Back to announcement
LKFS PT Super Bank Indonesia Tbk 31 Desember 2025.pdf
Financial statement Text extracted SUPASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 93
Page 1
PT SUPER BANK INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN/ FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER/DECEMBER 2025 UNTUK TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/ FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Page 2
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
HALAMAN/
ISI PAGE CONTENTS
SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB
DIREKSI DIRECTORS‘ STATEMENT OF RESPONSIBILITIES
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025:
LAPORAN POSISI KEUANGAN --------------------- 1 --------------- STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN ---------------------------- 3 -------------- OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS ----------------- 4-5 ---------------- STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS ----------------------------------- 6–7 --------------------------- STATEMENT OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN --------- 8 - 84 ---------- NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS‘ REPORT
Page 3
Page 4
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 29 217) 651) Cash
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 4,6, 29 389.295) 271.632) Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain banks
- Pihak ketiga 4,7,29 59.644) 30.653) Third parties -
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia 4,8,29 1.808.594- 128.681) Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (reverse repo) 4,9,29 420.351) -) Agreements (reverse repo)
Kredit yang diberikan 4,10,29 Loans receivable
- Pihak ketiga 9.541.864) 6.291.706) Third parties -
- Pihak berelasi 27 76.395) 134.710) Related parties -
Jumlah kredit yang diberikan 9.618.259) 6.426.416) Total loans receivable
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (418.681) (371.703) impairment losses
Jumlah kredit yang diberikan - bersih -9.199.578) 6.054.713) Total loans receivable - net
Efek-efek - bersih 4,11,29 7.852.894) 4.198.656) Securities - net
Aset tetap - bersih 12 75.194) 84.078) Fixed assets - net
Aset takberwujud - bersih 13 432.987) 229.189) Intangible assets - net
Aset pajak tangguhan 18 134.127) 199.356) Deferred tax assets
Aset lain-lain 4,14,29 909.431) 197.485) Other assets
JUMLAH ASET 21.282.312) 11.395.094) TOTAL ASSETS
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 15,36 784.359) 343.915) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 4,16,29 Deposits from customers
- Pihak ketiga 11.782.038) 4.805.220) Third parties -
- Pihak berelasi 27 45.091) 137.606) Related parties -
Jumlah simpanan nasabah 11.827.129) 4.942.826) Total deposits from customers
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali (repo) 4,17,29,36 -) 469.625) repurchase agreements (repo)
Beban masih harus dibayar 4,19,29,36 341.320) 302.261) Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 4,20,29,36 129.898) 62.501) Other liabilities
Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pascakerja 35.012) 26.434) liabilities
JUMLAH LIABILITAS 13.117.718) 6.147.562) TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
1
Page 5
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
EKUITAS EQUITY
Modal saham – nilai nominal Share capital – par value
Rp 100 (nilai penuh) per saham Rp 100 (full amount) per
Seri A dan Rp 1 (nilai penuh) per Series A shares and Rp 1 (full
saham Seri B amount) per series B shares
Modal Dasar Authorised Capital
100.000.000.000 lembar saham 100,000,000,000 shares as of
pada tanggal 31 Desember 2025, 31 December 2025,
49.993.500.000 lembar saham 49,993,500,000 Series A shares
Seri A dan 650.000.000 lembar and 650,000,000 Series B shares
seri B pada tanggal 31 Desember as of 31 December 2024
2024
Modal ditempatkan dan disetor
penuh Issued and fully paid-in
33.897.017.650 lembar saham capital
pada tanggal 18 Desember 2025, 33.897.017.650 shares as of
28.840.405.350 lembar saham 18 December 2025,
Seri A dan 500.000.000 lembar 28,840,405,350 Series A shares
saham Seri B pada tanggal and 500,000,000 Series B shares
31 Desember 2024. 21 3.389.702) 2.884.541) as of 31 December 2024
Agio saham 21 5.538.342) 3.302.851) Paid-in capital
Cadangan nilai wajar 21 69.578) (6.332) Fair value reserve
(Defisit) saldo laba (Deficit) retained earnings
Telah ditentukan
penggunaannya 13.100) 13.100) Appropriated
Belum ditentukan
penggunaannya (846.128) (946.628) Unappropriated
JUMLAH EKUITAS 8.164.594) 5.247.532) TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES AND
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 21.282.312) 11.395.094) EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
2
Page 6
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER
KOMPREHENSIF LAIN COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga Interest income and expenses
Pendapatan bunga 22 2.163.280) 743.980 Interest income
Beban bunga 23 (587.006) (137.136) Interest expense
Pendapatan bunga bersih 1.576.274) 606.844 Net interest income
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Pendapatan provisi dan komisi 15.523) 23.756 Fees and commissions income
Keuntungan dari penjualan efek-efek
untuk tujuan investasi 24.584) 4.950 Gain on sale of for investment
Pendapatan operasional lainnya - bersih 157) 2.409 Other operating income - net
Jumlah pendapatan operasional 40.264) 31.115 Total operating income
Beban operasional Operating expenses
Beban kerugian penurunan nilai Impairment losses on financial
aset keuangan 24 (319.725) (101.886) assets
Beban umum dan administrasi 25 (711.574) (506.913) General and administrative expenses
Beban tenaga kerja 26 (440.380) (415.934) Personnel expenses
Beban lain-lain (1.586) (4.419) Other expenses
Jumlah beban operasional (1.473.265) (1.029.152) Total operating expenses
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK PROFIT (LOSSES) BEFORE
PENGHASILAN 143.273) (391.193) INCOME TAX
(Beban) manfaat pajak penghasilan 18 (43.589) 24.826) Income tax (expense) benefit
LABA (RUGI) BERSIH 99.684) (366.367) NET PROFIT (LOSS)
OTHER COMPREHENSIVE
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be
ke laba rugi reclassified to profit or loss
Pengukuran kembali atas liabilitas Remeasurements of post-
imbalan pascakerja, setelah pajak employment benefits liabilities,
penghasilan 816) 955) net of income tax
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke Items that will be reclassified
laba rugi to profit or loss
Perubahan cadangan nilai wajar efek- Movement in fair value reserve of
efek untuk tujuan investasi, setelah 11e investment securities, net of
pajak penghasilan 75.910) (19.545) income tax
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN, OTHER COMPREHENSIVE
SETELAH PAJAK PENGHASILAN 76.726) (18.590) INCOME, NET OF INCOME TAX
TOTAL COMPREHENSIVE
176.410) (384.957)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF PROFIT (LOSS)
LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
(NILAI PENUH) 32 (FULL AMOUNT)
Dasar 3.3) (13,0) Basic
Dilusian 3.3) (13,0) Diluted
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
3
Page 7
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Saldo laba (defisit)/
Retained earnings (deficit)
Cadangan nilai Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal disetor/ Agio saham/ wajar/Fair value penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital Paid-in capital reserve Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 31 Desember 2024 2.884.541 3.302.851) (6.332) 13.100 (946.628) 5.247.532 Balance 31 December 2024
Agio saham 21 505.011 2.225.753) - - -) 2.730.764) Paid-in capital
Penerbitan saham insentif 21 150 9.738) - - -) 9.888) Issuance of incentive share
Penghasilan komprehensif tahun berjalan: Comprehensive income for the year:
Laba bersih tahun berjalan - -) - - 99.684) 99.684) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lain - setelah Other comprehensive income - net
pajak penghasilan: -) - of income tax:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan - -) - - 816) 816 benefits liabilities
Perubahan cadangan nilai wajar efek- Changes in fair value reserve
efek untuk tujuan investasi -) -)) 75.910) -) -)) 75.910)) of investment securities
Total comprehensive income for the
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan - -) 75.910) - 100.500) 176.410) year
Saldo 31 Desember 2025 3.389.702) 5.538.342)) 69.578)) 13.100) (846.128)) 8.164.594)) Balance 31 Desember 2025
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
keuangan ini.
4
Page 8
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Saldo laba (defisit)/
Retained earnings (deficit)
Cadangan
revaluasi aset
tetap/ Fixed
assets Cadangan nilai Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ Modal disetor/ Agio saham/ revaluation wajar / Fair value penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes Share capital Paid-in capital reserve reserve Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo 31 Desember 2023 2.603.925 2.319.315 6.456 13.213 13.100 (587.672) 4.368.337 Balance 31 December 2023
Tambahan modal disetor 21 280.489 977.134 - - - - 1.257.623) Additional paid-in capital
Penerbitan saham insentif 21 127 6.402 - - - - 6.529) Issuance of incentive share
Penghasilan komprehensif tahun
berjalan: Comprehensive income for the year:
Rugi bersih tahun berjalan - - - - - (366.367) (366.367) Net loss for the year
Penghasilan komprehensif lain - Other comprehensive income - net
setelah pajak penghasilan: of income tax:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurements of post-
imbalan pascakerja - - - - - 955) 955) employment benefits liabilities
Penghentian pengakuan aset
tetap yang diukur Derecognition of fixed assets
menggunakan model which is measured using
revaluasi 12 - - (6.456) - - 6.456) -) revaluation model
Perubahan cadangan nilai
wajar efek-efek untuk Changes in fair value reserve
tujuan investasi -) -) -) (19.545)) -) -)) (19.545)) of investment securities
Jumlah rugi komprehensif tahun
berjalan - - (6.456) (19.545) - (358.956) (384.957) Total comprehensive loss for the year
Saldo 31 Desember 2024 2.884.541) 3.302.851) -) (6.332)) 13.100) (946.628)) 5.247.532)) Balance 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements.
keuangan ini.
5
Page 9
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Interest, fees and commissions
Penerimaan bunga, provisi dan komisi 1.950.843) 766.799) received
Penerimaan kredit yang telah
dihapusbukukan 24 19.588) 26.452) Recovery from written-off loans
Pembayaran bunga (552.373) (118.396) Interest paid
Pembayaran gaji dan kompensasi Payments of salaries and other
lainnya (362.883) (379.835) compensation
Pembayaran beban umum dan Payments of general and
administrasi (657.015) (508.134) Administrative expenses
Penerimaan pendapatan operasional Other operating income
lainnya 157) 551) received
Pembayaran beban operasional lainnya (1.586) (4.419) Payments of other operating expenses
Arus kas sebelum perubahan dalam Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi 396.731) (216.982) operating assets and liabilities
(Kenaikan) dalam aset operasi: (Increase) in operating assets:
Kredit yang diberikan (3.476.951) (3.532.536) Loans receivable
Aset lain-lain (217.535) (81.089) Other assets
(3.694.486) (3.613.625)
Kenaikan/(penurunan) dalam liabilitas Increase/(decrease) in operating
operasi: liabilities:
Liabilitas segera 66.731) 343.795) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 6.884.303) 4.021.121) Deposits from customers
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under
dibeli kembali (469.625) 469.625) repurchase agreements
Beban yang masih harus dibayar 17.776) 96.462) Accrued expenses
Liabilitas lain-lain 71.919) (417.972) Other liabilities
6.571.104) 4.513.031)
Kas bersih diperoleh dari Net cash from
aktivitas operasi 3.273.349) 682.424) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (13.610.431) (6.144.922) Purchases of securities
Proceeds from sales of
Penjualan efek-efek dan penerimaan securities and proceeds from
efek-efek yang jatuh tempo 10.181.011) 3.818.998) securities that have been matured
Perolehan aset tetap (15.668) (30.311) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud (310.781) (42.170) Acquisition of intangible assets
Proceeds from sales of fixed
Penjualan aset tetap ----) 7.319) assets
Penjualan aset tidak lancar yang dimiliki Proceeds from sales of assets
untuk dijual -) 197.971) held for sale
Kas bersih (digunakan untuk) Net cash (used in)
aktivitas investasi (3.755.869) (2.193.115) investing activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
6
Page 10
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Year ended 31 December
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan modal disetor 21 2.798.349) 1.257.750) Share capital received
Pembayaran biaya penerbitan saham 21 (59.326) -) Payments for shares issuance costs
Pembayaran liabilitas sewa (10.019) (8.936) Payment on lease liabilities
Kas bersih diperoleh dari aktivitas Net cash from
pendanaan 2.729.004) 1.248.814) financing activities
NET INCREASE (DECREASE) IN
PENINGKATAN (PENURUNAN) CASH AND CASH
BERSIH KAS DAN SETARA KAS 2.246.484) (261.877)) EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 431.617) 693.494) AT THE BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
AKHIR TAHUN 2.678.101) 431.617) THE END OF YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 217) 651) Cash
Giro pada Bank Indonesia 6 389.295) 271.632) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 7 59.644) 30.653) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia yang jatuh tempo dalam with original maturities
jangka waktu 3 bulan atau kurang of 3 months or less from
sejak tanggal perolehan 8 1.808.594) 128.681) acquisition date
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under
dijual kembali yang jatuh tempo resale agreement
dalam jangka waktu with original maturities of
3 bulan atau kurang 3 months or less from
sejak tanggal perolehan 9 420.351) -) acquisition date
2.678.101) 431.617
p
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the financial statements form an
tidak terpisahkan dari laporan keuangan ini. integral part of these financial statements.
7
Page 11
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Super Bank Indonesia Tbk (untuk selanjutnya PT Super Bank Indonesia Tbk (hereinafter referred
disebut sebagai "Bank") sebelumnya bernama PT to as the “Bank”) formerly under the name of PT
Bank Fama International yang berkedudukan dan Bank Fama International which is domiciled and has
berkantor pusat di Revenue Tower Lt. 28-29, SCBD, its head office at Revenue Tower 28th-29th floor,
Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-
Jakarta 12190 didirikan dengan Akta Pendirian Bank 53, Jakarta 12190 was established by Deed No. 36
No. 36 pada tanggal 5 Maret 1993 di hadapan Notaris on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The
Herlien, S.H. Akta ini telah disahkan oleh Menteri Bank’s Articles of Incorporation were approved by
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat the Minister of Justice of the Republic of Indonesia
Keputusan tertanggal 17 Juni 1993 No. C-2- in its Decision Letter dated 17 June 1993 No. C-2-
4750HT.01.01.Tahun 1993 dan telah diumumkan 4750HT.01.01.Tahun 1993 and promulgated in
dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal State Gazette of Indonesia dated 6 August 1993
6 Agustus 1993 No. 63, Tambahan Berita Negara No.63, Supplement to State Gazette of the Republic
Republik Indonesia No. 3538/1993. of Indonesia No. 3538/1993.
Bank telah mendapat izin sebagai bank umum sesuai The Bank has received a license as a commercial
dengan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik bank according to the Decree of the Minister of
Indonesia No. 834/KMK.017/1993 tanggal 11 Oktober Finance of the Republic of Indonesia No.
1993. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.
Berdasarkan Keputusan Deputi Komisioner Based on the Decision of Deputy Commissioner of
Pengawas Perbankan I Otoritas Jasa Keuangan Banking Supervisor I of Financial Services Authority
No. KEP-14/PB.1/2023 tanggal 10 Februari 2023, No. KEP-14/PB.1/2023 dated 10 February 2023, the
Bank disetujui untuk mengubah penggunaan izin Bank was approved to change the use of its
usahanya menjadi atas nama PT Super Bank business license to PT Super Bank Indonesia. The
Indonesia. Perubahan ini efektif pada tanggal change was effective as of 10 February 2023.
10 Februari 2023.
Berdasarkan Akta Notaris Jose Dima Satria S.H., Based on deed of Jose Dima Satria S.H., M.Kn., No.
M.Kn., No. 143 tanggal 23 Desember 2022 tentang 143 dated 23 December 2022 regarding the change
perubahan nama Bank, Bank mengubah nama dari of Bank’s name, the Bank changes its name from
PT Bank Fama International menjadi PT Super Bank PT Bank Fama International to PT Super Bank
Indonesia. Perubahan ini disetujui oleh Menteri Indonesia. This change was approved by the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Ministry of Law and Human Rights of the Republic of
berdasarkan surat Keputusan No.AHU- Indonesia based on its approval letter No.AHU-
0003003.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 16 Januari 0003003.AH.01.02.TAHUN 2023 dated 16 January
2023. 2023.
Berdasarkan surat persetujuan OJK No. S- Based on approval letter from OJK No.S -
42/PB.1/2022 tanggal 29 November 2022 perihal 42/PB.1/2022 dated 29 November 2022 regarding
Rencana Pemindahan Alamat Kantor Pusat, Kantor Plan for Change of Head Office Address, the Bank’s
Pusat Bank berlokasi di Revenue Tower Lt. 6, SCBD, Head Office is located at Revenue Tower 6th Floor,
Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-
Jakarta 12190 (sebelumnya berlokasi di Jl. Asia 53, Jakarta 12190 (previously was located at Jl. Asia
Afrika No. 115, Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Afrika No. 115, Kelurahan Kebon Pisang,
Sumur Bandung, Bandung 40112). Kecamatan Sumur Bandung, Bandung 40112).
Berdasarkan surat pemberitahuan Bank kepada Based on the Bank's notification letter to OJK No.
OJK No. 064/DIR-OPS/SBI/VII/2024 tanggal 22 Juli 064/DIR-OPS/SBI/VII/2024 dated 22 July 2024
2024 perihal Pemberitahuan Rencana Pemindahan regarding the Notification of the Plan to Relocate the
Alamat Kantor Pusat Bank ke Revenue Tower Bank’s Head Office Address to Revenue Tower,
Lt. 28-29, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend. Sudirman 28th-29th Floor, SCBD, Lot 13, District 8, Jl. Jend.
Kav. 52-53, Jakarta 12190. Perubahan ini efektif pada Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190. This change
tanggal 2 September 2024. was effective as of 2 September 2024.
8
Page 12
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Anggaran Dasar Bank telah mengalami beberapa kali The Bank’s Articles of Association have been
perubahan. Perubahan terakhir berdasarkan Akta amended several times. The latest amendment
Aulia Taufani S.H., No. 64 tanggal 18 Desember 2025 based on Notarial Deed of Aulia Taufani S.H., No.
tentang perubahan anggaran dasar telah 64 dated 18 December 2025 regarding the change
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak its articles of association had been notified to the
Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Ministry of Law and Human Rights of the Republic
surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan of Indonesia based on Notification Receipt on the
Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03-0255969 tanggal Amendment of Articles of Association letter
19 Desember 2025. No.AHU-AH.01.03-0255969 dated 19 December
2025.
Pemegang saham terakhir (ultimate shareholders) The ultimate shareholders of the Bank’s
dari pemegang saham Bank dengan pengaruh shareholders with significant influence are as
signifikan adalah sebagai berikut: follows:
• PT Elang Media Visitama (“EMV”): Pemegang • PT Elang Media Visitama (“EMV”): The
saham pengendali EMV adalah PT Elang controlling shareholder of EMV is PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk, dengan pemilik manfaat Mahkota Teknologi Tbk, with ultimate beneficial
akhir yaitu Eddy Kusnadi Sariaatmadja. owner of Eddy Kusnadi Sariaatmadja.
• PT Kudo Teknologi Indonesia (“KTI”) dan A5-DB • PT Kudo Teknologi Indonesia (“KTI”) and A5-
Holdings Pte. Ltd. (“ADH”): Pemegang saham DB Holdings Pte. Ltd. (“ADH”): The controlling
pengendali KTI dan A5-DB adalah Grab Holdings shareholder of KTI and A5-DB is Grab Holdings
Limited, dengan pemilik manfaat akhir yaitu Limited, with ultimate beneficial owner of
Anthony Tan Ping Yeow. Anthony Tan Ping Yeow.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Bank pada The composition of the Bank's Board of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai Commissioners and Board of Directors as of
berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris/ Komisaris President Commissioner/
Independen Anton Hermanto Gunawan Anton Hermanto Gunawan Independent Commissioner
Komisaris Independen Zanubba Arifah CH.R. Zanubba Arifah CH.R. Independent Commissioner
Komisaris Neneng Meity Goenadi Neneng Meity Goenadi Commissioner
Direksi Board of Directors
Presiden Direktur Tigor M. Siahaan Tigor M. Siahaan President Director
Direktur Melisa Hendrawati Melisa Hendrawati Director
Direktur Sukiwan Itjang Wibisono* Director
Direktur Amalia Pratantara Amalia Pratantara Director
Direktur Bhavana Balramdas Vatvani Bhavana Balramdas Vatvani Director
* Telah digantikan oleh Sukiwan sejak tanggal 25 April 2025. * Has been replaced with Sukiwan since 25 April 2025.
Susunan Komite Audit pada tanggal 31 Desember The Composition of the Audit Committee as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Ketua Anton Hermanto Gunawan Chairman
Anggota Rustini Dewi Member
Anggota Hamdi Hassyarbaini Member
9
Page 13
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Bank No. Based on the Decree of the Board of Directors of the
001/SKEP/BFI/I/2023 tanggal 17 Januari 2023, Bank No. 001/SKEP/BFI/I/2023 dated 17 January
Kepala Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dijabat oleh 2023, the Head of the Internal Audit Unit (SKAI) has
Cut Tashana Azia terhitung sejak tanggal been held by Cut Tashana Azia effective since
17 Januari 2023. 17 January 2023.
b. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi b. Changes in Capital Due to Corporate
Actions
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
20 tanggal 15 Agustus 2025 tentang Persetujuan No. 20 dated 15 August 2025 regarding
pemegang saham untuk pelaksanaan rencana shareholder agreement on Initial Public Offering
Penawaran Umum Perdana Saham (“PUPS”), (“IPO”), the shareholders approved the Initial
para pemegang saham menyetujui rencana Public Offering of Ordinary Shares plan to public
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa through capital market and listing of Bank’s
kepada masyarakat melalui pasar modal serta shares at Indonesia Stock Exchange.
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa
Efek Indonesia.
Bank melakukan penawaran umum perdana atas The Bank undertook an initial public offering of
4.406.612.300 saham dengan nilai nominal 4,406,612,300 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham sebesar price of Rp 635 (full amount) per share to the
Rp 635 (nilai penuh) kepada Masyarakat di Public in Indonesia. The total value of this Initial
Indonesia. Jumlah seluruh nilai Penawaran Public Offering is Rp 2,789,198,810,500 and the
Umum Perdana Saham ini adalah sebesar shares were listed at Indonesia Stock Exchange
Rp 2.789.198.810.500 dan saham tersebut on 17 December 2025.
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
17 Desember 2025.
Terkait dengan pelaksanaan Penawaran Umum In connection with the implementation of the
Perdana Saham, pada tanggal 8 Desember Initial Public Offering, on 8 December 2025, PT
2025, PT Super Bank Indonesia Tbk telah Super Bank Indonesia Tbk obtained a letter of
memperoleh surat pernyataan efektif oleh OJK effective statement from the Financial Services
dengan nomor S-130/D.04/2025 mengenai Authority (OJK) with reference number
Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan S-130/D.04/2025 regarding the Notification of
Pendaftaran. the Effectiveness of the Registration Statement.
2. DASAR PENYUSUNAN 2. BASIS OF PREPARATION
a. Pernyataan kepatuhan a. Statement of compliance
Laporan keuangan Bank telah disusun dan The Bank’s financial statements have been
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi prepared and presented in accordance with
Keuangan Indonesia (“SAK Indonesia”) serta Indonesian Financial Accounting Standards
Peraturan No. VIII.G.7 tentang Penyajian dan (“SAK Indonesia”) as well as Regulation
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau No. VIII.G.7 on the Presentation and Disclosure
Perusahaan Publik. of Financial Statements of Issuers or Public
Companies.
b. Laporan keuangan Bank ini telah disetujui untuk b. These financial statements of the Bank were
diterbitkan oleh Direksi pada tanggal authorized for issue by the Board of Directors on
9 Maret 2026. 9 March 2026.
10
Page 14
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
2. DASAR PENYUSUNAN (lanjutan) 2. BASIS OF PREPARATION (continued)
c. Dasar pengukuran c. Basis of measurement
Laporan keuangan disusun atas dasar The financial statements have been prepared
akrual dengan menggunakan konsep nilai on the accrual basis using the historical cost
historis, kecuali jika standar akuntansi except where the accounting standards require
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. fair value measurement.
d. Laporan arus kas d. Statement of cash flows
Laporan arus kas disusun dengan metode The statements of cash flow are prepared using
langsung dengan mengelompokkan ke dalam the direct method by classifying operating,
kegiatan operasi, investasi dan pendanaan. investing and financing activities. For the
Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara purpose of the statements of cash flows, cash
kas meliputi kas, giro pada Bank Indonesia, giro and cash equivalents consist of cash, current
pada bank-bank lain, serta penempatan pada accounts with Bank Indonesia, current accounts
Bank Indonesia dan efek-efek yang dibeli dengan with other banks, as well as placements with
janji dijual kembali (reverse repo) dalam waktu Bank Indonesia and securites purchased under
tiga bulan sejak tanggal perolehan. resale agreements (reverse repo) that mature
within three months from the date of acquisition.
e. Mata uang fungsional dan penyajian e. Functional and presentation currency
Laporan keuangan Bank dijabarkan dalam mata The Bank’s financial statements are presented
uang Rupiah, yang merupakan mata uang in Rupiah, which is the Bank’s functional
fungsional Bank. Kecuali dinyatakan khusus, currency. Except otherwise specified, financial
informasi keuangan disajikan dalam jutaan information is presented in millions of Rupiah.
Rupiah.
f. Penggunaan pertimbangan, estimasi dan f. Use of judgments, estimates and
asumsi assumptions
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of financial statements require
manajemen untuk membuat pertimbangan- management to make judgments, estimates
pertimbangan, estimasi-estimasi, dan asumsi- and assumptions that affect the application of
asumsi yang mempengaruhi penerapan accounting policies, and the reported amounts
kebijakan akuntansi, dan jumlah aset, liabilitas, of assets, liabilities, income and expenses.
pendapatan dan beban yang dilaporkan. Although these estimates are based on
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan management’s best knowledge of current
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian events and activities, actual results may differ
dan kegiatan saat ini, hasil aktual mungkin from those estimates.
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Estimasi-estimasi dan asumsi-asumsi yang Estimates and underlying assumptions are
digunakan ditelaah secara berkesinambungan. reviewed on an ongoing basis. Revisions to
Revisi atas estimasi akuntansi diakui secara accounting estimates are recognized
prospektif. prospectively.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait Information about significant areas of estimation
dengan ketidakpastian estimasi dan uncertainty and critical judgements in applying
pertimbangan-pertimbangan penting dalam accounting policies that have a significant risk of
penerapan kebijakan akuntansi memiliki risiko resulting in material adjustments or significant
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian effect on the amount recognized in the financial
material atau efek signifikan terhadap jumlah statements are described in Note 5.
yang diakui dalam laporan keuangan dijelaskan
di Catatan 5.
11
Page 15
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi material di bawah ini The material accounting policies set out below have
telah diterapkan secara konsisten untuk semua been applied consistently to all periods presented in
periode yang disajikan dalam laporan keuangan ini. these financial statements.
a. Setara kas a. Cash equivalents
Setara kas meliputi giro pada Bank Indonesia, Cash equivalents consist of current accounts
giro pada bank-bank lain, penempatan pada with Bank Indonesia, current accounts with other
Bank Indonesia dan efek-efek yang dibeli dengan banks, placements with Bank Indonesia and
janji dijual kembali (reverse repo) yang jatuh securites purchased under resale agreements
tempo dalam waktu tiga bulan sejak tanggal (reverse repo) that mature within three months
perolehan. from the date of acquisition.
b. Aset dan liabilitas keuangan b. Financial assets and liabilities
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro pada The Bank’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek accounts with other banks, placements with
yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse Bank Indonesia, securites purchased under
repo), kredit yang diberikan, efek-efek, dan aset resale agreements (reverse repo), loans
lain-lain tertentu. receivable, securities, and certain other assets.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari liabilitas The Bank’s financial liabilities consist of liabilities
segera, simpanan nasabah, efek-efek yang dijual due immediately, deposits from customers,
dengan janji dibeli kembali (repo), beban masih securities sold under repurchase agreements
harus dibayar tertentu, dan liabilitas lain-lain (repo), certain accrued expenses and certain
tertentu. other liabilities.
b.1. Klasifikasi b.1. Classification
Aset keuangan Financial assets
Terdapat tiga klasifikasi pengukuran untuk There are three measurement
aset keuangan: biaya perolehan classifications for financial assets:
diamortisasi, diukur pada nilai wajar melalui amortized cost, fair value through profit or
laba rugi (FVTPL) dan diukur pada nilai loss (FVTPL) and fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income (FVOCI).
(FVOCI).
Biaya perolehan diamortisasi: Aset Amortized cost: Financial assets with
keuangan dengan arus kas kontraktual contractual cash flows that comprise the
semata dari pembayaran pokok dan solely payment of principal and interest
bunga dan yang dimiliki dalam model and which are held in a business model
bisnis yang tujuannya adalah untuk whose objective is to collect the
memperoleh arus kas kontraktualnya; contractual cash flows;
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other comprehensive
komprehensif lain: Aset keuangan income: Financial assets with
dengan arus kas kontraktual yang contractual cash flows that comprise the
terdiri dari pembayaran pokok dan payment of principal and interest only
bunga saja dan yang dimiliki dalam and which are held in a business model
model bisnis yang tujuannya adalah whose objective is to collect their cash
untuk menerima arus kas flows or to sell; and
kontraktualnya atau untuk dijual; dan
Nilai wajar melalui laba rugi: Aset Fair value through profit or loss: Any
keuangan lainnya yang tidak masuk other financial assets not falling into the
dalam kategori di atas diukur pada categories above are measured at
FVTPL. FVTPL.
12
Page 16
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.1. Klasifikasi (lanjutan) b.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial assets are classified into these
klasifikasi pengukuran ini berdasarkan dua measurement classifications on the basis of
kriteria: two criteria:
Model bisnis dimana aset keuangan The business model within which the
dikelola; dan financial asset is managed; and
Karakteristik arus kas kontraktual dari The contractual cash flows
aset keuangan (khususnya apakah characteristics of the financial asset
arus kas kontraktual merupakan (specifically whether the contractual
pembayaran pokok dan bunga cash flows represent 'solely payments of
semata). principal and interest').
Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah Financial assets are not reclassified
pengakuan awal, kecuali dalam periode subsequent to their initial recognition,
setelah Bank mengubah model bisnis yang except in the period after the Bank changes
mengelola aset keuangan. its business model for managing financial
assets.
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori berikut pada saat pengakuan following categories at initial recognition:
awal:
i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, i. Fair value through profit or loss, which
yang mempunyai 2 (dua) sub-klasifikasi, has 2 (two) sub-classifications, i.e. those
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan designated as such upon initial
demikian pada saat pengakuan awal dan recognition and those classified as held
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan for trading;
dalam kelompok diperdagangkan;
ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada ii. Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities measured at
biaya perolehan diamortisasi terdiri dari amortized cost consist of non-derivative
liabilitas keuangan non-derivatif yang financial liabilities that are not held for
tidak dimiliki Bank untuk diperdagangkan trading purposes and not designated at
dan tidak ditetapkan pada nilai wajar fair value through profit or loss.
melalui laba rugi.
b.2. Pengakuan b.2. Recognition
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
diakui pertama kali pada saat Bank menjadi initially recognized when the Bank becomes
salah satu pihak dalam ketentuan a party to the contractual provisions of the
kontraktual instrumen tersebut. instruments.
13
Page 17
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.2. Pengakuan (lanjutan) b.2. Recognition (continued)
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan A financial asset or financial liability is
atau liabilitas keuangan diukur pada nilai initially measured at fair value plus/less (for
wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen financial instruments not subsequently
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss)
melalui laba rugi setelah pengakuan awal) transaction costs that are directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable to the acquisition of a financial
secara langsung atas perolehan aset asset or issuance of a financial liability. The
keuangan atau penerbitan liabilitas subsequent measurement of financial
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan assets and financial liabilities depends on
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal their classification.
tergantung pada klasifikasi aset keuangan
dan liabilitas keuangan tersebut.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular purchases and sales of financial
yang lazim (regular) diakui pada tanggal assets are recognized on the trade date on
perdagangan dimana Bank memiliki which the Bank has a commitment to
komitmen untuk membeli atau menjual aset purchase or sell those assets.
tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the
untuk perolehan suatu aset keuangan atau acquisition of a financial asset or the
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan issuance of a financial liability and are
merupakan biaya tambahan yang tidak akan incremental costs that would not have
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut been incurred if the instrument had not
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset been acquired or issued. In the case of
keuangan, biaya transaksi ditambahkan financial assets, transaction costs are
pada jumlah yang diakui pada awal added to the amount recognized initially,
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas while for financial liabilities, transaction
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari costs are deducted from the amount of
jumlah utang yang diakui pada awal debt recognized initially. Such transaction
pengakuan liabilitas. Biaya transaksi costs are amortized over the terms of the
tersebut diamortisasi selama umur instruments based on the effective interest
instrumen berdasarkan metode suku bunga method and are recorded as part of interest
efektif dan dicatat sebagai bagian dari income for transaction costs related to
pendapatan bunga untuk biaya transaksi financial assets or interest expense for
sehubungan dengan aset keuangan atau transaction costs related to financial
sebagai bagian dari beban bunga untuk liabilities.
biaya transaksi sehubungan dengan
liabilitas keuangan.
b.3. Penghentian pengakuan b.3. Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset The Bank derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kedaluwarsa, atau Bank Bank transfers the rights to receive the
mengalihkan seluruh hak untuk menerima contractual cash flows from the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan asset in a transaction in which substantially
dalam transaksi dimana Bank secara all the risks and rewards of ownership of the
substansial telah mengalihkan seluruh financial asset are transferred.
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan yang dialihkan.
14
Page 18
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.3. Penghentian pengakuan (lanjutan) b.3. Derecognition (continued)
Bank menghentikan pengakuan aset The Bank derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kedaluwarsa, atau Bank Bank transfers the rights to receive the
mengalihkan seluruh hak untuk menerima contractual cash flows from the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan asset in a transaction in which substantially
dalam transaksi dimana Bank secara all the risks and rewards of ownership of the
substansial telah mengalihkan seluruh financial asset are transferred.
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset
keuangan yang dialihkan.
Bank menghapusbukukan aset keuangan The Bank writes off a financial asset and
dan cadangan kerugian penurunan nilai any related allowance for impairment
terkait pada saat Bank menentukan bahwa losses, when the Bank determines that the
aset keuangan tersebut tidak dapat ditagih. financial asset is uncollectible.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas The Bank derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang when its contractual obligations are
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau discharged or cancelled or expired.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
b.4. Saling hapus b.4. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
saling hapus dan nilai netonya disajikan offset and the net amount is presented in the
dalam laporan posisi keuangan jika, dan statement of financial position when, and
hanya jika, Bank memiliki hak yang only when, the Bank currently has a legally
berkekuatan hukum untuk melakukan enforceable right to set off the amounts and
saling hapus atas jumlah yang telah diakui it intends either to settle them on a net basis
tersebut dan Bank berniat untuk or to realize the assets and settle the
menyelesaikan secara neto atau untuk liabilities simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Hak saling hapus harus tidak kontinjen atas The legally enforceable right must not be
peristiwa di masa depan dan dapat contingent on future events and must be
dipaksakan secara hukum dalam situasi enforceable in the normal course of
bisnis yang normal dan dalam peristiwa business and in the event of default, or in
gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau solvency or bankruptcy of the Bank or the
kebangkrutan Bank atau pihak lawan. counterparty.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah neto hanya jika diperkenankan oleh net basis only when permitted by
standar akuntansi. accounting standards.
15
Page 19
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise
kecuali dinyatakan lain) stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.5. Pengukuran biaya perolehan b.5. Amortized cost measurement
diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan adalah liability is the amount at which the financial
jumlah aset atau liabilitas keuangan yang asset or liability is measured at initial
diukur pada saat pengakuan awal, recognition, minus principal repayments,
dikurangi pembayaran pokok, ditambah plus or minus the cumulative amortization
atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif using the effective interest method of any
dengan menggunakan metode suku bunga difference between the initial amount
efektif yang dihitung dari selisih antara nilai recognized and the maturity amount, and
minus any allowance for impairment losses.
awal dan nilai jatuh temponya, dan untuk
The gross carrying amount of financial asset
aset keuangan dikurangi cadangan
is the amortized cost of a financial asset
kerugian penurunan nilai. Nilai tercatat before adjusting for any allowance for
bruto aset keuangan merupakan biaya impairment losses.
perolehan diamortisasi aset keuangan
sebelum dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai.
b.6. Pengukuran nilai wajar b.6. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be
untuk menjual suatu aset atau harga yang received to sell an asset or paid to transfer
akan dibayar untuk mengalihkan suatu liability in an orderly transaction between
liabilitas dalam transaksi teratur (orderly market participants at the measurement
transaction) antara pelaku pasar (market date in the principal market or, in its
participants) pada tanggal pengukuran di absence, the most advantageous market to
pasar utama atau, jika tidak terdapat which the Bank has access at that date.
pasar utama, di pasar yang paling The fair value of a liability reflects its non-
menguntungkan dimana Bank memiliki performance risk.
akses pada tanggal tersebut. Nilai
wajar liabilitas mencerminkan risiko
wanprestasinya.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar When available, the Bank measures the fair
instrumen keuangan dengan menggunakan value of a financial instrument using the
harga kuotasian di pasar aktif untuk quoted price in an active market for that
instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap instrument. A market is regarded as active
aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas if transactions for the asset or liability take
terjadi dengan frekuensi dan volume yang place with sufficient frequency and volume
memadai untuk menyediakan informasi to provide pricing information on an ongoing
penentuan harga secara berkelanjutan. basis.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active
aktif, Bank menggunakan teknik penilaian market, then the Bank uses valuation
dengan memaksimalkan penggunaan input techniques that maximise the use of
yang dapat diobservasi dan relevan dan relevant observable inputs and minimize
meminimalkan penggunaan input yang the use of unobservable inputs. The chosen
tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian valuation technique incorporates all the
yang dipilih menggabungkan semua faktor factors that market participants would take
yang diperhitungkan oleh pelaku pasar into account in pricing a transaction.
dalam penentuan harga transaksi.
16
Page 20
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
b. Aset dan liabilitas keuangan (lanjutan) b. Financial assets and liabilities (continued)
b.6. Pengukuran nilai wajar b.6. Fair value measurement
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen The best evidence of the fair value of a
keuangan pada saat pengakuan awal financial instrument at initial recognition is
adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari normally the transaction price, i.e., the fair
pembayaran yang diberikan atau diterima. value of the consideration given or
Jika Bank menetapkan bahwa nilai wajar received. If the Bank determines that the
pada pengakuan awal berbeda dengan fair value at initial recognition differs from
harga transaksi dan nilai wajar tidak dapat the transaction price and the fair value is
dibuktikan dengan harga kuotasian di pasar evidenced neither by a quoted price in an
aktif untuk instrumen keuangan yang active market for an identical instrument
identik atau berdasarkan teknik penilaian nor based on a valuation technique that
yang hanya menggunakan data dari pasar uses only data from observable markets,
yang dapat diobservasi, maka nilai wajar then the financial instrument is initially
instrumen keuangan pada saat pengakuan measured at fair value, adjusted to defer
awal disesuaikan untuk menangguhkan the difference between the fair value at
perbedaan antara nilai wajar pada saat initial recognition and the transaction price.
pengakuan awal dan harga transaksi. Subsequently, that difference is recognized
Setelah pengakuan awal, perbedaan in profit or loss on an appropriate basis over
tersebut diakui dalam laba rugi berdasarkan the life of the instrument but no later than
umur dari instrumen tersebut namun tidak when the valuation is wholly supported by
lebih lambat dari saat penilaian tersebut observable market data or the transaction
didukung sepenuhnya oleh data pasar yang is closed out.
dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada If an asset or a liability measured at fair
nilai wajar memiliki harga penawaran dan value has a bid price and an ask price, then
harga permintaan, maka Bank mengukur the Bank measures assets and long
aset dan posisi beli berdasarkan harga positions at a bid price and liabilities and
penawaran dan mengukur liabilitas dan short positions at an ask price.
posisi jual berdasarkan harga permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, liabilities measured at fair value, that are
yang terekspos risiko pasar dan risiko kredit exposed to market risk and credit risk that
yang dikelola oleh Bank berdasarkan are managed by the Bank on the basis of
eksposur netonya baik terhadap risiko the net exposure to either market or credit
pasar ataupun risiko kredit diukur risk, are measured on the basis of a price
berdasarkan harga yang akan diterima that would be received to sell a net long
untuk posisi neto jual (atau dibayar untuk position (or paid to transfer a net short
mengalihkan posisi neto beli) untuk position) for a particular risk exposure.
eksposur risiko tertentu. Penyesuaian pada Those portfolio-level adjustments are
level portofolio tersebut dialokasikan pada allocated to the individual assets and
aset dan liabilitas individual berdasarkan liabilities on the basis of the relative risk
penyesuaian risiko relatif dari masing- adjustment of each of the individual
masing instrumen individual di dalam instruments in the portfolio.
portofolio.
c. Kas c. Cash
Kas terdiri dari kas di khasanah dan kas kecil. Cash comprised of cash in vault and petty cash.
Setelah pengakuan awal, kas diukur pada biaya Subsequent to initial recognition, cash is
perolehan diamortisasi. measured at amortized cost.
17
Page 21
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
d. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain, d. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank After initial recognition, current accounts with
Indonesia dan bank lain diukur pada biaya Bank Indonesia and other banks are measured
perolehan diamortisasi dengan menggunakan at amortized cost using the effective interest
metode suku bunga efektif. method.
Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo Current accounts with other banks are stated at
giro dikurangi cadangan kerugian penurunan their outstanding balance, net of allowance for
nilai, jika ada. impairment losses, if any.
e. Penempatan pada Bank Indonesia e. Placements with Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Indonesia merupakan Placements with Bank Indonesia are
penanaman dana dalam bentuk Fasilitas placements in the form of Bank Indonesia
Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”), call money, Deposit Facility (“FASBI”), call money, time
deposito berjangka dan lain-lain. deposits and others.
Penempatan pada Bank Indonesia disajikan Placements with Bank Indonesia are stated at
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest rate
menggunakan suku bunga efektif dikurangi less allowance for impairment losses, if any.
dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
ada.
f. Kredit yang diberikan f. Loans receivable
Kredit yang diberikan pada awalnya diukur pada Loans receivable are initially measured at fair
nilai wajar ditambah dengan biaya transaksi yang value plus transaction costs that are attributable
dapat diatribusikan secara langsung dan to obtain the financial asset, and subsequently
merupakan biaya tambahan untuk memperoleh measured at their amortized cost using the
aset keuangan tersebut, dan setelah pengakuan effective interest rate method, net of allowance
awal diukur pada biaya perolehan diamortisasi for impairment losses.
menggunakan metode suku bunga efektif,
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan
nilai.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Costs directly attributable to loans receivable
dalam pengakuan kredit yang diberikan yang recognition which are part of effective interest
merupakan bagian dari suku bunga efektif rate comprise provision fee.
meliputi biaya provisi.
g. Penurunan nilai aset keuangan g. Impairment of financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank akan At each reporting date, the Bank shall measure
mengukur cadangan kerugian penurunan nilai the allowance for impairment losses of financial
aset keuangan. Perubahan atas kerugian kredit assets. Changes in expected credit losses are
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun recognized in the current year profit or loss. The
berjalan. Bank menggunakan model kerugian Bank uses expected credit losses (“ECL”) model
kredit ekspektasian (“KKE”) yang memasukkan that incorporates forward-looking information
informasi yang bersifat perkiraan masa depan and does not require an actual loss event to
(forward-looking) dan tidak membutuhkan have occurred for an impairment provision to be
kejadian kerugian kredit (actual loss) terjadi untuk recognized.
mengakui cadangan kerugian penurunan nilai.
KKE diakui untuk seluruh instrumen utang ECL are recognized for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold to guarantees that are classified as hold to collect
collect atau hold to collect and sell dan memiliki or hold to collect and sell and have SPPI cash
arus kas SPPI. KKE tidak diakui untuk instrumen flows. ECL is not recognized for financial
keuangan yang di tetapkan sebagai FVTPL dan instruments designates as FVTPL and equity
instrumen ekuitas yang ditetapkan sebagai instruments designates as FVOCI.
FVOCI.
18
Page 22
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Bank mengukur cadangan kerugian pada jumlah The Bank measures loss allowances at an
yang sama dengan kerugian kredit ekspektasian amount equal to lifetime ECL, except for the
sepanjang umur aset keuangan (KKE lifetime), following financial assets for which they are
kecuali untuk aset keuangan dibawah ini yang measured as 12-month ECL:
diukur pada kerugian kredit ekspektasian 12
bulan (KKE 12 bulan):
- instrumen keuangan dengan risiko kredit - financial instruments with low credit risk;
rendah; dan and
- instrumen keuangan dengan risiko kredit - financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal. recognition.
Bank menganggap efek-efek investasi yang The Bank considers investment in securities
diterbitkan oleh pemerintah dalam mata uang issued by the government denominated in
Rupiah dan dana yang ditempatkan pada Bank Rupiah and funds placed with Bank Indonesia to
Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, have a low credit risk, since the principal and
karena pokok dan bunga efek-efek pemerintah interest of government securities are
tersebut dijamin oleh pemerintah dan tidak ada guaranteed by the government and there is no
kerugian yang pernah terjadi. Bank tidak historical loss experience. The Bank does not
menerapkan pengecualian risiko kredit yang apply low credit risk exemption to any other
rendah atas instrumen keuangan lainnya. financial instruments.
KKE 12 bulan adalah bagian dari KKE yang 12-month ECL are the portion of ECL that
dihasilkan dari kejadian gagal bayar pada results from default events on a financial
instrumen keuangan yang mungkin terjadi dalam instrument that are possible within 12 months
12 bulan setelah tanggal pelaporan. Instrumen after the reporting date. Financial instruments
keuangan yang diakui dari KKE 12 bulan disebut for which a 12-month ECL is recognized are
sebagai ‘instrumen keuangan tahap 1’. referred to as ‘stage 1 financial instruments’.
Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur Lifetime ECL are the ECL that results from all
aset keuangan adalah kerugian kredit possible default events over the expected life
ekpektasian yang dihasilkan dari semua kejadian of the financial instrument. Financial instruments
gagal bayar yang mungkin terjadi selama for which a lifetime ECL is recognized but
perkiraan umur instrumen keuangan. Instrumen which are not credit-impaired are referred to
keuangan yang diakui dari kerugian kredit as ‘stage 2 financial instruments’.
ekspektasian sepanjang umur aset keuangan
tetapi tidak memburuk (credit-impaired) disebut
sebagai ‘instrumen keuangan tahap 2’.
Instrumen keuangan tahap 2 adalah aset Stage 2 financial instrument is a financial asset
keuangan yang telah mengalami peningkatan that experienced significant increase in credit
risiko kredit secara signifikan (SKR). Untuk risk. For the majority of portfolios, the primary
sebagian besar portofolio, indikator utama SKR indicator of a SICR is a significant deterioration
adalah penurunan signifikan dalam peringkat in the credit rating grade of a facility since
kredit dari fasilitas kredit sejak pengakuan awal. origination. The Bank uses indicators, such as
Bank menggunakan indikator seperti 30 hari 30 days past due arrears, as backstops to these
tunggakan, sebagai backstops pada indikator primary indicators.
utama.
KKE adalah estimasi kemungkinan kerugian ECL is a probability-weighted estimate of credit
kredit berdasarkan probabilitas tertimbang. KKE losses. ECL is measured as follows:
diukur sebagai berikut:
- Aset keuangan yang tidak memburuk pada - Financial assets that are not credit-
tanggal pelaporan: sebesar nilai kini dari impaired at the reporting date: as the
seluruh kekurangan kas (yaitu perbedaan present value of all cash shortfalls (i.e. the
antara arus kas terutang sesuai dengan difference between the cash flows due to
kontrak dan arus kas yang diperkirakan akan
diterima oleh Bank). the entity in accordance with the contract
and the cash flows that the Bank expects
to receive).
19
Page 23
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
KKE adalah estimasi kemungkinan kerugian ECL is a probability-weighted estimate of credit
kredit berdasarkan probabilitas tertimbang. KKE losses. ECL is measured as follows (continued):
diukur sebagai berikut (lanjutan):
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that are credit-impaired at
tanggal pelaporan: sebagai perbedaan the reporting date: as the difference
antara nilai tercatat bruto dan nilai kini dari between the gross carrying amount and the
estimasi arus kas masa depan. present value of estimated future cash
flows.
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik: - Undrawn loan commitments: as the
sebesar nilai kini dari selisih antara arus kas present value of the difference between the
kontraktual terutang kepada Bank jika contractual cash flows that are due to the
komitmen direalisasi menjadi pinjaman dan Bank if the commitment is drawn-down and
arus kas yang diperkirakan akan diterima
oleh Bank. the cash flows that the Bank expects to
receive.
Aset keuangan yang memburuk Credit-impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai At each reporting date, the Bank asseses
apakah aset keuangan yang dicatat pada biaya whether the financial assets carried at amortized
perolehan diamortisasi dan aset keuangan dalam cost and debt financial assets carried at FVOCI
bentuk efek utang yang dicatat pada FVOCI are credit-impaired or defaulted (referred to as
memburuk atau gagal bayar (disebut sebagai ‘Stage 3 financial assets’). A financial asset is
‘aset keuangan tahap 3’). Aset keuangan ‘credit-impaired’ when one or more events that
memburuk ketika satu atau lebih peristiwa yang have a detrimental impact on the estimated
memiliki dampak buruk pada perkiraan arus kas future cash flows of the financial assets have
masa depan dari aset keuangan telah terjadi. occurred.
Bukti bahwa aset keuangan memburuk Evidence that a financial asset is credit-impaired
mencakup data yang dapat diobservasi sebagai includes the following observable data:
berikut:
- Kesulitan keuangan yang signifikan dari - Significant financial difficulty of the borrower
debitur atau penerbit; or issuer;
- Pelanggaran kontrak seperti gagal bayar - A breach of contract such as a default or past
atau tunggakan; due event;
- Restrukturisasi pinjaman oleh Bank dengan - The restructuring of loan by the Bank on
ketentuan yang Bank tidak akan terms that the Bank would not consider
pertimbangkan sebelumnya; otherwise;
- Kemungkinan bahwa peminjam akan - The possibility that the borrower will enter
mengalami kebangkrutan atau reorganisasi bankruptcy or other financial reorganization;
keuangan lainnya; atau or
- Hilangnya dari pasar aktif suatu efek - The disappearance of an active market for a
dikarenakan kesulitan keuangan. securities because of financial difficulties.
Definisi dari gagal bayar yang digunakan dalam The definition of default used in measuring ECL
pengukuran KKE selaras dengan definisi yang is aligned to the definition used for internal credit
digunakan untuk manajemen risiko kredit internal risk management purposes across all portfolios.
untuk semua portofolio. Definisi tersebut juga This definition is also in line with the regulatory
selaras dengan definisi regulator atas gagal definition of default. Default occurs when there
bayar. Gagal bayar terjadi ketika terdapat are indicators that a debtor is unlikely to fully
indikator bahwa debitur diragukan dapat satisfy contractual credit obligations to the Bank,
memenuhi secara penuh kewajiban kontraktual or the exposure is 90 days past due.
atas kredit kepada Bank, atau ketika eksposur
telah jatuh tempo lewat dari 90 hari.
20
Page 24
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran KKE ECL measurements
KKE diukur berdasarkan perkalian dari faktor ECL is measured as the product of the following
risiko kredit berikut pada level fasilitas, credit risk factors at the facility level, discounted
didiskontokan untuk mencerminkan nilai waktu to incorporate the time value of money:
dari uang:
- Probability of default (PD): estimasi terhadap - Probability of default (PD): the estimate of the
kemungkinan debitur mengalami gagal likelihood that a borrower will default over a
bayar dalam jangka waktu tertentu. given period.
- Exposure at default (EAD): perkiraan nilai - Exposure at default (EAD): the expected
eksposur neraca saat gagal bayar dengan balance sheet exposure at default by taking
memperhitungkan pembayaran pokok dan into account repayments of principal and
bunga, perkiraan penambahan penarikan interest, expected additional drawdowns and
dan bunga akrual. accrued interest.
- Loss given default (LGD): perkiraan kerugian - Loss given default (LGD): the expected loss
pada saat debitur mengalami gagal bayar, in the event when the borrower is defaulting,
yang dinyatakan dalam bentuk persentase expressed as a percentage of the facility’s
dari EAD atas fasilitas, dengan EAD, taking into account direct and indirect
memperhitungkan biaya pemulihan recovery costs.
langsung dan tidak langsung.
Risiko kredit tersebut disesuaikan dengan These credit risk factors are adjusted for current
informasi kini dan masa depan melalui and forward-looking information through the use
penggunaan variabel makroekonomi. of macro-economic variables.
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur The period considered when measuring ECL is
KKE adalah periode yang lebih pendek antara the shorter of the expected life and the
umur ekspektasian dan periode kontrak aset contractual term of the financial asset. The
keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi expected life may be impacted by prepayments
oleh pembayaran dimuka dan periode kontrak and the maximum contractual term by extension
maksimum melalui opsi perpanjangan kontrak. options. For certain revolving portfolios, the
Untuk portofolio revolving tertentu, umur expected life is assessed over the period that the
ekspektasian dinilai sepanjang periode dimana Bank is exposed to credit risk, not the contractual
Bank terekspos dengan risiko kredit, bukan term of contract.
sepanjang periode kontrak.
Bank menggabungkan informasi forward-looking The Bank incorporates forward-looking
ke dalam penilaiannya tentang apakah risiko information into both its assessment of whether
kredit suatu instrumen telah meningkat secara the credit risk of an instrument has increased
signifikan sejak pengakuan awal dan pengukuran significantly since its initial recognition and its
KKE. Berdasarkan pertimbangan berbagai measurement of ECL. Based on consideration of
informasi aktual dan prakiraan eksternal, Bank a variety of external actual and forecast
merumuskan pandangan 'normal case' tentang information, the Bank formulates a ‘normal case’
arah masa depan variabel ekonomi yang relevan view of the future direction of relevant economic
serta berbagai skenario prakiraan representasi variables as well as a representative range of
kemungkinan lainnya. Proses ini melibatkan other possible forecast scenarios. This process
pengembangan dua skenario ekonomi tambahan involves developing two additional economic
dan mempertimbangkan kemungkinan relatif dari scenarios and considering the relative
setiap hasil. Informasi eksternal mencakup data probabilities of each outcome. External
ekonomi dan prakiraan yang diterbitkan oleh information includes economic data and
badan pemerintah dan otoritas moneter di negara forecasts published by governmental bodies and
tempat Bank beroperasi, seperti Bank Indonesia, monetary authorities in the countries where the
Badan Pusat Statistik, dan sumber independen Bank operates, such as Bank Indonesia, Badan
lainnya. Pusat Statistik, dan other independent sources.
21
Page 25
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
g. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) g. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran KKE (lanjutan) ECL measurements (continued)
Normal case merupakan hasil yang paling The normal case represents the most-likely
mungkin terjadi dan selaras dengan informasi outcome and is aligned with information used by
yang digunakan oleh Bank untuk tujuan lain the Bank for other purposes such as strategic
seperti perencanaan strategis dan planning and budgeting. The other scenarios
penganggaran. Skenario lain menunjukkan hasil represent more optimistic and more pessimistic
yang lebih optimis dan lebih pesimis. Secara outcomes. Periodically, the Bank carries out
berkala, Bank melakukan stress testing terhadap stress testing of more extreme shocks to
guncangan yang lebih ekstrim untuk calibrate its determination of the other
mengkalibrasi penentuan skenario representatif representative scenarios.
lainnya.
Bank telah mengidentifikasi dan The Bank has identified and documented key
mendokumentasikan pendorong utama risiko drivers of credit risk and credit losses for each
kredit dan kerugian kredit untuk setiap portofolio portfolio of financial instruments and, using an
instrumen keuangan dan, dengan menggunakan analysis of historical data, has estimated
analisis data historis, telah memperkirakan relationships between macroeconomic variables
hubungan antara variabel makroekonomi dan and credit risk and credit losses.
risiko kredit dan kerugian kredit.
Penyajian cadangan KKE dalam laporan posisi Presentation of allowance for ECL in the
keuangan statement of financial position
Cadangan kerugian untuk KKE disajikan dalam Loss allowances for ECL are presented in the
laporan posisi keuangan sebagai berikut: statement of financial position as follows:
- Aset keuangan diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortized cost:
diamortisasi: sebagai pengurang dari nilai as a deduction from the gross carrying
tercatat bruto aset; amount of the assets;
- Komitmen pinjaman, umumnya sebagai - Loan commitments, generally as a provision,
provisi, dicatat dalam liabilitas lain-lain; recorded as part of other liabilities;
- Jika instrumen keuangan mencakup - Where a financial instrument includes both
komponen yang telah ditarik dan yang belum drawn and undrawn component, and the
ditarik, dan Bank tidak dapat mengidentifikasi Bank cannot identify the ECL on the loan
KKE pada komponen komitmen pinjaman commitment component separately from the
secara terpisah dari komponen yang telah drawn component: the Bank presents a
ditarik: Bank menyajikan cadangan kerugian combined loss allowance for both
gabungan untuk kedua komponen. Jumlah components. The combined amount is
gabungan cadangan kerugian disajikan presented as a deduction from the gross
sebagai pengurang dari nilai tercatat bruto
carrying amount of the drawn component.
komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari
cadangan kerugian atas nilai tercatat Any excess of the loss allowance over the
komponen yang telah ditarik disajikan gross carrying amount of the drawn
sebagai liabilitas lain-lain. component is presented as other liabilities.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pengukuran KKE untuk aset keuangan instrumen The ECL measurement for debt Instrument
utang yang diukur pada nilai wajar melalui financial assets measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain (FVOCI) other comprehensive income (FVOCI) uses the
menggunakan pendekatan dan model perhitungan same approach and calculation model in
yang sama dengan pengukuran KKE untuk aset measuring ECL for financial assets carried at
keuangan yang diukur pada biaya perolehan amortized cost. For debt instrument financial
diamortisasi. Untuk aset keuangan instrumen assets in FVOCI category, the balance in the
utang dalam kategori FVOCI, saldo di laporan statement of financial position reflects the
posisi keuangan mencerminkan nilai wajar instrument’s fair value, with the ECL held as a
instrumen, dengan KKE dibukukan terpisah the separate reserve within other comprehensive
sebagai cadangan pada penghasilan income. Changes in expected credit losses are
komprehensif lain. Perubahan atas kerugian kredit recognized in the current year profit or loss.
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun berjalan.
22
Page 26
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
h. Efek-efek h. Securities
Seluruh efek-efek yang dimiliki Bank terdiri dari All securities owned by the Bank consist of
obligasi korporasi dan obligasi pemerintah yang corporate bonds and government bonds traded
diperdagangkan di pasar modal. in the capital market.
Efek-efek (selain Surat Berharga Syariah Negara Securities (other than Sovereign Sharia
dan surat berharga lainnya berdasarkan prinsip Securities and other securities based on sharia
syariah) yang diklasifikasikan sebagai diukur principles) which are classified as measured at
pada biaya perolehan diamortisasi pada saat amortized cost are initially measured at fair
pengakuan awal diukur pada nilai wajar ditambah value plus incremental direct transaction costs,
biaya transaksi langsung yang bersifat and subsequently at their amortized cost using
inkremental, dan setelahnya diukur pada biaya the effective interest method.
perolehan diamortisasi dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
Efek-efek yang diklasifikasikan sebagai diukur Securities which are classified as measured at
pada nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income
komprehensif lain (“FVOCI”) dan pada saat (“FVOCI”) are initially measured at fair value
pengakuan awal diukur pada nilai wajar ditambah plus incremental direct transaction costs and
biaya transaksi langsung yang bersifat subsequently measured at their fair value.
inkremental, dan setelahnya diukur pada nilai
wajarnya.
Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCl, For securities measured at FVOCI, gains and
keuntungan dan kerugian diakui dalam losses are recognized in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk income, except for the following, which are
beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam laba recognized in profit or loss, in the same manner
rugi, sama seperti aset keuangan yang diukur as for financial assets measured at amortized
dengan biaya perolehan diamortisasi: costs:
- pendapatan bunga menggunakan metode - interest income using effective interest rate
suku bunga efektif; method;
- kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan; - expected credit losses and reversals; and
dan keuntungan dan kerugian selisih kurs. foreign exchange gain and losses.
Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI When securities measured at FVOCI is
dihentikan pengakuannya, keuntungan dan derecognized, the cumulative gain or loss
kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya previously recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain di income is reclassified from equity to profit or
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi. loss.
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia securities are proof of investments based
investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim on sharia principles that are commonly traded in
diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau the sharia money market and/or sharia capital
pasar modal syariah, antara lain Surat Berharga markets, including Sovereign Sharia Securities
Syariah Negara dan surat berharga lainnya and other securities based on sharia principles.
berdasarkan prinsip syariah.
Bank menentukan klasifikasi investasi pada The Bank determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK No. 410 tentang characteristic with sukuk, in accordance with
”Akuntansi Sukuk”. PSAK No. 410 regarding “Accounting for
Sukuk”.
Investasi pada sukuk diukur pada nilai wajar Investments in sukuk are measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain. Investasi through other comprehensive income. The
tersebut dimiliki dalam suatu model usaha yang investment is held in a business model whereby
bertujuan utama untuk memperoleh arus kas the primary goal is obtaining contractual cash
kontraktual, melakukan penjualan sukuk, dan flows, to sell sukuk and has contractual terms in
terdapat persyaratan kontraktual dalam determining the specific date of principal
menentukan tanggal tertentu atau pembayaran payments and/or the returns.
pokok dan/atau hasilnya.
23
Page 27
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
h. Efek-efek (lanjutan) h. Securities (continued)
Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada All changes in fair value are recognized in other
penghasilan komprehensif lain. Ketika investasi comprehensive income. When sukuk is
sukuk dihentikan pengakuannya, akumulasi derecognized, accumulated gain or loss which
keuntungan atau kerugian yang sebelumnya has previously recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif lain comprehensive income is reclassified to profit or
dipindahkan ke laba rugi. loss.
i. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual i. Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) agreements (reverse repo)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) disajikan sebagai tagihan sebesar (reverse repo) are presented as receivable at the
harga jual kembali yang disepakati dikurangi agreed resale price, net of the difference
dengan selisih antara harga beli dan harga jual between the purchase price and agreed resale
kembali yang disepakati (pendapatan bunga price (unearned interest income) and allowance
yang ditangguhkan) dan penyisihan kerugian for impairment losses. The difference between
penurunan nilai. Selisih antara harga beli dan the purchase price and the agreed resale price
harga jual kembali yang disepakati tersebut are amortized using effective interest rate as
diamortisasi dengan menggunakan suku bunga interest income over the period, commencing
efektif sebagai pendapatan bunga selama jangka from the acquisition date to the resale date.
waktu sejak efek-efek itu dibeli hingga saat dijual
kembali.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) diklasifikasikan sebagai aset (reverse repo) are classified as financial assets
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost.
yang diamortisasi.
j. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli j. Securities sold under repurchase
kembali (repo) agreements (repo)
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under repurchase agreements
disajikan sebagai liabilitas dalam laporan posisi are presented as liabilities in the statement of
keuangan sebesar harga pembelian kembali financial position at the agreed repurchase price
yang disepakati dikurangi dengan bunga dibayar net of the unamortized interest. The difference
dimuka yang belum diamortisasi. Selisih antara between the selling price and the agreed
harga jual dan harga beli kembali yang disepakati repurchase price is treated as unamortized
diperlakukan sebagai beban bunga dibayar interest and recognized as interest expense
dimuka dan diakui sebagai beban bunga selama over the period, commencing from the selling
date to the repurchase date using effective
jangka waktu sejak efek-efek tersebut dijual
interest rate method.
hingga dibeli kembali dengan menggunakan
metode suku bunga efektif.
k. Aset tetap k. Fixed assets
Setelah pengakuan awal, tanah dan bangunan Subsequent to initial recogition, land and
diukur menggunakan model revaluasi. Tanah buildings are measured using revaluation
dan bangunan diukur pada nilai wajarnya pada model. The land and buildings are measured at
tanggal revaluasi dan disajikan sebesar nilai fair value on the revaluation date and carried at
wajar dikurangi akumulasi penyusutan dan their fair value less subsequent accumulated
akumulasi penurunan nilai setelah tanggal depreciation and subsequent accumulated
revaluasi. Penilaian terhadap tanah dan impairment losses. Valuation of land and
bangunan dilakukan oleh penilai independen buildings are carried out by qualified external
independent appraisers. Revaluations are
eksternal yang memenuhi kualifikasi. Revaluasi
carried out with sufficient regularity to ensure
dilakukan dengan keteraturan yang cukup
that the carrying amount of revalued assets do
reguler untuk memastikan bahwa nilai tercatat not differ materially from their fair values at the
aset yang direvaluasi tidak berbeda secara reporting date.
material dengan nilai wajarnya pada tanggal
pelaporan.
24
Page 28
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Jika jumlah nilai tercatat meningkat akibat Any increase arising on the revaluation is
revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam recognized in other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi accumulated in equity as part of fixed assets
dalam ekuitas pada bagian cadangan revaluasi revaluation reserve. However, the increase is
aset tetap. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui recognized in profit or loss to the extent that it
dalam laba rugi hingga sebesar jumlah reverses a revaluation decrease of the same
penurunan nilai aset yang sama akibat revaluasi asset previously recognized in profit or loss. Any
yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi. decrease arising on the revaluation is
recognized in profit or loss.
Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi,
maka penurunan tersebut diakui dalam laba rugi.
Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui However, the decrease is recognized in other
dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang comprehensive income to the extent of any
tidak melebihi saldo cadangan revaluasi aset credit balance existing in the fixed assets
tetap untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang revaluation reserve in respect of that asset. The
diakui dalam penghasilan komprehensif lain decrease recognized in other comprehensive
tersebut mengurangi jumlah akumulasi dalam income reduces the amount accumulated in
ekuitas yang dicatat sebagai cadangan revaluasi equity recorded as fixed assets revaluation
aset tetap. Kenaikan dan penurunan revaluasi reserve. Revaluation increases and decreases
are not offset. The fixed assets revaluation
tidak saling hapus. Cadangan revaluasi aset
reserve included in equity is transferred to
tetap yang termasuk dalam ekuitas dialihkan ke
retained earnings when the assets are
saldo laba ketika aset tersebut dihentikan derecognized.
pengakuannya.
Aset tetap selain tanah dan bangunan dinyatakan Fixed assets other than land and building are
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi stated at cost less their accumulated
penyusutan, kecuali biaya pengurusan legal hak depreciation, except for costs relating with legal
atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali processing on the land rights are recognized as
diakui sebagai bagian biaya perolehan tanah dan part of acquisition cost of land and is not
tidak disusutkan. depreciated.
Inventaris kantor dan leasehold improvements Office equipments and leasehold improvements
disusutkan berdasarkan metode garis lurus are depreciated using straight-line method,
(straight-line method), berdasarkan masa based upon the estimated economic useful lives
manfaat ekonomis aset tetap yang bersangkutan of the related fixed assets, as follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Inventaris kantor 4-8 Office equipments
Leasehold improvements 8 Leasehold improvements
Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan The cost of repairs and maintenance is charged
pada laba rugi pada saat terjadinya. Pemugaran to profit or loss as incurred. Significant
dan penambahan dalam jumlah signifikan improvement and addition are capitalized when
dikapitalisasi apabila kemungkinan besar Bank it is probable that the Bank will receive future
akan mendapatkan manfaat ekonomi masa economic benefits in excess of the originally
depan dari aset tersebut yang melebihi standar assessed standard of performance of the assets.
kinerja yang diperkirakan sebelumnya.
Estimasi masa manfaat ekonomis, metode Estimated economic useful lives, depreciation
penyusutan, dan nilai residu dikaji ulang pada method, and residual value are reviewed at the
setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan end of each reporting period and adjusted
secara prospektif. prospectively, if appropriate.
Biaya perolehan dan akumulasi penyusutan aset When assets are retired or otherwise disposed
tetap yang sudah tidak digunakan lagi atau dijual of, their cost and the related accumulated
dikeluarkan dari kelompok aset tetap yang depreciation are removed from the accounts and
bersangkutan dan laba atau rugi yang terjadi any resulting gain or loss is recognized in the
dilaporkan pada laba rugi tahun berjalan. current year’s profit or loss.
25
Page 29
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset tetap (lanjutan) k. Fixed assets (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menelaah At each reporting date, the Bank reviews the
nilai tercatat aset tetap untuk menentukan carrying amount of fixed assets to determine
apakah terdapat indikasi penurunan nilai. Jika whether there is any indication of impairment. If
terdapat indikasi tersebut, nilai terpulihkan aset any such indication exists, then the recoverable
tetap tersebut diestimasi. Kerugian penurunan amount of the fixed asset is estimated. An
nilai diakui pada laba rugi apabila nilai tercatat impairment loss is recognized in profit or loss if
suatu aset melebihi nilai terpulihkan. the carrying amounts of an asset exceeds its
recoverable amount.
l. Aset takberwujud l. Intangible assets
Piranti lunak memiliki masa manfaat yang Software has a finite useful life and recognized
terbatas dan diakui sebesar harga perolehan, at acquisition cost, subsequently carried at cost
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan less accumulated amortization and accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh lisensi The costs incurred to acquire software license
piranti lunak dan mempersiapkan piranti lunak and bring that software ready to use are
tersebut siap untuk digunakan dikapitalisasi. capitalized.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program Costs associated with maintaining software
piranti lunak diakui sebagai beban pada saat programs are recognized as expense when
terjadinya. Biaya pengembangan yang dapat incurred. Development costs that are directly
secara langsung diatribusikan dalam pembuatan attributable to the design and testing of
dan pengujian produk piranti lunak yang dapat identifiable and unique software products
diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh controlled by the Bank is recognized as
Bank diakui sebagai aset takberwujud. intangible assets.
Pengeluaran pengembangan lain yang tidak Other development expenditures that do not
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada meet these criteria are recognized as expense
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang when incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as expense are not recognized as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. asset in a subsequent period.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak of the software, from the date it is ready for use.
tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai. The estimated useful life of software is 8 years.
Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah
8 tahun.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya atau Intangible assets shall be derecognized or
dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat masa disposed when no future economic benefits are
depan yang diharapkan dari penggunaan atau expected from its use or disposal.
pelepasannya.
m. Liabilitas segera m. Liabilities due immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas Bank Liabilities due immediately represent the Bank’s
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera liability to external parties which by nature should
dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi be paid immediately in accordance with the
amanat perjanjian yang ditetapkan sebelumnya. requirements in the agreement which have been
Setelah pengakuan awal, liabilitas segera diukur previously determined. Subsequent to initial
pada biaya perolehan diamortisasi. recognition, liabilities due immediately are
measured at amortized cost.
n. Simpanan nasabah n. Deposits from customers
Setelah pengakuan awal, giro, tabungan, dan Subsequent to initial recognition, current
deposito berjangka diukur pada biaya perolehan accounts, saving accounts, and time deposits,
diamortisasi dengan menggunakan metode suku are measured at amortized cost using the
bunga efektif. effective interest method.
26
Page 30
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
o. Pendapatan dan beban bunga o. Interest income and expenses
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik yang Interest income for financial assets held at either
diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan fair value through other comprehensive income
komprehensif lain atau biaya perolehan or amortized cost and interest expense on all
diamortisasi dan beban bunga atas seluruh financial liabilities held at amortized cost are
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya recognized in profit or loss using the effective
perolehan diamortisasi, diakui pada laba rugi interest rate method.
berdasarkan suku bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode dalam The effective interest method is a method of
menghitung biaya perolehan diamortisasi atas calculating the amortized cost of a financial asset
aset atau liabilitas keuangan dan alokasi atas or a financial liability and of allocating the interest
pendapatan atau beban bunga pada periode yang income or interest expense over the relevant
relevan. Suku bunga efektif adalah tingkat bunga period. The effective interest rate is the rate that
yang mendiskontokan estimasi pembayaran atau discounts estimated future cash payments or
penerimaan kas masa depan sepanjang umur receipts through the expected life of the financial
yang diekspektasi atas instrumen keuangan, atau instrument or, when appropriate, a shorter
period, to the gross carrying amount of the
periode yang lebih pendek, atas nilai tercatat
financial asset (when the asset is not credit–
bruto dari aset keuangan (ketika aset tidak
impaired) or to the amortized cost of the financial
mengalami penurunan nilai) atau pada biaya liability.
perolehan diamortisasi untuk liabilitas keuangan.
Saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the
melakukan estimasi arus kas dengan Bank estimates cash flows considering all
mempertimbangkan seluruh perjanjian kontraktual contractual terms of the financial instrument (for
atas instrumen keuangan (antara lain opsi example prepayment options) but does not
pelunasan dipercepat) tapi tidak consider future credit losses. This calculation
mempertimbangkan kerugian kredit masa depan. includes all fees paid or received between
Perhitungan ini termasuk seluruh provisi yang parties to the contract that are an integral part of
dibayar atau diterima atas kontrak yang the effective interest rate, transaction costs and
merupakan bagian kesatuan dengan suku bunga all other premiums or discounts.
efektif, biaya transaksi dan seluruh premium atau
diskonto.
Ketika estimasi arus kas telah direvisi, nilai tercatat When the estimates of cash flows have been
atas aset atau liabilitas keuangan disesuaikan revised, the carrying amount of the financial
untuk merefleksikan arus kas yang aktual dan asset or liability is adjusted to reflect the actual
direvisi, didiskontokan pada suku bunga efektif and revised cash flows, discounted at the
awal. Penyesuaian ini diakui sebagai pendapatan instruments original effective interest rate. The
atau beban bunga pada periode dilakukannya adjustment is recognized as interest income or
revisi. expense in the period in which the revision is
made.
Nilai tercatat bruto dari aset keuangan adalah The gross carrying amount of a financial asset is
biaya perolehan diamortisasi dari sebuah aset the amortized cost of a financial asset before
keuangan sebelum cadangan kerugian kredit adjusting any expected credit loss allowance. In
ekspektasian. Dalam menghitung pendapatan dan calculating interest income and expense, the
beban bunga, suku bunga efektif diaplikasikan effective interest rate is applied to the gross
pada nilai tercatat bruto dari aset (jika aset tersebut carrying amount of the asset (when the asset is
tidak dikategorikan gagal bayar) atau biaya not in default category) or to the amortized cost
perolehan diamortisasi dari liabilitas. Namun, of the liability. However, for financial assets that
untuk aset keuangan yang gagal bayar (Tahap 3) have become default (Stage 3) subsequent to
setelah pengakuan awal, pendapatan bunga initial recognition, interest income is calculated
dihitung dengan mengaplikasikan suku bunga by applying the effective interest rate to the
efektif pada biaya perolehan diamortisasi dari aset amortized cost of the financial asset. If the asset
keuangan. Jika aset tersebut sudah tidak is no longer categorized as default (Stage 3),
dikategorikan gagal bayar (Tahap 3), maka then the calculation of interest income reverts to
perhitungan pendapatan bunga kembali ke basis the gross basis.
bruto.
27
Page 31
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
p. Provisi dan komisi p. Fees and commisions
Pendapatan dan beban provisi dan komisi atas Fees and commissions income and expense of
aset dan liabilitas keuangan yang merupakan financial assets and liabilities, which are an
bagian tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, integral part of the effective interest rate are
dimasukkan dalam perhitungan suku bunga included in the calculation of effective interest
efektif. Pendapatan dan beban ini diamortisasi rate. These income and expense are amortized
sepanjang ekspektasi umur aset atau liabilitas during the expected life of financial assets or
keuangan, atau selama periode risiko. liabilities, or during the period of the risk.
Provisi dan komisi lainnya diakui sebagai Other fees and commissions are recognized as
pendapatan dan beban pada saat terjadinya income and expense at the transaction date, and
transaksi, dan jika terkait dengan jasa dalam if associated with services in a specified period,
kurun waktu tertentu, maka akan diamortisasi they will be amortized over the period.
sepanjang waktu tersebut.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions, which are not related to
berkaitan dengan kegiatan pemberian kredit lending activites are recognized as revenue on
diakui sebagai pendapatan pada saat the transaction date and classified under other
terjadinya transaksi dan diklasifikasikan sebagai operating income.
pendapatan operasional lainnya.
q. Pajak penghasilan q. Income tax
Beban pajak penghasilan terdiri dari beban pajak Income tax expense consists of current and
kini dan beban pajak tangguhan. Beban pajak deferred tax. Income tax expense is recognized
penghasilan diakui pada laba rugi, kecuali untuk in profit or loss except to the extent that it relates
komponen yang diakui secara langsung di ekuitas to items recognized directly in equity or in other
atau di penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Beban pajak kini adalah jumlah pajak yang Current tax expense is the amount of tax paid, or
dibayarkan, atau terutang atas laba kena pajak payable on taxable income or loss for the year
atau kerugian pajak selama tahun berjalan using tax rates substantively enacted as of the
dengan menggunakan tarif pajak yang secara reporting date. Current tax also includes true-up
substantif berlaku pada tanggal pelaporan. adjustments made to the previous years’ tax
Pajak kini juga mencakup penyesuaian provisions either to reconcile them with the
terhadap provisi pajak yang dibuat tahun- income tax reported in annual tax returns, or to
tahun sebelumnya, baik untuk merekonsiliasi account for differences arising from tax
pajak penghasilan dengan pajak yang dilaporkan assesments.
di surat pemberitahuan tahunan, atau untuk
memperhitungkan perbedaan yang muncul dari
pemeriksaan pajak.
Beban pajak kini diukur dengan menggunakan Current tax expense is measured using the best
estimasi terbaik atas jumlah yang diperkirakan estimate of the amount expected to be paid or
akan dibayar atau diterima, dengan received, taking into consideration the
mempertimbangkan ketidakpastian terkait uncertainty associated with the complexity of tax
dengan kompleksitas peraturan pajak. regulations.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of
antara jumlah tercatat aset dan liabilitas temporary differences between the carrying
untuk tujuan pelaporan keuangan dan jumlah amounts of assets and liabilities for financial
yang digunakan untuk tujuan perpajakan. reporting purposes and the amounts used for
Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan taxation purposes. Deferred tax is measured at
tarif pajak yang diharapkan akan diterapkan the tax rates that are expected to be applied to
terhadap perbedaan temporer pada saat temporary differences when they reverse, based
pembalikan, berdasarkan peraturan yang telah on the laws that have been enacted or
berlaku atau secara substantif berlaku pada substantively enacted as of the reporting date.
tanggal pelaporan. Kebijakan akuntansi ini juga This accounting policy also requires the
mengharuskan pengakuan manfaat pajak, serta recognition of tax benefits, such as tax loss
kompensasi rugi fiskal yang timbul di periode carryforwards, which are originated in the
berjalan yang diharapkan untuk direalisasikan di current period that are expected to be realized in
periode mendatang, sepanjang realisasi manfaat the future periods, to the extent that realization
tersebut kemungkinan besar terjadi. of such benefits is probable.
28
Page 32
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pajak penghasilan (lanjutan) q. Income tax (continued)
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting
Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap date. Deferred tax assets are reviewed at each
tanggal pelaporan dan dikurangi sepanjang reporting date and are reduced to the extent that
kemungkinan besar manfaat pajak terkait tidak it is no longer probable that the related tax
dapat terealisasi; pengurangan tersebut akan benefit will be realised; such reductions are
dibalik ketika kemungkinan realisasi melalui laba reversed when the probability of their realization
kena pajak di masa depan meningkat. through future taxable profits improves.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui reassessed at each reporting date and
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak recognized to the extent that it has become
masa depan akan tersedia untuk digunakan. probable that future taxable income will be
available against which they can be used.
r. Imbalan kerja karyawan r. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan. when they are payable to the employees.
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
Imbalan pascakerja diakui sebagai biaya dan The post-employment benefits are recognized
dihitung sebesar nilai kini dari estimasi jumlah as an expense and calculated at the present
liabilitas imbalan pascakerja di masa depan yang value of the estimated future post-employment
timbul dari jasa yang telah diberikan oleh benefit obligation arising from current and past
karyawan tersebut pada masa kini dan masa lalu. services rendered by the employee.
Imbalan pascakerja secara aktuaris dihitung The post-employment benefits are calculated
menggunakan metode Projected Unit Credit. using the Projected Unit Credit method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan Remeasurement of net defined benefit liabilities
pasti bersih, yang diakui sebagai penghasilan (assets), which is recognized as other
komprehensif lain terdiri atas: comprehensive income consist of:
i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; i. Actuarial gain and losses;
ii. Imbal hasil atas aset program, tidak ii. Return on plan assets, excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that is included in net interest on liabilities
bunga bersih atas liabilitas (aset); dan (assets); and
iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak iii. The effect of the asset ceiling, excluding
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam amounts included in the net interest of
bunga bersih atas liabilitas (aset). liabilities (assets).
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan Remeasurement of defined benefit liabilities
pasti - bersih, yang diakui sebagai penghasilan (assets) - net, which is recognized as other
komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi comprehensive income is not reclassified to
pada periode berikutnya. profit or loss in the subsequent periods.
s. Transaksi pihak-pihak berelasi s. Transactions with related parties
Dalam laporan keuangan ini, istilah pihak-pihak In these financial statements, the term related
berelasi digunakan sesuai dengan PSAK No. 224 parties is used as defined in PSAK No. 224
mengenai "Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. regarding “Related Party Disclosures”. All
Semua transaksi material yang dilakukan dengan material transactions with related parties are
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan disclosed in the notes to the financial
atas laporan keuangan. statements.
29
Page 33
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
(lanjutan) POLICIES (continued)
t. Laba per saham t. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih dengan rata-rata tertimbang dividing net profit with the weighted average
jumlah saham biasa yang beredar pada tahun number of ordinary shares outstanding during
berjalan. the year.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
membagi jumlah rata-rata tertimbang saham dividing the weighted average number of
biasa yang beredar dengan dampak dari semua ordinary shares outstanding plus the assumed
efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang conversion of all dilutive potential ordinary
dimiliki Bank. shares owned by Bank.
u. Informasi Segmen u. Segment Information
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segmen is a component of the
Bank yang melakukan aktivitas bisnis yang Bank that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenue and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban terkait including revenues and expenses relating to
atas transaksi dengan komponen lain. Bank transactions with other components. The Bank
mengidentifikasikan segmen operasi identifies its operating segments on the basis of
berdasarkan pelaporan internal yang dikaji internal reports that are regularly reviewed by
secara berkala oleh pengambil keputusan the chief operating decision maker in order to
operasional utama dalam rangka allocate resources to the segment and asses its
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja performance.
segmen operasi tersebut.
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang Operating segments are reported in a manner
konsisten dengan pelaporan internal yang consistent with the internal reporting provided to
diberikan kepada Direksi sebagai pengambil the board of Directors as the Bank chief
keputusan operasional Bank operating decision maker.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Revenues, expenses, results, segment assets
segmen termasuk item-item yang dapat and liabilities include items directly attributable to
diatribusikan secara langsung kepada suatu a segment as well as those that can be allocated
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan on a reasonable basis to the segment.
dengan dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
a. Pengenalan dan Gambaran Umum a. Introduction and Overview
Bank telah menetapkan strategi manajemen risiko The Bank has established clear risk
dan struktur organisasi yang jelas, disesuaikan management strategies and an organizational
dengan tujuan, kebijakan, ukuran, kompleksitas structure that are aligned with its objectives,
usaha, serta kemampuan Bank, untuk policies, size, business complexity, and
memastikan penerapan manajemen risiko dan capabilities, supporting the effective
pengendalian internal yang efektif. implementation of risk management and internal
controls.
b. Risiko Kredit b. Credit Risk
Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko yang Credit risk is defined as the risk arising from
terjadi akibat kegagalan pihak debitur dan/atau default of debtors and/or other parties to settle
pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada their liabilities to the Bank. Credit risk may arise
Bank. Risiko kredit dapat bersumber dari berbagai from various business operations of the Bank. In
aktivitas bisnis Bank. Selain pada aktivitas addition to credit lending activities, credit risk may
pemberian kredit, risiko kredit dapat berasal dari arise from various financial instruments, such as
berbagai instrumen keuangan seperti kredit yang loans receivable, securities and commitments
diberikan, efek-efek dan komitmen dan kontinjensi and contingencies with credit risk.
dengan risiko kredit.
30
Page 34
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
Risiko kredit juga mencakup pengelolaan Credit risk also includes management of credit
terhadap risiko konsentrasi kredit, counterparty concentration risk, counterparty credit risk,
credit risk, settlement risk, dan country risk. settlement risk, and country risk.
Penerapan manajemen risiko kredit berlandaskan Implementation of credit risk management is
pada berbagai kebijakan, pedoman dan prosedur governed by various Bank’s credit risk policies,
terkait risiko kredit Bank. Seluruh ketentuan guidelines, and procedures. All internal provisions
internal dikaji ulang secara berkala agar sejalan are reviewed periodically to reflect changes in the
dengan perubahan peraturan perbankan, banking regulations, the Bank’s business growth
perkembangan usaha Bank dan kondisi and economic condition.
perekonomian.
Pelaksanaan penilaian profil risiko kredit dilakukan Credit risk profile assessment is conducted by the
Bank atas penilaian terhadap risiko inheren dan Bank in assessing inherent risk and quality of risk
kualitas penerapan manajemen risiko. Parameter management implementation. Parameters used
yang digunakan sebagai dasar penilaian risiko as the basis for inherent risk assessment consist
inheren terdiri dari komposisi portofolio aset dan of composition of asset portfolio and level of
tingkat konsentrasi, kualitas penyediaan dana dan concentration, quality of provision of funds and
kecukupan pencadangan, strategi penyediaan adequacy of provision, funding strategy and
dana dan sumber pendanaan, dan faktor source of funding, and external factors. Based on
eksternal. Berdasarkan penilaian tersebut, Bank the assessment, the Bank will perform follow-up
melakukan tindak lanjut, agar komposisi portofolio actions, so that the composition of the portfolio is
tidak terkonsentrasi pada sektor maupun debitur not concentrated in certain sectors or large
besar tertentu, mempertahankan kualitas aset debtors, maintain asset quality at the sound level
pada tingkat risiko yang dipandang aman, of risk, maintain the adequacy of provision,
mempertahankan kecukupan pencadangan, ensure that the lending process and credit
memastikan bahwa pemberian kredit dan decision have been managed adequately and
pengambilan keputusan kredit telah dikelola within the approved limit.
secara memadai dan sesuai dengan limit yang
telah ditetapkan.
Penerapan manajemen risiko yang dilakukan The implementation of the risk management
Bank dalam rangka pemantauan dan performed by the Bank in order to monitor and
pengendalian risiko kredit antara lain sebagai control credit risk, among others, are as follows:
berikut:
- Proses pemberian kredit dan pengambilan - Credit lending and credit decisions always
keputusan kredit senantiasa mengacu pada refer to written policies held by the Bank
kebijakan tertulis yang telah dimiliki Bank concerning Bank Credit Policy and relevant
mengenai Kebijakan Perkreditan Bank dan related policies and/or guidelines, where all
kebijakan dan/atau pedoman terkait yang credit decisions are made through the Credit
relevan, dimana semua keputusan kredit Committee in accordance with the applicable
dilakukan melalui Komite Kredit sesuai charter.
piagam yang berlaku.
- Bank secara berkala melakukan pemantauan - The Bank periodically performs monitoring
terhadap portofolio pinjaman, antara lain on loan portfolio, including monitoring on
meliputi pemantauan pertumbuhan pinjaman, loan growth, loan quality, loan concentration
kualitas pinjaman, kecukupan pencadangan by economic sectors, adequacy of provision,
dan konsentrasi terhadap portofolio Bank. and concentration of the Bank’s portfolio.
- Melakukan pemantauan secara intensif dan - Perform intensive monitoring and prepare
menyusun solusi penyelesaian terhadap solution for each non-performing loan,
setiap kredit bermasalah termasuk including probability of credit restructuring.
kemungkinan restrukturisasi kredit.
- Melakukan identifikasi risiko kredit pada - Perform credit risk identification for each new
setiap produk/aktivitas baru, termasuk product/activity, including the required risk
mitigasi risiko yang diperlukan. mitigation.
31
Page 35
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
i. Risiko kredit maksimum i. Maximum credit risk
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan, eksposur maksimum statement of financial position, the maximum
terhadap risiko kredit sama dengan nilai exposure to credit risk equals their carrying
tercatat. Untuk komitmen fasilitas kredit yang amounts. For the unused committed loan
diberikan yang belum digunakan, eksposur facilities, the maximum exposure to credit
maksimum terhadap risiko kredit adalah risk is the committed amount.
sebesar jumlah komitmen tersebut.
Tabel berikut menyajikan eksposur The following table presents the Bank’s
maksimum Bank terhadap risiko kredit untuk maximum exposure to credit risk of financial
instrumen keuangan pada laporan posisi instruments in the statement of financial
keuangan dan rekening administratif dengan position and off-balance sheet accounts with
risiko kredit, tanpa memperhitungkan agunan credit risk, without taking into account any
yang dimiliki atau perlindungan kredit lainnya: collateral held or other credit enhancement:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Statement of financial
Laporan posisi keuangan position
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 389.295 271.632 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain 59.644 30.653 other banks
Placements with
Penempatan pada Bank Indonesia 1.808.594 128.681 Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securites purchased under resale
kembali (reverse repo) 420.351 - agreements (reverse repo)
Kredit yang diberikan 9.199.578 6.054.713 Loans receivable
Efek-efek 7.852.894 4.198.656 Securities
Aset lain-lain* 825.678 169.353 Other assets*
Off-balance sheet accounts
Rekening administratif dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang diberikan yang belum Unused loan facilities –
digunakan – committed 400.007 425.815 committed
20.956.041 11.279.503
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits,
security deposits, security settlement, tagihan payment security settlement, payment gateway receivables and
gateway dan uang muka penyaluran kredit channeling. loan channeling advance payment.
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum neto atas risiko kredit untuk efek- exposure to credit risk on securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali purchased under resale agreements on
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 31 December 2025 and 2024:
Eksposur maksimum / Agunan / Eksposur neto/
Exposure maximum Collateral Net exposure
31 Desember 2025 420.351) (433.261) -) 31 December 2025
32
Page 36
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
ii. Risiko konsentrasi kredit ii. Credit concentration risks
Pengungkapan risiko kredit maksimum The disclosure on the maximum credit risk by
berdasarkan pihak lawan sebelum type of counterparties without taking into
memperhitungkan agunan yang dimiliki: account any collateral held:
31 Desember/December 2025
Pemerintah (termasuk Bank
Indonesia)/ Government Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
(including Bank Indonesia) Bank/Banks Corporates Retail Total
Laporan posisi Statement of financial
keuangan position
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 389.295 - - - 389.295 Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts with other
lain - 59.644 - - 59.644 banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia 1.808.594 - - - 1.808.594 Indonesia
Kredit yang diberikan - - 2.731.724 6.467.854 9.199.578 Loans receivable
Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual Securites purchased
kembali (reverse under resale agreements
repo) 420.351 - - - 420.351 (reverse repo)
Efek-efek 7.070.308 - 782.586 - 7.852.894 Securities
Aset lain-lain* 429.997 - 28.188 367.493 825.678 Other assets*
Rekening administratif Off-balance sheet accounts
dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang
diberikan yang
belum digunakan – Unused loan facilities -
committed - - 400.000 7 400.007 committed
10.118.545 59.644 3.942.498 6.835.354 20.956.041
48% 1% 19% 32% 100%
Persentase Percentage
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset
keuangan terdiri dari penyelesaian surat berharga, bunga *According to note 14, other assets included in financial
yang masih akan diterima, security deposits, tagihan assets consist of securities settlement, accrued interest,
payment gateway dan uang muka penyaluran kredit security deposits, payment gateway receivables and loan
channeling. channeling advance payment.
31 Desember/December 2024
Pemerintah (termasuk Bank
Indonesia)/ Government Perusahaan/ Ritel/ Jumlah/
(including Bank Indonesia) Bank/Banks Corporates Retail Total
Laporan posisi Statement of financial
keuangan position
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia 271.632 - - - 271.632 Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts with other
lain - 30.653 - - 30.653 banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia 128.681 - - - 128.681 Indonesia
Kredit yang diberikan - - 2.338.942 3.715.771 6.054.713 Loans receivable
Efek-efek 3.610.671 - 587.985 - 4.198.656 Securities
Aset lain-lain* 31.030 - 54.992 83.331 169.353 Other assets*
Rekening administratif Off-balance sheet accounts
dengan risiko kredit with credit risk
Fasilitas kredit yang
diberikan yang
belum digunakan - Unused loan facilities -
committed - - 425.165 650 425.815 committed
4.042.014 30.653 3.407.084 3.799.752 11.279.503
36% 1% 30% 33% 100%
Persentase Percentage
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits,
security deposits, tagihan payment gateway dan uang payment gateway receivables and loan channeling advance
muka penyaluran kredit channeling. payment.
33
Page 37
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
iii. Agunan iii. Collaterals
Pedoman Bank mengenai agunan antara lain The Bank’s guideline for collateral regulates
mencakup jenis agunan yang dapat diterima the acceptability of the types of collateral,
sebagai mitigasi risiko kredit, perhitungan collateral ratio calculation, and frequency of
rasio jaminan, serta frekuensi penilaian appraisal for each collateral type. The
agunan untuk setiap jenis agunan. Penentuan amount and type of collateral required also
nilai dan jenis agunan yang diminta juga depend on the assessment of debtors’ credit
tergantung pada penilaian risiko kredit dari risk.
debitur.
Jenis jaminan yang dapat diterima oleh Bank The types of collateral which can be
adalah jaminan benda tidak bergerak seperti accepted by the Bank are non-movable
deposito berjangka/setoran kas, tanah dan object collateral such as time deposit/cash,
bangunan dan jaminan benda bergerak land and building and movable object
seperti mobil, piutang pembiayaan, dan collateral such as car, financing receivable,
sebagainya. Selain agunan kebendaan etc. In addition to these types of collateral,
tersebut, Bank juga menerima agunan the Bank also accepts personal guarantees
perorangan (personal guarantee) dan agunan and corporate guarantees. The condition,
perusahahan (corporate guarantee). Kondisi, legality, collateral purpose (as main and
legalitas, peruntukan jaminan (sebagai additional collateral) and collateral ratio are
agunan utama dan tambahan) serta rasio regulated under the Bank’s policy.
jaminan telah diatur dalam kebijakan Bank.
Tabel berikut menyajikan komposisi kredit The following table presents the composition
yang diberikan (sebelum cadangan kerugian of loans receivable (before allowance for
penurunan nilai) yang mendapatkan manfaat impairment losses) that benefit from
dari agunan sebagai mitigasi dari risiko kredit: collateralization as credit risk mitigation:
31 Desember/December 31 Desember/December
2025 2024
Nilai kredit yang diberikan Nilai kredit yang diberikan
sebelum cadangan kerugian sebelum cadangan kerugian
penurunan nilai/ Balance penurunan nilai/ Balance
of loans receivable before of loans receivable before
allowance for impairment allowance for impairment Jenis agunan/
losses losses Type of collateral
Deposito berjangka/ setoran
kas, tanah dan bangunan/ Time
deposits/ cash margin, land and
Dijamin penuh 139.668 328.950 buildings Fully secured
Piutang pembiayaan yang
dijaminkan fidusia/ Fiducia
Dijamin penuh 2.752.055 2.258.992 financing receivables Fully secured
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there
terdapat aset non-keuangan yang diperoleh were non-financial assets obtained by the
Bank selama tahun berjalan dengan Bank during the year by taking repossession
mengambil alih kepemilikan agunan yang of collateral held as security against financial
merupakan jaminan terhadap aset keuangan assets held amounting to nil and Rp 3,068,
sebesar masing-masing nihil dan Rp 3.068. respectively.
34
Page 38
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
iv. Kualitas aset keuangan iv. Quality of financial assets
Bank memiliki kebijakan untuk memelihara The Bank has a policy to maintain accurate
secara akurat dan konsisten peringkat risiko and consistent risk ratings across the portfolio
seluruh portofolio aset keuangan. Hal ini akan of financial assets. This facilitates focused risk
memfasilitasi manajemen risiko yang terfokus management of the applicable risks and the
pada risiko yang ada dan perbandingan comparison of credit exposures across all
eksposur kredit di seluruh lini bisnis dan lines of business and products. The rating
produk. Sistem peringkat ini didukung oleh system is supported by Days Past Due
informasi jumlah hari tunggakan atau Days (“DPD”) information for each debtor at each
Past Due (“DPD”) untuk setiap debitur pada reporting period.
setiap periode pelaporan.
Berdasarkan penilaian, kualitas kredit (tingkat Based on the assessment, credit quality
kolektibilitas) ditetapkan menjadi: (collectibility level) is determined as:
1. Lancar 1. Current
2. Dalam Perhatian Khusus 2. Special Mention
3. Kurang Lancar 3. Substandard
4. Diragukan 4. Doubtful
5. Macet 5. Loss
Kualitas kredit dikelola oleh Bank dengan The quality of credit is managed by the Bank
menggunakan kolektibilitas berdasarkan using collectability in based on assessment
peniliaian terhadap 3 pilar yang terdiri dari: toward 3 pillars comprising:
1. Prospek usaha 1. Business prospect
2. Kinerja debitur 2. Debtor’s performance
3. Kemampuan membayar 3. Ability to pay
Penetapan kualitas kredit melalui analisis 3 The determination of credit quality through
pilar dilakukan dengan mempertimbangkan the 3 pillars analysis is conducted by taking
signifikansi dan materialitas dari setiap faktor into account the significance and materiality
penilaian dan komponen serta relevansi dari of each assessment factor and component,
faktor penilaian dan komponen terhadap as well as the relevance of such factors and
debitur yang bersangkutan. Tingkat components to the respective debtor. The
kolektibilitas debitur direviu ulang secara debtor's collectibility level is reviewed
berkala sesuai dengan ketentuan yang periodically in accordance with applicable
berlaku. provisions.
v. Kerugian kredit ekspektasian v. Expected credit loss
Bank telah menerapkan perhitungan Kerugian The Bank has implemented the calculation of
Kredit Ekspektasian (KKE) mengacu pada Expected Credit Loss (ECL) in accordance
prinsip-prinsip PSAK 109, dimana with the principles of PSAK 109, whereby
menghitung pencadangan KKE secara ECL allowances are calculated using a
forward looking. MEV (Macroeconomic forward-looking approach. Macroeconomic
Variables), merupakan salah satu Variables (MEV) represent one of the key
parameter/komponen pada perhitungan KKE parameters/components in the forward-
secara pendekatan Forward Looking. looking ECL calculation.
35
Page 39
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Kerugian kredit ekspektasian (lanjutan) v. Expected credit loss (continued)
Bank menggunakan 2 (dua) Metode The Bank applies two (2) ECL calculation
Perhitungan KKE, yaitu: methods, as follows:
1) Perhitungan secara Kolektif, yaitu 1) Collective Assessment, which represents
perhitungan KKE secara portofolio. portfolio-based ECL calculation. Under
Pada metode ini, Bank menggunakan this method, the Bank uses day past due
hari tunggakan (DPD) sebagai basis (DPD) as the basis for determining the
dalam penentuan model PD (Probability Probability of Default (PD) for each
of Default) untuk masing-masing debtor, as well as the Loss Given Default
debitur, serta model LGD (Loss (LGD) model considers the recovery
Given Default) mempertimbangkan payments. Exposure at Default (EAD)
pembayaran recovery. Sedangkan EAD represents the outstanding position of all
(Exposure at Default) merupakan posisi on- and off-balance sheet assets.
semua aset On & Off-Balance sheet.
2) Perhitungan secara Individu, untuk 2) Individual Assessment, for large
portofolio besar dengan kondisi exposure portfolios with impaired
yang mengalami penurunan nilai dan conditions and portfolios with exposures
portofolio dengan eksposur di atas above IDR 200 billion. This calculation
Rp 200 miliar. Perhitungan ini uses the DCF (Discounted Cash Flow) or
menggunakan pendekatan DCF Collateral approach which is calculated
(Discounted Cash Flow) atau at the individual level.
pendekatan agunan (Collateral) yang
dihitung secara individu.
Sesuai prinsip-prinsip PSAK 109, Bank juga In accordance with PSAK 109 principles, the
menetapkan kriteria Tahap 1 untuk debitur- Bank also defines Stage 1 criteria for debtors
debitur dengan kualitas portofolio yang baik. with good portfolio quality. Stage-2 for debtors
Tahap 2 untuk debitur-debitur yang under Significant Increase in Credit Risk
mengalami kondisi peningkatan Risiko Kredit (SICR) condition and Stage-3 for defaulted
yang Signifikan (SICR) dan Tahap 3 untuk debtors with collectibility 3,4,5 or impaired.
debitur-debitur yang menunggak/default (refer to Note 3.g for further details on the
dengan kolektibilitas 3,4,5 atau mengalami classification of financial instruments into
penurunan nilai. (lihat catatan 3.g untuk Stage 1, Stage 2, and Stage 3.)
penjelasan mengenai klasifikasi instrumen
keuangan Tahap 1, Tahap 2, dan Tahap 3)
Untuk memudahkan penyajian, Bank To facilitate presentation, the Bank’ classifies
menggolongkan aset keuangan ke dalam 5 its financial assets into 5 internal ratings
peringkat internal (bucket) sebagai berikut: (buckets) as follows:
• Bucket 1: DPD 0 • Bucket 1: DPD 0
• Bucket 2: DPD 1-30 • Bucket 2: DPD 1-30
• Bucket 3: DPD 31-60 • Bucket 3: DPD 31-60
• Bucket 4: DPD 61-90 • Bucket 4: DPD 61-90
• Bucket 5: DPD > 90 atau mengalami • Bucket 5: DPD > 90 or under restructuring
restrukturisasi
36
Page 40
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
0B 4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Analisis risiko kredit (lanjutan) v. Credit risk analysis (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of 31 December 2025 and 2024, the
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan carrying amount of financial assets based on
kualitas kredit adalah sebagai berikut: credit quality was as follows:
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 389.295) -) -) 389.295) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 389.295) -) -) 389.295) Carrying amount
Giro pada bank- Current accounts with
bank lain other banks
Bucket 1 59.644) -) -) 59.644) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 59.644) -) -) 59.644) Carrying amount
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 1.808.594) -) -) 1.808.594) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai -) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 1.808.594) -) -) 1.808.594) Carrying amount
Kredit yang diberikan Loans receivable
Bucket 1-2 8.865.263) -) -) 8.865.263) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 477.231) -) 477.231) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 275.765) 275.765) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 8.865.263) 477.231) 275.765) 9.618.259) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (186.878) (36.645) (195.158) (418.681) impairment losses
Nilai tercatat neto 8.678.385) 440.586) 80.607) 9.199.578) Net carrying amount
Efek-efek ) Securities
Bucket 1 7.852.894) -) -) 7.852.894) Bucket 1
Nilai tercatat bruto 7.852.894) -) -) 7.852.894) Gross carrying amount
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment losses –
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain (8.049) -) -) (8.049) income
Aset lain-lain* Other assets*
Bucket 1-2 793.298) -) -) 793.298) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 37.036) -) 37.036) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 1.945) 1.945) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 793.298) 37.036) 1.945) 832.279) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (3.193) (2.953) (455) (6.601) impairment losses
Nilai tercatat neto 790.105) 34.083) 1.490) 825.678 Net carrying amount
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari penyelesaian surat berharga, bunga assets consist of securities settlement, accrued interest,
yang masih akan diterima, security deposits, tagihan security deposits, payment gateway receivables and loan
payment gateway dan uang muka penyaluran kredit channeling advance payment.
channeling.
37
Page 41
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
0B 4. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
b. Risiko Kredit (lanjutan) b. Credit Risk (continued)
v. Analisis risiko kredit (lanjutan) v. Credit risk analysis (continued)
31 Desember/ December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Giro pada Bank Current accounts with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 271.632) -) -) 271.632) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 271.632) -) -) 271.632) Carrying amount
Giro pada bank- Current accounts with
bank lain other banks
Bucket 1 30.653) -) -) 30.653) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (-) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 30.653) -) -) 30.653) Carrying amount
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia Indonesia
Bucket 1 128.681) -) -) 128.681) Bucket 1
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai -) -) -) -) impairment losses
Nilai tercatat 128.681) -) -) 128.681) Carrying amount
Kredit yang diberikan Loans receivable
Bucket 1-2 6.117.789) -) -) 6.117.789) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 146.184) -) 146.184) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 162.443) 162.443) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (210.553) (26.749) (134.401) (371.703) impairment losses
Nilai tercatat neto 5.907.236) 119.435) 28.042) 6.054.713) Net carrying amount
Efek-efek ) Securities
Bucket 1 4.198.656) -) -) 4.198.656) Bucket 1
Nilai tercatat bruto 4.198.656) -) -) 4.198.656) Gross carrying amount
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment losses –
penghasilan other comprehensive
komprehensif lain (6.187) -) -) (6.187) income
Aset lain-lain* Other assets*
Bucket 1-2 166.035) -) -) 166.035) Bucket 1-2
Bucket 3-4 -) 6.993) -) 6.993) Bucket 3-4
Bucket 5 -) -) 442) 442) Bucket 5
Nilai tercatat bruto 166.035) 6.993) 442) 173.470) Gross carrying amount
Dikurangi: cadangan
kerugian penurunan Less: allowance for
nilai (2.226) (1.572) (319) (4.117) impairment losses
Nilai tercatat neto 163.809) 5.421) 123) 169.353) Net carrying amount
*Sesuai catatan 14, aset lain-lain yang termasuk aset *According to note 14, other assets included in financial
keuangan terdiri dari bunga yang masih akan diterima, assets consist of accrued interest, security deposits, payment
security deposits, tagihan payment gateway dan uang gateway receivables and loan channeling advance payment.
muka penyaluran kredit channeling.
38
Page 42
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
c. Risiko Pasar c. Market Risk
Risiko pasar adalah risiko terjadinya perubahan Market risk is the risk that changes in market
harga pasar, seperti tingkat suku bunga dan nilai prices, such as interest rates and foreign exchange
tukar valuta asing, yang akan mempengaruhi rates, will affect the Bank’s income or the value of
pendapatan Bank atau nilai dari instrumen its holdings of financial instruments. As of
keuangan yang dimilikinya. Pada tanggal 31 December 2025 and 2024, the Bank has no
31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak memiliki foreign currency exposure from the business as
eksposur bisnis terkait mata uang asing karena the main business of the Bank is in Rupiah. The
bisnis utama Bank menggunakan mata uang Bank has also no exposure in the Trading Book
Rupiah. Bank juga tidak memiliki risiko pasar category. Therefore, the Bank’s market risk is
pada kategori Trading Book. Oleh karena itu, limited to interest rate risk in the Banking Book
risiko pasar yang ada pada Bank hanya terkait category.
risiko suku bunga, dan hanya ada pada kategori
Banking Book.
Pada kategori Banking Book, Bank memiliki In Banking Book portfolio, the Bank has financial
instrumen keuangan dengan klasifikasi instruments classified as Amortized Cost (AC) and
Amortized Cost (AC) dan klasifikasi Fair Value to Fair Value to Other Comprehensive Income
Other Comprehensive Income (FVOCI). Untuk (FVOCI). To manage interest rate risk on the
mengelola risiko suku bunga pada portofolio surat securities portfolio, the Bank has carried out daily
berharga tersebut, Bank telah melakukan monitoring using sensitivity to interest rates with
pemantauan secara harian dengan the DV01 method, as well as implementing
menggunakan sensitivitas terhadap suku bunga Management Action Trigger (MAT) which monitors
dengan metode DV01, serta menerapkan Unrealized Gain/Loss on the securities portfolio, so
Management Action Trigger (MAT) yang that the Bank can mitigate the impact changes in
memantau Unrealized Gain/Loss atas portofolio market prices of securities on Bank’s capital.
surat berharga, sehingga Bank dapat memitigasi
dampak perubahan harga pasar surat berharga
terhadap permodalan Bank.
Risiko suku bunga pada Banking Book (IRRBB) Interest rate risk in the Banking Book (IRRBB) may
dapat berasal dari Gap Risk, yakni risiko yang arise from Gap Risk, which is the risk caused by
disebabkan oleh risiko perbedaan waktu timing differences in interest rate changes
perubahan suku bunga (repricing risk). Untuk (repricing risk). In order to manage interest rate risk
pengelolaan risiko suku bunga pada Banking in the Banking Book, the Bank measures risk using
Book, Bank melakukan pengukuran risiko dengan a standardized approach on a monthly basis using
pendekatan standar secara bulanan dengan 2 (two) methods: measurements based on
menggunakan 2 (dua) metode, yakni pengukuran changes in the Economic Value of Equity (EVE)
berdasarkan perubahan pada nilai ekonomis dari and measuements based on changes in Net
ekuitas (EVE) dan pengukuran berdasarkan Interest Income (NII).
perubahan pada pendapatan bunga bersih (NII).
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dibawah The management of market risk is carried out
koordinasi dari Assets & Liabilities Committee under the coordination of the Assets & Liabilities
(ALCO), sebagai komite tingkat direksi yang juga Committee (ALCO), a board-level committee with
mempunyai kewenangan untuk menetapkan the authority to set market risk limits. All results
batasan risiko pasar. Seluruh hasil pemantauan from the monitoring and analysis of market risk are
dan analisis risiko pasar dilaporkan secara reported periodically to ALCO and the Risk
berkala kepada ALCO dan Komite Manajemen Management Committee, and subsequently
Risiko, serta disampaikan kepada Dewan presented to the Board of Commissioners through
Komisaris melalui Komite Pemantau Risiko. the Risk Oversight Committee.
d. Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidak Liquidity risk is the risk caused by the Bank’s
mampuan Bank untuk memenuhi liabilitas yang inability to settle liabilities at due date from cash
jatuh tempo dari sumber pendanaan arus kas flow funding sources and/or high quality liquid
dan/atau dari aset likuid berkualitas tinggi yang assets that could be collateralized, without
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas disrupting the activities and financial condition of
dan kondisi keuangan Bank. the Bank.
39
Page 43
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko Likuiditas (lanjutan) d. Liquidity Risk (continued)
Bank mengelola risiko likuiditas setidaknya The Bank manages liquidity risk at least through
melalui analisis rasio berikut: the following ratio analysis:
- Liquidity Coverage Rasio (LCR) untuk - Liquidity Coverage Ratio (LCR) aims to
memastikan Bank memiliki kecukupan aset ensure that the Bank maintains sufficient
likuid berkualitas tinggi untuk menutupi total high-quality liquid assets to cover total net
arus kas keluar bersih selama 30 hari cash outflows over the next 30 days under
kedepan dalam skenario keuangan stress, stressed financial scenario, and
dan
- Net Stable Funding Rasio (NSFR) untuk - Net Stable Funding Ratio (NSFR) aims to
memastikan Bank memiliki struktur ensure that the Bank maintains stable funding
pendanaan yang stabil dan cukup untuk structure that is sufficient to support its assets
mendukung asetnya berdasarkan based on liquidity characteristics of those
karakteristik likuiditas aset tersebut. assets.
Untuk melengkapi pengukuran risiko likuiditas, To complement liquidity risk measurements, the
Bank secara berkala mengukur gap likuiditas Bank periodically measures the liquidity gap and
serta melakukan stress test guna memastikan conducts stress test to ensure the Bank’s liquidity
ketahanan likuiditas Bank dalam menghadapi resilience in adverse conditions.
situasi krisis.
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dibawah The management of liquidity risk is carried out
koordinasi dari Assets & Liabilities Committee under the coordination of the Assets & Liabilities
(ALCO), sebagai komite tingkat direksi yang juga Committee (ALCO), a board-level committee with
mempunyai kewenangan untuk menetapkan the authority to set liquidity risk limits. All results
batasan risiko likuiditas. Seluruh hasil from the monitoring and analysis of liquidity risk are
pemantauan dan analisis risiko likuditas reported periodically to ALCO and Risk
dilaporkan secara berkala kepada ALCO dan Management Committee, and subsequently
Komite Manajemen Risiko, serta disampaikan presented to the Board of Commissioners through
kepada Dewan Komisaris melalui Komite the Risk Oversight Committee.
Pemantau Risiko.
Sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas Residual contractual maturities of financial
keuangan liabilities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai As of 31 December 2025 and 2024, the gross
nominal bruto arus kas masuk (keluar) nominal cash inflow (outflow) based on contractual
berdasarkan sisa jatuh tempo kontraktual remaining maturity of the financial liabilities were as
liabilitas keuangan adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 2025
Nilai nominal
bruto arus kas
Nilai masuk (keluar)/ Kurang dari Lebih dari
tercatat/ Gross nominal 3 bulan/ 12 bulan/
Carrying cash inflow Less than 3-12 bulan/ More than
amount (outflow) 3 months months 12 months
Liabilitas non- Non-derivative
derivatif liabilities
Liabilitas segera 784.359 (784.359) (784.359) -) -) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 11.827.129 (11.920.914) (2.528.697) (9.392.217) -) Deposits from customers
Liabilitas lain-lain* 83.566 (90.832) (52.796) (4.467) (33.569) Other liabilities*
12.695.054 (12.796.105) (3.365.852) (9.396.684) (33.569)
*Liabilitas lain-lain terdiri dari liabilitas asuransi, liabilitas sewa, *Other liabilities consist of insurance liabilities, lease liabilities
dan utang pembelian aset tetap (Catatan 20). and payables on fixed assets purchases (Note 20).
40
Page 44
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4.
B MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan) 4. FINANCIAL RISK MANAGEMENT (continued)
d. Risiko Likuiditas (lanjutan) d. Liquidity Risk (continued)
31 Desember/December 2024
Nilai nominal
bruto arus kas Kurang
Nilai masuk (keluar)/ dari Lebih dari
tercatat/ Gross nominal 3 bulan/ 3-12 12 bulan/
Carrying cash inflow Less than bulan/ More than
amount (outflow) 3 months months 12 months
Liabilitas non- Non-derivative
derivatif liabilities
Liabilitas segera 343.915 (343.915) (343.915) -) -) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah 4.942.826 (4.975.296) (4.817.665) (157.631) -) Deposits from customers
Efek-efek yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli repurchase
kembali 469.625 (470.153) (470.153) -) -) agreements
Liabilitas lain-lain* 43.365 (53.719) (8.455) (6.770) (38.494) Other liabilities*
5.799.731 (5.843.083) (5.640.188) (164.401) (38.494)
*Liabilitas lain-lain terdiri dari liabilitas sewa, dan utang pembelian *Other liabilities consist of lease liabilities and payables on fixed
aset tetap (Catatan 20). assets purchases (Note 20).
e. Pengelolaan permodalan e. Capital Management
Sasaran utama atas kebijakan pengelolaan The primary objectives of the Bank’s capital
permodalan yang dilakukan oleh Bank adalah management policy are to ensure that the Bank
untuk mematuhi ketentuan permodalan eksternal complies with externally imposed capital
yang berlaku dan untuk mempertahankan rasio requirements and that the Bank maintains
permodalan yang sehat agar dapat mendukung healthy capital ratios in order to support its
usaha dan memaksimalkan nilai bagi pemegang business and to maximize shareholders’ value.
saham.
Bank mengelola struktur modal dan melakukan The Bank manages its capital structure and
penyesuaian atas struktur tersebut terhadap makes adjustments to it in the light of changes in
perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko economic conditions and the risk characteristics
aktivitasnya. Untuk mempertahankan atau of its activities. In order to maintain or adjust the
menyesuaikan struktur modal tersebut, Bank capital structure, the Bank may inject additional
dapat melakukan penambahan setoran modal inti core capital from shareholders.
dari pemegang saham.
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI ASSUMPTIONS
Informasi mengenai pertimbangan, asumsi dan Information about the judgment, assumptions and
ketidakpastian estimasi dijelaskan di bawah ini dan estimation uncertainties is set out below and in the
pada catatan-catatan di bawah ini: following notes:
a. Pertimbangan a. Judgments
Informasi tentang pertimbangan yang dibuat Information about judgments made in applying
dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap effect on the amounts recognized in the financial
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan statements are included in the following notes:
disajikan dalam catatan berikut:
‒ Catatan 3.b.1 – klasifikasi aset keuangan: ‒ Notes 3.b.1 – classification of financial
penilaian model bisnis dimana aset tersebut assets: assesment of the business model
dikelola dan penilaian persyaratan within which the assets are held and
kontraktual dari aset keuangan apakah assessment of whether the contractual
semata dari pembayaran pokok dan bunga terms of the financial assets are solely
dari jumlah pokok terutang; payments of principal and interest on the
principal amount outstanding;
41
Page 45
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
a. Pertimbangan (lanjutan) a. Judgments (continued)
Informasi tentang pertimbangan yang dibuat Information about judgments made in applying
dalam penerapan kebijakan akuntansi yang accounting policies that have the most significant
memiliki pengaruh paling signifikan terhadap effect on the amounts recognized in the financial
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan statements are included in the following notes
disajikan dalam catatan berikut (lanjutan): (continued):
‒ Catatan 3.g dan 4.b – menerapkan kriteria ‒ Notes 3.g and 4.b – establishing the criteria
untuk menentukan apakah risiko kredit atas for determining whether credit risk on the
aset keuangan telah meningkat secara financial assets has increased signifcantly
signifikan sejak pengakuan awal, since initial recognition, determining the
menentukan metodologi untuk penggunaan methodology for incorporating forward-
informasi yang bersifat perkiraan masa depan looking information into the measurement of
ke dalam pengukuran kerugian kredit expected credit losses and selection of
ekspektasian dan pemilihan model yang models used to measure expected credit
digunakan untuk mengukur kerugian kredit losses. The Bank uses judgment in
ekspektasian. Bank menggunakan segmenting new products for which there is
pertimbangan penempatan segmentasi atas insufficient historical data, whereby proxy
produk-produk baru yang belum memiliki data data is applied according to the similarity of
historis yang cukup, dimana data proksi the characteristics and purpose of the loan
diterapkan berdasarkan kesamaan type with the available segmentation
karakteristik dan tujuan jenis kreditnya models;
dengan model atas segmentasi model yang
tersedia;
‒ Catatan 3.q, 18.c, dan 18.d – pengakuan aset ‒ Notes 3.q, 18.c and 18.d – recognition of
pajak tangguhan: ketersediaan laba kena deferred tax assets: availability of future
pajak pada periode mendatang untuk taxable profit to enable the Bank to
memungkinkan Bank mengakui aset pajak recognize deferred tax assets.
tangguhan.
b. Asumsi dan estimasi ketidakpastian b. Assumptions and uncertainties estimation
Informasi tentang asumsi dan estimasi Information about the assumptions and
ketidakpastian yang dapat mengakibatkan uncertainties estimation that may result in
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset material adjustments to the carrying amounts of
dan liabilitas tahun berikutnya disajikan dalam assets and liabilities in the following year is
catatan berikut: included in the following notes:
‒ Catatan 4.b – penurunan nilai kredit yang ‒ Note 4.b – impairment of loans receivable:
diberikan: penentuan input ke dalam model determinations of inputs into the expected
pengukuran kerugian kredit ekspektasian, credit losses measurement model, including
termasuk asumsi utama yang digunakan dalam key assumptions used in estimating
mengestimasi arus kas yang dapat diperoleh recoverable cash flows and incorporation of
kembali dan penggunaan informasi yang forward-looking information;
bersifat perkiraan masa depan (forward-
looking);
42
Page 46
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN 5. USE OF JUDGMENTS, ESTIMATES AND
ASUMSI (lanjutan) ASSUMPTIONS (continued)
b. Asumsi dan estimasi ketidakpastian (lanjutan) b. Assumptions and uncertainties estimation
(continued)
‒ Informasi forward-looking ‒ Forward-looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil range of possible future outcomes. In
akhir masa depan yang mungkin terjadi. Dalam applying forward-looking information in
menetapkan informasi forward looking dalam PSAK 109 credit models, the Bank uses
model PSAK 109, Bank menggunakan variabel macroeconomics variables. The
makroekonomi. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used, among
digunakan terdiri dari: BI Rate, Inflasi, tingkat others, consisted of BI Rate, Inflation,
tukar mata uang (USD/IDR), Produk Domestik exchange rate (USD/IDR), Gross Domestic
Bruto (PDB), dan tingkat pengangguran. Bank Products (GDP) growth, and unemployment
menggunakan variabel makroekonomi sebagai rate. The Bank used macroeconomic
berikut: variables as follows:
Tingkat pertumbuhan
Tingkat Tukar Mata pendapatan bruto nasional Tingkat
Bunga Bank Uang (USD/IDR) / (PDB)/ Gross Domestic pengangguran/
Skenario/ Scenario Indonesia / BI Rate Inflasi / Inflation Exchange Rate Products (GDP) Unemployment rate
2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024
Optimis/ Optimistic 3,4% 4,8% 0,6% 0,7% 15.619 15.117 7,0% 8,1% 4,2% 4,4%
Dasar/ Base 4,4% 5,8% 1,9% 1,9% 16.454 15.750 4,9% 5,0% 4,9% 5,0%
Pesimis/ Pessimistic 5,5% 6,8% 3,2% 3,1% 17.288 16.383 2,8% 1,9% 5,5% 5,6%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari In determining the probability weighted of each
skenario yang akan terjadi di masa depan, Bank scenario that will occur in the future, the Bank has
telah melakukan analisis berdasarkan informasi conducted an analysis based on historical
historis. information.
Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi The Bank applied the following three
berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak bias macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
dan probabilitas tertimbang yang ditentukan probability-weighted range of possible future
dengan mengevaluasi serangkaian hasil yang outcomes in estimating ECL:
kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
KKE:
‒ Skenario dasar: Skenario ini mencerminkan ‒ Base scenario: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic conditions continue
berlanjut; dan to prevail; and
‒ Skenario optimis dan pesimis: Skenario ini ‒ Optimistic and pessimistic scenarios: These
ditetapkan relatif terhadap skenario dasar; scenarios are set relative to the base
mencerminkan kondisi makroekonomi terbaik scenario; reflecting best and worstcase
dan terburuk berdasarkan kombinasi macroeconomic conditions based on
pendekatan statistik dan penilaian dari combination of statistical approach and
subject matter expert berdasarkan kondisi subject matter expert’s assessment from
ekonomi saat ini. current economic conditions.
Pembobotan rata-rata yang diterapkan di Bank The average weightings applied across the Bank
ditetapkan dibawah ini : are set out below:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Optimis 10% 10% Optimistic
Dasar 70% 70% Base
Pesimis 20% 20% Pessimistic
43
Page 47
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK INDONESIA 6. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 389.295 271.632 Rupiah
7. GIRO PADA BANK-BANK LAIN 7. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 59.644 30.653 Rupiah
b. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan b. By relationships with counterparties
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak Ketiga Third Parties
Rupiah 59.644 30.653 Rupiah
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 49.622 10.528 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 5.201 16.032 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk 3.116 2.412 PT Bank Sahabat Sampoerna Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 1.674 1.664 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 22 15 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 9 2 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
59.644 30.653
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain There were no current accounts with other banks
yang diblokir atau digunakan sebagai agunan which were blocked or used as collateral as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rates per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 0,78% 0,92% Rupiah
8. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 8. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bank Indonesia Bank Indonesia
Rupiah 1.808.594 128.681 Rupiah
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Bank Indonesia Bank Indonesia
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia Deposit
Indonesia (“FASBI”) 1.808.594 128.681 Facilities (“FASBI”)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there
terdapat penempatan pada Bank Indonesia yang were no placements with Bank Indonesia
digunakan sebagai jaminan. which were used as collateral.
44
Page 48
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA 8. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA
(lanjutan) (continued)
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah 3,75% 5,25% Rupiah
d. Berdasarkan jangka waktu d. By contract period
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan Details of placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain berdasarkan jangka waktu adalah other banks based on contract periods are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
1 - 3 bulan 1.808.594 128.681 1 - 3 months
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) AGREEMENTS (REVERSE REPO)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) adalah dalam mata uang Rupiah dan (reverse repo) were denominated in Rupiah and
ditempatkan pada Bank Indonesia. were placed at Bank Indonesia.
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December 2025
Pendapatan
Jenis efek yang Nilai yang akan Harga jual Nilai
mendasari/ Type Tanggal jatuh Tingkat suku Pembelian/ diterima/ kembali/ tercatat/
Pihak lawan/ of underlying Tanggal mulai/ tempo/ Maturity bunga/ Proceed Accrued Reselling Carrying
Counterparty securities Starting date1) date2) Interest rate value income price value3)
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,90% 37.511 148 37.976 37.658
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia VR0070 31 Des/Dec 2025 7 Jan 2026 4,75% 36.240 5 36.273 36.245
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,89% 28.133 111 28.481 28.244
Bank Indonesia SPN122611 05 3 Des/Dec 2025 4 Mar 2026 4,88% 28.133 111 28.481 28.244
419.937 415 421.395 420.351
1) Tanggal dimulai merupakan tanggal yang sama dengan tanggal 1) Start date is the same as the securities purchase date.
pembelian efek.
2) Tanggal jatuh tempo merupakan tanggal yang sama dengan tanggal 2) Maturity date is the same as the securities resale date.
penjualan kembali efek.
3) Nilai tercatat merupakan harga pembelian efek ditambah dengan 3) Carrying amount is securities purchase price added with interest
pendapatan bunga yang sudah diakui. income recognised.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank tidak As of 31 December 2024, the Bank had no
memiliki efek-efek yang dibeli dengan janji dijual securities purchased under resale agreements.
kembali.
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari will be settled no more than 12 months after the
12 bulan setelah tanggal laporan posisi date of the financial position.
keuangan.
45
Page 49
PT SUPER BANK INDONESIA PT SUPER BANK INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN 10. LOANS RECEIVABLE
a. Berdasarkan jenis kredit a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Konsumsi 6.001.839) 2.493.009) Consumption
Modal kerja 3.514.365) 3.778.274) Working capital
Investasi 25.660) 20.423) Investment
9.541.864) 6.291.706)
Pihak berelasi Related parties
Investasi 76.395) 103.771) Investment
Modal kerja -) 30.939) Working capital
76.395) 134.710)
Jumlah kredit yang diberikan Total loans receivable
sebelum cadangan kerugian before allowance
penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan – Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
b. Berdasarkan target pasar b. By target market
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Ritel & UMKM 6.788.289) 3.968.434) Retail & UMKM
Non-Ritel & Non-UMKM 2.753.575) 2.323.272) Non-Retail & Non-UMKM
9.541.864) 6.291.706)
Pihak berelasi Related parties
Non-Ritel & Non-UMKM 76.395) 134.710) Non-Retail & Non-UMKM
76.395) 134.710)
Jumlah kredit yang diberikan Total loans receivable
sebelum cadangan kerugian before allowance
penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan – Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
46
Page 50
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
< 1 years
< 1 tahun 8.652.779) 6.012.855)
1 - 2 tahun 702.677) 31.609) 1 - 2 years
> 2 - 3 tahun 248.958) 362.612) > 2 - 3 years
> 3 - 5 tahun 6.002) 11.125) > 3 - 5 years
> 5 - 10 tahun 4.209) 4.408) > 5 - 10 years
>10 tahun 3.634) 3.807) > 10 years
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable before allowance
cadangan kerugian penurunan nilai 9.618.259) 6.426.416) for impairment losses
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (418.681) (371.703) losses
Jumlah kredit yang diberikan - Total loans receivable –
bersih 9.199.578) 6.054.713) net
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Modal kerja 22,09% 12,02% Working capital
Investasi 9,94% 9,49% Investment
Konsumsi 35,03% 25,45% Consumption
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan receivable
Tabel berikut menyediakan penjelasan The following table provides an explanation of
bagaimana perubahan signifikan atas nilai how significant changes in the gross carrying
tercatat bruto atas kredit yang diberikan selama amount of loans during the period contributed to
periode berjalan berkontribusi terhadap changes in allowance for impairment losses for
perubahan cadangan kerugian penurunan nilai the years ended 31 December 2025 and 2024:
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
2025 dan 2024:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2025 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Balance 1 January 2025
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 9.327.300) -) -) 9.327.300) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 50.244) (47.665)) (2.579)) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umur (tahap 2) (2.301.678)) 2.310.699) (9.021)) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang expected credit
umur (tahap 3) (9.095)) (732.875)) 741.970) -) losses (stage 3)
Kredit yang diberikan yang telah Loans receivable that have
dilunasi dari pelanggan dan been repaid from customer and
melalui proteksi kredit (4.319.297)) (1.199.112)) (326.313)) (5.844.722)) through credit protection
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (290.735)) (290.735)) Write-off during the year
Saldo 31 Desember 2025 8.865.263) 477.231) 275.765) 9.618.259) Balance 31 December 2025
47
Page 51
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan (lanjutan) receivable (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2024 2.676.437) 35.873) 208.512) 2.920.822) Balance 1 January 2024
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 5.202.824) -) -) 5.202.824) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 45.564) (42.671) (2.893) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (266.123) 266.175) (52) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (900) (85.709) 86.609) -) losses (stage 3)
Kredit yang diberikan yang telah Loans receivable that have
dilunasi dari pelanggan dan been repaid from customer and
melalui proteksi kredit (1.540.013) (27.484) (102.791) (1.670.288) through credit protection
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (26.942) (26.942) Write-off during the year
Saldo 31 Desember 2024 6.117.789) 146.184) 162.443) 6.426.416) Balance 31 December 2024
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment
atas kredit yang diberikan untuk tahun-tahun losses on loans receivable during the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 ended 31 December 2025 and 2024 was as
dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2025 210.553) 26.749) 134.401) 371.703) Balance 1 January 2025
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 205.260) -)) -)) 205.260) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 10.182) (9.188)) (994)) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (77.846)) 81.183) (3.337)) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (458)) (101.960)) 102.418) -) losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposures
dan pengukuran kembali (160.813) 39.861 253.405) 132.453)) and remeasurements
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (290.735)) (290.735)) Write-off during the year
186.878) 36.645) 195.158) 418.681)
Saldo 31 Desember 2025 Balance 31 December 2025
48
Page 52
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 10. LOANS RECEIVABLE (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto dan cadangan e. Movement of gross carrying amount and
kerugian penurunan nilai atas kredit yang allowance for impairment losses on loans
diberikan (lanjutan) receivable (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo 1 Januari 2024 119.131) 9.275) 150.182) 278.588 Balance 1 January 2024
Kredit yang diberikan yang baru
diperoleh 114.197) -) -) 114.197) New loans receivable originated
Transfer ke kerugian kredit Transferred to 12-month
ekspektasian 12 bulan expected credit losses
(tahap 1) 12.496) (10.689) (1.807) -) (stage 1)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 2) (35.066) 35.085) (19) -) losses (stage 2)
Transfer ke kerugian kredit Transferred to lifetime
ekspektasian sepanjang umur expected credit
(tahap 3) (96) (19.050) 19.146) -) losses (stage 3)
Perubahan bersih pada eksposur Net change in exposures
dan pengukuran kembali (109) 12.128) (6.159)) 5.860) and remeasurements
Penghapusbukuan selama tahun
berjalan -) -) (26.942) (26.942) Write-off during the year
210.553) 26.749) 134.401) 371.703)
Saldo 31 Desember 2024 Balance 31 December 2024
Pergerakan antar tahap dalam tabel di atas The inter-stage movements within the tables
adalah agregasi dari pergerakan bulanan selama presented above are an aggregation of monthly
tahun berjalan dan menunjukkan akumulasi dari movements over the year and will therefore
transaksi-transaksi selama tahun berjalan. reflect the accumulation of multiple transactions
during the year.
Selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 During the years ended 31 December 2025 and
Desember 2025 dan 2024, Bank tidak memiliki 2024, the Bank did not engage in transactions
transaksi yang menghasilkan pengakuan atas that resulted into recognition of purchased or
aset keuangan yang dibeli atau yang berasal dari originated credit impaired assets.
aset keuangan memburuk.
11. EFEK-EFEK 11. SECURITIES
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Biaya perolehan yang diamortisasi: Amortized cost:
Obligasi pemerintah 21.148) 21.130) Government bonds
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain (“FVOCI”): comprehensive income “FVOCI”):
Obligasi pemerintah 6.272.779) 3.589.541) Government bonds
Surat Berharga Syariah Negara 776.381) -) Sovereign Sharia Securities
Obligasi korporasi 782.586) 587.985) Corporate bonds
Jumlah 7.852.894) 4.198.656) Total
Cadangan kerugian penurunan nilai untuk efek- Allowance for impairment losses for securities
efek yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain pada tanggal comprehensive income as of 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing and 2024, respectively amounting to Rp 8.049,
sebesar Rp 8.049 dan Rp 6.187 dicatat pada and Rp 6,187, respectively were recorded in
penghasilan komprehensif lain. other comprehensive income.
49
Page 53
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. EFEK-EFEK (lanjutan) 11. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, government
obligasi pemerintah yang dijadikan jaminan bonds pledged as collateral for securities sold
untuk efek-efek yang dijual dengan janji under repurchased agreements (repo)
dibeli kembali (repo) masing-masing sebesar amounting to Rp nill and Rp 490,000,
Rp nil dan Rp 490.000. respectively.
b. Berdasarkan akad syariah b. By sharia contract
Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek Included in securities are securities under sharia
dengan akad syariah: contracts:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Ijarah 776.381 - Ijarah
b. Transaksi dengan pihak berelasi b. Transaction with related parties
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there were
ada saldo efek-efek yang diterbitkan oleh pihak no balances of securities issued by related
berelasi. parties.
c. Berdasarkan peringkat c. By rating
Peringkat penerbit obligasi korporasi adalah Rating of issuers of corporate bonds was
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/
Pemeringkat/ Peringkat/ Carrying
Pihak lawan Agencies Rating amount Counterparty
Indah Kiat Pulp & Paper Pefindo A+ 305.702 Indah Kiat Pulp & Paper
Oki Pulp & Paper Mills Pefindo A+ 123.758 Oki Pulp & Paper Mills
Summit Oto Finance Pefindo AAA 103.505 Summit Oto Finance
Lontar Papyrus Pulp & Paper Pefindo A 103.388 Lontar Papyrus Pulp & Paper
Int Jaringan Eko Pefindo A 53.641 Int Jaringan Eko
PT. Petrindo Jaya Kreasi Pefindo A 49.411 PT. Petrindo Jaya Kreasi
Sarana Multi Infrastruktur Pefindo AAA 23.000 Sarana Multi Infrastruktur
Surya Artha Nusantara Finanace Pefindo & Fitch AA+ 20.181 Surya Artha Nusantara Finance
782.586
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Pemeringkat/ Peringkat/ Carrying
Pihak lawan Agencies Rating amount Counterparty
Indah Kiat Pulp & Paper Pefindo A+ 302.693 Indah Kiat Pulp & Paper
Lontar Papyrus Pulp & Paper Pefindo A 99.970 Lontar Papyrus Pulp & Paper
Merdeka Copper Gold Pefindo A+ 50.152 Merdeka Copper Gold
JACCS Mitra Pinasthika Mustika JACCS Mitra Pinasthika Mustika
Finance Indonesia Fitch AA 45.154 Finance Indonesia
Medco Energi International Pefindo AA- 40.074 Medco Energi International
XL Axiata Tbk Fitch AAA 34.963 XL Axiata Tbk
Surya Artha Nusantara Finance Pefindo & Fitch AA 14.979 Surya Artha Nusantara Finance
587.985
50
Page 54
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. EFEK-EFEK (lanjutan) 11. SECURITIES (continued)
c. Berdasarkan peringkat (lanjutan) c. By rating (continued)
Efek-efek berupa obligasi pemerintah melalui Securities in the form of government bonds were
Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan. issued by the Government of Republic of
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Indonesia through Bank Indonesia and the
sovereign rating Republik Indonesia adalah Ministry of Finance. As of 31 December 2025
Baa2, sesuai dengan yang diberikan oleh and 2024, sovereign rating of the Republic of
lembaga pemeringkat internasional, Moody's. Indonesia was Baa2, as assigned by
Peringkat Bank Indonesia dan Kementerian international rating agency, Moody's. The rating
Keuangan mengikuti Republik Indonesia. for Bank of Indonesia and the Ministry of Finance
follows the sovereign rating of the Republic of
Indonesia.
d. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun d. Average interest rate per annum
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Obligasi pemerintah 5,8% 6,9% Government bonds
Obligasi korporasi 9,4% 9,3% Corporate bonds
e. Perubahan cadangan nilai wajar efek-efek e. Movement in fair value reserve of
untuk tujuan investasi yang diukur pada investment securities measured at FVOCI
FVOCI
Keuntungan (kerugian) dari perubahan Gain (loss) from movement in fair value reserve
cadangan nilai wajar efek-efek untuk tujuan of investment securities measured at FVOCI was
investasi yang diukur pada FVOCI adalah as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beginning balance before deferred
Saldo awal sebelum pajak tangguhan
(8.118) 16.940) income tax
Keuntungan yang telah direalisasi selama Realized gains during
tahun berjalan yang direklasifikasi ke laba the year which are reclassified to
rugi (24.584) (4.950) profit or loss
Keuntungan (kerugian) yang belum Unrealized gains (losses)
direalisasi selama tahun berjalan - bersih 120.042) (26.295) during the year - net
Pembentukan cadangan kerugian Addition of allowance for impairment
penurunan nilai 1.862) 6.187` losses
Jumlah sebelum pajak penghasilan Total before deferred
tangguhan 89.202) (8.118) income tax
Pajak penghasilan tangguhan (Catatan 18c) (19.624) 1.786) Deferred income tax (Note 18c)
69.578) (6.332)
12. ASET TETAP 12. FIXED ASSETS
31 Desember/December 2025
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Reclassification Ending balances
Model biaya: Cost model
Inventaris kantor 41.039) 7.790) 10.961) 59.790) Office equipments
Leasehold improvements 1.441) -) 9.988) 11.429) Leasehold improvements
Aset dalam pembangunan 17.058) 3.891) (20.949) -) Construction in rogress
59.538) 11.681) -) 71.219)
) ) ) )
Aset hak-guna 43.708) -) -) 43.708) Right-of-use assets
103.246) 11.681) -) 114.927)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Inventaris kantor (14.552) (11.845) -) (26.397) Office equipments
Leasehold improvements (1.302) (969) -) (2.271) Leaseholdimprovements
(15.854) (12.814) -) (28.668)
Aset hak-guna (3.314) (7.751) -) (11.065) Right-of-use assets
(19.168) (20.565) -) (39.733)
84.078) ) 75.194)
Nilai buku bersih Net book value
51
Page 55
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Reklasifikasi/ Pengurangan Ending
balance Additions Reclassification / Deductions balances
Model biaya: Cost model:
Inventaris kantor 26.160) 15.634) 2.338) (3.093) 41.039) Office equipments
Leaseholdimprovements 6.862) -) (24) (5.397) 1.441) Leasehold improvements
Aset dalam pembangunan 410) 18.962) (2.314) -) 17.058) Construction in progress
33.432) 34.596) -) (8.490) 59.538)
Aset hak-guna 29.165) 40.656) -) (26.113) 43.708) Right-of-use assets
62.597) 75.252) -) (34.603) 103.246)
Akumulasi penyusutan: Accumulated depreciation:
Inventaris kantor (9.075) (6.924) - 1.447) (14.552) Office equipments
Leasehold improvements (1.811) (211) - 720) (1.302) Leasehold improvements
(10.886) (7.135) - 2.167) (15.854)
Aset hak-guna (10.479) (5.779) - 12.944) (3.314) Right-of-use assets
(21.365) (((12.914) - 15.111) (19.168)
41.232) ) ) 84.078)
Nilai buku bersih Net book value
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember For the year ended 31 December 2025, there was no
2025, tidak terdapat penghentian pengakuan aset derecognition of fixed assets, whereas for the year
tetap, sedangkan pada tahun yang berakhir pada ended 31 December 2024, the derecognition of
tanggal 31 Desember 2024, penghentian pengakuan fixed assets resulted in a gain which was recognized
aset tetap menghasilkan keuntungan yang diakui as part of other operating income amounting to Rp
sebagai bagian dari pendapatan operasional lainnya 1,858.
sebesar Rp 1.858.
Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang dilakukan The right-of-use assets include the Bank’s lease
Bank dimana Bank menyewa gedung untuk gedung transaction whereby the Bank leases the building for
kantor cabang dan pusat dengan jangka waktu its branch and head office building for a term of 3 and
masing-masing selama 3 dan 5 tahun. Kontrak 5 years, respectively. The contracts include an option
tersebut mencakup opsi untuk memperbarui sewa to renew the lease for an additional period of the same
untuk periode tambahan dengan durasi yang sama duration after the end of the contract term.
setelah akhir masa kontrak.
Pada 31 Desember 2025, bank tidak memiliki aset As of December 31, 2025, the Bank did not have any
dalam pembangunan pada tanggal 31 Desember balance of construction in progress. Construction in
2025. Aset dalam pembangunan pada tanggal progress as of 31 December 2024 amounted to Rp
31 Desember 2024 sebesar Rp 17.058, merupakan 17,058, representing renovation of the building and
renovasi bangunan dan instalasi untuk ruang kantor installation works for office space that were still under
yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi construction. The construction was expected to be
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun 2025 completed in 2025, with a percentage of completion
dengan persentase penyelesaian sebesar 30% to ranging from 30% to 73% as of 31 December 2024.
73% pada tanggal 31 Desember 2024.
Aset tetap kecuali tanah telah diasuransikan pada Fixed assets except land were insured with
PT Great Eastern General Insurance Indonesia PT Great Eastern General Insurance Indonesia with
dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 62.234 a total coverage of Rp 62,234 for the period
dengan masa pertanggungan dari 19 Febuari 2025 19 February 2025 to 19 February 2026. The type of
sampai dengan 19 Februari 2026. Jenis risiko yang risk borne by the insurance company is physical loss,
ditanggung oleh pihak asuransi adalah kerugian fisik, business interruption or interference, desctruction or
gangguan atau hambatan bisnis, kerusakan atau damage.
kehancuran.
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah Management believes that the insurance coverage
pertanggungan memadai untuk menutupi kerugian was sufficient to cover potential losses.
potensial.
Selama tahun-tahun yang berakhir tanggal During the years ended 31 December 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, beban penyusutan aset the depreciation expense of fixed assets and right-of-
tetap dan aset hak-guna yang dibebankan ke beban use assets that were charged to general and
umum dan administrasi masing-masing sebesar administrative expenses amounting to Rp 20,565 and
Rp 20.565 dan Rp 12.914 (Catatan 25). Rp 12,914 respectively (Note 25).
52
Page 56
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, beberapa As of 31 December 2025 and 2024, several assets
aset tetap yang dimiliki oleh Bank sudah disusutkan were fully depreciated and still used by Bank
penuh dan masih digunakan masing-masing sebesar amounting respectively to Rp 6,795 and Rp 6,581,
Rp 6.795 dan Rp 6.581. respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
saldo terutang untuk pembelian peralatan dan furnitur unpaid payables for purchases of certain tools and
tertentu masing-masing sebesar Rp 2.211 dan furniture amounted respectively to Rp 2,211 and
Rp 6.198 (Catatan 20). Rp 6,198, respectively (Note 20).
Tidak terdapat aset tetap yang digunakan Bank There are no fixed assets pledged by the Bank for
sebagai jaminan. collateral.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there was no indication
indikasi terjadinya penurunan nilai atas aset tetap. that the fixed assets were impaired.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, performed a review on useful life, depreciation
metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan method and residual value of fixed assets and
menyimpulkan bahwa belum diperlukan perubahan concluded that no change in these method and
atas metode dan asumsi tersebut. assumptions was necessary.
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/December 2025
Penambahan/ Additions
Saldo Pengembangan Pengembangan
awal/ sendiri/ pihak ketiga/ Saldo akhir/
Beginning Internal External Reklasifikasi/ Pengurangan/ Ending
balance developed developed Reclassification Deduction balances
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 210.753) 17.244) -) 137.637)) (355) 365.279) Software
Perangkat lunak Software
dalam construction
penyelesaian 39.819) 104.097) 115.882) (137.637)) -) 122.161) in progress
250.572) 121.341) 115.882) -)) (355) 487.440)
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Perangkat lunak (21.383) (603) (32.537) -) 70 (54.453) Software
(21.383) (603) (32.537) -) 70 (54.453)
229.189) 432.987)
31 Desember/December 2024
Saldo awal/ Penambahan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning balance Additions Reclassification Ending balances
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 99.925) 72.208) 38.620) 210.753) Software
Perangkat lunak dalam Software construction
penyelesaian 34.655) 43.784) (38.620) 39.819) in progress
134.580) 115.992) -) 250.572)
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Perangkat lunak (2.906) (18.477) -) (21.383) Software
(2.906) (18.477) -) (21.383)
131.674) 229.189)
Amortisasi aset takberwujud untuk tahun berakhir The amortization of intangible assets for the years
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing- ended 31 December 2025 and 2024, amounting to
masing sebesar Rp 33.140 dan Rp 18.477, Rp 33.140 and Rp 18,477, respectively and was
dibebankan sebagai beban umum dan administrasi charged to general and administrative expenses
(Catatan 25). (Note 25).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, terdapat As of 31 December 2025 and 2024, there were
saldo terutang untuk perolehan perangkat lunak unpaid payables to acquire software amounted to
masing-masing sebesar Rp 239 dan Rp 73.797. Rp 239 and Rp 73,797.
53
Page 57
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. ASET LAIN-LAIN 14. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Penyelesaian surat berharga 344.112 - Securities settlement
Bunga yang masih akan diterima - bersih 240.490) 90.189) Accrued interest receivables - net
Uang muka penyaluran kredit channeling 124.157 45.401) Loan channeling advance payment
Tagihan payment gateway 113.290 30.107) Receivables from payment gateway
Proteksi kredit dibayar dimuka 47.787 -) Prepaid loan protection
Beban dibayar dimuka 22.334 21.317) Prepaid expenses
Hak kompensasi 5.626 -) Compensation right
Securities deposits 3.629 3.656) Securities deposits
Agunan yang diambil alih - 3.068) Foreclosed collateral
Lain-lain 8.006 3.747) Others
909.431 197.485)
Bunga yang masih akan diterima - bersih Accrued interest receivables - net
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Rupiah Rupiah
Kredit yang diberikan 146.657) 50.163) Loans receivable
Efek-efek 93.833) 40.026) Securities
240.490) 90.189)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember As of 31 December 2025 and 31 December 2024, the
2024, Bank mencatat cadangan kerugian penurunan Bank recorded the allowance of accrued interest
nilai atas bunga yang masih akan diterima masing- receivables amounted to Rp 6,602 and Rp 4,117,
masing sebesar Rp 6.602 dan Rp 4.117. respectively.
Penyelesaian surat berharga merupakan Purchases and sales of securities are recognized on
penyelesaian transaksi pembelian dan penjualan the settlement date, which is the date when the
surat berharga diakui pada tanggal penyelesaian securities are delivered to or received from the
(settlement date). counterparty and payment is made.
Tagihan payment gateway merupakan dana Receivable from payment gateway represent
pembayaran nasabah in-transit melalui payment customer payment fund in-transit from payment
gateway yang akan diselesaikan dalam maksimum gateway which will be settled in maximum of five
lima hari. days.
Uang muka penyaluran kredit channeling merupakan Loan channeling advance payment represents funds
dana yang disediakan oleh Bank guna memenuhi provided by the Bank to fulfill the Bank's obligations
kewajiban Bank dalam rangka penyaluran kredit. in loans.
Lain-lain merupakan jumlah piutang yang harus Others represents receivables due from the Bank
dibayar kepada Bank yang timbul dari transaksi arising from loan-related transactions and other
pinjaman serta aktivitas operasional lainnya. operational activities.
Mulai Januari 2025, Bank menjalin perjanjian dengan Starting January 2025, the Bank entered agreement
PT Fokus Solusi Proteksi untuk melindungi portofolio with PT Fokus Solusi Proteksi to protect certain retail
ritel tertentu dengan premi sebesar Rp 317.379. Pada portfolio with premium amounted to Rp 317.379. As
tanggal 31 Desember 2025, Bank mencatat hak of 31 December 2025, the Bank recorded the
kompensasi dan proteksi kredit dibayar dimuka compensation right and prepaid loan protection
masing-masing sebesar Rp 5.626 dan Rp 47.787. amounted to Rp 5.626 and Rp 47.787, respectively.
Agunan yang diambilalih merupakan aset yang Foreclosed assets represent assets acquired in
diperoleh sehubungan dengan debitur-debitur yang connection with debtors who are unable to fulfill or
tidak dapat memenuhi atau melunasi kewajibannya. settle their obligations. Foreclosed collaterals mainly
Agunan yang diambilalih terutama terdiri dari tanah consist of land and buildings. The foreclosed assets
dan bangunan. Saldo agunan yang diambilalih balance represented estimated net realizable value.
merupakan estimasi nilai bersih yang dapat
direalisasi.
54
Page 58
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. LIABILITAS SEGERA 15. LIABILITIES DUE IMMEDIATELY
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas penyelesaian efek-efek 702.989) 329.276) Securities settlement liabilities
Liabilitas terkait transaksi nasabah 81.370) 14.639) Customer transaction liability
784.359) 343.915)
Liabilitas penyelesaian efek-efek merupakan Securities settlement liabilities represent the payment
tampungan atas uang penjualan efek-efek yang of securities that have not been settled.
belum diselesaikan.
Liabilitas terkait transaksi nasabah merupakan Customer transaction liability represents transfer of
pengiriman dana (transfer) dari satu pihak kepada funds from one party to another through the Bank as
pihak lainnya melalui bank sebagai perantara, intermediary, where at the end of reporting period, the
dimana pada akhir periode laporan, dana tersebut fund has not been effectively received or credited to
belum efektif diterima atau dikreditkan ke rekening the beneficiary account.
penerima dana (beneficiary).
16. SIMPANAN NASABAH 16. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Giro Current accounts
Pihak ketiga 294.061 105.546 Third parties
Pihak berelasi 122 8.126 Related parties
294.183 113.672
Tabungan Saving accounts
Pihak ketiga 2.222.195 1.241.973 Third parties
Pihak berelasi 12.319 16.374 Related parties
2.234.514 1.258.347
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga 9.265.782 3.457.701 Third parties
Pihak berelasi 32.650 113.106 Related parties
9.298.432 3.570.807
Jumlah 11.827.129 4.942.826 Total
Simpanan nasabah yang diblokir dan dijadikan Deposits from customers which were blocked
sebagai jaminan pada tanggal 31 Desember and pledged as collaterals as of 31 December
2025 dan 2024, adalah masing-masing sebesar 2025 and 2024, amounted to Rp nil and Rp
Rp nil dan Rp 2.686. 2,686, respectively.
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu Time deposits by time period as of 31 December
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2025 and 2024:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Hingga 1 bulan 7.933.934 2.991.566 Up to 1 month
Lebih dari 1-3 bulan 775.304 371.641 More than 1-3 months
Lebih dari 3-6 bulan 312.686 123.954 More than 3-6 months
Lebih dari 6-12 bulan 276.508 83.646 More than 6-12 months
9.298.432 3.570.807
55
Page 59
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 16. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Tingkat suku bunga efektif rata-rata c. Weighted average effective interest rate per
tertimbang per tahun annum
Tingkat suku bunga efektif rata-rata tertimbang The weighted average effective interest rate as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: of 31 December 2025 and 2024:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Giro 0,58% 0,24% Current accounts
Tabungan 5,35% 6,14% Saving accounts
Deposito berjangka 7,34% 7,31% Time deposits
17. EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI 17. SECURITIES SOLD UNDER REPURCHASE
DIBELI KEMBALI (REPO) AGREEMENT (REPO)
31 Desember/December 2024
Jenis efek
yang Tanggal Tingkat
mendasari/ jatuh Nilai suku Harga beli Nilai
Type of Tanggal mulai/ tempo/ nominal/ bunga/ kembali/ tercatat/
Pihak lawan/ underlying Commencement Maturity nominal Interest Repurchase Carrying
counterparty securities date date amount rate price value
PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk FR0101 19-Dec-2024 02-Jan-2025 200.000 6,45% 192.154 192.120
PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk FR0059 30-Dec-2024 13-Jan-2025 190.000 6,45% 182.414 182.023
PT Bank Central
Asia, Tbk FR0095 24-Dec-2024 07-Jan-2025 100.000 6,48% 95.585 95.482
490.000 470.153 469.625
18. PERPAJAKAN 18. TAXATION
a. Komponen pajak penghasilan yang diakui a. Component of income tax recognized in
dalam laba rugi adalah sebagai berikut: profit or loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pajak Penghasilan: Income Taxes:
- Kini Current -
- Penyesuaian terhadap beban pajak Adjustment to -
tahun-tahun sebelumnya -) 2.046) prior year’s tax expense
- Tangguhan Deferred -
Pemulihan (pembentukan) Reversal (origination) of temporary
perbedaan temporer 43.589) (26.872) difference
Beban (manfaat) pajak penghasilan 43.589) (24.826) Income tax expense (benefit)
56
Page 60
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
a. Komponen pajak penghasilan yang diakui a. Component of income tax recognized in
dalam laba rugi adalah sebagai berikut profit or loss are as follows (continued):
(lanjutan):
Rekonsiliasi antara laba (rugi) akuntansi sebelum The reconciliation between accounting profit
pajak penghasilan dikali tarif pajak yang berlaku (loss) before income tax multiplied by the
dengan beban (manfaat) pajak penghasilan prevailing tax rate and income tax expense
adalah sebagai berikut: (benefit) was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Tarif pajak 22%) 22%) Statutory tax rate
31.520) (86.062)
Pengaruh pajak atas perbedaan permanen 1.546) 15.065) Tax effect on permanent differences
Penyesuaian terhadap beban pajak tahun- Adjustment to prior years
tahun sebelumnya -) 2.046) tax expense
Penyesuaian terhadap pajak tangguhan 10.523) (10.362) Adjustment to deferred tax
Tax loss carryforwards yang tidak diakui -) 54.487) Unrecognized tax loss carryforwards
Beban (manfaat) pajak penghasilan 43.589) (24.826) Income tax expense (benefit)
b. Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak b. Tax reconciliation between profit (loss)
penghasilan dengan beban pajak before income tax and current income tax
penghasilan kini expense
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset Provision of impairment
produktif (127.329) (86.097) losses on earning assets
Penurunan nilai aset tersedia untuk dijual -) (21.040) Impairment expense of assets held for sale
Beban penyusutan dan amortisasi (30.480) (15.351) Depreciation and amortization expenses
Beban akrual, bonus, dan imbalan kerja 82.639) Accruals, bonus, and other
lainnya (7.545) employee benefits expense
Beban imbalan pascakerja 9.625) 10.694) Post-employment benefit expenses
Beban akrual 72) (66.822) Accrual expenses
Jumlah beda temporer (65.473) (186.161) Total temporary differences
Perbedaan permanen: -) Permanent differences:
Beban yang tidak dapat dikurangkan –
bersih 7.029) 68.274) Non-deductible expenses – net
Laba (rugi) kena pajak 84.829) (509.080) Taxable income (loss)
Utilisasi kompensasi rugi fiskal 2022 (27.417) -) Utilisation on fiscal compensation 2022
Utilisasi kompensasi rugi fiskal 2023 (57.412) -) Utilisation on fiscal compensation 2023
Laba fiskal setelah kompensasi rugi fiskal -) -) Taxable income after fiscal compensation
Tarif pajak yang berlaku 22%) 22% Enacted tax rate
Beban pajak penghasilan kini -) -) Current income tax expense
Laba kena pajak yang diperoleh dari laba Taxable income which was obtained from profit
sebelum pajak penghasilan setelah dilakukan before income tax after fiscal correction is in
koreksi fiskal sesuai dengan ketentuan accordance with applicable tax regulation will be
perpajakan yang berlaku akan menjadi dasar the basis for calculating and preparing the
dalam perhitungan dan pengisian Surat Corporate Income Tax Returns (SPT).
Pemberitahuan (SPT) Tahunan PPh Badan.
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang Tax calculations for the years ended
berakhir 31 Desember 2025 dan 2024 sesuai 31 December 2025 and 2024 were in
dengan SPT tahunan Bank. accordance with the Bank’s annual tax return
(SPT).
57
Page 61
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
b. Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak b. Tax reconciliation between profit (loss)
penghasilan dengan beban pajak before income tax and current income tax
penghasilan kini (lanjutan) expense (continued)
Tidak terdapat pembayaran pajak dibayar di There are no prepaid taxes paid by the Bank
muka oleh Bank yang dapat dikreditkan dalam that can be credited in the calculation of
perhitungan pajak penghasilan badan terutang corporate income tax payable for Year ending
untuk Tahun yang berakhir pada 31 Desember 31 December 2025 and 2024.
2025 dan 2024.
Tidak terdapat pajak penghasilan badan terutang There were no corporate income tax payables
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of 31 December 2025 and 2024.
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan c. Deferred Tax Assets (Liabilities)
31 Desember/December 2025
Diakui pada Diakui pada pendapatan
Saldo awal/ laba rugi/ komprehensif lainnya/ Saldo akhir/
Beginning Recognized in Recognized in other Ending
balance profit or loss comprehensive income balance
Aset tetap, aset hak Fixed assets, right-
guna, dan aset of-use assets and
takberwujud 721) (15.921) -) (15.200) intangible assets
Liabilitas sewa 4.087) (1.307) -) 2.780) Lease liabilities
Liabilitas imbalan Post-employment
pascakerja 5.816) 2.117) (230)) 7.703) benefits liabilities
Bonus yang masih harus
dibayar 24.227) 18.180) -) 42.407) Accrued bonus
Cadangan nilai wajar 1.786) -) (21.410) (19.624) Fair value reserve
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 53.355) (28.012) -) 25.343) impairment losses
Beban yang masih harus
dibayar 4.018) 16) -) 4.034) Accrued expense
Kompensasi Tax loss
rugi fiskal 105.346 (18.662) -) 86.684 carryforwards
199.356 (43.589) (21.640)) 134.127
31 Desember/December 2024
Diakui pada Diakui pada pendapatan
Saldo awal/ laba rugi/ komprehensif lainnya/ Saldo akhir/
Beginning Recognized in Recognized in other Ending
balance profit or loss comprehensive income balance
Aset tetap, aset hak Fixed assets, right-
guna, dan aset of-use assets and
takberwujud (4.293) 5.014) -)) 721) intangible assets
Liabilitas sewa 3.503) 584) -)) 4.087) Lease liabilities
Liabilitas imbalan Post-employment
pascakerja 3.733) 2.353) (270)) 5.816) benefits liabilities
Bonus yang masih harus
dibayar 25.887) (1.660) -)) 24.227) Accrued bonus
Cadangan nilai wajar (3.727) -) 5.513)) 1.786) Fair value reserve
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 72.296) (18.941) -)) 53.355) impairment losses
Aset yang dimiliki untuk
dijual 4.629) (4.629) -)) -) Asset held for sale
Beban yang masih harus
dibayar 17.377) (13.359) -)) 4.018) Accrued expense
Kompensasi Tax loss
rugi fiskal 47.836) 57.510) -)) 105.346) carryforwards
167.241) 26.872) 5.243) 199.356)
Bank mengakui secara terpisah aset pajak The Bank has recognized a separate deferred
tangguhan terkait liabilitas sewa dan liabilitas tax assets in relation to its lease liabilities and a
pajak tangguhan terkait aset hak-guna. Namun, deferred tax liability in relation to its right-of-use
tidak terdapat dampak terhadap laporan posisi assets. However, there was no impact on the
keuangan karena saldo tersebut memenuhi statement of financial position because the
syarat untuk saling hapus. balances qualify for offsetting.
58
Page 62
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
c. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (lanjutan) c. Deferred Tax Assets (Liabilities) (continued)
Aset pajak tangguhan diakui sehubungan dengan Deferred tax assets were recognized with
pos-pos tersebut karena kemungkinan besar laba respect to these items because it is probable
kena pajak di masa mendatang akan tersedia that the future taxable profits will be available
sehingga Bank dapat mendapatkan manfaatnya. against which the Bank can utilize the benefits
thereform.
d. Kompensasi rugi fiskal d. Tax loss carryforwards
Saldo kompensasi rugi fiskal Bank dapat The Bank’s tax loss carryforwards can be
diikhtisarkan sebagai berikut: summarized as follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 143.273) (391.193) Profit (loss) before income tax
Koreksi fiskal (58.444) (117.887) Fiscal adjustments
Laba fiskal (kompensasi rugi fiskal) 84.829) (509.080) Fiscal income (tax loss carryforwards)
Kompensasi rugi fiskal yang diakui 84.829) (261.410) Recognized tax loss carryforwards
Kompensasi rugi fiskal yang tidak diakui -) (247.670) Unecognized tax loss carryforwards
Tarif pajak yang berlaku 22% 22% Enacted tax rate
Dampak manfaat pajak yang tidak diakui -) (54.487) Unrecognized tax benefit
Berikut saldo rugi pajak belum dikompensasi The Bank’s tax loss carryforwards were as
Bank adalah sebagai berikut: follows:
Tahun rincian permulaan/ Tahun kadaluwarsa/ 31 Desember/ 31 Desember/
Year of origination Year of expiry December 2025 December 2024
2024 2029 (509.080) (509.080)
2023 2028 (132.612) (190.024)
2022 2027 - (27.417)
(641.692) (726.521)
Kompensasi rugi fiskal per 31 Desember 2025 Tax loss carryforward as of 31 December 2025
dan 31 Desember 2024 sesuai dengan tabel di and 31 December 2024 as presented in above
atas, akan kadaluwarsa dalam jumlah yang table, will expire in varying amounts between
bervariasi di antara tahun 2027 sampai dengan 2027 to 2029 if not utilized against future taxable
2029 jika tidak dimanfaatkan terhadap laba kena profits. Deferred tax assets as of 31 December
pajak di masa mendatang. Aset pajak tangguhan 2025 and 31 December 2024, have been
per 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 recognized to the extent that it is probable that
telah diakui sejauh kemungkinan besar bahwa future taxable profits will be available against
laba kena pajak di masa depan akan tersedia which the Bank can utilize the benefits
untuk dimanfaatkan oleh Bank. therefrom.
Sebagian porsi dari aset pajak tangguhan belum Certain portion of deferred tax assets have not
diakui atas kompensasi rugi fiskal, karena tidak been recognized in respect of the tax loss
terdapat kemungkinan besar bahwa laba kena carryforwards, because it is not probable that
pajak di masa depan akan tersedia untuk future taxable profit will be available against
dimanfaatkan oleh Bank terhadap manfaat which Bank can use the benefits thereform:
tersebut:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Jumlah bruto/ Dampak pajak/ Jumlah bruto/ Dampak pajak/
Gross amount Tax effect Gross amount Tax effect
Kompensasi rugi fiskal/ Tax loss carryforwards 247.670 54.487 247.670 54.487
59
Page 63
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)
e. Surat Ketetapan Pajak e. Tax Assessments Letters
Tahun Pajak 2020 Fiscal Year 2020
Pada tanggal 21 Mei 2025 Bank menerima surat On 21 May 2025, the Bank received a letter of
pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk tahun tax audit notification for fiscal year 2020. The tax
pajak 2020. Hingga saat ini pemeriksaan pajak audit process is still ongoing until the time being.
masih sedang berjalan.
Tahun Pajak 2021 Fiscal Year 2021
Pada tanggal 25 April 2024 Bank menerima On 25 April 2024, the Bank received a letter of
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk tax audit notification for fiscal year 2021. The
tahun pajak 2021. Risalah akhir telah final minutes have already been signed on
ditandatangani pada tanggal 10 Desember 10 December 2024.
2024.
Pada tanggal 13 Desember 2024 Bank On 13 December 2024, the Bank received
menerima Surat Keterangan Pajak Kurang Underpayment Tax Assessment Letters
Bayar (“SKPKB”) dan Surat Tagihan Pajak (“SKPKB”) and Tax Collection Letters (“STP”) for
(“STP”) atas pemeriksaan pajak tahun 2021 tax audit 2021 as follows:
sebagai berikut:
SKPKB dan STP Pajak Pertambahan Nilai SKPKB and STP Value Added Tax for
Barang dan Jasa sebesar Rp 3.609. Goods and Services amounting to Rp 3,609.
SKPKB Pajak Penghasilan Pasal 23 SKPKB Income Tax Article 23 amounting to
sebesar Rp 8. Rp 8.
SKPKB Pajak Penghasilan Badan sebesar SKPKB Corporate Income Tax amounting
Rp 2.255 to Rp 2,255.
Bank telah membayar SKPKB dan STP tersebut The Bank has paid the SKPKB and STP above
di atas pada tanggal 10 Januari 2025. Dengan on 10 January 2025. Thus, the tax case for the
demikian, kasus pajak untuk tahun pajak 2021 2021 tax year has been completed.
telah selesai.
f. Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, f. Under the taxation laws of Indonesia, the Bank
Bank melaporkan/menyetorkan pajak-pajaknya submits tax returns on the basis of self-
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus assessment. The tax authorities may examine
dapat memeriksa dan menilai kembali pajak- and re-assess the corporate tax returns within
pajak tersebut dalam jangka waktu sesuai yang the time period specified in the prevailing statute
berlaku. of limitation.
Posisi Bank atas pajak dapat dipertanyakan The Bank’s tax positions may be challenged by
oleh fiskus. Manajemen dapat the tax authorities. Management vigorously
mempertahankan posisi pajak Bank yang defends the Bank’s tax positions which are
diyakini secara teknis telah sesuai dengan believed to be grounded on sound technical
peraturan perpajakan. Oleh karena itu, basis, in compliance with the tax regulations.
manajemen yakin bahwa akrual atas liabilitas Accordingly, management believes that the
pajak adalah cukup untuk semua tahun yang accruals for tax liabilities are adequate for all
belum diperiksa. Penentuan jumlah pajak open tax years. Determining the amount of
penghasilan melibatkan estimasi dan asumsi income tax involves estimates and assumptions,
serta pertimbangan mengenai kejadian as well as judgment about future events. New
mendatang. Informasi baru yang tersedia dapat information may become available that causes
menyebabkan perubahan keputusan oleh management to change its judgment regarding
manajemen atas kecukupan dari liabilitas pajak. the adequacy of existing tax liabilities. Such
Perubahan tersebut dapat mempengaruhi changes will impact tax expense in the period in
beban pajak pada periode dimana fakta dan which the underlying facts and circumstances
keadaan pendasar berubah. change.
60
Page 64
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR 19. ACCRUED EXPENSES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Beban yang masih harus dibayar 142.970 198.751 Accrued expenses
Bonus yang masih harus dibayar 143.461 87.283 Accured bonus
Beban bunga yang masih harus dibayar 46.780 16.227 Accrued interest
Penawaran umum saham perdana 8.109 - Initial public offering
341.320 302.261
Beban yang masih harus dibayar terdiri dari beban Accrued expenses represent office expenses and
kantor dan umum kepada pihak ketiga. general expenses to third parties.
Beban bunga yang masih harus dibayar merupakan Accrued interest represents interest on customers’
bunga simpanan nasabah yang masih harus deposits which have to be paid to the customers.
dibayarkan kepada nasabah.
20. LIABILITAS LAIN-LAIN 20. OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Liabilitas proteksi kredit 50.127 - Loan protection liabilities
Liabilitas sewa 31.228 37.167 Lease liabilities
Utang pajak lainnya 17.454 6.467 Other tax payables
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses
rekening administratif 10.825 7.378 on off-balance sheet items
Pendapatan yang ditangguhkan - kredit 5.388 64 Deferred revenue - loan
Utang karyawan 2.246 290 Payroll liabilities
Utang pembelian aset tetap 2.211 6.198 Payables on fixed assets purchases
Lain-lain 10.419 4.937 Others
129.898 62.501
Liabilitas proteksi kredit merupakan kewajiban atas Loan protection liabilities represent the agreement
perjanjian dengan PT Fokus Solusi Proteksi untuk with PT Fokus Solusi Proteksi to protect certain
melindungi portfolio ritel tertentu. retail portfolio.
Liabilitas sewa merupakan kewajiban atas sewa yang Lease liabilities represent obligation of leases that
memenuhi kriteria yang tertuang pada PSAK 116. fulfill criteria set by PSAK 116.
21. MODAL SAHAM 21. SHARE CAPITAL
Kepemilikan saham dan persentase pada tanggal Share ownership and percentage as of 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2025 and 2024 were as follows:
31 Desember/December 2025
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
Jumlah saham/ kepemilikan/ disetor penuh/
Number of Percentage of Number of
shares ownership issued and paid-
(full amount) (%) up share capital
Pemegang saham (kepemilikan Shareholders (ownership interest
masing-masing diatas 5%) above 5%)
PT Elang Media Visitama 9.354.117.559 27,60 935.412 PT Elang Media Visitama
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 16,67 565.034 PT Kudo Teknologi Indonesia
GXS Bank Pte. Ltd. 3,538,848,642 10,44 353,885 GXS Bank Pte. Ltd.
A5-DB Holdings Pte. Ltd. 3.398.682.495 10,03 339.868 A5-DB Holdings Pte. Ltd.
Kakaobank Corp 2.934.040.535 8,66 293.404 Kakaobank Corp
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. 2,493,833,503 7,36 249,383 Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
Masyarakat (kepemilikan
masing-masing dibawah Public (ownership interest
5%) 6.527.154.194 19,24 652.715 below 5%)
Jumlah 33.897.017.650 100,00 3.389.701 Total
61
Page 65
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
31 Desember/December 2024
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
Jumlah saham/ kepemilikan/ disetor penuh/
Number of Percentage of Number of
shares ownership issued and paid-
(full amount) (%) up share capital
Saham Tipe A A Series Shares
PT Elang Media Visitama 9.175.800.159 31,28 917.581 PT Elang Media Visitama
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. 6.032.682.145 20,56 603.268 Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.
PT Kudo Teknologi Indonesia 5.650.340.722 19,26 565.034 PT Kudo Teknologi Indonesia
A5-DB Holdings Pte. Ltd. 3.398.682.495 11,58 339.868 A5-DB Holdings Pte. Ltd.
Kakaobank Corp 2.934.040.535 10,00 293.404 Kakaobank Corp
PT Tiga Sira Sejahtera 958.207.669 3,27 95.821 PT Tiga Sira Sejahtera
PT Nusantara Berkat Agung 452.914.400 1,54 45.291 PT Nusantara Berkat Agung
PT Abadi Pelita Harapan 237.737.225 0,81 23.774 PT Abadi Pelita Harapan
Saham Tipe B B Series Shares
Bersama Sustainability Trust 500.000.000 1,70 500 Bersama Sustainability Trust
Jumlah 29.340.405.350 100,00 2.884.541 Total
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 126
No. 126 tanggal 30 April 2024 yang dibuat dihadapan dated 30 April 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital of
saham sebanyak 126.796.000 saham sebesar 126,796,000 shares amounted to Rp 127 (with
Rp 127 (dengan nominal Rp 1 (nilai penuh) per nominal of Rp 1 (full amount) per share) which was
saham) yang ditempatkan dan disetor penuh melalui issued and paid-up through the issuance of incentive
penerbitan saham insentif terkait program insentif shares related to long term incentive program, which
was extended to certain employees. Share
jangka panjang yang diberikan terhadap karyawan
ownership related to this incentive program by
tertentu. Kepemilikan Saham terkait program insentif
employees was represented by Bersama
ini oleh karyawan diwakili oleh Bersama Sustainability Sustainability Trust. These changes have been
Trust. Perubahan ini telah diberitahukan kepada notified to The Ministry of Law and Human Rights of
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik the Republic of Indonesia based on Notification
Indonesia berdasarkan surat Penerimaan Receipts on the Amendment of Articles of
Pemberitahuan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03- Association letter No.AHU-AH.01.03-0099245 dated
0099245 tanggal 30 April 2024. 30 April 2024.
Pada tanggal pemberian saham insentif kepada On the date the incentive shares were granted to
karyawan tertentu tersebut, selisih nilai wajar dengan certain employees, the difference between the fair
nilai nominal saham diakui sebagai bagian dari beban value and the nominal value of the shares is
tenaga kerja (lihat Catatan 26) dan agio saham recognized as part of personnel expenses (see
sebesar Rp 6.402. Note 26) and paid-in capital of Rp 6,402.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 193
No. 193 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat dihadapan dated 21 June 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital with total of
saham dengan total sebesar 2.804.892.324 saham 2,804,892,324 shares amounted to Rp 280,489
sebesar Rp 280.489 (dengan nominal Rp 100 (nilai (with nominal of Rp 100 (full amount) per share)
penuh) per saham) yang ditempatkan dan disetor which was issued and paid-up by:
penuh oleh:
A5-DB Holdings Pte. Ltd., peningkatan A5-DB Holdings Pte. Ltd., increase in share
modal saham sebanyak 1.514.641.855 capital with total of 1,515,641,855 shares
saham sebesar Rp 151.464 (dengan amounted to Rp 151,464 (with nominal of
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham) Rp 100 (full amount) per share) or
atau setara dengan kepemilikan saham equivalent to 11.58% share ownership.
11,58% dari total saham.
Singtel Alpha Investments Pte. Ltd., Singtel Alpha Investments Pte. Ltd.,
peningkatan modal saham sebanyak increase in share capital with total of
1.009.761.237 saham sebesar Rp 100.976 1,009,761,237 shares amounted to
(dengan nominal Rp 100 (nilai penuh) per Rp 100,976 (with nominal of Rp 100 (full
saham) atau setara dengan kepemilikan amount) per share) or equivalent to 20.56%
saham 20,56% dari total saham. share ownership.
62
Page 66
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 193
No. 193 tanggal 21 Juni 2024 yang dibuat dihadapan dated 21 June 2024 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital with total of
saham dengan total sebesar 2.804.892.324 saham 2,804,892,324 shares amounted to Rp 280,489
sebesar Rp 280.489 (dengan nominal Rp 100 (nilai (with nominal of Rp 100 (full amount) per share)
penuh) per saham) yang ditempatkan dan disetor which was issued and paid-up by (continued):
penuh oleh (lanjutan):
Kakaobank Corp, peningkatan modal Kakaobank Corp, increase in share capital
saham sebanyak 280.489.232 saham with total of 280,489,232 shares amounted
sebesar Rp 28.049 (dengan nominal to Rp 28,049 (with nominal of Rp 100 (full
Rp 100 (nilai penuh) per saham) atau setara amount) per share) or equivalent to 10.00%
dengan kepemilikan saham 10,00% dari share ownership.
total saham.
Perubahan ini telah diberitahukan kepada Menteri These changes have been notified to The Ministry of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
berdasarkan surat Penerimaan Pemberitahuan based on Notification Receipts on the Amendment
Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03-0153353 tanggal of Articles of Association letter No.AHU-AH.01.03-
21 Juni 2024. 0153353 dated 21 June 2024.
Selisih antara jumlah setoran modal dan nilai nominal The difference between the amount of capital paid
sebesar Rp 977.134 dicatat sebagai agio saham. and the nominal value of Rp 977,134 was recorded
as paid-in capital.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (Akta Based on Decision of Shareholders (Deed No. 147
No. 147 tanggal 28 April 2025 yang dibuat dihadapan dated 28 April 2025 made before Notary Jose Dima
Notaris Jose Dima Satria, S.H, M.H. di Jakarta), Satria, S.H, M.H. in Jakarta), the shareholders
pemegang saham menyetujui peningkatan modal approved the increase in share capital of
saham sebanyak 150.000.000 saham sebesar 150.000.000 shares amounted to Rp 150 (with
Rp 150 (dengan nominal Rp 1 (nilai penuh) per nominal of Rp 1 (full amount) per share) which was
saham) yang ditempatkan dan disetor penuh melalui issued and paid-up through the issuance of incentive
penerbitan saham insentif terkait program insentif shares related to long term incentive program, which
was extended to certain employees. Share
jangka panjang yang diberikan terhadap karyawan
ownership related to this incentive program by
tertentu. Kepemilikan Saham terkait program insentif
employees is represented by Bersama Sustainability
ini oleh karyawan diwakili oleh Bersama Sustainability Trust.
Trust.
Pada tanggal pemberian saham insentif kepada On the date the incentive shares were granted to
karyawan tertentu tersebut, selisih nilai wajar dengan certain employees, the difference between the fair
nilai nominal saham diakui sebagai bagian dari beban value and the nominal value of the shares is
tenaga kerja (lihat Catatan 26) dan agio saham recognized as part of personnel expenses (see Note
sebesar Rp 9.738. Perubahan ini telah diberitahukan 26) and paid-in capital of Rp 9,738. These changes
kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia have been notified to The Ministry of Law and
Republik Indonesia berdasarkan surat Penerimaan Human Rights of the Republic of Indonesia based on
Pemberitahuan Anggaran Dasar No.AHU-AH.01.03- Notification Receipts on the Amendment of Articles
of Association letter No.AHU-AH.01.03-0116267
0116267 tanggal 29 April 2025.
dated 29 April 2025.
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (akta Based on Decision Letter of Shareholders (deed of
No. 2 tanggal 5 Agustus 2025 di hadapan Notaris notary public No. 2 dated 5 August 2025 of Aulia
Aulia Taufani S.H., notaris di Jakarta) pemegang Taufani S.H., in Jakarta), the shareholders
saham menyetujui untuk menjual mengalihkan, dan approved to sale, transfer, and hand over Rp
menyerahkan Rp 353.885 modal saham milik Singtel 353,885 of share capital owned by Singtel Alpha
Alpha Investments Pte. Ltd. kepada GXS Bank Pte. Investments Pte. Ltd. to GXS Bank Pte. Ltd. These
Ltd. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum changes have been approved by the Minister of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
berdasarkan surat keputusan No. AHU-AH.01.09- based on its approval letter No. AHU-AH.01.09-
0321717 dan No. AHU-AH.01.03-0208299 pada 0321717 and No. AHU-AH.01.03-0208299
tanggal 6 Agustus 2025. dated 6 August 2025.
63
Page 67
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Keputusan Pemegang Saham (akta No. Based on Decision Letter of Shareholders (deed of
19 tanggal 15 Agustus 2025 di hadapan Notaris Aulia notary public No. 19 dated 15 August 2025 of Aulia
Taufani S.H., di Jakarta) pemegang saham Taufani, S.H., in Jakarta), the shareholders
menyetujui perubahan terkait hak saham Seri B approved the change of rights of share Series B to
menjadi sama dengan pemegang saham Seri A, dan be equal that of Series and acknowledge the
mengakui perubahan nama Watiga Trust Ltd menjadi change of Watiga Trust Ltd to GLAS Trust
GLAS Trust (Singapore) Ltd. Perubahan ini telah (Singapore) Ltd. These changes have been
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia approved by the Minister of Law and Human Rights
Republik Indonesia berdasarkan surat keputusan No. of the Republic of Indonesia based on its approval
AHU-AH.01.03-0216939 dan No. AHU-AH.01.09- letter No. AHUAH.01.03-0216939 and No. AHU-
0325647 pada tanggal 15 Agustus 2025. AH.01.09-0325647 dated 15 August 2025.
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. 20 Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
tanggal 15 Agustus 2025 tentang Persetujuan No. 20 dated 15 August 2025, regarding
pemegang saham untuk pelaksanaan rencana shareholder agreement on Initial Public Offering
Penawaran Umum Perdana Saham ("PUPS") dengan (“IPO”) of shares with issuance of new shares
menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya amounted 6,473,503,700 new shares Series A
6.473.503.700 saham baru seri A yang mewakili 18% representing 18% of total issued and paid-up capital
dari modal ditempatkan dan disetor Bank setelah after IPO of shares, change of Bank status from
PUPS, Perubahan status Bank dari sebelumnya private company to public company, increase in
perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka, share capital from Rp 5,000,000 to Rp 10,000,000,
peningkatan modal dasar dari semula Rp 5.000.000 and change in business activity to comply with
menjadi Rp 10.000.000, dan perubahan kegiatan prevailing laws and regulations.
usah guna memenuhi persyaratan dalam peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0217235 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 15 Agustus 2025. AH.01.03-0217235 dated 15 August 2025.
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani S.H., No. 35 Based on notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
tanggal 11 November 2025 tentang kapitalisasi agio No. 35 dated 11 November 2025, regarding share
dan penggabungan saham (reverse stock split) atas premium capitalization and the reverse stock split of
seluruh saham seri B. Perubahan ini tidak mengubah all Series B shares. This share consolidation did not
jumlah modal dasar Bank, namun menyebabkan alter the Bank’s authorized capital but resulted in an
penyesusaian pada komposisi modal ditempatkan adjustment to the composition of issued and fully
dan disetor penuh meningkat sebesar Rp 64.350 dari paid capital which increased Rp 64.350 from
sebelumnya Rp 2.884.691 menjadi Rp 2.949.041 previously Rp 2,884,691 to Rp 2,949,041 and the
serta agio saham menurun sebesar Rp 64.350 dari paid-in capital which decreased Rp 64.350 from
sebelumnya Rp 3.312.589 menjadi Rp 3.248.239. previously Rp 3,312,589 to Rp 3,248,239.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0248514 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 12 November 2025. AH.01.03-0248514 dated 12 November 2025.
Pada tanggal 17 Desember 2025, Bank mencatatkan On December 17, 2025, the Bank listed its shares
sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode on the Indonesia Stock Exchange under the ticker
SUPA. code SUPA.
64
Page 68
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. MODAL SAHAM (lanjutan) 21. SHARE CAPITAL (continued)
Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 64 Based on Notarial Deed No. 64 of Aulia Taufani,
tanggal 18 Desember 2025, mengenai keputusan S.H., dated December 18, 2025, concerning the
pemegang saham atas perubahan Anggaran Dasar shareholders’ resolution approving the amendment
sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana to the Articles of Association in connection with the
Saham, Bank telah melakukan Penawaran Umum Initial Public Offering (“IPO”), the Bank completed
Perdana Saham dengan menerbitkan 4.406.612.300 its IPO by issuing 4,406,612,300 new shares,
saham baru atau sebesar 13% dari modal representing 13% of the issued and fully paid-up
ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal share capital, with a par value of Rp 100 per share.
Rp 100 per saham. Saham tersebut ditawarkan These shares were offered to the public at an
kepada masyarakat dengan harga penawaran offering price of Rp 635 per share. The net proceeds
sebesar Rp 635 per saham. Dana yang dihimpun dari from the IPO, after deducting share issuance costs,
Penawaran Umum Perdana Saham tersebut, setelah amounted to Rp 2,730,764. The transaction
dikurangi biaya emisi saham, berjumlah Rp 2.730.764. resulted in the recognition of additional paid-in
Dari transaksi tersebut, Bank mengakui agio saham capital (share premium) of Rp 2,290,103 and an
sebesar Rp 2.290.103 dan peningkatan modal increase in issued and fully paid-up share capital of
ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 440.661. Rp 440,661.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan These changes have been approved by the Minister
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan of Law and Human Rights of the Republic of
surat keputusan No. AHU-AH.01.03-0255969 pada Indonesia based on its approval letter No. AHU-
tanggal 19 Desember 2025. AH.01.03-0255969 dated 19 December 2025.
Pada periode Desember 2025, PT Elang Media During the period ended December 2025, PT Elang
Visitama melakukan pembelian saham Bank melalui Media Visitama acquired 178,317,400 shares of the
Bursa Efek Indonesia sebanyak 178.317.400. Bank through the Indonesia Stock Exchange. The
Transaksi tersebut merupakan transaksi antar transaction constituted a transfer between
pemegang saham dan tidak berdampak terhadap shareholders and did not affect the Bank’s share
modal saham maupun ekuitas Bank, namun hanya capital or equity, but only resulted in a change in the
mengakibatkan perubahan komposisi kepemilikan composition of share ownership.
saham.
Agio saham Paid-in capital
Agio saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan Paid-in capital as of 31 December 2025 and 2024,
2024, terdiri dari: are as follows:
31 Desember/ December
2025 2024
Penyesuaian nilai aset untuk Assets value adjustment
pengampunan pajak 8) 8) for tax amnesty
Agio saham 3.299.589) 3.299.589) Paid-in capital
Penawaran umum perdana 2.357.538) -) IPO and Share issuance cost
Biaya penerbitan saham (67.435) -) Share issuance cost
Konversi agio saham (86.341) (21.991) Conversion paid-in capital
Penerbitan saham insentif 34.983) 25.245) Issuance of incentive share
Saldo Akhir 5.538.342) 3.302.851) Ending balance
65
Page 69
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
22. PENDAPATAN BUNGA 22. INTEREST INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Kredit yang diberikan 1.785.480 523.172 Loans receivable
Efek-efek 359.663 200.246 Securities
Penempatan pada Bank Indonesia 14.280 8.408 Placements with Bank Indonesia
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under resale
janji dijual kembali (reverse repo) 3.498 11.969 agreements (reverse repo)
Giro dan penempatan Current accounts and
pada bank lain 359 185 placements with other banks
2.163.280 743.980
23. BEBAN BUNGA 23. INTEREST EXPENSE
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Deposito berjangka 479.973 87.897 Time deposits
Tabungan 83.948 30.304 Saving accounts
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Securities sold under repurchase
kembali (repo) 15.740 11.227 agreements (repo)
Giro 145 3.809 Current accounts
Lainnya 7.200 3.899 Others
587.006 137.136
24. BEBAN KERUGIAN PENURUNAN NILAI ASET 24. IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL
KEUANGAN ASSETS
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Kredit 337.713) 120.057) Credit
Hak kompensasi – kredit (Catatan 14) (5.626) -) Compensation right – credit (Note 14)
Pemulihan dari kredit yang
dihapusbukukan (20.156) (26.452) Recovery from written-off loans
Efek-efek 1.862) 2.341) Securities
Rekening administratif 3.447) 5.076) Off-balance sheet items
Lainnya 2.485) 864) Others
319.725) 101.886)
25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 25. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Biaya proteksi kredit (Catatan 14) 269.592 - Loan protection fee (Note 14)
Biaya terkait perangkat lunak 108.727 75.499 Software expenses
Pengeluaran kantor 80.428 50.183 Office expenses
Jasa profesional 53.333 34.650 Professional fee
Komunikasi 52.763 64.937 Communications
Promosi 52.836 202.839 Promotion
Amortisasi aset takberwujud Amortization of intangible assets
(Catatan 13) 33.140 18.477 (Note 13)
Biaya dan komisi terkait Fee and commission expense for
penyelenggaraan pendanaan 33.876 36.792 funding activities
Penyusutan aset tetap dan aset hak- Depreciation of fixed assets and
guna (Catatan 12) 20.565 12.914 right-of-use assets (Note 12)
Lainnya 6.314 10.622 Others
711.574 506.913
66
Page 70
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. BEBAN TENAGA KERJA 26. PERSONNEL EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Gaji 225.470 302.661 Salaries
Bonus/ Tunjangan Hari Raya (THR) 153.737 68.244 Bonus/ Festive Allowance (THR)
Pengobatan 19.776 10.957 Medical
Beban imbalan pascakerja 13.646 12.826 Post-employment benefits expense
Long term incentive plan (Catatan 21) 9.738 6.402 Long term incentive plan (Note 21)
Pendidikan dan pengembangan 9.226 6.654 Education and training
Honorarium komisaris 8.787 8.190 Commisioner’s honorarium
440.380 415.934
Lihat Catatan 27 untuk gaji dan tunjangan yang Refer to Note 27 for salaries and benefits given to
diberikan kepada personil manajemen kunci. key management personnel.
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI RELATED PARTIES
Ikhtisar saldo Bank dengan pihak-pihak berelasi dan Summary of the Bank’s balances with related parties
persentasenya terhadap total aset atau total liabilitas and its percentage to total assets or total liabilities
adalah sebagai berikut: was as follows:
a. Kredit yang diberikan a. Loans receivable
31 Desember/ December
2025 2024
Kredit yang diberikan (Catatan 10) Loans receivable (Note 10)
Pihak berelasi lainnya 76.395 134.710 Other related parties
Personil manajemen kunci - - Key management personnel
Jumlah kredit yang diberikan dari Total loans receivables from
pihak-pihak berelasi 76.395 134.710 related parties
Persentase kredit yang diberikan dari pihak- Percentage of loans receivable from
pihak berelasi terhadap jumlah aset related parties to total assets
Pihak berelasi lainnya 0,36% 1,18% Other related parties
Personil manajemen kunci 0,00% - Key management personnel
Persentase kredit yang diberikan dari pihak- Percentage of loans receivable from related
pihak berelasi terhadap jumlah aset 0,36% 1,18% parties to total assets
b. Simpanan nasabah b. Deposits from customers
31 Desember/ December
2025 2024
Deposito berjangka (Catatan 16) Time deposits (Note 16)
Personil manajemen kunci 31.650 12.006 Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 1.000 101.100 Other related parties
Jumlah deposito berjangka dari pihak-pihak Total time deposits from related
berelasi 32.650 113.106 parties
Persentase deposito berjangka
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah Percentage of time deposits
liabilitas from related parties to total liabilities
Personil manajemen kunci 0,24% 0,20% Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 0,01% 1,64% Other related parties
Persentase deposito berjangka dari pihak-pihak Percentage of time deposits from related
berelasi terhadap jumlah liabilitas 0,25% 1,84% parties to total liabilities
67
Page 71
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
b. Simpanan nasabah (lanjutan) b. Deposits from customers (continued)
31 Desember/ December
2025 2024
Tabungan (Catatan 16) Saving accounts (Note 16)
Personil manajemen kunci 12.319 16.374 Key management personnel
Jumlah tabungan dari pihak-pihak berelasi 12.319 16.374 Total saving accounts from related parties
Persentase tabungan dari pihak-pihak berelasi Percentage of saving accounts
terhadap jumlah liabilitas 0,09% 0,27% from related parties to total liabilities
31 Desember/ December
2025 2024
Giro (Catatan 16) Current accounts (Note 16)
Pihak berelasi lainnya 122 8.126 Other related parties
Jumlah giro dari pihak-pihak berelasi 122 8.126 Total current accounts from related parties
Persentase giro dari pihak-pihak Percentage of current accounts
berelasi terhadap jumlah liabilitas 0,001% 0,13% from related parties to total liabilities
Ikhtisar transaksi dan saldo Bank dengan pihak-pihak Summary of transactions of the Bank with related
berelasi adalah sebagai berikut: parties were as follows:
a. Pendapatan bunga dan persentasenya a. Interest income and its percentage of interest
pendapatan bunga dari pihak-pihak berelasi income from related parties to total interest
terhadap jumlah pendapatan bunga adalah income were as follows:
sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Pendapatan bunga Interest income
Pihak berelasi lainnya 12.221 11.900 Other related parties
Personil manajemen kunci 12 - Key management personnel
Jumlah pendapatan bunga dari pihak-pihak Total interest income from
berelasi 12.233 11.900 related parties
Persentase pendapatan bunga dari pihak- Percentage of interest income
pihak berelasi terhadap jumlah from related parties to total
pendapatan bunga interest income
Pihak berelasi lainnya 0,56% 1,60% Other related parties
Personil manajemen kunci 0,01% - Key management personnel
Persentase pendapatan bunga dari pihak-pihak Percentage of interest income from
berelasi terhadap jumlah pendapatan bunga 0,57% 1,60% related parties to total interest income
b. Beban bunga dan persentasenya beban bunga b. Interest expense and its percentage of interest
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total interest
bunga adalah sebagai berikut: expense were as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Personil manajemen kunci 2.965 714 Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 735 9.206 Other related parties
Total interest expense from
Jumlah beban bunga dari pihak-pihak berelasi 3.700 9.920 related parties
Persentase beban bunga dari pihak-pihak Percentage of interest
berelasi terhadap jumlah interest expense from related parties to
beban bunga total interest expense
Personil manajemen kunci 0,51% 0,52% Key management personnel
Pihak berelasi lainnya 0,12% 6,71% Other related parties
Persentase beban bunga dari pihak-pihak Percentage of interest expense from related
berelasi terhadap jumlah beban bunga 0,63% 7,23% parties to total interest expense
68
Page 72
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Ikhtisar transaksi dan saldo Bank dengan pihak-pihak Summary of transactions of the Bank with related
berelasi adalah sebagai berikut (lanjutan): parties were as follows (continued):
c. Beban umum dan administrasi serta c. General and administrative expense and its
persentasenya beban umum dan administrasi percentage of general and administrative
dari pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total general and
umum dan administrasi adalah sebagai berikut: administrative expense were as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
General and administrative
Beban umum dan administrasi expense
Pihak berelasi lainnya 51.797 184.521 Other related parties
Pemegang saham 1.381 - Shareholder
Pemegang saham dengan Shareholders with
pengaruh signifikan - 2.782 significant influence
Jumlah beban umum dan administrasi dari Total general and administrative expense
pihak-pihak berelasi 53.178 187.303 from related parties
Persentase beban umum dan Percentage of general and
administrasi dari pihak-pihak berelasi administrative expense from related
terhadap jumlah beban umum dan parties to total general and
administrasi administrative expense
Pihak berelasi lainnya 7,28% 36,40% Other related parties
Pemegang saham 0,19% - Shareholder
Pemegang saham dengan Shareholders with
pengaruh signifikan - 0,55% significant influence
Persentase beban umum dan administrasi dari Percentage of general and administrative
pihak-pihak berelasi terhadap jumlah beban expense from related parties to total
umum dan administrasi 7,47% 36,95% general and administrative expense
d. Perolehan aset takberwujud dan persentasenya d. Acquisition of intangible assets and its
terhadap total aset adalah sebagai berikut: percentage to the total asset were as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Aset takberwujud Intangible assets
Pihak berelasi lainnya 101.442 52.759 Other related parties
Jumlah aset takberwujud dari pihak-pihak Total intangible assets from
berelasi 101.442 52.759 related parties
Persentase aset takberwujud dari pihak- Percentage of intangible assets from
pihak berelasi terhadap jumlah aset related parties to total assets
Pihak berelasi lainnya 0,48% 0,46% Other related parties
Persentase aset takberwujud dari pihak-pihak Percentage of intangible assets from related
berelasi terhadap jumlah aset 0,48% 0,46% parties to total assets
e. Kompensasi dan imbalan lain kepada personil e. Compensation and other benefits for key
manajemen kunci management personnel.
Bank memberikan kompensasi dan imbalan lain The Bank provided compensation and other
kepada personil manajemen kunci yang terdiri benefits for key management personnel which
dari Dewan Komisaris, Direksi dan Pejabat includes Board of Commissioners, Board of
Eksekutif untuk tahun yang berakhir pada tanggal Directors and Executive Employees for the year
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing ended 31 December 2025 and 2024, amounted
sebesar Rp 148.154 dan Rp 132.939. to Rp 148.154 and Rp 132,939, respectively.
69
Page 73
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK- 27. TRANSACTIONS AND BALANCES WITH
PIHAK BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Pihak berelasi serta sifat hubungan dan jenis The related parties as well nature relationship
transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah and transactions with related parties was as
sebagai berikut: follows:
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Jenis transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
PT Elang Media Visitama Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
PT Kudo Teknologi Indonesia Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
Singtel Alpha Investments Pte. Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
Ltd. signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
A5-DB Holdings Pte. Ltd. Pemegang saham dengan pengaruh Beban umum dan administrasi/
signifikan / Shareholder with significant General and administrative expense
influence
KakaoBank Corp. Pemegang saham / Shareholder Beban umum dan administrasi/
General and administrative expense
GP Network Asia Pte. Ltd. Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud/
party General and administrative expense and intangible
assets
GrabTaxi Holdings Pte. Ltd. Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi dan aset takberwujud/
party General and administrative expense and intangible
assets
PT Surya Citra Televisi Tbk Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi/
party General and administrative expense
Neo Service Holding Pte, Ltd Pihak berelasi lainnya / Other related Beban umum dan administrasi/
party General and administrative expense
PT Teknologi Pengangkutan Pihak berelasi lainnya / Other related Pinjaman yang diberikan/ Loans
Indonesia party
PT Bumi Cakrawala Perkasa Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah dan beban bunga/ Deposits from
party customers and interest expense
PT Grab Teknologi Indonesia Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah dan beban bunga/ Deposits from
party customers and interest expense
PT Abhimata Acme Indonesia Pihak berelasi lainnya / Other related Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah dan beban
party bunga/ Loans, deposits from customers and interest
expense
PT Visionet Internasional Pihak berelasi lainnya / Other related Simpanan nasabah, beban bunga dan beban umum dan
party administrasi/ deposits from customers, interest expense
and general and administrative expense
Personil manajemen kunci/ Direktur dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Directors and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
Personil manajemen kunci/ Komisaris dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Commissioners and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
Personil manajemen kunci/ Pejabat eksekutif dan keluarga inti/ Simpanan nasabah, pembayaran kompensasi dan
Key management personnel Executive employees and core family remunerasi dan beban bunga/
Deposits from customers, payments of compensation
and remuneration, and interest expense
28. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 28. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
31 Desember/
December
2025 2024
Komitmen Commitments
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit yang diberikan yang
belum digunakan - committed Unused loan facilities - committed
- Pihak ketiga (400.007) (425.815) Third parties -
Komitmen (400.007) (425.815) Commitments
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga atas kredit bermasalah 44.266 19.307) Interest income on non-performing loans
Kontinjensi 44.266 19.307) Contingencies
70
Page 74
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. INSTRUMEN KEUANGAN 29. FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai wajar instrumen keuangan Fair values of financial instruments
Seluruh instrumen keuangan diukur pada biaya All of the financial instruments are measured at
perolehan diamortisasi, kecuali efek-efek yang diukur amortised cost, except for securities measured at
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through other comprehensive income.
lain.
Model penilaian Valuation model
Bank mengukur nilai wajar atas aset dan liabilitas The Bank measures fair values of financial assets
keuangan dengan menggunakan hirarki dari metode and liabilities using the following hierarchy of
berikut: methods:
a. Level 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik; identical assets or liabilities;
b. Level 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Inputs other than quoted prices included within
level 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau level 1 that are observable for the assets or
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) liabilities, either directly (that is as prices) or
maupun tidak langsung (misalnya turunan harga); indirectly (that is derived from prices); and
dan
c. Level 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data
(input yang tidak dapat diobservasi). (unobservable inputs).
Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial instruments measured at fair value
Tabel berikut menyajikan aset keuangan Bank yang The tables below show the Bank’s financial assets
diukur sebesar nilai wajar pada tanggal 31 Desember that were measured at fair value as of 31 December
2025 dan 2024: 2025 and 2024:
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 7.831.745 -) 7.831.745 - 7.831.745 Securities
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui penghasilan Fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Efek-efek 4.177.526 -) 4.177.526 - 4.177.526 Securities
Metode penilaian yang digunakan untuk efek-efek Valuation method used for securities measured at
yang diukur pada nilai wajar menggunakan teknik fair value is using market price valuation
penilaian harga pasar dimana seluruh input signifikan techniques in which all significant inputs are directly
dapat diobservasi secara langsung dari harga observable from quoted market prices or quoted
kuotasian pasar atau menggunakan harga pasar market prices for securities with similar credit,
kuotasi efek yang memiliki karakteristik kredit, jatuh maturity and yield characteristics or using valuation
tempo dan yield yang serupa atau dinilai dengan model of market comparisons.
menggunakan perbandingan harga pasar.
71
Page 75
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 29. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)
Instrumen keuangan yang tidak diukur pada nilai Financial instruments not measured at fair
wajar value
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat dan The table below summarizes the carrying amounts
nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: stated at their fair values:
31 Desember/December 2025 31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
amount Fair value amount Fair value
Aset Assets
Efek-efek 21.148 22.262 21.130 21.101 Securities
Pinjaman yang diberikan 9.199.578 11.343.181 6.054.713 6.374.729 Loan receivables
Efek-efek yang dibeli dengan janji Securities purchased under resale
dijual kembali (reverse repo) 420.351 419.893 - - agreements (reverse repo)
Liabilitas Liabilities
Efek-efek yang dijual dengan janji Securities sold under repurchase
dibeli kembali (repo) - - 469.625 486.708 agreements (repo)
Nilai wajar kredit yang diberikan diukur dengan
The fair value of loan receivable was measured
menggunakan analisis arus kas yang didiskontokan
using discounted cash flows analysis using market
dengan memakai tingkat suku bunga pasar dan masuk
interest rate and fall under level 3 hierarchy. Inputs
sebagai hirarki level 3. Input dalam teknik penilaian
into the valuation technique include expected future
termasuk arus kas yang akan diterima masa datang
cash flows and market interest rate.
dan suku bunga pasar.
Nilai wajar efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan The fair value of securities, securities purchased
janji dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek yang under resale agreements (reverse repo) and
dijual dengan janji dibeli kembali (repo) menggunakan securities sold under repurchase agreements (repo)
harga kuotasian pasar dan masuk sebagai hirarki level were based quoted market prices and fall under
2. level 2 hierarchy.
The following financial instruments represent
Instrumen keuangan berikut ini merupakan instrumen
financial instruments which are short term in nature
keuangan jangka pendek (kurang dari satu tahun) atau
(less than one year) or reprice to current market
yang ditinjau ulang menggunakan harga pasar secara
rates frequently. Therefore, the fair value of these
berkala. Oleh karenanya, nilai wajar instrumen
financial instruments approximates to the carrying
keuangan tersebut mendekati nilai tercatatnya.
amount.
Aset keuangan: Financial assets:
- Kas - Cash
- Giro pada Bank Indonesia - Current accounts with Bank Indonesia
- Giro pada bank-bank lain - Current accounts with other banks
- Penempatan pada Bank Indonesia - Placements with Bank Indonesia
- Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - Securites purchased under resale agreements
(reverse repo) (reverse repo)
- Bunga yang masih akan diterima, tagihan payment - Accrued interest receivables, receivables from
gateway, security deposits, dan uang muka payment gateway, security deposits and loan
penyaluran kredit channeling (bagian dari aset lain- channeling advance payment (as part of other
lain). assets).
- Penyelesaian surat berharga - Securities settlement
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
- Liabilitas segera - Liabilities due immediately
- Simpanan nasabah - Deposits from customers
- Beban bunga yang masih akan dibayar (bagian - Accrued interest payables (as part of Accrued
dari Beban Masih Harus Dibayar). Expenses).
- Utang pembelian aset tetap (bagian dari Liabilitas - Payables on fixed assets purchases (as part of
Lain-Lain). Other Liabilities).
- Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - Securities sold under repurchase agreements
(repo) (repo)
Nilai wajar dari simpanan nasabah tanpa jatuh tempo The fair value of deposits from customers with no
adalah jumlah yang terutang pada saat penarikan. stated maturity is the amount repayable on demand.
72
Page 76
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS
a. Perjanjian kredit channeling a. Channeling loan agreement
PT Indonesia Fintopia Technology PT Indonesia Fintopia Technology
Pada tanggal 27 Oktober 2023, Bank On 27 October 2023, the Bank entered into an
mengadakan perjanjian dengan PT Indonesia agreement with PT Indonesia Fintopia
Fintopia Technology (“Easycash”) dalam rangka Technology (“Easycash”) to facilitate
memfasilitasi permohonan pinjaman berbasis application-based loan applications from
aplikasi dari pemohon melalui platform milik applicants through Easycash’s platform. The
Easycash. Bank sepakat untuk memberikan Bank agreed to provide funding amounting to
pendanaan sebesar Rp 1.000.000. Jangka waktu Rp 1,000,000. The term of the agreement is for
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung 1 (one) year, starting from 27 October 2023 to
mulai tanggal 27 Oktober 2023 hingga 27 Oktober 27 October 2024.
2024.
Pada tanggal 26 Juli 2024, Bank melakukan On 26 July 2024, the Bank extended the credit
perpanjangan atas perjanjian kredit dengan agreement with a change in the agreement on
perubahan kesepakatan pada pendanaan yang funding from Rp 1,000,000 to Rp 2,000,000,
semula Rp 1.000.000 menjadi Rp 2.000.000, starting from 26 July 2024 to 26 July 2025.
terhitung mulai tanggal 26 Juli 2024 hingga 26 Juli
2025.
Pada tanggal 13 Juni 2025, Bank melakukan On 13 June 2025, the Bank extended the credit
perpanjangan atas perjanjian kredit dengan agreement with a change in the agreement on
perubahan kesepakatan pada pendanaan yang funding from Rp 2,000,000 to Rp 3,000,000,
semula Rp 2.000.000 menjadi Rp 3.000.000, starting from 13 June 2025 to 13 June 2027.
terhitung mulai tanggal 13 Juni 2025 hingga 13 Juni
2027.
PT Kredit Utama Fintech Indonesia PT Kredit Utama Fintech Indonesia
Pada tanggal 26 September 2025, Bank On 26 September 2025, the Bank entered into
mengadakan perjanjian dengan PT Kredit Utama an agreement with PT Kredit Utama Fintech
Fintech Indonesia (“Rupiah Cepat”) dalam rangka Indonesia (“Rupiah Cepat”) to facilitate
memfasilitasi permohonan pinjaman berbasis application-based loan applications from
aplikasi dari pemohon melalui platform milik applicants through the Rupiah Cepat's
Rupiah Cepat. Bank sepakat untuk memberikan platform. The Bank agreed to provide funding
pendanaan sebesar Rp 2.000.000. Jangka waktu amounting to Rp 2,000,000. The term of the
perjanjian adalah untuk 1 (satu) tahun, terhitung agreement is for 1 (one) year, stating from
mulai tanggal 26 September 2025 hingga 26 September 2025 to 26 September 2026.
26 September 2026.
b. Perjanjian dengan Neo Services Holdings Pte. b. Agreement with Neo Services Holdings Pte.
Ltd. Ltd.
Pada tanggal 1 Agustus 2024, Bank On 1 August 2024, the Bank signed a Master
menandatangani Perjanjian Layanan Induk dan Services Agreement and Work Order with Neo
Perintah Kerja dengan Neo Services Holdings Pte. Services Holdings Pte. Ltd. for the provision of
Ltd. untuk penyediaan jasa dukungan teknologi technology support services (coding services).
(coding services). Perjanjian ini terakhir The agreement has been last extended,
diperpanjang, berlaku sampai dengan tanggal effective until 31 December 2025, with contract
31 Desember 2025, dengan nilai kontrak tidak amount not exceeding SGD 4,679,922 (full
melebihi SGD 4.679.922 (nilai penuh). amount).
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended effective
dengan tanggal 31 Desember 2028, dengan nilai until 31 December 2028, with contract amount
kontrak tidak melebihi SGD 3.150.000 (nilai penuh) not exceeding SGD 3,150,000 (full amount) for
untuk tahun pertama dari jangka waktu perintah the first year of the work order term.
kerja.
73
Page 77
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
c. Perjanjian dengan Thoughtworks Pte. Ltd. c. Agreement with Thoughtworks Pte. Ltd.
Pada tanggal 17 Juni 2022, Bank mengadakan On 17 June 2022, the Bank entered into an
perjanjian dengan Thoughtworks Pte. Ltd. untuk: agreement with Thoughtworks Pte. Ltd. for:
- Membangun infrastruktur dan platform untuk - Building infrastructure and platforms for the
melakukan otomasi sistem Bank. automation of the Bank’s system.
- Integrasi terkait pemantauan, logging, dan - Monitoring, logging and alerting integration
peringatan dengan infrastruktur dan aplikasi. with infrastructure and application.
- Penerapan praktik terbaik untuk kinerja dan - Implementation best practices for
kehandalan infrastruktur. infrastructure performance and reliability.
Oleh karena itu, Thoughtworks Pte. Ltd. berhak Accordingly, Thoughtworks Pte. Ltd. is entitled
atas imbalan jasa dan Bank berkewajiban untuk for the service fees and the Bank is obliged to
membayar imbalan jasa tersebut. Atas perjanjian pay the service fees. For this agreement, there
ini, tidak ada persyaratan perizinan yang perlu was no requirement to obtain the authorized
diminta dari otoritas yang berwenang dan tidak regulatory approval and there was no
terdapat pembatasan-pembatasan terkait restrictions under this agreement. The term of
perjanjian ini. Jangka waktu perjanjian adalah the agreement is 5 years from the date of
5 tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian signing the agreement with an option to renew
dengan opsi perpanjangan selama 1 tahun. Pada for 1 year. As of 31 December 2025, there is no
tanggal 31 Desember 2025, sedang tidak terdapat effective work order related to this agreement.
work order efektif terkait perjanjian ini.
d. Perjanjian dengan Thoughtmachine Pte. Ltd d. Agreement with Thoughtmachine Pte. Ltd
Pada tanggal 30 September 2022, Bank On 30 September 2022, the Bank entered into
menandatangani Perjanjian Layanan Induk dan a Master Services Agreement and Work Order
Perintah Kerja dengan Thoughtmachine, dimana with Thoughtmachine, whereby the Bank
Bank menunjuk Thoughtmachine sebagai penyedia appointed Thoughtmachine as a service
jasa untuk menyediakan perangkat lunak Vault provider to provide Vault software (Core
(Core banking software system) dan layanan terkait banking software system) and related services
terhadapnya berdasarkan syarat dan ketentuan to it under the terms and conditions of this
Perjanjian ini. Jangka waktu perjanjian adalah Agreement. The term of the agreement is
5 tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian. 5 years from the date of signing the agreement.
Nilai biaya lisensi mencakup biaya lisensi dasar dan The license fee amount includes the basic
biaya lisensi lebih lanjut menyesuaikan dengan license fee and additional license fees adjusted
pertambahan jumlah pelanggan. according to the increase in the number of
customers.
e. Perjanjian dengan Amazon Web Services Inc e. Agreement with Amazon Web Services Inc
(“AWS”) (“AWS”)
Pada tanggal 17 Maret 2023, Bank menandantani On 17 March 2023, the Bank signed a financial
perjanjian financial services enterprise agreement services enterprise agreement with AWS. The
dengan AWS. Lingkup layanan di dalam perjanjian scope of services in the agreement covers all
adalah seluruh layanan yang disediakan oleh AWS services provided by AWS or its affiliates. The
atau afiliasinya. Perjanjian akan terus sampai agreement will continue until terminated by the
dengan diakhiri oleh para pihak sesuai dengan parties in accordance with its terms and
syarat dan ketentuan perjanjian. Hingga conditions. As of 31 December 2025, this
31 Desember 2025, status perjanjian ini masih agreement remains effective. The fee will
efektif. Nilai tagihan akan sesuai dengan akumulasi correspond to the accumulated usage of AWS
penggunaan layanan AWS oleh Bank pada periode services by the Bank during the current period
berjalan sebagaimana tercantum dalam faktur as stated in the invoice issued by AWS.
tagihan yang diterbitkan AWS.
74
Page 78
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. PERJANJIAN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) 30. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)
f. Perjanjian dengan Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. f. Agreement with Grab Taxi Holdings Pte. Ltd.
& GP Network Asia Pte. Ltd. & GP Network Asia Pte. Ltd.
Pada tanggal 1 Januari 2024, Bank mengadakan On 1 January 2024, the Bank entered into an
perjanjian dengan Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. & agreement with Grab Taxi Holdings Pte. Ltd. &
GP Network Asia Pte. Ltd. dalam rangka GP Network Asia Pte. Ltd. to provide technology
memberikan layanan dukungan teknologi kepada support services to the Bank. In accordance
Bank. Sesuai dengan dengan perjanjian, bank akan with the agreement, the Bank will pay
membayar sebesar SGD 3.127.455 (nilai penuh) SGD 3,127,455 (full amount) for the services
atas jasa yang diterima. Jangka waktu perjanjian received. The term of the agreement is from
terhitung mulai tanggal 1 Januari 2024 hingga 1 January 2024 to 31 July 2024.
31 Juli 2024.
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended
dengan tanggal 31 Desember 2025 hanya atas effective until 31 December 2025, only for
layanan dari Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., dengan services from Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., with
nilai kontrak tidak melebihi SGD 2.350.000 (nilai contact amount not exceeding SGD 2,350,000
penuh) per tahun. (full amount) per year.
Perjanjian ini terakhir diperpanjang, berlaku sampai The agreement has been last extended
dengan tanggal 31 Desember 2028 hanya atas effective until 31 December 2028, only for
layanan dari Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., dengan services from Grab Taxi Holdings Pte. Ltd., with
nilai kontrak tidak melebihi SGD 1.188.756 (nilai contact amount not exceeding SGD 1,188,756
penuh) untuk tahun pertama dari jangka waktu (full amount) per year for the first year of the
perintah kerja. work order term.
31. SEGMEN OPERASI 31. OPERATING SEGMENTS
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance
internal yang disiapkan untuk Direksi, yang bertindak with the internal reporting provided to the Directors,
sebagai pengambil keputusan operasi, yang as the chief operating decision makers, who are
bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber responsible for allocating resources to the
daya ke segmen dan melakukan penilaian atas reportable segments and assess their
performanya. Seluruh segmen operasi yang performance. All operating segments used by the
digunakan oleh Bank telah memenuhi kriteria Bank meet the definition of a reportable segment
pelaporan berdasarkan PSAK 108, “Segmen Operasi”. under PSAK 108, “Operating Segment”.
Segmen operasi wilayah Bandung meliputi bisnis The Bandung operating segment includes legacy
model usaha bank legacy dengan portofolio yang bank business models with portfolios containing
berisi produk-produk kredit konvensional, sedangkan conventional credit products, while the Jakarta
segmen operasi wilayah Jakarta meliputi model bisnis operating segment includes non-legacy business
non-legacy termasuk yang dipasarkan melalui model, including marketed through digital
platform digital. platforms.
Segmen operasi Bank tidak bergantung kepada The Bank's operating segment is not subject to
fluktuasi musiman dimana Bank mengalami seasonal fluctuations where the Bank experienced
kenaikan/penurunan transaksi yang signifikan pada a significant increase/decrease in transactions at a
waktu tertentu. certain time.
75
Page 79
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (continued)
Informasi segmen operasi disajikan berdasarkan The operating segments information is presented
wilayah usahanya. Kegiatan usaha tersebut menjadi based on its business area. These business
dasar pelaporan informasi segmen Bank sebagai activities form the basis for reporting the Bank’s
berikut: segment information as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga bersih 6.923) 1.569.351) 1.576.274) Net interest income
Pendapatan selain bunga 107) 40.157) 40.264) Non-interest income
Jumlah pendapatan 7.030) 1.609.508) 1.616.538) Total income
Beban operasional dan operasional Operating expenses and other
lainnya operating expenses
Beban operasional (10.081) (1.142.856) (1.152.937) Operating expenses
Pemulihan (penambahan) Reversal (addition) of the
kerugian penurunan nilai aset impairment losses on
keuangan 52.814) (372.539) (319.725) financial assets
Beban operasional lainnya (318) (285) (603) Other operating expenses
Jumlah beban 42.415) (1.515.680) (1.473.265) Total expenses
Laba sebelum pajak penghasilan 49.445) 93.828) 143.273) Profit before income tax
Beban pajak penghasilan (15.043) (28.546) (43.589) Income tax expenses
Laba bersih tahun berjalan 34.402) 65.282) 99.684) Net profit for the year
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Pendapatan Income
Pendapatan bunga bersih 33.118) 573.726) 606.844) Net interest income
Pendapatan selain bunga 5.470) 25.645) 31.115) Non-interest income
Jumlah pendapatan 38.588) 599.371) 637.959) Total income
Beban operasional dan operasional Operating expenses and other
lainnya operating expenses
Beban operasional (50.291) (872.234) (922.525) Operating expenses
Pemulihan (penambahan) Reversal (addition) of the
kerugian penurunan nilai impairment losses on
aset keuangan 24.551) (126.437) (101.886) financial assets
Beban operasional lainnya - (4.741) (4.741) Other operating expenses
Jumlah beban (25.740) (1.003.412) (1.029.152) Total expenses
Rugi sebelum pajak penghasilan 12.848) (404.041) (391.193) Loss before income tax
Manfaat pajak penghasilan (815) 25.641) 24.826) Income tax benefit
Rugi bersih tahun berjalan 12.033) (378.400) (366.367) Net loss for the year
31 Desember/December 2025
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Aset Assets
Pinjaman yang diberikan-bersih 94.026 9.105.552 9.199.578 Loans receivable-net
Pendapatan bunga yang masih akan Accrued interest from loans
diterima dari kredit yang diberikan 248 146.409 146.657 receivable
Aset tresuri1 352 10.530.425 10.530.777 Treasury assets1
Aset lain-lain 1.309 1.403.991 1.405.300 Other assets
Jumlah aset 95.935 21.186.377 21.282.312 Total assets
Liablilitas Liabilities
Simpanan nasabah 6.381 11.820.748 11.827.129 Customer deposits
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 46.780 46.780 Accrued interest expense
Liabilitas tresuri2 - - - Treasury liabilities2
Liabilitas lain-lain 393 1.243.416 1.243.809 Other liabilities
Jumlah liabilitas 6.774 13.110.944 13.117.718 Total liabilities
1 1
Aset tresuri terdiri dari giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain, Treasury assets consist of current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek yang dibeli dengan janji and other banks, placements with Bank Indonesia, securities
dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek. purchase under resale agreements (reverse repo) and securities.
76
Page 80
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 31. OPERATING SEGMENTS (continued)
Informasi segmen operasi disajikan berdasarkan The operating segments information is presented
wilayah usahanya. Kegiatan usaha tersebut menjadi based on its business area. These business
dasar pelaporan informasi segmen Bank sebagai activities form the basis for reporting the Bank’s
berikut (lanjutan): segment information as follows (continued):
31 Desember/December 2024
Bandung DKI Jakarta Jumlah / Total
Aset Assets
Pinjaman yang diberikan-bersih 141.617 5.913.096 6.054.713 Loans receivable-net
Pendapatan bunga yang masih akan Accrued interest from loans
diterima dari kredit yang diberikan 461 49.702 50.163 receivable
Aset tresuri1 283 4.629.339 4.629.622 Treasury assets1
Aset lain-lain 4.817 655.779 660.596 Other assets
Jumlah aset 147.178 11.247.916 11.395.094 Total assets
Liablilitas Liabilities
Simpanan nasabah 62.087 4.880.739 4.942.826 Customer deposits
Beban bunga yang masih harus
dibayar - 16.227 16.227 Accrued interest expense
Liabilitas tresuri2 - 469.625 469.625 Treasury liabilities2
Liabilitas lain-lain 4.039 714.845 718.884 Other liabilities
Jumlah liabilitas 66.126 6.081.436 6.147.562 Total liabilities
1 1
Aset tresuri terdiri dari giro pada Bank Indonesia dan bank-bank lain, Treasury assets consist of current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia, efek-efek yang dibeli dengan janji and other banks, placements with Bank Indonesia, securities
dijual kembali (reverse repo), dan efek-efek. purchase under resale agreements (reverse repo) and securities.
2 2
Liabilitas tresuri terdiri dari efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Treasury liabilities consist of securities sold under repurchase
kembali (repo). agreements (repo).
32. LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM 32. EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
a. Laba (rugi) per saham dasar a. Basic earnings (losses) per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah laba (rugi) per saham dasar Total basic earnings (losses) per share
yang tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary
biasa Bank 3,3 (13,0) equity holders of the Bank
b. Laba (rugi) per saham dilusian b. Diluted earnings (losses) per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah laba (rugi) per saham dilusian Total diluted earnings (losses) per
yang tersedia bagi pemegang share attributable to the ordinary equity
saham biasa Bank 3,3 (13,0) holders of the Bank
c. Laba (rugi) yang digunakan dalam perhitungan c. Earnings (losses) used in calculating
laba per saham earnings per share
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba (rugi) per saham dasar Basic earnings (losses) per share
Laba (rugi) yang tersedia bagi pemegang Profit (losses) attributable to the
saham biasa Bank yang digunakan ordinary equity holders of
dalam perhitungan laba (rugi) per the Bank used in calculating
saham dasar 99.684 (366.367) basic earnings per share
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (losses) per share
Laba (rugi) yang tersedia bagi pemegang Profit (losses) attributable to the
saham biasa Bank yang digunakan ordinary equity holders of
dalam perhitungan laba per saham the Bank used in calculating diluted
dilusian 99.684 (366.367) earnings per share
77
Page 81
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. LABA (RUGI) BERSIH PER SAHAM (lanjutan) 32. EARNINGS (LOSSES) PER SHARE
(continued)
d. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang d. Weighted average number of shares used as
digunakan sebagai penyebut the denominator
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah
saham yang digunakan sebagai Weighted average number of ordinary
penyebut dalam perhitungan laba per shares used as the denominator in
saham dasar 29.827.679.271 28.144.006.254 calculating basic earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang Weighted average number of shares used
digunakan sebagai penyebut dalam as the denominator in calculation diluted
perhitungan laba per saham dilusian 29.827.679.271 28.144.006.254 earnings per share
33. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN 33. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF ACCOUNTING STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The Statements of Financial Accounting Standards
yang telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi (PSAK) issued by the Indonesian Financial
Keuangan (DSAK) namun belum berlaku efektif untuk Accounting Standards Board (DSAK) but not yet
laporan keuangan Bank untuk tahun yang berakhir effective for the Bank’s financial statements for the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah year ended 31 December 2025 and 2024, are as
sebagai berikut: follows:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari PSAK that will become effective on 1 January 2026:
2026:
Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amendemen atas Klasifikasi dan Pengukuran “Amendments to the Classification and
Instrumen Keuangan”; Measurement of Financial Instruments”;
Penyesuaian Tahunan 2024 “Amendemen PSAK Annual Improvements 2024 “Amendments to
107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK 207”. PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and
PSAK 207”.
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal 1 Januari PSAK that will become effective on 1 January 2027:
2027:
PSAK 118, ‘‘Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118, ”Presentation and Disclosures in
Laporan Keuangan“. Financial Statements”.
PSAK 413, “Penurunan Nilai“ PSAK 413, ”Impairment”
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih As of the authorization date of these financial
mengevaluasi dampak yang mungkin timbul dari statements, the Bank is still evaluating the potential
penerapan standar baru tersebut serta pengaruhnya impact of the new standards to the financial
terhadap laporan keuangan. statements.
78
Page 82
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN 34. ADDITIONAL INFORMATION
Informasi tambahan berikut yang disajikan dibawah ini The following additional information presented
merupakan informasi yang disyaratkan oleh regulasi below is information required by applicable
yang berlaku dan bukan/tidak merupakan informasi regulations and is not information required by
yang dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesian Financial Accounting Standards:
Keuangan Indonesia:
a. Umum a. General
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, the total
seluruh kantor di Indonesia adalah sebagai number of offices in Indonesia was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Kantor pusat 1 1 Head office
Kantor cabang 2 2 Branches
Kantor cabang pembantu - - Sub-branches
3 3
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
karyawan tetap Bank masing-masing berjumlah had a total of 651 and 534 permanent
651 dan 534 orang. employees, respectively.
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK b. Financial assets based on OJK collectablity
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying
(setelah cadangan kerugian penurunan nilai) dari amounts (after allowance for impairment losses)
aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK: of financial assets based on OJK collectability:
31 Desember/December 2025
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Giro pada Bank Current accounts
Indonesia with Bank
(Catatan 6) 389.295 - - - - 389.295 Indonesia (Note 6)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 7) 59.644 - - - - 59.644 (Note 7)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank-bank and other banks
lain (Catatan 8) 1.808.594 - - - - 1.808.594 (Note 8)
Efek-efek yang di beli Securities purchase
dengan janji di jual under resale
kembali (reverse agreements (reverse
repo) (catatan 9) repo) (note 9)
Pinjaman yang
diberikan Loans receivable
(Catatan 10) 8.439.297 694.533 46.957 8.104 10.687 9.199.578 (Note 10)
Efek-efek Securities
(Catatan 11) 7.852.894 - - - - 7.852.894 (Note 11)
18.549.724 694.533 46.957 8.104 10.687 19.310.005
79
Page 83
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
b. Aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK b. Financial assets based on OJK collectability
(lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying
(setelah cadangan kerugian penurunan nilai) dari amounts (after allowance for impairment losses)
aset keuangan berdasarkan kolektabilitas OJK of financial assets based on OJK collectability
(lanjutan): (continued):
31 Desember/December 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia Indonesia
(Catatan 6) 271.632 - - - - 271.632 (Note 6)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 7) 30.653 - - - - 30.653 (Note 7)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia Bank Indonesia
dan bank-bank and other banks
lain (Catatan 8) 128.681 - - - - 128.681 (Note 8)
Pinjaman yang
diberikan Loans receivable
(Catatan 10) 5.738.634 293.725 11.800 1.587 8.967 6.054.713 (Note 10)
Efek-efek Securities
(Catatan 11) 4.198.656 - - - - 4.198.656 (Note 11)
10.368.256 293.725 11.800 1.587 8.967 10.684.335
c. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum c. Capital Adequacy Ratio (CAR)
(KPMM)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) The Bank's Capital Adequacy Ratio (CAR) with
Bank dengan memperhitungkan risiko kredit, risiko consideration for credit, operational, and market
operasional, dan risiko pasar adalah sebagai risks was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Aset tertimbang menurut risiko (ATMR) Risk weighted assets (RWA)
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 7.792.862 4.769.629 With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit dan With credit, operational risk change -
operasional 8.249.257 5.086.078
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market risk change -
operasional, dan pasar 8.249.257 5.086.078
Modal Capital
Modal Tier 1 7.597.296 4.814.766 Tier 1 capital
Modal Tier 2 94.585 59.620 Tier 2 capital
Jumlah modal 7.691.881 4.874.386 Total capital
Rasio CET 1 92,10% 94,67% CET 1 ratio
Rasio Tier 1 92,10% 94,67% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,14% 1,17% Tier 2 ratio
Rasio KPMM – Total 93.24% 95,84% CAR ratio - Total
Rasio KPMM yang diwajibkan sebelum modal
penyangga 9-10% 9-10% Required CAR before buffer
80
Page 84
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
d. Giro pada Bank Indonesia d. Current accounts with Bank Indonesia
Saldo giro pada Bank Indonesia (BI) disediakan Current accounts with Bank Indonesia (BI) are
untuk memenuhi persyaratan Giro Wajib Minimum maintained to comply with BI minimum statutory
(GWM) dari BI, pada tanggal 31 Desember 2025 reserve requirement (GWM), As of
dan 31 Desember 2024, adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 31 December 2024, the
statutory reserve were as follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer – rata-rata 8,42%) 8,15%) Primary GWM - average
Pada tanggal 31 desember 2025 dan 2024, Bank As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
telah memenuhi ketentuan Bank Indonesia complied with Bank Indonesia Regulation on the
mengenai GWM. GWM.
e. Giro pada bank-bank lain e. Current accounts with other banks
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain There were no current accounts with other
yang diblokir atau digunakan sebagai agunan banks which were blocked or used as collateral
pada pada tanggal 31 desember 2025 dan 2024. as of 31 December 2025 and 2024.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal for impairment losses is required as of
31 desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
f. Penempatan pada Bank Indonesia f. Placement with Bank Indonesia
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses is required as of
31 desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
g. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual g. Securites purchased under resale
kembali (reverse repo) agreements (reverse repo)
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal impairment losses is required as of
31 Desember 2025. 31 December 2025.
h. Efek-efek h. Securities
Managemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai yang dibentuk impairment losses as of 31 December 2025 and
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 2024, were adequate to cover possible losses
cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin that may incur.
timbul.
i. Kredit yang diberikan i. Loans receivable
Rasio kredit yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans receivable extended to Micro,
Mikro, Kecil, dan Menengah (“UMKM”) Small, and Medium Enterprises (“UMKM”) to
terhadap jumlah kredit yang diberikan pada total loans receivable as of 31 December 2025
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, masing- and 2024, were 41.64% and 23.94%,
masing sebesar 41.64%, dan 23.94%. Rasio respectively. These ratios were calculated
tersebut dihitung sesuai peraturan Bank besed on prevailing Bank Indonesia
Indonesia yang berlaku. regulations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, loan to
loan to funding ratio masing-masing adalah funding ratio was 81.32% and 130.01%.
sebesar 81.32%, dan 130,01%.
81
Page 85
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans receivable (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there
tidak terdapat pelampauan ataupun were no excess of nor violation of Legal
pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Lending Limit (“LLL”) to related parties and
Kredit (“BMPK”) kepada pihak berelasi dan third parties.
pihak ketiga.
Kredit yang diberikan berdasarkan sektor usaha Loans receivable by the economic sector as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 31 December 2025 and 2024, were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/
December
2025 2024
Rumah tangga 6.001.839) 2.493.009) Households
Pembiayaan 2.302.806) 2.258.907) Financing
Perdagangan besar dan eceran 737.337) 1.391.684) Wholesale and retail trade
Transportasi pergudangan dan Transportation, warehousing, and
komunikasi 76.395) 106.741) communication
Akomodasi dan penyediaan makan
minum 26.826) 27.542) Accommodation and beverages
Industri pengolahan 2.033) 44.278) Processing industry
Konstruksi 4.520) 49.792) Construction
Pertambangan dan penggalian 5.235) 5.375) Mining and excavation
Real estate, persewaan dan jasa Real estate, leasing and business
dunia usaha 200) 6.407) services
Lain-lain 461.068) 42.681) Others
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable
cadangan kerugian penurunan before allowance for
nilai 9.618.259) 6.426.416) impairment losses
Cadangan kerugian penurunan nilai (418.681) (371.703) Allowance for impairment losses
Jumlah kredit yang diberikan - Total loans receivable -
bersih 9.199.578) 6.054.713 net
Kredit non-performing berdasarkan sektor usaha Non-performing loan by the economic sector
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah as of 31 December 2025 and 2024, were as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/
December
2025 2024
Rumah tangga 126.062) 12.160) Households
Perdagangan besar dan eceran 98.764) 33.341) Wholesale and retail trade
Industri pengolahan 1.097) 34.505) Processing industry
Konstruksi 4.428) 13.869) Construction
Akomodasi dan penyediaan makan
minum 2.299) 5.083) Accommodation and beverages
Real estate, persewaan dan jasa Real estate, leasing and business
dunia usaha 200) 2.116) services
Pertambangan dan penggalian 5.235) 5.375) Mining and excavation
Lain-lain 11.805) 39.495) Others
Jumlah kredit yang diberikan sebelum Total loans receivable
cadangan kerugian penurunan before allowance for
nilai 249.890) 145.944) impairment losses
Cadangan kerugian penurunan nilai (184.142) (123.591) Allowance for impairment losses
Jumlah kredit non-performing –
bersih 65.748) 22.353) Total non-performing loans - net
82
Page 86
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. INFORMASI TAMBAHAN (lanjutan) 34. ADDITIONAL INFORMATION (continued)
i. Kredit yang diberikan (lanjutan) i. Loans receivable (continued)
Rasio non-performing loans (NPL) pada The non-performing loan (NPL) ratios as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, adalah 31 December 2025 and 2024, were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/
December
2025 2024
NPL bruto 2,60% 2,27% Gross NPL
NPL neto1) 0,68% 0,35% Net NPL1)
Kredit NPL 249.890 145.944 Non performing loans
Pencadangan kredit NPL 184.142 123.591 Non performing loans allowance
1) Neto setelah cadangan kerugian penurunan nilai 1) Net of allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowances for
cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang impairment losses on loans receivable that
diberikan yang telah dibentuk adalah cukup have been established were adequate to
untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul cover losses that may arise as a result of
sebagai akibat tidak tertagihnya kredit yang uncollectible loans receivable.
diberikan.
j. Jaminan pemerintah terhadap liabilitas j. Government guarantee on obligations of
pembayaran untuk bank umum commercial banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak 2004, effective on 22 September 2005, which
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah was amended by the Government Regulation in
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Lieu of Law No. 7 Year 2009 dated 13 January
Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2009 2009 regarding the Determination of
tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan Government Regulation in Lieu of Law No. 3
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Year 2008, Deposit Insurance Agency ("LPS")
No. 3 Tahun 2008, Lembaga Penjamin Simpanan was formed to guarantee certain liabilities of
(LPS) dibentuk untuk menjamin liabilitas tertentu commercial bank under an official guarantee
bank-bank umum berdasarkan program program, the guaranteed amount of which can
penjaminan yang berlaku, yang besaran nilai be changed according to certain applicable
jaminannya dapat berubah jika memenuhi kriteria criteria.
tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 13 Oktober 2008 dated 13 October 2008 regarding The
2008 mengenai Besarnya Nilai Simpanan yang Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Deposit Insurance Agency (LPS), the amount of
maka pada tanggal 31 Desember 2025 dan deposits covered by LPS is customer deposits
2024 jumlah simpanan yang dijamin LPS adalah up to Rp 2,000 per depositor per bank as of
simpanan sampai dengan Rp 2.000 untuk per 31 December 2025 and 2024.
nasabah per bank.
Berdasarkan surat pengumuman LPS yang Based on the latest announcement Release in
terakhir diterbitkan di tahun 2025 yaitu No. PENG- 2025 which is No. PENG-3/DSPS/2025 dated
3/DSPS/2025 tanggal 27 Mei 2025, tingkat bunga 27 May 2025, the guaranteed interest rate by
penjaminan LPS menjadi sebesar 4,00% untuk LPS is 4.00% for deposits denominated in
simpanan dalam Rupiah dan 2,25% untuk Rupiah and 2.25% for deposits denominated in
simpanan dalam mata uang asing. foreign currency.
Bank adalah peserta dari program penjaminan The Bank is a participant of the guarantee
tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama program. Premium paid for the years ended 31
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 2025 and 2024 were Rp 18.184 and
2025 dan 2024 masing-masing adalah Rp 1,604, respectively.
Rp 18.184 dan Rp 1.604.
83
Page 87
PT SUPER BANK INDONESIA Tbk PT SUPER BANK INDONESIA Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. PERISTIWA SETELAH TANGGAL PELAPORAN 35. SUBSEQUENT EVENTS
Pada periode Januari 2026, A5-DB Holdings Pte. Ltd. During the period ended January 2026, A5-DB
melakukan pembelian saham Bank melalui Bursa Holdings Pte. Ltd. acquired 362.716.600 shares of
Efek Indonesia sebanyak 362.716.600. Transaksi the Bank through the Indonesia Stock Exchange.
tersebut merupakan transaksi antar pemegang saham The transaction constituted a transfer between
dan tidak berdampak terhadap modal saham maupun shareholders and did not affect the Bank’s share
ekuitas Bank, namun hanya mengakibatkan capital or equity, but only resulted in a change in the
perubahan komposisi kepemilikan saham. composition of share ownership.
Pada periode Februari 2026, A5-DB Holdings Pte. Ltd. During the period ended February 2026, A5-DB
melakukan pembelian saham Bank melalui Bursa Holdings Pte. Ltd. acquired 1.582.895.025 shares
Efek Indonesia sebanyak 1.582.895.025. Transaksi of the Bank through the Indonesia Stock Exchange.
tersebut merupakan transaksi antar pemegang saham The transaction constituted a transfer between
dan tidak berdampak terhadap modal saham maupun shareholders and did not affect the Bank’s share
ekuitas Bank, namun hanya mengakibatkan capital or equity, but only resulted in a change in the
perubahan komposisi kepemilikan saham. composition of share ownership.
84
Page 88
Page 89
Page 90
Page 91
Page 92
Page 93
Names mentioned 75 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
BANK INDONESIA
p.1 ×208
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.10
unresolved
org
PT Bank Fama International
p.11 ×4
unresolved
person
Notary Herlien
p.11
unresolved
person
S.H. The Herlien
p.11 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.11
unresolved
org
Minister of Indonesia
p.11
unresolved
org
Financial Services Authority
p.11
unresolved
org
PT Super Bank
p.11 ×2
unresolved
org
PT Super Bank Indonesia. The Indonesia.
p.11
unresolved
person
Jose Dima Satria S.H.
p.11
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.11 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.12
unresolved
org
PT Elang
p.12
unresolved
org
Mahkota Teknologi Tbk
p.12
unresolved
org
PT Kudo Teknologi Indonesia
p.12 ×2
unresolved
org
Holdings Pte. Ltd.
p.12 ×3
unresolved
org
DB Holdings Pte. Ltd.
p.12 ×3
unresolved
org
Grab Holdings Limited
p.12
unresolved
person
Zanubba Arifah CH.
· Komisaris Independen
p.12
unresolved
person
Tigor M. Siahaan
· Presiden Direktur
p.12 ×2
unresolved
person
Anton Hermanto Gunawan
· Ketua
p.12 ×4
unresolved
person
Rustini Dewi
· Anggota
p.12
unresolved
person
Hamdi Hassyarbaini
· Anggota
p.12
unresolved
person
Aulia Taufani
p.13
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.13 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia Penempatan
p.21
unresolved
org
Bank Indonesia Simpanan Bank Indonesia
p.21
unresolved
org
Pusat Statistik
p.24
unresolved
org
PT SUPER BANK INDONESIA CATATAN ATAS
p.33 ×10
unresolved
org
Bank Indonesia Efek-efek
p.35
unresolved
org
Bank Sahabat Sampoerna Tbk
p.47 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia Fasilitas Simpanan Bank
p.47
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit Indonesia
p.47
unresolved
org
PT. Petrindo Jaya Kreasi Sarana Multi Infrastruktur
p.53
unresolved
org
Medco Energi International XL Axiata Tbk
p.53
unresolved
org
Kementerian Keuangan.
p.54
unresolved
org
Ministry of Finance. As
p.54
unresolved
org
Ministry of Finance
p.54
unresolved
org
PT Great Eastern General Insurance Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
PT Fokus Solusi Proteksi
p.57 ×2
unresolved
—
pengaruh signifikan
p.72 ×2
unresolved
—
pihak-pihak berelasi
p.72
unresolved
org
Grab Taxi Holdings Pte. Ltd.
p.78 ×8
unresolved
org
GP Network Asia Pte. Ltd.
p.78 ×4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.