperkuat kerja sama tim dan
membuktikan bahwa Maybankers siap melampaui segala
tantangan demi mencapai target masa depan yang lebih
tinggi.
Maybank Indonesia, Muhammadiyah, dan 27
LPPOM MUI Berkolaborasi Fasilitasi Sertifikasi Februari
Halal bagi UMKM
Maybank Indonesia, melalui Unit Usaha Syariah, bermitra
dengan Muhammadiyah dan LPPOM MUI untuk memfasilitasi
sertifikasi halal bagi 1.500 UMKM di Jakarta, Surabaya, dan
Yogyakarta. Inisiatif ini mempertegas peran Maybank sebagai
mitra pertumbuhan yang memberdayakan pelaku usaha di luar
pendanaan melalui edukasi halal dan perluasan akses pasar
bagi wirausaha Indonesia.
34 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 37
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Maybank Indonesia dan Allianz Life
Hadirkan Produk Asuransi MyProtection 4
Future Maret
Maybank Indonesia dan Allianz Life Indonesia meluncurkan
MyProtection Future, produk asuransi bersama yang
disesuaikan dengan beragam kebutuhan nasabah.
Peresmian yang dihadiri Alexander Grenz (Country
Manager & President Director Allianz Life Indonesia)
dan Bianto Surodjo (Direktur Maybank Indonesia) ini
memperkuat kemitraan keduanya dalam menyediakan
opsi perlindungan serbaguna di dalam ekosistem layanan
keuangan bank.
11 Maybank Indonesia Gelar Rapat Umum
Pemegang saham Tahunan (RUPST) 2025
April Maybank Indonesia menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) 2025 pada 11 April, menyetujui delapan
agenda termasuk laporan keuangan 2024. Rapat tersebut
mengangkat kembali Dato’ Khairussaleh Ramli sebagai Presiden
Komisaris dan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 40% dari
laba bersih, sementara 60% sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan
untuk mendukung pertumbuhan Bank di masa depan.
Maybank Indonesia Salurkan Kredit 14
Sindikasi untuk Pabrik Perakitan VinFast Mei
Maybank Indonesia dan BNI menandatangani perjanjian
kredit sindikasi senilai Rp1,85 triliun (US$110 juta), ditambah
fasilitas accordion sebesar US$80 juta, untuk pabrik
perakitan kendaraan listrik VinFast di Subang, Jawa Barat.
Pendanaan ini mendukung ekspansi global dan kapasitas
produksi VinFast, sekaligus mempertegas reputasi kuat
dan potensi pertumbuhan produsen tersebut di mata
mitra keuangan utama Indonesia.
17 Maybank Indonesia dan Indonesia Eximbank
Juni Jalin Kemitraan Strategis
Maybank Indonesia dan Indonesia Eximbank (LPEI) menyepakati
fasilitas revolving credit dalam mata uang IDR dan USD
untuk memperkuat pertumbuhan ekspor nasional. Seremoni
penandatanganan ini dihadiri oleh Plt. Managing Director LPEI Anwar
Harsono dan Direktur Global Banking Maybank Indonesia Ricky
Antariksa, sebagai bentuk komitmen strategis dalam memperkokoh
sektor perdagangan Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 35
Page 38
01 / I K H T I S A R U T A M A
Maybank Indonesia & Asuransi Umum
14 Mega Syariah Luncurkan Produk Asuransi
Juli Kebakaran Syariah
Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia dan Asuransi Umum
Mega Syariah telah sepakat untuk menjalin kemitraan dalam
peluncuran produk Asuransi Kebakaran Syariah. Head of Sharia
Product Management Maybank Indonesia, Baginda Saumar,
menyampaikan bahwa kolaborasi ini mendukung strategi
Shariah First dari Maybank serta menghadirkan perlindungan
finansial berbasis syariah bagi para nasabahnya.
Maybank Marathon 2025 Sukses 24
Diselenggarakan Agustus
Maybank Indonesia menyelenggarakan Maybank Marathon ke-
14 di Gianyar, Bali, pada 24 Agustus. Sebagai ajang Elite Label,
lomba ini menarik 13.600 pelari dari 52 negara, dengan 11% di
antaranya merupakan warga negara asing. Menghadirkan 12
pelari elit internasional dan total hadiah Rp2,7 miliar bagi 102
pemenang, ajang ini memperkuat statusnya sebagai maraton
kelas dunia.
3 Maybank Indonesia & Nanobank Syariah
September Tandatangani MoU SRIA
Maybank Indonesia dan Nanobank Syariah telah sepakat
untuk menjalin kemitraan strategis melalui implementasi
transaksi Shariah Restricted Investment Account (SRIA).
Penandatanganan Perjanjian Fasilitas SRIA (Mudharabah
Muqayyadah) antara kedua perusahaan tersebut dilakukan
oleh Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, dan
Presiden Direktur Nanobank Syariah, Halim.
Maybank Indonesia dan Etiqa Luncurkan 17
Travel 360 Insurance September
Maybank Indonesia bersama Asuransi Etiqa International
Indonesia, entitas dalam Maybank Group, secara resmi
meluncurkan produk asuransi perjalanan komprehensif
bernama Travel 360 Insurance. Produk ini diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin aktif
melakukan perjalanan, baik di dalam maupun luar negeri.
Peluncuran tersebut dihadiri oleh Presiden Direktur Maybank
Indonesia, Steffano Ridwan, dan Presiden Direktur Asuransi Etiqa
International Indonesia, Mochamad Reza.
36 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 39
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
Maybank Indonesia Salurkan Fasilitas
Sindikasi IMBT Berbasis Keberlanjutan 16
untuk Proyek PLN Batam Oktober
PT PLN Batam menandatangani perjanjian Pembiayaan
Sindikasi IMBT Berbasis Keberlanjutan dengan Maybank
Indonesia, CIMB Niaga, dan Sarana Multi Infrastruktur.
Pendanaan inovatif ini mendukung pembangunan PLTGU
Batam 120 MW. Dipimpin oleh Maybank, kesepakatan ini
sejalan dengan strategi perusahaan dalam mendorong
kemandirian energi dan keberlanjutan jangka panjang.
10 Maybank Indonesia Ditunjuk Sebagai Bank
November Kustodian KIK EBA Syariah
Maybank Indonesia ditunjuk oleh BRI Manajemen Investasi sebagai
bank kustodian untuk Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA) BRI-MI
Jakarta Lingkar Barat Satu. Penerbitan KIK EBA syariah pertama di
Indonesia ini memperkuat komitmen Maybank dalam mendorong
inovasi dan memperkokoh kapabilitas keuangan syariah di berbagai
lini bisnisnya.
Maybank Indonesia Gelar Maybank 30
Cycling Series Il Festino 2025 November
Maybank Indonesia sukses menyelenggarakan
Maybank Cycling Series Il Festino 2025, sebuah inisiatif
yang mempertegas komitmen bank terhadap nilai-
nilai sportivitas, keberlanjutan, dan pemberdayaan
masyarakat. Terverifikasi oleh Pengurus Besar Ikatan Sport
Sepeda Indonesia (PB ISSI) yang merupakan anggota
International Cycling Union (UCI), ajang yang terinspirasi
dari Giro d’Italia ini menghadirkan dua kategori lomba:
Gran Fondo sejauh 137 km dan Medio Fondo dengan jarak
87 km.
1 Maybank Indonesia dan UGM Perkuat Sinergi
Desember untuk Mendorong Kemajuan Ekosistem
Keuangan Syariah
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Maybank Indonesia
menandatangani MoU untuk meningkatkan kolaborasi pendidikan,
penelitian, dan pengabdian masyarakat guna memajukan ekosistem
keuangan syariah. Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia
Romy Buchari menyoroti posisi Maybank sebagai lembaga syariah
terbesar di ASEAN, menekankan bahwa aset Rp200 triliun dan skala
globalnya memperkuat solusi keuangan syariah yang inklusif.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 37
Page 40
01 / I K H T I S A R U T A M A Maybank Marathon Sustainability Day 2025 38 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 41
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 39
Page 42
01 / I K H T I S A R U T A M A
Penghargaan
dan Sertifikasi
INTERNASIONAL REGIONAL
- Sustainable Finance Awards 2025 - Islamic Finance News (IFN) Awards - Asian Banking & Finance Retail
Kategori 2025 Banking Awards 2025
Best Bank in Sustainable Finance in Kategori Kategori
Indonesia Most Innovative Islamic Bank • Wealth Management Platform of the
Penyelenggara Penyelenggara Year - Indonesia
Global Finance REDmoney • Islamic Banking Initiative of the Year
- Indonesia
- Global SME Banking Innovation - Employee Experience Award 2025 • SME Digital Innovation of the Year -
Awards 2025 Kategori Indonesia
Kategori • Best HR Digital Transformation & • Sustainability Initiative of the Year -
Best SME Bank - Indonesia Strategy Category Silver Indonesia
Penyelenggara • Best HR Communication Strategy - Penyelenggara
The Digital Banker Category Silver Asian Banking & Finance
• Best in House Candidate Experience
- Euromoney Private Banking Awards - Category Silver - J.P. Morgan
2025 • Best Talent Sourcing and Attraction Kategori
Kategori Strategy - Category Bronze • 2025 Elite Quality Recognition Award
• Indonesia’s Best for Digital Solutions • Best Holistic Leadership Development US Dollar Clearing MT 202 100%
• Indonesia’s Best for High Net Worth Program • 2025 Elite Quality Recognition Award
Penyelenggara Penyelenggara US Dollar Clearing MT 103 99,76%
Euromoney Human Resources Online • 2025 Elite Quality Recognition Award
Euro Cleaning MT 103 99,26%
- Euromoney Awards for Excellence - Chief Human Resources Officer Penyelenggara
2025 (CHRO) Awards 2025 J.P. Morgan
Kategori Kategori
• Best SME Bank – Indonesia • Best Place to Work – Maybank - JCB Indonesia Awards 2026
• Best Bank for ESG - Indonesia Indonesia Kategori
Penyelenggara • Chief Human Resources Officer of • Best New Card Acquisition in
Euromoney the Year 2025 – Irvandi Ferizal Platinum Products in Indonesia 2025
Penyelenggara • Best Total Sales Volume in Platinum
- Euromoney 1st Transaction Banking HR Asia Products in Indonesia 2025
Awards Penyelenggara
Kategori JCB
Best Trade Finance Deal 2025 -
Indonesia - ASEAN Corporate Governance
Penyelenggara Conference & Awards 2025
Euromoney Kategori
ASEAN Assets Class Public Listed
- Mastercard Forum 2025: Driving Company
Tomorrow – Innovation in Action Penyelenggara
Kategori ASEAN CGCA
Best Personalized Card – Maybank
White Card
Penyelenggara
Mastercard
40 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 43
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 01 / I K H T I S A R U T A M A
NASIONAL
- Contact Center Service Excellence - 14th Infobank & Isentia Digital Brand - Baznas Award 2025
Award (CCSEA) 2025 Awards 2025 Kategori
Kategori Kategori Pengumpulan Zakat Karyawan Terbaik
• Peringkat ke-1 Correspondent Email • The Best Deposits Conventional Bank - Kategori Mitra Terbaik
• Peringkat ke-2 Reguler Credit Card KBMI 3 - Asset IDR150 to <IDR200 Penyelenggara
• Peringkat ke-3 Platinum Credit Card Trillion Badan Amil Zakat Nasional Republik
• Peringkat ke-4 Reguler Banking • The Best Internet Banking Indonesia
Penyelenggara Conventional Bank KBMI 3 - Asset
CARRE IDR150 to <IDR200 Trillion - 14th Infobank Sharia Financial
• The Best Debit Card Conventional Institution Award 2025
- Infobank Satisfaction, Loyalty, Bank KBMI 3 - Asset IDR150 to <IDR200 Kategori
Engagement (SLE) Award 2025 Trillion The Excellence Performance Banking
Kategori • The Best Mobile Banking Sharia Business Unit 2025
• The 3rd Most Outstanding KBMI 3 Conventional Bank KBMI 3 - Asset Penyelenggara
Bank in Satisfaction, Loyalty, and IDR150 to <IDR200 Trillion Infobank
Engagement • The Best Savings Account
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer Conventional Bank KBMI 3 - Asset - Asia Sustainability Reporting Rating
Loyalty IDR150 to <IDR200 Trillion (ASRRAT) 2025
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in Marketing • The Best Conventional Bank KBMI 3 - Kategori
Engagement Asset IDR150 to <IDR200 Trillion SILVER Rating
• The 3rd Best KBMI 3 Bank in • The 2nd Best Credit Card Penyelenggara
Engagement Conventional Bank KBMI 3 - Asset National Center for Corporate
• The 3rd Most Satisfying KBMI 3 Bank in IDR150 to <IDR200 Trillion Reporting
Branch Office Penyelenggara
• The Best KBMI 3 Bank in Brand Infobank - Investing on Climate - Editors’ Choice
Interactivity Awards 2025
• The Best KBMI 3 Bank in Customer - Indonesia Human Capital Awards Kategori
Centricity (IHCA) 2025 • Best Climate Financing
• The Best KBMI 3 Bank in Customer Kategori • Best Social Impact
Resilience Best Human Capital 2025 for Optimizing Penyelenggara
Penyelenggara Productivity Through Innovative and Investing on Climate
Infobank Sustainable HR Management
Penyelenggara - CXtraordinary Tech Executive Award
Warta Ekonomi 2025
Kategori
- Fortune Indonesia CXtraordinary Tech Executive Award
Kategori 2025
Fortune Indonesia 100 - Indonesia’s Penyelenggara
Biggest Companies 2025 (Rank 77 in Carre CX
2024 from 79 in 2023)
Penyelenggara
IDN Fortune
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 41
Page 44
Laporan Manajemen Laporan Dewan Komisaris 44 Laporan Direksi 54 Laporan Dewan Pengawas Syariah 70 Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris 72 tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank Maybank Indonesia Tbk Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang 73 Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Page 45
MEWARISKAN NILAI BERMAKNA Raih impian dengan nabung di Maybank Tabungan/Tabungan iB
Page 46
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N Laporan Dewan Komisaris Dato’ Sri Khairussaleh Ramli PRESIDEN KOMISARIS 44 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 47
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
PARA PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Dewan Komisaris mengapresiasi upaya Direksi dalam menjaga
fundamental keuangan Bank tetap solid di tengah dinamika ekonomi
dan kondisi industri yang kompetitif. Maybank Indonesia mampu
mempertahankan pertumbuhan kredit yang sehat di berbagai segmen
utama pada CFS Ritel dan Non-Ritel, serta mendorong peningkatan
pendapatan berbasis bunga maupun pendapatan non-bunga melalui
optimalisasi portofolio dan penguatan layanan kepada
nasabah.
Sepanjang tahun 2025, industri perbankan nasional PENILAIAN KINERJA DIREKSI
menghadapi dinamika yang dipengaruhi oleh Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menjalankan
ketidakpastian global, perkembangan geopolitik, serta fungsi pengawasan strategis dengan komitmen teguh
arah kebijakan moneter di negara maju yang masih untuk menciptakan tata kelola yang kuat, berintegritas,
menjadi perhatian pasar. Di sisi domestik, perekonomian dan berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang
Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang didukung bagi pemangku kepentingan. Kami menyadari bahwa
oleh permintaan domestik yang solid, inflasi yang terjaga, lingkungan global dan domestik pada periode ini penuh
serta stabilitas sistem keuangan yang relatif kuat. Dalam dinamika, mulai dari ketidakpastian geopolitik yang
konteks tersebut, Maybank Indonesia terus berupaya memengaruhi arus modal dan perdagangan, hingga
menjaga kinerja yang berkelanjutan melalui penguatan tekanan pasar yang mempengaruhi permintaan kredit
fundamental bisnis, penerapan prinsip kehati-hatian, dan struktur suku bunga. Tidak terkecuali perekonomian
serta peningkatan kapabilitas layanan kepada nasabah. Indonesia yang meskipun mencatat pertumbuhan
ekonomi yang kuat dalam beberapa tahun terakhir,
Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang tetap menghadapi tantangan struktural dan volatilitas
tahun 2025, Maybank Indonesia telah menunjukkan eksternal. Dalam konteks tersebut, kami menilai bahwa
komitmen yang kuat dalam meningkatkan kinerja dan Maybank Indonesia mampu menjaga ketahanan
ketahanan Bank melalui penerapan strategi yang terarah, operasional dan performa keuangan yang solid di tengah
penguatan manajemen risiko, serta disiplin dalam tata dinamika tersebut.
kelola perusahaan. Bank juga terus melanjutkan agenda
transformasi sejalan dengan strategi Maybank Group,
termasuk akselerasi digitalisasi dan optimalisasi sinergi
antarsegmen usaha. Dewan Komisaris meyakini bahwa
fondasi yang kokoh ini akan mendukung Maybank
Indonesia untuk terus menciptakan nilai jangka panjang
bagi pemegang saham dan seluruh pemangku
kepentingan di masa mendatang.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 45
Page 48
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Dewan Komisaris juga menilai bahwa di bawah Secara keseluruhan, Dewan Komisaris menilai bahwa
kepemimpinan Direksi saat ini, Maybank Indonesia telah kinerja Bank sepanjang tahun 2025 mencerminkan
menjalankan langkah-langkah strategis yang selaras fundamental yang semakin kuat serta menunjukkan
dengan arah transformasi Maybank Group. Selama kemampuan Bank dalam menjalankan strategi secara
tahun 2025, Direksi terus memperkuat sinergi melalui konsisten, sehingga Maybank Indonesia siap untuk
pendekatan “One Maybank”, mendorong akselerasi melanjutkan pertumbuhannya.
digitalisasi, serta menjaga fokus pada komposisi kredit
yang berkualitas disertai pengelolaan risiko yang prudent. Di luar aspek kinerja keuangan, Dewan Komisaris juga
Tahun 2025 juga memiliki makna strategis sebagai fase memberikan perhatian terhadap penguatan tata kelola
penutup implementasi strategi M25+, yang telah menjadi teknologi dan keamanan data seiring meningkatnya
fondasi penting dalam memperkuat kapabilitas Bank, kebutuhan layanan digital. Pengawasan yang ketat
meningkatkan daya saing, serta memastikan relevansi terus dilakukan terhadap kebijakan keamanan siber,
bisnis di tengah perubahan kebutuhan nasabah dan perlindungan data nasabah, serta ketahanan infrastruktur
industri. teknologi informasi agar selalu berada pada standar
tertinggi dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Bank berhasil meningkatkan fundamental keuangan Melalui evaluasi rutin dan audit berkala, Dewan Komisaris
di tengah dinamika ekonomi dan kondisi industri yang memastikan bahwa transformasi digital Bank berjalan
kompetitif. Maybank Indonesia mampu mempertahankan dengan aman, dan berorientasi pada kebutuhan
pertumbuhan kredit yang sehat di berbagai segmen nasabah.
utama pada CFS Ritel dan Non-Ritel, serta mendorong
peningkatan pendapatan berbasis bunga maupun Sejalan dengan berbagai pencapaian dalam kinerja
pendapatan non-bunga melalui optimalisasi portofolio keuangan dan fundamental yang solid, Bank juga telah
dan penguatan layanan kepada nasabah. Produktivitas memperoleh sejumlah penghargaan utama yang
dan kolaborasi lintas unit bisnis juga telah meningkat mencerminkan keberhasilan Maybank Indonesia dalam
sebagai bagian dari implementasi program strategis menyediakan solusi keuangan yang inovatif, khususnya
Maybank Group. bagi segmen UKM dan non-ritel. Hal ini menunjukkan
bahwa Bank telah berhasil memperkuat posisinya
Laba sebelum pajak Bank pada tahun 2025 meningkat sebagai salah satu institusi keuangan terkemuka di
38,9%, didukung pengelolaan biaya yang efisien dan Indonesia yang didukung oleh jaringan regional Maybank
penurunan biaya provisi sejalan dengan perbaikan Group.
kualitas aset.
Dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik,
Pada tahun 2025, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest disiplin manajemen risiko dan pengendalian internal,
Income/NII) tercatat tumbuh 1,6% menjadi sebesar Rp7,2 serta komitmen terhadap keberlanjutan, Dewan Komisaris
triliun seiring pengelolaan aset dan liabilitas yang terukur. meyakini bahwa Maybank Indonesia berada pada posisi
Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) tercatat yang solid untuk menghadapi tantangan ke depan
sebesar 4,31%. sekaligus memanfaatkan peluang pertumbuhan secara
bertanggung jawab.
Pendapatan non-bunga tumbuh 8,1% menjadi sebesar
Rp2,3 trilun mencerminkan kontribusi positif dari berbagai Sejalan dengan berakhirnya M25+, Maybank Indonesia
sumber pendapatan, termasuk transaksi Global Markets, memasuki tahap transformasi berikutnya melalui aspirasi
recovery, serta segmen Wealth Management. ROAR30, yang menekankan pada upaya membangun
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, didukung oleh
Total kredit pada tahun 2025 tercatat menurun sebesar model bisnis yang skalabel agar manfaatnya dapat
3,1% menjadi Rp123,6 triliun seiring dengan strategi diperluas secara terukur, serta ditopang oleh penguatan
rebalancing pada portofolio kredit Perbankan Global. fondasi Bank yang mencakup tata kelola, manajemen
Namun demikian, kondisi tersebut diimbangi oleh risiko, sumber daya manusia, dan infrastruktur,
pertumbuhan yang kuat pada segmen pinjaman CFS Ritel
dan Non-Ritel.
46 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 49
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
sehingga seluruh strategi dapat dijalankan secara HASIL PENGAWASAN TERHADAP PERUMUSAN
konsisten, resilien, dan berorientasi jangka panjang. DAN IMPLEMENTASI STRATEGI BANK
Dewan Komisaris optimis Direksi dapat melanjutkan Dewan Komisaris secara intensif memantau proses
agenda transformasi Bank menuju ROAR30 dan terus perumusan dan pelaksanaan strategi Bank sepanjang
menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh tahun 2025, dengan fokus pada keselarasan antara
pemangku kepentingan. arahan strategis yang ditetapkan oleh Direksi, pedoman
Maybank Group, serta dinamika makroekonomi dan
HASIL PENGAWASAN TERHADAP KEBIJAKAN industri perbankan yang terus berubah. Kerangka
DAN JALANNYA PENGURUSAN OLEH DIREKSI strategis utama yang diimplementasikan Bank adalah
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah M25+, strategi lima tahun Maybank Group yang
melaksanakan fungsi pengawasan secara aktif dan menekankan pertumbuhan jangka panjang melalui
berkesinambungan terhadap kebijakan serta jalannya penguatan kapabilitas digital, peningkatan pengalaman
pengurusan Bank oleh Direksi. Pengawasan dilakukan nasabah, akuisisi segmen pertumbuhan, dan
melalui rapat Dewan Komisaris, rapat gabungan dengan implementasi nilai Humanising Financial Services. Strategi
Direksi, serta pembahasan di tingkat komite-komite di ini telah menjadi landasan dalam mengembangkan
bawah Dewan Komisaris. Dalam forum-forum tersebut, inisiatif yang mendukung pertumbuhan berkualitas dan
Dewan Komisaris menelaah secara cermat berbagai inklusif di lingkungan Maybank Indonesia.
kebijakan strategis dan operasional, termasuk kinerja
keuangan, manajemen risiko, kepatuhan terhadap Dari perspektif implementasi, Dewan Komisaris
regulasi, serta perkembangan bisnis Bank secara menilai bahwa Direksi telah menerjemahkan aspirasi
menyeluruh. strategis tersebut ke dalam rencana operasional yang
terukur, khususnya dalam memperkuat segmen bisnis
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah prioritas, mendorong inisiatif perbankan digital, serta
menjalankan pengurusan Bank dengan mengedepankan meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia guna
prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan kepatuhan mendukung pelaksanaan strategi. Pengawasan Dewan
terhadap ketentuan yang berlaku. Dalam menghadapi Komisaris juga mencakup pemantauan terhadap
dinamika eksternal dan tantangan industri sepanjang progres realisasi M25+ dalam aspek digitalisasi layanan,
tahun 2025, Direksi secara proaktif menyesuaikan efisiensi proses, serta langkah-langkah adaptif terhadap
kebijakan dan langkah pengelolaan Bank guna menjaga perubahan kebutuhan nasabah dan tren industri
stabilitas kinerja, kualitas aset, serta keberlanjutan perbankan. Dewan Komisaris menilai keterlibatan
usaha. Dewan Komisaris juga mencermati bahwa proses Direksi dalam menyesuaikan strategi operasional
pengambilan keputusan Direksi telah didukung oleh telah menunjukkan respons yang memadai terhadap
pertimbangan risiko yang memadai dan penguatan tantangan eksternal dan peluang pasar.
koordinasi lintas fungsi yang baik.
Hasil pengawasan menunjukkan bahwa strategi
Selain itu, Dewan Komisaris secara konsisten memberikan Bank sepanjang tahun 2025 telah dijalankan dengan
nasihat, arahan, dan rekomendasi kepada Direksi atas pendekatan yang berorientasi pada penciptaan nilai
berbagai isu strategis dan operasional yang memerlukan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan manajemen
perhatian khusus. Dewan Komisaris memandang risiko dan tata kelola yang prudent. Dewan Komisaris
bahwa hubungan kerja antara Dewan Komisaris dan mencatat bahwa meskipun terdapat beberapa area
Direksi selama tahun 2025 berjalan secara konstruktif, yang masih memerlukan optimalisasi dalam jangka
profesional, dan selaras dengan prinsip tata kelola yang pendek, langkah-langkah strategis yang dilaksanakan
baik, sehingga mendukung efektivitas pengelolaan Bank telah mencerminkan komitmen kuat Direksi dalam
secara keseluruhan. memperkuat daya saing Bank dan mempersiapkan
fondasi yang lebih kokoh untuk pertumbuhan masa
depan. Hal ini menjadi relevan seiring dengan transisi
strategi Maybank Group dari M25+ menuju strategi
jangka menengah lanjutan ROAR30, yang akan dimulai
pada periode berikutnya sebagai bentuk percepatan
pertumbuhan dan penciptaan nilai yang lebih luas
hingga 2030.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 47
Page 50
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA BANK untuk memperluas kontribusinya tidak hanya sebagai
YANG DISUSUN OLEH DIREKSI pendorong pertumbuhan ekonomi nasional, namun juga
Memasuki tahun 2026, Dewan Komisaris mencermati sebagai bank yang berdaya saing di tingkat regional.
secara seksama prospek usaha Maybank Indonesia
sebagaimana disusun oleh Direksi dalam Rencana Bisnis Kami juga mendukung Direksi dalam menempatkan
Bank (RBB) dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan perhatian strategis pada ekspansi segmen kredit dan
(RAKB) dengan penuh keyakinan, sambil tetap pendapatan non-bunga dengan target pertumbuhan
mewaspadai dinamika ekonomi domestik dan global yang realistis. Untuk tahun 2026, Maybank Indonesia
yang terus berkembang. Kami menilai, prospek usaha menargetkan pertumbuhan kredit pada kisaran yang
tersebut telah dirumuskan dengan mempertimbangkan realistis, yang mencerminkan komitmen untuk tumbuh
berbagai tantangan makroekonomi, perkembangan lebih cepat daripada pertumbuhan ekonomi nasional
industri perbankan, prediksi yang akan mungkin terjadi, serta mendukung pembiayaan bagi sektor UMKM
serta arah kebijakan strategis yang termuat dalam dan segmen prioritas lainnya. Target ini telah selaras
peta strategi ROAR30, yang merupakan kelanjutan dan dengan prospek permintaan kredit dalam perekonomian
perluasan dari fondasi M25+ sebagai strategi jangka yang stabil sekaligus selaras dengan prudent risk
menengah Maybank Group hingga 2030. Strategi ROAR30 management Bank. Selain itu, prospek pengembangan
bertumpu pada tiga pilar utama yang mencakup (1) produk dan layanan digital, sinergi lintas unit bisnis (One
Reinforcing the Purpose of Humanising Financial Services Maybank), serta peningkatan kapasitas layanan Wealth
through Value-Based Offerings; (2) Building Business at Management akan berkontribusi terhadap diversifikasi
Scale; serta (3) Strengthening Our Foundation. pendapatan dan penguatan posisi Bank di pasar.
Secara makro, prospek ekonomi Indonesia di tahun 2026 Ke depan, Dewan Komisaris meyakini bahwa Maybank
diperkirakan tetap stabil dengan pertumbuhan yang Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi
moderat, didukung oleh aktivitas domestik yang kuat, tantangan tahun 2026 dengan tetap berpegang pada
permintaan konsumsi yang berkesinambungan, serta prinsip kehati-hatian, manajemen risiko yang disiplin,
dukungan kebijakan fiskal dan moneter yang berhati- dan pemanfaatan peluang pertumbuhan secara
hati. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan PDB bertanggung jawab. Sinergi antara perencanaan
nasional dalam kisaran 4,9-5,7% pada tahun 2026 dan strategis yang matang, eksekusi yang efektif oleh Direksi,
5,1-5,9% pada tahun 2027, sementara pertumbuhan kredit dan dukungan penuh terhadap strategi ROAR30 akan
perbankan diperkirakan masih di bawah tingkat optimal, menjadi faktor kunci dalam memperkokoh daya saing
yaitu 8-12% pada tahun 2026 dan 9-13% pada tahun 2027, Bank, meningkatkan nilai bagi pemangku kepentingan,
hal ini mencerminkan ruang pertumbuhan yang signifikan serta memperluas manfaat positif bagi perekonomian
untuk sektor intermediasi perbankan domestik. Dalam Indonesia dan masyarakat luas.
konteks ini, Dewan Komisaris melihat bahwa strategi
pertumbuhan yang realistis dan berbasis risk posture PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA KELOLA
sebagaimana dirancang Direksi dapat menempatkan BANK
Bank pada posisi yang kuat untuk mendukung pemulihan Dewan Komisaris meyakini bahwa penerapan Tata Kelola
kredit yang lebih luas serta ekspansi bisnis di segmen- Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/
segmen utama. GCG), atau yang kini dikenal sebagai governansi
korporat, merupakan fondasi penting dalam menjaga
Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan strategi keberlanjutan kinerja Bank, melindungi harapan para
ROAR30 memberikan kerangka yang jelas bagi Direksi pemangku kepentingan, serta memastikan kepatuhan
untuk mengarahkan bisnis Bank ke fase pertumbuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan
baru yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Rencana yang berlaku. Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris
ini selaras dengan aspirasi Maybank Group untuk berpandangan bahwa Maybank Indonesia telah
meningkatkan Return on Equity (ROE) pada kisaran menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan
13%–14% pada 2030 melalui pengembangan model prinsip governansi korporat sesuai dengan pedoman
layanan yang berfokus pada pengalaman nasabah yang ditetapkan serta secara konsisten melakukan
unggul, percepatan transformasi digital, serta perluasan penyempurnaan praktik GCG di seluruh lapisan
pembiayaan berkelanjutan dan solusi finansial inovatif. organisasi.
Hal ini membuka peluang bagi Maybank Indonesia
48 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 51
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Penerapan governansi korporat di Maybank Indonesia permintaan dua orang atau lebih anggota Dewan
dijalankan secara terstruktur dengan mengacu pada tiga Komisaris, Direksi, maupun pemegang saham yang
aspek utama, yaitu Governance Structure, Governance secara bersama-sama mewakili paling sedikit 1/10 dari
Process, dan Governance Outcome. Dewan Komisaris jumlah seluruh saham dengan hak suara yang sah.
menilai bahwa penguatan struktur dan proses tata
kelola yang efektif menjadi prasyarat utama dalam Sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan,
menghasilkan outcome tata kelola yang selaras dengan Dewan Komisaris juga secara berkala mengadakan rapat
ekspektasi pemangku kepentingan, sekaligus mendukung bersama Direksi sekurang-kurangnya satu kali dalam
pengambilan keputusan yang prudent, transparan, dan empat bulan. Rapat gabungan tersebut menjadi sarana
akuntabel. penting untuk memperkuat komunikasi, menyelaraskan
pemahaman atas arah strategis Bank, serta memastikan
Sebagai refleksi dari konsistensi tersebut, Maybank bahwa kebijakan dan keputusan manajemen senantiasa
Indonesia berhasil mempertahankan hasil penilaian berada dalam koridor prinsip kehati-hatian, tata kelola
sendiri (self-assessment) penerapan GCG, baik secara yang baik, dan kepentingan jangka panjang Perseroan.
individual maupun konsolidasi, dengan peringkat “2” yang
dikategorikan sebagai “Baik” untuk periode penilaian Seluruh rapat Dewan Komisaris, baik yang dilaksanakan
Desember 2025. Proses self-assessment ini melibatkan secara internal maupun bersama Direksi, telah
Dewan Komisaris, Direksi, pihak independen, pejabat didokumentasikan secara tertib dan akuntabel.
eksekutif, serta unit-unit independen terkait, sehingga Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah
memberikan gambaran yang komprehensif atas kualitas menyelenggarakan sebanyak tiga kali rapat gabungan
penerapan tata kelola Bank. Dewan Komisaris dan Direksi, serta 11 kali rapat Dewan
Komisaris sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan
Melalui mekanisme evaluasi tersebut, Dewan Komisaris dalam mendukung pengelolaan Bank yang sehat,
memastikan bahwa setiap temuan dan area yang masih transparan, dan berintegritas.
memerlukan penyempurnaan ditindaklanjuti secara
sistematis melalui rencana aksi yang terukur. Upaya PENILAIAN KINERJA KOMITE DI BAWAH
ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan DEWAN KOMISARIS
Bank untuk terus meningkatkan kualitas implementasi Dewan Komisaris membentuk berbagai komite
GCG, memperkuat kepercayaan publik, serta menjaga pendukung yang menjalankan tugas secara independen
ketahanan dan daya saing Maybank Indonesia dalam dan profesional guna memperkuat pelaksanaan fungsi
jangka panjang. pengawasan serta memastikan efektivitas pengelolaan
Bank oleh Direksi. Komite-komite tersebut meliputi
Bank juga menjalankan Konglomerasi Keuangan Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi
Maybank Indonesia (KKMBI) secara berkelanjutan dan Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Terintegrasi.
menerapkan pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi sesuai Selain itu, sebagai respons atas kompleksitas tata kelola
dengan ketentuan yang berlaku serta sesuai dengan dan dinamika risiko yang semakin berkembang, Dewan
praktek terbaik penerapan prinsip-prinsip GCG di industri Komisaris juga membentuk Komite Whistleblowing
perbankan. Maybank Indonesia selaku Entitas Utama Governance serta Komite Pemantau Informasi dan
KKMBI telah aktif menerapkan Tata Kelola Terintegrasi Teknologi sebagai bagian dari penguatan kerangka
dalam Konglomerasi Keuangan sebelum dan sejak pengawasan strategis.
peraturan-peraturan terkait diterbitkan.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan
FREKUENSI DAN TATA CARA PEMBERIAN evaluasi atas kinerja seluruh komite melalui kerangka
NASIHAT KEPADA DIREKSI Board of Commissioners Effectiveness Evaluation, untuk
Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan menilai sejauh mana komite-komite di bawah Dewan
pemberian nasihat, Dewan Komisaris secara konsisten Komisaris telah menjalankan peran dan tanggung
menyelenggarakan rapat sebagai forum utama untuk jawabnya secara efektif, konsisten, dan selaras dengan
menyampaikan pandangan, arahan strategis, serta ketentuan internal serta praktik tata kelola yang berlaku.
rekomendasi kepada Direksi terkait pengelolaan Bank. Berdasarkan hasil kerangka tersebut, Dewan Komisaris
Rapat Dewan Komisaris dilaksanakan secara terjadwal berpendapat bahwa seluruh komite telah menunjukkan
paling sedikit satu kali dalam dua bulan, serta dapat tingkat efektivitas yang memuaskan dalam mendukung
diselenggarakan sewaktu-waktu apabila dipandang pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris.
diperlukan, baik atas inisiatif Presiden Komisaris,
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 49
Page 52
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Penilaian kinerja komite dilakukan dengan memastikan bahwa proses penanganan dilakukan
mempertimbangkan beberapa aspek utama, antara secara objektif, independen, dan berlandaskan prinsip
lain efektivitas komite dalam memberikan rekomendasi kehati-hatian, dengan tetap menjunjung tinggi asas
dan pandangan yang konstruktif kepada Dewan kerahasiaan serta perlindungan bagi pelapor. Pada tahun
Komisaris, peran dan kepemimpinan Ketua Komite dalam 2025, sejumlah 39 laporan whistleblowing telah diterima
mengarahkan pelaksanaan tugas, serta kualitas interaksi dan ditindaklanjuti, di mana seluruhnya berkaitan dengan
dan dinamika pembahasan dalam setiap rapat komite. pelanggaran kode etik.
Aspek-aspek tersebut dinilai penting untuk memastikan
bahwa proses pengambilan keputusan pengawasan Dewan Komisaris juga memastikan bahwa setiap
berjalan secara objektif, komprehensif, dan berbasis pada pelanggaran yang terbukti ditindaklanjuti secara
prinsip kehati-hatian. tegas dan konsisten, sesuai dengan ketentuan internal
yang berlaku, termasuk Peraturan Direksi mengenai
Dewan Komisaris memandang bahwa kontribusi komite- Tindakan Pembinaan Disiplin Karyawan dan Perjanjian
komite di bawah Dewan Komisaris selama tahun 2025 Kerja Bersama (PKB), serta mengacu pada peraturan
telah memberikan nilai tambah yang penting dalam perundang-undangan yang relevan. Selain pemberian
menjaga kualitas tata kelola, pengelolaan risiko, serta sanksi, perhatian turut diberikan pada upaya perbaikan
kepatuhan Bank terhadap ketentuan regulator. Uraian sistemik untuk menutup kelemahan proses dan
lebih rinci mengenai aktivitas, tugas, dan tanggung jawab memitigasi risiko terulangnya pelanggaran serupa di
masing-masing komite disajikan secara terpisah dalam masa mendatang.
Bab Tata Kelola Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DEWAN
PANDANGAN ATAS PENERAPAN SISTEM KOMISARIS
PELAPORAN PELANGGARAN Pada tahun 2025, terdapat perubahan atas susunan
Dewan Komisaris memandang Sistem Pelaporan anggota Dewan Komisaris Maybank Indonesia.
Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) merupakan Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
salah satu instrumen penting dalam memperkuat tanggal 11 April 2025, menyetujui pengakhiran masa
budaya integritas dan akuntabilitas di seluruh lapisan jabatan Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen
organisasi. Sistem ini berfungsi sebagai sarana pelaporan Perseroan. Seluruh anggota Dewan Komisaris
atas dugaan pelanggaran serta menjadi bagian dari menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih
mekanisme pengendalian internal untuk menjaga setinggi-tingginya atas pemikiran, kerja keras, serta
kepatuhan terhadap nilai, etika, dan ketentuan yang jasa-jasa Achjar Iljas selama menjabat untuk kemajuan
berlaku. Dalam konteks tersebut, Dewan Komisaris Maybank Indonesia.
secara aktif menjalankan peran pengawasan melalui
pemantauan berkala, evaluasi atas efektivitas sistem, Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris
serta pengawalan tindak lanjut atas setiap laporan yang Bank hingga saat ini adalah sebagai berikut:
diterima. • Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden
Komisaris
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris memperoleh • Edwin Gerungan sebagai Komisaris
laporan berkala mengenai implementasi WBS, termasuk • Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris
jumlah pengaduan yang masuk, klasifikasi pelanggaran, • Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris
serta status penyelesaiannya. Dari laporan yang diterima • Hendar sebagai Komisaris Independen
dan ditelaah, sebagian di antaranya berkaitan dengan • Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen
dugaan pelanggaran terhadap kode etik dan standar • Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen
perilaku. Atas setiap laporan tersebut, Dewan Komisaris • Daniel James Rompas sebagai Komisaris Independen
50 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 53
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
APRESIASI DAN PENUTUP Sebagai penutup laporan ini, Dewan Komisaris meyakini
Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang setinggi- bahwa Maybank Indonesia memiliki fondasi yang solid
tingginya kepada Direksi dan seluruh karyawan Maybank untuk melanjutkan agenda transformasi dan memperkuat
Indonesia atas dedikasi, profesionalisme, serta komitmen daya saing di masa mendatang, sejalan dengan arah
yang kuat dalam menjalankan strategi Bank sepanjang strategis Maybank Group. Dengan penerapan tata kelola
tahun 2025. Di tengah dinamika industri yang terus yang baik, disiplin manajemen risiko dan pengendalian
berkembang, kontribusi seluruh insan Maybank Indonesia internal, serta komitmen terhadap prinsip keberlanjutan,
telah menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan Bank berada pada posisi yang tepat untuk menghadapi
operasional, meningkatkan kualitas layanan kepada tantangan sekaligus meraih peluang pertumbuhan di
nasabah, serta mendorong pencapaian kinerja yang masa yang akan datang. Dewan Komisaris juga optimis
berkelanjutan. Dewan Komisaris juga menyampaikan Maybank Indonesia akan terus menciptakan nilai tambah
penghargaan kepada para pemegang saham, regulator, jangka panjang bagi pemegang saham dan memberikan
mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan atas kontribusi positif bagi perekonomian nasional serta
kepercayaan serta dukungan yang senantiasa diberikan masyarakat luas.
kepada Bank.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
DATO’ SRI KHAIRUSSALEH RAMLI
Presiden Komisaris
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 51
Page 54
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
DEWAN KOMISARIS
DATO’ ZULKIFLEE ABBAS ABDUL HAMID PUTUT EKO BAYUSENO MARINA R. TUSIN EDWIN GERUNGAN
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
52 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 55
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
HENDAR DATO’ SRI KHAIRUSSALEH RAMLI DATUK LIM HONG TAT DANIEL JAMES ROMPAS
Komisaris Independen Presiden Komisaris Komisaris Komisaris Independen
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 53
Page 56
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N Laporan Direksi Steffano Ridwan PRESIDEN DIREKTUR 54 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 57
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
PARA PEMEGANG SAHAM DAN PEMANGKU
KEPENTINGAN YANG TERHORMAT,
Sepanjang tahun 2025, di tengah tekanan pasar dan dinamika
ekonomi yang menantang, Maybank Indonesia tetap mampu
mencatatkan kinerja yang solid dengan sejumlah lini bisnis,
yang menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan tahun
sebelumnya. Bisnis Global Markets, UMKM, serta pembiayaan
otomotif melalui anak perusahaan tetap tumbuh kuat.
Tahun 2025 merupakan periode yang penuh dinamika TINJAUAN MAKRO EKONOMI DAN INDUSTRI
dan tantangan. Dari sisi eksternal, kondisi ini ditandai PERBANKAN TAHUN 2025
dengan ketidakpastian global yang masih berlanjut serta Kami melihat tahun 2025 masih menjadi periode yang
perubahan lanskap industri perbankan yang semakin penuh tantangan, baik dari sisi global maupun domestik.
kompetitif. Sementara itu, dalam konteks domestik, Perekonomian dunia terus dibayangi ketidakpastian
industri perbankan juga menghadapi berbagai tekanan yang tinggi akibat berlanjutnya ketegangan geopolitik,
yang tidak ringan, mulai dari pengetatan likuiditas pada termasuk konflik Rusia–Ukraina di Eropa serta eskalasi
semester pertama, perlambatan permintaan kredit situasi di Timur Tengah. Kondisi tersebut turut diperburuk
di sejumlah sektor, hingga meningkatnya intensitas oleh dinamika perdagangan internasional, seiring
persaingan suku bunga yang berdampak pada tekanan kebijakan tarif impor sepihak yang diterapkan Amerika
margin di berbagai segmen bisnis. Serikat terhadap berbagai negara mitra dagang utama
seperti Tiongkok, Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa, yang
Di tengah kondisi tersebut, kami terus berupaya menjaga memicu meningkatnya fragmentasi ekonomi global.
ketahanan bisnis dan memastikan kesinambungan Ketegangan geopolitik dan kebijakan proteksionisme
pertumbuhan melalui penerapan strategi dan kebijakan tersebut berdampak pada perlambatan pertumbuhan
yang terarah, adaptif, dan selaras dengan dinamika ekonomi dunia, ditandai dengan menurunnya volume
pasar, penguatan manajemen risiko dan pengendalian perdagangan internasional serta gangguan rantai pasok
internal yang disiplin, pengembangan sumber daya yang semakin kompleks.
manusia yang kompeten, agile, dan berorientasi pada
kinerja, serta akselerasi transformasi digital dan teknologi
yang berfokus pada peningkatan efisiensi, keamanan,
dan pengalaman nasabah. Direksi memandang bahwa
capaian yang diraih sepanjang tahun ini merupakan hasil
dari komitmen bersama dalam menjaga kepercayaan
nasabah dan pemangku kepentingan, sekaligus
memperkuat fondasi Bank untuk menghadapi tantangan
yang ada.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 55
Page 58
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Di tengah kondisi tersebut, perekonomian Indonesia Kondisi ini mencerminkan sikap kehati-hatian perbankan
pada semester pertama tahun 2025 berlangsung cukup serta permintaan kredit yang belum sepenuhnya
menantang, dipengaruhi oleh lemahnya permintaan menguat di seluruh segmen.
serta perlambatan aktivitas ekonomi, disertai ketatnya
persaingan likuiditas dan suku bunga. Namun secara IMPLEMENTASI STRATEGI DAN KEBIJAKAN
keseluruhan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan BANK
ekonomi nasional tetap tumbuh 5,11% dan berada pada Sepanjang tahun 2025, di tengah tekanan pasar dan
jalur yang stabil, didukung oleh kuatnya permintaan dinamika ekonomi yang menantang, Maybank Indonesia
domestik. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi tetap mampu mencatatkan kinerja yang solid dengan
penggerak utama pertumbuhan dengan inflasi yang sejumlah lini bisnis, yang menunjukkan pertumbuhan
terkendali, sementara daya beli masyarakat relatif positif dibandingkan tahun sebelumnya. Bisnis Global
cenderung belum sepenuhnya pulih. Realisasi belanja Markets, UMKM, serta pembiayaan otomotif melalui
pemerintah pada program prioritas juga mulai anak perusahaan tetap tumbuh kuat meskipun industri
meningkat, sehingga turut mendorong aktivitas ekonomi otomotif nasional mengalami perlambatan. Sementara
di berbagai sektor. segmen korporasi mengalami perlambat sehubungan
dengan strategi rebalancing pada segmen tersebut.
Stabilitas makroekonomi juga tercermin dari Direksi memandang capaian ini mencerminkan resiliensi
perkembangan inflasi yang terjaga. Inflasi Indeks Harga Bank dalam menjaga momentum pertumbuhan,
Konsumen (IHK) Desember 2025 tercatat rendah sebesar meskipun masih terdapat ruang peningkatan melalui
2,92%. Inflasi inti terjaga rendah sebesar 2,38%. Nilai tukar penguatan produktivitas karyawan dan kapabilitas
Rupiah hingga akhir Desember 2025 tercatat Rp16.675 per operasional.
dolar AS, atau melemah 3,48% dibandingkan posisi akhir
Desember 2024, dengan rata-rata Rp16.466 per dolar AS Tahun 2025 juga merupakan fase akhir implementasi
sepanjang tahun. strategi transformasi Maybank Group melalui agenda
M25+, yang menitikberatkan pada penguatan fondasi
Kondisi pasar domestik juga dipengaruhi oleh organisasi sekaligus pembangunan kapabilitas serta
meningkatnya kompetisi pendanaan, termasuk akibat kesiapan menghadapi masa depan. Melalui strategi
kebijakan injeksi dana pemerintah kepada bank-bank ini, Bank memprioritaskan investasi pada penguatan
BUMN yang menciptakan dinamika baru dalam struktur infrastruktur teknologi informasi, modernisasi sistem
biaya dana. Walaupun Bank Indonesia menurunkan operasional, serta peningkatan keamanan siber
suku bunga acuan sebesar 125 bps sepanjang tahun guna menjawab perubahan perilaku nasabah dan
2025, penurunan biaya dana tidak berlangsung secara meningkatnya risiko digital.
sebanding karena bank-bank tetap mempertahankan
suku bunga deposito untuk menjaga stabilitas dana Lebih lanjut, transformasi digital juga menjadi salah
pihak ketiga. Akibatnya, penurunan suku bunga kredit satu fokus utama dalam implementasi strategi M25+.
perbankan relatif terbatas, hanya turun sebesar 39 bps Bank secara berkelanjutan mengembangkan ekosistem
dari 9,20% pada awal 2025 menjadi 8,81% pada Desember layanan digital melalui platform M2U untuk segmen
2025. ritel dan M2E untuk segmen bisnis dan korporasi.
Pengembangan tersebut mencakup penambahan fitur
Dari sisi industri perbankan, likuiditas perbankan investasi, layanan transaksi pajak, serta penyediaan
nasional tetap berada pada tingkat yang memadai. Per solusi perbankan yang semakin terintegrasi. Selain
Desember 2025, rasio AL/DPK tercatat sebesar 28,57% meningkatkan pengalaman nasabah, digitalisasi juga
dan Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 200,97%, yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi operasional,
menunjukkan kondisi likuiditas yang longgar serta ruang mempercepat proses bisnis, serta memperkuat daya
ekspansi kredit yang masih terbuka. Ketahanan industri saing Bank di tengah perkembangan industri keuangan
juga tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR) yang berbasis teknologi.
kuat sebesar 25,89% pada Desember 2025, serta rasio
kredit bermasalah (NPL) yang terjaga rendah, yaitu 2,05% Selain transformasi digital, implementasi M25+
(bruto) dan 0,79% (neto). juga mencakup modernisasi jaringan layanan dan
transformasi operasional cabang. Bank melakukan
Sementara itu, pertumbuhan kredit industri perbankan optimalisasi jaringan melalui relokasi cabang ke
tercatat sebesar 9,63% pada Desember 2025, dengan wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi
kredit investasi tumbuh tinggi sebesar 20,81%. Kredit yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan efisiensi
modal kerja dan konsumsi masih berada dalam tren operasional. Pendekatan ini didukung oleh penguatan
moderasi masing-masing sebesar 4,52% dan 6,58%. kapabilitas Relationship Manager melalui program sales
56 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 59
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
mobility yang memanfaatkan teknologi digital untuk PERANAN DIREKSI DALAM PERUMUSAN
meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, guna STRATEGI DAN KEBIJAKAN STRATEGIS
memberikan layanan kepada nasabah secara lebih Direksi memiliki peranan yang fundamental dalam
cepat, fleksibel, dan produktif. Direksi juga menyadari merumuskan strategi dan kebijakan Bank, selaras dengan
bahwa penerapan strategi ini merupakan investasi amanat yang ditetapkan dalam Pedoman dan Tata Tertib
strategis yang penting untuk mendukung pertumbuhan Kerja (Board Charter) Direksi. Peran tersebut mencakup
berkelanjutan baik dalam jangka pendek maupun jangka penetapan prioritas bisnis, penguatan tata kelola,
panjang. serta memastikan strategi dan kebijakan Bank yang
dirumuskan mampu menjawab dinamika industri dan
Sejalan dengan agenda M25+, sebagai bagian dari kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
implementasi strategi pertumbuhan jangka panjang,
Maybank Indonesia terus memperkuat pendekatan “One Selain merumuskan strategi dan kebijakan, Direksi
Maybank” yang mengintegrasikan layanan perbankan juga bertanggung jawab memastikan penerapannya
dengan entitas anak dalam satu ekosistem solusi berjalan efektif di seluruh lapisan organisasi. Dalam
keuangan terpadu. Sinergi ini mencakup kolaborasi proses perumusan strategi, Direksi melakukan analisis
antara layanan perbankan, multifinance, sekuritas, menyeluruh terhadap kondisi internal dan eksternal Bank
manajemen aset, dan asuransi, sehingga Bank mampu untuk memahami lingkungan usaha, mengidentifikasi
menghadirkan solusi finansial yang komprehensif bagi tantangan, serta menangkap peluang pertumbuhan.
nasabah individu maupun korporasi. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam menetapkan
tujuan strategis Bank sekaligus memperkuat langkah-
Melalui strategi ini, Bank meningkatkan efektivitas cross- langkah kebijakan yang mendukung pertumbuhan yang
selling produk dan layanan antar entitas dalam grup, sehat, prudent, dan berkelanjutan.
sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang
dengan nasabah. Pendekatan bundling layanan Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia melanjutkan
keuangan ini dapat memberikan nilai tambah yang implementasi strategi M25+ yang memasuki fase akhir,
lebih kompetitif, efisien, dan terintegrasi, sejalan dengan termasuk pelaksanaan Strategic Programme (SP) #7:
kebutuhan nasabah yang semakin kompleks. Uplift Indonesia yang berfokus pada penguatan kontribusi
Bank di pasar domestik melalui berbagai inisiatif strategis.
Penguatan sinergi ini juga didukung oleh pembentukan Strategi ini dirancang untuk memastikan Maybank
forum koordinasi strategis dan komite lintas entitas Indonesia tetap relevan dan kompetitif dalam memenuhi
yang memastikan keselarasan strategi, pengelolaan ekspektasi nasabah, dengan menghadirkan solusi dan
risiko terintegrasi, serta peningkatan tata kelola grup layanan keuangan yang komprehensif, terintegrasi, serta
secara menyeluruh. Langkah ini terus memperkuat posisi memiliki jangkauan yang luas. Ke depan, pencapaian
Maybank Indonesia sebagai bagian penting dari jaringan dan fondasi yang dibangun melalui M25+ menjadi
regional Maybank Group dalam menghadirkan solusi pijakan penting bagi Bank dalam melanjutkan agenda
keuangan berbasis kolaborasi. transformasi menuju aspirasi ROAR30.
Direksi juga menegaskan komitmen Maybank Group PROSES YANG DILAKUKAN DIREKSI UNTUK
sebagai salah satu grup perbankan syariah terbesar IMPLEMENTASI STRATEGI DAN KEBIJAKAN
di dunia untuk memperkuat kontribusi bisnis syariah STRATEGIS
di Indonesia. Berbagai inisiatif dilakukan, termasuk Dalam memastikan implementasi strategi dan
peluncuran produk syariah korporasi, pengembangan kebijakan Bank berjalan secara efektif dan terarah,
Syariah Wealth Management melalui pendekatan serta Direksi menetapkan berbagai inisiatif strategis, rencana
kerja sama strategis dengan organisasi kemasyarakatan aksi, serta indikator kinerja yang terukur sebagaimana
islam melalui Islamic Banking Services. dituangkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) dan
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
Berkaitan dengan rencana spin-off Unit Usaha Syariah Penyusunan kedua dokumen strategis tersebut dilakukan
(UUS), Bank berkomitmen untuk senantiasa mematuhi secara komprehensif dengan mempertimbangkan
seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan serta dinamika kondisi ekonomi, perkembangan industri
melakukan penyesuaian permodalan yang diperlukan perbankan, arah strategi Maybank Group, serta ketentuan
apabila proses spin-off tersebut direalisasikan. Bank juga regulator yang berlaku.
terus berfokus untuk memperbesar aset UUS dengan
tetap memperkuat penerapan tata kelola, dan kapabilitas
bisnis syariah agar transisi dapat berjalan dengan baik
dan berkelanjutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 57
Page 60
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
RBB menjadi kerangka utama dalam menerjemahkan Dari sisi pembiayaan, segmen CFS Non-Ritel tumbuh 5,2%
strategi jangka menengah dan panjang Bank ke dalam didukung oleh pertumbuhan kredit komersial (Business
target operasional tahunan, mencakup pertumbuhan Banking) sebesar 11,6%. Kredit Usaha Kecil dan Menengah
bisnis, pengelolaan risiko, penguatan struktur pendanaan, (SME+) meningkat 6,6%, sementara kredit Retail SME
serta peningkatan efisiensi dan profitabilitas. Sementara (RSME) menurun sebesar 1,3%. CFS Ritel tumbuh 5,2%
itu, RAKB menjadi panduan dalam mengintegrasikan ditopang oleh kredit otomotif yang tumbuh 8,6% dan
prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG) pembiayaan unsecured (Kartu Kredit dan KTA) yang
ke dalam kegiatan usaha Bank, termasuk dalam tumbuh 5,4%. Kredit kepemilikan properti (KPR) relatif
pengembangan portofolio pembiayaan berkelanjutan, stabil dengan pertumbuhan 0,2%.
pengelolaan risiko lingkungan dan sosial, serta
peningkatan kontribusi Bank terhadap pembangunan Secara keseluruhan, kredit Ritel dan Non-Ritel yang
ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. dikelola Bank melalui Community Financial Services (CFS)
tumbuh 5,2% menjadi Rp87,2 triliun.
Dalam pelaksanaannya, Direksi juga melakukan
pemantauan dan evaluasi secara berkala melalui forum Pada Desember 2025, total kredit yang disalurkan Bank
manajemen dan mekanisme pelaporan kinerja yang tercatat sebesar Rp123,6 triliun, turun 3,1% sehubungan
terstruktur. Pendekatan ini memungkinkan Direksi untuk dengan rebalancing portofolio kredit korporasi Perbankan
memastikan bahwa seluruh unit kerja menjalankan Global yang mencatatkan penurunan sebesar 18,4%.
strategi secara konsisten, responsif terhadap perubahan Namun demikian, kredit GB segmen Large Local
lingkungan usaha, serta selaras dengan risk appetite Corporates (LLC) mencatatkan pertumbuhan sebesar
Bank. Dengan proses pengelolaan strategi yang disiplin 13,1% secara kuartalan. Ada pun momentum pertumbuhan
dan terintegrasi, Direksi berkomitmen untuk memastikan segmen LLC ini akan terus menjadi fokus Bank ke depan.
bahwa setiap kebijakan strategis mampu memberikan
nilai tambah jangka panjang bagi Bank dan seluruh Pembiayaan berkelanjutan Kategori Kegiatan Usaha
pemangku kepentingan. Berkelanjutan (KKUB) sesuai klasifikasi OJK tercatat
sebesar Rp21,2 triliun didukung pembiayaan transportasi
PENCAPAIAN KINERJA 2025 ramah lingkungan yang meningkat 131% dan pembiayaan
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia mampu energi terbarukan yang tumbuh 499% sepanjang tahun
mempertahankan kinerja yang resilien di tengah 2025.
dinamika ekonomi global dan domestik yang menantang.
Kinerja positif Maybank Indonesia tidak terlepas dari Kualitas aset Bank tetap terjaga melalui penerapan
sinergi yang semakin terintegrasi di seluruh lini usaha, prinsip kehati-hatian dan pengawasan portofolio
termasuk kolaborasi erat dengan entitas anak dan kredit yang disiplin. Bank melanjutkan upaya perbaikan
ekosistem Maybank Group. Dengan semangat kerja kualitas kredit melalui percepatan proses recovery kredit
bersama yang kuat, Bank mampu mempertahankan bermasalah dan secara proaktif mengindentifikasi
momentum pertumbuhan yang berkualitas serta nasabah yang rentan terhadap pemburukan kualitas
mencatatkan peningkatan profitabilitas yang baik. kredit. Hasilnya, rasio Non-Performing Loan (NPL) gross
yang tercatat sebesar 2,17%, membaik dibandingkan
Konsistensi dalam menjalankan strategi bisnis yang posisi tahun sebelumnya sebesar 2,68%. Rasio Loan at
berfokus pada segmen prioritas serta penguatan Risk (LaR) Bank juga menunjukkan perbaikan menjadi
fundamental operasional juga menjadi salah satu 6,67% dibandingkan 8,22% pada tahun sebelumnya, yang
faktor penting dalam menjaga stabilitas Bank. Peran mencerminkan efektivitas penguatan manajemen risiko
segmen komersial, UMKM, dan otomotif terus menjadi kredit.
kontributor signifikan dalam mendorong ekspansi bisnis.
Secara keseluruhan, capaian kinerja Bank tercermin Dari sisi likuiditas, Bank mampu mempertahankan posisi
dari pertumbuhan intermediasi yang selektif, struktur pendanaan yang kuat dan stabil. Rasio Loan to Deposit
pendanaan yang lebih efisien, serta kualitas aset yang Ratio (LDR) Bank saja tercatat sebesar 90,31%, Liquidity
tetap berada pada level yang terjaga. Coverage Ratio (LCR) Bank saja sebesar 175,83%, serta Net
Stable Funding Ratio (NSFR) Bank saja sebesar 112,42%.
Bank membukukan Laba Sebelum Pajak (PBT) sebesar Seluruh indikator tersebut berada di atas ketentuan
Rp2,2 triliun, meningkat 38,9% dibandingkan tahun regulator dan menunjukkan kapasitas Bank dalam
sebelumnya. Laba Setelah Pajak dan Kepentingan menjaga ketahanan likuiditas sekaligus mendukung
Nonpengendali (PATAMI) naik 48,5% menjadi Rp1,7 triliun, pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
didukung oleh biaya provisi yang terus menurun dan
pengelolaan biaya yang lebih baik.
58 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 61
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Giro dan tabungan (CASA) tumbuh 6,3%, didorong sekaligus sebagai acuan dalam menyusun proyeksi
oleh pertumbuhan giro sebesar 12,0% seiring dengan keuangan dan target kinerja pada masing-masing
naiknya jumlah transaksi keuangan melalui platform M2E segmen usaha.
(nasabah korporasi) sebesar 11,7% menjadi lebih dari 5
juta transaksi. Tabungan mencatat penurunan sebesar Pada tahun 2025, Bank membukukan Laba Sebelum
3,3%. Deposito berjangka turun 12,1% sejalan dengan fokus Pajak (PBT) dan Laba Bersih (PAT) pada level Bank
berkelanjutan Bank dalam mengoptimalkan struktur masing-masing sebesar Rp1,7 triliun dan Rp1,3 triliun.
pendanaan yang lebih efisien. Rasio CASA meningkat Pencapaian tersebut tercatat berada di bawah target
menjadi 57,55% dari 52,86% pada Desember 2024. Hingga Revisi RBB, masing-masing sebesar 7,5% dan 3,2%.
Desember 2025, total simpanan nasabah tercatat Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh belum optimalnya
sebesar Rp116,2 triliun, turun 2,4%. pendapatan bunga dan non-bunga. Namun demikian,
Bank tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan kinerja
Dari sisi struktur permodalan, Bank mempertahankan secara berkelanjutan melalui penguatan strategi bisnis,
posisi modal yang solid guna mendukung ekspansi bisnis peningkatan efisiensi operasional, serta pengelolaan
secara berkelanjutan. Rasio Kecukupan Modal (Capital risiko yang prudent.
Adequacy Ratio/CAR) tercatat sebesar 27,31%, dengan
total modal mencapai Rp32,3 triliun, mencerminkan Di tengah meningkatnya biaya dana (cost of funds),
kapasitas Bank dalam menyerap potensi risiko serta Bank tetap mampu mencatat pertumbuhan pendapatan
memperkuat pertumbuhan kredit di masa mendatang. bunga bersih (NII). Bank melakukan pengelolaan
terhadap struktur biaya Bank secara berkelanjutan
Sementara itu, kinerja pembiayaan syariah melalui Unit dengan melakukan inisiatif efisiensi melalui Strategic
Usaha Syariah (UUS) juga menunjukkan pertumbuhan Cost Management Program (SCMP) untuk memastikan
yang positif dengan mencatatkan kenaikan PBT agar pertumbuhan biaya sejalan dengan pertumbuhan
sebesar 104,0% menjadi Rp847 miliar pada 2025. Total pendapatan Bank. Di tahun 2025, penyaluran kredit terus
pembiayaan Syariah tercatat sebesar Rp30,5 triliun, berjalan secara selektif, disertai perbaikan komposisi
berkontribusi sebesar 28,1% terhadap total portofolio aset produktif yang semakin sehat. Hal tersebut sejalan
pembiayaan Bank secara individu. CASA Syariah tumbuh dengan aktivitas konsumsi masyarakat serta ketahanan
5,5%, didukung oleh pertumbuhan giro sebesar 13,8%, perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025.
sementara tabungan turun 1,8%. Deposito berjangka
turun 29,9%, sejalan dengan strategi Bank dalam Selain itu, Bank juga mencatat kenaikan pendapatan
mengoptimalkan komposisi pendanaan yang efisien. non-bunga, yang terutama berasal dari pendapatan
Kualitas pembiayaan syariah juga terus membaik, transaksi treasury, recovery, dan pendapatan fee dari
tercermin dari penurunan rasio Non-Performing layanan wealth management. Sementara itu, biaya
Financing (NPF) gross menjadi 2,17%, dibandingkan posisi overhead tercatat terkendali, meningkat sebesar 1,4%
sebelumnya sebesar 2,21%. dan tercatat di bawah target Revisi RBB sebesar 8,3%.
Pencapaian ini berkat pengendalian biaya yang disiplin
PERBANDINGAN HASIL YANG DICAPAI 2025 serta upaya peningkatan efisiensi operasional yang
DENGAN YANG DITARGETKAN konsisten.
Dalam penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB), Maybank
Indonesia senantiasa memperhatikan secara cermat Dari sisi profitabilitas, Rasio Margin Bunga Bersih (NIM)
pada perkembangan kondisi ekonomi dan dinamika pada level Bank tercatat sebesar 3,27%, dibandingkan
industri perbankan, sebagaimana telah diuraikan 3,34% pada tahun sebelumnya, serta 19 bps lebih rendah
pada bagian sebelumnya. Bank juga melakukan kajian dibandingkan target Revisi RBB Penurunan ini terutama
menyeluruh terhadap risk posture, serta target dan disebabkan oleh masih tingginya tekanan biaya dana
potensi pasar (market sizing dan addressable market) sepanjang tahun, yang menjadi salah satu faktor utama
sebagai dasar dalam menetapkan fokus strategi bisnis, dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan
bisnis dan stabilitas profitabilitas Bank.
Pencapaian Target 2025
Uraian Realisasi 2025 Target 2025
(%)
Laba Sebelum Pajak (PBT) Rp1,7 triliun Rp1,8 triliun (7,5%)
Laba Bersih (PAT) Rp1,3 trilun Rp1,4 triliun (3,2%)
Rasio Margin Bunga Bersih (NIM) 3,27% 3,46% (0,19%)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 59
Page 62
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
TANTANGAN YANG DIHADAPI DAN ANTISIPASI Dalam era digital saat ini, layanan perbankan berbasis
YANG DILAKUKAN teknologi semakin penting dalam penyediaan produk
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia menghadapi dan layanan yang cepat, aman, serta relevan dengan
berbagai tantangan yang bersumber dari ketidakpastian kebutuhan nasabah. Oleh karena itu, Maybank Indonesia
ekonomi global, dinamika geopolitik, serta persaingan secara konsisten mengembangkan solusi digital
industri perbankan yang semakin intensif. Kondisi tersebut unggulan yang tidak hanya menjawab kebutuhan
turut memengaruhi permintaan kredit dan mendorong segmen Ritel maupun Non-Ritel, tetapi juga mendukung
Bank untuk melakukan penyesuaian strategi, termasuk perluasan pangsa pasar melalui distribusi yang lebih
upaya rebalancing portofolio kredit guna memastikan efisien dan penawaran produk yang kompetitif.
pertumbuhan tetap berada dalam koridor yang sehat
dan berkelanjutan. Untuk segmen Ritel, Bank terus memperkuat M2U ID
App sebagai platform utama layanan Digital Banking.
Pertumbuhan kredit yang berkualitas menjadi salah Melalui M2U, nasabah dapat mengakses berbagai
satu tantangan utama Bank di tengah kondisi pasar produk keuangan secara digital, mulai dari Tabungan,
yang masih selektif. Dalam merespons hal tersebut, Deposito, Reksa Dana, Obligasi, hingga Tabungan Emas.
Maybank Indonesia tetap mempertahankan strategi Bank juga menghadirkan fitur pengajuan Kartu Kredit
penyaluran kredit secara prudent dengan menerapkan dan Kredit Tanpa Agunan (KTA) secara digital, serta
risk appetite secara disiplin serta memfokuskan ekspansi melengkapi layanan transaksi dengan fitur pembayaran
pada sektor-sektor industri yang dinilai memiliki prospek QRIS, termasuk opsi pembayaran menggunakan kartu
kuat. Bank juga terus memantau portofolio secara ketat, kredit sebagai sumber dana. Sepanjang tahun 2025,
memperkuat pendampingan kepada nasabah, serta fitur transaksi obligasi di M2U juga terus diperkaya guna
menjaga risk posture pada tingkat yang memadai untuk memberikan kemudahan lebih bagi nasabah dalam
mempertahankan kualitas aset. berinvestasi secara digital.
Di sisi lain, meningkatnya ekspektasi nasabah Upaya penguatan ekosistem digital tersebut
terhadap layanan digital turut mendorong Bank untuk membuahkan hasil positif. Hingga akhir tahun 2025,
mempercepat transformasi digital dan meningkatkan volume transaksi M2U tumbuh lebih dari 23%, dengan
efisiensi operasional. Penguatan manajemen risiko, transaksi QRIS mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar
pengendalian internal, serta pemantauan portofolio 101%, seiring meningkatnya adopsi metode pembayaran
secara berkelanjutan menjadi bagian integral dari non-tunai di masyarakat. Bank juga secara aktif
langkah mitigasi Bank dalam menghadapi tantangan mendukung inisiatif pemerintah dan regulator dalam
industri yang terus berkembang. mendorong inklusi keuangan melalui berbagai program
promosi dan sosialisasi, mencakup akuisisi nasabah
Namun demikian, Direksi menegaskan bahwa secara baru, transaksi QRIS, pembayaran tagihan, top-up uang
keseluruhan capaian positif Bank sepanjang tahun elektronik, serta aktivitas investasi digital.
2025 tetap lebih dominan dibandingkan area yang
memerlukan peningkatan. Dengan fondasi yang solid, Seiring meningkatnya aktivitas transaksi digital, Maybank
disiplin manajemen risiko, serta agenda transformasi Indonesia juga memperkuat edukasi kepada nasabah
yang terus berlanjut, Maybank Indonesia optimis dapat terkait risiko kejahatan siber (cyber fraud). Bank secara
memperkuat daya saing dan menangkap peluang konsisten memberikan informasi pencegahan serta tips
pertumbuhan secara berkelanjutan ke depan. keamanan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk
email, push notification, media sosial, dan media
PERKEMBANGAN DIGITAL BANKING lainnya, guna menjaga keamanan transaksi sekaligus
Transformasi digital telah menjadi salah satu pilar utama memperkuat kepercayaan nasabah.
dalam penguatan strategi bisnis Maybank Indonesia dan
akan terus memainkan peran strategis dalam agenda Di segmen bisnis, Maybank Indonesia terus
jangka panjang Bank. Sejalan dengan misi Humanising mengembangkan platform M2E yang dirancang khusus
Financial Services, Bank menempatkan nasabah sebagai untuk nasabah Korporasi, Business Banking, dan SME
pusat dari setiap pengembangan layanan, dengan (UMKM). Fitur M2E terus diperluas untuk mendukung
digitalisasi sebagai enabler utama untuk menghadirkan pengelolaan transaksi bisnis secara lebih komprehensif,
pengalaman perbankan yang lebih baik, memperluas termasuk pembayaran, pengelolaan likuiditas, serta
akses solusi keuangan, serta mendukung peningkatan transaksi keuangan lainnya. Pada tahun 2025, M2E
kesejahteraan finansial nasabah di seluruh segmen. diperkaya dengan fitur transaksi FX Non-today untuk
mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi
mata uang asing. Hingga akhir tahun 2025, volume
transaksi M2E mencatat pertumbuhan sebesar 12%,
mencerminkan meningkatnya adopsi solusi digital oleh
nasabah bisnis.
60 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 63
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Selain melalui M2U dan M2E, Bank juga memperluas kanal Sebagai bagian penting dari Maybank Group, Maybank
distribusi layanan digital melalui pengembangan solusi Indonesia melaksanakan berbagai inisiatif strategis untuk
API, yang memungkinkan integrasi layanan perbankan memperluas portofolio keuangan berkelanjutan di seluruh
dengan mitra bisnis baru. Solusi API ini menyediakan segmen bisnis, termasuk Perbankan Global dan CFS. Bank
akses terhadap fungsi inti perbankan seperti pembukaan juga mendukung aspirasi Grup untuk mencapai Carbon
rekening, informasi saldo, hingga pembayaran. Pada Neutral untuk emisi Scope 1 dan 2 pada tahun 2030, serta
tahun 2025, Maybank Indonesia juga telah meluncurkan Net Zero Carbon pada tahun 2050. Selain itu, Maybank
kerja sama dengan pemanfaatan solusi API Account Group terus menjalankan inisiatif Living Sustainability
Binding yang membuat nasabah dapat melakukan dengan target 1 juta jam per tahun bagi karyawan untuk
transaksi pembayaran pada platform mitra tersebut. terlibat aktif dalam proyek-proyek strategis yang selaras
dengan Sustainable Development Goals (SDGs).
KOMITMEN DAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN
LINGKUNGAN, SOSIAL, DAN TATA KELOLA Sebagai entitas perbankan yang beroperasi di Indonesia,
Kami menempatkan aspek keberlanjutan sebagai salah Maybank Indonesia senantiasa memastikan penerapan
satu diferensiasi strategis dalam menjalankan kegiatan prinsip keberlanjutan selaras dengan 8 Prinsip Keuangan
usaha. Komitmen ini diwujudkan melalui pengembangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Taksonomi
lima pilar utama sustainability, yaitu People, Policy, Keuangan Berkelanjutan Indonesia, serta kerangka ESG
Process, Platform, dan Product, yang menjadi kerangka Maybank Group, dengan fokus pada pemberdayaan
dalam mengintegrasikan prinsip Lingkungan, Sosial, komunitas dan penciptaan dampak positif yang inklusif.
dan Tata Kelola (LST/ESG) ke dalam strategi bisnis Penerapan praktik LST juga tercermin melalui berbagai
serta operasional Bank. Untuk memperkuat awareness program tanggung jawab sosial dan lingkungan
internal, Maybank Indonesia membentuk ESG Champions berdasarkan empat prinsip CR, yaitu Community,
lintas unit bisnis serta menyelenggarakan program Environment, Workplace, dan Marketplace, termasuk
sertifikasi berkelanjutan guna meningkatkan kapabilitas inisiatif pelestarian lingkungan melalui efisiensi energi
Maybankers dalam mendukung agenda keberlanjutan. serta pengurangan jejak karbon.
Dari sisi kebijakan, Maybank Indonesia menerapkan Komitmen Bank terhadap keberlanjutan kembali
prinsip pembiayaan yang bertanggung jawab dengan memperoleh pengakuan dari industri. Pada tahun 2025,
memperhatikan risiko lingkungan dan sosial, termasuk Maybank Indonesia dinobatkan sebagai “Best SME
menghindari sektor-sektor yang bertentangan dengan Bank – Indonesia” dan “Best Bank for ESG – Indonesia”
prinsip ESG. Bank juga terus mengembangkan berbagai dalam ajang The Euromoney Awards for Excellence 2025.
platform pendukung, seperti carbon calculator untuk Penghargaan ini terus memperkuat posisi Bank sebagai
mempercepat pengukuran emisi pada sektor industri, institusi keuangan yang kompetitif dan berorientasi pada
serta memperluas portofolio produk pembiayaan hijau. pertumbuhan berkelanjutan.
Atas konsistensi komitmen tersebut, Bank menerima
berbagai penghargaan terkait climate dan green KINERJA LAINNYA
financing sepanjang tahun 2025.
Struktur Organisasi
Maybank Indonesia turut mengambil peran aktif dalam Dalam rangka meningkatkan produktivitas, efektivitas
mengedukasi dan mendampingi nasabah untuk organisasi, serta optimalisasi kinerja secara menyeluruh,
bertransisi menuju praktik pembiayaan yang lebih Maybank Indonesia melaksanakan transformasi
berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran dan organisasi pada tahun 2025. Transformasi ini mencakup
pengetahuan keberlanjutan bagi karyawan Maybank penyelarasan pada sejumlah fungsi utama Bank guna
Indonesia. Penerapan keuangan berkelanjutan terus memperkuat tata kelola, mendorong sinergi antar-unit
dilanjutkan di seluruh lini operasional Bank, dan budaya kerja, serta memastikan pencapaian tujuan strategis Bank
ESG senantiasa diperkuat sebagai bagian dari DNA secara berkelanjutan.
organisasi. Hingga 31 Desember 2025, Bank telah
mengidentifikasi sebesar 19,6% atau senilai Rp21,2 triliun Pada Direktorat Community Financial Services,
dari total portofolio kredit yang memenuhi kriteria ESG. penyelarasan organisasi dilakukan untuk memperkuat
Maybank Indonesia terus memonitor dan berkomitmen kerangka tata kelola dan manajemen risiko, sekaligus
untuk meningkatkan porsi portofolio tersebut secara meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan
bertahap, sepanjang tetap selaras dengan risk appetite berbasis data. Langkah ini mendukung pengelolaan
Bank. portofolio bisnis ritel yang lebih prudent, terintegrasi,
serta berorientasi pada keberlanjutan. Sementara itu,
pada Direktorat Perbankan Global, Bank melakukan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 61
Page 64
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
penyesuaian struktur guna memperkuat model layanan organisasi yang semakin agile, terintegrasi, dan
kepada nasabah korporasi, meningkatkan sinergi siap menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh
lintas segmen, serta mengoptimalkan pengelolaan pemangku kepentingan.
pembiayaan berskala besar agar Bank semakin
kompetitif dalam menghadirkan solusi finansial yang Secara rinci, informasi mengenai struktur organisasi
bernilai tambah. Maybank Indonesia telah diungkapkan pada Bab Profil
Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
Dari sisi penguatan pengendalian dan kepatuhan,
Maybank Indonesia memperkuat Direktorat Risk Aktivitas Utama serta Jenis Produk dan Jasa
Management melalui penyempurnaan struktur yang yang Ditawarkan
mendukung peningkatan kualitas, integritas, serta Maybank Indonesia menjalankan aktivitas utama sebagai
transparansi pengelolaan risiko dan pelaporan, sejalan institusi perbankan yang berperan dalam menghimpun
dengan ketentuan regulator dan praktik terbaik industri. dana dari masyarakat serta menyalurkannya kembali
Penyesuaian juga dilakukan pada Direktorat Legal, melalui berbagai solusi pembiayaan dan kredit guna
Compliance, Corporate Secretary & Anti-Fraud untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam
memperkuat kerangka kepatuhan, tata kelola, serta menjalankan fungsi intermediasi tersebut, Maybank
perlindungan kepentingan Bank dalam merespons Indonesia senantiasa mengedepankan prinsip kehati-
dinamika regulasi dan kompleksitas risiko non-keuangan hatian serta menawarkan tingkat suku bunga yang
yang semakin berkembang. kompetitif untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah
dan pemangku kepentingan.
Dalam mendukung stabilitas dan kinerja keuangan yang
berkesinambungan, penyelarasan organisasi pada Sebagai bank yang berorientasi pada kebutuhan
Finance Directorate difokuskan pada penguatan fungsi nasabah, Maybank Indonesia menyediakan beragam
keuangan secara terintegrasi, termasuk pengelolaan produk dan jasa perbankan yang lengkap dan
likuiditas, kualitas aset, serta pengendalian risiko terintegrasi, termasuk penyaluran kredit kepada debitur
keuangan. Selain itu, pada IT & Digital Directorate, Bank usaha kecil, dan menengah. Bank juga menawarkan
melakukan penyesuaian struktur untuk mendukung layanan perbankan syariah melalui produk pembiayaan
percepatan transformasi digital, memperkuat kapabilitas dan penghimpunan dana yang sesuai dengan prinsip
teknologi informasi, serta memastikan layanan digital syariah, guna menjangkau kebutuhan masyarakat yang
yang andal, efisien, dan selaras dengan kebutuhan bisnis lebih luas. Secara rinci, informasi mengenai produk dan
maupun nasabah. jasa yang ditawarkan Bank telah diuraikan pada bab
Profil Perusahaan dalam pembahasan Produk dan Jasa.
Di bawah koordinasi Presiden Direktur, Maybank
Indonesia juga memperkuat fungsi pendukung strategis Tingkat Suku Bunga Penghimpunan dan
untuk memastikan konsistensi komunikasi korporasi, Penyediaan Dana
pengelolaan brand, serta mendorong kolaborasi Pada tahun 2025, tingkat suku bunga penghimpunan dan
lintas unit kerja. Seluruh transformasi organisasi ini penyediaan dana untuk mata uang Rupiah yang dimiliki
mencerminkan komitmen Bank dalam membangun Maybank Indonesia, sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit Suku Bunga
Penghimpunan
Periode Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Dana Mata Uang
KPR/KPA Non-KPR/ Non-KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Rupiah
Maret 7,81% 9,66% 9,66% 9,66% 9,64% 10,43% 1,14%-4,26%
Juni 7,56% 9,41% 9,41% 9,41% 9,39% 10,18% 1,10%-3,92%
September 7,56% 9,41% 9,41% 9,41% 9,39% 10,18% 1,08%-3,76%
Desember 7,56% 9,31% 9,31% 9,31% 9,39% 10,18% 1,03%-3,51%
62 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 65
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Lokasi Kantor, Mitra Usaha, dan Jaringan PROSPEK USAHA, PERKEMBANGAN
Layanan PEREKONOMIAN, DAN TARGET PASAR
Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelayanan serta Kami memperkirakan di tahun 2026, tantangan yang
memperkuat daya saing di tengah dinamika industri akan dihadapi tidak akan lebih mudah dibandingkan
perbankan, Maybank Indonesia secara berkelanjutan dengan tahun 2025, di tengah tantangan geopolitik
melakukan penyesuaian dan optimalisasi jaringan global, perlambatan ekonomi dunia, serta berbagai
kantor cabang. Sejalan dengan aspirasi Bank untuk kebijakan domestik yang berdampak pada ekonomi
menjadi institusi perbankan yang semakin terintegrasi, dalam negeri dan industri perbankan nasional. Secara
Maybank Indonesia juga terus bergerak menuju model global, perekonomian diperkirakan akan tumbuh moderat
layanan omni-channel. Bank mengintegrasikan seluruh pada kisaran 3,2% pada tahun 2026. Meski demikian,
kanal layanan, mulai dari jaringan cabang, ATM, call perlambatan aktivitas ekonomi dunia masih dipengaruhi
center, internet banking, hingga platform digital, guna oleh meningkatnya biaya perdagangan internasional
memastikan pengalaman nasabah yang konsisten, akibat kebijakan tarif, ketegangan geopolitik yang terus
terhubung, serta mudah diakses kapan pun dan di mana berlangsung di Timur Tengah dan kawasan Eropa Timur,
pun. serta ruang kebijakan fiskal dan moneter yang semakin
terbatas di berbagai negara.
Hingga 31 Desember 2025, Maybank Indonesia memiliki
275 cabang termasuk cabang Syariah yang tersebar Di sisi domestik, perekonomian Indonesia diproyeksikan
di seluruh Indonesia dan satu cabang luar negeri yang tumbuh meningkat menjadi sekitar 5,21% pada tahun
berlokasi di Mumbai, India. Bank juga didukung oleh 2026, ditopang oleh permintaan domestik yang
22 KCP Mobile dan 661 ATM, termasuk 26 Cash Recycle tetap solid serta realisasi belanja pemerintah pada
Machines (CRM). Seluruh jaringan ini terkoneksi dengan program prioritas pembangunan. Bank Indonesia juga
ATM yang tergabung dalam jaringan ATM PRIMA, ATM terus mengupayakan iklim suku bunga yang lebih
BERSAMA, ALTO, dan CIRRUS, serta terhubung dengan suportif bagi ekspansi ekonomi, sementara investasi
ATM Maybank di Singapura, Malaysia, dan Brunei. Hal ini dan surplus perdagangan diharapkan tetap menjadi
memberikan kemudahan akses layanan transaksi bagi penopang ketahanan eksternal. Namun demikian, Direksi
nasabah di tingkat domestik maupun regional. Dengan mencermati bahwa laju pertumbuhan tersebut masih
dukungan jaringan layanan yang luas dan transformasi berada di bawah potensi optimal, seiring tantangan
digital yang berkelanjutan, Maybank Indonesia global yang membatasi ekspor dan investasi langsung
berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman serta realisasi belanja pemerintah yang belum
perbankan yang aman, nyaman, dan inovatif. sepenuhnya agresif.
Penguatan mitra usaha dan jaringan layanan juga Program-program prioritas pemerintah yang tercakup
terus dilakukan sepanjang tahun 2025 sebagai bagian dalam agenda AstaCita, seperti kemandirian pangan
dari upaya meningkatkan kinerja, efisiensi, serta daya dan energi, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur,
saing Bank. Pemberdayaan kantor cabang dan regional penguatan UMKM dan koperasi, hingga peningkatan
menjadi fokus penting dalam memastikan penyediaan kualitas SDM, diperkirakan akan memberikan dampak
layanan perbankan yang optimal, sekaligus mendukung pengganda yang lebih besar seiring implementasi yang
pertumbuhan komunitas bisnis serta masyarakat di semakin kuat pada tahun 2026. Di tengah dinamika
wilayah operasional Bank. tersebut, nilai tukar Rupiah diproyeksikan akan memiliki
ruang penguatan sejalan dengan arus investasi asing
Dalam mencapai target bisnis yang telah ditetapkan, langsung yang terus tumbuh, surplus perdagangan yang
Maybank Indonesia juga menjalankan sinergi yang erat konsisten, serta kebijakan hilirisasi dan Devisa Hasil Ekspor
antar unit usaha maupun dengan Maybank Group. Sinergi yang memperkuat posisi eksternal Indonesia.
ini menjadi fondasi dalam memperkuat komitmen Bank
terhadap integritas, ketekunan, serta orientasi layanan Dalam konteks industri perbankan, pertumbuhan kredit
yang menempatkan kebutuhan nasabah sebagai diperkirakan akan meningkat secara moderat menjadi
prioritas utama. sekitar 8%-12% pada tahun 2026, sejalan dengan aktivitas
ekonomi domestik dan membaiknya realisasi program
Perubahan-Perubahan Penting yang Terjadi pembangunan pemerintah. Sementara itu, pertumbuhan
pada Bank dan Kelompok Usaha Bank Dana Pihak Ketiga diperkirakan tetap kuat, didukung oleh
Selama tahun 2025, tidak terdapat adanya perubahan- kondisi likuiditas sistem keuangan yang lebih longgar,
perubahan penting yang terjadi pada Bank maupun termasuk dampak kebijakan injeksi likuiditas pemerintah
Kelompok Usaha Bank. ke perbankan nasional.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 63
Page 66
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Berdasarkan prospek perkembangan ekonomi dan ROAR30 merupakan strategi pertumbuhan yang
industri ke depan, Maybank Indonesia dalam menyusun menjadi komitmen bersama seluruh Maybankers untuk
Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026 melakukan analisis terus berinovasi, memperluas kontribusi positif bagi
secara komprehensif untuk memperdalam fokus strategi, masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi
dengan mengidentifikasi kekuatan, area perbaikan, riil yang inklusif dan berkelanjutan. Ke depan, Maybank
peluang, serta berbagai risiko yang perlu diantisipasi. Indonesia optimis dapat berkontribusi aktif dalam
Maybank Indonesia telah menjalankan berbagai inisiatif mewujudkan aspirasi ROAR30 dan menciptakan nilai
untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan
kunci di pasar Indonesia dengan menerapkan strategi hingga tahun 2030. Melalui penerapan strategi
transformasi M25+ di tahun 2025 dan akan berlanjut yang terarah, Maybank Indonesia optimis dapat
dengan ROAR30 di tahun 2026. Tujuan strategi ini adalah mempertahankan momentum pertumbuhan yang
untuk menjaga seluruh organisasi tetap berorientasi pada berkelanjutan serta memperkuat posisinya sebagai
nasabah dan menjadikannya lebih kompetitif, sekaligus salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia dan
menciptakan diferensiasi di pasar melalui pendekatan kawasan ASEAN.
yang lebih selaras dengan misi Bank, yaitu ‘Humanising
Financial Services’. PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Maybank Indonesia menempatkan pengembangan
Salah satu inisiatif khusus adalah SP7: Uplift Indonesia, Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai salah satu
yang dirancang untuk menjaga Maybank tetap relevan pilar utama dalam implementasi strategi Bank.
dan kompetitif di pasar yang dinamis. Implementasi Untuk itu, Maybank Indonesia menerapkan kerangka
inisiatif ini menjadikan Maybank Indonesia dapat pengembangan SDM yang berfokus pada tiga pilar
memenuhi dan mengiringi kebutuhan nasabah yang utama. Pertama, penguatan kompetensi kepemimpinan
terus meningkat, dengan menyediakan produk dan melalui integrasi model kompetensi SEARCH++ dengan
layanan perbankan terbaik yang berkelanjutan, yang future mindset dan skillset yang diterjemahkan ke dalam
pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan yang program pengembangan pemimpin masa depan.
berkelanjutan bagi Bank, serta memperkuat posisi Bank Kedua, penyediaan pelatihan komprehensif bagi seluruh
di tengah disrupsi industri dan perubahan kebutuhan karyawan yang selaras dengan strategi Bank, mencakup
nasabah di masa mendatang. modul-modul seperti General Induction, Human Centered
Design, Effective Communication, Problem Solving &
Dalam rangka mencapai target pasar yang telah Decision Making, Manager as Coach, hingga Digital
ditetapkan, Direksi menekankan beberapa prioritas Leadership. Ketiga, pelaksanaan program transformasi
utama, antara lain penguatan pendapatan berbasis budaya agar seluruh karyawan dapat menginternalisasi
komisi (fee-based income), penjagaan kualitas portofolio perilaku utama dan kebiasaan praktis yang diharapkan
secara proaktif, peningkatan produktivitas dan kolaborasi perusahaan.
lintas unit, serta penyediaan best banking experience
sebagai pembeda utama bagi nasabah. Direksi meyakini Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia juga terus
bahwa di tengah kemudahan produk perbankan yang memperkuat program pelatihan berkelanjutan, sertifikasi
relatif sama, kualitas layanan dan pengalaman nasabah kompetensi, serta transformasi proses kerja melalui
akan menjadi faktor kompetitif yang menentukan. otomasi dan digitalisasi guna meningkatkan produktivitas
karyawan. Selain penguatan kompetensi teknis, Maybank
Sejalan dengan transisi strategi Maybank Group, tahun Indonesia juga menjalankan transformasi budaya
2026 juga menjadi awal pelaksanaan ROAR30, strategi organisasi melalui inisiatif budaya kerja “One Team,
lima tahun hingga 2030. Keberhasilan implementasi One Direction, New Energy”. Transformasi budaya ini
strategi M25+ menjadi fondasi penting bagi perjalanan bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas unit kerja,
transformasi Bank menuju strategi ROAR30. ROAR30 meningkatkan keterlibatan karyawan melalui budaya
menargetkan peningkatan Return on Equity (ROE) speak up, serta mendorong inovasi melalui penerapan
menjadi 13–14% pada tahun 2030, dengan tetap metode kerja agile. Implementasi budaya tersebut
berpegang pada misi utama Maybank, yaitu Humanising tercermin dari meningkatnya partisipasi karyawan dalam
Financial Services. Strategi ini dibangun di atas tiga pengembangan inisiatif bisnis dan inovasi operasional
pilar utama: memperkuat penawaran berbasis nilai dan yang mendukung efektivitas organisasi.
dampak, membangun bisnis berskala regional melalui
kekuatan jaringan ASEAN, serta memperkokoh fondasi
internal Bank melalui investasi pada teknologi, data dan
Artificial Intelligence (AI), pengembangan talenta masa
depan, serta disiplin produktivitas dan pengelolaan
modal.
64 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 67
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Dalam mendukung transformasi tersebut, Bank juga eksternal perbankan. Platform ini dirancang untuk
mempercepat digitalisasi pengelolaan SDM, termasuk meningkatkan efisiensi proses, mempercepat transaksi,
pengembangan sistem MyHR2U, serta penerapan serta menghadirkan pengalaman nasabah yang lebih
praktik Agile seperti Daily Stand Up (DSU), Kanban, seamless, responsif, dan terintegrasi. Dengan modernisasi
dan Retrospektif. Penguatan peran Bionic Squad terus teknologi ini, Maybank Indonesia memastikan layanan
dilakukan sebagai enabler utama kolaborasi lintas perbankan dapat menjawab kebutuhan nasabah di
fungsi, guna meningkatkan kecepatan eksekusi, kualitas era digital dengan tingkat keamanan, kecepatan, dan
pengambilan keputusan, serta inovasi yang relevan kemudahan yang optimal.
dengan kebutuhan bisnis.
Di samping aspek teknologi, Maybank Indonesia juga
Selain itu, Maybank Indonesia menanamkan penerapan memberikan perhatian besar pada pengembangan
Critical Few Behaviors dan 5 Practical Habits sebagai kapabilitas sumber daya manusia di bidang TI. Secara
fondasi budaya kerja unggul, di antaranya Customer First, terencana dan berkala, Bank menyelenggarakan
1 Team + 1 Direction Powered by Integrity, 3-Minutes Early pelatihan teknis, non-teknis, maupun kepemimpinan,
Rule, HOT Check-in, serta Weekly Growth Synergy. Melalui serta mendorong partisipasi SDM TI dalam program
upaya ini, Bank membangun growth mindset di seluruh sertifikasi guna memastikan kompetensi yang memenuhi
lapisan organisasi untuk mendukung produktivitas dan standar nasional maupun internasional.
keberlanjutan kinerja.
Dalam rangka memperkuat ketahanan siber, Maybank
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Indonesia terus meningkatkan keamanan teknologi
Maybank Indonesia secara berkelanjutan melanjutkan melalui berbagai pengujian, baik pengujian keamanan
transformasi Teknologi Informasi (TI) dengan fokus berbasis kerentanan maupun berbasis skenario. Bank
utama pada penguatan infrastruktur, peningkatan juga melaksanakan peremajaan infrastruktur TI sesuai
ketahanan sistem, serta penguatan keamanan siber. rencana modernisasi, memastikan kedisiplinan serta
Upaya ini dilakukan sejalan dengan dinamika industri kontrol berkala atas ruang Data Center (DC) dan Disaster
perbankan yang semakin digital, perubahan perilaku Recovery Center (DRC), serta memanfaatkan teknologi
nasabah, serta meningkatnya kompleksitas tantangan di otomasi untuk meningkatkan efektivitas pengolahan data.
ruang siber. Dalam pelaksanaannya, Maybank Indonesia Selain itu, Maybank Indonesia juga mengembangkan
juga senantiasa berkoordinasi dengan regulator guna media pemantauan risiko teknologi dan siber secara
memastikan seluruh inisiatif TI berjalan sesuai ketentuan proaktif agar potensi ancaman dapat diidentifikasi dan
yang berlaku, sekaligus mendukung pencapaian visi Bank dimitigasi lebih dini.
dalam menyediakan layanan yang andal, aman, dan
mudah diakses oleh nasabah. PENERAPAN TATA KELOLA BANK
Implementasi Good Corporate Governance (GCG)
Salah satu prioritas strategis Bank pada tahun 2025 atau governansi korporat di lingkungan Bank ditopang
adalah melakukan percepatan digitalisasi layanan dan oleh SDM yang berkomitmen menciptakan nilai dan
modernisasi sistem melalui pengembangan berbagai melayani komunitas melalui misi Humanising Financial
aplikasi serta peningkatan infrastruktur pendukung. Services. Untuk semakin memperkuat praktik tata kelola,
Hingga akhir tahun 2025, Bank telah merealisasikan Maybank Indonesia mengedepankan empat pilar
sejumlah penyempurnaan sistem, antara lain utama governansi korporat, yakni Etika, Transparansi,
pengembangan M2U Digital Personal Loan, iBaaS (Islamic Akuntabilitas, dan Keberlanjutan (ETAK). Keempat pilar ini
Banking-as-a-Service), fitur M2U – Primary Bonds USD, menjadi landasan dalam membangun disiplin organisasi,
serta SP7 Marketing Automation melalui Customer mempercepat kinerja yang berimbang, serta memastikan
Engagement Platform. Di sisi infrastruktur dan keamanan bahwa pertumbuhan Bank berjalan secara bertanggung
TI, Bank juga melakukan penguatan melalui implementasi jawab dan berkesinambungan.
Automation Helpdesk Process, DCO, serta Control-M
guna meningkatkan efisiensi operasional dan stabilitas Di internal, penerapan GCG dilakukan dengan mengacu
layanan. pada tiga aspek utama tata kelola, yaitu Governance
Structure, Governance Process, dan Governance
Selain pengembangan tersebut, Maybank Indonesia Outcome, Bank memastikan bahwa penerapan GCG
turut menjalankan inisiatif percepatan digitalisasi melalui terintegrasi dalam kegiatan operasional sehari-hari.
platform Straight Through Processing (STP) end-to-end Praktik tersebut dijalankan sejalan dengan nilai-nilai Bank,
yang terintegrasi dengan ekosistem internal maupun yakni Teamwork, Integrity, Growth, Excellence, Efficiency,
serta Relationship Building yang terangkum dalam
budaya TIGER.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 65
Page 68
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Hingga Desember 2025, Maybank Indonesia telah Pengendalian ini dirancang untuk memberikan keyakinan
melaksanakan self-assessment atas penerapan GCG memadai (reasonable assurance) mengenai keandalan
dan memperoleh skor komposit 2, yang mencerminkan pelaporan keuangan dan penyusunan laporan keuangan
bahwa Bank beserta Perusahaan Anak telah menerapkan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
tata kelola dengan baik serta memenuhi prinsip-prinsip
GCG secara memadai. Bank akan terus meningkatkan Manajemen tetap berkomitmen untuk terus memperkuat
kualitas implementasi GCG melalui tindak lanjut atas kerangka pengendalian internal untuk memastikan
rekomendasi hasil evaluasi serta penerapan standar tata transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan pemangku
kelola sesuai regulasi nasional maupun internasional. kepentingan terhadap integritas pelaporan keuangan
Bank.
Tahun 2025 juga menjadi tonggak penguatan governansi
korporat melalui pembentukan Transformation PENILAIAN TERHADAP KOMITE DI BAWAH
Committee yang melibatkan Direksi serta pimpinan DIREKSI
Perusahaan Anak. Komite ini dibentuk untuk memastikan Dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
sinergi grup berjalan optimal sekaligus memperkuat tanggung jawab, Direksi didukung oleh komite di bawah
pengawasan risiko. Direksi menilai implementasi tata Direksi yang berperan penting dalam memastikan seluruh
kelola pada tahun 2025 semakin solid dibandingkan kegiatan operasional Bank dapat berjalan selaras dengan
tahun sebelumnya, yang di antaranya tercermin dari prinsip kehati-hatian serta tata kelola yang baik. Sesuai
keterlibatan aktif jajaran manajemen melalui berbagai ketentuan regulator, Direksi wajib membentuk komite
pelaksanaan kinerja komite. paling sedikit meliputi Komite Manajemen Risiko, Komite
Kredit, Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan,
Lebih lanjut, dalam hal Konglomerasi Keuangan serta Komite Pengarah Teknologi Informasi. Selain itu,
Maybank Indonesia (KKMBI), Bank secara berkelanjutan Direksi juga membentuk sejumlah komite lainnya, antara
menerapkan pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi sesuai lain Asset & Liabilities Committee (ALCO), Komite Audit
dengan ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 18/ Internal, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Komite
POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Restrukturisasi Kredit, Komite Sumber Daya Manusia,
bagi Konglomerasi Keuangan, Surat Edaran OJK Nomor Komite Disiplin Human Capital, Komite Pengarah
15/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Transformasi, serta Komite Pengarah Bersama.
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, POJK Nomor
30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Komite-komite tersebut secara konsisten memberikan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan, serta sesuai dukungan strategis melalui rekomendasi, second
dengan praktik terbaik penerapan prinsip-prinsip GCG di opinion, maupun masukan yang relevan sebagai bahan
industri finansial. Maybank Indonesia selaku Entitas Utama pertimbangan Direksi sebelum pengambilan keputusan,
KKMBI telah aktif menerapkan Tata Kelola Terintegrasi baik yang bersifat taktis maupun strategis. Sepanjang
dalam Konglomerasi Keuangan sebelum dan sejak tahun 2025, Direksi menilai bahwa seluruh komite di
peraturan-peraturan terkait diterbitkan. bawah Direksi telah menjalankan fungsi, tugas, dan
tanggung jawabnya dengan sangat baik, sejalan dengan
PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PELAPORAN ketentuan regulasi serta kebijakan internal Bank.
KEUANGAN
PT Bank Maybank Indonesia Tbk menegaskan bahwa Penilaian tersebut didasarkan pada sejumlah indikator,
manajemen bertanggung jawab untuk menetapkan termasuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
dan memelihara Pengendalian Internal atas Pelaporan komite, capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi
Keuangan (ICoFR) yang memadai sesuai dengan anggota, tingkat kehadiran dalam rapat, serta kualitas
Peraturan OJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas keputusan dan rekomendasi yang dihasilkan dalam
Pelaporan Keuangan Bank. setiap pembahasan. Dengan kontribusi yang optimal,
komite-komite di bawah Direksi telah menjadi bagian
dalam mendukung pengelolaan Bank secara prudent,
efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan kinerja jangka
panjang.
66 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 69
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
PERUBAHAN SUSUNAN ANGGOTA DIREKSI Secara khusus, Direksi memberikan penghargaan kepada
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan atas seluruh Maybankers atas dedikasi, profesionalisme,
susunan anggota Direksi Maybank Indonesia. dan semangat kolaboratif yang ditunjukkan sepanjang
tahun ini. Komitmen dalam menjalankan strategi dengan
APRESIASI DAN PENUTUP disiplin, memperkuat manajemen risiko, meningkatkan
Atas nama seluruh jajaran Direksi, kami menyampaikan kualitas layanan, serta mendorong transformasi digital
apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya menjadi faktor utama yang memungkinkan Bank dapat
kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan menjaga ketahanan operasional sekaligus menciptakan
dan kepercayaan yang senantiasa diberikan kepada pertumbuhan yang berkelanjutan.
Maybank Indonesia sepanjang tahun 2025. Penghargaan
yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Dewan Mari kita jaga momentum kerja dengan semangat
Komisaris atas arahan, pengawasan, serta nasihat bergerak lebih cepat dan solid, serta menyelaraskan
strategis yang menjadi landasan penting dalam menjaga langkah kita untuk mewujudkan aspirasi bersama di
kesinambungan tata kelola dan penguatan kinerja Bank. masa yang akan datang dengan semangat One Team,
Direksi juga mengucapkan terima kasih kepada para One Direction, New Energy!
pemegang saham, regulator, mitra usaha, serta seluruh
nasabah atas kerja sama yang erat dalam mendukung
perjalanan Bank di tengah dinamika industri yang terus
berkembang.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Direksi
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
STEFFANO RIDWAN
Presiden Direktur
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 67
Page 70
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
DIREKSI
BIANTO SURODJO RICKY ANTARIKSA IRVANDI FERIZAL STEFFANO RIDWAN WIDYA PERMANA
Direktur Direktur Direktur Presiden Direktur Direktur
68 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 71
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
EFFENDI YESSIKA EFFENDI SHAIFUL ADHLI YAZID ROMY HARDIANSYAH BAMBANG ANDRI IRAWAN
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 69
Page 72
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Laporan
Dewan Pengawas Syariah
Kami sangat berharap langkah-langkah seperti ini dapat menjadi
bagian dari upaya membangun harmonisasi dan kerja sama untuk
memberikan solusi nyata bagi kebutuhan umat
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
ASSALAMU’ALAIKUM WA RAHMATULLAHI WA BARAKATUH.
Dengan mengucapkan Alhamdulillahi Rabbil ‘Alamin,
marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT
atas segala karunia dan rahmat yang dilimpahkan
kepada kita. Shalawat dan Salam semoga senantiasa
dilimpahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta
umatnya.
Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025, Dewan Pengawas
Syariah (DPS) Maybank Indonesia Unit Usaha Syariah
(UUS) terus melaksanakan tugas dan tanggung jawab,
dengan memastikan bahwa setiap kegiatan usaha
berjalan sesuai dengan prinsip Syariah dan regulasi
yang berlaku. Kami telah melaksanakan 23 kali rapat
dan mengeluarkan Opini DPS terkait produk serta
kegiatan usaha Syariah, serta memberikan saran dan
rekomendasi lainnya yang dibutuhkan untuk mendukung
perkembangan bisnis UUS Maybank Indonesia. Beberapa
pembahasan penting mengenai produk dan aktivitas dari
sisi kesesuaian Syariah di antaranya adalah:
• Produk Maybank Tabungan Global Access iB
• Pembiayaan Yang Diterima iB (SRIA)
• Layanan Fast Remittance
• Layanan Wakaf
• Layanan Biller
• Layanan API (H2H) Credit Notification
• Layanan QR TUNTAS
• Layanan Kalkulator Waris Syariah di Corporate Web
Maybank
• Layanan QR Cross Border
• Layanan API SNAP QRIS
• Dan lainnya
70 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 73
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Terkait dengan Shariah Review, pada semester I dan Kami juga bersyukur dengan semangat bertumbuh
II tahun ini, kami telah melakukan pengawasan dan manajemen, untuk berpartisipasi aktif dalam
pemeriksaan berupa: pemberdayaan ekonomi produktif bekerja sama
• Uji sampel produk dan transaksi yang diambil secara dengan berbagai lembaga. Kami sangat berharap
acak dari cabang-cabang di seluruh regional, baik langkah-langkah seperti ini dapat menjadi bagian dari
Kantor Cabang Syariah maupun Layanan Syariah upaya membangun harmonisasi dan kerja sama untuk
Maybank memberikan solusi nyata bagi kebutuhan umat.
• Sharing session kepada seluruh karyawan untuk
memberikan pencerahan dan pendalaman makna Setelah melakukan pengawasan sepanjang tahun 2025
aspek Syariah ini, kami berpendapat bahwa secara umum aktivitas
Maybank Indonesia UUS tidak bertentangan dengan
DPS juga telah melaporkan hasil pengawasan secara Fatwa DSN-MUI, opini DPS, dan prinsip Syariah yang
semesteran kepada OJK dengan tembusan kepada berlaku serta ketentuan terkait lainnya. Kami berharap
Dewan Komisaris dan Direksi untuk ditindaklanjuti sesuai agar manajemen dalam menjalankan aktivitas Syariah
dengan ketentuan regulasi yang berlaku. dapat terus berkomitmen untuk menjaga pemenuhan
prinsip-prinsip Syariah serta kepatuhan atas peraturan
Sepanjang tahun 2025, kami melihat adanya konsistensi perundang-undangan yang berlaku. Terlebih lagi
dari Maybank Indonesia dalam menjalankan Shariah dengan ditetapkannya Shariah First Strategy pada
First strategy dan Leverage Business Model. Ini telah setiap penawaran yang dilakukan untuk semua produk
menjadikan Maybank Indonesia sebagai Innovative and dan proposisi perbankan Maybank Indonesia, tentu ini
Thought Leader di industri perbankan Syariah, dengan membutuhkan perhatian lebih dari seluruh lini agar
tetap menjaga kesesuaian bisnis dan operasional bank senantiasa terpenuhi prinsip kehati-hatian dan reputasi
agar senantiasa sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah. dalam menjalankan aktivitas Syariah. Semoga strategi
yang dijalankan ini dapat memberikan kontribusi
Hal ini terus didukung dengan komitmen untuk senantiasa signifikan bagi perkembangan industri perbankan Syariah
memperkuat penerapan Tata Kelola Syariah (Shariah nasional.
Governance Framework/SGF) dan Kebijakan Kepatuhan
Syariah (Shariah Compliance Policy/SCP) kepada seluruh Sebagai penutup, kami ingin menyampaikan terima
pemangku kepentingan internal, guna memastikan kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada
pemenuhan kepatuhan Syariah dalam kegiatan usaha Manajemen dan seluruh karyawan atas pencapaian
Syariah Bank. DPS bersama Shariah Advisory & Assurance kinerja Maybank Indonesia UUS pada tahun 2025.
Unit (SAA) juga mengadakan silaturahmi dan pelatihan
terkait kepatuhan Syariah secara umum, dalam Semoga Allah Ta’ala senantiasa memberikan taufik dan
rangka upaya penguatan kepatuhan Syariah (shariah hidayah kepada kita semua dalam menjalankan kegiatan
compliance) di Bank. perbankan Syariah, sehingga kita dapat mencapai
pertumbuhan usaha yang berkelanjutan pada masa
Di sisi sosial perbankan Syariah, Maybank Indonesia UUS mendatang dengan penuh berkah.
semakin berperan aktif dalam menjalankan Pengelolaan
Dana Kebajikan dan Zakat. Kami mencatat bahwa Wassalamu’alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh.
DPS senantiasa dimintakan pertimbangannya terkait
dengan rencana dan realisasi program penyaluran dana Atas nama Dewan Pengawas Syariah
kebajikan agar sesuai dengan tujuan untuk memberikan
manfaat dan pemberdayaan umat.
Kami juga mengapresiasi inisiatif manajemen untuk
memberikan edukasi keuangan Syariah di beberapa
universitas dan komunitas-komunitas yang ada di
Indonesia. Kami harap kepedulian ini dapat terus dijalin DR. KH. M. SAAD IH MA
dengan komunitas berbasis masyarakat lainnya agar Ketua
dapat memperkuat peran sosial ekonomi Syariah secara
nyata di tanah air.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 71
Page 74
02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Maybank Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, Maret 2026
DEWAN KOMISARIS
DATO’ SRI KHAIRUSSALEH RAMLI
Presiden Komisaris
EDWIN GERUNGAN DATUK LIM HONG TAT DATO’ ZULKIFLEE ABBAS ABDUL HAMID
Komisaris Komisaris Komisaris
HENDAR PUTUT EKO BAYUSENO MARINA R. TUSIN DANIEL JAMES ROMPAS
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
72 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 75
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 02 / L A P O R A N M A N A J E M E N
Surat Pernyataan Anggota Direksi tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Maybank Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, Maret 2026
DIREKSI
STEFFANO RIDWAN
Presiden Direktur
IRVANDI FERIZAL EFFENDI WIDYA PERMANA RICKY ANTARIKSA
Direktur Direktur Direktur Direktur
BAMBANG ANDRI IRAWAN YESSIKA EFFENDI ROMY HARDIANSYAH SHAIFUL ADHLI YAZID BIANTO SURODJO
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 73
Page 76
Profil Perusahaan Informasi Bank 76 Sekilas Maybank Indonesia 77 Riwayat Singkat 78 Daftar Keanggotaan Asosiasi Maybank Indonesia 79 Identitas dan Makna Logo Bank 79 Perjalanan Kami 80 Struktur Organisasi 82 Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan 84 Bidang Usaha 86 Produk dan Jasa 88 Profil Dewan Komisaris 91 Profil Direksi 99 Informasi Perubahan Pengurus Setelah Tahun Buku Berakhir 110 Profil Pejabat Senior 111 Statistik dan Profil Karyawan 121 Komposisi Pemegang Saham 122 Komposisi dan Struktur Grup Perusahaan 125 Profil Maybank Group 126 Informasi Entitas Anak dan Perusahaan Ventura 127 Kronologi Pencatatan Saham 130 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 132 Pemeringkatan 136 Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik 137 Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal 138 Informasi pada Situs Web Perusahaan 139 Wilayah Operasional 140 Alamat Kantor Cabang 142
Page 77
UKIR PRESTASI & KESUKSESAN Temukan solusi untuk mengembangkan usaha melalui pembiayaan Maybank SME
Page 78
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Informasi
Bank
Nama Perusahaan ISIN Code
PT Bank Maybank Indonesia Tbk ID1000099302
Nama Panggilan Kode Swift
Maybank Indonesia IBBKIDJA
Tanggal Pendirian Komposisi Pemegang Saham
15 Mei 1959 • Sorak Financial Holdings Pte.Ltd. 45,02%
• Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn.
Tanggal Efektif Perubahan Nama Perusahaan Bhd 33,96%
PT Bank Internasional Indonesia Tbk berubah menjadi • Vital Solution Fund 8,73%
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Perubahan nama • Publik 12,29%
Perusahaan efektif sejak 23 September 2015)
Alamat Kantor Pusat
Bidang Usaha Sentral Senayan III
Bank Umum/Jasa Perbankan Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno
Jakarta 10270, Indonesia
Dasar Hukum Pendirian T: (62-21) 2922 8888
• Ijin usaha sebagai Bank Umum melalui Surat Keputusan F: (62-21) 2922 8799
Menteri Keuangan Republik Indonesia No.138412/U.M.II E: customercare@maybank.co.id
tanggal 13 Oktober 1959, yang telah diubah dengan W: www.maybank.co.id
Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 18/KDK.03/2015 tanggal 23 September Contact Center
2015 customercare@maybank.co.id
• Ijin usaha sebagai Bank Devisa melalui Surat Keputusan investorrelations@maybank.co.id
Direksi Bank Indonesia No.21/11/Dir/UPPS
www.facebook.com/MaybankIndonesia
tanggal 9 November 1988
@MaybankID
Modal Dasar
@maybankid
Rp12.864.765.605.400 atau 476.608.857.231 saham yang
terdiri dari: 1500611 atau +6221 78869811
• Rp349.331.607.900 atau 388.146.231 saham (dari luar negeri)
Kelas A nominal Rp900 per saham
• Rp2.000.520.000.000 atau 8.891.200.000 saham Anak Perusahaan
Kelas B nominal Rp225 per saham • PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (67,49%)
• Rp10.514.913.997.500 atau 467.329.511.000 saham • PT Maybank Indonesia Finance (99,99%)
Kelas D nominal Rp22,50 per saham
Jumlah Karyawan
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 6.635 karyawan
Rp3.855.908.223.675,50 atau 76.215.195.821 saham yang
terdiri dari: Total Aset 2025
• Rp349.331.607.900 atau 388.146.231 saham Rp193,7 triliun
Kelas A nominal Rp900 per saham
• Rp2.000.520.000.000 atau 8.891.200.000 saham Akses Data dan Informasi Bank
Kelas B nominal Rp225 per saham Sekretaris Perusahaan
• Rp1.506.056.615.775,50 atau 66.935.849.590 saham Sentral Senayan III
Kelas D nominal Rp22,50 per saham Jl. Asia Afrika No. 8
Gelora Bung Karno - Senayan
Tanggal Pencatatan Saham Jakarta Pusat 10270 Indonesia
21 November 1989 T: +62 21 2922 8888
E: CorporateSecretary@maybank.co.id
Bursa Efek
Bursa Efek Indonesia Investor Relations
Sentral Senayan III
Kode Saham Jl. Asia Afrika Indonesia. 8
BNII Gelora Bung Karno – Senayan
Jakarta Pusat 10270 Indonesia
T: +62 21 2922 8888
E: InvestorRelations@maybank.co.id
76 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 79
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Sekilas
Maybank Indonesia
Informasi Singkat Perubahan Nama
TANGGAL PENDIRIAN
15 Mei 1959
PERUBAHAN NAMA PERUSAHAAN
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
berubah menjadi
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
TANGGAL EFEKTIF PERUBAHAN NAMA PERUSAHAAN
23 September 2015
DASAR PENGESAHAN
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
PT Bank Internasional Indonesia Tbk tanggal 24 Agustus 2015
• Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor
AHU-0941203. AH.01.02. tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015
• Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 18/KDK.03/2015 tanggal 23 September 2015
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 77
Page 80
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Riwayat
Singkat
PT Bank Maybank Indonesia Tbk merupakan salah Pada tahun 2008, Maybank mengakuisisi BII melalui anak
satu bank swasta nasional terkemuka di Indonesia perusahaan yang dimiliki sepenuhnya yaitu Maybank
dan bagian dari Malayan Banking Berhad (Maybank), Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd. (MOCS)
salah satu grup penyedia layanan keuangan terbesar dan Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. (Sorak). Kemudian,
di kawasan ASEAN. Keberadaan Maybank Indonesia melalui hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang
dalam jaringan regional Maybank memperkuat Saham Luar Biasa, PT Bank Internasional Indonesia Tbk
kapabilitasnya dalam menghadirkan solusi keuangan tanggal 24 Agustus 2015, persetujuan Menteri Hukum
yang komprehensif bagi berbagai segmen nasabah. dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
Keputusan Menkumham No. AHU- 0941203. AH.01.02
Bank didirikan pada tanggal 15 Mei 1959 dengan tahun 2015 tanggal 26 Agustus 2015, dan Keputusan
nama PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII). Dalam Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
perjalanan pengembangannya, Maybank Indonesia No. 18/KDK.03/2015 tanggal 23 September 2015, BII
memperoleh izin sebagai bank devisa pada tahun berubah nama menjadi PT Bank Maybank Indonesia
1988 dan selanjutnya mencatatkan sahamnya sebagai Tbk (Maybank Indonesia), mengukuhkan identitasnya
perusahaan publik pada tahun 1989 di Bursa Efek Jakarta sebagai entitas utuh yang tidak terpisahkan dari
dan Bursa Efek Surabaya, yang kini telah tergabung Maybank Group serta senantiasa berusaha untuk
menjadi Bursa Efek Indonesia. Tonggak sejarah tersebut menghadirkan Humanising Financial Services kepada
menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan dan semua pemangku kepentingan.
transformasi Bank hingga menjadi institusi perbankan
yang solid dan berdaya saing tinggi seperti saat ini. Maybank Indonesia menyediakan rangkaian produk dan
layanan perbankan yang komprehensif bagi nasabah
individu maupun korporasi melalui lini Community
Financial Services, yang mencakup perbankan ritel
dan non-ritel, serta Global Banking. Portofolio layanan
tersebut dirancang untuk memenuhi beragam
Pada akhir tahun buku 2025, kebutuhan finansial nasabah secara terintegrasi dan
berkelanjutan. Selain itu, Bank juga menyalurkan
Maybank Indonesia memiliki 275 pembiayaan di sektor otomotif melalui entitas anak,
cabang termasuk cabang Syariah yaitu WOM Finance untuk pembiayaan kendaraan
yang tersebar di berbagai wilayah roda dua dan Maybank Finance untuk pembiayaan
kendaraan roda empat. Kehadiran entitas anak tersebut
di Indonesia serta satu cabang luar memperkuat ekosistem layanan keuangan Maybank
negeri (Mumbai, India). Maybank Indonesia, khususnya pada segmen pembiayaan
Indonesia juga memiliki sebanyak 22 konsumen.
KCP Mobile dan 661 ATM (termasuk Seiring dengan akselerasi transformasi digital, Bank
26 Cash Recycle Machines) yang secara berkelanjutan mengembangkan kapabilitas dan
terkoneksi dengan tergabung dalam layanan perbankan digital melalui platform M2U (aplikasi
dan web) bagi nasabah ritel, M2E untuk nasabah
jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, korporasi, serta berbagai kanal digital lainnya. Inisiatif
ALTO, CIRRUS dan terhubung dengan ini mencerminkan komitmen Bank dalam meningkatkan
3.500 ATM Maybank di Singapura, kualitas layanan, efisiensi operasional, dan pengalaman
nasabah di tengah dinamika kebutuhan perbankan
Malaysia, dan Brunei. Maybank modern.
Indonesia juga telah mengelola
simpanan nasabah sebesar Rp116,2
triliun dengan total aset mencapai
Rp193,7 triliun.
78 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 81
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
MAYBANK INDONESIA
Nama Organisasi Status Anggota
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Aktif
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) Aktif
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Aktif
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Aktif
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Aktif
Identitas dan
Makna Logo Bank
BRAND MAYBANK bukan hanya sekadar nama.
Namun merupakan sebuah kesatuan dari nilai-nilai
dan lambang yang dituangkan dalam identitas
visual sehingga mencerminkan semangat Maybank
sebagai sebuah organisasi.
MAYBANK TIGER adalah simbol dari kekuatan
yang luhur dan agung. Simbol yang menunjukkan
kepemimpinan yang jujur dan kekuatan dari Maybank.
Typeface yang “friendly” melambangkan karakter
manusiawi yang membumi. Bentuk huruf yang didesain
secara unik dan mudah terbaca, menyempurnakan
tampilan simbol harimau yang gagah dan perkasa.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 79
Page 82
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Perjalanan
Kami
1959 1988-1989 2003-2004 2012 2013
Didirikan pada 15 Mei • Memperoleh ijin • Bank lokal pertama • Bank pertama di “Bank Terbaik dalam
1959 oleh sebelas sebagai Bank Devisa. yang menyediakan Indonesia yang Kualitas Layanan”
pelaku usaha yang layanan Cash Deposit menyediakan selama empat
• Mencatatkan
berasal dari Jakarta, Machine (CDM). Paperless Account tahun berturut-turut
sahamnya di Bursa
Bandung, Magelang, Opening System untuk berdasarkan Institute
Efek Jakarta dan • Bank lokal pertama
Semarang, dan mempersingkat waktu of Service Management
Bursa Efek Surabaya yang menerbitkan
Surabaya. layanan pembukaan Studies (ISMS) Trisakti.
(sekarang Bursa Efek kartu syariah yang
rekening.
Indonesia). memiliki tiga fungsi
sebagai charge card, • Mencatat tonggak
1979 debit card, dan ATM. baru dengan total
1990
aset melampaui
Rp100 triliun dan laba
2008
Merger dengan PT Bank bersih lebih dari Rp1
Tabungan Untuk Umum triliun.
• Menerbitkan kartu
1895 Surabaya.
kredit Visa dan
MasterCard. Diakuisisi oleh Malayan
Banking Berhad
• Penerbit pertama
(Maybank) melalui
Travelers Cheque
entitas anak yang
MasterCard.
dimiliki sepenuhnya,
MOCS.
2018 2019 2020 2021
• Menerbitkan Obligasi • Allianz Life dan Maybank Indonesia • Menghadirkan Tabungan U,
• Ditunjuk sebagai salah Berkelanjutan II memperkenalkan perlindungan solusi tabungan yang dapat
satu Bank Penerima Tahap IV dan Obligasi asuransi jiwa berjangka mengakomodasi dan memfasilitasi
Setoran Biaya Berkelanjutan III Tahap menurun, SmartProtection seluruh kebutuhan keuangan
Penyelenggaraan I masing-masing dan SmartProtection iB untuk sehari-hari yang dapat diakses
Ibadah Haji (BPS- sebesar Rp640,5 miliar pembiayaan baik dalam produk dengan mudah secara digital
BPIH) periode April dan Rp1 triliun konvensional maupun syariah. melalui aplikasi M2U ID.
2018-Maret 2021 oleh
Badan Pengelola • Meluncurkan aplikasi • Berperan aktif dalam mendukung • Menyalurkan bantuan alat
Keuangan Haji mobile banking M2U Pemerintah memerangi wabah kesehatan untuk Penanggulangan
(BPKH) sekaligus Maybank App yang COVID-19 dengan melakukan COVID-19 kepada 25 RS pemerintah
meluncurkan baru dengan tampilan serangkaian aktivitas sosial, di dan swasta dengan kemitraan
tabungan Haji dan yang modern dan antaranya; donasi alat pelindung dengan Benih Baik.
Umrah bernama user friendly. diri (APD), donasi paket sembako
• Ditunjuk oleh Bank Indonesia dan
Tabungan MyArafah. dan makanan kepada masyarakat
• Bergabung Bank Sentral Tiongkok sebagai
terdampak termasuk komunitas
• Menerbitkan Obligasi sebagai anggota bank ACCD (Appointed Cross
penyandang disabilitas.
Berkelanjutan II Tahap Inisiatif Keuangan Currency Dealer) untuk Local
II dan III masing- Berkelanjutan • Dinobatkan sebagai “The World’s Currency Settlement mata uang
masing sebesar Indonesia (IKBI) Best Consumer Digital Banks 2020” Rupiah dan Yuan.
Rp645,5 miliar dan sebagai salah satu untuk kawasan Asia-Pasifik dan
• Meraih Predikat tempat kerja
Rp379 miliar. wujud komitmen penghargaan sub-kategori “Best
terbaik di Asia selama enam
menerapkan Website Design” untuk tingkat
• Melakukan Penawaran tahun berturut-turut yang
keuangan regional.
Umum Terbatas (PUT) diselenggarakan Business Media
berkelanjutan
VIII (Rights Issue) • Menjadi bank pertama di Indonesia International, penerbit HR Asia.
sebesar Rp2,0 triliun. • Pertama kali untuk memberikan fasilitas kepada
menyediakan fasilitas produsen dan distributor produk
• Menyediakan Cash Collection farmasi milik negara PT Bio Farma
fasilitas lindung nilai Solution kepada (Persero) dalam penanggulangan
(hedging) Syariah nasabah korporasi PT COVID-19 melalui pengadaan
pertama di Indonesia Federal International vaksin.
kepada nasabah Finance (FIF GROUP)
korporasi. • Dinobatkan sebagai “Best Digital
Bank” di ajang 3rd Global Retail
• Meningkatkan Banking Innovation Awards 2020
kemitraan strategis yang diselenggarakan Digital
dengan PT Angkasa Banker.
Pura II (Persero)
(“AP II”) dengan
menyediakan
penambahan fasilitas
pinjaman berjangka
sebesar Rp3 triliun.
80 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 83
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
2014 2015 2016 2017
• Menerbitkan • Mengumumkan • Meresmikan logo baru • Menandatangani
obligasi Subordinasi perubahan nama PT perusahaan sebagai identitas Nota Kesepahaman
dengan jumlah Rp1,5 Bank Internasional baru Maybank Indonesia yang (MoU) dengan
triliun dan Sukuk Indonesia Tbk menjadi selaras dengan identitas PT Railink untuk
Mudharabah dengan PT Bank Maybank perusahaan induk Maybank mendukung transaksi
jumlah Rp300 miliar. Indonesia Tbk Group sehingga dapat non tunai (cashless)
sehingga menjadi memberikan nilai tambah bagi pembayaran kereta
• Melakukan
satu entitas dengan Nasabah. bandara Internasional
penawaran umum
Maybank Group. Soekarno-Hatta.
terbatas VII (PUT VII) • Menerbitkan Obligasi
Rp1,5 triliun. • Pencapaian yang Subordinasi Berkelanjutan • Menerbitkan Obligasi
membanggakan dari II Tahap II (“Obligasi Berkelanjutan II
• Meluncurkan strategi
Perbankan Syariah Subordinasi”) dengan jumlah Tahap I sebesar
“Shariah First” sebagai
dengan menempati Rp800 miliar dan Sukuk Rp835 miliar dan
penyedia produk dan
posisi ke-5 (lima) di Mudharabah Berkelanjutan I Sukuk Mudharabah
jasa Syariah pada
industri Perbankan Tahap II (“Sukuk Mudharabah”) Berkelanjutan II Tahap
semua segmen bisnis.
Syariah dan dengan jumlah Rp700 miliar. I sebesar Rp266 miliar.
• Menyediakan menempati posisi ke-1
• Maybank Indonesia ikut • Menerbitkan
fasilitas pembiayaan (pertama) di industri
mendukung Pembangunan Negotiable Certificate
Musyarakah kepada Usaha Unit Syariah
Infrastruktur Nasional dengan of Deposits (NCD)
Garuda Indonesia. dalam sisi aset.
menyediakan fasilitas sebesar Rp400 miliar.
• Meluncurkan mobile pembiayaan Syariah kepada
banking berbasis PT Waskita Karya (Persero) Tbk
internet “Maybank2U”. dan PT Jasa Marga (Persero)
Tbk.
2022 2023 2024 2025
• Menerbitkan Obligasi • Maybank Indonesia telah • Maybank Indonesia melalui • Maybank Indonesia melalui Unit
Berkelanjutan IV Tahap I meluncurkan fitur pembukaan Unit Usaha Syariah (UUS), Usaha Syariah memperkuat kerja
Tahun 2022 sebesar Rp1 Tabungan Emas di M2U ID App menandatangani perjanjian
sama dengan Muhammadiyah
triliun. untuk semakin memperkaya kerjasama strategis dengan
pilihan produk investasi yang salah satu organisasi dan LPPOM MUI dalam
• Meluncurkan fasilitas mendukung sertifikasi halal bagi
dapat dipilih oleh nasabah. dakwah Islam terbesar di
Rekening Dana Nasabah
Indonesia, Pimpinan Pusat pelaku UMKM di Indonesia.
(RDN) untuk mendukung • Unit Usaha Syariah Maybank
(PP) Muhammadiyah
nasabah dalam melakukan Indonesia meluncurkan solusi
di Yogyakarta untuk • Maybank Indonesia dan
trading atau investasi pada pengelolaan kekayaan yang Bank Negara Indonesia
memberikan solusi keuangan
instrument saham/efek. terintegrasi “Shariah Wealth
berbasis syariah bagi menandatangani perjanjian
Management (SWM)” yang
• Bersama dengan Maybank
menawarkan solusi investasi
PP Muhammadiyah dan pinjaman sindikasi jangka
Group menyelenggarakan ekosistemnya. panjang senilai Rp1,85 triliun
berbasis Syariah mencakup
Maybank Sustainability Day
aspek keuangan, sosial • Maybank Indonesia (US$110 juta) kepada produsen
2022 di Taman Bhagawan,
Bali pada tanggal 27
maupun spiritual. memperluas kartu kredit mobil VinFast, beserta tambahan
co-brandnya dengan fasilitas accordion sebesar
Agustus 2022 dalam rangka • Pengembangan produk baru
meluncurkan Kartu Kredit
meningkatkan kesadaran asuransi jiwa Syariah PAYDI US$80 juta, untuk membiayai
Maybank Manchester United.
dan mendorong praktik (pengembangan asuransi pembangunan pabrik
keberlanjutan kepada unit link untuk dipasarkan • PT Sarana Multigriya Finansial perakitannya di Subang, Jawa
peserta dan mitra Bank. secara tatap muka maupun (Persero) (SMF) dan Maybank
Barat.
tanpa tatap muka termasuk Indonesia menandatangani
• Menyelenggarakan
kompetisi kewirausahaan
namun tidak terbatas pada perjanjian Uncommited • Maybank Indonesia menjalin
jalur distribusi cabang dengan Facility Line dengan total nilai kolaborasi strategis dengan
Maybank Syariah
model bisnis referensi. transaksi senilai Rp4 triliun.
ISYEFpreneur yang Nanobank Syariah untuk
merupakan hasil kolaborasi • Maybank Indonesia sukses • Maybank Indonesia meluncurkan transaksi Sharia
antara Maybank Indonesia menyelenggarakan lomba menandatangani perjanjian Restricted Investment Account
UUS dengan Indonesian ‘Elite’ Label Road Race kerja sama strategis dengan
(SRIA) pertama di Indonesia.
Islamic Youth Economic pertama dan satu-satunya di PT Berdayakan Usaha
Forum (ISYEF). Indonesia, Maybank Marathon Indonesia (“Batumbu”) untuk • Maybank Indonesia menyalurkan
dengan lokasi start dan finish penyaluran pinjaman kepada fasilitas pembiayaan Sindikasi
• Meluncurkan fitur baru
di Bali Safari & Marine Park, UKM nasabah Batumbu senilai
di aplikasi M2U untuk Syariah Ijarah Muntahiyah
Gianyar. Rp1 triliun
pengelolaan keuangan Bittamlik (IMBT) berbasis
nasabah yakni 360 Digital • Pemenuhan ketentuan • Meluncurkan fitur pembelian keberlanjutan senilai Rp1,1 triliun
Wealth, yang mampu 7,5% porsi saham free float Surat Berharga Negara (SBN)
kepada PT Pelayanan Listrik
mengkonsolidasikan sehubungan transaksi di pasar sekunder melalui
seluruh aktivitas keuangan penjualan UBS AG London aplikasi mobile banking Nasional (PLN) Batam, dari total
yang dilakukan nasabah sebanyak 13,95 miliar lembar miliknya, M2U ID App yang Rp3,3 triliun (US$199 juta).
melalui aplikasi tersebut. saham (18,31%), dan transaksi dapat diakses oleh lebih
pembelian Vital Solution Fund banyak masyarakat, termasuk
sebanyak 6,65 miliar lembar investor ritel yang mencari
saham (8,73%) fleksibilitas dan investasi
optimal.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 81
Page 84
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Struktur
Organisasi
DEWAN KOMISARIS
Komite Internal
Komite Audit
Audit
Komite Pemantau Komite
Risiko Manajemen Risiko
Komite Nominasi & Komite Aset &
Remunerasi Liabilitas (ALCO)
DIREKTUR
Komite Pemantau Komite Pengarah
TI TI LEGAL & KEPATUHAN, DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
SEKRETARIS PERUSAHAAN MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL TEKNOLOGI INFORMASI
Komite
& ANTI FRAUD EFFENDI WIDYA PERMANA BAMBANG ANDRI IRAWAN
Tata Kelola Komite Manajemen YESSIKA EFFENDI
Terintegrasi Risiko Terintegrasi 3)
Komite
Tata Kelola Komite
Whistleblowing Pendukung
Credit Risk Management IT Digital Delivery &
Lainnya Anti Fraud 2) Credit Operations
IMANUEL CIPTA IDAMAN Operations
RUDY STEVEN GULTOM JACOBUS DADU LEIN
TARIGAN HENDRAMIN PRAMULYO
IT CFS Delivery &
Compliance Retail Credit Portfolio & Operation Processing
Internal Audit 1) Operations
E. IWAN NUGROHO Policy Center
HARISENO ACHARYAMA RICKY INDRAYANTO
SUSANTO HENDRA SANTANU IRWAN SANTOSO
DJAYA (pjs)
Strategy & Corporate Legal & Non Retail Credit Policy & Customer Experience IT Global Banking Delivery
Transformation Litigation Strategic Risk Management & Operations
MICHAEL ADRIAN KHUSNUDHON Management CLARA INDA TIARA ALLAN MARLATANG
A. DIMAS AGUSNUGROHO
Shared Service & IT Analytic Reporting &
Corporate Corporate Secretary
SME Credit Risk Channel Operations Corporate Delivery
Communications PUTU DEWIKA
SHINTA KUSUMA DEWI BENYAMIN NURPATRIA RICKY INDRAYANTO
BAYU IRAWAN ANGGANINGRUM
SETIAWAN DJAYA
Market, Liquidity &
Sustainability Financial Crime Treasury Credit Risk Branch Operations IT Infrastructure &
MARIA TRIFANNY Compliance Management Control & Assurance Operations
FRANSISKA RIKA I NYOMAN HADIJAYA YULIES APRILYANTI JOHANES SETIYABUDI
SIMBARA GIRI
Corporate Brand Enterprise Risk Process,
& Marketing Personal Data Protection Performance & IT Enterprise Architecture
Management & Platform
Communications MAYA OCTAVIA WIDJAYA Embbeded Risk
YOSEF OKTAVIANUS S. FELIX FREEMAN
REZA VARINDRA ILHAM RIZKI KINAN
Technology Risk IT Governance, Planning
Management & Project Management
RUSDI RACHIM EDWARD CAHYADI
KARSONO
Operational Risk &
IT Security
Business Continuity
PATRIA INDRAJAYA
SURYO PRASETYA
Garis Pelaporan
Financial Reporting
Garis Koordinasi Integrity
Digital Banking
CHARLES BUDIMAN
LUCAS ANITA
Garis Supervisi
Core Banking Project
SETIASMO
82 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 85
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN PENGAWAS
SYARIAH
DIREKSI
PRESIDEN DIREKTUR
STEFFANO RIDWAN
DIREKTUR
DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR DIREKTUR
COMMUNITY FINANCIAL
HUMAN CAPITAL KEUANGAN UNIT USAHA SYARIAH PERBANKAN GLOBAL
SERVICES
IRVANDI FERIZAL SHAIFUL ADHLI YAZID ROMY HARDIANSYAH RICKY ANTARIKSA
BIANTO SURODJO
Financial
Sharia Global Banking
Business Human Capital 1 Controlller & Corporate Banking Business Banking PT Wahana
R. B. RADITYA
RAHARTATY Investor Relations HERTANTO GUNADI MARIANA HUSIN Ottomitra
YUDHANEGARA
ABDUR RAZZAQ Multiartha Tbk
Financial Institution Group
Business Human Capital 2 Sharia Community SME Banking PT Maybank
Corporate Treasury GOLFINA
PAULUS DANANG YANRI Financial Services TJHANG DAVID W. Indonesia
ROY BAHREN SIREGAR KUSMARNINGRUM
HATMOKO DANDY SUPRANDONO Finance
ANAK
Syndication Consumer PERUSAHAAN
Sharia Wealth & Halal RIFAN ARISTA TJAN CHRISTIAN
Talent Acquisition Finance & Accounting
Ecosystem
RENI ASTUTI DEWI JESSELEE BERNHARD
AZZADY BIN JAMALUDDIN
Regional Client Coverage Wealth Management &
YUZREIN IDZRAN BIN MOHD Segmentation
Rewards, Organization Procurement, Premises & Sharia Product YUSOF SUMITRO
Development & Strategy Vendor Relation Management
NELDA VICTORIA SIBURIAN YULINDA SIMANJUNTAK BAGINDA SAUMAR
Global Markets Community Distribution
Talent Management & I MADE BUDHI P. ARTHA HARRYANTO PRAMONO
GB & BB Remedial Sharia Advisory &
Organization Learning CHARLES AGUSTINUS Assurance
MARTUA BANGUN RUNTU M. FAISAL MUCHTAR
JAYAWINATA
Non Retail Strategic
Transaction Banking
Partnership
Sharia Process ADE RANGKOTO
PAULUS CHOLOT JANALA
Employee Relations & SME & Consumer Development,
Health Safety Collections Compliance & ERU
YULIA PRIHANDINI R. RUSVANDY ROUSLY AGUS RACHMAT GB Business Planning,
HIDAJATULLOH Performance, &
Embedded Risk Unit Retail Credit Process
MUHAMMAD HENDRO MUHAMMAD SALAM
Sharia Strategy Planning, WIJANARKO
HC Operations
Performance & Finance CFS Business Planning
CHAIRANY DANUSAPUTRA
DIMAS BAGAS SURYAWAN & Performance
Maybank Indonesia -
India Management
MOHIT VARMA PATRICIA
HENDRAWIRAWAN
CFS Embedded Risk,
Control and Transaction
Monitoring
Catatan: HUMILO FELONA RONITUA
1. Dalam melaksanakan tugasnya, unit kerja Internal Audit menyampaikan laporan kepada Presiden
Direktur atau Dewan Komisaris, serta mempunyai wewenang untuk melakukan komunikasi secara
langsung dengan Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah. Pricing & Data Analytics
2. Fungsi Anti Fraud bertanggung jawab kepada Presiden Direktur, serta memiliki hubungan komunikasi dan RAHMAT KURNIA
pelaporan secara langsung kepada Dewan Komisaris.
3. Koordinasi dengan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
4. Sebagai ketua fungsi Literasi Keuangan dan Inklusi Keuangan yang berkoordinasi dengan Unit Kerja
Sustainability
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 83
Page 86
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Visi, Misi, dan
Budaya Perusahaan
VISI
Menjadi penyedia layanan keuangan
terkemuka di Indonesia, yang didukung oleh
sumber daya manusia yang berkomitmen
penuh dan inovatif untuk menciptakan nilai
dan melayani komunitas
MISI
Humanising Financial Services
Melalui misi tersebut, dengan keberadaan kami di tengah masyarakat,
kami berkomitmen untuk:
Menyediakan layanan finansial yang
01 simpel, mudah diakses dan memahami
kebutuhan nasabah
Menjadi mitra keuangan yang
02 terpercaya untuk masa depan yang
berkelanjutan
Melayani masyarakat dengan penuh
03 hormat, jujur, adil, serta menjunjung
tinggi martabat dan integritas
Persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi Mengenai Visi dan Misi Bank
Visi dan Misi dari Maybank Indonesia telah ditinjau dan disetujui oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Bank melakukan
peninjauan secara periodik terhadap Visi dan Misi ini.
Sampai dengan saat ini Visi dan Misi Bank masih valid dan sesuai dengan kondisi saat ini.
Pada akhir November 2014, Dewan Komisaris dan Direksi menyelenggarakan pertemuan dan memberikan persetujuan
untuk menyelaraskan kembali visi dan misi Bank sesuai dengan perkembangan strategi yang terakhir yang dilakukan
oleh Bank. Penyelarasan visi dan misi ini juga dilaksanakan berdasarkan ikrar bersama pada saat Maybank Leaders
Offsite Meeting di Bogor. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 21 Maret 2014.
Peninjauan terakhir dilakukan pada 28 November 2025 bersamaan dengan persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi
pada Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026-2028.
84 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 87
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
BUDAYA PERUSAHAAN
Teamwork
Kami bekerja sama sebagai satu tim yang didasari
nilai saling menghargai dan rasa kebanggaan
Integrity
Kami terpercaya, profesional, dan berlandaskan
moral dalam semua kegiatan usaha kami
Growth
Kami memiliki keinginan yang kuat untuk
melakukan peningkatan dan pembaharuan secara
konsisten
Excellence & Efficiency
Kami berkomitmen untuk menghasilkan kinerja
yang sempurna dan layanan prima
Relationship Building
Kami secara berkesinambungan membangun
hubungan kerja sama jangka panjang yang tulus
dan saling menguntungkan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 85
Page 88
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Bidang
Usaha
Kegiatan Usaha berdasarkan Anggaran Dasar Terakhir
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir, kegiatan usaha utama Maybank Indonesia adalah menjalankan
kegiatan usaha di bidang perbankan umum. Sejalan dengan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar tersebut, dalam
rangka mencapai maksud dan tujuan Perseroan, Bank berwenang untuk melaksanakan kegiatan usaha utama beserta
kegiatan penunjang yang terkait, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sebagai
berikut
Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar
Sudah Dijalankan Belum Dijalankan
KEGIATAN USAHA UTAMA
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, √
deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya
dipersamakan dengan itu.
b. Menerbitkan Surat Pengakuan Hutang. √
c. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko sendiri maupun untuk kepentingan √
dan atas perintah nasabahnya, surat-surat berikut:
I. Surat-surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh Perseroan yang biasa √
berlakunya tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat-
surat dimaksud;
II. Surat pengakuan hutang dan surat berharga lainnya yang masa berlakunya √
tidak lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan surat-surat
dimaksud;
III. Surat berharga Pemerintah dan surat jaminan Pemerintah; √
IV. Sertipikat Bank Indonesia (SBI); √
V. Obligasi; √
VI. Surat dagang berjangka waktu √
VII. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu sesuai dengan peraturan √
perundangan yang berlaku.
d. Memberikan kredit √
e. Menempatkan dana pada, meminjamkan dana dari, atau meminjamkan dana √
kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi
maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana lainnya.
f. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan sendiri, maupun untuk kepentingan √
nasabah.
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga dan melakukan √
perhitungan dengan atau antara pihak ketiga.
h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat berharga. √
i. Melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan pihak lain berdasarkan suatu √
kontrak.
j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada nasabah lainnya dalam √
bentuk surat berharga yang tidak tercatat di bursa efek.
k. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit dan kegiatan Wali Amanat. √
l. Melakukan segala kegiatan lain yang lazim dilakukan oleh bank sepanjang tidak √
bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, antara lain
bertindak sebagai Bank Kustodian.
86 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 89
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Kegiatan Usaha Berdasarkan Anggaran Dasar
Sudah Dijalankan Belum Dijalankan
m. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan berdasarkan Prinsip √
Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
dan Dewan Syariah Nasional.
n. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat √
kegagalan kredit atau kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah,
dengan syarat harus menarik kembali penyertaan, dengan memenuhi ketentuan
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
KEGIATAN USAHA PENUNJANG
a. Melakukan kegiatan dalam Valuta Asing sesuai dengan ketentuan yang √
ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
b. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank atau perusahaan lain di √
bidang keuangan, seperti sewa guna usaha, modal ventura, usaha kartu kredit,
pembiayaan konsumen, perusahaan efek, asuransi, serta Lembaga kliring
penyelesaian dan penyimpanan, dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan.
c. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk mengatasi akibat √
kegagalan kredit, termasuk kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah,
dengan syarat harus menarik kembali penyertaannya sesuai dengan ketentuan
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
d. Bertindak sebagai pendiri dan pengurus Dana Pensiun sesuai dengan ketentuan √
dalam peraturan perundangundangan di bidang dana pensiun yang berlaku.
e. Menjual agunan baik seluruh maupun sebagian, melalui pelelangan atau dengan √
cara lain, dalam hal debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada Perseroan,
dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut wajib dicairkan secepatnya.
f. Melakukan segala penunjang usaha lainnya yang lazim dilakukan oleh Bank √
sepanjang tidak bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.
Kegiatan Usaha yang Dijalankan pada Tahun Buku
Hingga 31 Desember 2025, Maybank Indonesia telah menjalankan seluruh kegiatan usaha yang tertulis dalam Anggaran
Dasar terakhir.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 87
Page 90
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Produk
dan Jasa
SIMPANAN CFS RITEL
TABUNGAN WEALTH MANAGEMENT
• Maybank Tabungan Reguler • Maybank Premier
• Maybank Tabungan MAKSI • Layanan Dana Pihak Ketiga
• Maybank Tabungan Pro - Obligasi Pemerintah
• Maybank Tabungan Woman One - Reksa Dana
• Maybank Tabungan SuperKidz - Dual Currency Investment
• Maybank Tabungan MyPlan - Bancassurance (Asuransi Jiwa dan Asuransi Umum)
• Maybank Tabungan Super Valas
• Maybank TabunganKu KPR
• Maybank Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) • Kredit Properti
• Maybank Tabungan EduPlan • Kredit Properti Multiguna
• Maybank Tabungan U • Kredit Properti Bebas Bunga
• Maybank Tabungan RDN (Rekening Dana Nasabah) • Kredit Properti Fix & Fix
• Maybank Tabungan Payroll
KARTU KREDIT & KREDIT TANPA AGUNAN
GIRO • Maybank Kartu Kredit Visa Infinite
• Maybank Giro Rupiah • BMW Maybank Kartu Kredit
• Maybank Giro Valas • MINI Maybank Kartu Kredit
• Maybank Giro Multicurrency • Maybank Kartu Kredit Visa Platinum
• Maybank Giro DHE • Fitness First Maybank Kartu Kredit
• Celebrity Fitness Maybank Kartu Kredit
DEPOSITO BERJANGKA • Maybank Kartu Kredit JCB
• Maybank Deposito • Maybank Kartu Kredit White Card
• Maybank Deposito On-Call • Maybank Kartu Kredit Mastercard Platinum
• Maybank Deposito Online • Maybank Kartu Kredit Corporate
• Maybank Deposito ESG • Maybank Kartu Kredit Manchester United
• Maybank Kredit Tanpa Agunan
CFS NON RITEL
KPM
• Pembiayaan Investasi • Joint Financing - Auto Finance
• Pembiayaan Modal Kerja
• Pembiayaan Properti Komersial Maybank Finance:
• eBiz Pintar • Pembiayaan Investasi
• eBiz Maxi - Finance Lease IDR
• KPM Niaga - IMBT (Ijarah Muntahiyah Bin Tamliq)
• Kredit Alat Berat - Installment Financing
• Pembiayaan Multiguna
MAYBANK DIGITAL BANKING - Pembiayaan multiguna barang
- Pembiayaan multiguna konsumtif
• M2U ID App • Pembiayaan Modal Kerja
• M2U ID Web
• M2E WOM Finance:
• CoOLPay • Pembiayaan Multiguna Barang
• QR Pay Merchant - Pembiayaan Motor Baru (PPSA)
• Maybank ATM • Pembiayaan Multiguna Jasa
• Maybank Direct Debit - Pembiayaan Multiguna MotorKu (PPSA)
• Maybank Virtual Account - Fasilitas Dana MotorKu
• Western Union
88 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 91
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
- Pembiayaan Multiguna MobilKu • Pembiayaan Post Shipment (Negosiasi dan Diskonto)
- Fasilitas Dana MobilKu • Ekspor Collection
• Pembiayaan Investasi • Pengiriman dokumen ekspor non-LC
- Sale and Leaseback MobilKu
• Pembiayaan Modal Kerja Bank Garansi
- Fasilitas Modal Usaha MobilKu • Standby LC
- Sale and Leaseback MobilKu • Demand Garansi
- Sale and Leaseback MotorKu • Kontra Garansi
• Pembiayaan Jual Beli (Akad Murabahah) • Aplikasi Jaminan Online
- Pembiayaan Syariah Motor Baru
- Pembiayaan Syariah Logam Mulia “MasKu” Struktur Trade Finance
• Pembiayaan Jasa (Akad Ijarah) • Pembiayaan Invoice Pembeli
• Pembiayaan Syariah “HajiKu“ • Pembiayaan Invoice Penjual
• Forfaiting
PERBANKAN GLOBAL • Banker’s Acceptance
• Partisipasi Risiko
TREASURY DAN GLOBAL MARKETS
• Foreign Exchange (Spot, Forward, Swap, DNDF) BANK KUSTODIAN
• Fixed Income (Bond) • Layanan Safekeeping :
• Interest Rate Swap (IRS) - Penyelesaian Transaksi Surat Berharga
• Cross Currency Swap (CCS) - Penyimpanan Surat Berharga
• Currency Option - Aksi Korporasi
• Interest Rate Futures • Layanan Fund Services :
• Forward IB - Fund Accounting
• Cross Currency Hedging IB (CCH IB) - Unit Registry
• Call Spread Option (CSO)
• Collar Option (CLO) CASH MANAGEMENT
• Dual Currency Investment (DCI) • Layanan Pembayaran
• Swap Investment (SWI) - Transfer Dana (Pindah buku, BI-FAST, SKN, RTGS & Real
• Digital Investment (DGI) Time Online Transfer)
• Money Market (Interbank Lending/ Borrowing, Repo, Rev. - Pengiriman Dana dalam Mata Uang Asing (SWIFTgpi)
Repo, Cross Ccy Repo) - Pengiriman Dana (Local Currency Settlement) dalam
• Layanan Treasury Lainnya mata uang lokal masing-masing Negara (IDR, MYR,
CNY)
TRADE FINANCE - Pembayaran Gaji (Payroll)
Impor - Pembayaran Masal
• Letter of Credit (LC) – unjuk & berjangka SKBDN (Surat - Pembayaran Pajak (Modul Penerimaan Negara)
Kredit Berdokumen Dalam Negeri – (Unjuk & Berjangka) - Pengantaran Uang Tunai
• LC/SKBDN berjangka atas unjuk (UPAS) dan LC/SKBDN - SWIFT MT101
berjangka atas berjangka (UPAU)
- Penerimaan Dokumen Impor Non-LC • Layanan Penerimaan Pembayaran
- Pembiayaan Trust Receipt - Transfer Dana Masuk (Pindah buku, BI-FAST, SKN, RTGS
- Penjaminan atas pengapalan & Real Time Online Transfer)
- Penerimaan Dana dalam Mata Uang Asing (SWIFTgpi)
Ekspor - Penerimaan Dana (Local Currency Settlement) dalam
• Ekspor LC/SKBDN Penerusan mata uang lokal masing-masing Negara (IDR, MYR,
• Transferable L/C/SKBDN CNY, KRW)
• L/C Konfirmasi - Foreign Telegraphic Transfer (FTT)
• Pembiayaan Pre-shipment
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 89
Page 92
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
- Warkat Kliring (Inkaso & Kliring Intercity) - Pembiayaan Properti iB Bebas (Musyarakah
- Setoran Tunai & Cek/Bilyet Giro Mutanaqisah)
- Layanan Pengambilan Uang & Cek/Bilyet Giro - Personal Financing iB
- Direct Debit & SKN Direct Debit
• Non Konsumer
• Layanan Manajemen Likuiditas Tunai
- Pemindahbukuan secara Berkala - Pembiayaan Musyarakah Mutanaqisah (MMq)
- Pemindahbukuan sesuai Target Nominal - Pembiayaan Musyarakah
- Pemindahbukuan dalam rangka Pendanaan - Pembiayaan Mudharabah
- Sweep In, Sweep Out & Sweep Balance - Pembiayaan Murabahah
- Bank Sponsor BI Fast - Pembiayaan Leasing iB (IMBT)
- Pembiayaan Invoice iB Buyer
• Layanan Informasi Rekening - Pembiayaan Invoice Financing iB Seller
• Giro - Pembiayaan Rekening Koran Syariah - Musyarakah
- Informasi/Mutasi rekening dalam format MT940/950 - Pembiayaan Trust Receipt iB – Musyarakah
- Informasi/Mutasi rekening melalui API - Pembiayaan LC/SKBDN UPAS iB – Kafalah Bil Ujrah
- Pembiayaan LC/SKBDN UPAU iB - Kafalah Bil Ujrah
CORPORATE ELECTRONIC CHANNELS - Pembiayaan Pre- Shipment Financing – Musyarakah
• Maybank2E
• Maybank CoOLPAY (Corporate Online Payment Gateway Non Tunai
& Financial Value Chain) - Letter of Credit (L/C) iB (Kafalah)
• M2E Trade - Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) iB
• Koneksi Host to Host dan API (Kafalah)
- Penjaminan Syariah (Guarantee iB)
FINANCIAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (FSCM) - Documentary Collection iB
• Pembiayaan Distributor
• Pembiayaan Supplier • Layanan Perbankan Syariah Lainnya
- Foreign Currency Hedging iB
PERBANKAN SYARIAH - Pembiayaan Yang Diterima (PYD) – Sharing Restricted
Invesment Account iB (SRIA)
PRODUK SIMPANAN - Produk-Produk Asuransi Jiwa Syariah dengan Model
• Maybank Tabungan iB (Mudharabah, Wadiah) Bisnis Referensi
• Maybank Tabungan MAKSI iB (Mudharabah) - Produk-Produk Asuransi Jiwa Syariah dengan Model
• Maybank Tabungan Pro iB (Mudharabah) Bisnis Integrasi
• Maybank Tabungan Women One iB (Mudharabah) - Produk Asuransi Jiwa Syariah (PAYDI
• Maybank Tabungan SuperKidz iB (Mudharabah)
• Maybank Tabungan MyArafah iB WEALTH MANAGEMENT
• Maybank MyPlan iB (Mudharabah) • Sukuk Pemerintah
• Maybank TabunganKu iB (Wadiah) • Reksa dana Syariah
• Maybank Simpel iB (Mudharabah) • Bancassurance Syariah (Asuransi Jiwa Syariah dan
• Maybank Super Valas iB (Mudharabah) Asuransi Umum Syariah)
• Maybank Giro iB (Mudharabah, Wadiah)
• Maybank Deposito iB (Mudharabah) LAYANAN DIGITAL
• Maybank Rekening Tabungan Jemaah Haji (RTJH) • Maybank2U ID
(Mudharabah) • Maybank2E
• Maybank Tabungan U iB • Maybank CoOLPay (Aplikasi Pembayaran Digital
• Maybank Giro Multicurrency iB (Mudharabah) Korporasi & Pembiayaan Rantai Nilai)
• Maybank API (Application Programming Interface)
PRODUK PEMBIAYAAN • Maybank eBiz
• Konsumer • Trade Connex
Tunai • eCustody
- Pembiayaan Pemilikan Properti iB (Musyarakah
Mutanaqisah)
- Pembiayaan Properti Multiguna (PP Multiguna iB)
(Musyarakah Mutanaqisah)
- Joint Financing – Auto Finance Syariah
90 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 93
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Profil
Dewan Komisaris
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli
PRESIDEN KOMISARIS
Usia Domisili
58 tahun Malaysia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2025 – 2028
Kewarganegaraan
Malaysia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana Administrasi Bisnis, Washington University, St Louis, • Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 25 Maret 2022
USA • Tanggal efektif menjabat: 4 Oktober 2022
• Advanced Management Program, Harvard Business School, • Diangkat kembali:
Harvard University, Boston - RUPS Tahunan tanggal 11 April 2025
Riwayat Pekerjaan Hubungan Afiliasi
• Director, Corporate Services, Pigas Engineering Sdn Bhd • Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
(1997-1998) Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan anggota Dewan
• Bursa Malaysia Berhad: Pengawas Syariah Bank;
- Senior Manager, International Affairs (1998-2001) • Memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham
- Vice President, Planning and Development (2001-2002) utama Bank
- Senior Vice President, Finance and Strategy (2002-2004)
- Chief Financial Officer (2004-2006) Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Telkom Malaysia Berhad: • Cyber Risk & Security Awareness Session by Mandiant &
- Chief Executive, TM Ventures (2006-2008) Trellix
- Group Strategy Officer (2008) • Forum Ekonomi Malaysia 2025
• Group Chief Financial Officer, Malayan Banking Berhad • Evolution Of Banking Model: Traditional – Digital – Virtual;
Group (2008-2012) FinTech: Serene; NatWest Data Transformation & Core
• President Director and Chief Executive Officer, Banking
PT Bank Maybank Indonesia, Tbk (2012-2013) • The Art of the Possible in AI
• RHB Banking Group: • The Leadership Mystique
- Deputy Group Managing Director (2013-2015) • Learnings from Europe’s Fastest Growing Startup
- Group Managing Director (2015-2022) • Fortune ASEAN-GCG-China Economic Forums 2025
• Non-Executive Director, Cagamas Holdings Berhad • Training SMR J6 BOC
(2022-2024) • Ujian SMR J6 BOC
• AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
Rangkap Jabatan
Perusahaan Terbuka Lainnya Sertifikasi
• President & Group Chief Executive Officer - Malayan Banking Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan Tanpa
Berhad Group (Maybank) (sejak 2022) Berjenjang, yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
Institusi Lainnya Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) pada 29
• Non-Executive Director - Payments Network Malaysia Sdn September 2025
Bhd (Paynet) (sejak 2022)
• Non-Independent Non-Executive Director – Maybank Keanggotaan Komite
Singapore Limted (sejak 2022) Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 91
Page 94
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Marina R. Tusin
KOMISARIS INDEPENDEN
Usia Domisili
69 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Perempuan 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
Sarjana Psikologi, Universitas Indonesia, Indonesia Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan Pengawas
Riwayat Pekerjaan Syariah, dan pemegang saham utama Bank.
• Peneliti, Pusat Penelitian UNIKA Atma Jaya (1981-1983)
• Partner, PT PwC Indonesia Konsultan (1983-2002) Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Founding and Managing Partner, TASS Consulting • New Year Town Hall 2025
(2002-2012) • In-House Cyber Risk & Security Awareness Session
• Presiden Direktur, PT PwC Consulting Indonesia (Partner PwC • Agile Leadership Training
South East Asia Consulting) (2013-2024) • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
• Guru Series: AI Transformation
Rangkap Jabatan • Refreshment SMR J6 BOC
Perusahaan Terbuka Lainnya • Annual Board Risk Workshop
Tidak ada rangkap jabatan • Agile Open Day to strengthen Agile mindset across all levels
Institusi Lainnya in conjuction with Group Agile COE
Ketua merangkap anggota independen Komite Remunerasi • Culture Transformation Workshop
dan Sumber Daya Manusia – Badan Pengelola Investasi Daya • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
Anagata Nusantara (sejak Oktober 2025) • Training for Bionic Squad on New Parctical Habits
• Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
Dasar Hukum Pengangkatan ini Groups & Annual Cybersecurity Awareness
Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Sertifikasi
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
efektif 19 Juli 2024, dengan masa jabatan sampai dengan
penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027 Keanggotaan Komite
• Ketua merangkap anggota Komite Nominasi dan
Remunerasi
• Anggota Komite Pemantau Risiko
• Anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
92 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 95
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Hendar
KOMISARIS INDEPENDEN
Usia Domisili
68 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2023 – 2026
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
• Sarjana Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas • Diangkat: Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 16 Oktober
Padjadjaran Bandung 2017
• Master of Art, bidang Development Economics, Center for • Tanggal efektif menjabat: 22 Januari 2018
Development Economics Williams College, USA • Diangkat kembali:
• Doktor di bidang Manajemen Bisnis, Universitas - RUPS Tahunan tanggal 30 Maret 2020
Padjadjaran, Indonesia - RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023
Riwayat Pekerjaan Hubungan Afiliasi
• Bank Indonesia: Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
- Staf Urusan Perencanaan dan Pengawasan Kredit, Urusan Komisaris lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan Pengawas
Kredit Umum (1983-1990) Syariah, dan pemegang saham utama Bank
- Kepala Seksi Kredit, Kantor Bank Indonesia Padang (1990-
1995) Pendidikan dan Pelatihan 2025
- Kepala Seksi Bagian Statistik Neraca Pembayaran, Urusan • New Year Town Hall 2025
Ekonomi dan Moneter (1995-1996) • In-House Cyber Risk & Security Awareness Session
- Peneliti Ekonomi Bagian Studi Ekonomi Mikro, Urusan Riset • Agile Leadership for Strategic Impact Training by Deloitte
Ekonomi dan Kebijakan Moneter (1996-1997) • Guru Series – Step into The Future with AI Transformation
- Deputi Kepala Bagian Statistik Neraca Pembayaran, • Refreshment SMR J6 BOC
Urusan Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (1997-1999) • Annual Board Risk Workshop
- Kepala Bagian Statistik Neraca Pembayaran (1999-2003) • Culture Transformation Workshop
- Kepala Bagian Analisa dan Perencanaan Kebijakan • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
(2003- 2004) • Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
- Kepala Biro Kebijakan Moneter (2004-2009) in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
- Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter • IRPA Annual Risk Professional Summit 2025
(2009-2013)
- Asisten Gubernur Bank Indonesia Bidang Sistem Sertifikasi
Pembayaran, Pengedaran Uang dan Pengelolaan Sistem Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
Informasi (2013) yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
- Deputi Gubernur (2013-2016) Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
• Komisaris Utama PT Kebon Agung (2017-2023)
Keanggotaan Komite
• Ketua merangkap anggota Komite Audit
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Pemantau Risiko
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Tidak ada rangkap jabatan • Ketua Pengganti merangkap anggota Komite Tata Kelola
Institusi Lainnya Whistleblowing
• Staf Pengajar – Lembaga Pengembangan Perbankan
Indonesia (LPPI) (sejak 2017)
• Dosen tidak tetap - STIE Indonesia Banking School (IBS)
Jakarta (sejak 2017)
• Advisor - PT Visa Worldwide Indonesia (sejak 2022)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 93
Page 96
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Putut Eko Bayuseno
KOMISARIS INDEPENDEN
Usia Domisili
64 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Lulusan AKABRI tahun 1984 dan menyandang gelar Sarjana • Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2021
Hukum, Universitas Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur • Tanggal efektif menjabat: 7 September 2021
• Diangkat kembali:
Riwayat Pekerjaan - RUPS Tahunan tanggal 1 April 2024
• Kepolisian Republik Indonesia:
- Ajudan dari Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Hubungan Afiliasi
Yudhoyono (2004-2009) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
- Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda Metro Jaya) Komisaris lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan Pengawas
(2009-2011) Syariah, dan pemegang saham utama Bank
- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah
Banten (2011) Pendidikan dan Pelatihan 2025
- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah • In-House Cyber Risk & Security Awareness Session
Jawa Barat (2011-2012) • Agile Leadership Training
- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
Metro Jaya (2012-2014) • Guru Series: AI Transformation
- Kepala Badan Pemelihara Keamanan (2014- 2017) • Refreshment SMR J6 BOC
- Ketua Pelaksana Satuan Tugas Sapu Bersih Pungli • Annual Board Risk Workshop
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan • Culture Transformation Workshop
Keamanan (2017-2019) • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Inspektur Pengawasan Umum (2017-2019) • Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
• Penasehat, PT Hyundai Indonesia (2019-2021) in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
• Komisaris, PT Infosys Solusi Terpadu (2019-2021)
• Komisaris, PT Agincourt Resources (2020-2025) Sertifikasi
Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
Rangkap Jabatan Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
Perusahaan Terbuka Lainnya
Komisaris – PT Acset Indonusa Tbk (sejak Mei 2025) Keanggotaan Komite
Institusi Lainnya • Anggota Komite Audit
Senior Advisor - PT Agincourt Resources (sejak 2025) • Anggota Komite Pemantau Risiko
• Ketua merangkap anggota Komite Tata Kelola
Whistleblowing
94 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 97
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Daniel James Rompas
KOMISARIS INDEPENDEN
Usia Domisili
67 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Sarjana Ekonomi, Universitas Jayabaya Jakarta, Indonesia Diangkat sebagai Komisaris Independen PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum
Riwayat Pekerjaan Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September
• Control Division, Citibank, Jakarta (1982-1985) 2024 dan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji
• Credit Dept, PT Citicorp Leasing Indonesia, Jakarta (1985- Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan
1986) dengan tanggal efektif 3 Januari 2025, dengan masa jabatan
• PT Bank Niaga/PT Bank CIMB Niaga, Jakarta: sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun
- Overseas Branch Department (1987-1996) 2027
- Merchant Banking Group Head (1996-1998)
- Remedial Group Head (1998-1999) Hubungan Afiliasi
- Risk Management Director (1999-2004) Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
- Business Banking Director (2004-2006) Komisaris lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan Pengawas
- Vice President Director/Retail Banking Director Syariah, dan pemegang saham utama Bank
(2006-2008)
- Credit & Enterprise Risk Management Director merangkap Pendidikan dan Pelatihan 2025
Finance & Corporate Planning Director (2008-2009) • In-House Cyber Risk & Security Awareness Session
- Vice President Director - Credit & Risk Management • Agile Leadership Training
(2009-2013) • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
- Vice President Director - MSME, Commercial Banking & • Guru Series: AI Transformation
Shariah (2013-2016) • Refreshment SMR J6 BOC
• Lembaga Pembiayaan Export Indonesia (LPEI), Jakarta: • Annual Board Risk Workshop
- Chairman of the Board of Directors concurrently Executive • Agile Open Day to strengthen Agile mindset across all levels
Director (2019-2021) in conjuction with Group Agile COE
- Member of Board of Director (2022-2024) • Culture Transformation Workshop
• Anggota Dewan Pengawas - Dana Pensiun Gereja Kristen • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
Indonesia (“GKI”) (2019-2025) • Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
• Komisaris Utama, PT IEB Prima Aset (2022-2023) in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
Rangkap Jabatan Sertifikasi
Perusahaan Terbuka Lainnya Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
Tidak ada rangkap jabatan yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
Institusi Lainnya Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
• Bendahara - Lembaga Perguruan Tinggi Teologi Indonesia
(sejak 2023) Keanggotaan Komite
• Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Risiko
• Anggota Komite Audit
• Anggota Komite Pemantua Informasi dan Teknologi
• Ketua merangkap anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi*
*) Sesuai dengan Pasal 18, Peraturan OJK No.18/POJK.03/2014 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan;
Keanggotaan Komisaris Independen, pihak independen dan
anggota Dewan Pengawas Syariah pada Komite Tata Kelola
Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan tidak diperhitungkan
sebagai rangkap jabatan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 95
Page 98
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Edwin Gerungan
KOMISARIS
Usia Domisili
77 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2023 - 2026
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
Sarjana Filosofi/Economy, Principia College, Elsah, Illinois, USA Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, anggota Dewan Pengawas
Riwayat Pekerjaan Syariah, dan pemegang saham utama Bank
• Vice President, Head of Treasury and Financial Markets
Citibank NA (1972-1997) Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Senior Advisor, Atlantic Richfield (1997-1999) • In-House Cyber Risk & Security Awareness Session
• Executive Vice President, PT Bank Mandiri Indonesia Tbk • Agile Leadership Training
(1999-2000) • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
• Kepala BPPN, Indonesian Bank Restructuring Agency • Guru Series: AI Transformation
(“IBRA”)/BPPN (2000-2001) • Refreshment SMR J6 BOC
• Komisaris, PT Bank Central Asia Tbk (2002-2003) • Annual Board Risk Workshop
• Komisaris Independen, PT Bank Danamon Indonesia Tbk • Agile Open Day to strengthen Agile mindset across all levels
(2003-2005) in conjuction with Group Agile COE
• Komisaris Utama, PT Bank Mandiri Indonesia Tbk • Culture Transformation Workshop
(2005-2014) • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
• Presiden Direktur, PT BHP BILLITON (2007-2013) • Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
• Komisaris, PT Indonesia Infrastructure Finance (2014-2018) in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
• Independet Non-Executive Director, Malayan Banking
Berhad (2015-2024) Sertifikasi
• Komisaris Utama, PT Melchor Tiara Pratama (Melchor Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
Group) (2021-2025) yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
Rangkap Jabatan
Perusahaan Terbuka Lainnya Keanggotaan Komite
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Pemantau Risiko
Institusi Lainnya • Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Pemantau Informasi Teknologi
Dasar Hukum Pengangkatan
• Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2017
• Tanggal efektif menjabat: 2 Maret 2018
• Diangkat kembali:
- RUPS Tahunan tanggal 30 Maret 2020
- RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023
96 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 99
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Datuk Lim Hong Tat
KOMISARIS
Usia Domisili
66 tahun Malaysia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Malaysia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
Sarjana Ekonomi bidang Administrasi Bisnis (Honours), • Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Universitas Malaya, Malaysia Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan anggota Dewan
Pengawas Syariah Bank
Riwayat Pekerjaan • Memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham
• Chief Manager, Maybank (1997-2000) utama Bank
• President & CEO, Maybank Philippines Inc (2000-2006)
• Senior Executive Vice President, Maybank (2006-2008)
• Deputy President, Maybank Malaysia (2008-2013) Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Group Head CFS & CEO, Maybank Singapore (2014-2017) • Maybank Indonesia: In House Cyber Risk & Security
• Non-Executive Director, Maybank Philippines Inc Awareness Sessions
(2014-2023) • A Sneaking Suspicion/Introduction to Security
• Group CEO – CFS, Maybank (2017-2018) • Behind Closed Doors/Security Essentials: Protecting
• Senior Advisor, Creador (Private Equity Co,). (2018-2021) Accounts, Devices and Systems/Spot the Difference:
Cybersecurity on the Web
Rangkap Jabatan • Incident Reporting/Web Browsing: Identifying Threats
Perusahaan Terbuka Lainnya (Advanced)/Gladys Richwoman
Tidak ada rangkap jabatan • Training Refreshment Risk Management Certificate 6
Institusi Lainnya • Annual Board Risk Workshop 2025
• Senior Advisor - Areca Capital Sdn Bhd. (sejak 2018) • Cyber Security Assignment
• Independent Non-Executive Director – Malaysia Smelting • Contemporary Issues in Anti Money Laundering & Anti-
Corporation Berhad (MSC) (sejak 2022) Terrorism Financing
• Independent Non-Executive Director - Maybank • Corporate Governance Excellence: Navigating Governance
(Cambodia) Plc (MCP) (sejak 2024) in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
Dasar Hukum Pengangkatan Sertifikasi
• Diangkat: Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 Oktober Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 6,
2018 yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
• Tanggal efektif menjabat: 5 Agustus 2019 Competency Center (IBI-BCC) pada 25 Juni 2025
• Diangkat kembali:
- RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2021 Keanggotaan Komite
- RUPS Tahunan tanggal 1 April 2024 • Anggota Komite Pemantau Risiko
• Anggota Komite Pemantau Informasi Teknologi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 97
Page 100
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
KOMISARIS
Usia Domisili
68 tahun Malaysia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2025-2028
Kewarganegaraan
Malaysia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Bachelor of Science in Marketing, Southern Illinois University • Cyber Risk & Security Awareness
• Master of Business Administration, Southern Illinois • Forum Ekonomi Malaysia 2025 (FEM2025)
University • Special Lecture on Global Events & Financial Industry
• Advanced Management Programme, The Wharton School Outlook
of Business, University of Pennsylvania • Navigating AI Risks: Opportunities, Risks, and Governance for
Leaders
Riwayat Pekerjaan • Bank Negara Malaysia – Annual Report 2024, Economic and
• Enterprise Banking, Corporate Banking, International Monetary Review 2024 and Financial Stability Review for
Banking and Credit Management, Maybank (1981-2005) Second Half 2024
• Affin Bank Berhad: • The Influence of Board Culture on Corporate Performance
- Director, Business Banking (2005-2009) • BNM Sasana Symposium 2025
- Managing Director/Chief Executive Officer (2009-2015) • Training SMR J6 BOC
• Chief Executive Officer, Affin Holdings Berhad (2014-2015) • Ujian SMR J6 BOC
• Independent Non-Executive Director, Maybank Islamic • Directors guide to RMiT
Berhad (2016-2017) • Khazanah Megatrends Forum 2025
• President/Managing Director, Bank Kerjasama Rakyat • IIF – Maybank Sustainable Finance Forum 2025
Malaysia Berhad (2017-2019) • Fireside Chat with PNB Investee Companies’ Directors
• Corporate Governance Excellence – Navigating
Rangkap Jabatan Governance in Groups & Annual Cybersecurity Awareness
Perusahaan Terbuka Lainnya
• Independent Non-Executive Director - Malayan Banking Sertifikasi
Berhad Group (Maybank) (sejak 2019) Kualifikasi 6 Bidang Manajemen Risiko Perbankan Tanpa
Institusi Lainnya Berjenjang, yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi
• Independent Non-Executive Director dan Chairman - Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan (LSP LSPP) pada 29
Maybank Islamic Berhad (sejak 2019) September 2025
Dasar Hukum Pengangkatan Keanggotaan Komite
• Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 25 Maret 2022 • Anggota Komite Pemantau Risiko
• Tanggal efektif menjabat: 6 Juli 2022 • Ketua merangkap anggota Komite Pemantau Informasi
• Diangkat kembali: Teknologi
- RUPS Tahunan tanggal 11 April 2025
Hubungan Afiliasi
• Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, dan anggota Dewan
Pengawas Syariah Bank;
• Memiliki hubungan afiliasi dengan pemegang saham
utama Bank
98 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 101
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Profil
Direksi
Steffano Ridwan
PRESIDEN DIREKTUR
Usia Domisili
52 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024-2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Dasar Hukum Pengangkatan
Bachelor of Science in Business Administration Oklahoma Diangkat sebagai Presiden Direktur PT Bank Maybank
State University, Stillwater Amerika Serikat Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan
Riwayat Pekerjaan telah mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan
• Sales Supervisor, Herbalife International Inc., Stillwater, dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal
Oklahoma, USA (1994-1995) efektif 11 Juli 2024, dengan masa jabatan sampai dengan
• Management in Trainee, Builders Square, Tulsa, Oklahoma, penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027
USA (1995)
• CITIBANK Hubungan Afiliasi
- Citiphone Banking Office/Liabilities Product & Complaint Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
Resolution Champion – Assistant Manager (1996-1998) lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
- Branch & ATM Expansion Project – Assistant Manager Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
(1998-1999) Pengendali
- Bank Card Sales Manager (1999-2000)
- Bank Card Deputy Regional Sales Manager (2001) Pendidikan dan Pelatihan 2025
- Bank Card Regional Sales Manager for Jakarta Area – • New Year Town Hall 2025
Assistant Vice President (2001- 2002) • Agile Leadership Training
• Standard Chartered Bank • ESG Champion Kick Off
- Head of National Sales, Consumer Banking (2003-2006) • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
- Value Centre General Manager Shared Distribution • Media Training for PresDir of MBI
Consumer Banking (2006-2007) • Leaders Bootcamp 2025
• Retail Banking Lending Head – Senior Vice President, • MEPC Finale Day
PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2007-2008) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
• PT Bank DBS Indonesia • Refreshment SMR J7 BOD
- Head of Consumer Finance Business – Senior Vice • MBI Leaders Workshop 2025
President (2008-2009) • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Deputy Head of Consumer Banking Group (2010) • Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025
- Managing Director, Director of Consumer Banking Group
(2010-2015) Sertifikasi
- Acting President Director (CEO) for DBS Indonesia (2015) Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
- Managing Director, Director of Commercial & SME Banking yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
(2015-2018) Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
• Head of Business Banking (Board of Management),
PT Bank BTPN Tbk (2018-2020) Keanggotaan Komite
• Direktur Community Financial Services (CFS), • Ketua merangkap anggota Komite Manajemen Risiko
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (2020-2024) • Ketua merangkap anggota Komite Assets & Liabilities
• Komisaris, PT Maybank Indonesia Finance (2020-2025) Management
• Ketua merangkap anggota Komite Pengarah Teknologi
Rangkap Jabatan Informasi
Perusahaan Terbuka Lainnya • Ketua Pengganti merangkap anggota Komite Manajemen
Tidak ada rangkap jabatan Risiko Terintegrasi
Institusi Lainnya • Ketua merangkap anggota Komite Kredit 1
Tidak ada rangkap jabatan • Ketua merangkap anggota Komite Restrukturisasi Kredit 1
• Ketua merangkap anggota Komite Kebijakan Perkreditan/
Pembiayaan
• Ketua merangkap anggota Komite Sumber Daya Manusia
• Ketua merangkap anggota Komite Pengarah Transformasi
• Ketua merangkap anggota Komite Pengarah Bersama
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 99
Page 102
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Shaiful Adhli Yazid
DIREKTUR
Usia Domisili
53 tahun Malaysia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Malaysia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
• B.A. (Econ.) Accounting and Finance, The University of • New Year Town Hall 2025
Manchester • Agile Leadership Training
• Master of Business Administration (Distinction), University of • Media Handling Training For BOD
Wales-Cardiff, Wales • Guru Series: AI Transformation
• Bionic Tiger – Finance
Riwayat Pekerjaan • Leaders Bootcamp 2025
• Auditor, Deloitte Touche Tohmatsu Johor, Malaysia • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
(1996-1999) • Refreshment SMR J7 BOD
• Manager-Audit, KPMG Singapore (1999-2005) • Sertifikasi Dasar Komisaris
• Head of Finance-South East Asia, Macquarie Bank • The Cyber Aftershock of Tariff Decisions
Singapore (2005-2011)
• Credit Suisse AG Singapore (2011-2012) Sertifikasi
- Head-Accounting Policy & Assurance Group, APac Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
- Director, Head-Finance New Business yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
• Senior Manager, Operational Risk-Malaysia and Indonesia, Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
Royal Bank of Scotland Singapore (2013)
• Partner, Forrestone Management Consultants Singapore Keanggotaan Komite
(2013-2015) • Ketua merangkap anggota Komite Internal Audit
• CFO, National Bank of Abu Dhabi (2015-2018) • Wakil Ketua merangkap anggota Komite Assets & Liabilities
• Chief Financial Officer (“CFO”), Maybank Islamic Management
Berhad(2018-2023) • Anggota Komite Manajemen Risiko
• Adviser-Group Finance, Malayan Banking Berhad • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
(2023-2024) • Anggota Komite Kredit 1 & 2
• Anggota Komite Restrukturisasi Kredit 1 & 2
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Human Capital Disciplinarian
Institusi Lainnya • Anggota Komite Pengarah Transformasi
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Pengarah Bersama
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan telah mendapat
persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan
dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 26
Agustus 2024, dengan masa jabatan sampai dengan
penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Pengendali
100 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 103
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Irvandi Ferizal
DIREKTUR
Usia Domisili
57 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024-2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
Sarjana Psikologi dengan predikat cum laude, Universitas • New Year Town Hall 2025
Padjadjaran • Agile Leadership Training
• Media Handling Training For BOD
Riwayat Pekerjaan • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
• Training & Development Manager PT Kalbe Farma • Guru Seris: AI Transformation
(1992-1996) • CHRO Retreat 2025
• Training & Development Manager TNT Indonesia • Leaders Bootcamp 2025
(1996-1998) • MEPC Finale Day
• Country HR Director TNT Indonesia (1998-2008) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
• Head of Human Resources for Sub Region Indonesia Nokia • Refreshment SMR J7 BOD
Siemens Network (2008-2011) • RCC Sertifikasi Uji Kompetensi Bidang MSDM
• Direktur HR Indonesia & HR Leader untuk kawasan Asia • MBI Leaders Workshop 2025
Tenggara (untuk Departemen ISC) Mondelez International • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
(2011-2015)
Sertifikasi
Rangkap Jabatan Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
Perusahaan Terbuka Lainnya yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
Tidak ada rangkap jabatan Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
Institusi Lainnya
Tidak ada rangkap jabatan Keanggotaan Komite
• Anggota Komite Manajemen Risiko
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
• Diangkat: Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 1 Desember • Anggota Komite Internal Audit
2015 • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
• Tanggal efektif menjabat: 21 Januari 2016 • Anggota Komite Human Capital Disciplinarian
• Diangkat kembali: • Anggota Komite Pengarah Transformasi
- Keputusan RUPST tanggal 6 April 2018 • Anggota Komite Pengarah Bersama
- Keputusan RUPST tanggal 26 Maret 2021 • Anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing
- Keputusan RUPST tanggal 1 April 2024
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Pengendali
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 101
Page 104
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Effendi
DIREKTUR
Usia Domisili
55 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2023-2026
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan • Undangan OJK Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025
• Sarjana Teknik Perminyakan, Institut Teknologi Bandung (ITB) – Penguatan Sektor Jasa Keuangan Yang Stabil & Inklusif untuk
• Master Bisnis Administrasi, Universitas MMU Malaysia Mendukung Program Prioritas Nasional
• Guru Series: AI Transformation
Riwayat Pekerjaan • BOD Offsite Meeting
• Project Engineer Oil Production Sharing, PT Arco Indonesia • Bionic Squad Competition (as Judge)
(1994-1995) • AGM
• Account Officer, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1995-1999) • BRP (Big Room Planning)
• Senior Staff (Manager) Task Force BBKU- Asset Management • M25+ Quaterly Business Review
Investment, Indonesia Bank Restructuring Agency (“IBRA”) • Leaders Bootcamp 2025
(1999-2000) • Mentoring Masterclass for Mentors
• Group Head (AVP) Risk Management Credit Review Division, IBRA • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
(BPPN) (2000-2004) • Bionic Tigr – Dir. Risk
• Financial Controller (on behalf of IBRA), PT Pindo Deli Pul & Paper Mills • ABRW 2025 – GR CRO
ad PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (APP Sinar Mas Group) • BOC Offsite Meeting
(2002-2003) • Sustain Event
• Credit Adviser – Credit Risk Division, PT Bank Central Asia Tbk • MMB
(2004-2007) • Refreshment SMR J7 BOD
• Senior Risk Manager (AVP), PT Bank Internasional Indonesia Tbk • Group Risk Townhall
(2007-2008) • Senior Leaders’ Engagement – M30
• Corporate Banking Risk Head (VP), PT Bank Maybank Indonesia Tbk • Global CR Day
(2008) • MBI Leaders Workshop 2025
• Bankwide Risk Head (VP), PT Bank Maybank Indonesia Tbk • AML CFT PF and ABC Training for BOC-BOD
(2008-2009) • Enterprise Crisis Simulation Exercise (ECSE) 2025
• Credit Risk Management Group Head (SVP-PE) PT Bank Maybank • Business Alignment Meeting Q 4
Indonesia Tbk (2009- 2015) • Maybank Indonesia Staff Townhall Q3/Financial Results
• Chief Credit Officer (EVP-PE), PT Bank Maybank Indonesia Tbk • Maybank Group Staff Townhall
(2015-2017) • Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan Komisioner dan Industri
Jasa Keuangan Tahun 2025
Rangkap Jabatan • Workshop Business Banking 2025 – Uphold the Energy 2026
Perusahaan Terbuka Lainnya • BOD Roadshow Regional JKT 2
Tidak ada rangkap jabatan
Institusi Lainnya Sertifikasi
Tidak ada rangkap jabatan Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7, yang dikeluarkan
oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking Competency Center (IBI-BCC)
Dasar Hukum Pengangkatan pada 28 Agustus 2025
• Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2017
• Tanggal efektif menjabat: 21 Juli 2017 Keanggotaan Komite
• Diangkat kembali: • Ketua merangkap anggota Komite Manajemen Risiko
- RUPS Tahunan tanggal 30 Maret 2020 Terintegrasi
- RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023 • Ketua Pengganti merangkap anggota Komite Kredit 1
• Ketua merangkap anggota Komite Kredit 2
Hubungan Afiliasi • Ketua Pengganti merangkap anggota Komite Restrukturisasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, Kredit 1
anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Pengawas Syariah, dan • Ketua merangkap anggota Komite Restrukturisasi Kredit 2
Pemegang Saham Utama maupun Pengendali • Ketua merangkap anggota Komite Human Capital
Disciplinarian
Pendidikan dan Pelatihan 2025 • Wakil Ketua merangkap anggota Komite Manajemen Risiko
• New Year Town Hall 2025 • Wakil Ketua merangkap anggota Komite Kebijakan Perkreditan/
• Agile Leadership Training Pembiayaan
• SSSA • Anggota Komite Assets & Liabilities Management
• Media Handling Training For BOD • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
• ESG Champion Kick Off • Anggota Komite Internal Audit
• Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
• KSHOP SME CREDIT 2025 • Anggota Komite Pengarah Transformasi
• Anggota Komite Pengarah Bersama
• Anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing
102 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 105
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Yessika Effendi
DIREKTUR
Usia Domisili
53 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Perempuan 2024-2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
• Bachelor of Science (Math & Comp. Science), The University Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
of Adelaide, Adelaide-Australia lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
• Master of Business Administration (MBA), Purdue University Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Global Pengendali
Riwayat Pekerjaan Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Citibank, N.A: • Agile Leadership Training
- Manager Associate - Project Manager (1997-1998) • Media Handling Training For BOD
- Assistant Manager - Collection and IATA-BSP Unit Head - • Refreshment SMR J7 BOD
Citibank, N.A, Jakarta (1998-1999) • Leaders Bootcamp 2025
- Manager-Trade Operation Unit Head - Citibank, N.A, • MEPC Finale Day
Jakarta (1999-2001) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
- Assistant Vice President - Deputy Transaction Delivery • MBI Leaders Workshop 2025
Head - Citibank, N.A, Jakarta (2001) • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Assistant Vice President-Document Checking and Export • Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025
Booking Unit Head - Citigroup Trade Services, Penang
Malaysia (2001-2003) Sertifikasi
- Vice President - Trade and Remote Branches Operation Program Pemeliharaan (Refreshment) Manajemen Risiko
Head - Citigroup, Jakarta (2004-2006) Perbankan KKNI Jenjang 7, yang dikeluarkan oleh Inovasi
- Senior Vice President - Cash and Trade Operations Head Finansial Indonesia (inofin) pada 25 Maret 2025
- Citibank, N.A, Jakarta (2006-2008)
- Director - Global Transactions Services Operations Head Keanggotaan Komite
- Citibank, N.A, Jakarta (2008-2010) • Anggota Komite Manajemen Risiko
- Direktur Kepatuhan - Citibank, N.A, Jakarta (2010-2017) • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
• Compliance Director, PT Bank HSBC Indonesia (2017-2020) • Anggota Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan
• Director of Compliance, Legal and Corporate Secretary, • Anggota Komite Internal Audit
PT Bank Commonwealth Indonesia (2020-2024) • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
• Anggota Komite Human Capital Disciplinarian
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Pengarah Transformasi
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Pengarah Bersama
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Tata Kelola Whistleblowing
Institusi Lainnya
Tidak ada rangkap jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Diangkat sebagai Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan telah mendapat
persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan
dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 11 Juli
2024, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan
RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 103
Page 106
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Widya Permana
DIREKTUR
Usia Domisili
56 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Sarjana Ekonomi, Universitas Padjadjaran, Bandung • New Year Town Hall 2025
• Master Bisnis Administrasi, The University of Texas at San • Press Conference Maybank Marathon
Antonio, USA • Connect-3 Mufti Menk
• Ceremony New Look Customer Call Center
Riwayat Pekerjaan • Agile Leadership for Strategic Impact Training by Deloitte
• Head of Treasury Operations, Bank Credit Lyonnais • Sales & Service Summit Award 2025
Indonesia (1997-2001) • Senior Leaders Town Hall
• Head of Asia Control & Coordination Capital Markets • Media Training
Operations, Credit Agricole, Hong Kong (2001-2005) • Media Handling Training For BOD
• Head of Wholesale Banking Operations, Bank DBS Indonesia • Town Hall Region Jakarta-1
(2005-2009) • Launching Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Sistem
• Acting Head of Technology & Operations, Bank DBS Pembayaran Indonesia
Indonesia (2010) • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
• Head of Institutional Operations, Bank ANZ Indonesia (2010- • Branch Visit BBOC
2015) • Operations Directorate Townhall
• Director of Operations &Technology, Bank Sumitomo Mitsui • Guru Series – Step Into The Future with AI Transformation
Indonesia (2015-2018) • BOD Offsite Meeting
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Region
Rangkap Jabatan Jakarta 3
Perusahaan Terbuka Lainnya • Buka Puasa Bersama 1446 Hijriah bersama anak yatim
Tidak ada rangkap jabatan • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Region
Institusi Lainnya Sumatera Selatan
Ketua Komite 3 – Sistem Pembayaran Wholesale dan Rupiah • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Jakarta 2
Digital – Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia – ASPI (sejak • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Jakarta 1
Juni 2025) • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Jakarta 1
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 – Jawa
Dasar Hukum Pengangkatan Tengah
• Diangkat: Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 18 Oktober • Sharing Session Low Code for Operations
2018 • Bionic Podcast
• Tanggal efektif menjabat: 18 Januari 2019 • Q1 – 2025 Big Room Planning (BRP) Session
• Diangkat kembali: • Maybank Indonesia Senior Leaders M30 Strategy Sector
- Keputusan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2021 Engagement
- Keputusan RUPS Tahunan tanggal 1 April 2024 • Opening Session CX Ambassador Workshop
• Opening Session Training Managerial Credit Operation
Hubungan Afiliasi • Engagement & Sharing Session with SMPP Batch 6
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi • Operations & Service Excellence Roadshow Region
lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan Sumatera Utara
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun • Maybank Indonesia Staff Townhall – Q1 2025 Financial
Pengendali Results
• Bank Indonesia – Diseminasi Ketentuan & Aspek Keamanan
Sistem BI FAST
• Operations & Service Excellence Roadshow Region
Kalimantan
• Maybank Leaders Bootcamp 2025
104 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 107
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
• Operations & Service Excellence Roadshow Region Jawa • Bionic Squad CX Ambassador Showcase
Bali & Nusra • Maybank Group Staff Townhall - 3Q 2025 Financial Results
• Operations & Service Excellence Roadshow Region Sulawesi • Seminar “The Future of Payments: Innovate, Trusted, Global”
IBT • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
• BIGER PSE Jawa Barat
• Operations Townhall #2 • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
• Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Jawa Tengah
• Big Room Planning (BRP) Q2 – 2025 • Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
• Forum Partisipasi Publik Rancangan PBI terkait Industri Sulawesi & IBT
Sistem Pembayaran • Opening Speech Bionic Leader - sosialisasi 5 Practical
• BOC & BOD Offsite Meeting Habits
• Maybank Indonesia Staff Townhall Q2/2025 Financial
Results Sertifikasi
• Agile Open Day Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
• Operations & Service Excellence Roadshow Region Jakarta-1 yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
• Maybank Marathon Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
• Maybank Group Staff Townhall
• Refreshment SMR J7 BOD Keanggotaan Komite
• Members Meeting ATM Bersama 2025 • Anggota Komite Manajemen Risiko
• Senior Leaders Engagement – M30 • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
• MBI Leaders Workshop 2025 • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
• MBI MPowered System Socialization - Chapter Lead First • Anggota Komite Pengarah Transformasi
Session • Anggota Komite Pengarah Bersama
• Enterprise Crisis Simulation Exercise (ECSE) 2025
• Business Alignment Meeting Q4
• Fun Run 5K & Talkshow - Run Together, Stay Connected
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Jatim, Bali & Nusra
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Sumatera Utara
• Maybank Staff Townhall
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Kalimantan
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Sumatera Selatan
• Session MDP Operational Batch 3
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Jakarta 2
• Operations Directions 2026 Workshop
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Jakarta 3
• Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Region
Jakarta 1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 105
Page 108
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Bianto Surodjo
DIREKTUR
Usia Domisili
53 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024 – 2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
Sarjana Teknik Kimia - Fakultas Teknologi Industri, Institut Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
Teknologi Bandung (ITB) lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Riwayat Pekerjaan Pengendali
• PT Procter & Gamble Indonesia, Tbk. (Fast Moving Consumer
Good): Pendidikan dan Pelatihan 2025
- Sr. Research Associate for Asia-Pacific (1995-1997) • New Year Town Hall 2025
- Assistant Brand Manager (1997-1999) • Agile Leadership Training
- Brand Manager (1999-2000) • Media Handling Training For BOD
- Country Market Operations Manager (2000-2001) • ESG Champion Kick Off
• ABN AMRO Bank, N.V.: • Mortgage Business Strategy & Motivational 25
- Product Manager - Liabilities (2001-2003) • Seminar Executive Proficiency Program & Basic Finance
- Prod. Manager Liabilities, FX & Investment (2003-2004) Certification
- Head of Products (2004-2005) • Guru Series: AI Transformation
- Head of Products & FX Sales Distribution (2006) • Maybank Private Singapore – Market Outlook 2025 Seminar
• PT Bank Internasional Indonesia, Tbk: • ASEAN Fintech Forum & Awards 2025
- Head of Product & Business Development (Wealth • Leaders Bootcamp 2025
Management) (2006-2007) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
- Head of Product & Business Development (Wealth • Strategy Session (Part I) – Future Outlook of Indonesia
Management & Funding) (2007-2009) Banking by BCG
• Head of Premier & Wealth Management, PT Bank Barclays • Refreshment SMR J7 BOD
Indonesia (2009-2010) • MBI Leaders Workshop 2025
• PT Bank Permata, Tbk: • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Head of Retail Liabilities, Wealth Management & • Executive Presence Programme
e-Channel (2010-2013) • Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025
- Direktur (2014-2018) • GWM ID Business Planning 2026
• Direktur (Bisnis), PT Asuransi Allianz Life Indonesia (2019-
2023) Sertifikasi
• Komisaris Utama, PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
(2023-2024) yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
• Direktur (Strategic Transformation & Market Management), Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (2024)
Keanggotaan Komite
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Manajemen Risiko
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Assets & Liabilities Management
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Institusi Lainnya • Anggota Komite Kredit 1 & 2
Komisaris – PT Maybank Indonesia Finance (sejak 2025) • Anggota Komite Restrukturisasi Kredit 1 & 2
• Anggota Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
Diangkat sebagai Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk • Anggota Komite Pengarah Transformasi
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham • Anggota Komite Pengarah Bersama
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September 2024 dan telah
mendapat persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan
Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal
efektif 23 Desember 2024, dengan masa jabatan sampai
dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan tahun 2027
106 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 109
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Ricky Antariksa
DIREKTUR
Usia Domisili
60 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2023-2026
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
Sarjana Teknik Industri, Universitas Trisakti Jakarta • Agile Leadership for Strategic Impact Training
• Media Handling Training For BOD
Riwayat Pekerjaan • ESG Champion Kick Off
• Citibank N.A. • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
- Management Associate & Junior Dealer (Management • Guru Series: Step Into The Future with AI Transformation
Trainee) (1990-1995) • Industrial Update – Solar Energy
- Risk Treasury Desk (1996-1999) • Conglomeration Leadership Workshop
- Head of Fixed Income Sales & Trading (2000-2005) • Maybank Indonesia Leaders Bootcamp 2025
• PT Bank Lippo Tbk • MEPC Finale Day
- Head of Fixed Income Sales & Trading (2006) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
- General Manager, Treasury Group (2006-2008) • Refreshment SMR J7 BOD
- Executive General Manager, Treasury – Treasury Group, • Industrial Update – Agribusiness
PT Bank CIMB Niaga Tbk (2008-2009) • MBI Leaders Workshop 2025
• PT Bank Internasional Indonesia Tbk • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Head of Global Market – Treasury (2009-2014) • Industrial Update - EV
- Head, State Owned Enterprise (2014)
• PT Bank Maybank Indonesia Tbk Sertifikasi
- Acting Head, Corporate Banking 1 (2014-2015) Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
- Head, Public Sector & Energy (2014-2018) yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
- Acting Head, Local Corporate & Multinationals Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
(2018-2019)
- Head, Public Sector (2018-2020) Keanggotaan Komite
• Anggota Komite Manajemen Risiko
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Assets & Liabilities Management
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Kredit 1 & 2
Institusi Lainnya • Anggota Komite Restrukturasi Kredit 1 & 2
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan
• Anggota Komite Sumber Daya Manusia
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Komite Pengarah Transformasi
• Diangkat: Keputusan RUPS Tahunan tanggal 30 Maret 2020 • Anggota Komite Pengarah Bersama
• Tanggal efektif menjabat: 13 Juli 2020
• Diangkat kembali:
- RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Pengendali
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 107
Page 110
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Bambang Andri Irawan
DIREKTUR
Usia Domisili
47 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2025-2028
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Pendidikan dan Pelatihan 2025
• Sarjana Sains jurusan Matematika, Institut Teknologi • Agile Leadership Training
Bandung (ITB) • Media Handling Training For BOD
• Magister Manajemen, PERBANAS Institute • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
• PhD Sekolah Bisnis Manajemen, Institut Teknologi Bandung • Guru Series: AI Transformation
(ITB) • AI Strategy & Leadership Programme
• AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
Riwayat Pekerjaan • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
• IT Development Officer, PT Bank Niaga Tbk (2001-2004) • Leaders Bootcamp 2025
• Retail Banking Support Department Head, Information • MBI Leaders Workshop 2025
Technolgy, PT Bank Mega Tbk (2004-2005) • Refreshment SMR J7 BOD
• SAVP, Customer Touchpoints Group Head, Information
Technology, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2005-2009) Sertifikasi
• Vice President, e-Channels Head, Bank Barclays Indonesia Refreshment Manajemen Risiko Jenjang Kualifikasi 7,
(2009-2010) yang dikeluarkan oleh Ikatan Bankir Indonesia – Banking
• PT Bank Commonwealth Indonesia: Competency Center (IBI-BCC) pada 28 Agustus 2025
- Senior Vice President, Head of IT Application Management
(2010-2015) Keanggotaan Komite
- Executive Vice President, Head of Hub Operations, • Wakil Ketua merangkap anggota Komite Pengarah
Productivity & Process Excellence (2015-2016) Teknologi Informasi
- Executive Vice President, Head of Technology (2016-2018) • Anggota Komite Manajemen Risiko
• Chief Operationg Officer and Operations & Technology • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
Director, Bank QNB Indonesia (2018-2022) • Anggota Komite Human Capital Disciplinarian
• Anggota Komite Pengarah Transformasi
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Pengarah Bersama
Perusahaan Terbuka Lainnya
Tidak ada rangkap jabatan
Institusi Lainnya
Tidak ada rangkap jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
• Diangkat: Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 28 September
2022
• Tanggal efektif menjabat: 15 November 2022
• Diangkat kembali:
- RUPS Tahunan tanggal 11 April 2025
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Pengendali
108 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 111
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Romy Hardiansyah
DIREKTUR
Usia Domisili
53 tahun Jakarta, Indonesia
Jenis Kelamin Periode Jabatan
Laki-laki 2024-2027
Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Hubungan Afiliasi
Bachelor of Science: Business Administration, San Jose State Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan anggota Direksi
University lainnya, anggota Dewan Komisaris, anggota Dewan
Pengawas Syariah, dan Pemegang Saham Utama maupun
Riwayat Pekerjaan Pengendali
• Production Control Analyst, Proto Engineering (1996-1997)
• Senior Officer-Investment Banking, Sumitomo Niaga Bank Pendidikan dan Pelatihan 2025
(sekarang SMBC) (1997-1999) • New Year Town Hall 2025
• ABN-AMRO: • Agile Leadership Training
- Relationship Manager-Global Corporate (1999-2001) • Media Handling Training For BOD
- Manager, Credit Structuring (2001-2002) • ESG Champion Kick Off
• Senior Business Information Specialist, Financial Institutions • Lite Agile Showcase & Awards Day 2025
Group, McKinsey & Company (2002-2004) • Guru Series: AI Transformation
• Assistant Vice President, ABN-AMRO (2004-2005) • Leaders Bootcamp 2025
• Senior Vice President, Global Banking & Markets, HSBC • MEPC Finale Day
(2005-2009) • Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop
• Team Leader, Large Corporate, Bank Al-Bilad (2009-2010) • Training Ref SMR J7 BOD
• HSBC: • MBI Leaders Workshop 2025
- Senior Manager-HSBC Global Amanah (2011-2012) • AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC
- Head of Large Corporate & Public Sector (2013)
• Emirates Islamic Bank: Sertifikasi
- Head of Transaction Banking & Corporate Advisory (2013- Program Pemeliharaan Skema Sertifikasi Kualifikasi 7
2017) Bidang Manajemen Risiko Perbankan, yang dikeluarkan oleh
- Head of Syndication & Capital Markets (2017-2019) Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (ASBISINDO) pada 9
• Head of Shariah Banking, PT Bank Maybank Indonesia, Tbk September 2025
(2019-2024)
Keanggotaan Komite
Rangkap Jabatan • Anggota Komite Manajemen Risiko
Perusahaan Terbuka Lainnya • Anggota Komite Assets & Liabilities Management
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Pengarah Teknologi Informasi
Institusi Lainnya • Anggota Komite Kredit 1 & 2
Tidak ada rangkap jabatan • Anggota Komite Restrukturisasi Kredit 1 & 2
• Anggota Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Komite Sumber Daya Manusia
Diangkat sebagai Direktur PT Bank Maybank Indonesia, Tbk • Anggota Komite Pengarah Bersama
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) tanggal 1 April 2024 dan telah mendapatkan
persetujuan atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan
dari Otoritas Jasa Keuangan dengan tanggal efektif 11 Juli
2024, dengan masa jabatan sampai dengan penutupan RUPS
Tahunan Perseroan tahun 2027
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 109
Page 112
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N Informasi Perubahan Pengurus Setelah Tahun Buku Berakhir Tidak terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan 2025. 110 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 113
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Profil
Pejabat Senior
HARISENO ACHARYAMA MARIA TRIFANNY FRANSISKA
Kepala Satuan Kerja Audit Intern Head, Sustainability
Warga Negara Indonesia, usia 46 tahun. Warga Negara Indonesia, 39 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2019,
2015, Hariseno memiliki pengalaman sekitar 23 tahun di Maria memiliki pengalaman lebih dari 16 tahun di industri
industri perbankan, khususnya di bidang audit, risiko, dan perbankan, dengan spesialisasi di bidang Keberlanjutan,
kepatuhan. Beliau merupakan sarjana lulusan ITB dan Strategi, Transformasi, dan Enterprise Project Services.
menempuh pendidikan magister manajemen bidang Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, Maria
keuangan, serta pemegang beberapa sertifikasi profesi berpengalaman sebagai Process Excellence & Re-
di bidang audit, manajemen risiko, serta perkreditan. Engineering Division Head di Bank Rabobank International
Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Head of Indonesia, Head of IT COO di Bank HSBC Indonesia, serta
Credit & Treasury Audit Division di Maybank Indonesia, Head of IT PMO di Bank Commonwealth.
serta menduduki beberapa posisi pimpinan senior di
bidang audit intern, manajemen risiko, dan kepatuhan REZA VARINDRA
pada sejumlah bank joint venture serta di KPMG. Saat ini, Head, Corporate Brand & Marketing Communication
beliau aktif sebagai pengurus secara volunteer dalam Warga Negara Indonesia, 49 tahun.
asosiasi keprofesian di bidang audit intern. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Maret 2019,
Reza memiliki pengalaman selama 23 tahun di bidang
MICHAEL ADRIAN marketing, brand building, new product development,
Head, Strategy & Transformation serta event and activation di berbagai perusahaan
Warga Negara Indonesia, 39 tahun. seperti Philip Morris, AIA, Bank Danamon, Samsung
Sebagai Head of Strategy and Transformation di Maybank Electronics Indonesia baik di Indonesia maupun di
Indonesia sejak November 2023, Michael memimpin negara lain (Swiss dan Malaysia). Sebelum bergabung
transformasi strategis di seluruh Bank yang selaras dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat SVP, Head
dengan Program M25+ dari Maybank Group. Beliau of Marketing Communication & Brand Strategy di Bank
sebelumnya bergabung dengan Maybank Indonesia Danamon.
pada April 2023 sebagai Head of Strategy, membawa
pengalaman professional lebih dari 10 tahun di bidang RUDY STEVEN GULTOM
konsultasi strategi, termasuk di Boston Consulting Group Head, Anti Fraud
dan PricewaterhouseCoopers (PwC). Beliau meraih gelar Warga Negara Indonesia, 42 tahun.
doktoral (PhD) di bidang Fisika Terapan dari Nanyang Rudy bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Technological University, Singapura. 2021 dan efektif menjabat sebagai Head, Anti Fraud
sejak Juli 2022. Sebelum bergabung bersama Maybank
BAYU IRAWAN Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Forensic
Head, Corporate Communications & Dispute Investigation Head di Danone Indonesia dan
Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Forensic Audit Head di Smartfren Telecom (Sinar Mas
Bayu bergabung dengan Maybank Indonesia pada Group). Beliau memiliki sertifikasi profesional Certified
September 2024 dengan pengalaman lebih dari 24 tahun Fraud Examiner (CFE) dan Enterprise Risk Management
di berbagai sektor industri, termasuk 14 tahun di industri Certified Professional (ERMCP). Dengan pengalaman
perbankan. Sebelum bergabung dengan Maybank strategis selama 20 tahun pada lintas industri
Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai SVP, Head Perbankan, FMCG (Fast Moving Consumer Goods) dan
of Corporate Communications and Financial Inclusion Telekomunikasi, menunjukkan kompetensi serta rekam
di Commonwealth Bank, serta VP, Head of External jejak yang konsisten dalam manajemen risiko, penguatan
Communications & Stakeholders Engagement di Permata tata kelola serta nilai integritas Perusahaan.
Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 111
Page 114
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
E. IWAN NUGROHO SUSANTO MAYA OKTAVIA WIDJAYA
Head, Compliance Head, Personal Data Protection
Warga Negara Indonesia, 51 tahun. Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember
2024, Iwan memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun 2024 sebagai Head Personal Data Protection, beliau
di bidang kepatuhan dengan fokus pada advisory memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di industri Bank
compliance. Sebelum bergabung dengan Maybank dan Konsultan. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai
Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Head of Compliance & Governance Assurance Head – Data
Compliance di PT Bank Commonwealth, di mana beliau Protection Officer di OCBC.
bertanggung jawab mengawasi beberapa unit dan
membangun budaya kepatuhan di seluruh organisasi. IMANUEL CIPTA IDAMAN TARIGAN
Beliau juga memiliki pengalaman signifikan di berbagai Head, Credit Risk Management
bank terkemuka, termasuk Bank ANZ Indonesia, Bank Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
UOB Indonesia, dan Bank Chinatrust Indonesia, di mana Bergabung dengan Maybank Indonesia sejak 2014 dengan
beliau memegang peran-peran penting dalam bidang pengalaman lebih dari 20 tahun di industri perbankan.
kepatuhan dan mitigasi risiko. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Business Manager
dan Regional Desk Manager di PT Bank CIMB Niaga, Tbk.
KHUSNUDHON
Head, Corporate Legal & Litigation HENDRA SANTANU
Warga Negara Indonesia, 50 tahun. Head, Retail Credit Portfolio & Policy
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari Warga Negara Indonesia, 37 tahun.
2025 sebagai Head, Corporate Legal and Litigation, beliau Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember
memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri 2022 sebagai Head, Retail Business Risk. Hendra memiliki
perbankan dan keuangan. Sebelumnya, beliau menjabat pengalaman lebih dari 10 tahun di bidang Credit Risk
sebagai Head of Corporate Legal di PT Bank Muamalat Policy untuk segmen Retail & SME. Beliau memulai karier
Indonesia Tbk. pada tahun 2010 sebagai Consumer Finance Portfolio
Management di Citibank N.A. Sebelumnya, beliau
PUTU DEWIKA ANGGANINGRUM menjabat sebagai Head, Business Banking Credit Portfolio
Head, Corporate Secretary & Policy di UOB Indonesia.
Warga Negara Indonesia, 36 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Februari ALBERTUS DIMAS AGUSNUGROHO
2024, Putu Dewika memiliki pengalaman lebih dari Head, Non Retail Credit Policy & Strategic Risk
belasan tahun di sektor industri jasa keuangan di Management
Indonesia. Sebelum bergabung dengan Maybank Warga Negara Indonesia, 40 tahun.
Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai konsultan Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
hukum pada firma Baker McKenzie Indonesia dan sebagai 2019 dan memiliki pengalaman 14 tahun di industri
Corporate Secretary pada salah satu investment bank di perbankan. Beliau memulai karir perbankannya di CIMB
Indonesia. Niaga melalui program The Complete Banker (TCB), dan
berkarir selama lima tahun di sana dalam berbagai
RIKA peran terkait manajemen risiko. Di Maybank Indonesia,
Head, Financial Crime Compliance beliau sebelumnya menjabat sebagai Integrated Risk
Warga Negara Indonesia, 41 tahun. Governance & Risk Scenario Analytics Head. Sebelum
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada 27 Oktober bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat
2022 sebagai Head of Financial Crime Compliance, Rika sebagai Manager, Risk Strategy & Planning di Bank UOB
memiliki pengalaman 18 tahun di bidang financial crime Indonesia.
compliance. Sebelumnya, beliau pernah menjabat
sebagai Head of FCC di PT Bank QNB Indonesia dan SHINTA KUSUMA DEWI
sebagai Senior Manager di PT Ernst & Young Indonesia. Head, SME Credit Risk
Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juli 2024,
Shinta memiliki pengalaman lebih dari 23 tahun di
sektor industri perbankan. Sebelum bergabung dengan
Maybank Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai
Head, Credit Approval di PT Bank UOB Indonesia.
112 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 115
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
I NYOMAN HADIJAYA SIMBARA GIRI SURYO PRASETYA
Head, Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Head, Operational Risk & Business Continuity
Management Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Warga Negara Indonesia, 47 tahun. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember 2019, Suryo memiliki pengalaman 23 tahun di industri
2013, beliau memiliki pengalaman lebih dari 22 tahun perbankan maupun non-perbankan. Sebelumnya,
di industri perbankan, khususnya di bidang Assets & beliau menjabat sebagai Head, Non-Retail Credit Policy
Liabilities Management (ALM) serta Market and Liquidity & Strategic Risk Management. Sebelum bergabung
Risk Management. Sebelumnya, beliau menjabat dengan Maybank Indonesia, beliau pernah menjabat
beberapa posisi di Maybank Indonesia, termasuk sebagai Enterprise Risk & Control Head di Bank Sahabat
Balance Sheet Risk Head dan Treasury Trading Risk Sampoerna dan Risk Modeling Head Wholesale di Bank
Head, serta pernah menangani bidang Treasury Credit Danamon.
Risk Management dan Market & Liquidity Risk Modeling.
Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau LUCAS ANITA
pernah menjabat sebagai ALM Market Risk Manager di PT Head, Financial Reporting Integrity
Bank Rabobank International Indonesia, ALM Risk Manager Warga Negara Indonesia, 48 tahun.
di PT Bank Internasional Indonesia Tbk, serta ALCO Support Bergabung dengan Maybank Indonesia sejak 2017, Lucas
Sub Manager di PT Bank Pan Indonesia Tbk. memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri
perbankan di area Finance & Accounting serta tiga tahun
YOSEF OKTAVIANUS SENOBUA sebagai auditor di Kantor Akuntan Publik. Sebelumnya,
Head, Enterprise Risk Management beliau menjabat sebagai Head, Finance & Accounting di
Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Maybank Indonesia.
Yosef bergabung dengan Maybank Indonesia pada
Agustus 2015 dengan pengalaman 25 tahun di industri JACOBUS DADU LEIN
perbankan, khususnya di bidang manajemen risiko, dan Head, Credit Operations
industri jasa. Sebelum bergabung dengan Maybank Warga Negara Indonesia, 54 tahun.
Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Market Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
& Liquidity Risk Analytics Head di PT Bank Danamon 2011, beliau memiliki pengalaman profesional lebih dari
Indonesia Tbk, Market Risk Management Head di PT Bank 28 tahun di bidang credit operations termasuk 14 tahun
CIMB Niaga Tbk, Market Risk Manager di PT Bank Lippo Tbk, terakhir bersama Maybank. Sebelumnya, beliau pernah
serta Strategic Planning di PT Bank OCBC NISP Tbk. menjabat sebagai Head, CAC, Loan Operations and
Appraisal di Maybank Indonesia.
RUSDI RACHIM
Head, Technology Risk Management IRWAN SANTOSO
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. Head, Operation Processing Center
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juni Warga Negara Indonesia, 55 tahun.
2022 sebagai Chief Information Security Officer (CISO), Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2015
Rusdi memiliki pengalaman delapan tahun di industri dengan portfolio di Trade Finance, Treasury Ops dan Ops
perbankan, tiga tahun di industri telekomunikasi, dan Bank Kustodian. Irwan memiliki pengalaman 34 tahun di
12 tahun di industri konsultasi IT Infrastructure and industri perbankan dan non-perbankan. Sebelumnya,
Security. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai beliau sempat menjabat sebagai Head Trade Finance &
SVP – Head of Corporate Information Security di Indosat, Treasury Ops di Bank OCBC Indonesia dan Head Treasury
VP – IT Security Management Head di Bank BTPN, Ops di Bank OCBC NISP.
serta Information Security Consulting and Architect di
Dimension Data Indonesia (NTT Group).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 113
Page 116
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
CLARA INDA TIARA HENDRAMIN PRAMULYO
Head, Customer Experience Management Head, IT Digital Delivery & Operations
Warga Negara Indonesia, 48 tahun. Warga Negara Indonesia, 46 tahun.
Clara bergabung dengan Maybank Indonesia pada Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Januari 2022 sebagai Head of Customer Experience 2025, beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di
Management, dengan pengalaman lebih dari 21 tahun di industri perbankan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat
bidang service quality, customer experience, dan contact sebagai Group Head of Application Management di
center. Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, Bank Aladin Syariah dan beberapa posisi IT Head di bank
beliau menjabat sebagai Head of Customer Experience lainnya.
and Relations di PT Bank Commonwealth dan Quality
Management Implementation Head di PT Bank OCBC NISP RICKY INDRAYANTO DJAYA
Tbk. Head, IT Analytic Reporting & Corporate Delivery
Warga Negara Indonesia, 49 tahun.
BENYAMIN NURPATRIA SETIAWAN Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Mei
Head, Delivery Channel & Cash Operation 2023 sebagai Head IT Analytic Reporting & Corporate
Warga Negara Indonesia, 42 tahun. Delivery, beliau memiliki pengalaman 27 tahun di industri
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2004, perbankan dan IT. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai
Benyamin memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di Head IT Regulatory, Data & Analytics di Bank Danamon.
industri perbankan. Sebelumnya, beliau sempat menjabat
sebagai Delivery Channel Operation, Head dan Head, ALLAN MARLATANG HUTAURUK
Delivery Channel & Centralize Cash Monitoring di Maybank Head, IT Global Banking Delivery & Operation
Indonesia. Head, IT CFS Delivery & Operation (Pjs)
Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2023,
YULIES APRILYANTI beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri
Head, Branch Operations Control & Assurance TI dan perbankan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat
Warga Negara Indonesia, 45 tahun. sebagai IT Corporate Core Platform Head di PT Bank
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 1998, Commonwealth dan sebagai Technical Consultant di
beliau telah berkarier lebih dari 27 tahun di Perusahaan. Thomson Reuters dan Misys.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Head, Regional
Supervision & Support Regional Jakarta 2 dan mulai JOHANES SETIYABUDI
menjabat sebagai Head, Branch Operations Control & Head, IT Infrastructure & Operation
Assurance sejak Juli 2025. Warga Negara Indonesia, 50 tahun.
Warga Negara Indonesia, 50 tahun.
ILHAM RIZKI KINAN Beliau telah menjabat sebagai Head of IT Infrastructure
Head, Process Excellence, Performance Management & & Operations di Maybank Indonesia sejak Maret 2022.
ERU Dengan lebih dari 25 tahun pengalaman di industri
Warga Negara Indonesia, 43 tahun. perbankan serta minyak dan gas, beliau memiliki keahlian
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Februari mendalam dalam transformasi teknologi, modernisasi
2024, beliau memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun infrastruktur, dan keandalan operasional. Sebelumnya,
di industri jasa keuangan, dengan fokus Utama di beliau menjabat sebagai Head of IT Infrastructure
perbankan. Sebelum bergabung dengan Maybank Development di Bank BTPN, di mana beliau berperan
Indonesia, beliau pernah menjabat beberapa posisi di penting dalam mendorong peningkatan kapabilitas
Bank Commonwealth Indonesia sebagai Treasury In- digital dan ketahanan infrastruktur.
Business Control and Business Management Head, Digital
Business Control Governance and Oversight Head, dan
Operational Risk Management Head. Selain itu, beliau juga
pernah menjabat sebagai Operational Risk Reporting and
Analysis Head di Permata Bank.
114 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 117
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
FELIX FREEMAN SETIASMO SAMAMI
Head, IT Enterprise Architecture & Platform Head, Core Banking Project
Warga Negara Indonesia, 42 tahun. Warga Negara Indonesia, 57 tahun.
Felix bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juli Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember
2024 dan memiliki pengalaman profesional lebih dari 2023, Setiasmo memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun
23 tahun di industri jasa keuangan, teknologi informasi, di industri jasa keuangan. Sebelum bergabung dengan
dan transformasi digital. Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai
Maybank Indonesia, beliau menjabat sebagai Head of Direktur di PT Bank BTPN Syariah pada tahun 2014-2017.
Digital Engineering and Architecture di Adira Finance. Selanjutnya, pada tahun 2017-2023, beliau menjabat
Dalam kapasitasnya saat ini, Felix memimpin fungsi IT sebagai Head of IT Operation & Services, Infrastructure
Enterprise Architecture dan Platform untuk memperkuat Engineering and Cybersecurity di PT Bank BTPN Tbk
kapabilitas arsitektur korporat, tata kelola solusi, dan (sekarang PT Bank SMBC Indonesia).
pengembangan platform strategis dalam mendukung
agenda transformasi digital bank. RAHARTATY
Head, Business Human Capital 1
EDWARD CAHYADI KARSONO Warga Negara Indonesia, 48 tahun.
Head, IT Governance, Planning & Project Management Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September
Warga Negara Indonesia, 49 tahun. 2016, beliau memiliki pengalaman lebih dari 26 tahun di
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada 12 April industri non-perbankan dan perbankan. Sebelumnya,
2004, beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun beliau menjabat sebagai Talent Acquisition Lead di
di industri perbankan maupun non-perbankan pada Mondelez International.
area software development, data management, IT risk
management, IT Security dan IT Architecture. Sebelumnya, PAULUS DANANG YANRI HATMOKO
beliau menjabat sebagai Software Developer di BPK Head, Business Human Capital 2
Gunung Mulia. Warga Negara Indonesia, 48 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari
PATRIA INDRAJAYA 2007, beliau telah menjabat beberapa posisi, termasuk
Head, IT Security Talent Management and Organizational Learning
Warga Negara Indonesia, 50 tahun. Head, Human Capital Development Head, Talent
Bergabung dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk pada Management Head, dan People Development Manager.
September 2022 dan saat ini menjabat sebagai Head of IT Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau
Security. Beliau memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman memegang beberapa posisi di PT Astra Internasional
di bidang keamanan siber pada industri keuangan Indonesia Tbk – Isuzu Sales Operations, khususnya di
dan perbankan. Sebelum bergabung dengan Maybank bidang pengembangan sumber daya manusia.
Indonesia, beliau menjabat sebagai Head of IT Security di
PT Allianz Life Indonesia. RENI ASTUTI DEWI
Head, Talent Acquisition
CHARLES BUDIMAN Warga Negara Indonesia, 46 tahun.
Head, Digital Banking Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2004
Warga Negara Indonesia, 51 tahun. sebagai Personalia, Reni memiliki pengalaman 24 tahun
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember di industri perbankan dan FMCG. Sebelumnya, beliau
2022, Charles memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun menjabat sebagai Regional Card Business Head untuk
di bidang perbankan dan konsultasi manajemen. Beliau Jawa Barat dan Jawa Tengah, serta sebagai Business
memulai kariernya di Eropa selama 13 tahun, dengan Human Capital untuk Direktorat Community Financial
pengalaman kerja di berbagai perusahaan konsultasi Services sebelum diangkat sebagai sebagai Head, Talent
manajemen seperti EY, Accenture, BearingPoint, dan Acquisition pada tahun 2023.
Gartner Consulting. Kemudian, beliau melanjutkan
kariernya di Indonesia di tiga bank berbeda, yaitu
Commonwealth Bank, Maybank, dan KB Bukopin dengan
fokus pada Strategic Planning, Transformation, Sales &
Distribution, dan Digital.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 115
Page 118
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
NELDA VICTORIA SIBURIAN ABDUR RAZZAQ
Head, Rewards, Organization Development & Strategy Head, Financial Controller & Investor Relations
Warga Negara Indonesia, 53 tahun. Warga Negara Indonesia, 39 tahun.
Bergabung di Maybank Indonesia pada 25 Juli 2016, Nelda Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September
memiliki 29 tahun pengalaman di industri keuangan, 2020 sebagai Head, CFS Business Planning & Performance
perbankan, dan industri minuman ringan. Sebelumnya, Management, beliau memiliki pengalaman lebih dari 17
beliau menjabat sebagai Strategic Business Partner tahun di industri manufaktur dan perbankan. Sebelumnya,
Indonesia & Papua New Guinea di PT Coca-Cola beliau menjabat sebagai Corporate Finance Manager di
Indonesia, VP HR Relationship Manager di PT Bank Permata CIMB Niaga, Regional Accountant di Caterpillar Pte. Ltd.
Tbk, Coordinator of Leadership & Managerial School serta di Singapura, dan terakhir sebagai Business Banking/SME
HR Advisor di Royal Bank of Scotland (ABN Amro Bank Business Finance Head di UOB Indonesia.
NV), dan Senior HR Consultant di PT Siddharta Consulting,
KPMG International. Beliau juga memiliki sertifikasi ROY BAHREN SIREGAR
Certified Financial Planner (CFP), Certified Human Head, Corporate Treasury
Resources Management Level General Manager, Certified Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
Professional Coach (CPC), dan Sertifikasi Kompetensi Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Agustus
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 5. 2025, Roy memiliki pengalaman dan exposure yang
mendalam di bidang asset and liability management,
MARTUA BANGUN JAYAWINATA manajemen likuiditas, pengelolaan interest rates risk in
Head, Talent Management & Organization Learning banking book, fund transfer pricing, capital management,
Warga Negara Indonesia, 45 tahun. corporate finance dan Recovery & Resolution Plan.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Maret 2021 Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Head of Bank
sebagai Head, Learning Business Partner 1 dan Head, Product, FTP & Hedging – Asset & Liability Management,
Talent Development & Future Ready Skills, beliau memiliki Head of Asset & Liability Management, dan terakhir
pengalaman 18 tahun di industri perbankan. Sebelumnya, sebagai Head of Capital & Balance Sheet Management di
beliau menjabat sebagai Human Resources Business CIMB Niaga.
Partner dan Head, Learning Solution di Permata Bank,
serta HRBP Learning Manager di Bank OCBC NISP. JESSELEE BERNARD
Head, Finance & Accounting
YULIA PRIHANDINI Warga Negara Indonesia, 39 tahun.
Head, Employee Relations & Health Safety Bergabung dengan Maybank Indonesia sejak Juni
Warga Negara Indonesia, 37 tahun. 2021 beliau memiliki lebih dari 12 tahun pengalaman
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Maret professional di bidang audit sektor jasa keuangan
2018, beliau memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bersama KPMG dan PricewaterhouseCoopers (PwC);
bidang Hubungan Industrial. Sebelum bergabung dengan dan 5 tahun di industri perbankan. Sebelumnya, beliau
Maybank Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai menjabat sebagai Head of Financial Reporting di
Industrial Relation Section Head di PT Astra International Maybank Indonesia.
Tbk.
YULINDA SIMANJUNTAK
CHAIRANY DANUSAPUTRA Head, Procurement, Premises & Vendor Relations
Head, Human Capital Operations Warga Negara Indonesia, 51 tahun.
Warga Negara Indonesia, 54 tahun. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari 2004 sebagai MIS Business Analyst, Yulinda membawa
2021, beliau memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun pengalaman selama 28 tahun di bidang konsultasi
di industri perbankan dan non-perbankan, khususnya keuangan dan industri perbankan. Sebelumnya, beliau
dalam bidang Sumber Daya Manusia. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai IT User Representative Manager di
menjabat sebagai SVP HR Shared Services di PT Bank Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan Senior
Commonwealth dan di PT Bank CIMB Niaga Tbk. Auditor di KAP Arthur Andersen.
116 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 119
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
CHARLES AGUSTINUS RUNTU BAGINDA SAUMAR
Head, GB & BB Remedial Head, Sharia Product Management
Warga Negara Indonesia, 58 tahun. Warga Negara Indonesia, 47 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 1995, Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
beliau memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di industri 2023, Baginda memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di
perbankan. industri keuangan termasuk keuangan syariah. Sebelum
bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat
R RUSVANDY ROUSLY sebagai Head of SME & WB Syariah Product Management
Head, SME & Consumer Collections di Permata Bank.
Warga Negara Indonesia, 54 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Agustus M. FAISAL MUCHTAR
2024 sebagai Head Of Risk Special Project, beliau memiliki Head, Sharia Advisory & Assurance
pengalaman lebih dari 32 tahun di industri perbankan. Warga Negara Indonesia, 52 tahun.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Head Of Asset Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Servicing di PT. Altus Capital Partner Indonesia. 2020, Faisal memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun
di berbagai sektor industri keuangan syariah baik di
R BAGUS RADITYA YUDHANEGARA dalam maupun luar negeri. Sebelum bergabung dengan
Head, Sharia Global Banking Maybank Indonesia, beliau menjabat sebagai Head
Warga Negara Indonesia, 41 tahun. Shariah Audit di Bank Muamalat Indonesia, Head Shariah
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September Compliance di Bank Mega Syariah, Head Shariah di
2017, Bagus menjabat terakhir sebagai Head Sharia Syarikat Takaful Malaysia Berhad (STMB) di Kuala Lumpur,
Public Sector di Unit Kerja Sharia Global Banking Maybank dan anggota Komite Audit serta Komite Manajemen Risiko
Indonesia. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun di Bank BTPN Syariah.
di industri perbankan, khususnya dalam pengembangan
bisnis perbankan syariah di segmen corporate banking. AGUS RACHMAT HIDAJATULLAH
Beliau mengawali kariernya sebagai Corporate Banking Head, Sharia Process Development, Compliance & ERU
Relationship Manager di Bank QNB Indonesia, CIMB Niaga, Warga Negara Indonesia, 53 tahun.
dan Bank Maybank Syariah Indonesia. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juni 1997,
beliau memiliki pengalaman lebih dari 28 tahun di sektor
DANDY SUPRANDONO perbankan, termasuk 23 tahun di sektor perbankan
Head, Sharia Community Financial Services syariah.
Warga Negara Indonesia, 50 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun DIMAS BAGAS SURYAWAN
2013, Dandy memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di Head, Sharia Strategy Planning, Performance & Finance
berbagai sektor di Industri keuangan, termasuk asuransi Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
jiwa, pembiayaan otomotif, perbankan konvensional Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2024,
dan syariah di segmen Ritel, wealth management, SME, beliau memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri
dan commercial. Sebelum bergabung dengan Maybank perbankan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai
Indonesia, beliau menjabat sebagai VP Head of Bank Head BB, TB, Business Finance di UOB Indonesia; Head
at Work di Permata Bank dan Regional Head Consumer Planning & Performance di JTrust Bank Indonesia, serta
Finance di HSBC Indonesia. sebagai BU Financial Controller & Capital Management
Head di Bank CIMB Niaga.
Azzady Bin Jamaluddin
Head, Sharia Wealth & Halal Ecosystem HERTANTO GUNADI
Warga Negara Indonesia, 49 tahun. Head, Corporate Banking
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada November Head, Regional Client Coverage (Pjs)
2023 sebagai Initiative Owner di bawah Maybank M25 Warga Negara Indonesia, 54 tahun.
Strategic Program, Azzady memiliki pengalaman lebih Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Agustus
dari 25 tahun di industri perbankan syariah. Sebelum 2023 sebagai Head Local Corporate & Multinasionals di
bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat bawah Global Banking, Hertanto memiliki pengalaman
sebagai Head, Community Banking, Maybank Islamic. lebih dari 27 tahun di industri perbankan. Sebelum
bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau telah
mengembangkan pengalaman yang luas di beberapa
bank, antara lain Lippo Bank (sekarang CIMB Niaga),
DBS Indonesia, OCBC Indonesia, dan kemudian MUFG, di
mana beliau menjabat sebagai Head Corporate Banking
selama lebih dari 10 tahun.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 117
Page 120
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
GOLFINA KUSMARNINGRUM ADE RANGKOTO
Head, Financial Institution Group Head, Transaction Banking
Warga Negara Indonesia, 54 tahun. Warga Negara Indonesia, 54 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Februari
2023 sebagai Head, Financial Institution Group, Golfina 2024, Ade memiliki pengalaman lebih dari 27 tahun di
memiliki pengalaman 28 tahun di industri perbankan. sektor industri perbankan, baik di Indonesia maupun di
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Head of Financial kantor regional Asia-Pasifik. Sebelum bergabung dengan
Institution di MUFG Bank Ltd, Jakarta Branch. Maybank Indonesia, beliau menjabat sebagai Executive
Director, Global Trade Finance Department di Sumitomo
RIFAN ARISTA Mitsui Bank, Singapura.
Head, Syndication
Warga Negara Indonesia, 42 tahun. M HENDRO WIJANARKO
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada 2024 Head, GB Business Planning, Performance, & Embedded
sebagai Head, Syndication, Rifan memiliki pengalaman Risk Unit (ERU)
lebih dari 18 tahun di industri perbankan. Sebelumnya, Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
beliau menjabat sebagai Head Structured Finance, Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September
Merger & Acquisition di CIMB Niaga. 2012 sebagai Manager Corporate Banking Business
Planner, beliau memiliki pengalaman 17 tahun di
YUZREIN IDZRAN BIN MOHD YUSOF industri perbankan dan audit. Di awal kariernya, beliau
Head, Regional Client Coverage menjabat sebagai Manager, Early Warning di Bank Banten
Warga Negara Malaysia, 48 tahun. (sebelumnya Bank Pundi Indonesia).
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2025,
Yuzrein memiliki pengalaman 25 tahun dan exposure MOHIT VARMA
yang mendalam terkait Wholesale Banking, Islamic General Manager & Country Head, Maybank Indonesia
Banking, dan International Business. Sebelum bergabung - India
dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat beberapa Warga Negara India, 50 tahun.
posisi strategis, antara lain sebagai Senior Director, Bergabung dengan Maybank Indonesia pada November
Client Coverage di Maybank Investment Berhad; Head 2013, Mohit memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun
of Commodity Traders & Agriculture, Client Coverage di industri perbankan. Sebelum bergabung dengan
di Standard Chartered Bank Malaysia Berhad; Head of Maybank Indonesia, beliau menjabat sebagai Deputy
Corporate Banking di HSBC Amanah Malaysia Berhad; dan General Manager ICICI Bank, Corporate Office, Mumbai.
Senior VP, Commercial Banking di HSBC Bank Malaysia
Berhad. MARIANA HUSIN
Head, Business Banking
I MADE BUDHI P ARTHA Warga Negara Indonesia, 51 tahun.
Head of Global Markets Bergabung dengan Maybank Indonesia pada April
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. 2020, Mariana memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada 3 Agustus di industri perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat
2015, beliau memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di sebagai Commercial Banking Segment Head di BTPN
dunia perbankan dan Global Markets di berbagai institusi, (sekarang SMBC Indonesia).
antara lain PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero) Tbk,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Reuters Limited, Deutsche TJHANG DAVID WONGSO
Bank AG Indonesia dan Citibank N.A. Indonesia. Beliau juga Head, SME Banking
aktif terlibat dalam beberapa asosiasi pasar, antara lain Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
Indonesia Foreign Exchange Market Committee (IFEMC), Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juni 2020,
ACI Financial Markets Association (FMA) Indonesia, dan beliau memiliki pengalaman lebih dari 22 tahun di industri
Indonesia Money Market & Foreign Currency Market perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat berbagai
Association (APUVINDO). posisi di Bank OCBC NISP, antara lain Emerging Business
Head, Sales & Marketing Support Head, dan Emerging &
Commercial Distribution Head.
118 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 121
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
TJAN CHRISTIAN PATRICIA HENDRAWIRAWAN
Head, Consumer Head, CFS Business Planning & Performance
Warga Negara Indonesia, 48 tahun. Management
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Desember Warga Negara Indonesia, 44 tahun.
2022 sebagai Head, Consumer, beliau memiliki Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Februari
pengalaman lebih dari 24 tahun di industri perbankan. 2025, Patricia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun
di industri keuangan dan perbankan. Beliau meraih gelar
SUMITRO Magister Manajemen (Keuangan) dengan predikat cum
Head, Wealth Management & Segmentation laude dari Universitas Indonesia. Sebelumnya, beliau
Warga Negara Indonesia, 52 tahun. menjabat sebagai Marketing Analytics & MIS Deputy Dept.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Maret Head di Adira; Business Plan and Project Development
2012 sebagai Head, Bancassurance and Investment Dept. Head di Bank UOB Buana; Assistant Head of Strategy
Specialis, Sumitro memiliki pengalaman 10 tahun di Management di Bank ICBC; Head of Strategic Planning
industri perbankan dan tiga tahun di industri asuransi and Development di Asuransi AXA Indonesia; dan
jiwa. Selanjutnya, beliau memegang posisi Head, terakhir sebagai Head of Business Strategy and Liability
Bancassurance and Investment Management, yang Management di CIMB Niaga.
mencakup Sales dan Product Wealth Management.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Head, Insurance HUMILO FELONA RONITUA
Specialist di Bank HSBC selama empat tahun (2009–2012). Head, CFS Embedded Risk, Control and Transaction
Monitoring
HARRYANTO PRAMONO Warga Negara Indonesia, 47 tahun.
Head, Community Distribution Bergabung dengan Maybank Indonesia pada April 2025
Warga Negara Indonesia, 54 tahun sebagai Head Embedded Risk, Control and Transaction
Bergabung di Maybank Indonesia pada April 2020, beliau Monitoring., beliau memiliki pengalaman lebih dari 20
memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di industri tahun di industri perbankan.
perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Region
Head di HSBC dan Permata Bank, serta terakhir sebagai RAHMAT KURNIA
Head National Non-Branch Sales di Permata Bank. Head, Pricing & Data Analytics
Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
PAULUS CHOLOT JANALA Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2012,
Head, Non-Retail Strategic Partnership Rahmat memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di
Warga Negara Indonesia, 54 tahun. berbagai bidang industri perbankan, termasuk Analytics
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Agustus & CRM Implementation, Product Development, serta AI/
2021 sebagai Head of SME+, dan efektif Januari 2024 ML Implementation. Beliau memulai karier di industri oil
sebagai Head of Non-Retail Strategic Partnership, beliau and gas sebagai Researcher pada tahun 2004, kemudian
membawa pengalaman lebih dari 30 tahun di industri bergabung ke Bank OCBC NISP pada tahun 2005 dan
perbankan, multifinance, dan otomotif. Sebelumnya, meniti karier hingga menjabat sebagai Customer
beliau menjabat sebagai President Direktur di MNC Guna Analytics, CRM & Performance Management Unit Head.
Usaha Indonesia.
MUHAMMAD SALAM
Head, Retail Credit Process
Warga Negara Indonesia, 50 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun 2019
sebagai Head Process and System Improvement, beliau
efektif menjabat sebagai Head, Retail Credit Process
sejak Juni 2025. Beliau memulai karier pada tahun 2002
sebagai Credit Analyst di Bank Danamon dan kemudian
memegang jabatan strategis sebagai Head CCPL Loan
Approval serta Head Operational Excellence di Bank
Permata.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 119
Page 122
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
REGIONAL DIRECTOR
WAN JUSLIAN JOHAN OEI JENNY WIDJAJA
Regional Director - Jakarta 1 Regional Director – Jatim, Bali & Nusra
Warga Negara Indonesia, 44 tahun. Warga Negara Indonesia, 51 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun Bergabung dengan Maybank Indonesia pada 25 Mei 1998
2022 sebagai Regional Director Jakarta 1, beliau memiliki sebagai Marketing Officer, beliau memiliki pengalaman
pengalaman 20 tahun di industri perbankan dan dua lebih dari 27 tahun di industri perbankan. Sebelumnya,
tahun di industri konsultan. Sebelumnya, beliau menjabat beliau menjabat sebagai Area Branch Manager Jatim 2 di
beberapa posisi di PT Bank HSBC Indonesia, antara Maybank Indonesia.
lain sebagai SVP Region Head Network Jakarta 3 &
Kalimantan; Region Wealth Sales Jakarta 1, West Java, ERLINA SALIM
South Sumatera, East Indonesia; dan sebagai Branch Regional Director – Sumatera Utara
Manager. Beliau juga pernah menjabat sebagai Branch Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Manager di Standard Chartered Bank. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Juni 1999,
Erlina memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri
OSBIE OSMAN perbankan.
Regional Director - Jakarta 2
Warga Negara Indonesia, 49 tahun. SUTARDI
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Maret Regional Director – Sumatera Selatan
2023 sebagai Regional Director – Jakarta 2, beliau Warga Negara Indonesia, 41 tahun.
memiliki pengalaman 28 tahun di industri perbankan. Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Sebelumnya, beliau berpengalaman dalam berbagai 2007, Sutardi memiliki pengalaman lebih dari 18 tahun
posisi dan telah memimpin sejumlah wilayah di Jakarta di industri perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat
hingga menjabat sebagai Head Cluster di HSBC. Beliau sebagai Area Branch Manager di Jambi; Palembang dan
kemudian melanjutkan karier dengan beberapa kota di Pangkal Pinang; dan Lampung dan Bengkulu.
provinsi Jawa Barat, Sumatra, Bali, Nusa Tenggara hingga
Sulawesi dengan posisi terakhir sebagai Head Region di YULLI SUMARGO
Permata Bank. Regional Director - Kalimantan
Warga Negara Indonesia, 40 tahun.
RASUANIR Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Oktober
Regional Director – Jakarta 3 2018 sebagai Area Branch Manager Samarinda, Yulli
Warga Negara Indonesia, 55 tahun. memiliki pengalaman lebih dari 19 tahun di industri
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun perbankan maupun non-perbankan. Sebelumnya, beliau
1995, beliau memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di pernah bekerja di Bank Chinatrust Indonesia, PT Bank
dunia perbankan. Sebelumnya, beliau pernah menjabat Permata Tbk, dan terakhir menjabat sebagai Branch
sebagai Regional Director di Sumatera Selatan dan Area Manager di PT Bank Mega Tbk.
Branch Manager di Area Tangerang & Bumi Serpong
Damai, Area Lippo Cikarang, dan Area Jatinegara. HASVAN MURPHY
Regional Director - Sulawesi & IBT
MUHAMMAD HUSNI HS Warga Negara Indonesia, 49 tahun.
Regional Director – Jawa Barat Bergabung dengan Maybank Indonesia pada tahun
Warga Negara Indonesia, 53 tahun. 2019, Hasvan memiliki pengalaman 23 tahun di industri
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat beberapa
2021, beliau memiliki pengalaman lebih dari 22 tahun posisi di Bank Danamon, antara lain sebagai Area
di industri perbankan. Sebelumnya, beliau menjabat Manager dan Sales Distribution Head Bancassurance.
sebagai Head Syariah Network di PT Bank Permata Tbk. Beliau meraih gelar Master of Business in Applied Finance
dari Queensland University of Technology, Australia,
DEWI IRAWATI pada tahun 2008, serta Doktor Studi Pembangunan dari
Regional Director - Jawa Tengah Universitas Hasanuddin pada tahun 2024.
Warga Negara Indonesia, 45 tahun.
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada Januari
2004, Dewi memiliki pengalaman 21 tahun di industri
perbankan. Beliau menjabat sebagai Regional Director
Maybank Indonesia di Jawa Tengah selamata sembilan
tahun terakhir, dan sebelumnya beliau pernah menjabat
sebagai Area Branch Manager Maybank Indonesia di Area
Green Ville dan Puri Kencana.
120 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 123
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Statistik dan
Profil Karyawan
Informasi mengenai jumlah karyawan Maybank Indonesia menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan,
dan status ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun 2025 telah diungkapkan pada Bab Tinjauan Fungsional
pembahasan Sumber Daya Manusia
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 121
Page 124
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Komposisi
Pemegang Saham
Nama Pemegang Saham dan Persentase Kepemilikan pada Awal dan Akhir Tahun Buku
Per 1 Januari 2025
Persentase
No. Pemegang Saham Jumlah Saham
Kepemilikan
1. Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
a. Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. 34.312.479.550 45,02%
b. Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd. 25.882.393.996 33,96%
c. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73%
2. Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris yang Memiliki Saham
a. Dewan Komisaris - -
b. Direksi - -
3. Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang dari 5% Saham
a. Masyarakat (di bawah 5%) 9.367.153.526 12,29%
JUMLAH 76.215.195.821 100,00%
Per 31 Desember 2025
Persentase
No. Pemegang Saham Jumlah Saham
Kepemilikan
1. Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
a. Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. 34.312.479.550 45,02%
b. Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn. Bhd. 25.882.393.996 33,96%
c. Vital Solution Fund 6.653.168.749 8,73%
2. Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris yang Memiliki Saham
a. Dewan Komisaris - -
b. Direksi - -
3. Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang dari 5% Saham
a. Masyarakat (di bawah 5%) 9.367.153.526 12,29%
JUMLAH 76.215.195.821 100,00%
122 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 125
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
20 Pemegang Saham Terbesar
No. Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
1 SORAK FINANCIAL HOLDINGS PTE LTD 34.312.479.550 45,02
2 MAYBANK OFFSHORE CORPORATE SERVICES 25.882.393.996 33,96
3 BNPP LDN/2S/VITAL SOLUTION FUND 6.653.168.749 8,73
4 BNPP LDN/2S/GLOBAL AGILITY FUND 3.650.000.000 4,79
5 BNPP LDN/2S/MULTI DYNAMIC FUND 3.650.000.000 4,79
6 PROSPERINDO, PT 940.513.633 1,23
7 CLEARSTREAM BANKING S.A. LUXEMBOURG 210.133.947 0,28
8 PEK BING TJIE 58.313.100 0,08
9 PHILLIP SECURITIES PTE LTD 49.442.121 0,06
10 RHB INVESTMENT BANK BERHAD 49.080.480 0,06
11 CGS INTERNATIONAL SECURITIES SINGAPORE PTE LTD 36.086.144 0,05
12 MAYBANK KIM ENG SEC. PTE LTD A/C CLIENT 32.241.793 0,04
13 DJUFRI GONO 24.993.800 0,03
14 HERRY KASMAN 16.879.300 0,02
15 UOB KAY HIAN PTE LTD 13.724.655 0,02
16 HARIONO IBRAHIM, DR 13.655.000 0,02
17 HERYANTO ABIDIN LAUW 10.530.000 0,01
18 WANDI WIJAYA 10.088.900 0,01
19 CACEIS BANK, IRELAND BRANCH / NICHEJUNGLE ICAV 9.463.600 0,01
20 CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY 2 PORTFOLIO OF DFA 9.420.600 0,01
INVESTMENT DIMENSIONS GROUP INC.
Jumlah Pemegang Saham berdasarkan Klasifikasi
No. Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
1. Institusi Asing 60.198.004.923 78,98%
2. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 15.070.443.997 19,77%
3. Perusahaan Terbatas NPWP 941.899.454 1,24%
3. Individu - Dalam Negeri 3.842.450 0,01%
5. Individu - Asing 846.866 0,00%
6. Koperasi 101.889 0,00%
7. Dana Pensiun 39.576 0,00%
8. Reksa Dana 13.610 0,00%
9. Yayasan Non NPWP 3.056 0,00%
JUMLAH 76.215.195.821 100,00%
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 123
Page 126
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Pengungkapan Kebijakan penyampaian Informasi Transaksi Saham Maybank Indonesia oleh Dewan
Komisaris dan Direksi
Maybank Indonesia menerapkan kebijakan untuk melaporkan transaksi yang dilakukan manajemen atas kepemilikan
saham Bank selama tiga hari kerja, setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham
Bank. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia tidak mencatatkan transaksi atas saham
Bank.
Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi
Hingga 31 Desember 2025:
• Tidak ada kepemilikan saham baik secara langsung maupun tidak langsung oleh Dewan Komisaris dan Direksi di
Maybank Indonesia, anak perusahaan, maupun grup yang terhubung dengan Perusahaan.
• Data kepemilikan saham Dewan Komisaris dan Direksi Bank yang melebihi 5% di setiap perusahaan publik dan
perusahaan Non Publik sebagaimana berikut:
Perusahaan Publik/
Kepemilikan Jumlah
No Dewan Komisaris Perusahaan Nama Perusahaan
Saham Saham
Non Publik
1. Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Tidak - - -
2. Marina R Tusin Tidak - - -
3. Hendar Tidak - - -
4. Daniel James Rompas Tidak - - -
5. Edwin Gerungan Tidak - - -
6. Datuk Lim Hong Tat Ya Perusahaan Non Areca Capital Sdh Bhd 10%
Publik
7. Putut Eko Bayuseno Tidak - - -
8. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Tidak - - -
Perusahaan Publik/
Kepemilikan Jumlah
No Direksi Perusahaan Nama Perusahaan
Saham Saham
Non Publik
1. Steffano Ridwan Tidak - - -
2. Shaiful Adhli Yazid Tidak - - -
3. Irvandi Ferizal Tidak - - -
4. Effendi Tidak - - -
5. Yessika Effendi Tidak - - -
6. Widya Permana Tidak - - -
7. Ricky Antariksa Tidak - - -
8. Bianto Surodjo Tidak - - -
9. Bambang Andri Irawan Tidak - - -
10. Romy Hardiansyah Tidak - - -
124 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 127
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Komposisi dan
Struktur Grup Perusahaan
Per 31 Desember 2025
Amanah Raya Trustees Citigroup Nominees
(Tempatan) Sdn Bhd Kumpulan Wang
Berhad Permodalan Nasional Investor Institusi dan
Employees Provident Persaraan
Amanah Saham Berhad Ritel Lainnya
Fund Board (Diperbadankan)
Bumiputera
27,86% 11,41% 6,43% 5,38% 48,92%
Malayan Banking Berhad
100% 100% 100% 100%
Maybank
Etiqa Maybank
Offshore Maybank Asset
International International
Corporate Management
Holdings Sdn. Holdings Sdn.
Service (Labuan) Group Berhad
Bhd. Bhd.
Sdn Bhd
79,87% 100% 100%
100% PT Asuransi Etiqa Maybank Asset
Vital Solution Sorak Financial Maybank IBG
Publik < 5% Internasional Management
Fund Holdings Pte Ltd Holdings Limited
Indonesia Sdn. Bhd.
12,29% 8,73% 45,02% 33,96% 85% 99%
15% PT Maybank PT Maybank
Sekuritas Asset
Indonesia Management
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
99,99% 67,49%
PT Maybank PT Wahana
Indonesia Ottomitra
Finance Multiartha Tbk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 125
Page 128
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Profil
Maybank Group
Maybank Banking Berhad Malayan Banking Berhad merupakan perusahaan induk
14th Floor, Menara Maybank sekaligus entitas tercatat bagi Maybank Group. Maybank
100, Jalan Tun Perak Group, melalui anak-anak perusahaannya, menawarkan
50050 Kuala Lumpur, Malaysia rangkaian produk dan layanan yang luas, meliputi
Tel: (6) 03-2070 8833 perbankan konsumer dan korporasi, investment banking
Fax: (6) 03-2711 3421 termasuk stockbroking, perbankan syariah, asuransi
Website: http://www.maybank.com dan takaful, layanan wali amanat dan nominee, serta
manajemen aset.
Operasional kami tersebar di 18 negara, termasuk seluruh
OUR PURPOSE 10 negara ASEAN serta pusat keuangan internasional
seperti London, New York, Hong Kong, dan Dubai. Pasar
WE ARE A VALUES-DRIVEN PLATFORM, POWERED BY A
utama (home markets) Maybank adalah Malaysia,
BIONIC WORKFORCE THAT HUMANISES FINANCIAL
SERVICES Singapura, Indonesia, dan Kamboja. Kami juga telah
mempertajam fokus dengan mendefinisikan jaringan
driven by global yang kuat ke dalam tiga arketipe berdasarkan
keunggulan utama kami di berbagai pasar tempat kami
beroperasi, guna mengoptimalkan pemanfaatan anak
OUR MISSION perusahaan maupun jaringan yang telah terbentuk di
pasar-pasar tersebut.
Humanising Financial Services
Being at the heart of the community, we will:
Jajaran Direksi Jabatan
01 Make financial services simple,
intuitive and accessible
Tan Sri Dato’ Sri Non-Independent Non-Executive
Zamzamzairani Mohd Director (Chairman)
02 Build trusted partnerships for a Isa
sustainable future together
Dato’ Sri Khairussaleh Non-Independent Executive Director
Ramli (President & Group Chief Executive
03 Treat everyone with respect, dignity,
fairness and integrity
Officer)
Fauziah Hisham Senior Independent Non-Executive
Director
shaped by Che Zakiah Che Din Independent Non-Executive Director
Shariffuddin Khalid Independent Non-Executive Director
OUR VALUES Dato’ Zulkiflee Abbas
Abdul Hamid
Independent Non-Executive Director
TEAMWORK Shirley Goh Independent Non-Executive Director
INTEGRITY Datuk Yee Yang Chien Non-Independent Non-Executive
Director
GROWTH Chiam Sou Hong Independent Non-Executive Director
EXCELLENCE & EFFICIENCY Vittorio Furlan Independent Non-Executive Director
Rohaya Mohammad Independent Non-Executive Director
RELATIONSHIP BUILDING Yusof
Guiding principles
for all Maybankers to serve our mission and
purpose.
126 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 129
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Informasi Entitas Anak
dan Perusahaan Ventura
Finance
PT Maybank Indonesia Finance
Bidang Usaha Pembiayaan Multifinance
Persentase Kepemilikan 99,99% PT Bank Maybank Indonesia Tbk
0,01% Koperasi Karyawan PT Bank Internasional Indonesia Tbk
Status Operasi Telah beroperasi sejak tahun 1991
Total Aset 2025 Rp8,9 triliun
Alamat Wisma Ekajiwa Lantai 10
Jl. Mangga Dua Raya
Jakarta 10730, Indonesia
Tel: 021 - 623 000 88
Fax: 021 - 623 000 99
Call Center: 0804-1-168-811
Website: www.maybankfinance.co.id
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Budhi Dyah Sitawati
Komisaris : Bianto Surodjo
Komisaris Independen : Herwan Ng
Direksi
Presiden Direktur : Alexander
Direktur : Miki Effendi Lim
Direktur : Arief Soerendro
PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance) Pada akhir tahun 2025, Maybank Finance telah memiliki
memiliki ijin usaha untuk bergerak dalam bentuk jaringan kantor di hampir seluruh kota utama Indonesia
pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, kegiatan yang terdiri dari 30 kantor cabang dan 9 kantor
lain yang disetujui OJK, serta dapat pula melaksanakan perwakilan yang tersebar di wilayah Indonesia.
kegiatan berdasarkan prinsip syariah.
VISI
PROFIL PERUSAHAAN Menjadi perusahaan pembiayaan pemimpin pasar
PT Maybank Indonesia Finance (Maybank Finance), yang berbasis digital di segmen pasar yang dilayani serta
sebelumnya dikenal dengan nama PT BII Finance Center, selalu peduli terhadap kondisi lingkungan hidup dan
didirikan pada 13 Februari 1991 sebagai perusahaan yang masyarakat.
memiliki izin dalam pembiayaan investasi, modal kerja,
multiguna, kegiatan lain yang disetujui OJK, serta dapat MISI
pula melaksanakan kegiatan berdasarkan prinsip syariah. • Menjalankan bisnis sebagai perpanjangan tangan
Saat ini, sebesar 99,99% saham Maybank Finance dimiliki dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank
oleh Maybank Indonesia. Indonesia) dalam industri pembiayaan.
• Memberikan nilai tambah ekonomi dan sosial yang
Perubahan nama PT BII Finance Center menjadi PT tinggi kepada pemangku kepentingan (pemegang
Maybank Indonesia Finance didasarkan pada Akta Berita saham, pelanggan, rekan bisnis, dan karyawan),
Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. lingkungan, dan masyarakat.
105, tanggal 18 November 2015 dan persetujuan dari • Menjadikan teknologi digital sebagai landasan
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik untuk penciptaan produk, percepatan proses, dan
Indonesia No. AHU-0947396.AH.01.02 Tahun 2015 pada peningkatan layanan.
tanggal 7 Desember 2015.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 127
Page 130
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Bidang Usaha Perusahaan Pembiayaan
Persentase 67,49% PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Kepemilikan 25,01% PT Wahana Makmur Sejati
7,50% Publik
Status Operasi Telah Beroperasi sejak tahun 1982
Total Aset 2025 Rp7,4 triliun
Alamat PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Altira Office Tower Lt. 32, 33, 35
Jl. Yos Sudarso Kav. 85
Kel. Sunter Jaya, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara 14350
Tel: (62-21) 21882400
Fax: (62-21) 21882420
Contact Center: 150 999
Website: www.wom.co.id
Pengurus Dewan Komisaris Direksi Dewan Pengawas Syariah (DPS)
Perusahaan
Presiden Komisaris/Komisaris Presiden Direktur Ketua
Independen Djaja Suryanto Sutandar Dr. H. Abdul Jabar Majid, M.A.
Sarastri Baskoro Wakil Presiden Direktur Anggota
Komisaris Njauw Vido Onadi Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen
Thilagavathy Nadason Direktur
Komisaris Cincin Lisa Hadi
Taufik Aulia Direktur
Komisaris Independen Anthony Yuarez
Rallyati Arianto Wibowo, S.E. Panggabean
Direktur
Wibowo
PROFIL PERUSAHAAN penambahan modal melalui hak memesan efek
PT Wahana Ottomitra Multiartha (“WOM Finance” atau terlebih dahulu, yang memperkuat struktur pemegang
“Perseroan”) didirikan pada tahun 1982 dengan nama saham strategis dan mendukung fokus pertumbuhan
PT Jakarta Tokyo Leasing, berfokus pada pembiayaan berkelanjutan Perseroan.
sepedamotor, khususnya merek Honda. Seiring
perkembangan bisnis, pada tahun 2000 Perseroan Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan
bertransformasi dan mengubah nama menjadi PT jangka panjang serta menjaga fleksibilitas keuangan
Wahana Ottomitra Multiartha, memperluas layanan guna mendukung pertumbuhan dan pengembangan
pembiayaan mencakup merek Jepang lainnya seperti bisnis secara berkelanjutan, Perseroan melaksanakan
Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. aksi korporasi melalui mekanisme Penawaran Umum
Berkelanjutan (PUB). Selain itu, pada tahun 2025 Perseroan
Pada Tahun 2004, Perseroan resmi mencatatkan saham di juga memperoleh fasilitas kredit dari perbankan dengan
Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya (saat ini Bursa total sebesar Rp1,65 triliun, yang diharapkan dapat
Efek Indonesia/BEI) dengan kode saham “WOMF”, setelah mengoptimalkan struktur permodalan serta mendukung
memperoleh pernyataan efektif dari otoritas pasar modal kebutuhan operasional Perseroan.
saat itu (Bapepam-LK) untuk melaksanakan Penawaran
Umum Saham Perdana (IPO) atas 200.000.000 saham Selain dengan langkah memperkuat permodalan,
bernominal Rp100 per saham dengan harga penawaran sejak tahun 2022, WOM Finance mulai mengakselerasi
Rp700 per saham. Sejak saat itu, nama Perseroan menjadi transformasi operasional melalui sentralisasi proses
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk yang sesuai dengan kredit, digitalisasi akuisisi, serta penguatan tata kelola
Anggaran Dasar dan Ketentuan yang berlaku. untuk memastikan proses yang andal dan efisien. Inisiatif
tersebut ditopang peningkatan kapabilitas sumber daya
Pasca-IPO, pada tahun 2005 PT Bank Maybank Indonesia manusia, pengembangan saluran pemasaran digital
Tbk (“Maybank Indonesia”) mengakuisisi 43% saham melalui kemitraan dengan marketplace (antara lain
Perseroan. Kepemilikan MBI kemudian meningkat Bukalapak, Tokopedia, dan GoBills), serta sinergi layanan
menjadi 68,55% pada tahun 2015 seiring aksi korporasi pembayaran berbasis QRIS bersama Maybank Indonesia.
128 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 131
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Pada tahun 2022, Perseroan meluncurkan aplikasi KAWAN guna menghadirkan pengalaman pembiayaan yang lebih
mudah, cepat, dan terintegrasi bagi pelanggan. Hingga Desember 2025, Perseroan memiliki 10 kantor wilayah dan
didukung oleh 195 kantor jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia untuk melayani sekitar 276 ribu pelanggan aktif.
VISI
Menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbaik di Indonesia dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang
baik.
MISI
• Mengutamakan kepuasan pelanggan dan mitra kerja lainnya.
• Membangun infrastruktur berbasis TI untuk melaksanakan proses yang baik.
• Pengembangan dan perluasan jaringan usaha, terutama di daerah potensial.
• Mengoptimalkan kinerja perusahaan.
PERUSAHAAN VENTURA
Persentase
No Nama Alamat Status Operasional Bidang Usaha
Kepemilikan
1 PT Penjamin Kredit Gedung Menara Duta Lantai, 6 Jl. Non-operating 9,83% Jasa Penjaminan
Pengusaha Indonesia H.R. Rasuna Said, Kav. 9-B Kuningan
Jakarta 12910
2 PT Sarana Sulut Kompleks Pasar Segar Paal Dua, Blok Non-operating 7,14% Modal Ventura
Ventura RC 17 Jl. Yos Sudarso Paal Dua, Kota
Manado, Sulawesi Utara
3 PT Sarana Sulsel Jl. Faisal Raya no.14 Makassar Operating 5,76% Modal Ventura
Ventura - Makassar Indonesia
4 PT Sarana Jambi Jl. Kapten Pattimura No.119, Kel.Kenali Operating 4,50% Modal Ventura
Ventura Besar Jambi 36129
5 PT Sarana Riau Kompleks perkantoran Grand Non-operating 3,37% Modal Ventura
Ventura Sudirman Blok A-3 Jl. Datuk
Setia Maharaja (d/h Parit Indah)
Pekanbaru Riau
6 PT Sarana Sumsel Jl. Angkatan 45 F-27 Pakjo, Non-operating 2,81% Modal Ventura
Ventura - Palembang Palembang Sumsel
7 PT Sarana Kalbar Jl. M. Sohor No.9 A-B Pontianak Operating 2,45% Modal Ventura
Ventura - Pontianak
8 PT Bhakti Sarana Jl. Tebet Barat IX No.26 Tebet Jakarta Non-operating 2,41% Modal Ventura
Ventura - Jakarta Selatan 12810
9 PT LOLC Ventura Foresta Business Loft 5, BSD City, Unit Operating 2,32% Modal Ventura
Indonesia (d/h 10 Lengkong Kulon, Pagedangan, Kab.
Sarana Sumut Tangerang Banten - 15331 Indonesia
Ventura)
10 PT Sarana Lampung Jl. Diponegoro No.69 A Gulak Galik Operating 1,68% Modal Ventura
Ventura Teluk Betung, Bandar Lampung,
Lampung 35214
11 PT Sarana Sumbar Gedung Rangkiang Ventura, Jl. Khatib Operating 1,35% Modal Ventura
Ventura - Padang Sulaiman No.9 Kav.5 s/d 7 Padang –
Sumatera Barat
12 PT Kliring Penjamin Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower Operating 1,11% Sekuritas
Efek Indonesia I Lantai 5, Jl. Jenderal Sudirman Kav.
52-53, Jakarta Selatan 12190
13 PT Sarana Bersama Setiabudi 2 Building, Lantai 6, Ruang Non-operating 0,94% Jasa Penjaminan
Pembiayaan 603G, Jl. H.R. Rasuna Said Kav.62
Indonesia Kuningan Jakarta Selatan 12920
14 PT Bali Kerthi Jl. Diponegoro No.150, Kompleks IDT/ Operating 0,82% Modal Ventura
Development Fund Ruko Genteng Biru Blok B 23 - 24
Ventura (d/h Sarana Denpasar Bali
Bali Ventura)
15 PT Bank Capital Menara Jamsostek Lantai 6, Jl. Jend. Operating 0,18% Bank
Indonesia Tbk Gatot Subroto Kav. 38, Mampang
Prapatan, Jakarta Selatan, 12710
16 PT Aplikanusa Lintas Menara Thamrin Lt. 12, Jl. M.H. Thamrin Operating 0,05% Sistem Jaringan
Arta Kav. 3, Jakarta Pusat 10250. Komunikasi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 129
Page 132
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Kronologi
Pencatatan Saham
Maybank Indonesia melakukan Penawaran Saham Dengan demikian, total kepemilikan saham Maybank
Perdana (IPO) sejumlah 12.000.000 Saham Biasa pada Indonesia oleh Maybank menurun dari 97,29% menjadi
tanggal 21 November 1989 dan dicatatkan di Bursa Efek 78,98%, dan total kepemilikan saham Maybank Indonesia
Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES), dengan oleh UBS AG London menjadi sebesar 18,31%. Aksi
kode perdagangan saham BNII. Kedua bursa tersebut korporasi pelepasan saham (share sell down) oleh
kemudian melebur, dan kini menjadi Bursa Efek Indonesia pemegang saham mayoritas tersebut dilakukan dalam
(BEI). Nilai nominal saham yang ditawarkan pada saat IPO rangka memenuhi ketentuan Bapepam-LK (sekarang
adalah sebesar Rp1.000,00 per lembar saham. Otoritas Jasa Keuangan – OJK) nomor IX.H.1 tentang
Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Lampiran
Setelah penawaran perdana tersebut, Maybank Indonesia Keputusan Ketua Bapepam-LK nomor Kep-264/BL/2011
telah beberapa kali melakukan aksi korporasi di bidang tanggal 31 Mei 2011.
ekuitas yang menyebabkan terjadinya perubahan jumlah
saham beredar, seperti pembagian saham bonus, Selanjutnya pada tahun 2014 Maybank Indonesia kembali
dividen saham, stock split, reverse stock, konversi waran, merealisasikan aksi korporasi Rights Issue VII dengan
Employee Stock Option Plan (ESOP), dan Penawaran menawarkan 6.774.684.073 lembar saham dengan
Umum Terbatas (PUT) atau Rights Issue. Pada 19 Juni harga penawaran sebesar Rp221 per saham dan berhasil
2013, pemegang saham mayoritas Maybank Indonesia, menghimpun dana sebesar Rp1.488.967.207.524 net
Maybank, melakukan aksi korporasi pelepasan sebagian setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas. Realisasi Rights
kepemilikan saham Maybank Indonesia kepada UBS Issue VII tersebut menambah jumlah total saham beredar
AG London sejumlah 5.065.380.000 lembar saham Maybank Indonesia menjadi 67.746.840.730 lembar.
atau setara 9,00% dari total saham beredar Maybank
Indonesia. Pada tahun 2018, Maybank Indonesia kembali
merealisasikan Rights Issue VIII dengan menerbitkan
Pada Juni 2013 Maybank Indonesia telah merealisasikan 8.468.355.091 saham seri D dengan harga pelaksanaan
aksi korporasi Rights Issue VI dengan menawarkan Rp236 per saham dan berhasil menghimpun dana
4.690.165.987 lembar saham seri D pada harga sebesar Rp1.998.531.801.476 (gross). Realisasi Rights Issue
penawaran sebesar Rp320 per saham, dengan dana VIII tersebut menambah total saham beredar Maybank
yang berhasil dihimpun sebesar Rp1.496.150.854.642 net Indonesia menjadi 76.215.195.821 lembar saham.
setelah dikurangi biaya emisi efek ekuitas. Realisasi Rights
Issue VI tersebut menambah jumlah total saham beredar Pada tanggal 8 Desember 2023, UBS AG London,
Maybank Indonesia menjadi sebesar 60.972.156.657 melakukan penjualan saham sejumlah 13.953.168.749
lembar saham. saham atau sebesar 18,31% kepada Vital Solution Fund
sejumlah 6.653.168.749 saham atau sebesar 8,73% dan
Pada 22 November 2013, Maybank Indonesia kembali sisanya kepada masyarakat. Dengan adanya transaksi
melepaskan kepemilikan saham Maybank Indonesia tersebut, maka Maybank Indonesia telah memenuhi 7,50%
kepada UBS AG London sebesar 5.675.040.000 lembar porsi saham Free Float, sebagaimana yang diatur dalam
saham atau setara 9,31% dari total saham beredar Peraturan PT Bursa Efek Indonesia Nomor I-A perihal
Maybank Indonesia. Pencatatan Saham dan Efek bersifat Ekuitas Selain Saham
yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat.
Selama tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
aksi korporasi yang mengubah pencatatan saham.
130 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 133
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Keterangan Tanggal Pencatatan Saham Diterbitkan Jumlah Saham
Penawaran Umum Perdana (nominal Rp1.000) 21/11/1989 12.000.000 12.000.000
Saham Bonus 8/7/1990 28.000.000 40.000.000
Company Listing 18/7/1990 100.000.000 140.000.000
Dividen Saham & Saham Bonus 6/8/1991 63.000.000 203.000.000
Dividen Saham 4/8/1992 60.585.920 263.585.920
Penawaran Umum Terbatas I 15/2/1994 52.717.184 316.303.104
Dividen Saham 26/8/1996 35.144.789 351.447.893
Saham Bonus 26/8/1996 253.042.483 604.490.376
Saham Bonus 23/10/1996 362.694.226 967.184.601
Saham Bonus 4/11/1996 - 1.934.369.204
Penawaran Umum Terbatas II 16/1/1997 1.289.579.469 3.223.948.673
Konversi Waran I 1997 10.453.776 3.234.402.449
Konversi Waran I 1998 42.520 3.234.444.969
Konversi Waran I 1999 2.500 3.234.447.469
Saham Bonus 8/3/1999 646.888.994 3.881.336.463
Penawaran Umum Terbatas III (nominal Rp125) 6/4/1999 62.101.383.408 65.982.719.871
Penawaran Umum Terbatas III (lanjutan) 21/6/1999 26.810.616.592 92.793.336.463
Konversi Waran I 1999 23.982 92.793.360.445
Konversi Waran BPPN (C-B) 1999 329.041.216 92.793.360.445
Konversi Waran I 2000 101.862 92.793.462.307
Konversi Waran BPPN (C-B) 2000 216.216 92.793.462.307
Konversi Waran BPPN (C-B) 2001 95.830.560 92.793.462.307
Reverse Stock Split (10:1) 19/6/2002 - 9.279.346.231
Penawaran Umum Terbatas IV 11/7/2002 38.504.000.000 47.783.346.231
2005 82.510.000 48.247.150.231
2006 381.294.000 48.247.150.231
2007 416.553.500 48.663.702.731
Setelah Pelaksanaan ESOP 2008 1.364.733.500 50.028.436.231
Penawaran Umum Terbatas V 2010 6.253.554.529 56.281.990.760
Penawaran Umum Terbatas VI 2013 4.690.165.897 60.972.156.657
Penawaran Umum Terbatas VII 2014 6.774.684.073 67.746.840.730
Penawaran Umum Terbatas VIII 2018 8.468.355.091 76.215.195.821
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 131
Page 134
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Kronologi
Pencatatan Efek Lainnya
IKHTISAR UMUM OBLIGASI
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Maybank Indonesia”) menerbitkan Obligasi untuk mendukung pertumbuhan
bisnisnya. Obligasi tersebut dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Obligasi Jatuh Tempo di tahun 2025
Atas Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022 seri B sebesar Rp300.000.000.000 (tiga ratus
miliar rupiah) yang jatuh tempo pada tanggal 8 Juli 2025, pelunasan pokok dan pembayaran bunga terakhir Obligasi
pada tanggal 7 Juli 2025.
Obligasi yang Telah Diterbitkan oleh Maybank Indonesia yang Belum Jatuh Tempo
Pada tanggal 11 Juli 2017, Maybank Indonesia menerbitkan 2 (dua) Obligasi sekaligus yakni:
1. Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 Seri A (telah jatuh tempo pada 11 Juli 2022),
Seri B (telah jatuh tempo pada 11 Juli 2024), dan Seri C
2. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 (telah jatuh tempo 11 Juli 2020).
Melalui skema Penawaran Umum Berkelanjutan (“PUB”), sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 36/POJK.04/2014 tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk tanggal 8 Desember
2014.
Detail dari Obligasi-obligasi tersebut adalah sebagai berikut:
Nama Obligasi Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017
Jangka Waktu Seri A: 5 tahun
Seri B: 7 tahun
Seri C: 10 tahun
Jumlah Nominal Seri A: Rp435.000.000.000
Seri B: Rp300.000.000.000
Seri C: Rp100.000.000.000
Tingkat Bunga Seri A: 8,00% (per tahun)
Seri B: 8,50% (per tahun)
Seri C: 8,65% (per tahun)
Tanggal Penerbitan 11 Juli 2017
Peringkat Saat Ini PEFINDO : idAAA
Pembayaran Bunga Pertama 11 Oktober 2017
Pembayaran Bunga Terakhir Seri A: 11 Juli 2022
Seri B: 11 Juli 2024
Seri C: 11 Juli 2027
Untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Maybank
Penggunaan Dana Indonesia terutama dalam bentuk kredit serta untuk memperkuat struktur pendanaan
jangka Panjang
Lembaga dan Profesional Penunjang Pasar Joint Lead Underwriters
Modal PT Bahana Securities
PT Indo Premier Securities
PT Maybank Kim Eng Securities
Konsultan Hukum
Melli Darsa & Co.
Wali Amanat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Notaris
Aryanti Artisari, SH., M.Kn
132 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 135
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Kronologis Pembayaran Bunga: Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia
Seri C
1. 11 Oktober 2017 Rp2.162.500.000 Tahap I Tahun 2017 dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan
2. 11 Januari 2018 Rp2.162.500.000 II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017 telah
3. 11 April 2018 Rp2.162.500.000
4. 11 Juli 2018 Rp2.162.500.000 dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat
5. 11 Oktober 2018 Rp2.162.500.000 No. S.2018.312/DIR FIN tanggal 9 Januari 2018.
6. 11 Januari 2019 Rp2.162.500.000
7. 11 April 2019 Rp2.162.500.000
8. 11 Juli 2019 Rp2.162.500.000 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
9. 11 Oktober 2019 Rp2.162.500.000
Umum Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia
10. 11 Januari 2020 Rp2.162.500.000
11. 11 April 2020 Rp2.162.500.000 Tahap II Tahun 2018 telah dilaporkan kepada Otoritas
12. 11 Juli 2020 Rp2.162.500.000 Jasa Keuangan melalui surat No. S.2018.487/DIR FIN
13. 11 Oktober 2020 Rp2.162.500.000
14. 11 Januari 2021 Rp2.162.500.000 tanggal 6 Juli 2018.
15. 11 April 2021 Rp2.162.500.000
16. 11 Juli 2021 Rp2.162.500.000
17. 11 Oktober 2021 Rp2.162.500.000 Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
18. 11 Januari 2022 Rp2.162.500.000 Umum Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia
19. 11 April 2022 Rp2.162.500.000
Tahap III Tahun 2019 telah dilaporkan kepada Otoritas
20. 11 Juli 2022 Rp2.162.500.000
21. 11 Oktober 2022 Rp2.162.500.000 Jasa Keuangan melalui surat No. S.2019.002/DIR FIN
22. 11 Januari 2023 Rp2.162.500.000 tanggal 8 Januari 2019.
23. 11 April 2023 Rp2.162.500.000
24. 11 Juli 2023 Rp2.162.500.000
25. 11 Oktober 2023 Rp2.162.500.000 Selanjutnya, pada tanggal 8 Juli 2022, Maybank Indonesia
26. 11 Januari 2024 Rp2.162.500.000
27. 11 April 2024 Rp2.162.500.000 menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank
28. 11 Juli 2024 Rp2.162.500.000 Indonesia Tahap I Tahun 2022 Seri A (telah jatuh tempo
29. 11 Oktober 2024 Rp2.162.500.000
pada 18 Juli 2023), Seri B (telah jatuh tempo pada 8
30. 11 Januari 2025 Rp2.162.500.000
31. 11 April 2025 Rp2.162.500.000 Juli 2025), dan Seri C melalui skema Penawaran Umum
32. 11 Juli 2025 Rp2.162.500.000 Berkelanjutan (“PUB”), sebagaimana diatur dalam
33. 11 Oktober 2025 Rp2.162.500.000
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 36/POJK.04/2014
tentang Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Bersifat
Utang dan/atau Sukuk tanggal 8 Desember 2014.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 133
Page 136
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Detail dari Obligasi tersebut adalah sebagai berikut:
Nama Obligasi Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022
Jangka Waktu Seri A: 370 hari
Seri B: 3 tahun
Seri C: 5 tahun
Jumlah Nominal Seri A: Rp400.000.000.000
Seri B: Rp300.000.000.000
Seri C: Rp300.000.000.000
Tingkat Bunga Seri A: 3,80% (per tahun)
Seri B: 6,25% (per tahun)
Seri C: 6,80% (per tahun)
Tanggal Penerbitan 8 Juli 2022
Peringkat Saat Ini PEFINDO : idAAA
Pembayaran Bunga Pertama 8 Oktober 2022
Pembayaran Bunga Terakhir Seri A: 18 Juli 2023
Seri B: 8 Juli 2025
Seri C: 8 Juli 2027
Untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Maybank
Penggunaan Dana Indonesia yaitu untuk penyaluran kredit
Lembaga dan Profesional Penunjang Pasar Joint Lead Underwriters
Modal PT BNI Sekuritas
PT Indo Premier Sekuritas
PT Maybank Sekuritas Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Konsultan Hukum
Melli Darsa & Co.
Wali Amanat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Notaris
Aulia Taufani, S.H.
Kronologis Pembayaran Bunga:
Seri B
1. 8 Oktober 2022 Rp4.687.500.000
2. 8 Januari 2023 Rp4.687.500.000
3. 8 April 2023 Rp4.687.500.000
4. 8 Juli 2023 Rp4.687.500.000
5. 8 Oktober 2023 Rp4.687.500.000
6. 8 Januari 2024 Rp4.687.500.000
7. 8 April 2024 Rp4.687.500.000
8. 8 Juli 2024 Rp4.687.500.000
9. 8 Oktober 2024 Rp4.687.500.000
10. 8 Januari 2025 Rp4.687.500.000
11. 8 April 2025 Rp4.687.500.000
12. 8 Juli 2025 Rp4.687.500.000
Seri C
1. 8 Oktober 2022 Rp5.100.000.000
2. 8 Januari 2023 Rp5.100.000.000
3. 8 April 2023 Rp5.100.000.000
4. 8 Juli 2023 Rp5.100.000.000
5. 8 Oktober 2023 Rp5.100.000.000
6. 8 Januari 2024 Rp5.100.000.000
7. 8 April 2024 Rp5.100.000.000
8. 8 Juli 2024 Rp5.100.000.000
9. 8 Oktober 2024 Rp5.100.000.000
10. 8 Januari 2025 Rp5.100.000.000
11. 8 April 2025 Rp5.100.000.000
12. 8 Juli 2025 Rp5.100.000.000
13. 8 Oktober 2025 Rp5.100.000.000
134 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 137
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap
I Tahun 2022 telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. S.2023.001/MBI/DIR FIN – Corporate
Finance & Capital Management tanggal 9 Januari 2023.
IKHTISIAR UMUM PENERBITAN EFEK LAINNYA
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Maybank
Indonesia Tbk Tahun 2023
Maybank Indonesia menerbitkan Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum PT
Bank Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Subordinasi”) pada tanggal 23 Agustus 2023 sebagaimana diatur dalam
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 39/POJK.04/2019 tentang Penerbitan Efek Bersifar Utang dan/
atau Sukuk yang dilakukan tanpa melalui Penawaran umum, dengan detail sebagai berikut:
Nama Efek Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Tanpa Melalui Penawaran Umum PT
Bank Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023
Jangka Waktu 10 tahun
Jumlah Nominal Rp100.000.000.000
Tingkat Bunga 7,90% (per tahun)
Tanggal Penerbitan 23 Agustus 2023
Pembayaran Bunga Pertama 23 November 2023
Pembayaran Bunga Terakhir/ Tanggal 23 Agustus 2033
Jatuh Tempo
Penggunaan Dana sebagai Modal Pelengkap (“Tier 2 Capital”) sebagaimana ditentukan dalam peraturan
yang berlaku dan akan digunakan untuk penyaluran kredit serta untuk memperkuat
struktur pendanaan jangka panjang.
Lembaga dan Profesional Penunjang Pasar Joint Lead Underwriters
Modal PT Maybank Sekuritas Indonesia
Konsultan Hukum
Tumbuan & Partners
Notaris
Aulia Taufani, S.H.
Kronologis Pembayaran Bunga:
1. 23 November 2023 Rp1.975.000.000
2. 23 Februari 2024 Rp1.975.000.000
3. 23 Mei 2024 Rp1.975.000.000
4. 23 Agustus 2024 Rp1.975.000.000
5. 23 November 2024 Rp1.975.000.000
6. 23 Februari 2025 Rp1.975.000.000
7. 23 Mei 2025 Rp1.975.000.000
8. 23 Agustus 2025 Rp1.975.000.000
9. 23 November 2025 Rp1.975.000.000
Atas penerbitan LTN Subordinasi diatas, Maybank Indonesia telah mendapatkan persetujuan dari OJK-Pengawas Bank
melalui surat No. S-100/PB.32/2023 tanggal 6 Oktober 2023, untuk memperhitungkan LTN Subordinasi tersebut sebagai
komponen Modal Tambahan (Tier II) dalam perhitungan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Maybank
Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 135
Page 138
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Pemeringkatan
Sebagai bagian dari kebijakan Maybank Indonesia untuk menyediakan informasi bagi pemegang saham dan
masyarakat, Maybank Indonesia melakukan pemeringkatan untuk menilai kinerja dan kondisi Perusahaan melalui pihak
independen, yaitu PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO).
PEFINDO
Maret 2026
Peringkat Perusahaan idAAA/Outlook Stabil
Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I/2022 idAAA
Obligasi Berkelanjutan II Tahap I/2017 idAAA
136 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 139
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Jasa Akuntan Publik
dan Kantor Akuntan Publik
AKUNTAN PUBLIK
Nama Akuntan Publik: Yasir
Terdaftar No. AP.0703
KANTOR AKUNTAN PUBLIK
KAP Purwanto Susanti dan Surja
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai 7
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Tel. (62-21) 5289 5000
Website: www.ey.com/id
Jasa yang diberikan:
Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku 2025 termasuk di
dalamnya reviu atas permodelan terkait Kerugian Kredit Ekspektasian sesuai PSAK 71
Jasa lainnya:
Reviu Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 Juni 2025
Periode Penugasan:
Tahun Buku 2025
Fee yang diberikan:
- Rp4.780.000.000 untuk audit Laporan Keuangan Konsolidasian periode 31 Desember
2025 (Termasuk di dalamnya reviu atas permodelan terkait Kerugian Kredit
Ekspektasian sesuai PSAK 71 sebesar Rp405.000.000)
- Rp1.210.000.000 untuk reviu Laporan Keuangan Konsolidasian periode 30 Juni 2024
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 137
Page 140
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal KUSTODIAN PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building, Menara I, Lantai 5 Jl. Jendral Sudirman Kav. 52– 53, Jakarta 12190 Tel. +62 21 5299 1099 Faks. +62 21 5299 1199 WALI AMANAT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk International Banking & Financial Institutions Group Plaza Mandiri, Lantai 22 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta, 12190 Tel. +62 21 526 5045 Faks. +62 21 527 4477 JASA LISTING Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building Tower I, Lantai 6 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Tel. +6221 5150515 PEMERINGKAT EFEK PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) Equity Tower, Lantai 30 Sudirman Central Business District Lot 9 Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia Tel. +62 21 509 684 69 Faks. +62 21 509 684 68 138 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 141
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Informasi pada
Situs Web Perusahaan
Maybank Indonesia memiliki situs web yakni Informasi pada situs web Bank secara garis besar terdiri
www.maybank.co.id yang dilengkapi dengan beragam dari: Informasi umum tentang Bank yang terdiri dari Profil
informasi penting yang senantiasa diperbaharui secara Maybank Indonesia, Visi dan Misi, Profil Dewan Komisaris,
berkala. Situs web Bank dibuat dan dikelola berdasarkan Direksi, Dewan Pengawas Syariah, Struktur Organisasi,
Peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web Struktur Grup Perusahaan, Entitas Anak & Entitas Asosiasi,
Emiten atau Perusahaan Publik. Situs web Maybank Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal, Penghargaan,
Indonesia dapat diakses oleh nasabah serta masyarakat Garansi dan Proteksi, Anggaran Dasar Perusahaan,
luas dalam memperoleh informasi tentang Perusahaan. Komite, dan Maybank Foundation Scholarship Program.
Bank senantiasa menyempurnakan website tersebut Informasi terkait Hubungan Investor yang terdiri dari:
secara berkala agar menjadi lebih informatif, • Ikhtisar Keuangan, Laporan Tahunan, Laporan
mudah diakses, mudah dinavigasi serta ramah bagi Keuangan, Laporan Publikasi Bulanan, Presentasi
penggunanya. Website tersebut mempunyai tampilan Perusahaan, RUPS, Informasi Saham, Informasi Dividen,
informasi dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia Aksi Korporasi, Informasi Obligasi, Credit Ratings,
dan Bahasa Inggris. Maybank Indonesia berkomitmen Leverage and Liquidity Coverage Ratio, dan Corporate
untuk terus meningkatkan penerapan Prinsip Keterbukaan Research www.maybank.co.id
sebagaimana telah diamanatkan oleh peraturan dan • Informasi Produk dan Layanan yang ditawarkan oleh
perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangka Bank. Informasi tersebut meliputi produk dan layanan:
meningkatkan pelaksanaan tata kelola perusahaan Perbankan CFS (Non-Ritel dan Ritel), Perbankan
yang baik (good corporate governance) khususnya Global, Global Markets, Syariah, dan Perbankan Digital.
penyediaan akses informasi yang komprehensif • Website juga menyediakan informasi lainnya terkait
mengenai kinerja Bank kepada pemegang saham, informasi jaringan kantor dan jaringan elektronik Bank,
nasabah, masyarakat, pemerintah, serta pemangku laporan pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG),
kepentingan lainnya, maka Maybank Indonesia kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR),
menyediakan akses informasi yang dibutuhkan dalam Keberlanjutan, berita dan informasi untuk media.
situs web resmi Bank.
Website Bank juga memuat peluang karier di Bank,
edukasi perbankan kepada nasabah, dan daftar istilah
disertai dengan informasi mengenai suku bunga yang
berlaku di Bank, serta informasi lainnya terkait dengan
prinsip keterbukaan dalam pengelolaan Perusahaan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 139
Page 142
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Wilayah
Operasional
Aceh
MEDAN
KANTOR REGIONAL
Sumatra Utara Pontianak
Pekanbaru
Sumatra Selatan Jambi
Jakarta 1 Pangkal Pinang
Padang
Jakarta 2
Muarabungo
Jakarta 3
Jawa Barat PALEMBANG
Bengkulu
Jawa Tengah JAKARTA
Lampung 1, 2, dan 3
Jawa Timur, Bali, & Nusa Tenggara
Kalimantan
Sulawesi & Indonesia Bagian Timur
JAWA BARAT
JAWA TENGAH
JUMLAH CABANG *
2023 | 337
2024 | 314
Jumlah Kantor
2025 | 275 Wilayah
* Total Cabang: Jumlah Kantor Cabang
Konvensional + Jumlah Kantor Cabang Luar
10
10
10
Negeri + Jumlah Kantor Cabang Syariah
JUMLAH ATM** 2023 2024 2025
2023 | 765 Jumlah Kantor
Cabang Luar Negeri
2024 | 747
1
1
1
2025 | 661
** Termasuk 26 Cash Recycle Machines
(CRM)
2023 2024 2025
140 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 143
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Tarakan
Manado
Samarinda
Gorontalo Ternate
Palu Sorong
BALIKPAPAN
Sampit Jayapura
Banjarmasin
Mamuju
Ambon
Kendari
MAKASSAR
JAWA TIMUR
Bali Nusa Tenggara
Kupang
Jumlah Kantor Jumlah Kantor Jumlah Kantor
Cabang Konvensional Cabang Utama Cabang Pembantu
316
79
79
79
237
293
214
254
175
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Jumlah Kantor Jumlah KCP
Cabang Syariah Mobile
20
20
20
22
22
22
2023 2024 2025 2023 2024 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 141
Page 144
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Alamat
Kantor Cabang
KANTOR CABANG KONVENSIONAL
Nama Cabang Alamat Telepon
KANWIL SUMATERA UTARA Gedung Sinar Mas Land Plaza Lt.3, Jl. Diponegoro No. 18, Medan
KC DIPONEGORO MEDAN Jl. Diponegoro No. 18, Medan 061 - 4537 888
KCP SUMATERA Jl. Sumatera No. 93 C, Medan 061-88817811
KCP BINJAI JL. Jend. Sudirman No. 207 A-B, Binjai 061 - 8822325
KCP TOMANG ELOK Jl. Gatot Subroto Komp. Tomang Elok Blok C No. 105 Medan 061 - 8462222
KCP TANJUNG MORAWA Jl. Pahlawan No. 40 Tanjung Morawa, Deli Serdang 061 - 7940622
KCP BRIGJEN KATAMSO Jl. Brigadir Jendral Katamso No. 761 AB, Medan 061-7878008
KC PALANG MERAH, MDN Jl. Palang Merah No. 15, Medan 061 - 4512800
KCP JL BANDUNG MEDAN Jl. Bandung 88/11, Pasar Baru, Medan 061 - 4559811
KCP THAMRIN MEDAN Jl. Thamrin No. 75 - C-I Medan 061 - 7348000
KCP KRAKATAU JL. Krakatau No. 138 A Medan 061 - 6630050
KCP PULO BRAYAN Jl. K.L. Yos Sudarso No. 2 M-N, Pulo Brayan, Medan 061- 6620888
KCP A.R.HAKIM JL. A.R. Hakim No. 8, Medan 061 - 7352688
KCP SUTOMO Jl. DR. Sutomo No. 18 I-J Medan 061 - 4565088
KCP CEMARA ASRI Jl. Cemara Boulevard Blok B 1 No. 76, Kompleks Cemara Asri, Deli Serdang 061 - 6638286
KC BATAM Raja Ali Haji No. 38 Batam 0778 - 456377
KCP CITRAMAS PENUIN Jl. Pembangunan Komp. Citramas Bl. A No. 18, Penuin Batam 0778 - 422710
KCP BATU AJI Komplek Sentosa Perdana Blok DD No. 9 & 10, Batam - Kepri 0778 - 392087
KCP PALM SPRING BATAM CENTER Komplek Palm Spring BTC Blok D1 No. 10, Batam Centre 0778 - 466705
KCP BOTANIA GARDEN Ruko Botania Garden, Botania Garden Blok A1 No 1A dan 1B, Batam Center 0778-7495222
- Batam
KC PEMATANG SIANTAR Jl. DR. Sutomo No. 245 Pematang Siantar 21118 0622 - 420777
KC RANTAU PRAPAT Jl. Diponegoro No. 19 Rantau Prapat 21412 0624 - 327333
KC TANJUNG PINANG Jl. Merdeka No. 6 F- G Tanjung Pinang 29111 0771 - 311800
KC PEKANBARU Komp. Senapelan Plaza, Jl. Jend. Sudirman No. 69 Pekanbaru 0761-31922
KCP RIAU Jl. Riau No. 10 FG Kel. Tampan Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 0761 - 848811
KCP NANGKA Komp. Citra Plaza Jl. Teuku Tambusai (D/H Jl. Nangka) No. 12 Pekanbaru 0761 - 28230
KC PADANG Jl. Jend. Sudirman No. 14 Padang 25121 0751 - 30811
KCP PONDOK Jl. Pondok No. 86 - C, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat 25121 0751 - 33148
KCP BUKIT TINGGI Jl. Jend. A. Yani No. 92 Bukit Tinggi 0752-625811/5
142 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 145
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KANWIL SUMATERA SELATAN Jl. Kapten Rivai No. 1293, Lantai 5, palembang, Sumatera Selatan
KC BENGKULU Jalan Soewondo Parman No. 51-52, Kelurahan Penurunan, Kecamatan 0736-344100
Ratu Samban, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
KC JAMBI Jl. DR. Sutomo No. 54 Jambi 36113 0741-32141 47
KCP SIPIN, JBI Jl. Kapt. A. Bakarudin No. 67 & 68, Sipin, Jambi 36122 0741 - 63981
KCP TALANG BANJAR Jl. Rang Kayo Pngai No. 36 RT 003 RW 003, Kelurahan Talang Banjar, 0741-34700
Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi
KC MUARA BUNGO Jl. Sudirman No. 55, RT 015 RW 006, Kelurahan Bungo Barat, Kecamatan 0747-321181
Muara Bungo, Kabupaten Bungo, Jambi
KC PALEMBANG Jl. Kapten Rivai No. 1293 Palembang 30129 0711 - 311909
KCP SUKAMTO Jalan R. Sukamto No. 28 E, Palembang 0711-314222/33
KCP LETKOL ISKANDAR Jl. Letkol. Iskandar No. 901 ABCD Palembang 0711-370771/2
KCP KEBUMEN DARAT JL. Kebumen Darat No. 742, Palembang 0711 - 361447
KCP POLYGON Perumahan Bukit Sejahtera (Polygon) Bl. BA No. 17, Palembang 0711 - 442605
KCP LEMABANG Jl. RE Martadinata No. 18 B, Kel. 8 Ilir, Kec. Ilir Tengah 1, Palembang 0711 - 710334
KC BANDAR LAMPUNG Jl. Pattimura No. 15, Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Teluk Betung 0721-487409/10
Utara, Kota Bandar Lampung
KCP TANJUNG KARANG Jl. Kartini Komp. Pertokoan Pasar Tengah Blok B / II No. 15 Tanjung Karang 0721 - 266651
Lampung 3511
KCP RADEN INTEN Jln. Raden Intan No. 144/88 Tanjung Karang, Bandar Lampung 0721 - 250270
KCP METRO LAMPUNG Komp. Ruko Sumur Bandung Blok B No. 5 Metro, Lampung 0725-4781114
KCP BANDAR JAYA Jl. Proklamator No. 25 Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan 0725-527611
Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi Lampung
KCP ANTASARI Jl. Pangeran Antasari No. 36 C, Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Tanjung 0721-5600588
Karang Timur, Kota Bandar Lampung, Lampung
KC PANGKALPINANG Jalan Jendral Sudirman, RT. 005 RW. 002, Kelurahan Gedung Nasional, 0717-424324
Kecamatan taman Sari, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka
Belitung, Kode pos 33127
KANWIL JAWA BARAT Jl. R.E. Martadinata No. 23 Bandung
KC RE MARTADINATA Jl. R.E. Martadinata No. 23 Bandung 022- 4240720
KCP BUAH BATU Jl. Buah Batu No. 261 Bandung (022) 7305595
KCP KOPO SAYATI Jl. Raya Kopo Bihbul No. 16 D Bandung (022) 5415858
KCP JL AHMAD YANI BANDUNG Jl. A. Yani No. 702 Bandung (022) 7202914
KCP BATUNUNGGAL Jl. Batununggal Indah No. 153, Kelurahan Batununggal, Kecamatan 022 7563466
Bandung Kidul, Wilayah Gedebage, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat
KCP MOHAMMAD TOHA Jl. Mohammad Toha No. 111 A dan 165, Kelurahan Cigereleng, Bandung (022)
42826965/42826599
KC ASIA AFRIKA Jl. Asia Afrika No. 113 Bandung (022) 4214024
KCP SETIA BUDI BANDUNG Jalan Dokter Setiabudhi No. 170 E, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan (022) 2032616
Cidadap, Kota Bandung, Propinsi Jawa Barat
KCP CIMAHI Jl. Amir Mahmud no. 294, Cimahi (022) 6658188
KCP KOMPLEK SUMBER SARI Ruko Sumber Sari No. 130 Jl. Soekarno Hatta, Bandung (022) 6079900
KCP SURYA SUMANTRI Jl. Surya Sumantri No. 56 Bandung (022) 2003390
KCP PASIR KALIKI Jl. Pasirkaliki No. 154, Bandung (022) 84468050
KCP RANCAEKEK Jl. Rancaekek No. 147, Bandung (022) 7797022
KCP JL CIBADAK BANDUNG Jl. Cibadak No. 88 Bandung (022) 4207809
KCP KOPO PLAZA Ruko Bumi Kopo Kencana Bl. D-14, Jl. Lingkar Selatan, Bandung (022) 6079717
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 143
Page 146
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KCP KOTA BARU PARAHYANGAN Ruko Tatar Pancawarna, Jl. Pancawarna no. 11, Kota Baru Parahyangan, (022) 86861195
Desa Cipendeuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat,
Provinsi Jawa Barat
KCP UJUNGBERUNG Jl AH Nasution 113, Kec Ujungberung, Bandung 022-63734481
KCP GARUT Jl. Ciledug No. 177, RT 001 RW 010, Desa/Kelurahan Kotakulon, Kecamatan 0262-238071
Garut Kota, Kabupaten Garut
KCP TAMAN KOPO INDAH Ruko 1B-20 RT 10 RW 11, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten 022-5421334
Bandung
KC SUKABUMI Jl. Jendral Sudirman No. 72, Kelurahan Benteng, Kota Sukabumi 0266214800
KC TASIKMALAYA Jl. Juda Negara Ruko No. 16-17 Tasikmalaya (0265) 338408
KC CIREBON Jl. Siliwangi No. 49 Cirebon (0231) 202150
KCP PAGONGAN Komplek Ruko Cirebon Grand Center D.10, Jl. Pagongan Kel. Pekalangan, (0231) 237944
Kec. Pekalipan, Kota Cirebon
KCP SUBANG CP Industrial Estate Ruko Blok A1 No 1 & 2, Jl. Raya Purwadadi, Kaliangsana, 0260 5572011
Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat
KANWIL JAKARTA 1 Gedung Sinar Mas Land Plaza, Menara 1 lt. 3 Jl. M.H. Thamrin Kav. 22 No.
51, Jakarta
KC THAMRIN, JKT Jl. MH Thamrin Kav. 22 No. 51, Tower 2 lt. 1, Jakarta 10350 (021) 2300888
KCP PROKLAMASI Jl. Proklamasi No. 23 Jakarta Pusat 10320 021-3906889
KCP WISMA KEIAI Wisma KEIAI Lt. Dasar, Jl. Jend. Sudirman Kav. 3-4, Jakarta 021-5724031-36
KCP TANAH ABANG Jl. Fachruddin Bl. D 18-19 Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250 021 -
2303035/3923520
KC SUMMIT MAS, JKT Summitmas Tower II Jl. Jend. Sudirman Kav. 61, Jakarta 021 - 2526333
KCP WOLTER MONGINSIDI Jl. Wolter Monginsidi No. 64B, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 021-72796941/43
KCP PALMERAH Jl. Palmerah Utara 36-38, Jakarta 021-5305119
KCP PERMATA HIJAU Jl. Perak No. 17B , Permata Hijau , Jakarta 12210 021 - 5357333
KCP SENTRAL SENAYAN 3 Gedung Sentral Senayan 3, Ground Floor, Jl. Asia Afrika 8, Gelora Bung 021-29228857
Karno, Senayan, Jakarta Pusat 10270
KC MT. HARYONO, JKT Wisma Korindo Lt. 1, Jl. MT. Haryono Kav. 62 Jakarta 021-7976061-5
KCP WISMA MULIA Suite G 01, Wisma Mulia Jl. Jend. Gatot Subroto 42, Kuningan Barat, 021 - 52906000
Mampang Prapatan Jakarta 12710
KCP GRAHA IRAMA Jl. HR Rasuna Said Kav. 1-2 Ground Floor Blok B Jakarta Selatan 021-5261330-4
KCP SUPOMO Jl. Profesor Supomo SH Blok Z Persil 25 (Supomo No. 55), Kec. Tebet, Kel. 021-83780897-8
Tebet Barat, Jakarta Selatan
KC FATMAWATI, JKT Jl. R.S. Fatmawati No. 28 Jakarta 021 - 7511900
KCP AMPERA Jl. Ampera Raya 10 Pejaten Barat, Jakarta 12510 021-7180149-50
KCP KEMANG Jl. Kemang Raya No. 6 Jakarta 021 - 7181404
KCP PANGLIMA POLIM Jl. Panglima Polim Raya No. 79 Jakarta 021 - 2700811
KCP TB SIMATUPANG Gedung Graha Simatupang, lt. 1 & 2, Jl. T B Simatupang Kav. 38, Jakarta 021-7813292-94
Selatan
KCP DEPOK Jl. Margonda Raya No. 38 Depok 021 - 7751368
KC PONDOK INDAH, JKT Jl. Metro Pondok Indah Kav. II UA No.65-66, Jakarta 12310 021-7500027
KCP BONA INDAH Jl. Karang Tengah, Kompleks Perumahan Bona Indah Blok A2/B Kavling No. 021 - 7548033
6, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta
KCP BINTARO JAYA Jl. Bintaro Utama 3 A Rukan Blok A No.1 , Pondok Aren, Tangerang 021-7351158-60
KCP BINTARO PERMAI Jl. RS Veteran No. 1, Kel. Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Jakarta Selatan 021 - 73692589
KC JATINEGARA, JKT Jl. Jatinegara Timur 59 Jakarta 021 -
2800320/2800333
144 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 147
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KCP MATRAMAN JL. Matraman Raya No. 55 Jakarta 021-8510761-65
KCP PEMUDA JL. Matraman Raya No. 55 Jakarta 021 - 4714850
KC ROXY MAS, JKT Jl. Hasyim Ashari Blok B1 12 A, Jakarta (021) 6329515
KCP CENTRAL PARK Garden Shopping Arcade Blok B / 08 /BC, Kawasan Podomoro City. 021-29209059
Jl. S. Parman Kav. 5-9 Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan,
Jakarta Barat
KCP DAAN MOGOT Jl. Daan Mogot Raya Km 1 No. 10, Rukun Tetangga No. 011, Rukun Warga 04, 021-29200611
Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
KCP GREEN VILLE Komp. Pertokoan Green Ville Blok A 17-18 Jakarta (021) 5656044
KCP JEMBATAN LIMA Jl. Moch. Mansyur No. 65 D, Jakarta 11270 (021) 6304135
KANWIL JAKARTA 2 Gedung Wisma Eka Jiwa lt. 6, Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta 10730
KC KOTA Jl. Gajah Mada No. 187, Jakarta Barat 021 - 2310811
KCP SUKARJO WIRYOPRANOTO Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 71A Kel. Maphar, Kec. Taman Sari, Jakarta 021 - 3448188
Barat. 11150
KCP GARUDA Jl. Garuda No. 22B, Jakarta 021- 4211844
KCP LINDETEVES TRADE CENTER Lindeteves Trade Center, Ruko RA-47 dan kios C31 No. 10, Ground Floor 2 021-62320643
(GF2)
KCP GLODOK PLAZA Komp. Glodok Plaza, Jl. Pinangsia Raya Blok E No. 9-10, Jakarta (021) 628-1100
KCP MANGGA BESAR Jl Mangga Besar Raya No 42C RT. 002 RW. 002, Kelurahan Taman Sari, 021-6261184
kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat 11180
KCP KETAPANG INDAH Komplek Ketapang Indah Blok B-2 No.18 Jakarta Barat 021 - 6338566
KC PURI KENCANA, JKT Komp. Puri Niaga III, Jl. Puri Kencana B1. M - 8 No. 1 JKL, Jakarta 11610 021-583-56536
KCP PURI SENTRA NIAGA Jalan Kompleks Ruko Sentra Niaga Puri Indah Blok T 1 nomor 8, Kecamatan 021-22500505
Kembangan, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat
KCP TAMAN PALEM Ruko Taman Palem Lestari Blok D10/25, Cengkareng, Jakarta Barat (021) 55959008
KCP KEBUN JERUK INTERCON Komplek Intercon Plaza No. 3 Jl. Meruya Ilir No. 14, Jakarta (021) 5841501
KCP KEBON JERUK PLAZA Jl. Raya Perjuangan Blok A No.7-8 Jakarta (021) 5308885
KCP GREEN GARDEN Komp. Perumahan Green Garden Jl. Raya Daan Mogot Km. 3 Blok 22 No. (021) 5828359
46, Jakarta
KC EKAJIWA, JKT Gedung Wisma Eka Jiwa lt. 6, Jl. Mangga Dua Raya, Jakarta 10730 (021) 612-1611
KCP PANGERAN JAYAKARTA Jl. Pangeran Jayakarta No. 129, Blok A9-10, Kel. Mangga Dua Selatan, Kec. (021) 6242677
Sawah Besar, Jakarta Pusat 10370
KCP MAL MANGGA DUA Gd. Mal Mangga Dua Blok RM No. 1-2, Jl.Mangga Dua Raya, Jakarta Pusat (021) 6129160
10730
KCP KALI BESAR Jl. Kalibesar Barat No. 18-19, Jakarta Barat (021) 2600811
KC KELAPA GADING, JKT Jl. Raya Barat Boulevard Blok LC5 No. 9-11, Jakarta 021 - 4503181
KCP KLP. GADING BULEVARD I Jl. Kelapa Gading Boulevard Blok PA-19 No. 11, Jakarta Utara 14240 021 - 4514425
KCP KLP. GADING BULEVARD II Jl. Raya Boulevard I-3 no. 4, Jakarta 021 - 4515253
KCP KLP. GADING KIRANA Jl. Gading Kirana Timur Blok A 13 No. 35, Jakarta Utara 021-4513212-15
KCP CAKUNG CILINCING PT. Bimaruna Jaya, Jl. Cakung Cilincing Km.1,5, Jakarta Timur 021 - 4619401
KC PLUIT, JKT Jl Pluit Kencana Raya No. 80 Blok D Kav. 34, Jakarta (021) 6604333
KCP BANDENGAN Jl. Bandengan Utara No. 85/A 10, Jakarta (021) 6601469
KCP BUKIT GOLF MEDITERANIA Rukan Exclusive A 6-7, Bukit Golf Mediterania, Jakarta Utara (021) 55966101
KCP TELUK GONG Ruko Duta Indah Square 1, Jalan Raya Teluk Gong No. 15 Blok A No. 1, (021) 66670575
Jakarta Utara
KCP MUARA KARANG RAYA Jl Pluit Karang No 197 Blok A7 Kav No 2 Jakarta Utara (021) 22667767
KCP MUARA KARANG Jl. Pluit Karang Timur Bl. B 8 No. 112 Jakarta (021) 660-1478
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 145
Page 148
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KC CEMPAKA MAS, JKT Ruko Grand Cempaka Jl. Letjend. Suprapto Blok A No.34, Cempaka Putih, 021-4215915-20
Jakarta 10640
KCP TANJUNG PRIOK Jl Enggano No. 38, Tanjung Priuk, Jakarta 021 - 430-0419
KCP SUNTER PARADISE Jl. Bismaraya Blok A5 No. 50, Sunter, Jakarta (021) 6452804-05
KCP SUNTER PODOMORO Jl. Sunter Agung Utara Blok A36 d No. 40-41, Sunter, Jakarta Utara (021) 64716300
KCP DANAU SUNTER II Jl. Danau Agung II C3/C4 RT 010/011 No. 77 A-B, Jakarta Utara (021) 6518105
KANWIL JAKARTA 3 Gedung Kantor Cabang Jatinegara Lt.3, Jl. Jatinegara Timur 59,
Jakarta Timur
KC BEKASI, JTN-JKT Ruko Kalimalang Commercial Center, Jl. Jend. A. Yani Blok A-1 No. 8 Bekasi 021 - 8849060
KCP KALIMALANG, Pertokoan Duta Permai Bl.B-1 No.14-16, Jl. Kalimalang, Bekasi 021-88954311
KCP PONDOK GEDE Jl. Raya Jatiwaringin No. 93B, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondok 021- 85527460
Gede, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat
KCP HARAPAN INDAH Ruko Sentra Niaga 2 Blok SN2 No. 7, Bulevar Hijau, Harapan Indah, Medan 021 - 88387040
Satria, Bekasi Barat
KCP GRAND WISATA Ruko Grand Wisata Blok AA 9 No. 23, Bekasi 021 - 82616054
KCP KEMANG PRATAMA Ruko Kemang Pratama Kav. AM No. 07 B, Bekasi 021 - 82415222
KC LIPPO CIKARANG Komp. Ruko Thamrin Bl. B No. 2 Bl. B No. 2 Lippo Cikarang Jl. MH. Thamrin, 021 - 89909052
Bekasi 17550
KCP CIBITUNG Komplek Perkantoran Kawasan Industri, MM 2100 Blok C No. 12 A dan B, 021-8981338-40
Cibitung - Bekasi
KCP JABABEKA Jl. Niaga Raya Ruko Capitol No. 2 M , Jababeka II 021 - 89830717
KCP CIKARANG PLAZA Ruko Cikarang Plaza, Jl. Sumantri Blok No. 17 & 18, Cikarang, Jawa Barat 021-8905011-13
KCP DELTAMAS PERUMAHAN KOTA DELTAMAS, BLOK B NO. 1, LOKASI PALAIS De PARIS, DESA 021 - 89970005
SUKAMAHI, CIKARANG PUSAT
KC KARAWANG, JKT Jl. Jend. A. Yani No. 85 Karawang 0276 - 403304
KCP SENTRA KIIC Sentra KIIC Room #1, Unit C, Sentra KIIC, Jalan Permata Raya Lot-CA 1, "021-8905404 - 05
Kawasan Industri KIIC, Telukjambe Karawang - Jawa Barat 0267-644008,
646382"
KCP CIKAMPEK Jl. Jend. A. Yani Ruko No. 60C Cikampek 0264-311761/3
KCP SURYA CIPTA KARAWANG Gedung Suryacipta Square, Jl. Surya Utama Kav.C-1, Kawasan Industri (0267) 8610234
Suryacipta, Karawang
KCP BUKIT INDAH Kompleks Sentra Niaga Blok A-II No. 29 Kanto No. 44, Kota Bukit Indah, 0264-8371185/88
Kabupaten Purwakarta
KCP TUPAREV Jl. Tuparev No. 56, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, 0267-8490899
Jawa Barat
KCP PURWAKARTA Jl. Jendral Sudirman No. 59 Purwakarta 0264-311761-3
KC BOGOR, JKT Jl. Suryakencana No. 231 Bogor 0251 - 8330316
KCP PAJAJARAN Komp. Pertokoan Jl. Pajajaran No. 20 (28 L), Bogor 0251 - 8317291
KCP CITRA GRAN CIBUBUR Perumahan Citra Gran Kawasan City Walk Blok CW No. 10 dan 11, Cibubur 021-29060515-7
KCP BARANANGSIANG Jalan Raya Pajajaran No. 78 N, Bogor 0251-8330082
KCP CIBINONG Jl. Mayor Oking Jayaatmaja No. 27 Komp. Pertokoan Cibinong Indah Bl. A 021 - 8753692
No.3, Cibinong
KCP KOTA WISATA Ruko Trafalgar Bl. H-2&H-3 Sentra Eropa, Perum. Kota Wisata Jl. Transyogi 021- 84934504
km 6, Cibubur, Bogor
KC CILEGON Jl. Lingkar Selatan No. 2, Kedaleman, Kec. Cibeber, Kota Cilegon, Banten. (0254) 395401
42422
KC TANGERANG, JKT Jl. Daan Mogot No. 33, Tangerang (021) 5513626
KCP CITRA RAYA CIKUPA Jl. Boulevard Utama Ruko Square 2 Blok B 5A/01, Perumahan Citra Raya (021) 5961190
Cikupa, Tangerang
146 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 149
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KCP CBD CILEDUG CBD Ciledug Trade Mall & Shopping Arcade Ruko A3/27, Jl. HOS (021) 73458080
Cokroaminoto No. 93 Ciledug, Tgr
KCP TANGERANG CITY Ruko Business Park, Tangerang City A 36, Jl. Jendral Sudirman dan Jl. 021 - 29239700
Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang
KC BUMI SERPONG DAMAI Ruko BSD Sektor 7 Jl. Raya Serpong Blok RN No.56-57, Tangerang 15310 (021) 5371455
KCP ALAM SUTERA Ruko Sutera Niaga I No. 36 & 37, Ruko Alam Sutera, Tangerang (021) 53124750
KCP SUMMARECON SERPONG Jl. Gading Serpong Boulevard Blok AA No. 27 Gading Serpong, Tangerang (021) 5467910
Banten
KCP KARAWACI Ruko Pinangsia, Karawaci Office Park Blok H No.2 Lippo Karawaci, (021)-5469297
Kecamatan Cibodas, Kelurahan Panunggangan Barat, Tangerang, Banten
15138
KCP SUTERA PALMYRA Ruko Jalur Sutera 25A No 1, Perumahan Alam Sutera, Kecamatan (021) 29315001-06
Bencongan, Tangerang, Banten
KCP PASAR MODERN SERPONG Jl. Ruko Golden Madrid 1 Blok C No. 6 BSD, Tangerang (021) 5389032
KCP TERAS KOTA Ruko CBD Bidex Blok A/5 BSD, Serpong, Tangerang (021) 5389029
KANWIL JAWA TENGAH Jl. Pemuda No. 150 Semarang
KC SEMARANG Jl. Pemuda No. 150 Semarang (024) 3511506
KCP GANG BESEN Jl. Gang Besen No. 20-22, Semarang (024) 3546440
KCP BSB CITY Ruko Taman Niaga Bukit Semarang Baru (BSB) Blok E No. 3A, Semarang (024) 76670611
KC SULTAN AGUNG Komp. Pertokoan Sultan Agung 1, Jl. Sultan Agung No. 55, Semarang (024) 8315590
KC TEGAL Jl. Jend. Sudirman No. 40 Tegal (0283) 358500
KCP PEMALANG Jl. Jendral Sudirman Timur No.31Candramawa RT 004/004 Desa/Kelurahan 0284-325800
Wanarejan Selatan. Kecamatan Taman, Pemalang
KC KUDUS Jl. Dr. Lukmonohadi No. 65 Komp. Rukan Panjunan, Kudus (0291) 432 841
KC PEKALONGAN Jl. Diponegoro No. 4 Pekalongan (0285) 421337
KC PURWOKERTO Jl. Jend. Sudirman No. 660-662 Purwokerto (0281) 638623
KCP PURBALINGGA Jalan Jendral Ahmad Yani nomor 63 Ruko No.3, Kelurahan (0281) 891851
Kandanggampang, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga,
Propinsi Jawa Tengah
KC SALATIGA JL. Diponegoro Nomor 20, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota (0298) 326280
Salatiga, Propinsi Jawa Tengah
KC SOLO Jl. Slamet Riyadi No. 307 Solo (0271) 722910
KCP PALUR Jalan Raya Palur No. 295, Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten (0271) 827584
Sukoharjo, Propinsi Jawa Tengah
KCP URIP SUMOHARJO JL. Urip Sumoharjo No. 29, Kelurahan Kepatihan Wetan, Kecamatan Jebres, (0271) 632651
Kotamadya Surakarta, Propinsi Jawa Tengah
KCP SOLO BARU Jalan Raya Solo Permai LJ No. 36, Desa Madegondo, Kecamatan Grogol, (0271) 7889566
Kabupaten Sukoharjo, Propinsi Jawa Tengah
KC MAGELANG Jl. A. Yani No. 11 Magelang (0293) 368111
KC YOGYAKARTA Jl. Jend. Sudirman No. 48 Yogyakarta (0274) 561416
KCP JL BRIGJEND KATAMSO Jl. Brigjend. Katamso No. 143 Yogyakarta (0274) 389281
KANWIL JATIM, BALI & NUSRA Jl. Jembatan Merah No. 3, Surabaya
KC SURABAYA Jl. Jembatan Merah No. 3, Surabaya 031.3520055,352005
7,3520058,3520059,3
520064
KCP MERR Ruko Promenade Kav 20 Jl Dr Ir Soekarno Kav 20 Baruk Rungkut Surabaya 031-87860868
KCP PAKUWON CITY Jl. Pakuwon Boulevard II AA2-07, Kelurahan Kejawan Putih Tambak, 031-5967019
Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur
KC MAYJEND SUNGKONO, SBY JL. Mayjen Sungkono No 109 Surabaya 031-5671137
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 147
Page 150
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KCP SUPER MAL PAKUWON Supermall Pakuwon Indah, Ruko The Terrace No. 07 - 08, JL. Puncak Indah 031-7390434-7
Lontar 2 Surabaya
KCP ARGOPURO Jl . Argopuro No. 53 A Surabaya 60251 031-5320537
KCP DARMO JL. Raya Darmo No. 121 Surabaya 031 - 5672347
KCP CITRALAND SURABAYA Ruko G Walk Galeria Blok M No. 1, Citra Raya, Surabaya 031-7414394-99
KC JEMUR ANDAYANI, SBY Jl. Jemur Andayani No. 19 Surabaya 031-8433620
KCP MAL GALAXY SRBY GD. Galaxi Mal LT. Dasar No. 73 JL. Darma husada Indah Timur No. 37 031-5937175
Surabaya
KCP PONDOK CHANDRA JL. Palem No. 22-23 Pondok Chandra Surabaya 031 - 8669531
KCP MANYAR JL. Ngagel Jaya Selatan Blok D3 -D4 Surabaya 031 - 5043983/81
KCP KERTAJAYA JL. Kertajaya No 198 Surabaya 031 - 5015741
KCP SIDOARJO JL. Gajah Mada No. 14-16 Sidoarjo Surabaya 031 - 8962508/09
KC MOJOKERTO JL. Jaksa Agung Suprapto No 30 Mojokerto 0321 - 383811
KC GRESIK, SBY Jl. Veteran No. 1, Kompleks Plaza Matahari Blok A3-4, Gresik 031 - 3977933
KCP PERAK Jl. Perak Timur No. 192, Surabaya 031 - 3286445
KCP MARGOMULYO Jl. Margomulyo No.g Blok AA - 06 Surabaya 031-7494785
KCP TUBAN Jl. Basuki Rahmat No. 145, Tuban 0356-322017
KC JEMBER JL. Gatot Subroto No 48 Jember 0331 - 484706
KC JOMBANG JL. Merdeka No. 133-135 Jombang 0321-864532
KC KEDIRI JL.Hayam Wuruk No 20 B-C Kediri 0354 - 685582
KCP TULUNGAGUNG JL. Jendral Sudirman No. 78, Tulungagung 66212 0355-335811
KCP MADIUN Jl. Dr. Sutomo No. 76E, Kartoharjo, Kec. Katoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur. 0351-467811
63117
KC MALANG JL. Basuki Rahmat No. 91-92 Malang 0341 - 368875
KCP SOEKARNO HATTA MALANG Jl. Soekarno Hatta A 10 Kav. 07, Komplek Ruko Soekarno Hatta Business 0341-482002
Center, Malang
KC PROBOLINGGO JL. DR. Sutomo No. 78 Probolinggo 0335 - 422384
KC DENPASAR JL. Udayana No. 1 Denpasar Bali 0361 - 237250
KCP GATOT SUBROTO DENPASAR JL. Gatot Subroto Tengah No. 312 Denpasar 0361 - 411500
KCP UBUD JL. Raya Ubud Gianyar Bali 0361 - 976595
KCP SANUR Kompleks Ruko Sanur Raya No. 14, Jl. By Pass Ngurah Rai, Desa Sanur Kaja, 0361-274844
Kec. Denpasar Selatan, Kota Denpasar
KC SUNSET ROAD, DPS Jl. Sunset Road No 811, Kuta - Badung, Bali 0361 - 8477250
KCP KEROBOKAN Jl. Raya Kerobokan No. 58 Br. Taman, Kuta-Badung, Bali 0361 - 737737
KCP SESETAN Jl. Diponegoro No. 369, Unit D Kel. Pedungan, Kec. Denpasar Selatan, 0361-4481558
Denpasar, Bali
KCP KUTA SQUARE JL. Bakung sari Komp Pertokoan Kuta Square Blok E3 & 4 Kuta Denpasar 0361 - 756671
Bali
KC KUPANG JL. Siliwangi No. 35 Kupang 0380 - 822889
KC MATARAM JL. AA Gde Ngurah NO 48 C-D Cakranegara Mataram Lombok 0370 - 635027
KANWIL KALIMANTAN Jl. Jend. Ahmad Yani No. 811 Kelurahan Klandasan Ilir Kec. Balikpapan
Selatan - Balikpapan
KC BALIKPAPAN Jl. Jend. Ahmad Yani No. 811 Kelurahan Klandasan Ilir Kec. Balikpapan 0542 - 731176
Selatan - Balikpapan
KCP BALIKPAPAN BARU Jl. MT. Haryono, Komp. Balikpapan Baru Blok B2 No. 1 Balikpapan 0542 - 875123
KCP KEBUN SAYUR JL. Letjen Soeprapto RT 17 No. 24 Balikpapan 0542 - 735262
148 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 151
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
Nama Cabang Alamat Telepon
KC TARAKAN Jl. Yos Sudarso No. 7 RT 13 Tarakan, Kalimantan Utara 0551-2028811
KC BANJARMASIN JL. Lambungmangkurat no. 68 Banjarmasin 0511-4367711/6
KCP AHMAD YANI BANJARMASIN JL A hmad Yani Km 2,5 No. 39 A, Banjarmasin 0511-3257811/3273760
KC PONTIANAK JL. Tanjung pura No. 128 Pontianak 0561 - 739220
KCP AHMAD YANI PONTIANAK Jl. Jendral Ahmad Yani No. B 34, Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat 0561 - 768333
KCP SINGKAWANG Jl. Pangeran Diponegoro No. 95 Kecamatan Pasiran kelurahan melayu, 0562-636809/0562-
Singkawang, Kalbar 636954/0562-
636126/0562-638251
KC SAMARINDA Jl. Panglima Batur No.1-3-5 Samarinda (0541) 732751/528
KCP PAHLAWAN Ruko Permata Kaltim, Jalan Pahlawan No. 6, Samarinda 0541 - 744811
KCP ANTASARI SAMARINDA Jl. Pangeran Antasari No. 17, Kel. Air Putih Kec. Samarinda Ulu, Kota 0541 7779981
samarinda
KC SAMPIT JL. Rahadi Usman No.3, Sampit, Kalimantan Tengah 0531 - 23464
KCP PALANGKARAYA Duta Mall Palangkaraya, Lantai LG Jl. Adonis Samad, Kel. Langkai , Kec. 0536 - 4248977/0536
Pahandut, Kota Palanglaraya, Provinsi Kalimantan Tengah - 4248544
KANWIL SULAWESI & IBT Jl. Kajaolalido No. 6, Lt. 3, Makasar
KC MAKASSAR JL. Kajaolalido No. 6 Makasar 0411 - 3628515
KCP BANDANG JL. Bandang No. 55 A Makassar 0411 - 3615315
KCP PANAKKUKANG Komp Panakkukang Mas Jl. Boulevard BL.F No. 5 C Makasar 0411 - 425116
KCP LATIMOJONG Jl. Gunung Latimojong No 87B, Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan (0411) 3630200
Makassar, Kota Makassar
KCP PASAR DAYA Jl. Kapasa Raya, Kompleks Pasar Grosir Daya Niaga Modern Blok RA No. 01 0411-514699
dan 02, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
KCP OPU DAENG RISADJU Jl. Opu Daeng Risadju, Ruko Cendrawasih Square Blok A/10, Kel Sambung, 0411-877445
Kec Mamajang, Makasar
KC MAMUJU Jl Diponegoro Kompleks Ruko Ponegoro Mas,Petak No.13-14, Kelurahan 0426-2323729
Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat
KC GORONTALO Jl. H. Nani Wartabone No. 32B-C, Gorontalo 96112 0435 - 828611
KC KENDARI JL. H. Abdul Silondae No. 82-84, Kendari 0401-3127000
KC MANADO Jl. Kawasan Mega Mas Jl. Pierre Tendean Boulevard Blok I C1 No. 24,25,26 0431 - 860543
dan Blok I C2 No. 27,28,29 Manado
KC PALU Jl. Sam Ratulangi No. 17, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota 0451 - 423789
Palu
KC AMBON JL. Diponegoro No.75A Ambon 0911 - 354346/354343
KC TERNATE Jl. Mononutu No. 127 Desa/ Kelurahan Tanah Raja, Kecamatan Kota 0921-3122811
Ternate, Kabupaten Maluku Utara, Propinsi Maluku
KC JAYAPURA Jl. Percetakan Negara No. 8 Irian Jaya 0967 - 536712
KC SORONG Jl. Basuki Rahmat No 11 Sorong 0951 - 321412
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 149
Page 152
03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
PREMIER
Nama Cabang Alamat Telepon
PW ALAM SUTRA Ruko Sutera Niaga 1 No. 36 – 37 Jl. Raya Serpong Tangerang (021) 53124750
15310
PW BANDUNG MARTADINATA Jl. LL.RE. Martadinata No. 23 Bandung 40115 022- 4240720
PW BOGOR Jl. Suryakencana No. 231, Lantai 2 Bogor 16126 0251 - 8330316
PW CEMPAKA MAS Graha Cempaka Mas Jl. Letjend Suprapto Blok A 1-2 No. 33-34, 021 - 4215915
Jakarta Pusat 10640
PW DENPASAR Jl. Udayana No. 1 Denpasar 80232 0361 - 237250
PW JUANDA (KOTA) JL Gajah Mada No.187. Kel.Glodok Kec.Taman Sari, Jakarta 11120 021 - 29767255
PW KELAPA GADING Jl. Raya Boulevard Barat Blok LC 5 No. 9-11 Kelapa Gading 021 - 4503181
Permai Jakarta 14240
PW MAKASSAR Jl. Kajaolalido No. 6 Makassar 90111 0411 - 3628515
PW MANGGA DUA MALL Gd. Mal Mangga Dua Blok RM No. 1-2, Mangga Dua Raya (021) 6129160
Jakarta 10730
PW MEDAN DIPONEGORO Gedung Sinarmas Land Lantai 2 Jl. Diponegoro No.18 Medan 061 - 4537 888
20152
PW MEDAN PALANG MERAH JL. PALANG MERAH NO. 15 MEDAN 20152 061 - 4512800
PW PALEMBANG Jl. Kapten Rivai No. 1293 Palembang 30129 0711 - 311909
PW PANGLIMA POLIM Jl. Panglima Polim Raya No. 79 Jakarta 12160 021 - 2700811
PW PERMATA HIJAU Jl. Perak Blok B No. 17 Lantai 2, Permata Hijau Jakarta 12210 021 - 5357333
PW PLUIT Jl. Pluit Kencana Raya No. 80 – 82, Blok D Kav. 34 Jakarta 14450 (021) 6604333
PW PONDOK INDAH PLAZA Jl. Metro Pondok Indah Kav II Blok UA No 65-66 Lantai 2 Jakarta 021-7500027
12310
PW PROKLAMASI Jl. Proklamasi No. 23 Jakarta 10320 021-3154469
PW PURI KENCANA Komp. Rukan Puri Niaga III Jl.Puri Kencana Blok M8 No. 1 JKL 021-583-56536
Jakarta 11610
PW SEMARANG Jl. Pemuda No. 150 Semarang 50132 024 3511506
PW SENTRAL SENAYAN 3 Gedung Sentral Senayan 3, Lantai dasar Jl. Asia Afrika No. 8 021-29228857
Jakarta 10270
PW SOLO Jl. Slamet Riyadi No. 307 Solo 57142 0271 722910
PW SURABAYA Jl. Jembatan Merah No.3 Surabaya 60175 031.3520055,3520057,3520058,35
20059,3520064
PW SURABAYA SUNGKONO Jl. Mayjend Sungkono No. 109 Surabaya 60225 031-5671133-37
PW THAMRIN Sinarmas Land Tower 2, Lantai dasar Jl. MH Thamrin Kav.22 No. 021 - 2300888
51 Jakarta 10350
PW WISMA MULIA Wisma Mulia, Lantai Dasar Jl. Jend Gatot Subroto 42 Jakarta 021 - 52906000
12710
150 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 153
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / P R O F I L P E R U S A H A A N
KANTOR CABANG SYARIAH
Nama Cabang Alamat Telepon
KCS BANDA ACEH Jl. Panglima Polim No. 50-52, Banda Aceh 0651-26888
KCS DIPONEGORO MEDAN Jl. Diponegoro No. 18, Medan 061-4537888
KCS PALEMBANG Jl. Kapten Rivai No. 1293, Palembang 071-1311909
KCS JAKARTA Jl. Jatinegara Timur No. 59, Jakarta 021-2800811
KCS BANDUNG Jl. Asia Afrika No 113, Bandung 022-4238010
KCS SEMARANG Jl. Brigjen Sudiarto No. 198 Blok DE, Ruko Maja Mas Semarang 0216-717205
KCS SURABAYA Jl. Juwono No. 5 Surabaya 031-566921
KCS BALI Jl. Sunset Road No. 811, Kuta, Kab Badung Bali 0361-3003811
KCS KAJAOLALIDO MAKASSAR Jl. Kajaolalido No. 6, Makassar 0411-3636616
KCS BANJARMASIN Jl. Lambungmangkurat No. 68, Banjarmasin 0511-4367711
KCS CIREBON Jl. Siliwangi No. 49, Cirebon 0231-207060
KCS YOGYAKARTA Jl. Jend. Sudirman No. 48, Yogyakarta 027-4561416
KCS BALIKPAPAN Jl. Jend. Ahmad Yani No. 811, Balikpapan 0542-731176
KCPS DEPOK Jl. Margonda Raya No. 38, Depok, Jawa barat 021-7751368
KCPS TANGERANG Jl. Daan Mogot No. 33, Tangerang 021-5513626
KCS PADANG Jl. Jendral Sudirman No. 14, Kota Padang, Sumbar 0751-30811
KCS JAMBI Jl. Sutomo No 54, Jambi 0741-32141
KCS MALANG Jl. Basuki Rahmat No. 91 92, Malang 0341-368875
KCS SAMARINDA Jl. Panglima Batur No. 1-3-5 Samarinda 0541-732751
KCPS KELAPA GADING Jl. Kelapa Gading Boulevard Blok PA-19 No. 11 021-4514425
KANTOR CABANG LUAR NEGERI
Nama Kantor Region Alamat Telepon
PT Bank Maybank Indonesia One Indiabulls Centre, Tower 2B, 702, 7 Floor,
th
India +91 22 67303400
Tbk Elphinstone Road (West), Mumbai 400 013, India
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 151
Page 154
Analisa dan
Pembahasan
Manajemen
Tinjauan Makroekonomi 154 Kebijakan Pembagian Dividen 217
Perbankan Global 158 Program Kepemilikan Saham oleh Karyawan dan/ 218
atau Manajemen (ESOP/MSOP)
Community Financial Services (CFS) 164
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 218
Perbankan Syariah 178
Perubahan-Perubahan Penting yang Terjadi di Bank 218
Maybank Finance 185 dan Kelompok Usaha Bank pada Tahun 2025
WOM Finance 188 Larangan, Batasan, dan Hambatan Signifikan untuk 218
Melakukan Transfer Dana Antara Bank dan Entitas
Profitabilitas Per Segmen 192 Lain dalam Kelompok Usaha
Tinjauan Keuangan 194 Penyediaan Dana, Komitmen, serta Fasilitas Lain 218
Analisis Kinerja Keuangan 195 Transaksi-Transaksi Penting Lainnya dalam Jumlah 218
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif 203 yang Signifikan
Lain Konsolidasian Transaksi Material Terkait Investasi, Ekspansi, 218
Laporan Arus Kas Konsolidasian 206 Divestasi, Akuisisi, dan Restrukturisasi
Rasio Keuangan Utama 206 Transaksi Material yang Mengandung Benturan 219
Kepentingan dan Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
Suku Bunga Dasar Kredit 208 Pihak Berelasi
Suku Bunga Dana 208 Perubahan Ketentuan Peraturan Perundang- 221
Undangan yang Berpengaruh Signifikan terhadap
Komitmen dan Kontinjensi 209 Bank
Laporan Kualitas Aset Produktif dan Informasi 210 Perubahan Kebijakan Akuntansi 225
Lainnya
Perubahan Bisnis Model Terkait Kerangka Kerja 225
Informasi Material Lainnya 212 Pengelolaan Investasi Surat Berharga
Struktur Modal 214 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak 225
Properti Investasi 215 Aspek Pemasaran 225
Ikatan Material untuk Investasi Barang Modal 215 Prospek Usaha 229
Investasi Barang Modal yang Direalisasikan Tahun 215 Informasi Kelangsungan Usaha 232
Buku Terakhir
Business Continuity Management 234
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah 216
Tanggal Laporan Akuntan Pedoman dan Dukungan Maybank Group pada 234
Rencana Keberlanjutan Usaha 2026
Perbandingan Target dan Realisasi 2025 216
Proyeksi 2026 216
Page 155
JALANI DENGAN KEBERANIAN Lengkapi kebutuhan & lifestyle Anda dengan Maybank Kartu Kredit
Page 156
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Tinjauan
Makro Ekonomi
Maybank Indonesia secara berkelanjutan melakukan
kajian atas perkembangan industri keuangan,
khususnya sektor perbankan, serta melakukan
penyesuaian terhadap model bisnis dan kegiatan
operasional agar semakin adaptif, dinamis, dan
kompetitif.
PEREKONOMIAN Pengenaan tarif impor sepihak oleh Trump ini dikenal dengan Liberation Day untuk
GLOBAL pelindungan industri dan mengatasi defisit neraca perdagangan AS karena kurang
Makro Ekonomi global terus berdaya saing dalam perdagangan multilateral. Kebijakan tarif menurunkan volume
bergejolak disertai dengan dan nilai perdagangan global dan makin memperparah dampak gangguan rantai
ketidakpastian yang tinggi. pasok dunia dari ketegangan geopolitik yang telah terjadi. Berdasarkan data Bank
Ketegangan geopolitik Indonesia (BI), pertumbuhan ekonomi AS diperkirakan akan menurun dari 2,8% di 2024
dunia berlanjut dengan ke 2,1% pada 2025 dan membaik ke 2,3% pada 2026, sebelum menurun ke 2,1% pada
perang Rusia dan Ukraina 2027, dengan asumsi tidak terjadi peningkatan tarif. Kebijakan tarif juga memperlambat
di Eropa yang belum penurunan inflasi yang diprakirakan sebesar 2,6% pada 2025 dan 2,9% pada 2026
selesai dan ketegangan sehingga penurunan Fed Funds Rate (FFR) dari 4,5% pada 2024 menjadi 3,75% pada akhir
geopolitik di Timur Tengah tahun 2025. The Fed diprakirakan baru akan kembali melanjutkan penurunan FFR pada
yang makin memanas pertengahan tahun 2026.
sejalan meningkatnya
serangan Israel ke Di negara Emerging Market Economies (EMEs), dampak kebijakan tarif AS terhadap
Palestina. Di bidang perlambatan ekonomi terutama terjadi di Tiongkok dan Amerika Latin, sementara kinerja
ekonomi, perang dagang ekonomi India dan ASEAN-5 cukup berdaya tahan. Kinerja ekonomi ASEAN-5 (Singapura,
dilancarkan Presiden Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Filipina) juga menunjukkan daya tahan, dengan
Amerika Serikat (AS) pertumbuhan diprakirakan sedikit menurun dari 4,6% pada 2024 menjadi 4,4% dan 4,3%
Donald Trump pada 2 April pada 2025 dan 2026 sebelum meningkat kembali ke 4,5% pada 2027. Inflasi di ASEAN-5
2025 dengan pengenaan secara keseluruhan juga terjaga rendah di sekitar 2,7% pada 2025 dan 2,8% pada 2026-
tarif impor universal 2027.
sebesar 10% atas semua
barang yang masuk ke
Pertumbuhan PDB Dunia
AS, ditambah dengan tarif
resiprokal yang sangat (%)
tinggi kepada 57 negara Negara 2025 2024
mitra dagang termasuk
Dunia 3,3 3,3
Tiongkok, Kanada, Meksiko,
dan Uni Eropa. Negara Maju 1,7 1,8
Amerika Serikat 2,1 2,8
Kawasan Eropa 1,3 0,9
Jepang 1,1 0,1
Negara Berkembang 4,3 4,3
Sumber: Laporan Perekonomian Indonesia 2025
154 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 157
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
PEREKONOMIAN INDONESIA Sementara, nilai tukar
Ekonomi Indonesia tetap mencatatkan kinerja yang Rupiah hingga akhir
baik dan berdaya tahan di tengah tingginya gejolak Desember 2025 tercatat
dan ketidakpastian global. Pemulihan ekonomi terus Rp16.720 per dolar AS, atau
berlangsung dan semakin kuat, perbaikan sektor- melemah 3,48% dari posisi
sektor ekonomi terus berlangsung dan memperkuat sisi akhir Desember 2024,
penawaran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan rerata Rp16.523
yang tinggi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak 2019 per dolar AS selama tahun
secara konsisten bertahan di atas 5%, kecuali pada masa 2025. Meskipun demikian,
pandemi COVID-19. Bahkan, kontraksi ekonomi akibat volatilitas rupiah relatif
pandemi termasuk yang paling ringan dibandingkan terjaga berkat aliran
dengan negara-negara lain. Stabilitas makroekonomi modal yang stabil dan
dan sistem keuangan pun tetap terjaga dengan baik. langkah stabilisasi Bank
Inflasi tetap terkendali rendah, dengan rerata di bawah Indonesia melalui bauran
3% selama periode 2019-2024. kebijakan moneter dan
intervensi terukur di pasar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), valas. Secara keseluruhan,
perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,11% (yoy) pergerakan rupiah pada
pada tahun 2025, tetap berada pada jalur pertumbuhan periode tersebut masih
yang stabil, didorong oleh kuatnya permintaan domestik. berada dalam batas
Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama stabilitas yang dapat
pertumbuhan, ditopang inflasi yang terkendali serta dikelola.
perbaikan daya beli masyarakat. Realisasi belanja
pemerintah pada program prioritas mulai meningkat
sehingga turut mendorong aktivitas ekonomi di berbagai Pertumbuhan
PDB Indonesia
sektor.
Tiga Tahun Terakhir
(%)
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) 2025 tercatat
sebesar 2,92% (yoy) didukung oleh tetap terjaganya
berbagai komponen inflasi. Inflasi inti terjaga rendah 5,05 5,03 5,11
sebesar 2,38% (yoy), seiring konsistensi kebijakan suku
bunga dalam menjangkar ekspektasi inflasi dalam
sasaran, kapasitas ekonomi yang masih besar, imported
inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia, serta dampak
2023 2024 2025
positif dari digitalisasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 155
Page 158
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
5,11% 2,92% 4,98%
Pertumbuhan Inflasi 2025 Pertumbuhan Konsumsi
Ekonomi 2025 Rumah Tangga
5,13% 2,92% USD 156,5 miliar
Komponen Pengeluaran Defisit APBN Cadangan Devisa 2025
Konsumsi Lembaga terhadap PDB 2025
Nonprofit yang Melayani
Rumah Tangga (PK-LNPRT)
INDUSTRI PERBANKAN Pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar 9,63%
Bank Indonesia selama tahun 2025 kembali menurunkan (yoy) pada Desember 2025, dengan kredit investasi
BI-Rate sebanyak lima kali sebesar 125 bps menjadi 4,75%, menunjukkan akselerasi yang kuat sebesar 20,81% (yoy).
dan mempertahankan BI-Rate pada Oktober hingga Sementara itu, kredit modal kerja dan kredit konsumsi
Desember 2025. Seiring dengan penurunan BI-Rate dan masih berada dalam tren perlambatan, masing-masing
ekspansi likuiditas moneter Bank Indonesia, suku bunga tumbuh sebesar 4,52% dan 6,58% (yoy). Perlambatan
pasar uang, Indonesia Overnight Index Average (INDONIA), penyaluran kredit/pembiayaan tersebut dipengaruhi oleh
turun sebesar 190 bps dari 6,03% pada awal 2025 menjadi sikap kehati-hatian perbankan serta permintaan kredit
4,13% pada 31 Desember 2025. Upaya ini mencerminkan yang belum sepenuhnya menguat.
bahwa BI sudah melakukan akumulasi pemangkasan
BI-Rate hingga sekitar 150 bps untuk mengantisipasi Di sisi lain, kondisi likuiditas perbankan tetap berada
perlambatan pertumbuhan dan memanfaatkan ruang pada tingkat yang memadai, tercermin dari rasio Alat
moneter yang tersedia. Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang berada
pada level tinggi. Likuiditas yang longgar juga terlihat dari
Stabilitas sistem keuangan tetap terjaga didukung rasio Loan-to-Deposit Ratio (LDR), yang mencerminkan
kecukupan modal perbankan yang kuat dan risiko kredit masih adanya akumulasi dana yang belum sepenuhnya
bermasalah yang rendah. Rasio kecukupan modal tersalurkan ke kredit. Per Desember 2025, rasio AL/DPK dan
Capital Adequacy Ratio perbankan pada Desember LDR perbankan masing-masing tercatat sebesar 28,57%
2025 tercatat sebesar 25,87% dan tergolong kuat dalam dan 85,35%, sehingga secara keseluruhan menunjukkan
menyerap risiko. Sementara itu, rasio kredit bermasalah kondisi likuiditas perbankan yang tetap kuat dan terjaga.
Non-Performing Loan perbankan pada Desember 2025
tetap terjaga rendah sebesar 2,05% (gross) dan 0,79%
(net). Risiko kredit yang terjaga juga tercermin pada rasio
Loan at Risk (LAR) yang terus menurun menjadi 8,77% dari
9,27%.
156 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 159
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
POSISI MAYBANK INDONESIA DALAM INDUSTRI PERBANKAN DI INDONESIA
Maybank Indonesia menghadirkan solusi keuangan yang menyeluruh untuk memenuhi kebutuhan nasabah, baik
individu maupun korporasi, melalui portofolio layanan yang terdiversifikasi. Kegiatan usaha Bank dijalankan melalui
pilar bisnis utama yang mencakup Community Financial Services, Perbankan Global, dan Perbankan Syariah, yang
secara kolektif mendukung penyediaan layanan perbankan yang relevan dan bernilai tambah. Bank juga memperluas
jangkauan pembiayaan otomotif melalui entitas anak, yaitu WOM Finance untuk kendaraan roda dua serta Maybank
Finance untuk kendaraan roda empat. Seiring dengan akselerasi transformasi digital, Maybank Indonesia terus
memperkuat kapabilitas layanan Digital Banking melalui M2U ID (App dan Web), dan berbagai kanal lainnya, guna
memberikan pengalaman perbankan yang semakin seamless, efisien, dan terintegrasi bagi nasabah.
Maybank Indonesia merupakan bagian dari Malayan Banking Berhad (Maybank), salah satu grup layanan keuangan
terbesar di kawasan ASEAN. Hingga 31 Desember 2025, Bank didukung oleh jaringan distribusi yang luas dengan
275 kantor cabang termasuk cabang Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia, serta satu cabang luar negeri di
Mumbai, India. Bank juga mengoperasikan 22 KCP Mobile dan 661 ATM, termasuk 26 Cash Recycle Machines, yang
terhubung dengan ATM melalui jaringan PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, dan CIRRUS, serta terkoneksi dengan ATM Maybank
di Singapura, Malaysia, dan Brunei. Dengan dukungan jaringan tersebut, per 31 Desember 2025, Maybank Indonesia
mengelola simpanan nasabah sebesar Rp116,2 triliun dan memiliki total aset senilai Rp193,7 triliun, mencerminkan skala
usaha Bank yang solid serta komitmen dalam memberikan layanan perbankan yang mudah diakses dan terpercaya.
Maybank Indonesia secara berkelanjutan melakukan kajian atas perkembangan industri keuangan, khususnya sektor
perbankan, serta melakukan penyesuaian terhadap model bisnis dan kegiatan operasional agar semakin adaptif,
dinamis, dan kompetitif. Dalam beberapa tahun terakhir, fokus strategi Bank juga telah bergeser dari pendekatan
berbasis produk menuju pendekatan yang lebih berorientasi pada segmen pasar. Melalui analisis pangsa pasar
yang mendalam, kajian dilakukan tidak hanya pada segmen Ritel dan Non-Ritel, tetapi juga hingga tingkat kantor
wilayah dan cabang, sehingga dapat mendukung para Direktur Wilayah dalam mengidentifikasi potensi pasar serta
menetapkan target pertumbuhan yang realistis dan terukur.
Sejalan dengan upaya mencapai pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan, Maybank Indonesia senantiasa
mengelola ekspansi kredit dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta fokus pada pertumbuhan yang
sehat dan berkualitas. Bank mengoptimalkan pemanfaatan modal secara efisien dengan memperhatikan indikator
Return on Risk Weighted Assets (RRWA), serta turut mendukung sektor-sektor prioritas Pemerintah melalui penyaluran
pembiayaan yang terarah, termasuk penguatan pembiayaan pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Posisi Maybank Indonesia dalam industri perbankan nasional tercermin dari pangsa pasar Bank dalam hal aset, kredit,
dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang masing-masing tercatat sebesar 1,4%, 1,4%, dan 1,2% per Desember 2025. Informasi
lebih rinci mengenai pangsa pasar tersebut disajikan sebagai berikut:
dalam miliar Rupiah, kecuali disebutkan lain
Uraian 2025 2024 2023
Aset Industri 13.646,4 12.461,0 11.765,8
Maybank Indonesia 193,7 197,2 171,8
Pangsa Pasar 1,4% 1,6% 1,5%
Pembiayaan Industri 8.694,0 7.943,0 7.186,9
Maybank Indonesia 123,6 127,6 116,0
Pangsa Pasar 1,4% 1,6% 1,6%
Dana Pihak Ketiga Industri 10.059,0 8.837,2 8.457,9
Maybank Indonesia 116,2 119,0 115,5
Pangsa Pasar 1,2% 1,3% 1,4%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia (SPI) dan Laporan Keuangan Audited Bank
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 157
Page 160
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Perbankan
Global
Perbankan Global terus memperkuat perannya
sebagai mitra strategis bagi nasabah korporasi melalui
implementasi berbagai fokus strategi dan inisiatif utama.
Langkah-langkah tersebut diarahkan untuk memperdalam
hubungan dengan nasabah, meningkatkan efisiensi serta
kapabilitas operasional, dan memperkuat daya saing Bank
dalam menyediakan solusi keuangan yang terintegrasi.
Dinamika perekonomian global sepanjang tahun 2025 erat dengan seluruh product partner dan unit bisnis non
masih diwarnai oleh berbagai tantangan, termasuk ritel. Berbagai solusi yang ditawarkan dirancang secara
ketidakpastian geopolitik, moderasi pertumbuhan di khusus untuk menyesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
sejumlah negara utama, serta arah kebijakan moneter Transaction Banking Group juga terus meningkatkan
global yang terus menjadi perhatian pelaku pasar. Di kualitas fasilitas dan layanan bagi nasabah korporasi
sisi lain, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan dan institusi keuangan, serta menjalin kemitraan strategis
ketahanan yang didukung oleh permintaan domestik dengan sejumlah perusahaan mid-top tier, termasuk
yang solid, stabilitas inflasi, serta kinerja perdagangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya dalam
yang terjaga. mendukung pembiayaan sektor manufaktur, tambang,
perkebunan, infrastruktur dan nasabah non-ritel di
Di tengah kondisi tersebut, Perbankan Global menerapkan segmen Commercial & Financial Services (CFS) dalam
strategi portofolio rebalancing untuk memperbaiki kategori Business Banking dan SME Banking.
struktur dan komposisi portofolio kredit. Hal ini berdampak
pada total kredit Perbankan Global yang tercatat Beberapa pencapaian Transaction Banking Group
menurun 18,4% menjadi Rp36,5 triliun dari Rp44,7 triliun selama 2025 antara lain diraihnya penghargaan The Best
tahun sebelumnya. Trade Finance Deal in Indonesia 2025 versi Euromoney
serta Best Islamic Finance Deal versi Finance Asia’s
TRANSACTION BANKING GROUP Achievement Award 2025. Pada tahun yang sama ada
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia melalui lini beberapa inisiatif baru yang dilakukan antara lain solusi
Transaction Banking Group menyediakan beragam Trade Finance berbasis ESG, solusi Cash Management
fasilitas dan layanan yang komprehensif, meliputi Trade dan Liquidity berbasis Regional Notional Pooling bagi
Finance berupa solusi fasilitas perdagangan impor, beberapa nasabah di sektor perkebunan, serta berperan
ekspor, domestik, serta layanan penjaminan (guarantee) sebagai Bank Kustodian untuk KIK EBA pertama di
baik berbasis cash loan maupun non-cash loan. Layanan Indonesia.
tersebut juga mencakup Supply Chain Financing, Cash
Management, serta berbagai solusi digital seperti Untuk mempererat hubungan dengan nasabah dan
Internet Banking (CoOLPAY, Maybank2 Enterprise/M2E, memperkuat peran sebagai mitra bisnis, Transaction
dan M2E Trade), koneksi host-to-host, serta Application Banking menyelenggarakan berbagai kegiatan di
Programming Interface (API) bagi nasabah non-ritel. sejumlah daerah guna berbagi wawasan terkait solusi
Selain itu, Transaction Banking juga menyediakan layanan Transaction Banking dan perkembangan bisnis. Sebagai
e-Custody, Securities Services, serta berbagai solusi bentuk apresiasi, Maybank Indonesia juga memberikan
transaksi lainnya. penghargaan kepada nasabah baru terpilih yang
berkontribusi signifikan dalam rangka Hari Pelanggan
Sepanjang tahun 2025, Transaction Banking Group Nasional 2025.
berhasil melakukan transformasi dengan meningkatkan
kepemilikan produk nasabah melalui kolaborasi yang
158 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 161
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
TRADE FINANCE CASH MANAGEMENT
Maybank Indonesia terus memberikan dukungan solusi Layanan Cash Management Maybank Indonesia
transaksi Trade Finance melalui peningkatan kualitas menyediakan solusi menyeluruh (end-to-end solution)
layanan. Pada tahun 2025, Bank berhasil meluncurkan bagi nasabah korporasi dalam mengelola arus kas
platform M2E Trade berbasis web sebagai alternatif perusahaan secara efektif dan efisien, sehingga dapat
digital channel layanan trade bagi nasabah, yang meningkatkan daya saing usaha. Mulai tahun 2025,
memungkinkan pelaksanaan transaksi trade—meliputi pengelolaan produk giro beserta turunannya menjadi
garansi, impor, ekspor, dan trade loan—secara lebih bagian integral dari layanan Cash Management.
cepat, efisien, serta dapat diproses lebih awal. Sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif Bank
Indonesia, Maybank Indonesia ditunjuk sebagai salah
Untuk melengkapi portofolio produk Trade Finance, Maybank satu Appointed Cross Currency Dealer (ACCD) Bank untuk
Indonesia menghadirkan produk Risk Participation, baik mata uang Korea Won (KRW) pada tahun 2025.
funded maupun unfunded, yang bertujuan meningkatkan
pendapatan fee-based trade. Selain itu, Bank juga Selain itu, Maybank Indonesia menghadirkan berbagai
meluncurkan berbagai program pendukung, antara lain program untuk mendorong peningkatan digitalisasi,
program reward bagi nasabah Trade Finance baru serta volume transaksi, dan dana pihak ketiga, antara lain
program apresiasi bagi nasabah yang memanfaatkan program bebas biaya transaksi melalui electronic
solusi digital, sebagai upaya mendorong digitalisasi dan channel Maybank2E (M2E), program special reward bagi
meningkatkan efisiensi transaksi. nasabah terpilih dengan peningkatan saldo Current
Account (CA), serta kelanjutan dukungan terhadap
Seluruh inisiatif tersebut diarahkan untuk implementasi Local Currency Settlement (LCS) antara
mengoptimalkan pertumbuhan pendapatan serta Indonesia–Thailand, Indonesia–Tiongkok, dan Indonesia–
volume transaksi trade. Di samping itu, Maybank Malaysia.
Indonesia juga menghadirkan Maybank E-Guarantee
guna melengkapi layanan penjaminan, baik untuk bank Bekerja sama dengan unit terkait, Cash Management
maupun nasabah korporasi. Maybank Indonesia juga Maybank juga mendukung pengelolaan Dana Hasil
menjadi salah satu bank penerbit penjaminan bagi PLN. Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) melalui peluncuran
program Dana Talangan DHE SDA, yang memberikan
fleksibilitas bagi nasabah untuk memanfaatkan dana
LAYANAN yang tertahan selama tiga bulan guna mendukung
kebutuhan operasional. Dalam rangka meningkatkan
TRANSAKSI TRADE penetrasi produk Cash Management, Transaction
Banking mengoptimalkan pengelolaan produk giro
SEMAKIN MUDAH serta meluncurkan program bundling guna mendorong
peningkatan saldo Current Account (CA).
M2E Trade, layanan perbankan berbasis
internet/website untuk Nasabah Korporasi,
yang memberikan kemudahan transaksi
keuangan perdagangan (trade) secara
online.
www.maybank.co.id/M2ETrade
Syarat & ketentuan berlaku.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 159
Page 162
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Melalui seluruh layanan dan program tersebut, Cash Di tengah meningkatnya minat investor terhadap
Management Maybank Indonesia berkontribusi positif produk berbasis logam mulia, Bank Kustodian Maybank
terhadap peningkatan Current Account (CA) Balance, Net Indonesia turut bersinergi dengan Manajer Investasi
Interest Income (NII), dan Fee-Based Income (FBI). dalam penyelenggaraan Exchange Traded Fund (ETF)
Gold Offshore. Kepercayaan ini mencerminkan kesiapan
FINANCIAL SUPPLY CHAIN MANAGEMENT dan kapabilitas Maybank Indonesia dalam mendukung
Financial Supply Chain Management (FSCM) merupakan investasi di pasar internasional.
layanan pembiayaan unggulan yang berfokus pada
ekosistem bisnis secara menyeluruh, mulai dari pemasok Kolaborasi dengan Unit Kerja Global Market dalam
(supplier), produsen atau principal, hingga distributor. pengelolaan produk Surat Berharga Negara (SBN) juga
terus berjalan secara konsisten. Pada tahun 2025, Bank
Dalam layanan ini, Maybank Indonesia bekerja sama Kustodian Maybank kembali dipercaya sebagai bank
dengan principal untuk menyediakan Program kustodian oleh sejumlah Agen Penjual Obligasi Ritel.
Pembiayaan Supplier (Supplier Financing) maupun
Program Pembiayaan Distributor (Distributor Financing). Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
kepada seluruh nasabah, mitra bisnis, manajer investasi,
Seluruh fasilitas pembiayaan FSCM dilengkapi dengan agen penjual, serta regulator atas kepercayaan dan
CoOLPay (Corporate Online Payment), yaitu sarana dukungan yang berkelanjutan. Kepercayaan tersebut
pembayaran berbasis web dengan fitur keamanan yang menjadi landasan bagi Maybank Indonesia untuk terus
komprehensif, sehingga transaksi dapat dilakukan secara bertumbuh, berinovasi, dan menghadirkan layanan
real-time, aman, dan andal. Kami terus melakukan bernilai tambah secara berkelanjutan bagi industri pasar
penguatan kapabilitas serta berinovasi di tengah modal Indonesia.
dinamika dan persaingan industri perbankan yang
semakin ketat. GLOBAL MARKETS
Global Markets menyediakan berbagai produk untuk
SECURITIES SERVICES nasabah individual dan korporasi yang meliputi valuta
Pada tahun 2025, Bank Kustodian Maybank Indonesia asing, obligasi, lindung nilai, structured product, dan jenis
terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan layanan lainnya.
kapabilitas sistem dan infrastruktur guna mendukung
layanan yang lebih unggul, cepat, dan andal. Peningkatan Di tahun 2025, Maybank Indonesia telah melakukan
sistem, termasuk pembaruan versi aplikasi, framework, beberapa pengembangan pada sistem terkait transaksi
dan database pada sistem Fund Administration, telah Global Markets (GM) dan telah mendapatkan beberapa
berhasil diselesaikan pada pertengahan tahun 2025. penunjukan dari regulator untuk aktivitas-aktivitas terkait
Dengan implementasi ini, Maybank Indonesia menjadi kegiatan moneter pasar uang, pengembangan pasar
salah satu bank kustodian yang telah menggunakan versi surat berharga dan valuta asing, serta penyelesaian
terbaru aplikasi Fund Administration untuk perhitungan transaksi antar negara dengan menggunakan mata
Net Asset Value (NAV) produk Multishare Class. uang lokal.
Selanjutnya, fokus pengembangan diarahkan pada Pengembangan dilakukan pada sistem M2E yang
upgrade sistem Fund Services Unit Registry guna memungkinkan nasabah korporasi melakukan transaksi
memastikan sistem yang digunakan selalu sesuai valuta asing dengan penyelesaian dana tidak pada
dengan kebutuhan pasar, mampu memproses transaksi hari yang sama, disertai kapabilitas upload dokumen
ritel dalam skala besar secara efisien, serta memiliki underlying dan juga penerapan kurs harga yang semakin
tingkat keamanan dan keandalan yang tinggi. Upaya ini kompetitif. Pengembangan tersebut diharapkan dapat
juga bertujuan untuk memitigasi risiko operasional dan meningkatkan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi
memperkuat aspek keamanan siber. valuta asing tanpa harus datang ke kantor cabang dan
memberikan pilihan waktu penyelesaian transaksi yang
Bank Kustodian Maybank Indonesia juga terus menjalin lebih panjang.
kolaborasi yang erat dengan Unit Usaha Syariah dalam
pengembangan produk pasar modal syariah. Salah satu Maybank Indonesia juga telah menyelesaikan
pencapaian penting pada tahun 2025 adalah penunjukan pengembangan pada sistem M2U dimana nasabah
Maybank Indonesia sebagai Bank Kustodian untuk nantinya dapat membeli obligasi pemerintah Indonesia
penerbitan Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset berdenominasi dolar Amerika di pasar primer.
(KIK EBA) Syariah pertama di Indonesia, yang menjadi
kontribusi nyata dalam penguatan ekosistem keuangan
syariah nasional.
160 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 163
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Dari sisi layanan, Maybank Indonesia telah ditunjuk oleh GM memfasilitasi penjualan SRBI & Repo ke pasar,
Bank Indonesia sebagai salah satu Bank Appointed Cross meningkatkan likuiditas pasar, mendorong perluasan
Currency Dealer (ACCD) untuk transaksi dengan mata basis investor, mendukung pengelolaan likuiditas Bank
uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) antara Indonesia, dan meningkatkan efisiensi operasi pasar
Rupiah dan AED, serta antara Rupiah dan JPY, dimana ini uang. Sebagai anggota Central Counterparty (CCP), GM
melengkapi penunjukan yang telah didapatkan Maybank mendukung penciptaan transaksi pasar uang dan pasar
Indonesia sebelumnya untuk mata uang Ringgit, Yuan, valas yang lebih efisien, mendukung stabilitas sistem
Baht, dan Won. keuangan, dan memfasilitasi instrument lindung nilai.
Selain itu, Maybank Indonesia adalah salah satu dari Yang utama, GM akan terus berkomitmen meningkatkan
sedikit bank yang berpartisipasi pada tahap awal kualitas layanan kepada nasabah, memberikan
penggunaan layanan Tri-Party Agent Repo, yang kemudahan untuk mengakses seluruh produk yang
bertujuan mendorong pendalaman pasar repo dan ditawarkan, dan selalu terkini dengan produk-produk
memberikan fleksibilitas pengelolaan likuiditas yang lebih inovatif yang dapat memberikan solusi atas kebutuhan
tinggi bagi lembaga jasa keuangan. nasabah yang semakin beragam.
Dari sisi produk, Maybank Indonesia telah berhasil
meluncurkan structured product Collar Option untuk
memenuhi kebutuhan nasabah korporasi terkait lindung
nilai atas exposure valuta asing yang dimilikinya.
Di tahun 2026, Maybank Indonesia melalui GM terus
berkomitmen menjadi bank yang mampu menyediakan
custom-solution product untuk memenuhi kebutuhan
nasabah, termasuk pengembangan beberapa structured
product sebagai key differentiator.
Proses digitalisasi dan pengembangan platform
transaksi juga masih akan berjalan sesuai road map
pengembangan yang telah disusun. Tujuan utamanya STRATEGI DAN INISIATIF 2025
adalah untuk menjangkau basis nasabah yang lebih Perbankan Global terus memperkuat perannya
luas, memberikan kuotasi harga yang semakin kompetitif, sebagai mitra strategis bagi nasabah korporasi
dan meningkatkan efisiensi pada proses penyelesaian melalui implementasi berbagai fokus strategi dan
transaksi yang dilakukan oleh nasabah. inisiatif utama. Langkah-langkah tersebut diarahkan
GM secara terus menerus memperkuat kolaborasi untuk memperdalam hubungan dengan nasabah,
dengan unit produk lainnya dalam bentuk produk atau meningkatkan efisiensi serta kapabilitas operasional, dan
program bundling sehingga memberikan keuntungan memperkuat daya saing Bank dalam menyediakan solusi
yang lebih banyak untuk nasabah terutama dari sisi keuangan yang terintegrasi. Pada tahun 2025, Perbankan
harga dan biaya transaksi, memperkuat branding untuk Global menjalankan fokus strategi dan inisiatif meliputi:
menjadi salah satu yang terdepan di bidangnya, dan 1. Intensifikasi layanan kepada nasabah melalui
memanfaatkan dukungan penuh dari perusahaan induk pendekatan regionalisasi yang didukung oleh
Malayan Banking Berhad dalam hal pemenuhan aspek pemanfaatan collaboration tools.
pendanaan dan likuiditas bagi bank. 2. Penguatan keunggulan operasional serta percepatan
digitalisasi pada layanan Transaction Banking.
Selain itu, GM secara aktif mempertahankan beberapa 3. Peningkatan proposisi nilai bagi nasabah Global
perannya dalam pengembangan pasar valuta asing Markets melalui pengembangan produk yang inovatif
dan surat berharga di Indonesia. Sebagai Dealer Utama dan kolaboratif.
atas produk obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah,
GM memberikan keuntungan bagi nasabah dalam
hal memperoleh harga yang lebih kompetitif. Sebagai
Dealer Utama atas transaksi Sekuritas Rupiah Bank
Indonesia (SRBI) dan Repurchase Agreement (Repo),
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 161
Page 164
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
KINERJA DAN PENCAPAIAN 2025
Kredit
Pada tahun 2025, total kredit Perbankan Global mencapai Rp36,5 triliun dari sebelumnya sebesar Rp44,7 triliun. Hal ini
sehubungan dengan upaya rebalancing pada komposisi portofolio kredit untuk meningkatkan profitabilitas secara
berkelanjutan. Sektor terbesar yang berkontribusi terhadap kredit Perbankan Global yakni Aktivitas Keuangan dan
Asuransi yang mencapai Rp10,9 triliun, sektor Pertambangan dan Penggalian yang tercatat sebesar Rp6,7 triliun, dan
sektor Utilitas dan Infrastruktur dengan total pembiayaan mencapai Rp6,1 triliun. Komposisi kredit perbankan global
pada tahun 2025 berdasarkan portofolio, ditopang oleh portofolio Local Large Corporates sebesar 36,9%, diikuti oleh
segmen BUMN sebesar 31,7%, sementara Financial Institutions Group sebesar 29,7%.
Kredit berdasarkan Industri Pertanian, Perhutanan, dan Perikanan
Pendidikan, Kesehatan, & Layanan Lainnya
3% 0% 0% 0%
2% Pertambangan dan Penggalian
1%
10% 6% Transportasi & Pergudangan
17% 20%
Manufaktur
3% Perdagangan Wholesale dan Ritel
5%
1% 2025 30% 3% 2024 32%
Utilitas dan Infrastruktur
2% 5%
Konstruksi
18% Aktivitas Real Estate
17%
13% 12% Otomotif
Aktivitas Finansial & Asuransi
Telekomunikasi, Media, dan Teknologi
Kredit berdasarkan Segmen
2% 1%
30% Luar Negeri
35% 34%
37%
2025 2024 Korporasi Skala Besar
BUMN
Institusi Finansial
31%
30%
162 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 165
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Simpanan
Pada tahun 2025, Perbankan Global mencatatkan total simpanan nasabah sebesar Rp30,1 triliun, tumbuh 0,9% dari
sebelumnya sebesar Rp29,8 triliun, sedangkan dana murah (CASA) mencapai porsi 39,68%.
Dana Pihak Ketiga
40%
41% Dana Murah
2025 2024 Deposito Berjangka
60% 59%
RENCANA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PERBANKAN GLOBAL 2026
Perbankan Global akan terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan bisnis Bank serta memenuhi
kebutuhan nasabah individual dan korporasi di tengah dinamika pasar yang terus berkembang. Dengan berlandaskan
pada strategi berkelanjutan, penguatan kapabilitas digital, serta peningkatan kualitas layanan, Perbankan Global
menetapkan sejumlah fokus strategi dan inisiatif utama pada tahun 2026 sebagai berikut:
1. Memprioritaskan sektor-sektor terpilih seperti pertambangan (non-batubara), perkebunan & energi, barang
konsumsi, ritel, transportasi, akomodasi, properti terpilih, serta teknologi informasi dan komunikasi.
2. Mengintensifkan aktivitas inbound dengan mempercepat penyelesaian pipeline yang sudah ada serta memperluas
pipeline ke luar Malaysia (Singapura dan Tiongkok) serta segmen perusahaan multinasional (MNC).
3. Berkoordinasi dengan cabang-cabang untuk menangkap peluang bisnis di luar Jakarta
4. Mulai mengambil peran utama dalam pembiayaan sindikasi untuk memperoleh imbal hasil yang lebih besar
dengan mengoptimalkan peran Unit Sindikasi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 163
Page 166
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Community
Financial Services (CFS)
Selama tahun 2025, segmen CFS telah berhasil
menumbuhkan dana murah (CASA) sebesar 8,3%
menjadi Rp54,9 triliun.
Community Financial Services (CFS) adalah salah satu
pilar utama dalam bisnis Maybank Indonesia yang hadir CFS NON-RITEL
di seluruh jaringan kantor cabang Bank. Melalui segmen
ini, Maybank Indonesia menyediakan beragam solusi FOKUS DAN INISIATIF 2025
layanan keuangan yang komprehensif bagi nasabah Ritel, CFS Non-Ritel Maybank Indonesia mencakup segmen
Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Business Banking, Business Banking, Small and Medium Enterprise Plus
guna mendukung kebutuhan transaksi dan pembiayaan (SME+), serta Retail Small and Medium Enterprises
secara menyeluruh. (RSME). Segmen ini berperan penting dalam mendukung
pertumbuhan portofolio pembiayaan Bank melalui
Segmen CFS didukung oleh tim pengembangan dan penyediaan solusi keuangan yang relevan bagi pelaku
inovasi produk, jaringan perbankan digital, manajemen usaha di berbagai skala usaha.
portofolio, serta berbagai fungsi pendukung lainnya
di Kantor Pusat. Sepanjang tahun 2025, CFS terus CFS Non-Ritel menjalankan berbagai program, strategi,
menyalurkan berbagai produk dan layanan perbankan proyek, dan inisiatif yang diarahkan untuk memperkuat
terbaik kepada masyarakat, baik individu maupun pelaku kapabilitas bisnis, memperluas jangkauan layanan, serta
usaha kecil, menengah, hingga komunitas yang terus menangkap peluang pertumbuhan secara berkelanjutan.
berkembang di Indonesia. Adapun fokus dan inisiatif utama yang dilaksanakan
sepanjang tahun 2025, antara lain sebagai berikut:
Melalui CFS, Maybank Indonesia senantiasa memperkuat 1. Melanjutkan pertumbuhan portofolio pembiayaan
fungsi intermediasi perbankan sekaligus menangkap UMKM melalui pembiayaan berbasis komunitas, rantai
peluang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sejalan pasok, dan ekosistem bisnis
dengan komitmen Bank untuk terus meningkatkan 2. Pengembangan sistem dan teknologi untuk
kualitas layanan guna memenangkan persaingan dan mendukung pertumbuhan pembiayaan digital melalui
memperluas pangsa pasar. Pertumbuhan kredit CFS eBiz Pintar, serta perbaikan kualitas dan Turn Around
juga menjadi salah satu prioritas utama, dengan fokus Time layanan kepada nasabah
pada segmen-segmen berpotensi tinggi (super growth), 3. Memperdalam jalinan relasi nasabah melalui
seperti non-ritel UMKM dan pembiayaan otomotif melalui penawaran produk dan layanan yang tepat sesuai
anak perusahaan Bank, yaitu WOM Finance dan Maybank kebutuhan nasabah yang didukung oleh data analytic
Finance. dan sinergi dengan unit bisnis Bank lainnya, agar
dapat memberikan nilai tambah bagi nasabah dan
mengoptimalkan pendapatan Bank
4. Melakukan pemantauan portofolio early alert dan
watch list secara konsisten sebagai salah satu
langkah pencegahan portofolio jatuh menjadi kredit
bermasalah.
164 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 167
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
SME BANKING Pencapaian ini mencerminkan komitmen SME Banking
Pada tahun 2025, CFS Non Ritel melalui SME Banking Maybank Indonesia dalam menghadirkan solusi
memfokuskan strategi pada percepatan pembiayaan keuangan yang dirancang secara khusus untuk
produktif berbasis digital, penguatan ekosistem UKM, mendukung pengembangan bisnis nasabah UKM secara
serta peningkatan inklusi keuangan. Dengan dukungan berkelanjutan.
platform eBiz, digital onboarding, dan program
pemberdayaan seperti HERPower, Maybank Indonesia Sepanjang tahun 2025, SME Banking Maybank Indonesia
memperkuat posisinya sebagai mitra utama UKM melalui terus menunjukkan kinerja yang solid melalui konsistensi
layanan yang lebih cepat, terintegrasi, dan relevan dalam menghadirkan inovasi serta peningkatan kualitas
dengan kebutuhan nasabah. layanan kepada nasabah UKM. Komitmen tersebut
memperoleh pengakuan luas di tingkat internasional
Layanan SME Banking Maybank Indonesia terus melalui sejumlah penghargaan prestisius, antara lain Best
ditingkatkan untuk mengikuti karakter dan model bisnis SME Bank Indonesia pada Global SME Banking Innovation
UKM di Indonesia. Dimana SME Banking menawarkan: Awards 2025, Best Bank for SME pada Euromoney Awards
1. Bundling package (super combo program) yang for Excellence 2025, serta SME Digital Innovation of the
mencakup seluruh kebutuhan perbankan UKM, Year pada Asian Banking & Finance Retail Banking
termasuk pembiayaan KPR, Auto Loan, Payroll, Awards 2025. Pencapaian ini semakin memperkuat posisi
Bancassurance, Kartu Kredit, dan lain-lain. Maybank Indonesia sebagai penyedia layanan SME
2. Pembiayaan Leasing Syariah (IMBT), ini memberikan Banking yang kompetitif dan berorientasi digital.
keuntungan finansial tambahan bagi UKM dengan
mengurangi beban pajak.
3. Pembiayaan Komersial Property hingga 100%, SME
Banking menawarkan pembiayaan komersial properti
hingga 100% dengan suku bunga yang tetap (fixed
rate), memberikan stabilitas dan prediktabilitas biaya
bagi UKM.
4. Proses aplikasi yang cepat dengan SLA 5 hari kerja
dan auto approved, memastikan bahwa UKM dapat
mengakses pembiayaan dengan cepat dan efisien.
5. SME Banking tidak memerlukan laporan keuangan
audited untuk proses aplikasi, memudahkan UKM
yang mungkin tidak memiliki sumber daya untuk
melakukan audit.
6. SME Banking juga menawarkan program My Referral
yang memberikan biaya perpanjangan kredit gratis,
menghemat biaya operasional bagi UKM. Selain capaian tersebut, SME Banking juga terus
7. Program Herpower yang berfokus pada mengedepankan proses pembiayaan yang efisien
pemberdayaan perempuan dan kemudahan dalam dan responsif terhadap kebutuhan nasabah. Bank
akses pembiayaan dengan benefit yang kompetitif. menghadirkan proses pengajuan pembiayaan yang lebih
sederhana dengan jangka waktu persetujuan yang relatif
Sepanjang tahun 2025, dalam upaya memperkuat posisi singkat, sehingga memberikan kemudahan bagi pelaku
di segmen UKM, SME Banking menerapkan strategi go to usaha dalam memperoleh akses pendanaan secara
market yang komprehensif, antara lain: Pengembangan tepat waktu.
Produk dan Kanal Digital; Pembaharuan Materi
Komunikasi Cabang; Ekosistem, Komunitas dan Agen; Dalam mendukung efektivitas tersebut, SME Banking
Fokus Pembiayaan Berbasis Syariah; Perluasan Jaringan memanfaatkan teknologi canggih melalui penerapan
Cabang dan Akses Digital; serta Proses Pembiayaan yang Loan Origination System (LOS) yang dilengkapi
Efisien. dengan application dan behavior scorecard. Sistem ini
memungkinkan proses kredit berjalan lebih otomatis,
Maybank Indonesia terus memperluas portofolio kredit efisien, dan terukur, sekaligus mengurangi intervensi
pada segmen utama, khususnya Usaha Kecil dan manual tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian.
Menengah (UKM). Hingga Desember 2025, kredit SME Dengan demikian, Bank dapat terus memperkuat kualitas
tercatat tumbuh sebesar 1,0% year-on-year atau setara layanan dan pengelolaan risiko secara seimbang dalam
dengan Rp216 miliar. mendukung pertumbuhan UKM yang berkelanjutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 165
Page 168
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N BUSINESS BANKING Business Banking menyediakan layanan perbankan dan relationship management bagi perusahaan domestik berskala menengah dan besar, dengan fokus pada penyediaan layanan finansial yang menyeluruh (One Stop Financial Solution) guna memberikan benefit yang optimal bagi nasabah dan mendapatkan share of wallet yang maksimal dari nasabah. Produk dan layanan yang ditawarkan kepada nasabah tidak terbatas pada pinjaman usaha dan fasilitas dana, Business Banking melakukan kolaborasi dengan segmen ritel dan Global Banking, agar dapat memenuhi kebutuhan perusahaan baik badan, pengurus, karyawan serta rantai pasoknya. Pertumbuhan portofolio Business Banking didukung oleh ketersediaan Business Relationship Manager yang andal dan proaktif, perbaikan proses secara terus menerus baik dari sisi bisnis, risiko kredit, maupun operasional, serta pembaruan teknologi yang mumpuni. Bank memiliki fokus pengembangan relasi usaha dengan perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia, dalam hal ini divisi International Strategic Business merupakan tim yang didedikasikan untuk penyediakan solusi keuangan dan layanan perbankan kepada perusahaan-perusahaan tersebut, mulai dari perbankan ritel hingga korporasi. KINERJA DAN PENCAPAIAN CFS NON-RITEL 2025 Pada tahun 2025, permintaan kredit CFS Non-Ritel tumbuh sebesar 5,2% sejalan dengan ketahanan perekonomian Indonesia yang tetap terjaga. Segmen Business Banking menjadi kontributor terbesar dan mencatatkan pertumbuhan kuat sebesar 11,6%, didorong oleh penerapan strategi pricing yang lebih kompetitif. Segmen kredit SME+ berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik di tengah persaingan yang semakin ketat pada segmen tersebut, tumbuh sebesar 6,6% menjadi Rp6,7 triliun. Sementara itu, RSME mengalami sedikit perlambatan sebesar 1,3% menjadi Rp15,6 triliun. Pertumbuhan pada segmen ini mencerminkan efektivitas langkah Bank dalam meningkatkan produktivitas di seluruh lini bisnis, memperkuat kapabilitas layanan, serta mempercepat penyediaan solusi perbankan yang relevan dan responsif bagi kebutuhan nasabah. 166 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 169
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Secara rinci, informasi mengenai pencapaian kinerja CFS Non-Ritel pada tahun 2025 dan tahun sebelumnya tertuang
dalam tabel berikut:
Uraian (dalam Rp triliun) 2025 2024 2023
Kredit Business Banking 16,5 14,8 11,8
Kredit SME+ 6,7 6,3 5,1
Kredit RSME 15,6 15,8 13,9
RENCANA DAN STRATEGI 2026
Sejalan dengan fokus Bank pada tahun 2026, CFS Non-Ritel akan mengarahkan strategi pengembangannya pada
pendalaman hubungan dengan nasabah, peningkatan efisiensi model operasional, serta dukungan terhadap gerakan
Pemerintah dalam mendorong aksi keuangan berkelanjutan. Upaya ini dilakukan melalui penguatan pertumbuhan
portofolio pembiayaan UMKM berbasis komunitas, rantai pasok, dan ekosistem bisnis, sekaligus didukung oleh
pengembangan sistem dan teknologi guna meningkatkan kualitas layanan serta mempercepat turnaround time
kepada nasabah.
Di samping itu, CFS Non-Ritel juga akan memperdalam jalinan relasi dengan nasabah melalui penawaran produk dan
layanan yang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan, yang didukung oleh pemanfaatan data analytics serta sinergi
dengan unit bisnis Bank lainnya untuk memberikan nilai tambah dan mengoptimalkan pendapatan Bank. Maybank
Indonesia juga akan memperkuat pengelolaan risiko melalui pemantauan portofolio secara proaktif, termasuk
penerapan mekanisme early alert dan watch list, sebagai langkah pencegahan agar kualitas aset tetap terjaga dan
portofolio tidak berkembang menjadi kredit bermasalah.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 167
Page 170
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
yang positif sepanjang tahun 2025. Peningkatan aktivitas
CFS RITEL nasabah dan pengelolaan portofolio yang lebih aktif
mendorong pertumbuhan pendapatan non-bunga
FOKUS DAN INISIATIF 2025 sebesar 18%, yang pada akhirnya memberikan kontribusi
CFS Ritel terus diarahkan untuk memperkuat berarti terhadap peningkatan laba sebelum pajak Bank.
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui Capaian ini mencerminkan kemampuan Bank dalam
pengembangan solusi perbankan yang relevan dengan memanfaatkan peluang pada layanan pengelolaan
kebutuhan nasabah individu. Maybank Indonesia kekayaan yang bernilai tambah tinggi, sekaligus
mengoptimalkan kapabilitas digital melalui pengayaan memperkuat diversifikasi sumber pendapatan secara
fitur pada platform M2U, peningkatan kualitas layanan berkelanjutan.
transaksi, serta penyempurnaan ekosistem produk ritel
guna mendukung aktivitas finansial nasabah secara PRIVILEGE
lebih efisien dan aman. Upaya ini sekaligus mendukung Privilege merupakan salah satu bentuk layanan nasabah
peningkatan engagement nasabah melalui pengalaman Maybank Indonesia, yang berfokus pada segmentasi
layanan yang semakin terintegrasi di seluruh kanal. nasabah individual yang memiliki dana penempatan
minimum Rp50 juta hingga kurang dari Rp500 juta. Bank
MASS BANKING melihat kebutuhan dari nasabah individual dengan
Segmen Mass Banking adalah salah satu pilar utama wallet size ini memiliki kebutuhan finansial yang lebih
layanan CFS Ritel Maybank Indonesia yang ditujukan bagi komprehensif dibandingkan nasabah dengan wallet size
nasabah individu dalam memenuhi kebutuhan transaksi di bawah Rp50 juta, sehingga dipandang perlu untuk
dan pengelolaan keuangan sehari-hari. Melalui berbagai mendapatkan layanan yang bersifat personalized melalui
produk simpanan, layanan transaksi digital, serta touchpoint face to face. Bank mengalokasikan tenaga
solusi pembiayaan, Bank menghadirkan pengalaman penjual khusus (dengan jabatan Personal Financial
perbankan yang praktis dan relevan dengan kebutuhan Advisor/PFA) yang akan melayani kebutuhan perbankan
nasabah yang terus berkembang. nasabah-nasabah dari segmentasi ini.
Selain menyediakan layanan transaksi yang Layanan yang diberikan melalui PFA adalah layanan
komprehensif, segmen ini berfungsi sebagai titik awal Bank sebagai solusi keuangan menyeluruh bagi
bagi nasabah untuk mengakses rangkaian solusi finansial nasabah yang mencakup kebutuhan funding,
Maybank Indonesia yang lebih luas. Seiring meningkatnya lending dan wealth management. Bank senantiasa
kebutuhan finansial, nasabah dapat mengembangkan meningkatkan penambahan dan pengawasan PFA untuk
portofolio layanan melalui produk Wealth Management, menjangkau nasabah-nasabah segmentasi Privilege,
Kartu Kredit, KPR dan Kredit Tanpa Agunan. Integrasi untuk meningkatkan wallet size dan juga cross-selling
layanan tersebut mencerminkan upaya Bank dalam atas solusi keuangan Bank. Langkah ini menegaskan
menghadirkan ekosistem perbankan yang saling pendekatan Bank yang berorientasi pada Nasabah agar
terhubung dan mendukung perjalanan finansial nasabah senantiasa memberikan layanan yang optimal.
secara berkesinambungan.
Program yang diberikan meliputi rangkaian program
WEALTH MANAGEMENT funding, lending dan wealth management, sebagian
Pada segmen Wealth Management, Maybank Indonesia di antaranya meliputi Maybank GIFT, Program Arisan,
menghadirkan rangkaian layanan perbankan yang Program Kartu Kredit White Card, Program KPR, Program
dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah KPM, program bancassurance dan invesment telah
secara komprehensif. Layanan tersebut terbagi ke dalam dirancang untuk secara khusus memberikan keuntungan
beberapa kategori utama, meliputi Privilege Banking, tinggi dalam jangka pendek dan jangka panjang.
Layanan Nasabah Prima – Premier, Bancassurance,
serta solusi investasi melalui produk reksa dana dan
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel. Setiap kategori terus
dikembangkan untuk memberikan nilai tambah melalui
layanan konsultasi yang personal, akses terhadap produk
investasi yang beragam, serta dukungan pengelolaan
kekayaan yang selaras dengan profil risiko dan tujuan
finansial nasabah.
Seiring penguatan fokus pada pengembangan segmen
nasabah Premier dan Privilege, serta pengayaan solusi
investasi dan bancassurance yang semakin terintegrasi,
lini bisnis Wealth Management mencatatkan kinerja
168 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 171
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
LAYANAN NASABAH PRIMA – PREMIER
Premier merupakan layanan nasabah prima Bank seiring
dengan dengan perubahan identitas Bank menjadi satu
kesatuan dengan Maybank Group. Pengembangan bisnis
Layanan Nasabah Prima terus mengalami perubahan
yang positif dan signifikan dari tahun sebelumnya.
Layanan Nasabah Prima fokus pada customer centric
dengan menyediakan berbagai produk Wealth
Management. Bank telah berintegrasi dengan baik
dengan PT Allianz Life Indonesia dalam penyediaan
produk proteksi dan juga seluruh Manajer Investasi, dalam
mencapai target pendapatan non-bunga. BANCASSURANCE
Selaras dengan komitmen Bank sebagai penyedia
Layanan perbankan prioritas dengan cabang-cabang layanan keuangan yang menyeluruh, atau ‘One Stop
eksklusif ini memberikan fasilitas khusus, serta penawaran Financial Solution’, Maybank Indonesia terus memperkuat
produk-produk investasi berkualitas yang dirancang kemitraan dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia
sebagai alternatif solusi keuangan untuk melayani (Allianz Life) dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
dan memenuhi kebutuhan nasabah prima. Layanan (Etiqa) dalam menghadirkan solusi asuransi bagi
Wealth Management menawarkan end-to-end benefit nasabah Bank. Allianz Life menyediakan produk asuransi
yang dilakukan secara personal oleh Relationship jiwa dan kesehatan, sementara Etiqa menghadirkan
Manager (RM) yang kompeten dan profesional serta asuransi umum. Melalui kerja sama ini, Maybank
berlisensi untuk membantu nasabah dalam mengelola Indonesia semakin memperkaya rangkaian produk yang
keuangannya. dapat dimemenuhi kebutuhan perlindungan rencana
keuangan nasabah sekaligus mendorong peningkatan
Maybank Premier telah melakukan penyempurnaan inklusi asuransi.
terhadap manfaat Premier, yang mencakup berbagai
layanan eksklusif seperti layanan airport handling, airport Rangkaian produk tersebut mencakup berbagai
pick-up, fasilltas medical check-up dan Safe Deposit solusi perlindungan, mulai dari produk asuransi jiwa
Box. Manfaat ini dirancang khusus untuk memenuhi yang dikombinasikan dengan investasi, asuransi jiwa
kebutuhan gaya hidup nasabah Maybank Premier, berjangka, dan asuransi kesehatan, hingga perlindungan
memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan non-jiwa seperti asuransi perjalanan.
bernilai bagi nasabah kami.
Maybank Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi
Bank menetapkan strategi Premier dengan meningkatkan andalan nasabah baik dalam penyediaan solusi
efektivitas dan efisiensi dari strategi segmentasi perlindungan asuransi di Indonesia. Dalam rencana
khususnya untuk Layanan Nasabah Prima, di mana strategis Bank, Bancassurance akan terus menjadi salah
merupakan langkah customer centric Bank untuk satu produk unggulan untuk meningkatkan pendapatan
memberikan pelayanan maksimal kepada Nasabah. Bank non-bunga.
juga menawarkan berbagai produk guna memenuhi
kebutuhan setiap segmentasi Bank.
Inisiatif 2025
Sepanjang tahun 2025, segmen Wealth Management
melalui layanan Maybank Premier terus memperkuat
proposisi nilai bagi nasabah berkelas global melalui
peluncuran Maybank Kartu Debit World Premier.
Kehadiran kartu debit ini menghadirkan berbagai
keistimewaan yang dirancang untuk mendukung
mobilitas nasabah, termasuk kemudahan transaksi
lintas negara, akses layanan eksklusif, serta kenyamanan
bertransaksi dalam berbagai kebutuhan finansial dan
gaya hidup. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Bank
dalam meningkatkan kualitas layanan premium sekaligus
memperluas ekosistem solusi wealth yang relevan
dengan kebutuhan nasabah berprofil internasional.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 169
Page 172
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Inisiatif 2025 Maybank Indonesia juga senantiasa menerapkan
Sepanjang tahun 2025, segmen Bancassurance Maybank manajemen risiko yang baik dalam pemilihan produk
Indonesia terus memperluas variasi solusi proteksi reksa dana yang akan didistribusikan. Transparansi
dan investasi melalui sejumlah inisiatif strategis yang informasi seperti kinerja historis reksa dana dan
mendukung pertumbuhan bisnis Wealth Management. perkembangan pasar disampaikan kepada nasabah
Bank meluncurkan tiga produk baru, yakni MyProtection bersama dengan informasi umum yang diberikan, seperti
Future dan MyProtection Growth yang dikembangkan market outlook, kinerja NAB, dan lain-lain. Bank juga telah
bersama PT Asuransi Allianz Life Indonesia, serta Travel menyediakan dan mengembangkan layanan online bagi
Protection 360 melalui kolaborasi dengan PT Asuransi nasabah yang ingin melakukan transaksi pembelian,
Etiqa Internasional Indonesia. Kehadiran produk-produk pengalihan dan penjualan kembali reksa dana, serta
tersebut memberikan pilihan perlindungan yang lebih menyediakan informasi unit pemilikan di saat yang sama
komprehensif bagi nasabah, selaras dengan kebutuhan melalui layanan digital yakni aplikasi M2U ID App.
perencanaan keuangan jangka panjang di tengah
dinamika pasar yang semakin kompleks.
Selain itu, Bank juga memperkaya portofolio investasi
melalui peluncuran sub-dana pendapatan tetap USD
Short Duration Fund yang menjadi bagian dari produk
asuransi jiwa MyProtection Growth dan MyProtection
Infinite, sehingga nasabah memperoleh alternatif
investasi dengan profil risiko yang lebih beragam. Di
sisi lain, transformasi layanan terus diperkuat melalui
peluncuran Digital Bancassurance yang memungkinkan
pemasaran produk asuransi jiwa tradisional secara lebih
mudah melalui aplikasi M2U. Inisiatif ini mencerminkan
komitmen Bank dalam menghadirkan pengalaman Inisiatif 2025
layanan yang lebih terintegrasi, relevan, serta sejalan Pada tahun 2025, segmen Reksa Dana dalam bisnis
dengan perkembangan perilaku nasabah di era digital. Wealth Management Maybank Indonesia terus diperkuat
melalui pengembangan produk dan penyempurnaan
proses layanan bagi nasabah. Bank meluncurkan
delapan produk reksa dana terbuka yang terdiri dari
empat reksa dana saham, dua reksa dana pendapatan
tetap, serta dua reksa dana pasar uang, guna
menghadirkan pilihan investasi yang lebih beragam
sesuai profil risiko dan tujuan keuangan nasabah. Inisiatif
ini menjadi bagian dari upaya Bank dalam memperluas
akses terhadap instrumen investasi sekaligus
meningkatkan kontribusi pendapatan berbasis komisi.
Selain pengembangan produk, Bank juga menghadirkan
inovasi yang memberikan nilai tambah bagi nasabah
PRODUK INVESTASI REKSA DANA melalui pemanfaatan reksa dana sebagai agunan dalam
Maybank Indonesia sebagai agen penjual Reksa Dana fasilitas kredit, sehingga memungkinkan pengelolaan
telah memasarkan produk-produk Reksa Dana yang likuiditas yang lebih fleksibel tanpa harus melakukan
dikelola oleh Manajer Investasi terpercaya. Melihat pencairan investasi. Peningkatan kualitas layanan turut
perkembangan ekonomi dan pasar modal global serta diwujudkan melalui implementasi mekanisme konfirmasi
domestik, Maybank Indonesia secara aktif memasarkan pembelian reksa dana melalui verifikasi telepon, yang
berbagai jenis produk Reksa Dana yang dapat dipilih dirancang untuk memperkuat aspek keamanan transaksi
sesuai dengan profil risiko nasabah. Bank juga mulai sekaligus menjaga kepatuhan terhadap standar tata
menyediakan sarana bagi nasabah untuk berinvestasi kelola dan perlindungan nasabah.
di pasar global, seperti Amerika, Eropa dan Asia dan
dengan tema Investasi yang beragam melalui reksa dana
instrumen keuangan luar negeri berbasis Syariah.
170 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 173
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
OBLIGASI dengan dinamika pasar domestik maupun tren global
Segmen bisnis obligasi menjadi salah satu pilar penting yang menunjukkan peningkatan kebutuhan akan layanan
dalam memperkaya ragam solusi investasi Maybank pengelolaan kekayaan yang lebih komprehensif dan
Indonesia bagi nasabah Wealth Management, khususnya terintegrasi.
di tengah dinamika pasar yang menuntut instrumen
berpendapatan tetap dengan profil risiko yang lebih Melalui penempatan taktis pada instrumen pendapatan
stabil. Melalui pemanfaatan jaringan distribusi yang kuat tetap dan produk asuransi tradisional, Bank berhasil
serta kapabilitas advisory yang berkesinambungan, Bank membukukan peningkatan pendapatan non-bunga
menghadirkan akses investasi pada berbagai instrumen dari produk-produk wealth management sebesar 18%
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel sebagai bagian dari pada akhir tahun 2025. Pencapaian ini juga didukung
strategi penguatan portofolio nasabah. oleh peningkatan produktivitas tenaga pemasar serta
keberhasilan akuisisi nasabah baru yang menjadi pilar
Inisiatif 2025 pertumbuhan bisnis wealth management.
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia terus
memperkuat kapabilitas layanan investasi pada Sinergi antara efisiensi operasional dan optimalisasi
instrumen obligasi melalui pengayaan pilihan produk pendapatan berbasis bunga maupun non-bunga
Surat Berharga Negara (SBN) Ritel bagi nasabah Wealth berkontribusi signifikan terhadap pencapaian laba
Management. Bank berperan aktif dalam penerbitan sebelum pajak yang lebih baik dibandingkan tahun
tujuh seri SBN Ritel di pasar perdana, baik konvensional sebelumnya.
maupun syariah, guna memberikan alternatif investasi
yang kompetitif serta mendukung partisipasi masyarakat PENCAPAIAN KINERJA WEALTH MANAGEMENT
dalam pembiayaan pembangunan nasional. Inisiatif Kinerja segmen Wealth Management sepanjang tahun
ini sekaligus memperluas akses nasabah terhadap 2025 menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat,
instrumen berpendapatan tetap yang stabil di tengah tercermin dari peningkatan pendapatan non-bunga
dinamika pasar keuangan. yang berasal dari produk Bancassurance dan Investment.
Pendapatan pada segmen ini tumbuh sebesar 18% secara
Selain itu, Bank menambah enam seri surat berharga tahunan. Pencapaian tersebut menunjukkan semakin
pemerintah dalam denominasi Rupiah dan Dolar AS, besarnya kontribusi layanan berbasis advisory dan solusi
sehingga memperkaya diversifikasi portofolio investasi investasi terhadap struktur pendapatan Bank, sekaligus
nasabah dengan pilihan mata uang yang lebih luas. memperkuat diversifikasi sumber pendapatan di tengah
Penguatan lini bisnis obligasi ini mencerminkan komitmen dinamika pasar.
Maybank Indonesia dalam menghadirkan solusi investasi
yang relevan dengan kebutuhan perencanaan keuangan Sepanjang 2025 segmen Wealth Management
jangka menengah dan panjang, sekaligus memperkuat berfokus pada peningkatan aktivitas nasabah prioritas,
kontribusi pendapatan berbasis komisi melalui layanan optimalisasi solusi finansial yang lebih relevan, serta
advisory yang semakin komprehensif. sinergi layanan yang semakin terintegrasi dalam
ekosistem One Maybank. Pertumbuhan ini menjadi
indikator meningkatnya kepercayaan nasabah
terhadap kapabilitas Bank dalam menyediakan layanan
pengelolaan kekayaan yang komprehensif.
Dari sisi pengelolaan dana, Asset Under Management
(AUM) produk Wealth Management meningkat sebesar
12% secara tahunan. Pertumbuhan AUM mencerminkan
keberhasilan Bank dalam memperluas penetrasi produk
investasi sekaligus menjaga kualitas portofolio nasabah.
Selain itu, peningkatan AUM turut memperkuat posisi
Bank dalam menghadirkan solusi investasi yang selaras
dengan profil risiko dan kebutuhan finansial nasabah.
Rencana dan Strategi 2025
Sepanjang tahun 2025, unit Wealth Management & Ekspansi basis nasabah menjadi salah satu pendorong
Segmentation Maybank Indonesia memperkuat perannya utama pertumbuhan bisnis sepanjang tahun. Akuisisi
melalui perluasan jangkauan layanan serta peningkatan nasabah New to Bank (NTB) secara keseluruhan
kualitas solusi finansial bagi nasabah segmen Premier meningkat sebesar 14% secara tahunan. Pencapaian ini
dan Privilege. Inisiatif ini diarahkan untuk mengoptimalkan didukung oleh kontribusi signifikan dari segmen Premier
peluang pertumbuhan pada segmen affluent dan dan Mass Banking yang terus memperluas jangkauan
High-Net-Worth (HNW) yang terus berkembang, sejalan layanan melalui optimalisasi kanal distribusi serta
peningkatan kualitas engagement dengan nasabah.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 171
Page 174
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Secara khusus, segmen Premier mencatatkan perekonomian seperti kebijakan yang ditetapkan oleh BI
pertumbuhan akuisisi NTB yang sangat kuat sebesar 33% serta kita memberikan program one stop solution dengan
secara tahunan. Pertumbuhan tersebut mencerminkan proses dan pricing yang menarik kepada nasabah.
daya tarik layanan Wealth Management Maybank
Indonesia di segmen affluent, sekaligus memperkuat Inisiatif 2025
fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia terus
peningkatan basis nasabah berkualitas. Dengan tren memperkuat komitmennya dalam menyediakan solusi
kinerja yang positif ini, Bank optimis segmen Wealth pembiayaan perumahan yang kompetitif melalui produk
Management akan terus menjadi salah satu pilar Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Di tengah dinamika pasar
strategis dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan properti dan kebutuhan masyarakat akan hunian yang
di masa mendatang. semakin berkembang, Bank berfokus pada penyediaan
layanan KPR yang responsif, fleksibel, serta selaras
PENGHARGAAN dengan profil dan preferensi nasabah. Melalui strategi
Pada tahun 2025, kinerja dan kapabilitas layanan Wealth pemasaran yang terarah, penguatan kemitraan dengan
Management Maybank Indonesia turut memperoleh pengembang, serta optimalisasi proses layanan berbasis
pengakuan dari berbagai institusi internasional bergengsi. digital, Maybank Indonesia berupaya mendorong
Bank meraih beberapa penghargaan pada segmen ini pertumbuhan portofolio KPR secara berkelanjutan
sebagai berikut: sekaligus menjaga kualitas aset dan pengalaman
1. Indonesia’s Best for High-Net-Worth dalam ajang nasabah.
Euromoney Private Banking Awards yang diberikan
oleh Euromoney Hingga akhir tahun 2025, Bank telah menjalin kerja sama
2. Indonesia’s Best for Digital Solutions dalam ajang dengan banyak developer besar di Indonesia, yakni
Euromoney Private Banking Awards yang diberikan sebanyak 47 group developer dengan 289 proyek. Bisnis
oleh Euromoney KPR Maybank Indonesia diharapkan terus bertumbuh ke
3. Wealth Management Platform of the Year – Indonesia depannya sehubungan dengan rekalibrasi model bisnis
yang diberikan oleh Asian Banking & Finance sehingga semakin fokus pada segmen yang ditargetkan.
Hingga November 2025, KPR Maybank menyalurkan kredit
KREDIT PEMILIKAN RUMAH (KPR) baru senilai Rp3,21 triliun dengan penambahan 2.566
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan fasilitas bagi unit properti. Sepanjang tahun, kualitas portofolio kredit
nasabah dalam bentuk cicilan untuk memiliki properti, tetap terjaga dengan baik dan menunjukkan peningkatan
meliputi kepemilikan rumah, apartemen, rumah toko dibandingkan tahun sebelumnya.
(ruko), rumah kantor (rukan), dan tanah/kavling, baik
dari pengembang (baru) maupun dari perseorangan Untuk tetap membina hubungan baik yang telah terjalin
dan property agent. KPR Maybank mempunyai beberapa dengan Developer & Property Agent rekanan, selama
jenis fasilitas yang dapat ditawarkan Bank sesuai dengan tahun 2025 KPR Maybank bersama dengan Developer
minat dan kebutuhan nasabah, antara lain yaitu Kredit rekanan membuat program khusus untuk calon
Properti Bebas Bunga, Kredit Properti Multiguna, dan nasabah KPR Maybank, serta mengadakan kegiatan
masih banyak lagi yang bisa kita tawarkan ke nasabah. bersama dalam bentuk Joint Event, Customer gathering,
Sponsorship Event, Property Expo, Launching & Special
KPR Maybank Indonesia menawarkan produk yang Program Developer/Property Agent sebanyak 124 event.
senantiasa diselaraskan dengan kebutuhan nasabah, Adapun program dan kegiatan bersama ini ditujukan
sejalan dengan strategi customer centric, agar untuk meningkatkan brand awareness KPR Maybank
nasabah memperoleh jenis kredit yang sesuai dengan dengan harapan meningkatkan pencairan KPR.
kemampuan dan kebutuhan. KPR Maybank juga
selalu mengikuti perkembangan market, mendukung
kebijakan Pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan
172 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 175
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Rencana dan Strategi 2026 Inisiatif 2025
Ke depan, pada tahun 2026 Maybank Indonesia akan Sepanjang tahun 2025, inisiatif yang dilaksanakan oleh
terus memperkuat strategi pengembangan segmen Unit Kerja Auto Loan antara lain peningkatan monitoring
KPR melalui peningkatan penetrasi pasar baik di sektor atas kondisi portofolio pembiayaan bersama kendaraan
primary maupun secondary. Bank akan menghadirkan bermotor dengan perusahaan pembiayaan (finance
program pembiayaan yang selaras dengan kebutuhan companies/finco) melalui tim audit channeling. Selain
masyarakat serta terus menyederhanakan proses itu, Bank juga melakukan pembaruan pada PDA Joint
persetujuan KPR guna memberikan pengalaman layanan Financing Autoloan sebagai bagian dari rencana
yang lebih cepat dan optimal. pengembangan portofolio dengan pola joint finance yang
lebih sehat serta selaras dengan kebijakan dan arahan
Selain itu, Bank juga berfokus pada peningkatan loyalitas strategis Maybank Group.
nasabah existing melalui pemberian fasilitas top up
yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan Selain inisiatif tersebut, Unit Kerja Auto Loan juga
konsumtif. Maybank Indonesia akan memperluas jaringan menjalankan beberapa project selama tahun 2025
pemasaran melalui program khusus bagi karyawan seperti melakukan pengembangan (enhancement)
perusahaan payroll, serta memperkuat kerja sama terhadap aplikasi system SSBB (sistem yang meng-cover
dan hubungan dengan developer maupun property transaksi Joint Financing Maybank dengan Maybank
agent existing melalui penyelenggaraan joint event dan Finance), SSWB (sistem yang meng-cover transaksi Joint
program spesial guna meningkatkan potensi referral KPR Financing Maybank dengan WOM Finance) dan CAMS
secara berkelanjutan. (sistem yang meng-cover transaksi Joint Financing
Maybank dengan Finance Company di luar subsidiaries).
KREDIT PEMILIKAN MOBIL/MOTOR (KPM) Adapun enhancement yang dilakukan adalah sebagai
Dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabah akan berikut:
kepemilikan kendaraan bermotor, Maybank Indonesia 1. Perbaikan data pada core system untuk memperbaiki
terus menyalurkan Kredit Pemilikan Mobil/Motor (KPM), kualitas data pelaporan
baik untuk kendaraan roda empat maupun roda dua, 2. Pengembangan lanjutan fitur pada aplikasi Auto Loan
melalui anak perusahaan yaitu Maybank Finance dan (SSBB, SSWB dan CAMS) antara lain update terhadap
WOM Finance. Selain melalui kedua entitas tersebut, data-data nasabah terutama penambahan validasi
Maybank Indonesia juga memiliki Unit Kerja Auto dan mapping yang sesuai dengan referensi pelaporan
Loan yang berperan dalam memantau kinerja anak ke regulator.
perusahaan serta menjalin kerja sama pembiayaan
melalui skema kredit bersama dengan berbagai Rencana dan Strategi 2026
perusahaan pembiayaan, baik dengan anak perusahaan Adapun rencana dan strategi Unit Kerja Auto Loan pada
maupun perusahaan pembiayaan lainnya. Upaya ini tahun 2026, khususnya untuk segmen finco, diarahkan
dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang untuk semakin memperkuat posisi Maybank Indonesia
berkesinambungan, memperkuat sinergi, serta menjaga di pasar pembiayaan kendaraan bermotor. Bank akan
kualitas portofolio kredit agar tetap sehat dan terkelola terus mengoptimalkan kerja sama pembiayaan bersama
dengan baik. dengan perusahaan pembiayaan yang memiliki kinerja
kuat serta selaras dengan risk appetite Bank, termasuk
Sampai dengan Desember 2025, jumlah kendaraan yang menjajaki peluang kolaborasi dengan perusahaan
dibiayai bank melalui pembiayaan bersama dengan pembiayaan berbasis syariah. Sejalan dengan itu, Bank
Finco (termasuk anak perusahaan) mencapai 34.348 juga berkomitmen menjaga tingkat suku bunga dengan
unit kendaraan, nilai ini naik 15,96% dibanding tahun 2024 margin yang memadai serta melakukan pemantauan
sebanyak 29.621 unit. secara disiplin dan berkelanjutan terhadap kualitas
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 173
Page 176
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
akun dari setiap mitra pembiayaan, guna memastikan Maybank Kartu Kredit (kecuali Maybank Corporate Card)
portofolio tetap sehat, prudent, dan mendukung yang memberikan manfaat berupa diskon di berbagai
pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan. restoran pilihan, seperti Pepper Lunch, Shaburi & Kintan,
Ocean8, Paradise Dynasty, Kimukatsu, Bakerzin, Putu
Made, Loaf Bun, hingga Ebiga JJampong. Program
ini dirancang untuk meningkatkan tingkat keaktifan
penggunaan kartu kredit serta mendorong peningkatan
sales volume melalui pengalaman lifestyle yang relevan
bagi nasabah. Sepanjang periode Januari hingga
Desember 2025, nasabah dapat menikmati diskon 20%
hingga Rp200.000 setiap hari Jumat hingga Minggu
dengan minimum transaksi mulai dari Rp150.000.
KARTU KREDIT
Maybank Indonesia menyediakan dua jenis kartu kredit,
yaitu Kartu Kredit Nasabah Individual dan Kartu Kredit Di sisi lain, sepanjang tahun 2025, Bank juga
Korporasi. Kartu Kredit Individual ditujukan bagi nasabah menajalankan strategi pemasaran Maybank Kartu
perseorangan dan menawarkan beragam pilihan produk Kredit yang berfokus pada penguatan program lifestyle
yang disesuaikan dengan kebutuhan serta preferensi untuk meningkatkan tingkat keaktifan penggunaan
nasabah, antara lain Maybank Visa Infinite, Maybank kartu serta mendorong pertumbuhan sales volume.
Platinum (Visa/MasterCard/JCB), Maybank Gold (Visa/ Bank melanjutkan program dining sepanjang tahun
MasterCard), serta Maybank White Card. bersama BOGA Group melalui berbagai merchant
pilihan seperti Pepper Lunch, Shaburi & Kintan, Paradise
Inisiatif 2025 Dynasty, Kimukatsu, Bakerzin, hingga Ebiga JJampong
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia menjalankan sebagai bentuk konsistensi manfaat bagi nasabah. Selain
berbagai program dan inisiatif strategis untuk mendorong itu, Maybank Indonesia juga memperluas kerja sama
pertumbuhan bisnis ritel, seperti penyelenggaraan dengan partner baru seperti Baia Nonna, Song Fa Bak Kut
program promo dining di BOGA Group bagi pemegang Teh, Putien, Song Fa Kway Chap, dan Marutama Ramen
kartu kredit. Program promo dining di BOGA Group guna memberikan variasi pilihan serta menarik segmen
merupakan salah satu inisiatif khusus bagi pemegang nasabah yang lebih luas.
174 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 177
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Di samping program dining, Maybank Kartu Kredit turut Sejalan dengan upaya memperluas akses dan
melanjutkan program pada merchant kategori travel, meningkatkan daya saing produk KTA, Maybank
baik melalui agen perjalanan offline seperti Avia Tour, Indonesia turut mengembangkan alternatif channel
Bayu Buana, Golden Rama, dan Panorama JTB, maupun penjualan melalui aplikasi M2U ID App pada tahun
platform online seperti Traveloka, Tiket.com, serta Garuda 2025. Implementasi ini memberikan kemudahan bagi
Indonesia. Bank juga memperkuat kolaborasi dengan nasabah dalam mengajukan Maybank KTA secara
partner cobrand, seperti BMW Group dan Manchester digital, sebagai pilihan tambahan selain melalui cabang
United, melalui berbagai kegiatan dan event strategis maupun telesales. Bank juga melakukan penyelarasan
untuk meningkatkan awareness serta mendukung akuisisi proses akuisisi melalui penggunaan short form serta
nasabah baru. penginputan melalui aplikasi cabang, sehingga proses
pengajuan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan
responsif terhadap kebutuhan nasabah.
Rencana dan Strategi 2026
Strategi pemasaran Maybank Kredit Tanpa Agunan
(KTA) pada tahun 2026 diarahkan pada pengembangan
produk yang lebih selektif dan kompetitif, khususnya
pada segmen Payroll. Penguatan dilakukan melalui
penyesuaian profil risiko guna menjaga profitabilitas
segmen tersebut. Bank juga menambah channel
penawaran KTA melalui aplikasi M2U sebagai alternatif
digital yang memberikan kemudahan bagi nasabah
eksisting dalam mengajukan KTA, sekaligus meningkatkan
daya saing Maybank KTA di pasar.
Rencana dan Strategi 2026
Maybank Kartu Kredit akan melanjutkan program
dining dan travel dengan existing merchant sebagai
konsistensi program kepada nasabah. Selain itu, Bank
juga akan menjalankan program dengan partner baru
untuk memberikan pilihan dan untuk menarik nasabah
baru. Keduanya bertujuan untuk meningkatkan active
rate penggunaan Maybank Kartu Kredit, mendukung
peningkatan sales volume Maybank Kartu Kredit serta SIMPANAN NASABAH
akuisisi Maybank Kartu Kredit. Inisiatif 2025
Strategi Bank di tahun 2025 adalah melanjutkan
KREDIT TANPA AGUNAN (KTA) peningkatan dana pihak ketiga baik dari akuisisi
Inisiatif 2025 Nasabah baru, peningkatan Nasabah Aktif dalam
Maybank Indonesia terus menjalankan inisiatif strategis bertransaksi maupun peningkatan loyalitas dan
dalam akuisisi Kredit Tanpa Agunan (KTA), khususnya peningkatan dana dari Nasabah eksisting. Khusus bagi
melalui skema cross sell pada segmen Payroll, yang Nasabah baru, Maybank Indonesia mengedepankan
dinilai memiliki kontribusi signifikan serta kualitas dan mengoptimalkan produk Tabungan U by Maybank
portofolio yang terjaga. Segmen ini memiliki kontribusi dengan fitur-fitur yang sudah didesign sesuai dengan
terbesar dari sisi volume booking sekaligus menunjukkan kebutuhan Nasabah saat ini seperti Smart Savings, Smart
kualitas portofolio yang baik. Pada tahun 2025, Bank Spending, dan QR Cardless ATM Withdrawal.
melakukan inisiatif pengujian dan penyelarasan
kriteria baru bagi perusahaan payroll berdasarkan Bank memberikan manfaat lebih bagi Nasabah yang
tingkat risikonya masing-masing, guna menjaga melakukan transaksi melalui Kartu Debit, QR, maupun
profitabilitas segmen secara lebih optimal. Bank juga layanan Digital untuk menumbuhkan kebiasaan
mengimplementasikan penawaran bunga khusus KTA bertransaksi bersama Maybank dan pada akhirnya
berbasis risk-based pricing untuk sejumlah perusahaan menunjang pertumbuhan dana pihak ketiga.
payroll terpilih.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 175
Page 178
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Bank berkolaborasi dengan sister company dalam Penawaran cash reward dimana dana ditahan di
Maybank Group seperti Maybank Sekuritas Indonesia rekening dengan minimum penempatan USD5.000.
untuk mendapatkan dana pihak ketiga melalui 6. RDN Welcome Gift
pengembangan produk tabungan RDN (Rekening Dana Program bagi Nasabah yang pertama kali membuka
Nasabah) dengan strategi pembukaan melalui channel rekening RDN Maybank dan melakukan transaksi
digital dan juga eksplorasi untuk pembukaan melalui saham.
channel cabang. Selain Maybank Sekuritas Indonesia, 7. Merchant Deals 2025
penjajakan pembukaan produk RDN Maybank melalui Penawaran promo - promo di merchant dengan
perusahaan efek lainnya juga menjadi strategi untuk menggunakan Maybank Kartu Debit.
menjangkau pangsa pasar investasi saham melalui
tabungan RDN.
Bank juga berkolaborasi dengan perusahaan penyaluran
dana pinjaman baik Maybank Finance & WOM Finance
untuk memberikan pinjaman dan juga layanan
perbankan bagi Nasabah.
Bank menerapkan pendekatan berbasis segmentasi
dan juga berfokus untuk menjawab kebutuhan
masing - masing segmen melalui program maupun
penyempurnaan produk seperti peluncuran produk
Deposito ESG untuk menjawab kebutuhan Nasabah
yang memiliki kepedulian terhadap Enviromental,
Social and Governance. Bank juga secara konsisten
menyelenggarakan kegiatan Maybank Marathon untuk
mendukung kehidupan yang lebih sehat dan juga
layanan perbankan yang inovatif dan relevan dengan
kebutuhan nasabah.
Selama tahun 2025, Maybank Indonesia menjalankan
beberapa inisiatif dan program lainnya dalam
meningkatkan simpanan nasabah sebagai berikut:
1. Program Maybank Gift
Penawaran program dengan pemblokiran dana pihak
ketiga untuk meningkatkan akuisisi dan loyalitas Kinerja Simpanan Nasabah 2025
nasabah baik nasabah baru maupun nasabah Selama tahun 2025, segmen CFS telah berhasil
eksisting dengan memberikan apresiasi berupa menumbuhkan dana murah (CASA) sebesar 8,3%
pilihan hadiah menarik yang diberikan didepan. menjadi Rp54,9 triliun. Sementara Deposito Berjangka
2. Bonus Bunga IDR turun 19,0% menjadi Rp31,2 triliun sehubungan dengan
Penawaran program top up di tabungan dengan fokus berkelanjutan Bank dalam mengoptimalkan struktur
pemberian reward berupa bonus bunga/ekstra imbal pendanaan yang lebih efisien. Hingga Desember 2025,
hasil hingga Rp 25 juta dari peningkatan saldo rata- total simpanan CFS tercatat menurun 3,4% menjadi Rp86,1
rata bulanan dengan minimal kenaikan sebesar Rp triliun dari tahun sebelumnya Rp89,2 triliun.
10 Juta dan transaksi minimum 3 kali setiap bulannya
melalui M2U ID App/Web/Kartu Debit/QR Pay. Rencana dan Strategi 2026
3. Bonus Bunga USD Pada tahun 2026, Maybank Indonesia menetapkan
Penawaran program top up di tabungan dengan rencana strategis dalam pengembangan dan
pemberian reward berupa bonus bunga/ekstra imbal pemasaran produk funding dengan fokus pada
hasil hingga USD1.500 dari peningkatan saldo rata- keberlanjutan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).
rata bulanan dengan minimal kenaikan sebesar USD Upaya ini akan dilakukan melalui penguatan produk,
5k dan transaksi minimum 3 kali setiap bulannya program, serta layanan yang berbasis segmentasi
melalui M2U ID App/Web/Kartu Debit/QR Pay. nasabah, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas
4. Special Gift USD transaksi guna memperkuat hubungan jangka panjang
Penawaran cash reward atas kenaikan saldo rata- dengan nasabah. Strategi tersebut akan diwujudkan
rata rekening & TRB CASA USD dengan periode melalui berbagai inisiatif sebagai berikut:
observasi 3 bulan. 1. Peremajaan dan penyesuaian produk serta layanan
5. Maybank Gift USD terutama dalam mengedepankan peningkatan
176 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 179
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
penetrasi dan pengalaman yang lebih baik pada
jenis-jenis produk berbiaya rendah seperti Tabungan.
2. Pengembangan Fitur dalam produk eksisting maupun
peluncuran produk baru untuk menjawab kebutuhan
nasabah seperti:
- Produk tabungan Multicurrency: satu rekening
tabungan dengan beragam mata uang
- Fitur Dynamic Currency Matching dalam Kartu
Debit yang memberikan keuntungan bagi
nasabah dalam melakukan transaksi tarik tunai
maupun pembelian di luar negeri tanpa biaya
konversi”
3. Diversifikasi dan penambahan saluran akuisi untuk
mendapatkan dana pihak ketiga melalui kerjasama
dengan merchant, perusahaan lain (seperti kolaborasi
dengan Perusahaan Efek baru untuk memperluas
jangkauan rekening RDN Maybank), komunitas-
komunitas lainya, maupun sister company group
Maybank.
PENCAPAIAN KINERJA CFS RITEL 2025
Penyaluran Kredit CFS Ritel
Kredit segmen CFS Ritel secara konsisten terus
berkontribusi terhadap pertumbuhan kredit Bank. Pada
tahun 2025, CFS Ritel mencatatkan total kredit ritel
mencapai Rp48,4 triliun atau tumbuh sebesar 5,2%
dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut
terutama ditopang oleh peningkatan pembiayaan
otomotif sebesar 8,6%, bisnis kartu kredit dan KTA sebesar
5,4%, serta segmen KPR sebesar 0,2% sejalan dengan
pemulihan ekonomi dan meningkatnya daya beli
masyarakat.
Secara keseluruhan, seluruh portofolio kredit pada
segmen CFS Ritel terus menunjukkan tren pertumbuhan
yang positif, didukung oleh strategi pemasaran yang
terarah serta penguatan layanan kepada nasabah. Dari
sisi kualitas aset, rasio NPL (gross) kredit ritel pada tahun
2025 membaik dan tercatat sebesar 1,90%, dibandingkan
dengan 1,95% pada tahun 2024. Hal ini mencerminkan
efektivitas penerapan manajemen risiko serta komitmen
Bank dalam menjaga kualitas kredit secara berkelanjutan.
(Dalam Rp triliun)
Uraian 2025 2024 2023
Kredit Kepemilikan Mobil 26,6 24,5 23,1
dan Motor
Kredit Kepemilikan Rumah 17,0 16,9 16,2
Kartu Kredit dan KTA 4,2 4,0 3,6
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 177
Page 180
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Perbankan
Syariah
Total pembiayaan UUS pada tahun 2025 tercatat
sebesar Rp30,5 triliun. Pembiayaan pada segmen
CFS tumbuh 10,6%, didorong oleh peningkatan
pembiayaan Non-Ritel sebesar 8,1% dan
pembiayaan Ritel sebesar 13,6%, yang terutama
berasal dari pertumbuhan pembiayaan perumahan.
Maybank Indonesia melalui Unit Usaha Syariah sekaligus memposisikan layanan dan produk syariah
(UUS) terus memperkokoh fondasi bisnis dengan sebagai solusi perbankan yang inklusif dan bertanggung
mengedepankan strategi Sharia First sebagai penggerak jawab bagi seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan
utama pertumbuhan. Komitmen tersebut tercermin dari prinsip keuangan berkelanjutan dan penguatan ekonomi
kontribusi aset Perbankan Syariah yang mencapai 24,66% nasional.
pada tahun 2025, menempatkan Maybank Indonesia
sebagai salah satu bank dengan proporsi aset syariah Sejalan dengan hal tersebut, Maybank Indonesia juga
terbesar di industri perbankan nasional. Capaian juga ini secara aktif mendorong peningkatan literasi dan inklusi
menunjukkan konsistensi Bank dalam memperluas peran keuangan Syariah melalui berbagai program edukasi,
layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat posisi kemitraan strategis dengan komunitas dan institusi,
kompetitif di pasar. serta pengembangan produk yang mudah diakses
oleh masyarakat luas. Inisiatif ini diharapkan dapat
INISIATIF DAN STRATEGI 2025 memperkuat pemahaman terhadap nilai dan manfaat
Perekonomian Indonesia tetap berada pada jalur layanan keuangan Syariah, sekaligus mendukung
pertumbuhan yang stabil, didukung oleh kuatnya pertumbuhan industri secara berkelanjutan. Adapun
permintaan domestik, dengan pertumbuhan yang beberapa fokus inisiatif yang dijalankan sepanjang
mencapai 5,11% di tahun 2025. Konsumsi rumah tangga periode ini adalah sebagai berikut:
terus menjadi pendorong utama pertumbuhan, seiring a. Menghadirkan konsep pengelolaan kekayaan yang
dengan inflasi yang terjaga dan perbaikan daya beli komprehensif, sesuai dengan kebutuhan aspek
masyarakat. Stabilitas inflasi tersebut mencerminkan finansial, sosial dan spiritual dari nasabah sesuai
efektivitas kebijakan stabilisasi harga serta sinergi antara prinsip Syariah melalui Shariah Wealth Management.
Pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga pasokan b. Memperkuat penetrasi dalam ekosistem halal melalui
dan pengendalian harga pangan. Kondisi makroekonomi kolaborasi dengan organisasi Islam, komunitas
yang kondusif ini turut mendukung Maybank Indonesia terkait, dan sinergi antar-entitas Maybank untuk
UUS dalam membukukan kinerja yang solid. meningkatkan akuisisi nasabah Syariah.
c. Meningkatkan penetrasi segmen CFS Banking
Dalam rangka memperkuat posisi di industri perbankan pada selektif industri serta memperluas portofolio
syariah, pada tahun 2025 Maybank Indonesia UUS ritel dan juga menjaga momentum pertumbuhan
terus mengoptimalkan penerapan Leverage Model segmen Perbankan Global khususnya untuk nasabah
dan strategi ‘Sharia First’ untuk mendorong sinergi korporasi besar (Local Large Corporate) melalui
yang lebih terintegrasi dengan seluruh unit kerja di kolaborasi berkelanjutan dengan Global Market dan
Maybank Indonesia. Pendekatan ini diarahkan untuk Transaction Banking (trade dan cash management)
mendukung penciptaan nilai jangka panjang melalui untuk memberikan solusi keuangan kepada nasabah
pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, berbasis produk Syariah.
178 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 181
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
d. Menyempurnakan fitur-fitur unik Syariah seperti IMBT dan SRIA untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan investor,
serta memanfaatkannya dalam pengembangan pembiayaan hijau dan berkelanjutan guna mendukung
pertumbuhan jangka panjang serta memperkuat positioning Bank di sektor yang berkelanjutan.
e. Mempercepat transformasi digital dengan pengembangan kapabilitas aplikasi M2U dan M2E serta memanfaatkan
kapabilitas iBaaS dan OpenAPI untuk pengembangan Perbankan Digital secara berkelanjutan sehingga selalu
relevan dengan kebutuhan nasabah.
f. Menjadikan UUS sebagai acuan di industri keuangan syariah khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi
dan memposisikan diri sebagai Shariah Center of Excellent.
KINERJA DAN PENCAPAIAN 2025
Pada tahun 2025, pendapatan dan profitabilitas Maybank Indonesia UUS serta perbandingannya dengan tahun 2024,
disajikan pada tabel sebagai berikut:
dalam miliar Rupiah
Uraian 2025 2024 Pertumbuhan (%)
Total Aset 44.128 42.964 2,7%
Pembiayaan 30.515 31.749 (3,9%)
Dana Pihak Ketiga 32.951 36.784 (10,4%)
Deposito Berjangka 11.606 16.545 (29,9%)
Dana Murah (CASA) 21.345 20.238 5,5%
Laba 847 415 104,5%
Total Aset
Pada tahun 2025, total aset Maybank Indonesia UUS tumbuh sebesar Rp1,2 triliun atau 2,7%, dari Rp43,0 triliun di tahun
2024 menjadi Rp44,1 triliun di tahun 2025. Kontribusi aset UUS terhadap total aset Bank mencapai 24,66%, tertinggi
di Indonesia, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 23,44%. Pencapaian ini sejalan dengan arah strategis
'Sharia First' yang terus dijalankan secara konsisten di seluruh lini bisnis Bank.
Pembiayaan
Total pembiayaan UUS pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp30,5 triliun. Pembiayaan pada segmen CFS tumbuh 10,6%,
didorong oleh peningkatan pembiayaan Non-Ritel sebesar 8,1% dan pembiayaan Ritel sebesar 13,6%, yang terutama
berasal dari pertumbuhan pembiayaan perumahan.
Sementara itu, pertumbuhan pada segmen Global Banking dilakukan secara lebih selektif di tengah kondisi yang
menantang. Secara keseluruhan, pembiayaan segmen ini mengalami penurunan sebesar 30,1%, terutama disebabkan
oleh pelunasan fasilitas pembiayaan oleh beberapa nasabah, khususnya pada sub-segmen Financial Institution Group
(FIG), serta penahanan dan penurunan utilisasi fasilitas pembiayaan menjelang akhir tahun.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 179
Page 182
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Dana Pihak Ketiga PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
Dalam rangka semakin meningkatkan efisiensi likuiditas Maybank Indonesia UUS berfungsi sebagai Kantor Induk
dan menyesuaikan dengan kondisi kebutuhan likuiditas dari kantor atau unit yang melaksanakan kegiatan usaha
UUS, total Dana Pihak Ketiga (DPK) dipertahankan pada berdasarkan Prinsip Syariah sesuai dengan POJK nomor
level Rp33,0 triliun. Pertumbuhan DPK difokuskan pada 12 tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, sesuai dengan
peningkatan porsi dana murah (Current Account Savings ketentuan tersebut, maka Maybank Indonesia UUS
Account/CASA) sebagai salah satu indikator utama dipimpin oleh satu Direksi yang membawahi Unit Usaha
keberhasilan strategi penghimpunan dana UUS. Syariah. Maybank Indonesia UUS juga memiliki beberapa
unit kerja meliputi lini kerja bisnis dan fungsi-fungsi
Pada tahun 2025, total CASA UUS tercatat sebesar Rp21,3 pendukung.
triliun, tumbuh 5,5% dibandingkan dengan Rp20,2 triliun
pada tahun 2024. Sementara itu, produk Simpanan Maybank Indonesia terus mendukung penerapan
Berjangka dijaga pada tingkat yang optimal sebesar Leverage Model dan mempercepat pertumbuhan
Rp11,6 triliun. UnitUsaha Syariah (UUS) dengan memastikan kesesuaian
bisnis dan operasionalnya dengan prinsip-prinsip Syariah
Dengan demikian, komposisi CASA terhadap total DPK UUS serta strategi utama Bank. Struktur organisasi Maybank
meningkat menjadi 64,78%, dibandingkan 55,02% pada Indonesia UUS senantiasa memperhatikan proses kerja
tahun 2024. UUS senantiasa mengedepankan tata kelola yang efektif dan efisien.
yang disiplin dalam mendistribusikan imbal hasil kepada
para nasabah simpanan, hal ini tercermin pada tingkat Pengembangan SDM di lingkungan Maybank Indonesia
Cost of Fund (CoF) yang mengalami penurunan sebesar UUS dilakukan dengan mengerahkan seluruh sumber
101 basis point dari 3,86% pada tahun 2024 menjadi daya yang dimiliki dan menerjemahkan kebutuhan
sebesar 2,85% pada tahun 2025. kompetensi yang dibutuhkan kepada materi pendidikan
dan pelatihan. Dalam setiap tahunnya, Maybank
Indonesia UUS menyelenggarakan beberapa metode
pendidikan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan
kemampuan/kompetensi SDM.
1. Memberikan pelatihan perbankan Syariah kepada
karyawan yang menangani atau berhubungan
dengan bisnis Syariah di Kantor Cabang dan Kantor
Pusat sesuai dengan tingkatan pelatihan yang
diperlukan oleh masing-masing karyawan.
2. Memberikan kesempatan bagi Anggota Dewan
Pengawas Syariah (DPS) untuk mengikuti pelatihan/
seminar/workshop sesuai dengan kebutuhan
pengembangan diri anggota DPS untuk mendukung
dan meningkatkan kegiatan pengawasan Syariah di
UUS MBI.
3. Pelatihan untuk meningkatkan keterampilan
fungsional baik eksternal maupun internal dalam
bidang-bidang berikut: Manajemen Risiko, Business
Development, Super Service Excellence, Legal Syariah,
Financial Analysis, Financing Analysis, Pasar Modal
Syariah (Sukuk), Trade Finance, dan lain-lain.
Laba
Dari sisi profitabilitas, Maybank Indonesia UUS
menunjukkan kinerja yang positif. Laba tahun berjalan
tercatat mencapai Rp847 miliar atau tumbuh 104,0%.
Peningkatan laba tahun berjalan ini didukung oleh
pertumbuhan pendapatan inti dan efisiensi struktur bagi
hasil. Kedisiplinan dalam pengelolaan biaya, memastikan
kenaikan beban operasional tetap terkendali dan sejalan
dengan pertumbuhan pendapatan.
180 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 183
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
PENGEMBANGAN JARINGAN BESERTA OFFICE Program penyaluran dana kebajikan Maybank Indonesia
CHANNELLING UUS sendiri berfokus kepada lima sektor strategis yaitu:
Selama tahun 2025 Maybank Indonesia UUS 1. Pembangunan Infrastruktur, Sarana Pendidikan
memprioritaskan peningkatan produktivitas, penguatan Tempat Ibadah
pertumbuhan bisnis, serta optimalisasi aset pada 2. Pemberdayaan Ekonomi Produktif Masyarakat Dhuafa,
seluruh jaringan kantor Syariah yang telah beroperasi. mendukung usaha kecil berbasis komunitas yang
Selain itu, Maybank Indonesia UUS juga memaksimalkan menggunakan praktik bisnis berkelanjutan.
pemanfaatan jaringan kantor Bank Umum Konvensional 3. Pendidikan (Pengembangan SDM Berprestasi dan
(BUK) yang ada untuk perluasan jangkauan layanan dan Dhuafa), khususnya pengembangan sumber daya
pasar keuangan Syariah. manusia dhuafa yang unggul dan berdaya saing
untuk menciptakan dampak jangka panjang bagi
Maybank Indonesia UUS terus melakukan pengkajian generasi mendatang.
dengan memperhatikan ketentuan dalam POJK No. 12 4. Santunan/Bantuan Kemanusiaan, dan Kegiatan Sosial
Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah (UUS), yang Lainnya, termasuk dukungan bagi korban bencana
mengusung semangat sinergi serupa dengan Bank yang memperhatikan aspek pembangunan kembali.
Umum Syariah (BUS). Dengan prinsip sinergi tersebut, 5. Literasi Keuangan Syariah, untuk meningkatkan inklusi
Maybank Indonesia UUS ke depannya memperoleh keuangan yang sejalan dengan prinsip syariah dan
kemudahan dalam pengembangan jaringan KCS dan keberlanjutan.
KCPS, termasuk melalui pemanfaatan infrastruktur
jaringan kantor BUK apabila terdapat rencana Selama tahun 2025, dana kebajikan Maybank Indonesia
pengembangan bersama untuk memperluas cakupan UUS telah disalurkan melalui lembaga-lembaga mitra.
layanan keuangan Syariah. Beberapa program unggulan penyaluran dana kebajikan
tahun ini sebagai berikut:
Strategi pengembangan jaringan KCS juga diarahkan 1. Bantuan sarana dan prasarana ibadah dan
untuk memperkuat eksistensi Maybank Indonesia UUS infrastruktur serta pembangunan Masjid dan
serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Pondok Pesantren Yayasan Tahfidzul Quran Al Abrary,
produk dan layanan keuangan Syariah yang inovatif dan asrama Pondok Pesantren Tahfidz Yayasan Ahsanul
kompetitif. Hingga 31 Desember 2025, jumlah jaringan Quran Cendikia Bogor, pembangunan sarana
Kantor Syariah tercatat sebanyak 17 Kantor Cabang gedung ruang kelas baru Sekolah Pusat Kegiatan
Syariah (KCS), 3 Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Belajar Mengajar Masyarakat Suara Hati Yayasan
dan 275 Layanan Syariah (LS). Pendidikan Syafaatul Quran, pembangunan ruang
kelas SD Islam Pondok Pesantren Madinatur Rahmah,
FUNGSI SOSIAL MELALUI PENGELOLAAN DANA pembangunan Rumah Quran Darul Khidmat Yayasan
KEBAJIKAN DAN ZAKAT Karakter Muslim, renovasi tempat wudhu Masjid
Maybank Indonesia UUS menyadari bahwa keberhasilan Nurul Jihad Menteng Atas, renovasi atap Musholla Al
dalam menjalankan kegiatan usaha tidak terlepas Ikhlas Cilacap, sewa asrama Rumah Kepemimpinan
dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. di Yogyakarta Yayasan Bina Nurul Fikri, sewa gedung
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan dan pengadaan sarana prasarana SDTQ Imam
(sustainability), Maybank Indonesia UUS terus Syafii Jakarta, renovasi Masjid Al Istiqomah Yayasan
menjalankan fungsi sosial secara berkelanjutan melalui Istiqomah Ilmu Amal, pembangunan perluasan Masjid
kontribusi langsung pada kegiatan masyarakat dan Jami Al Ikhlas, pembangunan Masjid Yayasan Muslim
pengembangan lingkungan. Cendikia Madani Bogor, dan infrastruktur perbaikan
dan pengaspalan di Dusun Blebaan, Desa Nglumpang
Fungsi sosial ini diwujudkan melalui Unit Pengelola Dana Kabupaten Ponorogo.
Kebajikan (UPDK) yang beroperasi sesuai ketentuan 2. Program pemberdayaan ekonomi produktif seperti
Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia kegiatan pelatihan Masjid go digital bekerjasama
(DSN MUI). Dalam pelaksanaannya, Maybank Indonesia dengan Yayasan Bersama Beramal Sholeh, bantuan
UUS menjalin kordinasi dan kerja sama (mutual usaha pertanian Yayasan Insan Mandiri Bercahaya,
partnership) dengan Maybank Indonesia serta para pemberdayaan UMKM Nusadaya Yayasan Dompet
pemangku kepentingan untuk mendukung program Dhuafa Republika, bantuan UMKM dan literasi
sosial, pemberdayaan masyarakat dan perlindungan keuangan syariah dengan Yayasan Karya Salemba
lingkungan. Empat, Program UMKM berdaya bekerjasama dengan
Yayasan Langkah Maju Peduli, Program Jaga Harapan
pengembangan UMKM bekerjasama dengan Yayasan
Salam Setara Amanah Nusantara, dan bantuan
peralatan penunjang rumah pemotongan unggas
Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 181
Page 184
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
3. Bantuan beasiswa pendidikan ke Lazismu Baitul Sejak tahun 2019, Maybank Indonesia telah resmi menjadi
Maal Khairu Ummah, Universitas Muhammadiyah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional
Mamuju, SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Politeknik (BAZNAS) berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS Nomor
Muhammadiyah Makassar, Yayasan Education 56 Tahun 2019. Status tersebut memperkuat peran
Aid International, Yayasan Al Fatih Bintaro, SD 1 &2 Maybank Indonesia UUS dalam mengelola dana zakat
Muhammadiyah Taman, SD Al Hidayah I Jakarta secara profesional, transparan, serta selaras dengan
Yayasan Islam Yasmar Al Hidayah, Pondok Pesantren prinsip syariah dan praktik tata kelola yang baik.
Modern Nurul Ikhlas Padang Yayasan Nurul Ikhlas Melalui pengelolaan UPZ, Maybank Indonesia UUS terus
Padang Panjang, dan Rumah Kepemimpinan Yayasan menghadirkan kontribusi sosial yang berkesinambungan,
Bina Nurul Fikri. sejalan dengan nilai keberlanjutan yang menjadi bagian
4. Bantuan alat penyulingan air bersih bekerjasama dari arah pengembangan bisnis Syariah Perseroan.
dengan Universitas Muhammadiyah Purwokerto,
Universitas Muhammadiyah Kudus, dan Yayasan Sepanjang tahun 2025, seluruh dana zakat karyawan
Beramal Sholeh Indonesia. Serta bantuan Program Maybank Indonesia disalurkan melalui BAZNAS dengan
sumber air dan pembangunan MCK di Wilayah total penyaluran mencapai Rp825.011.237. Dana tersebut
Kalimantan bekerjasama dengan Yayasan Rumah dialokasikan ke dalam lima sektor utama, meliputi
Wakaf Indonesia. sosial, kesehatan, pendidikan, dakwah, dan ekonomi,
5. Bantuan untuk yatim piatu di 17 KCS dan 3 KCPS guna memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Maybank Indonesia bekerjasama dengan BAZNAS, Program yang dijalankan mencerminkan komitmen
LazisMu, Yayasan Baitul Maal Hidayatullah, Yayasan Bank dalam memperkuat dampak sosial yang bernilai
Beramal Sholeh Indonesia, Yayasan Rumah Yatim jangka panjang sekaligus mendorong peningkatan
Arrohman Indonesia, KSPPS BMT Al Falah Berkah kesejahteraan komunitas.
Sejahtera, Yayasan Komunitas Gerak Bareng, Malika
Wisata Utama PT, YPI Al Multazam Husnul Khotimah, Sebagai bagian dari realisasi program, UPZ Maybank
PC Muhammadiyah Tanjung Sari Kota Medan, Indonesia bersama BAZNAS turut menyalurkan bantuan
Yayasan Langkah Maju Peduli, Yayasan Amanah kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di
Muda Indonesia, Universitas Muhammadiyah Aceh, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan nilai
Universitas Muhammadiyah Jambi, Dompet Sosial sebesar Rp220 juta. Bantuan yang diberikan mencakup
Madani, Wahdah Inspirasi Zakat, Yayasan Sabiliilah penyediaan dapur umum, distribusi makanan siap
Malang, Yayasan Aziziah Utama, KSPPS Bondho Ben saji, penyediaan air bersih, serta paket sembako bagi
Tumoto, MPM PP Muhammadiyah, dan RS Islam masyarakat yang membutuhkan. Inisiatif tersebut
Jakarta Cempaka Putih. mencerminkan peran aktif Maybank Indonesia dalam
6. Bantuan hewan kurban Idhul Adha di 17 KCS dan mendukung respons kemanusiaan yang cepat dan
3 KCPS Maybank Indonesia bekerjasama dengan terkoordinasi, sekaligus memperkuat kontribusi sosial
BAZNAS, Lazismu, Yayasan Baitul Maal Hidayatullah, berbasis nilai-nilai syariah.
Yayasan Sasana Bina Satria, Yayasan Komunitas
Gerak Bareng, Yayasan Sasana Bina Satria, Yayasan PENERAPAN TATA KELOLA SYARIAH
Beramal Sholeh Indonesia, Yayasan Ad’Dawah Jakarta, Maybank Indonesia telah membangun kerangka
Dompet Sosial Madani, KSPPS BMT Al Falah Berkah tata kelola yang komprehensif untuk memastikan
Sejahtera, Yayasan Pendidikan Nurul Hidayah Jambi, pengawasan operasional berjalan selaras dengan
Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia, Yaysan prinsip syariah, salah satunya melalui penerapan Sharia
Pondok Pesantren Hidayatullah, PW Muhammadiyah Governance Framework (SGF). Kerangka ini menjadi
Sumut, Yayasan Graha Tiara Islamiah, Yayasan Aziziah, landasan dalam menjaga kualitas pengelolaan bisnis
Masjid Agung Jawa Tengah, Nurul Hayat Surabaya, syariah melalui peran yang jelas dari Direktur Syariah,
MPM PP Muhammadiyah, RS Islam Jakarta Pondok Direksi, pimpinan unit kerja, serta manajemen terkait.
Kopi, dan RS Islam Jakarta Cempaka Putih. Independensi Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang
7. Literasi Keuangan Syariah di beberapa Universitas memiliki kompetensi memadai turut memperkuat
seperti di Universitas Muhammadiyah Palembang, pengawasan, didukung oleh fungsi Sharia Advisory and
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Universitas Assurance yang menjalankan perannya secara objektif
Cendikia Abditama, dan Sekolah Hidayatullah dan berkesinambungan.
Depok. Serta literasi di beberapa Lembaga dan
komunitas lainnya seperti DPW Syarikat Islam, Rumah
Kepemimpinan Yayasan Bina Nurul Fikri. PT Argha
Karya Prima, Badan Musyawarah Islam Wanita
Indonesia, dan Yayasan Cahaya Al Fatih Nusantara.
182 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 185
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Penguatan tata kelola tersebut juga tercermin melalui Maybank Indonesia UUS menetapkan 5 program
pengawasan yang terintegrasi dalam fungsi Sharia strategis yang secara khusus berfokus pada percepatan
Review, Sharia Compliance, Sharia Risk Management, kapabilitas Syariah. Program-program Syariah ini
dan Sharia Audit. Seluruh mekanisme tersebut dirancang merupakan bagian integral dari Program Strategis
untuk menjaga integritas produk dan layanan syariah, Maybank Indonesia dan menjadi fondasi penguatan
memastikan kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah Maybank Indonesia UUS menjelang spin-off, dengan
serta ketentuan regulator, sekaligus mendukung tujuan memperluas proposisi nilai Syariah, meningkatkan
keberlangsungan pertumbuhan Maybank Indonesia Unit inklusi, serta memastikan kesiapan operasional dan
Usaha Syariah secara berkelanjutan. komersial bagi entitas hasil pemisahan nantinya. Berikut
lima program terkait penguatan kapabilitas Syariah
PENGHARGAAN tersebut:
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia UUS 1. Inclusive Digital & Community Solution: Program
memperoleh berbagai pengakuan dari lembaga ini menghadirkan solusi perbankan Syariah yang
eksternal yang mencerminkan konsistensi kinerja serta inklusif bagi segmen mass dan komunitas berbasis
kualitas layanan yang diberikan kepada nasabah. nilai melalui layanan digital yang mudah diakses,
Beberapa penghargaan yang diterima Maybank dengan memanfaatkan kapabilitas iBaaS dan
Indonesia UUS sebagai berikut: OpenAPI, sehingga memperluas akses, memperkuat
1. Asian Banking & Finance - Retail Banking Awards 2025 keterlibatan komunitas, dan mendorong adopsi
sebagai Most Innovative Islamic Bank layanan dan nilai Syariah dalam aktivitas keuangan
2. ABF Retail Banking Awards 2025 sebagai Islamic sehari-hari.
Banking Initiative of the Year 2. Regional Corporate & Investment Banking Growth
3. Infobank 14th Sharia Awards 2025 sebagai The - End to end Sharia Wholesale Banking: Maybank
Excellence Performance Banking Sharia Business Unit Indonesia meningkatkan proposisi bagi nasabah
2025 korporasi dengan memanfaatkan kapabilitas inbound
4. Euromoney London sebagai Indonesia's Best Trade ASEAN yang terhubung dengan jaringan regional
Finance Deal 2025 Maybank Group, sehingga memungkinkan dukungan
bisnis yang lebih kuat. Penguatan ini dilengkapi
Apresiasi ini menjadi refleksi atas komitmen Bank dengan pengembangan layanan end-to-end Sharia
dalam menghadirkan solusi keuangan syariah yang Wholesale Banking yang menyatukan advisory,
inovatif, menjaga standar tata kelola yang baik, serta pembiayaan, dan solusi transaksi berbasis Syariah,
memperkuat kontribusi terhadap pengembangan sehingga UUS Maybank Indonesia dapat memberikan
industri perbankan syariah di Indonesia. Berbagai layanan korporasi yang lebih komprehensif, kompetitif,
penghargaan yang diraih semakin mempertegas posisi dan relevan bagi kebutuhan bisnis di wilayah
Maybank Indonesia UUS sebagai salah satu pelaku Indonesia maupun kawasan ASEAN.
industri yang memiliki reputasi kuat dan daya saing yang 3. Smart business innovation melalui penguatan
berkelanjutan. ekosistem halal dan pertumbuhan bisnis Syariah:
Fokus ini mencakup perluasan kolaborasi dengan
RENCANA DAN STRATEGI TAHUN 2026 pelaku industri halal serta pengembangan layanan
Unit Usaha Syariah (UUS) terus mengakselerasi keuangan yang mendukung rantai nilai halal (halal
implementasi prinsip Sharia First dan Leverage Model value chain). Upaya tersebut diperkuat dengan
secara konsisten di seluruh lini bisnis, selaras dengan solusi digital—mulai dari layanan keuangan dasar
arah strategis Maybank Indonesia dalam memperkuat hingga proposisi beyond banking—untuk membantu
peran perbankan syariah sebagai salah satu pilar pertumbuhan wirausaha di Indonesia. Pendekatan
pertumbuhan. Upaya ini diarahkan untuk memaksimalkan terintegrasi ini bertujuan menciptakan sinergi antara
sinergi kapabilitas Bank, memperluas kontribusi bisnis sektor keuangan Syariah dan ekosistem halal nasional,
syariah, serta menjaga kepatuhan terhadap nilai dan sehingga Maybank Indonesia UUS dapat memainkan
prinsip syariah yang menjadi fondasi utama dalam setiap peran sebagai enabler dalam mendorong aktivitas
aktivitas usaha. Melalui optimalisasi infrastruktur, jaringan ekonomi halal yang semakin berkembang.
distribusi, serta keahlian yang dimiliki, UUS diharapkan
mampu memperkuat daya saing sekaligus menciptakan
nilai tambah yang berkelanjutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 183
Page 186
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
4. Solusi pengelolaan kekayaan (Sharia Wealth Management) dan layanan gaya hidup (lifestyle) Syariah yang
terintegrasi: Menyediakan rangkaian solusi Sharia wealth management yang lebih komprehensif, mencakup
investasi, proteksi, perencanaan keuangan, dan layanan gaya hidup. Integrasi ini dirancang untuk meningkatkan
kedalaman hubungan dengan nasabah serta memperkuat proposisi nilai Syariah dalam memenuhi kebutuhan
finansial dan gaya hidup sesuai prinsip Syariah.
5. “New Maybank” – Future-Ready Talent: Bank akan membangun basis talenta masa depan melalui penerapan
budaya kerja baru Maybank dan penguatan kapabilitas agile@scale untuk memperdalam customer centricity
dengan talenta yang siap menghadapi masa depan. Penguatan budaya dan kapabilitas ini juga mencakup area
Syariah, sehingga transformasi sumber daya manusia berjalan selaras dengan agenda penguatan Maybank
Indonesia UUS dan kebutuhan bisnis ke depan.
184 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 187
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Maybank
Finance
Meski dihadapkan pada ekonomi yang menantang,
total penjualan Maybank Finance tercatat sebesar
Rp14,5 triliun pada tahun 2025 dan mengalami
peningkatan sebesar 13,5% bila dibandingkan
dengan tahun 2024 sebesar Rp12,8 triliun.
Maybank Finance berkomitmen untuk menghasilkan b. IMBT (Ijarah Muntahiyah Bin Tamliq)
kinerja terbaik dengan layanan yang prima serta secara Merupakan pembiayaan dengan skema sewa
berkesinambungan membangun hubungan kerja sama guna usaha untuk alat berat dan mesin industri
jangka panjang yang saling menguntungkan. Untuk itu, dengan akad syariah untuk tujuan produktif.
Maybank Finance terus melakukan perluasan usaha Manfaat bagi debitur adalah debitur dapat
dengan mengoptimalkan fokus pada pembiayaan memiliki barang untuk tujuan produktif tersebut
kendaraan roda empat, mesin industri, dan alat berat dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan
guna mencapai pertumbuhan berkelanjutan. Maybank kemampuan ekonomi debitur tersebut.
Finance juga didukung oleh dealer resmi, showroom, c. Installment Financing
dan supplier yang tersebar di seluruh Indonesia. Saat ini Merupakan pembiayaan dengan skema
Maybank Finance telah memiliki 30 kantor cabang dan 9 pembiayaan konsumen untuk kendaraan
kantor perwakilan yang tersebar di wilayah Indonesia. produktif. Manfaat bagi debitur adalah debitur
dapat memiliki barang untuk tujuan produktif
PRODUK DAN LAYANAN tersebut dalam kurun waktu tertentu sesuai
Selaras dengan POJK nomor 35/POJK.05/2018, kegiatan dengan kemampuan ekonomi debitur tersebut.
usaha Maybank Finance pembiayaan meliputi 2. Pembiayaan Multiguna
Pembiayaan Investasi, Pembiayaan Modal kerja, Yang dimaksud dengan pembiayaan multiguna di
Pembiayaan Multiguna, dan Kegiatan usaha pembiayaan sini adalah semua jenis pembiayaan konsumen untuk
lain berdasarkan persetujuan OJK. Secara rinci, fokus barang/produk dan jasa yang manfaatnya sebagai
kegiatan usaha Maybank Finance dijabarkan sebagai berikut:
berikut: a. Pembiayaan multiguna barang.
1. Pembiayaan investasi Merupakan pembiayaan dengan skema
Yang dimaksud dengan pembiayaan investasi di sini pembiayaan konsumen untuk mobil non produktif
adalah semua jenis sewa pembiayaan/sewa guna (passenger car). Manfaat bagi debitur adalah
usaha yang produk dan manfaatnya adalah sebagai debitur dapat memiliki barang untuk tujuan
berikut : produktif tersebut dalam kurun waktu tertentu
a. Finance Lease IDR sesuai dengan kemampuan ekonomi debitur
Merupakan pembiayaan dengan skema sewa tersebut.
guna usaha untuk alat berat dan mesin industri b. Pembiayaan multiguna konsumtif.
serta kendaraan untuk tujuan produktif. Manfaat Merupakan variasi dari pembiayaan multiguna
bagi debitur adalah debitur dapat memiliki barang barang dimana pembiayaan tersebut diberikan
untuk tujuan produktif tersebut dalam kurun waktu kepada konsumen yang memiliki kualitas kredit
tertentu sesuai dengan kemampuan ekonomi cukup baik berupa pembiayaan barang yang
debitur tersebut. bersifat konsumtif seperti handphone, jam tangan,
pulsa, dan lain-lain.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 185
Page 188
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
3. Pembiayaan Modal kerja PENCAPAIAN KINERJA 2025
Yang dimaksud dengan pembiayaan modal kerja Berdasarkan data Gaikindo, angka penjualan mobil
adalah pembiayaan konsumen untuk modal domestik mengalami penurunan sebesar 6,3% pada
pelaksanaan bisnis yang bersifat produktif. tahun 2025. Penjualan mobil secara whole sales
Manfaat bagi debitur adalah debitur memiliki dana mencapai 803.687 unit sepanjang 2025, turun 7,2%
untuk menjalankan bisnis produktifnya dengan dibanding capaian sepanjang tahun 2024 sebanyak
menjaminkan BPKB kendaraan yang dimiliki dalam 865.723 unit. Sementara penjualan secara ritel sepanjang
kurun waktu tertentu dimana kendaraan yang tahun 2025 mencapai 833.692 unit, turun 6,3% dibanding
dijaminkan tetap dapat digunakan oleh debitur. 2024 yang mencapai 886.215 unit.
STRATEGI DAN INISIATIF 2025 Meski dihadapkan pada ekonomi yang menantang, total
Di tengah dinamika industri pembiayaan yang diwarnai penjualan Maybank Finance tercatat sebesar Rp14,5 triliun
oleh tekanan daya beli, ketatnya persaingan pendanaan, pada tahun 2025 dan mengalami peningkatan sebesar
serta peningkatan ekspektasi regulator dan nasabah, 13,5 % bila dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
Maybank Finance berhasil menjaga kinerja pembiayaan Rp12,8 triliun. Sedangkan total kredit pada tahun 2025
yang berimbang antara pertumbuhan dan kualitas mencapai Rp8,5 triliun yang mengalami peningkatan
aset, dengan profil risiko yang tetap terkendali. Hal ini sebesar 6,8% bila dibandingkan dengan tahun 2024
mencerminkan kemampuan Maybank Finance dalam sebesar Rp7,9 triliun.
menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan
kualitas portofolio. NPL gross dan net tetap terkendali dan tercatat masing-
masing sebesar 0,34% dan 0,23%. Laba sebelum pajak
Dalam memanfaatkan peluang pasar serta memastikan Maybank Finance pada tahun 2025 tercatat sebesar
kesinambungan pertumbuhan usaha, Maybank Finance Rp593 miliar dari Rp581 miliar pada tahun 2024 atau
secara konsisten mengimplementasikan serangkaian mengalami kenaikan 2,1%.
strategi dan inisiatif yang tepat sepanjang tahun
pelaporan, sebagai berikut:
1. Fokus pada pembiayaan mobil baru di segmen
menengah ke atas;
2. Meningkatkan pemasaran pembiayaan kendaraan
roda empat, alat berat, dan mesin industri;
3. Menggarap potensi pasar pembiayaan mobil listrik
dan hybrid;
4. Meningkatkan kecepatan layanan proses aplikasi
kredit; dan
5. Meningkatkan pelayanan kepada konsumen melalui
program service quality yang bersinergi dengan
Maybank Indonesia.
Kinerja 2025 2024 Pertumbuhan
Penjualan 14.497 12.769 13,5%
Total kredit 8.480 7.944 6,8%
NPL 0,34% 0,40% 0,06%
Laba sebelum pajak 593 581 2,13%
Gearing ratio 1,03 1,01 1,93%
ROA 7,42% 7,19% (0,23%)
ROE 11,32% 11,32% (0,00%)
186 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 189
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Pencapaian kinerja Maybank Finance pada tahun 2025
merupakan hasil dari upaya yang dilakukan untuk
terus meningkatkan volume bisnis. Maybank Finance
secara berkelanjutan melaksanakan beragam program
marketing dan rencana pendanaan sebagai berikut:
1. Menjalin kerja sama dengan APM dan pemasok alat
berat serta mesin industri di Indonesia.
2. Memberikan layanan cepat dan fleksibel.
3. Menawarkan program retensi yang menarik terhadap
debitur potensial Maybank Finance.
RENCANA DAN STRATEGI TAHUN 2026
Memandang ke depan, Maybank Finance memperkirakan
bahwa tahun 2026 masih akan diwarnai oleh tantangan
eksternal berupa ketidakpastian global, normalisasi
kebijakan moneter secara bertahap, serta pemulihan
daya beli masyarakat yang berlangsung selektif
di berbagai segmen. Namun demikian, stabilitas
makroekonomi domestik diperkirakan relatif terjaga,
prospek inflasi yang terkendali, serta dukungan
kebijakan pemerintah terhadap sektor konsumsi dan
industri otomotif diperkirakan akan membuka ruang
pertumbuhan yang lebih konstruktif bagi industri
pembiayaan. Dalam konteks tersebut, permintaan
pembiayaan kendaraan roda empat diproyeksikan
tumbuh secara moderat, seiring dengan perbaikan
sentimen konsumen dan meningkatnya kebutuhan
mobilitas.
Sejalan dengan proyeksi tersebut, Maybank Finance akan
memfokuskan rencana dan strategi tahun 2026 sebagai
berikut:
1. Memperkuat posisi perusahaan di segmen menengah
atas yang melayani pasar pembiayaan mobil baru.
2. Memperluas segmen dengan berfokus pada
beberapa merek kendaraan tertentu.
3. Melakukan perluasan usaha dengan permbiayaan
alat berat dan mesin industri.
4. Menambah aplikasi melalui jaringan Maybank yang
tersebar di seluruh Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 187
Page 190
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
WOM
FINANCE
Dengan mencermati dinamika industri pembiayaan
sepanjang tahun 2025 serta didukung oleh
penerapan strategi dan kebijakan yang adaptif,
WOM Finance berhasil mencatatkan kinerja
keuangan yang positif.
Pada tahun 2025, Perseroan berhasil membukukan - Pembiayaan Investasi
pendapatan sebesar Rp2,2 triliun. Perolehan ini tercatat • Sale and Leaseback MobilKu
stabil dibandingkan dengan pendapatan pada tahun - Pembiayaan Modal Kerja
2024 sebesar Rp2,2 triliun. Kontribusi pendapatan terbesar • Sale and Leaseback MobilKu
diperoleh dari pembiayaan multiguna, modal kerja, • Sale and Leaseback MotorKu
dan investasi. Terdapat peningkatan beban menjadi • Fasilitas Modal Usaha MobilKu
sebesar Rp2,0 triliun dari tahun 2024 sebesar Rp1,8 triliun. - Pembiayaan Jual Beli (Akad Murabahah)
Peningkatan beban membuat laba bersih turun sebesar • Pembiayaan Syariah Motor Baru
45,78% secara tahunan, dari Rp262,9 miliar di tahun 2024 • Pembiayaan Logam Mulia “MasKu”
menjadi Rp142,6 miliar di tahun 2025. - Pembiayaan Jasa (Akad Ijarah)
• Pembiayaan Syariah “HajiKu”
PRODUK DAN LAYANAN
Dalam menjalankan usahanya, Perseroan memiliki STRATEGI DAN INISIATIF BISNIS 2025
beragam produk dan layanan yang sesuai dengan Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan berbagai
kebutuhan konsumen. Produk dan layanan yang dimiliki inisiatif untuk mengembangkan penggunaan teknologi
sebagai berikut: dalam rangka mendukung tujuan jangka panjang
- Pembiayaan Multiguna Barang Perseroan untuk menjadi Perseroan pembiayaan
• Pembiayaan Motor Baru (PPSA) terdepan dalam aspek teknologi informasi.
- Pembiayaan Multiguna Jasa Pengembangan teknologi informasi Perseroan di tahun
• Pembiayaan Multiguna MotorKu (PPSA) 2025 lebih menitikberatkan kepada pengembangan
• Pembiayaan Multiguna MobilKu proses bisnis, dan perbaikan infrastruktur untuk
• Fasilitas Dana MotorKu meningkatkan efisiensi dan pelayanan kepada
• Fasilitas Dana MobilKu pelanggan.
188 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 191
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Beberapa proyek penting yang telah berhasil diinisiasi Indikator
2025 2024
Pertumbuhan
(dalam jutaan rupiah) (%)
dan diselesaikan Perseroan pada tahun 2025:
• Pengembangan sistem terkait produk Syariah. Laba Tahun Berjalan 142.553 262.915 (45,78%)
• Pengembangan sistem Sentralisasi Operasional. Total Penyaluran 5.937.087 5.429.489 9,35%
• Pengembangan fitur pada aplikasi “KAWAN”. Pembiayaan
• Penyesuaian sistem terkait kebijakan Pelindungan NPF Gross / % 2,17% 1,96% 0,21%
Data Konsumen.
NPF Net / % 0,95% 0,88% 0,07%
• Peremajaan perangkat Pusat Pemulihan Bencana.
• Pembaharuan perangkat jaringan Perseroan .
• Peningkatan perangkat keamanan IT Perseroan. PENGHARGAAN
Sepanjang tahun 2025 sejumlah penghargaan telah
Sepanjang tahun 2025, Perseroan juga menunjukkan diterima WOM Finance di antaranya sebagai berikut:
konsistensi dalam penguatan tata kelola teknologi • Indonesia Good Corporate Governance IX 2025,
informasi dan keamanan data. Hal ini tercermin dari Kategori : The Best Indonesia GCG Award - IX - 2025
keberhasilan Perseroan dalam mempertahankan Gold Award (B) Excellent (4 Star****) Category : Public
sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 sebagai standar Company - Multifinance - Asset > Rp.7 T.
internasional sistem manajemen keamanan informasi. • Indonesia Digital Sustainability Award 2025,
Kategori : The Indonesia Best Digital Awards 2025 in
Selain itu, atas komitmen dan kinerja berkelanjutan Multifinance for Business Process Automation and
dalam implementasi transformasi digital dan keunggulan Digital Document Management System Category
operasional, Perseroan memperoleh sejumlah pengakuan Multifinance .
bergengsi dari institusi independen, antara lain TOP • WOW Brand 2025, Kategori : WOW Brand Award in the
Leader on Digital Implementation 2025, TOP DIGITAL Motorcycle Leasing Category.
#Stars 5, dan Golden Trophy yang diselenggarakan • The Best Indonesia Corporate Secretary 2025, Kategori
oleh IT Works; serta Indonesia IT & Digital Operational : The Best Indonesia Corporate Secretary 2025 Award
Excellence Award VII Tahun 2025 dengan predikat as a PLATINUM Award (Very Excellent) (5 Star*****) in
Platinum (A) – Very Excellent (5 Star). Penghargaan- the Multifinance Category : Public Company – Assets >
penghargaan tersebut menjadi cerminan keberhasilan Rp. 7 T.
Perseroan dalam mengelola kapabilitas digital secara • The Best Indonesia Corporate Secretary 2025, Kategori
andal, aman, dan selaras dengan strategi bisnis jangka : Ibu Cincin Lisa Hadi The Best Indonesia Corporate
panjang. Secretary 2025, Platinum Award - Score: 90.10 - Very
Excellent (5*****) in the category Public Company -
KINERJA DAN PENCAPAIAN 2025 Multifinance - Assets > Rp. 7 T.
Dengan mencermati dinamika industri pembiayaan • 14th Infobank Isentia Digital Brand Appreciation 2025,
sepanjang tahun 2025 serta didukung oleh penerapan Kategori : The 2nd Multifinance With Asset IDR 5 to 10
strategi dan kebijakan yang adaptif, WOM Finance Trillion.
berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif. • Indonesia Top Financial Woman Leaders Award 2025,
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,2 Kategori : Cincin Lisa Hadi The Top Financial Woman
triliun, relatif stabil dibandingkan dengan capaian Leaders Award 2025 for in Implementing Strategic
tahun sebelumnya. Sejalan dengan hal tersebut, total Initiatives to Enhance Financing Disbursement.
penyaluran pembiayaan pada tahun 2025 mencapai • Indonesia Visionary Leaders Awards 2025, Kategori :
Rp5,9 triliun naik 9,3% dibandingkan dengan tahun Anthony Y Panggabean sebagai Indonesia Visionary
sebelumnya sebesar Rp5,4 triliun, yang mencerminkan Leaders Awards 2025.
keberhasilan WOM Finance dalam menjaga pertumbuhan • SPEx2 Award 2025, Kategori : The 10th Annual SPEx2®
bisnis yang berkelanjutan di tengah kondisi pasar yang Award as The Best Execution Winner in Financing
menantang. Industry.
• The Most Outstanding Women 2025, Kategori: Ibu
Sementara capaian laba tahun berjalan sebesar Rp142,6 Cincin Lisa Hadi The Most Outstanding Women 2025.
miliar pada tahun 2025. Dari sisi posisi keuangan, total • The Most Outstanding Women 2025, Kategori: Ibu
aset WOM Finance meningkat sebesar 6,1% menjadi Sarastri Baskoro The Most Outstanding Women 2025.
Rp7,4 triliun, dibandingkan dengan Rp6,9 triliun pada • The Most Outstanding Women 2025, Kategori: Ibu
tahun sebelumnya. Sementara itu, kualitas pembiayaan Thilagavathy Nadason The Most Outstanding Women
tetap terjaga dengan baik dengan rasio Non-Performing 2025.
Financing (NPF) gross dan net yang masing-masing
tercatat sebesar 2,17% dan 0,95%.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 189
Page 192
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
• The Most Outstanding Women 2025, Kategori: Ibu • Terus meningkatkan kerja sama dengan mitra
Myrnie Zachraini Tamin The Most Outstanding Women strategis Perusahaan melalui berbagai program serta
2025. skema insentif yang menarik untuk meningkatkan
• Infobank Multifinance Appreciation 2025, Kategori : The pertumbuhan bisnis melalui pendekatan kolaboratif
Excellent Performance Multifinance Company for the dan segmentasi pasar yang tepat sasaran.
asset category of IDR 5 trillion < IDR 10 trillion. • Fokus untuk terus memperkuat sinergi dengan
• Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award ekosistem Maybank Group di Indonesia dalam
- VII - 2025, Kategori : The Best Indonesia IT & Digital rangka mendorong pertumbuhan bisnis yang
Operational Excellence Award 2025 with Platinum berkesinambungan, serta meningkatkan pembiayaan
Award (A) (Very Excellent) (5 Star *****) Category bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Multifinance - Public Company - Asset > Rp7T. dengan tetap berfokus pada kualitas portofolio yang
• Indonesia Best CMO Awards 2025 Kategori : Bapak sehat.
Wibowo Best Chief Marketing Officer 2025 in • Penetrasi pasar syariah dengan berfokus pada
Expanding Market Share through Syariah-Driven produk HajiKu melalui kerja sama dengan mitra
Product Innovation in the Multifinance category. strategis serta ekosistem syariah untuk mendorong
• TOP Digital Awards 2025 Kategori : Top Digital pertumbuhan bisnis syariah Perusahaan di berbagai
Implementation 2025 # Level Start 5. segmen.
• TOP Digital Awards 2025 Kategori : Bapak Djaja • Fokus pada penguatan ekosistem digital melalui
Suryanto Sutandar sebagai TOP Leader on Digital pengembangan aplikasi KAWAN dan aplikasi
Implementation 2025. pembiayaan dengan mitra bisnis untuk meningkatkan
• Infobank TOP 100 CEO and The Future Leaders Forum efisiensi proses akuisisi, serta meningkatkan customer
& Appreciation 2025, Kategori : Bapak Djaja Suryanto experience, baik untuk konsumen maupun mitra bisnis
Sutandar sebagai Top 100 Chief Executive Officer Perusahaan.
(CEO) 2025. • Terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara
• Infobank TOP 100 CEO and The Future Leaders Forum berkesinambungan terhadap proses inisiasi kredit
& Appreciation 2025, Kategori : Ibu Cincin Lisa Hadi dengan terus melakukan evaluasi kebijakan
sebagai 200 The Next Future Leaders. dan prosedur kredit, serta terus melakukan
pengembangan credit scoring system untuk
RENCANA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN meningkatkan akurasi analisa risiko kredit agar
BISNIS 2026 dapat menjaga kualitas portofolio yang sehat dan
Dalam menghadapi dinamika tahun 2025, WOM Finance bertumbuh.
telah merumuskan dan menyiapkan berbagai langkah • Melakukan pelatihan secara terpadu dan
strategis yang adaptif terhadap perkembangan berkesinambungan, baik melalui metode tatap muka
lingkungan usaha, kondisi makroekonomi, serta maupun melalui digital platform yang berfokus
karakteristik industri yang terus berubah, dengan fokus pada peningkatan kompetensi untuk mendorong
sebagai berikut: peningkatan produktivitas dalam rangka pencapaian
• Memperluas jangkauan bisnis ke wilayah Indonesia target bisnis Perusahaan.
Timur yang memiliki potensi ekonomi tinggi untuk
memperkuat posisi Perusahaan sebagai Perusahaan
Pembiayaan yang adaptif terhadap kebutuhan
masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
190 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 193
Page 194
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Profitabilitas
Per Segmen
SEGMEN OPERASI
Segmen operasi Maybank Indonesia dilaporkan selaras dengan laporan internal Bank yang disiapkan untuk mengambil
keputusan operasional yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya ke segmen tertentu dan
penilaian atas performanya. Maybank Indonesia diorganisasikan ke dalam tiga segmen operasi berdasarkan produk
dan jasa sebagai berikut:
• Segmen Perbankan Global
• Segmen Perbankan Bisnis
• Segmen Ritel
Maybank Indonesia dan entitas anak membagi segmen berdasarkan unit bisnis. Adapun informasi segmen Maybank
Indonesia dan entitas anak berdasarkan segmen operasi, sebagaimana yang diungkapkan dalam Catatan Atas
Laporan Keuangan Konsolidasian Nomor 48b, per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, sebagai berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Perbankan CFS Non- Kantor Pusat
Uraian 2025 CFS Ritel***) Jumlah
Global*) Ritel**) dan Lainnya
Pendapatan bunga - neto 3.338.031 847.751 3.341.752 (305.632) 7.221.902
Pendapatan/(beban) bunga antar (1.771.875) 617.651 609.905 544.319 -
segmen
Pendapatan bunga setelah bunga antar 1.566.156 1.465.402 3.951.657 238.687 7.221.902
segmen - neto
Pendapatan/(beban) operasional - kotor 830.631 378.686 1.339.538 (222.088) 2.326.767
Beban operasi (524.405) (610.971) (2.574.930) (2.739.151) (6.449.457)
Pendapatan/(beban) operasional 1.872.382 1.233.117 2.716.265 (2.722.552) 3.099.212
sebelum penyisihan kerugian penurunan
nilai - neto
Penyisihan kerugian penurunan nilai (87.455) (235.877) (906.424) 253.490 (976.266)
Pendapatan/(beban) operasional - neto 1.784.927 997.240 1.809.841 (2.469.062) 2.122.946
Pendapatan/(beban) non-operasional 18.315 22.220 (1.789) 61.101 99.847
- neto
Laba sebelum alokasi beban tidak 1.803.242 1.019.460 1.808.052 (2.407.961) 2.222.793
langsung
Beban tidak langsung (553.149) (775.280) (1.051.416) 2.379.845 -
Laba sebelum beban pajak 1.250.093 244.180 756.636 (28.116) 2.222.793
Beban pajak (520.598)
Laba tahun berjalan 1.702.195
Jumlah aset 84.831.114 39.639.217 33.603.720 35.643.582 193.717.633
Jumlah liabilitas 52.394.238 47.163.385 40.198.829 20.877.698 160.634.150
192 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 195
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
(dalam jutaan Rupiah)
Perbankan CFS Non- Kantor Pusat
Uraian 2024 CFS Ritel***) Jumlah
Global*) Ritel**) dan Lainnya
Pendapatan bunga - neto 3.280.172 858.473 3.116.650 (149.885) 7.105.410
Pendapatan/(beban) bunga antar (2.058.290) 537.159 911.761 609.370 -
segmen
Pendapatan bunga setelah bunga antar 1.221.882 1.395.632 4.028.411 459.485 7.105.410
segmen - neto
Pendapatan/(beban) operasional - kotor 723.847 485.090 1.444.305 (266.854) 2.386.388
Beban operasi (502.174) (597.367) (2.473.105) (2.961.136) (6.533.782)
Pendapatan/(beban) operasional 1.443.555 1.283.355 2.999.611 (2.768.505) 2.958.016
sebelum penyisihan kerugian penurunan
nilai - neto
Penyisihan kerugian penurunan nilai (773.798) (174.284) (689.434) 268.140 (1.369.376)
Pendapatan/(beban) operasional - neto 669.757 1.109.071 2.310.177 (2.500.365) 1.588.640
Pendapatan/(beban) non-operasional (77) 1.434 (3.518) 13.834 11.673
- neto
Laba sebelum alokasi beban tidak 669.680 1.110.505 2.306.659 (2.486.531) 1.600.313
langsung
Beban tidak langsung (550.495) (763.511) (1.044.991) 2.358.997 -
Laba sebelum beban pajak 119.185 346.994 1.261.668 (127.534) 1.600.313
Beban pajak (401.670)
Laba tahun berjalan 1.198.643
Jumlah aset 89.935.174 37.242.430 32.302.363 37.699.855 197.179.822
Jumlah liabilitas 66.709.330 44.472.721 45.623.566 9.165.814 165.971.431
*) Perbankan Global terdiri dari corporate banking, tresuri, cabang luar negeri dan syariah
**) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), komersial, mikro dan syariah
***) CFS Ritel terdiri dari retail banking, entitas anak dan syariah
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 193
Page 196
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
TINJAUAN
KEUANGAN
Pada tahun 2025, Bank membukukan Laba Sebelum
Pajak (PBT) pada tahun 2025 sebesar Rp2,2 triliun
dan Laba Setelah Pajak dan Kepentingan Non-
Pengendali (PATAMI) sebesar Rp1,7 triliun.
Tinjauan kinerja keuangan berikut disusun berdasarkan Maybank Indonesia membukukan Laba Sebelum
Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Maybank Pajak (PBT) pada tahun 2025 sebesar Rp2,2 triliun dan
Indonesia Tbk dan entitas anak untuk tahun yang berakhir Laba Setelah Pajak dan Kepentingan Non-Pengendali
pada tanggal 31 Desember 2025. Laporan keuangan (PATAMI) sebesar Rp1,7 triliun. Pencapaian ini didukung
tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik oleh pengelolaan biaya overhead yang efisien, serta
Purwantono, Sungkoro & Surja, firma anggota jaringan penurunan biaya provisi sejalan dengan perbaikan
global Ernst & Young, sesuai dengan Laporan Auditor kualitas aset.
Independen No. 00057/2.1505/AU.1/07/0703-3/1/II/2026
tanggal 25 Februari 2026. Auditor memberikan opini audit Dari sisi aset, pada 31 Desember 2025, total aset Bank
tanpa modifikasian yang menyatakan bahwa laporan tercatat sebesar Rp193,7 triliun, sedikit melambat 1,8%
keuangan konsolidasian PT Bank Maybank Indonesia Tbk dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya seiring
(“Maybank Indonesia” atau “Bank”) telah disajikan secara dengan penurunan portofolio kredit.
wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan
konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2025, serta Di tengah kondisi penyaluran kredit yang ketat, Bank
kinerja keuangan dan arus kas konsolidasian untuk tahun berkomitmen mengarahkan strategi penyaluran
yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan kredit Bank untuk meningkatkan profitabilitas secara
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Laporan berkelanjutan melalui perbaikan kualitas dan struktur
Keuangan Konsolidasian dimaksud juga disajikan secara portofolio kredit. Pertumbuhan yang kuat pada
lengkap pada bagian lampiran akhir Laporan Tahunan ini. segmen pinjaman CFS Ritel dan Non-Ritel yang secara
keseluruhan dikelola Bank melalui Community Financial
PEMBAHASAN UMUM KINERJA KEUANGAN Services (CFS) tumbuh 5,2% Y-o-Y menjadi Rp87,2 triliun.
BANK
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia mencatatkan Pada Desember 2025, total kredit yang disalurkan Bank
kinerja keuangan yang solid di tengah dinamika tercatat sebesar Rp123,6 triliun, turun 3,1% sehubungan
perekonomian global dan domestik yang terus dengan rebalancing portofolio kredit korporasi Perbankan
berkembang. Bank terus berfokus pada penguatan Global yang mencatatkan penurunan sebesar 18,4%.
fundamental bisnis melalui pertumbuhan yang Namun demikian, kredit GB segmen Large Local
berkualitas, pengelolaan risiko yang prudent, serta Corporates (LLC) mencatatkan pertumbuhan sebesar
optimalisasi efisiensi operasional. Didukung oleh strategi 13,1% secara kuartalan. Ada pun momentum pertumbuhan
yang terarah dan disiplin dalam menjaga kualitas aset, segmen LLC ini akan terus menjadi fokus Bank ke depan.
Maybank Indonesia berhasil meningkatkan profitabilitas
serta mempertahankan ketahanan permodalan dan Sementara Gross NPL membaik menjadi 2,17% dari 2,68%
likuiditas yang kuat. Capaian ini mencerminkan komitmen pada tahun sebelumnya mencerminkan membaiknya
Bank dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para kualitas kredit.
pemangku kepentingan sekaligus memperkuat posisinya
sebagai institusi keuangan yang berdaya saing dan
berkelanjutan.
194 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 197
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
ANALISIS KINERJA KEUANGAN
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
ASET
Total aset Maybank Indonesia mencapai Rp193,7 triliun pada tahun 2025 sedikit menurun 1,8% dari tahun 2024 yang
tercatat sebesar Rp197,2 triliun. Hal ini terutama dikontribusikan oleh penurunan Kredit yang diberikan dan piutang/
pembiayaan Syariah dan piutang pembiayaan konsumen.
Informasi total aset Bank pada tahun 2025 secara rinci sebagai berikut:
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Aset 2025 2024
Nominal Persentase
Kas 1.718 1.862 (144) (7,7%)
Giro pada Bank Indonesia 7.099 10.696 (3.597) (33,6%)
Giro pada bank lain - neto 3.398 2.571 827 32,2%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain -
2.782 2.999 (217) (7,2%)
neto
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553 1.942 2.612 134,5%
Investasi keuangan - neto 39.151 40.151 (1.000) (2,5%)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali -
205 838 (633) (75,6%)
neto
Tagihan derivatif - neto 1.711 1.381 330 23,9%
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan
123.637 127.581 (3.944) (3,1%)
Syariah dan piutang pembiayaan konsumen - gross
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan 123.563
120.328 (3.233) (2,6%)
Syariah dan piutang pembiayaan konsumen - neto
Tagihan akseptasi - neto 1.915 1.571 344 21,9%
Aset pajak tangguhan 325 613 (288) (47,1%)
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787 3.992 (205) (5,1%)
Aset tidak berwujud - neto 349 366 (18) (4,8%)
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain - neto 6.396 4.635 1.761 38,0%
TOTAL ASET 193.718 197.180 (3.462) (1,8%)
Kas
Pada tahun 2025, Bank mencatatkan perolehan kas sebesar Rp1,7 triliun, turun 7,7% dari posisi tahun sebelumnya
sebesar Rp1,9 triliun. Penurunan ini seiring dengan turunnya saldo dalam mata uang Rupiah sebesar 8,1%, dan valuta
asing yang juga turun 3,3%. Kas dalam mata uang Rupiah memiliki porsi sebesar 92,3% sedangkan kas dalam valuta
asing memiliki porsi sebesar 7,7%. Kontribusi kas mencapai 0,9% terhadap total Aset Bank.
Giro pada Bank Indonesia
Giro pada Bank Indonesia (BI) turun 33,6% menjadi Rp7,1 triliun dari Rp10,7 triliun pada tahun sebelumnya dengan
kontribusi terhadap total aset sebesar 3.7%. Pencapaian ini masih memenuhi dan melampaui persyaratan Giro Wajib
Minimum (GWM) Bank yang ditetapkan oleh BI.
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal 31 Desember 2025 untuk mata uang Rupiah terdiri dari GWM utama
harian, rata-rata dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) masing-masing sebesar 5,07%, 5,30% dan 23,07%
(31 Desember 2024: 8,33%, 7,65% dan 20,40%) dan GWM untuk Valuta Asing sebesar 4,37% (31 Desember 2024: 4,38%).
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) berada dalam kisaran target. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank lebih besar dari KPMM insentif. Bank telah memenuhi ketentuan BI
yang berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 195
Page 198
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Giro pada Bank Lain Sekuritas Rupiah Bank Indonesia sebesar Rp2,4 triliun dan
Pada tahun 2025, giro pada bank lain naik 32,2% menjadi Bank Indonesia Floating Rate Note (BIFRN) sebesar Rp0.2
Rp3,4 triliun seiring dengan kenaikan giro terutama triliun.
dalam mata uang valuta asing (valas). Giro pada bank
lain dalam valas naik 35,6% dari Rp2,4 triliun menjadi Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat efek-
Rp3,2 triliun. Porsi giro pada bank lain Maybank Indonesia efek yang diperdagangkan untuk Surat Utang Negara
terhadap total aset mencapai 1,8%. (SUN), Bank Indonesia Floating Rate Note (FRNBI) dan
Sekuritas Bank Indonesia (SRBI) adalah BBB (S&P) dan
Seluruh giro pada bank lain yang dimiliki Maybank tanpa peringkat.
Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31
Desember 2024 berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, Adapun terkait suku bunga, tingkat bunga rata-rata per
digolongkan sebagai aset lancar. Adapun tingkat suku tahun untuk efek-efek yang diperdagangkan dalam
bunga rata-rata per tahun untuk giro pada bank lain Rupiah sebesar 7,07% dan dalam valas sebesar 4,72%
untuk mata uang Rupiah dan valas masing-masing pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya
sebesar 0,24% dan 0,15% di tahun 2025 dari 0,20% dan sebesar 7,06% dan dalam valas sebesar 3,15%.
0,19% di tahun 2024. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku,
efek-efek yang diperdagangkan pada tanggal 31
Penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia Desember 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan
Pada tahun 2025, penempatan pada Bank Lain dan Bank sebagai lancar. Porsi akun ini terhadap total aset pada
Indonesia turun 7,2% menjadi Rp2,8 triliun dibandingkan tahun 2025 adalah 2,4%.
tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp3,0 triliun. Penurunan
ini terutama disebabkan oleh turunnya penempatan Investasi Keuangan
pada Bank Indonesia dan bank lain dalam mata uang Investasi keuangan merupakan investasi pada efek-
asing dari sebelumnya sebesar Rp3,0 triliun menjadi Rp2,8 efek dan penyertaan saham. Investasi pada efek-efek
triliun. dikategorikan sebagai diukur pada biaya perolehan
diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui
Berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, seluruh penghasilan komprehensif lain dan penyertaan saham.
penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Pada tahun 2025, investasi keuangan Bank berupa efek-
digolongkan sebagai lancar. Selain itu, tidak terdapat efek dan penyertaan saham yang secara kumulatif
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain yang mencapai Rp39,2 triliun turun 2,5% dibandingkan tahun
dijaminkan. sebelumnya senilai Rp40,2 triliun dengan kontribusi
sebesar 20,2% terhadap total aset.
Tingkat suku bunga rata-rata deposito berjangka pada
Bank Indonesia mata uang asing per tahun adalah Berdasarkan golongan penerbit efek, investasi keuangan
sebesar 5,41% dan untuk produk call money sebesar Maybank Indonesia berupa efek-efek diterbitkan oleh
4,25%. Porsi penempatan pada Bank Lain dan Bank Pemerintah dan BUMN, Bank, dan lainnya. Kontribusi
Indonesia terhadap total aset mencapai 1,5% pada tahun terbesar berasal dari efek-efek yang diterbitkan
2025. Pemerintah dan BUMN sebesar 86,6% pada tahun 2025
dan 86,7% pada tahun 2024.
Efek-Efek yang Diperdagangkan
Efek-efek yang diperdagangkan yang dimiliki oleh Investasi keuangan jenis lainnya adalah penyertaan
Maybank Indonesia berupa Surat Utang Negara baik saham sebesar Rp196,4 miliar. Bank memiliki penyertaan
dalam mata uang Rupiah maupun valas. Pada tahun saham sebesar Rp159,5 miliar di PT Maybank Sekuritas
2025, efek-efek yang diperdagangkan tercatat naik Indonesia, sebesar Rp27,9 miliar di PT Kliring Penjamin
signifikan 134,5% yang terutama dari meningkatnya Efek Indonesia dan sebesar Rp3,0 miliar di PT Bank Capital
Indonesia Tbk serta penyertaan saham di berbagai
perusahaan yang sifatnya jangka panjang sebesar Rp6,1
miliar.
196 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 199
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Investasi Keuangan 2025 2024
Nominal Persentase
Efek-efek 38.960 39.957 (997) (2,5%)
Penyertaan saham 196 195 1 0,6%
Cadangan kerugian penurunan nilai (5) (1) (3) 344,2%
JUMLAH 39.151 40.151 (1.000) (2,5%)
Komposisi Efek-Efek berdasarkan Penerbit
7,3% 6,2%
6,1% 7,1% Bank
2025 2024 Pemerintah dan BUMN
Lainnya
86.6% 86.7%
Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali Bank dalam melakukan rebalancing portofolio kredit
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia memiliki efek yang berdampak pada penurunan penyaluran kredit korporasi,
dibeli dengan janji dijual kembali (securities purchased meskipun kondisi tersebut sebagian diimbangi oleh
under resale agreement) atau reverse repo senilai pertumbuhan yang kuat pada segmen pinjaman CFS Ritel
Rp204,8 miliar dari tahun sebelumnya senilai Rp838,3 dan Non-Ritel.
miliar. Penurunan atas akun ini seiring dengan turunnya
kepemilikan atas efek tersebut dalam mata uang Rupiah Pada tahun 2025, Bank mencatatkan penyaluran kredit
dari Rp829,0 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp19,3 sebesar Rp123,6 triliun turun dari sebelumnya di tahun
miliar pada tahun 2025. Porsi akun ini terhadap total 2024 sebesar Rp127,6 triliun.
aset sebesar 0,1% pada tahun 2025 dari 0,4% pada tahun
sebelumnya. Kredit Ritel dan Non-Ritel yang dikelompokan sebagai
Community Financial Services (CFS) tumbuh 5,2% menjadi
Jenis efek repo yang dimiliki Maybank Indonesia dalam Rp87,2 triliun yang didukung dengan pertumbuhan pada
mata uang Rupiah pada tahun 2025 adalah Obligasi hampir semua subsegmen kredit CFS.
Pemerintah FR93, sementara untuk jenis efek repo
dalam mata uang asing berupa Surat Berharga Negara Kredit CFS Non-Ritel tumbuh 5,2% menjadi Rp38,8 miliar
(Sovereign Securities). ditopang oleh pertumbuhan kredit Business Banking dan
SME+ masing-masing sebesar 11,6% dan 6,6%, sementara
Tagihan Derivatif kredit RSME mengalami sedikit perlambatan 1,3%.
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia membukukan
kenaikan tagihan derivatif sebesar 23,9% menjadi Rp1,7 Kredit segmen CFS Ritel secara konsisten
triliun dari sebelumnya sebesar Rp1,4 triliun. Kenaikan ini menyumbangkan kontribusi kepada pertumbuhan kredit
terutama dipengaruhi kenaikan tagihan derivatif dari Bank. CFS Ritel tumbuh sebesar 5,2% menjadi Rp48,4 triliun
pihak ketiga menjadi Rp1,2 triliun pada tahun 2025 dari yang didukung dengan pertumbuhan kredit Otomotif
tahun sebelumnya senilai Rp934,8 miliar. tumbuh sebesar 8,6%, disusul oleh pinjaman bisnis Kartu
Kredit dan pinjaman Perumahan masing-masing tumbuh
Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah sebesar 5,4% dan 0,3%.
& Konsumen
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Bank menempuh Sementara portofolio kredit segmen Perbankan Global
upaya rebalancing terhadap portofolio kredit dan hal ini menerapkan strategi rebalancing, sehingga total kredit
berdampak pada total kredit yang disalurkan. Strategi pada segmen ini mengalami penurunan sebesar 18,4%.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 197
Page 200
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Komposisi kredit berdasarkan segmen adalah sebagai berikut:
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Kredit berdasarkan Segmen usaha 2025 2024
Nominal Persentase
Perbankan Global 36.465 44.709 (8.245) -18,4%
Community Financial Services (CFS) 87.173 82.872 4.301 5,2%
CFS - Non Ritel 38.793 36.870 1.923 5,2%
CFS - Ritel 48.380 46.002 2.377 5,2%
TOTAL 123.637 127.581 (3.944) -3,1%
Komposisi kredit Bank berdasarkan segmentasi sesuai dengan arah strategi Bank untuk secara bertahap meningkatkan
porsi kredit CFS. Komposisi kredit Perbankan Global dan CFS adalah masing-masing sebesar 29% dan 71% di Desember
2025 dari masing-masing sebesar 35% dan 65% di Desember 2024.
Komposisi Kredit berdasarkan segmen (%)
70,5% 65,0%
CFS
2025 2024
Perbankan Global
29,5% 35,0%
Berdasarkan jenis mata uang, kredit dalam mata uang Rupiah dan kredit dalam mata uang valas tercatat sebesar
Rp105,4 triliun dan Rp18.2 triliun. Porsi kedua jenis kredit tersebut masing-masing sebesar 85,3% dan 14,7% pada tahun
2025.
Komposisi Kredit berdasarkan Jenis Mata Uang (%)
14,7% 16,0%
Rupiah
2025 2024
Mata Uang Asing
85,3% 84,0%
Dari sektor ekonomi, penyaluran pinjaman Bank terutama diberikan kepada sektor perindustrian, jasa-jasa sosial/
masyarakat, perdagangan, restoran dan hotel serta lain-lain termasuk kredit konsumen. Pada tahun 2025, ke-empat
sektor kredit tersebut masing-masing tumbuh 7,7%; 65,1%; 0,9% dan 5,2%.
Bank senantiasa berkomitmen menjalankan strategi pertumbuhan kredit secara selektif dan berhati-hati. Risk appetite
Bank dijalankan dengan ketat dan Bank fokus pada pertumbuhan kredit yang selektif di sektor industri yang dinilai
memiliki prospek yang kuat.
198 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 201
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi 2025 2024
Nominal Persentase
Pertanian dan perhutanan 744 1.062 (318) -30,0%
Pertambangan 5.158 5.442 (284) -5,2%
Perindustrian 22.172 20.586 1.586 7,7%
Listrik. gas. dan air 1.970 3.443 (1.473) -42,8%
Konstruksi 5.972 8.100 (2.128) -26,3%
Perdagangan. restoran. dan hotel 18.309 18.148 161 0,9%
Angkutan. gudang. dan komunikasi
3.549 3.608 (59)
-1,6%
Jasa-jasa dunia usaha 16.604 20.718 (4.114) -19,9%
Jasa-jasa sosial/masyarakat 781 473 308 65,1%
Lain-lain * 48.378 46.000 2.378 5,2%
JUMLAH 123.637 127.581 (3.944) -3,1%
* Terdiri dari kredit konsumen untuk pemilikan rumah. kendaraan bermotor dan lainnya. termasuk piutang pembiayaan konsumen
entitas anak
Tingkat Bunga Pinjaman Kredit Restrukturisasi
Pada tahun 2025, tingkat bunga rata-rata per tahun yang Kredit yang direstrukturisasi meliputi antara lain kredit
dibebankan kepada debitur oleh Bank adalah sebesar dengan perpanjangan jangka waktu dan/atau penurunan
8,25% dan 5,27% untuk kredit dalam mata uang Rupiah tingkat bunga. Jumlah kredit yang direstrukturisasi hingga
dan valas sedangkan pada tahun sebelumnya masing- tahun 2025 mencapai Rp4,5 triliun (gross) sedangkan
masing tercatat sebesar 8,70% dan 6,14%. tahun sebelumnya senilai Rp6,5 triliun (gross).
Kredit Sindikasi Kredit Bermasalah
Jumlah kredit sindikasi yang diberikan oleh Bank Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 sesuai dengan
per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Surat Edaran Bank Indonesia No. 13/30/DPNP tanggal
masing-masing sebesar Rp8,6 triliun dan Rp13,6 triliun. 16 Desember 2011. Rasio kredit bermasalah (NPL)
Keikutsertaan Bank sebagai pimpinan sindikasi per konsolidasian dihitung secara bruto masing-masing
31 Desember 2025 adalah antara 5% sampai 50% (31 adalah 2,17% dan 2,68% dan dihitung secara neto masing-
Desember 2024: 5% sampai 67%) dan sebagai anggota masing adalah 1,31% dan 1,42%.
sindikasi per 31 Desember 2025 sebesar 3% sampai 25%
(31 Desember 2023: 3% sampai 25%) dari jumlah kredit Rasio NPL tersebut ditopang dengan membaiknya kualitas
sindikasi. kredit dan peningkatan saldo kredit. Rasio Loan at Risk
(LAR) Bank saja membaik menjadi 6,67% pada Desember
Kredit dalam rangka Pembiayaan Bersama 2025 dari 8,22% pada tahun sebelumnya.
(Joint Financing)
Bank mengadakan perjanjian pemberian fasilitas Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
pembiayaan bersama, terutama dengan entitas anak Jumlah penyisihan penghapusan aset yang wajib
yaitu WOM dan MIF untuk membiayai kepemilikan dibentuk atas kredit yang diberikan sesuai dengan
kendaraan secara ritel. Risiko kredit Bank dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan untuk perhitungan
pembiayaan bersama tersebut berada pada debitur dari Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”)
entitas anak. adalah masing-masing sebesar Rp2,7 triliun dan Rp3,7
triliun pada 31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen
Pada tahun 2025, tidak terdapat adanya saldo fasilitas berpendapat bahwa jumlah cadangan kerugian
pembiayaan bersama dengan WOM (31 Desember penurunan nilai telah memadai.
2024: nihil). Jumlah saldo fasilitas pembiayaan bersama
dengan MIF pada tanggal 31 Desember 2025 adalah
sebesar Rp11,4 triliun (31 Desember 2024: Rp10,3 triliun).
Jumlah tersebut dicatat dalam Kredit Kendaraan
Bermotor dan Syariah serta kredit lain-lain.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 199
Page 202
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Tagihan Akseptasi
Pada tahun 2025, Bank membukukan tagihan akseptasi sebesar Rp1,9 triliun naik 21,9% dari sebelumnya sebesar Rp1,6
triliun pada tahun 2024. Kenaikan ini seiring dengan dengan naiknya nilai akun ini dalam mata uang valas pada tahun
2025. Berdasarkan kolektibilitasnya. semua tagihan akseptasi masuk dalam kategori lancar pada tahun 2025.
Aset Pajak Tangguhan
Pada tahun 2025, aset pajak tangguhkan Bank sebesar Rp324,6 miliar dibandingkan pada tahun sebelumnya senilai
Rp613,1 miliar.
Aset Tetap dan Aset Hak-Guna
Pada tahun 2025, Bank melaporkan aset tetap dan aset hak-guna mencapai Rp3,8 triliun turun 5,1% dari posisi tahun
sebelumnya yang mencapai Rp4,0 triliun. Penurunan ini sejalan dengan turunnya biaya perolehan aset.
Penambahan dan pengurangan aset tetap Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terutama terdiri dari
perangkat keras komputer, mesin ATM, tanah, bangunan, dan kendaraan bermotor yang digunakan untuk aktivitas
operasional Bank.
Aset Tidak Berwujud
Aset tidak berwujud terdiri dari perangkat lunak dan goodwill masing-masing pada tahun 2025 tercatat masing-
masing sebesar Rp341,5 miliar dan Rp7,1 miliar dari Rp359,2 miliar dan Rp7,1 miliar pada tahun sebelumnya.
Penambahan dan pengurangan aset tidak berwujud Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terutama terdiri
dari perangkat lunak dan lisensi yang digunakan untuk aktivitas operasional Bank dan entitas anak.
Beban Dibayar Dimuka dan Aset Lain
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia membukukan beban dibayar dimuka dan aset lain senilai Rp6,4 triliun atau naik
38,0% dari tahun sebelumnya senilai Rp4,6 triliun. Beban dibayar di muka terutama terdiri dari pajak dibayar dimuka,
pemeliharaan aset tetap dan pemeliharaan perangkat lunak.
LIABILITAS
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Liabilitas 2025 2024
Nominal Persentase
Liabilitas
Liabilitas segera 2.316 1.071 1,245 116,3%
Simpanan nasabah 116.194 119.004 (2,810) (2,4%)
Simpanan dari bank lain 9.130 6.020 3,109 51,6%
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - neto 7.859 14.803 (6,944) (46,9%)
Liabilitas derivatif 1.371 1.356 14 1,0%
Liabilitas akseptasi 1.890 1.416 474 33,5%
Surat berharga yang diterbitkan 3.972 3.714 258 7,0%
Pinjaman yang diterima 14.042 14.427 (385) (2,7%)
Utang pajak 314 316 (3) (0,8%)
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-
3.448 3.745 (297) (7,9%)
lain
Obligasi subordinasi 100 99 0,4 0,0%
TOTAL LIABILITAS 160.634 165.971 (5,337) (3,2%)
Liabilitas Segera
Pada tahun 2025, Bank membukukan liabilitas segera sebesar Rp2,3 triliun, naik 116,3% dari tahun sebelumnya. Kenaikan
ini terutama dipengaruhi oleh kenaikan liabilitas segera dalam mata uang rupiah dari Rp1,0 triliun menjadi Rp2,2 triliun
yang berasal dari kenaikan liabilitas terkait simpanan nasabah dan liabilitas perbankan lainnya.
200 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 203
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Simpanan Nasabah
Pada tahun 2025, total simpanan nasabah mencapai Rp116,2 triliun, turun 2,4% dibandingkan dengan posisi tahun
sebelumnya yang mencapai Rp119,0 triliun.
Saldo Dana Murah (CASA) Bank tercatat meningkat 6,3% menjadi Rp66,9 triliun dengan rekening Giro dan Tabungan
masing-masing tercatat sebesar Rp44,3 triliun dan Rp22,5 triliun. Sementara, Deposito Berjangka tercatat mengalami
penurunan 12,1% menjadi Rp49,3 triliun dari Rp56,1 triliun pada tahun sebelumnya, sejalan dengan fokus berkelanjutan
Bank dalam mengoptimalkan struktur pendanaan yang lebih efisien. Hasilnya, rasio Dana Murah (rasio CASA) Bank
meningkat menjadi sebesar 57,6% pada tahun 2025 dari 52,9% pada tahun 2024.
Bank terus memperkuat likuiditas melalui simpanan berbiaya rendah, dengan mengoptimalkan layanan digital
untuk menghimpun simpanan nasabah dan cash management untuk menghimpun rekening operasional nasabah
korporasi,.
Simpanan nasabah dalam mata uang Rupiah masih memiliki porsi dominan sebesar 76,2% pada tahun 2025 dari
sebelumnya sebesar 76,6%, Kontribusi simpanan nasabah terhadap total liabilitas mencapai 72,3% di tahun 2025
sedangkan pada tahun sebelumnya sebesar 71,7%.
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Simpanan Nasabah 2025 2024
Nominal Persentase
Giro 44.344 39.600 4.743 12,0%
Tabungan 22.527 23.302 (776) (3,3%)
Deposito berjangka 49.324 56.102 (6.778) (12,1%)
JUMLAH 116.194 119.004 (2.810) (2,4%)
Komposisi Simpanan Nasabah berdasarkan jenis produk (%)
38,2% 33,3%
Tabungan
2025 2024 Deposito Berjangka
Giro
19,6%
42,4% 47,1%
19,4%
Tingkat bunga rata-rata per tahun untuk ketiga jenis simpanan nasabah tersebut adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat bunga rata-rata per tahun
Rupiah Valas Rupiah Valas
Giro 3,61% 2,47% 3,30% 2,49%
Tabungan 1,03% 0,72% 1,31% 0,42%
Deposito berjangka* 2,64% - 3,51% 0,97% - 5,23% 3,43% - 4,56% 1,39% - 2,59%
*≤ 1 bulan dan > 12 bulan
Simpanan dari Bank Lain
Simpanan dari bank lain adalah salah satu sumber pendanaan Bank untuk ekspansi bisnis. Pada tahun 2025, simpanan
dari bank lain tercatat sebesar Rp9,1 triliun, naik sebesar 51,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp6,0 triliun.
Kontribusi akun ini terhadap total liabilitas mencapai 5,7% dan 3,6% masing-masing untuk tahun 2025 dan 2024.
Peningkatan ini terutama dari bertambahnya call money .
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 201
Page 204
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Maybank Indonesia membukukan efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp7,9 triliun pada tahun
2025, turun dari pada tahun sebelumnya tercatat mencapai Rp14,8 triliun.
Liabilitas Derivatif
Liabilitas derivatif Maybank Indonesia naik sebesar 1,0% menjadi Rp1,4 triliun.
Liabilitas Akseptasi
Pada tahun 2025, Bank membukukan liabilitas akseptasi senilai Rp1,9 triliun naik 33,5% dibandingkan tahun sebelumnya
senilai Rp1,4 triliun.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Bank menerbitkan efek bersifat utang sebagai salah satu sumber pendanaan. Pada tahun 2025, efek utang atau
obligasi yang belum jatuh tempo mencapai Rp4,0 triliun dari sebelumnya mencapai Rp3,7 triliun pada tahun 2024.
Dari total obligasi yang belum jatuh tempo, obligasi yang diterbitkan oleh Maybank Indonesia mencapai Rp399,2 miliar.
Sisanya berupa obligasi yang diterbitkan oleh entitas anak yakni Maybank Indonesia Finance sebesar Rp1,2 triliun dan
WOM Finance sebesar Rp2,4 triliun, Informasi lebih lengkap terkait efek utang ini dapat dilihat di bagian ikhtisar obligasi
dan profil perusahaan terkait kronologis pencatatan obligasi.
Komposisi efek utang berupa obligasi korporasi secara konsolidasi yang diterbitkan oleh Maybank Indonesia dan entitas
anak adalah sebagai berikut:
Komposisi Surat Berharga yang diterbitkan
10,1% 18,8%
30,1% 24,2%
MIF
2025 2024 WOM
MBI
59,8% 57,0%
Selama periode tahun 2025 dan 2024, Bank dan entitas anak telah memenuhi ketentuan tentang pembatasan-
pembatasan dan kewajiban-kewajiban sebagaimana disepakati dalam Perjanjian Perwaliamanatan, Penerimaan
dana dari penerbitan obligasi Maybank Indonesia digunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka
pengembangan usaha Bank, terutama untuk penyaluran kredit.
Pinjaman Diterima
Bank memperoleh pinjaman dari pihak ketiga secara konsolidasi yang sebagian besar dimanfaatkan oleh entitas
anak untuk mendukung kegiatan usaha pembiayaan pemilikan kendaraan bermotor, Pinjaman yang diterima
pada tahun 2025 mencapai Rp14,0 triliun, menurun dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp14,4 triliun. Dari total
pinjaman yang diterima ini, pinjaman antar bank menurun terutama dalam mata uang asing menjadi Rp4,1 triliun dari
sebelumnya Rp7,7 triliun, sementara pinjaman antar bank dalam mata uang Rupiah meningkat menjadi Rp3,7 triliun
dari sebelumnya Rp1,0 triliun.
Utang Pajak
Pada tahun 2025, utang pajak Maybank Indonesia tercatat sebesar Rp313,7 miliar dibandingkan pada tahun
sebelumnya sebesar Rp316,3 miliar, Penurunan ini seiring dengan turunnya penghasilan kena pajak dari Bank dan
entitas anak.
202 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 205
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Beban yang masih harus Dibayar dan Beban Lain-lain
Akun beban yang masih harus dibayar dan beban lain-lain mengalami penurunan terutama pada penyisihan imbalan
kerja dan bunga yang masih harus dibayar. Secara kumulatif akun ini mencapai Rp3,4 triliun turun 7,9% dari Rp3,7 triliun
pada tahun sebelumnya,
Pinjaman dan Obligasi Subordinasi
Bank tidak melakukan penerbitan obligasi subordinasi di sepanjang tahun 2025, dan pada akhir tahun 2025, Bank juga
tidak mencatatkan total obligasi subordinasi yang belum jatuh tempo.
EKUITAS
Pada tahun 2025, jumlah ekuitas Bank tercatat sebesar Rp33,1 triliun naik 6,0% dari tahun 2024 sebesar Rp31,2 triliun.
Pencapaian ini terutama didorong oleh kenaikan saldo laba menjadi Rp18,7 triliun dengan pertumbuhan sebesar 6,9% dari
sebelumnya mencapai Rp17,5 triliun.
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Ekuitas 2025 2024
Nominal Persentase
Modal ditempatkan dan disetor penuh 3.856 3.856 - 0,0%
Tambahan modal disetor 6.357 6.357 - 0,0%
Komponen ekuitas lainnya 2.802 2.167 635 29,3%
Cadangan umum 771 771 - 0,0%
Saldo laba 18.667 17.456 1,211 6,9%
Kepentingan non-pengendali 630 602 29 4,8%
JUMLAH 33.083 31.208 1,875 6,0%
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Laporan Laba Rugi Konsolidasian 2025 2024
Nominal Persentase
Pendapatan bunga dan Syariah 13.206 13.062 144 1,1%
Beban bunga dan Syariah 5.984 5.957 27 0,5%
Pendapatan bunga dan syariah neto 7.222 7.105 116 1,6%
Jumlah pendapatan operasional lainnya 2.327 2.152 175 8,1%
Pendapatan Operasional - bruto 9.549 9.258 291 3,1%
Jumlah beban operasional lainnya 6.449 6.300 150 2,4%
Pendapatan Operasional sebelum Provisi - neto 3.099 2.958 141 4,8%
Beban Provisi 976 1.369 (393) -28,7%
Pendapatan Operasional setelah Provisi - neto 2.123 1.589 534 33,6%
Pendapatan non-operasional - neto 100 12 88 755,4%
Laba sebelum pajak 2.223 1.600 622 38,9%
Beban pajak - neto (521) (402) (119) 29,6%
Laba setelah pajak 1.702 1.199 504 42,0%
Kepentingan Non Pengendali 45 83 (38) -45,8%
Laba setelah Pajak dan Kepentingan Non-
1.657 1.116 541 48,5%
Pengendali (PATAMI)
Laba bersih per saham (nilai penuh) 21,8 14,6 7 48,6%
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 203
Page 206
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Pendapatan Bunga dan Syariah
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mencatat pendapatan bunga dan syariah neto secara konsolidasi sebesar Rp13,2
triliun, naik 1,1% dari posisi tahun 2024 yang sebesar Rp13,1 triliun seiring dengan peningkatan saldo rata-rata kredit dan
efek-efek. Pendapatan bunga dan syariah terutama dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan dari kredit yang
diberikan, pendapatan Syariah, piutang pembiayaan konsumen dan efek-efek yang masing-masing sebesar 0,2%, 1,1%,
0,4% dan 8,7%.
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Pendapatan Bunga dan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit yang diberikan 6.184 6.171 13 0,2%
Syariah 2.667 2.637 30 1,1%
Piutang pembiayaan konsumen - neto 2.194 2.186 8 0,4%
Efek-efek 2.004 1.843 160 8,7%
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 144 220 (77) (34,7%)
Lain-lain 13 5 9 183,0%
Total Pendapatan Bunga dan Syariah 13.206 13.062 144 1,1%
Komposisi Pendapatan Bunga dan Syariah
20,2% 20,2%
16,6% 16,7% Kredit yang diberikan
Syariah
2025 2024 Piutang pembiayaan konsumen - neto
15,2% 14,1% Efek-efek
46,8% 47,2% Lainnya
1,2% 1,7%
Beban Bunga dan Syariah
Melalui pengendalian biaya yang disiplin, beban bunga Maybank Indonesia terkontrol dengan kenaikan sebesar 0,5%
menjadi Rp6,0 triliun pada tahun 2025, relatif stabil dibandingkan pada tahun 2024 sebesar Rp6,0 triliun. Kenaikan ini
terutama berasal dari beban deposito berjangka, pinjaman diterima, dan simpanan giro yang masing-masing naik
sebesar 1,6%, 12,1%, dan 22,0%.
Beban bunga dari deposito berjangka memiliki porsi terbesar yakni 31,8% dari sebelumnya dengan porsi 31,5% pada
tahun 2024, Sedangkan, beban bunga dari giro dan tabungan (CASA) memiliki porsi 18,9% naik dari 16,8% pada tahun
sebelumnya.
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Beban Bunga dan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Deposito berjangka 1.903 1.874 30 1,6%
Syariah 1.190 1.061 128 12,1%
Pinjaman diterima 1.166 1.348 (182) -13,5%
Giro 932 764 168 22,0%
Surat berharga yang diterbitkan 221 273 (52) -19,0%
Premi penjaminan dana pihak ketiga 244 241 3 1,1%
Tabungan 196 237 (41) -17,2%
Call money 124 151 (27) -18,0%
Obligasi subordinasi 8 8 (0) -0,2%
Total Pendapatan Bunga dan Syariah 5.984 5.957 27 0,5%
204 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 207
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Komposisi Beban Bunga dan Syariah
Deposito Berjangka
19,5% 22,6%
Pinjaman Diterima
15,6% 12,8%
Syariah
19,9% 17,8%
2025 2024 4,7%
Giro
3,8%
Surat berharga yang diterbitkan dan
3,3% 4,0%
Obligasi Subordinasi
31,8% 6,1% 31,5% 6,6%
Tabungan
Lainnya
Pendapatan Bunga Bersih Laba Sebelum Pajak Penghasilan
Pada tahun 2025, Bank membukukan pendapatan bunga Pada tahun 2025, Bank membukukan laba sebelum
bersih sebesar Rp7,2 triliun meningkat 1,6% dari tahun pajak penghasilan sebesar Rp2,2 triliun naik 38,9% dari
2024 yang tercatat sebesar Rp7,1 triliun. Pencapaian sebelumnya sebesar Rp1,6 triliun. Pencapaian ini terutama
ini terutama didorong oleh pengendalian biaya yang berkat pengelolaan biaya overhead yang efisien serta
disiplin serta upaya peningkatan efisiensi operasional penurunan biaya provisi sejalan dengan perbaikan
yang konsisten. Bank mencatatkan rasio Marjin Bunga kualitas aset.
Bersih atau Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,31%, sedikit
menurun 6 bps dibandingkan posisi tahun 2024 yang Laba Bersih Setelah Pajak dan Kepentingan Non
sebesar 4,37%, Pengendali (PATAMI)
Pada tahun 2025, Bank membukukan Laba Bersih
Pendapatan Operasional Lainnya Setelah Pajak dan Kepentingan Non Pengendali (PATAMI)
Pada tahun 2025, Bank mencatatkan pendapatan Konsolidasian sebesar Rp1,7 triliun naik 48,5% dari Rp1,1
operasional lainnya (pendapatan fee based) sebesar triliun pada tahun 2024.
Rp2,3 triliun meningkat 8,1% dibandingkan posisi tahun
2024 sebesar Rp2,2 triliun. Pertumbuhan positif ini Laba per Saham
terutama didorong oleh keuntungan penjualan efek- Laba per saham/Earnings per Share (EPS) pada tahun
efek yang diperdagangkan dan investasi keuangan, 2025 sebesar Rp21,8 per lembar saham dari Rp14,6 per
keuntungan transaksi mata uang asing serta pendapatan lembar saham di tahun 2024.
yang dikontribusikan dari asset recovery dan wealth
management. Laba Komprehensif Lainnya - Setelah Pajak
Laba/(rugi) komprehensif lainnya - setelah pajak pada
Beban Operasional Lainnya tahun 2025 tercatat sebesar Rp644,1 miliar, meningkat
Beban Operasional Lainnya (Biaya overhead) sebesar dari Rp20,7 miliar di tahun 2024 terutama dari perubahan
Rp6,4 triliun, terkendali dengan meningkat sebesar 2,4%, nilai wajar investasi keuangan yang tersedia untuk dijual.
berkat upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan
biaya operasional Bank. Laba Tahun Berjalan yang dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Beban Provisi Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
Beban provisi merupakan total beban penyisihan Pemilik Entitas Induk mencapai Rp1,7 triliun pada tahun
kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan dan 2025 naik 48,5% dibandingkan Rp1,1 triliun pada tahun
penyisihan kerugian atas aset non produktif. Pada tahun sebelumnya,
2025, Bank membukukan beban provisi sebesar Rp976,3
miliar lebih rendah dibanding tahun 2024 yang sebesar Laba Komprehensif Tahun Berjalan yang dapat
Rp1,4 triliun terutama dari provisi kredit yang diberikan. Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Laba komprehensif tahun berjalan yang dapat
Penurunan tersebut sejalan dengan upaya Bank dalam diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk mencapai
meningkatkan kualitas kredit melalui percepatan proses Rp2,3 triliun pada tahun 2025 naik 102,4% dibandingkan
recovery atas kredit bermasalah serta identifikasi secara Rp1,1 triliun pada tahun sebelumnya.
proaktif terhadap nasabah yang berpotensi mengalami
penurunan kualitas kredit.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 205
Page 208
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Laporan Arus Kas 2025 2024
Nominal Persentase
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus kas dari aktivitas operasi sebelum perubahan
aset dan liabilitas operasi 2.300 2.868 (568) (19,8%)
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas
operasi 2.114 (7.314) 9.427 (128,9%)
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas
investasi 2.302 (7.230) 9.532 (131,8%)
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
pendanaan (7.769) 18.005 (25.773) (143,1%)
(Penurunan)/Kenaikan Neto Kas dan Setara Kas (3.353) 3.461 (6.814) (196,9%)
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 18.129 14.413 3.716 25,8%
Pengaruh Perubahan Kurs Mata Uang Asing 227 255 (28) (10,8%)
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 15.004 18.129 (3.125) (17,2%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Kegiatan Pendanaan
Pada tahun 2025, Bank melaporkan kas neto yang Pada tahun 2025, Maybank Indonesia melaporkan kas
diperoleh dari kegiatan operasi tercatat surplus sebesar neto diperoleh dari kegiatan pendanaan defisit sebesar
Rp2,1 triliun. Pada tahun sebelumnya kas neto diperoleh Rp7,8 triliun. Pada tahun sebelumnya, Bank melaporkan
dari aktivitas operasi tercatat defisit senilai Rp7,3 triliun. kas neto digunakan untuk kegiatan pendanaan sebesar
Hal ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan kredit surplus Rp18,0 triliun. Pada tahun 2025, Bank mencatatkan
yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah yang adanya pembelian efek-efek yang dijual dengan janji
tercatat arus kas sebesar surplus Rp2,6 triliun serta dibeli kembali sebesar Rp6,9 triliun dan pelunasan dari
liabilitas segera yang tercatat sebesar surplus Rp1,2 triliun surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp2,5 triliun.
dari tahun sebelumnya yang masing-masing tercatat
sebesar deficit Rp12,9 triliun dan Rp6 miliar. RASIO KEUANGAN UTAMA
Maybank Indonesia berkomitmen untuk menjalankan
Arus Kas dari Aktivitas Investasi fungsi intermediasi sebagai penyalur pembiayaan
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia membukukan kepada berbagai segmen nasabah dengan senantiasa
kas neto dari kegiatan investasi surplus sebesar Rp2,3 mematuhi ketentuan Bank Indonesia, Otoritas Jasa
triliun. Hal ini disebabkan karena Bank melakukan Keuangan, serta peraturan perundang-undangan
penjualan efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui yang berlaku Dalam menjalankan kegiatan usahanya,
pendapatan komprehensif lain senilai Rp2,0 triliun. Pada Bank secara konsisten menerapkan prinsip tata kelola
tahun sebelumnya, Bank melaporkan kas neto diperoleh perusahaan yang baik serta mengedepankan prinsip
dari kegiatan investasi defisit senilai Rp7,2 triliun karena kehati-hatian guna menjaga stabilitas dan keberlanjutan
pembelian efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui kinerja.
pendapatan komprehensif lain senilai Rp8,2 triliun.
206 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 209
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia memenuhi seluruh ketentuan rasio kepatuhan yang ditetapkan oleh regulator
secara berkelanjutan, termasuk rasio permodalan, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas, serta indikator
kepatuhan lainnya, sebagaimana disajikan sebagai berikut:
Rasio Keuangan Utama 2025 2024 2023 2022 2021*
Modal
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 27,31% 25,55% 27,74% 26,65% 27,10%
KPMM Modal Inti 26,14% 24,39% 26,57% 25,57% 25,89%
KPMM Modal Pelengkap 1,17% 1,16% 1,17% 1,08% 1,21%
Kualitas Aset
1. Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif bermasalah 1.08% 1,36% 1,55% 1,88% 2,71%
terhadap total aset produktif dan aset non-produktif
2. Aset produktif bermasalah terhadap total aktiva produktif 1.47% 1,82% 2,08% 2,49% 2,32%
3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan terhadap 1.97% 2,35% 2,36% 2,45% 2,18%
Aset Produktif
4. Rasio Kredit Bermasalah (NPL) - Bruto 2.17% 2,68% 2,92% 3,46% 3,69%
5. Rasio Kredit Bermasalah (NPL) - Bersih 1.31% 1,42% 1,88% 2,34% 2,56%
Pendapatan
1. Imbal Hasil Rata-rata Aktiva (ROA) 1.16% 0,85% 1,41% 1,25% 1,34%
2. Imbal Hasil Rata-rata Ekuitas (ROE) 5.54% 3,93% 6,20% 5,44% 6,36%
3. Marjin Bunga Bersih (NIM) 4.31% 4,37% 4,96% 4,89% 4,69%
4. Rasio Penghasilan Operasional Lain terhadap Penghasilan 86.33% 89,56% 83,13% 83,10% 82,69%
Operasional (BOPO)
5. Rasio biaya terhadap pendapatan (CIR) 68.52% 69,02% 63,84% 63,25% 59,62%
Likuiditas
1. Loan to Deposit Ratio (LDR) 103.62% 101,85% 96,32% 98,31% 86,18%
2. Leverage Ratio 14.97% 13,99% 15,96% 16,67% 15,74%
3. Liquidity Coverage Ratio (LCR) 176.20% 185,35% 210,22% 172,28% 183,97%
4. Net Stable Funding Ratio (NSFR) 119.94% 109,00% 114,19% 108,09% 109,03%
Compliance
1. a. Presentase Pelanggaran BMPK - - - - -
i. Pihak Terkait - - - - -
ii. Pihak Tidak Terkait
b. Presentase Pelampauan BMPK
i. Pihak Terkait - - - - -
ii. Pihak Tidak Terkait - - - - -
2. Giro Wajib Minimum (GWM)
a. GWM Rupiah
i. Harian 5,07% 8,33% 7,12% 8,47% 4,13%
ii. Rata-Rata 5,30% 7,65% 8,81% 8,18% 3,71%
b. GWM Valuta Asing 4,37% 4,38% 4,58% 4,45% 4,47%
3. Posisi Devisa Neto 3.88% 4,66% 3,81% 2,15% 2,86%
*) Setelah penyajian kembali sesuai siaran pers DSAK-IAI mengenai ‘Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa’.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 207
Page 210
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Bank menggunakan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan
kepada nasabah, Perhitungan SBDK hanya berlaku untuk kredit yang diberikan dalam mata uang Rupiah, SBDK belum
memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko
masing-masing debitur atau kelompok debitur. Oleh karena itu, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada
debitur belum tentu sama dengan SBDK.
Penetapan SBDK Bank telah mempertimbangkan 3 (tiga) komponen yakni Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK) yang
timbul dari kegiatan penghimpunan dana nasabah, biaya overhead yang dikeluarkan Bank berupa biaya operasional
bukan bunga yang dikeluarkan untuk kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit termasuk biaya pajak yang
harus dibayar, serta komponen profit margin yang ditetapkan Bank dalam kegiatan penyaluran kredit.
Perhitungan SBDK tersebut juga belum memperhitungkan komponen premi risiko masing-masing nasabah. Estimasi
premi risiko menjadi penilaian Bank terhadap prospek pelunasan kredit oleh calon debitur. Maybank Indonesia telah
melaporkan perhitungan SBDK kepada Bank Indonesia dan dipublikasikan untuk 4 (empat) jenis kredit dalam Rupiah,
yaitu kredit korporasi, kredit ritel, kredit mikro, dan kredit konsumsi (terdiri dari KPR dan Non KPR) untuk SBDK periode
Maret, Juni dan September 2025.
Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan peraturan terbaru terkait yakni POJK No. 13 Tahun 2024 tentang Transparansi
dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi Bank Umum Konvensional menggantikan Peraturan OJK (POJK) No.37/
POJK.03/2019 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank dan Surat Edaran OJK (SEOJK) No. 9/SEOJK.03/2020
tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional. Berdasarkan peraturan ini, Maybank Indonesia
melakukan penyesuaian SBDK periode Desember 2025.
Melalui Rapat Assets & Liabilities Management Committee (ALCO) yang diselenggarakan secara berkala, Maybank
Indonesia melakukan review SBDK serta mempublikasikannya melalui website Bank (https://www.maybank.co. id/
others/SBDK).
Informasi mengenai Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Maybank Indonesia selama periode pelaporan 2025
adalah sebagai berikut:
Suku Bunga Dasar Kredit berdasarkan Segmentasi Kredit
Kredit Non-UMKM Kredit UMKM
Non-KPR/
Periode KPR/KPA
Non-KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Maret 7,81% 9,66% 9,66% 9,66% N/A 9,64% 10,43%
Juni 7,56% 9,41% 9,41% 9,41% N/A 9,39% 10,18%
September 7,56% 9,41% 9,41% 9,41% N/A 9,39% 10,18%
Desember 7,56% 9,31% 9,31% 9,31% N/A 9,39% 10,18%
SUKU BUNGA DANA
Informasi mengenai suku bunga rata-rata Giro, Tabungan, dan Deposito dalam dua tahun terakhir sebagai berikut:
Suku Bunga Tabungan
Suku Bunga
Keterangan
2025 2024
Rupiah 1,03% 1,31%
Valas 0,72% 0,42%
208 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 211
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Suku Bunga Giro
Suku Bunga
Keterangan
2025 2024
Rupiah 3,61% 3,30%
Valas 2,47% 2,49%
Suku Bunga Deposito
Suku Bunga
Keterangan
2025 2024
Rupiah 2,64% - 3,51% 3,43% - 4,56%
Valas 0,97% - 5,23% 1,39% - 2,59%
KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Maybank Indonesia berkomitmen untuk menyediakan fasilitas pembiayaan kepada nasabah, termasuk fasilitas
komitmen dan kontinjensi, antara lain dalam bentuk bank garansi dan stand by Letter of Credit (L/C). Pada tahun 2025,
total liabilitas komitmen dan liabilitas kontinjensi secara kumulatif masing-masing tercatat sebesar Rp2,4 triliun dan
Rp4,9 triliun. Rincian komitmen dan kontinjensi yang dimiliki Bank beserta perbandingannya dalam dua tahun terakhir
disajikan sebagai berikut:
(dalam miliar Rupiah)
Pertumbuhan
Komitmen dan Kontinjensi 2025 2024
Nominal Persentase
Komitmen
Tagihan Komitmen
Lainnya - - - -
Jumlah Tagihan Komitmen - - - -
Liabilitas Komitmen
Fasilitas pinjaman kepada nasabah yang belum
1.658 1.022 636 62,2%
ditarik
L/C irrevocable yang masih berjalan 764 547 217 39,7%
Lainnya - - - -
Jumlah Liabilitas Komitmen 2.422 1.570 852 54,3%
Kontinjensi
Tagihan Kontinjensi
Garansi yang diterima 227 27 250 925,9%
Jumlah Tagihan Kontinjensi 227 27 250 925,9%
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang diberikan:
Bank garansi 2.775 2.121 654 30,8%
Standby L/Cs 1.411 932 479 51,4%
Lainnya 759 - 759 100%
Jumlah Liabilitas Kontinjensi 4.946 3.052 1894 62,1%
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 209
Page 212
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
LAPORAN KUALITAS ASET PRODUKTIF DAN INFORMASI LAINNYA
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia secara konsisten menjaga kualitas aset produktif melalui penerapan prinsip
kehati-hatian serta penguatan manajemen risiko kredit. Kinerja kualitas aset tercermin dari pergerakan sejumlah
indikator utama, seperti rasio kredit bermasalah (NPL) yang tercatat sebesar 2,17% dibandingkan 2,68% pada tahun
sebelumnya. Perubahan kualitas aset produktif tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain perkembangan
kondisi ekonomi pada sektor-sektor tertentu, dinamika portofolio kredit, serta kemampuan debitur dalam memenuhi
kewajiban pembayaran.
Dalam rangka memitigasi potensi risiko, Bank terus memperkuat proses seleksi dan persetujuan kredit, melakukan
pemantauan portofolio secara proaktif melalui mekanisme early warning system, serta menjalankan langkah-langkah
penanganan dan restrukturisasi secara tepat guna menjaga kualitas aset dan mendukung pertumbuhan kredit yang
sehat serta berkelanjutan.
(dalam jutaan Rupiah)
Individual
No. Pos-pos 31 Desember 2025 (Diaudit) 31 Desember 2024 (Diaudit)
L DPK KL D M Jumlah L DPK KL D M Jumlah
I. Pihak terkait
1. Penempatan pada bank
lain
a. Rupiah - - - - - - - - - - - -
b. Valuta asing 528.438 - - - - 528.438 178.409 - - - - 178.409
2. Tagihan spot dan
derivatif/forward
a. Rupiah 309.292 - - - - 309.292 368.610 - - - - 368.610
b. Valuta asing 195.047 - - - - 195.047 78.013 - - - - 78.013
3. Surat berharga yang
dimiliki
a. Rupiah 70.756 - - - - 70.756 123.296 - - - - 123.296
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
4. Surat berharga yang
dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
a. Rupiah - - - - - - - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
5. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
a. Rupiah - - - - - - - - - - - -
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
6. Tagihan akseptasi 2.157 - - - - 2.157 - - - - - -
7. Kredit yang diberikan
dan pembiayaan yang
diberikan
a. Debitur Usaha Mikro,
Kecil dan Menengah
(UMKM)
i. Rupiah - - - - - - 34.544 - - - - 34.544
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
b. Bukan debitur UMKM
i. Rupiah 613.019 - - - 613.019 345.817 - - - - 345.817
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
c. Kredit yang
direstrukturisasi
i. Rupiah 12.248 - - - - 12.248 15.344 - - - - 15.344
ii. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
8. Penyertaan modal 584.146 - - - - 584.146 584.146 - - - - 584.146
9. Tagihan lainnya 50.357 - - - - 50.357 15.176 - - - - 15.176
10. Komitmen dan
kontinjensi
a. Rupiah 37.707 - - - - 37.707 443.880 - - - - 443.880
b. Valuta asing 92.989 - - - - 92.989 6.828 - - - - 6.828
210 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 213
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
(dalam jutaan Rupiah)
Individual
No. Pos-pos 31 Desember 2025 (Diaudit) 31 Desember 2024 (Diaudit)
L DPK KL D M Jumlah L DPK KL D M Jumlah
II. Pihak tidak terkait
1. Penempatan pada bank
lain
a. Rupiah 33.080 - - - - 33.080 47.740 - - - - 47.740
b. Valuta asing 3.129.875 - - - - 3.129.875 2.508.836 - - - - 2.508.836
2. Tagihan spot dan
derivatif/forward
a. Rupiah 1.016.216 - - - - 1.016.216 900.781 - - - - 900.781
b. Valuta asing 192.272 - - - - 192.272 37.308 - - - - 37.308
3. Surat berharga yang
dimiliki
a. Rupiah 28.765.052 - - - - 28.765.052 23.837.735 - - - 23.837.735
b. Valuta asing 7.044.834 - - - - 7.044.834 3.591.362 - - - - 3.591.362
4. Surat berharga yang
dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
a. Rupiah 8.306.914 - - - - 8.306.914 14.469.530 - - - - 14.469.530
b. Valuta asing - - - - - - - - - - - -
5. Tagihan atas surat
berharga yang dibeli
dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
a. Rupiah 19.307 - - - - 19.307 829.024 - - - - 829.024
b. Valuta asing 185.486 - - - - 185.486 9.399 - - - - 9.399
6. Tagihan akseptasi 1.916.520 - - - - 1.916.520 1.574.241 - - - - 1.574.241
7. Kredit yang diberikan
dan pembiayaan yang
diberikan
a. Debitur Usaha Mikro,
Kecil dan Menengah
(UMKM)
i. Rupiah 15.674.672 206.305 25.190 24.719 894.266 16.825.152 15.397.046 211.665 32.622 37.936 1.001.813 16.681.082
ii. Valuta asing 227.922 6.575 - - 2 234.499 398.276 8.951 - - 2 407.229
b. Bukan debitur UMKM
i. Rupiah 69.575.663 1.894.604 92.817 182.855 1.216.820 72.962.759 72.831.081 1.729.712 106.752 115.503 1.433.569 76.216.617
ii. Valuta asing 17.448.629 541.855 - - - 17.990.484 18.935.621 664.912 - - 366.353 19.966.886
c. Kredit yang
direstrukturisasi
i. Rupiah 1.314.401 667.347 19.762 39.512 1.173.956 3.214.978 2.607.234 754.536 32.401 27.446 1.530.800 4.952.417
ii. Valuta asing 698.223 548.430 - - - 1.246.653 586.166 614.974 - - 366.353 1.567.493
8. Penyertaan modal 36.939 - - - - 36.939 35.677 - - - - 35.677
9. Tagihan lainnya 1.262.639 14.101 94 28 21.444 1.298.306 1.111.729 13.334 21 4 32.736 1.157.824
10. Komitmen dan
kontinjensi
a. Rupiah 34.300.191 72.472 3 - 15 34.372.681 40.316.739 77.818 - - 295 40.394.852
b. Valuta asing 91.418.001 - - - - 91.418.001 68.689.938 - - - - 68.689.938
III. INFORMASI LAIN
1. Total aset bank yang - -
dijaminkan :
a. Pada Bank Indonesia - -
b. Pada pihak lain - -
2. Agunan yang diambil 652.276 735.274
alih
L: Lancar, DPK: Dalam Perhatian Khusus, KL: Kurang Lancar, D: Diragukan, M: Macet
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 211
Page 214
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
INFORMASI MATERIAL LAINNYA Secara keseluruhan, berdasarkan perhitungan rasio-rasio
tersebut di atas, Maybank Indonesia telah memenuhi
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG kriteria “sangat likuid” dalam penilaian tingkat kesehatan
Maybank Indonesia mengukur kemampuan dalam bank.
memenuhi seluruh kewajiban, baik jangka pendek
maupun jangka panjang, melalui berbagai indikator Kemampuan Membayar Utang Jangka Panjang (Rasio
keuangan, termasuk rasio likuiditas, solvabilitas, dan Solvabilitas)
rentabilitas. Bank secara konsisten menunjukkan Salah satu parameter utama dalam mengukur rasio
kemampuan yang sangat baik dalam memenuhi solvabilitas adalah rasio permodalan, Rasio Kecukupan
kewajiban finansialnya, yang tercermin dari penilaian Modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) mencerminkan
lembaga pemeringkat nasional maupun internasional, perbandingan modal Bank terhadap aset tertimbang
melalui peringkat kredit yang diberikan kepada Bank. menurut risiko (Risk Weighted Assets/RWA). Maybank
Indonesia senantiasa memastikan kecukupan
Lembaga pemeringkat nasional, Pefindo, memberikan permodalan berada pada tingkat yang memadai
penilaian yang sangat kuat kepada Maybank Indonesia untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, dengan
dengan menetapkan peringkat korporasi idAAA mempertimbangkan cakupan risiko kredit, risiko pasar,
dengan outlook Stabil. Selain itu, keikutsertaan Bank serta risiko operasional. Hal ini dilakukan guna menjaga
sebagai peserta program penjaminan simpanan pada ketahanan Bank dalam mendukung pertumbuhan usaha
Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) turut memperkuat yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, rasio CAR Bank
kepercayaan serta mendukung kemampuan Bank tercatat sebesar 27,31%, jauh lebih tinggi dibandingkan
dalam memenuhi kewajiban kepada para pemangku rasio CAR minimum yang dipersyaratkan oleh regulator.
kepentingan.
Rasio Rentabilitas
Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek Maybank Indonesia menghitung rasio keuangan yang
(Likuiditas Bank) dimiliki untuk mengukur kemampuan profitabilitas dan
Untuk mengukur kemampuan Bank dalam memenuhi efisiensi kinerja, rasio yang dihitung meliputi Rasio Laba
kewajiban jangka pendek, Maybank Indonesia terhadap Aset (ROA), Laba terhadap Ekuitas (ROE), Margin
menggunakan berbagai rasio likuiditas, Salah satu Bunga Bersih (NIM), rasio Biaya terhadap Pendapatan
parameter utama dalam menilai tingkat likuiditas yang (CIR), dan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan
sehat adalah dengan membandingkan jumlah kredit Operasional (BOPO).
yang disalurkan terhadap dana pihak ketiga melalui
rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), yang mencerminkan Pada tahun 2025, Maybank Indonesia membukukan
keseimbangan antara penyaluran pembiayaan dan rasio profitabilitas berupa ROA dan ROE masing-masing
ketersediaan sumber pendanaan Bank. sebesar 1,16% dan 5,54% sedangkan rasio Net Interest
Margin (NIM) tercatat sebesar 4,31%, Adapun rasio BOPO
Maybank Indonesia juga menggunakan rasio Bank tercatat sebesar 86,33%.
Liquidity Coverage Ratio (LCR) yang merupakan rasio
perbandingan antara High Quality Liquid Assets (HQLA) Rasio Kepatuhan
dengan estimasi total arus kas keluar bersih (net cash Bank Indonesia menerapkan bauran kebijakan moneter,
outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam makroprudensial, serta kebijakan sistem pembayaran
skenario krisis. Regulator menetapkan pemenuhan LCR dan pengelolaan mata uang Rupiah sepanjang tahun
paling rendah 100% sebagaimana diatur dalam POJK No. 2025 guna mencapai dan menjaga stabilitas nilai
42/POJK.03/2015 tentang LCR. Rupiah. Kebijakan-kebijakan tersebut senantiasa
dievaluasi secara berkelanjutan seiring dengan dinamika
Pada tahun 2025, rasio LDR Maybank Indonesia mencapai perekonomian global maupun domestik. Bauran
90,31% (Bank saja), dan rasio kewajiban pemenuhan kebijakan ini juga mencakup pengawasan terhadap
kecukupan likuiditas (LCR) mencapai 175,83% (Bank sejumlah rasio kepatuhan perbankan, antara lain
saja). Bank juga menjaga Net Stable Funding Ratio rasio Giro Wajib Minimum (GWM), pemenuhan Batas
(NFSR) dengan meningkatkan stabilitas pendanaan Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), serta ketentuan
Bank yang disesuaikan dengan komposisi aset dan Posisi Devisa Neto (PDN).
rekening administratif. Rasio NFSR dihitung dengan
membandingkan jumlah dana stabil yang tersedia Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mampu memenuhi
(Available Stable Funding) dengan jumlah dana stabil rasio BMPK sebagaimana yang diatur oleh regulator,
yang dibutuhkan (Required Stable Funding). Pada tahun sehingga tidak ada pelanggaran dan pelampauan BMPK
2025, rasio NSFR Bank mencapai 112,44% (Bank saja), lebih serta pemenuhan rasio GWM dan PDN yang dijelaskan
tinggi dibandingkan ketentuan regulator sebesar 100% dalam tabel yang disajikan pada pembahasan rasio
sebagaimana yang diatur dalm POJK No. 50/POJK.03/2017 keuangan utama.
tentang NSFR.
212 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 215
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
TINGKAT KOLEKTIBILITAS KREDIT DAN ANALISIS KUALITAS ASET PRODUKTIF
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia secara konsisten mengelola kualitas aset produktif melalui penerapan
prinsip kehati-hatian serta penguatan manajemen risiko kredit. Kualitas aset produktif Bank tercermin dari pergerakan
sejumlah indikator utama, antara lain rasio NPL gross (Bank saja) sebesar 2,31% dan rasio NPL net sebesar 1,41% membaik
dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang masing-masing tercatat sebesar 2,88% dan 1,54%. Secara konsolidasi,
rasio NPL gross sebesar 2,17% dan rasio NPL net sebesar 1,31% dari tahun sebelumnya sebesar 2,68% (gross) dan 1,42%
(net). Sedangkan Loan at Risk (LaR) Bank saja terus membaik menjadi 6,67% per 31 Desember 2025 dari sebesar 8,22%
per 31 Desember 2024.
Kenaikan atau penurunan kualitas aset produktif juga dipengaruhi oleh strategi penyaluran kredit Bank yang lebih
selektif, termasuk penyesuaian appetite risiko dan fokus pada portofolio dengan profil risiko yang lebih terukur. Selain
itu, Bank terus memperkuat kualitas underwriting, pemantauan portofolio secara berkelanjutan, serta peningkatan
efektivitas sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendeteksi potensi penurunan kualitas kredit sejak dini.
Upaya restrukturisasi kredit secara terarah juga dilakukan untuk debitur-debitur yang masih memiliki prospek usaha
yang baik namun terdampak tekanan likuiditas jangka pendek.
Sebagai langkah mitigasi dalam kualitas aset produktif, Bank meningkatkan kecukupan pencadangan kerugian
penurunan nilai (CKPN) sesuai dengan standar akuntansi dan regulasi yang berlaku, serta memperkuat proses
remedial dan recovery untuk kredit bermasalah. Bank juga melakukan diversifikasi portofolio kredit, memperketat
pengelolaan konsentrasi risiko, serta memperkuat koordinasi lintas fungsi dalam menjaga kualitas aset secara
berkesinambungan. Dengan langkah-langkah tersebut, Bank optimistis dapat mempertahankan kualitas aset produktif
yang sehat serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan ke depan.
Adapun informasi mengenai klasifikasi kredit yang diberikan kepada nasabah berdasarkan tingkat kolektibilitas sebagai
berikut:
(dalam miliar Rupiah)
Perubahan
Uraian 2025 2024 2023
2025-2024 2024-2023
Lancar 117.267 120.666 108.669 -2,8% 19,6%
Dalam Perhatian Khusus 3.757 3.667 4.086 2,5% 9,4%
Kredit Bermasalah 2.614 3.248 3.247 -19,5% -9,8%
Jumlah kredit tidak lancar 6.370 6.915 7.333 -7,9% -0,6%
Jumlah kredit yang diberikan – gross 123.637 127.581 116.002 -3,1% 18,3%
% Jumlah tunggakan terhadap jumlah kredit yang 5,2% 5,4% 6,3% -0,3% -1,0%
diberikan – gross
Maybank Indonesia terus melakukan upaya dalam hal pengendalian risiko kredit sehingga tingkat kolektibilitas kredit
yang diberikan tetap terjaga. Pada tahun 2025, jumlah kredit tidak lancar Bank – gross sebesar Rp6,3 triliun dengan
persentase terhadap total kredit sebesar 5,2% turun dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 5,4%.
Maybank Indonesia senantiasa memantau kualitas portofolio kredit secara ketat dan membantu nasabah yang
terdampak dalam mengelola kewajibannya, Bank secara pro-aktif terus memberi dukungan kepada debitur khususnya
yang mungkin masih terdampak pandemi dengan menganalisa kondisi usaha debitur dan fokus pada restrukturisasi.
Kredit yang diberikan yang direstrukturisasi meliputi antara lain kredit dengan perpanjangan jangka waktu dan/atau
penurunan tingkat bunga. Pada tahun 2025, total pinjaman yang direstrukturisasi Bank adalah sebesar Rp4,5 triliun,
turun 31,5% atau sebesar Rp2,1 triliun dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp6,5 triliun.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 213
Page 216
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
STRUKTUR MODAL
Struktur Modal yang Terkelola
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Bank Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan dari POJK No. 11/
POJK.03/2016, Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai dengan profil risiko. Penyediaan modal minimum Bank
berdasarkan profil risiko yang berlaku saat ini adalah 9% sampai dengan kurang dari 10% dari Aset Tertimbang Menurut
Risiko (ATMR). Selain kewajiban untuk memenuhi modal minimum sesuai profil risiko, Bank juga wajib untuk membentuk
tambahan modal sebagai penyangga (buffer) dengan rincian sebagai berikut: (i) Capital Conservation Buffer, (ii)
Countercyclical Buffer, dan/atau (iii) Capital Surcharge untuk Bank Sistemik. Pada tahun 2024, tambahan modal
sebagai penyangga (Capital Conservation Buffer) yang berlaku bagi Bank adalah sebesar 2,5%; Countercyclical Buffer
sebesar 0%; dan Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 1%. Persyaratan Countercyclical Buffer dan Capital
Surcharge untuk Bank Sistemik akan direview oleh Otoritas Jasa Keuangan sebanyak dua kali setiap tahunnya. Seluruh
kewajiban tambahan modal sebagai penyangga harus dipenuhi dengan komponen modal inti utama (Common Equity
Tier 1/ CET 1).
Per posisi 31 Desember 2025, posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) untuk bank saja berada pada tingkat 25,47%, berhasil
dipertahankan di atas ketentuan modal minimum termasuk di dalamnya tambahan kewajiban modal sebagai
penyangga. Selain itu, rasio Tier 1 (pada saat ini sama dengan rasio CET 1) sebesar 24,30% juga masih berada di atas
ketentuan minimum yang berlaku (Tier 1 sebesar 6% dan CET 1 sebesar 4,5%), hal ini mengindikasikan Bank memiliki
cadangan modal yang dibutuhkan untuk menyerap semua risiko yang teridentifikasi dan memastikan tersedianya
modal yang berkesinambungan untuk mengatasi seluruh risiko, terutama apabila terjadi krisis keuangan dan ekonomi
yang dapat mengganggu stabilitas sistem keuangan.
Bank akan terus menjaga struktur permodalan yang optimal untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Selain itu,
Bank juga akan mengelola struktur permodalan yang kuat dan sehat untuk menyediakan ruang yang memadai
bagi pertumbuhan bisnis yang optimal, dan pada saat bersamaan mengelola modal pada tingkat yang aman dan
memenuhi standar yang berlaku.
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
Permodalan
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Modal
Modal Inti (Tier I) 25.326 30.882 23.664 28.879
Modal Pelengkap (Tier II) 1.220 1.383 1.225 1.377
Jumlah Modal 26.546 32.265 24.889 30.256
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR untuk Risiko Kredit 89.582 102.622 89.925 102.154
ATMR untuk Risiko Pasar 4.115 4.117 5.638 5.618
ATMR untuk Risiko Operasional 10.519 11.400 9.645 10.626
Jumlah ATMR 104.217 118.140 105.207 118.398
Rasio Permodalan
Rasio Tier 1 24,30% 26,14% 22,49% 24,39%
Rasio Tier 2 1,17% 1,17% 1,16% 1,16%
Rasio KPMM 25,47% 27,31% 23,65% 25,55%
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal
Manajemen Bank merancang struktur modal yang optimal dalam proses perencanaan modal dan memantau
kebutuhan permodalan secara rutin dengan dukungan analisis data. Struktur modal yang optimal akan senantiasa
dipertahankan untuk memastikan tingkat permodalan yang kuat dan pada saat bersamaan tetap menyediakan ruang
yang memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Pemenuhan kecukupan modal Bank dihitung menggunakan sarana Capital Adequacy Ratio (CAR), yang
mencerminkan kemampuan untuk menampung risiko kerugian yang mungkin ditanggung oleh Bank. Semakin tinggi
214 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 217
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
CAR mencerminkan kemampuan Bank yang semakin serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan. Di
baik dalam menyerap risiko-risiko dari kredit atau aset samping itu, Bank akan terus menyelaraskan pengelolaan
produktif lainnya serta memberikan kontribusi terhadap kecukupan modal dan keuangan dengan risk appetite
laba. melalui proses perencanaan modal dan Internal Capital
Adequacy Assesment Process (ICAAP).
Berdasarkan penilaian atas peringkat kesehatan Bank per
posisi Juni 2025, profil risiko Bank berada pada peringkat PROPERTI INVESTASI
Low to Moderate (2) yang mensyaratkan total modal Hingga akhir tahun 2025, Maybank Indonesia tidak
minimum sebesar 9% sampai dengan kurang dari 10% memiliki aset properti yang digunakan untuk keperluan
dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Di samping investasi.
itu, sesuai dengan POJK Nomor 34/POJK.03/2016 tentang
perubahan atas POJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, MODAL
Bank wajib menyediakan tambahan modal sebagai Hingga akhir tahun 2025, Maybank Indonesia tidak
penyangga (buffer) yakni Capital Conservation Buffer memiliki ikatan/komitmen yang material terkait investasi
sebesar 2,5%, Countercyclical Capital Buffer sebesar barang modal. Karena itu, informasi terkait nama pihak
0% dan Capital Surchange for D-SIB buffer sebesar 1%. yang melakukan ikatan; tujuan dari ikatan tersebut;
Dengan demikian total modal minimum yang harus sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-
dipenuhi oleh Bank untuk tahun 2025 sebesar 13,5% dari ikatan tersebut; mata uang yang menjadi denominasi;
ATMR. dan langkah-langkah yang direncanakan perusahaan
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang
Posisi CAR Bank (Bank saja) setelah memperhitungkan terkait tidak ditampilkan pada Laporan Tahunan ini.
faktor risiko kredit, risiko pasar dan risiko operasional
untuk posisi 31 Desember 2025 adalah sebesar 25,47%, INVESTASI BARANG MODAL YANG DIREALISASIKAN
atau masih berhasil dipertahankan di atas ketentuan TAHUN BUKU TERAKHIR
minimum yang diwajibkan oleh regulator. Bank melakukan investasi barang modal yang terutama
mencakup tanah, bangunan, perangkat keras komputer,
Dasar Pemilihan Kebijakan Manajemen atas Struktur mesin ATM, kendaraan bermotor, serta perangkat lunak
Modal termasuk lisensi yang digunakan untuk mendukung
Dalam pengelolaan rencana permodalan, Bank aktivitas operasional Bank dan sejalan dengan ekspansi
telah mempertimbangkan prediksi ekonomi, potensi bisnis yang berkelanjutan.
pertumbuhan bisnis, risk appetite, hasil stress test
dan target rasio permodalan. Dengan pertimbangan Pada tahun 2025, Maybank Indonesia merealisasikan
tersebut, Bank akan mampu bertahan dalam melewati investasi barang modal sebesar Rp307 miliar,
siklus ekonomi, memanfaatkan pertumbuhan bisnis dan dibandingkan Rp505 miliar pada tahun sebelumnya.
peluang strategis, memaksimalkan tingkat pengembalian Investasi tersebut terutama difokuskan pada
pemegang saham, dan menjalankan bisnis dalam koridor pembangunan infrastruktur pendukung pengembangan
risk appetite dan mematuhi peraturan yang berlaku. digital, modernisasi infrastruktur teknologi informasi, serta
penguatan ketahanan siber guna memastikan layanan
Untuk memenuhi tujuan ini, kebijakan pengelolaan Bank tetap andal, aman, dan berdaya saing. Informasi
modal Bank disusun untuk memastikan bahwa struktur lebih rinci mengenai investasi barang modal pada tahun
permodalan senantiasa sejalan dengan strategi bisnis 2025 dan 2024 disajikan sebagai berikut:
Bank dan pertumbuhan bisnis di masa mendatang
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai investasi
No Jenis Barang Modal Tujuan Investasi
2025 2024
1 Tanah Memberikan nilai manfaat di - 6
masa depan dengan tujuan untuk
2 Bangunan, termasuk Renovasi mendukung atau memenuhi 29 48
kebutuhan kegiatan operasional
3 Peralatan Kantor sejalan dengan ekspansi bisnis yang 141 261
berkelanjutan
4 Instalasi 11 34
5 Kendaraan Bermotor 12 26
6 Perangkat lunak (aset tak berwujud) 114 129
TOTAL 307 505
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 215
Page 218
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN
Maybank Indonesia tidak mencatatkan adanya informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal Laporan
Akuntan.
PERBANDINGAN TARGET DAN REALISASI 2025
Target dan Realisasi Keuangan
Maybank Indonesia telah menetapkan sejumlah target kinerja untuk tahun buku 2025 sebagaimana tercantum
dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), Adapun perbandingan antara target yang ditetapkan dengan realisasi pencapaian
sepanjang tahun buku 2025 disajikan sebagai berikut:
No Uraian Target 2025* Realisasi 2025**
1 Simpanan Rp 128,2 triliun Rp 116,7 triliun
2 CASA Rp 68,9 triliun Rp 67,4 triliun
3 Kredit Rp 121,7 triliun Rp 108,6 triliun
4 Total Aset Rp 191,0 triliun Rp 178,8 triliun
5 LDR 91,00% 90,31%
6 NPL - gross 2,66% 2,31%
7 ROA 1,01% 0,94%
8 ROE 5,64% 5,38%
9 NIM 3,46% 3,27%
10 CIR 69,90% 72,63%
11 BOPO 86,56% 87,43%
12 CAR 21,72% 25,47%
13 Laba sebelum Pajak Rp 1,8 triliun Rp 1,7 triliun
14 Laba setelah Pajak Rp 1,4 triliun Rp 1,3 triliun
* Target Rencana Bisnis Bank/RBB (Bank saja)
** Realisasi Kinerja (Bank saja)
PROYEKSI 2026 Memasuki fase transformasi berikutnya, Maybank
Proyeksi Keuangan Indonesia mengarahkan strategi bisnisnya selaras
Maybank Indonesia menetapkan target atau proyeksi dengan agenda strategis Maybank Group melalui ROAR30
untuk tahun buku 2026 sebagai berikut: sebagai kelanjutan dari fondasi yang dibangun pada
No Uraian Proyeksi Target 2026*
periode M25+. Strategi ini menekankan peningkatan
profitabilitas yang berkelanjutan dengan target Return
1 Simpanan Rp 134,3 triliun
on Equity (ROE) Grup pada kisaran 13–14% hingga tahun
2 CASA Rp 71,6 triliun 2030, sekaligus memperkuat posisi Bank sebagai institusi
3 Kredit Rp 119,9 triliun keuangan yang relevan dan adaptif terhadap perubahan
lanskap industri. Dalam kerangka tersebut, Bank
4 Total Aset Rp 195,8 triliun
memfokuskan langkah pada penguatan nilai Humanising
5 LDR 89,31%
Financial Services, peningkatan pengalaman nasabah,
6 NPL - gross 2,23% serta pengembangan layanan berbasis nilai yang
7 ROA 1,01% memberikan dampak ekonomi dan sosial yang lebih luas.
8 ROE 6,25%
Ke depan, arah strategi Maybank Indonesia akan
9 NIM 3,45%
bergerak pada penguatan kapabilitas regional,
10 CIR 68,10% pengembangan solusi terpadu lintas entitas melalui
11 BOPO 85,47% sinergi One Maybank, serta perluasan layanan wealth
management, keuangan syariah, dan transaksi digital
12 CAR 24,53%
yang terintegrasi. ROAR30 juga menempatkan investasi
13 Laba sebelum Pajak Rp 1,9 triliun teknologi, data analytics, dan kecerdasan buatan sebagai
14 Laba setelah Pajak Rp 1,6 triliun prioritas utama untuk meningkatkan produktivitas
* Target Rencana Bisnis Bank/RBB (Bank saja)
dan memperkuat kualitas layanan di seluruh segmen
nasabah. Langkah ini sejalan dengan visi Maybank
216 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 219
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
untuk memperkuat posisi sebagai mitra regional pilihan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
di ASEAN serta mendukung pertumbuhan ekonomi riil dan berpedoman pada Tata Kelola yang baik bagi
melalui pembiayaan UMKM dan sektor strategis. Bank, dengan tetap memperhatikan kepentingan Bank.
Peraturan Direksi ini berisi petunjuk pelaksanaan aktivitas
Sejalan dengan visi dan tujuan Maybank Group, serta bagi unit-unit kerja yang terkait dengan Pembagian
dengan mempertimbangkan area fokus utama Maybank Dividen Bank kepada Pemegang Saham, sehingga
Indonesia, Manajemen Bank telah menerjemahkan M30 diharapkan pelaksanaan aktivitas tersebut dapat
Strategic Plan ke dalam strategi utama yang menjadi dilakukan dengan lebih efektif, akuntabel, terorganisir dan
kerangka penyusunan Rencana Bisnis Bank (RBB) di tahun tepat waktu, dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.
2026 dan tahun-tahun mendatang. Dengan menerapkan
strategi M30, Bank tidak hanya beradaptasi dengan Dividen Tahun Buku 2021
perubahan tetapi juga berupaya menciptakan peluang Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
baru untuk memberikan nilai lebih kepada nasabah, pada tanggal 25 Maret 2022, Bank telah melakukan
masyarakat, dan pemangku kepentingan. Sebagai pembagian dividen untuk Tahun Buku 2021. Dari laba
One Team One Direction New Energy, Bank akan terus bersih Bank Tahun Buku 2021 sebesar Rp1.644.969.584.617,
memicu semangat baru di setiap langkah bisnis, Bank sebesar Rp6,47496 (enam rupiah koma empat tujuh
menjalankan upaya ini untuk menghadirkan inovasi empat sembilan enam sen) per saham atau 30%
berkelanjutan, memperkuat sinergi, dan mendorong dari laba bersih dengan total maksimal sebesar
pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan bagi Rp493.490.875.385 dibagikan sebagai dividen kepada
Maybank Indonesia. pemegang saham.
Dalam konteks internal, arah M30 merupakan horison Dividen Tahun Buku 2022
jangka panjang yang menjadi target akhir dari Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
implementasi ROAR30, sekaligus menandai fase pada tanggal 31 Maret 2023, Bank telah melakukan
penguatan fondasi operasional, budaya organisasi, pembagian dividen untuk Tahun Buku 2022. Dari laba
serta manajemen risiko yang semakin matang. Maybank bersih Bank Tahun Buku 2022 sebesar Rp1.471.070.391.742,
Indonesia akan terus mendorong pertumbuhan sebesar Rp7,72061 (tujuh rupiah koma tujuh dua nol enam
berbasis kualitas, memperluas kapabilitas digital, satu sen) per saham atau 40% dari laba bersih dengan
serta memperkuat diferensiasi melalui nilai syariah total maksimal sebesar Rp588.428.156.697 dibagikan
dan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi sebagai dividen kepada pemegang saham.
jangka panjang Bank. Dengan landasan tersebut, Bank
optimis dapat mempertahankan daya saing di industri Dividen Tahun Buku 2023
perbankan nasional sekaligus menciptakan nilai tambah Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan pada tanggal 1 April 2024, Bank telah melakukan
hingga tahun 2030. pembagian dividen untuk Tahun Buku 2023. Dari laba
bersih Bank Tahun Buku 2023 sebesar Rp1.743.406.226.869,
KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN sebesar Rp10,29365 (sepuluh rupiah koma dua sembilan
Kebijakan Dividen tiga enam lima sen) per saham atau 45% dari laba
Bank membagikan Dividen berdasarkan ketentuan bersih dengan total maksimal sebesar Rp784.532.802.091
peraturan yang berlaku di Indonesia, khususnya dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham.
ketentuan terkait pasar modal, bursa efek, ketentuan
perpajakan maupun ketentuan perbankan dan harus Dividen Tahun Buku 2024
disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
Pemegang Saham (RUPS). pada tanggal 11 April 2025, Bank telah melakukan
pembagian dividen untuk Tahun Buku 2024. Dari laba
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan bersih Bank Tahun Buku 2024 sebesar Rp1.115.963.322.571,
Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang sebesar Rp5,85691 (lima rupiah koma delapan lima
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan dalam enam sembilan satu sen) per saham atau 40% dari laba
rangka meningkatkan pengelolaan hak Pemegang bersih dengan total maksimal sebesar Rp446.385.329.029
Saham dalam pelaksanaan Pembagian Dividen, Bank dibagikan sebagai dividen kepada pemegang saham.
telah memiliki Kebijakan Internal mengenai Pembagian
Dividen, yang tertuang di dalam Peraturan Direksi No. PER. Dividen Tahun Buku 2025
DIR.2024.001/DIR COMPLIANCE tentang “Pedoman Proses Keputusan penetapan pembagian dividen dari laba
dan Mekanisme Pembayaran Dividen Perseroan kepada bersih Bank Tahun Buku 2025 akan disampaikan dalam
Pemegang Saham”, sehingga Pembagian Dividen Bank RUPS Tahunan 2026.
kepada Pemegang Saham dapat dilaksanakan sesuai
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 217
Page 220
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Informasi secara rinci mengenai pembayaran dividen yang dilakukan Bank untuk periode 5 (lima) tahun buku terakhir
adalah sebagai berikut:
Persentase
Dividen per
Jumlah Dividen Jumlah
Saham Tanggal Tanggal
Tahun Buku Tanggal RUPST yang Dibagikan Pembayaran
(Rp jumlah Pengumuman Pembayaran
terhadap Laba Dividen (Rp miliar)
penuh)
Bersih (%)
2025 Keputusan penetapan pembagian dividen dari laba bersih Bank Tahun Buku 2025 akan disampaikan dalam RUPS
Tahunan 2025.
2024 11 April 2025 40% 5,85691 446,4 14 April 2025 9 Mei 2025
2023 1 April 2024 45% 10,29365 784,5 2 April 2024 30 April 2024
2022 31 Maret 2023 40% 7,72061 1,471,1 3 April 2023 28 April 2023
2021 25 Maret 2022 30% 6,47496 493,5 29 Maret 2022 28 April 2022
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN pihak terkait dijelaskan dalam pembahasan Transaksi
DAN/ATAU MANAJEMEN (ESOP/MSOP) Material Benturan Kepentingan dan Transaksi dengan
Hingga akhir tahun 2025, Maybank Indonesia tidak Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi.
memiliki program pemberian opsi saham bagi Direksi,
Dewan Komisaris maupun karyawan. Oleh karena itu, TRANSAKSI-TRANSAKSI PENTING LAINNYA DALAM
Bank tidak menyajikan informasi terkait jumlah saham JUMLAH YANG SIGNIFIKAN
ESOP/MSOP dan realisasinya; jangka waktu; persyaratan Tidak terdapat transaksi penting lainnya dalam jumlah
karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan harga yang signifikan yang dilakukan oleh Maybank Indonesia
exercise. selama tahun 2025 selain yang sudah diuangkapkan
dalam bab Analisa dan Pembahasan Manajemen ini.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN
UMUM TRANSAKSI MATERIAL TERKAIT INVESTASI,
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak menerbitkan EKSPANSI, DIVESTASI, AKUISISI, DAN
efek apapun. RESTRUKTURISASI
Investasi
PERUBAHAN-PERUBAHAN PENTING YANG TERJADI Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
DI BANK DAN KELOMPOK USAHA BANK PADA kegiatan investasi sehingga informasi terkait tujuan,
TAHUN 2025 nilai transaksi dan sumber dana kegiatan investasi tidak
Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan- disajikan.
perubahan penting yang terjadi di Bank dan Kelompok
Usaha Bank. Ekspansi
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
LARANGAN, BATASAN, DAN HAMBATAN kegiatan ekspansi sehingga informasi terkait tujuan,
SIGNIFIKAN UNTUK MELAKUKAN TRANSFER nilai transaksi dan sumber dana kegiatan ekspansi tidak
DANA ANTARA BANK DAN ENTITAS LAIN DALAM disajikan.
KELOMPOK USAHA
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak mencatatkan Divestasi
adanya larangan, batasan, dan hambatan yang Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
signifikan dalam transfer dana antar Bank dan entitas lain kegiatan divestasi sehingga informasi terkait tujuan,
dalam kelompok usaha. nilai transaksi dan sumber dana kegiatan divestasi tidak
disajikan.
PENYEDIAAN DANA, KOMITMEN, SERTA FASILITAS
LAIN Akuisisi
Dengan mengacu pada kebijakan internal Bank Pada tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
mengenai penyediaan dana kepada pihak terkait kegiatan akuisisi sehingga informasi terkait tujuan,
(individu maupun kelompok, termasuk Pejabat Eksekutif, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan akuisisi tidak
Direksi, dan Komisaris Bank) telah dilaksanakan secara disajikan.
wajar dengan syarat yang wajar dengan persetujuan
Dewan Komisaris, Transaksi penyediaan dana kepada
218 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 221
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Restrukturisasi Bank dan entitas anak melakukan transaksi dengan
Pada tahun 2025, tidak terdapat kegiatan restrukturisasi pihak berelasi sesuai dengan ketentuan Pernyataan
utang maupun modal. Oleh karena itu, Maybank Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 mengenai
Indonesia tidak menyajikan informasi terkait kegiatan “Pengungkapan Pihak- Pihak Berelasi”. Jenis transaksi
restrukturisasi dalam hal tujuan, nilai transaksi, dan dan saldo dengan pihak berelasi, baik yang dilaksanakan
sumber dana kegiatan restrukturisasi. dengan ataupun tidak dilaksanakan dengan syarat
serta kondisi normal yang sama untuk pihak yang tidak
TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan
BENTURAN KEPENTINGAN DAN TRANSAKSI DENGAN keuangan konsolidasian.
PIHAK AFILIASI/PIHAK BERELASI
Transaksi Benturan Kepentingan Kewajaran Transaksi, Mekanisme Review, serta
Selama tahun 2025, Maybank Indonesia tidak Pemenuhan Ketentuan dan Peraturan Transaksi dengan
mencatatkan transaksi yang mengandung benturan Pihak Afiliasi
kepentingan. Karena itu, Bank tidak menyajikan informasi Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan dengan
terkait dengan nama pihak yang bertransaksi dan sifat syarat dan kondisi yang sama dengan transaksi-transaksi
hubungan afiliasi; penjelasan mengenai kewajaran dengan pihak ketiga, kecuali kredit yang diberikan kepada
transaksi; alasan dilakukannya transaksi; realisasi para karyawan kunci. Transaksi Afiliasi yang dilakukan
transaksi pada periode tahun buku terakhir; kebijakan Maybank Indonesia telah memenuhi ketentuan Peraturan
perusahaan terkait dengan mekanisme review atas Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang
transaksi; dan pemenuhan peraturan dan ketentuan Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan,
terkait. pada saat transaksi-transaksi tersebut dilakukan. Dalam
kegiatan normal usaha, Bank melakukan transaksi
Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Pihak Berelasi dengan pihak berelasi karena hubungan kepemilikan
Selama tahun 2024, terdapat Transaksi Afiliasi yang dan/atau kepengurusan. Semua transaksi dengan pihak-
dijalankan dengan tetap memenuhi ketentuan Peraturan pihak berelasi telah dilakukan dengan kebijakan dan
Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 tentang syarat yang telah disepakati bersama.
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
(“POJK 42”) yang dilaksanakan oleh Maybank Indonesia. Alasan Dilakukan Transaksi Pihak Berelasi
Transaksi Afiliasi yang dilaksanakan oleh Maybank Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan
Indonesia telah dijalankan sesuai dengan ketentuan POJK terutama untuk kepentingan dan keberlanjutan bisnis
42, termasuk dengan menerapkan prinsip “arm’s length” Bank yang berhubungan dengan pinjam-meminjam
dan melakukan prosedur untuk memastikan transaksi dana dalam kegiatan normal usaha.
afiliasi telah sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum dan memenuhi prinsip transaksi yang wajar. Pernyataan Direksi dan Dewan Komisaris atas Transaksi
Afiliasi
Selaras dengan POJK 42, Transaksi Afiliasi tidak Direksi menyatakan bahwa setiap transaksi afiliasi yang
seluruhnya wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa dilakukan Bank telah melalui prosedur yang memadai
Keuangan (“OJK”) dan Bursa Efek Indonesia (“BEI”) apabila untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan
tidak memenuhi kriteria yang wajib dilaporkan kepada sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, antara
OJK dan BEI. Seluruh Transaksi Afiliasi yang dilaksanakan lain melalui proses penelaahan, dilakukan dengan
oleh Maybank Indonesia sepanjang tahun 2024 tidak memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length
mengandung Benturan Kepentingan sebagaimana yang principle), serta memperhatikan ketentuan terhadap
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. Pasal 3 POJK 42.
42/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan”. Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan dalam
melakukan prosedur yang memadai untuk memastikan
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia melakukan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan
transaksi dengan pihak berelasi karena entitas di bawah praktik bisnis yang berlaku umum
pengendalian yang sama dan/atau kepengurusan dalam antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi
kegiatan usahanya. Dalam transaksi afiliasi/berelasi, yang wajar (arms-length principle).
Maybank Indonesia memberikan peran Dewan Komisaris
dan Komite Audit dalam memastikan transaksi tersebut Dewan Komisaris bersama dengan Direksi terus
dilakukan dengan wajar/arm’s length principle. Kemudian, mengembangkan, mengadopsi, mengungkapkan dan
Direksi juga memastikan bahwa transaksi afiliasi telah menyempurnakan kebijakan terkait transaksi afiliasi/
melalui prosedur yang memadai dilaksanakan sesuai berelasi, serta menjalankan proses yang kuat untuk
dengan praktik bisnis yang berlaku umum. menyetujui, meninjau, dan memantau transaksi tersebut
apabila terdapat konflik kepentingan yang melekat,
termasuk membentuk dan atau melibatkan Komite Audit.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 219
Page 222
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Komite Audit Maybank Indonesia bertugas untuk me-review dan memberikan rekomendasi atas transaksi pihak afiliasi/
berelasi yang signifikan, dan menyampaikan hal tersebut kepada Dewan Komisaris guna menentukan apakah transaksi
tersebut merupakan kepentingan terbaik bagi Perusahaan, Jika demikian, maka Komite Audit dapat menentukan
persyaratan yang adil dan reasonable.
Pengungkapan Pihak, Sifat, dan Nilai Transaksi Pihak Berelasi
Dalam hal terjadi transaksi dengan pihak afiliasi/pihak berelasi, Bank mencantumkan informasi antara lain, nama pihak,
hubungan, nature, dan nilai transaksi sebagaimana tertera pada tabel informasi di bawah. Pada tahun 2025, total nilai
transaksi pihak berelasi di sisi aset adalah sebesar Rp1,6 triliun dan di sisi liabilitas adalah sebesar Rp1,2 triliun.
Rincian informasi mengenai pihak-pihak berelasi dengan Maybank Indonesia beserta pihak, sifat dari hubungan dan
transaksi yang dilakukan selama tahun 2025, sebagaimana yang tertuang dalam Catatan Atas Laporan Keuangan
Konsolidasian Nomor 44, sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat dari hubungan Sifat dari transaksi
Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan kunci Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah,
pejabat eksekutif Simpanan nasabah, Beban yang masih harus dibayar
dan liabilitas lain-lain, Pendapatan bunga, Beban
bunga, Beban tenaga kerja.
Malayan Banking Berhad Pemegang saham akhir Giro pada bank lain, Tagihan derivatif, Beban dibayar
di muka dan aset lain-lain, Simpanan dari bank lain,
Liabilitas derivatif, Liabilitas akseptasi, Surat berharga
yang diterbitkan, Beban yang masih harus dibayar dan
liabilitas lain-lain, Obligasi subordinasi, Pendapatan
bunga, Beban bunga, Bank garansi.
Sorak Financial Holdings Pte, Ltd. Pemegang saham Simpanan nasabah, Beban bunga.
Maybank Offshore Corporate Pemegang saham Simpanan nasabah, Beban bunga.
Services (Labuan) Sdn, Bhd.
PT Maybank Sekuritas Indonesia Mempunyai pemegang akhir yang Kredit yang diberikan dari piutang/pembiayaan Syariah,
sama Penyertaan saham, Tagihan derivatif, Beban dibayar
di muka dan aset lain-lain, Liabilitas segera, Simpanan
nasabah, Liabilitas derivative, Pendapatan bunga,
Beban bunga.
MIB Securities India Mempunyai pemegang akhir yang Simpanan nasabah, Beban bunga.
sama
PT Maybank Asset Management Mempunyai pemegang akhir yang Simpanan nasabah, Beban bunga.
sama
MBB Labs Private Limited Mempunyai pemegang akhir yang Simpanan nasabah, Beban bunga.
sama
PT Asuransi Etiqa Internasional Mempunyai pemegang akhir yang Kredit yang diberikan dari piutang/Pembiayaan syariah,
Indonesia sama Simpanan nasabah, Pendapatan bunga, Beban bunga.
Maybank Singapore Limited Mempunyai pemegang akhir yang Simpanan dari bank lain, Beban bunga.
sama
(Dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024
Aset
Giro pada bank lain 115 61
Investasi keuangan 160 160
Tagihan derivatif 504 447
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah 411 143
Tagihan akseptasi 2 -
Beban yang dibayar di muka dan aset lain-lain 438 146
Transaksi berafiliasi untuk aset 1.630 957
220 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 223
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
(Dalam miliar Rupiah)
Uraian 2025 2024
Liabilitas
Liabilitas segera 0 1
Simpanan nasabah 387 404
Simpanan dari bank lain 2.610 2.915
Liabilitas derivatif 741 508
Liabilitas akseptasi 13 56
Surat berharga yang diterbitkan - 52
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain 3 6
Obligasi subordinasi 100 99
Transaksi berafiliasi untuk liabilitas 3.854 4.042
PERUBAHAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN
TERHADAP BANK
Peraturan
Perundang- Dampak Bagi Maybank Dampak Bagi Laporan
No Perubahan Signifikan dan Penjelasan
undangan (BI, OJK, Indonesia Keuangan
BEI)
Peraturan Bank Indonesia (“PBI”) /Peraturan Dewan Gubernur Bank Indonesia (“PADG”)
1 PBI No. 9 Tahun 2025 Pengaturan KLM diperkuat dengan skema Bank memperhatikan Tidak berdampak bagi
Tentang Kebijakan pemberian insentif yang berbasis kinerja dan skema pemberian Laporan Keuangan
Insentif Likuiditas berorientasi ke depan, yakni pelonggaran insentif tersebut dalam
Makroprudensial likuiditas di awal sesuai dengan arah menentukan target
dan pertumbuhan Kredit atau Pembiayaan. penyaluran kredit dan
PADG No. 27 pembiayaan sebagai
Tahun 2025 Ketentuan ini antara lain mengatur perihal respon terhadap
Tentang Peraturan besaran KLM yang merupakan pengurang perubahan skema
Pelaksanaan dari GWM dihitung berdasarkan komitmen pemberian insentif
Kebijakan Bank dalam penyaluran Kredit atau tersebut
Insentif Likuiditas Pembiayaan dan/atau hal lainnya yang
Makroprudensial dapat mendukung pertumbuhan Kredit atau
Pembiayaan
2 PBI No. 10 Tahun Dalam rangka menata industri Sistem Bank perlu melakukan Tidak berdampak bagi
2025 tentang Pembayaran, perlu adanya pengaturan penilaian mandiri dan Laporan Keuangan
Pengaturan Industri kriteria sebagai acuan penerapan prinsip memenuhi kriteria TIKMI,
Sistem Pembayaran same activities, same risk, and same menyampaikan Laporan
dan PADG No. 32 regulation melalui penilaian pemenuhan Strategic Business Plan
Tahun 2025 tentang kriteria berupa transaksi, interkoneksi, (SBP) dan Rencana Bisnis
Pengaturan Industri kompetensi, manajemen risiko, dan Sistem Pembayaran
Sistem Pembayaran infrastruktur teknologi informasi atau yang (RBSP) sesuai ketentuan
disebut sebagai TIKMI. yang berlaku
Penilaian pemenuhan TIKMI oleh industri
Sistem Pembayaran digunakan Bank
Indonesia dalam perizinan, penetapan,
persetujuan, akses kepesertaan,
penyelenggaraan, pengawasan, dan
pengakhiran penyelenggaraan Sistem
Pembayaran.
Selain itu, Bank diminta untuk menyampaikan
Laporan Strategic Business Plan (SBP) dan
Rencana Bisnis Sistem Pembayaran (RBSP).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 221
Page 224
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Peraturan
Perundang- Dampak Bagi Maybank Dampak Bagi Laporan
No Perubahan Signifikan dan Penjelasan
undangan (BI, OJK, Indonesia Keuangan
BEI)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”)/Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”)/Peraturan Anggota Dewan
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (“PADK”)
1. POJK Nomor 2 Bank diminta untuk menyampaikan Laporan Bank mempersiapkan Tidak berdampak bagi
tahun 2025 Tentang melalui sistem pelaporan OJK (APOLO) dan melaksanakan Laporan Keuangan
Pelaporan Bank dimana terdapat perubahan yaitu: kewajiban pelaporan
Umum Melalui a. Perubahan jenis laporan secara benar dan tepat
Sistem Pelaporan b. Perubahan periode pelaporan waktu menimbang
Otoritas Jasa c. Perubahan batas waktu penyampaian terdapat sanksi yang
Keuangan laporan melekat apabila
melanggar ketentuan
tersebut.
2. Peraturan Otoritas Adanya penambahan terkait: Bank mempersiapkan Penambahan dari
Jasa Keuangan a. Pelaporan UUS dan melaksanakan POJK ini tidak merubah
(POJK) Nomor 18 b. Penambahan ketentuan PE penyusun kewajiban pelaporan dan ketentuan terkait
Tahun 2025 tentang Laporan Keuangan publikasinya menimbang peyampaian Laporan
Transparansi dan c. Penambahan Laporan Publikasi keuangan terdapat sanksi yang Keuangan
Publikasi Laporan dan informasi kinerja keuangan periode melekat apabila
Bank semesteran melanggar ketentuan
tersebut.
3. POJK Nomor 24 Peraturan ini secara umum mengatur Bank diwajibkan untuk: Tidak berdampak bagi
Tahun 2025 tentang mengenai klasifikasi rekening Giro dan a. mengklasifikasikan Laporan Keuangan
Pengelolaan Tabungan, penatausahaan rekening rekening Giro dan
Rekening pada Bank nasabah, kebijakan dan prosedur Tabungan sesuai
Umum penatausahaan rekening, serta kewajiban POJK ini.
nasabah dalam menjaga rekening agar tetap b. memiliki kebijakan
aktif. Peraturan ini disusun untuk memberikan dan prosedur
kepastian dan pelindungan bagi nasabah penatausahaan
melalui standarisasi pengelolaan rekening rekening Giro dan
pada industri perbankan serta mencegah Tabungan selambat-
penyalahgunaan rekening nasabah. lambatnya 6 (enam)
bulan sejak POJK
Rekening Giro dan Tabungan diklasifikasikan diundangkan atau
menjadi 3 yaitu: selambat-lambatnya
a. rekening aktif, yaitu rekening yang 10 Mei 2026.
memiliki aktivitas pemasukan, penarikan, c. menyediakan
atau pengecekan saldo; sistem dalam
b. rekening tidak aktif, yaitu rekening yang rangka pengelolaan
tidak memiliki aktivitas pemasukan, rekening Giro dan
penarikan, atau pengecekan saldo lebih Tabungan dan
dari 360 hari; dan mengklasifikasikan
c. rekening dormant, yaitu rekening yang rekening Giro dan
tidak memiliki aktivitas pemasukan, Tabungan sesuai
penarikan, atau pengecekan saldo lebih dengan kriteria
dari 1800 hari. rekening aktif,
rekening tidak
aktif, dan rekening
dormant.
222 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 225
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Peraturan
Perundang- Dampak Bagi Maybank Dampak Bagi Laporan
No Perubahan Signifikan dan Penjelasan
undangan (BI, OJK, Indonesia Keuangan
BEI)
4. SEOJK Nomor 14/ Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Bank diharuskan untuk: Tidak berdampak bagi
SEOJK.03/2025 merupakan ketentuan pelaksanaan dari a. Memastikan pedoman Laporan Keuangan
tentang Penerapan POJK Nomor 17 Tahun 2023 dan POJK Nomor internal telah sesuai
Tata Kelola Bagi 2 Tahun 2024, yang meliputi pengaturan dengan ketentuan
Bank Umum mengenai: b. menyesuaikan
a. 16 (enam belas) pilar/faktor penilaian Laporan Penilaian
penerapan tata kelola; Sendiri Penerapan
1) pelaksanaan tugas, tanggung jawab, Tata Kelola merujuk
dan wewenang Direksi; pada ketentuan ini.
2) pelaksanaan tugas, tanggung jawab,
dan wewenang Dewan Komisaris;
3) kelengkapan dan pelaksanaan tugas
komite;
4) penanganan benturan kepentingan;
5) penerapan fungsi kepatuhan;
6) penerapan fungsi audit intern;
7) penerapan fungsi audit ekstern;
8) penerapan manajemen risiko termasuk
sistem pengendalian intern;
9) pemberian remunerasi;
10) penyediaan dana kepada pihak terkait
dan penyediaan dana besar;
11) integritas pelaporan dan sistem
teknologi informasi;
12) rencana strategis Bank;
13) aspek pemegang saham;
14) penerapan strategi anti fraud,
termasuk anti penyuapan;
15) penerapan keuangan berkelanjutan,
termasuk penerapan tanggung jawab
sosial dan lingkungan; dan
16) penerapan tata kelola dalam
Kelompok Usaha Bank (KUB).
b. cakupan dan tata cara penyampaian
laporan pelaksanaan tata kelola; dan
c. kertas kerja dan matriks penilaian sendiri
(self assessment) penerapan tata kelola.
5. SEOJK No. 20/ SEOJK No. 20/SEOJK.08/2025 mengatur 1. Penyesuaian Tidak berdampak bagi
SEOJK.08/2025 perihal kewajiban Pelaku Usaha Jasa Kebijakan Internal Laporan Keuangan
tentang Publikasi Keuangan (PUJK) untuk mempublikasikan Bank
Penanganan penanganan pengaduan dan laporan 2. PIC/ Unit kerja
Pengaduan dan layanan pengaduan konsumen sesuai terkait wajib untuk
Laporan Layanan dengan amanat POJK No. 18/POJK.07/2018 melakukan publikasi
Pengaduan dan POJK No. Nomor 22 Tahun 2023 atas:
mencakup jenis laporan yang harus disusun, • prosedur
cara penyampaiannya, dan penunjukan singkat Layanan
penanggung jawab laporan di PUJK. Pengaduan
kepada Konsumen
Adapun pokok pengaturan sebagai berikut : dan/atau
a. publikasi penanganan pengaduan; masyarakat
b. penanggung jawab publikasi penanganan • penanganan
pengaduan; Pengaduan yang
c. bentuk dan penyusunan laporan layanan diterima oleh PUJK
pengaduan; dalam laporan
d. penyampaian laporan layanan tahunan, situs web
pengaduan; PUJK, dan/atau
e. penanggung jawab laporan layanan media lain yang
pengaduan; dan dikelola secara
f. tata cara penyampaian laporan layanan resmi oleh PUJK
pengaduan. paling sedikit 1
(satu) kali dalam
setahun.
• PIC/ Unit kerja
terkait wajib
menyusun dan
menyampaikan
laporan Layanan
Pengaduan
kepada Otoritas
Jasa Keuangan
secara semesteran
paling lambat
pada tanggal 10
Juli tahun berjalan
dan tanggal 10
Januari tahun
berikutnya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 223
Page 226
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Peraturan
Perundang- Dampak Bagi Maybank Dampak Bagi Laporan
No Perubahan Signifikan dan Penjelasan
undangan (BI, OJK, Indonesia Keuangan
BEI)
6. SEOJK Nomor 29/ Dalam SEOJK ini diatur mengenai ruang • Pengkinian Kebijakan Berdampak bagi Laporan
SEOJK.03/2025 lingkup, format, dan tata cara penyusunan, Internal Bank Keuangan
tentang pengumuman, dan penyampaian laporan • Pemenuhan seluruh
Transparansi Dan publikasi oleh bank umum konvensional, kewajiban yang diatur
Publikasi Laporan termasuk kantor cabang dari bank yang dalam SEOJK ini
Bank Umum berkedudukan di luar negeri. Laporan secara baik dan tepat
Konvensional Publikasi adalah laporan yang diumumkan waktu (sesuai batas
kepada masyarakat dan/atau disampaikan waktu pelaporan)
kepada Otoritas Jasa Keuangan dengan
tata cara pengumuman dan penyampaian
sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
oleh Otoritas Jasa Keuangan. SEOJK ini juga
mengatur ketentuan peralihan terkait batas
waktu pengumuman Laporan Publikasi
keuangan dan informasi kinerja keuangan
serta Laporan Publikasi eksposur risiko
dan permodalan sesuai dengan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9/
SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan
Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional.
Adapun format Laporan Publikasi
sebagaimana tercantum dalam Lampiran
SEOJK ini merupakan standar minimum yang
harus dipenuhi oleh Bank.
Adapun pokok pengaturan sebagai berikut :
• Standar minimum laporan keuangan &
non-keuangan
• Pengaturan laporan eksposur risiko &
permodalan
• Penguatan kewajiban publikasi dalam
Bahasa Indonesia
• Lampiran memuat format, contoh, dan
surat pernyataan
7. PADK Nomor 37/ Terdapat rujukan dimana Bank harus Bank menyesuaikan Tidak berdampak bagi
PADK.08/2025 mengikut yaitu: Format Ringkasan Laporan Keuangan
tentang Penyediaan a. Format Ringkasan Informasi Produk dan/ Informasi Produk dan/
Informasi dan atau Layanan atau Layanan serta iklan
Penyampaian b. Contoh iklan (penyediaan informasi sesuai dengan ketentuan
Informasi untuk melalui Iklan) PADK.
Pemasaran Produk c. penyampaian informasi untuk pemasaran
dan Layanan Jasa produk dan layanan;
Keuangan d. kerja sama PUJK dengan pihak ketiga
dalam penyediaan dan penyampaian
informasi untuk pemasaran produk dan
layanan; dan
e. pendokumentasian materi informasi
produk dan layanan oleh PUJK.
Peraturan lainnya:
1. Surat Edaran Pusat Surat Edaran ini merupakan perubahan 1. Penyesuaian Tidak berdampak bagi
Pelaporan Dan atas Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2016 ketentuan internal Laporan Keuangan
Analisis Transaksi yang mengatur tentang tata cara 2. Memastikan
Keuangan Nomor 6 penyampaian informasi pengguna jasa Penyampaian
Tahun 2025 tentang terpadu melalui aplikasi Pelaporan Sistem informasi pengguna
Perubahan Atas Informasi Pengguna Jasa Terpadu (SIPESAT). jasa terpadu
Surat Edaran Pusat Perubahan ini terkait dengan tata cara dilaksanakan mulai
Pelaporan Dan penyampaian informasi pengguna jasa tanggal 1 Juli 2025
Analisis Transaksi terpadu melalui aplikasi pelaporan sistem 3. Memastikan
Keuangan Nomor informasi pengguna jasa terpadu. telah melakukan
8 Tahun 2016 pendaftaran petugas
Tentang Tata Cara Adapun pokom Pengaturan yaitu pelapor pada aplikasi
Penyampaian Menyampaikan Perubahan atas beberapa goAML
Informasi Pengguna poin antara lain: 4. Menyampaikan
Jasa Terpadu 1. Bagian B diubah perihal jenis informasi pelaporan dengan
Melalui Aplikasi 2. Bagian C diubah perihal informasi yang mengikuti ketentuan
Pelaporan Sistem disampaikan serta format
Informasi Pengguna 3. Bagian D diubah, perihal teknis pelaporan.
Jasa Terpadu penyampaian informasi
4. Bagian G dihapus
5. Bagian I diubah perihal Penyampaian
Informasi SIPESAT Dalam Kondisi Tertentu
6. Bagian J diubah perihal Petugas yang
Menyampaikan Informasi SIPESAT
7. Penyampaian informasi pengguna jasa
terpadu
224 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 227
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Penerapan dari revisi standar berikut yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak menimbulkan perubahan
substansial terhadap kebijakan akuntansi Bank dan entitas anak; dan tidak ada pengaruh yang material atas jumlah
yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya. Adapun perubahan kebijakan akuntansi beserta
dampaknya terhadap laporan keuangan Maybank Indonesia disajikan sebagai berikut:
Amandemen Perubahan Dampaknya terhadap Laporan Keuangan
No Ringkasan Perubahan
Kebijakan Akuntansi Maybank Indonesia
1, Amendemen PSAK No. 221: Amendemen PSAK No. 221 ini memperjelas Tidak menimbulkan perubahan substansial
“Pengaruh Perubahan Kurs pengaturan terkait kondisi ketika suatu terhadap kebijakan akuntansi Bank dan
Valuta Asing” mata uang tidak tertukarkan serta entitas anak; dan tidak ada pengaruh yang
pengungkapannya. material atas jumlah yang dilaporkan atas
tahun berjalan atau tahun sebelumnya.
PERUBAHAN BISNIS MODEL TERKAIT KERANGKA KERJA PENGELOLAAN INVESTASI SURAT BERHARGA
Sejalan dengan implementasi Investment Framework dalam pengelolaan surat berharga yang mempertimbangkan
berbagai parameter risiko, serta adanya perubahan struktur organisasi dan fungsi pada unit Corporate Treasury dan
Global Market, Bank melakukan penyesuaian model bisnis dalam pengelolaan portofolio surat berharga.
Penyesuaian model bisnis tersebut berdampak pada dilakukannya reklasifikasi aset keuangan surat berharga pada
Banking Book, yaitu dari portofolio Amortized Cost (AC) ke portofolio Fair Value through Other Comprehensive Income
(FVOCI), serta sebaliknya dari FVOCI ke AC. Implementasi Investment Framework ini bertujuan untuk memperkuat
proses pengelolaan investasi dengan mempertimbangkan kebutuhan likuiditas dan permodalan Bank secara lebih
optimal, sehingga dapat mendukung terciptanya struktur neraca (balance sheet) yang lebih kokoh dan berkelanjutan.
KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
Maybank Indonesia senantiasa memenuhi kewajiban perpajakan sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung
pembiayaan negara, pembangunan sosial, serta kemajuan perekonomian nasional. Informasi mengenai pajak yang
dibayarkan Bank kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2025 dan 2024 disajikan sebagai berikut:
(Dalam miliar Rupiah)
Jumlah
No Keterangan
2025 2024
1 Pajak Penghasilan Badan 264 41
2 Pajak Penghasilan Karyawan Pasal 21 430 379
3 PPh Pasal 4(2) 829 899
4 PPh Pasal 23/26 107 186
5 PPN 38 36
ASPEK PEMASARAN
ANALISIS SEGMEN PASAR DAN KONDISI PERSAINGAN
Maybank Indonesia secara berkala melakukan evaluasi menyeluruh terhadap segmen pasar yang dilayani, sekaligus
mencermati dinamika persaingan yang semakin ketat dalam industri perbankan. Pertumbuhan ekonomi domestik
yang tetap terjaga, didukung oleh meningkatnya kelompok masyarakat kelas menengah, turut memberikan kontribusi
positif terhadap aktivitas ekonomi nasional serta membuka peluang bagi industri perbankan untuk terus memperluas
perannya dalam mendukung intermediasi dan layanan keuangan yang lebih inklusif.
Sepanjang tahun 2025, kondisi likuiditas perbankan nasional berada pada level yang memadai sehingga memperkuat
kapasitas penyaluran kredit dan mendukung keberlanjutan fungsi intermediasi. Ketahanan sektor perbankan juga tetap
solid, tercermin dari posisi permodalan yang kuat serta risiko kredit yang relatif terkendali. Di sisi lain, transaksi ekonomi
dan keuangan digital terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ditopang oleh sistem pembayaran yang
aman, lancar, dan andal. Perkembangan tersebut turut membentuk lanskap pasar yang semakin kompetitif sekaligus
memberikan pengaruh terhadap kinerja dan arah pengembangan bisnis Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 225
Page 228
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Dalam merespons dinamika tersebut, Maybank Indonesia Power Initiative, Maybank Cycling Series Il Festino,
secara konsisten melakukan pembaruan strategi dan serta Maybank Marathon Bali yang turut memperkuat
kebijakan guna memastikan relevansi produk serta posisi Bank sebagai pemimpin pemikiran di bidang
layanan yang ditawarkan dengan kebutuhan nasabah ESG. Penguatan reputasi tersebut turut ditopang oleh
dan perkembangan segmen pasar. Bank terus berupaya capaian penghargaan bergengsi, seperti TIME Award dan
menghadirkan solusi perbankan yang tepat sasaran, Brand Finance Award, yang memperkuat kepercayaan
inovatif, dan bernilai tambah, sejalan dengan perubahan pemangku kepentingan dan mempertegas daya saing
perilaku nasabah serta transformasi industri keuangan Maybank Indonesia di industri perbankan nasional.
yang semakin digital.
PANGSA PASAR
Dengan pemahaman yang kuat atas segmen pasar Maybank Indonesia senantiasa berupaya menyusun
dan kondisi persaingan. Maybank Indonesia juga tetap dan mengimplementasikan strategi pemasaran
disiplin dalam menerapkan kebijakan pengelolaan serta pengembangan produk secara tepat guna
biaya di seluruh level organisasi. Setiap pengeluaran menghadirkan solusi layanan perbankan yang relevan
diarahkan agar memberikan kontribusi optimal terhadap dengan kebutuhan nasabah. Melalui penguatan produk
peningkatan pendapatan dan efisiensi operasional dan jasa unggulan, Bank terus meningkatkan daya saing
secara berkelanjutan. Melalui pendekatan yang terukur serta memperluas nilai tambah yang diberikan kepada
ini. Bank optimistis dapat memanfaatkan peluang nasabah di berbagai segmen.
pertumbuhan sekaligus memperkuat daya saing dalam
industri perbankan yang terus berkembang. Pada tahun 2025, Maybank Indonesia kembali berhasil
mempertahankan posisinya di industri perbankan
STRATEGI PEMASARAN 2025 nasional dengan capaian pangsa pasar aset sebesar
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia menjalankan 1,4%, serta pangsa pasar kredit dan Dana Pihak Ketiga
strategi pemasaran yang terarah dan berkesinambungan (DPK) masing-masing sebesar 1,4% dan 1,2%. Capaian
untuk mendukung aspirasi menjadi Top 10 Bank di ini mencerminkan konsistensi Bank dalam menjaga
Indonesia. Berbagai kampanye bankwide difokuskan kinerja intermediasi serta memperkuat basis pendanaan
untuk memperkuat share of voice dan memperluas di tengah dinamika persaingan industri yang terus
kesadaran atas penawaran produk maupun program, berkembang.
sehingga mendorong peningkatan top-of-mind,
memperkuat relevansi merek, serta berkontribusi pada Informasi lebih rinci mengenai perkembangan pangsa
penguatan brand equity Maybank Indonesia. pasar Bank dari sisi aset, kredit, dan DPK dibandingkan
dengan pertumbuhan industri perbankan Indonesia
Strategi ini berlandaskan pemaknaan Humanising disajikan pada bagian Tinjauan Makro Ekonomi 2025,
Financial Services sebagai komitmen Maybank khususnya pada pembahasan Posisi Maybank Indonesia
Indonesia dalam memanusiakan layanan keuangan— dalam Industri Perbankan Nasional.
memberdayakan potensi individu dan bisnis serta
mendukung aspirasi Nasabah untuk mencapai tujuan BENTUK KAMPANYE PEMASARAN ATAS PRODUK
hidup maupun pertumbuhan usaha secara optimal. DAN LAYANAN MAYBANK INDONESIA SELAMA
Komitmen tersebut diwujudkan melalui solusi yang TAHUN 2025
inovatif dan berorientasi pada kebutuhan, nilai, serta Selaras dengan strategi pemasaran dan
aspirasi nasabah, melampaui pendekatan yang sekadar penguatan pangsa pasar 2025, Maybank Indonesia
transaksional. mengimplementasikan rangkaian kampanye pemasaran
terintegrasi yang memadukan komunikasi Brand, Produk,
Sejalan dengan itu, Maybank Indonesia memprioritaskan dan Syariah secara konsisten di berbagai touchpoint
aktivitas yang berdampak untuk meningkatkan digital maupun offline. Inisiatif ini dirancang untuk
keterlibatan dan loyalitas nasabah. Fokus diarahkan pada memperluas awareness, mendorong akuisisi, serta
penguatan cross-selling dan optimalisasi ekosistem memperkuat pertumbuhan bisnis melalui pendekatan
Satu Maybank di tingkat regional maupun nasional, guna full-funnel yang terukur, sekaligus memastikan
mempercepat pertumbuhan pada segmen Privilege, keselarasan pesan di seluruh segmen dan lini layanan
Premier, dan Business melalui ragam solusi finansial, baik prioritas.
dalam bentuk produk dan/atau program yang relevan • Brand Manifesto & “May is Maybank”: Memperkuat
dengan kebutuhan tiap segmen. Brand Salience di Era Fragmentasi Media
Di tengah kompetisi share of attention yang semakin
Selain mendorong pertumbuhan bisnis, Maybank ketat dan kanal komunikasi yang kian terfragmentasi.
Indonesia juga memperkuat kredibilitas dan ekuitas Maybank Indonesia memperkuat brand salience
merek melalui rangkaian inisiatif strategis, termasuk sebagai prasyarat peningkatan consideration dan
Connect 3, Shariah Thought Leadership Forum, Her akuisisi. Brand Manifesto dijalankan sebagai payung
226 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 229
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
komunikasi untuk membangun kesadaran merek • Maybank Marathon Bali: Brand Experience Berbasis
berskala luas sekaligus menciptakan basis audiens Komunitas dan Komitmen Keberlanjutan
yang dapat dioptimalkan melalui strategi retargeting. Tren gaya hidup sehat dan community-based
Momentum tersebut diperkuat pada bulan Mei melalui activities semakin menguat, termasuk pertumbuhan
tema “May is Maybank”, dengan pemanfaatan bauran komunitas lari, yang mendorong kebutuhan brand
kanal sinema, OOH, transportasi, serta platform digital experience yang relevan dan berdaya tarik tinggi.
untuk memastikan jangkauan masif dan penguatan Dalam konteks tersebut, Maybank Marathon Bali
kinerja full-funnel pada Kuartal 1–2 Tahun 2025. kembali dijalankan sebagai inisiatif unggulan
• Maybank SME: Menghubungkan Pembiayaan, sports marketing dan brand experience yang
Ekosistem, dan Keberlanjutan mempertemukan komunitas, pariwisata, dan dampak
Pertumbuhan SME tetap menjadi agenda penting sosial dan ekonomi.
perekonomian, namun tantangan akses pembiayaan Kepemilikan penuh atas Intellectual Property ajang
serta kebutuhan solusi end-to-end masih menjadi ini memperkuat nilai strategis jangka panjang bagi
pain point bagi banyak Pelaku usaha. Menjawab hal pengembangan merek, termasuk melalui aktivasi
tersebut, Maybank SME diposisikan sebagai one- konten komunitas dan juga inisiatif yang baru setiap
stop solution yang mengintegrasikan pendanaan– tahunnya untuk memperdalam engagement serta
pembiayaan dengan pengalaman digital yang memperkuat reputasi ajang berkelas internasional.
sederhana, cepat, dan relevan, didukung eBiz Maxi, Dan di tahun 2025, Maybank Marathon Bali
solusi Beyond Banking, kapabilitas Transaction kedatangan pelari warga legendaris dari Jepang, Yuki
Banking, M2E, Wealth, One Maybank, serta agenda Kawauchi.
keberlanjutan melalui MyImpact. Pada 2025, Maybank Marathon Bali juga
Aktivasi pemasaran dilaksanakan melalui kampanye mengintegrasikan inisiatif “Jejak Hijau” sebagai
digital, konten testimoni Nasabah, advertorial, dan bagian dari komitmen keberlanjutan, antara
rangkaian kegiatan offline untuk memperkuat lain melalui pengenalan Kalkulator Jejak Karbon
positioning Maybank sebagai mitra pertumbuhan SME, untuk membantu peserta menghitung emisi dari
termasuk penguatan pada ekosistem Halal melalui transportasi dan akomodasi. Inisiatif ini didukung
kolaborasi strategis dengan mitra terkait. oleh pengelolaan sampah yang lebih baik serta
• Maybank Shariah: Menguatkan Legacy Planning, Haji keterlibatan komunitas, sebagai langkah menuju
Readiness, dan Thought Leadership penyelenggaraan yang semakin berkelanjutan,
Aspirasi masyarakat terhadap layanan keuangan termasuk aspirasi target netral karbon pada 2030.
Syariah terus meningkat, namun gap literasi dan • Maybank Cycling Series Il Festino 2025: Menguatkan
inklusi masih relatif lebar, sehingga mendorong Engagement Komunitas dan Gaya Hidup
kebutuhan edukasi dan solusi yang lebih aplikatif. Berkelanjutan
Maybank Indonesia memperkuat Shariah Wealth Sebagai bagian dari komitmen terhadap gaya
Management dengan fokus tema legacy, antara lain hidup sehat dan keberlanjutan, Maybank Indonesia
melalui peluncuran Kalkulator Waris sebagai digital melanjutkan pengembangan program yang
tool untuk membantu Nasabah merencanakan mendorong partisipasi publik dalam kegiatan
distribusi harta secara lebih terstruktur. olahraga yang berdampak positif, sekaligus
Sejalan dengan itu, minat berhaji yang tetap memperkuat ekosistem olahraga yang inklusif, aktif,
tinggi—dengan keterbatasan kuota yang menuntut dan berkelanjutan.
perencanaan jangka panjang yang lebih disiplin— Maybank Cycling Series Il Festino 2025 menghadirkan
menjadikan tabungan dan perencanaan Haji sebagai dua kategori utama—Gran Fondo 135 KM dan Medio
kebutuhan finansial yang semakin relevan lintas Fondo 84 KM—sebagai pilihan tantangan bagi peserta
segmen. Maybank Indonesia menjalankan strategi dari berbagai tingkat pengalaman, serta menjadi
komunikasi untuk Tabungan MyArafah dan layanan platform engagement yang memperkuat kedekatan
Haji yang dipersonalisasi ke tiga persona utama— Maybank Indonesia dengan komunitas secara
pelaku usaha di daerah, pengusaha metropolitan, dan konsisten.
Nasabah berorientasi keluarga—agar proposisi nilai
dan pendekatan layanan selaras dengan kebutuhan REALISASI PROGRAM KERJA, PRESTASI, DAN
serta konteks perencanaan masing-masing segmen. PENGHARGAAN DALAM BIDANG PEMASARAN
Untuk memperkuat peran sebagai thought leader, Sebagai tindak lanjut dari rangkaian kampanye
Maybank Indonesia juga menyelenggarakan Connect pemasaran terintegrasi atas produk dan layanan
3 dan Shariah Thought Leaders Forum bersama ulama Maybank Indonesia sepanjang 2025, implementasi
Islam Global, Mufti Menk guna memperluas edukasi, strategi tersebut menghasilkan capaian yang terukur
meningkatkan kepercayaan, serta mempertegas baik pada penguatan kinerja merek maupun kontribusi
positioning Syariah Maybank Indonesia di tingkat terhadap nilai ekonomi dan reputasi Bank.
regional. Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 227
Page 230
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
merealisasikan program pemasaran secara end-to- RENCANA, STRATEGI, DAN PROYEK TERKAIT
end dengan fokus pada penguatan ekuitas merek, BRANDING MAYBANK INDONESIA KE DEPAN
peningkatan kinerja pemasaran berbasis funnel, serta Maybank Indonesia akan melanjutkan penguatan
penyelenggaraan inisiatif brand experience yang strategi branding secara terarah untuk mempertegas
berdampak. Upaya ini tidak hanya memperkuat posisi diferensiasi, memperkuat konsistensi pesan lintas
merek di pasar, tetapi juga mendorong kontribusi yang segmen, serta meningkatkan konversi bisnis melalui
lebih nyata terhadap pertumbuhan bisnis dan relevansi orkestrasi kampanye yang terintegrasi. Inisiatif yang
Maybank Indonesia di mata Nasabah maupun komunitas. dikembangkan menempatkan produk prioritas sebagai
• Penguatan ekuitas merek dan peningkatan kinerja entry point pertumbuhan, menguatkan proposisi wealth
marketing funnel secara regional, serta mempercepat sinergi ekosistem
Kombinasi kampanye Brand Manifesto dan kampanye 1-Maybank sebagai konglomerasi keuangan terpadu.
produk berkontribusi terhadap penguatan kinerja • Maybank Global Access: New Entry Point untuk
merek, tercermin dari kenaikan Brand Equity sebesar Kebutuhan Finansial Modern
0,8 poin menjadi 42,8 serta peningkatan Brand Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat,
Awareness sebesar 3% menjadi 88%. Penguatan pada kebutuhan transaksi lintas mata uang, serta preferensi
upper funnel ini turut mendorong perbaikan pada Nasabah terhadap pengalaman perbankan yang
lower funnel, yang ditunjukkan oleh peningkatan cepat dan digital-first, produk tabungan semakin
metrik consideration, usage, dan main bank share. dituntut untuk menghadirkan nilai yang lebih
Secara khusus, porsi Nasabah yang menjadikan relevan—tidak hanya sebagai sarana penyimpanan
Maybank Indonesia sebagai bank utama (main bank) dana, tetapi juga sebagai enabler gaya hidup dan
meningkat 2% menjadi 7%, mencerminkan penguatan pengelolaan keuangan yang lebih fleksibel. Dalam
preferensi sekaligus loyalitas Nasabah terhadap konteks tersebut, Maybank Global Access diposisikan
merek dan layanan Bank. sebagai new entry point bagi Nasabah untuk memulai
• Dampak ekonomi dan penguatan reputasi melalui hubungan dengan Maybank Indonesia melalui
Maybank Marathon 2025 rekening tabungan yang menawarkan rangkaian
Sebagai salah satu inisiatif unggulan brand manfaat sesuai kebutuhan finansial modern.
experience, penyelenggaraan Maybank Marathon Maybank Global Access menghadirkan kapabilitas
2025 memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan multi-currency dan lifestyle rewards (termasuk
bagi Bali, Efek tidak langsung (multiplier effect) cashback serta bebas biaya transfer melalui M2U ID
tercatat sebesar Rp225,5 miliar, meningkat dari Rp164 App), dengan fitur yang dirancang untuk menjangkau
miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut berbagai segmen—mulai dari smart spenders,
didorong oleh pertumbuhan partisipasi dari 12.700 frequent travelers, keluarga yang berfokus pada
menjadi 13.600 pelari, disertai kenaikan belanja rata- pendidikan, hingga investor valuta asing. Produk ini
rata peserta dari Rp9,8 juta menjadi Rp12,5 juta per diharapkan menjadi pintu masuk yang kuat untuk
orang. Dari sisi pelaku usaha, UMKM dan bisnis lokal di memperluas basis Nasabah, sekaligus memperkuat
Bali mencatat kenaikan omzet harian rata-rata 56% engagement melalui pengalaman layanan yang
serta peningkatan jumlah pelanggan harian sekitar konsisten dan relevan.
43% selama periode penyelenggaraan, mempertegas Pengembangan produk diselesaikan pada Kuartal
peran Maybank Marathon sebagai platform sport IV 2024 dan diawali dengan adopsi internal
tourism yang bernilai ekonomi dan sosial, sekaligus Maybankers melalui prinsip “Inside-Out Marketing”
memperkuat reputasi Maybank Indonesia di ranah untuk memastikan kesiapan layanan dan konsistensi
community engagement. pengalaman. Peluncuran eksternal dilakukan pada
• Pengakuan industri melalui ajang penghargaan Kuartal I 2025, dilanjutkan kampanye full-funnel
pemasaran Kinerja Kampanye juga memperoleh ATL/BTL untuk memperkuat awareness, mendorong
pengakuan industri. Pada tahun 2025, Maybank consideration, dan mempercepat akuisisi.
Indonesia terpilih sebagai salah satu finalis MMA • Strategi Merek Wealth Management: Memperkuat
SMARTIES Indonesia Awards 2025 melalui kampanye Privilege, Premier, dan Integrasi Shariah Wealth
Maybank Marathon 2024 pada kategori Marketing Seiring meningkatnya aspirasi masyarakat terhadap
Impact – Brand Experience. pengelolaan kekayaan yang lebih terstruktur,
Dari lebih dari 800 entri, Maybank Indonesia masuk kebutuhan layanan yang semakin personal, serta
dalam jajaran 171 finalis dan menembus Top 8 ekspektasi Nasabah atas standar pengalaman yang
pada kategorinya, Pencapaian ini mencerminkan konsisten lintas kanal dan lintas pasar, persaingan
pengakuan atas kreativitas, relevansi, serta efektivitas di segmen wealth management semakin ditentukan
kampanye dalam membangun pengalaman merek oleh tingkat kepercayaan, kualitas hubungan, dan
yang berdampak bagi Nasabah dan komunitas, kejelasan proposisi nilai, Dalam konteks tersebut.
sekaligus memperkuat kredibilitas Maybank Indonesia Maybank Indonesia menargetkan penyempurnaan
dalam eksekusi pemasaran berbasis outcome dan strategi merek secara menyeluruh untuk memperkuat
terukur.
228 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 231
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
posisi sebagai penyedia Wealth Management • Pengembangan dan pemasaran Maybank Kartu
terdepan di Indonesia, sekaligus memastikan Kredit: Penguatan Program Lifestyle untuk Aktivasi dan
diferensiasi yang relevan di kawasan ASEAN. Akuisisi Kartu Kredit dan Pengembangan KTA Payroll
Ke depan, fokus diarahkan pada penguatan proposisi melalui Digitalisasi dan Optimalisasi Profitabilitas
dan identitas merek untuk segmen Privilege dan Melanjutkan program dining dan travel sepanjang
Premier, dengan menegaskan keunggulan Maybank tahun dengan existing merchant sebagai konsistensi
Indonesia secara konsisten pada aspek trust, kualitas program kepada customer. Serta program dengan
relationship management, serta end-to-end wealth partner baru untuk memberikan pilihan dan untuk
journey Nasabah, Selaras dengan kebutuhan pasar menarik customer baru. Keduanya bertujuan untuk
yang semakin beragam. Maybank Indonesia juga meningkatkan active rate penggunaan Maybank
akan memperkuat penyelarasan identitas merek Kartu Kredit, mendukung peningkatan Sales Volume
antara Konvensional Wealth dan Shariah Wealth Maybank Kartu Kredit serta akuisisi Maybank Kartu
dalam satu kerangka yang terpadu, sehingga Kredit. Kemudian, melakukan pengembangan produk
komunikasi, pengalaman layanan, dan penawaran KTA untuk segment Payroll berdasarkan profil resiko
nilai dapat disampaikan secara lebih kohesif, untuk menjaga profitability segment ini. Dari sisi
Inisiatif ini ditujukan untuk meningkatkan ekuitas pemasaran KTA, dilakukan penambahan channel
merek, memperkuat konsistensi lintas pasar, serta melalui aplikasi M2U untuk memberikan alternatif dan
mendorong daya saing Maybank Indonesia di segmen kemudahan nasabah dalam mengajukan KTA serta
wealth secara berkelanjutan. meningkatkan daya saing Maybank KTA di market.
• Penguatan Ekosistem 1-Maybank 2026: Sinergi
Konglomerasi untuk Solusi Keuangan Terpadu PROSPEK USAHA
Seiring semakin kompleksnya kebutuhan finansial
Nasabah—mulai dari transaksi harian, pembiayaan, MAKRO EKONOMI 2026
proteksi, investasi, hingga perencanaan kekayaan— Perekonomian global diperkirakan tumbuh moderat
pasar semakin menuntut pengalaman layanan sebesar 3,1% dan 3,2% pada tahun 2025 & 2026. Laju
yang terintegrasi, mudah diakses, dan konsisten di pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan melambat
seluruh touchpoint. Dalam konteks tersebut, Maybank dibandingkan pertumbuhan ekonomi tahun 2024 sebesar
Indonesia memandang penguatan ekosistem sebagai 3,3%. Kami melihat perkembangan aktivitas laju ekonomi
langkah strategis untuk meningkatkan relevansi merek global yang masih lambat disebabkan oleh 1.) pengenaan
sekaligus memperluas nilai tambah bagi Nasabah di iklim tarif komoditas perdagangan internasional yang
berbagai tahapan kehidupan. lebih mahal, dengan dimulai oleh pemerintah Amerika
Pada tahun 2026, Maybank Indonesia akan Serikat untuk negara mitra dagangnya, terutama China,
memperkuat ekosistem 1-Maybank sebagai maupun sebaliknya; 2.) ditambah tensi geopolitik yang
konglomerasi keuangan terpadu yang masih tinggi di Timur Tengah (Wilayah Gaza) maupun
mengintegrasikan layanan perbankan, pembiayaan, Ukraina dan Rusia; serta 3.) dengan kondisi ruang fiskal
sekuritas, pengelolaan aset, dan asuransi, Melalui maupun moneter untuk mendukung ekspansi dari sisi
sinergi dan joint marketing lintas entitas, 1-Maybank konsumen maupun produsen yang terbatas, seiring
diarahkan untuk menghadirkan solusi keuangan yang laju inflasi global yang berangsur meningkat, meskipun
lebih holistik dan terintegrasi bagi Nasabah, sekaligus di sisi lain pergerakan harga komoditas sumber daya
memperkuat konsistensi pengalaman layanan dan alam belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan
pesan merek di seluruh lini prioritas. yang drastis. Dengan kondisi tersebut, berbagai bank
Kolaborasi dengan Maybank Finance, WOM Finance, sentral global, terutama The Fed, memiliki ruang untuk
Maybank Sekuritas Indonesia, Maybank Asset penurunan bunga moneternya yang terbatas, maksimal
Management, dan Etiqa akan dioptimalkan untuk 75 bps dari periode akhir tahun 2025 hingga akhir tahun
mendorong akuisisi segmen affluent dan emerging 2026.
affluent, memperluas akses pembiayaan untuk
kebutuhan yang lebih spesifik, memperkuat cakupan Perekonomian dalam negeri diperkirakan tumbuh
layanan bagi klien korporasi dan investor, serta berangsur meningkat dari 5,03% pada 2024 menjadi
memperkaya proposisi produk melalui pengalaman 5,07% pada 2025, kemudian menjadi 5,21% pada 2026.
layanan yang semakin personal dan seamless lintas Kami memperkirakan kenaikan pertumbuhan ekonomi
entitas. Dengan penguatan ini, Maybank Indonesia Indonesia tahun ini disebabkan oleh kontribusi yang kuat
menargetkan peningkatan efektivitas cross-sell, dari permintaan domestik yang solid selama periode
penguatan loyalitas, dan pertumbuhan bisnis yang belanja pemerintah, terutama untuk program prioritas
lebih berkelanjutan melalui ekosistem 1- Maybank. pembangunan, yang lebih agresif dalam memberikan
dampak pengganda bagi perekonomian nasional,
ditambah iklim suku bunga yang diusahakan untuk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 229
Page 232
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
suportif bagi aktivitas ekspansi perekonomian yang Investasi diperkirakan masih tumbuh moderat seiring
dilakukan oleh Bank Indonesia, iklim investasi yang terus kondisi ekonomi global yang belum kondusif dan juga
direalisasikan untuk lebih kondusif, maupun surplus terdapat masa adaptasi (penyesuaian) perpindahan
dagang yang terus melebar, seiring ketersediaan negara fokus aktivitas pembangunan prioritas dari infrastruktur
tujuan ekspor yang solid di ASEAN, China, India (maupun di era pemerintahan sebelumnya ke fokus pembangunan
negara Asia lainnya, Amerika Serikat, dan juga hasil positif dari pemerintahan baru pada peningkatan kualitas
dari kebijakan hilirisasi yang menghadirkan nilai tambah gizi sumber daya manusia, kemandirian pangan,
lebih besar bagi ekspor komoditas Indonesia, khususnya energi, dan air, pembangunan dan perbaikan fasilitas
nikel. Secara umum, aktivitas perekonomian Indonesia pendidikan maupun rumah rakyat, serta hilirisasi maupun
masih terpusat di area Pulau Jawa, dengan kontribusi pembangunan berbasis desa, UMKM, dan koperasi.
berkisar 57% terhadap perekonomian nasional. Sektor Walau demikian, kami melihat masih ada potensi sektor
manufaktur, seperti industri makanan dan minuman, investasi Indonesia, terutama aktivitas investasi langsung
industry besi dan baja, maupun industry pharmaceutical oleh investor lokal dan asing, untuk terus tumbuh positif
maupun obat-obatan tradisional masih menjadi andalan sebagai imbas dari upaya perbaikan iklim investasi oleh
bagi penggerak perekonomian di wilayah Jawa, selain pemerintah, seperti kebijakan tax holiday, omnibus law,
industry berkategori padat karya, seperti tekstil maupun termasuk juga langkah deregulasi dan debirokratisasi
sepatu. Sementara, untuk aktivitas ekonomi di luar Jawa, yang sudah dilakukan dari era pemerintah sebelumnya.
masih terlihat memilki ketergantungan yang tinggi pada
industry sektor berbasis produksi sumber daya alam. Nilai tukar Rupiah diperkirakan masih ada ruang untuk
Bahkan kami melihat beberapa provinsi, seperti Sulawesi menguat terhadap US$ di tengah potensi dana masuk
Tengah maupun Maluku Utara, yang berbasis aktivitas ke pasar keuangan dari perkembangan konsolidasi peta
hilirisasi komoditas tercatat memiliki pertumbuhan perdagangan internasional yang baru, terutama dengan
ekonomi yang sangat agresif di atas 7%. Meski demikian, Amerika Serikat, dan tren kebijakan penurunan bunga
laju ekonomi Indonesia yang terlihat meningkat tersebut, moneter oleh the Fed pada sisa tahun 2025 maupun
masih dipandang jauh di bawah potensi atau target tahun 2026, arus dana investasi asing langsung yang
pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tumbuh lebih terus tumbuh, maupun posisi surplus perdagangan
dari 6%. Hal itu disebabkan oleh kondisi ekonomi global Indonesia yang terus konsisten hingga saat ini hingga
yang belum mendukung agresivitas di sisi ekspor kedepannya seiring penerapan hilirisasi komoditas dan
maupun investasi langsung, kemudian dipengaruhi kebijakan Devisa Hasil Ekspor oleh produsen sumber daya
juga oleh realisasi anggaran belanja pemerintah pusat non minyak dan gas, sesuai Peraturan Pemerintah No.8
maupun daerah dalam mendukung program prioritas 2025. Pelaku pasar keuangan memandang Indonesia
pembangunan yang belum optimal, plus juga disebabkan sebagai tujuan investasi yang menarik di tengah kondisi
oleh iklim bunga pinjaman maupun simpanan yang fundamental ekonomi yang berdaya tahan maupun juga
belum turun agresif sejalan dengan penurunan bunga selisih imbal hasil investasi obligasi yang masih lebar
BI Rate sebanyak 150 bps dari periode September 2024 dengan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
hingga September 2025. Sementara, surplus perdagangan Indonesia masih solid
didukung oleh nilai ekspor yang kuat dari komoditas batu
Pada sisi lain, agresivitas belanja program prioritas bara, kelapa sawit, maupun hasil hilirasisi komoditas
pembangunan pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, sumber daya alam, terutama nikel. Kami memperkirakan
Kemandirian Pangan, Energi, Air, kemudian Hilirisasi di nilai USD/IDR akan berada di 16.436 pada akhir tahun 2025
berbagai sektor, pembangunan dari desa melalui UMKM, dan kemudian diproyeksikan akan berada dibawah 16.069
serta Koperasi, pengembangan infrastruktur maupun pada tahun 2026.
pembangunan rumah rakyat, dan peningkatan kualitas
Sumber Daya Manusia dan pendidikan yang semuanya Tingkat inflasi diproyeksikan masih akan rendah masing-
termasuk dalam program AstaCita, masih terlihat masing menjadi 2,80% dan 2,33% pada akhir tahun
belum agresif hingga pertengahan tahun 2025. Belanja 2025 dan 2026, seiring tekanan inflasi dari impor dari
pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang belum harga minyak maupun nilai tukar Rupiah terhadap US$
agresif sejauh ini hingga periode pertengahan tahun yang akan terjaga sepanjang periode tersebut, Itu akan
2025 terjadi seiring perkembangan amunisi pendapatan ditopang oleh kontribusi pemerintah dalam menjaga
negara yang masih sulit sesuai dengan ekspektasi di harga energi bersubsidi maupun pangan nasional, serta
era periode perolehan pendapatan negara dari sektor kontribusi Bank Indonesia dalam mencegah lonjakan
sumber daya alam yang menurun saat iklim ekonomi inflasi impor. Khusus untuk 2025, inflasi terlihat lebih tinggi
global yang tidak kondusif, harga komoditas sumber daya karena ada kontribusi peningkatan pembelian emas
alam global di level rendah, ketiadaan kontribusi dividen perhiasan oleh konsumen Indonesia.
BUMN, tarif PPN selain barang mewah yang tidak naik,
cukai rokok yang juga tidak naik, dan penerapan sistem
aplikasi Coretax yang belum sesuai dengan ekspektasi.
230 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 233
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Sepanjang periode 13 bulan dari September 2024 hingga Tabel Asumsi Dasar Ekonomi Makro
Oktober 2025, suku bunga acuan Bank Indonesia BI Rate Asumsi Dasar Target 2026
telah mengalami penurunan sebanyak 150bps menjadi
Pertumbuhan Ekonomi 5,2 – 5,8%
4,75% dan diperkirakan turun ke 4,50% pada akhir tahun
2025. Hal ini sejalan dengan kebijakan moneter untuk Inflasi 1,5 – 3,5%
memastikan inflasi, terutama dari sisi inflasi impor yang Tingkat Bunga SUN 10 Tahun 6,6 – 7,2%
terkendali saat terjadi fluktuasi US$ secara global maupun
Nilai Tukar Rp16.500 – 16.900/USD
harga minyak global melonjak, untuk meningkatkan
daya tarik aset investasi nasional dan mendukung Harga Minyak Mentah USD60 – 80/barel
pertumbuhan ekonomi domestik terus menggeliat, serta Lifting Minyak 605 – 620 rpbh
menyesuaikan dengan iklim suku bunga global. Pada
Lifting Gas 953 – 1.017 rbsmph
tahun 2026, suku bunga diproyeksikan akan kembali
mengalami penurunan hingga sebesar 50bps menjadi Sumber: Kementerian Keuangan
4,00% pada akhir tahun depan.
PENERAPAN PROGRAM DAN RENCANA STRATEGIS
Pertumbuhan kredit perbankan diperkirakan akan 2026
sedikit melambat dari 10,39% pada 2024 ke 8,15% pada Dalam rangka mewujudkan visi Maybank Indonesia
akhir tahun 2025 dan sedikit meningkat di tahun 2026 (MBI) sebagai “an innovative, values-driven financial
menjadi sebesar 9,04%. Perkembangan petumbuhan leader enabling inclusive and sustainable prosperity”,
kredit perbankan yang diproyeksikan melambat pada Maybank Group bersama dengan Manajemen Bank
2025 akan sejalan dengan imbas kondisi perekonomian telah melakukan penyempurnaan strategi bisnis
global yang kurang kondusif, kehati-hatian perbankan secara menyeluruh untuk jangka pendek, menengah
domestik saat aktivitas ekonomi domestik yang juga dan panjang. Melalui penyempurnaan strategi ini, MBI
terindikasi tumbuh kurang agresif, peningkatan kapasitas berkomitmen untuk terus relevan dengan kebutuhan
likuiditas yang tertahan oleh arus dana keluar investor nasabah, memperkuat keunggulan kompetitif, dan
asing di pasar surat utang negara. Pada tahun 2026, kami menghadirkan nilai pembeda di pasar sesuai dengan
memperkirakan pertumbuhan kredit kembali meningkat misi Maybank Group yaitu: Humanising Financial Services.
seiring aktivitas perekonomian domestik kembali tumbuh
meningkat, terutama dihasilkan dari dampak multiplier Sebagai salah satu pasar utama Maybank Group,
program prioritas pembangunan pemerintah yang Maybank Indonesia memperoleh dukungan penuh untuk
realisasinya sudah lebih baik dari awal periode saat era mewujudkan aspirasinya dan memperkuat posisi Bank di
pemerintahan baru mulai berjalan. masa mendatang. Melalui strategi ini, Maybank Indonesia
diharapkan dapat terus relevan, memenuhi kebutuhan
Walau demikian, kami melihat pertumbuhan simpanan nasabah, serta menghadirkan solusi keuangan yang
dana pihak ketiga akan tumbuh agresif dari 4,48% pada komprehensif dengan jangkauan yang semakin luas. Misi
2024 menjadi 10,29% dan 9,47% pada 2025 dan 2026, Maybank Group: “Humanising Financial Services” berfokus
seiring penerapan kebijakan suntikan likuiditas dari dana pada tiga aspirasi utama, yaitu:
pemerintah ke Bank HIMBARA sebanyak Rp200 triliun 1. Memberikan Pengalaman Layanan yang Unggul:
mulai 15 September 2025. Kebijakan pemerintah tersebut Menghadirkan pengalaman layanan dengan solusi
memberikan keleluasaan likuiditas bagi Bank HIMBARA, yang terpersonalisasi, keterlibatan yang mendalam,
kemudian bank selain HIMBARA (melalui pasar uang serta menjunjung tinggi transparansi dan kesetaraan,
antar bank), yang pada akhirnya juga berpengaruh pada sehingga memperkuat kepercayaan dan loyalitas
kondisi likuiditas yang meningkat di sistem keuangan nasabah di seluruh segmen
untuk mendukung aktivitas di sektor riil. 2. Memberikan Dampak Positif bagi Masyarakat:
Berperan sebagai pelopor kebaikan yang berupaya
Berdasarkan hasil analisis Strengths, Weaknesses, menciptakan kesejahteraan sosial, memperkuat
Opportunities, dan Threats (SWOT), Manajemen Bank inklusi keuangan, dan menegakkan prinsip
kemudian memetakan arah strategis ke dalam empat keberlanjutan dalam setiap aktivitas bisnis dan inisiatif
pilar utama yang menjadi kerangka strategi M30 komunitas
Maybank Indonesia. Keempat pilar ini dirancang untuk 3. Memperkuat Perekonomian Riil: Menyalurkan
memaksimalkan kekuatan internal, mengatasi area pembiayaan dan solusi yang berorientasi pada
perbaikan, serta menangkap peluang pertumbuhan di peningkatan produktivitas, penguatan sektor utama
tengah dinamika pasar dan disrupsi industri. ekonomi riil, serta pengembangan sektor ekonomi
baru untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi
masyarakat dan negara.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 231
Page 234
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
HUMANISING FINANCIAL SERVICES
Menghadirkan Pengalaman Berdampak Positif bagi Menggerakkan Ekonomi Riil
Nasabah yang Unggul Masyarakat
• Memimpin dalam kualitas • Menjadi penggerak kebaikan • Mendorong hasil yang produktif
layanan Peningkatan aksesibilitas Mendukung UMKM sebagai motor
Pengalaman nasabah berbasis layanan keuangan bagi segmen penggerak utama perekonomian
digital dan omnichannel yang underserved riil
terintegrasi • Mendorong kesejahteraan bagi • Memperkuat penggerak utama
• Solusi dan pelayanan yang semua ekonomi riil
dipersonalisasi Meningkatkan kesejahteraan Mendorong pertumbuhan industri
Merancang pengalaman nasabah masyarakat, menghadirkan yang bernilai dan berdampak
yang ditunjang dengan teknologi kapabilitas generasi terbaru besar
mutakhir & AI • Menjunjung pendekatan yang
• Transparasi dan Kesetaraan mengutamakan sustainability
Transaksi
INFORMASI KELANGSUNGAN USAHA HAL-HAL YANG BERPOTENSI BERPENGARUH
SIGNIFIKAN TERHADAP KELANGSUNGAN USAHA
RENCANA KELANGSUNGAN USAHA PERUSAHAAN
Dalam menghadapi berbagai kondisi darurat serta Maybank Indonesia senantiasa mencermati berbagai
untuk memastikan konsistensi pencapaian tujuan tantangan dalam industri perbankan dengan tetap
bisnis dan kelangsungan usaha, Maybank Indonesia mengedepankan prinsip kehati-hatian serta pendekatan
menerapkan strategi business continuity management yang selektif dalam penyaluran kredit, guna memastikan
yang komprehensif. Penerapan BCM dilakukan secara kualitas aset tetap terjaga, Bank juga berkomitmen
berkelanjutan melalui pemantauan situasi secara untuk terus meningkatkan standar kebijakan dan proses
proaktif serta pengambilan langkah-langkah mitigasi persetujuan kredit agar pertumbuhan yang dicapai tetap
yang selaras dengan ketentuan dan arahan pemerintah berkualitas, disertai dengan pemantauan aktif terhadap
maupun regulator, guna menjaga stabilitas operasional portofolio kredit yang berpotensi mengalami penurunan
dan keberlangsungan layanan kepada nasabah. kualitas.
Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi Bank, Maybank Ke depan, penyaluran kredit akan difokuskan pada
Group bersama dengan manajemen secara resmi sektor-sektor industri strategis dengan mengedepankan
meluncurkan ROAR30, strategi lima tahun terbaru hingga konsep pembiayaan berkelanjutan, Pendekatan ini
2030, sebagai kelanjutan dari keberhasilan strategi diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan
M25+, ROAR30 menjadi langkah strategis Maybank ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan, tetapi juga
untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, meningkatkan memperluas potensi pasar bagi Bank. Seiring dengan
kinerja, serta memastikan Maybank tetap relevan dan terciptanya basis ekonomi yang lebih kuat, peluang bisnis
berkelanjutan di masa depan. yang lebih besar akan terbuka, sehingga memberikan
dampak positif terhadap ketahanan serta kelangsungan
Melalui ROAR30, Maybank Group menetapkan arah usaha Maybank Indonesia dalam jangka panjang.
transformasi menuju tahun 2030 yang menekankan
ketahanan bisnis, akselerasi inovasi, serta penciptaan Hingga akhir tahun 2025, Maybank Indonesia tidak
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, menghadapi kondisi maupun faktor yang berpotensi
ROAR30 mendorong Bank untuk membangun organisasi memberikan dampak signifikan terhadap kelangsungan
yang lebih adaptif, tangguh, dan berorientasi masa usaha Bank. Hal ini tercermin dari kinerja Bank yang tetap
depan, termasuk dalam memperkuat kesiapan mampu membukukan PBT serta PATAMI secara positif.
menghadapi berbagai risiko dan gangguan operasional. Dengan demikian, Maybank Indonesia berada dalam
Dengan demikian, penerapan BCM dan strategi posisi yang stabil dan tidak menghadapi permasalahan
korporasi yang terintegrasi menjadi bagian penting yang dapat mengganggu kesinambungan operasional
dalam memastikan Maybank Indonesia mampu maupun keberlanjutan usaha.
terus memberikan solusi dan layanan keuangan
yang menyeluruh, luas, dan berkesinambungan bagi
masyarakat.
232 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 235
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
ASSESSMENT MANAJEMEN ATAS HAL-HAL ASUMSI YANG DIGUNAKAN MANAJEMEN DALAM
YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP MELAKUKAN ASSESSMENT
KELANGSUNGAN USAHA PERUSAHAAN Dalam rangka memastikan kelangsungan usaha yang
Maybank Indonesia secara berkala melakukan asesmen berkesinambungan. Maybank Indonesia secara berkala
terhadap kelangsungan usaha Bank serta menyiapkan melakukan asesmen melalui analisis menyeluruh
langkah-langkah perbaikan dan penyempurnaan yang terhadap peluang dan tantangan yang dihadapi, serta
diperlukan apabila terdapat kondisi yang berpotensi kekuatan dan kelemahan internal yang dimiliki Bank. Hasil
mengganggu kesinambungan operasional. Hingga evaluasi tersebut menjadi dasar dalam merumuskan
Laporan Tahunan 2025 ini disusun dan diterbitkan, Bank langkah strategis guna menjaga ketahanan bisnis dan
tidak menemukan adanya ketidakpastian material mendukung pertumbuhan Bank ke depan, sebagai
yang dapat menimbulkan keraguan signifikan terhadap berikut:
kemampuan Bank untuk mempertahankan kelangsungan
usahanya. Berbagai upaya mitigasi juga telah dilakukan Peluang
dalam mengelola potensi risiko yang dapat berdampak 1. Pasar Indonesia yang sangat luas dengan penetrasi
terhadap kelangsungan usaha, termasuk penyusunan perbankan yang masih rendah.
dan penerbitan laporan keuangan konsolidasian sesuai 2. Sinergi dengan pemegang saham utama (Maybank)
dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku yang dapat membuka akses Bank untuk melayani
secara konsisten dan berkelanjutan. pasar dan perdagangan antar dua negara atau
wilayah global lainnya di mana Maybank beroperasi.
Berdasarkan pencapaian kinerja sepanjang tahun 2025 Peluang ini akan memberi kesempatan bagi Bank
serta rekam jejak operasional Bank, Manajemen menilai untuk langsung berpartisipasi menjadi regional
bahwa kelangsungan usaha Maybank Indonesia berada bank dan akan memberikan keuntungan pelayanan
dalam kondisi yang sangat baik. Penilaian ini didukung perbankan yang efisien kepada Nasabah bank.
oleh capaian rasio-rasio keuangan dan indikator tingkat
kesehatan Bank yang tetap solid, sehingga mampu Tantangan
menjadi fondasi bagi keberlanjutan usaha di masa 1. Semakin tingginya persaingan pasar perbankan dan
mendatang. Selain itu, dukungan kuat dari pemegang Kondisi ekonomi global yang masih belum stabil.
saham serta sinergi yang terjalin dalam Maybank Group 2. Regulasi yang mungkin memberikan keterbatasan
turut menjadi faktor fundamental dalam menjaga dalam pengembangan Bank.
stabilitas dan kesinambungan bisnis Bank secara
berkelanjutan. Kekuatan
1. Selama beberapa tahun terakhir, Bank mendapat
Dalam penyusunan rencana strategis, Maybank Indonesia pengakuan dalam pelayanan dan hubungan
secara konsisten melakukan evaluasi dan penilaian baik dengan Nasabah. Keunggulan ini akan terus
berkala terhadap kemampuan Bank dalam mencapai dipertahankan di masa mendatang.
target serta memastikan kesinambungan kelangsungan 2. Bank dikenal sebagai Bank yang inovatif menciptakan
usaha. Manajemen meyakini bahwa tidak terdapat produk dan kegiatan baru yang dibutuhkan Nasabah.
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan 3. Bank memiliki saluran distribusi elektronik (ATM) yang
keraguan signifikan terhadap kemampuan Bank untuk telah terhubung ke semua bank di Indonesia.
mempertahankan keberlanjutan kegiatan operasional 4. Bank memiliki pemegang saham pengendali yang
dan usaha di masa mendatang. kuat dan siap untuk bersinergi dalam pengembangan
Bank jangka panjang.
Maybank Indonesia optimis dalam menghadapi berbagai
tantangan sekaligus memanfaatkan peluang yang Kelemahan
tersedia, dengan dukungan sumber daya manusia yang 1. Jaringan kantor Bank belum seluas jaringan kantor
kompeten, infrastruktur bisnis yang memadai, serta yang dimiliki kelompok pesaing. Nasabah cenderung
jaringan bisnis internasional yang kuat. Faktor-faktor menyukai jaringan kantor yang dapat menjangkau
tersebut menjadi landasan keyakinan Manajemen bahwa kebutuhannya.
Bank akan mampu menjaga pertumbuhan usaha yang 2. Diperlukan investasi di bidang Informasi Teknologi (IT)
berkelanjutan serta memperkuat posisinya di masa untuk memastikan Bank dapat memberi pelayanan
mendatang. terbaik bagi Nasabahnya.
3. Diperlukan pengembangan staf yang secara
kompeten dan ahli untuk mendukung pertumbuhan
bisnis bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 233
Page 236
04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
BUSINESS CONTINUITY MANAGEMENT • Selain uji coba BCP aktivasi BCP secara real juga
Dalam memperkuat ketahanan Bank menghadapi dilakukan untuk menanggapi insiden Demontrasi
berbagai potensi gangguan, baik yang bersumber dari berskala nasional yang terjadi pada bulan Agustus
bencana alam maupun non-alam yang dapat terjadi 2025 untuk memastikan kegiatan operasional Bank
sewaktu-waktu. Business Continuity Management (BCM) dapat tetap berjalan dengan baik.
menjadi salah satu pilar penting di Maybank Indonesia. • Sosialisasi rutin untuk meningkatkan kesadaran dan
BCM terus menerus dikembangkan secara komprehensif pemahaman akan pentingnya BCM melalui e-mail,
sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko Bank. desktop wallpaper dan Whatsapp group BCM terkait
Penerapan penanganan gangguan risiko operasional persiapan menghadapi bencana dan pembelajaran
ataupun disaster/bencana dilakukan dalam upaya dari beberapa bencana yang terjadi untuk kesiapan
pencegahan, ketahanan dan berkesinambungan menghadapi bencana ke depannya juga telah
dengan respons yang efektif terhadap potensi risiko yang dilakukan.
mengancam Bank serta berdampak besar (catastrophic
event) yang mengganggu operasional Bank. STRATEGI PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI
BCM DI TAHUN 2026
PROGRAM BCM YANG SUDAH BERJALAN SELAMA Selain tetap melanjutkan program-program tahunan,
TAHUN 2025 BCM juga secara khusus akan mengembangkan
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia telah program-program baru yang sejalan dengan Ketentuan
melaksanakan berbagai program BCM guna memastikan dan Kebijakan yang ditetapkan oleh Regulator serta
kesiapsiagaan dan keberlangsungan operasional Bank, Kebijakan dan Prosedur BCM Bank. Adapun beberapa
antara lain sebagai berikut: inisiatif dan program BCM yang akan dikembangkan
• BCM Sekretariat mengimplementasikan BCM System pada tahun 2026 antara lain:
menggunakan GRC System untuk mempermudah • Melakukan uji coba BCP Secara Bankwide (Enterprise
Fungsi Bisnis dalam proses pembuatan atau Crisis Simulation Exercise) dengan melibatkan seluruh
pembaharuan Risk Assessment (RA), Business Impact unit Critical Business Function (CBF) Head Office,
Analisis (BIA), dan penyusunan Busines Continuity Plan Regional, Subsidiaries, & Sister Company.
(BCP). • Peningkatan kesadaran (awareness) dan
• Pengkinian setiap tahun dokumen BCP yang terdiri pengetahuan (knowledge) terkait penerapan BCM
dari Dokumen Risk Assessment (RA), Business untuk seluruh karyawan, melalui berbagai media, BCM
Impact Analisis (BIA) versi terbaru dan BCP General E-Learning dan video penanganan insiden.
dan Pandemic oleh BCM Coordinator untuk selalu • BCM Workshop/BCM Refreshment yang akan fokus
disesuaikan dengan situasi/incident yang terjadi serta dalam penanganan bencana atau gangguan
proses operasional masing-masing unit, sehingga operasional.
penanganan setiap kasus lebih efektif, efisien dan • Melakukan desktop review bersama beberapa
terukur sesuai kemampuan Bank. unit CBF agar strategi pemulihan pada dokumen
• BCM Sekretariat/ORCO melakukan refreshment BCP di setiap unit tersebut lebih mendekati proses
kepada BCM Coordinator dalam program training penanganan dari real condition setiap insiden yang
BCM Workshop dan Refreshment pada bulan Mei 2025 telah terjadi.
untuk kembali menginformasikan hal–hal terbaru • Assesment BIA untuk seluruh unit kerja di MBI untuk
terkait BCM dan mengedukasi BCM Coordinator akan memastikan kembali memastikan unit-unit kritikal
pentingnya BCP di unit kritikal. Bank masih relevan dengan proses bisnis yang
• Melakukan uji coba BCP Secara Bankwide dengan berjalan.
melibatkan seluruh unit Critical Business Function
(CBF) Head Office, Regional, dan Subsidiaries PEDOMAN DAN DUKUNGAN MAYBANK GROUP
dengan scenario Gempa bumi diwilayah Banten PADA RENCANA KEBERLANJUTAN USAHA 2026
yang berdampak di wilayah Jabodetabek, Sumatera Maybank Group menetapkan Rencana Keberlanjutan
Selatan, Jawa Barat, hingga Jawa Tengah. Gempa 2026 sebagai kerangka strategis untuk memperkuat arah
juga menyebabkan Gedung SS3 tidak dapat dan prioritas Perseroan dalam merespons meningkatnya
digunakan untuk sementara. Skenario tersebut perhatian pemangku kepentingan terhadap aspek
ditujukan untuk menguji kesiapan dan mengevaluasi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST/ESG). ESG kini
proses serta sistem di Bank dalam menghadapi menjadi faktor yang semakin integral dalam mendukung
gangguan operasional pada saat dan setelah ketahanan bisnis serta penciptaan nilai jangka panjang
terjadinya gangguan agar Bank tetap bisa beroperasi yang berkelanjutan. Melalui rencana ini, Maybank
kembali sesuai waktu standar yang ditentukan Group menegaskan komitmennya untuk mendorong
sehingga meminimalisasi dampak kerugian. pertumbuhan yang bertanggung jawab, sekaligus
memperluas kontribusi positif bagi masyarakat dan
lingkungan di tingkat regional maupun global.
234 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 237
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 04 / A N A L I S A D A N P E M B A H A S A N M A N A J E M E N
Sejalan dengan arah tersebut, Maybank Group Sebagai bentuk komitmen yang lebih terstruktur,
berkomitmen untuk menghadirkan dampak yang lebih Maybank Indonesia menerapkan Strategi Keuangan
luas melalui inovasi berkelanjutan serta penguatan Berkelanjutan sebagai proses yang terintegrasi dalam
integrasi prinsip-prinsip ESG di seluruh aktivitas aktivitas bisnis, operasional, serta tanggung jawab sosial
dan wilayah operasionalnya. Pencapaian agenda perusahaan. Sejalan dengan hal tersebut, Bank telah
keberlanjutan ini tidak hanya menjadi fondasi bagi menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
ketahanan dan pertumbuhan bisnis jangka panjang, sesuai dengan ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017 bagi
tetapi juga mempertegas peran Maybank Group dalam Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.
mendukung transisi menuju ekonomi yang lebih inklusif, RAKB ini telah disampaikan kepada OJK bersamaan
hijau, dan berkelanjungan. dengan penyampaian Rencana Bisnis Bank (RBB),
sebagai wujud keselarasan antara agenda keberlanjutan
Berdasarkan kerangka tersebut, Maybank Indonesia dan arah strategis pertumbuhan Bank ke depan.
mengimplementasikan Kebijakan Lingkungan, Sosial,
dan Tata Kelola (LST/ESG) sebagai acuan bagi seluruh Maybank Indonesia akan terus melakukan
perangkat organisasi dalam menjalankan aktivitas usaha penyempurnaan penerapan Keuangan Berkelanjutan
secara bertanggung jawab. Kebijakan ini disusun selaras secara bertahap dan berkesinambungan. Dalam
dengan Kerangka Kerja Manajemen ESG Maybank Group, pelaksanaannya, Bank senantiasa menyelaraskan
dan pemenuhannya dilaksanakan secara bertahap untuk berbagai inisiatif keberlanjutan dengan pilar dan
memastikan integrasi yang efektif dalam proses bisnis komitmen Maybank Group, guna membangun ekosistem
serta tata kelola Perseroan. keberlanjutan yang terintegrasi di seluruh Grup.
Melalui pendekatan ini, Maybank Indonesia berupaya
KOMITMEN BANK TERHADAP LINGKUNGAN, SOSIAL, memperkuat kontribusi dalam mendorong terciptanya
DAN TATA KELOLA (LST) masa depan yang lebih berkelanjutan bagi seluruh
Komitmen Maybank Indonesia terhadap aspek lapisan masyarakat. Adapun langkah-langkah strategis
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) diwujudkan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut
melalui penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan antara lain:
yang terintegrasi dalam seluruh aktivitas bisnis dan 1. Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia
operasional Bank. Berbagai inisiatif strategis terus termasuk tersedianya set skill baru karyawan yang
dijalankan untuk mendukung pencapaian agenda dibutuhkan untuk mendukung terwujudnya keuangan
keberlanjutan, dengan berpedoman pada delapan Prinsip berkelanjutan.
Keuangan Berkelanjutan sebagaimana ditetapkan oleh 2. Mengintegrasikan aspek LST di dalam menyusun
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta selaras dengan kebijakan dan pengelolaan risiko dalam aktivitas
kerangka dan arah kebijakan LST Maybank Group. Melalui bisnis
pendekatan yang menyeluruh ini, Bank menegaskan 3. Penyesuaian perangkat kerja operasional dan TI
komitmennya untuk memastikan pertumbuhan usaha (termasuk infrastruktur Bank).
yang bertanggung jawab, sejalan dengan kontribusi 4. Membuat produk dan jasa solusi perbankan untuk
positif bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan. mendukung keuangan berkelanjutan dan diikuti
dengan pengembangan secara berkesinambungan.
Dalam implementasinya, Maybank Indonesia senantiasa 5. Peningkatan pertumbuhan portofolio pembiayaan
berupaya memahami kebutuhan beragam pemangku pada kegiatan usaha berbasis LST secara bertahap.
kepentingan, sekaligus memperhatikan dampak aktivitas
usaha Bank terhadap komunitas dan nasabah yang
dilayani. Bank secara berkala melakukan evaluasi serta
penyempurnaan kebijakan dan proses keberlanjutan,
baik dalam kegiatan operasional maupun pengambilan
keputusan investasi. Upaya ini menjadi bagian integral
dari pengelolaan risiko secara menyeluruh, sekaligus
memperkuat kontribusi Bank dalam mendorong
pertumbuhan ekonomi dan sosial yang inklusif serta
berkelanjutan di seluruh wilayah operasionalnya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 235
Page 238
Tinjauan Fungsional Sumber Daya Manusia 238 Teknologi Informasi 256 Perbankan Digital 260 Pengembangan Jaringan Kantor 264 Operasional dan Layanan Nasabah 266 Manajemen Risiko 273
Page 239
BERBAGI KEBAIKAN UNTUK KEBAHAGIAAN BERSAMA Maybank mendukung semua potensi yang Anda miliki.
Page 240
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Sumber Daya
Manusia
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia senantiasa memperkuat
komitmennya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang
unggul sebagai pilar utama dalam mendukung keberhasilan serta
keberlanjutan kinerja Bank. Melalui kerangka pengelolaan SDM yang
terintegrasi dan berkesinambungan, Maybank Indonesia berfokus
pada pengembangan talenta secara menyeluruh, penciptaan
lingkungan kerja yang inklusif dan produktif, serta penerapan praktik
manajemen SDM yang selaras dengan nilai-nilai serta arah strategis
jangka panjang Bank.
KERANGKA PENGEMBANGAN SDM 2025 Transformasi M25+ di tahun 2025 terus belanjut dengan
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia terus berkomitmen fokus pada beberapa pilar utama yang mendukung
dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan perubahan di seluruh aspek bisnis dan organisasi.
melalui Transformasi M25+ sebagai program strategis Transformasi M25+ tidak hanya berperan sebagai inisiatif
yang menyelaraskan akselerasi digitalisasi, termasuk strategis, tetapi juga sebagai pendekatan holistik yang
pengembangan sistem MyHR2U, penguatan kapabilitas mengintegrasikan penguatan transformasi budaya,
SDM, serta transformasi budaya (Culture Transformation). optimalisasi proses bisnis melalui digitalisasi, serta
Inisiatif ini mencakup penerapan praktik Agile seperti pengembangan kapabilitas talenta sebagai fondasi
Daily Stand Up (DSU), Kanban, dan Retrospektif, serta utama keberlanjutan.
penguatan peran Bionic Squad untuk mendorong
kolaborasi lintas fungsi dan inovasi yang berkelanjutan. Transformasi budaya tetap menjadi salah satu prioritas
Melalui penerapan 5 Practical Habits di antaranya strategis di tahun 2025, dengan tujuan menciptakan
Customer First, 1 team + 1 Direction Powered by Integrity, lingkungan kerja yang semakin adaptif, kolaboratif,
3-Minutes early rule, HOT Check-in, Weekly growth dan agile dalam menghadapi perubahan. Program
synergy, Maybank Indonesia memastikan terbangunnya Bionic Squad terus diperkuat sebagai enabler utama
growth mindset di seluruh lapisan organisasi guna transformasi budaya, dengan mendorong kerja lintas unit
mendukung produktivitas dan keberlanjutan bisnis di berbasis agile untuk meningkatkan kecepatan eksekusi,
tengah dinamika industri yang semakin kompleks. kualitas pengambilan keputusan, serta inovasi yang
relevan dengan kebutuhan bisnis.
Sejalan dengan komitmen tersebut, pada tahun 2025
Maybank Indonesia terus berupaya menjadi penyedia Di samping itu, penerapan Critical Few Behaviors terus
layanan keuangan terkemuka di Indonesia dengan menjadi fondasi dalam membentuk budaya kerja yang
mengedepankan misi Humanising Financial Services unggul. Perilaku-perilaku utama ini menjadi panduan
serta memperkuat posisi sebagai employer of choice. bagi seluruh karyawan dalam menjalankan peran dan
Hal ini diwujudkan melalui penerapan kerangka tanggung jawabnya secara selaras dengan nilai dan
pengelolaan sumber daya manusia yang inovatif, adaptif, tujuan strategis Bank. Dengan demikian, Transformasi
dan berkesinambungan untuk menciptakan nilai dan M25+ di tahun 2025 diharapkan mampu memperkuat
melayani komunitas secara berkelanjutan. kesiapan organisasi, meningkatkan daya saing, serta
memastikan keberlanjutan Maybank Indonesia dalam
jangka panjang.
238 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 241
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Secara garis besar, penerapan kerangka pengembangan H. Memberikan sertifikasi dan pelatihan-pelatihan
SDM sepanjang tahun 2025 sebagai berikut: yang bertemakan coaching dan mentoring kepada
A. Memfokuskan kompetensi kepemimpinan dengan seluruh pengajar internal dan manajer lini, serta
mengkolaborasikan 9 (sembilan) model kompetensi membentuk komunitas internal dalam memperkuat
Maybank Indonesia (SEARCH+) dengan Future Mindset dan memelihara budaya coaching di Bank.
dan Skillset untuk diturunkan menjadi program- I. Menyediakan program persiapan secara intensif
program pengembangan kepemimpinan. dan holistik yang bertujuan untuk mengembangkan
B. Memberikan pelatihan pada seluruh karyawan talenta/suksesor karyawan internal Bank untuk
Maybank Indonesia sejalan dengan arahan menjadi pimpinan di berbagai direktorat yang
strategi fokus Bank yang berfokus kepada modul disesuaikan dengan kebutuhan serta strategi
pengembangan kepemimpinan, yaitu General perusahaan. Beberapa program persiapan Bank
Induction, Outplacement program, Basic Human yang dilakukan bank antara lain adalah Service
Centered Design, Effective Communication Skill, Roar Manager Preparation Program, Area Service
Habit, Go For Excellence, Problem Solving & Decision Operations Manager Preparation Program, Branch
Making, Manager As Coach, Coaching for the Best Manager Preparation Program, Area Branch Manager
Talent, Leading with Emotional Intelligence, Strategic Preparation Program, Future Leaders Preparation
Execution Program, dan Digital Leadership. Program.
C. Menjalankan program culture transformation agar J. Menyediakan program pengembangan yang
karyawan dapat menerapkan critical few behaviors komprehensif untuk mempersiapkan fresh graduate
dan 5 practical habits yang diharapkan oleh mengisi posisi pada unit-unit bisnis dan/atau non
perusahaan dengan semangat One Team, One bisnis. Berikut beberapa program pengembangan
Direction, dan New Energy. bagi fresh graduate Bank: Information Technology
D. Mendukung serta mewujudkan pencapaian Development Program, Management Development
keberlanjutan dengan mengadakan Sustainability Program for Mortgage, Management Development
program sepanjang tahun 2025, agar karyawan dapat program for Credit, Management Development
memahami serta menerapkan perilaku sesuai dengan program for Operations, Relationship Management
Sustainable Development Goals dalam kegiatan Development Program, Privilege Banking Program dan
operasional Bank serta dalam kehidupan sehari-hari. Talenta Service Program.
E. Memperkuat citra Bank, termasuk meningkatkan K. Melaksanakan program pengembangan karyawan
employer branding bagi para fresh graduate dan untuk mendukung tercapainya strategi bisnis Bank
pencari kerja, melalui berbagai program yang dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian
melibatkan perguruan tinggi serta lembaga terkait yang berfokus pada nasabah (customer centricity).
lainnya. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan Program pengembangan ini bertujuan untuk
diantaranya adalah rekrutmen kampus, bursa kerja, membangun budaya kepatuhan dan memperkuat
pemagangan (internship), pembicara atau pengajar kapabilitas karyawan dalam hal technical maupun
praktisi dalam kegiatan kampus, dan kegiatan lainnya, pengembangan softskill, salah satunya melalui
yang memberikan manfaat bagi Bank. pemberian beasiswa S2 kepada karyawan berkinerja
F. Meningkatkan engagement dengan generasi muda baik.
sebagai upaya menjangkau talenta berkualitas dan L. Melanjutkan dan mengembangkan “MyAdventure”
tanggung jawab sosial Bank melalui penyelenggaraan sebagai pengalaman belajar baru dengan metode
kegiatan sebagai duta kampus (Maybank Student gamifikasi untuk meningkatkan keinginan belajar
Mbassador), program youth empowerment, karyawan serta keterlibatan karyawan dalam
optimalisasi media sosial dan kegiatan lainnya. menggunakan platform pembelajaran yang telah
G. Membangun budaya coaching yang bertujuan untuk disediakan dalam Learning Management System
membantu karyawan dalam meningkatkan kinerja, Maybank Indonesia.
mengembangkan potensi secara maksimal untuk
mendukung produktivitas.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 239
Page 242
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
M. Melanjutkan fokus pengadaan SDM yang mempunyai terhadap Bank, yakni meliputi berbagai inisiatif pada
kapabilitas dan kualitas untuk mendukung area kesehatan dan kesejahteraan karyawan, talent
pertumbuhan bisnis serta mengantisipasi engagement, komunikasi antara Manajemen dan
kebutuhan kader di masa depan melalui program karyawan yang harmonis dan lingkungan kerja yang
pengembangan karyawan yang komprehensif dan mendukung keberagaman, keadilan dan inklusivitas
menyeleraskannya dengan strategi Bank sampai (DEI).
dengan tahun 2025. X. Melakukan program transformasi budaya (culture
N. Melanjutkan program perencanaan dan transformation) dimana untuk meningkatkan
pengembangan suksesor dan talent melalui produktifitas, karyawan dapat mencapai perilaku
kombinasi dari formal learning, experiential-based yang diharapkan “Critical Few Behaviors.” Bank telah
dan relationship-based learning untuk meningkatkan membangun dan akan terus menerapkan cara kerja
kapabilitas dan juga eskposur terhadap manajemen yang agile, dengan membekali prinsip dan konsultasi
Bank, sehingga meningkatkan kesiapan (readiness) dalam pengimplementasian inisiatif agile yang
untuk menempati posisi yang ditargetkan. dipersiapkan oleh “Lite Agile Squad” dari tiap Unit
O. Melaksanakan program pengembangan bagi para Kerja, ataupun lintas Unit Kerja. Pola pikir dan cara
Junior Watch List (JWL). agile ini dicanangkan untuk mendorong karyawan
P. Melaksanakan program standarisasi SKKNI bidang agar terus berinovasi demi mencari peluang
SPPUR yang telah di tetapkan oleh regulator, yaitu perbaikan. Bank juga membentuk “Bionic Squad”
rumusan kemampuan kerja dibidang SPPUR yang yang merupakan representatif dari setiap Direktorat
mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/ dan Cabang, sebagai salah satu penggerak program
atau keahlian serta sikap kerja. transformasi budaya untuk mendorong penerapan
Q. Melaksanakan program peningkatan kompetensi perilaku-perilaku yang diharapkan.
terkait coaching dan komunikasi untuk para Y. Mendukung strategi M25+ terutama untuk
mentor di cabang khususnya bagi karyawan yang meningkatkan pertumbuhan jangka panjang
berinteraksi langsung dengan para peserta program yang berkelanjutan, Direktorat Global Banking
pengembangan fresh graduate, agar mampu mendatangkan tenaga kerja asing dari Maybank
berkomunikasi dengan baik dan juga memberikan Group yang ahli dan berpengalaman dalam rangka
arahan yang tepat sasaran. mengembangkan kapabilitas tim lokal serta alih
R. Untuk mendukung tercapainya strategi bisnis pengetahuan untuk memperluas jaringan nasabah
dan target bank, maka dilaksanakan program domestik dan regional dan memberikan layanan yang
pengembangan untuk tenaga penjual yang sesuai lebih komprehensif dan selaras dengan tujuan bisnis
dengan roadmap training berdasarkan fungsi, posisi, para nasabah.
dan segmentasi bisnisnya. Proses pengembangan
tetap dilanjutkan hingga proses standarisasi STRUKTUR ORGANISASI
kompetensi secara efektif dan merata. Untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas organisasi,
S. Mendukung strategi M25+ “Intensify Customer dan optimalisasi kinerja, pada tahun 2025 Maybank
Centricity” dengan menguatkan fondasi dan Indonesia melakukan transformasi organisasi secara
pembekalan karyawan dalam memperkuat menyeluruh, mencakup perubahan pada beberapa
standarisasi layanan yang diberikan dari berbagai fungsi utama Bank guna memperkuat tata kelola,
touchpoints Bank kepada nasabah. sinergi antar-unit, dan pencapaian tujuan strategis Bank
T. Melaksanakan program pengembangan untuk diantaranya:
support function terkait strategi dan proses bisnis, 1. Community Financial Services Directorate:
sehingga dapat berkontribusi dengan optimal Penyelarasan organisasi dilakukan untuk memperkuat
terhadap bank. kerangka tata kelola dan manajemen risiko, sekaligus
U. Melaksanakan program Sertifikasi AAJI, AASI, WPPEP, meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan
WAPERD, Treasuri, SMR, CFP (sertifikasi perencana berbasis data. Langkah ini bertujuan mendukung
keuangan profesional) dan perpanjangannya untuk pengelolaan portofolio bisnis ritel yang lebih prudent,
mendorong standar kualitas kompetensi yang telah terintegrasi, dan berorientasi pada keberlanjutan.
ditetapkan oleh Regulator. 2. Global Banking Directorate: Bank melakukan
V. Melaksanakan re-organisasi untuk mengingkatkan penyesuaian struktur guna memperkuat model
produktivitas Perusahaan melalui pengkajian layanan kepada nasabah korporasi, meningkatkan
organisasi secara menyeluruh. sinergi lintas segmen, serta mengoptimalkan
W. Sebagai wujud untuk menciptakan lingkungan kerja pengelolaan pembiayaan berskala besar.
yang harmonis dan didukung oleh sumber daya Penyelarasan ini diharapkan dapat meningkatkan
manusia yang produktif dan memadai, maka Bank daya saing, efisiensi, dan kualitas solusi finansial yang
menyediakan berbagai program yang berfokus pada ditawarkan kepada nasabah korporasi.
upaya untuk meningkatkan engagement karyawan
240 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 243
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
3. Risk Management Directorate: Bank memperkuat fungsi pendukung tata kelola dan kepatuhan melalui
penyempurnaan struktur yang mendukung peningkatan kualitas, integritas, dan transparansi pengelolaan risiko
serta pelaporan keuangan, sejalan dengan ketentuan regulator.
4. Legal, Compliance, Corporate Secretary & Anti-Fraud Directorate: Bank melakukan penyesuaian struktur untuk
memperkuat kerangka kepatuhan dan perlindungan kepentingan Perseroan, termasuk dalam meresponi
perkembangan regulasi dan risiko non-keuangan.
5. Finance Directorate: penyelarasan organisasi difokuskan pada penguatan fungsi keuangan secara terintegrasi,
termasuk pengelolaan likuiditas, kualitas aset, dan pengendalian risiko keuangan, guna mendukung stabilitas
keuangan dan kinerja Perseroan secara berkelanjutan.
6. IT & Digital Directorate: Bank melakukan penyesuaian struktur untuk mendukung program transformasi digital,
memperkuat kapabilitas teknologi informasi, serta memastikan pengelolaan dan penyampaian layanan digital
yang andal, efisien, dan selaras dengan kebutuhan bisnis serta nasabah.
7. Under President Director: Bank memperkuat fungsi pendukung strategis guna memastikan konsistensi komunikasi
dan pengelolaan brand korporasi, serta mendorong sinergi lintas unit kerja dalam mendukung penciptaan nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
PROFIL DAN DEMOGRAFI SDM
Jumlah karyawan Maybank Indonesia tercatat sebanyak 6.635 orang. Jumlah karyawan Maybank Indonesia turut
memperhitungkan perkembangan bisnis serta kebutuhan operasional dari sisi kuantitas dan kualitas.
Jumlah Karyawan berdasarkan Level Organisasi
Level Organisasi 2025 2024 2023
Wakil Presiden Eksekutif 15 15 14
Wakil Presiden Senior 107 95 79
Wakil Presiden 411 389 359
Asisten Wakil Presiden 631 586 529
Manajer Senior 903 882 811
Manajer 1.338 1.372 1.274
Asisten Manajer 2.632 2.900 3.072
Staf 425 572 652
Non Staf 173 181 175
TOTAL 6.635 6.992 6.965
Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat
Direktorat 2025 2024 2023
Community Financial Services 3.788 4.091 4.115
Finance 533 194 183
Global Banking 201 180 170
Human Capital 180 140 174
Information Technology & Digital 537 400 395
Legal, Compliance, Corporate Secretary and Anti Fraud 121 116 110
Operations 792 947 996
Risk Management 171 468 459
Under President Director 192 339 363
Sharia Business Unit 120 117 -
TOTAL 6.635 6.992 6.965
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 241
Page 244
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
Gender 2025 2024 2023
Pria 2.964 3.119 3.108
Wanita 3.671 3.873 3.857
TOTAL 6.635 6.992 6.965
Jumlah Karyawan berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tingkat Pendidikan 2025 2024 2023
Doktor/S3 2 2 -
Pasca Sarjana/S2 426 420 396
Sarjana/S1 5.354 5.467 5.428
Diploma (D1, D2, D3, D4) 691 752 766
SMA dan setingkat 162 351 375
SMP dan setingkat - - -
SD dan setingkat - - -
TOTAL 6.635 6.992 6.922
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian 2025 2024 2023
Permanen 6.330 6.719 6.667
Non Permanen 305 273 298
TOTAL 6.635 6.992 6.965
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
Usia 2025 2024 2023
17-25 tahun 203 270 366
26-30 tahun 1.045 1.204 1.193
31-35 tahun 1.397 1.488 1.539
36-40 tahun 1.479 1.479 1.398
41-45 tahun 1.013 988 936
46-50 tahun 716 686 651
>50 tahun 782 877 882
TOTAL 6.635 6.992 6.965
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Masa kerja 2025 2024 2023
Kurang dari 1 tahun 669 918 1.965
1 - < 3 tahun 1.331 1.637 777
3 - < 5 tahun 1.077 633 846
5 - < 10 tahun 1.181 1.275 1.045
10 - < 15 tahun 888 983 811
15 - < 20 tahun 515 400 458
20 tahun ke atas 974 1.146 1.063
TOTAL 6.635 6.992 6.965
242 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 245
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
RECRUIT RIGHT
Strategi rekrutmen Maybank Indonesia pada tahun 2025 dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan
sebagai bagian dari kerangka pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) Bank, serta selaras dengan strategi bisnis dan
kelanjutan Transformasi M25+. Fokus strategi rekrutmen diarahkan untuk memastikan ketersediaan SDM yang memiliki
kapabilitas yang tepat guna mendukung pertumbuhan Bank secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan
produktivitas dan efisiensi organisasi.
Rekrutmen diposisikan sebagai proses strategis untuk memastikan penempatan SDM yang tepat pada posisi yang
tepat, dan tidak semata-mata bertujuan untuk menambah jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Bank menerapkan
pendekatan rekrutmen yang selektif dan terukur dengan memprioritaskan pemenuhan posisi-posisi kritikal yang
memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan bisnis, pengelolaan risiko, kepatuhan, serta penguatan
kapabilitas digital dan bisnis Bank. Dalam pemenuhan kebutuhan SDM, Bank tetap mengedepankan optimalisasi
talenta internal melalui mobilitas, pengembangan, dan perencanaan suksesi.
Sebagai landasan pelaksanaan rekrutmen, Bank secara konsisten menerapkan prinsip Recruit Right dengan mengacu
pada konsep 4C, yaitu Competence, Commitment, Contribution, dan Cultural Fit. Prinsip ini memastikan bahwa kandidat
yang direkrut tidak hanya memiliki kompetensi teknis dan non-teknis yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, tetapi
juga memiliki komitmen, integritas, serta keselarasan nilai dengan budaya kerja dan prinsip Humanising Financial
Services yang menjadi landasan operasional Bank.
1. Competence: Kompetensi mencakup kemampuan teknis dan non-teknis yang relevan dengan kebutuhan
organisasi. Kompetensi individu dapat diidentifikasi melalui indikator perilaku yang spesifik, seperti kemampuan
analisis, kepemimpinan, dan inovasi.
2. Commitment: Komitmen memastikan bahwa individu memiliki keterikatan emosional dan profesional terhadap
tujuan organisasi.
3. Contribution: Kontribusi tidak hanya diukur dari hasil kinerja individu, tetapi juga kontribusi dalam menciptakan
lingkungan kerja yang kolaboratif dan kondusif.
4. Cultural Fit: Kesesuaian budaya menjadi faktor penting karena individu yang memiliki nilai-nilai yang sejalan
dengan organisasi dapat memiliki tingkat produktivitas dan tingkat kepuasan kinerja yang lebih tinggi.
Proses rekrutmen dilaksanakan secara objektif, transparan, dan inklusif, sejalan dengan komitmen Bank terhadap
penerapan prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI).
Pada tahun 2025, Bank berhasil merekrut 661 karyawan profesional (pro-hire) dari berbagai perusahaan yang memiliki
keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan, serta menyelenggarakan 10 fresh graduates program terhadap 144
fresh graduates dari berbagai perguruan tinggi.
Data tiga tahun terakhir terkait perekrutan profesional dan lulusan baru Maybank Indonesia sebagai berikut:
Uraian 2025 2024 2023
Pipeline program 144 91 119
Professional hires 661 948 986
TOTAL 805 1.309 1.105
Selain memenuhi kebutuhan SDM jangka pendek, strategi rekrutmen juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas
proses rekrutmen dan mendukung keberlanjutan talenta secara jangka panjang. dengan rincian sebagai berikut:
1. Peningkatan kualitas proses dan kepatuhan dalam keseluruhan proses rekrutmen.
2. Meneruskan penguatan proses Pre-Employment Checking.
3. Memperluas posisi-posisi pada talent mapping untuk mengidentifikasi talent baik dari dalam maupun luar Bank
guna mengisi posisi-posisi strategis.
4. Kolaborasi dengan unit kerja lainnya untuk menciptakan sinergi dalam memahami kebutuhan talent dan kondisi
pasar.
5. Memperkuat employer branding Maybank Indonesia melalui berbagai kegiatan, seperti:
a. Kolaborasi dengan perguruan tinggi: karyawan Bank yang menjadi naraumber, guest lecture, company visit
serta kegiatan serupa lainnya. Pada tahun 2025 terselenggara 12 kegiatan kolaborasi, hasil kerja sama dengan
beberapa perguruan tinggi di Indonesia.
b. Meningkatkan penyelenggaraan jumlah mass hiring, campus hiring, dan job/career fairs.
c. Intensifikasi publikasi konten yang relevan mengenai kehidupan sehari-hari Maybankers dalam sosial media.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 243
Page 246
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
6. Memperluas jalur penerimaan magang menjadi:
a. Jalur penerimaan magang secara reguler dari mitra perguruan tinggi.
b. Jalur penerimaan magang project-based.
c. Jalur penerimaan melalui kolaborasi dengan Kemenaker yaitu Program Magang Nasional.
7. Penyelenggaraan berbagai program dalam upaya untuk menarik talenta muda berkualitas melalui program
#Mbassador melalui 11 kegiatan yang diselenggarakan sepanjang tahun 2025.
Secara keseluruhan, strategi rekrutmen Maybank Indonesia pada tahun 2025 mencerminkan kesinambungan
kebijakan pengelolaan SDM, kedisiplinan dalam perencanaan tenaga kerja, serta keselarasan yang kuat antara fungsi
Human Capital dan strategi bisnis Bank. Dengan pendekatan yang berorientasi pada kapabilitas dan nilai, rekrutmen
diharapkan terus berperan dalam mendukung pencapaian kinerja Bank dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
seluruh pemangku kepentingan.
PENGENDALIAN TINGKAT TURNOVER KARYAWAN
Tingkat turnover karyawan Bank pada tahun 2025 tercatat pada angka 9,99%. Bank juga terus berupaya terhadap
pengendalian turnover karyawan di antaranya:
1. Menerapkan pola kerja fleksibel yang disesuaikan dengan jenis pekerjaan di tiap-tiap unit kerja agar terciptanya
fleksibilitas dalam pola kerja.
2. Menitikberatkan pada akselerasi kompensasi yang kompetitif dengan menyelaraskan kompetensi karyawan dan
bobot pekerjaan.
3. Memberikan program training dan intervensi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis Bank.
4. Melanjutkan kampanye referral program secara taktis guna mempercepat pemenuhan pada posisi yang vacant.
5. Berkesinambungan dalam memberikan berbagai program strategi retensi melalui program retensi, perencanaan
suksesor, dan pemberian total rewards yang mencakup employee engagement initiatives, wellbeing initiatives,
employee benefits (housing loan, vehicle loan dan sebagainya).
Tingkat Turnover Karyawan
Turnover 2025 2024 2023
Karyawan masuk 805 1,039 1,105
Karyawan keluar secara sukarela 692 703 723
Turnover Rate 9,99% 10,21% 10,73%
ENGAGEMENT KARYAWAN (CULTURE AND penyegaran bagi karyawan yang telah terpilih sebagai
ENGAGEMENT) Mental Health First Aider (MHFA) untuk memperkuat peran
Karyawan merupakan aset utama bagi Bank dalam mereka dalam memberikan pendampingan psikologis
mendukung pencapaian tujuan strategis. Oleh karena awal kepada rekan kerja yang membutuhkan.
itu, Maybank Indonesia secara konsisten berupaya
menciptakan lingkungan kerja yang agile dan Karyawan juga diberikan ruang untuk mengembangkan
kolaboratif, serta menghadirkan pengalaman bekerja potensi diri melalui partisipasi dalam berbagai kompetisi
yang memperhatikan aspek work-life balance dan internal maupun eksternal, seperti kontes bakat, video
kesejahteraan karyawan. kreatif, menulis, pidato, memasak, kelas kecantikan,
step challenge, kompetisi host/MC, serta olahraga antar
Pada tahun 2025, Bank terus memperkuat komitmennya bank. Dalam mendukung pengembangan diri di luar
terhadap kesehatan dan kesejahteraan karyawan melalui perusahaan, Bank memberikan hak cuti aktualisasi diri
penyelenggaraan berbagai program rutin yang juga selama 2 (dua) hari setiap tahun. Selain itu, karyawan
bekerja sama dengan mitra perusahaan seperti Health didorong untuk berkontribusi dalam aksi keberlanjutan
Talk, Healthy Reward Program, dan MyWell Day. Selain melalui keterlibatan sebagai relawan dalam berbagai
itu, Bank menyediakan berbagai fasilitas pendukung kegiatan CSR Bank, seperti Cahsville Kidz Bootcamp
seperti layanan pemeriksaan kesehatan, kegiatan donor dan program edukasi di Taman Baca. Bank juga
darah, pemberian vaksin influenza dan HPV, serta aktivitas menyelenggarakan berbagai perayaan tematik sebagai
olahraga melalui berbagai klub dan komunitas karyawan. bagian dari upaya memperkuat engagement karyawan.
Bank juga kembali menyelenggarakan sesi pelatihan
244 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 247
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Sejalan dengan upaya transformasi digital dan Maybank Indonesia juga memanfaatkan inovasi teknologi
penguatan budaya keterlibatan, secara bertahap Bank melalui berbagai platform pembelajaran, termasuk
juga mulai mengadopsi platform MSocial yang akan e-learning, guna menghadirkan pengalaman belajar
digunakan sebagai media komunikasi internal secara yang lebih relevan, fleksibel, dan menarik. Salah satu
group-wide. Karyawan juga dapat saling memberikan inisiatif utama adalah peluncuran platform e-learning
apresiasi melalui fitur Recognition Card pada sistem terbaru yang dilengkapi dengan fitur learning wallet,
MyHR2u, yang dirancang untuk memperkuat budaya yang memungkinkan karyawan mengelola pembelajaran
saling menghargai dan mendorong kolaborasi lintas tim. secara lebih mandiri, interaktif, dan terintegrasi.
Melalui pemanfaatan teknologi ini, Maybank Indonesia
Bank terus menjaga hubungan yang harmonis antara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat
manajemen dan karyawan, salah satunya melalui kapabilitas sumber daya manusia sebagai aset strategis
program Best Employee Award (BEA), di mana para Bank, sekaligus mendukung pencapaian tujuan bisnis dan
Pemenang juga dinominasikan untuk mengikuti seleksi strategi perusahaan secara berkelanjutan.
di tingkat Regional/Group. Untuk memperoleh insight
langsung dari karyawan, Bank juga menyelenggarakan Maybank Indonesia secara berkelanjutan menjalankan
beberapa sesi engagement antara Direksi, termasuk program pengembangan kepemimpinan bagi para
Group President & CEO, dengan para Talents, melalui suksesor yang dipersiapkan untuk mengisi posisi-posisi
forum interaktif seperti Focus Group Discussion (FGD), kunci di cabang, sebagai upaya menjaga keberlanjutan
Martabak for Maybankers, BOD Roadshow, dan “Kopi kualitas kepemimpinan (leadership sustainability) dan
with Khairul.” Selain itu, karyawan dapat menyampaikan mempertahankan standar tinggi dalam manajemen
gagasan secara anonim melalui kanal Ping to Top yang kepemimpinan Bank.
ditujukan kepada Senior maupun Top Management
sebagai bentuk partisipasi aktif semua lini dalam Seiring dengan itu, kualitas pelaksanaan pelatihan terus
perbaikan organisasi. ditingkatkan melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk
mempersiapkan dan membekali trainer internal agar
Pada tahun 2025, Bank juga melakukan pembaruan dan mampu menyampaikan materi pelatihan secara online
pengukuhan kepengurusan Women Council sebagai dengan lebih efektif dan efisien, sehingga setiap program
komunitas bagi women leaders dalam merumuskan pelatihan tetap relevan, interaktif, dan memberikan
program pemberdayaan dan peningkatan engagement dampak optimal bagi pengembangan kapabilitas
pekerja wanita. Women Council turut dilibatkan juga karyawan.
dalam kegiatan kick-off program pemberdayaan
perempuan dan pelestarian sumber daya alam yang Melalui berbagai inisiatif pengembangan yang telah
diinisiasi oleh Yayasan Maybank Indonesia melalui dijalankan, Maybank Indonesia berhasil mencatatkan
kerja sama dengan Kelompok Wanita Petani Kakao di lebih dari 473.000 jam pelatihan sepanjang tahun
Kampung Merasa. Program-program Women Council 2025, setara dengan rata-rata 9 hari pembelajaran per
lainnya juga selalu mengedepankan prinsip One karyawan. Pencapaian ini mencakup berbagai metode
Maybank dengan melibatkan Anak Perusahaan dan Sister pelatihan, termasuk pemanfaatan platform e-learning,
Company sebagai satu kesatuan ekosistem. yang secara signifikan meningkatkan aksesibilitas
dan efektivitas proses pembelajaran. Kinerja tersebut
DEVELOP RIGHT menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun
Dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin sebelumnya, baik dari sisi total jam pelatihan maupun
kompetitif dan pesatnya perkembangan teknologi, partisipasi karyawan. Pada tahun 2025, sebanyak
Maybank Indonesia terus memperkuat komitmennya 99% karyawan telah mengikuti program pelatihan,
dalam meningkatkan kualitas dan kapabilitas sumber mencerminkan komitmen kuat Bank dalam mendorong
daya manusia sebagai aset strategis Bank melalui pengembangan kapabilitas sumber daya manusia
penyelenggaraan program pelatihan yang terstruktur, secara merata dan berkelanjutan di seluruh jenjang
komprehensif, dan berjenjang sesuai dengan level organisasi.
organisasi, guna mendukung pengembangan karyawan
secara personal dan profesional serta mempersiapkan Pengelolaan talent di Maybank Indonesia senantiasa
pemimpin masa depan yang kompeten, adaptif, dan berfokus pada penerapan Succession Management untuk
berdaya saing tinggi. Seluruh program pengembangan ini memastikan ketersediaan suksesor yang kompeten,
dirancang selaras dengan strategi bisnis Bank agar dapat baik dari sisi hard skills maupun soft skills, sehingga siap
dilaksanakan secara efektif, efisien, dan terintegrasi, mengisi posisi-posisi kritikal di masa mendatang. Posisi
sehingga memberikan kontribusi optimal terhadap kritikal tersebut mencakup Mission Critical Positions
peningkatan kinerja Bank secara berkelanjutan, dengan (MCP) dan Operations Critical Positions (OCP). Proses
mengacu pada empat tahapan utama pengembangan, Succession Management meliputi identifikasi talent,
yaitu Training Need Analysis, Training Design, Training penyediaan data fundamental, serta perencanaan
Implementation, dan Training Evaluation.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 245
Page 248
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
program pengembangan yang tepat sasaran. Seluruh Sedangkan untuk penyusunan konten dari program
proses ini direncanakan dan dievaluasi secara berkala pengembangan kompetensi karyawan, Bank mendesain
setiap tahun melalui talent review, yang mencakup Talent program dengan menyelaraskan pada bidang pekerjaan,
Classification bagi seluruh karyawan serta identifikasi posisi, dan level karyawan yang kemudian dikategorikan
talenta potensial sebagai calon pemimpin, sehingga Bank menjadi 5 (lima) tingkatan berdasarkan tingkatan
memiliki data referensi yang akurat untuk mendukung organisasi sebagai berikut:
pengembangan dan kebijakan remunerasi karyawan di • Tingkatan Foundation yang berfokus pada Execution,
masa depan. diperuntukkan bagi level Staf dan Asisten Manajer.
• Tingkatan Intermediate 1 yang berfokus pada Building
Penilaian talent tidak hanya berfokus pada kinerja Relationship, diperuntukkan bagi level Manajer dan
yang telah dicapai, tetapi juga mencakup potensi Manajer Senior.
pengembangan setiap karyawan secara berkelanjutan. • Tingkatan Intermediate 2 yang berfokus pada
Selain itu, pengelolaan talent juga mencakup entitas Influence dan Empowerment, diperuntukkan bagi level
perusahaan Maybank Indonesia guna menyelaraskan Asisten Wakil Presiden dan Wakil Presiden.
metodologi dalam proses identifikasi hingga • Tingkatan Advance yang berfokus pada Strategic
pengembangan talent. Dengan pendekatan ini, Direction dan Alignment, diperuntukkan bagi level
Bank dapat membangun talent pool yang lebih luas, Wakil Presiden Senior dan Wakil Presiden Eksekutif.
terintegrasi, dan berkesinambungan di seluruh ekosistem • Tingkatan C-Level yang berfokus pada Visionary
Maybank Indonesia. Direction dan Alignment, diperuntukkan bagi level
Direktur.
MODEL PENGEMBANGAN KOMPETENSI
KARYAWAN Tingkatan tersebut berfungsi membantu karyawan
Dalam mengembangkan kompetensi karyawan, Maybank agar dapat mengikuti program pelatihan sesuai yang
Indonesia menerapkan prinsip pengembangan 70:20:10 dibutuhkan pada jabatan atau posisinya. Hal tersebut
sebagai kerangka utama dalam merancang program juga sejalan dengan kompetensi kepemimpinan yang
pembelajaran yang berdampak optimal. Prinsip ini selama ini dianut oleh Maybank Indonesia yang disebut
mendorong karyawan untuk belajar melalui pengalaman kompetensi SEARCH(+) dan terdiri dari SEARCH:
langsung di tempat kerja (on-the-job learning) sebesar • Strategic Visioning
70%, pembelajaran berbasis hubungan dan kolaborasi • Engaging and Developing Talent
seperti coaching, mentoring, serta diskusi dengan atasan • Spirit of Achievement
atau rekan kerja sebesar 20%, dan pelatihan formal baik • Cultivating Relationship
melalui kelas maupun e-learning sebesar 10%, sehingga • Customer Centricity
proses pengembangan berjalan lebih menyeluruh, • Innovation and Change
aplikatif, dan berkelanjutan. (+) Competencies:
• Raising The Bar
Sebagai implementasinya, Maybank Indonesia • Navigating Complexity
mengembangkan model pelatihan terstruktur yang • Global Acumen
dikenal dengan Structured Learning, di mana setiap
program dirancang secara holistik untuk mengakomodasi Dalam rangka pengembangan SDM secara berkelanjutan,
seluruh elemen dalam prinsip 70:20:10. Model ini Maybank Indonesia memberikan perhatian khusus
mengombinasikan berbagai metode pembelajaran, kepada karyawan dengan potensi dan kinerja tinggi untuk
seperti kelas pembekalan, on-the-job training, dan dipersiapkan sebagai suksesor di masa depan. Mereka
program mentoring, serta dilengkapi dengan proses diberi kesempatan mengikuti program pengembangan
evaluasi yang komprehensif melalui written test maupun yang dirancang secara spesifik, berlandaskan prinsip
penilaian mendalam oleh Board of Examiners (BOE), 70:20:10, guna mengoptimalkan potensi terbaik dalam
guna memastikan efektivitas program dan kualitas hasil diri para talent. Program ini juga dirancang untuk
pembelajaran. memberikan eksposur langsung kepada jajaran
Komisaris, Direksi, dan manajemen, sehingga dapat
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap program meningkatkan kapabilitas kepemimpinan, kemampuan
pengembangan tidak hanya relevan, tetapi juga mampu berpikir strategis, serta ketajaman analisis bisnis para
mendorong peningkatan kompetensi karyawan secara peserta.
menyeluruh dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari pendekatan pengembangan
terpadu yang mencakup seluruh level organisasi,
Maybank Indonesia juga menghadirkan program eksklusif
246 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 249
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
untuk jajaran Komisaris melalui BOC Executive Learning melengkapi pendekatan tersebut, Bank juga secara
Course. Program pembelajaran daring ini didukung konsisten mengembangkan media pembelajaran digital
oleh narasumber dan materi dari institusi pendidikan berupa video pembelajaran yang diproduksi secara
terkemuka dunia, dengan fokus utama pada tema mandiri dan dapat diakses oleh seluruh karyawan melalui
Future Ready Skills dan topik Keuangan Berkelanjutan aplikasi MyCampus.
(Sustainable Finance).
Maybank Indonesia telah memproduksi lebih dari 70
Bagi jajaran Direksi, pengembangan kompetensi video pembelajaran dan e-learning interaktif yang
dilakukan melalui BOD Privilege Program, yang mencakup mencakup materi teknikal maupun non-teknikal bank. Hal
beberapa inisiatif unggulan: ini mencerminkan komitmen Bank dalam menyediakan
• Executive Speaking, yaitu kegiatan public speaking konten pembelajaran yang berkualitas, relevan, dan
oleh Direksi di institusi, komunitas, atau media dengan berkelanjutan. Selain itu, Bank juga menyediakan akses
topik tertentu. ke platform pembelajaran eksternal seperti Qubisa dan
• BOD Reachout Program (Region Adoption/Visit), Percipio sebagai sarana pembelajaran mandiri yang
sebuah program mentoring, coaching, dan fleksibel, sehingga karyawan dapat mengakses materi
kunjungan daring ke kantor cabang dan wilayah di pembelajaran kapan saja dan di mana saja sesuai
Indonesia untuk mendukung pencapaian kinerja, dengan kebutuhan pengembangan kompetensinya.
mengembangkan key talents, serta memberikan
arahan strategis dalam meningkatkan efektivitas Pada tahun 2025, Bank menyelenggarakan berbagai
proses kerja di cabang dan wilayah. program pengembangan yang dirancang untuk
meningkatkan keterampilan dan kapabilitas karyawan
Selain itu, jajaran Direksi juga berperan aktif sebagai secara terarah, dengan fokus utama pada peningkatan
mentor dan sponsor dalam berbagai program kinerja individu yang berdampak langsung terhadap
pengembangan internal Bank, memastikan keberlanjutan pencapaian kinerja Bank. Program-program tersebut
pengembangan SDM di seluruh tingkatan organisasi. mencakup penguatan selling skills, pendalaman
pemahaman bisnis, peningkatan kemampuan analisis
REALISASI PROGRAM PENDIDIKAN DAN kredit, serta pembentukan budaya kepatuhan melalui
PELATIHAN peningkatan kesadaran karyawan akan pentingnya
Untuk memenuhi kebutuhan SDM sekaligus untuk kepatuhan terhadap regulasi.
memperkuat bench-strength organisasi baik untuk
bisnis maupun non-bisnis, selama tahun 2025, Maybank Bank juga memastikan seluruh program sertifikasi yang
Indonesia telah merekrut 235 orang young maybankers diwajibkan oleh regulator dapat dipenuhi secara optimal.
yang tergabung dalam 10 batch program pendidikan Selain itu, Bank mengembangkan learning journey yang
bagi fresh graduate. Adapun proses pembelajaran pada disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing unit
tahun 2025 dilakukan secara kombinasi baik secara bisnis guna memastikan pengembangan kapabilitas
online maupun tatap muka langsung. yang relevan dan tepat sasaran. Sejalan dengan itu, Bank
turut menekankan penguatan keterampilan teknis melalui
Adapun program yang berjalan di 2025 adalah Privilege berbagai program yang berfokus pada peningkatan
Banking Program sebanyak 1 batch dengan total 12 kompetensi di bidang data analysis, financial modelling,
peserta, Program Talenta Service untuk Customer Service serta pemanfaatan sistem dan perangkat lunak
dan Teller sebanyak 2 batch dengan total 74 peserta, IT perbankan secara efektif.
Development Program sebanyak 1 batch dengan total
20 peserta, Management Development untuk segmen Melalui penguatan keterampilan tersebut, Bank
Mortgage sebanyak 1 batch dengan total 14 peserta, membekali karyawan dengan pelatihan yang dibutuhkan
Management Development untuk segmen Kredit untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan
sebanyak 2 batch dengan total 53 peserta, Management (decision-making process) serta menjaga tingkat
Development untuk segmen Operations sebanyak 1 batch akurasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas sehari-
dengan total 26 peserta, dan Relationship Management hari. Program pelatihan ini sekaligus memperkuat
Development Program sebanyak 2 batch dengan total 35 budaya pembelajaran berkelanjutan, sehingga karyawan
peserta. senantiasa siap menghadapi perkembangan tren industri
dan kemajuan teknologi. Pendekatan yang komprehensif
Maybank Indonesia tetap mengedepankan pelatihan ini memberdayakan karyawan untuk memberikan kinerja
tatap muka/luring sebagai metode utama untuk terbaiknya serta mendorong pencapaian kinerja yang
meningkatkan efektivitas pembelajaran, khususnya optimal, baik pada tingkat individu maupun organisasi.
pada program yang bersifat teknikal perbankan. Untuk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 247
Page 250
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Sejalan dengan hal tersebut, untuk mengembangkan BIGER (BIONIC TIGER) 2025. Program ini merupakan sesi
kapabilitas kepemimpinan para talent di team building yang dilaksanakan oleh setiap unit kerja
berbagai jenjang, pada tahun 2025 Bank kembali dengan tujuan memperkuat kolaborasi antar karyawan,
menyelenggarakan program pengembangan meningkatkan kapabilitas dalam pemanfaatan teknologi
kepemimpinan secara terstruktur bagi para talenta serta optimalisasi penggunaan aplikasi digital M2U,
sebagai berikut: sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap prinsip
a) M25+ Unlimited Potential (M25+UP) merupakan keberlanjutan (sustainability). BIGER 2025 dirancang untuk
program inisiatif dari Maybank Group Human Capital menyelaraskan strategi di tingkat direktorat dan regional
untuk para pemimpin Bank sebagai pengembangan dengan strategi korporasi Maybank secara keseluruhan.
kepemimpinan secara progresif dengan
menggabungkan kegiatan pengalaman kelas, Di samping itu, Bank juga mengadakan berbagai
wawasan industri dan action learning project. Tujuan pelatihan Sustainability di antaranya adalah
strategis dari program ini adalah untuk memastikan Sustainability Report Workshop, MSPC White Belt,
Manajer dan pemimpin Bank dalam mendukung MSPC Green Belt, MSPC Red Belt, serta MSPC - Grand
rencana strategis jangka panjang Bank. Conferment 2025 yang merupakan kegiatan Bank dalam
b) Executive Development Program (EDP) menjadi rangka memberikan pembekalan karyawan dengan
program komprehensif yang diperuntukkan bagi pengetahuan dan kompetensi yang diperlukan dalam
pemimpin senior Bank sebagai salah satu upaya mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan ke dalam
membangun pola pikir para pemimpin terhadap peran profesional serta fungsi organisasi masing-masing.
strategi M25+, mengembangkan potensi, dan
meningkatkan kesiapannya sebagai penerus Dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin
pimpinan di level BOD. menantang, Maybank Indonesia secara konsisten terus
c) Conversation with C-Suite (CWC), program dimana meningkatkan kompetensi dan kapabilitas karyawan di
pemimpin Bank dan juga para talenta Bank dapat bidang sumber daya manusia agar tetap relevan dengan
berinteraksi langsung dengan Komite Eksekutif Bank perkembangan zaman. Upaya ini dilakukan melalui
tingkat Maybank Group. Program ini memberikan partisipasi karyawan dalam berbagai program sertifikasi
kesempatan belajar untuk para pemimpin profesional, antara lain Certified Human Resources
dan talenta Bank dari Eksekutif Komite melalui Professional (CHRP), SDM Certification, Advanced Human
pengalaman kepemimpinan yang mereka miliki serta Capital Accomplished (AHCA), Administrative Human
menghubungkannya dengan tujuan Bank. Resources Professional (AHRP), serta Basic Human
d) Para talenta di Maybank Indonesia, khususnya Resources Professional Program (BHRP), sebagai bentuk
suksesor BOD, juga diberikan kesempatan untuk penguatan kapabilitas strategis dan operasional fungsi
mengembangkan diri melalui program Executive SDM di Bank.
Coaching. Dengan program tersebut, para talenta
diharapkan dapat mengembangkan kepemimpinan Pada tahun 2025 Maybank Indonesia melanjutkan
mereka. Budaya Coaching ini dilanjutkan melalui dan mengembangkan kembali program transformasi
program Leaders Groom Leaders dimana suksesor budaya dimana untuk meningkatkan produktivitas,
BOD tersebut menjadi coach/mentor bagi para karyawan dapat mencapai perilaku yang diharapkan.
talenta muda di Bank. Untuk memastikan transformasi berjalan secara
menyeluruh, pada tahun 2025, Bank telah menetapkan
Di luar program-program tersebut, masih banyak 12 (dua belas) perilaku kritikal sebagai panduan utama
program pelatihan lain yang bertemakan Future Ready dalam membentuk perilaku individu dan kolektif di
Skills melalui seminar The Guru Series. Pelatihan dan seluruh lini organisasi. Sebagai kelanjutan dari 12 perilaku
pengembangan secara langsung maupun daring kritikal, Bank memperkenalkan 5 kebiasaan yang dapat
serta kegiatan-yang telah berjalan antara lain: General dipraktekan sehari-hari sebagai bentuk penyempurnaan
Induction Program, Induction Program, Go for Excellence, dan penguatan penerapan budaya kerja dalam
Roar Habit , Effective Communication Skills, Manager as aktivitas sehari-hari. Kelima kebiasaan ini berfungsi
a coach, Problem Solving and Decision Making, Basic sebagai panduan praktis yang membantu karyawan
Human Centered Design, Coaching for the Best Talent, menginternalisasi nilai-nilai budaya secara konsisten di
Outplacement, Ms Excel, Creativity and innovation. seluruh tingkatan organisasi.
Program berjalan sepanjang tahun 2025, sehingga
mencapai lebih dari 6.000 karyawan yang mengikuti Selain itu, Bank juga memperkenalkan kebiasaan
pelatihan leadership maupun power skills. pengembangan diri yang baru di setiap minggunya,
yaitu dorongan bagi setiap individu untuk mempelajari
Dalam rangka mendukung pencapaian kinerja organisasi hal baru setiap minggu, yang menjadi bagian dari
tahun 2025, Maybank Indonesia melakukan penyelarasan pengembangan tim melalui budaya Coaching &
strategi di seluruh fungsi melalui pelaksanaan program Mentoring. Bank juga membentuk Bionic Champion dan
248 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 251
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Bionic Squad sebagai jembatan komunikasi dalam membantu mensosialisasikan serta mengakselerasi implementasi
program transformasi budaya di seluruh organisasi. Untuk mendukung peran tersebut, Bank menyelenggarakan Bionic
Squad Team Leader Session guna membekali para Team Leader agar mampu memberikan arahan, pendampingan,
serta memastikan keterlibatan aktif anggota secara optimal sepanjang proses transformasi berlangsung. Selain itu,
Bank melaksanakan Refreshing Training bagi para Bionic Squad sebagai upaya penyelarasan kembali pemahaman
dan penguatan peran mereka. Bank juga menyelenggarakan Bionic Squad Edu Trip yang bertujuan untuk mempererat
solidaritas antar anggota, memperkuat komunikasi dan kolaborasi, serta menciptakan pengalaman positif yang
mendukung semangat dan keberlanjutan transformasi budaya dalam organisasi.
Realisasi pengembangan kompetensi karyawan sepanjang tahun 2025, yang mencerminkan komitmen dan
keberlanjutan upaya Bank dalam mendukung pertumbuhan kualitas sumber daya manusia di seluruh jenjang
organisasi, disajikan pada tabel berikut:
Jenis Pendidikan dan Pelatihan Satuan 2024 2025
Program Teknikal (Technical Programmes)
Banking Skills (Treasury, Compliance, Audit, Operation, Service Quality) 11.686 11.041
Credit Skills 405 505
Sales & Consumers Person 4.059 2.495
Technical – Non Banking Skills 6.619 4.150
Leadership & Soft skills 7.781 10.485
Program Terintegrasi (Induction Programmes)
Privilege Banking Programme 64 12
Talenta Services 101 74
Management Development Programme RSME 53 53
Person
Management Development Programme Mortgage 20 14
Relationship Management Development Programme (RMDP) 21 35
IT Development Programme - 20
Management Development Programme - Operations - 26
Program Sertifikasi (Certification Programmes) (*)
Sertifikasi Manajemen Risiko 93 96
Sertifikasi Reksa Dana (Waperd) 87 97
Sertifikasi AAJI % 98 99
Treasury 94 97
WPPEP EBUS 100 100
*Data Sertifikasi yang disampaikan hanya merupakan karyawan yang ditargetkan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 249
Page 252
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
No E-learning Completion (%)
1 Code of Conduct 100%
2 Living the Core Values of T.I.G.E.R 99%
3 E-Learning Anti-fraud, Suap, dan Korupsi 99%
4 Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme 100%
5 Operation Risk Management 100%
6 Information Security Awareness 99%
7 Business Continuity Management 98%
8 LEAN 100%
9 Perlindungan Data Pribadi (Personal Data Protection) 92%
BIAYA PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN TAHUN 2025
Bank senantiasa mengupayakan pengelolaan dana pendidikan secara efektif untuk mendukung berbagai program
pelatihan yang diimplementasikan. Perubahan metode pelatihan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap
peningkatan realisasi dana pendidikan dan pelatihan.
Pada tahun 2025, rasio dana pendidikan yang direalisasikan oleh Bank pada kuartal keempat tahun 2025 mencapai
6.11% dari total gross salary tahun 2025. Persentase ini mencerminkan komitmen Bank untuk menjalankan rencana
strategis dalam pengembangan karyawan secara berkesinambungan.
Pendekatan hybrid ini diyakini mampu memberikan fleksibilitas sekaligus memperkuat efektivitas program pelatihan,
sehingga menghasilkan dampak yang optimal dalam meningkatkan kapabilitas dan kompetensi SDM Bank.
Biaya Pendidikan dan
2025 2024 2023
Pelatihan Karyawan
Rasio 6,11% 6,48% 7,12%
Jumlah Rp86,77 miliar Rp86,78 miliar Rp95,64 miliar
SISTEM INFORMASI SDM Mayang2U adalah layanan chatbot berbasis kecerdasan
Bank senantiasa mengembangkan sistem internal buatan Artificial Intelligence (AI) yang memberikan
bagi karyawan untuk mendukung pengelolaan sumber respons secara real-time terhadap berbagai pertanyaan
daya manusia secara digital dan efisien, antara lain karyawan terkait kebijakan human capital dan
MyHR2u, MyCampus, Mayang2U, MyJourney dan SAP. administrasi kepegawaian. Layanan ini dirancang untuk
Salah satu platform utama adalah MyHR2u, sistem memberikan solusi yang cepat, akurat, dan efisien
berbasis employee self-service dan management dalam memenuhi kebutuhan informasi dan layanan
self-service yang memudahkan karyawan dalam kepegawaian.
mengakses berbagai proses administrasi kepegawaian.
Melalui platform ini, karyawan dapat mengajukan cuti, SAP merupakan platform yang digunakan untuk
memperbarui data pribadi, serta mengakses informasi mengelola struktur organisasi, data kepegawaian, payroll,
terkait kepegawaian dengan cepat dan mudah melalui serta benefit karyawan. SAP membantu memastikan
situs web maupun aplikasi mobile. pengelolaan data karyawan berjalan secara transparan,
terstruktur, dan efisien. Dengan fitur yang terintegrasi,
MyCampus merupakan platform yang berfokus pada platform ini menjadi elemen penting dalam mendukung
pengelolaan pelatihan dan pengembangan karyawan. proses administrasi kepegawaian Bank.
MyCampus menyediakan materi pembelajaran dalam Bank terus melakukan pengembangan terhadap sistem-
berbagai format interaktif, seperti video, artikel, e-book, sistem tersebut melalui peningkatan keamanan data,
dan podcast. Platform ini bertujuan untuk membentuk optimalisasi desain antarmuka pengguna (UI/UX), serta
growth mindset, mendukung pengembangan Future performa server. Langkah ini bertujuan untuk memastikan
Ready Skills melalui penerapan metodologi Agile, serta sistem informasi SDM dapat berfungsi secara optimal,
meningkatkan pengalaman belajar karyawan dengan inovatif, dan efisien dalam mendukung produktivitas
desain antarmuka pengguna (UI/UX) yang berprinsip karyawan serta mendukung pencapaian visi dan misi
Human-Centered Design. Bank.
250 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 253
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
REWARD RIGHT khusus yang menarik. Berbagai manfaat ini dirancang
Secara konsisten, Maybank Indonesia mengedepankan untuk mendukung kesejahteraan karyawan secara
filosofi Total Rewards sebagai pendekatan menyeluruh menyeluruh dan berkelanjutan. Khusus untuk tahun
dalam pengelolaan kompensasi dan penghargaan 2025, Bank memberikan bentuk penghargaan yang unik
karyawan. Filosofi ini tidak hanya mencakup imbalan yaitu Tabungan Emas, dimana penghargaan ini tidak
finansial dan non-finansial, baik untuk jangka pendek hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai aset
maupun jangka panjang, tetapi juga menempatkan finansial jangka panjang yang nilainya akan berpotensi
kesejahteraan karyawan, sebagai bagian penting dalam meningkat seiring waktu. Bentuk apresiasi ini mendorong
mendorong karyawan untuk tumbuh dan memberikan karyawan untuk memiliki literasi finansial serta kesadaran
kinerja terbaik secara berkelanjutan. Melalui ekosistem investasi.
total rewards yang terintegrasi, Bank memastikan setiap
komponen penghargaan selaras dengan tujuan bisnis, Selain itu, Bank juga menyelenggarakan berbagai
budaya, dan nilai-nilai perusahaan. kegiatan dan program kesejahteraan yang
memperhatikan kesehatan mental, pola gizi, serta
Penerapan filosofi Total Rewards didasarkan pada prinsip kebugaran fisik, sehingga karyawan dapat menjalani
3P, yaitu position (jabatan), performance (kinerja), dan kehidupan yang lebih sehat, seimbang, sehingga
person (kompetensi individu), dengan menjunjung asas dapat meningkatkan keterlibatan serta produktivitas di
kesetaraan dalam pemberian remunerasi yang kompetitif lingkungan kerja. Program vaksinasi gratis bagi karyawan
dan bertanggung jawab. Bank terus mentransformasi juga disediakan sebagai bagian dari komitmen Bank
sistem penghargaan dari pendekatan yang bersifat terhadap kesehatan dan kesejahteraan tenaga kerja,
transaksional menjadi lebih people-centric. Pendekatan mendukung karyawan yang sehat, terlindungi, dan lebih
ini bertujuan untuk meningkatkan keterikatan dan siap berkontribusi secara optimal bagi keberlanjutan
loyalitas karyawan, memperkuat ketahanan organisasi, kinerja Bank.
serta mendukung upaya menarik dan mempertahankan
talenta-talenta potensial. PENGHARGAAN
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia kembali menerima
Sejalan dengan upaya memperkuat budaya berbasis berbagai apresiasi berupa penghargaan terkait
kinerja (performance-based culture), Bank menerapkan kinerja dalam pengelolaan dan pengembangan SDM.
kebijakan remunerasi yang berlandaskan kinerja Penghargaan ini sekaligus menjadi wujud nyata apresiasi
(performance-based remuneration strategy), di mana pihak eksternal dalam menilai keberhasilan Maybank
kompensasi tidak tetap ditentukan oleh kontribusi Indonesia di bidang Sumber Daya Manusia. Penghargaan
dan pencapaian kinerja individu, dengan tetap tersebut adalah sebagai berikut:
memperhatikan kinerja dan kemampuan Bank. Bank 1. Employee Experience Award 2025 by Human
menargetkan agar annual total cash yang diterima Resources Online
karyawan bertalenta berada di atas median pasar, • Best HR Digital Transformation & Strategy – Silver
mencakup kompensasi tetap serta kompensasi tidak • Best HR Communication strategy – Silver
tetap, seperti bonus kinerja maupun Sales Incentive • Best in house candidate experience – Silver
Plan (SIP) bagi karyawan Sales. Selain itu, Bank • Best Talent Sourcing and attraction strategy –
membangun budaya berbasis kinerja melalui program Bronze
apresiasi di mana Manajemen memberikan apresiasi • Best Holistic Leadership Development program –
secara langsung atas pencapaian jangka pendek Silver
(small wins) maupun jangka panjang. Penghargaan 2. Business Asia Indonesia Award
ini dapat diberikan secara massive dalam bentuk Mini • The Best Human Capital Investment 2025
Celebration untuk memberikan penghargaan atas kinerja • Best Digital Innovation 2025
tim, meningkatkan produktivitas dan efisiensi, serta • Best of The Best Human Capital 2025
memperkuat kebersamaan karyawan dalam mendukung • The Best Performing Director Human Capital 2025
kinerja perusahaan. for Irvandi Ferizal
3. HC on Resilience Award 2025 by First Indonesia
Dalam upaya meningkatkan retensi dan keterikatan Magazine
karyawan yang selaras dengan semangat Humanising • The Best Digital Transformation in Human Capital
Financial Services, Bank menempatkan kesejahteraan Award
karyawan dan kehidupan keluarga sebagai bagian • The Best Sustainable Development and Decent
penting dari strategi pengelolaan sumber daya manusia. Job Award
Selain gaji pokok dan bonus, Bank menyediakan • The Best Innovation in Education and Training
berbagai manfaat kompetitif yang dapat dinikmati Award
seluruh karyawan, antara lain program kesehatan, dana • The Best Human Capital Leadership Award for
pensiun, hak cuti tahunan serta beragam cuti khusus, Irvandi Ferizal
hingga fasilitas pinjaman karyawan dengan suku bunga
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 251
Page 254
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
4. HR Asia Awards 8. HR Excellence Award
• HR Asia Tech Empowerment Awards 2025 Gold recognition for:
• HR Asia Sustainable Workplace Awards 2025 • Excellence in HR Communication
• Platinum Award - Best Company to work for in Asia • Excellence in Employee advocacy & brand
2025 (the only company in Indonesia received it ambassador
for 10th consecutive years, only 7 companies in • Excellence in Cross Generation Workforce
Asia received it and MBI is 1 of the 7 companies, • Excellence in HR Innovation
marking the 1st in Indonesia) • Excellence in In House Talent Pipeline
5. CHRO Retreat 2025 by HR Asia • Excellence in Workforce Mobility
• Chief Human Resources Officer of the Year 2025 Silver recognition for:
for Irvandi Ferizal • Excellence in Total Rewards Strategy
6. Indonesia Human Capital Award 2025 by Warta • Excellence in AI Powered HR Solution
Ekonomi • Excellence in Employer Volunteerism
• The Best Human Capital 2025 for Optimising • Excellence in Talent Acquisition
Productivity Through Innovative and Sustainable • Excellence in Gig Workforce Management
HR management. 9. Prosple: Top 8 Company for Fresh Graduates
7. Indonesia Leadership Awards 2025 by World HRD
Congress
• Best Employer Brand Awards 2025
• Top HR Leader 2025 for Irvandi Ferizal
252 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 255
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
HUBUNGAN INDUSTRIAL 3. Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan Internal
Bank menerapkan dan menjalankan strategi hubungan dan Eksternal
industrial sebagai elemen strategis yang tidak Dalam mengelola hubungan industrial, Bank menjalin
terpisahkan dari keberlanjutan organisasi. Pengelolaan kerja sama yang produktif dengan pemangku
hubungan industrial memerlukan pendekatan yang kepentingan terkait, termasuk instansi pemerintah
menyeluruh, integratif, dan berlandaskan pada nilai di bidang ketenagakerjaan. Kolaborasi ini bertujuan
keadilan serta transparansi. Hubungan industrial yang untuk memastikan bahwa kebijakan dan praktik
efektif tidak hanya berorientasi pada pemenuhan hak hubungan industrial yang diterapkan senantiasa
dan kewajiban antara manajemen dan tenaga kerja, sejalan dengan ketentuan dan norma yang berlaku.
tetapi juga dirancang untuk menciptakan ekosistem kerja 4. Transformasi Digital sebagai Enabler Hubungan
yang mendukung produktivitas, kesejahteraan karyawan, Industrial
dan keberlangsungan bisnis secara berimbang. Seiring perkembangan teknologi, tata kelola
hubungan industrial turut memanfaatkan
Dalam konteks tersebut, tata kelola hubungan industrial digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi, akurasi,
berfungsi sebagai kerangka utama yang mengatur dan transparansi pengelolaan ketenagakerjaan.
bagaimana Bank dan karyawan, termasuk serikat Pemanfaatan teknologi diterapkan dalam
pekerja sebagai representasi tenaga kerja, bekerja pengelolaan data karyawan, administrasi
sama untuk mencapai hubungan kerja yang harmonis ketenagakerjaan, serta sistem pelaporan internal,
dan berkelanjutan. Di tengah dinamika ekonomi guna mendukung pengambilan keputusan manajerial
global, perkembangan regulasi ketenagakerjaan, serta secara lebih efektif, tanpa mengesampingkan
transformasi digital, pengelolaan hubungan industrial mekanisme hubungan industrial formal yang berlaku.
dituntut untuk semakin adaptif dan proaktif.
Aktivitas Hubungan Industrial: Inisiatif Strategis untuk
Sepanjang tahun 2025, hubungan industrial di lingkungan Harmoni dan Produktivitas
Maybank Indonesia berada dalam kondisi kondusif 1. Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan yang
dan terkelola dengan baik, serta tidak menimbulkan Inklusif
gangguan terhadap kegiatan operasional Bank. Setiap Penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang adil dan
potensi permasalahan ketenagakerjaan dikelola melalui adaptif menjadi fondasi dalam menjaga hubungan
mekanisme internal yang sesuai dengan ketentuan industrial yang harmonis. Perjanjian Kerja Bersama
yang berlaku, dengan mengedepankan dialog dan (PKB) disusun melalui partisipasi aktif serikat pekerja,
penyelesaian secara musyawarah. sehingga mencerminkan keseimbangan antara
kepentingan bisnis Bank dan kesejahteraan karyawan,
Tata Kelola Hubungan Industrial: Pilar Strategis yang dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum
Terstruktur dan Berlandaskan Kepatuhan serta yang berlaku.
Kolaborasi 2. Manajemen Konflik yang Sistematis dan Kolaboratif
1. Komitmen pada Kebijakan Ketenagakerjaan yang Pengelolaan potensi konflik menjadi salah satu
Inklusif dan Adaptif fokus utama dalam hubungan industrial. Unit
Tata kelola hubungan industrial yang baik dimulai kerja hubungan industrial secara aktif melakukan
dari komitmen terhadap penerapan regulasi identifikasi dini terhadap potensi permasalahan dan
ketenagakerjaan yang berlaku, baik yang bersifat mengelolanya melalui pendekatan yang terstruktur
eksternal maupun internal. Komitmen ini tidak dengan mengedepankan musyawarah untuk
semata-mata dimaknai sebagai pemenuhan aspek mufakat. Pendekatan ini memungkinkan setiap isu
legal formal, melainkan sebagai upaya berkelanjutan diselesaikan secara internal dan proporsional.
untuk menegakkan prinsip keadilan, keterbukaan, 3. Kemitraan dengan Serikat Pekerja
serta penghormatan terhadap hak dan kewajiban Bank dan serikat pekerja menjalin hubungan
Bank dan karyawan di tempat kerja. kemitraan berdasarkan prinsip saling menghormati
2. Struktur Organisasi yang Responsif dan Terintegrasi dan kepercayaan. Melalui forum bipartit yang berjalan
Bank menetapkan unit kerja khusus hubungan secara berkesinambungan, Bank dan serikat pekerja
industrial yang memiliki peran strategis dalam bersama-sama menjaga keharmonisan, ketenangan,
mengelola isu ketenagakerjaan, baik dari aspek dan ketertiban kerja, sekaligus berperan sebagai
pencegahan maupun penanganan permasalahan. mekanisme pencegahan dini terhadap potensi
Struktur ini juga berfungsi memberikan masukan permasalahan hubungan kerja.
strategis kepada manajemen agar kebijakan
hubungan industrial tetap selaras dengan ketentuan
yang berlaku serta mendukung visi jangka panjang
Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 253
Page 256
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
4. Sosialisasi Kebijakan dengan Pendekatan RENCANA DAN STRATEGI TAHUN 2026
Humanising Sebagai bagian dari komitmen Bank dalam memperkuat
Bank melalui unit kerja hubungan industrial secara daya saing dan memastikan kesiapan organisasi
aktif melakukan sosialisasi atas pembaruan kebijakan menghadapi dinamika industri keuangan, Maybank
ketenagakerjaan melalui program edukasi dan Indonesia menempatkan pengembangan SDM sebagai
komunikasi yang berkelanjutan. Pendekatan ini salah satu prioritas strategis. Maybank Indonesia
bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan meyakini bahwa SDM yang kompeten, adaptif, dan
terhadap ketentuan ketenagakerjaan serta selaras dengan nilai-nilai perusahaan merupakan fondasi
mendukung terciptanya budaya kerja yang saling utama dalam mendukung pencapaian strategi bisnis
menghargai dan berlandaskan keterbukaan. secara berkelanjutan. Ke depan, rencana pengembangan
SDM Bank pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:
PENSIUN DAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA A. Akselerasi Pertumbuhan untuk Peningkatan Bank
Dalam pengelolaan pensiun dan pengakhiran hubungan 1. Memperkuat pengelolaan SDM untuk
kerja, Bank senantiasa berpedoman pada peraturan mengoptimalkan produktivitas karyawan dalam
perundang-undangan yang berlaku serta kebijakan semangat pertumbuhan.
internal Bank. Setiap proses dilaksanakan dengan 2. Melakukan revitalisasi organisasi secara
pendekatan yang mengedepankan komunikasi dua arah, berkesinambungan untuk memastikan model
transparansi, dan penghormatan terhadap hak-hak kerja yang optimal bagi pertumbuhan bisnis Bank,
karyawan, guna menjaga keseimbangan kepentingan yang didukung dengan pemenuhan SDM secara
antara Bank dan karyawan. strategis dengan memperhatikan komposisi
Ketentuan usia pensiun diatur dalam Perjanjian Kerja tenaga kerja yang sesuai.
Bersama (PKB), dan Bank menyelenggarakan Program 3. Memperkuat keterlibatan Pimpinan Unit Kerja,
Masa Persiapan Pensiun (MPP) sebagai bentuk dukungan Pimpinan Cabang dan Manajer Lini sebagai
kepada karyawan yang memasuki masa pensiun. penggerak produktivitas, pemitigasian risiko
Program ini dirancang untuk membantu karyawan operasional, serta pengelola SDM.
mempersiapkan aspek finansial, mental, dan sosial 4. Mendorong produktivitas dengan memastikan
secara lebih menyeluruh. pemenuhan kapabilitas dan kapasitas SDM secara
Dalam pelaksanaan pengakhiran hubungan kerja selain optimal.
pensiun, Bank memastikan setiap proses dilakukan 5. Memastikan produktivitas berdasarkan sasaran
secara selektif dan terukur. Sepanjang tahun 2025, kinerja yang terarah dan terukur serta fokus
pelaksanaan pengakhiran hubungan kerja tidak kepada proses maupun hasil akhir.
menimbulkan gangguan hubungan industrial maupun 6. Menerapkan sistem penghargaan berbasis kinerja
dampak yang bersifat sistemik terhadap operasional dan manajemen konsekuensi positif, didukung
Bank. dengan upaya retensi karyawan secara proaktif di
Tata kelola dan aktivitas hubungan industrial yang tengah persaingan SDM yang ketat.
efektif merupakan fondasi penting bagi keberhasilan 7. Meningkatkan pengelolaan data terintegrasi dari
Bank dalam jangka panjang. Dengan mengintegrasikan seluruh unit kerja di SDM.
kepatuhan, kolaborasi strategis, serta pendekatan yang 8. Dalam rangka meningkatkan kapabilitas SDM,
humanis, Bank mampu menciptakan hubungan kerja Bank mengoptimalkan beragam metode
yang harmonis dan produktif. pembelajaran termasuk pendekatan offline,
Sepanjang tahun 2025, pengelolaan hubungan industrial online, dan hybrid, untuk memastikan proses
dilaksanakan secara stabil dan selaras dengan ketentuan pengembangan yang adaptif, relevan, dan
yang berlaku, serta mendukung keberlanjutan usaha dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan
reputasi Bank sebagai institusi yang menjunjung tinggi bisnis
nilai integritas dan keberlanjutan. 9. Meningkatkan berbagai inisiatif engagement untuk
memperkuat rasa bangga karyawan sebagai
bagian dari Maybankers, yang melibatkan para
Pimpinan Unit, Pimpinan Cabang, dan Manajer Lini
dalam berbagai sesi untuk memperkuat sinergi
dan semangat tim.
254 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 257
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
B. Kesiapan Menghadapi ROAR30 (ROAR30 Future- C. Keberlanjutan SDM
Ready) 1. Mengadopsi budaya dan kapabilitas sustainability,
Maybank Indonesia terus memperkuat fondasinya termasuk mendorong inisiatif-inisiatif
dalam menghadapi futurisation dalam strategi M30. keberlanjutan di Human Capital.
Upaya ini bertujuan untuk membangun tenaga kerja 2. Melanjutkan budaya yang mendukung inovasi
yang berkinerja tinggi dan siap menghadapi masa baru dalam menciptakan solusi yang relevan
depan, dengan pertumbuhan pola pikir dan dengan dan efektif, termasuk memfasilitasi ruang untuk
pendekatan berorientasi pada nasabah, guna meningkatkan kreativitas dan kolaborasi.
memastikan keberlanjutan bisnis serta kelancaran 3. Memastikan bahwa para calon penerus
bisnis. Pada tahun 2026, fokus utama diarahkan pada (successor) tersedia dan memiliki kesiapan untuk
prioritas strategis sebagai berikut: mengisi posisi-posisi strategis yang kritikal.
1. Transformasi Pola Pikir SDM dan Budaya Bank 4. Memastikan kesiapan SDM Bank melalui
dengan menumbuhkan budaya yang produktif, pelaksanaan perencanaan suksesi serta
berenergi, dan kolaboratif, yang berlandaskan percepatan pengembangan bagi para talent yang
pada tujuan serta nilai-nilai inti yang diperbarui. menduduki posisi-posisi critical maupun para
Berbagai inisiatif dilakukan untuk mendorong suksesornya untuk mengatasi gap kompetensi
mindset shift menuju cara berpikir yang yang ada.
berskala enterprise, berani berinovasi, serta 5. Menerapkan Human Capital 1-Conglomeration
mengintegrasikan prinsip Agile dalam cara kerja sebagai pendekatan strategis untuk menyatukan
sehari-hari. kebijakan dan praktik HC lintas entitas agar
2. Membangun SDM karyawan yang siap tercipta sinergi, efisiensi, dan keselarasan.
menghadapi masa depan dan didukung teknologi 6. Mengimplementasikan knowledge management
AI, yang tangkas dan berorientasi pada hasil. secara lebih luas.
Struktur dan komposisi SDM terus disesuaikan 7. Melanjutkan promosi dan pelaksanaan Good
dengan kebutuhan bisnis untuk menciptakan Corporate Governance (GCG) dan budaya
keunggulan berbasis manusia (people kepatuhan, termasuk juga aksi preventif maupun
advantage). Langkah ini bertujuan agar Bank mitigasinya, sebagai bagian dari Maybankers’ way
mampu memberikan layanan kepada nasabah of working.
secara lebih cepat, lebih baik, dan lebih bermakna. 8. Melanjutkan pelaksanaan rotasi pekerjaan wajib
3. Bank berkomitmen melalui program pembelajaran (mandatory job rotation).
berkelanjutan, pengembangan kepemimpinan, 9. Mengutamakan pemenuhan program pelatihan
serta peningkatan kompetensi, Bank berupaya dan sertifikasi wajib sebagai bagian dari standar
menumbuhkan talenta-talenta unggul yang siap kompetensi SDM Bank.
berperan di tingkat regional dan mendukung 10. Membangun alignment praktik-praktik Sumber
pencapaian strategi jangka panjang Maybank. Daya Manusia di Bank dengan anak perusahaan
4. Menerapkan pola kerja yang fleksibel dan dan perusahaan terelasi (sister companies).
mendukung engagement karyawan, termasuk 11. Membangun employee experience yang positif
para talent generasi baru, serta melanjutkan dan menyeluruh bagi pelamar dan new-joiner.
implementasi budaya inovasi dan perbaikan
berkelanjutan.
5. Memperkuat transformasi digital SDM dengan
pendekatan customer centricity untuk
meningkatkan employee experience.
6. Mendorong kolaborasi dan komunikasi
lintas entitas antar Maybank Group melalui
pemanfaatan platform digital MSocial yang
terintegrasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 255
Page 258
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Teknologi
Informasi
Maybank Indonesia konsisten menjalankan transformasi Teknologi
Informasi (TI) dan digital untuk memperkuat infrastruktur teknologi,
keamanan dan mendorong inovasi digital sehingga memberikan
layanan transaksi yang lebih cepat, andal, dan aman kepada
nasabah. Transformasi ini telah meningkatkan kemudahan dan
kenyamanan nasabah kami dalam mengakses semua saluran
layanan keuangan kami dengan mudah dan aman. Hal ini sejalan
dengan visi Maybank Indonesia “Menjadi penyedia layanan keuangan
terkemuka di Indonesia, yang didukung oleh sumber daya manusia
yang berkomitmen penuh dan inovatif untuk menciptakan nilai dan
melayani komunitas”.
RENCANA STRATEGIS TI Pengembangan signifikan juga dilakukan pada kanal
Rencana Strategis Teknologi Informasi 2025 Bank digital bank, baik retail (M2U) maupun non-retail
Maybank Indonesia dijalankan selaras dengan arah (M2E), dengan menambahkan fitur-fitur baru untuk
strategi bisnis perusahaan, dengan terus memperkuat meningkatkan pengalaman transaksi yang mudah,
pondasi perbankan digital yang aman sekaligus nyaman, lengkap dan aman bagi nasabah.
memastikan setiap inisiatif teknologi memberikan nilai
tambah bagi nasabah, komunitas, dan pemangku 2. Peningkatan Infrastruktur, Modernisasi &
kepentingan. Empat pilar strategis yang menjadi Kemampuan Pertahanan Siber
kerangka utama yakni Fokus pada Konektivitas, Sebagai upaya peningkatan infrastruktur, modernisasi,
Peningkatan Infrastruktur melalui Modernisasi & dan penguatan kemampuan pertahanan siber, bank
Kemampuan Pertahanan Siber, Pemanfaatan Proses secara konsisten melaksanakan berbagai inisiatif
Bisnis untuk Produktivitas dan Efisiensi, serta Peningkatan modernisasi aplikasi, infrastruktur serta peningkatan
Lingkungan Kerja merupakan wujud komitmen keamanan TI sepanjang tahun 2025. Langkah
bank dalam mendorong transformasi digital yang ini dijalankan untuk meningkatkan keandalan,
berkelanjutan. ketahanan, dan kesiapan teknologi dalam mendukung
operasional bank serta memastikan kualitas layanan
1. Fokus Pada Konektivitas yang optimal bagi nasabah.
Selaras dengan pilar Fokus pada Konektivitas,
sepanjang tahun 2025 bank telah Implementasi Shared Container Platform as a Service
mengimplementasikan pengembangan digital (CaaS), Trade Platform Transformation, F5 DRC
dan sistem TI untuk memperluas integrasi layanan Replacement, HSM Refreshment, dan switching system
serta memperkuat ekosistem perbankan digital. upgrade menjadi langkah strategis untuk memastikan
Inisiatif-inisiatif yang telah dijalankan, antara infrastruktur sistem informasi bank memiliki performa
lain Islamic Banking-as-a-Service (iBaaS), BaaS tinggi, skalabilitas, dan ketahanan yang optimal. Pada
Account Opening dan Buy Now Pay Later (BNPL) aspek keamanan siber, bank juga terus meningkatkan
menghadirkan kemampuan konektivitas yang lebih kemampuan pertahanan dengan mengadopsi
luas melalui kolaborasi dengan mitra-mitra strategis. kerangka kerja Zero Trust melalui implementasi
256 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 259
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Bank Vision & Mission
Business Strategy
IT Strategy
Improve Infrastructure Leveraging
through Modernisation Business Process
Focus on and Cyber Defense for Productivity and Improve Working
Connectivity Capabilities Efficiencies Environment
Extended the use Continuing the Apply automation Applying structure
of micro-services, improvement in process for bank-wide organisation based
Open API and the cyber security and executive the agile on the functions to
implementation and infrastructure methodology for digital support LOB’s and
of mobile banking modernisation. The solutions, supported team engagement. In
revamp as well as vitualisation will take by improving policies addition, this strategy
the front/middle/ in place as well as and procedures to also capture and
back-end system in the core banking prudentially running IT. prepared career and
supporting the core modernisation, As well as developing training path for the
system stability also the robust young talent especially staff.
implementation of the for core and digital
cloud technology and banking
analystic infrastructure
Process Continuous Improvement
(IT Governance | Project Management | Change Management | IT Operation | IT Security)
Uplift People Capabilities
proyek-proyek seperti Network Anti-DDoS, Firewall, 4. Peningkatan Lingkungan Kerja
peningkatan Endpoint Data Loss Prevention (DLP), dan Peningkatan Lingkungan Kerja, menjadi pondasi
Cloud Access Security Broker (CASB), sehingga bank penting dalam memastikan transformasi teknologi
telah memperkuat kapabilitas keamanan siber guna informasi dan digital didukung dengan penerapan
memitigasi ancaman siber yang semakin kompleks proses dan tata kelola yang baik serta peningkatan
dan dinamis termasuk penggunaan teknologi kualitas sumber daya manusia.
berbasis AI dan Cloud.
a. Proses dan Tata Kelola
3. Pemanfaatan Proses Bisnis untuk Produktivitas dan Proses
Efisiensi Untuk mendukung terlaksananya tata kelola yang
Pilar Pemanfaatan Proses Bisnis untuk Produktivitas baik, Maybank Indonesia secara berkala meninjau
dan Efisiensi diimplementasikan melalui dan memperbarui kebijakan serta prosedur
penyempurnaan sistem dan otomatisasi proses internal agar selalu selaras dengan regulasi dan
yang mendukung operasional bank. Penyelesaian perkembangan industri. Terkait hal ini, Bank telah
beberapa proyek seperti Smart Credit Process (SCP) memperbarui 35 prosedur dan kebijakan internal
2.0 Enhancement, Tigernest Revamp, Customer sepanjang tahun 2025 untuk memastikan proses
Engagement Platform, Aplikasi AIP (Approved in kerja unit Teknologi Informasi memiliki panduan
Principle) Mortgage, Aplikasi KTA Cabang dan Aplikasi yang tepat dan terkini.
Kartu Kredit Cabang memberikan kontribusi signifikan
dalam meningkatkan efisiensi internal, percepatan Tata Kelola
layanan nasabah, serta optimalisasi pemanfaatan Penerapan Tata Kelola TI merupakan bagian
data untuk mendukung pengambilan keputusan yang terintegrasi dari tata kelola perusahaan,
lebih akurat dan responsif. Selain itu, bank juga telah termasuk di dalamnya menjalankan proses tata
memulai eksplorasi pemanfaatan teknologi Artificial kelola terkait isu TI yang mencakup disruption
Intelligence (AI) untuk proses internal yang lebih efektif (gangguan), cyber security (keamanan dunia
dan efisien. maya), dan disaster recovery (pemulihan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 257
Page 260
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
bencana). Melalui penerapan Tata Kelola TI, Manajemen Risiko TI
Bank memastikan semua risiko utama telah Bank senantiasa meningkatkan kesadaran
diidentifikasi, dikelola, dan dilaporkan pada Direksi. internal terhadap keamanan siber dalam setiap
Bank secara konsisten menerapkan pengawasan, aspek pengembangan system melalui program-
manajemen dan operasional teknologi informasi program kesadaran keamanan yang dijalankan
secara hati-hati melalui pelaksanaan rapat komite secara rutin dan berkelanjutan melalui pelatihan
ataupun forum, antara lain: keamanan siber, simulasi phishing, dan publikasi
1. IT Oversight Committee, komite teknologi melalui surat elektronik.
informasi yang memfasilitasi Dewan Komisaris
dalam melakukan evaluasi, mengarahkan Dalam upaya memitigasi risiko yang timbul atas
dan memantau rencana strategis TI dan penyelenggaraan TI, Bank menjalankan proses
penerapan tata kelola TI. identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
2. IT Steering Committee mendukung Direksi pengendalian risiko secara efektif antara lain,
dalam memantau seluruh kegiatan melalui RCSA (Risk Control Self-Assessment) dan
penyelenggaraan TI, menetapkan kebijakan KRI (Key Risk Indicator) berdasarkan kebijakan
standar, dan prosedur terkait penyelenggaraan manajemen risiko TI yang berlaku. Bank juga
dan penggunaan TI, mengevaluasi tujuan secara berkelanjutan melakukan penilaian risiko
strategis TI, dan mengarahkan pejabat terhadap pengembangan TI yang bersifat kritikal
eksekutif serta unit kerja TI. dan memastikan semua risiko telah termitigasi
3. Project Steering Committee, memastikan dalam tingkat risiko yang dapat diterima.
proyek TI selaras dengan strategi bank, tepat
waktu, didukung oleh sumber daya yang Untuk menjaga layanan transaksi keuangan
cukup, dan diimplementasikan dengan sukses. nasabah selalu tersedia, Bank memiliki infrastruktur
4. Enterprise Architecture Forum, memastikan pemulihan bencana (Disaster Recovery/DR)
keselarasan proyek dengan standar, target yang mampu menjalankan operasional TI pada
arsitektur dan peta jalan teknologi Bank. saat sistem TI di pusat data utama mengalami
5. Change & Release Management, memastikan gangguan. Uji coba atas kehandalan sistem
perencanaan yang matang terhadap seluruh pemulihan dilakukan secara berkala. Selama
perubahan pada perangkat keras, perangkat bank mengaktifkan sistem teknologi pada area
lunak, patch, data, dan konfigurasi. Seluruh pusat pemulihan, layanan kepada nasabah dapat
proses pengujian, eskalasi dan persetujuan dipastikan tetap berjalan dengan normal tanpa
wajib diselesaikan sesuai ketentuan sebelum gangguan
pelaksanaan implementasi pada lingkungan
produksi maupun sistem cadangan
6. Incident Management Forum, memastikan
seluruh isu layanan TI telah ditangani dengan
tepat, cepat, dan efisien sesuai SLA, sekaligus
memastikan dokumentasi pembelajaran dan
solusi permasalahan dilakukan dengan baik
untuk mencegah terjadinya isu yang sama di
masa depan.
258 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 261
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
b. Sumber Daya Manusia RENCANA PENGEMBANGAN TI DI TAHUN 2026
Bank menyakini sumber daya manusia yang Untuk melanjutkan strategi teknologi informasi 2021-
memadai dan kompeten memegang peranan 2025, bank telah memiliki Rencana Strategis Teknologi
yang sangat penting untuk memastikan Informasi 2026–2030 sebagai rencana jangka panjang
terwujudnya visi dan misi bank. Sepanjang tahun berkelanjutan pengembangan teknologi informasi untuk
2025 bank secara konsisten mengupayakan semakin memperkuat dukungan teknologi informasi
peningkatan pengetahuan, kapasitas, terhadap strategi bisnis bank. Rencana Strategis
produktivitas dan kapabilitas staf TI dengan Teknologi Informasi 2026-2030 fokus pada empat pilar
menjalankan program pelatihan yang terencana yang mendukung strategi bisnis bank untuk menjadi
sesuai dengan kebutuhan masing-masing staf, “An innovative, values-driven financial leader enabling
baik dengan pelatihan teknis dan non-teknis inclusive and sustainable prosperity”.
melalui: 1. Pondasi yang Kuat, memastikan stabilitas, ketahanan
• Pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan dan keamanan sistem dalam mendukung operasional
pengetahuan dan kompetensi profesional di yang semakin kompleks.
bidang teknologi informasi antara lain melalui 2. Pemanfaatan Teknologi Baru, khususnya melalui
sertifikasi manajemen risiko, COBIT, CISA peningkatan penggunaan komputasi cloud dan
(Certified Information Systems Auditor), CISM pengembangan serta pemanfaatan teknologi baru
(Certified Information Security Manager), CRISC yang sedang berkembang.
(Certified in Risk and Information Systems 3. Digital, pengembangan aplikasi digital generasi baru
Control), CEH (Certified Ethical Hacker), yang lebih adaptif, modular, dan berorientasi pada
CND (Certified Network Defender), ISO 27001 kebutuhan masa depan.
Certification, ITIL (Information Technology 4. Cara Bekerja, meningkatkan kolaborasi lintas fungsi,
Infrastructure Library), sertifikasi DevOps, efisiensi proses, mengembangkan talenta masa
sertfikasi openshift, Cloud Solutions Architect, depan, serta secara berkelanjutan meningkatkan
VMware Certified Profesional, Nutanix Certified keterampilan dan kompetensi staf TI guna menjawab
Profesional. tantangan transformasi teknologi yang kian pesat.
• Sosialisasi kebijakan dan prosedur internal
teknologi informasi melalui pertemuan daring, Bank berkomitmen untuk terus melakukan inovasi
surat elektronik dan juga pembelajaran teknologi dan digital sebagai pendorong utama dalam
elektronik. memberikan layanan yang unggul dan berkualitas untuk
nasabah dan semua pemangku kepentingan.
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan staf TI yang
kompeten, salah satu strategi bank adalah dengan
menjalankan program Information Technology
Development Program (ITDP), program yang
dilaksanakan dengan memberikan pendidikan
teknologi dan perbankan kepada lulusan baru dari
universitas pilihan dengan target menjadi calon
pemimpin TI di masa depan.
Melalui pelaksanaan keempat pilar strategis tersebut,
Maybank Indonesia terus memperkuat posisi bank dalam
menghadapi dinamika industri keuangan yang semakin
kompetitif. Inisiatif teknologi informasi yang dijalankan
pada sepanjang tahun 2025 selain memperkuat
infrastruktur dan keamanan operasional sistem informasi
bank, juga merupakan enabler strategi bisnis yang
mempercepat pencapaian visi dan misi bank dalam
menciptakan nilai, memberikan layanan terbaik, dan
melayani komunitas secara lebih luas.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 259
Page 262
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Perbankan
Digital
Sebagai salah satu penggerak utama dalam meningkatkan
penghimpunan dana pihak ketiga, akuisisi nasabah baru dan juga
sebagai sumber penghasil fee based income, Maybank Indonesia
telah mengembangkan layanan Digital Banking dengan fokus untuk
memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik dan layanan
yang relevan bagi kebutuhan finansial maupun lifestyle nasabah,
dengan M2U sebagai platform utama layanan Digital Banking.
Di tengah percepatan transformasi digital, perbankan tercermin dari peningkatan jumlah nasabah baru dan
digital memiliki peran strategis bagi Maybank Indonesia pengguna Digital Banking, penguatan loyalitas nasabah,
dalam menyediakan layanan perbankan yang relevan, serta pertumbuhan volume transaksi dan pendapatan
efisien, dan mudah diakses oleh nasabah. Sejalan yang bersumber dari kanal Digital Banking.
dengan hal tersebut, Maybank Indonesia secara
berkelanjutan memperkuat pengembangan produk INISIATIF 2025
dan layanan unggulan melalui optimalisasi kanal Digital Selaras dengan misi Maybank Indonesia “Humanising
Banking sebagai solusi atas kebutuhan nasabah yang Financial Services”, sepanjang tahun 2025 Maybank
terus berkembang. Produk dan layanan Digital Banking Indonesia secara berkelanjutan memperkuat
diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pangsa pengembangan layanan Digital Banking, baik untuk
pasar dengan menyasar segmen potensial melalui segmen Retail melalui M2U maupun segmen Non Retail
penyediaan fitur unggulan serta kanal distribusi yang melalui layanan M2E dengan tujuan untuk memberikan
praktis dan berdaya saing. kemudahan bertransaksi dan mendukung nasabah
dalam pengelolaan keuangan mereka. Adapun beberapa
Sepanjang tahun 2025, berbagai inisiatif strategis telah inisiatif utama yang dilakukan meliputi:
diimplementasikan untuk meningkatkan kapabilitas 1. Pengembangan fitur Digital Wealth di M2U, yaitu
Digital Banking, antara lain melalui peluncuran fitur antara lain untuk pembelian produk asuransi jiwa
pembelian asuransi jiwa tradisional My Protection Simple, tradisional My Protection Simple.
fitur pengajuan pinjaman bagi nasabah eksisting, 2. Pengembangan beragam fitur Digital Financing, yaitu
pengelolaan transaksi kartu kredit serta layanan antara lain peluncuran fitur pengajuan kredit tanpa
contactless QR Pay. Selain itu, Maybank Indonesia agunan (KTA) dan manajemen transaksi kartu kredit
juga memperluas kapabilitas integrasi digital melalui melalui M2U ID App
pengembangan fitur API Transfer, API Account Binding, 3. Pengembangan pada fitur Digital Payment, yaitu
dan API Account Inquiry guna mendukung ekosistem contactless QR Pay yang memudahkan nasabah
digital non-retail dan kolaborasi dengan mitra bisnis. melakukan transaksi QR dengan mengunggah
Berbagai pengembangan tersebut memberikan gambar QR melalui M2U ID App.
kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan, yang
260 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 263
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
4. Untuk meningkatkan customer experience dan Selain pengembangan fitur, M2U ID App juga telah
keamanan dalam bertransaksi menggunakan internet melalui proses optimalisasi dan penguatan fundamental
banking, Maybank juga telah meluncurkan fitur arsitektur platform sistem dengan mengadopsi teknologi
sembunyikan saldo pada halaman dashboard M2U ID terkini. Peningkatan ini berdampak pada kemampuan
App. aplikasi dalam memproses volume transaksi yang
5. Pengembangan Digital Platform & Ecosystem dengan lebih besar dengan waktu respons yang lebih cepat
memperkenalkan fitur API Transfer, API Account dibandingkan sebelumnya. Lebih lanjut, optimalisasi
Binding dan API Account Inquiry yang dirancang arsitektur sistem ini memungkinkan Bank untuk
untuk memperkuat integrasi sistem dengan mitra melakukan inovasi dan peluncuran fitur baru secara lebih
bisnis, meningkatkan efisiensi proses transaksi, serta cepat, sehingga mendukung kemampuan Bank dalam
mendukung perkembangan ekosistem digital. beradaptasi dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah
6. Untuk segmen Non Retail, pengembangan yang telah yang terus berkembang secara dinamis.
dilakukan antara lain penambahan fitur transaksi FX
Non-Today serta pembayaran tagihan listrik di M2E PENCAPAIAN KINERJA 2025
untuk meningkatkan kemudahan transaksi nasabah Maybank Indonesia merupakan salah satu pelopor
Non Retail. layanan Digital Banking di Indonesia, dengan peluncuran
layanan Internet Banking pertama pada tahun 1998.
Sejak saat itu, Digital Banking telah menjadi bagian yang
tidak terpisahkan dari strategi bisnis Maybank Indonesia,
baik dalam beberapa tahun terakhir maupun ke depan.
Hal ini selaras dengan misi Maybank Indonesia, yaitu
Humanising Financial Services, di mana Bank senantiasa
menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap
strategi bisnis. Pemanfaatan digital berperan sebagai
enabler utama dalam menghadirkan pengalaman
nasabah yang unggul serta mendukung peningkatan
kesejahteraan finansial nasabah secara berkelanjutan.
Sebagai salah satu penggerak utama dalam
meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga,
akuisisi nasabah baru dan juga sebagai sumber
penghasil fee based income, Maybank Indonesia telah
mengembangkan layanan Digital Banking dengan fokus
untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih
baik dan layanan yang relevan bagi kebutuhan finansial
maupun lifestyle nasabah, dengan M2U sebagai platform
utama layanan Digital Banking. M2U dilengkapi dengan
beragam fitur dan teknologi terkini, seperti kemampuan
untuk login di mobile App dan Web dengan 1 user ID,
beragam layanan online untuk pembukaan rekening
Perkembangan bisnis yang semakin dinamis dan simpanan maupun produk investasi, transfer dana,
kompetitif mendorong Maybank Indonesia untuk pembayaran tagihan rutin serta memiliki juga layanan
secara berkelanjutan memperbarui strategic journey inovatif untuk memenuhi kebutuhan lifestyle nasabah
guna menghadirkan solusi perbankan digital yang sehari-hari.
tetap relevan dengan kebutuhan nasabah dan
mampu bersaing di industri. Melalui berbagai inisiatif Melalui layanan M2U, Maybank Indonesia sudah berhasil
pengembangan tersebut, diharapkan dapat mendorong memindahkan sebagian besar transaksi nasabah dari
peningkatan jumlah nasabah aktif, volume transaksi, kanal tradisional seperti Cabang dan ATM ke kanal
pertumbuhan dana pihak ketiga, serta optimalisasi digital dengan memberikan solusi finansial Omni
pendapatan berbasis transaksi melalui kanal Digital. Channel dan Mobile First customer experience. Beragam
pengembangan fitur, program komunikasi dan promosi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 261
Page 264
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
telah dilakukan yang menghasilkan benefit bagi nasabah PERKEMBANGAN JARINGAN ATM DAN CRM
dan Maybank Indonesia, antara lain peningkatan Dalam rangka mempermudah nasabah dalam
customer experience dan loyalitas nasabah, peningkatan melakukan transaksi tarik maupun setor tunai tanpa
jumlah pengguna dan transaksi serta peningkatan bergantung pada operasional kantor cabang, Maybank
pendapatan dari kanal digital dan cross selling. Indonesia menyediakan layanan ATM dan Cash Recycling
Machine (CRM) yang didukung oleh keunggulan
Jumlah pengguna aktif M2U tumbuh sebesar 6% YoY dan interkoneksi dengan berbagai jaringan ATM. Layanan ini
transaksi finansial nasabah yang dilakukan melalui M2U memungkinkan nasabah untuk bertransaksi secara lebih
tumbuh sebesar 23% YoY di tahun 2025. Peningkatan mudah, cepat, dan fleksibel melalui akses yang luas di
jumlah pengguna dan transaksi tersebut memberikan berbagai lokasi, dengan jaringan sebagai berikut:
kontribusi terhadap pertumbuhan pendapatan dari kanal 1. Tiga jaringan Lokal Utama: ATM Bersama, Prima, ALTO
Digital sebesar 36% YoY di tahun 2025. 2. Jaringan Internasional: Maybank Group, MasterCard/
Cirrus, Visa/Plus, MEPS dan Asia Payment Network
Untuk nasabah segmen bisnis, Maybank Indonesia
juga terus mengembangkan layanan digital M2E. Di tahun 2025, Maybank Indonesia terus melakukan
Untuk memudahkan transaksi nasabah, Bank terus optimalisasi produktivitas jaringan ATM yang dimiliki,
menambahkan fitur pembayaran termasuk pembayaran dimana tren penggunaan ATM semakin berkurang.
tagihan maupun pembayaran lainnya di M2E. Bank juga Maybank Indonesia telah mengoptimalkan jumlah mesin
melanjutkan program untuk mendukung akuisisi dan ATM untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam hal
aktivasi nasabah pengguna M2E serta sosialisasi pada biaya pemeliharaan operasional dibandingkan dengan
nasabah yang dilakukan melalui event secara online hasil imbal balik yang diharapkan. Maybank Indonesia
maupun acara pertemuan fisik. Hal ini tercermin dari juga menyediakan layanan tarik tunai tanpa kartu
peningkatan jumlah pengguna aktif M2E sebesar 8% sebagai bentuk inovasi untuk mempermudah transaksi
YoY dan nilai transaksi tumbuh sebesar 12% YoY. Pada nasabah hanya dengan melakukan scan QR pada mesin
November 2025, Maybank Indonesia juga memberikan ATM melalui aplikasi M2U ID App.
solusi bisnis digital melalui merchant QR Pay bagi
nasabah non-retail, dengan total merchant yang yang Perkembangan jaringan ATM dan CRM Maybank
telah bergabung mencapai lebih dari lima ribu merchant. Indonesia selama 3 tahun terakhir adalah sebagai berikut:
Uraian 2025 2024 2023
ATM 635 721 739
CRM 26 26 26
TOTAL 661 747 765
PENGHARGAAN
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia memperoleh
berbagai penghargaan sebagai bentuk pengakuan
atas kinerja dan komitmen Bank dalam menghadirkan
layanan perbankan yang inovatif dalam digital banking.
Penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan Bank
dalam mendorong pertumbuhan transaksi melalui kanal
digital serta memperkuat posisi Maybank Indonesia
dalam penyediaan solusi perbankan digital yang
berorientasi pada kebutuhan nasabah. Pada tahun 2025,
Maybank Indonesia menerima penghargaan antara lain
“The Most Transaction Growth in Digital Channel” dari
ATM Bersama serta “Indonesian Best for Digital Solutions”
dalam ajang Euromoney Private Banking Awards 2025.
262 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 265
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
RENCANA DAN STRATEGI 2026 Perkembangan bisnis yang sangat dinamis dan
Ke depan, Maybank Indonesia akan terus kompetitif mendorong Maybank Indonesia untuk selalu
mengembangkan produk dan layanan melalui platform secara berkesinambungan mengkinikan strategic journey
Digital serta mengembangkan kerja sama strategis agar dapat memberikan solusi layanan perbankan digital
dengan entitas Maybank Group untuk memenangkan yang relevan dengan kebutuhan nasabah sehingga
persaingan pasar. Pengembangan kapabilitas digital dapat memenangkan persaingan. Melalui berbagai
banking Bank diselaraskan untuk mendukung arah rencana pengembangan tersebut, diharapkan akan
pengembangan melalui platform digital Bank yaitu M2U, semakin meningkatkan jumlah nasabah pengguna
M2E & QR Pay Merchant. Bank telah menyusun strategic aktif, transaksi, dana pihak ketiga, serta meningkatkan
journey terkait pengembangan digital banking sehingga perolehan pendapatan berbasis transaksi dari channel
mampu memberikan solusi layanan perbankan digital Digital. Di sisi lain, berbagai infrastruktur juga akan
yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan nasabah mengalami pembaharuan dan peremajaan guna
melalui pengembangan produk dan layanan digital menjamin terselenggaranya layanan perbankan digital
secara berkelanjutan. Selain itu, untuk memperluas yang cepat dan nyaman dengan tetap memperhatikan
jangkauan layanan kepada nasabah, Bank juga aspek keamanan dan perlindungan nasabah yang
melakukan pengembangan layanan API sebagai channel menjadi faktor krusial dalam layanan perbankan digital.
distribusi produk dan layanan. Melalui API, Bank dapat
menggapai segmen nasabah dan mitra bisnis baru,
seperti startup fintech dan lembaga keuangan non-
tradisional lainnya. Dalam mengoptimalisasi layanan
digital ke nasabah, digitalisasi juga turut dilakukan pada
proses back-end dan internal Bank.
Berikut adalah Fokus Strategi pengembangan digital Bank
selama tahun 2026:
1. Memperluas penawaran produk dan layanan untuk
mencakup inisiatif segmen Retail, yaitu antara lain
pembaruan aplikasi dengan design antarmuka yang
lebih fresh untuk memberikan pengalaman yang lebih
baik serta pengembangan transaksi pembayaaran
antara lain untuk transaksi QRIS TUNTAS dan cross-
border serta pengembangan beragam produk digital
wealth seperti Fast remittance untuk meningkatkan
kecepatan dan efisiensi layanan pengiriman dana
lintas negara.
2. Untuk segmen Non Retail, M2E akan terus
dikembangkan antara lain dengan peremajaan
platform M2E Web dari sisi perubahan tampilan dan
layout serta penambahan fitur transaksi pada aplikasi
M2E App. Selain itu, layanan CoOLPay juga akan
dikembangkan dengan penambahan fitur BI FAST
serta pengembangan platform digital supply chain
financing baru.
3. Untuk QR Pay Merchant, fokus strategi diarahkan pada
perluasan ekosistem merchant secara berkelanjutan,
baik dari segmen retail maupun non-retail, guna
meningkatkan adopsi transaksi digital, memperluas
jangkauan penggunaan QR Pay, serta mendorong
pertumbuhan volume transaksi dan nilai bisnis secara
keseluruhan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 263
Page 266
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Pengembangan
Jaringan Kantor
Bank terus bertransformasi menyempurnakan perbankan dan
keuangan digital menuju arah yang semakin baik. Sejalan dengan hal
tersebut, Bank mengembangkan konsep dan inovasi sebagai bagian
dari Branch Transformation Program guna meningkatkan customer
experiences secara keseluruhan.
STRATEGI DAN INISIATIF 2025 Sehubungan dengan dukungan atas program
Pada tahun 2025, Maybank Indonesia secara konsisten keberlanjutan (sustainability) yang dilakukan secara
terus fokus dalam mengatur atau menciptakan distribusi berkesinambungan dari tahun-tahun sebelumnya, di
yang ideal guna membangun jaringan cabang yang lebih tahun 2025 ini juga Bank telah mengimplementasikan
efisien dan juga efektif dalam meningkatkan pencapaian program pemasangan solar panel di salah satu cabang
kinerja Bank. Sehubungan dengan hal tersebut kantor (KC Fatmawati) yang diharapkan akan terus ditingkatkan
cabang secara konsisten terus didorong untuk dapat pada tahun-tahun berikutnya.
memberikan layanan terbaik bagi nasabah dan memiliki
produktivitas yang tinggi, dengan salah satunya Pelaksanaan atas program-program keberlanjutan
melalui kegiatan eksplorasi ke seluruh lokasi sekitar tersebut adalah salah satu bentuk komitmen Bank dalam
sehingga dapat berkontribusi dan berperan secara berkontribusi terhadap penyelarasan pertumbuhan
maksimal kepada perusahaan sekaligus mendukung ekonomi dengan keberlanjutan sosial dan perlindungan
pengembangan komunitas bisnis maupun masyarakat linkungan dengan tujuan utamanya adalah untuk
setempat. mencapai kemakmuran jangka panjang bagi generasi
saat ini dan di masa depan.
Dalam upaya mempertahankan jaringan cabang yang
sehat dan juga produktif selama kurun waktu tersebut, Menjawab tantangan dan kebutuhan saat ini serta
Bank telah melakukan konsolidasi beberapa lokasi meningkatkan daya saing, Bank terus bertransformasi
cabang yang berdekatan sekaligus melakukan proses menyempurnakan perbankan dan keuangan digital
optimalisasi terhadap jaringan cabang yang tidak menuju arah yang semakin baik. Sejalan dengan hal
berpotensi lagi, dengan melakukan penutupan beberapa tersebut, Bank mengembangkan konsep dan inovasi
kantor cabang melalui kajian dari berbagai aspek secara sebagai bagian dari Branch Transformation Program
komprehensif. guna meningkatkan customer experiences secara
keseluruhan. Transformasi pengalaman nasabah
Pengembangan jaringan cabang juga dilakukan oleh meliputi berbagai aspek pelayanan perbankan, mulai
Bank ke beberapa lokasi potensial baru yang memiliki dari cara kerja hingga interaksi dengan nasabah.
aspek perkembangan dan pertumbuhan seperti salah Layanan dititikberatkan pada konsep digital dengan
satunya pada area smart city dengan keberadaan fitur sesuai dengan kebutuhan nasabah yang mampu
rencana pembangunan pabrik kendaraan listrik (electric mengoptimalkan peluang bisnis sekaligus menciptakan
vehicle). lebih banyak interaksi dengan nasabah maupun calon
nasabah di semua segmen usaha dengan senantiasa
memprioritaskan layanan nasabah yang berkualitas.
264 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 267
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
JUMLAH JARINGAN KANTOR MAYBANK Penataan jaringan tersebut terutama difokuskan pada
INDONESIA wilayah dengan tingkat kepadatan jaringan yang tinggi,
Selama tahun 2025, Bank melakukan perubahan terkait seperti Jakarta dan beberapa wilayah di Pulau Jawa,
jaringan kantor dengan melakukan pembukaan kantor 2 dengan tetap mempertahankan kehadiran strategis di
Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan menutup 41 Kantor daerah yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi.
Cabang Pembantu (KCP). Dengan perubahan tersebut, Dengan struktur jaringan yang lebih ramping, Maybank
Maybank Indonesia per 31 Desember 2025 memiliki 1 Indonesia dapat memperkuat kualitas layanan,
Kantor Pusat Non Operasional, 10 Kantor Wilayah, 79 meningkatkan efisiensi operasional, serta memastikan
Kantor Cabang Utama, 175 Kantor Cabang Pembantu. bahwa setiap kantor cabang memiliki peran yang lebih
Maybank Indonesia juga didukung dengan 22 unit KCP produktif dalam mendukung kebutuhan nasabah dan
Mobile. Untuk layanan perbankan berbasis Syariah, Bank pengembangan bisnis Bank ke depan.
memiliki 17 Kantor Cabang Syariah dan 3 Kantor Cabang
Pembantu Syariah. Bank juga memiliki 1 Kantor Cabang Strategi ini melihat jenis model cabang yang tepat
Luar Negeri di Mumbai, India. untuk dikembangkan agar masing-masing kantor agar
dapat memberikan kontribusi bisnis secara maksimal.
RENCANA DAN STRATEGI EKSPANSI JARINGAN Berdasarkan analisa dan kajian tersebut maka Bank
CABANG 2026 melakukan pemetaan dengan cara dan menutup
Jaringan kantor merupakan salah satu faktor pendukung beberapa kantor yang dilakukan secara matang
sebagai kunci kesuksesan Bank dalam menghadapi sehingga tercipta distribusi cabang yang efisien dan
tantangan di masa mendatang dengan tetap efektif dengan mempertimbangkan berbagai faktor demi
memperhatikan segmentasi pasar, strategi penjualan, mendukung pertumbuhan Bank. Ekspansi yang dilakukan
efisiensi, dan proses operasional. Untuk menunjang masih dilakukan secara selektif dan terbatas.
hal ini, Bank wajib melakukan review dan kajian
untuk memberikan gambaran mengenai jumlah dan Inisiatif tersebut akan diimbangi dengan pengembangan
model kantor cabang yang tepat dan sesuai dengan teknologi dan digital untuk meningkatkan kualitas
perkembangan bisnis, strategi pencapaian target kinerja akuisisi dengan pendekatan agile. Konsep ini merupakan
termasuk terobosan pelayanan terbaik bagi nasabah. perpaduan interaksi secara fisik dan digital untuk
memberikan pelayanan yang memuaskan. Ke depannya
Terkait dengan rencana jaringan cabang pada tahun melalui transformasi ini nasabah dapat menikmati
2025, Bank menjalankan inisiatif Branch Optimisation pengalaman perbankan yang lebih modern dan canggih,
yang didukung dengan analisa mendalam terkait meningkatnya pengetahuan dalam memaksimalkan
kesesuaian distribusi kantor dengan potensi pasar. penggunaan seluruh sarana perbankan yang tersedia,
Selama lima tahun terakhir, Maybank Indonesia serta sebagai sarana konsultasi dan solusi yang
secara konsisten melakukan penataan jaringan kantor terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan finansial
cabang sebagai bagian dari strategi optimalisasi yang nasabah.
direncanakan dan terukur. Jumlah kantor cabang
tercatat menurun dari 388 unit pada tahun 2021 menjadi
307 unit pada tahun 2025.
Penyesuaian ini merupakan bagian dari transformasi
operasional yang dilaksanakan secara terencana,
konsisten, dan terkendali, dengan tujuan mengoptimalkan
jejak jaringan fisik sekaligus meningkatkan produktivitas
dan efisiensi operasional. Melalui langkah ini, Bank dapat
mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif serta
memperkuat kapabilitas layanan berbasis digital dan
solusi perbankan yang semakin terintegrasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 265
Page 268
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Operasional dan
Layanan Nasabah
Sepanjang tahun 2025, Direktorat Operasional secara konsisten
menjalankan transformasi yang terarah dan disiplin untuk
menghadirkan layanan yang andal, responsif, efisien, dan berorientasi
pada nasabah di seluruh kanal, didukung oleh tata kelola risiko yang
kuat serta keunggulan Business as Usual (BAU) yang berkelanjutan,
sehingga berhasil meningkatkan kualitas customer experience dan
menjadi fondasi kokoh bagi keberlanjutan pengalaman nasabah
serta transformasi operasional di tahun berikutnya.
OPERASIONAL
Memasuki tahun 2025, Direktorat Operasional penyelarasan informasi terkait produk, layanan
menetapkan Operations Directions 2025 sebagai dan promosi antar unit kerja, membangun budaya
kerangka strategis pengembangan operasional yang positif terhadap feedback dan input dari nasabah
dirancang untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang melalui media Customer Survey Platform yang
berkelanjutan melalui tiga (3) pilar utama. ada di kantor cabang, electronic mail (email) dan
Whatsapp for Business (WABA) serta mengkinikan
1. Agenda Transformasi informasi interaksi nasabah pada antar kanal
Melanjutkan transformasi yang sedang berjalan: layanan pada Customer Handling System (CHS)
1.1. Transformasi Customer Experience difokuskan untuk memastikan pengalaman layanan yang
pada lima prioritas utama: konversi sales-to- konsisten dan efisien di setiap titik interaksi
service, engagement proaktif, penerapan model dengan nasabah.
terpusat, penguatan kapabilitas sumber daya 1.2. Transformasi Branch Back Office Centralisation
manusia, serta pemanfaatan teknologi pendukung untuk meningkatkan standar layanan melalui
contact center. Upaya ini bertujuan membangun sentralisasi proses-proses kritikal di cabang ke
pengalaman nasabah yang lebih konsisten, cepat, kantor pusat, contohnya pembukaan rekening
dan bernilai tambah. badan usaha dan pengelolaan dokumentasi
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Transformasi Customer Experience yang Pendekatan ini memastikan kontrol yang lebih
merupakan suatu perjalanan menuju pelayanan kuat, kualitas proses yang lebih baik, serta
yang prima, dilakukan melalui berbagai inisiatif konsistensi pelayanan di seluruh jaringan cabang.
untuk meningkatkan kapabilitas layanan melalui 1.3. Transformasi Trade Service Operations difokuskan
penguatan peran frontliner, baik di kantor cabang pada peningkatan Turnaround Time (TAT) dan
maupun contact center, serta membentuk budaya Service Level Agreement (SLA) dalam pemrosesan
yang berorientasi pada nasabah di seluruh lini transaksi dengan mengganti trade platform untuk
organisasi. Aspek-aspek yang bertransformasi di meningkatkan kepuasan nasabah melalui proses
tahun 2025 adalah fungsi customer experience yang lebih cepat. Perbaikan ini bertujuan untuk
stewardship di kantor cabang dan contact meningkatkan kepuasan nasabah melalui proses
center agar sigap menangkap peluang-peluang yang lebih cepat, akurat, dan dapat diandalkan di
perbaikan layanan secara agile, pengelolaan seluruh layanan transaksi.
266 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 269
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
1.4. Transformasi Treasury Operations Center 3.3. Peningkatan pengalaman nasabah melalui
untuk peningkatan efisiensi operasional kampanye terarah yang bertujuan menanamkan
melalui penyempurnaan proses, automasi budaya customer-centric di seluruh tim Direktorat
alur kerja, sentralisasi transaksi cabang, serta Operasional agar kualitas layanan semakin
penguatan manajemen risiko operasional. konsisten dan relevan.
Inisiatif ini memastikan proses yang lebih efisien, 3.4. Penguatan kontrol dan manajemen risiko yang
pengendalian yang lebih baik, dan kualitas dilakukan melalui peningkatan kontrol operasional,
eksekusi yang lebih tinggi di seluruh fungsi termasuk perbaikan dokumentasi Sistem Layanan
operasional. Informasi Keuangan (SLIK) serta implementasi
2. Keunggulan Operasional berbagai langkah mitigasi untuk memastikan
2.1. Digitalisasi untuk memperkuat operasional kepatuhan dan manajemen risiko yang lebih baik.
diarahkan untuk menghadirkan berbagai tools 3.5. Peningkatan Service Level Agreement (SLA) dan
pendukung, termasuk knowledge library dan penyempurnaan proses layanan yang dilakukan
mobile checklist bagi para Service Manager secara berkesinambungan guna mencapai
di semua cabang, guna meningkatkan akses standar layanan terbaik, dengan fokus khusus
informasi, standarisasi, dan konsistensi layanan. pada optimasi proses operasional mortgage agar
2.2. Otomasi untuk akurasi dan efisiensi melalui layanan semakin cepat, akurat, dan efisien.
Robotic Process Automation (RPA), End-User
Computing (EUC), dan teknologi lainnya yang Operations Directions 2025 serta inisiatif agile sederhana
dimanfaatkan untuk meningkatkan akurasi, yang memungkinkan eksekusi perbaikan dilakukan
mempercepat proses, serta mengurangi secara cepat, bertahap, dan adaptif tanpa mengganggu
potensi kesalahan manual di berbagai aktivitas operasional rutin dan mampu mendukung pencapaian
operasional. aspirasi dan target Bank di tahun 2025.
2.3. Sentralisasi proses-proses di cabang ke kantor
pusat dilakukan untuk menyederhanakan INISIATIF DAN PERBAIKAN 2025
dan meningkatkan efisiensi proses, termasuk Sepanjang tahun 2025, Direktorat Operasional
konsolidasi pelaporan serta penanganan balance menjalankan berbagai inisiatif secara terarah dan
transfer kartu kredit, sehingga alur kerja menjadi terukur yang berfokus pada peningkatan produktivitas,
lebih terstruktur dan terkendali. penguatan pengendalian internal, peningkatan kualitas
2.4. Eliminasi untuk penguatan efisiensi organisasi layanan pada nasabah dan mendukung pertumbuhan
dilakukan melalui organisational design review bisnis yang berkelanjutan, serta pemenuhan ketentuan
yang bertujuan untuk memperbaiki struktur regulator. Total ada tujuh puluh sembilan (79) inisiatif
organisasi, pengelompokan job family, pengukuran yang terbagi dalam empat kategori utama, yakni:
produktivitas di semua unit operasional di kantor 1. Peningkatan Produktivitas
pusat untuk meningkatkan efektivitas dan Dalam rangka peningkatan produktivitas, sebanyak
produktifas operasional secara menyeluruh. lima belas (15) inisiatif telah diimplementasikan,
3. Pengelolaan Business-as-Usual (BAU) antara lain otomasi end-to-end untuk penanganan
3.1. Pengembangan sumber daya manusia transaksi BI-FAST yang gagal serta otomasi
dan kepemimpinan yang difokuskan untuk pembuatan dan pengiriman invoice reksadana.
memperkuat kemampuan kepemimpinan dan 2. Penguatan Pengendalian Internal
keterampilan teknis, sehingga organisasi memiliki Pada aspek penguatan pengendalian internal,
talenta yang lebih siap, kompeten, dan berdaya dua puluh tujuh (27) inisiatif telah dijalankan untuk
saing. memperkuat pengendalian internal di lingkungan
3.2. Partisipasi dalam program keberlanjutan yang Direktorat Operasional, contohnya pemantauan saldo
ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan likuiditas secara reguler untuk meningkatkan early
berkelanjutan melalui berbagai inisiatif sosial dan detection atas anomali transaksi, memperkuat kontrol
lingkungan yang memberikan dampak positif bagi operasional, dan mendukung kepatuhan terhadap
masyarakat dan perusahaan. ketentuan dan sinkronisasi data DCIF dan Cardlink
untuk meningkatkan akurasi dan konsistensi data
master, mengurangi risiko mismatched data, serta
memperkuat fondasi kontrol end-to-end antar sistem.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 267
Page 270
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
3. Peningkatan Layanan dan Support Bisnis transformasi operasional yang adaptif, terintegrasi,
Adapun untuk peningkatan layanan dan support dan berorientasi pada nasabah untuk mendukung
bisnis, terdapat tiga puluh tiga (33) inisiatif yang telah pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
dilakukan, seperti memberikan transparansi dan
kontrol langsung kepada nasabah atas akses data, 1. Agenda Transformasi
meningkatkan kepercayaan, customer experience, 1.1. Transformasi Customer Experience masih
serta memperkuat prinsip customer centricity dan melanjutkan inisiatif-inisiatif journey menuju
pendekatan layanan yang lebih personal untuk pelayanan yang prima, dilakukan melalui berbagai
nasabah prioritas, meningkatkan perceived value, inisiatif untuk menyelaraskan layanan nasabah
service differentiation, dan kualitas customer melalui kantor cabang dan contact center
experience. sehingga nasabah merasakan pengalaman
4. Pemenuhan Regulator layanan yang luar biasa dan menjadi ciri khas
Dalam konteks pemenuhan regulator, empat (4) Maybank Indonesia dengan cara-cara yang
inisiatif dilakukan pada tahun 2025 untuk memastikan ramah, berempati, taktis dan solutif.
kepatuhan terhadap ketentuan regulator, seperti 1.2. Transformasi Back-Office Cabang sebagai upaya
otomasi proses pelaporan regulator mempersingkat peningkatan produktivitas frontliner di cabang
Turnaround Time (TAT), mengurangi risiko kesalahan melalui sentralisasi proses transaksi ke kantor
manual, dan memitigasi potensi sanksi. pusat. Inisiatif ini bertujuan untuk mengalihkan
aktivitas operasional yang bersifat administratif di
PENGHARGAAN cabang ke unit di kantor pusat sehingga frontliner
Sebagai bukti dari hasil kinerja dan pencapaian selama cabang memiliki waktu yang lebih optimal untuk
tahun 2025, Direktorat Operasional dianugerahi beragam fokus pada aktivitas bernilai tambah, seperti
penghargaan dari pihak luar, baik nasional maupun cross-selling, penguatan hubungan dengan
internasional. Penghargaan tersebut antara lain: nasabah, serta kegiatan lain yang lebih produktif
dan berdampak langsung pada pertumbuhan
1. The 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar bisnis.
Clearing MT202 100% dari J.P. Morgan. 1.3. Transformasi Trade Service Operations untuk
2. The 2025 Elite Quality Recognition Award US Dollar untuk mendorong peningkatan kualitas layanan
Clearing MT103 99,76% dari J.P. Morgan. melalui pergantian trade platform sebagai core
3. The 2025 Elite Quality Recognition Award Euro Dollar banking system dalam pemrosesan transaksi
Clearing MT103 99,26% dari J.P. Morgan. trade finance, digitalisasi proses dari sisi nasabah,
4. US Dollar Payements Straight Through Processing integrasi sistem front-end dan back-end, serta
Excellence Award - Commercial Payment STP Rate penguatan otomasi proses secara menyeluruh.
99,6% dari Citibank. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat proses
5. Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) Survey end-to-end sehingga dapat meningkatkan
2026 untuk Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 3 oleh MRI Turnaround Time (TAT) dan mendukung waktu
dan Majalah Infobank dengan: layanan yang lebih panjang (extended cut off
a. Peringkat 1 untuk kategori: Brand Interactivity. time), sekaligus menciptakan proses operasional
b. Peringkat 1 untuk kategori: Service & Process. yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi
c. Peringkat 2 untuk kategori: Branded Customer pada kebutuhan nasabah.
Experience Index. 1.4. Transformasi Treasury Operations Center untuk
d. Peringkat 2 untuk kategori: Perceived Security meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses
Index. operasional melalui proses re-engineering dan
e. Peringkat 2 untuk kategori: Satisfaction - Satpam. pemanfaatan otomasi secara berkelanjutan.
f. Peringkat 2 untuk kategori: Satisfaction - Teller. Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh masih
g. Peringkat 3 untuk kategori: Engagement Index. ditemukannya sejumlah proses manual pada
h. Peringkat 3 untuk kategori: Kantor Cabang. fungsi trade validation, confirmation, monitoring,
i. Peringkat 3 untuk kategori: Marketing Engagement. dan settlement yang berdampak pada lamanya
j. Peringkat 3 untuk kategori: Satisfaction – Customer waktu proses serta keterbatasan visibilitas.
Service. Transformasi ini bertujuan untuk meningkatkan
customer experience melalui cara kerja baru
Strategi dan Rencana Pengembangan Operasional 2026 yang lebih efektif, memperkuat kontrol proses dan
Pada tahun 2026, Direktorat Operasional melanjutkan keamanan data, memberdayakan tim melalui
arah strategis yang telah ditetapkan dengan tetap penguatan kapabilitas dan keterampilan, serta
berlandaskan tiga (3) pilar utama sebagai fondasi mendukung pertumbuhan bisnis dengan kesiapan
rencana kerja, guna memastikan kesinambungan menghadapi peningkatan volume transaksi.
268 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 271
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Keunggulan Operasional
2.1. Memanfaatkan pendekatan digitalisasi untuk
LAYANAN NASABAH
meningkatkan proses saat ini, seperti perhitungan
saldo kas vendor otomatis dan menyederhanakan Perkembangan teknologi digital di tahun 2025 telah
akses user ke berbagai aplikasi front-end. berkembang pesat dan menjadi aspek yang tidak dapat
2.2. Memanfaatkan pendekatan otomatisasi untuk dipisahkan dari keseharian penggunanya. Dengan
meningkatkan efisiensi dari proses konversi, adanya kecenderungan tersebut, Maybank Indonesia
upload, rekonsiliasi data investasi dan pembaruan berfokus untuk memberikan rancangan ekosistem
data nasabah secara real-time, meningkatkan perbankan dan menciptakan pengalaman bertransaksi
akurasi dan ketepatan serta inisiatif otomatisasi bagi nasabah yang lebih personal dan solutif sehingga
proses lainnya. dapat memenuhi kebutuhan finansial nasabah, dan di
2.3. Memanfaatkan pendekatan sentralisasi untuk saat yang sama dapat memberikan customer experience
memperkuat kontrol dokumen, mendukung terbaik.
konsistensi dan kepatuhan proses kredit,
meningkatkan akurasi data transaksi, dan Dalam mewujudkan visi untuk menjadi penyedia layanan
memastikan pelaporan operasional yang keuangan terkemuka di Indonesia serta menjalankan
konsisten dan terstandar. misi Humanising Financial Services, maka peningkatan
2.4. Memanfaatkan pendekatan eliminasi untuk kualitas layanan dan operasional, khususnya di
menghilangkan rekonsiliasi manual dan kantor cabang, digital channel dan contact center,
penyederhanaan approval proses Pengkinian merupakan suatu keharusan serta menjadi akuntabilitas
Data Nasabah (PDN) di cabang-cabang sekaligus yang diharapkan dapat memberikan dampak yang
mempercepat Service Level Agreement (SLA) positif terhadap loyalitas nasabah dan juga terhadap
tanpa mengurangi kontrol. pertumbuhan bisnis Maybank Indonesia.
3. Penguatan Business-as-Usual (BAU)
3.1. Penguatan sumber daya manusia dan kapabilitas Dengan mengusung service tagline “Elevate Customer
untuk membangun Business-as-Usual (BAU) yang Experience for Excellence Growth” di tahun 2025,
berkelanjutan melalui kesiapan talenta, penguatan Maybank Indonesia menekankan bahwa peningkatan
kompetensi teknis dan perilaku, peningkatan risk kualitas layanan adalah fondasi utama untuk mencapai
awareness, serta pengelolaan peran operasional pertumbuhan bisnis yang unggul. Dengan demikian, Bank
yang lebih jelas dan efektif. berkomitmen untuk memperkuat kualitas sumber daya
3.2. Pengalaman nasabah dan kualitas layanan manusia untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi
untuk memastikan layanan yang konsisten dan dalam menghadirkan layanan yang prima serta relevan
customer-centric melalui penguatan budaya dengan kebutuhan dan gaya hidup nasabah yang mobile
layanan, pemanfaatan Voice of Customer yang dan terus berubah, menerapkan proses kerja yang gesit,
dapat ditindaklanjuti, serta peningkatan kualitas kolaboratif serta mempraktikkan agile ways of working
interaksi nasabah di seluruh kanal layanan. dengan mengedepankan pendekatan customer centric
3.3. Keunggulan dan efisiensi operasional melalui untuk terus dapat berinovasi dan melakukan transformasi
peningkatan akurasi dan transparansi data, yang sejalan dengan strategi serta target yang ingin
percepatan Service Level Agreement (SLA), serta dicapai.
penguatan kontrol dan keandalan operasional.
Operations Directions 2026 masih berfokus pada culture
transformation dengan menerapkan 5 kebiasaan positif
(practical habits) dan penguatan budaya kerja yang
berorientasi pada pengalaman nasabah dan perbaikan
berkelanjutan, didukung oleh pemanfaatan kanal
digital, peningkatan kualitas layanan berbasis Artificial
Intelligence (AI), serta pengembangan budaya Maybank
Indonesia dan talenta yang siap untuk mendukung
pencapaian aspirasi dan target Bank pada tahun 2026.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 269
Page 272
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Bank telah merumuskan strategi pengembangan layanan • Membuat formulir elektronik untuk beberapa
sebagaimana yang tertuang ke dalam Transformasi produk dan layanan di kantor cabang dalam
Customer Experience 2025-2027 dengan fokus area memanfaatkan peranan teknologi dan digital
sebagai berikut: untuk memberikan kemudahan layanan kepada
nasabah.
1. Memperkuat budaya layanan dan meningkatkan • Menambah kapabilitas machine learning pada
kompetensi frontliner MyPedia agar mempercepat dan mempermudah
Dalam memberikan pelayanan prima kepada proses pencarian.
seluruh nasabah, maka penting bagi Bank untuk 3. Pembuatan Panduan Layanan Digital (Video &
terus mendorong dan berupaya meningkatkan e-Playbook)
kualitas layanan kepada nasabah dengan melakukan Panduan layanan dalam bentuk video dan
berbagai pelatihan, di antaranya sebagai berikut: e-Playbook telah dikembangkan untuk memastikan
• Program Maybank Hospitality yang bertujuan konsistensi standar layanan dan memudahkan
untuk meningkatkan keramahan dan empati frontliner dalam mempelajari berbagai skenario
frontliner dalam melayani nasabah agar lebih layanan, langkah operasional, serta prinsip-prinsip
taktis dan solutif. utama dalam menghadapi nasabah. Materi ini bukan
• Program Customer Service Development yaitu bersifat statis, sehingga perlu diperbarui secara
program untuk fungsi customer service baik new berkala untuk mengikuti perubahan regulasi, proses
joiner maupun dari fungsi sebelumnya sebagai operasional, fitur produk, alur sistem, dan kebutuhan
teller. Hal ini dilakukan dengan fokus peningkatan nasabah yang terus berkembang. Setiap pembaruan
layanan konsultasi, melakukan cross-selling, akan dilengkapi dengan informasi tambahan, ilustrasi
pemahaman lebih mengenai alat pendukung kasus, frequently asked questions (FAQ), serta contoh
digital dan problem solving. best practice agar frontliner selalu memiliki acuan
• Program peningkatan kualitas layanan contact yang relevan dan terkini.
center selain mengkinikan materi training dan 4. Meningkatkan engagement dan kedekatan dengan
roleplay, standarisasi pendampingan sebelum nasabah
agen mulai melayani dan juga dilakukan Sebagai bentuk komitmen Bank untuk terus
pembaharuan terhadap score card agen, dengan meningkatkan engagement dan kedekatan dengan
memasukkan target penilaian dari sisi layanan nasabah melalui beragam perayaan dan apresiasi,
dan juga finansial. Maybank Indonesia menyelenggarakan Thematic
2. Transformasi dengan tema “Integrating Seamless Day yang bertepatan pada berbagai hari besar/hari
Own Channel Experience” ini dilakukan untuk nasional, untuk memberikan nilai tambah pelayanan
mempersiapkan pengembangan berkelanjutan kepada nasabah dengan menampilkan suasana
dengan target implementasi Omni Chanel ke berbeda, baik di seluruh kantor pusat, kantor cabang,
depannya. Agenda transformasi Customer Experience dan Maybank Customer Care.
2026 sebagai berikut:
• Melakukan simplifikasi proses penanganan Selain itu, khusus pada Hari Pelanggan Nasional 2025,
transaksi nasabah sehingga waktu tunggu pada Maybank Indonesia melakukan serangkaian kegiatan
antrean dapat dikelola dengan baik. penghargaan dan apresiasi kepada nasabah
• Melakukan pengembangan sistem antrean di termasuk karyawan sepanjang bulan September
cabang sebagai upaya peningkatan layanan 2025, atas kesetiaan serta loyalitas nasabah terhadap
nasabah dan sarana identifikasi perbaikan Bank Maybank Indonesia. Rangkaian kegiatan pada
berkelanjutan guna membentuk budaya yang bulan spesial ini meliputi adanya Direksi melayani
berfokus pada nasabah Maybankers, Direksi menyapa Nasabah melalui
• Meningkatkan kapabilitas Customer Handling panggilan telepon masuk ke Call Center, courtesy
System (CHS) untuk dapat mengindentifikasi greetings, pemberian apresiasi di seluruh kantor
aktivitas nasabah non transaksional agar cabang dan customer care, termasuk juga pemberian
mempermudah frontliner dalam pemberian solusi. apresiasi kepada nasabah bisnis dan korporasi
• Melakukan peningkatan sistem contact center hingga nasabah Premier, yang diberikan langsung
agar adaptif terhadap perkembangan teknologi oleh Direksi dan Top Manajemen, dan Financial
saat ini. Education Talkshow (online) yang terbuka bagi
nasabah Maybank Indonesia serta kegiatan lainnya.
270 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 273
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
5. Melakukan pengembangan layanan di cabang dan 3. Memberikan apresiasi kepada nasabah dan
pengukuran kepuasan nasabah pemangku kepentingan yang telah memberikan
Dengan mengintegrasikan layanan digital dan umpan balik bagi kemajuan dan perkembangan
fisik, serta memberikan perhatian yang sama pada kualitas produk dan layanan Bank.
kualitas layanan di cabang, contact center dan digital
channel, Bank dapat memberikan pengalaman PENGELOLAAN PENGADUAN NASABAH
nasabah yang lebih baik, meningkatkan loyalitas Maybank Indonesia menjalankan pengelolaan
nasabah, dan memenangkan persaingan di pasar pengaduan nasabah berdasarkan Kebijakan Pelindungan
yang semakin kompetitif. Program yang dilakukan Konsumen dan Kebijakan Penanganan Pengaduan
diantaranya: Nasabah, yang berfungsi sebagai kerangka tata kelola
• Transformasi Peran Customer Service Premier & utama dalam memastikan setiap pengaduan ditangani
Penguatan Fungsi Concierge secara akuntabel, terukur, dan sesuai ketentuan regulator.
Transformasi layanan dilakukan melalui Pelaksanaan pengelolaan pengaduan dilakukan oleh
penyelarasan peran Sales Assistant Premier Divisi Customer Experience Management di bawah
menjadi Customer Service Premier, yang berfokus Direktorat Operasional, yang bertanggung jawab untuk
pada peningkatan kontribusi dalam mendukung memastikan konsistensi kualitas penanganan serta
transaksi nasabah, meningkatkan efisiensi pengawasan terhadap penyelesaian setiap pengaduan.
operasional, serta mengurangi kesenjangan
layanan di cabang. Agar nasabah memiliki akses yang luas dan terpercaya
Dalam waktu yang bersamaan, fungsi concierge dalam menyampaikan permasalahannya, maka
turut diperkuat untuk memastikan nasabah berbagai kanal resmi telah tersedia. Kanal tersebut
mendapatkan pengalaman menyambut yang meliputi:
lebih hangat, bantuan navigasi transaksi yang • Maybank Customer Care yang tersedia 24/7 di nomor
lebih cepat, serta alur layanan yang lebih terarah 1500611 (akses lokal) atau +6221 78869811 (akses dari
sejak langkah pertama nasabah masuk ke luar negeri).
cabang. • Email Customer Care di customercare@maybank.
• Centralised Customer Care Next Gen Talent co.id.
Framework • Media Sosial: Twitter @maybankID, Facebook Maybank,
Framework ini mencakup Readiness Talent dan Instagram @maybankid.
Mapping, Leadership Exposure, dan Succession • Kantor Pusat dan Cabang di seluruh Indonesia.
Pathways, memastikan customer care memiliki
workforce future-ready, kompeten, dan Sepanjang tahun 2025, Bank menerima tiga belas ribu
berkelanjutan. empat ratus tiga puluh sembilan (13.439) pengaduan
• Penguatan Fungsi CX Ambassador nasabah. Dari jumlah tersebut, 97,68% pengaduan
CX Ambassador berperan sebagai agent of diselesaikan dalam waktu maksimal sepuluh (10) hari
change di unit kerja, memperkuat budaya kerja, sesuai standar penyelesaian yang ditetapkan
customer centric, mendukung implementasi best regulator. Selain itu, sebanyak sepuluh ribu delapan ratus
practice, terlibat aktif dalam pengukuran dan tiga puluh (10.830) pengaduan dapat diselesaikan dalam
tindak lanjut pengalaman nasabah, serta menjadi waktu penyelesaian lima (5) hari kerja, menunjukkan
penghubung strategis antara kantor pusat, tim efektivitas proses internal yang telah diimplementasikan.
regional, dan operasional cabang.
Kinerja ini merupakan hasil dari penerapan kerangka kerja
Keseluruhan pengalaman nasabah ini diukur tingkat penanganan pengaduan yang terstruktur, pemenuhan
kepuasannya dengan cara, namun tidak terbatas Service Level Agreement (SLA) internal, dan kolaborasi
pada, Survei Satisfaction, Loyalty and Engagement (SLE) lintas unit kerja yang berjalan secara disiplin. Seluruh
yang dilakukan oleh pihak independen kepada industri proses berada dalam pemantauan berkelanjutan oleh
perbankan. Management Maybank Indonesia, sebagai bagian dari
penguatan tata kelola, mitigasi risiko operasional, dan
Dengan memiliki hasil pengukuran ini maka Bank peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.
berkesempatan untuk:
1. Memiliki tolok ukur untuk melakukan perbaikan kualitas Data ringkasan penanganan pengaduan nasabah tahun
layanan secara berkelanjutan guna memberikan 2025 disajikan pada tabel berikut sebagai bagian dari
pelayanan prima kepada seluruh nasabah. komitmen Bank terhadap transparansi dan akuntabilitas
2. Melakukan perbaikan-perbaikan segera agar dalam pelaporan.
berdampak pada pengalaman nasabah yang positif.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 271
Page 274
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Data penanganan pengaduan nasabah selama tahun 2025 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Jumlah
Jenis Transaksi Pengaduan
Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
ATM dan atau Kartu Debit 3.105 98,4% 50 1,6% 0 0% 3.155
Bancassurance 19 100,0% 0 0,0% 0 0% 19
Deposito 1 100,0% 0 0,0% 0 0% 1
Direct Debit 3 100,0% 0 0,0% 0 0% 3
Electronic Banking 4.382 99,4% 27 0,6% 0 0% 4.409
Giro 1 100,0% 0 0,0% 0 0% 1
Kartu Kredit 4.853 99,2% 40 0,8% 0 0% 4.893
Kliring (Transfer)/Remittance 578 99,8% 1 0,2% 0 0% 579
Kredit Tanpa Agunan 119 100,0% 0 0,0% 0 0% 119
Kredit/Pembiayaan Pemilikan 0%
10 100,0% 0 0,0% 0 10
Rumah/Apartemen
Penyaluran Dana Lainnya (Loan) 14 100,0% 0 0,0% 0 0% 14
Reksadana 19 100,0% 0 0,0% 0 0% 19
Sistem Pembayaran lainnya 61 96,8% 2 3,2% 0 0% 63
Tabungan 154 100,0% 0 0,0% 0 0% 154
Lainnya 0 0,0% 0 0,0% 0 0% 0
TOTAL 13.319 99,1% 120 0,9% 0 0 13.439
Kebijakan Pelindungan Konsumen
Sepanjang tahun 2025, Bank menjaga komitmen dalam menjalankan aktivitas pelindungan konsumen dengan
mengacu pada ketentuan regulator meliputi edukasi ketentuan yang berlaku dan memberikan pelindungan
finansial yang berkelanjutan, peningkatan transparansi yang maksimal bagi konsumen. Salah satu bentuk
produk, penjaminan keandalan sistem dan sumber kepatuhan Bank adalah dengan secara tepat waktu
daya manusia yang handal, penguatan kerahasiaan melakukan pelaporan sesuai dengan ketentuan regulator.
dan keamanan data pribadi nasabah, mekanisme
penanganan pengaduan yang lebih responsif dan solutif, Sehubungan dengan edukasi dan sosialisasi kepada
yang secara keseluruhan bertujuan untuk melindungi masyarakat, Bank mengikuti arahan Asosiasi Sistem
sekaligus membangun kepercayaan dan loyalitas Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan turut berpartisipasi
nasabah dalam jangka panjang. Hal ini selaras dengan aktif dalam Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan
misi Maybank Indonesia yaitu “Humanising Financial Konsumen (GEBER) dengan penyampaian konten edukasi
Services”, melalui berbagai inisiatif yang telah dilakukan satu tema yang disepakati bersama.
oleh Bank untuk tetap berupaya menciptakan hubungan
yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dengan Sejalan dengan hal tersebut, Maybank Indonesia juga
konsumen. berfokus dalam berbagai desain aktivitas, program
dan ketentuan untuk meningkatkan perlindungan
Bank berfokus pada peningkatan kualitas produk, terhadap nasabah atas simpanan dan kerahasiaan data
transparansi informasi, dan/atau kemudahan bagi nasabah dengan terus berpedoman pada peraturan
nasabah dalam bertransaksi. Salah satu upayanya dan ketentuan yang berlaku. Maybank Indonesia
adalah dengan menjalankan training berkelanjutan mengimplementasikan sistem teknologi informasi yang
kepada seluruh staff Bank terkait dengan pelindungan dapat melindungi dan menjaga data seluruh nasabah
konsumen dan meningkatkan pemberian layanan untuk serta kegiatan perlindungan lain terutama dalam hal
nasabah penyandang disabilitas dan lanjut usia. kontrol dan monitoring awareness dalam meminimalkan
risiko yang berdampak terhadapan keamanan dan
Bank juga senantiasa mengikuti perkembangan regulasi kenyamanan nasabah sebagai mitra kerja Maybank
terkait pelindungan konsumen dan regulasi terkait Indonesia.
lainnya agar seluruh aktivitas bisnis telah sesuai dengan
272 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 275
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Manajemen
Risiko
Strategi pengelolaan risiko terus disesuaikan agar lebih bersifat
proaktif dan adaptif, dirancang untuk mendukung sekaligus
mendorong pertumbuhan bisnis. Bank terus memperkuat
kemampuan dalam mengidentifikasi dan memitigasi risiko—dari
risiko konvensional hingga tantangan baru seperti siber, AI, geopolitik,
dan perubahan iklim. Didukung respons yang cepat dan infrastruktur
teknologi yang andal, manajemen risiko berperan ganda: sebagai
guardian nilai perusahaan dan enabler pertumbuhan berkelanjutan.
GAMBARAN UMUM PENERAPAN MANAJEMEN Bank terus berupaya untuk melakukan pemantauan
RISIKO BANK secara regular atas tingkat risiko yang dihadapi termasuk
Bank Maybank Indonesia memandang penerapan keseluruhan proses manajemen risiko yang dijalankan
manajemen risiko yang komprehensif merupakan aspek berdasarkan pada penerapan prinsip Tata Kelola
penting bagi Bank dalam mengelola berbagai risiko Perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
yang dihadapinya secara efektif. Oleh karena itu, Bank Dalam mengelola manajemen risiko, dibutuhkan struktur
memberikan perhatian yang besar pada pelaksanaan tata kelola perusahaan yang berfungsi meningkatkan
manajemen risiko secara efektif dan efisien dalam four eyes principle dan transparansi dalam proses
aktivitas operasional perbankan sehari-hari. manajemen risiko. Bank juga senantiasa mengkaji dan
menyempurnakan setiap kebijakan dan prosedur yang
Penerapan praktik manajemen risiko yang baik membentuk efektivitas strategi manajemen risiko sejalan
merupakan salah satu faktor signifikan bagi keberhasilan dengan perkembangan bisnis Bank yang semakin
Bank. Implementasi tersebut bertujuan untuk melindungi kompleks.
Bank dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan
dari berbagai aktivitasnya serta menjaga tingkat risiko Maybank Indonesia menerapkan pendekatan secara
agar sesuai dengan strategi bisnis dan pertumbuhan holistic dalam mengelola 8 kategori risiko yang
bank. Karena itu, Bank menjaga keseimbangan antara ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yaitu Risiko
risiko dan manfaat agar menghasilkan pertumbuhan Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional,
nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang Risiko Hukum, Risiko Kepatuhan, Risiko Stratejik dan Risiko
saham. Reputasi. Serta 2 kategori risiko terkait Syariah, yaitu Risiko
Imbal Hasil dan Risiko Investasi. Disamping risiko diatas,
Bank juga memantau Country Risk dan Transfer Risk.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 273
Page 276
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
PENCAPAIAN MANAJEMEN RISIKO TAHUN 2025
01 02 03 04 05
Peningkatan sistem, Sebagai bagian dari inisiatif Implementasi Decision Sebagai early warning Untuk meningkatkan
proses dan analisis kredit peningkatan kualitas kredit, Engine untuk LOB Personal mechanism yang proaktif, konsistensi dan kualitas
difokuskan pada tiga model scorecard terus Loan telah mengotomasi Forecast Model telah analisis kredit, Bank
inisiatif utama: pertama, dikembangkan—termasuk proses penilaian kredit diimplementasikan menyusun Book Review
implementasi Joint model yes/no dan model secara end-to-end—mulai untuk memperkuat Guide secara komprehensif
Authority Limit (JAL) untuk default—untuk memperkuat dari pengecekan SLIK, pemantauan portofolio dengan fokus pada sektor-
memperkuat monitoring penilaian portofolio penerapan kebijakan segmen SME Retail. Tool ini sektor prioritas. Panduan
kewenangan persetujuan pinjaman Digital RSME. (Policy), penilaian deviasi, berperan penting dalam ini berfungsi sebagai alat
kredit; kedua, monitoring Model ini diterapkan secara scoring, rekomendasi limit, mengidentifikasi sinyal risiko sinergi strategis guna
Pipeline Funding; dan khusus pada segmen New hingga integrasi dengan lebih dini, guna menurunkan menyamakan persepsi
ketiga, pengembangan to Bank dan existing-to- pihak ketiga melalui API. Hal rasio delinquency dan dan metodologi penilaian
berkelanjutan sistem Loan bank (ETB) non-borrowing ini mentransformasi proses memperbaiki flowrate, risiko antara tim bisnis dan
Origination System (LOS) customer, dengan kredit menjadi lebih cepat, khususnya dari bucket manajemen risiko.
secara menyeluruh. mengadopsi pendekatan akurat, dan terukur. tunggakan hari pertama
berbasis exper judgment. (early-stage DPD).
06 07 08 09 10
Dalam mengoptimalkan Maybank Indonesia terus Bank telah menyelesaikan Bank telah melaksanakan Sebagai komitmen
pengelolaan memperkuat kualitas transisi dari benchmark simulasi krisis terpadu berkelanjutan dalam
risiko kredit, Bank portofolio dan keberlanjutan IBOR ke Risk-Free Rate (RFR) (Enterprise Crisis Simulation membangun budaya
mengimplementasikan kontribusi pada agenda ESG. dalam sistem Treasury. Exercise/ECSE) yang risiko yang kuat, Maybank
metode berbasis Bank melakukan Peralihan ke RFR ini sejalan menguji secara integratif Indonesia beserta
kecerdasan buatan (AI) pemetaan kinerja aplikasi dengan praktik terbaik Rencana Pemulihan anak perusahaan
dalam memantau portofolio ulang (recontest) dan (best practices) global dan (Recovery Plan/RCP) menyelenggarakan
SME dan Non-retail. komposisinya guna mendukung pengelolaan dan Rencana Kontinjensi program sertifikasi risiko
Pendekatan ini berfungsi meningkatkan kesadaran risiko suku bunga yang lebih Likuiditas (Liquidity operasional bagi staf.
sebagai sistem peringatan bisnis serta berkontribusi kuat dan transparan. Contingency Plan/ Pemahaman ini diperkuat
dini (early warning system) pada upaya mitigasi risiko. LCP). Inisiatif ini secara melalui mekanisme
yang mendeteksi anomali signifikan meningkatkan refreshment mandiri, seperti:
dan tren negatif lebih Di sisi lain, Bank turut kesadaran (awareness) • e-Learning ORM Annual
awal, memungkinkan mendorong transisi dan kesiapsiagaan Attestation
intervensi tepat waktu untuk energi bersih melalui (preparedness) manajemen • Pelatihan daring yang
mencegah pemburukan anak perusahaan dengan serta jajaran Bank dalam diwajibkan bagi seluruh
kualitas aset. membiayai kendaraan listrik menghadapi berbagai anggota BORC (Business
(electric vehicle/EV). skenario krisis potensial. Operational Risk
Hal ini diwujudkan dengan Coordinator)
menerima brand baru yang
telah diuji kredibilitasnya
dan dievaluasi risiko secara
komprehensif sesuai
standar kualitas yang telah
ditetapkan.
11 12 13 14 15
Sebagai wujud komitmen Sebagai bagian dari strategi Pembaruan strategi sistem Maybank Indonesia Program “Phishing
terhadap tata kelola ketahanan siber, Maybank manajemen keamanan mengadopsi metodologi Warrior” merupakan
dan integritas pelaporan Indonesia membentuk CSIRT informasi dilakukan dengan evaluasi terstruktur untuk inisiatif keamanan siber
keuangan, Bank telah (Computer Security Incident memperoleh sertifikasi meningkatkan kualitas dan yang dirancang untuk
menginisiasi implementasi Response Team) sebagai ISMS dari ISO 27001:2013 hasil Table-Top Exercise meningkatkan ketahanan
kerangka Internal Control tim tanggap insiden siber ke standar terkini ISO (TTX) CSIRT. melalui keterlibatan
over Financial Reporting (TTIS). 27001:2022. Dengan melakukan karyawan.
(ICOFR) selaras dengan Organisasi ini terdaftar Transformasi ini merupakan penilaian pre- dan post- Dengan menyediakan
POJK 15/2024. di sektor jasa keuangan komitmen proaktif Bank exercise, Bank dapat saluran khusus pelaporan
serta BSSN, sehingga dalam mengadopsi mengukur peningkatan (email dan tombol di
Saat ini, Bank telah memperoleh dukungan kerangka keamanan yang kapabilitas secara Outlook), program ini
menyelesaikan fase dan akses terhadap relevan dengan lanskap kuantitatif dan kualitatif, berhasil meningkatkan
penyusunan kerangka kerja berbagai sumber daya ancaman yang terus serta mengidentifikasi jumlah laporan email
dan sedang melanjutkan ke intelijen ancaman untuk berkembang. area spesifik untuk phishing yang diterima,
tahap pengembangan serta memperkuat keamanan penyempurnaan strategi yang kemudian dipantau
implementasi menyeluruh, informasi Bank secara dan prosedur tanggap siber. secara rutin sebagai
yang mencakup area-area keseluruhan. indikator kesadaran
kritis. keamanan.
PILAR UTAMA PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
Model tata kelola risiko (risk governance) yang digunakan oleh Bank bertujuan untuk mengatur pembagian
tugas dan tanggung jawab dalam proses pengelolaan risiko, namun dalam waktu yang sama juga memberikan
independensi dan pemisahaan tugas diantara 3 (three) lines of defense yang meliputi Lini ke-1, Lini ke-2 dan
Lini ke-3.
274 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 277
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
BANK MAYBANK INDONESIA THREE LINES OF DEFENCE f. Memastikan kepatuhan
terhadap hukum, peraturan,
Board of Directors, Board Risk Committees & Shariah Supervisory Board
kebijakan internal, prosedur,
dan limit yang berlaku
(termasuk limit risiko).
Hal ini termasuk memiliki
External Line of Defence
Executive Level Management -
Risk Management Committee kebijakan dan prosedur
untuk mendeteksi dan
1st Line of Defence 2nd Line of Defence 3rd Line of Defence meminimalkan risiko
ketidakpatuhan dan untuk
Risk Taken/ Risk Control menilai kecukupan dan
Assurance
Owners Function efektivitas kebijakan dan
prosedur tersebut secara
terus-menerus.
Day to Day Risks Oversight, Independent
Management & Control & Assurance & Lini 3:
Ownership of Risk Challenge 1st line Review
Menyediakan reasonable
assurance melalui penilaian
independen, review dan
Bank telah menerapkan prinsip three lines of defence dalam validasi, atas hal-hal berikut:
pengendalian risiko secara menyeluruh. a. Kerangka kerja, kebijakan
Lini 1: dan perangkat manajemen
a. Memiliki dan mengelola risiko sehari-hari yang melekat dalam bisnis risiko cukup kuat dan
dan/atau kegiatannya, termasuk pengambilan risiko. Termasuk konsisten dengan standar
mengidentifikasi, menilai, mengendalikan, memitigasi, memantau dan peraturan yang berlaku.
melaporkan eksposur risikonya dan memastikan bahwa hal tersebut b. Kontrol untuk memitigasi
dalam batasan yang telah ditetapkan dalam strategi risiko, risk risiko sudah cukup dan efektif
tolerance, risk appetite, serta kerangka kerja, kebijakan dan prosedur dijalankan oleh Lini 1.
manajemen risiko. Pengawasan yang memadai
b. Merancang dan melaksanakan aktivitas dan kontrol dalam end-to- oleh Lini 2 terhadap Lini 1.
end process.
c. Melaksanakan tinjauan critical business, memiliki dan bertanggung
jawab atas efektivitas setiap proses secara end-to-end.
d. Mendorong dan memfasilitasi manajemen risiko dengan memastikan
penerapan yang efektif dan kepatuhan pada kerangka kerja, kebijakan,
prosedur dan kontrol manajemen risiko, termasuk pemantauan dan
pelaporan eksposur risiko dari bisnis/fungsi.
e. Memberikan kejelasan kepada risk owners terkait dengan praktik
manajemen risiko.
f. Mengerti, memahami dan mempraktekan manejemen risiko sesuai
dengan kebijakan Bank.
Lini 2:
a. Menetapkan dan memiliki kerangka kerja, kebijakan dan prosedur
manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menilai, mengendalikan,
memitigasi, memantau, dan melaporkan risiko tertentu yang menjadi
tanggung jawab fungsi tersebut termasuk mencakup Unit Usaha
Sharia.
b. Menyediakan tata kelola risiko dan pengawasan secara keseluruhan
atas kerangka kerja manajemen risiko, termasuk pemantauan dan
pelaporan eksposur risiko secara keseluruhan dari Bank.
c. Mengkaji, menganalisis, dan mengevaluasi penilaian risiko serta
efektivitas pengelolaan risiko yang dilakukan oleh Lini 1.
d. Mendukung pertumbuhan aset yang berkelanjutan dan berkualitas
dengan hasil yang optimal melalui fungsi-fungsi manajemen kredit
yang spesifik seperti evaluasi kredit, persetujuan dan pemantauan.
e. Mengkomunikasikan strategi risiko dan menciptakan kesadaran risiko
di dalam organisasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 275
Page 278
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Komite Pemantau
Risiko (ROC)
Komite Pemantau
Informasi dan Dewan Komisaris
Teknologi (ITOC) (BOC)
Komite
Audit (AC) Komite
Komite Pengarah Komite Others
Manajemen Teknologi Internal ALCO supporting
Komite Investigasi Risiko (RMC) Informasi Audit committee
dan Tata Kelola Direksi (BOD)
(ITSC)
Whistleblowing
(IWBGC)
Komite Nominasi dan
Remunerasi (RNC)
Komite
Komite Tata Kelola Manajemen
Terintegrasi Risiko Terintegrasi
(IRMC)
Community
Global Banking Financial
(Incl. Overseas Services (Incl. Operation IT Risk Management
Branch) Subsidiaries)
Non Retail Market,
Retail Credit Enterprise Operational SME & Technology
Credit Policy Liquidity & Credit Risk GB
Portofolio Risk Risk & Consumer Risk
& Strategic Treasury Management Remedial
& Policy Management Business Collection Management
Risk Credit Risk Continuity
Management Management
1st Line of Defence 2nd Line of Defence 3rd Line of Defence
Maybank
WOM Finance Indonesia
Finance
Agar risiko yang melekat pada Bank dapat diidentifikasi dan dapat dikelola secara efektif, maka diperlukan struktur
organisasi pengelolaan risiko yang sesuai dengan ukuran, kompleksitas, kemampuan Bank serta tujuan dan kebijakan
internal Bank.
Board-Level Risk Committees
Komite Pemantau Risiko (Risk Oversight Committee, ROC)
Komite Pemantau Risiko (ROC) merupakan komite tingkat Dewan Komisaris yang memantau pelaksanaan prinsip-prinsip
dan praktik-praktik untuk pengelolaan risiko dalam kerangka manajemen risiko Bank. Wewenang dan tanggung jawab ROC
antara lain adalah mengevaluasi dan mengkaji kebijakan dan strategi manajemen risiko untuk dimintakan persetujuan
Dewan Komisaris dan memberikan saran/nasihat kepada Dewan Komisaris terkait dengan informasi pemantauan risiko dan
pelaksanaan tanggung jawabnya.
Komite Audit (Audit Committee, AC)
Komite Audit merupakan komite yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris dalam membantu
melaksanakan tugas dan fungsi Dewan Komisaris. Komite Audit bertugas melakukan pemantauan dan evaluasi atas
perencanaan dan pelaksanaan audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam rangka menilai kecukupan
pengendalian intern termasuk kecukupan proses pelaporan keuangan.
Komite Nominasi dan Remunerasi (Nomination and Remuneration Committee, NRC)
NRC merupakan komite tingkat Dewan Komisaris yang membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan fungsi
pengawasan khususnya hal-hal terkait dengan kebijakan remunerasi dan nominasi.
Komite Pemantau Teknologi Informasi (Information Technology Oversight Committee, ITOC)
Komite Pemantau TI adalah komite untuk membantu Dewan Komisaris dalam memenuhi tanggung jawab pengawasannya
sehubungan dengan peran teknologi secara keseluruhan dalam menjalankan strategi bisnis Perusahaan
Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing (Investigation & Whistleblowing Governance Committee, IWBGC)
Bank telah membentuk Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing / Investigation & Whistleblowing Governance
Committee (IWBGC) yang berfungsi untuk memastikan pelaksanaan investigasi dan tindak lanjut laporan whistleblowing
dilakukan dengan perhatian yang semestinya, independensi dan tindakan perbaikan (bila diperlukan).
Komite Tata Kelola Terintegrasi (Integrated GCG Committee, IGCG)
Merupakan komite tingkat Dewan Komisaris Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia yang membantu Dewan Komisaris
dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan, seperti kecukupan pengendalian internal dan implementasi fungsional
kepatuhan terintegrasi.
276 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 279
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Management-Level Risk Committees
Komite Manajemen Risiko (Risk Management Committee, RMC)
RMC merupakan komite tingkat Direksi yang mengimplementasikan penerapan kebijakan Manajemen Risiko dan keseluruhan
eksposur risiko yang diambil oleh Bank secara individual maupun secara konsolidasi dengan perusahaan anak. RMC juga
bertanggung jawab untuk melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait manajemen
risiko.
Assets & Liabilities Management Committee (ALCO)
ALCO merupakan komite tingkat Direksi yang bertanggung jawab untuk pengembangan, evaluasi dan implementasi, serta
memberikan rekomendasi kepada Direktur Utama terkait strategi Asset & Liability Management Bank.
Komite Kredit (Credit Committee/CC)
CC merupakan komite tingkat Direksi yang mengevaluasi serta memberikan keputusan untuk proposal pinjaman, Purchase/
Sale Marketable Securities, interbank limit, dan post approval monitoring. Selain itu, CC juga bertanggung jawab untuk
berkoordinasi dengan ALCO terkait aspek pendanaan perkreditan, serta mengkaji limit, internal rating, dan lainnya yang
terkait dengan sisi aset Bank.
Komite Restrukturisasi Kredit (Credit Restructuring Committee/CRC)
CRC merupakan komite tingkat Direksi yang mengevaluasi serta memberikan keputusan untuk agenda restrukturisasi kredit,
rencana pengambilalihan atau penyerahan aset, penjualan aset, AYDA, hapus buku, hapus tagih dan hal lainnya terkait
penyelamatan dan penyelesaian kredit bermasalah.
Komite Pengarah Teknologi Informasi (Information Technology Steering Committee, ITSC)
ITSC merupakan komite tingkat Direksi yang memberikan rekomendasi atas kebijakan-kebijakan terkait IT untuk mendukung
pencapaian misi dan sasaran strategis yang sesuai dengan kebijakan bisnis Bank.
Komite Internal Audit (Internal Audit Committee, IAC)
Merupakan komite yang dibentuk untuk membantu Direksi dalam melakukan fungsi pengawasan. Hal tersebut mencakup
review terhadap sistem pengendalian internal, kualitas laporan keuangan, dan efektivitas fungsi audit internal.
Komite Human Capital
Komite Human Capital dibentuk dengan tujuan untuk membantu Direksi dalam memberikan arahan strategis dan
pengambilan keputusan-keputusan penting sesuai dengan kebutuhan utama/persoalan kunci di bidang SDM di PT Bank
Maybank Indonesia Tbk.
Komite Human Capital Disciplinarian Committee
Melakukan analisa/review terhadap rencana pemberian sanksi termasuk didalamnya memutuskan pemberian sanksi
kepada karyawan yang melakukan pelanggaran-pelanggaran yang diputuskan dalam Rapat Human Capital (HC)
Disciplinarian Committee.
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan (KKP)
KKP merupakan komite yang membantu direksi dalam merumuskan kebijakan, mengawasi pelaksanaan kebijakan,
memantau perkembangan dan kondisi portofolio perkreditan atau pembiayaan serta memberikan saran langkah perbaikan.
Komite Pengarah Transformasi
Komite Pengarah Transformasi mempunyai tugas & tanggung jawab untuk memimpin dan mengawasi transformasi
menyeluruh bank dalam dimensi strategis, operasional, teknologi, dan budaya. Komite memastikan bahwa transformasi
sejalan dengan tujuan Utama bank dan mengatasi kebutuhan semua pemangku kepentingan, termasuk nasabah, karyawan,
dan badan regulasi.
Komite Pengarah Bersama
Komite Pengarah Bersama mempunyai tugas dan tanggung jawab meliputi pengawasan dan pengarahan proyek,
memastikan bahwa semua kegiatan berjalan sesuai rencana, serta memenuhi tujuan strategis yang telah ditetapkan.
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Komite yang bertanggung jawab untuk merekomendasikan kerangka atau kebijakan yang terintegrasi untuk
mengidentifikasi, mengukur, memantau, mengelola, dan mengendalikan seluruh faktor risiko yang signifikan ke Dewan
Komisaris MBI sebagai Entitas Utama dalam rangka evaluasi dan persetujuan.
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) adalah satuan kerja yang independen terhadap satuan kerja bisnis dan bertanggung
jawab langsung kepada Direktur yang membawahi fungsi manajemen risiko. SKMR bertugas untuk memfasilitasi kemampuan
pengungkapan risiko dan mendukung efektivitas pengembangan dan implementasi strategi manajemen risiko secara
keseluruhan.
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan Limit Manajemen Risiko
Penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus didukung dengan kerangka yang mencakup kebijakan dan
prosedur Manajemen Risiko serta limit risiko yang ditetapkan secara jelas sejalan dengan visi, misi dan strategi
bisnis Bank. Penyusunan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko tersebut dilakukan dengan memperhatikan
antara lain jenis, kompleksitas kegiatan bisnis, profil risiko dan tingkat risiko yang akan diambil serta peraturan
yang ditetapkan otoritas dan/atau praktik perbankan yang sehat. Selain itu penerapan kebijakan dan prosedur
Manajemen Risiko yang dimiliki Bank harus didukung oleh kecukupan permodalan dan kualitas sumber daya
manusia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 277
Page 280
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
A. Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan dan prosedur Bank didesain dan diimplementasikan dengan memperhatikan karakteristik dan
kompleksitas kegiatan bisnis, tingkat risiko yang akan diambil dan toleransi risiko, profil risiko serta peraturan
yang ditetapkan otoritas dan/atau praktik perbankan yang sehat.
Struktur Tingkat Kebijakan Risiko Bank Maybank Indonesia terdiri atas:
TINGKAT 0
Kerangka Kerja
Contoh Kerangka Kerja (KK):
TINGKAT 0 (KK Manajemen Risiko, KK Manajemen Risiko Kredit,
Apa yang harus kita KK Manajemen Risiko Pasar & Likuiditas, KK Manajemen Risiko
semua lakukan Operasional, dan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Lainnya)
TINGKAT 1
Apa yang kita kerjakan
TINGKAT 1
Kebijakan Risiko Tingkat Bank
pada tingkat Bank
TINGKAT 2 TINGKAT 2
Apa yang kita kerjakan Kebijakan Manajemen Risiko Tingkat Segmentasi
pada tingkat Segmentasi Bisnis/Produk dan Perusahaan Anak
TINGKAT 3
Bagaimana kita
TINGKAT 3
Prosedur Manajemen Risiko
mengerjakannya
1. Kerangka Kerja – berperan sebagai payung kebijakan atas kebijakan-kebijakan risiko Bank (termasuk
perusahaan anak)
2. Kebijakan Risiko Tingkat Bank – merupakan kebijakan yang mengatur pengelolaan manajemen risiko pada
tingkat bankwide.
3. Kebijakan Manajemen Risiko Tingkat Segmentasi Bisnis/Produk & Perusahaan Anak – merupakan kebijakan
yang mengatur pengelolaan manajemen risiko pada tingkat segmentasi bisnis/produk/aktivitas.
4. Prosedur Manajemen Risiko Bank – merupakan petunjuk pelaksanaan yang berisi pedoman tertulis yang
mengatur secara detail mengenai tata cara pengelolaan risiko pada Bank dan juga termasuk Anak
Perusahaan.
Kebijakan dan prosedur secara berkala ditinjau dan diperbarui melalui komite/pejabat yang berwenang untuk
mencerminkan perubahan dalam kondisi pasar, regulasi dan lingkungan bisnis.
B. Tingkat Risiko yang akan Diambil (Risk Appetite)
Risk Appetite Statements (RAS) merupakan penjabaran dari risk appetite yang komprehensif dari semua
risiko material yang melekat pada aktifitas Bank. Risk Appetite Statements (RAS) menerjemahkan risk appetite
menjadi limit-limit risiko dan kontrol untuk mengelola eksposur risiko yang berasal dari aktivitas bisnis Bank.
RAS menjadi dasar bagi Bank untuk menerapkan langkah program kerja Manajemen Risiko tahun 2025 agar
risiko dapat diminimalisir dan dikelola secara efektif sehingga dapat memberikan imbal hasil jangka panjang
kepada stakeholder sesuai dengan tingkat risiko yang diambil. Oleh karena itu, RAS merupakan cerminan dari
aktivitas pengambilan risiko dan cara pengelolaannya.
Risk appetite menyelaraskan kebutuhan dari seluruh stakeholder dengan berperan sebagai pengelola risiko
dan pemacu aktivitas bisnis pada saat ini dan dikemudian hari. Risk appetite yang efektif dapat menjadi sarana
pendorong yang kuat untuk penerapan budaya risiko di Bank.
278 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 281
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
3. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan Pengendalian Risiko serta Pengawasan &
Pelaporan Risiko
Proses dan Praktik Manajemen Risiko:
Risk Management Process Keterangan
Identification (Identifikasi) Untuk mengidentifikasi risiko yang dapat memengaruhi tujuan Bank di seluruh
aktivitas dan produk.
Assessment & Measurement (Penilaian & Untuk menilai dampak potensial dari risiko yang teridentifikasi guna
Pengukuran) memprioritaskan dan memahami signifikansinya.
Response & Controls (Respon & Untuk mengembangkan dan menerapkan strategi guna memitigasi, mentransfer,
Pengendalian) menerima, atau menghindari risiko, yang didukung oleh tindakan pengendalian
yang tepat.
Monitoring, Escalation & Reporting Untuk terus melacak paparan risiko, menilai efektivitas pengendalian, dan
(Pemantauan, Eskalasi & Pelaporan) mengkomunikasikan informasi risiko kepada pemangku kepentingan terkait.
a. Identifikasi Risiko
Identifikasi risiko merupakan langkah awal dalam proses manajemen risiko. Hal ini melibatkan identifikasi
sumber risiko, area dampak, kejadian yang mungkin menimbulkan risiko, dan kemungkinan konsekuensinya.
Identifikasi risiko mencakup semua produk, layanan, aktivitas bisnis, dan operasi. Faktor internal dan eksternal
dipertimbangkan, termasuk perubahan regulasi, perkembangan pasar, dan risiko yang muncul.
Tinjauan berkala terhadap risiko yang teridentifikasi memastikan bank mampu menangkap perubahan dalam
lingkungan risiko.
b. Penilaian & Pengukuran Risiko
Penilaian risiko melibatkan identifikasi risiko potensial dan evaluasi probabilitas serta dampak potensialnya
terhadap tujuan Bank. Pengukuran risiko adalah metode kuantitatif dan kualitatif untuk menentukan tingkat dan
probabilitas risiko tersebut.
Bank menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menilai dan mengukur risiko. Keduanya memberikan
gambaran komprehensif tentang profil risiko Bank dan mendukung pengambilan keputusan yang terinformasi.
c. Respon & Pengendalian Risiko
Bank menentukan respons yang tepat untuk risiko yang teridentifikasi, termasuk penghindaran, mitigasi,
pengalihan, atau penerimaan. Respons tersebut selaras dengan risk appetite dan prioritas strategis Bank.
d. Pemantauan dan Pelaporan Risiko
Pemantauan dan pelaporan risiko merupakan bagian integral dari kerangka kerja manajemen risiko proaktif.
Pemantauan melibatkan pelacakan risiko yang teridentifikasi secara berkelanjutan, mendeteksi ancaman yang
muncul, dan mengomunikasikan informasi yang relevan kepada para pemangku kepentingan utama secara
tepat waktu.
Aspek-aspek kunci pemantauan meliputi penilaian ulang risiko secara berkala untuk menangkap perubahan
dalam sifat, kemungkinan, atau dampak risiko, sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku untuk
menjaga tata kelola dan akuntabilitas.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 279
Page 282
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
4. Sistem Pengendalian Intern yang Menyeluruh Dalam hal pengelolaan risiko kredit, Bank memiliki
Sistem pengendalian intern dalam penerapan arsitektur kebijakan perkreditan yang dapat dijadikan
manajemen risiko mencakup: pedoman dalam rangka standarisasi kebijakan,
• Kesesuaian antara sistem pengendalian intern ketentuan dan prosedur pada setiap tahapan proses
dengan jenis dan tingkat risiko yang melekat pada perkreditan seperti di bawah ini:
kegiatan bisnis bank.
• Penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk
pemantauan kepatuhan kebijakan, prosedur dan Apa yang kita
kerjakan dalam Kerangka Kerja Risiko
limit. perkreditan pada Kredit (KKRK)
tingkat Bank
• Penetapan jalur pelaporan dan pemisahan
fungsi yang jelas dari satuan kerja operasional Tingkat 2A
kepada satuan kerja yang melaksanakan fungsi Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan per
Segmen Bisnis
pengendalian. Apa yang kita
kerjakan pada
• Struktur organisasi yang menggambarkan secara Segmentasi
Tingkat 2B
jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing Credit Underwriting Standard (CUS) &
Product Development Assessment (PDA)
unit dan individu.
• Satuan kerja bisnis wajib menyampaikan laporan
Bagaimana kita Tingkat 3
atau informasi mengenai eksposur risiko yang mengerjakannya Prosedur Perkreditan
dikelola satuan kerja yang bersangkutan kepada
Satuan Kerja Manajemen Risiko secara berkala
Pelaporan keuangan dan kegiatan operasional 1. Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK) – merupakan
yang akurat dan tepat waktu. kebijakan utama/induk (umbrella policy)
perkreditan yang mengatur kebijakan secara
PRAKTIK MANAJEMEN RISIKO umum yang harus diimplementasikan secara
Bankwide dan sebagai landasan kebijakan
Manajemen Risiko dibawahnya.
Proses manajemen risiko di Bank Maybank Indonesia 2. Kebijakan Perkreditan / Pembiayaan per segmen
memungkinkan Manajemen Bank untuk mengidentifikasi, Bisnis, CUS & PDA – merupakan kebijakan kredit
mengukur, memantau dan mengendalikan semua risiko yang mengatur Segmentasi Bisnis/Lintas Unit
yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan bisnisnya. Kerja/Produk Program dan turunan dari Kerangka
Kerja Risiko Kredit (KKRK).
Pengelolaan 8 Jenis Risiko Utama Bank dan 2 3. Prosedur Perkreditan – merupakan petunjuk
Jenis Risiko Unit Usaha Syariah pelaksanaan yang berisi panduan tertulis
mengatur secara detail, termasuk namun tidak
a) Risiko Kredit terbatas mengenai operasional kredit, transaksi
produk program, serta aktivitas kontrol pada
Definisi : masing-masing fungsi Unit Kerja yang terkait
Risiko kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan perkreditan.
pihak lain dalam memenuhi kewajibannya kepada
Bank sesuai dengan persyaratan fasilitas kredit yang
telah disepakati. Termasuk dalam Risiko Kredit yaitu
Risiko Kredit akibat kegagalan debitur, Risiko Kredit
akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan
Risiko Kredit akibat country Risk.
280 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 283
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Alur Proses Kredit
KREDIT NON-RITEL
Target Market Analysis Credit Initiation
• Industry Limit Company/Plant Visit
• Referral, Walk In Introduction
Quantitative Analysis Qualitative Analysis Collateral/Guarantee Analysis
• FS Analysis (B/S, I/S) • Checking & Investigation: • Collateral Coverage Analysis
• Cash Flow Projection bank, Trade, Market Community • Collateral Valuation (Appraisal)
Analysis • Macro Economy Analysis • Guarantee Analysis
• Group Exposure Analysis • Insurance Analysis
Credit Proposal Credit Review Credit Approval
Book & Settlement
Legal Documentation
• CAC, Loan Ops, Trade Ops
Legal Review on Credit
Offering Letter Agreement & Collateral
• Loan Ledger: Withdrawal
&/Repayment
Security Agreement
• Accrual System
Account Management
• Covenant Monitoring
• Call Program/Report
• Review Date
• Early Warning System
Extention The Facility Y/N Terminate The Facility Remedial
Segmen non-retail mencakup kredit yang bersumber dari target market, dengan sifat beragam dan kompleks,
sehingga memerlukan analisa risiko yang lebih mendalam, penentuan struktur fasilitas serta penetapan covenant
yang tepat. Umumnya debitur dalam segmen ini berbentuk korporasi/ komersial, Lembaga Keuangan (“LK”)/LK
Bukan Bank (“LKBB”) dan Sovereign. Proses kredit pada segmen ini diawali dari analisa target market berdasarkan
kajian industri dengan memperhatikan limit industri untuk mengelola risiko konsentrasi kredit pada setiap kelompok
industri dan juga berfungsi sebagai media kontrol yang memastikan penyediaan dana sesuai dengan target
market yang telah ditetapkan. Selanjutnya dilakukan inisiasi kredit yang diikuti dengan proses analisa kredit yang
meliputi analisa kuantitatif, kualitatif, serta analisa terhadap agunan/guarantee, yang kemudian dilanjutkan
dengan proses review serta pemberian keputusan dengan four-eyes principle yang melibatkan fungsi business dan
fungsi review. Secara berkesinambungan pengelolaan account dilakukan melalui monitoring dan review secara
berkala dengan bantuan berbagai tools pendukung, sehingga untuk selanjutnya dapat segera dilakukan tindak
lanjut atas account-account tersebut.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 281
Page 284
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
KREDIT RETAIL
Monitoring quality of Credit Underwriting through some parameters such as FID (First
Monitoring & Review
Installment Default), Fraud (New Booking Straight to Write Off), Vintage Analysis, and
applying AQT (Acquisition Quality Trigger) through statistical approach.
• Monitoring & review for credit quality of each Credit Approver.
• Monitoring deviation & deviation review related to credit quality.
• Monitoring rejection rate & top reject reasons.
• Credit Scoring calibration regulary to ensure model accuracy.
• Regular monitoring for KS Value, Population Stability index (PSI), High
Score Override, and quality for Low Score Override.
Incoming Pre SLIK Duplicate Survey/ Credit Credit Credit
Data Entry
Application Screening Checking Checking Verification Scoring Approval Decision
Risk Management Implementation
Applying SLIK Criteria based on risk
level for each product.
Checking for Internal Blacklist, One Obigor Collectability,
Duplicate Reject, Duplicate in Process, etc.
• Applying Card Rating policy for Carded Segment.
• Applying phone verification & field survey policy.
Credit Scoring is used as part of credit decision
to ensure consistency & credit quality.
Applying delegation limit authority & deviation approval authority in credit
decision as part of Four Eyes Principal.
Seperti dalam bagan Proses Kredit Retail yg telah ditampilkan diatas, proses Kredit Retail bergerak secara systemise
dengan mengandalkan data dari Credit Bureau, SLIK dan Scoring Model serta cut off risiko yg dibentuk berdasarkan
hasil Portfolio Analytics. Proses Kredit diarahkan ke automatisation dan semakin hari bergerak ke digitalisation untuk
mengurangi Manual Judgement serta potensi Human Error dalam proses. Hal ini dikarenakan sifat Mass Market and
Population Segmentation Assessment dari Pengawasan Risiko Kredit Retail.
Oleh Karena itu dalam penanganan Kredit Risiko Retail, kami terus mengarahkan pengembangan data
science yang selama ini telah kami lakukan. Hal ini bertujuan agar makin tajam dalam pengembangan proses
Pengawasan Risiko Kredit Retail yg meliputi unsur-unsur:
1. Population and Segmentation movement Analytics, metode ini digunakan untuk analisa mendalam atas
pergerakan kualitas dari setiap product serta profilling behaviour dari segment populasi,
2. Continue Model assessment, untuk melihat apakah model yg berjalan masih applicable atau harus sudah
dilakukan rekalibrasi atau model re-development,
3. Products assessment against target market,
4. Effort for Digitalisation dengan arah pengembangan AI Modeling sebagai tujuan kedepan,
5. Improvement on customer experience tanpa mengorbankan Risk Appetite yg telah ditentukan.
Strategi Mitigasi Risiko:
Risiko kredit dapat timbul dari berbagai aktivitas fungsional perbankan, seperti risiko yang timbul dari penyaluran
pinjaman / pembiayaan kepada debitur / nasabah, maupun dari aktivitas treasury dan investasi serta trade
financing.
Guna memitigasi potensi dampak yang cukup besar, Bank harus mengelola risiko kredit dengan baik pada tingkat
debitur maupun di tingkat portofolio dalam seluruh aktivitas fungsional Bank. Selain account monitoring yang
dilaksanakan oleh Unit Bisnis sehari-hari, Unit Kerja Manajemen Risiko juga melakukan pengelolaan risiko kredit
secara terpisah, baik secara fungsional ataupun organisasi untuk memastikan integritas daripada proses penilaian
risiko tersebut.
282 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 285
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Melalui budaya kredit yang kuat meliputi kebijakan keuntungan yang berkelanjutan dengan tetap
perkreditan yang jelas, evaluasi kredit yang mempertahankan prinsip kehati-hatian, Unit
menyeluruh serta pengelolaan portofolio yang baik, Manajemen Risiko terkait Perkreditan bekerja sama
Bank secara terus menerus melakukan evaluasi risiko dengan Unit Bisnis menyempurnakan kebijakan
kredit atas portofolio dan peninjauan oleh unit bisnis kredit/pembiayaan guna memastikan pengelolaan
bersama unit manajemen risiko serta pemantauan risiko kredit yang lebih baik, mengevaluasi batasan
secara aktif oleh manajemen. Selanjutnya, dengan wewenang persetujuan kredit, serta memastikan
tujuan meningkatkan kompetensi perkreditan dan proses credit underwriting, evaluasi, dan mitigasi
memastikan pemahaman staf kredit atas kebijakan risiko kredit dilaksanakan sesuai dengan kebijakan-
perkreditan yang berlaku, Unit Kerja Manajemen kebijakan kredit tersebut.
Risiko terkait Perkreditan secara berkelanjutan
mengadakan pelatihan analisa kredit dan sosialisasi Di dalam Unit Bisnis telah dibentuk juga Embedded
kebijakan perkreditan, serta implementasi e-learning Risk Unit (ERU) untuk memperkuat pengelolaan risiko
terkait kebijakan perkreditan, baik di kantor pusat sehari-hari yang melekat dalam bisnis dan/atau
maupun cabang. Unit kerja ini secara berkala kegiatannya melalui penerapan yang efektif dan
juga mengundang para praktisi industri sebagai kepatuhan pada kerangka kerja, kebijakan, prosedur
pembicara untuk menyampaikan informasi terkini dan kontrol manajemen risiko.
mengenai kondisi industri-industri yang menjadi fokus
Bank. Proses persetujuan kredit yang efektif telah
memungkinkan proses keputusan kredit yang optimal
Dalam tujuannya untuk memberikan layanan melalui delegasi wewenang persetujuan kredit di
yang lebih baik dan efektif, serta untuk mendukung cabang-cabang, kantor wilayah dan kantor pusat.
pertumbuhan usaha yang sehat dan menghasilkan
Diagram berikut menggambarkan proses persetujuan kredit dari cabang sampai ke Pemutus Kredit.
Kredit sampai Kredit di atas RpX miliar Kredit di atas
dengan RpX miliar sampai dengan RpY miliar RpY miliar
KANTOR AREA KANTOR WILAYAH KANTOR PUSAT
Aplikasi Kredit Aplikasi Kredit
Evaluasi Kredit Review Kredit
Tidak Tidak
Kewenangan Kewenangan Keputusan
Stop
Area? Wilayah? Pemutus Kredit
Tidak
Ya Ya Disetujui
Rekomendasi Rekomendasi
dari Pejabat dari Pejabat
Ya Area? Ya Wilayah?
Tidak Tidak Disetujui
Keputusan Pemutus Keputusan Pemutus
Kredit
Stop Kredit
Stop
Tidak Tidak
Disetujui Disetujui
Disetujui Disetujui
DOKUMENTASI, PENGIKATAN, PENCARIAN, & PROSES ADMINISTRASI KREDIT LAINNYA
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 283
Page 286
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Unit Manajemen Risiko Kredit melakukan evaluasi dimana debitur yang mengalami keterlambatan
independen pada setiap proposal kredit yang dalam pembayaran dapat segera ditindaklanjuti
diajukan oleh unit Bisnis dengan jumlah tertentu, sesegera mungkin sebagai langkah awal. Selain
baik per debitur maupun per kelompok debitur, guna itu untuk lebih meningkatkan proses pemantauan
memastikan semua risiko telah diidentifikasi dan kualitas kredit, unit kerja Manajemen Risiko Kredit juga
dimitigasi. Pada tahap evaluasi ini Unit Manajemen telah membentuk Asset Quality Committee yang di
Risiko juga menggunakan Risk Acceptance Criteria mana berfungsi untuk mendiskusikan kondisi akun-
(RAC) industri yang telah didesain untuk beberapa akun serta memutuskan action plan untuk memitigasi
industri spesifik sebagai saringan awal dalam proses dampak risiko kredit.
pemberian kredit. Selanjutnya, Unit Manajemen Risiko
Kredit memberikan rekomendasi atas kelayakan Untuk mengoptimalkan proses pengendalian risiko,
proposal tersebut dan jika diperlukan memberikan Unit Manajemen Risiko terkait Perkreditan senantiasa
tambahan kondisi/ persyaratan guna memitigasi mengkaji, mengembangkan, dan memperbaiki sistem
potensi risiko kredit yang dapat ditimbulkan atas dan tools yang digunakan sebagai alat monitoring
pemberian kredit tersebut. Rekomendasi pengajuan risiko secara berkala setiap tahunnya. Sebagai
kredit diteruskan oleh Unit Manajemen Risiko Kredit alat bantu untuk memaksimalkan proses evaluasi,
kepada Pemutus Kredit. monitoring, dan pengendalian risiko kredit, telah
dikembangkan media berbasis web yang disebut
Pengajuan kredit di bawah jumlah tertentu ditangani sistem Monitoring and Tracking (disingkat MTREX).
secara langsung oleh unit bisnis sesuai dengan
delegasi kewenangan yang diberikan. Wewenang Selain itu, Unit Manajemen Risiko juga telah melakukan
persetujuan kredit yang dimiliki oleh unit bisnis pengembangan pada aplikasi MyMIS terkait informasi
ditinjau secara berkala dan dievaluasi berdasarkan penyediaan dana besar secara harian untuk
kriteria yang telah direkomendasikan oleh Unit mendukung Unit Bisnis dalam melakukan proses
Manajemen Risiko Kredit dan dibahas lebih lanjut monitoring eksposur debitur dan obligor, sehingga
untuk memperoleh persetujuan dari Komite /Pejabat Bank dapat mengelola pemberian penyediaan dana
berwenang. sesuai dengan ketentuan Regulator.
Selain memberikan rekomendasi dalam proses Pengelolaan risiko kredit untuk segmen ritel juga
pengajuan kredit, Unit Manajemen Risiko Kredit juga dilakukan melalui Loan Origination System (LOS)
memantau kualitas kredit untuk seluruh portofolio dari masing-masing produk dimana parameter dan
non-retail Bank dengan cara memperhatikan indikasi kriteria yang dimiliki oleh tiap-tiap produk tersebut di
awal kemungkinan terjadinya penurunan kualitas implementasikan didalam sistem yang dikelola dan
kredit yang dapat disebabkan oleh perubahan kondisi diatur oleh unit manajemen risiko.
pasar, industry outlook, makro ekonomi dan regulasi.
Unit Manajemen Risiko Kredit juga memastikan Disamping itu, secara spesifik, Bank juga melakukan
bahwa Unit Bisnis melakukan pemantauan terhadap pengelolaan counterparty credit risk (CCR), yang
kesesuaian klasifikasi kredit dengan kondisi debitur merupakan eksposur risiko kredit atas transaksi
secara berkala melalui sebuah mekanisme yang transaksi di Global Market (Treasury) dengan pihak
disebut Early Alert Mechanism (EAM) yang merupakan lain, baik itu yang berkaitan dengan pre-settlement
metode deteksi dini kondisi nasabah melalui risk (PSR) dan atau risiko kredit akibat kegagalan
serangkaian pertanyaan yang disebut early alert settlement (settlement risk).
checklist yang wajib dilakukan assessment oleh Unit
Bisnis pada saat melakukan kunjungan bisnis . Hasil Prinsip pengelolaan CCR dimulai dengan tata
kunjungan bisnis tersebut disusun melalui media penetapan tata kelola yang efektif seperti tersedianya
berbasis web (sistem Call Report) dan dapat diolah kebijakan-kebijakan serta uraian tugas, tanggung
untuk kemudian ditindaklanjuti baik oleh unit Bisnis jawab dan wewenang semua stakeholder (Komite
mapun unit Manajemen Risiko Kredit untuk memonitor komite, risk taking unit, unit pengelola risiko serta
adanya indikasi perburukan pada kualitas kredit unit unit lain yang terlibat, termasuk internal audit)
nasabah, serta mengusulkan langkah-langkah untuk yang terinci. Kemudian yang didukung oleh proses
menindaklanjuti kondisi tersebut. Pemantauan juga pengelolaan risiko yang kuat seperti dilakukannya
dilakukan melalui mekanisme past due monitoring identifikasi, pengukuran risiko melalui penetapan PSR
dan limitnya serta proses monitoring dan pelaporan
dari ekposur risiko tersebut.
284 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 287
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
PSR adalah risiko dimana counterparty akan Untuk mengukur tingkat risiko kredit, Bank
mengalami gagal bayar sebelum settlement menggunakan beberapa alat ukur seperti di bawah
sehingga mengakhiri kontrak sebelum waktunya. ini:
PSR dapat menimbulkan risiko biaya penggantian 1. Scorecard: Untuk menghitung perkiraan
(replacement cost) yang merupakan biaya potensial kemungkinan default dari debitur. Hasil
untuk menggantikan transaksi yang sebelumnya, scorecard digunakan sebagai dasar penentuan
yang timbul dari fluktuasi harga pasar dan umumnya kategori risiko dalam pengambilan keputusan
berupa persentase tertentu dari nominal transaksi. kredit. Application Scorecard (A-Score) telah
diimplementasikan pada produk Retail meliputi
PSR Faktor dihitung berdasarkan pergerakan atau Kartu Kredit, Personal Loan, Mortgage, Auto
volatilitas harga pasar (nilai tukar, suku bunga) 4 Wheelers (Maybank Finance) dan RSME.
dari data historis satu tahun kebelakang dengan Sedangkan Behaviour Scorecard (B-Score) telah
menggunakan interval konfidensi tertentu, serta diimplementasikan pada produk Kartu Kredit dan
ditetapkan untuk setiap produk atau instrumen RSME.
keuangan, mata uang, serta jangka waktu transaksi. 2. Internal Borrower Risk Rating (BRR): Untuk
Besaran PSR faktor ini akan dikaji secara berkala atau menentukan peringkat risiko debitur dan
jika ada perubahan atau pergerakan harga pasar ekspektasi kerugian atas suatu debitur
yang signifikan. berdasarkan jenis scorecard tertentu (Medium
Corporate Scorecard, Large Corporate Scorecard,
Settlement Risk adalah risiko settlement transaksi Non Bank Financial Institution, Contractor, Property
gagal dilakukan pada tanggal penyelesaian, yang Investor, Real Estate Investor/ Developer, Project
dipengaruhi oleh pengaturan penyelesaian seperti Finance, dan lain-lain), indikator kuantitatif dan
waktu pertukaran nilai, mekanisme pembayaran, kualitatif. Internal Borrower Risk Rating digunakan
peran perantara dan clearing house. Besarnya sebagai dasar penentuan kategori risiko dan
risiko dihitung sejumlah pembayaran penuh (full menjadi salah satu pertimbangan Komite Kredit
payment amount) pada tanggal settlement tertentu. dalam memutuskan kredit untuk segmentasi kredit
Penetapan Limit daily settlement digunakan untuk non retail, khususnya Komersial dan Korporasi.
membatasi jumlah settlement dalam satu hari dari 3. Return on Risk Weighted Asset (RRWA): Untuk
suatu counterparty. menghitung keuntungan yang dihasilkan dari
hubungan bisnis dengan debitur dibandingkan
Risiko settlement dimitigasi melalui mekanisme dengan aktiva tertimbang menurut risiko.
penyelesaian transaksi seperti Good Fund Basis,
Payment versus Payment (PvP) atau Delivery versus Selain pengelolaan risiko kredit pada debitur, bank
Payment (DvP). Selain itu Bank juga melakukan juga melakukan proses pengelolaan risiko kredit
pengembangan dan pengawasan terhadap jaminan secara portofolio dengan tahapan utama dari proses
atau penetapan margin dalam transaksi derivative manajemen risiko dan building block yang ditetapkan
sebagai upaya mitigasi risiko CCR. untuk memastikan seluruh area risiko kredit dapat
ditangani dan dimitigasi pada tingkat portofolio.
Proses
Pengelolaan Identifikasi Pengukuran Pengendalian Pemantauan Pelaporan
Risiko Kredit
Risk Portfolio
Building Appetite
Kebijakan Model
Monitoring
Stress Independent
Blocks Perkreditan Development Testing Credit Review
Statement & Reporting
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 285
Page 288
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
a. Risk Appetite Statement (RAS) Adapun pengertian buku trading adalah seluruh posisi
RAS merupakan komponen penting dalam instrumen keuangan dalam neraca dan rekening
menentukan appetite dan level toleransi risiko administratif, termasuk transaksi derivatif, yang dimiliki
Bank terhadap risiko kredit. Bank dengan tujuan:
b. Kebijakan Perkreditan a. Diperdagangkan dan dapat dipindahtangankan
Kebijakan perkreditan dibuat dalam pengelolaan dengan bebas atau dapat dilindung nilai secara
risiko kredit sebagai sarana untuk memastikan keseluruhan, baik dari transaksi untuk kepentingan
bahwa underwriting standard telah sesuai dengan sendiri (proprietary positions), atas permintaan
risk appetite Bank dan ketentuan regulator. nasabah, maupun kegiatan perantaraan
c. Model Development (brokering), dan dalam rangka pembentukan
Credit risk model dikembangkan untuk pasar (market making), yang meliputi:
memastikan pendekatan yang konsisten dalam 1) posisi yang dimiliki untuk dijual kembali dalam
penetapan risk grading debitur, fasilitas kredit, jangka pendek;
serta agunan. 2) posisi yang dimiliki untuk tujuan memperoleh
d. Portfolio Management dan Reporting keuntungan jangka pendek secara aktual
Portfolio management berguna untuk dan/atau potensi pergerakan harga (price
mengidentifikasi perubahan– perubahan berkala movement); atau
atas profil risiko dalam portofolio kredit, serta 3) posisi yang dimiliki untuk tujuan
dalam menentukan apakah strategi risiko kredit, mempertahankan keuntungan arbitrase
kebijakan, dan model yang diterapkan oleh Bank (locking in arbitrage profits);
telah sesuai dengan RAS. b. Lindung nilai atas posisi lainnya dalam Buku
e. Stress Testing Trading
Stress Testing merupakan analisa yang ilakukan
dalam skenario ekonomi yang kurang baik (seperti Sedangkan pengertian dari buku banking adalah
resesi atau krisis keuangan), serta dirancang untuk semua posisi lainnya yang tidak termasuk dalam buku
mengukur kecukupan modal bank terhadap efek trading.
pemburukan ekonomi yang dapat terjadi.
f. Independent Credit Review Manajemen risiko pasar bertujuan untuk memitigasi
Independent credit review dimaksudkan untuk dampak dari perubahan variabel pasar tersebut di
memastikan bahwa proses pemberian kredit atas terhadap kondisi keuangan bank (profitabilitas
dan keputusan pemberian kredit tetap konsisten dan/atau permodalan), termasuk di dalamnya
dengan strategi manajemen risiko Bank. menetapkan toleransi dan limit risiko.
Keberhasilan dalam mengelola risiko kredit ini bisa Sesuai dengan ketentuan penerapan manajemen
dicapai dengan menerapkan siklus kredit, mulai dari risiko bagi bank umum dan ketentuan kewajiban
menawarkan produk yang sesuai, mengidentifikasi penyediaan modal minimum bagi bank umum,
target pasar yang tepat, menetapkan kriteria Bank melakukan pemisahan yang jelas antara buku
penerimaan risiko yang cermat, menerapkan trading dengan buku banking serta menetapkan
pengendalian yang kuat dalam inisiasi kredit kriteria instrumen dapat ditetapkan sebagai buku
dan proses persetujuan kredit, mempertahankan trading dan buku banking antara lain dari intensi atau
portofolio kredit yang sehat, serta menerapkan sistem tujuan dari kepemilikan instrument tersebut. Dari sisi
penagihan dan praktik pemulihan yang memadai. standar akuntansi, ditetapkan perlakukan akuntansi
berdasarkan klasifikasi menggunakan pendekatan
b) Risiko Pasar model bisnis sebagai berikut:
Definisi:
Risiko pasar adalah risiko pada posisi neraca dan
rekening administratif termasuk transaksi derivatif,
akibat perubahan secara keseluruhan dari kondisi
pasar, termasuk risiko perubahan harga option. Risiko
pasar meliputi risiko suku bunga, risiko nilai tukar,
risiko ekuitas, risiko gagal bayar, risiko credit spread,
dan risiko komoditas. Risiko pasar melekat pada
semua portofolio bank, termasuk posisi pada buku
perdagangan / trading (trading book) maupun buku
non-perdagangan / Banking (Banking Book), baik di
neraca maupun rekening administratif.
286 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 289
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Buku Model Bisnis Perlakuan Akuntansi
Banking Hold Biaya perolehan diamortasi (Amortised Cost/AC)
Hold & Sell a. Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (Fair Value through
Other Comprehensive Income (FVOCI), atau
b. Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi (Fair Value through Profit or Loss/
FVTPL)*.
Trading Trading FVTPL
Catatan:
* Hanya diperbolehkan untuk instrumen keuangan yang gagal dalam penilaian SPPI (Solely Payment of Principal and Interest)
Secara garis besar, tata kelola terkait buku trading dan buku banking dapat dilihat pada gambar berikut ini:
Keuangan/Aktivitas Jangka Waktu
Aktivitas Bisnis Permodalan
Accounting dan Intensi
- Property - Jangka Pendek
Trading Trading FVTPL
- MtM
- Aktif
Pilar 1 Risiko -
Book - Corporate Sales
- P&L
Diperdagangkan
MRCC
- Loans &
Deposits FVOCI
- Book Value Pilar 2 Risiko
- Aset &
Banking Kewajiban
- Accrual Medium sampai - IRRBB
Book - Equity Jangka Panjang & Risiko
Lainnya
Reserve Likuiditas
- Investasi & AC
Reserve
Konsep pengelolaan Risiko Pasar:
Sebagai pedoman dalam pengelolaan risiko, Bank menetapkan konsep dasar prinsip-prinsip pengelolaan risiko
pasar, seperti digambarkan berikut ini:
GELOLAA
PEN NR
IP
NS IS
RI I
K
-P
O
SIP
PA P E N G A W A S A
Identifikasi
LA
PRIN
SA
ATA KELO
R
Laporan Pengukuran
Proses
Pengelolaan
Risiko Pasar
T
PR
R
N
Monitor Kontrol
SA
IN
PA
SI
PR
P-
K
O
IN SI
SIP RI
PENGELOLAAN
Prinsip pengelolaan risiko dimulai dengan menjabarkan struktur tata kelola serta peran dan tanggung jawab dari
semua komite pengelola risiko, risk taking unit seperti Global Markets and Corporate Treasury dan unit-unit lain yang
terlibat, unit pengelola risiko serta unit internal audit.
Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management (MLTCRM) merupakan unit kerja independen yang ditunjuk
untuk menerapkan fungsi manajemen risiko pasar bank guna mendukung fungsi dan tanggung jawab dari Assets
and Liabilities Committee (ALCO) dan Risk Management Committee (RMC).
Secara berkesinambungan dan berkala, MLTCRM menetapkan dan atau mengkaji ulang setiap kebijakan dan
prosedur manajemen risiko pasar, metodologi pengukuran serta limit atau batasan-batasan dalam pengelolaan
risiko pasar yang senantiasa disesuaikan dengan ukuran dan kompleksitas bank, praktek-praktek manajemen risiko
pasar terkini, dan regulasi terkait.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 287
Page 290
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Sementara itu proses pengelolaan risiko pasar secara umum dijabarkan sebagai berikut:
01 Identifikasi 02 Pengukuran 03 Kontrol 04 Monitor 05 Pelaporan
Fitur atau Metode Pemisahan tugas Proses pemantauan Laporan berkala
karakteristik dari pengukuran yang dan tanggung terhadap besarnya (harian, bulanan,
produk, tools digunakan untuk jawab, kebijakan & eksposur risiko, kuartalan,
pengukuran, kontrol, mengkuantifikasi prosedur, penetapan kepatuhan terhadap semesteran,
dan infrastruktur risiko, seperti Net limit, threshold, atau kontrol yang telah tahunan),
Open Position (NOP), trigger termasuk ditetapkan termasuk
yang diperlukan. laporan ad-hoc,
PV01, Value at Risk empowerment, dan proses eskalasi
laporan eskalasi.
(VaR), Profit & Loss, otoritas persetujuan pelampauan
Earning at Risk (EaR), dan eskalasi serta konsistensi
Economic Value pelampauan limit. penerapan kebijakan
of Equity (EVE), atau prosedur yang
stress testing, dan telah ditetapkan.
sebagainya.
Bank juga melakukan validasi model pengukuran risiko pasar yang mencakup aspek kuantitatif dan kualitatif
oleh pihak internal yang independen terhadap satuan kerja yang mengaplikasikan dan mengembangkan model
tersebut Dalam hal diperlukan, validasi dilakukan atau dilengkapi dengan hasil kaji ulang yang dilakukan oleh pihak
eksternal yang memiliki kompetensi dan keahlian teknis dalam pemodelan Risiko.
Strategi Pengelolaan Risiko Pasar pada Buku Trading:
Dalam mengelola risiko pasar pada buku trading, MLTCRM bertanggung jawab untuk mengembangkan dan
mengimplementasikan kebijakan, metodologi pengukuran, pemantauan dan pelaporan eksposur risiko terhadap
limit-limit yang telah disetujui.
Bank mengadopsi beberapa teknik pengukuran agar dapat secara akurat mengkuantifikasi eksposur risiko pasar
pada buku trading, yaitu; Value at Risk (VaR), Present Value of a basis point (PV01), Greeks (seperti Delta, Gamma,
dan Vega), Stop Loss Limit, Foreign Exchange Net Open Position (FX NOP), Stress Test, Back Testing, Jump to Default
(JTD) dan Credit Spread of a basis point (CS01), yang secara singkat dijelaskan pada bagian dibawah ini.
VaR didefinisikan sebagai kerugian potensial maksimum yang berasal dari pergerakan pasar yang normal dalam
tingkat kepercayaan dan jangka waktu pengambilan posisi tertentu berdasarkan sensitivitas atau volatilitas dari
setiap variabel instrumen/portofolio dan juga efek diversifikasi yang mengurangi posisi risiko pada portofolio. VaR
sebagai metode pengukuran dari risiko memiliki beberapa keterbatasan, antara lain (namun tidak terbatas):
• VaR menggunakan data historis untuk meramalkan pergerakan harga di masa mendatang. Sedangkan
pergerakan pasar di masa mendatang dapat jauh berbeda dari pergerakan di masa lalu.
• Selanjutnya, penggunaan metode jangka waktu pengambilan posisi dalam 1 (satu) hari mengasumsikan bahwa
keseluruhan posisi dalam portofolio dapat dilikuidasi dan dilindungnilaikan dalam 1 (satu) hari. Dalam periode
kesulitan likuiditas atau kejadian di pasar yang spesifik, asumsi ini memiliki kemungkinan tidak tepat.
• Selain itu, penggunaan tingkat kepercayaan sebesar persentase tertentu menunjukkan bahwa VaR tidak
memasukkan kerugian yang melebihi tingkat kepercayaan tersebut.
Berikut ini adalah hasil pengukuran VaR selama periode 2025 yang berakhir pada 31 Desember 2025
(dalam Rupiah penuh):
31 Desember 2025 (Tidak diaudit) (dalam Rupiah)
Nilai Tukar Suku Bunga
Rata-rata 2.898.529.344 7.090.478.214
Tertinggi 17.888.299.571 14.099.419.501
Terendah 100.622.453 1.729.638.477
Per akhir periode 1.020.636.179 3.935.213.285
288 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 291
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Selain VaR, Bank menggunakan PV01 untuk mengukur Strategi pengelolaan Risiko Pasar pada buku
kerugian dari suatu instrumen atau kumpulan banking (Interest Rate Risk in the Banking Book –
portofolio saat suku bunga berubah sebesar 1 IRRBB):
(satu) basis poin. PV01 berperan sebagai alat ukur Selain kecukupan kebijakan, prosedur dan penetapan
sensitivitas dari portofolio terhadap perubahan suku limit-limit risiko pada buku banking, Bank juga
bunga. Sedangkan pengukuran sensitifitas risiko melakukan aktivitas lindung nilai (hedging) yang
pasar atas nilai option akibat perubahan underlying terkait dengan pengelolaan risiko pada buku banking
parameter risikonya direprentasikan melalui Greeks. dengan menggunakan instrumen-instrumen
Selanjutnya Bank juga menetapkan Stop Loss Limit keuangan, seperti misalnya instrumen keuangan
untuk membatasi kerugian finansial yang dapat derivatif, yang telah disetujui oleh ALCO dan sesuai
terjadi atas setiap portofolio pada buku trading. dengan peraturan dari regulator yang berlaku dan
digunakan hanya untuk mengurangi risiko pada buku
FX NOP adalah suatu mekanisme untuk mengukur banking dan bukan digunakan sebagai sumber untuk
jumlah posisi ataupun kepemilikan yang menghasilkan suatu keuntungan/pendapatan.
diperkenankan terhadap suatu mata uang asing yang
dilakukan untuk memitigasi risiko nilai tukar. Pengelolaan risiko pasar pada posisi buku banking
terutama difokuskan pada pengelolaan atas risiko
Stress test digunakan dalam pemantauan dari perubahan suku bunga pasar dengan menggunakan
risiko-risiko pasar pada kondisi pasar yang ekstrim. analisa gap penyesuaian suku bunga (repricing gap).
Oleh karena VaR secara umum tidak menghasilkan Dalam analisa ini, aset-aset, kewajiban, dan posisi
kerugian potensial yang berasal dari pergerakan rekening administratif yang sensitif terhadap suku
pasar yang ekstrim, Bank menggunakan skenario bunga didistribusikan ke dalam suatu tenor waktu
stress test untuk pemantauan risiko pasar yang tertentu berdasarkan jangka waktu penyesuaian
berasal dari pergerakan ekstrim tersebut. Skenario suku bunga (reprice) atau berdasarkan sisa jatuh
stress test didasarkan pada data historis maupun tempo untuk menghasilkan gap penyesuaian suku
proyeksi di masa datang yang digunakan sebagai bunga bersih (net repricing gap) pada periode waktu
hipotesis kejadian ekstrim. tersebut.
Bank juga melakukan back testing yang merupakan Dari profil net repricing gap ini dapat diukur pengaruh
teknik validasi dari efektifitas model VaR yang saat perubahan suku bunga terhadap pendapatan bunga
ini dilakukan secara global. Walaupun model VaR bersih/net interest income (earnings perspectives),
mengestimasi hasil kerugian potensial di masa dengan menggunakan analisis Earning at Risk (EaR),
mendatang, perhitungan yang dilakukan didasarkan dan terhadap nilai ekonomis (economic perspective)
pada data pasar historis. Dalam back testing, hasil dari seluruh arus kas neraca, dengan menggunakan
kerugian/keuntungan hipotetikal aktual dalam sehari analisis Economic Value of Equity (EVE).
dibandingkan dengan VaR dalam sehari sehingga
dapat dilihat seberapa baik model VaR tersebut Dengan diketahuinya dampak dari perubahan
dalam memprediksi kerugian di masa mendatang suku bunga terhadap kinerja bank, baik dari sisi
pendapatan maupun permodalan, maka Bank dapat
Risiko Jump to Default (JTD) menyatakan bahwa segera merestruktur aset dan liabilitas yang dimiliki,
suatu produk keuangan, yang nilainya secara baik dari sisi jangka waktu penyesuaian suku bunga-
langsung bergantung pada kualitas kredit dari satu nya (repricing date) ataupun jenis suku bunganya
atau lebih entitas, dapat mengalami perubahan (tetap atau mengambang) yang disesuaikan dengan
harga mendadak karena default (gagal bayar) yang proyeksi perubahan suku bunga di masa mendatang,
tidak diharapkan dari salah satu entitas ini. sehingga risiko yang timbul dapat dimitigasi.
Risiko Credit Spread of a basis point (CS01) Pengelolaan risiko suku bunga yang berdasarkan
menggambarkan perubahan nilai dari instrumen perspektif pendapatan bunga bersih dan perspektif
keuangan yang disebabkan oleh perubahan 1 basis nilai ekonomis, dilakukan dengan mengukur
point dari credit spread-nya. Credit spread adalah sensitivitas aset dan kewajiban, dan posisi rekening
perbedaan imbal hasil dari instrument keuangan administratif keuangan Bank terhadap berbagai
bebas risiko dengan instrument keuangan yang lebih skenario perubahan suku bunga. Ada beberapa
berisiko untuk jangka waktu jatuh tempo yang sama. pendekatan atau skenario perubahan suku bunga
yang digunakan Bank yaitu berdasarkan standar dari
regulator, pendekatan internal bank, dan pendekatan
grup dengan penjelasan masing-masing skenario
sesuai tabel di bawah ini.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 289
Page 292
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Perspektif Pendapatan Bunga Bersih Perspektif Nilai Ekonomi
Pendekatan regulator Berdasarkan 2 skenario standar sesuai Berdasarkan 6 skenario shock suku bunga standar sesuai
dengan ketentuan regulator yaitu Shock dengan ketentuan regulator yaitu shock suku bunga yang
suku bunga yang paralel ke atas (parallel paralel ke atas (parallel shock up), shock suku bunga
shock up) dan shock suku bunga yang yang paralel ke bawah (parallel shock down), shock
paralel ke bawah (parallel shock down) suku bunga yang melandai (steepener shock), shock
suku bunga yang mendatar (flattener shock), shock suku
bunga jangka pendek yang meningkat (short rates shock
up), dan shock suku bunga jangka pendek yang menurun
(short rates shock down).
Pendekatan internal Bank Skenario menggunakan shock Skenario menggunakan shock berdasarkan volatilitas
berdasarkan volatilitas suku bunga suku bunga secara historis.
secara historis.
Pendekatan grup Skenario menggunakan shock suku Skenario menggunakan shock suku bunga paralel
bunga paralel sebesar 100 basis point. sebesar 200 basis point.
Pada pendekatan regulator, Bank juga melakukan outlier test dalam proses perhitungan IRRBB untuk penilaian
kecukupan modal dengan membandingkan antara nilai ∆EVE maksimum posisi akhir triwulan laporan berdasarkan
6 skenario perubahan suku bunga dengan modal inti (Tier 1) posisi akhir triwulan laporan.
Di samping itu Bank juga melakukan stress test untuk melihat ketahanan atau sensitivitas Bank dalam menghadapi
kondisi pasar yang tidak normal.
Pendekatan Repricing Gap (“GAP”) Pendekatan
Grup Bank
Sesuai Sensitivity Analysis (“PV01”) - Neraca
ketentuan Statis/
Grup Dinamis
- Shock suku
bunga
Earnings-at-Risk (”EaR”) berdasarkan
volatilitas
Economic Value of Equity (“IEV”)
atau
Impact on Economic Value (“IEV”)
Economic Value at Risk (“EVaR”)
Pendekatan Regulator
Sesuai dengan ketentuan Regulator
Asset Liabilities Yield Analysis
Pendekatan Bank Pendekatan Grup
- Posisi - PV01
- Mark to Market - Year to Date Loss
(MtM) - Minimum Holding
- Penurunan harga Period
obligasi korporasi
- Maksimum
jumlah
penjualan/bulan
untuk portofolio
FVOCI (AFS)
Untuk pengendalian dan mitigasi risiko suku bunga pada buku Banking, Bank telah menetapkan kontrol baik secara
kuantitatif, yaitu melalui penetapan limit/trigger termasuk empowerment dan otoritas dalam persetujuan dan
eskalasi pelampauan limit/trigger tersebut dan kontrol secara kualitatif, yaitu melalui strategi manajemen, transfer
risiko melalui mekanisme FTP serta strategi lindung nilai. Limit – limit yang ditetapkan dalam pengelolaan risiko suku
bunga pada buku banking yaitu Earning at Risk (EaR) dan Economic Value of Equity (EVE), semuanya ditetapkan
untuk memastikan bahwa risiko suku bunga pada posisi buku banking dikelola dengan hati-hati dan sesuai dengan
risk appetite yang telah ditentukan.
Bank juga telah melakukan validasi terhadap model perilaku (behavior) yang digunakan dalam pengukuran risiko
suku bunga pada buku banking seperti misalnya repricing behaviour atas produk-produk Non Maturity Deposit
(NMD), dalam hal ini giro dan tabungan, serta model Conditional Prepayment Rate (CPR) dari pinjaman khususnya
untuk pinjaman kendaraan bermotor dan pinjaman rumah . Validasi dilakukan oleh pihak internal yang independen
290 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 293
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
terhadap satuan kerja yang mengaplikasikan dan mengembangkan model tersebut atau risk taking unit. Dalam hal
diperlukan, validasi dilakukan atau dilengkapi dengan hasil kaji ulang yang dilakukan pihak eksternal yang memiliki
kompetensi dan keahlian teknis dalam pemodelan risiko .
ALM system untuk mengukur dan mengelola risiko suku bunga pada posisi buku banking telah diimplementasikan
sehingga metodologi tambahan yang lebih kompleks seperti dynamic simulation sudah dapat dilakukan secara
otomatis.
Terkait pengelolaan risiko suku bunga pada portfolio surat berharga, juga telah dilakukan secara optimal dimana
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur, metodologi serta proses monitoring yang dilakukan secara harian. Proses
pengelolaan risiko dilakukan dengan menetapkan berbagai macam limit, seperti limit posisi untuk portfolio Fair
Value through Other Comprehensive Income/FVOCI dan Amortised Cost/AC limit PV01, limit penurunan harga
obligasi korporasi, limit kerugian atas proses revaluasi (mark to market) dan limit kerugian (year to data/YTD loss)
untuk portfolio FVOCI.
Sebagai bank devisa, Bank juga telah memiliki dan menerapkan kebijakan dan prosedur serta limit-limit untuk
pengelolaan risiko nilai tukar bank secara keseluruhan.
c) Risiko Likuiditas
Definisi:
Risiko likuiditas dapat terjadi ketika sebuah bank tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya kepada nasabah
atau pihak lawan (counterparty) secara tepat waktu dengan biaya yang wajar serta ketidak mampuan Bank untuk
mengembangkan asetnya. Untuk mengelola risiko likuiditas ini maka perlu dilakukan suatu proses pengelolaan risiko
yang strategis dan sistematis yang merupakan tanggung jawab dari semua pihak di Bank agar bisnis senantiasa
berlanjut dan berkembang, serta selalu berupaya memastikan bahwa setiap kebutuhan likuiditas dan pendanaan
saat ini dan masa mendatang dapat terpenuhi baik dalam kondisi pasar normal maupun kondisi krisis.
Sebagai pedoman dalam pengelolaan risiko likuiditas, Bank menetapkan konsep dasar pengelolaan risiko, seperti
digambarkan berikut ini:
TATA KELOLA: MANAJEMEN, KOMITE, KEBIJAKAN, PROSEDUR
OPERASIONAL TOOLS KONTROL
Pengelolaan Kas
Indikator Limit & Optimalisasi
PERSPEKTIF dan
Peringatan Dini Likuiditas
REGULATOR Cadangan Primer
Operasional Likuiditas
Rasio Likuiditas Stress Test
Harian
PERSPEKTIF
INTERNAL Pengelolaan Gap LCP & Recovery Plan
Cadangan Sekunder Likuiditas (RCP)
INFRASTRUKTUR: DATA, TEKNOLOGI, SUMBER DAYA MANUSIA
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan mencakup dua perspektif yaitu perspektif regulator dan perspektif
internal. Perspektif regulator menerapkan konsep dan parameter parameter likuiditas standar yang ditetapkan oleh
regulator sehingga Bank diwajibkan untuk memenuhi ketetapan-ketetapan tersebut. Sementara perspektif internal
adalah konsep pengelolaan risiko beserta parameter-parameter yang ditetapkan secara internal dan disesuaikan
dengan kompleksitas, risk appetite, dan kondisi Bank yang pada dasarnya lebih konservatif dibanding dengan
perspektif regulator.
Pengelolaan risiko likuiditas dimulai dengan menjabarkan struktur tata kelola serta peran dan tanggung jawab dari
semua komite pengelola risiko, risk taking unit seperti unit kerja Global Markets dan unit kerja Corporate Treasury
dan unit-unit lain yang terlibat, unit pengelola risiko, unit kepatuhan serta unit internal audit.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 291
Page 294
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Berkaitan dengan unit pengelola risiko, MLTCRM (OCF), Interbank Taking, Foreign Exchange (FX) swap
melakukan fungsi manajemen risiko likuiditas bank funding, Secondary Reserve, 50 Deposan terbesar,
secara independen guna mendukung fungsi dan stress testing, gap likuiditas serta berbagai rasio
tanggung jawab dari Assets and Liabilities Committee likuiditas lainnya yang semuanya bertujuan untuk
(ALCO) dan Risk Management Committee (RMC). mengelola risiko likuiditas agar sesuai dengan risk
appetite yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk
Secara berkesinambungan dan berkala, MLTCRM pengendalian secara kualitatif dilakukan melalui
melakukan evaluasi dan pembaharuan atas setiap penetapan dan pengujian Rencana Pendanaan
kebijakan dan prosedur manajemen risiko likuiditas, Darurat atau Liquidity Contingency Plan (LCP) serta
metodologi atau pengukuran, serta penetapan limit/ pengelolaan likuiditas secara aktif (active liquidity
threshold /trigger dalam pengelolaan likuiditas management).
yang senantiasa disesuaikan dengan ukuran dan
kompleksitas bank, praktek-praktek manajemen risiko LCR merupakan penilaian ketahanan likuiditas
pasar terkini dan regulasi terkait. jangka pendek dengan mengukur kecukupan Aset
Likuid Berkualitas Tinggi (High Quality Liquid Asset
Strategi pengelolaan Risiko Likuiditas: atau HQLA) agar bisa bertahan dalam skenario
Dalam mengelola risiko likuiditas, unit kerja MLTCRM krisis dalam 30 hari ke depan. LCR dihitung dengan
bertanggung jawab untuk mengimplementasikan membandingkan antara HQLA dengan total arus
kebijakan, metodologi pengukuran, pemantauan dan kas keluar bersih (net cash outflow) selama 30 hari
pelaporan eksposur risiko likuiditas dan juga untuk kedepan.
memantau kepatuhan terhadap pedoman-pedoman
tersebut guna mendukung fungsi dari Assets and NSFR merupakan penilaian ketahanan jangka
Liabilities Committee (ALCO) dan Risk Management panjang yang menilai ketersediaan dana-dana
Committee (RMC). jangka menengah dan panjang sebagai pendanaan
stabil untuk mendukung aset-aset jangka panjang
Langkah-langkah yang berkelanjutan telah dilakukan dan aktifitas bisnis berkelanjutan. NSFR dihitung
dalam mengelola risiko likuiditas. Di sisi aset, kebijakan dengan membandingkan Pendanaan Stabil yang
dalam pembelian instrumen-instrumen keuangan tersedia atau Available Stable Funding (ASF) dengan
telah ditetapkan, yang juga meliputi kriteria-kriteria Pendanaan Stabil yang Diperlukan atau Required
atau jenis-jenis aset yang dapat dibeli terutama aset- Stable Funding (RSF).
aset yang sangat likuid, baik untuk trading maupun
untuk investasi. Sementara itu di sisi liabilitas, analisis Interbank Taking dan FX Swap funding mengukur
jenis, produk, sumber liabilitas dan jangka waktunya ketergantungan Bank terhadap pinjaman antar bank
selalu dilakukan secara konsisten agar likuiditas bisa (wholesale borrowing) dan pasar swap valuta asing,
terjaga sepanjang waktu. yang ditetapkan berdasarkan kapasitas pinjaman dan
swap melalui pasar uang antar bank. OCF mengukur
Pengelolaan likuiditas Bank dilakukan secara terpusat maksimum selisih arus kas bersih kumulatif pada
oleh Global Markets & Corporate Treasury bekerja beberapa tenor waktu tertentu, yang timbul dari posisi
sama dengan unit-unit bisnis/pendukung lainnya, neraca dan rekening administratif. Bank menetapkan
seperti antara lain unit bisnis perkreditan, pendanaan, limit OCF berdasarkan kebutuhan potensi pendanaan
operasional, teknologi informasi, komunikasi pada tenor waktu tertentu serta maksimum kapasitas
perusahaan dan manajemen risiko. Dengan demikian, pendanaan yang dapat diperoleh dari pasar uang
kebutuhan/ketersediaan pendanaan yang timbul antar bank.
dari aktivitas operasional bank sehari-hari dapat
dikelola dengan baik untuk memaksimalkan kinerja Konsentrasi deposan (rasio 50 deposan besar)
Bank. Dan juga, dengan adanya kerjasama yang baik digunakan untuk mengukur sejauh mana
antar unit kerja, maka risiko likuiditas yang dipicu ketergantungan pada deposan inti untuk memastikan
oleh kejadian risiko lainnya (risiko kredit, risiko pasar, diversifikasi kewajiban. Rasio dihitung dengan
risiko operasional, risiko hukum, risiko kepatuhan, membandingkan total pendanaan dari 50 deposan
risiko reputasi dan risiko stratejik) dapat dideteksi dan besar dengan total dana pihak ketiga.
dimitigasi dengan benar dan tepat waktu.
Secondary Reserve didefinisikan sebagai rasio antara
Disamping itu Bank juga telah menetapkan dan jumlah cadangan sekunder yang dimiliki terhadap
menerapkan pengukuran risiko likuiditas baik secara total dana pihak ketiga (termasuk giro, tabungan,
kuantitatif maupun kualitatif. Pengukuran secara deposito berjangka, dan Negotiable Certificate
kuantitatif dilakukan melalui penetapan limit-limit Deposit/NCD). Tujuan dari rasio ini adalah untuk
likuiditas seperti Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net memastikan bahwa bank memiliki likuiditas yang
Stable Funding Ratio (NSFR), Operating Cash Flow
292 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 295
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
memadai pada saat bank tidak memiliki dana yang cukup untuk memenuhi kebutuhan likuiditas yang tidak terduga
yang bersumber dari penarikan dana nasabah.
Bank melakukan validasi terhadap model yang digunakan dalam pengukuran risiko likuiditas yang mencakup aspek
kuantitatif dan kualitatif oleh pihak internal yang independen terhadap satuan kerja yang mengaplikasikan dan
mengembangkan model tersebut. Dalam hal diperlukan, validasi dilakukan atau dilengkapi dengan hasil kaji ulang
yang dilakukan pihak eksternal yang memiliki kompetensi dan keahlian teknis dalam pemodelan Risiko.
Bank dalam memperkuat penerapan manajemen risiko likuiditas telah menetapkan dan menguji secara berkala
LCP untuk memastikan kesiapan Bank dalam menghadapi krisis likuiditas, termasuk didalamnya adalah proses
monitoring atas berbagai indikator peringatan dini (Early Warning Indicator – EWI) krisis likuiditas yang dilakukan
secara harian.
Secara umum, proses tersebut dijabarkan dalam diagram berikut ini:
Tidak
Monitoring Internal Analisis oleh Berpotensi
1 2 MLTCRM dan Unit 3
EW1 Krisis?
Terkait
Ya
Tidak
6 Berpotensi 5 4 Alert ALCO dan/
memburuk? Analisis atau Task Force?
Ya
Lapor ke ALCO Ya Eksekusi Call Tree untuk
7 Chairman & melakukan 8 Aktivasi 9 mengumpulkan FCC &
strategi-strategi awal LCP FCC support
Tidak
Tidak
LCP di non-
10 Mengelola
14
aktifkan Krisis
Ya
13 Kondisi Likuiditas
membaik?
15 Evaluasi Post-
Deactivation 11 Indikator RCP
ter-trigger?
Tidak
Ya
SELESAI Kebijakan Recovery
12 Plan atau RCP
Pengelolaan likuiditas secara aktif dilakukan untuk memastikan bank memiliki likuiditas yang memadai baik
dalam kondisi normal maupun krisis seperti misalnya melakukan pengelolaan likuiditas intrahari, menjaga
hubungan dengan counterparty dan memastikan kapasitas atau akses Bank ke pasar, memelihara kecukupan
aset likuid berkualitas tinggi (High Quality Liquid Asset/HQLA), melakukan pengawasan terhadap aktifitas rekening
administratif, memelihara sumber-sumber pendanaan yang bervariasi dan stabil (core deposit), memastikan
kepatuhan terhadap Regulator, serta pengawasan terhadap aktifitas e-channel.
Selain itu beberapa langkah strategis dapat diambil dalam memitigasi risiko likuiditas dan pendanaan, antara lain
dengan cara merestrukturisasi sumber dan jangka waktu pendanaan melalui penerbitan surat berharga.
Selain untuk memastikan ketahanan likuiditas Bank, pengelolaan likuiditas juga dilakukan sejalan dengan rencana
bisnis Bank dengan tujuan agar tingkat profitabilitas sesuai dengan target yang telah ditetapkan dapat tercapai.
Tingkat likuiditas yang berlebihan akan menyebabkan Bank menanggung biaya likuiditas yang lebih besar dan
dapat mengurangi keuntungan, dan sebaliknya, tingkat likuiditas yang ketat dapat menyebabkan Bank tidak dapat
memenuhi kewajiban keuangan yang sudah diperjanjikan secara tepat waktu dan/atau memenuhi kewajiban
tersebut dengan biaya yang lebih mahal. Untuk itu, Bank menetapkan target atau jangkauan rasio likuiditas tertentu,
seperti LCR dan NSFR, secara internal dengan tingkat yang optimal dan memenuhi ketentuan minimum dari
Regulator, serta melakukan analisa secara reguler atas kondisi likuiditas dan profitabilitas.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 293
Page 296
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
d) Risiko Operasional Selain faktor-faktor eksternal di
Definisi: atas, perubahan pada perilaku
Risiko operasional merupakan risiko kerugian akibat dari manusia, struktur organisasi, proses,
ketidakcukupan atau kegagalan proses internal, manusia dan sistem dan sistem, dapat menjadi faktor
atau yang disebabkan oleh faktor eksternal. Bank telah menerapkan penyebab meningkatnya sifat dan
pengelolaan risiko operasional, yaitu proses yang mengidentifikasi tingkat risiko operasional. Oleh
secara sistematis penyebab kegagalan dalam kegiatan operasional karena itu, pengkajian secara terus
sehari-hari suatu organisasi, menilai risiko kerugian dan mengambil menerus, peran aktif serta kerjasama
tindakan yang tepat untuk meminimalisir dampak kerugian tersebut. antar unit kerja, dan pemantauan
risiko serta efektivitas pengendalian
internal secara dinamis menjadi
sangat penting dalam rangka
Strategi
Risiko mencapai pengelolaan risiko
operasional yang efektif. Untuk
Model Tata Kelola menunjang hal ini, Bank senantiasa
melakukan penyempurnaan terkait
mengimplementasikan sistem GRC
Pelaporan
(Governance, Risk, and Compliance)
yang dapat membantu Bank
Definisi, Penilaian
Hubungan & Struktur Data
Risiko sesuai kebutuhan dan mendukung
Keuangan
BUILDING BLOCKS
kepatuhan regulasi.
Indikator Model Perhitungan
Risiko Utama Mitigasi Modal
Secara berkesinambungan Bank
Teknologi informasi terus melakukan upaya untuk
memperkuat & meningkatkan
proses kontrol operasional terutama
Program Peningkatan Kesadaran dan Pembelajaran yang Terstruktur dalam rangka mitigasi risiko
operasional di antaranya dengan
terus meningkatkan kualitas dan
KOMPONEN METODOLOGI RISIKO OPERASIONAL
kelengkapan dari kebijakan dan
prosedur kerja di lapangan dengan
Strategi Mitigasi Risiko: alur proses dan kontrol yang
Dalam menjalankan bisnis finansial, Bank dituntut untuk memiliki memadai, menyelenggarakan
pengelolaan risiko operasional yang efektif. Perbankan dituntut untuk pelatihan kepada personel Bank baik
terus bertumbuh, namun di lain sisi berbagai tantangan masa kini melalui classroom training maupun
yang semakin kompleks, seperti kompetisi di dalam industri yang e-learning untuk terus meningkatkan
semakin ketat, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan pemahaman serta kemampuan staff
regulasi dan praktik terbaik di level nasional maupun internasional, dalam mengelola risiko operasional,
perlindungan terhadap kepentingan pemegang saham, dan tentunya serta optimasi implementasi
berbagai perisitiwa kerugian operasional yang terjadi di industri perangkat kerja risiko operasional
perbankan baik di Indonesia maupun di dunia. pada area kerja masing-masing.
sebagai bagian dari pengelolaan
Sebagai respon terhadap berbagai tantangan masa kini dan risiko operasional, Business Continuity
risiko operasional yang mungkin timbul, Bank dengan tetap Management juga telah disusun
mempertimbangkan visi dan pertumbuhan bisnis, telah menyusun dan dikaji secara terus menerus
dan menerapkan Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen Risiko untuk membangun ketahanan
Operasional yang didukung dengan Prosedur yang memadai dan dan kemampuan Bank dalam hal
konsisten. Bank juga mengimplementasikan perangkat Manajemen pemulihan operasional apabila
Risiko Operasional yang berbasiskan sistem Teknologi Informasi (TI) terjadi gangguan pada fungsi kritikal
yang terintegrasi, untuk membuat proses identifikasi, dokumentasi, sesuai dengan batas toleransi yang
pemantauan, dan mitigasi risiko operasional dapat dilakukan secara telah ditentukan sehingga tetap
efektif dan efisien. dapat memberikan pelayanan yang
294 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 297
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
layak kepada nasabah. Simulasi penanggulangan - Melakukan cyber risk assessment, vulnerability
krisis dan pemulihannya dilakukan secara berkala assessment, security risk assessment secara
untuk menguji kesiapan Bank dalam menangani berkala untuk memastikan kecukupan dan
krisis yang mungkin terjadi dan menjadi masukan efektivitas dari pengelolaan Cyber Risk di MBI
untuk meningkatkan efektivitas penerapannya. - Melakukan threat intelligence program
Secara berkala Bank melaksanakan pelatihan BCP dengan terus memonitor aktivitas hacking
dalam bentuk simulasi penanganan bencana/insiden dan malware yang terjadi secara global dari
yang dilakukan secara bersama-sama oleh Unit sumber eksternal terpercaya
Kerja Fungsi Bisnis Critical (Critical Business Function - Memonitor sumber ancaman cyber dan
atau CBF) Kantor Pusat dan Kantor-Kantor Cabang menentukan langkah penanggulangan
CBF terpilih, yang disebut sebagai Enterprise Crisis - Melakukan security assessment secara berkala
Simulation Exercise (ECSE). Pelaksanaan simulasi seperti penetration testing dan vulnerability
ini terdiri dari berbagai macam skenario insiden/ assessment baik pada infrastruktur maupun
bencana, salah satu diantaranya adalah skenario aplikasi.
gempa bumi. - Melakukan simulasi email phishing untuk
meningkatkan kesadaran mengenai risiko
Selain itu, Bank telah melakukan pengkajian dan cyber dan mengetahui tingkat pemahaman
pengkinian prosedur Business Continuity Management karyawan terhadap email phishing.
(BCM) yang di antaranya mencakup penambahan
Prosedur Eskalasi Insiden & ketentuan penggunaan 2. Bank juga menyediakan Disaster Recovery Plan
BCM System. (DRP) dan Business Continuity Plan (BCP) yang
komprehensif terhadap risiko siber.
Bank juga secara berkesinambungan melakukan
upaya untuk memperkuat proses kontrol dalam Manajemen Produk Baru
memitigasi risiko cyber dengan cara antara lain: Setiap produk baru dan pengembangan produk
1. Penyediaan sumberdaya manusia, teknologi dan yang menyebabkan peningkatan eksposur risiko
langkah langkah atau prosedur pengendalian operasional akan dibahas di Product Working Group
yang diperlukan untuk mitigasi yang efektif yang (PWG) yang beranggotakan perwakilan dari berbagai
meliputi: unit kerja seperti Kepatuhan, Manajemen Risiko,
- Penyediaan Kebijakan Cyber Risk Management, Hukum, Finance & Accounting, dsb, yang bersama-
termasuk juga kebijakan, strategi, dan prosedur sama dengan unit kerja yang menerbitkan produk
untuk memitigasi risiko siber sesuai dengan baru mengkaji risiko-risiko yang mungkin timbul dan
standar technology berdasarkan best practice, mempersiapkan langkah-langkah mitigasinya untuk
membuat ketentuan keamanan yang harus selanjutnya diajukan kepada dan disetujui oleh Komite
dipenuhi oleh pihak ketiga, pihak ketiga akan Manajemen Risiko.
mengisi Cyber Risk Assessment serta adanya
perjanjian keja sama mengenai pengaman Dalam rangka menyesuaikan ketentuan dari regulator,
kerahasiaan data milik bank. bank juga melakukan pengkinian prosedur peluncuran
- Membentuk team yang bertanggung jawab produk yang lebih detail dan komprehensif.
menangani ancaman cyber serta memastikan
adanya program pelatihan agar keterampilan Selain Product Working Group (PWG), Bank juga telah
karyawan memadai untuk melaksanakan melakukan penyesuaian dan penyempurnaan proses
pengelolaan cyber risk. persetujuan produk atau layanan baru yang masuk
- Menyediakan pelatihan dan awareness dalam inisiatif M25+. Hal ini untuk mendukung visi dan
mengenai cyber security risk secara berkala misi serta strategi Bank untuk mendukung prinsip kerja
kepada karyawan. Materi awareness yang agile dan memperkuat kolaborasi antar unit kerja
diberikan meliputi risiko-risiko cyber terkini serta memperjelas kerangka kerja RACI (Responsible,
yang perlu dihindari. Sementara awareness Accountable, Consulted, dan Informed) dalam rangka
program untuk nasabah disampaikan dalam penetapan tugas dan tanggung jawab setiap unit
bentuk edukasi yang terdapat pada halaman kerja terkait.
web Maybank.co.id. dengan materi terkait
pengamanan data dan transaksi melalui Anti Fraud & Whistleblowing :
e-banking serta penjelasan mengenai Sebagai bagian dari upaya untuk melindungi
kejahatan-kejahatan perbankan elektronik nasabah serta pemangku kepentingan lainnya,
yang sering terjadi. Bank telah membentuk Unit Kerja Anti Fraud sebagai
unit yang menjalankan fungsi penerapan strategi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 295
Page 298
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
anti fraud. Bank menerapkan prinsip Zero Tolerance menetralisir pemberitaan negatif melalui fakta
terhadap fraud dimana hal ini sangat jelas bahwa yang dimiliki dan/atau diketahui Bank;
organisasi tidak mentoleransi kegiatan fraud dan 3. Menyampaikan informasi melalui siaran pers
akan memberikan sanksi yang tegas. sebagai materi pemberitaan berbasis fakta di
media massa dan tidak terbatas pada media
Selain itu, kampanye mengenai anti fraud dan sosial serta digital berisikan edukasi kepada
berbagai pelatihan juga senantiasa dijalankan untuk publik mengenai suatu produk, program dan/
meningkatkan kewaspadaan karyawan bank akan atau jasa/layanan Bank. Hal ini sebagai upaya
tindakan fraud yang terjadi. Bank juga membentuk untuk memberikan pemahaman, menciptakan
Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing transparansi informasi dan meminimalisasi
/Investigation & Whistleblowing Governance kesalah pahaman;
Committee (IWBGC) yang bertugas untuk mengkaji 4. Secara berkala Unit Kerja Corporate & Brand
ulang dan menilai kecukupan kebijakan dan prosedur Communications menyampaikan informasi terkini
terkait whistleblowing , melakukan evaluasi terkait mengenai produk dan layanan Bank kepada
tindak lanjut atas laporan whistleblowing, melakukan media massa untuk meningkat awareness, brand
review terkait indikator whistleblowing dan melakukan dan corporate image Bank;
evaluasi terkait efektivitas proses investigasi dan 5. Terkait keluhan nasabah yang masuk melalui
dapat memberikan rekomendasi (apabila diperlukan). pemberitaan di media massa terhadap suatu
produk, program atau jasa/layanan Bank,
Penerapan Strategi Anti Fraud dan pelaksanaan ditindaklanjuti oleh Unit Kerja Customer Experience
Kebijakan Whistleblowing secara bersama-sama Management sesuai dengan tenggat waktu
akan mendukung proses manajemen risiko Bank (SLA) yang telah ditentukan. Selanjutnya Unit
secara keseluruhan sehingga pada akhirnya dapat Kerja Corporate & Brand Communications akan
membantu pencapaian tujuan organisasi serta membantu dalam hal memberikan tanggapan
melindungi kepentingan nasabah dan pemangku tertulis ke media yang memberitakan keluhan
kepentingan lainnya. nasabah tersebut sesuai penanganan yang
dilakukan oleh Unit Kerja Customer Experience
e) Risiko Reputasi Management;
Definisi: 6. Membuat laporan bulanan pemberitaan terhadap
Risiko reputasi adalah risiko yang berkaitan dengan Bank (baik positif maupun negatif), sebagai bentuk
menurunnya tingkat kepercayaan stakeholder yang analisa dan untuk mengukur kinerja mitigasi risiko
muncul dari persepsi negatif terhadap Bank. Risiko reputasi Bank. Di samping itu data pemberitaan
ini muncul ketika reputasi Bank terpengaruh oleh juga digunakan sebagai laporan risiko reputasi
satu atau lebih kejadian yang berdampak negatif kepada regulator di Indonesia maupun bagi
pada reputasi Bank yang timbul oleh karena adanya kepentingan Maybank Group.
publikasi negatif tentang kegiatan bisnis Bank, di
mana hal tersebut dapat menurunkan kepercayaan f). Risiko Hukum
publik terhadap Bank. Definisi:
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum
Strategi Mitigasi Risiko: dan/atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek
Risiko reputasi dijaga melalui pengelolaan seluruh yuridis tersebut antara lain disebabkan oleh ketiadaan
risiko yang berpotensi mempengaruhi reputasi Bank peraturan perundang-undangan yang mendukung
melalui tata kelola perusahaan yang baik dan proses atau kelemahan perikatan seperti tidak dipenuhinya
manajemen risiko reputasi yang efektif. syarat sahnya kontrak dan pengikatan dokumen yang
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan Bank di tidak sempurna.
antaranya melalui langkah sebagai berikut:
1. Melakukan pemantauan secara aktif atas berita Risiko hukum dapat juga timbul dari adanya
di media massa (surat kabar cetak, online, perubahan ketentuan hukum dan peraturan
televisi dan radio) terkait Bank dan industri perundang-undangan yang berlaku, serta
keuangan seperti informasi aktivitas Bank dan pelaksanaan putusan pengadilan yang dapat
industri perbankan yang termasuk di antaranya, mengakibatkan kerugian bagi Bank. Sebagai sebuah
perkembangan pasar, regulasi, produk/jasa/ perusahaan yang berdiri dalam yuridiksi hukum
layanan, dll., yang dapat mempengaruhi persepsi Republik Indonesia, Bank harus selalu tunduk terhadap
publik dan nasabah Bank; segala peraturan hukum Indonesia termasuk yang
2. Menyiapkan tanggapan tertulis kepada media, dikeluarkan oleh regulator terkait antara lain Otoritas
apabila terdapat pemberitaan negatif terhadap Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.
Bank, sebagai upaya untuk menyeimbangkan atau
296 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 299
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Selain itu, Bank juga harus mengikuti segala bentuk 3. Memberikan / membuat kajian hukum terkait
peraturan perundangan yang berlaku di masyarakat terkait dengan pelaksanaan atau pembuatan
baik yang terkait secara langsung maupun tidak suatu kebijakan, produk, jasa dan layanan Bank;
langsung dengan kegiatan usaha Bank. Kegagalan 4. Melakukan kordinasi dengan konsultan hukum,
Bank dalam mengikuti peraturan hukum yang berlaku otoritas atau instansi instansi atau lembaga
dapat mengakibatkan pada timbulnya tuntutan penegak hukum baik di tingkat pemerintah pusat,
hukum yang akan ditujukan kepada Bank. Apabila regional maupun cabang yang berkaitan dengan
tuntutan-tuntutan hukum yang diajukan kepada Bank penanganan dan penyelesaian perkara.
memiliki nilai yang material, maka hal tersebut dapat
memberikan dampak secara langsung terhadap Dengan adanya unit kerja Corporate Legal & Litigation,
kinerja keuangan Bank. maka pelaksanaan kebijakan dan standar dokumen
hukum yang terkait dengan produk, jasa dan/atau
Strategi Mitigasi Risiko: fasilitas perbankan yang ditawarkan oleh Bank
Untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin timbul kepada masyarakat, dimana kebijakan hukum dan
akibat tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis, standar dokumen hukum dimaksud dibuat dengan
Bank memiliki unit kerja Corporate Legal & Litigation. mengacu kepada ketentuan peraturan perundangan
Unit kerja Corporate Legal & Litigation memiliki yang berlaku serta memperhatikan kepentingan
peranan sebagai berikut: aspek yuridis dari Bank.
Corporate Legal Selain itu, salah satu fungsi unit kerja Corporate Legal
1) Memberikan analisa, advis/ kajian hukum kepada & Litigation adalah menangani setiap permasalahan
Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh unit kerja hukum yang terkait dengan litigasi agar risiko hukum
pada setiap jenjang organisasi; yang mungkin timbul dapat diminimalisir seminimal
2) Melakukan analisa/ advis hukum atas inisiatif mungkin. Pengelolaan risiko hukum dilakukan dengan
penyusunan produk, layanan dan jasa / aktivitas memantau perkembangan kasus-kasus hukum yang
Bank, proyek baru serta membuat kebijakan, terjadi dan mengambil lesson learnt dari kasus-
standar dokumen hukum yang terkait dengan kasus tersebut. Penanganan kasus hukum yang
produk, jasa, layanan dan aktivitas tersebut; dilakukan pada Bank senantiasa memperhitungkan
3) Memberikan advis / kajian hukum terkait dengan potensi kerugian baik atas penyelesaian kasus secara
eksposur risiko hukum atas suatu transaksi baik damai ataupun melalui jalur pengadilan. Bank juga
di tingkat korporat, transaksi kredit/pembiyaan memberikan perhatian khusus atas penanganan
maupun transaksi yang terjadi sebagai akibat kasus hukum yang berpotensi menimbulkan kerugian
dari suatu perjanjian kerja sama dengan Debitur / secara signifikan.
Nasabah atau mitra kerjasama;
4) Melakukan review berkala atas perjanjian dan atau g). Risiko Kepatuhan
dokumen standard yang telah dibuat; Definisi:
5) Melakukan analisa dan pemantauan terhadap Risiko kepatuhan adalah risiko akibat Bank tidak
manajemen risiko hukum; mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
6) Secara berkala memberikan pelatihan-pelatihan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku.
terkait dengan materi hukum kepada unit kerja
dan atau karyawan Bank yang relevan; Strategi Mitigasi Risiko:
7) Melakukan diseminiasi kebijakan kebijakan terkait Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa memantau dan
hukum; mengidentifikasi peraturan baru/perubahan dan
mengkomunikasikan peraturan baru/perubahan
Litigasi kepada Unit Kerja. Satuan Kerja Kepatuhan secara
1. Menyusun strategi penanganan perkara perdata, berkala melakukan Compliance Plan Self Assessment
pidana, kepailitan dan hal-hal lain yang terkait (CPSA) setiap 1 (satu) tahun sekali untuk mengukur
dengan penanganan perkara dan memastikan tingkat kepatuhan dari semua Unit Kerja Kantor
bahwa kepentingan Bank, manajemen dan Cabang, serta melakukan Pengujian kepatuhan ke
karyawan Bank terlindungi secara hukum; Kantor Cabang/Unit Kerja.
2. Mewakili dan bertindak sebagai pembela,
penasihat dan atau kuasa hukum perusahaan, Sebagai bagian dari pelaksanaan program Anti
manajemen dan karyawan Bank dalam melakukan Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
pendampingan dalam interaksi dengan aparat Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
penegak hukum, pengadilan dan atau instansi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM),
instansi terkait; telah dibentuk Unit Kerja Financial Crime and
Compliance (FCC) untuk mengelola risiko pencucian
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 297
Page 300
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
uang, pendanaan terorisme dan pendanaan 1) Global Banking
proliferasi senjata pemusnah massal serta sanctions, Sepanjang tahun 2025, Bank memperkuat bisnis
melalui 5 pilar penerapan program APU, PPT dan Global Banking melalui penyediaan solusi yang
PPPSPM yaitu Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan semakin relevan dan terintegrasi bagi nasabah
Komisaris, Kebijakan dan Prosedur, Pengendalian korporasi, antara lain melalui:
Internal, Sistem Informasi Manajemen, Sumber Daya • Peningkatan pendekatan layanan kepada
Manusia dan Pelatihan. Diluar program APU, PPT nasabah melalui client coverage tim untuk
dan PPPSPM, Bank melalui Unit Kerja FCC juga telah membangun hubungan yang lebih mendalam
menerapkan program anti suap dan korupsi untuk • Penyederhanaan proses supplier financing
melindungi nasabah serta pemangku kepentingan untuk meningkatkan kecepatan layanan dan
lainnya, dengan terus meningkatkan kesadaran pengalaman nasabah
karyawan dalam memitigasi risiko suap dan korupsi • Peluncuran trade platform baru yang
yang mengacu pada kebijakan dan prosedur yang dilengkapi dengan layanan seperti Bank
berlaku. Garansi, Letter of Credit (L/C), dan fasilitas
pembiayaan perdagangan
h). Risiko Stratejik 2) UMKM
Definisi: Bank terus memperluas dukungannya terhadap
Risiko stratejik adalah risiko akibat pengambilan segmen UMKM melalui inovasi digital dan
keputusan stratejik yang tidak tepat, kegagalan kolaborasi strategis, antara lain:
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan • Peningkatan penyaluran pembiayaan kepada
bisnis, ketidakmampuan untuk melaksanakan suatu UMKM melalui penguatan solusi pembiayaan
keputusan stratejik, atau gabungan dari hal-hal berbasis digital
tersebut. Risiko ini juga mencakup kemampuan • Peluncuran microsite UMKM terpadu sebagai
Bank dalam menciptakan keunggulan kompetitif di pusat informasi produk, layanan, dan berbagai
tengah kompetisi perbankan yang semakin ketat. alat bantu digital bagi nasabah
Ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan • Perluasan pembiayaan dealer melalui
bisnis tersebut, yang terus mengalami perubahan kolaborasi dengan Maybank Finance
dari waktu ke waktu, akan mengakibatkan kegagalan • Penyediaan solusi beyond banking seperti
dalam mencapai visi yang selama ini telah layanan akuntansi, pengelolaan SDM, hukum,
ditetapkan. perpajakan, serta sertifikasi halal
3) Ritel
Strategi Mitigasi Risiko: Untuk memperkuat posisi Bank di pasar ritel
Bank merumuskan mitigasi risiko atas inisiatif Indonesia, berbagai inisiatif yang berfokus pada
strategis dan rencana pengembangan layanan nasabah telah diimplementasikan, antara lain:
dengan mempertimbangkan faktor daya saing dan • Peluncuran program customer journey
keunggulan kompetitif, kondisi pasar, regulasi serta yang disesuaikan bagi nasabah baru untuk
lingkungan bisnis. Implementasi program strategis meningkatkan literasi keuangan
bank dijalankan dengan pengawasan dan tata kelola • Penguatan solusi wealth melalui penawaran
untuk memfasilitasi percepatan, mitigasi risiko serta produk regional serta sinergi dengan Maybank
kebutuhan eskalasi dan arahan dalam pengambilan Sekuritas Indonesia dan Maybank Asset
keputusan strategis. Bank juga terus melakukan Management Indonesia bagi nasabah affluent
evaluasi rencana strategis jangka panjang yang telah • Perluasan digital partnership channel melalui
disusun, dengan melihat perkembangan yang terjadi pengembangan kapabilitas Open API
serta kondisi pasar, kompetisi dan kinerja bank saat • Pengembangan proses Kredit Pemilikan
ini. Bank aktif melakukan kunjungan ke nasabah untuk Rumah (KPR) untuk meningkatkan kualitas
mendapatkan masukan terkait kebutuhan perbankan pengalaman nasabah ritel.
dan transaksional, serta menjadi mitra strategis untuk 4) Akselerasi Syariah
memberikan solusi bagi setiap kebutuhan nasabah. Dalam rangka memperkuat kepemimpinan di
solusi perbankan syariah, Bank mencatat berbagai
Dengan upaya mendukung tercapainya sasaran inisiatif strategis selama tahun 2025, antara lain:
bisnis dan tujuan jangka panjang, Bank telah • Perluasan kemitraan dengan organisasi Islam
melakukan berbagai inisiatif strategis selama tahun dan komunitas.
2025 yang sesuai dengan 5 Kebijakan Strategis ‘Uplift • Peluncuran kalkulator waris dan layanan
Indonesia’, yakni: konsultasi warisan Syariah untuk mendukung
perencanaan keuangan nasabah.
298 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 301
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
• Penguatan aktivitas pemasaran pada layanan j). Risiko Investasi
Sharia Wealth Management Risiko Investasi (Equity Investment Risk) adalah
• Pengembangan inisiatif pembiayaan berbasis Risiko akibat Bank ikut menanggung kerugian usaha
komunitas melalui kolaborasi dengan masjid nasabah yang dibiayai dalam pembiayaan berbasis
dan platform donasi digital bagi hasil baik yang menggunakan metode net
• Peluncuran program pembiayaan haji melalui revenue sharing maupun yang menggunakan metode
kerja sama dengan WOM Finance profit and loss sharing.
• Pelaksanaan transaksi perdana Sharia
Restricted Investment Account (SRIA) di Dalam hal pembiayaan Syariah menggunakan
Indonesia untuk memperkuat posisi Bank pada metode net profit and loss sharing, jumlah pokok
solusi korporasi syariah pembiayaan yang diberikan Bank kepada nasabah
5) Enablers tidak akan diperoleh kembali apabila usaha nasabah
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan mengalami kebangkrutan. Sedangkan, pembiayaan
peningkatan kualitas pengalaman nasabah, Bank menggunakan metode net revenue sharing, bagi hasil
terus memperkuat kapabilitas internal melalui: dihitung dari pendapatan setelah dikurangi modal.
• Implementasi program transformasi cabang
bank untuk meningkatkan kualitas layanan dan Strategi Mitigasi Risiko Risiko Investasi:
kenyamanan nasabah Secara umum untuk mengelola 10 jenis risiko
perbankan Syariah (BUS/UUS) di atas, maka
Peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui kebijakan, prosedur dan penerapan manajemen
pemanfaatan digital sales tools serta penguatan risiko terus diperbaiki, diperbarui dan disempurnakan
pemasaran berbasis digital secara berkala untuk memastikan kesesuaian
dengan perkembangan bisnis Bank dan perubahan
i). Risiko Imbal Hasil lingkungan bisnis serta kepatuhan terhadap
Risiko Imbal Hasil (Rate of Return Risk) adalah Risiko peraturan yang berlaku.
akibat perubahan tingkat imbal hasil yang dibayarkan
Bank kepada nasabah, karena terjadi perubahan MBI UUS menerapkan metode net profit & loss sharing
tingkat imbal hasil yang diterima Bank dari penyaluran dalam pola bagi hasil usaha Bank, dimana seluruh
dana, yang dapat mempengaruhi perilaku nasabah pendapatan Bank, baik pendapatan operasional
dana pihak ketiga Bank. maupun non-operasional digunakan menjadi
Perubahan ekspektasi tingkat imbal hasil yang perhitungan pembagian keuntungan.
dibayarkan Bank Syariah kepada nasabah dapat Upaya Bank dalam memitigasi risiko akibat kerugian
mempengaruhi perilaku nasabah dana pihak ketiga dalam pembiayaan bagi hasil yang diberikan
Bank dan dapat memicu perpindahan dana nasabah kepada nasabah, Bank dalam mengelola bagi hasil
dari Bank kepada bank lain. usahanya dapat melakukan At tanazul ‘an al haq
atas pendapatan yang menjadi bagiannya bilamana
Perubahan ekspektasi bisa disebabkan oleh faktor Realisasi Bagi Hasil melebihi tingkat Pendapatan
internal seperti menurunnya nilai aset Bank dan/atau Bagi Hasil yang ditawarkan/ekspektasi tingkat bagi
faktor eksternal seperti naiknya return/imbal hasil hasil yang diharapkan Bank. Hak Bank atas bagi
yang ditawarkan bank lain. hasil yang dilepaskan tersebut diberikan kepada
Nasabah sebagai insentif bagi Nasabah yang telah
Strategi Mitigasi Risiko Imbal Hasil memberikan tingkat imbal hasil sesuai/melebihi
MBI UUS senantiasa menjaga risiko Imbal Hasil dengan yang diharapkan Bank dengan memperhatikan
mengelola tingkat imbal hasil yang dibayarkan rasio Realisasi Bagi Hasil terhadap Proyeksi Bagi
kepada nasabah secara kompetitif terhadap bank Hasil di atas 80% yang diakumulasi sejak penyaluran
Syariah lainnya, yaitu mengelola pendapatan kas MBI pembiayaan bagi hasil diberikan kepada nasabah
UUS melalui metode income smoothing (perataan
penghasilan) dimana apabila pada saat akhir
bulan Bagi Hasil mengalami penurunan, maka dana
ditambahkan dari cadangan pendapatan (sesuai
dengan Fatwa DSN-MUI No.87/DSN-MUI/XII/2021
tentang Metode Perataan Penghasilan (income
smoothing) Dana Pihak Ketiga).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 299
Page 302
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
MANAJEMEN RISIKO PADA PERUSAHAAN • Policy Alignment dari process kredit dan Risk
ANAK Appetite agar seluruh anak perusahaan memiliki
Bank memiliki dua perusahaan anak yang bergerak kebijaksanaan kredit terintegrasi dengan induk
di pembiayaan roda empat (PT. Maybank Indonesia perusahaan dan Maybank Group secara keseluruhan.
Finance) dan pembiayaan roda dua (PT. Wahana • Automation Data Connection dari Maybank Finance
Ottomitra Mulitiartha Tbk). dalam rangka upaya peningkatan kualitas analisa
risiko yang dimiliki Bank terhadap anak perusahaan.
Penerapan Manajemen Risiko di perusahaan anak telah • Senantiasa menjalankan Kampanye Zero Fraud
dibangun sejak awal berdiri perusahaan dan terus Tolerance dan pelaksanaan Enterprise Risk
dikembangkan sejalan dengan perkembangan usaha. Management.
Penerapan Manajemen Risiko ini dijalankan sesuai Dalam menjalankan kegiatan bisnis sehari-hari,
dengan arahan Direksi dan di bawah pengawasan perusahaan anak Bank juga dihadapkan pada beberapa
Dewan Komisaris dan juga dibawah pengawasan Bank risiko seperti:
selaku induk perusahaan hal tersebut bertujuan untuk
memastikan pelaksanaan yang efektif, memadai, dan Risiko Kredit
sesuai dengan karakteristik, kompleksitas, dan profil risiko Risiko kredit muncul ketika konsumen yang dibiayai oleh
Perseroan. perusahaan anak mengalami kesulitan dalam melakukan
pembayaran sesuai dengan jadwal pembayaran yang
Untuk memastikan penerapan dan pengawasan ditetapkan.
Manajemen Risiko dilakukan secara berkelanjutan, maka
ada beberapa hal yang dilakukan oleh anak perusahaan, Keberhasilan dalam mengelola risiko kredit ini bisa
yaitu: dicapai dengan menerapkan siklus kredit, mulai dari
1. Pengawasan aktif oleh Dewan Komisaris dan Direksi. menawarkan produk yang sesuai, mengidentifikasi target
2. Pembentukan Divisi Manajemen Risiko. pasar yang tepat, menetapkan kriteria penerimaan
3. Penetapan dan pengembangan terus menerus risiko yang cermat, menerapkan pengendalian yang
kebijakan dan prosedur manajemen risiko yang jelas kuat dalam inisiasi kredit dan proses persetujuan kredit,
dan menyeluruh. mempertahankan portofolio kredit yang sehat, serta
4. Pengawasan agar proses identifikasi, pengukuran, menerapkan sistem penagihan dan praktik pemulihan
pemantauan, dan pengendalian risiko dijalankan yang memadai.
secara terus menerus sesuai dengan perkembangan
usaha. Selain proses siklus kredit di atas, perusahaan anak juga
5. Membuat dan mengembangkan sistem informasi menanamkan pentingnya kedisiplinan dalam memantau
manajemen risiko. dan mengevaluasi kinerja dan kualitas portofolio.
6. Melakukan sistem pengendalian intern yang Kinerja portofolio dipantau secara seksama dengan
menyeluruh. menggunakan indikator leading, coincident dan lagging
yang memungkinkan Anak Perusahaan mengidentifikasi
Penerapan manajemen risiko yang menyeluruh, risiko sejak dini dan mengambil langkah penanganan
terintegrasi, dan efektif di dilakukan oleh anak secara tepat dan cepat.
perusahaan dengan tujuan:
1. Mendukung pelaksanaan usaha sesuai dengan Risiko Operasional
maksud dan tujuan Perseroan. Risiko operasional adalah risiko kerugian akibat
2. Membantu manajemen dengan menyediakan ketidakcukupan atau kegagalan proses internal, manusia
informasi yang dapat dipakai untuk mengambil dan sistem atau yang disebabkan oleh faktor eksternal.
keputusan yang tepat dan berbasis risiko. Manajemen Risiko operasional adalah disiplin yang
3. Membantu dalam menetapkan pencadangan yang secara sistematis mengidentifikasi penyebab kegagalan
memadai untuk mengantisipasi risiko yang terukur. dalam kegiatan operasional sehari-hari suatu organisasi,
4. Menghindari potensi kerugian yang relatif lebih besar. menilai risiko kerugian dan mengambil tindakan yang
5. Mengidentifikasi dan memaksimalkan peluang usaha tepat untuk meminimalisir dampak kerugian tersebut.
yang ada.
Perusahaan Anak menerapkan manajemen risiko
Bank juga mendorong sinergi bisnis dan keselarasan operasional dengan mematuhi Kebijakan dan Prosedur
Manajemen Risiko dalam rangka meningkatkan dan Risiko Operasional sebagaimana ditetapkan dan
memperkuat penerapan manajemen risiko di anak diimplementasikan di Kantor Pusat, sembari tetap
perusahaan dengan melakukan hal-hal sebagai berikut: mematuhi ketentuan Regulator. Kantor Pusat juga
• Penerapan Risk Based Pricing dan perbaikan pada mempunyai peranan dalam melakukan pemantauan
monitoring risiko operasional. terhadap pelaksanaan manajamen risiko di perusahaan
• Pengembangan model Scorecard untuk anak anak.
perusahaan.
300 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 303
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Risiko Lain-lain SDM & INFRASTRUKTUR IT
Selain dari dua risiko tersebut, perusahaan anak juga Ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang
dihadapkan pada risiko lain seperti: Risiko Strategi, Risiko manajemen risiko yang profesional dan infrastruktur
Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Kepatuhan, Risiko Reputasi, teknologi informasi yang terkini dan memadai adalah dua
dan Risiko Hukum. Semua risiko inheren ini dikelola oleh faktor penting yang juga menjadi tolak ukur keberhasilan
manajemen perusahaan anak dengan dukungan unit fungsi dan tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko.
kerja manajemen risiko Bank untuk memastikan adanya
keselarasan dengan Bank dan Regulator. Salah satu risiko emerging yang menjadi perhatian serius
dari manajemen adalah meningkatnya risiko kejahatan
KAMPANYE BUDAYA RISIKO Cyber yang berkaitan erat dengan penggunaan internet
Proses manajemen risiko akan menjadi optimal apabila yang semakin meluas dan memberikan peluang bagi
setiap individu dalam organisasi berperan serta secara pelaku aksi melakukan kejahatan cyber serta kemajuan
aktif dalam mengidentifikasi, mengelola, dan memonitor teknologi yang terus bertumbuh dalam memenuhi
risiko secara konsisten. kebutuhan pasar yang hampir disetiap aktivitasnya
memerlukan dukungan Teknologi informasi.
Oleh karena itu, Bank menjalankan berbagai program
komprehensif untuk memperkuat Budaya Risiko (Risk Khusus dalam menangani kejahatan Cyber, manajemen
Culture) di dalam organisasi Bank, dengan mengusung IT terus berupaya untuk mengimplementasikan teknologi
nilai-nilai utama: “ACTION” (Alert, Committed, keamanan sistem agar mampu mengidentifikasi,
Transparent, Integrity, Objective, & Noble) serta “AWARE menangkal dan memonitor setiap potensi risiko
& CARE” yaitu bersikap AWARE atau waspada dan sadar kejahatan cyber. Selain itu, peningkatan kepedulian
akan adanya risiko dari setiap tindakan, serta bersikap seluruh stakeholder baik karyawan dan nasabah terkait
CARE atau memiliki kepedulian dan selalu berusaha ancaman kejahatan cyber juga terus dilakukan secara
untuk melaksanakan mitigasi terhadap risiko tersebut berkesinambungan. Bank telah melakukan sosialisasi
untuk melindungi bank dari potensi kerugian yang dapat melalui publikasi email dan e-learning mengenai
terjadi. Bank juga memiliki motto “Risk is Everybody’s peningkatan kewaspadaan akan serangan cyber,
Responsibility” yang berarti bahwa pengelolaan risiko termasuk cara pencegahan maupun cara penanganan
merupakan suatu upaya kolektif dari seluruh unit kerja serangan cyber kepada seluruh karyawan. Selain itu Bank
serta personel bank. juga melakukan beberapa inisiatif seperti:
• Simulasi Email phishing exercise secara periodik
Program kampanye budaya risiko diselenggarakan • Penambahan alert di setiap email yang diterima dari
dengan menggunakan berbagai macam media, seperti: external parties
video, poster, web portal, email, buletin, artikel internal
Bank, desktop wallpaper, serta berbagai pelatihan Dalam hal memitigasi risiko cyber, manajemen TI bekerja
di kantor pusat dan di kantor cabang. Untuk lebih sama dengan pihak ketiga yang menyediakan jasa
memahami mengenai risiko operasional, karyawan sistem pencegahan serangan cyber. Selain itu, Bank juga
dapat mempelajari melalui MADAM ORIS (Mari Mendalami melakukan Cyber Risk Assessment terhadap penyedia
Operational Risk) yang di kirim melalui email untuk jasa alih daya yang menangani data Bank berisiko
meningkatkan pemahaman karyawan terkait Manajemen tinggi, memperbarui tata kelola Data Loss Prevention,
Risiko Operasional. Bank juga menyelenggarakan dan melakukan serta meninjau hasil penetration dan
sejumlah program penghargaan terkait budaya risiko, vulnerability assessment secara berkala. Di samping
yaitu: “SuperBanker Story” yang memberikan apresiasi itu, Bank telah mendapatkan sertifikasi Manajemen
kepada karyawan yang telah melaksanakan pengelolaan Keamanan Informasi berbasis internasional yaitu ISO
risiko operasional dengan baik di areanya. 27001 pada tahun 2023.
Pesatnya perkembangan informasi yang diikuti dengan PROFIL RISIKO
maraknya penyalahgunaan data membuat Bank secara Sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam
berkesinambungan melakukan usaha peningkatan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.34/
kesadaran mengenai keamanan informasi, baik informasi SEOJK.03/2016 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
elektronik maupun non-elektronik. Guna mendukung (POJK) No.18/POJK.03/2016 mengenai Penerapan
hal ini, Bank memperbarui Prosedur Manajemen Risiko Manajemen Risiko bagi Bank Umum serta Peraturan
Informasi yang berlaku sebagai standar keamanan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 38/POJK.03/2017
informasi yang merupakan salah satu aset terbesar mengenai Penerapan Manajemen Risiko secara
bagi Bank. Bank juga menerapkan beberapa program Konsolidasi bagi Bank yang Melakukan Pengendalian
untuk mensosialisasikan manajemen risiko informasi terhadap Perusahaan Anak, Bank melakukan penilaian
berupa poster, publikasi email, e-learning, dan “Premises atas profil risiko untuk dilaporkan kepada regulator setiap
Sweep” dengan melakukan pemeriksaan ruang kerja agar kuartal.
memastikan infromasi rahasia Bank tersimpan dengan
aman.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 301
Page 304
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Profil Risiko Bank secara Individual per 31 Desember 2025 (self-assessment) Dalam kaitannya dengan proses
ICAAP dan sejalan dengan
Penilaian Per 31 Desember 2025
rekomendasi Basel Committee
Profil Risiko
on Banking Supervision (BCBS),
Peringkat
Risiko Inheren KPMR
Tingkat Risiko
sepanjang tahun 2025 Bank telah
melakukan sejumlah Stress Test yang
Risiko Kredit 3 2 2
bertujuan untuk mengukur tingkat
Risiko Pasar 2 2 2 ketahanan Bank di dalam berbagai
Risiko Likuiditas 2 2 2 kondisi skenario stress.
Risiko Operasional 2 2 2
Pada tahun 2025 , skenario yang telah
Risiko Hukum 2 2 2 digunakan pada stress test bankwide
Risiko Reputasi 1 2 1 mencakup:
• Ad-hoc stress test (sensitivity
Risiko Stratejik 2 2 2
analysis)
Risiko Kepatuhan 2 2 2 • Localised stress test (Bottom up
Composite Risk 2 2 2 stress test OJK 2025 )
• Group stress test
INTERNAL CAPITAL ADEQUACY ASSESSMENT PROCESS (ICAAP) IMPLEMENTASI
Sebagai pedoman pelaksanaan ICAAP, Bank telah memiliki kebijakan ICAAP BASEL III
yang selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Berkaitan dengan implementasi
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Bank Umum dan ketentuan Basel III yang berlaku mulai dari 1
Group Maybank. Penyelarasan tersebut dimaksudkan agar kebijakan ICAAP Januari 2016, Otoritas Jasa Keuangan
internal telah sesuai dengan peraturan terkini sehingga seluruh risiko dapat (OJK) telah mengeluarkan ketentuan
teridentifikasi, terukur dan telah dilaporkan. Pelaporan Kewajiban Penyediaan mengenai Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum Bank Umum sesuai Profil Risiko dilaporkan secara Modal Minimum Bank Umum
semesteran ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan pelaporan ICAAP (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
ke Group Maybank dilaporkan secara triwulanan. nomor 11/POJK.03/2016), dimana
Bank wajib membentuk tambahan
modal sebagai penyangga (buffer).
Capital
D-SIB
Tambahan modal yang dimaksud
diatas berupa (i) Capital Conservation
Countercyclical Buffer, (ii) Countercyclical Buffer; dan/
Capital Buffer
atau (iii) Capital Surcharge untuk
Capital Systemically Important Bank (SIB).
Conservation
Buffer
Regulatory
Capital Kewajiban pembentukan Capital
PILAR 2
RWA Requirement Conservation Buffer berlaku bagi
Bank yang tergolong sebagai Bank
KPMM sesuai Umum Kegiatan Usaha (BUKU) 3
PILAR 1 Profil Risiko dan BUKU 4. Pengelompokkan BUKU
RWA
mengacu pada Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan nomor 6/POJK.03/2016
perihal “Kegiatan Usaha Dan Jaringan
Kantor Berdasarkan Modal Inti Bank”.
Sejalan dengan ketentuan Grup Maybank, maka Bank telah memiliki Sesuai dengan POJK 12/POJK.03/2021
Prosedur ICAAP yang menjelaskan mekanisme ICAAP secara teknis. Dalam Tentang Bank Umum, pengelompokan
hal pengkinian risiko-risiko material yang dilakukan secara berkala (jika Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI),
diperlukan), maka Bank melakukan survey Material Risk Assessment Bank Maybank Indonesia masuk
Process (MRAP) untuk mengidentifikasi risiko-risiko material yang akan dalam kategori KBMI 3 dimana modal
diperhitungkan dalam perhitungan ICAAP. inti (Tier 1) yang dimiliki saat ini dalam
kisaran Rp.14 triliun sampai dengan Rp.
70 triliun.
302 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 305
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Pada tanggal 28 Desember 2015, Bank Indonesia juga Berkaitan dengan Basel III liquidity, OJK juga telah
mengeluarkan PBI Nomor 17/22/PBI/2015 tentang mengeluarkan ketentuan terkait Kewajiban Pemenuhan
Kewajiban Pembentukan Countercyclical Buffer, dimana Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) bagi
besaran Countercyclical Buffer ditetapkan dalam kisaran Bank Umum melalui POJK Nomor 42/POJK.03/2015 dan
paling kurang sebesar 0% - 2,5% dari ATMR. Kewajiban juga POJK Nomor 50/POJK.03/2017 mengenai Kewajiban
pembentukan Countercyclical Buffer sesuai dengan Pemenuhan Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
pengumuman terkini instrumen makroprudensial di Funding Ratio) Bagi Bank Umum. Sesuai ketentuan POJK
website Bank Indonesia tanggal 19 November 2020 tersebut, Bank wajib memelihara kecukupan likuiditas
adalah sebesar 0%. Besaran Countercyclical Buffer akan dan pendanaan stabil yang memadai melalui rasio-rasio
dievaluasi paling kurang satu kali dalam enam bulan pengukuran yaitu LCR dan NSFR, serta melaporkan rasio-
untuk menentukan apakah diperlukan penyesuaian rasio tersebut kepada regulator sesuai ketentuan POJK.
terhadap buffer tersebut.
Sebagai upaya pemenuhan kewajiban terkait Basel III
Kewajiban pembentukan Capital Surcharge untuk liquidity tersebut, Bank telah melakukan implementasi
Domestic Systematically Important Bank (D-SIB) sistem terkait pelaporan Liquidity Coverage Ratio (LCR)
mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor sehingga proses perhitungan dan pelaporan LCR, baik
2/POJK.03/2018 perihal Penetapan Bank Sistemik dan secara individu maupun konsolidasi, dapat dilakukan
Capital Surcharge. otomatis secara harian.
Otoritas Jasa Keuangan menetapkan Bank Sistemik dan Selain itu, terkait perhitungan ATMR Resiko Kredit
Capital Surcharge berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa menggunakan pendekatan Standar berdasarkan Basel III
Keuangan No.2/POJK.03/2018 tentang Penetapan Bank Reforms sesuai dengan SEOJK No.24/SEOJK 03/2021, Bank
Sistemik dan Capital Surcharge. Dalam menetapkan telah melakukan implementasi sistem dan melaporkan
Bank Sistemik, digunakan indikator seperti ukuran Bank, ATMR Resiko Kredit menggunakan pendekatan Standar
keterkaitan dengan sistem keuangan, dan kompleksitas berdasarkan Basel III efektif posisi Januari 2023 yang
kegiatan usaha Bank. Bank yang ditetapkan sebagai Bank dilaporkan pada pelaporan Februari 2023. Sementara itu,
Sistemik wajib membentuk Capital Surcharge. Otoritas perhitungan ATMR Risiko Operational dengan pendekatan
Jasa Keuangan menetapkan Capital Surcharge dalam 5 Standar berdasarkan Basel III Reforms sesuai dengan
kelompok (bucket) dan besaran Capital Surcharge pada SEOJK No.6/SEOJK 03/2020 mulai diterapkan untuk
setiap bucket ditetapkan: 1,0% (bucket 1); 1,5% (bucket 2); perhitungan posisi Desember 2022 yang dilaporkan pada
2,0% (bucket 3); 2,5% (bucket 4); dan 3,5% (bucket 5) dari bulan Januari 2023.
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Capital Surcharge
harus dipenuhi dengan menggunakan modal inti utama Terkait dengan Kewajiban Penyediaan Modal Minimun
(Common Equity Tier 1–CET1). Bank Umum, Bank sebagai anggotan Lembaga Central
Counterparty telah memperhitungkan dan melaporkan
Dalam hal terdapat Bank yang memiliki skor sistemik perhitungan permodalan untuk eksposur Bank terhadap
(systemic importance score) yang tidak dapat Lembaga Central Counterparty sesuai dengan SEOJK
digolongkan dalam kelompok (bucket) 1 (Satu) sampai No.16/SEOJK.03/2023 pada laporan periode September
dengan kelompok (bucket) 4 (empat), OJK menetapkan: 2024.
a. Mengelompokkan Bank Sistemik tersebut ke dalam
kelompok (bucket) 5 (lima) RECOVERY PLAN
b. Membentuk 1 (satu) kelompok (bucket) di atas Maybank Indonesia adalah salah satu bank swasta
kelompok (bucket) 5 (lima) terkemuka di Indonesia yang merupakan bagian dari
grup Malayan Banking Berhad (Maybank), salah satu
OJK telah menginformasikan bahwa Bank Maybank grup penyedia layanan keuangan terbesar di ASEAN.
Indonesia ditetapkan sebagai Systematically Important Berdasarkan POJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang
Bank (SIB) dalam Bucket 1. Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan
Permasalahan Bank Umum, Bank Maybank Indonesia
Kewajiban pembentukan Capital Surcharge untuk D-SIB diwajibkan menyusun dan menyampaikan Rencana Aksi
berlaku bagi Bank yang ditetapkan berdampak sistemik. Pemulihan (Recovery Plan) kepada OJK.
Penetapan Bank yang berdampak sistemik ini dilakukan
oleh regulator yang berwenang dimana besarannya
dapat lebih besar dari kisaran yang telah diatur dalam
ketentuan ini.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 303
Page 306
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Recovery Plan disusun untuk mengidentifikasi opsi-opsi yang kredibel agar dapat pulih dari krisis yang berdampak
pada kekuatan finansial, posisi likuiditas, posisi modal, kemampuan operasional dan reputasinya apabila Bank
menghadapi situasi krisis. Recovery Plan ini bertujuan untuk memastikan hal-hal berikut:
a) Mengkaji dan mendokumentasikan opsi-opsi pemulihan yang kredibel dan spesifik yang akan tersedia bagi
Maybank Indonesia untuk menghadapi berbagai situasi krisis;
b) Opsi-opsi pemulihan yang mungkin dapat digunakan dengan cepat dan efektif; dan
c) Menyediakan informasi dan analisis bisnis, organisasi dan struktur yang dibutuhkan, untuk regulator dan pemangku
kepentingan utama.
Recovery Plan memberikan gambaran umum mengenai krisis-krisis terkait dengan keuangan, mulai dari tingkat ringan
(mild) sampai dengan berat (extreme), termasuk menyelaraskan rencana manajemen krisis saat ini, seperti Liquidity
Contingency Plan (LCP) dan Capital Contigency Plan (CCP) yang fokus pada tingkatan stres yang mild dan severe,
sementara Recovery Plan berfokus pada tingkat stres extreme.
Di dalam Recovery Plan terdapat beberapa indikator trigger dan tingkat pemulihan dalam kondisi krisis yang extreme,
dimana potensi risiko dipantau secara aktif untuk memfasilitasi rencana pemulihan. Indikator Recovery Plan seperti
Capital Adequacy Ratio (CAR), Rasio Tier 1 & Rasio CET 1 untuk modal, Giro Wajib Minimum di IDR, Liquidity Coverage
Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR) untuk likuiditas, Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Beban
Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) untuk rentabilitas, sedangkan untuk kualitas aset indikatornya
adalah Gross Non Performing Loan (NPL) & Net Non Performing Loan (NPL), Kredit Kualitas Rendah (KKR) dan Rasio
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)/ Kredit Kualitas Rendah (KKR).
Penyusunan Recovery Plan dilakukan baik oleh Bank Maybank Indonesia maupun Maybank Group sebagai Pemegang
Saham Pengendali.
Business as Recovery Resolution
Usual Phase Phase
Stress event
Stress events (market or idiosyncratic) cause a
decline in the financial position of the Bank
BAU Recovery Actions Resolution Actions
activity Bank remains in control Resolution authority in
control
KONGLOMERASI KEUANGAN TERINTEGRASI MAYBANK INDONESIA
Bank telah secara aktif melaksanakan fungsi pengawasan terintegrasi berdasarkan risiko terhadap Konglomerasi
Keuangan, sebagaimana ketentuan regulator yang tertuang dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.17/
POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan.
304 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 307
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Susunan Kepemilikan Institusi Keuangan Maybank di Indonesia
KOMPOSISI DAN STRUKTUR GRUP PERUSAHAAN (MAYBANK GROUP) PER 31 DESEMBER 2025
Amanah Raya Trustees Citigroup Nominees
(Tempatan) Sdn Bhd Kumpulan Wang
Berhad Permodalan Nasional Investor Institusi dan
Employees Provident Persaraan
Amanah Saham Berhad Ritel Lainnya
Fund Board (Diperbadankan)
Bumiputera
27,86% 11,41% 6,43% 5,38% 48,92%
Malayan Banking Berhad
100% 100% 100% 100%
Maybank
Etiqa Maybank
Offshore Maybank Asset
International International
Corporate Management
Holdings Sdn. Holdings Sdn.
Service (Labuan) Group Berhad
Bhd. Bhd.
Sdn Bhd
79,87% 100% 100%
100% PT Asuransi Etiqa Maybank Asset
Vital Solution Sorak Financial Maybank IBG
Publik < 5% Internasional Management
Fund Holdings Pte Ltd Holdings Limited
Indonesia Sdn. Bhd.
12,29% 8,73% 45,02% 33,96% 85% 99%
15% PT Maybank PT Maybank
Sekuritas Asset
Indonesia Management
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
99,99% 67,49%
PT Maybank PT Wahana
Indonesia Ottomitra
Finance Multiartha Tbk
Entitas Utama
Malayan Banking Berhad atau Maybank sebagai pemegang saham pengendali menunjuk Bank Maybank Indonesia
sebagai Entitas Utama berdasarkan kriteria jumlah aset terbesar yang didukung oleh proses pengelolaan Manajemen
Risiko yang terbaik di dalam konglomerasi.
01
PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI)
• Perbankan
6 • Retail Banking, Business Banking, dan Global Banking
PT Asuransi
Etiqa
02
PT Maybank Indonesia Finance (MIF)
Internasional • Perusahaan Pembiayaan
5 Indonesia 2 • Pembiayaan kendaraan bermotor roda 4 baru dan bekas
(EII)
PT Maybank Maybank
03
Sekuritas Indonesia PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM)
Indonesia Finance (MIF) • Perusahaan Pembiayaan
(MSI) 1 • Pembiayaan kendaraan bermotor roda 2 baru dan bekas
Bank
PT Maybank Asset Management (MAM)
Maybank
Indonesia 04 • Manajer Investasi dan Konsultan
• Reksa Dana dan Discretionary Fund
4 (MBI) 3
PT Maybank Sekuritas Indonesia (MSI)
Maybank Asset
Management
Wahana
Ottomitra 05 • Perantara pedagang efek dan penjamin emiten efek
• Advisory, IPO, dan Equity Trading
(MAM) Multiartha
(WOM)
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (EII)
06 • Perusahaan Asuransi
• Asuransi Properti dan Kendaraan Bermotor dan didukung produk lainnya
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 305
Page 308
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Kolaborasi dan Sinergi Antar Entitas Sejalan dengan ketentuan
Kolaborasi dan sinergi antar entitas sudah dilakukan sebagai komitmen dalam Peraturan OJK No. 45/
memberikan jasa yang terbaik kepada nasabah. POJK.03/2020 tentang
Konglomerasi Keuangan,
MBI selaku Entitas Utama
telah menyampaikan
MBI Piagam Korporasi
(Corporate Charter)
kepada OJK sesuai
EII MIF dengan ketentuan. Piagam
Korporasi (Corporate
Sinergi Charter) tersebut telah
dan ditandatangani oleh
Kolaborasi direksi masing-masing LJK
anggota KKMBI.
MSI WOM
Transaksi Intra-Grup
Merujuk pada
MAM Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 17/
POJK.03/2014 dan Surat
Edaran (SE) OJK No. 14/
Kualitas dari kolaborasi bisnis akan terus ditingkatkan, termasuk komponen Manajemen SEOJK.03/2015 tentang
Risiko, Kepatuhan dan Audit untuk menjadi konglomerasi keuangan yang terbaik di Penerapan Manajemen
Indonesia Risiko Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan
Progress Pelaksanaan Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bahwa Konglomerasi
Bank telah secara berkala melakukan penilaian profil risiko Terintegrasi untuk dilaporkan Keuangan wajib
kepada regulator setiap semester, mencakup seluruh LJK yang tergabung dalam menetapkan Manajemen
Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia. Risiko Terintegrasi secara
komprehensif dan efektif.
Berikut adalah Profil Risiko Terintegrasi berdasarkan self-assessment per 31 Desember Konglomerasi Keuangan
2025: Maybank Indonesia
beranggotakan sebagai
KPMR (Kualitas
berikut:
Peringkat Risiko Penerapan 1. PT. Bank Maybank
Profil Risiko Peringkat Profil Risiko
Inheren Manajemen Risiko)
Indonesia, Tbk. (MBI),
KPMR
2. PT. Maybank Indonesia
Risiko Kredit 3 2 2 Finance (MIF),
Risiko Pasar 2 2 2 3. PT. Wahana Ottomitra
Multiartha, Tbk. (WOM),
Risiko Likuiditas 2 2 2
4. PT. Maybank Sekuritas
Risiko Operasional 2 2 2
Indonesia (MSID),
Risiko Hukum 2 2 2 5. PT. Maybank Aset
Risiko Reputasi 1 2 1
Manajemen (MAM),
dan
Risiko Stratejik 2 2 2
6. PT. Asuransi Etiqa
Risiko Kepatuhan 2 2 2 Internasional Indonesia
Risiko Transaksi Antar- (EII).
2 2 2
Grup
Risiko Asuransi 2 2 2
Peringkat Profil Risiko 2 2 2
306 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 309
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Malayan Banking Berhad atau Maybank sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) menunjuk PT. Bank Maybank
Indonesia, Tbk. sebagai Entitas Utama berdasarkan kriteria total aset terbesar dan/atau memiliki Kualitas Penerapan
Manajemen Risiko (KPMR) yang baik sebagaimana ketentuan OJK.
Manajemen risiko transaksi intra-grup merupakan serangkaian metodologi dan prosedur yang digunakan untuk
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko transaksi intra-grup yang timbul dari seluruh
kegiatan usaha LJK yang tergabung dalam suatu Konglomerasi Keuangan.
Kebijakan Transaksi Intra-Grup mengacu pada 4 pilar yang telah ditetapkan oleh OJK, sebagai berikut:
1. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit risiko transaksi intra-grup
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem informasi
manajemen risiko transaksi intra-grup
4. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh terhadap penerapan manajemen risiko intra-grup.
Menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik dari nasabah.
FOKUS MANAJEMEN RISIKO PADA 2026
INISIATIF-INISIATIF UTAMA MANAJEMEN RISIKO
• Menentukan postur risiko yang tepat dalam masa pemulihan untuk
mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan
• Menyesuaikan kebijakan-kebijakan risiko kredit untuk mendukung
strategi pertumbuhan kredit yang sehat pada setiap segmen
• Pengembangan model machine learning sebagai overlay proses
kredit Digital Loan RSME untuk mendukung ekspansi pembiayaan
MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAN ke segmen NTB dan existing non-RSME borrower
EFISIENSI MANAJEMEN RISIKO • Memanfaatkan dan mengembangkan teknologi untuk mendukung
unit lini pertahanan pertama Bank
• Terus mengembangkan media pemantauan risiko teknologi
MEMPERKUAT INTEGRITAS DAN informasi dan siber serta terus meningkatkan kemampuan untuk
KETAHANAN OPERASIONAL DAN menanggapi insiden siber
SIBER • Mengkaji pelaksanaan manajemen risiko untuk dapat
menyesuaikan dengan perubahan dalam lingkungan bisnis,
ekonomi dan sosial yang lebih luas
MENCAPAI PERTUMBUHAN YANG • Mendukung transisi Bank menuju upaya-upaya berkelanjutan
BERKELANJUTAN (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola/LST) melalui pengembangan
ketentuan Risk Acceptance Criteria (RAC) untuk industri-industri
dengan risiko LST
• Pengembangan lnjutan proses manajemen risiko secara
terintegrasi dilaksanakan sejalan dengan pembentukan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) Maybank
Indonesia, yang mencakup penguatan struktur tata kelola,
penyelarasan kebijakan manajemen risiko, serta integrasi sistem
informasi manajemen risiko.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 307
Page 310
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Kebijakan Manajemen Risiko dan Kepatuhan Hasil-hasil di atas kemudian akan menjadi input untuk IT
Strategic goals telah ditetapkan untuk mewujudkan yang kemudian diimplementasikan untuk meningkatkan
visi untuk menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai kemampuan cyber resilience dan cyber security
bagian yang tidak terpisahkan dari strategi dan budaya perusahaan secara keseluruhan.
perusahaan serta menjadikan nasabah sebagai mitra
untuk membawa perubahan dunia yang lebih baik Selain itu, Berbagai upaya bank untuk menjadi risiko
melalui pertumbuhan berkelanjutan. Manajemen risiko terjadinya fraud internal dan eksternal bank, diantaranya
Lingkungan, Sosial & Tata Kelola (“LST”) yang tepat bank senantiasa melakukan fraud awareness baik
bukan hanya sesuatu yang baik untuk dilakukan, namun kepada karyawan maupun nasabah seperti misalnya
juga sesuatu yang dapat mendukung pertumbuhan tidak pernah membagikan informasi pribadi, user, PIN,
bisnis yang sehat. Selain itu, Risiko Perubahan Iklim perlu OTP, password kepada siapapun, mengedukasi untuk
direspon secara langkah antisipasi yang terukur dan tidak sembarangan melakukan klik pada hyperlink,
terarah sejalan dengan komitmen pemerintah dalam pelatihan dan simulasi email phising kepada karyawan.
mengurangi emisi karbon.
Sejalan dengan pemulihan perekonomian Indonesia
Perubahan paradigma dalam layanan perbankan dan dengan telah dicabutnya COVID restriction (PPKM)
digital memerlukan langkah-langkah kreatif dalam oleh pemerintah sejak akhir tahun 2022, Bank melihat ini
pengembangan produk dan layanan dalam dunia virtual merupakan momentum yang tepat untuk pertumbuhan
yang kemungkinan akan menjadi trend komunitas ke kredit. Salah satu fokus pertumbuhan kredit Bank adalah
depannya. Manajemen Risiko harus tetap relevan dengan pada segmen SME dimana segmen ini sangat terdampak
arah pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, di tengah selama pandemi COVID. Pertumbuhan di segmen SME
risiko perubahan iklim dan tuntutan digitalisasi yang ini tentunya dilakukan dengan menerapkan seluruh
menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik dari pembelajaran yang didapatkan dari pemburukan
nasabah. portfolio yg terjadi sebagai dampak dari krisis COVID,
dalam rangka untuk mendapatkan pertumbuhan
Bank melalui Unit Kerja Technology Risk Management portfolio ke depannya yang lebih tahan uji (resilient).
dipimpin oleh CISO (Chief Information Security Officer)
memiliki fokus area untuk mengawal/meningkatkan Guna mendukung pencapaian target usaha dan sejalan
kemampuan IT baik dari sisi infrastruktur maupun sisi dengan penerapan manajemen risiko dan kepatuhan
ketahanan terhadap serangan siber, dengan 3 fokus area yang telah dilaksanakan di tahun 2025, Bank senantiasa
yaitu: Technology Risk, Cyber Risk dan Red Team. melakukan pengembangan pengetahuan, pemahaman
dan kesadaran risiko kepada setiap karyawan melalui
Fokus area Technology Risk dan Cyber Risk adalah 2nd pelatihan yang sesuai dengan perkembangan industri
line of defense dimana fungsinya mencakup fungsi perbankan dalam mendukung penerapan manajemen
governance, compliance dan advisory terhadap kondisi risiko dan kepatuhan yang efektif. Selain itu, Bank terus
terkini dan emerging technology/cyber risk yang meningkatkan pengelolaan manajemen risiko dan
mempengaruhi kemampuan IT dari sisi infrastuktur kepatuhan yang komprehensif di tahun 2025, yaitu:
maupun ketahanan terhadap serangan siber.
Fokus area Red Team adalah 2nd line of defense dimana
fungsinya melakukan verifikasi dan validasi implementasi
cyber security perusahaan dengan metode namun tidak
terbatas sebagai berikut
− Verifikasi dan validasi cyber security berdasarkan
vulnerability misalnya melalui penetration testing
− Verifikasi dan validasi cyber security berdasarkan
scenario misalnya: read teaming/purple teaming,
phishing simulation, social engineering, cyber drill
(table top and technical)
308 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 311
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
A. Manajemen Risiko Kredit - Melakukan pengembangan potensi bisnis dari
Bank akan senantiasa meningkatkan upaya anak perusahaan (Maybank Finance dan WOM
dan mekanisme pengelolaan risiko kredit untuk Finance) antara lain dengan memperkuat
memastikan bahwa profil risiko kredit Bank berada credit scoring engine dengan menggunakan
dalam risk appetite Bank dengan inisiatif sebagai alternate score dari pihak ketiga.
berikut: - Pemantauan dan analisa portofolio kredit
1) Kebijakan dan Pedoman secara berkala serta mengembangkan
- Guna mendukung strategi pertumbuhan kemampuan data analytics yang saat ini lebih
terutama pada segmen CFS Non Retail, Bank bersifat proactive dalam menjaga kualitas
secara berkesinambungan melakukan upaya- portfolio kredit agar menjadi lebih predictive.
upaya dengan mengkaji dan melakukan - Meningkatkan peran Credit Risk Review untuk
pengkinian atas ketentuan-ketentuan menjaga kualitas proses kredit dalam upaya
perkreditan agar selaras dengan praktek bisnis membangun budaya kredit yang baik dan
yang berdaya saing. kuat (prudent) melalui kaji ulang secara
- Melakukan penerbitan kebijakan baru dan/ independen dan berkala atas fasilitas kredit
atau pengkajian secara berkala atas kebijakan yang telah disetujui.
dan pedoman perkreditan Bank untuk - Pengembangan Loan Originating System
memastikan kebijakan tersebut masih valid (LOS) RSME untuk proses persetujuan kredit
dalam mendukung aktivitas bisnis serta patuh dengan mengintegrasikan Credit Quality
terhadap peraturan/kebijakan regulator yang Checklist (CQC) kedalam LOS. CQC berfungsi
berlaku. sebagai pedoman bagi pemutus kredit dalam
- Melakukan sosialisasi kepada unit kerja melalui mengambil keputusan, dan penyeragaman
layanan kebijakan Helpdesk / Command proses pengambilan keputusan untuk
Center maupun forum formal dengan tujuan pinjaman RSME.
meningkatkan pemahaman unit kerja dalam - Penggunaan Collection System Retail
pelaksanaan kebijakan perkreditan. Consumer untuk proses collection segmen
- Membuat kajian sektor/industri dan update RSME. Hal ini sejalan dengan inisiatif re-
database sektor/industri. organisasi unit kerja RSME Asset Quality
2) Limit-limit Management untuk menerapkan metode
Bank mengkaji secara berkala penetapan limit penagihan retail untuk segmen RSME
industri untuk memastikan risiko konsentrasi kredit dengan tujuan untuk meningkatkan efisiensi
tetap terjaga dan tetap mendukung pertumbuhan dan efektifitas dari penangan pinjaman
bisnis. bermasalah.
3) Sistem, Pelaporan & Monitoring - Pemantauan dan analisa portofolio kredit baik
- Terkait rencana pertumbuhan portfolio retail maupun non retail secara berkala untuk
untuk segmen SME, pengawasan ketat atas memastikan pengelolaan portofolio selalu
portfolio restruktur COVID yang masih aktif terjaga dengan baik.
terus dilakukan. Dimana Bank melakukan - Melakukan pengembangan terhadap aplikasi
health check secara periodical terhadap sistem CRR (Credit Risk Reviewer) untuk
seluruh portfolio restruktur COVID untuk dapat inventaris database, pembuatan laporan
meningkatkan pemahaman yang lebih dan analisa hasil review unit kerja Credit Risk
mendetail atas portfolio tersebut. Sehingga Review.
Bank dapat menerapkan account strategy dan - Meningkatkan peran Credit Risk Review untuk
penanganan yang tepat dalam rangka untuk menjaga kualitas proses kredit dalam upaya
membantu proses recovery nasabah dari membangun budaya kredit yang baik dan
krisis COVID, tentunya hal ini sejalan dengan kuat (prudent) melalui kaji ulang secara
ketentuan yang ditetapkan oleh regulator/OJK. independen dan berkala atas fasilitas kredit
- Melanjutkan pengembangan dan yang telah disetujui.
implementasi Decision Engine & Alternate
Score untuk proses akuisisi nasabah Kartu
Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 309
Page 312
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
- Melakukan pengembangan terhadap aplikasi metode yang tepat untuk kelangsungan layanan
Monitoring & Tracking (MTREX) sebagai media terutama untuk Fungsi Bisnis Kritikal (CBF). Bank
dalam proses simplifikasi pengajuan kredit, terus mengimplementasikan strategi Business
monitoring, tracking dan reporting account Continuity Management dalam menghadapi
debitur dalam mendukung proses analisa kondisi darurat untuk memastikan konsistensi
debitur/calon debitur. pencapaian tujuan bisnis dan kelangsungan
- Melakukan pengembangan pada aplikasi usaha, termasuk di dalamnya secara kontinyu
MyMIS terkait informasi penyediaan dana memonitor situasi dan mengambil langkah-
besar secara harian untuk mendukung proses langkah sesuai dengan ketentuan dan arahan dari
monitoring eksposur debitur dan obligor. pemerintah/regulator. Database, pelaporan dan
sistem call tree sebagai bagian dari perangkat
B. Manajemen Risiko Operasional kerja BCM juga akan dilakukan secara otomasi
1) Kebijakan dan Prosedur sebagai salah satu bagian pengembangan sistem
Bank senantiasa melakukan pengkajian serta GRC. Untuk meningkatkan efisiensi & efektivitas
pengkinian secara berkesinambungan terhadap dalam menjalankan fungsi, Bank senantiasa
pedoman Manajemen Risiko Operasional dan melakukan usaha otomasi terhadap proses yang
Business Continuity Management (BCM) guna ada melalui pengembangan sistem.
memastikan penerapan kebijakan dan prosedur 3) Pengetahuan, Budaya, dan Kesadaran Risiko
di Bank sesuai dengan perkembangan organisasi, Bank secara regular terus berupaya
kondisi lingkungan terkini, serta perubahan mensosialisasikan budaya mengelola risiko dan
peraturan perundang-undangan dan ketentuan meningkatkan kesadaran akan risiko secara
yang berlaku. komprehensif ke seluruh lini unit bisnis dan
2) Perangkat Kerja dan Sistem unit pendukung Bank yang merupakan kunci
Bank terus menjaga dan memastikan proses sukses utama dalam pengelolaan risiko dengan
manajemen risiko operasional dan BCM di Bank menyelenggarakan berbagai program edukasi
berjalan secara proaktif dan memadai. Bank serta sosialisasi, baik berupa: E-Learning, pelatihan,
juga selalu berupaya untuk terus mendukung forum pertemuan, penyelenggaraan kegiatan
pengimplementasian, memonitor utilisasi, sharing sessions, publikasi artikel serta studi
serta memelihara perangkat infrastruktur dari kasus melalui media tertulis maupun online,
perangkat kerja manajemen risiko operasional, serta dalam bentuk kampanye lainnya. Terkait
mencakup Risk & Control Self-Assessment dengan berbagai upaya bank untuk menjadi
(RCSA), Key Risk Indicators (KRI), serta Incident risiko terjadinya fraud internal dan external
Management & Data Collection (IMDC) yang bank, diantaranya bank senantiasa melakukan
dijalankan dengan menggunakan aplikasi fraud awareness baik kepada karyawan
Operational Risk Management System (ORMS) maupun nasabah seperti misalnya tidak pernah
yang akan diperbaharui sistemnya menjadi membagikan informasi pribadi, user, PIN, OTP,
bagian dari sistem terpadu Governance Risk password kepada siapapun, mengedukasi untuk
& Compliance (GRC). Sebagai salah satu tidak sembarangan melakukan klik pada hyperlink,
upaya Bank untuk terus meningkatkan kualitas pelatihan dan simulasi email phising kepada
perangkat kerja manajemen risiko operasional, karyawan.
Bank melakukan diskusi RCSA dan KRI secara
terjadwal bersama unit kerja-unit kerja terkait
untuk kemudian dikinikan. Sedangkan untuk
perangkat kerja BCM, bank menggunakan Risk
Assessment (RA), Business Impact Analysis
(BIA), serta Business Continuity Plan (BCP)
untuk memastikan bahwa bank telah memiliki
310 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 313
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
C. Manajemen Risiko Pasar, Risiko Likuiditas dan 4 Metode Pengukuran.
Counterparty Credit Risk (CCR) Bank akan tetap menerapkan metode pengukuran
1. Kebijakan dan Pedoman. risiko yang sudah teruji pada saat ini, baik itu
Bank senantiasa mengkaji ulang dan mengkinikan model standar yang diterapkan oleh Regulator
secara berkala semua kebijakan dan pedoman maupun model yang secara internal dibangun
untuk disesuaikan dengan perkembangan untuk mengukur potensi risiko dengan tepat.
kompleksitas eksposur risiko pasar, risiko likuiditas - Untuk memastikan bahwa metode atau
Bank, dan risiko kredit counterparty serta model yang digunakan dalam proses
melakukan penyelarasan dengan peraturan pengukuran Risiko Pasar secara konseptual
terbaru dari Regulator dan praktek terbaik industri dan penerapannya sudah memadai dan
perbankan baik lokal maupun internasional. mencakup semua faktor-faktor risiko, Bank
Selain itu, Bank akan memastikan penerapan dan akan memastikan adanya proses validasi yang
penyelarasan kebijakan dan pedoman terkait dilakukan secara terpisah (independent) oleh
pengelolaan risiko pasar dan likuiditas pada personel yang ditunjuk sebagai validator, yang
perusahaan anak dan cabang luar negeri. mana tidak terlibat dalam proses membangun
2. Limit–Limit. dan mengembangkan model tersebut, dimana
Bank akan melakukan kaji ulang sedikitnya proses validasi akan dilakukan secara berkala.
setahun sekali terhadap semua limit risiko pasar - Kemudian untuk memastikan efektifitas model
di trading book dan banking book dan risiko yang digunakan, Bank juga melakukan back
likuidtas. Limit limit dikaji ulang untuk disesuaikan testing untuk memastikan bahwa output
dengan risk appetite, strategi dan anggaran dari model model tersebut tidak mempunyai
yang ditetapkan; dan disetujui oleh komite terkait, deviasi yang signifikan dibanding aktualnya.
seperti Asset and Liabilities Committee (ALCO), - Disamping itu untuk mengestimasi atau
atau komite lainnya. memproyeksikan eksposur risiko dalam
3. Sistem, Pelaporan dan Monitoring. keadaan pasar yang ekstrim dan atau dalam
Bank akan terus melakukan peningkatan kualitas keadaan krisis, Bank juga melakukan Stress test
setiap proses manajemen risiko seperti dalam atas eksposur risiko likuiditas dan risiko pasar
mengidentifikasi, menghitung, memonitor dan yang digunakan untuk mengukur ketahanan
melaporkan eksposur risiko pasar, risiko likuiditas Bank dalam kondisi tersebut.
dan risiko kredit counterparty disertai dengan - Pemodelan dalam Risiko Likuiditas dan
analisis mendalam dari setiap laporan risiko Interest Rate Risk in Banking Book (IRRBB).
risiko agar laporan tersebut menjadi lebih bernilai Bank senantiasa melakukan pengkinian
sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis bagi dan pengembangan, apabila diperlukan,
manajemen dan semua pemangku kepentingan terhadap metodologi perhitungan, pemodelan,
di Bank. Proses tersebut akan ditunjang dengan termasuk data-data dan asumsi-asumsi yang
pengembangan sistem yang berkelanjutan digunakan dalam pengukuran risiko likuiditas
terutama untuk sistem yang mengelola risiko dan IRRBB agar sejalan dengan ketentuan yang
pasar pada Trading Book, risiko suku bunga pada berlaku dan memastikan kesesuaian dengan
Banking Book, risiko likuiditas dan risiko kredit praktek-praktek terbaik di pasar.
counterparty, seperti pengembangan sistem - Pre-Settlement Risk (PSR) Faktor untuk
treasury untuk dapat menghitung aset tertimbang Transaksi Treasury. Bank melakukan
menurut risiko pasar dan melakukan netting untuk pengelolaan terhadap Counterparty Credit
eksposur risiko kredit counterparty sesuai dengan Risk atas transaksi-transaksi di Global
ketentuan Regulator, serta pengembangan Markets (Treasury) dengan pihak lain, melalui
sistem risiko likuiditas untuk dapat menghasilkan penetapan pre-settlement risk (PSR) faktor
pengukuran risiko likuiditas yang diperlukan secara untuk setiap produk atau instrumen keuangan,
cepat dan akurat. mata uang, dan jangka waktu transaksi.
Besaran PSR faktor diperbaharui secara berkala
atau jika ada perubahan atau pergerakan
harga pasar yang signifikan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 311
Page 314
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
D. Enterprise Risk Management - Proses penyusunan Profil Risiko Bank dan
Sejalan dengan assessment terhadap Risk Landscape Perusahaan Anak akan dijalankan dan
dan identifikasi risiko material yang secara periodik dilaporkan ke Regulator secara triwulanan,
dilakukan oleh Bank, penetapan pengukuran risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
dan kaji ulang Risk Appetite dan Risk Tolerance akan - Laporan Internal Capital Adequacy Assessment
terus dilakukan untuk memastikan pertumbuhan Process (ICAAP)/Kewajiban Penyediaan Modal
portfolio Bank tetap didukung oleh suatu pengelolaan Minimum (KPMM) sesuai Profil Risiko dan Proses
manajemen risiko yang baik dan semua risiko penilaian Risk Based Bank Rating (RBBR) untuk
termasuk emerging risk dapat diukur dan dikelola Bank dan Perusahaan Anak akan disampaikan
dengan suatu proses yang telah didefinisikan di dengan periode enam bulanan sesuai dengan
dalam Kerangka Kerja Manajemen Risiko Bank. ketentuan yang berlaku.
1) Tata Kelola yang Memadai - Evaluasi dan pengujian (Stress Testing)
- Memastikan proses pengeloaan risiko berjalan dilakukan oleh Bank secara rutin untuk
sesuai dengan tata kelola yang baik melalui kepentingan internal dengan tujuan untuk
pelaksanaan Komite yang efektif di level Bank melihat kondisi Bank pada skenario stressed
secara konsolidasi (beserta anak perusahaan), dari sisi permodalan, likuiditas, rentabilitas, dan
maupun pada level Konglomerasi Keuangan kualitas aset.
Terintegrasi Maybank di Indonesia yang selain - Melakukan pengkinian terhadap dokumen
melibatkan anak perusahaan, juga mencakup Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan)
sister company. secara berkala sesuai dengan ketentuan, yaitu
- Sejalan dengan ketentuan, Bank sebagai paling sedikit satu kali dalam satu tahun.
Entitas Utama telah memenuhi kewajibannya - Melakukan penilaian sendiri atas perubahan
untuk membentuk Komite Manajemen kondisi keuangan Bank terhadap aset,
Risiko Terintegrasi/IRMC dan Satuan Kerja kewajiban dan/atau ekuitas per tanggal
Manajemen Risiko Terintegrasi dalam laporan keuangan dalam Rencana Resolusi
rangka penerapan manajemen risiko sebelumnya sesuai ketentuan PLPS no 2 tahun
terintegrasi Maybank Group di Indonesia yang 2024 dan selanjutnya melakukan pengkinian
komprehensif dan efektif. Komite Manajemen berkala sesuai dengan ketentuan, yaitu paling
Risiko Terintegrasi/IRMC secara konsisten akan sedikit satu kali dalam dua tahun.
melaksanakan pertemuan minimum empat
kali dalam setahun. E. Risiko Teknologi dan Siber
- Bank juga secara berkala akan melaksanakan Bank akan senantiasa melakukan pengkinian upaya
pertemuan Komite Manajemen Risiko Bank/ dan mekanisme pengelolaan risiko teknologi dan
RMC minimum empat kali dalam setahun dan risiko siber mengikuti perkembangan yang ada saat
Komite Pemantau Risiko Bank/ROC 1 (satu) kali ini serta implementasi yang dilakukan. Berikut inisiatif
dalam 1 (satu) bulan untuk mendukung tata yang dilakukan:
kelola manajemen risiko. 1. Kebijakan dan Prosedur
2) Pelaporan a. Area teknologi dan siber adalah area yang
- Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko memiliki perkembangan cepat sehingga
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, diperlukan kesamaan perspektif dari
Bank sebagai entitas utama akan menyusun stakeholders’ dan adanya standarisasi yang
dan menyampaikan laporan Profil Risiko dapat dimengerti bersama.
Terintegrasi dan laporan Kecukupan b. Bank secara berkelanjutan meningkatkan area
Permodalan Terintegrasi untuk posisi akhir teknologi dan siber dengan penyelarasan
bulan Juni dan Desember dengan cakupan dengan regulasi baru seperti POJK No 11/
semua Lembaga Jasa Keuangan yang POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
tergabung dalam Konglomerasi Keuangan Teknologi Informasi oleh Bank Umum dan
Maybank Indonesia. SEOJK No 29 /SEOJK.03/2022 mengenai
Ketahanan Dan Keamanan Siber Bagi Bank
Umum.
312 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 315
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
c. Penyelarasan standard dan kerangka 3. Pengetahuan, Budaya dan Kesadaran Risiko
kerja Maybank Group diperlukan untuk Bank secara reguler melakukan sosialisasi
memanfaatkan knowledge yang sudah dimiliki, kesadaran risiko, terutama risiko teknologi dan
sehingga fokus manajemen risiko lebih pada siber dikarenakan cepatnya perubahan yang
pemantauan dan mitigasi risiko. terjadi. Cukupnya pengetahuan, dan terbentuknya
d. Bank secara berkelanjutan meningkatkan budaya dan kesadaran risiko dari seluruh lini
kemampuan tanggap insiden siber agar unit bisnis dan unit pendukung Bank adalah
mendapatkan ketahanan siber yang lebih baik. kunci sukses pengelolaan risiko teknologi dan
e. Bank juga meningkatkan keamanan informasi siber. Program kesadaran dan edukasi dengan
dengan mengikuti standard keamanan menggunakan media yang dimiliki dengan
informasi industri seperti ISO27001. tujuan mendapatkan feedback dari target akan
2. Perangkat Kerja dan Sistem meningkatkan kualitas dan kuantitas materi yang
a. Manajemen risiko, secara khusus risiko terkait dengan risiko teknologi dan siber. Program
teknologi dan siber akan menggunakan dan ini akan bekerjasama dengan unit kerja terkait
menganalisa data yang dimiliki oleh Bank yang untuk mendapatkan penyelarasan dan tidak
berasal dari Bank. Data-Driven manajemen terkesan berdiri sendiri.
risiko ini diharapkan memberikan manfaat
untuk identifikasi, prediksi dan secara proaktif
mitigasi risiko dana operasi bisnis.
b. Selain menggunakan dan menganalisa
data yang berasal dari Bank, penggunaan
dan analisa data ancaman dari luar juga
diperlukan untuk secara proaktif melakukan
mitigasi terhadap ancaman saat ini dan yang
akan datang.
c. Pengembangan Data-Driven manajemen risiko
dilakukan secara bertahap dengan melakukan
hal-hal sebagai berikut:
- Asesmen dan pemilahan data-data yang
dapat digunakan;
- Asesmen atas ancaman-ancaman siber
yang relevan bagi Bank, untuk memahami
dampak dari ancaman tersebut serta
mitigasinya;
- Standarisasi sumber-sumber data dan
mekanisme pengumpulan dan pengolahan
data;
- Standarisasi metrics, dashboard dan
reporting yang digunakan;
- Penggunaan teknologi informasi dan
otomasi sehingga pengolahan data bisa
lebih efektif;
- Pengembangan media pemantauan risiko
teknologi dan siber, sehingga inisiatif akan
bersifat proaktif.
- Secara berkesinambungan melakukan
verifikasi dan validasi dari kontrol-kontrol
yang diimplementasikan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 313
Page 316
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO DAN PERMODALAN
C: UMUM
Laporan Ukuran Utama (Key Metrics) Posisi Laporan : 31 Desember 2025
No. Deskripsi
MODAL YANG TERSEDIA (NILAI)
1 Modal Inti Utama (CET1)
2 Modal Inti (Tier 1)
3 Total Modal
Aset Tertimbang Menurut Risko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Rusiko (ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persenyase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%)
6 Rasio Tier 1 (%)
7 Rasio Total Modal (%)
TAMBAHAN CET1 YANG BERFUNGSI SEBAGAI BUFFER DALAM BENTUK PERESENTASE DARI ATMR
8 Capital conservation buffer (2,5% dari ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari ATMR) (%)
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer
RASIO PENGUNGKIT SESUAI BASEL III
13 Total Eksposur
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro
pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat
aset SFT secara gross (%)
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro
pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-
rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross (%)
RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggu (HQLA)
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow)
17 LCR (%)
RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF)
20 NSFR (%)
Pemenuhan Leverage Ratio per 31 Desember 2025 adalah sebesar 14.97 %, masih di atas ketentuan yang ditetapkan yaitu sebesar 3%.
Komponen terbesar modal inti diperoleh dari agio sebesar Rp 6.357.376 dan laba tahun-tahun lalu sebesar Rp 17.009.310. Total eksposur
terbesar berasal dari kredit yang diberikan sebesar Rp 123.637.221 dan Surat berharga yang dimiliki sebesar Rp 35.809.886
PT WOM Finance, Tbk. dan PT. Maybank Indonesia Finance merupakan anak perusahaan dari PT. Bank Maybank Indonesia Tbk, dengan
kegiatan utamanya bergerak pada pembiayaan otomotif. Dalam perhitungan LCR rata-rata harian sepanjang Kuartal IV 2025 secara
konsolidasi, pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) adalah sebesar 176.20%. LCR konsolidasi mengalami peningkatan sebesar 13.27%
dibandingkan dengan posisi LCR konsolidasi pada Kuartal III 2025 yang sebesar 162.93%. Kenaikan LCR konsolidasi terutama disebabkan
oleh adanya kenaikan rata-rata High Quality Liquid Assets (HQLA) sebesar IDR3.47 Triliun yang sebagian besar berasal dari surat
berharga level 1 yang dimiliki oleh bank. Sementara itu, di sisi yang berbeda rata-rata Arus Kas Keluar Bersih juga mengalami kenaikan
sebesar IDR55.23 Miliar yang disebabkan oleh kenaikan arus kas keluar kontraktual lainnya.
PT WOM Finance, Tbk. dan PT. Maybank Indonesia Finance merupakan anak perusahaan dari PT. Bank Maybank Indonesia Tbk, dimana
kegiatan utamanya bergerak pada pembiayaan otomotif.
314 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 317
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
Desember 2025 September 2025 Juni 2025 Maret 2025 Desember 2024
30.882.115 30.111.954 29.345.168 29.266.516 28.878.652
30.882.115 30.111.954 29.345.168 29.266.516 28.878.652
32.265.226 31.472.098 30.697.158 30.642.533 30.256.134
118.139.502 116.274.865 115.321.440 119.415.515 118.397.661
26,14% 25,90% 25,45% 24,51% 24,39%
26,14% 25,90% 25,45% 24,51% 24,39%
27,31% 27,07% 26,62% 25,66% 25,55%
2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
17,32% 17,08% 16,63% 15,67% 15,56%
206.323.037 208.874.271 195.155.435 200.155.657 206.355.467
14,97% 14,42% 15,04% 14,62% 13,99%
14,97% 14,42% 15,04% 14,62% 13,99%
15,58% 14,60% 15,46% 15,65% 15,06%
15,58% 14,60% 15,46% 15,65% 15,06%
44.892.263 41.421.388 34.467.677 38.981.262 41.864.551
25.477.297 25.422.063 24.128.268 24.398.285 22.586.385
176,20% 162,93% 142,85% 159,77% 185,35%
118.255.758 123.722.426 114.920.867 113.661.829 118.611.493
98.598.891 99.735.757 107.699.150 107.013.986 108.820.885
119,94% 124,05% 106,71% 106,21% 109,00%
NSFR secara konsolidasi dengan anak perusahaan posisi bulan Desember 2025 adalah sebesar 119.94% (lebih tinggi 7.52% dibanding
NSFR Bank secara individu), dengan total Available Stable Funding (ASF) setelah pembobotan sebesar IDR118.28 Triliun dan total Required
Stable Funding (RSF) setelah pembobotan sebesar IDR98.60 Triliun.
Dibandingkan dengan posisi ASF Bank secara individu, ASF secara konsolidasi lebih tinggi sebesar IDR12.97 Triliun yang berasal dari
Modal, Surat berharga yang diterbitkan oleh anak perusahaan maupun pinjaman anak perusahaan. Sedangkan RSF lebih tinggi sebesar
IDR4.94 Triliun yang sebagian besar berasal dari pinjaman yang diberikan oleh anak perusahaan.
Secara konsolidasi, jumlah pendanaan yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun adalah sebesar IDR13.77 Triliun, sedangkan
jumlah pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing) yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun
mencapai IDR66.50 Triliun.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 315
Page 318
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
D: UMUM
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar
Akuntansi Keuangan dengan Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa keuangan
Kategori Risiko
a&b
Nilai tercatat sebagaimana
tercantum dalam publikasi
laporan keuangan
ASET
Kas 1.717.615
Penempatan pada Bank Indonesia 9.266.931
Penempatan pada bank lain 3.856.269
Tagihan spot dan derivatif/forward 1.712.827
Surat berharga yang dimiliki 35.809.886
Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 8.306.914
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) 204.793
Tagihan akseptasi 1.918.677
Kredit yang diberikan 93.122.625
Pembiayaan syariah 30.514.596
Penyertaan Modal 196.443
Aset Keuangan lainnya 1.350.520
Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (3.413.870)
Aset tidak berwujud 1.802.017
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (1.453.377)
Aset tetap dan inventaris 6.329.185
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.542.164)
Aset non produktif 751.669
Aset lainnya 4.266.077
TOTAL ASET 193.717.633
KEWAJIBAN
Giro 44.343.758
Tabungan 22.526.785
Deposito 49.323.553
Uang Elektronik -
Liabilitas kepada Bank Indonesia -
Liabilitas keapada bank lain 9.129.697
Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.372.308
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 7.858.696
Liabilitas akseptasi 1.890.224
Surat berharga yang diterbitkan 4.272.990
Pinjaman/pembiayaan yang diterima 13.840.155
Setoran jaminan 41.492
Liabilitas antar kantor 610
Liabilitas lainnya 6.033.882
Kepentingan non-pengendali 630.176
TOTAL LIABILITAS 161.264.326
Analisis Kualitatif
Nilai tercatat sesuai kerangka risiko pasar menyajikan nilai aset dan kewajiban dalam mata uang asing yang menjadi komponen
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN). Untuk pos “Surat Berharga yang Dimiliki” termasuk juga surat berharga dalam mata uang
Rupiah dalam kategori Diperdagangkan. Untuk pos “Tagihan spot dan derivatif/forward” dan “Liabilitas spot dan derivatif/forward”
termasuk posisi dalam mata uang Rupiah.
316 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 319
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
31 Desember 2025
c d e f g
Nilai tercatat masing-masing risiko
Sesuai kerangka Tidak mengacu pada persyaratan
Sesuai kerangka Sesuai kerangka Sesuai kerangka
counterparty credit permodalan atau berdasarkan
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
risk pengurangan modal
1.717.615 131.445
9.266.931 3.925.084
3.856.269 3.658.312
1.712.827 1.712.827
31.256.686 7.044.834
8.306.914 -
204.793 185.486
1.918.677 1.766.623
93.122.625 15.686.845
30.514.596 2.538.137
196.443 -
1.343.249 143.250
2.614.047 (614.938)
- 27.746
- (20.953)
6.329.185 -
(2.542.164) -
751.669 -
2.743.433 71.039
191.396.175 1.917.620 - 36.255.737 -
13.237.593
2.968.602
11.457.915
-
-
2.538.867
1.372.308
-
1.762.928
-
4.085.375
19.941
-
268.000
-
- 37.711.529 -
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 317
Page 320
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
E: UMUM
Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan Nilai Eksposur
sesuai dengan Ketentuan OJK
31 Desember 2025
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan konsolidasi 229.569.532 191.396.175 - 1.917.620 36.255.737
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan
pada template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup sesuai dengan 37.711.529 - - - 37.711.529
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian
(sebagaimana dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi 191.858.003 191.396.175 - 1.917.620 (1.455.792)
ketentuan kehati-hatian
Nilai rekening administratif - - -
Perbedaan valuasi - - - - -
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang - - - - -
termasuk pada baris 2.
Perbedaan provisi - - - - -
Perbedaan prudential filters - - - - -
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai 191.858.003 191.396.175 - 1.917.620 (1.455.792)
dengan cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
hatian
Analisis Kualitatif
Nilai tercatat sesuai kerangka risiko pasar menyajikan nilai aset dan kewajiban dalam mata uang asing yang menjadi komponen
perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN). Khusus untuk nilai tercatat aset termasuk juga surat berharga dalam mata uang Rupiah dalam
kategori Diperdagangkan.
Instruksi
• Nilai baris 1 dan 2, kolom (b) kepada (e) berdasarkan jumlah pada kolom (c) sampai (f) dari LI1.
• Nilai pada rekening administratif termasuk eksposur asli rekening administratif pada kolom (a) dan nilai sesuai kerangka
pengaturan, setelah penerapan Faktor Konversi Kredit (FKK) apabila sesuai di kolom (b) sampai dengan (e).
• Kolom © sampai dengan kolom (f) sesuai dengan masing-masing ketentuan otoritas jasa keuangan, yaitu:
1. kolom (c) yaitu nilai tercatat sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman perhitungan aset
tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
2. kolom (d) yaitu nilai tercatat sesuai dengan pedoman perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset
tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
3. kolom (e) yaitu nilai tercatat sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas
sekuritisasi aset bagi bank umum;
4. kolom (f) yaitu nilai tercatat sesuai dengan pedoman penggunaan metode standar dalam perhitungan kewajiban penyediaan
modal minimum bank umum dengan memperhitungkan risiko pasar.
• Jumlah eksposur untuk keperluan ketentuan kehati-hatian: Nilai yang tercantum yaitu nilai agregat dianggap sebagai awal
perhitungan ATMR untuk setiap kategori risiko. Sesuai kerangka risiko kredit harus mengacu kepada nilai yang diterapkan sesuai
risiko kredit pendekatan standar atau untuk exposures at default (EAD) pada risiko kredit - Pendekatan Internal Rating Based;
eksposur sekuritisasi harus didefinisikan sebagaimana pada kerangka sekuritisasi; 12 counterparty credit exposures sebagaimana
didefinisikan sebagai EAD yang digunakan untuk tujuan counterparty credit risk; dan eksposur risiko pasar sesuai posisi pada
kerangka risiko pasar.
318 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 321
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
F: PENJELASAN MENGENAI PERBEDAAN ANTARA NILAI EKSPOSUR SESUAI STANDAR AKUNTANSI
KEUANGAN DENGAN KETENTUAN OJK
(i) Metodologi valuasi, termasuk Valuasi atas instrumen-instrumen keuangan di Trading Book dilakukan melalui
penjelasan sejauh mana beberapa jenis pengukuran nilai wajar yaitu:
penggunaan metodologi a. Berdasarkan harga pasar (mark to market)
mark-to-market dan mark- Instrumen-instrumen keuangan dinilai secara harian berdasarkan tingkat harga/
to-model. suku bunga terkini yang ditransaksikan di pasar yang aktif dan bersumber dari
penyedia data keuangan yang kredibel (Bloomberg; Reuters) dan/atau dari
pialang (broker) yang aktif di pasar.
b. Berdasarkan suatu pemodelan tertentu (mark to model)
Apabila pengukuran nilai wajar berdasarkan harga pasar (mark to market) tidak
dapat dilakukan, maka pengukuran nilai wajar dilakukan berdasarkan mark
to model, yaitu suatu metode pengukuran nilai wajar setelah dilakukan proses
perbandingan (benchmarked), ekstrapolasi (extrapolated), atau dihitung dengan
menggunakan data-data pasar (market inputs) yang tersedia. Beberapa macam
teknik pegukuran/penilaian yang dilakukan antara lain Discounted Cash Flow,
Modelling, dan Benchmarking.
(ii) Deskripsi proses verifikasi Proses verifikasi harga independen adalah suatu proses yang dilakukan oleh pihak
harga independen. yang independen dari bisnis unit (dalam hal ini oleh risk management unit) untuk
memastikan bahwa data pasar yang digunakan dalam proses valuasi sesuai standar,
berkualitas dan lengkap/utuh.
Proses verifikasi harga dilakukan setiap akhir hari kerja setelah semua data pasar
sesuai kebutuhan telah terkumpul. Terdapat 2 (dua) jenis pengecekan toleransi atas
verifikasi harga independen yaitu:
a. Persentil (percentile)
pengecekan ini dilakukan untuk memastikan data pasar yang diambil berada
didalam rentang persentil yang telah ditentukan. Apabila terdapat data yang
berada diluar persentil (outlier), maka data tersebut akan dikeluarkan/tidak
digunakan.
b. Stempel waktu (time stamp)
pengecekan ini dilakukan untuk memastikan data pasar selalu diperbaharui dan
diambil pada waktu yang telah ditentukan.
(iii) Prosedur untuk penyesuaian Proses dan metodologi untuk menilai posisi trading untuk tiap jenis instrumen adalah
valuasi atau cadangan sebagai berikut:
(termasuk deskripsi proses a. Surat Berharga/Efek Hutang.
dan metodologi untuk menilai Dinilai secara harian berdasarkan tingkat harga terkini yang ditransaksikan di pasar
posisi trading dengan tipe yang aktif dan bersumber dari penyedia data keuangan yang kredibel (Penilai
instrumen). Harga Efek Indonesia, Bloomberg, Reuters) dan/atau dari pialang (broker) yang
aktif di pasar.
b. Nilai Tukar (Foreign Exchange) dan Instrumen Derivatif.
Dinilai secara harian menggunakan discounted cash flow yang dihitung dengan
menggunakan data-data pasar (market inputs) yang tersedia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 319
Page 322
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
G: PERMODALAN
Komposisi Permodalan (CC1)
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal
No. Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 10.213.284 a
2 Laba ditahan 18.666.676 b
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 3.113.857 c
4 Modal yang yang termasuk phase out dari CET1 N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment -
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7. Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading 31.993.817
book
8. Goodwill -
9. Aset tidak berwujud lainnya (selain Mortgage-Servicing Rights) (7.128) d
10. Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability (341.512) e
11. Cash-flow hedge reserve N/A
12. Shortfall on provisions to expected losses N/A
13. Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi N/A
14. Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15. Aset pensiun manfaat pasti -
16. Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Neraca) -
17. Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain N/A
18. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19. Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenakan (jumlah di
atas batasan 10%)
20. Mortgage servicing rights N/A
21. Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan -
10%, net dari kewajiban pajak)
22. Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A
24. • Mortgage servicing rights
25. • Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A
26. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional N/A
26a. • Selisih PPA dan CKPN
26b. • PPA atas aset non produktif -
26c. • Aset Pajak Tangguhan (438.160)
26d. • Penyertaan (324.579) f
26e. • Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - g
26f. • Eksposur sekuritisasi -
26g. • Lainnya -
27. Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
28 Jumlah pengurang (regulatory adjusment terhadap CET 1) -
29. Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang (1.111.379)
320 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 323
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal
No. Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
Modal Inti Tambahan (AT 1) : Instrumen
30. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 30.882.438
31 • Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi -
32 • Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi -
33. Modal yang termasuk phase out dari AT1 -
34. Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM N/A
secara konsolidasi
35. • Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
36. Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjusment N/A
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37. Investasi pada instrumen AT 1 sendiri N/A
38. Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain -
39. Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40. Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41. Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
41.a. • Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain -
42. Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
43. Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT1 -
44. Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang
45. Jumlah Modal Inti (Tier 1) ( CET1 + AT 1) 30.882.438
Modal Pelengkap (Tier 2) : Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) 99.521 h
47 Modal yang diterbitkan yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan -
KPMM secara konsolidasi
49. Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
50 Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling 1.283.590
tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 1.383.111
Modal Pelengkap (Tier 2) : Faktor Pengurang (Regulatary Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain N/A
54 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
55 Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan N/A
konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional
56a. • Sinking fund -
56b. • Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjusment 1.383.111
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 32.265.549
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 118.139.502
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 321
Page 324
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
No. Ref. yang
Jumlah (Dalam berasal
No. Komponen
Jutaan Rupiah) dari Neraca
Konsolidasi 1)
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR 26,14%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 26,14%
63 Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 27,31%
64 Tambahan Modal (Buffer) - persentase terhadap ATMR 3,500%
65 • Capital Conservation Buffer 2,500%
66 • Countercyclical buffer 0,000%
67 • Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,000%
68 Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan
• Modal (buffer) - persentase terhadap ATMR 17,32%
National minimal (jika berbeda daari basel 3 )
69 Rasio minimal CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
70 Rasio minimal Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
71 Rasio minimal total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain N/A
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban N/A
pajak)
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang termasuk phase out N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A
redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang termasuk phase out N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT 1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 termasuk phase out N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A
redemptions dan maturities)
322 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 325
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
H: PERMODALAN
Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(Dalam juta rupiah)
Neraca
Konsolidasi
dengan cakupan
Konsolidasi konsolidasi
No. POS - POS berdasarkan No. Referensi
ketentuan
kehati-hatian
Desember 2025
ASET
1. Kas 1.717.615
2. Penempatan pada Bank Indonesia 9.266.931
3. Penempatan pada bank lain 3.856.269
4. Tagihan spot dan derivatif/forward 1.712.827
5. Surat berharga yang dimiliki 35.809.886
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 8.306.914
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali 204.793
(reverse repo)
8. Tagihan akseptasi 1.918.677
9. Kredit yang diberikan 93.122.625
10. Pembiayaan syariah 1) 30.514.596
11. Penyertaan Modal 196.443 g
12. Aset Keuangan lainnya 1.350.520
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (10.548)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah 1) (3.308.828)
c. Lainnya (94.494)
14. Aset tidak berwujud 1.802.017
i. Goodwill 7.128 d
ii. Aset tidak berwujud lainnya 1.794.889 e
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (1.453.377)
i. Goodwill (227.939) d
ii. Aset tidak berwujud lainnya (1.225.438) e
15. Aset tetap dan inventaris 6.329.185
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.542.164)
16. Aset non produktif 751.669
a. Properti terbengkalai 47.110
b. Agunan yang diambil alih 704.558
c. Rekening tunda 1
d. Aset antar kantor 2) 0
17. Aset lainnya 0
Aset pajak tangguhan 324.579 f
Aset lainnya 3.941.498
TOTAL ASET 193.717.633
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 323
Page 326
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
Neraca
Konsolidasi
dengan cakupan
Konsolidasi konsolidasi
No. POS - POS berdasarkan No. Referensi
ketentuan
kehati-hatian
Desember 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 44.343.758 -
2. Tabungan 22.526.785 -
3. Deposito 49.323.553 -
4. Uang Elektronik 0 -
5. Liabilitas kepada Bank Indonesia 0 -
6. Liabilitas keapada bank lain 9.129.697 -
7. Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.372.308 -
8. Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli 7.858.696 -
kembali (repo)
9. Liabilitas akseptasi 1.890.224 -
10. Surat berharga yang diterbitkan 4.272.990 - h
11. Pinjaman/pembiayaan yang diterima 13.840.155 -
12. Setoran jaminan 41.492 -
13. Liabilitas antar kantor 2) 610 -
14. Liabilitas lainnya 6.033.882 -
15. Kepentingan minoritas (minority interest) 630.176 -
TOTAL LIABILITAS 161.264.326 -
EKUITAS
16. Modal disetor
a. Modal dasar -
b. Modal yang belum disetor -/- 12.864.766 -
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- (9.008.858) - a
17. Tambahan modal disetor 0 - a
a. Agio -
b. Disagio -/- 6.357.376 - a
c. Dana setoran modal 0 - a
d. Lainnya 0 - a
18. Penghasilan komprehensif lain (57.313) -
a. Keuntungan - -
b. Kerugian -/- 2.859.478 - c
19. Cadangan 0 - c
a. Cadangan umum -
b. Cadangan tujuan 771.182 - c
20. Laba/rugi 0 -
a. Tahun-tahun lalu -
b. Tahun berjalan 17.455.695 - b
c. Dividen yang dibayarkan 1.657.366 - b
Total Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik (446.385) - b
TOTAL EKUITAS 32.453.307 -
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633
Di sisi aset terdapat kenaikan pada Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) sebesar Rp6.259.845 juta, di sisi lain
terdapat penurunan Tagihan spot dan derivatif/forward sebesar Rp3.009.374 juta.
Sedangkan disisi kewajiban terdapat kenaikan Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) sebesar
Rp6.080.506 juta dan di sisi lain terdapat penurunan Liabilitas spot dan derivatif/forward sebesar Rp2.711.176 juta dibandingkan dengan
periode sebelumnya (Q3 2024).
324 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 327
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
I: PERMODALAN
Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible (CCA)
Long Term Notes
Subordinasi yang
dilakukan tanpa melalui
No Deskripsi Pedoman Pengisian Saham Biasa
Penawaran Umum PT Bank
Maybank Indonesia Tbk
Tahun 2025
1 Penerbit Diisi dengan penerbit dari instrumen. PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
2 Nomor identifikasi (ISIN) Diisi dengan nomor unik identifikasi ID1000099302 IDH000075407
atas penerbitan instrumen tersebut
(misalnya no. yang tercatat di bursa,
ISIN, dll)
3 Hukum yang digunakan Diisi dengan hukum yang digunakan, hukum Indonesia hukum Indonesia
misalnya: hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan Ketentuan OJK tidak mengadopsi N/A N/A
kewajiban pelaksanaan pada TLAC.
Bagian 13 dari Lembar Istilah
TLAC tercapai (untuk instrumen
TLAC sah lainnya yang diatur
oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen
berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi Ketentuan OJK mengenai KPMM tidak N/A N/A
mengadopsi masa transisi
5 Setelah masa transisi Diisi dengan pilihan: CET 1, AT 1, Tier 2, CET-1 Tier 2
atau Tidak Eligible
6 Apakah instrumen eligible Diisi dengan pilihan: Individu; Konsolidasi dan Konsolidasi dan Individu
untuk Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi; atau Konsolidasi dan Individu
Konsolidasi dan Individu Individu
7 Jenis Instrumen Diisi dengan jenis instrumen dengan Saham Biasa Long Term Notes
pilihan: Subordinasi
Saham Biasa, Saham Preferen, Surat
berharga subordinasi, Pinjaman
Subordinasi, Surat berharga, atau
pinjaman lainnya
8 Jumlah yang diakui dalam Diisi dalam Jutaan Rupiah 3.855.908 99.518
perhitungan KPMM
9 Nilai par dari instrumen Diisi dalam Jutaan Rupiah Series A: Rp900/share
Series B: Rp225/share 100.000
Series D: Rp22.5/
share
10 Klasifikasi sesuai standar Diisi dengan pilihan: Equity Liabilitas-Biaya Perolehan
akuntansi keuangan Ekuitas; Liabilitas –Biaya perolehan amortisasi
amortisasi; Liabilitas – Opsi Nilai Wajar;
Non-Pengendali
11 Tanggal penerbitan Diisi: Penawaran Umum 23 Agustus 2023
dd/mm/yyyy Perdana : 21
November 1989
Penawaran Umum
Terbatas (PUT) I: 15
Februari 1994
PUT II: 16 Januari 1997
PUT III: 6 April 1999
PUT III (lanjutan): 21
Juni 1999
PUT IV: 11 Juli 2002
PUT V: 26 Maret 2010
PUT VI: 26 Juin 2013
PUT VII: 27 November
2014
PUT VIII: 6 Juni 2018
12 Tidak ada jatuh tempo Diisi dengan pilihan: Tidak ada jatuh Dengan Jatuh Tempo
(perpetual) atau dengan jatuh Perpetual atau Dengan Jatuh Tempo tempo
tempo
13 Tanggal jatuh tempo Untuk instrumen dengan jatuh tempo, N/A 23 Agustus 2023
diisi tanggal jatuh tempo: dd/mm/
yyyy.
Untuk instrumen perpetual diisi:
Tidak ada tanggal jatuh tempo
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 325
Page 328
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Long Term Notes
Subordinasi yang
dilakukan tanpa melalui
No Deskripsi Pedoman Pengisian Saham Biasa
Penawaran Umum PT Bank
Maybank Indonesia Tbk
Tahun 2025
14 Eksekusi call option atas Diisi dengan pilihan: Ya; Tidak N/A N/A
persetujuan Otoritas Jasa
Keuangan
15 Tanggal call option, jumlah Diisi dengan tanggal call option (dd/ N/A N/A
penarikan dan persyaratan call mm/yyyy), persyaratan Call Option
option lainnya (bila ada) lainnya dan jumlah penarikan (dalam
jutaan rupiah)
16 Subsequent call option Diisi bila ada fitur jumlah subsequent N/A N/A
call option (berapa kali Call Option
dapat dilakukan).
Kupon/dividen
17 Dividen/kupon dengan bunga Diisi dengan pilihan: Floating Fixed
tetap atau floating - Fixed: bila kupon atau dividen
adalah fixed selama jangka waktu
instrumen;
- Floating: bila kupon atau dividen
adalah floating selama jangka
waktu instrumen;
- Fixed to floating: bila kupon/dividen
saat ini adalah fixed, namun bisa
berubah menjadi floating di masa
mendatang; atau
- Floating to fixed: bila kupon/dividen
saat ini adalah floating, namun bisa
berubah menjadi fixed di masa
mendatang
18 Tingkat dari coupon rate atau Diisi dengan tingkat dari kupon atau N/A 7,900%
index lain yang menjadi acuan index yang menjadi acuan dari tingkat
kupon atau dividen.
19 Ada atau tidaknya dividend Diisi dengan pilihan: Ya atau Tidak Tidak Tidak
stopper
20 Fully discretionary; partial atau Apakah Bank memiliki hak penuh Mandatory Tidak dapat membatalkan
mandatory atau partial untuk membatalkan kupon
kupon atau dividen, atau tidak dapat
membatalkan kupon/dividen.
Diisi dengan pilihan: Fully
discretionary, Partially Discretionary,
atau Mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up Diisi dengan pilihan: Ya atau Tidak Tidak Tidak
atau insentif lain
22 Non-kumulatif atau kumulatif Diisi dengan pilihan: Non-kumulatif Non-kumulatif Non-kumulatif
atau kumulatif
23 Dapat dikonversi atau tidak Diisi dengan pilihan: dapat dikonversi Tidak Dapat Tidak Dapat dikonversi
dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi dikonversi
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan Diisi dengan kondisi (trigger point) N/A N/A
trigger point-nya kapan instrumen dikonversi, termasuk
point of non-viability.
25 Jika dapat dikonversi, apakah Diisi dengan penjelasan untuk setiap N/A N/A
seluruh atau sebagian trigger point apakah instrumen akan:
(i) pasti dikonversi secara penuh;
(ii) kemungkinan dikonversi secara
penuh atau sebagian; atau (iii) pasti
dikonversi sebagian.
26 Jika dapat dikonversi, Diisi dengan penjelasan rate konversi N/A N/A
bagaimana rate konversinya atas instrumen.
27 Jika dapat dikonversi; apakah Diisi dengan pilihan: Mandatory, N/A N/A
mandatory atau optional Optional, atau N/A
28 Jika dapat dikonversi, sebutkan Diisi dengan pilihan: CET 1, AT 1, Tier 2, N/A N/A
jenis instrumen konversinya atau N/A
29 Jika dapat dikonversi, sebutkan Diisi dengan penjelasan issuer of N/A N/A
issuer of instrument it converts instrument it converts into
into
30 Fitur write-down Diisi dengan pilihan: Ya atau Tidak Tidak Ya
326 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 329
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Long Term Notes
Subordinasi yang
dilakukan tanpa melalui
No Deskripsi Pedoman Pengisian Saham Biasa
Penawaran Umum PT Bank
Maybank Indonesia Tbk
Tahun 2025
31 Jika terjadi write-down, sebutkan Diisi dengan penjelasan kondisi N/A Dalam hal OJK telah
trigger-nya atau trigger point fitur write-down, menetapkan bahwa
termasuk point of non-viability. Perseroan berada dalam
kondisi terganggu
kelangsungan usahanya
dengan cara memberikan
pemberitahuan tertulis
kepada Perseroan untuk
melakukan Write Down
atas kewajibannya
terhadap Long Term Notes
Subordinasi
32 Jika terjadi write-down, apakah Untuk setiap trigger point untuk N/A Penuh/Sebagian
penuh atau sebagian fitur write down, jelaskan apakah
instrumen akan di write down: (i)
akan selalu di write down penuh; (ii)
kemungkinan di write down sebagian;
(iii) akan selalu di write down
sebagian.
33 Jika terjadi write down; Diisi dengan pilihan: Permanen atau N/A Permanen
permanen atau temporer Temporer
34 Jika terjadi write down temporer, Diisi dengan penjelasan mekanisme N/A N/A
jelaskan mekanisme write-up write-up.
34a Tipe subordinasi Diisi dengan tipe subordinasi N/A Long Term Notes
Subordinasi
35 Hierarki instrumen pada saat Diisi dengan penjelasan hirarki Instrumen ini adalah menempati peringkat pari
likuidasi instrumen pada saat likuidasi. modal disetor dan passu tanpa preferensi
disubordinasikan diantara pemegang LTN
untuk komponen Subordinasi atau kreditur
modal lainnya. lainnya
Tersedia untuk
menyerap kerugian
yang terjadi sebelum
likuidasi atau selama
likuidasi
36 Apakah terdapat fitur yang non- Diisi dengan pilihan: Ya atau Tidak Tidak Tidak
compliant
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non- Diisi dengan penjelasan fitur yang N/A N/A
compliant non-compliant.
J: PERMODALAN
Analisis Kualitatif
Instrumen Permodalan yang diterbitkan oleh Bank mengacu pada POJK No. 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, beserta perubahannya. Pada POJK tersebut terdapat instrumen permodalan
berupa Modal Inti Utama (Tier 1) dan Modal Pelengkap (Tier 2) beserta rincian fitur-fitur instrumen permodalannya.
Untuk instrumen modal pelengkap, untuk dapat diakui sebagai Tier 2 Capital harus memenuhi persyaratan yang
tercantum pada Pasal 19 POJK tersebut diantaranya memiliki jangka waktu 5 tahun atau lebih dan hanya dapat dilunasi
setelah memperoleh persetujuan dari OJK, memiliki fitur untuk dikonversi menjadi saham biasa atau mekanisme write
down dalam hal Bank berpotensi terganggu kelangsungan usahannya (point of non viability), yang dinyatakan secara
jelas dalam dokumentasi penerbitan atau perjanjian, dan fitur-fitur lainnya. Bank harus mengajukan permohonan
untuk persetujuan kepada OJK agar subdebt dapat diakui sebagai modal pelengkap. Modal Pelengkap dapat diakui
maksimal 100% dari Modal Inti. Untuk keperluan perhitungan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”), LTN
subordinasi di atas diperhitungkan sebagai modal pelengkap setelah Bank menerima surat persetujuan dari OJK No.
S-100/PB.32/2023 tanggal 6 Oktober 2023.
Bank senantiasa berupaya menjaga permodalan yang disesuaikan dengan Internal Capital Target (ICT) Bank serta
untuk memenuhi persyaratan modal minimum sesuai regulasi yang berlaku.
Penerbitan Instrumen permodalan baik melalui penerbitan saham biasa melalui HMETD atau Non-HMETD maupun
Instrumen Subordinasi mengacu pada rencana permodalan Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 327
Page 330
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
K: MANAJEMEN RISIKO
Pengungkapan Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)
Manajemen risiko adalah komponen yang penting dalam Nilai utama dari manajemen risiko di Bank adalah
pengambilan keputusan untuk mendukung strategi bisnis penerapan budaya risiko oleh karyawan Bank dalam
Bank. Di dalam seluruh aspek bisnis Bank, risiko adalah setiap aspek bisnis dan organisasi Bank sebagai
bagian yang tidak terpisahkan dimana dengan adanya komponen penting dalam memperkuat tata kelola risiko
ketidakpastian maka selalu ada potensi terjadinya dan membentuk prinsip manajemen risiko sebagai
kerugian baik dapat diperkirakan maupun tidak dapat fondasi dari struktur manajemen risiko yang kuat.
diperkirakan yang harus dipertimbangkan. Manajemen Bank melakukan identifikasi risiko secara berkala
risiko berperan untuk menyeimbangkan tingkat risiko antara lain melalui proses survei risk landscape, proses
yang bersedia diambil sesuai dengan strategi bisnis persetujuan bisnis baru dan produk baru, evaluasi dan
Bank dan pada saat bersamaan juga menjaga kondisi pengujian (stress testing) yang berwawasan kedepan
keuangan dan permodalan yang sehat. serta arahan dari manajemen senior dan Direksi dalam
rangka penentuan strategi bisnis dan bagaimana
Dalam menerapkan manajemen risiko yang efektif mencapainya di tengah berbagai tantangan dan
pada kegiatan bisnis sehari-hari, sesuai dengan Bank tekanan.
mencakup 4 (empat) pilar utama manajemen risiko
antara lain: 5 (lima) tahapan utama proses manajemen risiko
a. Pengawasan aktif Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan diterapkan secara berkelanjutan di Bank antara lain
Pengawas Syariah identifikasi risiko, pengukuran risiko, pengendalian risiko,
b. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit pemantauan dan pelaporan risiko, serta pemantauan
manajemen risiko rencana aksi keuangan berkelanjutan.
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
pemantauan dan pengendalian risiko serta sistem Bank melakukan identifikasi 8 (delapan) jenis risiko sesuai
informasi manajemen risiko dengan peraturan OJK terkait penerapan manajemen
d. Sistem pengendalian internal yang menyeluruh risiko untuk bank umum yakni risiko kredit, risiko pasar,
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko kepatuhan,
Bank memiliki dan mengimplementasikan kerangka kerja risiko hukum, risiko reputasi dam risiko stratejik. Selain
manajemen risiko beserta lampiran kerangka kerja yang kedelapan jenis risiko tersebut, terdapat 2 (dua) risiko
bertindak selaku payung atas seluruh kebijakan dan tambahan terkait penerapan manajemen risiko untuk
prosedur manajemen risiko yang mengatur penerapan Unit Usaha Syariah di Bank yaitu risiko imbal hasil dan
tata kelola manajemen risiko di Bank. risiko investasi. Dalam penerapan manajemen risiko
terintegrasi bagi konglomerasi keuangan Maybank
Indonesia, terdapat 2 (dua) risiko yang juga diidentifikasi
dan dikelola yaitu risiko transaksi intra-grup dan risiko
asuransi, disamping itu Bank juga memantau country risk
dan transfer risk.
328 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 331
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
L.1: RASIO PENGUNGKIT
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
(Dalam juta rupiah)
No Keterangan Individual Konsolidasi
1 Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross 181.884.496 197.131.503
sebelum dikurangi CKPN).
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan - -
asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan - -
dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam
aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.
Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset
pada laporan posisi keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank - -
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi - -
keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari
perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler - -
dengan menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan - -
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 3.098.182 3.098.182
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo. 632.841 632.841
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK. 9.547.600 9.547.600
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN. (4.230.546) (4.087.089)
12 Penyesuaian lainnya. - -
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit. 190.932.573 206.323.037
Analisa Kualitatif
Individual
Terdapat penurunan total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit yang disebabkan karena total aset mengalami penurunan
dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu sebesar Rp5.715.359 juta
Konsolidasi
Terdapat penurunan total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit yang disebabkan karena total aset mengalami penurunan
dibandingkan dengan periode sebelumnya yaitu sebesar Rp4.525.176 juta
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 329
Page 332
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
L.2: RASIO PENGUNGKIT
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
No Keterangan
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan
eksposur SFT (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total
eksposur aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat
perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan add-on untuk transaksi penjualan
derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif
Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan current exposure sebagaimana
diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT
18 Total Eksposur SFT
Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi
CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)
22 Total Eksposur TRA
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti
24 Total Eksposur
Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
Rasio Pengungkit (Leverage)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro
pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
330 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 333
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
Individual Konsolidasi
31 Desember 2025 30 September 2025 31 Desember 2025 30 September 2025
171.659.962 182.511.527 186.906.969 196.568.351
- - - -
(413.207) (441.623) (413.207) (441.623)
- - - -
(3.073.005) (3.388.813) (3.413.870) (3.699.193)
(1.157.541) (1.193.486) (673.219) (710.730)
167.016.209 177.487.605 182.406.673 191.716.805
1.689.086 1.840.133 1.689.086 1.840.133
3.535.130 3.256.814 3.535.130 3.256.814
N/A N/A N/A N/A
- - - -
- - - -
5.224.216 5.096.947 5.224.216 5.096.947
8.511.705 3.192.943 8.511.705 3.192.943
- - - -
632.843 259.450 632.843,00 259.450
- - - -
9.144.548 3.452.393 9.144.548 3.452.393
48.945.901 53.142.150 48.945.901 53.142.150
(39.285.407) (44.414.321) (39.285.407) (44.414.321)
(112.894) (119.703) (112.894) (119.703)
9.547.600 8.608.126 9.547.600 8.608.126
25.325.724 24.709.917 30.882.115 30.111.954
190.932.573 194.645.071 206.323.037 208.874.271
13,26% 12,69% 14,97% 14,42%
13,26% 12,69% 14,97% 14,42%
3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
N/A N/A N/A N/A
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 331
Page 334
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Nama Bank: PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Posisi Laporan : Desember 2025
No Keterangan
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale
accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan
(sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai
tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari
nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro
pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-
rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Individual
Pemenuhan Leverage Ratio per 31 Desember 2025 adalah sebesar 13.26%, masih di atas ketentuan yang ditetapkan yaitu sebesar 3%.
Komponen terbesar modal inti diperoleh dari agio sebesar Rp6.357.376 juta dan laba tahun-tahun lalu sebesar Rp12.291.502 juta. Total
eksposur terbesar berasal dari kredit yang diberikan sebesar Rp108.625.913 juta dan Surat berharga yang dimiliki sebesar Rp35.880.642
juta.
Konsolidasi
Pemenuhan Leverage Ratio per 31 Desember 2025 adalah sebesar 14.97%, masih di atas ketentuan yang ditetapkan yaitu sebesar 3%.
Komponen terbesar modal inti diperoleh dari agio sebesar Rp6.357.376 juta dan laba tahun-tahun lalu sebesar Rp17.009.310 juta. Total
eksposur terbesar berasal dari kredit yang diberikan sebesar Rp123.637.221 juta dan Surat berharga yang dimiliki sebesar Rp35.809.886
juta.
W: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit Risk (CCRA)
Kualitatif CCRA:
Bank menggunakan metode Pendekatan Standar dalam menghitung tagihan bersih Transaksi Derivatif dalam
perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit sesuai dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 48/SEOJK.03/2017. Perhitungan ATMR Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterpary Credfit Risk)
dengan Metode Pendekatan Standar atas Transaksi Derivatif menghitung baik posisi Banking Book maupun Trading
Book.
332 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 335
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
Individual Konsolidasi
31 Desember 2025 30 September 2025 31 Desember 2025 30 September 2025
459.649 499.564 459.649 499.564
8.511.705 3.192.943 8.511.705 3.192.943
182.880.517 191.951.692 198.270.981 206.180.892
182.880.517 191.951.692 198.270.981 206.180.892
13,85% 12,87% 15,58% 14,60%
13,85% 12,87% 15,58% 14,60%
X: RISIKO KREDIT
Analisis Eksposur Counterpary Credit Risk (CCR1)
(Dalam juta rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
a b c d e f a b c d e f
Alpha Alpha
Potential digunakan Potential digunakan
Replacement Future untuk Tagihan Replacement Future untuk Tagihan
EEPE ATMR EEPE ATMR
Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih
(PFE) regulatory (PFE) regulatory
EAD EAD
1 SA-CCR (untuk 1.206.490 2.525.093 1,4 5.224.216 2.531.607 937.912 1.734.559 1,4 3.741.459 2.086.450
derivatif)
2 Metode N/A N/A N/A N/A
Internal Model
(untuk derivatif
dan SFT)
3 Pendekatan N/A N/A N/A N/A
sederhana
untuk mitigasi
risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan 0 0 0 0
komprehensif
untuk mitigasi
risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A N/A N/A
6 TOTAL 2.531.607 2.086.450
Analisis Kualitatif
Sesuai dengan SEOJK Nomor 48/SEOJK.03/2017. Perhitungan ATMR Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan (Counterpary Credfit Risk) dengan
Metode Pendekatan Standar atas Transaksi Derivatif.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 333
Page 336
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Z: RISIKO KREDIT
Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
31 Desember 2025
Bobot Risiko a b c d e f g h i j k
No.
Total
Kategori
0% 10% 20% 30% 40% 50% 75% 85% 100% 150% Tagihan
Portofolio
Bersih
1 Tagihan kepada 410.648 0 0 0 0 0 0 0 0 0 410.648
Pemerintah
a. Tagihan 410.648 0 0 0 0 0 0 0 0 0 410.648
kepada
Pemerintah
Indonesia
b. Tagihan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
kepada
Pemerintah
Negara Lain
2 Tagihan kepada 0 0 0 0 0 101.667 0 0 0 0 101.667
Entitas Sektor
Publik
3 Tagihan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
kepada Bank
Pembangunan
Multilateral
dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada 0 0 440.561 112.579 363.784 4.364 4.042 0 160 0 925.490
Bank
a. Tagihan 0 0 132.518 0 0 2.123 0 0 0 0 134.641
Jangka Pendek
b. Tagihan 0 0 308.043 112.579 363.784 2.241 4.042 0 160 0 790.849
Jangka
Panjang
5 Tagihan kepada 0 0 328.527 0 0 3.336 0 0 0 0 331.863
Perusahaan Efek
dan Lembaga
Jasa Keuangan
Lainnya
a. Tagihan 0 0 0 0 0 3.336 0 0 0 0 3.336
Jangka Pendek
b. Tagihan 0 0 328.527 0 0 0 0 0 0 0 328.527
Jangka
Panjang
6 Tagihan Kepada 0 0 0 0 0 0 7.108 0 13.192 0 20.300
Usaha Mikro,
Usaha Kecil, dan
Portofolio Ritel
7 Tagihan kepada 0 0 1.052.449 0 0 937.293 0 10.260 1.434.247 0 3.434.249
Korporasi
TOTAL 410.648 0 1.821.537 112.579 363.784 1.046.660 11.150 10.260 1.447.599 0 5.224.216
334 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 337
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
31 Desember 2024
a b c d e f g h i j k
Total
0% 10% 20% 30% 40% 50% 75% 85% 100% 150% Tagihan
Bersih
272.808 0 0 0 0 0 0 0 0 0 272.808
272.808 0 0 0 0 0 0 0 0 0 272.808
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 3.315 0 0 0 0 0 0 0 3.315
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 250.721 44.854 335.545 2.393 0 0 0 0 633.513
0 0 81.088 0 0 2.393 0 0 0 0 83.481
0 0 169.633 44.854 335.545 0 0 0 0 0 550.032
0 0 351.433 0 0 18 31.578 0 0 0 383.029
0 0 0 0 0 18 0 0 0 0 18
0 0 351.433 0 0 0 31.578 0 0 0 383.011
0 0 0 0 0 0 19.416 3 29.062 0 48.481
0 0 732.911 0 0 125.358 0 14.259 1.527.786 0 2.400.314
272.808 0 1.338.380 44.854 335.545 127.769 50.994 14.262 1.556.848 0 3.741.459
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 335
Page 338
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
AA: RISIKO KREDIT
Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
(Dalam juta rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
a b a b
No. Deskripsi
Proteksi yang Proteksi yang Proteksi yang Proteksi yang
Dibeli Dijual Dibeli Dijual
NILAI NOTIONAL
1 Forward 1.683.755 3.304.299 3.811.724 3.477.817
2 Swap 70.872.507 49.161.166 47.736.754 45.305.038
3 Future 0 0 0 0
4 Option 2.595.681 2.595.681 1.511.352 1.511.352
5 Spot 1.034.150 209.336 781.750 811.524
TOTAL NILAI NOTIONAL 76.186.093 55.270.482 53.841.580 51.105.731
NILAI WAJAR
1 Nilai Wajar Positif (Aset) 1.515.119 197.708 1.176.590 207.935
2 Nilai Wajar Negatif (Kewajiban) 263.730 1.107.738 261.778 1.097.668
TOTAL NILAI WAJAR 1.778.849 1.305.446 1.438.368 1.305.603
Analisis Kualitatif
Perubahan terbesar nilai Notional terdapat penurunan pada proteksi yang dijual dan proteksi yang dibeli transaksi Future, dan
penurunan Nilai Notional untuk Proteksi yang dijual pada transaksi spot. Pada nilai wajar positif (Aset) terjadi kenaikan pada proteksi
beli.
BB: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Kualitatif mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)
Analisis Kualitatif
NIHIL (-)
336 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 339
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CC: RISIKO KREDIT
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book (Tabel SEC1)
a b c e f g i j k
Bank sebagai Originator Bank sebagai Sponsor Bank sebagai Investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
1 Retail (total): (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
a. Kredit
perumahan
b. Kartu kredit
c. Eksposur ritel
lainnya
d. Resekuritisasi
2 Wholesale (total): (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
a. Kredit korporasi
b. Kredit komersil
c. Sewa dan
piutang
d. Other wholesale
e. Resekuritisasi
Analisis Kualitatif
NIHIL
DD: RISIKO KREDIT
Eksposur Sekuritisasi pada Trading Book (Tabel SEC2)
a b c e f g i j k
Bank sebagai Originator Bank sebagai Sponsor Bank sebagai Investor
Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Subtotal Tradisional Sintetis Sub-total
1 Retail (total): (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
a. Kredit
perumahan
b. Kartu kredit
c. Eksposur ritel
lainnya
d. Resekuritisasi
2 Wholesale (total): (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
a. Kredit korporasi
b. Kredit komersil
c. Sewa dan
piutang
d. Other wholesale
e. Resekuritisasi
Analisis Kualitatif
NIHIL
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 337
Page 340
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
EE: RISIKO KREDIT
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya -
Bank yang Bertindak sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
a b c d e f g h i
Nilai Eksposur Exposure Values
(berdasarkan Bobot Risiko) (berdasarkan Regulatory Approach)
>20% to >50% to >100% to
≤20% 1.250%
50% 100% <1.250%
Bobot Bobot IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250%
Bobot Bobot Bobot
Risiko Risiko
Risiko Risiko Risiko
Total Eksposur (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
1 Sekuritisasi Tradisional
a. Di mana Underlying
Sekuritisasi
(1) Ritel
(2) Non Ritel
b. Di mana Re-
Sekuritisasi
(1) Senior
(2) Non-senior
2 Sekuritisasi Sintetis
a. Di mana Underlying
Sekuritisasi
(1) Ritel
(2) Non Ritel
b. Di mana Re-
Sekuritisasi
(1) Senior
(2) Non-senior
Analisis Kualitatif
NIHIL
338 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 341
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
j k l m n o p q
ATMR
Capital Charge after Cap
(berdasarkan Regulatory Approach)
IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250% IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250%
(-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 339
Page 342
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
FF: RISIKO KREDIT
Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya -
Bank yang Bertindak sebagai Investor (SEC4)
a b c d e f g h i
Nilai Eksposur Exposure Values
(berdasarkan Bobot Risiko) (berdasarkan Regulatory Approach)
>20% to >50% to >100% to
≤20% 1.250%
50% 100% <1.250%
Bobot Bobot IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250%
Bobot Bobot Bobot
Risiko Risiko
Risiko Risiko Risiko
Total Eksposur (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
1 Sekuritisasi Tradisional
a. Di mana Underlying
Sekuritisasi
(1) Ritel
(2) Non Ritel
b. Di mana Re-
Sekuritisasi
(1) Senior
(2) Non-senior
2 Sekuritisasi Sintetis
a. Di mana Underlying
Sekuritisasi
(1) Ritel
(2) Non Ritel
b. Di mana Re-
Sekuritisasi
(1) Senior
(2) Non-senior
Analisis Kualitatif
NIHIL
340 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 343
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
j k l m n o p q
ATMR
Capital Charge after Cap
(berdasarkan Regulatory Approach)
IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250% IRB RBA IRB SFA SA/SSFA 1.250%
(-) (-) (-) (-) (-) (-) (-) (-)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 341
Page 344
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRA: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Kredit secara Umum
LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO g. Melakukan pemetaan ulang terhadap FSCM
UNTUK RISIKO KREDIT (Financial Supply Chain Management) sebagai
Risiko kredit adalah risiko kerugian akibat kegagalan pihak bagian dari ekosistem Transaction Banking untuk
lain dalam memenuhi kewajibannya kepada Bank sesuai memberikan solusi pembiayaan yang terintegrasi
dengan persyaratan fasilitas kredit yang telah disepakati. kepada nasabah (end to end ecosystem
Termasuk dalam Risiko Kredit yaitu Risiko Kredit akibat financing).
kegagalan debitur, Risiko Kredit akibat terkonsentrasinya h. Berperan aktif dalam membantu nasabah untuk
penyediaan dana (Risiko Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit melakukan proses transisi ke praktek pembiayaan
akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk), berkelanjutan sebagai bagian dari roadmap ESG
Risiko Kredit akibat kegagalan settlement (settlement Bank.
risk), dan Risiko Kredit akibat country Risk. i. Mulai mengambil peran utama dalam
pembiayaan sindikasi dengan memaksimalkan
Model Bisnis layanan termasuk agency services, antara lain
Pertumbuhan kredit Bank difokuskan kepada sektor sebagai facility agent, securities agent dan
– sektor yang dinilai “attractive”, sesuai dengan risk escrow agent.
posture yang ditetapkan, termasuk pada sektor – sektor
yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. 2. Strategi Pemberian Kredit pada Perbankan CFS
Diharapkan segmen Global Banking dan CFS Banking a. Pertumbuhan pada segmen Non Retail :
dapat memberikan kontribusi pertumbuhan yang i. Business Banking (BB) : fokus kepada winning
signifikan di tahun 2025. Adapun strategi pertumbuhan industries, pertumbuhan pipeline dikantor
kredit Bank selama tahun 2025 adalah sebagai berikut: cabang & referral, trade financing serta
peningkatan retensi nasabah
1. Strategi Pemberian Kredit pada Perbankan Global ii. SME+ : Fokus pada peningkatan akuisisi NTB
a. Peningkatan profitabilitas portfolio kredit segmen dan referral kantor cabang
Global Banking terutama melalui penataan
ulang target segmentasi dan fokus pada solusi b. Terus melanjutkan momentum pertumbuhan
kebutuhan nasabah serta peningkatan basis Segmen Ritel
jumlah nasabah. i. RSME : Pengembangan bisnis dengan
b. Fokus kepada sektor - sektor yang memiliki memanfaatkan jaringan cabang dan
profitabilitas lebih baik dan memberikan flow perbankan digital, memperkuat underwriting
bisnis yang cukup tinggi kepada Bank serta standard secara kontinu berdasarkan hasil
membangun kapabilitas frontliner dalam hal lesson learned atas newly delinquent account,
“industry expert” serta peningkatan retensi nasabah
a) Segmen Korporasi Besar (LLC): Properti, ii. Mortgage : memperkuat hubungan kepada
Tambang Emas dan Nikel serta Energi pengembang perumahan dan agen property
terbarukan (green energy). serta mempertajam Unique Value Proposition
b) Segmen BUMN (SOE): melakukan maintain atas (UVP) untuk segmen dengan ticket size yang
portofolio eksisting. lebih besar
c) Segmen FIG: Fokus pada perusahaan iii. Auto : Pertumbuhan yang agresif pada
multifinance besar, Sekuritas dan tekfin. KPM termasuk anak perusahaan dengan
c. Fokus terhadap grup obligor untuk mempercepat pertumbuhan aset yang bertumbuh pada
penetrasi kepada nasabah yang bersifat strategis. segmen-segmen baru seperti Electric Vehicle
d. Menawarkan produk interest rate swap atau (menggunakan underwriting standard yang
pembiayaan ulang kepada pinjaman berjangka lebih conservative)
dengan suku bunga fluktuatif (floating rate) iv. Card : Mendorong peningkatan akuisisi melalui
menjadi suku bunga tetap (fixed rate). referral cabang, perbankan digital dan co-
e. Percepatan proses persetujuan kredit melalui branding untuk meningkatkan portfolio pada
pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas segmen Kartu Kredit
front liner dalam melakukan analisa kredit yang v. Personal Loan (PITA): Pengembangan bisnis
lebih mendalam serta penambahan jadwal dengan focus kepada nasabah existing
komite persetujuan kredit, fokus pada penguatan Maybank memanfaatkan data analytic untuk
proses account planning untuk mengidentifikasi menghasilkan leads yang berkualitas.
kebutuhan nasabah.
f. Kolaborasi dengan Transaction Banking, Global
Market, dan Unit Shariah untuk menyediakan
dan menawarkan “Synthetic financing” kepada
nasabah dengan harga (pricing) yang lebih
kompetitif.
342 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 345
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Segmen non-retail mencakup kredit yang bersumber prosedur Manajemen Risiko tersebut dilakukan dengan
dari target market dengan sifat beragam dan kompleks, memperhatikan antara lain jenis, kompleksitas kegiatan
sehingga memerlukan analisa risiko yang lebih bisnis, profil risiko dan tingkat risiko yang akan diambil
mendalam, penentuan struktur fasilitas serta penetapan (risk appetite) serta peraturan yang ditetapkan otoritas
covenant yang tepat. Umumnya debitur dalam segmen dan/atau praktik perbankan yang sehat. Selain itu
ini berbentuk korporasi/ komersial, Lembaga Keuangan penerapan kebijakan dan prosedur Manajemen Risiko
(“LK”)/ LK Bukan Bank (“LKBB”) dan Sovereign. yang dimiliki Bank harus didukung oleh kecukupan
permodalan dan kualitas sumber daya manusia.
Proses kredit pada segmen ini diawali dari analisa
target market berdasarkan kajian industri dengan Risk Appetite Statements (RAS) merupakan penjabaran
memperhatikan limit industri untuk mengelola risiko dari risk appetite yang komprehensif dari semua risiko
konsentrasi kredit pada setiap kelompok industri dan material yang melekat pada aktifitas Bank. Risk Appetite
juga berfungsi sebagai media kontrol yang memastikan Statements (RAS) menerjemahkan risk appetite menjadi
penyediaan dana sesuai dengan target market yang limit-limit risiko dan kontrol untuk mengelola eksposur
telah ditetapkan. Selanjutnya dilakukan inisiasi kredit yang risiko yang berasal dari aktivitas bisnis Bank.
diikuti dengan proses analisa kredit yang meliputi analisa
kuantitatif, kualitatif, serta analisa terhadap agunan/ Terkait dengan limit risiko kredit, Bank telah mempunyai
guarantee, yang kemudian dilanjutkan dengan proses Komite Kredit yang bertanggung jawab antara lain:
review serta pemberian keputusan dengan four-eyes 1. Mengevaluasi serta memberikan keputusan untuk
principle yang melibatkan fungsi business dan fungsi proposal pinjaman.
review. Secara berkesinambungan pengelolaan account 2. Melakukan koordinasi dengan Asset & Liability
dilakukan melalui monitoring dan review secara berkala Committee dalam aspek pendanaan perkreditan.
dengan bantuan berbagai tools pendukung, sehingga 3. Mengkaji limit, internal rating, dan lainnya yang terkait
untuk selanjutnya dapat segera dilakukan tindak lanjut dengan sisi aset Bank.
atas account-account tersebut.
Struktur dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit
Sementara itu untuk proses kredit retail bergerak secara Dalam hal pengelolaan risiko kredit, Bank memiliki
systemize dengan mengandalkan data dari Credit arsitektur kebijakan perkreditan yang dapat dijadikan
Bureau, SLIK dan Scoring Model serta cut off risiko yg pedoman dalam rangka standarisasi kebijakan,
dibentuk berdasarkan hasil Portfolio Analytics. Proses ketentuan dan prosedur pada setiap tahapan proses
Kredit diarahkan ke automatisation dan semakin hari perkreditan seperti di bawah ini:
bergerak ke digitalization untuk mengurangi manual
judgement serta potensi human error dalam proses. Kerangka Kerja Risiko Kredit
Hal ini dikarenakan sifat mass market and population (KKRK)
segmentation assessment dari Pengawasan Risiko Kredit
Retail. Tingkat 2A
Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan per Segmen
Bisnis
Oleh Karena itu dalam penanganan risiko kredit
retail, Bank terus mengarahkan pengembangan data
Tingkat 2B
science yang selama ini telah kami lakukan. Hal ini Credit Underwriting Standard (CUS) & Product
bertujuan agar makin tajam dalam pengembangan Development Assessment (PDA)
proses Pengawasan Risiko Kredit Retail yang meliputi
unsur-unsur: Tingkat 3
a. Population and Segmentation movement Analytics, Prosedur Perkreditan
metode ini digunakan untuk analisa mendalam atas
pergerakan kualitas dari setiap product serta profilling
behaviour dari segment populasi, 1. Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK) – merupakan
b. Continue Model assessment, untuk melihat apakah kebijakan utama/induk (umbrella policy) perkreditan
model yg berjalan masih applicable atau harus sudah yang mengatur kebijakan secara umum yang harus
dilakukan rekalibrasi atau model re-development, diimplementasikan secara Bankwide dan sebagai
c. Products assessment against target market, landasan kebijakan dibawahnya.
d. Effort for Digitalization dengan arah pengembangan AI 2. Kebijakan Perkreditan / Pembiayaan per segmen
Modeling sebagai tujuan kedepan, Bisnis, CUS & PDA – merupakan kebijakan kredit yang
e. Improvement on customer experience tanpa mengatur Segmentasi Bisnis/Lintas Unit Kerja/Produk
mengorbankan Risk Appetite yg telah ditentukan. Program dan turunan dari Kerangka Kerja Risiko Kredit
(KKRK).
Kecukupan Kebijakan, Prosedur dan Penetapan 3. Prosedur Perkreditan – merupakan petunjuk
Limit Manajemen Risiko pelaksanaan yang berisi panduan tertulis mengatur
Penerapan Manajemen Risiko yang efektif harus secara detail, termasuk namun tidak terbatas
didukung dengan kerangka yang mencakup kebijakan mengenai operasional kredit, transaksi produk
dan prosedur Manajemen Risiko serta limit risiko yang program, serta aktivitas kontrol pada masing-masing
ditetapkan secara jelas, serta sejalan dengan visi, misi fungsi Unit Kerja yang terkait perkreditan.
dan strategi bisnis Bank. Penyusunan kebijakan dan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 343
Page 346
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Fungsi Manajemen Risiko Kredit, Pengendalian evaluasi ini Unit Manajemen Risiko juga menggunakan
Risiko, Kepatuhan dan Audit Internal. Risk Acceptance Criteria (RAC) industry, yang telah
Risiko kredit dapat timbul dari berbagai aktivitas didesain untuk beberapa industri spesifik sebagai
fungsional perbankan, seperti risiko yang timbul dari saringan awal dalam proses pemberian kredit yang juga
penyaluran pinjaman / pembiayaan kepada debitur / mencakup penilaian atas aspek Environment, Social, and
nasabah, maupun dari aktivitas treasury dan investasi Government (ESG)/ Lingkungan, Sosial, Tata Kelola (LST).
serta trade financing. Selanjutnya, Unit Manajemen Risiko Kredit memberikan
rekomendasi atas kelayakan proposal tersebut dan jika
Guna memitigasi potensi dampak yang cukup besar, diperlukan memberikan tambahan kondisi/ persyaratan
Bank harus mengelola risiko kredit dengan baik pada guna memitigasi potensi risiko kredit yang dapat
tingkat debitur maupun di tingkat portofolio dalam ditimbulkan atas pemberian kredit tersebut. Rekomendasi
seluruh aktivitas fungsional Bank. Selain account pengajuan kredit diteruskan oleh Unit Manajemen Risiko
monitoring yang dilaksanakan oleh Unit Bisnis sehari-hari, Kredit kepada Pemutus Kredit.
Unit Kerja Manajemen Risiko juga melakukan pengelolaan
risiko kredit secara terpisah, baik secara fungsional Pengajuan kredit di bawah jumlah tertentu ditangani
ataupun organisasi untuk memastikan integritas dalam secara langsung oleh unit bisnis sesuai dengan delegasi
proses penilaian risiko tersebut. kewenangan yang diberikan. Wewenang persetujuan
kredit yang dimiliki oleh unit bisnis ditinjau secara
Melalui budaya kredit yang kuat meliputi kebijakan berkala dan dievaluasi berdasarkan kriteria yang telah
perkreditan yang jelas, evaluasi kredit yang menyeluruh direkomendasikan oleh Unit Manajemen Risiko Kredit dan
serta pengelolaan portofolio yang baik, Bank secara dibahas lebih lanjut untuk memperoleh persetujuan dari
terus menerus melakukan evaluasi risiko kredit atas Komite/ Pejabat berwenang.
portofolio dan peninjauan oleh unit bisnis bersama unit
manajemen risiko, serta pemantauan secara aktif oleh Selain memberikan rekomendasi dalam proses
manajemen. Selanjutnya, dengan tujuan meningkatkan pengajuan kredit, Unit Manajemen Risiko Kredit juga
kompetensi perkreditan dan memastikan pemahaman memantau kualitas kredit untuk seluruh portofolio non-
staf kredit atas kebijakan perkreditan yang berlaku, retail Bank dengan cara memperhatikan indikasi awal
Unit Kerja Manajemen Risiko terkait Perkreditan secara kemungkinan terjadinya penurunan kualitas kredit yang
berkelanjutan mengadakan pelatihan analisa kredit dan dapat disebabkan oleh perubahan kondisi pasar, industry
sosialisasi kebijakan perkreditan, baik di kantor pusat outlook, makro ekonomi dan regulasi.
maupun cabang.
Unit Manajemen Risiko Kredit juga memastikan bahwa
Dalam tujuannya untuk memberikan layanan yang lebih Unit Bisnis melakukan pemantauan terhadap kesesuaian
baik dan efektif, serta untuk mendukung pertumbuhan klasifikasi kredit dengan kondisi debitur secara berkala
usaha yang sehat dan menghasilkan keuntungan yang melalui sebuah mekanisme yang disebut Early Alert
berkelanjutan dengan tetap mempertahankan prinsip Mechanism (EAM) yang merupakan metode deteksi
kehati-hatian, Unit Manajemen Risiko terkait Perkreditan dini kondisi nasabah melalui serangkaian pertanyaan
bekerja sama dengan Unit Bisnis menyempurnakan yang disebut early alert checklist yang wajib dilakukan
kebijakan kredit/pembiayaan guna memastikan assessment oleh Unit Bisnis pada saat melakukan
pengelolaan risiko kredit yang lebih baik, mengevaluasi kunjungan bisnis.
batasan wewenang persetujuan kredit, serta memastikan
proses credit underwriting, evaluasi, dan mitigasi risiko Hasil kunjungan bisnis tersebut disusun melalui media
kredit dilaksanakan sesuai dengan kebijakan-kebijakan berbasis web (sistem Call Report) dan dapat diolah
kredit tersebut. untuk kemudian ditindaklanjuti baik oleh unit Bisnis
Di dalam Unit Bisnis telah dibentuk juga Embedded Risk maupun Unit Manajemen Risiko Kredit untuk memonitor
Unit (ERU) untuk memperkuat pengelolaan risiko sehari- adanya indikasi perburukan pada kualitas kredit
hari yang melekat dalam bisnis dan/atau kegiatannya nasabah, serta mengusulkan langkah-langkah untuk
melalui penerapan yang efektif dan kepatuhan menindaklanjuti kondisi tersebut. Pemantauan juga
pada kerangka kerja, kebijakan, prosedur dan kontrol dilakukan melalui mekanisme past due monitoring
manajemen risiko. dimana debitur yang mengalami keterlambatan dalam
pembayaran kewajiban dapat segera ditindaklanjuti
Proses persetujuan kredit yang efektif telah sesegera mungkin sebagai langkah awal. Selain itu untuk
memungkinkan proses pengambilan keputusan kredit lebih meningkatkan proses pemantauan kualitas kredit,
yang optimal, dimana dalam pelaksanaan proses Unit Manajemen Risiko Kredit juga telah membentuk
persetujuan tersebut, selain terdapat Komite Kredit, Bank Asset Quality Committee yang di mana berfungsi untuk
juga menetapkan pendelegasian wewenang dalam mendiskusikan kondisi akun-akun serta memutuskan
bentuk Joint Authority Limit (JAL). action plan untuk memitigasi dampak risiko kredit.
Unit Manajemen Risiko Kredit melakukan evaluasi Untuk mengoptimalkan proses pengendalian risiko,
independen pada setiap proposal kredit yang diajukan Unit Manajemen Risiko terkait Perkreditan senantiasa
oleh unit Bisnis dengan jumlah tertentu, baik per debitur mengkaji, mengembangkan, dan memperbaiki sistem
maupun per kelompok debitur, guna memastikan semua dan tools yang digunakan sebagai alat monitoring risiko
risiko telah diidentifikasi dan dimitigasi. Pada tahap secara berkala setiap tahunnya. Sebagai alat bantu
344 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 347
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
untuk memaksimalkan proses evaluasi, monitoring, Risiko settlement dimitigasi melalui mekanisme
dan pengendalian risiko kredit, telah dikembangkan penyelesaian transaksi seperti Good Fund Basis, Payment
media berbasis web yang disebut sistem Monitoring and versus Payment (PvP) atau Delivery versus Payment (DvP).
Tracking (disingkat MTREX). Selain itu Bank juga melakukan pengembangan dan
pengawasan terhadap jaminan atau penetapan margin
Pengelolaan risiko kredit untuk segmen retail juga dalam transaksi derivative sebagai upaya mitigasi risiko
dilakukan melalui Loan Origination System (LOS) CCR.
dari masing-masing produk dimana parameter dan
kriteria yang dimiliki oleh tiap-tiap produk tersebut Selain itu, dari sisi kepatuhan, Satuan Kerja Kepatuhan
diimplementasikan di dalam sistem yang dikelola dan terus mengkaji, memberikan saran, mengkaji ulang, dan
diatur oleh unit manajemen risiko. memastikan bahwa semua kebijakan dan prosedur Bank
telah memenuhi persyaratan peraturan yang berlaku.
Disamping itu, secara spesifik, Bank juga melakukan Satuan Kerja Kepatuhan rutin melakukan Compliance
pengelolaan counterparty credit risk (CCR), yang Plan Self Assessment (CPSA) setiap 6 (enam) bulan untuk
merupakan eksposur risiko kredit atas transaksi transaksi mengukur tingkat kepatuhan dari semua unit kerja Kantor
di Global Market (Treasury) dengan pihak lain, baik yang Cabang, serta melakukan Pengujian kepatuhan ke Kantor
berkaitan dengan pre-settlement risk (PSR) dan atau cabang/Unit kerja.
risiko kredit akibat kegagalan settlement (settlement risk).
Sistem pengendalian internal dalam penerapan
Prinsip pengelolaan CCR dimulai dengan penetapan manajemen risiko mencakup:
tata kelola yang efektif seperti tersedianya kebijakan- a. Kesesuaian antara sistem pengendalian internal
kebijakan serta uraian tugas, tanggung jawab dan dengan jenis dan tingkat risiko yang melekat pada
wewenang semua stake holder (Komite komite, risk taking kegiatan bisnis bank.
unit, unit pengelola risiko serta unit unit lain yang terlibat, b. Penetapan wewenang dan tanggung jawab untuk
termasuk Satuan Kerja Audit Internal/ SKAI) yang terinci, pemantauan kepatuhan kebijakan, prosedur dan limit.
serta didukung oleh proses pengelolaan risiko yang c. Penetapan jalur pelaporan dan pemisahan
kuat seperti dilakukannya identifikasi, pengukuran risiko fungsi yang jelas dari satuan kerja operasional
melalui penetapan PSR factor dan limitnya serta proses kepada satuan kerja yang melaksanakan fungsi
monitoring dan pelaporan dari ekposur risiko tersebut. pengendalian.
d. Struktur organisasi yang menggambarkan secara
PSR adalah risiko dimana counterparty akan mengalami jelas tugas dan tanggung jawab masing-masing unit
gagal bayar sebelum settlement sehingga mengakhiri dan individu.
kontrak sebelum waktunya. PSR dapat menimbulkan risiko e. Satuan kerja bisnis wajib menyampaikan laporan
biaya penggantian (replacement cost) yang merupakan atau informasi mengenai eksposur risiko yang dikelola
biaya potensial untuk menggantikan transaksi yang satuan kerja yang bersangkutan kepada Satuan
sebelumnya, yang timbul dari fluktuasi harga pasar dan Kerja Manajemen Risiko secara berkala Pelaporan
umumnya berupa persentase tertentu dari nominal keuangan dan kegiatan operasional yang akurat dan
transaksi. tepat waktu.
PSR Faktor dihitung berdasarkan pergerakan atau Upaya mitigasi lainnya yaitu dengan melibatkan
volatilitas harga pasar (nilai tukar, suku bunga) dari data Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dengan menyediakan
historis satu tahun kebelakang dengan menggunakan reasonable assurance melalui penilaian independen,
tingkat kepercayaan tertentu, serta ditetapkan untuk review dan validasi.
setiap produk atau instrumen keuangan, mata uang, dan
jangka waktu transaksi. Besaran PSR faktor ini akan dikaji Informasi Pelaporan Eksposur Risiko Kredit dan
secara berkala atau jika ada perubahan atau pergerakan Fungsi Manajemen Risiko Kredit kepada Direksi
harga pasar yang signifikan. dan Dewan Komisaris.
Secara berkala sudah dilaporkan dalam agenda Risk
Settlement Risk adalah risiko kegagalan penyerahan Management Committee (RMC) atau Risk Oversight
kas dan/atau instrumen keuangan pada tanggal Committee (ROC).
penyelesaian (settlement date) yang telah disepakati
dari transaksi penjualan dan/atau pembelian
instrumen keuanga yang dipengaruhi oleh pengaturan
penyelesaian seperti waktu pertukaran nilai, mekanisme
pembayaran, peran perantara dan clearing house.
Besarnya risiko dihitung sejumlah pembayaran penuh
(full payment amount) pada tanggal settlement tertentu.
Penetapan Limit daily settlement digunakan untuk
membatasi jumlah settlement dalam satu hari dari suatu
counterparty.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 345
Page 348
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CR1: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset
1. Bank Secara Individu
December 2025
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan Tagihan Nilai Bersih
CKPN (Pendekatan
yang Telah yang Belum Stage 2 & (a+b-d)
Stage 1 IRB)
Jatuh Jatuh Stage 3
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 2.459.667 106.729.224 3.033.882 2.458.762 575.120 106.730.129
2 Surat Berharga 0 31.864.635 983 0 983 31.864.635
3 Transaksi Rekening Administratif 19 48.945.883 107.643 14.827 92.816 48.931.075
4 TOTAL 2.459.686 187.539.742 3.142.508 2.473.589 668.919 187.525.839
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
December 2025
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN Nilai
yang yang CKPN (Pendekatan Bersih
Stage 2 &
Telah Belum Stage 1 IRB) (a+b-d)
Stage 3
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 2.636.578 121.562.314 3.374.333 2.613.457 760.876 121.585.435
2 Surat Berharga 0 31.793.583 983 0 983 31.793.583
3 Transaksi Rekening Administratif 19 48.945.883 107.643 14.827 92.816 48.931.075
4 TOTAL 2.636.597 202.301.780 3.482.959 2.628.284 854.675 202.310.093
3. Pengungkapan Tambahan
Bank mendefinisikan tagihan jatuh tempo sebagai tagihan Bank dimana pihak yang berhutang tidak mampu
memenuhi pembayaran sesuai persyaratan kontrak, sementara tagihan yang mengalami penurunan nilai
(impairment) apabila suatu tagihan mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sehingga terdapat
bukti objektif penurunan nilai, diantaranya terjadi tunggakan pembayaran kontraktual yang melebihi 90 hari,
memiliki internal rating default, kolektibilitas yang telah NPL dan ketika terjadi restrukturisasi yang disebabkan
oleh peningkatan risiko kredit. Sesuai dengan SE OJK No. 24/03/2021 bahwa CKPN yang diperhitungkan dalam
perhitungan tagihan bersih adalah CKPN stage 2 dan stage 3.
346 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 349
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
December 2024
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan Tagihan Nilai Bersih
CKPN (Pendekatan
yang Telah yang Belum Stage 2 & (a+b-d)
Stage 1 IRB)
Jatuh Jatuh Stage 3
Tempo Tempo
a b c d e f g
3.094.550 111.170.610 3.810.663 2.870.752 939.911 111.394.408
0 25.985.983 1.015 0 1.015 25.985.983
295 51.488.458 138.448 14.819 123.629 51.473.934
3.094.845 188.645.051 3.950.126 2.885.571 1.064.555 188.854.325
(dalam jutaan rupiah)
December 2024
Nilai Tercatat Bruto CKPN
Tagihan Tagihan CKPN Nilai
yang yang CKPN (Pendekatan Bersih
Stage 2 &
Telah Belum Stage 1 IRB) (a+b-d)
Stage 3
Jatuh Jatuh
Tempo Tempo
a b c d e f g
3.247.984 124.944.708 4.075.248 2.998.601 1.076.647 125.194.091
0 25.860.789 1.015 0 1.015 25.860.789
295 51.488.458 138.448 14.819 123.629 51.473.934
3.248.279 202.293.955 4.214.711 3.013.420 1.201.291 202.528.814
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 347
Page 350
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CR2: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo
1. Bank Secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Desember 2025 Desember 2024
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan 9.492.585 10.006.772
terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan 115.287 115.827
terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh 32.333 24.026
tempo
4 Nilai hapus buku 7.115.853 7.003.728
5 Perubahan Lain 0 0
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode 2.459.686 3.094.845
pelaporan (1+2-3-4+5)
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Desember 2025 Desember 2024
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan 9.548.798 10.038.487
terakhir
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan 252.836 239.489
terakhir
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh 49.184 25.969
tempo
4 Nilai hapus buku 7.115.853 7.003.728
5 Perubahan Lain 0 0
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode 2.636.597 3.248.279
pelaporan (1+2-3-4+5)
3. Pengungkapan Tambahan
Pada Bank secara konsolidasi, terdapat peningkatan untuk kredit dan surat berharga yang telah jatuh tempo
sejak periode pelaporan terakhir & yang kembali menjadi tagihan belum jatuh tempo. Namun terdapat penurunan
untuk kredit dan surat berharga yang telah jatuh tempo pada periode pelaporan terakhir dibandingkan tahun
sebelumnya baik Bank secara individu maupun Konsolidasi.
Nilai hapus buku adalah nilai baki debet kumulatif pada bulan pelaporan. Sedangkan data mutasi untuk Entitas
Anak berdasarkan data pelaporan terakhir triwulan September 2025.
348 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 351
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (A): RISIKO KREDIT
Kualitatif Pengungkapan Tambahan terkait Kualitas Kredit atas Aset
Bank mendefinisikan tagihan jatuh tempo sebagai - Pendekatan kolektif untuk portfolio aset keuangan
tagihan Bank dimana pihak yang berhutang tidak yang jumlahnya tidak signifikan secara individu yang
mampu memenuhi pembayaran sesuai persyaratan memiliki karakteristik dan risiko kredit yang serupa dan
kontrak, sementara tagihan yang mengalami penurunan bersifat homogen serta aset keuangan yang signifikan
nilai (impairment) apabila suatu tagihan mengalami secara individual namun tidak memiliki bukti objektif
peningkatan risiko kredit secara signifikan sehingga penurunan nilai.
terdapat bukti objektif penurunan nilai, diantaranya - Pendekatan individual untuk aset keuangan yang
terjadi tunggakan pembayaran kontraktual yang melebihi signifikan secara individual dan memiliki bukti objektif
90 hari, memiliki internal rating default, kolektibilitas penurunan nilai.
yang telah NPL dan ketika terjadi restrukturisasi yang
disebabkan oleh peningkatan risiko kredit. Dalam perhitungan dengan pendekatan kolektif, Bank
mengelompokkan porfolio aset keuangan yang memiliki
Dalam perhitungan CKPN, Bank berpedoman pada PSAK karakteristik risiko yang sejenis. Untuk sebagian besar
109 yaitu standar akuntansi yang mengatur mengenai portfolio aset keuangan yang dimiliki, Bank menggunakan
pengakuan dan pengukuran instrumen keuangan yang leverage dari model-model Basel (PD (Probability of
diimplementasikan sesuai dengan kebijakan internal Bank Default), LGD (Loss Given Default), EAD (Exposure at
dalam mengukur, memonitoring risiko dan mengelola Default)) yang disesuaikan dengan PSAK 109. PD, LGD
aset keuangan yang dimiliki. dan EAD dibangun berdasarkan model statistik dari data
historis per masing-masing kelompok risiko yang ada.
Bank membentuk CKPN yang merupakan kerugian kredit Metode statistik yang digunakan diantaranya adalah
ekspektasian dari aset keuangan selama 12 bulan atau metode Cohort, Vintage dan Migrasi.
sepanjang umurnya, berdasarkan staging dari masing-
masing aset keuangan yang dimiliki, dengan pendekatan
yang meliputi:
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 349
Page 352
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B.1): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
1. Bank secara Individu
No. Kategori Portofolio
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan kepada Pemerintah 0 0 0 43.161.572
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.558.640 0 69.356 3.080.547
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 0 0 0 0
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.062 621.135 15.036 8.578.118
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 53.412 0 0 9.328.353
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 0 0 0 36.939
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 972.556 637.480 1.601.754 2.226.593
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.943.635 1.873.817 1.480.760 3.740.056
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 0 0 0 0
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 2.498.011 1.341.687 1.301.411 2.980.341
13 Tagihan kepada Korporasi 2.876.923 1.247.798 1.259.343 10.044.115
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 126.795 60.342 158.097 102.450
15 Aset Lainnya 422.687 215.763 313.289 5.014.677
TOTAL 11.457.721 5.998.022 6.199.046 88.293.761
No. Kategori Portofolio
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan kepada Pemerintah 0 0 0 47.330.637
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.505.795 0 163.951 2.738.195
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 0 0 0 0
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.081 743.764 173.985 8.501.420
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 34.616 0 0 12.151.444
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 0 0 0 35.678
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 1.113.223 673.030 1.623.916 2.207.464
9 Kredit Beragun Properti Komersial 3.169.340 1.541.462 1.450.116 3.474.811
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 0 0 0 0
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 2.450.370 1.224.128 1.142.273 2.683.737
13 Tagihan kepada Korporasi 4.325.756 522.038 559.689 11.292.717
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 115.601 75.824 116.684 125.920
15 Aset Lainnya 424.305 243.790 299.704 4.953.819
TOTAL 13.146.087 5.024.036 5.530.318 95.495.842
350 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 353
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Wilayah 5 Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jakarta 2 Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
0 0 0 0 0 0 197.890 43.359.462
731.278 0 1.389.112 0 0 2.828.558 0 9.657.491
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 511.324 0 604.115 88.109 189.594 10.612.493
0 0 0 0 0 0 0 0
452.504 0 0 0 0 50.000 0 9.884.269
0 0 0 0 0 0 0 36.939
2.073.573 1.120.342 2.399.521 526.638 811.136 7.696.159 0 20.065.752
2.149.872 2.479.243 5.836.461 1.486.692 1.418.444 4.013.576 0 27.422.556
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
2.136.089 792.541 1.997.146 649.380 663.275 3.166.936 521.824 18.048.641
3.662.057 995.768 3.473.080 712.908 3.111.450 2.960.141 646.533 30.990.116
57.167 185.246 213.197 131.222 164.431 330.571 0 1.529.518
490.244 501.438 778.161 281.571 342.657 198.788 38.004 8.597.279
11.752.784 6.074.578 16.598.002 3.788.411 7.115.508 21.332.838 1.593.845 180.204.516
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Wilayah 5 Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jakarta 2 Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
0 0 0 0 0 0 222.088 47.552.725
531.738 0 1.532.033 0 0 3.418.426 0 9.890.138
0 0 0 0 0 0 0 0
29.384 505.477 27.028 1 816.703 68.088 234.803 11.107.734
0 0 0 0 0 0 0 0
828.578 0 0 0 0 50.000 0 13.064.638
0 0 0 0 0 0 0 35.678
1.887.858 1.213.012 2.489.286 550.663 856.908 7.603.967 0 20.219.327
2.054.294 2.593.995 4.726.914 1.772.478 2.630.280 4.076.540 0 27.490.230
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
1.974.706 802.025 1.900.996 571.625 608.881 2.820.211 329.943 16.508.895
2.141.937 657.670 2.948.699 430.279 2.996.975 3.953.270 537.174 30.366.204
68.600 234.668 279.914 141.904 161.148 348.650 0 1.668.913
510.922 542.526 840.519 293.560 404.619 211.770 24.471 8.750.005
10.028.017 6.549.373 14.745.389 3.760.510 8.475.514 22.550.922 1.348.479 186.654.487
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 351
Page 354
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
No. Kategori Portofolio
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan kepada Pemerintah 0 0 0 43.161.572
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.558.640 0 69.356 3.080.547
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 0 0 0 0
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.062 621.135 15.223 8.742.994
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 53.412 0 0 9.257.018
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 0 0 0 196.443
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 972.556 637.480 1.601.754 2.226.593
9 Kredit Beragun Properti Komersial 2.943.635 1.873.817 1.480.760 3.740.056
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 0 0 0 0
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 3.174.298 1.667.953 8.017.970 3.737.492
13 Tagihan kepada Korporasi 3.016.539 1.345.759 1.289.170 10.495.655
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 128.936 65.495 215.462 103.128
15 Aset Lainnya 422.687 215.763 313.289 5.482.678
TOTAL 12.275.765 6.427.402 13.002.984 90.224.176
No. Kategori Portofolio
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Tagihan kepada Pemerintah 0 0 0 47.330.637
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.505.795 0 163.951 2.738.195
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 0 0 0 0
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.081 743.764 174.271 8.682.610
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
6 34.616 0 0 12.025.949
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 0 0 0 195.182
Instrumen Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 1.113.223 673.030 1.623.916 2.207.464
9 Kredit Beragun Properti Komersial 3.169.340 1.541.462 1.450.116 3.474.811
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 0 0 0 0
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 3.234.992 1.629.454 7.405.944 3.323.415
13 Tagihan kepada Korporasi 4.449.466 658.735 582.060 11.622.037
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 118.627 82.176 172.385 127.608
15 Aset Lainnya 424.305 243.790 299.704 5.440.092
TOTAL 14.057.445 5.572.411 11.872.347 97.168.000
352 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 355
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Wilayah 5 Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jakarta 2 Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
0 0 0 0 0 0 197.890 43.359.462
731.278 0 1.389.112 0 0 2.828.558 0 9.657.491
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 511.440 0 604.115 88.429 189.594 10.777.992
0 0 0 0 0 0 0 0
249.657 0 0 0 0 50.000 0 9.610.087
0 0 0 0 0 0 0 196.443
2.073.573 1.120.342 2.399.521 526.638 811.136 7.696.159 0 20.065.752
2.149.872 2.479.243 5.836.461 1.486.692 1.418.444 4.013.576 0 27.422.556
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
3.022.255 928.296 2.386.734 755.763 803.890 3.827.017 521.824 28.843.492
6.656.484 1.029.056 3.597.441 750.924 3.131.067 3.218.064 646.533 35.176.692
64.809 185.615 213.724 131.385 164.757 332.594 0 1.605.905
490.244 501.438 778.161 281.571 342.657 198.788 38.004 9.065.280
15.438.172 6.243.990 17.112.594 3.932.973 7.276.066 22.253.185 1.593.845 195.781.152
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Wilayah 5 Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jakarta 2 Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
0 0 0 0 0 0 222.088 47.552.725
531.738 0 1.532.033 0 0 3.418.426 0 9.890.138
0 0 0 0 0 0 0 0
29.384 505.477 27.187 1 816.703 68.088 234.803 11.289.369
0 0 0 0 0 0 0 0
625.146 0 0 0 0 50.000 0 12.735.711
0 0 0 0 0 0 0 195.182
1.887.858 1.213.012 2.489.286 550.663 856.908 7.603.967 0 20.219.327
2.054.294 2.593.995 4.726.914 1.772.478 2.630.280 4.076.540 0 27.490.230
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0
2.831.895 965.561 2.299.345 672.379 757.094 3.429.275 329.943 26.879.297
4.753.872 677.912 3.041.294 454.934 3.018.244 4.126.431 537.174 33.922.159
73.544 235.508 281.182 141.948 161.490 351.061 0 1.745.529
510.922 542.526 840.519 293.560 404.619 211.770 24.471 9.236.278
13.298.653 6.733.991 15.237.760 3.885.963 8.645.338 23.335.558 1.348.479 201.155.945
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 353
Page 356
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B.2): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sektor Ekonomi
1. Bank secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
kepada
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Covered Lembaga
Pemerintah
Publik dan Lembaga Bond Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0 0 0 0 0 0
2 Pertambangan dan Penggalian 0 0 0 0 0 0
3 Industri pengolahan 0 3.482.625 0 0 0 0
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas 0 1.634.218 0 0 0 0
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 0 0 0 0 0 0
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 0 4.060.610 0 0 0 0
7 Perdagangan besar dan eceran; 0 0 0 0 0 0
Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 0 0 0 0 0 0
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 0 0 0 0 0 0
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 0 0 0 0 0 0
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 43.161.572 135.805 0 10.612.493 0 9.884.269
12 Real estate 0 0 0 0 0 0
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 0 0 0 0 0 0
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna 0 0 0 0 0 0
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 0 0 0 0 0 0
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 0 0 0 0 0 0
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 0 0 0 0 0 0
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 0 0 0 0 0 0
19 Aktivitas Jasa Lainnya 0 0 0 0 0 0
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai 0 0 0 0 0 0
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 0 0 0 0 0 0
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 0 0 0 0 0 0
23 Bukan Lapangan Usaha 0 0 0 0 0 0
24 Lainnya 197.890 344.235 0 0 0 0
TOTAL 43.359.462 9.657.493 0 10.612.493 0 9.884.269
354 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 357
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2025
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kepada
Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Jatuh Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
0 64.872 164.491 0 0 24.522 483.649 16.041 0
0 0 1.014.085 0 0 106 4.306.919 0 0
0 782.986 8.510.846 0 0 177.920 12.452.461 213.205 0
0 13.196 83.740 0 0 2.184 844.192 3.082 0
0 3.050 183.865 0 0 1.307 0 0 0
0 222.872 1.156.465 0 0 70.205 490.414 84.123 0
0 2.849.407 9.947.824 0 0 1.061.892 4.632.526 544.635 0
0 153.095 589.168 0 0 49.874 478.095 17.894 0
0 67.404 825.963 0 0 632.163 358.398 4.523 0
0 93.245 65.491 0 0 604.521 1.139.903 9.350 0
0 0 8.851 0 0 15.035 376.688 1.921 0
0 315.611 1.497.413 0 0 144.980 1.226.389 5.570 0
0 116.679 304.349 0 0 115.583 129.505 18.632 0
0 408.789 890.830 0 0 122.607 1.578.044 9.169 0
0 0 0 0 0 0 10.733 0 0
0 2.125 13.697 0 0 9.835 5.894 121 0
0 11.524 238.884 0 0 19.708 51.457 0 0
0 57.960 113.228 0 0 49.882 194.477 9.059 0
0 0 4.307 0 0 1.107 9 5.230 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 14.902.938 1.809.058 0 0 14.943.581 1.278.965 565.397 0
0 0 0 0 0 2 0 0 0
36.939 0 0 0 0 1.626 951.401 21.566 8.597.280
36.939 20.065.753 27.422.555 0 0 18.048.640 30.990.119 1.529.518 8.597.280
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 355
Page 358
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
1. Bank secara Individu
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
kepada
Entitas Sektor Multilateral kepada Bank Covered Lembaga
Pemerintah
Publik dan Lembaga Bond Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0 0 0 0 0 0
2 Pertambangan dan Penggalian 0 0 0 0 0 0
3 Industri pengolahan 0 3.531.705 0 0 0 0
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas 0 2.009.504 0 0 0 0
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 0 0 0 0 0 0
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 0 3.768.426 0 0 0 0
7 Perdagangan besar dan eceran; 0 0 0 0 0 0
Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 0 0 0 0 0 0
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 0 0 0 0 0 0
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 0 0 0 0 0 0
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 47.330.636 183.879 0 11.107.733 0 13.064.358
12 Real estate 0 0 0 0 0 0
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 0 0 0 0 0 0
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna 0 0 0 0 0 0
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 0 0 0 0 0 0
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 0 0 0 0 0 0
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 0 0 0 0 0 0
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 0 0 0 0 0 0
19 Aktivitas Jasa Lainnya 0 0 0 0 0 0
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai 0 0 0 0 0 0
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 0 0 0 0 0 0
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 0 0 0 0 0 281
23 Bukan Lapangan Usaha 0 0 0 0 0 0
24 Lainnya 222.088 396.624 0 0 0 0
TOTAL 47.552.724 9.890.138 0 11.107.733 0 13.064.639
356 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 359
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2024
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kepada
Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Jatuh Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
0 60.982 479.591 0 0 36.594 514.453 25.339 0
0 0 573.820 0 0 1.381 5.054.431 1.593 0
0 902.094 7.492.210 0 0 246.980 10.192.103 251.791 0
0 2.997 98.122 0 0 1.499 1.644.070 3.147 0
0 4.643 161.763 0 0 130 0 0 0
0 310.139 1.079.836 0 0 88.632 1.075.235 102.207 0
0 3.009.810 10.420.201 0 0 1.049.562 3.998.720 569.744 0
0 147.565 406.939 0 0 61.632 379.977 12.933 0
0 68.603 1.052.646 0 0 109.551 63.304 16.684 0
0 92.909 118.308 0 0 344.206 1.286.911 1.759 0
0 0 6.450 0 0 2.340 455.157 1.862 0
0 324.644 2.654.737 0 0 474.211 1.297.221 14.654 0
0 116.940 288.361 0 0 115.778 233.155 11.634 0
0 251.069 658.243 0 0 152.698 1.388.393 18.649 0
0 0 0 0 0 0 8.800 0 0
0 5.846 16.438 0 0 9.740 4.538 0 0
0 30.988 156.181 0 0 19.606 32.868 0 0
0 51.461 95.099 0 0 26.221 6.558 11.091 0
0 2.713 11.166 0 0 544 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 14.835.927 1.720.117 0 0 13.759.623 1.388.897 605.113 0
0 0 0 0 0 1 0 1 0
35.677 0 0 0 0 7.965 1.341.415 20.713 8.750.004
35.677 20.219.330 27.490.228 0 0 16.508.894 30.366.206 1.668.914 8.750.004
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 357
Page 360
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered Lembaga
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0 0 0 0 0 0
2 Pertambangan dan Penggalian 0 0 0 0 0 0
3 Industri pengolahan 0 3.482.625 0 0 0 0
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas 0 1.634.218 0 0 0 0
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 0 0 0 0 0 0
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 0 4.060.610 0 0 0 0
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi 0 0 0 0 0 0
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 0 0 0 0 0 0
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 0 0 0 0 0 0
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 0 0 0 0 0 0
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 43.161.572 135.805 0 10.777.991 0 9.610.086
12 Real estate 0 0 0 0 0 0
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 0 0 0 0 0 0
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna 0 0 0 0 0 0
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 0 0 0 0 0 0
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 0 0 0 0 0 0
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas 0 0 0 0 0 0
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 0 0 0 0 0 0
19 Aktivitas Jasa Lainnya 0 0 0 0 0 0
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi 0 0 0 0 0 0
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan
Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga
yang Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 0 0 0 0 0 0
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 0 0 0 0 0 0
23 Bukan Lapangan Usaha 0 0 0 0 0 0
24 Lainnya 197.890 344.235 0 0 0 0
TOTAL 43.359.462 9.657.493 0 10.777.991 0 9.610.086
358 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 361
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2025
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kepada
Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Jatuh Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
0 64.872 164.491 0 0 24.522 483.649 16.041 0
0 0 1.014.085 0 0 106 4.306.919 0 0
0 782.986 8.510.846 0 0 177.920 12.452.461 213.205 0
0 13.196 83.740 0 0 2.184 844.192 3.082 0
0 3.050 183.865 0 0 1.307 0 0 0
0 222.872 1.156.465 0 0 70.205 490.414 84.123 0
0 2.849.407 9.947.824 0 0 1.061.892 4.632.526 544.635 0
0 153.095 589.168 0 0 49.874 478.095 17.894 0
0 67.404 825.963 0 0 632.163 358.398 4.523 0
0 93.245 65.491 0 0 604.521 1.139.903 9.350 0
0 0 8.851 0 0 15.035 376.688 1.921 0
0 315.611 1.497.413 0 0 144.980 1.226.389 5.570 0
0 116.679 304.349 0 0 115.583 129.505 18.632 0
0 408.789 890.830 0 0 122.607 1.578.044 9.169 0
0 0 0 0 0 0 10.733 0 0
0 2.125 13.697 0 0 9.835 5.894 121 0
0 11.524 238.884 0 0 19.708 51.457 0 0
0 57.960 113.228 0 0 49.882 194.477 9.059 0
0 0 4.307 0 0 1.107 9 5.230 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 14.902.938 1.809.058 0 0 25.697.327 3.188.016 635.321 0
0 0 0 0 0 41.107 2.277.525 6.463 0
196.443 0 0 0 0 1.626 951.401 21.566 9.065.280
196.443 20.065.753 27.422.555 0 0 28.843.491 35.176.695 1.605.905 9.065.280
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 359
Page 362
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan kepada Bank Tagihan Perusahaan
No. Sektor Ekonomi Tagihan
kepada Pembangunan Tagihan berupa Efek dan
kepada
Entitas Multilateral kepada Bank Covered Lembaga
Pemerintah
Sektor Publik dan Lembaga Bond Jasa
Internasional Keuangan
Lainnya
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 0 0 0 0 0 0
2 Pertambangan dan Penggalian 0 0 0 0 0 0
3 Industri pengolahan 0 3.531.705 0 0 0 0
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas 0 2.009.504 0 0 0 0
dan Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 0 0 0 0 0 0
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah
6 Konstruksi 0 3.768.426 0 0 0 0
7 Perdagangan besar dan eceran; 0 0 0 0 0 0
Reparasi dan Perawatan Mobil dan
Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 0 0 0 0 0 0
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 0 0 0 0 0 0
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 0 0 0 0 0 0
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 47.330.636 183.879 0 11.289.367 0 12.735.686
12 Real estate 0 0 0 0 0 0
13 Aktivitas Profesi, Ilmiah, dan Teknis 0 0 0 0 0 0
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna 0 0 0 0 0 0
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, 0 0 0 0 0 0
dan Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 0 0 0 0 0 0
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan 0 0 0 0 0 0
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 0 0 0 0 0 0
19 Aktivitas Jasa Lainnya 0 0 0 0 0 0
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai 0 0 0 0 0 0
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh
Rumah Tangga yang Digunakan untuk
Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 0 0 0 0 0 0
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 0 0 0 0 0 27
23 Bukan Lapangan Usaha 0 0 0 0 0 0
24 Lainnya 222.088 396.624 0 0 0 0
TOTAL 47.552.724 9.890.138 0 11.289.367 0 12.735.713
360 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 363
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2024
Tagihan
berupa Surat Tagihan
Kredit untuk
Berharga/ Kepada
Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan
Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha kepada yang Telah Aset Lainnya
Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan Kecil dan Korporasi Jatuh Tempo
Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Portofolio
Konstruksi
Modal Ritel
Lainnya
(9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17)
0 60.982 479.591 0 0 36.594 514.453 25.339 0
0 0 573.820 0 0 1.381 5.054.431 1.593 0
0 902.094 7.492.210 0 0 246.980 10.192.103 251.791 0
0 2.997 98.122 0 0 1.499 1.644.070 3.147 0
0 4.643 161.763 0 0 130 0 0 0
0 310.139 1.079.836 0 0 88.632 1.075.235 102.207 0
0 3.009.810 10.420.201 0 0 1.049.562 3.998.720 569.744 0
0 147.565 406.939 0 0 61.632 379.977 12.933 0
0 68.603 1.052.646 0 0 109.551 63.304 16.684 0
0 92.909 118.308 0 0 344.206 1.286.911 1.759 0
0 0 6.450 0 0 2.340 455.157 1.862 0
0 324.644 2.654.737 0 0 474.211 1.297.221 14.654 0
0 116.940 288.361 0 0 115.778 233.155 11.634 0
0 251.069 658.243 0 0 152.698 1.388.393 18.649 0
0 0 0 0 0 0 8.800 0 0
0 5.846 16.438 0 0 9.740 4.538 0 0
0 30.988 156.181 0 0 19.606 32.868 0 0
0 51.461 95.099 0 0 26.221 6.558 11.091 0
0 2.713 11.166 0 0 544 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 14.835.927 1.720.117 0 0 24.093.258 2.993.600 676.943 0
0 0 0 0 0 36.769 1.951.251 4.786 0
195.181 0 0 0 0 7.965 1.341.415 20.713 9.236.277
195.181 20.219.330 27.490.228 0 0 26.879.297 33.922.160 1.745.529 9.236.277
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 361
Page 364
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B.3): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
1. Bank secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
1 tahun s.d. 3 3 tahun s.d. 5 Non -
< 1 tahun > 5 tahun Total
tahun tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 14.629.862 2.790.984 5.680.002 13.159.434 7.099.181 43.359.463
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 2.484.105 4.759.875 1.944.955 468.557 0 9.657.492
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 4.866.193 1.846.714 473.773 191.923 3.233.890 10.612.493
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Perusahaan 4.003.937 4.256.388 1.623.937 7 0 9.884.269
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 0 0 0 0 36.939 36.939
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.883.329 1.200.392 1.999.414 12.982.617 0 20.065.752
9 Kredit Beragun Properti 16.242.840 2.363.737 3.846.096 4.969.883 0 27.422.556
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan 0 0 0 0 0 0
Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 5.287.049 7.483.579 5.079.128 198.884 0 18.048.640
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 19.182.028 5.346.312 3.532.998 2.928.778 0 30.990.116
14 Tagihan yang Telah Jatuh 762.656 116.303 176.601 473.958 0 1.529.518
Tempo
15 Aset Lainnya 0 0 0 0 8.597.280 8.597.280
TOTAL 71.341.999 30.164.284 24.356.904 35.374.041 18.967.290 180.204.518
362 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 365
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
1 tahun s.d. 3 3 tahun s.d. 5 Non -
< 1 tahun > 5 tahun Total
tahun tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 20.364.836 5.067.138 2.414.337 9.010.055 10.696.358 47.552.724
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 1.569.659 3.318.648 4.713.812 288.020 0 9.890.139
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.486.733 1.873.788 818.922 537.538 2.390.751 11.107.732
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Perusahaan 5.827.155 5.856.317 1.216.178 164.989 0 13.064.639
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 0 0 0 0 35.677 35.677
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.096.634 1.121.451 2.019.941 12.981.302 0 20.219.328
9 Kredit Beragun Properti 16.054.491 2.597.412 3.800.770 5.037.557 0 27.490.230
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan 0 0 0 0 0 0
Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 4.834.079 6.166.161 5.023.816 481.930 2.907 16.508.893
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 17.387.050 5.687.549 5.405.338 1.886.268 0 30.366.205
14 Tagihan yang Telah Jatuh 808.451 169.267 182.551 508.538 109 1.668.916
Tempo
15 Aset Lainnya 0 0 0 0 8.750.004 8.750.004
TOTAL 76.429.088 31.857.731 25.595.665 30.896.197 21.875.806 186.654.487
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 363
Page 366
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
1 tahun s.d. 3 3 tahun s.d. 5 Non -
< 1 tahun > 5 tahun Total
tahun tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 14.629.862 2.790.984 5.680.002 13.159.434 7.099.181 43.359.463
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 2.484.105 4.759.875 1.944.955 468.557 0 9.657.492
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.031.069 1.847.017 474.093 191.923 3.233.890 10.777.992
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Perusahaan 4.003.852 4.184.570 1.421.658 7 0 9.610.087
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 0 0 0 0 196.443 196.443
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.883.329 1.200.392 1.999.414 12.982.617 0 20.065.752
9 Kredit Beragun Properti 16.242.840 2.363.737 3.846.096 4.969.883 0 27.422.556
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan 0 0 0 0 0 0
Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 6.798.920 13.922.363 7.726.266 395.942 0 28.843.491
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 19.675.309 8.496.986 4.073.085 2.931.312 0 35.176.692
14 Tagihan yang Telah Jatuh 780.972 164.554 186.188 474.192 0 1.605.906
Tempo
15 Aset Lainnya 0 0 0 0 9.065.280 9.065.280
TOTAL 73.530.258 39.730.478 27.351.757 35.573.867 19.594.794 195.781.154
364 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 367
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
31 Desember 2024
Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
No. Kategori Portofolio
1 tahun s.d. 3 3 tahun s.d. 5 Non -
< 1 tahun > 5 tahun Total
tahun tahun Kontraktual
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Tagihan kepada Pemerintah 20.364.836 5.067.138 2.414.337 9.010.055 10.696.358 47.552.724
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 1.569.659 3.318.648 4.713.812 288.020 0 9.890.139
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.667.968 1.873.788 819.322 537.538 2.390.751 11.289.367
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Perusahaan 5.796.772 5.760.369 1.013.582 164.989 0 12.735.712
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat 0 0 0 0 195.181 195.181
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 4.096.634 1.121.451 2.019.941 12.981.302 0 20.219.328
9 Kredit Beragun Properti 16.054.491 2.597.412 3.800.770 5.037.557 0 27.490.230
Komersial
10 Kredit untuk Pengadaan 0 0 0 0 0 0
Tanah, Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 0 0 0 0 0 0
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, 6.385.911 12.521.246 7.388.666 580.565 2.907 26.879.295
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 17.838.057 8.220.217 5.975.281 1.888.605 0 33.922.160
14 Tagihan yang Telah Jatuh 825.205 214.279 197.263 508.675 109 1.745.531
Tempo
15 Aset Lainnya 0 0 0 0 9.236.277 9.236.277
TOTAL 78.599.533 40.694.548 28.342.974 30.997.306 22.521.583 201.155.944
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 365
Page 368
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B.4A): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Risiko Kredit - Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Wilayah
1. Bank secara Individu
No. Keterangan
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4 Wilayah 5
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO Jakarta 2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 3.158.695 2.034.191 1.992.291 124.582.161 18.552.356
2 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo - - - 888.788 127.575
b. Telah jatuh tempo 139.134 74.005 200.722 1.997.609 86.069
3 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 1 12.626 7.495 7.287 427.252 60.243
4 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 2 2.862 1.514 8.961 84.963 24.386
5 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 3 43.451 22.878 79.607 1.393.802 123.202
6 Tagihan yang dihapus Buku 23.190 11.751 6.824 489.990 49.850
No. Keterangan
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4 Wilayah 5
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO Jakarta 2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 3.088.370 2.164.076 2.146.683 130.625.299 17.812.077
2 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo - 17.992 - 1.239.318 123.443
b. Telah jatuh tempo 116.580 98.243 159.123 1.147.583 146.008
3 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 1 17.884 9.849 10.228 744.173 63.391
4 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 2 1.681 620 8.333 196.174 17.594
5 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 3 32.794 35.376 64.597 1.145.130 146.456
6 Tagihan yang dihapus Buku 41.903 3.257 11.924 307.686 24.108
366 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 369
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1.492.497 9.177.856 1.789.651 2.457.219 4.666.373 1.093.150 170.996.440
- - - - - - 1.016.363
149.774 371.740 184.177 216.934 165.546 - 3.585.710
6.558 44.727 5.936 5.782 8.280 2.572 588.758
2.455 6.610 2.093 139.096 10.973 - 283.913
60.152 188.656 81.021 67.479 49.851 - 2.110.099
449.025 58.761 51.338 7.017 100.294 - 1.248.040
31 Desember 2024
Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
2.109.875 8.150.248 1.782.490 3.080.503 5.314.529 974.768 177.248.918
- - - - - - 1.380.753
600.811 462.018 258.242 186.408 263.518 - 3.438.534
9.794 44.844 8.560 14.245 15.884 2.136 940.988
927 6.940 1.013 195.043 9.190 - 437.515
475.316 208.544 127.432 51.366 94.216 - 2.381.227
25.547 56.179 28.810 8.201 12.374 - 519.989
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 367
Page 370
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No. Keterangan
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4 Wilayah 5
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO Jakarta 2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 3.158.695 2.034.191 1.992.291 139.261.343 18.552.356
2 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo - - - 888.788 127.575
b. Telah jatuh tempo 139.134 74.005 200.722 2.183.900 86.069
3 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 1 12.626 7.495 7.287 609.928 60.243
4 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 2 2.862 1.514 8.961 146.051 24.386
5 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 3 43.451 22.878 79.607 1.490.903 123.202
6 Tagihan yang dihapus Buku 23.190 11.751 6.824 924.966 49.850
No. Keterangan
Wilayah 1 Wilayah 2 Wilayah 3 Wilayah 4 Wilayah 5
Sumatra 1 Sumatra 2 Jawa Barat Jakarta 1 & HO Jakarta 2
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1 Tagihan 3.088.370 2.164.076 2.146.683 144.184.185 17.812.077
2 Tagihan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
a. Belum jatuh tempo - 17.992 - 1.239.318 123.443
b. Telah jatuh tempo 116.580 98.243 159.123 1.310.188 146.008
3 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 1 17.884 9.849 10.228 882.378 63.391
4 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 2 1.681 620 8.333 241.957 17.594
5 Cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) - Stage 3 32.794 35.376 64.597 1.226.282 146.456
6 Tagihan yang dihapus Buku 41.903 3.257 11.924 724.643 24.108
368 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 371
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
1.492.497 9.177.856 1.789.651 2.457.219 4.666.373 1.093.150 185.675.622
- - - - - - 1.016.363
149.774 371.740 184.177 216.934 165.546 - 3.772.001
6.558 44.727 5.936 5.782 8.280 2.572 771.434
2.455 6.610 2.093 139.096 10.973 - 345.001
60.152 188.656 81.021 67.479 49.851 - 2.207.200
449.025 58.761 51.338 7.017 100.294 - 1.683.016
31 Desember 2024
Wilayah 6 Wilayah 7 Wilayah 8 Wilayah 9 Wilayah 10
Luar Negeri Total
Jawa Tengah Jawa Timur Kalimantan Sulawesi & IBT Jakarta 3
(8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)
2.109.875 8.150.248 1.782.490 3.080.503 5.314.529 974.768 190.807.804
- - - - - - 1.380.753
600.811 462.018 258.242 186.408 263.518 - 3.601.139
9.794 44.844 8.560 14.245 15.884 2.136 1.079.193
927 6.940 1.013 195.043 9.190 - 483.298
475.316 208.544 127.432 51.366 94.216 - 2.462.379
25.547 56.179 28.810 8.201 12.374 - 936.946
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 369
Page 372
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B.5): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Risiko Kredit - Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan berdasarkan Sektor Ekonomi
1. Bank secara Individu (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan yang
Cadangan Cadangan Cadangan
Mengalami Penurunan
Kerugian Kerugian Kerugian Tagihan
No. Sektor Ekonomi Nilai
Penurunan Penurunan Penurunan yang
Tagihan
Nilai Nilai Nilai Dihapus
Belum Telah
(CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - Buku
Jatuh Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan 744.216 - 35.282 1.112 18 18.182 63
2 Pertambangan dan penggalian 5.158.270 - 1.950 8.979 7.872 374.012 1.104
3 Industri pengolahan 22.171.893 - 541.855 156.687 13.902 631.565 591.415
4 Pengadaan listrik, gas, uap/air panas 1.795.667 1.016.363 443.583 5.296 - 1.410 -
dan udara dingin
5 Pengelolaan air, pengelolaan air 174.781 - 4.493 786 - - -
limbah, pengelolaan dan daur ulang
sampah, dan aktivitas remediasi
6 Konstruksi 5.971.654 - 589.788 27.389 1.818 388.534 16.676
7 Perdagangan besar dan eceran; 16.371.217 - 1.020.251 68.535 22.539 450.868 166.097
reparasi dan perawatan mobil dan
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan 1.916.048 - 21.979 12.546 113 12.382 1.156
9 Penyediaan akomodasi dan 1.937.834 - 47.923 7.874 123.100 9.957 8.118
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 1.411.422 - 4.732 3.323 - 18.445 -
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 72.311.178 - 81.239 27.915 9.307 2.811 -
12 Real estat 3.108.764 - - 9.324 13.589 9.264 12.402
13 Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 661.822 - 176 1.732 - 6.927 -
14 Aktivitas penyewaan dan sewa 2.103.696 - - 17.346 28 4.907 4.800
guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
15 Administrasi pemerintahan, 10.504 - 23.112 19 - - -
pertahanan, dan jaminan sosial wajib
16 Pendidikan 29.214 - - 88 - 55 -
17 Aktivitas kesehatan manusia dan 318.820 - - 2.236 - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 417.234 - - 1.102 - 4.149 -
19 Aktivitas jasa lainnya 6.093 - 1 141 - 60 -
20 Aktivitas rumah tangga sebagai - - - - - - -
pemberi kerja; aktivitas yang
menghasilkan barang dan jasa oleh
rumah tangga yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan sendiri
21 Aktivitas badan internasional dan - - - - - - -
badan ekstra internasional lainnya
22 Rumah tangga 33.166.505 - 769.346 236.328 91.627 176.571 446.209
23 Bukan lapangan usaha 2 - - - - - -
24 Lainnya 1.209.606 - - - - - -
TOTAL 170.996.440 1.016.363 3.585.710 588.758 283.913 2.110.099 1.248.040
370 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 373
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan yang
Cadangan Cadangan Cadangan
Mengalami Penurunan
Kerugian Kerugian Kerugian Tagihan
No. Sektor Ekonomi Nilai
Penurunan Penurunan Penurunan yang
Tagihan
Nilai Nilai Nilai Dihapus
Belum Telah
(CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - Buku
Jatuh Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan 1.062.435 - 36.584 6.668 185 9.919 332
2 Pertambangan dan penggalian 5.442.425 - 1.950 30.861 - 2.402 10.179
3 Industri pengolahan 20.585.928 - 3.995 158.587 7.489 1.233.069 65.858
4 Pengadaan listrik, gas, uap/air panas 3.290.876 866.850 1.143.367 270.345 105.638 1.346 -
dan udara dingin
5 Pengelolaan air, pengelolaan air 152.599 - 4.493 1.726 - - -
limbah, pengelolaan dan daur ulang
sampah, dan aktivitas remediasi
6 Konstruksi 8.099.815 495.911 155.527 33.197 1.833 423.158 4.333
7 Perdagangan besar dan eceran; 16.670.708 17.992 1.030.860 83.861 7.878 464.967 126.718
reparasi dan perawatan mobil dan
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan 1.567.221 - 61.614 15.565 704 14.079 76
9 Penyediaan akomodasi dan 1.477.314 - 48.254 9.203 190.770 35.808 5.245
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 1.712.462 - 4.732 8.903 2.731 15.551 2.063
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 76.758.502 - 129.050 41.334 1.195 2.879 -
12 Real estat 4.696.215 - - 25.145 10.538 22.171 -
13 Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 719.493 - - 2.569 311 7.958 9.955
14 Aktivitas penyewaan dan sewa 1.593.582 - - 13.274 - 4.334 1.784
guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
15 Administrasi pemerintahan, 8.634 - 23.461 44 - - -
pertahanan, dan jaminan sosial wajib
16 Pendidikan 35.960 - - 93 49 - 1.376
17 Aktivitas kesehatan manusia dan 232.444 - - 1.817 - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 129.919 - - 360 - 2.966 2.091
19 Aktivitas jasa lainnya 66.678 - 2 145 - 1.783 -
20 Aktivitas rumah tangga sebagai - - - - - - -
pemberi kerja; aktivitas yang
menghasilkan barang dan jasa oleh
rumah tangga yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan sendiri
21 Aktivitas badan internasional dan - - - - - - -
badan ekstra internasional lainnya
22 Rumah tangga 31.870.890 - 794.645 237.291 108.194 138.836 289.979
23 Bukan lapangan usaha - - - - - 1 -
24 Lainnya 1.074.818 - - - - - -
TOTAL 177.248.918 1.380.753 3.438.534 940.988 437.515 2.381.227 519.989
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 371
Page 374
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Konsolidasi dengan Perusahaan Anak (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025
Tagihan yang
Cadangan Cadangan Cadangan
Mengalami Penurunan
Kerugian Kerugian Kerugian Tagihan
No. Sektor Ekonomi Nilai
Penurunan Penurunan Penurunan yang
Tagihan
Nilai Nilai Nilai Dihapus
Belum Telah
(CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - Buku
Jatuh Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan 744.216 - 35.282 1.112 18 18.182 63
2 Pertambangan dan penggalian 5.158.270 - 1.950 8.979 7.872 374.012 1.104
3 Industri pengolahan 22.171.893 - 541.855 156.687 13.902 631.565 591.415
4 Pengadaan listrik, gas, uap/air panas 1.795.667 1.016.363 443.583 5.296 - 1.410 -
dan udara dingin
5 Pengelolaan air, pengelolaan air 174.781 - 4.493 786 - - -
limbah, pengelolaan dan daur ulang
sampah, dan aktivitas remediasi
6 Konstruksi 5.971.654 - 589.788 27.389 1.818 388.534 16.676
7 Perdagangan besar dan eceran; 16.371.217 - 1.020.251 68.535 22.539 450.868 166.097
reparasi dan perawatan mobil dan
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan 1.916.048 - 21.979 12.546 113 12.382 1.156
9 Penyediaan akomodasi dan 1.937.834 - 47.923 7.874 123.100 9.957 8.118
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 1.411.422 - 4.732 3.323 - 18.445 -
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 71.980.656 - 81.239 28.326 9.307 2.811 -
12 Real estat 3.108.764 - - 9.324 13.589 9.264 12.402
13 Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 661.822 - 176 1.732 - 6.927 -
14 Aktivitas penyewaan dan sewa 2.103.696 - - 17.346 28 4.907 4.800
guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
15 Administrasi pemerintahan, 10.504 - 23.112 19 - - -
pertahanan, dan jaminan sosial wajib
16 Pendidikan 29.214 - - 88 - 55 -
17 Aktivitas kesehatan manusia dan 318.820 - - 2.236 - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 417.234 - - 1.102 - 4.149 -
19 Aktivitas jasa lainnya 6.093 - 1 141 - 60 -
20 Aktivitas rumah tangga sebagai - - - - - - -
pemberi kerja; aktivitas yang
menghasilkan barang dan jasa oleh
rumah tangga yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan sendiri
21 Aktivitas badan internasional dan - - - - - - -
badan ekstra internasional lainnya
22 Rumah tangga 33.166.505 - 769.346 236.328 91.627 176.571 446.209
23 Bukan lapangan usaha 15.011.308 - 186.291 182.265 61.088 97.101 434.976
24 Lainnya 1.208.004 - - - - - -
TOTAL 185.675.622 1.016.363 3.772.001 771.434 345.001 2.207.200 1.683.016
372 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 375
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan yang
Cadangan Cadangan Cadangan
Mengalami Penurunan
Kerugian Kerugian Kerugian Tagihan
No. Sektor Ekonomi Nilai
Penurunan Penurunan Penurunan yang
Tagihan
Nilai Nilai Nilai Dihapus
Belum Telah
(CKPN) - (CKPN) - (CKPN) - Buku
Jatuh Jatuh
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Tempo Tempo
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)
1 Pertanian, kehutanan, dan perikanan 1.062.435 - 36.584 6.668 185 9.919 332
2 Pertambangan dan penggalian 5.442.425 - 1.950 30.861 - 2.402 10.179
3 Industri pengolahan 20.585.928 - 3.995 158.587 7.489 1.233.069 65.858
4 Pengadaan listrik, gas, uap/air panas 3.290.876 866.850 1.143.367 270.345 105.638 1.346 -
dan udara dingin
5 Pengelolaan air, pengelolaan air 152.599 - 4.493 1.726 - - -
limbah, pengelolaan dan daur ulang
sampah, dan aktivitas remediasi
6 Konstruksi 8.099.815 495.911 155.527 33.197 1.833 423.158 4.333
7 Perdagangan besar dan eceran; 16.670.708 17.992 1.030.860 83.861 7.878 464.967 126.718
reparasi dan perawatan mobil dan
sepeda motor
8 Pengangkutan dan pergudangan 1.567.221 - 61.614 15.565 704 14.079 76
9 Penyediaan akomodasi dan 1.477.314 - 48.254 9.203 190.770 35.808 5.245
penyediaan makan minum
10 Informasi dan komunikasi 1.712.462 - 4.732 8.903 2.731 15.551 2.063
11 Aktivitas keuangan dan asuransi 76.391.753 - 129.050 41.884 1.195 2.879 -
12 Real estat 4.696.215 - - 25.145 10.538 22.171 -
13 Aktivitas profesional, ilmiah, dan teknis 719.493 - - 2.569 311 7.958 9.955
14 Aktivitas penyewaan dan sewa 1.593.582 - - 13.274 - 4.334 1.784
guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan,
dan penunjang usaha lainnya
15 Administrasi pemerintahan, 8.634 - 23.461 44 - - -
pertahanan, dan jaminan sosial wajib
16 Pendidikan 35.960 - - 93 49 - 1.376
17 Aktivitas kesehatan manusia dan 232.444 - - 1.817 - - -
aktivitas sosial
18 Kesenian, hiburan, dan rekreasi 129.919 - - 360 - 2.966 2.091
19 Aktivitas jasa lainnya 66.678 - 2 145 - 1.783 -
20 Aktivitas rumah tangga sebagai - - - - - - -
pemberi kerja; aktivitas yang
menghasilkan barang dan jasa oleh
rumah tangga yang digunakan untuk
memenuhi kebutuhan sendiri
21 Aktivitas badan internasional dan - - - - - - -
badan ekstra internasional lainnya
22 Rumah tangga 31.870.890 - 794.645 237.291 108.194 138.836 289.979
23 Bukan lapangan usaha 13.928.840 - 162.605 137.655 45.783 81.152 416.957
24 Lainnya 1.071.613 - - - - 1 -
TOTAL 190.807.804 1.380.753 3.601.139 1.079.193 483.298 2.462.379 936.946
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 373
Page 376
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB (B6): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
1. Bank secara Individu (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total
hari hari hari hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 1.454.042 157.998 1.973.670 3.585.710 1.054.339 109.929 2.274.266 3.438.534
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
TOTAL 1.454.042 157.998 1.973.670 3.585.710 1.054.339 109.929 2.274.266 3.438.534
2. Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan berdasarkan Hari Tunggakan
No. Jenis Eksposur
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total s.d. 120 s.d. 180 > 180 hari Total
hari hari hari hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 1.509.687 247.155 2.015.159 3.772.001 1.112.864 181.322 2.306.953 3.601.139
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
TOTAL 1.509.687 247.155 2.015.159 3.772.001 1.112.864 181.322 2.306.953 3.601.139
CRB-A (A): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Tambahan terkait Perlakuan terhadap Aset Bermasalah
Bank mendefinisikan tagihan jatuh tempo sebagai tagihan Bank dimana pihak yang berhutang tidak mampu
memenuhi pembayaran sesuai persyaratan kontrak, sementara tagihan yang mengalami penurunan nilai
(impairment) apabila suatu tagihan mengalami peningkatan risiko kredit secara signifikan sehingga terdapat bukti
objektif penurunan nilai, diantaranya terjadi tunggakan pembayaran kontraktual yang melebihi 90 hari, memiliki
internal rating default, kolektibilitas yang telah NPL dan ketika terjadi restrukturisasi yang disebabkan oleh peningkatan
risiko kredit.
Bank mendefinisikan restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan kredit, konversi kredit menjadi saham atau
instrumen keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya.
Keuntungan/kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modifikasi persyaratan kredit
hanya diakui bila nilai tunai penerimaan kas masa depan yang telah ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru,
termasuk penerimaan yang diperuntukan sebagai bunga maupun pokok, adalah lebih besar atau kecil dari nilai kredit
yang diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi.
374 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 377
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB-A (B-1): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
1. Bank secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang
Performing Tagihan yang tidak
Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Mengalami Penurunan Nilai
Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
> 90 hari < 90 hari
Nilai
Tercatat CKPN
Nilai Nilai Nilai
Bruto
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 44.204.755 4.509 - - - - - -
2 Kredit
a. Korporasi 73.761.862 1.690.021 1.697.545 773.827 - - - -
b. Ritel 32.427.383 330.798 739.123 173.728 - - - -
3 Transaksi Rekening 48.945.883 124.783 18 142 - - - -
Administratif
TOTAL 199.339.883 2.150.111 2.436.686 947.697 - - - -
2. Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Non Performing
(Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang
Performing Tagihan yang tidak Mengalami Penurunan
Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Nilai
Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
> 90 hari < 90 hari
Nilai
Tercatat CKPN
Nilai Nilai Nilai
Bruto
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
1 Surat Berharga 44.204.755 4.509 - - - - - -
2 Kredit
a. Korporasi 73.560.068 1.690.021 1.697.545 773.827 - - - -
b. Ritel 47.463.573 579.629 916.035 265.351 - - - -
3 Transaksi Rekening 48.945.883 124.783 18 142 - - - -
Administratif
TOTAL 214.174.279 2.398.942 2.613.598 1.039.320 - - - -
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 375
Page 378
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRB-A (B-2): RISIKO KREDIT
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
1. Bank secara Individu
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga 44.204.755 4.509 - -
2 Kredit
a. Korporasi 73.761.862 1.690.021 1.697.545 773.827
b. Ritel 32.427.383 330.798 739.123 173.728
3 Transaksi Rekening Administratif 48.945.883 124.783 18 142
TOTAL 199.339.883 2.150.111 2.436.686 947.697
2. Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Performing Non Performing
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN
Bruto Bruto
a b c d
1 Surat Berharga 44.204.755 4.509 - -
2 Kredit
a. Korporasi 73.560.068 1.690.021 1.697.545 773.827
b. Ritel 47.463.573 579.629 916.035 265.351
3 Transaksi Rekening Administratif 48.945.883 124.783 18 142
TOTAL 214.174.279 2.398.942 2.613.598 1.039.320
CRC: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Kualitatif terkait Teknik MRK
Dalam hal Mitigasi Risiko Kredit, Bank menerapkan Teknik Mitigasi Risiko Kredit sesuai Pedoman perhitungan Aktiva
Tertimbang Menurut Risiko Menurut Pendekatan Standar yang mencakup Mitigasi Risko Kredit dalam bentuk Agunan,
Garansi dan Penjaminan. Jenis agunan keuangan yang diakui (eligible financial collateral) dalam Teknik Mitigasi Risiko
Kredit Pendekatan Standar yaitu Uang Tunai, Emas, Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia,
Surat-Surat yang diperingkat oleh Lembaga Pemeringkat yang diakui oleh Bank Indonesia. Sedangkan Penerbit Garansi
yang diakui adalah Pemerintah Indonesia, Pemerintah Negara Lain, Bank Umum, dan Lembaga Keuangan Penjaminan
atau Asuransi dengan kriteria yang telah ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan dalam Pedoman perhitungan Aktiva
Tertimbang Menurut Risiko Menurut Pendekatan Standar.
Selain itu Bank memiliki dan menerapkan kebijakan internal mengenai agunan kredit yang mengatur pedoman, jenis
dan persyaratan, serta penilaian agunan yang terdapat pada Kebijakan Kredit pada masing-masing segmen.
376 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 379
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
e f g h i j
- - - - - -
68.517.743 338.625 3.108.941 191.694 3.832.723 1.933.529
31.721.997 234.829 675.164 93.126 769.345 176.571
48.480.464 124.783 465.167 - 269 -
148.720.204 698.237 4.249.272 284.820 4.602.337 2.110.100
(dalam jutaan rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Nilai Tercatat Nilai Tercatat
CKPN CKPN CKPN
Bruto Bruto Bruto
e f g h i j
- - - - - -
68.315.949 338.625 3.108.941 191.694 3.832.723 1.933.529
46.363.978 417.093 1.058.436 154.214 957.195 273.673
48.480.464 124.783 465.167 - 269 -
163.160.391 880.501 4.632.544 345.908 4.790.187 2.207.202
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 377
Page 380
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CRD: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal
Sesuai dengan Pedoman perhitungan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Pendekatan Standar, Bank menerapkan bobot
risiko untuk masing-masing klasifikasi aset atau kategori portofolio tertentu berdasarkan dengan peringkat eksternal
yang diperoleh dari Lembaga Pemeringkat eksternal. Bank telah memiliki kebijakan internal yang mengatur mengenai
Lembaga Pemeringkat dan Peringkat Eksternal yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan serta tata cara penggunaan
peringkat. Bank menggunakan peringkat eksternal yang diperoleh dari Lembaga Pemeringkat eksternal yaitu
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).
Beberapa Kategori Portofolio yang menggunakan peringkat antara lain adalah Tagihan Pemerintah Negara Lain,
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik, Tagihan Kepada Bank, Tagihan Kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya serta Tagihan Kepada Korporasi.
CR3: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK
1. Bank secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Desember 2025
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan, dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan
MRK dan/atau Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 96.479.583 8.742.596 8.690.103 52.493
2 Surat Berharga 31.863.744 891 891 0
3 TOTAL 128.343.327 8.743.487 8.690.994 52.493
4 Kredit dan Surat Berharga 1.507.851 100 100 0
yang Telah Jatuh Tempo
Desember 2024
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan, dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan
MRK dan/atau Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 101.993.694 7.752.530 7.752.530 0
2 Surat Berharga 25.985.800 183 183 0
3 TOTAL 127.979.494 7.752.713 7.752.713 0
4 Kredit dan Surat Berharga 1.648.083 100 100 0
yang Telah Jatuh Tempo
378 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 381
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Desember 2025
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan, dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan
MRK dan/atau Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 111.249.602 8.742.596 8.690.103 52.493
2 Surat Berharga 31.792.692 891 891 0
3 TOTAL 143.042.294 8.743.487 8.690.994 52.493
4 Kredit dan Surat Berharga 1.593.139 100 100 0
yang Telah Jatuh Tempo
Desember 2024
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan Tagihan yang
Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi, Dijamin
Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan, dengan Derivatif
Teknik MRK Agunan
MRK dan/atau Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 115.716.761 7.752.530 7.752.530 0
2 Surat Berharga 25.860.606 183 183 0
3 TOTAL 141.577.367 7.752.713 7.752.713 0
4 Kredit dan Surat Berharga 1.724.698 100 100 0
yang Telah Jatuh Tempo
3. Pengungkapan Tambahan
Dalam hal penggunaan Teknik MRK, Bank telah menerapkan Tehnik MRK agunan dengan pendekatan sederhana
(simple approach) pada eksposur kredit dan surat berharga. Terdapat perubahan untuk Tagihan yang Dijamin
dengan Garansi, Penjaminan dan/atau Asuransi Kredit pada eksposur posisi aset dalam laporan keuangan &
peningkatan tagihan yang dijamin dengan agunan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 379
Page 382
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CR4: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK
1. Bank secara Individu (dalam jutaan rupiah)
Desember 2025
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR & Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 43.359.463 0 43.359.463 0 98.945 0,23%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 8.691.859 4.010.830 8.691.859 965.633 2.998.688 31,05%
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 9.519.822 2.994.101 9.167.828 1.082.683 3.310.865 32,30%
Tagihan kepada Perusahaan 9.417.249 4.220.216 9.417.249 456.022 2.883.348 29,20%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Korporasi - 25.780.353 19.206.920 20.246.656 4.256.253 22.266.211 90,87%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan 0 0 0 0 0
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 253.529 80.993 253.529 8.099 340.116 130,00%
7 Tagihan berupa Surat 36.939 0 36.939 0 50.495 136,70%
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 17.189.404 6.051.277 14.612.255 742.494 11.361.696 73,99%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 19.577.782 1.575.856 19.552.568 161.250 10.586.671 53,70%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 319.884 18.059 319.884 1.806 404.698 125,80%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti 24.352.802 10.458.690 24.273.268 1.051.654 22.064.294 87,12%
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti 1.965.564 314.117 1.770.231 37.376 1.817.825 100,57%
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
secara Material pada Arus Kas
Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh 1.529.517 15 1.529.417 2 1.530.776 100,09%
Tempo
11 Aset Lainnya 8.597.280 0 8.597.280 0 7.163.372 83,32%
TOTAL 170.591.447 48.931.074 161.828.426 8.763.271 86.878.000 50,93%
380 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 383
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR & Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 47.552.724 0 47.552.724 0 111.044 0,23%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 8.954.785 4.981.292 8.954.785 935.353 3.345.798 33,83%
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0,00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 10.961.943 1.029.547 10.650.240 139.540 3.789.521 35,12%
Tagihan kepada Perusahaan 12.254.297 7.203.414 12.247.297 810.341 3.235.050 24,78%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 26.391.755 18.941.078 21.199.080 3.218.310 22.242.889 91,09%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan 0 0 0 0 0 0,00%
Efek dan Lembaga Jasa
Keuangan Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 0 0 0 0 0 0,00%
7 Tagihan berupa Surat 35.677 0 35.677 0 48.486 135,90%
Berharga/Piutang Subordinasi,
Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 15.635.418 6.461.940 13.457.317 736.451 10.285.223 72,46%
Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 19.667.792 1.937.466 19.650.714 198.325 11.288.870 56,87%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 348.729 26.161 348.729 2.616 430.411 122,50%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti 23.177.195 10.455.723 23.087.229 1.046.710 20.799.533 86,18%
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti 3.202.754 437.122 3.202.754 45.302 3.193.887 98,33%
Komersial yang
Pembayarannya Bergantung
secara Material pada Arus Kas
Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh 1.668.897 191 1.668.797 19 1.715.839 102,82%
Tempo
11 Aset Lainnya 8.750.004 0 8.750.004 0 7.250.291 82,86%
TOTAL 178.601.970 51.473.934 170.805.347 7.132.967 87.736.841 49,31%
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 381
Page 384
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak (dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR & Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 43.359.463 0 43.359.463 0 98.945 0,23%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 8.691.859 4.010.830 8.691.859 965.633 2.998.688 31,05%
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 9.685.321 2.994.101 9.333.327 1.082.683 3.348.479 32,15%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 9.143.067 4.220.216 9.143.067 456.022 2.717.793 28,31%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0
6 Tagihan kepada Korporasi - 29.966.929 19.206.920 24.433.232 4.256.253 26.452.787 92,20%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek 0 0 0 0 0
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 253.529 80.993 253.529 8.099 340.116 130,00%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 196.443 0 196.443 0 289.751 147,50%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 27.984.255 6.051.277 25.407.106 742.494 19.519.196 74,64%
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 19.577.782 1.575.856 19.552.568 161.250 10.586.671 53,70%
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 319.884 18.059 319.884 1.806 404.698 125,80%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 24.352.802 10.458.690 24.273.268 1.051.654 22.064.294 87,12%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 1.965.564 314.117 1.770.231 37.376 1.817.825 100,57%
yang Pembayarannya Bergantung
secara Material pada Arus Kas
Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.605.904 15 1.605.804 2 1.598.105 99,52%
11 Aset Lainnya 9.065.280 0 9.065.280 0 7.651.474 84,40%
TOTAL 186.168.082 48.931.074 177.405.061 8.763.271 99.888.822 53,66%
3. Pengungkapan Tambahan
Sesuai dengan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit
dengan menggunakan Pendekatan Standar, dalam hal eksposur TRA dikonversi menjadi ekuivalen ekposur kredit
menggunakan FKK sebagai berikut :
- FKK 10%, Komitmen yang dapat dibatalkan Bank tanpa pemberitahuan, atau dapat secara otomatis
membatalkan komitmen apabila terjadi penurunan kualitas debitur.
- FKK 20%, Kewajiban komitmen dalam bentuk L/C (kecuali SBLC).
- FKK 40%, Komitmen tanpa melihat jangka waktu fasilitas yang mendasari.
- FKK 50%, Kewajiban kontinjensi dalam bentuk jaminan yang diterbitkan bukan dalam rangka pemberian kredit
seperti bid bonds, performance bonds atau advance payment bonds.
382 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 385
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2024
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR & Rata-Rata Bobot
Penerapan FKK dan Teknik penerapan FKK dan Teknik
Risiko
MRK MRK
Kategori Portofolio
Laporan Laporan Rata-Rata
Posisi TRA Posisi TRA ATMR Bobot risiko
Keuangan Keuangan (e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 47.552.724 0 47.552.724 0 111.044 0,23%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 8.954.785 4.981.292 8.954.785 935.353 3.345.798 33,83%
Publik
3 Tagihan kepada Bank 0 0 0 0 0 0,00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 11.143.578 1.029.547 10.831.875 139.540 3.826.093 34,87%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 11.925.369 7.203.414 11.918.369 810.341 3.169.099 24,90%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0 0 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 29.947.710 18.941.078 24.755.035 3.218.310 25.798.844 92,23%
Eksposur Korporasi Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek 0 0 0 0 0 0,00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 0 0 0 0 0 0,00%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 195.181 0 195.181 0 287.742 147,42%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 26.005.821 6.461.940 23.827.720 736.451 18.148.744 73,88%
Kecil, dan Portofolio Ritel
9 Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 19.667.792 1.937.466 19.650.714 198.325 11.288.870 56,87%
Tinggal yang Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah 348.729 26.161 348.729 2.616 430.411 122,50%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 23.177.195 10.455.723 23.087.229 1.046.710 20.799.533 86,18%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 3.202.754 437.122 3.202.754 45.302 3.193.887 98,33%
yang Pembayarannya Bergantung
secara Material pada Arus Kas
Properti
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.745.512 191 1.745.412 19 1.782.985 102,15%
11 Aset Lainnya 9.236.277 0 9.236.277 0 7.753.719 83,95%
TOTAL 193.103.427 51.473.934 185.306.804 7.132.967 99.936.768 51,93%
- FKK 100%, Jaminan yang diterbitkan dalam rangka pemberian kredit atau pengambilalihan risiko gagal bayar,
garansi, SBLC, akseptasi atau TRA yang merupakan substitusi kredit.
CKPN yang diperhitungkan untuk perhitungan tagihan bersih sebagaimana dimaksud, merupakan CKPN atas aset
yang teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu CKPN pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak
baik) sesuai dengan standar akuntansi keuangan mengenai instrumen keuangan.
Dalam hal penggunaan Teknik MRK, Bank telah menerapkan Tehnik MRK agunan dengan Pendekatan sederhana
(simple approach), untuk eksposur posisi aset dalam laporan keuangan serta kewajiban komitmen atau kewajiban
kontinjensi pada TRA.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 383
Page 386
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CR5: RISIKO KREDIT
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko
1. Bank secara Individu
Kategori Portofolio 0% 20%
1 Tagihan kepada Pemerintah 43.161.573 0
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 8.209.168 4.493.522
Kategori Portofolio 0% 20%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral 0 0
dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 7.177.388 1.264.894 8.142 1.975.798
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 9.243.383 1.266.001 0 310.771
Jasa Keuangan Lainnya1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Kategori Portofolio 20% 50% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi 3.307.397 2.326.347 2.742.658 0
Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 0 0 0
Jasa Keuangan Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 0 0 0
Kategori Portofolio 100%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 27.902
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 3.241.131 17.349.632
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Tagihan Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 1.811.967 1.304.197 4.460.176 1.075.195 955.602
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 46.546 0 11.050 4.012
Pembayarannya Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang 0 0 0 0 3.168.902
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Eksposur Pembiayaan Khusus
384 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 387
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(dalam jutaan rupiah)
50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
197.890 0 0 0 43.359.463
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 9.657.492
30% 50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 0 0 0
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
2.080.480 7.221 0 0 10.250.511
2.817.310 0 0 0 9.873.271
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 0 0
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
4.905.013 31.705.858 0 24.502.909
0 0 0 0
679.874 0 0 0 617.157
150% 250% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 9.037 0 36.939
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
127.647 2.522.272 0 15.354.749
70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
4.245.045 6.941.269 251.913 108.275 0 0 19.713.818
0 38.571 237.764 0 321.690
5.676.068 11.536.643 14.429.879 0 0 25.324.922
940.638 156.700 786.019 396.322 0 1.807.607
0 0 0 0
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 385
Page 388
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Kategori Portofolio 50%
10 Tagihan Jatuh Tempo 220.176
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 1.760.046 0
No Bobot Risiko Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan
1 < 40% 73.594.247
2 40% - 70% 14.111.409
3 75% 30.324.773
4 85% 11.110.808
5 90% - 100% 39.116.574
6 105% - 130% 879.507
7 150% 1.445.087
8 250% 9.037
9 400%
10 1.250%
11 TOTAL TAGIHAN BERSIH 170.591.442
2. Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Kategori Portofolio 0% 20%
1 Tagihan kepada Pemerintah 43.161.573 0
Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 8.209.168 4.493.522
Kategori Portofolio 0% 20%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral 0 0
dan Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 7.328.358 1.264.894 8.142 1.989.704
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 9.170.507 1.266.001 0 310.771
Jasa Keuangan Lainnya1)
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond 0 0 0 0
Kategori Portofolio 20% 50% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi 3.307.397 2.326.347 2.742.658 0
Umum2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga 0 0 0
Jasa Keuangan Lainnya3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) 0 0 0 0
Kategori Portofolio 100%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 27.902
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
386 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 389
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
1.086.491 222.865 0 1.529.419
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
6.184.958 652.276 0 8.597.280
Tagihan Bersih TRA Rata-Rata Tagihan Bersih
(sebelum pengenaan FKK) FKK (setelah FKK & Teknik MRK)
9.418.488 21,17% 75.559.538
9.062.811 17,37% 15.257.738
7.282.644 11,79% 30.347.526
5.710.407 28,54% 10.189.348
17.112.979 20,55% 36.863.574
279.605 10,00% 907.468
64.140 19,30% 1.457.465
0 0,00% 9.037
0 0,00% 0
0 0,00% 0
48.931.074 170.591.694
(dalam jutaan rupiah)
50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
197.890 0 0 0 43.359.463
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 9.657.492
30% 50% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 0 0 0
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
2.081.103 0 0 0 10.416.010
2.616.004 0 0 9.599.089
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
0 0 0 0 0
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
4.905.013 35.892.434 0 0 0 28.689.485
0 0 , 0 0
0 334.522 0 0 261.628
150% 250% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
159.504 9.037 0 196.443
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 387
Page 390
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan 3.241.131 27.899.038
Portofolio Ritel
Kategori Portofolio 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Tagihan Beragun Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 1.811.967 1.304.197 4.460.176 1.075.195 955.602
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang 46.546 0 11.050 4.012
Pembayarannya Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang 0 0 0 0 3.168.902
Pembayarannya Tidak Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Eksposur Pembiayaan Khusus
Kategori Portofolio 50%
10 Tagihan Jatuh Tempo 238.292
Kategori Portofolio 0% 20%
11 Aset Lainnya 1.766.085 0
No Bobot Risiko Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan
1 < 40% 73.678.380
2 40% - 70% 14.143.431
3 75% 40.673.495
4 85% 11.110.808
5 90% - 100% 44.016.544
6 105% - 130% 879.507
7 150% 1.656.873
8 250% 9.037
9 400% 0
10 1.250% 0
11 TOTAL TAGIHAN BERSIH 186.168.075
3. Pengungkapan Tambahan
Sesuai dengan SE OJK No. 24/SEOJK.03/2021 tentang perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan
menggunakan Pendekatan Standar, dalam hal eksposur TRA dikonversi menjadi ekuivalen ekposur kredit menggunakan FKK sebagai
berikut :
- FKK 10%, Komitmen yang dapat dibatalkan Bank tanpa pemberitahuan, atau dapat secara otomatis membatalkan komitmen
apabila terjadi penurunan kualitas debitur.
- FKK 20%, Kewajiban komitmen dalam bentuk L/C (kecuali SBLC).
- FKK 40%, Komitmen tanpa melihat jangka waktu fasilitas yang mendasari.
- FKK 50%, Kewajiban kontinjensi dalam bentuk jaminan yang diterbitkan bukan dalam rangka pemberian kredit seperti bid bonds,
performance bonds atau advance payment bonds.
- FKK 100%, Jaminan yang diterbitkan dalam rangka pemberian kredit atau pengambilalihan risiko gagal bayar, garansi, SBLC,
akseptasi atau TRA yang merupakan substitusi kredit.
CKPN yang diperhitungkan untuk perhitungan tagihan bersih sebagaimana dimaksud, merupakan CKPN atas aset yang
teridentifikasi mengalami penurunan nilai, yaitu CKPN pada stage 2 (aset kurang baik) dan stage 3 (aset tidak baik) sesuai dengan
standar akuntansi keuangan mengenai instrumen keuangan.
Dalam hal penggunaan Teknik MRK, Bank telah menerapkan Tehnik MRK agunan dengan Pendekatan sederhana (simple approach),
untuk eksposur posisi aset dalam laporan keuangan serta kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi pada TRA.
388 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 391
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
127.647 2.767.717 0 26.149.600
70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
4.245.045 6.941.269 251.913 108.275 0 0 19.713.818
0 38.571 237.764 0 321.690
5.676.068 11.536.643 14.429.879 0 0 25.324.922
940.638 156.700 786.019 396.322 0 1.807.607
0 0 0 0
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
1.144.762 222.865 0 1.605.806
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih setelak FKK & Teknik
MRK
6.594.637 704.558 0 9.065.280
Tagihan Bersih TRA Rata-Rata Tagihan Berish
(sebelum pengenaan FKK) FKK (setelah FKK & Teknik MRK)
9.418.488 21,17% 75.643.671
9.062.811 17,37% 15.289.760
7.282.644 11,79% 40.696.248
5.710.407 28,54% 10.189.348
17.112.979 20,55% 41.763.544
279.605 10,00% 907.468
64.140 19,30% 1.669.251
0 0,00% 9.037
0 0,00% 0
0 0,00% 0
48.931.074 186.168.327
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 389
Page 392
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CCP: EKSPOSUR TERKAIT TRANSAKSI DENGAN CCP
(dalam jutaan rupiah)
Desember 2025 Desember 2024
Tagihan Bersih ATMR Tagihan Bersih ATMR
1 Total Eksposur kepada QCCP 49.387 633 12.068 112
2 Eksposur yang ditransaksikan dengan QCCP 3.102 62 532 11
(tidak termasuk initial margin dan default fund
contribution)
(i) derivatif OTC 3.102 62 532 11
(ii) transaksi derivatif melalui bursa 0 0 0 0
(iii) securities financing transactions 0 0 0 0
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting 0 0 0 0
diperbolehkan)
3 Initial margin yang terpisah (segregated) 17.717 6.504
4 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) 0 0 0 0
5 Prefunded default fund contribution 28.568 571 5.032 101
6 Unfunded default fund contribution 0 0 0 0
7 Total Eksposur kepada NonQCCP 0 0 0 0
8 Eksposur yang ditransaksikan melalui nonQCCP (tidak 0 0 0 0
termasuk initial margin dan default fund contribution)
(i) derivatif OTC 0 0 0 0
(ii) transaksi derivatif melalui bursa 0 0 0 0
(iii) securities financing transactions 0 0 0 0
(iv) netting set (dalam hal cross-product netting 0 0 0 0
diperbolehkan)
9 Initial margin yang terpisah (segregated) 0 0
10 Initial margin yang tidak terpisah (nonsegregated) 0 0 0 0
11 Prefunded default fund contribution 0 0 0 0
12 Unfunded default fund contribution 0 0 0 0
13 Total Eksposur kepada QCCP dan NonQCCP 49.387 633 12.068 112
MRA: RISIKO PASAR
Pengungkapan Informasi Kualitatif terkait Risiko Pasar secara Umum (MRA)
LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO Trading Book pada Bank adalah seluruh posisi instrumen
UNTUK RISIKO PASAR keuangan dalam neraca dan rekening administratif,
Secara umum, Bank mendefinisikan risiko pasar sebagai termasuk transaksi derivatif, yang dimiliki Bank untuk:
risiko pada posisi neraca dan rekening administratif a. tujuan diperdagangkan dan dapat
termasuk transaksi derivatif, akibat perubahan secara dipindahtangankan dengan bebas atau dapat
keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk Risiko dilindung nilai secara keseluruhan, baik dari transaksi
perubahan harga option. Risiko yang termasuk dalam untuk kepentingan sendiri (proprietary positions), atas
cakupan risiko pasar paling sedikit: permintaan nasabah, maupun kegiatan perantaraan
a. risiko gagal bayar, risiko suku bunga, risiko credit (brokering), dan dalam rangka pembentukan pasar
spread, risiko ekuitas, risiko nilai tukar, dan risiko (market making), yang meliputi:
komoditas, untuk instrumen Trading Book; dan 1) posisi yang dimiliki untuk dijual kembali dalam
b. risiko nilai tukar dan risiko komoditas untuk instrument jangka pendek;
Banking Book. 2) posisi yang dimiliki untuk tujuan memperoleh
keuntungan jangka pendek secara aktual dan/
Saat ini Bank tidak memiliki risiko ekuitas dan risiko atau potensi pergerakan harga (price movement);
komoditas baik secara individu maupun secara atau
konsolidasi dengan perusahaan anak.
390 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 393
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
3) posisi yang dimiliki untuk tujuan mempertahankan c. Instrumen yang dihasilkan dari komitmen penjaminan
keuntungan arbitrase (locking in arbitrage profits); emisi (underwriting commitments), dimana komitmen
b. tujuan lindung nilai atas posisi lainnya dalam Trading penjaminan emisi hanya mengacu pada penjaminan
Book. emisi surat berharga, dan hanya berkaitan dengan
surat berharga yang diharapkan benar-benar dibeli
Semua aktivitas trading tersebut dilakukan Bank dalam oleh Bank pada tanggal penyelesaian.
rangka memperoleh pendapatan atau keuntungan.
Setiap instrumen yang tidak dimiliki untuk tujuan trading
Manajemen risiko pasar pada Trading Book dimulai pada saat awal transaksi, atau tidak termasuk dalam
dari penetapan tata kelola sesuai karakteristik dan instrumen sebagaimana dimaksud di atas, dianggap
kompleksitas Bank. Secara terpusat, kewenangan sebagai bagian dari Banking Book.
pengelolaan aktivitas dan risiko pasar pada Trading
Book berada dalam pengawasan Komite Aset dan Bank juga memiliki kebijakan yang mengatur mengenai
Liabilitas (Assets & Liabilities Committee - ALCO), yang pemisahan Trading Book dan Banking Book dimana
secara harian dilaksanakan oleh unit kerja Global setiap transaksi harus secara jelas diakui sebagai
Market. Untuk mendukung fungsi ALCO, unit yang secara Trading Book atau Banking Book sejak transaksi tersebut
khusus melakukan proses pengelolaan risiko pasar dibukukan yang sesuai dengan PSAK 71. Reklasifikasi
pada Trading Book adalah unit kerja Market, Liquidity posisi Trading Book dari atau ke Banking Book dapat
& Treasury Credit Risk Management (MLTCRM), yang dilakukan jika dan hanya jika ada perubahan model bisnis
mempunyai tanggung jawab untuk membuat kebijakan, untuk pengelolaan aset keuangan. Perubahan tersebut
prosedur, metodologi pengukuran dan melakukan diperkirakan sangat jarang terjadi dan jika terjadi,
pemantauan serta pelaporan eksposur risiko pasar pada harus ditentukan oleh manajemen senior Bank, bersifat
Trading Book dan juga memantau implementasi dan signifikan terhadap kegiatan operasional dan dapat
kepatuhan terhadap kebijakan-kebijakan yang telah dibuktikan pada pihak eksternal. Bank akan memastikan
ditentukan. Untuk melengkapi tata kelola, unit kerja Audit apabila ada perubahan model bisnis dalam pengelolaan
Internal secara berkala melakukan proses penilaian aset keuangannya, maka Bank akan mereklasifikasi aset
atas kecukupan proses manajemen risiko pasar pada keuangan yang terdampak dari/ke Trading Book.
Trading Book secara keseluruhan. Bank telah memiliki
kebijakan yang mengatur mengenai cakupan aktivitas Dalam mengelola risiko pasar pada Trading Book, Bank
trading yaitu semua posisi dalam instrumen keuangan mengadopsi beberapa teknik pengukuran agar dapat
yang dimiliki sesuai dengan tujuan dan strategi Trading secara akurat mengkuantifikasi eksposur risiko pasar
dari unit bisnis atau termasuk dalam instrumen berikut pada Trading Book, yaitu: Value at Risk (VaR), Present
dimana diasumsikan dimiliki dengan tujuan Trading, Value of One Basis Point (PV01), Year to Date (YtD) dan
kecuali memiliki hambatan hukum atau termasuk dalam Month to Date (MtD) Stop Loss, Foreign Exchange Net
instrumen Banking Book: Open Position (FX NOP), Greeks (seperti Delta, Gamma,
a. Instrumen yang dimiliki sebagai aset atau liabilitas dan Vega), Back Testing, Jump to Default (JTD), Credit
yang diperlakukan sebagai trading menurut standar Spread of One Basis Point (CS01), Fixed Income Holding
akuntansi. Period dan Stress Test. Dalam pengelolaannya sehari-
b. Instrumen yang berasal dari aktivitas market-making. hari, Bank juga telah menetapkan berbagai limit untuk
c. Investasi ekuitas dalam fund yang memenuhi dipantau dan dilaporkan ke manajemen secara periodik,
persyaratan. antara lain VaR limit, YtD Stop Loss Limit, MtD Stop Loss
d. Ekuitas yang terdaftar pada bursa. Limit, FX NOP Limit, PV01 Limit, IR dan FX Vega Limit, JTD
e. Transaksi repo yang berkaitan dengan trading. Limit, CS01 Limit dan Maximum Fixed Income Holding
f. Hak opsi, termasuk derivatif melekat (embedded Period Limit. Untuk proses pengukuran eksposur risiko
derivative) dari instrumen yang diterbitkan dari tersebut dilakukan melalui sistem front-office yaitu
Banking Book dan yang berkaitan dengan risiko kredit Kondor+ dan sistem middle-office Fusion Risk (FR). Terkait
atau risiko ekuitas. perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum
dengan memperhitungkan risiko pasar baik secara
Selain itu, setiap instrumen berikut ini, kecuali memiliki individu maupun secara konsolidasi dengan perusahaan
hambatan hukum atau termasuk dalam instrumen anak, Bank menggunakan metode standar sebagaimana
yang dikategorikan sebagai Banking Book, dianggap diatur dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
dimiliki untuk setidaknya 1 (satu) dari tujuan Trading Book yang mengatur mengenai Perhitungan Aset Tertimbang
sehingga harus dikategorikan dalam Trading Book: Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum, yang
a. Instrumen pada correlation trading portfolio. dilakukan dengan metode Sensitivities Based, Default Risk
b. Instrumen yang akan menimbulkan posisi net short Capital (DRC) dan Credit Valuation Adjustment (CVA).
pada kredit atau ekuitas dalam Banking Book.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 391
Page 394
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
MR1: PENGUNGKAPAN ATMR UNTUK RISIKO PASAR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN
STANDAR (MR1)
1. Bank secara individu
Beban Modal Beban Modal
Pendekatan Standar Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember Posisi Desember
2025 2024
Risiko GIRR 55.062 36.355
Risiko CSR nonsekuritisas 18.767 14.953
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 89.834 123.670
DRC - nonsekuritisasi - -
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
TOTAL 163.663 174.977
Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku
sejak 1 Januari 2024
2. Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
Beban Modal Beban Modal
Pendekatan Standar Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember Posisi Desember
2025 2024
Risiko GIRR 55.062 36.355
Risiko CSR nonsekuritisasi 18.767 14.953
Risiko CSR sekuritisasi nonCTP - -
Risiko CSR sekuritisasi CTP - -
Risiko Ekuitas - -
Risiko Komoditas - -
Risiko Nilai Tukar 90.032 122.121
DRC - nonsekuritisasi - -
DRC - sekuritisasi nonCTP - -
DRC - sekuritisasi CTP - -
RRAO - -
TOTAL 163.861 173.429
Catatan : Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar (berdasarkan Surat Edaran OJK No. 23/SEOJK.03/2022) mulai berlaku
sejak 1 Januari 2024
3. Pengungkapan tambahan
Perhitungan beban modal dengan pendekatan standar mengacu pada SEOJK NOMOR 23 /SEOJK.03/2022 tentang
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum. ATMR Risiko Pasar Bank mengalami
penurunan terutama dari eksposur risiko nilai tukar karena penurunan Posisi Devisa Neto walaupun terdapat
kenaikan dari eksposur risiko GIRR and risiko CSR yang disebabkan kenaikan posisi surat berharga dan transaksi
Derivatif (CCS dan IRS).
392 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 395
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
CVAA: INFORMASI KUALITATIF TERKAIT CREDIT VALUATION ADJUSTMENT (CVAA)
Risiko CVA merupakan risiko kerugian yang timbul dari perubahan nilai CVA sebagai akibat dari perubahan credit
spread pihak lawan dan faktor Risiko Pasar yang mempengaruhi harga transaksi derivatif dan securities financing
transaction (SFT).
Dalam mengelola risiko CVA, Bank telah mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko CVA
dengan baik. Bank secara berkala melakukan pemantauan atas risiko CVA dan menyampaikan laporan risiko CVA ke
manajemen maupun ke regulator.
Saat ini Bank menggunakan metode BA-CVA yang disederhanakan dalam menentukan besaran CVA. Perhitungan
CVA mencakup seluruh transaksi derivatif kecuali yang ditransaksikan langsung dengan qualified central counterparty
(QCCP), atau transaksi derivatif yang tidak ditransaksikan secara langsung dengan QCCP namun Bank merupakan
nasabah anggota kliring atau klien tingkat yang lebih rendah dalam struktur multi level client dan seluruh SFT (termasuk
repo dan reverse repo) yang dinilai secara wajar (fair value) oleh Bank untuk tujuan akuntansi. Saat ini Bank juga telah
memiliki sistem informasi dalam proses pengukuran CVA.
CVA1: BA-CVA YANG DISEDERHANAKAN
1. Bank secara individu
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 393.480
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 186.722
TOTAL 2.069.173
2. Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 393.480
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 186.722
TOTAL 2.069.173
3. Pengungkapan tambahan
Laporan Pengungkapan CVA menggunakan pendekatan BA-CVA yang disederhanakan mengacu pada SEOJK
NOMOR 23 /SEOJK.03/2022 tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum.
BA-CVA Bank posisi Desember 2025 mayoritas berasal dari transaksi Derivatif dengan Perusahaan bahan dasar
material, energi, industri, pertanian, manufaktur, pertambangan, dan penggalian.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 393
Page 396
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
JJ.1: LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO UNTUK RISIKO SUKU BUNGA
DALAM BANKING BOOK
(INTEREST RATE RISK IN THE BANKING BOOK/IRRBB)
Nama : PT Bank Maybank Indonesia. Tbk. (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2025
ANALISIS KUALITATIF
1. Definisi Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) 2. Strategi manajemen risiko dan mitigasi risiko untuk
untuk pengukuran dan pengendalian risiko. IRRBB.
Secara umum, Bank mendefinisikan IRRBB sebagai Manajemen risiko IRRBB dimulai dari penetapan
suatu risiko akibat adanya pergerakan suku bunga tata kelola sesuai karakteristik dan kompleksitas
di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking Bank. Secara terpusat, kewenangan pengelolaan
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas dan risiko pada Banking Book berada dalam
permodalan dan rentabilitas (earning) Bank baik pengawasan Komite Aset dan Liabilitas (Assets &
untuk saat ini maupun pada masa mendatang. Liabilities Committee - ALCO), yang secara harian
dilaksanakan oleh unit kerja Corporate Treasury (CT).
Posisi Banking Book merupakan posisi-posisi yang Untuk mendukung fungsi ALCO, unit yang secara
dimiliki Bank diluar posisi Trading Book dimana posisi khusus melakukan proses manajemen risiko IRRBB
Trading Book itu sendiri merupakan posisi instrumen adalah unit kerja Market, Liquidity & Treasury Credit
keuangan dalam neraca dan rekening administratif, Risk Management (MLTCRM), yang mempunyai
termasuk transaksi derivatif, yang dimiliki Bank tanggung jawab untuk membuat kebijakan, prosedur,
dengan tujuan untuk diperdagangkan dan dapat metodologi pengukuran dan melakukan pemantauan
dipindahtangankan dengan bebas atau dapat serta pelaporan eksposur risiko IRRBB dan juga
dilindung nilai secara keseluruhan, baik dari transaksi memantau implementasi dan kepatuhan terhadap
untuk kepentingan sendiri (proprietary positions), atas kebijakan-kebijakan yang telah ditentukan. Untuk
permintaan nasabah maupun kegiatan perantaraan melengkapi tata kelola, unit kerja Audit Internal secara
(brokering), dalam rangka pembentukan pasar berkala melakukan proses penilaian atas kecukupan
(market making), dan lindung nilai (hedging) atas proses manajemen risiko IRRBB secara keseluruhan.
posisi lainnya dalam Trading Book. Contoh posisi
Banking Book adalah penempatan pada bank lain, Terkait dengan risiko-risiko yang muncul dari adanya
surat-surat berharga yang diukur pada Nilai Wajar produk/aktivitas baru, semua produk/aktivitas baru
melalui Penghasilan Komprehensif Lain (Fair Value maupun variasi dari setiap produk/aktivitas yang
through Other Comprehensif Income/FVOCI) atau dapat mempengaruhi eksposur risiko IRRBB harus
yang diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi disetujui oleh manajemen. Sumber-sumber material
(Amortised Cost/AC), kredit, simpanan nasabah, dan jenis-jenis risiko yang harus diidentifikasi dan
pinjaman, maupun aset dan kewajiban lainnya. dinilai antara lain: atribut dan periode penyesuaian
suku bunga (repricing), profil arus kas, serta opsi-opsi
Dampak pergerakan suku bunga di pasar terhadap yang melekat. Dengan melakukan identifikasi dan
permodalan diukur dengan menggunakan penilaian yang tepat maka pengendalian risiko IRRBB
pendekatan Economic Value of Equity (EVE), yang dapat dilakukan dengan baik.
merupakan perubahan nilai ekonomis dari modal
Bank yang didapat dari selisih nilai kini bersih (Net Dalam pengelolaan IRRBB, Bank menetapkan
Present Value-NPV) atas seluruh arus kas aset, metodologi pengukuran, melakukan pemantauan
kewajiban, dan transaksi rekening administratif melalui berbagai laporan yang disampaikan secara
sebelum dan sesudah terjadinya pergerakan suku berkala, menetapkan limit-limit serta melakukan kaji
bunga. Sedangkan dampak pergerakan suku ulang secara berkala atas keseluruhan metodologi
bunga di pasar terhadap rentabilitas diukur dengan pengukuran, model-model, dan limit-limit yang
membandingkan pendapatan bunga bersih (Net ada.
Interest Income - NII) dalam suatu periode tertentu,
sebelum dan sesudah terjadinya pergerakan suku Mitigasi risiko IRRBB dilakukan secara menyeluruh dan
bunga. melibatkan unit-unit bisnis, baik dari sisi aset maupun
kewajiban, dalam koordinasi unit kerja Corporate
Treasury (CT). Bank sedapat mungkin akan mendanai
aset-aset dengan menggunakan pendanaan yang
394 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 397
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
memiliki karakteristik yang sesuai, baik dari sisi atribut Untuk menghitung dan mengukur sumber-sumber
dan atau periode penyesuaian suku bunga (repricing), utama IRRBB diatas, Bank menggunakan beberapa
profil arus kas, serta opsi-opsi yang melekat (natural metode/pendekatan:
hedging). Apabila masih terdapat residual risk, EVE:
maka Bank dapat menggunakan berbagai macam Pengukuran berdasarkan perubahan pada EVE adalah
instrumen keuangan untuk melakukan lindung nilai, metode yang mengukur dampak perubahan suku
dimana setiap instrumen lindung nilai yang digunakan bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank. EVE
dan dilakukan harus mendapat persetujuan dari menghitung perubahan NPV seluruh arus kas dari
ALCO. aset, kewajiban, dan transaksi rekening administratif
3. Periodisasi perhitungan IRRBB dan pengukuran yang dimiliki oleh Bank sampai dengan jatuh tempo,
spesifik yang digunakan untuk mengukur akibat dari adanya perubahan suku bunga tertentu.
sensitivitas terhadap IRRBB. EVE merupakan pengelolaan risiko suku bunga dalam
Bank melakukan perhitungan, pengukuran, jangka panjang dan memberikan informasi tentang
pemantauan, dan pelaporan IRRBB secara berkala kebutuhan modal untuk mendukung/menyerap
setiap bulan, dan dapat juga dilakukan sewaktu- kerugian IRRBB dalam jangka panjang.
waktu apabila ada kejadian/rencana khusus yang
dapat mempengaruhi eksposur IRBBB, misalnya Perubahan NII / Earning at Risk (EaR):
rencana pencairan kredit jumlah besar, rencana Pengukuran berdasarkan perubahan pada NII adalah
penerbitan pendanaan jangka panjang, ataupun metode yang mengukur dampak perubahan suku
adanya perubahan suku bunga pasar. bunga terhadap rentabilitas (earning) Bank dalam
jangka waktu pendek/menengah, pada umumnya
Perhitungan dan pengukuran dilakukan untuk sampai dengan 1 (satu) tahun kedepan.
menangkap beberapa sumber utama IRRBB yaitu:
gap risk: Yield Spread Analysis:
yaitu risiko yang dapat menyebabkan terjadinya Metode ini digunakan untuk menganalisa pergerakan
penurunan NII atau perubahan relatif pada nilai tingkat imbal hasil dari aset dan kewajiban yang
ekonomis aset dan liabilitas Bank yang disebabkan sensitif terhadap perubahan suku bunga (rate
oleh adanya perbedaan waktu perubahan suku sensitive assets / rate sensitive liabilities), dan
bunga (repricing risk) dari aset dan kewajiban seberapa besar selisih (spread) imbal hasil yang
maupun disebabkan oleh adanya perubahan suku dihasilkan oleh Bank.
bunga pada setiap jangka waktu kurva imbal hasil, 4. Skenario shock suku bunga dan skenario stress
dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan
basis risk: metode Economic Value of Equity (EVE) dan Net
yaitu risiko yang muncul dari perubahan suku bunga Interest Income (NII).
acuan suatu instrumen keuangan yang memiliki tenor Perhitungan IRRBB pendekatan standar dengan
yang sama namun dengan tingkat suku bunga acuan metode EVE dan NII dilakukan untuk eksposur banking
yang berbeda, memiliki tenor yang berbeda namun book dalam mata uang yang signifikan (5% dari total
dengan tingkat suku bunga acuan yang sama, atau asset atau kewajiban), dalam hal ini dalam mata
memiliki tenor dan tingkat suku bunga acuan yang uang IDR dan USD. Untuk metode EVE menggunakan
sama namun memiliki mata uang yang berbeda, dan 6 (enam) skenario perubahan suku bunga yaitu:
parallel up, parallel down, steepener, flatterner, short
option risk: rate up, dan short rate down. Sedangkan metode
yaitu risiko yang muncul dari fitur opsi posisi derivatif NII menggunakan 2 (dua) skenario perubahan suku
atau komponen opsi yang melekat pada sebagian bunga yaitu: parallel up dan parallel down. Adapun
besar aset, kewajiban, dan transaksi rekening perubahan basis poin suku bunga yang digunakan
administratif yang dapat mengubah tingkat dan adalah sebagai berikut:
waktu dari arus kas.
Mata Uang
Skenario
Rp USD
Pararel 400 200
Short 500 300
Long 350 150
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 395
Page 398
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Selain skenario-skenario diatas, untuk dapat terhadap perubahan suku bunga pasar. PTT
menangkap risiko IRRBB secara lebih komprehensif, yang dilakukan bank menggunakan metode
terutama apabila terjadi kondisi stress di pasar, Bank parametrik dengan melihat seberapa besar
juga melakukan perhitungan IRRBB dengan metode co-movement dari pergerakan suku bunga per
EVE dan NII dengan menggunakan skenario stress account terhadap pergerakan suku bunga pasar.
yang ditetapkan oleh manajemen sesuai dengan Account yang lolos PTT memiliki arti bahwa
asumsi-asumsi kondisi stress yang ada. account tersebut memiliki suku bunga yang
5. Asumsi-asumsi pemodelan dalam Internal sensitif mengikuti pergerakan suku bunga di pasar
Measurement System (IMS) yang digunakan sehingga dikategorikan menjadi non-core deposits
Bank. dan diletakkan dalam skala waktu overnight (O/N).
Perhitungan IRRBB posisi bulan Desember 2025
telah menggunakan sistem untuk perhitungan dan Untuk account yang tidak lolos PTT, dilakukan
pelaporan IRRBB, yang telah disesuaikan dengan asesmen lebih lanjut untuk mengidentifikasi
pendekatan standar sesuai ketentuan. porsi pendanaan stabil (stable funding) dan
6. Lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB dan pendanaan tidak stabil (less-stable funding)
perlakuan akuntansi terkait. menggunakan persentil dari data historis
Sebagaimana dijabarkan dalam poin 2 diatas, Bank minimal 10 tahun terakhir. Porsi pendanaan tidak
sedapat mungkin akan mendanai aset-aset dengan stabil dikategorikan menjadi non-core deposits
menggunakan pendanaan yang memiliki karakteristik dan diletakkan dalam skala waktu overnight
yang sesuai, baik dari sisi atribut dan atau periode (O/N). Sedangkan porsi pendanaan yang stabil
penyesuaian suku bunga (repricing), profil arus kas, dikategorikan menjadi core deposit, dan dipetakan
serta opsi-opsi yang melekat (natural hedging). ke dalam skala waktu O/N - 1 bulan s.d. skala
Apabila masih terdapat residual risk, maka Bank waktu 9 - 10 tahun menggunakan volatility rate
dapat menggunakan berbagai macam instrumen model dengan tetap memperhatikan pembatasan
keuangan untuk melakukan lindung nilai, dimana skala waktu dan porsi core-deposit sesuai dengan
setiap instrumen lindung nilai yang digunakan ketentuan OJK.
dan dilakukan harus mendapat persetujuan dari
ALCO.
7. Asumsi utama pemodelan dan parametrik dalam c. Metodologi yang digunakan untuk mengestimasi
perhitungan ∆EVE dan ∆NII. Conditional Prepayment Rate (CPR) dari
a. Penggunaan margin komersial dan spread pinjaman dan/atau Time Deposit Redemption
components dalam perhitungan arus kas dan rate (TDRR) dari simpanan berjangka.
tingkat suku bunga diskonto yang digunakan Bank dalam mengestimasi nilai CPR menggunakan
dalam perhitungan dengan metode EVE. metode non-parametrik yaitu melalui pengukuran
Bank dalam melakukan pengukuran eksposur single monthly mortality (SMM) rate dengan
IRRBB khususnya dalam pelaporan posisi data historis selama 1 (satu) tahun terakhir.
Desember 2025 belum dapat mempertimbangkan Estimasi SMM didapatkan dari nilai rata-rata
komponen margin komersial dan spread aktual prepayment per account secara historis
components dalam perhitungan arus kas- dari produk pinjaman kendaraan bermotor (auto
nya. loan) dan pinjaman rumah atau KPR (housing
b. Penentuan rata-rata jatuh tempo penilaian loan) untuk setiap bulannya. Nilai prepayment
ulang (repricing maturities) Non Maturity rate merupakan rasio antara total nominal
Deposits (NMD), termasuk karakteristik unik pembayaran dipercepat dengan total nominal
produk yang mempengaruhi asesmen repricing sisa pinjaman (outstanding).
behaviour. Terkait analisa perilaku dari simpanan berjangka
Dalam melakukan asesmen terkait repricing (TDRR), Bank juga menggunakan metode non-
behaviour atas produk-produk NMD dalam hal ini parametrik yaitu menggunakan vintage analysis
giro dan tabungan, Bank melakukan kategorisasi dengan menggunakan data historis 1 (satu) tahun
nasabah yang terdiri dari 3 (tiga) kategori, yaitu terakhir. Analisa TDRR dilakukan untuk setiap
retail transaksional, retail non-transaksional, dan jangka waktu simpanan berjangka, dan didapat
wholesale, dimana kategorisasi tersebut dilakukan dari nilai rata-rata aktual simpanan berjangka
sesuai dengan karakteristik-karakteristik yang yang ditarik sebelum jatuh tempo dibagi dengan
telah ditentukan dalam peraturan OJK terkait total outstanding simpanan berjangka. Namun
Liquidity Coverage Ratio (LCR). Berdasarkan 3 dalam perhitungan IRRBB pendekatan standar
kategori tersebut, bank melakukan asesmen ini, TDRR tidak diperhitungkan karena Bank telah
pass-through-test (PTT) per account untuk menetapkan sejumlah biaya/penalti kepada
mengidentifikasi sensitivitas account tersebut nasabah yang menarik simpanan-nya sebelum
396 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 399
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
jatuh tempo dengan besaran biaya/penalti yang 8. Informasi tambahan lainnya.
dapat mengganti kerugian ekonomis akibat Dari hasil perhitungan IRRBB periode Desember 2025,
adanya penarikan dipercepat (early redemption) pengaruh terbesar atas IRRBB untuk mata uang IDR
tersebut. terjadi pada skenario kenaikan pararel suku bunga
d. Asumsi lainnya, termasuk instrumen dengan (parallel up) IDR sebesar 400bps dan untuk mata
opsi perilaku (behaviour options) uang USD terjadi pada skenario penurunan pararel
Dalam perhitungan IRRBB pendekatan standar (parallel down) suku bunga USD sebesar 200bps.
ini, Bank belum menghitung dan memasukkan Untuk IRRBB secara total, pengaruh terbesar terjadi
tambahan (add-on) untuk produk-produk yang pada skenario kenaikan pararel suku bunga (parallel
memiliki automatic interest rate options baik up).
secara eksplisit maupun melekat. Hal ini karena
adanya keterbatasan dalam hal data historis dan
metodologi yang digunakan.
e. Metodologi agregasi antar mata uang dan
korelasi suku bunga antar mata uang yang
signifikan
Bank dalam melakukan agregasi eksposur ∆EVE
untuk setiap skenario shock suku bunga antar
mata uang menggunakan metodologi sesuai
dengan pedoman perhitungan IRRBB pendekatan
standar, dimana pada satu skenario suku bunga
yang sama, hanya memperhitungkan nilai
kerugian EVE dari setiap mata uang.
ANALISIS KUANTITATIF
Rata-rata jangka waktu dan jangka waktu terlama penyesuaian suku bunga yang diterapkan untuk NMD.
Sesuai dengan penjelasan dan analisa kualitatif poin 7.b., rata-rata jangka waktu dan jangka waktu terlama
penyesuaian suku bunga untuk NMD masing-masing adalah 2,26 (dua koma dua enam) tahun dan 10 (sepuluh) tahun.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 397
Page 400
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
JJ.2: LAPORAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO UNTUK RISIKO SUKU BUNGA
DALAM BANKING BOOK
(INTEREST RATE RISK IN THE BANKING BOOK/IRRBB)
Nama : PT Bank Maybank Indonesia. Tbk. (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
ANALISIS KUALITATIF
1. Definisi Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) Untuk mendukung fungsi ALCO, unit yang secara
untuk pengukuran dan pengendalian risiko. khusus melakukan proses manajemen risiko IRRBB
Secara umum, Bank mendefinisikan IRRBB sebagai adalah unit kerja Market, Liquidity & Treasury Credit
suatu risiko akibat adanya pergerakan suku bunga Risk Management (MLTCRM), yang mempunyai
di pasar yang berlawanan dengan posisi Banking tanggung jawab untuk membuat kebijakan, prosedur,
Book, yang berpotensi memberikan dampak terhadap metodologi pengukuran dan melakukan pemantauan
permodalan dan rentabilitas (earning) Bank baik serta pelaporan eksposur risiko IRRBB dan juga
untuk saat ini maupun pada masa mendatang. memantau implementasi dan kepatuhan terhadap
kebijakan-kebijakan yang telah ditentukan. Untuk
Posisi Banking Book merupakan posisi-posisi yang melengkapi tata kelola, unit kerja Audit Internal
dimiliki Bank diluar posisi Trading Book dimana posisi secara berkala melakukan proses penilaian atas
Trading Book itu sendiri merupakan posisi instrumen kecukupan proses manajemen risiko IRRBB secara
keuangan dalam neraca dan rekening administratif, keseluruhan.
termasuk transaksi derivatif, yang dimiliki Bank
dengan tujuan untuk diperdagangkan dan dapat Terkait dengan risiko-risiko yang muncul dari adanya
dipindahtangankan dengan bebas atau dapat produk/aktivitas baru, semua produk/aktivitas baru
dilindung nilai secara keseluruhan, baik dari transaksi maupun variasi dari setiap produk/aktivitas yang
untuk kepentingan sendiri (proprietary positions), atas dapat mempengaruhi eksposur risiko IRRBB harus
permintaan nasabah maupun kegiatan perantaraan disetujui oleh manajemen. Sumber-sumber material
(brokering), dalam rangka pembentukan pasar dan jenis-jenis risiko yang harus diidentifikasi dan
(market making), dan lindung nilai (hedging) atas dinilai antara lain: atribut dan periode penyesuaian
posisi lainnya dalam Trading Book. Contoh posisi suku bunga (repricing), profil arus kas, serta opsi-opsi
Banking Book adalah penempatan pada bank lain, yang melekat. Dengan melakukan identifikasi dan
surat-surat berharga yang diukur pada Nilai Wajar penilaian yang tepat maka pengendalian risiko IRRBB
melalui Penghasilan Komprehensif Lain (Fair Value dapat dilakukan dengan baik.
through Other Comprehensif Income/FVOCI) atau
yang diukur pada Biaya Perolehan Diamortisasi Dalam pengelolaan IRRBB, Bank menetapkan
(Amortised Cost/AC), kredit, simpanan nasabah, metodologi pengukuran, melakukan pemantauan
pinjaman, maupun aset dan kewajiban lainnya. melalui berbagai laporan yang disampaikan secara
berkala, menetapkan limit-limit serta melakukan kaji
Dampak pergerakan suku bunga di pasar terhadap ulang secara berkala atas keseluruhan metodologi
permodalan diukur dengan menggunakan pengukuran, model-model, dan limit-limit yang ada.
pendekatan Economic Value of Equity (EVE), yang
merupakan perubahan nilai ekonomis dari modal Mitigasi risiko IRRBB dilakukan secara menyeluruh dan
Bank yang didapat dari selisih nilai kini bersih (Net melibatkan unit-unit bisnis, baik dari sisi aset maupun
Present Value-NPV) atas seluruh arus kas aset, kewajiban, dalam koordinasi unit kerja Corporate
kewajiban, dan transaksi rekening administratif Treasury (CT). Bank sedapat mungkin akan mendanai
sebelum dan sesudah terjadinya pergerakan suku aset-aset dengan menggunakan pendanaan yang
bunga. Sedangkan dampak pergerakan suku memiliki karakteristik yang sesuai, baik dari sisi atribut
bunga di pasar terhadap rentabilitas diukur dengan dan atau periode penyesuaian suku bunga (repricing),
membandingkan pendapatan bunga bersih (Net profil arus kas, serta opsi-opsi yang melekat (natural
Interest Income - NII) dalam suatu periode tertentu, hedging). Apabila masih terdapat residual risk,
sebelum dan sesudah terjadinya pergerakan suku maka Bank dapat menggunakan berbagai macam
bunga. instrumen keuangan untuk melakukan lindung nilai,
2. Strategi manajemen risiko dan mitigasi risiko untuk dimana setiap instrumen lindung nilai yang digunakan
IRRBB. dan dilakukan harus mendapat persetujuan dari
Manajemen risiko IRRBB dimulai dari penetapan ALCO.
tata kelola sesuai karakteristik dan kompleksitas 3. Periodisasi perhitungan IRRBB dan pengukuran
Bank. Secara terpusat, kewenangan pengelolaan spesifik yang digunakan untuk mengukur
aktivitas dan risiko pada Banking Book berada dalam sensitivitas terhadap IRRBB.
pengawasan Komite Aset dan Liabilitas (Assets & Bank melakukan perhitungan, pengukuran,
Liabilities Committee - ALCO), yang secara harian pemantauan, dan pelaporan IRRBB secara berkala
dilaksanakan oleh unit kerja Corporate Treasury (CT). setiap bulan, dan dapat juga dilakukan sewaktu-
398 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 401
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
waktu apabila ada kejadian/rencana khusus yang 4. Skenario shock suku bunga dan skenario stress
dapat mempengaruhi eksposur IRBBB, misalnya dalam perhitungan IRRBB dengan menggunakan
rencana pencairan kredit jumlah besar, rencana metode Economic Value of Equity (EVE) dan Net
penerbitan pendanaan jangka panjang, ataupun Interest Income (NII).
adanya perubahan suku bunga pasar. Perhitungan IRRBB pendekatan standar dengan
metode EVE dan NII dilakukan untuk eksposur banking
Perhitungan dan pengukuran dilakukan untuk book dalam mata uang yang signifikan (5% dari total
menangkap beberapa sumber utama IRRBB yaitu: asset atau kewajiban), dalam hal ini dalam mata
gap risk: uang IDR dan USD. Untuk metode EVE menggunakan
yaitu risiko yang dapat menyebabkan terjadinya 6 (enam) skenario perubahan suku bunga yaitu:
penurunan NII atau perubahan relatif pada nilai parallel up, parallel down, steepener, flatterner, short
ekonomis aset dan liabilitas Bank yang disebabkan rate up, dan short rate down. Sedangkan metode
oleh adanya perbedaan waktu perubahan suku NII menggunakan 2 (dua) skenario perubahan suku
bunga (repricing risk) dari aset dan kewajiban bunga yaitu: parallel up dan parallel down. Adapun
maupun disebabkan oleh adanya perubahan suku perubahan basis poin suku bunga yang digunakan
bunga pada setiap jangka waktu kurva imbal hasil, adalah sebagai berikut:
basis risk:
Mata Uang
yaitu risiko yang muncul dari perubahan suku bunga Skenario
acuan suatu instrumen keuangan yang memiliki tenor Rp USD
yang sama namun dengan tingkat suku bunga acuan Pararel 400 200
yang berbeda, memiliki tenor yang berbeda namun
dengan tingkat suku bunga acuan yang sama, atau Short 500 300
memiliki tenor dan tingkat suku bunga acuan yang Long 350 150
sama namun memiliki mata uang yang berbeda, dan
Selain skenario-skenario diatas, untuk dapat
option risk: menangkap risiko IRRBB secara lebih komprehensif,
yaitu risiko yang muncul dari fitur opsi posisi derivatif terutama apabila terjadi kondisi stress di pasar, Bank
atau komponen opsi yang melekat pada sebagian juga melakukan perhitungan IRRBB dengan metode
besar aset, kewajiban, dan transaksi rekening EVE dan NII dengan menggunakan skenario stress
administratif yang dapat mengubah tingkat dan yang ditetapkan oleh manajemen sesuai dengan
waktu dari arus kas. asumsi-asumsi kondisi stress yang ada.
5. Asumsi-asumsi pemodelan dalam Internal
Untuk menghitung dan mengukur sumber-sumber Measurement System (IMS) yang digunakan Bank.
utama IRRBB diatas, Bank menggunakan beberapa Perhitungan IRRBB posisi bulan Desember 2025
metode/pendekatan: telah menggunakan sistem untuk perhitungan dan
pelaporan IRRBB, yang telah disesuaikan dengan
EVE: pendekatan standar sesuai ketentuan.
Pengukuran berdasarkan perubahan pada EVE adalah 6. Lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB dan
metode yang mengukur dampak perubahan suku perlakuan akuntansi terkait.
bunga terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank. EVE Sebagaimana dijabarkan dalam poin 2 diatas, Bank
menghitung perubahan NPV seluruh arus kas dari sedapat mungkin akan mendanai aset-aset dengan
aset, kewajiban, dan transaksi rekening administratif menggunakan pendanaan yang memiliki karakteristik
yang dimiliki oleh Bank sampai dengan jatuh tempo, yang sesuai, baik dari sisi atribut dan atau periode
akibat dari adanya perubahan suku bunga tertentu. penyesuaian suku bunga (repricing), profil arus kas,
EVE merupakan pengelolaan risiko suku bunga dalam serta opsi-opsi yang melekat (natural hedging).
jangka panjang dan memberikan informasi tentang Apabila masih terdapat residual risk, maka Bank
kebutuhan modal untuk mendukung/menyerap dapat menggunakan berbagai macam instrumen
kerugian IRRBB dalam jangka panjang. keuangan untuk melakukan lindung nilai, dimana
setiap instrumen lindung nilai yang digunakan
Perubahan NII / Earning at Risk (EaR): dan dilakukan harus mendapat persetujuan dari
Pengukuran berdasarkan perubahan pada NII adalah ALCO.
metode yang mengukur dampak perubahan suku 7. Asumsi utama pemodelan dan parametrik dalam
bunga terhadap rentabilitas (earning) Bank dalam perhitungan ∆EVE dan ∆NII.
jangka waktu pendek/menengah, pada umumnya a. Penggunaan margin komersial dan spread
sampai dengan 1 (satu) tahun kedepan. components dalam perhitungan arus kas dan
tingkat suku bunga diskonto yang digunakan
Yield Spread Analysis: dalam perhitungan dengan metode EVE.
Metode ini digunakan untuk menganalisa pergerakan Bank dalam melakukan pengukuran eksposur
tingkat imbal hasil dari aset dan kewajiban yang IRRBB khususnya dalam pelaporan posisi
sensitif terhadap perubahan suku bunga (rate Desember 2025 belum dapat mempertimbangkan
sensitive assets / rate sensitive liabilities), dan komponen margin komersial dan spread
seberapa besar selisih (spread) imbal hasil yang components dalam perhitungan arus kas-nya.
dihasilkan oleh Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 399
Page 402
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
b. Penentuan rata-rata jatuh tempo penilaian ulang aktual prepayment per account secara historis
(repricing maturities) Non Maturity Deposits dari produk pinjaman kendaraan bermotor (auto
(NMD), termasuk karakteristik unik produk yang loan) dan pinjaman rumah atau KPR (housing
mempengaruhi asesmen repricing behaviour. loan) untuk setiap bulannya. Nilai prepayment
Dalam melakukan asesmen terkait repricing rate merupakan rasio antara total nominal
behaviour atas produk-produk NMD dalam hal ini pembayaran dipercepat dengan total nominal
giro dan tabungan, Bank melakukan kategorisasi sisa pinjaman (outstanding).
nasabah yang terdiri dari 3 (tiga) kategori, yaitu Terkait analisa perilaku dari simpanan berjangka
retail transaksional, retail non-transaksional, dan (TDRR), Bank juga menggunakan metode non-
wholesale, dimana kategorisasi tersebut dilakukan parametrik yaitu menggunakan vintage analysis
sesuai dengan karakteristik-karakteristik yang dengan menggunakan data historis 1 (satu) tahun
telah ditentukan dalam peraturan OJK terkait terakhir. Analisa TDRR dilakukan untuk setiap
Liquidity Coverage Ratio (LCR). Berdasarkan 3 jangka waktu simpanan berjangka, dan didapat
kategori tersebut, bank melakukan asesmen dari nilai rata-rata aktual simpanan berjangka
pass-through-test (PTT) per account untuk yang ditarik sebelum jatuh tempo dibagi dengan
mengidentifikasi sensitivitas account tersebut total outstanding simpanan berjangka. Namun
terhadap perubahan suku bunga pasar. PTT dalam perhitungan IRRBB pendekatan standar
yang dilakukan bank menggunakan metode ini, TDRR tidak diperhitungkan karena Bank telah
parametrik dengan melihat seberapa besar menetapkan sejumlah biaya/penalti kepada
co-movement dari pergerakan suku bunga per nasabah yang menarik simpanan-nya sebelum
account terhadap pergerakan suku bunga pasar. jatuh tempo dengan besaran biaya/penalti yang
Account yang lolos PTT memiliki arti bahwa dapat mengganti kerugian ekonomis akibat
account tersebut memiliki suku bunga yang adanya penarikan dipercepat (early redemption)
sensitif mengikuti pergerakan suku bunga di pasar tersebut.
sehingga dikategorikan menjadi non-core deposits d. Asumsi lainnya, termasuk instrumen dengan
dan diletakkan dalam skala waktu overnight (O/N). opsi perilaku (behaviour options)
Dalam perhitungan IRRBB pendekatan standar
Untuk account yang tidak lolos PTT, dilakukan ini, Bank belum menghitung dan memasukkan
asesmen lebih lanjut untuk mengidentifikasi tambahan (add-on) untuk produk-produk yang
porsi pendanaan stabil (stable funding) dan memiliki automatic interest rate options baik
pendanaan tidak stabil (less-stable funding) secara eksplisit maupun melekat. Hal ini karena
menggunakan persentil dari data historis adanya keterbatasan dalam hal data historis dan
minimal 10 tahun terakhir. Porsi pendanaan tidak metodologi yang digunakan.
stabil dikategorikan menjadi non-core deposits e. Metodologi agregasi antar mata uang dan
dan diletakkan dalam skala waktu overnight korelasi suku bunga antar mata uang yang
(O/N). Sedangkan porsi pendanaan yang stabil signifikan
dikategorikan menjadi core deposit, dan dipetakan Bank dalam melakukan agregasi eksposur ∆EVE
ke dalam skala waktu O/N - 1 bulan s.d. skala untuk setiap skenario shock suku bunga antar
waktu 9 - 10 tahun menggunakan volatility rate mata uang menggunakan metodologi sesuai
model dengan tetap memperhatikan pembatasan dengan pedoman perhitungan IRRBB pendekatan
skala waktu dan porsi core-deposit sesuai dengan standar, dimana pada satu skenario suku bunga
ketentuan OJK. yang sama, hanya memperhitungkan nilai
kerugian EVE dari setiap mata uang.
c. Metodologi yang digunakan untuk mengestimasi 8. Informasi tambahan lainnya.
Conditional Prepayment Rate (CPR) dari Dari hasil perhitungan IRRBB periode Desember 2025,
pinjaman dan/atau Time Deposit Redemption pengaruh terbesar atas IRRBB untuk mata uang IDR
rate (TDRR) dari simpanan berjangka. terjadi pada skenario kenaikan pararel suku bunga
Bank dalam mengestimasi nilai CPR menggunakan (parallel up) IDR sebesar 400bps dan untuk mata
metode non-parametrik yaitu melalui pengukuran uang USD terjadi pada skenario penurunan pararel
single monthly mortality (SMM) rate dengan (parallel down) suku bunga USD sebesar 200bps.
data historis selama 1 (satu) tahun terakhir. Untuk IRRBB secara total, pengaruh terbesar terjadi
Estimasi SMM didapatkan dari nilai rata-rata pada skenario kenaikan pararel suku bunga (parallel
up).
ANALISIS KUANTITATIF
Rata-rata jangka waktu dan jangka waktu terlama penyesuaian suku bunga yang diterapkan untuk NMD.
Sesuai dengan penjelasan dan analisa kualitatif poin 7.b., rata-rata jangka waktu dan jangka waktu terlama
penyesuaian suku bunga untuk NMD masing-masing adalah 2,26 (dua koma dua enam) tahun dan 10 (sepuluh) tahun.
400 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 403
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
KK: RISIKO PASAR
Laporan Perhitungan IRRBB
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia, TBk. (Individu)
Posisi Laporan : Desember 2025
Mata Uang : Rupiah dan USD
(Dalam juta rupiah)
∆EVE ∆NII
Periode
T T-1 T T-1
Parallel up 1.636.356 2.078.604 1.510.084 1.331.403
Parallel down 65.151 287.074 - -
Steepener - -
Flattener 944.714 1.175.541
Short rate up 1.421.181 1.815.306
Short rate down - 93.797
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 1.636.356 2.078.604 1.510.084 1.331.403
Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau Projected Income 25.325.724 24.709.917 5.822.386 5.822.386
(untuk ∆NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau 6,46% 8,41% 25,94% 22,87%
Projected Income (untuk ∆NII)
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia, TBk. (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
Mata Uang : Rupiah dan USD
(Dalam juta rupiah)
∆EVE ∆NII
Periode
T T-1 T T-1
Parallel up 1.692.229 2.388.830 1.323.514 1.222.347
Parallel down 65.151 287.074 - -
Steepener - -
Flattener 1.012.082 1.300.376
Short rate up 1.501.545 2.054.020
Short rate down - 93.797
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 1.692.229 2.388.830 1.323.514 1.222.347
Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau Projected Income 30.882.115 30.111.954 8.363.913 8.363.913
(untuk ∆NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆EVE) atau 5,48% 7,93% 15,82% 14,61%
Projected Income (untuk ∆NII)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 401
Page 404
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
LL.1: RISIKO LIKUIDITAS
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Posisi Laporan : Desember 2025
INDIVIDUAL
Posisi Tanggal Laporan
Nilai HQLA setelah
pengurangan
nilai (haircut)
atau Outstanding
No Komponen Nilai outstanding
kewajiban dan
kewajiban dan
komitmen dikalikan
komitmen/
tingkat penarikan
nilai tagihan
(run-off rate)
kontraktual
atau Nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate).
1 Jumlah data Poin yang digunakan dalam perhitungan LCR 64 hari
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 44.887.047
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang berasal dari nasabah Usaha 31.591.629 2.843.746
Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 6.308.331 315.417
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 25.283.298 2.528.330
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, terdiri dari: 45.561.286 14.038.861
a. Simpanan operasional 26.199.676 6.364.673
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban lainnya yang bersifat non- 19.358.766 7.671.344
operasional
c. Surat berharga berupa surat hutang yang diterbitkan oleh bank (unsecured debt) 2.843 2.843
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), terdiri dari: 92.655.969 41.275.955
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 28.851.739 28.851.739
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas - -
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas 1.754.670 170.236
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya terkait penyaluran dana 1.906 1,62
f. arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi pendanaan lainnya 49.926.495 132.819
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 12.121.159 12.121.159
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR 58.158.562
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan (Secured lending) - 96.543
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) yang bersifat lancar (inflows from - 3.725.684
fully performing exposures)
10 Arus kas masuk lainnya - 28.807.703
11 TOTAL ARUS KAS MASUK - 32.629.931
TOTAL ADJUSTED
VALUE¹
12 TOTAL HQLA 44.887.047
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH 25.528.631
14 LCR (%) 175,83%
Keterangan:
¹ Adjusted value dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas
komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR
402 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 405
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
(Dalam juta rupiah)
KONSOLIDASIAN
Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
Nilai HQLA setelah
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan
pengurangan nilai pengurangan nilai
nilai (haircut)
(haircut) atau (haircut) atau
atau Outstanding
Nilai outstanding Outstanding kewajiban Nilai outstanding Nilai outstanding Outstanding kewajiban
kewajiban dan
kewajiban dan dan komitmen kewajiban dan kewajiban dan dan komitmen
komitmen dikalikan
komitmen/ dikalikan tingkat komitmen/ komitmen/ dikalikan tingkat
tingkat penarikan
nilai tagihan penarikan (run-off nilai tagihan nilai tagihan penarikan (run-off
(run-off rate)
kontraktual rate) atau Nilai tagihan kontraktual kontraktual rate) atau Nilai tagihan
atau Nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan
tingkat penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
(inflow rate).
64 hari 64 hari 64 hari
41.415.843 44.892.263 41.421.388
31.812.509 2.859.047 31.591.629 2.843.746 31.812.509 2.859.047
6.444.088 322.204 6.308.331 315.417 6.444.088 322.204
25.368.421 2.536.842 25.283.298 2.528.330 25.368.421 2.536.842
44.652.710 13.835.868 45.574.230 14.051.805 44.788.067 13.971.224
25.187.313 6.104.634 26.199.676 6.364.673 25.187.313 6.104.634
19.440.279 7.706.116 19.358.766 7.671.344 19.440.279 7.706.116
25.118 25.118 15.788 15.788 160.474 160.474
- - -
95.247.063 42.313.585 95.804.483 41.683.169 97.847.462 42.716.724
30.156.204 30.156.204 28.851.739 28.851.739 30.156.204 30.156.204
- - - - - -
- - - - - -
1.622.366 158.467 1.754.670 170.236 1.622.366 158.467
1.777 1,28 59.092 1,62 46.964 1,28
51.593.428 125.625 52.751.954 274.164 53.858.782 238.906
11.873.288 11.873.288 12.387.028 12.387.028 12.163.145 12.163.145
59.008.500 58.578.720 59.546.995
- 85.362 - 96.543 - 85.362
- 3.444.995 - 4.197.176 - 3.877.234
- 30.162.336 - 28.807.703 - 30.162.336
- 33.692.693 - 33.101.423 - 34.124.932
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE¹ VALUE¹ VALUE¹
41.415.843 44.892.263 41.421.388
25.315.807 25.477.297 25.422.063
163,60% 176,20% 162,93%
s maksimum
R.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 403
Page 406
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
LL.2: RISIKO LIKUIDITAS
Penilaian Kualitatif Kondisi Likuiditas
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (Konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
ANALISIS
Pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) rata-rata Pengelolaan Likuiditas Bank:
harian sepanjang Kuartal IV 2025 adalah sebesar 175.83% Risiko likuiditas dikelola secara aktif oleh beberapa
(individual), masih diatas ketentuan yang ditetapkan unit kerja. Pengelolaan likuiditas Bank secara srategis
regulator. Rata-rata LCR mengalami peningkatan sebesar dilakukan secara terpusat oleh unit kerja Corporate
12.23%, dibanding periode kuartal III 2025 yang sebesar Treasury (CT) dan didukung secara operasional oleh
163.60% terutama disebabkan oleh adanya kenaikan rata- unit-unit bisnis/pendukung lainnya, seperti antara lain
rata High Quality Liquid Assets (HQLA) sebesar IDR3.47 unit bisnis Global Market (GM) Rates yang melakukan
Triliun yang sebagian besar berasal surat berharga pengelolaan likuiditas secara harian, unit kerja
level 1 yang dimiliki oleh bank. Sementara itu, di sisi yang perkreditan, pendanaan, operasional, teknologi informasi,
berbeda rata-rata Arus Kas Keluar Bersih juga mengalami komunikasi perusahaan, dan manajemen risiko. Dengan
kenaikan sebesar IDR212.82 Miliar yang disebabkan oleh demikian, kebutuhan / ketersediaan pendanaan yang
kenaikan arus kas keluar kontraktual lainnya dan juga timbul dari aktivitas operasional Bank sehari-hari dapat
pendanaan nasabah Korporasi. dikelola dengan baik untuk memaksimalkan kinerja Bank.
Dan juga, dengan adanya kerjasama yang baik antar
Pada Kuartal IV 2025, komposisi HQLA terdiri dari 97.55% unit kerja, maka risiko likuiditas yang dipicu oleh kejadian
aset level 1, 0.54% aset level 2A, dan sisanya terdiri dari risiko lainnya (risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional,
aset level 2B. Untuk komposisi HQLA level 1, sebesar 17.61% risiko hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko
berasal dari instrumen giro pada Bank Indonesia dan stratejik) dapat dideteksi dan dimitigasi dengan benar
penempatan pada Bank Indonesia, 79.32% komposisi dan tepat waktu. Selanjutnya produk-produk/transaksi-
berasal dari pembelian surat berharga pemerintah atau transaksi/aktivitas-aktivitas baru yang mengakibatkan
Bank Indonesia, sedangkan sisanya dalam bentuk kas. adanya penambahan aset dan liabilitas, selalu melalui
proses peninjauan ulang (review) dan persetujuan
Dalam mengelola likuiditasnya, sumber pendanaan yang seksama sebelum produk/transaksi/aktivitas baru
utama Bank saat ini berasal dari Dana Pihak Ketiga tersebut dijalankan.
(DPK) dan jika diperlukan, berasal juga dari instrumen-
instrumen pasar uang untuk pengelolaan likuiditas Disamping itu, unit yang secara khusus melakukan
sehari-hari. Disamping itu, untuk menjaga struktur proses manajemen risiko likuiditas, adalah unit kerja
pendanaan yang lebih stabil, Bank terus berusaha Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management
meningkatkan pendanaan dari nasabah-nasabah ritel/ (MLTCRM), yang mempunyai tanggung jawab untuk
pendanaan yang digunakan untuk aktivitas operasional membuat kebijakan, prosedur, metodologi pengukuran
nasabah, dan juga telah dan akan melakukan dan melakukan pemantauan serta pelaporan eksposur
pendanaan yang bersumber dari penerbitan surat risiko likuiditas dan juga memantau implementasi dan
berharga maupun pinjaman, baik berjangka waktu kepatuhan terhadap kebijakan-kebijakan tersebut guna
menengah maupun panjang, sesuai kebutuhan untuk mendukung fungsi dari Assets and Liabilities Committee
mendukung pertumbuhan Bank secara keseluruhan. (ALCO).
404 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 407
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Untuk mengukur risiko likuiditas, Bank menetapkan Selain itu beberapa langkah stategis yang dapat diambil
beberapa parameter seperti berbagai rasio likuiditas, untuk memitigasi risiko likuiditas dan pendanaan, antara
analisis gap likuiditas, dan stress testing, beserta limit- lain dengan cara merestrukturisasi sumber dan jangka
limitnya. Jenis jenis rasio yang ditetapkan antara lain: waktu pendanaan melalui penerbitan surat berharga
Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding (NCD, MTN, Obligasi) dalam mata uang rupiah. Di sisi
Ratio (NSFR), Operating Cash Flow (OCF), Interbank lain, Bank senantiasa mencari potensi pinjaman bilateral
Taking, FX Swap Funding, Secondary Reserve, dan 50 jangka menengah dan/atau panjang guna mendukung
Deposan Terbesar, yang semuanya bertujuan untuk kebutuhan likuiditas dalam mata USD.
mengendalikan risiko likuiditas agar sesuai dengan risk
appetite yang telah ditetapkan.
Dalam memperkuat penerapan manajemen risiko
likuiditas, Bank menetapkan dan menguji secara berkala
Recovery Plan (RCP) dan Rencana Pendanaan Darurat
(Liquidity Contingency Plan - LCP) serta membuat
liquidity stress testing, yang bertujuan untuk memastikan
kesiapan Bank dalam menghadapi krisis likuiditas,
termasuk di dalamnya adalah proses monitoring atas
berbagai indikator peringatan dini (Early Warning
Indicator - EWI) krisis likuiditas yang dilakukan secara
harian.
ANALISIS SECARA KONSOLIDASI
PT WOM Finance, Tbk. dan PT Maybank Indonesia Finance merupakan anak perusahaan dari PT. Bank Maybank
Indonesia Tbk, dengan kegiatan utamanya bergerak pada pembiayaan otomotif. Dalam perhitungan LCR rata-rata
harian sepanjang Kuartal IV 2025 secara konsolidasi, pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) adalah sebesar
176.20%. LCR konsolidasi mengalami peningkatan sebesar 13.27% dibandingkan dengan posisi LCR konsolidasi pada
Kuartal III 2025 yang sebesar 162.93%. Kenaikan LCR konsolidasi terutama disebabkan oleh adanya kenaikan rata-
rata High Quality Liquid Assets (HQLA) sebesar IDR3.47 Triliun yang sebagian besar berasal dari surat berharga level 1
yang dimiliki oleh bank. Sementara itu, di sisi yang berbeda rata-rata Arus Kas Keluar Bersih juga mengalami kenaikan
sebesar IDR55.23 Miliar yang disebabkan oleh kenaikan arus kas keluar kontraktual lainnya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 405
Page 408
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
MM: RISIKO LIKUIDITAS
Laporan Net Stable Funding Ratio (NSFR)
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (individu)
Posisi Laporan : Desember 2025
A. Perhitungan NSFR
September 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Komponen ASF
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
1 Modal: 27.013.423 - - 100.000 27.113.423
2 Modal sesuai POJK KPMM 27.013.423 - - 100.000 27.113.423
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari 31.395.055 15.028.531 3.187.194 1.031.528 46.045.745
nasabah perorangan dan
pendanaan yang berasal
dari nasabah usaha mikro
dan usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan 6.840.775 337.040 112.500 112.670 7.038.470
stabil
6 Simpanan dan pendanaan 24.554.280 14.691.491 3.074.693 918.858 39.007.275
kurang stabil
7 Pendanaan yang berasal dari 29.694.962 52.656.720 4.472.519 4.925.030 39.401.254
nasabah korporasi:
8 Simpanan operasional 26.318.860 - - - 13.159.430
9 Pendanaan lainnya yang 3.376.101 52.656.720 4.472.519 4.925.030 26.241.823
berasal dari nasabah
korporasi
10 Liabilitas yang memiliki - - - - -
pasangan aset yang saling
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya:
12 NSFR liabilitas derivatif -
13 Ekuitas dan liabilitas lainnya 5.383.464 6.364.632 - 410.894 543.354
yang tidak masuk dalam
kategori di atas
14 TOTAL ASF 113.103.776
15 Total HQLA dalam rangka 1.558.812
perhitungan NSFR
16 Simpanan pada lembaga 3.985.276 - - - 1.992.638
keuangan lain untuk tujuan
operasional
17 Pinjaman dengan kategori 68.631 43.804.077 24.422.753 58.641.165 72.257.523
Lancar dan Dalam Perhatian
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan - 77.743 - - 7.774
yang dijamin dengan HQLA
Level 1
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual,
antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak
masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
406 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 409
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Desember 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah) No. Ref. dari
Total Nilai Kertas Kerja NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu ¹ tahun
27.604.220 - - 100.000 27.704.220
27.604.220 - - 100.000 27.704.220 "1.1
1.2"
- - - - - 1,3
29.502.064 13.655.862 2.195.261 1.180.539 42.362.990 "2
3"
6.868.425 316.925 106.303 99.961 7.027.031 "2.1
3.1"
22.633.639 13.338.937 2.088.958 1.080.578 35.335.958 "2.2
3.2"
30.832.785 46.643.202 3.435.834 5.363.457 34.560.777 4
27.291.579 - - - 13.645.790 4,1
3.541.206 46.643.202 3.435.834 5.363.457 20.914.987 4,2
- - - - - 5
6
- 6,1
5.764.622 9.236.167 - 410.759 662.999 6.2 s.d. 6.5
105.290.986 7
1.526.075 1
3.005.038 - - - 1.502.519 2
70.518 44.565.523 21.489.132 57.932.244 72.873.978 3
- 423.303 - - 42.330 3.1.1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 407
Page 410
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
September 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Komponen ASF
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
19 kepada lembaga keuangan 68.631 1.799.903 1.824.564 2.148.483 3.341.045
yang dijamin bukan dengan
HQLA Level 1 dan pinjaman
kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non- - 38.951.793 18.857.410 33.735.927 48.401.038
keuangan, nasabah retail
dan nasabah usaha mikro
dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain,
Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor
publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk - 1.832.132 1.414.756 5.575.761 5.247.688
mendapat bobot risiko 35%
atau kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah - 500.690 1.036.733 8.166.905 7.710.581
tinggal yang tidak sedang
dijaminkan, yang di
antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk - 337.661 696.914 5.390.662 4.021.217
mendapat bobot risiko 35%
atau kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan - 304.155 592.376 3.623.428 3.528.179
kategori Lancar dan Kurang
Lancar (performing) yang
tidak sedang dijaminkan,
tidak gagal bayar, dan
tidak masuk sebagai HQLA,
termasuk saham yang
diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan - - - - -
liabilitas yang saling
bergantung
26 Aset lainnya: 17.166.319 4.399.499 27.675 134.424 19.273.406
27 Komoditas fisik yang yang - -
diperdagangkan, termasuk
emas
28 Kas, surat berharga dan aset 7.653 6.505
lainnya yang dicatat sebagai
initial margin untuk kontrak
derivatif dan kas atau aset
lain yang diserahkan sebagai
default fund pada central
counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 738.054 738.054
30 NSFR liabilitas derivatif - -
sebelum dikurangi dengan
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang 17.166.319 3.653.791 27.675 134.424 18.528.846
tidak masuk dalam kategori
di atas
32 Rekening Administratif 53.549.691 222.863
33 TOTAL RSF 95.305.242
34 Rasio Pendanaan Stabil 118,68%
Bersih
(Net Stable Funding Ratio
(%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual,
antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak
masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
408 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 411
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Desember 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah) No. Ref. dari
Total Nilai Kertas Kerja NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu ¹ tahun
70.518 5.027.963 2.080.733 3.810.298 5.615.436 "3.1.2
3.1.3"
- 36.762.938 16.694.112 32.053.319 47.943.230 "3.1.4.2
3.1.5
3.1.6"
- 1.297.472 834.795 4.521.245 4.004.943 3.1.4.1
- 486.202 1.003.737 7.984.066 7.531.426 3.1.7.2
- 352.104 720.654 5.569.526 4.156.571 3.1.7.1
- 215.540 155.101 3.993.791 3.580.042 3,2
- - - - - 4
15.435.835 3.164.118 10.415 98.181 17.503.541 5
- - 5,1
46.285 39.342 5,2
754.329 754.329 5,3
- - 5,4
15.435.835 2.363.505 10.415 98.181 16.709.870 5.5 S.D. 5.12
48.686.388 256.396 12
93.662.508 13
112,42% 14
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 409
Page 412
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
MM: RISIKO LIKUIDITAS
Laporan Net Stable Funding Ratio (NSFR)
Nama Bank : PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
A. Perhitungan NSFR
September 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Komponen ASF
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
1 Modal: 32.083.316 - - 100.000 32.183.316
2 Modal sesuai POJK KPMM 32.083.316 - - 100.000 32.183.316
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari 31.395.055 15.028.531 3.187.194 1.031.528 46.045.745
nasabah perorangan dan
pendanaan yang berasal
dari nasabah usaha mikro
dan usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan 6.840.775 337.040 112.500 112.670 7.038.470
stabil
6 Simpanan dan pendanaan 24.554.280 14.691.491 3.074.693 918.858 39.007.275
kurang stabil
7 Pendanaan yang berasal dari 29.148.232 54.427.713 5.165.296 8.118.343 42.940.956
nasabah korporasi:
8 Simpanan operasional 26.318.860 - - - 13.159.430
9 Pendanaan lainnya yang 2.829.372 54.427.713 5.165.296 8.118.343 29.781.525
berasal dari nasabah
korporasi
10 Liabilitas yang memiliki - - - - -
pasangan aset yang saling
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya:
12 NSFR liabilitas derivatif -
13 Ekuitas dan liabilitas lainnya 5.383.464 6.414.632 779.000 2.030.449 2.552.409
yang tidak masuk dalam
kategori di atas
14 TOTAL ASF 123.722.426
15 Total HQLA dalam rangka 1.558.812
perhitungan NSFR
16 Simpanan pada lembaga 3.985.276 - - - 1.992.638
keuangan lain untuk tujuan
operasional
17 Pinjaman dengan kategori 68.441 45.799.358 27.918.621 67.419.522 82.434.611
Lancar dan Dalam Perhatian
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan - 77.743 - - 7.774
yang dijamin dengan HQLA
Level 1
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual,
antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak
masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
410 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 413
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Desember 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah) No. Ref. dari
Total Nilai Kertas Kerja NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu ¹ tahun
32.838.924 - - 100.000 32.938.924
32.838.924 - - 100.000 32.938.924 "1.1
1.2"
- - - - - 1,3
29.502.064 13.655.862 2.195.261 1.180.539 42.362.990 "2
3"
6.868.425 316.925 106.303 99.961 7.027.031 "2.1
3.1"
22.633.639 13.338.937 2.088.958 1.080.578 35.335.958 "2.2
3.2"
30.320.989 47.000.479 3.792.126 10.074.580 39.450.046 4
27.291.579 - - - 13.645.790 4,1
3.029.410 47.000.479 3.792.126 10.074.580 25.804.256 4,2
- - - - - 5
6
- 6,1
7.106.453 9.236.167 1.474.000 2.514.558 3.503.798 6.2 S.D. 6.5
118.255.758 7
1.526.075 1
3.005.038 - - - 1.502.519 2
69.913 46.669.460 25.242.690 66.500.396 83.055.538 3
- 423.303 - - 42.330 3.1.1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 411
Page 414
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
September 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah)
Komponen ASF
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
19 kepada lembaga keuangan 68.441 1.799.748 1.824.239 1.947.713 3.140.061
yang dijamin bukan dengan
HQLA Level 1 dan pinjaman
kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non- - 40.947.228 22.353.603 42.715.054 58.779.110
keuangan, nasabah retail
dan nasabah usaha mikro
dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain,
Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor
publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk - 1.832.132 1.414.756 5.575.761 5.247.688
mendapat bobot risiko 35%
atau kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko Kredit
22 Kredit beragun rumah - 500.690 1.036.733 8.166.905 7.710.581
tinggal yang tidak sedang
dijaminkan, yang di
antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk - 337.661 696.914 5.390.662 4.021.217
mendapat bobot risiko 35%
atau kurang, sesuai SE OJK
ATMR untuk Risiko Kredit
24 Surat Berharga dengan - 304.155 592.376 3.623.428 3.528.179
kategori Lancar dan Kurang
Lancar (performing) yang
tidak sedang dijaminkan,
tidak gagal bayar, dan
tidak masuk sebagai HQLA,
termasuk saham yang
diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan - - - - -
liabilitas yang saling
bergantung
26 Aset lainnya: 11.681.514 3.941.545 50.327 189.760 13.406.905
27 Komoditas fisik yang yang - -
diperdagangkan, termasuk
emas
28 Kas, surat berharga dan aset 19.185 16.307
lainnya yang dicatat sebagai
initial margin untuk kontrak
derivatif dan kas atau aset
lain yang diserahkan sebagai
default fund pada central
counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 738.054 738.054
30 NSFR liabilitas derivatif - -
sebelum dikurangi dengan
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang 11.681.514 3.184.306 50.327 189.760 12.652.544
tidak masuk dalam kategori
di atas
32 Rekening Administratif 55.948.246 342.790
33 TOTAL RSF 99.735.757
34 Rasio Pendanaan Stabil 124,05%
Bersih
(Net Stable Funding Ratio
(%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual,
antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak
masuk dalam kategori HQLA dan komoditas
412 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 415
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Desember 2025
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu (Dalam Juta Rupiah) No. Ref. dari
Total Nilai Kertas Kerja NSFR
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - < 1 Tertimbang
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu ¹ tahun
69.913 5.027.819 2.080.430 3.609.786 5.414.661 "3.1.2
3.1.3"
- 38.867.020 20.447.973 40.892.738 58.385.707 "3.1.4.2
3.1.5
3.1.6"
- 1.297.472 834.795 4.521.245 4.004.943 3.1.4.1
- 486.202 1.003.737 7.984.066 7.531.426 3.1.7.2
- 352.104 720.654 5.569.526 4.156.571 3.1.7.1
- 215.540 155.101 3.923.035 3.519.900 3,2
- - - - - 4
10.423.121 2.690.149 28.478 139.196 12.075.935 5
- - 5,1
46.285 39.342 5,2
754.329 754.329 5,3
- - 5,4
10.423.121 1.889.536 28.478 139.196 11.282.265 5.5 S.D. 5.12
52.334.943 438.824 12
98.598.891 13
119,94% 14
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 413
Page 416
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
B. Analisa Perkembangan NSFR
ANALISA SECARA INDIVIDU
NSFR secara individu posisi bulan Desember 2025 adalah sebesar 112.42%, dimana Available Stable Funding (ASF) sebesar IDR105.29
Triliun dan Required Stable Funding (RSF) sebesar IDR93.66 Triliun.
Posisi NSFR turun sebesar 6.26% dibandingkan posisi bulan September 2025 terutama disebabkan oleh penurunan ASF (setelah
pembobotan) sebesar IDR7.81 Triliun yang sebagian besar berasal dari Pendanaan Nasabah Korporasi dan nasabah perorangan. Disisi
lain, RSF (setelah pembobotan) juga mengalami penurunan sebesar IDR1.64 Triliun yang sebagian besar berasal dari Aset lainnya
serta Simpanan atau penempatan dana pada lembaga keuangan lain untuk aktifitas operasional.
Komposisi ASF sebagian besar berasal dari simpanan dari nasabah retail dan pendanaan dari nasabah korporasi yang secara
total (setelah pembobotan) mencapai IDR76.92 Triliun atau 73.06% dari total ASF, sedangkan sisanya berasal dari modal dan surat
berharga yang diterbitkan. Adapun pendanaan yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun adalah sebesar IDR6.95 Triliun.
Untuk RSF, komposisinya sebagian besar didominasi oleh pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing)
yang mencapai IDR72.87 Triliun (setelah pembobotan) atau 77.80% dari total RSF. Jumlah pinjaman dengan kategori Lancar dan
Dalam Perhatian Khusus (performing) yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun mencapai IDR57.93 Triliun.
ANALISA SECARA KONSOLIDASI
PT WOM Finance, Tbk. dan PT Maybank Indonesia Finance merupakan anak perusahaan dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk, dimana
kegiatan utamanya bergerak pada pembiayaan otomotif.
NSFR secara konsolidasi dengan anak perusahaan posisi bulan Desember 2025 adalah sebesar 119.94% (lebih tinggi 7.52% dibanding
NSFR Bank secara individu), dengan total Available Stable Funding (ASF) setelah pembobotan sebesar IDR118.28 Triliun dan total
Required Stable Funding (RSF) setelah pembobotan sebesar IDR98.60 Triliun.
Dibandingkan dengan posisi ASF Bank secara individu, ASF secara konsolidasi lebih tinggi sebesar IDR12.97 Triliun yang berasal dari
Modal, Surat berharga yang diterbitkan oleh anak perusahaan maupun pinjaman anak perusahaan. Sedangkan RSF lebih tinggi
sebesar IDR4.94 Triliun yang sebagian besar berasal dari pinjaman yang diberikan oleh anak perusahaan.
Secara konsolidasi, jumlah pendanaan yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun adalah sebesar IDR13.77 Triliun, sedangkan
jumlah pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam Perhatian Khusus (performing) yang memiliki jatuh tempo diatas 1 (satu) tahun
mencapai IDR66.50 Triliun.
NN: RISIKO LIKUIDITAS
Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)
a b c d
Aset yang disimpan atau
diperjanjikan dengan
Aset Terikat Aset tidak terikat
bank sentral namun Total
(Encumbered) (Encumbered)
belum menghasilkan
likuiditas
Aset-aset dalam laporan posisi 8.522.739 3.955.366 35.567.544 48.045.649
keuangan.
ANALISIS KUALITATIF
(a) Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang terbatas untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual oleh
Bank pada saat terjadi kondisi stres. Encumbered assets tidak termasuk aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank
Indonesia namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas. Untuk posisi Desember 2025, Bank memiliki surat berharga yang
dijadikan jaminan transaksi repo sebesar IDR 8.52 triliun.
(b) Bank saat ini memiliki aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Indonesia namun belum digunakan untuk
menghasilkan likuiditas sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 42/POJK.03/2015 Tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum sebagaimana telah diubah dengan POJK Nomor 19 Tahun
2024 tentang perubahan atas POJK Nomor 42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
(Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum yaitu dalam bentuk surat berharga yang memenuhi kriteria Penyangga Likuiditas
Makroprudensial (PLM) sebesar IDR 3.96 triliun.
(c) Aset tidak terikat merupakan aset yang memenuhi syarat sebagai High Quality Liquid Asset (HQLA) sebagaimana diatur dalam
POJK Nomor 42/POJK.03/2015 Tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank
Umum sebagaimana telah diubah dengan POJK Nomor 19 Tahun 2024 tentang perubahan atas POJK Nomor 42/POJK.03/2015
tentang Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum. Bank memiliki aset
tidak terikat sebesar IDR 35.57 triliun, berupa kas, Giro pada Bank Indonesia, penempatan pada Bank Indonesia, surat berharga
pemerintah, surat berharga korporasi dan surat berharga yang diterima sebagai jaminan dari transaksi reverse repo.
Catatan: Angka tertera dalam juta Rupiah kecuali disebutkan berbeda
414 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 417
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
OO: RISIKO LIKUIDITAS
Manajemen Risiko Likuiditas (LIQA)
Risiko likuiditas dapat terjadi ketika sebuah bank tidak Bank senantiasa mengkaji ulang dan mengkinikan
dapat memenuhi kewajiban keuangannya kepada secara berkala semua kebijakan dan pedoman untuk
nasabah atau pihak lawan secara tepat waktu disesuaikan dengan kondisi likuiditas Bank serta
dengan biaya yang wajar. Manajemen risiko likuiditas melakukan penyelarasan dengan peraturan terbaru
merupakan hal yang sangat penting karena dapat dari regulator dan praktek terbaik industri perbankan
berdampak signifikan terhadap keberlangsungan bisnis. baik lokal maupun internasional. Selain itu, Bank akan
Bank senantiasa berupaya memastikan bahwa setiap memastikan penerapan dan penyelarasan kebijakan dan
kebutuhan likuiditas dan pendanaan saat ini dan masa pedoman terkait pengelolaan risiko likuiditas pada anak
mendatang dapat terpenuhi baik dalam kondisi pasar perusahaan dan cabang luar negeri.
normal maupun kondisi krisis.
Untuk mengukur risiko likuiditas, Bank menetapkan
Dalam mengelola likuiditasnya, sumber pendanaan beberapa parameter seperti berbagai rasio likuiditas,
utama Bank berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK) dan jika analisis gap likuiditas, dan stress testing, beserta limit-
diperlukan, berasal juga dari instrumen-instrumen pasar limitnya. Bank akan melakukan kaji ulang sedikitnya
uang untuk pengelolaan likuiditas sehari-hari. Disamping setahun sekali terhadap semua limit risiko risiko likuiditas,
itu, untuk menjaga struktur pendanaan yang lebih stabil, untuk disesuaikan dengan risk appetite, strategi dan
Bank dapat menerbitkan surat berharga, melakukan anggaran yang ditetapkan, dan disetujui oleh komite
pinjaman jangka menengah, maupun penerbitan saham yang berwenang. Jenis-jenis rasio yang ditetapkan
untuk memperkuat permodalan. dalam pengelolaan risiko likuiditas antara lain: Liquidity
Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR),
Pengelolaan likuiditas Bank dilakukan strategis secara Operating Cash Flow (OCF), Interbank Taking, FX Swap
terpusat oleh unit kerja Corporate Treasury (CT) Funding, Secondary Reserve, dan 50 Deposan Terbesar.
bekerjasama dengan unit-unit bisnis/pendukung lainnya, Dalam memperkuat penerapan manajemen risiko
seperti antara lain unit bisnis perkreditan, pendanaan, likuiditas, Bank menetapkan dan menguji secara berkala
operasional, teknologi informasi, komunikasi perusahaan, Recovery Plan (RCP) dan Rencana Pendanaan Darurat
dan manajemen risiko. Dengan demikian, kebutuhan/ (Liquidity Contingency Plan - LCP) serta membuat
ketersediaan pendanaan yang timbul dari aktivitas liquidity stress testing, yang bertujuan untuk memastikan
operasional bank sehari-hari dapat dikelola dengan baik kesiapan Bank dalam menghadapi krisis likuiditas,
untuk memaksimalkan kinerja Bank. Dan juga, dengan termasuk di dalamnya adalah proses monitoring atas
adanya kerjasama yang baik antar unit kerja, maka risiko berbagai indikator peringatan dini (Early Warning
likuiditas yang dipicu oleh kejadian risiko lainnya (risiko Indicator - EWI) krisis likuiditas yang dilakukan secara
kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko harian.
kepatuhan, risiko reputasi dan risiko stratejik) dapat
dideteksi dan dimitigasi dengan benar dan tepat waktu. Selain itu beberapa langkah stategis diambil untuk
Selanjutnya produk-produk/transaksi-transaksi/aktivitas- memitigasi risiko likuiditas dan pendanaan, antara lain
aktivitas baru yang mengakibatkan adanya penambahan dengan cara merestrukturisasi sumber dan jangka
aset dan liabilitas, selalu melalui proses review dan waktu pendanaan melalui penerbitan surat berharga
persetujuan yang seksama sebelum produk/transaksi/ (NCD, MTN, Obligasi) dalam mata uang rupiah. Di sisi
aktivitas baru tersebut dijalankan. lain, Bank senantiasa mencari potensi pinjaman bilateral
jangka menengah dan/atau panjang guna mendukung
Disamping itu, unit yang secara khusus melakukan kebutuhan likuiditas dalam mata USD.
proses pengelolaan risiko likuiditas, adalah unit kerja
Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management
(MLTCRM), yang mempunyai tanggung jawab untuk
membuat kebijakan, prosedur, metodologi pengukuran
dan melakukan pemantauan serta pelaporan eksposur
risiko likuiditas dan juga memantau implementasi dan
kepatuhan terhadap kebijakan-kebijakan tersebut guna
mendukung fungsi dari Assets and Liabilities Committee
(ALCO).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 415
Page 418
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
PP: RISIKO OPERASIONAL
Pengungkapan Kualitatif Umum
Berdasarkan Peraturan OJK no 18/POJK 03/2016, risiko Model ini menetapkan akuntabilitas yang jelas dan
operasional adalah risiko yang disebabkan oleh memfasilitasi tiga lini pertahanan yang terdiri dari:
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses internal, • Lini pertama yaitu unit pemilik risiko dan mengelola
kesalahan manusia, kegagalan sistem atau adanya risiko inheren operasional sehari- hari dalam bisnis
kejadian eksternal yang berdampak pada kegiatan dan/atau aktivitas, selain itu unit ini harus bisa
operasional Bank. melakukan identifikasi, menilai dan mengukur,
mengendalikan, memitigasi, mengawasi dan
Tujuan utama manajemen risiko untuk risiko operasional melaporkan eksposur risiko operasional.
adalah untuk meminimalkan kemungkinan dampak • Lini kedua yaitu unit pengawas risiko yang
negatif dari tidak berfungsinya proses internal, kesalahan menyediakan pengawasan dan tata kelola,
manusia, kegagalan sistem, dan/atau kejadian-kejadian assurance, monitoring dan pelaporan eksposur
eksternal. risiko operasional kepada Dewan Komisaris/
Direktur, komite dan Manajemen Senior.
Manajemen risiko operasional dilakukan secara konsisten • Lini ketiga yaitu Unit Satuan Kerja Internal Audit
terhadap kerangka kerja serta dengan menentukan (SKAI) sebagai lini ketiga untuk melaksanakan
strategi dan mitigasi guna memperoleh keseimbangan tanggung jawab secara formal dan selaras untuk
yang optimal antara eksposur risiko operasional, memastikan risiko operasional dikelola secara
efektivitas mekanisme kontrol, dan risk appetite. efektif dan sesuai dengan risk appetite yang telah
ditetapkan oleh Komite Manajemen Risiko (RMC).
1. Model Tata Kelola Risiko Operasional Bank
Model tata kelola risiko operasional bank didasarkan 2. Perangkat yang Digunakan Bank untuk
pada tiga lini pertahanan (Three Line of Defense) yang Mengidentifikasi dan Mengukur Risiko Operasional
sejalan dengan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Dalam rangka penerapan Manajemen Risiko
dan telah diregulasi dalam kebijakan dan prosedur Operasional yang efektif, bank dilengkapi dengan
risiko operasional untuk memastikan pengelolaan perangkat manajemen risiko operasional yang saling
risiko operasional yang efektif bagi seluruh bagian di melengkapi. Perangkat risiko operasional yang terdiri
bank, selain itu model ini juga menyediakan struktur dari
tata kelola yang formal, transparan, dan efektif • Risk & Control Self-Assessment (RCSA) yaitu
yang mendorong keterlibatan aktif Dewan Direktur alat untuk mengidentifikasi dan mengukur risiko
dan Komisaris melalui Komite Manajemen Risiko operasional yang berwawasan kedepan / forward
(Risk Management Committee/RMC) dan Komite looking dan penting untuk mengidentifikasi potensi
Pemantau Risiko (Risk Oversight Committee/ROC), dan risiko dari pelaksanaan setiap proses secara
Manajemen Senior end-to-end yang dapat mengakibatkan kerugian
material atau dampak buruk kepada MBI.
• Key Risk Indicator (KRI), adalah alat ukur untuk
memantau eksposur risiko operasional dari waktu
ke waktu. KRI yang efektif dapat berfungsi sebagai
sinyal peringatan dini atas adanya perubahan
risiko dengan memberikan gambaran tentang
status eksposur risiko operasional dan efektivitas
kontrol dalam operasional bisnis
• Incident Management and Data Collection (IMDC)
digunakan dalam mengidentifikasi, pengukuran,
pemantauan dan pelaporan serta pengelolaan
risiko operasional bank yang konsisten. Proses
ini juga memfasilitasi pembentukan sentralisasi
database dari informasi insiden risiko operasional
yang konsisten dan terstandarisasi yang siap
tersedia untuk analisa dan pelaporan.
416 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 419
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
3. Mekanisme untuk Memitigasi Risiko Operasional
• Analisa periodik yang memadai atas kerugian
aktual, potensial kerugian, dan nearmiss terhadap
insiden risiko operasional sangatlah penting untuk
memberikan masukan kepada RMC dan ROC
atas eksposur risiko operasional yang dialami
dan sebagai referensi bagi manajemen untuk
rekomendasi tindakan yang lebih efektif.
• Perangkat risiko yang digunakan dalam
memitigasi risiko dapat digunakan untuk
mengurangi risiko ke tingkat yang akan diterima,
sebagaimana didefinisikan dalam risk appetite
oleh manajemen. Perangkat tersebut dapat
berupa, namun tidak terbatas, prosedur, sistem
yang memiliki kontrol memadai, Business
Continuity Management (BCM), asuransi dan alih
daya.
• Bank juga melakukan peningkatan sumber daya
manusia melalui pendidikan dan pelatihan secara
berkelanjutan mengenai risiko operasional.
Hal ini bertujuan agar kemampuan karyawan
dalam melaksanakan tugas dapat berjalan
dengan baik dan dapat segera mengidentifikasi
risiko operasional apabila ditemukannya dalam
kegiatan perkerjaan sehari-hari.
• Melakukan reviu dan/atau revisi terhadap
kebijakan dan sistem prosedur yang ada di
perusahaan.
4. Pengungkapan Risiko Operasional
Sehubungan dengan berlakunya perhitungan ATMR
untuk Risiko Operasional dengan menggunakan
Pendekatan Standar sejak Januari 2023 sesuai SE
OJK No. 06/SEOJK.03/2020 tentang Perhitungan Aset
Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Operasional
dengan Menggunakan Pendekatan Standar bagi
Bank Umum, Bank menyampaikan informasi Laporan
Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Operasional
dan Laporan Perhitungan ATMR untuk Risiko
Operasional posisi data Desember 2025 yang berlaku
sepanjang tahun 2026 dan diperhitungkan pada
KPMM tahun 2026.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 417
Page 420
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
1. Laporan Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional Bank secara Individual
1.1. Form D1 – Laporan Data Kerugian Historis
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00
(tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan 12.273,47 10.620,16 1.272,00
(tanpa pengecualian)
2 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 13.00 11.00 4.00
3 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan .00 .00 .00
4 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan .00 .00 .00
5 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan 12.273,47 10.620,16 1.272,00
dan kerugian risiko operasional yang dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00
(satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
(tanpa pengecualian)
7 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
8 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan
9 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan
10 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
dan kerugian risiko operasional yang dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak) T
12 Dalam hal baris 11 diisi “Tidak”, apakah tidak digunakannya data kerugian intern Y
tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
13 Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional 300.000.000,00
(dalam satuan rupiah penuh)
14 Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
1.2. Form D3 – Laporan Rincian Indikator Bisnis
Validasi Validasi Kolom Validasi Kolom
No Indikat or Bisnis (IB) dan komponen IB
Kolom T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.187.858,66
1a. Pendapat an Bunga 16.350.880,92 16.436.863,39 14.868.503,36
1b. Beban Bunga 11.580.103,34 11.832.039,64 10.020.692,03
1c. Aset Produktif 181.514.578,82 186.404.472,39 161.295.151,18
1d. Pendapat an Dividen 212.991,48 226.018,31 217.246,64
2 Komponen Jasa (KJ) 1.467.320,98
2a. Pendapat an Jasa dan Komisi 967.061,42 763.892,51 726.900,39
2b. Beban Jasa dan Komisi ,00 ,00 ,00
2c. Pendapat an operasional lainnya 180.864,90 1.045.249,76 717.993,96
2d. Beban operasional lainnya 332.096,19 283.875,98 254.947,87
3 Komponen Keuangan (KK) 1.594.514,06
3a. Laba Rugi Bersih Trading Book ,00 ,00 ,00
3b. Laba Rugi Bersih Banking Book 1.679.419,44 1.648.854,98 1.455.267,75
4 IB 7.249.693,70
5 Komponen Indikat or Bisnis (KIB) 869.963,24
Pengungkapan IB
6a. IB tot al termasuk aktivit as yang didivest asi 7.249.693,70
6b. Pengurangan IB dikarenakan pengecualian at as aktivit as yang ,00
didivest asi
7 Keterangan Tambahan Optional
418 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 421
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Rata-rata
T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
10 Tahun
15.653,20 9.815,87 57.093,74 20,39 15.823,98 262.058,98 400,91 38.503,27
9.00 18.00 12.00 14.00 6.00 11.00 8.00 10.60
.00 .00 .00 .00 .00 .00 .00 .00
.00 .00 .00 .00 .00 .00 .00 .00
15.653,20 9.815,87 57.093,74 20.39 15.823,96 262.058,98 400.91 38.503,27
1.3. Form D5 – Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar
No. Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 869.963,24
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1.000.000,00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 869.963,24
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.874.540,50
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 419
Page 422
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
2. Laporan Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional Bank secara Konsolidasi
2.1. Form D1 – Laporan Data Kerugian Historis
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00
(tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan 12,998.14 10.983,16 1.678,16
(tanpa pengecualian)
2 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional 14,00 12,00 4,00
3 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
4 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan 0,00 0,00 0,00
5 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan 12.998,14 10.983,16 1.678,16
dan kerugian risiko operasional yang dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00
(satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
(tanpa pengecualian)
7 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional
8 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan
9 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan
10 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
dan kerugian risiko operasional yang dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak) T
12 Dalam hal baris 11 diisi “Tidak”, apakah tidak digunakannya data kerugian intern Y
tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
13 Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional 300.000.000,00
(dalam satuan rupiah penuh)
14 Keterangan Tambahan (jika ada) Optional
2.2. Form D3 – Laporan Rincian Indikator Bisnis
Validasi Validasi Kolom Validasi Kolom
No Indikat or Bisnis (IB) dan komponen IB
Kolom T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.379.426,21
1a. Pendapat an Bunga 19.194.721,07 19.216.199,11 17.509.984,96
1b. Beban Bunga 12.245.640,42 12.481.377,30 10.631.725,26
1c. Aset Produktif 197.069.599,26 200.821.516,42 175.193.965,78
1d. Pendapat an Dividen 660,37 14.947,32 228.256,60
2 Komponen Jasa (KJ) 1.824.059,03
2a. Pendapat an Jasa dan Komisi 1.007.119,70 801.279,13 768.184,55
2b. Beban Jasa dan Komisi 00,00 00,00 00,00
2c. Pendapat an operasional lainnya 592.030,58 1.444.224,43 859.338,70
2d. Beban operasional lainnya 444.151,00 368.957,83 325.509,98
3 Komponen Keuangan (KK) 1.594.836,00
3a. Laba Rugi Bersih Trading Book 00,00 00,00 00,00
3b. Laba Rugi Bersih Banking Book 1.679.825,06 1.649.281,20 1.455.401,74
4 IB 7.798.321,24
5 Komponen Indikat or Bisnis (KIB) 935.798,55
Pengungkapan IB
6a. IB tot al termasuk aktivit as yang didivest asi 7.798.321,24
6b. Pengurangan IB dikarenakan pengecualian at as aktivit as yang 00,00
didivest asi
7 Keterangan Tambahan Optional
420 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 423
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
Rata-rata
T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
10 Tahun
15.653,20 9.815,87 57.093,74 20,39 15.823,98 262.058,98 400.01 38.652,65
10,00 18,00 12,00 14,00 6,00 12,00 8,00 11,00
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
15.653,20 9.815,87 57.093,74 20,39 15.823,98 262.058,98 400,91 38.652,65
2.3. Form D5 – Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan Standar
No. Rincian Validasi Kolom T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 935,798.55
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1,000,000.00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 935,798.55
4 ATMR untuk Risiko Operasional 11,697,481.88
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 421
Page 424
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
RR: RISIKO HUKUM
Pengungkapan Kualitatif Umum
Definisi: 6) Secara berkala memberikan pelatihan-pelatihan
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan hukum dan/ terkait dengan materi hukum kepada unit kerja dan
atau kelemahan aspek yuridis. Kelemahan aspek yuridis atau karyawan Bank yang relevan;
tersebut antara lain disebabkan oleh ketiadaan peraturan 7) Melakukan diseminiasi kebijakan kebijakan terkait
perundang-undangan yang mendukung atau kelemahan hukum.
perikatan seperti tidak dipenuhinya syarat sahnya
kontrak dan pengikatan dokumen yang tidak sempurna. Litigasi
Risiko hukum dapat juga timbul dari adanya perubahan 1) Memberikan analisa, advise/kajian hukum, atas isu
ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan perselisihan/persengketaan yang dihadapi Bank;
yang berlaku, serta pelaksanaan putusan pengadilan 2) Memberikan analisa/advise hukum terkait dengan
yang dapat mengakibatkan kerugian bagi Bank. Sebagai eksposur risiko hukum atas sengketa hukum, termasuk
sebuah perusahaan yang berdiri dalam yuridiksi hukum potensi sengketa hukum yang dihadapi Bank;
Republik Indonesia, Bank harus selalu tunduk terhadap 3) Merekomendasikan strategi penanganan perkara
segala peraturan hukum Indonesia termasuk yang perdata, pidana, kepailitan dan hal-hal lain
dikeluarkan oleh regulator terkait antara lain Otoritas Jasa yang terkait dengan penanganan perkara yang
Keuangan dan Bank Indonesia. Selain itu, Bank juga harus melindungi kepentingan Bank, termasuk atas
mengikuti segala bentuk peraturan perundangan yang strategi penanganan perkara oleh internal Bank atau
berlaku di masyarakat baik yang terkait secara langsung konsultan hukum eksternal, untuk diputuskan oleh
maupun tidak langsung dengan kegiatan usaha Bank. Bank;
Kegagalan Bank dalam mengikuti peraturan hukum yang 4) Mewakili dan bertindak sebagai pembela, penasihat
berlaku dapat mengakibatkan pada timbulnya tuntutan dan atau kuasa hukum perusahaan, manajemen
hukum yang akan ditujukan kepada Bank. Apabila dan karyawan Bank dalam penanganan perkara
tuntutan-tuntutan hukum yang diajukan kepada Bank perselisihan hukum, termasuk dalam dukungan
memiliki nilai yang material, maka hal tersebut dapat interaksi dengan aparat penegak hukum, pengadilan
memberikan dampak secara langsung terhadap kinerja dan atau instansi instansi terkait, berdasarkan strategi
keuangan Bank. penanganan yang ditetapkan Bank;
5) Mengelola dan memonitor pelaksanaan dan status
Strategi Mitigasi Risiko: penanganan perkara hukum Bank, baik yang
Untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin timbul ditangani internal Bank atau konsultan hukum
akibat tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis, eksternal.
Bank memiliki unit kerja Corporate Legal & Litigation.
Unit kerja Corporate Legal & Litigation memiliki peranan Dengan adanya unit kerja Corporate Legal & Litigation,
sebagai berikut: maka pelaksanaan kebijakan dan standar dokumen
Corporate Legal hukum yang terkait dengan produk, jasa dan/atau
1) Memberikan analisa, advis/kajian hukum kepada fasilitas perbankan yang ditawarkan oleh Bank kepada
Direksi, Dewan Komisaris dan seluruh unit kerja pada masyarakat, dimana kebijakan hukum dan standar
setiap jenjang organisasi; dokumen hukum dimaksud dibuat dengan mengacu
2) Melakukan analisa/advis hukum atas inisiatif kepada ketentuan peraturan perundangan yang
penyusunan produk, layanan dan jasa / aktivitas berlaku serta memperhatikan kepentingan aspek
Bank, proyek baru serta membuat kebijakan, standar yuridis dari Bank. Selain itu, salah satu fungsi unit
dokumen hukum yang terkait dengan produk, jasa, kerja Corporate Legal & Litigation yang salah satu
layanan dan aktivitas tersebut; fungsinya adalah memberikan analisa, advis/kajian
3) Memberikan advis/kajian hukum terkait dengan hukum atas permasalahan hukum, termasuk potensi
eksposur risiko hukum atas suatu transaksi baik di permasalahan hukum, serta mengelola penanganan
tingkat korporat, transaksi kredit/pembiyaan maupun setiap permasalahan hukum yang terkait dengan kasus
transaksi yang terjadi sebagai akibat dari suatu litigasi guna memitigasi risiko hukum yang mungkin ada.
perjanjian kerja sama dengan Debitur / Nasabah atau Pengelolaan risiko hukum oleh Unit Litigasi dilakukan
mitra kerjasama; dengan memantau perkembangan kasus-kasus hukum
4) Melakukan review berkala atas perjanjian dan atau yang terjadi dan Bank juga memberikan perhatian
dokumen standard yang telah dibuat; khusus atas penanganan kasus hukum yang berpotensi
5) Melakukan analisa dan pemantauan terhadap menimbulkan kerugian secara signifikan.
manajemen risiko hukum;
422 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 425
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
SS: RISIKO REPUTASI
Pengungkapan Kualitatif Umum
Di periode Q4-2025, peringkat komposit Risiko Reputasi Risiko Reputasi dijaga melalui pengelolaan seluruh risiko
adalah Low (peringkat risiko inheren = Low dan peringkat yang berpotensi mempengaruhi reputasi Bank melalui
KPMR = Satisfactory). Tata Kelola Perusahaan yang baik dan proses Manajemen
Risiko yang efektif. Dalam pengelolaan risiko reputasi
Secara keseluruhan dari beberapa komponen profil khususnya dalam menghadapi hal yang terjadi pada Q4-
risiko terutama untuk faktor frekuensi, materialitas dan 2025, Bank telah memberikan tanggapan dan klarifikasi
eksposur pemberitaan negatif menunjukkan tingkat risiko sehingga risiko reputasi dapat dimitigasi dengan baik.
yang baik.
Dalam rangka makin memperkuat kualitas penerapan
Adapun yang menjadi faktor penilaian adalah sebagai manajemen Risiko Reputasi, Bank telah menyusun
berikut: Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi dan telah
1. Pengaruh Reputasi dari Pemilik Bank dan Perusahaan mengkomunikasikannya ke seluruh unit kerja/divisi/
Terkait cabang Bank agar penerapannya dapat berjalan optimal.
Secara keseluruhan beberapa komponen profil risiko
untuk faktor pengaruh reputasi dari pemilik Bank
dan Perusahaan terkait menunjukkan tingkat risiko
masih sesuai dengan batasan-batasan yang telah
ditetapkan Bank.
2. Pelanggaran Etika Bisnis
Secara keseluruhan beberapa komponen profil risiko
untuk faktor pelanggaran etika bisnis menunjukkan
tingkat risiko yang masih sesuai dengan batasan-
batasan yang telah ditetapkan Bank.
3. Kompleksitas Produk dan Kerja Sama Bisnis Bank
Secara keseluruhan beberapa komponen profil
risiko untuk faktor kompleksitas produk dan kerja
sama bisnis Bank menunjukkan tingkat risiko yang
masih sesuai dengan batasan-batasan yang telah
ditetapkan Bank.
4. Frekuensi, Materialitas dan Eksposur Pemberitaan
Negatif Bank
Secara keseluruhan beberapa komponen profil risiko
untuk faktor frekuensi, materialitas dan eksposur
pemberitaan negatif Bank menunjukkan tingkat
risiko rendah cenderung moderat, walaupun masih
terdapat pemberitaan negatif terhadap Bank tetapi
hal tersebut masih sesuai dengan batasan-batasan
yang telah ditetapkan Bank.
5. Frekuensi dan Materialitas Keluhan Nasabah
Secara keseluruhan beberapa komponen profil
risiko untuk faktor frekuensi dan materialitas keluhan
nasabah menunjukkan tingkat risiko yang rendah,
walaupun masih terdapat keluhan nasabah terhadap
Bank tetapi hal tersebut masih sesuai dengan
batasan-batasan yang telah ditetapkan Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 423
Page 426
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
TT: RISIKO STRATEJIK
Pengungkapan Kualitatif Umum
Definisi: 2. UMKM
Risiko stratejik adalah risiko akibat pengambilan Bank terus memperluas dukungannya terhadap
keputusan stratejik yang tidak tepat, kegagalan segmen UMKM melalui inovasi digital dan kolaborasi
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis, strategis, antara lain:
ketidakmampuan untuk melaksanakan suatu keputusan • Peningkatan penyaluran pembiayaan kepada
stratejik, atau gabungan dari hal-hal tersebut. UMKM melalui penguatan solusi pembiayaan
Risiko ini juga mencakup kemampuan Bank dalam berbasis digital
menciptakan keunggulan kompetitif di tengah kompetisi • Peluncuran microsite UMKM terpadu sebagai pusat
perbankan yang semakin ketat. Ketidakmampuan informasi produk, layanan, dan berbagai alat
dalam menghadapi tantangan bisnis tersebut, yang bantu digital bagi nasabah
terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu, akan • Perluasan pembiayaan dealer melalui kolaborasi
mengakibatkan kegagalan dalam mencapai visi yang dengan Maybank Finance
selama ini telah ditetapkan. • Penyediaan solusi beyond banking seperti layanan
akuntansi, pengelolaan SDM, hukum, perpajakan,
Strategi Mitigasi Risiko: serta sertifikasi halal
Bank merumuskan mitigasi risiko atas inisiatif strategis
dan rencana pengembangan layanan dengan 3. Ritel
mempertimbangkan faktor daya saing dan keunggulan Untuk memperkuat posisi Bank di pasar ritel Indonesia,
kompetitif, kondisi pasar, regulasi serta lingkungan berbagai inisiatif yang berfokus pada nasabah telah
bisnis. Implementasi program strategis bank dijalankan diimplementasikan, antara lain:
dengan pengawasan dan tata kelola untuk memfasilitasi • Peluncuran program customer journey
percepatan, mitigasi risiko serta kebutuhan eskalasi yang disesuaikan bagi nasabah baru untuk
dan arahan dalam pengambilan keputusan strategis. meningkatkan literasi keuangan
Bank juga terus melakukan evaluasi rencana strategis • Penguatan solusi wealth melalui penawaran
jangka panjang yang telah disusun, dengan melihat produk regional serta sinergi dengan Maybank
perkembangan yang terjadi serta kondisi pasar, kompetisi Sekuritas Indonesia dan Maybank Asset
dan kinerja bank saat ini. Bank aktif melakukan kunjungan Management Indonesia bagi nasabah affluent
ke nasabah untuk mendapatkan masukan terkait • Perluasan digital partnership channel melalui
kebutuhan perbankan dan transaksional, serta menjadi pengembangan kapabilitas Open API
mitra strategis untuk memberikan solusi bagi setiap • Pengembangan proses Kredit Pemilikan Rumah
kebutuhan nasabah. (KPR) untuk meningkatkan kualitas pengalaman
nasabah ritel.
Dengan upaya mendukung tercapainya sasaran bisnis
dan tujuan jangka panjang, Bank telah melakukan
berbagai inisiatif strategis selama tahun 2025 yang
sesuai dengan 5 pilar uplift Indonesia, yakni:
1. Global Banking
Sepanjang tahun 2025, Bank memperkuat bisnis
Global Banking melalui penyediaan solusi yang
semakin relevan dan terintegrasi bagi nasabah
korporasi, antara lain melalui:
• Peningkatan pendekatan layanan kepada
nasabah melalui client coverage tim untuk
membangun hubungan yang lebih mendalam
• Penyederhanaan proses supplier financing
untuk meningkatkan kecepatan layanan dan
pengalaman nasabah
• Peluncuran trade platform baru yang dilengkapi
dengan layanan seperti Bank Garansi, Letter
of Credit (L/C), dan fasilitas pembiayaan
perdagangan
424 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 427
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
4. Akselerasi Syariah
Dalam rangka memperkuat kepemimpinan di solusi
perbankan syariah, Bank mencatat berbagai inisiatif
strategis selama tahun 2025, antara lain:
• Perluasan kemitraan dengan organisasi Islam dan
komunitas.
• Peluncuran kalkulator waris dan layanan konsultasi
warisan Syariah untuk mendukung perencanaan
keuangan nasabah.
• Penguatan aktivitas pemasaran pada layanan
Sharia Wealth Management
• Pengembangan inisiatif pembiayaan berbasis
komunitas melalui kolaborasi dengan masjid dan
platform donasi digital
• Peluncuran program pembiayaan haji melalui
kerja sama dengan WOM Finance
• Pelaksanaan transaksi perdana Sharia Restricted
Investment Account (SRIA) di Indonesia untuk
memperkuat posisi Bank pada solusi korporasi
syariah
5. Enablers
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan
peningkatan kualitas pengalaman nasabah, Bank
terus memperkuat kapabilitas internal melalui:
• Implementasi program transformasi cabang
bank untuk meningkatkan kualitas layanan dan
kenyamanan nasabah
• Peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui
pemanfaatan digital sales tools serta penguatan
pemasaran berbasis digital
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 425
Page 428
03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
UU: RISIKO KEPATUHAN
Pengungkapan Kualitatif Umum
Seiring dengan meningkatnya risiko dalam pengelolaan undang-undang dan ketentuan terkait APU, PPT dan
perbankan Indonesia, Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa PPPSPM.
menekankan pelaksanaan Budaya Kepatuhan di semua
tingkat organisasi dan kegiatan usaha Bank. Hal ini Pengelolaan Risiko Kepatuhan merupakan tanggung
mengingat pengelolaan Risiko Kepatuhan merupakan jawab setiap karyawan yang berlangsung pada
tanggung jawab seluruh unit bisnis dan support yang ada tingkatan hirarki yang berbeda-beda. Struktur tata kelola
di Bank. Risiko Kepatuhan pada Bank ditekankan pada Direksi,
Manajemen Senior, unit bisnis/operasional dan kontrol
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa serta fungsi pelaporan.
Keuangan (POJK) No. 46/POJK.03/2017 tanggal 12 Juli
2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Unit Bisnis dan Support yang menjadi lini pertama
Umum, Risiko Kepatuhan adalah risiko yang timbul akibat pertahanan bertanggung jawab atas pengelolaan risiko
Bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan kepatuhan yang melekat pada aktivitas bisnis dan/atau
ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk operasional sehari-hari. Tanggung jawab utamanya
Prinsip Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha adalah untuk mengelola risiko kepatuhan pada lini bisnis
Syariah. Sementara itu Basel Committee mendefinisikan dan support Bank.
Risiko Kepatuhan sebagai risiko berupa sanksi hukum
dan peraturan, kerugian keuangan atau kerusakan Unit Kerja Kepatuhan yang menjadi lini kedua pertahanan
reputasi yang dapat dialami Bank sebagai akibat dari harus melakukan pengawasan atas pelaksanaan
ketidakpatuhan terhadap hukum yang berlaku, peraturan, Fungsi Kepatuhan, termasuk pada cabang di luar
kebijakan internal serta kode etik dan pedoman perilaku negeri. Pengawasan terhadap anak perusahaan
yang mengatur kegiatan usahanya. dan perusahaan terelasi (sister company) dilakukan
dalam koridor penerapan POJK mengenai Tata Kelola
Struktur Organisasi Kepatuhan Bank dipimpin oleh Terintegrasi. Unit Kerja Kepatuhan bertanggung jawab
seorang Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. untuk mengawasi dan mendukung kepatuhan pada
Dalam rangka menciptakan Budaya Kepatuhan, Bank ketentuan yang diterbitkan Regulator (OJK, BI, dan LPS),
memiliki Satuan Kerja Kepatuhan, yang dibentuk khususnya pada area-area berisiko tinggi. Unit Kerja
secara tersendiri, independen terhadap satuan kerja Kepatuhan juga wajib melakukan pengawasan secara
operasional dan bebas dari pengaruh satuan kerja independen terhadap kegiatan operasional dan prosedur
lainnya, serta mempunyai akses langsung pada Direktur yang ditetapkan agar sesuai dengan ketentuan yang
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan. Satuan Kerja diterbitkan Regulator serta memitigasi risiko kepatuhan
Kepatuhan bertugas mengelola Risiko Kepatuhan dan pelanggarannya.
yang dihadapi oleh Bank secara efektif, mewujudkan
terlaksananya Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan Lebih lanjut, aktivitas Fungsi Kepatuhan juga menjadi
organisasi dan kegiatan usaha Bank, melakukan cakupan bagi Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) sebagai lini
pemantauan terhadap pemenuhan komitmen yang ketiga pertahanan Bank dalam melakukan reviu secara
telah dibuat kepada otoritas yang berwenang, menilai periodik.
dan/atau mengevaluasi kecukupan dan kesesuaian
kebijakan, sistem dan prosedur yang dimiliki Bank terkait Dalam rangka mengelola Risiko Kepatuhan Bank,
dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan Satuan Kerja Kepatuhan melaksanakan sejumlah
yang berlaku, khususnya ketentuan yang dikeluarkan aktivitas dalam rangka mendukung dan meningkatkan
oleh BI, OJK, dan LPS terkait tata kelola, produk dan Budaya Kepatuhan pada seluruh tingkatan organisasi,
jasa, serta aktivitas operasional perbankan, serta diantaranya sebagai berikut:
merekomendasikan pengkinian dan penyempurnaan 1. Penetapan strategi serta program-program
kebijakan, sistem dan prosedur berdasarkan kepatuhan (Compliance Program).
perkembangan peraturan. Terkait dengan penerapan 2. Melakukan proses identifikasi, pengukuran,
program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan pemantauan, dan pengendalian terhadap Risiko
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Kepatuhan melalui:
Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM ), Bank a. Penilaian sendiri atas profil Risiko Kepatuhan.
juga memiliki Unit Kerja Financial Crime Compliance b. Penilaian sendiri (self-assessment) atas
yang berfungsi menjalankan program-program APU, PPT, penerapan tata kelola (Good Corporate
dan PPPSPM secara bankwide dengan mengacu pada Governance) baik secara individu maupun secara
konsolidasi bersama dengan anak perusahaan.
426 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 429
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 03 / T I N J A U A N F U N G S I O N A L
c. Memantau tindak lanjut atas Risiko Kepatuhan 14. Melakukan pemantauan atas denda regulator yang
yang terjadi untuk laporan status kepatuhan. diterima oleh Bank termasuk pemantauan atas
3. Melakukan pemantauan atas pemenuhan rasio penyusunan dan pelaksanaan komitmen tindak lanjut
kehati-hatian (prudential banking ratios). perbaikan (action plan) dari Unit Kerja/Kantor Cabang
4. Melakukan komunikasi berkesinambungan dengan terkait.
Dewan Pengawas Syariah (DPS) terkait pelaksanaan 15. Memastikan kepatuhan unit kerja/kantor cabang atas
fungsi kepatuhan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank. peraturan-peraturan yang relevan dengan bisnis dan
5. Melakukan kajian/review terkait pengajuan dan operasional Bank yang dikeluarkan oleh Regulator
pelaporan produk maupun aktivitas baru dalam (khususnya OJK dan BI) melalui:
rangka memperoleh persetujuan dari Regulator serta a. Pelaksanaan pengujian kepatuhan secara
memastikan agar produk dan aktivitas baru tersebut berkala sesuai dengan Compliance Testing Plan
sesuai dengan peraturan Regulator. dalam rangka memastikan kepatuhan unit kerja/
6. Melakukan kajian dan/atau merekomendasikan kantor cabang atas peraturan - peraturan yang
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, dikeluarkan oleh Regulator (khususnya OJK dan BI).
sistem maupun prosedur Bank, berdasarkan gap b. Pelaksanaan Compliance Plan Self-Assessment
analysis terhadap ketentuan baru yang diterbitkan (CPSA) yang merupakan media penilaian sendiri
oleh OJK, BI, dan LPS serta untuk melihat kemungkinan (self-assessment) bagi Kantor Cabang dan
dilakukan penyederhanaan sejauh tidak bertentangan Unit Kerja Kantor Pusat untuk mengukur tingkat
dengan ketentuan yang berlaku. kepatuhan terhadap peraturan-peraturan yang
7. Melakukan penilaian dan evaluasi atas efektivitas, ada dan merupakan salah satu alat kontrol dalam
kecukupan, dan kesesuaian kebijakan/prosedur Bank menilai pelaksanaan kepatuhan pada seluruh
serta melakukan upaya-upaya untuk memastikan Kantor Cabang dan Unit Kerja Kantor Pusat dalam
kebijakan, ketentuan, sistem, prosedur, dan rangka mengelola Risiko Kepatuhan dan budaya
pelaksanaannya dalam Bank telah sesuai dengan kepatuhan di Maybank.
ketentuan Regulator yang berlaku, hal ini dilakukan
dengan melakukan kajian dan memberikan masukan
dalam bentuk antara lain Compliance Review Sheet,
surat elektronik (e-mail), memorandum maupun VV-YY: TATA KELOLA
dalam bentuk diskusi atau meeting.
8. Melakukan pemantauan atas rencana tindak (action Kebijakan Remunerasi
plan) unit kerja atas ketentuan baru yang diterbitkan
oleh OJK, BI, dan LPS. Penjelasan mengenai Kebijakan Remunerasi mengacu
9. Memberikan pelatihan/sosialisasi kepada karyawan kepada pembahasan bab Tata Kelola Perusahaan pada
di unit kerja dan/atau kantor cabang mengenai Laporan Tahunan ini.
Compliance Awareness dan Regulasi Perbankan
dalam rangka untuk meningkatkan pemahaman
dan awareness terhadap Budaya Kepatuhan
yang merupakan bagian dari budaya perusahaan
(corporate culture).
10. Menyampaikan laporan-laporan terkait Fungsi
Kepatuhan secara berkala kepada Regulator.
11. Bertindak sebagai Liaison Officer (penghubung)
dalam mengkoordinasikan kegiatan pemeriksaan dan
pengawasan oleh Regulator terhadap Bank.
12. Melakukan pemantauan atas tindak lanjut komitmen
hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Regulator dan
menyampaikan laporan tindak lanjut tersebut kepada
Regulator secara berkala.
13. Melakukan koordinasi dan komunikasi yang
berkesinambungan dengan unit kerja terkait serta
anggota Konglomerasi Keuangan Bank dalam
hal penerapan Fungsi Kepatuhan terintegrasi dan
laporan-laporan terkait lainnya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 427
Page 430
Tata Kelola
Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan 430 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan 610
Penyediaan Dana Besar
Dasar Kebijakan Tata Kelola Perusahaan 431
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Politik 611
Fokus Penerapan Tata Kelola dari Tahun ke Tahun 431
Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa 612
Roadmap Tata Kelola Perusahaan 437
Kebijakan Perlindungan kepada Nasabah 613
Struktur Tata Kelola Bank 438
Kebijakan Antikorupsi 613
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Asessment) 440
Pelaksanaan Tata Kelola yang Baik di Tahun 2025 Perlindungan Hak Kreditur 613
Informasi Mengenai Pemegang Saham Utama dan 441 Kebijakan Pembagian Dividen, Kebijakan ESOP 614
Pengendali MESOP (Pemberian Kompensasi Jangka
Panjang)
Rapat Umum Pemegang Saham 442
Kebijakan Benturan Kepentingan- 615
Dewan Komisaris 458
Conflict of Interest (termasuk Insider Trading)
Direksi 485
Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan 615
Hubungan Afiliasi antara Dewan Komisaris, Direksi, 510 sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/
dan Pemegang Saham Utama/Pengendali POJK.04/2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi 511 Benturan Kepentingan”
Komite-komite Di bawah Dewan Komisaris 514 Keterbukaan Informasi dan Praktik Bad Corporate 617
Governance
Kebijakan Remunerasi 545
Rencana Strategi Bank 618
Komite-komite di bawah Direksi 550
Rencana Tindak (Action Plan) dan Pelaksanaannya 618
Sekretaris Perusahaan 568
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah serta 619
Corporate Security Management 572 Remunerasi Variabel yang Diterima Pegawai
Satuan Kerja Kepatuhan 573 Pembelian Kembali (Buy Back) Saham dan/atau 619
Sanksi Administratif 575 Obligasi Bank
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, 576 Informasi Lain yang Terkait dengan Tata Kelola Bank 620
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka 621
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU OJK
PPT & PPPSPM)
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 625
Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing 578 (PUGKI)
System) dan Anti-Fraud
Implementasi Aspek dan Prinsip Tata Kelola 642
Permasalahan Hukum 580 Perusahaan sesuai Guidelines of Corporate
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek Perpajakan 585 Governance Principles for Banks yang Diterbitkan oleh
Basel Committee In Banking Supervision
Satuan Kerja Audit Intern 586
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi 644
Sistem Pengendalian Intern 591
Penerapan ASEAN Corporate Governance (CG) 649
Hubungan Investor 595 Scorecards
Manajemen Risiko 597 Lembar Persetujuan Dewan Komisaris Laporan 658
Akuntan Publik/Auditor Eksternal 601 Pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG)
2025 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Akses Informasi dan Data Perusahaan 603
Lembar Persetujuan Direksi Laporan Pelaksanaan 659
Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku 605 Good Corporate Governance (GCG) 2025 PT Bank
Budaya Perusahaan 607 Maybank Indonesia Tbk
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non-Keuangan 608 Laporan GCG Unit Usaha Syariah 2025 660
yang Belum Diungkap dalam Laporan Lainnya
Laporan Publikasi Triwulanan 609
Page 431
MENJAGA HARTA & AMANAH KELUARGA Rencanakan waris bersama Maybank Shariah Wealth Management.
Page 432
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Selaras dengan nilai dan aspirasi perusahaan
dalam mengedepankan Humanising Financial
Services, Maybank Indonesia berkomitmen untuk
membangun dan memperkuat penerapan Tata
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam
menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh
Pemangku Kepentingan.
Implementasi Tata Kelola Perusahaan yang efektif hingga pengembangan produk dan layanan. Dalam
merupakan determinan utama dalam memperkuat menghadapi perubahan lingkungan bisnis pada aspek
kinerja Bank, menciptakan nilai tambah yang ekonomi, sosial, dan lingkungan, Bank senantiasa
berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan, serta menjaga pertumbuhan yang berkualitas melalui disiplin
memastikan praktik usaha yang sehat dan berintegritas manajemen risiko, penguatan struktur permodalan, serta
guna mendukung kesinambungan usaha jangka panjang. diversifikasi sumber pendapatan guna meningkatkan
ketahanan terhadap volatilitas pasar. Pada aspek sosial,
Maybank Indonesia menerapkan Tata Kelola Perusahaan Bank mendorong praktik usaha yang bertanggung
yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) sebagai jawab melalui perlindungan nasabah, peningkatan
wujud komitmen dalam melindungi kepentingan literasi keuangan, serta dukungan terhadap pembiayaan
Pemegang Saham dan seluruh Pemangku Kepentingan, UMKM dan sektor prioritas. Sementara pada aspek
sekaligus memperkuat kepatuhan terhadap peraturan lingkungan, kebijakan pembiayaan diarahkan secara
perundang-undangan serta standar etika yang berlaku selektif dengan memperhatikan risiko lingkungan serta
di industri perbankan. Di lingkungan Maybank Indonesia, peningkatan portofolio pembiayaan berkelanjutan
GCG tidak sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan yang selaras dengan prinsip ESG (Environmental, Social,
fondasi strategis dalam membangun keunggulan and Governance). Seluruh implementasi tersebut
kompetitif dan menciptakan nilai berkelanjutan, baik berlandaskan pada pilar governansi korporat, ETAK, yaitu
dalam horizon jangka pendek maupun jangka panjang. Etika, Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan, yang
menjadi fondasi dalam setiap pengambilan keputusan
Penerapan GCG dilaksanakan secara konsisten bisnis.
dengan mengintegrasikan seluruh prinsip utama,
yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, Sebagai salah satu bank swasta terkemuka di
independensi, kewajaran, dan kesetaraan (TARIF). Prinsip- Indonesia, Maybank Indonesia senantiasa melakukan
prinsip tersebut diinternalisasikan ke dalam kerangka penguatan dan penyempurnaan praktik GCG secara
tata kelola yang komprehensif yang mencakup tiga pilar berkelanjutan, selaras dengan dinamika bisnis serta
utama: Governance Structure, Governance Process, dan mengacu pada regulasi, pedoman, dan standar tata
Governance Outcome. kelola yang berlaku baik di tingkat nasional maupun
internasional. Evaluasi berkala atas implementasi GCG
Sejalan dengan komitmen tersebut, Maybank Indonesia dilakukan untuk memastikan tingkat kepatuhan dan
juga mengarusutamakan aspek keberlanjutan efektivitas penerapannya di seluruh jenjang organisasi.
(sustainability) dalam setiap kegiatan usaha, melalui Rekomendasi yang dihasilkan dari proses evaluasi
integrasi dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan tata tersebut menjadi elemen strategis dalam meningkatkan
kelola secara sinergis. kualitas tata kelola dan mengoptimalkan penerapan
praktik terbaik (best practices) di lingkungan Bank.
Maybank Indonesia mengintegrasikan prinsip
keberlanjutan ke dalam proses bisnis secara menyeluruh,
mulai dari perencanaan strategis, pengelolaan risiko,
430 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 433
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
DASAR KEBIJAKAN TATA KELOLA 2021
PERUSAHAAN
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) di • Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham
Bank dilandaskan pada kerangka regulasi dan praktik Tahunan, Maybank Indonesia merupakan beberapa
terbaik yang komprehensif, yang mencakup namun tidak Bank pertama yang mengadakan RUPS berbasis
terbatas pada ketentuan sebagai berikut: daring dan telah menggunakan fasilitas e-proxy
1. Undang-Undang Republik Indonesia yang mengatur sebagaimana diamanatkan POJK No. 16/POJK.04/2020
mengenai Pasar Modal, Perseroan Terbatas, dan tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Perbankan; Perusahaan Terbuka Secara Elektronik.
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) dan Surat • Perubahan komposisi Dewan Komisaris Maybank
Edaran OJK (SEOJK), khususnya yang berkaitan Indonesia yaitu dengan ditunjuknya Bpk. Putut Eko
dengan Tata Kelola, Laporan Tahunan, Manajemen Bayuseno, sehingga jumlah Komisaris Independen
Risiko, Sistem Pengendalian Internal, serta melebihi dari jumlah yang ditentukan POJK 55/
Konglomerasi Keuangan, berikut seluruh regulasi POJK.03/2016 tentang Tata Kelola Bank Umum.
terkait lainnya; • Penetapan pembentukan Komite level Dewan
3. Roadmap Tata Kelola Perusahaan Indonesia Komisaris yaitu Tata Kelola Whistleblowing, yang
sebagaimana disampaikan OJK melalui siaran pers sebagai bentuk dari inisiatif strategis dari Maybank
tanggal 4 Februari 2014; Indonesia guna memastikan pelaksanaan penerapan
4. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia tata kelola whistleblowing yang memadai;
(PUGKI) 2021 yang diterbitkan oleh Komite Nasional • Penetapan perubahan susunan anggota Komite Audit,
Kebijakan Governansi (KNKG); Komite Pemantau Risiko dan Komite Nominasi dan
5. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang Remunerasi berkaitan dengan perubahan susunan
diterbitkan oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF); Dewan Komisaris Maybank Indonesia yang baru.
6. Anggaran Dasar Perseroan beserta seluruh • Pengkinian Pedoman Tata Kelola Terintegrasi,
perubahannya serta Keputusan Rapat Umum Pedoman Kepatuhan Terintegrasi, Pedoman Audit
Pemegang Saham (RUPS); dan Intern Terintegrasi, dan Kerangka Manajemen Risiko
7. Kebijakan dan pedoman Tata Kelola internal Bank. Terintegrasi.
• Melaksanakan kebijakan penilaian kinerja Dewan
Selain kepatuhan terhadap kerangka regulasi tersebut, Komisaris dan Evaluasi Komite Dewan Komisaris
Maybank Indonesia secara berkala melakukan melalui kerangka Board of Commissioners and
peninjauan dan evaluasi atas kecukupan serta Committee Effectiveness Evaluation (BEE).
pengkinian kebijakan internal terkait GCG. Langkah • Meneruskan inisiatif yang dilakukan sejak 2019, Bank
ini ditempuh untuk memastikan bahwa struktur tata senantiasa memberikan pelatihan/sosialisasi kepada
kelola (GCG structure) Bank senantiasa relevan, adaptif karyawan di unit kerja dan/atau kantor cabang
terhadap dinamika organisasi dan strategi usaha, serta mengenai Compliance Awareness dalam rangka
selaras dengan perkembangan ketentuan peraturan untuk meningkatkan pemahaman dan awareness
perundang-undangan yang berlaku. terhadap budaya kepatuhan (compliance culture)
yang merupakan bagian dari budaya perusahaan
FOKUS PENERAPAN TATA KELOLA DARI TAHUN (corporate culture).
KE TAHUN • Bank juga memberikan sosialisasi dan/atau pelatihan
Dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penerapan mengenai Compliance Culture Awareness kepada
GCG, Maybank Indonesia terus melakukan perbaikan dan seluruh karyawan Bank, melakukan Compliance Safari
penyempurnaan yang dibutuhkan. Pada saat yang sama, ke wilayah-wilayah.
Maybank Indonesia juga terus mengembangkan GCG • Penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh
yang selaras dengan best practice guna memberikan Direksi, Dewan Komisaris dan karyawan Bank
perlindungan yang memadai serta perlakukan yang berdasarkan Peraturan OJK No. 39/POJK.03/2019
adil bagi seluruh Pemegang Saham dan Pemangku tentang Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank
Kepentingan lainnya. Dari tahun ke tahun, penerapan Umum, adapun Pakta Integritas tersebut dikinikan
GCG Bank senantiasa diarahkan untuk menciptakan setiap tahun.
shareholder value bagi Bank secara maksimal. Adapun • Mengungkapkan biaya audit untuk kantor akuntan
informasi mengenai perkembangan penerapan GCG publik untuk tahun buku 2021.
Bank dalam 5 tahun terakhir, sebagai berikut: • Maybank Indonesia membayarkan dividen untuk
tahun buku 2021 tepat waktu, yaitu 30 hari setelah
disetujui oleh Pemegang Saham pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan 2021.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 431
Page 434
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2022 • Meneruskan inisiatif yang dilakukan sejak 2019, Bank
senantiasa memberikan pelatihan/sosialisasi kepada
• Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang karyawan di unit kerja dan/atau kantor cabang
Saham Tahunan, menggunakan fasilitas e-proxy mengenai Compliance Awareness dalam rangka
sebagaimana diamanatkan POJK No. 16/POJK.04/2020 untuk meningkatkan pemahaman dan awareness
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham terhadap budaya kepatuhan (compliance culture)
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik (e-RUPS) yang merupakan bagian dari budaya perusahaan
menggunakan aplikasi eASY.KSEI (penggunaan (corporate culture).
fitur e-Voting eASY.KSEI dan live streaming webinar • Melaksanakan kebijakan penilaian kinerja Dewan
tayangan RUPS). Komisaris dan Evaluasi Komite Dewan Komisaris
• Perubahan komposisi Dewan Komisaris Maybank melalui kerangka Board of Commissioners and
Indonesia yaitu dengan ditunjuknya Dato’ Sri Committee Effectiveness Evaluation (BEE) untuk
Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris tahun 2022.
dan Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai • Mendapatkan penghargaan “The Best Responsibility
Komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham of the Board” dalam kategori Emiten Kapitalisasi
Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 25 pasar Terbesar (Largest Market Capitalisation).
Maret 2022. Dengan adanya penunjukan anggota Penghargaan diberikan oleh Indonesian Institute for
Dewan Komisaris tersebut, struktur keannggotaan Corporate Directorship (IICD) dalam acara the 13th IICD
dan komposisi Dewan Komisaris Maybank Indonesia Corporate Governance Award 2022 pada tanggal 27
telah sesuai dengan yang ditentukan dalam POJK 55/ Mei 2022.
POJK.03/2016 tentang Tata Kelola Bank Umum. • Membuat dan melakukan sosialisasi tentang tata
• Perubahan komposisi anggota Direksi Maybank kelola Regulasi Internal yang bertujuan untuk
Indonesia yaitu dengan ditunjuknya Bambang Andri mewujudkan tata kelola Regulasi Internal yang baik
Irawan sebagai Direktur Informasi dan Teknologi di Bank.
melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan • Memastikan tata kelola Regulasi Internal telah sesuai
yang diselenggarakan pada tanggal 25 Maret 2022. dengan hierarki yang berlaku dan menghindari
• Dalam rangka memperkuat pelaksanaan fungsi tumpang tindih antar Regulasi Internal yang
pengawasan aktif Dewan Komisaris terhadap diterbitkan.
Teknologi Informasi, Maybank Indonesia membentuk • Meningkatkan kualitas bahan pelatihan bagi
Komite Pemantau Informasi dan Teknologi karyawan baru maupun karyawan eksisting serta
(Information and Technology Oversight Committee). referensi kerja melalui tata kelola regulasi internal
• Perubahan susunan anggota Komite Tata Kelola sehingga proses evaluasi pelaksanaan tugas kerja
Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan menjadi lebih baik.
Maybank Indonesia, sehingga keanggotaan Komite • Mengelola dokumen vital dan dokumen in-active
telah terwakili oleh masing-masing LJK anggota perusahaan secara bankwide sesuai dengan standar
konglomerasi keuangan. tata kelola dokumen mengacu pada perundang-
• Perubahan susunan keanggotaan Komite Audit, undangan dan berdasarkan best practice yang
Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan berlaku, sehingga terciptanya pengelolaan dokumen
Remunerasi berkaitan dengan susunan keanggotaan perusahaan yang baik, aman, terstruktur dan efektif
Dewan Komisaris yang baru. sejalan dengan upaya memberikan support akses
• Bank juga memberikan sosialisasi dan/atau pelatihan penggunaan dokumen untuk kepentingan bisnis dan
mengenai Compliance Culture Awareness kepada penyusunan kebijakan Perusahaan.
seluruh karyawan Bank, melakukan Compliance Safari • Mengkinikan piagam/charter untuk Komite Pemantau
ke wilayah-wilayah. Risiko dan Komite Pemantau Teknologi dan Informasi,
• Maybank Indonesia membayarkan dividen untuk sesuai dengan ketentuan yang berlaku saat ini.
tahun buku 2022 tepat waktu, yaitu 30 hari setelah
disetujui oleh Pemegang Saham pada Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan 2022.
432 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 435
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2023 • Pada tahun 2023, Bank mengumumkan hasil RUPS
Tahunan, termasuk setiap keputusan dan hasil
• Bank menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang pemungutan suara untuk setiap keputusan, kepada
Saham Tahunan secara fisik dan elektronik dengan Publik pada hari kerja berikutnya
menggunakan Aplikasi Electronic General Meeting • Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
System KSEI (“Aplikasi eASY.KSEI”) yang disediakan Saham Tahunan, menggunakan fasilitas e-proxy
oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagaimana diamanatkan POJK No. 16/POJK.04/2020
sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Keuangan (“OJK”) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Perusahaan Terbuka Secara Elektronik (e-RUPS)
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum menggunakan aplikasi eASY.KSEI (penggunaan
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan fitur e-Voting eASY.KSEI dan live streaming webinar
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tayangan RUPS).
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham • Perubahan susunan keanggotaan Komite Audit,
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Peraturan KSEI Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan
Nomor XI-B tentang Tata Cara Pelaksanaan Rapat Remunerasi berkaitan dengan susunan keanggotaan
Umum Pemegang Saham secara Elektronik yang Dewan Komisaris yang baru.
Disertai dengan Pemberian Suara melalui Electronic • Bank juga memberikan sosialisasi dan/atau pelatihan
General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”), dan mengenai Compliance Culture Awareness kepada
Pasal 11 ayat 1 Anggaran Dasar Bank. Bank juga telah seluruh karyawan Bank, melakukan Compliance Safari
menyediakan alternatif pemberian kuasa secara ke wilayah-wilayah.
elektronik (e-Proxy) bagi pemegang saham untuk • Maybank Indonesia membayarkan dividen untuk
hadir dan memberikan suara dalam Rapat melalui tahun buku 2023 tepat waktu, yaitu 30 hari setelah
aplikasi eASY.KSEI, sebagai pemenuhan ketentuan disetujui oleh Pemegang Saham pada Rapat Umum
Pasal 27 POJK 15. Pemegang Saham Tahunan 2023.
• Bank membayar Dividen Tunai Tahun Buku 2022 • Meneruskan inisiatif yang dilakukan sejak 2019, Bank
kepada Pemegang Saham secara adil dan tepat senantiasa memberikan pelatihan/sosialisasi kepada
waktu. Seluruh Pemegang Saham diperlakukan karyawan di unit kerja dan/atau kantor cabang
dengan sama dan menerima Dividen Tunai dalam mengenai Compliance Awareness dalam rangka
waktu kurang dari 30 hari setelah disetujui oleh untuk meningkatkan pemahaman dan awareness
Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang terhadap budaya kepatuhan (compliance culture)
Saham. Dividen Tunai dibayarkan kepada seluruh yang merupakan bagian dari budaya perusahaan
Pemegang Saham pada tanggal 28 April 2023, setelah (corporate culture).
disetujui dalam RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023. • Melaksanakan kebijakan penilaian kinerja Dewan
• Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Komisaris dan Evaluasi Komite Dewan Komisaris
Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang melalui kerangka Board of Commissioners and
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan dalam Committee Effectiveness Evaluation (BEE) untuk tahun
rangka meningkatkan pengelolaan hak Pemegang 2023. Penilaian kinerja Dewan Komisaris juga dilakukan
Saham dalam pelaksanaan Pembagian Dividen, oleh Direksi.
Bank telah memiliki Kebijakan Internal mengenai • Mendapatkan penghargaan “The Best Responsibility
Pembagian Dividen, yang tertuang di dalam Peraturan of the Board” dalam kategori Emiten Kapitalisasi
Direksi No. PER.DIR.2024.001/DIR COMPLIANCE tentang pasar Terbesar (Largest Market Capitalisation).
“Pedoman Proses dan Mekanisme Pembayaran Penghargaan diberikan oleh Indonesian Institute for
Dividen Perseroan kepada Pemegang Saham”, Corporate Directorship (IICD) dalam acara the 14th
sehingga Pembagian Dividen Bank kepada Pemegang IICD Corporate Governance Award 2022 pada tanggal
Saham dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan 18 September 2023.
perundang-undangan yang berlaku dan berpedoman • Membuat dan melakukan sosialisasi tentang tata
pada Tata Kelola yang baik bagi Bank, dengan tetap kelola Regulasi Internal yang bertujuan untuk
memperhatikan kepentingan Bank. Peraturan Direksi mewujudkan tata kelola Regulasi Internal yang baik
ini berisi petunjuk pelaksanaan aktivitas bagi unit-unit di Bank.
kerja yang terkait dengan Pembagian Dividen Bank • Memastikan tata kelola Regulasi Internal telah
kepada Pemegang Saham, sehingga diharapkan sesuai dengan hirarki yang berlaku dan menghindari
pelaksanaan aktivitas tersebut dapat dilakukan tumpang tindih antar Regulasi Internal yang
dengan lebih efektif, akuntabel, terorganisir dan tepat diterbitkan.
waktu, dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Kebijakan Internal ini telah dikomunikasian kepada
Pemegang Saham dan tersedia pada situs web Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 433
Page 436
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
• Meningkatkan kualitas bahan pelatihan bagi • Dalam rangka penerapan Peraturan OJK No. 17 Tahun
karyawan baru maupun karyawan eksisting serta 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
referensi kerja melalui tata kelola regulasi internal yang diundangkan pada bulan September 2023,
sehingga proses evaluasi pelaksanaan tugas kerja Maybank Indonesia telah melakukan penyesuaian
menjadi lebih baik. terhadap dokumen-dokumen pelaksana tata
• Mengelola dokumen vital dan dokumen in-active Kelola sebagai bentuk kepatuhan Bank terhadap
perusahaan secara bankwide sesuai dengan standar Peraturan OJK tersebut. Peraturan-peraturan yang
tata kelola dokumen mengacu pada perundang- disesuaikan antara lain Peraturan Perusahaan Tata
undangan dan berdasarkan best practice yang Kelola Perusahaan, Pedoman Direksi dan Pedoman
berlaku, sehingga terciptanya pengelolaan dokumen Dewan Komisaris, Piagam bagi seluruh Komite Level
perusahaan yang baik, aman, terstruktur dan efektif Direksi dan seluruh Piagam bagi Komite Level Dewan
sejalan dengan upaya memberikan support akses Komisaris, serta peraturan-peraturan terkait lainnya.
penggunaan dokumen untuk kepentingan bisnis dan • Kerangka Tata Kelola bagi Unit Usaha Syariah
penyusunan kebijakan perusahaan. Maybank Indonesia juga mengacu pada Peraturan
• Berkaitan dengan diterbitkannya Peraturan OJK No. OJK No 2 Tahun 2024 Tentang Penerapan Tata Kelola
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Bank Umum, Bank melakukan penyesuaian yang Syariah yang di undangkan pada bulan Februari 2024.
menyeluruh terhadap kebijakan-kebijakan tata kelola Sebagai peraturan pelaksanaan internal tata kelola
Bank; antara lain terhadap Pedoman Direksi, Pedoman Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia telah memiliki
Dewan Komisaris, Pedoman Komite-Komite dan Syariah Governance Policy yang dipastikan selaras
Kebijakan-Kebijakan internal lainnya. dengan Peraturan OJK tersebut.
• PT Bank Maybank Indonesia Tbk menjadi salah • Mendapatkan penghargaan “The Best Disclosure
satu Pemenang Annual Report Award (ARA) and Transparency” dan “Top 50 Emiten Big Cap”,
2022. ARA diselenggarakan oleh Komite Nasional penghargaan diberikan oleh Indonesian Institute for
Kebijakan Governansi (“KNKG”). Bursa Efek Indonesia Corporate Directorship (IICD) dalam acara the 15th
senantiasa mendukung penyelenggaraan ARA dari IICD Corporate Governance Award 2024 pada tanggal
tahun ke tahun, dengan tujuan untuk mendorong 25 November 2024.
perusahaan-perusahaan untuk secara lebih terbuka • Berkaitan dengan diterbitkannya Peraturan OJK No.
dan jelas dalam memberikan pengungkapan 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan
mengenai praktik-praktik tata kelola perusahaan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan yang
dan keberlanjutan, sehingga dapat meningkatkan diundangkan pada bulan Desember 2024. Maybank
kepercayaan publik, termasuk investor dan pemegang Indonesia memenuhi kriteria sebagai konglomerasi
saham. keuangan sebagaimana dalam Pasal 2 ayat (1) POJK
No. 30 Tahun 2024, sehingga Maybank Indonesia
2024 akan menyampaikan permohonan pembentukan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan kepada
• Pada tahun 2024, Maybank Indonesia telah melakukan OJK, 6 (enam) bulan sejak diterbitkannya POJK No. 30
perubahan susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris Tahun 2024.
dan Dewan Pengawas Syariah sebagai langkah • Berkaitan dengan diterbitkannya Peraturan OJK No.
strategis untuk memperkuat kepemimpinan dan 15 Tahun 2024 tentang Integritas Laporan Keuangan
mendorong pertumbuhan berkelanjutan di tengah Bank yang diundangkan pada bulan Oktober 2024,
dinamika industri yang semakin kompleks. Perubahan Maybank Indonesia telah menerbitkan Peraturan
susunan anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Dewan Perusahaan mengenai Integritas Pelaporan Keuangan.
Pengawas Syariah juga bertujuan untuk mewujudkan Selain itu Bank juga telah mempersiapkan rencana
komitmen Bank dalam menyesuaikan diri dengan dan kerangka kerja untuk menerapkan Peraturan OJK
tuntutan pasar serta memastikan pengelolaan yang No. 15 Tahun 2024 di Maybank Indonesia.
lebih responsif dan adaptif terhadap tantangan dan
peluang di masa mendatang.
• Sejalan dengan perubahan Susunan anggota Direksi,
Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah,
maka Maybank Indonesia juga melakukan beberapa
perubahan terhadap susunan keanggotaan Komite di
level Direksi dan komite di level Dewan Komisaris, serta
perubahan-perubahan lainnya yang berpengaruh
atas perubahan susunan Direksi, Dewan Komisaris dan
Dewan Pengawas Syariah tersebut.
434 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 437
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
• Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat • Pada tahun 2024, Bank mengumumkan hasil RUPS
penerapan program Peraturan OJK No. 8 Tahun 2023 Tahunan dan RUPS Luar Biasa, termasuk setiap
Tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang, keputusan dan hasil pemungutan suara untuk setiap
Pencegahan Pendanaan Terorisme, Dan Pencegahan keputusan, kepada Publik pada hari kerja berikutnya.
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal • Rutin melakukan sosialisasi tentang tata kelola
Di Sektor Jasa Keuangan/PPPSPM (“POJK 8/2023”), Regulasi Internal kepada seluruh Unit Kerja yang
Maybank Indonesia senantiasa berkomitmen untuk bertujuan untuk mewujudkan tata kelola Regulasi
menjalankan serangkaian langkah strategis yang Internal yang efektif.
terintegrasi, meliputi: Memastikan tata kelola Regulasi Internal telah sesuai
1. Menerbitkan Kebijakan dan Prosedur dengan hierarki yang berlaku dan menghindari
2. Memastikan Penerapan Program APU, PPT, dan tumpang tindih antar Regulasi Internal yang
PPPSPM diterbitkan.
3. Membentuk Unit Kerja Khusus dan/atau Menunjuk • Melakukan benchmark visit pengelolaan arsip
Pejabat yang Bertanggung Jawab pada institusi lain, melakukan pembaharuan pada
4. Memastikan Pembahasan Program APU, PPT, dan kebijakan pengelolaan arsip perusahaan dan
PPPSPM dalam Rapat Direksi melakukan sosialiasi kebijakan ke seluruh kantor
5. Memastikan Fungsi Audit yang Efektif cabang dan kantor pusat, sehingga meningkatkan
6. Menangani Isu-isu Terkait APU, PPT, dan PPPSPM kesadaran pengelolaan Arsip perusahaan yang lebih
7. Memberikan Persetujuan atas Laporan Tindak baik.
Lanjut Kecurangan (LTKM) • Berdasarkan Peraturan OJK No. 8 tahun 2023
8. Pelatihan terkait Program APU, PPT, dan PPPSPM tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
• Bank menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
Saham Tahunan secara fisik dan elektronik dengan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Di
menggunakan Aplikasi Electronic General Meeting Sektor Jasa Keuangan Dewan Komisaris dan Direksi
System KSEI (“Aplikasi eASY.KSEI”) yang disediakan diberi mandat untuk memberikan pengawasan aktif
oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), terhadap Implementasi Program AML/CFT Bank.
sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Untuk memberikan pengawasan yang lebih kuat,
Keuangan (“OJK”) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Dewan Komisaris/Direksi dapat mempertimbangkan
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum untuk mendapatkan Pelatihan Penyegaran AML/CFT
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan guna memperbarui dan meningkatkan pemahaman
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 mereka tentang risiko dan dinamika praktik AML/
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham CFT/Sanksi dan ABC (Anti-Suap & Korupsi) setempat.
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Peraturan KSEI Pelatihan penyegaran tersebut diberikan pada
Nomor XI-B tentang Tata Cara Pelaksanaan Rapat tanggal 22 November 2024 untuk berbagi wawasan
Umum Pemegang Saham secara Elektronik yang tentang harapan dari OJK/PPATK guna membantu
Disertai dengan Pemberian Suara melalui Electronic MBI dalam meningkatkan kemampuan kami dalam
General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”), dan memitigasi risiko AML/CFT.
Pasal 11 ayat 1 Anggaran Dasar Bank. Bank juga telah
menyediakan alternatif pemberian kuasa secara
elektronik (e-Proxy) bagi pemegang saham untuk
hadir dan memberikan suara dalam Rapat melalui
aplikasi eASY.KSEI, sebagai pemenuhan ketentuan
Pasal 27 POJK 15.
• Bank membayar Dividen Tunai Tahun Buku 2023
kepada Pemegang Saham secara adil dan tepat
waktu. Seluruh Pemegang Saham diperlakukan
dengan setara dan menerima Dividen Tunai dalam
waktu kurang dari 30 hari setelah disetujui oleh
Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang
Saham. Dividen Tunai dibayarkan kepada seluruh
Pemegang Saham pada tanggal 30 April 2024, setelah
disetujui dalam RUPS Tahunan tanggal 31 Maret 2023.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 435
Page 438
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2025 • Mendapatkan penghargaan “The Best Disclosure
and Transparency” dan “Top 50 Emiten Big Cap”,
• Bank menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang penghargaan diberikan oleh Indonesian Institute for
Saham Tahunan secara fisik dan elektronik dengan Corporate Directorship (IICD) dalam acara the 15th
menggunakan Aplikasi Electronic General Meeting IICD Corporate Governance Award 2025 pada tanggal
System KSEI (“Aplikasi eASY.KSEI”) yang disediakan 15 September 2025.
oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), • Selama tahun 2025 Bank menerbitkan 320 Peraturan
sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Internal yang terdiri dari 16 Peraturan Perusahaan, 180
Keuangan (“OJK”) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Peraturan Direksi dan 124 Peraturan Unit Kerja.
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum • Melakukan pengkinian dan melakukan sosialisasi
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan secara berkala tentang kebijakan tata kelola Regulasi
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 Internal kepada seluruh unit kerja di Bank yang
tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham bertujuan untuk mewujudkan tata kelola Regulasi
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Peraturan KSEI Internal yang baik di Bank.
Nomor XI-B tentang Tata Cara Pelaksanaan Rapat • Memastikan tata kelola Regulasi Internal telah
Umum Pemegang Saham secara Elektronik yang sesuai dengan hirarki yang berlaku dan menghindari
Disertai dengan Pemberian Suara melalui Electronic tumpang tindih antar Regulasi Internal yang
General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”), dan diterbitkan.
Pasal 11 ayat 1 Anggaran Dasar Bank. Bank juga telah • Mengelola arsip vital dan arsip inaktif Bank sesuai
menyediakan alternatif pemberian kuasa secara dengan standar tata kelola dokumen mengacu pada
elektronik (e-Proxy) bagi pemegang saham untuk perundang-undangan dan berdasarkan best practice
hadir dan memberikan suara dalam Rapat melalui yang berlaku serta rutin melaksanakan benchmark
aplikasi eASY.KSEI, sebagai pemenuhan ketentuan pengelolaan kearsipan di Bank lain setiap tahun sekali.
Pasal 27 POJK 15. • Membuat aplikasi Record Management System
• Bank membayar Dividen Tunai Tahun Buku 2024 untuk pengelolaan arsip di Record Center Cikupa
kepada Pemegang Saham secara adil dan tepat dan pengelolaan arsip vital yang dikelola Corporate
waktu. Seluruh Pemegang Saham diperlakukan Secretary.
dengan sama dan menerima Dividen Tunai dalam • Melakukan sosialisasi dan review atas penerbitan
waktu kurang dari 30 hari setelah disetujui oleh ketentuan tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Umum yang terbaru dan memastikan penerapannya.
Saham. Dividen Tunai dibayarkan kepada seluruh • Melakukan sosialisasi tentang kebijakan tata kelola
Pemegang Saham pada tanggal 9 Mei 2025, setelah Regulasi Eksternal kepada unit kerja di Bank yang
disetujui dalam RUPS Tahunan tanggal 11 April 2025. bertujuan untuk mewujudkan tata kelola regulasi
eksternal yang baik di Bank.
436 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 439
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
ROADMAP TATA KELOLA PERUSAHAAN
Selaras dengan nilai dan aspirasi perusahaan dalam mengedepankan Humanising Financial Services, Maybank
Indonesia berkomitmen untuk membangun dan memperkuat penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
Corporate Governance/GCG) sebagai fondasi utama dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh
Pemangku Kepentingan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui upaya penyempurnaan berkelanjutan atas kualitas tata
kelola, dengan mengacu pada praktik terbaik dan standar GCG yang berlaku, guna memastikan kepatuhan yang kuat,
transparansi, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Dalam mendukung pencapaian visi tersebut,
Maybank Indonesia menetapkan dan secara konsisten mengimplementasikan Roadmap GCG Bank sebagai berikut:
01 2022 02 2023 03 2024
Menjalankan komitmen Membudayakan praktik Mencapai Maybank
Sustainable Governance tata kelola yang baik Integrated Governance
Excellence/Good Corporate sebagai DNA untuk menjadi Excellence.
Citizen dengan penerapan warga perusahaan
sustainable governance yang baik beretika dan
excellence. bertanggung jawab.
05 2026 04 2025
Perusahaan Holding Keuangan Terintegrasi untuk Mencapai Integrated
Mendukung Pertumbuhan Berkelanjutan Governance Excellence
untuk mendukung
pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan
Pada tahun Buku 2026, roadmap tata kelola Bank • Memperkuat fungsi manajemen risiko, kepatuhan,
berfokus pada penguatan efektivitas tata kelola di seluruh dan audit internal yang terintegrasi pada tingkat
konglomerasi keuangan melalui inisiatif-inisiatif kunci konglomerasi.
berikut: • Meningkatkan identifikasi, pemantauan, dan
mitigasi risiko untuk transaksi intra-grup, inisiatif
1. Penguatan Peran sebagai Perusahaan Induk strategis, serta risiko yang terkait dengan
Keuangan (Financial Holding Company) penggabungan usaha (merger).
• Meningkatkan peran dan akuntabilitas Maybank 3. Tata Kelola ESG dan Keberlanjutan pada Tingkat
Indonesia sebagai Perusahaan Induk Keuangan Konglomerasi
sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) No. 30 • Mengintegrasikan prinsip-prinsip Lingkungan,
Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Sosial, dan Tata Kelola (ESG) ke dalam tata kelola,
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan; strategi, dan manajemen kinerja konglomerasi.
• Memperkuat pengawasan, koordinasi, dan • Memperkuat tata kelola keuangan berkelanjutan
arahan tata kelola di seluruh entitas anak (sister serta penyelarasan dengan agenda keberlanjutan
companies) dalam konglomerasi keuangan. Maybank Group.
2. Kerangka Tata Kelola Terintegrasi di Seluruh Entitas 4. Pengawasan Tata Kelola Berbasis Digital dan Data
Anak Mengoptimalkan sistem informasi terintegrasi dan
• Menyelaraskan kebijakan tata kelola, kode etik, analisis data untuk mendukung pelaporan tata kelola,
standar kepatuhan, dan kerangka pengendalian pemantauan kepatuhan, serta pengawasan tingkat
internal di seluruh entitas anak yang tergabung Dewan di seluruh konglomerasi keuangan.Direksi di
maupun terafiliasi. seluruh konglomerasi keuangan.
• Memastikan konsistensi dalam penerapan tata
kelola dengan tetap menghormati karakteristik
spesifik masing-masing lini bisnis.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 437
Page 440
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
STRUKTUR TATA KELOLA BANK
Rapat Umum Pemegang Saham
Check dan Balances
Dewan Pengawas
Dewan Komisaris Direksi
Syariah
Supervision Lines
Komite Audit Komite Manajemen Risiko
Komite Pemantau Risiko Komite Kebijakan Perkreditan
ORGAN
PENDUKUNG
Komite Nominasi dan BANK Komite Kredit
Remunerasi
Komite Komite Pengarah Teknologi
Tata Kelola Terintegrasi Informasi
Komite Investigation and Komite Manajemen Risiko
Whistleblowing Governance Terintegrasi
Komite Komite Pendukung Lainnya*)
Pemantau Teknologi Informasi
Financial Satuan Kerja
Sekretaris Corporate Legal Satuan Kerja Manajemen
Crime Anti Fraud Audit Intern
Perusahaan & Litigation Kepatuhan Risiko
Compliance (SKAI)
*) Komite Pendukung lainnya yang dimaksud memiliki garis pelaporan dan garis koordinasi dengan Direksi serta sejumlah
Satuan Kerja yang independen. Deskripsi mengenai Komite pendukung lainnya sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dibawah ini.
Komite pendukung lainnya yang dimaksud adalah Asset and Liabilities Management (ALM) dan Asset and Liabilities Management
Committee (ALCO), Komite Restrukturisasi Kredit, KomiteAudit Internal, Komite Sumber Daya Manusia, Komite Disiplin Human Capital,
Komite Pengarah Transformasi, dan Komite Pengarah Bersama.
Garis Koordinasi
Maybank Indonesia memiliki struktur Tata Kelola Struktur Tata Kelola Maybank Indonesia terdiri atas
Perusahaan yang dirancang secara komprehensif dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ
terdefinisi dengan jelas, mencakup kedudukan, fungsi, tertinggi, Dewan Komisaris, dan Direksi. Struktur tersebut
pembagian tugas dan tanggung jawab, mekanisme memisahkan secara jelas fungsi pengawasan dan fungsi
kerja, proses pengambilan keputusan, serta sistem pengelolaan, sehingga tercipta prinsip keseimbangan
pelaporan dari setiap organ Bank. Struktur Tata Kelola fungsi pengawasan dan pengelolaan yang efektif dalam
tersebut disusun dan diterapkan dengan mengacu pengambilan keputusan strategis maupun operasional.
pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang Dewan Komisaris menjalankan fungsi pengawasan
berlaku, termasuk regulasi Otoritas Jasa Keuangan terhadap kebijakan dan pengelolaan Bank yang dilakukan
(OJK), serta praktik tata kelola yang baik. Struktur yang oleh Direksi serta memberikan nasihat untuk memastikan
memadai ini menjadi fondasi utama dalam memastikan pengelolaan Bank dilaksanakan secara prudent, sesuai
penerapan prinsip Tata Kelola secara efektif, konsisten, ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip
dan berkelanjutan guna memenuhi ekspektasi para Tata Kelola yang baik.
Pemangku Kepentingan.
438 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 441
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dalam melaksanakan tugasnya, sebagaimana Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan OJK, maka
diamanatkan oleh Peraturan OJK tentang Tata Kelola bagi bagi Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha
Bank Umum, Dewan Komisaris membentuk komite-komite Syariah (UUS) wajib memiliki Dewan Pengawas Syariah
yaitu: yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan terhadap
1. Komite Audit; penyelenggaraan kegiatan UUS sesuai dengan Prinsip
2. Komite Pemantau Risiko; Syariah. Dalam rangka memastikan pemenuhan Prinsip
3. Komite Nominasi dan Remunerasi; Syariah sebagaimana dimaksud, Bank wajib menerapkan
4. Komite Tata Kelola Terintegrasi; Tata Kelola Syariah.
Selain komite yang diwajibkan oleh regulasi, Dewan Penerapan Tata Kelola Syariah yang dimaksud
Komisaris juga membentuk komite pendukung lainnya dapat didukung dengan keanggotaan anggota
yaitu: Dewan Pengawas Syariah dalam komite pendukung
5. Komite Investigation and Whistleblowing Governance, pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. Hal ini dapat dilihat
6. Komite Pemantau Teknologi Informasi. adanya keanggotaan Dewan Pengawas Syariah Maybank
Indonesia di Komite Audit , Komite Pemantau Risiko dan
Direksi memegang mandat representatif dan manajerial Komite Tata Kelola Terintegrasi.
serta bertanggung jawab atas pengelolaan operasional
Bank sehari-hari, termasuk perumusan dan pelaksanaan Dalam pelaksanaan tugasnya, Direksi turut didukung oleh
strategi, kebijakan, dan inisiatif jangka pendek maupun fungsi Sekretaris Perusahaan serta unit kerja independen
jangka panjang dengan tetap menjunjung prinsip kehati- dan pengendalian, yaitu Satuan Kerja Audit Intern (SKAI),
hatian dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Direktorat Manajemen Risiko, Satuan Kerja Kepatuhan, Unit
Dalam menjalankan fungsi tersebut, sebagaimana Corporate Legal & Litigation, serta Unit Financial Crime
diamanatkan dalam Peraturan OJK tentang Tata Kelola Compliance (FCC) dan Anti-Fraud.
Bank Umum, Direksi Maybank Indonesia didukung oleh
komite-komite, antara lain: Penerapan Tata Kelola diperkuat melalui soft structure
1. Komite Manajemen Risiko; berupa kebijakan, pedoman, dan piagam (charter) yang
2. Komite Kebijakan Perkreditan; mengatur tata tertib kerja serta pembagian kewenangan
3. Komite Kredit; dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi, dan
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi; dan komite-komite terkait. Dokumen tersebut menjadi
5. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, guna landasan dalam memastikan pelaksanaan fungsi
memastikan proses pengambilan keputusan pengawasan dan pengelolaan Bank berlangsung secara
dilakukan secara terukur, terkendali, dan sejalan konsisten, transparan, dan akuntabel.
dengan profil risiko Bank.
Lebih lanjut, Maybank Indonesia secara
Selain komite yang diwajibkan oleh regulasi, Bank juga berkesinambungan menerapkan prinsip checks and
membentuk komite-komite lainnya sesuai kebutuhan balances, manajemen risiko, serta sistem pengendalian
dan kompleksitas usaha, yang ditetapkan melalui Surat internal yang efektif dengan mengacu pada ketentuan
Keputusan Direksi, antara lain Assets and Liabilities regulator dan praktik terbaik tata kelola. Penerapan Tata
Committee (ALCO), Komite Restrukturisasi Kredit, Kelola yang selaras dengan standar dan praktik terbaik
Komite Penurunan Nilai, Komite Audit Internal, Komite merupakan faktor kunci dalam mendukung pencapaian
Human Capital, Komite Disiplin Human Capital, Komite visi, misi, dan tujuan jangka panjang Bank, sekaligus
Pengarah Informasi dan Teknologi, serta Komite Pengarah menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi
Transformasi. seluruh Pemangku Kepentingan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 439
Page 442
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
HASIL PENILAIAN SENDIRI (SELF-ASSESSMENT) PELAKSANAAN TATA KELOLA YANG BAIK DI
TAHUN 2025
Prosedur dan Kriteria Penilaian
Bank melaksanakan penilaian sendiri (self-assessment) atas penerapan Tata Kelola di lingkungan Maybank Indonesia
berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa keuangan Nomor 17 Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan No.14/SEOJK.03/2025 perihal Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.
Bank senantiasa menerapkan 5 (lima) prinsip dasar Tata Kelola yang Baik pada Bank yang terdiri dari Keterbukaan,
Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Independensi, dan Kewajaran guna menghasilkan Peringkat Tata Kelola yang
menjadi faktor penting dalam menentukan Tingkat Kesehatan Bank sesuai ketentuan POJK No.4/POJK.03/2016. Dalam
rangka memastikan penerapan 5 (lima) prinsip dasar Tata Kelola yang Baik, Bank melakukan penilaian sendiri (self-
assessment) secara berkala yang paling sedikit meliputi 16 (enam belas) faktor penilaian penerapan tata kelola yaitu:
1. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi;
2. Pelaksanaan tugas, tanggung jawab dan wewenang Dewan Komisaris;
3. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite;
4. Penanganan benturan kepentingan;
5. Penerapan fungsi Kepatuhan;
6. Penerapan fungsi Audit Intern;
7. Penerapan fungsi Audit Ekstern;
8. Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Intern;
9. Pemberian remunerasi;
10. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar;
11. Integritas pelaporan dan sistem teknologi informasi;
12. Rencana strategis Bank;
13. Aspek pemegang saham;
14. Penerapan strategi anti-fraud, termasuk anti penyuapan;
15. Penerapan keuangan berkelanjutan, termasuk penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan; dan
16. Penerapan tata Kelola dalam KUB
Sesuai ketentuan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.14/SEOJK.03/2025 perihal Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum, untuk Bank yang memiliki UUS seperti Maybank Indonesia, selain 16 (enam belas) faktor penilaian penerapan
tata kelola sebagaimana dimaksud sebelumnya, ditambahkan 1 (satu) faktor penilaian penerapan tata kelola yaitu
pelaksanaan tugas, tanggung jawab, dan wewenang Dewan Pengawas Syariah (DPS).
Metode dan Pihak yang Melakukan Penilaian
Penilaian penerapan Tata Kelola dilakukan dengan metode penilaian sendiri (self-assessment). Penilaian ini melibatkan
Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen, Pejabat Eksekutif dan unit-unit independen dalam rangka menghasilkan
penilaian yang komprehensif dan terstruktur atas efektivitas sistem Tata Kelola dan kualitas hasil Tata Kelola Bank.
Penilaian sendiri ini juga termasuk penerapan Tata Kelola di anak perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Hasil Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Hasil penilaian sendiri (self-assessment) penerapan GCG Bank secara konsolidasi pada periode Semester 2 Tahun 2025
sebagai berikut;
Peringkat
Faktor-Faktor Penilaian Bank Individu MIF WOMF Konsolidasi
Bobot 91,88% Bobot 4,44% Bobot 3,68%
Tata Kelola 2 1 2 2
440 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 443
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
INFORMASI MENGENAI PEMEGANG SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI
Amanah Raya Trustees Citigroup Nominees
(Tempatan) Sdn Bhd Kumpulan Wang
Berhad Permodalan Nasional Investor Institusi dan
Employees Provident Persaraan
Amanah Saham Berhad Ritel Lainnya
Fund Board (Diperbadankan)
Bumiputera
27,86% 11,41% 6,43% 5,38% 48,92%
Malayan Banking Berhad
100% 100% 100% 100%
Maybank
Etiqa Maybank
Offshore Maybank Asset
International International
Corporate Management
Holdings Sdn. Holdings Sdn.
Service (Labuan) Group Berhad
Bhd. Bhd.
Sdn Bhd
79,87% 100% 100%
100% PT Asuransi Etiqa Maybank Asset
Vital Solution Sorak Financial Maybank IBG
Publik < 5% Internasional Management
Fund Holdings Pte Ltd Holdings Limited
Indonesia Sdn. Bhd.
12,29% 8,73% 45,02% 33,96% 85% 99%
15% PT Maybank PT Maybank
Sekuritas Asset
Indonesia Management
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
99,99% 67,49%
PT Maybank PT Wahana
Indonesia Ottomitra
Finance Multiartha Tbk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 441
Page 444
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan Wewenang RUPS di Maybank Indonesia sejalan dengan
organ tertinggi di Bank yang memiliki wewenang yang UU No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas adalah
tidak diberikan kepada Dewan Komisaris atau Direksi, sebagai berikut:
dalam batas yang ditentukan dalam Undang-Undang a. Memutuskan penyetoran saham dalam bentuk uang
tentang Perseroan Terbatas dan/atau Anggaran Dasar dan/atau dalam bentuk lainnya, misalnya dalam
Bank. RUPS terdiri dari: RUPS Tahunan (RUPST) dan RUPS bentuk benda tidak bergerak
Luar Biasa (RUPSLB). b. Menyetujui dapat tidaknya pemegang saham dan
kreditor lainnya yang mempunyai tagihan terhadap
RUPS Tahunan diselenggarakan dalam jangka Perseroan menggunakan hak tagihnya sebagai
waktu paling lambat 6 (enam) bulan setelah tahun kompensasi kewajiban penyetoran atas harga saham
buku berakhir. Sedangkan RUPS Luar Biasa dapat yang telah diambilnya
diselenggarakan pada setiap waktu berdasarkan c. Menyetujui pembelian kembali saham yang telah
kebutuhan untuk kepentingan Perseroan. Pada tahun dikeluarkan
2025, Maybank Indonesia menyelenggarakan Rapat d. Menyetujui penambahan modal Perseroan
Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 11 April e. Memutuskan pengurangan modal Perseroan
2025, yaitu 4 bulan setelah tahun buku berakhir. f. Memutuskan penggunaan laba bersih termasuk
penentuan jumlah penyisihan untuk cadangan
DASAR HUKUM g. Mengatur tata cara pengambilan dividen yang telah
Dasar hukum pelaksanaan RUPS Maybank Indonesia yang dimasukkan ke cadangan khusus
dilaksanakan pada tahun 2025 mengacu pada beberapa h. Memutuskan tentang penggabungan, peleburan,
peraturan sebagai berikut: pengambilalihan, atau pemisahan, pengajuan
1. Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan permohonan agar Perseroan dinyatakan pailit,
Terbatas. perpanjangan waktu berdirinya, dan pembubaran
2. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Perseroan
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham i. Memutuskan pembagian tugas dan wewenang
Perusahaan Terbuka. pengurusan di antara Direksi dalam hal Direksi terdiri
3. POJK No.16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat atas 2 anggota Direksi atau lebih
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka secara j. Mengangkat anggota Direksi
Elektronik. k. Memutuskan ketentuan tentang besarnya gaji dan/
4. Anggaran Dasar Bank. atau tunjangan lainnya bagi anggota Direksi
l. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar
HAK DAN WEWENANG PEMEGANG SAHAM m. Menyetujui untuk mengalihkan kekayaan Perseroan,
DALAM RUPS atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan,
Pemegang saham memiliki hak atas saham yang yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan
dimilikinya sehingga hak pemegang saham terlindungi bersih Perseroan dalam satu transaksi atau lebih, baik
dan dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang berkaitan satu sama lain maupun tidak
perundang-undangan dan Anggaran Dasar Bank. n. Menyetujui dapat atau tidaknya Direksi mengajukan
Dalam RUPS, pemegang saham berhak menghadiri, permohonan pailit atas Perseroan kepada Pengadilan
mengemukakan pendapat dan mengeluarkan hak Niaga
suara dalam proses pengambilan keputusan serta o. Memberhentikan anggota Direksi sewaktu-waktu
memperoleh keterangan yang berkaitan dengan mata dengan menyebutkan alasannya
acara Rapat. Dalam forum RUPS, pemegang saham p. Mencabut atau menguatkan keputusan
berhak memperoleh keterangan yang berkaitan dengan pemberhentian sementara anggota Direksi yang telah
Perseroan dari Direksi dan/atau Dewan Komisaris, ditetapkan oleh Dewan Komisaris
sepanjang berhubungan dengan mata acara rapat dan q. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan
tidak bertentangan dengan kepentingan Perseroan. Komisaris
r. Menetapkan ketentuan tentang besarnya honorarium
RUPS dalam mata acara lain-lain tidak berhak dan/atau tunjangan lainnya bagi anggota Dewan
mengambil keputusan, kecuali semua pemegang saham Komisaris
hadir dan/atau diwakili dalam RUPS dan menyetujui
penambahan mata acara rapat. Adapun keputusan atas
mata acara rapat yang ditambahkan harus disetujui
dengan suara bulat.
442 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 445
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PERLAKUAN ADIL TERHADAP PEMEGANG SAHAM
Maybank Indonesia menerapkan prinsip kesetaraan dengan memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh
pemegang saham. Hal ini diwujudkan antara lain melalui transparansi atas hak pemegang saham untuk memperoleh
bagian dari laba perusahaan, termasuk dengan mengungkapkan target rasio pembayaran dividen.
Selain itu, Maybank Indonesia berkomitmen untuk menjaga kualitas transparansi dan akuntabilitas kepada pemegang
saham. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan penyediaan informasi yang tepat waktu, memadai, jelas, akurat, dapat
diperbandingkan, serta mudah diakses oleh para pemangku kepentingan sesuai dengan haknya. Akses terhadap
informasi bagi pemegang saham tersedia melalui situs web Bank, situs web Bursa Efek Indonesia, serta situs web PT
Kustodian Sentral Efek Indonesia.
MEKANISME PENYELENGGARAAN RUPS TAHUNAN
Mekanisme penyelenggaraan RUPST Perseroan pada tahun 2025 telah dilaksanakan sesuai dengan Anggaran
Dasar Bank dan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka serta POJK No.16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka secara Elektronik.
RUPST Perseroan pada tahun 2025 juga diselenggarakan secara elektronik, sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan
Terbuka secara Elektronik.
Tahapan Pelaksanaan RUPS Tahunan tanggal 11 April 2025
RUPST 11 April 2025
Kegiatan Ketentuan
Pemberitahuan RUPST kepada Surat Pemberitahuan Rencana RUPST kepada Pemberitahuan mengenai rencana RUPS disampaikan
Regulator Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari kerja sebelum
Indonesia (BEI) secara e-Reporting pada tanggal tanggal pengumuman RUPS kepada publik.
25 Februari 2025.
Dalam hal terdapat perubahan mata acara rapat,
Perusahaan Terbuka wajib menyampaikan perubahan
mata acara dimaksud kepada OJK paling lambat pada
saat pemanggilan RUPS.
Pengumuman Publikasi Diumumkan melalui situs web Bursa Efek Indonesia, Pengumuman RUPS dilakukan melalui situs web
RUPST situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan penyedia e-RUPS, situs web bursa efek dan situs web
situs web Bank www.maybank.co.id pada tanggal Perusahaan Terbuka dalam Bahasa I`ndonesia dan
5 Maret 2025. bahasa asing, paling lambat 14 (empat belas) hari
sebelum tanggal Pemanggilan RUPS.
Laporan ke Bukti Pengumuman RUPST di situs web Bursa Efek
Regulator Indonesia, situs web PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia dan situs web Bank telah disampaikan
kepada OJK dan BEI secara e-Reporting pada
tanggal 5 Maret 2025.
Pemanggilan Publikasi Diumumkan melalui situs web Bursa Efek Indonesia, Pemanggilan RUPS dilakukan melalui situs web
RUPST beserta situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan penyedia e-RUPS, situs web bursa efek dan situs web
Penjelasan situs web Bank www.maybank.co.id pada tanggal Perusahaan Terbuka dalam Bahasa Indonesia dan
Mata Acara 20 Maret 2025. bahasa asing, paling lambat 21 (dua puluh satu) hari
RUPST sebelum penyelenggaraan RUPS.
Laporan ke Bukti Pemanggilan RUPST di situs web Bursa Efek
Regulator Indonesia, situs web PT Kustodian Sentral Efek
Indonesia dan situs web Bank telah disampaikan
kepada OJK dan BEI secara e-Reporting pada
tanggal 20 Maret 2025.
Penyelenggaraan RUPST 11 April 2025
Ringkasan Publikasi Ringkasan Risalah RUPST diumumkan pada situs Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS dilakukan pada
Risalah (Hasil) web Bursa Efek Indonesia, situs web PT Kustodian situs web penyedia e-RUPS, situs web bursa efek dan
RUPST Sentral Efek Indonesia dan dan situs web Bank situs web Perusahaan Terbuka dalam Bahasa Indonesia
www.maybank.co.id pada tanggal 14 April 2025. dan bahasa asing, paling lambat 2 (dua) hari kerja
setelah RUPS diselenggarakan.
Laporan ke Bukti pengumuman disampaikan kepada OJK Bukti pengumuman ringkasan risalah RUPS wajib
Regulator (Pasar Modal dan Pengawas) dan BEI (e-Reporting) disampaikan ke OJK 2 (dua) hari kerja setelah
tanggal 14 April 2025. diumumkan.
Risalah RUPST Risalah RUPST disampaikan ke OJK pada tanggal 7 Risalah RUPS wajib disampaikan ke OJK paling lambat
Mei 2025. 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS diselenggarakan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 443
Page 446
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Proses Penyelenggaraan RUPST 11 April 2025
Tanggal dan Waktu Jumat, 11 April 2025 pukul 14.11 – 15.24 WIB
Tempat Function Room, Sentral Senayan III Lantai 28, Jalan Asia Afrika Nomor 8 Senayan Gelora Bung
Karno, Jakarta 10270
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan diselenggarakan secara fisik dan
elektronik dengan menggunakan Aplikasi Electronic General Meeting System KSEI (“Aplikasi
eASY.KSEI”) yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sesuai dengan
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang
Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Peraturan KSEI Nomor XI-B
tentang Tata Cara Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham secara Elektronik yang
Disertai dengan Pemberian Suara melalui Electronic General Meeting System KSEI (“eASY.
KSEI”), dan Pasal 11 ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan.
Sebagai pemenuhan ketentuan Pasal 27 POJK 15, Perseroan telah menyediakan alternatif
pemberian kuasa secara elektronik (e-Proxy) bagi pemegang saham untuk hadir dan
memberikan suara dalam Rapat melalui aplikasi eASY.KSEI.
Kuorum 60.226.880.733 saham (79,0221%) dari total 76.215.195.821 saham.
Pimpinan RUPST Dato’ Sri Khairussaleh Ramli selaku Presiden Komisaris, berdasarkan Keputusan Sirkulasi
Dewan Komisaris tertanggal 24 Februari 2025.
Kehadiran anggota Dewan Komisaris termasuk Dato’ Sri Khairussaleh Ramli selaku Pimpinan RUPST beserta seluruh anggota Dewan
Presiden Komisaris Komisaris lainnya hadir secara fisik dalam Rapat.
Kehadiran Ketua Komite Audit Bapak Achjar Iljas selaku Ketua Komite Audit hadir secara fisik dalam Rapat.
Kehadiran Ketua Komite Nominasi dan Bapak Hendar selaku Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi hadir secara fisik dalam
Remunerasi Rapat.
Kehadiran Ketua Komite Pemantau Risiko Bapak Hendar selaku Ketua Komite Pemantau Risiko hadir secara fisik dalam Rapat.
Kehadiran anggota Direksi termasuk Presiden Bapak Steffano Ridwan selaku Presiden Direktur, beserta Bapak Irvandi Ferizal, Bapak Effendi,
Direktur Bapak Ricky Antariksa, Bapak Bambang Andri Irawan, Bapak Shaiful Adhli Yazid, Ibu Yessika
Effendi, Bapak Romy Hardiansyah dan Bapak Bianto Surodjo masing-masing selaku Direktur
Perseroan hadir secara fisik dalam Rapat.
Kehadiran Dewan Pengawas Syariah Bapak M. Sa'ad Ih selaku Ketua Dewan Pengawas Syariah, Bapak Sodikun dan Bapak Ahmad
Satori masing-masing selaku Anggota Dewan Pengawas Syariah hadir secara fisik dalam
Rapat.
Kehadiran Direktur Kepatuhan Ibu Yessika Effendi selaku Direktur Kepatuhan hadir secara fisik dalam Rapat.
Pihak Independen untuk melakukan Notaris Aulia Taufani, S.H.
penghitungan kuorum dan pemungutan suara
keputusan RUPST
Jumlah pemegang saham yang mengajukan Setiap selesai menyampaikan pembahasan pada tiap-tiap Mata Acara Rapat, Pimpinan
pertanyaan dan/atau memberikan pendapat Rapat memberikan kesempatan kepada pemegang saham/kuasa pemegang saham untuk
mengajukan pertanyaan/menyatakan pendapat.
Terdapat pemegang saham/kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan
pada Mata Acara Pertama dan Keempat Rapat. Terhadap pertanyaan-pertanyaan yang
diajukan oleh pemegang saham/kuasa pemegang saham tersebut telah dijawab oleh
Direksi Perseroan di dalam Rapat. Detail mengenai pertanyaan-pertanyaan tersebut beserta
jawabannya telah dituangkan secara lengkap di dalam Risalah Rapat.
444 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 447
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mekanisme pengambilan keputusan RUPST Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara dengan cara lisan dan
elektronik.
Seluruh Mata Acara Rapat disetujui dengan suara terbanyak, dimana pengambilan
keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan.
Pada Mata Acara Pertama Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak 5.432.300 saham atau sebesar 0,0090%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat dan terdapat pemegang saham
dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 818.083
saham atau sebesar 0,0014% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Kedua Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.300 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Ketiga Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.000 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Keempat Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 818.383 saham atau sebesar 0,0014%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Kelima Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.300 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Keenam Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.000 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Ketujuh Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.000 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Pada Mata Acara Kedelapan Rapat, terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang
saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak 120.000 saham atau sebesar 0,0002%
dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Perhitungan suara dan validasi suara di dalam Rapat dilakukan oleh Notaris.
PROSES PERHITUNGAN SUARA RUPS TAHUNAN
Perhitungan suara dan prosedur pemungutan suara pada RUPS Tahunan Maybank Indonesia dijelaskan dalam Tata
Tertib RUPS Tahunan yang dibagikan kepada pemegang saham dan dibacakan oleh Pemandu Acara sebelum RUPS
Tahunan dimulai.
Pengungkapan perhitungan dan prosedur pemungutan suara secara lengkap dituangkan dalam Tata Tertib RUPST
yang diumumkan/diunggah dalam situs web Bursa Efek Indonesia, situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia dan
dan situs web Bank bersamaan dengan Pemanggilan RUPS Tahunan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 445
Page 448
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEPUTUSAN DAN REALISASI HASIL RUPST 2025
Bank melaksanakan RUPS Tahunan pada 11 April 2025 menghasilkan agenda dan keputusan sebagai berikut:
Mata Acara Pertama:
Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Realisasi
Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Terdapat 2 (dua) pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak
5.432.300 saham atau sebesar 0,0090% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
818.083 saham atau sebesar 0,0014% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.220.630.350 saham atau sebesar 99,9896% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020, suara abstain dianggap memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang
saham yang mengeluarkan suara, sehingga total suara setuju berjumlah 60.226.062.650 saham atau 99,9986% dari
total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.062.650 saham (99,9986%) telah
memutuskan untuk:
1. Menerima dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2024.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2024, dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro & Surja” (firma
anggota Ernst & Young Global Limited) sesuai dengan laporan No. 00075/2.1032/AU.1/07/0703-2/1/II/2025 tanggal 20
Februari 2025 dengan opini audit: “wajar dalam semua hal yang material”.
3. Mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk Tahun
Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
4. Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (“acquit et de charge”) kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama
Tahun Buku 2024, sepanjang tindakan pengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan
Perseroan Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2024, serta tidak melanggar praktek perbankan yang
sehat (prudent banking) dan tidak pula termasuk dalam kategori tindak pidana.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.220.630.350 saham 818.083 saham 5.432.300 saham
(99,9896%) (0,0014%) (0,0090%)
Mata Acara Kedua:
Realisasi
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
120.300 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.433 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.433 saham (99,9998%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui penggunaan laba bersih Tahun Buku 2024 yang telah disahkan dalam Mata Acara Pertama Rapat yaitu
sebesar Rp1.115.962.322.571,- (satu triliun – seratus lima belas miliar – Sembilan ratus enam puluh dua juta – tiga
ratus dua puluh dua ribu – lima ratus tujuh puluh satu rupiah), diperuntukkan sebagai berikut:
a) Sebesar 40% atau maksimal sebesar Rp446.385.329.029,- (empat ratus empat puluh enam miliar – tiga ratus
delapan puluh lima juta – tiga ratus dua puluh Sembilan ribu – dua puluh Sembilan rupiah) dibagikan sebagai
Dividen Tunai, atau sebesar Rp5,85691,- (lima rupiah - koma delapan lima enam Sembilan satu sen) per saham;
b) Sisanya sebesar 60% atau Rp669.577.993.542,- (enam ratus enam puluh sembilan miliar – lima ratus tujuh puluh
tujuh juta – Sembilan ratus Sembilan puluh tiga ribu – lima ratus empat puluh dua rupiah) ditetapkan sebagai
“Laba Ditahan” Perseroan.
2. Menyetujui pembagian dividen tunai Tahun Buku 2024 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Pemegang Saham yang berhak menerima dividen tunai Tahun Buku 2024 adalah pemegang saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 24 April 2025;
b) Dividen tunai akan dibayarkan pada tanggal 9 Mei 2025;
c) Direksi diberikan kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan
pembayaran dividen tunai tersebut, termasuk tapi tidak terbatas antara lain mengatur tata cara pembagian
dividen tunai tersebut serta mengumumkannya dengan memperhatikan peraturan Bursa yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.433 saham 120.300 saham Nihil
(99,9998%) (0,0002%)
446 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 449
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Ketiga:
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku Realisasi
2025 dan Penetapan Honorarium maupun persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
120.000 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.733 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.733 saham (99,9998%) telah
memutuskan untuk:
1. Menunjuk Saudara “Yasir” dan Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro dan Surja” (firma anggota Ernst &
Young Global Limited)” sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan
Perseroan tahun buku 2025.
2. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya honorarium
sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut, dengan syarat-syarat yang dianggap baik.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk melakukan segala sesuatunya berkenaan
dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik, termasuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti, dalam hal Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro dan Surja” karena sebab apapun tidak dapat
menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.733 saham 120.000 saham Nihil
(99,9998%) (0,0002%)
Mata Acara Keempat:
Realisasi
Penetapan Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2025
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
818.383 saham atau sebesar 0,0014% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.062.350 saham atau sebesar 99,9986% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.062.350 saham (99,9986%) telah
memutuskan untuk:
• Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Presiden Komisaris, untuk menetapkan Honorarium dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025; dengan memperhatikan usul dan rekomendasi
dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota
Dewan Komisaris dimaksud akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.062.350 saham 818.383 saham NIHIL
(99,9986%) (0,0014%)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 447
Page 450
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Kelima:
Pelimpahan Wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan:
Realisasi
• Gaji dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Direksi untuk Tahun Buku 2025, dan
• Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku 2025
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
120.300 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.433 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.433 saham (99,9998%) telah
memutuskan untuk:
1. Menetapkan besarnya Bonus Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024 sebesar Rp27.701.900.000,- (dua puluh tujuh
miliar tujuh ratus satu juta sembilan ratus ribu rupiah); dimana pelaksanaan pembagian, termasuk penetapan
besarnya Bonus masing-masing anggota Direksi maupun penetapan besarnya remunerasi yang bersifat variabel,
akan dilakukan dengan mengacu pada rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan, dengan
memperhatikan ketentuan yang berlaku tentang Pemberian Remunerasi Direksi. Besarnya Bonus Direksi tersebut
akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025.
2. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarnya Gaji dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Direksi untuk tahun buku 2025; dengan memperhatikan usul dan rekomendasi dari Komite
Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Gaji dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Direksi dimaksud
akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025.
3. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Honorarium dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku 2025; dengan memperhatikan usul dan
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya
bagi anggota Dewan Pengawas Syariah dimaksud akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun
buku 2025.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.433 saham 120.300 saham NIHIL
(99,9998%) (0,0002%)
Mata Acara Keenam:
Realisasi
Perubahan Susunan anggota pengurus Perseroan
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
120.000 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.733 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.733 saham (99,9998%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui pengakhiran masa jabatan Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris Perseroan, Dato’
Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris Perseroan dan Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen Perseroan,
yang masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak ditutupnya Rapat. Perseroan dengan ini menyampaikan
penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas pemikiran, kerja keras, serta jasa-jasa Dato’ Sri
Khairussaleh Ramli, Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid dan Bapak Achjar Iljas untuk kemajuan Perseroan, dengan
pemberian pelunasan dan tanggung jawab (acquit et de charge) untuk masa jabatan mereka sejak ditutupnya
Rapat, akan diberikan sepanjang tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan yang telah
disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2025.
2. Menyetujui pengakhiran masa jabatan Bambang Andri Irawan sebagai Direktur Perseroan, yang masa jabatannya
akan berakhir terhitung sejak ditutupnya Rapat. Perseroan dengan ini menyampaikan penghargaan dan ucapan
terima kasih setinggi-tingginya atas pemikiran, kerja keras, serta jasa-jasa Bapak Bambang Andri Irawan untuk
kemajuan Perseroan, dengan pemberian pelunasan dan tanggung jawab (acquit et de charge) untuk masa
jabatannya sejak ditutupnya Rapat, akan diberikan sepanjang tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan
Keuangan Perseroan yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku
2025.
3. Menyetujui untuk mengangkat kembali Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris Perseroan dan Dato’
Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris Perseroan, untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada
tahun 2028.
4. Menyetujui untuk mengangkat kembali Bambang Andri Irawan sebagai Direktur Perseroan, untuk masa jabatan
terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
yang akan dilaksanakan pada tahun 2028.
5. Menetapkan sejak ditutupnya Rapat, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
menjadi sebagai berikut:
448 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 451
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dewan Komisaris: Telah direalisasikan
- Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris pada tahun 2025
- Edwin Gerungan sebagai Komisaris
- Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris
- Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris
- Hendar sebagai Komisaris Independen
- Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen
- Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen
- Daniel James Rompas sebagai Komisaris Independen
Direksi:
- Steffano Ridwan sebagai Presiden Direktur
- Irvandi Ferizal sebagai Direktur
- Effendi sebagai Direktur
- Widya Permana sebagai Direktur
- Ricky Antariksa sebagai Direktur
- Bambang Andri Irawan sebagai Direktur
- Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur
- Yessika Effendi sebagai Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
- Romy Hardiansyah sebagai Direktur Unit Usaha Syariah
- Bianto Surodjo sebagai Direktur
Dewan Pengawas Syariah:
- M. Sa’ad Ih sebagai Ketua
- Sodikun sebagai Anggota
- Ahmad Satori sebagai Anggota
6. Menyetujui untuk melimpahkan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali dan/
atau menegaskan kembali dalam suatu akta Notaris (termasuk mengadakan perubahan dan/atau tambahan)
sehubungan dengan perubahan Anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan serta
memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi kepada Notaris untuk mengajukan
pendaftaran, memperoleh penerimaan pemberitahuan atau mengajukan persetujuan dari instansi yang
berwenang; Singkatnya melakukan segala tindakan lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang- undangan yang berlaku
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.733 saham 120.000 saham Nihil
(99,9998%) (0,0002%)
Mata Acara Ketujuh:
Realisasi
Pembagian Tugas dan Wewenang diantara anggota Direksi
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju yaitu sebanyak
120.000 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.733 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.733 saham (99,9998%) telah memutuskan
untuk:
· Menyetujui pembagian tugas dan wewenang diantara anggota Direksi untuk Tahun Buku 2025, diserahkan kepada
Direksi untuk ditetapkan melalui Keputusan Direksi.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.733 saham 120.000 saham Nihil
(99,9998%) (0,0002%)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 449
Page 452
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Kedelapan:
Persetujuan terhadap Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan, guna memenuhi Pasal 43 POJK Realisasi
Nomor 5 Tahun 2024
Pengambilan keputusan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2025
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju yaitu sebanyak
120.000 saham atau sebesar 0,0002% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.226.760.733 saham atau sebesar 99,9998% dari total seluruh
saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.226.760.733 saham (99,9998%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Perseroan sebagaimana dokumen pengkinian
Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang telah disampaikan Direksi Perseroan kepada OJK melalui Surat
tertanggal 29 November 2024, beserta penyesuaian lebih lanjut yang diperlukan sejalan dengan evaluasi OJK,
yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris Perseroan pada tanggal 18 Oktober 2024;
2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan untuk menjalankan seluruh
tindakan yang diperlukan dalam melaksanakan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) sesuai ketentuan yang
berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.226.760.733 saham 120.000 saham Nihil
(99,9998%) (0,0002%)
KEPUTUSAN DAN REALISASI HASIL RUPST & RUPSLB TAHUN SEBELUMNYA
Seluruh keputusan hasil RUPS tahun sebelumnya yaitu RUPS Tahunan pada tanggal 1 April 2024 dan RUPS Luar Biasa
pada tanggal 27 September 2024 telah direalisasikan pada tahun 2024.
Adapun informasi mengenai keputusan dan realisasi RUPST dan RUPSLB 2024 dijelaskan pada pembahasan di bawah
ini.
Keputusan dan Realisasi RUPST tahun 2024 tanggal 1 April 2024
Mata Acara Pertama:
Persetujuan Laporan Tahunan Perseroan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Realisasi
Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak
5.432.300 saham atau sebesar 0,009019% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.228.388.126 saham atau sebesar 99,990981% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020, suara abstain dianggap memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang
saham yang mengeluarkan suara, sehingga total suara setuju berjumlah 60.233.820.426 saham atau 100% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menerima dan menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan tanggal 31 Desember 2023, dan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal tersebut, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro & Surja” (firma
anggota Ernst & Young Global Limited) sesuai dengan laporan No. 00073/2.1032/AU.1/07/0703-1/1/II/2024 tanggal 23
Februari 2024 dengan opini audit: ”wajar dalam semua hal yang material”.
3. Mengesahkan laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk Tahun
Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
4. Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (“acquit et de charge”) kepada anggota
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama
Tahun Buku 2023, sepanjang tindakan pengurusan dan pengawasan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan
Perseroan Tahun Buku yang berakhir tanggal 31 Desember 2023, serta tidak melanggar praktek perbankan yang
sehat (prudent banking) dan tidak pula termasuk dalam kategori tindak pidana.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.228.388.126 Nihil 5.432.300 saham
(99,990981%) (0,009019%)
450 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 453
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Kedua:
Realisasi
Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak 100
saham atau sebesar 0,000001% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.233.820.326 saham atau sebesar 99,999999% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020, suara abstain dianggap memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang
saham yang mengeluarkan suara, sehingga total suara setuju berjumlah 60.233.820.426 saham atau 100% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui penggunaan laba bersih Tahun Buku 2023 yang telah disahkan dalam Mata Acara Pertama Rapat yaitu
sebesar Rp1.743.406.226.869,- (satu triliun – tujuh ratus empat puluh tiga miliar – empat ratus enam juta – dua ratus
dua puluh enam ribu – delapan ratus enam puluh sembilan rupiah), diperuntukkan sebagai berikut:
a) Sebesar 45% atau maksimal sebesar Rp784.532.802.091,- (tujuh ratus delapan puluh empat miliar - lima ratus
tiga puluh dua juta- delapan ratus dua ribu - sembilan puluh satu rupiah) dibagikan sebagai Dividen Tunai, atau
sebesar Rp10,29365,- (sepuluh rupiah - koma dua sembilan tiga enam lima sen) per saham;
b) Sisanya sebesar 55% atau Rp958.873.424.778,- (sembilan ratus lima puluh delapan miliar - delapan ratus tujuh
puluh tiga juta - empat ratus dua puluh empat ribu - tujuh ratus tujuh puluh delapan rupiah) ditetapkan sebagai
“Laba Ditahan” Perseroan.
2. Menyetujui pembagian dividen tunai Tahun Buku 2023 dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
a) Pemegang Saham yang berhak menerima dividen tunai Tahun Buku 2023 adalah pemegang saham yang
namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 19 April 2024;
b) Dividen tunai akan dibayarkan pada tanggal 30 April 2024;
c) Direksi diberikan kuasa dan wewenang untuk menetapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan
pembayaran dividen tunai tersebut, termasuk tapi tidak terbatas antara lain mengatur tata cara pembagian
dividen tunai tersebut serta mengumumkannya dengan memperhatikan peraturan Bursa yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.326 saham Nihil 100 saham
(99,999999%) (0,000001%)
Mata Acara Ketiga:
Penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku Realisasi
2024 dan Penetapan Honorarium maupun persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut
Pengambilan keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menunjuk Saudara “Yasir” dan Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro dan Surja” (firma anggota Ernst &
Young Global Limited)” sebagai Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan
Perseroan tahun buku 2024.
2. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besarnya honorarium
sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik tersebut, dengan syarat-syarat yang dianggap baik.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan untuk melakukan segala sesuatunya berkenaan
dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik, termasuk menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik
Pengganti, dalam hal Kantor Akuntan Publik “Purwantono, Sungkoro dan Surja” karena sebab apapun tidak dapat
menyelesaikan audit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2024.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.426 saham Nihil Nihil
(100%)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 451
Page 454
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Keempat:
Realisasi
Penetapan Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi Dewan Komisaris untuk Tahun Buku 2024
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak 100
saham atau sebesar 0,000001% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
13.400 saham atau sebesar 0,000022% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.233.806.926 saham atau sebesar 99,999978% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020, suara abstain dianggap memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang
saham yang mengeluarkan suara, sehingga total suara setuju berjumlah 60.233.807.026 saham atau 99,999978% dari
total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.233.807.026 saham (99,999978%) telah
memutuskan untuk:
• Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Presiden Komisaris, untuk menetapkan Honorarium dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Dewan Komisaris untuk tahun buku 2024; dengan memperhatikan usul dan rekomendasi
dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota
Dewan Komisaris dimaksud akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.807.026 saham 13.400 saham 100 saham
(99,999978%) (0,000022%) (0,000001%)
Mata Acara Kelima:
Pelimpahan Wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan:
Realisasi
• Gaji dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Direksi untuk Tahun Buku 2024, dan
• Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku 2024
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain, yaitu sebanyak 100
saham atau sebesar 0,000001% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Pemegang saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.233.820.326 saham atau sebesar 99,999999% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Sesuai dengan ketentuan Pasal 12 ayat 7 Anggaran Dasar Perseroan dan Pasal 47 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 15/POJK.04/2020, suara abstain dianggap memberikan suara yang sama dengan suara mayoritas pemegang
saham yang mengeluarkan suara, sehingga total suara setuju berjumlah 60.233.820.426 saham atau 100% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menetapkan besarnya Bonus Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023 sebesar Rp34.795.000.000,00 (tiga puluh
empat miliar tujuh ratus sembilan puluh lima juta rupiah); dimana pelaksanaan pembagian, termasuk penetapan
besarnya Bonus masing-masing anggota Direksi maupun penetapan besarnya remunerasi yang bersifat variabel,
akan dilakukan dengan mengacu pada rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan, dengan
memperhatikan ketentuan yang berlaku tentang Pemberian Remunerasi Direksi. Besarnya Bonus Direksi tersebut
akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
2. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarnya Gaji dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Direksi untuk tahun buku 2024; dengan memperhatikan usul dan rekomendasi dari Komite
Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Gaji dan/atau Tunjangan Lainnya bagi anggota Direksi dimaksud
akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
3. Menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Honorarium dan/atau Tunjangan
Lainnya bagi anggota Dewan Pengawas Syariah untuk tahun buku 2024; dengan memperhatikan usul dan
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan. Besarnya Honorarium dan/atau Tunjangan Lainnya
bagi anggota Dewan Pengawas Syariah dimaksud akan dicantumkan dalam Laporan Tahunan Perseroan tahun
buku 2024.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.326 saham Nihil 100 saham
(99,999999%) (0,000001%)
452 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 455
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Keenam:
Realisasi
Perubahan Susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
Pengambilan keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui pengakhiran masa jabatan Budhi Dyah Sitawati sebagai Komisaris Independen Perseroan, Datuk
Lim Hong Tat sebagai Komisaris Perseroan dan Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen Perseroan,
yang masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak ditutupnya Rapat. Perseroan dengan ini menyampaikan
penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas pemikiran, kerja keras, serta jasa-jasa Ibu Budhi
Dyah Sitawati, Bapak Datuk Lim Hong Tat dan Bapak Putut Eko Bayuseno untuk kemajuan Perseroan, dengan
pemberian pelunasan dan tanggung jawab (acquit et de charge) untuk masa jabatan mereka sejak ditutupnya
Rapat ini, akan diberikan sepanjang tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan yang
telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
2. Menyetujui pengakhiran masa jabatan Taswin Zakaria sebagai Presiden Direktur Perseroan, Thilagavathy Nadason
sebagai Direktur Perseroan, Muhamadian sebagai Direktur Perseroan, Irvandi Ferizal sebagai Direktur Perseroan dan
Widya Permana sebagai Direktur Perseroan, yang masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak ditutupnya Rapat.
Perseroan dengan ini menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas pemikiran,
kerja keras, serta jasa-jasa Bapak Taswin Zakaria, Ibu Thilagavathy Nadason, Bapak Muhamadian, Bapak Irvandi
Ferizal dan Bapak Widya Permana untuk kemajuan Perseroan, dengan pemberian pelunasan dan tanggung jawab
(acquit et de charge) untuk masa jabatan mereka sejak ditutupnya Rapat ini, akan diberikan sepanjang tercermin
dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
3. Menyetujui pengakhiran masa jabatan Abdul Jabar Majid sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan,
yang masa jabatannya akan berakhir terhitung sejak ditutupnya Rapat. Perseroan dengan ini menyampaikan
penghargaan dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas pemikiran, kerja keras, serta jasa-jasa Bapak Abdul
Jabar Majid untuk kemajuan Unit Usaha Syariah Perseroan, dengan pemberian pelunasan dan tanggung jawab
(acquit et de charge) untuk masa jabatannya sejak ditutupnya Rapat ini, akan diberikan sepanjang tercermin
dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2024.
4. Menyetujui untuk mengangkat kembali Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris Perseroan dan Putut Eko Bayuseno
sebagai Komisaris Independen Perseroan, untuk masa jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
5. Menyetujui untuk mengangkat kembali Irvandi Ferizal dan Widya Permana sebagai Direktur Perseroan, untuk masa
jabatan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
6. Menyetujui Muhammad Anwar Ibrahim tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai Ketua
Dewan Pengawas Syariah Perseroan sampai dengan pengganti beliau diangkat dan ditetapkan oleh Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan.
7. Menyetujui Mohammad Bagus Teguh Perwira tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai
Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan, sampai dengan anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan yang
diangkat dalam Rapat Umum Pemegang Saham ini telah efektif menjalankan jabatan dan kewenangannya setelah
memenuhi semua persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
8. Menyetujui untuk mengangkat:
a. Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat ini
dan setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
b. Steffano Ridwan, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk diangkat sebagai Presiden Direktur
Perseroan, untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat ini dan setelah diperolehnya persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
yang akan dilaksanakan pada tahun 2027. Selama persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan belum diperoleh,
maka Steffano Ridwan tetap menjabat sebagai Direktur Perseroan dan juga akan merangkap sebagai Pejabat
Sementara Presiden Direktur Perseroan, dan bilamana pengangkatan beliau sebagai Presiden Direktur Perseroan
tidak disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan, maka Steffano Ridwan akan tetap menjabat sebagai Direktur
Perseroan, dengan masa jabatan sesuai dengan pengangkatan beliau sebagai Presiden Direktur Perseroan, yaitu
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan
pada tahun 2027.
c. Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat ini dan setelah
diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
d. Yessika Effendi sebagai Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan Perseroan untuk masa jabatan efektif
secepat- cepatnya sejak tanggal 3 Juni 2024 dan setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan,
sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada
tahun 2027. Selama persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan belum diperoleh, maka Irvandi Ferizal, yang saat ini
menjabat sebagai Direktur Perseroan akan merangkap sebagai Pejabat Sementara Direktur yang Membawahkan
Fungsi Kepatuhan Perseroan, sampai dengan diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan atas
pengangkatan Yessika Effendi sebagai Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan Perseroan.
e. Romy Hardiansyah sebagai Direktur Unit Usaha Syariah Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya
Rapat ini dan setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan, sampai dengan ditutupnya Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
f. Dr. K.H. Sodikun, M.Si, M.E. sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak
ditutupnya Rapat ini dan setelah memenuhi semua persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang
berlaku, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan
pada tahun 2027.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 453
Page 456
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
9. Menetapkan sejak ditutupnya Rapat ini, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris
- Edwin Gerungan sebagai Komisaris
- Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris
- Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris
- Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen
- Hendar sebagai Komisaris Independen
- Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen
- Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen*)
Direksi:
- Steffano Ridwan sebagai Presiden Direktur*)
- Irvandi Ferizal sebagai Direktur
- Effendi sebagai Direktur
- Widya Permana sebagai Direktur
- Ricky Antariksa sebagai Direktur
- Bambang Andri Irawan sebagai Direktur
- Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur*)
- Yessika Effendi sebagai Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan*)
- Romy Hardiansyah sebagai Direktur Unit Usaha Syariah*)
Dewan Pengawas Syariah:
- Muhammad Anwar Ibrahim sebagai Ketua**)
- Mohammad Bagus Teguh Perwira sebagai Anggota***)
- Dr. K.H. Sodikun, M.Si., M.E. sebagai Anggota****)
Dengan ketentuan bahwa:
*) Pengangkatan Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen Perseroan, Steffano Ridwan sebagai Presiden
Direktur Perseroan, Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur Perseroan, Yessika Effendi sebagai Direktur yang
Membawahkan Fungsi Kepatuhan Perseroan dan Romy Hardiansyah sebagai Direktur Unit Usaha Syariah
Perseroan, akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Dengan
demikian pengangkatan yang akan berlaku bagi mereka adalah sesuai dengan keputusan dari Otoritas Jasa
Keuangan.
**) Muhammad Anwar Ibrahim tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah Perseroan sampai dengan pengganti beliau diangkat dan ditetapkan oleh Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan.
***) Mohammad Bagus Teguh Perwira tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai Anggota
Dewan Pengawas Syariah Perseroan, sampai dengan Dr. K.H. Sodikun M.Si., M.E. yang diangkat dalam Rapat
Umum Pemegang Saham ini telah efektif menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai Dewan Pengawas
Syariah Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
****) Pengangkatan Dr. K.H. Sodikun, M.Si., M.E. sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan akan
berlaku efektif setelah memenuhi semua persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
Dengan demikian pengangkatan yang akan berlaku baginya adalah setelah memenuhi semua persyaratan
berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
10. Menyetujui untuk melimpahkan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali dan/
atau menegaskan kembali dalam suatu akta Notaris (termasuk mengadakan perubahan dan/atau tambahan)
sehubungan dengan perubahan Anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
serta memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi kepada Notaris untuk mengajukan
pendaftaran, memperoleh penerimaan pemberitahuan atau mengajukan persetujuan dari instansi yang
berwenang; Singkatnya melakukan segala tindakan lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.426 saham Nihil Nihil
(100%)
Mata Acara Ketujuh:
Realisasi
Pembagian Tugas dan Wewenang diantara anggota Direksi
Pengambilan keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
• Menyetujui pembagian tugas dan wewenang diantara anggota Direksi untuk Tahun Buku 2024, diserahkan kepada
Direksi untuk ditetapkan melalui Keputusan Direksi.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.426 saham (100%) Nihil Nihil
454 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 457
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Mata Acara Kedelapan:
Persetujuan terhadap Pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan, guna memenuhi Pasal 31 POJK Nomor 14/ Realisasi
POJK.03/2017
Pengambilan keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 60.233.820.426 saham (100%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui pengkinian Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan sebagaimana dokumen pengkinian Rencana Aksi
(Recovery Plan) yang telah disampaikan Direksi Perseroan kepada OJK melalui Surat tertanggal 31 Oktober 2023,
beserta penyesuaian lebih lanjut terkait Trigger Levels yang telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris
Perseroan tanggal 23 Februari 2024.
2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan untuk menjalankan seluruh tindakan
yang diperlukan dalam melaksanakan Rencana Aksi (Recovery Plan) sesuai ketentuan yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.820.426 saham Nihil Nihil
(100%)
Mata Acara Kesembilan:
Realisasi
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan
Pengambilan keputusan dilakukan dengan pemungutan suara secara lisan, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju, yaitu sebanyak
13.400 saham atau sebesar 0,000022% dari total seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat;
Pemegang Saham yang menyatakan setuju sebanyak 60.233.807.026 saham atau sebesar 99,999978% dari total
seluruh saham yang sah yang hadir dalam Rapat.
Dengan demikian, Rapat dengan suara terbanyak, yaitu sejumlah 60.233.807.026 saham (99,999978%) telah
memutuskan untuk:
1. Menyetujui perubahan beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Perseroan, yaitu sebagai berikut:
• Pasal 15 tentang Direksi
• Pasal 16 tentang Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Direksi
• Pasal 18 tentang Dewan Komisaris
• Pasal 19 tentang Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang Dewan Komisaris
• Pasal 20 tentang Rapat Dewan Komisaris
• Pasal 22 tentang Dewan Pengawas Syariah
2. Menyetujui untuk melimpahkan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali dan/
atau menegaskan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu Akta Notaris (termasuk mengadakan
perubahan dan/atau tambahan) sehubungan dengan perubahan pasal-pasal dalam Anggaran Dasar Perseroan
tersebut, serta memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi kepada Notaris
untuk mengajukan pendaftaran, memperoleh penerimaan pemberitahuan atau mengajukan persetujuan dari
instansi yang berwenang; Singkatnya melakukan segala tindakan lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan
Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
60.233.807.026 saham 13.400 saham Nihil
(99,999978%) (0,000022%)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 455
Page 458
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Keputusan dan Realisasi RUPSLB tahun 2024 tanggal 27 September 2024
Mata Acara Tunggal:
Realisasi
Perubahan Susunan pengurus Perseroan
Pengambilan keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana: Telah direalisasikan
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat; pada tahun 2024
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan abstain;
- Tidak terdapat pemegang saham dan/atau kuasa pemegang saham yang menyatakan tidak setuju;
Dengan demikian seluruh pemegang saham yang hadir atau sejumlah 74.181.837.878 saham (100%) telah memutuskan
untuk:
1. Menyetujui untuk mengangkat:
a. Daniel James Rompas sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya
Rapat dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
b. Bianto Surodjo sebagai Direktur Perseroan untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat dan setelah
diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
c. M. Sa’ad Ih sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan, sesuai dengan rekomendasi dari Dewan Syariah
Nasional Majelis Ulama Indonesia dalam Surat Nomor U-0609/DSNMUI/IX/2024 tanggal 2 September 2024, untuk
masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator terkait, sampai
dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan pada tahun
2027.
d. Ahmad Satori sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan, sesuai dengan rekomendasi dari Dewan
Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dalam Surat Nomor U-0609/DSN-MUI/IX/2024 tanggal 2 September
2024, untuk masa jabatan efektif sejak ditutupnya Rapat dan setelah diperolehnya persetujuan dari Regulator
terkait, sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan dilaksanakan
pada tahun 2027.
2. Menetapkan sejak ditutupnya Rapat, susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
- Dato’ Sri Khairussaleh Ramli sebagai Presiden Komisaris
- Edwin Gerungan sebagai Komisaris
- Datuk Lim Hong Tat sebagai Komisaris
- Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid sebagai Komisaris
- Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen
- Hendar sebagai Komisaris Independen
- Putut Eko Bayuseno sebagai Komisaris Independen
- Marina R. Tusin sebagai Komisaris Independen
- Daniel James Rompas sebagai Komisaris Independen1)
Direksi:
- Steffano Ridwan sebagai Presiden Direktur
- Irvandi Ferizal sebagai Direktur
- Effendi sebagai Direktur
- Widya Permana sebagai Direktur
- Ricky Antariksa sebagai Direktur
- Bambang Andri Irawan sebagai Direktur
- Shaiful Adhli Yazid sebagai Direktur
- Yessika Effendi sebagai Direktur yang Membawahkan Fungsi Kepatuhan
- Romy Hardiansyah sebagai Direktur Unit Usaha Syariah
- Bianto Surodjo sebagai Direktur1)
Dewan Pengawas Syariah:
- Muhammad Anwar Ibrahim sebagai Ketua2)
- M. Sa’ad Ih sebagai Ketua4)
- Mohammad Bagus Teguh Perwira sebagai Anggota3)
- Sodikun sebagai Anggota4)
- Ahmad Satori sebagai Anggota4)
456 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 459
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dengan ketentuan bahwa:
1) Pengangkatan Daniel James Rompas sebagai Komisaris Independen Perseroan dan Bianto Surodjo sebagai
Direktur Perseroan akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari Regulator terkait. Dengan demikian
pengangkatan yang akan berlaku bagi mereka adalah sesuai dengan keputusan dari Regulator terkait.
2) Muhammad Anwar Ibrahim tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah Perseroan, sampai dengan M. Sa’ad Ih yang diangkat dalam Rapat telah efektif menjalankan
jabatan dan kewenangan sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan setelah memenuhi semua
persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
3) Mohammad Bagus Teguh Perwira tetap dapat melaksanakan jabatan dan kewenangannya sebagai
Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan, sampai dengan Sodikun telah efektif menjalankan jabatan dan
kewenangan sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan setelah memenuhi semua persyaratan
berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
4) Pengangkatan M. Sa’ad Ih sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan dan Sodikun serta Ahmad Satori
sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah Perseroan akan berlaku efektif setelah memenuhi semua persyaratan
berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Dengan demikian pengangkatan yang akan berlaku baginya
adalah setelah memenuhi semua persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.
3. Menyetujui untuk melimpahkan wewenang dan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan kembali dan/
atau menegaskan kembali dalam suatu akta Notaris (termasuk mengadakan perubahan dan/atau tambahan)
sehubungan dengan perubahan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Dewan Pengawas Syariah Perseroan
serta memberikan wewenang dan kuasa kepada Direksi dengan hak substitusi kepada Notaris untuk mengajukan
pendaftaran, memperoleh penerimaan pemberitahuan atau mengajukan persetujuan dari instansi yang
berwenang; Singkatnya melakukan segala tindakan lainnya yang diperlukan sesuai dengan ketentuan Anggaran
Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan Suara
Setuju Tidak Setuju Abstain
74.181.837.878 saham Nihil Nihil
(100%)
PERNYATAAN TERKAIT KEPUTUSAN RUPS YANG BELUM TEREALISASI
Maybank Indonesia telah melaksanakan seluruh Keputusan RUPS Tahunan 2025 serta Keputusan RUPS Tahunan dan
Luar Biasa 2024, sehingga dalam Laporan Tahunan ini tidak ada informasi mengenai alasan dalam hal terdapat
keputusan yang belum direalisasikan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 457
Page 460
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
DEWAN KOMISARIS
Dewan Komisaris merupakan organ Tata Kelola Bank DASAR HUKUM
yang bertanggung jawab untuk melaksanakan fungsi Dewan Komisaris dibentuk berdasarkan pada beberapa
pengawasan secara menyeluruh dan/atau khusus sesuai ketentuan meliputi:
dengan ketentuan Anggaran Dasar serta peraturan 1. Undang Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan
perundang-undangan yang berlaku, serta memberikan Terbatas.
nasihat kepada Direksi dalam pelaksanaan tugas dan 2. Undang Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan
tanggung jawabnya. Dewan Komisaris secara aktif sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang
memastikan efektivitas penerapan prinsip Tata Kelola No. 10 tahun 1998;
Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) 3. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
dalam seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
tingkatan organisasi. 4. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit;
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa 5. POJK No. 45/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata
Keuangan (OJK) mengenai penerapan Tata Kelola bagi Kelola dalam Pemberian Remunerasi bagi Bank
Bank Umum, Dewan Komisaris dalam melaksanakan Umum;
tugas dan tanggung jawabnya wajib membentuk 6. POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
komite-komite yang mendukung pelaksanaan fungsi Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
pengawasan secara efektif. Komite-komite tersebut Lembaga Jasa Keuangan;
terdiri dari Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite 7. SEOJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian
Nominasi dan Remunerasi, serta Komite Tata Kelola Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon Pemegang
Terintegrasi. Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon
Anggota Dewan Komisaris Bank;
Sebagai bagian dari penguatan penerapan Tata Kelola 8. POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
Perusahaan yang Baik serta inisiatif strategis Perseroan, Manajemen Risiko bagi Bank Umum;
Maybank Indonesia juga membentuk komite tambahan, 9. SEOJK No.13/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata
antara lain Komite Whistleblowing Governance dan Kelola bagi Bank Umum;
Komite Pemantau Teknologi Informasi, guna memastikan 10. POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi
efektivitas pengawasan di bidang etika, kepatuhan, serta Kepatuhan Bank Umum;
pemanfaatan teknologi informasi. 11. POJK No. 12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum;
12. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Anggota Dewan Komisaris diangkat melalui Rapat Umum bagi Bank Umum;
Pemegang Saham (RUPS) dengan memperhatikan 13. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Penerapan Tata
rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi. Kelola Bagi Bank Umum
Seluruh anggota Dewan Komisaris Maybank Indonesia 14. Anggaran Dasar Maybank Indonesia; dan
telah dinyatakan lulus Penilaian Kemampuan dan 15. Ketentuan terkait lainnya.
Kepatutan (Fit and Proper Test) oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), sehingga memenuhi kriteria yang
dipersyaratkan, yaitu memiliki integritas, kompetensi,
serta reputasi keuangan yang memadai.
Dewan Komisaris Maybank Indonesia berkomitmen untuk
senantiasa menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang
Baik (Good Corporate Governance) secara konsisten
dan transparan, serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip
etika dan moral dalam pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya.
458 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 461
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DEWAN SUSUNAN KOMPOSISI DAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS KOMISARIS
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Berdasarkan Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023 tentang
Dewan Komisaris memiliki Pedoman dan Tata Tertib Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Bank wajib
Kerja Dewan Komisaris yang menjadi acuan dalam memiliki anggota Dewan Komisaris dengan jumlah
pelaksanaan fungsi pengawasan. Pedoman tersebut paling sedikit 3 (tiga) orang dan paling banyak sama
secara berkala dievaluasi dan diperbarui dengan dengan jumlah anggota Direksi dan sekurang-kurangnya
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang 50% dari anggota Dewan Komisaris merupakan
berlaku di Republik Indonesia serta praktik Tata Kelola Komisaris Independen serta paling sedikit 1 (satu)
Perusahaan yang Baik. orang wajib berdomisili di Indonesia. Penggantian dan/
atau pengangkatan anggota Dewan Komisaris telah
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris bersifat memperhatikan rekomendasi Komite Nominasi dan
mengikat bagi seluruh anggota Dewan Komisaris, guna Remunerasi.
memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan dilakukan
secara efisien, efektif, transparan, independen, dan Pada tahun 2025, jumlah dan komposisi Dewan Komisaris
akuntabel. Maybank Indonesia telah memenuhi semua ketentuan
yang berlaku sebagaimana di bawah ini:
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris terakhir 1. Terdiri dari lebih dari 3 (tiga) orang yaitu 8 (delapan)
kali diperbarui pada 28 Februari 2024. orang dan tidak melebihi jumlah Direksi yang mana
saat ini jumlah anggota Direksi Bank adalah 10
Dasar Penyusunan Pedoman Dewan Komisaris adalah (sepuluh) orang;
sebagai berikut: 2. Dipimpin oleh Presiden Komisaris;
1. Undang-undang No. 40 tahun 2007 mengenai 3. 5 (lima) orang anggota Dewan Komisaris Bank
Perseroan Terbatas;. berdomisili di Indonesia;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/ 4. 50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris Bank
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen;
Emiten atau Perusahaan Publik; 5. Lebih dari 50% anggota Dewan Komisaris merupakan
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 Warga Negara Indonesia.
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum;
4. Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Selaras dengan prinsip ASEAN CG komposisi Dewan
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum Komisaris Maybank Indonesia adalah sebagai berikut:
5. Anggaran Dasar Perseroan berikut perubahannya. 1. 1 (satu) orang anggota Dewan Komisaris wanita yang
merupakan Komisaris Independen (minimum 1 (satu)
Kerangka dari Pedoman Dewan Komisaris mengatur orang Komisaris Independen wanita).
berbagai hal, antara lain: 2. Anggota Dewan Komisaris berjumlah 8 (delapan)
1. Struktur Tata Kelola orang (sesuai dengan prinsip ASEAN CG minimum 5
2. Persyaratan Keanggotaan (lima) orang dan maksimum 12 (dua belas) orang).
3. Masa Tunggu (Cooling Off) 3. Dari sisi keahlian, mayoritas anggota Dewan Komisaris
4. Batasan Rangkap Jabatan Anggota Dewan Komisaris memiliki pengalaman kerja di bidang perbankan.
5. Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris
6. Masa Jabatan Anggota Dewan Komisaris Susunan anggota Dewan Komisaris Bank pada tahun
7. Pengunduran Diri Anggota Dewan Komisaris 2025 sebagai berikut:
8. Berakhirnya Masa Jabatan Anggota Dewan Komisaris
9. Independensi Dan Benturan Kepentingan Nama Komisaris Jabatan
10. Tugas, Tanggung Jawab Dan Wewenang Dewan
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Presiden Komisaris
Komisaris
11, Pembentukan Komite-komite Hendar Komisaris Independen
12. Presiden Komisaris Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen
13. Nilai-Nilai Etika Anggota Dewan Komisaris
Marina R. Tusin Komisaris Independen
14. Proses Pengambilan Keputusan Dewan Komisaris
15. Pola hubungan kerja Dewan Komisaris dan Direksi Daniel James Rompas Komisaris Independen
16. Pertanggungjawaban dewan komisaris Edwin Gerungan Komisaris
17. Program pelatihan
Datuk Lim Hong Tat Komisaris
18. Evaluasi Efektivitas Kinerja Dewan Komisaris (Board of
Commissioners Effectiveness Evaluation) Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Komisaris
Hamid
19. Remunerasi
20. Pelaporan dan Pertanggung Jawaban
21. Sekretaris Perusahaan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 459
Page 462
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN 6. Melalui keberadaan komite-komite tersebut, Dewan
KOMISARIS Komisaris melakukan penilaian atas laporan audit
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris diatur internal dan eksternal, memberikan arahan, serta
dalam Pasal 19 Anggaran Dasar Maybank Indonesia. memastikan Direksi menindaklanjuti temuan audit
Dalam pelaksanaan fungsi pengawasan, Dewan dan rekomendasi yang berasal dari SKAI, auditor
Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab antara lain eksternal, hasil pengawasan Bank Indonesia dan/atau
sebagai berikut: Otoritas Jasa Keuangan serta otoritas lainnya. Dewan
1. Melaksanakan pengawasan atas kebijakan Komisaris juga memberikan pendapat dan arahan
pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, terkait sistem pengelolaan sumber daya manusia
baik terkait Perseroan maupun kegiatan usaha serta penerapan sistem pengendalian risiko Bank.
Perseroan, serta memberikan nasihat kepada Direksi 7. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung
untuk kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud jawab secara tanggung renteng atas kerugian
dan tujuan Perseroan. Bank yang timbul akibat kesalahan atau kelalaian
2. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib melaksanakan dalam pelaksanaan tugasnya, kecuali apabila dapat
tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik, membuktikan bahwa:
penuh tanggung jawab, serta kehati-hatian. - telah melakukan pengawasan dengan itikad
3. Pelaksanaan fungsi pengawasan dilakukan antara baik dan kehati-hatian untuk kepentingan
lain melalui rapat berkala antara Dewan Komisaris Perseroan serta sesuai dengan maksud dan tujuan
dan Direksi, serta melalui laporan yang disampaikan Perseroan;
oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), Komite Audit, - tidak memiliki kepentingan pribadi, baik
Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi dan langsung maupun tidak langsung, atas tindakan
Remunerasi, Direktur Kepatuhan, maupun sarana pengurusan Direksi yang mengakibatkan kerugian;
komunikasi tertulis lainnya. dan
4. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris wajib - telah memberikan nasihat kepada Direksi untuk
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian
(RUPS) Tahunan dan/atau RUPS Lainnya sesuai tersebut.
dengan kewenangannya sebagaimana diatur 8. Secara aktif memastikan penerapan prinsip-prinsip
dalam Anggaran Dasar dan peraturan perundang- Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
undangan yang berlaku. Governance) dalam setiap kegiatan usaha Bank pada
5. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan seluruh tingkatan organisasi.
tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris 9. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
membentuk komite-komite di tingkat Dewan pelaksanaan kebijakan strategis bisnis Bank
Komisaris serta memastikan bahwa komite-komite secara menyeluruh agar sejalan dengan peraturan
tersebut menjalankan tugasnya secara efektif. Dewan perundang-undangan, Anggaran Dasar, serta
Komisaris juga melakukan evaluasi atas kinerja keputusan RUPS, serta untuk menghindari terjadinya
komite-komite tersebut setiap akhir tahun buku benturan kepentingan.
melalui kerangka kerja Board of Commissioners (BOC) 10. Memberikan pendapat dan arahan kepada Direksi
and BOC Committees Effectiveness Evaluation (BEE). terkait penetapan visi, misi, budaya kerja, dan nilai-
Komite-komite di tingkat Dewan Komisaris meliputi: nilai Bank.
- Komite Audit 11. Tidak terlibat dalam pengambilan keputusan
- Komite Pemantau Risiko operasional Bank, kecuali dalam hal penyediaan dana
- Komite Nominasi dan Remunerasi kepada pihak terkait atau hal-hal lain yang ditetapkan
- Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam Anggaran Dasar dan/atau peraturan
- Komite Investigation and Whistleblowing perundang-undangan dalam rangka pelaksanaan
Governance fungsi pengawasan.
- Komite Pemantau Informasi dan Teknologi 12. Memastikan manajemen senior senantiasa
Informasi lebih lanjut mengenai komite-komite memelihara dan memperbarui sistem pengendalian
tersebut diuraikan pada bagian Komite-Komite internal guna menjamin efektivitas dan efisiensi
Tingkat Dewan Komisaris. pengendalian operasional, keuangan, serta
kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang
berlaku.
460 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 463
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
13. Wajib menyampaikan laporan kepada Regulator 7. Presiden Komisaris menunjukkan standar
paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak ditemukannya tertinggi praktik tata kelola perusahaan dan
pelanggaran peraturan perundang-undangan memastikan bahwa praktik-praktik ini secara
di bidang keuangan dan perbankan, serta teratur dikomunikasikan kepada para pemangku
apabila terdapat kondisi atau indikasi yang dapat kepentingan;
membahayakan kelangsungan usaha Bank. 8. Presiden Komisaris memimpin jalannya Rapat Umum
14. Menyediakan waktu yang memadai untuk Pemegang Saham Perseroan;
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya 9. Presiden Komisaris dapat memanggil/mengadakan
secara optimal serta berpartisipasi dalam program Rapat Dewan Komisaris atau Rapat Dewan Komisaris
peningkatan kompetensi dan keahlian. bersama Direksi setiap waktu bilamana dianggap
15. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugas perlu oleh Presiden Komisaris dan berhak menentukan
pengawasan selama tahun buku sebelumnya dalam jangka waktu lain terkait dengan cara pemanggilan
Laporan Tahunan yang disampaikan oleh Direksi pada Rapat Dewan Komisaris maupun Rapat Dewan
RUPS. Komisaris bersama dengan Direksi;
16. Memberikan persetujuan atas kebijakan Program 10. Presiden Komisaris memimpin jalannya Rapat
Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Dewan Komisaris atau Rapat Dewan Komisaris yang
Terorisme (APU dan PPT). dilakukan bersama dengan Direksi.
17. Mengawasi pelaksanaan tanggung jawab Direksi
terkait penerapan Program APU dan PPT, termasuk INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
pemenuhan komitmen Bank kepada Regulator. Dewan Komisaris senantiasa menjunjung tinggi prinsip
independensi dalam melaksanakan seluruh tugas dan
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PRESIDEN tanggung jawabnya, serta menempatkan kepentingan
KOMISARIS Bank di atas kepentingan pribadi. Dalam pelaksanaan
Presiden Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab di fungsi pengawasan, Dewan Komisaris memastikan
antaranya adalah: bahwa keputusan dan penilaian yang diambil bebas dari
1. Presiden Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan pengaruh atau tekanan pihak manapun.
sebagaimana yang dilaksanakan oleh anggota
Dewan Komisaris lainnya; Prinsip independensi Dewan Komisaris sebagaimana
2. Presiden Komisaris bersama-sama seluruh anggota diatur dalam Piagam Dewan Komisaris meliputi:
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk 1. Dalam melaksanakan tugas, tanggung jawab, dan
menetapkan kerangka kebijakan dan memastikan kewenangannya, Dewan Komisaris wajib menerapkan
bahwa Dewan komisaris mendukung strategi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate
yang dirumuskan oleh Bank serta memantau Governance), termasuk prinsip independensi.
pelaksanaannya; Independensi mencakup keadaan di mana Dewan
3. Presiden Komisaris memastikan tata tertib dan tata Komisaris bertindak secara mandiri, profesional, bebas
kerja serta mendorong perdebatan yang sehat dari benturan kepentingan, serta tidak terpengaruh
mengenai isu-isu yang sedang dibahas sehingga oleh tekanan dari pihak manapun.
mencerminkan tingkat skeptisisme dan independensi 2. Calon anggota Dewan Komisaris Bank Umum wajib
Dewan Komisaris; mematuhi peraturan terkait larangan rangkap
4. Presiden Komisaris juga memastikan bahwa jika jabatan sebagaimana diatur dalam POJK Tata Kelola.
diperlukan resolusi Dewan Komisaris diputuskan 3. Dalam hal calon anggota masih memegang rangkap
melalui pemungutan suara guna memastikan bahwa jabatan, hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:
keputusan dibuat secara kolektif dan mencerminkan a). Kesesuaian dengan kriteria rangkap jabatan yang
kehendak mayoritas; diperkenankan menurut POJK Tata Kelola;
5. Presiden Komisaris memimpin evaluasi terhadap b). Potensi benturan kepentingan yang dapat
kesesuaian dan efektivitas program perencanaan memengaruhi pelaksanaan tugas pengelolaan
suksesi untuk tingkat Dewan Komisaris dan Direksi; dan pengawasan Bank; rangkap jabatan yang
6. Presiden Komisaris juga mendorong hubungan kerja menimbulkan benturan kepentingan dilarang; dan
yang sehat dengan Presiden Direktur dan memberikan c). Ketersediaan waktu agar tidak mengganggu
dukungan yang diperlukan serta saran yang sesuai; pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai
anggota Dewan Komisaris.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 461
Page 464
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
4. Calon anggota Dewan Komisaris yang akan Dalam hal anggota Dewan Komisaris yang ditunjuk
menempati posisi atau bidang tugas yang menuntut memimpin RUPS memiliki benturan kepentingan atas
independensi wajib menjaga prinsip independensinya agenda yang akan diputuskan, rapat dipimpin oleh
sesuai ketentuan POJK Tata Kelola. anggota Dewan Komisaris lain yang tidak memiliki
5. Calon anggota Dewan Komisaris yang memiliki benturan kepentingan dan ditunjuk oleh Dewan Komisaris.
jabatan lain (yang tidak termasuk kategori rangkap Apabila semua anggota Dewan Komisaris memiliki
jabatan yang dilarang) wajib membuat pernyataan benturan kepentingan, rapat dipimpin oleh salah satu
tertulis untuk: anggota Direksi yang ditunjuk oleh Direksi.
a). Menjaga integritas;
b). Menghindari segala bentuk benturan kepentingan; Dalam rangka pencegahan dan penanganan benturan
dan kepentingan, Bank memastikan bahwa setiap transaksi
c). Menghindari tindakan yang dapat merugikan Bank dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa dengan
dan/atau menyebabkan Bank melanggar prinsip Bank tidak lebih menguntungkan dibandingkan dengan
kehati-hatian selama menjabat sebagai anggota transaksi dengan pihak lain dalam kondisi yang serupa
Dewan Komisaris. atau dilakukan secara wajar. Untuk itu, Bank menyusun
6. Potensi atau benturan kepentingan calon Dewan dan memiliki kebijakan dan prosedur transaksi Bank
Komisaris terkait pencalonannya wajib diungkapkan dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa serta
secara transparan dalam proses Fit and Proper Test. memastikan penerapan kebijakan dan prosedur secara
efektif, untuk memastikan transaksi terhadap pihak yang
KEBIJAKAN BENTURAN KEPENTINGAN BAGI memiliki hubungan istimewa dilakukan tanpa adanya
DEWAN KOMISARIS benturan kepentingan.
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia memastikan
bahwa seluruh anggota Dewan Komisaris bebas dari Pemantauan terhadap risiko yang timbul dari transaksi
benturan kepentingan maupun potensi benturan dan eksposur Bank dengan pihak yang memiliki
kepentingan terhadap Perseroan. Seluruh anggota hubungan istimewa serta proses pelaporan transaksi dan
Dewan Komisaris wajib menghindari situasi yang dapat eksposur Bank dengan pihak yang memiliki hubungan
menimbulkan benturan kepentingan, atau menempatkan istimewa dilakukan melalui proses tinjauan atau
diri agar tidak berada dalam potensi benturan audit yang independen. Identifikasi dan pencegahan
kepentingan, sesuai ketentuan yang tercantum dalam atau mitigasi terhadap potensi dan adanya benturan
Anggaran Dasar Perseroan. kepentingan. Anggota Dewan Komisaris yang memiliki
kepentingan harus dikecualikan dari proses persetujuan
Apabila terjadi benturan kepentingan, anggota Dewan dan/atau pengelolaan transaksi dengan pihak yang
Komisaris dilarang mengambil keputusan yang dapat memiliki hubungan istimewa. Selain itu, transaksi Bank
merugikan atau mengurangi keuntungan Bank, dan wajib dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa dan
mengungkapkan potensi benturan kepentingan tersebut penghapusan eksposur terhadap pihak yang memiliki
pada setiap keputusan yang diambil. hubungan istimewa harus mendapatkan persetujuan
Dewan Komisaris Bank.
Keputusan terkait transaksi yang menimbulkan
benturan kepentingan anggota Dewan Komisaris harus KEBIJAKAN PEMBERIAN PINJAMAN BAGI
disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham DEWAN KOMISARIS
Luar Biasa (RUPS-LB) yang khusus diadakan untuk Sesuai dengan kebijakan, peraturan, dan ketentuan
tujuan tersebut, dan dihadiri oleh pemegang saham yang berlaku, anggota Dewan Komisaris, keluarga, serta
independen atau pemegang saham yang tidak memiliki pihak lain yang terafiliasi dengannya dilarang meminjam
benturan kepentingan atas transaksi, sesuai ketentuan dana dari Bank. Apabila terdapat pemberian pinjaman,
peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal hal tersebut hanya dapat dilakukan secara wajar dan
dan peraturan Bursa Efek tempat saham Perseroan berdasarkan harga pasar.
dicatatkan.
Setiap pinjaman yang diberikan kepada anggota Dewan
Komisaris akan diperhitungkan sebagai bagian dari Batas
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Maybank Indonesia
sesuai ketentuan yang berlaku.
462 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 465
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEWENANGAN DEWAN KOMISARIS 11. Dewan Komisaris menerima dan melaksanakan
1. Setiap anggota Dewan Komisaris, baik secara kewenangan lain yang diserahkan atau diberikan
bersama-sama maupun sendiri-sendiri, berhak kepadanya sesuai ketentuan peraturan perundang-
memasuki gedung, kantor, dan area Perseroan serta undangan, Anggaran Dasar, dan/atau keputusan
memeriksa catatan, dokumen, dan aset Perseroan RUPS.
sepanjang jam kerja, untuk melaksanakan kewajiban 12. Dan kewenangan lainnya yang diatur dalam
pengawasannya. Anggaran Dasar Perseroan.
2. Dewan Komisaris berwenang meminta penjelasan
dari Direksi mengenai segala hal terkait kegiatan dan KOMISARIS INDEPENDEN
operasional Bank apabila dianggap perlu. Komisaris Independen merupakan anggota Dewan
3. Dewan Komisaris berhak mengakses dan memperoleh Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan,
dokumen, data, serta informasi Bank yang diperlukan kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan
untuk pelaksanaan fungsi pengawasan. keluarga dengan anggota Direksi, anggota Dewan
4. Dewan Komisaris berwenang memberikan Komisaris lainnya, dan/atau pemegang saham
persetujuan kepada Direksi untuk melakukan tindakan pengendali, termasuk pemegang saham pengendali
hukum tertentu sebagaimana diatur dalam Anggaran terakhir, serta tidak memiliki hubungan dengan Bank
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang yang dapat memengaruhi independensinya dalam
berlaku. menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai
5. Apabila Dewan Komisaris menilai perlu dilakukan dengan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good
kajian independen terhadap suatu permasalahan Corporate Governance).
signifikan di Bank, Dewan Komisaris berhak meminta
Direksi menunjuk pihak independen sesuai syarat dan Komisaris Independen berperan dalam melakukan
ketentuan yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris. fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya
6. Berdasarkan keputusan Rapat Dewan Komisaris, pengurusan Bank, serta bertindak untuk melindungi dan
Dewan Komisaris berwenang memberhentikan mewakili kepentingan pemegang saham minoritas.
sementara satu atau lebih anggota Direksi apabila
anggota Direksi tersebut bertindak bertentangan Seluruh Komisaris Independen Bank telah memenuhi
dengan Anggaran Dasar, peraturan perundang- ketentuan dan persyaratan sebagaimana diatur dalam
undangan, merugikan maksud dan tujuan Bank, atau peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai
melalaikan kewajibannya. Dewan Komisaris dapat penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, termasuk
meminta saran atau masukan dari Komite Audit persyaratan independensi, integritas, dan kompetensi.
atau pihak independen lainnya dalam mengambil Pemenuhan ketentuan tersebut mendukung pelaksanaan
keputusan ini. fungsi pengawasan yang efektif, objektif, profesional, dan
7. Setiap pemberhentian sementara harus disertai bebas dari benturan kepentingan.
alasan tertulis dan disampaikan kepada anggota
Direksi yang bersangkutan. Kriteria dan Jumlah Komisaris Independen
8. Dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari Kriteria dan jumlah Komisaris Independen Maybank
kalender setelah pemberhentian sementara, Dewan Indonesia telah sesuai dengan ketentuan-ketentuan
Komisaris wajib menyelenggarakan RUPS Luar sebagai berikut:
Biasa untuk memutuskan apakah anggota Direksi 1) POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
tersebut akan diberhentikan secara permanen atau Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik;
dikembalikan ke jabatannya. Dalam RUPS tersebut, 2) POJK No. 12 /POJK.03/2021 tentang Bank Umum.
anggota Direksi yang bersangkutan berhak hadir dan 3) POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
membela diri. bagi Bank Umum; dan
9. Dewan Komisaris berhak meminta bantuan tenaga 4) SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Penerapan Tata
ahli atau konsultan independen untuk jangka waktu Kelola Bagi Bank Umum
terbatas atas biaya Bank, apabila dianggap perlu
dalam melaksanakan tugas pengawasan.
10. Dewan Komisaris berwenang menyetujui Rencana
Bisnis Bank yang diajukan Direksi, serta bertanggung
jawab melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap
pelaksanaan Rencana Bisnis tersebut.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 463
Page 466
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Komisaris Independen Maybank Indonesia telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam POJK No. 33/
POJK.04/2014, Pasal 21 ayat 2, sebagai berikut:
Putut Eko Daniel James
Persyaratan Komisaris Independen Marina R. Tusin Hendar
Bayuseno Rompas
a. Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
memimpin, mengendalikan, atau mengawasi kegiatan
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut dalam waktu 6 √ √ √ √
(enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen Emiten atau Perusahaan
Publik pada periode berikutnya;
b. Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau
Perusahaan Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota
√ √ √ √
Direksi, atau pemegang saham utama Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut; dan
c. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha √ √ √ √
Emiten atau Perusahaan Publik tersebut.
Kriteria Komisaris Independen h. Dalam hal Komisaris Independen merangkap jabatan
Kriteria Komisaris Independen Maybank Indonesia sebagai anggota Komite Audit, yang bersangkutan
ditetapkan dalam Pedoman Dewan Komisaris dan hanya dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) periode
Pedoman Tata Kelola Perusahaan. Kriteria tersebut masa jabatan Komite Audit berikutnya;
disusun dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku i. Komisaris Independen yang menjabat sebagai Ketua
serta praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik, guna Komite hanya dapat merangkap jabatan sebagai
memastikan pelaksanaan fungsi pengawasan yang Ketua pada maksimal 1 (satu) Komite lainnya; dan
efektif, objektif, dan independen. j. Memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan bagi
Komisaris Independen sesuai dengan ketentuan yang
Kriteria Komisaris Independen meliputi antara lain: berlaku.
a. Memiliki pengetahuan yang memadai di bidang
perbankan dan relevan dengan pelaksanaan tugas Jumlah Anggota Komisaris Independen
sebagai Komisaris Independen; Per 31 Desember 2025, Dewan Komisaris Maybank
b. Memiliki pengalaman di bidang perbankan dan/ Indonesia terdiri dari 8 (delapan) orang, dengan
atau keuangan yang mendukung efektivitas fungsi komposisi 50% (lima puluh persen) merupakan Komisaris
pengawasan; Independen. Dengan komposisi tersebut, struktur Dewan
c. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian yang sesuai Komisaris telah memenuhi ketentuan yang berlaku
dengan kebutuhan Emiten atau Perusahaan Publik; mengenai penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, yang
d. Bukan merupakan pihak yang bekerja atau mensyaratkan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari
memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk jumlah anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris
merencanakan, memimpin, mengendalikan, Independen.
atau mengawasi kegiatan Bank dalam jangka
waktu 1 (satu) tahun terakhir, kecuali dalam Pernyataan Independensi Komisaris Independen
hal pengangkatan kembali sebagai Komisaris Seluruh Komisaris Independen Maybank Indonesia telah
Independen untuk periode berikutnya; menandatangani Surat Pernyataan Independensi yang
e. Tidak memiliki saham, baik secara langsung maupun menyatakan bahwa yang bersangkutan:
tidak langsung, pada Bank; 1. Tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
f. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank, kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, maupun hubungan keluarga dengan anggota Dewan
pemegang saham pengendali Bank; Komisaris lainnya, anggota Direksi, Pemegang Saham
g. Tidak memiliki hubungan langsung maupun tidak Pengendali, maupun hubungan lain dengan Perseroan
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha yang dapat memengaruhi kemampuan untuk
Bank yang dapat memengaruhi independensi; bertindak independen;
464 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 467
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2. Tidak memiliki saham, baik secara langsung maupun KRITERIA PENGANGKATAN DEWAN KOMISARIS
tidak langsung, pada Perseroan; Pengangkatan anggota Dewan Komisaris Maybank
3. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, Indonesia didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang
anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, maupun terkait, antara lain:
pemegang saham utama Perseroan; dan 1. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
4. Tidak memiliki usaha, baik secara langsung maupun Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik;
tidak langsung, yang berkaitan dengan kegiatan 2. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
usaha Perseroan. bagi Bank Umum;
3. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Penerapan Tata
Masa Jabatan dan Pengangkatan Kembali Komisaris Kelola Bagi Bank Umum
Independen 4. POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
(dua) periode masa jabatan dapat diangkat kembali Lembaga Jasa Keuangan;
pada periode berikutnya sepanjang yang bersangkutan 5. SEOJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian
menyatakan tetap independen dalam Rapat Umum Kemampuan dan Kepatutan bagi calon Pemegang
Pemegang Saham (RUPS). Saham Pengendali, Calon anggota Direksi, dan Calon
Anggota Dewan Komisaris Bank.
Pertimbangan Pengangkatan Kembali Komisaris 6. POJK No. 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali
Independen bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan;
Sesuai Peraturan OJK No. 17 Tahun 2023, dalam hal 7. POJK No. 14/POJK.03/2021 tentang perubahan atas
Komisaris Independen yang telah menjabat selama POJK No. 34/POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali
dua periode berturut-turut akan diangkat kembali pada bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
periode berikutnya, Bank mempertimbangkan antara lain:
1. Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen; Kriteria yang harus dipenuhi oleh calon anggota Dewan
2. Hasil penilaian Rapat Dewan Komisaris yang Komisaris Maybank Indonesia, antara lain adalah sebagai
menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap berikut:
dapat bertindak independen; 1. Memenuhi persyaratan keterampilan dan kompetensi
3. Hasil penilaian dari Kepala Satuan Kerja Audit Internal inti yang relevan serta dipandang mampu dan patut
yang membawahkan fungsi Sumber Daya Manusia untuk ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisaris
yang menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan perihal
dapat bertindak independen; Penilaian Kemampuan dan Kepatutan;
4. Hasil penilaian dari Pejabat Eksekutif yang 2. Memenuhi persyaratan integritas sesuai dengan
membawahkan fungsi Sumber Daya Manusia yang persyaratan yang berlaku, antara lain:
menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap a. Memiliki akhlak dan moral yang baik.
dapat bertindak independen; dan b. Memiliki komitmen yang kuat untuk mematuhi
5. Pernyataan independensi Komisaris Independen yang peraturan perundang-undangan yang berlaku
disampaikan dalam RUPS. termasuk ketentuan dan peraturan Bank serta
mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan.
Bagi Komisaris Independen yang diangkat kembali, maka c. Memiliki komitmen terhadap Pengembangan
pernyataan independensi Komisaris Independen yang operasional Bank yang sehat.
bersangkutan diungkapkan secara transparan dalam d. Tidak termasuk dalam Daftar Tidak Lulus Penilaian
Laporan Tahunan Perseroan. Kemampuan dan Kepatutan.
e. Cakap untuk melakukan perbuatan hukum.
3. Memenuhi persyaratan keterampilan dan kompetensi
inti yang relevan serta dipandang mampu dan patut
untuk ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisaris
sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan perihal
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 465
Page 468
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
4. Memenuhi Persyaratan Kompetensi sesuai dengan persyaratan yang diatur pada peraturan yang berlaku,
mencakup:
a. Pengetahuan perbankan yang memadai dan relevan dengan jabatannya
b. Pengalaman dan keahlian di bidang perbankan dan/atau bidang keuangan.
c. Pengetahuan mengenai tugas dan tanggung jawab Entitas Utama serta pemahaman mengenai kegiatan bisnis
utama dan risiko utama LJK dalam Konglomerasi Keuangan Bank.
d. Pengetahuan mengenai ekonomi, budaya dan bahasa Indonesia, untuk kandidat Komisaris yang merupakan
Warga Negara Asing.
5. Memiliki reputasi keuangan yang baik, yaitu paling kurang dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
selama menjabat:
a. Tidak memiliki kredit macet dan/atau bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali, anggota Direksi atau
anggota Dewan Komisaris dari badan hukum yang memiliki kredit macet;
b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi Direksi atau Perseroan yang dinyatakan bersalah menyebabkan
suatu perseroan dinyatakan pailit;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara dan/atau yang
berkaitan dengan sektor keuangan.
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat:
i. Pernah tidak menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan;
ii. Pernah menyebabkan perusahaan yang memperoleh izin, persetujuan atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
Keuangan tidak memenuhi kewajiban menyampaikan laporan tahunan dan/atau laporan keuangan kepada
Otoritas Jasa Keuangan;
iii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pernah tidak
diterima oleh Rapat Umum Pemegang Saham atau pernah tidak memberikan pertanggung-jawaban
sebagai anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
Masa Jabatan Dewan Komisaris
Tanggal Persetujuan
Masa Jabatan
Dewan Komisaris
No Jabatan Ditunjuk Kembali sampai
Maybank Indonesia Tanggal Efektif
Persetujuan RUPS dengan RUPST
Menjabat
1 Dato’ Sri Khairussaleh Presiden Komisaris 25 Maret 2022 4 Oktober 2022 11 April 2025 2028
Ramli
2 Marina R Tusin Komisaris Independen 1 April 2024 19 Juli 2024 - 2027
3 Hendar Komisaris Independen 16 Oktober 2017 22 Januari 2018 30 Maret 2020 2026
31 Maret 2023
4 Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen 26 Maret 2021 7 September 2021 - 2027
1 April 2024
5 Daniel James Rompas Komisaris Independen 27 SEPTEMBER 3 Januari 2025 - 2027
2024
6 Edwin Gerungan Komisaris 31 Maret 2017 2 Maret 2018 30 Maret 2020 2026
31 Maret 2023
7 Datuk Lim Hong Tat Komisaris 18 Oktober 2018 5 Agustus 2019 26 Maret 2021 2027
1 April 2024
8 Dato’ Zulkiflee Abbas Komisaris 25 Maret 2022 6 Juli 2022 11 April 2025 2028
Abdul Hamid
466 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 469
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENGUNGKAPAN RANGKAP JABATAN
Informasi rangkap jabatan anggota Dewan Komisaris sebagai berikut:
Perusahaan/Perusahaan
Nama Komisaris Jabatan di Bank Jabatan Tercatat Lainnya/Badan
Organisasi
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Presiden Komisaris President & Group Chief Executive Malayan Banking Berhad (MBB)
Officer
Non-Executive Director Payments Network Malaysia Sdn
Bhd (Paynet)
Non-Independent Non-Executive Maybank Singapore Limited
Director
Marina R Tusin Komisaris Independen Ketua merangkap anggota Badan Pengelola Investasi Daya
Independen Komite Remunerasi Anagata Nusantara
dan Sumber Daya Manusia
Hendar Komisaris Independen Staf Pengajar Lembaga Pengembangan
Perbankan Indonesia (LPPI)
Dosen Tidak Tetap STIE Indonesia Banking School
(IBS) Jakarta
Advisor PT Visa Worldwide Indonesia
Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen Senior Advisor PT Agincourt Resource
Komisaris PT Acset Indonusa Tbk
Daniel James Rompas Komisaris Independen Bendahara Lembaga Perguruan Tinggi
Teologi Indonesia
Edwin Gerungan Komisaris - -
Datuk Lim Hong Tat Komisaris Senior Advisor Areca Capital Sdn Bhd
Independent Non-Executive Malaysia Smelting Corporation
Director Berhad (MSC)
Independent Not-Executive Maybank (Cambodia) Plc (MCP)
Director
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Komisaris Independent Non Executive Malayan Banking Berhad
Hamid Director
Independent Non Executive Maybank Islamic Berhad
Director/Chairman
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS (TERMASUK PRESIDEN KOMISARIS)
Kebijakan dan Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Penilaian atas kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara rutin setiap tahun melalui Board of Commissioner (“BOC”)
and BOC Committees Effectiveness Evaluation exercise (“BEE”) yaitu penilaian yang dilakukan secara individual (self-
assessment) dan penilaian oleh rekan sejawat (self dan peers assessment). Selain dilakukan oleh anggota Dewan
Komisaris, penilaian terhadap kinerja Komite Dewan Komisaris, juga dilakukan oleh Direksi menggunakan kerangka 360°
Management (Board of Directors) Evaluation BEE.
Proses penilaian mencakup evaluasi dari segi kompetensi dan keahlian/pengalaman, kinerja komite-komite Dewan
Komisaris, efektivitas pelaksanaan tanggung jawab Dewan Komisaris dan penilaian sendiri maupun penilaian rekan
sejawat terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan oleh masing-masing anggota Dewan Komisaris. Selanjutnya, hasil
penilaian tersebut akan disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Pelaksanaan Penilaian Kerja terhadap Dewan Komisaris ini dilaksanakan setiap tahun secara internal dan setiap 3
(tiga) tahun dilakukan secara independen dengan dukungan konsultan eksternal atau ahli. Penilaian Tahun 2025,
dilakukan secara internal.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 467
Page 470
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kriteria Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris ditetapkan untuk menilai kinerja Dewan Komisaris baik secara kolegial
maupun secara individu. Adapun kriteria penilaian Kinerja Dewan Komisaris dibagi menjadi 3 (tiga) bagian, yang
masing-masing mencakup hal-hal sebagaimana berikut:
Part A Part B Part C
A1. A. Assessment BoC Effectiveness in Commissioners’ Self and Peer Evaluation A. Assessment of Board Effectiveness in
leading M25+ for year 2025. A. Competency, Skills and Expertise leading the M25+ Plan
A2. BOC Effectiveness B. Contribution To Boc B. BOC Oversight
1. Overall BOC effectiveness C. Commissioners General Duties C. BOC effectiveness in discharging roles
2. BOC Responsibilities D. Independent Commissioners and responsibilities
3. BOC Composition Assessment D. ESG
4. BOC Remuneration E. General Comments E. Effectiveness in BOC Communication
5. BOC Committees: with Board of Directors
6. BOC Conduct F. Mode of Engagement
7. BOC Interaction & Communication G. BOC Composition
8. BOC Chair (President Commissioner) H. Effectiveness of BOC Committees
9. BOC Administration and process I. BOC Administration and Process
10. Commissioners Learning and J. Overall BOC Effectiveness.
Development programme
1. Bagian A: Evaluasi Efektivitas Dewan Komisaris dan Definisi Peringkat
Komite Dewan Komisaris untuk mengevaluasi kinerja Hasil keseluruhan untuk setiap area kunci didasarkan
Dewan Komisaris secara keseluruhan. pada rata-rata skor masing-masing Komisaris dan telah
2. Bagian B: Penilaian Dewan Komisaris sendiri dan dikategorikan sebagai berikut:
sejawat untuk mengevaluasi kontribusi individu
anggota Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris Rata-rata
serta aspek kualitas dan atribut pribadi. rating Peringkat Deskripsi
keseluruhan
3. Bagian C: 360° Evaluasi BEE oleh Manajemen (Direksi)
Dalam rangka mendapatkan pandangan Penilaian 1 1,0 – 1,9 Di bawah Demonstrasi atribut
kinerja Dewan Komisaris yang lebih luas, maka untuk Ekspektasi yang lemah, area yang
dievaluasi memerlukan
penilaian kinerja Dewan Komisaris tahun 2025 juga penanganan segera
dilakukan oleh Direksi.
2 2,0 – 2,9 Membutuhkan Atribut tidak ditunjukkan
perbaikan secara konsisten dan
Proses dan Pihak yang Melakukan Penilaian memerlukan perbaikan
lebih lanjut agar lebih
Proses dan Pihak yang melakukan penilaian atas kinerja efektif
Dewan Komisaris dapat digambarkan sebagai berikut:
3 3,0 – 3,5 Memuaskan Demonstrasi atribut
1. Penilaian dilakukan secara individual (self- yang tepat, area yang
assessment) dan penilaian oleh rekan sejawat (self dievaluasi memenuhi
persyaratan
dan peers assessment).
2. Penilaian terhadap Dewan Komisaris juga dilakukan 4 3,6 – 4,0 Kuat Demonstrasi atribut
yang patut dicontoh dan
juga oleh Direksi.
terdepan di pasar.
3. Masing-masing Komisaris dan anggota Direksi
mengisi kuesioner penilaian melalui aplikasi survei
elektronik yang dikirimkan oleh unit kerja Sekretaris Rekomendasi Hasil Penilaian
Perusahaan. Hasil penilaian akan menjadi acuan dalam menetapkan
4. Hasil evaluasi atas penilaian kinerja Dewan Komisaris langkah perbaikan yang perlu dilakukan oleh Dewan
disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan dalam rapat Komisaris.
Dewan Komisaris. Jika diperlukan, Presiden Komisaris
dapat menyampaikan masukan dan perbaikan Hasil Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Tahun 2025
atas hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris secara Secara keseluruhan, hasil Penilaian Kinerja Dewan
kolegial dan individu. Komisaris Tahun 2025 masih tetap positif, dengan hasil
penilaian secara keseluruhan adalah Satisfactory. Pada
Tahun 2025 Dewan Komisaris tetap menjalankan fungsi
pengawasannya dengan baik dalam memastikan
pencapaian kinerja Bank dapat memenuhi ekspektasi
pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
468 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 471
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dari hasil keseluruhan atas penilaian BEE tersebut, Penilaian Kinerja Presiden Komisaris
terdapat beberapa aspek yang dinilai Kuat oleh Dewan Komisaris menilai Kuat terhadap efektivitas kinerja
Presiden Komisaris, dengan aspek-aspek penilaian
Melalui BEE, Dewan Komisaris dinilai memiliki kekuatan sebagai berikut:
(Strength), antara lain: 1. Presiden Komisaris secara efektif memimpin BOC
1. Keberagaman Pengalaman, Latar Belakang, dan dalam proses pengambilan keputusan dengan
Keahlian menciptakan lingkungan yang konsultatif serta
Dewan Komisaris secara konsisten diakui memiliki mendorong partisipasi dan kontribusi aktif dari seluruh
keberagaman serta kedalaman keahlian yang anggota BOC.
kuat, khususnya di bidang perbankan, keuangan, 2. Presiden Komisaris bertindak sebagai penghubung
makroekonomi, hukum, dan sumber daya manusia. antara BOC dan BOD serta membangun hubungan
Para anggota memiliki latar belakang profesional kerja yang efektif dengan GPCEO/CEO dan BOD,
yang beragam serta pengalaman perbankan dengan memberikan dukungan dan nasihat secara
yang mumpuni, sehingga mampu menghadirkan konstruktif tanpa mengesampingkan tanggung jawab
perspektif yang komprehensif dan menjalankan fungsi eksekutif.
pengawasan secara efektif dan berimbang. 3. Presiden Komisaris secara proaktif menetapkan tone
2. Kolaborasi, Komunikasi, dan Dinamika Dewan yang from the top dalam membentuk budaya BOC dan
Solid menjunjung tinggi nilai-nilai korporasi Grup.
Hasil penilaian menegaskan adanya kolaborasi 4. Presiden Komisaris bertindak sebagai juru bicara yang
yang efektif, diskusi yang terbuka dan konstruktif, efektif bagi BOC.
tingkat kohesivitas yang tinggi, serta kerja sama yang 5. Presiden Komisaris menetapkan tone from the top
baik antar anggota Dewan Komisaris. Partisipasi dalam mendorong perbaikan berkelanjutan, baik di
aktif dalam rapat dan komite, disertai komunikasi tingkat individu anggota BOC maupun secara kolektif
yang jelas dan transparan, mendukung proses di lingkungan BOC secara keseluruhan.
pembahasan yang produktif serta pengambilan
keputusan yang efektif. PENILAIAN KINERJA KOMITE DEWAN
3. Kepemimpinan, Integritas, dan Komitmen terhadap KOMISARIS
Kinerja
Dewan Komisaris menunjukkan kepemimpinan dan Prosedur Penilaian
integritas yang kuat, dengan komitmen yang jelas Penilaian kinerja komite-komite di bawah Dewan
dalam mendorong peningkatan kinerja Maybank Komisaris dilaksanakan setiap tahun melalui metode
Indonesia. Hal ini tercermin melalui keterlibatan self-assessment dan peer assessment. Evaluasi tersebut
aktif, tingkat kehadiran yang konsisten, kontribusi dilakukan oleh masing-masing anggota komite yang
pemikiran yang substantif, serta pemberian arahan berasal dari Dewan Komisaris.
dan masukan strategis kepada manajemen dalam
menghadapi berbagai tantangan utama. Proses penilaian kinerja komite Dewan Komisaris
mengacu pada kerangka Board of Commissioners (BOC)
Dewan Komisaris juga menilai Kuat (Strong) terhadap and BOC Committees Effectiveness Evaluation (BEE),
independensi bagi Komisaris Independen Kuat dengan yang diisi oleh setiap Komisaris melalui aplikasi survei.
aspek penilaian sebagai berikut: Selain itu, Direksi juga turut melakukan penilaian atas
1. Secara konsisten menunjukkan nilai dan prinsip kinerja komite Dewan Komisaris melalui kerangka 360°
independensi dalam setiap pembahasan BOC Management (Board of Directors) Evaluation BEE.
(antara lain ketidakberpihakan, objektivitas, serta
mempertimbangkan kepentingan seluruh pemangku Kriteria Penilaian
kepentingan). Kriteria penilaian kinerja komite-komite di bawah Dewan
2. Mampu secara efektif membedakan perannya dalam Komisaris sebagai berikut:
menjalankan fungsi pengawasan sebagai Komisaris • Penilaian Kolektif
Independen serta menggunakan pertimbangan yang Penilaian ini merupakan penilaian yang dilakukan
independen dalam pengambilan keputusan, disertai oleh setiap anggota Dewan Komisaris terhadap
pemberian nasihat yang objektif dan berimbang. kinerja komite secara keseluruhan. Penilaian ini
3. Menyampaikan pendapat independen secara terbuka secara umum meliputi struktur dan komposisi
tanpa rasa takut maupun keberpihakan. komite, pemikiran strategis, pengawasan dan tata
4. Remunerasi yang diterima oleh Komisaris Independen kelola, serta efektivitas komite dalam membahas
tersebut tidak memengaruhi pelaksanaan tugas dan isu/permasalahan Perseroan maupun dalam
tanggung jawabnya sebagai Komisaris Independen. memberikan rekomendasi kepada Perseroan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 469
Page 472
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
• Penilaian Individual Berdasarkan masukan dari Komite Audit, Dewan Komisaris
Penilaian ini merupakan penilaian yang dilakukan oleh memberikan rekomendasi kepada Direksi, sebagai
masing-masing anggota Dewan Komisaris terhadap berikut:
kinerja dari komite dimana anggota Dewan Komisaris a. Menyetujui penerbitan Laporan Keuangan Bank dan
yang bersangkutan merupakan salah seorang Konsolidasian serta laporan keuangan publikasi
anggotanya. untuk tahun 2025 yang telah diaudit (triwulan IV
tahun 2024) dan laporan keuangan interim tidak
Hasil Penilaian diaudit untuk triwulan I, II dan III tahun 2025. Komite
Bank telah membentuk komite-komite yang mendukung Audit telah memberikan rekomendasi terkait dengan
pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan Dewan penyajian Laporan Keuangan, perlakuan akuntansi
Komisaris Bank yaitu Komite Audit, Komite Pemantau dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang
Risiko, Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Tata berlaku secara umum, termasuk kecukupan laporan
Kelola Terintegrasi, Komite Tata Kelola Whistleblowing dan keuangan publikasi serta pelaporannya kepada
Komite Pemantau Informasi dan Teknologi. regulator yang berwenang.
b. Memberikan berbagai tanggapan dan/atau advis
Basis penilaian terhadap pelaksanaan tugas Komite kepada Direksi terkait hasil pelaksanaan pemeriksaan
Dewan Komisaris adalah mengukur efektivitas Komite oleh auditor internal dan mengawasi pelaksanaan
dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung tindak lanjut oleh Direksi atas temuan-temuan
jawab Dewan Komisaris Bank dengan menggunakan tersebut.
parameter sebagai berikut: c. Menyetujui Annual Audit Plan yang dibuat SKAI untuk
1. Apakah Komite-komite Dewan Komisaris efektif dalam tahun 2025.
membantu Dewan Komisaris melaksanakan tugas d. Memberikan berbagai tanggapan dan/atau advis
dan tanggung jawabnya? kepada Direksi pelaksanaan atas status dan tindak
2. Apakah Ketua Komite Dewan Komisaris efektif dalam lanjut hasil audit oleh regulator dan group Maybank.
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya? e. Menyetujui penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP)
3. Bagaimana Hubungan antara Komite-Komite Dewan yang telah terdaftar di OJK dan terafiliasi secara resmi
Komisaris dan Dewan Komisaris? dengan salah satu Kantor Akuntan Publik besar dunia
untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian
Selain itu Dewan Komisaris juga memberikan penilaian Bank tahun buku 2025, serta penetapan honorarium
terhadap komposisi Komite-komite Dewan Komisaris saat bagi KAP tersebut serta persyaratan lainnya
ini apakah sudah tepat untuk memungkinkan Komite sehubungan dengan penunjukan KAP yang dimaksud.
untuk melaksanakan tugasnya secara efektif.
Berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi dan
Hasil penilaian secara keseluruhan terhadap pelaksanaan Remunerasi, Dewan Komisaris telah:
tugas Komite Dewan Komisaris Maybank Indonesia a. Menyetujui nominasi kandidat untuk penunjukan dan/
untuk tahun 2025 masih tetap positif yaitu Satisfactory atau penggantian anggota Dewan Komisaris, Direksi,
(memuaskan), menunjukkan bahwa Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah, yang selanjutnya
puas dengan dukungan dan pelaksanaan fungsi yang diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
diberikan oleh Komite. Begitu pula hasil penilaian b. Menyetujui nominasi kandidat Anggota Komite
yang diberikan Direksi terhadap kinerja Komite Dewan Independen maupun kandidat Pejabat Executive Vice
Komisaris, dinilai Satisfactory (memuaskan). President untuk mengisi posisi yang dibutuhkan.
c. Menyetujui rekomendasi yang diajukan untuk
REKOMENDASI KOMITE KEPADA perubahan susunan anggota Komite-Komite Dewan
DEWAN KOMISARIS Komisaris periode 2024-2027.
Sebagai bagian dari pelaksanaan komitmen prinsip d. Menyetujui pemberian remunerasi untuk anggota
tata kelola/governansi korporat, komite-komite di Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas
bawah Dewan Komisaris telah menjalankan tugas Syariah, yang selanjutnya diajukan kepada Rapat
dan fungsinya secara optimal sepanjang tahun 2025. Umum Pemegang Saham.
Dalam rangka memastikan efektivitas pengawasan dan e. Menyetujui pemberian remunerasi untuk kandidat
peningkatan kinerja Bank, komite-komite tersebut telah Anggota Komite Independen maupun kandidat
menyampaikan berbagai rekomendasi strategis kepada Pejabat Executive Vice President.
Dewan Komisaris. f. Menyetujui rekomendasi Komite Nominasi dan
Remunerasi terkait penerapan kebijakan remunerasi
serta strategi retensi karyawan secara umum, dengan
turut memperhatikan prinsip tata kelola dalam
pemberian remunerasi sesuai ketentuan Regulator
yang berlaku, termasuk dan tidak terbatas bagi
pejabat Material Risk Taker.
470 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 473
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
g. Menyetujui hasil evaluasi atas kinerja Direksi tahun 2. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Kewajiban
2024 dan menyetujui kerangka penilaian kinerja Penerapan Modal Minimum Konglomerasi Keuangan
Direksi tahun 2025. Maybank Indonesia, posisi Semester 2 - 2024 yaitu
h. Menyetujui kerangka penilaian kinerja Dewan 261,15%. Laporan ini merupakan kewajiban Bank,
Komisaris dan Komite level Dewan Komisaris tahun berdasarkan Peraturan OJK No. 26/POJK.03/2015
2024, yaitu Board Effectiveness Evaluation. Tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
i. Mengkaji proses pengelolaan talent, di antaranya Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan (“POJK
termasuk membangun perencanaan suksesi bagi 26/2015”).
anggota Direksi. 3. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Profil Risiko
j. Menyetujui rekomendasi dan memastikan anggota Terintegrasi posisi Semester 2 2024 dengan peringkat
Direksi dan Dewan Komisaris mendapatkan “2” definisi (“Low to Moderate”). Laporan ini merupakan
pengembangan yang sesuai dan berkelanjutan kepatuhan Bank selaku Entitas Utama terhadap
dalam rangka mengetahui perkembangan terbaru di Peraturan OJK No. 17/POJK.03/2014 Tentang Penerapan
industri. Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi
Keuangan (“POJK 17/2014”).
Berdasarkan rekomendasi-rekomendasi dari Komite 4. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Tahunan
Pemantau Risiko, Dewan Komisaris telah menyetujui hal- Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi (TKT) Tahun
hal sebagai berikut: 2024, dengan rating “2” dengan definisi “Baik”. Laporan
a. Reviu Tahunan Kebijakan ICAAP. ini merupakan kepatuhan Bank selaku Entitas Utama
b. Penyesuaian BOC Acknowledgment. terhadap POJK 18/2014.
c. Debtor Threshold Limit. 5. Perubahan Integrated Risk Appetite Statement (IRAS)
d. RAS Tahun 2025 dan Reviu Rencana Pemulihan (RCP). Tahun 2025 pada Risiko Profitabilitas, Risiko Kualitas
e. Reviu Tahunan Kerangka Kerja Pengelolaan Modal. Aset, Risiko IT, Risiko Siber dan Risiko Operasional.
f. Pengembangan Kembali dan Implementasi Model 6. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Penilaian
Probability of Default Forward Looking Adjustment Pelaksanaan TKT Semester 1 2025 adalah “2” dengan
untuk portfolio Non-Retail. definisi “Baik”. Laporan ini merupakan kepatuhan Bank
g. Reviu Kebijakan Layanan Perbankan Premier. selaku Entitas Utama terhadap POJK 18/2014.
h. Peraturan Perusahaan Structured Product. 7. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Kewajiban
i. Reviu Tahunan Limit Industri. Penerapan Modal Minimum Konglomerasi Keuangan
j. Reklasifikasi Entitas Kuasi Pemerintah dan BPR dalam Maybank Indonesia, posisi Semester 1 - 2025 yaitu
Implementasi Single Debtor Limit. 266,98%. Laporan ini merupakan kewajiban Bank,
k. Reviu periodik atas Kerangka Kerja Risiko Kredit. berdasarkan POJK 26/2015.
l. Revisi Peraturan Perusahaan tentang Kerangka Kerja 8. Penyampaian kepada OJK, atas Laporan Profil Risiko
Tata Kelola Syariah. Terintegrasi posisi Semester 1- 2025 dengan peringkat
m. Reviu tahunan rencana pemulihan (Recovery Plan/ “2” definisi (“Low to Moderate”). Laporan ini merupakan
RCP). kepatuhan Bank selaku Entitas Utama terhadap POJK
n. Reviu Peraturan Perusahaan tentang Kerangka Kerja 17/2014.
ESG.
Berikut adalah rekomendasi yang diberikan oleh Komite
Dewan Komisaris menyetujui Tingkat Kesehatan Berbasis Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing selama tahun
Risiko setiap semester, serta memberikan berbagai 2025:
advis dan atau tanggapan dalam manajemen risko, a. Meningkatkan awareness terkait Whistleblowing
berdasarkan review berkala oleh Komite Pemantau Channel serta kriteria dalam pemberian laporan guna
Risiko sebagai mana telah dilaporkan pada informasi meningkatkan kualitas informasi yang dilaporkan oleh
pelaksanaan tugas komite ini Whistleblower.
b. Menyetujui kerangka proses pemberian penghargaan
Sepanjang tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi kepada whistleblower yang telah memberikan laporan
telah memohon rekomendasi atas hal-hal sebagai yang terbukti guna mendorong keberanian dalam
berikut: mengungkap tindakan fraud atau pelanggaran.
1. Penyampaian kepada OJK, atas laporan Penilaian c. Menyetujui penetapan kriteria prioritas penanganan
Pelaksanaan TKT Semester 2 2024 adalah “2” dengan kasus fraud internal.
definisi “Baik”. Laporan ini merupakan kepatuhan
Bank selaku Entitas Utama terhadap Peraturan OJK
No. 18/POJK.03/2014 Tentang Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi bagi bagi Konglomerasi Keuangan (“POJK
18/2014”).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 471
Page 474
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PELATIHAN DEWAN KOMISARIS
Program Pelatihan Dewan Komisaris
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Dato’ Sri Cyber Risk & Security Awareness Session by
Maybank KL Online 8 Januari 2025
Khairussaleh Mandiant & Trellix
Ramli
Government of
Forum Ekonomi Malaysia 2025 Malaysia 9 Januari 2025
Malaysia
Evolution Of Banking Model: Traditional –
Digital – Virtual; FinTech: Serene; NatWest Data Accenture Malaysia 21 Mei 2025
Transformation & Core Banking
The Art of the Possible in Al QuantumBlack Malaysia 21 Mei 2025
Prof. Manfred Kets de
The Leadership Mystique Malaysia 22 Mei 2025
Vries
Learnings from Europe’s Fastest Growing Startup Allica Bank Malaysia 22 Mei 2025
Fortune ASEAN-GCC-China Economic Forums Ministry of Investment
Malaysia 27 & 28 Mei 2025
2025 Trade and Industry
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Training SMR J6 BOC INOFIN Online 23 September 2025
Sentral
Ujian SMR J6 BOC LSPP 26 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
Marina R Tusin Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
In-House Cyber Risk & Security Awareness Session Maybank KL Online 8 Januari 2025
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J6 BOC IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen Agile mindset
Sentral
across all levels in conjunction with Group Agile Internal 6 Agustus 2025
Senayan 3
COE
Sentral
Culture Transformation Workshop Internal 4 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Sentral
Training for Bionic Squad on New Practical Habits Internal 19 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
472 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 475
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Dewan Komisaris
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Hendar Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 07 Januari 2025
Senayan 3
In-House Cyber Risk & Security Awareness Session Maybank KL Online 08 Januari 2025
Agile Leadership for Strategic Impact Training by Sentral
Deloitte 17 Januari 2025
Deloitte Senayan 3
Guru Series - Step Into The Future with AI Sentral
Internal 07 Maret 2025
Transformation Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J6 BOC: 25 Juni 2025 IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Sentral
Culture Transformation Workshop Internal 04 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 08 Desember 2025
Awareness
Indonesian Risk
IRPA Annual Risk Professional Summit 2025 Professional Bandung 12-13 Desember 2025
Association
Putut Eko In-House Cyber Risk & Security Awareness Session Maybank KL Online 8 Januari 2025
Bayuseno
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J6 BOC IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Sentral
Culture Transformation Workshop Internal 4 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 473
Page 476
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Dewan Komisaris
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Daniel James In-House Cyber Risk & Security Awareness Session Maybank KL Online 8 Januari 2025
Rompas
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J6 BOC IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen Agile mindset
Sentral
across all levels in conjunction with Group Agile Internal 6 Agustus 2025
Senayan 3
COE
Sentral
Culture Transformation Workshop Internal 4 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
Edwin Gerungan In-House Cyber Risk & Security Awareness Session Maybank KL Online 8 Januari 2025
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J6 BOC IBI BCC 25 Juni 2025
Senayan 3
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Agile Open Day to strengthen Agile mindset
Sentral
across all levels in conjunction with Group Agile Internal 6 Agustus 2025
Senayan 3
COE
Sentral
Culture Transformation Workshop Internal 4 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
474 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 477
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Dewan Komisaris
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Datuk Lim Hong Maybank Indonesia: In House Cyber Risk &
Maybank KL Online 8 January 2025
Tat Security Awareness Sessions
A Sneaking Suspicion/Introduction to Security Areca Online 21 January 2025
Behind Closed Doors/Security Essentials:
Protecting Accounts, Devices and Systems/Spot Areca Online 10 March 2025
the Difference: Cybersecurity on the Web
Incident Reporting/Web Browsing: Identifying
Areca Online 19 May 2025
Threats (Advanced)/Gladys Richwoman
Training Refreshment Risk Management Sentral
IBI BCC 25 June 2025
Certificate 6 Senayan 3
Annual Board Risk Workshop 2025 Maybank KL Online 31 July 2025
Internetnow
Cyber Security Assignment Online 30 September 2025
Teknologi Sdn Bhd
Contemporary Issues in Anti Money Laundering & Nature of Life Trading
7 October 2025
Anti-Terrorism Financing Sdn Bhd
Corporate Governance Excellence: Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 December 2025
Awareness
Dato’ Zulkiflee Cyber Risk & Security Awareness Maybank KL Online 8 Januari 2025
Abbas Abdul
Hamid KL
Government of
Forum Ekonomi Malaysia 2025 (FEM2025) Convention 9 Januari 2025
Malaysia
Centre
Special Lecture on Global Events & Financial Asian School
Fide Forum 19 Februari 2025
Industry Outlook of Business
Navigating AI Risks: Opportunities, Risks, and Asia School
ASB 15 April 2025
Governance for Leaders of Business
Bank Negara Malaysia – Annual Report 2024,
Economic and Monetary Review 2024 and FIDE Forum / BNM BNM 21 April 2025
Financial Stability Review for Second Half 2024
The Influence of Board Culture on Corporate Asian School
FIDE Forum 5 June 2025
Performance of Business
Bank Negara Sasana
BNM Sasana Symposium 2025 17 June 2025
Malaysia Kijang, KL
Annual Board Risk Workshop Maybank KL Online 31 Juli 2025
Training SMR J6 BOC INOFIN Online 23 September 2025
Sentral
Ujian SMR J6 BOC LSPP 26 September 2025
Senayan 3
Institute of
Enterprise
Directors guide to RMiT Insterp Risk 2 Oktober 2025
Practitioners
(IERP)
Khazanah Nasional Mandarin
Khazanah Megatrends Forum 2025 6 Oktober 2025
Berhad Oriental Hotel
Regency
Ballroom 1
IIF – Maybank Sustainable Finance Forum 2025 IIF & 2, Hyatt 18 November 2025
Regency KL
Midtown, 7
Fireside Chat with PNB Investee Companies’
PNB PNB 20 November 2025
Directors
Corporate Governance Excellence – Navigating
Governance in Groups & Annual Cybersecurity Maybank Group Malaysia 8 Desember 2025
Awareness
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 475
Page 478
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PROSES PEMILIHAN DEWAN KOMISARIS RAPAT DEWAN KOMISARIS, RAPAT DIREKSI
Setiap usulan untuk mengganti dan/atau menunjuk DAN RAPAT GABUNGAN DEWAN KOMISARIS
anggota Dewan Komisaris pada Rapat Umum Pemegang DAN DIREKSI
Saham harus mempertimbangkan rekomendasi dari 1. Rapat Dewan Komisaris wajib diadakan secara
Komite Nominasi dan Remunerasi. Komite Nominasi dan berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua)
Remunerasi merekomendasikan kandidat-kandidat yang bulan dan/atau dapat diadakan setiap waktu
sesuai standar untuk anggota Dewan Komisaris Bank, bilamana dianggap perlu oleh Presiden Komisaris
juga memastikan kandidat-kandidat tersebut memenuhi atau oleh 2 (dua) orang atau lebih anggota Dewan
persyaratan keterampilan dan kompetensi inti yang Komisaris lainnya atau oleh rapat Direksi atau atas
relevan serta dipandang mampu dan patut ditunjuk permintaan dari 1 (satu) pemegang saham atau lebih
sebagai anggota Dewan Komisaris Bank sesuai dengan yang bersama-sama mewakili 1/10 (satu per sepuluh)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penilaian bagian dari jumlah seluruh saham dengan hak suara
Kemampuan dan Kepatutan. yang sah.
2. Dewan Komisaris menyusun jadwal Rapat Dewan
Bank memiliki talent pool dalam mengimplementasikan Komisaris maupun Rapat Dewan Komisaris dengan
strategic succession plan untuk anggota Dewan mengundang Direksi untuk tahun buku berikutnya
Komisaris. Bilamana dibutuhkan, Bank dapat sebelum berakhirnya tahun buku.
menggunakan badan pencari kandidat atau sumber 3. Dewan Komisaris wajib mengadakan Rapat Dewan
eksternal lainnya dalam mencari kandidat untuk anggota Komisaris bersama dengan Direksi secara berkala
Dewan Komisaris. paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
4. Pemanggilan Rapat Dewan Komisaris dilakukan oleh
Setelah disetujui oleh Dewan Komisaris, permohonan Presiden Komisaris atau salah seorang anggota
pengangkatan calon anggota Dewan Komisaris Bank Dewan Komisaris atau oleh Sekretaris Perusahaan
selanjutnya akan diusulkan kepada Rapat Umum atau Unit Kerja Corporate Secretary.
Pemegang Saham dan secara paralel akan disampaikan 5. Undangan dan materi Rapat Dewan Komisaris
kepada OJK untuk mendapatkan persetujuan yang disampaikan kepada peserta Rapat Dewan Komisaris
diperlukan sesuai dengan ketentuan Penilaian paling lambat 5 (lima) hari kalender sebelum Rapat
Kemampuan dan Kepatutan. Berdasarkan Peraturan diadakan atau jangka waktu lain yang ditetapkan oleh
Otoritas Jasa Keuangan tentang Penilaian Kemampuan Presiden Komisaris.
dan Kepatutan, tanggal efektif pengangkatan anggota 6. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
Dewan Komisaris ditentukan berdasarkan hasil mengambil keputusan yang mengikat hanya apabila
persetujuan Otoritas Jasa Keuangan atas Penilaian lebih dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah
Kemampuan dan Kepatutan, meskipun Bank dapat anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham hadir atau diwakili dalam rapat.
terlebih dahulu sebelum mendapatkan persetujuan dari 7. Anggota Dewan Komisaris dapat berpartisipasi dalam
Otoritas Jasa Keuangan. Tanggal efektif pengangkatan Rapat melalui teleconference, sarana elektronik atau
anggota Dewan Komisaris yang baru wajib dilaporkan sarana komunikasi lainnya yang memungkinkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan dalam waktu 10 semua orang berpartisipasi dalam Rapat untuk
(sepuluh) hari kerja setelah tanggal pengangkatannya berkomunikasi satu sama lain secara bersamaan dan
menjadi efektif. seketika.
8. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Presiden
Seorang calon anggota Dewan Komisaris yang sedang Komisaris, dalam hal Presiden Komisaris tidak
menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dapat hadir atau berhalangan, hal mana tidak
dilarang melakukan tugas sebagai anggota Dewan perlu dibuktikan kepada pihak ketiga, Rapat Dewan
Komisaris dalam operasi perusahaan dan/atau kegiatan Komisaris akan dipimpin oleh salah seorang anggota
lainnya yang secara signifikan mempengaruhi kebijakan Dewan Komisaris yang dipilih oleh para anggota
dan kondisi keuangan Bank, meskipun yang bersangkutan Dewan Komisaris yang hadir dan atau diwakili dalam
telah disetujui dan ditunjuk oleh Rapat Umum Pemegang Rapat Dewan Komisaris.
Saham. 9. Keputusan Rapat Dewan Komisaris harus diambil
berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal
keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat
tidak tercapai maka keputusan diambil dengan
pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
dari 1/2 (satu per dua) bagian dari jumlah anggota
Dewan Komisaris yang sedang menjabat.
476 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 479
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
10. Risalah Rapat Dewan Komisaris dibuat oleh Sekretaris Perusahaan atau oleh Kepala Unit Kerja Corporate Secretary
dan kemudian harus disampaikan kepada seluruh anggota Dewan Komisaris, dan jika Rapat diselenggarakan
bersama dengan Direksi maka harus pula disampaikan kepada seluruh anggota Direksi.
11. Risalah Rapat Dewan Komisaris ditandatangani oleh seluruh anggota Dewan Komisaris yang hadir dan disampaikan
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris dan jika rapat tersebut diselenggarakan bersama dengan Direksi maka
seluruh anggota Direksi yang hadir pada rapat juga harus menandatangani Risalah Rapat tersebut.
12. Risalah Rapat Dewan Komisaris menyebutkan kehadiran setiap anggota Dewan Komisaris secara fisik dan
kehadiran secara telekonferensi/telepresence. Kehadiran dalam rapat telekonferensi/telepresence disertai rekaman
(audio/visual) Rapat.
13. Dewan Komisaris dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Dewan
Komisaris, dengan ketentuan seluruh anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat memberikan persetujuan
dengan menandatangani usul keputusan tersebut (Keputusan Sirkuler). Keputusan Sirkuler mempunyai kekuatan
yang sama dengan keputusan yang diambil secara sah dalam Rapat Dewan Komisaris.
14. Risalah Rapat Dewan Komisaris harus mencatat secara akurat keputusan yang diambil dan pandangan anggota
Dewan Komisaris yang relevan, termasuk dalam hal terjadi perbedaan pendapat
15. Rapat Dewan Komisaris dan Rapat Dewan Komisaris mengundang Direksi untuk tahun 2025 telah dijadwalkan di
akhir tahun 2024.
Kehadiran Anggota Dewan Komisaris dalam Rapat Dewan Komisaris Tahun 2025
DEWAN KOMISARIS
Tanggal
DSK AI* EG HR DLHT PEB DZA MRT DJR
20 Januari 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √
11 April 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √
16 Mei 2025 √* √ √ √* √ √* √ √
02 Agustus 2025 √ √ √ √ √ √ √ √
22 Agustus 2025 √ √ √ √ √ √ √ √
26 September 2025 √ √ √ √ √ √ √ √
30 Oktober 2025 √* √* √* √* √* √* √* √*
Total 7 2 7 7 7 7 7 5 1
Hadir 7 2 7 7 7 7 7 5 1
Absen 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Presentasi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Seluruh anggota Dewan Komisaris menghadiri Rapat 100% (seratus Persen) selama tahun 2025
Catatan:
√ Hadir secara fisik
√* Hadir melalui Telekonferensi
X Absen
*) Masa Jabatan berakhir sejak Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 11
April 2025
DSK - Dato' Sri Khairussaleh Ramli | AI - Achjar Iljas | EG - Edwin Gerungan | HR - Hendar | DLHT - Datuk Lim Hong Tat | PEB - Putut Eko
Bayuseno | DZA - Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid | MRT - Marina R Tusin | DJR - Daniel James Rompas
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 477
Page 480
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kehadiran Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dalam Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi Tahun 2025
DEWAN KOMISARIS DIREKSI
Tanggal
DSK AI* EG HR DLHT PEB DZA MRT DJR SR IF EH WP RA BAI YE SAY RH BS
28 Februari 2025 √* √ √ √ √* √ √* √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
26 Juni 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
28 November 25 √ √ √ √ √ √ √ √ √ X √ √ √ √ √ √ √ √
Total 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3
Hadir 3 1 3 3 3 3 3 3 3 3 2 3 3 3 3 3 3 3 3
Absen 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
Presentasi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 67% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi menghadiri Rapat 100% (seratus persen) selama tahun 2025
Catatan:
√ Hadir secara fisik
√* Hadir melalui Telekonferensi
X Absen
*) Masa Jabatan berakhir sejak Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 11 April 2025
DSK - Dato' Sri Khairussaleh Ramli | AI - Achjar Iljas | EG - Edwin Gerungan | HR - Hendar | DLHT - Datuk Lim Hong Tat | PEB - Putut Eko Bayuseno |
DZA - Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid | MRT - Marina R Tusin | DJR - Daniel James Rompas
Kehadiran Anggota Dewan Komisaris dalam Rapat Spesial Tahun 2025
DEWAN KOMISARIS
Tanggal
DSK AI* EG HR DLHT PEBS DZA MRT DJR
20 Februari 2025 √* √ √ √ √* √ √* √ √
29 April 2025 √* √ √ √* √ √* √ √
29 Juli 2025 √* √ √ √* √ √* √ √
05 Desember 25 √* √ √ √* √ √* √ √
Total 4 1 4 4 4 4 4 4 4
Hadir 4 1 4 4 4 4 4 4 4
Absen 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Presentasi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Seluruh anggota Dewan Komisaris menghadiri Rapat sebanyak 100% (seratur persen) selama tahun 2025
Catatan:
√ Hadir secara fisik
√* Hadir melalui Telekonferensi
X Absen
*) Masa Jabatan berakhir sejak Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal
11 April 2025
DSK - Dato' Sri Khairussaleh Ramli | AI - Achjar Iljas | EG - Edwin Gerungan | HR - Hendar | DLHT - Datuk Lim Hong Tat | PEB - Putut Eko
Bayuseno | DZA - Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid | MRT - Marina R Tusin | DJR - Daniel James Rompas
478 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 481
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Dewan Komisaris Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Dewan Komisaris
20 Januari 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 22 November 2024
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Inisiatif Global Banking 2025
6. Inisiatif CFS 2025
7. Inisiatif Syariah 2025
8. Pembaruan Proyek TI dan Core Banking
9. LCCA: Pembaruan Temuan Audit
10. Pembaruan Inisiatif M25+
11. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
12. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
12.1 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Tinjauan Tahunan Kebijakan APU/PPT/PPSPM Tahun 2024; dan
B. Persetujuan Peraturan Perusahaan tentang Tata Kelola Perusahaan yang Baik
12.2 Komite Tata Kelola Terintegrasi (IGCGC)
A. Persetujuan Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
13. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
13.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
13.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
13.3 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
13.4 Laporan oleh Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (IGCGC)
13.5 Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
11 April 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 23 Februari 2024
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Pembaruan M25
6. Pembaruan Digital
7. Inisiatif Syariah 2024: GB & CFS
8. Pembaruan TI:
8.1 Modernisasi & CDC
8.2 Membangun Kematangan Digital melalui SP12xSP7
9. Pembaruan TI: Pembaruan Proyek Oppenheimer
10. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
11. Rekomendasi Komite Audit (AC) untuk Persetujuan Dewan Komisaris:
11.1 Revisi AAP 2024
12. Rekomendasi Komite Pemantau Risiko (ROC) untuk Persetujuan Dewan Komisaris:
12.1 Tinjauan Tahunan atas Industry Limit Tahun Buku 2024
12.2 Permanent ICEL Excess SALIM Group
13. Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
14. Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
15. Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
16. Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 479
Page 482
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Dewan Komisaris Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Dewan Komisaris
16 Mei 2025 1. Risalah Rapat Khusus Dewan Komisaris tanggal 29 April 2025 dan Rapat Dewan Komisaris tanggal
11 April 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Pembaruan Human Capital
6. Strategi Branding & Marcom
7. Pembaruan Proyek Core Banking
8. Pembaruan Inisiatif M25+
9. Hasil NPS 2024
10. Pengawasan Dewan atas Rencana Korporasi dan Inisiatif Strategis
11. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
12. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
12.1 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Kebijakan Maybank Premier Services
12.2 Komite Audit (AC)
A. Persetujuan Piagam Audit Intern
12.3 Komite Tata Kelola Terintegrasi (IGCGC)
A. Persetujuan Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi Tahun Buku 2024
B. Persetujuan Tinjauan Tahunan atas Integrated Risk Appetite Statement (RAS) Tahun Buku
2025
13. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
13.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
13.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
13.3 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
13.4 Laporan oleh Ketua Komite Tata Kelola Whistleblowing (WBGC)
13.5 Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
2 Agustus 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris dan Direksi tanggal 26 Juni 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Perkembangan Inisiatif CFS dibandingkan Rencana: Non-Retail
6. Pembaruan Proyek Core Banking dan TI
7. LCCA: Pembaruan Temuan Audit
8. Hasil Keuangan Juni 2025
9. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
10. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
10.1 Komite Audit (AC)
A. Persetujuan Laporan Keuangan Konsolidasian MBI untuk Periode Enam Bulan yang Berakhir
pada 30 Juni 2025
10.2 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Risk-Based Bank Rating (RBBR) untuk PT Bank Maybank Indonesia, UUS &
Konsolidasian IS 2025 serta Self-Assessment Good Corporate Governance (GCG) per Juni
2025
B. Persetujuan Tinjauan Tahunan atas MBI Credit Risk Framework 2025
10.3 Komite Tata Kelola Terintegrasi (IGCGC)
A. Persetujuan Laporan Pelaksanaan IGCG Semester I 2025
B. Persetujuan ICAR Semester I 2025
C. Persetujuan IRP Semester I 2025
11. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
11.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
11.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
11.3 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
11.4 Laporan oleh Ketua Komite Tata Kelola Whistleblowing (WBGC)
11.5 Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
480 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 483
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Dewan Komisaris Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Dewan Komisaris
22 Agustus 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris dan Direksi tanggal 2 Agustus 2025 dan Rapat Khusus Dewan
Komisaris tanggal 29 Juli 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Sesi Pleno untuk Rencana Bisnis dan Anggaran 2026
6. Perkembangan Inisiatif GB dibandingkan Rencana
7. Perkembangan Inisiatif Syariah dibandingkan Rencana
8. Pembaruan Kepatuhan
9. Pembaruan Proyek Core Banking dan TI
10. Pembaruan Inisiatif M25+ dan Rencana M30
11. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
12. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
12.1 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Revisi Peraturan Perusahaan mengenai Sharia Governance Framework
13. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
13.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
13.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
26 September 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 22 Agustus 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Strategi, Pembaruan, dan Inisiatif CFS (SME, Retail, WOM, MIF)
6. Budget Challenge
7. Pembaruan Proyek TI dan Core Banking
8. Pembaruan Digital Banking
9. Pembaruan Inisiatif M25+
10. Pembaruan LCCA
11. Pengawasan Dewan atas Rencana Korporasi dan Inisiatif Strategis
12. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
13. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
13.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
13.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
13.3 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
13.4 Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
30 Oktober 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 26 September 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2 Kinerja Global Banking
4.3 Kinerja CFS
4.4 Kinerja Perbankan Syariah
5. Rencana Operasional Tahunan
6. Hasil Keuangan MBI periode September 2025
7. Pembaruan Inisiatif M25+ dan M30
8. Pengawasan Dewan atas Rencana Korporasi dan Inisiatif Strategis
9. Pembaruan Perbankan Syariah
10. LCCA: Pembaruan Kepatuhan
11. Pembaruan Proyek Core Banking dan TI
12. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
13. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
13.1 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Tinjauan Tahunan Recovery Plan Tahun Buku 2026
B. Persetujuan Tinjauan ESG Framework 2025
13.2 Komite Audit (AC)
A. Persetujuan ICOFR
14. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
14.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
14.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
14.3 Laporan oleh Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (IGCGC)
14.4 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
14.5 Laporan oleh Ketua Komite Tata Kelola Whistleblowing (WBGC)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 481
Page 484
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Dewan Komisaris Khusus Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Dewan Komisaris Khusus
20 Februari 2025 1. Persetujuan Laporan Keuangan Konsolidasian MBI per 31 Desember 2024
2. Persetujuan Siaran Pers
29 April 2025 1. Persetujuan Laporan Keuangan Konsolidasian MBI per 31 Maret 2025
2. Persetujuan Siaran Pers
29 Juli 2025 1. Persetujuan Laporan Keuangan Konsolidasian MBI per 30 Juni 2025
2. Persetujuan Siaran Pers
05 Desember 2025 1. Pembahasan Strategi dan Inisiatif Korporasi
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
28 Februari 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 20 Januari 2025 & Rapat Khusus Dewan Komisaris tanggal
20 Februari 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Pemantauan Tindak Lanjut Secara Langsung
4. Laporan CEO
5. Kinerja Keuangan Grup
5.1. Kinerja Keuangan Konsolidasian
5.2. Kinerja Global Banking
5.3. Kinerja CFS
5.4. Kinerja Perbankan Syariah
6. Inisiatif CFS 2025: Retail
7. Inisiatif WOM & MIF 2025
8. Pembaruan Proyek Core Banking
9. Inisiatif Digital 2025
10. Pembaruan Inisiatif M25
11. Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024
12. Penggunaan Laba Bersih dan Pembagian Dividen
13. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
14. Pembaruan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS)
15. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
15.1. Komite Audit (AC):
A. Persetujuan atas Penunjukan Jasa Penelaah Eksternal Independen untuk Review Fungsi
Audit Intern (SKAI).
15.2. Komite Pemantau Risiko (ROC):
A. Persetujuan atas Risk Appetite Statement Tahun Buku 2025 dan Level Trigger Recovery Plan.
16. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
16.1. Laporan oleh Ketua Komite Audit(AC)
16.2. Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
16.3. Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
17. Lain-lain: Board Effectiveness Evaluation (BEE)
482 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 485
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2025
Tanggal Rapat Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
26 Juni 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 16 Mei 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Laporan CEO
4. Kinerja Keuangan Grup
4.1. Kinerja Keuangan Konsolidasian
4.2. Kinerja Global Banking
4.3. Kinerja CFS
4.4. Kinerja Perbankan Syariah
5. Pembaruan Konglomerasi Keuangan(PIKK)
6. Revisi RBB 2025 (Rencana Bisnis Bank)
7. Pembaruan Operasional
8. Inisiatif WOM dan MIF 2025 serta Perkembangannya
9. Pembaruan Proyek TI
10. Inisiatif Digital 2025
11. Pembaruan Inisiatif M25+
12. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
13. Pembaruan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS)
14. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
14.1. Komite Audit (AC):
A. Persetujuan Penyesuaian Rencana Audit Tahunan
14.2. Komite Pemantau Risiko (ROC):
A. Persetujuan Peraturan Perusahaan (PERPUR) untuk Structured Products
B. Tinjauan Tahunan atas Industry Limits Tahun Buku 2025
C. Persetujuan Kerangka Tambahan untuk Implementasi Batas Maksimum Pemberian Kredit
kepada Satu Debitur (SDL)
15. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
15.1. Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
15.2. Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko(ROC)
15.3. Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
15.4.Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
28 November 2025 1. Risalah Rapat Dewan Komisaris tanggal 30 Oktober 2025
2. Tindak Lanjut Rapat Sebelumnya
3. Pembaruan dari Dewan Pengawas Syariah (DPS)
4. Laporan CEO
5. Kinerja Keuangan Grup
5.1 Kinerja Keuangan Konsolidasian
5.2 Kinerja Global Banking
5.3 Kinerja CFS
5.4 Kinerja Perbankan Syariah
5.5 Pembaruan Perkembangan ESG
6. Pembaruan Konglomerasi Keuangan
7. Pembaruan Inisiatif M25+ dan M30
8. Pembaruan Operasional
9. Pembaruan Human Capital
10. Pembaruan Kepatuhan
11. Pembaruan Umum dan Proyek TI
12. Enterprise Risk Dashboard (ERD)
13. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Komite
13.1 Komite Audit (AC)
A. Persetujuan Rencana Audit Tahunan (Annual Audit Plan/AAP)
B. Persetujuan Piagam Komite Audit
13.2 Komite Pemantau Risiko (ROC)
A. Persetujuan Rencana Bisnis Bank (RBB)
B. Persetujuan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
14. Laporan oleh Ketua Komite Dewan Komisaris
14.1 Laporan oleh Ketua Komite Audit (AC)
14.2 Laporan oleh Ketua Komite Pemantau Risiko (ROC)
14.3 Laporan oleh Ketua Komite Pengawas Teknologi Informasi (ITOC)
14.4 Laporan oleh Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi (NRC)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 483
Page 486
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
FOKUS PENGAWASAN DEWAN KOMISARIS 2025
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan pengawasan atas pengelolaan Bank yang dilakukan oleh
Direksi. Dewan Komisaris juga memastikan bahwa Bank telah melaksanakan kebijakan strategis yang ditetapkan
serta implementasi Tata Kelola pada seluruh aktivitas Bank telah berjalan dengan baik. Dewan Komisaris memberikan
perhatian utama pada pencapaian target bisnis dengan memperhatikan pengelolaan risiko berdasarkan pada prinsip
kehati-hatian dan kepatuhan atas semua ketentuan yang berlaku. Dibantu oleh komite-komite, Dewan Komisaris telah
memberikan rekomendasi, arahan dan masukan mengenai berbagai aspek bisnis dan pendukung bisnis Bank.
Fokus pengawasan Dewan Komisaris mencakup beberapa aspek penting di tahun 2025, yang meliputi antara lain:
1. Menganalisa, memberi masukan, dan bersama Direksi menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025 termasuk
realisasi RBB pada periode sebelumnya, dan menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025 dan realisasi
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2024.
2. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Intern,
termasuk perbaikan terhadap hasil temuan pemeriksaan auditor eksternal, internal dan regulator.
3. Melakukan pengawasan aktif atas proses pengelolaan risiko Bank, termasuk dalam melakukan penilaian sendiri
atas tingkat kesehatan Bank dengan menggunakan Risk Based-Bank Rating (RBBR). Selama tahun 2025, turut
memantau proses pengelolaan risiko secara bankwide, kualitas aktiva, tata kelola, serta rentabilitas Bank melalui
Komite Pemantau Risiko. Selain itu juga melakukan kajian atas kebijakan-kebijakan manajemen Risiko, serta
melakukan evaluasi atas kesesuaian antara kebijakan-kebijakan tersebut dengan pelaksanaannya.
4. Mengawasi Perencanaan dan strategi teknologi & digital Perseroan.
5. Melakukan review atas kinerja keuangan Bank secara berkala.
6. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, dalam setiap
rapat Dewan Komisaris menerima laporan dari masing-masing Komite, yaitu: Komite Audit, Komite Pemantau Risiko,
Komite Nominasi dan Remunerasi, Komite Tata Kelola Terintegrasi, Komite Whistleblowing Governance dan Komite
Pemantau Informasi dan Teknologi.
7. Memberikan masukan dan arahan terhadap pelaksanaan rencana strategi Bank M25+ dalam rangka mempercepat
peningkatan pencapaian kinerja Maybank.
484 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 487
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
DIREKSI
Direksi merupakan organ Tata Kelola Bank yang 11. Peraturan perundangan terkait yang lainnya.
berwenang dan bertanggung jawab penuh atas 12. Anggaran Dasar Bank.
pengurusan Bank untuk kepentingan Bank, sesuai
dengan maksud dan tujuan Bank, serta mewakili Bank PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI
baik di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan perundang- Direksi memiliki Pedoman Direksi sebagai referensi dan
undangan yang berlaku. Direksi bertanggung jawab pedoman dalam menjalankan tugas sebagai Direksi.
secara kolegial atas pengelolaan Bank sesuai dengan Pedoman Direksi secara berkala dilakukan evaluasi
ketentuan Anggaran Dasar Bank. dan dikinikan dengan mengacu pada peraturan dan
ketentuan yang berlaku di Republik Indonesia.
Setiap anggota Direksi melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya sesuai dengan pembagian Pedoman ini mengikat bagi setiap anggota Direksi agar
tugas dan kewenangan masing-masing guna dapat melaksanakan fungsi pengawasan secara efisien,
memastikan penerapan tata kelola yang baik, efektif, transparan, independen, dan akuntabel. Piagam
efektivitas pengelolaan Bank, serta pencapaian kinerja Direksi telah diperbarui pada 1 Maret 2024.
Bank. Dalam pelaksanaan tugasnya, Direksi wajib
menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, profesionalisme, Dasar Penyusunan Pedoman Direksi adalah sebagai
objektivitas, serta mengedepankan kepentingan Bank berikut:
dan pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan 1. Undang-undang No. 40 tahun 2007 mengenai
peraturan perundang-undangan, guna mendukung Perseroan Terbatas.
kesinambungan usaha Bank. 2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris
DASAR HUKUM Emiten atau Perusahaan Publik
Dasar hukum penunjukan Direksi: 3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023
1. Undang Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
Terbatas. 4. SEOJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
2. Undang Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan Kelola bagi Bank Umum.
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang 5. Anggaran Dasar Perseroan berikut perubahannya.
No. 10 tahun 1998.
3. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Kerangka dari Pedoman Direksi mengatur berbagai hal,
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. antara lain:
4. POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola 1. Struktur Tata Kelola
bagi Bank Umum. 2. Independensi
5. POJK NO. 15/POJK.04/2020 tentang rencana dan 3. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang direksi
penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham 4. Peran dan tanggung jawab Presiden Direktur
Perusahaan Terbuka. 5. Direktur Kepatuhan
6. SEOJK No.14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata 6. Direktur Unit Usaha Syariah
Kelola bagi Bank Umum. 7. Hubungan antara perusahaan pemegang saham
7. POJK No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan pengendali dengan perusahaan anak
Manajemen Risiko bagi Bank Umum. 8. Nilai-nilai dasar (core value) dan etika kerja
8. POJK No. 27 /POJK.03/2016 Tentang Penilaian 9. Transparansi anggota direksi
Kemampuan dan Kepatutan Bagi Pihak Utama 10. Rapat direksi
Lembaga Jasa Keuangan. 11. Larangan terhadap direksi
9. SEOJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian 12. Penilaian (evaluasi) kinerja Direksi dan Remunerasi
Kemampuan dan Kepatutan bagi Calon Pemegang 13. Pola hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris
Saham Pengendali, Calon Anggota Direksi, dan Calon 14. Pelatihan, Sertifikasi dan Syarat Berkelanjutan
Anggota Dewan Komisaris Bank. 15. Pelaporan dan Pertanggungjawaban
10. SE OJK No. 28 /SEOJK.03/2022 tentang Sertifikasi
Manajemen Risiko bagi Sumber Daya Manusia Bank
Umum.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 485
Page 488
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMPOSISI DAN KRITERIA d) dilaksanakan oleh pihak yang tidak menduduki
Komposisi dan Kriteria Direksi Bank telah sesuai dengan jabatan struktural di Bank; dan
ketentuan yang berlaku, antara lain sebagai berikut: e) dilaksanakan oleh pihak yang tidak memiliki
1. Jumlah anggota Direksi telah lebih dari 3 (tiga) orang kewenangan dalam pengambilan keputusan
yaitu 10 (sepuluh) orang. operasional Bank.
2. Seluruh anggota Direksi berdomisili di Indonesia. 3. Anggota Direksi dilarang memberikan kuasa umum
3. Seluruh, anggota Direksi telah memiliki pengalaman kepada pihak lain yang berakibat pada pengalihan
paling sedikit 5 (lima) tahun di bidang operasional tugas dan fungsi Direksi.
dan paling rendah sebagai Pejabat Eksekutif Bank. 4. Anggota Direksi dilarang memanfaatkan Perseroan
4. Tidak terdapat rangkap jabatan Direksi Bank yang untuk kepentingan pribadi, keluarga, dan/atau pihak
melanggar ketentuan regulator yang berlaku, yaitu lain yang dapat merugikan atau mengurangi potensi
POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola keuntungan Perseroan.
bagi Bank Umum, yang mengecualikan pelaksanaan 5. Anggota Direksi dilarang mengambil dan/atau
tugas fungsional untuk menjadi anggota Dewan menerima keuntungan pribadi dari Bank selain
Komisaris pada perusahaan anak bukan bank yang remunerasi dan fasilitas lain yang ditetapkan
dikendalikan oleh Bank dari cakupan rangkap jabatan berdasarkan keputusan RUPS.
yang dilarang. 6. Anggota Direksi, baik secara sendiri-sendiri maupun
bersama-sama, dilarang memiliki saham pada
INDEPENDENSI DIREKSI perusahaan lain sebesar 25% (dua puluh lima persen)
Maybank Indonesia berkomitmen untuk memastikan atau lebih dari total modal disetor perusahaan
bahwa Direksi menjalankan tugas dan tanggung tersebut.
jawabnya secara independen serta senantiasa 7. Direksi tidak memiliki hubungan keuangan, hubungan
mengutamakan kepentingan Bank di atas kepentingan kepengurusan, kepemilikan saham dan/atau
pribadi. Direksi juga wajib menjunjung tinggi integritas hubungan keluarga dengan anggota Direksi lainnya,
sebagaimana diatur dalam Pedoman Direksi, dengan Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham
ketentuan sebagai berikut: Pengendali atau hubungan dengan Bank, sehingga
1. Direksi dilarang menggunakan penasihat perorangan Direksi Maybank Indonesia mampu melaksanakan
dan/atau jasa profesional sebagai tenaga ahli atau tugas dan tanggung jawabnya secara independen.
konsultan.
2. Pengecualian atas larangan tersebut hanya MASA JABATAN DIREKSI
dimungkinkan apabila memenuhi seluruh ketentuan 1. Para anggota Direksi diangkat oleh Rapat Umum
berikut: Pemegang Saham masing-masing untuk jangka
a) ditujukan untuk proyek yang bersifat khusus; waktu terhitung sejak tanggal yang ditentukan pada
b) didasarkan pada kontrak kerja yang jelas dan Rapat Umum Pemegang Saham yang mengangkat
terukur; mereka, sampai dengan penutupan RUPS Tahunan
c) dilaksanakan oleh Pihak Independen yang memiliki yang ke 3 (tiga) setelah tanggal pengangkatan
kompetensi teknis spesifik serta standar kualifikasi mereka.
yang memadai untuk menangani proyek khusus 2. Para anggota Direksi yang masa jabatannya telah
sebagaimana dimaksud pada huruf a; berakhir dapat diangkat kembali.
Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi pada tahun 2025:
Dasar Pengangkatan Masa
Jabatan
No Nama Jabatan Ditunjuk kembali sampai
Tanggal Efektif
Persetujuan RUPS dengan
(Persetujuan OJK)
RUPST
1 Steffano Ridwan Presiden Direktur 1 April 2024 11 Juli 2024 - 2027
2 Irvandi Ferizal Direktur 1 Desember 2015 21 Januari 2016 - 2018
6 April 2018 2021
26 Maret 2021 2024
1 April 2024 2027
3 Effendi Direktur 31 Maret 2017 21 Juli 2017 - 2020
30 Maret 2020 2023
31 Maret 2023 2026
486 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 489
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dasar Pengangkatan Masa
Jabatan
No Nama Jabatan Ditunjuk kembali sampai
Tanggal Efektif
Persetujuan RUPS dengan
(Persetujuan OJK)
RUPST
4 Widya Permana Direktur 18 Oktober 2018 18 Januari 2019 - 2021
26 Maret 2021 2024
1 April 2024 2027
5 Ricky Antariksa Direktur 30 Maret 2020 13 Juli 2020 - 2023
31 Maret 2023 2026
6 Bambang Andri Direktur 28 September 2022 15 November 2022 - 2025
Irawan
11 April 2025 2028
7 Yessika Effendi Direktur 1 April 2024 11 Juli 2024 - 2027
8 Romy Hardiansyah Direktur 1 April 2024 11 Juli 2024 - 2027
9 Shaiful Adhli Yazid Direktur 1 April 2024 26 Agustus 2024 - 2027
10 Bianto Surodjo Direktur 27 September 2024 23 Desember 2024 - 2027
RUANG LINGKUP TUGAS DAN WEWENANG operasional, risiko kredit, dan risiko pasar; Memastikan
MASING-MASING ANGGOTA DIREKSI bahwa kebijakan risiko Bank mematuhi kebijakan dan
Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing- pedoman yang ada, seperti kecukupan dokumentasi
masing anggota Direksi ditetapkan berdasarkan pasal untuk memastikan keamanan agunan dan/atau untuk
16.9 Anggaran Dasar Bank. Pembagian tugas dan meminimalkan kredit macet atau kredit bermasalah.
wewenang di antara anggota Direksi untuk tahun 2025,
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Widya Permana – Direktur Operasional
Tahunan Maybank Indonesia tanggal 11 April 2025, yang Bertanggung jawab untuk menyediakan operasional yang
menyetujui tugas dan wewenang diantara anggota efisien dan mengawasi keseluruhan pengembangan dan
Direksi untuk tahun Buku 2025. Berdasarkan keputusan koordinasi operasi perbankan, juga untuk memastikan
RUPST tersebut, tugas dan wewenang ditetapkan melalui efektivitas biaya operasional dan kesesuaian dengan
Keputusan Direksi. Pembagian tugas dan wewenang ketentuan standar yang berlaku untuk mendukung
diantara anggota Direksi Maybank Indonesia adalah bisnis Bank dan sesuai dengan harapan pelanggan, baik
sebagai berikut: pelanggan internal maupun eksternal.
Steffano Ridwan – Presiden Direktur Ricky Antariksa – Direktur Perbankan Global
• Bertanggung jawab untuk menyusun strategi, Bertanggung jawab untuk menetapkan, menerapkan
merencanakan, dan memimpin operasional dan memantau strategi bisnis perbankan global dalam
perbankan Bank guna memenuhi tujuan dan sasaran memberikan penawaran holistik perbankan korporasi,
sebagai bagian dari strategi regional Grup Maybank lembaga keuangan dan pasar global/produk tresuri, serta
untuk menjadi layanan keuangan regional teratas; layanan transaksi global, seperti perbankan transaksi
• Memfasilitasi pertumbuhan operasi Bank dengan dan manajemen kas kepada klien perusahaan lokal dan
memanfaatkan kapabilitas bisnis Grup dan jaringan internasional.
klien.
Bambang Andri Irawan – Direktur Informasi dan
Irvandi Ferizal – Direktur Human Capital Teknologi
Bertanggung jawab untuk merencanakan, • Bertanggung jawab dalam menentukan arahan dan
mengembangkan, dan menerapkan strategi Sumber mengawasi pelaksanaan Teknologi Informasi;
Daya Manusia (SDM) yang efektif yang selaras dengan • Secara aktif memberikan solusi bagi tim bisnis,
visi dan tujuan bisnis Bank saat ini dan jangka panjang; mendukung operasional perbankan, terutama
Mewakili Bank untuk hal-hal terkait SDM, memberikan dalam mencapai tujuan organisasi, solusi digital,
saran SDM yang strategis dan ahli kepada Presiden meningkatkan proses otomasi, dan transformasi
Direktur dan eksekutif lainnya, serta bekerja sama dengan digital yang akan memberikan manfaat tambahan
Direksi mengenai berbagai isu strategis. bagi Bank;
• Memastikan pelaksanaan inisiatif dan proyek di
Effendi – Direktur Manajemen Risiko Direktorat Teknologi Informasi dapat memberikan
Bertanggung jawab untuk meninjau, menilai, dan dampak dan sejalan dengan kebutuhan Bank serta
mengembangkan kebijakan untuk memastikan bahwa kebijakan dan ketentuan yang berlaku.
Bank mengelola risiko secara efektif, termasuk risiko
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 487
Page 490
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Yessika Effendi – Direktur Kepatuhan
• Secara berkesinambungan melakukan tugas dan kewajiban yang diperlukan untuk mematuhi semua peraturan
dan regulasi, mengawasi setiap risiko yang mungkin timbul dari kegagalan untuk mematuhi peraturan yang
berlaku.
• Bertanggung jawab atas pemeliharaan komunikasi yang adil, konsisten, dan transparan mengenai hal-hal yang
terkait dengan tata kelola perusahaan, transaksi material, dan tindakan korporasi.
• Memberikan dukungan dalam administrasi, informasi, utilitas dan sumber daya untuk memfasilitasi Direksi dan
Dewan Komisaris dalam melakukan tugas dan tanggung jawab mereka, juga memantau kepatuhan terhadap
undang-undang dan peraturan pasar modal, dan memastikan bahwa Direksi diinformasikan tentang perubahan
dalam undang-undang dan peraturan serta implikasinya.
Romy Hardiansyah – Direktur yang membawahkan Unit Usaha Syariah
Bertanggung jawab dalam menetapkan dan mengelola strategi bisnis, menerapkan dan memantau
perkembangannya agar berhasil menyediakan seluruh rangkaian produk dan layanan bisnis syariah serta jaringan
kantor cabang syariah untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan, termasuk menentukan besaran target bisnis,
baik pendanaan maupun pembiayaan, spesifikasi fungsi mekanisme pemasaran, sistem kerja, penyusunan dan
penyempurnaan prosedur kerja operasional, penyiapan dan penyempurnaan mekanisme pengendalian internal serta
pengembangan konsep, modul dan media pelatihan operasional dan pemasaran syariah serta tanggung jawabnya
sesuai dengan arahan yang diberikan oleh Manajemen.
Shaiful Adhli Yazid – Direktur Keuangan
• Bertanggung jawab untuk memimpin, mengarahkan dan mengendalikan keuangan dan hubungan Bank dengan
investor untuk menjaga kesehatan keuangan bisnis jangka pendek dan jangka panjang;
• Merencanakan, mengarahkan, dan mengkoordinasikan kegiatan yang berkaitan dengan akuntansi, laporan fiskal,
manajemen utang, termasuk investasi, administrasi perizinan usaha dan administrasi pajak, juga untuk memastikan
efektivitas biaya operasi dan kesesuaian dengan ketentuan standar yang berlaku;
• Memberikan supervisi kepada anak perusahaan Bank.
Bianto Surodjo – Direktur Community Financial Services (CFS)
• Bertanggung jawab untuk menetapkan dan mengelola strategi bisnis perbankan ritel dan non-retail antara lain
perbankan bisnis, SME dan RSME, serta mengimplementasikan dan memantau kemajuannya untuk menyediakan
keseluruhan layanan perbankan ritel dan perbankan bisnis bagi nasabah.
• Bertanggung jawab untuk mengembangkan produk-produk baru dan meningkatkan kinerja bisnis, juga
mengembangkan channel Bank demi memastikan penetrasi pasar dan pertumbuhan bisnis.
SUSUNAN DAN KOMPOSISI DIREKSI
Adapun susunan Direksi Bank pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
No Nama Jabatan
1 Steffano Ridwan Presiden Direktur
2 Irvandi Ferizal Direktur
3 Effendi Direktur
4 Widya Permana Direktur
5 Ricky Antariksa Direktur
6 Bambang Andri Irawan Direktur
7 Yessika Effendi Direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan
8 Romy Hardiansyah Direktur yang membawahkan Unit Usaha Syariah
9 Shaiful Adhli Yazid Direktur
10 Bianto Surodjo Direktur
488 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 491
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Steffano Ridwan Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
ESG Champion Kick Off Internal 24 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Media Training for PresDir of MBI Maverick 20 Maret 2025
Senayan 3
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
MEPC Finale Day Maybank Group 20 Juni 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025 Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
Shaiful Adhli Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Yazid Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
Bionic Tiger - Finance Internal 23-24 Mei 2025
Senayan 3
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
LSP Pembiayaan
Sertifikasi Dasar Komisaris LSPPI 30 September 2025
Indonesia - LSPPI
ASIAN INSITUTE OF
The Cyber Aftershock of Tariff Decisions Online 8 Oktober 2025
CHATERED BANKERS
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 489
Page 492
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Irvandi Ferizal Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Business Media
CHRO Retreat 2025 Bali 23-25 April 2025
International
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
MEPC Finale Day Maybank Group 20 Juni 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Hotel Sofyan 26-27 September
RCC Sertifikasi Uji Kompetensi Bidang MSDM LSP MSDM
Tebet, Jakarta 2025
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Widya Permana Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Press Conference Maybank Marathon Internal 9 Januari 2025
Senayan 3
Connect-3 Mufti Menk Internal GBK Senayan 12 Januari 2025
Graha TB
Ceremony New Look Customer Call Center Internal 15 Januari 2025
Simatupang
Agile Leadership for Strategic Impact Training by Sentral
Deloitte 17 Januari 2025
Deloitte Senayan 3
Sales & Service Summit Award 2025 Internal Bandung 20 Januari 2025
Senior Leaders Town Hall Group KL Online 20 Januari 2025
Maybank Indonesia –
Media Training Bandung 20 Januari 2025
Corcomm
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
Town Hall Region Jakarta-1 Internal 23 Januari 2025
Senayan 3
Asosiasi Sistem Hotel Raffles
Launching Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP)
Pembayaran Ciputra 4 Februari 2025
Sistem Pembayaran Indonesia
Indonesia (ASPI) Jakarta
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
KC Ekajiwa
Branch Visit BBOC Internal 13 Februari 2025
Jakarta
Sentral
Operations Directorate Townhall Internal 19 Februari 2025
Senayan 3
Guru Series - Step Into The Future with AI Sentral
Internal 7 Maret 2025
Transformatio Senayan 3
Hotel
BOD Offsite Meeting Internal 12 Maret 2025
Dharmawangsa
490 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 493
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Sentral
Internal 13 Maret 2025
Region Jakarta 3 Senayan 3
Buka Puasa Bersama 1446 Hijriah bersama anak Sentral
Internal 13 Maret 2025
yatim Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 25 Maret 2025
Region Sumatera Selatan
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Sentral
Internal 26 Maret 2025
Region Jakarta 2 Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Sentral
Internal 27 Maret 2025
Region Jakarta 1 Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 - Cabang
Internal 14-15 April 2025
Region Jakarta 1 Bandung
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 17 April 2025
Region Jawa Tengah
Sentral
Sharing Session Low Code for Operations Internal 23 April 2025
Senayan 3
Sentral
Bionic Podcast Internal 24 April 2025
Senayan 3
Sentral
Q1 - 2025 Big Room Planning (BRP) Session Internal 29 April 2025
Senayan 3
Maybank Indonesia Senior Leaders] M30 Strategy
Maybank Group Online 2 Mei 2025
Sector Engagement
Sentral
Opening Session CX Ambassador Worskhop Internal 8 Mei 2025
Senayan 3
Opening Session Training Managerial Credit
Internal Wisma Kodel 10 Mei 2025
Operation
Engagement & Sharing Session with SMPP Batch 6 Internal Wisma Kodel 20 Mei 2025
Operations & Service Excellence Roadshow Region
Internal Online 23 Mei 2025
Sumatera Utara
Maybank Indonesia Staff Townhall - Q1 2025 Sentral
Internal 4 Juni 2025
Financial Results Senayan 3
Bank Indonesia - Diseminasi Ketentuan & Aspek
Bank Indonesia Jakarta 11 Juni 2025
Keamanan Sistem BI FAST
Operations & Service Excellence Roadshow Region
Internal Online 12 Juni 2025
Kalimantan
Maybank Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-14 Juni 2025
Operations & Service Excellence Roadshow Region
Internal Bandung 19 Juni 2025
Jawa Bali & Nusra
Operations & Service Excellence Roadshow Region
Internal Online 3 Juli 2025
Sulawesi IBT
BIGER PSE Internal Bali 11 Juli 2025
Sentral
Operations Townhall #2 Internal 18 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Big Room Planning (BRP) Q2 - 2025 Internal 23 Juli 2025
Senayan 3
Forum Partisipasi Publik Rancangan PBI terkait
Bank Indonesia Jakarta 30 Juli 2025
Industri Sistem Pembayaran
BOC & BOD Offsite Meeting Internal Bogor 1-2 Agustus 2025
Maybank Indonesia Staff Townhall Q2/2025 Sentral
Internal 6 Agustus 2025
Financial Results Senayan 3
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 491
Page 494
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Sentral
Agile Open Day Internal 6 Agustus 2025
Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow Region KCI Thamrin,
Internal 7 Agustus 2025
Jakarta-1 Jakarta
Maybank Marathon Internal Bali 24 Agustus 2025
Sentral
Maybank Group Staff Townhall Maybank KL 26 Agustus 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD: 28 Aug 2025 IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Members Meeting ATM Bersama 2025 Artajasa Manado 19 September 2025
Senior Leaders Engagement – M30 Maybank KL Online 19 September 2025
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
MBI MPowered System Socialization - Chapter
Internal Online 16 Oktober 2025
Lead First Session
Enterprise Crisis Simulation Exercise (ECSE) 2025 Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
Business Alignment Meeting Q4 Internal Wisma Kodel 23-24 Oktober 2025
Fun Run 5K & Talkshow - Run Together, Stay
Internal ON3 GBK 29 Oktober 2025
Connected
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 31 Oktober 2025
Region Jatim, Bali & Nusra
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 4 November 2025
Region Sumatera Utara
Maybank Staff Townhall Internal Online 5 November 2025
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 6 November 2025
Region Kalimantan
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 7 November 2025
Region Sumatera Selatan
Sentral
Session MDP Operational Batch 3 Internal 12 November 2025
Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 13 November 2025
Region Jakarta 2
Sentral
Operations Directions 2026 Workshop Internal 14 November 2025
Senayan 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 17 November 2025
Region Jakarta 3
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 19 November 2025
Region Jakarta 1
Sentral
Bionic Squad CX Ambassador Showcase Internal 19 November 2025
Senayan 3
Maybank Group Staff Townhall - 3Q 2025 Financial
Internal Online 21 November 2025
Results
Asosiasi Sistem
Seminar "The Future of Payments: Innovate,
Pembayaran Denpasar, Bali 21 November 2025
Trusted, Global"
Indonesia (ASPI)
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 26 November 2025
Region Jawa Barat
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 26 November 2025
Region Jawa Tengah
Operations & Service Excellence Roadshow 2025 -
Internal Online 2 Desember 2025
Region Sulawesi & IBT
Opening Speech Bionic Leader - sosialisasi 5 Sentral
Internal 11 Desember 2025
Practical Habits Senayan 3
492 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 495
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Effendi Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
SSSA Internal Bandung 21 Januari 2025
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
ESG Champion Kick Off Internal 24 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
KSHOP SME CREDIT 2025 Internal 7 Februari 2025
Senayan 3
Undangan OJK Pertemuan Tahunan Industri
Jasa Keuangan 2025 – Penguatan Sektor Jasa
OJK Jakarta 11 Februari 2025
Keuangan Yang Stabil & inklusif untuk Mendukung
Program Prioritas Nasional
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Hotel
BOD Offsite meeting Internal 12 Maret 2025
Dharmawangsa
Sentral
Bionic Squad Competition (as Judge) Internal 19 Maret 2025
Senayan 3
Sentral
AGM Internal 11 April 2025
Senayan 3
Sentral
BRP (Big Room Planning) Internal 29 April 2025
Senayan 3
Sentral
M25+ Quarterly Business Review Internal 8 Mei 2025
Senayan 3
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Maybank Academy -
Mentoring Masterclass for Mentors Online 16 Juli 2025
Malaysia
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Bionic Tiger - Dir. Risk Internal 25-26 Juli 2025
Senayan 3
Risk Strategy
ABRW 2025 – GR CRO Online 31 Juli 2025
Maybank - Malaysia
BOC Offsite Meeting Internal Bogor 1-2 Agustus 2025
Sustain Event Internal Bali 21 Agustus 2025
MMB Internal Bali 22-23 Agustus 2025
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Group Risk Finance – Sentral
Group Risk Townhall 11 September 2025
Maybank Malaysia Senayan 3
Sentral
Senior Leaders’ Engagement – M30 Internal 19 September 2025
Senayan 3
Sentral
Global CR Day Internal 27 September 2025
Senayan 3
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Enterprise Crisis Simulation Exercise (ECSE) 2025 Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 493
Page 496
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Business Alignment Meeting Q4 Internal Wisma Kodel 23-24 Oktober 2025
Maybank Indonesia Staff Townhall Q3/Financial
Internal Online 5 November 2025
Results
Maybank Group Staff Townhall Internal Online 21 November 2025
Ritz Carlton
Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan
Hotel Mega
Komisioner dan Industri Jasa Keuangan Tahun OJK 4 Desember 2025
Kuningan
2025
Jakarta
Workshop Business Banking 2025 – Uphold the Sentral
Internal 5 Desember 2025
Energy 2026 Senayan 3
Sentral
BOD Roadshow Regional JKT 2 Internal 18 Desember 2025
Senayan 3
Ricky Antariksa Sentral
Agile Leadership for Strategic Impact Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
ESG Champion Kick Off Internal 24 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Guru Series: Step Into The Future with AI Sentral
Internal 7 Maret 2025
Transformation Senayan 3
Carbon Share &
Sentral
Industrial Update – Solar Energy Energy & Industry 17 April 2025
Senayan 3
Climateworks Center
Sentral
Conglomeration Leadership Workshop Deloitte 23 April 2025
Senayan 3
Maybank Indonesia Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
MEPC Finale Day Maybank Group 20 Juni 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Golden Agri Sentral
Industrial Update - Agribusiness 23 September 2025
Resources Senayan 3
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
- Chery Indonesia
Sentral
Industrial Update - EV - Maka Motors 25 November 2025
Senayan 3
Indonesia
494 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 497
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Yessika Effendi Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC Online 25 Maret 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
MEPC Finale Day Maybank Group 20 Juni 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025 Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
Bianto Surodjo Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
ESG Champion Kick Off Internal 24 Januari 2025
Senayan 3
Hotel Pullman
Mortgage Business Strategy & Motivational 25 Internal Ciawi Vimala 6-7 Februari 2025
Hills, Bogor
Hotel Pullman
Seminar Executive Proficiency Program & Basic
APPI Thamrin, 26 Februari 2025
Finance Certification
Jakarta
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Maybank Private Singapore - Market Outlook 2025 Maybank Private
Hotel Mulia 20 Maret 2025
Seminar Singapore
ASEAN Fintech Forum & Awards 2025 Asean Fintech Hotel Mulia 20 Mei 2025
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Strategy Session (Part I) – Future Outlook of Royal Tulip
Internal 01 Agustus 2025
Indonesia Banking by BCG Hotel Bogor
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Sentral
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi 29 September 2025
Senayan 3
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Maybank ECSEbersamaan LCP&RCP Test 2025 Internal Wisma Kodel 18 Oktober 2025
IMD Campus 10-12 November
Executive Presence Programme Singapore
Singapore 2025
Sentral
GWM ID Business Planning 2026 Group WM Singapore 25 November 2025
Senayan 3
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 495
Page 498
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Pelatihan Direksi
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Bambang Andri Sentral
Agile Leadership Training Internal 17 Januari 2025
Irawan Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
8-12 September
AI Strategy & Leadership Programme University of Oxford Oxford
2025
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
MBI Leaders Workshop 2025 Internal Bandung 29 September 2025
Sentral
Refreshment SMR J7 BOD IBI BCC 28 Agustus 2025
Senayan 3
Romy Sentral
New Year Town Hall 2025 Internal 7 Januari 2025
Hardiansyah Senayan 3
Sentral
Agile Leadership Training Deloitte 17 Januari 2025
Senayan 3
Media Handling Training For BOD Maverick Bandung 22 Januari 2025
Sentral
ESG Champion Kick Off Internal 24 Januari 2025
Senayan 3
Sentral
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal 6 Februari 2025
Senayan 3
Sentral
Guru Series: AI Transformation Internal 7 Maret 2025
Senayan 3
Leaders Bootcamp 2025 SeskoAD Bandung 13-15 Juni 2025
Sentral
MEPC Finale Day Maybank Group 20 Juni 2025
Senayan 3
Sentral
Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop Internal 21 Juli 2025
Senayan 3
Sentral
Training Ref SMR J7 BOD Asbisindo 09 September 2025
Senayan 3
MBI Leaders Workshop 2025 Experd & Kolonel Desi Bandung 29 September 2025
Sentral
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal 17 Oktober 2025
Senayan 3
496 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 499
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
RANGKAP JABATAN DIREKSI
No Nama Direksi Jabatan di Bank Jabatan di Luar Bank Perusahaan/ Badan/ Organisasi
1 Steffano Ridwan Presiden Direktur - -
2 Shaiful Adhli Yazid Direktur - -
3 Irvandi Ferizal Direktur - -
4 Effendi Direktur - -
5 Widya Permana Direktur - -
6 Ricky Antariksa Direktur - -
7 Bambang Andri Irawan Direktur - -
8 Yessika Effendi Direktur - -
9 Romy Hardiansyah Direktur - -
10 Bianto Surodjo Direktur Komisaris PT Maybank Indonesia Finance
(anak perusahaan bukan bank
yang dikendalikan oleh Bank)
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB ANGGOTA 8. Direksi menyusun dan menyampaikan Rencana Kerja
DIREKSI Tahunan yang mencakup Anggaran Tahunan kepada
Tugas dan tanggung jawab anggota Direksi antara lain Dewan Komisaris untuk memperoleh persetujuan
sebagai berikut: sebelum dimulainya tahun buku baru sesuai
1. Direksi bertanggung jawab penuh atas pengelolaan ketentuan yang berlaku.
dan pengembangan bisnis serta manajemen 9. Direksi menetapkan struktur organisasi Bank beserta
risiko Bank secara profesional, dengan senantiasa uraian tugas, wewenang, dan tanggung jawabnya,
mengedepankan prinsip kehati-hatian perbankan dan serta memastikan pengelolaan sumber daya
prinsip Tata Kelola yang baik dalam seluruh kegiatan dilakukan secara optimal.
usaha pada setiap jenjang organisasi. 10. Direksi mengungkapkan kebijakan strategis di bidang
2. Direksi menjalankan pengurusan Bank sesuai ketenagakerjaan melalui media yang mudah diakses,
kewenangan yang diatur dalam Anggaran Dasar serta menetapkan remunerasi dengan mempertimbangkan
berpedoman pada peraturan perundang-undangan kondisi dan kemampuan Bank serta praktik
yang berlaku di Indonesia. pada kelompok pembanding (peer group), serta
3. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan tugasnya menyediakan jenjang karier yang jelas bagi karyawan.
dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan 11. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab secara
kehati-hatian. tanggung renteng atas kerugian Bank yang timbul
4. Dalam menjalankan pengurusan Bank, Direksi wajib akibat kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan
menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS lainnya tugasnya, kecuali apabila dapat membuktikan bahwa:
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- • Kerugian tersebut bukan disebabkan oleh
undangan dan Anggaran Dasar. kesalahan atau kelalaiannya;
5. Direksi mempertanggungjawabkan pelaksanaan • Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik,
tugas dan tanggung jawabnya kepada pemegang penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian sesuai
saham melalui RUPS. dengan maksud dan tujuan Bank;
6. Direksi berwenang mewakili Bank di dalam dan di luar • Tidak memiliki benturan kepentingan, baik
pengadilan dalam segala hal dan kejadian, termasuk langsung maupun tidak langsung, atas tindakan
mengikat Bank dengan pihak lain serta melakukan yang menimbulkan kerugian; serta
tindakan yang berkaitan dengan kepengurusan • Telah mengambil langkah untuk mencegah timbul
dan kepemilikan, dengan tetap memperhatikan atau berlanjutnya kerugian tersebut.
pembatasan sebagaimana diatur dalam Anggaran
Dasar.
7. Direksi menyusun strategi usaha yang selaras dengan
visi dan misi Bank sebagaimana dituangkan dalam
Rencana Bisnis Bank Tahunan serta melakukan
pengawasan berkala atas realisasinya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 497
Page 500
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
12. Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugasnya, KRITERIA PENGANGKATAN DIREKSI
Direksi membentuk komite-komite tingkat Direksi Pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
sesuai dengan ketentuan regulator, antara lain Komite Bank didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang terkait,
Manajemen Risiko, Komite Audit Internal, Komite Assets antara lain:
& Liabilities Management (ALCO), Komite Pengarah • POJK No. 17 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Bank
Teknologi Informasi, dan Komite Manajemen Risiko Umum;
Terintegrasi. Selain itu, Bank juga membentuk komite • SE OJK No. 14/SEOJK.03/2025 Tentang Penerapan Tata
pendukung lainnya sesuai kebutuhan usaha, seperti Kelola Bagi Bank Umum;
Komite Kredit, Komite Restrukturisasi Kredit, Komite • POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Penurunan Nilai, Komite Human Capital, dan Personnel Komisaris Emiten dan Perusahaan Publik;
Committee. Komite-komite tersebut dibentuk • POJK No. 27/POJK.03/2016 tentang Penilaian
berdasarkan keputusan Direksi dengan pengaturan Kemampuan dan Kepatutan bagi Pihak Utama
tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam Lembaga Jasa Keuangan;
ketentuan internal, serta dievaluasi kinerjanya setiap • SE OJK No. 39/SEOJK.03/2016 tentang Penilaian
akhir tahun buku. Kemampuan dan Kepatutan bagi calon Pemegang
13. Direksi membentuk Satuan Kerja Audit Intern (SKAI), Saham Pengendali, Calon anggota Direksi, dan Calon
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR), dan Satuan Anggota Dewan Komisaris Bank;
Kerja Kepatuhan guna mendukung pelaksanaan • POJK No. 34 /POJK.03/2018 tentang Penilaian Kembali
tugas dan tanggung jawabnya. bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan; dan
14. Dalam menjalankan tugasnya, Direksi tidak • Peraturan terkait lainnya.
menggunakan penasihat perorangan dan/atau
konsultan profesional kecuali untuk proyek khusus Adapun kriteria yang harus dipenuhi oleh calon anggota
yang didasarkan pada kontrak yang jelas mengenai Direksi Maybank Indonesia, antara lain adalah sebagai
ruang lingkup pekerjaan, tanggung jawab, jangka berikut:
waktu, dan biaya, serta dilaksanakan oleh pihak yang 1. Memenuhi persyaratan keterampilan dan kompetensi
independen dan kompeten. inti yang relevan serta dipandang mampu dan
15. Sesuai dengan Standar Profesional Audit Intern, patut untuk ditunjuk sebagai Direksi sesuai
Direksi bertanggung jawab menciptakan struktur Peraturan Otoritas Jasa Keuangan perihal Penilaian
pengendalian intern yang memadai, memastikan Kemampuan dan Kepatutan;
fungsi audit internal berjalan pada setiap tingkat 2. Memenuhi persyaratan integritas sesuai dengan
manajemen, serta menindaklanjuti temuan audit persyaratan yang berlaku, antara lain:
sesuai kebijakan dan arahan Dewan Komisaris. a. Memiliki akhlak dan moral yang baik.
16. Direksi wajib menindaklanjuti secara efektif seluruh b. Memiliki komitmen yang kuat untuk mematuhi
temuan dan rekomendasi dari audit internal, auditor peraturan perundang-undangan yang berlaku
eksternal, serta hasil pengawasan Bank Indonesia, termasuk ketentuan dan peraturan Bank serta
Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau otoritas lainnya. mendukung kebijakan Otoritas Jasa Keuangan.
17. Direksi menerapkan Tata Tertib Kerja serta Kode Etik c. Memiliki komitmen terhadap Pengembangan
dan Pedoman Tingkah Laku yang berlaku di Bank, operasional Bank yang sehat
termasuk ketentuan mengenai penanganan benturan d. Tidak termasuk dalam Daftar Tidak Lulus Penilaian
kepentingan yang bersifat mengikat. Kemampuan dan Kepatutan.
18. Direksi memastikan ketepatan, kualitas, dan akurasi e. Cakap untuk melakukan perbuatan hukum.
laporan serta data keuangan yang disajikan untuk 3. Memenuhi persyaratan keterampilan dan kompetensi
keperluan internal maupun eksternal sesuai ketentuan inti yang relevan serta dipandang mampu dan patut
yang berlaku. untuk ditunjuk sebagai Direksi dan Dewan Komisaris
19. Direksi wajib memberikan seluruh informasi yang sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan perihal Uji
diperlukan oleh Dewan Komisaris dalam rangka Kemampuan dan Kepatutan.
pelaksanaan fungsi pengawasan. 4. Memenuhi Persyaratan Kompetensi sesuai dengan
20. Direksi bertanggung jawab atas setiap informasi persyaratan yang diatur pada peraturan yang
mengenai Bank yang disampaikan kepada publik berlaku, mencakup:
melalui Sekretaris Perusahaan. a. Pengetahuan perbankan yang memadai dan
21. Direksi bertanggung jawab melaksanakan program relevan dengan jabatannya
tanggung jawab sosial Bank. b. Pengalaman dan keahlian di bidang perbankan
22. Direksi melaksanakan tugas dan tanggung jawab dan/atau bidang keuangan, dan
lainnya sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar, c. Kemampuan untuk melakukan pengelolaan
peraturan perundang-undangan, serta keputusan strategis dalam rangka pengembangan Bank
RUPS, Rapat Direksi, dan ketentuan internal Perseroan. yang sehat;
498 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 501
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
d. Pengetahuan mengenai tugas dan tanggung KEBIJAKAN BENTURAN KEPENTINGAN BAGI
jawab Entitas Utama serta pemahaman mengenai DIREKSI
kegiatan bisnis utama dan risiko utama LJK dalam Sepanjang tahun 2025, Bank memastikan bahwa seluruh
Konglomerasi Keuangan Bank. anggota Direksi tidak memiliki benturan kepentingan
e. Keterampilan pribadi yang mencakup, reputasi maupun potensi benturan kepentingan terhadap
yang baik, jiwa kepemimpinan yang kuat serta Maybank Indonesia. Hal ini sejalan dengan komitmen
memiliki jaringan yang luas khususnya dalam Direksi, bahwa seluruh anggota Direksi harus menghindari
industri keuangan serta mampu membina terjadinya potensi benturan kepentingan.
hubungan yang baik dengan regulator.
5. Persyaratan Reputasi Keuangan mencakup: Dalam hal terjadi benturan kepentingan, anggota
a. Tidak memiliki kredit macet dan/atau bukan Direksi dilarang mengambil tindakan yang dapat
merupakan Pemegang Saham Pengendali, merugikan atau mengurangi keuntungan Bank dan
anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris wajib mengungkapkan potensi benturan kepentingan
dari badan hukum yang memiliki kredit macet; dimaksud dalam setiap keputusan. Setiap putusan
b. Tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi berkenaan dengan transaksi yang mempunyai benturan
Direksi atau Perseroan yang dinyatakan bersalah kepentingan terhadap Direksi, harus diambil dalam
menyebabkan suatu perseroan dinyatakan pailit Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang khusus
dalam waktu 5 (lima) tahun terakhir sebelum diadakan untuk keperluan tersebut, yang dihadiri oleh
dicalonkan; pemegang saham independen atau pemegang saham
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan tindak yang tidak mempunyai benturan kepentingan atas
pidana yang merugikan keuangan negara dan/ transaksi tersebut sesuai dengan perundang-undangan
atau yang berkaitan dengan sektor keuangan. yang berlaku di bidang pasar modal serta peraturan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau Bursa Efek di tempat dimana saham-saham Perseroan
anggota Dewan Komisaris yang selama menjabat: dicatatkan.
i. Pernah tidak menyelenggarakan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan; Sesuai dengan Anggaran Dasar Bank, dalam hal seluruh
ii. Pernah menyebabkan perusahaan anggota Dewan Komisaris mempunyai benturan
yang memperoleh izin, persetujuan atau kepentingan dan tidak ada yang dapat ditunjuk untuk
pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan tidak mengetuai Rapat Umum Pemegang Saham, maka
memenuhi kewajiban menyampaikan laporan dipimpin oleh salah satu anggota Direksi yang ditunjuk
tahunan dan/atau laporan keuangan kepada oleh Direksi. Dalam hal anggota Direksi yang ditunjuk oleh
Otoritas Jasa Keuangan; Direksi untuk memimpin Rapat mempunyai benturan
iii. Pertanggungjawabannya sebagai anggota kepentingan atas hal yang akan diputuskan dalam
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris Rapat Umum Pemegang Saham, maka Rapat Umum
pernah tidak diterima oleh Rapat Umum Pemegang Saham dipimpin oleh anggota Direksi yang
Pemegang Saham atau pernah tidak tidak mempunyai benturan kepentingan.
memberikan pertanggungjawaban sebagai
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan KEBIJAKAN PEMBERIAN PINJAMAN BAGI
Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang DIREKSI
Saham. Bank memberikan pinjaman kepada Direksi dilakukan
6. Mayoritas anggota Direksi harus berpengalaman dengan kebijakan harga dan syarat normal,
sekurang-kurangnya 5 (lima) tahun di bidang sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak berelasi
operasional perbankan. dengan Bank. Pinjaman oleh Direksi akan diperhitungkan
7. Berdomisili di Indonesia. sebagai Batas Maksimum Pemberian Kredit Maybank
8. Tidak menjabat sebagai anggota Direksi, Dewan Indonesia sesuai POJK No. 32/POJK.03/2018 tentang Batas
Komisaris atau Pejabat Eksekutif pada perusahaan Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar
lain, kecuali sebagaimana yang diatur oleh peraturan bagi Bank Umum. Bilamana ada, maka dilaksanakan
yang berlaku. dengan kewajaran (arm’s length) dan sesuai dengan
9. Mayoritas anggota Dewan Komisaris dan Direksi harga pasar.
dilarang memiliki hubungan keluarga sampai dengan
derajat kedua dengan anggota Dewan Komisaris
lainnya dan/atau anggota Direksi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 499
Page 502
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PROSES PEMILIHAN DIREKSI RAPAT DIREKSI
Setiap usulan pengangkatan dan/atau penggantian 1. Rapat Direksi wajib diadakan secara berkala paling
anggota Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham kurang 1 (satu) kali dalam setiap bulan dan/atau
(RUPS) wajib mempertimbangkan rekomendasi dari dapat diadakan setiap waktu bilamana dipandang
Komite Nominasi dan Remunerasi. Dalam proses perlu oleh Presiden Direktur atau oleh seorang atau
pencarian kandidat, Maybank Indonesia dapat lebih anggota Direksi lainnya atau atas permintaan
menggunakan jasa lembaga pencari kandidat dari seorang atau lebih anggota Dewan Komisaris
(professional search firm) atau sumber eksternal lainnya atau atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang
apabila diperlukan. saham atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10
(satu per sepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham
Komite Nominasi dan Remunerasi bertugas melakukan dengan hak suara yang sah.
proses seleksi dan memberikan rekomendasi kandidat 2. Direksi wajib mengadakan Rapat Direksi bersama
yang dinilai paling sesuai untuk menjabat sebagai dengan Dewan Komisaris secara berkala paling
anggota Direksi. Komite memastikan bahwa kandidat kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
yang diusulkan memenuhi persyaratan kompetensi, 3. Direksi harus menjadwalkan Rapat Direksi maupun
pengalaman, dan kualifikasi yang relevan, serta rapat yang diadakan bersama dengan Dewan
dinilai memiliki integritas dan kelayakan sesuai Komisaris tersebut untuk tahun berikutnya sebelum
dengan ketentuan Peraturan OJK mengenai Penilaian berakhirnya tahun buku.
Kemampuan dan Kepatutan. 4. Pemanggilan Rapat Direksi dilakukan oleh Presiden
Direktur atau salah seorang anggota Direksi atau oleh
Rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi yang Sekretaris Perusahaan atau oleh Kepala Unit Kerja
telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris Corporate Secretary.
selanjutnya diajukan kepada RUPS untuk mendapatkan 5. Pemanggilan Rapat Direksi yang diadakan bersama
persetujuan pemegang saham dan diproses melalui dengan Dewan Komisaris harus pula disampaikan
mekanisme Penilaian Kemampuan dan Kepatutan kepada setiap anggota Dewan Komisaris dengan
oleh OJK. Sesuai ketentuan Peraturan OJK, tanggal ketentuan dan persyaratan yang sama sebagaimana
efektif pengangkatan anggota Direksi adalah dimaksud dalam Pasal ini.
tanggal persetujuan dari OJK, meskipun RUPS dapat 6. Rapat Direksi dipimpin oleh Presiden Direktur,
diselenggarakan sebelum persetujuan tersebut diperoleh. dalam hal Presiden Direktur tidak dapat hadir atau
Pengangkatan anggota Direksi wajib dilaporkan kepada berhalangan hal mana tidak perlu dibuktikan kepada
OJK paling lambat 10 (sepuluh) hari sejak tanggal efektif pihak ketiga, Rapat Direksi akan dipimpin oleh salah
pengangkatan. seorang Direktur yang dipilih oleh para anggota
Direksi yang hadir dan atau diwakili dalam Rapat
Calon anggota Direksi yang masih dalam proses Direksi.
menunggu persetujuan OJK tidak diperkenankan 7. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
menjalankan tugas dan kewenangan sebagai Direksi, keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1/2 (satu
termasuk dalam kegiatan operasional maupun per dua) bagian dari jumlah anggota Direksi yang
pengambilan keputusan yang berdampak signifikan sedang mejabat hadir atau diwakili dalam rapat.
terhadap kebijakan dan kondisi keuangan Bank, meskipun 8. Keputusan Rapat Direksi harus diambil berdasarkan
telah disetujui oleh RUPS. musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak
PROGRAM ORIENTASI DIREKSI tercapai, maka diambil dengan pemungutan suara
Bank memiliki program orientasi bagi anggota Direksi berdasarkan suara setuju lebih dari 1/2 (satu per dua)
yang baru diangkat sebagaimana diatur dalam bagian dari jumlah anggota Direksi yang sedang
pedoman serta tata tertib kerja Direksi. Program orientasi menjabat.
ini bertujuan untuk membekali anggota Direksi dengan 9. Risalah Rapat Direksi dibuat oleh Sekretaris
pemahaman yang komprehensif mengenai Perseroan Perusahaan atau oleh Kepala Unit Kerja Corporate
dalam waktu yang relatif singkat, sehingga dapat Secretary dan kemudian harus disampaikan kepada
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara seluruh anggota Direksi.
efektif dan efisien. Bank memastikan bahwa setiap
anggota Direksi Maybank Indonesia yang baru bergabung
telah mengikuti dan menyelesaikan program orientasi
tersebut.
500 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 503
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
10. Direksi dapat juga mengambil keputusan yang sah dan mengikat tanpa mengadakan Rapat Direksi, dengan
ketentuan seluruh anggota Direksi yang sedang menjabat memberikan persetujuan dengan menandatangani usul
keputusan tersebut (Keputusan Sirkuler). Keputusan Sirkuler mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
yang diambil secara sah dalam Rapat Direksi.
11. Risalah Rapat Direksi menyebutkan kehadiran setiap anggota Direksi secara fisik dan kehadiran secara
telekonferensi/telepresence. Kehadiran dalam rapat telekonferensi/telepresence disertai rekaman (audio/visual)
Rapat.
12. Risalah Rapat Direksi harus mencatat secara akurat keputusan yang diambil dan pandangan anggota Direksi yang
relevan, termasuk dalam hal terjadi perbedaan pendapat.
Kehadiran Anggota Direksi Dalam Rapat Direksi Selama 2025
Direksi
Tanggal
SR IF EH WP RA BAI YE SAY RHB BS
1 13 Januari 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ A √
2 23 Januari 2025 √ C √ √ A √ √ √ √ √
3 30 Januari 2025 √ √ √ √ √ √ √ √* C √
4 3 Februari 2025 √ √ √ √ √ √ √ √* √ √
5 10 Februari 2025 √ √ √ √ √ √ √ C √ √
6 19 Februari 2025 √ √ √ √ √ √ √ C √ √
7 24 Februari 2025 √ √ √ √ √ √ √ C √ √
8 3 Maret 2025 √ √ √ C √ C √ √ √ √
9 10 Maret 2025 √ √ √ √ √ √ √ √* √ √
10 18 Maret 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
11 24 Maret 2025 C √ C √ √ √ √ √ √ C
12 9 April 2025 √ √ √ C √ √ √ √ √ √
13 16 April 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
14 21 April 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
15 28 April 2025 √ √ √ √ C √ √ √ √ √
16 5 Mei 2025 √ √ √* √ √ C √ √* √ √
17 14 Mei 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ C √
18 19 Mei 2025 √* √ √ √ √ √ √ √ C √
19 26 Mei 2025 √ √ √ √ √ √ √* √* C √
20 2 Juni 2025 √ √ C √ √ C √ √ √ √
21 10 Juni 2025 √ A √ √ A √ √ √* √ √
22 16 Juni 2025 √* √ √ √ √ √ √ √ √ √
23 24 Juni 2025 A √ √ √* √ √ A √* √ √
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 501
Page 504
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kehadiran Anggota Direksi Dalam Rapat Direksi Selama 2025
Direksi
Tanggal
SR IF EH WP RA BAI YE SAY RHB BS
24 30 Juni 2025 C √ C √ √ √ C √* √ √
25 7 Juli 2025 √ √ √ √ √ √ C C √ √
26 14 Juli 2025 √ √ √ √ √ √ C √ √ √
27 28 Juli 2025 √* √ √ √ √ √ √ C √ √
28 4 Agustus 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
29 11 Agustus 2025 √ √ √ C √ √ √ √ √ √
30 1 September 2025 √ √ √ √ √ C √* √ √* √
31 8 September 2025 √ √ √ √ C A √ √ A √
32 15 September 2025 √ √ √ √ C C √ √ √ √
33 22 September 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
34 30 September 2025 √ √ √ √ √ √ √ A √ C
35 6 Oktober 2025 √ √ √ √ √ A √ √* √ √
36 13 Oktober 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ A √
37 20 Oktober 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
38 27 Oktober 2025 A C √ √ √ √ √ √ √ √
39 4 November 2025 √ √ √ √ √ √ √ C A √
40 10 November 2025 √ √ √ √ √ √ √ √* √ A
41 18 November 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ A A
42 24 November 2025 C √ √ √ A √ √ √* √ √
43 1 Desember 2025 √* √ √ √ √ √ √ C A √
44 8 Desember 2025 √ √ √ √ √ √ √ C √ √
45 15 Desember 2025 √ √ √ √ √ C √ √ √ √
Total 45 45 45 45 45 45 45 45 45 45
Hadir 40 42 42 42 39 37 41 36 35 41
Absen 11% 7% 7% 7% 13% 18% 9% 20% 22% 9%
Presentasi 89% 93% 93% 93% 87% 82% 91% 80% 78% 91%
Seluruh Direksi menghadiri Rapat Direksi sebanyak 87,7% sepanjang tahun 2025
Catatan:
√ Hadir secara fisik
√* Hadir melalui Telekonferensi
A Absen / Berhalangan Hadir
C Cuti
SR - Steffano Ridwan | IF - Irvandi Ferizal | EH - Effendi | WP - Widya Permana | RA - Ricky Antariksa | BAI - Bambang Andri Irawan |
YE - Yessika Effendi | SAY - Shaiful Adhli Yazid | RH - Romy Hadriansyah | BS - Bianto Surodjo
502 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 505
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
1 13 Januari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
16 Desember 2024 dan 30 Desember 2024
2. Risk & Compliance Culture Survey FY2024 Maybank Indonesia (MBI)
3. Branch Renovation Update
4. Update terkait Funding dan Likuiditas
5. CFS Update
6. Mortgage FTP
7. Sales Service award 2025
8. Program Penguatan Kapabilitas Operasional
9. Compliance - Update
10. Syariah 2025 Initiatives
11. Update Audit Result
2 23 Januari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
13 Januari 2025
2. Collaboration Strategy - sister company Tahun 2025
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Collaboration Strategy Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (EII) Tahun 2025
5. Anti Fraud Update
3 30 Januari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
23 Januari 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Strategic IT Initiatives
4. Budget Approval for Internal Enhancement and Regulatory Requirement
5. Update Asset Collateral MBI
6. Board Operational Update
4 3 Februari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
30 Januari 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- CFS Update
- Group Investment Management Framework in MBI
3. Sustainability Report 2024 Update
5 10 Februari 2025 1. CEO and BOD KPI DIscussion
2. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 3
Februari 2025
3. Penyempurnaan Kebijakan Anti-Penyuapan dan Gratifikasi
4. Bank & LoB Performance Update
5. Update terkait Funding dan Likuiditas
6. Peningkatan Kualitas dan Integritas Pelaporan Keuangan
6 19 Februari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
10 Februari 2025
2. Shariah Business Unit Discussion
3. Shariah Supervisory Update Semester 2 Tahun 2024
4. Update terkait Funding dan Likuiditas
5. Update terkait Regional Performance
6. Update terkait Transaction Banking
7. Customer Expirience Update
8. Update terkait Proses eKYC
9. FY25 Digital SME Delivery Plan
10. Sustainability Report 2024 Structure and Materiality Topics
7 24 Februari 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
19 Februari 2025
2. Digital 2025 Initiatives
3. Matters Arising Follow UP
4. Update terkait Funding dan Likuiditas
5. Perencanaan Alokasi Laba untuk Inisiatif Strategis
6. Cross Border Financing Project
8 3 Maret 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
24 Februari 2025
2. Update terkait Rapat Umum Pemegang Saham Maybank Indonesia Finance
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Update terkait Structural Thrust Initiatives (Balance Sheet Optimization Project)
5. Pengembangan Platform Layanan Keuangan untuk Organisasi Mitra Strategis
6. Sustainability Emission Reduction Project (AC Inverter)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 503
Page 506
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
9 10 Maret 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 3
Maret 2025
2. UUS Update
3. Human Capital Update
4. IT Update
5. Matters Arising Follow UP
6. Policy and Procedure Update
7. Update terkait Funding dan Likuiditas
8. Update terkait ALM Operating Model Initiatives
10 18 Maret 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
10 Maret 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Persetujuan atas Strategi Pendanaan Jangka Panjang
3. Regional iBaaS Commercial Model
4. Pengembangan Pembiayaan Rantai Pasok Otomotif.
5. Chapter Assessment Template (CAT) Refinement Process (SP7)
6. Low Code Platform Plan & Cost Update
7. Legal Case Update
11 24 Maret 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
18 Maret 2025
2. Hasil Net Promoter Score (NPS) Tahun 2024
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Budget Approval
5. HC and PPVR Update
6. SAP Upgrade Project
7. Hasil Audit MBI Cabang India
8. Update terkait Peningkatan Sistem Pengendalian Internal Berkelanjutan
9. Proses Batch, Kegiatan, dan Persiapan Selama Hari Libur Idul Fitri 2025
12 9 April 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
24 Maret 2025
2. Update terkait MBI Overhead Cost posisi Maret 2025
3. Update terkait MBI Asset Liquidity Management and Sustainability
4. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Persetujuan Penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan
5. Matters Arising Follow UP
6. GB Update
13 16 April 2025 1. Approval of the minutes & outstanding matters from BOD Meeting held on 9 April 2025
2. Legal Case Update
3. Employee Engagement Survey (EES) 2024 Result
4. Strategic IT Initiatives
5. Funding and Liquidity Update
6. Update on Anti-Bribery & Corruption Q1 2025
14 21 April 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
16 April 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Group Digital Strategy
4. Update terkait Tata Kelola Regulasi Internal
15 28 April 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
21 April 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 9 April 2025: Cost Competition 2025
16 5 Mei 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
28 April 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Conglomeration Corporate Plan
4. Quaterly Business Review - Strategic Transformation Office
5. Scorecard Mapping Key Performance Indicator (KPI)
17 14 Mei 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 5
Mei 2025
2. Strategic Transformation Office - Project Proposal
3. IT Group Audit Update
4. FI and Funding dan Likuiditas update
18 19 Mei 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
19 Mei 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- CASA Strategy Update
- CASA and Digital Update
3. Customer Experience Update
4. Branch Update
504 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 507
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
19 26 Mei 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
19 Mei 2025
2. Risk & Compliance Culture Survey (RCCS) 2025
3. Update terkait Asuransi Banker’s Blanket Bond (BBB)
4. Update terkait Funding dan Likuiditas
6. Persetujuan Pengadaan Jasa Konsultan External
7. Matters Arising Follow Up.
20 2 Juni 2025 1. Legal Case Update
2. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
26 Mei 2025
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Update terkait Limit Transaksi STIP
5. Compliance Plan Self-Assessment (CPSA)
6. Update SME
21 10 Juni 2025 1. Legal Case Update
2. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 2
Juni 2025
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Update terkait Strategi M30
5. Strategic IT Initiatives
6. BOC Offsite Meeting preparation
22 16 Juni 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
10 Juni 2025
2. Pemeriksaan Interim Laporan Keuangan
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. BI Fast Feature Roadmap
5. M2E Transaction update
6. MBI Marketing & Go-to-Market Strategy
7. Penyelarasan Rencana Operasional dengan Dinamika Pasar
8. Update Inisiatif Digital 2025
23 24 Juni 2025 1. National Anti Fraud Update
2. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
16 Juni 2025
3. Transaction Limit for M2U dan M2E
4. Update terkait Funding dan Likuiditas
5. Global Banking Update - Client Coverage dan Sindikasi
6. Syariah Strategy Update
7. Budget Proposal 2026
8. External Consultant Proposal
9. Custodian Service proposal
24 30 Juni 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
24 Juni 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Strategic IT Initiatives
4. IT Proposal License Renewal
5. Update Strategy Transformation Office
6. Hasil Pemeriksaan Regulator
25 7 Juli 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
30 Juni 2025
2. EY Limited Review Result 2025
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Update terkait Hasil Penjualan Asset Properti Terbengkalai MBI
5. Update terkait Asuransi Banker’s Blanket Bond (BBB)
6. New Product Bank towards Agile Framework
7. BAU Led Initiatives Progress Update
26 14 Juli 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 7
Juli 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Regional Performance Review and Bankwide Performance Review
4. Matters Arising Follow Up from meeting 24 Juni 2025: MBI Bankwide Cost Optimization
5. M2U transaction review
7. Update terkait Agile Open Day
27 28 Juli 2025 1. ICOFR Implementation Kick Off Meeting
2. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
14 Juli 2025
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. M2U transaction Assessment
5. Strategic IT Initiatives
8. Update terkait Maybank Marathon 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 505
Page 508
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
28 4 Agustus 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
28 Juli 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Mortgage Bussiness update
4. Maybank Marathon 2025
5. Kegiatan Hari Pelanggan Nasional 2025 Maybank Indonesia
29 11 Agustus 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 4
Agustus 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Persetujuan Perpanjangan MTF
3. Productivity Dashboard
4. Update terkait Custodian Business
5. Update terkait MBI Nostro Account
6. BAU Led Initiatives Progress Update
7. Global Access
8. iBaaS Fraud Monitoring & Authorization Procedure
9. Hasil Shariah Review DPS Semester 1 Tahun 2025
10. Internal Regulation Update
11. Litigation Update
30 1 September 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 11
Agustus 2025
2. Intro to Pashouses by Maybank Venture
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Cost Control Update YTD July 2025
5. Company Asset Purchase Proposal
6. Matters Arising Follow UpPenyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi Tanggal 28 Juli 2025:
Sentralisasi Perjanjian Kerjasama dengan Pihak Ketiga
7. Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi Tanggal 16 Juni 2025: BI Fast Feature
8. RRWA Model Review
9. BAU Led Initiatives Progress Update
10. Update terkait Mobil Operasional Direksi
31 8 September 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 1
September 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi Tanggal 11 Agustus 2025: Review Adjustment
Suku Bunga Fixed Rate terhadap Debitur SME Banking
3. Update terkait Asuransi Banker’s Blanket Bond (BBB)
4. IT Update
5. Legal Case Update
6. Proses Persetujuan melalui Microsoft Office 365
32 15 September 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 8
September 2025
2. Brand Equity Performance 2025 by Brand Finance
3. Update terkait Hasil Pemeriksaan OJK
4. Global CR Day 2025
5. Update terkait Funding dan Likuiditas
6. BAU Led Initiatives Progress Update
33 22 September 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
15 September 2025
2. Matters Arising Follow Up
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Matters Arising Follow UP : Mortgage Pricing Analysis
5. Mortgage Update
6. Business Alignment Meeting 2025
7. Subsidiary Business update - M30 Strategy
8. Sinergi Konglomerasi Keuangan
34 30 September 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
22 September 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Productivity Dashboard
4. Sister Company Update - Maybank Sekuritas Indonesia
35 6 Oktober 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
30 September 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Post Event Review Maybank Marathon 2025
4. New Queuing Management System Project
5. FY26 Annual Business Plan (ABP)
6. Legal Case Update
7. Update terkait M2U transaction future date (Standing Instruction/SI)
506 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 509
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
36 13 Oktober 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
30 September 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Post Event Review Maybank Marathon 2025
4. New Queuing Management System Project
5. FY26 Annual Business Plan (ABP)
6. Legal Case Update
7. Update terkait M2U transaction future date (Standing Instruction/SI)
37 20 Oktober 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
13 Oktober 2025
2. Indonesia Strategy Update
3. Sister Company - M30 Business Plan
38 27 Oktober 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
20 Oktober 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Cost of Fund Syariah
3. FY26 Annual Business Planning (ABP)
4. Update terkait SAP Upgrade
5. Update terkait Konglomerasi Keuangan
39 4 November 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
27 Oktober 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Retensi Data Elektronik
4. Update terkait Progress Implementasi ICOFR di MBI
5. Sister Company Update - Maybank Sekuritas Indonesia (MSI) M30 Business Plan
6. National Anti Fraud Update
7. Strategi Corporasi Jangka Panjang
40 10 November 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 4
November 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Supplier Financing Switching Settlement
4. NTB Syariah Product Update M2U
5. Cooperation Agreement Centralization
41 18 November 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
10 November 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Rencana Bisnis Bank (RBB) Periode 2026-2028 dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
Periode 2026-2030
4. Data Leakage Prevention
5. Update terkait Maybank Cycling Ilfestino 2025
6. Account Opening with Third Party CDD via API Integration
7. Regional iBaaS Showcase
8. Project Update
9. Branch Property Update
42 24 November 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
18 November 2025
2. - Update terkait Funding dan Likuiditas
- Property Collateral Assessment Period
3. Persetujuan terkait General Insurance 2026 dan D&O Insurance 2026
4. - Branch Strategy 2026
- Sales & Service Summit Award (SSSA) 2026
5. Global Access – Multicurrency Saving Account
6. Corporate Website Revamp
43 1 Desember 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal
24 November 2025
2. Update terkait Funding dan Likuiditas
3. Penyesuaian Kerangka Kewenangan Persetujuan Pembiayaan
4. Regional Cards Platform Cost Allocation to MBI
5. 2025 Compliance Self-Assessment (CPSA) Report
6. Company Asset Sales and Branch Renovation Update
7. Digital Initiatives and Resources 2026
44 8 Desember 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 1
Desember 2025
2. Subsidiary Bussiness Update
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. M2E Enhancement Project
6. CBS Replacement Project – Staff Cost
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 507
Page 510
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Direksi 2025
No Tanggal Rapat Agenda Rapat Direksi
45 15 Desember 2025 1. Persetujuan Minuta Rapat Direksi dan Penyampaian Hasil Tindak Lanjut atas Catatan Direksi tanggal 8
Desember 2025
2. Update terkait Progress Implementasi ICOFR di MBI
3. Update terkait Funding dan Likuiditas
4. Final Showcase & Risk Approval iBaaS
5. Litigation Case Update
PENILAIAN KINERJA DIREKSI (TERMASUK PRESIDEN DIREKTUR - CHIEF EXECUTIVE OFFICER)
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Direksi
Sasaran strategis Bank dikonversikan menjadi Key Performance Indicator (KPI) yang disepakati bersama oleh jajaran
Direksi dan diturunkan kepada seluruh jajaran untuk membuat dan melaksanakan rencana kerja yang selaras dengan
strategi Bank serta saling mendukung untuk mencapai target kinerja Bank. KPI Direksi yang telah disepakati kemudian
disusun dalam bentuk Balanced Scorecard. Komite Nominasi dan Remunerasi mengevaluasi dan merekomendasikan
Balanced Scorecard Direksi kepada Dewan Komisaris, serta melakukan tinjauan terhadap kinerja Direksi berdasarkan
Balanced Scorecard yang telah disetujui.
Kategori yang digunakan adalah sebagai berikut:
Kategori Indikator
Financials Sasaran yang memberikan kontribusi langsung terhadap keuntungan (profitability) dan pertumbuhan
(growth) Perusahaan.
M25+ Implementation/ Sasaran yang memberikan kontribusi terhadap perbaikan proses dan kolaborasi untuk mendukung
Transformation strategi M25+.
Risk Management Sasaran untuk memastikan penerapan manajemen risiko secara efektif.
KPI Direksi tahun 2025 telah disetujui dalam rapat Dewan Komisaris dan perkembangan kinerja Bank dipantau secara
berkala melalui laporan kinerja keuangan dan bisnis yang dipaparkan oleh Presiden Direktur, Direktur Keuangan dan
Direktur Bisnis dalam Rapat Dewan Komisaris.
Kriteria Penilaian Kinerja Direksi
Penilaian Kinerja Direksi dilakukan secara tahunan secara objektif dan terukur berdasarkan tingkat pencapaian
terhadap target dan indikator KPI yang telah ditetapkan pada awal tahun buku. Penilaian ini berlaku untuk seluruh
anggota Direksi termasuk Presiden Direktur.
Pihak yang Melakukan Penilaian
Pihak yang terlibat di dalam penilaian kinerja Direksi adalah Presiden Direktur, Komite Nominasi dan Remunerasi serta
Dewan
Komisaris.
Rekomendasi Hasil Penilaian
Hasil dari assessment tersebut akan dijadikan acuan dalam menetapkan sasaran lanjutan maupun langkah perbaikan
yang perlu dilakukan oleh Direksi.
508 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 511
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENILAIAN ATAS KINERJA KOMITE – KOMITE Tingkat 2 baik Global Banking maupun Business
DIREKSI Banking, Kebijakan Kredit Tingkat 3 baik Global Banking
maupun Business Banking, maupun Surat Edaran (SE)
Prosedur Pelaksanaan Penilaian serta peraturan Bank Indonesia (BI)/OJK yang berlaku
Penilaian kinerja komite-komite Direksi dilakukan di akhir dan undang-undang serta peraturan pemerintah
tahun. Evaluasi efektivitas kinerja dilakukan oleh masing- yang terkait.
masing anggota komite-komite melalui metode self- • Komite Pengarah Teknologi Informasi telah melakukan
assessment. evaluasi dan rekomendasi antara lain terhadap
rencana strategis TI, pelaksanaan proyek-proyek TI
Hasil Penilaian termasuk efektivitas biaya TI terhadap pencapaian
Bank telah membentuk komite-komite yang mendukung manfaat yang direncanakan, pembaharuan kebijakan
pelaksanaan tugas Direksi dalam menjalankan kegiatan TI, pemantauan kinerja TI dan upaya peningkatannya,
operasional perbankan yang mengedepankan prinsip serta kecukupan dan alokasi sumber daya terkait TI
kehati-hatian. yang dimiliki Bank.
• Komite Audit Internal (Internal Audit Committee/
Komite-komite tersebut meliputi Komite Manajemen IAC) telah menjalankan tugas di antaranya adalah
Risiko, Asset dan Liability Management Committee memastikan bahwa Manajemen telah menanggapi
(ALCO), Komite Kredit, Komite Restrukturisasi Kredit, serta menindaklanjuti dengan tepat waktu dan efektif
Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Audit atas semua temuan audit dan rekomendasi yang
Internal, Komite Human Capital, Komite Disiplin Human diberikan oleh audit internal.
Capital, Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan, • Komite Human Capital telah menetapkan arahan
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi, Komite Pengarah strategis dengan mempertimbangkan kebijakan
Transformasi, dan Joint Steering Committee. HumanCapital guna memberikan dampak positif
serta perbaikan berkesinambungan pada kegiatan
Komite-komite di bawah Direksi senantiasa memberikan organisasi di Bank serta pengembangan sumber daya
opini kedua ataupun saran yang layak dipertimbangkan, manusia di dalamnya.
sebelum suatu keputusan yang bersifat taktis maupun • Komite Disiplin Human Capital telah melakukan
strategis diambil untuk kemudian dilaksanakan. analisa/review terhadap rencana pemberian sanksi
Sepanjang tahun 2025, Direksi menilai bahwa komite- kepada karyawan yang melakukan pelanggaran atau
komite tersebut telah menjalankan tugas dan tanggung fraud, didasarkan atas salah satunya hasil laporan
jawabnya dengan sangat baik sesuai dengan ketentuan Investigasi oleh Unit Kerja Anti-Fraud atau SKAI.
regulator dan ketentuan internal Bank yang berlaku. • Komite Kebijakan Perkreditan/Pembiayaan telah
memberikan masukan kepada direksi dalam
Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa hal di penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB),
antaranya sebagai berikut: terutama yang berkaitan dengan perumusan prinsip
• Komite Manajemen Risiko telah memberikan kehati-hatian dalam perkreditan atau pembiayaan
rekomendasi dan/atau persetujuan kebijakan, strategi • Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah melakukan
dan pedoman penerapan manajemen risiko Bank dan kajian, penyempurnaan, dan melakukan penilaian
anak perusahaan. atas kecukupan kerangka kerja/kebijakan Manajemen
• Asset dan Liability Management Committee (ALCO) Risiko Terintegrasi dalam proses pengidentifikasian,
telah memberikan arah strategis dan memastikan pengukuran, pemantauan, dan pelaporan risiko serta
tindak lanjut taktis untuk menciptakan struktur sejauh mana Konglomerasi Keuangan Maybank
balance sheet yang terus berkembang. Komite Indonesia (KKMBI) beroperasi secara efektif.
ini juga terus memaksimalkan profitabilitas Bank • Komite Pengarah Transformasi telah mengarahkan
untuk mencapai tujuan kinerja di dalam parameter- dan mengawasi pelaksanaan inisiatif transformasi
parameter risiko yang ditentukan melalui pengelolaan strategis Bank melalui pemantauan kemajuan,
aset dan liabilitas. pemberian arahan dan rekomendasi kepada unit
• Komite Kredit dalam membuat keputusan kredit pelaksana, serta memastikan tindak lanjut yang efektif
berpedoman kepada ketentuan Kebijakan Perkreditan guna mendukung pencapaian strategi transformasi
Bank (KPB), Kebijakan Kredit Tingkat 2 (2a dan 2b) baik Bank.
Global Banking maupun Business Banking, Kebijakan • Joint Steering Committee telah berperan sebagai
Kredit Tingkat 3 baik Global Banking maupun Business forum pengarah utama untuk inisiatif sinergi antar
Banking, Surat Edaran (SE) serta peraturan Bank bank dan anak perusahaan/perusahaan afiliasi,
Indonesia (BI)/OJK yang berlaku dan undang-undang termasuk identifikasi peluang dan risiko, pengambilan
serta peraturan pemerintah yang terkait. keputusan strategis atas isu dan hambatan,
• Komite Restrukturisasi Kredit dalam membuat penyelarasan arahan strategis, pemantauan kinerja
keputusan kredit berpedoman kepada ketentuan inisiatif strategis, serta penguatan koordinasi antar
Kebijakan Perkreditan Bank (KPB), Kebijakan Kredit entitas dalam satu grup.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 509
Page 512
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
HUBUNGAN AFILIASI ANTARA DEWAN KOMISARIS,
DIREKSI DAN PEMEGANG SAHAM UTAMA/
PENGENDALI
Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia tidak Adapun kriteria afiliasi sebagaimana yang dimaksud di
memiliki hubungan afiliasi, baik dalam bentuk hubungan atas, mengacu pada Peraturan OJK No.42/POJK.04/2020
keluarga maupun hubungan keuangan, dengan sesama tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
anggota Dewan Komisaris, Direksi, maupun Pemegang Kepentingan, sebagaimana berikut:
Saham Utama/Pengendali. 1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan
sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
Namun demikian, terdapat Komisaris Non-Independen vertikal;
yang mewakili 30% (tiga puluh persen) dari komposisi 2. Hubungan antara pihak dengan pegawai, Direktur,
Dewan Komisaris yang memiliki hubungan afiliasi atau Komisaris dari pihak tersebut;
berupa hubungan keuangan dengan Pemegang Saham 3. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan di mana
Pengendali Bank. terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau
Dewan Komisaris yang sama;
Terlepas dari kondisi tersebut, Dewan Komisaris dan 4. Hubungan antara perusahaan dan pihak, baik
Direksi Maybank Indonesia senantiasa menjunjung tinggi langsung maupun tidak langsung, mengendalikan
prinsip integritas, independensi, dan profesionalisme. atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;
Tidak terdapat benturan kepentingan yang dapat 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
memengaruhi objektivitas maupun mengganggu dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing oleh pihak yang sama; atau
dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pengelolaan 6. Hubungan antara perusahaan dan Pemegang Saham
Bank. Utama/Pengendali.
DEWAN KOMISARIS
Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan
Dewan Dewan
Nama Direksi PSP Direksi PSP
Komisaris Komisaris
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Dato’ Sri Khairussaleh Ramli - √ - √ - √ - √ - √ √ -
Hendar - √ - √ - √ - √ - √ - √
Putut Eko Bayuseno - √ - √ - √ - √ - √ - √
Marina R Tusin - √ - √ - √ - √ - √ - √
Daniel James Rompas - √ - √ - √ - √ - √ - √
Edwin Gerungan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Datuk Lim Hong Tat - √ - √ - √ - √ - √ √ -
Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid - √ - √ - √ - √ - √ √ -
DIREKSI
Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan
Dewan Dewan
Nama Direksi PSP Direksi PSP
Komisaris Komisaris
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Steffano Ridwan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Irvandi Ferizal - √ - √ - √ - √ - √ - √
Effendi - √ - √ - √ - √ - √ - √
Widya Permana - √ - √ - √ - √ - √ - √
Ricky Antariksa - √ - √ - √ - √ - √ - √
Bambang Andri Irawan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Yessika Effendi - √ - √ - √ - √ - √ - √
Romy Hardiansyah - √ - √ - √ - √ - √ - √
Shaiful Adhli Yazid - √ - √ - √ - √ - √ - √
Bianto Surodjo - √ - √ - √ - √ - √ - √
510 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 513
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN KEBERAGAMAN
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Dalam rangka mendukung efektivitas tugas pengawasan KEBERAGAMAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN
Dewan Komisaris dan pengurusan Bank oleh Direksi, KOMISARIS
Maybank Indonesia menjalankan kebijakan keragaman Dewan Komisaris telah memenuhi komposisi
komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Hal ini keberagaman, faktor keberagaman komposisi anggota
penting mengingat keberagaman keahlian, pengalaman, Dewan Komisaris, antara lain terdiri dari:
dan latar belakang pendidikan menjadi salah satu faktor 1. Keahlian/Pengalaman, memiliki paling kurang:
keunggulan yang diharapkan dapat meningkatkan a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
kinerja Bank, sehingga menjadi semakin terdepan dan pengalaman kerja di bidang ekonomi/bisnis/
mampu memberikan kepuasan bagi para pemangku keuangan, dan/atau
kepentingan. b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
pengalaman kerja di bidang hukum;
Keberagaman komposisi Dewan Komisaris dan Direksi c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
Maybank Indonesia sejalan dengan yang diatur dalam pengalaman kerja di industri perbankan, dan
Lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor d. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola pengalaman kerja di bidang manajemen risiko.
Perusahaan Terbuka. Pengangkatan Dewan Komisaris 2. Kewarganegaraan
dan Direksi dilakukan dengan mempertimbangkan Mayoritas (lebih dari 50% (lima puluh persen)
pengalaman dan pemahaman mengenai industri anggota Dewan Komisaris merupakan Warga Negara
perbankan, integritas, dan dedikasi setiap individu sesuai Indonesia.
dengan kebutuhan, visi, misi, dan strategi Bank. 3. Gender
Mempertimbangkan keragaman gender dari anggota
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi merupakan Dewan Komisaris.
kombinasi karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan 4. Usia
Maybank Indonesia, termasuk dari segi organ Dewan Anggota Dewan Komisaris memiliki keragaman
Komisaris dan Direksi. Karakteristik tersebut tercermin jenjang usia.
dalam penentuan keahlian, pengetahuan, dan 5. Independensi
pengalaman yang dibutuhkan dalam menjalankan fungsi 50% (lima puluh persen) anggota Dewan Komisaris
dan tugas Dewan Komisaris dan Direksi serta menunjang merupakan Komisaris Independen.
pencapaian visi dan misi Bank untuk terus bertumbuh
dan berkembang. Memperhatikan kebutuhan Perseroan Masa jabatan seorang Komisaris Independen adalah
atas komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Maybank sebagaimana ditetapkan dalam anggaran dasar
Indonesia merupakan suatu hal yang positif, khususnya Maybank Indonesia dan dapat diangkat kembali dengan
terkait pemberian rekomendasi dan pengambilan memperhatikan peraturan yang berlaku. Maybank
keputusan. Indonesia memilliki kebijakan untuk batas masa jabatan
sampai dengan sembilan (9) tahun bagi Komisaris
Kebijakan keberagaman dalam komposisi Dewan Independen dan Komisaris Non Independen. Ketentuan
Komisaris dan Direksi Bank antara lain: mengenai batas masa jabatan sembilan (9) tahun ini
1. Memiliki objektivitas, integritas, keahlian, pengetahuan, diberlakukan pada tahun 2022.
pengalaman, pola pikir, dan kemampuan yang
relevan. KEBERAGAMAN KOMPOSISI ANGGOTA DIREKSI
2. Perhatian khusus terhadap komposisi dan Direksi telah memenuhi komposisi keberagaman, faktor
keseimbangan Dewan Komisaris dan Direksi. keberagaman komposisi anggota Direksi, antara lain
3. Komposisi dan jumlah Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari:
yang harus sesuai dengan peraturan regulator yang 1. Keahlian/Pengalaman, memiliki paling kurang:
berlaku. a. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
4. Pengelolaan rangkap jabatan yang harus sesuai pengalaman kerja di bidang ekonomi/bisnis/
dengan peraturan regulator yang berlaku. keuangan, dan/atau
5. Keberagaman lainnya sesuai dengan strategi Bank. b. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
pengalaman kerja di industri perbankan, dan
c. 1 (satu) orang anggota yang memiliki keahlian/
pengalaman kerja di bidang manajemen risiko.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 511
Page 514
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2. Kewarganegaraan
Mayoritas (lebih dari 50% (lima puluh persen) anggota Direksi merupakan Warga Negara Indonesia.
3. Gender
Mempertimbangkan keragaman gender dari anggota Direksi.
4. Usia
Anggota Direksi memiliki keragaman jenjang usia.
5. Independensi
a. Presiden Direktur merupakan pihak yang independen terhadap pemegang saham pengendali Bank.
b. Anggota Direksi memenuhi kriteria independensi sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
PENCAPAIAN KEBIJAKAN KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Pada akhir tahun 2025, komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Bank telah memenuhi aspek keberagaman
sebagaimana diuraikan di atas serta selaras dengan strategi, Visi, dan Misi Bank. Pada tahun 2025, keberagaman
dalam komposisi Dewan Komisaris dan Direksi tercermin dari latar belakang pendidikan, kewarganegaraan, usia, dan
gender, sebagaimana disajikan pada tabel di bawah ini.
Tingkat Pendidikan Komposisi Independen
Dewan Komisaris Dewan Komisaris
4 4 orang*)
Terafiliasi
3
2025
1 4 orang
S1 S2 S3 Independen
Tingkat Pendidikan Gender Gender
Direksi Dewan Komisaris Direksi
5 1orang 1orang
Wanita Wanita
4 2025 2025
1 7 orang 9 orang
S1 S2 S3 Pria Pria
Kewarganegaraan Usia Usia
Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris Direksi
Direksi
2 orang - orang
45-64 tahun 65-85
14
tahun
2025 2025
4
6 orang 10 orang
65-85 tahun 45-64
tahun
WNI WNA
*) salah satu anggota Dewan Komisaris (non independen) sudah tidak terafiliasi.
512 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 515
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEAHLIAN DEWAN KOMISARIS KEAHLIAN DIREKSI
(Orang) (Orang)
Corporate Governance 8 Corporate Governance 8
Strategy Planning & Business Strategy 8 Strategy Planning & Business Strategy 10
Commercial Banking 8 Commercial Banking 8
Investment Banking 7 Investment Banking 5
Asset Management 7 Asset Management 2
Islamic Banking 6 Islamic Banking 4
Insurance & Takaful 6 Insurance & Takaful 2
Accounting and Finance 7 Accounting and Finance 6
Audit 7 Audit 4
Risk Management 8 Risk Management 9
Credit Risk 8 Credit Risk 7
Legal and Compliance 6 Legal and Compliance 5
Artificial Intelligence (AI)/Innovation and Technology/Digital 6 Artificial Intelligence (AI)/Innovation and Technology/Digital 5
Sustainability 7 Sustainability 6
Organizational and Human Capital 7 Organizational and Human Capital 6
Transformation and Change Management 7 Transformation and Change Management 10
PENGALAMAN DEWAN KOMISARIS PENGALAMAN DIREKSI
(Orang) (Orang)
International Posting 5 International Posting 5
Government/Agency/Regulatory Bodies 5 Government/Agency/Regulatory Bodies 2
Professional Services/Bodies 3 Professional Services/Bodies 4
Private Enterprise 5 Private Enterprise 6
INDUSTRI DEWAN KOMISARIS INDUSTRI DIREKSI
(Orang) (Orang)
Banking/Capital Market 6 Banking/Capital Market 10
Insurance 1 Insurance 2
Public Sector 3 Property 1
Telco/IT 1 Public Sector 2
Oil and Gas 1 Telco/IT 4
Electricity/Power Generation 2
Manufacturing 3
Transportation 2
Oil and Gas 2
Plantation 1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 513
Page 516
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE-KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
KOMITE AUDIT Piagam Komite Audit
Dewan Komisaris membentuk Komite Audit untuk Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, Komite
menjalankan fungsi pengawasan di bidang pelaksanaan Audit Bank mengacu pada Piagam Komite Audit yang
dan pelaporan pencatatan keuangan, kecukupan mengatur antara lain mengenai tugas dan tanggung
pengelolaan risiko dan pengendalian internal secara jawab, keanggotaan, prosedur kerja dan rapat dalam hal
efektif dan independen. Di samping itu, Komite Audit pelaksanaan kegiatan Komite Audit. Piagam Komite Audit
juga melakukan pengawasan pada kepatuhan terhadap terakhir dikinikan tanggal 7 Desember 2023 dan telah
peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. diungkapkan melalui situs web Bank (www.maybank.
co.id). Piagam Komite Audit senantiasa ditinjau kembali
Dasar Hukum secara periodik agar sesuai dengan ketentuan yang
• POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan berlaku.
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik
• POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan dan Struktur dan Keanggotaan
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit Keanggotaan, komposisi maupun independensi anggota
• POJK No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Komite Audit telah memenuhi ketentuan Otoritas yang
Audit Intern pada Bank Umum berwenang. Komite Audit terdiri dari 1 (satu) orang
• POJK No. 09 tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa Komisaris Independen sebagai Ketua, 2 (dua) orang
Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Komisaris Independen sebagai anggota, 1 (satu) orang
Kegiatan Jasa Keuangan dari Dewan Pengawas Syariah, dan 2 (dua) orang Pihak
• POJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Independen dengan kompetensi dan kualifikasi di bidang
bagi Bank Umum ekonomi, keuangan, akuntansi, dan perbankan.
• SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
Kelola bagi Bank Umum Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank Maybank
• SEOJK No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Tata Cara Indonesia Tbk. SK Direksi PT Bank Maybank Indonesia
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Tbk No. 2025.010/PRESDIR tanggal 15 April 2025, susunan
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan Anggota Komite Audit Maybank Indonesia adalah sebagai
• Anggaran Dasar Bank berikut:
No Anggota Posisi di Komite Jabatan di Maybank Indonesia Periode
1 Hendar Ketua merangkap Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
2 Daniel James Rompas Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
3 Putut Eko Bayuseno Anggota Komisaris Independen 2024 - 2027
4 Ahmad Satori Anggota Dewan Pengawas Syariah 2024 - 2027
5 Yetti Septirawati Anggota Pihak Independen 2024 - 2027
6 Dawny Rachella Tahar Sekretaris Eksekutif merangkap Anggota Pihak Independen 2024 - 2027
514 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 517
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kualifikasi dan Profil Anggota Komite Audit
Anggota Latar Belakang Karir Pendidikan
Menjabat sebagai Ketua Komite Audit. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Hendar
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Daniel James
Rompas
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Putut Eko Bayuseno
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Pengawas Syariah.
Dewan Pengawas Syariah dalam bab Profil Perusahaan.
Ahmad Satori
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit. Beliau memperoleh gelar Akuntan
Warga negara Indonesia. Beliau menjabat sebagai anggota komite dari Fakultas Ekonomi Universitas
audit dari pihak independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk sejak Padjadjaran dan Master in
tanggal 19 Oktober 2022. Business Management dari Asian
Institute of Management - Manila.
Beliau juga memiliki sertifikasi
Chartered Accountant (CA). Beliau
mendapatkan Sertifikasi Manajemen
Risiko Level 7 pada tahun 2025.
Yetti Septirawati
Menjabat sebagai Anggota Komite Audit. Beliau lulus sebagai Sarjana
Warga negara Indonesia. Beliau menjabat sebagai anggota komite Pertanian dari Institut Pertanian
audit dari pihak independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk sejak Bogor, jurusan Sosial Ekonomi
tanggal 10 Januari 2024. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Pertanian Program Studi
anggota Komite Audit pada PT Garuda Indonesia Tbk. Agribisnis pada tahun 1990. Beliau
mendapatkan Sertifikasi Manajemen
Risiko Level 7 pada tahun 2025 dan
CIA Level 1 pada tahun 2022.
Dawny Rachella
Tahar
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 515
Page 518
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kriteria atau Indikator Analisis Dokumen Pendukung
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite
Governance Structure
a) Anggota komite audit paling Ketua Komite Audit Bapak Hendar adalah Komisaris SK Direksi PT Bank Maybank
sedikit terdiri dari seorang Independen yang mempunyai keahlian perbankan, ekonomi Indonesia Tbk No. 2025.010/
Komisaris Independen, seorang dan keuangan, dengan 2 (dua) anggota dari Komisaris PRESDIR tanggal 15 April 2025.
Pihak Independen yang ahli di Independen yaitu 1) Bapak Daniel James Rompas yang
bidang keuangan atau akuntansi, mempunyai keahlian perbankan, ekonomi dan keuangan dan
dan seorang Pihak Independen 2) Bapak Putut Eko Bayuseno yang mempunyai keahlian di
yang ahli di bidang hukum atau bidang hukum, serta 1 (satu) anggota dari Dewan Pengawas
perbankan. Syariah yaitu Bapak Ahmad Satori dan 2 ( dua) anggota yang
berasal dari pihak independen yaitu 1) Ibu Yetti Septirawati
adalah ahli di bidang akuntansi dan perbankan 2) Ibu Dawny
Rachella Tahar adalah ahli di bidang perbankan, manajemen
risiko dan audit.
b) Komite audit diketuai oleh Ketua Komite Audit Bapak Hendar adalah Komisaris SK Direksi PT Bank Maybank
Komisaris Independen. Independen. Indonesia Tbk No. 2025.010/
PRESDIR tanggal 15 April 2025.
c) Paling sedikit 51% (lima puluh satu Seluruh anggota Komite Audit berasal dari Komisaris SK Direksi PT Bank Maybank
persen) anggota komite audit Independen, Dewan Pengawas Syariah dan Pihak Independen. Indonesia Tbk No. 2025.010/
adalah Komisaris Independen dan PRESDIR tanggal 15 April 2025.
Pihak Independen.
d) Anggota komite audit memiliki Seluruh anggota Komite Audit tidak memiliki catatan Surat Pernyataan yang
integritas, akhlak, dan moral yang integritas tercela, tidak tersangkut dalam perkara hukum ditandatangani oleh masing-
baik. perdata dan pidana, serta memiliki moralitas yang baik. masing anggota pada bulan
Januari 2026.
Jabatan
Susunan anggota Komite Audit sebagaimana tersebut di atas berlaku hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan pada tahun 2027, kecuali apabila terdapat anggota Komite Audit yang mengundurkan diri, atau tidak
lagi bekerja untuk Perseroan, atau apabila Dewan Komisaris memutuskan mengubah susunan Komite Audit (mana
yang lebih dahulu terjadi). Dalam hal terdapat penggantian anggota Komite Audit harus mendapat persetujuan Dewan
Komisaris.
Independensi Komite Audit
Seluruh anggota Komite Audit telah memenuhi semua kriteria independensi dan mampu untuk menjalankan tugasnya
secara independen, menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak manapun. Hal ini
dapat dilihat dari keanggotaan yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua yang merupakan Komisaris Independen, 2 (dua)
orang Anggota yang juga merupakan Komisaris Independen, 1 (satu) orang Anggota dari Dewan Pengawas Syariah,
serta 2 (dua) orang Anggota yang merupakan Pihak Independen.
Tugas dan Tanggung Jawab
Sebagaimana yang diatur dalam Piagam Komite Audit, tugas dan tanggung jawab Komite Audit adalah sebagai
berikut:
Pengendalian Intern dan Manajemen Risiko
Komite Audit bertugas untuk:
a. Melakukan evaluasi apakah Manajemen menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai dan berjalan
efektif, berdasarkan laporan seperti dari auditor internal maupun auditor eksternal termasuk OJK.
b. Melakukan evaluasi apakah rekomendasi para auditor, telah ditindaklanjuti oleh Manajemen.
c. Komite Audit dapat berkoordinasi dengan Komite Pemantau Risiko bila dipandang perlu.
516 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 519
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Informasi keuangan Akuntan Publik/Eksternal Auditor
Komite Audit bertugas untuk meningkatkan kualitas Komite Audit bertugas untuk :
keterbukaan informasi keuangan, dengan cara: a. Menelaah independensi, kinerja Akuntan Publik,
a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan fee (imbalan jasa) dan kriteria lain dalam rangka
termasuk proyeksi keuangan yang diterbitkan kepada memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
publik dan/atau pihak otoritas. untuk penetapan Akuntan Publik yang akan ditunjuk
b. Memastikan bahwa laporan keuangan telah disusun oleh RUPS.
sesuai standar akuntansi serta peraturan lain yang b. Menelaah kecukupan pemeriksaan Akuntan Publik
berlaku. untuk memastikan risiko-risiko penting telah
c. Melakukan penelaahan dan melaporkan kepada dipertimbangkan, termasuk menelaah syarat-syarat
Dewan Komisaris atas pengaduan yang berkaitan dalam perikatan.
dengan proses akuntansi dan pelaporan keuangan c. Memastikan temuan-temuan yang signifikan segera
Bank. disampaikan kepada Komite Audit untuk dibahas,
guna disampaikan dan menjadi perhatian Dewan
Auditor Internal Komisaris.
Komite Audit bertugas untuk: d. Memastikan bahwa Manajemen melakukan tindak
a. Mengevaluasi Internal Audit Charter untuk selanjutnya lanjut atas temuan-temuan Akuntan Publik.
disetujui oleh Dewan Komisaris e. Memberikan pendapat independen dalam hal
b. Mengevaluasi rencana kerja tahunan Satuan Kerja terjadi perbedaan pendapat antara Manajemen dan
Audit Intern (SKAI) dan memberikan masukan- Akuntan Publik atas jasa yang diberikannya.
masukan jika diperlukan.
c. Memastikan independensi dari SKAI tidak terdapatnya Tugas lainnya
pembatasan-pembatasan terhadap SKAI. Tugas dan tanggung jawab di atas tidak membatasi
d. Memastikan bahwa temuan-temuan SKAI yang Komite Audit untuk melakukan tindakan lain sepanjang
signifikan segera disampaikan kepada Komite Audit tidak bertentangan dengan Peraturan OJK serta
dan membahasnya untuk menjadi perhatian Dewan kelaziman praktik di dalam negeri dan internasional.
Komisaris. Komite Audit juga menjalankan tugas-tugas lain yang
e. Merekomendasikan kepada Dewan Komisaris agar relevan yang diminta oleh Dewan Komisaris termasuk
SKAI melakukan audit khusus bila ada dugaan namun tidak terbatas pada penunjukan dan/atau
terjadinya kecurangan atau penyimpangan terhadap penggantian kantor Akuntan Publik/Auditor Eksternal yang
peraturan perundang-undangan. didasarkan pada independensi, ruang lingkup penugasan
f. Menelaah laporan Pelaksanaan dan Pokok-pokok dan kewajaran fee (imbalan jasa).
Hasil Audit Intern yang akan disampaikan ke OJK.
g. Mengevaluasi efektivitas fungsi SKAI, dengan Kepatuhan atas Ketentuan Perundang-undangan
memastikan bahwa Manajemen melakukan tindak Komite Audit bertugas untuk memastikan kepatuhan
lanjut atas rekomendasi yang disampaikan SKAI. terhadap peraturan perundang-undangan, khususnya di
h. Mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada bidang Pasar Modal dan perbankan.
Dewan Komisaris atas pengangkatan, penilaian
kinerja, penggantian dan pemberhentian Kepala SKAI. Rapat dan Tingkat Kehadiran Komite Audit
Selama tahun 2025, Komite Audit telah melaksanakan
22 (duapuluh dua) kali pertemuan dengan agenda
pembahasan terkait implementasi pengendalian
internal, informasi keuangan historis dan pembahasan
pelaksanaan audit Laporan Keuangan dengan eksternal
audit. Setiap rapat dihadiri oleh semua anggota Komite
Audit dan selalu memenuhi kuorum yang berlaku.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 517
Page 520
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Agenda Rapat Komite Audit
Agenda Utama Rapat Komite Audit sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
No. Tanggal Agenda Utama Rapat Komite Audit
1. 16 Januari 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
2. 10 Februari 2025 Pembahasan ECL Kolektif dan progres audit atas Laporan Keuangan Konsolidasi tahun buku 2024
dengan EY
3. 17 Februari 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Konsolidasian posisi 31 Desember
2024
4. 25 Februari 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
5. 17 Maret 2025 Pembahasan evaluasi KAP tahun 2024 dan proposal audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian
tahun buku 2025
6. 17 Maret 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
7. 28 April 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim (unaudited) posisi 31 Maret 2025
8. 9 Mei 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
9. 14 Mei 2025 Pembahasan dengan EY terkait Independensi (hanya dihadiri beberapa member AC)
10. 26 Mei 2025 Pembahasan evaluasi performa AP KAP EY tahun 2024 dengan FAD(hanya dihadiri beberapa member
AC)
11. 5 Juni 2025 Pembahasan dengan Direktur Operasi terkait Pelaporan Sistem Pembayaran ke OJK (hanya dihadiri
beberapa member AC)
12. 18 Juni 2025 Kick Off meeting dengan EY dan FAD atas Limited Review Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
posisi 30 Juni 2025
13. 23 Juni 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
14. 10 Juli 2025 Pembahasan Hasil Limited Review Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Posisi 30 Juni 2025
dengan EY
15. 11 Juli 2025 Pembahasan Hasil Review External Quality Assurance report oleh Deloitte atas performa SKAI
16. 22 Juli 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
17. 16 Agustus 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
18. 23 September 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
19. 17 Oktober 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
20 19 Oktober 2025 Pembahasan progress pelaksanaan ICOFR dan approval AC atas prosedur ICOFR
21 27 Oktober 2025 Pembahasan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim (unaudited) posisi 30 September 2025
22 25 November 2025 Pelaksanaan Penugasan Internal Audit dan Pembahasan Temuan Audit
23 17 Desember 2025 Kick Off meeting dengan EY dan FAD atas Limited Review Laporan Keuangan Konsolidasian Interim
posisi 31 Desember 2025
518 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 521
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kehadiran dalam Rapat Persentase Kehadiran
Nama Jabatan
Komite Audit (%)
Hendar Ketua Komite Audit 23 100%
Daniel James Rompas Anggota Komite Audit 20 90%
Putut Eko Bayuseno Anggota Komite Audit 20 90%
Ahmad Satori Anggota Komite Audit 20 90%
Yetti Septirawati Anggota Komite Audit 23 100%
Dawny Rachella Tahar Anggota Komite Audit 23 100%
Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit selama Tahun 2025 Dalam hal menelaah kecukupan proses pelaporan
Untuk tahun buku 2025, Komite Audit telah menjalankan keuangan, Komite Audit juga memberikan rekomendasi
fungsinya guna membantu Dewan Komisaris dengan bahwa laporan keuangan telah disusun berdasarkan
berpedoman pada Piagam Komite Audit (Audit standar akuntansi yang berlaku umum dan peraturan
Committee Charter), di antaranya: yang ada serta memastikan pelaksanaan audit oleh
• Melakukan penelaahan atas informasi keuangan yang Kantor Akuntan Publik (KAP) sesuai dengan standar audit
akan dikeluarkan Bank kepada publik dan/atau pihak yang berlaku di Indonesia.
otoritas, berupa draf laporan keuangan triwulanan
dan tahunan publikasi, maupun laporan keuangan Pelaksanaan tugas-tugas Komite Audit dilakukan melalui
lengkapnya (long-form report). komunikasi secara tertulis (pelaporan) maupun dengan
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengadakan rapat secara berkala, baik dengan SKAI,
untuk diputuskan oleh RUPS Tahunan mengenai Internal Audit Committee (IAC), unit kerja Kepatuhan, unit
penunjukan Akuntan Publik (AP) yang didasarkan kerja Finance and Accounting Division (FAD), unit kerja
pada antara lain: independensi, ruang lingkup bisnis terkait maupun dengan KAP.
penugasan, dan imbalan jasa. Rekomendasi
didasarkan pula pada hasil evaluasi terhadap Mengenai penelaahan terhadap aktivitas pelaksanaan
Pelaksanaan Pemberian Jasa Audit tahunan atas manajemen risiko yang dilakukan oleh Direksi, Bank telah
Laporan Keuangan periode tahun sebelumnya. mempunyai Komite Pemantau Risiko yang dibentuk oleh
Laporan hasil evaluasi ini telah disampaikan pula Dewan Komisaris.
kepada OJK.
• Melakukan pemantauan dan evaluasi atas Program Kerja dan Kegiatan Komite Audit
perencanaan dan pelaksanaan audit serta Selama tahun 2025, Komite Audit melaksanakan kegiatan
pemantauan atas tindak lanjut hasil audit, baik sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Hal
audit oleh Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) maupun tersebut dapat dilihat melalui program kerja beserta
auditor ekstern dan regulator, dalam rangka menilai realisasinya yang dituangkan dalam laporan-laporan
kecukupan pengendalian intern. Audit Komite.
• Melakukan penelaahan atas ketaatan terhadap
peraturan perundang-undangan yang berhubungan
dengan kegiatan Bank.
• Membantu Dewan Komisaris dalam mempersiapkan
Laporan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank
tahunan dan telah disampaikan kepada Bank
Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 519
Page 522
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelatihan Anggota Komite Audit selama tahun 2025
Nama Training/Seminar/ Tanggal
Nama Jabatan Workshop/Sharing Penyelenggara Lokasi
Knowledge Mulai Akhir
Hendar Ketua merangkap Anggota Komite Audit
Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan Komisaris pada
bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Daniel james Anggota Komite Audit
Rompas Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan Komisaris pada
bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Putut Eko Anggota Komite Audit
Bayuseno Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan Komisaris pada
bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Yetti Anggota OJK : How to Achieve Peak 17 Januari 2025 17 Januari 2025 OJK Online
Septirawati Komite Audit Performance in 2025
OJK : Transformasi Digital: 23 Januari 2025 23 Januari 2025 OJK Online
Tren Inovasi Teknologi di
sektor Keuangan
OJK : Imboost your spirit 14 Februari 2025 14 Februari 2025 OJK Online
: Cultivating positivity for
balanced and fulfilling life
OJK : Outlook Ekonomi dan 20 Februari 2025 20 Februari 2025 OJK Online
Keuangan di Tahun 2025
OJK : Inovasi Produk 13 Maret 2025 13 Maret 2025 OJK Online
Keuangan Islam : Peran Etika
Halal dalam Memperluas
Penetrasi Pasar
OJK : Meneropong Masa 17 April 2025 17 April 2025 OJK Online
Depan Pasar Emas Indonesia
: Peran Strategis Bullion Bank
OJK : Efek Domino Tarif Trump 15 Mei 2025 15 Mei 2025 OJK Online
: Ancaman atau Peluang bagi
Ekonomi Indonesia ?
OJK : Future - Proofing 23 Mei 2025 23 Mei 2025 IAI - IFAC Online
Economics : The startegic
Role of Accountants in
Turbulence Time
OJK : Customer experience 22 Mei 2025 22 Mei 2025 OJK Online
: Strategies for Success in
Digital Era
Komite Profesi Akuntan Publik 15 Mei 2025 15 Mei 2025 KPAP Online
: Peran Artificial Intelligence
dan Audit Competency
dalam Meningkatkan
Professional Skepticism
Auditor
OJK : Urgensi Transparansi 26 Mei 2025 26 Mei 2025 OJK Online
Keuangan Hijau pada
Lembaga Keuangan
OJK : Diorama Keuangan 3 Juni 2025 3 Juni 2025 OJK Online
Berkelanjutan Indonesia
OJK: The Future of Cyber 5 Juni 2025 5 Juni 2025 OJK Online
Security: Threats, Challenges,
and Innovations
520 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 523
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelatihan Anggota Komite Audit selama tahun 2025
Nama Training/Seminar/ Tanggal
Nama Jabatan Workshop/Sharing Penyelenggara Lokasi
Knowledge Mulai Akhir
Ikatan Akuntan Indonesia: 13 Maret 2025 14 Maret 2025 OJK Online
Future Proofing Economics:
The Strategic Role of
Accountants in Turbulence
Times
Ikatan Akuntan Indonesia: 18 Juni 2025 18 Juni 2025 IAI Online
Aset Kelolaan pada Lembaga
Zakat
OJK: Strategi Peningkatan 28 Agustus 2025 28 Agustus 2025 OJK Online
Daya Saing serta
Pendalaman Perbankan
Syariah dan Pasar Modal
Syariah
IBI-BCC: Pembekalan 4 Agustus 2025 5 Agustus 2025 IBI - BCC Online
Manajemen Risiko Jenjang
Kualifikasi 4
IBI-BCC: Pembekalan 10 September 11 September IBI - BCC Online
Manajemen Risiko Jenjang 2025 2025
Kualifikasi 5
IBI-BCC: Pembekalan 5 November 2025 5 November 2025 IBI - BCC Online
Manajemen Risiko Jenjang
Kualifikasi 6
IBI-BCC: Pembekalan 5 Desember 2025 5 Desember 2025 IBI - BCC Online
Manajemen Risiko Jenjang
Kualifikasi 7
Dawny Anggota Pembekalan Manajemen 14 Februari 2025 14 Februari 2025 BSMR Jakarta
Rachella Komite Audit Risiko Jenjang Kualifikasi 7
Tahar
Refresher Manajemen Risiko 17 November 17 November BSMR Online
Jenjang Kualifikasi 7 2025 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 521
Page 524
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE PEMANTAU RISIKO
Dewan Komisaris (Dekom) membentuk Komite Pemantau Risiko untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab yang berhubungan dengan pengawasan implementasi manajemen risiko, dan teridentifikasinya
risiko-risiko signifikan yang memerlukan perhatian Dekom.
Dasar Hukum
Komite Pemantau Risiko dibentuk berdasarkan pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 17 tahun 2023, tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum,
• Anggaran Dasar Bank tentang tugas dan wewenang Dewan Komisaris.
Piagam Komite Pemantau Risiko
Komite Pemantau Risiko Bank telah mempunyai Piagam atau Pedoman yang memuat tujuan, keanggotaan (komposisi,
kualifikasi, independensi, dan masa keanggotaan), tugas dan tanggung jawab, wewenang, prosedur kerja dan rapat,
pelaporan serta evaluasinya. Piagam Komite Pemantau Risiko terakhir dikinikan pada tanggal 24 November 2023
dengan merujuk pada POJK Nomor 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan telah diunggah
di situs web Bank. Selanjutnya, piagam Komite Pemantau Risiko akan senantiasa ditinjau kembali secara periodik agar
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko
Keanggotaan dan komposisi, maupun independensi anggota Komite Pemantau Risiko telah memenuhi ketentuan
OJK. Komite Pemantau Risiko Bank tahun 2025 terdiri dari 1 (satu) orang Ketua/merangkap Anggota yang merupakan
Komisaris Independen, 3 (tiga) orang anggota yang merupakan Komisaris Independen, 3 (tiga) orang anggota yang
merupakan Komisaris, 1 (satu) orang anggota yang merupakan anggota DPS dan 2 (dua) Pihak Independen dengan
kompetensi dan kualifikasi di bidang ekonomi, perbankan, keuangan, serta manajemen risiko.
Anggota Komite Pemantau Risiko ditunjuk oleh Dewan Komisaris dan susunan keanggotaan komite untuk periode 2024
– 2027 mengalami beberapa kali perubahan, terakhir ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan No.
2025.012/ PRESDIR tanggal 15 April 2025:
No. Nama Jabatan di Bank Jabatan di Komite Periode Jabatan
1. Daniel James Rompas Komisaris Independen Ketua/Anggota (*) 2024-2027
2. Marina R Tusin Komisaris Independen Anggota 2024-2027
3. Hendar Komisaris Independen Anggota 2024-2027
4. Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen Anggota 2024-2027
5. Edwin Gerungan Komisaris Anggota 2024-2027
6. Datuk Lim Hong Tat Komisaris Anggota 2024-2027
7. Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Komisaris Anggota 2024-2027
Hamid
8. M. Sodikun Anggota DPS Anggota (**) 2024-2027
9. Agus Kretarto Pihak Independen Anggota/Sekretaris Eksekutif 2024-2027
10. Irma Savitry Pihak Independen Anggota 2024-2027
*) Diangkat sebagai Anggota sejak November 2024, menjadi Ketua sejak 15 April 2025, menggantikan Hendar.
**) Diangkat sebagai Anggota sejak 15 April 2025.
Achjar Iljas, Komisaris Independen tidak lagi menjadi Anggota sejak April 2025.
Kualifikasi dan Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Berikut merupakan profil dan kualifikasi Anggota Komite Pemantau Risiko
Profil Keanggotaan Latar Belakang Karier Pendidikan
Menjabat sebagai Ketua Pemantau Risiko Bank. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
James Daniel
Rompas
522 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 525
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Profil Keanggotaan Latar Belakang Karier Pendidikan
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Marina R Tusin
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Memiliki keahlian bidang Perbankan Syariah
Hendar
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Putut Eko Bayuseno
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Edwin Gerungan
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Datuk Lim Hong Tat
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Dato’ Zulkiflee Abbas
Abdul Hamid
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Anggota Dewan Pengawas Syariah dalam bab Profil Perusahaan.
M. Sodikun
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 523
Page 526
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Profil Keanggotaan Latar Belakang Karier Pendidikan
Menjabat sebagai Anggota/Sekretaris Komite Pemantau Risiko. • Magister Manajemen, Universitas
Indonesia, 1991
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko & Tata Kelola • Chartered Akuntan, Sekolah Tinggi
Terintegrasi Bank Maybank Indonesia sejak tahun 2018. Akuntansi Negara, 1987
Sebelumnya beliau pernah menduduki jabatan sebagai berikut: • Sertifikat Manajemen Risiko
Anggota Komite Audit PT Jasa Angkasa Semesta Tbk dan PT Cardiq Kualfikasi 7
Aero Services Tbk (2012-Agustus 2021); Anggota Komite Audit &
Pemantau Risiko Maybank Indonesia (2012-April 2018); Anggota
Komite Audit PT Indonesia Infrastruktur Finance (2012- Maret 2018);
Anggota Komite Audit & Pemantau Risiko Bank Barclays Indonesia
Agus Kretarto
(2009 – Juni 2011); Anggota Komite Pemantau Risiko BII (2008-2012);
Anggota Pimpinan Badan Regulator PAM DKI Jakarta (2005-2011);
Anggota Komite Audit BII (2003-2008); Direktur Kepatuhan Bank
Harmoni Internasional (2002-2003); GM Corporate Secretary PT
Mustika Ratu Tbk (2001), Kepala Divisi Perencanaan & Pengembangan
dan Corporate Secretary (1995-2000) dan Kepala SKAI PT Bank Rama
Tbk. (1993-1994); Auditor BPKP pada Bank BUMN (1987-1992); dan
Auditor beberapa BUMN dan Proyek-proyek APBN & Proyek-proyek
Bank Dunia (1982-1984).
Menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko. Sarjana Ekonomi Universitas
Sebelumnya beliau menjabat sebagai: Indonesia, 1987
Chief of Credit and Collections Bank Sampoerna (2015-2023) ; Wakil
Direktur Kredit Banker Association for Risk Management /BARA (2018- Sertifikat Risk Management Kualifikasi
2021) ; Risk Management Head Danamon Simpan Pinjam (2014-2015); 7
National Fraud, QA, and Collections Head Bank Danamon (2010-2014)
; Consumer Risk Group Head PT Maybank Indonesia, Tbk d/h PT Bank
Internasional Indonesia,Tbk (2007-2010) ; CRM and Pricing Director
GE Consumer Finance (2006-2007); Banking Director GE Consumer
Finance (2004-2006); Risk Director GE Consumer Finance (2002-
Irma Savitry
2004); Credit Cycle Head Standard Chartered Bank (1997-2002);
Credit Policy Head Citibank ( 1994-1997); Credit Acceptance Unit Head
Citibank (1991-1994) ; General Accounting Head Citibank (1989-1991);
Junior Auditor Ernst and Young (1987-1989)
Pelatihan Komite Pemantau Risiko
Pelatihan Anggota Komite Pemantau Risiko tahun 2025
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Agus Kretarto Penerapan PSAK 413 Ikatan Akuntansi IAI 05 November 25
AK.MM Indonesia (IAI)
Training Refreshment SMR J7 Maisa Edukasi Zoom Meeting 12 November 25
Training Refr SMR J7 : 10 Feb 2025 IBI BCC Zoom Meeting 10 Februari 25
Daniel James Navigating Governance in Groups Maybank Group Malaysia 08 Desember 25
Rompas
BIGER SKAI Internal Sentral Senayan 3 26 Juli 25
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 25
Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 07 Maret 25
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal Sentral Senayan 3 06 Februari 25
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 25
Marina R Tusin Navigating Governance in Groups Maybank Group Malaysia 08 Desember 25
Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 07 Maret 25
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal Sentral Senayan 3 06 Februari 25
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 25
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 07 Januari 25
M. Sodikun Training SMR J4 DPS : 240225 Muamalat Institute Sentral Senayan 3 24 Februari 25
Ujian SMR J4 : DPS LSPKS LSP SPI 04 Maret 25
Training SMR J4 : DPS Muamalat Institute Sentral Senayan 3 11 Februari 25
524 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 527
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelatihan Anggota Komite Pemantau Risiko tahun 2025
Nama Nama Training Pihak Penyelenggara Lokasi Tanggal
Irma Savitry Penerapan PSAK 413 Ikatan Akuntansi IAI 05 November 25
Daulay Indonesia (IAI)
Training Refreshment SMR J7 Maisa Edukasi Zoom Meeting 12 November 25
Ujian SMR J7 ROC : 190225 BSMR Cosmopolitan 19 Februari 25
Amarrosa
Training SMR J7 ROC : 140225 GPS Sentral Senayan 3 14 Februari 25
Ujian SMR J6 ROC : 220125 IBI BCC Cosmopolitan 22 Januari 25
Amarrosa
Training SMR J6 ROC : 170125 IBI BCC Sentral Senayan 3 17 Januari 25
Dato' Zulkiflee Ujian SMR J6 BOC : 26 Sept 2025 LSPP Sentral Senayan 3 26 September 25
Abbas Abdul
Hamid Training SMR J6 BOC : 23 Sept 2025 INOFIN Zoom Meeting 23 September 25
Putut Eko Navigating Governance in Groups Maybank Group Malaysia 08 Desember 25
Bayuseno
BIGER SKAI Internal Sentral Senayan 3 26 Juli 25
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 25
Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 07 Maret 25
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal Sentral Senayan 3 06 Februari 25
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 25
Datuk Lim Hong Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Tat
Hendar Navigating Governance in Groups Maybank Group Malaysia 08 Desember 25
BIGER SKAI Internal Sentral Senayan 3 26 Juli 25
IRPA Annual Risk Prof Summit 2025 Indonesian Risk Bandung 12 Desember 25
Professional
Association
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 25
Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 07 Maret 25
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 25
New Year Town Hall 2025 Internal Sentral Senayan 3 07 Januari 25
Edwin Gerungan Navigating Governance in Groups Maybank Group Malaysia 08 Desember 25
AML CFT PF and ABC Training for BOD-BOC Internal Sentral Senayan 3 17 Oktober 25
Refreshment SMR J6 BOC : 25 Juni 2025 IBI BCC Sentral Senayan 3 25 Juni 25
Guru Series: AI Transformation Internal Sentral Senayan 3 07 Maret 25
Lite Agile Showcase & Awards Day 2025 Internal Sentral Senayan 3 06 Februari 25
Agile Leadership Training Deloitte Sentral Senayan 3 17 Januari 25
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 525
Page 528
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Masa Jabatan e. Risiko pasar dan risiko likuiditas.
Susunan anggota Komite Pemantau Risiko sebagaimana f. Update bisnis meliputi perkembangan portofolio
tersebut di atas berlaku hingga ditutupnya Rapat Umum kredit/pembiayaan dan simpanan dibandingkan
Pemegang Saham Tahunan pada tahun 2027, kecuali target, mutasi yang signifikan, NIM dan
apabila terdapat anggota Komite Pemantau Risiko profitabilitas.
yang mengundurkan diri, atau tidak lagi bekerja untuk g. Risiko kredit meliputi NPL, LAR, Watchlist,
Perseroan, atau apabila Dewan Komisaris memutuskan 25 debitur/obligor terbesar dan berisiko
mengubah susunan Komite Pemantau Risiko (mana yang tinggi, VPI, perkembangan proses remedial
lebih dahulu terjadi). termasuk penghapus-bukuan dan kecukupan
pencadangan.
Independensi Anggota Komite Pemantau Risiko h. Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan
Susunan anggota Komite Pemantau Risiko yang berasal Limit Counterparty Internal.
dari Komisaris Independen dan Pihak Independen i. Dash-board risiko operasional yang mencakup
melebihi ketentuan minimum lebih dari 50 % dari insiden-insiden risiko meliputi kerugian aktual,
jumlah seluruh anggota Komite Pemantau Risiko, atau potensi kerugian, nyaris rugi, KRI, serta tren
merupakan mayoritas. Seluruh anggota independen frekuensi insiden.
Komite Pemantau Risiko telah memenuhi semua kriteria j. Risko teknologi informasi (TI) & siber
independensi dan mampu untuk menjalankan tugasnya k. Mengevaluasi risiko kepatuhan, termasuk fungsi
secara independen, serta menjunjung tinggi kepentingan Anti Pencucian Uang (APU) & Pencegahan
Bank. Pendanaan Terorisme (PPT).
l. Memantau status kepatuhan terhadap Risk
Tugas Pokok Appetite Statements (RAS) yang telah ditetapkan,
1. Mereviu kebijakan manajemen risiko yang material serta indikator-indikator rencana pemulihan.
yang dikembangkan oleh manajemen untuk m. Memantau tindak lanjut temuan-temuan
direkomendasikan dan disetujui oleh Dekom; serta pengawas eksternal yang sigifikan seperti OJK &
memastikan bahwa kebijakan manajemen risiko PPATK terkait pengelolaan manajemen risiko.
minimal sesuai dengan pedoman untuk semua jenis
risiko yang ditetapkan oleh regulator. 2. Evaluasi kebijakan manajemen risiko yang dilakukan
2. Mengevaluasi kesesuaian antara pelaksanaan selama tahun 2025 oleh Komite Pemantau Risiko
manajemen risiko dengan kebijakan bank. meliputi:
3. Mereviu adanya ketidakpatuhan yang terkait dengan a. Reviu Tahunan Kebijakan ICAAP.
aturan kehati-hatian dan dengan kerangka kebijakan b. Penyesuaian BOC Acknowledgment.
dan pengendalian yang ditetapkan oleh unit-unit c. Debtor Threshold Limit.
terkait yang relevan. d. RAS Tahun 2025 dan Reviu Rencana Pemulihan
4. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas (RCP).
Komite Manajemen Risiko dan Satuan-satuan Kerja e. Reviu Tahunan Kerangka Kerja Pengelolaan Modal.
Manajemen Risiko. f. Pengembangan Kembali dan Implementasi Model
5. Memberikan saran-saran kepada Dekom terkait Probability of Default Forward Looking Adjustment
informasi yang relevan yang timbul dari pemantauan untuk portofolio Non-Retail.
risiko dan tanggung jawabnya. g. Reviu Kebijakan Layanan Perbankan Premier.
h. Peraturan Perusahaan Structured Product.
Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025 i. Reviu Tahunan Limit Industri.
1. Mereviu dan mengkaji secara berkala terhadap: j. Reklasifikasi Entitas Kuasi Pemerintah dan BPR
a. Perkembangan perekonomian global & domestik, dalam Implementasi Single Debtor Limit.
perbankan, perubahan peraturan dan lingkungan k. Reviu periodik atas Kerangka Kerja Risiko Kredit.
usaha pada umumnya dan mengevaluasi l. Revisi Peraturan Perusahaan tentang Kerangka
pengaruhnya terhadap pengelolaan risiko bank, Kerja Tata Kelola Syariah.
b. Enterprise Risk Dashboard (ERD) & Risk Heat Map m. Reviu tahunan rencana pemulihan (Recovery Plan/
bulanan. RCP).
c. Profil Risiko Triwulanan. n. Reviu Peraturan Perusahaan tentang Kerangka
d. Tingkat Kesehatan Berdasarkan Risiko (RBBR) Kerja ESG.
semesteran untuk persetujuan Dewan Komisaris.
526 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 529
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Rapat dan Tingkat Kehadiran Komite
Piagam Komite Pemantau Risiko mengatur bahwa rapat rutin bulanan Komite Pemantau Risiko akan diadakan sebelum
rapat rutin Dewan Komisaris. Setiap rapat ad hoc dapat diadakan atas permintaan khusus. Pemberitahuan waktu,
tempat, agenda dan bahan rapat harus diberikan kepada masing-masing anggota tidak kurang dari 48 jam sebelum
waktu rapat diadakan.
Terkait kuorum, rapat Komite Pemantau Risiko dihadiri oleh paling sedikit 51% dari jumlah Anggota Komite, termasuk
setidaknya satu Komisaris Independen dan Pihak Independen. Berdasarkan rapat tersebut, Komite Pemantau Risiko
akan memberikan laporan kepada Dekom. Laporan ini dapat terdiri dari subjek apa pun sebagai rekomendasi untuk
mendapatkan persetujuan dan/atau ratifikasi dan/atau memberikan informasi kepada Dekom.
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko telah menyelenggarakan rapat sebanyak 12 kali, dengan tingkat kehadiran
anggota sebagai berikut:
Daftar Hadir Rapat Komite Pemantau Risiko Tahun 2025
Tanggal JDR MT HD PEB EG LHT ZA MS *) AK IS
16 Januari 2025 √ √ √ √ √ √ √ 0 √ √
25 Februari 2025 √ √ √ √ √ √ √ 0 √ √
17 Maret 2025 √ √ √ √ √ √ √ 0 √ √
8 April 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
9 Mei 2025 √ √ √ √ √ √ √ 0 √ √
23 Juni 2025 √ √ √ √ √ √ 0 0 √ √
22 Juli 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
19 Agustus 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
23 September 2025 √ √ √ √ √ √ 0 √ √ √
21 Oktober 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
20 November 2025 √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
17 Desember 2025 √ √ √ √ 0 √ √ √ √ √
Total 12 12 12 12 11 12 10 7/9 12 12
% 100 100 100 100 91,67 100 83,33 77,78 100 100
JDR- Daniel James Rompas | MT-Marina R Tusin | HD-Hendar | PEB-Putut Eko Bayuseno | EG-Edwin Gerungan | LHT-Datuk Lim
Hong Tat | ZA-Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid | MS-M. Sodikun | AK-Agus Kretarto | IS-Irma Savitry
*) Terhitung mulai April 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 527
Page 530
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI 8. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 39/
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk untuk SEOJK.03/2016 tentang Penilaian Kemampuan dan
melakukan kajian serta memberikan rekomendasi Kepatutan bagi calon Pemegang Saham Pengendali,
kepada Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi Calon anggota Direksi, dan Calon Anggota Dewan
pengawasan terhadap penerapan kebijakan nominasi Komisaris Bank.
dan remunerasi bagi Dewan Komisaris, Direksi, Dewan 9. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 40/
Pengawas Syariah, anggota Independen dari Komite- SEOJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Kelola dalam
Komite Dewan Komisaris, dan Executive Vice President. Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum.
10. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 tentang
Dasar Hukum Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank
Komite Nominasi dan Remunerasi dibentuk berdasarkan Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut: 11. Anggaran Dasar Bank.
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 tahun 2024
tentang Penerapan Tata Kelola Syariah bagi Bank Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki piagam
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 Komite Nominasi dan Remunerasi yang mengatur
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. tugas dan tanggung jawab, keanggotaan dan struktur,
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 59/ rapat dan aktivitas, kewenangan, masa jabatan,
POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola dalam serta tata laksana Komite Nominasi dan Remunerasi.
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum Syariah dan Bank mengungkapkan Piagam Komite Nominasi dan
Unit Usaha Syariah. Remunerasi melalui situs web Bank, dan senantiasa
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 27/POJK.03/2016 ditinjau kembali secara periodik agar sesuai dengan
tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan bagi ketentuan-ketentuan yang berlaku.
Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan.
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45 / Susunan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola dalam Keanggotaan, komposisi, maupun independensi anggota
Pemberian Remunerasi bagi Bank Umum. Komite Nominasi dan Remunerasi telah memenuhi
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/ ketentuan yang berlaku. Anggota Komite Nominasi dan
POJK.04/2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi ditunjuk oleh Dewan Komisaris berdasarkan
Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik. Surat Keputusan Direksi Perseroan No. SK.2025.001/DIRHC
7. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/ tanggal 15 April 2025.
SEOJK.03/2017 Tentang Penerapan Tata Kelola bagi
Bank Umum.
Berikut susunan anggota Komite Nominasi & Remunerasi Bank pada tahun 2025:
No Nama Jabatan di Perseroan Posisi di Komite Periode Jabatan
1 Marina R Tusin Komisaris Independen Ketua merangkap sebagai 2024 – 2027
anggota
2 Hendar Komisaris Independen Anggota 2024 – 2027
3 Edwin Gerungan Komisaris Non Independen Anggota 2024 – 2027
4 Dato’ Sri Khairussaleh Presiden Komisaris dan Anggota 2024 – 2027
Ramli Komisaris Non Independen
5 Nelda Victoria Siburian Pejabat Eksekutif Anggota merangkap sebagai 2024 – 2027
Sekretaris Eksekutif
528 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 531
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kualifikasi dan Profil Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Profil Keanggotaan Latar Belakang Karir Pendidikan
Menjabat sebagai Ketua merangkap Anggota Komite Nominasi dan Tercantum dalam Profil Dewan
Remunerasi. Komisaris.
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Marina R Tusin
Menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Hendar
Menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Edwin Gerungan
Menjabat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi. Tercantum dalam Profil Dewan
Detail pengalaman dan kualifikasi beliau dapat dilihat pada Profil Komisaris.
Dewan Komisaris dalam bab Profil Perusahaan.
Dato’ Sri
Khairussaleh Ramli
Menjabat sebagai Anggota sekaligus Sekretaris Eksekutif Komite Tercantum dalam Profil Pejabat
Nominasi dan Remunerasi. Eksekutif.
Profil lengkap tercantum dalam Profil Pejabat Eksekutif.
Nelda Victoria
Siburian
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 529
Page 532
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelatihan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi selama tahun 2025
Tanggal
Nama Training/Seminar/ Workshop/
Nama Jabatan
Sharing Knowledge
Mulai Akhir
Marina R Tusin Ketua merangkap Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan
Komisaris pada bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Hendar Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan
Komisaris pada bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Edwin Gerungan Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan
Komisaris pada bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Dato’ Sri Khairussaleh Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Ramli
Detail Pelatihan Beliau dapat dilihat pada Program Pelatihan Dewan Komisaris dalam Sub Bab Dewan
Komisaris pada bab Tata Kelola Perusahaan ini.
Nelda Victoria Anggota Komite Job Evaluation Workshop 6 Maret 2025 6 Maret 2025
Siburian Nominasi dan
Remunerasi Train for Trainers - New Balanced 29 April 2025 29 April 2025
Scorecard
Employee Engagement & MSocial 22 Mei 2025 22 Mei 2025
Webinar Anti Suap & Korupsi 26 Mei 2025 26 Mei 2025
Budget & Strategy 2026 Preliminary 21 Juli 2025 21 Juli 2025
Workshop
MBI Leaders Workshop 29 September 2025 29 September 2025
RCC Sertifikasi Uji Kompetensi Bidang 26 September 2025 26 September 2025
MSDM
Masa Jabatan
Susunan anggota Komite Nominasi dan Remunerasi berlaku hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan pada tahun 2027, kecuali apabila terdapat anggota Komite Nominasi dan Remunerasi yang mengundurkan
diri, atau tidak lagi bekerja untuk Perseroan, atau apabila Dewan Komisaris memutuskan mengubah susunan Komite
Nominasi dan Remunerasi (mana yang lebih dahulu terjadi).
Independensi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Masing-masing anggota Komite Nominasi dan Remunerasi memenuhi seluruh kriteria independensi dan mampu untuk
menjalankan tugasnya secara independen, menjunjung tinggi kepentingan Bank dan tidak dapat dipengaruhi oleh
pihak manapun.
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris sebagai berikut:
A. Bidang Nominasi
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris (jumlah, kompetensi, kemampuan, dan keseimbangannya dari status independen
dan non-independen).
2. Menentukan prosedur, kebijakan, dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses nominasi untuk penunjukkan dan/
atau penggantian Dewan Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, anggota independen dari Komite-Komite
Dewan Komisaris, dan Executive Vice President.
3. Memberikan rekomendasi mengenai kandidat untuk menjadi anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan
Pengawas Syariah, yang didasarkan pada kompetensi, kemampuan, dan pengalaman masing-masing individu
untuk dinominasikan kepada Dewan Komisaris, dan kemudian diajukan kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai kandidat untuk menjadi anggota independen
Komite-Komite Dewan Komisaris yang didasarkan pada kompetensi, kemampuan, dan pengalaman dari
individu yang dinominasikan.
530 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 533
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
5. Mengkaji dan memberikan persetujuan kepada Laporan Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
kandidat yang sesuai untuk menjabat sebagai Selama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi
Executive Vice President berdasarkan dukungan telah melaksanakan aktivitas dan memberikan beberapa
dari Direksi. rekomendasi diantaranya sebagai berikut:
6. Membantu dan/atau merekomendasikan kepada 1. Memberikan rekomendasi nominasi kandidat untuk
Dewan Komisaris mengenai promosi, konfirmasi penunjukan dan/atau penggantian anggota Direksi
dan penghentian masa tugas dari anggota Direksi. dan Dewan Komisaris yang selanjutnya diajukan
7. Membantu dan/atau memberikan rekomendasi kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
kepada Dewan Komisaris mengenai syarat dan 2. Memberikan rekomendasi nominasi kandidat Anggota
ketentuan pengangkatan atau pemberhentian Komite Independen maupun kandidat Pejabat
anggota Dewan Komisaris. Executive Vice President untuk mengisi posisi yang
8. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi dibutuhkan.
kepada Dewan Komisaris, kandidat-kandidat yang 4. Memberikan rekomendasi pemberian remunerasi
potensial pada nominasi Dewan Komisaris dan untuk anggota Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan
Presiden Direktur bagi anak perusahaan Bank. Pengawas Syariah, yang selanjutnya diajukan kepada
9. Melakukan proses identifikasi kualitas anggota Rapat Umum Pemegang Saham.
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris sesuai 5. Memberikan rekomendasi pemberian remunerasi
dengan arahan strategis Bank. untuk kandidat Anggota Komite Independen maupun
kandidat Pejabat Executive Vice President.
B. Bidang Remunerasi 6. Memberikan rekomendasi Komite Nominasi dan
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Remunerasi terkait penerapan kebijakan remunerasi
Komisaris terkait prosedur untuk meninjau struktur, serta strategi retensi karyawan secara umum, dengan
kebijakan dan rencana remunerasi serta syarat turut memperhatikan prinsip tata kelola dalam
dan ketentuan bagi Dewan Komisaris dan Direksi pemberian remunerasi sesuai ketentuan Regulator
untuk kemudian diajukan kepada Rapat Umum yang berlaku, termasuk dan tidak terbatas bagi
Pemegang Saham. pejabat Material Risk Taker.
2. Melakukan evaluasi dan memberikan rekomendasi 7. Memberikan rekomendasi hasil evaluasi atas kinerja
kepada Dewan Komisaris mengenai kebijakan- Direksi tahun 2024 dan menyetujui kerangka penilaian
kebijakan remunerasi dan/atau rencana dan kinerja Direksi tahun 2025.
syarat dan ketentuan masa tugas bagi anggota 8. Memberikan rekomendasi kerangka penilaian kinerja
independen Komite-Komite Dewan Komisaris dan Dewan Komisaris dan Komite level Dewan Komisaris
Dewan Pengawas Syariah. tahun 2024, yaitu Board Effectiveness Evaluation.
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 9. Memberikan rekomendasi pengelolaan talent, di
Komisaris sehubungan dengan kebijakan antaranya termasuk membangun perencanaan
remunerasi bagi karyawan secara umum, suksesi bagi anggota Direksi.
termasuk dan tidak terbatas dalam hal penetapan 10. Memberikan rekomendasi dan memastikan
pejabat Material Risk Taker setiap tahun. anggota Direksi dan Dewan Komisaris mendapatkan
4. Memastikan keputusan remunerasi didasarkan pengembangan yang sesuai dan berkelanjutan
atas pertimbangan risiko dan kinerja, keselarasan dalam rangka mengetahui perkembangan terbaru di
dengan kinerja finansial maupun pemenuhan industri.
cadangan sebagaimana ketentuan yang berlaku
dan potensi pendapatan Bank di masa yang akan Rapat dan Tingkat Kehadiran Komite Nominasi dan
datang, hasil penilaian kinerja, kesetaraan dengan Remunerasi
Bank lain yang setara, serta sasaran jangka Sebagaimana sesuai dengan ketentuan yang diatur
panjang dan strategi Bank. dalam Piagam, Komite Nominasi dan Remunerasi
5. Mengajukan dan merekomendasikan kepada diwajibkan mengadakan rapat minimum 1 (satu) kali
Dewan Komisaris mengenai kepangkatan bagi setiap 4 (empat) bulan yang dapat diadakan dalam
anggota Direksi. Bank juga memiliki standar yang bentuk pertemuan fisik maupun daring. Rapat juga harus
terukur untuk menyelaraskan remunerasi berbasis dihadiri oleh minimal 51% dari jumlah anggota, termasuk 1
kinerja bagi Direksi dengan kepentingan jangka (satu) orang Komisaris Independen dan Pejabat Eksekutif,
panjang perusahaan, seperti pemberian claw dan dihadiri oleh Ketua Komite.
back dan bonus yang ditangguhkan (deferred
bonuses). Selama tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi
mengadakan rapat sebanyak 7 (tujuh) kali dengan
tingkat kehadiran telah sesuai Piagam Komite Nominasi
dan Remunerasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 531
Page 534
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Bank tidak memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi yang terpisah, oleh karena itu rapat Komite Nominasi dan
Remunerasi membahas agenda nominasi dan remunerasi dalam satu forum komite. Dari 7 (tujuh) rapat Komite
Nominasi dan Remunerasi yang diselenggarakan pada tahun 2025, terdapat sekurang-kurangnya 7 (tujuh) kali rapat
yang membahas agenda Nominasi dan/atau Remunerasi.
Daftar Hadir Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Tahun 2025
Dato’ Sri Nelda Victoria
No Tanggal Marina R Tusin Hendar Edwin Gerungan
Khairussaleh Ramli Siburian
1 14 Januari 2025 √ √ √ √ √
2 20 Februari 2025 √ √ √ √ √
3 14 Mei 2025 √ √ √ √ √
4 18 Juni 2025 √ √ √ √ √
5 15 Juli 2025 √ √ √ √ √
6 18 September 2025 √ √ √ √ √
7 26 November 2025 √ √ x √ √
Frekuensi 100% 100% 86% 100% 100%
Perencanaan Suksesi Direksi
Komite Nominasi dan Remunerasi mengkaji dan memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris terhadap
nominasi dan perencanaan suksesi Direksi Bank untuk memastikan pertumbuhan dan kesinambungan Bank.
Komite akan mengkaji Direksi Bank dari berbagai segi seperti sumber daya, rencana nominasi suksesi, aktivitas
pengembangan dan juga kinerja Direksi secara reguler. Perencanaan suksesi Direksi juga dilakukan sesuai dengan
ketentuan yang ditetapkan pada Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai berikut:
1. Mengkaji proses pengelolaan talent, di antaranya termasuk membangun perencanaan suksesi dan pengembangan
bagi anggota Direksi.
2. Memonitor dan memberikan masukan kepada Direksi sehubungan dengan kerangka pengembangan
kepemimpinan, perencanaan suksesi dan pengembangan bagi Direksi untuk memastikan kelanjutan dari
perencanaan suksesi.
Memberikan rekomendasi dan memastikan agar anggota Direksi mendapatkan pengembangan yang sesuai dan
berkelanjutan serta mengetahui perkembangan terkini di industri.
532 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 535
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI Komite TKT diterbitkan berdasarkan persetujuan Dewan
Maybank Indonesia telah menerapkan Tata Kelola Komisaris Maybank Indonesia. Versi terkini Piagam Komite
Perusahaan secara terintegrasi bersama-sama TKT ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi pada
dengan LJK Anggota Konglomerasi Keuangan Maybank tanggal 2 April 2024 dan telah diungggah di situs web
Indonesia (“KKMBI”) secara kompherehensif dan efektif Bank.
berdasarkan Peraturan OJK No. 18/ POJK.03/2014 tentang
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
Keuangan. Maybank Indonesia sebagai Entitas Utama Maybank Indonesia selaku Entitas Utama memiliki
bersama-sama LJK Anggota KKMBI secara berkelanjutan Pedoman yang mengacu pada peraturan yang
meningkatkan struktur dan proses Tata Kelola sehingga konservatif sebagai panduan bagi LJK dalam KKMBI
akan menghasilkan Tata Kelola Terintegrasi yang baik. untuk menerapkan Tata Kelola, sehingga dapat
mendorong peningkatan kualitas penerapan TKT. Dengan
Dewan Komisaris Maybank Indonesia selaku Entitas menerapkan TKT, maka akan mendorong Konglomerasi
Utama membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi (TKT), Keuangan memiliki Tata Kelola yang lebih prudent sesuai
dengan tujuan untuk membantu dan memfasilitasi dengan prinsip-prinsip keterbukaan (transparency),
Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsi akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban
pengawasan atas penerapan Tata Kelola pada masing- (responsibility), independensi (independency) atau
masing Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam KKMBI profesional (professional), dan kewajaran (fairness).
agar sesuai dengan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi. Pedoman TKT tersebut ditinjau kembali secara periodik
Komite TKT juga berfungsi untuk memberikan arahan agar sesuai dengan ketentuan dan kondisi yang
atau nasihat kepada Direksi Maybank Indonesia atas berlaku. Adapun Pedoman TKT KKMBI telah mengalami
pelaksanaan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi, dan pembaharuan beberapa kali sejak diterbitkan dan dapat
mengevaluasi Pedoman Tata Kelola Terintegrasi serta diakses di situs web Bank. Direksi Maybank Indonesia
mengarahkan dalam rangka penyempurnaanya. selaku Entitas Utama telah menyampaikan Pedoman
Tata Kelola Terintegrasi ini (berikut dengan setiap
Dasar Hukum Pembentukan Komite TKT perubahannya) kepada Direksi LJK Anggota KKMBI untuk
1. Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan digunakan sebagai pedoman bagi LJK Anggota dalam
Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan. menyusun pedoman tata kelola di masing-masing LJK
2. Surat Edaran OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei Anggota KKMBI.
2015 tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Konglomerasi Keuangan; Piagam Korporasi
3. Peraturan OJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Sesuai dengan POJK No. 45/POJK.03/2020 tentang
Tata Kelola Bagi Bank Umum; Konglomerasi Keuangan (“POJK 45/2020”), Entitas Utama
4. Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024 tentang wajib menyusun dan memiliki Piagam Korporasi. Maybank
Konglomerasi Keuangan Dan Perusahaan Induk Indonesia selaku Entitas Utama dalam Konglomerasi
Konglomerasi Keuangan; Keuangan Maybank Indonesia telah menerbitkan Piagam
5. Anggaran Dasar Maybank Indonesia berikut Korporasi tersebut pada bulan Desember tahun 2020.
perubahannya; Piagam Korporasi ini memuat:
6. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi KKMBI; a. Tujuan, dasar penyusunan, dan ruang lingkup;
7. Piagam Korporasi (Corporate Charter); b. Struktur Konglomerasi Keuangan; dan
8. Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi; c. Tugas dan tanggung jawab direksi Entitas Utama dan
9. Surat Keputusan Direksi No. 2025.015/PRESDIR tanggal Direksi LJK anggota Konglomerasi Keuangan.
6 Oktober 2025 penetapan keanggotaan Komite Tata
Kelola Terintegrasi. Cakupan tugas dan tanggung jawab pengelolaan
Konglomerasi Keuangan antara Entitas Utama dan LJK
Piagam Komite Tata Kelola Terintegrasi anggota Konglomerasi Keuangan disesuaikan dengan
Maybank Indonesia memiliki Piagam Komite TKT karakteristik dan kompleksitas usaha Konglomerasi
yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas Keuangan. Piagam Korporasi sebagaimana dimaksud
dan tanggung jawab Komite TKT. Piagam Komite TKT ditandatangani oleh Direksi Entitas Utama dan Direksi LJK
mengatur keanggotaan, struktur, wewenang, tugas dan anggota Konglomerasi Keuangan.
tanggung jawab, rapat, aktivitas serta tata laksana kerja
bagi Komite TKT dalam menjalankan fungsinya. Piagam Peraturan OJK No. 30 tahun 2024 Tentang Konglomerasi
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan (“POJK 30/2024”) yang diundangkan pada
tanggal 23 Desember 2024, menyatakan mencabut
dan tidak berlakunya lagi POJK 45/2020. Sebagaimana
dalam POJK 30/2024, PIKK wajib menyusun dan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 533
Page 536
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
memiliki Piagam Korporasi Konglomerasi Keuangan. Maybank Indonesia memenuhi kriteria sebagai konglomerasi
keuangan sebagaimana dalam Sesuai dengan Pasal 2 ayat (1) POJK No. 30/2024, sehingga Maybank Indonesia akan
menyampaikan permohonan pembentukan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan kepada OJK, 6 (enam) bulan
sejak diterbitkannya POJK 30/2024. Seketika Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan telah dibentuk, maka Maybank
Indonesia akan menyusun dan menetapkan Piagam Korporasi sebagaimana yang dimaksud dalam POJK 30/2024.
Susunan Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Dalam rangka melaksanakan tugasnya sehubungan dengan TKT dalam KKMBI, Dewan Komisaris Bank telah
membentuk Komite TKT. Sesuai dengan POJK No. 18/2014, keanggotaan Komite TKT paling sedikit terdiri dari:
1. Seorang Komisaris Independen yang menjadi Ketua pada salah satu komite pada Entitas Utama, sebagai ketua
merangkap anggota;
2. Komisaris Independen yang mewakili dan ditunjuk dari LJK dalam Konglomerasi Keuangan, sebagai anggota;
3. Seorang pihak independen, sebagai anggota; dan
4. anggota Dewan Pengawas Syariah dari LJK dalam Konglomerasi Keuangan, sebagai anggota.
5. Keanggotaan Komisaris Independen, pihak independen, dan anggota Dewan Pengawas Syariah pada Komite Tata
Kelola Terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan tidak diperhitungkan sebagai rangkap jabatan.
6. Jumlah dan komposisi Komisaris Independen yang menjadi anggota Komite TKT disesuaikan dengan kebutuhan
Konglomerasi Keuangan serta efisiensi dan efektivitas pelaksanaan tugas Komite TKT dengan memperhatikan
paling sedikit keterwakilan masing-masing sektor jasa keuangan.
Anggota Komite TKT Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia paling terakhir diangkat berdasarkan Keputusan
Dewan Komisaris dan ditetapkan oleh Direksi Bank melalui Surat Keputusan Direksi No.SK.2025.015/PRESDIR tanggal 6
Oktober 2025, dengan susunan sebagai berikut:
Nama Jabatan dalam Komite LJK Jabatan dalam LJK
Daniel James Rompas Ketua merangkap Anggota MBI Komisaris Independen
Marina R Tusin Anggota MBI Komisaris Independen
Irma Savitry Anggota MBI Pihak Independen
M. Sodikun Anggota MBI Dewan Pengawas Syariah
Umar Juoro Anggota MSI Komisaris Independen
Herwan Ng Anggota MIF Komisaris Independen
Rallyati Arianto Wibowo Anggota WOM Komisaris Independen
Freddy Hendradjaja Anggota MAM Komisaris Independen
Didit Mehta Pariadi Anggota EII Komisaris Independen
Kualifikasi dan Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Nama Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja
Ketua merangkap Anggota
Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Diangkat sebagai Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan keputusan Sirkulasi Dewan Komisaris
tanggal 20 Januari 2025.
Profil lengkap dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Daniel James
Rompas
534 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 537
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Nama Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja
Komisaris Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan keputusan Sirkulasi Dewan Komisaris
tanggal 20 Januari 2025.
Profil lengkap dapat dilihat pada Profil Dewan Komisaris dalam Laporan Tahunan ini.
Marina R Tusin
Pihak Independen PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 6 Januari 2025
Profil lengkap dapat dilihat pada Profil Pihak Independen dalam Laporan Tahunan ini.
Irma Savitry
Dewan Pengawas Syariah PT Bank Maybank Indonesia, Tbk
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi berdasarkan keputusan Sirkulasi Dewan Komisaris
tanggal 25 Maret 2024.
Profil lengkap dapat dilihat pada Profil Dewan Pengawas Syariah dalam Laporan Tahunan ini.
M. Sodikun
Komisaris Independen PT Maybank Sekuritas Indonesia
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 1 Juli 2025.
Riwayat Pendidikan
Beliau menyelesaikan Pendidikan Sarjana Fisika di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1985, Master of
Arts Economics di University of the Philippinespada tahun 1987, Master of Arts in Political Economy di Boston
University pada tahun 1989 dan Advanced Studies in International Economics di Kiel Institute of World
Economics, Jerman pada tahun 1993.
Umar Juoro
Pengalaman Kerja
Beliau memulai karirnya di LP3ES sejak tahun 1985 hingga tahun 1991 sebagai Research Fellow. Beliau juga
berperan sebagai Konsultan di World Bank, ADB, UNDP dan ILO pada tahun 1995-1997. Pada tahun 2001-2008
beliau menjabat sebagai Komisaris Independen di Bank International Indonesia. Pada tahun 2008-2017 beliau
menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. Pada Tahun 2017-2024 beliau
menjabat sebagai Komisaris Independen di HSBC Indonesia.
Beliau pernah menjabat sebagai Staff Khusus, Kementerian Koordinator Perekonomian RI pada tahun 2020-
2024, serta menjabat sebagai Anggota Komite Ekonomi Nasoinal pada masa pemerintahan Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono tahun 2009-2014, dan Asisten bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri untuk Alm.
Presiden BJ Habibie pada tahun 1998-1999. Beliau juga berperan sebagai Konsultan di World Bank, ADB, UNDP
dan ILO pada tahun 1995-1997.
Rangkap Jabatan
Sejak tahun 2000, beliau masih menjabat sebagai Peneliti Senior di Habibie Center hingga sekarang.
Hubungan Afiliasi:
Tidak memiliki hubungan afiliasi dalam bentuk hubungan keuangan maupun hubungan keluarga baik
dengan anggota Direksi PT Maybank Sekuritas Indonesia, anggota Dewan Komisaris PT Maybank Sekuritas
Indonesia lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali PT Maybank
Sekuritas Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 535
Page 538
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Nama Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja
Komisaris Independen PT Maybank Indonesia Finance
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 2 April 2024.
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia. Beliau telah menyelesaikan Pendidikan Sarjana di Bidang Ekonomi dari Universitas
Tarumanagara pada tahun 1995, Master Business Administration dari Edinburgh Business School pada tahun
2010, Diploma in Corporate Governance dari Corporate Governance Institute pada tahun 2023, dan Diploma in
Environmental, Social and Governance dari Corporate Governance Institute pada tahun 2025.
Herwan Ng
Pengalaman Kerja
Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen PT Maybank Indonesia Finance, beliau pernah menjabat
sebagai:
- Associate s.d Senior Manager, PwC Indonesia dan Belanda (1995 – 2005);
- Chief Financial Officer (CFO), Rio Tinto Indonesia (2005 – 2019);
- Anggota Komite Audit, PT Maybank Indonesia Finance (2015 – 2021);
- Komisaris Independen, PT Hewlett Packard Finance Indonesia (2017 – 2022)
- Anggota Komite Pemantau Risiko, PT Maybank Indonesia Finance (2022 – 2024);
- Komisaris Independen, PT Asuransi Bina Dana Arta, Tbk (2023 – 2025);
- Anggota Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko, PT Caterpillar Finance Indonesia (2021 – sekarang);
- Ketua Komite Audit, PT Maybank Indonesia Finance (2024 – sekarang);
- Ketua Komite Pemantau Risiko, PT Maybank Indonesia Finance (2024 – sekarang);
- Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi, PT Maybank Indonesia Finance (2024 – sekarang);
- Komisaris Independen, PT FKS Multi Agro, Tbk (2024 – sekarang);
- Komisaris Independen, PT FKS Food Sejahtera, Tbk (2025 – sekarang)
Rangkap Jabatan
Sampai saat ini, beliau merangkap jabatan sebagai Komisaris Independen PT FKS Multi Agro, Tbk sejak tahun
2024 dan PT FKS Food Sejahtera Tbk sejak 2025.
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi, keuangan, kepengurusan, dan kekeluargaan dengan anggota Dewan
Komisaris lainnya, anggota Direksi, serta Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Komisaris Independen PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 6 Oktober 2025.
Riwayat Pendidikan
Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1985) dan meraih gelar Magister
Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta (2010).
Pengalaman Kerja
1. Senior Assistant – Assistant Manager Kantor Akuntan Publik Drs. Hadi Sutanto & Rekan (saat ini bernama
Rallyati A. Wibowo,
Kantor Akuntan Publik Rintis Jumadi, Rianto & Rekan) (1986-1992);
S.E
2. Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (1986-sekarang);
3. Vice President - Financial Controller PT Sewu New York Life (perusahaan telah diakuisisi dan saat ini
bernama PT Asuransi Jiwa Sequis Life) (1992-1995);
4. Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (1995-2005);
5. Kepala Divisi Akuntansi, Keuangan dan SDM, Risk Management PT Surya Citra Media (2005-2009);
6. Anggota Komite PT Tugu Pratama Indonesia (saat ini bernama PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk)
(2010-2011);
7. Finance & Administration Director PT Indospec Asia (2012);
8. Direktur Logistik dan Umum PT Adi Sarana Armada Tbk (2012-2015);
9. Anggota Komite Audit Universitas Indonesia (2014-2019);
10. Anggota Komite Audit PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (2016-2023);
11. Anggota Dewan Pengurus Ikatan Komite Audit Indonesia (2019-2022);
12. Anggota Komite Audit PT Bank Central Asia Tbk (2021-sekarang);
13. Anggota Dewan Pengurus Ikatan Komite Audit Indonesia (2022-Oktober 2025);
14. Komisaris Independen PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang);
15. Anggota Komite Pemantau Risiko PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang);
16. Anggota Komite Audit PT Mitrabara Adiperdana Tbk (2024-September 2025);
17. Ketua Komite Audit PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang).
Rangkap Jabatan:
1. Staf Pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (1986-sekarang).
2. Anggota Komite Audit PT Bank Central Asia Tbk (2021-sekarang).
3. Komisaris Independen PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang).
4. Anggota Komite Pemantau Risiko PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang).
5. Ketua Komite Audit PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (2024-sekarang).
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dalam bentuk hubungan keuangan maupun hubungan keluarga baik
dengan anggota Direksi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, anggota Dewan Komisaris PT Wahana Ottomitra
Multiartha Tbk lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali PT
Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.
536 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 539
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Nama Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja
Komisaris Independen PT Maybank Asset Management
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak rapat Dewan Komisaris tanggal 22 Juli 2022.
Riwayat Pendidikan
Warga negara Indonesia. Beliau memiliki gelar Master of Business Administration di bidang Keuangan
Internasional dari Brandeis University, Amerika Serikat dan gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia.
Pengalaman Kerja
Beliau menjabat sebagai Komisaris Independen PT Maybank Asset Management pada bulan Juni 2022. Beliau
Freddy Hendradjaja
memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di industri pasar modal, antara lain pernah menjabat sebagai
Portfolio Manager di Bahana TCW Investment Management, Head of Alternative Investments di Danareksa
Investment Management, Associate Director di Danareksa Capital, dan Chief Investment Officer di Lippo
Securities. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Co-founder & Commisioner/Chairman of the Board di
perusahaan P2P lending PT Kredit Plus Teknologi (Pinjam Gampang).
Beliau telah memiliki izin sebagai Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) dan Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE)
berdasarkan keputusan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Rangkap Jabatan:
-
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dalam bentuk hubungan keuangan maupun hubungan keluarga baik
dengan anggota Direksi PT Maybank Asset Management, anggota Dewan Komisaris PT Maybank Asset
Management lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham Pengendali PT
Maybank Asset Management.
Komisaris Independen PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
Diangkat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak rapat Dewan Komisaris tanggal 31 Oktober
2022.
Riwayat Pendidikan
Warga negara Indonesia, lahir pada tahun 1959, berdomisili di Depok. Beliau meraih gelar Sarjana Ekonomi,
Fakultas Ekonomi dari Universitas Indonesia (1985) dan meraih gelar Magister Manajemen bidang Manajemen
Akuntasi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok (1990).
Didit Mehta Pariadi
Pengalaman Kerja
Saat ini sebagai Komisaris Independen PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia serta sebagai Komisaris PT
Dharma Bandar Mandala, perusahaan kargo udara dan logistik domestik.
Memulai karirnya sebagai Senior Auditor di Kantor Akuntan Publik Coopers & Lybrand tahun 1985 - 1987.
Kemudian beliau memulai jenjang Senior Management level sebagai Anggota Direksi pada perusahaan
jasa konsultasi Nasional (PT REDECON), jasa logistik dan pengiriman domestik yang berskala Nasional (PT
Sekupang Makmur Abadi dan PT Yapindo Transportama). Karir di bidang Asuransi Umum dimulai sejak tahun
2016 sebagai Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit di PT Asuransi Jasa Indonesia ("Jasindo"), 2 tahun
kemudian diangkat menjadi Direktur Keuangan & Investasi (2018-2020) dan akhirnya menjadi Direktur Utama
PT Asuransi Jasa Indonesia (2020 - 2021).
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Tidak memiliki hubungan afiliasi dalam bentuk hubungan keuangan maupun hubungan keluarga baik
dengan anggota Direksi PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia, anggota Dewan Komisaris PT Asuransi
Etiqa Internasional Indonesia lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pemegang Saham
Pengendali PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 537
Page 540
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Masa Jabatan Dalam hal melakukan evaluasi, Komite TKT berwenang
Masa jabatan anggota Komite TKT tidak boleh melebihi meminta informasi dari Satuan Kerja - Satuan Kerja di
masa jabatan yang dimiliki oleh masing-masing anggota bawah ini, yaitu berupa hasil evaluasi atas pelaksanaan:
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar masing- a. Fungsi kepatuhan terintegrasi dari SKKT;
masing LJK, kecuali apabila anggota yang bersangkutan b. Fungsi audit intern terintegrasi dari SKAIT;
mengundurkan diri dari keanggotaan komite ini, atau c. Penerapan manajemen risiko terintegrasi dari SKMRT;
tidak lagi bekerja untuk perusahaan LJK Anggota KKMBI. d. Kewajiban penerapan modal minimum terintegrasi;
e. Dan hal-hal lainnya terkait penerapan tata kelola
Independensi Komite Tata Kelola Terintegrasi terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan Maybank
Seluruh anggota Komite TKT telah memenuhi semua Indonesia.
kriteria independensi dan mampu untuk menjalankan
tugasnya secara independen, menjunjung tinggi Ketua Komite TKT wajib membuat dan menyampaikan
kepentingan perusahaan dan tidak dapat dipengaruhi laporan kepada Dewan Komisaris Bank atas setiap
oleh pihak manapun. pelaksanaan tugasnya disertai dengan rekomendasi (jika
diperlukan dalam hal untuk mendapatkan persetujuan).
Rangkap Jabatan
Keanggotaan Komisaris Independen, pihak independen, Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi Tahun 2025
dan anggota Dewan Pengawas Syariah sebagaimana Kebijakan pelaksanaan Rapat Komite TKT di dalam KKMBI
dimaksud dalam Pasal 17 ayat (1) POJK No. 18/ sebagai berikut:
POJK.03/2014 pada Komite Tata Kelola Terintegrasi dalam a. Rapat Komite TKT diselenggarakan sesuai dengan
Konglomerasi Keuangan tidak diperhitungkan sebagai ketentuan yang dipersyaratkan oleh POJK No.18/
rangkap jabatan. POJK.03/2014 kebutuhan KKMBI, paling kurang 1
(satu) kali setiap 1 (satu) semester. Adapun Rapat
Tanggung Jawab dan Wewenang Komite Tata Kelola Komite TKT yang diselenggarakan pada tahun 2025
Terintegrasi adalah 4 (empat) kali sehingga melebihi dari yang
Tugas dan tanggung jawab Komite TKT antara lain dipersyaratkan oleh POJK No.18/POJK.03/2014
melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Tugas dan b. Rapat dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh
tanggung jawab Komite TKT yang meliputi: lebih dari 50% jumlah anggota Komite Tata Kelola
a. Mengevaluasi pelaksanaan Komite TKT oleh LJK Terintegrasi;
Anggota dan Entitas Utama, melalui: c. Keputusan rapat diambil berdasarkan prinsip
• Penilaian kecukupan pengendalian intern, musyawarah mufakat. Dalam hal musyawarah
• Pelaksanaan fungsi kepatuhan dan audit internal mufakat tidak tercapai maka keputusan diambil
secara terintegrasi, dan dengan pemungutan suara berdasarkan suara setuju
• Pelaksanaan Pedoman TKT. lebih dari 50% dari Anggota Komite yang hadir.
b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris d. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Entitas Utama atas hasil evaluasi pelaksanaan Komite terjadi dalam rapat dan alasan perbedaan wajib
TKT tersebut; dinyatakan dengan jelas dalam notulen rapat.
c. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris e. Berita Acara Rapat/Risalah Rapat dibuat oleh
Entitas Utama untuk penyempurnaan Pedoman Sekretariat Komite TKT atau oleh seorang yang hadir
Komite TKT; dalam Rapat yang ditunjuk oleh Pimpinan Rapat dan
d. Menyelenggarakan rapat Komite Tata Kelola harus ditandatangani oleh seluruh Anggota Komite
Terintegrasi secara berkala. TKT yang hadir pada Rapat yang bersangkutan.
f. Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi dapat
dilaksanakan melalui media elektronik.
538 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 541
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Selama tahun 2025, Rapat Komite TKT KKMBI dilaksanakan 23 Juli 2025
4 (empat) kali, sehingga rapat komite dilaksanakan
melebihi jumlah minimum yang ditentukan pada POJK 1. Permohonan rekomendasi peringkat untuk
No.18/POJK.03/2014 maupun pada Piagam TKT KKMBI yaitu penyampaian:
1 (satu) kali setiap dalam satu semester. a. Laporan Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola
Terintegrasi Semester 1 2025;
Agenda Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi pada tahun b. Laporan Kewajiban Penetapan Modal Minimum
2025 adalah sebagai berikut: Terintegrasi posisi 30 Juni 2025;
c. Laporan Profil Risiko Terintegrasi Semester I – 2025.
2. Penyampaian Integrated Risk Appetite Statement
15 Januari 2025 (“RAS”) Monitoring Q2 2025;
3. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Kepatuhan
1. Permohonan rekomendasi peringkat untuk Terintegrasi, APU/PPT Terintegrasi, dan Whistleblowing
penyampaian: Statistics kuartal II -2025, serta Laporan Individual Risk
a. Laporan Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola Assessment kepada OJK;
Terintegrasi Semester II – 2024; 4. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Audit Intern
b. Laporan Kewajiban Penetapan Modal Minimum Terintegrasi (SKAIT) kuartal II -2025.
Terintegrasi posisi 31 Desember 2024;
c. Laporan Profil Risiko Terintegrasi Semester II – 2024. 22 Oktober 2025
2. Penyampaian Integrated Risk Appetite Statement
(“RAS”) Monitoring Q4 2024; 1. Penyampaian Integrated Cyber Security & Resillience
3. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Kepatuhan MBI Financial Conglomeration;
Terintegrasi (“SKKT”) dan APU/PPT Terintegrasi kuartal 2. Penyampaian Project Majestic “Financial Holding
4 - 2024. Company (FHC) Update;
4. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Audit Intern 3. Penyampaian:
Terintegrasi (SKAIT) kuartal 4 -2024. a. Integrated Risk Appetite Statement (“RAS”)
Monitoring Q3 2025;
6 Mei 2025 b. Annual Review Kebijakan Penerapan Manajemen
Risiko Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan
1. Permohonan rekomendasi untuk penyampaian Maybank Indonesia 2025.
Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola 4. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Kepatuhan
Terintegrasi KKMBI Tahun 2024. Terintegrasi, APU/PPT Terintegrasi dan Whistleblowing
2. Permohonan: Statistics kuartal III -2025;
a. Integrated Risk Appetite Statement (“RAS”) Annual 5. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Audit Intern
Review 2025; dan Terintegrasi (SKAIT) kuartal III -2025.
b. Penyampaian Integrated Risk Appetite Statement
(“RAS”) Monitoring of Q1 2025;
3. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Kepatuhan
Terintegrasi, APU/PPT Terintegrasi dan Whistleblowing
Statistics kuartal I -2025.
4. Laporan Pelaksanaan Satuan Kerja Audit Intern
Terintegrasi (SKAIT) kuartal I -2025.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 539
Page 542
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Selama tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi melaksanakan rapat sebanyak 4 (empat) kali. Frekuensi dan tingkat
kehadiran rapat masing-masing anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah sebagai berikut.
Jumlah
Jumlah
Nama Jabatan dalam LJK Jabatan dalam Komite Kehadiran Presentase
Rapat
Dalam Rapat
Hendar* Komisaris Independen Ketua merangkap Anggota 1 1 100%
Maybank Indonesia
Daniel James Rompas Komisaris Independen Ketua merangkap Anggota 3 3 100%
Maybank Indonesia
Marina R Tusin** Komisaris Independen Anggota 3 3 100%
Maybank Indonesia
Irma Savitry Pihak Independen Anggota 4 4 100%
Maybank Indonesia
M. Sodikun Anggota DPS Maybank Anggota 4 2 50%
Indonesia
I Nyoman Tjager*** Presiden Komisaris/ Anggota 2 1 50%
Komisaris Independen
PT Maybank Sekuritas
Indonesia
Umar Juoro Komisaris Independen Anggota 2 2 100%
PT Maybank Sekuritas
Indonesia
Herwan Ng Komisaris Independen Anggota 4 3 75%
PT Maybank Indonesia
Finance
Myrnie Zachraini Tamin**** Komisaris Independen Anggota 3 2 67%
PT Wahana Ottomitra
Multiartha, Tbk
Rallyati Arianto Wibowo***** Komisaris Independen Anggota 1 1 100%
PT Wahana Ottomitra
Multiartha, Tbk
Freddy Hendradjaja Komisaris Independen Anggota 4 4 100%
PT Maybank Asset
Management
Didit Mehta Pariadi P Komisaris Independen Anggota 4 4 100%
PT Asuransi Etiqa
Internasional Indonesia
Catatan:
*)
Masa jabatan sebagai Ketua merangkap anggota Komite TKT berakhir berdasarkan Surat Keputusan Direksi pada tanggal
15 April 2025.
**)
Diangkat sebagai anggota Komite TKT melalui Surat Keputusan Direksi pada tanggal 15 April 2025.
***)
Masa jabatan telah berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Maybank Sekuritas Indonesia yang
diselenggarakan pada tanggal 4 Juni 2025.
****)
Masa jabatan telah berakhir pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk yang
diselenggarakan pada tanggal 28Maret 2024, yang berakhir pada tanggal 30 September 2025.
*****)
Diangkat sebagai anggota Komite TKT melalui Surat Keputusan Direksi pada tanggal 6 Oktober 2025.
Pelaksanaan Tugas Komite Tata Kelola Terintegrasi 2025
Selama tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi memfokuskan kegiatan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi
antara lain atas hal-hal sebagai berikut:
1. Memberikan rekomendasi terkait penyampaian Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi semesteran dan
tahunan kepada OJK;
2. Memberikan rekomendasi terkait penyampaian Laporan Profil Risiko dan Laporan Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum semesteran kepada OJK;
3. Memberikan rekomendasi dalam hal penunjukan dan perubahan susunan anggota Komite TKT dalam rangka
memenuhi keterwakilan anggota dari masing-masing LJK anggota Konglomerasi Keuangan;
4. Memberikan rekomendasi dalam hal melakukan pelaporan kepada regulator bilamana terjadi perubahan terhadap
anggota dan keanggotaan LJK KKMBI;
5. Mengawasi dan memberikan rekomendasi terhadap pelaksanaan penerapan satuan-satuan kerja terintegrasi
yang telah dibentuk dalam rangka mendukung pelaksanaan pengawasan oleh Komite TKT antara lain Satuan Kerja
Audit Intern Terintegrasi, Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi.
Laporan pelaksanaan fungsi dari masing-masing satuan kerja tersebut dilaporkan secara berkala kepada Komite
Tata Kelola Terintegrasi.
6. Evaluasi berkala atas kerangka kerja Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi dan Prosedur Pengelolaan
Permodalan Secara Terintegrasi.
540 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 543
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE INVESTIGASI & TATA KELOLA WHISTLEBLOWING
Berdasarkan semangat penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik, Maybank Indonesia telah mengimplementasikan
strategi Anti Fraud, di antaranya dengan menyusun kebijakan dan mekanisme penanganan pengaduan
(Whistleblowing) guna meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian fraud.
“Pada tanggal 11 Mei 2021, Bank telah membentuk Komite Tata Kelola Whistleblowing yang bertujuan untuk memastikan
laporan whistleblowing ditindaklanjuti dengan perhatian yang memadai, independensi, investigasi, dan tindakan
perbaikan, bila diperlukan. Seiring dengan berjalannya waktu, Bank menilai perlu ditambahkan cakupan fungsi
pengawasan atas proses investigasi dalam pengawasan Dewan Komisaris melalui Komite Tata Kelola Whistleblowing.
Dengan demikian, telah direkomendasikan agar nama Komite Tata Kelola Whistleblowing disesuaikan menjadi Komite
Investigasi dan Tata Kelola Whistleblowing dan telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Komisaris pada tanggal 16
Mei 2025. Penyesuaian nama komite ini telah ditetapkan oleh Direksi melalui Surat Keputusan Direksi No. SK.2026.002/
PRESDIR tanggal 14 Januari 2026”.
Dasar Hukum
• Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan;
• Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SE OJK) No. 13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata
Kelola bagi Bank Umum;
• Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan; dan
• Peraturan perundangan terkait lainnnya
Piagam Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing
Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing telah memiliki Piagam atau Pedoman yang memuat tujuan,
keanggotaan (komposisi, kualifikasi, dan masa keanggotaan), tugas dan tanggung jawab, wewenang, prosedur kerja
dan rapat, pelaporan serta evaluasinya.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan anggota Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut:
No. Nama Jabatan dalam Perseroan Jabatan dalam Komite
1 Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen Ketua merangkap Anggota
2 Hendar Komisaris Independen Ketua Pengganti merangkap Anggota
3 Marina R Tusin Komisaris Independen Anggota
4 Yessika Effendi Direktur, Hukum, Kepatuhan, Sekretaris Perusahaan Anggota
dan Anti Fraud
5 Irvandi Ferizal Direktur, Human Capital Anggota
6 Effendi Direktur, Manajemen Risiko Anggota
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 541
Page 544
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Masa Jabatan
Masa tugas anggota Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing ini tidak melebihi masa jabatan dari masing-
masing anggota, kecuali apabila anggota yang bersangkutan mengundurkan diri dari keanggotaan Komite ini, atau
tidak lagi bekerja untuk Perseroan, atau apabila Dewan Komisaris memutuskan untuk mengubah susunan keanggotaan
Komite (mana yang lebih dulu terjadi).
Independensi
Piagam Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing menetapkan Ketua serta Ketua Pengganti berasal dari
Komisaris Independen, sehingga kriteria independensi dari komposisi keanggotaan telah terpenuhi.
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing bertugas untuk:
a. Mengkaji ulang dan menilai kecukupan kebijakan dan prosedur terkait Whistleblowing.
b. Melakukan evaluasi terkait tindak lanjut atas laporan Whistleblowing, penutupan kasus, dan dapat memberikan
rekomendasi (apabila diperlukan).
c. Melakukan review terkait indikator Whistleblowing, antara lain: statistik laporan yang diterima dari saluran
Whistleblowing, jenis laporan, analisis tren, laporan yang sedang dalam proses tindak lanjut dan laporan yang
ditutup.
d. Melakukan evaluasi terkait aktivitas proses investigasi dan dapat memberikan rekomendasi (apabila diperlukan).
Pelaksanaan Tugas Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing
Selama tahun 2025, Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing telah melakukan kegiatan berupa pengawasan
dan evaluasi serta review atas indikator Whistleblowing antara lain statistik laporan yang diterima dari saluran
Whistleblowing, jenis laporan, analisis tren, laporan yang sedang dalam proses tindak lanjut dan penutupan laporan,
dan efektivitas proses investigasi serta rekomendasi (apabila ada), sebagai bagian dari agenda rapat Komite
Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing.
Rapat dan Tingkat Kehadiran
Berdasarkan Piagam Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing, Rapat Komite dilaksanakan setiap kuartal namun
dapat diadakan sewaktu-waktu bilamana diperlukan. Sepanjang tahun 2025, Rapat Komite Investigasi & Tata Kelola
Whistleblowing telah dilaksanakan sejumlah
4 (empat) kali dengan tingkat kehadiran sebagai berikut:
No. Nama 9 Januari 2025 7 Mei 2025 17 Juli 2025 15 Oktober 2025 Attendance Rate
1 Putut Eko Bayuseno √ √ √ √ 100%
2 Hendar √ √ √ √ 100%
3 Marina R Tusin √ √ √ √ 100%
4 Yessika Effendi √ √ √ √ 100%
5 Irvandi Ferizal √ √ √ √ 100%
6 Effendi √ √ √ √ 100%
Program Pelatihan Anggota
Dapat dilihat dalam profil masing-masing anggota dalam Laporan Tahunan ini.
542 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 545
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE PEMANTAU TEKNOLOGI DAN - Surat Edaran OJK No. 21/SEOJK.03/2017 tanggal 6 Juni
INFORMASI 2017 tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.
Governance/GCG) sangat penting untuk meningkatkan - Surat Edaran OJK No. 29/SEOJK.03/2022 tanggal 27
kinerja Bank, melindungi kepentingan stakeholder Desember 2022 tentang Ketahanan dan Keamanan
dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan Siber bagi Bank Umum.
perundang-undangan serta nilai-nilai etika yang berlaku. - PBI No. 2 Tahun 2024 tanggal 18 April 2024 tentang
Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber
Guna mendukung pelaksanaan prinsip GCG dan bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar
meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan yang Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain yang
dilakukan oleh Dewan Komisaris, Bank dapat membentuk Diatur dan Diawasi Bank Indonesia.
Komite. - PBI Nomor 22/23/PBI/2020 tanggal 29 Desember 2020
tentang Sistem Pembayaran.
Komite Pemantau Teknologi dan Informasi (Komite - PBI Nomor 23/6/PBI/2021 tanggal 1 Juli 2021 tentang
Pemantau TI) adalah komite yang dibentuk oleh dan Penyedia Jasa Pembayaran.
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris untuk - POJK Nomor 21 tahun 2023 tanggal 22 Desember 2023
membantu Dewan Komisaris melaksanakan fungsi tentang Layanan Digital oleh Bank Umum.
pengawasan.
Piagam Komite Pemantau Teknologi dan Informasi
Komite Pemantau TI dibentuk dan bertanggung jawab Sebagai pendukung pelaksanaan tugas Komite
kepada Dewan Komisaris pada tanggal 29 Agustus 2022 Pemantau TI, maka Bank telah menetapkan Piagam
sesuai disetujuinya Piagam Komite Pemantau TI oleh Komite Pemantau TI yang mengatur hal-hal sebagai
Dewan Komisaris. berikut:
1. Tujuan
Dasar Hukum 2. Tugas, Tanggung Jawab & Wewenang
- Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan 3. Struktur & Keanggotaan
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik. 4. Rapat, Kuorum, & Pengambilan Keputusan
- Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tanggal 14 5. Masa Tugas Anggota Komite
September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi 6. Mekanisme Evaluasi Kerja
Bank Umum. 7. Periode Reviu
- Surat Edaran OJK No.13/SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 8. Sekretariat Komite
2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum. 9. Persetujuan atas Piagam/Charter
- Peraturan OJK No. 11 /POJK.03/2022 tanggal 6 Juli 2022 10. Kerahasiaan
tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh 11. Kepatuhan atas Ketentuan Perundang-undangan
Bank Umum.
Struktur dan Keanggotaan
Susunan anggota Komite Pemantau TI per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan dalam Perseroan Jabatan dalam Komite
1 Dato’Zulkiflee Abbas Abdul Komisaris Ketua
Hamid
2 Edwin Gerungan Komisaris Anggota
3 Datuk Lim Hong Tat Komisaris Anggota
4 Daniel James Rompas Komisaris Anggota
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 543
Page 546
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Masa Jabatan Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau TI 2025
Masa tugas anggota Komite Pemantau TI tidak boleh Selama tahun 2025, Komite Pemantau TI memfokuskan
lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris kegiatan untuk melakukan pengawasan dan evaluasi
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar. antara lain atas hal-hal sebagai berikut:
Penggantian anggota Komite Pemantau TI harus 1. Meeting pertama Komite Pemantau TI pada tanggal 14
mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris. Jumlah Januari 2025
anggota Komite Pemantau TI minimal 3 (tiga) orang, 2. Meeting kedua Komite Pemantau TI pada tanggal 28
sehingga setiap kekosongan posisi anggota harus segera Februari 2025
diisi dalam jangka waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) 3. Meeting ketiga Komite Pemantau TI pada tanggal 10
bulan. April 2025
4. Meeting keempat Komite Pemantau TI pada tanggal
Independensi 15 Mei 2025
Komite Pemantau TI harus independen dari pengaruh 5. Meeting kelima Komite Pemantau TI pada tanggal 20
Direksi dan hanya bertanggung jawab kepada Dewan Juni 2025
Komisaris. Independensi adalah sala satu kriteria utama 6. Meeting keenam Komite Pemantau TI pada tanggal 21
yang harus dimiliki anggota Komite Pemantau TI Juli 2025
7. Meeting ketujuh Komite Pemantau TI pada tanggal 25
Tugas dan tanggung Jawab September 2025
1. Meninjau perencanaan dan strategi teknologi 8. Meeting kedelapan Komite Pemantau TI pada tanggal
Perseroan. 20 Oktober 2025
2. Mengevaluasi investasi dan pengeluaran teknologi 9. Meeting kesembilan Komite Pemantau TI pada
yang signifikan. tanggal 21 November 2025
3. Memantau dan mengevaluasi tren teknologi yang ada 10. Memberikan laporan Komite Pemantau TI pada
dan yang akan datang yang dapat mempengaruhi meeting BOC pada tanggal 26 Maret 2025, 22 Agustus
rencana strategis Perusahaan, termasuk memantau 2025, dan 24 Desember 2025.
tren industri secara keseluruhan.
4. Menerima laporan dari manajemen tentang
operasional teknologi Perseroan termasuk di
antaranya, kinerja proyek pengembangan perangkat
lunak (software), kinerja operasi teknis, arsitektur
teknologi dan investasi teknologi yang signifikan.
5. Memberikan rekomendasi berkaitan kebijakan
informasi dan teknologi kepada Dewan Komisaris
untuk disetujui.
6. Melaksanakan kegiatan lain sesuai dengan Piagam
dan Anggaran Dasar Perseroan.
Rapat dan tingkat kehadiran
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Jumlah Rapat Presentase
Dalam Rapat
Dato’Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Ketua Komite 9 9 100%
Edwin Gerungan Anggota 9 8 89%
Datuk Lim Hong Tat Anggota 9 9 100%
Daniel James Rompas Anggota 9 9 100%
Program Pelatihan Anggota
Dapat dilihat dalam profil masing-masing anggota dalam Laporan Tahunan ini.
544 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 547
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN REMUNERASI
Maybank Indonesia memiliki dan menerapkan kebijakan • Prinsip kehati-hatian dalam pemberian remunerasi
remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris dan Direksi berbasiskan kinerja dan risiko.
sebagai upaya untuk mendorong terlaksananya • Remunerasi Tetap dan Variabel
Prinsip Tata Kelola (Good Corporate Governance) • Manajemen Kinerja
melalui suatu mekanisme dan implementasi kebijakan • Material Risk Taker (MRT)
strategis, termasuk untuk kompensasi dan benefit serta • Pengungkapan Informasi
remunerasi lainnya bagi karyawan Bank. Penerapan
sistem remunerasi Bank senantiasa menjunjung tinggi Bank terus melakukan pengkajian secara berkala
asas kompetitif, adil dan seimbang, dan berbasis risiko atas kebijakan remunerasi agar tetap sesuai dengan
serta selalu memastikan bahwa tidak ada individu yang perkembangan industri dan strategi Bank serta ketentuan
menerima imbalan di bawah ketentuan yang telah Regulator yang berlaku.
ditetapkan oleh pemerintah.
KEBIJAKAN REMUNERASI BAGI DEWAN
Bank telah menyusun arahan kebijakan dan penerapan KOMISARIS DAN DIREKSI
praktek remunerasi yang kompetitif dan adil (fair) Maybank Indonesia menjalankan kebijakan remunerasi
sesuai kontribusi dan kinerja karyawan dengan bagi Dewan Komisaris dan Direksi berdasarkan pada
tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan rekomendasi dari Komite Nominasi dan Remunerasi yang
perusahaan yang berkelanjutan. Kebijakan dan praktik disetujui oleh Dewan Komisaris. Rekomendasi tersebut di
remunerasi yang tepat sasaran akan memperbesar antaranya berkaitan dengan prosedur untuk meninjau
tingkat pengembalian dari investasi terhadap sumber struktur, kebijakan dan rencana remunerasi serta syarat
daya manusia (Return on Investment on Human Capital dan ketentuan bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk
Investment). Bank senantiasa mengawasi pelaksanaan kemudian diajukan kepada Rapat Umum Pemegang
kebijakan remunerasi dan dari waktu ke waktu melakukan Saham (RUPS).
perubahan yang diperlukan untuk memastikan
tercapainya tujuan kebijakan remunerasi perusahaan Dalam hal ini, Komite Nominasi dan Remunerasi
yaitu meningkatkan nilai perusahaan (corporate value). memastikan keputusan remunerasi didasarkan atas
pertimbangan risiko dan/atau kinerja, keselarasan
Maybank Indonesia mengatur Kebijakan Remunerasi dengan kinerja finansial maupun pemenuhan cadangan
dalam Peraturan Direksi NO.M.2022.010/DIR HC - RODS sebagaimana ketentuan yang berlaku dan potensi
yang di dalamnya mengatur beberapa prinsip dasar pendapatan Bank di masa yang akan datang, hasil
remunerasi, antara lain: penilaian kinerja, kesetaraan dengan Bank lain yang
setara, serta sasaran jangka panjang dan strategi Bank.
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Komisaris
Komite Nominasi Rapat Umum Remunerasi Dewan
01 dan Remunerasi
02 Dewan Komisaris 03 Pemegang Saham 04 Komisaris
Komite Nominasi dan Dewan Komisaris RUPS menetapkan Pembagian remunerasi
Remunerasi memberikan mempelajari rekomendasi remunerasi bagi anggota kepada anggota Dewan
rekomendasi dan usulan dan usulan remunerasi Dewan Komisaris dan Komisaris sesuai dengan
remunerasi bagi Dewan Dewan Komisaris dan memberikan kuasa hasil keputusan RUPS.
Komisaris sesuai dengan mengusulkannya kepada kepada Presiden Komisaris
fungsi dan tanggung jawab RUPS untuk mendapatkan untuk melaksanakan
Dewan Komisaris serta persetujuan. pembagiannya kepada
standar remunerasi untuk masing-masing anggota
jabatan dan industri sejenis Dewan Komisaris.
di pasar, untuk kemudian
diajukan kepada RUPS
melalui Dewan Komisaris.
STRUKTUR REMUNERASI DEWAN KOMISARIS (FEE STRUCTURE)
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris mendapat sejumlah paket remunerasi dalam
bentuk non natura, termasuk gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain tunjangan (benefit) termasuk tunjangan
transportasi dan bentuk remunerasi lainnya sesuai dengan ketentuan Bank, serta fasilitas lain dalam bentuk natura/
non natura, yaitu penghasilan tidak tetap lainnya, yang dapat dimiliki maupun tidak dapat dimiliki.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 545
Page 548
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Paket remunerasi dan fasilitas (fee structure) yang diterima oleh Dewan Komisaris mencakup struktur remunerasi dan
rincian jumlah nominal, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Dewan Komisaris
Orang Juta Rp
Remunerasi (Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
9* 21.758
dalam bentuk non natura)
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan,
dan sebagainya) yang:
5 2.231
a. dapat dimiliki;
b. tidak dapat dimiliki
TOTAL 9* 23.989
*) 1 Komisaris berakhir masa penugasan pada 11 April 2025
Paket Remunerasi yang dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris
dalam 1 (satu) tahun, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Dewan Komisaris
Orang Juta Rp
Remunerasi (Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
9* 21.758
dalam bentuk non natura)
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan,
dan sebagainya) yang:
5 2.231
a. dapat dimiliki;
b. tidak dapat dimiliki
TOTAL 9* 23.989
Paket Remunerasi yang dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh anggota Dewan Komisaris
dalam 1 (satu) tahun, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (Satu) Tahun *) Jumlah Komisaris
Di atas Rp5 miliar -
Di atas Rp2 miliar s/d Rp5 miliar 8
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar -
Di atas Rp500 juta s/d Rp1 miliar -
Rp500 juta ke bawah -
Keterangan: *) yang diterima secara tunai
Jumlah Dewan Komisaris yang menerima Remunerasi yang Bersifat Variabel selama 1 (satu) tahun dan total nominal
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Remunerasi yang Bersifat Variabel Dewan Komisaris
Orang Juta Rp
Total 0 0
546 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 549
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prosedur Penetapan Remunerasi Direksi
Komite Nominasi Rapat Umum Remunerasi
01 dan Remunerasi
02 Dewan Komisaris 03 Pemegang Saham 04 Anggota Direksi
Komite Nominasi dan Dewan Komisaris RUPS menetapkan Pembagian remunerasi
Remunerasi memberikan mempelajari remunerasi bagi kepada anggota Direksi
rekomendasi dan usulan rekomendasi dan usulan anggota Direksi dan sesuai dengan hasil
remunerasi Direksi remunerasi Direksi dan memberikan kuasa keputusan RUPS.
berdasarkan formula mengusulkannya kepada kepada Dewan Komisaris
remunerasi yang mengacu RUPS untuk mendapatkan untuk melaksanakan
kepada kebijakan persetujuan. pembagiannya kepada
internal Bank, peraturan masing-masing anggota
eksternal yang berlaku, Direksi.
perbandingan dalam
industri perbankan, kinerja
Direksi serta dengan
memperhitungkan kinerja
Bank untuk kemudian
diajukan kepada RUPS
melalui Dewan Komisaris.
STRUKTUR REMUNERASI DIREKSI
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi mendapat sejumlah paket remunerasi dalam bentuk non
natura, termasuk gaji dan penghasilan tetap lainnya, antara lain tunjangan (benefit) sesuai dengan ketentuan Bank
dan bentuk remunerasi lainnya serta fasilitas lain dalam bentuk natura/non natura yaitu penghasilan tidak tetap dan
fasilitas lainnya, yang dapat dimiliki maupun tidak dapat dimiliki.
Paket remunerasi dan fasilitas yang diterima oleh Direksi mencakup struktur remunerasi dan rincian jumlah nominal,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Direksi
Orang Juta Rp
Remunerasi (Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas lainnya
10 90.641
dalam bentuk non natura)
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, asuransi kesehatan,
dan sebagainya) yang:
10 5.330
a. dapat dimiliki;
b. tidak dapat dimiliki
TOTAL 10 95.970
Paket remunerasi yang dikelompokkan dalam tingkat penghasilan yang diterima oleh Direksi dalam 1 (satu) tahun,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Remunerasi per Orang dalam 1 (Satu) Tahun *) Jumlah Direksi
Di atas Rp5 miliar 10
Di atas Rp2 miliar s/d Rp5 miliar -
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar -
Di atas Rp500 juta s/d Rp1 miliar -
Rp500 juta ke bawah -
Keterangan : *) yang diterima secara tunai
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 547
Page 550
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Jumlah Direksi yang menerima remunerasi yang bersifat variabel selama 1 (satu) tahun dan total nominal
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Jumlah Diterima dalam 1 (satu) Tahun
Remunerasi yang Bersifat Variabel Direksi
Orang Juta Rp
TOTAL 10 38.383
INDIKATOR KINERJA DIREKSI UNTUK PENETAPAN REMUNERASI DIREKSI
Kriteria yang digunakan dalam penilaian kinerja Direksi mengacu pada strategi maupun rencana bisnis dan
operasional Bank pada tahun berjalan. KPI atau Kriteria yang digunakan untuk penilaian kinerja Direksi pada tahun 2025
adalah sebagai berikut:
Aspek Indikator
Kinerja Keuangan Pengukuran kinerja keuangan dan pertumbuhan portofolio bisnis Bank, yang meliputi
pencapaian laba dan pendapatan Bank, pertumbuhan kredit termasuk pengelolaan kualitas
kredit Bank, pertumbuhan dana pihak ketiga, rasio produktivitas dan pengelolaan biaya Bank
dalam rangka peningkatan efisiensi.
Implementasi dan Transformasi M25+ Komitmen Bank untuk melakukan implementasi dan transformasi strategi M25+ untuk
meningkatkan produktivitas Bank, yang meliputi inisiasi projek, perbaikan proses
berkelanjutan, pengelolaan sumber daya manusia, termasuk pengukuran kepuasan nasabah
yang meliputi skor promoter atas produk Bank serta indeks engagement nasabah.
Manajemen Risiko Komitmen Bank atas tata kelola dan kepatuhan terhadap regulator serta pengelolaan risiko
kredit, risiko operasional, serta risiko serangan siber untuk memastikan risiko terjaga dalam
batas yang ditetapkan, meliputi.
Proses Penilaian Kinerja Direksi
Komite Nominasi dan Remunerasi mengevaluasi dan merekomendasikan Balanced Scorecard Direksi untuk disetujui
oleh Dewan Komisaris serta melakukan tinjauan kinerja secara keseluruhan berdasarkan Balanced Scorecard yang
telah disepakati.
Sasaran strategis Bank dijabarkan ke dalam Key Performance Indicators (KPI) yang disepakati oleh Direksi dan
diturunkan ke seluruh jajaran untuk membuat dan melaksanakan rencana kerja yang selaras dan saling mendukung
dengan strategi untuk mencapai target kinerja Bank.
KPI Direksi tahun 2025 telah disetujui dalam Rapat Dewan Komisaris dan perkembangan kinerja Bank dipantau secara
berkala melalui laporan kinerja keuangan dan bisnis.
Remunerasi bagi Material Risk Taker (MRT)
Rincian jumlah remunerasi yang diberikan dalam 1 (satu) tahun meliputi:
1) Remunerasi yang bersifat tetap maupun remunerasi yang bersifat variabel;
2) Remunerasi yang ditangguhkan dan tidak ditangguhkan; dan
3) Bentuk remunerasi yang diberikan secara tunai dan/atau saham atau instrumen yang berbasis saham yang
diterbitkan Bank, sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
A. Total Remunerasi
1. Tunai (dalam juta Rupiah) 121.912
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank 436
B. Remunerasi yang Bersifat Tetap *)
1. Tunai (dalam juta Rupiah) 58.477
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta Rupiah
548 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 551
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
C. Remunerasi yang Bersifat Variabel*)
Tidak Ditangguhkan Ditangguhkan
1. Tunai (dalam juta Rupiah) 59.510 3.924
2. Saham/instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank 436
Keterangan: *) Hanya untuk MRT dan diungkapkan dalam juta Rupiah
Informasi kuantitatif mengenai:
1) Total sisa remunerasi yang masih ditangguhkan baik yang terekspos penyesuaian implisit maupun eksplisit;
2) Total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian eksplisit selama periode laporan; dan
3) Total pengurangan remunerasi yang disebabkan karena penyesuaian implisit selama periode laporan,
sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
Total Pengurangan Selama Periode Laporan
Sisa yang Masih
Jenis Remunerasi yang Bersifat Variabel*) Disebabkan Disebabkan
Ditangguhkan Total
Penyesuaian Penyesuaian
(A)+(B)
Eksplisit (A) Implisit (B)
Tunai
5.280 - - -
(dalam juta Rupiah)
Saham/Instrumen yang berbasis saham yang
diterbitkan Bank (dalam lembar saham dan nominal
596 - - -
juta Rupiah yang merupakan konversi dari lembar
saham tersebut)
Keterangan: *) Hanya untuk MRT
REMUNERASI YANG TELAH DIBAYARKAN KEPADA ANGGOTA KOMITE NOMINASI DAN
REMUNERASI SELAMA 1 (SATU) TAHUN
Tidak ada remunerasi yang dibayarkan kepada anggota Komite Nominasi dan Remunerasi selain yang dibayarkan
setiap bulan sebagai Komisaris atau Pejabat Eksekutif.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 549
Page 552
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE-KOMITE DI BAWAH DIREKSI
KOMITE MANAJEMEN Struktur dan Keanggotaan
RISIKO Anggota
Komite Manajemen
Ketua President Director
Risiko (Risk Management
Wakil Ketua/Anggota Risk Management Director
Committee/RMC) adalah
komite yang dibentuk Anggota Finance Director/Alternate*1)
oleh dan bertanggung Anggota Global Banking Director /Alternate*2)
jawab kepada Direksi Community Financial Services (CFS)
Anggota
untuk membantu Direksi Director /Alternate*3)
melaksanakan fungsi Legal & Compliance, Corporate Secretary Director
Anggota
Manajemen Risiko. /Alternate*4)
Anggota Operations Director /Alternate*5)
Tujuan Anggota Human Capital Director /Alternate*6)
Tujuan pembentukan
Anggota IT Director /Alternate*7)
Komite manajemen
Anggota Shariah Business Unit Director/Alternate*8)
Risiko adalah untuk
membantu direksi dalam
memenuhi tanggung Undangan Tetap
jawab pengawasannya
Undangan Tetap Head, Internal Audit (SKAI)
sehubungan dengan
Undangan Tetap Head, Enterprise Risk Management
perkembangan pesat
industri jasa keuangan Undangan Tetap Head, Credit Risk Management
khususnya perbankan dan Undangan Tetap Head, Retail Credit Portfolio & Policy
dalam rangka mengelola Undangan Tetap Head, Non-Retail Credit Policy & Strategic Risk Management
secara efektif potensi
Undangan Tetap Head, Operational Risk & Business Continuity
risiko yang semakin
Undangan Tetap Head, Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management
kompleks, maka Komite
Manajemen Risiko (Risk Undangan Tetap Chief Information Security Officer
Management Committee
- RMC) diperlukan dalam Undangan Tidak Tetap
upaya menetapkan,
Undangan Tidak Tetap Pihak internal Bank Maybank Indonesia Grup
meninjau pelaksanaan
dan terus memperbaiki
kebijakan dan metodologi Sekretaris
yang digunakan untuk
Sekretaris Enterprise Risk Management
mengelola risiko.
Alternate
*1) Head, Financial Planning, Performance Management & Investor Relation
*2) Head, Business Planning, Performance, dan Embedded Risk Unit (ERU)/
Head, Local Corporate & Multinationals
*3) Head, CFS Non-Retail Credit Process/
Head, CFS Retail Credit Process/
Head, Business Planning
*4) Head, Compliance/
Head, Anti Fraud/
Head, Corporate Legal & Litigation
*5) Head, Delivery Channel & Cash Operation /
Head, Operation Processing Center
*6) Head, Business Human Capital
*7) Head IT Governance, Planning &PM
*8) Head, Sharia Process Development, Compliance & ERU
550 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 553
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Tugas dan Wewenang j. Menyetujui langkah-langkah perbaikan untuk
a. Memberikan rekomendasi dan/atau persetujuan mengatasi masalah risiko yang menjadi perhatian
kebijakan, strategi dan pedoman penerapan Bank Indonesia (BI) dan/atau Otoritas Jasa Keuangan
manajemen risiko Bank dan anak perusahaan, (OJK).
termasuk strategi kerangka kerja, metodologi, system k. Memberikan persetujuan terhadap produk dan
dan tools pengelolaan risiko termasuk rencana- aktivitas baru yang mengacu kepada ketentuan
rencana kontinjensi dan memastikan penerapannya peluncuran produk dan aktivitas.
yang meliputi risiko kredit, risiko operasional, risiko l. Memberikan ratifikasi atas materi yang telah
pasar, risiko likuiditas, risiko hukum, risiko reputasi, disampaikan dalam rapat di luar RMC dan
risiko strategi, dan risiko kepatuhan. membutuhkan persetujuan RMC.
b. Memberikan rekomendasi atas perbaikan atau m. Memberikan persetujuan atas materi yang
penyempurnaan pelaksanaan manajemen risiko membutuhkan rekomendasi ROC untuk kemudian
berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan manajemen dimintakan persetujuan BOC.
risiko. n. Melaksanakan tanggung jawab lainnya yang
c. Memberikan rekomendasi terhadap penetapan didelegasikan oleh BOD dan ROC.
hal-hal yang terkait dengan keputusan bisnis yang
menyimpang dari prosedur normal. Pelaksanaan Tugas Komite Manajemen Risiko selama
d. Melakukan kajian yang menyeluruh terhadap tahun 2025
portofolio Bank dan anak perusahaan secara berkala Pada tahun 2025, Komite Manajemen risiko secara
dan memastikan bahwa eksposur risiko dikelola berkala melakukan kajian dan memberikan rekomendasi
dengan baik. atas berbagai hal antara lain:
e. Mengkaji skenario stress testing dan dampak risikonya 1. Pengkinian Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen
terhadap kecukupan modal, profitabilitas dan kualitas Risiko beserta pelaksanaannya
aset serta merekomendasikan tindakan perbaikan 2. Pengkinian dan Pemantauan atas Risk Appetite
yang diperlukan. Statement
f. Mengkaji dan menyetujui Recovery Plan (RCP) atas 3. Pengkinian dan Pemantauan Enterprise Risk
kesiapan bank dalam menghadapi setiap risiko Dashboard
dan kondisi krisis yang mungkin dapat terjadi dapat 4. Update dari Embedded Risk Unit (ERU)
ditanggulangi secara cepat dan tepat. 5. Stress Test baik terkait dengan permintaan Regulator,
g. Mengkaji penerapan prinsip Environmental Social Grup maupun internal Bank
Governance (ESG) dalam praktik bisnis dan investasi 6. Tingkat Kesehatan Bank, Profil Risiko termasuk
yang selanjutnya terintegrasi dengan implementasi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sesuai
prinsip-prinsip pelestarian lingkungan, tanggung Profil Risiko beserta pelaporannya kepada regulator
jawab sosial, dan tata kelola yang baik. 7. Laporan Dewan Pengawas Syariah
h. Melakukan pengawasan dan memberikan arahan 8. Update terkait Kepatuhan dan regulasi
strategis terhadap inisiatif bisnis dan proyek bisnis 9. Update terkait progres tindak lanjut atas temuan
utama dan memastikan hal tersebut mendapatkan Regulator
dukungan yang diperlukan dari seluruh Unit terkait 10. Pelaporan Tingkat Maturitas Keamanan Siber
di Maybank Indonesia agar sejalan dengan tujuan (SEOJK 29) & Pelaporan Tingkat Maturitas Digital Bank
perusahaan. (SEOJK 24)
i. Menyetujui tindakan strategis yang timbul dari 11. Vulnerable Account Process
peraturan eksternal yang berdampak terhadap praktik
manajemen risiko.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 551
Page 554
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
ASSET & LIABILITIES MANAGEMENT (ALM) DAN ASSET & LIABILITIES MANAGEMENT COMMITTEE
(ALCO)
Assets & Liabilities Management (ALM)
Assets & Liabilities Management merupakan salah satu komponen kunci dalam pengelolaan Bank. ALM merupakan
disiplin manajemen keuangan dan risiko yang sangat penting, yang diaplikasikan pada posisi on dan off balance sheet
Bank untuk mempertahankan profil risk-reward yang akan menghasilkan nilai tambah terbaik bagi pemegang saham.
ALM menjadi suatu proses yang diadakan untuk mengelola dan mengontrol on dan off balance sheet dari Bank dengan
cara mengidentifikasi, mengukur, dan mengelola risiko-risiko yang terkandung dalam on dan off balance sheet serta
laporan laba rugi.
Terdapat dua aspek dari fungsi ALM:
1. Fungsi pengambilan keputusan: Assets & Liabilities Management Committee (ALCO)
2. Fungsi support ALM: Unit-Unit Kerja terkait ALM
Assets & Liabilities Management Committee (ALCO)
ALCO adalah komite yang dibentuk dan bertanggung jawab kepada Direksi PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Bank”)
untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi dalam pengembangan, implementasi, monitoring, dan evaluasi, dari
strategi ALM Bank.
Struktur dan Keanggotaan ALCO
Setiap pihak yang paling berkepentingan harus menjadi anggota dari ALCO untuk memastikan efektivitas ALCO. Saat
dibutuhkan, Manajemen Senior yang lain dapat diundang dalam rapat.
Struktur dan keanggotaan dari ALCO sebagai berikut:
Anggota
Ketua Presiden Direktur
Wakil Ketua Direktur, Keuangan
Anggota Direktur, Manajemen Risiko/ Alternate1)
Anggota Direktur, Global Banking/Alternate2)
Anggota Direktur, Community Financial Services/Alternate3)
Anggota Direktur, Sharia Banking/Alternate4)
Anggota Head, Global Market
Anggota Head, Corporate Treasury
Undangan Tetap
Undangan Tetap Head, Community Distribution
Undangan Tetap Head, Economic Research & Industry Analyst
Undangan Tetap Head, FICC & Derivatives
Undangan Tetap Head, Corporate Treasury Liquidity Management
Undangan Tetap Head, Global Market Rates
Undangan Tetap Head, Market, Liquidity, & Treasury Credit Risk Management
Undangan Tetap Head, Treasury Trading Risk
Undangan Tetap Head, Balance Sheet Risk
Undangan Tetap Head, GB Business Planning Perfomance & ERU
Undangan Tetap Head, CFS Business Planning & Performance Management
Undangan Tetap Head, Sharia Community Financial Services
Undangan Tetap Head, Consumer
Undangan Tetap Head, Transaction Banking
Undangan Tetap Head, Financial Controller and Investor Relations
552 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 555
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Undangan Tidak Tetap
Unit kerja selain yang telah disebutkan diatas untuk mendiskusikan topik tertentu (jika
Undangan Tidak Tetap
diperlukan)
Undangan Tidak Tetap Anak Perusahaan
Sekretaris
Sekretaris Head, Corporate Finance & Capital Management
Tugas dan Tanggung Jawab ALCO m. Merumuskan dan me-review strategi dalam
Tugas dan tanggung jawab dari ALCO sebagai berikut: mengelola risiko pasar, risiko tingkat bunga di banking
a. Memberikan arah strategis dari ALM dan memastikan book dan risiko likuiditas yang berkaitan dengan profil
tindak lanjut taktis untuk menciptakan struktur neraca, modal dan struktur pendanaan Bank.
balance sheet yang terus berkembang untuk n. Memberikan arahan pengelolaan assets and liabilities
mencapai tujuan kinerja di dalam parameter- konsolidasi dari subsidiaries untuk mencapai tujuan
parameter risiko yang ditentukan. Bank secara keseluruhan.
b. Me-review metodologi pengukuran dalam skala o. Mengaktifkan Liquidity Contingency Plan (LCP)
keseluruhan Bank dalam hal risiko pasar (nilai tukar, pada saat kondisi mengarah pada krisis likuiditas,
suku bunga dan nilai surat-surat berharga), risiko melakukan evaluasi terhadap efektivitas LCP Bank
tingkat bunga di banking book dan risiko likuiditas. pasca krisis serta menilai posisi baru Bank dan
c. Menyetujui strategi terkait pengelolaan risiko suku menentukan strategi tindak lanjut restrukturisasi
bunga pasar, risiko tingkat bunga di banking book dan neraca Bank.
risiko likuiditas, serta strategi pengelolaan assets and
liabilities yang sesuai. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
d. Menyetujui limit-limit terkait risiko pasar, risiko ALCO diharapkan untuk me-review, menganalisa, dan
tingkat bunga di banking book dan risiko likuiditas memutuskan saat diperlukan berbagai item dan rasio
serta melakukan pengawasan dan persetujuan dari on dan off balance sheet, posisi risiko pasar dan
terhadap pelampauan limit sesuai dengan kebijakan likuiditas, dan indikator pasar seperti:
manajemen risiko yang berlaku. a. Kondisi pasar dan ekonomi untuk saat ini dan
e. Me-review dan menyetujui kerangka, kebijakan dan perkiraan ke depan.
pedoman untuk internal transfer pricing. b. Ukuran, struktur dan perilaku balance sheet dalam
f. Melakukan pengawasan dan pengelolaan secara berbagai mata uang
konsolidasi posisi likuiditas dan risiko suku bunga bank c. Hasil dari net interest income.
secara menyeluruh. d. Eksposur risiko suku bunga, termasuk limit di
g. Menentukan tingkat suku bunga earning asset dalamnya.
dan liabilities untuk memastikan agar tingkat suku e. Eksposur nilai tukar valuta asing bank secara
bunga dapat mendorong tercapainya penggunaan keseluruhan (Posisi Devisa Neto secara struktural dan
dana dan biaya pendanaan yang optimum serta non struktural) termasuk limit di dalamnya.
terpenuhinya tujuan pengelolaan likuiditas, dan untuk f. Posisi risiko likuiditas dan risiko konsentrasi termasuk
mendapatkan struktur balance sheet yang konsisten limit di dalamnya.
dengan strategi ALM (pengelolaan likuiditas dan Giro g. Eksposur portofolio treasury dan risikonya.
Wajib Minimum). h. Rasio-rasio dan limit sesuai dengan peraturan yang
h. Memastikan strategi terkait investasi surat berharga relevan, termasuk di dalamnya laporan Risk Based
selaras dengan strategi ALM secara keseluruhan untuk Bank Rating (RBBR) dari OJK - Bank Indonesia.
mencapai tujuan Bank. i. Penentuan tingkat suku bunga assets and liabilities
i. Mengkaji kinerja dan profil risiko portofolio investasi (termasuk tingkat suku bunga yang diajukan dan
surat berharga. referensi).
j. Mengelola portofolio investasi bank.
k. Menyetujui strategi lindung nilai/hedging terhadap
modal yang ditanamkan dan keuntungan dalam
mata uang asing untuk memitigasi eksposur risiko
pasar.
l. Menyetujui produk-produk baru dalam hal penentuan
tingkat suku bunga dan hal - hal yang berkaitan
dengan eksposur terhadap risiko pasar dan likuiditas
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 553
Page 556
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE KREDIT
Bank membentuk Komite Kredit guna menunjang proses pemberian kredit dan produk program dengan tetap
memperhatikan prinsip kehati-hatian yang wajib menerapkan four-eyes principles. Tujuan dari pembentukan Komite
Kredit adalah melakukan evaluasi serta memberikan keputusan atas hal-hal sebagai berikut:
a. Proposal Pinjaman, termasuk fasilitas FX dan Derivatif (baik baru, penambahan, maupun perpanjangan).
b. Purchase/Sale Marketable Securities
c. Memo persetujuan lainnya (perubahan atas struktur pinjaman; jumlah pinjaman; jangka waktu; term dan condition;
agunan/jaminan; pricing; dan lain-lain).
d. Interbank Limit
e. Adjustment atas hasil internal rating.
f. Post Approval Monitoring.
g. Pengajuan kredit yang diusulkan oleh MBI cabang Mumbai (khusus KK1).
h. Proposal pinjaman atas pihak terkait Bank (khusus KK1).
i. Hal lainnya yang diminta oleh Komite Kredit.
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Komite Kredit menyetujui atau menolak permohonan kredit segmen Non Retail, RSME, Mortgage, dan Joint Financing
khususnya pemberian limit Joint Financing kepada perusahaan multifinance.
b. Mentaati dan mengikuti seluruh ketentuan Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK), Kebijakan Kredit Tingkat 2 (2a dan
2b), SOP Perkreditan (Tingkat 3), maupun Surat Edaran (SE) serta peraturan Bank Indonesia (BI)/OJK yang berlaku
dan undang-undang serta peraturan pemerintah yang terkait.
c. Berkoordinasi dengan Asset dan Liability Committee dalam aspek pendanaan perkreditan.
Struktur dan Keanggotaan
Struktur Komite Kredit (KK) 1 Komite Kredit (KK) 2
Ketua Presiden Direktur Direktur Manajemen Risiko
Alternate Ketua Direktur Manajemen Risiko Head, Credit Risk Management
Anggota - Presiden Direktur - Direktur Global Banking
- Direktur Global Banking - Direktur CFS
- Direktur CFS - Direktur Shariah Banking
- Direktur Shariah Banking - Direktur Manajemen Risiko
- Direktur Manajemen Risiko - Direktur Keuangan
- Direktur Keuangan - Head, Credit Risk Management
- Head, Credit Risk Management - Head, related LOB
- Head, related LOB - Related Regional Director
- Related Regional Director
Kuorum Rapat Ketua + 2 Direktur Bisnis Ketua + 2 Direktur Bisnis
Undangan Tetap Perwakilan unit bisnis 1 tingkat di bawah Direktur
Undangan Tidak Tetap Sesuai kebutuhan komite
Pelaksanaan Tugas 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Kredit telah melaksanakan tugas sebagai berikut:
- Persetujuan dan penolakan terhadap permohonan kredit pada segmen Non Retail dan Retail untuk produk
mortgage dan Corporate Card yang dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
- Memastikan bahwa Bank senantiasa mentaati dan mengikuti seluruh ketentuan Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK),
Kebijakan Kredit Tingkat 2 (2a dan 2b), SOP Perkreditan (Tingkat 3), maupun Surat Edaran (SE) serta peraturan Bank
Indonesia (BI)/OJK yang berlaku dan undang-undang serta peraturan pemerintah yang terkait lainnya.
- Melakukan koordinasi dengan Asset dan Liability Committee dalam aspek pendanaan perkreditan.
554 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 557
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE RESTRUKTURISASI KREDIT
Bank membentuk Komite Restrukturisasi Kredit dalam rangka menunjang proses penyelamatan dan penyelesaian
kredit dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan penerapan four-eyes principles.
Struktur dan Keanggotaan
Komite Restrukturisasi Kredit Komite Restrukturisasi Kredit Komite Restrukturisasi Kredit
Struktur
(KRK) 1 (KRK) 2 (KRK) 3
Ketua Presiden Direktur Direktur Manajemen Risiko Head, Credit Risk Management
Alternate Ketua Direktur Manajemen Risiko Head, Credit Risk Management Head, Credit Reviewer CFS
Anggota - Presiden Direktur - Direktur Manajemen Risiko - Head, related LOB atau Head,
- Direktur Manajemen Risiko - Direktur Global Banking SME & Consumer Collection
- Direktur Global Banking - Direktur CFS atau Head, GB & BB Remedial
- Direktur CFS - Direktur Shariah Banking - Head, Credit Risk Management
- Direktur Shariah Banking - Direktur Keuangan (CFO) - Head, Credit Reviewer CFS
- Direktur Keuangan (CFO) - Head, Credit Risk Management - Head, SME Credit atau Head,
- Head, Credit Risk Management - Head, related LOB atau Head, SME Credit Reviewer
- Head, related LOB atau Head, SME & Consumer Collection - Head, Shariah GB atau Head,
SME & Consumer Collection atau Head, GB & BB Remedial Shariah CFS
atau Head, GB & BB Remedial - Related Regional Director - Related Regional Director
- Related Regional Director
Kuorum Rapat Ketua + 2 Direktur Bisnis Ketua + 2 Direktur Bisnis Ketua
+
Undangan Tetap Perwakilan unit bisnis 1 tingkat di bawah Direktur Head, SME Credit atau Head, SME
Credit
Reviewer
+
Head Related LOB atau Head,
SME &
Consumer Collection atau Head,
GB &
BB Remedial
Undangan Tidak Tetap Sesuai kebutuhan komite
Tugas dan Tanggung Jawab
a. Menyetujui atau menolak permohonan penyelesaian serta penyelamatan kredit/ surat berharga bermasalah.
b. Melaksanakan tugas terutama dalam pemberian persetujuan penyelamatan Kredit/Pembiayaan/surat berharga
bermasalah berdasarkan kompetensinya secara jujur, objektif, cermat, serta seksama; dan
c. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak yang berkepentingan dengan pemohon penyelamatan Kredit /
Pembiayaan/surat berharga bermasalah untuk memberikan persetujuan yang hanya bersifat formalitas.
d. Mentaati dan mengikuti ketentuan Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK), Kebijakan Kredit Tingkat 2 (2a dan 2b) dan
SOP Perkreditan (Tingkat 3) masing-masing segmen, maupun peraturan internal lainnya, serta Peraturan Bank
Indonesia (BI)/OJK yang berlaku dan undang-undang serta peraturan pemerintah yang terkait.
Pelaksanaan Tugas 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Restrukturisasi Kredit telah melaksanakan tugas meliputi persetujuan dan penolakan
terhadap permohonan penyelesaian serta penyelamatan kredit/surat berharga bermasalah. Komite Restrukturisasi
Kredit juga memastikan bahwa Bank senantiasa mentaati dan mengikuti seluruh ketentuan Kerangka Kerja Risiko Kredit
(KKRK), Kebijakan Kredit Tingkat 2 (2a dan 2b), SOP Perkreditan (Tingkat 3) maupun Surat Edaran (SE) serta peraturan
Bank Indonesia (BI)/OJK yang berlaku dan undang-undang serta peraturan pemerintah yang terkait.
Selain itu, Komite Restrukturisasi Kredit melakukan evaluasi serta memberikan keputusan atas beberapa agenda di
bawah ini:
a. Restrukturisasi pinjaman dalam rangka penyelamatan kredit, termasuk fasilitas FX dan Derivatif.
b. Pengambilalihan atau penyerahan Aset/Jaminan (asset settlement/AYDA).
c. Penjualan/Transfer Kredit, Surat Berharga dan AYDA (asset disposal).
d. Hapus Buku dan Hapus Tagih.
e. Melakukan update terhadap debitur yang ditangani oleh tim Remedial maupun debitur yang masuk dalam
program restrukturisasi kredit.
f. Memo persetujuan lainnya (perubahan atas struktur pinjaman; jumlah pinjaman; jangka waktu; terms dan
conditions; agunan/jaminan; pricing; dan lain-lain).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 555
Page 558
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI INFORMASI Kuorum rapat pelaksanaan
Merujuk pada POJK No.11/POJK.03/2022 perihal Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Komite Pengarah TI
Bank Umum, POJK No.17 Tahun 2023 perihal Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum dan dipenuhi apabila dihadiri
SE OJK No. 21/SEOJK.03/2017 perihal Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan oleh minimal 7 (tujuh)
Teknologi Informasi oleh Bank Umum, perihal Komite Pengarah TI wajib memiliki Piagam anggota Komite Pengarah
Komite Pengarah TI. TI (atau pengganti) yang
mempunyai hak suara
Susunan Keanggotaan dan Undangan tetap Komite Pengarah TI dengan ketentuan minimal
I. Anggota Komite Pengarah TI dan yang mempunyai hak suara: hadir 3 (tiga) Director dan
Chairman/Co-Chairman.
No.
Anggota Komite Pengarah TI dan
yang mempunyai hak suara
Pengganti Wewenang dan Tanggung
Jawab Komite Pengarah
1. President Director – Chairman Director, Information Technology & Digital Teknologi Informasi
2. Director, Information Technology & Director, Operations Wewenang dan tanggung
Digital – Co Chairman jawab Komite Pengarah
Director, Risk Management
TI adalah memberikan
3. Director, Finance Head, Financial Planning, Performance rekomendasi kepada
Management & Inv. Relation
Direksi yang mencakup:
Head, Financial Reporting a. Rencana Strategis TI,
4. Director, Risk Management Director, Finance Rencana Strategis
KKS (Keamanan
Director, Legal, Compliance, Corporate
Secretary & Anti Fraud Sistem Informasi
dan Ketahanan
5. Director, Operations Head, Delivery Channel & Cash Operation
Siber), yang sejalan
Head, Customer Experience Mgt dengan rencana
6. Director, Global Banking Head, Global Markets korporasi Bank. Dalam
hal memberikan
Head, Transaction Banking
rekomendasi,
7. Director, Community Financial Head, Consumer
Services
Komite Pengarah TI
memperhatikan faktor
8. Director, Legal, Compliance, Corporate Head, Compliance
Secretary & Anti Fraud efisiensi, efektivitas
Head, Financial Crime Compliance serta hal-hal sebagai
9. Director, Human Capital Head, Business Human Capital 1 berikut:
• Rencana
Head, HC Operations
pelaksanaan
10. Director, Sharia Business Unit Head, Sharia Process Dev, Compliance & ERU (road-map)
Head, Sharia Product Management untuk mencapai
kebutuhan TI
II. Undangan tetap dalam Komite Pengarah TI yang mendukung
1) Head, Internal Audit (SKAI) strategi bisnis
2) Chief Information Security Officer Bank. Road-map
3) Head, IT Digital Delivery & Operations terdiri dari kondisi
4) Head, IT Community Financial Services Delivery & Operation saat ini (current
5) Head, IT Global Banking Delivery & Operation state), kondisi
6) Head, IT Analytic, Reporting & Corporate Delivery yang ingin dicapai
7) Head, IT Infrastructure & Operation (future state)
8) Head, IT Governance, Planning & Project Management serta langkah-
9) Head, IT Security langkah yang akan
10) Head, IT Enterprise Architecture & Platforms dilakukan untuk
11) Head, Digital Banking mencapai future
state.
Selain undangan tetap, Komite Pengarah TI dapat • Sumber daya yang
mengundang pejabat yang terkait dengan pokok bahasan yang akan disampaikan dibutuhkan.
dalam rapat Komite Pengarah TI.
556 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 559
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
• Keuntungan/manfaat yang akan diperoleh saat Pelaksanaan Tugas 2025
rencana diterapkan. Sepanjang tahun 2025, Komite Pengarah TI telah
• Kendala yang mungkin timbul dalam penerapan melaksanakan tugas antara lain sebagai berikut:
Rencana Strategis TI. • Melakukan pertemuan secara berkala sebanyak 10
b. Perumusan kebijakan, standar dan prosedur TI (sepuluh) kali untuk membicarakan kepentingan-
yang utama seperti kebijakan pengamanan TI dan kepentingan, inisiatif dan perkembangan TI bank.
manajemen risiko terkait penggunaan TI di Bank. • Memberikan rekomendasi rencana strategis
c. Kesesuaian antara rencana pengembangan/proyek pengembangan TI Bank termasuk di dalamnya
TI dengan rencana strategis TI termasuk kesesuaian penetapan roadmap, kecukupan sumber daya, dan
langkah untuk memitigasi risiko. Komite Pengarah penyempurnaan proses.
TI juga menetapkan status prioritas proyek TI yang • Memberikan rekomendasi dalam hal perumusan
bersifat kritikal (berdampak signifikan terhadap kebijakan, standar dan prosedur TI.
kegiatan operasional Bank) misalnya pergantian core • Memantau kesesuaian antara rencana
banking application, server production, dan topologi pengembangan TI dan rencana bisnis Bank.
jaringan. • Memantau kemajuan pelaksanaan proyek-proyek TI,
d. Kesesuaian antara pelaksanaan pengembangan/ terhadap rencana awal yang telah ditetapkan.
proyek TI dan rencana pengembangan/proyek TI • Memberikan saran terkait langkah-langkah
yang disepakati (project charter). Komite Pengarah TI meminimalisasi risiko investasi TI yang dilakukan oleh
harus melengkapi rekomendasi dengan hasil analisis Bank, termasuk di antaranya memantau penggunaan
dari proyek TI yang utama sehingga memungkinkan anggaran biaya proyek TI.
Direksi mengambil keputusan secara efisien. • Menyajikan laporan keadaan serta kondisi sistem TI
e. Kesesuaian TI dengan kebutuhan sistem informasi yang digunakan oleh Bank, baik dari sisi keamanan,
manajemen yang mendukung pengelolaan kegiatan ketersediaan, kapasitas dan kesesuaian dengan
usaha Bank. fungsi-fungsi teknologi yang ditentukan dan
f. Evaluasi atas efektivitas biaya/investasi TI Bank digunakan oleh Bank secara menyeluruh.
terhadap kontribusi/pencapaian manfaat sesuai Evaluasi atas efektivitas biaya/investasi TI Bank
dengan yang direncanakan. terhadap kontribusi/pencapaian manfaat sesuai
g. Pemantauan atas kinerja TI, dan upaya dengan yang direncanakan.
peningkatannya misalnya dengan mendeteksi
keusangan TI dan mengukur efektivitas & efisiensi
penerapan kebijakan pengamanan TI.
h. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait TI yang
tidak dapat diselesaikan oleh satuan kerja pengguna
dan penyelenggara TI secara efektif, efisien, dan tepat
waktu.
i. Kecukupan dan alokasi sumber daya terkait TI yang
dimiliki Bank. Dalam hal sumber daya yang dimiliki
tidak memadai dan Bank akan menggunakan
jasa pihak lain dalam penyelenggaraan TI, Komite
Pengarah TI harus memastikan Bank telah memiliki
kebijakan dan prosedur yang dibutuhkan.
j. Melakukan evaluasi dan persetujuan untuk
pelaksanaan proyek-proyek TI yang membutuhkan
investasi lebih besar dari 1 miliar rupiah.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 557
Page 560
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE AUDIT INTERNAL Frekuensi dan Kuorum
Dalam rangka memastikan bahwa Manajemen telah mengetahui seluruh temuan audit Rapat
intern yang bersifat signifikan dimana memerlukan perhatian Manajemen, Maybank 1. Rapat diselenggarakan
Indonesia membentuk Komite Audit Internal (Internal Audit Committee - IAC). Komite secara berkala sesuai
Audit Internal juga mendiskusikan dampak dan implikasi atas temuan tersebut terhadap dengan jadwal yang
Bank, menindaklanjuti seluruh temuan audit intern yang penting dan memantau serta disesuaikan dengan
memastikan seluruh komitmen perbaikan telah dilaksanakan secara tepat waktu. rapat Komite Audit
yang membahas
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit Internal temuan SKAI.
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Audit Internal diatur di dalam Piagam IAC yang 2. Rapat dapat
telah dikinikan pada bulan Januari 2025. diselenggarakan jika
dihadiri oleh minimal 3
Struktur dan Keanggotaan (tiga) orang anggota
Komite/alternate-nya
Struktur Pemegang Jabatan
untuk membentuk
kuorum, dan harus
Ketua Direktur Finance1
dihadiri oleh minimal
Anggota a. Direktur Risk Management / Pengganti 2. Ketua IAC/Altenate-
b. Direktur Legal, Compliance & Corporate Secretary & Anti-Fraud/
nya.
Pengganti ³
c. Direktur Human Capital / Pengganti 4
Rapat Komite Audit
Undangan Tetap Head, Internal Audit (SKAI)
Internal 2025
Sekretaris Strategic Operations, Head (SKAI)
Pada tahun 2025,
1. Direktur, Risk Management Komite Audit Internal
2. Head, Operational Risk & Business Continuity/Head, Enterprise Risk Management
melaksanakan rapat
3. Head, Compliance/Head, Anti-Fraud
4. Head, Business Human Capital 2 sebanyak 10 kali, dimana
seluruh pertemuan telah
Keanggotaan secara otomatis berlaku bagi pemegang jabatan sementara (Acting memenuhi syarat kuorum
Head). sebagaimana telah
ditentukan dalam Piagam
Tugas dan Tanggung Jawab Komite IAC, dengan agenda
Komite memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: diantaranya sebagai
1. Memastikan bahwa Manajemen telah menanggapi semua temuan audit dan berikut:
rekomendasi (termasuk menilai implikasinya terhadap Bank). 1. Pembahasan laporan
2. Memastikan bahwa temuan audit dan rekomendasi telah ditindaklanjuti tepat waktu hasil audit intern yang
dan efektif. diterbitkan selama
3. Memastikan efektivitas dari tindak lanjut yang dilakukan oleh unit kerja sesuai periode November
dengan rekomendasi audit. 2024 sampai dengan
4. Melakukan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Komite Audit. Oktober 2025.
2. Presentasi dari unit
Wewenang, Hak dan Kewajiban Komite kerja terkait status
1. Anggota Komite berwenang melakukan komunikasi secara langsung dengan pihak- tindak lanjut atas
pihak yang terkait dengan tugas-tugas Komite. rekomendasi hasil
2. Komite harus senantiasa diberikan informasi terkait hasil audit yang bersifat audit intern yang
signifikan. memerlukan perhatian
3. Komite berkewajiban untuk: Manajemen.
a. Mendiskusikan ringkasan laporan hasil audit sebelum disampaikan kepada 3. Pemantauan status
Komite Audit. tindak lanjut temuan
b. Mengawasi keefektifan tindak lanjut Manajemen terhadap temuan audit. audit intern.
c. Menindaklanjuti dan memantau status tindakan perbaikan berdasarkan 4. Pembahasan
rekomendasi audit. permohonan
d. Meninjau status tindak lanjut temuan yang melewati tenggat waktu. perubahan tenggat
waktu pemenuhan
komitmen terhadap
rekomendasi audit
intern yang diajukan
oleh unit kerja.
558 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 561
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelaksanaan Tugas dan Realisasi Program Kerja 2025 e) Framework dan rencana program pelatihan dan
pengembangan karyawan
No. Program Kerja Realisasi
f) Struktur organisasi dan jenjang kepangkatan
1 Rapat Komite Audit Internal 9 Januari 2025
g) Pengembangan iklim kerja yang baik
2 Rapat Komite Audit Internal 6 Februari 2025 h) Pengembangan budaya perusahaan
i) Pengembangan hubungan dan engagement
3 Rapat Komite Audit Internal 11 Maret 2025
karyawan
4 Rapat Komite Audit Internal 7 Mei 2025
j) Penyelarasan kebijakan dan sinergi SDM dengan anak
5 Rapat Komite Audit Internal 17 Juni 2025 perusahaan
6 Rapat Komite Audit Internal 10 Juli 2025
Susunan Komite Sumber Daya Manusia
7 Rapat Komite Audit Internal 13 Agustus 2025
a. Presiden Direktur sebagai Ketua merangkap Anggota
8 Rapat Komite Audit Internal 16 September 2025 b. Direktur Human Capital sebagai Anggota
9 Rapat Komite Audit Internal 8 Oktober 2025 c. Direktur Community Financial Services sebagai
Anggota
10 Rapat Komite Audit Internal 11 November 2025
d. Direktur Global Banking sebagai Anggota
e. Direktur Finance sebagai Anggota
KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA f. Direktur Operations sebagai Anggota
Maybank Indonesia membentuk Komite Sumber g. Direktur Risk Management sebagai Anggota
Daya Manusia untuk melakukan peninjauan dan h. Direktur Legal, Compliance & Sekretaris Perusahaan
perubahan kebijakan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai Anggota
secara berkesinambungan. Peninjauan dan perubahan i. Direktur Information Technology sebagai Anggota
kebijakan SDM ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan j. Direktur Shariah Business Unit sebagai Anggota
terlaksananya Tata Kelola Perusahaan yang baik k. Eksekutif Human Capital sebagai Sekretaris/Notulis
melalui mekanisme pengendalian dan implementasi
kebijakan strategis, antara lain di bidang Learning Tugas dan tanggung jawab Komite Sumber Daya
dan Development, Compensation dan Benefit, Talent Manusia
Management serta bidang-bidang strategis lainnya. a) Menyediakan arahan strategis dengan
mempertimbangkan kebijakan Human Capital yang
Bank juga mengoptimalkan fungsi supervisory dan strategis dan arahan untuk mendukung kegiatan
advisory guna memberikan arahan-arahan strategis organisasi dan pengembangan bisnis Bank serta SDM
dan pengambilan keputusan-keputusan penting, di dalamnya.
membangun kebijakan baru menuju pemberdayaan SDM b) Membuat keputusan bagi Pejabat Eksekutif dan
yang lebih baik dan mendukung pengembangan bisnis mengatur program pengembangan untuk Pejabat
Bank, serta penyelesaian masalah-masalah kunci di Eksekutif serta karyawan talent.
bidang SDM yang memiliki implikasi risiko keuangan dan/ c) Menyediakan arahan dan membuat keputusan
atau reputasi Bank. strategis atas kebijakan berkaitan dengan Human
Capital.
Tujuan
Komite Sumber Daya Manusia bertujuan untuk membantu Kegiatan Komite Sumber Daya Manusia 2025
Direksi dalam mengkaji dan memberikan arahan Sepanjang tahun 2025, pertemuan Komite Sumber
strategis di bidang SDM Maybank Indonesia maupun Daya Manusia telah dilakukan sebanyak 13 kali, dengan
anak perusahaan, antara lain namun tidak terbatas pada pembahasan agenda mencakup hal-hal kebijakan
bidang: strategis antara lain di bidang Learning dan Development,
a) Kebijakan umum tentang ketenagakerjaan Compensation dan Benefit, Talent Management serta
b) Remunerasi dan benefit karyawan (kenaikan gaji, bidang-bidang strategis lainnya.
bonus, program retensi, benefit, dan lainnya)
c) Manajemen Penilaian Kinerja
d) Manajemen Talent (identifikasi talent, perencanaan
suksesi, program pengembangan talent dan lainnya)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 559
Page 562
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE DISIPLIN HUMAN CAPITAL Hal ini didasarkan oleh:
Komite Disiplin Human Capital merupakan komite 1. Laporan Hasil Investigasi (LHI) dari Unit Kerja Anti
disiplin tertinggi di tingkat perusahaan yang dibentuk Fraud (AF); atau
oleh dan bertanggung jawab kepada Direksi untuk 2. Laporan Hasil Audit (LHA) dari Satuan Kerja Audit
membantu Direksi melaksanakan fungsi melakukan Intern (SKAI).
review, memberikan rekomendasi, serta memutuskan • Memberikan pengesahan (ratifikasi) atas sanksi yang
terkait pemberian sanksi, yang berhubungan dengan diusulkan oleh unit Employee Relations sesuai dengan
pelanggaran/kesalahan sebagaimana diatur dalam tabel kewenangan tindakan pembinaan disiplin.
ketentuan yang mengatur mengenai pemberian sanksi • Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tindak
dan/atau fraud dan/atau pelanggaran/kesalahan lanjut pelaksanaan putusan yang telah ditetapkan.
lainnya yang belum diatur atau dibutuhkan analisis • Menyampaikan laporan hasil monitoring dan evaluasi,
dari beberapa pandangan ahli (narasumber) terhadap kepada Board of Director (BOD) secara periodik.
kekaryawanan . • Melakukan pengkajian setiap kuartal terkait
pelanggaran dan pemberian sanksi yang dikenakan
Komposisi Komite kepada karyawan selama periode tertentu.
Komposisi Komite sebagai berikut:
• Ketua: Direktur Risk Management Kewenangan
• Sekretaris: Head, Employee Relations dan Health • Dalam memberikan putusan jenis sanksi, Komisi
Safety Disiplin Human Capital wajib merujuk kepada seluruh
• Anggota Tetap: ketentuan/ peraturan perundang-undangan dan
- Direktur Human Capital kebijakan internal Bank yang berlaku.
- Direktur Legal, Compliance, Corporate Secretary & • Menetapkan pengesahan (ratifikasi) atas
Anti Fraud (LCCA) rekomendasi sanksi yang diusulkan oleh Unit Human
- Direktur Finance Capital – Employee Relations & Health Safety atas
- Direktur Technology Information & Digital pelanggaran yang mengarah pada Surat Peringatan
- Pimpinan Unit Kerja (PUK) Terkait Ketiga (SP3) atau Pengakhiran Hubungan Kerja.
- Head, Business Human Capital (BHC) Terkait • Komite Disiplin Human Capital dapat memberikan
- Employee Relations, Head rekomendasi perbaikan proses ataupun perubahan
• Narasumber dan/atau undangan: kebijakan internal bank dalam rangka meningkatkan
- Unit Kerja Anti Fraud (AF); tata kelola dan tindakan pencegahan terjadinya
- Unit Kerja Satuan Kerja Audit Intern(SKAI) pelanggaran serupa di kemudian hari.
- Unit Kerja Operation Risk & Business Continuity;
- Unit Kerja General Legal Counsel; Rapat Komite Disiplin Human Capital 2025
- Unit Kerja Compliance Selama tahun 2025, Rapat Komite Disiplin Human
- Unit Kerja lain yang diperlukan. Capital telah diselenggarakan sebanyak 6 (enam)
kali pertemuan dengan agenda membahas dan
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Disiplin Human memutuskan sanksi terhadap 22 (dua puluh dua) kasus
Capital pelanggaran.
• Melakukan analisis/review dan memutuskan
pemberian sanksi kepada karyawan yang melakukan
jenis-jenis pelanggaran sebagai berikut:
1) Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku;
atau
2) Pelanggaran Integritas; atau
3) Fraud; atau
4) Pelanggaran prosedur atau pelanggaran aturan
yang berdampak besar (signifikan) secara
financial dan atau reputasi Bank; atau
5) Pelanggaran dengan atasan langsung/Pimpinan
Unit Kerja yang berpotensi memiliki benturan
kepentingan (conflict of interest) dengan kasus
atau keputusan sanksi.
560 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 563
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE KEBIJAKAN PERKREDITAN/ vi. Penyelesaian Kredit atau Pembiayaan bermasalah
PEMBIAYAAN sesuai dengan yang ditetapkan dalam KPB; dan
Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan vii. Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan jumlah
(“KKP”) adalah komite yang dibentuk oleh dan penyisihan penghapusan Kredit atau Pembiayaan.
bertanggung jawab kepada Direksi, untuk membantu d. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala
Direksi melaksanakan fungsi manajemen risiko terkait kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan
perkreditan atau pembiayaan. Komisaris mengenai:
i. Hasil pengawasan atas penerapan dan
Tujuan Pembentukan KKP adalah untuk membantu pelaksanaan KPB; dan
Direksi dalam merumuskan kebijakan, mengawasi ii. Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai hal-hal
pelaksanaan kebijakan, memantau perkembangan dan yang dimaksud dalam poin c.
kondisi portofolio perkreditan atau pembiayaan serta e. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan
memberikan saran langkah perbaikan. kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan
Komisaris mengenai hal-hal yang terkait dengan poin
Tugas dan Tanggung Jawab d.
a. Memberikan masukan kepada direksi dalam f. Dalam hal terdapat penyimpangan dalam
penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank (KPB), pelaksanaan KPB yang terkait dengan pemenuhan
terutama yang berkaitan dengan perumusan prinsip prinsip syariah maka laporan disampaikan pula
kehati-hatian dalam perkreditan atau pembiayaan. kepada Dewan Pengawas Syariah.
b. Mengawasi agar KPB dapat diterapkan dan g. Memberikan ratifikasi atas materi yang telah
dilaksanakan secara konsekuen dan konsisten disampaikan dalam rapat di luar KKP dan
serta merumuskan pemecahan dalam hal terdapat membutuhkan persetujuan KKP.
hambatan atau kendala dalam penerapan KPB. h. Memberikan persetujuan atas materi yang
Selanjutnya KKP juga melakukan kajian berkala membutuhkan rekomendasi Risk Oversight Committee
terhadap KPB dan memberikan saran kepada direksi (ROC) untuk kemudian dimintakan persetujuan Board
dalam hal diperlukan perubahan atau perbaikan KPB. of Commissioners (BOC).
c. Memantau dan mengevaluasi: i. Melaksanakan tanggung jawab lainnya yang
i. Perkembangan dan kualitas portofolio perkreditan didelegasikan oleh Board of Director (BOD) dan ROC.
atau pembiayaan secara keseluruhan;
ii. Kebenaran pelaksanaan kewenangan memutus
Kredit atau Pembiayaan;
iii. Kebenaran proses pemberian, perkembangan, dan
kualitas Kredit atau Pembiayaan yang diberikan
kepada pihak terkait dengan Bank dan debitur
besar tertentu;
iv. Kebenaran pelaksanaan ketentuan Batas
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK);
v. Ketaatan terhadap ketentuan peraturan
perundang-undangan dan peraturan lain dalam
pelaksanaan pemberian Kredit atau Pembiayaan;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 561
Page 564
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Struktur dan Keanggotaan
Anggota
Ketua President Director
Wakil Ketua/ Anggota Risk Management Director
Anggota - Finance Director
- Global Banking Director/Alternate1)
- Community Financial Services (CFS) Director/Alternate2)
- Legal, Compliance, Corporate Secretary & Anti Fraud Director/Alternate3)
- Sharia Business Unit Director/Alternate4)
- Head, Internal Audit (SKAI) / Alternate 5)*
- Head, Credit Operation/ Alternate 6)
Undangan Tetap
Undangan Tetap - Head, Enterprise Risk Management
- Head, Credit Risk Management
- Head, Retail Credit Portfolio & Policy
- Head, Non Retail Credit Policy & Strategic Risk Management
- Head, Operational Risk & Business Continuity
- Head, Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management
- Head, SME Credit Risk
Undangan Tidak Tetap
Undangan Tidak Tetap Pihak internal Bank Maybank Indonesia Grup
Sekretariat
Sekretariat Non Retail Credit Policy & Strategic Risk Management
Retail Credit Portfolio & Policy
Alternate
1) Head, Business Planning, Performance, dan Embedded Risk Unit (ERU)/
Head, Local Corporate & Multinationals
2) Head, Retail Credit Process/
Head, CFS Embedded Risk, Control & transaction Monitoring
3) Head, Compliance/
Head, Anti Fraud/
Head, Corporate Legal & Litigation
4) Head, Sharia CFS
5) Head, Strategic Operation & Quality Assurance (SOQ)
6) Head, Credit Operations Support
Keterangan:
- *) Keanggotaan Komite ini sesuai dengan POJK No.17 Tahun 2023, dimana tidak mengurangi independensi SKAI dalam tugasnya
dalam melakukan audit intern sebagaimana diatur dalam POJK No.1/POJK.03/2019.
- Struktur keanggotaan KKP sesuai NO.P.2025.195/MBI tentang Piagam Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan (KKP)/Credit
Policy Committee (CPC) Charter
Pelaksanaan Tugas 2025
Pada tahun 2025, Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) secara berkala melakukan kajian dan memberikan rekomendasi
atas berbagai hal antara lain:
1. Pengkinian Kerangka Kerja Risiko Kredit (KKRK), Kebijakan Perkreditan segmen Non Retail dan Retail Tingkat 2A
beserta ketentuan turunannya.
2. Pengkinian Wewenang Pemutus Kredit.
3. Pengkinian Piagam Komite Kebijakan Perkreditan (KKP), Term of Reference (TOR)/Charter Komite kualitas Aset/ Asset
Quality Committee (AQC).
4. Update hasil Disbursement & Quarterly Review PAR, segmen Non Retail dari Unit Bisnis.
5. Persetujuan dan/ atau Ratifikasi atas credit test, product program, maupun ketentuan perkreditan.
562 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 565
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE MANAJEMEN RISIKO TERINTEGRASI
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT) bertanggung jawab untuk merekomendasikan kerangka atau kebijakan
yang terintegrasi untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, mengelola, dan mengendalikan seluruh faktor risiko
yang signifikan ke Dewan Komisaris Bank sebagai Entitas Utama dalam rangka evaluasi dan persetujuan.
Struktur dan Keanggotaan
Ketua Direktur Manajemen Risiko Bank Maybank Indonesia (MBI)
Ketua Pengganti/Anggota Presiden Direktur Bank Maybank Indonesia (MBI) atau Direktur Bank Maybank Indonesia (MBI)
yang ditunjuk oleh Ketua KMRT
Anggota Level Direktur
1. Maybank Indonesia: President Director (alternate: Global Banking Director/CFS Director)
2. Maybank Sekuritas Indonesia: President Director (alternate: Operation/Finance Director)
3. Maybank Asset Management: President Director (alternate: Director)
4. Maybank Indonesia Finance: President Director (alternate: Operation Director)
5. Wahana Ottomitra Multiartha: President Director (alternate: Risk Management Director)
6. Asuransi Etiqa Internasional Indonesia: President Director (alternate: Finance Director/
Technical Director)
Level Pejabat Eksekutif
1. Maybank Indonesia: Head, Enterprise Risk Management
2. Maybank Sekuritas Indonesia: Head, Risk Management (alternate: Head, Compliance)
3. Maybank Asset Management: Head, Compliance & Risk Management (alternate: Head, Risk
Management)
4. Maybank Indonesia Finance: Head, Risk Management (alternate: Head, Legal v Compliance)
5. Wahana Ottomitra Multiartha: Head, Risk Management (alternate: Operational Risk &
Enterprise Risk Management, Dept. Head)
6. Asuransi Etiqa Internasional Indonesia: Head, Risk Management (alternate: Manager,
Compliance)
Undangan Tetap 1. Direksi Entitas Utama (sesuai dengan agenda rapat)
2. Head, Market, Liquidity & Treasury Credit Risk Management MBI
3. Head, Operational Risk & Business Continuity MBI
4. Head, Credit Risk Management MBI
5. Head, Non Retail Credit Policy & Strategic Risk Management MBI
6. Head, Retail Credit Portfolio & Policy MBI
7. Head, Compliance MBI
8. Head, Internal Audit MBI
Undangan Pihak internal dalam Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia yang diminta untuk hadir
dalam rapat Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Kuorum Rapat Komite ini hanya dapat dilaksanakan saat dihadiri oleh:
a. Dihadiri oleh minimal 50% anggota yang merupakan Presiden Direktur dari setiap entitas.
b. Dihadiri oleh Ketua (Chairman) atau alternate (Presiden Direktur dari entitas utama).
c. Harus dihadiri oleh perwakilan setiap entitas yang merupakan anggota IRMC yang diatur
dalam Piagam IRMC.
Frekuensi Rapat Triwulanan (4 kali dalam satu tahun)
Sekretaris Head, Enterprise Risk Management MBI
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 563
Page 566
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Tugas dan Tanggung Jawab
1. Mengkaji dan merekomendasikan strategi, tata kelola, kerangka/kebijakan, toleransi risiko, dan batas risk appetite
terkait Manajemen Risiko Terintegrasi untuk persetujuan Dewan Komisaris Entitas Utama.
2. Mengkaji, memberi masukan, dan menilai kecukupan kerangka/kebijakan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko serta efektivitasnya.
3. Mengkaji laporan berkala mengenai eksposur risiko, komposisi portofolio risiko, dan manajemen risiko dari masing-
masing entitas (Enterprise Risk Dashboard, ERD).
4. Mengkaji dampak risiko pada kecukupan modal, profitabilitas, likuiditas, dan kualitas aset di bawah skenario stres,
dan merekomendasikan tindak lanjut untuk Dewan Komisaris Entitas Utama.
5. Mengkaji dan merekomendasikan ke Dewan Komisaris Entitas Utama atas langkah-langkah strategis yang timbul
dari aturan Regulator yang berdampak pada penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
6. Mengkaji dan merekomendasikan langkah-langkah perbaikan untuk mengatasi masalah risiko sebagaimana
disampaikan oleh Regulator terkait dengan penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
7. Mengkaji dan menilai kecukupan proses, sistem informasi dan sistem pengendalian internal Manajemen Risiko
Terintegrasi, dan langkah-langkah mitigasinya.
8. Memberikan pengawasan dan arahan strategis untuk permasalahan risiko yang signifikan (termasuk namun tidak
terbatas pada risiko yang signifikan dari produk dan inisiatif baru) dan memastikan adanya dukungan dan prioritas
yang memadai dari seluruh Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia serta keselarasan dengan arah dan tujuan
Maybank Grup.
9. Melaksanakan tanggung jawab lainnya seperti melakukan perbaikan/penyempurnaan pelaksanaan Manajemen
Risiko Terintegrasi yang mungkin didelegasikan kepada KMRT oleh Dewan Komisaris Entitas Utama dari waktu ke
waktu.
Pelaksanaan Tugas Tahun 2025
Selama tahun 2025, beberapa pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko Terintegrasi di antaranya, sebagai berikut:
· Kajian berkala atas Terms of Reference Komite Manajemen Risiko Terintegrasi.
· Kajian berkala atas Integrated Risk Appetite Statement (RAS) termasuk pemantauannya.
· Kajian berkala atas Integrated Capital Contingency Plan.
· Kajian berkala atas Integrated Capital Management Framework.
· Pemantauan Integrated Enterprise Risk Dashboard (ERD).
· Hasil Penilaian Profil Risiko Terintegrasi termasuk pelaporannya.
· Pemantauan dan pelaporan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi secara berkala.
· Update Cyber Risk Management
· Update PDP
· Update FCC
· Update Financial Performance
564 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 567
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMITE PENGARAH TRANSFORMASI
Direksi telah membentuk Komite Pengarah Transformasi (Transformation Steering Committee/TSC) untuk mengawasi
pelaksanaan inisiatif pengembangan strategis Bank. Pembentukan komite ini merupakan respons atas pesatnya
perkembangan industri jasa keuangan, khususnya perbankan, dengan tujuan mengelola pelaksanaan inisiatif
pengembangan yang semakin kompleks secara efektif. Komite Pengarah Transformasi juga bertugas untuk
memastikan bahwa seluruh inisiatif strategis tersebut dikelola dan dilaksanakan secara efisien dan efektif.
Tujuan
Tujuan pembentukan Komite Pengarah Transformasi adalah untuk membantu Direksi dalam melaksanakan tanggung
jawabnya dalam memberikan arahan serta pengawasan atas upaya perancangan, implementasi, dan pengelolaan
inisiatif strategis Bank. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan daya saing Bank, sehingga mampu secara
efektif menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang timbul dari dinamika lingkungan bisnis yang terus
berkembang.
Peran dan Tanggung Jawab
1. Memberikan arahan strategis atas proyek, serta memastikan bahwa tujuan proyek selaras dengan visi, misi, dan
kepentingan strategis seluruh organisasi yang terlibat.
2. Mengambil keputusan utama yang berkaitan dengan ruang lingkup proyek, anggaran, sumber daya, dan jadwal
pelaksanaan.
3. Mengidentifikasi potensi risiko dan isu yang muncul selama pelaksanaan proyek, serta menyusun strategi mitigasi
untuk meminimalkan dampak negatif yang mungkin terjadi.
4. Memantau kinerja proyek secara keseluruhan berdasarkan indikator kinerja utama (Key Performance Indicators/KPI)
dan tonggak pencapaian yang telah ditetapkan, guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, anggaran, dan
tujuan yang telah disepakati.
5. Menyelesaikan permasalahan atau tantangan yang tidak dapat ditangani pada tingkat operasional proyek dan
telah dieskalasikan kepada Komite.
6. Menetapkan prioritas atau tahapan proyek, termasuk menentukan proyek yang harus mendapatkan prioritas lebih
tinggi dalam kondisi keterbatasan sumber daya.
7. Menjadi forum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarorganisasi yang terlibat, serta memastikan
pertukaran informasi terkait perkembangan proyek dilakukan secara tepat waktu dan transparan.
8. Memastikan bahwa proyek mematuhi seluruh ketentuan internal dan eksternal yang berlaku, termasuk standar
hukum, keuangan, dan kepatuhan.
9. Mewakili proyek dalam komunikasi dengan pemangku kepentingan internal dan eksternal, termasuk menyampaikan
keputusan dan status proyek kepada manajemen senior serta pihak eksternal terkait.
Pelaksanaan Tugas Komite Pengarah Transformasi selama Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Pengarah Transformasi telah menyelenggarakan sebanyak 9 (sembilan) kali rapat,
dengan agenda pembahasan yang mencakup pemantauan pelaksanaan pengembangan, pemberian rekomendasi,
serta pengawasan atas hasil dari inisiatif strategis yang sedang berjalan.
Anggota
Ketua Direktur Utama, Maybank Indonesia
Anggota Direktur Manajemen Risiko / Pengganti *1)
Direktur Keuangan / Pengganti *2)
Direktur Global Banking / Pengganti *3)
Direktur Community Financial Services (CFS) / Pengganti *4)
Direktur Legal, Kepatuhan & Sekretaris Perusahaan / Pengganti *5)
Direktur Operasional / Pengganti *6)
Direktur Human Capital / Pengganti *7)
Direktur TI & Digital / Pengganti *8)
Kepala Strategy & Transformation Office
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 565
Page 568
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Undangan Tetap Kepala Community Distribution
Kepala Digital Banking
Kepala Pricing & Data Analytics
Pemilik Inisiatif & Kepala Tim Transformation Delivery Team (TDT)
Sekretaris Kepala Strategy & Transformation Office
Undangan Tidak Tetap
Undangan Tidak Tetap Pihak internal Grup Bank Maybank Indonesia
Pengganti
1) Kepala Kebijakan Kredit Non-Ritel & Manajemen Risiko Strategis
2) Kepala Perencanaan & Manajemen Kinerja Keuangan serta Hubungan Investor
3) Kepala Perencanaan dan Kinerja Bisnis serta Embedded Risk Unit (ERU); Kepala Local Corporate & Multinationals
4) Kepala Proses Kredit Non-Ritel CFS; Kepala Proses Kredit Ritel CFS; Kepala Perencanaan Bisnis
5) Kepala Kepatuhan; Kepala Anti-Fraud; Kepala Corporate Legal & Litigation
6) Kepala Pemrosesan Operasional; Kepala Branch Control Operations
7) Kepala Business Human Capital
8) Kepala Digital; Kepala Arsitektur TI, Tata Kelola & Perencanaan; Kepala Infrastruktur & Operasional TI
JOINT STEERING COMMITTEE (JSC) 4. Memantau kinerja proyek secara keseluruhan
Komite ini dibentuk berdasarkan inisiatif Whole Maybank berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) dan
untuk menciptakan sinergi di dalam ekosistem Grup milestone yang telah ditetapkan, guna memastikan
Maybank sebagai bagian dari Strategic Programme (SP). proyek berjalan sesuai jadwal, anggaran, dan tujuan
yang disepakati.
Tujuan 5. Menyelesaikan isu atau kendala yang tidak dapat
1. Membahas dan mengambil keputusan terkait sinergi ditangani pada level operasional dan telah
lintas entitas dalam kerangka Whole of Maybank dieskalasikan kepada Komite.
2. Mengangkat serta menyelesaikan isu-isu yang 6. Menetapkan prioritas atau tahapan proyek, termasuk
berkaitan dengan kolaborasi lintas entitas. menentukan proyek yang memperoleh prioritas lebih
3. Memantau kemajuan dan kinerja inisiatif sinergi lintas tinggi apabila terdapat keterbatasan sumber daya.
entitas. 7. Menjadi forum untuk memperkuat komunikasi dan
4. Menyampaikan strategi masing-masing entitas koordinasi antar entitas, serta memastikan pertukaran
kepada kepemimpinan Whole of Maybank secara informasi terkait perkembangan proyek dilakukan
lebih luas. secara tepat waktu dan transparan.
8. Memastikan kepatuhan proyek terhadap seluruh
Peran dan Tanggung Jawab regulasi internal dan eksternal yang berlaku, termasuk
1. Memberikan arahan strategis atas program/proyek, aspek hukum, keuangan, dan kepatuhan.
serta memastikan keselarasan tujuan dengan visi, 9. Mewakili proyek dalam komunikasi dengan pemangku
misi, dan kepentingan strategis seluruh entitas yang kepentingan internal maupun eksternal, termasuk
terlibat. penyampaian keputusan dan laporan perkembangan
2. Mengambil keputusan utama terkait ruang lingkup proyek kepada manajemen senior dan pihak terkait
proyek, anggaran, sumber daya, dan jadwal lainnya.
pelaksanaan.
3. Mengidentifikasi potensi risiko dan isu yang muncul
selama implementasi, serta menetapkan strategi
mitigasi untuk meminimalkan dampak negatif.
566 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 569
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pelaksanaan Tugas Joint Steering Committee Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, Joint Steering Committee telah menyelenggarakan 11 kali pertemuan, dengan agenda yang
mencakup pemantauan implementasi pengembangan, pemberian rekomendasi, serta pengawasan atas hasil dari
berbagai inisiatif strategis yang sedang berjalan.
Anggota
Ketua Direktur Utama, Maybank Indonesia
Direktur Utama, Maybank Sekuritas Indonesia (MSID)/Alternate1)
Direktur Utama, Maybank Asset Management (MAM)/Alternate2)
Anggota Direktur Utama, Etiqa Indonesia Insurance (EII)/Alternate3)
Direktur Utama, Maybank Finance (MIF)4)
Direktur Utama, Wahana Ottomitra Multifinance (WOM)/Alternate5)
Direktur Manajemen Risiko/Alternatif6)
Direktur Kepatuhan/Alternatif7)
Direktur Community Financial Services (CFS) Director/Alternatif8)
Direktur Global Banking (GB)/Alternatif9)
Direktur Sharia Banking/Alternatif10)
Undangan Tetap
Direktur Teknologi Informasi/ Alternatif11)
Direktur Operations/Alternatif12)
Direktur Keuangan/ Alternatif13)
Direktur Human Capital/ Alternatif14)
Head of Strategy & Transformation Office
Sekretaris Head of Transformation Delivery Team (TDT) Lead, 1-Maybank
Undangan Permanen
Head, Community Distribution
Head, Digital Banking
Undangan Permanen
Head, Pricing & Data Analytics
Pemilik Inisiatif dari inisiatif whole of Maybank initiatives (termasuk MSID, MAM, EII, MIF, WOM)
Alternatif
1) Direktur Operasional dan Keuangan
2) Direktur
3) Direktur Keuangan
4) Direktur Operasional
5) Direktur Manajemen Risiko
6) Head, Operational Risk and Business Continuity
Head, Enterprises Risk Management
7) Head, Compliance
Head, Corporate Legal & Litigation
Head, Customer Data Protection
8) Head, Consumer
Head, Wealth Management & Segmentation
9) Head, Bus. Planning Performance & ERU
Head, Global Market
10) Head, Sharia Community Financial Services
11) Head IT Architecture, Governance & Planning
Head IT Infrastructure and Operation
12) Head, Branch Control Operations
13) Head, Financial Planning Performance. Management & Inv. Relation
14) Head, Business Human Capital
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 567
Page 570
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SEKRETARIS PERUSAHAAN
Maybank Indonesia senantiasa membangun dan
memelihara komunikasi yang baik dengan regulator, Sekretaris Perusahaan Maybank Indonesia dijabat
investor, kalangan pasar modal, maupun masyarakat oleh Putu Dewika Angganingrum. Beliau bergabung di
umum. Dalam hal ini, Maybank Indonesia telah memiliki Maybank Indonesia pada tahun 2024 sebagai Corporate
Sekretaris Perusahaan yang memiliki peranan penting Secretary Maybank Indonesia. Sebelum bergabung
dalam memastikan kelancaran komunikasi yang baik dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat sebagai
antara Bank dengan para pemangku kepentingan serta Corporate Secretary dan Head of Legal and Compliance
memastikan terselenggaranya penyampaian informasi di PT Danareksa (Persero). Beliau memulai karirnya
secara tepat waktu dan akurat kepada seluruh pemangku sebagai corporate lawyer di Baker Mckenzie.
kepentingan. Setiap informasi yang disampaikan oleh
Sekretaris Perusahaan kepada masyarakat merupakan Putu Dewika Angganingrum memperoleh gelar Sarjana
informasi resmi dari Bank sebagai Emiten atau Hukum dari Universitas Indonesia dan memperoleh gelar
Perusahaan Publik. Master dari jurusan Management, University of Illinois
Urbana Champaign.
PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
Sebagai Sekretaris Perusahaan, beliau menjalankan
peran sebagai penghubung antara Maybank Indonesia
dengan Otoritas Pasar Modal, Bank Indonesia, Bursa Efek
Indonesia dan institusi terkait lainnya. Beliau memonitor
kepatuhan Maybank Indonesia terhadap peraturan dan
ketentuan pasar modal dan memastikan pengurus Bank
memahami perubahan dan implikasinya.
DASAR HUKUM PENUNJUKAN SEKRETARIS
PERUSAHAAN
Putu Dewika Angganingrum ditunjuk sebagai Sekretaris
Perusahaan Maybank Indonesia melalui Surat Keputusan
Direksi No. SK.2024.001/DIR COMPLIANCE tanggal 1
April 2024. Penunjukan dan pengangkatan Sekretaris
Perusahaan tersebut telah dilaporkan kepada Otoritas
Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia melalui Surat
Putu Dewika Angganingrum
No. S.2024.096-097/MBI/DIR COMPLIANCE tanggal 3 April
Corporate Secretary Maybank Indonesia 2024, serta dimuat dalam situs web Bank (www.maybank.
Kewarganegaraan
co.id) serta situs web Bursa Efek Indonesia pada tanggal
Warga Negara Indonesia 3 April 2024.
Usia
36 tahun. PERIODE JABATAN SEKRETARIS PERUSAHAAN
Putu Dewika Angganingrum menjabat sebagai Sekretaris
Domisili
Jakarta, Indonesia Perusahaan efektif sejak tanggal 1 April 2024.
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SEKRETARIS PERUSAHAAN 2025
No. Tanggal Pendidikan & Pelatihan Penyelenggara
1 22 Januari 2025 Sosialisasi: Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dan
Environmental, Social, and Governance (ESG) Metrics Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
Reporting pada Form Penyampaian Laporan Tahunan
dan Keberlanjutan SPE-IDXNet.
2 23 Januari 2025 Seminar: Asosiasi Emiten Indonesia (“AEI”) dan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 15/ OJK
POJK.04/2022 tentang Pemecahan Saham dan
Penggabungan Saham oleh Perusahaan Terbuka & POJK
No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham
yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka.
568 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 571
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Tanggal Pendidikan & Pelatihan Penyelenggara
3 3 Februari 2025 Sosialisasi: OJK
APOLO Konglomerasi Keuangan (APOLO-KK)
4 6 Februari 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
5 19-20 Februari 2025 Workshop: Indonesia Corporate Secretary
Indonesia Corporate Secretary Association - Corporate Association (“ICSA”)
Governance Workshop Series
6 20 Februari 2025 Narasumber dalam Seminar: Himpunan Konsultan Hukum Sektor
Seminar Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Keuangan (“HKHSK”)
Konglomerasi Keuangan
7 21 Maret 2025 Sosialisasi: Kustodian Sentral Efek Indonesia
Penggunaan EASY dan Fasilitas terkait Emiten di KSEI (“KSEI”)
8 30 April 2025 Seminar: AEI dan OJK
Pendalaman POJK No. 45 tentang Pengembangan dan
Penguatan Emiten dan Perusahaan Publik
9 21 Mei 2025 Seminar: PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Perlindungan Data Pribadi PT Bank Maybank Indonesia
Tbk
10 4 Juni 2025 Sosialisasi: OJK
Aplikasi SPRINT Modul Perusahaan Induk Konglomerasi
Keuangan (PIKK)
11 19 Juni 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 9 Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek
Bersifat Ekuitas dan Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim
di Pasar Modal
12 14 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
a. Rancangan POJK tentang Transparansi dan Publikasi
Laporan Bank
b. Rancangan POJK tentang Pelaporan Bank Umum
melalui Sistem Pelaporan OJK
c. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata
Kelola bagi Bank Umum
13 19 Agustus 2025 Risk & Governance Summit 2025 OJK
14 26 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
POJK No. 14 Tahun 2025 tentang
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat
Umum Pemegang Obligasi dan Rapat Umum Pemegang
Sukuk secara Elektronik.
15 27 Agustus 2025 Focus Group Discussion: AEI dan OJK
POJK Nomor 9 Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek
Bersifat Ekuitas dan Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim
di Pasar Modal.
16 28 Agustus 2025 Sosialisasi: OJK
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”)
No. 10/SEOJK.04/2025 tentang Penyampaian Laporan
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Saham
Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan
Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik
17 10 September 2025 Sosialisasi: PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
18 18 September 2025 Seminar: AEI
Unlocking Capital Market Synergies between Hongkong
and Indonesia
19 23 September 2025 Seminar: AEI
Menjelajahi Diversifikasi Solusi RUPS Elektronik
20 2-3 Oktober 2025 Narasumber dalam Seminar: Hukum Online
Indonesian In-House Counsel Summit & Awards 2025
21 14 Oktober 2025 Seminar: ICSA dan OJK
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9
Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas
dan Pengelolaan Aset yang Tidak Diklaim di Pasar Modal
22 28 Oktober 2025 Seminar: Hukum Online
Implementasi Kewajiban Pelaporan Beneficial Owner
Pasca Peraturan Menteri Hukum Republik Indonesia No. 2
Tahun 2025 tentang Verifikasi dan Pengawasan Pemilik
Manfaat Korporasi
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 569
Page 572
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Tanggal Pendidikan & Pelatihan Penyelenggara
23 7 November 2025 Seminar: ICSA & RSM
From Compliance to Confidence: Redefining ACGS
through ESG and Digital Governance
24 2 Desember 2025 Seminar: ICSA & OJK
Pendalaman POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan
25 5 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
SEOJK No. 13/SEOJK.03/2025 tentang Pelaporan Bank
Umum Konvensional Melalui Sistem Pelaporan OJK (SEOJK
APOLO BUK)
26 5 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
Pemaparan Materi SEOJK Pelaporan Bank Umum
Konvensional Melalui Sistem Pelaporan OJK dan SEOJK
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum
Konvensional
27 19 Desember 2025 Sosialisasi: OJK
Regulasi dan Sistem Pelaporan Perubahan Kepemilikan
Saham
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SEKRETARIS PERUSAHAAN
Secara garis besar, Sekretaris Perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal, khususnya peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar
Modal
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan di bidang Pasar Modal serta di bidang hukum korporasi
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
• Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada website Bank
• Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan regulator lainnya tepat waktu
• Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
• Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris
• Memberikan nasehat dan rekomendasi terkait prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) kepada
manajemen, komite-komite, dan anak perusahaan Bank
4. Sebagai penghubung antara Bank dengan pemegang saham, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku
kepentingan lainnya
5. Bertanggung jawab dalam mengelola penyimpanan dokumen penting Bank
6. Mengelola Daftar Pemegang Saham dan Daftar Khusus Bank
7. Bertindak sebagai Sekretaris Komite Tata Kelola Terintegrasi Bank
8. Menyiapkan dokumen dan membantu proses Fit & Proper Test bagi calon anggota Dewan Komisaris dan/atau
Direksi Bank
SASARAN KERJA UNIT KERJA CORPORATE SECRETARY
Maybank Indonesia memiliki Unit Kerja Corporate Secretary sebagai unit kerja yang mendukung tugas dan tanggung
jawab Sekretaris Perusahaan. Unit Kerja Corporate Secretary melaksanakan kewajiban dalam memberikan dukungan
teknis dan administrasi serta analisa kepada Direksi/Dewan Komisaris/Pemegang Saham agar tata kelola perusahaan
dapat terlaksana dan dijalankan dengan baik.
Unit Kerja Corporate Secretary memiliki sasaran kerja antara lain sebagai berikut:
1. Bertindak sebagai contact person Bank dengan pemangku kepentingan (stakeholders) termasuk regulator
sehubungan dengan status Bank sebagai perusahaan perbankan publik
2. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan bahwa kegiatan usaha Bank, termasuk penyampaian keterbukaan
informasi kepada otoritas maupun masyarakat telah dijalankan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
yang berlaku sehubungan dengan status Bank sebagai Perusahaan Perbankan Publik
3. Tercapainya tertib administrasi dan kelengkapan serta keamanan dokumen penting Bank
4. Terpenuhinya hak-hak pemegang saham serta kewajiban Bank kepada pemegang saham melalui kepatuhan Bank
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi perusahaan perbankan publik
5. Tersedianya informasi yang memadai bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris untuk bahan pengambilan keputusan
oleh Direksi dan/atau Dewan Komisaris serta memastikan prosedur pengambilan keputusan telah sesuai dengan
ketentuan yang berlaku sehingga keputusan yang dihasilkan sah dan dapat dipertanggungjawabkan
6. Terselenggaranya dengan baik RUPS, Rapat-rapat Direksi dan/atau Rapat-rapat Dewan Komisaris, termasuk
570 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 573
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
mencatat jalannya Rapat serta mendokumentasikan Laporan Keuangan Auditan Tahunan Perseroan pada
dan mengelola Risalah RUPS, Rapat Direksi dan/atau tanggal 21 Februari 2025, guna memenuhi kewajiban
Dewan Komisaris penyampaian informasi kepada publik berdasarkan
7. Terselenggaranya dengan baik seluruh kegiatan yang Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E tentang
melibatkan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Kewajiban Penyampaian Informasi.
8. Terselenggaranya pengelolaan dokumen yang baik 4. Menyelenggarakan dan menghadiri Rapat Dewan
terkait dengan pencatatan kepemilikan saham dalam Komisaris, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan
Daftar Pemegang Saham maupun Daftar Khusus Direksi serta Rapat Direksi.
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 Undang- 5. Membuat Risalah-risalah Rapat Dewan Komisaris,
undang Perseroan Terbatas serta dokumen terkait Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi, Rapat
dengan aksi korporasi Direksi, Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi, serta
9. Diperolehnya pengetahuan terkini terkait mendokumentasikan Risalah-risalah Rapat tersebut.
perkembangan pasar modal sehingga dapat 6. Mengatur dan menghadiri Rapat Komite-komite di
memberikan masukan/pandangan kepada Direksi tingkat Dewan Komisaris, termasuk Rapat Komite
dan/atau Dewan Komisaris terkait dengan ketentuan Tata Kelola Terintegrasi dimana Bank adalah sebagai
pasar modal, khususnya aspek keterbukaan informasi, Entitas Utama pada Konglomerasi Keuangan Maybank
termasuk pelaporan aksi-aksi korporasi Bank Indonesia.
10. Tersedianya regulasi internal sesuai dengan hierarki 7. Melakukan Self-Assessment dan membuat Laporan
yang berlaku sebagai acuan karyawan dalam Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan semester 1 dan
pelaksanaan kegiatan harian Bank semester 2 tahun 2025.
8. Membuat Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
LAPORAN SINGKAT PELAKSANAAN FUNGSI Terintegrasi Konglomerasi Keuangan semester 1 dan
SEKRETARIS PERUSAHAAN TAHUN 2025 semester 2 tahun 2025.
1. Mengikuti perkembangan Peraturan Pasar Modal serta 9. Memberikan rekomendasi terhadap perubahan dan
memberikan masukan kepada Direksi maupun Dewan penyesuaian atas Panduan Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris khususnya terkait dengan dikeluarkannya Komisaris dan Direksi serta Komite di tingkat Dewan
peraturan baru dari otoritas Pasar Modal maupun dari Komisaris dan Direksi sesuai peraturan terkini.
Otoritas Jasa Keuangan. 10. Mengkaji website Bank dan memberikan input
2. Menyelenggarakan RUPS Tahunan pada tanggal 11 informasi yang harus diungkapkan kepada publik.
April 2025 serta mendokumentasikan risalah rapat, 11. Melakukan keterbukaan informasi kepada masyarakat
akta-akta RUPS beserta laporan-laporan kepada dengan menyediakan informasi pada website, dan
regulator dan publik terkait dengan pelaksanaan RUPS melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia maupun
dimaksud. Otoritas Jasa Keuangan setiap informasi yang
RUPS Tahunan Maybank Indonesia diselenggarakan material yang diperkirakan dapat mempengaruhi
secara fisik dan elektronik dengan menggunakan pemodal atau harga efek di Bursa.
Aplikasi Electronic General Meeting System KSEI 12. Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang
(“Aplikasi eASY.KSEI”) yang disediakan oleh PT dibutuhkan pemegang saham berkaitan dengan
Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sesuai kondisi Bank.
dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 13. Memberikan masukan bagi unit kerja pembuat
(“OJK”) Nomor 15/POJK.04/2020 tentang Rencana kebijakan terhadap kebijakan/peraturan internal dan
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang berperan sebagai koordinator pada Tim Pengkaji
Saham Perusahaan Terbuka, Peraturan Otoritas untuk me-review kelayakan maupun kecukupan data/
Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tentang informasi pada suatu draft regulasi internal.
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan Terbuka Secara Elektronik, Peraturan KSEI Sekretaris Perusahaan
Nomor XI-B tentang Tata Cara Pelaksanaan Rapat Putu Dewika Angganingrum
Umum Pemegang Saham secara Elektronik yang Maybank Indonesia, Sentral Senayan III, Lantai 25
Disertai dengan Pemberian Suara melalui Electronic Jl. Asia Afrika No. 8, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat,
General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI”), dan Pasal 11 10270, Indonesia
ayat 1 Anggaran Dasar Perseroan. Tel.: +6221 29228888
3. Memenuhi kewajiban Paparan Publik/Public Expose Fax.: +6221 29228914
dengan menyampaikan materi Paparan Publik/ e-mail: CorporateSecretary@maybank.co.id
Public Expose bersamaan dengan penyampaian
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 571
Page 574
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
CORPORATE SECURITY MANAGEMENT
ESTABLISHMENT • Bertanggung jawab atas perlindungan keamanan
Pembentukan Corporate Security Management eksekutif seperti Direksi, Dewan Komisaris, maupun
bertujuan untuk melakukan sentralisasi pengelolaan pihak-pihak penting lainnya (VIP) di Maybank
penyelenggaraan keamanan fisik Bank, sehingga menjadi Indonesia.
lebih terarah dan efektif. Dalam struktur organisasi, • Bertanggung jawab untuk mengadakan program
Corporate Security Management berada di bawah edukasi/sosialisasi kepada seluruh karyawan untuk
Direktorat Legal, Compliance & Corporate Secretary meningkatkan kesadaran tentang penyelenggaraan
berdasarkan STO 2019.005 tanggal 15 Juli 2019 tentang keamanan fisik dan pencegahan kekerasan dalam
Struktur Organisasi Direktorat Legal, Compliance & lingkungan kerja.
Corporate Secretary, yang terakhir diubah berdasarkan • Bersama dengan unit kerja Business Continuity
STO 2020.014 tertanggal 6 Nopember 2020. Kepala unit Management mengembangkan prosedur
Kerja Corporate Security Management melapor langsung penanganan keadaan darurat/krisis dan insiden yang
ke Head of Corporate Secretary. berdampak pada Bank.
TUGAS & TANGGUNG JAWAB PELAKSANAAN KEGIATAN CORPORATE
Corporate Security Management Bank memiliki berbagai SECURITY MANAGEMENT 2025
tugas dan tanggung jawab sebagai berikut: Pelaksanaan kegiatan Corporate Security Management
• Bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sepanjang tahun 2025 sebagai berikut:
risiko keamanan fisik dan pengawasan atas 1. Memberikan dukungan terhadap inisiatif Business
seluruh upaya penyelenggaraan keamanan dan Continuity Management (BCM), termasuk
perlindungan dari berbagai ancaman terhadap pelaksanaan dan koordinasi prosedur tanggap
perusahaan, meliputi segi sumber daya manusia dan darurat.
aset/fasilitas perusahaan, sehingga tercipta situasi 2. Pengkinian Perangkat Lunak/Software akses kontrol
yang aman untuk keberlangsungan bisnis Bank. sistim elektronik kantor pusat Bank Maybank Indonesia
• Bertanggung jawab untuk mendefinisikan secara rinci 3. Melakukan peningkatan Perangkat Lunak/Software
dan tegas tugas-tugas setiap pihak yang terlibat dan Perangkat Keras/Hardware sistim CCTV kantor
dalam penyelenggaraan keamanan di perusahaan pusat Bank Maybank Indonesia
(Vendor Pengamanan, Personil Satuan Pengamanan) 4. Bekerja sama dengan panitia Maybank Marathon,
termasuk memberikan masukan kepada Vendor CSM memberikan dukungan untuk perlindungan
Pengamanan terkait pembinaan rutin mental maupun eksekutif selama acara Marathon berlangsung.
fisik personil Satuan Pengamanan untuk membentuk
profesionalisme.
• Bertanggung jawab atas penyelenggaraan keamanan
yang meliputi perlindungan aset/fasilitas perusahaan
kantor pusat dan kantor cabang, pencegahan
kekerasan dalam lingkungan kerja, sistem kendali
akses, alarm keamanan, CCTV (closed circuit
television), dan Security Control Room bekerja selama
24 jam yang memantau situasi keamanan terkini dan
berkoordinasi dengan kantor-kantor cabang
• Bertanggung jawab untuk pengendalian anggaran
biaya Tenaga Kerja Outsourcing personil Satuan
Pengamanan Bank secara keseluruhan.
572 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 575
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SATUAN KERJA KEPATUHAN
PROFIL KEPALA SATUAN KERJA KEPATUHAN
Iwan Nugroho
Profil telah dicantumkan dalam bagian Profil Pejabat Eksekutif.
STRUKTUR ORGANISASI SATUAN KERJA KEPATUHAN
Compliance
GB, SME & Risk Retail, Syariah
Branch & Support Compliance Compliance
Management & Governance IT Compliance
Functions Monitoring & Monitoring &
Compliance Compliance Advisory
Compliance Advisory Training 1 Training 2
Advisory Advisory
Struktur Organisasi Satuan Kerja Kepatuhan dikutip sesuai dengan Struktur Organisasi Direktorat Legal, Compliance,
Corporate Secretary & Anti-Fraud No.STO.2022.008.
PRINSIP KEPATUHAN BERDASARKAN POJK
Maybank Indonesia melakukan pengelolaan risiko kepatuhan serta memastikan terlaksananya budaya kepatuhan
dalam kegiatan dan aktivitas Bank, selaras dengan POJK No. 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
Bank Umum. Pengelolaan risiko kepatuhan ini merupakan hal yang penting karena kompleksitas kegiatan usaha Bank
yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dan integrasi pasar keuangan.
Selain itu, fungsi kepatuhan sendiri merupakan salah satu indikator dalam pelaksanaan Good Corporate Governance
(GCG), yang juga menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian tingkat kesehatan Bank. Untuk itu, Maybank
Indonesia berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan pengelolaan risiko kepatuhan secara berkesinambungan
dengan berdasarkan pada prinsip-prinsip kepatuhan sebagai berikut:
a. Kepatuhan dimulai dari atas (Tone from the Top),
b. Kepatuhan merupakan tanggung jawab semua pihak,
c. Kepatuhan dijalankan untuk pemenuhan hukum dan peraturan yang berlaku,
d. Implementasi kepatuhan agar dijalankan dengan kompetensi dan integritas sesuai dengan tanggung jawab,
e. Berorientasi kepada pemangku kepentingan,
f. Dedikasi kepada Bank, dan
g. Orientasi kepada pemecahan masalah.
FUNGSI KEPATUHAN
Satuan Kerja Kepatuhan (SKK) dibentuk secara tersendiri, independen terhadap satuan kerja operasional dan bebas
dari pengaruh satuan kerja lainnya, serta mempunyai akses langsung pada Direktur yang membawahkan Fungsi
Kepatuhan. Satuan Kerja Kepatuhan dibentuk di kantor pusat Bank, namun cakupannya meliputi seluruh jaringan kantor
dan unit kerja yang ada pada Bank.
Dalam melaksanakan program kepatuhan di PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Direktur Kepatuhan dibantu oleh Unit
Kerja Compliance untuk memastikan tingkat kepatuhan Bank terhadap peraturan Bank Indonesia (“BI”) dan peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) serta peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya dan juga melakukan
pemantauan terhadap pemenuhan komitmen yang telah dibuat oleh Bank kepada otoritas yang berwenang.
Pengkinian terkini atas struktur organisasi Direktorat Legal, Compliance, Corporate Secretary & Anti-Fraud tertuang
dalam Struktur Organisasi No.STO.2022.008 tertanggal 30 Mei 2022 tentang Struktur Organisasi Direktorat Legal,
Compliance, Corporate Secretary & Anti-Fraud yang antara lain terkait penyesuaian struktur Unit Financial Crime
Compliance dan Anti-Fraud.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 573
Page 576
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
SKK berfungsi untuk membantu Direktur Kepatuhan dalam mengelola secara efektif risiko kepatuhan yang dihadapi
oleh Bank, mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
serta melakukan pemantauan terhadap pemenuhan komitmen yang telah dibuat kepada otoritas yang berwenang.
Secara garis besar tugas dan tanggung jawab SKK sebagai berikut:
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SKK
• Bertanggung jawab dalam menetapkan langkah-langkah yang mendukung terciptanya budaya kepatuhan pada seluruh kegiatan
usaha Bank dan setiap jenjang organisasi.
• Bertanggung jawab dalam melakukan identifikasi, pengukuran, monitoring dan pengendalian risiko kepatuhan Bank.
• Bertanggung jawab dalam menilai dan/atau mengevaluasi kecukupan dan kesesuaian kebijakan, sistem dan prosedur yang dimiliki
Bank terhadap ketentuan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan peraturan perundang-undangan lain yang berlaku,
serta merekomendasikan pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, sistem dan prosedur berdasarkan perkembangan peraturan.
• Menjalankan fungsi liaison officer dengan pihak eksternal khususnya regulator, baik dalam proses pelaksanaan audit maupun dalam
aktivitas komunikasi dan hubungan lainnya yang diperlukan.
• Bertindak sebagai contact person dalam penanganan permasalahan kepatuhan, pengajuan permohonan ijin produk/jasa/aktivitas
baru serta pemenuhan komitmen Bank kepada BI dan OJK.
• Bertanggung jawab memberikan advis kepada unit kerja bisnis dan support dalam upaya memenuhi persyaratan dan kepatuhan
terhadap peraturan.
• Bertanggung jawab sebagai koordinator fungsi/tugas Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (SKKT) pada Konglomerasi Keuangan
Maybank Indonesia (KKMBI).
• Bertanggung jawab membuat Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dan laporan-laporan lain yang diperlukan agar manajemen
memahami posisi Bank dalam lingkungan peraturan.
• Memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai dengan
ketentuan OJK, BI dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
• Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen yang dibuat oleh Bank kepada OJK, BI dan/atau otoritas pengawas lain yang
berwenang.
• Melakukan proses pemantauan dan pemeriksaan untuk mengidentifikasi adanya potensi risiko kepatuhan pada unit kerja dan kantor
cabang dalam rangka untuk meningkatkan budaya kepatuhan.
• Meningkatkan budaya kepatuhan di seluruh kegiatan operasional Bank dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) serta
menyelenggarakan program training/refreshment terhadap ketentuan yang berlaku.
PELAKSANAAN KEGIATAN DAN AKTIVITAS KEPATUHAN 2025
Sepanjang tahun 2025, Satuan Kerja Kepatuhan telah melaksanakan sejumlah aktivitas dalam rangka mendukung dan
meningkatkan Budaya Kepatuhan secara bankwide pada seluruh tingkatan organisasi, di antaranya sebagai berikut:
1. Melakukan peninjauan terhadap draft kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur untuk memastikan draft kebijakan,
ketentuan, sistem dan prosedur dimaksud telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia,
dan peraturan perundang-undangan terkait lainnya.
2. Memberikan rekomendasi pengkinian dan penyempurnaan kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur yang dimiliki
Bank berdasarkan gap analysis terhadap ketentuan baru yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bank
Indonesia, dan peraturan perundang-undangan lainnya.
3. Melakukan inisiasi dan memberikan advisory atas implementasi sistem dan pelaporan terkait pemenuhan
ketentuan Regulator.
4. Mengoptimalkan penggunaan LCCA Site sebagai sarana untuk memberikan advisory, melakukan aktivitas
pemantauan terhadap pemenuhan ketentuan Regulator yang baru diterbitkan (regulatory monitoring), melakukan
aktivitas Compliance Plan Self-Assessment (CPSA), dan sebagai repositori untuk Database FCC, Legal, daftar Notaris
dan lainnya.
5. Melakukan peninjauan dan pengkinian terhadap materi-materi pelatihan dan refreshment training yang bersifat
signifikan, yang disampaikan oleh Unit Kerja Kepatuhan, sehingga dapat selaras dengan ketentuan Regulator terkini.
6. Melakukan pemantauan atas risiko kepatuhan pada seluruh lini unit kerja dan menyampaikan hasilnya dalam
laporan profil risiko kepatuhan.
7. Melakukan pengujian kepatuhan kepada Unit Kerja dan/atau Kantor Cabang sesuai dengan rencana kerja
Kepatuhan dalam rangka untuk memastikan pemahaman dan penerapan prosedur kerja telah sesuai dengan
ketentuan Regulator.
8. Mengikutsertakan karyawan Unit Kerja Kepatuhan pada pelatihan internal maupun eksternal dalam rangka
meningkatkan pemahaman, kompetensi dan kapabilitas karyawan.
574 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 577
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
9. Dalam rangka meningkatkan budaya kepatuhan INDIKATOR KEPATUHAN 2025
(compliance culture) yang merupakan bagian dari 1. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
budaya perusahaan (corporate culture), maka (Capital Adequacy Rati/CAR – risiko kredit, risiko pasar
perlu melakukan kegiatan/program yang dapat dan operasional) di atas ketentuan minimum yang
meningkatkan Compliance Awareness antara lain dipersyaratkan oleh regulator.
dengan melakukan sosialisasi kepada karyawan 2. Tidak ada pelampauan maupun pelanggaran
pada Unit Kerja dan/atau Kantor Cabang mengenai terhadap ketentuan Batas Maksimum Pemberian
Compliance Awareness dan/atau Regulasi Perbankan Kredit (BMPK) selama tahun 2025.
lainnya. 3. Net Non-Performing Loan (NPL) tidak melanggar
10. Melakukan pemantauan dan analisa atas temuan ketentuan batas maksimum 3%.
hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Regulator 4. Giro Wajib Minimum (GWM) dan GWM Valuta Asing
dan secara berkala menyampaikan laporan tindak tidak melanggar ketentuan batas minimum dari
lanjut atas komitmen Bank kepada Regulator, serta Regulator.
melakukan koordinasi dengan unit kerja terkait 5. Posisi Devisa Neto (on dan off balance sheet) tidak
apabila terdapat perubahan komitmen Bank kepada melanggar ketentuan batas maksimum 20%.
Regulator. 6. Tingkat Kesehatan Bank self-assessment per
tahun 2025 adalah Peringkat Komposit 2 yang
AKTIVITAS KEPATUHAN 2025 mencerminkan kondisi Bank yang secara umum sehat
sehingga dinilai mampu menghadapi pengaruh
No Aktivitas Kepatuhan 2025
negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis
dan faktor eksternal lainnya, berdasarkan hasil
1. Compliance Advisory 5.598
penilaian Tingkat Kesehatan Bank untuk periode
2. Review Kebijakan Bank 577 Desember 2023 dari OJK adalah Peringkat Komposit 2.
3. Pengujian kepatuhan KC: 62 7. Komitmen terhadap pihak eksternal secara umum
dapat dipenuhi dengan baik.
KP: 11
4. Pelatihan/Sosialisasi yang dilaksanakan 89
oleh Compliance
SANKSI ADMINISTRATIF
Selama tahun 2025, tidak terdapat sanksi administratif yang material kepada Bank,
anggota Dewan Komisaris dan anggota Direksi, oleh Otoritas Jasa Keuangan dan
otoritas lainnya, yang mempengaruhi kelangsungan usaha Maybank Indonesia
maupun sanksi yang berdampak kepada Manajemen Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 575
Page 578
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENERAPAN PROGRAM ANTI PENCUCIAN UANG,
PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME, DAN
PENCEGAHAN PENDANAAN PROLIFERASI
SENJATA PEMUSNAH MASSAL
(APU PPT & PPPSPM)
PROFIL PIMPINAN UNIT KERJA FINANCIAL CRIME COMPLIANCE
Kepala Financial Crime Compliance (FCC) adalah Rika. Detail lebih lanjut mengenai Kepala FCC merujuk pada bagian
Profil Pejabat Eksekutif.
STRUKTUR ORGANISASI FINANCIAL CRIME COMPLIANCE
Head, Financial
Crime
Compliance
FCC Policy & FCC Transaction FCC Support & FCC Regulatory
Advisory Monitoring Transformation Reporting
Dalam rangka memastikan kepatuhan Bank terhadap Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme, Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT & PPPSPM), Maybank Indonesia
membentuk Unit Kerja Khusus Financial Crime Compliance (FCC). Pembentukan unit tersebut sesuai dengan ketentuan
dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8 tahun 2023 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang,
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal di Sektor
Jasa Keuangan serta Surat Edaran OJK No. 32/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan
Pencegahan Terorisme di Sektor Perbankan serta peraturan terkait yang dikeluarkan oleh regulator dan pemerintah.
PELAKSANAAN PROGRAM APU PPT & PPPSPM
Maybank Indonesia mengimplementasikan berbagai Program APU, PPT & PPPSPM selaras dengan ketentuan yang
berlaku, sebagai berikut:
1. Pelaksanaan fungsi dan peran aktif pemantauan Direksi dan Dewan Komisaris terhadap Program APU, PPT & PPPSPM
antara lain sebagai berikut:
a. Melakukan pembahasan terkait penerapan ketentuan Program APU, PPT & PPPSPM dalam beberapa forum
antara lain pada rapat Direksi, Dewan Komisaris, Komite Manajemen Risiko, Komite Pemantau Risiko dan Komite
Tata Kelola Terintegrasi.
b. Penyusunan dan perubahan Kebijakan Program APU, PPT & PPPSPM disetujui Direksi dan/atau Dewan Komisaris
sesuai dengan regulasi yang berlaku.
c. Persetujuan Direksi atas inisiatif-inisiatif pengembangan sistem guna mendukung penerapan Program APU, PPT
& PPPSPM.
d. Persetujuan pelaporan transaksi keuangan yang mencurigakan (LTKM) oleh Direktur Kepatuhan sebelum
dilaporkan kepada PPATK
576 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 579
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
2. Unit kerja FCC melakukan aktivitas terkait 5. Dalam upaya mencegah digunakannya Bank
kebijakan dan prosedur APU, PPT & PPPSPM secara sebagai sarana atau tujuan aktivitas pencucian
berkesinambungan sesuai regulasi terkini dari uang, pendanaan terorisme dan/atau pendanaan
Regulator OJK dan PPATK antara lain: proliferasi yang melibatkan pihak intern Bank serta
a. Menerbitkan ketentuan internal pendukung meningkatkan kesadaran tentang penerapan APU,
penerapan pelaksanaan Program APU, PPT & PPT & PPPSPM, Bank telah menyelenggarakan aktivitas
PPPSPM untuk memastikan operasional Bank telah pelatihan sebagai berikut:
sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang a. Memberikan pelatihan secara tatap muka (face-
berlaku. to-face), modul e-learning dan pelatihan secara
b. Melakukan tinjauan dan memberikan advisory daring kepada karyawan, termasuk pelatihan
terkait kebijakan dan prosedur unit kerja lain APU, PPT & PPPSPM sebagai bagian dari program
sehingga sejalan dengan penerapan Kebijakan induction karyawan baru.
Program APU, PPT & PPPSPM. b. Meluncurkan role specific training untuk unit
c. Memberikan rekomendasi dan masukan kepada kerja tertentu yang berperan penting dalam
kantor cabang dan unit-unit kerja mengenai pelaksanaan Program APU, PPT & PPPSPM dengan
penerapan prosedur Program APU, PPT & PPPSPM. materi adalah level advanced yang dilaksanakan
3. Adanya aktivitas pengendalian intern dan oleh Unit Kerja FCC, berkoordinasi dengan BCCO
pemantauan Program APU, PPT & PPPSPM yang efektif CFS/GB.
di Bank, antara lain dilakukan melalui hal-hal sebagai c. Pelaksanaan pelatihan serta sertifikasi terkait
berikut: APU, PPT & PPPSPM kepada tim FCC dalam upaya
a. Pemantauan aktivitas penerapan Program APU, meningkatkan kapabilitas staf FCC.
PPT & PPPSPM pada grup konglomerasi Maybank. d. Video kampanye awareness , tutorial maupun
b. Pemantauan aktivitas penerapan Program APU, edukasi sesuai topik APU PPT PPPSPM bekerja sama
PPT & PPPSPM cabang luar negeri. dengan unit kerja HCTMOL.
c. Audit mengenai penerapan APU, PPT & PPPSPM e. Pelatihan APU PPT PPPSPM kepada seluruh jajaran
dilakukan oleh internal dan eksternal. Direksi dan Komisaris Maybank Indonesia serta
4. Terdapat pengembangan sistem informasi perusahaan dalam konglomerasi dengan nara
manajemen untuk mendukung Program APU, PPT & sumber dari eksternal.
PPPSPM yang telah selesai dilaksanakan dan sedang f. Pengiriman e-mail awareness terkait berbagai
berlangsung, antara lain sebagai berikut: topik edukasi APU PPT PPPSPM ke seluruh karyawan
a. Pengembangan sistem terkait proses screening untuk meningkatkan prinsip kehati-hatian Bank
nasabah, penilaian risiko APU-PPT PPPSPM atas tindak pidana kejahatan di bidang keuangan.
nasabah, dan sistem untuk memonitor transaksi
nasabah. Bank melaksanakan Program APU, PPT & PPPSPM sekaligus
b. Pengembangan sistem untuk mendukung proses untuk mendukung aparat penegak hukum dalam
pelaporan APU, PPT & PPPSPM melalui sistem goAML memberantas pencucian uang dan pendanaan terorisme
PPATK. dengan langkah yang dilakukan Bank antara lain
c. Pengembangan sistem pendukung pelaksanaan menindaklanjuti korespondensi aparat penegak hukum
ketentuan Sanctions, termasuk sistem untuk dan PPATK/OJK yang berkaitan dengan perkara tindak
screening dual-use of goods untuk pencegahan pidana pencucian uang, pendanaan terorisme dan/atau
terorisme dan proliferasi senjata pemusnah pendanaan proliferasi.
massal.
d. Pengembangan tool untuk mengotomasi proses PPATK telah menerbitkan hasil asesmen Financial Integrity
pemantauan KYC Review/Pengkinian Data Rating on Money Laundering/Terrorist Financing (FIR)
Nasabah yang dilakukan oleh cabang. atas seluruh bank, termasuk kepada Maybank Indonesia.
e. Memelihara database APU, PPT & PPPSPM antara FIR merupakan assessment untuk mengukur tingkat
lain PEP database, OFAC list, UN Terorrist list, Daftar komitmen Pihak Pelapor dalam mendukung PPATK dan
Terduga Teroris dan Organisasi Teroris (DTTOT), aparat penegak hukum dalam penelusuran transaksi
daftar Proliferasi (DPPSPM), dan daftar-daftar keuangan terkait indikasi tindak pidana pencucian uang
Program APU, PPT & PPPSPM dan Sanctions lainnya. (TPPU) dan tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT)
f. Penggunaan LCCA Portal sebagai sarana dan tingkat implementasi dan kepatuhan atas tata kelola
sentralisasi seluruh pertanyaan dari kantor cabang pelaporan APU, PPT & PPPSPM. Pada tahun 2025, nilai FIR
dan unit-unit kerja di Kantor Pusat kepada Unit yang diperoleh Bank dari PPATK adalah sebesar 9.53
Kerja FCC agar memudahkan monitoring atas (Sangat Baik). Nilai yang diperoleh Maybank Indonesia
tindak lanjut dari pertanyaan yang diajukan serta tersebut mengalami perbaikan dari penilaian FIR pada
dapat menjadi acuan bagi tim lain yang akan tahun sebelumnya.
mengajukan pertanyaan dengan topik yang sama
sehingga tidak perlu mengajukan pertanyaan
secara berulang kepada Unit Kerja FCC.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 577
Page 580
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN
(WHISTLEBLOWING SYSTEM) DAN ANTI FRAUD
Kebijakan Whistleblowing System merupakan elemen Sarana Pelaporan Media Whistleblowing
kunci dalam menjaga integritas Bank guna meningkatkan E-mail WhistleBlowing@maybank.co.id
transparansi Bank serta memerangi praktik yang dapat
Layanan Pesan Singkat 0811 1930 1000
merusak kegiatan dan reputasi Bank. Maybank Indonesia
berkomitmen untuk menerapkan prinsip GCG dalam Aplikasi Pesan Instant – 0811 1930 1000
WhatsApp
operasional Bank guna mendukung keberlanjutan bisnis
(business sustainability) sesuai dengan visi dan misi Telepon Bebas Pulsa 0800 1503034
Bank. Praktik kecurangan (fraud) merupakan hal yang
bertentangan dengan prinsip GCG, oleh karenanya Bank PERLINDUNGAN BAGI WHISTLEBLOWER
melakukan langkah-langkah guna mencegah terjadinya Kebijakan Whistleblowing Bank berlaku untuk seluruh
fraud dan pelanggaran lainnya. karyawan, nasabah dan debitur, pihak lain yang
menyediakan jasa kepada Bank, antara lain konsultan,
Dalam hal karyawan mengidentifikasi atau menemukan vendor, kontraktor, dan penyedia jasa lain. Setiap laporan
adanya indikasi pelanggaran maupun perbuatan yang masuk melalui media pelaporan Whistleblowing
fraud yang merugikan atau berpotensi merugikan akan didokumentasikan dan ditindaklanjuti.
Bank, maka karyawan wajib menyampaikan laporan
melalui Whistleblowing System. Selain karyawan, Pihak Semua laporan Whistleblowing akan dilindungi
Ketiga juga dapat menyampaikan laporan melalui kerahasiaannya oleh Bank. Bila Pelapor (Whistleblower)
Whistleblowing System. menyertakan identitasnya secara jelas, maka Pelapor
(Whistleblower) berhak untuk memperoleh informasi
MEKANISME PENYAMPAIAN LAPORAN mengenai status tindak lanjut atas laporannya.
WHISTLEBLOWING
Karyawan atau pihak ketiga yang mengetahui adanya PIHAK YANG MENGELOLA LAPORAN
indikasi pelanggaran maupun perbuatan fraud, dapat WHISTLEBLOWING
menyampaikan laporan Whistleblowing melalui media Dalam menjalankan fungsi dan pengawasannya, Dewan
sebagai berikut: Komisaris dan Direksi telah menunjuk Head, Anti Fraud
dan Head, Employee Relations & Health Safety sebagai
pihak yang mengelola, mengadministrasikan, dan
mengevaluasi setiap laporan Whistleblowing.
JALUR PELAPORAN LANGSUNG KEPADA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI TERKAIT AKTIVITAS
WHISTLEBLOWING DAN PENANGANAN LAPORAN WHISTLEBLOWER
Bank telah membentuk Komite Investigasi & Tata Kelola Whistleblowing/Investigation & Whistleblowing Governance
Committee (IWBGC) yang bertujuan untuk memastikan pelaksanaan investigasi dan tindak lanjut laporan
Whistleblowing dilakukan dengan perhatian yang semestinya, independensi dan tindakan perbaikan (bila diperlukan).
Selama tahun 2025, IWBGC telah mengadakan rapat pada tanggal 9 Januari, 7 Mei, 17 Juli, dan 15 Oktober 2025.
Susunan anggota IWBGC per tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Posisi
1. Putut Eko Bayuseno Komisaris Independen Ketua merangkap Anggota
2. Hendar Komisaris Independen Ketua Pengganti merangkap Anggota
3. Marina R Tusin Komisaris Independen Anggota
4. Yessika Effendi Direktur, Hukum, Kepatuhan, Sekretaris Anggota
Perusahaan dan Anti Fraud
5. Irvandi Ferizal Direktur, Human Capital Anggota
6. Effendi Direktur, Manajemen Risiko Anggota
578 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 581
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Struktur Organisasi Unit Kerja Anti Fraud
Anti Fraud
Fraud Prevention
Internal Investigation External Investigation
& Detection
LAPORAN WHISTLEBLOWING TAHUN 2025
Pada tahun 2025, terdapat 39 laporan Whistleblowing yang telah diterima dan ditindaklanjuti dengan rincian sebagai
berikut:
Jenis Indikasi Laporan Whistleblowing 2025 2024
a. Kode Etik 39 29
b. Pelanggaran Hukum & Regulasi - -
c. Fraud - 1
JUMLAH LAPORAN WHISTLEBLOWING 39 30
SANKSI DAN TINDAK LANJUT ATAS KASUS FRAUD TAHUN 2025
Sepanjang tahun 2025, Bank telah memberikan sanksi bagi pihak/pelaku yang terbukti melakukan pelanggaran
sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Direksi mengenai Tindakan Pembinaan Disiplin Karyawan serta Perjanjian
Kerja Bersama (PKB) dan mengacu pada ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
PENERAPAN STRATEGI PENCEGAHAN FRAUD PADA TAHUN 2025
Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia senantiasa telah melakukan aktivitas pencegahan dan deteksi atas
fraud, pelaksanaan investigasi, pelaporan dan prosedur pemberian sanksi kepada para pelaku fraud serta aktivitas
pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut atas perbaikan yang perlu dilakukan guna mencegah terulangnya kejadian
fraud serupa dikemudian hari. Hal tersebut telah disampaikan secara detail dalam Laporan Penerapan Strategi Anti
Fraud kepada Direksi dan Komisaris, Selanjutnya Bank juga telah mengantisipasi risiko kejadian fraud baik yang berasal
dari internal maupun eksternal. Manajemen telah melakukan tindak lanjut dan perbaikan serta memperkuat sistem
pengendalian internal.
JUMLAH PENYIMPANGAN (INTERNAL FRAUD)
Penyimpangan (internal fraud) adalah fraud yang dilakukan oleh anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, anggota
DPS, pegawai tetap, pegawai tidak tetap (honorer), dan/atau tenaga kerja alih daya (outsourcing). Adapun pengertian
fraud sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan strategi anti fraud bagi Lembaga Jasa
Keuangan. Nominal penyimpangan (internal fraud) yang diungkapkan adalah penyimpangan bernilai lebih dari
Rp100.000.000,00 (serratus juta rupiah).
Pengungkapan mengenai penyimpangan (internal fraud) adalah sebagaimana pada Tabel Jumlah Penyimpangan
(Internal Fraud) di bawah:
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Penyimpangan (Internal Anggota Direksi, Anggota Dewan Pegawai Tidak Tetap dan Tenaga
Pegawai Tetap
Fraud) Komisaris, dan Anggota DPS Kerja Alih Daya
dalam 1 Tahun
Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan Sebelumnya Berjalan
Total Fraud 0 0 5 7 0 0
Telah Diselesaikan 0 0 5 7 0 0
Dalam proses
penyelesaian di internal 0 0 0 0 0 0
Bank
Belum diupayakan
0 0 0 0 0 0
penyelesaian
Telah ditindaklanjuti
0 0 1 1 0 0
melalui proses hukum
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 579
Page 582
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PERMASALAHAN HUKUM
Selama tahun 2025, terdapat beberapa gugatan perdata maupun perkara pidana yang dihadapi Maybank Indonesia
di seluruh tingkatan peradilan. Untuk itu, Bank melakukan analisa risiko hukum yang dihadapi, analisa hukum dilakukan
berdasarkan berbagai parameter, hasil evaluasi risiko hukum secara bulanan sebagai bagian dari pengelolaan risiko
hukum sebagai bagian dari pengelolaan manajemen risiko.
Maybank sebagai Tergugat/Terlapor
(satuan)
Jumlah
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 60 0
Dalam proses penyelesaian 75 36
TOTAL 135 36
Keterangan :
• Untuk Perkara Perdata terdapat 47 perkara baru sampai dengan bulan Desember 2025.
• Untuk Perkara Pidana terdapat 3 perkara baru sampai dengan bulan Desember 2025.
Maybank sebagai Penggugat/Pemohon/Pelapor
(satuan)
Jumlah
No. Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
1. Perkara berkaitan dengan pemberian Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) - -
Dalam proses penyelesaian - -
TOTAL - -
2. Perkara berkaitan dengan pemberian kredit lainnya
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) - -
Dalam proses penyelesaian 1 14
Total 1 14
3. Perkara Kepailitan dan PKPU
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) - -
Dalam proses penyelesaian 9 -
Total 9 -
4. Perkara Lainnya
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) - -
Dalam proses penyelesaian - 15
TOTAL - 15
580 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 583
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PERKARA-PERKARA PENTING YANG DIHADAPI MAYBANK INDONESIA
Sepanjang tahun 2025, perkara yang dihadapi Maybank Indonesia tersebut pada umumnya adalah perlawanan
atas pelaksanaan eksekusi jaminan yang dipegang Maybank Indonesia selaku kreditur. Apabila dari perkara-perkara
yang dihadapi Maybank Indonesia akan ada yang tidak menguntungkan Maybank, maka putusan tersebut tidak
memberikan dampak material terhadap keadaan keuangan maupun kelangsungan usaha Maybank. Database
perkara yang memuat seluruh daftar perkara yang dihadapi Perseroan dimonitor dan dievaluasi oleh Divisi Litigasi.
Divisi Litigasi merupakan salah divisi di bawah unit kerja Corporate Legal & Litigation dalam struktur organisasi Direktur
yang membawahi fungsi Kepatuhan.
Perkara-perkara yang dihadapi Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan Maybank Indonesia
Perkara Penting yang Pihak yang Terlibat
sedang dihadapi
perusahaan/entitas
Pengaruh
anak/anggota Direksi/ Risiko yang
Pokok Perkara/ Status terhadap
anggota Dewan dihadapi
Gugatan Penyelesaian kondisi
Komisaris yang sedang Penggugat Tergugat Perusahaan
Perusahaan
menjabat (periode
2025); Nilai Perkara >Rp
10 Miliar
1 Gugatan Debitur Maybank Gugatan Debitur Pengadilan Tidak -
Perbuatan Para Pemilik Indonesia dan pemilik jaminan Negeri signifikan
Melawan Jaminan Pejabat Lelang terkait keberatan
Hukum yang Pemenang karena Maybank
diajukan Debitur Lelang tidak memberikan
bersama-sama Kantor Lelang restrukturisasi kredit
dengan Para Swasta kepada Debitur serta
Pemilik Jaminan Kantor telah melaksanakan
(PT.PK, HJ, BH, FP Pertanahan lelang atas jaminan
dan ABK) kepada Pemenang
Lelang.
2 Gugatan Sekutu Pasif Maybank Gugatan Sekutu Pasif Pengadilan Tidak -
Perbuatan Debitur CV.S Indonesia Debitur terkait terkait Negeri Signifikan
Melawan Hukum Sekutu Aktif penurunan nilai Bank
yang diajukan Debitur CV.S Garansi.
oleh Sekutu Pasif
Debitur CV.S
3 Gugatan Ahli Waris Ex Maybank Syariah Gugatan Ex-Debitur Pengadilan Tidak -
Wanprestasi - Debitur Indonesia terkait keberatan Tinggi Signifikan
yang diajukan Maybank terhadap proses
oleh Ahli Waris Ex Indonesia cessie. Kemudian
- Debitur (SAB) Asuransi ingin malukan klaim
Pembeli Cessie Asuransi namun
(Cessor) tidak dapat dilakukan
dikarenakan lewat
jangka waktu.
4 Gugatan Rekan Bisnis Debitur Gugatan rekan Mahkamah Tidak -
Perbuatan Debitur RS Istri Debitur bisnis Debitur RS Agung Signifikan
Melawan Hukum Karyawan terkait dengan
yang diajukan Maybank kerugian bisnis
oleh rekan bisnis Indonesia yang dialaminya
Debitur RS atas perbuatan
Debitur, dimana
rekan bisnis Debitur
RS menganggap
ada turut serta Bank
menutupi kesalahan
dari Debitur
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 581
Page 584
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Perkara-perkara yang dihadapi Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan Maybank Indonesia
Perkara Penting yang Pihak yang Terlibat
sedang dihadapi
perusahaan/entitas
Pengaruh
anak/anggota Direksi/ Risiko yang
Pokok Perkara/ Status terhadap
anggota Dewan dihadapi
Gugatan Penyelesaian kondisi
Komisaris yang sedang Penggugat Tergugat Perusahaan
Perusahaan
menjabat (periode
2025); Nilai Perkara >Rp
10 Miliar
5 Gugatan Debitur Maybank Gugatan Debitur Majelis Tidak -
Perbuatan Para Pemilik Indonesia dan pemilik jaminan Hakim pada signifikan
Melawan Jaminan Pejabat Lelang terkait keberatan Mahkamah
Hukum yang Pemenang karena Maybank Agung telah
diajukan Debitur Lelang tidak memberikan menjatuhkan
bersama-sama Kantor Lelang restrukturisasi kredit putusan
dengan Para Swasta kepada Debitur serta dengan amar
Pemilik Jaminan Kantor telah melaksanakan untuk menolak
(PT.PK, HJ, BH, FP Pertanahan lelang atas jaminan upaya hukum
dan ABK) kepada Pemenang Kasasi yang
Lelang. diajukan
Penggugat.
6 Gugatan Pihak Ketiga Ex - Debitur Gugatan pihak Mahkamah Tidak -
Perbuatan Notaris ketiga kepada Ex - Agung Signifikan
Melawan Hukum Notaris Debitur mengenai
yang diajukan Pemilik Jaminan asset jaminan yang
pihak ketiga Kantor diambil alih kepada
kepada Ex - Pertanahan Ex - Debitur tanpa
Debitur PT. PG Bank Lain persetujuan ahli
Maybank waris dari pemilik
Indonesia jaminan.
Ahli Waris Ex -
Komisaris
Ahli Waris Ex -
Komisaris
PERKARA-PERKARA MATERIAL YANG SEDANG DIHADAPI OLEH ANGGOTA DEWAN KOMISARIS
DAN DIREKSI YANG SEDANG MENJABAT
Selama tahun 2025, masing-masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi Maybank Indonesia tidak pernah tersangkut
atau terlibat dalam suatu perkara perdata dan/atau pidana.
DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM BAGI MAYBANK INDONESIA DAN ANAK PERUSAHAAN
Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan sepanjang tahun 2025 tidak
berdampak secara material terhadap kedudukan dan kelangsungan usaha Maybank Indonesia dan Anak Perusahaan.
PERMASALAHAN HUKUM/LITIGASI (WOM FINANCE)
Dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya, WOM Finance menghadapi beberapa perselisihan atau gugatan
hukum perdata, hubungan industrial maupun pidana yang dihadapi WOM Finance selama tahun 2025 di seluruh
tingkatan pengadilan.
582 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 585
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
WOM Finance sebagai Tergugat/Terlapor
Total
Permasalahan Hukum
Perdata/PHI Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 30 0
Dalam proses penyelesaian 23 0
TOTAL 53 0
Rincian informasi WOM Finance sebagai tergugat/terlapor sebagai berikut:
A. Perkara Perdata Gugatan sebanyak 48 (empat puluh delapan) yaitu:
1. 27 (dua puluh tujuh) sudah SELESAI dan Inkracht pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 2 (dua) Perkara Perdata tahun 2023
b. 12 (dua belas) Perkara Perdata tahun 2024
C. 13 (tiga belas) Perkara Perdata tahun 2025
2. 21 (dua puluh satu) masih dalam Proses pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 21 (dua puluh satu) Perkara Perdata tahun 2025
B. Perkara Perdata Khusus/PHI sebanyak 5 (lima) yaitu:
1. 3 (tiga) sudah SELESAI dan Inkracht pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 2 (dua) Perkara PHI tahun 2024
b. 1 (satu) Perkara PHI tahun 2025
2. 2 (dua) masih dalam Proses pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 2 (dua) Perkara PHI tahun 2025
WOM Finance sebagai Penggugat/Pelapor
Jumlah
Permasalahan Hukum
Perdata/PHI Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 103 5
Dalam proses penyelesaian 11 5
TOTAL 114 10
Rincian informasi WOM Finance sebagai Penggugat/Pelapor sebagai berikut:
A. Perkara Perdata Gugatan sebanyak 114 (seratus empat belas), yaitu:
1. 103 (seratus tiga) sudah selesai dan Inkracht pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 13 (tiga belas) Perkara Perdata tahun 2024
b. 90 (sembilan puluh) Perkara Perdata tahun 2025
2. 11 (sebelas) masih dalam Proses pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 11 (sebelas) Perkara Perdata tahun 2025
B. Perkara Pidana sebanyak 10 (sepuluh) yaitu:
1. 5 (lima) sudah SELESAI dan Inkracht pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 5 (lima) Perkara Pidana tahun 2025
2. 5 (lima) masih dalam Proses pada tahun 2025 terdiri dari:
a. 5 (lima) Perkara Pidana tahun 2025
Perkara-perkara Penting yang sedang Dihadapi oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi WOM Finance yang
sedang Menjabat
Selama tahun 2025 seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi WOM Finance yang sedang menjabat tidak pernah
tersangkut atau terlibat dalam suatu perkara penting baik perdata dan/atau pidana, yang melibatkan dirinya dalam
kedudukannya masing-masing sebagai anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris WOM Finance.
Perkara-perkara Penting yang Dihadapi WOM Finance
Selama tahun 2025, tidak terdapat perkara yang berkategori penting/material dan/atau yang dapat mempengaruhi
kinerja Maybank Indonesia yang dihadapi oleh WOM Finance.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 583
Page 586
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PERMASALAHAN HUKUM/LITIGASI (MIF)
Dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya, MIF menghadapi beberapa perselisihan atau gugatan hukum perdata
maupun pidana yang dihadapi Perusahaan selama tahun 2025 di seluruh tingkatan pengadilan. MIF melakukan analisa
risiko hukum yang dihadapi, analisa hukum dilakukan berdasarkan berbagai parameter, dan hasil evaluasi risiko hukum
secara bulanan sebagai bagian dari pengelolaan risiko hukum sebagai bagian dari pengelolaan manajemen risiko.
MIF sebagai Tergugat/Terlapor
Jumlah
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 7 4
Dalam proses penyelesaian 5 11
TOTAL 12 15
Keterangan:
• Untuk Perkara Perdata:
- 7 perkara baru sampai Desember 2025
- 12 perkara belum selesai di tahun 2025
• Untuk Perkara Pidana:
- 36 perkara baru sampai Desember 2025
- 57 perkara belum selesai di tahun 2025
MIF sebagai Penggugat/Pelapor
Jumlah
Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 1 4
Dalam proses penyelesaian 7 46
TOTAL 8 50
Perkara-perkara Penting yang sedang Dihadapi oleh Anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang sedang Menjabat
Selama tahun 2025 masing-masing tidak ada anggota Dewan Komisaris dan Direksi MIF tidak yang pernah tersangkut
atau terlibat dalam suatu perkara perdata dan/atau pidana.
Perkara-perkara Penting yang Dihadapi MIF
Selama tahun 2025, tidak terdapat perkara yang berkategori penting/material dan/atau yang dapat mempengaruhi
kinerja Maybank Indonesia yang dihadapi PT Maybank Indonesia Finance.
584 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 587
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN ASPEK PAJAK
Pengelolaan dan pengendalian aspek perpajakan sistem Teknologi Informasi, memiliki sistem pencatatan
menjadi salah satu pilar utama untuk memastikan dan pelaporan pajak yang akurat, serta memastikan
keberlanjutan dan kepercayaan para Pemangku konsistensi dan kepatuhan Bank terhadap peraturan
Kepentingan terhadap Bank. Maybank Indonesia sebagai perpajakan dan mematuhi aturan serta peraturan
entitas bisnis memiliki tanggung jawab dalam mematuhi pencatatan yang berlaku.
regulasi perpajakan yang kompleks. Melalui pendekatan
yang terarah, Maybank Indonesia dapat menjaga SENGKETA PAJAK
keandalan operasional dan kepatuhan terhadap hukum. Selama tiga tahun terakhir, Maybank Indonesia tidak
terlibat baik dalam suatu sengketa ataupun perkara
Dalam pengelolaan dan pengendalian aspek perpajakan, perpajakan di hadapan pengadilan pajak yang
Maybank Indonesia menjalankan kebijakan dan prosedur berwenang dan/atau instansi yang berwenang lainnya
perpajakan yang jelas serta mencakup panduan di Indonesia ataupun di luar pengadilan berdasarkan
terkait pelaporan pajak, pemenuhan kewajiban pajak, peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan
dan pengelolaan risiko perpajakan. Di samping itu, yang akan berdampak negatif secara material terhadap
Maybank Indonesia juga didukung dengan penerapan kegiatan usaha dan operasional Perseroan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 585
Page 588
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SATUAN KERJA AUDIT INTERN
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) menjalankan fungsi Pengangkatan Pejabat Kepala Satuan Kerja Audit
audit intern secara independen dan objektif dengan Intern (SKAI) dan telah dilaporkan kepada Otoritas
melaksanakan kajian atas keefektifan pengendalian Jasa Keuangan (OJK).
intern yang dijalankan oleh unit kerja operasional sesuai
lingkup pemeriksaan/assurance maupun program Pengalaman Kerja dan Periode Waktu:
advisory yang dilaksanakan. SKAI juga berperan Hariseno bergabung dengan PT Bank Maybank
aktif dalam mendukung upaya Bank dalam terus Indonesia Tbk (MBI) sejak tahun 2015 dengan
meningkatkan lingkungan pengendalian perusahaan pengalaman sekitar 23 tahun di industri perbankan
(control environment) untuk menjaga pertumbuhan termasuk hampir 3 tahun di KPMG. Sebelum diangkat
bisnis yang sehat dan berkualitas. menjadi Kepala SKAI pada tahun 2019, beliau
menjabat sebagai Kepala Divisi Credit & Treasury
PIAGAM AUDIT INTERN Audit di MBI. Pengalaman kerja sebelumnya sebagai
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, SKAI pimpinan beberapa fungsi pengendalian intern,
mengacu pada Piagam Audit Intern yang ditinjau dan seperti Enterprise Risk Management Group Head
diperbaharui secara berkala. Piagam tersebut juga di Bank Sahabat Sampoerna, Compliance Risk
merupakan bentuk kepatuhan terhadap Peraturan Advisory Head di Bank ANZ Indonesia, SKAI Quality
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 01/POJK.03/2019 Assurance Head di Bank Commonwealth Indonesia,
tanggal 29 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit serta menjadi project stream leader pada beberapa
Intern Pada Bank Umum, juga POJK No. 56/POJK.04/2015 proyek yang ditangani oleh KPMG Indonesia-Siddharta
tanggal 23 Desember 2015 tentang Pembentukan dan Consulting (Divisi Risk Advisory Services).
Pedoman Penyusunan Piagam Unit Audit Intern, dan
Penerapan Standar Profesional Audit Intern. PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPALA SKAI
2025
Piagam Audit Intern merupakan pernyataan formal Kepala SKAI merupakan Sarjana Sains bidang Matematika
yang menegaskan mengenai visi dan misi, posisi dan lulusan Institut Teknologi Bandung, Sarjana Teknik Sipil
independensi, akuntabilitas, wewenang, kualifikasi dan lulusan Universitas Katolik Parahyangan, dan Magister
kode etik auditor intern, independensi dan objektivitas, Manajemen bidang Keuangan lulusan Universitas
tugas dan tanggung jawab serta ruang lingkup SKAI. Krisnadwipayana. Ia juga pemegang beberapa sertifikasi
Piagam Audit Intern telah dikinikan dan disetujui oleh profesi pada bidang audit intern, manajemen risiko,
Dewan Komisaris dengan rekomendasi dari Komite perkreditan, dan Syariah yaitu sertifikasi Qualified Internal
Audit, dan ditetapkan oleh Presiden Direktur pada bulan Auditor (QIA), Certification in Risk Management Assurance
Desember 2025 serta telah dipublikasikan pada website (CRMA), Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, Credit
Bank. Skills Accreditation, Associate Qualification in Islamic
Finance (AQIF) Certification.
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
KEPALA SKAI Adapun pendidikan dan/atau pelatihan relevan yang
Kepala SKAI atau secara profesi dikenal sebagai Chief diikuti Kepala SKAI selama tahun 2025 antara lain sebagai
Audit Executive (CAE) diangkat dan diberhentikan oleh berikut:
Presiden Direktur setelah mendapatkan persetujuan
dari Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan No Nama Pendidikan dan/atau Pelatihan
rekomendasi Komite Audit. Pengangkatan dan
1 MyTAIF Associate Qualification in Islamic Finance (AQIF)
pemberhentian Kepala SKAI dilaporkan kepada regulator
selambat-lambatnya dalam 10 hari kerja setelah tanggal 2 Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors
(ACIIA) Conference 2025
efektifnya. Kepala SKAI bertanggung jawab langsung
kepada Presiden Direktur, dan dapat berkomunikasi 3 Maybank Sustainability Practitioner Certification (MSPC)
- White Belt
langsung dengan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
4 Seminar Nasional Internal Audit (SNIA) 2025
PROFIL KEPALA SKAI 5 Leaders Bootcamp 2025
• NAMA KEPALA SKAI 6 Job Evaluation Workshop
Hariseno Acharyama
7 Pelindungan Data Pribadi (PDP) dan Prosedur Audit PDP
• RIWAYAT JABATAN 8 Training for Internal Auditor
Dasar Hukum Penunjukan: 9 Bionic TIGER SKAI
Diangkat sejak tanggal 1 Mei 2019 sesuai dengan 10 Refresher Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
Surat Keputusan No. SK.PERS.2019.0857/DIR HC tentang 7
586 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 589
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dalam beberapa tahun terakhir, Kepala SKAI juga aktif SKAI secara berkesinambungan terus mengembangkan
menjadi panelis/moderator dalam beberapa konferensi kompetensi auditor untuk meningkatkan wawasan
tingkat nasional yang diselenggarakan oleh asosiasi dan keahlian yang dapat menunjang aktivitas audit
profesi audit intern. Selain itu, saat ini Kepala SKAI aktif intern. Para auditor mengikuti program pelatihan
secara volunteer menjadi salah satu board member eksternal, internal (in-house) dan e-learning. Selain itu,
di Ikatan Audit Intern Bank (IAIB) dan menjadi anggota pengembangan kompetensi auditor juga dilakukan
dewan di Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (DS- melalui sharing session dengan Group Audit Malayan
QIA). Banking Bhd (MBB).
JUMLAH PEGAWAI, PELATIHAN, DAN Pada tahun 2025, pelatihan yang diikuti oleh tim SKAI
SERTIFIKASI PROFESI AUDITOR SKAI antara lain sebagai berikut:
Per posisi 31 Desember 2025, jumlah staf di SKAI adalah 83 Jumlah
Jumlah
personil. Secara kolektif, SKAI didukung dengan sumber No Nama Pelatihan Jam per
Peserta
Peserta
daya manusia yang memadai yang memiliki kompetensi
di berbagai bidang audit. Pelatihan Eksternal
1 Pelatihan IDEA Data Analytics 2 16
Tim SKAI memiliki berbagai sertifikasi profesional dengan Level 1
rincian sebagai berikut:
2 Audit Legal 2 8
3 Workshop Implementasi 2 16
Jumlah Internal Control Over Financial
No Sertifikasi
Auditor Reporting (ICOFR)
1 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 4 7 4 Training Internal Control Over 2 8
Financial Reporting (ICOFR)
2 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 5 Perbankan: Meningkatkan
3 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 1 Efektifitas Pengendalian
Internal
4 Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 1
5 Asian Confederation of 3 16
5 Qualified Internal Auditor (QIA) 8 Institutes of Internal Auditors
(ACIIA) Conference 2025
6 Certified Information Systems Auditor 10
(CISA) 6 Seminar Nasional Internal 1 16
Audit (SNIA) 2025: What's
7 Certified Information Security Manager 1 Driving Change to Stay
(CISM) Ahead of The Curve of the for
Internal Auditor in the Coming
8 Credit Skills Accreditation (CSA) – OMEGA 7 Years
9 Certification in Risk Management 1
7 CISA (Certified Information 2 35
Assurance (CRMA)
Systems Auditor): An APMG/
10 Sertifikasi Audit Intern Bank – Auditor 3 ISACA Accredited Course
11 Sertifikasi Audit Intern Bank – Supervisor 1 8 Pelatihan dan Sertifikasi 3 84
Qualified Internal Auditor
12 Certified Fraud Examiner (CFE) 2 (QIA) Tingkat Dasar
13 Sertifikasi ISO 27001 5 9 CFE Exam Preparation 2 40
Training
14 Tax Brevet A & B 2
10 Mengenal Peran dan 2 8
15 Certified in Risk and Information Systems 1 Tanggung Jawab Internal
Control (CRISC) Audit dalam Perlindungan
Data Pribadi (PDP)
16 Environmental, Social and Governance 6
(ESG) Certification 11 Transformasi Digital: Tren 18 3
Inovasi Teknologi di Sektor
17 ASEAN - Associate Qualification in Islamic 1
Keuangan
Finance (AQIF) Certification
12 Imbost Your Spirit: Cultivating 14 3
Positivity for a Balanced and
Informasi mengenai kualifikasi pendidikan formal atas Fulfilling life
auditor intern di SKAI, informasinya sebagai berikut:
13 Suistanability Accounting and 16 3
Reporting in the Financial
Services
Jumlah
No Jenjang Pendidikan
Auditor 14 Transformasi Generative AI: 10 3
Peluang Generative Engine
1 Pasca Sarjana 16 Optimization (GEO) dalam
Menggeser Dominasi Search
2 Sarjana 62
Engine Optimization (SEO)
3 Diploma 5
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 587
Page 590
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah
No Nama Pelatihan Jam per No Nama Pelatihan Jam per
Peserta Peserta
Peserta Peserta
15 Risk Appetite and Risk Culture: 10 3 Pelatihan Internal
Pilar Utama dalam Penguatan
Manajeme Risiko di Sektor 23 Job Evaluation Workshop 1 3
Keuangan
24 Refreshment Internal Audit 14 3
16 Peran Digital Forensik 17 3 ISO 27001
dalam Penanganan dan
Pengungkapan Kejahatan 25 Pelindungan Data Pribadi 79 4
Keuangan (PDP) & Prosedur Audit PDP
Pelatihan dengan Group MBB 26 Bionic Tiger SKAI 81 8
17 Environmental, Social and 3 16 27 Manager as Coach 6 8
Governance (ESG) Certificate:
Internal Auditing for 28 Training for Internal Auditor 74 8
Sustainable Organizations
29 Creative & Innovations 5 8
18 MyTAIF Associate Qualification 1 40
30 Effective Communication Skill 4 8
in Islamic Finance (AQIF)
19 Developing AI Agents for 17 4
Workflow Automation Brown STRUKTUR DAN KEDUDUKAN SKAI
Bag Session
Berdasarkan Struktur Organisasi Satuan Kerja Audit
20 Anti-Money Laundering / 71 5 Intern (SKAI) No. STO.2020.03 tanggal 19 Februari 2020
Countering Financing of yang mulai berlaku sejak 1 Maret 2020, SKAI bertanggung
Terrorism – “AMLCFT and
Anti-Bribery and Corruption jawab langsung kepada Presiden Direktur dan dapat
– “AB&C” berkomunikasi langsung kepada Dewan Komisaris melalui
21 Audit Boot Camp on 1 16 Komite Audit. Struktur Organisasi SKAI meliputi lima Divisi
Fundamental Audit for New Audit yaitu:
Joiners
1. Retail, Branch & Subsidiaries Audit (RBS)
22 Specialist Module – Financial 2 8 2. Wholesale, Treasury & Centralized Operations Audit
Crime Compliance for
Maybank Group Audit (MGA) (WTO)
3. Corporate Function & International Branch Audit (CFI)
4. Technology Audit, Analytics & Project (TAP)
5. Strategic Operations & Quality Assurance (SOQ)
SKAI MBI juga melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap fungsi audit intern perusahaan anak, yakni PT
Maybank Indonesia Finance (MIF) dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance).
Presiden Direktur
Dewan Komisaris
Internal Audit
Komite Audit
Wholesale, Corporate Technology Strategic
Retail, Branch PT Maybank PT Wahana
Treasury & Function & Audit, Operations
& Subsidiaries Indonesia Ottomitra
Centralized International Analytics, & & Quality
Audit Finance Multiartha Tbk
Operations Audit Branch Audit Project Assurance
588 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 591
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB SKAI j. Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan
Sebagaimana tercantum pada Piagam Audit Intern, tugas prosedur Bank yang relevan kecuali kebijakan dan
dan tanggung jawab Kepala SKAI MBI sebagai berikut: prosedur tersebut bertentangan dengan Piagam Audit
a. Mengembangkan rencana kerja audit tahunan (RKAT) Intern ataupun GIAS. Konflik apapun akan diselesaikan
berbasis risiko dengan mempertimbangkan rencana atau didokumentasikan dan dikomunikasikan kepada
ekspansi bisnis Bank serta masukan dari Direksi, serta Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
Dewan Pengawas Syariah dan Dewan Komisaris k. Mengkoordinasikan aktivitas dan mempertimbangkan
melalui Komite Audit, dan menyampaikan RKAT ke untuk mengandalkan pekerjaan penyedia layanan
Dewan Komisaris dengan rekomendasi dari Komite asurans dan konsultasi internal maupun eksternal
Audit untuk disetujui. lainnya. Jika Kepala SKAI tidak dapat mencapai
b. Memastikan RKAT tetap fleksibel dan relevan tingkat koordinasi yang tepat, permasalahan tersebut
dengan setiap perubahan terkait dan dilakukan harus dikomunikasikan kepada Direksi dan jika perlu
secara tepat waktu dengan mempertimbangkan dieskalasi ke Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
risiko yang muncul akibat perubahan yang cepat l. Berkolaborasi dengan fungsi pengendalian dan
dalam bisnis, risiko, operasional, program, sistem pemantauan lainnya serta ahli hukum untuk
dan pengendalian, dan sebagai respon terhadap mempertimbangkan permasalahan/ issue yang
permintaan dari regulator, Dewan Komisaris/Komite muncul dan umum yang berpotensi menjadi sistemik
Audit, dan Manajemen. Perubahan tersebut harus di seluruh Bank dan merumuskan rencana aksi
dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris untuk sebagai mitigasi yang sesuai.
disetujui disertai rekomendasi dari Komite Audit. m. Mempertimbangkan ruang lingkup pekerjaan auditor
c. Mengkomunikasikan rencana kegiatan Audit ekstern ketika menentukan aktivitas Audit Intern untuk
Intern dan kebutuhan sumber dayanya, termasuk memastikan cakupan audit yang optimal.
perubahan sementara yang signifikan serta dampak n. Dalam hal digunakan jasa pihak ekstern untuk
keterbatasan sumber daya (jika ada) kepada Direksi aktivitas audit intern sesuai RKAT MBI, Audit Intern agar:
dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. - Memastikan dilakukannya transfer pengetahuan
d. Memastikan penugasan Audit Intern dilakukan, antara pihak ekstern kepada anggota Audit Intern.
didokumentasikan, dan dikomunikasikan sesuai - Memastikan jasa pihak ekstern tidak
dengan Global Internal Audit Standard (GIAS). mempengaruhi independensi dan objektivitas
e. Mengkomunikasikan hasil review Audit Intern kepada fungsi Audit Intern dan mematuhi Piagam Audit
Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Intern Bank.
Komunikasi tersebut dapat mencakup tanggapan o. Memberikan pengawasan atas fungsi audit yang
Manajemen dan tindakan perbaikan yang diambil relevan pada anak perusahaan MBI dan menghadiri
atau akan diambil untuk mengatasi kelemahan pertemuan Komite Audit pada anak perusahaan
pengendalian, termasuk akar permasalahannya tersebut.
dalam jangka waktu yang ditentukan. p. Mengembangkan dan memelihara quality assurance
f. Memastikan fungsi Audit Intern secara kolektif memiliki & improvement program (QAIP) yang mencakup
atau memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan seluruh aspek kegiatan Audit Intern.
kompetensi serta kualifikasi lain yang diperlukan untuk
memenuhi persyaratan GIAS dan memenuhi Mandat
Audit Intern.
g. Mengidentifikasi dan mempertimbangkan tren
dan permasalahan yang muncul yang mungkin
berdampak signifikan terhadap Bank dan
mengkomunikasikan hal tersebut kepada Direksi dan
Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
h. Mempertimbangkan tren yang muncul dan praktik
yang telah berhasil dalam audit intern.
i. Menetapkan dan memastikan kepatuhan terhadap
metodologi yang dirancang untuk memandu fungsi
Audit Intern.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 589
Page 592
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN SKAI DI 5. Audit pada aktivitas corporate function dan centralized
TAHUN 2025 operations seperti Penerapan Anti Pencucian Uang
Selama tahun 2025, SKAI telah merealisasikan dan & Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT),
melaporkan 86 audit deliverables yang mencakup 401 Aktivitas Manajemen Risiko termasuk Manajemen
auditable units sesuai rencana Kerja audit tahunan Risiko Terintegrasi, Stress Testing, Internal Capital
(RKAT) yang disetujui. Seluruh penugasan audit telah Adequacy Assessment Process (ICAAP), Capital
selesai dilaksanakan dan seluruh laporan hasil audit telah Charge, Aktivitas Corporate Communication, Aktivitas
diterbitkan pada tahun 2025. Wealth Management, Aktivitas Human Capital,
Aktivitas Securities Service Operation dan Sales,
SKAI juga telah melaksanakan 16 penugasan advisory Aktivitas Delivery Channels Cash Management,
selama tahun 2025 serta melakukan aktivitas off-site Aktivitas ATM Operation dan Reconciliation serta
review/continuous auditing, validasi tindak lanjut temuan beberapa unit kerja centralized operations dan
regulator, dan validasi atas realisasi pembiayaan corporate function lainnya.
berkelanjutan. 6. Penilaian kepatuhan atas sistem pembayaran yang
diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) baik untuk
SKAI melaksanakan rapat secara berkala dengan Direksi layanan konvensional maupun Syariah.
dan Manajemen Senior dalam rapat Internal Audit 7. Kaji ulang atas pengembangan Internal Control over
Committee (IAC), dan dengan Dewan Komisaris melalui Financial Reporting (ICOFR) yang dilakukan oleh fungsi
rapat Komite Audit (KA) dan Dewan Pengawas Syariah first and second line of defences.
(DPS) dimana salah satu anggota DPS merupakan 8. Audit secara thematic pada Outsourcing Service
anggota Komite Audit. Dalam rapat berkala tersebut, SKAI Provider pada aktivitas Community Financial Services.
melaporkan pencapaian rencana audit tahunan, temuan 9. Audit pada Kantor Cabang Mumbai dan Audit pada
audit signifikan, dan pemantauan tindak lanjut hasil audit. salah satu Perusahaan Anak pada lingkup TI.
Selama tahun 2025, SKAI telah melaksanakan sepuluh kali
rapat dengan IAC dan KA. SKAI juga melakukan aktivitas advisory/consulting melalui
penyediaan kajian terhadap kecukupan pengendalian
RENCANA DAN FOKUS AUDIT TAHUN 2026 intern pada beberapa proyek pengembangan aplikasi TI
Sesuai rencana kerja audit tahunan (RKAT) tahun 2026, yang dikategorikan sebagai kritikal. Selain hal tersebut,
SKAI akan memfokuskan pada pemeriksaan berikut: SKAI juga berperan sebagai pengamat pada proses
1. Audit bidang perkreditan/pembiayaan baik portofolio pengujian business continuity plan (BCP) dan disaster
konvensional maupun syariah pada segmen recovery (DR). Secara berkala, SKAI juga melakukan kaji
korporasi/global banking, komersial/business banking, ulang terhadap draft laporan Bank yang mencakup
retail small medium enterprise (RSME), SMEPlus, dan laporan tingkat kesehatan Bank (RBBR), laporan
mortgage. SKAI juga melakukan audit atas unsecured kecukupan penyediaan modal minimum (KPMM), laporan
loans yakni bisnis kartu kredit dan kredit tanpa keuangan Bank, serta validasi atas realisasi pembiayaan
agunan. berkelanjutan (sustainability finance).
2. Audit bidang funding & services pada seluruh regional
yang terdiri atas kantor cabang konvensional dan
kantor cabang syariah.
3. Audit pada aktivitas tresuri/global market yang
juga mencakup proses pelaporan terkait Liquidity
Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR),
dan Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB).
4. Audit bidang teknologi informasi (TI) seperti Cyber
Security Control pada Sistem Pembayaran BI, Sistem
SWIFT, Network Management, IT Business Continuity
Plan (BCP) dan Disaster Recovery Plan (DRP),
General IT Controls, serta Implementasi IT security
Management System sesuai ISO/IEC 27001:2022.
590 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 593
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SISTEM PENGENDALIAN INTERN
Penerapan sistem pengendalian intern yang efektif Sebagai bagian dari tata kelola yang baik, pedoman
merupakan bagian penting dalam mendukung praktik sistem pengendalian intern ini telah memperoleh
GCG serta menjaga keberlangsungan operasional persetujuan Direksi dan Dewan Komisaris. Pengelolaan
Bank secara sehat dan berkelanjutan. Maybank dan pemutakhiran pedoman berada di bawah koordinasi
Indonesia merancang sistem pengendalian intern unit kerja Corporate Secretary, dengan dukungan
untuk memberikan keyakinan memadai bahwa seluruh dari Branch Operations Assurance sebagai unit
kegiatan usaha Bank telah dilaksanakan secara efektif pengusul, guna memastikan relevansi dan efektivitas
dan efisien, penyajian laporan keuangan yang andal, penerapannya sejalan dengan perkembangan kegiatan
aset Bank yang terlindungi dengan baik, serta kepatuhan usaha dan ketentuan regulator.
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku
dapat terjaga secara konsisten. RUANG LINGKUP SISTEM PENGENDALIAN
INTERN
DASAR PENETAPAN Sistem Pengendalian Intern di Maybank Indonesia
Maybank Indonesia menerapkan sistem pengendalian merupakan mekanisme pengawasan yang ditetapkan
intern mengacu pada beberapa regulasi yang berlaku oleh manajemen secara berkesinambungan (on-
antara lain sebagai berikut: going basis) untuk memastikan kegiatan operasional
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Bank berjalan secara tertib, aman, dan sesuai dengan
18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang ketentuan yang berlaku. Melalui penerapan pengendalian
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum. intern yang efektif, Bank berupaya menjaga dan
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. mengamankan harta kekayaan, memastikan tersedianya
34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 September 2016 tentang laporan yang akurat dan andal, meningkatkan
Penerapan Manajemen risiko bagi Bank Umum. kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 35/ meminimalkan potensi kerugian yang dapat timbul
SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman akibat penyimpangan, kecurangan (fraud), maupun
Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum. pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian. Selain itu,
pengendalian intern juga diarahkan untuk mendukung
PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN peningkatan efektivitas organisasi dan efisiensi biaya
Dalam rangka memastikan penerapan pengendalian dalam pelaksanaan kegiatan usaha Bank.
intern yang komprehensif dan selaras dengan ketentuan
regulator, Bank telah menyusun Manual Pedoman Sistem Penerapan Sistem Pengendalian Intern di Maybank
Pengendalian Intern Maybank Indonesia sesuai dengan Indonesia memiliki beberapa tujuan utama yang saling
format yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. melengkapi. Dari sisi kepatuhan, pengendalian intern
Pedoman ini menjadi acuan utama bagi seluruh unit ditujukan untuk memastikan bahwa seluruh aktivitas
kerja dalam merancang, mengimplementasikan, dan usaha Bank dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan
mengevaluasi pengendalian intern yang efektif di setiap peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik yang
aktivitas operasional Bank. bersumber dari regulator maupun kebijakan internal
Bank. Dari sisi informasi, pengendalian intern bertujuan
Manual Pedoman Sistem Pengendalian Intern tersebut menjamin tersedianya laporan keuangan dan laporan
disusun berdasarkan lima elemen pokok pengendalian manajerial yang akurat, lengkap, tepat waktu, dan relevan
intern, yaitu pengawasan oleh manajemen dan budaya sebagai dasar pengambilan keputusan yang dapat
pengendalian, identifikasi dan penilaian risiko, kegiatan dipertanggungjawabkan.
pengendalian serta pemisahan fungsi, sistem akuntansi,
informasi dan komunikasi, serta kegiatan pemantauan Selanjutnya, dari sisi operasional, pengendalian intern
dan tindakan koreksi atas penyimpangan. Kelima berperan dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi
elemen tersebut saling terintegrasi dalam mendukung pemanfaatan aset serta sumber daya Bank guna
terciptanya lingkungan pengendalian yang kuat di melindungi Bank dari potensi risiko kerugian. Di samping
seluruh lini organisasi. itu, pengendalian intern juga mendukung penguatan
budaya risiko (risk culture) di seluruh organisasi Maybank
Pedoman ini berlaku bagi seluruh cabang dan unit kerja Indonesia, sehingga proses identifikasi terhadap potensi
di lingkungan Bank sebagai acuan dalam perumusan kelemahan maupun penyimpangan dapat dilakukan
prosedur kerja maupun pelaksanaan aktivitas sejak dini, serta evaluasi terhadap kewajaran kebijakan
operasional sehari-hari. Penerapannya dilakukan secara dan prosedur operasional dapat dilaksanakan secara
konsisten untuk memastikan setiap proses bisnis berjalan berkelanjutan. Dengan demikian, Sistem pengendalian
sesuai dengan prinsip kehati-hatian, manajemen intern menjadi salah satu fondasi penting dalam
risiko yang baik, serta standar operasional yang telah
ditetapkan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 591
Page 594
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KOMPONEN UTAMA SISTEM PENGENDALIAN INTERN
Maybank Indonesia membagi sistem pengendalian intern ke dalam lima komponen utama yang satu sama lainnya
saling berkaitan, sebagai berikut:
1. Pengawasan oleh Manajemen dan Budaya Pengendalian (Management Oversight and Control Culture)
2. Identifikasi dan Penilaian Risiko (Risk Recognition and Assessment)
3. Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities and Segregation of Duties)
4. Sistem Akuntansi, Informasi dan Komunikasi (Accountancy, Information and Communication)
5. Kegiatan Pemantauan dan Tindakan Koreksi Penyimpangan/Kelemahan (Monitoring Activities and Correcting
Deficiencies)
PENGENDALIAN OPERASIONAL, KEUANGAN, KEPATUHAN, SERTA KESESUAIAN DENGAN COSO –
INTERNAL CONTROL FRAMEWORK
Maybank Indonesia menerapkan sistem pengendalian intern yang juga dirancang untuk memastikan tercapainya
tiga tujuan utama pengendalian, yaitu efektivitas dan efisiensi operasional, keandalan pelaporan keuangan, serta
kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dalam penerapannya, Bank mengacu pada kerangka
pengendalian intern yang dikembangkan oleh Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission
(COSO). Kerangka tersebut mencakup lima komponen utama pengendalian yang saling terintegrasi dalam mendukung
terciptanya sistem pengendalian intern yang efektif dan berkelanjutan, yaitu:
Komponen COSO Prinsip-prinsip COSO
Control Environment (CE) 1. Demonstrate Commitment To Integrity And Ethical Values.
2. Exercises Oversight Responsibility.
3. Establishes Structure, Authority, And Responsibility.
4. Demonstrates Commitment To Competence.
5. Enforces Accountability.
Risk Assessment (RA) 6. Specifies Suitable Objectives.
7. Identifies And Analyzes Risk.
8. Assesses Fraud Risk.
9. Identifies And Analyzes Significant Change.
Control Activities (CA) 10. Selects And Develops Control Activities.
11. Selects And Develops General Controls Over Technology.
12. Deploys Through Policies And Procedures.
Information & Communication (IC) 13. Use Relevant Information.
14. Communicates Internally.
15. Communicates Externally.
Monitoring Activities (MA) 16. Conducts Ongoing And/Or Separate Evaluations.
17. Evaluates And Communicates Deficiencies.
Elemen utama dalam penerapan sistem pengendalian untuk memitigasi risiko sesuai dengan ketentuan yang
intern di lingkungan Bank yang disesuaikan dengan berlaku. Dewan Komisaris, melalui komite-komite yang
kerangka COSO meliputi berbagai aspek sebagai berikut: telah dibentuk melakukan pengkajian atas lingkungan
a. Pengawasan oleh Manajemen dan budaya pengendalian dan melakukan penilaian secara
pengendalian merupakan fondasi dari semua elemen independen yang dikomunikasikan kepada Direksi
Pengendalian Intern. Fondasi itu berupa disiplin dan untuk ditindaklanjuti.
struktur pengendalian intern itu sendiri, filosofi dan
gaya bekerja manajemen, tata kelola perusahaan b. Identifikasi, penilaian dan pengelolaan risiko
untuk meningkatkan efektivitas operasional merupakan proses untuk mengidentifikasi dan
perbankan, kewajaran rencana kerja manajemen dan menganalisis risiko-risiko yang mungkin menghambat
keandalan prediksi yang dibuat oleh Manajemen MBI. upaya pencapaian tujuan MBI, sekaligus
memformulasikan bagaimana MBI mengelola risiko-
Sistem pengendalian intern senantiasa dijalankan risiko tersebut.
secara efektif dan efisien, tidak ada pengecualian
dalam pelaksanaan prosedur pengawasan serta Identifikasi, penilaian dan pengelolaan risiko
senantiasa menjaga lingkungan yang menunjang merupakan suatu serangkaian tindakan yang
upaya pengendalian internal. Secara umum, dilaksanakan oleh Direksi dalam rangka identifikasi,
keseluruhan kualitas sistem pengendalian intern telah analisis dan menilai risiko yang dihadapi Bank
berjalan dengan baik. Permasalahan yang timbul untuk mencapai sasaran usaha yang ditetapkan.
karena kelemahan pengendalian internal dilaporkan Risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian
kepada Direksi dan ditindaklanjuti secara konsisten sasaran Bank diidentifikasi, dinilai, dipantau dan
592 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 595
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
dikendalikan secara berkesinambungan. Dalam e. Kegiatan pemantauan dan tindakan koreksi
penerapannya telah tersedia prosedur untuk penyimpangan/kelemahan merupakan sebuah
mengantisipasi, mengidentifikasi dan merespons proses untuk menilai kualitas Pengendalian Intern
kejadian serta kendala yang dapat berpengaruh yang ada.
terhadap pencapaian sasaran. Dewan Komisaris dan
Direksi, melalui Komite Pemantau Risiko dan Komite Direksi, unit kerja terkait, dan Satuan Kerja Audit
Manajemen Risiko, memastikan bahwa pengelolaan Intern (SKAI) melakukan pemantauan secara
risiko telah dilaksanakan dengan baik. berkesinambungan terhadap efektivitas keseluruhan
pelaksanaan pengendalian internal. Pemantauan
c. Kegiatan pengendalian serta pemisahan fungsi terhadap risiko utama telah diprioritaskan dan
merupakan kebijakan dan prosedur untuk meyakini menjadi bagian kegiatan Bank. Bank memantau dan
bahwa Manajemen Maybank Indonesia telah mengevaluasi kecukupan sistem pengendalian intern
menentukan arah tujuan perusahaan. secara terus menerus berkaitan dengan adanya
perubahan kondisi intern dan ekstern serta harus
Kegiatan pengendalian harus melibatkan seluruh meningkatkan kapasitas sistem pengendalian intern
karyawan Bank, termasuk Direksi. Oleh karena itu, agar efektivitasnya dapat ditingkatkan.
kegiatan pengendalian akan berjalan efektif apabila
direncanakan dan diterapkan guna mengendalikan SKAI didukung oleh sumber daya yang memiliki
risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan pengendalian kompetensi kolektif untuk mengevaluasi sistem
mencakup pula penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian intern atas strategi, kegiatan
pengendalian serta proses verifikasi lebih dini untuk operasional dan metode pemrosesan informasi
memastikan bahwa kebijakan dan prosedur tersebut keuangan. SKAI senantiasa menyampaikan
secara konsisten dipatuhi, serta merupakan kegiatan hasil temuan audit yang memerlukan perhatian
yang tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau Manajemen kepada Dewan Komisaris melalui Komite
kegiatan Bank sehari-hari. Audit dan Direksi melalui Internal Audit Committee
(IAC) agar temuan dapat segera ditindaklanjuti.
Kegiatan pengendalian dan pemisahan fungsi Direksi memiliki komitmen dan telah melakukan tindak
pengendalian melibatkan seluruh karyawan lanjut atas hasil pemantauan yang telah dilakukan
Bank, termasuk Direksi. Kegiatan pengendalian maupun rekomendasi SKAI.
direncanakan dan diterapkan guna mengendalikan
risiko yang telah diidentifikasi. Kegiatan pengendalian PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PELAPORAN
mencakup pula penetapan kebijakan dan prosedur KEUANGAN
pengendalian serta proses verifikasi lebih dini untuk Pernyataan Manajemen tentang Pengendalian Internal
memastikan bahwa kebijakan dan prosedur secara atas Pelaporan Keuangan (ICoFR) sesuai dengan
konsisten dipatuhi, serta merupakan kegiatan yang Peraturan OJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas
tidak terpisahkan dari setiap fungsi atau kegiatan Pelaporan Keuangan Bank, PT Bank Maybank Indonesia
Bank. Aktivitas, tugas dan tanggung jawab unit kerja Tbk telah memulai implementasi ICoFR pada tahun 2025.
terkait diuraikan pada bagian lain dari laporan GCG Implementasi ini meliputi:
ini. 1. Penyusunan dan penetapan kebijakan dan prosedur
tentang pengendalian internal atas pelaporan
d. Sistem Akuntansi, Informasi dan Komunikasi keuangan.
mendukung upaya pengidentifikasian dan pertukaran 2. Pembentukan Unit Kerja Khusus (UKK) Financial
informasi dalam wujud dan kerangka waktu yang Reporting Integrity sebagai Lini Kedua bagian dari
memungkinkan semua karyawan Bank untuk Direktorat Risk Management yang mengkoordinasikan
melaksanakan tanggung jawabnya masing-masing. implementasi pengendalian internal atas pelaporan
keuangan.
Telah tersedia prosedur pengumpulan data dan 3. Penentuan ruang lingkup ICoFR dan pengidentifikasian
teknologi informasi yang dapat menghasilkan laporan risiko.
kegiatan usaha, kondisi keuangan, penerapan 4. Penyusunan Model Proses Bisnis (BPM) dan Matriks
manajemen risiko dan pemenuhan ketentuan Pengendalian Risiko (RCM).
yang mendukung pemenuhan tugas Direksi dan 5. Pengevaluasian pengendalian internal atas pelaporan
Dewan Komisaris. Direksi mengidentifikasi informasi keuangan melalui Pengujian Desain (TOD) atas
penting yang diperlukan Bank, merangkum, dan pengendalian utama.
mengkomunikasikannya dalam bentuk dan waktu 6. Pelaporan terkait dengan implementasi ICoFR kepada
yang tepat sehingga karyawan dapat menjalankan Regulator.
kewajibannya dan pihak-pihak luar yang
berkepentingan dapat mengetahui kondisi Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 593
Page 596
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Ruang lingkup ICoFR meliputi Pengendalian Tingkat Entitas Pelaksanaan audit dilakukan dengan mengevaluasi
(ELC), Pengendalian Umum TI (ITGC), Proses Penutupan kecukupan serta efektivitas desain dan implementasi
Laporan Keuangan (FSCP), portofolio Kredit/Pembiayaan pengendalian intern Bank berdasarkan kerangka
yang diberikan (Corporate, Business Banking, SME, pengendalian intern yang telah ditetapkan. Penilaian
Mortgage), dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai tersebut mencakup berbagai aspek operasional dan
(CKPN). Manajemen menegaskan komitmennya untuk pengelolaan risiko guna memastikan bahwa mekanisme
terus memperkuat sistem pengendalian internal guna pengendalian telah berjalan secara memadai dalam
memastikan pelaporan keuangan yang andal, kepatuhan mendukung kegiatan usaha Bank.
terhadap ketentuan peraturan, dan peningkatan
kepercayaan pemangku kepentingan. Hasil evaluasi audit disampaikan melalui Laporan
Hasil Audit (LHA) yang kemudian dibahas dalam rapat
PERNYATAAN KECUKUPAN SISTEM Komite Audit maupun rapat IAC yang diselenggarakan
PENGENDALIAN INTERNAL secara berkala. Melalui mekanisme ini, Maybank
Maybank Indonesia berkomitmen untuk menerapkan Indonesia memastikan bahwa setiap temuan audit dan
sistem pengendalian intern secara menyeluruh dalam rekomendasi perbaikan dapat ditindaklanjuti secara
setiap kegiatan usaha Bank dengan memastikan bahwa efektif guna memperkuat kualitas pengendalian intern
seluruh mekanisme pengendalian telah dilaksanakan secara berkelanjutan.
secara memadai. Dewan Komisaris, Direksi dan para
pejabat Maybank Indonesia memiliki tanggung jawab
atas terselenggaranya sistem pengendalian intern yang
andal dan efektif serta meningkatkan risk culture yang
efektif dan memastikan hal tersebut melekat di setiap
jenjang organisasi.
Direksi bertanggung jawab atas penerapan sistem
pengendalian intern yang efektif dalam rangka
mendukung pencapaian tujuan dan keberlanjutan usaha
Bank. Direksi harus memastikan bahwa manajemen
senior secara rutin memeriksa keandalan dari sistem
pengendalian intern di Bank.
Sementara itu, Dewan Komisaris dengan dukungan
Komite Audit menjalankan fungsi pengawasan untuk
memastikan efektivitas penyelenggaraan pengendalian
intern secara keseluruhan, termasuk kebijakan yang
ditetapkan oleh Direksi terkait implementasi pengendalian
tersebut. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan
sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris, Direksi, dan
Komite Audit menyatakan bahwa Sistem Pengendalian
Intern Bank telah berjalan secara memadai dan mampu
mendukung pengelolaan risiko serta menjawab dinamika
dan tantangan bisnis yang dihadapi Bank.
TINJAUAN ATAS EFEKTIVITAS PELAKSANAAN
SISTEM PENGENDALIAN INTERN 2025
Sejalan dengan Standar Sistem Pengendalian Intern
bagi Bank Umum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
(SEOJK) No. 35/SEOJK.03/2017 tanggal 7 Juli 2017 tentang
Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern bagi
Bank Umum, Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) secara
berkesinambungan melaksanakan penugasan audit
untuk menilai efektivitas penerapan pengendalian intern
di lingkungan Bank.
594 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 597
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
HUBUNGAN INVESTOR
Maybank Indonesia membentuk Hubungan Investor PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
dengan mengemban tugas dan tanggung jawab Dalam rangka meningkatkan kompetensi yang
strategis dengan memberikan informasi kepada investor dibutuhkan bagi perkembangan usaha Bank, selama
secara aktual, akurat, dan tepat waktu mengenai kinerja tahun 2025 Hubungan Investor telah mengikuti
serta prospek usaha Bank. Hubungan Investor juga pendidikan dan pelatihan sebagai berikut:
membina hubungan yang harmonis dengan kalangan • New Year Town Hall 2025, 7 Januari 2025
pengamat keuangan/pasar modal serta lembaga- • Sales & Service Summit Award 2025, 21 Januari 2025
lembaga keuangan lainnya, termasuk mengelola, • Refreshment SMR Jenjang 6, 14 Januari 2025
menganalisis, dan membuat laporan mengenai segenap • Job Evaluation Workshop, 6 Maret 2025
informasi strategis Bank terutama dalam bidang • TFT # New Balanced Scorecard, 29 April 2025
perekonomian dan keuangan yang berkaitan dengan • Bionic Tiger - Finance, 23-24 Mei 2025
lingkungan bisnis. • Leaders Bootcamp 2025, 13 Juni 2025
• Budget & Strategy 2026 Preliminary Workshop, 21 Juli
PROFIL KETUA DARI DIVISI/UNIT HUBUNGAN 2025
INVESTOR • Maybank Indonesia Leaders Workshop 2025, 29
September 2025
Abdur Razzaq
• Coaching & Mentoring Skill for Leaders, 9 Oktober & 18
Head, Financial Controller & Investor Relations
November 2025
Kewarganegaraan • Maybank ECSEbersamaan LCP & RCP Test 2025, 18
Warga Negara Indonesia Oktober 2025
Usia • FGD McKinsey Culture Transformation, 12 November
39 tahun. 2025
Bergabung dengan Maybank Indonesia pada September TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
2020 sebagai Head, CFS Business Planning & Performance Tugas dan tanggung jawab Hubungan Investor sebagai
Management, beliau memiliki pengalaman lebih dari 17 berikut:
tahun di industri manufaktur dan perbankan. Sebelumnya, • Project Manager dalam penyusunan Laporan Tahunan
beliau menjabat sebagai Corporate Finance Manager di Bank (Annual Report).
CIMB Niaga, Regional Accountant di Caterpillar Pte. Ltd. • Key Point of contact Maybank Indonesia dalam proses
di Singapura, dan terakhir sebagai Business Banking/SME rating yang dilakukan oleh lembaga pemeringkat
Business Finance Head di UOB Indonesia. baik local maupun global (seperti: Pefindo, RAM
Rating) dan menyiapkan respons atas pertanyaan-
DASAR HUKUM PENUNJUKAN pertanyaan yang diajukan terkait proses rating
Maybank Indonesia menunjuk Abdur Razzaq sebagai tersebut serta mengkoordinir pertemuan antara senior
yang bertanggung jawab dalam melaksanakan manajemen bank dengan perusahaan rating.
hubungan investor di Bank berdasarkan Surat Keputusan • Menyiapkan presentasi kinerja perusahaan untuk
No. SK.PERS.2025.0641/DIR HC. dipublikasikan melalui website bank dan untuk
Maybank Analyst Briefing.
PERIODE JABATAN • Menyelenggarakan Public Expose (PE) tahunan
2025 – sekarang (Sesuai regulasi, wajib diselenggarakan setiap
Perusahaan Terbuka minimal 1x setahun).
• Menyelenggarakan pertemuan dengan para analis/
fund manager/Securities House/investor dan
merespons pertanyaan yang diajukan para analis
dengan memberikan informasi kinerja bank secara
benar dan menyeluruh (komprehensif).
• Mempersiapkan materi presentasi bagi senior
manajemen terkait pertemuan dengan pihak
eksternal (seperti: regulator, investor, analis, brokers,
fund management).
• Melakukan pengkinian data detail atas kinerja
Bank secara rutin dan melakukan tindak lanjut atas
pertanyaan maupun permintaan informasi dari pihak
eksternal terkait kinerja Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 595
Page 598
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LAPORAN SINGKAT PELAKSANAAN TUGAS HUBUNGAN INVESTOR 2025
Selama tahun 2025, Hubungan Investor telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab meliputi:
• Menyusun Laporan Tahunan Bank 2024 dan berpartisipasi dalam Annual Report Award 2024.
• Menyusun presentasi kinerja Bank triwulanan dan diunggah ke situs web Maybank Indonesia.
• Melakukan Annual Review dengan lembaga Pemeringkat PEFINDO, dengan peringkat dipertahankan di AAA (Triple
A).
• Menyampaikan informasi Public Expose (Paparan Publik) Tahunan pada tanggal 21 Februari 2025, bersamaan
dengan penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Maybank Indonesia yang telah diaudit per 31 Desember
2024.
• Memberikan pelayanan atas setiap informasi yang dibutuhkan pihak eksternal berkaitan dengan kinerja terkini Bank.
• Mengkaji situs web Perusahaan dan memberikan input informasi yang harus diungkapkan kepada publik.
• Berpartisipasi dan bergabung dengan Association of Indonesian Investor Relations (AIIR) yang resmi berdiri pada
tanggal 9 Desember 2025.
596 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 599
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
MANAJEMEN RISIKO
Maybank Indonesia terus mengembangkan infrastruktur dan budaya risiko yang kuat dengan tujuan memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, melakukan pengelolaan modal secara komprehensif serta memastikan
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Penerapan manajemen risiko akan membantu manajemen dalam melakukan
pemantauan kesesuaian terhadap ketentuan dan hukum yang berlaku, kebijakan, rencana, ketentuan serta prosedur
internal. Di samping itu, manajemen risiko juga dapat mengurangi risiko sistemik (systemic risk) yang dapat merugikan
Bank baik secara material maupun immaterial.
Maybank Indonesia senantiasa berupaya untuk melakukan pemantauan secara reguler atas tingkat risiko yang
dihadapi termasuk keseluruhan proses manajemen risiko yang dijalankan berdasarkan pada penerapan prinsip
good corporate governance. Penerapan manajemen risiko yang komprehensif menjadi salah satu aspek penting dan
signifikan bagi keberhasilan Bank dalam mengelola berbagai risiko yang dihadapi secara efektif. Karena itu, Bank
memberikan perhatian yang besar pada pelaksanaan manajemen risiko secara efektif dan efisien dalam aktivitas
operasional perbankan sehari-hari.
Penerapan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi Bank dari kerugian yang mungkin timbul diakibatkan
dari berbagai aktivitasnya serta menjaga tingkat risiko agar sesuai dengan strategi bisnis dan pertumbuhan bank.
Dewan Komisaris, Komite Audit dan Direksi menilai, penerapan manajemen risiko Bank di tahun 2025 telah memadai
dan disesuaikan dengan kebutuhan Bank dalam rangka menjaga keseimbangan antara risiko dan manfaat agar
menghasilkan pertumbuhan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham.
SISTEM MANAJEMEN RISIKO YANG DITERAPKAN OLEH BANK
Proses dan Praktik Manajemen Risiko:
Penilaian & Respon & Pemantauan,
01 Identifikasi 02 03 04
Pengukuran Pengendalian Eskalasi & Pelaporan
Untuk mengidentifikasi risiko Untuk menilai dampak Untuk mengembangkan Untuk terus melacak
yang dapat memengaruhi potensial dari risiko dan menerapkan strategi paparan risiko, menilai
tujuan Bank di seluruh yang teridentifikasi guna guna memitigasi, efektivitas pengendalian,
aktivitas dan produk. memprioritaskan dan mentransfer, menerima, dan mengkomunikasikan
memahami signifikansinya. atau menghindari risiko, informasi risiko kepada
yang didukung oleh pemangku kepentingan
tindakan pengendalian terkait.
yang tepat.
Adapun, tahapan-tahapan tersebut telah diimplementasikan oleh Bank antara lain sebagaimana dipaparkan di bawah
ini:
• Struktur tata kelola organisasi Bank yang memadai yaitu: Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite Nominasi
dan Remunerasi, Komite Pemantau Teknologi Informasi, Komite Tata Kelola Whistleblowing, Komite Tata Kelola
Terintegrasi, Komite Manajemen Risiko, Komite Assets dan Liabilities Management, Komite Kredit, Komite
Retrukturisasi Kredit, Komite Audit Internal, Komite Pengarah Teknologi Informasi, Komite Human Capital, Komite
Human Capital Disciplinarian, Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan (KKP), Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi, Komite Pengarah Layanan Digital, Komite Pengarah Transformasi, Komite Pengarah Keberlanjutan,
Komite Pengarah Bersama, Satuan Kerja Audit Intern, Satuan Kerja Kepatuhan, Satuan Kerja Manajemen Risiko
dan Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi. Selain itu, dalam hal pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
juga didukung oleh kinerja dari satuan kerja terintegrasi yaitu Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi serta Satuan
Kerja Audit Intern Terintegrasi. Struktur organisasi Bank sendiri senantiasa dilakukan pengkinian untuk mengikuti
perkembangan kebutuhan organisasi dan bisnis.
• Penerapan prinsip three lines of defense dan four-eyes principle sebagai bagian dari komitmen Bank untuk
mengidentifikasi, mengendalikan, memantau dan memitigasi risiko secara sistematis dan berkesinambungan.
• Infrastruktur dan tata kelola Manajemen Risiko yang telah sesuai dengan kompleksitas kegiatan bisnis, profil risiko,
tingkat risiko yang akan diambil, serta peraturan yang ditetapkan oleh Regulator.
• Mengembangkan Business Continuity Management (BCM) secara komprehensif yang berfungsi sebagai panduan
agar Perusahaan dapat terus berjalan disaat kondisi darurat
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 597
Page 600
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
• Meningkatkan kesadaran akan Manajemen Risiko Rencana Aksi (Recovery Plan) menyediakan pendekatan
melalui kampanye kesadaran risiko, pemasangan sistematis dalam menangani potensi gangguan
poster dan media publikasi internal lainnya, serta permodalan, likuiditas atau pendanaan yang
pelatihan pelatihan terkait yang dilakukan di kantor mempengaruhi kesehatan likuiditas dan solvabilitas
pusat, kantor cabang, dan Anak Perusahaan. keuangan Bank.
PENGELOLAAN RISIKO Rencana Resolusi (Resolution Plan) berupa dokumen
Dalam mengelola risiko-risiko tersebut maupun potensi yang berisi informasi mengenai Bank dan strategi
risiko lainnya, Bank harus melakukan kontrol dan mitigasi resolusi yang menjadi salah satu bahan pertimbangan
yang tepat atas risiko-risiko yang telah diidentifikasi dan bagi Lembaga Penjamin Simpanan dalam melakukan
diukur tersebut. penanganan atau penyelesaian Bank yang ditetapkan
sebagai Bank gagal.
Kontrol Risiko
Kesesuaian dan efektivitas atas kontrol perlu ditetapkan RISIKO-RISIKO YANG DIHADAPI BANK
untuk mengatur eksposur risiko dan memastikan Saat ini risiko-risiko yang dihadapi oleh Bank
keterpaduan dengan risk appetite yang telah ditetapkan. dikategorikan berdasarkan beberapa landasan:
Risk appetite menyelaraskan kebutuhan dari seluruh
stakeholder dengan berperan sebagai pengelola a. POJK No.18/POJK.03/2016 tentang Penerapan
risiko dan pemacu aktivitas bisnis pada saat ini dan di Manajemen Risiko bagi Bank Umum:
kemudian hari. Risk appetite yang efektif dapat menjadi 1. Risiko Kredit
sarana pendorong yang kuat untuk penerapan budaya 2. Risiko Pasar
risiko di Bank. 3. Risiko Likuiditas
4. Risiko Operasional
Kontrol risiko secara kualitatif dan kuantitatif termasuk 5. Risiko Kepatuhan
limit risiko dan triggers/thresholds ditetapkan untuk 6. Risiko Hukum
memantau dan mengelola eksposur risiko yang telah 7. Risiko Reputasi
diidentifikasi. Kontrol risiko juga menyediakan sarana 8. Risiko Stratejik
untuk mengelola proses identifikasi risiko, memulai diskusi, Terdapat 2 (dua) risiko tambahan terkait
mengambil langkah pencegahan yang sesuai dan Unit Usaha Syariah Bank menurut POJK No. 8/
mempertimbangkan tindakan yang perlu dilakukan yang POJK.03/2014 yaitu:
sesuai dengan kebijakan dan prosedur. Perhatian perlu 9. Risiko Imbal Hasil
diberikan pada kesesuaian proses persetujuan, rencana 10. Risiko Investasi
tindak lanjut, dan kajian eksposur untuk memastikan b. POJK No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
efektivitas manajemen risiko. Kontrol yang telah Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi
dijalankan oleh Bank akan dikaji secara berkala untuk Keuangan terdapat 2 (dua) jenis risiko tambahan
memastikan efektivitas kontrol terhadap risk appetite dan terkait pelaksanaan manajemen risiko terintegrasi
limit risiko Bank. untuk Konglomerasi Keuangan Bank berdasarkan
ketentuan tersebut yaitu:
Mitigasi Risiko 1. Risiko Transaksi Intra-Grup
Teknik mitigasi risiko bertujuan untuk meminimalisir 2. Risiko Asuransi
dampak risiko yang telah ada atau menghindari
terjadinya risiko baru (emerging risks). Teknik tersebut Sebagai bagian dari Risiko Kredit, Bank juga melakukan
termasuk penetapan hedging yang spesifik, strategi pemantauan atas Country Risk dan Transfer Risk.
pendanaan, dan asuransi. Selain itu, Bank juga telah
memiliki menerapkan Disaster Recovery Plan (DRP) dan Selain risiko-risiko yang dipetakan berdasarkan
Business Continuity Plan (BCP) sebagai bagian dari peraturan-peraturan regulator tersebut, sejalan dengan
Business Continuity Management. perkembangan teknologi dan berbagai faktor antara
lain persaingan bisnis, pertumbuhan pasar, serta
Disaster Recovery Plan (DRP) dan Business Continuity Plan meningkatnya ekspektasi dari regulator, Bank juga
(BCP) disusun dan diimplementasikan untuk membantu menghadapi risiko-risiko lain seperti risiko informasi dan
memperkuat ketahanan dalam menghadapi risiko risiko teknologi informasi serta risiko-risiko non finansial
yang berdampak serius terhadap kegiatan operasional, seperti money laundering dan outsourcing.
termasuk rencana-rencana untuk memastikan
keberlanjutan fungsi bisnis yang kritikal dalam jangka
waktu tertentu selama proses recovery berjalan.
598 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 601
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Oleh karena itu, dalam rangka mengidentifikasi 3. Implementasi Decision Engine untuk LOB Personal Loan
serta mengukur risiko-risiko tersebut, Bank harus telah mengotomasi proses penilaian kredit secara
mempertimbangkan pendekatan yang melihat ke depan end-to-end—mulai dari pengecekan SLIK, penerapan
(forward-looking approach). Hal ini untuk memastikan kebijakan (Policy), penilaian deviasi, scoring,
kecukupan langkah-langkah yang diambil oleh Bank rekomendasi limit, hingga integrasi dengan pihak
untuk memperkecil eksposur risiko-risiko yang dihadapi ketiga melalui API. Hal ini mentransformasi proses
oleh Bank tersebut. kredit menjadi lebih cepat, akurat, dan terukur.
4. Sebagai early warning mechanism yang
PERNYATAAN KECUKUPAN SISTEM proaktif, Forecast Model telah diimplementasikan
MANAJEMEN RISIKO untuk memperkuat pemantauan portofolio
Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite Audit menyatakan segmen SME Retail. Tool ini berperan penting
bahwa sistem manajemen risiko yang dilakukan Bank dalam mengidentifikasi sinyal risiko lebih dini,
telah berjalan efektif, memadai dan mampu mengelola guna menurunkan rasio delinquency dan
risiko-risiko dan peluang bisnis untuk mendukung Bank memperbaiki flowrate, khususnya
mencapai tujuan bisnisnya tanpa mengorbankan dari bucket tunggakan hari pertama (early-stage
kinerja keuangan, kepatuhan dan/atau reputasi. DPD).
Sistem manajemen risiko Bank menyediakan tools 5. Untuk meningkatkan konsistensi dan kualitas
untuk mengantisipasi dan mengelola risiko dengan analisis kredit, Bank menyusun Credit Review Guide
mempertimbangkan perubahan profil risiko yang Book yang komprehensif dengan fokus pada sektor-
diakibatkan oleh perubahan strategi bisnis, faktor sektor prioritas. Panduan ini berfungsi sebagai alat
eksternal, dan ketentuan regulator. sinergi strategis guna menyamakan persepsi dan
metodologi penilaian risiko antara tim bisnis dan
HASIL REVIEW/EVALUASI ATAS EFEKTIVITAS manajemen risiko.
SISTEM MANAJEMEN RISIKO PADA TAHUN 6. Dalam mengoptimalkan pengelolaan risiko kredit,
2025 Bank mengimplementasikan metode berbasis
Pada tahun 2025 , Bank melakukan evaluasi atas kecerdasan buatan (AI) dalam memantau portofolio
penerapan sistem manajemen risiko. Secara aktif SME dan Non-retail. Pendekatan ini berfungsi sebagai
Maybank Indonesia mengelola profil risiko melalui sistem peringatan dini (early warning system) yang
pemantauan risiko inheren dan memperkuat mendeteksi anomali dan tren negatif lebih awal,
kualitas manajemen risiko, penerapan tata kelola memungkinkan intervensi yang tepat waktu guna
perusahaan yang baik melalui berbagai komite risiko, mencegah pemburukan kualitas aset.
dan memaksimalkan nilai tambah bagi pemegang 7. Maybank Indonesia terus memperkuat kualitas
saham, mengelola modal secara komprehensif, serta portofolio dan memperluas kontribusi pada agenda
memastikan profitabilitas dan pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Dalam pengelolaan portofolio WOMF,
yang berkelanjutan sehingga tingkat kesehatan bank Bank melakukan pemantauan kinerja aplikasi ulang
berdasarkan risiko secara keseluruhan terjaga. (recontest) dan komposisinya guna meningkatkan
kesadaran bisnis serta berfungsi sebagai early
Terdapat beberapa pencapaian dalam hal Manajemen warning untuk menjaga kualitas aset.
Risiko selama tahun 2025 antara lain sebagai berikut: Di sisi lain, Bank turut mendorong transisi energi
1. Peningkatan sistem, proses dan analisis kredit bersih melalui perusahaan anak dengan membiayai
difokuskan pada tiga inisiatif utama: pertama, kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Hal ini
implementasi Joint Authority Limit (JAL) untuk diwujudkan dengan menerima brand baru yang telah
memperkuat monitoring kewenangan persetujuan lulus uji kredit dan evaluasi risiko komprehensif sesuai
kredit; kedua, monitoring Pipeline Funding; dan ketiga, standar kualitas yang telah ditetapkan.
pengembangan berkelanjutan sistem Loan Origination 8. Bank telah menyelesaikan transisi
System (LOS) secara menyeluruh. dari benchmark JIBOR ke Risk-Free Rate (RFR) dalam
2. Sebagai bagian dari inisiatif peningkatan kualitas sistem Treasury. Peralihan ke RFR ini sejalan dengan
kredit, model scorecard terus dikembangkan— praktik terbaik (best practices) global dan mendukung
termasuk model yes/no dan model default—untuk pengelolaan risiko suku bunga yang lebih kuat dan
memperkuat penilaian portofolio pinjaman Digital transparan.
RSME. Model ini diterapkan secara khusus pada
segmen New to Bank dan existing-to-bank (ETB) non-
borrowing customer, dengan mengadopsi
pendekatan berbasis expert judgment.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 599
Page 602
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
9. Bank telah melaksanakan simulasi krisis terpadu 14. Maybank Indonesia mengadopsi metodologi
(Enterprise Crisis Simulation Exercise/ECSE) yang evaluasi berstruktur untuk meningkatkan kualitas
menguji secara integratif Rencana Pemulihan dan hasil Table-Top Exercise (TTX) CSIRT. Dengan
(Recovery Plan/RCP) dan Rencana Kontinjensi melakukan penilaian pre- dan post-exercise, Bank
Likuiditas (Liquidity Contingency Plan/LCP). Inisiatif dapat mengukur peningkatan kapabilitas tim secara
ini secara signifikan meningkatkan kesadaran kuantitatif dan kualitatif, serta mengidentifikasi area
(awareness) dan kesiapsiagaan (preparedness) spesifik untuk penyempurnaan strategi dan prosedur
manajemen dan seluruh jajaran dalam menghadapi tanggap siber.
berbagai skenario krisis yang potensial. 15. Program “Phishing Warrior” merupakan inisiatif
10. Sebagai komitmen berkelanjutan dalam membangun keamanan siber yang dirancang untuk meningkatkan
budaya risiko yang kuat, Maybank Indonesia ketahanan melalui keterlibatan karyawan. Dengan
beserta anak perusahaan menyelenggarakan memudahkan pelaporan via saluran khusus (email
program sertifikasi risiko operasional bagi staf. dan tombol di Outlook), program ini berhasil
Pemahaman ini diperkuat secara berkala melalui mendorong peningkatan signifikan dalam jumlah
mekanisme refreshment mandiri, seperti e-Learning laporan email phishing yang diterima, yang diukur
ORM Annual Attestation dan pelatihan daring, yang dan dipantau secara rutin sebagai indikator
diwajibkan bagi seluruh anggota BORC (Business kesadaran keamanan.
Operational Risk Coordinator)
11. Sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola PROFIL PIMPINAN DIVISI/UNIT MANAJEMEN
dan integritas pelaporan keuangan, Bank telah RISIKO
menginisiasi implementasi kerangka Internal Control Dalam melaksanakan program manajemen risiko di PT
over Financial Reporting (ICOFR) yang selaras Bank Maybank Indonesia Tbk, Direktur Manajemen Risiko
dengan POJK 15/2024. Inisiatif strategis ini ditopang dibantu oleh beberapa pimpinan unit kerja atau pejabat
dengan pembentukan unit kerja khusus di bawah eksekutif yang mengelola manajemen risiko meliputi
Direktorat Pengelolaan Risiko. Saat ini, Bank telah Head, Credit Risk Management; Head, Operational Risk &
menyelesaikan fase penyusunan kerangka kerja dan Business Continuity; Head, Enterprise Risk Management;
sedang melanjutkan ke tahap pengembangan serta Head, Retail Credit Portfolio & Policy; Head, Non Retail
implementasi menyeluruh, yang mencakup area-area Credit Policy & Strategic Risk Management; Head, Market,
kritis. Liquidity & Treasury Credit Risk Management; dan Head,
12. Sebagai bagian dari strategi ketahanan siber, Technology Risk Management (CISO/Chief Information
Maybank Indonesia membentuk - CSIRT (Computer Security Officer). Adapun informasi mengenai profil
Security Incident Respons Team) sebagai Tim masing-masing pimpinan telah dicantumkan dalam
Tanggap Insiden Siber (TTIS), organisasi yang pembahasan Profil Pejabat Senior pada bab Profil
terdaftar di sektor jasa keuangan. TTIS ini juga sudah Perusahaan.
terdaftar resmi di BSSN sehingga mendapat support
dan enablement yang juga memperkuat tata kelola
keamanan informasi Bank secara keseluruhan.
13. Pembaruan strategis sistem manajemen keamanan
informasinya dengan mengupgrade sertifikasi ISMS
dari ISO 27001:2013 ke standar terkini ISO 27001:2022.
Transformasi ini merupakan komitmen proaktif Bank
dalam mengadopsi kerangka keamanan relevan
dengan lanskap ancaman yang berkembang saat ini.
600 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 603
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
AKUNTAN PUBLIK/AUDITOR EKSTERNAL
Selaras dengan POJK No. 9 Tahun 2023 tentang JUMLAH PERIODE AKUNTAN PUBLIK
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan DAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan dan SEOJK No. TELAH MENGAUDIT LAPORAN KEUANGAN
18/SEOJK.03/2023 tanggal 6 November 2023 tentang PERUSAHAAN
Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Sesuai POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan Jasa
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, AP dan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan
KAP yang memeriksa laporan keuangan Bank tahun buku Jasa Keuangan dan SEOJK No. 18/SEOJK.03/2023 tentang
2025 telah ditetapkan melalui RUPS Tahunan berdasarkan Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan
rekomendasi dari Dewan Komisaris dan Komite Audit. Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan, penggunaan
Pada tahun 2025, Kantor Akuntan Publik (KAP) yang jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan dari
melakukan audit atas laporan keuangan konsolidasian Akuntan Publik yang sama paling lama 7 (tujuh) tahun
Bank adalah KAP Purwanto Susanti & Surja. Penunjukan buku akumulatif sejak 2017. Sementara itu, pembatasan
KAP tersebut telah sesuai berdasarkan persetujuan RUPS penggunaan jasa KAP tergantung pada hasil evaluasi
Tahunan dan dilakukan melalui proses yang sesuai Komite Audit terhadap potensi risiko atas penggunaan
dengan ketentuan yang berlaku. jasa dari KAP yang sama secara berturut-turut untuk
kurun waktu yang cukup panjang. Pada tahun 2025,
NAMA AKUNTAN PUBLIK penunjukan KAP Purwanto Susanti dan Surja yang
Nama Akuntan Publik: Yasir terafiliasi dengan Ernst dan Young Global merupakan
Terdaftar No. AP.0703 tahun pertama sedangkan untuk Akuntan Publiknya
merupakan tahun enam.
NAMA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
KAP Purwanto Susanti dan Surja Dalam rangka menjaga independensi selama
Akuntan Publik Terdaftar KMK No. 69/MK/SK/2025 pemeriksaan umum tahun 2025, maka Akuntan Publik
selaku pihak yang ditunjuk oleh KAP Purwanto Susanti dan
PENGAWASAN ATAS AUDITOR EKSTERNAL Surja untuk memberikan tanda tangan pada opini audit
Pada tahun 2025, Kantor Akuntan Publik yang melakukan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025
audit atas laporan keuangan konsolidasian Bank adalah telah menandatangani Surat Pernyataan Independensi
KAP Purwanto Susanti dan Surja yang terafiliasi dengan yang menyatakan independen sebagaimana yang
Ernst dan Young Global. Penunjukan KAP Purwanto didefinisikan dalam POJK No. 9 Tahun 2023 dan SEOJK No.
Susanti dan Surja dilakukan melalui proses yang sesuai 18/SEOJK.03/2023 dan Standar Audit yang ditetapkan oleh
dengan ketentuan yang berlaku. Penunjukan tersebut IAPI.
telah ditelaah dan diawasi oleh Komite Audit termasuk
dalam hal penetapan audit fee atas dasar kewajaran.
Pengawasan oleh Komite Audit tersebut dilakukan
melalui pertemuan secara rutin dengan KAP untuk
membahas temuan-temuan dan perkembangan selama
pemeriksaan yang dilakukan oleh KAP, membantu dan
memastikan bahwa tidak terdapat hambatan dalam
pelaksanaan audit serta melakukan evaluasi atas kualitas
proses audit, memastikan pelaksanaan audit telah sesuai
ketentuan dan standar yang berlaku.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 601
Page 604
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Informasi mengenai KAP dan Akuntan Publik yang melakukan audit atas Laporan Keuangan Bank dalam 5 (lima) tahun
terakhir sebagai berikut:
No Item 2025 2024 2023 2022 2021
1 Nama Akuntan Yasir Yasir Yasir Muhammad Christophorus
Publik Kurniawan Alvin Kossim
yang mengaudit Auditor Publik Terdaftar No. Auditor Publik Auditor Publik
Laporan AP.0703 Terdaftar no. Terdaftar No. Auditor Publik Auditor Publik
Keuangan AP.0703 AP.0703 Terdaftar No. Terdaftar No.
Tahunan AP.0240 AP.1681
2 Nama Kantor KAP Purwanto Susanti & Surja KAP Purwantono, KAP Purwantono, KAP Purwantono, KAP Purwantono,
Akuntan Publik Sungkoro & Surja Sungkoro & Surja Sungkoro & Surja Sungkoro & Surja
yang mengaudit Akuntan Publik Terdaftar KMK
Laporan No. 69/MK/SK/2025 Akuntan Publik Akuntan Publik Akuntan Publik Akuntan Publik
Keuangan Terdaftar Terdaftar Terdaftar Terdaftar
Tahunan KMK No. 603/ KMK No. 603/ KMK No. 603/ KMK No. 603/
KM.1/2015 KM.1/2015 KM.1/2015 KM.1/2015
3 Fee Audit untuk Audit Audit Audit Audit Audit
masing-masing 31 Desember 2025: 31 Desember 31 Desember 31 Desember 31 Desember
jenis jasa yang Rp4.780.000.000 (Termasuk 2024: 2023: 2022: 2021:
diberikan oleh di dalamnya reviu atas Rp4.330.500.000 Rp4.264.000.000 Rp4.056.000.000 Rp5.026.700.000
akuntan publik permodelan terkait Kerugian (Termasuk (Termasuk (Termasuk (Termasuk di
untuk masing- Kredit Ekspektasian sesuai di dalamnya di dalamnya di dalamnya dalamnya reviu
masing tahun PSAK 71 Rp405.000.000) reviu atas reviu atas reviu atas atas model
buku permodelan permodelan permodelan validation
terkait terkait terkait terkait PSAK 71
Kerugian Kredit Kerugian Kredit Kerugian Kredit Rp1.236.000.000)
Ekspektasian Ekspektasian Ekspektasian
sesuai PSAK 71 sesuai PSAK 71 sesuai PSAK 71
Rp164.000.000) Rp300.000.000) Rp208.000.000)
4 Jasa lainnya dari Reviu 30 Juni 2025: Reviu 30 Reviu 30 Reviu 30 Reviu 30
Kantor Akuntan Rp1.210.000.000 Juni 2024: Juni 2023: Juni 2022: Juni 2021:
Publik untuk Rp1.152.000.000 Rp1.152.000.000 Rp1.152.000.000 Rp1.112.863.500
masing-masing Penerbitan
tahun buku Comfort Letter
dan persiapan
prospektus
penerbitan
Obligasi
Berkelanjutan IV:
Rp915.000.000
602 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 605
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
AKSES INFORMASI DAN DATA PERUSAHAAN
Secara berkelanjutan, Maybank Indonesia senantiasa Hubungan Media Massa
membaharui informasi dan memberikan kemudahan
No Kegiatan 2025
untuk mengakses informasi terkait aktivitas dan kinerja
1 Konferensi Pers 10
Bank baik secara internal kepada Dewan Komisaris,
maupun eksternal kepada pemegang saham serta 2 Siaran Pers 36
pemangku kepentingan lainnya agar dapat memberikan 1
4 Pelatihan untuk Media
gambaran atas kondisi Bank yang jelas dan transparan.
5 Pertemuan dengan Media 21
Beberapa sarana informasi yang disediakan Bank yakni
di antaranya melalui situs web perusahaan yang tersedia
dalam dua bahasa (bahasa Indonesia dan Inggris),
Berita yang Disampaikan
informasi publik media massa, saluran media sosial
resmi Bank, mailing list, buletin, pertemuan dengan analis Berita yang
No Jumlah Persentase
disampaikan
beserta stakeholder lainnya, fasilitas kontak Bank, situs
1 Berita Netral & Positif 14.767 99%
resmi BEI dan sebagainya.
2 Berita Negatif 38 1%
Maybank Indonesia juga menyediakan Laporan Tahunan
melalui situs web resmi perusahaan dalam dua Bahasa.
Media Coverage
Terkait dengan hal ini, Bank memiliki unit kerja Investor
Relation yang senantiasa membangun reputasi positif No Bulan Jumlah
terhadap Bank melalui pengembangan hubungan 1 Januari 906
dengan investor/analis, baik secara interaktif maupun 747
2 Februari
melalui penyampaian informasi yang dilakukan secara
3 Maret 1.298
berkala, terutama terkait kinerja Bank.
4 April 860
Maybank Indonesia senantiasa memberikan kemudahan 5 Mei 1.039
informasi kepada seluruh pemangku kepentingan untuk
6 Juni 858
mengakses informasi mengenai kinerja Perusahaan, baik
yang bersifat keuangan maupun non keuangan, melalui 7 Juli 1.251
jalur-jalur komunikasi seperti siaran pers, paparan publik, 8 Agustus 1.800
dan penayangan informasi dalam website ataupun
9 September 1.526
media sosial yang dimiliki dan dikelola oleh Bank.
10 Oktober 1.774
Bank secara aktif juga menyebarkan informasi ke media 11 November 1.247
cetak dan elektronik. Untuk mendapatkan informasi
12 Desember 1.461
lebih lanjut, nasabah ataupun calon nasabah dapat
menghubungi akses sebagai berikut: TOTAL 14.767
1. Nomor telepon: (021) 2922-888
2. E-mail : ccommunications@maybank.co.id
3. Menghubungi layanan Bank pada cabang terdekat.
Bagi investor dapat langsung menghubungi Layanan
Investor Relations Perusahaan melalui e-mail:
InvestorRelations@maybank.co.id.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 603
Page 606
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
SIARAN PERS
No Daftar Siaran Pers 2025 Tanggal
1 Maybank Indonesia Siap Gelar Maybank Marathon 2025 di Bali 9 Januari 2025
2 Gelar Shariah Thought Leaders Forum 2025, Maybank Indonesia Dorong Penguatan Ekonomi Syariah 13 Januari 2025
3 Maybank Indonesia Raih Penghargaan sebagai Bank Terbaik dalam Keuangan Berkelanjutan dari 11 Februari 2025
Global Finance
4 Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Sebesar Rp755 Miliar Pada Triwulan IV 2024, Naik 8,1% 21 Februari 2025
5 Maybank Indonesia Dukung Penyelenggaraan Kompetisi AI, Coding dan Robotika Codeavour 6.0 22 Februari 2025
6 Maybank Indonesia Tingkatkan Benefit bagi Nasabah Maybank Premier 25 Februari 2025
7 Maybank Islamic dan UUS Maybank Indonesia Kembali Gelar Program Regional Ramadhan Relief 2 Maret 2025
8 MyProtection Future Maybank, Persiapan Warisan Bernilai Maksimal bagi Masa Depan Keluarga 5 Maret 2025
9 Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia Gelar Kegiatan Berbagi di Bulan Ramadhan 10 Maret 2025
10 Maybank Indonesia Luncurkan Layanan Konsultasi Waris untuk Nasabah Shariah Wealth Management 13 Maret 2025
11 Dato’ Sri Khairussaleh Ramli Diangkat Kembali Jadi Presiden Komisaris Maybank Indonesia 11 April 2025
12 Maybank Indonesia Salurkan Pembiayaan KKUB Sebesar Rp22,1 Triliun 16 April 2025
13 Maybank Indonesia Raih Dua Penghargaan Euromoney Private Banking Awards 2025 24 April 2025
14 Pacu Bisnis UKM, Maybank Indonesia Perkuat Customer Centricity dan Perluas Kemitraan 25 April 2025
15 Maybank Indonesia Tunjukkan Performa Kuat di Awal Tahun dengan Kenaikan Laba Bersih 64,9% pada 30 April 2025
Kuartal I 2025
16 Maybank Indonesia Bukukan Laba Sebelum Pajak Pada Triwulan Pertama 2025 Sebesar Rp506 Miliar 30 April 2025
17 Maybank Indonesia Dukung Pembangunan Pabrik Mobil Listrik VinFast melalui Pembiayaan 14 Mei 2025
Berkelanjutan
18 Menuju Bali, Maybank Indonesia Resmi Gelar Pelatihan Intensif Road to Maybank Marathon 25 Mei 2025
19 Kemitraan Strategis LPEI dan Maybank Indonesia Dorong Ekspor Nasional 18 Juni 2025
20 Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah, Maybank Indonesia Fasilitasi Forum Pendalaman Pasar Uang 19 Juni 2025
dan Valas
21 3 Pilar Sukses Maybank Indonesia di Human Capital Awards 30 Juni 2025
22 Maybank Indonesia Hadirkan Tantangan Baru di Maybank Cycling Series Il Festino 2025 8 Juli 2025
23 Rayakan Hari Anak Nasional, Maybank Indonesia Ajak Siswa Belajar Kelola Uang Sejak Dini 24 Juli 2025
24 Laba Sebelum Pajak Maybank Indonesia Naik 170,4% menjadi Rp766 Miliar Pada Semester Pertama 30 Juli 2025
2025
25 Strategi Transformasi Maybank Indonesia Memperkuat Bisnis UKM, Membangun Keberlanjutan 4 Agustus 2025
26 Maybank Marathon 2025 Siap Sambut Para Pelari di Bali 18 Agustus 2025
27 Maybank Indonesia Luncurkan Inisiatif “Jejak Hijau Desa Sanding: Menuju Masa Depan Netral-Karbon 22 Agustus 2025
28 Maybank Indonesia Siap Flag Off Maybank Marathon 2025 23 Agustus 2025
29 Maybank Marathon 2025 Umumkan Para Juara 24 Agustus 2025
30 Suara Para Juara Maybank Marathon 2025 25 Agustus 2025
31 Maybank Indonesia & Nanobank Syariah Sepakati Strategic Partnership Realisasikan Transaksi Sharia 3 September 2025
Restricted Investment Account (SRIA) Pertama di Indonesia
32 Euromoney - Maybank Indonesia Catat Tren Pertumbuhan Berkelanjutan di Segmen SME 12 September 2025
33 Aksi Nyata Maybank Indonesia: Integrasi Inisiatif Sustainability di Maybank Marathon 2025 15 September 2025
34 Allianz Life Indonesia dan Maybank Indonesia Hadirkan Solusi Proteksi & Investasi melalui MyProtection 18 September 2025
Growth
35 Dukung Generasi Berkelanjutan, Maybank Indonesia Usung Tema ‘Literasi Hijau’ di Global CR Day 2025 27 September 2025
36 Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Maybank Marathon di Bali Terus Bertumbuh 6 Oktober 2025
37 Allianz Life Indonesia dan Maybank Indonesia Luncurkan MyProtection Simple di Aplikasi M2U ID App 23 Oktober 2025
untuk Perlindungan Jiwa yang Mudah, Cepat, dan Terjangkau
38 Laba Sebelum Pajak (PBT) Maybank Indonesia Naik 53,9% Menjadi Rp1,30 triliun pada Sembilan Bulan 31 Oktober 2025
2025
39 Perluas Jaringan Layanan, Maybank Indonesia Buka Kantor Cabang Palangkaraya 4 November 2025
40 Maybank Indonesia Siapkan Sindikasi Fasilitas IMBT Berbasis Keberlanjutan untuk Proyek PLTGU PLN 5 November 2025
Batam Senilai Total Rp3,3 Triliun
41 Maybank Indonesia Perluas Jangkauan Layanan dengan Resmikan KCP Subang 7 November 2025
42 Maybank Indonesia Perkuat Peran dalam Pengembangan Industri Pasar Modal Syariah Nasional 13 November 2025
43 Sasar Pasar Emerging Affluent, Maybank Indonesia Kembangkan Segmen Privilege Banking 19 November 2025
44 Ubah Kayuhan Menjadi Kebaikan Melalui ‘Gowes Ke-BIKE-an’ Di Maybank Cycling Series Il Festino 2025 21 November 2025
45 Maybank Indonesia-YKAN Kolaborasi dalam Pemberdayaan Perempuan dan Konservasi Hutan 26 November 2025
604 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 607
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No Daftar Siaran Pers 2025 Tanggal
46 Maybank Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan Di Maybank Cycling Series Il Festino 2025 29 November 2025
47 Maybank Cycling Series Il Festino 2025 Yogyakarta Umumkan Para Juara 30 November 2025
48 Maybank Indonesia Perkuat Ekosistem Digital Banking melalui Modernisasi Teknologi dan 4 Desember 2025
Pengembangan M2U ID App
49 Maybank Indonesia Perkuat Sinergi Lintas Batas dengan TSH Group 8 Desember 2025
50 Maybank Perkuat Inklusi dan Literasi Keuangan ASEAN melalui “Maybank Regional Financial Education 10 Desember 2025
Excellence Awards” Ke-4
51 Dukung Percepatan Pemulihan, Maybank Indonesia Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Alam 23 Desember 2025
Sumatera
KOMUNIKASI INTERNAL
Komunikasi kepada seluruh karyawan internal dilakukan melalui saluran komunikasi sebagai berikut:
• Majalah Internal (Kabar Maybank) dalam format elektronik yang diterbitkan setiap bulan.
• E-mail blast, atau penyampaian informasi kepada seluruh karyawan terkait aktivitas dan perkembangan Bank serta
pesan manajemen melalui e-mail dari alamat Corporate Communication.
• Townhall Meeting, forum komunikasi yang dihadiri oleh manajemen, pimpinan wilayah dan cabang, serta pimpinan
unit kerja untuk menginformasikan kinerja perusahaan pada periode tertentu serta inisiatif-inisiatif yang sedang
dan akan dilaksanakan Bank.
• MyNet adalah sebuah aplikasi yang hanya dapat digunakan dan diakses oleh seluruh karyawan yang berisikan
informasi yang berhubungan dengan hal karyawan/Human Capital dan kegiatan atau program serta informasi
lainnya untuk karyawan.
Kegiatan Frekuensi
Majalah Kabar Maybank (edisi) 12
E-mail blast 493
Townhall meeting 4
Acara Karyawan internal 7
KODE ETIK DAN PEDOMAN TINGKAH LAKU
Maybank Indonesia memiliki dan menerapkan Kode Etik Adapun pokok-pokok dan isi Kode Etik dan Pedoman
dan Pedoman Tingkah Laku yang mengatur standar, Tingkah Laku yang dimiliki Maybank Indonesia sebagai
perilaku bisnis, serta tingkah laku pribadi yang etis bagi berikut:
seluruh karyawan dan stakeholders dalam menjalankan 1. Tanggung jawab kepada perusahaan
aktivitas kerja di lingkungan kerja. Penerapan Kode 2. Tanggung jawab di tempat kerja
Etik dan Pedoman Tingkah Laku juga bertujuan untuk 3. Etika dalam mewakili perusahaan dan berinteraksi
menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan praktik- dengan pihak luar lainnya
praktik bisnis yang sehat serta mengimplementasikan 4. Kerahasiaan, termasuk penerapan pelindungan data
prinsip Good Corporate Governance (GCG). pribadi
5. Investasi dan kegiatan luar termasuk di dalamnya
POKOK-POKOK ISI KODE ETIK DAN PEDOMAN terkait dengan benturan kepentingan.
TINGKAH LAKU 6. Kepatuhan pada anti pencucian uang, pencegahan
Kebijakan yang berkaitan/berhubungan dengan pendanaan terorisme, pencegahan pendanaan
pengaturan Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku Bank proliferasi senjata pemusnah masal dan anti suap,
antara lain: korupsi, kolusi dan nepotisme.
1. Perjanjian Kerja Bersama PT Bank Maybank Indonesia
Tbk
2. Peraturan Perusahaan tentang Kode Etik dan
Pedoman Tingkah Laku PT Bank Maybank Indonesia
3. Peraturan Direksi tentang Deklarasi Benturan
Kepentingan
4. Peraturan Direksi tentang Tindakan Pembinaan Disiplin
Karyawan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 605
Page 608
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PERNYATAAN KODE ETIK DAN PEDOMAN DATA PEMBERIAN PEMBINAAN TINDAKAN
TINGKAH LAKU BERLAKU DI SELURUH LEVEL DISIPLIN YANG DIBERIKAN TAHUN 2025
ORGANISASI Sepanjang 2025, terdapat 362 karyawan yang dikenakan
Maybank Indonesia mewajibkan kepatuhan terhadap tindakan pembinaan disiplin karena melakukan
Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku kepada Dewan pelanggaran ketentuan perusahaan. Maybank Indonesia
Komisaris, Direksi, Dewan Pengawas Syariah, seluruh menerapkan beberapa kategori tindakan disiplin seperti
karyawan, dan seluruh mitra kerja Bank. Seluruh namun tidak terbatas pada pemberian Surat Teguran
pihak tersebut diwajibkan untuk membaca dan untuk pelanggaran yang sifatnya ringan dan Surat
memahami Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku Peringatan untuk pelanggaran yang sifatnya sedang
serta menerapkannya dalam pelaksanaan tugas dan dan berat. Sepanjang tahun 2025 terdapat 216 karyawan
tanggung jawab pekerjaannya masing-masing. yang dikenakan Surat Peringatan, sedangkan untuk total
Pelaksanaan dan penerapan Kode Etik dan Pedoman rincian tindakan pembinaan disiplin Surat Peringatan
Tingkah Laku menjadi tanggung jawab bersama sebagai berikut:
Maybankers di setiap jenjang organisasi, sebagai wujud
komitmen Bank dalam menerapkan Good Corporate Jumlah Tindakan
Governance untuk mencapai visi dan misi yang telah No.
Jenis Tindakan Pembinaan Disipilin yang
Pembinaan Disipilin diberikan selama tahun
ditetapkan. Pembaharuan komitmen terhadap Kode Etik 2025
dan Pedoman Tingkah Laku Bank juga dilakukan setiap
1. Surat Peringatan 1 103
tahun secara konsisten dan berkesinambungan.
2. Surat Peringatan 2 27
PENYEBARLUASAN/SOSIALISASI, PENERAPAN 3. Surat Peringatan 3 16
DAN PENEGAKAN KODE ETIK DAN PEDOMAN
TOTAL 146
TINGKAH LAKU
Maybank Indonesia secara berkelanjutan melakukan * Selama 1 (satu) tahun, 1 (satu) karyawan dapat menerima
lebih dari 1 (satu) Surat Peringatan jika terjadi peningkatan
sosialisasi Kode Etik dan dan Pedoman Tingkah Laku, pelanggaran atau jika masa berlaku Surat Peringatan telah
serta mewajibkan seluruh karyawan untuk memahami, selesai, sesuai dengan ketentuan yang diatur Perusahaan.
menerapkan, dan menyatakan komitmen mereka
terhadap prinsip-prinsip tersebut setiap tahun. Pimpinan PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) DAN
unit kerja dan pejabat tertinggi bertanggung jawab untuk TOTAL NOMINAL KOMPENSASI PHK
memastikan bahwa semua karyawan di lingkungan kerja Jumlah karyawan yang terkena pemutusan hubungan
mereka telah melakukan Pernyataan Komitmen Pribadi kerja (PHK) dan total nominal kompensasi PHK yang
terhadap Kode Etik dan Kode Perilaku. dibayarkan selama tahun 2025, sebagaimana dalam
tabel di bawah ini:
Dalam rangka memastikan penerapan dan penegakan
Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku secara konsisten, Jumlah Nominal Kompensasi
Maybank Indonesia memberlakukan pemberian tindakan PHK yang dibayarkan per Orang Jumlah Karyawan
dalam 1 (Satu) Tahun
pembinaan disiplin bagi karyawan yang melakukan
pelanggaran terhadap Kode Etik dan Pedoman Tingkah Di atas Rp1 miliar 29
Laku sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 53
meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan integritas
Rp500 juta ke bawah 283
dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.
* Jumlah di atas merujuk pada data karyawan yang berakhir
hubungan kerjanya selain karena alasan mengundurkan diri
JENIS TINDAKAN PEMBINAAN DISIPLIN UNTUK dan mendapat kompensasi PHK.
PELANGGARAN KODE ETIK DAN PEDOMAN
TINGKAH LAKU Jumlah karyawan yang Mengundurkan Diri dan total
Maybank Indonesia memberlakukan pemberian tindakan nominal Uang Pisah yang dibayarkan selama tahun 2025,
pembinaan disiplin bagi karyawan yang melakukan sebagaimana dalam tabel di bawah ini:
pelanggaran terhadap Kode Etik dan Pedoman
Tingkah Laku sesuai dengan ketentuan yang berlaku Jumlah Nominal Uang Pisah yang
guna meningkatkan kesadaran akan penerapan dan dibayarkan per Orang dalam 1 Jumlah Karyawan
(Satu) Tahun
penegakan kode etik dan pedoman tingkah laku. Adapun
jenis pemberian tindakan pembinaan disiplin yang Di atas Rp1 miliar -
diberikan meliputi: Di atas Rp500 juta s.d. Rp1 miliar 1
1. Surat Teguran
Rp500 juta ke bawah 131
2. Surat Peringatan 1
3. Surat Peringatan 2 * Jumlah di atas merujuk pada data karyawan yang berakhir
hubungan kerjanya karena alasan mengundurkan diri dan
4. Surat Peringatan 3 mendapat uang pisah (bukan pesangon).
5. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
606 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 609
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
BUDAYA PERUSAHAAN
Maybank Indonesia senantiasa menjalankan misi 3. Compliance
Humanising Financial Services dengan mengutamakan • Memegang teguh dan memiliki kepatuhan yang
layanan kepada nasabah, menciptakan lingkungan kerja menyeluruh atas SOP, aturan regulator dan aturan
yang kondusif bagi karyawan sebagai aset terpenting lain yang berlaku.
Bank, serta mewujudkan tanggung jawab sosial terhadap • Menjunjung tinggi, mematuhi, dan menerapkan
masyarakat dan komunitas. Sejalan dengan hal tersebut, Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku Maybank
Bank terus mengedepankan keseimbangan antara Indonesia.
produktivitas kerja dan kehidupan personal karyawan • Memastikan pelaporan, penanganan, dan
(work-life balance) dalam membangun budaya kerja penyelesaian setiap isu yang ada, dan
yang positif dan berkelanjutan. menemukan perbaikannya.
• Berperan aktif menjadi agen pembangun budaya
Dalam mendukung pencapaian visi dan strategi bisnis, kepatuhan di lingkungan kerja.
Maybank Indonesia menerapkan 4 (empat) pilar budaya 4. Leadership
kerja, yaitu Performance, Accountability, Compliance, dan • Menjadi teladan yang menginspirasi bagi tim dan
Leadership dengan rincian sebagai berikut: lingkungan kerja.
1. Performance • Mampu mengartikulasi dan menghidupi visi, nilai-
• Menetapkan target kerja yang selaras dengan nilai “TIGER Values”, dan tujuan umum organisasi di
strategi Perusahaan. antara timnya.
• Menjaga standar kualitas yang tinggi dalam setiap • Mendukung pengembangan dan pertumbuhan
proses dan hasil kerja. kompetensi anggota tim.
• Mengedepankan inovasi dan kreativitas untuk • Menghargai perbedaan opini dan ide yang
menciptakan nilai tambah. dikontribusikan oleh anggota tim.
• Secara berkelanjutan meningkatkan efektivitas • Meninggalkan warisan yang positif bagi
dan efisiensi proses kerja. perusahaan dan tim yang dipimpinnya.
• Memberikan kinerja unggul yang • Melangkah, mengambil keputusan, dan
berkesinambungan bagi kemajuan Maybank. membentuk prioritas tim untuk kebaikan Maybank.
2. Accountability
• Bertanggung jawab atas setiap pekerjaan yang Dalam menjalankan Rencana Bisnis Bank, Maybank
diterima Indonesia senantiasa menyelaraskan segala upaya
• Menerima hasil pekerjaan, baik keberhailan pencapaian bisnis dengan budaya atau nilai Perusahaan.
maupun kegagalan, secara professional. Nilai Perusahaan fokus pada penguatan sumber daya
• Mengakui kesalahan serta menetapkan langkah manusia dalam memberikan pelayanan yang lebih baik
perbaikan yang tepat. kepada nasabah maupun meningkatkan produktivitas
• Menjunjung tinggi komitmen, integritas, dan sikap Bank. Adapun nilai Perusahaan yang disebut TIGER Values
saling percaya. tersebut, sebagai berikut:
• Berani melaporkan tindakan yang tidak etis secara
objektif dan bertanggung jawab.
• Melakukan hal yang benar, memutuskan dengan
nurani yang jernih dan tanpa konflik kepentingan.
TEAMWORK INTEGRITY GROWTH EXCELLENCE & RELATIONSHIP
Kami bekerja sama Kami terpercaya, Kami memiliki keinginan EFFICIENCY BUILDING
sebagai satu tim yang profesional, dan yang kuat untuk Kami berkomitmen Kami secara
didasari nilai saling berlandaskan moral melakukan peningkatan untuk menghasilkan berkesinambungan
menghargai dan rasa dalam semua kegiatan dan pembaharuan kinerja yang sempurna membangun hubungan
kebanggaan usaha kami secara konsisten dan layanan prima kerja sama jangka
panjang yang tulus dan
saling menguntungkan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 607
Page 610
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN
NON-KEUANGAN YANG BELUM DIUNGKAP
DALAM LAPORAN LAINNYA
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN Bank wajib menyampaikan Laporan Tahunan kepada
Otoritas Jasa Keuangan paling lambat 4 (empat) bulan
Laporan Publikasi Tahunan setelah akhir tahun buku. Laporan Tahunan wajib tersedia
Laporan Publikasi Tahunan Bank adalah Laporan Tahunan bagi pemegang saham pada saat pemanggilan Rapat
(Annual Report) yang menggambarkan kinerja Bank Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
dalam kurun waktu 1 (satu) tahun buku dan informasi lain
yang diumumkan kepada masyarakat dan disampaikan Laporan Tahunan wajib disampaikan kepada Otoritas
kepada Otoritas Jasa Keuangan secara tahunan. Laporan Jasa Keuangan melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa
Tahunan juga merupakan wujud pertanggungjawaban Keuangan dan wajib diumumkan pada Situs web Bank
Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan pada tanggal yang sama dengan penyampaian Laporan
pengurusan dan pengawasan Bank dalam kurun waktu Tahunan kepada Otoritas Jasa Keuangan. Pengumuman
1 (satu) tahun buku kepada Rapat Umum Pemegang laporan pada Situs web Bank wajib diunggah paling
Saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam kurang untuk 5 (lima) tahun buku terakhir.
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai Bentuk
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik Di samping itu, Bank juga menyusun Laporan
serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai Keberlanjutan (Sustainability Report) yaitu laporan yang
Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum diumumkan kepada masyarakat yang memuat kinerja
Konvensional. ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu
lembaga jasa keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Isi dari Laporan Tahunan antara lain mencakup: dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
a. Informasi Umum
b. Informasi Kinerja Keuangan Laporan Keberlanjutan merupakan bagian yang tidak
c. Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan
d. Informasi Tata Kelola secara terpisah dengan Laporan Tahunan. Penyampaian
e. Laporan Keberlanjutan (dapat disajikan secara Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah
terpisah dengan Laporan Tahunan) dengan Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan
f. Laporan Keuangan Tahunan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
g. Informasi terkait dengan Kelompok Usaha Bank
h. Informasi tambahan bagi Bank yang merupakan Alamat situs web Bank yang memuat Laporan Tahunan
Emiten dan/atau Perusahaan Publik dan Laporan Keberlanjutan dapat diakses pada:
i. Pengungkapan lain sebagaimana diatur dalam • Laporan Tahunan:
Standar Akuntansi Keuangan https://www.maybank.co.id/corporateinformation/
j. Informasi lain yang ditentukan oleh Otoritas Jasa InvestorRelation/annual-report
Keuangan • Laporan Keberlanjutan: https://www.maybank.co.id/
corporateinformation/csr/sustainibility-repots
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan
Tahunan wajib disusun untuk 1 (satu) tahun buku dan
disajikan paling sedikit dalam bentuk perbandingan
dengan Laporan periode pembanding sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah
diaudit oleh Akuntan Publik. Opini Akuntan Publik atas
laporan keuangan wajib dikemukakan dalam Laporan
Tahunan.
608 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 611
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LAPORAN PUBLIKASI TRIWULANAN
Laporan Publikasi Triwulanan merupakan laporan untuk LAPORAN PUBLIKASI BULANAN
posisi akhir bulan Maret, bulan Juni, bulan September dan Laporan Publikasi Bulanan meliputi laporan keuangan
bulan Desember. Laporan Publikasi Triwulanan meliputi: bulanan yang terdiri atas:
a. Laporan keuangan. a. Laporan Posisi Keuangan (Neraca).
b. Informasi kinerja keuangan. b. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
c. Informasi susunan dan komposisi pemegang saham, Lain.
susunan Direksi dan susunan Dewan Komisaris serta c. Laporan Komitmen dan Kontinjensi.
susunan Dewan Pengawas Syariah untuk Bank Umum
Syariah. Laporan Publikasi Bulanan yang meliputi laporan
d. Informasi lain yang ditentukan oleh Otoritas Jasa keuangan bulanan disajikan secara individual. Bank
Keuangan. telah mengumumkan Laporan Publikasi Bulanan pada
situs web Bank. Pengumuman Laporan Publikasi Bulanan
Laporan keuangan pada Laporan Publikasi Triwulanan pada situs web Bank dilakukan paling lambat akhir bulan
disajikan dalam bentuk: berikutnya setelah posisi akhir bulan laporan. Bank wajib
a. Laporan keuangan individual; dan memelihara pengumuman Laporan Publikasi Bulanan
b. Laporan keuangan konsolidasian. pada situs web Bank paling kurang untuk 2 (dua) tahun
Buku terakhir.
Laporan keuangan pada Laporan Publikasi Triwulanan
wajib disajikan paling sedikit dalam bentuk perbandingan Bank menyampaikan Laporan Publikasi Bulanan secara
dengan Laporan periode pembanding sesuai standar online melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan
akuntansi keuangan. Maybank Indonesia sebagai bagian (Apolo). Penyampaian Laporan Publikasi Bulanan secara
dari suatu kelompok usaha, wajib menambahkan Laporan online melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan
Publikasi Triwulanan dengan: (Apolo) dilakukan sesuai tata cara, format, dan jangka
a. Laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk yang waktu dalam ketentuan mengenai sistem pelaporan
meliputi laporan keuangan seluruh entitas dalam Otoritas Jasa Keuangan. Periode Laporan Publikasi
kelompok usaha di bidang keuangan; atau Bulanan yang disampaikan adalah Januari, Februari, April,
b. Laporan keuangan konsolidasian Entitas Induk yang Mei, Juli, Agustus, Oktober, dan November.
meliputi laporan keuangan seluruh entitas dalam
kelompok usaha di bidang keuangan dan non TRANSPARANSI KONDISI NONKEUANGAN
keuangan. PERUSAHAAN
Bentuk transparansi Non-Keuangan Bank antara lain
Untuk memenuhi ketentuan publikasi, Maybank Indonesia adalah:
mempublikasikan Laporan Keuangan posisi akhir bulan 1. Informasi Tata Kelola Perusahaan, yang di antaranya
Maret, Juni, September dan Desember 2025 melalui adalah Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan, Visi,
situs website perusahaan. Laporan Keuangan Publikasi Misi, Nilai Perusahaan, Komposisi dan Profil Dewan
Triwulanan tersebut dan Laporan Keuangan Konsolidasian Komisaris dan Direksi, serta ketentuan internal terkait
telah disampaikan kepada: tata kelola mulai dari Anggaran Dasar hingga Piagam
a. OJK (Departemen Pengawasan Bank) Komite-Komite yang juga dipublikasikan melalui situs
b. OJK (Pengawas Pasar Modal) web Bank.
c. Bursa Efek Indonesia 2. Informasi Produk dan Layanan Bank termasuk
jaringan kantornya dipublikasikan melalui Laporan
Selain itu, Laporan Keuangan Konsolidasian posisi akhir Tahunan, leaflet, brosur atau bentuk tertulis lainnya
bulan Desember 2025 telah disampaikan juga kepada disetiap kantor cabang atau dalam bentuk informasi
Lembaga Penjamin Simpanan. Bank telah mengumumkan secara elektronis yang disediakan pada situs web
Laporan Publikasi Triwulanan sesuai dengan ketentuan Bank, ataupun hotline service Bank agar nasabah,
yang berlaku. Laporan Publikasi Triwulanan juga telah investor dan masyarakat luas dapat dengan mudah
diumumkan melalui situs web perusahaan dan secara mengakses informasi atas produk dan layanan Bank.
online melalui sistem pelaporan Otoritas Jasa Keuangan 3. Informasi Prosedur Penyampaian Pengaduan dan
(Apolo). Laporan Publikasi Triwulanan ditandatangani publikasi laporan yang disampaikan pada situs web
paling sedikit oleh Presiden Direktur dan 1 (satu) orang Bank untuk pelaksanaan ketentuan perlindungan
anggota Direksi Bank yang membawahi fungsi akuntansi. konsumen.
4. Informasi mengenai transparansi struktur kepemilikan
pada Laporan Tahunan dan situs web Bank.
5. Informasi lainnya yang bertujuan untuk mendukung
keterbukaan informasi, edukasi keuangan dan
layanan kepada masyarakat.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 609
Page 612
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENYEDIAAN DANA KEPADA PIHAK TERKAIT
DAN PENYEDIAAN DANA BESAR
Per 31 Desember 2025, penyediaan dana kepada pihak terkait dengan Bank (related party) dan debitur inti sebagai
berikut:
No Penyediaan Dana Debitur Nominal (Jutaan Rupiah)
1. Kepada Pihak Terkait 241 1.642.811
2. Kepada Debitur Inti :
- Individual 1 618.201
- Group 24 29.556.076
Penyediaan dana kepada pihak terkait dengan Bank (related party) dan kepada debitur inti dilakukan selaras dengan
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) dan Penyediaan Dana
Besar bagi Bank Umum, dan tidak terdapat pelampauan maupun pelanggaran BMPK sepanjang tahun 2025.
Secara berkala, Bank menyampaikan laporan kepada Regulator meliputi:
• Laporan Bulanan Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar secara individu
• Laporan Triwulanan Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar secara konsolidasi dengan
Perusahaan Anak
• Laporan Enam Bulanan Daftar Rincian Pihak Terkait dengan Bank
• Laporan Bulanan Debitur Inti Bank
Bank telah melakukan otomasi untuk pelaporan Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan Dana Besar baik
individu Bank maupun konsolidasi dengan perusahaan anak, serta penyediaan Dana kepada Debitur Inti. Bank juga
telah memiliki kebijakan internal mengenai pengelolaan penyediaan dana kepada Pihak Terkait maupun selain Pihak
Terkait dengan Bank, serta menetapkan kebijakan internal mengenai limit penyediaan dana, seperti di antaranya
adalah penetapan limit internal penyediaan dana untuk debitur dan obligor.
Adapun rincian Laporan Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dengan Bank (related party) untuk posisi per 31
Desember 2025, sebagai berikut:
Total Saldo/pihak terkait
No Nama Perusahaan
(Jutaan Rupiah)
1 Malayan Banking Berhad
Tidak Dikecualikan dari BMPK 172.021
Dikecualikan dari BMPK 194.741
2 PT Maybank Sekuritas Indonesia
Tidak Dikecualikan dari BMPK 176.205
Dikecualikan dari BMPK 0
3 MOCS, Sdn Bhd 0
4 Sorak Financial Holding, Pte Ltd 0
5 PT Maybank Asset Management
Tidak Dikecualikan dari BMPK 36
Dikecualikan dari BMPK 0
6 PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
Tidak Dikecualikan dari BMPK 174
Dikecualikan dari BMPK 100.019
610 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 613
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Total Saldo/pihak terkait
No Nama Perusahaan
(Jutaan Rupiah)
7 Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif dan hubungan karena keluarga
Tidak Dikecualikan dari BMPK 77.347
Dikecualikan dari BMPK 59.196
8 PT Maybank Indonesia Finance
Tidak Dikecualikan dari BMPK 51.362
Dikecualikan dari BMPK 0
9 PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Tidak Dikecualikan dari BMPK 227.564
Dikecualikan dari BMPK 0
10 Penyertaan Pada Perusahaan Anak:
PT Maybank Indonesia Finance 32.370
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 551.776
Informasi Penyediaan Dana kepada 10 debitur/obligor terbesar (Large Exposure) sebagai berikut
No Nama Debitur/Obligor Kolektibilitas Saldo (Jutaan Rupiah)
1 A 1 2.828.558
2 B 1 2.719.971
3 C 1 2.244.392
4 D 1 2.112.832
5 E 1 2.102.400
6 F 1 1.942.057
7 G 1 1.914.089
8 H 1 1.906.488
9 I 1 1.870.882
10 J 1 1.864.281
PEMBERIAN DANA UNTUK KEGIATAN
SOSIAL DAN POLITIK
Berdasarkan kebijakan internal Bank serta Peraturan Direksi terkait Standard Operating Procedure (SOP) Corporate
Social Responsibilitu (CSR), Bank dan karyawan tidak boleh terlibat dalam kegiatan politik, termasuk memberikan dana
untuk kepentingan politik. Selama tahun 2025, Bank tidak melakukan pemberian dana untuk kegiatan politik. Kebijakan
ini diterapkan guna menjaga independensi dan profesionalisme Bank dan karyawan.
Dalam hal kegiatan sosial, Maybank Indonesia telah melaksanakan beberapa Program CSR yang memberi dampak
positif kepada khalayak yang lebih luas untuk jangka panjang dan berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan sosial akan
dilaporkan dalam bagian khusus tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 611
Page 614
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA
KEBIJAKAN AKTIVITAS TERKAIT KRITERIA DAN SELEKSI
Maybank Indonesia menetapkan kebijakan pengadaan REKANAN (PEMASOK)
barang dan jasa sebagai pedoman kerja bagi Pada tahun 2025, proses pemilihan calon rekanan telah
perusahaan dalam merealisasikan pembelian barang/ dilakukan dengan mengacu kepada ketentuan yang
jasa yang dibutuhkan oleh unit kerja guna mendukung berlaku antara lain lolos SLIK checking, memperhatikan
operasional bank/pelayanan kepada nasabah. Barang/ persyaratan legalitas, reputasi (track record),
jasa tersebut harus memenuhi beberapa aspek penting keberadaan (existence) dan kesiapan dari rekanan
antara lain telah sesuai dengan standar mutu yang dalam menyediakan barang/jasa yang dibutuhkan oleh
ditetapkan (requirement), harga yang terbaik, mekanisme Maybank Indonesia.
penyerahan barang/jasa, mekanisme pembayaran
tagihan dan hal-hal lain sesuai yang disyaratkan oleh Sesuai ketentuan yang berlaku, rekanan yang terpilih
bank. bekerja sama dengan Maybank Indonesia melalui proses
tender, dipastikan telah terdaftar di Daftar Rekanan PT
Maybank Indonesia berkomitmen untuk menerapkan Bank Maybank Indonesia Tbk, dimana para rekanan
proses pengadaan barang/jasa secara transparan tersebut sebelumnya telah lulus seleksi (scoring process)
dan objektif sehingga semua rekanan diperlakukan yang dilakukan oleh tim Vendor Relation Maybank
secara fair. Rekanan juga tidak diperkenankan mengikuti Indonesia. Selain itu, rekanan tersebut wajib mematuhi
proses pengadaan barang secara tidak wajar seperti Kode Etik Maybank Indonesia yang telah disetujui serta
memanipulasi, menyajikan fakta-fakta penting secara bersikap profesional dalam menyediakan barang/
keliru, maupun melakukan praktik-praktik curang lainnya. jasa ataupun melaksanakan kerja sama suatu proyek
yang diberikan Maybank Indonesia. Dalam operasional
Bank mengapresiasi vendor yang telah berpartisipasi pelayanan pemenuhan kebutuhan unit kerja, Maybank
mengikuti proses tender sesuai dengan prosedur Indonesia telah didukung dengan Procurement
yang ditetapkan dan juga terhadap vendor yang Management System (PMS) dan Vendor Relation
terpilih merealisasikan pengadaan barang/jasa yang Management System (VRM) sehingga proses pengadaan
dibutuhkan. Selama tahun 2025, peserta tender telah barang/jasa serta proses pendaftaran vendor dapat
mengikuti/melihat secara langsung proses tender direalisasikan secara efektif dan efisien.
yang dilakukan secara transparan dan objektif dimana
pelaksanaan tender dilakukan oleh tim tender yang
kredibel dan pada akhir proses tender, hasil tender
telah diberitahukan kepada para peserta tender yang
mengikuti. Secara keseluruhan, kebijakan ini juga
merupakan perwujudan dari nilai-nilai GCG yakni TARIF
(Transparent, Accountable, Responsible, Independent,
dan Fair).
612 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 615
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN PERLINDUNGAN KEPADA NASABAH
Kebijakan Perlindungan Pelanggan sangat berkaitan Experience” di Maybank. Komitmen ini merupakan wujud
dengan kebijakan pengelolaan pengaduan pelanggan, nyata perhatian Bank terhadap pentingnya Customer
dimana di Maybank Indonesia action tersebut dibuat Perceived Values bagi pertumbuhan bisnis berkelanjutan
selaras dengan Misi Maybank yaitu “Humanising Financial di Maybank.
Services”, dengan tetap mengacu kepada regulasi
Perlindungan Konsumen dan Penanganan Pengaduan Sejalan dengan hal tersebut, Maybank Indonesia juga
yang berlaku. berfokus dalam berbagai desain aktivitas, program dan
ketentuan untuk meningkatkan perlindungan terhadap
Bank juga menetapkan Service tagline “Serve with pelanggan atas simpanan dan kerahasiaan data
CARE, Winning Our Customers” yang menunjukkan nasabah dengan terus berpedoman pada peraturan dan
tingkat komitmen dari Top Down Management melalui ketentuan yang berlaku.
fokus strategi peningkatan Customer Engagement
melalui penambahan innovasi layanan terbaru di Maybank Indonesia mengimplementasi kan sistem
area Electronic Channels, pengembangan system teknologi informasi yang dapat melindungi dan menjaga
“Relationship Management”, perbaikan/simplifikasi proses data seluruh nasabah serta kegiatan perlindungan lain
layanan secara end to end serta peningkatan level of terutama dalam hal kontrol dan monitoring awareness
communication dalam kampanye CARE (Customers Are dalam meminimalkan risiko yang berdampak terhadap
Really Everything) dan Customer Centric Culture, yang keamanan dan kenyamanan pelanggan sebagai mitra
menjadi platform dari proses transformasi dari “Customer Kerja Maybank.
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI
Bank memiliki Kebijakan Anti Suap dan Korupsi (Anti 4. Kontribusi dalam kegiatan politik, penggalangan
Bribery and Corruption/AB&C) yang selaras dengan dana, dan amal
aturan pendukung terkait, antara lain ketentuan Kode 5. Pemantauan
Etik dan Pedoman Tingkah Laku, Strategic Procurement, 6. Pencatatan dan dokumentasi
dan ketentuan mengenai Penerapan Strategi Anti Fraud. 7. Whistleblowing
Ruang lingkup Kebijakan Maybank Indonesia secara 8. Pelatihan dan Awareness
umum mengatur hal-hal sebagai berikut:
1. Pengelolaan risiko suap dan korupsi Selain itu Maybank Indonesia juga terus mengoptimalkan
2. Ketentuan mengenai pemberian dan penerimaan adanya program-program yang efektif guna mendukung
keuntungan atau hadiah dan jamuan bisnis penerapan Kebijakan Anti Suap dan Korupsi di lingkungan
3. Hubungan usaha dengan Pemasok, Vendor, atau Bank.
Perorangan Terkait/Pihak Ketiga lainnya
PERLINDUNGAN HAK KREDITUR
Dalam rangka menerapkan perlindungan terhadap Sebagai bagian dari pelaksanaan dari hak-hak kreditur,
hak-hak kreditur dan memastikan terpenuhinya hak- Bank juga senantiasa menjalankan kewajibannya
hak kreditur serta senantiasa menjaga kepercayaan sebagaimana yang diperjanjikan dengan tepat waktu
kreditur terhadap Bank, Bank menerapkan sistem dan berupaya untuk menghindari keterlambatan maupun
keterbukaan informasi secara jujur dan transparan serta kelalaian yang berpotensi menimbulkan kerugian kedua
memperlakukan persamaan (equal treatment) kepada belah pihak.
seluruh kreditur tanpa adanya diskriminasi.
Dengan mengedepankan mitigasi risiko hukum terhadap
Dengan keterbukaan informasi, seluruh kreditur maupun Bank, Maybank Indonesia memastikan Perjanjian
mitra usaha Bank berhak memperoleh informasi yang dengan kreditur dan mitra usahanya didasari oleh
relevan sesuai kebutuhannya sehingga masing-masing ketentuan undang-undang dan peraturan yang berlaku
pihak dapat membuat keputusan yang objektif atas sehingga para pihak terhindar dari hal-hal yang dapat
dasar pertimbangan yang adil, wajar dan akurat. melemahkan perjanjian tersebut, seperti ketidakpatuhan
terhadap ketentuan hukum yang berlaku dan pengikatan
Perlindungan terhadap hak-hak kreditur tertuang dalam jaminan yang tidak sempurna.
perjanjian yang disepakati oleh kedua belah pihak.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 613
Page 616
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN, KEBIJAKAN ESOP
MESOP (PEMBERIAN KOMPENSASI JANGKA
PANJANG)
URAIAN KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN Dividen Tahun Buku 2023
BESERTA JUMLAH DIVIDEN YANG DIBAGIKAN Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
(3 TAHUN) pada tanggal 1 April 2024, Bank telah melakukan
Dividen merupakan salah satu bentuk pembagian pembagian dividen untuk Tahun Buku 2023.
keuntungan perusahaan kepada pemegang saham Dari laba bersih Bank Tahun Buku 2023 sebesar
atas laba bersih yang diperoleh pada tahun buku Rp1.743.406.226.869,-, sebesar Rp10,29365,- (sepuluh
yang bersangkutan (setelah dikurangi penyisihan rupiah - koma dua sembilan tiga enam lima sen) per
untuk cadangan) dan hanya boleh dibagikan apabila saham atau 45% dari laba bersih dengan total maksimal
perusahaan mempunyai saldo laba yang positif, sebesar Rp784.532.802.091,- dibagikan sebagai dividen
yaitu laba bersih perusahaan pada tahun buku yang kepada pemegang saham.
bersangkutan setelah dikurangi akumulasi kerugian
perusahaan dari tahun-tahun buku sebelumnya. Dividen Tahun Buku 2024
Sesuai keputusan RUPS Tahunan yang diselenggarakan
Bank membagikan Dividen berdasarkan ketentuan pada tanggal 11 April 2025, Bank telah melakukan
peraturan yang berlaku di Indonesia, khususnya pembagian dividen untuk Tahun Buku 2024. Dari laba
ketentuan terkait pasar modal, bursa efek, ketentuan bersih Bank Tahun Buku 2024 sebesar Rp1.115.963.322.571,-
perpajakan maupun ketentuan perbankan dan harus sebesar Rp5,85691,- (lima rupiah koma delapan
disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum lima enam sembilan satu sen) per saham atau 40%
Pemegang Saham (RUPS). dari laba bersih dengan total maksimal sebesar
Rp446.385.329.029,- dibagikan sebagai dividen kepada
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan pemegang saham.
Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan dalam Dividen Tahun Buku 2025
rangka meningkatkan pengelolaan hak Pemegang Keputusan penetapan pembagian dividen dari laba
Saham dalam pelaksanaan Pembagian Dividen, Bank bersih Bank Tahun Buku 2025 akan disampaikan dalam
telah memiliki Kebijakan Internal mengenai Pembagian RUPS Tahunan 2026.
Dividen, yang tertuang di dalam Peraturan Direksi No. PER.
DIR.2024.001/DIR COMPLIANCE tentang “Pedoman Proses URAIAN PROGRAM PEMILIKAN SAHAM OLEH
dan Mekanisme Pembayaran Dividen Perseroan kepada KARYAWAN (ESOP/MSOP)
Pemegang Saham”, sehingga Pembagian Dividen Bank Di tahun 2025, Bank tidak memiliki Program Kepemilikan
kepada Pemegang Saham dapat dilaksanakan sesuai saham bagi karyawan dan/atau Manajemen Bank.
dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
dan berpedoman pada Tata Kelola yang baik bagi
Bank, dengan tetap memperhatikan kepentingan Bank.
Peraturan Direksi ini berisi petunjuk pelaksanaan aktivitas
bagi unit-unit kerja yang terkait dengan Pembagian
Dividen Bank kepada Pemegang Saham, sehingga
diharapkan pelaksanaan aktivitas tersebut dapat
dilakukan dengan lebih efektif, akuntabel, terorganisir dan
tepat waktu, dengan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Peraturan Direksi No. PER.DIR.2024.001/DIR COMPLIANCE
tentang “Pedoman Proses dan Mekanisme Pembayaran
Dividen Perseroan kepada Pemegang Saham” telah
dikomunikasian kepada Pemegang Saham dan tersedia
pada situs web Bank.
614 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 617
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KEBIJAKAN BENTURAN KEPENTINGAN-
CONFLICT OF INTEREST (TERMASUK INSIDER
TRADING)
Dalam rangka mewujudkan visi dan misi perusahaan, potensi yang menimbulkan benturan kepentingan dalam
menjaga dan mempertahankan kepercayaan melakukan transaksi/hubungan bisnis/investasi, setiap
masyarakat dan nasabah, Bank menyusun kebijakan karyawan dan manajemen wajib memberitahukan atau
Benturan Kepentingan yang harus dijalani oleh seluruh mendeklarasikan kepada perusahaan melalui atasan
stakeholders yang ada dalam Bank. Mengingat hal langsung/Pimpinan Unit Kerja sesuai ketentuan yang
tersebut di atas, maka segala usaha/aktivitas di luar berlaku.
kepentingan Bank dan merupakan kepentingan pribadi
dari karyawan maupun pihak lain yang terkait perlu Bank telah memiliki Kebijakan Benturan Kepentingan yang
memperhatikan peraturan perundang-undangan yang bertujuan untuk menetapkan aturan, mengidentifikasi,
berlaku, kebijakan internal, standar etika dan kepentingan mengurangi dan mengelola adanya potensi benturan
perusahaan untuk menghindari terjadinya benturan kepentingan yang mungkin timbul akibat dari
kepentingan yang berpotensi atau secara nyata dapat pelaksanaan kegiatan oleh unit bisnis Bank. Kebijakan ini
merugikan dan mengganggu reputasi Bank. menegaskan kembali larangan penggunaan Informasi
Orang Dalam (Insider Trading) dalam transaksi pribadi
Setiap karyawan maupun manajemen melaksanakan yang dilakukan oleh karyawan dan/atau manajemen.
tugas dan tanggung jawabnya dengan jujur, selama
bekerja di perusahaan harus terbebas dari segala Dalam tiga tahun terakhir tidak ada dugaan insider
kepentingan di luar kepentingan Bank yang jelas-jelas trading yang melibatkan Direksi/Komisaris, manajemen
dapat berpengaruh kurang baik terhadap pelaksanaan dan karyawan Maybank Indonesia.
tugas dan kewajibannya di perusahaan. Dalam hal terjadi
TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI BENTURAN
KEPENTINGAN SESUAI PERATURAN OTORITAS JASA
KEUANGAN NO. 42/POJK.04/2020
TENTANG “TRANSAKSI AFILIASI DAN TRANSAKSI
BENTURAN KEPENTINGAN”
Transaksi Afiliasi di Maybank Indonesia telah dijalankan sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42”), termasuk dengan
menerapkan prinsip “arms’ length” dan melakukan prosedur untuk memastikan transaksi afiliasi telah sesuai dengan
praktik bisnis yang berlaku umum dan memenuhi prinsip transaksi yang wajar. Maybank Indonesia memiliki ketentuan
internal yang mengatur mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, sejalan dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, kebutuhan pasar serta praktik terbaik pasar modal pada saat ini.
Selama tahun 2025, terdapat Transaksi Afiliasi yang memenuhi POJK 42 yang dilaksanakan oleh Maybank Indonesia.
Sesuai POJK 42, Transaksi Afiliasi tidak seluruhnya wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dan Bursa
Efek Indonesia (“BEI”) apabila tidak memenuhi kriteria yang wajib dilaporkan kepada OJK dan BEI.
Seluruh transaksi afiliasi di Bank dilakukan berdasarkan prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum.
Maybank Indonesia dalam menjalankan transaksi afiliasi senantiasa memperhatikan POJK 42. Dengan merujuk pada
peraturan tersebut, Direksi menyatakan bahwa setiap transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 615
Page 618
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, antara lain melalui
proses penelaahan, dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length principle).
Dewan Komisaris dan Komite Audit berperan dalam melakukan prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa
transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms-length principle).
Komite Audit Bank juga memiliki tugas untuk me-review dan memberikan rekomendasi atas transaksi pihak afiliasi/
berelasi yang signifikan, dan menyampaikan hal tersebut kepada Dewan Komisaris guna menentukan apakah transaksi
tersebut merupakan kepentingan terbaik bagi Bank. Jika demikian, maka Komite Audit dapat menentukan persyaratan
yang adil dan reasonable.
Transaksi dengan Pihak Afiliasi yang dilaporkan kepada OJK dan BEI, disajikan dalam tabel berikut:
Sifat Hubungan Afiliasi dengan
No. Pihak Afiliasi Obyek Transaksi Afiliasi
Maybank Indonesia
1 Malayan Banking Berhad Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Pembayaran
(“MBB”) Indonesia dan MBB didasarkan pada Reimbursement Biaya Annual License Teammate dari
hubungan antara perusahaan dan Maybank Indonesia kepada MBB.
pemegang saham utama.
Besaran Biaya Annual License Maintenance Aplikasi
MBB adalah Pemegang Saham TeamMate yang menjadi kewajiban Maybank
Utama dari Maybank Indonesia. Indonesia telah dibayarkan oleh MBB kepada
Commerce Clearing House (CCH, Malaysia) Sdn.
Bhd. Maybank Indonesia kemudian berkewajiban
untuk melakukan pembayaran reimbursement Biaya
Annual License Maintenance Aplikasi TeamMate
kepada MBB.
2 Maybank Shared Services Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Pembayaran
(“MSS”) Indonesia dan MSS didasarkan pada Reimbursement Biaya Maintenance Sistem Kondor+
hubungan antara perusahaan dan dari Maybank Indonesia kepada MSS.
pemegang saham utama.
Besaran Biaya Maintenance Sistem Kondor+ yang
MSS dan Maybank Indonesia menjadi kewajiban Maybank Indonesia telah
dikendalikan oleh pihak yang sama dibayarkan oleh Maybank Indonesia kepada MSS.
yaitu Malayan Banking Berhad.
3 Maybank Shared Services Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Transaksi atas
(“MSS”) Indonesia dan MSS didasarkan pada pemberian layanan Regional Security Operation
hubungan antara perusahaan dan Center (“RSOC”) Splunk dari Maybank Indonesia
pemegang saham utama. kepada MSS.
MSS dan Maybank Indonesia
dikendalikan oleh pihak yang sama
yaitu Malayan Banking Berhad.
4 Malayan Banking Berhad Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Pembayaran
(“MBB”) Indonesia dan MBB didasarkan pada Reimbursement Biaya Royalty co-branding
hubungan antara perusahaan dan Partnership Manchester United dari Maybank
pemegang saham utama. Indonesia kepada MBB.
MBB adalah Pemegang Saham Besaran Biaya Royalty co-branding Partnership
Utama dari Maybank Indonesia. Manchester United yang menjadi kewajiban Maybank
Indonesia telah dibayarkan Maybank Indonesia
kepada MBB.
5 Malayan Banking Berhad Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Pembayaran
(“MBB”) Indonesia dan MBB didasarkan pada Reimbursement Biaya Premi Asuransi Bankers
hubungan antara perusahaan dan Comprehensive Crime and Civil Liability (BCPI) &
pemegang saham utama. Cyber Insurance dari Maybank Indonesia kepada
MBB.
MBB adalah Pemegang Saham
Utama dari Maybank Indonesia. Besaran Biaya Premi Asuransi BCPI & Cyber Insurance
yang menjadi kewajiban Maybank Indonesia telah
dibayarkan Maybank Indonesia kepada MBB.
6 Malayan Banking Berhad Hubungan Afiliasi antara Maybank Obyek transaksi afiliasi adalah Pembayaran
(“MBB”) Indonesia dan MBB didasarkan pada Reimbursement Biaya Pembelian tiket konser Jacky
hubungan antara perusahaan dan Cheung dari Maybank Indonesia kepada MBB.
pemegang saham utama.
Besaran Biaya Pembelian tiket Konser Jacky Cheung
MBB adalah Pemegang Saham yang menjadi kewajiban Maybank Indonesia telah
Utama dari Maybank Indonesia. dibayarkan Maybank Indonesia kepada MBB.
Seluruh Transaksi Afiliasi yang dilaksanakan oleh Maybank Indonesia sepanjang tahun 2025 tidak mengandung
Benturan Kepentingan sebagaimana yang dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan”.
616 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 619
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
KETERBUKAAN INFORMASI DAN PRAKTIK
BAD CORPORATE GOVERNANCE
No Uraian Tahun 2025
Keterbukaan Informasi dan Praktik Bad Corporate Governance
1 Tanggal penerbitan Laporan Keuangan Tahunan 25 Februari 2026
Maybank Indonesia menerbitkan
Laporan Keuangan Tahunan tepat
waktu seperti ditetapkan oleh
regulasi.
2 Tanggal penerbitan Laporan Tahunan 26 Maret 2026
Maybank Indonesia menerbitkan
Laporan Tahunan selalu tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
3 Opini auditor independen atas laporan keuangan perusahaan Wajar
4 Apakah terjadi perdagangan orang dalam yang melibatkan Direksi/Komisaris, Maybank Indonesia, termasuk Dewan
manajemen dan karyawan dalam tiga tahun terakhir? Komisaris/Direksi, Manajemen
maupun karyawan tidak pernah
terlibat kasus perdagangan orang
dalam (insider trading) dalam 3
(tiga) tahun terakhir.
5 Apakah ada kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan peraturan yang Tidak
berkaitan dengan transaksi pihak berelasi yang signifikan atau material dalam tiga Maybank Indonesia selalu mematuhi
tahun terakhir? ketentuan peraturan perundang-
undangan dalam transaksi dengan
pihak berelasi.
6 Apakah perusahaan menghadapi sanksi dari regulator karena tidak membuat Tidak
pengumuman dalam jangka waktu yang ditentukan untuk peristiwa penting (material Maybank Indonesia selalu
event)? menyampaikan informasi material
kepada regulator.
7 Apakah ada bukti bahwa perusahaan tidak mematuhi aturan dan peraturan Maybank Indonesia telah mematuhi
pencatatan apa pun selama setahun terakhir selain dari aturan pengungkapan? seluruh peraturan termasuk di luar
aturan pengungkapan Laporan
Tahunan.
Pengungkapan lainnya
8 Adanya laporan sebagai perusahaan yang mencemari lingkungan Nihil
9 Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas anak, anggota Nihil
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang sedang menjabat tidak
diungkapkan dalam Laporan Tahunan
10 Putusan bersalah dari pengadilan pajak tertinggi terkait masalah perpajakan apa pun Nihil
selama tiga tahun terakhir
11 Ketidaksesuaian penyajian laporan tahunan dan laporan keuangan dengan Nihil
peraturan yang berlaku dan PSAK
12 Pelanggaran hukum apa pun yang berkaitan dengan masalah perburuhan/ Nihil
ketenagakerjaan/konsumen/kepailitan/ komersial/ persaingan atau lingkungan
13 Tidak terdapat pengungkapan segmen operasi pada perusahaan listed Nihil
14 Terdapat ketidaksesuaian antara Laporan Tahunan hardcopy dengan softcopy Nihil
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 617
Page 620
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
RENCANA STRATEGIS BANK
Maybank Indonesia telah menguraikan rencana strategis Bank dalam bab Analisis dan
Pembahasan Manajemen sub bab Prospek Usaha. Dalam sub bab tersebut, Maybank
Indonesia mendeskripsikan prospek usaha Bank dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi
secara umum dan pasar internasional didukung dengan data kuantitatif yang berasal dari
sumber yang layak dipercaya. Lebih lanjut, dalam sub bab tersebut, Maybank Indonesia
juga telah menguraikan rencana, strategi dan kebijakan yang akan ditempuh Bank di masa
yang akan datang.
RENCANA TINDAK (ACTION PLAN)
DAN PELAKSANAANNYA
Dalam rangka memastikan implementasi GCG yang Sepanjang tahun 2025, sebagian besar rencana
efektif dan berkelanjutan, Maybank Indonesia secara tindak yang telah ditetapkan dapat diselesaikan
konsisten menyusun dan melaksanakan berbagai sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.
rencana tindak (action plan) yang berasal dari hasil Implementasi berbagai inisiatif perbaikan tersebut
evaluasi internal maupun rekomendasi regulator. mencakup penguatan proses pengendalian internal,
Rencana tindak tersebut merupakan bagian dari penyempurnaan kebijakan dan prosedur operasional,
upaya perbaikan berkelanjutan terhadap proses bisnis, serta peningkatan efektivitas sistem manajemen risiko.
manajemen risiko, serta praktik tata kelola di lingkungan
Bank. Dalam beberapa kasus tertentu, pelaksanaan rencana
tindak memerlukan waktu implementasi yang lebih
Setiap rencana tindak disusun dengan panjang karena melibatkan proses pengembangan
mempertimbangkan tingkat prioritas, kompleksitas sistem, koordinasi lintas unit kerja, maupun penyesuaian
implementasi, serta dampaknya terhadap kegiatan terhadap perubahan regulasi. Namun demikian, Bank
operasional Bank. Pelaksanaan rencana tindak tersebut terus melakukan pemantauan secara intensif untuk
dipantau secara berkala oleh manajemen serta memastikan bahwa seluruh rencana tindak dapat
dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui diselesaikan secara tepat waktu.
mekanisme pelaporan yang telah ditetapkan.
618 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 621
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
RASIO GAJI TERTINGGI DAN TERENDAH SERTA
REMUNERASI VARIABEL YANG DITERIMA
PEGAWAI
Rasio Gaji Pegawai
Besarnya Rasio
Jenis Rasio
2024 2025
Rasio gaji karyawan yang tertinggi dan terendah 47,85 45,58
Rasio gaji Direksi yang tertinggi dan terendah 2,98 2,58
Rasio gaji Komisaris yang tertinggi dan terendah 1,27 1,27
Rasio gaji Direksi tertinggi dan karyawan tertinggi 2,58 2,70
Remunerasi yang Bersifat Variabel bagi Karyawan Tahun 2025
Jumlah diterima dalam 1 tahun
Remunerasi yang bersifat variabel Karyawan
Orang Rp (Juta)
Total 6.355 251.735,93
PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK)
SAHAM DAN/ATAU OBLIGASI BANK
Dalam pengelolaan struktur permodalan dan pendanaan, Maybank Indonesia juga tidak melakukan pembelian
Maybank Indonesia senantiasa mengedepankan prinsip kembali (buy back) atas obligasi yang diterbitkan oleh
kehati-hatian serta memastikan bahwa setiap keputusan Bank. Seluruh kewajiban atas instrumen utang yang
strategis dilakukan dengan mempertimbangkan diterbitkan oleh Bank dikelola secara hati-hati dengan
kepentingan jangka panjang Bank dan para pemangku memperhatikan struktur pendanaan, profil jatuh tempo,
kepentingan. Kebijakan tersebut juga selaras dengan serta kondisi pasar keuangan
ketentuan regulator serta praktik terbaik dalam
pengelolaan modal perbankan.
Selama tahun 2025, Maybank Indonesia tidak melakukan
pembelian kembali (buy back) saham yang diterbitkan
oleh Bank. Kebijakan terkait buy back saham senantiasa
mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kondisi
pasar, kebutuhan permodalan, serta ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 619
Page 622
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N INFORMASI LAIN YANG TERKAIT DENGAN TATA KELOLA BANK Informasi Lain yang Terkait dengan Tata Kelola Bank Selain itu, selama tahun 2025 tidak terdapat perselisihan Sepanjang tahun 2025, Maybank Indonesia senantiasa internal yang berdampak material terhadap kegiatan menjunjung tinggi prinsip GCG dalam setiap kegiatan operasional Bank maupun terhadap stabilitas usaha. Bank memastikan bahwa seluruh proses organisasi. Setiap perbedaan pandangan yang mungkin pengambilan keputusan dilakukan secara profesional dapat terjadi dalam proses pengambilan keputusan dan bebas dari intervensi yang tidak sesuai dengan diselesaikan melalui mekanisme tata kelola yang berlaku, ketentuan peraturan perundang-undangan maupun termasuk melalui pembahasan pada rapat Direksi, rapat prinsip tata kelola yang berlaku. Dewan Komisaris, maupun forum komite yang relevan. Dalam pelaksanaan pengelolaan Bank, tidak terdapat Maybank Indonesia juga memastikan bahwa kebijakan intervensi dari pemilik yang dapat memengaruhi remunerasi yang diterapkan telah dirancang secara independensi manajemen dalam menjalankan kegiatan adil, transparan, serta selaras dengan kinerja individu usaha. Seluruh hubungan antara pemegang saham maupun kinerja Bank secara keseluruhan. Kebijakan dengan manajemen dijalankan sesuai dengan ketentuan tersebut disusun dan ditinjau secara berkala dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, manajemen melalui mekanisme tata kelola yang telah ditetapkan, risiko, serta praktik terbaik dalam industri perbankan. termasuk melalui forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan komunikasi yang transparan dengan manajemen Bank. 620 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 623
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
PERUSAHAAN TERBUKA OJK
Sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/SEOJK.04/2015 mengenai Pedoman Tata
Kelola Perusahaan Terbuka, Maybank Indonesia mengimplementasikan 5 (lima) aspek dan 8 (delapan) prinsip Tata
Kelola Perusahaan yang Baik, berikut 25 (dua puluh lima) rekomendasi yang menyertainya.
Penerapan aspek, prinsip, dan rekomendasi tersebut dilakukan dengan pendekatan “comply or explain”, sebagai bentuk
komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas. Secara umum, Maybank Indonesia telah memenuhi (comply)
rekomendasi-rekomendasi dimaksud, dengan rincian sebagai berikut:
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
1. Hubungan Prinsip 1: 1.1 Perusahaan terbuka memiliki cara Terpenuhi (Comply).
Perusahaan Terbuka Meningkatkan Nilai atau prosedur teknis pengumpulan
dengan Pemegang Penyelenggaraan Rapat suara (voting) baik secara terbuka Bank telah memenuhi rekomendasi ini.
Saham Dalam Umum Pemegang maupun tertutup yang mengedepankan
Menjamin Hak-Hak Saham independensi dan kepentingan pemegang Tata cara mengenai pengambilan suara
Pemegang Saham (RUPS) saham (voting) telah diatur di dalam Anggaran
Dasar Bank.
Dalam pelaksanaan setiap RUPS, mekanisme
pengambilan suara merupakan bagian
dari tata tertib rapat yang diinformasikan
kepada para pemegang saham melalui
pengumuman di website Perseroan dan
dibacakan awal Rapat Umum Pemegang
Saham.
1.2 Seluruh anggota Direksi dan anggota Terpenuhi (Comply).
Dewan Komisaris perusahaan terbuka
hadir dalam RUPS tahunan Bank memenuhi rekomendasi ini
seluruh Dewan Komisaris menghadiri RUPST
2025, sementara Direksi dihadiri oleh 9 orang
anggota Direksi, dikarenakan terdapat satu
orang anggota Direksi yang tidak dapat
menghadiri RUPS.
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia Terpenuhi (Comply).
dalam situs web perusahaan terbuka
paling sedikit selama 1 (satu) tahun Ringkasan Risalah RUPS selama tahun
2025, baik dalam Bahasa Indonesia
maupun Bahasa Inggris telah diumumkan
paling lambat 1 (satu) hari kerja setelah
pelaksanaan RUPS yang diunggah pada
Situs Web Maybank Indonesia, OJK, eAsy
KSEI dan Sistem Pelaporan Elektronik BEI.
Situs Web Maybank Indonesia, menyajikan
informasi terkait pelaksanaan RUPS,
termasuk Ringkasan Risalah RUPS dalam 5
(lima) tahun terakhir. Maybank Indonesia
juga menampilkan ringkasan risalah RUPS
dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
yang diunggah 1 (satu) hari kerja setelah
pelaksanaan RUPS pada situs web Maybank
Indonesia.
Prinsip 2: 2.1 Perusahaan terbuka memiliki suatu Terpenuhi (Comply).
Meningkatkan Kualitas kebijakan komunikasi dengan
Komunikasi Perusahaan pemegang saham atau investor. Bank telah menyusun suatu kebijakan
Terbuka dengan komunikasi dengan pemegang saham dan
Pemegang Saham atau investor sebagaimana direkomendasikan.
Investor
2.2 Perusahaan Terbuka mengungkapkan Terpenuhi (Comply).
kebijakan komunikasi perusahaan terbuka
dengan pemegang saham atau investor Bank telah memenuhi rekomendasi ini.
dalam situs web. kebijakan komunikasi Maybank Indonesia
dengan pemegang saham atau investor
dalam situs web Maybank Indonesia
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 621
Page 624
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
2. Fungsi dan Peran Prinsip 3: 3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Terpenuhi (Comply).
Dewan Komisaris Memperkuat Komisaris mempertimbangkan
Keanggotaan dan kondisi perusahaan terbuka Keanggotaan dan Komposisi Dewan
Komposisi Dewan Komisaris Maybank Indonesia telah
Komisaris memenuhi ketentuan Pasal 20 POJK No. 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,
yaitu jumlah anggota Dewan Komisaris
lebih dari 2 (dua) orang. Jumlah anggota
Dewan Komisaris Maybank Indonesia
berjumlah 8 (delapan) orang yang 50%
diantaranya adalah Komisaris Independen.
Selain mempertimbangkan ketentuan dalam
peraturan terkait, dalam hal penentuan
jumlah anggota Dewan Komisaris, Bank juga
mempertimbangkan kondisi Bank.
3.2 Penentuan komposisi anggota Terpenuhi (Comply).
Dewan Komisaris memperhatikan
keberagaman keahlian, pengetahuan, dan Penentuan komposisi anggota Dewan
pengalaman yang dibutuhkan Komisaris Bank memperhatikan
keberagaman keahlian, pengetahuan dan
pengalaman sesuai dengan kebutuhan
dan rencana strategi Bank. Pemenuhan
rekomendasi ini mengacu kepada peraturan
yang berlaku.
Prinsip 4: 4.1 Dewan Komisaris mempunyai Terpenuhi (Comply).
Memperkuat kebijakan penilaian sendiri (self-
Keanggotaan dan assessment) untuk menilai kinerja Bank memiliki kebijakan untuk penilaian
Komposisi Dewan Dewan Komisaris sendiri (self-assessment) dan penilaian
Komisaris sejawat (peer-assessment) terhadap
kinerja Dewan Komisaris dan komite melalui
kerangka Board of Commissioner (“BOC”) and
BOC Committees Effectiveness Evaluation
(“BEE”), sehingga Bank telah memenuhi
rekomendasi ini.
4.2 Kebijakan penilaian sendiri (self- Terpenuhi (Comply).
assessment) untuk menilai kinerja
Dewan komisaris, diungkapkan Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
Melalui laporan tahunan perusahaan dan penilaian sejawat (peer-assessment)
Terbuka untuk menilai kinerja Dewan Komisaris
dan Komite Dewan Komisaris diungkapkan
dalam Laporan Tahunan setiap tahun
, sebagaimana dalam Laporan ini
disampaikan dalam Bab berjudul Penilaian
Kinerja Dewan Komisaris.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai Terpenuhi (Comply).
kebijakan terkait pengunduran diri
anggota Dewan Komisaris apabila Kebijakan terkait pengunduran diri bagi
terlibat dalam kejahatan keuangan anggota Dewan Komisaris Maybank
Indonesia diatur dalam Anggaran Dasar,
pada pasal 18 ayat (7) huruf e Anggaran
Dasar Maybank Indonesia menyebutkan
bahwa masa jabatan Dewan Komisaris
berakhir salah satunya apabila tidak
lagi memenuhi persyaratan perundang-
undangan yang berlaku.
4.4 Dewan Komisaris atau komite yang Terpenuhi (Comply).
menjalankan fungsi nominasi dan
remunerasi menyusun kebijakan suksesi Bank memiliki Komite Nominasi dan
dalam proses nominasi anggota Direksi Remunerasi yang telah menyusun kebijakan
dalam proses nominasi dan perencanaan
suksesi anggota Direksi.
622 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 625
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
3. Fungsi dan Peran Prinsip 5: 5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Terpenuhi (Comply).
Direksi Memperkuat mempertimbangkan kondisi perusahaan
Keanggotaan dan terbuka serta efektivitas dalam Komposisi Direksi Maybank Indonesia telah
Komposisi Direksi pengambilan keputusan memenuhi ketentuan Pasal 20 POJK 33/
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik,
yaitu Direksi Emiten atau Perusahaan Publik
paling kurang terdiri dari 2 (dua) orang
anggota Direksi. Adapun jumlah Direksi
Maybank Indonesia pada posisi per 31
Desember 2025 adalah 10 (sepuluh) orang
dan dalam penentuannya telah didasarkan
pada kebutuhan strategi Maybank Indonesia.
Efektivitas dalam pengambilan keputusan
Direksi diatur dalam Anggaran Dasar
Maybank Indonesia. Anggaran Dasar dapat
diakses di website resmi Maybank Indonesia.
5.2 Penentuan komposisi anggota Terpenuhi (Comply).
Direksi memperhatikan, keberagaman
keahlian, pengetahuan, dan pengalaman Penentuan komposisi anggota Direksi
yang dibutuhkan Maybank Indonesia memperhatikan
keberagaman keahlian, pengetahuan, latar
belakang pendidikan, dan pengalaman
yang dibutuhkan Bank dan pemenuhan
rekomendasi ini, Maybank Indonesia juga
mengacu pada peraturan yang berlaku.
5.3 Anggota Direksi yang membawahi Terpenuhi (Comply).
bidang akuntansi atau keuangan
memiliki keahlian dan/atau pengetahuan Bapak Shaiful Adhli Yazid - Direktur Keuangan
di bidang akuntansi Maybank Indonesia memiliki keahlian dan
pengetahuan yang baik di bidang akuntansi
sebagaimana dalam latar belakang
pendidikan dan pengalaman beliau yang
tercantum dalam Profil Direksi pada laporan
tahunan ini.
Prinsip 6: 6.1 Direksi mempunyai kebijakan Terpenuhi (Comply).
Meningkatkan Kualitas penilaian sendiri (self-assessment)
Pelaksanaan Tugas dan untuk menilai kinerja Direksi Mekanisme penilaian kinerja Direksi
Tanggung Jawab dilakukan melalui perbandingan antara
Direksi target dan pencapaian Bank secara aktual,
sesuai dengan bidang tanggung jawab
masing-masing anggota Direksi sesuai
dengan Balance Scorecard yang telah
ditetapkan.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self- Terpenuhi (Comply).
assessment) untuk menilai kinerja Direksi
diungkapkan melalui laporan tahunan Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment)
perusahaan terbuka untuk menilai kinerja Direksi telah
diungkapkan dalam Laporan Tahunan Buku
2025.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Terpenuhi (Comply).
pengunduran diri anggota Direksi apabila
terlibat dalam kejahatan keuangan Kebijakan terkait pengunduran diri bagi
anggota Direksi Maybank Indonesia diatur
dalam Anggaran Dasar. Pada pasal 15
ayat (10) huruf e Anggaran Dasar Maybank
Indonesia menyebutkan bahwa masa
jabatan Direksi berakhir salah satunya
apabila tidak lagi memenuhi persyaratan
perundang-undangan yang berlaku.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 623
Page 626
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Aspek Prinsip Rekomendasi Pelaksanaan
4. Partisipasi Prinsip 7: 7.1 Perusahaan terbuka memiliki Terpenuhi (Comply).
Pemangku Meningkatkan Aspek kebijakan untuk mencegah terjadinya
Kepentingan Tata Kelola Perusahaan insider trading. Bank telah memiliki kebijakan Kode
melalui Partisipasi Etik dan Pedoman Tingkah Laku yang
Pemangku Kepentingan melarang adanya insider trading.
7.2 Perusahaan terbuka memiliki Terpenuhi (Comply).
kebijakan antikorupsi dan Anti-Fraud
Maybank Indonesia memiliki kebijakan dan
prosedur Anti Suap dan Korupsi (Anti-Bribery
and Corruption). Adapun pelaksanaan atas
kerangka Kerja Anti-Bribery and Corruption
dideskripsikan dalam Laporan Tahunan ini.
7.3 Perusahaan terbuka memiliki Terpenuhi (Comply).
kebijakan tentang seleksi dan
peningkatan kemampuan pemasok atau Bank memiliki kebijakan tentang seleksi dan
vendor peningkatan kemampuan pemasok atau
vendor sehingga Bank telah memenuhi
rekomendasi ini.
7.4 Perusahaan terbuka memiliki Terpenuhi (Comply).
kebijakan tentang pemenuhan hak-hak
kreditur. Dalam rangka melindungi hak-hak kreditur,
Bank menerapkan sistem keterbukaan
informasi secara jujur dan transparan
serta memperlakukan persamaan (equal
treatment) kepada seluruh kreditur tanpa
adanya diskriminasi.
Dengan keterbukaan informasi, seluruh
kreditur maupun mitra usaha berhak
memperoleh informasi yang relevan sesuai
kebutuhannya sehingga masing-masing
pihak dapat membuat keputusan yang
objektif atas dasar pertimbangan yang adil,
wajar dan akurat.
Perlindungan terhadap hak-hak kreditur
tertuang dalam perjanjian yang disepakati
oleh kedua belah pihak. Sebagai bagian dari
pelaksanaan dari hak-hak kreditur, Bank
juga senantiasa menjalankan kewajibannya
sebagaimana yang diperjanjikan
dengan tepat waktu dan berupaya untuk
menghindari keterlambatan maupun
kelalaian yang berpotensi menimbulkan
kerugian kedua belah pihak.
7.5 Perusahaan terbuka memiliki Terpenuhi (Comply).
kebijakan sistem whistleblowing
Bank telah memiliki kebijakan sistem
whistleblowing yang mana informasi dapat
diakses dalam situs web Maybank Indonesia.
Selain itu, Dewan Komisaris Maybank
Indonesia juga telah membentuk Komite
Investigasi Whistleblowing Governance dalam
rangka mendukung fungsi pengawasan
Dewan Komisaris dalam hal tata kelola
whistleblowing di Maybank Indonesia. Adapun
pelaksanaan kebijakan whistleblowing
dan pelaksanaan tugas Komite Investigasi
Whistleblowing Governance diungkapkan di
dalam laporan tahunan ini.
7.6 Perusahaan memiliki kebijakan Terpenuhi (Comply).
pemberian insentif jangka panjang
kepada Direksi dan karyawan Dalam hal pemberian insentif jangka panjang
kepada Direksi, Maybank Indonesia mengacu
pada POJK No. 45/ POJK.03/2015 tentang
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian
Remunerasi Bagi Bank Umum.
5. Informasi Prinsip 8: 8.1 Perusahaan terbuka memanfaatkan Terpenuhi (Comply).
Meningkatkan penggunaan teknologi informasi secara
Pelaksanaan lebih luas selain situs web sebagai media Maybank Indonesia memiliki situs web
Keterbukaan Informasi keterbukaan informasi. sebagai media keterbukaan informasi
sehingga Bank telah memenuhi rekomendasi
ini.
8.2 Laporan tahunan perusahaan terbuka Terpenuhi (Comply).
mengungkapkan pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham perusahaan Sebagaimana dalam Laporan Tahunan ini,
terbuka paling sedikit 5% (lima persen), Bank mengungkapkan pemilik manfaat
selain pengungkapan pemilik manfaat telah memenuhi rekomendasi ini dengan
akhir dalam kepemilikan saham mengungkapkan struktur
perusahaan terbuka melalui pemegang pemegang saham utama dan pengendali
saham utama dan pengendali. Sebagaimana dalam Laporan tahunan ini.
624 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 627
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PEDOMAN UMUM GOVERNANSI KORPORAT
INDONESIA (PUGKI)
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021 menjadi pedoman untuk praktik governansi korporat yang
berstandar global. Pedoman tersebut direkomendasikan terutama bagi korporasi yang terdaftar di pasar modal dan
mengelola dana masyarakat, termasuk Maybank Indonesia.
PUGKI 2021 terdiri dari delapan prinsip yang dibagi dalam tiga kelompok prinsip:
1. Kelompok prinsip pertama yang mengatur fungsi pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu Direksi dan Dewan
Komisaris, disajikan dalam prinsip 1 sampai dengan 3;
2. Kelompok prinsip kedua yang mengatur proses dan keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris,
disajikan dalam prinsip 4 sampai dengan 6; dan
3. Kelompok prinsip ketiga yang mengatur pemilik sumber daya, yang terutama akan menerima manfaat dari
pelaksanaan governansi korporat, disajikan dalam prinsip 7 dan 8.
Maybank Indonesia mengimplementasikan prinsip dan rekomendasi PUGKI 2021 berdasarkan pendekatan “applied or
explain” dengan rincian penerapannya, sebagai berikut:
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
Prinsip 1: 1.1 Peran dan 1.1.1 Untuk mencapai penciptaan Diterapkan (applied)
Peran dan Tanggung Jawab nilai yang berkelanjutan,
Tanggung Jawab Direksi Direksi menjalankan peran 1.1.1 Direksi mewujudkan standar etika
Direksi dan Dewan kepemimpinannya dan berupaya bisnis yang tinggi dan memastikan
Komisaris mencapai hasil governansi sebagai pelaksanaan kode etik yang
berikut: melahirkan budaya korporasi yang
a. berdaya saing dan berfokus ke berintegritas. Hal ini dilakukan salah
kinerja jangka panjang; satunya dengan menerapkan
b. beretika dan bertanggung budaya kerja TIGER. Direksi telah
jawab dalam menjalankan menjadikan optimalisasi penerapan
bisnis; teknologi informasi terkini sebagai
c. berkontribusi positif terhadap salah satu pilar strategi dalam
masyarakat dan lingkungan; mencapai target bisnis baik jangka
serta pendek maupun jangka panjang.
d. berkemampuan dalam
bertahan dan bertumbuh
(corporate resilience)
1.1.2 Direksi harus memastikan bahwa 1.1.2 Sistem manajemen risiko dan
misi, visi, tujuan, sasaran, strategi, pengendalian internal Bank
dan rencana tahunan dan jangka senantiasa selaras dengan visi,
menengah korporasi konsisten misi, tujuan, sasaran, dan strategi
dengan tujuan jangka panjang, korporasi serta mematuhi peraturan
dengan memanfaatkan inovasi dan perundang-undangan dan standar
teknologi secara efektif. yang berlaku.
1.1.3 Direksi memastikan bahwa korporasi 1.1.3 Direksi memastikan bahwa setiap
menerapkan manajemen risiko orang yang terlibat dalam persiapan
dan sistem pengendalian internal dan pengungkapan informasi
yang tepat dan efektif yang selaras korporasi memiliki sertifikasi profesi
dengan visi, misi, tujuan, sasaran, yang relevan yang diterbitkan
dan strategi korporasi serta lembaga yang bereputasi.
mematuhi peraturan perundang-
undangan dan standar yang
berlaku.
1.14 Direksi memastikan integritas 1.1.4 Secara berkala, Direksi juga
akuntansi dan sistem pelaporan menyampaikan laporan yang
keuangan korporasi dan mengomentari Laporan Keuangan
pengungkapan yang tepat waktu Triwulanan dan dipublikasikan
dan akurat atas semua informasi bersamaan dengan Laporan
material mengenai korporasi. Keuangan Triwulanan.
1.1.5 Direksi memastikan pelaporan 1.1.5 Direksi beserta jajaran manajemen
keberlanjutan telah disusun telah memastikan Laporan
sebagaimana mestinya. keberlanjutan disusun berdasarkan
kerangka pelaporan yang sesuai
dengan ukuran dan kompleksitas
korporasi dan memenuhi standar
nasional dan atau global.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 625
Page 628
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.1.6 Direksi membangun kerangka kerja 1.1.6 Direksi memastikan bahwa Bank
untuk governansi teknologi informasi memiliki kebijakan alokasi sumber
(TI) korporasi yang selaras dengan daya Teknologi dan Informasi
kebutuhan dan prioritas bisnis yang memastikan investasi dan
korporasi, mendorong peluang alokasi sumber daya Teknologi
dan kinerja bisnis, memperkuat dan Informasi yang memadai dan
manajemen risiko, serta mendukung optimal.
tujuan dan strategi korporasi.
1.1.7 Bagi korporasi yang menjalankan 1.1.7 Direksi memastikan Unit Usaha
kegiatan usaha berdasarkan prinsip Syariah memiliki perangkat
Syariah, Direksi perlu memastikan pendukung yang memadai dan
kewenangan dan ketersediaan efektif.
perangkat pendukung yang
memadai agar Dewan Pengawas
Syariah dapat menjalankan
perannya dengan efektif.
1.1.8 Piagam Direksi secara periodik 1.1.8 Pedoman Direksi Maybank
ditinjau. Piagam mencakup antara Indonesia ditinjau secara periodik.
lain pembagian peran Direktur Selain dari pada Pedoman Direksi,
secara individual dapat diatur di pembagian peran Direktur secara
Piagam Direksi atau dengan surat individual ditetapkan setiap
keputusan Direksi. tahun berdasarkan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham.
Pembagian tugas dan wewenang
diantara anggota Direksi untuk
tahun 2025, berdasarkan Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Maybank Indonesia
tanggal 11 April 2025, yang
menyetujui tugas dan wewenang
diantara anggota Direksi untuk
tahun Buku 2025. Berdasarkan
keputusan RUPST tersebut, tugas
dan wewenang ditetapkan melalui
Keputusan Direksi.
1.1.9 Direksi mempunyai kebijakan terkait 1.1.9 Proses pemilihan, pengangkatan,
pengunduran diri anggota Direksi pemberhentian, dan/atau
apabila terlibat dalam kejahatan penggantian anggota Dewan
keuangan dan terbukti melakukan Komisaris, Direksi dan Pihak
kesalahan. Independen sebagai Anggota
Komite di Tingkat Dewan Komisaris
Bank, diatur dalam piagam Komite
Nominasi dan Remunerasi.
Anggaran Dasar Maybank Indonesia
mengatur hal mengenai berakhirnya
jabatan anggota Direksi yang
salah satunya adalah apabila
anggota Direksi tidak lagi memenuhi
persyaratan perundang-undangan
yang berlaku.
1.2 Penilaian Kinerja 1.2.1 Dewan Komisaris melakukan Diterapkan (applied)
- Direksi dan evaluasi formal tahunan secara
Anggotanya objektif dan independen untuk 1.2.1 Dewan Komisaris melalui Komite
menentukan efektivitas Direksi dan Nominasi dan Remunerasi
setiap individu Direktur. menilai kinerja Direksi, dengan
menggunakan kriteria evaluasi
kinerja sebagaimana diuraikan
pada bab Penilaian Kinerja Direksi
(Termasuk Presiden Direktur - Chief
Executive Officer).
1.2.2 Dewan Komisaris dengan 1.2.2 Berdasarkan pertimbangan Komite
pertimbangan Komite Nominasi dan Nominasi dan Remunerasi Dewan
Remunerasi, bertanggung jawab Komisaris memastikan bahwa
menentukan kriteria evaluasi kinerja evaluasi kinerja Presiden Direktur
dan menilai kinerja Presiden Direktur didasarkan pada kriteria yang telah
dan anggota Direksi lainnya. ditentukan sebelumnya yang telah
dikomunikasikan kepadanya terlebih
dahulu kepada Presiden Direktur dan
anggota Direksi lainnya.
626 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 629
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.3 Peran dan 1.3.1 Dewan Komisaris mereviu strategi Diterapkan (applied)
Tanggung Jawab korporasi paling tidak setiap tahun
Dewan Komisaris dan menyetujui misi, visi dan 1.3.1 Pengawasan atas perumusan dan
strategi korporasi yang dirumuskan penerapan strategi dan kebijakan
oleh Direksi. Dewan Komisaris juga Bank dijalankan oleh Dewan
mereviu, memberikan saran dan Komisaris dengan memberikan
menyetujui rencana bisnis dan dukungan, saran, dan nasihat
rencana keuangan jangka panjang yang dibutuhkan dalam rangka
dan rencana keuangan jangka penyusunan RBB dan pencapaian
pendek korporasi. Dewan Komisaris target-target yang tertuang dalam
memberikan advis dan melakukan RBB.
pemantauan kepada Direksi atas
pengelolaan implementasinya.
Direksi dan Dewan Komisaris terlibat
dalam keputusan yang sangat
penting bagi korporasi, diatur dalam
anggaran dasar korporasi.
1.3.2 Jenis keputusan yang memerlukan 1.3.2 Laporan Tahunan mengungkapkan
persetujuan Dewan Komisaris jenis keputusan yang memerlukan
harus diungkapkan dalam laporan persetujuan Dewan Komisaris
tahunan. sebagaimana konsisten dengan
Anggaran Dasar Bank dan ketentuan
otoritas yang berlaku.
1.3.3 Dengan memperhatikan 1.3.3 Berdasarkan pertimbangan
rekomendasi Komite Nominasi rekomendasi Komite Nominasi
dan Remunerasi, Dewan Komisaris dan Remunerasi, usulan atas
mengusulkan kepada, dan untuk pengangkatan dan/atau
diputuskan oleh, RUPS pengangkatan pemberhentian anggota Direksi
dan/atau pemberhentian anggota dan anggota Dewan Komisaris
Direksi dan anggota Dewan memperhatikan keberagaman,
Komisaris. Dalam mengusulkan keahlian/pengalaman,
hal di atas, Dewan Komisaris kewarganegaraan, Gender, jenjang
memperhatikan keberagaman, usia dan independensi namun tetap
unsur nondiskriminatif dan mengedepankan asas meritrokasi.
memberikan kesempatan yang Proses pencalonan dan pemilihan
sama tanpa membedakan suku, anggota Direksi dan anggota Dewan
agama, ras, antar golongan Komisaris tersebut dipastikan secara
dan jender. Dewan Komisaris formal dan transparan.
memastikan proses pencalonan
dan pemilihan anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris adalah
formal dan transparan.
1.3.4 Dewan Komisaris atau Komite 1.3.4 Melalui Komite Nominasi dan
yang menjalankan fungsi nominasi Remunerasi, Dewan Komisaris
menyusun kebijakan suksesi dalam memiliki kebijakan suksesi dalam hal
proses nominasi anggota Direksi. proses nominasi anggota Direksi.
Setiap tahun Dewan Komisaris
meninjau pelaporan pelaksanaan
rencana pengembangan dan
suksesi yang disampaikan Presiden
Direktur.
1.3.5 Dewan Komisaris 1.3.5 Mengacu pada rekomendasi Komite
a). mengajukan kepada RUPS, Nominasi dan Remunerasi,
yang dapat didahului oleh a) besaran remunerasi anggota
usulan dari Komite yang Direksi dan anggota Dewan
menjalankan fungsi remunerasi, Komisaris yang selaras dengan
besaran remunerasi anggota pengembangan korporasi yang
Direksi dan anggota Dewan berkelanjutan dan kepentingan
Komisaris yang selaras dengan jangka panjang korporasi dan
pengembangan korporasi yang pemegang saham;
berkelanjutan dan kepentingan b) secara berkala mereviu sistem
jangka panjang korporasi dan remunerasi Direksi dan Dewan
pemegang saham; Komisaris.
b). secara berkala mereviu sistem
remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 627
Page 630
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.3.6 Dewan Komisaris mengawasi 1.3.6 Melalui keanggotaan Komite
efektivitas kebijakan governansi level Dewan Komisaris, Dewan
korporat dan implementasinya Komisaris mengawasi efektivitas
serta mengusulkan perubahan jika kebijakan governansi korporat
diperlukan. dan implementasinya serta
mengusulkan perubahan jika
diperlukan sesuai dengan peraturan
dan perundangan yang berlaku.
1.3.7 Dewan Komisaris memantau dan 1.3.7 Melalui Komite Pemantau Risiko
mengarahkan agar korporasi Dewan Komisaris memantau dan
menerapkan manajemen risiko mengarahkan agar korporasi
dan sistem pengendalian internal menerapkan manajemen risiko
yang tepat dan efektif yang selaras dan sistem pengendalian internal
dengan tujuan, sasaran, dan strategi yang tepat dan efektif yang selaras
korporasi serta mematuhi peraturan dengan tujuan, sasaran, dan strategi
perundang-undangan, kode perilaku korporasi serta mematuhi peraturan
dan standar yang berlaku. perundang-undangan, kode perilaku
dan standar yang berlaku.
1.3.8 Dewan Komisaris mengawasi 1.3.8 Melalui Komite Audit Dewan
dan mengarahkan agar tercapai Komisaris mengawasi dan
integritas akuntansi dan sistem mengarahkan agar tercapai
pelaporan keuangan korporat, serta integritas akuntansi dan sistem
independensi fungsi audit internal pelaporan keuangan korporat, serta
dan eksternal. independensi fungsi audit internal
dan eksternal hal mana sesuai
dengan Piagam Komite Audit.
1.3.9 Dewan Komisaris memantau, 1.3.9 Penyusunan Laporan Tahunan dan
mereviu dan menyetujui laporan Laporan Keberlanjutan direviu dan
tahunan dan laporan keberlanjutan disetujui oleh Dewan Komisaris.
Korporasi serta memastikan
integritasnya, serta mengawasi
proses pengungkapan dan
pengkomunikasian korporasi.
1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara 1.3.10 Piagam Dewan Komisaris secara
periodik ditinjau. periodik ditinjau atau ditinjau
sewaktu-waktu bilamana terdapat
peraturan-perundangan terbaru
yang perlu disesuaikan dalam
Piagam.
1.3.11 Dewan Komisaris mempunyai 1.3.11 Anggaran Dasar Maybank Indonesia
kebijakan terkait pengunduran diri mengatur hal mengenai berakhirnya
anggota Dewan Komisaris apabila jabatan anggota Dewan Komisaris
terlibat dalam kejahatan keuangan yang salah satunya adalah apabila
dan terbukti melakukan kesalahan. anggota Direksi tidak lagi memenuhi
persyaratan perundang-undangan
yang berlaku.
1.3.12 Komisaris independen sangat 1.3.12 Komisaris independen sangat
diharapkan untuk dapat diharapkan untuk dapat
berkontribusi dalam diskusi yang berkontribusi dalam diskusi yang
jujur, obyektif, aktif dan konstruktif jujur, obyektif, aktif dan konstruktif
pada rapat Dewan Komisaris. pada rapat Dewan Komisaris.
1.3.13 Komisaris Utama berperan sebagai 1.3.13 Presiden Komisaris Maybank
koordinator Dewan Komisaris Indonesia berperan sebagai
dan memastikan efektivitasnya. koordinator Dewan Komisaris dan
Komisaris Utama mendorong memastikan efektivitasnya. Presiden
budaya keterbukaan dan dialog Komisaris mendorong budaya
konstruktif yang memungkinkan keterbukaan dan dialog konstruktif
berbagai pandangan diungkapkan, yang memungkinkan berbagai
termasuk mengkoordinasi pandangan diungkapkan, termasuk
penetapan agenda rapat dewan mengkoordinasi penetapan agenda
yang tepat dan memastikan rapat dewan yang tepat dan
waktu yang cukup tersedia memastikan waktu yang cukup
untuk mendiskusikan semua tersedia untuk mendiskusikan semua
agenda. Selain itu, juga harus ada agenda. Sesuai dengan ketentuan
kesempatan bagi Dewan Komisaris yang berlaku, Bank diwajibkan
untuk bertemu dengan jajaran untuk mengadakan Rapat Dewan
Direksi dan manajemen senior. Komisaris dengan Direksi paling
sedikit 1 kali setiap 4 bulan.
628 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 631
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.4 Pembentukan 1.4.1 Korporasi memiliki komite-komite di Diterapkan (applied)
Komite bawah Dewan Komisaris sekurang-
kurangnya terdiri dari: Komite Audit, 1.4.1 Dewan Komisaris Maybank Indonesia
Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki Komite Audit, Komite
dan Komite Pemantau Manajemen Pemantau Risiko, Komite Nominasi
Risiko. dan Remunerasi, serta Komite
Tata Kelola Terintegrasi. Sebagai
penguat dalam menjalankan tugas
dan fungsi pengawasan Dewan
Komisaris, maka Bank membentuk
komite-komite tambahan yaitu
Komite Investigation Whistleblowing
Governance dan Komite Pemantau
Informasi dan Teknologi.
1.4.2 Dewan Komisaris memastikan 1.4.2 Keanggotaan Komite Audit
bahwa anggota Komite Audit Maybank Indonesia memenuhi
seluruhnya independen dan komite persyaratan independensi sesuai
lain yang dibentuk Dewan Komisaris dengan Peraturan OJK tentang
adalah mayoritas dari pihak Tata Kelola bank umum dan
independen, serta semua anggota ketentuan lainnya yang mengatur
komite memiliki kompetensi, mengenai keanggotaan Komite
berkomitmen, serta memiliki Audit. Dewan Komisaris memastikan
wewenang yang memadai untuk bahwa seluruh anggota Komite
menjalankan perannya secara Audit telah memenuhi semua
efektif dan independen. kriteria independensi dan mampu
untuk menjalankan tugasnya
secara independen. Anggota
Komite Audit Bank seluruhnya
merupakan Komisaris Independen
dan Pihak Independen, sehingga
jumlah tersebut telah memenuhi
persyaratan independensi.
1.4.3 Untuk memastikan pemantauan 1.4.3 Komite Audit Bank beranggotakan
atas pelaksanaan tugas Komite 6 enam) orang yang terdiri
Audit berjalan obyektif dan dari 4 (empat) orang Komisaris
independen, Komisaris Utama Independen yang salah satunya
tidak boleh menjadi ketua Komite merupakan Ketua merangkap
Audit, kecuali dalam keadaan luar anggota, dan 2 (dua) orang
biasa yang harus dijelaskan dalam anggota Pihak Independen dengan
laporan tahunan. kompetensi dan kualifikasi di
bidang akuntansi dan keuangan
perbankan. Presiden Komisaris
Maybank Indonesia tidak menjadi
Ketua Komite Audit Jumlah,
susunan, komposisi keanggotaan
serta independensi seluruh
anggota Komite Audit telah
memenuhi ketentuan yang berlaku
sebagaimana dalam Peraturan
OJK No. 17 Tahun 2023 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank
Umum dan Peraturan OJK No. 55 /
POJK.04/2015 Tentang Pembentukan
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja
Komite Audit serta ketentuan terkait
lainnya. Ketentuan mengenai
pelaksanaan tugas Komite Audit
Maybank Indonesia diatur dalam
Piagam Komite Audit.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 629
Page 632
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.5 Penilaian Kinerja – 1.5.1 Dewan Komisaris melakukan Diterapkan (applied)
Dewan Komisaris evaluasi formal tahunan secara
dan Anggotanya obyektif untuk menentukan 1.5.1 Evaluasi formal tahunan oleh
efektivitas Dewan, komitenya, dan Dewan Komisaris Maybank
setiap individu Komisaris. Indonesia dilakukan setiap tahun
melalui kerangka penilaian Board
of Comissioners ("BOC") and
BOC Committeees Effectiveness
Evaluation ("BEE"). Penilaian
dilakukan untuk menilai efektifitas
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris
(termasuk Presiden Komisaris)
beserta Komitenya. Kriteria dan
hasil penilaian BEE menggunakan
beberapa kriteria sebagaimana
yang tertuang dalam Laporan
Tahunan ini.
1.6 Benturan 1.6.1 Anggota Direksi yang mempunyai Diterapkan (applied)
Kepentingan rangkap jabatan di luar korporasi,
harus mendapatkan persetujuan 1.6.1 Anggota Direksi Bank yang
dari Dewan Komisaris. Seorang mempunyai jabatan rangkap diluar
Komisaris memberi tahu Dewan korporasi telah mendapatkan
Komisaris dan ketua komite yang persetujuan dari Dewan Komisaris.
menjalankan fungsi nominasi, Utamanya bagi anggota Direksi
sebelum menerima penunjukan yang memiliki jabatan rangkap
baru sebagai Direktur atau Komisaris dalam rangka menjalankan tugas
dari korporasi terbuka, jabatan pengawasan terhadap perusahaan
Direktur lainnya atau posisi lain anak bukan Bank, adapun jabatan
dengan komitmen waktu yang rangkap ini merupakan penugasan
signifikan. dari Bank sleaku pemegang saham.
Selain itu sebelum menerima
penunjukan baru sebagai Direktur
atau anggota Dewan Komisaris,
komite nominasi dan remunerasi
telah memastikan kandidat tidak
memiliki jabatan yang dilarang
dalam Peraturan OJK terkait.
1.6.2 Dewan Komisaris memantau 1.6.2 Dalam pelaksanaan tugas dan
dan mengelola potensi benturan tanggung jawabnya, seluruh
kepentingan manajemen, anggota anggota Dewan Komisaris
Direksi, Dewan Komisaris dan berkomitmen untuk menghindari
pemegang saham, termasuk terjadinya potensi benturan
penyalahgunaan aset korporasi dan kepentingan atau selalu
penyalahgunaan dalam transaksi menempatkan diri untuk tidak
pihak berelasi. Komisaris yang berada dalam potensi terjadinya
memiliki benturan kepentingan tidak benturan kepentingan dalam situasi
turut serta dalam pemantauan apapun sebagaimana diatur dalam
dan pengambilan keputusan atas ketentuan dan peraturan yang
potensi benturan kepentingan yang berlaku.
melibatkan Komisaris atau afiliasi
Komisaris yang bersangkutan. Dalam hal terjadi benturan
kepentingan, anggota Dewan
Komisaris dilarang mengambil
tindakan yang dapat merugikan
atau mengurangi keuntungan Bank
dan wajib mengungkapkan potensi
benturan kepentingan dimaksud
dalam setiap pengambilan
keputusan Prosedur yang harus
dilalui oleh anggota Dewan
Komisaris apabila terjadi benturan
kepentingan di antaranya tidak
diperbolehkan untuk turut serta
dalam proses pengambilan
keputusan terhadap semua
kegiatan yang mengandung
benturan kepentingan tersebut.
Dapat ikut serta dalam rapat, namun
tidak diperkenankan untuk ikut serta
dalam pengambilan keputusan.
630 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 633
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
1.7 Peningkatan 1.7.1 Dewan Komisaris memastikan Diterapkan (applied)
Kompetensi bahwa anggota Direksi dan Dewan
Anggota Direksi Komisaris memahami peran 1.7.1 Dewan Komisaris dan Direksi telah
dan Dewan dan tanggung jawab mereka, mengikuti pendidikan dan pelatihan
Komisaris karakteristik dan operasi korporasi, dengan tujuan untuk meningkatkan
peraturan perundang-undangan kemampuan strategis, menambang
dan standar yang relevan serta pengetahuan bisnis, meningkatkan
kewajiban lain yang berlaku. kepemimpinan, mengembangkan
Direksi melalui sekretaris korporasi keterampilan baru, serta
mendukung semua anggota meningkatkan dan menjaga
Direksi dan Dewan Komisaris dalam kualitas layanan perbankan yang
memperbarui dan menyegarkan dimiliki. Adapun rincian pendidikan
keterampilan dan pengetahuan dan pelatihan yang diikuti Dewan
mereka yang diperlukan untuk Komisaris dan Direksi telah tertuang
menjalankan peran mereka di dalam Laporan Tahunan.
Dewan.
Prinsip 2: 2.1 Komposisi Direksi 2.1.1 Dalam menentukan kandidat calon Diterapkan (applied)
Komposisi dan dan Dewan Direktur, Dewan Komisaris melalui
Remunerasi Komisaris Komite Nominasi dan Remunerasi 2.1.1 Dalam pemberian rekomendasi
Direksi dan Dewan tidak hanya mengandalkan oleh Komite Nominasi dan
Komisaris rekomendasi dari Dewan Komisaris, Remunerasi untuk menentukan
manajemen atau pemegang saham calon anggota Direksi dan Dewan
mayoritas. Dewan Komisaris melalui Komisaris, Maybank Indonesia juga
Komite Nominasi dan Remunerasi menggunakan jasa pihak ketiga
dapat menggunakan sumber (search firms) yang independen dan
independen untuk menentukan memiliki reputasi baik dalam proses
kandidat yang memenuhi syarat. seleksi kandidat anggota Direksi dan
Dewan Komisaris. Pihak ketiga yang
ditunjuk (search firms) oleh Bank
akan membantu proses seleksi.
2.1.2 Dewan Komisaris memastikan 2.1.2 Calon anggota Direksi Bank
bahwa kriteria dalam menyeleksi paling kurang harus memenuhi
anggota Direksi mencakup paling persyaratan dan kriteria
tidak pengetahuan, kemampuan, sebagaimana ditetapkan dalam
dan keahlian yang dibutuhkan peraturan perundang-undangan
untuk memenuhi secara tepat yang berlaku, baik persyaratan
peran Direksi serta memperhatikan dan kriteria dari sisi integritas,
terpenuhinya keberagaman Direksi. kompetensi, reputasi, domisili,
independensi, atau kriteria khusus
lainnya sesuai dengan bidang
masing-masing Direktur.
2.1.3 Kebijakan korporasi tentang 2.1.3 Secara umum, jumlah anggota
keberagaman pada, Direksi dan Dewan Komisaris dan Direksi telah
Dewan Komisaris diungkapkan didasarkan pada kebutuhan untuk
dalam Laporan Tahunan. mencapai maksud dan tujuan Bank
dan disesuaikan dengan kondisi
Bank yang meliputi karakteristik,
kapasitas, dan ukuran Bank serta
keberagaman komposisi anggota
Direksi sebagaimana yang diungkap
dalam Laporan Tahunan ini.
2.1.4. Dewan Komisaris memastikan 2.1.4 Dalam rangka menghasilkan
bahwa kebijakan dan prosedur komposisi Direksi dan Dewan
untuk seleksi dan nominasi Komisaris yang diinginkan oleh
Komisaris adalah jelas dan Bank, maka proses pemilihan,
transparan sehingga dapat pengangkatan, pemberhentian
menghasilkan komposisi Dewan dan/atau penggantian anggota
yang diinginkan. Dewan Komisaris Dewan Komisaris, Direksi dan Pihak
menggunakan sumber independen Independen anggota Komite,
untuk menentukan kandidat yang dilakukan dengan jelas dan
memenuhi syarat. transparan. Dalam hal ini proses
seleksi dan nominasi Bank mengacu
pada Piagam Komite Nominasi dan
Remunerasi. Bilamana diperlukan,
Bank dapat menggunakan jasa
pihak ketiga (search firms) yang
independen dan memiliki reputasi
baik dalam proses seleksi kandidat
Dewan Komisaris.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 631
Page 634
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
2.1.5. Dewan Komisaris/Komite yang 2.1.5 Melalui Komite Nominasi dan
menjalankan fungsi nominasi Remunerasi, Bank telah menetapkan
menetapkan prosedur dan kriteria prosedur dan kriteria nominasi
nominasi yang konsisten dengan yang sesuai dengan kebutuhan dan
matriks keahlian Dewan Komisaris profil Bank yang diukur dari matriks
yang telah disetujui Dewan Komisaris keahlian, pengalaman dan industri
dan memastikan bahwa profil yang dikuasai oleh masing-masing
kandidat memenuhi persyaratan Komisaris yang diinginkan oleh
yang ditetapkan dalam matriks Dewan Komisaris. Adapun matriks
keahlian dan kriteria nominasi. keahlian, pengalaman dan industri
didapatkan dari kerangka BEE yang
selanjutnya disetujui oleh Dewan
Komisaris. Selain itu calon anggota
Dewan Komisaris Bank paling kurang
harus memenuhi persyaratan yang
meliputi integritas, kompetensi, dan
reputasi yang baik, sebagaimana
ditetapkan dalam Peraturan OJK
mengenai Tata Kelola Bagi Bank
Umum dan Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan Pihak Utama .
2.1.6. Komposisi Dewan Komisaris 2.1.6 Bank telah mengatur keberagaman
harus dibentuk sedemikian komposisi anggota Dewan Komisaris
rupa sehingga anggota- yang mencerminkan keberagaman
anggotanya secara kelompok dalam hal kemampuan, keahlian,
mencerminkan keberagaman pengetahuan, pengalaman, usia,
dalam hal kemampuan, keahlian, latar belakang budaya, dan jender
pengetahuan, pengalaman, usia, yang dibutuhkan untuk memenuhi
latar belakang budaya, dan jender peran Dewan Komisaris yang
yang dibutuhkan untuk memenuhi dibutuhkan oleh Bank. Keberagaman
secara tepat peran Dewan yang dimaksud sebagaimana
Komisaris. dibahas dalam bab Kebijakan
Keberagaman Dewan Komisaris dan
Direksi pada Laporan Tahunan ini.
2.1.7. Untuk memampukan Dewan 2.1.7 Sesuai dengan yang diatur dalam
Komisaris dalam memberikan advis Peraturan OJK tentang Tata Kelola
dan supervisi secara independen bagi Bank Umum, komposisi dan
kepada Direksi dan untuk peran- jumlah Dewan Komisaris Maybank
peran yang terdapat potensi Indonesia telah sesuai. Sampai
benturan kepentingan, Dewan dengan 31 Desember 2025 jumlah
Komisaris terdiri dari Komisaris Komisaris Independen Bank
Independen yang cukup jumlahnya, berjumlah 5 (lima) orang anggota
dengan masa jabatan yang dibatasi dari total 8 (delapan) anggota
dan terdapat pengungkapan Dewan Komisaris atau 50% (lima
jangka waktu keanggotaan Dewan puluh persen). Adapun masa
Komisaris serta independensi jabatan bagi anggota Komisaris
mereka dari sudut pandang Independen adalah sesuai dengan
korporasi. Anggaran Dasar dan dapat
diperpanjang kembali dengan
mempertimbangkan ketentuan
yang diatur pada POJK 17 Tahun
2023 tentang Penerapan Tata Kelola
bagi Bank Umum.
2.1.8. Untuk memfasilitasi fungsi Direksi 2.1.8 Komite Nominasi dan Remunerasi
dan Dewan Komisaris yang melakukan penilaian dan
efektif dan guna meningkatkan memberikan rekomendasi terhadap
kepercayaan investor dan kandidat yang dinominasikan
pemangku kepentingan, Komite sebagai anggota Direksi, Dewan
Nominasi dan Remunerasi Komisaris, untuk disampaikan
memastikan bahwa terdapat kepada Dewan Komisaris dan untuk
proses yang formal, ketat dan selanjutnya diusulkan dalam RUPS
transparan untuk penunjukan dan sehingga proses nominasi dilakukan
pengangkatan anggota Direksi dan dengan cara yang formal, ketat dan
Dewan Komisaris. transparan untuk penunjukan dan
pengangkatan anggota Direksi dan
Dewan Komisaris.
632 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 635
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
2.2 Remunerasi 2.2.1. Kebijakan remunerasi anggota Diterapkan (applied)
Direksi dan Dewan Direksi terdiri atas struktur
Komisaris remunerasi yang berorientasi pada 2.2.1 Sebagaimana dalam fungsi
pengembangan korporasi yang dan tugas Komite Nominasi dan
berkelanjutan dan mendorong Remunerasi, Bank menjalankan
pencapaian tujuan jangka panjang. kebijakan remunerasi berbasis
Remunerasi Direksi harus diusulkan, Risiko. Hingga tahun 2025,
dapat dengan melalui Komite kebijakan tersebut masih relevan.
Nominasi dan Remunerasi, oleh Kebijakan remunerasi Bank disusun
Dewan Komisaris untuk diputuskan dengan mengedepankan sistem
oleh RUPS. Jumlah remunerasi remunerasi yang kompetitif, adil dan
yang diusulkan kepada RUPS seimbang, berdasarkan peraturan
tersebut ditetapkan dengan perundangundangan yang berlaku.
mempertimbangkan peran setiap
anggota Direksi dan situasi ekonomi
serta kinerja korporasi.
2.2.2. Kebijakan remunerasi anggota 2.2.2 Bank menyusun struktur, kebijakan,
Dewan Komisaris terdiri atas struktur dan ketentuan mengenai
remunerasi yang berorientasi pada remunerasi masing-masing
pengembangan korporasi yang anggota Dewan Komisaris dengan
berkelanjutan dan mendorong memperhatikan tugas, wewenang,
pencapaian tujuan jangka kinerja, dan tanggung jawab Dewan
panjang. Jumlah remunerasi Komisaris. Bank juga memperhatikan
yang diusulkan Dewan Komisaris remunerasi yang berlaku di industri
kepada RUPS tersebut ditetapkan sejenis (peers group).
dengan mempertimbangkan peran
setiap anggota Dewan Komisaris
dan situasi ekonomi serta kinerja
korporasi. Di samping itu juga harus
dipertimbangkan posisinya sebagai
Komisaris Utama dan ketua serta
keanggotaannya dalam komite-
komite.
2.2.3. Untuk memastikan bahwa paket 2.2.3 Komite Nominasi dan Remunerasi
remunerasi ditentukan berdasarkan melakukan pembahasan atas
prestasi, kualifikasi dan kompetensi remunerasi Dewan Komisaris
Direktur dan Komisaris dengan dengan mempertimbangkan
memperhatikan kinerja operasi informasi atas kisaran dan standar
korporasi, kinerja individu dan remunerasi dengan industri
kondisi pasar, Komite Nominasi dan sejenis (peers group) di pasaran
Remunerasi memastikan bahwa serta kemampuan Bank. Bank
terdapat prosedur yang adil dan memiliki prosedur yaitu secara
transparan untuk menetapkan periodik melakukan review secara
kebijakan remunerasi anggota independen terhadap remunerasi
Direksi dan Dewan Komisaris. bagi Dewan Komisaris melalui
kerangka Board Remuneration
Review. Hal tersebut adalah untuk
memastikan paket remunerasi
bagi Dewan Komisaris telah sesuai
dengan prestasi, kualifikasi dan
kompetensi Dewan Komisaris
dengan memperhatikan kinerja
operasi korporasi, kinerja individu
dan kondisi pasar.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 633
Page 636
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
Prinsip 3: 3.1 Sifat Hubungan 3.1.1 Terdapat diskusi yang terbuka Diterapkan (applied)
Hubungan Kerja Kerja antara Direksi dengan Dewan
antara Direksi dan Komisaris serta di antara para 3.1.1 Diskusi Direksi dan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris anggota Direksi dan para anggota dilakukan melalui rapat Dewan
Dewan Komisaris. Namun, tetap Komisaris bersama dengan Direksi,
penting menjaga kerahasiaan sesuai dengan ketentuan yang
informasi agar tidak terjadi berlaku dalam Anggaran Dasar
kebocoran informasi rahasia. Maybank Indonesia. Melalui rapat-
rapat tersebut, Dewan Komisaris
membahas berbagai hal, di
antaranya laporan tindak lanjut dari
Risalah Rapat Dewan Komisaris;
laporan kinerja keuangan; dan
laporan komite-komite di bawah
Dewan Komisaris dan pembahasan
lainnya. Pelaksanaan Rapat
tentunya dilakukan dengan proses
administrasi yang tepat seingga
informasi rahasia terjaga dengan
baik sesuai dengan peraturan
perundangan yang berlaku.
3.1.2 Sesuai dengan tugas dan 3.1.2 Setiap tahun, strategi dan kebijakan
perannya masing-masing, Direksi Bank dalam jangka pendek dan
bekerja sama dengan Dewan menengah disusun dalam bentuk
Komisaris dalam merumuskan Rencana Korporasi dan Rencana
misi, visi dan strategi korporasi Bisnis Bank (RBB) sesuai dengan
dan secara reguler membahas Visi dan Misi yang telah ditetapkan.
pengimplementasiannya. Secara berkala, Direksi bersama
Dewan Komisaris beserta jajaran
manajemen senior Bank melakukan
evaluasi berkala terhadap
strategi dan kebijakan Bank serta
implementasinya di seluruh level
organisasi.
3.1.3 Sekretaris Korporasi memiliki 3.1.3 Bank menunjuk Sekretaris
peran penting dalam mendukung Perusahaan dengan rincian
efektivitas hubungan kerja antara informasi sebagaimana pada
Direksi dengan Dewan Komisaris, Laporan Tahunan ini pada profil
mendorong implementasi praktek Sekretaris Perusahaan. Sekretaris
governansi korporat yang baik, Perusahaan Bank menjalankan
termasuk komunikasi yang efektif tugasnya sesuai dengan ketentuan
dengan pemegang saham dan yang berlaku mengenai tugas
pemangku kepentingan lainnya. dan tanggung jawab Sekretaris
Perusahaan antara lain mendorong
implementasi praktek governansi
korporat yang baik termasuk
membangun komunikasi dan
hubungan baik dan efektif
dengan pihak serta sebagai
penghubung antara Bank dengan
Pemegang Saham serta Pemangku
Kepentingan lainnya.
3.2 Akses informasi 3.2.1 Direksi bertanggung jawab untuk Diterapkan (applied)
Dewan Komisaris memastikan Dewan Komisaris
mendapatkan akses informasi 3.2.1 Direksi melalui Sekretaris Perusahaan
yang akurat, relevan dan tepat senantiasa menyediakan akses
waktu. Dewan Komisaris sendiri informasi yang akurat, relevan
memastikan bahwa ia memperoleh dan tepat waktu kepada Dewan
informasi yang memadai. Direksi Komisaris. Sekretaris Perusahaan
menyediakan informasi kepada juga mengadministrasikan,
Dewan Komisaris secara teratur, mendistribusikan serta
tanpa penundaan dan secara menindaklanjuti surat masuk yang
komprehensif tentang semua diterima Bank dari regulator dan
masalah yang relevan dengan ditujukan kepada Direksi dan/atau
korporasi. Dewan Komisaris Dewan Komisaris.
sewaktu-waktu dapat meminta
Direksi untuk memberikan informasi
tambahan.
634 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 637
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
3.3 Tanggung jawab 3.3.1 Dampak struktur kepemilikan Diterapkan (applied)
Direksi dan Dewan terhadap korporasi. Direksi
Komisaris atas dan Dewan Komisaris 3.3.1 Direksi dan Dewan Komisaris Bank
Dampak Struktur mempertimbangkan tanggung senantiasa memahami struktur
jawabnya dalam konteks struktur kepemilikan pemegang saham dan
kepemilikan saham dan hubungan hubungan antar-pemegang saham
antar-pemegang saham korporasi korporasi, serta mempertimbangkan
yang mungkin berdampak terhadap dampaknya terhadap pengendalian
pengelolaan dan operasi korporasi. atas korporasi,. Dalam hal ini
Bank memperhatikan ketentuan
sebagaimana dalam Peraturan
OJK No. 42/ POJK.04/2020 tentang
Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan.
Prinsip 4: 4.1 Pedoman Etika 4.1.1 Pernyataan ini dituangkan dalam Diterapkan (applied)
Perilaku Etis dan dan Perilaku Pedoman Perilaku dan Etika
Bertanggung jawab Usaha yang harus secara jelas 4.1.1 Bank memiliki Kode Etik dan
mengungkapkan harapan korporasi Pedoman Tingkah Laku yang wajib
bahwa setiap anggota Direksi dan ditaati oleh Direksi dan Dewan
Dewan Komisaris serta karyawan akan: Komisaris. Pelaksanaan dan
a. Bertindak untuk kepentingan penerapan Kode Etik dan Pedoman
terbaik korporasi; Tingkah Laku menjadi tanggung
b. Bertindak dengan jujur dan jawab seluruh karyawan di seluruh
dengan integritas berstandar jenjang organisasi, serta sebagai
tinggi; salah satu komitmen Bank untuk
c. Bersikap independen dan
menerapkan Good Corporate
bertindak berdasarkan informasi
Governance dalam mencapai visi
yang lengkap, dengan itikad baik,
dan misi yang telah ditetapkan.
dengan uji tuntas dan kehati-
hatian; Setiap tahun Direksi dan Dewan
d. Mematuhi peraturan perundang- Komisaris menandatangani Pakta
undangan yang berlaku bagi Integritas yang menyatakan
korporasi dan operasinya; komitmen Direksi dan Dewan
e. Menghindari tindakan Komisaris untuk senantiasa
yang melanggar peraturan mematuhi Pedoman Perilaku dan
perundang-undangan atau Etika Usaha yang baik.
tindakan yang tidak etis
berdasarkan pedoman etika
korporasi;
f. Tidak terlibat atau berpartisipasi
dalam kegiatan apa pun yang
akan menimbulkan benturan
kepentingan dengan kepentingan
terbaik korporasi atau yang akan
berdampak negatif terhadap
reputasi korporasi;
g. Tidak mengambil manfaat atas
properti atau informasi yang
dimiliki korporasi, kepemilikan aset
lainnya atau pelanggannya untuk
kepentingan pribadi atau yang
menyebabkan kerugian bagi
korporasi dan pelanggannya.
h. Tidak memanfaatkan jabatannya
atau peluang yang dihasilkan
oleh jabatannya untuk
kepentingan pribadi;
i. Menghindari perbuatan meminta
atau menerima dari pihak ketiga
pembayaran, gratifikasi atau
keuntungan lain untuk dirinya
sendiri atau untuk orang lain
yang menimbulkan benturan
kepentingan/memberikan
keuntungan kepada pihak ketiga
secara melanggar peraturan
perundang-undangan;
j. Menghormati perbedaan
pendapat dan hak-hak setiap
anggota Direksi, Dewan Komisaris,
dan karyawan
k. Memastikan pengungkapan yang
lengkap, adil, akurat, tepat waktu,
dan dapat dipahami dalam
laporan dan dokumen yang
disampaikan korporasi kepada
regulator dan dalam komunikasi
publik lainnya;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 635
Page 638
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
4.1.2 Direksi menetapkan kebijakan 4.1.2 Bank memiliki Kebijakan Anti Suap
dan praktik anti pencucian uang dan Korupsi (Anti Bribery and
dan pendanaan terorisme, anti Corruption/AB&C) yang selaras
suap, antikorupsi, anti kecurangan dengan aturan pendukung terkait,
(Anti Fraud), keterlibatan dalam antara lain ketentuan Kode Etik dan
politik dengan mengacu pada Pedoman Tingkah Laku, Strategic
standar nasional atau internasional Procurement, dan ketentuan
mengenai anti pencucian uang, anti mengenai Penerapan Strategi Anti
suap, antikorupsi, anti kecurangan Fraud. Ruang lingkup Kebijakan
atau standar terkait lainnya. Maybank Indonesia secara umum
mengatur hal-hal sebagai berikut:
1. Pengelolaan risiko suap dan
korupsi
2. Ketentuan mengenai
pemberian dan penerimaan
keuntungan atau hadiah dan
jamuan bisnis
3. Hubungan usaha dengan
Pemasok, Vendor atau
Perorangan Terkait/Pihak
Ketiga lainnya Everything) dan
Customer Centric Culture, yang
menjadi platform dari proses
transformasi dari “Customer
Experience” di Maybank.
Komitmen ini merupakan wujud
nyata perhatian Bank terhadap
pentingnya Customer Perceived
Values bagi pertumbuhan
bisnis berkelanjutan di
Maybank. Sejalan dengan hal
tersebut, Maybank Indonesia
juga berfokus dalam berbagai
desain aktivitas, program dan
ketentuan untuk meningkatkan
perlindungan terhadap
pelanggan atas simpanan dan
kerahasiaan data nasabah
dengan terus berpedoman
pada peraturan dan ketentuan
yang berlaku. Maybank
Indonesia mengimplementasi
kan sistem teknologi informasi
yang dapat melindungi dan
menjaga data seluruh nasabah
serta kegiatan perlindungan
lain terutama dalam hal kontrol
dan monitoring awareness
dalam meminimalkan risiko
yang berdampak terhadapan
keamanan dan kenyamanan
pelanggan sebagai mitra Kerja
Maybank.
4. Kontribusi dalam kegiatan
politik, penggalangan dana dan
amal
5. Pemantauan
6. Pencatatan dan dokumentasi
7. Whistleblowing
8. Pelatihan dan Awareness Selain
itu Maybank Indonesia juga
terus mengoptimalkan adanya
program-program yang efektif
guna mendukung penerapan
Kebijakan Anti Suap dan Korupsi
di lingkungan Bank.
Bank memiliki kebijakan untuk
menerapkan kepatuhan terhadap
indikasi kecurangan yang dituangkan
dalam dokumen perjanjian dengan
pihak ketiga, dimana dalam Perjanjian
menyatakan bahwa Komisaris/Direksi/
Karyawan atau pihak lain manapun yang
mewakili Bank dilarang untuk meminta
dan/atau menerima sejumlah uang dan
/atau hadiah atau sesuatu dalam bentuk
apapun di luar dari hal yang diperjanjikan
dalam Perjanjian.
636 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 639
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
4.2 Nilai-nilai 4.2.1 Korporasi mengartikulasikan, Diterapkan (applied)
dan Budaya menumbuhkan dan
Organisasi mengungkapkan budaya dan nilai- 4.2.1 Direksi menerapkan nilai-nilai
nilai korporasi Bank yaitu Teamwork, Integrity,
Growth, Excellence dan Efficiency,
serta Relationship Building atau
TIGER, agar Maybankers dapat
menjalankan operasional Bank
dengan baik dan mencegah
terjadinya berbagai tindakan fraud,
pencucian uang dan pendanaan
terorisme, antikorupsi, penawaran
atau penerimaan suap serta
pembayaran atau bujukan-bujukan
lainnya untuk melakukan perbuatan
yang melanggar peraturan
perundang-undangan atau tidak
etis.
4.3 Penegakan dan 4.3.1 Pedoman perilaku dan kode etik Diterapkan (applied)
Komunikasi korporasi dikomunikasikan secara
Pedoman Etika, efektif kepada Direksi, Dewan 4.3.1 Penyebarluasan atau sosialisasi
Nilai-nilai dan Komisaris, serta seluruh karyawan, Kode Etik dan Pedoman Tingkah Laku
Budaya diintegrasikan ke dalam strategi dan dilakukan secara berkala melalui
operasi korporasi termasuk sistem berbagai media yang tersedia guna
manajemen risiko dan struktur menumbuhkan kesadaran dan
remunerasi, serta ditegakkan. pemahaman untuk menerapkan
perilaku yang sesuai dengan nilai
utama Bank. Dalam setiap tahunnya,
anggota Dewan Komisaris beserta
komite-komitenya, anggota
Direksi dan pejabat satu tingkat di
bawahnya, serta seluruh karyawan
diwajibkan untuk memberikan
pernyataan komitmen atas
pelaksanaan Kode Etik dan Pedoman
Tingkah Laku.
Prinsip 5: 5.1 Pengendalian 5.1.1 Direksi melakukan reviu secara Diterapkan (applied)
Manajemen Risiko, Internal dan berkala atas ketepatan desain
Pengendalian Kepatuhan dan efektivitas operasional 5.1.1 Direksi telah melaksanakan Sistem
Internal dan sistem governansi, pengelolaan Pengendalian Intern sesuai dengan
Kepatuhan risiko, pengendalian internal prinsip-prinsip pengendalian dan
dan kepatuhan korporasi dan evaluasi yang dilakukan Bank
melaporkan pelaksanaan dan secara keseluruhan memperlihatkan
hasil reviu kepada para pemegang kualitas Sistem Pengendalian Intern
saham melalui laporan tahunan Bank berjalan dengan baik. Direksi
Korporasi. dan Dewan Komisaris menyatakan
bahwa Bank telah memiliki sistem
pengendalian intern yang efektif
dan memadai dalam mengelola
risiko-risiko yang dihadapi Bank
tetap berada dalam batas toleransi
(risk appetite) dalam mendukung
pencapaian tujuan Bank.
5.2. Manajemen Risiko 5.2.1. Strategi dan risiko merupakan satu Diterapkan (applied)
kesatuan, diungkapkan secara
transparan, masuk ke dalam 5.2.1 Dewan Komisaris dan Direksi terus
pelaksanaan tugas dan tanggung melakukan pengelolaan risiko
jawab Direksi dan Dewan Komisaris, kredit dengan baik serta perbaikan
serta dalam diskusi di rapat Dewan infrastruktur guna mendorong
Komisaris dan Direksi. pertumbuhan nasabah perbankan
bisnis. Menyeimbangkan antara
risiko, budaya kepatuhan dan
kecukupan modal juga menjadi
kebijakan pilar strategis Bank.
5.2.2.Komite Pemantau Manajemen 5.2.2 Dewan Komisaris memiliki Komite
Risiko membantu pelaksanaan Pemantau Risiko yang memastikan
tugas Dewan Komisaris dengan bahwa penerapan manajemen risiko
menciptakan mekanisme yang Bank tetap memenuhi unsur-unsur
transparan, fokus, dan independen kecukupan prosedur dan metodologi
dalam pengawasan manajemen pengelolaan risiko, sehingga
risiko korporasi. kegiatan usaha Bank tetap dapat
terkendali pada batas/limit yang
dapat diterima dan menguntungkan
Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 637
Page 640
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
5.3. Integrasi 5.3.1 Direksi membangun sistem Diterapkan (applied)
Governansi, governansi, manajemen risiko, dan
Manajemen Risiko kepatuhan (GRC) yang terintegrasi,
5.3.1 Direksi memastikan adanya
dan Kepatuhan dengan menangani berbagai
koordinasi dan peningkatan
ketidakpastian secara terpadu dan
kapabilitas di antara sistem
dengan integritas yang tinggi, untuk
utama GRC yang meliputi sistem
meyakinkan bahwa korporasi dapat
governansi, manajemen strategi,
mencapai tujuannya.
manajemen kinerja, manajemen
risiko, manajemen kepatuhan, dan
sistem audit internal agar korporasi
tetap berada pada jalur yang benar
dalam mencapai tujuannya.
5.3.2 Direksi memastikan bahwa bagian 5.3.2 Sesuai dengan ketentuan dalam
yang membawahi fungsi kepatuhan Peraturan OJK No. 46 Peraturan
tidak merangkap melaksanakan OJK No. 46 /POJK.03/2017 tentang
fungsi yang berpotensi Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
menimbulkan benturan kepentingan. Umum, Direksi Bank telah memiliki
Direktur yang membawahkan
fungsi kepatuhan dan membentuk
satuan kerja kepatuhan. Diretur
yang membawahkan fungsi
kepatuhan tidak membawahkan
fungsi bisnis dan operasional;
manajemen risiko yang melakukan
pengambilan keputusan pada
kegiatan usaha Bank; tresuri
(treasury); keuangan dan akuntansi;
logistik dan pengadaan barang
atau jasa; teknologi informasi;
dan/atau audit intern, sehingga
dalam melaksanakan fungsinya
tidak akan menimbulkan benturan
kepentingan.Selain itu Direktur yang
membawahkan fungsi kepatuhan
menjalankan peran dan fungsinya
untuk meningkatkan Budaya
Kepatuhan dalam mendukung
praktik Tata Kelola yang baik.
5.4. Audit Internal 5.4.1 Dewan Komisaris melalui Komite Diterapkan (apply)
Audit memantau dan memastikan
bahwa fungsi audit internal 5.4.1 Dewan Komisaris memiliki Komite
membantu korporasi untuk Audit bertugas untuk melakukan
mencapai tujuannya dengan penelaahan dan klarifikasi atas
membawa pendekatan yang objektif informasi keuangan, seleksi,
dan disiplin untuk mengevaluasi penunjukkan dan pengawasan
dan meningkatkan efektivitas pekerjaan auditor independen,
manajemen risiko, pengendalian evaluasi efektivitas pelaksanaan
internal, dan governansi korporat. fungsi internal audit, serta
pengendalian intern.
Prinsip 6: 6.1 Kebijakan 6.1.1 Korporasi memiliki kebijakan dan Diterapkan (applied)
Pengungkapan dan Pengungkapan prosedur pengungkapan dan
Transparansi transparansi yang memastikan 6.1.1 Bank memiliki ketentuan/pedoman
pengungkapan informasi material internal dalam pengungkapan
dan menjaga informasi sensitif serta informasi material dan menjaga
rahasia korporasi. informasi sensitif serta rahasia.
6.1.2 Hak pemegang saham untuk 6.1.2 Bank memiliki dan mengungkapkan
memperoleh secara teratur dan kebijakan tertulis dalam
tepat waktu informasi material yang melaksanakan kewajiban
relevan tentang korporasi harus pengungkapan secara terus-
dipenuhi. menerus/keterbukaan informasi
berdasarkan peraturan berlaku.
6.2 Laporan 6.2.1 Korporasi mengungkapkan sistem Diterapkan (applied)
Keuangan dan dan prosedur untuk memastikan
Keberlanjutan bahwa laporan keuangan interim 6.2.1 Bank memiliki sistem dan prosedur
yang tidak diaudit atau direviu oleh yang mengatur pengendalian
auditor eksternal secara material internal atas pelaporan keuangan,
adalah akurat, lengkap, dan termasuk laporan keuangan
memberikan investor informasi yang interim, peran fungsi manajemen
tepat untuk membuat keputusan risiko/kepatuhan/pengawasan
investasi yang tepat. manajemen dan fungsi audit
internal dalam memastikan
integritas laporan keuangan interim,
dan peran Komite Audit dalam
mereviu laporan keuangan interim
yang akan dipublikasikan.
638 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 641
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
6.2.2 Komite Audit memastikan 6.2.2 Komite Audit Bank memastikan
kualitas audit laporan keuangan kualitas audit laporan keuangan
yang dilaksanakan oleh auditor yang dilaksanakan oleh auditor
eksternal. Kegiatan ini termasuk eksternal. Kegiatan ini termasuk
merekomendasikan penunjukan, merekomendasikan penunjukan,
penunjukan kembali dan, jika perlu, penunjukan kembali dan, jika perlu,
pemberhentian dan remunerasi pemberhentian dan remunerasi
auditor eksternal. auditor eksternal.
6.2.3 Laporan keberlanjutan harus 6.2.3 Laporan keberlanjutan Maybank
disiapkan dan diungkapkan dengan Indonesia disiapkan dan
akurat dan disusun sesuai kerangka diungkapkan dengan akurat dan
pelaporan keberlanjutan nasional disusun sesuai kerangka pelaporan
atau internasional. keberlanjutan sesuai dengan
ketentuan sebagaiman diatur dalam
Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa
Keuangan, Emiten, Dan Perusahaan
Publik serta ketentuan terkait lainnya
denasional atau internasional.
6.2.4 Korporasi menerbitkan laporan 6.2.4 Laporan Tahunan Bank telah
tahunan secara terintegrasi mencantumkan kinerja
yang menempatkan kinerja historis dalam konteks dan
historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang,
menggambarkan risiko, peluang, dan prospek korporasi di masa
dan prospek korporasi di masa depan.
depan, sehingga membantu
pemegang saham dan pemangku
kepentingan memahami
tujuan strategis korporasi dan
kemajuannya dalam menciptakan
nilai yang berkelanjutan.
6.3 Diseminasi 6.3.1 Saluran penyebaran informasi harus Diterapkan (applied)
Informasi menyediakan akses yang setara,
tepat waktu, dan relatif murah 6.3.1 Bank secara berkala mengadakan
untuk informasi yang relevan bagi pertemuan dengan analis
pengguna. keuangan, Interaksi dan diskusi
dengan investor dan analis dalam
bentuk teleconference maupun in-
house meeting, penyelenggaraan
Annual Review dengan lembaga
pemeringkat nasional dan
internasional, dan Penyelenggaraan
Public Expose Tahunan.
Prinsip 7: 7.1 Hak Pemegang 7.1.1 Korporasi memiliki suatu kebijakan Diterapkan (applied)
Perlindungan Saham komunikasi yang memfasilitasi dan
terhadap Hak-Hak mendorong partisipasi pemegang 7.1.1 Hak, wewenang, dan tanggung
Pemegang Saham saham atau investor. jawab pemegang saham diatur
secara rinci dalam Anggaran Dasar
Bank yang dapat diakses melalui
situs web Bank (www.maybank.
co.id).
7.1.2 Korporasi yang merupakan entitas 7.1.2 Bank merupakan Entitas Utama
induk memastikan bahwa kebijakan dalam Konglomerasi Keuangan
governansi korporatnya berlaku Maybank Indonesia. Sebagaimana
bagi entitas anak dan entitas dalam Peraturan OJK No. 18/
sepengendali yang di dalamnya POJK.03/2014 tentang Penerapan
investasi korporasi adalah signifikan. Tata Kelola Terintegrasi dalam
Konglomerasi Keuangan. Bank
memastikan penerapan kebijakan
governansi atau tata kelola yang
diterbitkan oleh Entitas Utama dapat
diterapkan baik oleh entitas anggota
konglomerasi keuangan termasuk
bagi entitas anak.
7.1.3 Korporasi memiliki aturan dan 7.1.3 Bank memiliki aturan dan prosedur
prosedur yang mengatur akuisisi, yang dimaksud sebagaimana diatur
pengambil alihan, dan transaksi luar dalam Anggaran Dasar yang dapat
biasa seperti merger dan penjualan diakses melalui website Maybank
aset korporasi yang substansial Indonesia.
untuk memastikan transaksi terjadi
secara transparan dan dalam
kondisi yang wajar dan melindungi
hak-hak semua pemegang saham
sesuai dengan kelasnya.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 639
Page 642
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
7.2 Perlakuan 7.2.1 Korporasi memiliki aturan dan Diterapkan (applied)
Adil Terhadap prosedur yang memastikan
Pemegang a). semua pemegang saham 7.2.1 Sesuai dengan Anggaran Dasar,
Saham dari seri yang sama dalam saham Bank terdiri dari Saham
satu kelas saham harus Kelas A, Saham Kelas B dan
diperlakukan setara, Saham Kelas D, kecuali ditentukan
b). pengungkapan aturan dan lain. Istilah “Pemegang Saham”
prosedur tersebut serta adalah Pemegang Saham Kelas
pengungkapan struktur A, Pemegang Saham Kelas B, dan
modal dan pengaturan yang Pemegang Saham Kelas D, kecuali
memungkinkan pemegang ditentukan lain.
saham tertentu memeroleh
pengaruh atau kendali yang
tidak proporsional dengan
kepemilikan sahamnya.
7.2.2 Korporasi memiliki aturan dan 7.2.2 Bank memiliki kebijakan dan
prosedur yang memastikan prosedur yang mengatur mengenai
transaksi pihak berelasi disetujui dan transaksi pihak terelasi atau pihak
dilaksanakan sedemikian rupa yang terafiliasi, yang memastikan proses
dapat meyakinkan bahwa benturan transaksi tersebut berjalan sesuai
kepentingan telah dikelola dengan dengan ketentuan yang berlaku dan
tepat, dan melindungi kepentingan dikelola dengan tepat serta mampu
korporasi dan pemegang saham. melindungi kepentingan korporasi
dan pemegang saham. Penerbitan
kebijakan dan prosedur tersebut
mengacu pada Peraturan OJK No.
42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan dan peraturan terkait
lainnya.
7.2.3 Korporasi memiliki dan 7.2.3 Pengungkapan untuk mencegah
mengungkapkan kebijakan untuk terjadinya insider trading, salah
mencegah terjadinya insider trading. satunya tertuang dalam Kode Etik
Korporasi memiliki aturan yang dan Pedoman Tingkah Laku yang
jelas mengenai perdagangan apa menegaskan larangan penggunaan
pun dalam saham korporasi yang Informasi Orang Dalam (Insider
dilakukan oleh Direktur, Komisaris Trading) dalam transaksi pribadi
dan orang dalam untuk memastikan surat berharga oleh karyawan dan
bahwa siapa pun tidak boleh manajemen (dalam hal ini anggota
mendapatkan keuntungan secara Dewan Komisaris dan Direksi) Bank.
langsung atau tidak langsung dari
informasi yang tidak/belum tersedia
di pasar.
7.3 Rapat Umum 7.3.1 Korporasi melakukan panggilan Diterapkan (applied)
Pemegang RUPS dengan agenda dan materi
Saham RUPS selengkap dan sedini mungkin 7.3.1 Bank melakukan panggilan RUPS
(paling lambat 28 hari sebelum dengan agenda berikut materinya
RUPS) untuk memberikan waktu dan 21 (duapuluh satu) hari sebelum
materi yang cukup bagi pemegang RUPS diselenggarakan, dengan tidak
saham untuk mempelajari dengan memperhitungkan tanggal RUPST.
baik agenda rapat. Undangan
rapat dan seluruh informasi RUPS
diungkapkan melalui sarana
elektronik seperti melalui situs web
korporasi.
7.3.2 Korporasi memiliki dan 7.3.2 Mekanisme pengambilan keputusan
mengungkapkan aturan dan dalam RUPST dilakukan secara
prosedur yang memfasilitasi musyawarah untuk mufakat. Apabila
pemegang saham dalam musyawarah untuk mufakat tidak
berpartisipasi dan memberikan tercapai, maka pengambilan
suara secara efektif di RUPS. keputusan dalam RUPST dilakukan
dengan cara pemungutan suara
(voting). Pemungutan suara
dilakukan pada setiap Agenda
RUPST.
640 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 643
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Rekomendasi Implementasi di Maybank Indonesia
7.3.3 Pemegang saham berpartisipasi 7.3.3 Dalam RUPS, Pemegang saham
efektif dalam menetapkan memiliki wewenang, antara lain: (i)
penunjukan anggota Direksi dan mengangkat dan memberhentikan
Dewan Komisaris. anggota Dewan Komisaris dan
Direksi, (ii) melakukan evaluasi
kinerja Dewan Komisaris dan Direksi,
(iii) memberhentikan sementara
anggota Direksi, (iv) menyetujui
perubahan Anggaran Dasar Bank,
(v) menyetujui laporan tahunan,
(vi) menyetujui remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi, dan
(vii) menyetujui usulan alokasi
penggunaan laba Bank termasuk
pembagian dividen.
7.3.4 Korporasi memastikan transparansi 7.3.4 Proses penunjukkan auditor
dan akuntabilitas auditor eksternal eksternal di RUPS dilakukan secara
di RUPS. transparan dan akuntabilitas.
Adapun profil auditor eksternal yang
akan ditunjuk ditampilkan dalam
situs web Bank, bursa dan KSEI pada
waktu pemanggilan.
7.3.5 Penyampaian hasil pemungutan 7.3.5 Hasil pemungutan suara dan
suara dan ringkasan risalah RUPS ringkasan risalah RUPS Bank secara
secara lengkap diumumkan ke lengkap diumumkan ke publik
publik pada hari kerja berikutnya. selambat-lambatnya pada 1 (satu)
hari kerja berikutnya.
Prinsip 8: 8.1 Keterlibatan 8.1.1 Korporasi melalui Sekretaris Diterapkan (applied)
Penghargaan Pemangku Korporasi melaksanakan komunikasi
terhadap Pemangku Kepentingan yang regular, transparan dan efektif 8.1.1 Bank melalui sekretaris perusahaan
Kepentingan Kunci dengan pemangku kepentingan Bersama-sama dengan unit kerja
(stakeholder kunci serta melibatkan mereka untuk terkait melaksanakan komunikasi
engagement) memahami harapan dan keluhan yang regular, transparan dan efektif
mereka serta dampak korporasi kepada pemangku kepentingan
terhadap mereka. kunci serta melibatkan mereka untuk
memahami harapan dan keluhan
mereka serta dampak korporasi
terhadap mereka.
8.2 Integrasi 8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama Diterapkan (applied)
Keberlanjutan dengan Direksi bertanggung jawab,
dalam Model akuntabel dan transparan atas 8.2.1 Dewan Komisaris bersama-sama
Bisnis governansi keberlanjutan, termasuk dengan Direksi memastikan
menetapkan strategi, prioritas, dan bahwa strategi, prioritas dan
target keberlanjutan korporasi. target keberlanjutan korporasi
Direksi dan Dewan Komisaris serta kinerja terhadap target ini
memasukkan pertimbangan dikomunikasikan kepada para
keberlanjutan ketika menjalankan pemangku kepentingan dengan
perannya, termasuk antara lain mengedepakan governansi
dalam pengembangan dan keberlanjutan yang transparan,
implementasi strategi korporasi, termasuk menetapkan strategi,
rencana bisnis, rencana aksi utama prioritas, dan target keberlanjutan
dan manajemen risiko korporasi .
8.3 Perlindungan 8.3.1 Direksi memastikan dan Diterapkan (applied)
terhadap mengungkapkan bahwa operasi
Pemangku korporasi mencerminkan penerapan 8.3.1 Bank memiliki Kode Etik dan Perilaku
Kepentingan standar etika, tanggung jawab Kepegawaian Maybank Indonesia
sosial dan lingkungan yang tinggi di yang mengatur sikap, tindakan serta
seluruh korporasi dan memastikan tanggung jawab karyawan maupun
bahwa kebijakan dan prosedur orang yang bekerja untuk dan atas
yang tepat diterapkan untuk nama Bank agar bekerja secara
menghormati serta mematuhi hak- profesional dan beretika.
hak pemangku kepentingan.
8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja 8.3.2 Direksi mendorong karyawan bekerja
untuk kepentingan jangka panjang untuk kepentingan jangka panjang
korporasi dan mengedepankan korporasi dan mengedepankan
keberlanjutan. keberlanjutan, yang disampaikan
oleh Direksi melalui acara townhall
yang disampaikan secara berkala.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 641
Page 644
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
IMPLEMENTASI ASPEK DAN PRINSIP TATA KELOLA
PERUSAHAAN SESUAI GUIDELINES OF CORPORATE
GOVERNANCE PRINCIPLES FOR BANKS YANG
DITERBITKAN OLEH BASEL COMMITTEE IN
BANKING SUPERVISION
Secara berkelanjutan, Maybank Indonesia senantiasa menerapkan prinsip dan praktik Tata Kelola Perusahaan yang
baik dengan mengacu pada Guidelines of Corporate Governance Principles for Banks yang diterbitkan oleh Basel
Committee on Banking Supervision. Pedoman tersebut memuat berbagai praktik terbaik yang menjadi referensi dalam
penguatan penerapan Tata Kelola di lingkungan Bank. Beberapa praktik terbaik yang diadopsi dan diterapkan oleh
Bank antara lain sebagai berikut:
Prinsip Penjelasan Implementasi Maybank Indonesia
Prinsip 1 Dewan Komisaris memiliki tanggung Dewan Komisaris Bank menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
Tanggung Jawab jawab antara lain: persetujuan dan secara independen serta memastikan penerapan Good Corporate
Dewan pengawasan terhadap penerapan Governance dalam seluruh kegiatan usaha Perseroan di setiap
Komisaris. strategi bisnis, struktur, dan mekanisme tingkatan organisasi. Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan
governance dan budaya perusahaan Komisaris berkewajiban untuk memberikan arahan, melakukan
pemantauan, serta mengevaluasi pelaksanaan strategi dan
kebijakan Perseroan.
Prinsip 2 Anggota Dewan Komisaris harus Kualifikasi dan komposisi Dewan Komisaris Maybank Indonesia telah
Kualifikasi dan memiliki kualitas sesuai dengan tugas memenuhi persyaratan serta ketentuan yang diatur dalam peraturan
Komposisi dan tanggung jawabnya, baik secara perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia.
Dewan individu maupun secara kolegial.
Komisaris. Dewan Komisaris harus memahami Komposisi Dewan Komisaris Maybank Indonesia juga telah memenuhi
perannya dalam pengawasan dan ketentuan yang berlaku, di mana 50% (lima puluh persen) dari
penerapan corporate governance, jumlah anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris Independen.
serta mampu melaksanakan Para Komisaris Independen Perseroan telah menandatangani Surat
pengambilan keputusan secara sehat Pernyataan yang menyatakan bahwa mereka telah memenuhi
dan obyektif. seluruh kriteria independensi sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku, dan surat pernyataan tersebut
telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.
Dengan komposisi, kualifikasi, serta pemenuhan kriteria independensi
tersebut, Dewan Komisaris Maybank Indonesia diyakini mampu
melaksanakan proses pengambilan keputusan secara objektif,
independen, dan professional.
Prinsip 3 Dewan Komisaris harus menetapkan Dewan Komisaris Maybank Indonesia memiliki struktur dan praktik
Struktur dan struktur dan praktik governance yang tata kelola yang memadai dalam menjalankan tugas dan tanggung
Mekanisme tepat dalam melaksanakan tugasnya jawabnya, sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan
Dewan Komisaris. dan secara periodik melakukan telaah serta Pedoman Dewan Komisaris. Dewan Komisaris juga melakukan
atas efektivitasnya. penelaahan secara berkala terhadap efektivitas pelaksanaan
tugasnya, yang dilakukan setidaknya satu kali dalam setahun melalui
kerangka penilaian Board of Commissioners Effectiveness Evaluation.
Prinsip 4 Di bawah arahan dan pengawasan Direksi mengelola Perseroan di bawah pengarahan, pantauan dan
Direksi. Dewan Komisaris, Direksi mampu pengawasan dari Dewan Komisaris, dapat dilihat dari pencapaian
mengelola kegiatan Bank sesuai bisnis yang meningkat dari tahun sebelumnya.
dengan strategi bisnis, selera risiko,
kebijakan remunerasi dan kebijakan Sebagaimana dalam ketentuan Penerapan Tata Kelola bagi Bank
lainnya yang telah disetujui oleh Umum, maka dalam melaksanakan pengawasan, Dewan Komisaris
Dewan Komisaris. dilarang ikut serta dalam pengambilan keputusan kegiatan
operasional Bank, kecuali:
a. penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai dengan Peraturan
OJK mengenai batas maksimum pemberian kredit dan
penyediaan dana besar bagi bank umum dan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai batas maksimum penyaluran dana dan
penyaluran dana besar bagi bank umum syariah; dan
b. hal lain yang ditetapkan dalam anggaran dasar Bank atau
ketentuan peraturan perundangundangan.
642 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 645
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prinsip Penjelasan Implementasi Maybank Indonesia
Prinsip 5 Dalam suatu kelompok usaha, Maybank Indonesia merupakan Entitas Utama dari Konglomerasi
Struktur Dewan Komisaris perusahaan induk Keuangan Maybank Indonesia. Konglomerasi keuangan Maybank
Governance memiliki tanggung jawab menyeluruh Indonesia menerapkan Tata Kelola Terintegrasi, Manajemen Risiko
Kelompok Usaha. terhadap kelompok usaha tersebut Terintegrasi, dan Kewajiban Penerapan Modal Minimum Terintegrasi
dan memastikan penetapan dan yang berlaku bagi entitas anggota Konglomerasi Keuangan.
pelaksanaan praktik governance
yang bersih terkait dengan struktur, Maybank Indonesia memiliki komite di tingkat Dewan Komisaris
bisnis, dan risiko kelompok usaha dan yaitu Komite Tata Kelola Terintegrasi dan komite di tingkat Direksi
entitas. Dewan Komisaris dan Direksi yaitu Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang masing-masing
harus memahami struktur organisasi beranggotakan perwakilan dari seluruh entitas anggota konglomerasi
kelompok usaha dan risiko yang keuangan. Dengan adanya kedua komite ini, maka Dewan Komisaris
dihadapi. dan Direksi memahami struktur organisasi kelompok usaha dan risiko
yang dihadapi.
Prinsip 6 Bank harus memiliki fungsi manajemen Maybank Indonesia memiliki fungsi manajemen risiko yang
Fungsi Manajemen risiko yang berkualitas, independen, independen di bawah arahan Direktur Manajemen Risiko. Maybank
Risiko. memiliki sumber daya yang berkualitas Indonesia menjalankan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan,
dan memiliki akses kepada Dewan Pengendalian Risiko, dan Sistem Informasi Manajemen Risiko melalui
Komisaris. kerangka kerja Enterprise Risk Management (ERM).
Maybank Indonesia senantiasa meningkatkan kapabilitas dan
pengetahuan seluruh pegawai, terutama dalam hal kewaspadaan
dan pengelolaan risiko, dengan menyelenggarakan pelatihan secara
rutin baik internal maupun eksternal. Fungsi manajemen risiko
tersebut memiliki akses kepada Dewan Komisaris melalui Komite
Pemantau Risiko.
Prinsip 7 Risiko harus diidentifikasi, dimonitor dan Dalam pengelolaan risiko, Maybank Indonesia telah melakukan
Identifikasi dikendalikan untuk seluruh kegiatan identifikasi, pengukuran, dan penilaian risiko dengan menyusun
Pemonitoran aktivitas Bank. Kualitas dari infrastruktur profil risiko secara berkala. Pengukuran dan penilaian risiko dapat
dan Pengendalian manajemen risiko dan pengendalian berjalan dengan baik sesuai Kebijakan Manajemen Risiko yang telah
Risiko. internal harus mampu mengikuti ditetapkan dan disesuaikan dengan tingkat risiko yang dihadapi
perubahan profil risiko Bank, kondisi Maybank Indonesia.
risiko eksternal dan praktik industri.
Prinsip 8 Implementasi risk governance yang Maybank Indonesia melakukan Penilaian Risk Based Bank Rating
Komunikasi Risiko. efektif membutuhkan komunikasi risiko (RBBR) setiap semester dan hasilnya disampaikan dalam Komite
yang akurat dalam lingkungan Bank, Manajemen Risiko yang beranggotakan Direksi Maybank Indonesia.
baik antar organisasi maupun melalui Selanjutnya penilaian RBBR disampaikan kepada Dewan Komisaris
pelaporan kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko untuk disetujui.
dan Direksi.
Prinsip 9 Dewan Komisaris bertanggung jawab Maybank Indonesia telah memiliki Satuan Kerja Kepatuhan yang
Kepatuhan. dalam mengawasi manajemen independen terhadap satuan kerja operasional dan bebas dari
terkait dengan risiko kepatuhan pengaruh satuan kerja lainnya, serta melapor langsung kepada
Bank. Dewan Komisaris harus Direktur yang membawahi Fungsi Kepatuhan.
menetapkan fungsi kepatuhan dan
memberikan persetujuan terhadap Dewan Komisaris Maybank Indonesia melakukan pengawasan aktif
kebijakan dan proses identifikasi, terhadap Fungsi Kepatuhan, dengan mengevaluasi pelaksanaan
penilaian, pemonitoran, pelaporan, Fungsi Kepatuhan Bank paling sedikit 2 (dua) kali dalam satu tahun;
dan pemberian nasihat terkait risiko dan memberikan saran untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan
kepatuhan. Fungsi Kepatuhan Bank.
Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, Dewan
Komisaris menyampaikan saran/nasihat untuk peningkatan kualitas
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan kepada Presiden Direktur dengan
tembusan kepada direktur yang membawahkan Fungsi Kepatuhan.
Dewan Komisaris memberikan persetujuan terhadap kebijakan dan
proses identifikasi penilaian, pemantauan, dan pelaporan, serta
memberikan rekomendasi yang diperlukan terkait risiko kepatuhan
Bank melalui Rapat Dewan Komisaris.
Prinsip 10 Fungsi audit internal harus melaporkan Sebagaimana diamanatkan dalam regulasi yang mengatur
Audit Internal. kegiatan independen assurance mengenai pelaksanaan audit internal, Maybank Indonesia telah
kepada Dewan Komisaris dan harus memiliki Satuan Kerja Audit Intern (“SKAI”) yang bertanggung jawab
mendukung Dewan Komisaris dan secara langsung kepada Presiden Direktur dan berkomunikasi dengan
Direksi dalam mendorong penerapan Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
proses governance yang efektif
serta kesehatan Bank dalam jangka Secara periodik SKAI menyampaikan laporan kepada Presiden
panjang. Secara periodik audit Direktur atau Dewan Komisaris. Dalam hal Laporan tersebut
eksternal diminta memberi pendapat disampaikan kepada Presiden Direktur, maka salinannya
mengenai kualitas audit internal. disampaikan kepada Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Direktur
yang membawahkan fungsi kepatuhan.
Prinsip 11 Struktur remunerasi Bank harus Maybank Indonesia memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi yang
Kompensasi. mendukung penerapan corporate pembentukan dan pelaksanaannya telah sesuai dengan peraturan
governance dan risk management. dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga mendukung
penerapan tata kelola dan manajemen Risiko secara keseluruhan.
Prinsip 12 Penerapan governance dari Bank Maybank Indonesia selalu mengedepankan pengungkapan dan
Pengungkapan dan harus dilaksanakan secara transparan transparansi kepada pemegang saham, depositor, stakeholder
Transparansi. kepada pemegang saham, depositor, relevan lainnya, dan partisipan pasar sesuai dengan ketentuan dan
stakeholder relevan lainnya serta peraturan yang berlaku.
partisipan pasar.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 643
Page 646
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LAPORAN PELAKSANAAN TATA KELOLA
TERINTEGRASI
LATAR BELAKANG KONGLOMERASI KEUANGAN MAYBANK
Pelaksanaan penerapan Tata Kelola Terintegrasi INDONESIA
(“TKT”) pada Konglomerasi Keuangan mengacu pada Berdasarkan POJK No.18/2014, suatu Konglomerasi
peraturan-peraturan sebagai berikut: Keuangan wajib menerapkan TKT secara komprehensif
- Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. dan efektif serta memiliki struktur yang terdiri dari Entitas
18/POJK.03/2014 tentang Penerapan Tata Kelola Utama dan Perusahaan Anak dan/atau Perusahaan
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan (“POJK Terelasi beserta Perusahaan anaknya. Konglomerasi
No.18/2014”); Keuangan yang dimaksud meliputi jenis Lembaga Jasa
- Surat Edaran OJK No. 15/SEOJK.03/2015 tentang Keuangan seperti; bank, perusahaan pembiayaan,
Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi perusahaan efek, perusahaan asuransi, dan reasuransi.
Keuangan (“SEOJK No.15/2015”); dan
- Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024 Tentang Dalam hal struktur Konglomerasi Keuangan merupakan
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk kelompok karena keterkaitan kepemilikan dan
Konglomerasi Keuangan (“POJK No.30/2024”). pengendalian, maka pemegang saham pengendali
Konglomerasi Keuangan tersebut wajib menunjuk
Berdasarkan POJK No.18/2014, setiap Konglomerasi Entitas Utama. Malayan Banking Berhad (“MBB”) sebagai
Keuangan wajib memiliki Pedoman TKT dengan mengacu pemegang saham pengendali dari Group Maybank di
pada peraturan yang konservatif guna menjadi Indonesia telah menunjuk Bank sebagai Entitas Utama
panduan bagi Lembaga Jasa Keuangan (“LJK”) dalam melalui suratnya tertanggal 27 Maret 2015. Penunjukan ini
Konglomerasi Keuangan untuk menerapkan Tata Kelola. didasarkan pada kriteria jumlah aset terbesar dan/atau
memiliki kualitas penerapan manajemen risiko yang baik.
Bank telah menerapkan TKT guna memperoleh
peningkatan kualitas penerapan TKT, dalam rangka Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia terdiri dari
mendorong Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia Maybank Indonesia sebagai Entitas Utama (EU), dan LJK
memiliki Tata Kelola yang lebih prudent sesuai dengan lainnya sebagai perusahaan anak dan atau perusahaan
prinsip-prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas terelasi, yaitu:
(accountability), pertanggungjawaban (responsibility), - PT Maybank Indonesia Finance (“MIF”) - perusahaan
independensi (independency) atau profesional pembiayaan;
(profesional), dan kewajaran (fairness), serta dapat - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk - (“WOM”) -
mendorong stabilitas sistem keuangan yang tumbuh perusahaan pembiayaan;
secara berkelanjutan, sehingga mampu meningkatkan - PT Maybank Asset Management (“MAM”) - Manajer
daya saing nasional. Investasi dan Konsultasi;
- PT Maybank Sekuritas Indonesia (d/h PT Maybank Kim
Eng Securities) (“MSID”) - perantara pedagang efek;
dan
- PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (d/h PT
Asuransi Asoka Mas) (“EII”) - perusahaan asuransi).
Maybank Indonesia, selaku Entitas Utama telah
membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi yang
beranggotakan perwakilan dari seluruh LJK anggota
Konglomerasi Keuangan. Susunan keanggotaan Komite
Tata Kelola Terintegrasi dalam KKMBI paling terakhir
ditetapkan melalui surat keputusan Direksi No.SK.2025.015/
PRESDIR tanggal 6 Oktober 2025.
644 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 647
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
STRUKTUR KONGLOMERASI KEUANGAN MAYBANK INDONESIA
Amanah Raya Trustees Citigroup Nominees
(Tempatan) Sdn Bhd Kumpulan Wang
Berhad Permodalan Nasional Investor Institusi dan
Employees Provident Persaraan
Amanah Saham Berhad Ritel Lainnya
Fund Board (Diperbadankan)
Bumiputera
27,86% 11,41% 6,43% 5,38% 48,92%
Malayan Banking Berhad
100% 100% 100% 100%
Maybank
Etiqa Maybank
Offshore Maybank Asset
International International
Corporate Management
Holdings Sdn. Holdings Sdn.
Service (Labuan) Group Berhad
Bhd. Bhd.
Sdn Bhd
79,87% 100% 100%
100% PT Asuransi Etiqa Maybank Asset
Vital Solution Sorak Financial Maybank IBG
Publik < 5% Internasional Management
Fund Holdings Pte Ltd Holdings Limited
Indonesia Sdn. Bhd.
12,29% 8,73% 45,02% 33,96% 85% 99%
15% PT Maybank PT Maybank
Sekuritas Asset
Indonesia Management
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
99,99% 67,49%
PT Maybank PT Wahana
Indonesia Ottomitra
Finance Multiartha Tbk
PEDOMAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
Sebagaimana diatur dalam POJK No.18/2014, kerangka Tata Kelola bagi Konglomerasi Keuangan merupakan pedoman
minimal yang wajib dipatuhi oleh Konglomerasi Keuangan sehingga akan tercapai kesamaan tingkat penerapan tata
kelola di seluruh LJK dalam Konglomerasi Keuangan. Penyusunan kerangka TKT mengacu pada POJK No.18/2014 dan
ketentuan tata kelola yang berlaku bagi masing-masing LJK dalam Konglomerasi Keuangan. Dalam rangka penerapan
Tata Kelola Perusahaan secara terintegrasi dengan seluruh LJK Anggota Konglomerasi Keuangan.
Dalam rangka penerapan TKT oleh LJK Anggota Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia, Bank telah melakukan
hal-hal sebagai berikut:
1. Membentuk Komite TKT;
2. Menerbitkan Pedoman TKT;
3. Menerbitkan Piagam Komite TKT;
4. Memiliki satuan-satuan kerja terintegrasi yaitu:
a. Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi (“SKKT”);
b. Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi (“SKAIT”);
c. Satuan Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi (“SKMRT”);
5. Menerbitkan Kebijakan terkait dengan pelaksanaan Manajemen Risiko terintegrasi dan permodalan terintegrasi;
6. Menerbitkan Piagam Korporasi (Corporate Charter);
7. Mengadakan Rapat Komite TKT lebih dari yang dipersyaratkan oleh POJK No. 18/POJK.03/2014;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 645
Page 648
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
8. Menyampaikan Pedoman TKT kepada seluruh LJK Anggota Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia;
9. Menyampaikan Laporan Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi setiap semester;
10. Menyampaikan Laporan Tahunan Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi;
11. dan aktivitas-aktivitas terkait lainnya.
Pedoman TKT disusun oleh Direksi Bank dan berdasarkan rekomendasi Komite TKT dan disetujui oleh Dewan Komisaris.
Pedoman TKT paling sedikit mencakup 2 (dua) bagian besar Pedoman dengan penerapannya masing-masing, yang
meliputi:
1) Kerangka TKT bagi Entitas Utama; dan
2) Kerangka TKT bagi LJK anggota Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia.
Kerangka Pedoman TKT Entitas Utama Kerangka Pedoman TKT LJK Anggota
1. Persyaratan Direksi Entitas Utama dan Dewan Komisaris Entitas 1. Persyaratan calon anggota Direksi dan calon anggota Dewan
Utama; Komisaris;
2. Tugas dan Tanggung jawab Direksi Entitas Utama dan Dewan 2. Persyaratan calon anggota Dewan Pengawas Syariah;
Komisaris Entitas Utama; 3. Struktur Direksi dan Dewan Komisaris;
3. Tugas dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi; 4. Struktur Dewan Pengawas Syariah;
4. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan 5. Independensi tindakan Dewan Komisaris;
Terintegrasi; 6. Pelaksanaan fungsi pengurusan LJK oleh Direksi;
5. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Intern 7. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris;
Terintegrasi; dan 8. Pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Pengawas
6. Penerapan manajemen risiko terintegrasi. Syariah;
7. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi 9. Pelaksanaan fungsi kepatuhan, fungsi audit intern, dan
pelaksanaan audit ekstern;
10. Pelaksanaan fungsi manajemen risiko;
11. Kebijakan remunerasi; dan
12. Pengelolaan benturan kepentingan.
PENILAIAN PELAKSANAAN TATA KELOLA TERINTEGRASI BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN
Maybank Indonesia wajib menyusun Laporan Penilaian Pelaksanaan TKT setiap semester dan Laporan Tahunan
Pelaksanaan TKT yang kemudian disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan POJK
No.18/2014 dan SEOJK No. 15/2015, sebagai entitas utama.
Sepanjang tahun 2025, Bank selaku entitas utama telah melakukan penilaian pelaksanaan TKT untuk posisi pelaporan
semester I dan semester II. Aspek penilaian pelaksanaan TKT bagi konglomerasi keuangan merupakan penilaian
terhadap 3 (tiga) aspek tata kelola terintegrasi, yaitu struktur, proses, dan hasil tata kelola terintegrasi.
1. Struktur
Bertujuan menilai kecukupan struktur TKT agar proses pelaksanaan tata kelola terintegrasi memberikan hasil yang
sesuai dengan harapan pemangku kepentingan.
2. Proses
Bertujuan menilai efektivitas proses pelaksanaan TKT yang didukung oleh kecukupan struktur tata kelola terintegrasi
sehingga memberikan hasil yang sesuai dengan harapan pemangku kepentingan.
3. Hasil tata kelola
a. Bertujuan menilai kualitas hasil yang memenuhi harapan pemangku kepentingan, mencakup aspek kualitatif
dan aspek kuantitatif, antara lain:
- Kinerja konglomerasi keuangan seperti efisiensi dan permodalan;
- Kecukupan transparansi Laporan Tahunan Pelaksanaan TKT;
- Objektivitas dalam melakukan assessment atau audit;
- Tingkat kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku dan penyelesaian permasalahan yang dihadapi LJK
seperti fraud, pelanggaran ketentuan terkait laporan LJK kepada Otoritas Jasa Keuangan; sesuai dengan
sektor jasa keuangan masing-masing.
b. Hasil penilaian pelaksanaan tata kelola terintegrasi dikategorikan dalam 5 (lima) peringkat penilaian, yaitu:
- Peringkat ke-1;
- Peringkat ke-2;
- Peringkat ke-3;
- peringkat ke-4; dan
- peringkat ke-5.
646 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 649
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
FAKTOR PENILAIAN PENERAPAN TKT BAGI KONGLOMERASI KEUANGAN
Penilaian Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi mencakup paling sedikit 7 (Tujuh) faktor penilaian pelaksanaan Tata
Kelola Terintegrasi yaitu
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi entitas utama;
2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris entitas utama;
3. Tugas dan tanggung jawab Komite Tata Kelola Terintegrasi;
4. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi;
5. Tugas dan tanggung jawab Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi;
6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi;
7. Penyusunan dan pelaksanaan pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
Perbandingan Peringkat Laporan Pelaksanaan TKT Periode Juni dan Desember 2025.
No. Indikator Juni 2025 Desember 2025
1. Direksi Entitas Utama 2 2
2. Dewan Komisaris Entitas Utama 1 1
3. Komite Tata Kelola 1 1
4 Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi 2 2
5. Satuan Kerja Audit Intern Terintegrasi 1 1
6. Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi 1 1
7. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi 1 1
Peringkat “2” “2”
*) Dilakukan penyesuaian Peringkat dengan perhitungan secara konservatif.
HASIL PENILAIAN SENDIRI PELAKSANAAN TKT KONGLOMERASI KEUANGAN MAYBANK INDONESIA
Hasil penilaian sendiri (self-assessment) pelaksanaan TKT Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia untuk posisi
Semester I dan Semester II tahun 2025 masing-masing dan berturut-turut diberikan “Peringkat 2” (“Baik”). Apabila
terdapat kelemahan dalam penerapan prinsip TKT, maka secara umum kelemahan tersebut kurang signifikan dan
dapat diselesaikan dengan tindakan normal oleh manajemen Bank.
LAPORAN TAHUNAN PELAKSANAAN TATA KELOLA TERINTEGRASI
Bank selaku Entitas Utama dalam Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia, telah menyampaikan Laporan Tahunan
Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi tahun 2024. Laporan Tahunan tersebut disusun dengan mengacu kepada:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 tentang Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.15/SEOJK.03/2015 tanggal 25 Mei 2015 tentang Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan;
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum;
4. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ SEOJK.03/2017 tanggal 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola
bagi Bank Umum
Laporan Tahunan Pelaksanaan TKT Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia terdiri dari:
1. Laporan Penilaian Sendiri (Self-Assessment) Pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi selama tahun buku;
2. Struktur Konglomerasi Keuangan;
3. Struktur kepemilikan saham pada Konglomerasi Keuangan yang menggambarkan pihak-pihak yang menjadi
pemegang saham Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dalam Konglomerasi Keuangan sampai dengan pemegang
saham pengendali terakhir (ultimate shareholders);
4. Struktur kepengurusan pada Bank sebagai Entitas Utama dan LJK (Perusahaan Anak) dalam Konglomerasi
Keuangan;
5. Kebijakan Transaksi Intra-Grup;
6. Komite TKT;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 647
Page 650
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
7. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Maybank Indonesia, 1. Permohonan Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
yang terdiri dari: (“OJK”) atas Pembentukan Perusahaan Induk
a. Transparansi Pelaksanaan Tata Kelola Konglomerasi Keuangan (“PIKK”)
sebagaimana dimaksud pada butir IX Surat Maybank Indonesia telah menyampaikan
Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 13/ permohonan melalui Surat No 2025.017/MBI/
SEOJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi DIR COMPLIANCE tertanggal 20 Juni 2025 perihal
Bank Umum; dan Permohonan Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan
b. Laporan Penilaian Sendiri (Self-Assessment) (“OJK”) atas Pembentukan PIKK Operasional Maybank
Pelaksanaan Tata Kelola sebagaimana dimaksud Indonesia. Permohonan tersebut telah setujui oleh OJK,
dalam Lampiran IV pada Surat Edaran Otoritas melalui Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner
Jasa Keuangan No. 13/SEOJK.03/2017 tentang OJK (KADK OJK) Nomor KEP-15/KS.1/2025 tanggal
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. 16 September 2025 tentang Persetujuan Maybank
Indonesia sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
PERATURAN OJK NOMOR 30 TAHUN 2024 Keuangan Operasional atas Konglomerasi Keuangan
TENTANG KONGLOMERASI KEUANGAN Maybank (“Surat Persetujuan OJK”). Dalam Surat
DAN PERUSAHAAN INDUK KONGLOMERASI Persetujuan OJK tersebut, memutuskan hal-hal
KEUANGAN sebagai berikut:
Berkaitan dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 1. Menyetujui Maybank Indonesia untuk menjadi
4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Sektor Keuangan, perlu penyelarasan dan pengkinian (“PIKK”) Operasional atau Konglomerasi Keuangan
ketentuan terkait dengan Konglomerasi Keuangan yang Maybank
saat ini berlaku. Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2024 2. Struktur KK Maybank terdiri dari:
Tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk a. PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. sebagai PIKK;
Konglomerasi Keuangan (“POJK No. 30 Tahun 2024”) b. PT Maybank Sekuritas Indonesia sebagai
bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas Anggota;
pengaturan dan pengawasan terhadap lembaga jasa c. PT Maybank Asset Management sebagai
keuangan yang memiliki hubungan kepemilikan dan/ Anggota;
atau pengendalian oleh pihak yang sama di berbagai d. PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
sektor jasa keuangan agar dapat memudahkan PSP sebagai Anggota;
dan/atau PSPT dalam memantau perkembangan e. PT Maybank Indonesia Finance sebagai
bisnis jasa keuangan yang dimiliki, agar pelaksanaan Anggota;
manajemen risiko, tata kelola, permodalan dan aspek f. PT Wahana Ottomitra Multiartha, Tbk. sebagai
lain secara terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan Anggota.
menjadi lebih terkoordinasi. Dalam POJK ini diatur 3. Pelaksanaan fungsi atau unit pengelolaan KK
tentang kriteria Konglomerasi Keuangan yang wajib Maybank dibawahkan oleh Sdr Steffano Ridwan.
membentuk Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan 2. Tindak lanjut Surat Persetujuan OJK:
(PIKK), persyaratan pembentukan PIKK, kepemilikan 1. Melakukan restrukturisasi kepemilikan dan/atau
dan permodalan PIKK, kegiatan usaha PIKK, tugas dan pengalihan saham untuk memenuhi ketentuan
tanggung jawab PIKK, kewajiban PIKK menyusun rencana sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
korporasi dan memiliki piagam korporasi, kriteria Keuangan (PIKK) dan Konglomerasi Keuangan (KK)
kepemilikan dan pengendalian dalam Konglomerasi sebagaimana dimaksud dalam POJK KK PIKK, serta
Keuangan beserta perubahannya, kepengurusan PIKK, sesuai dengan rencana yang disampaikan melalui
penilaian kemampuan dan kepatutan serta penilaian surat Bank kepada kami, yang wajib diselesaikan
kembali bagi pihak utama PIKK, larangan kepemilikan pada tanggal 16 September 2026.
silang dalam Konglomerasi Keuangan, kewenangan yang 2. Melaporkan realisasi pelaksanaan restrukturisasi
dimiliki OJK terkait Konglomerasi Keuangan, pengakhiran kepemilikan dan/atau pengalihan saham
PIKK, dan kewajiban pelaporan PIKK. Maybank Indonesia sebagaimana angka satu di atas kepada
memenuhi kriteria sebagai konglomerasi keuangan Departemen Koordinasi Pengawasan dan
sebagaimana dalam Pasal 2 ayat (1) POJK No. 30 Tahun Perizinan Terintegrasi serta ditembuskan kepada
2024. Departemen Pengawasan Konglomerasi Keuangan
dan Departemen Pengawasan Bank Swasta 2.
3. Senantiasa mematuhi ketentuan perundang-
undangan terkait KK dan PIKK, antara lain
ketentuan tata kelola terintegrasi, manajemen
risiko terintegrasi dan kewajiban penyediaan
modal minimum terintegrasi.
648 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 651
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENERAPAN ASEAN CORPORATE GOVERNANCE
SCORECARD
LEVEL 1
A. Hak dan Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Saham
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
A.1 Hak Dasar Pemegang Saham
A.1.1 Apakah Perseroan membayar dividen (interim dan final/tahunan) secara adil dan tepat waktu; 217-218, 436, 446, 614
artinya, semua pemegang saham diperlakukan sama dan dibayar dalam waktu 30 hari setelah
(i) dividen interim diumumkan dan (ii) disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum untuk
dividen final? Dalam hal Perseroan telah menawarkan dividen skrip, apakah Perseroan membayar
dividen tersebut dalam waktu 60 hari.
A.2 Hak berpartisipasi secara efektif dan memberikan suara dalam rapat umum pemegang saham
dan mendapat informasi mengenai peraturan, termasuk prosedur pemungutan suara, yang
berlaku di rapat umum pemegang saham.
A.2.1 Apakah pemegang saham memiliki kesempatan, yang dibuktikan dengan agenda, untuk menyetujui 446
remunerasi (honor, tunjangan, manfaat dan tunjangan lainnya) atau kenaikan remunerasi bagi
Direktur non-eksekutif/Komisaris?
A.2.2 Apakah Perseroan memberikan hak kepada pemegang saham nonpengendali untuk 442-443, 446-457,
menominasikan calon Dewan Komisaris dan Direksi? 476, 498-499
A.2.3 Apakah Perseroan memberikan hak kepada pemegang saham untuk memilih anggota Dewan 442-443, 446-457,
Komisaris dan Direksi? 476, 498-499
A.2.4 Apakah Perseroan mengungkapkan prosedur pemungutan suara yang digunakan sebelum rapat 444-445
dimulai?
A.2.5 Apakah risalah RUPS terakhir mencatat bahwa pemegang saham diberi kesempatan untuk bertanya 446-457
dan apakah pertanyaan pemegang saham serta jawaban yang diberikan dicatat?
A.2.6 Apakah Perseroan mengungkapkan hasil pemungutan suara termasuk suara setuju, tidak setuju, 446-457
dan abstain untuk semua resolusi/agenda dalam RUPS terakhir?
A.2.7 Apakah Perseroan mengungkapkan daftar Anggota Direksi Dan Dewan Komisaris yang hadir pada 444
RUPS terakhir?
A.2.8 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa seluruh anggota Direksi, Dewan Komisaris dan Direktur 444
Utama (jika bukan termasuk anggota Dewan) menghadiri RUPS terakhir?
A.2.9 Apakah Perseroan mengizinkan pemungutan suara secara in-absentia? 442, 444 dan dalam
Tata Tertib RUPS
A.2.10 Apakah Perseroan memilih pengambilan suara melalui jajak pendapat (bukan dengan 445, 446-457 dan
mengacungkan tangan) untuk semua resolusi pada RUPS terakhir? dalam Tata Tertib
RUPS
A.2.11 Apakah Perseroan mengungkapkan telah menunjuk pihak independen (pemeriksa) untuk 445
menghitung dan/atau mengesahkan suara dalam RUPST?
A.2.12 Apakah Perseroan mengumumkan kepada publik pada hari kerja berikutnya mengenai hasil 443
pemungutan suara di RUPS/RUPSLB terakhir untuk semua keputusan?
A.2.13 Apakah Perseroan memberikan pemberitahuan minimal 21 hari sebelumnya untuk semua RUPS dan 443-444
RUPSLB?
A.2.14 Apakah Perseroan memberikan alasan dan penjelasan untuk setiap agenda yang memerlukan Pengumuman RUPS
persetujuan pemegang saham dalam pemanggilan RUPS/surat edaran dan/atau pernyataan yang pada Website Bank
menyertainya? Bank Website
A.2.15 Apakah Perseroan memberikan kesempatan kepada pemegang saham untuk mengajukan agenda Pengumuman RUPS
rapat dan/atau meminta diadakannya rapat umum dengan persentase tertentu? dan Anggaran Dasar
Bank Poin 18,5 pada
Website Bank
A.3 Pasar untuk pengendalian Perseroan mesti transparan dan berfungsi secara efisien.
A.3.1 Dalam hal merger, akuisisi, dan/atau pengambilalihan yang memerlukan persetujuan pemegang 219
saham, apakah Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menunjuk pihak independen untuk
mengevaluasi kewajaran nilai transaksi?
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 649
Page 652
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
A.4 Perusahaan mesti memfasilitasi pelaksanaan hak kepemilikan semua pemegang saham,
termasuk investor institusional.
A.4.1 Apakah Perseroan secara terbuka mengungkapkan kebijakan/praktik untuk mendorong pemegang 603-605
saham agar terlibat dengan Perseroan di luar rapat umum?
A.5 Saham dan hak suara
A.5.1 Apabila Perseroan mempunyai lebih dari satu tipe saham, apakah Perseroan mempublikasikan hak 122, 441 dan dalam
suara yang melekat pada masing-masing tipe saham tersebut (misalnya melalui situs web/laporan Anggaran Dasar
Perseroan/situs web bursa/regulator)? Bank Poin 10.6 pada
Website Bank
A.6 Pemanggilan RUPS
A.6.1 Apakah setiap keputusan yang diambil pada rapat umum tahunan terakhir hanya membahas satu 446-457 dan Website
hal saja, yaitu tidak ada penggabungan beberapa hal ke dalam resolusi yang sama? Bank
A.6.2 Apakah pemberitahuan RUPS terakhir Perseroan sepenuhnya diterjemahkan ke dalam bahasa 443, 603 Ringkasan
Inggris dan diterbitkan pada tanggal yang sama dengan versi bahasa lokal? Berita
Acara RUPS pada
Website Bank
Apakah pemanggilan RUPS/surat edaran memuat rincian berikut:
A.6.3 Apakah terdapat informasi profil Dewan Komisaris dan Direksi (sekurang-kurangnya usia, kualifikasi 91-109 dan Website
akademis, tanggal pengangkatan pertama, pengalaman, dan jabatan Direktur di emiten lain) yang Bank
ingin dipilih/dipilih kembali?
A.6.4 Apakah auditor yang ingin diangkat/diangkat kembali, teridentifikasi dengan jelas? 446 dan Website
Bank
A.6.5 Apakah dokumen surat kuasa tersedia dengan mudah? Pemanggilan RUPS di
Website Bank
A.7 Insider trading dan transaksi pribadi yang ilegal tidak diperbolehkan.
A.7.1 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi wajib melaporkan transaksi terkait saham Perseroan dalam
124
waktu 3 hari kerja?
A.8 Transaksi pihak berelasi oleh Direktur dan eksekutif kunci.
A.8.1 Apakah Perseroan memiliki kebijakan yang mewajibkan komite yang terdiri dari Direktur/Komisaris 219-221
Independen untuk mengkaji transaksi pihak berelasi yang material untuk menentukan apakah
transaksi tersebut memberikan manfaat yang terbaik bagi Perseroan dan pemegang saham?
A.8.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan yang mengharuskan anggota Dewan (Direktur/Komisaris) 218-219, 611
untuk tidak berpartisipasi dalam rapat mengenai agenda tertentu jika memiliki konflik kepentingan? Anggaran Dasar
pada
Website Bank
A.8.3 Apakah Perseroan memiliki kebijakan mengenai pinjaman kepada Direktur dan Komisaris, baik 462, 499
melarang praktik ini atau memastikan bahwa hal tersebut dilakukan secara wajar dan dengan
harga pasar?
A.9 Perlindungan pemegang saham minoritas dari tindakan yang merugikan
A.9.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa transaksi pihak berelasi dilakukan sedemikian rupa 219-221
untuk memastikan bahwa transaksi dilakukan dengan wajar dan berdasarkan arm's lenght?
A.9.2 Apakah keputusan dalam transaksi dengan pihak terkait yang memerlukan persetujuan pemegang 219-221
saham diambil oleh pemegang saham yang tidak berkepentingan?
B. Keberlanjutan dan Ketangguhan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.1 Pengungkapan yang terkait dengan keberlanjutan harus konsisten, sebanding, dan dapat 232
diandalkan, serta mencakup informasi material retrospektif serta berwawasan ke depan sehingga Laporan
akan dianggap penting oleh investor dalam membuat keputusan investasi atau pemungutan suara. Keberlanjutan
Informasi terkait Keberlanjutan Material harus ditentukan
B.1.1 Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material terhadap strategi 61, 234
organisasi? Laporan
Keberlanjutan
B.1.2 Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai suatu isu? 273, 308
Laporan
Keberlanjutan
650 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 653
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.1.3 Apakah Perseroan mengadopsi kerangka pelaporan atau standar keberlanjutan yang diakui secara Laporan
internasional (yaitu GRI, Pelaporan Terpadu, SASB, Standar Pengungkapan Keberlanjutan IFRS)? Keberlanjutan
Jika sebuah Perseroan menetapkan tujuan atau target terkait keberlanjutan secara publik, kerangka
pengungkapan tersebut harus memastikan diungkapkannya secara berkala metrik yang andal dan mudah
diakses.
B.1.4 Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan kuantitatif? 234-235
Laporan
Keberlanjutan
B.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan pencapaian kinerja terkait keberlanjutan dalam kaitannya 234-235
dengan target yang ditetapkan sebelumnya? Laporan
Keberlanjutan
B.1.6 Apakah Perseroan menegaskan bahwa Laporan/Pelaporan Keberlanjutannya ditinjau dan/atau Laporan
disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan? Keberlanjutan
B.2 Kerangka tata kelola perusahaan harus memfasilitasi dialog antara Perseroan, pemegang
saham, dan pemangku kepentingan agar dapat bertukar pandangan tentang masalah
keberlanjutan.
B.2.1 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan dan Laporan
mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis Perseroan? Keberlanjutan
B.2.2 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan dan Laporan
mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis Perseroan? Keberlanjutan
B.3 Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa Direksi telah cukup 273, 308, 438
mempertimbangkan risiko dan peluang keberlanjutan yang material ketika menjalankan Laporan
fungsi utama mereka dalam meninjau, memantau, dan membimbing praktik tata kelola, Keberlanjutan
pengungkapan, strategi, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal, termasuk yang
berkaitan dengan risiko fisik dan transisi yang terkait dengan iklim.
Direksi harus menilai apakah struktur modal Perseroan telah sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko
terkait untuk memastikan ketahanan Perseroan terhadap berbagai kondisi.
B.3.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi melakukan tinjauan tahunan untuk melihat 214-215, 289
apakah struktur modal dan utang Perseroan sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko terkait?
B.4 Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan
sebagaimana telah ditetapkan oleh undang-undang atau melalui kesepakatan bersama dan
mendorong kerja sama aktif antara Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan
kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan Perseroan yang sehat secara finansial.
Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan dan praktik yang membahas:
B.4.1 Adanya upaya Perseroan serta ruang lingkupnya dalam memenuhi kesejahteraan pelanggan? 269-272
B.4.2 Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor? 612
B.4.3 Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan dengan 612
upaya mempromosikan pembangunan berkelanjutan? Laporan
Keberlanjutan
B.4.4 Upaya Perseroan untuk berinteraksi dengan masyarakat tempat mereka beroperasi? 231-235, 269-272
Laporan
Keberlanjutan
B.4.5 Program dan prosedur antikorupsi Perseroan? 613
B.4.6 Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi? 613
B.4.7 Apakah Perseroan memiliki laporan/bagian terpisah yang membahas upaya-upayanya dalam isu 608
lingkungan/ekonomi dan sosial? Laporan
Keberlanjutan
B.5 Jika kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, maka pemangku kepentingan
mesti memiliki kesempatan untuk memperoleh ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
mereka.
B.5.1 Apakah Perseroan menyediakan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan Tahunan 578
yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan (misalnya pelanggan, pemasok,
masyarakat umum, dll.) untuk menyuarakan keprihatinan dan/atau keluhan mereka atas
kemungkinan pelanggaran hak-hak mereka?
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 651
Page 654
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.6 Mekanisme untuk partisipasi karyawan mesti diperbolehkan untuk dikembangkan.
B.6.1 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai kesehatan, 240, 244, 251
keselamatan, dan kesejahteraan karyawannya? Laporan
Keberlanjutan
B.6.2 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai program 247-250
pelatihan dan pengembangan bagi karyawannya?
B.6.3 Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang memperhitungkan kinerja 251
Perseroan selain pengukuran finansial jangka pendek?
B.7 Para pemangku kepentingan, termasuk karyawan perorangan dan badan perwakilan mereka,
harus dapat dengan bebas mengomunikasikan keprihatinan mereka tentang praktik ilegal atau
tidak etis kepada Dewan, sementara hak-hak mereka tidak boleh dikompromikan hanya karena
mereka melakukan hal tersebut.
B.7.1 Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan oleh 578
karyawan dan pemangku kepentingan lainnya mengenai dugaan perilaku ilegal dan tidak etis dan
memberikan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau laporan tahunan?
B.7.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/orang yang 578
mengungkapkan dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan pembalasan?
C. Pengungkapan dan Transparansi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
C.1 Struktur kepemilikan transparan
C.1.1 Apakah informasi mengenai kepemilikan saham mengungkapkan identitas pemilik manfaat, yang 122
memegang 5% saham atau lebih?
C.1.2 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham secara langsung/tidak langsung dari 125
pemegang saham mayoritas?
C.1.3 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham oleh anggota Direksi dan Dewan Komisaris, 122, 124
baik langsung/tidak langsung?
C.1.4 Apakah Perseroan mengungkapkan kepemilikan saham oleh manajemen senior, baik langsung/ 548
tidak langsung?
C.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan rincian mengenai Perseroan induk/induk, anak Perseroan, 127-129
Perseroan asosiasi, usaha patungan (joint ventures) dan special purpose enterprises?
C.2 Kualitas Laporan Tahunan
Apakah laporan tahunan Perseroan mengungkapkan hal-hal berikut:
C.2.1 Tujuan Perseroan 84-86
C.2.2 Indikator Kinerja Finansial 26
C.2.3 Indikator Kinerja Non-Finansial 30
C.2.4 Kebijakan Dividen 217
C.2.5 Rincian biografi (setidaknya usia, kualifikasi akademik, tanggal pengangkatan pertama kali, 91-109
pengalaman relevan, dan jabatandi perusahaan terbuka lainnya) dari semua anggota Direksi dan
Dewan Komisaris
Pernyataan Konfirmasi Tata Kelola Perusahaan
C.2.6 Apakah Laporan Tahunan memuat pernyataan yang mengonfirmasi kepatuhan penuh Perseroan 617, 621-643
terhadap kode tata kelola perusahaan dan jika terjadi ketidakpatuhan, identifikasi dan menjelaskan
alasan untuk setiap masalah tersebut?
C.3 Remunerasi Anggota Dewan dan Eksekutif Utama
C.3.1 Apakah ada pengungkapan struktur remunerasi bagi Direktur non-eksekutif/Komisaris? 545-549
C.3.2 Apakah Perseroan mengungkapkan kepada publik [misalnya laporan tahunan atau dokumen 545-549
lain yang diungkapkan kepada publik] rincian remunerasi masing-masing Direktur non-eksekutif/
Komisaris?
C.3.3 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan/praktik remunerasi (biaya, tunjangan, manfaat dalam 545-549
bentuk barang dan tunjangan lainnya) (misalnya penggunaan insentif jangka pendek dan jangka
panjang serta ukuran kinerja) untuk Direktur eksekutif dan CEO?
C.3.4 Apakah Perseroan mengungkapkan kepada publik [misalnya laporan tahunan atau dokumen lain 545-549
yang diungkapkan kepada publik] rincian remunerasi masing-masing Direktur eksekutif dan CEO
[jika yang bersangkutan bukan anggota Direksi/Dewan Komisaris]?
652 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 655
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
C.4 Pengungkapan transaksi pihak berelasi (RPT)
C.4.1 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakannya yang mencakup peninjauan dan persetujuan RPT 219-221
material? dan Laporan
Keuangan Audited
C.4.2 Apakah Perseroan mengungkapkan nama, hubungan, sifat dan nilai untuk setiap RPT material? 219-221
dan Laporan
Keuangan Audited
C.5 Direktur dan Komisaris yang bertransaksi dalam saham Perseroan
C.5.1 Apakah Perseroan mengungkapkan perdagangan saham Perseroan oleh orang dalam? 615
C.6 Auditor Eksternal dan Laporan Auditor
Ketika jasa audit dan non-audit dilakukan oleh Perseroan yang sama
C.6.1 Apakah biaya audit dan non-audit diungkapkan? 137
C.6.2 Apakah biaya non-audit lebih besar dari biaya audit? 137
C.7 Media Komunikasi
Apakah Perseroan menggunakan mode komunikasi berikut?
C.7.1 Pelaporan Triwulanan 609
C.7.2 Situs Perseroan 139
C.7.3 Briefing analis 603
C.7.4 Media briefings/press conferences 603
C.8 Pengarsipan/rilis laporan tahunan/keuangan tepat waktu
C.8.1 Apakah laporan/pernyataan keuangan tahunan yang diaudit dirilis dalam waktu 120 hari sejak Laporan Keuangan
tahun fiskal berakhir? Audited
C.8.2 Apakah laporan tahunan dirilis dalam waktu 120 hari sejak tahun fiskal berakhir? 684
C.8.3 Apakah kebenaran dan kewajaran/kewajaran penyajian laporan keuangan tahunan telah 684
ditegaskan oleh Dewan Komisaris dan Direksi dan/atau pejabat terkait di Perseroan?
C.9 Situs Perusahaan
Apakah Perseroan memiliki situs web yang mengungkapkan informasi terkini tentang hal berikut:
C.9.1 Laporan keuangan (triwulanan terbaru) Website Bank
C.9.2 Materi yang diberikan dalam briefing analis dan media Website Bank
C.9.3 Laporan tahunan yang dapat diunduh Website Bank
C.9.4 Pemanggilan Rapat Umum Tahunan dan/atau Rapat Umum Luar Biasa Website Bank
C.9.5 Risalah Rapat Umum Tahunan dan/atau Rapat Umum Luar Biasa Website Bank
C.9.6 Konstitusi Perseroan (peraturan Perseroan, memorandum dan anggaran dasar) Website Bank
C.10 Hubungan Investor
C.10.1 Apakah Perseroan mengungkapkan rincian kontak (misalnya telepon, faks, dan email) petugas/ 595
kantor yang bertanggung jawab atas hubungan investor?
D. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.1 Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
Tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dan kebijakan tata kelola perusahaan yang
didefinisikan dengan jelas.
D.1.1 Apakah Perseroan mengungkapkan kebijakan tata kelola Perseroan/Piagam Dewan Komisaris/ 431, 459, 485
Piagam Direksi?
D.1.2 Apakah jenis keputusan yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris dan Direksi diungkapkan? 462, 487-488
dan anggaran dasar
dan website
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 653
Page 656
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.1.3 Apakah peran dan tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi dinyatakan dengan jelas? 459, 487
Visi/Misi Perusahaan
D.1.4 Apakah Perseroan memiliki pernyataan visi dan misi terbaru? 84
D.1.5 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi memainkan peran utama dalam proses pengembangan dan 47, 57
peninjauan strategi Perseroan setidaknya setiap tahun?
D.1.6 Apakah Direksi memiliki proses untuk meninjau, memantau, dan mengawasi implementasi strategi 57-58
Perseroan?
D.2 Struktur Direksi dan Dewan Komisaris
Kode Etik atau Pedoman Perilaku
D.2.1 Apakah rincian Kode Etik diungkapkan? 605
D.2.2 Apakah semua Direktur/Dewan Komisaris, manajemen senior dan karyawan diwajibkan untuk 606
mematuhi Kode Etik tersebut?
D.2.3 Apakah Perseroan memiliki proses untuk menerapkan dan memantau kepatuhan terhadap Kode 606
Etik?
Struktur dan Komposisi Direksi dan Dewan Komisaris
D.2.4 Apakah Direktur/Komisaris Independen terdiri dari setidaknya 50% dari Dewan Komisaris dan Direksi? 464
D.2.5 Apakah Perseroan memiliki batas masa jabatan sembilan tahun atau kurang atau 2 kali masa Anggaran dasar dan
jabatan masing-masing lima tahun untuk Direktur/Komisaris Independennya? website
1 Masa jabatan lima tahun harus diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku
sebelum diperkenalkannya ASEAN Corporate Governance Scorecard pada tahun 2011
D.2.6 Apakah Perseroan telah menetapkan batas lima kursi Dewan yang dapat dijabat oleh seorang 467, 497
Direktur/Komisaris Independen/non-eksekutif secara bersamaan?
D.2.7 Apakah Perseroan memiliki Direktur eksekutif yang menjabat di lebih dari dua posisi sebagai Direksi
dan Dewan Komisaris di perusahaan publik lain?
Komite Nominasi
D.2.8 Apakah Perseroan memiliki Komite Nominasi? 528
D.2.9 Apakah Komite Nominasi terdiri dari mayoritas Direksi/Komisaris Independen? 528
D.2.10 Apakah ketua Komite Nominasi adalah Direktur/Komisaris Independen? 528
D.2.11 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite Nominasi? 528
D.2.12 Apakah kehadiran rapat Komite Nominasi diungkapkan dan jika ya, apakah Komite Nominasi 531-532
mengadakan rapat setidaknya dua kali dalam setahun?
Komite Remunerasi/Komite Kompensasi
D.2.13 Apakah Perseroan memiliki Komite Remunerasi? 528
D.2.14 Apakah Komite Remunerasi sebagian besar terdiri dari Direksi/Komisaris Independen? 528
D.2.15 Apakah ketua Komite Remunerasi adalah Direktur/Komisaris Independen? 528
D.2.16 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite 528
Remunerasi?
D.2.17 Apakah kehadiran dalam rapat Komite Remunerasi diungkapkan, dan jika ya, apakah Komite 531-532
Remunerasi telah mengadakan setidaknya dua kali rapat sepanjang tahun?
Komite Audit
D.2.18 Apakah Perseroan memiliki Komite Audit? 514
D.2.19 Apakah Komite Audit terdiri sepenuhnya dari Direktur/Komisaris non-eksekutif dengan mayoritas 514
Direktur/Komisaris Independen?
D.2.20 Apakah ketua Komite Audit adalah seorang Direktur/Komisaris Independen? 514
D.2.21 Apakah Perseroan mengungkapkan kerangka acuan/struktur tata kelola/piagam Komite Audit? 514
D.2.22 Apakah,setidaknya, salah satu Direktur/Komisaris Independen dalam komite memiliki keahlian di 519
bidang akuntansi (kualifikasi atau pengalaman akuntansi)?
D.2.23 Apakah kehadiran dalam rapat Komite Audit diungkapkan, dan jika ya, apakah Komite Audit telah 517-519
mengadakan setidaknya empat kali rapat sepanjang tahun?
654 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 657
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.2.24 Apakah Komite Audit memiliki tanggung jawab utama untuk memberikan rekomendasi tentang 516-517
pengangkatan dan pemberhentian auditor eksternal?
D.3 Proses Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Dewan Komisaris dan Direksi, serta Tingkat Kehadiran
D.3.1 Apakah rapat Dewan Komisaris dan Direksi dijadwalkan sebelum awal tahun buku? 476-483, 500-507
D.3.2 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi mengadakan rapat setidaknya enam kali sepanjang tahun? 476-483, 500-507
D.3.3 Apakah setiap Direktur/Komisaris telah menghadiri setidaknya 75% dari semua rapat Dewan 476-483, 500-507
Komisaris dan Direksi yang diadakan selama tahun tersebut?
D.3.4 Apakah Perseroan menentukan kuorum minimum setidaknya 2/3 untuk pengambilan keputusan 476, 500
Dewan Komisaris dan Direksi?
D.3.5 Apakah Direktur/Komisaris non-eksekutif Perseroan mengadakan pertemuan terpisah setidaknya 476, 500
sekali dalam setahun tanpa kehadiran eksekutif?
Akses Informasi
D.3.6 Apakah dokumen untuk rapat Dewan Komisaris dan Direksi diberikan kepada anggota Dewan 476-483, 500-507
Komisaris dan Direksi setidaknya lima hari kerja sebelum rapat?
D.3.7 Apakah Sekretaris Perusahaan memainkan peran penting dalam mendukung Dewan Komisaris dan 476, 500
Direksi dalam menjalankan tanggung jawabnya?
D.3.8 Apakah Sekretaris Perusahaan dilatih dalam praktik hukum, akuntansi, atau tugas-tugas sekretariat 500
Perusahaan dan telah mengikuti perkembangan pengetahuan yang relevan?
Pengangkatan dan Pemilihan Kembali Dewan Komisaris dan Direksi
D.3.9 Apakah Perseroan mengungkapkan kriteria yang digunakan dalam memilih Direktur/Komisaris 465, 498-499
baru?
D.3.10 Apakah Perseroan menjelaskan proses yang diikuti dalam mengangkat Direktur/Komisaris baru? 500
D.3.11 Apakah semua Dewan Komisaris dan Direksi dapat menjalani pemilihan ulang setiap 3 tahun; atau 465, 498-499
5 tahun untuk Perseroan yang terdaftar di negara-negara yang legislasinya mensyaratkan masa
jabatan 5 tahun masing-masing? Anggaran dasar dan
website
Masa jabatan lima tahun harus diwajibkan oleh undang-undang yang telah ada sebelum
pengenalan ASEAN Corporate Governance Scorecard pada tahun 2011.
Perihal Remunerasi
D.3.12 Apakah pemegang saham atau Dewan Komisaris dan Direksi menyetujui remunerasi dari direksi 447-448
eksekutif dan/atau eksekutif senior?
D.3.13 Apakah Perseroan memiliki standar yang dapat diukur untuk menyelaraskan remunerasi berbasis 531, 545-549
kinerja dari Direksi Eksekutif dan Eksekutif Senior dengan kepentingan jangka panjang Perseroan,
seperti ketentuan claw back dan bonus yang ditangguhkan?
Audit Internal
D.3.14 Apakah Perseroan memiliki fungsi audit internal yang terpisah? 586
D.3.15 Apakah kepala audit internal diidentifikasi atau, jika di-outsource, apakah nama firma eksternal 586
tersebut diungkapkan?
D.3.16 Apakah pengangkatan dan pemberhentian auditor internal memerlukan persetujuan Komite Audit? 586
Pemantauan Risiko
D.3.17 Apakah Perseroan menetapkan prosedur pengendalian internal yang baik dan kerangka 594, 599
manajemen risiko serta secara berkala meninjau efektivitas kerangka tersebut? operasional
termasuk TI, lingkungan, sosial, dan ekonomi)?
D.3.18 Apakah Laporan Tahunan/Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan mengungkapkan bahwa 594, 599
Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan tinjauan terhadap pengendalian material Perseroan
(termasuk pengendalian operasional, keuangan, dan kepatuhan) serta sistem manajemen risiko?
D.3.19 Apakah Perseroan mengungkapkan risiko-risiko utama yang secara material dihadapi oleh 598
Perseroan (yaitu risiko keuangan, operasional termasuk TI, lingkungan, sosial, dan ekonomi)?
D.3.20 Apakah Laporan Tahunan/Laporan Tahunan Tata Kelola Perusahaan mengandung pernyataan 594, 599
dari Dewan Komisaris dan Direksi atau Komite Audit yang mengomentari kecukupan pengendalian
internal/manajemen risiko Perseroan?
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 655
Page 658
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
D.4 Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Komisaris Utama
D.4.1 Apakah yang menjabat sebagai Komisaris Utama dan CEO adalah orang yang berbeda? 91, 99
D.4.2 Apakah Komisaris Utama adalah Direktur/Komisaris Independen 91-95
D.4.3 Apakah ada Direktur yang merupakan mantan CEO Perseroan dalam 2 tahun terakhir? 99
D.4.4 Apakah peran dan tanggung jawab ketua diungkapkan? 487
Direktur Independen Utama
D.4.5 Jika Direktur Utama tidak independen, apakah Dewan Komisaris telah menunjuk seorang Direktur 448-449
Independen Utama/Senior dan apakah perannya telah ditetapkan?
Keterampilan dan Kompetensi
D.4.6 Apakah setidaknya satu Direktur/Komisaris non-eksekutif memiliki pengalaman kerja sebelumnya di 511-513
sektor utama yang dijalankan Perseroan?
D.5 Kinerja Dewan
Pengembangan Direksi
D.5.1 Apakah Perseroan memiliki program orientasi untuk Direktur/Komisaris baru? 498
D.5.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan dan praktik serta program yang mendorong Direktur/Komisaris 472-475, 489-492
untuk menghadiri program pendidikan profesional yang sedang berlangsung atau berkelanjutan?
Penunjukan dan Kinerja CEO/Manajemen Eksekutif
D.5.3 Apakah Perseroan mengungkapkan proses bagaimana Dewan Komisaris dan Direksi merencanakan 532
suksesi CEO/Direktur Utama/Presiden dan manajemen kunci?
D.5.4 Apakah Dewan Komisaris dan Direksi melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap CEO/Direktur 507
Utama/Presiden?
Penilaian Dewan Komisaris
D.5.5 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap Dewan Komisaris dan Direksi dan 467, 507
mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
Penilaian Direktur
D.5.6 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap Direktur/Komisaris dan 467, 507
mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
Penilaian Komite
D.5.7 Apakah Perseroan melakukan penilaian kinerja tahunan terhadap komite-komite Dewan Komisaris 469
dan mengungkapkan kriteria dan proses yang diikuti untuk penilaian tersebut?
LEVEL 2 – BONUS
(B) A. Hak dan Perlakuan yang Adil terhadap Pemegang Saham
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) A.1 Hak untuk berpartisipasi secara efektif dan memberikan suara dalam rapat umum pemegang
saham dan harus diberitahu tentang peraturan, termasuk prosedur pemungutan suara, yang
mengatur rapat umum pemegang saham.
(B) A.1.1 Apakah Perseroan mempraktikkan pemungutan suara elektronik secara langsung dan aman secara 443-445
in absentia pada rapat umum pemegang saham?
(B) A.2 Perlakuan yang adil terhadap pemegang saham
Pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(B)A.2.1 Apakah Perseroan merilis pemberitahuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (dengan 443-445
agenda rinci dan edaran penjelasan), sebagaimana diumumkan kepada Bursa, setidaknya 28 hari
sebelum tanggal rapat?
656 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 659
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
(B) B. Keberlanjutan dan Ketahanan
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) B.1
(B) B.1.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana ia mengelola risiko dan peluang terkait iklim? 273, 308
dan Laporan
Keberlanjutan
(B) Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan Keberlanjutannya Laporan
B.1.2 diverifikasi secara eksternal? Keberlanjutan
dan Website Bank
(B) Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku kepentingan 234-235
B.1.3 dan bagaimana Perseroan menanggapi masalah ESG para pemangku kepentingan? dan Laporan
Keberlanjutan
(B) Apakah Perseroan memiliki unit/divisi/komite yang secara khusus bertanggung jawab untuk 234-235
B.1.4 mengelola masalah keberlanjutan? dan Laporan
Keberlanjutan
(B) Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi terhadap risiko dan 308
B.1.5 peluang terkait keberlanjutan? dan Laporan
Keberlanjutan
(B) Apakah Perseroan mengungkapkan hubungan antara remunerasi Direktur eksekutif dan manajemen 545-549
B.1.6 senior serta kinerja keberlanjutan untuk tahun sebelumnya?
(B) Apakah Sistem Pengungkapan Pelanggaran (Whistleblowing System) Perseroan dikelola oleh pihak/ 578
B.1.7 lembaga independen?
(B) C. Pengungkapan dan Transparansi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) C.1 Kualitas Laporan Tahunan
(B) C.1.1 Apakah laporan/pernyataan keuangan tahunan yang diaudit dirilis dalam waktu 60 hari sejak akhir Laporan Keuangan
tahun keuangan? Audited
(B) D. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
No. Prinsip dan Rekomendasi Halaman
(B) D.1 Kompetensi dan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi
(B) D.1.1 Apakah Perseroan memiliki setidaknya satu Direktur/Komisaris Independen perempuan? 92
(B) Apakah Perseroan memiliki kebijakan dan mengungkapkan tujuan yang terukur untuk menerapkan 511-513
D.1.2 keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi dan melaporkan kemajuan dalam mencapai tujuannya?
(B) D.2 Struktur Dewan Komisaris dan Direksi
(B) Apakah Komite Nominasi terdiri sepenuhnya dari Direktur/Komisaris Independen? 528
D.2.1
(B) Apakah Komite Nominasi melakukan proses mengidentifikasi kualitas Direktur yang selaras dengan 530-531
D.2.2 arah strategis Perseroan?
(B) D.3 Pengangkatan dan Pemilihan Kembali Dewan Komisaris dan Direksi
(B) Apakah Perseroan menggunakan firma pencarian profesional atau sumber kandidat eksternal 500
D.3.1 lainnya (seperti basis data Direktur yang dibuat oleh badan Direktur atau pemegang saham) saat
mencari kandidat untuk Dewan Komisaris dan Direksi?
(B) D.4 Struktur dan Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi
(B) Apakah jumlah Direksi dan/atau Komisaris Independen lebih dari 50% dari total anggota Direksi dan 464
D.4.1 Dewan Komisaris Perusahaan serta diketuai oleh seorang Komisaris Independen?
(B) D.5 Pengawasan Risiko
(B) Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi mengidentifikasi risiko utama terkait teknologi 256-259
D.5.1 informasi termasuk gangguan, keamanan siber, dan pemulihan bencana, untuk memastikan
bahwa risiko tersebut dikelola dan telah diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen risiko secara
keseluruhan?
(B) D.6 Kinerja Direksi
(B) Apakah Perseroan memiliki Komite Risiko tingkat Direksi yang terpisah? 550-567
D.6.1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 657
Page 660
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LEMBAR PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS
LAPORAN PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
DEWAN KOMISARIS
DATO’ SRI KHAIRUSSALEH RAMLI
Presiden Komisaris
EDWIN GERUNGAN DATUK LIM HONG TAT DATO’ ZULKIFLEE ABBAS ABDUL HAMID
Komisaris Komisaris Komisaris
HENDAR PUTUT EKO BAYUSENO MARINA R. TUSIN DANIEL JAMES ROMPAS
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
658 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 661
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LEMBAR PERSETUJUAN DIREKSI
LAPORAN PELAKSANAAN
GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
DIREKSI
STEFFANO RIDWAN
Presiden Direktur
IRVANDI FERIZAL EFFENDI WIDYA PERMANA RICKY ANTARIKSA
Direktur Direktur Direktur Direktur
BAMBANG ANDRI IRAWAN YESSIKA EFFENDI ROMY HARDIANSYAH SHAIFUL ADHLI YAZID BIANTO SURODJO
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 659
Page 662
Laporan GCG Unit Usaha Syariah 2025
Page 663
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
PENDAHULUAN Untuk mendukung penerapan strategi tersebut, Maybank
Dalam rangka mendukung pertumbuhan dan Indonesia UUS terus memperkuat pedoman tata kelola
pengembangan bisnis yang sehat dan terpercaya, Syariah melalui Shariah Governance Framework (SGF),
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Unit Usaha Syariah Shariah Compliance Policy (SCP) dan pengawasan
(selanjutnya disebut Maybank Indonesia UUS) penerapan prinsip Syariah yang berlaku bagi unit-unit
senantiasa berkomitmen dan konsisten dalam kerja di Maybank Indonesia yang berhubungan dengan
mengimplementasikan Tata Kelola Perusahaan atau kegiatan usaha Syariah.
Good Corporate Governance (GCG) yang baik dan
memenuhi prinsip Syariah (Shariah compliance) dalam Melalui peran aktif dan dukungan penuh Komisaris, Direksi
pengelolaan perbankan, agar dapat memberikan dan Dewan Pengawas Syariah, Maybank Indonesia UUS
perlindungan terhadap para pemangku kepentingan terus berupaya memastikan penerapan prinsip GCG
(stakeholders). Hal ini merupakan upaya mitigasi risiko pada setiap aspek bisnis dan semua jajaran organisasi,
yang dimandatkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang diwujudkan dalam pelaksanaan tugas dan
terutama risiko reputasi bagi industri perbankan Syariah. tanggung jawab Direktur UUS dan Dewan Pengawas
Syariah, pelaksanaan prinsip Syariah dalam kegiatan
Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan merujuk kepada penghimpunan dana dan penyaluran dana serta
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 2 tahun 2024 pelayanan jasa, penerapan prinsip kehati-hatian dalam
tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum penyaluran dana kepada nasabah pembiayaan inti dan
dan Unit Usaha Syariah, Surat Edaran Otoritas Jasa penyimpanan dana oleh deposan inti, serta transparansi
Keuangan Republik Indonesia Nomor 15/SEOJK.03/2024 kondisi keuangan dan non keuangan, laporan pelaksanaan
Tentang Penerapan Tata Kelola Syariah Bagi Bank Umum tata kelola perusahaan dan pelaporan internal.
Syariah Dan Unit Usaha Syariah, dan, Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 14/ DIREKSI
SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Tugas dan tanggung jawab Direksi Maybank Indonesia
Bank Umum di mana pelaksanaan GCG perbankan berkaitan dengan penerapan tata Kelola syariah antara
Syariah berlandaskan pada lima prinsip dasar yang lain adalah:
ditujukan untuk melindungi kepentingan stakeholders a. Direksi bertanggung jawab atas pengembangan unit
dan meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan usaha syariah (UUS)
perundang-undangan yang berlaku serta nilai-nilai etika b. Direksi diharapkan untuk memahami risiko
yang berlaku secara umum pada industri perbankan ketidakpatuhan dengan prinsip Syariah yang
Syariah. Lima prinsip dasar tersebut adalah: terdapat pada keuangan Syariah dan permasalahan
1. Transparansi (transparancy), yaitu keterbukaan yang terkait dengan risiko tersebut serta potensi
dalam mengemukakan informasi yang material dan implikasinya terhadap Bank, khususnya pada area
relevan serta keterbukaan dalam proses pengambilan yang dipimpinnya.
keputusan. c. Direksi menetapkan calon anggota DPS berdasarkan
2. Akuntabilitas (accountability), yaitu kejelasan fungsi usulan Dewan Komisaris untuk dimintakan
dan pelaksanaan pertanggungjawaban organ bank rekomendasi kepada MUI dan selanjutnya
sehingga pengelolaannya berjalan secara efektif. dimintakan persetujuan dari OJK. Pembentukan
3. Pertanggungjawaban (responsibility), yaitu dan pengangkatan DPS lebih lanjut dijelaskan pada
kesesuaian pengelolaan bank dan peraturan kebijakan terpisah.
perundang-undangan yang berlaku dan prinsip- d. Untuk meningkatkan hubungan dan komunikasi
prinsip pengelolaan bank yang sehat. dengan DPS, Direksi dapat menunjuk anggota DPS
4. Profesional (professional), yaitu memiliki kompetensi, untuk menjadi invitee member komite-komite yang
mampu bertindak obyektif dan bebas dari pengaruh/ relevan untuk membahas permasalahan Syariah
tekanan dari pihak mana pun (independent) apabila ditemukan.
serta memiliki komitmen yang tinggi untuk e. Direksi wajib mendukung pelaksanaan tugas DPS,
mengembangkan bank Syariah. paling sedikit:
5. Kewajaran (fairness), yaitu keadilan dan kesetaraan 1) Menyediakan data dan informasi yang akurat,
dalam memenuhi hak-hak stakeholders berdasarkan relevan, dan tepat waktu kepada DPS kepada DPS
perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang dalam rangka pelaksanaan tugas DPS;
berlaku. 2) Memastikan ketersediaan dan kecukupan
pelaporan intern yang didukung oleh system
Maybank Indonesia sejak 2014 telah menjalankan informasi manajemen yang memadai untuk
penerapan strategi ‘Shariah First’ dan Leveraged Business mendukung proses pelaksanaan tugas DPS;
Model yang mengedepankan penawaran produk-produk 3) Menyediakan sarana dan prasarana yang
Syariah kepada semua Nasabah Maybank Indonesia. Ini memadai untuk mendukung proses pelaksanaan
merupakan Key Differentiator Maybank Indonesia sebagai tugas DPS;
Innovative Industry Leader di industri perbankan Syariah. f. Direksi wajib menindaklanjuti rekomendasi dari hasil
Strategi ini juga sejalan dengan Maybank Group. pengawasan DPS
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 661
Page 664
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Sepanjang 2025, Direksi telah menerapkan Tata Kelola Syariah dalam setiap kegiatan usaha Bank dan UUS pada
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. Direksi juga telah menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan
dan rekomendasi dari DPS, SKAI Bank, auditor ekstern, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, dan/atau
hasil pengawasan otoritas dan/atau lembaga lain, terkait penerapan Prinsip Syariah. Selain itu Direksi juga telah
menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pelaksanaan tugas DPS.
DIREKTUR MAYBANK INDONESIA UUS
Sesuai dengan ketentuan mengenai GCG, Direktur Maybank Indonesia UUS bertanggung jawab penuh atas
pelaksanaan pengelolaan UUS berdasarkan prinsip kehati-hatian dan prinsip Syariah. Berdasarkan hasil Rapat Umum
Pemegang Saham (“RUPS”) Maybank pada 1 April 2024, Direktur UUS pada Maybank Indonesia UUS dijabat oleh Bapak
Romy Hardiansyah. Penunjukan Direktur UUS ini telah memperoleh persetujuan dari OJK melalui surat No.SR-276/
PB.02/2024 tanggal 11 Juli 2024 perihal Permohonan Persetujuan Calon Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank
Maybank Indonesia Tbk.
Profil Direktur Maybank Indonesia UUS
Romy Hardiansyah
DIREKTUR MAYBANK INDONESIA UUS
Usia Kewarganegaraan
53 tahun Indonesia
Jenis Kelamin Domisili
Laki-laki Jakarta, Indonesia
Menjabat sebagai Direktur UUS Maybank Indonesia UUS sejak 1 April 2024
Pengalaman
Beliau memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di industri perbankan dan keuangan global. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai
Head of Shariah Banking di PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. (2019–2024), di mana beliau memimpin pengembangan produk dan
layanan perbankan syariah. Sebelum bergabung dengan Maybank Indonesia, beliau menjabat berbagai posisi penting di Emirates
Islamic Bank, Dubai, termasuk Head of Syndication & Capital Markets (2017–2019), Head of Transaction Banking & Corporate Advisory
(2013–2017), serta Head of Large Corporate & Public Sector di Muscat, Oman (2013).
Beliau juga pernah menjabat sebagai Senior Vice President di Global Banking & Markets HSBC (2005–2009), serta Team Leader – Large
Corporate di Bank Al-Bilad, Riyadh (2009–2010). Di ABN-AMRO, beliau memegang berbagai posisi, antara lain Assistant Vice President
(2004–2005), Manager, Credit Structuring (2001–2002), dan Relationship Manager – Global Corporate (1999–2001).
Selain berkarier di sektor perbankan, beliau bekerja sebagai Senior Business Information Specialist di McKinsey & Company
(2002–2004). Beliau memulai kariernya sebagai Production Control Analyst di Proto Engineering, California (1996–1997), kemudian
melanjutkan sebagai Senior Officer – Investment Banking di Sumitomo Niaga Bank (1997–1999).
Kualifikasi
Lulus Bachelor of Science dari San Jose State University (USA) di tahun 1996.
Tugas & Tanggung Jawab Direktur Maybank Indonesia UUS
Tugas dan tanggung jawab Direktur Maybank Indonesia UUS meliputi:
Akuntabilitas Utama Aktivitas Utama Hasil
Bertanggung jawab terhadap 1. Menyusun strategi bisnis UUS sampai dengan 5 tahun ke depan. Rencana Hasil Kerja terhadap
strategi pengembangan UUS 2. Menyusun Rencana Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) UUS. Anggaran Tahunan dan
3. Implementasi strategi bisnis UUS strategi yang direncanakan
Bertanggung jawab Bersama Dewan Pengawas Syariah (DPS) mengawasi kegiatan 1. Tindak lanjut
penuh atas pelaksanaan perbankan UUS, baik produk maupun jasa Syariah agar sesuai pengawasan DPS dan
pengelolaan UUS dengan prinsip Syariah serta melakukan analisis terhadap temuan Audit.
berdasarkan prinsip kehati- audit dan/atau rekomendasi dari hasil pengawasan Otoritas Jasa 2. Laporan GCG UUS.
hatian dan prinsip Syariah Keuangan, auditor intern dan/atau auditor ekstern. 3. Laporan Profil Risiko UUS.
662 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 665
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
DEWAN KOMISARIS 4. Pergantian dan pengembangan sistem layanan Trade
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris berkaitan Finance (Maybank M2E Trade)
dengan penerapan tata Kelola syariah antara lain adalah 5. Layanan Penautan Rekening melalui Platform Mitra -
sebagai berikut: API Account Binding
1. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti re- 6. Layanan Informasi Saldo, Histori Transaksi melalui
komendasi dari hasil pengawasan DPS Platform Mitra menggunakan API Berbasis Standar
2. Menghadiri rapat DPS bersama Dewan Komisaris pal- Nasional Open API Pembayaran (SNAP) – API SNAP
ing sedikit 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. Inquiry
3. Melakukan penunjukan akuntan publik (AP) dan/atau 7. Layanan Pengiriman Dana melalui Platform Mitra
kantor akuntan publik (KAP) dalam melaksanakan kaji menggunakan API Berbasis Standar Nasional Open API
ulang Pembayaran (SNAP) – API SNAP Transfer
8. Layanan iBaaS (Islamic Banking as a Services) untuk
Dalam rangka melakukan tugas pengawasan, Komisa- Kerjasama dengan mitra
ris telah mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
pelaksanaan tata Kelola, manajemen risiko, kepatuhan, E-Learning of Shariah Banking
termasuk rekomendasi dari hasil pengawasan DPS secara Hingga tahun 2025, dalam rangka meningkatkan
terintegrasi. Dewan Komisaris juga telah menyelengga- kesadaran dan pemahaman staf terhadap prinsip
rakan rapat bersama DPS sesuai dengan ketentuan yang Syariah, Maybank Indonesia UUS masih menerapkan
berlaku. Adapun penunjukkan akuntan publik (AP) dan/ pembelajaran e-learning perbankan Syariah.
atau kantor akuntan publik (KAP) dalam melaksanakan
kaji ulang belum dilaksanakan pada tahun 2025. Sebagai upaya berkelanjutan untuk sosialisasi dan
edukasi perbankan Syariah, Maybank Indonesia UUS
PENGEMBANGAN BISNIS DAN LAYANAN juga berupaya untuk seluruh karyawan yang terkait
Pengembangan usaha Maybank yang mengedepankan dengan bisnis Syariah mengikuti program E-Learning
bisnis Syariah sebagai prioritas usaha semakin of Shariah Banking, di antaranya dengan memonitor
menunjukkan hasil yang signifikan. Dengan model penyelesaian modul e-learning dan mensyaratkan modul
bisnis ‘product & sales support management’, Maybank Foundation of Shariah Banking dan Comprehension of
Indonesia UUS memiliki fungsi sebagai unit yang Shariah Banking sebagai modul e-learning wajib untuk
mengelola pengembangan produk dan mendukung pengangkatan karyawan Maybank Indonesia.
kegiatan pemasaran produk Syariah serta mendukung
bisnis Maybank dengan diferensiasi produk Syariah yang Shariah Governance Framework (SGF) dan Shariah
dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan Nasabah di Compliance Policy (SCP)
seluruh segmen, yakni Perbankan Ritel, Perbankan Bisnis Shariah Compliance Policy (SCP) merupakan ringkasan
dan Perbankan Global. prinsip-prinsip Syariah sesuai fatwa-fatwa Dewan
Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
Selama tahun 2025, Maybank Indonesia UUS telah sukses dan peraturan perbankan Syariah untuk meningkatkan
menjalankan strategi bisnis, program kerja dan proyek kontrol dalam pemenuhan prinsip Syariah dalam
untuk mendukung pencapaian kegiatan usaha Syariah, kegiatan usaha Syariah Bank. SCP ini merupakan
yaitu: bagian dari Kerangka Kerja Tata Kelola Syariah (Shariah
Governance Framework/SGF) Bank dan menjadi dasar
Strategi ‘Shariah First’ dalam penyusunan ketentuan-ketentuan internal Bank
Sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun-tahun yang menyangkut pemenuhan prinsip Syariah dalam
sebelumnya, di tahun 2025, Manajemen Maybank menjalankan kegiatan usaha Syariah.
melanjutkan penerapan strategi ‘Shariah First’ di mana
seluruh kantor Cabang Maybank Indonesia akan Maybank Indonesia berkomitmen untuk senantiasa
menawarkan produk-produk Syariah kepada Nasabah melakukan pembaharuan Shariah Governance
baru maupun eksisting dengan mengedepankan Framework dan Kebijakan Kepatuhan Syariah (Shariah
keunggulan produk Syariah. Compliance Policy/SCP) agar terus relevan dengan
aktivitas bisnis Maybank Indonesia, termasuk di antaranya
Pengembangan & Inovasi Produk pembaharuan Shariah Financing Screening Checklist.
Di tahun 2025, Maybank Indonesia UUS terus berkomitmen
untuk berperan aktif dalam membantu membangun Sosialisasi, Edukasi dan Awareness Perbankan Syariah
industri perbankan Syariah dengan melakukan Maybank Indonesia UUS senantiasa berpartisipasi aktif
pengembangan dan inovasi produk dan layanan digital dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi perbankan
di antaranya sebagai berikut: Syariah yang digagas oleh OJK dan BI, Asosiasi Bank
1. Personal Financing iB (pembiayaan tanpa agunan) Syariah Indonesia (ASBISINDO), BUS dan UUS serta BPRS
2. Digitalisasi pembiayaan produk Maybank Ebiz Pintar iB melalui ‘Bulan Inklusi Keuangan’ maupun kegiatan
3. Pengembangan produk Pembiayaan Yang Diterima iB awareness Syariah lainnya.
(Sharing Restricted Investment Account iB)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 663
Page 666
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Kegiatan sosialisasi dan edukasi bertujuan untuk mempromosikan sistem perbankan Syariah kepada masyarakat
melalui:
(i) Program edukasi, sosialisasi & promosi perbankan Syariah yang mudah dimengerti,
(ii) Pengembangan produk-produk inovatif,
(iii) Peningkatan kualitas layanan perbankan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat & dunia usaha
pengguna jasa perbankan,
(iv) Efisiensi jaringan kantor, termasuk inovasi menyediakan layanan perbankan Syariah yang mudah & efisien serta
menjangkau seluruh lapisan masyarakat,
(v) Peningkatan daya saing baik dari segi biaya jasa & pembiayaan perbankan yang kompetitif, dan
(vi) Meningkatkan manfaat atau return investasi yang bersaing.
Selama 2025, kegiatan sosialisasi dan edukasi perbankan Syariah Maybank Indonesia UUS adalah sebagai berikut:
No Tanggal Event
1 11-12 Jan 25 Sponsorship Event Connect 3
2 13 Jan 25 Event STLF 2025
3 24 Jan 25 Townhall UUS 2025
4 19-21 Feb 25 The Islamic Finance News (IFN) Awards 2025
5 27 Feb 25 Seremoni PKS Maybank Syariah bersama LP UMKM
Muhammadiyah & LPPOM MUI untuk Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM
6 15-16 Mar 25 Event Maybank Carnival Bandung
7 19 Mar 25 Event Buka Bersama UUS
8 18-20 Apr 25 Sponsorship Event Manasik Haji TAZKIA
9 25-27 Apr 25 Sponsorship Event Manasik Haji ESQ
10 16-18 Mei 25 Event OJK Syafif Palembang 2025
11 25 Mei 25 Letting Go Prelovedsgram
12 28 Mei 25 Islamic Sharing Session - Pasar Uang Syariah
13 16-19 Jun 25 Sponsorship Event Mini Planet 2025
14 9 Jul 25 Sharia SME Gathering Jakarta 2
15 12 Jul 25 Sponsorship Event Luminihsan
16 2-3 Agt 25 Event OJK SYAFIF Bandung 2025
17 29-31 Agt 25 Event BI Provinsi Banten – SHAFARA & FERBA 2025
18 3 Sep 25 Event Signing Ceremony SRIA
19 12-14 Sep 25 Sponsorship SWM Event Muhammadiyah Jogja Expo 2025
20 2 Okt 25 Infobank Awards 2025
21 10 Okt 25 Business Deals Transaksi SRIA Pertama di Event BI: ISEF 2025
22 16 Okt 25 Signing Fasilitas Sindikasi IMBT (GB)
23 22 Okt 25 Signing Ceremony MoU POS - WOM - MBI
24 6-9 Nov 25 Event OJK EKSiS 2025 - Lippo Mall Nusantara Jakarta
25 16 Nov 25 SWM Gathering Alumni Connect 3
26 1 Des 25 Literasi Keuangan Syariah bersama Mahasiswa Univ. Cendekia Abditama
PENGEMBANGAN ORGANISASI
Untuk meningkatkan bisnis Syariah, Manajemen Maybank melakukan penyelarasan strategi bisnis Maybank secara
keseluruhan dengan mengembangkan Maybank Indonesia UUS sebagai ‘Product & Sales Management’ sesuai dengan
prinsip Syariah.
Pengembangan organisasi Maybank Indonesia UUS terus dilakukan untuk mendukung penerapan Leveraged Business
Model serta mempercepat pertumbuhan Maybank Indonesia UUS dengan tetap menjaga kesesuaian bisnis dan
operasional dengan prinsip Syariah.
664 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 667
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (SDM) memperoleh kemudahan dalam pengembangan
Maybank Indonesia UUS terus meningkatkan jaringan KCS dan KCPS, termasuk melalui pemanfaatan
kemampuan/kompetensi SDM nya dengan memberikan infrastruktur jaringan kantor BUK apabila terdapat
berbagai pelatihan, yaitu: rencana pengembangan bersama untuk memperluas
1. Memberikan pelatihan perbankan Syariah kepada cakupan layanan keuangan Syariah.
karyawan yang menangani atau berhubungan
dengan bisnis Syariah di Kantor Cabang dan Kantor Strategi pengembangan jaringan KCS juga diarahkan
Pusat dalam bentuk e-Learning dan in class training untuk memperkuat eksistensi UUS Maybank Indonesia
sesuai dengan tingkatan pelatihan/level pelatihan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
yang diperlukan oleh masing-masing karyawan. produk dan layanan keuangan Syariah yang inovatif
2. Memberikan kesempatan bagi anggota DPS untuk dan kompetitif. Hingga Desember 2025, UUS Maybank
mengikuti pelatihan/seminar/workshop sesuai Indonesia memiliki total 20 (dua puluh) kantor yang terdiri
dengan kebutuhan pengembangan diri anggota atas 17 (tujuh belas) KCS dan 3 (tiga) KCPS.
DPS untuk mendukung dan meningkatkan kegiatan
pengawasan Syariah di Maybank Indonesia Untuk mendorong pertumbuhan bisnis pada jaringan
UUS, di antaranya Pra-Ijtima’ Sanawi dan Ijtima’ kantor Syariah yang telah beroperasi, Bank menerapkan
Sanawi (Annual Meeting) DPS Tahun 2025 yang strategi berkelanjutan yang mencakup hal-hal berikut:
diselenggarakan oleh DSN-MUI. 1. Mengakselerasi pertumbuhan bisnis yang
3. Training-training terkait lainnya berkelanjutan melalui penguatan penetrasi pada
ekosistem halal (Islamic Organisation).
PENGEMBANGAN JARINGAN DISTRIBUSI 2. Meningkatkan profitabilitas dan pertumbuhan
Pada tahun 2026, UUS Maybank Indonesia akan basis nasabah melalui perluasan pasar dan
memprioritaskan peningkatan produktivitas, penguatan pengembangan segmen mass banking, termasuk
pertumbuhan bisnis, serta optimalisasi aset pada model bisnis mass mortgage dan mass funding
seluruh jaringan kantor Syariah yang telah beroperasi. sesuai kebutuhan nasabah.
Selain itu, UUS Maybank Indonesia akan memaksimalkan 3. Memperdalam penetrasi nasabah di seluruh entitas
pemanfaatan jaringan kantor BUK yang ada untuk Maybank Indonesia melalui peningkatan akuisisi
perluasan jangkauan layanan dan pasar keuangan nasabah baru, mencakup solusi Sharia Wealth
Syariah. Sejalan dengan fokus tersebut, UUS Maybank Management, penguatan segmen Premier, Privilege,
Indonesia tidak memiliki rencana pembukaan Kantor Mass Banking, payroll, komunitas, dan non-ritel;
Cabang Syariah baru pada tahun 2026. serta melanjutkan kampanye dan program Sharia
Wealth Management untuk mendukung produktivitas
Meskipun demikian, UUS Maybank Indonesia tetap akan penjualan
melakukan kajian secara berkala terhadap potensi 4. Menghadirkan solusi digital seperti Bank as a
pengembangan bisnis di berbagai wilayah di Indonesia Service (BaaS) dan inovasi layanan lainnya,
yang berpotensi menjadi lokasi pembukaan Kantor dengan memperkuat proses akuisisi massal dan
Cabang Syariah (KCS) pada periode mendatang. pengembangan sistem pembukaan rekening—baik
Pengkajian ini akan dilakukan dengan memperhatikan online maupun offline—guna mendukung perluasan
ketentuan dalam POJK No. 12 Tahun 2023 tentang Unit akuisisi nasabah secara massal, berbasis ekosistem
Usaha Syariah (UUS), yang mengusung semangat sinergi maupun komunitas.
serupa dengan Bank Umum Syariah (BUS). Dengan prinsip
sinergi tersebut, UUS Maybank Indonesia ke depannya
PENGHARGAAN YANG DIPEROLEH
Selama 2025, Maybank Indonesia UUS memperoleh penghargaan sebagai berikut:
No Event Kategori
1 Asian Banking & Finance - Retail Banking Awards 2025 Most Innovative Islamic Bank
2 ABF Retail Banking Awards 2025 Islamic Banking Initiative of the Year
The Excellence Performance Banking Sharia Business Unit
3 Infobank 14th Sharia Awards 2025
2025
Indonesia's Best Trade Finance Deal 2025 for its work with PT
4 Euromoney London
Semen Indonesia (Persero) Tbk
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 665
Page 668
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Jumlah, kriteria, rangkap jabatan, dan tugas & tanggung jawab DPS Maybank Indonesia UUS telah sesuai dengan
ketentuan mengenai GCG dan Unit Usaha Syariah.
Jumlah dan Komposisi DPS
Tahun 2025, Komposisi anggota DPS berjumlah 3 (tiga) orang dan salah satunya ditunjuk sebagai Ketua. Komposisi DPS
selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
No. Nama Jabatan Persetujuan RUPS Masa Jabatan
1 Dr. KH. M. Saad Ih MA Ketua Akta Berita Acara RUPST PT Bank Maybank RUPS Tahun 2027
Indonesia Tbk. Nomor 95 tanggal 27
September 2024
2 Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. Anggota Akta Berita Acara RUPST PT Bank Maybank RUPS Tahun 2027
Indonesia Tbk. Nomor 31 tanggal 23
Oktober 2024
3 Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A. Anggota Akta Berita Acara RUPST PT Bank Maybank RUPS Tahun 2027
Indonesia Tbk. Nomor 23 tanggal 18
Desember 2024
Profil DPS
Dr. KH. M. Saad Ih MA
KETUA DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Usia Kewarganegaraan
71 tahun Indonesia
Jenis Kelamin Domisili
Laki-laki Jakarta, Indonesia
Diangkat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September 2024.
Pengalaman
Beliau saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah yang Membidangi Dakwah, Pesantren, Haji, dan Umrah sejak November
2022. Di luar Muhammadiyah, menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (2025-2030). Sebelumnya,
beliau menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah di Bank Jatim (April 2020–April 2023) dan Wakil Dewan Pembina Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Jawa Timur 2020-2025).
Di dunia akademik, beliau pernah menjabat sebagai Wakil Rektor IV di UIN Malang (Januari 2008–Januari 2009) dan Direktur Pasca di
UIN Malang (Juli 2005–Juli 2007).
Kualifikasi
Beliau menyelesaikan Sarjana (S.1) di Fakultas Syariah IAIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 1983. Kemudian, beliau melanjutkan
studi Pascasarjana (S.2) di Studi Agama Islam IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, yang diselesaikan pada tahun 1990. Beliau kemudian
meraih gelar Doktor (S.3) di Institute Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 1997.
666 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 669
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E.
ANGGOTA DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Usia Kewarganegaraan
65 tahun Indonesia
Jenis Kelamin Domisili
Laki-laki Jakarta, Indonesia
Diangkat menjadi anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) Maybank Indonesia berdasarkan keputusan RUPST Maybank Indonesia
pada tanggal 1 April 2024.
Pengalaman
Beliau memiliki pengalaman yang luas di bidang pengawasan syariah. Sejak tahun 2019, beliau menjabat sebagai Anggota Dewan
Pengawas Syariah di PT Maybank Indonesia Finance, Jakarta. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah
di Astra Life Syariah, Jakarta. Antara tahun 2014 hingga 2017, beliau menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah di Bank Sumsel
Babel Syariah, Palembang. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai salah satu Ketua Majelis Ulama Indonesia (2020-2025. Saat ini
beliau menjabat sebagai Wakil Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (2025-2030
Di dunia akademik, beliau berkontribusi sebagai Dosen S1 di Pascasarjana Universitas Gunadarma sejak tahun 2020, serta aktif
sebagai Pengajar dan Narasumber dalam berbagai kegiatan ilmiah. Beliau juga mengajar di beberapa institusi lain, seperti STISIPOL
Palembang (2015-2017) dan STAN Prodip Palembang (2012-2017), di mana beliau juga menjabat sebagai Koordinator Keislaman.
Kualifikasi
Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada tahun 2008 di IAIN Raden Fatah Palembang dengan program studi Perbandingan
Agama. Kemudian, beliau melanjutkan studi Magister (S2) pada tahun 2009 di STISIPOL Candradimuka, Palembang, dengan fokus
pada Administrasi Publik. Pada tahun 2022, beliau menyelesaikan program Magister di Universitas Ibn Khaldun, Bogor, dengan
konsentrasi Ekonomi Syariah.
Pada tahun 2020, beliau melanjutkan studi ke jenjang Doktoral (S3) di Universitas Sahid, Jakarta, dengan program studi Ilmu
Komunikasi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 667
Page 670
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A.
ANGGOTA DEWAN PENGAWAS SYARIAH (DPS)
Usia Kewarganegaraan
70 tahun Indonesia
Jenis Kelamin Domisili
Laki-laki Jakarta, Indonesia
Diangkat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT Bank Maybank Indonesia, Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 27 September 2024
Pengalaman
Beliau saat ini menjabat sebagai dosen di Universitas Islam As-Syafiiyah. Sebelumnya beliau adalah Guru Besar di UIN (Universitas
Islam Negeri) Ciputat dan Dosen Pascasarjana di UIN Jakarta. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Direktur Pascasarjana di
Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Jakarta. Beliau telah berperan aktif dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang keislaman.
Beliau saat ini juga menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) di DAPEN BI IP sejak Juni 2021 dan di Bank Mega
Syariah sejak Agustus 2004. Di bidang dakwah, beliau dikenal sebagai Mubaligh Indonesia yang berkontribusi dalam penyebaran
pengetahuan agama.
Beliau memiliki pengalaman organisasi yang luas, di antaranya sebagai Ketua Umum IKADI dari Juli 2002 hingga Juli 2021, dan sejak
September 2021, beliau menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro IKADI. Selain itu, beliau juga merupakan Anggota Dewan Pembina
Yayasan Khusnul Khotimah Kuningan sejak Juli 1994 dan Ketua Pembina Yayasan Al Hasan Bekasi sejak Mei 2005.
Di Majelis Ulama Indonesia (MUI), beliau menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi Dakwah dari Mei 2010 hingga April 2015, serta sebagai
Anggota Komisi Fatwa MUI dari Mei 2015 hingga April 2020. Sejak April 2010, beliau juga menjabat sebagai Anggota Pleno di Dewan
Syariah Nasional MUI (DSN-MUI).
Kualifikasi
Beliau memulai pendidikan tinggi dengan meraih Sarjana Muda di IAIN Sunan Gunung Djati Cirebon pada tahun 1977, dengan jurusan
Tarbiyah/Bahasa Arab. Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana Lengkap di IAIN Sunan Gunung Djati Bandung,
yang diselesaikan pada tahun 1981, dengan fokus yang sama pada Tarbiyah/Bahasa Arab.
Pada tahun 1985, beliau melanjutkan studi ke luar negeri dan meraih gelar Lisance di Al Azhar Cairo, Mesir, dengan konsentrasi Tafsir.
Kemudian, pada tahun 1987, beliau menyelesaikan pendidikan S3 di Al Minya University Mesir, di Fakultas Adab/Bahasa Arab.
668 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 671
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Rangkap Jabatan sebagai DPS
Sesuai ketentuan mengenai rangkap jabatan DPS, anggota DPS merangkap jabatan sebagai anggota DPS paling
banyak pada empat Lembaga Keuangan Syariah lainnya.
Rangkap jabatan anggota DPS Maybank Indonesia UUS pada 2024 adalah sebagai berikut:
No. Nama Posisi Perusahaan
1 Dr. KH. M. Saad Ih MA - -
2 Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. Ketua DPS Asuransi Astra Life (UUS)
Anggota DPS Maybank Finance
3 Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A. Anggota DPS Bank Mega Syariah
Anggota DPS Dapen BI IP
Tugas dan Tanggung Jawab DPS umum syariah serta rencana aksi pemulihan
DPS bertugas dan bertanggung jawab memberikan dan rencana tindak sebagaimana dimaksud
nasihat dan saran kepada Direktur yang membawahi dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
UUS serta mengawasi kegiatan Maybank Indonesia UUS mengenai penetapan status pengawasan dan
agar sesuai dengan Prinsip Syariah. Pertemuan antara penanganan permasalahan bank umum;
DPS dan Direktur dijadwalkan sesuai kebutuhan di mana 4) memberikan opini terhadap pengembangan
salah satu agenda pertemuan merupakan update dari produk baru sebagaimana diatur dalam
kegiatan/hasil rapat DPS. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
penyelenggaraan produk bank umum, antara
Tugas dan tanggung jawab DPS meliputi antara lain: lain:
1. DPS bertugas melakukan pengawasan untuk i. kesesuaian dengan fatwa DSN MUI;
kepentingan Bank atas kebijakan dan jalannya ii. standar operasional prosedur produk Bank
pengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan Prinsip baru; dan/atau
Syariah dan bertanggung jawab atas pengawasan iii. hasil kaji ulang terhadap konsep akad/
tersebut, serta memberikan nasihat kepada Direksi perjanjian/formulir aplikasi produk Bank
termasuk memberikan opini syariah terkait kegiatan baru; dan
Bank, meliputi: c) memberikan layanan konsultasi dan pendapat
a) Pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya kepada fungsi kepatuhan syariah, fungsi
kepengurusan oleh Direksi agar sesuai dengan manajemen risiko syariah, dan fungsi audit intern
Prinsip Syariah, paling sedikit: syariah;
1) melakukan evaluasi terhadap kebijakan dan d) Memberikan pendapat mengenai pemenuhan
prosedur Bank agar sesuai dengan Prinsip Prinsip Syariah kepada komite pendukung
Syariah; pelaksanaan tugas Dewan Komisaris; dan
2) melakukan reviu atas operasional Bank untuk e) Berkoordinasi dengan otoritas fatwa dan/atau
memastikan kesesuaian terhadap Prinsip regulator terkait, apabila diperlukan.
Syariah; dan 2. DPS dapat melaksanakan tugas lainnya sesuai
3) mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi dengan kompetensinya, seperti turut serta
pelaksanaan Tata Kelola Syariah, termasuk memberikan pelatihan akad pembiayaan syariah
penerapan kepatuhan syariah, manajemen bersama fungsi yang melaksanakan pelatihan
risiko syariah, dan audit intern syariah secara pegawai pada Bank, sepanjang tidak mengakibatkan
terintegrasi; yang bersangkutan mengabaikan pelaksanaan tugas
b) Memberikan nasihat termasuk opini syariah dan tanggung jawab utama sebagai anggota DPS
kepada Direksi, paling sedikit: 3. DPS wajib melaksanakan tugas dan tanggung jawab
1) memberikan rekomendasi terkait pemenuhan sesuai dengan kerangka Tata Kelola Syariah dan
Prinsip Syariah berdasarkan hasil pengawasan prinsip tata kelola yang baik
DPS; 4. DPS wajib melaksanakan tugas, wewenang, dan
2) memberikan opini tanggung jawab untuk kepentingan Bank dengan
3) terkait hal-hal strategis dan/atau hal-hal itikad baik
yang disyaratkan dalam ketentuan sehingga 5. Dalam melakukan pengawasan, DPS wajib
tidak bertentangan dengan Prinsip Syariah, mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
antara lain pelaksanaan sinergi perbankan pelaksanaan Tata Kelola Syariah termasuk penerapan
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan manajemen risiko syariah, kepatuhan syariah, dan
Otoritas Jasa Keuangan mengenai bank audit intern syariah secara terintegrasi serta kebijakan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 669
Page 672
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
strategis Bank yang terkait dengan penerapan 13. Dalam hal diperlukan persetujuan formal DPS,
Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan peraturan Sharia Advisory & Assurance akan menyampaikan
perundang-undangan, anggaran dasar, dan/atau permohonan pendapat, opini dan/atau persetujuan
keputusan RUPS DPS secara tertulis untuk memperoleh persetujuan
6. DPS menerima dan melaksanakan kewenangan yang formal DPS, yang selanjutnya disampaikan kepada
diserahkan dan/atau diberikan kepada DPS sesuai pihak yang membutuhkan paling lambat 1 (satu)
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, bulan setelah persetujuan diperoleh dari seluruh
anggaran dasar, dan/atau keputusan RUPS anggota DPS.
7. DPS wajib melakukan pengawasan terhadap tindak 14. DPS dapat memberikan persetujuan formal melalui
lanjut Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan media persetujuan secara elektronik (seperti
dan rekomendasi dari satuan kerja audit intern Bank, corporate email) dan/atau melalui tanda tangan
auditor ekstern, hasil pengawasan OJK, dan/atau basah
hasil pengawasan otoritas dan lembaga lain, terkait 15. Apabila jabatan Ketua DPS lowong dan selama
penerapan Prinsip Syariah. penggantinya belum diangkat atau belum menjabat
8. Bank wajib memiliki fungsi pendukung DPS yang maka salah seorang anggota DPS yang ditunjuk oleh
memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas dan Rapat DPS akan menjalankan kewajiban Ketua DPS
tanggung jawab DPS, antara lain yang membawahi dan anggota DPS yang ditunjuk tersebut mempunyai
fungsi kesekretariatan, fungsi riset syariah, dan fungsi wewenang serta tanggung jawab yang sama sebagai
pengembangan syariah. Ketua DPS
9. DPS wajib melakukan pengawasan aktif terhadap
manajemen risiko Bank dengan: Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung
a) Melakukan evaluasi (reviu) atas kebijakan jawabnya sebagaimana tersebut di atas, DPS diberi
Manajemen Risiko yang terkait dengan kewenangan melakukan hal-hal sebagai berikut:
pemenuhan Prinsip Syariah paling kurang 1 (satu) a. Memeriksa dan meminta penjelasan dari pejabat
kali dalam setahun; dan Maybank dan Maybank Indonesia UUS yang
b) Mengevaluasi pertanggungjawaban Direksi atas berwenang mengenai tujuan, karakteristik, kebijakan
pelaksanaan kebijakan Manajemen Risiko yang SOP dan akad-akad yang digunakan pada produk-
terkait dengan pemenuhan Prinsip Syariah paling produk dan aktivitas keuangan yang ada pada
kurang secara triwulanan. Maybank Indonesia UUS.
Dalam rangka pelaksanaan reviu sebagaimana b. Melakukan review dan memberikan rekomendasi atas
dimaksud pada huruf a) dan huruf b), DPS dapat kebijakan, sistem, SOP, produk yang terkait dengan
memberikan penugasan secara tertulis (surat prinsip Syariah dan akad yang dikeluarkan oleh
mandat) kepada unit Sharia Advisory & Assurance Maybank Indonesia UUS.
untuk membantu pelaksanaan reviu c. Melakukan inspeksi, pengamatan, permintaan
10. Untuk mendukung penerapan Tata Kelola Syariah keterangan dan/atau konfirmasi kepada pegawai
di seluruh tingkatan dan jenjang organisasi, DPS Maybank dan/atau Maybank Indonesia UUS dan/atau
dapat menjadi anggota setiap komite pendukung Nasabah untuk memperkuat hasil pemeriksaan.
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris. d. Meminta seluruh data dan informasi yang diperlukan
11. Dalam hal terdapat komite di bawah Dewan Komisaris kepada Direktur yang membawahi Maybank Indonesia
yang tidak beranggotakan DPS, komite di bawah UUS dalam rangka pelaksanaan tugasnya.
Dewan Komisaris tersebut wajib meminta pendapat
DPS pada setiap pembahasan yang terkait Prinsip Tugas dan tanggung jawab DPS dituangkan dalam SGF
Syariah dan SCP sebagai pedoman pelaksanaan tugas dan
12. Apabila Ketua DPS berhalangan, salah satu anggota tanggung jawabnya. Pelaksanaan tugas dan tanggung
DPS ditunjuk untuk mewakili DPS sebagai kontak jawab DPS dibantu oleh unit kerja Shariah Advisory &
utama bagi Bank (yang diwakili oleh Sharia Advisory Assurance yang bertugas mengelola pelaksanaan rapat/
& Assurance) dalam menangani dan menjawab pertemuan DPS, mengadministrasikan permohonan
permasalahan Syariah yang bersifat material dan hasil opini DPS serta kewajiban pelaporan hasil
dalam kegiatan operasional sehari-hari. Anggota pengawasan DPS kepada OJK.
DPS yang mewakili tersebut bertanggung jawab
untuk berkoordinasi dan mengkomunikasikan Selama 2025, DPS telah melakukan pengawasan dan
permasalahan dimaksud kepada anggota DPS memberikan nasihat, saran, opini terhadap produk dan
lainnya guna memperoleh pendapat, opini, dan/atau kegiatan Maybank Indonesia UUS agar senantiasa sesuai
persetujuan DPS. dengan prinsip Syariah yang tercermin dari beberapa
rangkaian Rapat Dewan Pengawas Syariah di bawah ini.
670 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 673
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Program Kerja dan Kegiatan DPS
Selama tahun 2025, DPS melaksanakan kegiatan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Hal tersebut dapat
dilihat melalui program kerja beserta realisasinya sebagai berikut:
No. Program Kerja Realisasi
1 Melakukan penilaian dan memastikan pemenuhan Prinsip DPS dibantu Shariah Advisory & Assurance unit menilai dan
Syariah atas pedoman operasional dan produk yang memastikan segala kebijakan dan SOP serta produk yang
dikeluarkan Maybank Indonesia UUS. dikeluarkan sesuai prinsip Syariah
2 Melakukan pengawasan terhadap proses pengembangan Setiap adanya pengembangan produk baru, DPS meminta
produk baru Maybank Indonesia UUS agar sesuai dengan unit kerja terkait untuk mempresentasikan dan menjelaskan
fatwa DSN – MUI. detail serta meminta opini dari DPS.
No. Program Kerja Realisasi
3 Meminta fatwa kepada Dewan Syariah Nasional – Majelis DPS tidak meminta fatwa kepada DSN-MUI untuk produk baru,
Ulama Indonesia untuk produk baru Maybank Indonesia UUS mengingat produk yang diterbitkan oleh Bank sudah sesuai
yang belum ada fatwanya. dengan fatwa yang ada.
4 Melakukan review secara berkala atas pemenuhan Prinsip DPS didampingi Unit Shariah Advisory & Assurance, pada
Syariah terhadap mekanisme penghimpunan dana dan tahun 2025 telah melakukan review berkala pada Kantor
penyaluran dana serta pelayanan jasa Maybank Indonesia Cabang Syariah dan Layanan Syariah Maybank secara
UUS. on-site di antaranya cabang Medan, Padang, Balikpapan,
Surabaya, Malang ataupun secara desktop review
5 Meminta data dan informasi terkait dengan aspek Syariah Dalam melaksanakan tugas, DPS secara aktif meminta data
dari satuan kerja Maybank Indonesia UUS dalam rangka dan informasi terkait dengan aspek Syariah yang dibantu
pelaksanaan tugasnya. Shariah Advisory & Assurance unit.
6 Menyampaikan hasil pengawasan yang dituangkan dalam DPS telah melaporkan hasil pengawasannya secara
Laporan Hasil Pengawasan DPS secara semesteran. semesteran kepada OJK dengan tembusan Dewan Komisaris
dan Direksi UUS.
7 Senantiasa melakukan analisis terhadap produk dan Sepanjang 2025, DPS telah mengeluarkan 20 Opini terkait
layanan jasa baru dalam bentuk Opini DPS yang di dalamnya produk dan kegiatan usaha Syariah.
disampaikan kesesuaian produk dan layanan yang akan
diluncurkan dengan Fatwa DSN-MUI.
8 Menyelenggarakan rapat DPS paling kurang 1 (satu) kali Selama 2025, DPS telah mengadakan 23 rapat yang
dalam 1 (satu) bulan. dijadwalkan tiap hari Kamis dan atau hari lain sesuai
kesediaan waktu DPS.
Independensi DPS
Seluruh DPS telah menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa tidak memiliki hubungan keuangan,
kepengurusan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan anggota Dewan
Komisaris, Direksi, dan/atau pemegang saham pengendali atau hubungan dengan Bank yang dapat mempengaruhi
kemampuan untuk bertindak independen sebagaimana dimaksud dalam ketentuan mengenai penerapan Tata Kelola
bagi Bank Umum.
Hubungan Afiliasi DPS
DPS tidak memiliki hubungan afiliasi baik hubungan keluarga maupun keuangan dengan sesama anggota Dewan
Komisaris, Direksi dan Pemegang Saham Utama/Pengendali.
Hubungan Keluarga dengan Hubungan Keuangan dengan
Dewan Dewan
Nama Direksi PSP Direksi PSP
Komisaris Komisaris
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. - √ - √ - √ - √ - √ - √
Dr. KH. M. Saad Ih MA - √ - √ - √ - √ - √ - √
Prof. Dr. H. Ahmad - √ - √ - √ - √ - √ - √
Satori Ismail M.A.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 671
Page 674
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran DPS
Total penyelenggaraan Rapat DPS selama 2025 adalah sebanyak 23 pertemuan dengan tingkat kehadiran anggota DPS
sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran
Nama % Kehadiran
Online Offline
Dr. KH. M. Saad Ih MA 15 8 100%
Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. 14 8 96%
Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A. 15 8 100%
Rapat DPS diselenggarakan secara offline maupun online melalui media teleconference. Agenda rapat DPS membahas
di antaranya terkait permohonan opini DPS dari unit bisnis Maybank Indonesia UUS, unit kerja lain, maupun dengan
Manajemen Maybank. Risalah rapat DPS juga didokumentasikan dan diadministrasikan dengan baik sesuai ketentuan
yang berlaku.
Laporan Hasil Pengawasan DPS
Sesuai tugas dan tanggung jawab DPS yang tercantum dalam SGF, DPS melakukan pengawasan terhadap kegiatan
Maybank Indonesia UUS untuk memastikan implementasi produk dan layanan Syariah sesuai dengan prinsip Syariah.
Pemeriksaan DPS terhadap kegiatan Maybank Indonesia UUS dilakukan setiap semester dan dituangkan dalam Laporan
Pengawasan DPS yang dilaporkan kepada OJK.
Remunerasi DPS
Kebijakan remunerasi dan fasilitas lainnya ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), antara lain
remunerasi dan fasilitas lainnya.
Total remunerasi yang dibayarkan kepada DPS selama 2025 adalah sebesar Rp2.064 juta.
Jumlah Diterima dalam 1 Tahun
No Jenis Remunerasi dan Fasilitas lainnya
Orang Jutaan Rupiah
1. Remunerasi 4* 1.851
2. Fasilitas Lainnya 3
a. Yang dapat dimiliki a. 213
b. Yang tidak dapat dimiliki b. -
TOTAL - 2.064
Jumlah Remunerasi **) per orang dalam 1 tahun Jumlah DPS
Di atas Rp2 miliar -
Di atas Rp1 miliar sd Rp2 miliar -
Di atas Rp500 juta sd Rp1 miliar 3
Rp500 juta ke bawah 1*
*) 1 DPS berakhir masa penugasan pada 10 Januari 2025
**) yang diterima dalam bentuk keuangan (non natura)
Kepemilikan Saham DPS
Hingga 31 Desember 2025:
• Tidak ada kepemilikan saham baik secara langsung maupun tidak langsung oleh DPS di Maybank Indonesia, anak
perusahaan, maupun grup yang terhubung dengan Perusahaan.
• Data kepemilikan saham DPS yang melebihi 5% di setiap perusahaan publik dan perusahaan Non-publik
sebagaimana berikut:
672 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 675
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Perusahaan Publik/
Kepemilikan
No. Nama Perusahaan Non Nama Perusahaan Jumlah Saham
Saham
Publik
1 Dr. KH. M. Saad Ih MA Tidak - - -
2 Dr. KH. Sodikun M.Si, M.E. Tidak - - -
3 Prof. Dr. H. Ahmad Satori Ismail M.A. Tidak - - -
FUNGSI MANAJEMEN RISIKO SYARIAH, KEPATUHAN SYARIAH, AUDIT INTERN SYARIAH, DAN
AUDIT EKSTERN
Penerapan fungsi manajemen risiko syariah, kepatuhan syariah dan audit intern syariah di Maybank Indonesia UUS
dijalankan dengan konsep leverage model, dimana fungsi tersebut diemban oleh Unit Kerja Manajemen Risiko, Unit
Kerja Kepatuhan dan Unit Kerja Satuan Kerja Audit Intern.
Fungsi manajemen risiko melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian risiko ketidakpatuhan
dengan prinsip Syariah dalam kegiatan usaha Syariah Bank. Aktivitas ini diantaranya mengacu pada parameter-
parameter Syariah pada SCP dan kebijakan-kebijakan pada Unit Manajemen Risiko. Proses identifikasi dan pengukuran
risiko dilakukan dengan menggunakan metodologi yang sesuai untuk konsep perbankan syariah di antaranya
melalui pengukuran tingkat profil risiko Unit Usaha Syariah (UUS) yang dilakukan secara berkala yang disampaikan
kepada Otoritas Jasa keuangan (OJK) dan mencakup 10 jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko
operasional, risiko hukum, risiko stratejik, risiko reputasi, dan risiko kepatuhan, termasuk risiko spesifik yang berlaku di
perbankan Syariah seperti risiko imbal hasil dan risiko investasi. Laporan profil risiko juga dipresentasikan secara rutin
kepada DPS setiap periode.
Fungsi kepatuhan syariah melakukan monitoring, review dan mitigasi potensi risiko ketidakpatuhan terhadap regulasi
kegiatan usaha Syariah Bank. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab fungsi kepatuhan disampaikan kepada DPS
setiap periode dalam bentuk Laporan Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kepatuhan oleh Unit Kerja
Kepatuhan.
Secara periodik fungsi audit intern syariah melakukan pengecekan pelaksanaan SGF dan memastikan proses dan
pelaporan fungsi manajemen risiko syariah dan kepatuhan syariah dilaksanakan dengan baik dan benar. Fungsi audit
intern syariah juga memastikan implementasi kebijakan dan prosedur produk dan layanan syariah sudah dijalankan
dengan baik dan benar seperti pengisian dan kelengkapan formulir dan dokumen transaksi produk Syariah sesuai
standard operating procedure (SOP) produk. Hasil audit intern syariah didiskusikan dengan UUS Maybank sebelum
disampaikan kepada Komite Audit dan DPS.
Untuk kaji ulang ekstern terhadap Tata Kelola Syariah pada tahun 2025 belum dilaksanakan.
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN KONDISI NON KEUANGAN
Penyimpangan Internal dan Upaya Penyelesaian
Selama 2025, tidak terdapat penyimpangan internal (internal fraud) di Maybank Indonesia UUS.
Jumlah Kasus yang Dilakukan oleh
Internal Fraud Dewan Komisaris/DPS/
Pegawai Tetap Pegawai tidak Tetap
(dalam 1 tahun) Direksi
2024 2025 2024 2025 2024 2025
Total fraud Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Telah diselesaikan - - - - - -
Dalam proses penyelesaian di internal UUS - - - - - -
Belum diupayakan penyelesaiannya - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - - - -
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 673
Page 676
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
Permasalahan Hukum
Permasalahan hukum perdata dan pidana yang dihadapi Maybank Indonesia UUS selama periode 2025 adalah
sebagai berikut:
Jumlah
No. Permasalahan Hukum
Perdata Pidana
1 Telah selesai (telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap) 9 0
2 Dalam proses penyelesaian 3 0
TOTAL 12 0
Penyaluran Dana untuk Kegiatan Sosial dan Sepanjang tahun 2025, dana kebajikan Maybank
Penggunaan Dana Kebajikan Indonesia UUS telah disalurkan melalui berbagai lembaga
Maybank Indonesia UUS menyadari bahwa keberhasilan mitra. Beberapa program unggulan penyaluran dana
dalam menjalankan kegiatan usaha tidak terlepas kebajikan selama tahun tersebut antara lain sebagai
dari dukungan seluruh pemangku kepentingan. berikut:
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan 1. Bantuan Sarana Ibadah dan Infrastruktur, meliputi
(sustainability), Maybak Indonesia UUS terus pembangunan dan renovasi masjid, musala, pondok
menjalankan fungsi sosial secara berkelanjutan melalui pesantren, asrama, serta sarana pendidikan, antara
kontribusi langsung pada kegiatan masyarakat dan lain di Yayasan Tahfidzul Quran Al Abrary, Yayasan
pengembangan lingkungan. Ahsanul Quran Cendekia Bogor, Yayasan Pendidikan
Syafaatul Quran, Pondok Pesantren Madinatur
Fungsi sosial ini diwujudkan melalui Unit Pengelola Dana Rahmah, Yayasan Karakter Muslim, Masjid Nurul Jihad
Kebajikan (UPDK) yang beroperasi sesuai ketentuan Menteng Atas, Musholla Al Ikhlas Cilacap, Yayasan
Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Bina Nurul Fikri Yogyakarta, SDTQ Imam Syafii Jakarta,
(DSN MUI). Dalam pelaksanaannya, Maybank Indonesia Yayasan Istiqomah Ilmu Amal, Masjid Jami Al Ikhlas,
UUS menjalin koordinasi dan kerja sama (mutual Yayasan Muslim Cendekia Madani Bogor, serta
partnership) dengan Maybank Indonesia serta para perbaikan dan pengaspalan infrastruktur di Dusun
pemangku kepentingan untuk mendukung program Blebaan, Desa Nglumpang, Kabupaten Ponorogo.
sosial, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan 2. Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif, antara
lingkungan. lain pelatihan Masjid Go Digital bekerja sama
dengan Yayasan Bersama Beramal Sholeh, bantuan
Program penyaluran dana kebajikan Maybank Indonesia usaha pertanian Yayasan Insan Mandiri Bercahaya,
UUS sendiri berfokus kepada lima sektor strategis yaitu: pemberdayaan UMKM Nusadaya bersama Yayasan
1. Pembangunan Infrastruktur, Sarana Pendidikan Dompet Dhuafa Republika, bantuan UMKM dan literasi
Tempat Ibadah. keuangan syariah melalui Yayasan Karya Salemba
2. Pemberdayaan Ekonomi Produktif Masyarakat Empat, Program UMKM Berdaya bersama Yayasan
Dhuafa, mendukung usaha kecil berbasis komunitas Langkah Maju Peduli, Program Jaga Harapan bersama
yang menggunakan praktik bisnis berkelanjutan. Yayasan Salam Setara Amanah Nusantara, serta
3. Pendidikan (Pengembangan SDM Berprestasi dan bantuan peralatan penunjang rumah pemotongan
Dhuafa) , khususnya pengembangan sumber daya unggas Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia.
manusia dhuafa yang unggul dan berdaya saing 3. Bantuan Beasiswa Pendidikan, yang disalurkan
untuk menciptakan dampak jangka Panjang bagi melalui Lazismu Baitul Maal Khairu Ummah, Universitas
generasi mendatang. Muhammadiyah Mamuju, SMA Muhammadiyah 1
4. Santunan/Bantuan Kemanusiaan, dan Kegiatan Gresik, Politeknik Muhammadiyah Makassar, Yayasan
Sosial Lainnya, termasuk dukungan bagi korban Education Aid International, Yayasan Al Fatih Bintaro,
bencana yang memperhatikan aspek pembangunan SD Muhammadiyah Taman 1 dan 2, SD Al Hidayah
kembali. I Jakarta, Pondok Pesantren Modern Nurul Ikhlas
5. Literasi Keuangan Syariah, untuk meningkatkan Padang, serta Rumah Kepemimpinan Yayasan Bina
inklusi keuangan yang sejalan dengan prinsip syariah Nurul Fikri.
dan keberlanjutan.
674 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 677
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
4. Bantuan Air Bersih dan Sanitasi, berupa penyediaan Melalui berbagai program tersebut, Maybank Indonesia
alat penyulingan air bersih bekerja sama dengan UUS berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi
Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Universitas kebutuhan sosial masyarakat, tetapi juga menciptakan
Muhammadiyah Kudus, dan Yayasan Beramal dampak jangka panjang yang selaras dengan prinsip
Sholeh Indonesia, serta program sumber air dan keberlanjutan dan nilai-nilai syariah.
pembangunan MCK di wilayah Kalimantan bersama
Yayasan Rumah Wakaf Indonesia.
LAPORAN SUMBER DAN PENYALURAN
5. Santunan Yatim Piatu, yang dilaksanakan di 17 DANA ZAKAT & WAKAF UNIT USAHA SYARIAH
Kantor Cabang Syariah (KCS) dan 3 Kantor Cabang PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
Pembantu Syariah (KCPS) Maybank Indonesia, bekerja Periode : 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
sama dengan berbagai lembaga, antara lain BAZNAS,
(Dalam ribuan)
Lazismu, Yayasan Baitul Maal Hidayatullah, Yayasan
Beramal Sholeh Indonesia, Yayasan Rumah Yatim Desember Desember
No. Uraian
2025 2024
Arrohman Indonesia, serta mitra lainnya.
6. Bantuan Hewan Kurban Iduladha, yang disalurkan A. Sumber dan Penyaluran Dana Zakat
di 17 KCS dan 3 KCPS Maybank Indonesia bekerja 1. Penerimaan dana zakat yang berasal dari:
sama dengan BAZNAS, Lazismu, Yayasan Baitul
a. Intern UUS 843.430 655.788
Maal Hidayatullah, Yayasan Sasana Bina Satria,
Dompet Sosial Madani, Nurul Hayat Surabaya, MPM b. Ekstern UUS 851 -
PP Muhammadiyah, serta berbagai lembaga mitra c. Pendapatan Bagi Hasil 41 61
lainnya.
TOTAL PENERIMAAN 844.322 655.849
7. Program Literasi Keuangan Syariah, yang
dilaksanakan di sejumlah perguruan tinggi dan 2. Penyaluran Dana Zakat kepada Entitas Pengelola Zakat:
lembaga, antara lain Universitas Muhammadiyah a. Lembaga Amil Zakat - -
Palembang, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo,
b. Badan Amil Zakat 825.011 647.627
Universitas Cendekia Abditama, Sekolah Hidayatullah
Depok, DPW Syarikat Islam, Rumah Kepemimpinan c. Pajak Pendapatan bagi - 12
hasil
Yayasan Bina Nurul Fikri, PT Argha Karya Prima, Badan
Musyawarah Islam Wanita Indonesia, serta Yayasan d. Lain-lain 8 25
Cahaya Al Fatih Nusantara.
TOTAL PENYALURAN 825.019 647.664
Selain itu, sejak tahun 2019 PT Bank Maybank Indonesia B. Sumber dan Penyaluran Dana Wakaf
Tbk telah resmi ditetapkan sebagai Unit Pengumpul 1. Penerimaan dana wakaf yang berasal dari:
Zakat (UPZ) BAZNAS berdasarkan Keputusan Ketua Badan
a. Intern UUS - -
Amil Zakat Nasional Nomor 56 Tahun 2019. Penetapan ini
diharapkan dapat mendukung pengelolaan dana zakat b. Ekstern UUS - -
yang lebih transparan dan akuntabel sesuai dengan TOTAL PENERIMAAN - -
prinsip syariah dan tata kelola yang baik.
2. Penyaluran dana wakaf kepada entitas pengelola wakaf
Selama tahun 2025, zakat karyawan Maybank Indonesia a. Badan Wakaf Indonesia - -
seluruhnya disalurkan melalui BAZNAS dengan total b. Nadzir lain - -
penyaluran sebesar Rp825.011.237. Penyaluran zakat
c. Lain-lain - -
tersebut dialokasikan ke dalam lima sektor, yaitu sosial,
kesehatan, pendidikan, dakwah, dan ekonomi. Adapun TOTAL PENYALURAN - -
salah satu program yang diajukan oleh UPZ Maybank
kepada BAZNAS adalah bantuan penanggulangan
bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera
Barat dengan total nilai sebesar Rp220 juta, yang
direalisasikan dalam bentuk penyediaan dapur umum,
makanan siap saji, air bersih, serta pembagian paket
sembako.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 675
Page 678
06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LAPORAN SUMBER DAN PENGGUNAAN DANA KEBAJIKAN Pelaporan-pelaporan Lain
UNIT USAHA SYARIAH Dalam hal pelaporan, Maybank Indonesia UUS telah
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
didukung oleh sistem informasi manajemen yang
Periode : 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
handal dan sumber daya manusia yang kompeten, serta
(dalam jutaan) memiliki IT security system yang memadai sehingga
informasi UUS tersedia secara akurat dan tepat waktu.
Desember Desember
No. Uraian Maybank UUS telah mengumumkan Laporan Keuangan
2025 2024
Publikasi Triwulanan sesuai dengan ketentuan yang
1. Saldo Awal Dana Kebajikan 6.836 4.167
(awal tahun) berlaku, yaitu:
a. Triwulan I 2024 telah dimuat situs web PT Bank
2. Penerimaan Dana Kebajikan
Maybank Indonesia Tbk pada tanggal 30 April 2025.
a. Infak dan sedekah - - b. Triwulan II 2024 telah dimuat situs web PT Bank
b. Pengembalian Dana 5.000 - Maybank Indonesia Tbk pada tanggal 30 Juli 2025.
Kebajikan Produktif c. Triwulan III 2024 telah dimuat situs web PT Bank
c. Denda 4.752 6.060 Maybank Indonesia Tbk pada tanggal 31 Oktober 2025.
d. Triwulan IV 2024 telah dimuat situs web PT Bank
d. Penerimaan Non-Halal - -
Maybank Indonesia Tbk pada tanggal 26 Februari
e. Lainnya - - 2026.
TOTAL PENERIMAAN 9.752 6.060
HASIL SELF ASSESSMENT GCG
3. Penggunaan Dana Kebajikan
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
a. Dana Kebajikan Produktif - - 2 tahun 2024 terkait Penerapan Tata Kelola Syariah bagi
b. Sumbangan 4.569 3.257 Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah tanggal 16
Februari 2024 bahwa hasl penilaian sendiri penerapan
c. Penggunaan lainnya untuk 1.150 134
kepentingan umum Tata Kelola Syariah merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari laporan pelaksanaan tata kelola sesuai
TOTAL PENGGUNAAN 5.719 3.391
dengan POJK mengenai tata kelola bagi bank umum.
4. Kenaikan (Penurunan) Dana 4.033 2.669
Kebajikan
Berdasarkan hasil penilaian sendiri penerapan tata Kelola
5. Saldo Akhir Dana Kebajikan 10.869 6.836 PT Bank Maybank Indonesia Tbk periode semester 2 tahun
2025 diperoleh peringkat 2 yaitu BAIK.
Berkaitan dengan penerimaan non-halal, selama periode
tahun 2025 Maybank UUS menerima penerimaan non-
halal sebesar Rp25.237 yang bersumber dari bunga
nostro BRI.
676 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 679
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 06 / T A T A K E L O L A P E R U S A H A A N
LEMBAR PERSETUJUAN
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK
DIREKSI
ROMY HARDIANSYAH
Direktur UUS
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
DR. KH. M. SAAD IH M.A. PROF. DR. H. AHMAD SATORI ISMAIL M.A. DR. KH. SODIKUN M.SI, M.E.
Ketua Anggota Anggota
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 677
Page 680
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Informasi mengenai pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Maybank Indonesia diuraikan secara lebih komprehensif dalam Laporan Keberlanjutan Maybank Indonesia 2025 yang diterbitkan secara terpisah, bersamaan dengan penerbitan Laporan Tahunan ini, selaras dengan ketentuan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang bentuk dan isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Laporan tersebut memuat berbagai inisiatif dan kinerja keberlanjutan Bank yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, termasuk pengelolaan dampak operasional, perlindungan nasabah, praktik ketenagakerjaan, serta program pemberdayaan masyarakat. Informasi yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini dan Laporan Keberlanjutan Maybank Indonesia 2025 saling melengkapi guna memberikan gambaran yang menyeluruh mengenai kinerja, strategi, serta kontribusi Bank dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Page 681
RAIH PUNCAK TERTINGGI Capai semua impian dengan kelola keuangan via M2U ID App
Page 682
Page 683
Laporan
Keuangan
Konsolidasian
2025
Page 684
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 STATEMENTS AS OF DECEMBER 31, 2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA AND FOR THE YEAR THEN
TANGGAN TERSEBUT BESERTA ENDED WITH INDEPENDENT
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/Pages
Consolidated Statement of
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian……………. …………… 1-4 …………………….……………………..Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian............ ...................... 5-6 ….…..and Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Consolidated Statement of Changes in
Konsolidasian................................................................................ 7-8 ......................................................................... Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian……………………. …………………….. 9-10 ………Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Consolidated Financial
Konsolidasian…………………………………...……………………………………… 11-325 …………………………….…………………………Statements
***************************
Page 685
Page 686
Page 687
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 3/ 1/ II/ 2026
Pemegang Saham, Dewan Komisaris, dan Direksi The Shareholders, t he Board of Commissioners
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. and Direct ors
PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan We have audited the accompanying consolidated
konsolidasian PT Bank Maybank Indonesia Tbk. financial statements of PT Bank Maybank Indonesia
(“ Bank” ) dan entitas anaknya (secara kolektif Tbk. (the “ Bank” ) and its subsidiaries (collectively
disebut sebagai “ Grup” ) terlampir, yang terdiri referred to as the “ Group” ), which comprise the
dari laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position as of
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba December 31, 2025, and the consolidated
rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian, laporan perubahan ekuitas comprehensive income, consolidated statement of
konsolidasian, dan laporan arus kas konsolidasian changes in equity, and consolidated statement of
untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, cash flows for the year then ended, and notes to
serta catatan atas laporan keuangan the consolidated financial statements, including
konsolidasian, termasuk informasi kebijakan material accounting policy information.
akuntansi material.
Menurut opini kami, laporan keuangan In our opinion, the accompanying consolidated
konsolidasian terlampir menyajikan secara wajar, financial statements present fairly, in all material
dalam semua hal yang material, posisi keuangan respects, the consolidated financial position of the
konsolidasian Grup tanggal 31 Desember 2025, Group as of December 31, 2025, and its
serta kinerja keuangan dan arus kas consolidated financial performance and cash flows
konsolidasiannya untuk tahun yang berakhir pada for the year then ended, in accordance with
tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Indonesian Financial Accounting Standards.
Akuntansi Keuangan di Indonesia.
KAP Purwanto Susanti dan Surja i
Registered Public Accountants KMK No. 69/ MK/ SK/ 2025
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 688
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Basis opini Basis for opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan We conducted our audit in accordance with
Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Standards on Auditing established by the
Akuntan Publik Indonesia (“ IAPI” ). Tanggung Indonesian Institute of Certified Public Accountants
jawab kami menurut standar tersebut diuraikan (“ IICPA” ). Our responsibilities under those
lebih lanjut dalam paragraf Tanggung Jawab standards are further described in the Auditor’s
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Responsibilit ies for the Audit of the Consolidated
Konsolidasian pada laporan kami. Kami Financial St atements paragraph of our report.
independen terhadap Grup berdasarkan We are independent of the Group in accordance
ketentuan etika yang relevan dalam audit kami with the ethical requirements relevant to our
atas laporan keuangan konsolidasian di Indonesia, audit of the consolidated financial statements
dan kami telah memenuhi tanggung jawab etika in Indonesia, and we have fulfilled our other
lainnya berdasarkan ketentuan tersebut. Kami ethical responsibilities in accordance with such
yakin bahwa bukti audit yang telah kami peroleh requirements. We believe that the audit evidence
adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu we have obt ained is sufficient and appropriate to
basis bagi opini kami. provide a basis for our opinion.
Hal audit ut ama Key audit mat t er
Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our
pertimbangan profesional kami, merupakan hal- professional judgment, were of most significance in
hal paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the consolidated financial statements
keuangan konsolidasian periode kini. Hal audit of the current period. Such key audit matters were
utama tersebut disampaikan dalam konteks audit addressed in the context of our audit of the
kami atas laporan keuangan konsolidasian secara consolidated financial statements taken as a whole
keseluruhan dan dalam merumuskan opini kami and in forming our opinion thereon, and we do not
atas laporan keuangan konsolidasian terkait, dan provide a separate opinion on such key audit
kami tidak menyatakan suatu opini terpisah atas matters. For the key audit matter below, our
hal audit utama tersebut. Untuk hal audit utama description of how our audit addressed such key
di bawah ini, penjelasan kami tentang bagaimana audit matter is provided in such context.
audit kami merespons hal tersebut disampaikan
dalam konteks tersebut.
ii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 689
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Hal audit ut ama (lanjut an) Key audit mat t er (cont inued)
Kami telah memenuhi tanggung jawab yang We have fulfilled the responsibilities described in
diuraikan dalam paragraf Tanggung Jawab the Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Auditor terhadap Audit atas Laporan Keuangan Consolidated Financial Statements paragraph of
Konsolidasian pada laporan kami, termasuk our report, including in relation to the key audit
sehubungan dengan hal audit utama yang matter communicated below. Accordingly, our
dikomunikasikan di bawah ini. Oleh karena itu, audit included the performance of procedures
audit kami mencakup pelaksanaan prosedur yang designed to respond to our assessment of the risks
didesain untuk merespons penilaian kami atas of material misst atement of the accompanying
risiko kesalahan penyajian material dalam laporan consolidated financial statements. The results of
keuangan konsolidasian terlampir. Hasil prosedur our audit procedures, including the procedures
audit kami, termasuk prosedur yang dilakukan performed to address the key audit matter below,
untuk merespons hal audit utama di bawah ini, provide the basis for our opinion on the
menyediakan basis bagi opini kami atas laporan accompanying consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian terlampir.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/ pembiayaan syariah sharia receivables/ financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen financing receivables
Penjelasan atas hal audit utama: Description of key audit matter:
Seperti yang dijelaskan dalam Catatan 12 dan 13 As described in Note 12 and 13 to the
atas laporan keuangan konsolidasian, pada accompanying consolidated financial statements,
tanggal 31 Desember 2025, cadangan kerugian as of December 31, 2025, the allowance for
penurunan nilai atas kredit yang diberikan impairment losses on loans and sharia receivables/
dan piutang/ pembiayaan syariah dan piutang financing and consumer financing receivables was
pembiayaan konsumen adalah masing-masing Rp3,181,985 million and Rp126,843 million,
sebesar Rp3.181.985 juta dan Rp126.843 juta. respectively. The material accounting policy
Informasi kebijakan akuntansi material atas information of allowance on impairment losses are
cadangan kerugian penurunan nilai diungkapkan disclosed in Note 2 to the accompanying
dalam Catatan 2 dalam laporan keuangan consolidated financial statements.
konsolidasian terlampir.
Kami fokus pada area ini karena nilai tercatat We focused on this area because the carrying value
atas kredit yang diberikan dan piutang/ of loans and sharia receivables/ financing and
pembiayaan syariah dan piutang pembiayaan consumer financing receivables and the related
konsumen dan cadangan kerugian penurunan allowances are significant to the Group’s
nilai terkait adalah signifikan terhadap laporan accompanying consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian Grup terlampir.
iii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 690
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Hal audit ut ama (lanjut an) Key audit mat t er (cont inued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/ pembiayaan syariah sharia receivables/ financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) financing receivables (continued)
Penentuan cadangan kerugian penurunan nilai Determination of allowance for impairment losses
memerlukan pertimbangan dan memiliki requires judgement and is subject to estimation
ketidakpastian estimasi yang mencakup uncertainty which includes determining the model
penentuan model untuk menghitung cadangan to calculate allowance for impairment losses,
kerugian penurunan nilai, identifikasi eksposur identification of credit exposures with significant
kredit yang mengalami penurunan kualitas kredit deterioration in credit quality, and determining
yang signifikan, dan penentuan asumsi yang assumptions used in the allowance for impairment
digunakan dalam model perhitungan cadangan losses calculation models (for exposures assessed
kerugian penurunan nilai (untuk eksposur yang on an individual or collective basis), including
dinilai secara individu atau kolektif), termasuk forward-looking macroeconomics factors.
faktor ekonomi makro masa depan.
Respons audit: Audit response:
Kami menguji pengendalian utama atas We tested the key controls over the origination,
pemberian, segmentasi, penilaian kualitas kredit segmentation, regular internal credit quality
internal secara regular, pencatatan dan assessments, recording and monitoring of the
pengawasan kredit yang diberikan dan loans and sharia receivables/ financing and
piutang/ pembiayaan syariah dan piutang consumer financing receivables. We obtained
pembiayaan konsumen. Kami memeroleh understanding and assessed impairment
pemahaman dan menilai metodologi pengukuran measurement methodologies, validation of
penurunan nilai, validasi model cadangan allowance for impairment losses models, inputs,
kerugian penurunan nilai, dan data masukan, bases and assumptions used by the Group in
dasar dan asumsi yang digunakan oleh Grup dalam calculating the allowance for impairment losses,
menghitung cadangan kerugian penurunan nilai, and tested the classification into three stage credit
serta menguji tiga tahapan kualitas kredit quality of loan portfolios in accordance with staging
portofolio sesuai dengan kriteria tingkatan criteria developed by the Group for loans and
(staging) yang disusun oleh Grup untuk kredit consumer financing receivables. We tested
yang diberikan dan piutang pembiayaan whether historical experience is representative of
konsumen. Kami menguji apakah pengalaman current circumstances and of the recent losses
historis mewakili keadaan saat ini dan kerugian incurred in the portfolios, and assessed
terkini yang terjadi dalam portofolio, serta menilai reasonableness of forward-looking adjustments,
kewajaran atas penyesuaian asumsi masa depan, macroeconomic factor analysis, and probability-
analisis faktor ekonomi makro, dan beberapa weighted multiple scenarios for loans and
skenario probabilitas tertimbang untuk kredit yang consumer financing receivables.
diberikan dan piutang pembiayaan konsumen.
iv
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 691
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Hal audit ut ama (lanjut an) Key audit mat t er (cont inued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit Allowance for impairment losses on loans and
yang diberikan dan piutang/ pembiayaan syariah sharia receivables/ financing and consumer
dan piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) financing receivables (continued)
Respons audit: (lanjutan) Audit response: (continued)
Untuk cadangan kerugian penurunan nilai yang With respect to individually assessed allowance for
dinilai secara individual, kami menguji sampel impairment losses, we tested a sample of loans and
kredit yang diberikan dan piutang/ pembiayaan sharia receivables/ financing to evaluate the timely
syariah untuk mengevaluasi ketepatan waktu identification by the Group of exposures with
Grup dalam melakukan identifikasi eksposur yang significant deterioration in credit quality or those
mengalami penurunan kualitas kredit yang which have been impaired; for cases where
signifikan atau yang telah mengalami penurunan impairment has been identified, we assessed the
nilai; untuk kasus-kasus di mana penurunan nilai Group’s assumptions on the expected future cash
telah diidentifikasi, kami menilai asumsi Grup flows, including the value of realizable collateral
atas arus kas masa depan yang akan diterima, based on available market information or valuation
termasuk nilai agunan yang dapat direalisasikan prepared by independent valuer. We checked the
berdasarkan informasi pasar yang tersedia atau accuracy of the calculation of the allowance for
penilaian yang dilakukan oleh penilai independen. impairment losses amount by recalculating the
Kami memeriksa keakurasian perhitungan jumlah collective impairment assessment for the entire
cadangan kerugian penurunan nilai dengan portfolio and recalculating the individual
melakukan perhitungan ulang atas keseluruhan impairment assessment on a sample basis. We
portofolio yang penurunan nilainya dinilai secara assessed whether the financial statement
kolektif dan melakukan perhitungan ulang atas disclosures are adequately and appropriately
penurunan nilai yang dinilai secara individual reflecting the Group’s exposures to credit risk. We
berdasarkan sampel. Kami menilai apakah involved our auditors’ internal expert to assist us in
pengungkapan di laporan keuangan cukup dan the performance of the above procedures where
secara memadai mencerminkan eksposur Grup their specific expertise was required.
terhadap risiko kredit. Kami melibatkan pakar
auditor internal kami untuk membantu kami
dalam melakukan prosedur-prosedur di atas
ketika keahlian spesifik mereka diperlukan.
Informasi lain Ot her informat ion
Manajemen bertanggung jawab atas informasi Management is responsible for t he ot her
lain. Informasi lain terdiri dari informasi yang information. Other information comprises the
tercantum dalam Laporan Tahunan Tahun 2025 information included in the Annual Report Year
(“ Laporan Tahunan” ) selain laporan keuangan 2025 (the “ Annual Report” ) other than the
konsolidasian terlampir dan laporan auditor accompanying consolidated financial statements
independen kami. Laporan Tahunan diharapkan and our independent auditors’ report thereon. The
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan Annual Report is expected to be made available to
auditor independen ini. us after the date of this independent auditors’
report.
v
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 692
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Informasi lain (lanjut an) Ot her informat ion (cont inued)
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian Our opinion on the accompanying consolidated
terlampir tidak mencakup Laporan Tahunan, dan financial statements does not cover the Annual
oleh karena itu, kami tidak menyatakan bentuk Report, and accordingly, we do not express any
keyakinan apapun atas Laporan Tahunan form of assurance on the Annual Report.
tersebut.
Sehubungan dengan audit kami atas laporan In connection with our audit of the accompanying
keuangan konsolidasian terlampir, tanggung consolidated financial statements, our
jawab kami adalah untuk membaca Laporan responsibilit y is to read the Annual Report when it
Tahunan dan, dalam melaksanaannya, becomes available and, in doing so, consider
mempertimbangkan apakah Laporan Tahunan whether the Annual Report is materially
mengandung ketidakkonsistensian material inconsistent with the accompanying consolidated
dengan laporan keuangan konsolidasian financial statements or our knowledge obtained in
terlampir atau pemahaman yang kami peroleh the audit, or otherwise appears to be materially
selama audit, atau mengandung kesalahan misstated.
penyajian material.
Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika When we read the Annual Report, if we conclude
kami menyimpulkan bahwa terdapat suatu that there is a material misstatement therein, we
kesalahan penyajian material di dalamnya, kami are required to communicate the matter to those
diharuskan untuk mengomunikasikan hal charged with governance and take appropriate
tersebut kepada pihak yang bertanggung jawab actions based on the applicable laws and
atas tata kelola dan melakukan tindakan yang regulations.
tepat berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilit ies of management and t hose
bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap charged wit h governance for t he consolidat ed
laporan keuangan konsolidasian financial st at ement s
Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan Management is responsible for the preparation and
dan penyajian wajar laporan keuangan fair presentation of such consolidated financial
konsolidasian tersebut sesuai dengan Standar statements in accordance with Indonesian Financial
Akuntansi Keuangan di Indonesia, dan atas Accounting Standards, and for such internal
pengendalian internal yang dianggap perlu oleh control as management determines is necessary to
manajemen untuk memungkinkan penyusunan enable the preparation of consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian yang bebas dari statements that are free from material
kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error.
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.
vi
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 693
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Tanggung jawab manajemen dan pihak yang Responsibilit ies of management and t hose
bert anggung jawab at as t at a kelola t erhadap charged wit h governance for t he consolidat ed
laporan keuangan konsolidasian (lanjut an) financial st at ement s (cont inued)
Dalam penyusunan laporan keuangan In preparing the consolidated financial statements,
konsolidasian, manajemen bertanggung jawab management is responsible for assessing the
untuk menilai kemampuan Grup dalam Group’s ability to continue as a going concern,
mempertahankan kelangsungan usahanya, disclosing, as applicable, matters related to going
mengungkapkan, sesuai dengan kondisinya, concern, and using the going concern basis of
hal-hal yang berkaitan dengan kelangsungan accounting, unless management either intends to
usaha, dan menggunakan basis akuntansi liquidate the Group or to cease its operations or has
kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki no realistic alternative but to do so.
intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan
operasi atau tidak memiliki alternatif yang
realistis selain melaksanakannya.
Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for
bertanggung jawab untuk mengawasi proses overseeing the Group’s financial reporting process.
pelaporan keuangan Grup.
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan konsolidasian consolidat ed financial st at ement s
Tujuan kami adalah untuk memeroleh keyakinan Our objectives are to obt ain reasonable assurance
memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the consolidated financial
konsolidasian secara keseluruhan bebas dari statements taken as a whole are free from material
kesalahan penyajian material, baik yang misstatement, whether due to fraud or error, and
disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan, to issue an independent auditors’ report that
dan untuk menerbitkan laporan auditor includes our opinion. Reasonable assurance is a
independen yang mencakup opini kami. Keyakinan high level of assurance, but is not a guarantee that
memadai merupakan suatu tingkat keyakinan an audit conducted in accordance with Standards
tinggi, namun bukan merupakan suatu jaminan on Auditing established by the IICPA will always
bahwa audit yang dilaksanakan berdasarkan detect a material misstatement when it exists.
Standar Audit yang ditet apkan oleh IAPI akan Misstatements can arise from fraud or error and
selalu mendeteksi kesalahan penyajian material are considered material if, individually or in the
ketika hal tersebut ada. Kesalahan penyajian aggregate, they could reasonably be expected to
dapat disebabkan oleh kecurangan maupun influence the economic decisions of users t aken on
kesalahan dan dianggap material jika, baik secara the basis of such consolidat ed financial statements.
individual maupun agregat, dapat diekspektasikan
secara wajar akan memengaruhi keputusan
ekonomi yang dibuat oleh pengguna berdasarkan
laporan keuangan konsolidasian tersebut.
vii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 694
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan konsolidasian (lanjut an) consolidat ed financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga:
Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan Ident ify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error,
kecurangan maupun kesalahan, mendesain design and perform audit procedures
dan melaksanakan prosedur audit yang responsive to such risks, and obtain audit
responsif terhadap risiko tersebut, serta evidence that is sufficient and appropriate to
memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat provide a basis for our opinion. The risk of not
untuk menyediakan basis bagi opini kami. detecting a material misstatement resulting
Risiko tidak terdeteksinya suatu kesalahan from fraud is higher than for one resulting from
penyajian material yang disebabkan oleh error, as fraud may involve collusion, forgery,
kecurangan lebih tinggi daripada yang intentional omissions, misrepresentations, or
disebabkan oleh kesalahan, karena override of internal control.
kecurangan dapat melibatkan kolusi,
pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian atas
pengendalian internal.
Memeroleh suatu pemahaman tentang Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan relevant to the audit in order to design audit
audit untuk mendesain prosedur audit yang procedures that are appropriate in the
tepat sesuai dengan kondisinya, tetapi bukan circumstances, but not for the purpose of
untuk tujuan menyatakan suatu opini atas expressing an opinion on t he effect iveness of
keefektivitasan pengendalian internal Grup. the Group’s internal control.
Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi Evaluate the appropriateness of accounting
yang digunakan serta kewajaran estimasi policies used and the reasonableness of
akuntansi dan pengungkapan terkait yang accounting estimates and related disclosures
dibuat oleh manajemen. made by management.
viii
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 695
The original report included herein is in the Indonesian
language.
Laporan Audit or Independen Independent Audit or’s Report
Laporan No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703- Report No. 00057/ 2.1505/ AU.1/ 07/ 0703-
3/ 1/ II/ 2026 (lanjutan) 3/ 1/ II/ 2026 (continued)
Tanggung jawab audit or t erhadap audit at as Audit or’s responsibilit ies for t he audit of t he
laporan keuangan konsolidasian (lanjut an) consolidat ed financial st at ement s (cont inued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan As part of an audit in accordance with Standards on
Standar Audit yang ditetapkan oleh IAPI, kami Auditing established by the IICPA, we exercise
menerapkan pertimbangan profesional dan professional judgment and maintain professional
mempertahankan skeptisisme profesional selama skepticism throughout the audit. We also:
audit. Kami juga: (lanjutan) (continued)
Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis Conclude on the appropriateness of
akuntansi kelangsungan usaha oleh management's use of the going concern basis
manajemen dan, berdasarkan bukti audit of accounting and, based on the audit evidence
yang diperoleh, apakah terdapat suatu obtained, whether a material uncertainty
ketidakpastian material yang terkait dengan exists related to events or conditions that may
peristiwa atau kondisi yang dapat cast significant doubt on the Group's ability to
menyebabkan keraguan signifikan atas continue as a going concern. If we conclude
kemampuan Grup untuk mempertahankan that a material uncertainty exists, we are
kelangsungan usahanya. Ketika kami required to draw attention in our independent
menyimpulkan bahwa terdapat suatu auditors’ report to the related disclosures in
ketidakpastian material, kami diharuskan the consolidated financial statements or, if
untuk menarik perhatian dalam laporan such disclosures are inadequate, to modify our
auditor independen kami ke pengungkapan opinion. Our conclusion is based on the audit
terkait dalam laporan keuangan evidence obtained up to the date of our
konsolidasian atau, jika pengungkapan independent auditors’ report. However, future
tersebut tidak memadai, memodifikasi opini events or conditions may cause the Group to
kami. Kesimpulan kami didasarkan pada cease to continue as a going concern.
bukti audit yang diperoleh hingga tanggal
laporan auditor independen kami. Namun,
peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Grup tidak dapat
mempertahankan kelangsungan usaha.
Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi Evaluate the overall presentation, structure,
laporan keuangan konsolidasian secara and content of the consolidated financial
keseluruhan, termasuk pengungkapannya, statements, including the disclosures, and
dan apakah laporan keuangan whether the financial statements represent
mencerminkan transaksi dan peristiwa yang the underlying transactions and events in a
mendasarinya dengan suatu cara yang manner that achieves fair presentation.
mencapai penyajian wajar.
Memeroleh bukti audit yang cukup dan tepat Obtain sufficient appropriate audit evidence
mengenai informasi keuangan entitas atau regarding the financial information of the
aktivitas bisnis dalam Grup untuk entities or business activities within the Group
menyatakan opini atas laporan keuangan to express an opinion on the consolidated
konsolidasian. Kami bertanggung jawab atas financial statements. We are responsible for
arahan, supervisi, dan pelaksanaan audit the direction, supervision, and performance of
grup. Kami tetap bertanggung jawab the group audit. We remain solely responsible
sepenuhnya atas opini audit kami. for our audit opinion.
ix
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 696
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 697
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 2c,2d,4 1.717.615 1.861.870 Cash
Giro pada Bank Indonesia 2c,2d,2e,5,56a 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2c,2d,2e,2n,6 Current accounts with other banks
Pihak berelasi 2ad,44 115.242 60.915 Related parties
Pihak ketiga 3.283.524 2.511.034 Third parties
3.398.766 2.571.949
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (890) (1.108) impairment losses
Giro pada bank lain - neto 3.397.876 2.570.841 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2c,2d,2f,2n,7 2.788.331 2.998.966 and other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (6.039) - impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan bank lain - neto 2.782.292 2.998.966 Bank Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang diperdagangkan 2c,2d,2g,8 4.553.200 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 2b,2c,2d,2h,2n,9 Financial investments
Pihak berelasi 2ad,44 159.504 159.504 Related parties
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.676 Third parties
39.156.157 40.152.180
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.509) (1.015) impairment losses
Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165 Financial investments - net
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 2d,2i,2n,10 204.796 839.475 resale agreement
Dikurangi: Pendapatan bunga
yang belum diamortisasi (3) (1.052) Less: Unamortized interest
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2) (147) impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali - neto 204.791 838.276 resale agreement - net
Tagihan derivatif 2c,2d,2j,11 Derivatives receivable
Pihak berelasi 2ad,44 503.709 446.622 Related parties
Pihak ketiga 1.207.585 934.809 Third parties
1.711.294 1.381.431
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
1
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 695
Page 698
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Kredit yang diberikan dan 2c,2d, Loans and
piutang/pembiayaan Syariah 2k,2n,12 Sharia receivables/financing
Pihak berelasi 2ad,44,56b 410.830 143.478 Related parties
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103 Third parties
116.330.305 120.388.581
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) impairment losses
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - neto 113.148.320 116.485.643 receivables/financing - net
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 2d,2m,2n,13 9.682.479 9.354.522 receivables
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned consumer financing
konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088) receivables
7.306.916 7.192.434
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (126.843) (116.486) losses
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 7.180.073 7.075.948 receivables - net
Tagihan akseptasi 2c,2d,2l,2n,14 Acceptances receivable
Pihak berelasi 2ad,44 2.157 - Related parties
Pihak ketiga 1.916.520 1.574.241 Third parties
1.918.677 1.574.241
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
Aset pajak tangguhan 2z,24c 324.579 613.076 Deferred tax assets
Aset tetap dan aset hak-guna 2o,15a,15 6.329.185 6.539.418 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.542.164) (2.547.206) Less: Accumulated depreciation
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787.021 3.992.212 Fixed assets and right-of-use assets - net
Aset tidak berwujud - neto 2b,2c,2p,16 348.640 366.361 Intangible assets - net
Beban dibayar dimuka dan 2c,2d,2n,2q, Prepayments and
aset lain-lain 2r,2x,17 other assets
Pihak berelasi 2ad,44 438.294 146.128 Related parties
Pihak ketiga 6.222.239 4.742.412 Third parties
6.660.533 4.888.540
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (90.236) (79.658) losses
Cadangan kerugian (174.504) (173.901) Allowance for possible losses
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain - neto 6.395.793 4.634.981 other assets - net
JUMLAH ASET 48b 193.717.633 197.179.822 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
2
696 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 699
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2c,2d,2s,18 Obligations due immediately
Pihak berelasi 2ad,44 409 1.014 Related parties
Pihak ketiga 2.315.645 1.069.561 Third parties
2.316.054 1.070.575
Simpanan nasabah 2c,2d,2t,19 Deposits from customers
Pihak berelasi 2ad,44 386.974 404.298 Related parties
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.593 Third parties
116.194.096 119.003.891
Simpanan dari bank lain 2c,2d,2u,20 Deposits from other banks
Pihak berelasi 2ad,44 2.610.117 2.914.963 Related parties
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294 Third parties
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali 2c,2d,2i,21 7.872.178 14.819.967 agreements
Dikurangi: Beban bunga yang Less: Unamortized
belum diamortisasi (13.482) (16.881) interest
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086 agreements - net
Liabilitas derivatif 2c,2d,2j,11 Derivatives payable
Pihak berelasi 2ad,44 740.969 508.422 Related parties
Pihak ketiga 629.638 847.999 Third parties
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi 2c,2d,2l,14 Acceptances payable
Pihak berelasi 2ad,44 12.901 56.085 Related parties
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144 Third parties
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan 2d,2v,22 Securities issued
Pihak berelasi 2ad,44 - 51.987 Related parties
Pihak ketiga 3.971.967 3.661.763 Third parties
3.971.967 3.713.750
Pinjaman diterima 2c,2d,2w,23 14.041.657 14.426.809 Borrowings
Utang pajak 2z,24a 313.665 316.308 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
dan liabilitas lain-lain 2c,2d,2x,2ab,25 and other liabilities
Pihak berelasi 2ad,44 2.672 6.047 Related parties
Pihak ketiga 3.445.294 3.738.574 Third parties
3.447.966 3.744.621
Pinjaman subordinasi 2d,2v,2ad,26 Subordinated loan
Pihak berelasi 2ad, 44 99.521 99.484 Related parties
JUMLAH LIABILITAS 48b 160.634.150 165.971.431 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
3
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 697
Page 700
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Ekuitas teratribusi kepada pemilik Equity attributable to equity
entitas induk holders of the parent company
Modal Saham Share Capital
Modal Dasar - Authorized Capital -
476.608.857.231 saham, 476,608,857,231 shares,
terdiri dari: consisting of:
388.146.231 saham Seri A 388,146,231 Series A
dengan nilai nominal shares with a par value of
Rp900 (nilai penuh) Rp900 (full amount)
per saham; per share;
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B
dengan nilai nominal share with a par value of
Rp225 (nilai penuh) Rp225 (full amount)
per saham; dan per share; and
467.329.511.000 saham Seri D 467,329,511,000 Series D
dengan nilai nominal Rp22,50 shares with a par value of Rp22.50
(nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and paid-up capital
388.146.231 saham Seri A, 388,146,231 Series A shares,
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dan 66.935.849.590 saham Seri D 27 3.855.908 3.855.908 and 66,935,849,590 Series D shares
Tambahan modal disetor 28 6.357.376 6.357.376 Additional paid-in capital
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the translation of
laporan keuangan dalam mata uang asing 2c,31 40.951 40.793 foreign currency financial statements
Selisih transaksi antara Differences in transaction between
pemegang saham entitas anak 1b (57.313) (57.313) shareholders of a subsidiary
Surplus revaluasi aset tetap 2o,15 1.975.199 2.109.514 Fixed assets revaluation surplus
Keuntungan/(kerugian) yang belum direalisasi Unrealized gains/(losses) on
atas perubahan nilai wajar changes in fair value of
investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar fair value through other
melalui pendapatan komprehensif lain - comprehensive income financial
setelah pajak tangguhan dan cadangan atas investments - net of deferred tax and
kerugian kredit ekspektasian 2h,9 326.202 (349.335) expected credit loss alowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan -
setelah pajak tangguhan 2ab,47 517.126 423.045 net of deferred tax
Cadangan umum 30 771.182 771.182 General reserve
Saldo laba 27b,29 18.666.676 17.455.695 Retained earnings
Jumlah ekuitas teratribusi kepada Total equity attributable to equity holders
pemilik entitas induk 32.453.307 30.606.865 of the parent company
Kepentingan non-pengendali 46 630.176 601.526 Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 33.083.483 31.208.391 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633 197.179.822 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
4
698 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 701
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/ Year Ended December 31
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME
OPERASIONAL AND EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah Interest and Sharia income and expenses
Pendapatan bunga dan Syariah Interest and Sharia income
Pendapatan bunga 10.538.935 10.425.435 Interest income
Pendapatan Syariah 2.666.919 2.636.767 Sharia income
2x,33 13.205.854 13.062.202
Beban bunga dan Syariah Interest and Sharia expenses
Beban bunga 4.817.623 4.608.295 Interest expenses
Beban Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia expenses
2x,34 5.983.952 5.956.792
Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410 Net interest and Sharia income
Pendapatan/(beban) operasional Other operating income/
lainnya (expenses)
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Provisi dan komisi selain Fees and commissions
dari kredit yang diberikan 2y 359.880 368.962 other than from loans
Keuntungan/(kerugian) transaksi Gains/(losses) on foreign exchange
mata uang asing - neto 2c 91.865 (225.782) transactions - net
Keuntungan penjualan efek-efek Gains on sale of
yang diperdagangkan dan trading securities and
investasi keuangan - neto 2g,2h,35 345.647 132.339 financial investments - net
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek Increase/(decrease) in value of
yang diperdagangkan - neto 2h,36 3.857 (8.408) trading securities - net
Pendapatan lainnya 37 1.525.518 1.885.087 Other fee income
Jumlah pendapatan operasional Total other operating
lainnya 2.326.767 2.152.198 income
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai atas losses on financial
instrumen keuangan - neto 2n,38 955.065 1.351.113 instruments - net
Penyisihan kerugian atas Provision for possible losses
aset non-produktif 2q,39 21.201 18.263 on non-earning assets
Umum dan administrasi 40 3.183.992 3.055.013 General and administrative
Tenaga kerja 41,47 3.265.465 3.244.579 Personnel
Jumlah beban Total other operating
operasional lainnya 7.425.723 7.668.968 expenses
Beban operasional Other operating expenses -
lainnya - neto (5.098.956) (5.516.770) net
LABA OPERASIONAL - NETO 2.122.946 1.588.640 OPERATING INCOME - NET
PENDAPATAN NON OPERASIONAL - NETO 42 99.847 11.673 NON-OPERATING INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 2.222.793 1.600.313 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK - NETO 2z,24b (520.598) (401.670) TAX EXPENSE - NET
LABA TAHUN BERJALAN 48b 1.702.195 1.198.643 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
5
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 699
Page 702
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
Pendapatan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Items that will not be reclassified
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial atas program
manfaat pasti 47b 131.660 93.926 Actuarial gains on defined benefit plan
(Kerugian)/keuntungan revaluasi aset tetap 15 (134.315) 131.849 (Losses)/gains on fixed assets revaluation
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya 24c (28.965) (20.665) other comprehensive income
(31.620) 205.110
Items that may be reclassified
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan Differences arising from the translation of foreign
dalam mata uang asing 158 (1.349) currency financial statements
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Fair value changes of financial investments
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
pendapatan komprehensif lain 867.770 (235.163) comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya 24c (192.233) 52.101 other comprehensive income
675.695 (184.411)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 644.075 20.699 Other comprehensive income - net of tax
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342 for the year
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada: Income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 43 1.657.366 1.115.963 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 46 44.829 82.680 Non-controlling interest
1.702.195 1.198.643
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income
berjalan yang dapat diatribusikan kepada: for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264 Non-controlling interest
2.346.270 1.219.342
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 2aa,43 21,75 14,64 (full amount)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of these consolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
6
700 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 703
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent entity
(Kerugian)/keuntungan yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Selisih kurs melalui pendapatan
karena komprehensif lain - Keuntungan
penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam Selisih transaksi kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
mata uang asing/ antara pemegang Unrealized (losses)/gains on setelah pajak
Tambahan Differences saham Surplus change in fair value of fair value tangguhan/
modal arising from entitas anak/ revaluasi through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ the translation Differences in aset tetap/ income financial on defined Saldo Kepentingan
saham/ Additional of foreign transaction between Fixed assets investments - net of benefit plan- laba/ non-pengendali/
Catatan/ Share paid-in currency financial shareholders revaluation deferred tax and expected net of Cadangan umum/ Retained Jumlah/ Non-controlling Jumlah/
Notes capital capital statements of a subsidiary surplus credit loss allowances deferred tax General reserve earnings Total interest Total
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 40.793 (57.313) 2.109.514 (349.335) 423.045 771.182 17.455.695 30.606.865 601.526 31.208.391 Balance as of December 31, 2024
Increase in foreign exchange difference
Kenaikan atas selisih kurs karena penjabaran arising from the translation of
laporan keuangan cabang luar negeri overseas branches' foreign currency
dalam mata uang asing 2c - - 158 - - - - - - 158 - 158 financial statements
Kerugian revaluasi aset tetap - - - - (134.315) - - - - (134.315) - (134.315) Losses on fixed assets revaluation
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investment - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2h - - - - - 675.537 - - - 675.537 - 675.537 and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - - 94.081 - - 94.081 8.614 102.695 of deferred tax
Pembagian dividen tunai 29 (446.385) (446.385) (24.793) (471.178) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan 46 1.657.366 1.657.366 44.829 1.702.195 Income for the year
Saldo 31 Desember 2025 3.855.908 6.357.376 40.951 (57.313) 1.975.199 326.202 517.126 771.182 18.666.676 32.453.307 630.176 33.083.483 Balance as of December 31, 2025
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
7
701
Page 704
702
The original consolidated financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent entity
Kerugian yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
Selisih kurs melalui pendapatan
karena komprehensif lain - Keuntungan
penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam Selisih transaksi kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
mata uang asing/ antara pemegang Unrealized losses on setelah pajak
Tambahan Differences saham Surplus change in fair value of fair value tangguhan/
modal arising from entitas anak/ revaluasi through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ the translation Differences in aset tetap/ income financial on defined Saldo Kepentingan
saham/ Additional of foreign transaction between Fixed assets investments - net of benefit plan- laba/ non-pengendali/
Catatan/ Share paid-in currency financial shareholders revaluation deferred tax and expected net of Cadangan umum/ Retained Jumlah/ Non-controlling Jumlah/
Notes capital capital statements of a subsidiary surplus credit loss allowances deferred tax General reserve earnings Total interest Total
Saldo 31 Desember 2023 3.855.908 6.357.376 42.142 (57.313) 1.979.935 (166.273) 351.098 771.182 17.124.265 30.258.320 537.714 30.796.034 Balance as of December 31, 2023
Decrease in foreign exchange difference
Penurunan atas selisih kurs karena penjabaran arising from the translation of
laporan keuangan cabang luar negeri overseas branches' foreign currency
dalam mata uang asing 2c - - (1.349) - - - - - - (1.349) - (1.349) financial statements
Keuntungan revaluasi aset tetap - - - - 129.579 - - - - 129.579 2.270 131.849 Gains on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investment - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2h - - - - - (183.062) - - - (183.062) - (183.062) and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - - 71.947 - - 71.947 1.314 73.261 of deferred tax
Pembagian dividen tunai 29 - - - - - - - - (784.533) (784.533) (22.452) (806.985) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan 46 - - - - - - - - 1.115.963 1.115.963 82.680 1.198.643 Income for the year
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 40.793 (57.313) 2.109.514 (349.335) 423.045 771.182 17.455.695 30.606.865 601.526 31.208.391 Balance as of December 31, 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian. The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
consolidated financial statements.
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
8
Page 705
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga dan Syariah 13.054.588 13.009.832 Proceeds from interest and Sharia income
Pembayaran beban bunga dan Syariah (6.015.798) (5.915.453) Payment of interest and Sharia expense
Beban umum dan administrasi General and administrative
yang dibayar (2.548.082) (2.521.050) expenses paid
Tenaga kerja dan tunjangan
yang dibayar (3.231.053) (3.022.736) Personnel expenses paid
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
yang diterima 1.469.654 1.744.082 received
Pembayaran pajak penghasilan (522.389) (406.797) Payment of income tax
Penerimaan/(pembayaran) dari pendapatan/ Income received/(expenses paid) from non-
(beban) non-operasional - neto 93.171 (19.395) operating income/(expenses) - net
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
sebelum perubahan aset activities before changes in
dan liabilitas operasi 2.300.091 2.868.483 operating assets and liabilities
(Kenaikan)/penurunan aset (Increase)/decrease in operating
operasi: assets:
Efek-efek yang diperdagangkan (2.607.714) (652.350) Trading securities
Tagihan atas wesel ekspor 209.665 (1.309.643) Receivables from export bills
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 2.558.322 (12.945.983) receivables/financing
Piutang pembiayaan
konsumen (294.557) 534.439 Consumer financing receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain (1.442.881) (537.303) assets
Kenaikan/(penurunan) Increase/(decrease) in
liabilitas operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 1.245.479 (6.023) Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
bank lain 299.645 4.738.744 other banks
Liabilitas lain-lain (154.347) (4.027) Other liabilities
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas operasi 2.113.703 (7.313.663) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/(pembelian) efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Sale/(purchase) of marketable securities
pendapatan komprehensif lain measured at fair value through
dan yang diukur pada biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi 2.001.036 (8.165.998) and measured at amortized cost
Penjualan efek-efek yang Sale of securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali - neto 633.630 1.494.699 under resale agreements - net
Penerimaan dari penjualan aset tetap 15a 8.011 8.069 Proceeds from sale of fixed assets
Penambahan nilai aset hak-guna (33.086) (61.929) Addition of right-of-use assets
Pembelian aset tidak berwujud 16 (114.263) (129.052) Acquisition of intangible asset
Pembelian aset tetap 15a (193.114) (375.633) Acquisition of fixed assets
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas investasi 2.302.214 (7.229.844) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of theseconsolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
9
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 703
Page 706
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT
KONSOLIDASIAN (lanjutan) OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 57 2.750.000 1.100.000 Proceeds from securities issued
(Pembelian)/penjualan efek-efek yang dijual (Purchase)/sale of securities sold
dengan janji dibeli kembali 57 (6.944.390) 12.786.023 under repurchased agreements
Pelunasan dari surat berharga
yang diterbitkan 57 (2.545.445) (1.637.000) Repayments from securities issued
Pembayaran dividen (446.335) (784.444) Dividend payment
(Pembayaran)/penerimaan dari pinjaman diterima 57 (385.152) 6.681.881 (Payment)/proceeds from borrowings
Pembayaran liabilitas sewa 57 (169.086) (180.787) Payment of lease liabilities
Pembayaran dividen kepada entitas Dividend payment to non-controlling
non-pengendali (24.695) (22.452) interests
(Penurunan)/kenaikan kepentingan (Decrease)/increase in non-controlling
non-pengendali (3.561) 61.542 interest
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari Net cash (used in)/provided by
aktivitas pendanaan (7.768.664) 18.004.763 financing activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS (DECREASE)/INCREASE IN CASH
DAN SETARA KAS (3.352.747) 3.461.256 AND CASH EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 18.129.143 14.412.730 AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign currency exchange
uang asing 227.497 255.157 rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 15.003.893 18.129.143 AT END OF YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTARY DISCLOSURES
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari: consist of:
Kas 4 1.717.615 1.861.870 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6 3.398.766 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia and
bank lain yang jatuh other banks that will mature
tempo dalam 3 bulan within 3 months from
dari tanggal akuisisi 7 2.788.331 2.998.966 the date of acquisition
Jumlah kas dan setara kas 15.003.893 18.129.143 Total cash and cash equivalents
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara integral part of theseconsolidated financial statements
keseluruhan. taken as a whole.
10
704 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 707
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian a. Establishment
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Maybank Indonesia Tbk
(“Bank”) adalah perusahaan terbatas yang (the “Bank”) is a limited liability company
didirikan di Republik Indonesia pada tahun established in the Republic of Indonesia in 1959
1959, berdasarkan akta No.53 tanggal 15 Mei by virtue of notarial deed No.53 dated May 15,
1959 dari notaris pengganti Soeleman 1959 of substitute notary Soeleman
Ardjasasmita, S.H. Akta telah diubah dengan Ardjasasmita, S.H. The deed was subsequently
akta No.9 tanggal 4 Agustus 1959 dan No.21 amended by notarial deeds No.9 dated
tanggal 6 Oktober 1959 dari notaris August 4, 1959 and No.21 dated October 6, 1959
Eliza Pondaag, S.H. di Jakarta. Akta pendirian ini of Notary Eliza Pondaag, S.H., in Jakarta. The
telah mendapat pengesahan dari Menteri deed of establishment was approved by the
Kehakiman Republik Indonesia melalui Surat Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Keputusannya No.J.A.5/112/18 tanggal in his Decision Letter No.J.A.5/112/18 dated
2 November 1959 dan telah didaftarkan ke November 2, 1959 and was registered in the
Kantor Pengadilan Negeri Jakarta dengan Jakarta Court of Justice under registration
No.2116 tanggal 5 November 1959. Bank mulai No.2116 dated November 5, 1959. Bank
beroperasi secara komersial sejak commenced its commercial operations since
13 Oktober 1959, sesuai dengan izin untuk October 13, 1959, according to the license as
melakukan usaha Bank umum dari Menteri commercial bank obtained from the Minister of
Keuangan Republik Indonesia No.138412/U.M.II Finance of the Republic Indonesia
tanggal 13 Oktober 1959, serta diumumkan No.138412/U.M.II dated October 13, 1959, then
dalam Berita Negara Republik Indonesia No.37 also stated in the State Gazette No. 37
tanggal 6 Mei 1960 Tambahan No.122. amendment No.122 dated May 6,1960.
Pada tanggal 31 Maret 1980 Bank melakukan On March 31, 1980, the Bank merged with
penggabungan usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859,
PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya by virtue of notarial deed No.17 dated
Surabaya. Keputusan merger ini dituangkan March 31, 1980 by Notary Arianny Lamoen
dalam akta notaris Arianny Lamoen Redjo, S.H. Redjo, S.H.
No.17 tanggal 31 Maret 1980.
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi Bank In accordance to Directors of Bank Indonesia
Indonesia No.21/11/Dir/UPPS tanggal Decree No.21/11/Dir/UPPS dated November 9,
9 November 1988, Bank memperoleh 1988, the Bank obtained an approval to
peningkatan status menjadi Bank Devisa. Pada upgrade its status to a Foreign Exchange Bank.
tanggal 5 September 2002, dengan akta On September 5, 2002, by virtue of notarial
No.16 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H. deed No.16 of Notary Fathiah Helmi, S.H., and
yang telah mendapat persetujuan Menteri approval by the Minister of Justice and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Rights of the Republic of Indonesia in his
Republik Indonesia melalui Surat Decision Letter No.C-19589.HT.01.04.TH.2002
Keputusannya No.C-19589.HT.01.04.TH.2002 dated October 10, 2002, the Bank added
tanggal 10 Oktober 2002, Bank menambah banking activities based on Sharia principles
aktivitas perbankan Syariah (Unit Usaha (Sharia Business Unit) in its commercial
Syariah) dalam aktivitas komersial Bank. Bank activities. The Bank commenced its Sharia
mulai melakukan kegiatan berdasarkan banking activities since May 2003.
prinsip Syariah tersebut sejak bulan Mei 2003.
11
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 705
Page 708
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tahun 2008, Anggaran Dasar Bank telah In 2008, the Bank’s Articles of Association have
mengalami dua kali perubahan. Perubahan been amended twice. The first amendment
pertama dalam rangka penyesuaian dengan was to accommodate the Law
Undang-undang No. 40 Tahun 2007 tentang No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Perseroan Terbatas dan peraturan Company and its implementation regulations.
pelaksanaannya. Perubahan ini This amendment was notarized by notary
didokumentasikan dalam akta No. 10 dari Engawati Gazali, S.H., in notarial deed No. 10
notaris Engawati Gazali, S.H., tanggal dated July 16, 2008 and was approved by the
16 Juli 2008 dan telah disetujui oleh Menteri Minister of Laws and Human Rights of the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia through letter
Republik Indonesia melalui Surat No.AHU-56218.AH.01.02.Year.2008 dated August
No.AHU-56218.AH.01.02.Tahun.2008 tanggal 28 28, 2008, then also stated in the state of
Agustus 2008, serta diumumkan dalam Berita Gazette No. 2 amendment No. 527 dated
Negara Republik Indonesia No. 2 tanggal 6 January 6, 2009.
Januari 2009 Tambahan No. 527.
Pada tanggal 1 Desember 2008, Bank On December 1, 2008, the Bank held a
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Shareholders’ Extraordinary General Meeting
Saham Luar Biasa yang menyetujui untuk whereby the shareholders agreed to amend
mengubah pasal 4 ayat 1 dan pasal 4 ayat 2 the Articles of Association article 4(1) and 4(2)
Anggaran Dasar Perseroan sehubungan relating to authorized capital and issued and
dengan modal dan modal dasar yang telah paid-up capital. The decision was notarized by
ditempatkan dan disetor penuh. Keputusan ini notary Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in
didokumentasikan dalam surat No.600/ZXI02/ her letter No.600/ZXI02/XII/2008 dated
XII/2008 notaris Ny. Poerbaningsih Adi Warsito, December 1, 2008 and was approved by the
S.H., tanggal 1 Desember 2008 dan telah Minister of Laws and Human Rights of
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi the Republic of Indonesia through
Manusia Republik Indonesia melalui Surat letter No.AHU-0008676.AH.01.09.Year 2009
No.AHU-0008676.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal dated March 12, 2009.
12 Maret 2009.
Pada tanggal 7 April 2009, Bank On April 7, 2009, the Bank held a Shareholders’
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Extraordinary General Meeting whereby the
Saham Luar Biasa yang menyetujui untuk shareholders agreed to amend the Articles of
mengubah Anggaran Dasar Perseroan Association relating to conversion of Series C
sehubungan dengan pengkonversian saham shares to Series B shares and to amend certain
Seri C ke saham Seri B serta mengubah articles in the Articles of Association to comply
beberapa pasal Anggaran Dasar untuk with the Capital Market Supervisory Board
disesuaikan dengan Peraturan Badan Regulation No. IX.J.1 dated May 14, 2008. This
Pengawas Pasar Modal No. IX.J.1 tanggal 14 Mei amendment was notarized by notary Engawati
2008. Perubahan ini didokumentasikan dalam Gazali, S.H., in notarial deed No. 6 dated April 7,
akta No. 6 dari notaris Engawati Gazali, S.H., 2009 and was approved by the Minister of Laws
tanggal 7 April 2009 dan telah disetujui oleh and Human Rights of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia through letter
Republik Indonesia melalui Surat No.AHU-AH.01.10-05099 dated May 1, 2009.
No.AHU-AH.01.10-05099 tanggal 1 Mei 2009.
12
706 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 709
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Through the Shareholders’ Extraordinary
Biasa tanggal 24 Agustus 2015, telah disetujui General Meeting on August 24, 2015, the
perubahan nama Bank dari “PT Bank change of the Bank’s name from “PT Bank
Internasional Indonesia Tbk” menjadi “PT Bank Internasional Indonesia Tbk” to become
Maybank Indonesia Tbk”. Perubahan nama “PT Bank Maybank Indonesia Tbk” has been
Bank ini telah mendapat persetujuan dari approved. The changes of Bank’s name had
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik been approved by Minister of Justice and
Indonesia melalui Keputusan Menteri Hukum Human Rights through Minister of Justice and
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Human Rights Decision No.AHU-
No.AHU-0941203.AH.01.02 Tahun 2015 tanggal 0941203.AH.01.02 Year 2015 dated August 26,
26 Agustus 2015 tentang Persetujuan 2015 on The Approval of The Company’s
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan dan dari Articles of Association Change and from OJK
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui through The Board of Commissioner Decision
Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa No.18/KDK.03/2015 dated September 23, 2015
Keuangan No.18/KDK.03/2015 tanggal 23 on The Confirmation to Use The Bank’s Business
September 2015 tentang Penetapan License Name from PT Bank Internasional
Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT Bank Indonesia Tbk to PT Bank Maybank Indonesia
Internasional Indonesia Tbk menjadi Izin Usaha Tbk.
Atas Nama PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Bank menjalankan kegiatan usaha di bidang The Bank is engaged in general banking
perbankan sesuai dengan undang-undang services in accordance with the prevailing laws
dan peraturan yang berlaku dan melakukan and regulations and in other banking activities
kegiatan perbankan lainnya berdasarkan based on Sharia principles.
prinsip Syariah.
Kantor pusat Bank beralamat di Sentral The Bank’s head office is located at Sentral
Senayan (SS) III, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora Senayan (SS) III, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora
Bung Karno - Senayan, Jakarta. Bank memiliki 1 Bung Karno - Senayan, Jakarta. The Bank has 1
kantor pusat, 80 kantor cabang, 175 kantor head office, 80 branches, 175 sub-branches,
cabang pembantu, 17 kantor cabang Syariah 17 Sharia branches and 3 Sharia sub-branches
dan 3 kantor cabang pembantu Syariah per 31 as of December 31, 2025 (December 31, 2024: 1
Desember 2025 (31 Desember 2024: 1 kantor head office, 80 branches, 214 sub-branches, 17
pusat, 80 kantor cabang, 214 kantor cabang Sharia branches and 3 Sharia sub-branches).
pembantu, 17 kantor cabang Syariah dan 3 The Bank’s key management personnel covers
kantor cabang pembantu Syariah). members of Board of Commissioners, Board of
Manajemen kunci Bank cakupannya adalah Directors, Audit Committee, officer who have
anggota Dewan Komisaris, Dewan Direksi, direct responsibility to the Directors,
Komite Audit, pejabat yang bertanggung jawab Compliance Unit Head, Internal Audit Head, Risk
langsung ke Direksi, Kepala Satuan Kerja Management Unit Head, Division Head,
Kepatuhan, Kepala Satuan Kerja Audit Intern Regional Office Head, Area Business Manager
(SKAI), Kepala Satuan Kerja Manajemen Risiko, (ABM), Branch Manager Syariah (BMS) and
Kepala Divisi, Kepala Kantor Wilayah, Area other officers who are appointed as Executive
Business Manager (ABM), Branch Manager Officers by the Bank’s Director and have
Syariah (BMS) dan pejabat lainnya yang significant influence to the Bank’s policies
ditetapkan sebagai Pejabat Eksekutif oleh and/or operations. The Bank had 6,246 and
Direksi Bank di mana pejabat tersebut 6,546 permanent employees as of December
mempunyai pengaruh yang signifikan 31, 2025 and 2024, respectively.
terhadap kebijakan dan/atau operasional
Bank. Jumlah karyawan tetap Bank per 31
Desember 2025 dan 2024 adalah masing-
masing 6.246 dan 6.546 karyawan.
13
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 707
Page 710
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pemegang saham akhir PT Bank Maybank The ultimate shareholder of PT Bank Maybank
Indonesia Tbk adalah Malayan Banking Berhad, Indonesia Tbk is Malayan Banking Berhad, a
sebuah perusahaan perbankan dan jasa banking company and financial services
keuangan yang berkedudukan di Malaysia. based in Malaysia.
Pada bulan Mei 1999, sebagai bagian dari In May 1999, as part of the National Banking
Program Rekapitalisasi Perbankan Nasional, Recapitalization Program, the Indonesian
Pemerintah Indonesia melakukan penyertaan Government made a capital investment in the
modal pada Bank sebesar Rp8.714.000. Pada Bank of Rp8,714,000. In January 2000, the Bank
bulan Januari 2000, Bank mengembalikan refunded to the Indonesian Government the
dana rekapitalisasi sebesar Rp2.086.425 excess of the recapitalization fund of
kepada Pemerintah Indonesia, sehingga approximately Rp2,086,425 hence, the
jumlah penyertaan modal Pemerintah outstanding capital investment of the
Indonesia pada Bank adalah sebesar Indonesian Government in the Bank was
Rp6.627.575. Rp6,627,575.
Pada bulan Juli 2001, Bank Indonesia In July 2001, Bank Indonesia placed the Bank as
menetapkan Bank sebagai bank dalam bank under surveillance and transferred the
penyehatan dan menyerahkan Bank kepada Bank to the Indonesian Bank Restructuring
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Agency (IBRA). As the Bank’s condition had
Dengan membaiknya kondisi Bank, pada bulan improved, in March 2004, the Governor of Bank
Maret 2004, Gubernur Bank Indonesia Indonesia revoked the Bank’s status as bank
mencabut status Bank sebagai bank dalam under surveillance.
penyehatan.
Pada tanggal 2 April 2002, Rapat Umum On April 2, 2002, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
perubahan modal dasar Bank dengan the shareholders approved the change in the
menambah seri saham yaitu saham Seri D authorized share capital by adding Series D
dengan nilai nominal Rp5 (nilai penuh) per shares with a par value of Rp5 (full amount)
saham sehingga jumlah modal dasar Bank per share. Thus, the authorized share capital
sebesar Rp38.000.000 terdiri dari 3.881.462.307 amounted to Rp38,000,000 which consisted of
saham Seri A dengan nilai nominal Rp500 (nilai 3,881,462,307 Series A shares with a par value
penuh) per saham; 40.856.044.855 saham Seri of Rp500 (full amount) per share;
B dengan nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per 40,856,044,855 Series B shares with a par value
saham; 52.595.515.440 saham Seri C dengan of Rp125 (full amount) per share; 52,595,515,440
nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per saham; Series C shares with a par value of Rp125 (full
dan 4.875.564.761.925 saham Seri D dengan amount) per share; and 4,875,564,761,925
nilai nominal Rp5 (nilai penuh) per saham. Series D shares with a par value of Rp5 (full
Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Luar amount) per share. The minutes of this
Biasa ini telah didokumentasikan dalam akta Shareholders’ Extraordinary General Meeting
No. 2 dari Notaris Fathiah Helmi, S.H. tanggal were documented in Notarial Deed No. 2 of
2 April 2002 dan telah dicatat oleh Menteri Notary Fathiah Helmi, S.H., dated April 2, 2002
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik and were recorded by the Minister of Justice
Indonesia sebagaimana termuat dalam and Human Rights of the
Penerimaan Laporan Akta Perubahan Republic of Indonesia in “Receipt of Report on
Anggaran Dasar Bank the change in the Bank’s Articles of
No.C05634.HT.01.04.TH.2002 tanggal 5 April 2002 Association” No.C-05634.HT.01.04.TH.2002
dan telah didaftarkan ke Kantor Pendaftaran dated April 5, 2002, and registered with the
Perusahaan Departemen Perindustrian Registration Office of the Department of Trade
dan Perdagangan Jakarta Pusat and Industry Central Jakarta
No.3698/RUB.09.05/IV/2002 tanggal 18 April No.3698/RUB.09.05/IV/2002 dated April 18,
2002. 2002.
14
708 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 711
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 31 Mei 2002, Bank mengadakan On May 31, 2002, the Bank held a Shareholders’
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting, whereby the
untuk menyetujui hal-hal sebagai berikut: shareholders approved the following:
1. Mengubah nilai nominal saham Bank 1. Changes in the par value of the Bank’s
sebagai berikut: shares as follows:
- Saham Seri A dengan nilai nominal - Series A shares with a par value of
Rp500 (nilai penuh) per saham Rp500 (full amount) per share to
menjadi Rp5.000 (nilai penuh) per Rp5,000 (full amount) per share.
saham.
- Saham Seri B dan C dengan nilai - Series B and C shares with a par value
nominal Rp125 (nilai penuh) per of Rp125 (full amount) per share to
saham menjadi Rp1.250 (nilai penuh) Rp1,250 (full amount) per share.
per saham.
- Saham Seri D dengan nilai nominal - Series D shares with a par value of Rp5
Rp5 (nilai penuh) per saham menjadi (full amount) per share to Rp125
Rp125 (nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
2. Melakukan reverse stock split, sehingga 2. Conduct reverse stock split, whereby the
jumlah modal dasar Bank sebesar Bank’s authorized share capital
Rp38.000.000 terbagi atas 208.841.497.003 amounting to Rp38,000,000 consisted of
saham dengan rincian sebagai berikut: 208,841,497,003 shares as follows:
- 388.146.231 saham Seri A dengan nilai - 388,146,231 Series A shares with a par
nominal Rp5.000 (nilai penuh) per value of Rp5,000 (full amount) per
saham. share.
- 3.631.648.456 saham Seri B dengan - 3,631,648,456 Series B shares with a
nilai nominal Rp1.250 (nilai penuh) per par value of Rp1,250 (full amount) per
saham. share.
- 5.259.551.544 saham Seri C dengan - 5,259,551,544 Series C shares with a
nilai nominal Rp1.250 (nilai penuh) per par value of Rp1,250 (full amount) per
saham. share.
- 199.562.150.772 saham Seri D dengan - 199,562,150,772 Series D shares with a
nilai nominal Rp125 (nilai penuh) per par value of Rp125 (full amount) per
saham. share.
Pada tanggal 26 Maret 2010, Rapat Umum On March 26, 2010, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the
Perseroan sehubungan dengan peningkatan Articles of Association article 4(2) related to
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara the increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 6,253,554,529
6.253.554.529 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering V, as
Umum Terbatas V, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat No. 38 tanggal Notarial Deed No. 38 dated March 26, 2010 by
26 Maret 2010 yang dibuat oleh Poerbaningsih Notary Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in
Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta. Jakarta.
15
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 709
Page 712
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 27 Juni 2013, Rapat Umum On June 27, 2013, based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the Articles
Perseroan sehubungan dengan peningkatan of Association article 4(2) related to the
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 4,690,165,897
4.690.165.897 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering VI, as
Umum Terbatas VI, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat Notarial Deed No. 107 dated June 27, 2013 by
No. 107 tanggal 27 Juni 2013 yang dibuat oleh Ir. Notary Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Warsito, S.H., in Jakarta.
Notaris di Jakarta.
Pada tanggal 28 November 2014, Rapat Umum On November 28, 2014 based on the Bank’s
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders’ Extraordinary General Meeting,
mengubah Pasal 4 ayat 2 Anggaran Dasar the shareholders agreed to amend the Articles
Perseroan sehubungan dengan peningkatan of Association article 4(2) related to the
Modal Disetor dan Ditempatkan dengan cara increase in issued and paid-up capital by
pengeluaran saham baru Seri D sejumlah issuing new Series D shares for 6,774,684,073
6.774.684.073 saham dengan nilai nominal shares with a par value of Rp22.50 (full
Rp22,50 (nilai penuh) melalui Penawaran amount) through Limited Public Offering VII, as
Umum Terbatas VII, sebagaimana tertuang stated in Minutes of Meeting notarized in
dalam Akta Berita Acara Rapat No. 127 tanggal Notarial Deed No. 127 dated November 28, 2014
28 November 2014 yang dibuat oleh Aryanti by Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., in Jakarta.
Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Pada tanggal 6 April 2018, Rapat Umum On April 6, 2018 based on the Bank's
Pemegang Saham Luar Biasa menyetujui untuk Shareholders' Extraordinary General Meeting,
mengubah Anggaran Dasar Perseroan the shareholders agreed to amend the Articles
sehubungan dengan peningkatan Modal of Association related to the increase in issued
Disetor dan Ditempatkan dengan cara and paid-up capital by issuing new Series D
pengeluaran saham baru Seri D melalui shares with preemptive rights mechanism
mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Right Issue) for maximum of 12,800,000,000
sebanyak-banyaknya sebesar 12.800.000.000 shares with a nominal value of Rp22.50 (full
saham dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai amount) through Limited Public Offering VIII, as
penuh) melalui Penawaran Umum Terbatas VIII, stated in Minutes of Meeting Notarized in
sebagaimana tertuang dalam Akta Berita Notarial Deed No. 8 dated April 6, 2018 by
Acara Rapat No. 8 tanggal 6 April 2018 yang Notary Aulia Taufani, S.H., in Jakarta.
dibuat oleh Aulia Taufani, S.H., Notaris di
Jakarta.
16
710 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 713
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
a. Pendirian (lanjutan) a. Establishment (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2023, Bank On March 31, 2023, the Bank held Shareholders’
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Annual General Meeting whereby the
Saham Tahunan yang menyetujui untuk shareholders agreed to amend the Articles of
mengubah Anggaran Dasar Perseroan Pasal 10 Association Article 10 regarding Shareholders’
tentang Rapat Umum Pemegang Saham, Pasal General Meeting, Article 11 regarding Venue,
11 tentang Tempat, Pengumuman, Announcement, Invitation, Chairman and
Pemanggilan, Pimpinan dan Berita Acara RUPS, Explanation Agenda of RUPS, Article 14
Pasal 14 tentang Penggabungan, Peleburan, regarding Merger, Acquisition, Takeover,
Pengambilalihan, Pemisahan dan Separation and Dissolution, Article 16 regarding
Pembubaran, Pasal 16 tentang Tugas dan Directors’ Duties and Authorities, Article 23
Wewenang Direksi, Pasal 23 tentang Rencana regarding Working Plan, Book Year and Annual
Kerja, Tahun Buku dan Laporan Tahunan, Pasal Report, Article 24 regarding Utilization of
24 tentang Penggunaan Laba dan Pembagian Income and Dividend Distribution and Article
Dividen dan Pasal 25 tentang Penggunaan 25 regarding the Utilization of Reserve. This
Cadangan. Perubahan ini didokumentasikan amendment was notarized in Notarial Deed No.
pada Akta Notaris No. 103 Tanggal 31 Maret 2023 103 Dated March 31, 2023 by notary Aulia
dari notaris Aulia Taufani S.H., dan telah Taufani S.H., and was approved by the Minister
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi of Laws and Human Rights of the Republic
Manusia Republik Indonesia melalui Surat Indonesia through letter No.AHU-AH.01.03-
No.AHU-AH.01.03-0049593 tanggal 5 April 2023. 0049593 dated April 5, 2023.
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
Entitas anak Subsidiaries
Bank memiliki entitas anak berikut pada The Bank has ownership interests in the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: following subsidiaries as of December 31, 2025
and 2024:
Tahun operasi Persentase kepemilikan/
1020000 Jenis komersial/ Percentage of ownership
usaha/ Start of
Entitas anak/ Domisili/ Nature of commercial 31 Desember/December 31
Subsidiaries Domicile business operations 2025 2024
PT Maybank Indonesia Jakarta Pembiayaan/ 1991 99,99% 99,99%
Finance Multi-financing
PT Wahana Ottomitra Jakarta Pembiayaan/ 1982 67,49% 67,49%
Multiartha Tbk Multi-financing
Tahun operasi Jumlah aset/Total assets
1020000 Jenis komersial/
usaha/ Start of
Entitas anak/ Domisili/ Nature of commercial 31 Desember/December 31
Subsidiaries Domicile business operations 2025 2024
PT Maybank Indonesia Jakarta Pembiayaan/ 1991 8.894.443 8.234.840
Finance Multi-financing
PT Wahana Ottomitra Jakarta Pembiayaan/ 1982 7.368.668 6.946.341
Multiartha Tbk Multi-financing
17
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 711
Page 714
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Maybank Indonesia Finance PT Maybank Indonesia Finance
Sejak berdiri, PT Maybank Indonesia Finance From its establishment, PT Maybank Indonesia
(MIF) telah dimiliki mayoritas oleh Bank dengan Finance (MIF) is majority owned by the Bank
kepemilikan saham 99,99%. with share ownership of 99.99%.
MIF didirikan berdasarkan akta notaris No. 163 MIF was established by virtue of notarial deed
tanggal 13 Februari 1991 dari Ricardus Nangkih No. 163 dated February 13, 1991 of Ricardus
Sinulingga, S.H., notaris di Jakarta. Akta Nangkih Sinulingga, S.H., notary in Jakarta. The
pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Deed of establishment was approved by The
Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya Minister of Justice of the Republic of Indonesia
No.C2-2005.HT.01.01 TH91 tanggal 5 Juni 1991 in his Decision Letter
serta dalam Berita Negara Republik Indonesia No.C2-2005.HT.01.01 TH91 dated June 5, 1991 and
No. 78 tambahan No. 4827 tanggal 29 also stated in the State of Gazette No. 78
September 1992. amendment No. 4827 dated September 29,
1992.
Terdapat perubahan anggaran Dasar MIF There is amendment of MIF’s Articles of
dengan akta notaris No. 105 tanggal Association on notarial deed No. 105 dated
18 November 2015 dari Satria Amiputra A., SE, Ak, November 18, 2015 from Satria Amiputra A., SE,
SH, MM, MAk, MEcDev, MH, M.Kn, mengenai Ak, SH, MM, MAk, MEcDev, MH, M.Kn, regarding
perubahan nama Perusahaan dari PT BII the changes of the Company’s name from PT
Finance Center menjadi PT Maybank Indonesia BII Finance Center to PT Maybank Indonesia
Finance dan perubahan dan penyesuaian Finance and changes and adjustments in
pasal No. 3 Anggaran Dasar Perusahaan terkait Article No. 3 of the Article of Association related
dengan perubahan nama dan penyesuaian to the Company’s name changes and
Anggaran Dasar Perusahaan terhadap adjustments to Regulation of Board of Financial
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Services Authority (POJK) No.33/POJK.04/2014.
No.33/POJK.04/2014. Perubahan tersebut telah These changes were approved by the Minister
disetujui oleh Menteri Hukum dan Menteri Hak of Laws and Human Rights of the Republic of
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Indonesia in his decision letter No.AHU-
surat keputusannya No.AHU-0947396.AH.01.02 0947396.AH.01.02 Year 2015 dated December 7,
Tahun 2015 tanggal 7 Desember 2015. 2015.
Pada tanggal 30 September 2011, Bank On September 30, 2011, the Bank increased its
melaksanakan penambahan penyertaan share-ownership in MIF by 17,370,000 shares
saham dalam MIF sebesar 17.370.000 saham through exchanging asset in the form of
dengan menggunakan aset inbreng dalam buildings with fair market value of Rp17,370.
bentuk bangunan dengan nilai wajar sebesar Such increase in share-ownership has been
Rp17.370. Penambahan penyertaan tersebut approved by Bank Indonesia as stated
sebelumnya telah disetujui oleh Bank in its letter No.13/104/DPB2/TPB2-5 dated
Indonesia sebagaimana disebutkan dalam July 15, 2011. The amendment of MIF articles of
suratnya No.13/104/DPB2/TPB2-5 tanggal association has been acknowledged and
15 Juli 2011. Perubahan anggaran dasar MIF registered by the Ministry of Laws and Human
telah diterima dan dicatat oleh Kementerian Rights of the Republic of Indonesia in its letter
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik No.AHU-AH.01.10-30085 dated September 22,
Indonesia dengan surat No.AHU-AH.01.10-30085 2011.
tanggal 22 September 2011.
18
712 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 715
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Maybank Indonesia Finance (lanjutan) PT Maybank Indonesia Finance (continued)
Terdapat perubahan Anggaran Dasar MIF There is amendment of MIF’s Articles of
dengan akta notaris No. 25 tertanggal 8 Maret Association on notarial deed No. 25 dated
2022 dari Satria Amiputra A., SE, Ak, SH, MM, MAk, March 8, 2022 from Satria Amiputra A., SE, Ak,
MH, M.Kn terkait dengan Pasal 9 Anggaran SH, MM, MAk, MH, M.Kn, related to Article 9 of the
Dasar Perseroan perihal tempat, pemanggilan, Company's Articles of Association regarding
dan pimpinan Rapat Umum Pemegang Saham. the place, summons, and chairman of the
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri General Meeting of Shareholders. The
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik amendment has been approved by the
Indonesia dengan surat keputusannya Minister of Law and Human Rights of the
No.AHU-AH.01.03-0162396 Tahun 2022 tanggal 11 Republic of Indonesia in his decision letter
Maret 2022. No.AHU-AH.01.03-0162396 Year 2022 dated
March 11, 2022.
Jumlah karyawan entitas anak per The subsidiary had 916 and 940 employees as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing- of December 31, 2025 and 2024, respectively.
masing 916 dan 940 karyawan.
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Pada tanggal 16 September 2004, Bank telah On September 16, 2004, the Bank signed a
menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat Conditional Sale and Purchase Agreement
(CSPA) untuk mengakuisisi PT Wahana (CSPA) to acquire PT Wahana Ottomitra
Ottomitra Multiartha Tbk (WOM). CSPA ini Multiartha Tbk (WOM). The CSPA was amended
kemudian diubah pada tanggal 8 November on November 8, 2004 and May 3, 2005. The
2004 dan 3 Mei 2005. Akuisisi ini diselesaikan acquisition was completed on
pada tanggal 20 Mei 2005, di mana Bank May 20, 2005, with the Bank acquiring 43% of
mengakuisisi 43% dari jumlah saham yang the issued shares of WOM at a purchase price
dikeluarkan WOM dengan harga perolehan of Rp425,700 and with goodwill amounted to
Rp425.700 dan terdapat goodwill sebesar Rp201,470.
Rp201.470.
Berdasarkan CSPA tersebut, Bank memperoleh Based on the CSPA, the Bank has control over
kendali atas WOM. Oleh karena itu sejak WOM. Thus since the completion date of the
tanggal penyelesaian akuisisi tersebut laporan acquisition, WOM’s financial statements have
keuangan WOM dikonsolidasikan ke dalam been consolidated into the Bank’s consolidated
laporan keuangan konsolidasian Bank. financial statements.
Pada tanggal 18 Mei 2005, Bank telah On May 18, 2005, the Bank signed the
menandatangani perjanjian bersyarat dengan conditional agreement with International
International Finance Corporation (IFC) di Finance Corporation (IFC) where IFC has right
mana IFC memiliki hak untuk menawarkan to offer the Bank to purchase 380,000,000
kepada Bank untuk membeli 380.000.000 shares of WOM (19% ownership in WOM) at a
saham WOM (19% kepemilikan di WOM) pada predetermined price.
harga yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pada tanggal 29 Juni 2006, Bank mengakuisisi On June 29, 2006, the Bank acquired an
tambahan 3,99% saham yang dikeluarkan additional 3.99% of the issued shares of WOM
WOM dengan harga perolehan Rp42.075 dan at a purchase price of Rp42,075 and with
terdapat goodwill sebesar Rp18.435. goodwill amounting to Rp18,435.
19
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 713
Page 716
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 28 Juni 2007, Bank mengakuisisi On June 28, 2007, the Bank acquired an
tambahan 3,04% saham yang dikeluarkan additional 3.04% of the issued shares of WOM
WOM dengan harga perolehan Rp33.473 dan at a purchase price of Rp33,473 and with
terdapat goodwill sebesar Rp15.162. goodwill amounted to Rp15,162.
Melalui surat Bank Indonesia Based on Bank Indonesia letter
No.7/24/DPwB1/PwB14/Rahasia tanggal 29 April No.7/24/DPwB1/PwB14/Rahasia dated April 29,
2005, No.8/9/DPB2/TPB2-1/Rahasia tanggal 23 2005, No.8/9/DPB2/TPB2-1/Rahasia dated June
Juni 2006 dan No.9/106/DPB2/TPB2-5 tanggal 23, 2006 and No.9/106/DPB2/TPB2-5 dated
27 Juni 2007 Bank telah mendapatkan June 27, 2007 the Bank has obtained approval
persetujuan dari Bank Indonesia atas akuisisi from Bank Indonesia for the acquisition of
WOM. WOM.
Pada tanggal 4 Juli 2011, Bank melaksanakan On July 4, 2011, the Bank increased its share-
penambahan penyertaan saham dalam WOM ownership in WOM by purchasing 239,400,000
dengan membeli sejumlah 239.400.000 saham shares owned by IFC representing 11.97% shares
milik IFC yang merupakan 11,97% dari total of the total issues shares in WOM. The total
saham yang telah dikeluarkan dalam WOM. purchase price is Rp125,110 including fee cost
Harga pembelian keseluruhan adalah Rp125.110 amounting Rp276. Such increase in share-
termasuk biaya transaksi sebesar Rp276. ownership has been approved by Bank
Penambahan penyertaan tersebut Indonesia as stated in its letter
sebelumnya telah disetujui oleh Bank Indonesia No.13/23/DPB-2/TPB2-5 dated February 7, 2011.
sebagaimana disebutkan dalam suratnya
No.13/23/DPB-2/TPB2-5 tanggal 7 Februari 2011.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank An increase or decrease in the Bank’s
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan ownership interest that does not result in a loss
hilangnya pengendalian dicatat sebagai of control is accounted for as an equity
transaksi ekuitas, dalam hal ini transaksi transaction, i.e. a transaction with owners in
dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai their capacity as owners. Any difference
pemilik. Sehingga setiap perbedaan antara between the amount by which the non-
jumlah kepentingan non-pengendali controlling interests are adjusted and their fair
disesuaikan dan nilai wajar imbalan yang value of the consideration paid or received
diberikan atau diterima diakui secara langsung shall be recognized directly in equity and
dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik attributed to the owners of the parent. The
entitas induk. Selisih perbedaan angka tercatat difference in non-controlling value with the fair
kepentingan non-pengendali dengan nilai value of consideration paid on the additional
wajar imbalan yang diberikan atas tambahan 11.97% WOM shares amounted to Rp73,681 is
saham WOM sebesar 11,97% sejumlah recorded as “Difference in Transaction
Rp73.681 dicatat sebagai “Selisih Transaksi between Shareholders of a Subsidiary”.
antara Pemegang Saham Entitas Anak”.
20
714 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 717
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada bulan Maret 2015, Bank mengakuisisi In March 2015, the Bank acquired an additional
tambahan 6,55% saham yang dikeluarkan 6.55% of the issued shares of WOM at a
WOM dengan harga perolehan Rp154.797 dan purchase price of Rp154,797 and with
terdapat penurunan ”Selisih Transaksi antara “Difference in Transaction between
Pemegang Saham Entitas Anak” sebesar Shareholders of a Subsidiary” decreased by
Rp16.368. Rp16,368.
Pada tanggal 11 Januari 2017, Bank telah On January 11, 2017, Bank has entered into a
menandatangani Perjanjian Pembelian Saham Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA)
Bersyarat (CSPA) dengan PT Reliance Capital with PT Reliance Capital Management (RCM). The
Management (RCM). Penandatanganan CSPA ini signing of this CSPA purports to sell, transfer and
bertujuan untuk menjual, memindahtangankan deliver all shares of PT Wahana Ottomitra
dan mengalihkan seluruh saham yang dimiliki Multiartha Tbk (WOM) owned by the Bank to RCM
Bank pada PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk amounting to 2,386,646,729 shares which
(WOM) kepada RCM sebanyak 2.386.646.729 constitute 68.55% of the total issued and paid-up
lembar saham yang merupakan 68,55% dari total shares of WOM (Transfer of Shares).
saham yang ditempatkan dan disetor penuh
pada WOM (Pengalihan Saham).
Sejak tanggal 3 Mei 2017, Perjanjian Pembelian Since May 3, 2017, the Conditional Shares
Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement (CSPA) between the Bank
Purchase Agreement, “CSPA”) antara Bank dan and PT Reliance Capital Management (RCM)
PT Reliance Capital Management (“RCM”) yang signed on January 11, 2017 had been terminated
telah ditandatangani pada tanggal because up to April 30, 2017 several precedent
11 Januari 2017 telah berakhir karena hingga conditions had not been fulfilled. The
tanggal 30 April 2017 beberapa persyaratan termination status of this CSPA since May
pendahuluan belum dapat dipenuhi. Status 3, 2017 had been enforced and approved by
berakhirnya CSPA ini sejak tanggal Indonesian National Arbitration Council (BANI)
3 Mei 2017 telah dikuatkan dan disahkan oleh based on the arbitration decision dated May 4,
Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) 2018. However, there still remains ongoing legal
berdasarkan putusan arbitrase tertanggal 4 proceedings on this matter being brought by
Mei 2018. Namun, masih terdapat proses both parties in various jurisdictions. A further
hukum yang sedang berjalan terkait hal ini legal proceeding brought against the Bank by
yang diajukan oleh kedua belah pihak di RCM at the Central Jakarta District Court has
berbagai lembaga yuridiksi. Proses hukum been dismissed by the Central Jakarta District
lebih lanjut terhadap Bank yang diajukan oleh Court on September 12, 2018.
RCM di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah
ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
pada tanggal 12 September 2018.
21
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 715
Page 718
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Entitas anak dan kantor cabang luar negeri b. Subsidiaries and overseas branch
(lanjutan) (continued)
Entitas anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada 30 Januari 2019, Perjanjian Perdamaian On January 30, 2019, a Settlement Agreement
telah ditandatangani oleh Bank dan RCM di was signed between the Bank and RCM
mana kedua belah pihak setuju untuk whereby both parties agree to drop all legal
membatalkan semua proses hukum dan proceedings and the return of RCM's deposit by
pengembalian simpanan RCM oleh Bank. RCM the Bank. RCM concurs that the CSPA has been
menyetujui bahwa CSPA telah dihentikan sejak terminated since May 3, 2017.
3 Mei 2017.
Dengan diakhirinya CSPA, Bank tetap secara Upon the CSPA termination, the Bank legally hold
sah memiliki 2.386.646.729 lembar saham yang 2,386,646,729 shares which constitute 68.55% of
mewakili 68,55% saham yang telah disetor dan the total issued and paid-up shares of WOM.
ditempatkan dalam WOM. WOM akan tetap WOM is still the Bank’s controlled subsidiary
merupakan anak perusahaan yang based on the prevailing laws and regulations.
dikendalikan oleh Bank berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 24 Maret 2021, Bank telah On March 24, 2021, the Bank completed the
memindahkan 1,06% kepemilikan saham WOM transfer of 1.06% equity interest in WOM to a
kepada pihak ketiga. Pemindahan tersebut third party investor. The transfer was
dilakukan dalam rangka mematuhi ketentuan undertaken to ensure compliance with the IDX
BEI No.I-A Kep-00183/BEI/12-2018 Ketentuan V.1. Regulation No.I-A Kep-00183/BEI/12-2018
mengenai batas minimum jumlah saham yang Regulation V.1. regarding minimum free float
dimiliki publik. Namun, Bank tetap requirement for public. However, the Bank
mempertahankan eksposur ekonomisnya. continues to retains its economic
Oleh karena itu, pemindahan kepemilikan exposure. Therefore, the transfer has not
tersebut tidak menyebabkan penurunan resulted in a decrease in the Bank’s effective
kepentingan efektif Bank pada WOM. interest in WOM.
Jumlah karyawan tetap entitas anak per The subsidiary had 2,066 and 2,268 permanent
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing employees as of December 31, 2025 and 2024,
adalah 2.066 dan 2.268 karyawan. respectively.
Kantor cabang luar negeri Overseas branch
Bank memiliki lisensi operasional untuk cabang The Bank has operating licenses for the
di luar Indonesia, yakni: Mumbai (cabang following overseas branch: Mumbai (operating
operasional). branch).
Laporan keuangan cabang Bank di luar negeri The financial statements of the overseas
telah digabung dalam laporan keuangan Bank. branches were combined with the Bank’s
financial statements.
22
716 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 719
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek Bank c. Public offering of the Bank’s shares
Pada bulan Oktober 1989, Bank menjual 12 juta In October 1989, the Bank sold 12 million Series
lembar saham Seri A dengan nilai nominal A shares with a par value of Rp1,000 (full
Rp1.000 (nilai penuh) per saham kepada amount) per share to the public through the
masyarakat melalui pasar modal di Indonesia capital market in Indonesia, in accordance
sesuai dengan ketentuan Undang-undang with the prevailing Capital Market Law.
Pasar Modal yang berlaku. Penjualan saham The Bank has received a notice
Seri A kepada masyarakat ini telah of effectivity from the Capital Market
memperoleh pernyataan efektif dari Badan Supervisory Agency (“BAPEPAM”) through
Pengawas Pasar Modal (“BAPEPAM”) melalui its letter No.SI-058/SHM/MK.10/189 dated
suratnya No.SI-058/SHM/MK.10/189 tanggal October 2, 1989 for the sale of Series A shares
2 Oktober 1989. to the public.
Pada bulan Februari 1994, Bank melakukan In February 1994, the Bank executed Limited
Penawaran Umum Terbatas I kepada para Public Offering I (“right issue I”) to the
pemegang sahamnya (“rights issue I”). Dalam Shareholders. Through this limited public
penawaran ini telah diterbitkan sejumlah offering, 52,717,184 Series A shares had been
52.717.184 saham Seri A dengan nilai nominal issued with a par value of Rp1,000 (full amount)
Rp1.000 (nilai penuh) per saham, di mana per share in which, each holder of every five
ditentukan bahwa setiap pemegang lima Series A shares had the right to purchase one
saham Seri A mempunyai hak untuk memesan new Series A share at Rp4,000 (full amount) per
satu saham Seri A dengan harga Rp4.000 (nilai share. The rights issue I had been approved by
penuh) per saham. Penawaran Umum the shareholders in the Shareholders’
Terbatas I ini telah mendapat persetujuan dari Extraordinary General Meeting held on January
para pemegang saham dalam Rapat Umum 25, 1994. The Bank has received a notice of
Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan effectiveness from the BAPEPAM through its
pada tanggal 25 Januari 1994, dan Decision Letter No.S-130/PM/1994 dated
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM January 24, 1994.
melalui Surat Keputusannya No.S-130/PM/1994
tanggal 24 Januari 1994.
Pada bulan Februari 1997, Bank melakukan In February 1997, the Bank sold 1,289,579,469
Penawaran Umum Terbatas II kepada para Series A shares through Limited Public Offering
pemegang sahamnya (“rights issue II”) II (“rights issue II”), in which 286,573,215 Series I
sejumlah 1.289.579.469 saham Seri A di mana warrants were attached. In this offering, each
melekat sejumlah 286.573.215 waran Seri I. holder of 27 Series A shares received a pre-
Setiap pemegang 27 saham Seri A mempunyai emptive rights for 18 new Series A shares with a
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu untuk 18 subscription price of Rp750 (full amount) per
saham baru Seri A dengan harga Rp750 (nilai share, and four Series I warrants were attached
penuh) per saham. Disamping itu, pada setiap to each group of 18 newly issued Series A
18 saham baru Seri A melekat empat Waran shares, free of charge. The subscription right
Seri I yang diberikan secara cuma-cuma. was exercisable in multiples of 9 Series A
Pemesanan pembelian akan dilakukan dalam shares for Rp6,750 (full amount). The total
kelipatan 9 saham Seri A senilai Rp6.750 (nilai proceeds from this rights issue II amounted to
penuh). Jumlah dana yang diperoleh dari Rp967,185. This rights issue II was approved by
Penawaran Umum Terbatas II ini adalah the shareholders in their Shareholders’
sebesar Rp967.185. Penawaran Umum Terbatas Extraordinary General Meeting held on
II ini telah mendapat persetujuan dari para December 27, 1996. The Bank received a notice
pemegang saham dalam Rapat Umum of effectivity from the BAPEPAM through its
Pemegang Saham Luar Biasa yang diadakan Decision Letter No.S-2093/PM/1996 dated
pada tanggal 27 Desember 1996. Bank December 28, 1996 for this rights issue II.
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM
melalui Surat Keputusannya No.S-
2093/PM/1996 tanggal 28 Desember 1996.
23
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 717
Page 720
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek Bank (lanjutan) c. Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Bank mengadakan Rapat Umum Pemegang The Bank held a Shareholders’ Extraordinary
Saham Luar Biasa pada tanggal General Meeting on March 31, 1999 where the
31 Maret 1999 untuk menyetujui rencana shareholders approved the Limited Public
Penawaran Umum Terbatas III kepada para Offering III (“rights issue III”) plans for
pemegang sahamnya (“rights issue III”). Dalam 62,101,383,408 new shares (Series B shares with
penawaran ini diterbitkan sejumlah 62.101.383.408 a par value of Rp125 (full amount) per share)
saham baru (Seri B dengan nilai nominal Rp125 and 7,762,672,926 Series II warrants. The Bank
(nilai penuh) per saham) dan 7.762.672.926 received a notice of effectivity from the
waran Seri II. Bank memperoleh pernyataan BAPEPAM for rights issue III through its Decision
efektif dari BAPEPAM untuk Penawaran Umum Letter No.S-434/PM/1999 on March 30, 1999,
Terbatas III melalui Surat Keputusannya No.S- and for the continuation of rights issue III
434/PM/1999 tanggal 30 Maret 1999 dan untuk through its Decision Letter
Penawaran Umum Terbatas III Lanjutan melalui No.S-857/PM/1999 dated June 8, 1999. The total
Surat Keputusannya No.S-857/PM/1999 tanggal 8 proceeds from the rights issue III amounted to
Juni 1999. Jumlah dana yang diperoleh dari Rp4,486,424 (for 35,891,396,568 Series B shares
Penawaran Umum Terbatas III ini adalah sebesar and 4,486,424,571 Series II warrants), which
Rp4.486.424 (untuk 35.891.396.568 saham Seri B were received by the Bank in April and June
dan 4.486.424.571 waran Seri II) dan telah diterima 1999.
oleh Bank pada bulan April dan Juni 1999.
Pada tanggal 20 Mei 2002, Bank telah On May 20, 2002, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted a Statement of Registration
BAPEPAM melalui surat No.2002.100/CMT-COC No.2002.100/CMT-COC to the BAPEPAM
sehubungan dengan rencana rights issue atau regarding its plan for a rights issue or Limited
Penawaran Umum Terbatas IV dalam rangka Public Offering IV with pre-emptive rights to the
Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu shareholders of 38,973,254,169 shares with a
kepada para pemegang saham sebanyak par value of Rp125 (full amount) per share. The
38.973.254.169 saham dengan nilai nominal Bank received a notice of effectivity from the
Rp125 (nilai penuh) per saham. Bank BAPEPAM through its Decision Letter
memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM No.S-1304/ PM/2002 on June 17, 2002 for this
untuk Penawaran Umum Terbatas IV melalui Limited Public Offering IV. On
Surat Keputusannya No.S-1304/PM/2002 June 18, 2002, the Bank held a Shareholders’
tanggal 17 Juni 2002. Pada tanggal 18 Juni 2002, Extraordinary General Meeting whereby the
Bank mengadakan Rapat Umum Pemegang shareholders approved the execution of the
Saham Luar Biasa untuk menyetujui Limited Public Offering IV (“rights issue IV”). The
pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas IV total proceeds from the Limited Public Offering
kepada para pemegang sahamnya (“rights IV held from July 11, 2002 up to July 18, 2002
issue IV”). Jumlah dana yang diperoleh dari amounted to Rp4,813,000 (for 38,504,000,000
Penawaran Umum Terbatas IV yang Series D shares), of which Rp68,827 (for
dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2002 sampai 550,618,490 Series D shares) was raised from
18 Juli 2002 adalah sebesar Rp4.813.000 (untuk the public and Rp4,744,173 (for 37,953,381,510
38.504.000.000 saham Seri D), yang mana Series D shares) was raised from the
sebesar Rp68.827 (untuk 550.618.490 saham Government through the Indonesian Bank
Seri D) diperoleh dari masyarakat dan sebesar Restructuring Agency, who acted as the
Rp4.744.173 (untuk 37.953.381.510 saham Seri D) standby buyer. The proceeds from this rights
diperoleh dari Pemerintah melalui Badan issue IV were received by the Bank in July 2002.
Penyehatan Perbankan Nasional yang
bertindak sebagai pembeli siaga (standby
buyer). Dana yang diperoleh dari Penawaran
Umum Terbatas IV ini telah diterima oleh Bank
pada bulan Juli 2002.
24
718 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 721
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek Bank (lanjutan) c. Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 19 Februari 2010 melalui surat On February 19, 2010, through letter
No.S.2010.120/DIR LEGAL COMP & OTB dan No.S.2010.120/DIR LEGAL COMP & OTB and March
tanggal 18 Maret 2010 melalui surat 18, 2010 through letter No.S.2010.190/DIR LEGAL
No.S.2010.190/DIR LEGAL COMP & OTB, Bank telah COMP & OTB, the Bank submitted a Statement
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada of Registration to the BAPEPAM regarding its
BAPEPAM sehubungan dengan rencana rights plan for a rights issue or Limited Public Offering
issue atau Penawaran Umum Terbatas V V with pre-emptive rights to the shareholders
dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek of 6,253,554,529 Series D shares with a par
Terlebih Dahulu kepada para pemegang value of Rp22.50 (full amount) per share. The
saham sebanyak 6.253.554.529 saham Seri D Bank received a notice of effectivity from the
dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per BAPEPAM through its Decision Letter
saham. Bank memperoleh pernyataan efektif No.S-2725/BL/2010 dated March 26, 2010. This
dari BAPEPAM untuk Penawaran Umum Limited Public Offering V was approved by the
Terbatas V melalui Surat Keputusannya No.S- shareholders in the Shareholders’ Extraordinary
2725/BL/2010 tanggal 26 Maret 2010. General Meeting held on
Penawaran Umum Terbatas V ini telah March 26, 2010. The proceeds from this rights
mendapat persetujuan dari para pemegang issue V amounted to Rp1,407,050 (for
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham 6,253,554,529 Series D shares), which were
Luar Biasa pada tanggal 26 Maret 2010. Jumlah received by the Bank in April 2010. Part of the
dana yang diperoleh dari Penawaran Umum proceeds amounting to Rp4,477 is used for
Terbatas V ini adalah sebesar Rp1.407.050 share issuance costs.
(untuk 6.253.554.529 saham Seri D) dan telah
diterima oleh Bank pada bulan April 2010.
Sebagian dari dana diperoleh sebesar Rp4.477
digunakan sebagai biaya emisi efek ekuitas.
Pada tanggal 26 Maret 2013 melalui surat On March 26, 2013, through letter
No.S.2013.036/DIR FIN, tanggal 24 April 2013 No.S.2013.036/DIR FIN, April 24, 2013 through
melalui surat No.S.2013.50/DIR FIN dan tanggal letter No.S.2013.50/DIR FIN, and
21 Juni 2013 melalui surat No.S.2013.374/DIR June 21, 2013 through letter
COMPLIANCE, Bank telah mengajukan No.S.2013.374/DIR COMPLIANCE, the Bank
Pernyataan Pendaftaran kepada Otoritas Jasa submitted a Statement of Registration to the
Keuangan (“OJK”) sehubungan dengan Financial Services Authority (“OJK”) regarding
rencana rights issue atau Penawaran Umum its plan for a rights issue or Limited Public
Terbatas VI dalam rangka Penerbitan Hak Offering VI with pre-emptive rights to the
Memesan Efek Terlebih Dahulu kepada shareholders of 4,690,165,897 Series D shares
para pemegang saham sebanyak with a par value of Rp22.50 (full amount) per
4.690.165.897 saham Seri D dengan nilai nominal share. The Bank received a notice of effectivity
Rp22,50 (nilai penuh) per saham. Bank from the OJK through its Decision Letter
memperoleh pernyataan efektif dari OJK untuk No.S-187/D.04/2013 dated June 26, 2013. This
Penawaran Umum Terbatas VI melalui Surat Limited Public Offering VI was approved by the
Keputusannya No.S-187/D.04/2013 tanggal 26 shareholders in the Shareholders’ Extraordinary
Juni 2013. Penawaran Umum Terbatas VI ini telah General Meeting held on June 27, 2013. The
mendapat persetujuan dari para pemegang proceeds from this rights issue VI amounted to
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Rp1,500,854 (for 4,690,165,897 Series D Shares),
Luar Biasa pada tanggal 27 Juni 2013. Jumlah which were received by the Bank in July 2013.
dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Part of the proceeds amounting to Rp4,702 is
Terbatas VI ini adalah sebesar Rp1.500.854 used for share issuance costs.
(untuk 4.690.165.897 saham seri D) dan telah
diterima oleh Bank pada bulan Juli 2013.
Sebagian dari dana diperoleh sebesar Rp4.702
digunakan sebagai biaya emisi efek ekuitas.
25
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 719
Page 722
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek Bank (lanjutan) c. Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 23 Oktober 2014 melalui surat On October 23, 2014, through letter
No.S.2014.644/DIR COMPLIANCE dan tanggal 19 No.S.2014.644/DIR COMPLIANCE and November
November 2014 melalui surat 19, 2014 through letter
No.S.2014.738/DIR COMPLIANCE, Bank telah No.S.2014.738/DIR COMPLIANCE, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted a Statement of Registration to the
OJK sehubungan dengan rencana rights OJK regarding its plan for a rights issue or
issue atau Penawaran Umum Terbatas VII Limited Public Offering VII with pre-emptive
dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek rights to the shareholders of 6,774,684,073
Terlebih Dahulu kepada para pemegang Series D shares with a par value of Rp22.50 (full
saham sebanyak 6.774.684.073 saham Seri D amount) per share. The Bank received a notice
dengan nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per of effectivity from the OJK through its Decision
saham. Bank memperoleh pernyataan efektif Letter No.S-493/D.04/2014 dated November 27,
dari OJK untuk Penawaran Umum Terbatas VII 2014. This Limited Public Offering VII was
melalui Surat Keputusannya No.S- approved by the shareholders in the
493/D.04/2014 tanggal 27 November 2014. Shareholders’ Extraordinary General Meeting
Penawaran Umum Terbatas VII ini telah held on November 28, 2014. The proceeds from
mendapat persetujuan dari para pemegang this rights issue VII amounted to Rp1,497,205
saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (for 6,774,684,073 Series D Shares), which were
Luar Biasa pada tanggal 28 November 2014. received by the Bank in December 2014. Part of
Jumlah dana yang diperoleh dari Penawaran the proceeds amounting to Rp8,238 is used for
Umum Terbatas VII ini adalah sebesar share issuance costs.
Rp1.497.205 (untuk 6.774.684.073 saham seri D)
dan telah diterima oleh Bank pada bulan
Desember 2014. Sebagian dari dana diperoleh
sebesar Rp8.238 digunakan sebagai biaya
emisi efek ekuitas.
Pada tanggal 11 April 2018 melalui surat On April 11, 2018, through its letter
No.S.2018.249/DIR COMPLIANCE, Bank telah No.S.2018.249/DIR COMPLIANCE, the Bank
mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada submitted the Registration Statement to OJK
OJK sehubungan dengan Penawaran Umum regarding the plan for Limited Public Offering
Terbatas VIII dalam rangka Penambahan VIII for Capital Increase with pre-emptive rights
Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih (Right issues) to the shareholders maximum of
Dahulu (HMETD/Rights issue) kepada para 12,800,000,000 Series D shares with a par value
pemegang saham sebanyak-banyaknya of Rp22.50 (full amount) per share.
sebesar 12.800.000.000 saham Seri D dengan
nilai nominal Rp22,50 (nilai penuh) per saham.
26
720 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 723
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran umum efek Bank (lanjutan) c. Public offering of the Bank’s shares
(continued)
Pada tanggal 4 Mei 2018 melalui surat On May 4, 2018, through its letter
No.S.2018.437/DIR FIN, Bank telah No.S.2018.437/DIR FIN, the Bank submitted
menyampaikan keterangan tambahan/ additional information/ amendments to the
perubahan atas Pernyataan Pendaftaran Registration Statement in connection with the
sehubungan dengan Penawaran Umum Limited Public Offering VIII for Capital Increase
Terbatas VIII dalam rangka Penambahan with Pre-emptive Rights (Rights issue) in which
Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih the number of shares to be issued is
Dahulu (HMETD/Rights issue) di mana jumlah 8,468,355,091 Series D shares with a nominal
saham yang akan diterbitkan sebesar value of Rp22.50 per share.
8.468.355.091 saham Seri D dengan nilai
nominal Rp22,50 per saham.
Bank memperoleh Surat Pernyataan Efektif dari The Bank received the Effective Statement
OJK atas Penawaran Umum Terbatas VIII Letter from the OJK for the Right Issue VIII
melalui Surat OJK No.S-52/D.04/2018 tanggal through its Letter No.S-52/D.04/2018 dated
21 Mei 2018. May 21, 2018.
Jumlah dana yang diperoleh dari Penawaran The proceeds from this Rights Issue VIII
Umum Terbatas VIII ini adalah sebesar amounted to Rp1,998,532 (for 8,468,355,091
Rp1.998.532 (untuk 8.468.355.091 saham seri D) Series D Shares) were received by the Bank in
telah diterima oleh Bank pada bulan June 2018. Part of the proceeds amounting to
Juni 2018. Sebagian dari dana diperoleh Rp6,205 were used for share issuance costs.
sebesar Rp6.205 digunakan sebagai biaya
emisi efek ekuitas.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 all of the
seluruh saham Bank (maksimum 99% sesuai Bank’s shares (maximum of 99% based on
dengan Peraturan Pemerintah No. 29 tahun Government Regulation No. 29 of 1999) or
1999) atau masing-masing sejumlah 75,357,433,911 and 75,357,433,911 shares,
75.357.433.911 dan 75.357.433.911 saham telah respectively, were listed on the Indonesia Stock
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Exchange (IDX).
27
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 721
Page 724
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank d. Composition of the Bank’s management
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Board
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai of Commissioners as of December 31, 2025 and
berikut: 2024 are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Presiden Komisaris Dato' Sri Khairussaleh Ramli President Commissioner
Komisaris Edwin Gerungan Commissioner
Komisaris Datuk Lim Hong Tat Commissioner
Komisaris Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Commissioner
Komisaris Independen Hendar Independent Commissioner
Komisaris Independen Putut Eko Bayuseno Independent Commissioner
Komisaris Independen Marina R. Tusin Independent Commissioner
Komisaris Independen Daniel James Rompas Independent Commissioner
31 Desember/December 31, 2024
Presiden Komisaris Dato' Sri Khairussaleh Ramli President Commissioner
Komisaris Edwin Gerungan Commissioner
Komisaris Datuk Lim Hong Tat Commissioner
Komisaris Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid Commissioner
Komisaris Independen Achjar Iljas**) Independent Commissioner
Komisaris Independen Hendar Independent Commissioner
Komisaris Independen Putut Eko Bayuseno Independent Commissioner
Komisaris Independen Marina R. Tusin Independent Commissioner
Komisaris Independen Daniel James Rompas*) Independent Commissioner
*) Pengangkatan Daniel James Rompas sebagai Komisaris *) The appointment of Daniel James Rompas as Independent
Independen telah efektif menjabat sebagai Komisaris Commissioner of the Company has effectively served as the
Independen Perseroan sejak 3 Januari 2025. Company’s Independent Commissioner since January 3, 2025.
**) Masa jabatan Achjar Iljas sebagai Komisaris Independen **) Achjar Iljas' term of office as the Company's Independent
Perseroan berakhir sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Commissioner ends at the close of the Company's Annual
Saham Tahunan Perseroan yang diselenggarakan pada General Meeting of Shareholders held on 11 April 2025.
tanggal 11 April 2025
Susunan Direksi pada tanggal 31 Desember The composition of the Board of Directors as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, are as follows:
31 Desember/December 31
Presiden Direktur Steffano Ridwan President Director
Direktur Keuangan Shaiful Adhli Yazid Finance Director
Direktur Sumber Daya Manusia Irvandi Ferizal Human Capital Director
Direktur Manajemen Risiko Effendi Risk Management Director
Direktur Hukum & Kepatuhan Yessika Effendi Legal & Compliance Director
Direktur Operasional Widya Permana Operations Director
Direktur Community Financial Services Bianto Surodjo Community Financial Services Director
Direktur Perbankan Global Ricky Antariksa Global Banking Director
Direktur Teknologi Informasi Bambang Andri Irawan Information Technology Director
Direktur Unit Usaha Syariah Romy Hardiansyah Sharia Business Unit Director
28
722 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 725
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank (lanjutan) d. Composition of the Bank’s management
(continued)
Susunan Dewan Pengawas Syariah Bank pada The composition of the Sharia Supervisory
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Board as of December 31, 2025 and 2024, are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Ketua M. Sa'ad Ih Chairman
Anggota Sodikun Member
Anggota Ahmad Satori Member
31 Desember/December 31 , 2024
Ketua Muhammad Anwar Ibrahim*) Chairman
Ketua M. Sa'ad Ih*) Chairman
Anggota Sodikun Member
Anggota Ahmad Satori Member
*) Muhammad Anwar Ibrahim tetap dapat melaksanakan *) Muhammad Anwar Ibrahim may continue to carry out his
jabatan dan kewenangannya sebagai Ketua Dewan Pengawas position and authority as Chairman of the Company's Sharia
Syariah Perseroan sampai dengan M. Sa’ad Ih telah efektif Supervisory Board until M. Sa’ad Ih has effectively carried out
menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai Ketua Dewan his position and authority as Chairman of the Company’s
Pengawas Syariah Perseroan setelah memenuhi semua Sharia Supervisory Board after fulfilling all requirements based
persyaratan berdasarkan peraturan perundangan yang on applicable laws and regulations. With the effectiveness of M.
berlaku. Dengan telah efektifnya M. Sa’ad Ih dalam Sa'ad Ih as Chairman of the Company's Sharia Supervisory
menjalankan jabatan dan kewenangan sebagai Ketua Dewan Board on 9 January 2025, Muhammad Anwar Ibrahim's position
Pengawas Syariah Perseroan pada tanggal 9 Januari 2025, and authority as Chairman of the Company's Sharia
maka jabatan dan kewenangan Muhammad Anwar Ibrahim Supervisory Board has ended.
sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Perseroan berakhir.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The Bank’s Audit Committee as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024, are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Ketua Hendar Chairman
Anggota Daniel James Rompas Member
Anggota Putut Eko Bayuseno Member
Anggota Ahmad Satori Member
Anggota Yetti Septirawati Member
Sekretaris Eksekutif/ Executive Secretary/
Anggota Dawny Rachella Tahar Member
29
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 723
Page 726
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Susunan pengurus Bank (lanjutan) d. Composition of the Bank’s management
(continued)
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The Bank’s Audit Committee as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024, are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31 , 2024
Ketua Achjar Iljas Chairman
Anggota Hendar Member
Anggota Putut Eko Bayuseno Member
Anggota Yetti Septirawati Member
Sekretaris Eksekutif/ Executive Secretary/
Anggota Dawny Rachella Tahar Member
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, Corporate
Sekretaris Perusahaan Bank adalah Putu Secretary of the Bank is Putu Dewika
Dewika Angganingrum berdasarkan Surat Angganingrum based on Board of Directors
Keputusan Direksi No.SK.2024.001/DIR Decree No.SK.2024.001/DIR COMPLIANCE dated
COMPLIANCE tanggal 1 April 2024. Per tanggal 31 April 1, 2024. As of December 31, 2023, Corporate
Desember 2023, Sekretaris Perusahaan Bank Secretary of the Bank is Muhamadian based on
adalah Muhamadian berdasarkan Surat Board of Directors Decree No.SK.2023.002/DIR
Keputusan Direksi No.SK.2023.002/DIR COMPLIANCE dated March 21, 2023.
COMPLIANCE tanggal 21 Maret 2023.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Kepala As of December 31, 2025 and 2024, the Internal
Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) adalah Audit Unit (SKAI) Head is Hariseno Acharyama
Hariseno Acharyama berdasarkan Surat based on the Board of Directors Decree
Keputusan Direksi No.SK.PERS.2019.0857/ DIRHC No.SK.PERS.2019.0857/ DIRHC dated May 1, 2019.
tanggal 1 Mei 2019.
Pengangkatan Daniel James Rompas sebagai The appointment of Daniel James Rompas as
Komite Audit Perseroan telah efektif menjabat Audit Committee of the Company has
sebagai Komite Audit Perseroan sejak effectively served as the Company's Audit
20 Januari 2025. Committee since January 20, 2025.
Pengangkatan Ahmad Satori sebagai Anggota The appointment of Ahmad Satori as Member of
Komite Audit Perseroan telah efektif menjabat the Company's Audit Committee has effectively
sebagai Anggota Komite Audit Perseroan sejak served as a Member of the Company's Audit
12 Maret 2025. Committee since March 12, 2025.
30
724 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 727
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan dalam The principal accounting policies adopted in
penyusunan laporan keuangan konsolidasian Bank preparing the consolidated financial statements of
dan entitas anaknya adalah seperti dijabarkan di the Bank and subsidiaries are set out below:
bawah ini:
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun The consolidated financial statements as of
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 and for the year ended December 31, 2025 and
dan 2024 disusun dan disajikan sesuai 2024, were prepared and presented in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di accordance with Indonesian Financial
Indonesia. Accounting Standards.
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun The consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan also been prepared and presented in
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga accordance with Capital Market and
Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No.VIII.G.7 yang Financial Institution Supervisory Agency
merupakan lampiran Keputusan Ketua (“BAPEPAM-LK”) rule No.VIII.G.7, Attachment to
BAPEPAM-LK No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Decision of BAPEPAM-LK Chairman
Juni 2012 tentang "Penyajian dan No.KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012, on the
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau “Financial Statements Presentation and
Perusahaan Publik". Disclosure for Issuers or Public Companies”.
Unit Usaha Syariah (UUS) yang beroperasi Sharia Business Unit (UUS) which operates in
dalam bidang perbankan dengan prinsip banking industry with sharia principles is
syariah disajikan sesuai dengan PSAK presented in accordance to SFAS No. 401
No. 401 tentang “Penyajian Laporan Keuangan regarding “Sharia Financial Statements
Syariah”, PSAK No. 402 tentang “Akuntansi Presentation”, SFAS No. 402 regarding
Murabahah”, PSAK No. 404 tentang “Akuntansi “Murabahah Accounting”, SFAS No. 404
Istishna”, PSAK No. 405 tentang “Akuntansi regarding “Istishna’ Accounting”, SFAS
Mudharabah”, PSAK No. 406 tentang “Akuntansi No. 405 regarding “Mudharabah Accounting”,
Musyarakah” dan PSAK No. 407 tentang SFAS No. 406 regarding “Musyarakah
“Akuntansi Ijarah”, PSAK No. 410 tentang Accounting” and SFAS No. 407 regarding “Ijarah
“Akuntansi Sukuk”, PSAK No.411 tentang “Wa’d” Accounting”, SFAS No. 410 regarding “Sukuk
dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Accounting”, SFAS No.411 regarding “Wa’d” and
Indonesia (PAPSI) yang diterbitkan oleh Bank Guidelines for Indonesian Sharia Bank
Indonesia dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Accounting (PAPSI) issued by Bank Indonesia
and Indonesian Accountant Association (IAI).
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan harga perolehan kecuali untuk been prepared under the historical cost
beberapa akun yang dinilai menggunakan convention except for certain accounts which
dasar pengukuran lain sebagaimana have been valued on another measurement
dijelaskan pada kebijakan akuntansi dari akun basis as explained in the accounting policy for
tersebut. Laporan keuangan konsolidasian such accounts. The consolidated financial
disusun dengan metode akrual kecuali laporan statements are prepared under the accrual
arus kas konsolidasian. basis of accounting, except the consolidated
statements of cash flows.
31
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 725
Page 728
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Bank menerapkan amandemen PSAK No. 207 Bank has applied amendment of SFAS No. 207
(Revisi 2016), “Laporan Arus Kas (Prakarsa (2016), ”Statement of Cashflows (Disclosure
Pengungkapan)” yang mengharuskan adanya Initiative)” which requires disclosure of
pengungkapan atas perubahan liabilitas yang changes in liability from funding activity,
timbul dari aktivitas pendanaan, termasuk including changes from cash flow as well as
perubahan yang timbul dari arus kas maupun changes from non cash. The consolidated
perubahan non kas. Laporan arus kas statements of cash flows were prepared based
konsolidasian disusun dengan menggunakan on the direct method with cash flows classified
metode langsung dengan mengelompokkan into cash flows from operating, investing and
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan financing activities. For the purpose of the
pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas consolidated statements of cash flows, cash
konsolidasian, kas dan setara kas mencakup and cash equivalents include cash, current
kas, giro pada Bank Indonesia dan giro pada accounts with Bank Indonesia and other banks,
bank lain, penempatan pada Bank Indonesia placements with Bank Indonesia and other
dan bank lain dan Sertifikat Bank Indonesia banks and Certificates of Bank Indonesia
yang jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan dari maturing within 3 (three) months from the
tanggal akuisisi. date of acquisition.
Kas adalah mata uang kertas dan logam baik Cash represents currency bills and coins, both
Rupiah dan mata uang asing yang masih in Rupiah and foreign currencies, which are
berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. valid as legal instruments of payment.
Kas yang telah ditentukan penggunaannya Predetermined cash or cash that cannot be
atau kas yang tidak dapat digunakan secara used freely cannot be classified under cash.
bebas tidak diklasifikasi dalam kas. Pengertian Cash also includes cash in vault, petty cash,
kas termasuk kas besar, kas kecil, kas ATM, kas ATM cash, cash in transit and currency
dalam perjalanan dan mata uang Rupiah dan withdrawn from circulation and still within the
mata uang asing yang ditarik dari peredaran grace period for exchange with Bank Indonesia
dan yang masih dalam tenggang waktu untuk or related country’s central bank.
penukaran ke Bank Indonesia atau bank sentral
negara yang bersangkutan.
Dalam penyusunan laporan keuangan The preparation of consolidated financial
konsolidasian sesuai dengan standar statements in conformity with financial
akuntansi keuangan di Indonesia, dibutuhkan accounting standards in Indonesia, requires
estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: the use of estimates and assumptions that
affect:
a. nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan a. the reported amounts of assets and
pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan assets and liabilities at the date of the
keuangan konsolidasian, consolidated financial statements,
b. jumlah pendapatan dan beban selama b. the reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas management’s best knowledge of current
kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang events and activities, actual results may differ
timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang from those estimates.
diestimasi semula.
32
726 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 729
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
a. Dasar penyusunan laporan keuangan a. Basis of preparation of the consolidated
konsolidasian (lanjutan) financial statements (continued)
Pernyataan Kepatuhan (lanjutan) Statement of Compliance (continued)
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang Estimates and assumptions are reviewed on an
digunakan ditelaah secara ongoing basis. Revisions to accounting
berkesinambungan. Revisi atas taksiran estimates are recognized in the period in which
akuntansi diakui pada periode di mana the estimates are revised and in any future
taksiran tersebut direvisi dan periode-periode period affected.
yang akan datang yang dipengaruhi oleh revisi
estimasi tersebut.
Seluruh angka dalam laporan keuangan Figures in the consolidated financial
konsolidasian ini, kecuali dinyatakan lain, statements are rounded to and stated in
dibulatkan menjadi jutaan Rupiah. millions of Rupiah unless otherwise stated.
b. Akuntansi Bank dan entitas anak b. Bank and subsidiaries accounting
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank beserta seluruh entitas the financial statements of the Bank and all
anak yang berada di bawah pengendalian subsidiaries that are controlled by the Bank.
Bank.
Dalam hal pengendalian terhadap entitas anak Where an entity either began or ceased to be
dimulai atau diakhiri dalam suatu tahun controlled during the year, the results of
berjalan, maka hasil usaha entitas anak yang operations of subsidiaries are included in the
diperhitungkan ke dalam laporan keuangan consolidated financial statements only from
konsolidasian hanya sebatas hasil pada saat the date that the control commenced or up to
pengendalian tersebut mulai diperoleh atau the date that control ceased.
hingga saat pengendalian atas entitas anak itu
berakhir.
Pengendalian didapat ketika Bank terekspos Control is acquired when Bank is exposed or
atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari has right to variable returns from its
keterlibatannya dengan Entitas Anak dan involvement with a Subsidiaries and has the
memiliki kemampuan untuk mempengaruhi ability to affect those returns through its power
imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya over a Subsidiaries.
atas Entitas Anak.
Bank mengendalikan Entitas Anak jika dan Bank control a Subsidiary if, and only if, Bank
hanya jika Bank memiliki hal berikut ini: has the following:
a) kekuasaan atas Entitas Anak (hak yang a) power over a Subsidiary (existing right that
ada saat ini yang memberi kemampuan provide the current ability to direct the
kini untuk mengarahkan aktivitas relevan relevant activities that significantly affect
yang secara signifikan mempengaruhi returns of a Subsidiary);
imbal hasil Entitas Anak);
b) eksposur atau hak atas imbal hasil b) exposure or right to variable returns from
variable dari keterlibatannya dengan its involvement with the Subsidiary; and
Entitas Anak; dan
c) kemampuan untuk menggunakan c) the ability to use its power over the
kekuasaannya atas Entitas Anak untuk Subsidiary to affect the amount of the
mempengaruhi jumlah imbal hasil Bank. Bank’s returns.
33
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 727
Page 730
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
b. Akuntansi Bank dan entitas anak (lanjutan) b. Bank and subsidiaries accounting
(continued)
Dalam mencatat akuisisi entitas anak The purchase method of accounting is used to
digunakan metode pembelian. Sebelum account for the acquisition of subsidiaries.
1 Januari 2011, biaya akuisisi diukur sebesar nilai Before January 1, 2011, the cost of an acquisition
wajar aset yang diserahkan, saham yang is measured as the fair value of the assets
diterbitkan atau liabilitas yang diambil alih given up, shares issued or liabilities undertaken
pada tanggal akuisisi, ditambah biaya yang at the date of acquisition plus costs directly
berkaitan secara langsung dengan akuisisi. attributable to the acquisition. After January 1,
Setelah 1 Januari 2011, biaya transaksi, selain 2011, transaction cost, excluding debt or equity
biaya yang berhubungan dengan penerbitan instrument issuance cost, which was borne by
instrumen utang atau ekuitas yang ditanggung the Bank in relation with business combination,
oleh Bank dengan kombinasi bisnis is charged to expense when incurred. The
dibebankan pada saat terjadinya. Kelebihan excess of the cost of acquisition over the fair
biaya akuisisi atas nilai wajar aset neto entitas value of the net assets of the subsidiaries
anak dicatat sebagai goodwill (Catatan 2.p.i acquired is recorded as goodwill (Note 2.p.i for
untuk kebijakan akuntansi atas goodwill). the accounting policy on goodwill).
Seluruh saldo dan transaksi antar perusahaan All significant inter-company balances and
yang signifikan termasuk transactions, including unrealized gain/loss,
keuntungan/kerugian yang belum direalisasi, are eliminated in the consolidation to reflect
dieliminasi untuk mencerminkan posisi the financial position and results of operations
keuangan dan hasil usaha Bank dan entitas of the Bank and subsidiaries as one business
anak sebagai satu kesatuan usaha. entity.
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements are
dengan menggunakan kebijakan akuntansi prepared using uniform accounting policy for
yang sama untuk peristiwa dan transaksi transactions and events in similar
sejenis dalam kondisi yang sama. Kebijakan circumstances. The accounting policies
akuntansi yang digunakan dalam laporan adopted in preparing the consolidated
keuangan konsolidasian, telah diterapkan financial statements have been consistently
secara konsisten oleh entitas anak, kecuali bila applied by the subsidiaries unless otherwise
dinyatakan lain. stated.
Kepentingan non-pengendali atas laba neto Non-controlling interest represents the
dan ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar minority shareholders’ proportionate share in
proporsi pemegang saham minoritas atas laba the net income and equity of the subsidiaries,
neto dan ekuitas entitas anak tersebut sesuai which is presented based on the percentage of
dengan persentase kepemilikan pemegang ownership of the minority shareholders in the
saham minoritas pada entitas anak tersebut. subsidiaries.
c. Penjabaran mata uang asing c. Foreign currency translations
i. Mata uang penyajian i. Presentation currency
Laporan keuangan konsolidasian The consolidated financial statements are
dijabarkan dalam mata uang Rupiah, yang presented in Rupiah, which is the
merupakan mata uang fungsional Bank functional currency of the Bank and
dan entitas anak. subsidiaries.
34
728 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 731
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued)
ii. Transaksi dan saldo dalam mata uang ii. Transactions and balances in foreign
asing currency
Transaksi dalam mata uang asing Transactions denominated in foreign
dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan currencies are converted into Rupiah using
menggunakan kurs yang berlaku pada the prevailing exchange rate at the
tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, transaction date. Per reporting date,
aset dan liabilitas moneter dalam mata monetary assets and liabilities
uang asing dijabarkan ke mata uang denominated in foreign currencies are
Rupiah dengan menggunakan kurs yang converted into Rupiah using the prevailing
berlaku pada tanggal pelaporan tersebut. exchange rate at that date.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising on
timbul dari transaksi dalam mata uang transactions in foreign currency and on
asing dan dari penjabaran aset dan the translation of foreign currency
liabilitas moneter dalam mata uang asing, monetary assets and liabilities are
diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement
penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian, kecuali apabila income, except when deferred in equity
ditangguhkan pada ekuitas karena because meet criteria as qualifying cash
memenuhi kualifikasi/kriteria sebagai flow hedges.
lindung nilai arus kas (cash flow hedges).
Selisih penjabaran mata uang asing atas Translation differences on debt securities
efek utang dan aset moneter keuangan lain and other monetary financial assets
yang diukur berdasarkan nilai wajar dicatat measured at fair value are included in
sebagai bagian dari keuntungan dan foreign exchange gains and losses.
kerugian selisih kurs.
iii. Kantor cabang luar negeri iii. Overseas branches
Cabang Bank yang berkedudukan di luar Branches of the Bank domiciled outside of
negeri menyelenggarakan pembukuannya Indonesia maintain their accounting
dalam mata uang negara tempat records in their respective domestic
kedudukannya. currencies.
Untuk tujuan konsolidasian, laporan For consolidation purposes, the financial
keuangan kantor cabang luar negeri statements of overseas branches are
dijabarkan dalam Rupiah, dengan kurs translated into Rupiah, using these
sebagai berikut: following exchange rates:
• Aset dan liabilitas serta komitmen dan • Assets and liabilities, commitments
kontinjensi menggunakan kurs spot and contingencies at the Reuters spot
Reuters pukul 16.00 Waktu Indonesia rates at 16.00 Western Indonesian Time
Barat pada tanggal laporan posisi prevailing at the consolidated
keuangan konsolidasian; statement of financial position dates;
• Pendapatan, beban, keuntungan dan • Revenue, expenses, gains and losses at
kerugian menggunakan rata-rata kurs the average Reuters middle rates at
tengah Reuters pukul 16.00 Waktu 16.00 Western Indonesian Time during
Indonesia Barat yang berlaku selama the period of reporting;
periode laporan;
35
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 729
Page 732
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
c. Penjabaran mata uang asing (lanjutan) c. Foreign currency translations (continued)
iii. Kantor cabang luar negeri (lanjutan) iii. Overseas branches (continued)
• Akun modal dijabarkan dengan • Equity accounts are recorded using the
menggunakan kurs historis; dan historical rate; and
• Selisih yang timbul dari proses • The resulting translation adjustment is
penjabaran tersebut disajikan dalam presented in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian statements of financial position as part
pada sisi ekuitas dan pendapatan of the other comprehensive income
komprehensif lainnya sebagai selisih kurs and equity as a differences arising
karena penjabaran laporan keuangan from the translation of foreign currency
dalam mata uang asing. financial statements.
Berikut ini adalah kurs mata uang asing Below are the major exchange rates used
utama yang digunakan untuk penjabaran for translation to Rupiah as of
ke dalam Rupiah pada tanggal December 31, 2025 and 2024, using the
31 Desember 2025 dan 2024 yang Reuters middle rate (at 16.00 Western
menggunakan kurs tengah Reuters (Pukul Indonesia Time) (full amount of Rupiah):
16.00 Waktu Indonesia Barat) (Rupiah
penuh):
31 Desember/December 31
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat (USD)/Rp 16.675 16.095 United States Dollar 1/Rp
1 Euro Eropa (EUR)/Rp 19.571 16.758 European Euro 1/Rp
1 Dolar Singapura (SGD)/Rp 12.965 11.845 Singapore Dollar 1/Rp
100 Rupee India (INR)/Rp 18.550 18.798 Indian Rupee 100/Rp
d. Aset dan liabilitas keuangan d. Financial assets and liabilities
i. Aset dan liabilitas keuangan i. Financial assets and liabilities
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai Financial assets have classified as financial
aset keuangan yang diukur berdasarkan assets measured at amortised cost,
biaya perolehan diamortisasi, aset financial assets measured at fair value
keuangan diukur dengan nilai wajar melalui through other comprehensive income, and
penghasilan komprehensif lain, dan aset financial assets measured at fair value
keuangan diukur dengan nilai wajar melalui through profit or loss.
laporan laba rugi.
Sedangkan, liabilitas keuangan Meanwhile, financial liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan as financial liabilities measured at
yang diukur berdasarkan biaya perolehan amortised cost and financial liabilities
diamortisasi dan liabilitas keuangan yang measured at fair value through profit or
diukur pada nilai wajar melalui laporan laba loss.
rugi.
36
730 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 733
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Recognition and Measurement
Klasifikasi aset keuangan menggunakan The classification of financial assets uses
pendekatan model bisnis dan karakteristik the business model approach and
arus kas kontraktual dari aset keuangan contractual cash flow characteristic of the
tersebut. Setelah pengakuan awal, aset financial assets. After initial, recognition,
keuangan diukur dengan biaya perolehan financial assets are measured at amortised
diamortisasi, nilai wajar melalui cost, fair value through other
penghasilan komprehensif lain dan nilai comprehensive income and fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss based on the business
berdasarkan pada model bisnis yang model adopted.
diadopsi.
Semua instrumen keuangan pada saat All financial instruments are measured
pengakuan awal diukur sebesar nilai initially at their fair value. In the case that
wajarnya. Dalam hal aset keuangan atau financial assets or financial liabilities are
liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai not designated at fair value through profit
wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar or loss, the fair value should be added with
tersebut ditambah biaya transaksi yang attributable transaction costs directly from
dapat diatribusikan secara langsung acquisition or issuance of financial assets
dengan perolehan atau penerbitan aset or financial liabilities.
keuangan atau liabilitas keuangan
tersebut.
Aset keuangan Financial assets
a) Aset keuangan yang diukur dengan a) Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan yang diukur dengan Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi adalah cost are financial assets that meet one
aset keuangan yang memenuhi salah of the conditions of financial assets
satu kondisi aset keuangan dikelola managed in a model business that aims
dalam model bisnis yang bertujuan to have the financial assets in order to
untuk memiliki aset keuangan dalam obtain contractual cash flows, and the
rangka mendapatkan arus kas contractual terms of financial assets on
kontraktual, dan persyaratan the certain date increase cash flows
kontraktual dari aset keuangan pada solely payments of principle and interest
tanggal tertentu meningkatkan arus kas “SPPI” (Solely Payment of Principal and
semata dari pembayaran pokok dan Interest).
bunga “SPPI” (Solely Payment of
Principal and Interest).
37
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 731
Page 734
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
a) Aset keuangan yang diukur dengan a) Financial assets measured at amortised
biaya perolehan diamortisasi (lanjutan) cost (continued)
Pada saat pengakuan awal aset Financial assets measured at
keuangan yang diukur dengan biaya amortised cost are initially recognized
perolehan diamortisasi dicatat sebesar at fair value and subsequently
nilai wajar, selanjutnya diukur pada measured at amortised cost using the
biaya perolehan diamortisasi dengan effective interest rate (EIR) method, less
menggunakan metode suku bunga impairment. Amortised cost is
efektif (EIR), dikurangi dengan calculated by taking into account any
penurunan nilai. Biaya perolehan discount or premium on initial
diamortisasi dihitung dengan acquisition and fees/costs that are an
memperhitungkan diskonto atau premi integral part of the effective interest rate
pada awal akuisisi dan fee/biaya (EIR). The amortization and the losses
sebagai bagian tidak terpisahkan dari arising from impairment of those
suku bunga efektif (EIR). Amortisasi dan financial assets are recognized in the
kerugian yang timbul dari penurunan consolidated statement of profit or loss
nilai aset keuangan tersebut akan diakui and other comprehensive income.
dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain
konsolidasian.
Persyaratan penurunan nilai diterapkan Impairment requirements apply to
pada aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
dengan biaya perolehan. cost.
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai b) Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain
Aset keuangan yang diukur nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
adalah aset keuangan yang memenuhi are financial assets that meet one of the
salah satu kondisi aset keuangan conditions of financial assets managed
dikelola dengan model bisnis yang with a business model whose purpose
tujuannya akan terpenuhi dengan will be fulfilled by obtaining contractual
mendapatkan arus kas kontraktual dan cash flow and selling financial assets,
menjual aset keuangan, dan and the contractual terms of the
persyaratan kontraktual dari aset financial assets grant rights on a certain
keuangan tersebut memberikan hak date for cash flows solely payments of
pada tanggal tertentu atas arus kas principal and interest on the principal
yang semata dari pembayaran pokok amount owed.
dan bunga dari jumlah pokok terutang.
38
732 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 735
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai b) Financial assets meassured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income
komprehensif lain (lanjutan) (continued)
Pada saat pengakuan awal, aset Financial assets measured at fair value
keuangan yang diukur nilai wajar through other comprehensive income
melalui penghasilan komprehensif lain are initially recognized at fair value and
dicatat sebesar nilai wajar, selanjutnya measured subsequently at fair value
diukur sebesar nilai wajar dengan with gains or losses arising from the
keuntungan atau kerugian dari changes in fair value under other
perubahan nilai wajar dalam comprehensive income, except for
pendapatan komprehensif lainnya, impairment on financial assets and
kecuali kerugian penurunan nilai atas foreign exchange gains or losses.
aset keuangan dan keuntungan atau
kerugian akibat perubahan kurs.
Persyaratan penurunan nilai diterapkan Impairment requirements apply to
pada aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
dengan nilai wajar melalui laporan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
c) Aset keuangan yang diukur pada nilai c) Financial asset measured at fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss
Aset keuangan yang diukur nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui laporan laba rugi kecuali aset through profit or loss unless those
keuangan tersebut diukur dengan biaya financial assets are measured at
perolehan diamortisasi atau diukur amortized cost or measured at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income,
komprehensif lain, dan dimiliki dalam and are held in a business model for
model bisnis yang tujuannya untuk trading purposes.
diperdagangkan.
39
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 733
Page 736
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
c) Aset keuangan yang diukur pada nilai c) Financial asset measured at fair value
wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss (continued)
(lanjutan)
Setelah pengukuran awal, aset After initial recognition, the financial
keuangan yang dikelompokkan dalam assets included in this category are
kategori ini diukur sebesar nilai measured at fair value, the unrealized
wajarnya, keuntungan atau kerugian gains or losses resulting from changes
yang belum direalisasi akibat in fair value are recognized in the
perubahan nilai wajar instrumen consolidated statement of profit or loss
keuangan tersebut diakui dalam and other comprehensive income as
laporan laba rugi dan penghasilan “Increase/(decrease) in value of
komprehensif lain konsolidasian financial instruments”.
sebagai “Kenaikan/ (penurunan) nilai
instrumen keuangan”.
Biaya transaksi yang bisa diatribusikan Transaction costs directly attributable
langsung pada perolehan aset to the acquisition of financial assets
keuangan yang diklasifikasikan sebagai classified as fair value through profit or
nilai wajar melalui laporan laba rugi loss will be charged directly at the initial
akan dibebankan langsung pada saat measurement.
pengukuran awal.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan setelah pengakuan Financial liabilities after initial recognition
awal diukur pada biaya perolehan are measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method, except:
metode suku bunga efektif (EIR), kecuali:
a. Liabilitas keuangan pada nilai wajar a. Financial liabilities at fair value through
melalui laporan laba rugi. Liabilitas profit or loss. These liabilities, including
tersebut, termasuk derivatif yang derivatives that are liabilities, will then be
merupakan liabilitas, selanjutnya akan measured at fair value.
diukur melalui nilai wajar.
b. Liabilitas yang timbul ketika pengalihan b. Liabilities that arise when the transfer of
aset keuangan yang tidak memenuhi financial assets that do not meet the
syarat penghentian pengakuan atau conditions for termination of recognition
ketika pendekatan keterlibatan or when a sustainable engagement.
berkelanjutan diterapkan.
c. Kontrak jaminan keuangan. c. Financial guarantee contract.
d. Komitmen untuk menyediakan kredit d. Commitment to providing loan or
atau pembiayaan dengan suku bunga financing at market interest rates.
pasar.
40
734 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 737
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan setelah pengakuan Financial liabilities after initial recognition
awal diukur pada biaya perolehan are measured at amortized cost using the
diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method, except:
metode suku bunga efektif (EIR), kecuali: (continued)
(lanjutan)
e. Imbalan kontijensi yang diakui oleh e. Contingency rewards recognized by the
pihak pengakuisisi dalam kombinasi acquirer in the business combination
bisnis di mana PSAK No. 103 diterapkan. where SFAS No. 103 is applied. Contingent
Imbalan kontijensi selanjutnya diukur consideration is subsequently measured
pada nilai wajar dan selisihnya diakui at fair value and the difference is
dalam laporan laba rugi. recognized in the income statement.
Jika diketahui bahwa beberapa instrumen If it is known that several financial
keuangan dibuat dari 2 (dua) elemen - instruments are made up of 2 (two)
komponen liabilitas dan komponen ekuitas, elements - the liability component and the
maka instrumen keuangan harus equity component, then the financial
dipisahkan menjadi 2 (dua) komponen instrument should be separated into 2
sebagai liabilitas keuangan dan yang (two) components as financial liabilities
lainnya sebagai instrumen ekuitas. and others as equity instruments.
Instrumen ekuitas Equity instruments
a) Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai a) Equity instruments measured at fair
wajar melalui laporan laba rugi value through profit or loss
Instrumen ekuitas harus diukur pada Equity instruments should be measured
nilai wajar melalui laporan laba rugi. at fair value through profit or loss.
Akan tetapi, Bank dapat menetapkan However, the Bank may decide
pilihan yang tidak dapat dibatalkan saat irrevocable choices upon initial
pengakuan awal atas investasi pada recognition of investments in certain
instrumen ekuitas tertentu yang pada equity instruments which are generally
umumnya diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or
melalui laba rugi sehingga perubahan loss so that changes in fair value are
nilai wajarnya disajikan dalam presented in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain. income.
41
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 735
Page 738
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen ekuitas (lanjutan) Equity instruments (continued)
b) Instrumen ekuitas yang diukur pada nilai b) Equity instruments measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain income
Ketika pilihan untuk mengukur pada nilai When the choice to measure at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain dilakukan, setelah income is executed, after derecognition,
penghentian pengakuan, keuntungan gains and losses in other
dan kerugian dalam pendapatan comprehensive income are not
komprehensif lain tidak dipindahkan ke transferred to profit or loss (without
laba atau rugi (“without recycling”). recycling).
Namun, pendapatan dividen dari instrumen However, dividend income of equity
ekuitas harus diakui dalam laporan laba instrument should be recognized in the
rugi. income statement.
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Bank menentukan model bisnisnya pada The Bank determines its business model at
tingkat yang paling mencerminkan the level that best reflects how it manages
bagaimana Bank mengelola kelompok aset groups of financial assets to achieve its
keuangan untuk mencapai tujuan business objective:
bisnisnya:
a. Risiko yang memengaruhi kinerja model a. The risks that affect the performance of
bisnis (dan aset keuangan yang dimiliki the business model (and the financial
dalam model bisnis itu) dan, khususnya assets held within that business model)
cara risiko itu dikelola. and, in particular, the way those risks are
managed.
b. Bagaimana manajer bisnis b. How managers of the business are
dikompensasi (misalnya, apakah compensated (for example, whether the
kompensasi didasarkan pada nilai wajar compensation is based on the fair value
dari aset yang dikelola atau pada arus of the assets managed or on the
kas kontraktual yang dikumpulkan). contractual cash flows collected).
Frekuensi, nilai, dan waktu penjualan yang The expected frequency, value and timing
diharapkan juga merupakan aspek penting of sales are also important aspect of the
dari penilaian Bank. Bank’s assessment.
42
736 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 739
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Business Model Assessment (continued)
Penilaian model bisnis didasarkan pada The business model assessment is based
skenario yang diharapkan secara wajar on reasonably expected scenarios without
tanpa mempertimbangkan skenario ‘kasus taking ‘worst case’ or ‘stress case’ scenarios
terburuk’ atau ‘kasus stres’. Jika arus kas into account. If cash flows after initial
setelah pengakuan awal direalisasikan recognition are realised in a way that is
dengan cara yang berbeda dari harapan different from the Bank’s original
awal Bank, Bank tidak mengubah klasifikasi expectations, the Bank does not change the
aset keuangan yang tersisa dalam model classificaton of the remaining financial
bisnis tersebut, tetapi memasukan assets held in that business model, but
informasi tersebut ketika menilai aset incorporates such information when
keuangan yang baru diperoleh atau yang assessing newly originated or newly
baru dibeli kedepannya. purchased financial assets going forward.
Tes SPPI The SPPI Test
Sebagai langkah kedua dari proses As a second step of its classification
klasifikasi, Bank menilai persyaratan kontrak process, the Bank assesses the contractual
dari aset keuangan untuk mengidentifikasi terms of the financial assets to identify
apakah mereka memenuhi tes “SPPI” (Solely whether they meet the SPPI (Solely Payment
Payment Of Principal and Interest). of Principal and Interset) test.
‘Principal atau pokok untuk tujuan Principal for the purpose of this test is
pengujian ini didefinisikan sebagai nilai defined as the fair value of the financial
wajar dari aset keuangan pada pengakuan assets at initial recognition and may
awal dan dapat berubah selama umur aset change over the life of the financial asset
keuangan (misalnya, jika ada pembayaran (for example, if there are repayments of
pokok atau amortisasi premi/diskon). principal or amortization of the
premium/discount).
Elemen bunga yang paling signifikan dalam The most significant elements of interests
pengaturan pinjaman biasanya adalah within a lending arrangement are typically
pertimbangan untuk nilai waktu dari uang the consideration for the time value of
dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian money and credit risk. To make the SPPI
SPPI, Bank menerapkan penilaian dan assessment, the Bank applies judgement
mempertimbangkan faktor-faktor yang and considers relevant factors such as the
relevan seperti mata uang di mana aset currency in which the financial asset is
keuangan didenominasi, dan periode di denominated, and the period for which the
mana tingkat bunga ditetapkan. interest rate is set.
43
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 737
Page 740
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Tabel berikut menyajikan klasifikasi The following table presents classification
instrumen keuangan Bank dan entitas anak of financial instruments of the Bank and
berdasarkan karakteristik dari instrumen subsidiaries based on characteristic of
keuangan tersebut: those financial instruments:
Instrumen Keuangan Klasifikasi/Classification Financial Instruments
Aset keuangan: Financial assets:
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/ Financial assets
Kas measured at amortised cost Cash
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/
Giro pada Bank Financial assets measured at Current accounts with
Indonesia amortised cost Bank Indonesia
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/ Current accounts with other
Giro pada bank lain Financial assets measured at amortised cost Banks
Penempatan pada Bank Aset keuangan diukur pada biaya Placements with Bank
Indonesia dan bank perolehan diamortisasi/ Financial assets Indonesia and other
lain measured at amortised cost banks
Aset keuangan diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi/
Efek-efek yang Financial assets measured at fair
diperdagangkan value through profit or loss Trading securities
Aset keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi, aset keuangan
yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Financial assets measured at amortised
cost, Financial assets measured at fair
value through other comprehensive
Investasi keuangan income Financial investments
44
738 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 741
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen Keuangan Financial Instruments
(lanjutan) Klasifikasi/Classification (continued)
Aset keuangan: Financial assets:
(lanjutan) (continued)
Aset keuangan diukur pada Securities purchased
Efek-efek yang dibeli biaya perolehan diamortisasi/ under resale
dengan janji dijual Financial assets measured at agreement (reverse
kembali amortised cost repo)
Aset keuangan diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi/Financial
assets measured at fair value through
Tagihan derivatif profit or loss Derivatives receivable
Aset keuangan diukur pada
Kredit yang diberikan dan biaya perolehan diamortisasi/
piutang/pembiayaan Financial assets measured at Loan and Sharia
Syariah amortised cost receivables/financing
Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/
Piutang pembiayaan Financial assets measured at Consumer financing
konsumen amortised cost receivables
Aset keuangan diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at Acceptances
Tagihan akseptasi amortised cost receivable
Aset keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/
Financial assets measured at
Piutang bunga amortised cost Interest receivable
45
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 739
Page 742
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran (lanjutan) Recognition and Measurement (continued)
Instrumen Keuangan Financial Instruments
(lanjutan) Klasifikasi/Classification (continued)
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities Obligations due
Liabilitas segera measured at amortized cost immediately
Liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/Financial
Simpanan nasabah liabilities measured at amortized cost Deposits from customers
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities Deposits from other
Simpanan dari bank lain measured at amortized cost banks
Efek-efek yang dijual Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
dengan janji dibeli perolehan diamortisasi/Financial liabilities Securities sold under
kembali measured at amortized cost repurchased agreements
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laporan laba rugi/Financial
liabilities measured at fair value through
Liabilitas derivatif profit or loss Derivatives payable
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi/Financial liabilities
Liabilitas akseptasi measured at amortized cost Acceptances payable
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
Surat berharga yang perolehan diamortisasi/Financial liabilities
diterbitkan measured at amortized cost Securities issued
Liabilitas keuangan yang diukur pada
biaya perolehan diamortisasi/Financial
Pinjaman diterima liabilities measured at amortized cost Borrowings
Beban yang masih Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
harus dibayar dan perolehan diamortisasi/Financial liabilities Accrued expenses and
liabilitas lain-lain measured at amortized cost other liabilities
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
Pinjaman dan obligasi perolehan diamortisasi/Financial liabilities Subordinated loan and
subordinasi measured at amortized cost bonds
46
740 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 743
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Bank dan entitas anak menghentikan The Bank and subsidiaries derecognizes a
pengakuan aset keuangan jika, dan hanya financial asset if, and only if, the contractual
jika, hak kontraktual untuk menerima arus rights to receive cash flows from the
kas yang berasal dari aset keuangan financial asset have expired; or the Bank
tersebut berakhir; atau Bank dan entitas and subsidiaries have transferred their
anak mentransfer hak untuk menerima arus rights to receive cash flows from the
kas yang berasal dari aset keuangan atau financial asset or have assumed an
menanggung liabilitas untuk membayarkan obligation to pay the received cash flows
arus kas yang diterima tersebut secara fully without material delay to a third party
penuh tanpa penundaan berarti kepada under a pass through arrangement; and
pihak ketiga di bawah kesepakatan either (a) the Bank and subsidiaries have
pelepasan (pass through arrangement); transferred substantially all the risks and
dan (a) Bank dan entitas anak telah rewards of the financial asset, or (b) the
mentransfer secara substansial seluruh Bank and subsidiaries have neither
risiko dan manfaat atas aset keuangan, transferred nor retained substantially all the
atau (b) Bank dan entitas anak tidak risks and rewards of the asset, but have
mentransfer maupun tidak memiliki secara transferred control of the asset.
substansial seluruh risiko dan manfaat atas
aset, namun telah mentransfer
pengendalian atas aset tersebut.
Liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when
pengakuannya pada saat liabilitas the obligation under the liability is
dihentikan atau dibatalkan atau berakhir. discharged or cancelled or expired.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada Where an existing financial liability is
digantikan dengan liabilitas yang lain oleh replaced by another liability from the same
pemberi pinjaman yang sama pada lender on substantially different terms, or
keadaan yang secara substansial berbeda, the terms of an existing liability are
atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada substantially modified, such an exchange
yang secara substansial telah diubah, or modification is treated as derecognition
maka pertukaran atau modifikasi tersebut of the original liability and the recognition
diperlakukan sebagai penghentian of a new liability, and the difference in the
pengakuan liabilitas awal dan pengakuan respective carrying amounts is recognized
liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat in the statement of profit or loss and other
masing-masing diakui dalam laporan laba comprehensive income.
rugi dan penghasilan komprehensif lain.
47
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 741
Page 744
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Saling Hapus Offset
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
saling hapus dan nilai netonya dilaporkan offset and the net amount is reported in the
dalam laporan posisi keuangan consolidated statements of financial
konsolidasian jika, dan hanya jika, saat ini position if, and only if, there is currently an
terdapat hak yang berkekuatan hukum enforceable legal rights to offset the
untuk saling hapus jumlah keduanya dan recognized amounts and there is an
terdapat intensi untuk diselesaikan secara intention to either settle on a net basis, or to
neto, atau untuk merealisasikan aset realize the assets and settle the liabilities
dan menyelesaikan liabilitas secara simultaneously.
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum harus tidak The legally enforceable right must not be
kontinjen atas peristiwa di masa depan dan contingent on future events and must be
harus dapat dipaksakan di dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal, peristiwa kegagalan business and in the event of default,
atau kebangkrutan dari entitas atau seluruh insolvency or bankruptcy of the company
pihak lawan. or the counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan secara Income and expenses are presented on a
neto hanya ketika diperbolehkan oleh net basis only when permitted by
standar akuntansi. accounting standards.
Tidak terdapat saldo atas aset keuangan There are no outstanding financial assets
dan liabilitas keuangan yang tunduk and financial liabilities which are subject
pada perjanjian saling hapus atau dalam to enforceable master netting
bentuk perjanjian sejenis per tanggal arrangements or similar agreements as of
31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Nilai Wajar Fair Value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar pada date under current market conditions.
tanggal pengukuran dengan kondisi pasar
saat ini.
48
742 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 745
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Nilai Wajar (lanjutan) Fair Value (continued)
Bank menggunakan teknik penilaian yang Bank uses valuation techniques
sesuai dengan keadaan dan di mana data appropriate in the circumstances and for
yang memadai tersedia untuk mengukur which sufficient data are available to
nilai wajar, memaksimalkan penggunaan measure fair value, maximising the use of
input yang dapat diobservasi yang relevan relevant observable input and minimising
dan meminimalkan penggunaan input the use of unobservable input.
yang tidak dapat diobservasi.
Seluruh instrumen keuangan yang diukur All financial instruments measured at fair
pada nilai wajar dikategorikan sesuai value are categorized according to the
dengan hirarki berikut: following hierarchy:
• Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa • Level 1: quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif aset atau active markets for identical asset or
liabilitas yang identik. liabilities.
• Tingkat 2: teknik lain atas semua input • Level 2: other techniques for which all
yang memiliki efek signifikan terhadap inputs which have a significant effect
nilai wajar yang tercatat dapat on the recorded fair value are
diobservasi, baik secara langsung observable, either directly or indirectly.
maupun tidak langsung.
• Tingkat 3: teknik yang menggunakan • Level 3: techniques which use input that
input yang memiliki pengaruh have a significant effect on the
signifikan terhadap nilai wajar yang recorded fair value that are not based
tercatat yang tidak berdasarkan data on observable market data.
pasar yang dapat diobservasi.
Reklasifikasi Instrumen Keuangan Reclassification of Financial Instruments
Reklasifikasi aset keuangan diizinkan jika Reclassification of financial assets is
(dan hanya jika) Bank dan entitas anak permissible when (and only when) the Bank
melakukan perubahan pada model bisnis and its subsidiaries make changes to the
untuk mengatur aset keuangannya, namun business model to manage their financial
Bank dan entitas anak harus mereklasifikasi assets, but the Bank and subsidiaries must
semua aset keuangan yang terdampak reclassify all affected financial assets
dengan model bisnis yang baru. following the new business model.
Reklasifikasi harus diterapkan secara Reclassifications should be applied
prospektif dari ‘tanggal reklasifikasi’, yang prospectively from 'the date of
didefinisikan sebagai, ‘hari pertama dari reclassification', which is defined as, 'the
periode pelaporan pertama setelah first day of the first reporting period after
perubahan model bisnis yang the change in the business model that
menghasilkan reklasifikasi aset keuangan’. results in the reclassification of financial
Oleh karena itu, semua keuntungan, assets'. Therefore, all previously recognized
kerugian atau bunga yang sebelumnya gains, losses or interest need not be
diakui tidak perlu disajikan kembali. restated.
49
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 743
Page 746
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Jika terdapat peristiwa penjualan atas If there is a sales event on the portfolio with
portfolio dengan model bisnis ‘Hold’, di the 'Hold' business model, where the Bank
mana Bank dan entitas anak tidak mampu and its subsidiaries are unable to ensure
memastikan bahwa peningkatan kegiatan that the increase in sales activity is a result
penjualan adalah sebagai akibat dari of changes in the business model,
perubahan dalam model bisnis, maka adjustments/corrections of the previous
penyesuaian/koreksi laporan tahun year's report may be needed to correct
sebelumnya mungkin diperlukan untuk errors.
memperbaiki kesalahan.
Bank dan entitas anak tidak diperkenankan Bank and subsidiaries are not permitted to
untuk mereklasifikasi liabilitas keuangan. reclassify financial liabilities.
Perubahan berikut ini adalah bukan The following changes are not
merupakan reklasifikasi: a reclassification:
a. Item yang sebelumnya telah a. Items previously designated and
ditetapkan dan efektif sebagai effective as hedging instruments in
instrumen lindung nilai pada lindung cash flow hedges or net investment
nilai arus kas atau lindung nilai hedges, but no longer meet such
investasi neto, namun tidak lagi qualifications;
memenuhi kualifikasi seperti itu;
b. Item yang kemudian ditetapkan dan b. The items are then designated and
efektif sebagai instrumen lindung nilai effective as hedging instruments in
dalam lindung nilai arus kas atau cash flow hedges or net investment
lindung nilai investasi neto; dan hedges; and
c. Perubahan dalam pengukuran ketika c. Changes in measurement when the
Bank memilih opsi untuk menetapkan Bank chooses the option to set credit
eksposur kredit sebagai diukur pada exposures as measured at fair value
nilai wajar melalui laporan laba rugi. through profit or loss.
Persyaratan untuk reklasifikasi aset Requirement for financial assets
keuangan: reclassification:
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
pada biaya perolehan diamortisasi ke aset cost to financial assets measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through profit or loss with
melalui laporan laba rugi dengan requirement of measure fair value at
persyaratan nilai wajarnya diukur pada reclassification date. Gain and losses
tanggal reklasifikasi. Keuntungan dan arising from the difference between
kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value of
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya the financial assets are recognised in profit
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam and loss.
laba rugi.
50
744 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 747
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss to financial assets
ke aset keuangan yang diukur pada biaya measured at amortised cost with
perolehan diamortisasi dengan requirement of fair value at the
persyaratan nilai wajar pada tanggal reclassification date becomes the new
reklasifikasi menjadi jumlah tercatat bruto gross carrying amount.
yang baru.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at amortised
pada biaya perolehan diamortisasi ke aset cost to financial assets measured at fair
keuangan yang diukur pada nilai wajar value through other comprehensive
melalui penghasilan komprehensif lainnya income with requirement of measure fair
dengan persyaratan nilai wajarnya diukur value at classification date. Gain and losses
pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan dan arising from the difference between
kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value of
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya the financial assets are recognised in other
dan nilai wajar aset keuangan diakui dalam comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income to
komprehensif lain ke aset keuangan yang financial assets measured at amortised
diukur pada biaya perolehan diamortisasi cost with requirement of cumulative gain or
dengan persyaratan keuntungan dan loss previously recognised in other
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui comprehensive income is removed from
dalam penghasilan komprehensif lain equity and applied against the fair value of
dihapus dari ekuitas dan disesuaikan the financial assets at the reclassification
terhadap nilai wajar dari aset keuangan date.
pada tanggal reklasifikasi.
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada nilai wajar melalui laporan laba rugi through profit or loss to financial assets
ke aset keuangan yang diukur pada measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain dengan comprehensive income with requirement of
persyaratkan aset keuangan tetap diukur financial asset continuous to be measured
pada nilai wajarnya, tetapi selanjutnya at fair value but subsequent gain and
keuntungan dan kerugian diakui di losses are recognised in other
penghasilan komprehensif lain, bukan di comprehensive income rather than profit
laba rugi. and loss.
51
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 745
Page 748
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
d. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) d. Financial assets and liabilities (continued)
i. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) i. Financial assets and liabilities (continued)
Reklasifikasi Instrumen Keuangan (lanjutan) Reclassification of Financial Instruments
(continued)
Bank dan entitas anak dipersyaratkan untuk Bank and subsidiaries may reclassify
reklasifikasi aset keuangan yang diukur financial assets measured at fair value
pada penghasilan komprehensif lain ke through other comprehensive income to
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui laporan laba rugi dengan through profit or loss with requirement of
persyaratan aset keuangan tetap diukur financial asset continuous to be recognised
pada nilai wajarnya dan keuntungan dan at fair value and the cumulative gain or loss
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakui previously recognised in other
di penghasilan komprehensif lain di comprehensive income is reclassified from
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi equity to profit and loss.
sebagai penyesuaian reklasifikasi.
Bank dan entitas anak melakukan penilaian Bank and subsidiaries reassess the
kembali terhadap model bisnis setiap business model each reporting period to
periode pelaporan untuk menentukan determine whether there has been change
apakah ada perubahan model bisnis dari in the business model from previous period.
periode sebelumnya.
Perubahan pada model bisnis sangat Changes to the business model are very
jarang terjadi, tetapi jika terjadi perubahan rare, but if the changes occur must be
harus ditentukan oleh manajemen senior determined by senior management of the
Bank dan entitas anak sebagai akibat dari Bank and subsidiaries as a result of external
perubahan eksternal atau internal, or internal changing, significant to the Bank
signifikan terhadap operasional Bank dan and subsidiaries’ operational, and could be
entitas anak, dan bisa dibuktikan pada proven to external parties. In line with this,
pihak eksternal. Sejalan dengan hal changes in the business model of the Bank
tersebut, perubahan pada model bisnis and subsidiaries will occur only if the Bank
Bank dan entitas anak akan terjadi hanya and subsidiaries start and stop to carrying
jika Bank dan entitas anak memulai dan out significant activity to their operating
berhenti untuk melaksanakan aktivitas activity.
yang signifikan terhadap kegiatan
operasinya.
Berikut ini bukan merupakan perubahan The following are not considered to be
dalam model bisnis: changes in the business model:
a. Perubahan intensi berkaitan dengan a. Changes in intention related to certain
aset keuangan tertentu (termasuk financial assets (including in
dalam kondisi terjadi perubahan conditions of significant changes to
signifikan terhadap kondisi pasar). market conditions).
b. Hilangnya suatu pasar secara b. Temporary disappearance of a market
sementara untuk aset keuangan. of financial assets.
c. Pengalihan aset keuangan antar c. Transfer of financial assets between
bagian dari entitas dengan model parts of an entity with a different
bisnis yang berbeda. business model.
52
746 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 749
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
e. Giro pada bank lain dan Bank Indonesia e. Current accounts with other banks and Bank
Indonesia
Giro pada bank lain dan Bank Indonesia setelah Subsequent to initial recognition, current
perolehan awal dinilai sebesar biaya perolehan accounts with other banks and Bank Indonesia
diamortisasi dengan menggunakan metode are measured at their amortized cost using the
suku bunga efektif (EIR). effective interest rate (EIR) method.
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank dan At each reporting date, Bank and subsidiaries
entitas anak mengukur penyisihan kerugian measures allowance for expected credit losses
kredit ekspektasian menggunakan metodologi using impairment methodology as disclosed in
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan Note 2n.
dalam Catatan 2n.
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank f. Placements with Bank Indonesia and other
lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penanaman dana dalam banks consist of call money, fixed term
bentuk call money, penempatan fixed term, placements, time deposits, Deposits Facilities
deposito berjangka, Fasilitas Simpanan Bank of Bank Indonesia (FASBI), Sharia Deposits
Indonesia (FASBI), Fasilitas Simpanan Bank Facilities of Bank Indonesia (FASBIS) and
Indonesia Syariah (FASBIS) dan lain-lain. others.
Penempatan pada Bank Indonesia dinyatakan Placements with Bank Indonesia are stated at
sebesar saldo penempatan dikurangi dengan the outstanding balances, less unearned
pendapatan bunga yang ditangguhkan. interest income.
Pada awal transaksi penempatan pada bank Placements with other banks are initially
lain dinilai berdasarkan nilai wajar ditambah measured at fair value plus incremental direct
biaya transaksi tambahan langsung, jika ada, transaction cost, if any, and subsequently
dan selanjutnya diukur sebesar biaya measured at their amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan menggunakan effective interest rate (EIR) method.
metode suku bunga efektif (EIR).
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank dan At each reporting date, Bank and subsidiaries
entitas anak mengukur penyisihan kerugian measures allowance for expected credit losses
kredit ekspektasian menggunakan metodologi using impairment methodology as disclosed in
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan Note 2n.
dalam Catatan 2n.
53
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 747
Page 750
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
g. Efek-efek yang diperdagangkan g. Trading securities
Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari Trading securities comprise of Government
Surat Utang Negara, Obligasi Korporasi, Bonds, Corporate Bonds, Bank Indonesia
Sekuritas Bank Indonesia, Sukuk Bank Indonesia Securities, Bank Indonesia Sukuk, and State
dan Surat Perbendaharaan Negara yang Treasury Notes, that are classified as financial
dikategorikan aset keuangan yang diukur pada assets measured at fair value through profit or
nilai wajar melalui laporan laba rugi. loss.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statements of profit or loss and other
konsolidasian tahun berjalan. Pendapatan comprehensive income. The interest income
bunga dari efek utang dicatat dalam laporan from debt securities is recorded in the
laba rugi sesuai dengan persyaratan dalam statements of profit or loss according to the
kontrak. Atas penjualan portofolio efek yang terms of the contract. Upon sale of trading
diperdagangkan, selisih antara harga jual securities portfolio, the difference between the
dengan harga perolehan diakui sebagai selling price and the purchase price is
keuntungan atau kerugian penjualan pada recognized as a gain or loss in the year when
tahun di mana efek tersebut dijual. the securities are sold.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit No loss allowance for expected credit losses is
ekspektasian yang diakui untuk aset keuangan recognized for financial asset measured at fair
yang diukur pada nilai wajar melalui laporan value through profit or loss.
laba rugi.
h. Investasi keuangan h. Financial investments
Investasi keuangan merupakan investasi pada Financial investments represent investments in
efek-efek yang dikategorikan sebagai diukur marketable securities classified as either,
pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur measured at amortised cost or fair value
pada nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive income,
komprehensif lain, penyertaan saham dan investment in shares and receivable from
tagihan atas wesel ekspor. export bills.
54
748 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 751
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Setelah pengakuan awal, investasi keuangan After the initial recognition, financial
dalam instrumen hutang yang diklasifikasikan investments in debt instrument classified as
sebagai diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost and receivables
diamortisasi dan tagihan atas wesel ekspor from export bills are measured at amortized
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi cost using the effective interest rate (EIR)
dengan menggunakan metode suku bunga method. Investment in sukuk at acquisition
efektif (EIR). Investasi pada sukuk yang diukur cost is measured at amortized cost using the
pada harga perolehan diukur sebesar biaya straight-line method. Financial investments in
perolehan yang diamortisasi dengan debt instrument classified as fair value through
menggunakan metode garis lurus. Investasi other comprehensive income securities are
keuangan dalam instrumen hutang yang stated at fair value. Unrealized gains or losses
dikategorikan diukur pada nilai wajar melalui from the increase or decrease in fair value, net
penghasilan komprehensif lain dinyatakan of tax, are recognized and presented as an
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian equity component. When the investment is
yang belum direalisasikan dari kenaikan atau disposed of, the cummulative gain or loss, net
penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui dan of tax, previously recognized in other
disajikan sebagai komponen ekuitas. Ketika comprehensive income is recognized in the
investasi tersebut dihapus, keuntungan dan consolidated statement of profit or loss and
kerugian kumulatif setelah pajak, yang other comprehensive income. The losses
sebelumnya diakui di pendapatan arising from impairment of such investments
komprehensif lainnya, diakui dalam laporan are recognized in the consolidated statement
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive
konsolidasian. Kerugian yang timbul dari income and removed from other
penurunan nilai pada investasi tersebut diakui comprehensive income.
dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian dan
dikeluarkan dari pendapatan komprehensif
lainnya.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi sebagai Premium and/or discount is amortized and
pendapatan bunga dengan menggunakan reported as interest income using the effective
metode suku bunga efektif (EIR). interest rate (EIR) method.
Jika Bank mereklasifikasi investasi keuangan If the Bank reclassifies financial investments
dari kategori pengukuran biaya perolehan from the amortised cost to a fair value through
diamortisasi menjadi kategori pengukuran nilai other comprehensive income, its fair value is
wajar melalui komprehensif lain, nilai wajarnya measured on the reclassification date. Gains or
diukur pada tanggal reklasifikasi. Keuntungan losses arising from the difference between the
atau kerugian yang timbul dari selisih antara previous amortised cost and fair value are
biaya perolehan diamortisasi sebelumnya dan recognized in other comprehensive income.
nilai wajar diakui dalam penghasilan Effective interest rates and measurement of
komprehensif lain. Suku bunga efektif dan expected credit loss are not adjusted as a
pengukuran kerugian kredit ekspektasian tidak result of reclassification. The Bank must
disesuaikan sebagai akibat dari reklasifikasi. reassess its business model in each reporting
Bank harus melakukan penilaian kembali period to determine whether there is a change
terhadap model bisnisnya pada setiap periode in the model from the previous period.
pelaporan untuk menentukan apakah ada
perubahan model dari periode sebelumnya.
55
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 749
Page 752
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, Bank measure
mengukur penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses using
ekspektasian menggunakan metodologi impairment methodology as disclosed in Note
penurunan nilai sebagaimana diungkapkan 2n.
dalam Catatan 2n.
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Based on Financial Services Authority
Keuangan POJK No. 22 Tahun 2022, tentang Regulation POJK No. 22 Year 2022, concerning
Kegiatan Penyertaan Modal oleh Bank Umum, the Equity Participation Activities of Banks,
penyertaan modal oleh Bank dalam bentuk capital participation by the Bank in the form of
saham hanya dapat dilakukan untuk investasi shares can only be done for long-term
jangka panjang dan tidak dimaksudkan untuk investment and is not intended to buy and sell
jual beli saham. Karena itu semua investasi shares. Therefore all Bank investments in the
Bank dalam bentuk penyertaan saham form of equity participation are classified as
diklasifikasikan sebagai Diukur pada Nilai Wajar Fair at Fair Value through Other
melalui Penghasilan Komprehensif Lain Comprehensive Income (FVOCI).
(FVOCI).
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses from the increase or
direalisasikan dari kenaikan atau penurunan decrease in fair value of investment in share
nilai wajar penyertaan diakui dan disajikan are recognized and presented as an equity
sebagai komponen ekuitas dan setelah component, and after derecognition, gains
penghentian pengakuan, keuntungan dan and losses in other comprehensive income are
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain not transffered to profit or loss (without
tidak dipindahkan ke laba atau rugi (“without recycling).
recycling”).
Tidak ada penyisihan kerugian kredit No loss allowance for expected credit losses is
ekspektasian yang diakui untuk penyertaan recognized for investment in shares.
saham.
i. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali i. Securities purchased under resale
(Reverse Repo) dan efek yang dijual dengan agreement (Reverse Repo) and securities
janji dibeli kembali (Repo) sold under repurchased agreement (Repo)
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) diakui sebesar harga jual (reverse repo) are recognized as a repo
kembali efek yang bersangkutan dikurangi receivable in the amount of the resale price of
pendapatan bunga yang belum diamortisasi. the related securities, less unamortized interest
Selisih antara harga beli dengan harga jual income. The difference between purchase
diperlakukan sebagai pendapatan bunga price and the selling price is treated as
yang belum diamortisasi dan diakui sebagai unamortized interest income and is recognized
pendapatan bunga selama jangka waktu sejak as interest income over the period
tanggal akuisisi hingga tanggal dijual kembali commencing from the acquisition date to the
dengan menggunakan metode suku bunga resale date using the Effective Interest Rate
efektif (EIR). (EIR) method.
56
750 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 753
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
i. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali i. Securities purchased under resale
(Reverse Repo) dan efek yang dijual dengan agreement (Reverse Repo) and securities
janji dibeli kembali (Repo) (lanjutan) sold under repurchased agreement (Repo)
(continued)
Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under repurchased agreements
(repo) diakui sebesar harga pembelian (repo) are recognized at the agreed
kembali yang disepakati dikurangi beban repurchase price less unamortized interests
bunga yang belum diamortisasi. Beban bunga expense. The unamortized interest expense
yang belum diamortisasi merupakan selisih represents the difference between the selling
antara harga jual dan harga beli kembali yang price and the agreed repurchase price and is
disepakati dan diakui sebagai beban bunga recognized as interest expense during the
selama jangka waktu sejak efek dijual hingga period from the sale of securities to the date of
dibeli kembali dengan menggunakan metode repurchase by using Effective Interest Rate
suku bunga efektif. Efek yang dijual tetap (EIR) method. The securities sold are recorded
dicatat sebagai aset dalam laporan posisi as assets on the consolidated statements of
keuangan konsolidasian karena secara financial position because in substance the
substansi kepemilikan efek tetap berada pada ownership of the securities remains with the
pihak Bank sebagai penjual. Bank as the seller.
Beban bunga diamortisasi dengan Interest expense is amortized by using EIR
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
Pada setiap tanggal pelaporan Bank mengukur At each reporting date, Bank measure
penyisihan kerugian kredit ekspektasian allowance for expected credit losses using
menggunakan metode penurunan nilai impairment methodology as disclosed in Note
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2n. 2n.
j. Instrumen keuangan derivatif j. Derivative financial instruments
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gain or loss on a derivative contract not
yang tidak ditujukan untuk lindung nilai (atau designated as a hedging instrument (or
tidak memenuhi kriteria untuk dapat derivative contract that does not qualify as a
diklasifikasikan sebagai lindung nilai) diakui hedging instrument) is recognized in the
pada laporan laba rugi dan penghasilan current year consolidated statement of profit
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan. or loss and other comprehensive income.
Derivatif melekat tidak lagi dipisahkan dari Embedded derivatives are no logger
kontrak utama non derivatif yang merupakan separated from their host non-derivatives
aset keuangan. Bank dan entitas anak contract which are financial asset. The Bank
mengklasifikasikan aset keuangan secara and subsidiaries classify financial assets as a
keseluruhan berdasarkan model bisnis dan whole based on the business model and their
jangka waktu kontraktualnya sebagaimana contractual term as outlined in Note 2d.
diungkapkan dalam Catatan 2d.
Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi All derivatives instruments (including foreign
valuta asing untuk tujuan pendanaan dan exchange transactions for financing and
perdagangan) dicatat dalam laporan posisi trading) are recognized in the consolidated
keuangan konsolidasian berdasarkan nilai statements of financial position at fair value.
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan The fair value is based on the market rate,
berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada Reuters exchange rate at consolidated
tanggal pelaporan laporan posisi keuangan statements of financial position date,
konsolidasian, diskonto arus kas, model discounted cash flows, option pricing models
penentu harga opsi atau harga yang diberikan or broker quoted price on other instruments
oleh broker (quoted price) atas instrumen with similar characteristics.
lainnya yang memiliki karakteristik serupa.
57
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 751
Page 754
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Kredit yang diberikan dan k. Loans and Sharia receivables/financing
piutang/pembiayaan Syariah
Setelah pengakuan awal, kredit yang diberikan After initial recognition, loans are measured at
ke nasabah diukur pada biaya perolehan amortized cost using the effective interest rate
diamortisasi menggunakan metode suku (EIR) method less allowance for impairment
bunga efektif (EIR) dikurangi cadangan losses. The amortised cost of loan is the
kerugian penurunan nilai. Biaya perolehan atas amount at which the loan is measured at initial
kredit yang diberikan diamortisasi dihitung recognition minus principal repayments, plus
dengan memperhitungkan nilai kredit pada or minus the cumulative amortization using the
saat pengakuan awal dikurangi pembayaran effective interest rate (EIR) method of any
pokok, ditambah atau dikurangi dengan difference between that initial amount and the
amortisasi kumulatif menggunakan metode maturity amount, and minus any reduction for
suku bunga efektif (EIR) yang dihitung dari impairment or uncollectibility. The amortization
selisih antara nilai awal dan nilai jatuh is recognized in the consolidated statement of
temponya, dikurangi penurunan untuk profit or loss and other comprehensive income.
penurunan nilai atau nilai yang tidak dapat Allowance for impairment is calculated if there
ditagih. Amortisasi tersebut diakui pada is an objective evidence of impairment using
laporan laba rugi dan penghasilan the impairment methodology as disclosed in
komprehensif lain konsolidasian. Cadangan Note 2n.
kerugian atas penurunan nilai dilakukan bila
terdapat bukti objektif penurunan nilai dengan
menggunakan metodologi penurunan nilai
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2n.
Kredit sindikasi, kredit dalam rangka Syndicated loans, joint financing and
pembiayaan bersama dan penerusan kredit channelling loans are stated at the loan
(channelling) dinyatakan sebesar pokok kredit principal amount based on the risk
sesuai dengan porsi risiko yang ditanggung participation by the Bank and subsidiaries.
oleh Bank dan entitas anak.
Kredit yang diberikan di dalamnya termasuk Loans include murabahah receivables, istishna
piutang murabahah, piutang istishna, receivables, mudharabah financing,
pembiayaan mudharabah, musyarakah dan musyarakah financing and ijarah.
ijarah.
Murabahah adalah akad jual beli barang Murabahah is an agreement for the sale and
dengan harga jual sebesar biaya perolehan purchase of goods with sales price equivalent
ditambah dengan keuntungan (margin) yang to cost plus margin, and the seller should
disepakati dan penjual harus mengungkapkan inform the purchase price to the buyer.
biaya perolehan barang tersebut kepada
pembeli.
Istishna adalah akad jual beli dalam bentuk Istishna is an agreement for the sale and
pemesanan pembuatan barang tertentu purchase based on order to develop certain
dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang goods with certain criteria and agreed terms
disepakati antara pembeli (mustashni) dan between buyer (mustashni) and seller (shani).
penjual (shani).
Mudharabah adalah kontrak kerjasama usaha Mudharabah is a commercial cooperation
antara pemilik dana (shahibul maal) dengan contract between the owner of funds (shahibul
pengelola dana (mudharib) berdasarkan rasio maal) and a fund manager (mudharib) based
pendapatan atau keuntungan dan kerugian on a predetermined ratio of revenue or profit
yang telah ditentukan sebelumnya. and loss sharing.
58
752 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 755
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
k. Kredit yang diberikan dan k. Loans and Sharia receivables/financing
piutang/pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
Musyarakah adalah akad kerjasama antara Musyarakah is an agreement between the
para pemilik modal (mitra musyarakah) untuk investors (musyarakah partner) to combine
menggabungkan modal dan melakukan capital and have a joint-venture in a
usaha secara bersama dalam suatu partnership with nisbah or profit and loss
kemitraan, dengan nisbah atau pembagian sharing based on an agreement or with the
keuntungan dan kerugian sesuai perjanjian proportionate capital contribution.
atau proporsi kontribusi modal.
Ijarah adalah akad sewa menyewa antara Ijarah is a lease agreement between the lessee
pemilik (objek sewa) dan penyewa untuk and the lessor in order to gain income/fee from
mendapatkan imbalan atas objek yang the leased assets.
disewakan.
Pembiayaan mudharabah dan musyarakah Mudharabah and musyarakah financing are
dinyatakan dalam laporan posisi keuangan stated in the consolidated statements of
konsolidasian sebesar saldo pembiayaan financial position at financing balance less
dikurangi dengan cadangan kerugian allowance for impairment losses. The
penurunan nilai. Piutang murabahah dan murabahah receivables and istishna are
istishna disajikan dalam laporan posisi presented in the consolidated statements of
keuangan konsolidasian sebesar nilai neto financial position at the net realizable amount
yang dapat direalisasi, yaitu saldo piutang as the receivables balance less a deferred
dikurangi margin ditangguhkan dan cadangan margin and an allowance for impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Restrukturisasi Kredit Loan Restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi Loan restructuring may involve a modification
persyaratan kredit, konversi kredit menjadi of the terms of the loans, conversion of loans
saham atau instrumen keuangan lainnya into equity or other financial instruments
dan/atau kombinasi dari keduanya. and/or a combination of both.
Keuntungan/kerugian yang timbul dari Gain/losses on loan restructuring in respect of
restrukturisasi kredit yang berkaitan dengan modification of the terms of the loans are
modifikasi persyaratan kredit hanya diakui bila recognized only if the cash value of total future
nilai tunai penerimaan kas masa depan yang cash receipt specified in the new terms of the
telah ditentukan dalam persyaratan kredit loans, including both receipt designated as
yang baru, termasuk penerimaan yang interest and those designated as loan
diperuntukan sebagai bunga maupun pokok, principal, are greater or less than the recorded
adalah lebih besar atau kecil dari nilai kredit amounts of loans before restructuring.
yang diberikan yang tercatat sebelum
restrukturisasi.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan For loan restructuring which involve a
cara konversi kredit yang diberikan menjadi conversion of loans into equity or other
saham atau instrumen keuangan lainnya, financial instruments, a loss on loan
kerugian dari restrukturisasi kredit diakui hanya restructuring is recognized only if the fair value
apabila nilai wajar penyertaan saham atau of the equity or other financial instruments
instrumen keuangan yang diterima dikurangi received, reduced by estimated costs to sell
estimasi biaya untuk menjualnya atau the equity or other financial instruments, is less
instrumen keuangan lainnya adalah kurang than the carrying value of loan.
dari nilai tercatat kredit yang diberikan.
59
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 753
Page 756
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
l. Tagihan dan liabilitas akseptasi l. Acceptances receivable and acceptances
payable
Dalam kegiatan bisnis yang dijalankan, Bank In the ordinary course of business, the Bank
memberikan jaminan keuangan, seperti letters provides financial guarantees, consisting of
of credit, bank garansi dan akseptasi. letters of credit, bank guarantees and
acceptances.
Tagihan akseptasi diukur pada biaya Acceptances receivable are measured at
perolehan diamortisasi menggunakan metode amortized cost using the effective interest rate
suku bunga efektif (EIR), dikurangi oleh (EIR) method, less allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas losses. Acceptances payable are measured at
akseptasi diukur pada biaya perolehan amortized cost by using the effective interest
diamortisasi menggunakan metode suku rate (EIR) method.
bunga efektif (EIR).
Bank mengukur penyisihan kerugian Bank measure allowances for expected credit
ekspektasian dengan menggunakan losses by using the impairment methodology
metodologi penurunan nilai sebagaimana as disclosed in Note 2n.
diungkapkan dalam Catatan 2n.
Bank hanya membentuk cadangan kerugian Bank calculate allowance of impairment losses
penurunan nilai apabila terdapat indikasi if there is a objective evidence of impairment.
penurunan nilai.
m. Piutang pembiayaan konsumen m. Consumer financing receivables
Piutang pembiayaan konsumen disajikan Consumer financing receivables are presented
setelah dikurangi dengan bagian yang dibiayai net of amounts financed by banks relating to
bank-bank sehubungan dengan transaksi the cooperation transactions in the form of
kerjasama penerusan pinjaman dan loan channeling and joint financing, unearned
pembiayaan bersama, pendapatan consumer financing income and allowance for
pembiayaan konsumen yang belum diakui dan impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
Berdasarkan perjanjian kerjasama Based on consumer joint financing
pembiayaan bersama konsumen tanpa agreements without recourse, the subsidiary
jaminan (without recourse), entitas anak only presents the portion of the total
hanya menyajikan porsi jumlah angsuran installments receivable financing by the
piutang yang dibiayai entitas anak subsidiary (net approach). The consumer
(pendekatan neto). Pendapatan pembiayaan financing income is presented net of amounts
konsumen disajikan setelah dikurangi dengan of the banks’ rights on such income relating to
bagian yang merupakan hak bank-bank the transactions. For consumer joint financing
dalam rangka transaksi tersebut. Untuk agreements with recourse, consumer
pembiayaan bersama konsumen dengan financing receivables represent all consumers’
jaminan (with recourse), piutang pembiayaan installments and the total facilities financed by
konsumen merupakan seluruh jumlah creditors are recorded as liability (gross
angsuran dari pelanggan dan kredit yang approach).
disalurkan oleh penyedia dana dicatat sebagai
liabilitas (pendekatan bruto).
60
754 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 757
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
m. Piutang pembiayaan konsumen (lanjutan) m. Consumer financing receivables (continued)
Pendapatan pembiayaan konsumen yang Unearned income on consumer financing,
belum diakui, yang merupakan selisih antara which is the excess of the aggregate
jumlah seluruh pembayaran angsuran yang installment payments to be received from the
akan diterima dari konsumen dengan jumlah consumer over the principal amount financed,
pokok pembiayaan konsumen, diakui sebagai is recognized as income over the term of the
pendapatan sesuai dengan jangka waktu respective agreement using the effective
kontrak pembiayaan konsumen berdasarkan interest rate method.
tingkat suku bunga efektif piutang
pembiayaan konsumen.
Selisih neto antara pendapatan administrasi The net difference between the administration
yang diperoleh dari konsumen pada saat income earned from the consumer at the first
pertama kali perjanjian pembiayaan time the financing agreement is signed and
konsumen ditandatangani dan biaya-biaya initial direct costs related to consumer
yang timbul pertama kali yang terkait langsung financing facility is deferred and presented as
dengan kredit pembiayaan konsumen part of “Consumer Financing Receivables” in
ditangguhkan dan disajikan sebagai bagian the consolidated statements of financial
dari “Piutang Pembiayaan Konsumen” pada position and recognized as an adjustment to
laporan posisi keuangan konsolidasian dan the yield received throughout the consumer
diakui sebagai penyesuaian atas imbal hasil financing period using effective interest rate
selama periode pembiayaan konsumen method and presented as a part of “Net
berdasarkan tingkat suku bunga efektif dan Consumer Financing Receivables Revenue”
disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan under interest income in the consolidated
Pembiayaan Konsumen - Neto” pada statement of profit or loss and other
pendapatan bunga dalam laporan laba rugi comprehensive income for the current year.
dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian tahun berjalan.
Cadangan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
dihitung menggunakan metodologi penurunan calculated using the impairment methodology
nilai sebagaimana diungkapkan dalam as disclosed in Note 2n.
Catatan 2n.
Termasuk dalam piutang pembiayaan Included in consumer financing receivables are
konsumen adalah piutang pembiayaan multipurpose financing receivables, working
multiguna, piutang pembiayaan modal kerja, capital financing receivables, investment
piutang pembiayaan investasi, piutang sewa financing receivables, finance lease
pembiayaan, piutang pembiayaan konsumen receivables, consumer financing receivables
dan piutang pembiayaan murabahah. and murabahah financing receivables.
Akad murabahah secara substansi merupakan Substantially, murabahah contract is a
suatu pembiayaan, sehingga pengakuan financing, so that margin recognition is based
margin dilakukan berdasarkan standar yang on standards which regulate financing, as
mengatur pembiayaan, seperti yang disebutkan mentioned in consumer financing policy.
dalam kebijakan pembiayaan konsumen.
Piutang yang tak tertagih dihapuskan Receivables are written-off when they are
berdasarkan evaluasi manajemen entitas anak deemed to be uncollectible based on
dan setelah menunggak masing-masing lebih subsidiary’s management evaluation and when
dari 210 (dua ratus sepuluh) hari dan 180 they are overdue for more than 210 (two
(seratus delapan puluh) hari untuk WOM dan hundred and ten) days and 180 (one hundred
MIF. Penerimaan dari piutang yang telah and eighty) days for WOM and MIF, respectively.
dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan Collection of receivables previously written-off is
lain-lain pada saat terjadinya. recognized as other income at the time of
occurrence.
61
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 755
Page 758
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan n. Impairment of financial assets
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank mengukur At each reporting date, Bank measures the
penyisihan kerugian penurunan nilai instrumen Allowance of impairment losses on financial
keuangan sejumlah kerugian kredit instruments over their lifetime expectancy, if
ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko the credit risk of the financial instrument has
kredit atas instrumen keuangan tersebut telah increased significantly since initial recognition.
meningkat secara signfikan sejak pengakuan If at the reporting date, the credit risk of the
awal. Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit financial instrument has not increased
atas instrumen keuangan tidak meningkat significantly since initial recognition, the entity
secara signifikan sejak pengakuan awal, entitas measures the allowance of impairment losses
mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen for the financial instrument in the amount of
keuangan tersebut sejumlah kerugian the expected 12 months loss. The
ekspektasian 12 bulan. Kerugian dimaksud aforementioned losses represent expected
merepresentasikan kerugian kredit loan losses arising from financial instrument
ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal defaults that may occur 12 months after the
bayar instrumen keuangan yang mungkin reporting date.
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Bank dan entitas anak menerapkan The Bank and subsidiaries apply a three -
pendekatan tiga tahap berdasarkan kualitas stage approach based on the change in credit
kredit sejak awal pengakuan: quality since initial recognition:
- Tahap 1 : - Stage 1 :
Tahap 1 ini termasuk aset keuangan yang Stage 1 includes financial assets which
tidak memiliki peningkatan risiko kredit have not had a significant increase in
signifikan sejak pengakuan awal atau yang credit risk since initial recognition or which
memiliki risiko kredit rendah saat tanggal have low credit risk at reporting date.
pelaporan. Kerugian kredit penurunan nilai 12 months ECL is recognised.
12 bulan diakui.
- Tahap 2 : - Stage 2 :
Tahap 2 ini termasuk aset keuangan yang Stage 2 includes financial assets which
memiliki peningkatan risiko kredit signifikan have had a significant increase in credit
sejak pengakuan awal (kecuali memiliki risk since initial recognition (unless they
risiko kredit yang rendah pada tanggal have low credit risk at the reporting date)
pelaporan) namun tidak memiliki bukti but do not have objective evidence of
obyektif penurunan nilai. Kerugian kredit impairment. Lifetime ECL is recognised.
penurunan nilai sepanjang masa diakui.
- Tahap 3 : - Stage 3 :
Tahap 3 ini termasuk aset keuangan yang Stage 3 includes financial assets that have
memiliki bukti objektif penurunan nilai objective evidence of impairment at the
pada tanggal pelaporan. Kerugian kredit reporting date. Lifetime ECL is recognised.
penurunan nilai sepanjang masa diakui.
62
756 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 759
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Sesuai dengan siaran pers dari Ikatan Akuntan In accordance to press conference of
Indonesia (IAI) pada tanggal 10 Januari 2018 Indonesian institute of Accountants on
dan ISAK 102 khusus untuk transaksi berbasis January 10, 2018 and Interpretation of Financial
Syariah pengukuran penurunan nilai dari Acounting Standards (ISFAS) particularly for
kelompok aset keuangan masih belum sharia based transaction impairment losses
mengadopsi PSAK 109. from group of financial assets still has not
adopted SFAS 109.
Bank dan entitas anak menerapkan The Bank and subsidiaries applies an
persyaratan penurunan nilai untuk aset impairment requirement for financial assets
keuangan yang diukur pada biaya perolehan measured at amortised cost and financial
diamortisasi dan aset keuangan yang diukur assets measured at fair value through other
pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Bank mengakui penurunan nilai atas komitmen The Bank recognizes the impairment of loan
pinjaman dan kontrak jaminan keuangan. commitments and financial guarantee
Untuk kontrak jaminan keuangan, Bank contracts. For financial guarantee contracts,
mempertimbangkan perubahan risiko bahwa the Bank considers changes in risk that the
debitur yang ditetapkan dalam kontrak akan debtor specified in the contract will default. For
mengalami gagal bayar. Untuk komitmen lending commitments, the Bank considers
pinjaman, Bank mempertimbangkan changes in default risk that occur on loans
perubahan risiko gagal bayar yang terjadi pada related to loan commitments.
pinjaman yang terkait dengan komitmen
pinjaman.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian untuk The measurement of expected credit loss for a
kontrak jaminan keuangan adalah financial guarantee contract is a payment
pembayaran yang diekspektasi untuk expected to replace the collateral holder for the
mengganti pemegang jaminan atas kerugian credit loss incurred less the amount the entity
kredit yang terjadi dikurangi jumlah yang expects to receive from the collateral holder,
diharapkan entitas untuk diterima dari debtor or other party.
pemegang jaminan, debitur atau pihak lain.
Tujuan dari persyaratan penurunan nilai adalah The purpose of the impairment requirements is
untuk mengakui kerugian kredit ekspektasian to recognize expected credit losses over the life
sepanjang umurnya atas semua instrumen of all financial instruments that have
keuangan yang telah mengalami peningkatan experienced a significant increase in credit risk
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan since initial recognition - whether assessed
awal - baik dinilai secara individu atau kolektif - individually or collectively - taking into account
dengan mempertimbangkan semua informasi all reasonable and supported information,
yang wajar dan terdukung, termasuk informasi including estimated information future
yang bersifat perkiraan masa depan (forward- (forward-looking).
looking).
63
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 757
Page 760
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)
Dalam beberapa keadaan Bank tidak memiliki In some circumstances the Bank does not have
informasi yang wajar dan terdukung yang reasonable and supported information
tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan available without fees or excessive efforts to
untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian measure expected credit losses throughout its
sepanjang umurnya pada instrumen secara life on individual instruments. Expected credit
individual. Kerugian kredit ekspektasian losses for the entire lifetime are recognized
sepanjang umurnya diakui secara kolektif collectively by considering comprehensive
dengan mempertimbangkan informasi risiko credit risk information. The comprehensive
kredit komprehensif. Informasi risiko kredit credit risk information must include not only
komprehensif tersebut harus memasukan tidak arrears information but also all relevant credit
hanya informasi tunggakan tetapi juga seluruh information, including forward-looking
informasi kredit relevan, termasuk informasi macroeconomic information, to approach the
makroekonomi forward-looking, untuk outcome of recognizing expected credit losses
mendekati hasil dari pengakuan kerugian kredit over the life of when there is a significant
ekspektasian sepanjang umurnya ketika increase in credit risk since initial recognition at
terdapat kenaikan signifikan pada risiko kredit the level of individual instruments.
sejak pengakuan awal pada level instrumen
individu.
Cadangan kerugian penurunan nilai secara Allowance for impairment losses on impaired
individual dihitung dengan menggunakan financial assets that was assessed individually
metode diskonto arus kas (discounted cash is computed using discounted cash flows
flows). Sedangkan cadangan kerugian method. While allowance for impairment losses
penurunan nilai secara kolektif dihitung dengan on impaired financial assets that was assessed
menggunakan metode statistik dari data collectively, the Bank uses statistical method of
historis berupa probability of default di masa the historical data such as the probability of
lalu, waktu pengembalian dan jumlah kerugian defaults, time of recoveries, the amount of loss
yang terjadi (Loss Given Default) yang incurred (Loss Given Default), considering
selanjutnya disesuaikan lagi dengan management’s judgment of current economic
pertimbangan manajemen terkait kondisi and credit conditions.
ekonomi dan kredit saat ini.
Aset keuangan dan cadangan yang terkait Financial assets together with the associated
tersebut dihapuskan jika tidak ada peluang allowance are written-off when there is no
yang realistis untuk pengembalian di masa realistic prospect of future recovery and all
datang dan semua jaminan telah direalisasi collateral has been released or has been
atau sudah diambil alih oleh Bank dan entitas transferred to the Bank and subsidiaries.
anak. Aset keuangan tersebut dihapus buku Financial assets is written-off by reversing
dengan menjurnal balik cadangan kerugian allowance for impairment losses. Financial
penurunan nilai. Aset keuangan tersebut dapat assets are written-off after all necessary
dihapus buku setelah semua prosedur yang procedures has been performed and amount
diperlukan telah dilakukan dan jumlah kerugian of loss has been determined.
telah ditentukan.
64
758 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 761
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
n. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) n. Impairment of financial assets (continued)
Jika, pada suatu periode berikutnya, jumlah If, in the next period, the amount of allowance
kerugian penurunan nilai berkurang dan for impairment losses is decreased and the
pengurangan tersebut dapat dikaitkan secara decrease can be related objectively to an event
objektif pada peristiwa yang terjadi setelah that occured after the recognition of the
penurunan nilai diakui (seperti meningkatnya impairment losses (i.e. upgrade debtor’s or
peringkat kredit debitur atau penerbit), maka issuer’s credit rating), therefore the impairment
kerugian penurunan nilai yang sebelumnya loss that was previously recognized has to be
diakui harus dipulihkan, dengan menyesuaikan reversed, by adjusting the allowance account.
akun cadangan. Jumlah pemulihan aset The reversal amount of financial assets is
keuangan diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement of
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. profit or loss and other comprehensive income.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang The recoveries of written-off financial assets, in
diberikan yang telah dihapusbukukan, pada current period is credited by adjusting the
periode berjalan dikreditkan dengan allowance accounts. Recoveries of written-off
menyesuaikan akun cadangan. Penerimaan loans from previous period are recorded as
kembali atas kredit yang diberikan yang telah operational income other than interest income.
dihapusbukukan pada periode sebelumnya
dicatat sebagai pendapatan operasional selain
bunga.
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
depreciation
Aset tetap Fixed assets
Sesuai dengan PSAK No. 216 (Penyesuaian 2015) In accordance with SFAS No. 216 (Improvement
tentang “Aset Tetap”, Bank mengukur akuntansi 2015) on “Property, Plant and Equipment”, the
untuk aset tetap berkaitan dengan pengukuran Bank reassessed its accounting for fixed assets
atas tanah setelah pengakuan awal. with respect to the measurement of land after
Sebelumnya Bank mengukur semua aset tetap initial recognition. The Bank has previously
dengan menggunakan model biaya, setelah measured all of its fixed assets using the cost
pengakuan awal, aset dinyatakan pada biaya model whereby, after initial recognition, the
perolehan dikurangi dengan akumulasi assets was carried at cost less accumulated
penyusutan dan akumulasi penurunan nilai. depreciation and accumulated impairment
losses.
Pada 1 Januari 2016, Bank memilih untuk On January 1, 2016, the Bank decided to change
mengubah metode akuntansi untuk aset tetap the method of accounting for land classified as
tanah dari model biaya menjadi model fixed assets from cost model to revaluation
revaluasi, Bank berkeyakinan bahwa model model, since the Bank believes that revaluation
revaluasi lebih efektif menunjukkan posisi model more effectively demonstrates the
keuangan atas tanah. financial position of land.
Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara Valuations are performed with sufficient
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar regularity to ensure that the fair value of a
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara revalued asset does not differ materially from
material dengan nilai tercatatnya. its carrying amount.
65
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 759
Page 762
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Setelah pengakuan awal, Bank menggunakan After initial recognition, the Bank uses the
model revaluasi, tanah akan diukur pada nilai revaluation model, whereby land will be
wajar pada tanggal revaluasi dikurangi measured at fair value at the date of
dengan akumulasi penurunan nilai. Bank revaluation less any subsequent accumulated
menerapkan model revaluasi secara impairment losses. The Bank applied the
prospektif. revaluation model prospectively.
Nilai wajar tanah ditentukan melalui penilaian Fair value of land are determined through an
yang dilakukan oleh penilai yang memiliki assessment conducted by appraisal who have
kualifikasi profesional berdasarkan bukti pasar. professional qualifications based on market
evidence.
Jika jumlah tercatat aset meningkat akibat If the carrying amount of asset increased due
revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui to revaluation, the increase value is recognized
dalam pendapatan komprehensif lain dan in other comprehensive income and being
terakumulasi dalam ekuitas pada bagian accumulated in the fixed assets revaluation
surplus revaluasi aset tetap. Namun, kenaikan surplus of the equity. However, the increase is
tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar recognized in profit or loss to the extent that its
jumlah penurunan nilai aset yang sama akibat revaluation reserves decrease of the same
revaluasi yang diakui sebelumnya dalam laba assets previously recognized in profit or loss.
rugi.
Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, If the carrying amount of asset decreased due
maka penurunan tersebut diakui dalam laba to revaluation, the decrease value is
rugi. Namun, penurunan nilai tersebut diakui recognized in the profit or loss. However, the
dalam pendapatan komprehensif lain decrease is recognized in other
sepanjang tidak melebihi saldo surplus comprehensive income to the extent of any
revaluasi aset tetap untuk aset tersebut. credit balance existing in the fixed assets
Penurunan nilai yang diakui dalam revaluation surplus in respect of that asset. The
pendapatan komprehensif lain tersebut decrease recognized in other comprehensive
mengurangi jumlah akumulasi dalam ekuitas income reduces the amount accumulated in
pada bagian surplus revaluasi aset tetap. equity under the fixed assets revaluation
surplus.
Jika nilai wajar dari aset yang direvaluasi If the fair and fluctuative value of the revalued
mengalami perubahan yang signifikan dan asset change significant, it is necessary to
fluktuatif, maka perlu direvaluasi secara revaluate on an annual basis, whereas if the
tahunan, sedangkan jika nilai wajar dari aset fair value of the revaluated asset does not
yang direvaluasi tidak mengalami perubahan change significant and fluctuative, it is
yang signifikan dan fluktuatif, maka perlu necessary to revaluate at least every 3 (three)
dilakukan revaluasi paling kurang 3 (tiga) years.
tahun sekali.
66
760 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 763
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Aset tetap selain tanah disusutkan dengan Fixed assets other than land are depreciated
menggunakan metode garis lurus (straight- using the straight-line method. The annual
line method). Persentase penyusutan per depreciation rates are as follows:
tahun adalah sebagai berikut:
Persentase/
Percentage
Bangunan: Buildings:
Permanen 5% Permanent
Non-permanen 10% Non-permanent
Aset tetap diluar bangunan: Fixed Assets other than buildings:
Peralatan kantor dan instalasi 10% - 20% Office equipment and installation
Kendaraan bermotor 20% - 33,33% Motor vehicles
Mesin ATM 12,50% ATM machines
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi dan When assets are retired and disposed, their
dijual, maka harga perolehan dan akumulasi acquisition cost and the related accumulated
penyusutannya dikeluarkan dari laporan depreciation are eliminated from the
keuangan konsolidasian dan keuntungan dan consolidated financial statements, and the
kerugian dari penghentian aset tetap diakui resulting gains and losses on the disposal of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan fixed assets are recognized in the consolidated
komprehensif lain konsolidasian. statement of profit or loss and other
comprehensive income.
Pada setiap akhir tahun buku, Bank melakukan At the end of each year, the Bank reviews the
penelaahan atas nilai residu, masa manfaat residual values, useful life and depreciation
dan metode penyusutan dan melakukan method and makes corresponding
penyesuaian yang diperlukan secara prospektif. adjustments prospectively.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance are charged to the
dibebankan ke dalam laporan laba rugi dan consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian other comprehensive income during the
selama tahun di mana biaya-biaya tersebut financial year in which they are incurred. The
terjadi. Biaya renovasi yang besar dicatat cost of major renovations is recorded as part
sebagai bagian dari nilai tercatat aset yang of carrying amount of the asset when it is
bersangkutan apabila terdapat kemungkinan probable that future economic benefits in
Bank dan entitas anak akan mendapatkan excess of the originally assessed standard of
manfaat ekonomi masa depan dari aset performance of the existing asset will flow to
tersebut yang melebihi standar kinerja yang the Bank and subsidiaries. Major renovations
diperkirakan sebelumnya. Renovasi yang besar are depreciated over the remaining useful life
tersebut akan disusutkan selama sisa masa of the related asset.
manfaat aset yang terkait.
Semua biaya dan beban yang terjadi All costs and expenses incurred in connection
sehubungan dengan perolehan hak atas with the acquisition of land rights are
tanah, diakui sebagai biaya perolehan hak recognized as part of the land rights’s
atas tanah. acquisition.
67
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 761
Page 764
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset tetap (lanjutan) Fixed assets (continued)
Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika The legal cost incurred when the land was first
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai acquired is recognized as part of the land
bagian dari biaya perolehan aset tanah. acquisition cost.
Aset dalam penyelesaian merupakan aset Construction in progress consist of assets that
yang masih dalam proses pembangunan dan are still in progress of construction and not yet
belum siap untuk digunakan serta ready for use and are intended to be used in
dimaksudkan untuk dipergunakan dalam business activity. This account is recorded
kegiatan usaha. Aset ini dicatat sebesar biaya based on the amount paid.
yang telah dikeluarkan.
Aset hak-guna Right-of-use assets
PSAK 116 memperkenalkan model akuntansi SFAS 116 introduces a single lessee accounting
penyewa tunggal dan mensyaratkan penyewa model and requires a lessee to recognise
untuk mengakui aset dan liabilitas untuk assets and liabilities for all leases with the
semua sewa dengan pengecualian sewa exemptions of short-term leases and the
jangka pendek dan aset dengan nilai rendah. underlying asset is of low value. A lessee is
Penyewa diharuskan untuk mengakui aset required to recognise a right-of-use asset
hak-guna yang mewakili haknya untuk representing its right to use the underlying
menggunakan aset sewaan dan liabilitas sewa leased asset and a lease liability representing
yang mewakili kewajibannya untuk melakukan its obligation to make lease payments. SFAS 116
pembayaran sewa. PSAK 116 secara substansial substantially carries forward the lessor
masih menggunakan persyaratan akuntansi accounting requirements in SFAS 30 Leases.
atas pesewa (lessor) sesuai PSAK 30 Sewa. Oleh Accordingly, a lessor continues to classify its
karena itu, penyewa masih akan leases as operating leases or finance leases,
menggunakan klasifikasi sewa dalam sewa and to account for those two types of leases
operasi atau pembiayaan, dan perlakuan atas differently.
kedua tipe sewa tersebut.
Dampak penerapan PSAK 116 adalah Bank The impact of SFAS 116 at the Bank is where the
sebagai penyewa atas kontrak sewa properti, Bank is a lessee in property lease contracts.
data center dan ruang ATM. Bank telah memilih The Bank has elected the simplified approach
simplified approach dalam melakukan transisi of transition and did not restate comparative
dan tidak melakukan penyajian kembali untuk information.
informasi komparatif.
Pada tanggal 1 Januari 2020, Bank mengakui On January 1, 2020, the Bank recognised a
liabilitas sewa, sebagai pembayaran sewa lease liability, being the remaining lease
yang tersisa termasuk atas opsi perpanjangan payments including extensions options where
di mana perpanjangan hampir dapat renewal is reasonably certain, discounted
dipastikan, didiskontokan menggunakan using the incremental borrowing rate at the
tingkat bunga pinjaman inkremental pada date of initial application. The corresponding
tanggal penerapan awal. Aset hak-guna yang right-of-use asset recognised was an amount
diakui adalah jumlah yang sama dengan equal to the lease liability, adjusted by the
liabilitas sewa, yang disesuaikan dengan amount of prepaid or accrued lease payments
jumlah pembayaran sewa dibayar di muka relating to those leases.
atau terutang terkait sewa tersebut.
68
762 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 765
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
o. Aset tetap, aset hak-guna dan penyusutan o. Fixed assets, right-of-use assets and
(lanjutan) depreciation (continued)
Aset hak-guna (lanjutan) Right-of-use assets (continued)
Beban keuangan dicatat dalam laporan laba Finance expense is recorded in the
rugi konsolidasian. Aset sewa (disajikan consolidated statement of income. Leased
sebagai bagian aset tetap) disusutkan selama assets (presented under fixed assets) are
jangka waktu yang lebih pendek antara umur depreciated over the shorter of the estimated
manfaat aset sewa dan periode masa sewa, useful life of the assets and the lease term, if
jika tidak ada kepastian yang memadai bahwa there is no reasonable certainty that Bank will
Bank akan mendapatkan hak kepemilikan obtain ownership by the end of the lease term.
pada akhir masa sewa.
p. Aset tidak berwujud p. Intangible assets
Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill dan Intangible assets consist of goodwill and
perangkat lunak. computer software.
Aset tidak berwujud diakui jika, dan hanya jika, Intangible assets are recognized if, and only if
biaya perolehan aset tersebut dapat diukur when its cost can be measured reliably and it
secara andal dan kemungkinan besar Bank is probable that expected future benefits that
dan entitas anak akan memperoleh manfaat are attributable to it will flow to the Bank and
ekonomis masa depan dari aset tersebut. subsidiaries.
i. Goodwill i. Goodwill
Goodwill merupakan selisih neto antara Goodwill represents the excess of the
harga perolehan investasi dan bagian Bank acquisition cost over the Bank’s share of fair
atas nilai wajar aset neto entitas anak yang value of the acquired subsidiaries’ net
diakuisisi pada tanggal akuisisi. assets at the date of acquisition.
Goodwill tidak diamortisasi dan selanjutnya Goodwill is not amortized and subsequently
disajikan sebesar nilai tercatat dikurangi presented at carrying value less
dengan akumulasi penurunan nilai. accumulated impairment losses.
ii. Perangkat lunak ii. Software
Perangkat lunak yang bukan merupakan Computer software which is not an integral
bagian integral dari perangkat keras yang part of a related hardware is recorded as
terkait dicatat sebagai aset tidak berwujud intangible asset and stated at carrying
dan dinyatakan sebesar nilai tercatat, yaitu amount, which is cost less accumulated
sebesar harga perolehan dikurangi dengan amortization.
akumulasi amortisasi.
Biaya perolehan perangkat lunak terdiri dari Cost of software consists of all expenses
seluruh pengeluaran yang dapat dikaitkan directly attributable to the preparation of
langsung dalam persiapan perangkat such software cost and ready to be used for
lunak tersebut dan siap digunakan sesuai their intended purpose.
dengan tujuannya.
69
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 763
Page 766
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
p. Aset tidak berwujud (lanjutan) p. Intangible assets (continued)
ii. Perangkat lunak (lanjutan) ii. Software (continued)
Pengeluaran setelah perolehan perangkat Subsequent expenditure on software is
lunak dapat ditambahkan pada biaya capitalized as software only if those
perolehan perangkat lunak atau expenditure increases the future economic
dikapitalisasi sebagai perangkat lunak benefits of the software, so that it becomes
hanya jika pengeluaran tersebut larger than originally expected
menambah manfaat ekonomis masa depan performance standards. Expenditure with
dari perangkat lunak yang bersangkutan no addition of future economic benefits
sehingga menjadi lebih besar dari standar from the software is directly recognized as
kinerja yang diperkirakan semula. expenses when incurred.
Pengeluaran yang tidak menambah
manfaat ekonomis masa depan dari
perangkat lunak diakui sebagai beban pada
saat terjadinya.
Perangkat lunak diamortisasi dengan Computer software is amortized by using
menggunakan metode garis lurus selama straight-line method over the estimated
estimasi umur manfaatnya, yaitu 5 (lima) - useful life of software, which is 5 (five) - 10
10 (sepuluh) tahun. (ten) years.
Amortisasi perangkat lunak diakui dalam Amortization is recognized in the
laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian, sejak other comprehensive income from the date
tanggal perangkat lunak tersebut tersedia those software is available for use until the
untuk dipakai sampai berakhirnya masa economic benefits of software is ended.
manfaat dari perangkat lunak tersebut.
Aset tidak berwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset shall be derecognized on
jika dilepas atau ketika tidak terdapat lagi disposal or when no future economic benefits
manfaat ekonomi masa depan yang are expected from its use or disposal. The gain
diharapkan dari penggunaan atau or loss arising from the derecognition of an
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian intangible asset shall be determined as the
yang muncul dari penghentian pengakuan difference between the net disposal proceeds,
aset tak berwujud ditentukan sebagai selisih if any, and the carrying amount of the asset.
antara hasil neto pelepasan, jika ada, dan Gains or losses shall be recognized in profit or
jumlah tercatat aset. Keuntungan atau loss when the asset is derecognized.
kerugian diakui dalam laba rugi ketika aset
tersebut dihentikan pengakuannya.
q. Agunan diambil alih q. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih disajikan dalam akun Foreclosed assets are presented in the “Other
“Aset Lain-lain”. Assets” account.
Agunan yang diambil alih dinyatakan sebesar Foreclosed assets are stated at net realizable
nilai realisasi neto atau sebesar nilai saldo value or loan outstanding amount, whichever
outstanding kredit yang diberikan, mana yang is lower. Net realizable value is the fair value of
lebih rendah. Nilai realisasi neto adalah nilai the foreclosed assets less estimated costs of
wajar agunan yang diambil alih dikurangi sale the assets.
dengan estimasi biaya untuk menjual agunan
tersebut.
70
764 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 767
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
q. Agunan diambil alih (lanjutan) q. Foreclosed assets (continued)
Selisih lebih saldo kredit di atas nilai realisasi The excess of loan receivable over the net
neto dari agunan yang diambil alih realizable value of the foreclosed assets is
dibebankan ke dalam akun cadangan charged to allowance for impairment of the
kerugian penurunan nilai kredit. Selisih antara loan losses. The difference between the value
nilai agunan yang diambil alih dan hasil of the foreclosed assets and the proceeds
penjualannya diakui sebagai keuntungan atau from the sale of such property is recorded as
kerugian pada saat penjualan. a gain or loss when the property is sold.
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang Management evaluates the value of
diambil alih secara berkala. Cadangan foreclosed assets periodically. An allowance
kerugian agunan yang diambil alih dibentuk for possible losses on foreclosed assets is
berdasarkan penurunan nilai agunan yang provided based on the decline in value of
diambil alih. foreclosed assets.
Beban pemeliharaan agunan yang diambil alih Maintenance expense of foreclosed assets are
dibebankan pada laporan laba rugi dan charged in the current year of consolidated
penghasilan komprehensif lain konsolidasian statement of profit or loss and other
tahun berjalan pada saat terjadinya. comprehensive income as incurred.
r. Beban dibayar di muka dan aset lain-lain r. Prepayments and other assets
Terdiri dari aset yang tidak material yang tidak Consist of immaterial assets that cannot be
dapat digolongkan dalam pos-pos classified under the above accounts. Other
sebelumnya. Aset lain-lain dinyatakan sebesar assets are stated at carrying amount, which is
nilai tercatat, yaitu harga perolehan setelah cost less accumulated amortization,
dikurangi dengan akumulasi amortisasi, allowance for impairment losses or possible
cadangan kerugian penurunan nilai atau losses.
penyisihan kerugian.
Beban dibayar di muka diamortisasi selama Prepaid expenses are amortized over their
masa manfaat menggunakan metode garis useful lives using the straight-line method.
lurus (straight line method).
s. Liabilitas segera s. Obligations due immediately
Liabilitas segera dicatat pada saat timbulnya Obligations due immediately are recorded
liabilitas, baik dari nasabah maupun dari bank when the payable arise from the customers or
lain. Liabilitas segera dinyatakan sebesar from other banks. Obligations due
jumlah liabilitas Bank. Liabilitas segera diukur immediately are stated at the amount
sebesar biaya perolehan diamortisasi. payable by the bank. Obligations due
immediately are measured at their amortized
cost.
t. Simpanan nasabah t. Deposits from customers
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are deposits of
dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain) customers (excluding other banks) with the
kepada Bank berdasarkan perjanjian Bank based on deposit agreements. Deposits
penyimpanan dana. Simpanan nasabah terdiri from customers consist of demand deposits,
dari giro, tabungan dan deposito berjangka. savings deposits and time deposits.
71
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 765
Page 768
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
t. Simpanan nasabah (lanjutan) t. Deposits from customers (continued)
Simpanan termasuk simpanan Syariah dan Deposits include Sharia deposits and
investasi tidak terikat yang terdiri dari: unrestricted investments consisting of the
following:
a Wadiah merupakan wadiah yad- a. Wadiah is a wadiah yad-adhamanah
adhamanah yakni titipan dana dalam savings or demand deposit on which the
bentuk giro dan tabungan di mana pemilik customer may receive bonus income.
dana mendapatkan pendapatan bonus.
b. Investasi tidak terikat dalam bentuk b. Unrestricted investments in the form of
tabungan mudharabah yang merupakan mudharabah savings which entitle the
simpanan dana nasabah yang customer to receive a share of the Sharia
memberikan imbalan bagi hasil untuk unit’s income in return for the usage of the
nasabah dari pendapatan unit Syariah atas funds in accordance with the pre-defined
penggunaan dana sesuai dengan nisbah and predetermined sharing ratio (nisbah).
yang telah ditetapkan dan disetujui
sebelumnya.
c. Investasi tidak terikat dalam bentuk deposito c. Unrestricted investments in the form of
berjangka mudharabah merupakan mudharabah time deposits which entitle
simpanan dana nasabah yang memberikan the customer to receive a share of the
imbalan bagi hasil untuk nasabah dari Sharia unit’s income in return for the
pendapatan unit Syariah atas penggunaan usage of the funds in accordance with the
dana sesuai dengan nisbah yang telah pre-defined and predetermined sharing
ditetapkan dan disetujui sebelumnya. ratio (nisbah).
Giro, tabungan dan deposito berjangka diakui Demand deposits, savings deposits and time
sebesar nilai wajar pada awalnya dan deposits are initially recognized at fair value
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan and subsequently measured at amortized
diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi cost. Amortized cost is calculated by taking
dihitung dengan memperhitungkan adanya into account any discount or premium related
diskonto atau premi terkait dengan pengakuan to the initial recognition of deposits from
awal simpanan nasabah dan biaya transaksi customers and transaction costs that are an
yang merupakan bagian yang tak terpisahkan integral part of the effective interest rate (EIR).
dari suku bunga efektif (EIR).
u. Simpanan dari bank lain u. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas Deposits from other banks represent liabilities
terhadap bank lain, baik lokal maupun luar to other banks, both domestic and overseas
negeri, dalam bentuk giro, tabungan, interbank banks, in the form of demand deposits, savings
call money dengan periode jatuh tempo deposits, interbank call money with maturity
menurut perjanjian kurang dari atau sama period based on agreement less than or equal
dengan 90 (sembilan puluh) hari dan deposito to 90 (ninety) days and time deposits.
berjangka.
72
766 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 769
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
u. Simpanan dari bank lain (lanjutan) u. Deposits from other banks (continued)
Simpanan dari bank lain diakui sebesar nilai Deposits from other banks are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya diukur recognized at fair value and subsequently
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan measured at amortized cost using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif interest rate (EIR) method. Amortized cost is
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung calculated by taking into account any discount
dengan memperhitungkan adanya diskonto or premium related to the initial recognition of
atau premi terkait dengan pengakuan awal deposits from other bank and transaction
simpanan dari bank lain dan biaya transaksi costs that are an integral part of the effective
yang merupakan bagian yang tidak interest rate (EIR).
terpisahkan dari suku bunga efektif (EIR).
Simpanan dari bank lain termasuk simpanan Deposits from other banks include Sharia
Syariah dalam bentuk giro wadiah dan deposits in the form of wadiah demand
investasi tidak terikat yang terdiri dari deposito deposits and unrestricted investments which
berjangka mudharabah. comprised mudharabah time deposits.
v. Surat berharga yang diterbitkan dan obligasi v. Securities issued and subordinated bonds
subordinasi
a. Surat berharga yang diterbitkan a. Securities issued
Surat berharga yang diterbitkan terdiri dari Securities issued consist of bonds,
obligasi, medium-term notes, sukuk dan medium-term notes, sukuk and call
call money yang berjangka waktu di atas 90 money with tenor of more than 90 (ninety)
(sembilan puluh) hari. Kebijakan akuntansi days. The accounting policies regarding
untuk sukuk telah diungkapkan dalam sukuk has already been disclosed in
Catatan 2d. Note 2d.
Surat berharga yang diterbitkan diakui Securities issued are initially recognized at
sebesar nilai wajar pada awalnya dan fair value and subsequently measured at
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan amortized cost using the effective interest
diamortisasi dengan menggunakan rate (EIR) method. Amortized cost is
metode suku bunga efektif (EIR). Biaya calculated by taking into account any
perolehan diamortisasi dihitung dengan discount or premium on the initial
memperhitungkan adanya diskonto atau acquisition and transaction costs that are
premi terkait dengan pengakuan awal dan an integral part of the effective interest
biaya transaksi yang merupakan bagian rate (EIR).
yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
b. Pinjaman subordinasi b. Subordinated loan
Pinjaman long term notes subordinasi Subordinated long term notes are initially
diakui sebesar nilai wajar pada awalnya recognized at fair value and subsequently
dan selanjutnya diukur sebesar nilai biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest rate (EIR) method.
menggunakan metode suku bunga efektif Amortized cost is calculated by taking into
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium on the
dengan memperhitungkan adanya initial acquisition of subordinated loan
diskonto atau premi terkait dengan and transaction costs that are an integral
pengakuan awal pinjaman subordinasi dan part of the effective interest rate (EIR).
biaya transaksi yang merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
73
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 767
Page 770
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
w. Pinjaman diterima w. Borrowings
Pinjaman diterima merupakan dana yang Borrowings are funds received from other
diterima dari bank lain, Bank Indonesia atau pihak banks, Bank Indonesia or other parties with
lain dengan liabilitas pembayaran kembali payment obligation based on borrowings
sesuai dengan persyaratan perjanjian pinjaman. agreements.
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar Borrowings are initially recognized at fair value
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar and subsequently measured at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest rate (EIR) method.
menggunakan metode suku bunga efektif Amortized cost is calculated by taking into
(EIR). Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium related to
dengan memperhitungkan adanya diskonto the initial recognition of borrowings and
atau premi terkait dengan pengakuan awal transaction costs that are an integral part of
pinjaman diterima dan biaya transaksi yang the effective interest rate (EIR).
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif (EIR).
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
Untuk instrumen keuangan yang diukur pada Interest income and expenses for all financial
biaya perolehan diamortisasi dan aset instruments measured at amortized cost and
keuangan yang diklasifikasikan sebagai yang financial assets classified as measured at fair
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive income is
komprehensif lain, pendapatan maupun recorded using the effective interest rate (EIR)
beban bunganya diakui dengan method, which is the rate that exactly
menggunakan metode suku bunga efektif (EIR), discounts estimated future cash payments or
yaitu suku bunga yang akan mendiskonto receipts through the expected life of the
secara tepat estimasi pembayaran atau financial instrument or a shorter period, where
penerimaan kas di masa datang sepanjang appropriate, to the net carrying amount of the
perkiraan umur instrumen keuangan tersebut financial asset or financial liability. The
atau, jika lebih tepat untuk masa yang lebih calculation takes into account all contractual
singkat, sebagai nilai tercatat neto dari aset terms of the financial instrument and includes
atau liabilitas keuangan tersebut. Perhitungan any fees or incremental costs that are directly
dilakukan dengan mempertimbangkan attributable to the instrument and integral part
seluruh syarat dan ketentuan kontraktual of the effective interest rate (EIR).
instrumen keuangan termasuk fee/biaya
tambahan yang terkait secara langsung
dengan instrumen tersebut yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga
efektif (EIR).
74
768 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 771
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan The carrying amount of the financial asset and
disesuaikan jika Bank merevisi estimasi liability is adjusted if the Bank revises its
pembayaran maupun penerimaan. Nilai estimates of payments or receipts. The
tercatat yang disesuaikan tersebut dihitung adjusted carrying amount is calculated based
dengan menggunakan suku bunga efektif (EIR) on the original effective interest rate (EIR) and
awal dan perubahan nilai tercatat dicatat di the change in carrying amount is recorded in
laporan laba rugi dan penghasilan the consolidated statement of profit or loss
komprehensif lain konsolidasian. Tetapi untuk and other comprehensive income. However, for
aset keuangan yang telah direklasifikasi, di a reclassified financial asset for which the Bank
mana pada tahun berikutnya Bank subsequently increases its estimates of future
meningkatkan estimasi penerimaan kas cash receipts as a result of increased
sebagai hasil dari peningkatan pengembalian recoverability of those cash receipts, the effect
penerimaan kas, dampak peningkatan of that increase is recognized as an
pemulihan tersebut diakui sebagai adjustment to the effective interest rate (EIR)
penyesuaian suku bunga efektif (EIR) sejak from the date of the change in estimate.
tanggal perubahan estimasi.
Jika aset keuangan atau kelompok aset If a financial assets or a group of similar
keuangan serupa telah diturunkan nilainya financial assets has been written down as a
sebagai akibat kerugian penurunan nilai, maka result of an impairment loss, interest income is
pendapatan bunga yang diperoleh setelahnya recognized on the unimpaired portion of the
diakui atas bagian aset keuangan yang tidak impaired financial assets using the rate of
mengalami penurunan nilai dari aset interest used to discount the future cash flows
keuangan yang mengalami penurunan nilai, for the purpose of measuring the impaired loss.
berdasarkan suku bunga yang digunakan
untuk mendiskonto arus kas masa datang
dalam menghitung kerugian penurunan nilai.
Pendapatan murabahah yang termasuk margin Murabahah income which includes deferred
ditangguhkan dan pendapatan administrasi, margin and administrative income, are
diakui dengan menggunakan metode setara recorded using the effective rate of return
tingkat imbal hasil efektif, yaitu tingkat imbal method, which is the rate that exactly
hasil setara yang akan mendiskonto secara discounts estimated future cash payments or
tepat estimasi pembayaran atau penerimaan receipts through the expected life of the
kas di masa datang sepanjang perkiraan umur financial instrument or a shorter period, where
instrumen keuangan tersebut atau, jika lebih appropriate, to the net carrying amount of the
tepat untuk masa yang lebih singkat untuk nilai financial asset or financial liability. The
tercatat bersih dari aset keuangan atau liabilitas calculation takes into account all contractual
keuangan. Perhitungan dilakukan dengan terms of the financial instrument and includes
memperhitungkan seluruh syarat dan any fees or incremental costs that are directly
ketentuan kontraktual dari instrumen keuangan attributable to the instrument and are an
dan biaya tambahan yang timbul secara integral part of the effective financing rate.
langsung untuk instrumen tersebut dan
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
tingkat imbal hasil efektif margin pembiayaan.
75
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 769
Page 772
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Pendapatan bagi hasil musyarakah yang Profit sharing for passive partner in
menjadi hak mitra pasif diakui dalam periode musyarakah is recognized in the period when
terjadinya hak bagi hasil sesuai nisbah yang the right arises in accordance with the agreed
disepakati. sharing ratio (nisbah).
Pendapatan bagi hasil pembiayaan Mudharabah income are recognized when
mudharabah diakui pada saat diterima atau cash is received or in a period where the right
dalam periode terjadinya hak bagi hasil sesuai of revenue sharing is due based on agreed
nisbah yang disepakati. portion (nisbah).
Pendapatan pembiayaan konsumen entitas The consumer financing income of
anak dinyatakan sebesar pendapatan bersih subsidiaries is presented net of amounts of the
setelah dikurangi dengan bagian pendapatan bank’s portion on such income relating to the
dari bank-bank yang terkait dengan transaksi cooperation transactions of loan channeling,
kerjasama penerusan pinjaman, pembiayaan joint financing and receivable transfer and
bersama dan pengambilalihan piutang serta appointment as an agent to administer the
penunjukkan selaku pengelola piutang yang transferred receivable (Note 2n).
diambil alih tersebut (Catatan 2n).
Untuk kredit yang diberikan dan pembiayaan For loans and consumer financing receivables
konsumen yang pembayaran angsuran pokok with principal or interest has been past due for
atau bunganya telah lewat 90 hari atau lebih 90 days or more, or where the loans and
setelah jatuh tempo, atau kredit dan pembiayaan consumer financing receivables have been
konsumen yang telah dikategorikan sebagai classified as impaired loans, the interest
yang mengalami penurunan nilai, pendapatan income accrued but not yet collected is
bunga yang sudah diakui tetapi belum ditagih reversed.
akan dibatalkan pengakuannya.
Pendapatan denda atas keterlambatan Penalty income arising from late payments of
pembayaran angsuran pembiayaan consumer financing installments is recognized
konsumen diakui pada saat realisasi. when realized.
Pelunasan sebelum masa pembiayaan Early repayment is treated as cancellation of
konsumen berakhir diperlakukan sebagai suatu an existing agreement and the resulting gain
pembatalan kontrak pembiayaan konsumen or loss is reflected in the consolidated
dan laba atau rugi yang timbul, diakui dalam statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income for the year.
komprehensif lain konsolidasian tahun berjalan.
76
770 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 773
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
x. Pendapatan dan beban bunga dan Syariah x. Interest and Sharia income and expense
(lanjutan) (continued)
Entitas anak berhak menentukan tingkat bunga The subsidiaries have the right to set higher
yang lebih tinggi kepada konsumen daripada interest rates to customers than that stated by
tingkat bunga yang ditetapkan oleh bank-bank the banks for the cooperation transactions of
sehubungan dengan transaksi kerja sama loan channeling, joint financing and receivable
penerusan pinjaman, pembiayaan bersama transfer and appointment as an agent to
dan pengambilalihan piutang serta administer the transferred receivables. The
penunjukan selaku pengelola piutang. Selisih difference is recognized as revenue from such
bunga yang terjadi dari transaksi tersebut transactions by the subsidiaries and presented
diakui sebagai pendapatan dan disajikan as Consumer Financing Revenue under
sebagai Pendapatan Pembiayaan Konsumen interest income in the consolidated statement
pada pendapatan bunga dalam laporan laba of profit or loss and other comprehensive
rugi dan penghasilan komprehensif lain income for the year.
konsolidasian tahun berjalan.
Beban syariah terdiri dari beban bagi hasil dari Sharia expense consists of expense for profit
simpanan nasabah dengan akad distribution on customer deposits with
mudharabah dan bonus atas simpanan mudharabah contract and bonus on
dengan akad wadiah. customers deposits with wadiah contract.
Beban, kecuali beban yang timbul pertama kali Expenses, except for the initial direct cost
yang terkait langsung dengan piutang relating to the consumer financing receivables
pembiayaan konsumen seperti dijelaskan as explained in Note 2m, are recognized when
pada Catatan 2m, diakui pada saat terjadinya. incurred.
y. Pendapatan dan beban provisi dan komisi y. Fees and commission income and expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi Fees and commissions income and expense
yang jumlahnya material yang berkaitan that have material amount directly related
langsung dengan kegiatan pembelian aset with the acquisition of financial assets are
keuangan diakui sebagai bagian/(pengurang) recognized as part/(deduction) or addition of
atau penambah dari biaya perolehan aset acquisition cost of related financial assets and
keuangan yang bersangkutan dan akan diakui will be recognized as income and amortized
sebagai pendapatan dengan cara using the effective interest rate (EIR) method
diamortisasi berdasarkan metode suku bunga during the expected life of financial assets or
efektif (EIR) sepanjang perkiraan umur aset liabilities.
atau liabilitas keuangan.
Saldo beban dan pendapatan provisi dan The outstanding balances of provision and
komisi yang ditangguhkan atas kredit yang commission income and expense of loans
diberikan yang diakhiri atau diselesaikan terminated or settled prior to maturity are
sebelum jatuh tempo langsung diakui sebagai directly recognized as income in settlement.
pendapatan pada saat penyelesaiannya.
Provisi dan komisi yang tidak berkaitan dengan Provision and commissions that are not related
kredit yang diberikan dan pinjaman yang to loans and borrowings or immaterial period
diterima atau jangka waktu kredit yang loans and borrowings are recognized as
diberikan dan pinjaman yang diterima atau income and expenses at the time the
tidak material, diakui sebagai pendapatan transactions incurred.
atau beban pada saat terjadinya transaksi.
77
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 771
Page 774
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan beban provisi dan komisi y. Fees and commission income and expense
(lanjutan) (continued)
Bank dan entitas anak mengakui pendapatan The Bank and subsidiaries recognized its
sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar revenue in accordance with Statement of
Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 115 mengenai Financial Accounting Standards (SFAS) No. 115
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”. regarding “Revenue from Contract with
Customers”.
z. Perpajakan z. Taxation
Sesuai dengan PSAK No. 212 (Revisi 2014) In accordance with SFAS No. 212 (Revised 2014)
tentang “Pajak Penghasilan”, aset dan liabilitas on “Income Taxes”, deferred tax assets and
pajak tangguhan diakui atas perbedaan liabilities are recognized for temporary
temporer aset dan liabilitas antara pelaporan differences between the financial and tax
komersial dan pajak pada setiap tanggal bases of assets and liabilities at each reporting
pelaporan. date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui atas semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak taxable temporary differences. Deferred tax
tangguhan diakui atas semua perbedaan assets are recognized for all deductible
temporer yang dapat dikurangkan dan saldo temporary differences and carry-forward
rugi pajak yang belum digunakan, apabila balance of unused tax losses, if there are
besar kemungkinannya bahwa jumlah laba probable future that taxable income will be
fiskal di masa datang akan memadai untuk sufficient to be applied against the deductible
dikompensasi dengan perbedaan temporer temporary differences and unused tax losses
yang dapat dikurangkan dan saldo rugi fiskal can be utilized.
yang belum digunakan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are
dengan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang calculated at the tax rates (and tax laws) that
berlaku secara efektif atau secara substansial are effective or substantially expected to apply
akan diberlakukan pada tahun di mana aset to the year when the asset is realized or the
tersebut direalisasikan atau liabilitas tersebut liability is settled.
diselesaikan.
Semua perbedaan temporer kena pajak diakui All taxable temporary difference should be
sebagai liabilitas pajak tangguhan, kecuali recognized as deferred tax liability, except
perbedaan temporer kena pajak yang berasal taxable temporary difference arises from:
dari:
a. pengakuan awal goodwill. a. the initial recognition of goodwill.
b. pengakuan awal aset atau liabilitas dari b. the initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan kombinasi bisnis; in a transaction which is not a business
dan pada waktu transaksi tidak combination; and at the time of the
mempengaruhi laba akuntansi dan laba transaction, affects neither accounting
kena pajak (rugi pajak). profit nor taxable profit (tax loss).
c. investasi pada entitas anak, cabang dan c. investment in subsidiaries, branches and
asosiasi, serta bagian partisipasi dalam associates, and interest in joint ventures
ventura bersama di mana entitas induk, where the parent, investor or venturer is
investor atau venturer mampu able to control the timing of the reversal of
mengendalikan waktu pembalikan the temporary difference and it is probable
perbedaan temporer dan kemungkinan that the temporary difference will not
besar perbedaan temporer tidak akan reverse in the foreseeable future.
dibalik di masa yang akan datang.
78
772 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 775
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
z. Perpajakan (lanjutan) z. Taxation (continued)
Semua perbedaan temporer kena pajak diakui All deductible temporary difference shall be
sebagai aset pajak tangguhan, kecuali recognized as deferred tax asset, except for the
perbedaan temporer kena pajak yang berasal temporary differences arises from:
dari:
a. Pengakuan awal aset atau liabilitas dari a. The initial recognition of an asset or liability
transaksi yang bukan kombinasi bisnis; in a transaction which is not a business
dan pada waktu transaksi tidak combination; and at the time of the
mempengaruhi laba akuntansi dan laba transaction, affects neither accounting
kena pajak (rugi pajak). profit nor taxable profit (tax loss).
b. Investasi pada entitas anak, cabang dan b. Investment in subsidiaries, branches and
asosiasi, serta bagian partisipasi dalam associates, and interest in joint ventures
ventura bersama diakui sebagai aset shall be recognized as a deferred tax asset,
pajak tangguhan sepanjang kemungkinan only to the extent that, it is probable that
besar terjadi perbedaan temporer akan the temporary differences will be reversed
dibalik di masa depan yang dapat in the foreseeable future; and taxable
diperkirakan; dan laba kena pajak akan profit will be available against which the
tersedia dalam jumlah yang memadai temporary difference can be utilized.
sehingga perbedaan temporer dapat
dimanfaatkan.
Taksiran pajak penghasilan Bank dan entitas The estimation of income tax of the Bank and
anak dihitung untuk masing-masing subsidiaries is computed for each company as
perusahaan sebagai badan hukum terpisah. a separate legal entity. Current tax assets and
Aset pajak kini (current tax assets) dan liabilitas current tax liabilities for different legal entities
pajak kini (current tax liabilities) untuk badan are not offset in the consolidated financial
hukum yang berbeda tidak disalinghapuskan statements.
(offset) dalam laporan keuangan
konsolidasian.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat Amendments to taxation obligations are
pada saat diterimanya surat ketetapan, atau recorded when an assessment letter is
apabila diajukan permohonan keberatan atau received, or objection or appeal is submitted,
banding, ketika hasil keberatan atau banding or the results of the objection or appeal has
sudah ditetapkan kecuali jika ada been determined unless there is a significant
ketidakpastian yang signifikan mengenai hasil agreement regarding the results of the
dari banding tersebut, di mana dampak dari agreement, the impact of the amendment to
amandemen kewajiban pajak berdasarkan the tax obligations based on the tax
ketetapan pajak tersebut diakui pada saat assessment is recognized when submitting an
mengajukan banding. appeal.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan Current tax expense is determined based on
penghasilan kena pajak untuk tahun berjalan the taxable income for the current year and
dan dihitung menggunakan tarif pajak yang computed using prevailing tax rates.
berlaku.
Bank harus memperhitungkan konsekuensi Bank is required to account for the current and
pajak kini dan pajak masa depan atas future recovery (settlement) of the carrying
pemulihan di masa depan (penyelesaian) dari amount of assets (liabilities) that are
jumlah tercatat aset (liabilitas) yang diakui recognized in the consolidated statements of
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian financial position and transactions and other
dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain events of the current period that are
yang terjadi dalam periode berjalan yang recognized in the financial statements.
diakui dalam laporan keuangan.
79
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 773
Page 776
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
aa. Laba per saham aa. Earnings per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan yang dapat dividing income for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham biasa ordinary equity holders of the parent company
entitas induk dengan jumlah rata-rata by the weighted average number of shares
tertimbang saham yang beredar pada tahun outstanding during the year.
yang bersangkutan.
ab. Dana pensiun dan manfaat karyawan ab. Pension fund and employee benefit
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefits such as wages,
iuran jaminan sosial, tunjangan cuti jangka social security contributions, short-term
pendek, bonus dan imbalan non-moneter compensated leaves, bonuses and other non-
lainnya diakui selama periode jasa diberikan. monetary benefits are recognized during the
Imbalan kerja jangka pendek dihitung sebesar period when services have been rendered.
jumlah yang tidak didiskontokan. Short-term employee benefits are calculated
using undiscounted amounts.
Kewajiban pensiun Pension obligations
Sejak Mei 1996, Bank menyelenggarakan Since May 1996, the Bank had a defined
program pensiun Iuran Pasti untuk semua contribution pension plan for all of its local
karyawan tetap. Iuran yang ditanggung Bank permanent employees. Contributions borne by
diakui sebagai beban pada tahun berjalan. the Bank are recognized as expense in the
current year.
Bank dan entitas anak yang berdomisili di The Bank and subsidiaries domiciled in
Indonesia mengakui kerja berdasarkan Indonesia recognize provisions for employee
Undang-undang No.13/2003 tanggal service entitlements in accordance with Labor
25 Maret 2003 (Bank mengakui penyisihan Law No.13/2003 dated March 25, 2003 (the Bank
tersebut sebagai tambahan atas manfaat recognizes the provision in addition to the
yang akan diterima karyawan dari program benefit to be received by the employees from
pensiun iuran pasti dan perjanjian kerja the pension plan and collective employment
bersama). agreement).
Bank dan entitas anak menerapkan PSAK The Bank and subsidiaries adopted SFAS No.
No. 219 (Penyesuaian 2016), “Imbalan Kerja”, 219 (Improvement 2016), “Employee Benefits”,
yang mengatur perlakuan akuntansi dan which regulates accounting treatment and
pengungkapan atas imbalan kerja, baik jangka disclosure employee benefit, for both short-
pendek (misalnya pembayaran cuti tahunan term (such as annual leave and sick leave
dan cuti sakit) dan jangka panjang (misalnya, payment) and long-term (such as long-
pembayaran cuti besar dan manfaat service leave and post-employment medical
kesehatan pasca-kerja). benefits).
Imbalan pasca-kerja secara aktuaris The post-employment benefits are actuarially
ditentukan berdasarkan metode Projected Unit determined using the Projected Unit Credit
Credit. Method.
80
774 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 777
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ab. Dana pensiun dan manfaat karyawan ab. Pension fund and employee benefit
(lanjutan) (continued)
Kewajiban pensiun (lanjutan) Pension obligations (continued)
Perkiraan liabilitas pada tanggal laporan posisi The estimated liabilities as of the consolidated
keuangan konsolidasian merupakan nilai kini statement of financial position date represents
imbalan pasti pada tanggal laporan posisi the present value of the defined benefit
keuangan konsolidasian dikurangi nilai wajar obligation as of the consolidated statement of
aset program. financial position date less the fair value of
plan assets.
Biaya imbalan pasca-kerja yang diakui selama The post-employment benefits expense
tahun berjalan terdiri dari biaya jasa dalam recognized during the current year consists of
laba rugi, bunga neto atas liabilitas imbalan service cost in profit and loss, net interest on
pasti neto dalam laba rugi dan pengukuran the net defined benefit liability in profit and loss
kembali liabilitas imbalan pasti neto dalam and remeasurement of the net defined benefit
penghasilan komprehensif lain. liabilities in other comprehensive income.
Bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto Net interest on the net defined benefit liabilites
merupakan komponen pendapatan bunga is the interest income component of plan
dari aset program, biaya bunga atas liabilitas assets, interest expense of defined benefit
imbalan pasti dan bunga atas dampak batas obligation and interest on the effect of asset
atas dari aset. ceiling.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti Remeasurements of the net defined benefit
neto terdiri atas: liability consists of:
- Keuntungan dan kerugian aktuarial; - Actuarial gains and losses;
- Imbal hasil atas aset program, tidak - Return on plan assets, excluding amount
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam included in net interest on the net defined
bunga neto atas liabilitas imbalan pasti neto; benefit liability; and
dan
- Setiap perubahan dampak batas atas aset, - Any change in effect of the asset ceiling,
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan excluding amount including in net interest
dalam bunga neto atas liabilitas imbalan on the net defined benefit liability.
pasti neto.
Penangguhan pengakuan keuntungan dan Deferred recognition of actuarial gains and
kerugian aktuarial tidak diizinkan. Keuntungan losses is not allowed. Actuarial gains and
dan kerugian aktuarial langsung diakui dalam losses are recognised directly in other
komponen penghasilan komprehensif lain comprehensive income component in equity
dalam ekuitas dan dapat dialihkan ke pos lain and can be transferred to other post within
dalam ekuitas. equity.
ac. Segmen operasi ac. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen Bank dan An operating segment is a Bank’s and
entitas anak yang terlibat dalam aktivitas subsidiaries’ component that is involved in
bisnis yang memperoleh pendapatan dan business activities which derive income and
menimbulkan beban, yang hasil operasinya incur expenses, which the operating results is
dikaji ulang secara regular oleh pengambil reviewed regularly by operational decision
keputusan operasional untuk membuat maker for making decision related to resource
keputusan tentang sumber daya yang that is allocated to the segment and evaluates
dialokasikan pada segmen tersebut dan the performance and provide separable
menilai kinerjanya serta menyediakan financial information.
informasi keuangan yang dapat dipisahkan.
81
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 775
Page 778
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ac. Segmen operasi (lanjutan) ac. Operating segment (continued)
Segmen operasi terbagi dalam kelompok The operating segment has been divided into
Perbankan Global, Perbankan Bisnis, Ritel dan Global Banking, Business Banking, Retail and
Kantor Pusat serta lainnya. Head Office and others.
Bank dan entitas anak melaporkan informasi The Bank and subsidiaries report the following
geografis sebagai berikut: geographical information:
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal (a) Revenues from external customers (i)
(i) yang diatribusikan kepada negara attributed to the Bank’s and subsidiaries’
domisili Bank dan entitas anak dan (ii) yang country of domicile and (ii) attributed to
diatribusikan kepada semua negara asing all foreign countries in total from which the
secara total di mana Bank dan entitas anak Bank and subsidiaries derive revenues.
memperoleh pendapatan.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen (b) Non current assets, other than financial
keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, instruments, deferred tax assets, post-
aset imbalan pasca-kerja dan hak yang employment benefit assets, and rights
timbul akibat kontrak asuransi (i) yang arising under insurance contracts (i) is
berlokasi di negara domisili Bank dan located in the Bank’s and subsidiaries’
entitas anak dan (ii) berlokasi di semua country of domicile (ii) located in all
negara asing secara total di mana Bank overseas country in total where the Bank
dan entitas anak memiliki aset tersebut. and subsidiaries owned the assets.
ad. Transaksi dengan pihak berelasi ad. Transactions with related parties
Bank dan entitas anak melakukan transaksi The Bank and subsidiaries enter into
dengan pihak berelasi sesuai dengan transactions with parties which are defined as
ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi related parties in accordance with Statement
Keuangan (PSAK) No. 224 mengenai of Financial Accounting Standards (SFAS)
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. No. 224 regarding “Related Parties”.
Jenis transaksi dan saldo dengan pihak The nature of transactions and balances of
berelasi, baik yang dilaksanakan dengan accounts with related parties, whether or not
ataupun tidak dilaksanakan dengan syarat performed on normal terms and conditions
serta kondisi normal yang sama untuk pihak similar to those with third parties, are disclosed
yang tidak berelasi, diungkapkan dalam in the notes to the consolidated financial
catatan atas laporan keuangan konsolidasian. statements.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or entity that is
terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (in this Standard referred
termasuk pihak berelasi adalah sebagai to as the ‘reporting entity’). The related parties
berikut: are as follows:
1) Orang atau anggota keluarga terdekat 1) A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
a) Memiliki pengendalian atau a) Has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
b) Memiliki pengaruh signifikan atas b) Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c) Merupakan personil manajemen kunci c) Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk personnel of the reporting entity or of a
entitas pelapor. parent of the reporting entity.
82
776 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 779
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ad. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) ad. Transactions with related parties (continued)
2) Suatu entitas berelasi dengan entitas 2) An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following conditions applies:
sebagai berikut:
a) Entitas dan entitas pelapor adalah a) The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary and
anak dan entitas anak berikutnya terkait fellow subsidiary is related to the
dengan entitas lain); others);
b) Suatu entitas adalah entitas asosiasi b) One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a member
Bersama yang merupakan anggota of a group of which the other entity is a
suatu kelompok usaha, yang mana member);
entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
c) Kedua entitas tersebut adalah ventura c) Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
d) Suatu entitas adalah ventura bersama d) One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
e) Entitas tersebut adalah suatu program e) The entity is a post-employment benefit
imbalan paskakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of
dari salah satu entitas pelapor atau either the reporting entity or an entity
entitas yang terkait dengan entitas related to the reporting entity;
pelapor;
f) Entitas yang dikendalikan atau f) The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (1); or
diidentifikasi sebagaimana dimaksud
dalam angka 1); atau
g) Orang yang diidentifikasi sebagaimana g) A person identified in (1) (a) has
dimaksud dalam angka 1) huruf a) significant influence over the entity or is
memiliki pengaruh signifikan atas a member of the key management
entitas atau merupakan personil personnel of the entity (or of a parent of
manajemen kunci entitas (atau entitas the entity).
induk dari entitas).
3) Pihak yang bukan merupakan pihak 3) The following are not related parties:
berelasi adalah sebagai berikut:
a) Dua entitas hanya karena mereka a) Two entities simply because they have a
memiliki direktur atau personil director or other member of key
manajemen kunci yang sama atau management personnel in common or
karena personil manajemen kunci dari because a member of key
satu entitas mempunyai pengaruh management of one entity has
signifikan atas entitas lain; significant influence over the other
entity;
83
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 777
Page 780
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) (continued)
ad. Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) ad. Transactions with related parties (continued)
3) Pihak yang bukan merupakan pihak 3) The following are not related parties:
berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
b) Dua venturer hanya karena mereka b) Two joint ventures simply because they
mengendalikan bersama atas ventura share joint control of a joint venture;
bersama;
c) Penyandang dana, serikat dagang, c) Fund provider, trade unions, public
entitas pelayanan publik dan service, and ministry and agencies of a
departemen dan instansi pemerintah government that does not control, jointly
yang tidak mengendalikan, control or significantly influence the
mengendalikan bersama atau memiliki reporting entity, simply by virtue of their
pengaruh signifikan atas entitas pelapor, normal dealings with an entity (even
semata-mata dalam pelaksanaan though they may restrict the entity or
urusan normal dengan entitas (meskipun participate in decision-making
pihak-pihak tersebut dapat membatasi process); and
kebebasan entitas atau ikut serta dalam
proses pengambilan keputusan); dan
d) Pelanggan, pemasok, pemegang hak d) A customer, supplier, franchisor,
waralaba, distributor atau agen umum distributor or general agent with whom
dengan siapa entitas mengadakan an entity transacts a significant volume
transaksi usaha dengan volume of business solely because economic
signifikan, semata-mata karena dependence due to circumstances.
ketergantungan ekonomis yang
diakibatkan oleh keadaan.
ae. Perubahan kebijakan akuntansi dan ae. Change in accounting policies and
pengungkapan disclosures
Penerapan dari revisi standar berikut yang The adoption of these amended standards
berlaku efektif mulai 1 Januari 2025, tidak that are effective beginning January 1, 2025
menimbulkan perubahan substansial did not result in substantial changes to the
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan entitas Bank and its subsidiaries accounting policies
anak; dan tidak ada pengaruh yang material and had no material effect on the amounts
atas jumlah yang dilaporkan atas tahun reported for the current or prior financial
berjalan atau tahun sebelumnya. years.
• Amendemen PSAK No. 221 “Pengaruh • Amendment of SFAS No. 221 “Lack of
Perubahan Kurs Valuta Asing” Exchangeability”
Amendemen PSAK No. 221 ini memperjelas Amendment of SFAS No. 221 clarifies the
pengaturan terkait kondisi ketika suatu conditions regarding conditions when a
mata uang tidak tertukarkan serta currency is not exchanged and its
pengungkapannya. disclosure.
84
778 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 781
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING JUDGMENTS
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Bank In the process of applying the Bank and
dan entitas anak, manajemen telah melakukan subsidiaries’ accounting policies, management
pertimbangan profesional dan estimasi dalam has exercised professional judgment and
menentukan jumlah yang diakui dalam laporan estimates in determining the amounts recognized
keuangan konsolidasian. Beberapa pertimbangan in the consolidated financial statements. The
profesional dan estimasi yang signifikan adalah several significant uses of the professional
sebagai berikut: judgment and estimates are as follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank dan entitas anak telah melakukan The Bank and subsidiaries’ management has
penilaian atas kemampuan Bank dan entitas anak made an assessment of the Bank and subsidiaries’
untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan ability to continue as a going concern and is
berkeyakinan bahwa Bank dan entitas anak satisfied that the Bank and subsidiaries has the
memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya resources to continue its business for the
di masa mendatang. Selain itu, manajemen tidak foreseeable future. Furthermore, the management
mengetahui adanya ketidakpastian material yang is not aware of any material uncertainties that may
dapat menimbulkan keraguan yang signifikan cast significant doubt upon the Bank and
terhadap kemampuan Bank dan entitas anak untuk subsidiaries’ ability to continue as a going concern.
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh karena Therefore, the consolidated financial statements
itu, laporan keuangan konsolidasian telah disusun continue to be prepared on the going concern
atas dasar usaha yang berkelanjutan. basis.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of the Financial Assets and Liabilities
Bank dan entitas anak menetapkan klasifikasi Bank and subsidiaries determine the classification
atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset of certain assets and liabilities as financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dengan and financial liabilities by judging if they meet the
mempertimbangkan bila definisi yang ditetapkan definition set forth in SFAS No. 239. Accordingly, the
PSAK No. 239 dipenuhi. Dengan demikian, aset financial assets and financial liabilities are
keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai accounted for in accordance with the accounting
dengan kebijakan akuntansi seperti yang policies as disclosed in Note 2.
diungkapkan pada Catatan 2.
Nilai wajar atas instrumen keuangan (Catatan 51) Fair value of financial instruments (Note 51)
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded on the consolidated
keuangan konsolidasian tidak tersedia di pasar statements of financial position cannot be derived
aktif, nilainya ditentukan dengan menggunakan from active markets, they are determined using a
berbagai teknik penilaian termasuk penggunaan variety of valuation techniques that include the use
model matematika. Masukan (input) untuk model of mathematical models. The inputs to these
ini berasal dari data pasar yang bisa diamati models are derived from observable market data
sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar where possible. But when observable market data
yang bisa diamati tersebut tidak tersedia, are not available, management’s judgment is
pertimbangan manajemen diperlukan untuk required to establish fair values. The
menentukan nilai wajar. Pertimbangan manajemen management’s judgments include considerations
tersebut mencakup pertimbangan likuiditas dan of liquidity and model inputs such as volatility for
masukan model seperti volatilitas untuk transaksi long-term derivatives and discount rates, early
derivatif yang berjangka waktu panjang dan tingkat payment rates and default rate assumptions.
diskonto, tingkat pelunasan dipercepat dan asumsi
tingkat gagal bayar.
85
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 779
Page 782
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Bank dan entitas anak menampilkan nilai wajar The Bank and subsidiaries present the fair value of
atas instrumen keuangan berdasarkan hirarki nilai financial instruments based on the following fair
wajar sebagai berikut: value hierarchy:
1. Tingkat 1: harga kuotasian (tanpa 1. Level 1: quoted prices (unadjusted) in active
penyesuaian) di pasar aktif aset atau liabilitas markets for identical assets or liabilities.
yang identik.
2. Tingkat 2: teknik lain atas semua input yang 2. Level 2: other techniques for which all inputs
memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar which have a significant effect on the recorded
yang tercatat dapat diobservasi, baik secara fair value are observable, either directly or
langsung maupun tidak langsung. indirectly.
3. Tingkat 3: teknik yang mengunakan input yang 3. Level 3: techniques which use inputs that have
memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai a significant effect on the recorded fair value
wajar yang tercatat yang tidak berdasarkan that are not based on observable market data.
data pasar yang dapat diobservasi.
Penurunan nilai pinjaman yang diberikan dan Impairment losses on loans and receivables (Notes
piutang (Catatan 12 dan 13) 12 and 13)
PSAK 109 mensyaratkan penyertaan informasi SFAS 109 requires inclusion of information about
tentang kejadian masa lalu, kondisi saat ini dan past events, current conditions and forecasts of
perkiraan kondisi ekonomi masa depan. Perkiraan future economic conditions. The estimates of
perubahan dalam kerugian kredit yang diharapkan changes in expected credit losses should reflect,
harus mencerminkan, dan secara langsung konsisten and be directionally consistent with, changes in
dengan, perubahan dalam data terkait yang related observable data from period to period. The
diobservasi dari periode ke periode. Perhitungan calculation of collective expected credit losses of
kerugian kredit ekspektasian secara kolektif atas aset financial assets requires estimation of forward-
keuangan membutuhkan estimasi forward looking looking Probability of Default (PD), Loss Given
dari Probability of Default (PD), Loss Given Default Default (LGD) and Exposure at Default (EAD).
(LGD) dan Exposure at Default (EAD).
Bank dan entitas anak membentuk cadangan The Bank and subsidiaries determine collective
kerugian penurunan nilai kolektif atas eksposur impairment allowance for their loans portfolio, in
pinjaman yang diberikan yang dimiliki, di mana which the evaluation are conducted for each
evaluasi dilakukan terhadap setiap kelompok bisnis business segment based on historical loss
berdasarkan data kerugian historis. experiences.
Bank dan entitas anak juga menelaah aset The Bank and subsidiaries also review their
keuangan yang signifikan secara individual pada individually financial assets at each consolidated
setiap tanggal laporan posisi keuangan statements of financial position dates to assess
konsolidasian untuk menilai apakah penurunan whether an impairment loss should be recorded in
nilai harus dicatat dalam laporan laba rugi dan the consolidated statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. other comprehensive income. In particular,
Secara khusus, pertimbangan manajemen judgment by the management is required in the
diperlukan dalam estimasi jumlah dan waktu arus estimation of the amount and timing of future cash
kas di masa mendatang ketika menentukan flows when determining the impairment losses. In
kerugian penurunan nilai. Dalam estimasi arus kas estimating these cash flows, the Bank makes
tersebut, Bank melakukan penilaian atas kondisi judgments about the borrower’s financial condition
keuangan peminjam dan nilai realisasi neto and the net realizable value of collateral. These
agunan. Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi estimates are based on assumptions from a
dari sejumlah faktor dan hasil akhirnya mungkin number of factors and actual results may differ,
berbeda, yang mengakibatkan perubahan di masa resulting in future changes to the amount of
mendatang atas cadangan penurunan nilai. impairment allowance.
86
780 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 783
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Penurunan nilai efek hutang (Catatan 9) Impairment of debt securities (Note 9)
Bank dan entitas anak juga membentuk cadangan The Bank and subsidiaries also determine
kerugian penurunan nilai kolektif atas eksposur efek collective impairment allowance for their debt
hutang yang dimiliki, di mana evaluasi dilakukan securities portfolio, in which the evaluation are
terhadap setiap kelompok aset keuangan tersebut conducted for each the financial assets segment
berdasarkan data kerugian historis. based on historical loss experiences.
Bank dan entitas anak melakukan penelaahan atas The Bank and subsidiaries review their debt
efek utang yang diklasifikasikan sebagai diukur securities classified as fair value through other
dalam nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income at each consolidated
komprehensif lainnya pada setiap tanggal laporan statements of financial position dates to assess
posisi keuangan konsolidasian untuk menilai whether they are impaired. This requires similar
apakah telah terjadi penurunan nilai. Penilaian judgment as applied to the individual assessment
tersebut memerlukan pertimbangan yang sama of loans.
seperti yang diterapkan pada penilaian secara
individual atas kredit yang diberikan.
Penetapan masa sewa untuk kontrak sewa dengan Determination of the lease term for lease contracts
opsi pembaruan dan penghentian (Bank sebagai with renewal and termination options (Bank as a
penyewa) (Catatan 15) lessee) (Note 15)
Bank menentukan masa sewa sebagai periode The Bank determines the lease term as the non-
sewa yang tidak dapat dibatalkan, serta periode cancellable term of the lease, together with any
yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang periods covered by an option to extend the lease if
sewa, jika penyewa cukup pasti untuk it is reasonably certain to be exercised, or any
mengeksekusi opsi tersebut, dan periode yang periods covered by an option to terminate the
dicakup oleh opsi untuk menghentikan sewa, jika lease, if it is reasonably certain not to be exercised.
penyewa cukup pasti untuk tidak mengeksekusi
opsi tersebut.
Aset pajak tangguhan (Catatan 24c) Deferred tax assets (Note 24c)
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah pajak Deferred tax assets are recognized for over the
penghasilan terpulihkan (recoverable) pada future recoverable taxable income arising from
periode mendatang sebagai akibat perbedaan deductible temporary difference. Management’s
temporer yang boleh dikurangkan. Pertimbangan judgment is required to determine the amount of
manajemen diperlukan untuk menentukan jumlah deferred tax assets that can be recognized, based
aset pajak tangguhan yang dapat diakui, sesuai upon the likely timing on level of future taxable
dengan waktu yang tepat dan tingkat laba fiskal di profits together with future tax planning strategics.
masa mendatang sejalan dengan strategi rencana
perpajakan ke depan.
Provisi Perpajakan (Catatan 25) Provision for taxes (Note 25)
Bank menentukan provisi perpajakan berdasarkan The Bank provides for tax provision based on
estimasi atas kemungkinan adanya tambahan estimates whether additional taxes will be due.
beban pajak. Jika hasil akhir dari hal ini berbeda Where the final tax outcome of these matters is
dengan jumlah yang dicatat semula, maka different from the amounts that were initially
perbedaan tersebut akan berdampak terhadap recorded, such differences will impact the profit or
laba atau rugi. loss.
87
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 781
Page 784
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN 3. USE OF CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pensiun (Catatan 47) Pension (Note 47)
Program-program pensiun ditentukan Pension plans are determined based on actuarial
berdasarkan perhitungan dari aktuaria. valuation. The actuarial valuation involves
Perhitungan aktuaria menggunakan asumsi- assumptions such as discount rate, expected rate
asumsi seperti tingkat diskonto, tingkat of returns on investments, future salary increase
pengembalian investasi, tingkat kenaikan gaji, rate, mortality rate, resignation rates and others.
tingkat kematian, tingkat pengunduran diri dan
lain-lain.
Karena program tersebut memiliki sifat jangka Due to the long-term nature of these plans, such
panjang, maka perkiraan tersebut memiliki estimates are subject to significant uncertainty.
ketidakpastian yang signifikan.
Revaluasi atas tanah (Catatan 15a) Revaluation of land (Note 15a)
Bank dan entitas anak menggunakan spesialis The Bank and subsidiaries engaged an
penilai independen untuk menilai nilai wajar atas independent valuation specialist to assess fair
tanah. Tanah dinilai berdasarkan referensi atas value for revalued land. Lands were valued by
bukti berdasarkan pasar, menggunakan nilai yang reference to market-based evidence, using
dapat diukur setelah disesuaikan dengan faktor comparable prices adjusted for specific market
pasar spesifik seperti lokasi dan kondisi dari tanah. factors such as location and condition of the land.
4. KAS 4. CASH
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 1.586.171 1.725.877 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 88.801 106.313 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 42.643 29.680 Other foreign currencies
1.717.615 1.861.870
Pada Tanggal 31 Desember 2025, saldo dalam mata As of December 31, 2025, the Rupiah balances
uang Rupiah termasuk uang pada mesin include cash in ATMs (Automatic Teller Machines)
ATM (Automatic Teller Machines) sejumlah Rp 135.648 amounting to Rp135,648 (December 31, 2024:
(31 Desember 2024: Rp158.202). Rp158,202).
Kas dalam mata uang asing lainnya terdiri dari Dolar Cash in other foreign currencies are denominated
Australia, Dolar Singapura, Euro Eropa, Rupee India, Yen in Australian Dollar, Singapore Dollar, European
Jepang dan Poundsterling Inggris. Euro, Indian Rupee, Japanese Yen and Great Britain
Poundsterling.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information on maturities is disclosed in Note 53.
Catatan 53.
88
782 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 785
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 5.341.847 8.745.563 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1.757.334 1.950.795 United States Dollar
7.099.181 10.696.358
Infomasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information on maturities is disclosed in Note 53.
Catatan 53.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang currency
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Central Asia Tbk 83.884 65.291 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 30.643 38.132 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 17.722 17.520 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Pan Indonesia 13.906 6.463 PT Bank Pan Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 13.327 12.096 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 5.015 - PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Hibank Indonesia 43 50.335 PT Bank Hibank Indonesia
Lain-lain 5.816 656 Others
Sub jumlah - Rupiah 170.356 190.493 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related party (Note 44)
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Kuala Lumpur 63.731 36.226 Berhad, Kuala Lumpur
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Shanghai 30.967 14.848 Berhad, Shanghai
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, London 17.964 - Berhad, London
Malayan Banking Malayan Banking
Berhad, Hongkong 2.580 9.841 Berhad, Hongkong
115.242 60.915
89
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 783
Page 786
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
J.P. Morgan Chase, N.A., New York 1.830.188 1.304.015 J.P. Morgan Chase, N.A., New York
Bank of China, Jakarta 342.588 66.676 Bank of China, Jakarta
Citibank, N.A., Jakarta 255.928 130.954 Citibank, N.A., Jakarta
Citibank, N.A., New York 164.259 264.847 Citibank, N.A., New York
MUGF Bank, Ltd, Japan 116.060 - MUGF Bank, Ltd, Japan
Development Bank of Singapore, Development Bank of Singapore,
Singapura 70.866 33.940 Singapore
Bank of America 66.770 108.958 Bank of America
ANZ Banking Group Ltd., Melbourne 59.506 37.633 ANZ Banking Group Ltd., Melbourne
Wachovia Bank, Carolina Utara 49.847 97.373 Wachovia Bank, North Carolina
Barclays Bank Plc, London 28.547 40.321 Barclays Bank Plc, London
Deutsche Bank AG, New York 21.945 14.634 Deutsche Bank AG, New York
PT Bank ICBC Indonesia 19.717 14.362 PT Bank ICBC Indonesia
Standard Chartered Bank, New York 18.552 61.357 Standard Chartered Bank, New York
Bank of New York, New York 15.723 72.578 Bank of New York, New York
Reserve Bank of India, Mumbai 13.657 16.840 Reserve Bank of India, Mumbai
Wells Fargo Bank, N.A., San Francisco 9.153 21.971 Wells Fargo Bank, N.A., San Francisco
UBS AG, Switzerland 8.141 6.759 UBS AG, Switzerland
Commonwealth Bank of Australia, Sydney 5.027 8.714 Commonwealth Bank of Australia, Sydney
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation, Tokyo 4.901 5.596 Corporation, Tokyo
Bank of Montreal 4.675 - Bank of Montreal
Lain-lain 7.118 13.013 Others
3.113.168 2.320.541
Sub jumlah - Mata uang asing 3.228.410 2.381.456 Sub total - Foreign currencies
Jumlah 3.398.766 2.571.949 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai (890) (1.108) Less: Allowance for impairment losses
3.397.876 2.570.841
Giro pada bank lain dalam mata uang asing Current accounts with other banks in foreign
terutama terdiri dari Dolar Amerika Serikat, currencies are mainly denominated in United
Dolar Australia, Dolar Kanada, Dolar Singapura, States Dollar, Australian Dollar, Canadian Dollar,
Dolar Selandia Baru, Euro Eropa, Franc Swiss, Singapore Dollar, New Zealand Dollar, European
Poundsterling Inggris, Yen Jepang, Yuan Euro, Swiss Franc, Great Britain Poundsterling,
Tiongkok, Rupee India, Ringgit Malaysia, Riyal Japanese Yen, Chinese Yuan, Indian Rupee,
Saudi Arabia, Dolar Hong Kong, dan Baht Malaysian Ringgit, Saudi Arabian Riyal, Hong
Thailand. Kong Dollar and Thailand Baht.
90
784 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 787
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
Tidak terdapat saldo giro pada bank lain yang There were no current accounts with other
digunakan sebagai agunan pada tanggal banks which were under lien as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo masing-masing are disclosed in Notes 44 and 53.
diungkapkan pada Catatan 44 dan 53.
b. Tingkat bunga rata-rata per tahun b. The average interest rates per annum
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 0,24% 0,20% Rupiah
Mata uang asing 0,15% 0,19% Foreign currencies
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected credit
ekspektasian terkait untuk giro pada bank lain loss allowances of current accounts with other
adalah sebagai berikut: banks is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.547.404 2.560 - 21.985 2.571.949 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 2.560 (2.560) - - - Transfer to Stage 1
Perubahan neto 597.664 - - (13.612) 584.052 Net change
Aset baru 123.750 - - - 123.750 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (213) - - - (213) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 118.436 - - 792 119.228 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 3.389.601 - - 9.165 3.398.766 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
91
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 785
Page 788
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected credit
ekspektasian terkait untuk giro pada bank lain loss allowances of current accounts with other
adalah sebagai berikut: (lanjutan) banks is as follows: (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 879 9 - 220 1.108 allowances
Transfer ke Stage 1 9 (9) - - - Transfer to Stage 1
Perubahan neto (228) - - (136) (364) Net change
Aset baru 32 - - - 32 New assets originated
Selisih akibat perbedaan kurs 106 - - 8 114 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir 798 - - 92 890 allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.177.755 - - 16.337 2.194.092 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 2 (1.619) 1.619 - - - Transfer to Stage 2
Perubahan neto 178.865 (1.127) - 5.648 183.386 Net change
Aset baru 116.800 1.996 - - 118.796 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (126) - - - (126) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 75.729 72 - - 75.801 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 2.547.404 2.560 - 21.985 2.571.949 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 1.647 - - 163 1.810 allowances
Transfer ke Stage 2 (3) 3 - - - Transfer to Stage 2
Perubahan neto (984) - - 57 (927) Net change
Aset baru 81 6 - - 87 New assets originated
Selisih akibat perbedaan kurs 138 - - - 138 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir 879 9 - 220 1.108 allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
92
786 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 789
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
c. Cadangan kerugian penurunan nilai c. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is inline with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN BANKS
a. Berdasarkan pihak berelasi, mata uang, jenis, a. By related parties, currency, type,
pihak lawan dan jangka waktu kontraktual counterparties and contractual period
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain berdasarkan pihak berelasi, mata uang, banks by related parties, currency, type and
jenis dan pihak lawan dapat dirinci sebagai counterparties are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Bank Lain Placement with Other Banks
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 403.886 - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 200.000 - Investment
Sub jumlah - Rupiah 603.886 - Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka Time deposits
Bank Indonesia 2.167.750 2.816.625 Bank Indonesia
Call money Call money
Reserve Bank of India, Mumbai 16.695 182.341 Reserve Bank of India, Mumbai
Sub jumlah - Mata uang asing 2.184.445 2.998.966 Sub total - Foreign currencies
2.788.331 2.998.966
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.039) - Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 2.782.292 2.998.966 Total
93
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 787
Page 790
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, mata uang, jenis, a. By related parties, currency, type,
pihak lawan dan jangka waktu kontraktual counterparties and contractual period
(lanjutan) (continued)
Jangka waktu kontraktual penempatan pada Contractual period of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 6 hari/days - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 2 hari/days - Investment
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka pada Bank Indonesia 2 hari/days 2 hari/days Time deposits with Bank Indonesia
Call money 2 hari/days 2 - 14 hari/days Call money
b. Berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh b. Based on remaining period until maturity:
tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
<= 1 bulan 603.886 - <= 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
<= 1 bulan 2.184.445 2.998.966 <= 1 month
2.788.331 2.998.966
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. The average interest rates per annum
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sertifikat Pengelolaan Dana Syariah
Antarbank 4,90% - Certificate of Interbank Syariah Fund
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Mudharabah Interbank
Antarbank 4,25% - Investment
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka pada Bank Indonesia 5,41% 5,35% Time deposits with Bank Indonesia
Call money 4,25% 6,25% Call money
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were
2024, tidak terdapat penempatan pada Bank no placements with Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank lain yang dijaminkan. banks which are pledged.
94
788 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 791
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk penempatan pada credit loss allowances of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Nilai tercatat bruto awal 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 Beginning gross carrying amount
Aset baru 2.184.445 - - 603.886 2.788.331 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.274.691) - - (724.275) (2.998.966) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 2.184.445 - - 603.886 2.788.331 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal - - - - - allowances
Aset baru - - 6.039 6.039 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (29) - - - (29) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 29 - - - 29 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir - - - 6.039 6.039 allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Nilai tercatat bruto awal 1.449.667 - - 1.046.835 2.496.502 Beginning gross carrying amount
Aset baru 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.449.667) - - (1.046.835) (2.496.502) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 2.274.691 - - 724.275 2.998.966 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
95
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 789
Page 792
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND OTHER
LAIN (lanjutan) BANKS (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (lanjutan)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk penempatan pada credit loss allowances of placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks is as follows:
berikut: (lanjutan) (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Syariah/Sharia *) Total
Cadangan atas kerugian kredit Beginning expected credit loss
ekspektasian awal 16 - - 2.000 2.016 allowances
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) - - - (2.000) (2.000) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs (16) - - - (16) Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit Ending expected credit loss
ekspektasian akhir - - - - - allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is inline with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN 8. TRADING SECURITIES
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Sekuritas Bank Indonesia 3.902.218 1.522.425 Bank Indonesia Securities
Surat Utang Negara 421.345 387.434 Government Bonds
Bank Indonesia Floating Rate Note 201.011 - Bank Indonesia Floating Rate Note
4.524.574 1.909.859
Mata uang asing Foreign currency
Surat Utang Negara 28.626 31.770 Government Bonds
4.553.200 1.941.629
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, there were
2024 tidak terdapat transaksi dengan pihak no transactions with related parties.
berelasi.
96
790 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 793
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN (lanjutan) 8. TRADING SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan golongan penerbit efek b. By issuer
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Government and
Pemerintah dan BUMN 4.524.574 1.909.859 state-owned enterprises
Mata uang asing Foreign currency
Government and
Pemerintah dan BUMN 28.626 31.770 state-owned enterprises
4.553.200 1.941.629
c. Berdasarkan tanggal jatuh tempo dan c. By maturity and rating of marketable
peringkat efek securities
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 4.133.718 1.579.556 ≤ 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 174.994 94.274 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 92.947 131.532 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 122.915 104.497 > 10 years
4.524.574 1.909.859
Mata uang asing Foreign currency
≤ 1 tahun - 1.603 ≤ 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 3.122 11.634 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 9.477 856 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 16.027 17.677 > 10 years
28.626 31.770
4.553.200 1.941.629
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, trading
peringkat efek-efek yang diperdagangkan securities’ rating for Government Bonds
untuk Surat Utang Negara (“SUN”), Bank (“SUN”), Indonesia Floating Rate Note (“FRNBI”)
Indonesia Floating Rate Note (“FRNBI”) dan and Bank Indonesia Securities (“SRBI”) were
Sekuritas Bank Indonesia (“SRBI”) adalah BBB BBB (S&P) and unrated.
(S&P) dan tanpa peringkat.
97
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 791
Page 794
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK YANG DIPERDAGANGKAN (lanjutan) 8. TRADING SECURITIES (continued)
d. Tingkat bunga rata-rata per tahun: d. The average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 7,07% 7,06% Rupiah
Mata uang asing 4,72% 3,15% Foreign currency
9. INVESTASI KEUANGAN 9. FINANCIAL INVESTMENTS
Investasi keuangan, sebagaimana disebutkan dalam Financial investments, as stated in Note 2h, consisted
Catatan 2h, terdiri dari: of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Efek-efek Marketable securities
Biaya perolehan yang diamortisasi 9.756.147 4.248.375 Amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain 29.203.567 35.708.623 comprehensive income
38.959.714 39.956.998
Penyertaan saham Investments in shares
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Pihak terkait (Catatan 44) 159.504 159.504 Related parties (Note 44)
Pihak ketiga 36.939 35.678 Third parties
196.443 195.182
Jumlah 39.156.157 40.152.180 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai impairment losses
- Biaya perolehan yang diamortisasi (982) (1.015) Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other -
komprehensif lain (3.527) - comprehensive income
(4.509) (1.015)
39.151.648 40.151.165
98
792 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 795
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto An analysis of change in the gross carrying amount
dan cadangan atas kerugian kredit ekspektasian and the corresponding expected credit loss
terkait untuk efek-efek adalah sebagai berikut: allowances of marketable securities is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 30.448.033 - - 9.508.965 39.956.998 Beginning gross carrying amount
Aset baru 13.179.974 - - 10.928.955 24.108.929 New assets originated
Perubahan neto (951.664) - - (85.466) (1.037.130) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (16.614.161) - - (7.195.038) (23.809.199) (other than write-offs)
Penghapusbukuan (316.602) - - (4.254) (320.856) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 104.156 - - (43.184) 60.972 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 25.849.736 - - 13.109.978 38.959.714 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 1.015 - - - 1.015 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (3) - - - (3) Net change
Aset baru 938 - - - 938 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.011) - - - (1.011) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 43 - - - 43 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 982 - - - 982 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai wajar diukur melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 13.811 - - - 13.811 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (3.963) - - - (3.963) Net change
Aset baru 5.006 - - 3.527 8.533 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (5.580) - - - (5.580) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 11 - - - 11 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir**) 9.285 - - 3.527 12.812 Ending expected credit loss allowance**)
*)
Tidak menerapkan PSAK 109 *)
Not implement SFAS 109
**)
dicatat pada penghasilan komprehensif lain **)
recorded in other comprehensive income
99
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 793
Page 796
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat bruto An analysis of change in the gross carrying amount
dan cadangan atas kerugian kredit ekspektasian and the corresponding expected credit loss
terkait untuk efek-efek adalah sebagai berikut: allowances of marketable securities is as follows:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 22.158.172 - - 8.426.009 30.584.181 Beginning gross carrying amount
Aset baru 15.090.532 - - 7.088.608 22.179.140 New assets originated
Perubahan neto (149.048) - - (16.832) (165.880) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (6.694.819) - - (6.008.690) (12.703.509) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 43.196 - - 19.870 63.066 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 30.448.033 - - 9.508.965 39.956.998 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 397 - - - 397 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (5) - - - (5) Net change
Aset baru 1.011 - - - 1.011 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (401) - - - (401) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 13 - - - 13 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 1.015 - - - 1.015 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai wajar diukur melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 11.843 - - - 11.843 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (2.184) - - - (2.184) Net change
Aset baru 7.713 - - - 7.713 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (3.575) - - - (3.575) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 14 - - - 14 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir**) 13.811 - - - 13.811 Ending expected credit loss allowance**)
*)
Tidak menerapkan PSAK 109 *)
Not implement SFAS 109
**)
dicatat pada penghasilan komprehensif lain **)
recorded in other comprehensive income
794 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 797
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
secara individual dan sesuai dengan kualitas aset using individual assessment and according to
produktif untuk perbankan syariah sesuai Catatan earning assets quality for sharia banking in Note 2n.
2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Perubahan kerugian yang belum direalisasi atas Movements in unrealized losses on changes in fair
perubahan nilai wajar investasi keuangan yang value of fair value through other comprehensive
diukur pada nilai wajar melalui pendapatan income financial investments - net of deferred tax
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan and expected credit loss allowances:
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal - sebelum pajak Beginning balance - before
penghasilan tangguhan (451.993) (216.830) deferred income tax
Perubahan keuntungan/(kerugian) Movement of unrealized
yang belum direalisasi selama gains/(losses) during the
tahun berjalan - neto 1.093.824 (146.680) year - net
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi Amounts transferred to profit
sehubungan dengan perubahan and loss in respect of fair value
nilai wajar investasi keuangan change of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui other comprehensive income
pendapatan komprehensif lain (226.054) (88.483) financial investments
Jumlah sebelum pajak Total before deferred
penghasilan tangguhan 415.777 (451.993) income tax
Pajak penghasilan tangguhan (89.575) 102.658 Deferred income tax
Saldo akhir - neto 326.202 (349.335) Ending balance - net
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 795
Page 798
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
Adapun detail dari masing-masing The details for each category mentioned
kategori tersebut di atas, adalah sebagai above are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nominal/ Keuntungan/
Nominal value Saldo yang (kerugian) Nilai tercatat/
Nilai belum yang belum Carrying amount
perolehan/ diamortisasi/ direalisasi/
Acquisition Unamortized Unrealized Nilai wajar/
amount amount gains/(losses) Fair value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Sekuritas Bank Indonesia 3.047.450 (48.536) - 2.998.914 Bank Indonesia Securities
Surat Utang Negara 2.755.781 32.467 - 2.788.248 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 829.456 - - 829.456 Export bills receivables
Surat Berharga Syariah Negara 352.724 (8.021) - 344.703 Sovereign Sharia Securities
Sukuk Bank Indonesia 284.063 - - 284.063 Bank Indonesia Sukuk
Bank Indonesia Floating Rate Note 210.000 - - 210.000 Bank Indonesia Floating Rate Note
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 7.479.474 (24.090) - 7.455.384 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 12.027.050 - 230.343 12.257.393 Government Bonds
Obligasi korporasi 4.622.035 - 72.843 4.694.878 Corporate bonds
Sukuk Bank Indonesia 4.614.155 - 10.016 4.624.171 Bank Indonesia Sukuk
Surat Berharga Syariah Negara 2.837.689 - 73.989 2.911.678 Sovereign Sharia Securities
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24.100.929 - 387.191 24.488.120 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Rupiah 31.580.403 (24.090) 387.191 31.943.504 Total marketable securities - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Surat Utang Negara 813.786 6.484 - 820.270 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 681.217 - - 681.217 Export bills receivables
Surat Berharga Syariah Negara 616.975 6.376 - 623.351 Sovereign Sharia Securities
Sekuritas Bank Indonesia 166.750 (56) - 166.694 Bank Indonesia Securities
Obligasi korporasi 9.231 - - 9.231 Corporate bonds
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 2.287.959 12.804 - 2.300.763 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Berharga Syariah Negara 2.125.500 - (2.425) 2.123.075 Sovereign Sharia Securities
Surat Utang Negara 1.679.049 - 11.520 1.690.569 Government Bonds
Obligasi korporasi 437.238 - (1.861) 435.377 Corporate bonds
Sekuritas Bank Indonesia 416.875 - (63) 416.812 Bank Indonesia Securities
Medium-term Notes 50.009 - (395) 49.614 Medium-term Notes
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 4.708.671 - 6.776 4.715.447 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Mata uang asing 6.996.630 12.804 6.776 7.016.210 Total marketable securities - Foreign currencies
Jumlah 38.577.033 (11.286) 393.967 38.959.714 Total
796 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
102
Page 799
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency (continued)
(lanjutan)
Adapun detail dari masing-masing The details for each category mentioned
kategori tersebut di atas, adalah sebagai above are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal/ Keuntungan/
Nominal value Saldo yang (kerugian) Nilai tercatat/
Nilai belum yang belum Carrying amount
perolehan/ diamortisasi/ direalisasi/
Acquisition Unamortized Unrealized Nilai wajar/
amount amount gains/(losses) Fair value
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Surat Utang Negara 2.480.000 (7.565) - 2.472.435 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 836.916 - - 836.916 Export bills receivables
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 3.316.916 (7.565) - 3.309.351 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 11.202.413 - (329.849) 10.872.564 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 9.855.455 - 6.334 9.861.789 Bank Indonesia Rupiah Securities
Sukuk Bank Indonesia 5.375.075 - 18.290 5.393.365 Bank Indonesia Sukuk
Obligasi korporasi 4.479.894 - (34.299) 4.445.595 Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Negara 2.545.097 - (30.355) 2.514.742 Sovereign Sharia Securities
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 33.457.934 - (369.879) 33.088.055 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Rupiah 36.774.850 (7.565) (369.879) 36.397.406 Total marketable securities - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Tagihan atas wesel ekspor 883.421 - - 883.421 Export bills receivables
Obligasi korporasi 55.603 - - 55.603 Corporate bonds
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 939.024 - - 939.024 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Surat Utang Negara 1.749.103 - (69.950) 1.679.153 Government Bonds
Surat Berharga Syariah Negara 540.219 - (27.640) 512.579 Sovereign Sharia Securities
Obligasi korporasi 309.895 - (7.672) 302.223 Corporate bonds
Sekuritas Valas Bank Indonesia 80.353 - 7 80.360 Bank Indonesia Foreign Securities
Medium-term Notes 48.218 - (1.965) 46.253 Medium-term Notes
Jumlah nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 2.727.788 - (107.220) 2.620.568 comprehensive income
Jumlah efek-efek - Mata uang asing 3.666.812 - (107.220) 3.559.592 Total marketable securities - Foreign currencies
Jumlah 40.441.662 (7.565) (477.099) 39.956.998 Total
Efek dalam mata uang asing adalah efek Marketable securities in foreign currency
dalam Dolar Amerika Serikat, Yuan are denominated in United States Dollar,
Tiongkok, Rupee India dan Euro Eropa. Chinese Yuan, Indian Rupee and European
Euro.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 797
103
Page 800
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
b. Berdasarkan golongan penerbit efek b. By issuer
31 Desember/December 31, 2025
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Nilai wajar melalui
penghasilan
Biaya perolehan komprehensif lain/
diamortisasi/ Fair value through
Amortized other comprehensive Jumlah/
cost income Total
Rupiah Rupiah
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 6.625.928 21.038.769 27.664.697 enterprises
Bank 829.456 1.289.446 2.118.902 Banks
Lainnya - 2.159.905 2.159.905 Others
7.455.384 24.488.120 31.943.504
Mata uang asing Foreign currencies
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 1.610.315 4.477.254 6.087.569 enterprises
Bank 681.217 49.614 730.831 Banks
Lainnya 9.231 188.579 197.810 Others
2.300.763 4.715.447 7.016.210
9.756.147 29.203.567 38.959.714
31 Desember/December 31, 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
amount Fair value
Nilai wajar melalui
penghasilan
Biaya perolehan komprehensif lain/
diamortisasi/ Fair value through
Amortized other comprehensive Jumlah/
cost income Total
Rupiah Rupiah
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN 2.472.435 30.369.729 32.842.164 enterprises
Bank 836.916 749.976 1.586.892 Banks
Lainnya - 1.968.350 1.968.350 Others
3.309.351 33.088.055 36.397.406
Mata uang asing Foreign currencies
Government and state-owned
Pemerintah dan BUMN - 1.815.321 1.815.321 enterprises
Bank 883.421 - 883.421 Banks
Lainnya 55.603 805.247 860.850 Others
939.024 2.620.568 3.559.592
4.248.375 35.708.623 39.956.998
798 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
104
Page 801
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
c. Berdasarkan peringkat efek c. By rating of marketable securities
Nilai tercatat/Carrying amount/
Nilai wajar/Fair value
Lembaga
pemeringkat/ 31 Desember/December 31
Peringkat Rating company 2025 2024 Rating
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
Tanpa peringkat 7.455.384 *) 3.309.351 ****) Non-rated
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 7.455.384 3.309.351 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
idAAA Pefindo 3.263.024 2.585.601 idAAA
AAA Fitch 902.844 694.973 AAA
idAA Pefindo 203.450 - idAA
idAA- Pefindo 116.421 70.622 idAA-
idA- Pefindo 97.496 98.201 idA-
AA Fitch 76.465 - AA
idA+ Pefindo 35.178 49.867 idA+
AA+ Fitch - 946.331 AA+
Tanpa peringkat 19.793.242 **) 28.642.460 **) Non-rated
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 24.488.120 33.088.055 comprehensive income
Sub jumlah - Rupiah 31.943.504 36.397.406 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Biaya perolehan diamortisasi Amortized cost
BBB S&P 1.610.315 - BBB
Baa3 Moody’s 9.231 55.603 Baa3
Tanpa peringkat 681.217 ***) 883.421 ***) Non-rated
Jumlah biaya perolehan diamortisasi 2.300.763 939.024 Total amortized cost
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
BBB S&P 4.467.368 1.815.322 BBB
Baa3 Moody’s 188.579 166.054 Baa3
BB+ S&P 49.614 639.192 BB+
Baa2 Moody’s 9.886 - Baa2
Total nilai wajar melalui penghasilan Total fair value through other
komprehensif lain 4.715.447 2.620.568 comprehensive income
Sub jumlah - Mata uang asing 7.016.210 3.559.592 Sub total - Foreign currencies
38.959.714 39.956.998
*) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”), Sekuritas *) Consists of Government Bonds(“SUN”), Bank
Bank Indonesia, Sukuk Bank Indonesia dan tagihan Indonesia Securities and export bills receivables
atas wesel ekspor
**) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”), Surat **) Consists of Government Bonds (“SUN”), Sovereign
Berharga Syariah Negara (“SBSN”) dan Sekuritas Sharia Securities (“SBSN”) and Bank Indonesia
Bank Indonesia Securities
***) Terdiri dari tagihan atas wesel ekspor ***) Consists of export bills receivables
****) Terdiri dari Surat Utang Negara (“SUN”) dan ****) Consists of Government Bonds(“SUN”) and export
tagihan atas wesel ekspor bills receivables
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 799
105
Page 802
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
d. Berdasarkan tanggal jatuh tempo d. By maturity
Tabel-tabel berikut ini menunjukan The following tables show the
pengelompokan berdasarkan tanggal consolidated marketable securities
jatuh tempo dan tujuan investasi dari classified based on maturity and
efek-efek konsolidasian: investment purpose:
(i) Biaya yang diamortisasi (i) Amortized cost
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
06080000_01 Carrying amount Carrying amount
06080000_01
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 6.153.118 1.728.332 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 873.081 1.581.019 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 429.185 - > 5 years - 10 years
7.455.384 3.309.351
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 1.078.026 929.702 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 1.056.630 9.322 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 166.107 - > 5 years - 10 years
2.300.763 939.024
9.756.147 4.248.375
(ii) Nilai wajar melalui penghasilan (ii) Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai wajar/ Nilai wajar/
06080000_01 Fair value Fair value
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 5.241.900 17.089.831 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 8.752.741 7.866.627 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 7.674.094 4.246.855 > 5 years - 10 years
> 10 tahun 2.819.385 3.884.742 > 10 years
24.488.120 33.088.055
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 754.352 750.328 < = 1 year
> 1 tahun - 5 tahun 2.082.773 1.104.919 > 1 year - 5 years
> 5 tahun - 10 tahun 1.878.322 733.512 > 5 years - 10 years
> 10 tahun - 31.809 > 10 years
4.715.447 2.620.568
29.203.567 35.708.623
106
800 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 803
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
I. Efek-efek (lanjutan) I. Marketable securities (continued)
e. Tingkat bunga rata-rata per tahun: e. The average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 6,47% 7,09% Rupiah
Mata uang asing 3,05% 4,64% Foreign currency
f. Reklasifikasi aset keuangan yang diukur f. Reclassification financial assets
pada nilai wajar melalui penghasilan measured at fair value through other
komprehensif lain ke aset keuangan comprehensive income to financial
yang diukur pada biaya perolehan assets measured at amortized cost
diamortisasi
Pada tanggal 15 November 2025, Bank On November 15, 2025, the Bank
telah melakukan peninjauan ulang conducted a review of the investment
terhadap proses pengelolaan investasi management process through the
melalui pembentukan Kerangka Kerja establishment of the Securities Investment
Pengelolaan Investasi Surat Berharga atau Management Framework (“Investment
Securities Investment Management Framework”). The Investment Framework
Framework (“Investment Framework”). ensures structured capital allocation and
Investment Framework memastikan orderly investment management
alokasi modal dan keputusan atau decision-making or coordination across
koordinasi manajemen investasi yang all businesses within the Group, and
teratur di seluruh bisnis dalam Grup dan provides guiding principles through the
memberikan prinsip panduan dengan introduction of several key risk parameters
pengenalan beberapa parameter risiko and KPIs (key performance indicators),
kunci dan KPI (key performance indicator) accompanied by changes to the business
yang disertai perubahan model bisnis model to enhance the existing treasury
untuk memperbaharui fungsi treasury. function.
Sehubungan dengan hal diatas, Bank In relation to the above, the Bank has
telah mereklasifikasi aset keuangan yang reclassified the affected financial assets
diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain yang comprehensive income to financial assets
terdampak ke aset keuangan yang diukur measured at amortized cost, with a total
pada biaya perolehan diamortisasi nominal value amounted to Rp1,180,673
dengan jumlah nilai nominal sebesar and a fair value amounted to Rp1,150,382.
Rp1.180.673 dan nilai wajar sebesar The Bank has also reclassified a portion of
Rp1.150.382 dan Bank telah mereklasifikasi the affected financial assets measured at
sebagian aset keuangan yang diukur amortized cost to financial assets
pada biaya perolehan diamortisasi yang measured at fair value through other
terdampak ke aset keuangan yang diukur comprehensive income, with a total
pada nilai wajar melalui penghasilan nominal value amounted to Rp2,134,290
komprehensif lain dengan jumlah nilai and an amortized cost amounted to
nominal sebesar Rp2.134.290 dan biaya Rp2,119,615. The impact of these
perolehan yang diamortisasi sebesar reclassifications resulted in an increase in
Rp2.119.615. Dampak dari reklasifikasi ini other comprehensive income amounted
menyebabkan peningkatan pada to Rp64,604.
pendapatan komprehensif lainnya
sebesar Rp64.604.
107
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 801
Page 804
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham II. Investments in shares
Jenis
usaha/
Nature of 31 Desember/December 31
Business 2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related party (Note 44)
PT Maybank Sekuritas Indonesia Sekuritas/Securities 159.504 159.504 PT Maybank Sekuritas Indonesia
Persentase kepemilikan - 15% Percentage of ownership - 15%
(31 Desember 2024: 15%) (December 31, 2024: 15%)
Pihak ketiga Third parties
PT Kliring Penjamin Efek Indonesia Sekuritas/Securities 27.902 27.138 PT Kliring Penjamin Efek Indonesia
Persentase kepemilikan - 1,11% Percentage of ownership - 1.11%
(31 Desember 2024: 1,11%) (December 31, 2024: 1.11%)
PT Bank Capital Indonesia Tbk Usaha Perbankan/Banking 2.969 1.662 PT Bank Capital Indonesia Tbk
Persentase kepemilikan - 0,18% Percentage of ownership - 0.18%
(31 Desember 2024: 0,18%) (December 31, 2024: 0.18%)
Lain-lain 6.068 6.878 Others
196.443 195.182
Berdasarkan Akta Pemindahan Hak Atas Based on Deed of Transfer Right of Shares
Saham No. 16 tanggal 12 Januari 2018 dari No. 16 dated January 12, 2018 of Notary Jose
Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF purchased
membeli saham PT Maybank Sekuritas PT Buana Adhiutama’s shares of PT Maybank
Indonesia milik PT Buana Adhiutama sebanyak Sekuritas Indonesia of 7,500,000 shares
7.500.000 lembar saham (dalam nilai penuh) (in full amount) with total nominal amount
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp7,500 which represents 15% of ownership of
Rp7.500 yang mewakili 15% kepemilikan atas issued and fully paid capital of PT Maybank
modal yang ditempatkan dan disetor penuh Sekuritas Indonesia with total purchase price
pada PT Maybank Sekuritas Indonesia dengan amounted to Rp107,004. This purchase of
harga pembelian sebesar Rp107.004. shares has been stated in the Declaration of
Pembelian saham ini juga telah dinyatakan Shareholders Resolution of PT Maybank
dalam Pernyataan Keputusan Pemegang Sekuritas Indonesia which has been notarized
Saham PT Maybank Sekuritas Indonesia yang by Deed No. 15 dated January 12, 2018 of Notary
telah diaktakan dengan Akta Notaris No. 15 Jose Dima Satria, S.H., M.Kn and have been
tanggal 12 Januari 2018 dari Notaris Jose Dima acknowledged and registered by the Ministry
Satria, S.H., M.Kn. dan telah dicatat dan diterima of Laws and Human Rights of the Republic of
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia No.AHU-AH.01.03-0016804 dated
Republik Indonesia melalui suratnya No.AHU- January 15, 2018.
AH.01.03-0016804 tanggal 15 Januari 2018.
Berdasarkan keputusan Pemegang Saham, UU Based on Shareholders decision Act No.125
No. 125 Tanggal 19 November 2018 dari dated November 19, 2018 notarized by Jose
Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF Dima Satria, S.H., M.Kn., MIF purchased
membeli tambahan 52.500.000 lembar saham additional 52,500,000 shares amounted to
senilai Rp52.500 untuk mempertahankan 15% Rp52,500 in order to maintain 15% ownership of
kepemilikan PT Maybank Sekuritas Indonesia. PT Maybank Sekuritas Indonesia.
108
802 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 805
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham (lanjutan) II. Investments in shares (continued)
Berdasarkan persetujuan dari Otoritas Jasa Based on approval from the Financial Services
Keuangan (OJK) yang diberikan kepada Bank Authority (OJK) given to the Company through
melalui Surat OJK No.S-248/PB.32/2024 tanggal OJK Letter No.S-248/PB.32/2024 dated
23 Juli 2024 perihal Penyertaan Modal Bank July 23, 2024 concerning Bank's Capital
Saudara pada CCP untuk Transaksi Derivatif Investment in CCP for Over-the-Counter
Suku Bunga dan Nilai Tukar Over-the-Counter. Interest Rate and Exchange Rate Derivative
Transactions.
Pada tanggal 12 Agustus 2024, Bank bersama On August 12, 2024, Bank together with Bank
dengan Bank Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia, PT Kliring
Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) and 7
(KPEI) dan 7 (tujuh) bank lainnya telah (seven) other banks have signed an Inter-
melakukan penandatanganan Perjanjian Antar Shareholder Agreement (PAPS) concerning
Pemegang Saham (PAPS) tentang Kerja Sama Cooperation in the Establishment and
Pembentukan dan Pengembangan Central Development of a Central Counterparty (CCP)
Counterparty (CCP) di Pasar Uang dan Pasar in the Money Market and Foreign Exchange
Valuta Asing. Market.
Penandatanganan PAPS ini merupakan tindak The signing of this PAPS is a follow-up to the
lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah Memorandum of Understanding which was
ditandatangani oleh 11 (sebelas) entitas yang signed by the same 11 (eleven) entities on
sama pada tanggal 18 Maret 2024 dan sebagai March 18, 2024 and in fulfillment of the
pemenuhan amanat Undang-Undang No. 4 mandate of Law no. 4 of 2023 concerning
tahun 2023 tentang Pengembangan dan Development and Strengthening of the
Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) untuk Financial Sector (UU PPSK) to develop CCP as
mengembangkan CCP sebagai infrastruktur Financial Market infrastructure in Indonesia so
Pasar Keuangan di Indonesia agar dapat that it can contribute to domestic economic
berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi growth and compete in the region.
domestik dan berkompetisi di regional.
Sehubungan dengan target operasional In connection with the operational target of the
Central Counterparty (CCP) di Pasar Uang dan Central Counterparty (CCP) in the Money
Pasar Valuta Asing pada tanggal 25 September Market and Foreign Exchange Market on 25
2024 dan merujuk Perjanjian Antar Pemegang September 25, 2024 and referring to the
Saham yang ditandatangani pada tanggal 12 Shareholder Agreement signed on August 12,
Agustus 2024. PT Bank Maybank Indonesia Tbk 2024. PT Bank Maybank Indonesia Tbk has
telah mengambil bagian seri saham B untuk lini taken part in series B shares for the CCP
usaha CCP pada KPEI sejumlah 2.500 (dua ribu business line to KPEI in the amount of 2,500
lima ratus) lembar saham atau senilai (two thousand five hundred) shares or worth
Rp20.000. Rp20,000.
109
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 803
Page 806
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. INVESTASI KEUANGAN (lanjutan) 9. FINANCIAL INVESTMENTS (continued)
II. Penyertaan saham (lanjutan) II. Investments in shares (continued)
Penyertaan lainnya merupakan penyertaan Other investments represent long-term
saham di berbagai perusahaan yang sifatnya investments. These companies are
jangka panjang. Perusahaan-perusahaan PT Aplikanusa Lintas Arta, PT Sarana Sulsel
tersebut adalah PT Aplikanusa Lintas Arta, Ventura, PT Sarana Bali Ventura, PT Sarana
PT Sarana Sulsel Ventura, PT Sarana Bali Sumatera Barat Ventura, PT Sarana Lampung
Ventura, PT Sarana Sumatera Barat Ventura, Ventura, PT Sarana Jambi Ventura, PT Sarana
PT Sarana Lampung Ventura, PT Sarana Jambi Kalbar Ventura, PT Sarana Sulut Ventura, PT
Ventura, PT Sarana Kalbar Ventura, Bhakti Sarana Ventura, PT Penjamin Kredit
PT Sarana Sulut Ventura, PT Bhakti Sarana Pengusaha Indonesia, PT Sarana Riau Ventura,
Ventura, PT Penjamin Kredit Pengusaha PT Sarana Sumut Ventura and PT Sarana
Indonesia, PT Sarana Riau Ventura, Sumsel Ventura.
PT Sarana Sumut Ventura dan PT Sarana
Sumsel Ventura.
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI AGREEMENTS
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang currency
31 Desember/December 31, 2025
Pendapatan
Nilai Nilai bunga yang
suku bunga penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal per tahun/ Nilai beli/ kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Interest rate Purchase Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date per annum amount amount interest value
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah/
Rupiah
Obligasi Pemerintah FR93/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Government Bonds FR93 20.000 December 18, 2025 January 2, 2026 4,70% 19.272 19.310 (3) 19.307
Sub-jumlah/Sub-total- Rupiah 20.000 19.272 19.310 (3) 19.307
Mata uang asing/
Foreign currencies
Sekuritas Rupiah Negara/ 29 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 18.550 December 29, 2025 January 1, 2026 5,60% 18.550 18.550 - 18.550
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 37.100 December 31, 2025 January 1, 2026 5,44% 37.100 37.100 - 37.100
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 92.736 December 31, 2025 January 1, 2026 5,50% 92.736 92.736 - 92.736
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 2 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 37.100 December 31, 2025 January 2, 2026 5,35% 37.100 37.100 - 37.100
Sub-jumlah Mata uang asing/
Sub-total- Foreign currencies 185.486 185.486 185.486 - 185.486
Jumlah/Total 205.486 204.758 204.796 (3) 204.793
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less: Allowance for impairment losses (2)
204.791
804 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
110
Page 807
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
a. Berdasarkan pihak berelasi, pihak lawan dan a. By related parties, counterparties and
mata uang (lanjutan) currency (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Pendapatan
Nilai Nilai bunga yang
suku bunga penjualan belum
Nilai nominal/ Tanggal Tanggal per tahun/ Nilai beli/ kembali/ diamortisasi/ Nilai tercatat/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nominal dimulai/ jatuh tempo/ Interest rate Purchase Resale Unamortized Carrying
Counterparty Type of securities amount Starting date Due date per annum amount amount interest value
Pihak ketiga/
Third parties
Rupiah/
Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank BNP Paribas Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 13, 2025 6,45% 188.505 188.977 (405) 188.572
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
PT Bank BNP Paribas Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 6, 2025 6,35% 198.683 198.929 (175) 198.754
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank National Nobu Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 250.000 19 December, 2024 January 2, 2025 6,45% 242.008 242.615 (43) 242.572
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank National Nobu Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 30 December, 2024 January 13, 2025 6,45% 199.056 199.555 (429) 199.126
Sub-jumlah/Sub-total - Rupiah 850.000 828.252 830.076 (1.052) 829.024
Mata uang asing/
Foreign currencies
Sekuritas Rupiah Negara/ 31 Desember/ 1 Januari/
Reserve Bank of India Sovereign Securities 9.399 31 December, 2024 January 1, 2025 6,66% 9.399 9.399 - 9.399
Jumlah/Total 859.399 837.651 839.475 (1.052) 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai/
Less: Allowance for impairment losses (147)
838.276
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 805
111
Page 808
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL 10. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
b. Cadangan kerugian penurunan nilai b. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk efek-efek yang credit loss allowances of securities purchased
dibeli dengan janji dijual kembali adalah under resale agreements is as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 838.423 - - 838.423 Beginning gross carrying amount
Aset baru 204.793 - - 204.793 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (838.423) - - (838.423) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 204.793 - - 204.793 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 147 - - 147 Beginning expected credit loss allowance
Aset baru 2 - - 2 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (147) - - (147) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs - - - - Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 2 - - 2 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 2.333.122 - - 2.333.122 Beginning gross carrying amount
Aset baru 838.423 - - 838.423 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.333.122) - - (2.333.122) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 838.423 - - 838.423 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 50 - - 50 Beginning expected credit loss allowance
Aset baru 147 - - 147 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (50) - - (50) (other than write-offs)
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian 147 - - 147 Ending expected credit loss allowance
Cadangan kerugian penurunan nilai dihitung Allowance for impairment losses is calculated
sesuai dengan kebijakan pada Catatan 2n. using policy which is in line with Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
806 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
112
Page 809
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
Derivatif pada saat permulaan seringkali hanya Derivatives often involve at their inception only a
melibatkan pertukaran janji yang saling mutual exchange of promises with little or no
menguntungkan dengan sedikit atau tanpa transfer considerations. However, these
investasi. Namun demikian, instrumen-instrumen instruments frequently involve a high degree of
ini seringkali melibatkan tingkat leverage yang leverage and are very volatile. A relatively small
tinggi dan sangat fluktuatif. Pergerakan yang relatif movement in the value of the asset, rate or indexes
kecil dari nilai aset, tingkat atau indeks sebagai underlying a derivative contract may have a
dasar sebuah kontrak derivatif dapat memiliki significant impact on the profit or loss of the Bank.
pengaruh yang signifikan terhadap laba atau rugi
Bank.
Mayoritas perdagangan derivatif Bank yang terkait Most of the Bank's derivative trading activities
dengan deals dengan nasabah biasanya saling relate to deals with customers which are normally
hapus dengan transaksi dengan rekanan lain untuk offset by transactions with other counterparties in
meng-offset risiko pasar. Bank juga dapat order to offset the market risk. The Bank may also
mengambil posisi dengan ekspektasi untuk take positions with the expectation of profiting from
mendapat laba dari pergerakan yang favourable movements in prices, interest rates or
menguntungkan pada harga, suku bunga maupun indexes.
indeks.
Derivatif di luar pasar (over-the-counter) dapat Over-the-counter derivatives may expose the Bank
menimbulkan risiko-risiko kepada Bank yang to the risks associated with the absence of an
berhubungan dengan ketiadaan pasar terbuka exchange market on which to close out an open
untuk menutup posisi terbuka Bank. position.
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi
Tabel di bawah ini memperlihatkan nilai wajar The tables below show the fair values of
dari instrumen derivatif, yang disajikan sebagai derivative financial instruments, recorded as
aset atau liabilitas, beserta jumlah nosionalnya. assets or liabilities, together with their notional
Jumlah nosional tersebut, yang disajikan amounts. The notional amount, recorded at
secara gross, adalah nilai dari underlying aset gross, is the amount of a derivative's underlying
derivatif, tingkat rasio referensi atau indeks asset, reference ratio rate or indices and is the
yang merupakan basis di mana perubahan di basis upon which changes in the value of
dalam nilai derivatif diukur. Jumlah nosional derivatives are measured. The notional amounts
mengindikasikan jumlah transaksi yang belum indicate the volume of transactions outstanding
jatuh tempo di akhir tahun dan tidak at the end of year and indicative of neither the
mengindikasikan risiko kredit maupun pasar. market risk nor the credit risk.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 807
113
Page 810
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar contracts
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Forward Forward
Rupiah 200.843 5.492 3 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 988.871 22.028 28.291 United States Dollar
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 9.298.345 4.427 67.560 United States Dollar
Option Option
Rupiah 806.791 1 694 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 131.173 - 465 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 21.867 - 59 Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Dolar Amerika Serikat 1.273.553 45.232 - United States Dollar
Mata uang asing lainnya 468.600 42.957 - Other foreign currencies
13.190.043 120.137 97.072
Pihak ketiga Third parties
Forward Forward
Rupiah 1.699.687 31.768 2.051 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1.557.092 5.050 1.351 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 758.337 19.095 252 Other foreign currencies
Swap Swap
Rupiah 20.962.682 104.032 46.982 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 14.972.234 36.171 85.724 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 2.360.691 35.089 8.716 Other foreign currencies
Option Option
Dolar Amerika Serikat 583.625 205 1 United States Dollar
Lainnya*) Others*)
Rupiah 1.713.106 124 84.744 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 245.873 562 1.753 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 216.016 366 5.598 Other foreign currencies
45.069.343 232.462 237.172
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI), Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI), Swap
(SWI), dan Overnight Index Swap (OIS) Investment (SWI) and Overnight Index Swap (OIS)
808 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
114
Page 811
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan suku bunga Related to interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 7.503.750 7.432 89.219 United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 2.501.250 53.870 - United States Dollar
Lainnya*) Others*)
Rupiah 20.000 3 - Rupiah
2.521.250 53.873 -
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar dan suku bunga contracts and interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Rupiah 8.668.380 303.799 3.388 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 15.876.013 72.341 547.223 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 230.588 - 4.067 Other foreign currencies
24.774.981 376.140 554.678
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Rupiah 24.658.874 880.289 19.613 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 10.936.167 23.055 307.160 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 1.775.457 17.906 65.693 Other foreign currencies
37.370.498 921.250 392.466
Jumlah 130.429.865 1.711.294 1.370.607 Total
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI), Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI), Swap
(SWI), dan Overnight Index Swap (OIS) Investment (SWI) and Overnight Index Swap (OIS)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 809
115
Page 812
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Berdasarkan jenis, mata uang dan pihak a. By type, currency and related party
berelasi (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nosional
(kontrak) (ekuivalen Tagihan Liabilitas
dengan Rp)/Notional derivatif/ derivatif/
amount (contract) Derivatives Derivatives
(equivalent to Rp) receivable payable
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar contracts
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Forward Forward
Rupiah 2.621.335 62.262 30.030 Rupiah
Swap Swap
Rupiah 3.760.581 35.425 22.580 Rupiah
Option Option
Dolar Amerika Serikat 643.800 68 1.293 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 11.845 7 - Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Dolar Amerika Serikat 402.375 27.279 - United States Dollar
Mata uang asing lainnya 453.332 50.508 - Other foreign currencies
7.893.268 175.549 53.903
Pihak ketiga Third parties
Forward Forward
Rupiah 4.684.301 52.080 16.530 Rupiah
Swap Swap
Rupiah 34.304.925 223.749 367.125 Rupiah
Mata uang asing lainnya 56.333 834 153 Other foreign currencies
Option Option
Dolar Amerika Serikat 643.800 1.293 68 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 11.845 - 7 Other foreign currencies
Lainnya*) Others*)
Rupiah 1.709.800 4.013 50.694 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 402.375 - 27.280 United States Dollar
Mata uang asing lainnya 453.332 - 50.508 Other foreign currencies
42.266.711 281.969 512.365
Terkait dengan suku bunga Related to interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 3.911.085 150 41.236 United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Dolar Amerika Serikat 2.414.250 35.180 - United States Dollar
Terkait dengan kontrak Related to exchange rate
nilai tukar dan suku bunga contracts and interest rate
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Swap Swap
Rupiah 21.214.654 270.923 413.283 Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Swap Swap
Rupiah 25.670.164 617.660 335.634 Rupiah
Jumlah 103.370.132 1.381.431 1.356.421 Total
*)
Terdiri dari Dual Currency Investment (DCI) dan Swap Investment *)
This consists of Dual Currency Investment (DCI) and Swap
(SWI) Investment (SWI)
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan are disclosed in Note 44 and 53, respectively.
masing-masing pada Catatan 44 dan 53.
116
810 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 813
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
b. Berdasarkan jatuh tempo b. By maturity
Bank memiliki transaksi kontrak valuta The Bank has outstanding cross currency swap
berjangka pertukaran mata uang asing dan and interest rate swap transaction with several
suku bunga dengan beberapa bank asing dan foreign banks and debtors for liquidity
debitur untuk pengelolaan likuiditas dan management and to cover the interest rate
menghadapi risiko perubahan suku bunga atas fluctuation as part of asset and liabilities
aset dan liabilitas Bank. Berdasarkan perjanjian management of the Bank. Based on the
ini, Bank wajib membayar pokok pinjaman agreement, the Bank should pay principal and
beserta bunga dengan suku bunga variable or fixed interest rate. The interest is
mengambang atau tetap. Bunga dibayarkan paid in Rupiah and USD currencies on
dalam mata uang Rupiah dan USD setiap enam a semester, quarterly and monthly basis until
bulan, tiga bulan dan satu bulan sampai maturity date. As of December 31, 2025 and
dengan tanggal jatuh tempo. Per tanggal 2024, the cross currency and interest rate swap
31 Desember 2025 dan 2024 transaksi kontrak transactions will mature from from January 26,
valuta berjangka pertukaran mata uang asing 2026 until June 25, 2035 and January 18, 2025
dan suku bunga tersebut masing-masing akan until December 23, 2031, respectively.
jatuh tempo dari tanggal 26 Januari 2026
sampai dengan 25 Juni 2035 dan 18 Januari
2025 sampai dengan 23 Desember 2031.
Bank memiliki transaksi kontrak pertukaran The Bank has outstanding interest rate swap
suku bunga dengan beberapa bank asing transaction with several foreign banks for
tertentu untuk pengelolaan risiko perubahan liquidity management and to cover the interest
suku bunga atas aset dan liabilitas Bank. rate fluctuation as part of asset and liabilities
Berdasarkan perjanjian ini, Bank wajib management of the Bank. Based on the
membayar bunga mengambang dalam mata agreement, the Bank should pay variable
uang Rupiah dan USD setiap enam bulan, tiga interest rate in Rupiah and USD currencies on
bulan, dan satu bulan hingga tanggal jatuh semester, quarterly, and monthly basis until
tempo. Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 maturity date. As of December 31, 2025 and
transaksi kontrak pertukaran suku bunga 2024 interest rate swap transactions will
tersebut masing-masing akan jatuh tempo mature from January 26, 2026 until March 5,
dari tanggal yang berkisar antara tanggal 2030 and September 21, 2025 until December 14,
26 Januari 2026 sampai dengan 5 Maret 2030 2028, respectively.
dan tanggal 21 September 2025 sampai
dengan 14 Desember 2028.
Per 31 Desember 2025 dan 2024, jatuh tempo As of December 31, 2025 and 2024, the maturity
kontrak forward mata uang asing masing- of the forward foreign currency contracts were
masing adalah antara 2 - 357 dan between 2 - 357 and 2 - 722 days, foreign
2 - 722 hari, jatuh tempo kontrak swap mata currency swaps were between 2 - 364 and
uang asing masing-masing adalah antara 2 - 356 days, option were between 2 - 177 and
2 - 364 dan 2 - 356 hari, jatuh tempo kontrak 9 - 120 days and others were between 2 - 546
option masing-masing adalah antara 2 - 177 and 2 - 911 days, respectively.
dan 9 - 120 hari dan jatuh tempo kontrak
lainnya adalah antara 2 - 546 dan 2 - 911 hari.
117
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 811
Page 814
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 11. DERIVATIVES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
c. Suku bunga kontraktual c. Contractual interest rate
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Year ended December 31
2025 2024
Swap Suku Bunga Interest Rate Swap
Mata uang asing Foreign currencies
Yang akan dibayar To be paid
Suku bunga mengambang USD SOFR OVERNIGHT USD SOFR OVERNIGHT Variable interest rate
Suku bunga tetap 3,27% - 4,68% 4,17% - 4,96% Fixed interest rate
Yang akan diterima To be received
USD SOFR OVERNIGHT -
Suku bunga mengambang USD CME TERM SOFR 3 MONTHS USD SOFR OVERNIGHT Variable interest rate
Suku bunga tetap 3,79% - 4,61% 3,95% - 4,61% Fixed interest rate
Swap Suku Bunga dan Mata Uang Cross Currency and Interest Rate Swap
Rupiah Rupiah
Yang akan dibayar To be paid
Suku bunga tetap 0,90% - 9,50% 0,90% - 9,50% Fixed interest rate
Yang akan diterima To be received
Suku bunga tetap 1,93% - 9,50% 1,93% - 9,50% Fixed interest rate
Mata uang asing Foreign currencies
Yang akan dibayar To be paid
USD SOFR OVERNIGHT+ USD SOFR OVERNIGHT+
70bps - USD CME TERM 70bps - USD CME TERM
Suku bunga mengambang - USD SOFR 6 MONTHS+ 125bps SOFR 6 MONTHS+ 125bps Variable interest rate - USD
Suku bunga mengambang - EUR EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps Variable interest rate - EUR
Suku bunga mengambang - JPY JPY TONAR O/N+ 95bps JPY TONAR O/N+ 95bps Variable interest rate - JPY
Suku bunga tetap - USD 3,40% - 7,66% 4,47% - 7,66% Fixed interest rate - USD
Suku bunga tetap - EUR 0,57% - 1,90% 0,57% - 0,92% Fixed interest rate - EUR
Suku bunga tetap - MYR 5,48% - 5,55% - Fixed interest rate - MYR
Yang akan diterima To be received
USD CME TERM SOFR 1 MONTH USD CME TERM SOFR 1 MONTH
+45bps - USD CME TERM +45bps - USD CME TERM
Suku bunga mengambang - USD SOFR 6 MONTHS+ 125bps SOFR 6 MONTHS+ 125bps Variable interest rate - USD
Suku bunga mengambang - EUR EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps EURIBOR 3 MONTHS+ 225bps Variable interest rate - EUR
Suku bunga mengambang - JPY JPY TONAR O/N+ 95bps JPY TONAR O/N+ 95bps Variable interest rate - JPY
Suku bunga tetap - USD 4,05 % - 8,35% 4,05% - 9,50% Fixed interest rate - USD
Suku bunga tetap - EUR 0,57% - 1,90% 0,57 % - 0,92% Fixed interest rate - EUR
Suku bunga tetap - MYR 5,50% - 5,55% - Fixed interest rate - MYR
Pertukaran tingkat suku bunga dan mata uang The interest rate and currency exchanges are
dilakukan setiap bulanan, kuartalan dan exercised on a monthly, quarterly and semi
semesteran. annually.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, the
jangka waktu kontrak swap suku bunga contract period of interest rate swaps ranged
berkisar antara 91 hari sampai 5 tahun dan 2 from 91 days to 5 years and 2 to 5 years. As of
sampai 5 tahun. Pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024, the remaining
2025 dan 2024, sisa jangka waktu kontrak dari contract period of cross currency rate swap
swap suku bunga dan mata uang berkisar ranged from 134 days to 10 years and 1 to 8
antara 134 hari sampai 10 tahun dan 1 sampai 8 years.
tahun.
812 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
118
Page 815
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. By type and currency
31 Desember/December 31
2025 2024
8010000
Rupiah Rupiah
Korporasi 15.083.107 17.852.419 Corporate
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah ("UKM") Medium Enterprises ("SME")
UKM 10.323.873 10.808.137 SME
UKM+ 4.617.533 4.571.905 SME+
Komersial 9.666.336 8.178.959 Commercial
Konsumen Consumer
Kredit Kendaraan
Bermotor 10.592.910 9.436.179 Auto loans
Kredit Pemilikan Rumah ("KPR") 6.828.198 8.021.299 Mortgage ("KPR")
Home equity loans (Maxima) 454.685 594.168 Home equity loans (Maxima)
Kartu kredit 3.284.285 3.289.595 Credit card
Pinjaman tanpa agunan ("PITA") 912.722 693.252 Unsecured loans ("PITA")
Lain-lain*) 8.343.186 7.400.164 Others*)
Syariah 27.998.488 29.168.388 Sharia
98.105.323 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Korporasi 13.486.396 15.560.668 Corporate
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah ("UKM") Medium Enterprises ("SME")
UKM 201.584 239.118 SME
UKM+ 98.771 155.696 SME+
Komersial 1.900.094 1.829.522 Commercial
Syariah 2.538.137 2.589.112 Sharia
18.224.982 20.374.116
Jumlah 116.330.305 120.388.581 Total
Dikurangi: Cadangan Less: Allowance for
kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) impairment losses
113.148.320 116.485.643
*)
Terdiri dari pinjaman karyawan dan piutang anak perusahaan. *)
Consist of employee loan and receivable of subsidiaries.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
b. Jaminan kredit b. Loan collateral
Jaminan pemberian kredit adalah tanah, Loan collaterals are in the form of land,
bangunan, saham, tabungan, giro, deposito buildings, shares of stock, savings, demand
berjangka (Catatan 19), mesin, persediaan dan deposits, time deposits (Note 19), machinery,
jaminan lain yang dapat diterima oleh Bank. inventories and other collaterals that are
acceptable to the Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 813
119
Page 816
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
b. Jaminan kredit (lanjutan) b. Loan collateral (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, total loans
jumlah kredit yang diberikan yang dijamin which were secured by time
dengan deposito berjangka adalah masing- deposits amounted to Rp5,946,087 and
masing sebesar Rp5.946.087 dan Rp5.116.493. Rp5,116,493, respectively.
c. Berdasarkan sektor ekonomi c. By economic sector
Klasifikasi kredit berdasarkan sektor ekonomi Loans classified by economic sector are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
8010000
Rupiah Rupiah
Pertanian dan perhutanan 739.579 1.026.062 Agriculture and forestry
Pertambangan 183.204 77.699 Mining
Perindustrian 13.758.238 11.896.712 Manufacturing
Listrik, gas dan air 832.292 1.508.401 Electricity, gas and water
Konstruksi 5.670.664 7.870.629 Construction
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 16.457.681 16.921.456 and hotel
Angkutan, gudang dan Transportation, warehouses
komunikasi 2.905.909 2.462.581 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 15.710.530 18.976.173 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 776.074 467.202 Social/public services
Lain-lain *) 41.071.152 38.807.550 Others *)
98.105.323 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Pertanian dan perhutanan 4.638 36.374 Agriculture and forestry
Pertambangan 4.975.065 5.364.726 Mining
Perindustrian 8.413.655 8.689.216 Manufacturing
Listrik, gas dan air 1.138.156 1.935.075 Electricity, gas and water
Konstruksi 300.990 229.184 Construction
Perdagangan, restoran Trading, restaurant
dan hotel 1.851.370 1.226.566 and hotel
Angkutan, gudang dan Transportation, warehouses
komunikasi 642.962 1.145.328 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 893.307 1.741.798 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 4.839 5.849 Social/public services
18.224.982 20.374.116
Jumlah 116.330.305 120.388.581 Total
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938) Allowance for impairment losses
113.148.320 116.485.643
*) Terdiri dari kredit konsumen untuk pemilikan rumah, kendaraan *) This consists of consumer loans for housing, motor vehicles
bermotor dan lainnya. and others.
814 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
120
Page 817
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
d. Berdasarkan pihak berelasi d. Based on related party
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
PT Maybank Sekuritas Indonesia 170.277 306 PT Maybank Sekuritas Indonesia
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia 100.062 25.000 PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia
Pinjaman karyawan kunci 140.491 118.172 Key management personnel loans
410.830 143.478
Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103 Third parties
116.330.305 120.388.581
e. Berdasarkan periode kredit dan sisa umur e. By loan period and maturity
jatuh tempo
Golongan jangka waktu kredit yang diberikan The classification of loans based on loan
berdasarkan periode kredit sebagaimana period, as stated in the loan agreements, and
yang tercantum dalam perjanjian kredit dan the remaining period until maturity were as
waktu yang tersisa sampai dengan saat jatuh follows:
temponya adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan Berdasarkan
periode sisa umur periode sisa umur
perjanjian jatuh tempo/ perjanjian jatuh tempo/
kredit/ Based on kredit/ Based on
Based on remaining Based on remaining
08050000_01 loan period until loan period until
period maturity period maturity
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 32.863.873 41.596.311 29.489.911 39.361.450 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 7.984.083 9.602.807 10.965.238 10.606.875 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 25.290.300 26.075.425 27.048.217 28.455.027 > 2 - 5 years
> 5 tahun 31.967.067 20.830.780 32.511.099 21.591.113 > 5 years
98.105.323 98.105.323 100.014.465 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
< = 1 tahun 5.214.051 7.583.535 7.600.200 9.076.003 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 1.665.780 1.817.569 1.854.572 1.503.525 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 3.416.449 7.009.828 3.647.700 8.848.402 > 2 - 5 years
> 5 tahun 7.928.702 1.814.050 7.271.644 946.186 > 5 years
18.224.982 18.224.982 20.374.116 20.374.116
116.330.305 116.330.305 120.388.581 120.388.581
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 815
121
Page 818
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
f. Tingkat bunga f. Interest rate
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang The average interest rates per annum charged
dibebankan kepada debitur oleh Bank adalah to debtors by the Bank are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
8060000
Rupiah 8,25% 8,70% Rupiah
Mata uang asing 5,27% 6,14% Foreign currencies
g. Kredit sindikasi g. Syndicated loans
Jumlah kredit sindikasi yang diberikan oleh Total syndicated loans of the Bank as of
Bank per tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024
2024 adalah masing-masing sebesar amounted to Rp8,646,858 and Rp13,604,028,
Rp8.646.858 dan Rp13.604.028. respectively.
Keikutsertaan Bank sebagai pimpinan sindikasi The participation of the Bank as a leader of the
per 31 Desember 2025 adalah antara syndicated loans as of December 31, 2025
5% sampai 50% (31 Desember 2024: 5% sampai ranged from 5% to 50% (December 31, 2024: 5%
67%) dan sebagai anggota sindikasi per 31 to 67%) and as a member of the syndicated
Desember 2025 adalah antara 3% sampai 25% loans as of December 31, 2025 ranged from
(31 Desember 2024: 3% sampai 25%) dari 3% to 25% (December 31, 2024: 3% to 25%) of
jumlah kredit sindikasi. total syndicated loans.
h. Kredit dalam rangka pembiayaan bersama h. Joint financing loans
(joint financing)
Bank mengadakan perjanjian pemberian The Bank entered into joint financing
fasilitas pembiayaan bersama, terutama arrangements, mainly with the subsidiaries,
dengan entitas anak, yaitu WOM dan MIF untuk which are WOM and MIF for financing retail
membiayai kepemilikan kendaraan secara purchases of vehicles. The ultimate credit risk
retail. Risiko kredit Bank dalam pembiayaan of the Bank under the joint financing is with the
bersama tersebut berada pada debitur dari customers of the subsidiaries. The outstanding
entitas anak. Jumlah saldo fasilitas balance of the joint financing arrangements
pembiayaan bersama dengan WOM pada with WOM as of December 31, 2025 is RpNil
Tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar (December 31, 2024: RpNil). The outstanding
RpNihil (31 Desember 2024: RpNihil). Jumlah balance of the joint financing arrangements
saldo fasilitas pembiayaan bersama dengan with MIF as of December 31, 2025 is Rp11,380,286
MIF pada Tanggal 31 Desember 2025 adalah (December 31, 2024: Rp10,346,994). The
sebesar Rp11.380.286 (31 Desember 2024: amounts are recorded under Auto Loans and
Rp10.346.994). Jumlah tersebut dicatat dalam Sharia (Note 12a) and loan-others (Note 12c).
Kredit Kendaraan Bermotor dan Syariah
(Catatan 12a) dan kredit lain-lain
(Catatan 12c).
816 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
122
Page 819
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
i. Pinjaman karyawan i. Loans to employees
Pinjaman karyawan Bank terdiri dari kredit yang Loans to the Bank’s employees consist of loans
dibebani bunga khusus dengan jangka waktu granted with special interest rates and with
berkisar antara 1 (satu) sampai dengan 20 (dua terms between 1 (one) to 20 (twenty) years
puluh) tahun yang dilunasi melalui pemotongan and are collected through monthly salary
gaji setiap bulannya. deductions.
Perbedaan antara tingkat bunga pinjaman The difference between the employee loan’s
karyawan dan suku bunga pasar ditangguhkan interest rates and market interest rate is
dan dicatat sebagai beban yang ditangguhkan deferred and recorded as deferred costs for
untuk pinjaman karyawan, bagian dari aset lain- employee loan, part of other assets and will be
lain dan akan diamortisasi menggunakan EIR. amortized using EIR.
j. Kredit restrukturisasi j. Restructured loans
Kredit yang diberikan yang direstrukturisasi Restructured loans include loans with
meliputi antara lain kredit dengan extensions of credit terms and/or reduction of
perpanjangan jangka waktu dan/atau interest rates.
penurunan tingkat bunga.
31 Desember/December 31
2025 2024
Kredit yang direstrukturisasi 4.473.879 6.535.254 Restructured loans
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.829.089) (2.599.384) Allowance for impairment losses
Saldo akhir 2.644.790 3.935.870 Ending balance
k. Cadangan kerugian penurunan nilai k. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk kredit yang credit loss allowances of loans and sharia
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah receivables/financing is as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 83.207.000 2.651.063 2.773.018 31.757.500 120.388.581 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 387.685 (356.103) (31.582) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (3.638.332) 3.654.353 (16.021) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (488.695) (309.472) 798.167 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 23.789.596 150.968 40.414 7.038.574 31.019.552 New assets originated
Perubahan neto (11.422.899) (1.320.579) 45.940 (4.038.777) (16.736.315) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (12.956.781) (431.845) (6.357) (4.126.110) (17.521.093) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (1.321.161) (181.780) (1.502.941) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 578.566 11.027 5.710 87.218 682.521 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 79.456.140 4.049.412 2.288.128 30.536.625 116.330.305 Ending gross carrying amount
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 817
123
Page 820
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PIUTANG/ 12. LOANS AND SHARIA RECEIVABLES/ FINANCING
PEMBIAYAAN SYARIAH (lanjutan) (continued)
k. Cadangan kerugian penurunan nilai k. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk kredit yang credit loss allowances of loans and sharia
diberikan dan piutang/pembiayaan syariah receivables/financing is as follows:
adalah sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 577.817 460.411 1.375.411 1.489.299 3.902.938 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 41.382 (32.369) (9.013) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (34.368) 36.444 (2.076) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (8.921) (124.484) 133.405 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (155.831) 35.759 820.731 63.345 764.004 Net change
Aset baru 206.721 21.410 18.579 28.799 275.509 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (116.753) (72.079) (6.357) (66.773) (261.962) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (1.321.161) (181.780) (1.502.941) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 1.207 4 1.051 2.175 4.437 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 511.254 325.096 1.010.570 1.335.065 3.181.985 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 70.173.153 4.539.723 3.100.768 30.242.633 108.056.277 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 3.225.960 (3.127.349) (98.611) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.584.598) 1.611.059 (26.461) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (384.345) (103.707) 488.052 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 35.119.148 183.395 59.300 9.374.777 44.736.620 New assets originated
Perubahan neto (9.188.443) (137.686) (18.843) (3.599.629) (12.944.601) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (14.551.709) (322.069) (111.967) (4.290.638) (19.276.383) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (637.510) (80.580) (718.090) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 397.834 7.697 18.290 110.937 534.758 Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 83.207.000 2.651.063 2.773.018 31.757.500 120.388.581 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 454.949 481.954 1.229.476 1.210.434 3.376.813 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 110.466 (85.808) (24.658) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (15.746) 19.732 (3.986) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (7.202) (12.497) 19.699 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (155.611) 97.991 789.498 682.129 1.414.007 Net change
Aset baru 292.261 18.938 24.589 45.408 381.196 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (102.768) (63.947) (111.967) (378.167) (656.849) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (637.510) (80.580) (718.090) Write-offs
Selisih akibat perbedaan kurs 1.468 4.048 90.270 10.075 105.861 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 577.817 460.411 1.375.411 1.489.299 3.902.938 Ending expected credit loss allowance
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
818 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
124
Page 821
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES
a. Piutang pembiayaan konsumen entitas anak a. The subsidiaries’ consumer financing
receivables
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - bruto 9.682.479 9.354.522 receivables - gross
Dikurangi: Less:
Pendapatan pembiayaan Unearned consumer financing
konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088) receivables
7.306.916 7.192.434
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (126.843) (116.486) losses
7.180.073 7.075.948
Akun ini merupakan piutang yang dikenakan This account represents interest-bearing
bunga yang timbul terutama dari kegiatan receivables mainly arising from financing
dalam bentuk penyediaan pembiayaan activities for four-wheeled and two-wheeled
kendaraan bermotor roda empat dan dua motor vehicles to consumers with periodic
kepada konsumen dengan pembayaran installment payment schedule.
angsuran secara berkala.
Sebagai jaminan atas piutang yang diberikan, The receivables are secured by fiduciary
entitas anak menerima jaminan dari konsumen transfers of vehicles whereby the subsidiaries
terutama berupa Bukti Pemilikan Kendaraan mainly receive the Motor Vehicle Ownership
Bermotor (“BPKB”) dari kendaraan bermotor Certificates (“BPKB”).
yang dibiayai.
Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank The part of financing which was financed by
pihak ketiga sehubungan dengan transaksi third party banks related to joint financing
kerjasama pembiayaan bersama dengan without recourse basis as of December 31, 2025
pembagian risiko tidak tertagihnya piutang and 2024 amounted to RpNil.
(without recourse) per tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 adalah sebesar RpNihil.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 consumer
piutang pembiayaan konsumen masing- financing receivables amounting to Rp1,398,314
masing sebesar Rp1.398.314 dan Rp2.224.261 and Rp2,224,261 respectively, were pledged as
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman collateral to the subsidiaries’ borrowings
yang diterima entitas anak (Catatan 23) dan (Note 23) and amounting to Rp9,591 and
masing-masing sebesar Rp9.591 dan Rp433,367 respectively, were pledged to the
Rp433.367 dan sebagai jaminan atas utang subsidiary’s bonds issued (Note 22).
obligasi (Catatan 22).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 819
125
Page 822
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES (continued)
b. Menurut sisa umur jatuh tempo b. By Maturity
31 Desember/December 31
2025 2024
Berdasarkan Berdasarkan
Berdasarkan sisa umur Berdasarkan sisa umur
periode jatuh tempo/ periode jatuh tempo/
perjanjian Based on perjanjian Based on
kredit/ remaining kredit/ remaining
08050000_01 Based on loan period until Based on loan period until
period maturity period maturity
Rupiah Rupiah
< = 1 tahun 380.305 1.039.899 311.428 1.148.896 < = 1 year
> 1 - 2 tahun 977.246 1.937.013 852.024 2.067.864 > 1 - 2 years
> 2 - 5 tahun 5.630.495 4.136.144 5.748.334 3.873.892 > 2 - 5 years
> 5 tahun 318.870 193.860 280.648 101.782 > 5 years
7.306.916 7.306.916 7.192.434 7.192.434
c. Tingkat bunga c. Interest rate
Tingkat bunga rata-rata per tahun yang The average interest rates per annum charged
dibebankan kepada debitur adalah sebagai to debtors are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
PT Maybank Indonesia Finance 7,27% 7,54% PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 34,21% 34,13% PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk piutang credit loss allowances of consumer financing
pembiayaan konsumen adalah sebagai receivables is as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 6.273.886 209.544 57.104 651.900 7.192.434 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 51.668 (50.447) (1.221) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (123.437) 123.534 (97) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (41.862) (6.730) 48.592 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 4.823.812 90.790 17.850 422.735 5.355.187 New assets originated
Perubahan neto (2.891.495) (61.319) 116.332 (175.356) (3.011.838) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.791.455) (110.762) (24.946) (121.629) (2.048.792) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (166.832) (13.243) (180.075) Write-offs
Nilai tercatat bruto akhir 6.301.117 194.610 46.782 764.407 7.306.916 Ending gross carrying amount
820 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
126
Page 823
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7
13. PIUTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN (lanjutan) 13. CONSUMER FINANCING RECEIVABLES (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk piutang credit loss allowances of consumer financing
pembiayaan konsumen adalah sebagai receivables is as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
c 31 Desember/December 31, 2025
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 45.679 21.948 34.241 14.618 116.486 Beginning expected credit loss allowances
Transfer ke Stage 1 2.939 (2.448) (491) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.989) 2.054 (65) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (1.152) (707) 1.859 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (21.492) 5.156 175.035 12.796 171.495 Net change
Aset baru 40.428 9.517 11.098 12.777 73.820 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (10.862) (14.707) (24.946) (4.368) (54.883) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (166.832) (13.243) (180.075) Write-offs
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 53.551 20.813 29.899 22.580 126.843 Ending expected credit loss allowances
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Nilai tercatat bruto awal 7.050.014 230.496 84.077 581.142 7.945.729 Beginning gross carrying amount
Transfer ke Stage 1 69.537 (68.255) (1.282) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (138.609) 139.042 (433) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (52.419) (10.412) 62.831 - - Transfer to Stage 3
Aset baru 4.205.124 118.683 20.829 325.877 4.670.513 New assets originated
Perubahan neto (3.007.654) (78.024) 121.694 (155.390) (3.119.374) Net change
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.852.107) (121.986) (22.522) (88.963) (2.085.578) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (208.090) (10.766) (218.856) Write-offs
Nilai tercatat bruto akhir 6.273.886 209.544 57.104 651.900 7.192.434 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Konvensional/Conventional
Syariah*)/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia*) Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 57.930 26.133 47.560 13.665 145.288 Beginning expected credit loss allowances
Transfer ke Stage 1 5.246 (4.781) (465) - - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (2.668) 2.845 (177) - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (1.419) (1.267) 2.686 - - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (30.430) 4.935 202.691 7.037 184.233 Net change
Aset baru 30.036 11.745 12.558 8.896 63.235 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (13.016) (17.662) (22.522) (4.214) (57.414) (other than write-offs)
Penghapusbukuan - - (208.090) (10.766) (218.856) Write-offs
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 45.679 21.948 34.241 14.618 116.486 Ending expected credit loss allowances
*) Tidak menerapkan PSAK 109 *) Not implement SFAS 109
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 821
127
Page 824
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
a. Tagihan akseptasi a. Acceptances receivable
(i) Berdasarkan pihak, mata uang dan pihak (i) By counterparty, currency and related
berelasi party
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Nasabah 148.211 181.069 Debtors
Bank lain 3.843 10.948 Other banks
Sub-jumlah - Rupiah 152.054 192.017 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Bank lain 2.157 - Debtors
Pihak ketiga Third parties
Nasabah 1.763.927 1.379.455 Debtors
Bank lain 539 2.769 Other banks
Sub-jumlah - Mata uang asing 1.766.623 1.382.224 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 1.918.677 1.574.241 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
822 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
128
Page 825
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Tagihan akseptasi (lanjutan) a. Acceptances receivable (continued)
(ii) Berdasarkan jatuh tempo (ii) By maturity
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
<= 1 bulan 42.994 73.506 <= 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 49.149 38.846 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 59.911 79.665 > 3 months - 6 months
152.054 192.017
Mata uang asing Foreign currencies
<= 1 bulan 432.916 219.182 <= 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 739.958 594.009 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 587.856 560.664 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 5.893 8.369 > 6 months - 12 months
1.766.623 1.382.224
1.918.677 1.574.241
(iii)Cadangan kerugian penurunan nilai (iii) Allowance for impairment losses
Analisis atas perubahan dalam nilai tercatat An analysis of change in the gross carrying
bruto dan cadangan atas kerugian kredit amount and the corresponding expected
ekspektasian terkait untuk tagihan akseptasi credit loss allowances of acceptance
sebagai berikut: receivables is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 1.022.485 551.756 - 1.574.241 Beginning gross carrying amount
Aset baru 1.529.524 389.153 - 1.918.677 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (1.022.485) (551.756) - (1.574.241) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs - - - - Exchange rate differences
Nilai tercatat bruto akhir 1.529.524 389.153 - 1.918.677 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 2.234 942 - 3.176 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (105) - - (105) Net change
Aset baru 2.775 592 - 3.367 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognized
(selain karena penghapusbukuan) (2.234) (942) - (3.176) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 105 - - 105 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 2.775 592 - 3.367 Ending expected credit loss allowance
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 823
129
Page 826
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI (lanjutan) 14. ACCEPTANCES RECEIVABLE AND PAYABLE
(continued)
a. Tagihan akseptasi (lanjutan) a. Acceptances receivable (continued)
(iii) Cadangan kerugian penurunan nilai (iii) Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat bruto awal 784.812 1.883 - 786.695 Beginning gross carrying amount
Aset baru 1.022.485 551.756 - 1.574.241 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (784.812) (1.883) - (786.695) (other than write-offs)
Nilai tercatat bruto akhir 1.022.485 551.756 - 1.574.241 Ending gross carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 1.064 1 - 1.065 Beginning expected credit loss allowance
Perubahan neto (899) - - (899) Net change
Aset baru 2.234 942 - 3.176 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya Assets derecognised
(selain karena penghapusbukuan) (1.064) (1) - (1.065) (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 899 - - 899 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 2.234 942 - 3.176 Ending expected credit loss allowance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses is
dihitung sesuai dengan kebijakan pada calculated using policy which is inline with
Catatan 2n. Note 2n.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai telah for impairment losses is adequate.
memadai.
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptances payable
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Bank lain 114.451 97.514 Other banks
Nasabah 12.845 21.950 Debtors
Sub-jumlah - Rupiah 127.296 119.464 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Bank lain 12.901 56.085 Other banks
Pihak ketiga Third parties
Bank lain 1.747.331 1.228.238 Other banks
Nasabah 2.696 12.442 Debtors
1.750.027 1.240.680
Sub-jumlah - Mata uang asing 1.762.928 1.296.765 Sub-total - Foreign currencies
1.890.224 1.416.229
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- are disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
130
824 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 827
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset tetap - neto 3.197.411 3.389.861 Fixed assets - net
Aset hak guna - neto 589.610 602.351 Right-of-use assets - net
3.787.021 3.992.212
a. Aset Tetap a. Fixed Assets
31 Desember/December 31
2025 2024
Biaya perolehan/nilai penilaian
kembali At cost/revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.399.420 2.561.788 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 714.512 738.227 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.743.080 1.747.469 Office equipment
Instalasi 375.116 400.606 Installations
Kendaraan bermotor 100.067 99.485 Vehicles
5.332.195 5.547.575
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 548.938 566.265 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.187.746 1.182.531 Office equipment
Instalasi 332.089 351.711 Installations
Kendaraan bermotor 66.011 57.207 Vehicles
2.134.784 2.157.714
Nilai buku neto 3.197.411 3.389.861 Net book value
131
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 825
Page 828
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Mutasi aset tetap dan akumulasi penyusutan Movements of consolidated fixed assets and
konsolidasian adalah sebagai berikut: accumulated depreciation are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Penjabaran
kurs/ Reklasifikasi
Reklasifikasi/ aktiva
Foreign tetap tanah/
currency Reclassification
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ translation/ in fixed asset 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Deductions Reclassifications for land December 31
Biaya perolehan/Nilai penilaian
kembali At cost/Revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.561.788 - 28.053 - (134.315) 2.399.420 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 738.227 29.077 52.792 - - 714.512 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.747.469 140.886 146.018 743 - 1.743.080 Office equipment
Instalasi 400.606 11.386 36.066 (810) - 375.116 Installations
Kendaraan bermotor 99.485 11.765 11.172 (11) - 100.067 Vehicles
5.547.575 193.114 274.101 (78) (134.315) 5.332.195
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 566.265 29.438 46.765 - - 548.938 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.182.531 150.384 145.795 626 - 1.187.746 Office equipment
Instalasi 351.711 16.848 35.551 (919) - 332.089 Installations
Kendaraan bermotor 57.207 17.721 9.021 104 - 66.011 Vehicles
2.157.714 214.391 237.132 (189) - 2.134.784
Nilai buku neto 3.389.861 3.197.411 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Penjabaran Selisih penilaian
kurs/ kembali aktiva
Reklasifikasi/ tetap tanah/
Foreign Revaluation
currency surplus
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ translation/ in fixed asset 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Deductions Reclassifications for land December 31
Biaya perolehan/Nilai penilaian
kembali At cost/Revalued amount
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Tanah 2.428.488 6.444 1.458 (3.535) 131.849 2.561.788 Land
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 696.642 47.656 1.003 (5.068) - 738.227 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.627.903 260.845 144.299 3.020 - 1.747.469 Office equipment
Instalasi 420.078 34.229 50.645 (3.056) - 400.606 Installations
Kendaraan bermotor 90.230 26.459 17.216 12 - 99.485 Vehicles
5.263.341 375.633 214.621 (8.627) 131.849 5.547.575
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Kepemilikan langsung: Direct ownership:
Buildings, including
Bangunan, termasuk renovasi 541.906 28.325 744 (3.222) - 566.265 leasehold improvements
Peralatan kantor 1.133.885 164.643 116.033 36 - 1.182.531 Office equipment
Instalasi 385.707 16.373 50.357 (12) - 351.711 Installations
Kendaraan bermotor 55.501 14.994 13.337 49 - 57.207 Vehicles
2.116.999 224.335 180.471 (3.149) - 2.157.714
Nilai buku neto 3.146.342 3.389.861 Net book value
Beban penyusutan yang dibebankan pada tahun The depreciation expenses for the year ended
yang berakhir pada tanggal-tanggal December 31, 2025 and 2024 amounted to
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing- Rp214,391 and Rp224,335, respectively.
masing sebesar Rp214.391 dan Rp224.335.
826 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
132
Page 829
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Pengurangan aset tetap di atas termasuk The above deductions in fixed assets include sale
penjualan aset dengan rincian sebagai berikut: of assets with details as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai buku 2.596 4.389 Book value
Harga jual 8.011 8.069 Selling price
Laba penjualan aset tetap (Catatan 42) 5.415 3.680 Gains from sale of fixed assets (Note 42)
Pada tahun 2024 (sebelumnya pernah In 2024 (previously performed in 2016, 2018
dilakukan juga pada tahun 2016, 2018 dan and 2021), Group performed fixed assets
2021), Grup melakukan penilaian kembali aset revaluation on land located in Indonesia.
tetap berupa tanah yang berada di Based on Independent Appraisal report which
Indonesia. Berdasarkan laporan dari Penilai was performed by independent appraiser
Independen dari KJPP Susan Widjojo dan KJPP Susan Widjojo dan Rekan signed by
Rekan yang ditandatangani Susan Widjojo, Susan Widjojo, MAPPI (Cert) dated December
MAPPI (Cert) pada 23 Desember 2024, metode 23, 2024, the methods used are market data
yang digunakan dalam penilaian kembali approach. The revaluation date is on
aset tetap adalah metode pendekatan November 30, 2024.
data pasar. Tanggal penilaian adalah
30 November 2024.
Penilaian dilakukan sesuai dengan dan Appraisals are performed based on
tunduk kepada ketentuan-ketentuan dari Indonesian Appraisers Ethics Code,
Kode Etik Penilai Indonesia, Standar Penilaian Indonesian Appraisal Standards and
Indonesia dan Peraturan BAPEPAM-LK BAPEPAM-LK rule No.VIII.C.4 concerning
No.VIII.C.4 tentang Pedoman Penilaian dan Guidelines for Valuation and Presentation of
Penyajian Laporan Penilai Properti di Pasar Property Appraisal General Concept and
Modal. Konsep dan Prinsip Umum Penilaian Principal point 17 year 2015, based on
(KPUP) poin 17 tahun 2015, ditentukan references from recent market transactions
berdasarkan transaksi pasar terkini dan and performed under common requirements
dilakukan dengan ketentuan-ketentuan yang and using appraisal approach.
lazim dan menggunakan pendekatan
penilaian.
Dalam pengukuran nilai wajar tanah, Penilai In the fair value measurement of the land, the
Independen memperhitungkan kemampuan Independent Appraisers takes into account a
peserta pasar untuk menghasilkan manfaat market participant’s ability to generate
ekonomi dengan penggunaan tertinggi dan economic benefits by using the assets in its
terbaik atas aset atau dengan menjual aset ke highest and best use or by selling it to another
peserta pasar lain yang akan menggunakan market participant that would use the assets in
aset pada kondisi tertinggi dan penggunaan its highest and best use. The revaluation of land
terbaik. Penilaian kembali yang dilakukan resulted in increase of carrying amount
atas tanah menghasilkan kenaikan nilai amounted to Rp131,849 which was recognized
tercatat sebesar Rp131.849 dan dicatat as part of equity as fixed assets revaluation
sebagai bagian dari ekuitas sebagai surplus surplus and other comprehensive income.
revaluasi aset tetap dan penghasilan
komprehensif lain.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 827
133
Page 830
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Tabel berikut menyajikan perbandingan The following table presents the comparison
antara tanah berdasarkan model revaluasi between land based on revaluation model and
dan model biaya pada tanggal 31 Desember cost model as of December 31, 2025 and 2024:
2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Model biaya/ Model revaluasi/
Cost model Revaluation model
Tanah 424.221 2.399.420 Land
31 Desember/December 31 , 2024
Model biaya/ Model revaluasi/
Cost model Revaluation model
Tanah 452.274 2.561.788 Land
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen non- The table below shows the non-financial
keuangan yang diakui pada nilai wajar instruments recognized at fair value based on
berdasarkan hirarki yang digunakan Bank the hierarchy used by the Bank in
untuk menentukan dan mengungkapkan nilai determining and disclosing the fair value of
wajar dari instrumen non-keuangan: non-financial instruments:
(i) Tingkat 1: Dikutip dari harga pasar aktif (i) Level 1: Quoted (unadjusted) prices in
untuk aset atau liabilitas yang identik; active markets for identical assets or
liabilities;
(ii) Tingkat 2: Teknik valuasi di mana seluruh (ii) Level 2: Valuation techniques for which all
input yang memiliki efek signifikan inputs which have a significant effect on
terhadap nilai wajar yang tercatat dapat the recorded fair value are observable
diobservasi baik secara langsung atau either directly or indirectly;
tidak langsung;
(iii) Tingkat 3: Teknik valuasi di mana seluruh (iii) Level 3: Valuation techniques which use
input yang memiliki efek signifikan inputs that have a significant effect on
terhadap nilai wajar yang tercatat tidak the recorded fair value that are not
dapat diobservasi dari data pasar. based on observable market data.
31 Desember/December 31, 2025
Nilai wajar/Fair value
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah - 2.399.420 - 2.399.420 Land
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar/Fair value
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Tanah - 2.561.788 - 2.561.788 Land
828 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
134
Page 831
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Nilai wajar tingkat 2 dari tanah dihitung Level 2 fair value of land is calculated using
dengan menggunakan pendekatan the comparable market data approach. The
perbandingan harga pasar. Harga pasar dari approximate market prices of comparable
tanah yang paling mendekati disesuaikan land are adjusted for differences in key
dengan perbedaan atribut utama seperti attributes such as property size, location and
ukuran aset, lokasi dan penggunaan aset. use of an asset. The most significant input into
Input yang paling signifikan dalam this valuation approach is price per square
pendekatan penilaian ini adalah asumsi harga meter assumptions.
per meter.
Bank dan entitas anak memiliki sejumlah The Bank and subsidiaries owned numbers of
bidang tanah dengan hak kepemilikan berupa parcels of land with Building Use Rights (Hak
Hak Guna Bangunan yang akan jatuh tempo Guna Bangunan or “HGB”) that will expire
antara tahun 2026 sampai 2055 yang between 2026 and 2055 which are spread all
tersebar di seluruh Indonesia di mana over Indonesia where Bank’s branches are
cabang Bank berada. Manajemen located. Management believes that the land
berpendapat hak atas tanah tersebut dapat rights can be extended.
diperpanjang.
Manajemen berpendapat tidak terdapat Management believes that there is no
indikasi penurunan nilai atas aset tetap yang impairment in the value of fixed assets owned
dimiliki Bank. by the Bank.
Aset tetap Bank, kecuali tanah, diasuransikan Fixed assets of the Bank, except land, were
terhadap risiko kebakaran dan pencurian pada insured against risk of fire and theft As of
Tanggal 31 Desember 2025 kepada December 31, 2025 with the Bank’s related
perusahaan asuransi pihak terkait Bank yaitu party insurance company which is PT Asuransi
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia dan Etiqa Internasional Indonesia and the Bank’s
perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu third parties insurance companies which are
Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman, Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman,
Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great
Eastern Insurance Indonesia, Asuransi Central Eastern Insurance Indonesia, Asuransi Central
Asia dan PT Malacca Trust Wuwungan Asia and PT Malacca Trust Wuwungan
Insurance dengan nilai pertangggungan Insurance with the insured amount of
sebesar Rp2.566.122 dan USD7.004.785 dan Rp2,566,122 and USD7,004,785 and December
31 Desember 2024 kepada perusahaan 31, 2024 with the Bank’s related party insurance
asuransi pihak terkait Bank yaitu PT Asuransi company which is PT Asuransi Etiqa
Etiqa Internasional Indonesia dan perusahaan Internasional Indonesia and the Bank’s third
asuransi pihak ketiga Bank yaitu Asuransi Sinar parties insurance companies which are
Mas, Asuransi Harta Aman, Asuransi Allianz Asuransi Sinar Mas, Asuransi Harta Aman,
Utama Indonesia, Great Eastern Insurance Asuransi Allianz Utama Indonesia, Great
Indonesia dan Asuransi Central Asia dengan Eastern Insurance Indonesia and Asuransi
nilai pertangggungan sebesar Rp2.176.011 dan Central Asia with the insured amount of
USD6.115.285. Manajemen berpendapat bahwa Rp2,176,011 and USD6,115,285. Management
nilai pertanggungan tersebut cukup untuk believes that the insurance coverage is
menutupi kemungkinan kerugian atas aset adequate to cover possible losses on the
yang dipertanggungkan. assets insured.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the gross
jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap amount of fixed assets which have been fully
yang telah disusutkan penuh dan masih depreciated and still being used amounted to,
digunakan adalah masing-masing sebesar Rp1,441,651 and Rp1,632,816, respectively.
Rp1.441.651 dan Rp1.632.816.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 829
135
Page 832
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK-GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
a. Aset Tetap (lanjutan) a. Fixed Assets (continued)
Penambahan dan pengurangan aset tetap Additions and deductions of the Bank’s fixed
Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan assets as of December 31, 2025 and 2024,
2024 terutama terdiri dari perangkat keras mainly consists of computer hardware, ATM
komputer, mesin ATM, tanah, bangunan dan machines, land, buildings and motor vehicles
kendaraan bermotor yang digunakan untuk used for the Bank’s operational activities.
aktivitas operasional Bank.
b. Aset hak-guna b. Right-of-use Assets
Rekonsiliasi kelompok-kelompok utama aset The reconciliation of right-of-use assets by
hak-guna adalah sebagai berikut: major classifications were as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Bangunan/ Kendaraan Bermotor / Sentra Data / Jumlah/
Premises Motor Vehicle Data centre Total
Nilai bruto Gross balance
Saldo awal 863.025 - 128.818 991.843 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 91.058 43.327 - 134.385 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (88.943) - (72.168) (161.111) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan 31.873 - - 31.873 Modification for the year
Saldo akhir 897.013 43.327 56.650 996.990 Ending balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Saldo awal 298.048 - 91.444 389.492 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 141.385 8.665 14.300 164.350 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (83.202) - (63.260) (146.462) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan - - - - Modification for the year
Saldo akhir 356.231 8.665 42.484 407.380 Ending balance
Nilai buku neto 540.782 34.662 14.166 589.610 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Bangunan/ Kendaraan Bermotor / Sentra Data / Jumlah/
Premises Motor Vehicle Data centre Total
Nilai bruto Gross balance
Saldo awal 847.721 64.997 129.112 1.041.830 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 80.731 - - 80.731 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (75.721) (64.997) - (140.718) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan 10.294 - (294) 10.000 Modification for the year
Saldo akhir 863.025 - 128.818 991.843 Ending balance
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Saldo awal 239.870 51.943 68.135 359.948 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 136.441 13.054 23.309 172.804 Additions for the year
Penghentian selama tahun berjalan (75.721) (64.997) - (140.718) Termination for the year
Modifikasi selama tahun berjalan (2.542) - - (2.542) Modification for the year
Saldo akhir 298.048 - 91.444 389.492 Ending balance
Nilai buku neto 564.977 - 37.374 602.351 Net book value
830 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
136
Page 833
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. ASET TETAP DAN ASET HAK GUNA (lanjutan) 15. FIXED ASSETS AND RIGHT-OF-USE ASSETS
(continued)
b. Aset hak-guna (lanjutan) b. Right-of-use Assets (continued)
Laporan laba rugi menyajikan saldo berikut Statement of profit or loss shows the following
berkaitan dengan sewa: amounts related to leases:
Tahun yang Berakhir
Pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Beban penyusutan aset hak-guna: Depreciation expenses of right-of-use assets:
- Bangunan 141.385 136.443 Premises -
- Kendaraan bermotor 8.665 13.052 Motor vehicle -
- Sentra data 14.300 23.309 Data centre -
164.350 172.804
Beban bunga (Catatan 25): Interest expenses (Note 25):
- Bangunan 35.368 37.463 Premises -
- Kendaraan bermotor 3.230 468 Motor vehicle -
- Sentra data 1.488 3.544 Data centre -
40.086 41.475
Beban berkaitan dengan sewa jangka Expenses relating to short term leases
pendek (kurang dari 12 bulan) 23.037 13.795 (less than 12 months)
227.473 228.074
Penambahan dan pengurangan aset hak- Additions and deductions of the Bank’s right-
guna Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan of-use assets as of December 31, 2025 and
2024 terutama terdiri dari bangunan dan 2024 mainly consists of premises and motor
kendaraan bermotor yang digunakan untuk vehicle used for the Bank’s operational
aktivitas operasional Bank. activities.
16. ASET TIDAK BERWUJUD 16. INTANGIBLE ASSETS
Aset tidak berwujud terdiri dari perangkat lunak dan Intangible assets consist of computer software and
goodwill. goodwill.
31 Desember/December 31
2025 2024
Perangkat lunak - neto 341.512 359.233 Computer software - net
Goodwill 7.128 7.128 Goodwill
348.640 366.361
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 831
137
Page 834
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. ASET TIDAK BERWUJUD (lanjutan) 16. INTANGIBLE ASSETS (continued)
a. Perangkat lunak a. Computer software
31 Desember/December 31, 2025
Koreksi
translasi/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Translation 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Disposals adjustment December 31
Perangkat lunak Computer software
Biaya perolehan 1.496.991 114.263 (44.012) (292) 1.566.950 At cost
Akumulasi amortisasi (1.137.758) (126.401) 38.438 283 (1.225.438) Accumulated amortization
Nilai buku neto 359.233 341.512 Net book value
31 Desember/December 31, 2024
Koreksi
translasi/
1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Translation 31 Desember/
14000000_02 January 1 Additions Disposals adjustment December 31
Perangkat lunak Computer software
Biaya perolehan 1.377.463 129.052 (9.833) 309 1.496.991 At cost
Akumulasi amortisasi (1.020.967) (116.830) 327 (288) (1.137.758) Accumulated amortization
Nilai buku neto 356.496 359.233 Net book value
Penambahan dan pengurangan aset tidak Additions and deductions of the Bank’s
berwujud Bank pada tanggal 31 Desember intangible assets as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 terutama terdiri dari perangkat 2024, mainly consists of software and licenses
lunak dan lisensi yang digunakan untuk used for the Bank and subsidiaries operational
aktivitas operasional Bank dan entitas anak. activities.
b. Goodwill b. Goodwill
Goodwill timbul dari akumulasi pembelian Goodwill arose from the accumulated
50,03% dari jumlah saham yang dikeluarkan purchase of 50.03% of the issued shares of the
oleh entitas anak PT Wahana Ottomitra subsidiary PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Multiartha Tbk (WOM) (Catatan 1b). (WOM) (Note 1b).
Sebelum tanggal 1 Januari 2011, goodwill yang Before January 1, 2011, goodwill from the
timbul dari akuisisi WOM sebesar Rp235.067 acquisition of WOM amounted to Rp235,067
diamortisasi menggunakan metode garis lurus, was amortized using straight line method, with
dengan pertimbangan atas estimasi manfaat consideration of the estimated economic
ekonomis atas goodwill tersebut. Efektif tanggal value of the goodwill. Starting January 1, 2011,
1 Januari 2011, sesuai PSAK 103 (Revisi 2009): according to SFAS 103 (Revision 2009): Business
Kombinasi Bisnis, goodwill tidak diamortisasi Combination, goodwill was not amortized
tetapi diuji penurunan nilai setiap tahunnya. anymore, but subject to impairment
Bank secara berkala melakukan evaluasi assessment annually. Bank periodically
terhadap penurunan nilai goodwill tersebut evaluates the goodwill impairment based on
sesuai PSAK 236: Penurunan Nilai Aset. SFAS 236: Impairment of Assets.
Goodwill sejumlah Rp7.128 merupakan hasil Goodwill amounting to Rp7,128 resulted from
bersih akumulasi amortisasi goodwill yang telah the net accumulated amortization of goodwill
dihentikan per tanggal 1 Januari 2011 sesuai which has been ceased as of January 1, 2011 in
dengan Ketentuan Transisi PSAK 103: Kombinasi accordance to the Transition Rule SFAS 103:
Bisnis. Business Combinations.
Manajemen berpendapat tidak terdapat Management believes that there were no
indikasi penurunan nilai atas aset tidak indications of impairment in the value of
berwujud yang dimiliki Bank. intangible assets which are owned by the Bank.
832 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
138
Page 835
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN ASET LAIN-LAIN 17. PREPAYMENTS AND OTHER ASSETS
31 Desember/December 31
2025 2024
Tagihan penyelesaian penjualan efek-efek 1.198.066 29.612 Receivables from settlement of securities
Piutang bunga - neto 1.190.842 1.047.538 Interests receivable - net
Tagihan lainnya - neto 994.316 1.203.545 Other receivables - net
Agunan yang diambil alih - neto 704.558 781.806 Foreclosed assets - net
Uang muka pembelian Advanced payment for computer
software komputer 502.605 291.318 software purchase
Setoran jaminan 471.723 57.844 Guarantee deposits
Beban dibayar dimuka 362.927 307.682 Prepayments
Uang muka pembelian aset tetap Advances payment for fixed assets
dan renovasi gedung 355.017 356.293 purchase and building renovation
Beban ditangguhkan kredit 330.509 288.288 Deferred expense on loans
Beban ditangguhkan simpanan nasabah 85.030 83.080 Deferred expense on customer deposits
Properti terbengkalai - neto 47.110 20.088 Abandoned properties - net
Tagihan card center dan Mastercard 17.160 24.075 Card center receivables and Mastercard
Keanggotaan golf 16.335 15.587 Golf membership
Bea materai 10.710 12.118 Custom fees
Lain-lain - neto 108.885 116.107 Others - net
6.395.793 4.634.981
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beban As of December 31, 2025 and 2024, prepayments
dibayar di muka dan aset lain-lain dengan pihak and other assets with related parties which is
berelasi yang berasal dari tagihan lainnya - neto derived from other receivables - net is amounted
adalah masing-masing sebesar Rp438.294 dan to Rp Rp438,294 and Rp146,128, respectively
Rp146.128 (Catatan 44). (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Tagihan lainnya - neto termasuk pembayaran atas Other receivables - net including payment of tax
pemeriksaan pajak yang masih dalam proses audit which are still in objection or appeal
keberatan atau banding (Catatan 24) dan setoran processes (Note 24) and margin deposit for
margin atas transaksi derivatif. derivative transaction.
Agunan yang diambil alih terutama terdiri dari tanah, Foreclosed assets are mainly comprised of land,
bangunan dan kendaraan bermotor. building and motor vehicle.
Beban dibayar di muka terutama terdiri dari pajak Prepayments are mainly comprised of prepaid tax,
dibayar di muka, pemeliharaan aset tetap dan fixed assets maintenances and software
pemeliharaan perangkat lunak. maintenances.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 833
139
Page 836
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. BEBAN DIBAYAR DI MUKA DAN ASET LAIN-LAIN 17. PREPAYMENTS AND OTHER ASSETS (continued)
(lanjutan)
Properti terbengkalai - neto adalah aset tetap yang Abandoned properties - net are fixed assets held by
dimiliki Bank tetapi tidak digunakan untuk kegiatan the Bank but not used for its customary banking
usaha bank yang lazim. business.
Lain-lain - neto terutama terdiri dari tagihan transaksi Others - net are mainly comprised of receivables in
perbankan. relation to banking transactions.
Cadangan kerugian untuk properti terbengkalai untuk Allowance for possible losses on abandoned
tahun yang berakhir pada tanggal properties for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 amounted to Rp1,968.
sebesar Rp1.968.
Perubahan cadangan kerugian untuk agunan yang The changes in the allowance for possible losses on
diambil alih adalah sebagai berikut: foreclosed assets are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 171.933 165.294 Beginning balance
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 39) 21.201 18.263 the year (Note 39)
Penghapusan selama
tahun berjalan (20.598) (11.624) Write-off during the year
Saldo akhir 172.536 171.933 Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The changes in the allowance for impairment
untuk tagihan lainnya adalah sebagai berikut: losses on other receivables were as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 79.658 85.115 Beginning balance
Penyisihan selama Provision during
tahun berjalan (Catatan 38) 11.128 1.947 the year (Note 38)
Penghapusan selama tahun
berjalan (1.154) (8.177) Write-off during the year
Selisih akibat perbedaan kurs 604 773 Exchange rate differences
Saldo akhir 90.236 79.658 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah cadangan Management believes that the allowance for possible
kerugian dan cadangan kerugian penurunan nilai losses and the allowance for impairment losses are
telah memadai. adequate.
140
834 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 837
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEGERA 18. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek 1.173.617 22.907 Payable for settlement of securities
Utang dealer 163.968 165.768 Payables to dealers
Liabilitas terkait simpanan nasabah 151.712 30.099 Liabilities related to customers' deposits
Liabilitas pembelian aset tetap Liabilities related to purchase of fixed assets
dan perangkat lunak 143.046 200.936 and software
Pemindahbukuan transaksi ATM 133.111 144.485 Transfer for ATM transactions
Liabilitas penyelesaian transaksi Settlement liabilities for credit card
kartu kredit dan travel cheque 109.512 98.297 and travel cheque transactions
Titipan asuransi konsumen 80.632 109.967 Insurance advances from customers
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 26.416 48.678 Liabilities related to loan
Liabilitas terkait transaksi syariah 14.425 10.066 Liabilities related to sharia transactions
Utang notaris dan pihak ketiga 14.098 16.284 Payables to notary and third parties
Titipan konsumen 13.115 12.771 Consumer advances
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM 9.937 6.959 Settlement liabilities for ATM transactions
Liabilitas premi asuransi nasabah 1.884 1.834 Liabilities related to customers' insurance premium
Liabilitas terkait Letter of Credit 9 - Liabilities related to Letter of Credit
Liabilitas perbankan lainnya 123.195 158.420 Other banking liabilities
Sub-jumlah - Rupiah 2.158.677 1.027.471 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Liabilitas terkait simpanan nasabah 107.572 3.404 Liabilities related to customers' deposits
Liabilitas terkait Letter of Credit 17.417 14.523 Liabilities related to Letter of Credit
Liabilitas pembelian aset tetap Liabilities related to purchase of fixed assets
dan perangkat lunak 10.095 14.141 and software
Liabilitas terkait kredit yang diberikan 2.564 1.960 Liabilities related to loan
Liabilitas penyelesaian surat berharga 2.327 - Payable for settlement of securities
Liabilitas terkait transaksi syariah 3 - Liabilities related to sharia transactions
Liabilitas perbankan lainnya 17.399 9.076 Other banking liabilities
Sub-jumlah - Mata uang asing 157.377 43.104 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 2.316.054 1.070.575 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there were
transaksi dengan pihak berelasi masing-masing transactions with related parties amounted to
adalah sebesar Rp409 dan Rp1.014 (Catatan 44). Rp409 and Rp1,014, respectively (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Liabilitas penyelesaian penjualan efek-efek Payable for settlement of securities represent
merupakan transaksi yang terkait dengan amounts due to counterparties in relation to
kewajiban pada pihak ketiga yang terjadi dari securities purchase transactions that were
transaksi pembelian Surat Berharga oleh bank. outstanding as of the reporting date.
Utang dealer merupakan utang sehubungan Payables to dealers are in connection with
dengan transaksi pembelian kendaraan bermotor purchases of vehicles by the subsidiaries for
oleh entitas anak untuk pembiayaan konsumen. consumer financing.
Liabilitas terkait simpanan nasabah merupakan Liabilities related to customers' deposits are related
transaksi yang terkait dengan kewajiban to liabilities on the savings and time of deposits.
sehubungan dengan tabungan dan deposito.
Liabilitas pembelian aset tetap dan perangkat Liabilities related to purchase of assets and
lunak merupakan kewajiban sehubungan dengan software consist of liabilities related with the
pengadaan aset tetap dan software. procurement of fixed assets and software.
141
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 835
Page 838
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. LIABILITAS SEGERA (lanjutan) 18. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY (continued)
Pemindahbukuan transaksi ATM terutama terdiri Transfer for ATM transaction mainly consist of
dari kewajiban sehubungan dengan adanya liabilities related to withdrawal and transfer
transaksi penarikan tunai dan pemindahbukuan transactions done by customers using other Bank's
yang dilakukan oleh nasabah Bank menggunakan ATM machine and ATM Bersama (including ATM
mesin ATM milik bank lain dan ATM Bersama Prima and ATM Xlink).
(termasuk ATM Prima dan ATM Xlink).
Liabilitas penyelesaian transaksi kartu kredit dan Settlement liabilities for credit card and travel
travel cheque terutama terdiri dari liabilitas kepada cheque transactions mainly consist of payables to
merchant kartu kredit yang belum diselesaikan dan credit card merchants and outstanding travel
travel cheque yang masih beredar. cheques.
Titipan asuransi konsumen merupakan titipan Insurance advances from customers represent
premi asuransi dari konsumen entitas anak untuk insurance premium received from subsidiaries’
dibayarkan ke perusahaan asuransi sehubungan customers to be paid to insurance companies in
dengan transaksi pembiayaan konsumen. relation to consumer financing transactions.
Liabilitas terkait kredit yang diberikan merupakan Liabilities related to loan consist of other
transaksi lainnya yang terkait dengan kewajiban transaction related to obligation of loan (including
pada bagian kredit (termasuk premi asuransi yang insurance premium paid by debtors that have not
dibayar oleh debitur yang belum disetor pada been deposited to the insurance company).
perusahaan asuransi).
Liabiltas terkait transaksi syariah merupakan Liabilities related to sharia transactions are related
transaksi yang terkait dengan pembiayaan syariah to sharia financing transactions and payment of
dan pembayaran dana sosial atau denda oleh social funds or fines by customers (Ta’Widh).
nasabah (Ta’Widh).
Utang notaris dan pihak ketiga merupakan Payables to notary and third parties are related to
transaksi yang terkait dengan pemakaian jasa the use of notary services and procurement of
notaris dan pengadaan barang atau jasa. goods or services.
Titipan konsumen merupakan utang yang timbul Consumers’ advances represent payables in
sehubungan dengan penerimaan angsuran dari connection with the installment payment from
konsumen dan penerimaan penjualan agunan customers and cash received from sales of
yang diambil alih yang belum diselesaikan. foreclosed assets that have not been settled.
Liabilitas penyelesaian transaksi ATM terutama Settlement liabilities for ATM transaction mainly
terdiri dari kewajiban pada bank lain terkait dengan consist of liabilities to other Banks related to card
penyelesaian transaksi kartu menggunakan mesin transactions settlement using EDC machine
EDC melalui jaringan Prima dan ALTO. through Prima and ALTO network.
Liabilitas premi asuransi nasabah merupakan Liabilities of customers' insurance premium are in
transaksi sehubungan dengan pembayaran premi connection with the payment of customers'
asuransi oleh nasabah. insurance.
Liabilitas terkait Letter of Credit merupakan Liabilities related to Letter of Credit are in
transaksi yang terkait dengan kewajiban produk connection with liabilities to Letter of Credit product.
Letter of Credit.
Liabilitas perbankan lainnya terutama terdiri dari Other banking liabilities mainly consist of
transaksi yang masih dalam proses dan liabilitas transactions, which are still in process and other
segera lainnya. obligations due immediately.
836 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
142
Page 839
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Giro 255.235 280.192 Demand deposits
Tabungan 54.856 34.093 Savings deposits
Deposito berjangka 76.883 90.013 Time deposits
386.974 404.298
Pihak ketiga Third parties
Giro 44.088.523 39.319.637 Demand deposits
Tabungan 22.471.929 23.268.245 Savings deposits
Deposito berjangka 49.246.670 56.011.711 Time deposits
115.807.122 118.599.593
116.194.096 119.003.891
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities are
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
a. Giro a. Demand deposits
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 158.564 273.550 Rupiah
Mata uang asing 96.671 6.642 Foreign currencies
255.235 280.192
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 30.947.601 27.161.987 Rupiah
Mata uang asing 13.140.922 12.157.650 Foreign currencies
44.088.523 39.319.637
44.343.758 39.599.829
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 837
143
Page 840
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro (lanjutan) a. Demand deposits (continued)
Tingkat bunga rata-rata per tahun: Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 3,61% 3,30% Rupiah
Mata uang asing 2,47% 2,49% Foreign currencies
Saldo giro yang diblokir atau dijadikan jaminan Total demand deposits which are blocked or
kredit pada 31 Desember 2025 adalah sebesar under lien as of December 31, 2025 amounted
Rp2.824.260 (31 Desember 2024: Rp1.890.474). to Rp2,824,260 (December 31, 2024:
Rp1,890,474).
Pada 31 Desember 2025, jumlah giro Wadiah As of December 31, 2025, total Wadiah demand
yang dikelola oleh unit Syariah Bank untuk deposits managed by the Bank’s Sharia unit in
Rupiah dan mata uang asing masing-masing Rupiah and foreign currencies amounted to
sebesar Rp1.745.658 dan Rp35.542 Rp1,745,658 and Rp35,542 (December 31, 2024:
(31 Desember 2024: Rp1.154.997 dan Rp73.854) Rp1,154,997 and Rp73,854) and for Mudharabah
dan giro Mudharabah masing-masing sebesar demand deposit amounted to Rp7,252,027 and
Rp7.252.027 dan Rp1.760.727 (31 Desember 2024: Rp1,760,727 (December 31, 2024: Rp6,043,649
Rp6.043.649 dan Rp2.216.504). and Rp2,216,504), respectively.
b. Tabungan b. Savings deposits
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 52.397 30.235 Rupiah
Mata uang asing 2.459 3.858 Foreign currencies
54.856 34.093
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 19.505.786 20.470.456 Rupiah
Mata uang asing 2.966.143 2.797.789 Foreign currencies
22.471.929 23.268.245
22.526.785 23.302.338
838 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
144
Page 841
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Savings deposits (continued)
(ii) Berdasarkan jenis: (ii) By type:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pendidikan 131.466 216.745 Education
Syariah 9.975.782 10.289.303 Sharia
Lain-lain 9.450.935 9.994.643 Others
19.558.183 20.500.691
Mata uang asing Foreign currencies
Pendidikan 1.813 3.528 Education
Syariah 575.156 460.102 Sharia
Lain-lain 2.391.633 2.338.017 Others
2.968.602 2.801.647
22.526.785 23.302.338
(iii) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iii) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 1,03% 1,31% Rupiah
Mata uang asing 0,72% 0,42% Foreign currencies
Saldo tabungan yang diblokir atau dijadikan Total savings deposits which are blocked or
jaminan kredit pada 31 Desember 2025 adalah under lien as of December 31, 2025 amounted
sebesar Rp8.366 (31 Desember 2024: Rp2.128). to Rp8,366 (December 31, 2024: Rp2,128).
Pada 31 Desember 2025, jumlah tabungan As of December 31, 2025, total Mudharabah
Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah savings deposits managed by the Bank’s
Bank untuk Rupiah dan mata uang asing Sharia unit in Rupiah and foreign currencies
masing-masing sebesar Rp9.834.622 dan amounted to Rp9,834,622 and Rp571,591
Rp571.591 (31 Desember 2024: Rp10.170.910 dan (December 31, 2024: Rp10,170,910 and
Rp456.983) dan tabungan Wadiah masing- Rp456,983) and for Wadiah savings deposit
masing sebesar Rp141.160 dan Rp3.565 amounted to Rp141,160 and Rp3,565
(31 Desember 2024: Rp118.393 dan Rp3.119). (December 31, 2024: Rp118,393 and Rp3,119),
respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 839
145
Page 842
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka c. Time deposits
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 55.967 71.145 Rupiah
Mata uang asing 20.916 18.868 Foreign currencies
76.883 90.013
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 37.809.671 43.163.897 Rupiah
Mata uang asing 11.436.999 12.847.814 Foreign currencies
49.246.670 56.011.711
49.323.553 56.101.724
(ii) Berdasarkan periode deposito berjangka: (ii) Based on period of time deposits:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 17.319.528 15.451.593 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 12.377.810 15.351.435 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3.771.545 7.792.693 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 4.383.792 4.613.705 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 12.963 25.616 > 12 months
37.865.638 43.235.042
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 6.296.658 5.034.766 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 2.415.728 3.876.704 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 1.639.877 2.331.056 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 1.075.809 1.620.283 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 29.843 3.873 > 12 months
11.457.915 12.866.682
49.323.553 56.101.724
840 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
146
Page 843
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 19. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka (lanjutan) c. Time deposits (continued)
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on remaining period until maturity:
saat jatuh tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 22.872.892 21.009.018 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 10.146.450 14.666.689 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 2.154.772 4.847.321 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 2.690.621 2.688.254 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 903 23.760 > 12 months
37.865.638 43.235.042
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 7.339.924 6.644.741 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 2.751.755 3.824.676 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 957.416 1.504.004 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 378.977 891.335 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 29.843 1.926 > 12 months
11.457.915 12.866.682
49.323.553 56.101.724
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 2,64% 3,43% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 3,27% 4,39% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3,51% 4,56% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 3,36% 4,11% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 3,25% 3,55% > 12 months
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 0,97% 1,39% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1,82% 1,97% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 1,75% 2,30% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 2,10% 2,59% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 5,23% 2,38% > 12 months
Saldo deposito berjangka yang diblokir Total time deposits which are blocked or under
atau dijadikan jaminan kredit pada lien as of December 31, 2025 amounted to
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp6.235.404 Rp6,235,404 (December 31, 2024: Rp6,684,289).
(31 Desember 2024: Rp6.684.289).
Pada 31 Desember 2025, jumlah deposito As of December 31, 2025, total Mudharabah
Mudharabah yang dikelola oleh unit Syariah time deposits managed by the Bank’s Sharia
Bank dalam Rupiah dan mata uang asing unit in Rupiah and foreign currencies
adalah masing-masing sebesar Rp9.116.091 amounted to Rp9,116,091 and Rp2,489,943
dan Rp2.489.943 (31 Desember 2024: (December 31, 2024: Rp13,754,031 and
Rp13.754.031 dan Rp2.791.250). Rp2,791,250), respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 841
147
Page 844
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Giro 1.609.617 1.949.263 Demand deposits
Call money 1.000.500 965.700 Call money
2.610.117 2.914.963
Pihak ketiga Third parties
Giro 817.432 658.332 Demand deposits
Tabungan 12.258 11.674 Saving deposits
Deposito berjangka 444.890 478.293 Time deposits
Call money 5.245.000 1.956.995 Call money
6.519.580 3.105.294
9.129.697 6.020.257
Informasi mengenai transaksi dengan pihak Information on related parties and maturities are
berelasi dan jatuh tempo diungkapkan masing- disclosed in Notes 44 and 53, respectively.
masing pada Catatan 44 dan 53.
a. Giro dari bank lain a. Demand deposits from other banks
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah 553.217 945.792 Rupiah
Mata uang asing 1.056.400 1.003.471 Foreign currencies
1.609.617 1.949.263
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 717.576 584.520 Rupiah
Mata uang asing 99.856 73.812 Foreign currencies
817.432 658.332
2.427.049 2.607.595
Pada Tanggal 31 Desember 2025, jumlah giro As of December 31, 2025, total Wadiah demand
Wadiah yang dikelola oleh unit Syariah Bank deposits managed by the Bank’s Sharia unit in
untuk Rupiah dan mata uang asing masing- Rupiah and foreign currencies amounted to
masing sebesar Rp2.113 dan RpNihil Rp2,113 and RpNil (December 31, 2024: Rp2,172
(31 Desember 2024: Rp2.172 dan RpNihil) dan and RpNil) and for Mudharabah demand
giro Mudharabah untuk Rupiah dan mata asing deposit in Rupiah and foreign currencies
adalah Rp11.425 dan Rp9.702 (31 Desember amounted to Rp11,425 and Rp9,702 (December
2024: Rp1.862 dan Rp8.868). 31, 2024: to Rp1,862 and Rp8,868), respectively.
842 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
148
Page 845
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
a. Giro dari bank lain (lanjutan) a. Demand deposits from other banks
(continued)
Tingkat bunga rata-rata per tahun: Average interest rates per annum:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah 1,53% 1,65% Rupiah
Mata uang asing 1,71% 1,68% Foreign currencies
Tidak ada saldo giro dari bank lain yang There were no demand deposits from other
diblokir atau dijadikan jaminan kredit pada banks which were blocked or held under lien as
31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024.
b. Tabungan dari bank lain b. Saving deposits from other banks
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 12.258 11.674 Rupiah
(ii) Berdasarkan jenis: (ii) By type:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Lainnya 12.258 11.674 Others
(iii) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iii) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah 2,80% 2,82% Rupiah
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 843
149
Page 846
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Deposito berjangka dari bank lain c. Time deposits from other banks
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak (i) By currency and related party:
berelasi:
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 62.778 253.462 Rupiah
Mata uang asing 382.112 224.831 Foreign currencies
444.890 478.293
(ii) Berdasarkan periode deposito berjangka: (ii) Based on period of time deposits:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 45.528 170.729 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 35.000 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 2.500 2.500 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 14.750 45.233 > 6 months - 12 months
62.778 253.462
Mata uang asing Foreign currencies
> 3 bulan - 6 bulan 328.317 - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 16.695 224.831 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 37.100 - > 12 months
382.112 224.831
444.890 478.293
844 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
150
Page 847
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Deposito berjangka dari bank lain (lanjutan) c. Time deposits from other banks (continued)
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on the remaining period until
saat jatuh tempo: maturity:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 45.528 155.627 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 58.271 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 12.500 12.500 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 4.750 27.064 > 6 months - 12 months
62.778 253.462
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 27.825 - ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 9.275 - > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 328.317 - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 16.695 224.831 > 6 months - 12 months
382.112 224.831
444.890 478.293
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rates per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3,06% 4,26% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 4,50% > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan 3,75% 4,00% > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 3,67% 3,14% > 6 months - 12 months
Mata uang asing Foreign currencies
> 3 bulan - 6 bulan 5,16% - > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 6,80% 3,00% > 6 months - 12 months
> 12 bulan 6,90% - > 12 months
Tidak ada saldo deposito berjangka dari bank There were no time deposits from other
lain yang diblokir atau dijadikan jaminan kredit banks which are blocked or under lien as of
pada 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of December 31, 2025 and 2024, total
deposito Mudharabah yang dikelola oleh unit Mudharabah time deposits managed by the
Syariah Bank mempunyai nilai masing-masing Bank’s Sharia unit amounted to Rp24,900 and
sebesar Rp24.900 dan Rp58.660. Rp58,660, respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 845
151
Page 848
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
d. Call money d. Call money
(i) Berdasarkan mata uang dan pihak berelasi: (i) Based on currency and related party:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1.500.000 - PT Bank Pan Indonesia Tbk
Bank Negara Malaysia 600.000 - Bank Negara Malaysia
PT Bank Sinarmas Tbk 570.000 200.000 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Mega Tbk 500.000 - PT Bank Mega Tbk
PT BPD DIY 475.000 175.000 PT BPD DIY
PT Bank Mizuho Indonesia 300.000 - PT Bank Mizuho Indonesia
PT BPD Bali 200.000 - PT BPD Bali
PT BPD Jawa Tengah 200.000 400.000 PT BPD Jawa Tengah
The Bank of Tokyo-Mitsubishi, Ltd 150.000 150.000 The Bank of Tokyo-Mitsubishi, Ltd
PT Bank DKI 100.000 200.000 PT Bank DKI
PT Bank Amar Indonesia 100.000 - PT Bank Amar Indonesia
PT Bank Ganesha Tbk 100.000 - PT Bank Ganesha Tbk
PT Bank SBI Indonesia 100.000 - PT Bank SBI Indonesia
PT Bank Artha Graha Internasional Tbk 100.000 - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk
Bank of China 80.000 75.000 Bank of China
PT Bank Mestika Dharma 70.000 - PT Bank Mestika Dharma
PT Bank Central Asia Tbk 50.000 - PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Multiarta Sentosa 50.000 60.000 PT Bank Multiarta Sentosa
Citibank N.A. - 225.000 Citibank N.A.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk - 175.000 PT Bank Rakyat Indonesia Tbk
PT Bank Hibank Indonesia - 150.000 PT Bank Hibank Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia Tbk - 100.000 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Sub jumlah - Rupiah 5.245.000 1.910.000 Sub total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi Related parties
Malayan Banking Berhad 1.000.500 965.700 Malayan Banking Berhad
Pihak ketiga Third parties
South Indian Bank Ltd - 46.995 South Indian Bank Ltd
Sub jumlah - Mata uang asing 1.000.500 1.012.695 Sub total - Foreign currencies
6.245.500 2.922.695
846 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
152
Page 849
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. SIMPANAN DARI BANK LAIN (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
d. Call money (lanjutan) d. Call money (continued)
(ii) Berdasarkan periode call money: (ii) By period of call money:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.745.000 1.910.000 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.500.000 - > 1 month - 3 months
5.245.000 1.910.000
Mata uang asing Foreign currencies
> 1 bulan - 3 bulan 1.000.500 1.012.695 > 1 month - 3 months
6.245.500 2.922.695
(iii) Berdasarkan sisa umur sampai dengan (iii) Based on remaining period until maturity:
saat jatuh tempo:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 3.745.000 1.910.000 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.500.000 - > 1 month - 3 months
5.245.000 1.910.000
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan - 965.700 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 1.000.500 46.995 > 1 month - 3 months
1.000.500 1.012.695
6.245.500 2.922.695
(iv) Tingkat bunga rata-rata per tahun: (iv) Average interest rate per annum:
31 December/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 5,35% 6,43% ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan 4,95% - > 1 month - 3 months
Mata uang asing Foreign currencies
≤>1 1bulan
bulan - 3 bulan 5,63% 7,27% > 1 month - 3 months
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 847
153
Page 850
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI AGREEMENTS
31 December/December 31, 2025
Suku bunga Nilai pembelian Beban bunga yang
Tanggal jatuh per tahun/ Nilai jual/ kembali/ belum diamortisasi/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nilai nominal/ Tanggal dimulai/ tempo/ Interest rate Sale Purchase Unamortized Nilai tercatat/
Counterparty Type of securities Nominal amount Starting date Due date per annum amount amount interest Carrying value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Obligasi Pemerintah FR96/ 29 Desember/ 5 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR96 850.000 December 29, 2025 January 5, 2026 4,85% 852.219 853.022 (459) 852.563
Obligasi Pemerintah FR108/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank DKI Government Bonds FR108 350.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,85% 338.587 339.227 (501) 338.726
Obligasi Pemerintah FR73/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR73 100.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 106.638 106.836 (14) 106.822
Obligasi Pemerintah FR90/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 22, 2025 January 5, 2026 4,80% 96.122 96.302 (51) 96.251
Obligasi Pemerintah FR59/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR59 50.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,80% 49.191 49.283 (33) 49.250
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 30, 2025 January 13, 2026 4,82% 96.257 96.438 (155) 96.283
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR80 25.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,87% 25.642 25.691 (45) 25.646
Obligasi Pemerintah FR73/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Danamon Tbk Government Bonds FR73 50.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 53.319 53.418 (7) 53.411
Obligasi Pemerintah FR68/ 22 Desember/ 5 Januari/
PT Bank Mandiri Tbk Government Bonds FR68 50.000 December 22, 2025 January 5, 2026 4,77% 54.437 54.538 (29) 54.509
Obligasi Pemerintah FR103/ 15 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR103 150.000 December 15, 2025 January 12, 2026 4,80% 149.410 149.967 (219) 149.748
Obligasi Pemerintah FR90/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR90 250.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 240.147 240.595 (32) 240.563
Obligasi Pemerintah FR90/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,85% 144.207 144.479 (97) 144.382
Obligasi Pemerintah FR75/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Mega Tbk Government Bonds FR75 500.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,85% 515.480 516.452 (764) 515.688
Obligasi Pemerintah FR75/ 29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR75 20.000 December 29, 2025 January 12, 2026 4,82% 20.619 20.658 (31) 20.627
Obligasi Pemerintah FR59/ 23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Tabungan Negara Tbk Government Bonds FR59 100.000 December 23, 2025 January 6, 2026 4,75% 98.382 98.564 (65) 98.499
Obligasi Pemerintah FR59/ 24 Desember/ 7 Januari/
PT Bank Tabungan Negara Tbk Government Bonds FR59 20.000 December 24, 2025 January 7, 2026 4,75% 19.678 19.714 (15) 19.699
Obligasi Pemerintah FR68/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT BPD Jawa Timur Tbk Government Bonds FR68 400.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,87% 437.692 438.520 (768) 437.752
Obligasi Pemerintah FR109/ 30 Desember/ 30 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk Government Bonds FR109 1.000.000 December 30, 2025 January 30, 2026 4,90% 958.212 962.254 (3.782) 958.472
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Pan Indonesia Bank Tbk Government Bonds FR80 950.000 December 31, 2025 January 14, 2026 4,85% 974.413 976.252 (1.707) 974.545
Obligasi Pemerintah FR109/ 1 Desember/ 15 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR109 500.000 December 1, 2025 January 15, 2026 4,80% 471.410 474.114 (880) 473.234
Obligasi Pemerintah FR109/ 4 Desember/ 20 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR109 500.000 December 4, 2025 January 20, 2026 4,80% 475.790 478.518 (1.206) 477.312
Obligasi Pemerintah FR87/ 29 Desember/ 19 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR87 500.000 December 29, 2025 January 19, 2026 4,95% 491.076 492.494 (1.214) 491.280
Obligasi Pemerintah FR100/ 29 Desember/ 19 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR100 500.000 December 29, 2025 January 19, 2026 4,95% 490.366 491.782 (1.214) 490.568
Obligasi Pemerintah FR103/ 19 Desember/ 2 Januari/
Bank Jtrust Indonesia Government Bonds FR103 500.000 December 19, 2025 January 2, 2026 4,80% 499.435 500.368 (67) 500.301
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Jtrust Indonesia Government Bonds FR90 200.000 December 30, 2025 January 6, 2026 4,75% 192.514 192.692 (127) 192.565
Jumlah/Total 7.915.000 7.851.243 7.872.178 (13.482) 7.858.696
848 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
154
Page 851
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga Nilai pembelian Beban bunga yang
Tanggal jatuh per tahun/ Nilai jual/ kembali/ belum diamortisasi/
Nasabah/ Jenis efek-efek/ Nilai nominal/ Tanggal dimulai/ tempo/ Interest rate Sale Purchase Unamortized Nilai tercatat/
Counterparty Type of securities Nominal amount Starting date Due date per annum amount amount interest Carrying value
Pihak ketiga/Third parties
Rupiah/Rupiah
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 19 Desember/ 2 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 250.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,40% 242.008 242.610 (43) 242.567
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 27 Desember/ 3 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.900.000 December 27, 2024 January 3, 2025 6,25% 2.825.644 2.829.078 (981) 2.828.097
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.600.000 December 31, 2024 January 7, 2025 6,25% 2.520.718 2.523.783 (2.625) 2.521.158
Obligasi Pemerintah FR80/ 31 Desember/ 7 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR80 900.000 December 31, 2024 January 7, 2025 6,25% 860.559 861.605 (896) 860.709
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 2.500.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,25% 2.474.695 2.477.703 (2.149) 2.475.554
Obligasi Pemerintah FR59/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank Indonesia Government Bonds FR59 430.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,25% 411.799 412.299 (357) 411.942
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 13 Januari/
Bank Indonesia Bank Indonesia Rupiah Securities 400.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,40% 387.561 388.525 (827) 387.698
Obligasi Pemerintah FR84/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR84 10.000 December 18, 2024 January 2, 2025 6,45% 9.795 9.822 (2) 9.820
Obligasi Pemerintah FR91/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Government Bonds FR91 20.000 December 31, 2024 January 14, 2025 6,45% 18.053 18.098 (42) 18.056
Obligasi Pemerintah FR90/ 18 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Government Bonds FR90 100.000 December 18, 2024 January 2, 2025 6,45% 92.205 92.453 (17) 92.436
Obligasi Pemerintah FR96/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR96 250.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,45% 236.182 236.774 (42) 236.732
Obligasi Pemerintah FR90/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR90 200.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,45% 183.910 184.372 (396) 183.976
Obligasi Pemerintah FR96/ 31 Desember/ 14 Januari/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Government Bonds FR96 200.000 December 31, 2024 January 14, 2025 6,45% 189.620 190.096 (442) 189.654
Obligasi Pemerintah FR84/ 5 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR84 200.000 December 5, 2024 January 2, 2025 6,55% 196.149 197.148 (36) 197.112
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 9 Desember/ 6 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Bank Indonesia Rupiah Securities 500.000 December 9, 2024 January 6, 2025 6,55% 482.382 484.840 (439) 484.401
Obligasi Pemerintah FR98/ 12 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR98 75.000 December 12, 2024 January 13, 2025 6,55% 72.527 72.949 (158) 72.791
Obligasi Pemerintah FR90/ 16 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR90 500.000 December 16, 2024 January 13, 2025 6,55% 459.965 462.308 (1.004) 461.304
Obligasi Pemerintah FR96/ 19 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR96 150.000 December 19, 2024 January 2, 2025 6,45% 141.709 142.065 (26) 142.039
Obligasi Pemerintah FR75/ 20 Desember/ 17 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR75 400.000 December 20, 2024 January 17, 2025 6,55% 384.120 386.077 (1.118) 384.959
Obligasi Pemerintah FR90/ 23 Desember/ 20 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 23, 2024 January 20, 2025 6,55% 144.102 144.837 (499) 144.338
Obligasi Pemerintah FR90/ 12 Desember/ 9 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR90 150.000 December 12, 2024 January 9, 2025 6,55% 137.970 138.672 (201) 138.471
Obligasi Pemerintah FR82/ 12 Desember/ 9 Januari/
PT Bank Negara Indonesia Tbk Government Bonds FR82 50.000 December 12, 2024 January 9, 2025 6,55% 47.253 47.494 (69) 47.425
Obligasi Pemerintah FR68/ 24 Desember/ 7 Januari/
PT OCBC NISP Tbk Government Bonds FR68 50.000 December 24, 2024 January 7, 2025 6,50% 51.720 51.851 (56) 51.795
Obligasi Pemerintah FR83/ 27 Desember/ 10 Januari/
PT OCBC NISP Tbk Government Bonds FR83 50.000 December 27, 2024 January 10, 2025 6,50% 48.772 48.895 (79) 48.816
Obligasi Pemerintah FR87/ 30 Desember/ 13 Januari/
PT Bank Permata Tbk Government Bonds FR87 450.000 December 30, 2024 January 13, 2025 6,45% 414.062 415.101 (891) 414.210
Obligasi Pemerintah FR100/ 21 November/ 20 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR100 500.000 November 21, 2024 January 20, 2025 6,10% 462.823 467.450 (1.490) 465.960
Obligasi Pemerintah FR101/ 26 November/ 30 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR101 200.000 November 26, 2024 January 30, 2025 6,10% 192.367 194.485 (945) 193.540
Obligasi Pemerintah FR100/ 5 Desember/ 6 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR100 350.000 December 5, 2024 January 6, 2025 6,10% 324.497 326.257 (275) 325.982
Obligasi Pemerintah FR101/ 23 Desember/ 6 Januari/
J.P. Morgan Chase Bank Government Bonds FR101 110.000 December 23, 2024 January 6, 2025 6,00% 105.565 105.811 (88) 105.723
Obligasi Pemerintah FR86/ 23 Desember/ 7 Januari/
Bank National Nobu Government Bonds FR86 500.000 December 23, 2024 January 7, 2025 6,60% 471.029 472.324 (518) 471.806
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia/ 30 Desember/ 6 Januari/
Bank National Nobu Bank Indonesia Rupiah Securities 200.000 December 30, 2024 January 6, 2025 6,30% 193.947 194.185 (170) 194.015
Jumlah/Total 15.345.000 14.783.708 14.819.967 (16.881) 14.803.086
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 849
155
Page 852
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI 21. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASED
KEMBALI (lanjutan) AGREEMENTS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024, there were no
terdapat transaksi dengan pihak berelasi. transaction with related parties.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Nilai wajar dari efek yang dijual dengan janji dibeli The fair value of securities sold under repurchased
kembali pada tanggal 31 Desember 2025 dan agreements as of December 31, 2025 and 2024
2024 adalah masing-masing sebesar Rp8.306.914 amounted to Rp8,306,914 and Rp14,469,530
dan Rp14.469.530 yang disajikan di Laporan Posisi respectively, which is presented in the Consolidated
Keuangan Konsolidasian sebagai bagian dari Statements of Financial Position as “Financial
“Investasi Keuangan” (Catatan 9). Investment” (Note 9).
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN 22. SECURITIES ISSUED
a. Berdasarkan mata uang dan pihak berelasi a. By currency and related party
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi MIF - 47.991 Bonds MIF
Obligasi Berkelanjutan Bank Shelf Bonds Bank
Maybank Indonesia - 3.996 Maybank Indonesia
- 51.987
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan WOM 2.375.241 2.116.119 Shelf Bonds WOM
Obligasi MIF 1.197.502 851.154 Bonds MIF
Obligasi Berkelanjutan Bank Shelf Bonds Bank
Maybank Indonesia 399.224 694.490 Maybank Indonesia
3.971.967 3.661.763
3.971.967 3.713.750
850 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
156
Page 853
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2022 Tranche I Year 2022
Seri B - 4.000 Series B
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi - (4) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak berelasi - 3.996 Sub-total carrying amount - Related parties
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan II Shelf Bonds II Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2017 Tranche I Year 2017
Seri C 100.000 100.000 Series C
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Bank Maybank Indonesia
Tahap I Tahun 2022 Tranche I Year 2022
Seri B - 296.000 Series B
Seri C 300.000 300.000 Series C
Sub-jumlah nominal - Pihak ketiga 400.000 696.000 Sub-total nominal amount - Third parties
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (776) (1.510) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak ketiga 399.224 694.490 Sub-total carrying amount - Third parties
Jumlah nilai tercatat 399.224 698.486 Total carrying amount
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 851
157
Page 854
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia (lanjutan) (continued)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows.
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut.
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Seri/ Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
Series per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan II Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri A/ 11 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2017/ Series A 8,00% 435.000 July 11, 2022 60 paid at maturity date
Shelf Bonds II Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri B/ idAAA 11 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche I Year 2017 Series B 8,50% 300.000 July 11, 2024 84 835.000 paid at maturity date
(Pefindo)
Seri C/ 11 Juli/ Belum jatuh tempo/
Series C 8,65% 100.000 July 11, 2027 120 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
Bank Maybank Indonesia Seri A/ 18 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2022/ Series A 3,80% 400.000 July 18, 2023 days paid at maturity date
Shelf Bonds IV Telah dilunasi sesuai tanggal
idAAA
Bank Maybank Indonesia Seri B/ 8 Juli/ jatuh tempo/Has been fully
1.000.000
Tranche I Year 2022 Series B 6,25% 300.000 (Pefindo) July 8, 2025 36 paid at maturity date
Seri C/ 8 Juli/ Belum jatuh tempo/
Series C 6,80% 300.000 July 8, 2027 60 Not yet mature
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (tiga The Bonds payable interest is paid on a
bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Seri/ Keterangan/
Name Series Description
11 Oktober/October 11, 2017
A
11 Juli/July 11, 2022
Obligasi Berkelanjutan II Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2017/ Shelf Bonds II 11 Oktober/October 11, 2017
B
Bank Maybank Indonesia Tranche I Year 2017 11 Juli/July 11, 2024
11 Oktober/October 11, 2017
C
11 Juli/July 11, 2027
8 Oktober/October 8, 2022
A
18 Juli/July 18, 2023
Obligasi Berkelanjutan IV Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2022/ Shelf Bonds 8 Oktober/October 8, 2022
B
IV Bank Maybank Indonesia Tranche I Year 2022 8 Juli/July 8, 2025
8 Oktober/October 8, 2022
C
8 Juli/July 8, 2027
852 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
158
Page 855
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Bank Maybank b. Shelf Bonds Bank Maybank Indonesia
Indonesia (lanjutan) (continued)
Obligasi-obligasi tersebut tidak dijamin The bonds are not guaranteed with specific
dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan guarantee, but guaranteed with all assets of the
seluruh harta kekayaan Bank baik barang Bank, whether present or future fixed or non-
bergerak maupun barang tidak bergerak fixed assets in accordance with the provisions
sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan of Article 1131 and 1132 of the Civil Laws.
1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
Selama berlakunya jangka waktu obligasi dan During the validity period of the bonds and prior
sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga to the redemption of all principal and interest of
obligasi, Bank berjanji dan mengikatkan diri, the bonds, the Bank represents and binds itself,
tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat without written approval from the Trustee shall
tidak akan melakukan hal-hal sebagai berikut: not perform the following actions: (i) securing
(i) mengagunkan sebagian maupun seluruh part or all of the income or asset of the Bank
pendapatan atau harta kekayaan Bank yang that exist in the present or in the future, other
ada pada saat ini maupun di masa yang akan than for the Bank’s business activity; (ii)
datang, di luar kegiatan usaha Bank; (ii) changing the main business activity; (iii)
melaksanakan perubahan bidang usaha reducing the authorized capital and paid up
utama; (iii) mengurangi modal dasar dan capital, unless such reduction is conducted
modal disetor, kecuali jika pengurangan based on request or instruction from the
tersebut dilakukan atas dasar permintaan atau government of the Republic of Indonesia
perintah dari Pemerintah Republik Indonesia and/or competent authority (including but not
dan/atau otoritas yang berwenang (termasuk limited to Bank Indonesia, Minister of Finance of
tetapi tidak terbatas pada Bank Indonesia, the Republic of Indonesia and/or monetary
Menteri Keuangan Negara Republik Indonesia authority or remedial authority in the banking
dan/atau otoritas moneter maupun otoritas sector in accordance with the prevailing
penyehatan di bidang perbankan sesuai regulation); (iv) conducting merger,
dengan ketentuan yang berlaku); (iv) consolidation, acquisition with other company
mengadakan penggabungan, konsolidasi, which led to the dissolution of the Bank.
akuisisi dengan perusahaan lain yang
menyebabkan bubarnya Bank.
Satu tahun setelah tanggal penjatahan, Bank One year after the allotment date, the Bank may
dapat melakukan pembelian kembali (buy repurchase (buy back) the bonds partially or
back) untuk sebagian atau seluruh obligasi fully prior to due date of the bonds principal.
sebelum tanggal pelunasan pokok obligasi. The Bank has the right to treat the repurchase
Bank mempunyai hak untuk memberlakukan (buy back) to be used as the bonds redemption
pembelian kembali (buy back) tersebut untuk or to be subsequently sold at market price
dipergunakan sebagai pelunasan obligasi atau following the provisions of Trustee Agreements
untuk kemudian dijual kembali dengan harga and prevailing regulation.
pasar dengan memperhatikan ketentuan
dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan
peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Penerimaan dana dari penerbitan obligasi ini The fund received from the bonds issuance was
digunakan untuk meningkatkan aset produktif used to increase earning assets to support
dalam rangka pengembangan usaha Bank, business growth of the Bank, mainly to be
terutama untuk penyaluran kredit. channeled in loans (credit).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 853
159
Page 856
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM c. Shelf Bonds WOM
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
WOM Finance WOM Finance
Tahap II Tahun 2022 Tranche II Year 2022
Seri B - 435.000 Series B
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
WOM Finance WOM Finance
Tahap III Tahun 2023 Tranche III Year 2023
Seri B 779.000 685.000 Series B
Obligasi Berkelanjutan V Shelf Bonds V
WOM Finance WOM Finance
Tahap I Tahun 2024 Tranche I Year 2024
Seri A - 880.445 Series A
Seri B 119.555 119.555 Series B
Obligasi Berkelanjutan V Shelf Bonds V
WOM Finance WOM Finance
Tahap II Tahun 2025 Tranche II Year 2025
Seri A 595.000 - Series A
Seri B 885.000 - Series B
Sub-jumlah nominal 2.378.555 2.120.000 Sub-total nominal amount
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (3.314) (3.881) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 2.375.241 2.116.119 Total carrying amount
854 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
160
Page 857
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) c. Shelf Bonds WOM(lanjutan)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows:
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut:
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Seri/ Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
Series per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 18 April/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap II Tahun 2022/ Series A 4,25% 335.000 April 18, 2023 days paid at maturity date
AA (idn)
Shelf Bonds IV 800.000 Telah dilunasi sesuai tanggal
Fitch Ratings
WOM Finance Seri B/ 8 April/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche II Year 2022 Series B 6,30% 465.000 April 8, 2025 36 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 21 April/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap III Tahun 2023/ Series A 5,95% 221.000 April 21, 2024 days paid at maturity date
AAA (idn)
Shelf Bonds IV 1.000.000
Fitch Ratings
WOM Finance Seri B/ 11 April/ Belum jatuh tempo/
Tranche III Year 2023 Series B 7,00% 779.000 April 11, 2026 36 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan V Telah dilunasi sesuai tanggal
WOM Finance Seri A/ 12 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tahap I Tahun 2024/ Series A 6,75% 880.445 AAA (idn) July 12, 2025 days paid at maturity date
Shelf Bonds V Pefindo 1.000.000
WOM Finance Seri B/ 2 Juli/ Belum jatuh tempo/
Tranche I Year 2024 Series B 6,95% 119.555 July 2, 2027 36 Not yet mature
Obligasi Berkelanjutan V
WOM Finance Seri A/ 4 July/ 370 hari/ Belum jatuh tempo/
Tahap II Tahun 2025/ Series A 6,45% 595.000 July 4, 2026 days Not yet mature
AAA (idn)
Shelf Bonds V Pefindo 1.500.000
WOM Finance Seri B/ 24 Juni/ Belum jatuh tempo/
Tranche II Year 2025 Series B 6,85% 905.000 June 24, 2028 36 Not yet mature
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 855
161
Page 858
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) b. Shelf Bonds WOM (continued)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (tiga The Bonds payable interest is paid on a
bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Seri/ Keterangan/
Name Series Description
8 Juli/July 8, 2022
Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022/ A 18 April/April 18, 2023
Shelf Bonds IV WOM Finance Tranche II Year 2022
8 Juli/July 8, 2022
B
8 April/April 8, 2025
11 Juli/July 11, 2023
A
Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap III Tahun 2023/ 21 April/April 21, 2024
Shelf Bonds IV WOM Finance Tranche III Year 2023 11 Juli/July 11, 2023
B 11 April/April 11, 2026
2 Oktober/October 2, 2024
A
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap I Tahun 2024/ 12 Juli/July 12, 2025
Shelf Bonds V WOM Finance Tranche I Year 2024 2 Oktober/October 2, 2024
B
2 Juli/July 2, 2027
24 September/September 24, 2025
A
Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap II Tahun 2025/ 4 Juli/July 4, 2026
Shelf Bonds V WOM Finance Tranche II Year 2025 24 September/September 24, 2025
B
24 Juni/June 24, 2028
Obligasi Berkelanjutan IV tahap II dan III ini These Shelf Bonds IV Tranche II and IIII are
dijamin secara fidusia dengan piutang entitas secured by the fiduciary transfers of the
anak kepada pihak ketiga sehubungan subsidiary's current receivables from third
dengan pembiayaan pembelian kendaraan parties in connection with the financing of the
bermotor dengan kategori lancar yang nilai purchases of motor vehicles with an aggregate
seluruhnya tidak kurang dari 60,00% dari amount of not less than 60.00% of the principal
jumlah pokok yang terutang. amount of bonds payable.
Obligasi Berkelanjutan V tahap I dan II Shelf Bonds V tranche I and II are secured on a
diterbitkan secara clean basis. clean basis.
856 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
162
Page 859
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan WOM (lanjutan) c. Shelf Bonds WOM (continued)
Sebelum dilunasinya semua pokok dan bunga Prior to the redemption of the entire Bonds WOM
Obligasi WOM serta pengeluaran lain yang principal and payments of the interest and
menjadi tanggung jawab entitas anak other charges which are the responsibility of the
sehubungan dengan penerbitan Obligasi WOM, subsidiary in connection with the issuance of
entitas anak tanpa persetujuan tertulis dari the Bonds WOM, the subsidiary, without written
Wali Amanat tidak diperkenankan melakukan consent of the Trustee shall not undertake,
penggabungan atau peleburan usaha yang among others, merger or business combination,
akan mempunyai akibat yang negatif terhadap which will have a negative effect to the
entitas anak, melakukan peminjaman utang subsidiary, obtain new loans which have more
baru yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari priority position than those arising from the
kedudukan utang yang timbul berdasarkan Bonds WOM, except loans obtained to finance
Obligasi WOM, kecuali pinjaman untuk the subsidiary’s business, declare or pay
pembiayaan usaha entitas anak, menyatakan dividends as long as the subsidiary failed in
atau membayar pembagian dividen selama servicing the loans based on the Trusteeship
entitas anak lalai dalam melakukan Agreement, change the main business of the
pembayaran jumlah terutang berdasarkan subsidiary and pledge any of the present or
Perjanjian Perwaliamanatan, mengubah future assets including the rights on the
bidang usaha utama dan menjaminkan aset subsidiary’s revenues which became the
termasuk hak atas pendapatan entitas anak, collateral based on the Trusteeship Agreement
baik yang ada sekarang maupun yang akan and Indebtedness Agreement. The subsidiary
diperoleh di masa yang akan datang yang has complied with the covenants in those
menjadi jaminan berdasarkan Perjanjian agreements.
Perwaliamanatan dan Akta Pengakuan Utang.
Entitas anak telah memenuhi batasan-
batasan yang diwajibkan dalam perjanjian
tersebut.
Satu tahun setelah tanggal penjatahan, entitas One year after the allotment date, the
anak dapat melakukan pembelian kembali subsidiary may repurchase (buy back) the
(buy back) untuk sebagian atau seluruh bonds partially or fully prior to due date of the
obligasi sebelum tanggal pelunasan pokok bonds principal. The Subsidiary has the right to
obligasi. Entitas anak mempunyai hak untuk treat the repurchase (buy back) to be used as
memberlakukan pembelian kembali (buy the bonds redemption or to be subsequently
back) tersebut untuk dipergunakan sebagai sold at market price following the provisions of
pelunasan obligasi atau untuk kemudian dijual Trusteeship Agreements and prevailing
kembali dengan harga pasar dengan regulation.
memperhatikan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the loans
kredit yang diberikan dan and sharia receivables/financing and
piutang/pembiayaan syariah dan piutang consumer financing receivables pledged as
pembiayaan konsumen yang digunakan collateral on recourse basis to the Bonds WOM
sebagai jaminan atas Obligasi WOM adalah were amounted Rp467,400 and Rp746,401,
masing-masing sebesar Rp467.400 dan respectively.
Rp746.401.
Penggunaan dana dari penerbitan obligasi The funds received from the issuance of WOM’s
WOM digunakan untuk meningkatkan dan bonds were used to increase and develop the
mengembangkan usaha entitas anak. subsidiary's business.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 857
163
Page 860
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF d. Bonds MIF
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Obligasi Berkelanjutan III Shelf Bonds III
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2022 dengan Year 2022 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 48.000 Interest Rates
Dikurangi: Beban emisi Less: Unamortized bonds'
obligasi yang belum diamortisasi - (9) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak berelasi - 47.991 Sub-total carrying amount - Related parties
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Berkelanjutan III Shelf Bonds III
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2022 dengan Year 2022 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 752.000 Interest Rates
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
Maybank Finance Tahap I Maybank Finance Tranche I
Tahun 2024 dengan Year 2024 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap - 100.000 Interest Rates
Obligasi Berkelanjutan IV Shelf Bonds IV
Maybank Finance Tahap II Maybank Finance Tranche II
Tahun 2025 dengan Year 2025 with Fixed
Tingkat Bunga Tetap Interest Rates
Seri A 100.000 - Series A
Seri B 850.000 - Series B
Seri C 250.000 - Series C
Sub-jumlah nominal - Pihak ketiga 1.200.000 852.000 Sub-total nominal amount - Third parties
Dikurangi: Beban emisi Less: Unamortized bonds'
obligasi yang belum diamortisasi (2.498) (846) issuance cost
Sub-jumlah nilai tercatat - Pihak ketiga 1.197.502 851.154 Sub-total carrying amount - Third parties
Jumlah nilai tercatat 1.197.502 899.145 Total carrying amount
858 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
164
Page 861
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Rincian nilai nominal surat berharga yang The details of nominal value of securities issued
diterbitkan untuk tahun yang berakhir pada as of December 31, 2025 and 2024, by year of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 menurut maturity are as follows.
tahun jatuh temponya adalah sebagai berikut.
Peringkat dan
Suku bunga Perusahaan Jangka waktu
per tahun/ Pemeringkat/ Tanggal (bulan)/
Interest rate Nominal/ Ratings and Jatuh tempo/ Tenor Jumlah/ Keterangan/
per annum Nominal Rating Company Maturity date (in months) Total Description
Obligasi Berkelanjutan III
Maybank Finance
Tahap II Tahun 2022/
Shelf Bonds III Telah dilunasi sesuai tanggal
Maybank Finance AAA (idn) 30 Maret/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche II Year 2022 5,80% 800.000 Fitch Ratings March 30, 2025 36 800.000 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV
Maybank Finance
Tahap I Tahun 2024/
Shelf Bonds IV Telah dilunasi sesuai tanggal
Maybank Finance AAA (idn) 15 Juli/ 370 hari/ jatuh tempo/Has been fully
Tranche I Year 2024 6,70% 100.000 Fitch Ratings July 15, 2025 days 100.000 paid at maturity date
Obligasi Berkelanjutan IV
Maybank Finance Seri A/ 6 Desember/ 370 hari/ Belum jatuh tempo/
Tahap II Tahun 2025/ Series A 5,00% 100.000 December 6, 2026 days Not yet mature
Shelf Bonds IV
Maybank Finance Seri B/ AAA (idn) 26 November/ Belum jatuh tempo/
1.250.000
Tranche II Year 2025 Series B Pefindo November 26, 2028 36 Not yet mature
5,55% 900.000
Seri C/ 26 November/ Belum jatuh tempo/
Series C 5,85% 250.000 November 26, 2030 60 Not yet mature
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 859
165
Page 862
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan The Bonds payable interest is paid on a
(tiga bulan) sejak tanggal emisi dan jadwal quarterly basis (three-month) starting from the
pembayaran bunga untuk tahun yang berakhir issuance date and the interest payment
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 schedule for the Year Ended December 31, 2025
adalah sebagai berikut: and 2024 are as follow:
Nama/ Keterangan/
Name Description
Obligasi Berkelanjutan III Maybank Finance Tahap II Tahun 2022/ 30 Juni/June 30, 2022
Shelf Bonds III Maybank Finance Tranche II Year 2022 30 Maret/March 30, 2025
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap I Tahun 2024/ 5 Oktober/October 5, 2024
Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche I Year 2024 15 Juli/July 15, 2025
Seri A/ 27 Februari/February 27, 2026
Series A 6 Desember/December 6, 2026
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Tahap II Tahun 2025/ Seri B/ 27 Februari/February 27, 2026
Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche II Year 2025 Series B 26 November/November 26, 2028
Seri C/ 27 Februari/February 27, 2026
Series C 26 November/November 26, 2030
Obligasi Berkelanjutan III Maybank Finance Shelf Bonds III Maybank Finance
Tahap II ini dijamin dengan piutang berupa Tranche II is secured by consumer financing
piutang pembiayaan konsumen atau sewa receivables or leasing and/or other
guna usaha dan/atau piutang lain yang timbul receivables related to business activities of the
sehubungan dengan kegiatan usaha yang subsidiary which have not yet matured or do
dilakukan entitas anak yang belum jatuh not have payment delinquency which are
tempo atau tidak tertunggak pembayarannya more than 90 (ninety) calendar days after the
melewati jangka waktu 90 (sembilan puluh) latest payment matured. Secured value Shelf
hari kalender setelah angsuran terakhir jatuh Bonds III Maybank Finance Tranche II must be
tempo. Nilai jaminan untuk Obligasi 50.00% of the principal amount of the Bonds at
berkelanjutan III Maybank Finance Tahap II the minimum.
adalah sekurang-kurangnya 50,00% dari pokok
obligasi.
Obligasi Berkelanjutan IV Maybank Finance Shelf Bonds IV Maybank Finance Tranche I and
Tahap I dan II diterbitkan secara clean basis. II are secured on a clean basis.
860 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
166
Page 863
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Sebelum melunasi semua pokok dan bunga Prior to the redemption of entire principal and
obligasi serta pengeluaran lain yang menjadi interest of bonds and other charges which are
tanggung jawab entitas anak sehubungan the responsibility of the subsidiary in
dengan penerbitan obligasi, entitas anak, connection with the issuance of the bonds, the
tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat, subsidiary, without written consent of the
tidak diperkenankan melakukan tindakan- Trustee, shall not undertake, among others
tindakan, antara lain melakukan mergers or business combinations which will
penggabungan atau peleburan usaha yang have negative effect to the subsidiary;
akan mempunyai akibat yang negatif conduct other payment in the year when the
terhadap entitas anak; melakukan subsidiary does not pay liable amount; provide
pembayaran lain pada tahun buku selama loan to affiliation party more than 30.00% of the
entitas anak tidak melakukan pembayaran subsidiary’s equity; change main business of
jumlah terutang; memberi pinjaman kepada the subsidiary; decrease authorized capital
pihak afiliasi lebih dari 30,00% ekuitas entitas and/or issued capital and/or paid up capital of
anak; mengubah bidang usaha utama entitas the subsidiary; enter into cooperation causing
anak; melakukan penurunan modal dasar the subsidiary to be controlled by the other
dan/atau modal ditempatkan dan/atau modal party; transfer the subsidiary’s assets with
disetor entitas anak; mengadakan segala transaction value more than 40.00% of equity,
bentuk kerjasama yang mengakibatkan except any receivables transfer related to
entitas anak diatur oleh pihak lain; normal course of business; and perform
mengalihkan harta kekayaan entitas anak issuance of bonds or other similar instruments
dengan nilai transaksi melebihi 40,00% dari with higher preference collateral ratio.
ekuitas, kecuali pengalihan piutang dalam
rangka menjalankan kegiatan usahanya
sehari-hari; dan melakukan pengeluaran
obligasi atau instrumen lain yang sejenis
dengan jaminan preferen yang memiliki rasio
jaminan lebih tinggi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 861
167
Page 864
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
d. Obligasi MIF (lanjutan) d. Bonds MIF (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024 the consumer
piutang pembiayaan konsumen yang financing receivables pledged as collateral on
digunakan sebagai jaminan atas Obligasi MIF recourse basis to the Bonds MIF amounted to
adalah masing-masing sebesar RpNihil dan RpNil and Rp397,557, respectively.
Rp397.557.
Penggunaan dana yang diperoleh dari hasil The fund acquired from the public offering, after
penawaran umum ini, setelah dikurangi deducting issuance cost, will be used by the
dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan subsidiary as working capital for financing in
sepenuhnya oleh entitas anak, sebagai modal accordance with the subsidiary’s license under
kerja pembiayaan sebagaimana yang the prevailing provisions and regulations.
ditentukan oleh izin yang dimiliki entitas anak
berdasarkan ketentuan dan perundang-
undangan yang berlaku.
e. Lain-lain e. Others
Selama tahun 2025 dan 2024, Bank dan entitas During the year 2025 and 2024, the Bank and
anak telah memenuhi ketentuan tentang subsidiaries have fulfilled the clauses related to
pembatasan-pembatasan dan kewajiban- covenants and obligations according to the
kewajiban sebagaimana disepakati dalam Bonds Trustee Agreements in Notes 22b, 22c
Perjanjian Perwaliamanatan dalam Catatan and 22d.
22b, 22c dan 22d.
Bank dan entitas anak, telah melunasi pokok Bank and the subsidiaries have paid the
dan bunga obligasi secara tepat waktu. principal and interest of the bonds on time.
Obligasi-obligasi ini dicatat di Bursa Efek The bonds are listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in
pada Catatan 53. Note 53.
862 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
168
Page 865
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA 23. BORROWINGS
31 Desember/December 31
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Motor Vehicle Ownership
Kendaraan Bermotor 5.420.573 5.149.494 Financing Facilities
Pinjaman antar bank 3.734.207 1.000.000 Interbank borrowing
Pinjaman dari Sarana Loans received from Sarana
Multigriya Finansial (Persero) 600.000 600.000 Multigriya Finansial (Persero)
Sertifikat Pengelolaan Dana Certificate of Interbank
Syariah Antarbank 201.502 - Syariah fund
Sub-jumlah - Rupiah 9.956.282 6.749.494 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman antar bank 4.085.375 7.677.315 Interbank borrowing
14.041.657 14.426.809
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities are disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak Financing Facilities
Entitas anak (WOM) Subsidiary (WOM)
Suku bunga per tahun/ Jumlah pinjaman/ Pembayaran angsuran/
Interest rate per annum Loan amount Payment of installment
31 Desember/December 31 31 Desember/December 31 31 Desember/December 31
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Pinjaman bank/Bank loans
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6,75% - 7,25% 6,75% - 7,40% 770.586 630.497 659.477 515.980
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 6,00% - 488.447 - 10.417 -
PT Bank Digital BCA 6,83% - 7,25% 6.85% - 7,25% 303.718 299.556 245.833 166.667
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 6,30% - 7,35% 7,00% - 7,35% 215.698 365.386 250.000 480.465
PT Bank DBS Indonesia 6,80% - 7,00% 7,00% 178.882 116.449 87.500 33.333
PT Bank QNB Indonesia 6,85% - 7,15% 6,85% - 7,15% 173.407 162.117 88.889 12.500
PT Bank IBK Indonesia Tbk 6,75% - 7,00% 7,00% 164.255 99.265 84.920 46.825
PT Bank KEB Hana Indonesia 7,00% - 7,25% 6,00% - 7,25% 28.970 206.510 177.773 210.463
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 7,00% 7,00% 70.925 169.054 98.333 98.333
PT Bank DKI 7,25% 6,00% - 7,25% 24.990 99.893 75.000 83.333
PT Bank Shinhan Indonesia - 6,00% - 29.152 29.167 50.000
PT Bank DKI Unit Usaha Syariah - 6,00% - 9.810 9.810 13.569
PT Bank Permata Tbk - 6,50% - 2.778 2.778 50.000
PT Bank HSBC Indonesia - 6,30% - - - 200.000
PT Bank HIBank Indonesia - 6,25% - - - 100.000
Jumlah/Total 2.419.878 2.190.467 1.819.897 2.061.468
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 863
169
Page 866
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pasar Uang/ 27 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Money Market 002/IBD-MM/LEG/19/Per.X May 27, 2025 200.000 200.000 28 Mei/May 28 , 2026
Rekening Koran/ 27 Mei/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Overdraft 002/IBD-PRK/LEG/19/Per.X May 27, 2025 50.000 50.000 28 Mei/May 28 , 2026
Pinjaman Tetap/ 4 Desember/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Fixed Loan 23 December 4, 2025 800.000 800.000 4 September/September 4, 2029
Kredit Jangka Pendek/ 12 Juni/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Short Term Loan WCO.KP/302/KJP/2022 June 12, 2025 100.000 100.000 15 Juni/June 15 , 2026
Kredit Modal Kerja/ 26 Maret/
PT Bank KEB Hana Indonesia Working Capital Installment 209 March 26 , 2025 250.000 250.000 26 Maret/March 26 , 2028
Pasar Uang/ 16 Mei/ Masih berlaku sampai informasi lebih
PT Bank HSBC Indonesia Money Market CDT/2020/03/0420 May 16, 2019 200.000 200.000 lanjut/Still valid
Pinjaman Korporasi/ 20 Agustus/
PT Bank Shinhan Indonesia Corporate Loan 06 August 20, 2025 200.000 200.000 20 Agustus/August 20 , 2028
Pinjaman Tetap/ 30 Oktober/
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Fixed Loan 83 October 30, 2025 200.000 200.000 30 Oktober/October 30, 2028
Kredit Modal Kerja/ 18 Desember/
PT Bank INA Perdana Tbk Working Capital Installment 37 December 18, 2025 200.000 200.000 18 Desember/December 18, 2028
Kredit Lokal (Rekening Koran)/
Local Credit (Current 14 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Account) 40059/GBK/2026 January 14, 2026 25.000 25.000 20 April/April 20, 2026
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pasar Uang/ 12 Agustus/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Money Market 002/IBD-MM/LEG/19/Per.IX August 12, 2024 200.000 200.000 28 Mei/May 28 , 2025
Rekening Koran/ 12 Agustus/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Overdraft 002/IBD-PRK/LEG/19/Per.IX August 12, 2024 50.000 50.000 28 Mei/May 28 , 2025
Pinjaman Tetap/ 13 November/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan 08 November 13, 2024 800.000 800.000 13 Mei/May 13 , 2028
Kredit Jangka Pendek/ 13 Juni/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Short Term Loan WCO.KP/302/KJP/2022 June 13, 2024 100.000 100.000 15 Juni/June 15 , 2025
Kredit Modal Kerja/ 25 September/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Working Capital Loan 185 September 25 , 2024 500.000 500.000 25 September/September 25 , 2029
Pinjaman Berjangka/ 30 September/
PT DBS Indonesia Term Loan 22 September 30 , 2024 150.000 150.000 30 Maret/March 30 , 2028
Pinjaman Berjangka/ 25 Maret/
PT Bank QNB Indonesia Tbk Term Loan 54 March 25 , 2024 275.000 100.000 17 Desember/December 17 , 2027
Pasar Uang/ 11 Juni/
PT Bank Permata Tbk Money Market 1516/MM/ADD/VI/2024/CG6 June 11 , 2024 200.000 200.000 30 April/April 30 , 2025
Pinjaman Berjangka/ 13 Maret/
PT Bank HIBank Indonesia Term Loan 20 March 13 , 2024 100.000 100.000 13 Maret/March 13 , 2025
Kredit Lokal (Rekening
Koran)/Local Credit (Current 29 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk Account) 038/Add-KCK/2024 January 29 , 2024 25.000 25.000 20 April/April 20 , 2025
Pasar Uang/ 16 Mei/ Masih berlaku sampai informasi
PT Bank HSBC Indonesia Money Market CDT/2020/03/0420 May 16, 2019 200.000 200.000 lebih lanjut/Still valid
Fasilitas Pinjaman/ 2 Oktober/
PT Bank Digital BCA Installment Loan 09 October 2 , 2024 300.000 250.000 22 Desember/December 22 , 2027
Kredit Modal Kerja/ 9 Oktober/
PT Bank IBK Indonesia Tbk Working Capital Loan 117 October 9 , 2024 150.000 150.000 22 Desember/December 22 , 2027
864 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
170
Page 867
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 During the year then ended December 31, 2025
Desember 2025 dan 2024, entitas anak telah and 2024, subsidiary has paid the loan
melakukan pembayaran cicilan pokok dan principal and interest installments on
bunga sesuai jadwal yang ditetapkan. schedule.
Pinjaman-pinjaman ini dijaminkan dengan These loans are secured by multi-purpose
piutang pembiayaan multiguna masing- financing receivables amounting to
masing sebesar Rp1.297.220 dan Rp1.874.246 Rp1,297,220 and Rp1,874,246 as of December 31,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024, respectively, working capital
piutang pembiayaan modal kerja masing- financing receivables amounting to Rp294,222
masing sebesar Rp294.222 dan Rp56.434 pada and Rp56,434 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, dan 2024, respectively, and investment financing
piutang pembiayaan investasi masing- receivables amounting to Rp766,994 and
masing sebesar Rp766.994 dan Rp241.000 Rp241,000 as of December 31, 2025 and 2024,
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Perjanjian-perjanjian dengan bank-bank di Under the above agreements with banks
atas, mensyaratkan Entitas anak untuk tidak mentioned above, without prior approval from
melakukan hal-hal berikut ini, sebelum those banks, is not allowed to, among others,
memperoleh persetujuan dari bank-bank enter into consolidation, merger, acquisitions
tersebut, yang antara lain, melakukan or investments in shares of stock; sell the
konsolidasi, merger, akuisisi atau penyertaan subsidiary’s assets; enter into new
saham; penjualan aset Entitas anak; investments; change the Articles of Association
melakukan investasi baru; perubahan relating to capital reduction; provide financing
Anggaran Dasar berupa penurunan modal; to other related parties and unrelated parties
pembiayaan kepada entitas anak berelasi other than in the normal course of business;
maupun entitas anak lainnya di luar transaksi act as a guarantor of or collateralize the
usaha sehari-hari; mengikatkan diri sebagai Subsidiary’s assets to obligation of other
penanggung kepada pihak lain atau parties; repay the loans obtained from all
menjaminkan aset Entitas anak kepada pihak stockholders; float the Subsidiary’s shares to
lain; pelunasan pinjaman kepada seluruh the public or buy back the Subsidiary’s shares;
pemegang saham; penawaran umum atas alter the Subsidiary’s nature of business;
saham Entitas anak atau pembelian kembali pledge the same BPKB as collateral to other
saham Entitas anak; perubahan bentuk usaha parties and obtain loans or credits from other
Entitas anak; menjaminkan kembali BPKB financial institutions except in the normal
kepada pihak lain dan memperoleh pinjaman course of business.
atau kredit dari lembaga keuangan lain kecuali
untuk kegiatan usaha yang normal.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 865
171
Page 868
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (WOM) (lanjutan) Subsidiary (WOM) (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Entitas Under the loan agreements, the Subsidiary is
anak juga diwajibkan untuk memenuhi also obliged to comply with financial
persyaratan keuangan seperti gearing ratio covenants such as gearing ratio and Non
dan Non Performing Loan ratio. Pada tanggal Performing Loan ratio. As of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024, Entitas anak telah and 2024, the Subsidiary has complied with the
memenuhi persyaratan dan kondisi yang terms and conditions set forth in the bank loan
tertuang di dalam perjanjian pinjaman bank agreement as follows:
seperti berikut ini:
Rasio/Ratio Ratio maksimal/Maximum ratio
Gearing Ratio Bervariasi antara 10:1 dan 8:1/Varied from 10:1
and 8:1
Non Performing Loan - gross Di atas 90 (sembilan puluh) hari maksimal
4,00%-5,00%/Above 90 (ninety) days
maximum of 4.00%-5.00%
Non Performing Loan - net Bervariasi dari diatas 60 (enam puluh) hari
dan 90 (sembilan puluh) hari maksimal
3,00%-5,00%/Varied from above 60 (sixty)
days and 90 (ninety) days maximum of 3.00%
- 5.00%
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan The loan facilities are used for the Subsidiary’s
untuk modal kerja kegiatan usaha Entitas anak. working capital.
Seluruh utang bank adalah dengan pihak All the bank loans are to third parties.
ketiga.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
Entitas anak telah mematuhi seluruh Subsidiary has complied with all significant
persyaratan penting termasuk loan covenants include maintaining financial
mempertahankan rasio-rasio keuangan ratios as required in the agreement with the
sehubungan dengan perjanjian dengan bank- aforementioned banks.
bank tersebut di atas.
866 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
172
Page 869
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) Subsidiary (MIF)
Suku bunga per tahun/ Jumlah pinjaman/ Pembayaran angsuran/
Interest rate per annum Loan amount Payment of installment
31 Desember/December 31 31 Desember/December 31 31 Desember/December 31
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Pinjaman bank/Bank loans
Pihak ketiga/Third parties
PT Bank DBS Indonesia - - - - - 100.000
PT Bank Pan Indonesia Tbk 5,75% - 1.458.333 - 41.667 -
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6,75% 6,75% 489.583 739.583 187.500 295.139
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 6,50% - 791.668 - 208.333 -
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 6,00% 6,00% 161.111 394.444 258.333 227.777
PT Bank Victoria International Tbk - 6,30% - 500.000 - -
PT Bank UOB Indonesia - 6,25% - 150.000 - -
PT Bank HSBC Indonesia 4,25% 6,36% 100.000 575.000 - 1.050.000
PT Bank OCBC NISP Tbk - - - - - 100.000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk - - - - - 350.000
MUFG Bank Cabang Jakarta - 5,95% - 200.000 - -
PT Bank Hibank Indonesia - 6,25% - 200.000 - 300.000
PT Bank Mizuho Indonesia - 5,95% - 200.000 - -
PT Bank Ina Perdana Tbk - - - 187.500 -
Jumlah/Total 3.000.695 2.959.027 883.333 2.422.916
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pinjaman Berjangka/ 24 Oktober/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 290/IBD/EXT/23 October 24, 2023 1.000.000 - 26 Januari/January 26, 2028
Pinjaman Berjangka/ 3 November/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 280/IBD/EXT/25 November 3, 2025 1.500.000 - 3 Februari/February 3, 2029
Pinjaman Berjangka/ 18 Agustus/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. INT/07/0329/R August 18, 2023 700.000 - 29 Agustus/August 29, 2026
Pinjaman Berjangka/ 7 Juli/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. 05 July 7, 2025 1.000.000 - 6 Juli/July 6, 2029
Pasar Uang/ 11 April/
PT Bank Victoria International Tbk Money Market No. 044/SKM-KPP/VIC/IV/2025 April 11, 2025 500.000 500.000 25 Maret/March 25, 2026
Pasar Uang/ 18 September/
PT Bank UOB Indonesia Money Market No. 12 September 18, 2025 250.000 250.000 18 September/September 18, 2026
Pasar Uang/ 3 Januari/
PT Bank HSBC Indonesia Money Market Letter from HSBC No. CDT/2024/01/5112 January 3, 2024 1.000.000 900.000 3 Januari/January 3, 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank OCBC NISP Tbk Money Market No. 402/ILS-JKT/PK/IX/2025 August 27, 2025 300.000 300.000 27 Agustus/August 27, 2026
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (d/h BTPN) Money Market No. PKS.013/DIR/FINTF/I/2019 January 31, 2019 100.000 100.000 31 Januari/January 31, 2024*
Pasar Uang/ 31 Agustus/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Money Market No. B.515/ARO/EB/0825 August 31, 2025 100.000 100.000 31 Agustus/August 31, 2026
Pasar Uang/ 16 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta Money Market No. 2024-0055963 January 16, 2025 200.000 200.000 16 Januari/January 16, 2026
Pasar Uang/ 28 Agustus/
PT Bank Hibank Indonesia Money Market No. 011.02/OL/KY/VIII/2025 August 28, 2025 200.000 200.000 28 Agustus/August 28, 2026
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank Mizuho Indonesia Money Market No. 065/AMD/MZH/0125 January 31, 2025 200.000 200.000 31 Januari/January 31, 2026
Pasar Uang/ 11 September/
PT Bank INA Perdana Tbk Money Market Akta No. 1.065 September 11, 2025 200.000 200.000 11 September/September 11, 2026
*)Perjanjian utang bank masih dalam proses perpanjangan *) The extension of bank loan agreement still in the process
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 867
173
Page 870
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah fasilitas yang
Nama bank/ Jenis pinjaman/ Nomor perjanjian/ Tanggal perjanjian/ Jumlah fasilitas/ belum ditarik/ Jatuh tempo fasilitas/
Bank name Loan type Agreement number Agreement date Facility amount Undrawn facility Maturity date facility
Pihak ketiga/Third parties
Pinjaman Berjangka/ 12 November/
PT Bank DBS Indonesia Term Loan No. 136/PFPA-DBSI/XI/1-2/2021 November 12, 2021 300.000 - 12 Mei/May 12 , 2025
Pinjaman Berjangka/ 24 Oktober/
PT Bank Pan Indonesia Tbk Term Loan No. 290/IBD/EXT/23 October 24, 2023 1.000.000 - 26 Januari/January 26 , 2028
Pinjaman Berjangka/ 18 Agustus/
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Term Loan No. INT/07/0329/R August 18 , 2023 700.000 - 29 Agustus/August 29 , 2026
Pasar Uang/ 19 Maret/
PT Bank Victoria International Tbk Money Market No. 043/SKM-KPP/VIC/III/2024 March 19 , 2024 500.000 - 25 Maret/March 25 , 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank UOB Indonesia Money Market No. 1121/08/2024 August 27 , 2024 150.000 - 27 Agustus/August 27 , 2025
Pasar Uang/ 3 Januari/
PT Bank HSBC Indonesia Money Market No. CDT/2024/01/5112 January 3 , 2024 1.000.000 425.000 31 Januari/January 31 , 2025
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank OCBC NISP Tbk Money Market No. 406/ILS-JKT/PK/VIII/2024 August 27 , 2024 300.000 300.000 27 Agustus/August 27 , 2025
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank BTPN Tbk Money Market No. PKS.013/DIR/FINTF/I/2019 January 31 , 2019 100.000 100.000 31 Januari/January 31 , 2025
Pasar Uang/ 14 Desember/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Money Market No. CRO.KP/482/KJP/2018 Akta Nomor 63 December 14 , 2023 600.000 600.000 18 Desember/December 18 , 2024
Pasar Uang/ 27 Agustus/
PT Bank Danamon Indonesia Tbk Money Market No. B.544/ARO/EB/0824 August 27 , 2024 100.000 100.000 31 Agustus/August 31 , 2025
Pasar Uang/ 16 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta Money Market No. 2023-0058190 January 16 , 2024 200.000 - 16 Januari/January 16 , 2025
Pasar Uang/ 28 Agustus/
PT Bank Hibank Indonesia Money Market No. 035/OL/KY/VIII/2024 August 28 , 2024 200.000 - 28 Agustus/August 28 , 2025
Pasar Uang/ 31 Januari/
PT Bank Mizuho Indonesia Money Market No. 038/AMD/MZH/0124 January 31 , 2024 200.000 - 31 Agustus/August 31 , 2025
Selama tahun yang berakhir pada tanggal During the year then ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024, entitas anak telah and 2024, subsidiary has paid the loan
melakukan pembayaran cicilan pokok dan principal and interest installments on
bunga sesuai jadwal yang ditetapkan. schedule.
868 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
174
Page 871
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
Pinjaman-pinjaman ini dijaminkan dengan These loans are secured by finance lease
piutang sewa pembiayaan masing-masing recevables amounting to RpNil and Rp4,832 as
sebesar RpNihil dan Rp4.832 pada tanggal of December 31, 2025 and 2024, respectively
31 Desember 2025 dan 2024 dan piutang and consumer financing receivables
pembiayaan konsumen masing-masing amounting to Rp526,776 and Rp753,093 as of
sebesar Rp526.776 dan Rp753.093 pada December 31, 2025 and 2024, respectively.
tanggal 31 Desember 2025 dan
2024.
Perjanjian-perjanjian dengan bank-bank di above, without prior approval from those
atas, mensyaratkan Entitas anak untuk tidak banks, is not allowed to, among others, enter
melakukan hal-hal berikut ini, sebelum into consolidation, merger, acquisitions or
memperoleh persetujuan dari bank-bank investments in shares of stock; sell the
tersebut, yang antara lain, melakukan Subsidiary’s assets; enter into new
konsolidasi, merger, akuisisi atau penyertaan investments; change the Articles of Association
saham; penjualan aset Entitas anak; relating to capital reduction; provide financing
melakukan investasi baru; perubahan to other related parties and unrelated parties
Anggaran Dasar berupa penurunan modal; other than in the normal course of business;
pembiayaan kepada entitas anak berelasi act as a guarantor of or collateralize the
maupun entitas anak lainnya di luar transaksi Subsidiary’s assets to obligation of other
usaha sehari-hari; mengikatkan diri sebagai parties; repay the loans obtained from all
penanggung kepada pihak lain atau stockholders; float the Subsidiary’s shares to
menjaminkan aset Entitas anak kepada pihak the public or buy back the Subsidiary’s shares;
lain; pelunasan pinjaman kepada seluruh alter the Subsidiary’s nature of business;
pemegang saham; penawaran umum atas pledge the same BPKB as collateral to other
saham Entitas anak atau pembelian kembali parties and obtain loans or credits from other
saham Entitas anak; perubahan bentuk usaha financial institutions except in the normal
Entitas anak; menjaminkan kembali BPKB course of business.
kepada pihak lain dan memperoleh pinjaman
atau kredit dari lembaga keuangan lain kecuali
untuk kegiatan usaha yang normal.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 869
175
Page 872
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Kendaraan a. Subsidiaries’ Motor Vehicle Ownership
Bermotor Entitas Anak (lanjutan) Financing Facilities (continued)
Entitas anak (MIF) (lanjutan) Subsidiary (MIF) (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, Entitas Under the loan agreements, the Subsidiary is
anak juga diwajibkan untuk memenuhi also obliged to comply with financial
persyaratan keuangan seperti rasio jumlah covenants such as gearing ratio and Non
utang terhadap ekuitas dan Non Performing Performing Loan ratio. As of December 31, 2025
Loan ratio. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024, the Subsidiary has complied with the
2024, Entitas anak telah memenuhi terms and conditions set forth in the bank loan
persyaratan dan kondisi yang tertuang di agreement as follows:
dalam perjanjian pinjaman bank seperti
berikut ini:
Rasio/Ratio Ratio maksimal/Maximum ratio
Rasio jumlah utang terhadap ekuitas/Debt Bervariasi antara 10:1 dan 8:1 maksimal 10
to Equity Ratio kali/Varied from 10:1 and 8:1 maximum 10
times
Non Performing Loan - gross Di atas 90 (sembilan puluh) hari maksimal
5,00%/Above 90 (ninety) days maximum of
5.00%
Non Performing Loan - net Bervariasi dari di atas 90 (sembilan puluh)
hari maksimal 3,00% - 5,00%/Varied from
above 90 (ninety) days maximum of 3.00% -
5.00%
Fasilitas-fasilitas pinjaman ini dipergunakan The loan facilities are used for the Subsidiary’s
untuk modal kerja kegiatan usaha Entitas anak. working capital.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, Entitas anak telah mematuhi seluruh Subsidiary has complied with all significant
persyaratan penting termasuk loan covenants include maintaining financial
mempertahankan rasio-rasio keuangan ratios as required in the agreement with the
sehubungan dengan perjanjian dengan bank- aforementioned banks.
bank tersebut di atas.
b. Pinjaman dari Sarana Multigriya Finansial b. Loans received from Sarana Multigriya
(Persero) Finansial (Persero)
Akun ini merupakan fasilitas pinjaman dari This account represents credit facilities from
Sarana Multigriya Finansial (Persero). Sarana Multigriya Finansial (Persero).
Pinjaman ini merupakan Uncommitted Facility This loan is term loan facility with plafond of
Line dengan plafond maksimal Rp2.000.000. Rp2,000,000. This facility is Non-Revolving and
Fasilitas ini bersifat Non-Revolving dan hanya can only withdrawn during an availability
dapat ditarik selama availability period selama period of 1 (one) year from the date signing the
1 (satu) tahun sejak tanggal penandatangan credit. The interest rate will be determined at
perjanjian kredit dengan tingkat suku bunga the time of the loan withdrawal.
yang akan ditetapkan setiap ada penarikan
kredit.
176
870 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 873
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
c. Pinjaman antar Bank c. Interbank Borrowing
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga
per tahun/
Tanggal dimulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate Jumlah/
Starting date Maturity date per annum Total
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
12 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 12, 2025 January 12, 2026 4,69% 1.000.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
18 Desember/ 19 Januari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 18, 2025 January 19, 2026 4,69% 500.000 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
24 Desember/ 23 Desember/
PT Bank ICBC Indonesia December 24, 2025 December 23, 2026 5,00% 500.000 PT Bank ICBC Indonesia
29 Desember/ 2 Februari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 29, 2025 February 2, 2026 4,71% 500.000 MUFG Bank Jakarta Branch
30 Desember/ 2 Februari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 30, 2025 February 2, 2026 4,80% 1.000.000 MUFG Bank Jakarta Branch
25 November/ 25 November/
PT Bank Nano Syariah November 25, 2025 November 25, 2026 5,10% 49.640 PT Bank Nano Syariah
4 Desember/ 4 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 4, 2025 December 4, 2026 5,10% 73.640 PT Bank Nano Syariah
10 Desember/ 10 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 10, 2025 December 10, 2026 5,10% 60.927 PT Bank Nano Syariah
29 Desember/ 29 Desember/
PT Bank Nano Syariah December 29, 2025 December 29, 2026 5,25% 50.000 PT Bank Nano Syariah
Sub-jumlah - Rupiah 3.734.207 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
9 Agustus/ 9 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 9, 2024 August 9, 2027 4,85% 583.625 MUFG Bank Cabang Jakarta
30 September/ 30 September/
MUFG Bank Cabang Jakarta September 30, 2024 September 30, 2027 4,70% 1.083.875 MUFG Bank Cabang Jakarta
30 Juni/ 30 Juni/
Citibank N.A. June 30, 2025 June 30, 2026 4,24% 750.375 Citibank N.A.
22 Agustus/ 22 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 22, 2025 August 22, 2028 4,82% 1.667.500 MUFG Bank Jakarta Branch
Sub-jumlah - Mata uang asing 4.085.375 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 7.819.582 Total
177
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 871
Page 874
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
c. Pinjaman antar Bank (lanjutan) c. Interbank Borrowing (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Suku bunga
per tahun/
Tanggal dimulai/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate Jumlah/
Starting date Maturity date per annum Total
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah Rupiah
20 Desember/ 20 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 20, 2024 January 20, 2025 6,25% 500.000 MUFG Bank Jakarta Branch
27 Desember/ 24 Desember/
PT Bank ICBC Indonesia December 27, 2024 December 24, 2025 6,63% 500.000 PT Bank ICBC Indonesia
Sub-jumlah - Rupiah 1.000.000 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
25 Juni/ 25 Juni/
Citibank N.A. June 25, 2024 June 25, 2025 4,93% 724.275 Citibank N.A.
9 Agustus/ 9 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 9, 2024 August 9, 2027 5,75% 563.325 MUFG Bank Jakarta Branch
22 Agustus/ 22 Agustus/
MUFG Bank Cabang Jakarta August 22, 2024 August 22, 2025 5,43% 1.609.500 MUFG Bank Jakarta Branch
30 September/ 30 September/
MUFG Bank Cabang Jakarta September 30, 2024 September 30, 2027 5,34% 1.046.175 MUFG Bank Jakarta Branch
8 November/ 7 November/
Citibank N.A. November 8, 2024 November 7, 2025 4,65% 402.375 Citibank N.A.
18 November/ 18 Februari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk November 18, 2024 February 18, 2025 4,81% 482.850 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
20 November/ 20 Februari/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk November 20, 2024 February 20, 2025 4,84% 869.130 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
29 November/ 28 Februari/
Bank Standard Chartered November 29, 2024 February 28, 2025 4,82% 346.043 Standard Chartered Bank
2 Desember/ 2 Juni/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 2, 2024 June 2, 2025 4,81% 321.900 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
3 Desember/ 3 Maret/
Bank Standard Chartered December 3, 2024 March 3, 2025 4,79% 877.177 Standard Chartered Bank
5 Desember/ 5 Juni/
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk December 5, 2024 June 5, 2025 4,78% 193.140 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
11 Desember/ 10 Januari/
MUFG Bank Cabang Jakarta December 11, 2024 January 10, 2025 4,65% 241.425 MUFG Bank Jakarta Branch
Sub-jumlah - Mata uang asing 7.677.315 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 8.677.315 Total
Tidak ada jaminan yang diberikan oleh Bank As of December 31, 2025 and 2024, there is no
atas pinjaman antar bank yang diterima per collateral provided by the Bank for interbank
31 Desember 2025 dan 2024. borrowing received.
872 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
178
Page 875
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. PINJAMAN DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
d. Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan d. Sharia-based Interbank Fund Management
Prinsip Syariah Antarbank Certificate
Tujuan dari Sertifikat Pengelolaan Dana The purpose of Sharia-based Interbank Fund
Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank adalah Management Certificate is to support the
untuk mendukung pendanaan dan Bank’s financing and loan growth.
pertambahan kredit diberikan Bank.
31 Desember/December 31, 2025
Suku bunga
Jangka waktu per tahun/
Jatuh tempo/ (hari)/ Interest rate Jumlah/
Maturity Tenor (in days) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
2 Januari/
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk January 2, 2026 2 4,18% 100.751 PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
7 Januari/
PT Bank Jabar Banten Syariah January 7, 2026 7 4,80% 70.336 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Pembangunan Daerah 7 Januari/ PT Bank Pembangunan Daerah
Kalimantan Barat January 7, 2026 7 4,75% 30.415 Kalimantan Barat
Jumlah nilai tercatat 201.502 Total carrying amount
e. Lainnya e. Other
Per 31 Desember 2025 dan 2024, Bank dan As of December 31, 2025 and 2024, the Bank
entitas anak telah mematuhi seluruh and the subsidiaries have complied with all
persyaratan perjanjian yang sudah disepakati loan covenants, agreed between the Banks
oleh Bank dan entitas anak dengan pemberi and subsidiaries with the lenders.
pinjaman tersebut.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 873
179
Page 876
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN 24. INCOME TAX
a. Utang pajak a. Taxes payable
Utang pajak terdiri dari: Taxes payable consist of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Bank Bank
Pajak penghasilan: Income tax:
- Pasal 21 46.542 37.846 Article 21 -
- Pasal 23/26 12.904 10.117 Article 23/26 -
- Pasal 4(2) 55.621 127.650 Article 4(2) -
- Lainnya 126.968 58.752 Others -
Pajak pertambahan nilai 10.413 5.337 Value added tax
252.448 239.702
Entitas anak Subsidiaries
Pajak penghasilan badan dan Corporate income tax and
Pajak penghasilan pasal 25 55.592 60.380 Income tax article 25
Pajak penghasilan (pasal 21, Other income tax (article 21,
23/26, 4(2) dan lainnya) 1.116 11.540 23/26, 4(2) and others)
Pajak pertambahan nilai 4.509 4.686 Value added tax
61.217 76.606
Konsolidasian Consolidated
Pajak penghasilan badan dan Corporate income tax and
Pajak penghasilan pasal 25 55.592 60.380 Income tax article 25
Pajak penghasilan (pasal 21, Other income tax (article 21,
23/26, 4(2) dan lainnya) 243.151 245.905 23/26, 4(2) and others)
Pajak pertambahan nilai 14.922 10.023 Value added tax
313.665 316.308
b. Beban pajak penghasilan b. Income tax expense
Beban pajak penghasilan Bank dan entitas Income tax expenses of the Bank and
anak terdiri dari: subsidiaries consisted of the following:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Bank Bank
Kini 275.468 89.834 Current
Tangguhan 82.219 117.057 Deferred
357.687 206.891
Entitas anak Subsidiaries
Kini 177.831 202.919 Current
Tangguhan (14.920) (8.140) Deferred
162.911 194.779
Konsolidasian Consolidated
Kini 453.299 292.753 Current
Tangguhan 67.299 108.917 Deferred
520.598 401.670
874 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
180
Page 877
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak A reconciliation between the Bank’s income
Bank, seperti yang disajikan dalam laporan before tax expense as shown in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and
konsolidasian dan penghasilan kena pajak other comprehensive income and taxable
untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai and 2024, are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak dan Income before tax expense
kepentingan non- and non-controlling interest -
pengendali - konsolidasian 2.222.793 1.600.313 consolidated
Dikurangi: Penghasilan sebelum Less: Income before tax expense -
pajak - Entitas anak 555.583 683.855 Subsidiaries
Laba sebelum beban Income before tax expense
pajak - Bank 1.667.210 916.458 - Bank
Laba cabang luar negeri (22.677) (26.583) Gain from overseas branch
Pendapatan yang dikenakan
pajak final (273) (319) Income subject to final tax
Laba Bank disesuaikan Adjusted income before
sebelum pajak penghasilan 1.644.260 889.556 tax of the Bank
Perbedaan waktu Temporary differences
Perbedaan antara komersial Differences between commercial
dan fiskal atas: and tax amounts on:
- Penyisihan imbalan
kerja karyawan 11.601 202.059 Provision for employee benefits -
- Penyisihan bonus karyawan (13.151) (4.888) Provision for employee bonuses -
- Penyisihan kerugian
aset produktif dan Provision for possible losses on -
non-produktif (153.290) (627.662) earning and non-earning assets
- Lain-lain (218.884) (101.583) Others -
(373.724) (532.074)
Perbedaan tetap Permanent differences
Perbedaan antara komersial Differences between commercial
dan fiskal atas: and tax amounts on:
- Dividen dari anak perusahaan (212.331) (225.981) Dividend from subsidiary -
- (Kenaikan)/penurunan nilai (Increase)/decrease in values -
efek-efek yang diperdagangkan (3.950) 8.597 of trading securities
- Lain-lain 143.521 46.347 Others -
(72.760) (171.037)
Penghasilan kena pajak 1.197.776 186.445 Taxable income
Beban pajak penghasilan kini - Bank 263.511 41.017 Corporate income tax expenses - Bank
Surat ketetapan pajak - Bank 11.957 48.817 Tax assessment letter - Bank
Beban pajak penghasilan kini - Entitas anak 177.831 202.919 Corporate income tax expenses - Subsidiaries
453.299 292.753
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka pasal 25 - Bank (315.024) (145.986) Prepaid tax article 25 - Bank
Surat ketetapan pajak - Bank (11.957) (48.817) Tax assessment letter - Bank
Pajak dibayar dimuka - Entitas anak (122.239) (142.539) Prepaid tax - Subsidiaries
Utang pajak penghasilan/ Corporate income tax payable/
(Pajak penghasilan dibayar dimuka) (Prepaid income tax)
Pajak penghasilan dibayar dimuka - Bank (51.513) (104.969) Prepaid corporate income tax - Bank
Utang pajak penghasilan - Konsolidasian 55.592 60.380 Corporate income tax - Consolidated
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 875
181
Page 878
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi atas beban pajak penghasilan The reconciliation between the Bank’s income
Bank dengan perkalian laba akuntansi Bank tax expense and the accounting income before
sebelum beban pajak penghasilan dan tarif tax expense and prevailing tax rate are as
pajak yang berlaku adalah sebagai berikut: follow:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba sebelum beban pajak dan Income before tax expense
kepentingan non- and non-controlling interest -
pengendali - konsolidasian 2.222.793 1.600.313 consolidated
Dikurangi: Laba sebelum beban Less: Income before tax expense
pajak - entitas anak 555.583 683.855 - subsidiaries
Laba sebelum beban Income before tax expense
pajak - Bank 1.667.210 916.458 - Bank
Dikurangi: Less:
Laba cabang luar negeri (22.677) (26.583) Gain from overseas branch
Pendapatan yang dikenakan
pajak final (273) (319) Income subject to final tax
1.644.260 889.556
Beban pajak penghasilan
yang dihitung dengan tarif Corporate income tax based on
pajak yang berlaku 361.737 195.703 the prevailing tax rate
Surat ketetapan pajak 11.957 48.816 Tax assessment letter
Pengaruh pajak atas beda tetap Effect of tax on permanent
pada tarif pajak yang berlaku (16.007) (37.628) differences with prevailing tax rate
Beban pajak penghasilan - Bank 357.687 206.891 Income tax expense - Bank
Beban pajak penghasilan
- entitas anak 162.911 194.779 Income tax expense - subsidiaries
520.598 401.670
Tarif Pajak Penghasilan Corporate Tax Rate
Berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 2021 As stipulated by the Law No. 7 Year 2021 on the
tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Harmonization of Tax Regulations (UU HPP) on
(UU HPP) pada tanggal 29 Oktober 2021, October 29, 2021, the calculation of deferred tax
penghitungan pajak tangguhan telah has used a rate of 22%.
menggunakan tarif 22%.
182
876 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 879
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Dampak Penerapan Pilar Dua Organization The Impact of Pillar Two of Organization for
for Economic Co-operation and Development Economic Co-operation and Development
(“OECD”) (“OECD”)
Grup Malayan Banking Berhad (selanjutnya Malayan Banking Berhad Group (the “Group”)
disebut “Grup”), termasuk PT Bank Maybank including PT Bank Maybank Indonesia Tbk., is
Indonesia Tbk., berada dalam lingkup aturan within the scope of the OECD Pillar Two model
model Pilar Dua OECD. Pada tanggal laporan, rules. As at the reporting date, Indonesia has
Indonesia telah memberlakukan PMK No. 136 enacted PMK No. 136 Year 2024 for its Pillar Two
Tahun 2024 untuk implementasi Pilar Dua yang implementation effective from January 1, 2025.
berlaku mulai 1 Januari 2025.
Pada tahun ini, penilaian dilakukan In the current year, an assessment was
berdasarkan informasi keuangan 2025 untuk conducted based on the 2025 financial
entitas konstituen di Indonesia dengan information for the constituent entities in
mengadopsi ketentuan transisi Safe Harbour. Indonesia by adopting the Transitional Safe
Oleh karena itu, pajak tambahan dianggap Harbour rules. Accordingly, the top-up tax is
nihil. Pengadopsian ini tidak berdampak pada deemed to be nil. The adoption did not have
jumlah yang dilaporkan dalam laporan any impact on the amount reported in these
keuangan ini. Perusahaan juga telah financial statements. The Company has also
menerapkan pengecualian untuk applied the exception to disclosing any
mengungkapkan informasi tentang pajak information about deferred tax relating to
tangguhan yang berkaitan dengan pajak Pillar Two income taxes.
penghasilan Pilar Dua.
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2021 Seluruh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Desember 2024 untuk
Jenis seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Badan, PPh Pasal 21, 23 dan PPN diterbitkan pada 5
Pajak/All November 2025, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga)
Taxes sebesar Rp149.087. Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp36 dan dibayar pada
4 Desember 2025. Pembayaran jumlah SKPKB yang tidak disetujui sebesar
Rp149.051 sudah dilakukan pada 3 Februari 2026.
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada tanggal 4 Februari
2026, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp137.166 dan PPN sebesar
Rp11.849, namun atas sengketa PPh 21 sebesar Rp36 tidak diajukan Keberatan.
Hingga tanggal penyelesaian laporan keuangan Bank belum menerima hasil
Keberatan dari Kantor Pajak. Manajemen berpendapat bahwa permohonan
Keberatan Bank akan diterima Kantor Pajak.
Tax Audit Notification Letter issued on December 2024 for all types of taxes. P
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax, Article 21, 23 and
VAT issued on November 5, 2025, with a tax underpayment (including fines and
interest) of Rp149,087. The agreed SKPKB amount was Rp36 and already paid on
December 4, 2025. Payment of the SKPKB amounting to Rp149,051 is scheduled to
be made no later than February 4, 2026 and recorded as Other Receivables
(Note 17).
183
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 877
Page 880
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2021 Seluruh Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on February 4, 2026,
(lanjutan/ Jenis with a disputed amount of Rp137,166 for Corporate Income Tax and Rp11,849 for
continued) Pajak/All VAT, while no objection was submitted for the withholding tax under Article 21
Taxes amounting to Rp36. As of the completion date of the financial statements, the
Bank has not received the decision on the Objection from the Tax Office. The
Management believes that the Tax Office will approve the objection submitted
by the bank.
2020 Seluruh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada July 2024, untuk seluruh
Jenis jenis pajak.
Pajak/All
Taxes Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan, PPh Pasal 21 dan PPN
diterima pada 11 September 2024, dengan total kurang bayar pajak (termasuk
denda dan bunga) sebesar Rp215.891. Bank tidak menyetujui jumlah SKPKB
tersebut. Pembayaran SKPKB sebesar Rp215.231 dilakukan pada 4 Desember
2025, sementara STP sebesar Rp660 sudah terbayar melalui kompensasi dari
proses pengembalian atas SKPKB PPh Badan 2016. Pembayaran SKPKB dan STP
dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui tersebut diajukan pada tanggal
09 Desember 2025, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp205.735, PPh
Pasal 21 sebesar Rp106 dan PPN sebesar Rp9.390. Hingga tanggal penyelesaian
laporan keuangan Bank belum menerima hasil Keberatan dari Kantor Pajak.
Manajemen berpendapat bahwa permohonan Keberatan Bank akan diterima
Kantor Pajak.
Tax Audit Notification Letter issued on July 2024 for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax, Article 21 Income
Tax and VAT was received on September 11, 2025, with a tax underpayment
(including penalties and interest) of Rp215,891. The Bank did not agree with the
SKPKB amount. Payment of the SKPKB was made on December 4, 2025
amounted Rp215,231. Meanwhile, the STP of Rp660 has been settled through
compensation from the refund of the 2016 Corporate Income Tax - SKPKB. Both
the SKPKB and STP are recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on December 4,
2025, with a disputed amount of Rp205,735 for Corporate Income Tax, Rp106 for
Article 21 Income Tax and Rp9,390 for VAT. As of the completion date of the
financial statements, the Bank has not received the decision on the Objection
from the Tax Office. The Management believes that the Tax Office will approve
the objection submitted by the bank.
878 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
184
Page 881
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank Bank
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2019 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Oktober 2023 untuk seluruh
Badan / jenis pajak.
CIT
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) PPh Badan dan PPN diterima pada
3 Mei 2024, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga)
sebesar Rp202.904. Bank tidak menyetujui jumlah SKPKB tersebut. Pembayaran
SKPKB dilakukan pada 31 Juli 2024 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan
Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui tersebut diajukan pada tanggal
1 Agustus 2024, dengan nilai sengketa PPh Badan sebesar Rp193.660 dan PPN
sebesar Rp9.244. Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima pada 28 April
2025, dengan hasil menolak seluruh permohonan Bank.
Surat Banding atas putusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank pada
11 Juli 2025. Saat ini proses persidangan di Pengadilan Pajak masih berlangsung.
Manajemen berpendapat bahwa Pengadilan Pajak akan mengabulkan Banding
yang diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on October 2023 for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Corporate Income Tax and VAT was
received on May 3, 2024, with a tax underpayment (including penalties and
interest) of Rp202,904. The Bank did not agree with the SKPKB amount. Payment
of the SKPKB was made on July 31, 2024, and recorded as part of Other
Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on August 1, 2024, with
a disputed amount of Rp193,660 for Corporate Income Tax and Rp9,244 for VAT.
The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received on April
28, 2025, rejecting the Bank’s entire request.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on July 11, 2025. The appeal process is currently
ongoing at the Tax Court. The management believes that the Tax Court will
approve the appeal submitted by the Bank.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 879
185
Page 882
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2018 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada April 2021, untuk seluruh
Badan / jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, PPh Badan & PPN diterbitkan pada 20 Februari
CIT 2023, dengan total kurang bayar pajak (termasuk denda dan bunga) sebesar
PPN/VAT Rp169.894. Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp70 dan dibayar pada 16 Maret
2023. Jumlah SKPKB yang tidak disetujui adalah Rp169.824, dibayar pada 17 Mei
2023 dan dicatat sebagai Tagihan Lainnya (Catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada 19 Mei 2023,
dengan nilai sengketa untuk PPh Badan sebesar Rp154.778 dan PPN sebesar
Rp15.046. Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima Pada 05 April 2024,
dengan hasil menolak seluruh permohonan Bank.
Surat Banding atas putusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank pada
28 Juni 2024. Sidang terakhir dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2025, dan
saat ini Bank sedang menunggu putusan Pengadilan Pajak. Manajemen
berpendapat bahwa Pengadilan Pajak akan mengabulkan Banding yang
diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on April 2021 for all types of taxes. The Tax
Assessment Letter (SKPKB) for Article 21, 23 Corporate Income Tax, and VAT
issued on February 20, 2023, with a tax underpayment (including fines and
interest) of Rp169,894. The agreed SKPKB amount was Rp70 and was paid on
March 16, 2023. The disputed SKPKB amount was Rp169,824, which was paid on
May 17, 2023, and recorded as Other Receivables (Note 17).
An Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on May 19, 2023,
with a disputed amount of Rp154,778 for Corporate Income Tax and Rp15,046 for
VAT. The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received on
April 5, 2024, rejecting the Bank’s entire request.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on June 28, 2024. The final hearing was held on
March 19, 2025 and the Bank is currently awaiting the Tax Court’s edition. The
management believes that the Tax Court will approve the appeal submitted by
the Bank.
186
880 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 883
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2017 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada 24 November 2020 untuk
Badan / seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, 26, 4 ayat (2) Final, PPh Badan & PPN
CIT diterbitkan pada 2 September 2022 dengan total kurang bayar pajak (termasuk
PPN/VAT denda dan bunga) sebesar total Rp127.029.
Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp66 dan dibayar pada 29 September
2022; sedangkan jumlah yang tidak disetujui adalah Rp126.963, dibayar pada 24
November 2022 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada 30 November
2022, dengan nilai sengketa sebesar Rp118.106 untuk PPh Badan dan Rp8.857
untuk PPN.
Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diterima bank Pada 20 Oktober 2023,
dengan hasil untuk PPh Badan diterima sebagian sehingga nilai sengketa
menjadi Rp118.374; sedangkan untuk PPN ditolak seluruhya.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan PPh Badan dan PPN diajukan Bank
pada 8 Januari 2024. Proses sidang telah selesai dan sedang menunggu
Putusan Pengadilan Pajak. Manajemen berpendapat bahwa Pengadilan Pajak
akan mengabulkan Banding yang diajukan Bank.
Tax Audit Notification Letter issued on November 24, 2020, for all types of taxes.
The Tax Assessment Letter (SKPKB) for Article 21, 23, 26, and Final Article 4(2)
Income Taxes, Corporate Income Tax, and VAT was issued on September 2, 2022,
with a total underpaid tax amount (including penalties and interest) of
Rp127,029.
The agreed SKPKB amount was Rp66 and was paid on September 29, 2022, while
the disputed amount of Rp126,963 was paid on November 24, 2022, and
recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Objection Letter against the disputed SKPKB was submitted on November 30,
2022, with a disputed amount of Rp118,106 for Corporate Income Tax and Rp8,857
for VAT.
The Objection Decision for Corporate Income Tax and VAT was received by the
Bank on October 20, 2023, with a partial approval for Corporate Income Tax,
reducing the disputed amount to Rp118,374, while the VAT objection was fully
rejected.
The Bank submitted an Appeal Letter against the Objection Decision on
Corporate Income Tax and VAT on January 8, 2024. The hearing process has
been completed, and the Bank is awaiting for the Tax Court Decision. The
management believes that the Tax Court will approve the appeal submitted by
the Bank.
187
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 881
Page 884
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPh Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada November 2019 untuk
Badan/ seluruh jenis pajak. SKPKB untuk PPh Pasal 21, 23, 26, 4(2) Final, PPh Badan & PPN
CIT diterbitkan pada 30 November 2020, dengan total kurang bayar pajak
PPh 21/ (termasuk denda dan bunga) sebesar total Rp279.818.
Income
Tax Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp1.502 dan dibayar pada 29 Desember
Article 21 2020; sedangkan jumlah yang tidak disetujui adalah Rp278.317, dibayar pada 25
PPh 21 Februari 2021 dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Final/
Income Surat Keberatan atas SKPKB yang tidak disetujui diajukan pada tanggal 25
Tax Februari 2021, dengan nilai sengketa: Rp249.950 untuk PPh Badan, Rp1.383 untuk
Article 21 PPh 21, Rp1.005 untuk PPh 21 Final dan Rp25.979 untuk PPN.
Final
PPN/VAT Pada Desember 2021 dan Januari 2022, Bank menerima putusan keberatan, di
mana Kantor Pajak menerima keberatan PPh Badan sejumlah Rp12.295, PPh 21
Final Rp532 dan menolak sisanya sebesar Rp265.490.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan PPh 21, PPh Badan dan PPN diajukan
Bank pada 24 Maret 2022. Pada Desember 2023, Bank telah menerima putusan
Pengadilan Pajak dengan mengabulkan seluruhnya untuk PPh 21, mengabulkan
sejumlah Rp22.090 dan menolak sejumlah Rp794 untuk PPN.
Pada September 2025 Bank telah menerima putusan Pengadilan Pajak untuk
PPh Badan dengan mengabulkan sejumlah Rp230.621 dan mempertahankan
sejumlah Rp7.033 terkait koreksi imbalan natura dan biaya promosi. Saat ini
Bank masih menunggu proses pengembalian pajak dari Kantor Pajak.
Atas Putusan Banding untuk PPh 21 dan PPN yang telah dikabulkan Pengadilan
Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali pada
tanggal 8 Maret 2024 dan Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK untuk
PPh 21 dan PPN tersebut pada 18 April 2024. Manajemen berpendapat bahwa
Mahkamah Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali yang
diajukan Kantor Pajak.
Pada September 2025, Bank telah menerima putusan Pengadilan Pajak untuk
PPh Badan dengan jumlah disetujui sebesar Rp229.961 dan jumlah yang tidak
disetujui sebesar Rp7.033. Atas putusan Pengadilan yang tidak disetujui, Bank
telah mengajukan permohonan memori Peninjauan Kembali pada tanggal
25 November 2025. Manajemen berpendapat bahwa Mahkamah Agung akan
menerima permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan Kantor Pajak.
882 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
188
Page 885
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPh Badan/ Atas Putusan Banding untuk PPh Badan yang telah dikabulkan Pengadilan
(lanjutan/ CIT Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali pada
continued) PPh 21/ tanggal 28 November 2025, dan Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK
Income Tax untuk PPh Badan tersebut pada 24 Desember 2025. Manajemen berpendapat
Article 21 bahwa Mahkamah Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali
PPh 21 yang diajukan Kantor Pajak.
Final/
Income Tax Tax Audit Notification Letter issued on November 2019 for all types of taxes.
Article 21 The Tax Assessment Letters (SKPKB) for Article 21, 23, 26, and Final Article 4(2)
Final Income Taxes, Corporate Income Tax, and VAT were issued on November 30,
PPN/VAT 2020, with a total underpaid tax amount (including penalties and interest) of
Rp279,818.
The agreed SKPKB amount was Rp1,502 and was paid on December 29, 2020,
while the disputed amount of Rp278,317 was paid on February 25, 2021, and
recorded as part of Other Receivables (Note 17).
The Tax Objection Letter for the disputed SKPKB was submitted on February
25, 2021, with the following disputed amounts: Rp249,950 for Corporate
Income Tax, Rp1,383 for Article 21 Income Tax, Rp1,005 for Final Article 21 Income
Tax, and Rp25,979 for VAT.
On December 2021 and January 2022, the Bank received the tax objection
decision, whereby tax office agreed on Rp12,295 of corporate income tax,
Rp532 of Art.21 Final and rejected the other Rp265,490.
On March 24, 2022, the Bank submitted appeal letters on the rejected
corporate income tax, Article 21 and VAT objection decision. In December
2023, the bank received the decision whereby tax court accepted all the
Income Tax Article 21 appeal, accepted Rp22,090 and rejected Rp794 of the
VAT appeal.
On September, 2025, the Bank received the Tax Court decision on the
Corporate Income Tax case, accepted Rp230,621 and rejected Rp7,033 related
to fiscal correction on benefits in kind and promotion expenses. The Bank is
still awaiting the tax refund process from the Tax Office.
Upon the agreed Tax Court’s decision on the Income Tax Article 21 and VAT
Appeal, the Tax Office filed a Judicial Review on March 8, 2024 and the Bank
already responded by submitting letters for Income Tax Article 21 and VAT on
April 18, 2024. The management believes that the Supreme Court will reject
the request for Judicial Review filed by the Tax Office.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 883
189
Page 886
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2016 PPh Badan/ In September 2025, the bank received Tax Court’s decision for Corporate
(lanjutan/ CIT Income Tax which accepted an amount of Rp229,961 and rejected Rp7,033.
continued) PPh 21/ Regarding the portion of the Tax Court's decision that was rejected, the Bank
Income Tax submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax amounting
Article 21 to IDR7,033 on November 25, 2025. The management believes that the
PPh 21 Final/ Supreme Court will approve the request for Judicial Review filed by the Tax
Income Tax Office.
Article 21
Final Upon the agreed Tax Court’s decision on Corporate Income Tax, the Tax
PPN/VAT Office filed a Judicial Review on November 28, 2025 and the Bank already
responded by submitting a counter-memorandum on December 24, 2025.
The management believes that the Supreme Court will reject the request for
Judicial Review filed by the Tax Office.
2015 PPh Badan/ Surat Perintah Pemeriksaan Pajak dikeluarkan pada Agustus 2016, untuk
CIT seluruh jenis pajak. SKPKB PPh Pasal 21, 23, 26, 4 ayat (2) Final, PPh Badan &
PPN/VAT PPN diterbitkan pada 27 dan 28 April 2017 dengan total kurang bayar pajak
PPh 4 (2)/ sebesar total Rp209.719 (termasuk denda dan bunga).
Income Tax
article 4 (2) Jumlah SKPKB yang disetujui adalah Rp47.458 dan dibayar pada 23 Mei 2017;
PPh 23/ sedangkan yang tidak disetujui adalah Rp162.261, dibayar pada 23 Mei 2017
Income Tax dan dicatat sebagai bagian dari Tagihan Lainnya (catatan 17).
Article 23
Surat Keberatan (sebanyak 5 surat) diajukan pada tanggal 26 Juli 2017,
PPh 26/
dengan total nilai sengketa: Rp162.261. Keputusan Keberatan atas PPh Pasal
Income Tax
23, 26, PPh Final Pasal 4(2), PPN dan PPh Badan diterima Bank pada Juni dan
Article 26
Juli 2018, dengan hasil Kantor Pajak menolak Surat Keberatan tersebut.
Surat Banding atas Keputusan Keberatan diajukan pada September dan
Oktober 2018. Putusan Pengadilan Pajak untuk PPh Pasal 23, 26, PPh Final
Pasal 4 (2), dan PPN diterima pada November 2021 dengan hasil menerima
sebagian besar permohonan Banding Bank.
Putusan Pengadilan Pajak untuk PPh Badan diterima pada Desember 2021,
dengan hasil menerima sebagian besar permohonan Banding dan jumlah
lebih bayar menjadi Rp117.006.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang belum disetujui, Bank telah
mengajukan Peninjauan Kembali untuk PPh Badan sejumlah Rp69.719 pada
21 Maret 2022. Pada Desember 2024 Bank telah menerima putusan
Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank untuk PPh
Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
190
884 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 887
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2015 PPh Badan/ Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak telah
(lanjutan/ CIT mengajukan permohonan Peninjauan Kembali dan Bank sudah
continued) PPN/VAT menyampaikan Kontra Memori PK untuk putusan PPh Final Pasal 4 (2) dan
PPh 4 (2)/ PPN pada 6 April 2022, serta PPh Badan pada 27 April 2022. Pada November
Income Tax 2022 Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan
article 4 (2) Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPN dengan hasil menolak
PPh 23/ seluruhnya. Pada Januari 2023 Bank telah menerima putusan Mahkamah
Income Tax Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Final
Article 23 Pasal 4 (2) dengan hasil menolak seluruhnya. Pada Desember 2024 Bank
PPh 26/ telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
Income Tax diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
Article 26 Keputusan Mahkamah Agung atas PPN, PPh Final Pasal 4 (2) dan PPh Badan
ini merupakan keputusan akhir dan mengikat. Sebagai tindak lanjut atas
keputusan tersebut, pada 26 November 2025, Bank menerima
pengembalian STP PPN sejumlah Rp3.886.
Tax Audit Notification Letter issued in August 2016 for all types of taxes. SKPKB
for Article 21, 23, 26 Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, Corporate
Income Tax, and VAT were issued on April 27 and 28, 2017, with a total
underpaid tax amount of Rp209,719 (including penalties and interest).
The approved SKPKB amount was Rp47,458, which was paid on May 23, 2017,
while the disputed amount was Rp162,261, which was also paid on May 23,
2017, and recorded as part of Other Receivables (Note 17).
Five Objection Letters were submitted on July 26, 2017, with a total disputed
amount of Rp162,261. The Bank received the Objection Decisions for Article
23, 26 Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, VAT, and Corporate Income
Tax in June and July 2018, with the Tax Office rejecting the objections.
Appeal Letters against the Objection Decisions were submitted in
September and October 2018. The Tax Court's decision for Article 23, 26
Income Tax, Final Article 4(2) Income Tax, and VAT was received in
November 2021, with the court granting most of the Bank's appeal.
The Tax Court's decision for Corporate Income Tax was received in
December 2021, with the court granting most of the Bank's appeal, resulting
in an overpayment of Rp117,006.
Regarding the portion of the Tax Court's decision that was not granted, the
Bank submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax
amounting to Rp69,719 on March 21, 2022. In December 2024, the Bank
received the Supreme Court’s decision on the Judicial Review request for
Corporate Income Tax, which was entirely rejected.
191
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 885
Page 888
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2015 PPh Badan/ Regarding the Tax Court’s decision that was granted, the Directorate
(lanjutan/ CIT General of Taxes submitted a Judicial Review request, and the Bank already
continued) PPN/VAT responded by submitting letters for the Final Article 4(2) Income Tax and
PPh 4 (2)/ VAT decisions on April 6, 2022, and for Corporate Income Tax on April 27,
Income Tax 2022. In November 2022, the Bank received the Supreme Court’s decision on
article 4 (2) the Judicial Review request submitted by the Directorate General of Taxes
PPh 23/ for VAT, which was entirely rejected. In January 2023, the Bank received the
Income Tax Supreme Court’s decision on the Judicial Review request submitted by the
Article 23 Directorate General of Taxes for Final Tax Article 4(2), which was entirely
PPh 26/ rejected. In December 2024, the Bank received the Supreme Court’s decision
Income Tax on the Judicial Review request submitted by the Directorate General of
Article 26 Taxes for Corporate Income Tax, which was entirely rejected. The Supreme
Court’s decision regarding this VAT, Final Tax Article 4 (2) and Corporate
Income Tax is final and binding. As of follow up to the above decision, on
November 26, 2025, the Bank received refund of VAT STP amounting to
Rp3,886.
2014 PPh Badan/ Kantor Pajak telah mengeluarkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak kepada
CIT Bank untuk tahun pajak 2014 (semua jenis pajak) dan Bank telah menerima
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak (“SKPKB”) atas PPh Badan, PPh Pasal 21, 23, 23/26, PPh
Pasal 4(2) Final dan PPN di bulan Juli 2018 sebesar Rp84.285 (termasuk
denda dan bunga). Bank telah melakukan pembayaran atas seluruh nilai
SKPKB tersebut dan mencatat pembayaran tersebut sebagai bagian dari
tagihan lainnya (Catatan 17) setelah dikurangi dengan bagian pajak telah
disetujui oleh Bank sebesar Rp10.183.
Bank telah menyampaikan keberatan atas temuan yang tidak disetujui
sebesar Rp74.102 untuk PPN dan PPh Badan pada tanggal 24 dan 26 Oktober
2018. Bank telah menerima putusan atas pengajuan keberatan PPh Badan
pada tanggal 26 Agustus 2019, di mana kantor pajak menolak seluruh
keberatan tersebut.
Di bulan September 2019, Bank telah menerima putusan atas pengajuan
keberatan PPN di mana Kantor Pajak mengabulkan sebagian surat
keberatan PPN tersebut.
Bank telah mengajukan surat banding ke Pengadilan Pajak untuk PPh Badan
pada Agustus 2019; dan untuk PPN pada Desember 2019. Pada Maret 2023
Bank menerima putusan Pengadilan Pajak atas PPN dengan hasil
dikabulkan seluruhnya. Pada Desember 2023, Bank menerima putusan
Pengadilan Pajak atas PPh Badan dengan hasil dikabulkan sebagian.
886 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
192
Page 889
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2014 PPh Badan/ Atas putusan Pengadilan Pajak yang tidak disetujui, Bank telah mengajukan
(lanjutan/ CIT Peninjauan Kembali untuk PPh Badan sejumlah Rp23.845 pada 26 Januari
continued) PPN/VAT 2024. Pada Januari 2025 Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung
atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank untuk PPh Badan dengan hasil
menolak seluruhnya.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak mengajukan
Peninjauan Kembali, dan Bank sudah menyampaikan Kontra Memori PK
untuk PPN pada tanggal 12 Juli 2023. Pada 8 Maret 2024 Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Dirjen Pajak untuk PPN dengan hasil menolak seluruhnya.
Keputusan Mahkamah Agung atas PPN ini merupakan keputusan akhir dan
mengikat. Sebagai tindak lanjut atas keputusan tersebut, pada 26
November 2025, Bank menerima pengembalian STP PPN sejumlah Rp3.450.
Pada 19 Februari 2024, Dirjen Pajak mengajukan Peninjauan Kembali atas
putusan PPh Badan yang disetujui Pengadilan Pajak, dan Bank sudah
menyampaikan Kontra Memori PK untuk PPh Badan tersebut pada tanggal
21 Maret 2024. Pada 3 November 2025 Bank telah menerima putusan
Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Dirjen Pajak
untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya.
Tax Office had issued Tax Audit Notification Letter to the Bank for the 2014
fiscal year (all types of taxes). The Bank has received Tax Assessment Letter
(“SKPKB”) on Corporate Income Tax, Income Tax Articles 21, 23, 23/26, Final
Income Tax Article 4(2) and VAT in July 2018 amounting to Rp84,285
(including penalties and interests). Bank has already paid the
underpayment and had recorded that payment as part of other receivables
(Note 17) after deducted with part which already agreed by Bank amounting
to Rp10,183.
The Bank has filed objection letters upon disputed amounting to Rp74,102 on
VAT and Corporate Income Tax dated October 24 and 26, 2018. Bank already
received the tax objection decision on Corporate Income Tax on August 26,
2019, whereby Tax Office rejected the objection letters.
In September 2019, the Bank already received the tax objection decision on
VAT, whereby Tax Office partially granted the objection letters.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 887
193
Page 890
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2014 PPh Badan/ Bank already submitted appeal letters to Tax Court for Corporate Income
(lanjutan/ CIT Tax in August 30, 2019, and for VAT in December 2019. In March 2023, the
continued) PPN/VAT Bank received the Tax Court decision for VAT with the results fully accepted.
In December 2023, the Bank received the Tax Court decision for Corporate
Income Tax with the results partially accepted.
Regarding the Tax Court decision that was not accepted, the Bank
submitted a Judicial Review request for Corporate Income Tax amounting
to Rp23,845 on January 26, 2024. In January 2025, the Bank has received the
Supreme Court's decision which fully rejected the Judicial Review submitted
by the Bank for Corporate Income Tax.
Regarding the Tax Court decision that was accepted, the Directorate
General of Taxes filed a Judicial Review, and the Bank already responded by
submitting letters for VAT on July 12, 2023. In March 8, 2024, the Bank received
the Supreme Court’s decision on the Judicial Review filed by the Directorate
General of Taxes for VAT, with the request entirely rejected. The Supreme
Court’s decision regarding this VAT is final and binding. As a follow up to the
above decision, on November 26, 2025, the Bank received a refund of VAT
STP amounting to Rp3,450.
In February 19, 2024, the Directorate General of Taxes filed a Judicial Review
for the Tax Court’s decision on Corporate Income Tax, and the Bank already
responded by submitting letters for Corporate Income Tax on March 21,
2024. In November 3, 2025, the Bank received the Supreme Court’s decision
on the Judicial Review filed by the Directorate General of Taxes for
Corporate Income Tax, with the request entirely rejected.
2013 PPh Badan/ Kantor Pajak telah mengeluarkan Surat Perintah Pemeriksaan Pajak kepada
CIT Bank untuk tahun pajak 2013 (semua jenis pajak) dan Bank telah menerima
PPN/VAT Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) atas Pajak Penghasilan
(“PPh”) Badan, dan Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) tertanggal 27 Desember
2017 sebesar Rp70.951 (termasuk denda dan bunga). Bank telah melakukan
pembayaran atas seluruh nilai SKPKB tersebut dan mencatat pembayaran
tersebut sebagai bagian dari tagihan lainnya (Catatan 17) setelah dikurangi
dengan bagian pajak telah diakui oleh Bank sebesar Rp15.668.
Bank telah menyampaikan Surat Keberatan untuk temuan PPh Badan dan
PPN yang tidak disetujui pada tanggal 21 Maret 2018. Pada Maret 2019, Bank
telah menerima putusan keberatan yang menolak seluruh pengajuan
keberatan Bank.
Bank telah mengajukan banding atas putusan keberatan PPh Badan dan
PPN pada 31 Mei 2019. Pada Oktober 2021, Bank menerima putusan
Pengadilan Pajak atas PPh Badan dan PPN dengan hasil sebagian diterima
dan sebagian ditolak. Bank tidak menyetujui putusan ini.
194
888 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 891
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2013 PPh Badan/ Pada 27 Desember 2021 telah mengajukan Peninjauan Kembali ke
(lanjutan/ CIT Mahkamah Agung untuk putusan yang ditolak, yaitu sebesar Rp6.288 untuk
continued) PPN/VAT PPh Badan dan Rp5.935 untuk PPN. Pada Januari 2023 Bank telah menerima
putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang diajukan Bank
untuk PPh Badan dengan hasil menolak seluruhnya. Pada Maret 2023 Bank
telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Bank untuk PPN dengan hasil menolak seluruhnya.
Atas putusan Pengadilan Pajak yang disetujui, Dirjen Pajak mengajukan
Peninjauan Kembali, dan Bank sudah menyampaikan Kontra Memori PK
untuk PPh Badan dan PPN pada tanggal 16 Februari 2022. Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan Kembali yang
diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Badan dan PPN dengan hasil menolak
seluruhnya. Keputusan Mahkamah Agung atas PPN dan PPh Badan ini
merupakan keputusan akhir dan mengikat. Sebagai tindak lanjut atas
keputusan tersebut, pada 26 November 2025, Bank menerima
pengembalian STP PPN sejumlah Rp1.605.
The Tax Office issued a Tax Audit Notification Letter to the Bank for the 2013
fiscal year (all types of taxes). The Bank has received an Underpayment Tax
Assessment Letter ("SKPKB") for Corporate Income Tax and Value Added Tax
("VAT") dated December 27, 2017, amounting to Rp70,951 (including penalties
and interest). The Bank has already paid the SKPKB and recorded that
payment as part of other receivables (Note 17) after deducted with part
which already recognized by Bank amounting to Rp15,668.
The Bank submitted an Objection Letter for the disputed Corporate Income
Tax and VAT findings on March 21, 2018. In March 2019, the Bank received the
Objection Decision, which rejected the Bank's entire objection submission.
The Bank filed an appeal against the Objection Decision for Corporate
Income Tax and VAT on May 31, 2019. In October 2021, the Bank received the
Tax Court’s decision on Corporate Income Tax and VAT, with the result being
partially accepted and partially rejected. The Bank did not agree with this
decision.
In December 27, 2021, the Bank submitted a Judicial Review request to the
Supreme Court for the rejected amounts: Rp6,288 for Corporate Income Tax
and Rp5,935 for VAT. In January 2023, the Bank received the Supreme Court’s
decision on the Judicial Review for Corporate Income Tax, with the request
entirely rejected. In March 2023, the Bank received the Supreme Court’s
decision on the Judicial Review for VAT, with the request entirely rejected.
195
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 889
Page 892
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2013 PPh Badan/ Regarding the Tax Court’s decision that was accepted, the Directorate
(lanjutan/ CIT General of Taxes filed a Judicial Review, and the Bank already responded by
continued) PPN/VAT submitting letters for Corporate Income Tax and VAT on February 16, 2022.
The Bank received the Supreme Court’s decision on the Judicial Review filed
by the Directorate General of Taxes for Corporate Income Tax and VAT, with
the request entirely rejected. The Supreme Court’s decision regarding this
VAT and Corporate Income Tax is final and binding. As a follow up to the
above decision, on November 26, 2025, the Bank received a refund of VAT
STP amounting to Rp1,605.
2010 Kantor Pajak telah melakukan pemeriksaan untuk tahun 2008, 2009 dan 2010
dan menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”) atas Pajak
Penghasilan (“PPh”) Badan, PPh Pasal 21, 23 dan 26, PPh Final Pasal 4(2) dan
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) tertanggal 30 Juli 2013 dan 31 Juli 2013
sebesar Rp371.094 untuk 2008, 16 Agustus 2013 dan 19 Agustus 2013 sebesar
2009 Rp274.398 untuk tahun 2009 dan 1 Agustus 2013 sebesar Rp264.538 untuk
PPh Badan/ tahun 2010 (termasuk denda dan bunga). Bank telah melakukan
CIT pembayaran atas seluruh nilai SKPKB tersebut (Catatan 17).
PPN/VAT
PPh 26/ Bank tidak menyetujui sebagian besar hasil keputusan di dalam SKPKB
2008 Income Tax tersebut dan telah menyampaikan 40 (empat puluh) Surat Keberatan
Article 26 sebesar Rp768.234 pada tanggal 28 Oktober 2013 dan 29 Oktober 2013 dan
PPh 4 (2)/ telah menerima kembali seluruh Surat Keputusan atas Keberatan dari
Income Tax Kantor Pajak terkait dengan Surat Keberatan Bank tersebut di mana Kantor
article 4(2) Pajak menyetujui keberatan Bank sebesar Rp27.490.
PPh 21/
Income Tax Bank telah menyampaikan 37 (tiga puluh tujuh) Surat Banding pada tanggal
Article 21 20 November 2014 dan 17 Desember 2014 untuk Surat Keputusan atas
Keberatan tersebut. Pada tahun 2020 Bank telah menerima seluruh Putusan
Pengadilan Pajak untuk PPh Badan, PPh Pasal 26 dan PPN untuk 3 Tahun
pajak ini.
890 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
196
Page 893
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2010 Untuk poin yang belum dikabulkan Pengadilan Pajak atas PPh Badan
(lanjutan/ Tahun 2008, 2009, 2010 serta PPN 2008 dan 2009, Bank telah mengirimkan
continued) Permohonan Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung. Bank telah
menerima putusan Mahkamah Agung untuk PPh Badan, yaitu menerima
untuk tahun 2009 dan 2010 serta menolak untuk tahun 2008. Sementara
2009 pengajuan PK PPN ditolak olah Mahkamah Agung. Sampai dengan tanggal
(lanjutan/ PPh Badan/ laporan keuangan konsolidasian, Bank telah menerima sebagian
continued) CIT pengembalian atas kelebihan pajak yang sudah dibayar yaitu sebesar
PPN/VAT Rp613.783 pada tahun 2020. Atas sengketa PPh Pasal 26 yang telah
PPh 26/ dikabulkan seluruhnya oleh Pengadilan Pajak, Kantor Pajak telah
2008 Income Tax menyampaikan Kontra Memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah
(lanjutan/ Article 26 Agung. Bank telah menerima putusan Mahkamah Agung atas Peninjauan
continued) PPh 4 (2)/ Kembali yang diajukan Dirjen Pajak untuk PPh Pasal 26 dengan hasil
Income Tax menolak seluruhnya. Keputusan Mahkamah Agung atas ini merupakan
article 4(2) keputusan akhir dan mengikat.
PPh 21/
Income Tax Atas Putusan Banding untuk PPh Pasal 26 masa Septemberr 2008 yang
Article 21 telah dikabulkan Pengadilan Pajak, Kantor Pajak telah mengajukan
permohonan Peninjauan Kembali pada tanggal 24 Desember 2025, dan
Bank telah menyampaikan Kontra Memori PK untuk PPh Pasal 26 tersebut
pada 23 Desember 2025. Manajemen berpendapat bahwa Mahkamah
Agung akan menolak permohonan Peninjauan Kembali yang diajukan
Kantor Pajak.
The Tax Office conducted audits for the 2008, 2009, and 2010 fiscal years
and issued Underpayment Tax Assessment Letters ("SKPKB") for Corporate
Income Tax ("PPh Badan"), Article 21, 23, and 26 Income Tax, Final Income
Tax under Article 4(2), and Value Added Tax ("PPN") on July 30, 2013, and
July 31, 2013, amounting to Rp371,094 for 2008; August 16, 2013, and August
19, 2013, amounting to Rp274,398 for 2009; and August 1, 2013, amounting
to Rp264,538 for 2010 (including penalties and interest). The Bank has fully
paid the SKPKB amounts (Note 17).
The Bank disagreed with most of the SKPKB decisions and submitted 40
(forty) Objection Letters amounting to Rp768,234 on October 28, 2013, and
October 29, 2013. The Bank received all Objection Decisions from the Tax
Office, which approved only Rp27,490 of the objections.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 891
197
Page 894
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tahun Jenis Pajak/ Status/Status
Pajak/ Tax Type
Fiscal
Year
2010 The Bank submitted 37 (thirtyseven) Appeal Letters on November 20, 2014,
(lanjutan/ and December 17, 2014, against the Objection Decisions. In 2020, the Bank
continued) received all Tax Court decisions for Corporate Income Tax, Article 26
Income Tax, and VAT for the three fiscal years.
2009 PPh Badan/ For the points not granted by the Tax Court regarding Corporate Income
(lanjutan/ CIT Tax for 2008, 2009, and 2010, as well as VAT for 2008 and 2009, the Bank
continued) PPN/VAT submitted a Judicial Review request to the Supreme Court. The Supreme
PPh 26/ Court ruled in favor of the Bank for Corporate Income Tax in 2009 and 2010
Income Tax but rejected the request for 2008. Meanwhile, the Judicial Review request
2008 Article 26 for VAT was entirely rejected. As of the date of the consolidated financial
(lanjutan/ PPh 4 (2)/ statements, the Bank has received a partial tax refund of Rp613,783 in 2020.
continued) Income Tax Regarding the Article 26 Income Tax dispute, which was fully granted by
article 4(2) the Tax Court, the Tax Office submitted a CounterMemorandum for
PPh 21/ Judicial Review to the Supreme Court. The Bank has received the Supreme
Income Tax Court’s decision on the Judicial Review filed by the Director General of
Article 21 Taxes for Article 26 Income Tax, which was entirely rejected. The Supreme
Court’s decision is final and binding.
Upon the agreed Tax Court’s decision on Article 26 Income Tax, the Tax
Office filed a Judicial Review on November 24, 2025 and the Bank
already responded by submitting a counter-memorandum on
December 23, 2025. The management believes that the Supreme Court
will reject the request for Judicial Review filed by the Tax Office.
198
892 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 895
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM WOM
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2023 PPh Pada tanggal 6 Januari 2026, entitas anak menerima Surat Pemberitahuan
Badan/CIT Pemeriksaan Lapangan nomor PRIN-14/RIKSIS/KPP.1901/2026 tentang
PPN/VAT pemeriksaan lapangan untuk semua jenis pajak tahun pajak 2023.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan diterbitkan, entitas anak belum
menerima putusan dari Kantor Pajak.
On January 6, 2026, the subsidiary received Field Examination Notification
Letter number PRIN-14/RIKSIS/KPP.1901/2026 regarding field examination for all
taxes for fiscal year 2023.
Up to the issuance date of the financial statements, the subsidiary has not
received decision from the Tax Office.
2018 PPh Pada tanggal 17 April 2020, entitas anak (WOM) menerima Surat Ketetapan
Badan/CIT Pajak (“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2018 untuk Pajak Penghasilan
PPN/VAT (“PPh”) Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan
Pasal 23 (“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”), dan
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp17.672 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak.
Atas ketetapan kurang bayar PPN sebesar Rp5.364 dan PPh Badan sebesar
Rp5.936, entitas anak mengajukan keberatan dengan hasil kantor pajak
menolak seluruhnya keberatan PPN sebesar Rp5.364 dan menerima sebagian
PPh Badan sebesar Rp1.401.
Atas hasil keberatan pajak yang ditolak atas PPN sebesar Rp5.364 dan PPh
Badan sebesar Rp4.514, entitas anak mengajukan banding.
Pada tanggal 11 Oktober 2023, entitas anak menerima Surat Keputusan
Pengadilan Pajak atas ketatapan kurang bayar PPN masa Desember 2018 dan
PPh Badan yang isinya mengabulkan seluruhnya permohonan banding
entitas anak.
Entitas anak telah menerima Surat Keputusan Peninjauan Kembali
Mahkamah Agung atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPh Badan tahun 2018
dan Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa Desember 2018 tanggal
18 September 2024 dan 16 Oktober 2024 yang isinya menolak seluruhnya
permohonan peninjauan kembali yang diajukan oleh DJP. Entitas anak telah
mengajukan permohonan pengembalian STP atas Surat Ketetapan Kurang
Bayar PPN masa Desember 2018 sebesar Rp691 dan masih menunggu
pengembalian dari kantor pajak. Permohonan pengembalian pajak tersebut
telah dicatat sebagai taksiran tagihan pajak pada aset lain-lain. Keputusan
Mahkamah Agung ini merupakan keputusan yang akhir dan mengikat.
199
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 893
Page 896
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2018 PPh On April 17, 2020, the subsidiary (WOM) received Tax Assessment Letters for
(lanjutan/ Badan/CIT fiscal year 2018 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21,
continued) PPN/VAT Income Tax Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”).
Based on the Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment
of tax with aggregating amount to Rp17,672 and has been fully paid by
subsidiary.
For the underpayment assessment of VAT amounting to Rp5,364 and the CIT
amounting to Rp5,936, the subsidiary submitted tax objection with the result
that the tax office rejected the VAT objection amounting to Rp5,364 and
partially agreed on CIT objection amounting to Rp1,401.
On the rejected result for VAT amounting to Rp5,364 dan CIT amounting to
Rp4,514, the subsidiary filed an appeal.
On October 11, 2023, the subsidiary received Tax Court Decision Letter on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 and CIT which is
fully granting the subsidiary’s appeal.
The subsidiary has received The Supreme Court Judicial Review Decision
Letter on CIT Underpayment Assessment Letter year 2018 and VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 dated
September 18, 2024 and October 16, 2024 which is fully rejected the judicial
review filed by the DJP. The subsidiary has filed refund of STP on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2018 amounted to Rp691
and still awaiting refund from the tax office. Those tax refund request is
recorded as claim for tax refund in other assets. This Supreme Court decision
is final and binding.
894 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
200
Page 897
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2017 PPh Pada tanggal 11 Januari 2022, entitas anak menerima Surat Ketetapan Pajak
Badan/CIT (“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2017 untuk Pajak Penghasilan (“PPh”)
Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan Pasal 23
(“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”), dan Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp45.914 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak.
Atas ketetapan kurang bayar PPh Badan sebesar Rp39.326, entitas anak
mengajukan keberatan dengan hasil kantor pajak hanya menyetujui
keberatan pajak tersebut sebesar Rp2.980. Atas hasil keberatan pajak yang
ditolak sebesar Rp36.346, entitas anak mengajukan banding. Pembayaran SKP
atas PPh badan tersebut telah dicatat sebagai taksiran tagihan pajak pada
aset lain-lain.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan diterbitkan, entitas anak belum
menerima putusan dari Pengadilan Pajak.
On January 11, 2022, the subsidiary received Tax Assessment Letters for fiscal
year 2017 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21, Income Tax
Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”). Based on the
Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment of tax with
aggregating amount to Rp45,914 and has been fully paid by subsidiary.
For the CIT underpayment assessment amounting to Rp39,326, the subsidiary
submitted tax objection with the result that the tax office only partially agreed
the objection amounting to Rp2,980. On the rejected result amounted
Rp36,346, the subsidiary filed an appeal. Those CIT underpayment is recorded
as claim for tax refund in other assets.
Up to the issuance date of the financial statements, the subsidiary has not
received decision from the Tax Court.
2016 PPN/VAT Pada tanggal 18 Desember 2019, entitas anak menerima Surat Ketetapan Pajak
(“SKP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2016 untuk Pajak Penghasilan (“PPh”)
Badan, Pajak Penghasilan Pasal 21 (“PPh Pasal 21”), Pajak Penghasilan Pasal 23
(“PPh Pasal 23”), Pajak Penghasilan Pasal 4.2 (“PPh Pasal 4.2”) dan Pajak
Pertambahan Nilai (“PPN”). Berdasarkan SKP tersebut, kantor pajak
menetapkan kurang bayar pajak dengan jumlah keseluruhan sebesar
Rp26.671 dan telah dibayarkan seluruhnya oleh entitas anak pada tanggal 20
Desember 2019.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 895
201
Page 898
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
b. Beban pajak penghasilan (lanjutan) b. Income tax expense (continued)
WOM (lanjutan) WOM (continued)
Tahun Jenis Status/Status
Pajak/ Pajak/
Fiscal Tax Type
Year
2016 PPN/VAT Atas ketetapan kurang bayar PPN sebesar Rp5.224, entitas anak mengajukan
(lanjutan/ keberatan dengan hasil kantor pajak menolak seluruhnya keberatan PPN yang
continued) diajukan entitas anak. Atas hasil keberatan pajak yang ditolak, entitas anak
mengajukan banding.
Pada tanggal 11 Oktober 2023, entitas anak menerima Surat Keputusan
Pengadilan Pajak atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa Desember
2016 yang isinya mengabulkan seluruhnya permohonan banding entitas
anak.
Entitas anak telah menerima Surat Keputusan Peninjauan Kembali tanggal
16 Oktober 2024 yang isinya menolak seluruhnya permohonan peninjauan
kembali yang diajukan DJP. Keputusan Mahkamah Agung ini merupakan
keputusan yang akhir dan mengikat. Berdasarkan Keputusan Peninjauan
Kembali tersebut Perusahaan telah mengajukan permohonan pengembalian
Surat Tagihan Pajak (“STP”) atas Surat Ketetapan Kurang Bayar PPN masa
Desember 2016 sebesar Rp622 dan masih menunggu pengembalian dari
kantor pajak. Permohonan pengembalian pajak tersebut telah dicatat
sebagai taksiran tagihan pajak pada aset lain-lain.
On December 18, 2019, the subsidiary received Tax Assessment Letters for fiscal
year 2016 for Corporate Income Tax (“CIT”), Income Tax Article 21, Income Tax
Article 23, Income Tax Article 4.2, and Value Added Tax (“VAT”). Based on the
Assessment Letters, the tax office confirmed the underpayment of tax with
aggregating amount to Rp26,671 and has been fully paid by the subsidiary On
December 20, 2019.
For the VAT underpayment assessment of Rp5,224, the subsidiary submitted
tax objection with the result that the tax offce rejected the subsidiary’s
objection. On the rejected result, the subsidiary filed an appeal.
On October 11, 2023, the subsidiary received Tax Court Decision Letter on VAT
Underpayment Assessment Letter period December 2016 which is fully
granting the subsidiary’s appeal.
The subsidiary has received a Judicial Review Decision Letter dated
October 16, 2024 which is fully rejected the judicial review filed by the DJP. This
Supreme Court decision is final and binding. Based on Judicial Review
Decision Letter the Company has filled refund of Tax Collection Letter (“STP”)
on VAT Underpayment Assessment Letter period December 2016 amounted to
Rp622 and still awaiting refund from the tax office. Those tax refund request
isrecorded as claim for tax refund in other assets.
896 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
202
Page 899
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
c. Aset dan liabilitas pajak tangguhan c. Deferred tax assets and liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details
rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan of deferred tax assets and liabilities of the Bank
Bank dan entitas anaknya sebagai berikut: and subsidiaries are as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Dikreditkan/
(dibebankan)
ke laporan Dibebankan
laba rugi ke ekuitas
konsolidasian/ konsolidasian/
Credited/ Charged to
(charged) to consolidated
consolidated statements
1 Januari/ statements of changes in 31 Desember/
07030000_01 January 1 of income equity December 31
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Bank Bank
Keuntungan/(kerugian) yang belum Unrealized gains/(losses)
direalisasi atas perubahan on changes in fair value of
nilai wajar investasi keuangan financial investments measured
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain - neto 102.658 - (192.233) (89.575) comprehensive income - net
Cadangan kerugian atas Allowance for possible
aset produktif losses on earning and
dan non-produktif 50.466 (33.724) - 16.742 non-earning assets
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 334.235 2.552 (20.723) 316.064 benefits
Cadangan bonus karyawan 67.058 (2.893) - 64.165 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (65.465) (14.787) - (80.252) Fixed assets depreciation
Lain-lain 83.592 (33.367) - 50.225 Others
572.544 (82.219) (212.956) 277.369
Entitas anak Subsidiaries
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 28.701 5.018 (8.242) 25.477 benefits
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai (3) - - (3) losses
Cadangan bonus karyawan 9.211 (428) - 8.783 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (5.229) 1.318 - (3.911) Fixed assets depreciation
Lain-lain 7.852 9.012 - 16.864 Others
40.532 14.920 (8.242) 47.210
Jumlah aset pajak tangguhan 613.076 (67.299) (221.198) 324.579 Total deferred tax assets
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 897
203
Page 900
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
c. Aset dan liabilitas pajak tangguhan (lanjutan) c. Deferred tax assets and liabilities (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the details
rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan of deferred tax assets and liabilities of the Bank
Bank dan entitas anaknya sebagai berikut: and subsidiaries are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Dikreditkan/ Dikreditkan/
(dibebankan) (dibebankan)
ke laporan ke ekuitas
laba rugi konsolidasian/
konsolidasian/ Credited/
Credited/ (charged) to
(charged) to consolidated
consolidated statements
1 Januari/ statements of changes in 31 Desember/
07030000_01 January of income equity December 31
Aset pajak tangguhan: Deferred tax assets:
Bank Bank
Keuntungan yang belum Unrealized gains
direalisasi atas perubahan on changes in fair value of
nilai wajar investasi keuangan financial investments measured
yang diukur pada nilai wajar melalui at fair value through other
penghasilan komprehensif lain - neto 50.557 - 52.101 102.658 comprehensive income - net
Cadangan kerugian atas Allowance for possible
aset produktif losses on earning and
dan non-produktif 188.552 (138.086) - 50.466 non-earning assets
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 309.027 44.453 (19.245) 334.235 benefits
Cadangan bonus karyawan 68.133 (1.075) - 67.058 Allowance for employee bonuses
Penyusutan aset tetap (42.622) (22.843) - (65.465) Fixed assets depreciation
Lain-lain 83.098 494 - 83.592 Others
656.745 (117.057) 32.856 572.544
Entitas anak Subsidiaries
Penyisihan imbalan Allowance for employee
kerja karyawan 25.779 4.342 (1.420) 28.701 benefits
Cadangan bonus karyawan Allowance for employee bonuses
Penyisihan kerugian 5.132 (5.135) - (3) Allowance for impairment
penurunan nilai 7.227 1.984 - 9.211 losses
Penyusutan aset tetap (5.290) 61 - (5.229) Fixed assets depreciation
Lain-lain 964 6.888 - 7.852 Others
33.812 8.140 (1.420) 40.532
Jumlah aset pajak tangguhan 690.557 (108.917) 31.436 613.076 Total deferred tax assets
Manajemen berkeyakinan bahwa aset pajak The management believes that the deferred
tangguhan yang timbul dari perbedaan tax assets that resulted from the temporary
temporer dapat direalisasikan pada periode differences are realizable in future periods.
mendatang.
898 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
204
Page 901
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan) 24. INCOME TAX (continued)
d. Administrasi (lanjutan) d. Administration (continued)
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan Under the prevailing Taxation Laws of
yang berlaku di Indonesia, Bank dan entitas Indonesia, the Bank and subsidiaries
anak menghitung, menetapkan dan calculates, determines and pays tax payable
membayar sendiri besarnya jumlah pajak based on self-assessment. The Directorate
yang terutang. Direktur Jenderal Pajak ("DJP") General of Taxes (“DGT”) may assess or
dapat menetapkan atau mengubah liabilitas amend taxes within five years from the time
pajak dalam batas waktu lima tahun sejak saat the tax becomes due for the fiscal year 2008
terutangnya pajak untuk tahun pajak 2008 dan and subsequent years.
tahun-tahun selanjutnya.
Perhitungan pajak penghasilan untuk tahun The income tax calculation for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024 which uses
dan 2024 yang menggunakan penghasilan taxable income from the reconciliation result
kena pajak hasil rekonsiliasi sebagaimana as disclosed in Note 24b will be and has been
diungkapkan dalam Catatan 24b akan dan the basis in filing Annual Corporate Income Tax
telah menjadi dasar dalam pengisian Surat Return.
Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak
Penghasilan Badan.
25. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN 25. ACCRUED EXPENSES AND OTHER LIABILITIES
LIABILITAS LAIN-LAIN
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
Penyisihan imbalan kerja Provision for employee benefits
(Catatan 47b) 1.552.453 1.649.703 (Note 47b)
Beban yang masih harus dibayar 754.928 661.329 Accrued expenses
Liabilitas sewa 443.553 453.390 Lease liabilities
Bunga yang masih harus dibayar 147.010 192.973 Accrued interests
Cadangan atas kerugian kredit komitmen Expected credit loss allowance on
dan kontijensi (Catatan 32) 92.276 125.454 commitments and contigencies (Note 32)
Pendapatan diterima di muka 23.991 35.587 Deferred income
Setoran jaminan 21.551 16.397 Margin deposits
Lain-lain 300.734 425.287 Others
Sub-jumlah - Rupiah 3.336.496 3.560.120 Sub-total - Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Bunga yang masih harus dibayar 43.374 82.956 Accrued interests
Cadangan atas kerugian kredit komitmen Expected credit loss allowance on
dan kontijensi (Catatan 32) 20.618 15.284 commitments and contigencies (Note 32)
Setoran jaminan 19.941 21.902 Margin deposits
Beban yang masih harus dibayar 18.440 21.357 Accrued expenses
Pendapatan diterima di muka 2.933 1.555 Deferred income
Lain-lain 6.164 41.447 Others
Sub-jumlah - Mata uang asing 111.470 184.501 Sub-total - Foreign currencies
Jumlah 3.447.966 3.744.621 Total
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 899
205
Page 902
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. BEBAN YANG MASIH HARUS DIBAYAR DAN 25. ACCRUED EXPENSES AND OTHER LIABILITIES
LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beban As of December 31, 2025 and 2024, accrued
yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain expenses and other liabilities with related parties
dengan pihak berelasi masing-masing sebesar amounted to Rp2,672 and Rp6,047, respectively
Rp2.672 dan Rp6.047 (Catatan 44). (Note 44).
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan Information on maturities is disclosed in Note 53.
pada Catatan 53.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas As of December 31, 2025 and 2024, other liabilities
lain-lain termasuk penyisihan liabilitas kontinjensi included a provision for contingent liabilities
adalah sebesar Rp127.781 dan Rp255.107. amounting to Rp127,781 and Rp255,107, respectively.
Mutasi jumlah tercatat liabilitas sewa: Movement of lease liabilities:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 453.390 528.247 Beginning balance
Penambahan selama tahun berjalan 119.163 64.455 Additions for the year
Penambahan bunga (Catatan 15b) 40.086 41.475 Accretion of interest (Note 15b)
Pembayaran (169.086) (180.787) Payments
Sub-jumlah 443.553 453.390 Sub-total
Dikurangi: Bagian yang jatuh tempo Less: Portion that will be due
dalam waktu satu tahun 1.561 29.574 within one year
Bagian jangka panjang 441.992 423.816 Long term portion
Informasi mengenai jatuh tempo terkait liabilitas Information on lease liabilities maturities is as
sewa adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan - 54 ≤ 1 month
> 1 bulan - 3 bulan - 40 > 1 month - 3 months
> 3 bulan - 6 bulan - 1.243 > 3 months - 6 months
> 6 bulan - 12 bulan 1.561 28.237 > 6 months - 12 months
> 12 bulan 441.992 423.816 > 12 months
443.553 453.390
900 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
206
Page 903
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI 26. SUBORDINATED LOAN
31 Desember/December 31, 2025
Jangka waktu Suku bunga
(bulan)/ per tahun/
Wali amanat/ Jatuh tempo/ Tenor Interest rate Jumlah/
Trustee Maturity (in months) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Long Term Notes Subordinasi Subordinated Long Term Notes
Yang Dilakukan Tanpa Melalui Conducted Without Going Through
Penawaran Umum PT Bank PT Maybank Sekuritas 23 Agustus/ Public Offering PT Bank Maybank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 Indonesia August 23, 2033 120 7,90% 100.000 Indonesia Tbk Year 2023
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (479) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 99.521 Total carrying amount
31 Desember/December 31, 2024
Jangka waktu Suku bunga
(bulan)/ per tahun/
Wali amanat/ Jatuh tempo/ Tenor Interest rate Jumlah/
Trustee Maturity (in months) per annum Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 44) Related parties (Note 44)
Long Term Notes Subordinasi Subordinated Long Term Notes
Yang Dilakukan Tanpa Melalui Conducted Without Going Through
Penawaran Umum PT Bank PT Maybank Sekuritas 23 Agustus/ Public Offering PT Bank Maybank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 Indonesia August 23, 2033 120 7,90% 100.000 Indonesia Tbk Year 2023
Dikurangi: Beban emisi
obligasi yang belum Less: Unamortized bonds'
diamortisasi (516) issuance cost
Jumlah nilai tercatat 99.484 Total carrying amount
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) LTN”)
Pada tanggal 23 Agustus 2023, Bank menerbitkan On August 23, 2023, the Bank issued Subordinated
LTN Subordinasi sebesar Rp100.000 sebagaimana LTN amounting to Rp100,000 as stipulated in the
diatur dalam ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Financial Services Authority (OJK) Regulation No.
Keuangan (OJK) No.39/POJK.04/2019 tentang 39/POJK.04/2019 concerning Issuance of Debt
Penerbitan Efek Bersifat Utang dan/atau Sukuk yang Securities and/or Sukuk which are conducted
dilakukan tanpa melalui penawaran umum dengan without going through a public offering with
tingkat bunga tetap sebesar 7,90% per tahun, bearing fixed interest rate at 7.90% per annum, with
berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal 10 (ten) years tenor since Issuance Date.
Emisi.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 901
207
Page 904
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 26. SUBORDINATED LOAN (continued)
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) (lanjutan) LTN”) (continued)
Bunga LTN Subordinasi dibayarkan setiap 3 (tiga) The interest rate of the Subordinated LTN will be
bulan sesuai dengan tanggal pembayaran bunga paid on quarterly basis based on interest payment
LTN Subordinasi. Pembayaran bunga LTN date of the Subordinated LTN has been made on
Subordinasi pertama telah dilakukan pada tanggal November 23, 2023, while the last interest payment
23 November 2023, sedangkan pembayaran bunga of the Subordinated LTN and due date wll be made
LTN Subordinasi terakhir sekaligus jatuh tempo on August 23, 2033.
pokok LTN Subordinasi akan dilakukan pada
tanggal 23 Agustus 2033.
Pada saat penerbitan LTN Subordinasi dengan At the issuance of Subordinated LTN with reference
mengacu kepada ketentuan peraturan Otoritas to POJK No.11/POJK.03/2016 Article 19 (1) c dated
Jasa Keuangan (“POJK”) No.11/POJK.03/2016 Pasal 19 January 29, 2016 as last amanded through POJK
(1) c tanggal 29 Januari 2016 sebagaimana terakhir No.27 of 2022 on December 28, 2022 regarding
diubah melalui POJK No.27 tahun 2022 tanggal Minimum Capital Adequacy for Commercial Bank,
28 Desember 2022, tentang Kewajiban Penyediaan then Subordinated LTN was issued with write down
Modal Minimum (“KPMM”) Bank Umum, maka LTN mechanism feature. In relation to that write down
Subordinasi diterbitkan dengan memiliki fitur mechanism feature, if there is any Non Viability
mekanisme write down. Sehubungan dengan Event as stipulated by FSA, the Bank irrevocably,
adanya fitur mekanisme write down tersebut, maka without approval from the Subordinated LTN
dalam hal telah terjadi Peristiwa Terganggu holders or calling Subordinated LTN Holders General
Kelangsungan Usaha sebagaimana ditetapkan Meeting (“RUPLTN”), will conduct write down.
oleh OJK, Bank secara tidak dapat ditarik kembali,
tanpa memerlukan persetujuan dari pemegang LTN
subordinasi atau tanpa memanggil Rapat Umum
Pemegang LTN Subordinasi (“RUPLTN”), akan
melakukan write down.
Walaupun Bank akan senantiasa menjaga Although the Bank will always maintain its viability,
kelangsungan usahanya, namun di masa yang in the future the Bank may be stated as non viable
akan datang Bank dapat dinyatakan terganggu by FSA, in which the Bank has to conduct write down
kelangsungan usahanya oleh OJK, di mana kondisi of Subordinated LTN.
ini akan mengharuskan Bank untuk melakukan write
down atas LTN subordinasi yang telah diterbitkan.
Unuk keperluan perhitungan rasio Kewajiban For the purpose of Capital Adequacy Ratio (“CAR”)
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”), LTN calculation, the Subordinated LTN is included as
subordinasi di atas diperhitungkan sebagai modal supplementary capital after the Bank received
pelengkap setelah Bank menerima surat approval letter from FSA No.S-100/PB.32/2023 dated
persetujuan dari OJK No.S-100/PB.32/2023 tanggal October 6, 2023.
6 Oktober 2023.
902 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
208
Page 905
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 26. SUBORDINATED LOAN (continued)
Long Term Notes Subordinasi yang Dilakukan Subordinated Long Term Notes Conducted
Tanpa Melalui Penawaran Umum PT Bank Without Going Through Public Offering PT Bank
Maybank Indonesia Tbk Tahun 2023 (“LTN Maybank Indonesia Tbk Year 2023 (“Subordinated
Subordinasi) (lanjutan) LTN”) (continued)
LTN Subordinasi ini tidak dijamin dengan jaminan Subordinated LTN is not guaranteed by any special
khusus dan tidak dijamin oleh pihak ketiga, guarantee and is not guaranteed by a third party,
termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik including not guaranteed by the Republic of
Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program Indonesia and is not included in the bank
penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga guarantee program implemented by the Lembaga
Penjaminan Simpanan (LPS) atau lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) or other guarantee
penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan institutions are in accordance with applicable laws
perundang- undangan yang berlaku dan and regulations and are a subordinated obligation
merupakan kewajiban penerbit yang disubordinasi. of the issuer.
LTN Subordinasi ini tidak memiliki opsi untuk Subordinated LTN does not have a buy back option
pembelian kembali sampai dengan jatuh tempo until the Subordinated LTN matures. Under certain
LTN Subordinasi. Dalam kondisi tertentu conditions as intended in Article 5 of OJK Regulation
sebagaimana dimaksud Pasal 5 Peraturan OJK Number 30/POJK.04/2019, the Issuer is obliged to
Nomor 30/POJK.04/2019, Penerbit wajib melakukan buy back the Subordinated LTN even though it has
pembelian kembali LTN Subordinasi walau belum not reached 1 (one) year from the Issuance Date
mencapai 1 (satu) tahun dari Tanggal Penerbitan and must obtain prior approval from the RUPLTN.
dan wajib memperoleh persetujuan terlebih dahulu
dari RUPLTN.
Bank menerbitkan LTN subordinasi sebagai Modal The Bank issues Subordinated LTN as
Pelengkap (“Tier 2 Capital”) sebagaimana Complementary Capital (“Tier 2 Capital”) as
ditentukan dalam peraturan yang berlaku dan akan specified in applicable regulations and will be used
digunakan untuk penyaluran kredit serta untuk for credit distribution and to stregthen the long-
memperkuat struktur pendanaan jangka panjang. term funding structure.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 903
209
Page 906
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM 27. SHARE CAPITAL
a. Modal saham a. Share capital
Modal ditempatkan dan disetor penuh Bank The Bank’s issued and fully paid capital as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
dan/and
31 Desember/December 31, 2024
Nilai nominal
24010000_01 (nilai penuh)/
Jumlah saham/ Nominal amount
Jenis saham Number of shares (full amount) Rp Types of shares
Saham Seri A 388.146.231 900,00 349.332 Series A Shares
Saham Seri B 8.891.200.000 225,00 2.000.520 Series B Shares
Saham Seri D 66.935.849.590 22,50 1.506.056 Series D Shares
Jumlah 76.215.195.821 3.855.908 Total
Susunan pemegang saham Bank pada The Bank’s shareholders as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024, based on the statement of PT
berdasarkan laporan dari Biro Administrasi Efek Sinartama Gunita, the shares registration
(BAE) - PT Sinartama Gunita adalah sebagai bureau (Biro Administrasi Efek (BAE)) are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025
dan/and
31 Desember/December 31, 2024
Jumlah saham/
Pemegang saham % Number of shares Name of shareholder
Sorak Financial Holdings Pte. Ltd. 45,02 34.312.479.550 Sorak Financial Holdings Pte. Ltd.
Maybank Offshore Corporate Services Maybank Offshore Corporate Services
(Labuan) Sdn Bhd 33,96 25.882.393.996 (Labuan) Sdn Bhd
Vital Solution Fund 8,73 6.653.168.749 Vital Solution Fund
Masyarakat 12,29 9.367.153.526 Public
100,00 76.215.195.821
904 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
210
Page 907
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Semua saham yang diterbitkan oleh Bank, All shares issued by the Bank, i.e. Series A, Series
seperti Seri A, Seri B, Seri C dan Seri D adalah B, Series C and Series D are common shares,
saham biasa, kecuali untuk saham Seri C yang except for Series C, which have additional
memiliki hak tambahan. Di antara hak rights. Among those additional rights is that of
tambahan tersebut ialah hak untuk menerima preferential treatment if the Bank is liquidated.
sisa likuidasi Bank lebih dahulu.
Sejak tahun 2001, saham Bank telah Since 2001, the Bank’s shares have been traded
diperdagangkan dengan mekanisme on a scriptless mechanism.
“scriptless”.
Saham Seri C hanya dapat dimiliki oleh Negara Series C shares may only be owned by the
Republik Indonesia atau badan hukum yang Government of the Republic of Indonesia,
seluruh sahamnya dimiliki oleh Negara companies wholly-owned by the Government
Republik Indonesia atau badan hukum publik. of the Republic of Indonesia or public legal
Jika saham Seri C dijual atau dialihkan ke pihak entity. If any Series C shares are sold or
lain yang bukan merupakan badan hukum transferred to another party that is a non-
Pemerintah, saham tersebut akan berubah Government entity then such Series C shares
dengan sendirinya menjadi saham Seri B. will be converted automatically into Series B
shares.
Sejak tahun 2002, Pemerintah Republik Since 2002, the Government of the Republic of
Indonesia telah mencadangkan sejumlah Indonesia has provided certain of its Series C
tertentu saham Seri C yang dimilikinya untuk shares owned to be transferred to the holders
dialihkan kepada pemegang Sertifikat Bukti of Right Certificate (Sertifikat Bukti Hak - SBH)
Hak-SBH berdasarkan pengumuman Badan based on an announcement by the Indonesian
Penyehatan Perbankan Nasional tanggal 21 Bank Restructuring Agency on December 21,
Desember 2002. SBH ini diberikan oleh 2002. The SBH were provided by the
Pemerintah Republik Indonesia kepada pihak Government of the Republic of Indonesia to
yang telah mengambil bagian dalam parties that took a part of the purchase of
pembelian saham Seri B sehubungan dengan Series B shares related to the Bank’s
proses rekapitalisasi Bank di tahun 1999, di recapitalization process in 1999, wherein the
mana pemegang SBH berhak untuk menerima holders of SBH have a right to receive the
pembayaran pinjaman yang diklasifikasikan proceeds from loans classified as “loss”, which
sebagai “macet”, yang sebelumnya telah were transferred to the Indonesian Bank
dialihkan ke Badan Penyehatan Perbankan Restructuring Agency.
Nasional.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas V dengan Hak Memesan Efek V with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, The Bank has added
menambah 6.253.554.529 lembar saham 6,253,554,529 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp140,705 on April 26, 2010 and thus the
Rp140.705 pada tanggal 26 April 2010 dan total share capital issued and paid up
dengan demikian jumlah seluruh saham increased to become 56,281,990,760 shares.
ditempatkan dan disetor Bank meningkat
menjadi 56.281.990.760 lembar saham.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 905
211
Page 908
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT V dimaksud With the implementation of PUT V the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank per tanggal 21 April 2010 have been changed as of April 21, 2010 as
sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Keputusan Rapat No. 42 tanggal 14 Mei 2010 42 dated May 14, 2010, notarized by Notary
yang dibuat dihadapan Poerbaningsih Adi Poerbaningsih Adi Warsito, S.H., in Jakarta and
Warsito, S.H., Notaris di Jakarta dan telah notified to Minister of Justice and Human
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Rights of the Republic of Indonesia and has
Asasi Manusia Republik Indonesia, been acknowledged and registered under
serta telah diterima dan dicatat dibawah approval and acknowledgement notice
bukti penerimaan dan pemberitahuan No.AHU-AH.01.10-30430 dated November 26,
No.AHU-AH.01.10-30430 tanggal 26 November 2010 and has been recorded in Company List
2010 dan telah didaftarkan dalam Daftar Record No.AHU-0085986.AH.01.09. Tahun 2010
Perseroan No.AHU-0085986.AH.01.09. Tahun dated November 26, 2010. Bank's issued and
2010, tanggal 26 November 2010. Struktur modal fully paid capital structure changed to
ditempatkan dan disetor Bank mengalami Rp3,407,411 which consists of 56,281,990,760
perubahan menjadi sebesar Rp3.407.411 yang shares.
terdiri dari 56.281.990.760 saham.
Pada tanggal 23 Mei 2011 sampai dengan 26 Mei On May 23, 2011 up to May 26, 2011, Maybank
2011, Maybank Offshore Corporate Services Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn
(Labuan) Sdn Bhd selaku pemegang saham Bhd as a controlling shareholder, sold 695,500
pengendali, melakukan penjualan saham shares or 0.00127% and 5,239,500 shares or
sejumlah 695.500 saham atau sebesar 0.0093% on June 7, 2011 up to June 8, 2011, and
0,00127% dan sejumlah 5.239.500 saham atau 500 shares on May 3, 2012 in order to fulfill
sebesar 0,0093% pada tanggal 7 Juni 2011 Capital Market and Financial Institutions
sampai dengan 8 Juni 2011 dan sejumlah 500 Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule No.
saham pada tanggal 3 Mei 2012, dalam rangka IX.H.1 on Takeover of Public Company,
memenuhi peraturan Badan Pengawas Pasar Attachment of Decision Letter BAPEPAM-LK
Modal dan Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) Head No.Kep-259/BL/2008.
No.IX.H.1 tentang Pengambilalihan Perusahaan
Terbuka, Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-
LK No.Kep-259/BL/2008.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas VI dengan Hak Memesan Efek VI with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, The Bank has added
menambah 4.690.165.897 lembar saham 4,690,165,897 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp105,529 on July 23, 2013 in order to
Rp105.529 pada tanggal 23 Juli 2013 dalam expand the loan and thus the total share
rangka ekspansi kredit dan dengan demikian capital issued and paid up increased to
jumlah seluruh saham ditempatkan dan disetor become 60,972,156,657 shares.
Bank meningkat menjadi 60.972.156.657 lembar
saham.
906 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
212
Page 909
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VI dimaksud With the implementation of PUT VI the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal 23 Juli have been changed as of July 23, 2013 as
2013 sebagaimana termuat dalam Akta stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Pernyataan Keputusan Rapat No. 34 tanggal 27 34 dated August 27, 2013 notarized by Notary
Agustus 2013 yang dibuat di hadapan Ir. Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., in Jakarta and notified to Minister of Justice
Notaris di Jakarta dan telah diberitahukan and Human Rights of the Republic of Indonesia
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia and has been acknowledged and registered
Republik Indonesia, serta telah diterima dan under approval and acknowledgement notice
dicatat di bawah bukti penerimaan dan No.AHU-AH.01.10-44438 dated October 28, 2013
pemberitahuan No.AHU-AH.01.10-44438 and has been recorded in Company List
tanggal 28 Oktober 2013 dan telah Record No.AHU-0098911.AH.01.09.Tahun 2013
didaftarkan dalam Daftar Perseroan dated October 28, 2013. The Bank's issued and
No.AHU-0098911.AH.01.09.Tahun 2013, tanggal fully paid capital structure changed to
28 Oktober 2013. Struktur modal ditempatkan Rp3,512,940 which consists of 60,972,156,657
dan disetor Bank mengalami perubahan shares.
menjadi sebesar Rp3.512.940 yang terdiri dari
60.972.156.657 saham.
Pada tanggal 22 November 2013, Sorak On November 22, 2013, Sorak Financial
Financial Holdings Pte. Ltd. selaku pemegang Holdings Pte. Ltd. as a controlling shareholder,
saham pengendali, melakukan penjualan sold 5,675,040,000 shares or 9.31% in order to
saham sejumlah 5.675.040.000 saham atau fulfill Capital Market and Financial Institutions
sebesar 9,31%, dalam rangka memenuhi Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) rule No.
peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan IX.H.1 on Takeover of Public Company,
Lembaga Keuangan (“BAPEPAM-LK”) No. IX.H.1 Attachment of Decision Letter BAPEPAM-LK
tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, Head No.Kep-259/BL/2008.
Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM-LK
No.Kep-259/BL/2008.
Berdasarkan hasil pelaksanaan penawaran Based on the results of Limited Public Offering
umum terbatas VII dengan Hak Memesan Efek VII with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, the Bank has added
menambah 6.774.684.073 lembar saham 6,774,684,073 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp152,430 on December 24, 2014 in
Rp152.430 pada tanggal 24 Desember 2014 order to expand the loan and thus the total
dalam rangka ekspansi kredit dan dengan share capital issued and paid up increased to
demikian jumlah seluruh saham ditempatkan become 67,746,840,730 shares.
dan disetor Bank meningkat menjadi
67.746.840.730 lembar saham.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 907
213
Page 910
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VII dimaksud With the implementation of PUT VII the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal have been changed as of December 24, 2014
24 Desember 2014 sebagaimana termuat as stated in Minutes of Meeting Notarial Deed
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 4 No. 4 dated February 5, 2015 notarized by
tanggal 5 Februari 2015 yang dibuat di Notary Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., in Jakarta and
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., Notaris di notified to Minister of Justice and Human
Jakarta dan telah diberitahukan kepada Rights of the Republic of Indonesia and has
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik been acknowledged and registered under
Indonesia, serta telah diterima dan dicatat di approval and acknowledgement notice
bawah bukti penerimaan dan pemberitahuan No.AHU-AH.01.03-0008501 dated February 9,
No. AHU-AH.01.03-0008501 tanggal 9 Februari 2015 and has been recorded in Company List
2015 dan telah didaftarkan dalam Daftar Record No. AHU-0016899.AH.01.11.Tahun 2015
Perseroan No.AHU-0016899.AH.01.11.Tahun 2015, dated February 9, 2015. The Bank's issued and
tanggal 9 Februari 2015. Struktur modal fully paid capital structure changed to
ditempatkan dan disetor Bank mengalami Rp3,665,370 which consists of 67,746,840,730
perubahan menjadi sebesar Rp3.665.370 yang shares.
terdiri dari 67.746.840.730 saham.
Berdasarkan hasil pelaksanaan Penawaran Based on the results of Limited Public Offering
Umum Terbatas VIII dengan Hak Memesan Efek VIII with pre-emptive rights to the Bank’s
Terlebih Dahulu (“HMETD”), Bank telah shareholders, the Bank has added
menambah 8.468.355.091 lembar saham 8,468,355,091 shares with nominal value
dengan nilai nominal seluruhnya sebesar totaling Rp190,538 on June 28, 2018 hence, the
Rp190.538 pada tanggal 28 Juni 2018 sehingga total share capital issued and paid up
jumlah seluruh saham ditempatkan dan increased to become 76,215,195,821 shares.
disetor Bank meningkat menjadi 76.215.195.821
lembar saham.
Dana hasil Penawaran Umum Terbatas VIII The proceeds from the Limited Public Offering
setelah dikurangi biaya-biaya penerbitan VIII after deducted by the issuance costs of the
saham akan dipergunakan untuk shares will be used to strengthen the capital
memperkokoh struktur permodalan dan structure and will be used for credit expansion
seluruhnya akan digunakan untuk ekspansi to support Bank’s business growth and will
kredit dalam rangka pengembangan usaha impact to the increase in Bank's core capital.
Perseroan dan akan berdampak pada
peningkatan modal inti Perseroan.
908 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
214
Page 911
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
a. Modal saham (lanjutan) a. Share capital (continued)
Dengan dilaksanakannya PUT VIII dimaksud With the realization of PUT VIII, the capital
maka susunan permodalan dan pemegang structure and composition of shareholders
saham Bank telah berubah per tanggal 29 Juni have been changed as of June 29, 2018 as
2018 sebagaimana termuat dalam Akta stated in Minutes of Meeting Notarial Deed No.
Pernyataan Keputusan Rapat No. 33 tanggal 33 dated July 24, 2018 notarized by Notary Aulia
24 Juli 2018 yang dibuat di hadapan Notaris Taufani, SH., Notary in Jakarta and notified to
Aulia Taufani, SH., Notaris di Jakarta dan telah Minister of Justice and Human Rights of the
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Republic of Indonesia and has been
Asasi Manusia Republik Indonesia, serta telah acknowledged and registered under approval
diterima dan dicatat di bawah bukti and acknowledgement notice No.AHU-
penerimaan dan pemberitahuan No.AHU- AH.01.03-0234513 dated August 21, 2018 and
AH.01.03-0234513 tanggal 21 Agustus 2018 dan has been recorded in Company List Record No.
telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018 dated August
No.AHU-0109514.AH.01.11.Tahun 2018, tanggal 21 21, 2018. The Bank's issued and fully paid capital
Agustus 2018. Struktur modal ditempatkan dan structure changed to Rp3,855,908 which
disetor Bank mengalami perubahan menjadi consists of 76,215,195,821 shares.
sebesar Rp3.855.908 yang terdiri dari
76.215.195.821 saham.
Pada tanggal 8 Desember 2023, UBS AG On December 8, 2023, UBS AG London sold
London, melakukan penjualan saham sejumlah 13,953,168,749 shares or 18.31% to Vital Solution
13.953.168.749 saham atau sebesar 18,31% Fund amounted to 6,653,168,749 shares or
kepada Vital Solution Fund sejumlah 8.73% and the rest to public.
6.653.168.749 saham atau sebesar 8,73% dan
sisanya kepada masyarakat.
Dengan adanya transaksi tersebut, maka PT After the completion of this transaction, PT
Bank Maybank Indonesia, Tbk. telah memenuhi Bank Maybank Indonesia, Tbk. has fulfilled the
7,50% porsi saham Free-Float, sebagaimana 7.50% Free-Float share portion, as regulated in
yang diatur dalam Peraturan PT Bursa Efek PT Bursa Efek Indonesia Regulation Number I-A
Indonesia Nomor I-A perihal “Pencatatan "Registration of Shares and Equity Securities
Saham dan Efek bersifat Ekuitas Selain Saham Other than Shares Issued by Listed
yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat”. Companies". The Bank has reported this
Perihal terjadinya transaksi tersebut, Bank telah transaction to the Financial Services Authority
menyampaikannya kepada Otoritas Jasa (OJK) Capital Market Supervisory and the
Keuangan (OJK) Pengawas Pasar Modal dan PT Indonesian Stock Exchange through Letter No.
Bursa Efek Indonesia melalui Surat No. S.2023.206/MBI/DIR COMPLIANCE dated
S.2023.206/MBI/DIR COMPLIANCE tertanggal 12 December 12, 2023 regarding Submission of
Desember 2023 perihal Penyampaian Laporan Information Disclosure Reports for PT Bank
Keterbukaan Informasi PT Bank Maybank Maybank Indonesia, Tbk. and Letter No.
Indonesia, Tbk. dan Surat No. S.2023.210/MBI/DIR S.2023.210/MBI/DIR COMPLIANCE dated
COMPLIANCE tertanggal 15 Desember December 15, 2023 regarding Submission of
2023 perihal Penyampaian Laporan Ownership Reports/Any Changes in Share
Kepemilikan/Setiap Perubahan Kepemilikan Ownership of PT Bank Maybank Indonesia, Tbk.
Saham PT Bank Maybank Indonesia, Tbk. sesuai in accordance with Financial Services Authority
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Regulation Number 11/POJK.04/2017.
Nomor 11/POJK.04/2017.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 909
215
Page 912
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. MODAL SAHAM (lanjutan) 27. SHARE CAPITAL (continued)
b. Saldo Laba b. Retained Earning
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the decision of The Annual General
Pemegang Saham Tahunan yang dibuat di Meeting of Shareholder which was notarized by
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H. tanggal Aulia Taufani, S.H. dated April 11, 2025, the
11 April 2025, para pemegang saham shareholders approved and ratified the 2024
menyetujui dan mengesahkan laporan annual report and the consolidated financial
tahunan 2024 dan laporan keuangan statements as of December 31, 2024.
konsolidasian tanggal 31 Desember 2024.
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the decision of The Annual General
Pemegang Saham Tahunan yang dibuat di Meeting of Shareholder which was notarized by
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H. tanggal Aulia Taufani, S.H. dated April 1, 2024, the
1 April 2024, para pemegang saham menyetujui shareholders approved and ratified the 2023
dan mengesahkan laporan tahunan 2023 dan annual report and the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian tanggal statements as of December 31, 2023.
31 Desember 2023.
28. TAMBAHAN MODAL DISETOR 28. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Tambahan modal disetor terdiri dari: Additional paid-in capital consist of:
31 Desember/December 31
2025 2024
Agio saham 6.383.961 6.383.961 Additional paid-in capital
Biaya emisi efek ekuitas (26.585) (26.585) Share issuance costs
6.357.376 6.357.376
Tambahan modal disetor pada tanggal Additional paid in capital as of December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp6.383.961 and 2024 amounted to Rp6,383,961 resulted from
berasal dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) Rights Issue (PUT) before deducted by share
sebelum dikurangi dengan biaya-biaya yang issuance cost related to PUT amounting to
terkait PUT sebesar Rp26.585. Rp26,585.
910 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
216
Page 913
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. PENGGUNAAN LABA NETO 29. APPROPRIATION OF NET INCOME
Pada tanggal 11 April 2025, Bank mengadakan On April 11, 2025, the Bank held an Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di mana Shareholders’ General Meeting. Annual
pemegang saham menyetujui pembayaran Shareholders’ General Meeting whereby the
dividen tunai sebesar Rp446.385 yang berasal dari Shareholders approved the payment of cash
laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik dividends of Rp446,385 from the 2024 net income
entitas induk tahun 2024 sebesar Rp1.115.963. atributable to equity holders of the parent
Dividen tunai telah dibayarkan pada tanggal 9 Mei company of Rp1,115,963. The cash dividends have
2025. been paid on May 9, 2025.
Pada tanggal 1 April 2024, Bank mengadakan On April 1, 2024, the Bank held an Annual
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan di mana Shareholders’ General Meeting. Annual
pemegang saham menyetujui pembayaran Shareholders’ General Meeting whereby the
dividen tunai sebesar Rp784.533 yang berasal dari Shareholders approved the payment of cash
laba neto yang dapat diatribusikan kepada pemilik dividends of Rp784,533 from the 2023 net income
entitas induk tahun 2023 sebesar Rp1.743.406. atributable to equity holders of the parent
Dividen tunai telah dibayarkan pada tanggal company of Rp1,743,406. The cash dividends have
30 April 2024. been paid on April 30, 2024.
30. CADANGAN UMUM 30. GENERAL RESERVE
Bank telah membentuk penyisihan cadangan The Bank has set-up a general reserve totalling
umum dengan jumlah masing-masing sebesar Rp771,182 as of December 31, 2025 and
Rp771.182 per 31 Desember 2025 dan 2024, sesuai 2024, respectively, in accordance with the
dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 Indonesian Limited Company Law No. 40, year 2007
mengenai Perseroan Terbatas, yang which requires companies to set up a general
mengharuskan perusahaan-perusahaan untuk reserve amounting to at least 20.00% of the issued
membuat penyisihan cadangan umum sebesar and fully paid share capital. The law does not set
sekurang-kurangnya 20,00% dari jumlah modal period of time over which this amount should be
yang ditempatkan dan disetor penuh. Undang- provided.
undang tersebut tidak mengatur jangka waktu
untuk pembentukan penyisihan tersebut.
31. SELISIH KURS KARENA PENJABARAN LAPORAN 31. DIFFERENCES ARISING FROM THE TRANSLATION OF
KEUANGAN DALAM MATA UANG ASING FOREIGN CURRENCY FINANCIAL STATEMENTS
31 Desember/December 31
2025 2024
Differences arising from the
Selisih kurs karena penjabaran laporan translation of foreign currency
keuangan cabang Bank financial statements
di luar negeri 40.951 40.793 of overseas branches
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 911
217
Page 914
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitment and contingent
kontinjensi, sebagai berikut: receivables and liabilities, which are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Liabilitas Komitmen Commitment Liabilities
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 1.657.943 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih
berjalan 763.666 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Jumlah Liabilitas Komitmen 2.421.609 1.569.796 Total Commitment Liabilities
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan Kontinjensi Contingent Receivables
Garansi yang diterima 227.066 27.173 Guarantees received
Jumlah Tagihan Kontinjensi 227.066 27.173 Total Contingent Receivables
Liabilitas Kontinjensi Contingent Liabilities
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 2.775.439 2.120.731 Bank guarantees
Standby L/Cs 1.410.851 931.710 Standby L/Cs
Lainnya 759.513 - Others
Jumlah Liabilitas Kontinjensi 4.945.803 3.052.441 Total Contingent Liabilities
Tagihan komitmen - lainnya dan liabilitas Commitment receivables - others and
komitmen - lainnya timbul akibat penjualan dan commitment liabilities - others resulted from
pembelian aset keuangan reguler yang akan diakui regular way sales and purchases of financial assets
pada tanggal penyelesaian. which will be recognized on the settlement date.
Liabilitas kontinjensi konsolidasian kepada pihak Outstanding consolidated contingent liabilities to
berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah related parties as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing sebesar Rp101.131 dan Rp19.727 were Rp101,131 and Rp19,727, respectively (Note 44).
(Catatan 44).
912 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
218
Page 915
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued)
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian atas Expected credit loss allowance on commitments
komitmen dan kontinjensi (Catatan 25) adalah and contingencies (Notes 25) are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2025 2024
Fasilitas pinjaman kepada nasabah yang belum ditarik 103.026 132.985 Unused loan commitments granted to customers
Garansi yang diberikan 9.688 7.616 Guarantee issued
L/C Irrevocable yang masih berjalan 179 129 Outstanding irrevocable L/Cs
Lainnya 1 8 Others
Jumlah 112.894 140.738 Total
Analisis atas perubahan dalam cadangan atas An analysis of change in the corresponding
kerugian kredit ekspektasian terkait untuk expected credit loss allowances of commitment
komitmen dan kontinjensi sebagai berikut: and contingencies is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 125.920 12.261 2.557 140.738 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 8.585 (8.571) (14) - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (1.770) 1.770 - - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (290) (323) 613 - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (40.576) 10.016 (513) (31.073) Net change
Aset baru 33.084 1.540 - 34.624 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya (selain karena penghapusbukuan) (27.758) (2.021) (2.351) (32.130) Assets derecognized (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 732 3 - 735 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 97.927 14.675 292 112.894 Ending expected credit loss allowance
31 Desember/December 31 , 2024
Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian awal 96.805 13.449 9.949 120.203 Beginning expected credit loss allowance
Transfer ke Stage 1 9.779 (9.451) (328) - Transfer to Stage 1
Transfer ke Stage 2 (999) 1.005 (6) - Transfer to Stage 2
Transfer ke Stage 3 (348) (219) 567 - Transfer to Stage 3
Perubahan neto (17.542) 6.927 (7.512) (18.127) Net change
Aset baru 48.824 1.888 6 50.718 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya (selain karena penghapusbukuan) (11.402) (1.340) (119) (12.861) Assets derecognized (other than write-offs)
Selisih akibat perbedaan kurs 803 2 - 805 Exchange rate differences
Cadangan atas kerugian kredit ekspektasian akhir 125.920 12.261 2.557 140.738 Ending expected credit loss allowance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai telah impairment losses is adequate.
memadai.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 913
219
Page 916
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN BUNGA DAN SYARIAH 33. INTEREST AND SHARIA INCOME
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Kredit yang diberikan 6.183.740 6.171.227 Loans
Syariah 2.666.919 2.636.767 Sharia
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 2.194.184 2.185.782 receivables - net
Efek-efek 2.003.690 1.843.235 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 143.908 220.451 and other banks
Lain-lain 13.413 4.740 Others
13.205.854 13.062.202
Berikut adalah rincian pendapatan bunga dan This is a breakdown of interest income and Sharia
Syariah menurut klasifikasi instrumen keuangan according to the classification of financial
untuk tahun yang berakhir pada tanggal instrument for the year ended December 31, 2025
31 Desember 2025 dan 2024: and 2024:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Kredit yang diberikan 6.183.740 6.171.227 Loans
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - neto 2.194.184 2.185.782 receivables - net
Efek-efek 417.498 242.763 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 143.908 220.451 and other banks
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 29.778 31.593 resale agreement
Lain-lain 13.413 4.741 Others
Syariah Sharia
Pendapatan penyaluran dana 1.946.965 2.035.069 Income from fund distributions
Efek-efek 705.383 547.485 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia and
dan bank lain 14.571 54.213 other banks
Nilai wajar melalui laporan
laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek 207.970 146.865 Marketable securities
Nilai wajar melalui pendapatan Fair value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Efek-efek 1.348.444 1.422.013 Marketable securities
Jumlah 13.205.854 13.062.202 Total
Pada tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025 and 2024, in
31 Desember 2025 dan 2024, termasuk dalam the interest and sharia income, there is income
pendapatan bunga dan syariah di atas adalah from related party amounted to Rp1,976 and
pendapatan dari pihak berelasi dengan jumlah Rp1,996, respectively (Note 44).
masing-masing sebesar Rp1.976 dan Rp1.996
(Catatan 44).
914 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
220
Page 917
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. BEBAN BUNGA DAN SYARIAH 34. INTEREST AND SHARIA EXPENSE
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Deposito berjangka 1.903.147 1.873.533 Time deposits
Pinjaman diterima 1.189.753 1.061.437 Borrowings
Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia
Giro 931.991 763.653 Demand deposits
Premium on third party fund
Premi penjaminan dana pihak ketiga 243.869 241.190 guarantee
Surat berharga yang diterbitkan 220.972 272.704 Securities issued
Tabungan 196.247 236.941 Saving deposits
Call money 123.707 150.881 Call money
Pinjaman dan obligasi subordinasi 7.937 7.956 Subordinated loan and bonds
5.983.952 5.956.792
Jumlah beban bunga yang berasal dari amortisasi Total interest expenses from the amortization of
biaya provisi dan komisi untuk tahun yang berakhir provision and commissions and transaction costs
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- for the year ended December 31, 2025 and 2024
masing adalah Rp5.224 dan Rp6.403. amounted Rp5,224 and Rp6,403, respectively.
Pada tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended December 31, 2025 and 2024, in
31 Desember 2025 dan 2024, termasuk dalam the interest and sharia expenses, there is expenses
beban bunga dan syariah di atas adalah beban from related party amounted to Rp28,282 and
dari pihak berelasi dengan jumlah masing-masing Rp20,442, respectively (Note 44).
sebesar Rp28.282 dan Rp20.442 (Catatan 44).
35. KEUNTUNGAN PENJUALAN EFEK-EFEK YANG 35. GAINS ON SALE OF TRADING SECURITIES AND
DIPERDAGANGKAN DAN INVESTASI KEUANGAN - FINANCIAL INVESTMENT - NET
NETO
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Efek-efek 345.647 132.339 Marketable securities
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 915
221
Page 918
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. KENAIKAN/(PENURUNAN) NILAI EFEK-EFEK YANG 36. INCREASE/(DECREASE) VALUE OF TRADING
DIPERDAGANGKAN - NETO SECURITIES - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Efek-efek 3.857 (8.408) Marketable securities
37. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 37. OTHER OPERATING INCOME - OTHER FEE INCOME
- PENDAPATAN LAINNYA
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan kembali piutang yang Collection of receivables
telah dihapusbukukan 455.236 645.118 previously written-off
Administrasi piutang pembiayaan Consumer financing receivables
konsumen 215.729 235.768 administration
Administrasi kredit yang diberikan 153.923 143.657 Loan administration
Administrasi ritel 137.489 157.979 Retail administration
Administrasi kartu kredit 105.196 117.076 Credit card administration
Komisi reksadana 73.294 46.938 Mutual funds commissions and fees
Pendapatan jasa konsultasi 50.956 62.908 Advisory fees
Jasa perbankan 36.659 45.941 Banking services
Pendapatan transfer 23.842 21.383 Transfer fees
Investasi perbankan 15.245 10.700 Investment banking
Administrasi impor dan ekspor 3.392 3.566 Import and export administration
Lain-lain 254.557 394.053 Others
1.525.518 1.885.087
Lain-lain terutama terdiri atas pendapatan agen Others mainly consist of bonds sales agent fee,
penjualan obligasi, pendapatan dividen dan dividend income and other income that can not
pendapatan lain-lain yang tidak dapat be classified to other accounts.
diklasifikasikan ke akun lain.
916 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
222
Page 919
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. PENYISIHAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS 38. PROVISION FOR IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL
INSTRUMEN KEUANGAN - NETO INSTRUMENTS - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
34000000
Giro pada bank lain (Catatan 6) (332) (840) Current accounts with other banks (Note 6)
Penempatan pada bank lain (Catatan 7) 6.010 (2.000) Placements with other banks (Note 7)
Investasi keuangan (Catatan 9) (1.086) 2.559 Financial investments (Note 9)
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali (Catatan 10) (145) 97 resale agreements (Note 10)
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) 777.551 1.138.354 financing (Note 12)
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen (Catatan 13) 190.432 190.054 receivables (Note 13)
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) 86 1.212 Acceptance receivables (Note 14a)
Tagihan lainnya (Catatan 17) 11.128 1.947 Other receivables (Note 17)
Komitmen dan kontinjensi (Catatan 32) (28.579) 19.730 Commitments and contigencies (Note 32)
955.065 1.351.113
39. PENYISIHAN KERUGIAN ATAS ASET NON-PRODUKTIF 39. PROVISION FOR POSSIBLE LOSSES ON NON-EARNING
ASSETS
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Agunan yang diambil alih (Catatan 17) 21.201 18.263 Foreclosed assets (Note 17)
Penyisihan kerugian ini dibentuk agunan yang The provision for possible losses is provided
diambil alih dalam bentuk tanah dan bangunan. foreclosed assets in the form of lands and
buildings.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 917
223
Page 920
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 40. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Umum 877.324 751.507 General
Jasa outsourcing 561.449 555.692 Outsourcing services
Penyusutan dan amortisasi 505.142 513.969 Depreciation and amortization
Perbaikan dan pemeliharaan Repairs and maintenance of
aset tetap 404.066 375.581 fixed assets
Sewa 190.394 171.142 Rental
Promosi 134.093 181.033 Promotions
Komunikasi perbankan 103.296 102.075 Banking communications
Premi asuransi 88.162 74.790 Insurance premium
Beban profesional 71.662 49.389 Professional fees
Transportasi dan rumah tangga 64.385 73.360 Transportation and housing
Pendidikan, penelitian Education, research
dan pengembangan 62.853 76.200 and development
Telepon 56.641 54.245 Telephone
Listrik dan air 46.273 52.240 Electricity and water
Cetakan dan alat tulis 18.252 23.790 Printing and stationery
3.183.992 3.055.013
41. BEBAN TENAGA KERJA 41. PERSONNEL EXPENSES
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Gaji, upah, tunjangan pensiun Salaries, wages, pension and
dan pajak 1.944.871 1.766.675 tax allowances
Tunjangan lainnya 525.997 499.108 Other allowances
Bonus 376.743 442.866 Bonuses
Lain-lain 417.854 535.930 Others
3.265.465 3.244.579
Remunerasi karyawan kunci untuk tahun yang Remuneration of key management packages for
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 adalah the year ended December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Dewan Komisaris 28.835 25.694 The Board of Commissioners
Direksi 146.145 126.915 Directors
Komite Audit 2.024 2.164 Audit Committee
Pejabat Eksekutif 317.196 287.813 Executive Officers
Dewan Pengawas Syariah 2.329 2.344 Sharia Supervisory Board
496.529 444.930
918 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
224
Page 921
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. PENDAPATAN NON-OPERASIONAL - NETO 42. NON-OPERATING INCOME - NET
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba dari penjualan aset tetap (Catatan 15a) 5.415 3.680 Gains on sale of fixed assets (Note 15a)
Denda dan sumbangan (434) (1.353) Penalties and donations
Beban kegiatan karyawan (4.577) (6.026) Employee activities expenses
Lain-lain - neto 99.443 15.372 Others - net
99.847 11.673
43. LABA PER SAHAM DASAR 43. BASIC EARNINGS PER SHARE
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada the income for the year attributable to the equity
pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang holders of the parent company by the weighted
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun average number of ordinary shares outstanding
bersangkutan. during the year.
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
Laba tahun berjalan diatribusikan Gain for the years attributable
kepada pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963 to equity holders of the parent company
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of ordinary
biasa yang beredar (nilai penuh) 76.215.195.821 76.215.195.821 shares oustanding (full amount)
Laba per saham dasar (nilai penuh) 21,75 14,64 Basic earnings per share (full amount)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 919
225
Page 922
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION
BERELASI
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Dewan Komisaris, Direksi Karyawan kunci/ Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan
dan pejabat eksekutif/Board Key management Syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
of Commissioners, Directors personnel, Simpanan nasabah/Deposits from customers,
and executive officer Pengurus/Management Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas
lain-lain/Accrued expenses and other liabilities,
Pendapatan bunga/Interest income, Beban
bunga/Interest expenses, Beban tenaga
kerja/Personnel expenses
Malayan Banking Berhad Pemegang saham akhir/ Giro pada bank lain/Current accounts with other
Ultimate shareholder banks, Tagihan derivatif/Derivatives receivable,
Tagihan Akseptasi/Acceptances Receivable,
Beban dibayar di muka dan aset lain-
lain/Prepayments and other assets,
Simpanan dari bank lain/Deposits
from other banks, Liabilitas derivatif/Derivatives
payable, Liabilitas akseptasi/Acceptances
payable, Surat berharga yang
diterbitkan/Securities issued, Beban yang masih
harus dibayar dan liabilitas lain-lain/Accrued
expenses and other liabilities, Obligasi
subordinasi/Subordinated bonds, Pendapatan
bunga/Interest income, Beban bunga/Interest
expenses, Bank garansi/Bank guarantee
Sorak Financial Holdings Pte. Pemegang saham/ Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Ltd. Shareholder Beban bunga/Interest expenses
Maybank Offshore Corporate Pemegang saham/ Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Services (Labuan) Sdn. Bhd. Shareholder Beban bunga/Interest expenses
PT Maybank Sekuritas Mempunyai pemegang Kredit yang diberikan dari piutang/pembiayaan
Indonesia akhir yang sama/ Syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
Owned by the same Penyertaan saham/Investment in shares,
ultimate shareholder Tagihan derivatif/Derivatives receivable, Beban
dibayar di muka dan aset lain-lain/Prepayments
and other assets, Liabilitas segera/Obligations
due immediately, Simpanan nasabah/Deposits
from customers, Liabilitas derivative/Derivative
payable, Pendapatan bunga/Interest income,
Beban bunga/Interest expenses
MIB Securities India Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
920 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
226
Page 923
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Maybank Asset Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
Management akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
MBB Labs Private Limited Mempunyai pemegang Simpanan nasabah/Deposits from customers,
akhir yang sama/ Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
PT Asuransi Etiqa Mempunyai pemegang Kredit yang diberikan dari piutang/Pembiayaan
Internasional Indonesia akhir yang sama/ syariah/Loans and Sharia receivables/financing,
Owned by the same Simpanan nasabah/Deposits from customers,
ultimate shareholder Pendapatan bunga/Interest income, Beban
bunga/Interest expenses
Maybank Singapore Limited Mempunyai pemegang Simpanan dari bank lain/Deposits from other
akhir yang sama/ banks, Beban bunga/Interest expenses
Owned by the same
ultimate shareholder
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank In the normal course of business, the Bank entered
melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi into transactions with related parties in accordance
sesuai dengan kebijakan dan persyaratan yang to mutually agreed upon terms and conditions.
telah disepakati bersama.
Saldo aset produktif, simpanan, pinjaman yang The outstanding balances of earning assets,
diterima dan komitmen dan kontinjensi dari pihak deposits, borrowings and commitments and
berelasi adalah sebagai berikut: contingencies with related parties are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Giro pada bank lain (Catatan 6) 115.242 60.915 Current accounts with other banks (Note 6)
Investasi keuangan (Catatan 9) 159.504 159.504 Financial investments (Note 9)
Tagihan derivatif (Catatan 11) 503.709 446.622 Derivatives receivable (Note 11)
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) 410.830 143.478 financing (Note 12)
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) 2.157 - Acceptances receivable (Note 14a)
Beban yang dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain (Catatan 17) 438.294 146.128 other assets (Note 17)
Persentase terhadap jumlah aset Percentage to total assets
Giro pada bank lain 0,06% 0,03% Current accounts with other banks
Investasi keuangan 0,08% 0,08% Financial investments
Tagihan derivatif 0,26% 0,23% Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah 0,21% 0,07% financing
Tagihan akseptasi 0,00% - Acceptances receivable
Beban yang dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 0,23% 0,07% other assets
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 921
227
Page 924
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Saldo aset produktif, simpanan, pinjaman yang The outstanding balances of earning assets,
diterima dan komitmen dan kontinjensi dari pihak deposits, borrowings and commitments and
berelasi adalah sebagai berikut: (lanjutan) contingencies with related parties are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera (Catatan 18) 409 1.014 Obligations due immediately (Note 18)
Simpanan nasabah (Catatan 19) 386.974 404.298 Deposits from customers (Note 19)
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) 2.610.117 2.914.963 Deposits from other banks (Note 20)
Liabilitas derivatif (Catatan 11) 740.969 508.422 Derivatives payable (Note 11)
Liabilitas akseptasi (Catatan 14b) 12.901 56.085 Acceptances payable (Note 14b)
Surat berharga yang diterbitkan (Catatan 22) - 51.987 Securities issued (Note 22)
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain (Catatan 25) 2.672 6.047 other liabilities (Note 25)
Pinjaman subordinasi (Catatan 26) 99.521 99.484 Subordinated loan (Note 26)
Persentase terhadap jumlah liabilitas Percentage to total liabilities
Liabilitas segera 0,00% 0,00% Obligations due immediately
Simpanan nasabah 0,24% 0,24% Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1,62% 1,75% Deposits from other banks
Liabilitas derivatif 0,46% 0,31% Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 0,01% 0,03% Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - 0,03% Securities issued
Beban yang masih harus dibayar dan Accrued expenses and
liabilitas lain-lain 0,00% 0,00% other liabilities
Pinjaman subordinasi 0,06% 0,06% Subordinated loan
KOMITMEN DAN KONTINJENSI COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Liabilitas kontijensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan: Guarantee issued in form of:
Bank garansi (Catatan 32) 101.131 19.727 Bank guarantee (Note 32)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN DAN SYARIAH INCOME AND EXPENSES AND SHARIA
Pendapatan bunga dan syariah (Catatan 33) 1.976 1.996 Interest and sharia income (Note 33)
Beban bunga dan syariah (Catatan 34) 28.282 20.442 Interest and sharia expenses (Note 34)
Persentase terhadap jumlah pendapatan Percentage to total interest
bunga dan beban bunga dan syariah income and interest expenses and sharia
Pendapatan bunga dan syariah 0,01% 0,02% Interest and sharia income
Beban bunga dan syariah 0,47% 0,34% Interest and sharia expenses
922 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
228
Page 925
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. INFORMASI MENGENAI TRANSAKSI DENGAN PIHAK 44. RELATED PARTIES INFORMATION (continued)
BERELASI (lanjutan)
Kompensasi atas karyawan kunci adalah sebagai Compensation of key management personnel were
berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year Ended December 31
2025 2024
35000000
Imbalan jangka pendek 445.206 397.515 Short-term benefits
Imbalan jangka panjang 46.970 42.907 Long-term benefits
Jumlah 492.176 440.422 Total
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING IN FOREIGN CURRENCIES
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter deducting allowance for impairment losses) and
dalam mata uang asing pada tanggal laporan liabilities denominated in foreign currencies as of
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai the consolidated statements of financial position
berikut: date are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset Assets
Kas (Catatan 4) Cash (Note 4)
Dolar Amerika Serikat 88.801 106.313 United States Dollar
Dolar Singapura 23.874 15.486 Singapore Dollar
Lainnya 18.769 14.194 Others
131.444 135.993
Giro pada Bank Indonesia (Catatan 5) Current accounts with Bank Indonesia (Note 5)
Dolar Amerika Serikat 1.757.334 1.950.795 United States Dollar
Giro pada bank lain (Catatan 6) Current accounts with other banks (Note 6)
Dolar Amerika Serikat 2.283.926 1.896.137 United States Dollar
Yuan Tiongkok 409.891 128.853 Chinese Yuan
Euro Eropa 142.036 113.474 European Euro
Yen Jepang 125.474 46.345 Japanese Yen
Dolar Singapura 74.469 35.112 Singapore Dollar
Ringgit Malaysia 63.731 36.226 Malaysian Ringgit
Dolar Australia 56.404 40.964 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 28.558 40.320 Great Britain Poundsterling
Rupee India 13.881 17.064 Indian Rupee
Franc Swiss 8.141 6.759 Swiss Franc
Dolar Selandia Baru 8.128 5.383 New Zealand Dollar
Dolar Hong Kong 5.323 7.907 Hong Kong Dollar
Dolar Kanada 4.676 2.733 Canadian Dollar
Lainnya 3.772 4.179 Others
3.228.410 2.381.456
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain (Catatan 7) and other banks (Note 7)
Dolar Amerika Serikat 2.167.750 2.816.625 United States Dollar
Rupee India 16.695 182.341 Indian Rupee
2.184.445 2.998.966
Efek-efek yang
diperdagangkan (Catatan 8) Trading securities (Note 8)
Dolar Amerika Serikat 28.626 31.770 United States Dollar
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 923
229
Page 926
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter deducting allowance for impairment losses) and
dalam mata uang asing pada tanggal laporan liabilities denominated in foreign currencies as of
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai the consolidated statements of financial position
berikut: (lanjutan) date are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Aset (lanjutan) Assets (continued)
Investasi keuangan (Catatan 9) Financial investments (Note 9)
Dolar Amerika Serikat 6.605.315 3.202.351 United States Dollar
Rupee India 197.810 221.657 Indian Rupee
Euro Eropa 196.795 121.558 European Euro
Yuan Tiongkok 16.290 14.026 Chinese Yuan
7.016.210 3.559.592
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (Catatan 10) agreements (Note 10)
Rupee India 185.486 9.399 Indian Rupee
Tagihan derivatif (Catatan 11) Derivatives receivable (Note 11)
Dolar Amerika Serikat 270.373 63.970 United States Dollar
Lainnya 115.413 51.349 Others
385.786 115.319
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and sharia receivables/
pembiayaan syariah (Catatan 12) financing (Note 12)
Dolar Amerika Serikat 14.963.393 16.455.514 United States Dollar
Yen Jepang 2.050.326 2.922.557 Japanese Yen
Rupee India 642.937 533.896 Indian Rupee
Dolar Singapura 514.258 328.095 Singapore Dollar
Dolar Australia 54.068 121.395 Australian Dollar
Yuan Tiongkok - 12.659 Chinese Yuan
18.224.982 20.374.116
Tagihan akseptasi (Catatan 14a) Acceptances receivable (Note 14a)
Dolar Amerika Serikat 1.723.326 1.380.951 United States Dollar
Dolar Australia 23.183 - Australian Dollar
Yuan Tiongkok 16.106 1.273 Chinese Yuan
Lainnya 4.008 - Others
1.766.623 1.382.224
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain other assets
Dolar Amerika Serikat 567.513 279.280 United States Dollar
Rupee India 37.733 26.081 Indian Rupee
Lainnya 8.296 4.259 Others
613.542 309.620
35.522.888 33.249.250
924 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
230
Page 927
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before deducting
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter allowance for impairment losses) and liabilities
dalam mata uang asing pada tanggal laporan denominated in foreign currencies as of the
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai consolidated statements of financial position date
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera (Catatan 18) Obligations due immediately (Note 18)
Dolar Amerika Serikat 116.487 35.328 United States Dollar
Dolar Australia 22.449 51 Australian Dollar
Dolar Singapura 5.469 12 Singapore Dollar
Rupee India 4.138 3.502 Indian Rupee
Lainnya 8.834 4.211 Others
157.377 43.104
Simpanan nasabah (Catatan 19) Deposits from customers (Note 19)
Dolar Amerika Serikat 22.062.013 21.128.500 United States Dollar
Yen Jepang 2.704.804 4.540.806 Japanese Yen
Dolar Singapura 1.380.221 752.304 Singapore Dollar
Euro Eropa 406.032 660.612 European Euro
Yuan Tiongkok 402.992 93.073 Chinese Yuan
Rupee India 344.064 353.664 Indian Rupee
Dolar Australia 286.391 252.301 Australian Dollar
Poundsterling Inggris 49.370 40.079 Great Britain Poundsterling
Ringgit Malaysia 28.106 11.246 Malaysian Ringgit
Lainnya 117 36 Others
27.664.110 27.832.621
Simpanan dari bank lain (Catatan 20) Deposits from other banks (Note 20)
Dolar Amerika Serikat 2.123.017 2.035.226 United States Dollar
Dolar Singapura 255.668 228.307 Singapore Dollar
Rupee India 160.183 51.276 Indian Rupee
2.538.868 2.314.809
Liabilitas derivatif (Catatan 11) Derivatives payable (Note 11)
Dolar Amerika Serikat 1.128.747 69.877 United States Dollar
Lainnya 84.385 50.668 Others
1.213.132 120.545
Liabilitas akseptasi (Catatan 14b) Acceptances payable (Note 14b)
Dolar Amerika Serikat 1.723.326 1.295.491 United States Dollar
Dolar Australia 23.183 - Australian Dollar
Lainnya 16.419 1.274 Others
1.762.928 1.296.765
Pinjaman diterima (Catatan 23) Borrowings (Note 23)
Dolar Amerika Serikat 4.085.375 7.677.315 United States Dollar
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 925
231
Page 928
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG 45. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED
ASING (lanjutan) IN FOREIGN CURRENCIES (continued)
Posisi aset (sebelum dikurangi dengan cadangan The balances of monetary assets (before deducting
kerugian penurunan nilai) dan liabilitas moneter allowance for impairment losses) and liabilities
dalam mata uang asing pada tanggal laporan denominated in foreign currencies as of the
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai consolidated statements of financial position date
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/December 31
2025 2024
Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued)
Utang pajak Taxes payable
Rupee India 19.557 6.110 Indian Rupee
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain (Catatan 25) other liabilities (Note 25)
Rupee India 67.373 79.604 Indian Rupee
Dolar Amerika Serikat 36.009 97.470 United States Dollar
Ringgit Malaysia 3.364 5.700 Malaysian Ringgit
Lainnya 4.724 1.727 Others
111.470 184.501
37.552.817 39.475.770
Posisi liabilitas - neto (2.029.929) (6.226.520) Liabilities position - net
46. KEPENTINGAN NON-PENGENDALI 46. NON-CONTROLLING INTEREST
Mutasi kepentingan non-pengendali atas kekayaan The movements of the non-controlling interest’s
neto entitas anak adalah sebagai berikut: share in the net assets of the subsidiaries are as
follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 601.526 537.714 Beginning balance
Bagian kepentingan non-pengendali Net income of subsidiaries
atas laba neto entitas anak attributable to non-controlling interest
tahun berjalan 44.829 82.680 for the current year
Keuntungan revaluasi aset tetap - 2.270 Gains on fixed assets revaluation
Keuntungan aktuarial atas program Actuarial gains on defined
manfaat pasti - setelah pajak tangguhan 8.614 1.314 benefit plan - net of deferred tax
Pembagian dividen tunai (24.793) (22.452) Distribution for cash dividend
Saldo akhir 630.176 601.526 Ending balance
926 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
232
Page 929
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
Berdasarkan kebijakan Bank, karyawan Under the Bank’s policy, in addition to salaries, the
memperoleh tunjangan dan manfaat selain gaji, employees are entitled to allowances and benefits,
yang antara lain berupa Tunjangan Hari Raya (THR), such as yearly allowances (THR), leave allowances,
tunjangan cuti, bonus, asuransi, dana pensiun, plan, bonus, insurance, pension plan, death benefit,
santunan kematian, jaminan sosial employee social security (Badan Penyelenggara
ketenagakerjaan (Badan Penyelenggara Jaminan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS
Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan)), Ketenagakerjaan)), and other benefits based on
dan manfaat lainnya berdasarkan Undang- Labor Law No. 13/2003.
undang Ketenagakerjaan No. 13/2003.
Liabilitas atas imbalan pasca kerja lainnya meliputi The liability for post employment benefits consisted
uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan of severance pay, service pay and compensation
uang penggantian hak sesuai dengan Undang- pay based on Labor Law No. 13/2003 and other
undang Tenaga Kerja No. 13/2003 dan kompensasi compensations in accordance with Collective
lainnya sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama. Labor Agreement.
Imbalan jangka panjang lainnya seperti uang pisah, Other long-term employee benefits such as
penghargaan masa kerja, manfaat cacat/sakit separation pay, service award, disability/longterm
berkepanjangan dan cuti panjang dihitung dengan sick leave benefit and long leave service are
menggunakan metode projected unit credit dan calculated using the projected unit credit method
didiskontokan ke nilai kini. and discounted to present value.
Pada November 2020, Pemerintah telah mensahkan In November 2020, the Government has signed Law
UU No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta No. 11 Year 2020 regarding Job Creation (Job
Kerja) yang mengganti/menghapus/menambah Creation Law) which amends/removes/adds
sebagian ketentuan dalam UU No.13 Tahun 2003 several regulations in Law No. 13 Year 2003
tentang Ketenagakerjaan. Selanjutnya pada bulan regarding Employment. Subsequently, in February
Februari 2021, Pemerintah mengeluarkan Peraturan 2021, the Government issued Government
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Regulation No. 35 Year 2021 regarding Fixed Term
Kerja Waktu Tertentu (PKWT), Alih Daya, Waktu Kerja Employment Contract (PKWT), Outsourcing,
dan Waktu Istirahat dan PHK sebagai peraturan Working Time and Rest Time and Termination as
pelaksanaan dari ketentuan UU Cipta Kerja. Salah implementation guidance for the requirements in
satu ketentuan terbaru dalam UUCK dan PP Nomor Job Creation Law. One of the latest requirements in
35/2021 tersebut adalah ketentuan mengenai uang the Job Creation Law and the Government
kompensasi yang wajib dibayarkan oleh Regulation No 35/2021 is the requirement regarding
Perusahaan dalam hal berakhinya perjanjian kerja mandatory compensation to be paid by the
waktu tertentu antara Perusahaan dengan Pekerja. Company when the fixed term employment
Dengan berlakunya UU Cipta Kerja berikut dengan contract between the Company and the Employee
peraturan pelaksanaannya, maka ketentuan has ended. The implementation of the Job Creation
tersebut berdampak pada liabilitas imbalan Law and its implementation guidance will have
pascakerja. impact to the obligation for post-employment
benefit.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 927
233
Page 930
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
a. Dana Pensiun a. Pension Plan
Dana pensiun iuran pasti Bank dikelola oleh The Bank’s defined contribution pension plan is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIA (DPLK - managed by Dana Pensiun Lembaga
AIA). Untuk dana pensiun iuran pasti entitas Keuangan AIA (DPLK - AIA). Defined
anak (WOM dan MIF) masing-masing dikelola contribution pension plan for subsidiaries
Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIA (DPLK - (WOM and MIF) is managed by Dana Pensiun
AIA) dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan AIG Lembaga Keuangan AIA (DPLK - AIA) and Dana
(DPLK - AIG). Semua lembaga tersebut Pensiun Lembaga Keuangan AIG (DPLK - AIG).
merupakan pihak ketiga Bank dan entitas anak. All the respective institutions are Bank and its
subsidiaries third party.
Syarat untuk menjadi peserta program pensiun The requirements to become participants of
Bank adalah pegawai tetap Bank yang ingin the Bank’s pension plan are permanent
menjadi peserta program pensiun dan employees who are interested to become
berumur di atas 18 tahun atau telah menikah. participants of the pension plan and above
18 years of age or are married.
Iuran pensiun DPLK - AIA Bank sampai dengan The contribution for Bank’s DPLK - AIA until June
Juni 2015 ditetapkan sebesar 8,76% dari gaji 2015 is determined at 8.76% of the employees’
karyawan peserta dana pensiun, di mana salary who join the pension plan, of which 5.76%
5,76% ditanggung Bank dan sisanya sebesar is contributed by the Bank and the remaining
3,00% ditanggung oleh karyawan. Sehubungan 3.00% is contributed by the employee. With
dengan pelaksanaan program BPJS Pensiun regards to the implementation of new BPJS
dari Pemerintah (PP No. 45/2015), maka mulai Pension program from Government (PP
Juli 2015, program pensiun telah terintegrasi No.45/2015), starting July 2015, the Bank
antara Iuran Dana Pensiun DPLK - AIA dengan decided to integrate pension plan, consisting
Iuran BPJS Pensiun. Iuran pensiun DPLK - AIA of DPLK - AIA contribution and BPJS Pension
ditetapkan menjadi 3,76% ditanggung oleh contribution. The contribution for DPLK - AIA is
Bank dan 2,00% ditanggung oleh karyawan. determined at 3.76% contributed by the Bank
Ditambah dengan kontribusi ke program BPJS and 2.00% contributed by the employee. These
Pensiun sebesar 2,00% ditanggung oleh Bank contributions will be added with BPJS Pension’s
dan 1,00% akan ditanggung oleh karyawan. contribution which consists of 2.00%
Beban pensiun Bank selama tahun yang contribution from the Bank and 1.00%
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan contribution from the employee. The Bank’s
2024, masing-masing berjumlah Rp34.065 dan pension expense for the year ended December
Rp34.100 yang termasuk dalam laporan laba 31, 2025 and 2024, amounted to Rp34,065 and
rugi dan penghasilan komprehensif lain Rp34,100, respectively, included under the
konsolidasian. consolidated statements of profit and loss and
other comprehensive income.
928 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
234
Page 931
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
a. Dana Pensiun (lanjutan) a. Pension Plan (continued)
Alokasi dari dana pensiun iuran pasti Bank The allocation of Bank’s defined contribution
yang dikelola oleh DPLK-AIA adalah sebagai pension plan which is managed by DPLK-AIA is
berikut: as follow:
31 Desember/December 31
2025 2024
Dana saham 33,60% 34,95% Stocks funding
Dana tetap 64,48% 61,75% Fixed income funding
Dana pasar uang 1,92% 3,30% Money Market funding
Jumlah 100,00% 100,00% Total
b. Penyisihan Imbalan Karyawan b. Provision for Employee Benefits
Kewajiban imbalan karyawan adalah sebagai The employees’ benefits obligations are as
berikut: follows:
31 Desember/December 31
2025 2024 2023 2022 2021
Nilai kini kewajiban
Imbalan pasti Present value of defined benefit
diakui dalam obligations recognized
tahun berjalan 1.552.453) 1.649.703 1.521.830 1.444.263 1.416.914 during the year
Mutasi kewajiban imbalan karyawan adalah Changes in the employee benefits obligations
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Saldo awal 1.649.703 1.521.830 Beginning balance
Beban manfaat karyawan Employee benefit expenses
selama tahun berjalan 186.752 365.973 during the year
Jumlah yang diakui di pendapatan Total amount recognized in
komprehensif lainnya (131.660) (93.926) other comprehensive income
Manfaat yang dibayarkan (152.342) (144.174) Benefits paid
Saldo akhir 1.552.453 1.649.703 Ending balance
Keuntungan aktuarial atas program manfaat Actuarial gains on defined benefit plan-net of
pasti-setelah pajak tangguhan pada tanggal deferred tax as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp517,126 and Rp423,045,
adalah sebesar Rp517.126 dan Rp423.045. respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 929
235
Page 932
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti The changes in the present value of defined benefit
adalah sebagai berikut: obligation are as follows:
31 Desember/December 31
2025 2024
Nilai kini kewajiban imbalan Present value of defined benefit obligations
pasti pada awal tahun 1.649.703 1.521.830 at the beginning of the year
Biaya jasa 203.372 427.124 Service cost
Manfaat yang dibayarkan (152.342) (144.174) Benefit paid
Biaya bunga 99.651 108.366 Interest cost
Keuntungan aktuaria (247.931) (263.443) Actuarial gains
Jumlah 1.552.453 1.649.703 Total
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan komponen The following table summarizes the
beban manfaat karyawan sesuai dengan components of employee benefit costs in
perjanjian kesepakatan antara Bank, entitas accordance with agreements between the
anak dan karyawan yang telah sesuai dengan Bank, subsidiaries and their employees which
peraturan dan undang-undang yang berlaku. had complied with prevailing regulations and
laws.
31 Desember/December 31
2025 2024
Biaya jasa kini 203.372 427.124 Current service cost
Beban bunga 99.651 108.366 Interest cost
Keuntungan aktuaria neto diakui Net actuarial gain
dalam tahun berjalan (116.271) (169.517) recognized during the year
186.752 365.973
236
930 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 933
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Jumlah yang diakui pada pendapatan The total amount recognised in other
komprehensif lainnya ditunjukkan pada tabel di comprehensive income is shown in table
bawah ini: below:
41020000_01 31 Desember/December 31
2025 2024
Pengukuran Kembali Kewajiban Remeasurement of The Net
Imbalan Pasti Neto: Defined Benefit Obligation:
Keuntungan aktuarial dari perubahan Actuarial gain from changes in
asumsi demografi (124.961) - demographic assumption
Keuntungan aktuarial dari perubahan Actuarial gain from changes in
asumsi keuangan (3.918) (43.811) financial assumption
Keuntungan aktuarial dari Actuarial gain from
penyesuaian pengalaman (2.781) (50.115) experience adjustment
Jumlah yang diakui pada Total amount recognized
pendapatan komprehensif lainnya (131.660) (93.926) in other comprehensive income
Rekonsiliasi Pendapatan Reconciliation of Other
Komprehensif Lainnya: Comprehensive Income:
Saldo awal (542.365) (450.125) Beginning balance
Jumlah yang diakui pada Total amount recognized in other
pendapatan komprehensif comprehensive income
lainnya selama tahun berjalan (131.660) (93.926) during the year
Lainnya 11.044 1.686 Others
Saldo akhir (662.981) (542.365) Ending balance
Asumsi utama yang digunakan untuk The principal assumptions used to determine
menghitung estimasi beban dan kewajiban the estimated costs and obligations for
pada 31 Desember 2025 tersebut adalah December 31, 2025, are as follows:
sebagai berikut:
Bank WOM MIF
Tingkat mortalita : TMI’19 TMI’19 TMI’19 Mortality rate:
Tingkat cacat : 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate:
kematian/of kematian/of kematian/of
mortality rate mortality rate mortality rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia kurang dari 30 tahun : 15% per tahun/ 15% per tahun/ 11% per tahun/ Age less than 30 years:
annum annum annum
Usia 30 - 34 tahun : 12,5% per tahun/ 15% per tahun/ 5,5% per tahun/ Age 30 - 34 years:
annum annum annum
Usia 35 - 39 tahun : 9% per tahun/ 12,5% per tahun/ 3,3% per tahun/ Age 35 - 39 years:
annum annum annum
Usia 40 - 44 tahun : 5% per tahun/ 12,5% per tahun/ 2,2% per tahun/ Age 40 - 44 years:
annum annum annum
Usia 45 - 49 tahun : 2% 12,5% per tahun/ 2,2% per tahun Age 45 - 50 years:
annum annum
Usia 50 - 53 tahun : 0,5% 5% per tahun/ 1,1% per tahun/ Age 51 - 52 years:
annum annum
Usia 53 - 55 tahun ke atas : 0,5% 0% 0% Age 53 years and over:
Kenaikan gaji : 6,00% per tahun/ 6,00% per tahun/ 6,00% per tahun/ Salary increase rate
annum annum annum
Tingkat diskonto : 6,25% 6,25% 6,25% Discount rate
per tahun/annum per tahun/annum per tahun/annum
Sisa masa kerja karyawan : 0,02 - 34,45 tahun/ 1 – 34,67 tahun/ 1 - 30,17 tahun/ Remaining years of service of employee
years years years
237
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 931
Page 934
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Asumsi utama yang digunakan untuk The principal assumptions used to determine
menghitung estimasi beban dan kewajiban the estimated costs and obligations for
pada 31 Desember 2024 tersebut adalah December 31, 2024, are as follows:
sebagai berikut:
Bank WOM MIF
Tingkat mortalita : TMI’19 TMI’19 TMI’19 Mortality rate:
Tingkat cacat : 10% dari tingkat 10% dari tingkat 10% dari tingkat Disability rate:
kematian/of kematian/of kematian/of
mortality rate mortality rate mortality rate
Tingkat pengunduran diri Resignation rate
Usia kurang dari 30 tahun : 11% per tahun/ 10% per tahun/ 11% per tahun/ Age less than 30 years:
annum annum annum
Usia 30 - 34 tahun : 6% per tahun/ 5% per tahun/ 6% per tahun/ Age 30 - 34 years:
annum annum annum
Usia 35 - 39 tahun : 3% per tahun/ 3% per tahun/ 3% per tahun/ Age 35 - 39 years:
annum annum annum
Usia 40 - 44 tahun : 2% per tahun/ 2% per tahun/ 2% per tahun/ Age 40 - 44 years:
annum annum annum
Usia 45 - 50 tahun : 0% 2% per tahun/ 2% per tahun Age 45 - 50 years:
annum annum
Usia 51 - 52 tahun : 0% 1% per tahun/ 1% per tahun/ Age 51 - 52 years:
annum annum
Usia 53 tahun ke atas : 0% 0% 0% Age 53 years and over:
Kenaikan gaji : 7,00% per tahun/ 7,00% per tahun/ 7,00% per tahun/ Salary increase rate
annum annum annum
Tingkat diskonto : 6,88 - 7,13% 6,88 - 7,13% 6,88 - 7,13% Discount rate
per tahun/annum per tahun/annum per tahun/annum
Sisa masa kerja karyawan : 1 – 33,75 tahun/ 1 - 34,67 tahun/ 1 - 31,17 tahun/ Remaining years of service of employee
years years years
932 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
238
Page 935
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
47. DANA PENSIUN DAN MANFAAT KARYAWAN 47. PENSION PLAN AND EMPLOYEE BENEFITS
(lanjutan) (continued)
b. Penyisihan Imbalan Karyawan (lanjutan) b. Provision for Employee Benefits (continued)
Analisa sensitivitas untuk risiko tingkat Sensitivity analysis for discount rate risk:
diskonto:
Tabel berikut menyajikan perubahan satu poin The following tables summarize one
persentase dalam tingkat diskonto yang percentage point change in the assumed
diasumsikan akan memiliki dampak terhadap discount rate to defined benefit obligations
kewajiban imbalan pasti sebagai berikut: would have the following effects:
31 Desember/December 31
2025 2024
Kenaikan suku bunga dalam 1% (1.666.595) (186.435) Increase in interest rate in 1%
Penurunan suku bunga dalam 1% (1.494.529) (38.671) Decrease in ineterest rate in 1%
Tabel berikut menyajikan perubahan satu poin The following tables summarize one
persentase dalam tingkat kenaikan gaji yang percentage point change in the assumed
diasumsikan akan memiliki dampak terhadap salary increase to defined benefit obligations
kewajiban imbalan pasti sebagai berikut: would have the following effects:
31 Desember/December 31
2025 2024
Kenaikan gaji dalam 1% (1.464.358) 28.492 Increase in salary in 1%
Penurunan gaji dalam 1% (1.630.574) (179.378) Decrease in salary in 1%
Jatuh tempo dari liabilitas imbalan pasca kerja The undiscounted maturity of the obligation for
tanpa didiskonto adalah sebagai berikut: post employment benefit is as follow:
31 Desember/December 31
2025 2024
Dalam 1 tahun ke depan 223.217 132.017 Within the next 1 year
Dalam 1 sampai 2 tahun 220.187 192.249 Within 1 to 2 years
Dalam 2 sampai 5 tahun 607.229 625.465 Within 2 to 5 years
Dalam 5 sampai 10 tahun 1.119.467 1.220.948 Within 5 to 10 years
Lebih dari 10 tahun 4.181.345 9.823.076 More than 10 years
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 933
239
Page 936
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI 48. OPERATING SEGMENT
Berikut adalah informasi keuangan tertentu untuk The following sets forth certain financial
Bank dan entitas anak: information for the Bank and subsidiaries:
a. Bidang usaha a. Business activities
Bidang Usaha Business Activities
Perbankan konvensional Conventional banking
dan perbankan syariah Bank and sharia banking
Pembiayaan PT Maybank Indonesia Finance Multi-financing
Pembiayaan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk Multi-financing
b. Segmen usaha b. Business segment
Segmen operasi Operating segment
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan Operating segments are reported in
laporan internal Bank yang disiapkan untuk accordance with the internal reporting
mengambil keputusan operasional yang provided to the chief operating decision maker
bertanggung jawab untuk mengalokasikan which is responsible for allocating resources to
sumber daya ke segmen tertentu dan certain segments and performance
penilaian atas performanya. assessments.
Untuk kepentingan manajemen, Bank For management purposes, the Bank is
diorganisasikan kedalam tiga segmen operasi organized into three operating segments
berdasarkan produk dan jasa sebagai berikut: based on products and services as follows:
- Segmen Perbankan Global - Global Banking segment
- Segmen Perbankan Bisnis - Business Banking segment
- Segmen Ritel - Retail segment
Tidak ada pendapatan dari satu konsumen No revenue from transactions with a single
eksternal atau pihak lain yang mencapai 10% external customer or counterparty amounted
atau lebih dari total pendapatan Bank untuk to 10% or more of the Bank’s total revenue for
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 the year ended December 31, 2025 and 2024.
Desember 2025 dan 2024.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal- For the year ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank dan 2024, the Bank and subsidiaries divided the
entitas anak membagi segmen berdasarkan segment based on business unit.
unit bisnis.
934 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
240
Page 937
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank dan Following is the business segment information
entitas anak berdasarkan segmen operasi: of the Bank and subsidiaries, which are based
on operating segment:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/
Year ended December 31, 2025
Perbankan CFS Non Kantor Pusat dan
Global/ Ritel/ Lainnya/
Global CFS Non CFS Ritel/ Head Office and Jumlah/
Banking 1) Retail) 2) CFS Retail 3) Others Total
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT
DAN PENGHASILAN OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE
KONSOLIDASIAN INCOME
Pendapatan bunga - neto 3.338.031 847.751 3.341.752 (305.632) 7.221.902 Interest income - net
Pendapatan/(beban) bunga Inter-segment interest
antar segmen (1.771.875) 617.651 609.905 544.319 - income/(expenses)
Pendapatan bunga Interest income
setelah bunga antar after inter-segment
segmen - neto 1.566.156 1.465.402 3.951.657 238.687 7.221.902 income - net
Pendapatan operasional - kotor 830.631 378.686 1.339.538 (222.088) 2.326.767 Operating income - gross
Beban operasi (524.405) (610.971) (2.574.930) (2.739.151) (6.449.457) Operating expenses
Pendapatan operasional Operating income
sebelum penyisihan kerugian before allowance for
penurunan nilai - neto 1.872.382 1.233.117 2.716.265 (2.722.552) 3.099.212 impairment losses - net
Penyisihan kerugian penurunan nilai (87.455) (235.877) (906.424) 253.490 (976.266) Allowance for impairment losses
Pendapatan operasional - neto 1.784.927 997.240 1.809.841 (2.469.062) 2.122.946 Operating income - net
Beban non-operasional - neto 18.315 22.220 (1.789) 61.101 99.847 Non-operating expense - net
Laba sebelum alokasi Profit before allocation of
beban tidak langsung 1.803.242 1.019.460 1.808.052 (2.407.961) 2.222.793 indirect costs
Beban tidak langsung (553.149) (775.280) (1.051.416) 2.379.845 - Indirect costs
Laba sebelum beban pajak 1.250.093 244.180 756.636 (28.116) 2.222.793 Income before tax expenses
Beban pajak (520.598) Tax expenses
Laba tahun berjalan 1.702.195 Income for the year
LAPORAN POSISI CONSOLIDATED STATEMENTS
KEUANGAN KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Jumlah aset 84.831.114 39.639.217 33.603.720 35.643.582 193.717.633 Total assets
Jumlah liabilitas 52.394.238 47.163.385 40.198.829 20.877.698 160.634.150 Total liabilites
1) Perbankan Global terdiri dari corporate banking, tresuri, 1) Global Banking consist of corporate banking, treasury,
cabang luar negeri dan syariah overseas branches and sharia
2) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), 2) CFS Non Retail consist of Small Medium Enterprise (SME),
komersial, mikro dan syariah commercial, micro and sharia
3) CFS Ritel terdiri dari retail banking, entitas anak dan 3) CFS Retail consist of consumer banking, subsidiaries and
syariah sharia
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 935
241
Page 938
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen operasi (lanjutan) Operating segment (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen Bank dan Following is the business segment information
entitas anak berdasarkan segmen operasi: of the Bank and subsidiaries, which are based
(lanjutan) on operating segment: (continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/
Year ended December 31, 2024
Perbankan CFS Non Kantor Pusat dan
Global/ Ritel/ Lainnya/
Global CFS Non CFS Ritel/ Head Office and Jumlah/
Banking 1) Retail) 2) CFS Retail 3) Others Total
LAPORAN LABA RUGI CONSOLIDATED STATEMENT
DAN PENGHASILAN OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE
KONSOLIDASIAN INCOME
Pendapatan bunga - neto 3.280.172 858.473 3.116.650 (149.885) 7.105.410 Interest income - net
Pendapatan/(beban) bunga Inter-segment interest
antar segmen (2.058.290) 537.159 911.761 609.370 - income/(expenses)
Pendapatan bunga Interest income
setelah bunga antar after inter-segment
segmen - neto 1.221.882 1.395.632 4.028.411 459.485 7.105.410 income - net
Pendapatan/(beban) operasional - kotor 723.847 485.090 1.444.305 (501.044) 2.152.198 Operating income/(expenses) - gross
Beban operasi (502.174) (597.367) (2.473.105) (2.726.946) (6.299.592) Operating expenses
Pendapatan operasional Operating income
sebelum penyisihan kerugian before allowance for
penurunan nilai - neto 1.443.555 1.283.355 2.999.611 (2.768.505) 2.958.016 impairment losses - net
Penyisihan kerugian penurunan nilai (773.798) (174.284) (689.434) 268.140 (1.369.376) Allowance for impairment losses
Pendapatan operasional - neto 669.757 1.109.071 2.310.177 (2.500.365) 1.588.640 Operating income - net
Pendapatan/(beban) non-operasional - neto (77) 1.434 (3.518) 13.834 11.673 Non-operating income/(expense) - net
Rugi sebelum alokasi Losses before allocation of
beban tidak langsung 669.680 1.110.505 2.306.659 (2.486.531) 1.600.313 indirect costs
Beban tidak langsung (550.495) (763.511) (1.044.991) 2.358.997 - Indirect costs
Laba sebelum beban pajak 119.185 346.994 1.261.668 (127.534) 1.600.313 Income before tax expenses
Beban pajak (401.670) Tax expenses
Laba tahun berjalan 1.198.643 Income for the year
LAPORAN POSISI CONSOLIDATED STATEMENTS
KEUANGAN KONSOLIDASIAN OF FINANCIAL POSITION
Jumlah aset 89.935.174 37.242.430 32.302.363 37.699.855 197.179.822 Total assets
Jumlah liabilitas 66.709.330 44.472.721 45.623.566 9.165.814 165.971.431 Total liabilites
1) Perbankan Global terdiri dari corporate banking, tresuri, 1) Global Banking consist of corporate banking, treasury,
cabang luar negeri dan syariah overseas branches and sharia
2) CFS Non Ritel terdiri dari Usaha Kecil Menengah (UKM), 2) CFS Non Retail consist of Small Medium Enterprise (SME),
komersial, mikro dan syariah commercial, micro and sharia
3) CFS Ritel terdiri dari retail banking, entitas anak dan 3) CFS Retail consist of consumer banking, subsidiaries and
syariah sharia
936 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
242
Page 939
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 48. OPERATING SEGMENT (continued)
b. Segmen usaha (lanjutan) b. Business segment (continued)
Segmen geografis Geographic segment
31 Desember/December 31, 2025
Luar negeri/
Indonesia/ Outside Jumlah/
Indonesia Indonesia Total
Jumlah aset tidak lancar 4.877.691 9.638 4.887.329 Total non-current assets
Pendapatan bunga 13.146.128 59.726 13.205.854 Interest income
31 Desember/December 31, 2024
Luar negeri/
Indonesia/ Outside Jumlah/
Indonesia Indonesia Total
Jumlah aset tidak lancar 5.157.069 3.398 5.160.467 Total non-current assets
Pendapatan bunga 13.008.038 54.164 13.062.202 Interest income
49. JAMINAN LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN 49. INDONESIA DEPOSIT INSURANCE CORPORATION
TERHADAP LIABILITAS PEMBAYARAN BANK UMUM GUARANTEE ON OBLIGATIONS OF COMMERCIAL
BANKS
Sejak tahun 1998, Pemerintah menjamin liabilitas Since 1998, the Government guarantees the
bank umum meliputi giro, tabungan, deposito obligations of private banks including demand
berjangka dan deposito on call, obligasi, surat deposits, savings deposits, time deposits and
berharga, pinjaman antar bank, pinjaman yang deposits on call, bonds, marketable securities,
diterima, letters of credit, akseptasi, swap mata interbank borrowings, fund borrowings, letters of
uang dan liabilitas kontinjensi lainnya seperti bank credit, acceptances, currency swap and other
garansi, standby letters of credit, performance contingent liabilities such as bank guarantees,
bonds dan liabilitas sejenis selain yang dikecualikan standby letters of credit, performance bonds and
dalam keputusan ini seperti obligasi subordinasi other kinds of liabilities other than those excluded
dan liabilitas kepada direktur, komisaris dan pihak in this regulation such as subordinated bonds,
berelasi dengan Bank. liabilities to directors, commissioners and related
parties of the Bank.
Pada tanggal 13 Oktober 2008, Presiden Republik On October 13, 2008, the President of the Republic
Indonesia menetapkan Peraturan Pemerintah of Indonesia approved Government Regulation No.
No. 66 Tahun 2008 tentang besaran nilai simpanan 66 year 2008 regarding the amount of deposits
yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). guaranteed by Indonesia Deposit Guarantee
Berdasarkan Peraturan tersebut, nilai simpanan Corporation (LPS). Based on such Regulation, the
yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank guaranteed deposit amount for each customer in
yang semula berdasarkan Undang-Undang a bank which previously according to Law No. 24
No. 24 Tahun 2004 ditetapkan maksimum Rp100 year 2004 amounted to a maximum of Rp100 was
diubah menjadi maksimum Rp2.000. amended to a maximum amount of Rp2,000.
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Based on the Law of the Republic of Indonesia
No. 7 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Pengganti No. 7 year 2009, Government Regulation in Lieu of
Undang-undang tentang Lembaga Penjaminan Law on Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) has
Simpanan telah ditetapkan menjadi Undang- been set into law since January 13, 2009.
undang sejak tanggal 13 Januari 2009.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 937
243
Page 940
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO 50. RISK MANAGEMENT
Dalam penerapan manajemen risiko, Bank Risk Management implementation is based on
berpedoman kepada POJK No.18/POJK.03/2016 POJK No.18/POJK.03/2016 4 (four) pillars concerning
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Implementation of Risk Management for Bank, that
Umum dengan 4 (empat) pilar utama yang covers:
mencakup:
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; 1. Board of Commissioners and Board of
Director’s active supervision;
2. Kecukupan kebijakan, prosedur dan 2. Adequacy of policies, procedures and
penetapan limit manajemen risiko; determination of risk management limits;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of risk identification measurement,
pemantauan dan pengendalian risiko serta monitoring & control, including Risk
Sistem Informasi Manajemen Risiko; dan Management Information System; and
4. Sistem pengendalian internal yang 4. Comprehensive of internal control system.
menyeluruh.
Untuk mewujudkan keempat pilar tersebut, Bank In implementing these four pillars, the Bank applies
menerapkan model tata kelola risiko yang a risk governance model to regulate the
bertujuan untuk mengatur pembagian tugas dan distribution of roles and responsibilities of each
tanggung jawab setiap pihak yang terkait dalam stakeholders that involves in risk management
proses pengelolaan risiko namun dalam waktu process whilst allowing for independency and
yang sama juga memberikan independensi dan segregation of duties between 3 (three) lines of
pemisahaan tugas diantara 3 (tiga) lini pertahanan defense comprising of 1st line as the risk owners
yaitu: lini 1 yang merupakan risk owner which conduct day-to-day management of risks,
dan pengelola risiko sehari-hari, lini 2 yang 2nd line which oversees risk management process
merupakan fungsi pengawasan terhadap proses done by 1st line and 3rd line that provides
pengelolaan risiko yang dilakukan lini 1 dan lini 3 independent assessment of the Bank’s risk
yang memberikan penilaian independen atas management practices.
pelaksanaan manajemen risiko Bank.
Selanjutnya, beberapa Komite dan Satuan Kerja Further, The Risk Management Committees and
Manajemen Risiko di bawah ini dibentuk untuk Unit below were formed to implement active
mewujudkan pengawasan aktif Dewan Komisaris supervision of the Board of Commisioners and
dan Direksi dalam pelaksanaan Manajemen Risiko. Board of Directors in the implementation of Risk
Management.
1. Pada tingkat Dewan Komisaris, yaitu: 1. At Board of Commissioners level, there are:
a. Komite Audit a. Audit Committee (AC)
b. Komite Pemantau Risiko b. Risk Oversight Committee (ROC)
c. Komite Nominasi dan Remunerasi c. Nomination and Remuneration
Committee
d. Komite Tata Kelola Terintegrasi d. Integrated Good Corporate Governance
Committee
e. Komite Pemantau Teknologi Informasi e. Information Technology Oversight
Committee (ITOC)
f. Komite Tata Kelola Whistleblowing f. Whistleblowing Governance Committee
(WBGC)
2. Pada Tingkat Direksi, yaitu: 2. At Board of Directors level, there are:
a. Komite Manajemen Risiko a. Risk Management Committee (RMC)
b. Komite Assets & Liabilities Management b. Assets & Liabilities Management
Committee (ALCO)
c. Komite Kredit c. Credit Committee (CC)
d. Komite Restrukturisasi Kredit d. Credit Restructuring Committee (CRC)
e. Komite Pengarah Teknologi Informasi e. Information Technology Steering
Committee (ITSC)
f. Komite Sumber Daya Manusia f. Human Capital Committee
g. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi g. Integrated Risk Management Committee
h. Komite Internal Audit h. Internal Audit Committee (IAC)
244
938 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 941
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Selanjutnya, beberapa Komite dan Satuan Kerja Further, The Risk Management Committees and
Manajemen Risiko di bawah ini dibentuk untuk Unit below were formed to implement active
mewujudkan pengawasan aktif Dewan Komisaris supervision of the Board of Commisioners and
dan Direksi dalam pelaksanaan Manajemen Risiko Board of Directors in the implementation of Risk
(lanjutan) Management (continued)
2. Pada Tingkat Direksi, yaitu: (lanjutan) 2. At Board of Directors level, there are:
(continued)
i. Komite Pendisiplinan Sumber Daya i. Human Capital Disciplinarian Comittee
Manusia
j. Komite Kebijakan Perkreditan atau j. Credit or Financing Policy Committee
Pembiayaan
k. Komite Pengarah Layanan Digital k. Digital Steering Committee
l. Komite Pengarah Bersama l. Joint Steering Committee
m. Komite-komite pendukung lainnya m. Other supporting Committee
3. Satuan Kerja Manajemen Risiko, yaitu: 3. Risk Management Unit, there are:
a. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) a. Risk Management Unit
b. Satuan Kerja Manajemen Risiko b. Integrated Risk Management Unit
Terintegrasi (SKMRT)
Risiko Kredit Credit Risk
Risiko Kredit adalah risiko kerugian akibat Credit Risk is the loss risk when a counterparty fails
kegagalan pihak lain dalam memenuhi to meet its obligations to Bank in accordance with
kewajibannya kepada Bank sesuai dengan the agreed terms of a credit facility. Credit Risk
persyaratan fasilitas kredit yang telah disepakati. includes credit risk due to the borrower’s default,
Termasuk dalam Risiko Kredit yaitu Risiko Kredit credit risk due to concentration of fund provisions
akibat kegagalan debitur, Risiko Kredit akibat (concentration risk), credit risk due to
terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko counterparty’s default (counterparty credit risk),
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan credit risk due to settlement failure (settlement risk),
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit and credit risk due to country Risk.
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan
Risiko Kredit akibat country risk.
Di tengah kondisi makro ekonomi yang penuh In the midst of challenging macroeconomic
tantangan, Bank tetap dapat menjaga rasio kredit conditions, Bank is able to maintain its NPL ratio
bermasalah (NPL) dalam batas yang within the required limits through continuous
dipersyaratkan melalui proses pemberian kredit selective credit process, a rigorous early monitoring
yang selektif dan berkelanjutan, proses process and also supported by the handling of
pemantauan melalui early alert yang ketat dan problem loans by Remedial, Asset Quality
juga didukung oleh penanganan kredit bermasalah Management and Collection to increase the
oleh Remedial, Asset Quality Management dan recovery rate of the NPL.
Collection untuk meningkatkan tingkat
pengembalian dari NPL.
a) Risiko kredit maksimum a) Maximum credit risk
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized on the
posisi keuangan konsolidasi, eksposur consolidated financial statement, the maximum
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan exposure to credit risk equals to their carrying
nilai tercatat. Untuk bank garansi dan irrevocable amount. For bank guarantees and irrevocable
L/C, eksposur maksimum terhadap risiko kredit L/C, the maximum exposure to credit risk is the
adalah nilai maksimum yang harus dibayarkan maximum amount that the Bank would have to
oleh Bank jika kewajiban atas bank garansi dan pay if the obligations of the bank guarantees
irrevocable L/C tersebut terjadi. and irrevocable L/C issued are called upon.
245
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 939
Page 942
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
a) Risiko kredit maksimum (lanjutan) a) Maximum credit risk (continued)
Analisa eksposur maksimum terhadap risiko Analysis of maximum exposure to credit risk after
kredit setelah memperhitungkan dampak taking into account the impact of collaterals and
agunan dan mitigasi risiko kredit lainnya adalah other credit risk mitigations are as follows:
sebagai berikut:
a) Nilai tercatat dari aset keuangan Bank selain a) The carrying amount of Bank’s financial
kredit dan piutang pembiayaan konsumen assets other than loan and consumer
menggambarkan eksposur maksimum atas financing receivables represent the
risiko kredit. maximum exposure of credit risk.
b) Untuk kredit yang diberikan dan piutang b) For loans and consumer financing
pembiayaan konsumen, Bank receivables, Bank uses collaterals to
menggunakan agunan untuk meminimalkan minimize the credit risk. The following is the
risiko kredit. Berikut adalah kebijakan Bank Bank’s policy regarding collateral:
terkait dengan jaminan:
Nilai dan jenis jaminan yang dibutuhkan The amount and type of collateral required
tergantung pada penilaian risiko kredit dari depends on the counterparty credit risk
pihak lawan. Panduan tentang jenis jaminan assessment. Guidelines regarding collateral
dan parameter penilaian yang bisa diterima acceptability and valuation parameters are
telah diimplementasikan. being implemented.
Umumnya, agunan diperlukan sebagai Generally, collateral is required as a
sumber terakhir pelunasan kredit secondary source of repayment and also as
(‘secondary source of repayment’) dan a form of credit risk mitigation. The primary
sebagai salah satu bentuk mitigasi risiko source of credit repayment is the cash flow
kredit. Sumber utama pelunasan kredit generated from business operations of the
adalah dari hasil usaha debitur. borrowers.
Agunan yang dapat diterima oleh Bank Collaterals acceptable by the Bank are
dibagi atas 2 (dua) kelompok besar yaitu: divided into 2 (two) categories, as follows:
a) Agunan setara tunai, yaitu a) Cash collateral, such as time
deposito/tabungan/rekening giro/ deposit/saving account/current
setoran margin/dana tunai yang account/ margin deposit/cash blocked
diblokir atau dibukukan pada rekening or booked as escrow account which are
penampungan yang disimpan serta kept and recorded by the bank,
dicatat pada Bank, obligasi pemerintah, government bonds, certificate of Bank
Sertifikat Bank Indonesia dan Stand-By Indonesia and Stand-By Letters of Credit
Letters of Credit (SBLC) yang diterbitkan (SBLC) issued by prime bank;
oleh prime Bank;
b) Agunan non-tunai yaitu agunan yang b) Non-cash collaterals are collateral not
tidak termasuk dalam jenis jaminan included in collateral as mentioned on
seperti pada agunan tunai di atas. cash collateral above.
940 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
246
Page 943
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi b) Concentration of credit risk
Pengungkapan konsentrasi risiko kredit The disclosure on the maximum credit risk
maksimum berdasarkan kategori portofolio concentration by portfolio category is as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Lembaga
keuangan
bukan
Bank/ Perusahaan
Financial lainnya/
Pemerintah/ Bank/ institution Other Perorangan/ Jumlah/
Government Bank non-Banks company Individual Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 - - - - 7.099.181 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 3.398.766 - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain 2.771.636 16.695 - - - 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 4.553.200 - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 24.850.625 9.462.780 3.121.101 1.721.651 - 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 19.307 - 185.486 - 204.793 under resale agreement
Tagihan derivatif 28.691 651.206 24.695 1.005.813 889 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 125.392 3.232.422 7.516.170 57.046.799 48.409.522 116.330.305 receivable/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - 7.306.916 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 6.540 - 1.912.137 - 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 1.284 40.745 84.172 586.246 495.555 1.208.002 assets*)
39.430.009 16.828.461 10.746.138 62.458.132 56.212.882 185.675.622
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik - 9.500 - 1.496.803 151.640 1.657.943 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan - - - 763.666 - 763.666 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi - 233.196 306.827 2.047.963 187.453 2.775.439 Bank guarantees
- 242.696 306.827 4.308.432 339.093 5.197.048
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard receivable-net and card center receivables and
Mastercard
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 941
247
Page 944
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Lembaga
keuangan
bukan
Bank/ Perusahaan
Financial lainnya/
Pemerintah/ Bank/ institution Other Perorangan/ Jumlah/
Government Bank non-Banks company Individual Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 10.696.358 - - - - 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 2.571.949 - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain 2.816.625 182.341 - - - 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 1.941.629 - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 33.386.987 1.707.465 3.097.645 1.960.083 - 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 829.024 - 9.399 - 838.423 under resale agreement
Tagihan derivatif 77.957 528.948 55.941 712.045 6.540 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah - 6.373.800 9.421.097 58.252.850 46.340.834 120.388.581 receivable/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - 7.192.434 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 13.717 - 1.560.524 - 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - 67.736 91.769 508.882 403.226 1.071.613 assets*)
48.919.556 12.274.980 12.666.452 63.003.783 53.943.034 190.807.805
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik - 6.143 15.000 844.609 156.685 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan - 23.202 - 524.157 - 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi - 87.048 301.597 1.565.689 166.397 2.120.731 Bank guarantees
- 116.393 316.597 2.934.455 323.082 3.690.527
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard receivable-net and card center receivables and
Mastercard
942 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
248
Page 945
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Konsentrasi risiko kredit maksimum berdasarkan The maximum credit risk concentration by
letak geografis adalah sebagai berikut: geography is as follows:
31 Desember/December 31, 2025
Jawa Tengah
dan
Yogyakarta/ Jawa Timur
Central Java dan Bali/
Jakarta/ Sumatera/ Jawa Barat/ and East Java Indonesia Timur/ Lain-lain/ Jumlah/
Jakarta Sumatera West Java Yogyakarta and Bali East Indonesia Others Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 6.017.428 - - - - - 1.081.753 7.099.181 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.176.433 1.233 - - - - 221.100 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.167.750 - - - - - 620.581 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 4.553.200 - - - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 26.432.995 - 351 - 18.908 - 12.703.903 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali 19.307 - - - - - 185.486 204.793 under resale agreement
Tagihan derivatif 1.711.294 - - - - - - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 56.117.910 5.135.579 1.969.072 1.441.132 8.612.620 4.192.067 38.861.925 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - - - 7.306.916 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi 1.328.471 26.420 9.760 43.194 504.815 - 6.017 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 532.871 29.654 13.108 8.171 41.513 54.802 527.883 1.208.002 assets*)
102.057.659 5.192.886 1.992.291 1.492.497 9.177.856 4.246.869 61.515.564 185.675.622
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 1.006.377 65.077 5.277 3.950 219.918 35.676 321.668 1.657.943 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan 377.441 43.399 11.970 48.540 281.100 - 1.216 763.666 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 1.273.405 327.544 176.242 109.117 342.212 333.988 212.931 2.775.439 Bank guarantees
2.657.223 436.020 193.489 161.607 843.230 369.664 535.815 5.197.048
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas *) Prepayments and other assets consist of interests
piutang bunga-neto dan tagihan card center dan receivable-net and card center receivables and
Mastercard Mastercard
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 943
249
Page 946
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jawa Tengah
dan
Yogyakarta/ Jawa Timur
Central Java dan Bali/
Jakarta/ Sumatera/ Jawa Barat/ and East Java Indonesia Timur/ Lain-lain/ Jumlah/
Jakarta Sumatera West Java Yogyakarta and Bali East Indonesia Others Total
Laporan posisi keuangan Consolidated statements of
konsolidasian financial position
Giro pada Bank Indonesia 8.937.466 - - - - - 1.758.892 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.345.104 1.175 - - - 2 225.668 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.092.350 - - - - - 906.616 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan 1.941.629 - - - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 30.377.009 - 20.888 - 23.661 - 9.730.622 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali 829.024 - - - - - 9.399 838.423 under resale agreement
Tagihan derivatif 1.380.597 - - - - - 834 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 59.373.647 5.210.976 2.046.661 2.054.168 7.879.636 4.804.029 39.019.464 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - - - - 7.192.434 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi 1.156.927 8.240 63.579 45.486 206.557 - 93.452 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) 547.419 32.055 15.555 10.221 40.394 58.962 367.007 1.071.613 assets*)
108.981.172 5.252.446 2.146.683 2.109.875 8.150.248 4.862.993 59.304.388 190.807.805
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
Rekening administratif Off balance sheets
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 199.668 42.763 3.807 3.906 434.379 38.979 298.935 1.022.437 granted to customers
L/C irrevocable yang masih berjalan 229.326 33.163 29.250 56.161 197.198 - 2.261 547.359 Outstanding irrevocable L/Cs
Garansi yang diberikan: Guarantees issued in the form of:
Bank garansi 987.278 262.675 145.882 86.598 316.691 196.658 124.949 2.120.731 Bank guarantees
1.416.272 338.601 178.939 146.665 948.268 235.637 426.145 3.690.527
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas *) Prepayments and other assets consist of interests
piutang bunga-neto dan tagihan card center dan receivable-net and card center receivables and
Mastercard Mastercard
Pengungkapan risiko kredit maksimum tersebut The disclosures of maximum credit risks are
adalah sebelum efek mitigasi melalui penggunaan before the effect of mitigation through the use
master netting dan perjanjian jaminan. Apabila of master netting and collateral agreements.
instrumen keuangan dicatat berdasarkan nilai Where financial instruments are recorded at
wajar, angka yang ditunjukkan mencerminkan fair value, the amounts shown represent the
pengungkapan risiko kredit saat ini tetapi bukan current credit risk exposure but not the
pengungkapan risiko maksimal yang dapat timbul maximum risk exposure that could arise in the
di masa yang akan datang sebagai akibat future as a result of changes in value.
perubahan nilai.
944 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
250
Page 947
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit Credit Risk Mitigation
Bank telah mengimplementasikan credit risk The Bank has implemented credit risk
management yang mencakup penetapan management which covers setting up
prosedur dan kebijakan kredit, pengaturan limit procedures and credit policies, stipulates a limit
dan mengevaluasinya secara berkala, and conduct regular evaluation, implement
penggunaan Credit Risk Rating untuk kredit Credit Risk Rating for SME/commercial/
UKM/komersial/korporasi, Credit Scoring untuk corporate, Credit Scoring for Consumer,
kredit konsumen, mengevaluasi kebijakan dan evaluates credit policies and procedures to
prosedur kredit untuk memastikan bahwa seluruh ensure that all potential risks have been
risiko yang mungkin timbul dari kegiatan covered, and apply the “Four Eyes Principle”
pemberian kredit telah tercakup, serta consistently. The Bank has managed its credit
menerapkan prinsip “Four Eyes Principle” secara portfolio continuously in a consistent manner
konsisten. Bank telah melaksanakan pengelolaan and reports to the senior management and
portofolio kredit secara konsisten dan Board of Commissioners on a regular basis
berkelanjutan serta melaporkannya kepada (monthly).
manajemen senior dan Dewan Komisaris secara
berkala (bulanan).
Dalam rangka memitigasi risiko kredit Bank, In order to mitigate the Bank’s credit risk, the
berikut ini adalah upaya yang dilakukan secara following efforts are periodically performed:
berkala:
1. Menentukan batas eksposur dari setiap 1. Determining exposure limits for each
segmen industri; industry segmentation;
2. Meninjau kredit berdasarkan jenis industri 2. Reviewing credit based on certain industry
tertentu/limit industri; dan type/industry limit; and
3. Melakukan tes validasi dengan 3. Performing validation on tests by
menerapkan skenario terburuk untuk implementing worst-case scenario to the
portofolio dan untuk beberapa debitur portfolio and to some large debtors.
besar.
Metode pemberian kredit Bank meliputi: The Bank’s credit granting process includes:
1. Evaluasi limit kredit secara keseluruhan 1. Evaluation of overall credit limits at
pada tingkat debitur/counterparty dan borrower/counterparty level, and a group of
kelompok debitur/obligor terkait untuk related borrowers/obligor for both on-
eksposur on-balance sheet dan off- balance sheet and off-balance sheet
balance sheet; exposures;
2. Analisis kemampuan untuk membayar 2. Analysis of repayment capacity and
kembali dan integritas integrity of the borrower/counterparty;
debitur/counterparty;
3. Persyaratan dan kondisi yang mengikat; 3. Legally binding terms and conditions;
4. Penggunaan agunan; dan 4. Use of collateral; and
5. Penilaian kondisi makro ekonomi dan 5. Assessment of macroeconomic and
industri. industry conditions.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 945
251
Page 948
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Mitigation (continued)
Bank juga mengembangkan serta menerapkan The Bank also develops and implements Risk
prinsip Risk Governance sebagai bagian dalam Governance principle as part of credit internal
pengendalian internal perkreditan: control:
1. Lini pertama (Pilar Bisnis dan Pendukung) 1. The first Line of Defense (Business and
terutama bertanggung jawab mengelola Support Pillars) is primarily responsible for
risiko spesifik yang merupakan bagian dari managing specific risks assumed in their
aktivitas mereka sehari-hari. day-to-day activities.
2. Lini kedua menyediakan sumber daya 2. The second Line of Defense provides
yang diperlukan untuk mengembangkan specialized resources for developing risk
kerangka kerja risiko, kebijakan, frameworks, policies, methodologies and
metodologi dan perangkat risiko dalam tools for managing Bank’s material risk.
pengelolaan risiko yang bersifat material
terhadap Bank secara keseluruhan.
3. Lini ketiga melibatkan audit internal, yang 3. The third Line of Defense involves internal
secara independen bertugas untuk audit, whose task would be to
melakukan review kecukupan dan independently review the adequacy and
keefektifan proses manajemen risiko. effectiveness of the risk management
process.
Untuk memfasilitasi penilaian risiko dari debitur To facilitate risk assessment of corporate,
korporasi, komersial dan UKM, Bank melakukan commercial and SME debtors, the Bank
pemantauan terhadap seluruh aspek dari monitors all aspects of debtors and their
debitur dan sektor industrinya. Unit-unit industry sector. The Risk Management Units
Manajemen Risiko melakukan pemantauan monitor the portfolio continuously. All relevant
portofolio yang dimiliki Bank secara information is shared to the business unit to
berkesinambungan. Informasi yang relevan support the conduct of risk assessment.
disampaikan kepada unit bisnis untuk
mendukung pelaksanaan penilaian risiko.
Bank mengukur dan memantau risiko untuk The Bank measures and monitors risk for each
setiap debitur baik secara individual maupun debtor, on individual and obligor basis, by
obligor, sektor ekonomi maupun seluruh economic sector and credit portfolios. The Bank
portofolio kredit. Bank telah menetapkan standar has set up standards and procedures to
dan prosedur untuk mendukung proses support a process of granting credit by
pemberian kredit yang mempertimbangkan considering risk and return.
risiko dan perolehan hasil.
Kualitas kredit aset keuangan dikelola oleh Bank The credit quality of financial assets is
dengan menggunakan panduan dari Otoritas managed by the Bank using guidance from
Jasa Keuangan. Kualitas kredit berdasarkan Financial Services Authority’s. The credit quality
golongan aset untuk beberapa aset keuangan by class of asset for certain financial assets
yang memiliki risiko kredit, dijelaskan di Catatan exposed to credit risk, are disclosed in Notes 6,
6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 dan 14 dalam laporan 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 and 14 to the financial
keuangan. statements.
946 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
252
Page 949
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Mitigasi Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk Mitigation (continued)
Bank memiliki kebijakan untuk mempertahankan It is the Bank’s policy to maintain accurate and
akurasi dan konsistensi peringkat risiko di seluruh consistent risk ratings across the credit portfolio.
portofolio kredit. Hal ini akan memudahkan fokus This enable management to focus on the
manajemen risiko yang berlaku dan applicable risks and the comparison of credit
perbandingan eksposur kredit di seluruh lini exposures across all lines of business,
bisnis, daerah geografis dan produk. Sistem geographic regions and products. The rating
peringkat ini didukung oleh berbagai analisis system is supported by a variety of financial
keuangan, dikombinasikan dengan informasi analysis, combined with processed market
pasar yang telah diproses untuk menyediakan information to provide the main inputs for the
masukan utama untuk pengukuran risiko measurement of counterparty risk. All internal
counterparty. Semua peringkat risiko internal risk ratings are tailored to the various categories
yang disesuaikan dengan berbagai kategori dan and are derived in accordance with the Bank’s
diturunkan sesuai dengan kebijakan penilaian rating policy. The attributable risk ratings are
Bank. Peringkat risiko yang timbul dinilai dan assessed and updated regularly.
diperbaharui secara berkala.
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Selama tahun berjalan, Bank telah mengambil During the current year, the Bank took
alih kepemilikan jaminan sebanyak 16 unit tanah possession of 16 units of land and buildings with
dan bangunan dengan nilai buku sebesar book value of Rp17,898 (2024: 53 units of land
Rp17.898 (2024: 53 unit tanah dan bangunan and buildings with book value of Rp142,063) and
dengan nilai buku sebesar Rp142.063) dan telah sold 58 units of land and building with book
menjual sebanyak 58 unit tanah dan bangunan value of Rp104,642 (2024: 43 units of land and
dengan nilai buku sebesar Rp104.642 (2024: 43 building with book value of Rp142,572) while the
unit tanah dan bangunan dengan nilai buku remaining are still in the process of being sold.
sebesar Rp142.572) sedangkan sisanya dalam
proses dilakukan penjualan oleh Bank.
Penilaian penurunan nilai Impairment assessment
Bank telah menerapkan klasifikasi penurunan Bank has implemented classification of
nilai berdasarkan ketentuan PSAK 109 (dahulu impairment based on SFAS 109 (formerly referred
disebut PSAK 71) sejak Januari 2020. Klasifikasi to as SFAS 71) since January 2020. Impairment
penurunan nilai terdiri dari 3 (tiga) stage: stage 1 classification consist of 3 (three) stage: stage 1 or
atau performing loan yaitu kredit yang tidak performing loan or non-impaired loan, stage 2 or
mengalami penurunan nilai, stage 2 atau under under performing loan or non-impaired loan bit
performing loan yaitu kredit belum mengalami have significant increase in credit risk since the
penurunan nilai namun mengalami peningkatan originated, and stage 3 or non-performing or
risiko kredit secara signifikan sejak pengakuan impaired loan.
awal, dan stage 3 atau non-performing atau
kredit telah mengalami penurunan nilai.
Pengklasifikasian kredit untuk debitur non-ritel Credit classification for non-retail borrower
ditentukan berdasarkan beberapa kriteria determined based on timeliness of payment,
pemicu (trigger), yaitu berdasarkan ketepatan rating, financial, and event triggers. Meanwhile
pembayaran, peringkat, keuangan dan classification for retail borrower classification is
terjadinya peristiwa tertentu. Sementara emphasizing more on the timeliness of payment
klasifikasi untuk debitur ritel lebih menekankan and rating.
pada ketepatan pembayaran dan peringkat.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 947
253
Page 950
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Penilaian penurunan nilai (lanjutan) Impairment assessment (continued)
Bank melakukan penilaian penurunan nilai The Bank addresses impairment assessment in
dalam dua metode: penilaian cadangan two methods: individually assessed allowances
penurunan nilai individual dan penilaian and collectively assessed allowances.
cadangan penurunan nilai kolektif.
Bank menentukan cadangan secara individual The Bank determines the allowances appropriate
untuk masing-masing aset keuangan kredit for each individually significant financial assets
diberikan individu yang signifikan. Beberapa hal on an individual basis. Items considered when
yang dipertimbangkan dalam menentukan determining allowance amounts include the
jumlah cadangan antara lain mencakup sustainability of the debtors’ business plan, its
kemungkinan rencana bisnis debitur, ability to improve performance once a financial
kemampuan untuk memperbaiki kinerja setelah difficulty has arisen, projected receipts and the
adanya kesulitan keuangan, proyeksi expected payout should bankruptcy ensue, the
penerimaan dan pembayaran apabila terjadi availability of other financial support, the
kebangkrutan, kemungkinan adanya sumber realizable value of collateral and the timing of
pembayaran lainnya, jumlah yang dapat expected cash flows. Impairment allowances are
direalisasikan atas jaminan dan ekspektasi evaluated at each reporting date, unless
waktu arus kas. Cadangan penurunan nilai foreseen circumstances require more careful
dievaluasi setiap tanggal pelaporan, kecuali bila attention. The methodology of individually
terdapat beberapa kondisi-kondisi yang assessed allowances for financial assets has
mengharuskan adanya pemantauan yang lebih been disclosed in Note 2o.
berhati-hati. Metodologi atas penilaian
cadangan penurunan nilai secara individual
untuk aset keuangan telah diungkapkan dalam
Catatan 2o.
Penilaian cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed allowances
Penilaian cadangan kerugian secara kolektif Allowances are assessed collectively for losses
dilakukan atas aset keuangan yang tidak on financial assets that are not individually
signifikan secara individu. Metodologi atas significant. The methodology of collectively
penilaian cadangan penurunan nilai secara assessed allowances has been disclosed in Note
kolektif ini telah diungkapkan pada Catatan 2n. 2n.
948 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
254
Page 951
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
b) Risiko kredit konsentrasi (lanjutan) b) Concentration of credit risk (continued)
Evaluasi penurunan nilai Impairment assessment
Berikut ini adalah risiko kredit berdasarkan Below are credit risk based on impairment
klasifikasi evaluasi penurunan nilai untuk pos- assesment classification for certain financial
pos aset keuangan tertentu pada tanggal asset as of December 31, 2025 and 2024:
31 Desember 2025 dan 2024:
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 170.356 - 170.356 190.493 - 190.493 Rupiah
Mata uang asing 3.228.410 - 3.228.410 2.381.456 - 2.381.456 Foreign currencies
Jumlah 3.398.766 - 3.398.766 2.571.949 - 2.571.949 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (890) - (890) (1.108) - (1.108) impairment losses
3.397.876 - 3.397.876 2.570.841 - 2.570.841
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other
banks
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Penempatan pada Placements with
bank lain 603.886 - 603.886 - - - other banks
Mata uang asing Foreign currencies
Deposito berjangka 2.167.750 - 2.167.750 2.816.625 - 2.816.625 Time deposits
Call money 16.695 - 16.695 182.341 - 182.341 Call money
2.184.445 - 2.184.445 2.998.966 - 2.998.966
Jumlah 2.788.331 - 2.788.331 2.998.966 - 2.998.966 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.039) - (6.039) - - - Allowance for impairment losses
2.782.292 - 2.782.292 2.998.966 - 2.998.966
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 949
255
Page 952
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Efek-efek Marketable securities
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 15.045.641 - 15.045.641 13.344.999 - 13.344.999 Government Bonds
Sukuk Bank Indonesia 4.908.234 - 4.908.234 5.393.365 - 5.393.365 Bank Indonesia Sukuk
Obligasi korporasi 4.694.878 - 4.694.878 4.445.595 - 4.445.595 Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Sovereign Sharia
Negara
Indonesia Syariah 3.256.381 - 3.256.381 2.514.742 - 2.514.742 Securities
Sekuritas Bank Indonesia 2.998.914 - 2.998.914 9.861.789 - 9.861.789 Bank Indonesia Securities
Tagihan atas wesel ekspor 829.456 - 829.456 836.916 - 836.916 Export bills receivables
Bank Indonesia Floating Rate Note 210.000 - 210.000 - - - Bank Indonesia Floating Rate Note
31.943.504 - 31.943.504 36.397.406 - 36.397.406
Mata uang asing Foreign currencies
Surat Berharga Syariah Sovereign Sharia
Negara
Indonesia Syariah 2.746.426 - 2.746.426 512.579 - 512.579 Securities
Surat Utang Negara 2.510.839 - 2.510.839 1.679.153 - 1.679.153 Government Bonds
Tagihan atas wesel ekspor 681.217 - 681.217 883.421 - 883.421 Export bills receivables
Sekuritas Bank Indonesia 583.506 - 583.506 80.360 - 80.360 Bank Indonesia Securities
Obligasi korporasi 444.608 - 444.608 357.826 - 357.826 Corporate bonds
Medium-term Notes 49.614 - 49.614 46.253 - 46.253 Medium-term Notes
7.016.210 - 7.016.210 3.559.592 - 3.559.592
Jumlah 38.959.714 - 38.959.714 39.956.998 - 39.956.998 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.509) - (4.509) (1.015) - (1.015) Allowance for impairment losses
38.955.205 - 38.955.205 39.955.983 - 39.955.983
Penyertaan saham Investment in shares
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 196.443 - 196.443 195.182 - 195.182 Rupiah
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreement
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 19.307 - 19.307 829.024 - 829.024 Rupiah
Mata uang asing 185.486 - 185.486 9.399 - 9.399 Foreign currencies
Jumlah 204.793 - 204.793 838.423 - 838.423 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2) - (2) (147) - (147) impairment losses
204.791 - 204.791 838.276 - 838.276
950 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
256
Page 953
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tagihan derivatif Derivative receivables
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 1.325.508 - 1.325.508 1.266.112 - 1.266.112 Rupiah
Mata uang asing 385.786 - 385.786 115.319 - 115.319 Foreign currencies
1.711.294 - 1.711.294 1.381.431 - 1.381.431
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Loans and Sharia receivables/financing
Syariah
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah Rupiah
Korporasi 15.083.106 1 15.083.107 17.805.748 46.671 17.852.419 Corporate
Komersial/Usaha Kecil Commercial/Small and Medium
Menengah (UKM) 23.136.044 1.471.698 24.607.742 21.826.345 1.732.656 23.559.001 Enterprises (SME)
Konsumen 29.885.924 530.062 30.415.986 28.920.784 513.873 29.434.657 Consumer
Syariah 25.938.206 2.060.282 27.998.488 27.034.529 2.133.859 29.168.388 Sharia
94.043.280 4.062.043 98.105.323 95.587.406 4.427.059 100.014.465
Mata uang asing Foreign currencies
Korporasi 13.200.031 286.365 13.486.396 15.080.852 479.816 15.560.668 Corporate
Komersial/Usaha Kecil Commercial/Small and Medium
Menengah (UKM) 2.200.447 2 2.200.449 2.224.334 2 2.224.336 Enterprises (SME)
Syariah 2.155.072 383.065 2.538.137 2.579.132 9.980 2.589.112 Sharia
17.555.550 669.432 18.224.982 19.884.318 489.798 20.374.116
Jumlah 111.598.830 4.731.475 116.330.305 115.471.724 4.916.857 120.388.581 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.009.885) (2.172.100) (3.181.985) (1.477.970) (2.424.968) (3.902.938) impairment losses
110.588.945 2.559.375 113.148.320 113.993.754 2.491.889 116.485.643
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 7.250.027 56.889 7.306.916 7.127.399 65.035 7.192.434 Rupiah
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (91.742) (35.101) (126.843) (79.084) (37.402) (116.486) impairment losses
7.158.285 21.788 7.180.073 7.048.315 27.633 7.075.948
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 951
257
Page 954
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Tidak Tidak
mengalami Mengalami mengalami Mengalami
penurunan penurunan penurunan penurunan
nilai/ nilai/ nilai/ nilai/
45020202 Non-impaired Impaired Jumlah/Total Non-impaired Impaired Jumlah/Total
Rupiah 152.054 - 152.054 192.017 - 192.017 Rupiah
Mata uang asing 1.766.623 - 1.766.623 1.382.224 - 1.382.224 Foreign currencies
Jumlah 1.918.677 - 1.918.677 1.574.241 - 1.574.241 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (3.367) - (3.367) (3.176) - (3.176) impairment losses
1.915.310 - 1.915.310 1.571.065 - 1.571.065
Tabel di bawah menunjukkan peringkat kredit per The tables below show credit grading per class of
jenis instrumen (sebelum cadangan kerugian financial assets (gross of allowance for impairment
penurunan nilai): losses):
31 Desember/December 31, 2025
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan Mengalami
Tingkat Tingkat Tanpa nilai/Past-due penurunan
50010000_02 Tingkat tinggi/ standar/ rendah/ peringkat/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade Low grade Unrated impaired Impaired Total
Aset keuangan Financial assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - - - 7.099.181 - - 7.099.181 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.293.648 343.320 - 1.761.798 - - 3.398.766 other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain - 16.695 - 2.771.636 - - 2.788.331 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan - 28.626 - 4.524.574 - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 1.038.809 9.858.387 132.674 28.126.287 - - 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - 204.793 - - 204.793 resale agreements
Tagihan derivatif 666.764 74.252 416.712 553.566 - - 1.711.294 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 40.649.822 23.868.092 2.896.408 41.954.242 2.230.266 4.731.475 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - 6.882.159 367.868 56.889 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - - - 1.918.677 - - 1.918.677 Acceptances receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - - - 1.208.002 - - 1.208.002 assets*)
Jumlah 43.649.043 34.189.372 3.445.794 97.004.915 2.598.134 4.788.364 185.675.622 Total
Dikurangi : Cadangan kerugian Less : Allowance for
penurunan nilai (3.323.635) impairment losses
182.351.987
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
952 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
258
Page 955
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Tabel di bawah menunjukkan peringkat kredit per The tables below show credit grading per class of
jenis instrumen (sebelum cadangan kerugian financial assets (gross of allowance for impairment
penurunan nilai): (lanjutan) losses): (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai/
Neither past due nor impaired Jatuh tempo
dan tidak
mengalami
penurunan Mengalami
Tingkat Tingkat Tanpa nilai/Past-due penurunan
50010000_02 Tingkat tinggi/ standar/ rendah/ peringkat/ but not nilai/ Jumlah/
High grade Standard grade Low grade Unrated impaired Impaired Total
Aset keuangan Financial assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - - - 10.696.358 - - 10.696.358 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain 1.025.797 147.215 107.095 1.291.842 - - 2.571.949 other banks
Penempatan pada Placements with Bank Indonesia
Bank Indonesia dan bank lain - 182.341 - 2.816.625 - - 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang
diperdagangkan - 31.770 - 1.909.859 - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 2.280.496 4.693.202 148.068 33.030.414 - - 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - - - 838.423 - - 838.423 resale agreements
Tagihan derivatif 585.509 98.989 187.686 509.247 - - 1.381.431 Derivative receivables
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 42.062.259 31.636.229 2.013.146 37.343.210 2.416.880 4.916.857 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - - - 6.683.547 443.852 65.035 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - - - 1.574.241 - - 1.574.241 Acceptances receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and other
aset lain-lain*) - - - 1.071.613 - - 1.071.613 assets*)
Jumlah 45.954.061 36.789.746 2.455.995 97.765.379 2.860.732 4.981.892 190.807.805 Total
Dikurangi : Cadangan kerugian Less : Allowance for
penurunan nilai (4.024.870) impairment losses
186.782.935
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
Peringkat kredit didefinisikan sebagai berikut: The credit grading are defined as follows:
a) Tingkat tinggi: Peringkat dalam kategori ini a) High grade: Rating in this category has an
memiliki kapasitas sangat baik dalam excellent capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with very low credit risk.
risiko kredit sangat rendah.
b) Tingkat sedang: Peringkat dalam kategori ini b) Standard grade: Rating in this category has a
memiliki kapasitas yang baik dalam good capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with very low credit risk.
risiko kredit sangat rendah.
c) Tingkat rendah: Peringkat dalam kategori ini c) Low grade: Rating in this category has fairly
memiliki kapasitas yang cukup dalam acceptable capacity to meet financial
memenuhi komitmen keuangan dengan commitments with standard credit risk.
risiko kredit sedang.
d) Tanpa peringkat: Kategori ini tidak d) Unrated: This category are currently not
menyediakan peringkat dikarenakan assigned with any ratings due to
ketidaktersediaan dari model-model unavailability of rating models or exposure
peringkat atau risiko pada lembaga and/or government-related-agencies.
pemerintah dan/atau agen-agen yang
berhubungan dengan pemerintah.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 953
259
Page 956
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Analisis umur kredit yang diberikan dan piutang The aging analysis of past due but not impaired
pembiayaan konsumen yang jatuh tempo tetapi loans and consumer financing receivables as of
tidak mengalami penurunan nilai pada tanggal December 31, 2025 and 2024, are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 sebagai berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah (UKM) 234.717 146.541 50.790 37.386 Medium Enterprises (SME)
Konsumen 1.504.284 1.153.830 234.290 116.164 Consumer
Syariah 491.265 293.175 123.367 74.723 Sharia
2.230.266 1.593.546 408.447 228.273
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Komersial/Usaha Commercial/Small and
Kecil Menengah (UKM) 200.761 115.444 40.292 45.025 Medium Enterprises (SME)
Konsumen 1.374.187 1.043.955 223.643 106.589 Consumer
Syariah 841.932 645.214 118.891 77.827 Sharia
2.416.880 1.804.613 382.826 229.441
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 367.868 290.087 50.067 27.714 receivables
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan
30 hari/
Jumlah/ Up to 31 - 60 hari/ 61 - 90 hari/
45020202 Total 30 days days days
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 443.852 336.744 81.431 25.677 receivables
954 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
260
Page 957
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)
Bank melakukan pengukuran Expected Credit Loss Bank specifically requires to measurement of
(ECL) tidak hanya menggunakan informasi masa Expected Credit Loss (ECL) using not only past and
lalu dan saat ini, tetapi juga termasuk informasi current information, but also including forecast
prakiraan (forward looking). Model dibangun untuk information. The model is developed for each
setiap portofolio dengan memodelkan Observed portfolio by modelling quarterly portfolio-level ODRs
Default Rate (ODR) pada tingkat portofolio dengan with a range of quarterly macroeconomic variables
berbagai variable Makro ekonomi dengan metode base on Statistical method with Multiple Logistic of
statistika regresi berganda. Oleh karena itu regression. The ECL calculations are therefore
perhitungan ECL diharapkan memasukkan expected to include forward looking adjustments
penyesuaian berwawasan kedepan (Forward (“FLA”) accounting for the expected future
looking adjustment /FLA) yang konsisten dengan macroeconomic conditions.
kondisi makro ekonomi.
Estimasi perubahan ECL harus mencerminkan, dan Estimates of changes in ECL should reflect, and be
secara konsisten dengan perubahan dalam data directionally consistent with, changes in related
observasi terkait dari periode ke periode (seperti observable data from period to period (such as
perubahan tingkat pengangguran, indeks harga changes in unemployment rates, property
perumahan properti, inflasi, PDB, nilai tukar, atau residential prices index, inflation, GDP, exchange
faktor lain yang merupakan indikasi kerugian kredit rate, or other factors that are indicative of credit
atas instrumen keuangan atau kelompok instrumen losses on the financial instrument or in the group of
keuangan dan besarnya perubahan tersebut). financial instruments and in the magnitude of those
changes).
Berdasarkan saran dari Komite Manajemen Risiko, Based on advice from the Risk Management
pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai informasi Committee, Internal economists and consideration
aktual dan perkiraan eksternal, Bank merumuskan of various actual information and external forecast,
pandangan Base (base case) tentang pergerakan Bank formulated a base case for the movement of
variable ekonomi yang relevan di masa depan serta relevant economic variables in the future as well as
perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi (upcase forecasts of other possible scenarios and scenario
dan downcase) serta bobot yang dipakai untuk weighted also. The base case reflects the output
masing-masing skenario. Pandangan Base (base with the highest probability and is used in forward
case) mencerminkan output dengan probabilitas looking factor measurement. Another scenario,
yang paling tinggi yang digunakan dalam reflects more optimistic outputs and more
perhitungan factor forward looking. Skenario yang lain, pessimistic outputs. The economists decided for the
mencerminkan keluaran yang lebih optimis dan year 2025 to use scenario weighted for first year (Y1)
keluaran yang lebih pesimis. Pakar ekonomi onwards forecast is 80:10:10 whereas it’s for base
menetapkan untuk tahun 2025 menggunakan bobot case, up case and down case respectively.
per scenario dari tahun pertama 80:10:10 masing-
masing untuk basecase, upcase dan downcase.
Tahun 1/Year 1 Tahun 2/Year 2
Dasar/Base Target/Range Dasar/Base Target/Range
Pertumbuhan PDB 5,07% 4,56% - 5,37% 5,21% 4,69% - 5,58% GDP Growth
Inflasi 1,91% 1,62% - 2,12% 2,82% 2,40% - 3,24% Inflation
Tingkat Pengangguran 4,85% 4,37% - 5,58% 4,78% 4,30% - 5,50% Unemployment
Ekspor riil 8,02% 7,22% - 8,82% 6,32% 5,69% - 6,95% Export Real
Impor riil 4,21% 3,79% - 4,63% 6,98% 6,28% - 7,67% Import Real
Harga Minyak USD46 - USD52 -
dunia USD65/Barel USD75 USD71/Barel USD81 Brent
Indeks Harga Properti Residensial 0,92% 0,78% - 1,06% 1,00% 0,85% - 1,15% Price Property Index
IDR15.273 - IDR15.280 -
Nilai Tukar IDR16.511 IDR18.988 IDR16.519 IDR18.997 Foreign Exchange
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 955
261
Page 958
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar Market Risk
Risiko pasar adalah risiko di mana nilai wajar atau Market risk is defined as the risk that the fair value
arus kas di masa mendatang dari suatu instrumen or future cash flows of a financial instrument will
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan fluctuate as a result of changes in market
variabel pasar, seperti: suku bunga, nilai tukar, variables, such as interest rates, exchange rates,
harga ekuitas dan harga komoditas. Risiko pasar equity prices and commodity prices. Market risk is
melekat pada semua portofolio bank termasuk embedded in all bank’s portfolio which comprise of
posisi pada Trading Book maupun Banking Book. Trading Books as well as the Banking Book.
Pengelolaan risiko pasar pada Trading Book, diukur Market risk management within Trading Book is
menggunakan beberapa metodologi diantaranya complemented by various measurement tools i.e:
yaitu: Value at Risk (VaR), PV01, PDN Valuta Asing Value at Risk (VaR), PV01, FX NOP (Foreign Exchange
(Posisi Devisa Neto Valuta Asing) dan Stop Loss Net Open Position) and Stop Loss Limit.
Limit.
VaR didefinisikan sebagai kerugian potensial VaR is defined as the maximum potential loss
maksimum yang berasal dari pergerakan pasar within normal market condition on specific level of
yang normal dalam tingkat kepercayaan dan confidence and holding period taking into account
jangka waktu pengambilan posisi tertentu the sensitivity and volatility from each of portfolio
berdasarkan sensitivitas atau volatilitas dari setiap variables as well as diversification effect which
variabel instrumen/portofolio dan juga efek offset risk positions in the portfolio.
diversifikasi yang mengurangi posisi risiko pada
portofolio.
Pengukuran PV01 mengkalkulasikan kerugian dari PV01 calculates the loss of an instrument or a set of
suatu instrumen atau kumpulan portofolio yang portfolio corresponding to an increase of 1 basis
diakibatkan oleh kenaikan 1 basis poin pada tingkat point in interest rate. PV01 serves as a sensitivity
suku bunga. PV01 berperan sebagai alat ukur measure of portfolio to a change in interest rate. FX
sensitivitas dari portofolio terhadap perubahan NOP is a measure to limit the maximum holding
suku bunga. PDN Valuta Asing adalah suatu position of specific currency in trading activity to
mekanisme untuk mengukur jumlah posisi yang mitigate the foreign exchange risk. In addition, Stop
diperkenankan terhadap suatu mata uang yang Loss Limit is imposed to curb the actual financial
dilakukan untuk memitigasi risiko nilai tukar. loss for trading book.
Sedangkan Stop Loss Limit ditentukan untuk
membatasi kerugian finansial yang dapat terjadi
atas setiap portofolio pada trading book.
VaR sebagai metode pengukuran dari risiko memiliki VaR as a risk measure possess some limitations.
beberapa keterbatasan. VaR menggunakan data VaR incorporates historical data to forecast future
historis untuk meramalkan pergerakan harga di price behavior. While in fact, future price behavior
masa mendatang. Sedangkan pergerakan pasar di could differ substantially from past behavior.
masa mendatang dapat jauh berbeda dari Furthermore, the application of one-day holding
pergerakan di masa lalu. Selanjutnya, penggunaan period method assumes that all positions in the
metode jangka waktu pengambilan posisi dalam portfolio can be liquidated or hedged in one day. In
satu hari mengasumsikan bahwa keseluruhan posisi liquidity crunch period or specific market events,
dalam portofolio dapat dijual/ dibeli atau di-hedge this assumption may not hold. Moreover, 99%
dalam satu hari. Dalam periode kesulitan likuiditas confidence level assumption implies that VaR does
atau kejadian di pasar yang spesifik, asumsi ini not account for any losses that occur beyond this
memiliki kemungkinan tidak tepat. Selain itu, confidence level.
penggunaan tingkat kepercayaan 99% berarti
bahwa VaR tidak mengikutkan kerugian yang
melebihi tingkat kepercayaan.
956 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
262
Page 959
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Berikut adalah hasil pengukuran VaR (tidak diaudit) Following is the VaR (unaudited) calculation during
selama tahun yang berakhir pada 31 Desember the year ended on December 31, 2025 and 2024:
2025 dan 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Nilai Tukar/ Suku Bunga/
Foreign Exchange Interest Rate
Rata-rata 2.899 7.090 Average
Tertinggi 17.888 14.099 Highest
Terendah 101 1.730 Lowest
Akhir periode 1.021 3.935 End of period
31 Desember/December 31, 2024
Nilai Tukar/ Suku Bunga/
Foreign Exchange Interest Rate
Rata-rata 3.629 5.614 Average
Tertinggi 19.786 12.475 Highest
Terendah 283 1.595 Lowest
Akhir periode 18.245 3.228 End of period
Risiko pasar non-trading Non-trading market risk
Risiko suku bunga Interest rate risk
Pengelolaan risiko suku bunga pada non trading Interest rate risk management in non-trading or
atau Banking Book dilakukan dengan menerapkan Banking Book is done by establishing an adequate
kebijakan dan prosedur yang memadai serta policies and procedures and risk limits settings on
penetapan limit-limit risiko pada Banking Book. banking book. Besides, the Bank also conducts
Selain itu, apabila dibutuhkan Bank juga hedging related to the risk management on banking
melakukan aktivitas lindung nilai (hedging) yang book by applying financial instruments, such as
terkait dengan pengelolaan risiko pada Banking derivative financial instruments that have been
Book dengan menggunakan instrumen- approved by ALCO and in accordance with the
instrumen keuangan, seperti halnya instrumen applicable regulations, and is used only to reduce
keuangan derivatif, yang telah disetujui oleh ALCO the risk on Banking Book and not as a source to
dan sesuai dengan peraturan dari regulator yang generate profit/revenue.
berlaku dan digunakan hanya untuk mengurangi
risiko pada Banking Book, bukan sebagai sumber
untuk menghasilkan suatu keuntungan
/pendapatan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 957
263
Page 960
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Pengelolaan risiko pasar pada posisi Banking Book Market risk management for banking book or
atau Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB) is
dilakukan dengan menggukan dua perspektif yaitu carried out by using two perspectives, namely
perspektif nilai ekonomis (economic value) untuk the economic value perspective to measure the
mengukur dampak perubahan suku bunga impact of changes in interest rates on the
terhadap nilai ekonomis dari ekuitas Bank; dan economic value of Bank equity; and the
persepektif rentabilitas (earnings) untuk mengukur profitability (earnings) perspective to measure
dampak perubahan suku bunga terhadap the impact of changes in interest rates on the
rentabilitas (earnings) Bank. Pengelolaan Risiko IRRBB profitability (earnings) of the Bank. IRRBB Risk
tersebut dilakukan agar Bank dapat mengidentifikasi Management aims to identify Risks more
Risiko secara lebih akurat dan melakukan tindak accurately so that appropriate improvements
lanjut perbaikan yang sesuai. Bank mengadopsi can be made. The Bank adopts several
beberapa teknik pengukuran yang ditranslasikan measurement techniques which translate into
menjadi kontrol dalam pengelolaan IRRBB, baik untuk controls in the management of IRRBB, both for
pengukuran Internal, Standar Regulator dan Grup. Internal measurements, Regulator Standards
and Group.
Tabel berikut menyajikan aset yang memperoleh The following table below presents the interest-
pendapatan bunga dan kewajiban yang earning assets and interest bearing liabilities (not
memperoleh beban bunga (tidak dengan tujuan for trading purposes) at carrying amounts,
diperdagangkan) pada nilai tercatat, dikategorikan categorized by the earlier contractual repricing or
berdasarkan tanggal kontraktual perubahan suku maturity dates:
bunga atau tanggal jatuh tempo, mana yang lebih
dahulu:
31 Desember/December 31, 2025
Sampai dengan Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
50010000_02 Jumlah/ Up to 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.788.331 - - - Indonesia and other banks
Investasi keuangan 39.156.157 6.844.576 7.499.408 12.395.109 12.417.064 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.793 204.793 - - - resale agreements
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 116.330.305 89.398.235 10.396.704 15.814.189 721.177 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen 7.306.916 39.353 718.984 6.352.546 196.033 Consumer financing receivables
165.786.502 99.275.288 18.615.096 34.561.844 13.334.274
Simpanan nasabah 116.194.096 81.045.296 11.417.749 7.652.084 16.078.967 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 9.129.697 9.129.697 - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 7.858.696 7.858.696 - - - repurchased agreements
Surat berharga yang diterbitkan 3.971.967 - - 1.576.726 2.395.241 Securities issued
Pinjaman diterima 14.041.657 4.378.392 2.423.484 7.039.781 200.000 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.521 - - - 99.521 Subordinated loan
151.295.634 102.412.081 13.841.233 16.268.591 18.773.729
958 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
264
Page 961
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Tabel berikut menyajikan aset yang memperoleh The following table below presents the interest-
pendapatan bunga dan kewajiban yang earning assets and interest bearing liabilities (not
memperoleh beban bunga (tidak dengan tujuan for trading purposes) at carrying amounts,
diperdagangkan) pada nilai tercatat, dikategorikan categorized by the earlier contractual repricing or
berdasarkan tanggal kontraktual perubahan suku maturity dates: (continued)
bunga atau tanggal jatuh tempo, mana yang lebih
dahulu: (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Sampai dengan Lebih dari
3 bulan/ 5 tahun/
50010000_02 Jumlah/ Up to 3 - 12 bulan/ 1 - 5 tahun/ More than
Total 3 months months years 5 years
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.998.966 2.998.966 - - - Indonesia and other banks
Investasi keuangan 40.152.180 7.568.470 12.636.506 10.753.758 9.193.446 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.423 838.423 - - - resale agreements
Kredit yang diberikan dan piutang/ Loans and Sharia
pembiayaan Syariah 120.388.581 75.009.153 14.122.997 21.416.111 9.840.320 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen 7.192.434 68.844 744.950 6.275.271 103.369 Consumer financing receivables
171.570.584 86.483.856 27.504.453 38.445.140 19.137.135
Simpanan nasabah 119.003.891 80.990.194 14.845.577 7.771.281 15.396.839 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.020.257 6.020.257 - - - Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 14.803.086 - - - repurchased agreements
Surat berharga yang diterbitkan 3.713.750 - 299.664 1.297.967 2.116.119 Securities issued
Pinjaman diterima 14.426.809 4.891.792 4.830.730 4.504.287 200.000 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.484 - - - 99.484 Subordinated loan
158.067.277 106.705.329 19.975.971 13.573.535 17.812.442
Dari profil net repricing gap ini dapat diukur From this repricing gap profile, it is possible to
pengaruh dari perubahan suku bunga terhadap: measure the impact of interest rate changes to:
1. Pendapatan Bunga Neto dengan 1. The Net Interest Income by using static or
menggunakan analisis static atau dynamic dynamic repricing gap analysis;
repricing gap;
2. Akrual atas pendapatan bunga dengan 2. Accrual or reported earning by using Earnings
menggunakan analisis Earning at Risk (EAR) at Risk or EAR analysis (earnings perspective);
(earnings perspective); dan and
3. Nilai ekonomis dari laporan posisi keuangan 3. The economic value of the statements of
Bank dengan menggunakan analisis Economic financial position or Bank's net worth by using
Value of Equity (EVE) (Economic Perspective). Economic Value of Equity (EVE) (Economic
Perspective).
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 959
265
Page 962
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Dengan diketahuinya dampak dari perubahan suku If there is change in interest rate that may affect the
bunga terhadap kinerja Bank, baik dari sisi Bank’s performance, both from earning and capital
pendapatan dan permodalan maka Bank akan side, the Bank can immediately restructure its
dapat segera merestruktur aset dan liabilitas yang assets and liabilities, either from its repricing date
dimiliki, baik dari sisi jangka waktu penyesuaian or interest rate type (Fixed or Variable), which are
suku bunganya (repricing date) ataupun jenis suku adjusted with the future interest rate changes
bunganya (Tetap atau Mengambang) yang projection, so that the risk arising can be mitigated.
disesuaikan dengan proyeksi perubahan suku
bunga di masa mendatang, sehingga risiko yang
timbul dapat dimitigasi.
Pengelolaan suku bunga yang berdasarkan The management of the interest rate risk based on
perspektif pendapatan bunga bersih, dilakukan earning perspective is conducted by measuring the
dengan mengukur sensitivitas aset dan liabilitas sensitivity of the Bank's financial assets and
keuangan Bank terhadap berbagai skenario liabilities against various standard and non-
perubahan suku bunga baik standar dan non- standard interest rate changes scenarios. In
standar. Di samping itu Bank juga melakukan stress addition, the Bank also performs stress test to see
test untuk melihat ketahanan atau sensitivitas Bank the Bank’s tenacity or sensitivity to face abnormal
dalam menghadapi kondisi pasar yang tidak market condition.
normal.
Bank telah menetapkan berbagai limit untuk risiko Bank has set up several limits for interest rate risk,
suku bunga yaitu, Earning at Risk (EAR) Limit dan i.e, Earning at Risk (EaR) Limit and Economic Value
Economic Value of Equity (EVE) Limit untuk of Equity (EVE) Limit to ensure that interest rate risk
memastikan bahwa risiko suku bunga pada posisi in the Banking Book is prudently managed based
Banking Book dikelola dengan hati-hati sesuai on the determined risk appetite.
dengan risk appetite yang telah ditentukan.
960 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
266
Page 963
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko suku bunga (lanjutan) Interest rate risk (continued)
Analisis atas sensitivitas Bank, berupa perubahan An analysis of the Bank's sensitivity, in terms of net
pendapatan bunga neto sampai dengan 1 tahun ke interest income changes for the whole 1 year
depan, atas kenaikan atau penurunan tingkat suku ahead, as an impact of the increase or decrease in
bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak ada market interest rates, by assuming no asymetrical
pergerakan asimetris pada kurva imbal hasil dan movement in curves and a constant statements of
posisi laporan posisi keuangan yang tetap adalah financial position are as follows:
sebagai berikut:
Kenaikan paralel 100 bp/ Penurunan paralel 100 bp/
100 bp parallel increase 100 bp parallel decrease
Efek pada laba rugi Efek pada ekuitas Efek pada laba rugi Efek pada ekuitas
sebelum pajak/ sebelum pajak/ sebelum pajak/ sebelum pajak/
Effect on profit and loss Effect on equity Effect on profit and loss Effect on equity
before tax before tax before tax before tax
Sensitivitas terhadap risiko Sensitivity to interest
suku bunga rate risk
Per tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
Mata uang asing (71.244) 22.018 44.470 (32.576) Foreign currencies
Rupiah (295.257) (423.057) 85.144 443.395 Rupiah
Per tanggal 31 Desember 2024 As of December 31, 2024
Mata uang asing (94.036) 122.964 70.669 (144.601) Foreign currencies
Rupiah (386.917) (769.117) 196.856 846.576 Rupiah
Bank telah memperbaharui sistem untuk mengukur Bank has updated the system for measuring and
dan mengelola risiko suku bunga pada posisi managing interest rate risk in the Banking Book
Banking Book sehingga metodologi yang lebih hence the more complex additional methodology
kompleks untuk mengukur risiko bunga sesuai to measure the interest rate in accordance with the
dengan standar yang ditetapkan oleh regulator standard method by regulator have been
sudah dapat dilakukan secara otomatis. performed automatically.
Terkait pengelolaan risiko suku bunga pada As for interest rate risk management for marketable
portofolio surat berharga, juga telah dilakukan securities portfolio, it has been performed optimally
secara optimal di mana Bank telah memiliki through adequacy of policy, procedure and
kebijakan, prosedur dan metodologi, serta proses methodology, daily monitoring process, and limit
monitoring yang dilakukan secara harian. Proses setting, such as limit position, PV01 limit, limit on
pengelolaan risiko dilakukan dengan menetapkan decrease of corporate bond price, limit on mark to
berbagai macam limit seperti limit posisi, limit PV01, market loss and year to date (YTD) loss limit and
limit penurunan harga obligasi korporasi, limit limit maximum selling amount per month of FVOCI
kerugian atas proses revaluasi (mark to market) portofolio.
dan limit kerugian (Year to Date - YTD Loss) dan
limit jumlah maksimum penjualan portofolio FVOCI
dalam 1 bulan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 961
267
Page 964
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Pasar (lanjutan) Market Risk (continued)
Risiko pasar non-trading (lanjutan) Non-trading market risk (continued)
Risiko nilai tukar Foreign exchange risk
Risiko nilai tukar adalah risiko di mana nilai Foreign exchange risk is the risk that the value of a
instrumen keuangan akan berfluktuasi karena financial instrument will fluctuate due to changes
perubahan dalam nilai tukar mata uang asing. in foreign exchange rates. The Bank has set limits
Bank telah menetapkan limit risiko nilai tukar on positions by currency. Positions are monitored
berupa limit Posisi Devisa Neto ("PDN") konsolidasi on a daily basis and intra day basis, and hedging
terhadap modal Bank. Posisi tersebut dimonitor strategies will be used to ensure positions are
secara harian dan strategi lindung nilai (hedging) maintained within established limits.
akan digunakan untuk meyakinkan bahwa posisi
dijaga agar dalam batasan yang telah ditetapkan.
Bank telah mengelola posisi mata uang asing untuk The Bank manages its foreign currency position for
aset dan liabilitas keuangan yang dimiliki oleh Bank its financial assets and liabilities that are owned by
dengan memonitor Posisi Devisa Neto (“PDN"). Per the Bank by monitoring the Bank’s Net Open
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, PDN Bank telah Position (“NOP”). As of December 31, 2025 and 2024,
diungkapkan dalam Catatan 45b. the Bank’s NOP has been disclosed in Note 45b.
Tabel di bawah menggambarkan posisi mata uang The table below indicates the Bank’s foreign
asing atas aset dan liabilitas moneter Bank per currencies position of monetary assets and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 di mana Bank liabilities as of December 31, 2025 and 2024 which
memiliki eksposur risiko terhadap arus kas masa shows that the Bank has risk exposure in expected
depan. Analisis tersebut menghitung pengaruh dari cash flows. The analysis calculates the effect of a
pergerakan wajar mata uang asing yang reasonably possible movement of the currency
memungkinkan terhadap Rupiah, dengan seluruh rate against the Indonesian Rupiah, with all
variabel lain dianggap konstan, terhadap laporan variables held constant, on the statements of
laba-rugi (akibat adanya perubahan nilai wajar income (due to change in the fair value of currency
aset dan liabilitas moneter bank secara sensitive monetary assets and liabilities) and
keseluruhan yang sensitif terhadap nilai tukar) dan equity (due to change in the fair value of assets
ekuitas (akibat adanya perubahan nilai wajar atas and liabilities) (before tax).
aset dan liabilitas keuangan) (sebelum pajak).
Peningkatan 1%/ Penurunan 1%/
1% increase 1% decrease
31 Desember 2025 December 31, 2025
Potensi (kerugian)/keuntungan Potential (losses)/gains on
perubahan nilai tukar (1.608) 1.608 exchange rate change
31 Desember 2024 December 31, 2024
Potensi (kerugian)/keuntungan Potential (losses)/gains on
perubahan nilai tukar (7.867) 7.867 exchange rate change
962 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
268
Page 965
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Risiko likuiditas dapat terjadi ketika sebuah bank Liquidity risk may arise once a bank is incapable to
tidak dapat memenuhi kewajiban finansialnya meet its financial obligation to the customer or
kepada nasabah atau pihak lawan secara tepat counterparty in timely manner and at a fair price.
waktu dengan biaya yang wajar. Manajemen risiko Liquidity risk management is crucial because it can
likuiditas merupakan hal yang sangat penting have a significant impact on business continuity.
karena dapat berdampak signifikan terhadap The Bank incessantly ensures that liquidity needs
keberlangsungan bisnis. Bank senantiasa berupaya at the present and in the future could be met vis-
memastikan bahwa setiap kebutuhan likuiditas dan a-vis in normal market condition as well as crisis
pendanaan saat ini dan masa mendatang dapat period.
terpenuhi baik dalam kondisi pasar normal maupun
kondisi krisis.
Dalam mengelola risiko likuiditas, unit kerja In managing liquidity ratio, risk management work
manajemen risiko bertanggung jawab untuk unit responsible for implementing policy,
mengimplementasikan kebijakan, metodologi metodology, measurement, monitoring and
pengukuran, pemantauan dan pelaporan eksposur liquidity risk exposure reporting and also monitoring
risiko likuiditas dan juga untuk memantau compliance of the guidelines for supporting
kepatuhan terhadap pedoman-pedoman tersebut function of Assets and Liabilities Committee
guna mendukung fungsi dari Assets and Liabilities (“ALCO”).
Committee (“ALCO”).
Langkah-langkah yang berkelanjutan telah Proper measures have been continually
dilakukan dalam mengelola risiko ini. Di sisi aset, implemented to manage this risk. On the asset side,
kebijakan untuk pembelian instrumen-instrumen policies for financial assets holding for the trading
keuangan untuk posisi trading book telah book are in place detailing the acceptable criteria
ditetapkan, yang juga meliputi kriteria-kriteria atau for trading and investment assets especially for
jenis-jenis aset yang dapat dibeli terutama aset- highly liquid assets. While on the liabilities side, the
aset yang sangat likuid, baik untuk trading maupun liability mix in terms of type and tenor are likewise
untuk investasi. Sementara itu di sisi liabilitas analyzed on a continuous basis to ensure sufficient
analisis jenis-jenis liabilitas dan jangka waktunya liquidity at all times.
selalu dilakukan secara konsisten agar likuiditas
bisa terjaga sepanjang waktu.
Pengelolaan likuiditas Bank dilakukan secara terpusat The Bank’s liquidity management is done centrally
oleh Treasury bekerjasama dengan unit-unit by Treasury cooperating with other
bisnis/pendukung lainnya, seperti antara lain unit business/supporting units, such as credit, funding,
bisnis perkreditan, pendanaan, operasional, teknologi operational, information technology, corporate
informasi, komunikasi perusahaan, dan manajemen communication, and risk management business
risiko. Dengan demikian, kebutuhan/ketersediaan unit. Therefore, funding needs/availability arising
pendanaan yang timbul dari aktivitas operasional from daily bank operaitonal activities can be
bank sehari-hari dapat dikelola dengan baik untuk managed well to maximize the Bank’s
memaksimalkan kinerja Bank. Dan juga, dengan performance. In addition, by good communication
adanya kerjasama yang baik antar unit kerja, maka between working unit, liquidity risk triggered by
risiko likuiditas yang dipicu oleh kejadian risiko lainnya other risk events (credit risk, market risk, operational
(risiko kredit, risiko pasar, risiko operasional, risiko risk, legal risk, compliance risk, reputation risk and
hukum, risiko kepatuhan, risiko reputasi dan risiko strategic risk) can be detected and mitigated well
stratejik) dapat dideteksi dan dimitigasi dengan benar and in timely manner. Furthermore, new products/
dan tepat waktu. Selanjutnya produk- transactions/ activities that impact the bank's
produk/transaksi-transaksi/aktivitas-aktivitas baru assets and liabilities should be adequately
yang mengakibatkan adanya penambahan aset dan reviewed and approved before such new product/
liabilitas, selalu melalui proses review dan persetujuan transaction/activity is initiated.
yang seksama sebelum produk/transaksi/aktivitas
baru tersebut dijalankan.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 963
269
Page 966
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Disamping itu bank juga telah menetapkan dan In addition, the Bank has determined and
menerapkan pengukuran risiko likuiditas, seperti implemented liquidity risk measurement, such as
berbagai rasio likuiditas, analisis gap likuiditas, dan various liquidity ratios, liquidity gap analysis and
stress testing, serta limit-limit likuiditas, seperti stress testing and the liquidity risk limits, such as
Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable Funding
Ratio (NSRF), Operating Cash Flow (OCF) Limit, Ratio (NSRF), the Operating Cash Flow (OCF) Limit,
Interbank taking limit, FX swap funding limit, Interbank taking limit, FX swap funding limit,
secondary reserve limit, limit 50 deposan terbesar secondary reserve limit, top 50 depositors limit and
dan limit-limit likuiditas lainnya, yang semuanya other liquidity limits have been set up, to ensure
bertujuan untuk mengendalikan risiko likuiditas prudent bank wide liquidity risk in accordance with
agar sesuai dengan risk appetite yang telah the determined risk appetite.
ditetapkan.
Bank dalam memperkuat penerapan manajemen To strengthen liquidity risk management
risiko likuiditas telah menetapkan dan menguji implementation, the Bank has set up and examined
secara berkala Rencana Pendanaan Darurat (LCP) Liquidity Contingency Plan (LCP) to ensure the
untuk memastikan kesiapan Bank dalam Bank's readiness to face liquidity crisis, including
menghadapi krisis likuiditas, termasuk di dalamnya monitoring process of various early warning
adalah proses monitoring atas berbagai indikator indicator performed daily.
peringatan dini (Early Warning Indicator - EWI) krisis
likuiditas yang dilakukan secara harian.
Bank juga telah menyusun Rencana Pemulihan Banks also have Recovery Plan that designed to
(Recovery Plan) yang dibuat untuk identify the credible options in order to recover from
mengidentifikasikan opsi-opsi yang kredibel agar the financial crisis problems that may occur. This
dapat pulih dari krisis atau permasalahan Recovery Plan includes an executive summary, an
keuangan yang mungkin terjadi. Rencana aksi ini overview of the Bank, the recovery option for each
mencakup ringkasan eksekutif, gambaran umum indicator which are capital, liquidity, profitability,
Bank, opsi pemulihan (recovery options) untuk and asset quality as well as the disclosure of the
setiap indikator yaitu permodalan, likuiditas, recovery plan.
profitabilitas, dan kualitas aset serta
pengungkapan rencana pemulihan.
Selain itu beberapa langkah stategis telah diambil Several strategic actions have been taken to
dalam memitigasi risiko likuiditas dan pendanaan, mitigate liquidity risk and funding, among others,
antara lain dengan cara merestrukturisasi sumber by restructuring the source and duration of funding
dan jangka waktu pendanaan melalui penerbitan through the issuance of bonds and subordinated
obligasi dan obligasi subordinasi dalam mata uang bonds denominated in Rupiah. On the other hand,
Rupiah. Di sisi lain, Bank senantiasa mencari potensi the Bank is always looking for potential long-term
pinjaman bilateral jangka panjang guna bilateral loans to support the credit growth in USD
mendukung pertumbuhan kredit dalam mata uang currency.
USD.
Analisis jatuh tempo aset dan liabilitas Bank yang The maturity analysis of assets and liabilities
berkaitan dengan risiko likuiditas merujuk ke related to liquidity risk of the Bank referred to
Catatan 53a. Note 53a.
964 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
270
Page 967
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
50. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 50. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo The table below shows the remaining contractual
kontraktual dari liabilitas keuangan berdasarkan maturities of financial liabilities based on
pada arus kas yang tidak didiskonto: undiscounted cashflow:
31 Desember/December 31, 2025
Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 6 bulan 1 tahun 3 tahun
s/d 3 bulan/ s/d 6 bulan/ s/d 1 tahun/ s/d 3 tahun/ s/d 5 tahun/ Lebih dari
Sampai dengan More than More than More than More than More than 5 tahun/
50010000_02 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 1 year 3 years More than Jumlah/
Up to 1 month until 3 months until 6 months until 1 year until 3 years until 5 years 5 years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Obligations due
Liabiltas segera 2.316.054 - - - - - - 2.316.054 immediately
Simpanan nasabah 92.674.400 17.355.229 3.197.993 3.631.206 222.788 126.147 77.496 117.285.259 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.644.558 2.519.879 - - - - - 9.164.437 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 7.858.696 - - - - - - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.370.607 - - - - - - 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 1.890.224 - - - - - - 1.890.224 Acceptances payable
Surat berharga yang
diterbitkan 13.632 27.170 1.415.868 35.151 2.548.350 249.124 - 4.289.295 Securities issued
Pinjaman diterima 1.885.331 2.739.536 410.532 2.098.448 5.210.291 1.947.917 - 14.292.055 Borrowings
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain*) 190.384 - - - - - - 190.384 other liabilities*)
Pinjaman subordinasi - - - - - - 107.421 107.421 Subordinated loan
Jumlah 114.843.886 22.641.814 5.024.393 5.764.805 7.981.429 2.323.188 184.917 158.764.432 Total
31 Desember/December 31, 2024
Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 6 bulan 1 tahun 3 tahun
s/d 3 bulan/ s/d 6 bulan/ s/d 1 tahun/ s/d 3 tahun/ s/d 5 tahun/ Lebih dari
Sampai dengan More than More than More than More than More than 5 tahun/
50010000_02 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 1 year 3 years More than Jumlah/
Up to 1 month until 3 months until 6 months until 1 year until 3 years until 5 years 5 years Total
LIABILITAS LIABILITIES
Obligations due
Liabiltas segera 1.070.575 - - - - - - 1.070.575 immediately
Simpanan nasabah 86.941.472 22.311.054 6.498.839 3.867.595 240.519 98.451 91.797 120.049.727 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 6.036.982 - - - - - - 6.036.982 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 14.803.086 - - - - - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.356.421 - - - - - - 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi 1.416.229 - - - - - - 1.416.229 Acceptances payable
Surat berharga yang
diterbitkan 20.956 16.935 1.383.336 345.159 2.265.288 - - 4.031.674 Securities issued
Pinjaman diterima 890.573 4.503.587 1.659.655 3.355.636 4.077.822 359.772 - 14.847.045 Borrowings
Beban yang masih harus
dibayar dan liabilitas Accrued expenses and
lain-lain*) 275.929 - - - - - - 275.929 other liabilities*)
Pinjaman subordinasi - - - - - - 107.384 107.384 Subordinated loan
Jumlah 112.812.223 26.831.576 9.541.830 7.568.390 6.583.629 458.223 199.181 163.995.052 Total
*) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri *) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 965
271
Page 968
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan atas The table below presents the comparison by class
nilai tercatat dengan nilai wajar dari instrumen of the carrying amounts and fair value of the
keuangan konsolidasian yang tercatat dalam consolidated financial instruments that are
laporan keuangan. recognized in the financial statements.
31 Desember/December 31, 2025
Nilai tercatat/Carrying value
Nilai wajar
melalui
Biaya penghasilan
Nilai wajar perolehan komprehensif
melalui laba diamortisasi lainnya/
rugi/ lainnya/ Fair value Jumlah
Fair value Other through other nilai
through amortized comprehensive tercatat/ Nilai wajar/
profit or loss cost income Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 7.099.181 - 7.099.181 7.099.181 Indonesia
Giro pada bank lain - 3.397.876 - 3.397.876 3.397.876 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - 2.782.292 - 2.782.292 2.782.292 and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 - - 4.553.200 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi - 9.755.165 - 9.755.165 9.722.347 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui Fair value through other -
penghasilan komprehensif lain - - 29.200.040 29.200.040 29.200.040 comprehensive income
- Penyertaan saham - - 196.443 196.443 196.443 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 204.791 - 204.791 204.791 under resale agreements
Tagihan derivatif 1.711.294 - - 1.711.294 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 113.148.320 - 113.148.320 160.802.179 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 7.180.073 - 7.180.073 7.920.505 receivables
Tagihan akseptasi - 1.915.310 - 1.915.310 1.915.310 Acceptance receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain*) - 1.208.002 - 1.208.002 1.208.002 other assets*)
Jumlah aset 6.264.494 146.691.010 29.396.483 182.351.987 230.713.460 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas segera - 2.316.054 - 2.316.054 2.316.054 Obligation due immediately
Simpanan nasabah - 116.194.096 - 116.194.096 116.194.096 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - 9.129.697 - 9.129.697 9.129.697 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - 7.858.696 - 7.858.696 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.370.607 - 1.370.607 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 1.890.224 - 1.890.224 1.890.224 Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan - 3.971.967 - 3.971.967 4.006.608 Securities issued
Pinjaman diterima - 14.041.657 - 14.041.657 14.069.412 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and other
dan liabilitas lain-lain**) - 190.384 - 190.384 190.384 liabilities**)
Pinjaman subordinasi - 99.521 - 99.521 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 1.370.607 155.692.296 - 157.062.903 157.125.299 Total liabilities
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-net and
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard card center receivables and Mastercard
**) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri **) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
966 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
272
Page 969
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
31 Desember/December 31, 2024
Nilai tercatat/Carrying value
Nilai wajar
melalui
Biaya penghasilan
Nilai wajar perolehan komprehensif
melalui laba diamortisasi lainnya/
rugi/ lainnya/ Fair value Jumlah
Fair value Other through other nilai
through amortized comprehensive tercatat/ Nilai wajar/
profit or loss cost income Carrying value Fair value
Aset keuangan: Financial assets:
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 10.696.358 - 10.696.358 10.696.358 Indonesia
Giro pada bank lain - 2.570.841 - 2.570.841 2.570.841 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - 2.998.966 - 2.998.966 2.998.966 and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 - - 1.941.629 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi - 4.247.360 - 4.247.360 4.234.264 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui Fair value through other -
penghasilan komprehensif lain - - 35.708.623 35.708.623 35.708.623 comprehensive income
- Penyertaan saham - - 195.182 195.182 195.182 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali - 838.276 - 838.276 838.276 under resale agreements
Tagihan derivatif 1.381.431 - - 1.381.431 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 116.485.643 - 116.485.643 121.580.454 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen - 7.075.948 - 7.075.948 8.019.120 receivables
Tagihan akseptasi - 1.571.065 - 1.571.065 1.571.065 Acceptance receivables
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain*) - 1.071.613 - 1.071.613 1.071.613 other assets*)
Jumlah aset Total assets
3.323.060 147.556.070 35.903.805 186.782.935 192.807.822
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas segera - 1.070.575 - 1.070.575 1.070.575 Obligation due immediately
Simpanan nasabah - 119.003.891 - 119.003.891 119.003.891 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain - 6.020.257 - 6.020.257 6.020.257 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - 14.803.086 - 14.803.086 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas derivatif 1.356.421 - - 1.356.421 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 1.416.229 - 1.416.229 1.416.229 Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan - 3.713.750 - 3.713.750 3.707.594 Securities issued
Pinjaman diterima - 14.426.809 - 14.426.809 14.473.489 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and other
dan liabilitas lain-lain**) - 275.929 - 275.929 275.929 liabilities**)
Pinjaman subordinasi - 99.484 - 99.484 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 1.356.421 160.830.010 - 162.186.431 162.226.955 Total liabilities
*) Beban dibayar di muka dan aset lain-lain terdiri atas piutang *) Prepayments and other assets consist of interests receivable-
bunga-neto dan tagihan card center dan Mastercard net and card center receivables and Mastercard
**) Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain terdiri **) Accrued expenses and other liabilities consists of accrued
atas bunga yang masih harus dibayar interests
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 967
273
Page 970
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Berikut metode dan asumsi yang digunakan oleh The following methods and assumptions are used
Bank dan entitas anaknya untuk perkiraan nilai by the Bank and subsidiaries to estimate the fair
wajar: value of financial instruments:
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan tertentu Fair values of certain financial assets and liabilities
selain derivatif, efek-efek dengan biaya perolehan other than derivatives, amortized cost securities,
yang diamortisasi, piutang pembiayaan konsumen, consumer financing receivables, loans and sharia
kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan receivables/financing, borrowings and securities
syariah, pinjaman diterima dan surat berharga issued (call money > 90 days) are approximately
yang diterbitkan (call money > 90 hari) mendekati the same with their carrying amounts due to the
nilai tercatat karena instrumen keuangan tersebut short-term maturities of these financial
memiliki jangka waktu jatuh tempo yang singkat. instruments.
Nilai wajar tagihan dan liabilitas derivatif dihitung The fair value of derivatives receivable and payable
berdasarkan metodologi yang dijelaskan dalam are calculated based on methodology as disclosed
Catatan 2l dan 11. in Notes 2l and 11.
Nilai wajar dari pinjaman diterima dihitung The fair value of borrowings is calculated using
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan discounted cash flows using market interest rate.
tingkat suku bunga pasar.
Nilai wajar untuk surat berharga yang diterbitkan The fair value of securities issued and subordinated
dan obligasi subordinasi dihitung menggunakan bonds are calculated using prevailing market price.
nilai pasar yang berlaku.
Nilai wajar dari kredit yang diberikan dan The fair value of loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah, efek-efek dengan receivables/financing, amortized cost securities
biaya perolehan yang diamortisasi dan piutang and consumer financing receivables are
pembiayaan konsumen dinilai menggunakan determined by discounting cash flows using
diskonto arus kas berdasarkan tingkat suku bunga current market interest rate.
pasar terkini.
Tabel di bawah ini menyajikan instrumen keuangan The table below shows the financial instruments
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hirarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan Bank untuk menentukan dan used by the Bank in determining and disclosing the
mengungkapkan nilai wajar dari instrumen fair value of financial instruments:
keuangan:
(i) Tingkat 1: Harga kuotasian (tanpa (i) Level 1: Quoted prices (unadjusted) in active
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau markets for identical asset or liabilities;
liabilitas yang identik;
(ii) Tingkat 2: Teknik lain atas semua input yang (ii) Level 2: Other techniques for which all inputs
memiliki efek signifikan terhadap nilai wajar which have a significant effect on the recorded
yang tercatat dapat diobservasi, baik secara fair value are observable, either directly or
langsung maupun tidak langsung; indirectly;
(iii) Tingkat 3: Teknik yang menggunakan input (iii) Level 3: Techniques which use inputs that have a
yang memiliki pengaruh signifikan terhadap significant effect on the recorded fair value
nilai wajar yang tercatat yang tidak that are not based on observable market data.
berdasarkan data pasar yang dapat
diobservasi.
968 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
274
Page 971
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
51. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 51. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
31 Desember/December 31, 2025
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nilai
tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Total carrying Level 1 Level 2 Level 3 Total
amount
Aset keuangan: Financial assets:
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 4.553.200 - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi 9.755.165 8.212.617 - 1.509.730 9.722.347 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through -
komprehensif lain 29.200.040 29.150.426 49.614 - 29.200.040 comprehensive income
- Penyertaan saham 196.443 - - 196.443 196.443 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.791 - - 204.791 204.791 resale agreement
Tagihan derivatif 1.711.294 - 1.711.294 - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 113.148.320 - - 160.802.179 160.802.179 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 7.180.073 - - 7.920.505 7.920.505 receivables
Jumlah aset 165.949.326 41.916.243 1.760.908 170.633.648 214.310.799 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas derivatif 1.370.607 - 1.370.607 - 1.370.607 Derivatives payable
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 7.858.696 - 7.858.696 - 7.858.696 repurchased agreement
Surat berharga yang diterbitkan 3.971.967 - 4.006.608 - 4.006.608 Securities issued
Pinjaman diterima 14.041.657 - 14.069.412 - 14.069.412 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.521 - 99.521 - 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 27.342.448 - 27.404.844 - 27.404.844 Total liabilities
31 Desember/December 31, 2024
Nilai wajar/Fair value
Jumlah nilai
tercatat/ Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/ Jumlah/
Total carrying Level 1 Level 2 Level 3 Total
amount
Aset keuangan: Financial assets:
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 1.941.629 - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
- Biaya perolehan diamortisasi 4.247.360 2.514.938 - 1.719.326 4.234.264 Amortized cost -
- Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through -
komprehensif lain 35.708.623 35.662.370 46.253 - 35.708.623 comprehensive income
- Penyertaan saham 195.182 - - 195.182 195.182 Investments in shares -
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.276 - - 838.276 838.276 resale agreement
Tagihan derivatif 1.381.431 - 1.381.431 - 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 116.485.643 - - 121.580.454 121.580.454 receivables/financing
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen 7.075.948 - - 8.019.120 8.019.120 receivables
Jumlah aset 167.874.092 40.118.937 1.427.684 132.352.358 173.898.979 Total assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas derivatif 1.356.421 - 1.356.421 - 1.356.421 Derivatives payable
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - 14.803.086 - 14.803.086 repurchased agreement
Surat berharga yang diterbitkan 3.713.750 - 3.707.594 - 3.707.594 Securities issued
Pinjaman diterima 14.426.809 - 14.473.489 - 14.473.489 Borrowings
Pinjaman subordinasi 99.484 - 99.484 - 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 34.399.550 - 34.440.074 - 34.440.074 Total liabilities
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 969
275
Page 972
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
52. MANAJEMEN MODAL 52. CAPITAL MANAGEMENT
Tujuan utama dari kebijakan Bank atas kebijakan The primary objectives of the Bank’s capital
pengelolaan modal adalah untuk memastikan management policy are to ensure that it has a
bahwa Bank memiliki modal yang kuat untuk strong capital to support the Bank’s current
mendukung strategi pengembangan ekspansi business expansion strategy, to sustain future
usaha Bank saat ini, mempertahankan development of the business, to meet regulator
kelangsungan pengembangan di masa capital adequacy requirements and also to ensure
mendatang, untuk memenuhi ketentuan the efficiency of Bank’s capital structure.
kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh
regulator serta memastikan agar struktur
permodalan Bank telah efisien.
Bank menyusun Rencana Permodalan berdasarkan The Bank undertakes Capital Planning based on
penilaian dan penelaahan atas kebutuhan assessment and review of the capital situation in
kecukupan permodalan yang dipersyaratkan dan terms of the legal capital adequacy requirement,
mengkombinasikannya dengan tinjauan combined with assessment of economic outlooks
perkembangan ekonomi terkini dan hasil dari and stress test result. The Bank will continue to link
metode stress test. Bank senantiasa akan financial and capital adequacy goals to risk
menghubungkan tujuan keuangan dan kecukupan appetite through the capital planning process and
modal terhadap risk appetite melalui proses stress testing method as well as assess the
perencanaan modal dan stress test, begitu pula businesses based on Bank’s capital and liquidity
dengan bisnis yang didasarkan pada permodalan requirements.
dan persyaratan likuiditas Bank.
Kebutuhan permodalan Bank juga direncanakan The capital needs of the Bank are also discussed
dan didiskusikan secara rutin yang didukung and planned on a routine basis supported by data
dengan data analisis. analysis.
Rencana Permodalan disusun oleh Direksi sebagai Capital Planning is prepared by Board of Directors
bagian dari Rencana Bisnis Bank dan disetujui oleh as part of Bank’s Business Plan and is approved by
Dewan Komisaris. Perencanaan ini diharapkan akan the Board of Commissioners. Capital Planning
memastikan tersedianya modal yang cukup dan ensures that adequate levels of capital and an
terciptanya struktur permodalan yang optimal optimum mix of the different components of
berdasarkan komponen permodalan yang berbeda capital are maintained to support Bank’s strategy.
untuk mendukung strategi Bank.
Bank telah melakukan perhitungan kecukupan The Bank calculates its capital adequacy
modal berdasarkan ketentuan yang berlaku, yaitu requirements based on the prevailing regulation,
POJK Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban POJK Number 11/POJK.03/2016 regarding the
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum. Modal Mandatory Minimum Capital Requirements for
yang dimiliki terdiri atas modal inti (Tier 1) dan Commercial Banks. The capital consists of Tier 1
modal pelengkap (Tier 2). Modal inti (Tier 1) meliputi Capital and Tier 2 Capital. Tier 1 Capital consists of
modal inti utama dan modal inti tambahan. Common Equity Tier 1 and Additional Tier 1 Capital.
Bank telah meningkatkan modal melalui rights The Bank had raised share capital through rights
issue sebesar Rp1.407.050 pada bulan April 2010, issuances of Rp1,407,050 in April 2010, Rp1,500,854
sebesar Rp1.500.854 pada bulan Juli 2013, sebesar in July 2013, Rp1,497,204 in December 2014 and
Rp1.497.204 pada bulan Desember 2014 dan Rp1,998,532 in June 2018. The Bank has also
sebesar Rp1.998.532 pada bulan Juni 2018. Bank recently completed a Subordinated Debt issuance
juga telah menyelesaikan penerbitan Obligasi realisation of Rp1,500,000 in May 2011, Rp500,000 in
Subordinasi dengan realisasi sebesar Rp1.500.000 December 2011, Rp1,000,000 in October 2012,
pada bulan Mei 2011, Rp500.000 pada bulan Rp1,500,000 in July 2014 and Rp800,000 in June
Desember 2011, Rp1.000.000 pada bulan Oktober 2016.
2012, Rp1.500.000 pada bulan Juli 2014 dan
Rp800.000 pada bulan Juni 2016.
970 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
276
Page 973
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA 53. OTHER INFORMATION
a. Analisa jatuh tempo aset dan liabilitas (sebelum a. Maturity analysis of assets and liabilities (before
cadangan kerugian penurunan nilai) allowance for impairment losses) based on the
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang remaining contractual period from December 31,
tersisa sejak tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, until maturity are as follows:
sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Tidak
mempunyai Lebih dari Lebih dari Lebih dari
tanggal 1 bulan s/d 3 bulan s/d 6 bulan s/d
jatuh tempo Sampai 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/
kontraktual/ dengan More than More than More than Lebih dari
No 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 12 bulan/
50010000_02 contractual Up to until until until More than Jumlah/
maturity 1 month 3 months 6 months 12 months 12 months Total
Aset Assets
Kas 1.717.615 - - - - - 1.717.615 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - 7.099.181 - - - - 7.099.181 Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 3.398.766 - - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - 2.788.331 - - - - 2.788.331 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan - - 219.991 111.210 3.802.517 419.482 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 196.443 6.370.976 2.106.247 2.846.074 1.904.099 25.732.318 39.156.157 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto - 204.793 - - - - 204.793 resale agreement - net
Tagihan derivatif - 108.076 157.151 21.017 190.493 1.234.557 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 7.995.707 7.119.712 11.841.686 22.222.741 67.150.459 116.330.305 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - 13.187 57.366 183.694 785.652 6.267.017 7.306.916 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 475.910 789.107 647.767 5.893 - 1.918.677 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 926.171 5.734.362 - - - - 6.660.533 other assets
Jumlah aset 2.840.229 34.189.289 10.449.574 15.651.448 28.911.395 100.803.833 192.845.768 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 2.316.054 - - - - 2.316.054 Obligations due immediately
Giro - 44.343.758 - - - - 44.343.758 Demand deposits
Tabungan - 22.526.785 - - - - 22.526.785 Savings deposits
Deposito berjangka - 30.212.816 12.898.205 3.112.188 3.069.598 30.746 49.323.553 Time deposits
Simpanan dari bank lain - 6.257.660 2.509.775 340.817 21.445 - 9.129.697 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - neto - 7.858.696 - - - - 7.858.696 repurchased agreement - net
Liabilitas derivatif - 153.492 97.409 40.960 96.442 982.304 1.370.607 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 475.370 764.889 644.649 5.316 - 1.890.224 Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - - - 778.782 693.446 2.499.739 3.971.967 Securities issued
Pinjaman diterima - 1.814.456 1.568.380 926.008 1.090.278 8.642.535 14.041.657 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain 112.894 1.339.066 - - 1.561 1.994.445 3.447.966 other liabilities
Pinjaman subordinasi - - - - - 99.521 99.521 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 112.894 117.298.153 17.838.658 5.843.404 4.978.086 14.249.290 160.320.485 Total liabilities
Aset/(liabilitas) neto 2.727.335 (83.108.864) (7.389.084) 9.808.044 23.933.309 86.554.543 32.525.283 Net assets/(liabilities)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 971
277
Page 974
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA (lanjutan) 53. OTHER INFORMATION (continued)
a. Analisa jatuh tempo aset dan liabilitas (sebelum a. Maturity analysis of assets and liabilities (before
cadangan kerugian penurunan nilai) allowance for impairment losses) based on the
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang remaining contractual period from December 31,
tersisa sejak tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, until maturity are as follows:
sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai (continued)
berikut : (lanjutan)
31 Desember/December 31, 2024
Tidak
mempunyai Lebih dari Lebih dari Lebih dari
tanggal 1 bulan s/d 3 bulan s/d 6 bulan s/d
jatuh tempo Sampai 3 bulan/ 6 bulan/ 12 bulan/
kontraktual/ dengan More than More than More than Lebih dari
No 1 bulan/ 1 month 3 months 6 months 12 bulan/
50010000_02 contractual Up to until until until More than Jumlah/
maturity 1 month 3 months 6 months 12 months 12 months Total
Aset Assets
Kas 1.861.870 - - - - - 1.861.870 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia - 10.696.358 - - - - 10.696.358 Bank Indonesia
Giro pada bank lain - 2.571.949 - - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - 2.998.966 - - - - 2.998.966 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan - 573.642 81.193 11.581 914.743 360.470 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 195.182 6.025.405 2.323.200 5.756.090 6.393.498 19.458.805 40.152.180 Financial investments
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto - 838.423 - - - - 838.423 resale agreement - net
Tagihan derivatif - 208.807 98.660 20.517 6.573 1.046.874 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah - 7.147.247 7.790.903 8.783.233 24.716.070 71.951.128 120.388.581 receivables/financing
Piutang pembiayaan konsumen - 37.103 61.963 176.674 873.156 6.043.538 7.192.434 Consumer financing receivables
Tagihan akseptasi - 292.688 632.855 640.329 8.369 - 1.574.241 Acceptances receivable
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain 975.795 3.912.745 - - - - 4.888.540 other assets
Jumlah aset 3.032.847 35.303.333 10.988.774 15.388.424 32.912.409 98.860.815 196.486.602 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera - 1.070.575 - - - - 1.070.575 Obligations due immediately
Giro - 39.599.829 - - - - 39.599.829 Demand deposits
Tabungan - 23.302.338 - - - - 23.302.338 Savings deposits
Deposito berjangka - 27.653.759 18.491.365 6.351.325 3.579.589 25.686 56.101.724 Time deposits
Simpanan dari bank lain - 5.650.596 105.266 12.500 251.895 - 6.020.257 Deposits from other banks
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali - neto - 14.803.086 - - - - 14.803.086 repurchased agreement - net
Liabilitas derivatif - 60.648 288.818 515.104 212.364 279.487 1.356.421 Derivatives payable
Liabilitas akseptasi - 281.955 589.845 536.060 8.369 - 1.416.229 Acceptances payable
Surat berharga yang diterbitkan - - 799.865 434.870 1.277.117 1.201.898 3.713.750 Securities issued
Pinjaman diterima - 2.394.203 2.772.786 1.239.315 2.703.485 5.317.020 14.426.809 Borrowings
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses and
dan liabilitas lain-lain 140.738 1.490.097 40 1.243 28.237 2.084.266 3.744.621 other liabilities
Pinjaman subordinasi - - - - - 99.484 99.484 Subordinated loan
Jumlah liabilitas 140.738 116.307.086 23.047.985 9.090.417 8.061.056 9.007.841 165.655.123 Total liabilities
Aset/(liabilitas) neto 2.892.109 (81.003.753) (12.059.211) 6.298.007 24.851.353 89.852.974 30.831.479 Net assets/(liabilities)
972 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
278
Page 975
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
53. INFORMASI LAINNYA (lanjutan) 53. OTHER INFORMATION (continued)
a. Langkah yang diambil oleh Bank dan entitas a. In relation to the mismatch of the Bank and
anak sehubungan dengan ketidaksesuaian aset subsidiaries’ monetary assets and liabilities
dan liabilitas moneter yang jatuh tempo sampai that mature up to one month and between one
dengan satu bulan dan antara satu sampai and three months, the Bank has plans to
dengan tiga bulan, adalah meningkatkan improve its services to customers, to offer
pelayanan kepada nasabah serta menawarkan interesting products and interests to customers
produk dan bunga yang menarik kepada to maintain stability and continuity in deposit
nasabah untuk menjaga stabilitas dan amounts. In addition, the Bank and subsidiaries
kontinuitas jumlah simpanan. Di samping itu, has intensified its efforts in the collection of
Bank dan entitas anak juga mengintensifkan non-performing debtors and is in the process
usaha penagihan kepada debitur bermasalah of negotiation to obtain certain borrowing
dan memperoleh fasilitas pinjaman dari facilities from both local and offshore banks.
berbagai bank baik dari dalam maupun luar
negeri.
b. Efektif tanggal 31 Oktober 2023, Bank telah b. Effective October 31, 2023, the Bank entered into
mengadakan perjanjian sewa gedung kantor an irrevocable office space lease agreement
yang tidak dapat dibatalkan untuk periode for a period of 10 (ten) years up to October 30,
selama 10 (sepuluh) tahun hingga 30 Oktober 2033, covering a total office space of
2033, dengan luas ruangan sebesar 29.104,50m2 approximately 29,104.50 square meters (with
(dengan sewa atas 976,3 m2 diantaranya efektif rent for 976.3 square meters effective August 1,
per tanggal 1 Agustus 2024 dan 1.820m2 efektif 2024 and 1,820 square meters effective
per tanggal 1 Januari 2025) di Sentral Senayan III. January 1, 2025) in Sentral Senayan III. The total
Total komitmen sewa sudah termasuk Pajak lease commitment including Value Added Tax
Pertambahan Nilai selama periode sewa adalah for the duration of the lease is Rp716,521,000,000
sebesar Rp716.521.000.000 (nilai penuh). (full amount). The payment terms of the lease
Pembayaran atas sewa dilakukan secara is in advance on a quarterly basis.
triwulanan di muka.
c. Berdasarkan POJK No 30 tahun 2024 mengenai c. Based on POJK No. 30 of 2024 concerning
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Financial Conglomerates and Financial
Konglomerasi Keuangan. Pada tanggal Conglomerate Holding Companies, on
16 September 2025, Bank menerima Salinan September 16, 2025, the Bank received a copy
Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK of the Decree of the Members of the Board of
No. KEP-15/KS.1/2025 terkait persetujuan kepada Commissioners of OJK No. KEP-15/KS.1/2025
Bank sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi regarding the approval of the Bank as the
Keuangan atas Konglomerasi Keuangan Financial Conglomerate Holding Company of
Maybank. the Maybank Financial Conglomerate.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 973
279
Page 976
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. INFORMASI KEUANGAN UNIT USAHA SYARIAH 54. FINANCIAL INFORMATION ON SHARIA UNIT
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 7.087 9.527 Cash
Penempatan pada Bank Indonesia 1.081.753 2.483.167 Placements with Bank Indonesia
Penempatan pada bank lain 613.050 21.985 Placements with other banks
Surat berharga yang dimiliki 12.506.092 9.508.965 Marketable securities
Pembiayaan berbasis piutang 815.651 962.153 Receivables financing
Pembiayaan bagi hasil 27.784.934 29.155.473 Profit sharing financing
Pembiayaan sewa 1.914.011 1.631.538 Lease financing
Aset produktif lainnya 547.342 469.576 Other earning assets
Dikurangi : Cadangan kerugian penurunan nilai Less : Allowance for impairment losses on
aset produktif earning assets
Individual (810.067) (968.639) Individual
Kolektif (548.978) (524.302) Collective
Aset tetap dan inventaris 9.559 9.177 Fixed assets and inventories
Aset non-produktif 74.023 80.786 Non-earning assets
Aset lainnya 133.805 124.616 Other assets
JUMLAH ASET 44.128.262 42.964.022 TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Dana simpanan wadiah 1.925.925 1.350.363 Wadiah demand deposits
Dana investasi non-profit sharing 31.025.001 35.433.327 Non-profit sharing investment deposits
Liabilitas kepada bank lain 48.140 71.562 Liabilities to other banks
Pinjaman diterima 201.502 - Borrowings
Liabilitas lainnya 89.506 112.122 Other liabilities
Dana investasi profit sharing 234.206 - Profit sharing investment deposits
Dana usaha 4.744.231 1.111.142 Business funds
EKUITAS EQUITY
Saldo laba 5.859.751 4.885.506 Retained earnings
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 44.128.262 42.964.022 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
31 Desember/December 31
2025 2024
KOMITMEN DAN KONTINJENSI COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
KEWAJIBAN KOMITMEN COMMITMENT LIABILITIES
Fasilitas pembiayaan kepada Unused loan commitments
nasabah yang belum ditarik 8.376.763 10.383.989 granted to customers
Lainnya 1.216 2.260 Others
KEWAJIBAN KONTINJENSI CONTINGENT LIABILITIES
Garansi yang diberikan 85.402 65.074 Guarantees issued
974 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
280
Page 977
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
54. INFORMASI KEUANGAN UNIT USAHA SYARIAH 54. FINANCIAL INFORMATION ON SHARIA UNIT
(lanjutan) (continued)
Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Year ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL DARI PENYALURAN DANA EXPENSES FROM FUND DISTRIBUTION
PENDAPATAN PENYALURAN DANA INCOME FROM FUND DISTRIBUTION
Pendapatan dari Piutang 55.908 57.165 Income from Receivables
Pendapatan dari Bagi Hasil 1.701.453 1.862.100 Income from Profit Sharing
Pendapatan Sewa 138.526 73.863 Lease Income
Lainnya 771.032 643.639 Others
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL INCOME FROM
PENYALURAN DANA 2.666.919 2.636.767 FUND DISTRIBUTION
BAGI HASIL UNTUK PROFIT SHARING FOR
PEMILIK DANA INVESTASI INVESTORS
Non-Profit Sharing (1.161.775) (1.347.406) Non-Profit Sharing
Profit Sharing (3.272) - Profit Sharing
JUMLAH BAGI HASIL (1.165.047) (1.347.406) TOTAL PROFIT SHARING
PENDAPATAN SETELAH INCOME AFTER PROFIT
DISTRIBUSI BAGI HASIL 1.501.872 1.289.361 SHARING DISTRIBUTION
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING INCOME AND EXPENSES
SELAIN PENYALURAN DANA OTHER THAN FUND DISTRIBUTION
Commission/provision/fee and
Komisi/provisi/fee dan administrasi 173.701 147.828 administration
Pendapatan lainnya 107.226 129.538 Other income
Keuntungan penjabaran transaksi valuta asing 12.048 9.535 Income from translation of foreign currencies
Pendapatan bank selaku mudharib dalam Bank income as
mudharabah muqayyadah 6 - Mudharib in mudharabah muqayyadah
Beban kerugian penurunan nilai aset Expenses of provisions for impairment
keuangan (impairment) (33.265) (316.923) losses of financial assets (impairment)
Beban tenaga kerja (116.724) (93.659) Personnel expenses
Beban bonus wadiah (1.282) (1.091) Wadiah bonus expenses
Pemulihan kerugian penurunan nilai aset Reversal of provision for impairment
lainnya (non keuangan) (542) (3.657) losses of other assets (non financial)
Beban lainnya (794.627) (752.146) Other expenses
BEBAN OPERASIONAL
LAINNYA - NETO (653.459) (880.575) OTHER OPERATING EXPENSES - NET
LABA OPERASIONAL 848.413 408.786 OPERATING INCOME
PENDAPATAN DAN BEBAN NON-OPERASIONAL NON-OPERATING INCOME AND EXPENSES
Keuntungan penjualan aset tetap dan inventaris 36 13 Income from sale of fixed asset
(Beban)/pendapatan non-operasional lainnya (1.789) 6.201 Other non-operating (expense)/income
(BEBAN)/PENDAPATAN NON-OPERASIONAL (1.753) 6.214 NON-OPERATING LOSSES (LOSSES)/INCOME
LABA TAHUN BERJALAN 846.660 415.000 INCOME FOR THE YEAR
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 975
281
Page 978
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
55. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 55. NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
BARU DAN YANG DISESUAIKAN ACCOUNTING STANDARDS
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2026
1 Januari 2026
PSAK No.109: "Instrumen Keuangan" dan PSAK SFAS 109 No: "Financial Instruments" and SFAS 107
No.107: "Instrumen Keuangan Pengungkapan No: "Financial Instruments: Disclosures about the
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Classification and Measurement of Financial
Keuangan" Instruments."”
Amendemen ini menambahkan dan mengklarifikasi These amendments adding and clarify statement
ketentuan dalam PSAK 109 terkait penghentian in SFAS 109 regarding derecognition of financial
pengakuan liabilitas keuangan, serta liabilities, as well as clarify the assessment of cash
mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk flow characteristics for financial assets with ESG-
aset keuangan dengan fitur ESG-linked, aset linked features, financial assets with non-recourse
keuangan dengan fitur non-recourse, dan features, and contractually bound instruments
instrumen yang terikat secara kontraktual seperti such as tranches. The amendments also revise the
tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan statement in SFAS 107 regarding the disclosure
dalam PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan requirements for investments in equity instruments
investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada measured at fair value through other
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income and adding statement
dan menambah ketentuan terkait instrumen related to financial instruments with contractual
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang terms that alter the timing or amount of
mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual. contractual cash flows.
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2027
1 Januari 2027
PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118: “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” Financial Statements”
PSAK 118 menggantikan PSAK 201, mempertahankan SFAS 118 supersedes SFAS 201, retaining many
banyak prinsip yang ada tetapi secara signifikan existing principles but significantly changing how
mengubah cara entitas melaporkan “laba atau rugi entities report “operating profit or loss”. It
operasional”. PSAK ini menetapkan struktur yang establishes a defined structure for the statement
jelas untuk laporan laba rugi dengan of profit or loss, categorising items into operating,
mengelompokkan pos-pos ke dalam kategori investing, financing, income taxes and
operasi, investasi, pembiayaan, pajak penghasilan discontinued operations. The standard mandates
dan operasi yang dihentikan. Standar ini specific disclosures, including management-
mewajibkan pengungkapan tertentu, termasuk defined performance measures (MPMs), allowing
ukuran kinerja tetapan manajemen (UKTM) , yang investors to understand management’s view of the
memungkinkan investor memahami bagaimana Group’s financial performance and how these
pandangan manajemen atas kinerja keuangan measures compare to those defined in SFAS 118.
Grup dan bagaimana ukuran tersebut
dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan
dalam PSAK 118.
976 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
282
Page 979
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
55. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN 55. NEW AND REVISED STATEMENTS OF FINANCIAL
BARU DAN YANG DISESUAIKAN (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Mulai efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective beginning on or after January 1, 2027
1 Januari 2027 (lanjutan) (continued)
PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118: “Presentation and Disclosure in Financial
Laporan Keuangan”(lanjutan) Statements” (continued)
Meskipun PSAK 118 tidak mempengaruhi pengakuan Even though SFAS 118 will not impact the recognition
atau pengukuran pos-pos dalam laporan or measurement of items in the financial
keuangan, dampaknya terhadap penyajian dan statements, its impacts on presentation and
pengungkapan diperkirakan akan sangat luas, disclosure are expected to be pervasive, in
terutama yang berkaitan dengan laporan kinerja particular those related to the statement of financial
keuangan dan penyediaan UKTM dalam laporan performance and providing MPMs within the
keuangan. financial statements.
PSAK No. 413: “Penurunan nilai” SFAS No. 413: “Impairment”
Pada 24 Juli 2024, DSAS IAI telah mengesahkan PSAK On July 24, 2024, DSAS IAI has ratified SFAS No. 413
No. 413 tentang Penurunan Nilai. PSAK ini mengatur related to Impairment. This SFAS regulates the
tentang penurunan nilai atas instrumen keuangan impairment of financial instruments, namely sharia-
yaitu aset keuangan berbasis syariah dan kafalah based financial assets and kafalah for credit risk
untuk penjaminan risiko kredit. guarantees.
PSAK No. 413 diterapkan pada aset keuangan SFAS No. 413 is applied to sharia financial assets in
syariah berupa hak tagih yang jumlah kas dan the form of collection rights whose cash amount
waktu pembayarannya sudah ditentukan dalam and payment time have been determined in the
akad. Perhitungan penurunan nilai dalam PSAK contract. The calculation of impairment in SFAS
No. 413 menggunakan konsep ekspektasi kerugian No. 413 uses the concept of expected loss whose
(expected loss) yang perhitungannya calculation reflects the unbiased and probability-
mencerminkan jumlah tidak bias dan probabilitas weighted amount and reasonable and supportable
tertimbang (unbiased and probability-weighted information. This calculation does not reflect the
amount) dan informasi wajar dan tersokong time value of money. The credit risk guarantee
(reasonable and supportable information). kafalah is determined by the higher amount
Perhitungan tersebut tidak mencerminkan nilai between the provision amount calculated based on
waktu atas uang (time value of money). Kafalah SFAS No. 413 and the amount of liabilities that have
penjaminan risiko kredit ditentukan jumlah yang been formed.
lebih tinggi antara jumlah provisi yang dihitung
berdasarkan PSAK No. 413 dengan jumlah liabilitas
yang telah dibentuk.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup sedang On December 31, 2025, the Group is still evaluating
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari the potential impact of the implementation of
penerapan amandemen standar-standar di atas, above standards amendment issued, but not yet
yang telah diterbitkan namun, belum berlaku, pada effective, on the Group’s consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian Grup terutama statements in particular foreign exchange
perbedaan nilai tukar yang saat ini digabungkan differences currently in operating profit might need
dalam laba operasi mungkin perlu dipisahkan, to be disaggregated, specific requirements on the
persyaratan khusus mengenai kategori di mana category in which derivative gains or losses are
keuntungan atau kerugian derivatif diakui, recognised, significant new disclosures required
pengungkapan baru yang signifikan yang and following potential impacts of the
diwajibkan dan dampak potensial lainnya atas implementation of these standards on the Group
penerapan standar baru ini terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian Grup.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 977
283
Page 980
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards:
Standar Akuntansi Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Pada tanggal 24 Maret 2023, PADG No.2 Tahun On March 24, 2023, PADG No.2 Year 2023 on The
2023 tentang Perubahan atas PADG No Amendment of PADG No.24/8/PADG/2022
24/8/PADG/2022 tentang Peraturan regarding Implementation Regulation of
Pelaksanaan Pemenuhan GWM dalam Rupiah Minimum Reserve Requirement Fulfillment in
dan Valuta Asing Bagi BUK, BUS dan UUS Rupiah and Foreign Currencies for BUK, BUS and
ditetapkan. Pada PADG tersebut, terdapat UUS. In the PADG, there is amendment in the
perubahan besaran insentif makroprudensial macroprudential incentive from previously 2%
dari sebelumnya paling banyak 2% menjadi at the maximum to become 2.8%. This
2,8%. Peraturan ini telah berlaku efektif sejak regulation has been effective since April 1, 2023.
1 April 2023.
Pada tanggal 29 November 2023, Bank On November 29, 2023, PADG No. 18 Year 2023
Indonesia mengeluarkan PADG No. 18 Tahun on the Fifth Amendment of PADG No.
2023 tentang Perubahan Kelima atas PADG 21/22/PADG/2019 on RIM and PLM for
No.21/22/PADG/2019 tentang RIM dan PLM bagi Commercial Banks (BUK), Sharia Commercial
BUK, BUS dan UUS. Perubahan ini tidak Banks (BUS), and Sharia Business Units (UUS).
berdampak pada pemenuhan target RIM, PLM This amendment does not affect the fulfillment
dan GWM. Peraturan ini telah berlaku sejak of the RIM, PLM, and GWM targets. This
1 Desember 2023. regulation has been effective since
December 1, 2023.
Pada tanggal 23 Desember 2025, Bank On December 23, 2025, PADG No. 31 Year 2025
Indonesia mengeluarkan PADG No. 31 Tahun on The Fourth Amendment of PADG
2025 tentang Perubahan Keempat atas PADG No.24/8/PADG/2022 regarding Implementation
No.24/8/PADG/2022 tentang Peraturan Regulation of Minimum Reserve Requirement
Pelaksanaan Pemenuhan GWM dalam Rupiah Fulfillment in Rupiah and Foreign Currencies for
dan Valuta Asing bagi BUK, BUS dan UUS. Pada BUK, BUS and UUS. In the PADG, there is
PADG tersebut, terdapat perubahan perubahan amendment in the macroprudential incentive
besaran insentif makroprudensial dari from previously 4% at the maximum to become
sebelumnya paling banyak 4% menjadi 5,5%. 5.5%. This regulation has been effective since
Peraturan ini telah berlaku efektif sejak December 23, 2025.
23 Desember 2025.
978 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
284
Page 981
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal The minimum statutory reserves of the Bank as
31 Desember 2025 untuk mata uang Rupiah of December 31, 2025 for Rupiah consist of daily
terdiri dari GWM utama harian, rata-rata dan Primary Minimum Statutory Reserves and
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) averages, and Macroprudential Liquidity Buffer
masing-masing sebesar 5,07%, 5,30% dan of 5.07%, 5.30% and 23.07% (December 31, 2024:
23,07% (31 Desember 2024: 8,33%, 7,65% dan 8.33%, 7.65% and 20.40%), respectively, and
20,40%) dan GWM untuk Valuta Asing sebesar Foreign Currencies Minimum Statutory
4,37% (31 Desember 2024: 4,38%). Reserves of 4.37% (December 31, 2024: 4.38%).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On December 31, 2025 and 2024, the Bank’s
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) Macroprudential Intermediation Ratio (RIM)
berada dalam kisaran RIM target. Pada was within the RIM target range. On
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, December 31, 2025 and 2024, Capital
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Adequacy Ratio (CAR) of the Bank was greater
(KPMM) Bank lebih besar dari KPMM insentif. than CAR incentives.
Bank telah memenuhi ketentuan BI yang The Bank has fulfilled BI’s regulation regarding
berlaku tentang Giro Wajib Minimum Bank Statutory Reserve Requirement on Commercial
Umum. Bank.
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah
i. Rasio kredit kepada Usaha Mikro dan Kecil i. Ratio of micro and small business loans
Per 31 Desember 2025 dan 2024, rasio kredit As of December 31, 2025 and 2024, the ratio
kepada Usaha Mikro dan Kecil terhadap of micro and small business loans to the
kredit yang diberikan sesuai dengan Surat total loans in accordance with Bank
Edaran Bank Indonesia No. 13/30/DPNP Indonesia Circular Letter No. 13/30/DPNP
tanggal 16 Desember 2011 masing-masing dated December 16, 2011 are 0.62% and
sebesar 0,62% dan 0,67%. 0.67%, respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 979
285
Page 982
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
ii. Kredit restrukturisasi ii. Restructured loans
Sesuai dengan POJK No. 11/POJK.03/2020 In accordance to POJK No. 11/POJK.03/2020
tanggal 16 Maret 2020 dan siaran pers IAI dated March 16, 2020 and IAI press release
atas dampak pandemi Covid-19, Bank on the Covid-19 pandemic impact, the Bank
telah melakukan restrukturisasi kredit has restructured debtors which are
terhadap debitur yang terkena dampak affected by Covid-19, and reported the
Covid-19, dan melaporkan saldo balance as current collectibility. Credit
restrukturisasi kredit tersebut pada restructuring is performed by lowering the
kolektibilitas lancar. Restrukturisasi kredit interest rate and/or interest or principal
dilakukan dengan penurunan suku bunga postponement in selected cases.
dan/atau penundaan pembayaran bunga
dan pokok di kasus-kasus tertentu.
Pada tahun 2022, peraturan-peraturan In 2022, new related regulations issued by
baru terkait yang dikeluarkan oleh regulator are POJK No.19 Year 2022 dated
regulator adalah POJK No.19 Tahun 2022 October 27, 2022 regarding “Specific
tanggal 27 Oktober 2022 tentang Treatment for Financial Service Institutions
“Perlakuan Khusus untuk Lembaga Jasa in Certain Areas and Sectors Impacted by
Keuangan pada Daerah dan Sektor Disaster”, and Financial Services Authority’s
Tertentu di Indonesia yang Terkena Board of Commisioners Decree No.
Dampak Bencana”, serta Keputusan Dewan 34/KDK.03/2022 dated November 25, 2022
Komisioner Otoritas Jasa Keuangan regarding “Determination of Accomodation
No.34/KDK.03/2022 tanggal 25 November and Food Beverage Sector, Textile, Textile
2022 tentang “Penetapan Sektor Product and Footwear Sector, Small,
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Medium and Micro Business Segment, and
Makan Minum, Sektor Tekstil dan Produk Bali Province as Sectors and Areas which
Tekstil serta Alas Kaki, Segmen Usaha Mikro, Require Specific Treatment related to
Kecil, dan Menengah, serta Provinsi Bali Bank’s Financing and Credit” (effective on
sebagai Sektor dan Daerah yang April 1, 2023 and valid until March 31, 2024).
Memerlukan Perlakuan Khusus terhadap
Kredit Atau Pembiayaan Bank” (efektif
pada 1 April 2023 dan berlaku hingga
31 Maret 2024).
980 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
286
Page 983
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
iii. Kredit bermasalah berdasarkan sektor iv. iii. Non-performing loans based on economic
ekonomi sector
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Kredit Kredit
bermasalah/ Minimum bermasalah/ Minimum
Non- penyisihan/ Non- penyisihan/
performing Minimum performing Minimum
loans allowance *) loans allowance *)
Rupiah Rupiah
Pertanian dan perhutanan 32.830 28.179 33.842 32.867 Agriculture and forestry
Pertambangan - - 3.995 2.318 Mining
Perindustrian 439.733 328.965 593.801 465.287 Manufacturing
Listrik, gas dan air 4.493 3.089 4.493 4.493 Electricity, gas and water
Konstruksi 126.492 40.326 152.750 116.467 Construction
Perdagangan, restoran dan hotel 974.145 519.524 1.065.194 806.772 Trading, restaurant and hotel
Transportation, warehouses
Angkutan, gudang dan komunikasi 74.864 25.274 62.139 51.713 and communication
Jasa-jasa dunia usaha 31.603 11.767 56.924 25.454 Business services
Jasa-jasa sosial/masyarakat 13.384 117 15.840 12.816 Social/public services
Lain-lain 863.191 465.208 830.210 473.761 Others
2.560.735 1.422.449 2.819.188 1.991.948
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian - - 366.353 366.353 Manufacturing
Perdagangan, restoran dan hotel 2 2 2 2 Trading, restaurant and hotel
2 2 366.355 366.355
2.560.737 1.422.451 3.185.543 2.358.303
*) Kredit bermasalah merupakan kredit yang *) Non-performing loans are loans classified in
diklasifikasikan dalam kolektibilitas kurang lancar, collectibility substandard, doubtful and loss in
diragukan dan macet sesuai peraturan Otoritas Jasa accordance with Financial Services Authority
Keuangan No. 40/POJK.03/2019. Minimum penyisihan regulation No. 40/POJK.03/2019. Minimum allowance
dihitung berdasarkan peraturan OJK yang disebutkan is calculated based on the aforementioned OJK
sebelumnya. regulation.
Rasio kredit bermasalah (“NPL”) The consolidated non-performing loans
konsolidasian per tanggal 31 Desember (“NPL”) ratio as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024, sesuai dengan Surat Edaran 2024, in accordance with Bank Indonesia
Bank Indonesia No.13/30/DPNP tanggal 16 Circular Letter No.13/30/DPNP dated
Desember 2011, dihitung secara bruto December 16, 2011, calculated at gross was
masing-masing adalah 2,17% dan 2,68%, 2.17% and 2.68%, respectively, and
dan dihitung secara neto masing-masing calculated at net were 1.31% and 1.42%,
adalah 1,31% dan 1,42%. respectively.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 981
287
Page 984
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
b. Kredit yang diberikan dan Piutang/ b. Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah (lanjutan) (continued)
iv. Cadangan kerugian penurunan nilai v. iv. Allowance for impairment losses
Jumlah penyisihan penghapusan aset yang Allowance for uncollectible assets required
wajib dibentuk atas kredit yang diberikan for loans which is in accordance with
sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Financial Services Authority regulation for
Keuangan untuk perhitungan Kewajiban Capital Adequacy Ratio (“CAR”)
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”) computation amounted to Rp2,728,159 and
adalah masing-masing sebesar Rp3,716,176 and as of December 31, 2025 and
Rp2.728.159 dan Rp3.716.176 pada 2024, respectively.
31 Desember 2025 dan 2024.
Pengungkapan lebih lanjut tentang Further disclosures on allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai untuk impairment losses of Loans and Sharia
Kredit yang diberikan dan Piutang/ Receivables/Financing are presented in
Pembiayaan Syariah diungkapkan pada Note 12.
Catatan 12.
v. Informasi Pokok Lainnya sehubungan v. Other Significant Information relating to
dengan Kredit yang Diberikan dan Piutang/ Loans and Sharia Receivables/Financing
Pembiayaan Syariah
Per 31 Desember 2025 dan 2024 tidak As of December 31, 2025 and 2024, there
terdapat pelampauan dan pelanggaran were no excess and violation of the Legal
Batas Maksimum Pemberian Kredit seperti Lending Limit, as stipulated in POJK
yang ditentukan dalam POJK No.38/POJK.3/2019.
No.38/POJK.3/2019.
c. Piutang Pembiayaan Konsumen c. Consumer Financing Receivables
Piutang pembiayaan konsumen restrukturisasi Restructured consumer financing receivables
Perusahaan telah melakukan restrukturisasi The Company has restructured its financing for
pembiayaan untuk debitur yang terkena debtors affected by the Covid-19 pandemic by
dampak pandemi Covid-19 yaitu penundaan tenure extension, grace period, and change of
pokok, perpanjangan tenor dan perubahan due date in accordance with POJK No.
jatuh tempo sesuai dengan POJK No. 14/POJK.05/2020 "Countercyclical Policy Impact
14/POJK.05/2020 ”Kebijakan Countercyclical of the Spread of Coronavirus Disease 2019 for
Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019 Non-Bank Financial Services Institutions" dated
bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank” April 17, 2020. As of December 31, 2025 and 2024,
tanggal 17 April 2020. Per tanggal 31 Desember the balance of restructured Covid-19 consumer
2025 dan 2024, saldo piutang pembiayaan financing receivables - gross amounted to
konsumen - bruto restrukturisasi Covid-19 Rp1,306 and Rp15,860, respectively. Based on
masing-masing sebesar Rp1.306 dan Rp15.860. the aforementioned regulation, the
Sesuai dengan kebijakan tersebut, kualitas restructured financing asset quality is current.
aset pembiayaan direstrukturisasi ditetapkan
lancar.
982 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
288
Page 985
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
d. Manajemen Modal d. Capital Management
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Bank has
Bank mematuhi semua persyaratan modal complied with all externally imposed capital
yang ditetapkan oleh pihak eksternal requirements throughout the reporting period,
sepanjang periode pelaporan, khususnya particularly regarding Capital Adequacy Ratio
berkenaan dengan perhitungan Kewajiban ("CAR") and calculation of Risk Weighted Assets
Penyediaan Modal Minimum ("KPMM") dan ("RWA").
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ("ATMR").
Kewajiban penyediaan modal Bank dengan The Bank’s capital adequacy ratio with
memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration of credit, operational and market
operasional dan risiko pasar: risks:
31 Desember/December 31
2025 2024
Konsolidasi Consolidated
Modal Capital
Tier I 30.882.115 28.878.652 Tier I
Tier II 1.383.111 1.377.482 Tier II
Jumlah Modal 32.265.226 30.256.134 Total Capital
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Kredit 102.621.948 102.153.511 Credit Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Operasional 11.400.120 10.625.953 Operational Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Pasar 4.117.434 5.618.197 Market Risk
Rasio CET 1 26,14% 24,39% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 26,14% 24,39% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,17% 1,16% Tier 2 Ratio
Total rasio 27,31% 25,55% Ratio Total
Rasio Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Adequacy
Modal Minimum sesuai profil risiko 9,99% 9,99% Ratio based on risk profile
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 983
289
Page 986
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
d. Manajemen Modal (lanjutan) d. Capital Management (continued)
Kewajiban penyediaan modal Bank dengan The Bank’s capital adequacy ratio with
memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration of credit, operational and market
operasional dan risiko pasar (lanjutan): risks (continued):
31 Desember/December 31
2025 2024
Bank Bank
Modal Capital
Tier I 25.325.724 23.664.322 Tier I
Tier II 1.220.476 1.224.983 Tier II
Jumlah Modal 26.546.200 24.889.305 Total Capital
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Kredit 89.582.476 89.924.657 Credit Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Operasional 10.519.252 9.645.242 Operational Risk
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets for
untuk Risiko Pasar 4.114.966 5.637.551 Market Risk
Rasio CET 1 24,30% 22,49% CET 1 Ratio
Rasio Tier 1 24,30% 22,49% Tier 1 Ratio
Rasio Tier 2 1,17% 1,16% Tier 2 Ratio
Total rasio 25,47% 23,65% Ratio Total
Rasio Kewajiban Penyediaan Minimum Capital Adequacy
Modal Minimum sesuai profil risiko 9,99% 9,99% Ratio based on risk profile
984 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
290
Page 987
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
e. Kolektabilitas e. Collectability
Berikut detail kolektabilitas berdasarkan Details of financial assets collectability based
klasifikasi OJK: on OJK classification are as follows:
31 Desember/December 31 , 2025
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
50010000_02 Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Kas 1.717.615 - - - - 1.717.615 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 - - - - 7.099.181 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.398.766 - - - - 3.398.766 Current accounts with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (890) - - - - (890) Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.788.331 - - - - 2.788.331 Indonesia and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (6.039) - - - - (6.039) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 - - - - 4.553.200 Trading securities
Investasi keuangan 39.156.157 - - - - 39.156.157 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.509) - - - - (4.509) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.793 - - - - 204.793 resale agreement
Cadangan kerugian penurunan nilai (2) - - - - (2) Allowance for impairment losses
Tagihan derivatif 1.711.294 - - - - 1.711.294 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 110.384.925 3.384.643 149.566 271.429 2.139.742 116.330.305 receivables/financing
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.224.129) (952.094) (56.107) (108.502) (841.153) (3.181.985) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan konsumen 6.882.158 371.913 14.706 25.302 12.837 7.306.916 Consumer financing receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (56.285) (37.142) (9.698) (15.402) (8.316) (126.843) Allowance for impairment losses
Tagihan akseptasi 1.918.677 - - - - 1.918.677 Acceptances receivable
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.367) - - - - (3.367) Allowance for impairment losses
Liabilitas komitmen 2.421.609 - - - - 2.421.609 Commitment liabilities
Tagihan kontinjensi 227.066 - - - - 227.066 Contingent receivables
Liabilitas kontinjensi 4.942.563 3.240 - - - 4.945.803 Contingent liabilities
Estimasi kerugian pada komitmen Estimated losses on commitment and
dan kontijensi (105.346) (7.548) - - - (112.894) contigencies
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 985
291
Page 988
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
e. Kolektabilitas (lanjutan) e. Collectability (continued)
Berikut detail kolektabilitas berdasarkan Details of financial assets collectability based
klasifikasi OJK: (lanjutan) on OJK classification are as follows:
(continued)
31 Desember/December 31 , 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
50010000_02 Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Kas 1.861.870 - - - - 1.861.870 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 10.696.358 - - - - 10.696.358 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 2.571.949 - - - - 2.571.949 Current accounts with other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.108) - - - - (1.108) Allowance for impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain 2.998.966 - - - - 2.998.966 Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 1.941.629 - - - - 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan 40.152.180 - - - - 40.152.180 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.015) - - - - (1.015) Allowance for impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 838.423 - - - - 838.423 resale agreement
Cadangan kerugian penurunan nilai (147) - - - - (147) Allowance for impairment losses
Tagihan derivatif 1.381.431 - - - - 1.381.431 Derivatives receivable
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 113.982.780 3.220.258 171.784 195.492 2.818.267 120.388.581 receivables/financing
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.385.849) (1.030.292) (58.517) (68.116) (1.360.164) (3.902.938) Allowance for impairment losses
Piutang pembiayaan konsumen 6.683.547 446.446 16.945 29.340 16.156 7.192.434 Consumer financing receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (43.301) (36.797) (10.159) (16.601) (9.628) (116.486) Allowance for impairment losses
Tagihan akseptasi 1.574.241 - - - - 1.574.241 Acceptances receivable
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.176) - - - - (3.176) Allowance for impairment losses
Liabilitas Komitmen 1.569.796 - - - - 1.569.796 Commitment Liabilities
Tagihan Kontinjensi 27.173 - - - - 27.173 Contingent Receivables
Liabilitas Kontinjensi 3.049.141 3.300 - - - 3.052.441 Contingent Liabilities
Estimasi kerugian pada komitmen Estimated losses on commitment and
dan kontijensi (132.209) (8.529) - - - (140.738) contigencies
986 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
292
Page 989
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
f. Posisi devisa neto f. Net open position
Pengelolaan posisi devisa neto Bank dilakukan The Bank’s foreign currency position is being
untuk selalu memenuhi ketentuan Bank managed to meet the Bank Indonesia
Indonesia yang mensyaratkan Bank untuk regulation that require the Bank to maintain
memelihara Posisi Devisa Neto ("PDN") aggregate net open position for all foreign
keseluruhan untuk seluruh valuta asing tidak currencies not exceeding 20.00% of the Bank’s
melebihi 20,00% dari modal Bank (Tier I dan II). capital (Tier I and II).
Berikut ini adalah posisi devisa neto Bank per Following is the Bank’s foreign currency net
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: open position as of December 31, 2025 and
2024:
31 Desember/December 31, 2025
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities
Laporan Laporan
Posisi Keuangan Posisi Keuangan
dan Rekening dan Rekening
Administratif/ Administratif/
Statement Statement
of Financial Position of Financial Position
41020000_01 and Off-Balance and Off-Balance Nilai neto absolut/
Mata uang Sheet Sheet Net absolute value Currencies
Dolar Amerika Serikat 100.185.622 99.931.113 254.509 United States Dollar
Dolar Australia 593.725 522.180 71.545 Australian Dollar
Dolar Kanada 4.680 10.151 5.471 Canadian Dollar
Frank Swiss 8.141 13.362 5.221 Swiss Franc
Euro Eropa 1.394.537 1.350.376 44.161 European Euro
Poundsterling Inggris 86.268 75.727 10.541 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 7.174 21.726 14.552 Hong Kong Dollar
Rupee India 518.107 551.200 33.093 Indian Rupee
Yen Jepang 7.920.141 8.567.551 647.410 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 170.805 137.445 33.360 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 8.128 - 8.128 New Zealand Dollar
Riyal Arab Saudi 1.679 - 1.679 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 1.908.238 1.805.693 102.545 Singapore Dollar
Yuan Tiongkok 442.111 436.136 5.975 Chinese Yuan
Baht Thailand 2.091 47 2.044 Thailand Baht
Jumlah 1.240.234 Total
Modal 26.546.200 Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Laporan posisi keuangan dan (Statement of Financial Position
rekening administratif) 4,67% and off-balance sheet)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 987
293
Page 990
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
f. Posisi devisa neto (lanjutan) f. Net open position (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Aset/Assets Liabilitas/Liabilities
Laporan Laporan
Posisi Keuangan Posisi Keuangan
dan Rekening dan Rekening
Administratif/ Administratif/
Statement Statement
of Financial Position of Financial Position
41020000_01 and Off-Balance and Off-Balance Nilai neto absolut/
Mata uang Sheet Sheet Net absolute value Currencies
Dolar Amerika Serikat 81.923.024 82.793.944 870.920 United States Dollar
Dolar Australia 570.735 514.430 56.305 Australian Dollar
Dolar Kanada 4.107 10.906 6.799 Canadian Dollar
Frank Swiss 6.758 10.895 4.137 Swiss Franc
Euro Eropa 1.671.235 1.631.229 40.006 European Euro
Poundsterling Inggris 91.123 67.279 23.844 Great Britain Poundsterling
Dolar Hong Kong 7.906 12.101 4.195 Hong Kong Dollar
Rupee India 430.209 481.186 50.977 Indian Rupee
Yen Jepang 10.389.468 10.560.983 171.515 Japanese Yen
Ringgit Malaysia 36.202 20.668 15.534 Malaysian Ringgit
Dolar Selandia Baru 6.628 3 6.625 New Zealand Dollar
Riyal Arab Saudi 1.618 - 1.618 Saudi Arabian Riyal
Dolar Singapura 1.248.991 1.130.101 118.890 Singapore Dollar
Yuan Tiongkok 228.671 182.663 46.008 Chinese Yuan
Baht Thailand 2.551 17 2.534 Thailand Baht
Jumlah 1.419.907 Total
Modal 24.889.305 Capital
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Laporan posisi keuangan dan (Statement of financial position
rekening administratif) 5,70% and off-balance sheet)
g. Jasa Kustodian g. Custodian Service
Bank telah memberikan jasa kustodian dan The Bank provides a full range of custodian
telah memperoleh Izin Jasa Kustodian dari services and obtained a license from the
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Capital Market and Financial Institutions
Keuangan (“BAPEPAM-LK”) berdasarkan Surat Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”) under its
Keputusan No.KEP-67/PM/1991 tanggal 21 Juli Decision Letter No.KEP-67/PM/1991 dated July
1991 dan juga telah memperoleh Sertifikat 21, 1991 and also obtained the Compliance
Kesesuaian Syariah Bank Kustodian dengan Certificate Sharia Custodian Bank from the
No.U-158/DSN-MUI/V/2009 tanggal 7 Mei 2009 National Sharia Board - Indonesian Council of
yang dikeluarkan Dewan Syariah Nasional - Ulama under No.U-158/DSN-MUI/V/2009 dated
MUI. May 7, 2009.
988 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
294
Page 991
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
g. Jasa Kustodian (lanjutan) g. Custodian Service (continued)
Bank menyediakan jasa kustodian termasuk The custodian service of the Bank provides a
penyelesaian transaksi jual beli dengan atau full range of custodian services including
tanpa warkat (dalam dan luar negeri), settlement of script and scriptless trading
pendaftaran efek-efek dan pemecahan serta transactions (domestic and offshore
penggabungan efek-efek, penyimpanan surat transactions), registration of securities and
berharga/aset berharga lainnya, pelayanan splitting and merging of securities, safekeeping
aksi korporasi, jasa layanan penyelesaian dan of securities and other valuable assets,
pembayaran, jasa sub-registry, jasa layanan corporate action services, settlement services
pengadministrasian dana/reksa dana dan jasa and payment agent, sub-registry services,
agency (Facility, Escrow, Security, Monitoring, fund/mutual fund administration services and
Paying dan Receiving Agent). Agency services (Facility, Escrow, Security,
Monitoring, Paying and Receiving Agent).
Bank memiliki 50.369 dan 51.251 nasabah The Bank had 50,369 and 51,251 customers
(termasuk individu dan ORI serta sub-rekening (including individual and ORI, also sub-
nasabah) masing-masing per 31 Desember account customers) as of December 31, 2025
2025 dan 2024. Nasabah kustodian sebagian and 2024, respectively. The customers are
besar adalah individu, perusahaan swasta, primarily individual, private companies,
sekuritas, dana pensiun, bank, perusahaan securities companies, pension funds, banks,
asuransi dan reksadana. insurance companies and mutual funds.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 bagian As of December 31, 2025 and 2024 the
kustodian Bank masing-masing memiliki 35 custodian services of the Bank had 35 and 36
dan 36 orang pegawai tetap. permanent employees, respectively.
Jumlah pendapatan fee dan komisi kustodian Total custodian fees and commissions earned
yang diperoleh untuk tahun yang berakhir for the year ended December 31, 2025 and 2024
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 were Rp36,917 and Rp39,454, respectively.
adalah masing-masing sebesar Rp36.917 dan
Rp39.454.
h. Manajemen Risiko h. Risk Management
Manajemen Risiko Terintegrasi Integrated Risk Management
Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan In accordance with Financial Services Authority
(POJK) No.17/POJK.03/2014 tentang Penerapan (POJK) Regulation No.17/POJK.03/2014 on
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi Integrated Risk Management Implementation
Konglomerasi Keuangan, Bank telah ditunjuk for Financial Conglomeration, the Bank has
sebagai Entitas Utama dalam Konglomerasi been appointed as the Main Entity of Maybank
Keuangan Maybank Indonesia. Indonesia Financial Conglomeration.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 989
295
Page 992
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Manajemen Risiko Terintegrasi (lanjutan) Integrated Risk Management (continued)
Sebagai tindak lanjut atas penunjukkan As follow up to the appointment, the Bank has
tersebut, Bank telah membentuk Satuan established Integrated Risk Management
Kerja Manajemen Risiko Terintegrasi, Working Group, conducted Integrated Risk
melaksanakan Komite Manajemen Risiko Management Committee, established
Terintegrasi, menyusun Kebijakan Integrated Risk Management Policy and
Manajemen Risiko Terintegrasi, dan submitted Integrated Risk Profile Report and
melaporkan Laporan Profil Risiko Terintegrasi Integrated Minimum Capital Requirement to
serta Laporan Kewajiban Penyediaan Modal Financial Services Authority in periodic basis
Minimum Terintegrasi kepada Otoritas Jasa according to the relevant regulation.
Keuangan secara rutin sesuai ketentuan
yang berlaku.
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Pursuant to Financial Services Authority
(POJK) Keuangan No.30 Tahun 2024 tentang Regulation (POJK) No. 30 of 2024 on Financial
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Conglomerates and Financial Conglomerate
Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), Bank Holding Companies (PIKK), the Bank has been
telah ditunjuk sebagai PIKK dalam designated as the PIKK within the Maybank
Konglomerasi Keuangan Maybank Indonesia. Indonesia Financial Conglomerate.
Profil Risiko Risk Profile
Secara berkala, Bank membuat laporan profil Periodically, the Bank prepares a risk profile
risiko yang mencerminkan tingkat risiko yang report that reflects the Bank’s risk in
dimiliki Bank berdasarkan 8 (delapan) jenis accordance with Financial Services Authority’s
risiko yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan, 8 (eight) types of risks, which are: credit risk,
yaitu: risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, market risk, liquidity risk, operational risk, legal
risiko operasional, risiko hukum, risiko risk, compliance risk, reputation risk and
kepatuhan, risiko reputasi, dan risiko stratejik. strategic risk.
Penilaian profil risiko Bank terkait dengan Unit The Bank’s risk profile assessment on Sharia
Usaha Syariah juga telah memperhitungkan Business Unit has accounted the rate of return
Risiko Imbal Hasil (rate of return risk) dan Risiko risk and equity investment risk in accordance
Investasi (equity investment risk) with Financial Services Authority Regulation
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas (POJK) No.8/POJK.03/2014 on Sharia
Jasa Keuangan (POJK) No.8/POJK.03/2014 Commercial Bank and Sharia Business Unit
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Soundness Assessment.
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah.
Penilaian profil risiko terintegrasi konglomerasi Integrated risk profile assessment of Maybank
keuangan Maybank Indonesia juga telah Indonesia financial conglomerates has taken
mengakomodasi risiko yang dimiliki oleh into account risk embedded in subsidiaries and
perusahaan anak dan perusahaan terelasi sister companies, including insurance risk.
termasuk risiko asuransi.
990 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
296
Page 993
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Terhadap penerapan Basel III, khususnya On Basel Ill implementation, especially in terms
dalam hal permodalan dan likuiditas, Bank of capital and liquidity, the Bank refers to
mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Financial Services Authority Regulation (POJK)
Keuangan (POJK) No.34/POJK.03/2016 No.34/POJK.03/2016 on the amendments of
tentang Perubahan Atas POJK POJK No.11/POJK.03/2016 concerning Minimum
No.11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Capital Requirement for Commercial Banks,
Penyediaan Modal Minimum Bank Umum, Financial Services Authority Regulation (POJK)
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.42/POJK.03/2015 on Liquidity Coverage Ratio,
No.42/POJK.03/2015 tentang Kewajiban and POJK No.2/POJK.03/2018 on appointment of
Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas Systemically Important Bank and Capital
(Liquidity Coverage Ratio) Bagi Bank Umum, Surcharge.
dan POJK No.2/POJK.03/2018 tentang
Penetapan Bank Sistematik dan Capital
Surcharge.
Dalam perhitungan Aset Tertimbang Menurut To calculate Credit Risk Weighted Asset, the
Risiko untuk Risiko Kredit, Bank telah Bank has implemented credit risk capital
mengimplementasikan metode perhitungan adequacy calculation method that is in line with
kecukupan modal untuk risiko kredit sesuai Financial Services Authority Circular Letter
dengan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.24/SEOJK.03/2021 on Risk Weighted
(SEOJK) No.24/SEOJK.03/2021 mengenai Asset (RWA) for Credit Risk Standardized
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko Approach, as well as SEOJK
(ATMR) untuk Risiko Kredit Menggunakan No.48/SEOJK.03/2017 on the Calculation of
Pendekatan Standar, Bagi Bank Umum dan Derivative Net Exposures Transaction to
juga SEOJK No.48/SEOJK.03/ 2017 tentang calculate Credit Risk Weighted Asset with
Pedoman Perhitungan Tagihan Bersih Transaksi Standardized Approach and SEOJK
Derivatif dalam Perhitungan Aset Tertimbang No.16/SEOJK.03/2023 concerning Capital
Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan Calculations for Bank Exposure to Central
Menggunakan Pendekatan Standar serta Counterparty Institutions.
SEOJK No.16/SEOJK.03/2023 tentang
Perhitungan Permodalan untuk Eksposur Bank
terhadap Lembaga Central Counterparty.
Sesuai dengan SEOJK No.6/SEOJK.03/2020 In accordance with SEOJK No.6/SEOJK.03/2020
tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut concerning Calculation of Risk-Weighted
Risiko untuk Risiko Operasional dengan Assets for Operational Risk Using a
Menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank Standardized Approach for Commercial Banks,
Umum, Bank telah melakukan perhitungan the Bank has calculated Operational Risk
ATMR Risiko Operasional dengan Weighted Asset using a Standardized
menggunakan Standardized Approach. Approach.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 991
297
Page 994
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Rencana Aksi Recovery Plan
Bank melakukan pengkinian Rencana Aksi The Bank has regularly reviewed Bank’s
Bank secara berkala sebagaimana ditetapkan Recovery Plan in accordance with POJK No.5
dalam POJK No.5 tahun 2024 tentang Year 2024 concerning Penetapan Status
Penetapan Status Pengawasan dan Pengawasan dan Penanganan Permasalahan
Penanganan Bank Umum. Penyampaian Bank Umum. The submission of latest annual
pengkinian tahunan Rencana Aksi terbaru review Recovery Plan has been submitted to
yang telah disampaikan kepada OJK melalui OJK with reference to letter dated November
surat tertanggal 29 November 2024 dan telah 29, 2024 and has been approved by
memperoleh persetujuan Pemegang Saham Shareholders at the General Meeting on
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Shareholders (RUPS) on April 11, 2025.
11 April 2025.
Risiko Operasional Operational Risk (continued)
Berdasarkan Peraturan OJK No. Based on OJK regulation No. 18/POJK.03/2016,
18/POJK.03/2016, risiko operasional adalah operational risk is the risk arising from the
risiko akibat ketidakcukupan dan/atau tidak inadequacy and/or malfunctioning of internal
berfungsinya proses internal, kesalahan processes, human errors, system failures,
manusia, kegagalan sistem, dan/atau adanya and/or external events that effect Bank’s
kejadian-kejadian eksternal yang operations. The scope of operational risks
mempengaruhi operasional Bank. Termasuk includes legal risk but excludes strategic risk
risiko hukum namun tidak termasuk risiko and reputation risk.
strategis dan risiko reputasi.
Model tata kelola risiko operasional untuk Bank The operational risk governance model for the
memberikan tata kelola yang formal, Bank provides formalized, transparent and
transparan dan konsisten yang secara jelas consistent governance which clearly defines
menegaskan tugas dan tanggung jawab serta the roles and responsibilities as well as
alur pelaporan untuk mengelola risiko reporting flow for managing operational risk at
operasional dalam Bank dan entitas anak the Bank and subsidiaries effectively. The
secara efektif. Model tata kelola risiko bank's operational risk governance model is
operasional bank didasarkan pada tiga lini based on three lines of defense (Three Line of
pertahanan (Three Line of Defense) yang Defense) which are in line with the Risk
sejalan dengan Kerangka Kerja Manajemen Management Framework and have been
Risiko dan telah diregulasi dalam kebijakan regulated in operational risk policies and
dan prosedur risiko operasional untuk procedures to ensure effective operational risk
memastikan pengelolaan risiko operasional management for all parts of the bank. The
yang efektif bagi seluruh bagian di bank. Model Governance model aims to place
tata kelola bertujuan untuk menempatkan accountability to operational risk that may
akuntabilitas terhadap risiko operasional yang arise and simultaneously facilitates the
mungkin timbul serta pada saat yang segregation of duties independently between
bersamaan memfasilitasi pemisahan tugas the risk-taking units, risk control units and the
secara independen antara risk taking units, functions of the Internal Audit Unit.
unit pengendali risiko dan fungsi Satuan Kerja
Audit Internal.
298
992 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 995
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Operasional (lanjutan) Operational Risk (continued)
Manajemen telah membentuk perangkat risiko Management has established operational risk
operasional yang saling melengkapi untuk tools that complement each other to develop
mengembangkan manajemen risiko an effective operational risk management, as
operasional yang efektif, yaitu: follows:
1. Risk and Control Self-Assessment (“RCSA”) 1. Risk and Control Self-Assessment
(“RCSA”)
RCSA merupakan proses terstruktur dalam
mengidentifikasi dan menilai risiko RCSA sets out a structured process for the
operasional yang melekat (inherent) dan identification and assessment of inherent
keefektifan kontrol pada operasional bisnis, operational risk and controls effectiveness
dengan memanfaatkan pengetahuan, in the business operations, leveraging on
pengalaman dan expert opinion dari the knowledge, experience and expert
pemilik bisnis proses/risiko. opinions of business process/risk owners.
2. Key Risk Indicators (“KRI”) 2. Key Risk Indicators (“KRI”)
Key Risk Indicators (“KRI”) merupakan Key Risk Indicators (“KRI”) provides a
proses terstruktur untuk mengukur dan structured process to measure and monitor
memantau eksposur risiko yang sangat the very high or extreme risk exposures
tinggi atau ekstrim dalam operasional within the business operations by way of
bisnis dengan cara menetapkan indikator establishing indicators that serves as early
yang berfungsi sebagai sinyal peringatan warning signal on key operational risk
dini pada area risiko operasional utama areas with exposure levels potentially
dengan tingkat eksposur yang berpotensi exceeding tolerable risk appetite/limits
melebihi toleransi/batas appetite risiko which have been established.
yang telah ditetapkan.
3. Incident Management and Data Collection 3. Incident Management and Data Collection
(“IMDC”) (“IMDC”)
IMDC merupakan proses yang terstruktur IMDC provides a structured process for the
dalam pengelolaan insiden risiko management of operational risk incidents
operasional yang terjadi, dari mulai that have occurred, from the point of
ditemukannya hingga penyelesaian discovery until resolution. It includes the
insiden. Hal ini termasuk pengumpulan collection and analysis of Actual Losses,
data dan analisis dari Kerugian Aktual, Potential Losses and Near Misses Incidents.
Kerugian Potensial dan Insiden Near Miss.
Bank telah menetapkan risk appetite untuk The Bank has determined the risk appetite for
risiko operasional yang mengartikulasikan operational risk which articulates effectively
secara efektif tingkat toleransi risiko Bank dan the risk tolerance level of the Bank and
entitas anak. Risk appetite untuk risiko subsidiaries. Risk appetite for operational risk is
operasional ditinjau ulang secara berkala dan periodically reviewed and approved by the
disetujui oleh Komite Manajemen Risiko dan Risk Management Committee and Risk
Komite Pemantau Risiko. Oversight Committee.
299
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 993
Page 996
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi Reputation Risk
Risiko reputasi adalah sebuah risiko yang Reputation risk is a risk caused by declining
berkaitan dengan menurunnya tingkat trust and confidence of stakeholders resulted
kepercayaan pemangku kepentingan yang from acquired negative news due to
diakibatkan dari adanya berita negatif yang unfavourable event/occurrence and/or
dipicu kejadian yang tidak diinginkan, perceived image on the Bank. Every activity
dan/atau suatu persepsi buruk terkait Bank. carried out by the Bank is prone to reputation
Setiap aktivitas Bank rawan terhadap risiko risk, and negligence to maintain the Bank
reputasi dan kelalaian dalam menjaga reputation could immediately damage the
reputasi Bank dapat secara langsung merusak public’s perception, including customers,
persepsi publik, termasuk nasabah, regulator regulator and other stakeholders, which may
dan pemangku kepentingan lainnya. Hal ini negatively impact the Bank’s performance,
akan berdampak negatif terhadap kinerja revenue and asset value managed by the
Bank, pendapatan dan nilai aset yang dikelola Bank.
oleh Bank.
Untuk memitigasi risiko reputasi, Bank telah To mitigate reputational risk, the Bank has
merumuskan Kebijakan Manajemen Risiko formulated the Reputational Risk Management
Reputasi dalam Peraturan Direksi No. Policy in Board of Directors Regulation No.
PER.DIR.2024.003/PRESDIR dan telah PER.DIR.2024.003/PRESDIR and has
dikomunikasikan ke seluruh divisi/unit communicated it to all divisions/work
kerja/cabang Bank agar pelaksanaannya units/branches of the Bank to ensure its
dapat berjalan secara optimal. Kebijakan optimal implementation. The Reputational Risk
Manajemen Risiko Reputasi telah disusun Management Policy has been prepared in
dengan memperhatikan Peraturan Otoritas accordance with Financial Services Authority
Jasa Keuangan No.18/POJK.03/2016 tanggal 16 Regulation No.18/POJK.03/2016 dated March 16,
Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen 2016, concerning the Implementation of Risk
Risiko Bank Umum, Surat Edaran Otoritas Jasa Management for Commercial Banks, Financial
Keuangan No.34/SEOJK.03/2016 tanggal 1 Services Authority Circular Letter No.
September 2016 tentang Penerapan 34/SEOJK.03/2016 dated September 1, 2016,
Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Peraturan concerning the Implementation of Risk
Otoritas Jasa Keuangan No.22 Tahun 2023 Management for Commercial Banks, Financial
tentang Pelindungan Konsumen dan Services Authority Regulation No.22 of 2023
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, POJK concerning Consumer and Public Protection in
Nomor 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan the Financial Services Sector, POJK No.
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi 17/POJK.03/2014 concerning the
Konglomerasi Keuangan, SEOJK Nomor Implementation of Integrated Risk
14/SEOJK.03/2015 tentang Penerapan Management for Financial Conglomerates,
Manajemen Risiko Terintegrasi Bagi SEOJK No. 14/SEOJK.03/2015 concerning the
Konglomerasi Keuangan dan Peraturan Bank Implementation of Integrated Risk
Indonesia No.3 Tahun 2023 tentang Management for Financial Conglomerates,
Pelindungan Konsumen Bank Indonesia. and Bank Indonesia Regulation No.3 of 2023
concerning Consumer Protection by Bank
Indonesia.
994 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 300
Page 997
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Reputasi (lanjutan) Reputation Risk (continued)
Demikian juga, Bank memiliki serangkaian Likewise, the Bank has a set of internal
peraturan internal untuk diperhatikan yang regulations to be observed, including
meliputi, Peraturan Perusahaan Company Regulation No.PER.PUR.2023.008/DIR
No.PER.PUR.2023.008/DIR RISK MGMT tentang RISK MGMT concerning the Risk Management
Kerangka Kerja Manajemen Risiko (KKMR), Framework (KKMR), Company Regulation No.
Peraturan Perusahaan No.PER.PUR.2023.002/DIR PER.PUR.2023.002/DIR RISK MGMT concerning
RISK MGMT tentang Kerangka Kerja Manajemen the Operational Risk Management Framework
Risiko Operasional (KKMRO), Peraturan Direksi (KKMRO), Board of Directors Regulation
No.PER.DIR.2023.027/DIR RISK MGMT tentang No.PER.DIR.2023.027/DIR RISK MGMT concerning
Prosedur Risiko Operasional (Operational Risk the Operational Risk Procedure, Company
Procedure), Peraturan Perusahaan Regulation No. PER.PUR.2022.001/DIR OPS
No.PER.PUR.2022.001/DIR OPS tentang Kebijakan concerning Consumer and Public Protection
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat dan Policy, and Board of Directors Regulation No.
Peraturan Direksi No.PER.DIR.2022.024/DIR OPS PER.DIR.2022.024/DIR OPS concerning
tentang Penanganan dan Penyelesaian Customer Complaint Handling and Resolution.
Pengaduan Nasabah.
Divisi Corporate and Brand Communications The Bank’s Corporate Communication Division
secara rutin melakukan pemantauan performs routine media monitoring of the
pemberitaan di media tentang Bank termasuk news to monitor the news coverage about the
memantau publikasi negatif atau keluhan Bank, including observing negative
nasabah yang muncul di media. Sedangkan publications or customers’ complaints that
pengawasan atas keluhan nasabah yang appear in the media. The Customer Experience
disampaikan secara langsung ke Bank, Management Division manages the
ditangani oleh Divisi Customer Experience monitoring of customers’ complaints
Management untuk kemudian ditindaklanjuti submitted directly to the Bank for follow-ups.
penyelesaiannya. Untuk pemberitaan negatif For negative news publication and customers’
dan keluhan nasabah yang muncul di media complaints that appear in the media, the Bank
selanjutnya dibuatkan klarifikasi dan will provide clarification and appropriate
tanggapan sesuai dengan langkah yang response and be delivered according to the
ditempuh Bank. Upaya memitigasi risiko steps undertaken by the Bank. Efforts to
reputasi juga dilakukan ketika Bank mitigate the reputation risk are also
meluncurkan produk/layanan/program baru undertaken whenever the Bank launches a
dengan menganalisa risiko reputasi yang new product/service/program by analysing
mungkin timbul dan bagaimana the possibility of reputation risk that may arise
mengantisipasi risiko tersebut. Demikian pula, and anticipate such risk. Moreover, for material
untuk informasi yang bersifat material atau or important information to be known by the
yang penting untuk diketahui oleh stakeholder, stakeholders, the Bank’s Corporate and Brand
Divisi Corporate and Brand Communications Communications Division and Customer
bersama Divisi Customer Experience Experience Management Division also prepare
Management juga menyiapkan panduan bagi guidelines for frontliners and spokespersons so
para frontliner dan spokespersons agar that they can explain the information correctly
mereka dapat menjelaskan informasi tersebut and proportionately to customers and other
secara benar dan proporsional kepada stakeholders.
nasabah dan stakeholder lainnya.
301 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 995
Page 998
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum Legal Risk
Risiko hukum adalah risiko akibat tuntutan Legal risk is the risk related to lawsuits and/or
hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis. weakness in the juridical aspect. These
Kelemahan aspek yuridis tersebut antara lain weakness in juridical aspect are caused,
disebabkan oleh ketiadaan peraturan among others, by the lack of the supporting
perundang-undangan yang mendukung atau legislation or weakness of the contracts such
kelemahan perikatan seperti tidak as incomplete requirements for a valid
dipenuhinya syarat sahnya kontrak dan contract and imperfect document contract.
pengikatan dokumen yang tidak sempurna. Legal risk can also arise from changes in legal
Risiko hukum dapat juga timbul dari adanya provisions and prevailing laws and regulations,
perubahan ketentuan hukum dan peraturan and the enforcement of court decisions that
perundang-undangan yang berlaku, serta can result in losses for the Bank.
pelaksanaan putusan Pengadilan yang dapat
mengakibatkan kerugian bagi Bank.
Sebagai sebuah perusahaan yang berdiri As a company which is governed by the laws
dalam yuridiksi hukum Republik Indonesia, of the Republic of Indonesia, the Bank should
Bank harus selalu tunduk terhadap segala always comply with all such laws and
peraturan hukum Indonesia termasuk yang regulations including regulations issued by
dikeluarkan oleh regulator terkait antara lain respective regulator among others Financial
Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Services Authority and Bank Indonesia. In
Selain itu, Bank juga harus mengikuti segala addition, the Bank obliged to comply all
bentuk peraturan perundangan yang berlaku prevailing rules and regulations in the society
di masyarakat baik yang terkait secara whether directly or indirectly related to the
langsung maupun tidak langsung dengan business activities conducted by the Bank. The
kegiatan usaha Bank. Kegagalan Bank dalam Bank’s failure to comply with applicable legal
mengikuti peraturan hukum yang berlaku regulations can result in the emergence of
dapat mengakibatkan pada timbulnya legal claims that will be directed against the
tuntutan hukum yang akan ditujukan kepada Bank. If the legal claims filed against the Bank
Bank. Apabila tuntutan-tuntutan hukum yang have a material value, then it may directly
diajukan kepada Bank memiliki nilai yang impact the Bank’s financial performance.
material, maka hal tersebut dapat
memberikan dampak secara langsung
terhadap kinerja keuangan Bank.
996 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
302
Page 999
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Untuk memitigasi risiko hukum yang mungkin To mitigate the possible legal risk caused by
timbul akibat tuntutan hukum atau kelemahan lawsuits or weaknesses in the juridical aspects,
aspek yuridis, Bank memiliki Unit Corporate the Bank has a Corporate Legal Unit that is
Legal yang tergabung dalam Unit Kerja incorporated into the Corporate Legal and
Corporate Legal and Litigation. Unit Corporate Litigation Unit. The Corporate Legal Unit has the
Legal memiliki peranan antara lain sebagai following functions among others:
berikut:
Corporate Legal: Corporate Legal:
1) Memberikan analisa, advis/kajian hukum 1) Provide legal analysis, advice, and reviews
kepada Direksi, Dewan Komisaris dan to the Board of Directors, Board of
seluruh unit kerja pada setiap jenjang Commissioners, and all organizational units
organisasi; at every level;
2) Melakukan analisa/advis hukum atas 2) Conduct legal analysis and advice on the
inisiatif penyusunan produk, layanan dan development of products, services, and
jasa/aktivitas Bank, proyek baru serta activities of the Bank, including new
membuat kebijakan, standar dokumen projects, and formulate policies and
hukum yang terkait dengan produk, jasa, standard legal documents related to those
layanan dan aktivitas tersebut; products, services, and activities;
3) Memberikan advis/kajian hukum terkait 3) Provide legal advice or reviews concerning
dengan eksposur risiko hukum atas suatu legal risk exposure from transactions,
transaksi baik di tingkat korporat, transaksi whether at the corporate level,
kredit/pembiyaan maupun transaksi yang credit/financing transactions, or
terjadi sebagai akibat dari suatu perjanjian transactions arising from cooperative
kerja sama dengan Debitur / Nasabah atau agreements with Debtors/Customers or
mitra kerjasama; business partners;
4) Melakukan review berkala atas perjanjian 4) Perform periodic reviews of agreements
dan atau dokumen standard yang telah and/or standard documents that have
dibuat; been prepared
5) Melakukan analisa dan pemantauan 5) Analyze and monitor legal risk
terhadap manajemen risiko hukum; management;
6) Secara berkala memberikan pelatihan- 6) Regularly provide legal training to relevant
pelatihan terkait dengan materi hukum Bank units and/or employees;
kepada unit kerja dan atau karyawan Bank
yang relevan;
7) Melakukan diseminiasi kebijakan kebijakan 7) Disseminate policies related to legal
terkait hukum. matters.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 997
303
Page 1000
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Sedangkan Unit Litigasi memiliki peranan Litigation Division has the following roles and
sebagai berikut: responsibilitie, as followss:
1) Memberikan analisa, advis/kajian hukum, 1) Provide legal analysis, legal
atas isu perselisihan/persengketaan advice/opinion based on disputes faced
yang dihadapi Bank; by the Bank;
2) Memberikan analisa/advis hukum terkait 2) Provide legal analysis/advice related to
dengan eksposur risiko hukum atas legal risk exposure due to legal disputes,
sengketa hukum, termasuk potensi including potential legal disputes faced
sengketa hukum yang dihadapi Bank; by the Bank;
3) Merekomendasikan strategi penanganan 3) Recommend strategies for handling civil,
perkara perdata, pidana, kepailitan dan criminal, bankruptcy cases, and other
hal-hal lain yang terkait dengan matters related to handling cases that
penanganan perkara yang melindungi protect Bank’s interest, including
kepentingan Bank, termasuk atas strategi strategies for handling cases by Bank’s
penanganan perkara oleh internal Bank internal or external counsel, to be
atau konsultan hukum eksternal, untuk determined by the Bank;
diputuskan oleh Bank;
4) Mewakili dan bertindak sebagai pembela, 4) Represent and legally act on behalf of the
penasihat dan atau kuasa hukum Bank as counsel, advisor, and/or attorney
perusahaan, manajemen dan karyawan for the company, management, and
Bank dalam penanganan perkara employees of the Bank in handling legal
perselisihan hukum, termasuk dalam disputes, including in interaction support
dukungan interaksi dengan aparat with law enforcement authorities, courts,
penegak hukum, pengadilan dan atau and/or other relevant institutions, based
instansi instansi terkait, berdasarkan on the handling strategy determined by
strategi penanganan yang ditetapkan the Bank;
Bank;
5) Mengelola dan memonitor pelaksanaan 5) Manage and monitor the execution and
dan status penanganan perkara hukum progress of Bank’s legal case handling,
Bank, baik yang ditangani internal Bank either internally or through external
atau konsultan hukum eksternal. counsel.
Dengan adanya Unit Corporate Legal, maka Based on the above, the implementation of
pelaksanaan kebijakan dan standar dokumen legal policy and standard legal document
hukum yang terkait dengan produk, jasa related to the product, service and/ or banking
dan/atau fasilitas perbankan yang ditawarkan facilities offered by the Bank to public, whereby
oleh Bank kepada masyarakat, di mana the legal policy and legal document standards
kebijakan hukum dan standar dokumen are intentionally made in accordance with the
hukum dimaksud dibuat dengan mengacu prevailing laws and regulations also
kepada ketentuan peraturan perundangan considering the interests in the juridical
yang berlaku serta memperhatikan aspects of the Bank.
kepentingan aspek yuridis dari Bank.
304
998 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1001
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Hukum (lanjutan) Legal Risk (continued)
Selain itu, Bank juga memiliki unit Litigasi yang In addition, the Bank also has a Litigation unit
tergabung juga didalam unit kerja Corporate which also incorporated in the Corporate Legal
Legal and Litigation yang salah satu fungsinya and Litigation Unit. One of its functions is to
adalah memberikan analisa, advis/kajian provide legal analysis and advice on legal
hukum atas permasalahan hukum, termasuk matters, including potential legal cases, as well
potensi permasalahan hukum, serta mengelola as to manage the handling of any legal cases
penanganan setiap permasalahan hukum related to litigation in oder to mitigate potential
yang terkait dengan kasus litigasi guna legal risks.
memitigasi risiko hukum yang mungkin ada.
Pengelolaan risiko hukum oleh Unit Litigasi Legal risk management by Litigation Unit is
dilakukan dengan memantau perkembangan carried out with monitoring every legal cases
kasus-kasus hukum yang terjadi dan Bank juga that occur and the Bank also put as close
memberikan perhatian khusus atas attention in handling legal cases which
penanganan kasus hukum yang berpotensi potentially may rise significant loss to the Bank.
menimbulkan kerugian secara signifikan.
Risiko Kepatuhan Compliance Risk
Risiko kepatuhan merupakan risiko akibat Bank Compliance risk is the risks resulting from the
tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan failure of the Bank in fulfilling and/or
peraturan perundang-undangan dan implementing the prevailing laws and
ketentuan yang berlaku termasuk prinsip regulations, including sharia principles for
syariah bagi unit usaha syariah. Dalam sharia business unit. In engaging in the
menjalankan kegiatan usaha pada industri banking industry services, the Bank is required
perbankan, Bank diwajibkan untuk selalu to always comply with the banking regulations
tunduk terhadap peraturan perbankan yang issued by the government and Bank Indonesia
diterbitkan baik oleh pemerintah maupun Bank or Financial Services Authority. In addition, the
Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan. Selain Bank is also required to comply with several
itu, Bank juga wajib tunduk kepada beberapa other rules, such as regulation on Deposit
ketentuan lainnya, seperti peraturan yang Guarantee Program, Limited Liability Company,
mengatur mengenai Penjaminan Simpanan, Taxation and Indonesian Stock Exchange
Perseroan Terbatas, Perpajakan dan Bursa Efek regulations and Fatwa of National Sharia
Indonesia serta Fatwa dari Dewan Syariah Council.
Nasional.
305
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 999
Page 1002
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Pada umumnya, risiko kepatuhan melekat In general, the compliance risk is embedded in
pada Bank sebagai sebuah lembaga the Bank as a banking institution, such as:
perbankan, antara lain: risiko kredit terkait credit risks related to Legal Lending Limit;
dengan ketentuan Batas Maksimum Capital Adequacy Ratio (“CAR”); Asset Quality
Pemberian Kredit (“BMPK”); Kewajiban Rating; Good Corporate Governance (“GCG”);
Penyediaan Modal Minimum (“KPMM”); market risks related to Net Open Position
Penilaian Kualitas Aset; Penerapan tata kelola (“NOP”) regulation, statutory reserve,
yang baik (“GCG”); risiko pasar terkait dengan monitoring of risk management and also
ketentuan Posisi Devisa Neto (“PDN”), Giro strategic risks related to the Bank's Business
Wajib Minimum (“GWM”); Pemantauan Plan regulation, the Annual Business and
Penerapan Manajemen Risiko, serta risiko Budget Plan, Transparency and Publication of
stratejik terkait dengan ketentuan Rencana Bank Report, and other risks related to certain
Bisnis Bank (“RBB”), Rencana Kerja Anggaran regulations. The inability of the Bank to follow
Tahunan (“RKAT”), Transparansi dan Publikasi and comply with all laws and regulations
Laporan Bank, dan risiko-risiko lain yang related to the Bank's business activities may
terkait dengan ketentuan tertentu. affect the continuity of the Bank.
Ketidakmampuan Bank untuk mengikuti dan
mematuhi seluruh peraturan perundangan
yang terkait dengan kegiatan usaha Bank
dapat berdampak terhadap kelangsungan
usaha Bank.
Mitigasi risiko kepatuhan dilakukan dalam Compliance risk mitigation is conducted with
rangka pengendalian aspek kepatuhan yang regards to control aspects of compliance
setidaknya meliputi: which at least include:
a) Melakukan upaya-upaya untuk a) Make efforts to ensure that the policies
memastikan bahwa kebijakan yang issued are related to the determination of
diterbitkan terkait dengan penetapan limit risk, consistency of risk management
limit risiko, konsistensi kebijakan policies, implementation of compliance
manajemen risiko, penerapan kepatuhan at the organizational level, policy
pada jenjang organisasi, kebijakan divergence in decision making to align
penyimpangan dalam pengambilan with applicable organizational structure,
keputusan guna menyelaraskan dengan compliance monitoring policies and
struktur organisasi yang berlaku, whistleblowing polices, in accordance
kebijakan pemantauan kepatuhan dan with applicable regulations;
kebijakan whistleblowing telah sesuai
dengan regulasi yang berlaku;
1000 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
306
Page 1003
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Mitigasi risiko kepatuhan dilakukan dalam Compliance risk mitigation is conducted with
rangka pengendalian aspek kepatuhan yang regards to control aspects of compliance
setidaknya meliputi: (lanjutan) which at least include: (lanjutan)
b) Melakukan upaya-upaya untuk b) Make efforts to ensure that procedures
memastikan bahwa prosedur terkait related to timeliness communication
dengan ketepatan waktu policy to all employees, control and
pengkomunikasian kebijakan kepada analysis of new products and activities,
seluruh pegawai, pengendalian dan reporting obligations and data system,
analisa terhadap produk dan aktivitas adequacy of supervision of
baru, kewajiban pelaporan dan sistem commissioners and directors,
data, kecukupan pengawasan komisaris segregation of duties are in accordance
dan direksi, pemisahan fungsi telah with applicable regulations;
sesuai dengan regulasi yang berlaku;
c) Sumber daya manusia terkait dengan c) Human resources related to
program kompensasi dan pengelolaan compensation program and
kinerja pegawai dan pejabat Bank, performance management of the Bank’s
kecukupan program pelatihan, termasuk employees and officers, including
kewajiban mengikuti sertifikasi; participating in certification obligation;
d) Keberadaan sistem pemantauan internal d) Existence of internal control system
terkait dengan keefektifan dan related to effectiveness and
independensi fungsi audit; dan independence in audit function; and
e) Keberadaan sistem pemantauan e) Existence of monitoring system towards
terhadap penyimpangan terhadap deviation of policy and the Bank’s internal
kebijakan dan prosedur internal Bank. procedures.
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan is also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: following steps:
1) Menyusun rencana kepatuhan yang 1) Establish compliance plan which are
disesuaikan dengan kebutuhan dan adjusted to the needs and bank activities
aktivitas bank beserta self-assessment with self-assessment to determine the
untuk menentukan keefektifan standar effectiveness of the compliance
kepatuhan; standards;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1001
307
Page 1004
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk is
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: (lanjutan) following steps: (continued)
2) Melakukan analisa kepatuhan untuk 2) Perform compliance analysis to provide
memberikan saran, masukan serta advice, inputs, and also recommendations
rekomendasi atas draft kebijakan internal for the Bank’s draft internal policy including
Bank termasuk review terhadap produk review on new products and activities that
dan aktivitas baru yang akan diterbitkan will be launched to ensure that the internal
untuk memastikan bahwa kebijakan policies established by the management
internal yang dikeluarkan oleh manajemen and new products/activities already
dan produk/aktivitas baru tersebut telah comply with the prevailing laws and
sesuai dengan peraturan perundang- regulations;
undangan yang berlaku;
3) Melakukan pengawasan (monitoring) dan 3) Perform monitoring and ensure the
memastikan kepatuhan terhadap perjanjian compliance with the agreements and
dan komitmen yang dibuat dengan Bank commitments made with Bank Indonesia
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, serta and Financial Services Authority, also
bertanggung jawab untuk mengirimkan responsible to submit all progress reports
semua laporan perkembangan atas temuan of the findings and corrective actions to
dan tindakan perbaikan kepada Bank Bank Indonesia and Financial Services
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan Authority, and also act as liaison officer
sekaligus bertindak sebagai pejabat between Bank Indonesia and Financial
perantara antara Bank Indonesia dan Services Authority and the Bank;
Otoritas Jasa Keuangan dengan Bank;
1002 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
308
Page 1005
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) i. h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
Selain itu, mitigasi risiko kepatuhan juga In addition, the mitigation of compliance risk is
dilakukan oleh Direktur yang membawahkan also conducted by a Director who oversees
fungsi kepatuhan dan/atau melalui Satuan compliance function and/or via the
Kerja Kepatuhan melalui langkah-langkah Compliance Unit by taking, among other, the
antara lain: (lanjutan) following steps: (continued)
4) Melakukan upaya-upaya untuk 4) Ensure that the Bank's policy, regulation,
memastikan bahwa kebijakan, ketentuan, system and procedure, as well as business
sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha activities are complied with the prevailing
Bank telah sesuai dengan ketentuan Bank regulation of Bank Indonesia and Financial
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Services Authority and prevailling laws and
peraturan perundang-undangan yang regulations;
berlaku;
5) Mengoptimalkan fungsi kepatuhan melalui 5) Optimizing the compliance function
proses pemantauan dan pemeriksaan dari through compliance monitoring and
segi kepatuhan (pengujian kepatuhan) testing processes, as well as conducting
dan melakukan pelatihan untuk training to promote a sustainable
meningkatkan budaya kepatuhan yang compliance culture. This initiative is also
berkesinambungan, serta untuk designed to enhance employees'
meningkatkan pemahaman dan understanding and awareness of
awareness karyawan terhadap peraturan applicable laws and regulations through
perundang-undangan yang berlaku, internal training forums, workshops, and
antara lain melalui forum pelatihan digital platforms such as the LCCA Site/
internal, workshop, media LCCA Site/LCCA LCCA Portal;
Portal;
6) Menerapkan kebijakan program anti 6) Implement anti-money laundering and
pencucian uang dan pencegahan combating financing of terrorism policy as
pendanaan terorisme yang diatur dalam regulated by Financial Service Authority
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan and Financial Transaction Report and
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Analysis Center;
Keuangan;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1003
309
Page 1006
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Kepatuhan (lanjutan) Compliance Risk (continued)
7) Menerapkan kebijakan strategi anti fraud; 7) Implement a policy of anti fraud strategy;
8) Memastikan penerapan Tata Kelola 8) Ensure that Good Corporate Governance
Perusahaan telah dilakukan oleh Bank, baik (GCG) has been performed by the Bank,
untuk bank konvensional maupun unit both for conventional banks and Sharia
usaha syariah serta penerapan tata kelola business units and the implementation of
terintegrasi. integrated governance.
Risiko Stratejik Strategic Risk
Risiko stratejik adalah risiko akibat Strategic risk is the risk due to inaccurate
ketidaktepatan dalam pengambilan decision-making and/or implementation of
dan/atau pelaksanaan suatu keputusan a strategic decision, and the failure to
stratejik serta kegagalan dalam anticipate changes in business environment.
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
Untuk dapat tumbuh dan berkembang In order to grow and develop into a leading
menjadi sebuah institusi keuangan terdepan financial institution in Indonesia, the Bank
di Indonesia, Bank membutuhkan needs to adopt certain strategies. Failure in
serangkaian strategi. Ketidakmampuan formulating the right strategy may
dalam menyusun strategi yang tepat dapat deteriorate the Bank’s business in the future.
menimbulkan kegagalan bisnis Bank di masa
yang akan datang.
Risiko ini juga mencakup kemampuan Bank This risk also includes the Bank’s ability to
dalam menciptakan keunggulan kompetitif create a competitive edge amidst stiff
di tengah kompetisi perbankan yang competition in the banking industry. The
semakin ketat. Ketidakmampuan dalam inability to cope with such business
menghadapi tantangan bisnis tersebut, yang challenges, which are constantly changing
terus mengalami perubahan dari waktu ke from time to time, will lead to failure in
waktu, akan mengakibatkan kegagalan accomplishing the determined vision.
dalam mencapai visi yang selama ini telah
ditetapkan.
1004 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
310
Page 1007
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
56. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 56. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT REQUIRED
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI BY INDONESIAN ACCOUNTING STANDARDS
INDONESIA (lanjutan) (continued)
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information presented
dibawah ini merupakan informasi yang disyaratkan below is information required by applicable
oleh regulasi yang berlaku dan bukan/tidak regulations and is not information required by
merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh Indonesian Accounting Standards (continued):
Standar Akuntansi Indonesia (lanjutan):
h. Manajemen Risiko (lanjutan) h. Risk Management (continued)
Risiko Stratejik (lanjutan) Strategic Risk (continued)
Demi merealisasikan keuntungan yang In order to realise the expected benefit, the
diharapkan, penerapan keputusan- implementation of strategic decision must
keputusan stratejik secara disiplin perlu be conducted in a disciplined manner. To
dilaksanakan. Untuk menjamin implementasi ensure proper strategy implementation, once
strategi yang tepat, ketika strategi ditentukan, the strategy is determined, detailed action
rencana kerja yang terperinci termasuk plans including key initiatives have to be
inisiatif-inisiatif kunci perlu dikembangkan, developed, and tracked according to the
dan dipantau kesesuaiannya terhadap targeted timeline and benefit.
target jadwal pelaksanaan dan keuntungan.
Pada akhirnya, kesuksesan strategi Bank In the end, success of the Bank’s strategy
harus dapat diukur. Bank memantau ukuran- should be measurable. The Bank monitors
ukuran kunci berikut ini: the following key measures:
• Posisi pasar, diukur dari peringkat aset • Market position, measured by asset size
rank
• Pertumbuhan bisnis, diukur dari • Business growth, measured by year-on-
pertumbuhan tahunan PBT (laba year PBT (profit before tax) growth
sebelum pajak)
• Efisiensi, diukur dari rasio BOPO • Efficiency, measured by BOPO ratio
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1005
311
Page 1008
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
57. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 57. SUPPLEMENTARY CASH FLOW INFORMATION
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas konsolidasian activities in the consolidated cash flow statement
adalah sebagai berikut: are as follows:
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2025 Proceeds Payment Changes 2025
Pinjaman diterima 14.426.809 - (385.152) - 14.041.657 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - (6.944.390) - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas sewa 453.390 - (169.086) 159.249 443.553 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 3.713.750 2.750.000 (2.545.445) 53.662 3.971.967 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.484 - - 37 99.521 Subordinated loan
Total 33.496.519 2.750.000 (10.044.073) 212.948 26.415.394 Total
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2024 Proceeds Payment Changes 2024
Pinjaman diterima 7.744.928 6.681.881 - - 14.426.809 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2.017.063 12.786.023 - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas sewa 528.247 - (180.787) 105.930 453.390 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 4.222.181 1.100.000 (1.637.000) 28.569 3.713.750 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.451 - - 33 99.484 Subordinated loan
Total 14.611.870 20.567.904 (1.817.787) 134.532 33.496.519 Total
1006 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
312
Page 1009
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original consolidated financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KEUANGAN KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk Tahun As of December 31, 2025
yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
58. TANGGAL PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 58. COMPLETION OF THE CONSOLIDATED FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Manajemen Bank bertanggung jawab atas The management of the Bank is responsible
penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini for the preparation of these consolidated financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan statements that were completed and authorized
oleh Direksi pada tanggal 25 Februari 2026. to be issued by the Board of Directors on
February 25, 2026.
59. INFORMASI KEUANGAN TERSENDIRI ENTITAS INDUK 59. PARENT ENTITY’S SEPARATE FINANCIAL
INFORMATION
Informasi keuangan tersendiri Entitas Induk hanya The Parent Entity’s separate financial information
menyajikan informasi laporan posisi keuangan only presents information on the statement of
tanggal 31 Desember 2025 dan laporan laba rugi financial position as of December 31, 2025 and the
dan penghasilan komprehensif lain, laporan statement of profit or loss and other comprehensive
perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk income, the statement of changes in equity and the
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, dan statement of cash flow for the year then ended, and
catatan atas investasi pada entitas anak di sajikan notes on investments in Subsidiaries presented
dengan metode biaya. using the cost method.
Laporan keuangan tersendiri Entitas Induk disajikan The Parent Entity’s separate financial statements
pada halaman 314 - 325. are presented on pages 314 – 325.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1007
313
Page 1010
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENT OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK PARENT ENTITY
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 1.711.576 1.855.759 Cash
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with other banks
Pihak berelasi 115.242 60.915 Related parties
Pihak ketiga 3.118.648 2.329.845 Third parties
3.233.890 2.390.760
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (479) (558) impairment losses
Giro pada bank lain - neto 3.233.411 2.390.202 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.998.966 and other banks
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (6.039) - impairment losses
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan Bank bank lain - neto 2.782.292 2.998.966 and other banks - net
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 1.941.629 Trading securities
Investasi keuangan Financial investments
Pihak berelasi 654.902 707.442 Related parties
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.675 Third parties
39.651.555 40.700.117
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (4.509) (1.015) impairment losses
Investasi keuangan - neto 39.647.046 40.699.102 Financial investments - net
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali 204.796 839.475 resale agreements
Dikurangi: Pendapatan bunga
yang belum diamortisasi (3) (1.052) Less: Unamortized interest
204.793 838.423
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2) (147) impairment losses
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali - neto 204.791 838.276 resale agreements - net
Tagihan derivatif Derivatives receivable
Pihak berelasi 503.709 446.622 Related parties
Pihak ketiga 1.207.585 934.809 Third parties
1.711.294 1.381.431
1008 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
314
Page 1011
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENT OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah receivables/financing
Pihak berelasi 612.986 345.858 Related parties
Pihak ketiga 108.012.927 113.306.317 Third parties
108.625.913 113.652.175
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (2.968.374) (3.754.834) impairment losses
Kredit yang diberikan dan Loans and sharia
piutang/pembiayaan syariah - neto 105.657.539 109.897.341 receivables/financing - net
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Pihak berelasi 2.157 - Related parties
Pihak ketiga 1.916.520 1.574.241 Third parties
1.918.677 1.574.241
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3.367) (3.176) impairment losses
Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Acceptances receivable - net
Aset pajak tangguhan 277.369 572.544 Deferred tax assets
Aset tetap dan aset hak-guna 5.657.371 5.892.654 Fixed assets and right-of-use assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.125.246) (2.163.211) Less: Accumulated depreciation
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.532.125 3.729.443 Fixed assets and right-of-use assets- net
Aset tidak berwujud - neto 296.026 309.949 Intangible assets - net
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain other assets
Pihak berelasi 439.897 149.332 Related parties
Pihak ketiga 6.006.764 4.520.959 Third parties
6.446.661 4.670.291
Dikurangi: Less:
Cadangan kerugian
penurunan nilai (90.236) (79.643) Allowance for impairment losses
Cadangan kerugian (166.094) (169.840) Allowance for possible losses
Beban dibayar dimuka dan Prepayments and
aset lain-lain - neto 6.190.331 4.420.808 other assets - net
JUMLAH ASET 178.811.491 183.302.873 TOTAL ASSETS
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1009
315
Page 1012
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENT OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Obligations due immediately
Pihak berelasi 409 1.014 Related parties
Pihak ketiga 2.057.930 781.055 Third parties
2.058.339 782.069
Simpanan nasabah Deposits from customers
Pihak berelasi 898.780 805.847 Related parties
Pihak ketiga 115.807.122 118.599.594 Third parties
116.705.902 119.405.441
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi 2.610.117 2.914.963 Related parties
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294 Third parties
9.129.697 6.020.257
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali 7.872.178 14.819.967 agreements
Dikurangi: Beban bunga yang Less: Unamortized
belum diamortisasi (13.482) (16.881) interest
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchased
dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086 agreements - net
Liabilitas derivatif Derivatives payable
Pihak berelasi 740.969 508.422 Related parties
Pihak ketiga 629.638 847.999 Third parties
1.370.607 1.356.421
Liabilitas akseptasi Acceptances payable
Pihak berelasi 12.901 56.085 Related parties
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144 Third parties
1.890.224 1.416.229
Surat berharga yang diterbitkan Securities issued
Pihak berelasi - 3.996 Related parties
Pihak ketiga 399.224 694.490 Third parties
399.224 698.486
Pinjaman diterima 8.621.084 9.277.315 Borrowings
Utang pajak 252.448 239.702 Taxes payable
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
dan liabilitas lain-lain and other liabilities
Pihak berelasi 3.136 6.675 Related parties
Pihak ketiga 3.047.468 3.302.017 Third parties
3.050.604 3.308.692
Pinjaman subordinasi Subordinated loan
Pihak berelasi 99.521 99.484 Related parties
JUMLAH LIABILITAS 151.436.346 157.407.182 TOTAL LIABILITIES
1010 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
316
Page 1013
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN - STATEMENT OF FINANCIAL POSITION -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/December 31
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS (lanjutan) LIABILITIES AND EQUITY (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal Saham Share Capital
Modal Dasar - Authorized Capital -
476.608.857.231 saham, 476,608,857,231 shares,
terdiri dari: consist of:
388.146.231 saham Seri A 388,146,231 Series A
dengan nilai nominal shares with a par value of
Rp900 (nilai penuh) Rp900 (full amount)
per saham; per share;
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dengan nilai nominal with a par value of
Rp225 (nilai penuh) Rp225 (full amount)
per saham; dan per share; and
467.329.511.000 saham Seri D 467,329,511,000 Series D
dengan nilai nominal Rp22,50 shares with a par value of Rp22.50
(nilai penuh) per saham (full amount) per share
Modal ditempatkan dan
disetor penuh Issued and paid-up capital
388.146.231 saham Seri A, 388,146,231 Series A Shares,
8.891.200.000 saham Seri B 8,891,200,000 Series B shares
dan 66.935.849.590 saham Seri D 3.855.908 3.855.908 and 66,935,849,590 Series D shares
Tambahan modal disetor 6.357.376 6.357.376 Additional paid-in capital
Surplus revaluasi aset tetap 1.960.252 2.094.567 Fixed assets revaluation surplus
Selisih kurs karena penjabaran Differences arising from the translation of
laporan keuangan dalam mata uang asing 40.951 40.793 foreign currency financial statements
Keuntungan/(kerugian) yang belum
direalisasi atas perubahan nilai wajar Unrealized gain/(losses) on changes
investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar in fair value of fair value through other
melalui pendapatan komprehensif lain - comprehensive income financial investments -
setelah pajak tangguhan dan cadangan net of deferred tax and expected credit
atas kerugian kredit ekpektasian 326.958 (350.039) loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti Actuarial gains on defined benefit plan
- setelah pajak tangguhan 461.493 388.017 - net of deferred tax
Cadangan umum 771.182 771.182 General reserve
Saldo laba 13.601.025 12.737.887 Retained earnings
JUMLAH EKUITAS 27.375.145 25.895.691 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 178.811.491 183.302.873 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1011
317
Page 1014
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF AND OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - ENTITAS INDUK INCOME - PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir For Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL OPERATING INCOME AND EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah Interest and Sharia income and expenses
Pendapatan bunga dan Syariah Interest and Sharia income
Pendapatan bunga 7.703.452 7.646.263 Interest income
Pendapatan Syariah 2.666.920 2.636.767 Sharia income
10.370.372 10.283.030
Beban bunga dan Syariah Interest and Sharia expense
Beban bunga 4.283.549 4.079.213 Interest expense
Beban Syariah 1.166.329 1.348.497 Sharia expense
5.449.878 5.427.710
Pendapatan bunga dan Syariah neto 4.920.494 4.855.320 Net interest and Sharia income
Pendapatan/(beban) operasional lainnya Other operating income/(expenses)
Pendapatan operasional lainnya: Other operating income:
Provisi dan komisi selain Fees and commissions
dari kredit yang diberikan 359.880 368.962 other than from loans
Keuntungan/(kerugian) transaksi Gains/(losses) on foreign exchange
mata uang asing - neto 91.459 (226.209) transactions - net
Keuntungan penjualan efek-efek Gains on sale of
yang diperdagangkan dan trading securities and
investasi keuangan - neto 345.647 132.339 financial investments - net
Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek Increase/(decrease) in value of
yang diperdagangkan - neto 3.857 (8.408) trading securities - net
Pendapatan lainnya 1.279.025 1.659.796 Other fee income
Jumlah pendapatan operasional Total other operating
lainnya 2.079.868 1.926.480 income
Beban operasional lainnya: Other operating expenses:
Penyisihan kerugian penurunan nilai Provision for impairment losses
atas instrumen keuangan-neto 412.682 930.208 on financial instruments - net
Penyisihan kerugian atas Provision for possible losses
aset non-produktif 16.853 16.168 on non-earning assets
Umum dan administrasi 2.304.985 2.251.541 General and administrative
Tenaga kerja 2.701.069 2.682.401 Personnel
Jumlah beban Total other operating
operasional lainnya 5.435.589 5.880.318 expenses
Beban operasional Other operating expenses -
lainnya - neto (3.355.721) (3.953.838) net
LABA OPERASIONAL - NETO 1.564.773 901.482 OPERATING INCOME NET
PENDAPATAN NON OPERATING
NON-OPERASIONAL - NETO 102.437 14.976 INCOME - NET
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 1.667.210 916.458 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
BEBAN PAJAK - NETO (357.687) (206.891) TAX EXPENSE - NET
LABA TAHUN BERJALAN 1.309.523 709.567 INCOME FOR THE YEAR
1012 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
318
Page 1015
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF AND OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - ENTITAS INDUK (lanjutan) INCOME - PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
Pendapatan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti 94.199 87.475 Actuarial gains on defined benefit plan
(Kerugian)/keuntungan revaluasi aset tetap (134.315) 124.632
(Losses)/gains on fixed assets revaluation
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya (20.723) (19.245) other comprehensive income
(60.839) 192.862
Items that may be reclassified
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi: subsequently to profit or loss:
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan Differences arising from the translation of foreign
dalam mata uang asing 158 (1.349) currency financial statements
Fair value changes of financial investment
Perubahan nilai wajar investasi keuangan yang measured at fair value through
tersedia untuk dijual 869.230 (234.816) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan komponen Income tax relating to components of
pendapatan komprehensif lainnya (192.233) 52.101
other comprehensive income
677.155 (184.064)
Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 616.316 8.798 Other comprehensive income - net of tax
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive
berjalan 1.925.839 718.365 income for the year
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada: Income for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 1.309.523 709.567 Equity holders of the parent company
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income
berjalan yang dapat diatribusikan kepada: for the year attributable to:
Pemilik entitas induk 1.925.839 718.365 Equity holders of the parent company
LABA PER SAHAM DASAR BASIC EARNINGS PER SHARE
(nilai penuh) 17,18 9,31 (full amount)
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1013
319
Page 1016
1014
The original parent entity financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent company
(Kerugian)/keuntungan yang belum
direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui pendapatan
Selisih kurs komprehensif lain - Keuntungan
karena penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam mata kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
uang asing/ Unrealized (losses)/gains on setelah pajak
Tambahan Surplus Differences changes in fair value of fair value tangguhan/
modal revaluasi arising from through other comprehensive Actuarial gains
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Modal disetor/ aset tetap/ the translation income financial on defined Cadangan Saldo
saham/ Additional Fixed assets of foreign investments - net of benefit plan- umum/ laba/
Share paid-in revaluation currency financial deferred tax and expected net of General Retained Jumlah/
capital capital surplus statements credit loss allowances deferred tax reserve earnings Total
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 2.094.567 40.793 (350.039) 388.017 771.182 12.737.887 25.895.691 Balance as of December 31, 2024
Kenaikan atas selisih kurs karena Increase in foreign exchange differences arising
penjabaran laporan keuangan from the translation of overseas branches'
cabang luar negeri dalam mata uang asing - - 158 - - - - 158 foreign currency financial statements
Kerugian revaluasi aset tetap - - (134.315) - - - - - (134.315) Losses on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan through other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investments - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian - - - - 676.997 - - - 676.997 and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - 73.476 - - 73.476 of deferred tax
Pembagian dividen tunai - - - - - - - (446.385) (446.385) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan - - - - - - - 1.309.523 1.309.523 Income for the year
Saldo 31 Desember 2025 3.855.908 6.357.376 1.960.252 40.951 326.958 461.493 771.182 13.601.025 27.375.145 Balance as of December 31, 2025
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
320
Page 1017
The original parent entity financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS - ENTITAS INDUK (lanjutan) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY - PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to equity holders of the parent company
Kerugian yang
belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang
diukur pada nilai wajar
melalui pendapatan
Selisih kurs komprehensif lain - Keuntungan
karena penjabaran setelah pajak tangguhan dan aktuarial atas
laporan keuangan cadangan atas kerugian program
dalam mata kredit ekspektasian/ manfaat pasti -
uang asing/ Unrealized losses on changes setelah pajak
Tambahan Surplus Differences in fair value of fair value tangguhan/
modal revaluasi arising from through other comprehensive Actuarial gains
Modal disetor/ aset tetap/ the translation income financial on defined Cadangan Saldo
saham/ Additional Fixed assets of foreign investments - net of benefit plan- umum/ laba/
Share paid-in revaluation currency financial deferred tax and expected net of General Retained Jumlah/
capital capital surplus statements credit loss allowances deferred tax reserve earnings Total
Saldo 31 Desember 2023 3.855.908 6.357.376 1.969.935 42.142 (167.324) 319.787 771.182 12.812.853 25.961.859 Balance as of December 31, 2023
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Penurunan atas selisih kurs karena Decrease in foreign exchange differences arising
penjabaran laporan keuangan from the translation of overseas branches'
cabang luar negeri dalam mata uang asing - - - (1.349) - - - - (1.349) foreign currency financial statements
Keuntungan revaluasi aset tetap - - 124.632 - - - - - 124.632 Gains on fixed assets revaluation
Perubahan nilai wajar investasi keuangan Changes in fair value of fair value through
yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income
komprehensif lain - setelah pajak tangguhan dan financial investments - net of deferred tax
cadangan atas kerugian kredit ekspektasian - - - - (182.715) - - - (182.715) and expected credit loss allowances
Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - Actuarial gains on defined benefit plan - net
setelah pajak tangguhan - - - - - 68.230 - - 68.230 of deferred tax
Pembagian dividen tunai - - - - - - - (784.533) (784.533) Distribution of cash dividend
Laba tahun berjalan - - - - - - - 709.567 709.567 Income for the year
Saldo 31 Desember 2024 3.855.908 6.357.376 2.094.567 40.793 (350.039) 388.017 771.182 12.737.887 25.895.691 Balance as of December 31, 2024
321
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
1015
Page 1018
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENT OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK PARENT ENTITY
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga dan Syariah 10.220.707 10.231.105 Proceeds from interest and Sharia income
Pembayaran beban bunga dan Syariah (5.544.490) (5.401.892) Payment of interest and Sharia expense
Beban umum dan administrasi General and administrative expenses
yang dibayar (1.756.790) (1.818.654) paid
Tenaga kerja dan tunjangan
yang dibayar (2.689.468) (2.480.341) Personnel expenses paid
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
yang diterima 1.283.551 1.631.181 received
Pembayaran pajak penghasilan (334.730) (186.699) Payment of income tax
Penerimaan/(pembayaran) pendapatan/ Income received/(expenses paid)/ for
(beban) non-operasional - neto 96.632 (15.619) non-operating income/(expenses) - net
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating
sebelum perubahan aset activities before changes in
dan liabilitas operasi 1.275.412 1.959.081 operating assets and liabilities
(Kenaikan)/penurunan aset operasi: (Increase)/decrease in operating assets:
Efek-efek yang diperdagangkan (2.607.714) (652.350) Trading securities
Tagihan atas wesel ekspor 209.665 (1.309.643) Receivables from export bills
Kredit yang diberikan dan Loans and Sharia
piutang/pembiayaan Syariah 3.821.280 (11.665.939) receivables/financing
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain (1.304.950) (449.751) Prepayments and other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas Increase/(decrease) in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 1.276.270 (46.463) Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah dan Deposits from customers and
bank lain 409.901 4.758.860 other banks
Liabilitas lain-lain (179.574) (66.791) Other liabilities
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
aktivitas operasi 2.900.290 (7.472.996) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penjualan/(pembelian) efek-efek
yang diukur pada nilai wajar melalui Sale/(purchase) of marketable securities
pendapatan komprehensif lain measured at fair value through
dan yang diukur pada biaya other comprehensive income
perolehan yang diamortisasi 2.055.037 (8.137.998) and measured at amortized cost
Penjualan efek-efek yang dibeli Sale of securities purchased
dengan janji dijual kembali 633.630 1.494.699 under resale agreements
Penerimaan dari penjualan aset tetap 4.949 5.989 Proceeds from sale of fixed assets
Penambahan nilai aset hak-guna (41.002) (19.168) Addition of right-of-use assets
Pembelian aset tidak berwujud (104.005) (129.052) Acquisition of intangible asset
Pembelian aset tetap (279.400) (320.860) Acquisition of fixed assets
Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) Net cash provided by/(used in)
dari aktivitas investasi 2.269.209 (7.106.390) investing activities
1016 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
322
Page 1019
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENT OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
(Pembelian)/penjualan efek-efek yang dijual (Purchase)/sale of securities sold
dengan janji dibeli kembali (6.944.390) 12.786.023 under repurchased agreements
(Pembayaran)/penerimaan dari pinjaman diterima (656.231) 6.515.569 (Payment)/proceeds from borrowings
Pembayaran liabilitas sewa (158.905) (166.557) Payment of lease liabilities
Pelunasan dari surat berharga
yang diterbitkan (300.000) (368.000) Repayment from securities issued
Pembayaran dividen (446.335) (784.444) Dividend payment
Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari Net cash (used in)/provided by
aktivitas pendanaan (8.505.861) 17.982.591 financing activities
(PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS NET (DECREASE)/INCREASE IN
DAN SETARA KAS (3.336.362) 3.403.205 CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH
KAS DAN SETARA KAS EQUIVALENTS AT
AWAL TAHUN 17.941.843 14.283.481 BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign exchange
uang asing 227.497 255.157 rate changes
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
AKHIR TAHUN 14.832.978 17.941.843 END OF YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTARY DISCLOSURES
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 1.711.576 1.855.759 Cash
Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 3.233.890 2.390.760 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain yang jatuh tempo and other banks that will mature
dalam 3 bulan dari tanggal within 3 months from
akuisisi 2.788.331 2.998.966 the date of acquisition
Jumlah kas dan setara kas 14.832.978 17.941.843 Total cash and cash equivalents
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1017
323
Page 1020
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS - STATEMENT OF CASH FLOWS -
ENTITAS INDUK (lanjutan) PARENT ENTITY (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari Changes in liabilities arising from financing
aktivitas pendanaan pada laporan arus kas activities in the parent entity cash flow statement
entitas induk adalah sebagai berikut: are as follows:
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2025 Proceeds Payment Changes 2025
Pinjaman diterima 9.277.315 - (656.231) - 8.621.084 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 14.803.086 - (6.944.390) - 7.858.696 repurchased agreements
Liabilitas sewa 421.376 - (158.905) 157.313 419.784 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 698.486 - (300.000) 738 399.224 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.484 - - 37 99.521 Subordinated loan
Total 25.299.747 - (8.059.526) 158.088 17.398.309 Total
Perubahan
1 Januari/ Arus Kas/Cash Flows Non Kas/ 31 Desember/
January 1, Penerimaan/ Pembayaran/ Non-Cash December 31,
2024 Proceeds Payment Changes 2024
Pinjaman diterima 2.761.746 6.515.569 - - 9.277.315 Borrowings
Efek-efek yang dijual dengan Securities sold under
janji dibeli kembali 2.017.063 12.786.023 - - 14.803.086 repurchased agreements
Liabilitas sewa 487.105 - (166.557) 100.828 421.376 Lease liabilities
Surat berharga yang
diterbitkan 1.065.304 - (368.000) 1.182 698.486 Securities issued
Pinjaman Subordinasi 99.451 - - 33 99.484 Subordinated loan
Total 6.430.669 19.301.592 (534.557) 102.043 25.299.747 Total
324
1018 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1021
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
The original parent entity financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk PT BANK MAYBANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN - NOTES TO THE FINANCIAL
ENTITAS INDUK STATEMENTS - PARENT ENTITY
Tanggal 31 Desember 2025 serta untuk As of December 31, 2025
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and For the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING 1. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES
Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri Basis of preparation of the separate financial
entitas induk statements of the parent company
Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun sesuai The separate financial statements of the parent
dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan company are prepared in accordance with the
(“PSAK”) No.227 (Revisi 2013), “Laporan Keuangan Statement of Financial Accounting Standards (“SFAS”)
Tersendiri”. No.227 (Revised 2013), “Separate Financial
Statements”.
PSAK No.227 (Revisi 2013) mengatur dalam hal entitas SFAS No.227 (Revised 2013) regulates that when a
menyajikan laporan keuangan tersendiri maka laporan company presents the separate financial statements,
tersebut hanya dapat disajikan sebagai informasi such financial statements should be presented as
tambahan dalam laporan keuangan konsolidasian. supplementary information to the consolidated
Laporan keuangan tersendiri adalah laporan keuangan financial statements. Separate financial statements
yang disajikan oleh entitas induk yang mencatat are those presented by a parent, in which the
investasi pada entitas anak, entitas asosiasi dan investments in subsidiaries, associates and joint
pengendalian bersama entitas berdasarkan kepemilikan ventures are accounted for on the basis of the direct
ekuitas langsung bukan berdasarkan pelaporan hasil equity interest rather than on the basis of the reported
dan aset neto investee. results and net assets of the investees.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan Accounting policies adopted in the preparation of the
laporan keuangan tersendiri entitas induk adalah sama parent company separate financial statements are
dengan kebijakan akuntasi yang diterapkan dalam the same as the accounting policies adopted in the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparation of the consolidated financial statements
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas as disclosed in Note 2 to the consolidated financial
laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk statements, except for investments in subsidiaries, in
penyertaan pada entitas anak yang di dalam laporan which the parent entity financial information uses cost
keuangan tersendiri entitas induk dicatat menggunakan method.
metode biaya.
2. PENYERTAAN SAHAM PADA ENTITAS ANAK 2. INVESTMENTS IN SHARES OF SUBSIDIARIES
Informasi mengenai entitas anak yang dimiliki Bank Information pertaining to subsidiaries owned by the
diungkapkan dalam Catatan 1.b atas laporan keuangan Bank is disclosed in Note 1.b to the consolidation
konsolidasian. financial statements.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 entitas induk As of December 31, 2025 and 2024 the parent
memiliki penyertaan saham pada entitas anak berikut: company has the following investments in shares of
subsidiaries:
Persentase kepemilikan/
Percentage of ownership
1020000
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
Entitas anak 2025 2024 Subsidiaries
PT Maybank Indonesia Finance 99,99% 99,99% PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 67,49% 67,49% PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
Biaya perolehan/Acquisition cost
1020000
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
Entitas anak 2025 2024 Subsidiaries
PT Maybank Indonesia Finance 32.370 32.370 PT Maybank Indonesia Finance
PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk 781.431 781.431 PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
325
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1019
Page 1022
Page 1023
Laporan
Keuangan
Konsolidasian
Entitas Induk
2025
Page 1024
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
INCOME STATEMENTS
FOR THE FOURTH QUARTER AND FINANCIAL YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Unaudited Audited
Fourth Quarter Ended Cumulative 12 Months Ended
Group 31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
Note RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
Interest income A20 6,956,662 8,055,836 29,351,194 32,769,873
Interest expense A21 (3,462,412) (4,703,217) (16,194,182) (19,962,450)
Net interest income 3,494,250 3,352,619 13,157,012 12,807,423
Income from Islamic Banking Scheme
operations A40a 2,285,657 2,016,899 8,653,273 8,346,399
Insurance/takaful service result A22 584,590 352,710 1,755,748 1,284,513
Other operating income A24 1,495,566 1,951,843 9,019,554 9,066,000
Total operating income 7,860,063 7,674,071 32,585,587 31,504,335
Net insurance/takaful investment/finance result A25 (340,913) (252,035) (2,206,086) (1,931,829)
Net operating income 7,519,150 7,422,036 30,379,501 29,572,506
Overhead expenses A26 (3,658,346) (3,687,474) (14,839,199) (14,460,235)
Operating profit before impairment losses 3,860,804 3,734,562 15,540,302 15,112,271
Allowances for impairment losses on loans,
advances, financing and other debts, net A27 (8,976) (444,844) (562,136) (1,670,545)
(Allowances for)/writeback of impairment
losses on financial investments, net A28 (175,433) 83,689 (847,242) 42,353
Allowances for impairment losses on other
assets and interest in an associate, net A29 (41,470) (12,199) (71,398) (18,816)
Operating profit 3,634,925 3,361,208 14,059,526 13,465,263
Share of profits in associates and joint ventures 86,904 52,932 274,268 236,302
Profit before taxation and zakat 3,721,829 3,414,140 14,333,794 13,701,565
Taxation and zakat B5 (955,404) (739,218) (3,502,446) (3,195,179)
Profit for the financial period/year 2,766,425 2,674,922 10,831,348 10,506,386
Attributable to:
Equity holders of the Bank 2,675,658 2,532,232 10,513,948 10,088,673
Non-controlling interests 90,767 142,690 317,400 417,713
2,766,425 2,674,922 10,831,348 10,506,386
Earnings per share attributable to
equity holders of the Bank
Basic/diluted B12 22.15 sen 20.98 sen 87.05 sen 83.61 sen
(These audited condensed interim financial statements should be read in conjunction with the audited annual
financial statements for the financial year ended 31 December 2024 and the accompanying explanatory notes
attached to these financial statements)
1
1022 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1025
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE FOURTH QUARTER AND FINANCIAL YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Unaudited Audited
Fourth Quarter Ended Cumulative 12 Months Ended
Group 31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
Profit for the financial period/year 2,766,425 2,674,922 10,831,348 10,506,386
Other comprehensive (loss)/income:
Items that will not be reclassified subsequently
to profit or loss:
Defined benefit plan actuarial gain 3,722 27,387 38,565 22,259
Income tax effect (7,572) (6,138) (7,540) (6,548)
Net (loss)/gain from change in fair value on
equity instruments at fair value through
other comprehensive income (226,177) 18,230 (175,314) 97,998
(230,027) 39,479 (144,289) 113,709
Items that may be reclassified subsequently
to profit or loss:
Net (loss)/gain on debt instruments at fair value
through other comprehensive income (137,899) (760,912) 710,352 (775,241)
- Net loss from change in fair value (712,487) (841,802) (32,587) (840,246)
- Changes in expected credit losses 360,057 (118,166) 666,069 (153,283)
- Income tax effect 214,531 199,056 76,870 218,288
Net (loss)/gain on foreign exchange translation (1,553,987) 1,485,107 (3,986,444) (2,444,251)
Cost of hedging for fair value hedge 963 (31,739) 6,145 (53,062)
Net loss on capital reserve (268) (499) (548) (1,483)
Net gain on revaluation reserve - - 1 3
Share of change in associatesʼ reserve (139,471) 158 (191,599) (276,482)
Net insurance finance/investment result 96,416 48,037 (54,324) (107,690)
(1,734,246) 740,152 (3,516,417) (3,658,206)
Other comprehensive (loss)/gain for the
financial period/year, net of tax (1,964,273) 779,631 (3,660,706) (3,544,497)
Total comprehensive income for the
financial period/year 802,152 3,454,553 7,170,642 6,961,889
Other comprehensive (loss)/income for the
financial period/year, attributable to:
Equity holders of the Bank (1,944,530) 781,579 (3,653,847) (3,548,191)
Non-controlling interests (19,743) (1,948) (6,859) 3,694
(1,964,273) 779,631 (3,660,706) (3,544,497)
Total comprehensive income for the
financial period/year, attributable to:
Equity holders of the Bank 731,128 3,313,811 6,860,101 6,540,482
Non-controlling interests 71,024 140,742 310,541 421,407
802,152 3,454,553 7,170,642 6,961,889
(These audited condensed interim financial statements should be read in conjunction with the audited annual
financial statements for the financial year ended 31 December 2024 and the accompanying explanatory notes
attached to these financial statements)
2
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1023
Page 1026
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
INCOME STATEMENTS
FOR THE FOURTH QUARTER AND FINANCIAL YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Unaudited Audited
Fourth Quarter Ended Cumulative 12 Months Ended
Bank 31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
Note RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
Interest income A20 4,890,877 5,575,782 20,200,643 22,887,904
Interest expense A21 (2,790,177) (3,740,651) (12,818,316) (15,869,379)
Net interest income 2,100,700 1,835,131 7,382,327 7,018,525
Dividends from subsidiaries and associates A23 154,517 121,474 5,537,700 4,191,743
Other operating income A24 1,015,484 1,244,298 5,904,972 5,796,183
1,170,001 1,365,772 11,442,672 9,987,926
Net operating income 3,270,701 3,200,903 18,824,999 17,006,451
Overhead expenses A26 (1,821,149) (1,840,832) (7,137,004) (6,893,494)
Operating profit before impairment losses 1,449,552 1,360,071 11,687,995 10,112,957
Writeback of/(allowances for) impairment
losses on loans, advances, financing
and other debts, net A27 294,830 (321,702) 335,612 (148,291)
Writeback of/(allowances for) impairment
on financial investments, net A28 14,369 126,758 (2,405) 136,132
Writeback of/(allowances for) impairment
losses on other assets and investment
in a subsidiary, net A29 5,748 (606) (348,283) (12,112)
Profit before taxation and zakat 1,764,499 1,164,521 11,672,919 10,088,686
Taxation and zakat B5 (386,310) (211,192) (1,561,084) (1,434,846)
Profit for the financial period/year 1,378,189 953,329 10,111,835 8,653,840
(These audited condensed interim financial statements should be read in conjunction with the audited annual
financial statements for the financial year ended 31 December 2024 and the accompanying explanatory notes
attached to these financial statements)
3
1024 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1027
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME
FOR THE FOURTH QUARTER AND FINANCIAL YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Unaudited Audited
Fourth Quarter Ended Cumulative 12 Months Ended
Bank 31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
Profit for the financial period/year 1,378,189 953,329 10,111,835 8,653,840
Other comprehensive (loss)/income:
Items that will not be reclassified subsequently
to profit or loss:
Net (loss)/gain from change in fair value on
equity instruments at fair value through
other comprehensive income (152,228) (699) (82,016) 5,936
Items that may be reclassified subsequently
to profit or loss:
Net loss on debt instruments at fair value
through other comprehensive income (317,090) (458,007) (86,451) (641,800)
- Net loss from change in fair value (479,343) (429,666) (267,605) (603,920)
- Changes in expected credit losses 10,777 (131,447) 80,455 (182,776)
- Income tax effect 151,476 103,106 100,699 144,896
Net (loss)/gain on foreign exchange translation (624,349) 739,522 (1,542,114) (698,614)
Cost of hedging for fair value hedge 963 (31,739) 6,145 (53,062)
(940,476) 249,776 (1,622,420) (1,393,476)
Other comprehensive (loss)/gain for the
financial period/year, net of tax (1,092,704) 249,077 (1,704,436) (1,387,540)
Total comprehensive income for the
financial period/year 285,485 1,202,406 8,407,399 7,266,300
(These audited condensed interim financial statements should be read in conjunction with the audited annual
financial statements for the financial year ended 31 December 2024 and the accompanying explanatory notes
attached to these financial statements)
4
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1025
Page 1028
08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
AUDITED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION AS AT 31 DECEMBER 2025
Group Bank
31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
Note RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
ASSETS
Cash and short-term funds 28,328,140 40,522,520 23,860,757 27,212,276
Deposits and placements with financial
institutions 14,030,366 22,275,032 29,613,139 38,309,616
Financial assets purchased under resale agreements 8,812,426 16,630,783 9,736,966 17,608,327
Financial assets designated upon initial recognition
at fair value through profit or loss A10(i) 12,905,693 12,933,334 - -
Financial investments at fair value through
profit or loss A10(ii) 46,066,479 33,274,540 21,483,165 15,404,523
Financial investments at fair value through
other comprehensive income A10(iii) 116,964,234 128,177,404 65,619,846 68,927,203
Financial investments at amortised cost A10(iv) 80,786,440 79,377,492 67,965,825 64,681,307
Loans, advances and financing to
financial institutions A11(i) 907,213 2,033,225 49,564,603 48,321,215
Loans, advances and financing to customers A11(ii) 676,981,380 662,740,860 221,415,399 233,474,014
Derivative assets A36 17,640,228 23,417,580 17,405,045 23,331,778
Insurance contract/takaful certificate assets A12(i) 103,165 75,199 - -
Reinsurance contract/retakaful certificate assets A12(ii) 5,274,445 5,910,059 - -
Other assets A13 17,316,342 15,486,024 11,827,919 9,423,930
Investment properties 1,042,622 1,038,657 - -
Statutory deposits with central banks 11,958,915 17,166,509 3,051,218 4,648,095
Investment in subsidiaries - - 37,133,790 35,575,751
Interest in associates and joint ventures 1,832,384 1,857,728 438,859 438,859
Property, plant and equipment 2,458,303 2,283,097 987,923 861,851
Right-of-use assets 1,924,027 1,456,464 1,285,210 460,130
Intangible assets 6,532,573 6,993,290 815,001 664,603
Deferred tax assets 1,718,218 1,672,159 385,973 296,655
TOTAL ASSETS 1,053,583,593 1,075,321,956 562,590,638 589,640,133
LIABILITIES
Customersʼ funding:
- Deposits from customers A14 698,210,227 712,915,459 300,346,778 310,608,986
- Investment accounts of customers1 A40g 32,782,974 28,981,847 - -
Deposits and placements from financial institutions A15 42,587,329 47,051,220 69,888,618 76,999,224
Obligations on financial assets sold under
repurchase agreements 25,899,425 32,831,691 33,949,068 46,954,812
Derivative liabilities A36 24,535,876 27,494,477 24,156,646 26,984,480
Financial liabilities at fair value through
profit or loss A16 9,583,737 11,943,454 6,748,860 7,429,042
Bills and acceptances payable 1,452,395 1,214,634 608,709 466,170
Insurance contract/takaful certificate liabilities A12(i) 47,093,930 46,102,335 - -
Reinsurance contract/retakaful certificate liabilities A12(ii) 32,762 27,063 - -
Other liabilities A18 29,115,493 27,507,979 14,814,278 13,692,978
Provision for taxation and zakat 395,791 294,643 - -
Deferred tax liabilities 814,707 755,338 - -
Borrowings A17(i) 28,207,145 28,260,101 16,802,922 15,546,427
Subordinated obligations A17(ii) 14,452,872 11,157,808 14,138,570 10,843,439
Capital securities A17(iii) 1,577,087 1,576,770 1,577,087 1,576,770
TOTAL LIABILITIES 956,741,750 978,114,819 483,031,536 511,102,328
1
Investment accounts of customers are used to fund financing and advances as disclosed in Note A40e.
5
1026 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1029
Strenghtening the Core, Accelerating Forward 08 / L A P O R A N K E U A N G A N K O N S O L I D A S I A N
MALAYAN BANKING BERHAD
(Co. Reg. No.: 196001000142)
(Incorporated in Malaysia)
CONDENSED FINANCIAL STATEMENTS
AUDITED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION AS AT 31 DECEMBER 2025
Group Bank
31 December 31 December 31 December 31 December
2025 2024 2025 2024
Note RM'000 RM'000 RM'000 RM'000
EQUITY ATTRIBUTABLE TO EQUITY
HOLDERS OF THE BANK
Share capital 54,882,333 54,736,195 54,882,333 54,736,195
Shares held-in-trust (78) (1,764) (78) (1,764)
Retained profits 37,756,235 34,028,358 20,053,014 16,822,741
Reserves 806,137 5,207,839 4,623,833 6,980,633
93,444,627 93,970,628 79,559,102 78,537,805
Non-controlling interests 3,397,216 3,236,509 - -
96,841,843 97,207,137 79,559,102 78,537,805
TOTAL LIABILITIES AND SHAREHOLDERSʼ
EQUITY 1,053,583,593 1,075,321,956 562,590,638 589,640,133
COMMITMENTS AND CONTINGENCIES A34 2,069,301,088 2,919,100,070 1,965,141,573 2,803,815,918
CAPITAL ADEQUACY A35
The capital adequacy ratios of the Group and
of the Bank are as follows:
CET1 Capital Ratio 16.041% 15.765% 15.558% 15.210%
Tier 1 Capital Ratio 16.419% 16.135% 15.787% 15.433%
Total Capital Ratio 19.960% 18.906% 19.599% 18.325%
Net assets per share attributable to
equity holders of the Bank RM7.73 RM7.79 RM6.59 RM6.51
(These audited condensed interim financial statements should be read in conjunction with the audited annual financial statements
for the financial year ended 31 December 2024 and the accompanying explanatory notes attached to these financial statements)
6
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1027
Page 1030
Referensi Silang
Laporan Tahunan 2025
REFERENSI SEOJK NOMOR 16/SEOJK.04/2021:
LAPORAN TAHUNAN EMITEN ATAU PERUSAHAAN PUBLIK
Keterangan Halaman
I. Ketentuan Umum
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan:
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam
melakukan pengurusan dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun
waktu 1 (satu) tahun buku kepada rapat umum pemegang saham yang disusun berdasarkan √
ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Laporan Tahunan emiten atau
perusahaan publik.
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum. √
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga
ratus) pemegang saham dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar
√
rupiah) atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
Keuangan.
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas
√
atau Perusahaan Publik.
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat
yang memuat kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa √
keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
f Direksi:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan √
Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam √
peraturan perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
g. Dewan Komisaris:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah
Dewan Komisaris sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai √
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam √
peraturan perundang- undangan mengenai badan hukum tersebut.
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS:
1) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan √
Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
2) bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah
organ yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan
√
fungsi pengurusan dan fungsi pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan
perundang-undangan dan/atau anggaran dasar yang mengatur badan hukum tersebut.
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor
atau pemegang saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan √
investasi dan sarana pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang
saham atas keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi √
yang berkualitas, akurat, dan akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi
investor atau pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang √
dibutuhkan.
5 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang
√
wajib diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
1028 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1031
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
II. Bentuk Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik. √
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna
√
terang, berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan
√
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan
√
yang dikonversi dalam format pdf.
III. Isi Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. Ikhtisar data keuangan penting; 26
b. Informasi saham (jika ada); 31
c. Laporan Direksi; 54
d. Laporan Dewan Komisaris; 44
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik; 74
f. Analisis dan pembahasan manajemen; 152
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 428
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik; 678
Laporan
Keberlanjutan
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan 681
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas
72-73
Laporan Tahunan;
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit
memuat:
1) pendapatan/penjualan;
2) laba bruto;
3) laba (rugi);
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
pengendali;
5) total laba (rugi) komprehensif;
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan
kepentingan non pengendali;
7) laba (rugi) per saham;
26-28
8) jumlah aset;
9) jumlah liabilitas;
10) jumlah ekuitas;
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset;
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas;
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan;
14) rasio lancar;
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas;
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan
jenis industrinya;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1029
Page 1032
Keterangan Halaman
b. Informasi Saham
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
1) saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam
bentuk perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) jumlah saham yang beredar;
b) kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
c) harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek
tempat saham dicatatkan; dan 31-32
d) volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan;
Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang
sahamnya tercatat maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan
Perusahaan Terbuka dan sahamnya tercatat di Bursa Efek;
2) Dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham,
informasi saham sebagaimana dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling
sedikit mengenai:
a) Tanggal pelaksanaan aksi korporasi;
b) Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen 32
saham, saham
c) Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan
d) Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan
e) Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi;
3) Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik
32
menjelaskan alasan penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau
penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut; dan
4) Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan
pencatatan saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung
hingga akhir periode Laporan Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan 32
yang dilakukan untuk menyelesaikan penghentian sementara perdagangan saham
(suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi
Laporan Direksi paling sedikit memuat:
1) Uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi:
a) Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 56-57
b) Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau
57
Perusahaan Publik;
c) Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau
57-58
Perusahaan Publik;
d) Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan 59
e) Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 60
2) Gambaran tentang prospek usaha; 63-64
3) Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan 65-66
4) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada); 67
d. Laporan Dewan Komisaris
1030 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1033
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik; 45-47
2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 47
3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; 48
4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 48-49
5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan 50
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan
76-77
perubahan, dan tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan
yang memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau
Perusahaan Publik, meliputi:
a) Alamat;
b) Nomor telepon; 76
c) Nomor faksimile;
d) Alamat surat elektronik; dan
e) Alamat Situs Web;
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 77-78
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik; 84
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun
86-90
buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; 140-141
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai
82-83
dengan struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
8) daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang
79
berkaitan dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan
Publik yang bersangkutan; 99-109
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
g) hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi;
h) perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1031
Page 1034
Keterangan Halaman
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Nama;
b) Foto terbaru;
c) Usia;
d) Kewarganegaraan;
e) Riwayat pendidikan;
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan
Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang
merupakan Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang 91-98, 464
bersangkutan;
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama,
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu,
meliputi nama pihak yang terafilias
h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah
menjabat lebih dari 2 (dua) periode (jika ada);
i) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal
tidak terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
yang terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan
110
Tahunan, susunan yang dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terakhir dan sebelumnya;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status
241-242
ketenagakerjaan (tetap/kontrak) dalam tahun buku;
13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari:
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau
Perusahaan Publik;
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau 122-124
Perusahaan Publik; dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang
masing-masing memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan
publik;
14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk
124
informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk
kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan
klasifikasi:
a) Kepemilikan institusi lokal;
123
b) Kepemilikan institusi asing;
c) Kepemilikan individu lokal; dan
d) Kepemilikan individu asing;
16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik,
baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam 125-126, 441
bentuk skema atau bagan;
1032 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1035
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Emiten atau
Perusahaan Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan
saham, bidang usaha, total aset, dan status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
127-129
(jika ada);
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal
pencatatan hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek dimana saham Emiten atau 130-131
Perusahaan Publik dicatatkan (jika ada);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang
belum jatuh tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan,
132-135
tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika
ada);
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta
jaringan/asosiasi/aliansinya meliputi:
a) Nama dan alamat;
b) Periode penugasan;
137
c) Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan;
d) Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang
diberikan selama tahun buku; dan
e) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak
memberikan jasa non audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP; 138
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan
keuangan dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi
dalam tahun buku, yaitu paling sedikit memuat:
1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan
Publik, paling sedikit mengenai:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya;
158-193
b) Pendapatan/penjualan; dan
c) Profitabilitas;
2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2
(dua) tahun buku terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, paling sedikit mengenai:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset;
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas;
194-209
c) Ekuitas;
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba
(rugi) komprehensif; dan
e) Arus kas
3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan; 212
4) Tingkat kolektibilitas piutang emiten atau perusahaan publik dengan menyajikan perhitungan
213
rasio yang relevan;
5) Struktur modal (capital structure) dan kebijakan manajemen atas struktur modal (capital
214-215
structure) tersebut disertai dasar penentuan kebijakan dimaksud;
6) Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal dengan penjelasan
paling sedikit meliputi:
a) Tujuan dari ikatan tersebut;
b) Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan tersebut; 215
c) Mata uang yang menjadi denominasi; dan
d) Langkah yang direncanakan emiten atau perusahaan publik untuk melindungi risiko dari
posisi mata uang asing yang terkait;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1033
Page 1036
Keterangan Halaman
7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir,
paling sedikit meliputi:
a) Jenis investasi barang modal;
215
b) Tujuan investasi barang modal; dan
c) Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan;
8) Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 216
9) Prospek usaha dari emiten atau perusahaan publik dikaitkan dengan kondisi industri, ekonomi
secara umum dan pasar internasional disertai data pendukung kuantitatif dari sumber data 229-232
yang layak dipercaya;
10) Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku dengan hasil yang dicapai
(realisasi), mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi);
216-217
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun
mendatang, mengenai:
a) Pendapatan/penjualan;
b) Laba (rugi);
216-217
c) Struktur modal (capital structure);
d) Kebijakan dividen; atau
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik;
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
225-226
mengenai strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit:
a) Kebijakan dividen;
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas;
217-218
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun
terakhir, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan:
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran
Umum secara kumulatif sampai dengan akhir tahun buku; dan 218
b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
Umum, maka Emiten menjelaskan perubahan tersebut;
1034 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1037
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan
transaksi yang mengandung benturan kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, antara lain
memuat:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi;
b) Nama pihak yang melakukan transaksi;
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada);
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan
e) Pemenuhan ketentuan terkait;
f) Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga 218-221
mengungkapkan informasi:
1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis
yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (arms- length principle); dan
2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai
untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis
yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang
wajar (arms- length principle);
g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan
dalam laporan keuangan tahunan tersebut.
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang 219-221
merupakan hasil pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
yang telah disetujui pemegang saham independen, ditambahkan informasi mengenai
tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan tersebut;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap
221-225
Emiten atau Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika
225
ada);
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat:
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
buku meliputi:
1) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang
direalisasikan pada tahun buku; dan
442-457
2) keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum
direalisasikan beserta alasan belum direalisasikan;
b) dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam
pelaksanaan RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1035
Page 1038
Keterangan Halaman
2) Direksi, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama
Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk
tingkat kehadiran dalam RUPS;
d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan 485-509,
550-567
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun
buku (jika ada);
e) Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi
pada tahun buku paling sedikit memuat:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
f) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain:
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris;
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan
Komisaris;
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat
bersama Direksi, dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut
termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;;
d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris:
(1) kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris,
termasuk program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika
ada); dan
(2) pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris
dalam tahun buku (jika ada); 458-484
e) Penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan
pelaksanaannya, paling sedikit memuat:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja;
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat; dan
(3) Pihak yang melakukan penilaian;
f) Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas
Dewan Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) prosedur penilaian kinerja; dan
(2) kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan
kehadiran dalam rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain:
465, 498-500,
545-549
(1) Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;
(2) Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/
bonus dan lainnya; dan
(3) Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
1036 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1039
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan
usaha berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling
sedikit memuat:
a) Nama;
b) Dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah;
666-672
c) Periode penugasan dewan pengawas syariah;
d) Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan
e) Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip
Syariah di Pasar Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, mencakup antara lain:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum untuk pengangkatan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan 516-521
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit;
g) Pernyataan independensi Komite Audit;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran
anggota Komite Audit dalam rapat tersebut;
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan
dalam pedoman atau piagam (charter) Komite Audit;
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1037
Page 1040
Keterangan Halaman
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite; 528-544
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
m) dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik
cukup mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan
huruf l) dan mengungkapkan:
(1) alasan tidak dibentuknya komite; dan
(2) pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi;
8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan
tugas Direksi (jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris,
paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite;
b) Usia;
c) Kewarganegaraan;
d) Riwayat pendidikan;
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan lainnya (jika ada); dan 522-527, 533-
544, 550-567
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite;
g) Pernyataan independensi komite;
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan
i) Uraian tugas dan tanggung jawab;
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite;
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota
komite dalam rapat tersebut;
l) uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
1038 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1041
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain:
a) Nama;
b) Domisili;
c) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan
568-571
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
d) Riwayat pendidikan;
e) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan
f) Uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku;
10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain:
a) Nama kepala Unit Audit Internal;
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten
atau Perusahaan Publik;
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada);
586-590
d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku;
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal;
f) Uraian tugas dan tanggung jawab;
g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan
h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku termasuk kebijakan
dan
pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan
Komisaris, dan/atau komite audit;
11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten
atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan lainnya; dan
591-594
b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal;
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian
internal;
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan 597-600
c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik;
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem
manajemen risiko;
13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik,
entitas anak, anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
a) Pokok perkara/gugatan;
580-584
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik;
14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik,
anggota Dewan Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada 575
tahun buku (jika ada);
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1039
Page 1042
Keterangan Halaman
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi:
a) Pokok-pokok kode etik;
605-606
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan
karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja
kepada manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika
ada), antara lain berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee
stock ownership program/ESOP); Dalam hal pemberian kompensasi berupa program
kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP) dan/
atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP),
informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat: 614
a) Jumlah saham dan/atau opsi;
b) Jangka waktu pelaksanaan;
c) Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan
d) Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan;
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai:
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga)
hari kerja setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham 124
Perusahaan Terbuka; dan
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud;
18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau
Perusahaan Publik (jika ada), antara lain meliputi:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran;
b) Perlindungan bagi pelapor;
c) Penanganan pengaduan;
578-579
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan
(2) Tindak lanjut pengaduan;
19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa
613
(kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
b) Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik;
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek
Bersifat Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 621-624
b) Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif
pelaksanaannya (jika ada);
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik Laporan
Keberlanjutan
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Laporan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Keberlanjutan
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan;
Laporan
Keberlanjutan
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup);
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik; Laporan
Keberlanjutan
1040 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1043
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Keterangan Halaman
d) Penjelasan Direksi; Laporan
Keberlanjutan
e) Tata kelola keberlanjutan; Laporan
Keberlanjutan
f) Kinerja keberlanjutan; Laporan
Keberlanjutan
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada; Laporan
Keberlanjutan
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan Laporan
Keberlanjutan
i) Anggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun Laporan
sebelumnya; Keberlanjutan
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman
Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Laporan
Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan Keberlanjutan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat:
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan
Laporan
lingkungan, seperti penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam
Keberlanjutan
bagian terkait Laporan Direksi; dan/atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan
tetap mengacu pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability
Laporan
Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II
Keberlanjutan
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini,
seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik;
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1)
Laporan
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan
Keberlanjutan
secara terpisah dengan Laporan Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi
yang diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan Laporan
Keberlanjutan
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report)
Laporan
Bagi Emiten dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang
Keberlanjutan
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka
dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi Laporan
mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan
Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan Tahunan; dan
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah
Laporan
dengan Laporan Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan
Keberlanjutan
Tahunan.
i Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud
memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung 681-1027
jawab Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor Pasar
Modal yang mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan Efek dalam hal Emiten merupakan
Perusahaan Efek; dan
j Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas
Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota
72-73
Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam
Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1041
Page 1044
SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NO. 29/SEOJK.03/2025 TENTANG
TRANSPARANSI DAN PUBLIKASI LAPORAN BANK UMUM KONVENSIONAL
Uraian Halaman
I. Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan 72-73, 683-684
Publikasi Keuangan dan Informasi Kinerja Keuangan Tahunan
II. Informasi Umum
A. Ikhtisar Data Keuangan Penting
Ikhtisar data keuangan penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
paling kurang 2 (dua) tahun buku atau sejak memulai usaha jika Bank tersebut menjalankan kegiatan
usahanya kurang dari 2 (dua) tahun, memuat paling sedikit:
1. Pendapatan (beban) bunga/imbal hasil bersih;
2. Laba (rugi) operasional;
3. Laba (rugi) tahun berjalan sebelum pajak;
4. Laba (rugi) bersih;
5. Total laba (rugi) komprehensif;
6. Laba bersih per saham;
7. Jumlah aset;
8. Jumlah liabilitas;
9. Jumlah ekuitas;
10. Aset produktif;
11. Dana pihak ketiga;
12. Pinjaman yang diterima;
13. Surat berharga yang diterbitkan;
14. Rasio KPMM termasuk angka ATMR;
15. Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah terhadap total aset produktif dan aset
nonproduktif;
16. Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif;
17. CKPN aset keuangan terhadap aset produktif;
26-38
18. NPL gross;
19. NPL net;
20. KKR;
21. ROA;
22. ROE;
23. NIM;
24. Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan;
25. BOPO;
26. CIR;
27. LDR;
28. PPKA;
29. AYDA;
30. Persentase pelanggaran dan pelampauan BMPK, termasuk jumlah dan kualitas penyediaan atau
penyaluran dana kepada pihak terkait sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
batas maksimum pemberian kredit;
31. Rasio GWM;
32. Rasio PDN; dan
33. Informasi dan rasio keuangan lain yang relevan dengan kondisi keuangan Bank atau industri
perbankan.
B. Profil Bank memuat paling sedikit:
1. Nama Bank, termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan tanggal efektif 76-77
perubahan nama pada tahun buku;
1042 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1045
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Uraian Halaman
2. Akses terhadap Bank, termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan
masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Bank, meliputi:
a. Alamat;
76
b. Nomor telepon;
c. Alamat surat elektronik; dan
d. Alamat situs web;
3. Riwayat singkat Bank; 77-78
4. Visi dan misi serta budaya Bank (corporate culture) atau nilai-nilai Bank; 84
5. Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun 86-90
buku, serta jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
6. Wilayah atau daerah pelaksanaan kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan operasional 140-141
Bank;
7. Struktur organisasi Bank dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu) tingkat 82-83
di bawah direksi termasuk komite di bawah direksi (jika ada) dan komite di bawah dewan komisaris,
disertai dengan nama dan jabatan. Bank mengungkapkan perubahan komposisi anggota direksi
dan/atau dewan komisaris beserta alasan perubahan (jika ada);
8. Susunan dan komposisi pemegang saham, yaitu nama pemegang saham dan persentase
kepemilikan, termasuk:
a. Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Bank;
b. Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, yang memiliki saham Bank;
c. Akumulasi saham yang dipegang oleh masyarakat dengan jumlah kurang dari 5% (lima
persen) saham Bank; 122-125
d. Informasi mengenai pemegang saham utama, pemegang saham pengendali terakhir, dan
pengendali Bank, baik langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang
disajikan dalam bentuk skema atau bagan;
Bank juga mengungkapkan kepemilikan saham Direksi, Dewan Komisaris, dan pemegang
saham dalam kelompok usaha Bank;
9. Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama dimana Bank memiliki 127-129
pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total aset,
dan status operasi Entitas Anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama (jika ada);
10. Untuk Entitas Anak, ditambahkan informasi mengenai alamat Entitas Anak; 127-128
11. Profil Direksi dan Dewan Komisaris, memuat paling sedikit:
a. susunan Direksi dan Dewan Komisaris, dan ringkasan riwayat hidupnya;
b. nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab;
c. foto terbaru;
d. usia;
e. kewarganegaraan;
f. riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi;
91-109
g. riwayat jabatan, meliputi informasi:
i. dasar hukum pengangkatan sebagai anggota direksi dan dewan komisaris pada Bank
yang bersangkutan;
ii. rangkap jabatan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan
tata kelola bagi bank umum. Dalam hal anggota direksi dan dewan komisaris tidak
memiliki rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan
iii. pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Bank; serta
iv. sertifikasi, pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti anggota direksi dan dewan
komisaris dalam meningkatkan kompetensi dalam tahun buku (jika ada).
12. Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris yang 110
terjadi setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Publikasi
keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan, maka susunan yang dicantumkan dalam
laporan tahunan yaitu susunan anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris yang sebelum
dan setelah perubahan;
13. Profil singkat pejabat eksekutif, termasuk susunan pejabat eksekutif beserta jabatan dan ringkasan 111-120
riwayat hidup;
14. Jumlah karyawan dan deskripsi sebaran tingkat pendidikan, jenis kelamin, dan usia karyawan dalam 241-242
tahun buku; dan
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1043
Page 1046
Uraian Halaman
15. Penghargaan dan/atau sertifikasi yang diterima Bank baik yang berskala nasional maupun
internasional dalam tahun buku terakhir (jika ada), yang memuat:
a. nama penghargaan dan/atau sertifikasi; 40-41
b. badan atau lembaga yang memberikan; dan
c. masa berlaku penghargaan dan/atau sertifikasi (jika ada).
III. Informasi Kinerja Keuangan
A. Laporan Direksi
Uraian singkat mengenai kinerja Bank, yang meliputi paling sedikit:
1. strategi dan kebijakan yang ditetapkan oleh manajemen Bank; 56-57
2. perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; 59
3. kendala yang dihadapi; 60
4. gambaran tentang prospek usaha; 63-64
5. penerapan tata kelola; 65-66
6. aktivitas utama; 62
7. teknologi informasi; 65
8. jenis produk dan jasa yang ditawarkan oleh Bank dan UUS (bagi Bank yang memiliki UUS), termasuk 62
penyaluran kredit dan/atau pembiayaan kepada debitur usaha mikro, kecil, dan menengah;
9. tingkat suku bunga penghimpunan dana selama 1 (satu) tahun buku; 62
10. tingkat suku bunga dasar kredit sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai 62
transparansi dan publikasi suku bunga dasar kredit bagi bank umum konvensional selama 1 (satu)
tahun buku;
11. perkembangan perekonomian dan target pasar pada posisi akhir tahun; 55-56
12. jaringan kerja dan mitra usaha di dalam dan/atau di luar negeri, termasuk jumlah agen laku pandai 63
yang dimiliki dan sebaran agen laku pandai paling sedikit secara agregat per kabupaten atau kota.
Yang dimaksud ìlaku pandaiî sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang layanan
keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif;
13. perubahan-perubahan penting yang terjadi pada Bank dan kelompok usaha Bank dalam tahun 63
yang bersangkutan;
14. hal-hal penting yang diperkirakan terjadi pada masa mendatang; dan 63-64
15. sumber daya manusia meliputi jumlah, tingkat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber 64-65
daya manusia.
B. Laporan Dewan Komisaris
Laporan Dewan Komisaris memuat paling sedikit:
1. hasil pengawasan terhadap kebijakan dan jalannya pengurusan oleh Direksi; 47
2. hasil pengawasan terhadap implementasi strategi Bank; 47
3. pandangan atas prospek usaha Bank yang disusun oleh Direksi; 48
4. pandangan atas penerapan tata kelola Bank; dan 48-49
5. frekuensi dan cara pemberian nasihat kepada anggota Direksi. 49
C. Analisis dan pembahasan manajemen
Analisis dan pembahasan manajemen yang memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan
keuangan dan informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi
dalam tahun buku, mengenai paling sedikit:
1. Tinjauan kinerja per segmen usaha Bank termasuk UUS, mengenai paling sedikit profitabilitas Bank; 158-193
2. Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan tahun berjalan
dengan tahun sebelumnya, penjelasan mengenai penyebab adanya perubahan dan dampak
perubahan tersebut, yang mengenai paling sedikit:
a. Penanaman dana (investasi dan penyaluran kredit dan/atau pembiayaan) dan total aset;
b. Dana pihak ketiga dan sumber pendanaan lain;
194-209
c. Ekuitas;
d. Pendapatan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan laba (rugi) komprehensif;
e. Arus kas; dan
f. Suku bunga dasar kredit;
1044 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1047
Strenghtening the Core, Accelerating Forward
Uraian Halaman
3. Analisis kualitas aset produktif dan rasio keuangan yang relevan, seperti penyebab kenaikan atau 213
penurunan kualitas aset produktif dan langkah-langkah mitigasi yang dilakukan oleh Bank;
4. Struktur permodalan Bank; 214-215
5. Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); dan 216
6. Aspek pemasaran atas produk Bank, mengenai paling sedikit strategi pemasaran dan pangsa 225-226
pasar.
D. Bank yang memiliki UUS menambahkan informasi terkait UUS dalam Laporan Publikasi keuangan dan 178-184, 660-676
informasi kinerja keuangan tahunan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
transparansi dan publikasi laporan bank umum syariah dan unit usaha syariah.
IV. Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan
Laporan eksposur risiko dan permodalan meliputi Laporan Publikasi eksposur risiko dan permodalan periode 273-427
tahunan sebagaimana diatur dalam Romawi IV lampiran Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
V. Informasi Pihak yang Mempunyai Hubungan Istimewa Pengumuman informasi pihak yang mempunyai 462,
hubungan istimewa meliputi informasi total agregat eksposur dan total nilai transaksi pihak yang 219-221
mempunyai hubungan istimewa berdasarkan kategori pihak yang mempunyai hubungan istimewa.
Cakupan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan cakupan transaksi pihak yang mempunyai
hubungan istimewa adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
penerapan tata kelola bagi bank umum.
VI. Informasi terkait dengan Kelompok Usaha Bank (jika ada) Kelompok usaha Bank merupakan entitas yang
dikonsolidasikan oleh Bank atau entitas yang memiliki pengaturan bersama dengan Bank sesuai standar
akuntansi keuangan. Bank yang merupakan bagian dari suatu kelompok usaha dan/atau memiliki Entitas
Anak, harus menambahkan dengan:
A. struktur kelompok usaha Bank yang meliputi:
1. struktur kelompok usaha Bank, antara lain Bank, Entitas Anak, perusahaan terelasi (sister company),
Entitas Induk sampai dengan pemegang saham pengendali terakhir;
2. struktur keterkaitan kepengurusan dalam kelompok usaha Bank; dan
125-126
3. pemegang saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain. Pengertian pemegang
saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain adalah pemegang saham perorangan
atau entitas yang memiliki tujuan bersama yaitu mengendalikan Bank, berdasarkan atau tidak
berdasarkan suatu perjanjian;
B. transaksi antara Bank dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dalam kelompok usaha
Bank, memperhatikan:
1. Informasi transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa, baik yang dilakukan Bank
maupun yang dilakukan oleh setiap entitas di dalam kelompok usaha Bank yang bergerak di bidang
keuangan dengan Bank;
2. jenis transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa, antara lain:
a. kepemilikan silang;
b. transaksi dari suatu kelompok usaha yang bertindak untuk kepentingan kelompok usaha yang
lain; 462,
219-221
c. pengelolaan likuiditas jangka pendek dalam kelompok usaha;
d. penyediaan dana yang diberikan atau diterima oleh entitas lain dalam satu kelompok usaha;
e. eksposur kepada pemegang saham mayoritas antara lain dalam bentuk kredit, komitmen, dan
kontinjensi; dan
f. pembelian, penjualan, dan/atau penyewaan aset dengan entitas lain dalam suatu kelompok
usaha, termasuk yang dilakukan dengan repurchase agreement (repo);
C. transaksi dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang dilakukan oleh setiap entitas 462,
dalam kelompok usaha Bank yang bergerak di bidang keuangan; 219-221
D. penyediaan dana, komitmen maupun fasilitas lain yang dapat dipersamakan dengan itu dari setiap 218, 610-611
entitas yang berada dalam satu kelompok usaha dengan Bank kepada debitur dan/atau pihak-pihak
yang telah memperoleh penyediaan dana dari Bank; dan
E. adanya larangan, batasan, dan/atau hambatan signifikan lain untuk melakukan transfer dana atau 218
dalam rangka pemenuhan modal yang dipersyaratkan oleh otoritas yang berwenang antara Bank
dengan entitas lain dalam satu kelompok usaha.
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025 1045
Page 1048
Uraian Halaman
VII. Laporan Pelaksanaan Tata Kelola
Ruang lingkup dan pedoman pengisian mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai 428-677
penerapan tata kelola bagi bank umum.
VII. Laporan Pengendalian Internal dalam Proses Pelaporan Keuangan Bank
Laporan pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank sesuai dengan peraturan Otoritas 66, 593-594
Jasa Keuangan mengenai integritas pelaporan keuangan bank.
VIII. Laporan keuangan yang telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, 681-1027
termasuk laporan auditor independen.
IX. Laporan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Laporan lain termasuk laporan yang dapat digabungkan atau dipisahkan dengan Laporan Publikasi keuangan
dan informasi kinerja keuangan tahunan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, antara
lain:
A. laporan tahunan pelaksanaan tata kelola terintegrasi bagi Bank yang merupakan perusahaan induk 644-648
konglomerasi keuangan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan tata
kelola terintegrasi bagi konglomerasi keuangan;
B. rencana perusahaan terbuka yang telah disetujui dalam rapat umum pemegang saham belum N.A.
dilaksanakan dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal persetujuan rapat umum
pemegang saham bagi Bank yang merupakan perusahaan terbuka sesuai dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai penyelenggaraan kegiatan di bidang pasar modal;
C. materi penanganan pengaduan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai 271-272
pelindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan;
D. laporan keberlanjutan sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai penerapan Laporan
keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik; dan/atau Keberlanjutan
E. laporan pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan sesuai dengan ketentuan peraturan Laporan
perundang-undangan mengenai tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas, Keberlanjutan
termasuk tanggung jawab sosial yang dilaksanakan oleh UUS bagi Bank yang memiliki UUS.
Dalam hal Bank telah menyajikan laporan lain huruf A) sampai dengan huruf E) di atas pada laporan √
tersendiri, Bank dikecualikan untuk mengungkapkan laporan tersebut dalam Laporan Publikasi
keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan. Sebagai contoh, Bank menyajikan laporan
keberlanjutan pada laporan tersendiri, maka Bank tidak mengungkapkan laporan tersebut dalam
Laporan Publikasi keuangan dan informasi kinerja keuangan tahunan.
X. Informasi Tambahan bagi Bank yang merupakan Emiten atau Perusahaan Publik
Bank yang merupakan emiten atau perusahaan publik menambahkan ruang lingkup informasi sebagaimana √
diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai bentuk dan isi laporan tahunan emiten atau
perusahaan publik.
Penerapan Integritas Laporan Keuangan Bank berdasarkan
POJK 15 Nomor tahun 2024
No Keterangan Halaman
1 Pernyataan Direksi sehubungan laporan pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan Bank 66, 593-594
1046 PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK LAPORAN TAHUNAN 2025
Page 1049
Page 1050
Laporan Tahunan 2025 STRENGTHENING THE CORE, ACCELERATING FORWARD PT Bank Maybank Indonesia Tbk Sentral Senayan III Jl. Asia Afrika No. 8 Gelora Bung Karno - Senayan Jakarta Pusat 10270 Indonesia T: +62 21 2922 8888 F: +62 21 2922 8914 www.maybank.co.id
Names mentioned 186 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Kebijakan Keberagaman
· Komisaris
p.7
unresolved
org
Bank Garansi
p.14 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Reksa
p.25
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia Tbk
p.33 ×19
unresolved
org
Asuransi Umum
14 | Mega
p.38
unresolved
org
PT PLN Batam
p.39
unresolved
org
Amil Zakat Nasional Republik
p.43
unresolved
org
Bank KBMI
p.43 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia
p.50 ×10
unresolved
org
Pusat Statistik
p.58
unresolved
org
Bank ESG
p.63
unresolved
person
DR. KH. M. SAAD IH MA
p.73
unresolved
org
ISIN Code
· Nama Perusahaan
p.78
unresolved
org
Sorak Financial Holdings Pte.Ltd.
p.78 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.78
unresolved
org
Bank Devisa
p.78 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-
p.79
unresolved
org
Menteri
p.80
unresolved
org
Pengelola
p.82
unresolved
org
Bank Sentral Tiongkok
p.82
unresolved
org
PT Angkasa
p.82
unresolved
org
Bank Internasional
p.83
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.83 ×3
unresolved
org
PT Railink
p.83
unresolved
org
PT Berdayakan Usaha Forum
p.83
unresolved
org
PT Wahana R. B. RADITYA RAHARTATY
p.85
unresolved
org
Multiartha Tbk
p.85
unresolved
org
Bank Sponsor BI Fast
p.92
unresolved
org
Pigas Engineering Sdn Bhd
p.93
unresolved
org
PT PwC Indonesia Konsultan
p.94
unresolved
org
PT PwC Consulting Indonesia
p.94
unresolved
org
Pengelola Investasi Daya
p.94
unresolved
—
Annual Cybersecurity Awareness Diangkat
· Komisaris Independen
p.94
unresolved
org
Bank Indonesia Padang
p.95
unresolved
org
Departemen Pengelolaan Moneter
p.95
unresolved
org
PT Kebon Agung
p.95
unresolved
org
PT Visa Worldwide Indonesia
p.95
unresolved
org
Pemelihara Keamanan
p.96
unresolved
org
Kementerian Koordinator Bidang Politik
p.96
unresolved
org
PT Hyundai Indonesia
p.96
unresolved
org
PT Infosys Solusi Terpadu
p.96
unresolved
org
PT Citicorp Leasing Indonesia
p.97
unresolved
org
PT Bank Niaga
p.97 ×3
unresolved
org
Syariah
· Director
p.97
unresolved
org
Dana Pensiun Gereja Kristen
p.97
unresolved
org
PT IEB Prima Aset
p.97
unresolved
person
Keanggotaan
· Komisaris Independen
p.97
unresolved
org
Bank Mandiri Indonesia Tbk
p.98 ×4
unresolved
org
Bank Restructuring Agency
p.98 ×2
unresolved
org
PT BHP BILLITON
p.98
unresolved
org
PT Melchor Tiara Pratama
p.98
unresolved
org
Bank Riwayat Pekerjaan
p.99
unresolved
org
Maybank Philippines Inc
p.99 ×2
unresolved
org
Areca Capital Sdn Bhd.
p.99
unresolved
org
Bank Negara Malaysia
p.100
unresolved
org
Bank Berhad
p.100
unresolved
org
Bank Kerjasama Rakyat
p.100
unresolved
org
PT Bank Maybank State University
p.101
unresolved
org
Herbalife International Inc.
p.101
unresolved
org
Bank Card Sales Manager
p.101
unresolved
org
Bank Card Deputy Regional Sales Manager
p.101
unresolved
org
Bank Card Regional Sales Manager
p.101
unresolved
—
CEO
· President Director
p.101
unresolved
—
Pengarah Bersama Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat
· Direktur
p.102
unresolved
org
Departemen ISC
p.103
unresolved
org
PT Arco Indonesia
p.104
unresolved
org
PT Pindo Deli Pul
p.104
unresolved
org
PT Lontar Papyrus Pulp
p.104
unresolved
org
PT Bank Commonwealth Indonesia
p.105 ×2
unresolved
org
Bank Credit Lyonnais
p.106
unresolved
org
Bank ANZ Indonesia
p.106
unresolved
org
Bank Sumitomo Mitsui
p.106
unresolved
org
PT Procter
p.108
unresolved
org
PT Bank Barclays
p.108
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Life Indonesia
p.108 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Allianz Life Syariah Indonesia
p.108
unresolved
org
Bank Lippo Tbk
p.109 ×2
unresolved
org
Bank Barclays Indonesia
p.110
unresolved
org
Bank Al-Bilad
p.111
unresolved
org
PT BII Finance Center
p.129 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
p.129
unresolved
person
Dr. H. Abdul Jabar Majid
p.130
unresolved
person
Prof. Dr. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen Thilagavathy Nadason
· Direktur
p.130 ×2
unresolved
person
Anthony Yuarez Rallyati Arianto Wibowo
· Komisaris Independen
p.130 ×3
unresolved
org
PT Jakarta Tokyo Leasing
p.130
unresolved
org
Bapepam-LK
p.130 ×2
unresolved
org
Amil Zakat Nasional Mamuju
p.184
unresolved
org
Yayasan Education
p.184
unresolved
org
Yayasan Al Fatih Bintaro
p.184
unresolved
org
Yayasan Islam Yasmar Al Hidayah
p.184
unresolved
org
Yayasan Nurul Ikhlas
p.184
unresolved
org
Yayasan Rumah
p.184
unresolved
org
Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
p.184 ×2
unresolved
org
Yayasan Rumah Yatim
p.184
unresolved
org
Yayasan Komunitas Gerak Bareng
p.184 ×2
unresolved
org
Yayasan Langkah Maju Peduli
p.184
unresolved
org
Yayasan Amanah
p.184
unresolved
org
Yayasan Sabiliilah
p.184
unresolved
org
Yayasan Aziziah Utama
p.184
unresolved
org
Yayasan Sasana Bina Satria
p.184 ×2
unresolved
org
Yayasan Ad’Dawah
p.184
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Nurul Hidayah Jambi
p.184
unresolved
org
Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia
p.184
unresolved
org
Yayasan Graha Tiara Islamiah
p.184
unresolved
org
Yayasan Aziziah
p.184
unresolved
org
PT Argha Karya Prima
p.184
unresolved
org
Musyawarah Islam Wanita Indonesia
p.184
unresolved
org
Yayasan Cahaya Al Fatih Nusantara.
p.184
unresolved
org
MBB Labs Private Limited
p.222
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional
p.222
unresolved
org
Bank Penanganan
p.225
unresolved
org
Yayasan Maybank Indonesia
p.247
unresolved
org
Bank Mortgage
p.249
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.