Skip to content
Back to announcement

20261009_MGIA01_Keterbukaan Informasi yang Perlu Diketahui Publik_32165380_lamp5.pdf

Other Text extracted MGIA01

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                                                                                                                         OPINI                                                                                                  KAMIS, 1 OKTOBER 2026                                                   9

Algo Sapiens:
                                                                                                                                                                                                                                                                           semacam itu dapat meng­
                                                                                                                                                                                                                                                                           hancurkan solidaritas dan
                                                                                                                                                                                                                                                                           membuat manusia semakin
                                                                                                                                                                                                                                                                           terisolasi. Merasa sepi dalam




Ketika Manusia Dikendalikan Mesin
                                                                                                                                                                                                                                                                           keramaian.
                                                                                                                                                                                                                                                                              Jika gagasan Han ditempat­
                                                                                                                                                                                                                                                                           kan berdampingan dengan
                                                                                                                                                                                                                                                                           Zuboff dan Foer, kita menda­
                                                                                                                                                                                                                                                                           patkan sebuah rangkaian yang
                                                                                                                                                                                                                                                                           menarik. Zuboff menjelaskan
                                                                                                                                                                                                                                                                           bagaimana manusia selalu di­
Komaruddin Hidayat                                                                           seseorang sekarang, sebentar                                                                                             mencari informasi. Dia merasa                        pantau dan diawasi. Foer men­
Ketua Dewan Pers                                                                             lagi, atau di masa depan. Pre­                                                                                           sedang memilih sesuai de­                            jelaskan bagaimana pikiran
                                                                                             diksi tersebut kemudian me­                                                                                                ngan seleranya. Tetapi al­                         manusia terancam kehilangan




M
                                                                                             miliki nilai ekonomi dalam apa                                                                                             goritma telah menentukan                           otonomi. Han Byung-chul
              UNCUL paradoks                     yang dibeli, berita apa yang                yang ia sebut sebagai behavio­                                                                                           dan menyo dorkan urutan                              menjelaskan kondisi eksis­
              yang besar de­                     dipercayai, bahkan apa yang                 ral futures markets. Dengan                                                                                              informasi yang muncul. Di lain                       tensial manusia yang semakin
              ngan munculnya                     dianggap penting. Meskipun                  demikian, manusia bukan                                                                                                  kesempatan dia memilih vid­                          cemas dan kesepian. Ketiganya
              budaya digital.                    hidupnya dikendalikan dari                  hanya pengguna teknologi,                                                                                                eo. Tetapi sistem telah mem­                         bertemu pada satu pertanyaan:
Niat awalnya manusia men­                        luar, algo sapiens tetap merasa             melainkan juga menjadi sum­                                                                                              pelajari jenis video apa yang                        Apa yang terjadi ketika algo
ciptakan mesin pintar agar                       memiliki kebebasan karena                   ber bahan baku algoritma dan                                                                                             cocok dengan seleranya. Atau                         sapiens semakin kehilangan
bisa membantu mengatasi                          tidak melihat rantai pengikat­              teknologi digital.                                                                                                       dia merasa menemukan se­                             kemampuan mengendalikan
problem hidupnya sehingga                        nya tidak terlihat. Algoritma                   Kita menghasilkan data                                                                                               buah gagasan baru. Tetapi ga­                        hidupnya sendiri dan tidak
kehidupan lebih mudah dan                        bekerja tidak seperti polisi                ketika mencari sesuatu di                                                                                                       gasan itu mungkin telah                       jelas memandang makna dan
nyaman dijalani. Akan tetapi,                    yang mengatur lalu lintas de­               Google, menggunakan me­                                                                                                         dipilihkan untuknya                           tujuan hidupnya?
perlahan-lahan mesin ber­                        ngan peluitnya.                             dia sosial, bergerak dengan                                                                                                       berdasarkan ribuan                             Saat ini kita memang se­
balik mengendalikan bagai­                                                                   telepon pintar, berbelanja se­                                                                                                    jejak perilaku sebe­                        makin mudah memperoleh
mana manusia berpikir dan                        ALGO SAPIENS                                cara daring, menonton video,                                                                                                    lumnya. Jadi, seseorang                       informasi melalui teknologi
berperilaku. Manusia mem­                          Selama ribuan tahun ma­                   berbicara dengan perangkat                                                                                                    memang tidak kehilangan                         digital, tetapi semakin sulit
buat algoritma--diambil dari                     nusia membangun peradab­                    digital, bahkan ketika kita                                                                                               kemampuan memilih. Tapi                             membedakan informasi yang
nama Al-Khawarizmi--untuk                        an berdasarkan pikiran dan                  berhenti pada sebuah gambar                                                                                              yang terjadi ialah ‘kehilangan                       betul-betul kita cari dan in­
membantu menganalisis ber­                       pilihan bebasnya. Kebebasan                 beberapa detik lebih lama                                                                                                kesadaran tentang siapa yang                         formasi yang hadir memban­
bagai masalah dalam mene­                        bukan berarti manusia se­                   daripada gambar lainnya.                                                                                                 membentuk dan menyediakan                            jiri dan mengurung kita yang
tapkan keputusan. Namun,                         lalu memperoleh apa yang                    Aktivitas sehari-hari meng­                                                                                              lanskap medan pilihannya’.                           disediakan oleh algoritma.
pada urutannya tanpa disa­                       diinginkannya, tetapi me­                   hasilkan tambang data. Sema­                                                                                                                                                  Semua ini awalnya tentu di­
dari berbagai keputusan itu                      reka memiliki ruang untuk                   kin banyak data yang tersedia,                                                                                           PENJARA TANPA                                        rasakan sebagai kemudahan,
diserahkan kembali kepada                        menentukan pilihan. Seka­                   semakin akurat sistem mem­                                                                                               JERUJI                                               keasyikan, dan kenyamanan
algoritma yang selalu meman­                     rang ini, teknologi digital                 baca pola perilaku kita.                                                                                                    Jadi, algo sapiens juga me­                       yang kemudiaan menjadi ke­
tau, melayani, dan memberi­                      hadir memperkenalkan jenis                      Pada tahap pertama, al­                                                                                              nampilkan bentuk kekuasaan                           biasaan dan ketergantungan.
kan rekomendasi tentang apa                      kekuasaan baru yang terli­                  goritma hanya membaca pi­                                                                                                dan penjara baru yang berbeda                        Bahayanya, kebiasaan ini akan
yang mestinya kita lakukan.                      hat sosoknya, tetapi sangat                 kiran dan emosi kita. Ia men­                                                                                            dari penjara klasik yang me­                         memperlemah dan mende­
Pendeknya, manusia men­                          impresif dan efektif penga­                 catat apa yang kita sukai.                                                                                               miliki tembok yang dijaga                            gradasi kapasitas kita sebagai
ciptakan kecerdasan buatan                       ruhnya. Coba bandingkan,                    Lalu tahap berikutnya                                                                                                    oleh polisi. Kekuasaan algorit­                      homo sapiens. Daya ingatnya
untuk membantu kinerja otak                      kekuasaan lama bekerja de­                  algoritma                                                                                                                mik tidak selalu memerlukan                          tidak terlatih. Daya analisisnya
dan pikiran, tetapi lama-lama                    ngan perintah: “Lakukan ini                 mulai                                                                                                                      tembok dan menebarkan                              jadi tumpul. Manusia perlahan
kecerdasan buatan itu yang                       atau itu!” Teknologi digital                m e m­                                                                                                                      ancaman, melainkan cukup                          kehilangan pengalaman ber­
menjadi sandaran menggan­                        hadir dengan bujuk rayu yang                p r e ­                                                                                                                     mengatur lingkungan pilih­                        harga dari salah memilih dan
tikan kinerja otak dan pikiran                   jauh lebih halus: “Saya tahu                d i k s i                                                                                                                   an. Kita masih dapat me­                          belajar dari kesalahan.
kita. Di titik inilah muncul                     apa yang Anda inginkan dan                  ap a yang                                                                                                                   milih, tetapi pilihan-pilihan                        Manusia menjadi manu­
figur baru yang disebut algo                     saya punya saran apa yang                   akan kita                                                                                                                 yang tersedia telah disusun.                        sia karena mampu bertan­
sapiens, menggeser posisi                        sebaiknya Anda lakukan.”                    l a k uk a n. Pa d a                                                                                                     Kita masih dapat membaca,                            ya, pernah salah, lupa, dan
homo sapiens.                                    Kemudian sistem mengatur                    tahap ketiga algorit­                                                                                                    tetapi bacaan apa yang muncul                        berjuang mencari jawaban
  Algo sapiens bukanlah ma­                      pilihan yang muncul di de­                  ma pelan-pelan akan                                                                                                      pertama sudah dipilihkan ber­                        serta bertanggung jawab atas
nusia yang berubah men­                          pan kita.                                   membentuk perilaku kita. Di                                                                                                  dasarkan sistem rekomen­                         pilihannya. Ketika proses
jadi robot. Dia tetap manusia                      Di sinilah pemikiran                      sinilah salah satu titik paling                                                                                                 dasi. Dengan demikian,                        berpikir dan mencari telah
yang memiliki tubuh biologis,                    Shoshana Zub off menjadi                    tajam dalam analisis Zuboff.                                                                                                     bentuk kekuasaan baru                        didelegasikan kepada sistem
emosi, keinginan, agama, ke­                     penting kita perhatikan. Da­                Persaingan untuk menghasil­                De­                                                                                   ini tidak selalu meng­                       mesin cerdas, siapa sebenar­
luarga, dan kehidupan sosial.                    lam The Age of Surveillance                 kan prediksi yang semakin                n g a n                                                                                gunakan kata perintah,                        nya subjek atau agensi yang
Tetapi metode dan kebiasaan                      Capitalism (2018), Zuboff men­              akurat mendorong sistem                  demikian,                                                                           cukup menyediakan objek                          bertanggung jawab secara
berpikirnya berubah, diken­                      jelaskan bagaimana penga­                   bukan hanya mengumpulkan                 menurut Zuboff,                                                                 atau informasi yang cocok dan                        moral? Kecerdasan buatan
dalikan oleh algoritma. Sema­                    laman manusia dapat dieks­                  lebih banyak data, tetapi juga           terjadi perubahan                                                               kita butuhkan berdasarkan                            mungkin memiliki inteligensi
kin banyak keputusan dalam                       traksi menjadi data perilaku                melakukan intervensi ter­                paradigma: surveillance                                     mendo­              rekam jejak yang telah dipe­                         yang semakin tinggi. Tetapi
hidupnya dibentuk oleh sistem                    (behavioral data), kemudian                 hadap perilaku agar perilaku             -- prediction -- intervention                            rong manusia           lajari oleh sistem algoritma.                        kecerdasan bukanlah kebi­
algoritmik: apa yang dibaca,                     diproses menjadi prediksi ten­              tersebut semakin dapat dipre­            -- beha­v ioral modification.                           menuju kon­                                                                  jaksanaan. Secanggih apa pun
apa yang ditonton, barang apa                    tang apa yang akan dilakukan                diksi dan diarahkan.                     Bermula dari pengawasan,                         formitas, memperse­            MASYARAKAT YANG                                      teknologi, dia tak akan per­
                                                                                                                                      berujung pada pengendalian                     mpit pengalaman infor­           CEMAS                                                nah bertanya tentang makna
                                                                                                                                      perilaku. Inilah yang membuat            masi, dan mengikis ruang bagi            Meskipun teknologi su­                             dan tujuan hidup. Algoritma
                                                                                                                                      era algoritma berbeda dari               kontemplasi pribadi serta pi­          percanggih telah membantu                            bekerja berdasarkan rekam
                                                                                                                                      sekadar era komputer.                    kiran yang otonom. Seseorang           kebutuhan hidup masyarakat                           jejak masa lalu yang mem­
PARTISIPASI OPINI com
                  Kirimkan ke email: opini@mediaindonesia.com atau opinimi@yahoo.
                        atau fax: (021) 5812105, (Maksimal 5.500 karakter tanpa spasi.                                                                                         mungkin secara fisik bebas             modern, kecemasan manusia                            b entuk p ola, lalu menjadi
                                          Sertakan nama, alamat lengkap, nomor telepon, foto kopi KTP, foto diri,                     ANCAMAN                                  pergi ke mana saja, memilih            tidak berarti hilang. Perasaan                       referensi untuk memprediksi
dan NPWP). Setiap materi baik artikel, tulisan, maupun foto, yang telah ditampilkan di harian Media Indonesia                         TERHADAP PIKIRAN                         belanja membeli barang apa             senang, kecewa, cemas, jatuh                         masa depan. Sedangkan ma­
dapat dimuat kembali baik dalam format digital maupun nondigital yang tetap merupakan bagian dari harian Media
                                                                                                                                         Franklin Foer dalam buku­             saja, masuk restoran sesuai            cinta, bahagia adalah sifat                          nusia memiliki kemampuan
Indonesia.
                                                                                                                                      nya, World Without Mind (2017),          pilihannya. Tetapi betulkah            bawaan manusiawi yang ti­                            untuk memutus pola tersebut.
                                                                                                                                      membawa persoalan ini ke                 semua itu keluar dari pilihan          dak bisa digantikan oleh me­                         Manusia mengenal konsep
                                                                     Perwakilan Bandung: Sulaeman Gojali (022) 4210500;
                                                                                                                                      wilayah yang lebih dalam. Foer           bebasnya ataukah sudah ter­            sin secanggih apa pun. Da­                           pertobatan. Ketika manusia
                                                                     Surabaya: (031) 5667359;
                                                                     Yogyakarta: Andi Yu­dhanto (0274) 523167                         tidak hanya mengkhawatirkan              kondisikan oleh rekomendasi            lam The Anxious Society, Han                         kehilangan kemampuan un­
                                                                                                                                      tergerusnya ruang privasi, tapi          algoritma? Jika seluruh piki­          Byung membaca zaman kita                             tuk merenung, meragukan,
                                                                     KORESPONDEN                                                      juga terancamnya otonomi pi­             rannya dibentuk oleh sistem            ini sebagai zaman yang diliputi                      membayangkan, berempati,
                                                                     Banten: Sumantri Handoyo (Tangerang)
                                                                                                                                      kiran manusia. Menurut Foer,             rekomendasi yang disajikan             kecemasan: takut gagal, ter­                         berharap, dan memilih hidup
                                                                     Syarief Oebaidillah (Tangerang Selatan)
                                                                     Jawa Barat: Dede Susianti (Bogor),                               perusahaan teknologi besar               algoritma, seberapa bebas se­          tinggal, tersingkir, kehilangan                      baru secara sadar, yang hilang
                                                                     Naviandri, Su­geng Sumariyadi (Bandung),                         telah mengubah cara manu­                sungguhnya pilihan tersebut?           masa depan, dan kehilangan                           bukan sekadar privasi, me­
   Pendiri: Drs. H. Teuku Yousli Syah MSi (Alm)
                                                                     Kisar Rajagukguk (Depok),                                        sia memperoleh informasi                   Misalnya, seseorang mem­             kemampuan mengendalikan                              lainkan esensi kemanusiaan
   Direktur Utama: Arief Suditomo
                                                                     Benny Bastiandy, SE (Cianjur/Sukabumi),                          dan berpikir. Algoritma dapat            buka internet dengan niat              kehidupan sendiri. Kecemasan                         itu sendiri.
                                                                     Depi Gunawan (Cimahi), Nurul Hidayah (Cirebon),
   Direktur Pemberitaan/Penanggung Jawab:
                                                                     Reza Sunarya (Purwakarta), Kristiadi (Tasikmalaya)
   Abdul Kohar
                                                                     Jawa Tengah: Haryanto (Semarang),
                                                                     Akhmad Safuan (Pekalong­an), Djoko Sardjono (Klaten),
   Dewan Redaksi Media Group:
                                                                     Widjajadi (Solo), Liliek Dharmawan (Purwokerto),
   Ketua: Elman Saragih (merangkap anggota)
                                                                     Tosiani S (Temanggung), Supardji Rasban (Brebes)
   Wakil Ketua: Arief Suditomo (merangkap anggota)
                                                                     Yogyakarta: Agus Utantoro, Ardi Teristi Hardi
   Anggota: Mohammad Mirdal Akib, Abdul Kohar,
                                                                     Jawa Timur: Faishol Taselan (Surabaya),
   Gaudensius Suhardi, Budiyanto, Iskandar Zulkarnain,
                                                                     Bagus Suryo Nugroho (Malang),
   Suryopratomo, Usman Kansong
                                                                     Heri Susetyo (Sidoarjo),
                                                                     Muhammad Ahmad Yakub (Bojonegoro),
   Dewan Pengarah: Lestari Moer­di­jat, Saur M. Hutabarat,
                                                                     Muhammad Ghozi (Madura)
   Adrianto Machribie
                                                                     Aceh: Amiruddin Abdullah (Pidie),
   Deputi Direktur Pemberitaan: Aries Fadhilah                       Sumatra Utara: Apul Iskandar (Pematangsiantar),
   Kepala Divisi Pemberitaan: Ahmad Punto                            Yoseph Pencawan (Medan), Januari Hutabarat (Taput)
   Kepala Divisi Multimedia & Artistik: Hariyanto                    Sumatra Barat: Yose Hendra (Padang)
   Asisten Kepala Divisi Pemberitaan: Henri Salomo,                  Kepri: Hendry Kremer (Batam)
   Windy Dyah Indriantari                                            Riau: Rudi Kurniawansyah (Pekan Baru)
   Kepala Sekretariat Redaksi: Eni Kartinah                          Bangka Belitung: Rendy Ferdiansyah (Pangkalpinang)
   Redaktur: Agus Mulyawan, Akhmad Mustain,                          Bengkulu: Marliansyah                                                   PENGUMUMAN HASIL PENGGABUNGAN USAHA
   Aries Wijaksena, Basuki Eka P, Bintang Kri­san­ti,                Jambi: Solmi                                                        PT DANAREKSA INVESTMENT MANAGEMENT INDONESIA
   Denny Parsaulian Sinaga, Heryadi, Indrastuti, Irvan Sihom­bing,   Kalimantan Tengah: Surya Suryanti (Palangkaraya)                     (DAHULU PT MANDIRI MANAJEMEN INVESTASI), PT BNI
   Mirza Andreas, Sitria Hamid                                       Kalimantan Selatan: Denny Susanto (Banjarmasin)                      ASSET MANAGEMENT, PT BRI MANAJEMEN INVESTASI,
                                                                     Sulawesi Tengah: M Taufan SP Bustan (Palu)                                DAN PT PNM INVESTMENT MANAGEMENT
                                                                     Sulawesi Selatan: Lina Herlina (Makassar)
   Staf Redaksi: Abdillah M. Marzuqi, Agung Wibowo,                                                                                     Direksi PT Danareksa Investment Management Indonesia (dahulu PT Mandiri
                                                                     NTB: Yusuf Riaman (Mataram)
   Akmal Fauzi, Andhika Prasetyo, Atalya Puspa, Budi Ernanto,                                                                           Manajemen Investasi), suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan
                                                                     Bali: Arnoldus Dhae (Denpasar), Gede Ruta Suryana (Kuta)
   Cahya Mulyana, Despian Nurhidayat, Dhika Kusuma Winata,                                                                              hukum negara Republik Indonesia (“Perseroan”) dengan ini mengumumkan
                                                                     NTT: Alexander Paulus Taum (Lembata), Palce Amalo (Kupang)
   Fathurrozak, Ferdian Ananda Majni, Gana Buana, Golda Eksa,                                                                           bahwa Perseroan telah menyelesaikan penggabungan dengan PT BNI
                                                                     Papua: Marcelinus Kelen (Jayapura)
   Haufan H. Salengke, Ihfa Firdausya, Indriyani Astuti,                                                                                Asset Management (“BNIAM”), PT BRI Manajemen Investasi (“BRIMI”), dan
                                                                     Papua Barat Daya: Martinus Solo
   Insi Nantika Jelita, M. Ilham Ramadhan Avisena,                                                                                      PT PNM Investment Management (“PNMIM”) di mana BNIAM, BRIMI, dan PNMIM
   M. Iqbal Al Machmudi, Mohamad Farhan Zhuhri,                                                                                         menggabungkan diri ke dalam Perseroan, dan Perseroan menjadi perusahaan
                                                                     Telepon Layanan Pembaca: (021) 5821303
   Permana Pandega Jaya, Putri Anisa Yuliani, Putri Rosmalia                                                                            penerima penggabungan (“Penggabungan”).
                                                                     Telepon Iklan: (021) 5812113, 5801480
   Octaviyani, Rahmatul Fajri, Ramdani, Rifaldi Putra Irianto,
                                                                     Fax Iklan: (021) 5812107, 5812110                                  Penggabungan berlaku efektif sejak 1 Oktober 2026 (“Tanggal Efektif
   Siti Retno Wulandari, Suryani Wandari Putri Pertiwi, Tha­latie
                                                                     Fax Customer Service: (021) 5820476                                Penggabungan”) dan mengakibatkan:
   Yani, Usman Iskandar, Wisnu Arto Subari
                                                                     Telepon Sirkulasi: (021) 5812095, Telepon Distribusi:              a. status badan hukum BNIAM, BRIMI, dan PNMIM berakhir karena hukum
                                                                     (021) 5812077, Telepon Per­cetakan: (021) 5812086,                    tanpa dilakukan likuidasi terlebih dahulu; dan
   DIVISI TABLOID, MAJALAH, DAN BUKU (PUBLISHING)
                                                                     Harga Langganan: Rp120.000 per bulan (Jabodetabek),
   Asisten Kepala Divisi: Iis Zatnika                                                                                                   b. seluruh aktiva dan pasiva berikut hak dan kewajiban BNIAM, BRIMI, dan
                                                                     di luar P. Jawa + ongkos kirim, No. Reke­ning Bank:
   Redaktur: Eni Kartinah                                                                                                                  PNMIM beralih seluruhnya karena hukum kepada Perseroan.
                                                                     a.n. PT Citra Media Nusa Purnama Bank Mandiri                                                                                                                               PENGUMUMAN PANGGILAN RAPAT KREDITUR
                                                                     - Cab. Taman Kebon Jeruk: 117-009-500-9098;                        Sebagai perusahaan penerima Penggabungan, Direksi Perseroan juga                                         PT CITRA GADING ASRITAMA (DALAM PAILIT)
   CONTENT ENRICHMENT                                                                                                                                                                                                                           Perkara No. 40/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby
                                                                     BCA - Cab. Su­dir­man: 035-306-5014                                mengumumkan perubahan nama Perseroan yang berlaku efektif pada Tanggal
   Periset: Desi Yasmini S, Gurit Adi Suryo                                                                                             Efektif Penggabungan, sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                       Sehubungan dengan proses kepailitan PT CITRA GADING ASRITAMA (Dalam Pailit) berdasarkan Putusan
                                                                     Diterbitkan oleh: PT Citra Media Nusa Pur­nama, Jakarta,                                                                                          Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 40/Pdt.Sus-PKPU/2019/PN.Niaga.Sby tanggal
   Bahasa:                                                                                                                                                                                                             6 November 2019, Tim Kurator mengundang seluruh Kreditur dan Debitur untuk menghadiri Rapat Kreditur
                                                                     Alamat Redaksi/Tata Usaha/Iklan/Sirkulasi: Kompleks Delta          Sebelumnya: PT Mandiri Manajemen Investasi                                     yang akan dilaksanakan pada:
   Redaktur: Adang Iskandar, Dony Tjiptonugroho
                                                                     Kedoya, Jl. Pilar Raya Kav. A-D, Kedoya Se­latan, Kebon Jeruk,                                                                                    Hari / Tanggal               : Selasa, 6 Oktober 2026
                                                                                                                                        Menjadi: PT Danareksa Investment Management Indonesia.                         Waktu                        : Pukul 09.00 WIB s.d. selesai
                                                                     Jakarta Barat - 11520
   ARTISTIK                                                                                                                             Penggabungan tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik        Tempat                       : Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya,
                                                                                                                                                                                                                                                      Jl. Arjuno No. 16–18, Sawahan, Kec. Sawahan,
   Asisten Kepala Divisi:                                                                                                               Indonesia (“Menkum”), yang mana pemberitahuan tersebut telah diterima oleh
                                                                     Telepon: (021) 5812088 (Hunting),                                                                                                                                                Kota Surabaya, Jawa Timur 60251
   Redaktur: Annette Natalia, Briyanbodo Hendro,                                                                                        Menkum pada tanggal 30 September 2026, serta perubahan anggaran dasar          Agenda                       : Pembahasan hal-hal berkaitan dengan proses kepailitan
                                                                     Fax: (021) 5812105 (Redaksi)                                                                                                                                                     PT CITRA GADING ASRITAMA (Dalam Pailit)
   Marionsandes NKR                                                                                                                     Perseroan sebagai akibat dari Penggabungan telah disetujui oleh Menkum pada
                                                                     e-mail: redaksi@mediaindonesia.com,                                                                                                               Konfirmasi Kehadiran:
   Staf Artistik: Amiluhur, Ananto Prabowo, Dedy, Duta Amarta,                                                                          tanggal 1 Oktober 2026.                                                        Contact Person: 081228466009 (Yusuf)
                                                                     Percetakan: Gramedia
   Nurul Arohmat, Seno Aditya, Tutik Sunarsih                                                                                                                                                                                                             Jakarta, 30 September 2026
                                                                     Alamat: Jln. Palmerah Selatan 22-28 Jakarta Pusat 10270            Pengumuman ini dibuat untuk memenuhi ketentuan Pasal 133 ayat (1) Undang-                                               TIM KURATOR
   Olah Foto: Ade Rian H
                                                                     Website: www.gramediaprinting.com                                  Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas sebagaimana diubah                                  PT CITRA GADING ASRITAMA (DALAM PAILIT)
                                                                                                                                        dari waktu ke waktu dan Pasal 58 ayat (2) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                    Dr. Nasrullah Nawawi, S.H., M.M., M.H.
                                                                     DALAM MELAKSANAKAN TUGAS JURNALISTIK,                              Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Manajer
   BISNIS & PENGEMBANGAN                                             WARTAWAN MEDIA INDONESIA DILENGKAPI KARTU                          Investasi.
   Direktur Bisnis & Pengembangan: G. Bernhard Rotinsulu             PERS DAN TIDAK DI­PERKENANKAN MENERIMA ATAU
   Kepala Divisi Sales & Marketing: M. Shauma Ramadhan K             ME­MINTA IMBALAN DE­NGAN ALASAN APA PUN                                                     Jakarta, 1 Oktober 2026
                                                                                                                                                 Direksi PT Danareksa Investment Management Indonesia




                                                                                                                                      Ukuran : 2 kolom x 130 mm
                                                                                                                                      Media : MEDIA INDONESIA REG
                                                                                                                                      TERBIT : 1 Oktober 2026
                                                                                                                                      File   : D2
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result