Back to announcement
PT SAPX - Laporan Keuangan 30 juni 2026.pdf
Financial statement Text extracted SAPXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 57
Page 1
PT Satria Antaran Prima Tbk Laporan Keuangan Interim 30 Juni 2026 (Tidak Diaudit) Dan 31 Desember 2025 (Diaudit) Dan Periode Enam Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2026 (Tidak Diaudit) (Dengan Angka Perbandingan Untuk Periode Enam Bulan Yang Berakhir Pada Tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)) Interim Financial Statements June 30, 2026 (Unaudited) And December 31 2025 (Audited) And For The Six-Month Period Ended June 30, 2026 (Unaudited) (With Comparative Figures For The Six-Month Period Ended June 30, 2025 (Unaudited))
Page 2
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
DAFTAR ISI/TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Page
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan PT Satria Antaran
Prima Tbk
The Directors’ Statement on the Responsibility for Financial Statements of PT Satria Antaran Prima
Tbk
Laporan Keuangan - Tanggal 30 Juni, 2026 dan 31 Desember, 2025 dan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan 30 Juni 2025/
Financial Statements - As at June 30, 2026 and December 31, 2025, and for sixmonth period
ended June 30, 2026 and June 30, 2025
Laporan Posisi Keuangan/Statements of Financial Position…………………...................................... 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain/
Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income………………………....................... 3
Laporan Perubahan Ekuitas/Statements of Changes in Equity…………….……................................ 4
Laporan Arus Kas/Statements of Cash……………………………………………….............................. 5
Catatan atas Laporan Keuangan/Notes to Financial Statements………………................................. 6-54
-i-
Page 3
- ii -
Page 4
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
30 June 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
30 Juni 2026/ Catatan/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 Notes December 31, 2025
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan setara kas 29.519.403.415 4,21 20.217.835.093 Cash and cash equivalents
Bank yang dibatasi
penggunaannya 38.900.000.000 4,21 35.600.000.000 Restricted cash in bank
Piutang usaha - setelah
dikurangi cadangan Trade receivables - net of allowance
penurunan nilai sebesar for impairment losses of
Rp 3.331.594.243 pada Rp3,331,594,243 as at
tanggal 30 June 2026 June 30, 2026 and
(2025 : Rp3.331.594.243) (2025: Rp3,331,594,243)
Pihak ketiga 165.716.378.451 5,21 185.867.167.694 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak ketiga 886.355.813 6,21 465.382.054 Third parties
Persediaan 3.937.292.286 3.987.569.556 Inventories
Beban dibayar dimuka 17.394.167.074 7 11.345.699.145 Prepaid expense
Pajak dibayar dimuka 4.155.713.092 14a - Prepaid taxes
Uang muka pembayaran 8.316.429.802 5.165.795.393 Advance payment
TOTAL ASET LANCAR 268.825.739.933 262.649.448.935 TOTAL CURRENT ASSETS
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Bank yang dibatasi
Penggunaannya 26.000.000.000 4,21 26.000.000.000 Restricted cash in bank
Aset pajak tangguhan - neto 6.436.829.488 14e 6.436.829.488 Deferred tax assets - net
Aset tetap - setelah
dikurangi akumulasi Property, plant and
penyusutan sebesar equipment - net of
Rp90.218.729.070 accumulated depreciation
pada tanggal of Rp90.218.729.070
30 Juni 2026 as at June 30, 2026
(2025: Rp90.783.237.188) 3.667.531.643 8 5.227.555.926 (2025: Rp90,783,237,188)
Aset hak guna - neto
dikurangi akumulasi
penyusutan sebesar Right-of-use assets - net of
Rp 16.650.776.663 accumulated depreciation
pada tanggal of Rp16.650.776.663
30 June 2026 as at June 30, 2026
(2025: Rp15.120.405.438) 14.797.534.959 7b 16.327.906.184 (2025: Rp15,120,405,438)
Investasi jangka panjang 45.300.233.080 9,21 45.300.233.080 Long-term investment
Uang muka pembelian Advances for purchase of property,
aset tetap 20.685.000.000 8 20.685.000.000 plant and equipment
Taksiran tagihan paja
penghasilan 7.395.289.556 14b 15.849.913.213 Estimated claim for tax refund
Aset lain-lain 20.650.859.415 21 12.051.849.056 Other assets
TOTAL ASET TOTAL NON-CURRENT
TIDAK LANCAR 144.655.679.906 147.879.286.947 ASSETS
TOTAL ASET 413.481.419.839 410.528.735.882 TOTAL ASSETS
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian See accompanying notes to the financial statements which an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. integral part of these financial statements.
-1-
Page 5
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
30 June 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
30 Juni 2026/ Catatan/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 Notes December 31, 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA
PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 93.000.000.000 12,21 77.000.000.000 Short-term bank loans
Utang usaha - Trade payables -
Pihak ketiga 9.981.915.348 10,21 10.779.319.589 Third parties
Utang lain-lain - Other payables -
Pihak ketiga 8.211.399.221 11,21 7.606.192.252 Third parties
Pihak berelasi 500.000.000 11,25 500.000.000 Related party
Liabilitas yang masih
harus dibayar 2.688.219.580 13,21 11.262.787.215 Accrued liabilities
Utang pajak 2.383.434.575 14c 749.084.832 Taxes payable
Uang muka pelanggan 1.115.337.729 1.382.546.074 Advances from customers
Bagian utang jangka panjang
yang jatuh tempo Current maturities of
dalam satu tahun: long-term:
Utang bank 13.100.000.000 12,21 17.000.000.000 Bank loans
Utang pembiayaan
konsumen - 15,21 225.087.790 Consumer financing payables
Utang sewa 12.615.077.339 12.615.077.339 Lease liabilities
TOTAL LIABILITAS TOTAL CURRENT
JANGKA PENDEK 143.595.383.792 139.120.095.091 LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA
PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Utang jangka panjang
setelah dikurangi bagian Long-term payables
yang jatuh tempo dalam net of current
satu tahun : maturities :
Utang bank 50.319.360.397 12,21 54.219.360.397 Bank loans
Utang sewa 871.157.004 21 871.157.004 Lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja 6.391.278.000 16 6.391.278.000 Employee benefits liability
TOTAL LIABILITAS TOTAL NON-CURRENT
JANGKA PANJANG 57.581.795.401 61.481.795.401 LIABILITIES
TOTAL LIABILITAS 201.177.179.193 200.601.890.492 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value
Rp100 per saham Rp100 per share
Modal dasar - 1.600.000.000 Authorized - 1,600,000,000
saham shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 833.333.300 saham 83.333.330.000 17 83.333.330.000 833,333,300 shares
Tambahan modal
disetor - neto 52.361.576.838 17 52.361.576.838 Additional paid in capital - net
Penghasilan komprehensif lain 35.604.493.983 35.604.493.983 Other comprehensive income
Saldo laba - telah ditentukan Retained earnings -
penggunaannya 30.211.737.571 17 30.211.737.571 appropriated
Saldo laba - belum ditentukan Retained earnings -
penggunaannya 10.793.102.253 8.415.706.998 unappropriated
EKUITAS 212.304.240.645 209.926.845.390 EQUITY
TOTAL LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
DAN EKUITAS 413.481.419.838 410.528.735.882 AND EQUITY
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian See accompanying notes to the financial statements which an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. integral part of these financial statements.
-2-
Page 6
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Laporan Laba Rugi dan Statements of Profit or Loss
Penghasilan Komprehensif Lain and Other Comprehensive Income
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 2025 June 30, 2026 and 2025
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are Presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
30 Juni 2026/ Catatan/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 Notes June 30, 2025
PENDAPATAN 227.844.923.377 18 269.530.329.320 REVENUES
BEBAN LANGSUNG (187.214.137.225) 19 (218.772.470.238) DIRECT COSTS
LABA BRUTO 40.630.786.152 50.757.859.082 GROSS PROFIT
BEBAN USAHA (33.563.234.261) 20 (43.755.892.508) OPERATING EXPENSES
LABA USAHA 7.067.551.891 7.001.966.574 OPERATING PROFIT
PENDAPATAN (BEBAN) OTHER INCOME
LAIN-LAIN (EXPENSES)
Pendapatan bunga 956.864.816 1.042.467.509 Interest income
Laba pelepasan ain on disposal of property,
aset tetap 1.200.000.000 2.702.703 plant and equipment
Beban bunga (6.310.640.369) (6.075.372.481) Interest expense
Beban administrasi bank (396.365.115) (639.059.190) Bank administration charges
Pendapatan lain-lain 530.531.411 230.508.702 Other income
PENDAPATAN (BEBAN) OTHER INCOME
LAIN-LAIN - NETO (4.019.609.257) (5.438.752.757) (EXPENSES) - NET
LABA SEBELUM BEBAN INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 3.047.942.634 1.563.213.817 INCOME TAX EXPENSE
(BEBAN) MANFAAT
PAJAK PENGHASILAN INCOME TAX (EXPENSE) BENEFIT
Kini (670.547.379) (343.907.040) Current
Tangguhan - - Deferred
(Beban) Manfaat Pajak
Penghasilan - Neto (670.547.379) (343.907.040) Income Tax (Expense) Benefit - Net
LABA NETO TAHUN BERJALAN 2.377.395.255 1.219.306.777 NET INCOME FOR THE YEAR
Penghasilan komprehensif lain - - Other comprehensive income
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 2.377.395.255 1.219.306.777 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM DASAR 2.85 23 1.46 BASIC EARNINGS PER SHARE
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian See accompanying notes to the financial statements which an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. integral part of these financial statements.
-3-
Page 7
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Laporan Perubahan Ekuitas Statement of Changes in Equity
Untuk Tahun yang Berakhir 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 For the Year Ended June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Figures are Presented in Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan Saldo Laba (Defisit)/
(Rugi) Retained Earnings (Deficit)
Tambahan Modal Komprehensif
Disetor - Neto/ Lain/Other Telah Ditentukan Belum Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid Comprehensive Penggunaannya/ Penggunaannya/ Total Ekuitas/
Notes Share Capital In Capital - Net Income (Loss) Appropriated Unappropriated Total Equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2024
Balance as at December 31, 2024 83.333.330.000 52.361.576.838 26.785.761.143 30.211.737.571 7.675.100.767 200.367.506.319
Laba tahun berjalan/
Income for the year - - - - 740.606.231 740.606.231
Penghasilan komprehensif lainnya
tahun berjalan/
Other comprehensive income
for the year - - 8.818.732.840 - - 8.818.732.840
Saldo pada tanggal 31 Desember 2025/
Balance as at December 31, 2025 83.333.330.000 52.361.576.838 35.604.493.983 30.211.737.571 8.415.707.998 209.926.845.390
Laba tahun berjalan/
Income for the year - - - - 2.377.395.255 2.377.395.255
Penghasilan komprehensif lainnya
tahun berjalan/
Other comprehensive income
for the year - - - - - -
Saldo pada tanggal 30 Juni 2026/
Balance as at June 30, 2026 83.333.330.000 52.361.576.838 35.604.493.983 30.211.737.571 10.793.102.253 212.304.240.645
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan See accompanying notes to the financial statements which an integral part of these financial
dari laporan keuangan. statements.
-4-
Page 8
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 2025 June 30, 2026 and 2025
(Angka-angka Disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are Presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
30 Juni 2026/ Catatan/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 Notes June 30, 2025
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari Cash receipts from
pelanggan 230.387.732.018 258.474.906.314 customers
Penerimaan kas dari tagihan Cash receipts from
pajak penghasilan 8.454.530.298 6.801.311.564 claim for tax refund
Pembayaran kas kepada Cash payments to suppliers
pemasok dan lainnya (103.722.356.228) (126.087.534.291) and others
Pembayaran kas kepada Cash payments to
karyawan (125.259.899.729) (151.626.697.747) employees
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Operasi 9.860.006.359 (12.438.014.160) Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penambahan kas dan setara kas Addition of restricted
yang dibatasi penggunaannya (3.300.000.000) - cash and cash equivalents
Pengurangan deposito berjangka Deduction of restricted
yang dibatasi penggunaannya - 18.300.000.000 time deposits
Acquisition of property, plant
Perolehan aset tetap (117.609.882) 8, (1.820.566.800) and equipment
Penambahan (pengurangan) Addition (deduction) of
uang jaminan (5.100.000) 84.742.000 security deposits
Proceeds from sale of property,
Penerimaan penjualan aset tetap 1.200.000.000 - plant and equipment
Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Net Cash Provided by
Aktivitas Investasi (2.222.709.882) 16.564.175.200 (Used in) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari utang bank
jangka pendek 159.500.000.000 48.419.360.397 Proceed from short-term bank loans
Pembayaran utang bank
jangka pendek (147.400.000.000) (39.000.000.000) Payment of short-term bank loans
Pembayaran utang bank
jangka panjang (3.900.000.000) - Payment of long-term bank loans
Pembayaran beban bunga (6.310.640.369) (6.075.372.481) Cash payment for interest expense
Pembayaran utang sewa - Cash payment for lease liabilities
Pembayaran utang Cash payment for consumer
pembiayaan konsumen (225.087.790) (1,338,126,195) financing payables
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Pendanaan 1.664.271.841 2.005.861.721 Financing Activities
KENAIKAN (PENURUNAN) NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA IN CASH AND CASH
KAS - NETO 9.301.568.319 6.132.022.758 EQUIVALENTS - NET
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AWAL TAHUN 20.217.835.096 19.542.255.375 AT BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
PADA AKHIR TAHUN 29.519.403.415 4 25.674.278.133 AT END OF THE YEAR
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian See accompanying notes to the financial statements which an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. integral part of these financial statements.
-5-
Page 9
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Establishment
PT Satria Antaran Prima Tbk (Perusahaan) PT Satria Antaran Prima Tbk (the “Company”)
didirikan pada tanggal 1 Juli 2014, berdasarkan was established based on Notarial Deed No. 1
Akta Notaris Bambang Sularso, S.H., No. 1. of Bambang Sularso, S.H., dated July 1, 2014.
Akta pendirian ini telah disahkan oleh Menteri The establishment deed has been approved
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik by the Minister of Laws and Human
Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU- Rights of the Republic of Indonesia in his
21298.40.10.2014 tanggal 20 Agustus 2014, Decree No. AHU-21298. 40.10.2014 dated
dan diumumkan dalam Tambahan No. 53367 August 20, 2014, and was published in
dari Lembaran Berita Negara No. 103 tanggal Supplement No. 53367 of State Gazette
26 Desember 2014. No. 103, dated December 26, 2014.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association has
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta been amended for several times, most recently
Notaris Yulia, S.H., No. 04 tanggal 2 Februari by Notarial Deed No. 04 of Yulia, S.H., dated
2023, mengenai peningkatan modal usaha February 2, 2023, concerning Increase in the
Perusahaan dan perubahan anggaran dasar Company’s authorized capital and changes in
Perusahaan serta menyatakan kembali seluruh the Company’s Articles of Association as well
anggaran dasar perseroan. Akta perubahan as restating The Company’s Articles of
Anggaran Dasar telah disetujui oleh Menteri Association. The amendment of the Articles of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Association was approved by Minister of Laws
Indonesia melalui Surat Penerimaan No. AHU- and Human Rights of the Republic of Indonesia
0007280.AH.01. 02 Tahun 2023 tanggal in his Acknowledgment Letter No. AHU-
2 Februari 2023. 0007280.AH.01. Tahun 2023 dated February 2,
2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company’s
Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan Articles of Association, the Company’s scope of
adalah bergerak dalam bidang jasa titipan, activities is to engage in courier service, freight
ekspedisi dan pergudangan, transportasi dan forwarding and warehousing, transportation
pengangkutan, jasa percetakan, keagenan, and handling, printing services, agency,
outsourcing dan transaksi keuangan. outsourcing and financial transaction.
Pada saat ini, kegiatan usaha yang Currently, the Company’s business activity is in
dilaksanakan Perusahaan adalah bidang jasa courier service.
kurir.
Perusahaan memulai kegiatan komersilnya The Company started its commercial activity in
pada tahun 2014. Entitas induk utama 2014. The Company’s ultimate parent company
Perusahaan adalah PT Satria Investama is PT Satria Investama Perdana.
Perdana.
Kantor pusat Perusahaan berlokasi di Jakarta The Company’s head office is located in Jakarta
dan pada saat ini kantor Perusahaan terletak di and its current office address is at
Revenue Tower lantai 27 No. 123, Revenue Tower 27th floor No. 123, Jl. Jendral
Jl. Jendral Sudirman No 52-53 RT 5/RW 3, Sudirman No. 52-53 RT 5/RW 3, Senayan,
Senayan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190. South Jakarta, DKI Jakarta, 12190.
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Pada tanggal 26 September 2018, Perusahaan On September 26, 2018, the Company
memperoleh pernyataan efektif dari Dewan received effective statement from
Komisioner OJK melalui Surat Board of Commissioner OJK through Letter
No. S-127/D.04/2018 perihal Pemberitahuan No. S-127/D.04/2018 about Notification of
Efektif Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Effectivity Registration Small Medium Entity of
Penawaran Umum Perdana Saham oleh PT Satria Antaran Prima Tbk’s public offering of
Emiten Skala Menengah PT Satria Antaran shares.
Prima Tbk.
-6-
Page 10
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
1. Umum (Lanjutan) 1. General (Continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
(Lanjutan) (Continued)
Perusahaan melakukan penawaran umum The Company conducted its initial public offering
perdana atas 433.333.300 saham-saham of 433,333,300 shares with par value of Rp100
barunya dengan nilai nominal Rp100 (nilai (full amount) per share through Indonesian
penuh) per saham melalui Bursa Efek Stock Exchange with offering price of Rp250 (full
Indonesia (BEI) dengan harga penawaran amount) per share effective on October 3, 2018
Rp250 (nilai penuh) per saham yang dinyatakan (Note 17).
efektif pada tanggal 3 Oktober 2018 (Catatan
17).
c. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan c. Boards of Commissioners, Directors and
Employees
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi The composition of the Company’s Boards of
Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Commissioners and Directors as at
Desember 2025 adalah sebagai berikut: June 30, 2026 and December 31, 2025 are as
follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Komisaris Utama : Nency Christanti Nency Christanti : President Commissioner
Komisaris Independen : Gilarsi Wahju Setijono Gilarsi Wahju Setijono : Independent Commissioner
Direktur Utama : Budiyanto Darmastono Budiyanto Darmastono : President Director
Direktur : Zainal Zainal : Directors
Susunan Komite Audit Perusahaan pada The composition of the Company’s Audit
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 Committee as at June 30, 2026 and December
adalah sebagai berikut: 31, 2025 is as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Ketua : Gilarsi Wahju Setijono Gilarsi Wahju Setijono : Chairman
Anggota : R.Nugroho Binarto R.Nugroho Binarto : Members
Lies Retno Dumilah Lies Retno Dumilah
Jumlah kompensasi imbalan kerja jangka Total short-term compensation benefits paid to
pendek yang dibayarkan kepada Dewan the Company’s Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi Perusahaan untuk tahun and Directors for the years ended
yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026 dan June 30, 2026 and December 31, 2025,
31 Desember 2025, masing-masing sebesar amounted to Rp2,427,500,000 and
Rp2.427.500.000 dan Rp Rp4.957.500.000. Rp4,957,500,000, respectively.
Perusahaan memiliki karyawan tetap masing- The Company has 142 and 141 permanent
masing sejumlah 142 dan 141 pada tanggal K employees as at June 30, 2026 and December
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 (tidak a 31, 2025, respectively (unaudited).
diaudit).
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab The management of the Company is
atas penyusunan dan penyajian laporan responsible for the preparation and
keuangan yang telah diselesaikan dan presentation of these financial statements that
disetujui untuk diterbitkan pada tanggal were completed and authorized for issue on
30 Juli 2026. July 30, 2026.
-7-
Page 11
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
Berikut ini adalah kebijakan akuntansi yang Presented below are the significant accounting
signifikan yang diterapkan dalam penyusunan policies adopted in preparing the financial
laporan keuangan PT Satria Antaran Prima Tbk statements of PT Satria Antaran Prima Tbk
(“Perusahaan”). (the “Company”).
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of Financial
Statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan • The financial statements have been prepared
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di and presented in accordance with Indonesian
Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”), which
dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan comprise the Statements and Interpretations
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan issued by the Financial Accounting Standards
Indonesia (“DSAK”) dan peraturan-peraturan Board of the Indonesian Institute of
serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Accountants (“DSAK”) and the Regulations and
laporan keuangan yang diterbitkan oleh the Guidelines on Financial Statement
Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”). Presentation and Disclosures issued by
Financial Services Authority (“OJK”).
Perusahaan telah menyusun laporan keuangan The Company has prepared the financial
dengan dasar bahwa Perusahaan akan terus statements on the basis that it will continue to
mempertahankan kelangsungan usaha. operate as a going concern.
Laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus The financial statements, except for the
kas, disusun berdasarkan dasar akrual dengan statements of cash flows, have been prepared
menggunakan konsep biaya historis, kecuali on the accrual basis using the historical cost
untuk beberapa akun tertentu yang diukur concept of accounting, except for certain
berdasarkan pengukuran sebagaimana accounts which are measured on the bases
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- described in the related accounting policies of
masing akun tersebut. each account.
Laporan arus kas, menyajikan penerimaan dan The statements of cash flows present cash
pengeluaran kas yang diklasifikasikan ke dalam receipts and payments classified into operating,
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan investing and financing activities using the
dengan menggunakan metode langsung. direct method.
Mata uang pelaporan yang digunakan pada The reporting currency used in the preparation
laporan keuangan adalah Rupiah yang juga of these financial statements is Indonesian
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. Rupiah which is also the Company’s functional
currency.
Perusahaan memilih menyajikan laporan laba The Company elected to present one single
rugi dan penghasilan komprehensif lain dalam statement of profit or loss and other
satu laporan dan menyajikan tambahan comprehensive income and disclosed source of
pengungkapan sumber estimasi ketidakpastian estimation uncertainty in Note 3 and capital
pada Catatan 3 serta pengelolaan permodalan management in Note 21.
pada Catatan 21.
b. Klasifikasi Lancar/Jangka Pendek dan Tidak b. Current and Non-current Classification
Lancar/Jangka Panjang
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas The Company presents assets and liabilities in
dalam laporan posisi keuangan berdasarkan the statement of financial position based on
klasifikasi lancar/tidak lancar. Suatu aset current/non-current classification. An asset is
disajikan lancar bila: current when it is:
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi i) expected to be realized or intended to be
dalam siklus operasi normal, sold or consumed in the normal operating
cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
-8-
Page 12
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
iii) expected to be realized within 12 months
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah after the reporting period, or cash or cash
tanggal pelaporan, atau kas atau setara equivalent unless restricted from being
kas kecuali yang dibatasi penggunaannya exchanged or used to settle a liability for at
atau akan digunakan untuk melunasi suatu least 12 months after the reporting period.
liabilitas dalam paling lambat 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
Suatu liabilitas disajikan sebagai jangka pendek A liability is current when it is:
bila:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) expected to be settled in the normal
operating cycle,
ii) untuk diperdagangkan, ii) held primarily for the purpose of trading,
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah iii) due to be settled within 12 months after the
tanggal pelaporan, atau reporting period, or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya dalam settlement of the liability for at least 12
paling tidak 12 bulan setelah tanggal months after the reporting period.
pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current.
jangka panjang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan Deferred tax assets and liabilities are classified
diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar dan as non-current assets and liabilities.
liabilitas jangka panjang.
c. Kas dan Setara Kas c. Cash and Cash Equivalents
Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas, bank Cash and cash equivalents consist of cash on
dan setara kas yang meliputi deposito hand and in banks, and cash equivalents which
berjangka dengan jangka waktu tiga bulan atau are time deposits with maturities within three
kurang yang tidak digunakan sebagai jaminan months or less which are not pledged as
atau dibatasi penggunaannya dan dapat collateral or restricted in use and readily
dijadikan kas tanpa terjadi perubahan nilai yang convertible to cash without significant changes
signifikan. in value.
Deposito berjangka dengan jangka waktu tiga Time deposits with maturities within three
bulan atau kurang yang digunakan sebagai months or less which are pledged as collateral
jaminan untuk hutang bank diklasifikasikan for bank loans are classified as “Restricted time
sebagai “Deposito berjangka yang dibatasi deposits”.
penggunaannya”.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
d. Persediaan d. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah Inventories are stated at the lower of cost or net
antara biaya perolehan dengan nilai realisasi realizable value.
neto.
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost and
rendah antara harga perolehan dan nilai net realizable value. Cost is determined using
realisasi bersih. Harga perolehan ditentukan the first-in, first-out (“FIFO”) method. Allowance
dengan menggunakan metode pertama-masuk, for inventory obsolescence and/or decline in the
pertama-keluar (“FIFO”). Penyisihan untuk value of inventories is provided to reduce the
persediaan usang dan/atau penurunan nilai carrying value of inventories to their net
persediaan ditetapkan untuk menurunkan nilai realizable value.
tercatat persediaan ke nilai realisasi neto.
-9-
Page 13
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
e. Beban Dibayar Dimuka e. Prepaid Expenses
Beban dibayar dimuka dibebankan selama Prepaid expenses are charged to operations
masa manfaatnya. over the periods benefited.
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi f. Transactions with Related Parties
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan Perusahaan: related to the Company:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that
yang mempunyai relasi dengan Perusahaan person's family is related to the Company if
jika orang tersebut: that person:
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control over the
pengendalian bersama atas Company;
Perusahaan;
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas (ii) has significant influence over the
Perusahaan; atau Company; or
(iii) personil manajemen kunci Perusahaan (iii) is a member of the key management
atau entitas induk Perusahaan. personnel of the Company or of a
parent of the Company.
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any
jika memenuhi salah satu hal berikut: of the following conditions applies:
(i) entitas dan Perusahaan adalah (i) the entity and the Company are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
saling berelasi dengan entitas lainnya). others).
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi (ii) one entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau ventura associate or joint venture of a member
bersama yang merupakan anggota of a group of which the other entity is a
suatu kelompok usaha, yang mana member).
entitas lain tersebut adalah
anggotanya).
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura (iii) both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama. same third party.
(iv) satu entitas adalah ventura bersama (iv) one entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity.
ketiga.
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi f. Transactions with Related Parties
(Lanjutan) (Conitnued)
b. Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan b. An entity is related to the Company if any of
jika memenuhi salah satu hal berikut: the following conditions applies:
(Lanjutan) (Continued)
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment
imbalan pasca kerja untuk imbalan defined benefit plan for the benefit of
kerja dari Perusahaan atau entitas yang employees of either the Company or
terkait dengan Perusahaan. an entity related to the Company.
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in a).
diidentifikasi dalam huruf a).
(vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a) (vii) a person identified in a) i) has
i) memiliki pengaruh signifikan atas significant influence over the entity or
entitas atau merupakan personil is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or of a parent
induk dari entitas). of the entity).
- 10 -
Page 14
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
(viii) entitas, atau anggota dari kelompok (viii) the entity, or any member of a group of
yang mana entitas merupakan bagian which it is a part, provides key
dari kelompok tersebut, menyediakan management personnel services to
jasa personil manajemen kunci kepada the Company or to the parent of the
Perusahaan atau kepada entitas induk Company.
dari Perusahaan.
Seluruh transaksi dan saldo dengan pihak- All significant transactions and balances with
pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas related parties are disclosed in the relevant
laporan keuangan. notes herein.
g. Sewa g. Leases
Sebagai Lessee As Lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is
mengandung sewa, pada tanggal insepsi or contains a lease, at the inception of the
kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna contract. The Company recognizes a right-of-
dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan use asset and a corresponding lease liability
seluruh kesepakatan sewa di mana with respect to all lease arrangements in which
Perusahaan merupakan penyewa, kecuali it is the lessee, except for short-term leases
untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan (defined as leases with a lease term of 12
sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 months or less) and leases of low value assets.
bulan atau kurang) dan sewa yang aset For these leases, the Company recognizes the
pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa- lease payments as an operating expense on a
sewa tersebut, Perusahaan mengakui straight-line basis over the term of the lease
pembayaran sewa sebagai beban operasi unless another systematic basis is more
secara garis lurus selama masa sewa kecuali representative of the time pattern in which
dasar sistematis lainnya lebih economic benefits from the leased assets are
merepresentasikan pola konsumsi manfaat consumed.
penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang not paid at the commencement date,
didiskontokan menggunakan suku bunga discounted by using the rate implicit in the
implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak lease. If this rate cannot be readily determined,
dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan the Company uses the incremental borrowing
suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk rate specific to the lessee.
penyewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate
dalam laporan posisi keuangan. line in the statement of financial position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
mereflesikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Setiap pembayaran sewa dialokasikan antara Each lease payment is allocated between the
liabilitas dan biaya keuangan. Biaya keuangan liability and finance cost. The finance cost is
dibebankan pada laba rugi selama periode charged to profit or loss over the lease period
sewa sehingga menghasilkan tingkat suku so as to produce a constant periodic rate of
bunga periodik yang konstan atas saldo interest on the remaining balance of the liability
liabilitas untuk setiap periode. for each period.
- 11 -
Page 15
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
g. Sewa (Lanjutan) g. Leases (Continued)
Sebagai Lessee (Lanjutan) As Lessee (Continued)
Perusahaan mengukur kembali liabilitas sewa The Company remeasures the lease liability
(dan melakukan penyesuaian terkait terhadap (and makes a corresponding adjustment to the
aset hak-guna) jika: related right-of-use assets) whenever:
• Terdapat perubahan dalam masa sewa • The lease term has changed or there is a
atau perubahan dalam penilaian atas change in the assessment of the exercise
eksekusi opsi pembelian, di mana liabilitas of a purchase option, in which case the
sewa diukur dengan mendiskontokan lease liability is remeasured by discounting
pembayaran sewa revisian menggunakan the revised lease payments using a revised
tingkat diskonto revisian; discount rate;
• Terdapat perubahan sewa masa depan • The lease payments change due to
sebagai akibat dari perubahan indeks atau changes in an index or rate or a change in
perubahan perkiraan pembayaran expected payment under a guaranteed
berdasarkan nilai residual jaminan di mana residual value, in which cases the lease
liabilitas sewa diukur Kembali dengan liability is remeasured by discounting the
mendiskontokan pembayaran sewa revised lease payments using the initial
revisian menggunakan tingkat diskonto discount rate (unless the lease payments
awal (kecuali jika pembayaran sewa change is due to a change in a floating
berubah karena perubahan suku bunga interest rate, in which case a revised
mengambang, di mana tingkat diskonto discount rate is used); or
revisian digunakan); atau
• Kontrak sewa dimodifikasi dan modifikasi • A lease contract is modified and the lease
sewa tidak dicatat sebagai sewa terpisah, modification is not accounted for as a
di mana liabilitas sewa diukur dengan separate lease, in which case the lease
mendiskontokan pembayaran sewa liability is remeasured by discounting the
revisian menggunakan tingkat diskonto revised lease payments using a revised
revisian. discount rate.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang measurements of the corresponding lease
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan liability, lease payments made at or before the
sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna commencement day and any initial direct costs.
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi They are subsequently measured at cost less
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan accumulated depreciation and impairment
nilai. losses.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas Whenever the Company incurs an obligation for
biaya membongkar dan memindahkan aset costs to dismantle and remove a leased asset,
sewa, merestorasi tempat di mana aset berada restore the site on which it is located or restore
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang the underlying assets to the conditions required
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, by the terms and conditions of the lease, a
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. provision is recognized and measured under
Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak- PSAK 237. The costs are included in the related
guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi right-of-use asset, unless those costs are
untuk memproduksi persediaan. incurred to produce inventories.
Aset hak-guna selanjutnya diukur dengan Right-of-use assets are subsequently
harga perolehan dikurangi akumulasi measured at cost less accumulated
penyusutan dan penurunan nilai. Aset hak-guna depreciation and impairment losses. Right-of-
disusutkan secara garis lurus selama jangka use assets are depreciated on a straight-line
waktu sewa dan estimasi masa manfaat aset, basis over the shorter of the lease term and the
mana yang lebih pendek, sebagai berikut: estimated useful lives of the assets, as follows:
- 12 -
Page 16
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
g. Sewa (Lanjutan) g. Leases (Continued)
Sebagai Lessee (Lanjutan) As Lessee (Continued)
Ruang kantor 2 - 5 tahun/years Office space
Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset If a lease transfers ownership of the underlying
pendasar atau jika biaya perolehan aset hak- assets or the cost of the right-of-use assets
guna merefleksikan Perusahaan akan reflects that of the Company expects to
mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna exercise a purchase option, the related right-of-
disusutkan selama masa manfaat aset use asset is depreciated over the useful life of
pendasar. Penyusutan dimulai pada tanggal the underlying assets. The depreciation starts
permulaan sewa. at the commencement date of the lease.
Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di The right-of-use assets are presented as a
laporan posisi keuangan. separate line in the statement of financial
position.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies PSAK 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian accounts for any identified impairment loss as
penurunan nilai yang teridentifikasi described in the impairment of assets policy.
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan
penurunan nilai aset.
Sewa variabel yang tidak bergantung pada Variable rents that do not depend on an index
indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan or rate are not included in the measurements of
dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak- the lease liability and the right-of-use asset. The
guna. Pembayaran terkait diakui sebagai beban related payments are recognized as an
dalam periode di mana peristiwa atau kondisi expense in the period in which the event or
yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan condition that triggers those payments occur
dicatat dalam pos "Beban Langsung" dalam and are included in the line "Direct Cost" in the
laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain. comprehensive income.
Sebagai cara praktis, PSAK 116 mengijinkan As a practical expedient, PSAK 116 permits a
penyewa untuk memisahkan komponen lessee not to separate non-lease components,
nonsewa, dan mencatat masing-masing and instead account for any lease and
komponen sewa dan komponen nonsewa associated non-lease components as a single
sebagai kesepakatan sewa tunggal. arrangement. The Company has not used this
Perusahaan tidak menggunakan cara praktis practical expedient. For contracts that contain a
ini. Untuk kontrak yang memiliki komponen lease component and one or more additional
sewa dan satu atau lebih sewa tambahan atau lease or non-lease components, the Company
komponen non sewa, Perusahaan allocates the consideration in the contract to
mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke each lease component on the basis of the
setiap komponen sewa dengan dasar harga jual relative stand-alone price of the lease
relatif berdiri sendiri dari komponen sewa dan component and the aggregate stand- alone
jumlah agregat masing-masing dari komponen price of the non-lease components.
non sewa.
- 13 -
Page 17
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
g. Sewa (Lanjutan) g. Leases (Continued)
Sebagai Lessor As Lessor
Penghasilan sewa dari sewa operasi diakui Rental income from operating leases is
secara garis lurus selama masa sewa yang recognized on a straight-line basis over the
relevan. Biaya langsung awal yang terjadi terms of the relevant lease. Initial direct costs
dalam menegosiasikan dan mengatur sewa incurred in negotiating and arranging an
operasi ditambahkan ke jumlah tercatat aset operating lease are added to the carrying
sewa dan diakui secara garis lurus selama amount of the leased assets and recognized on
masa sewa. a straight-line basis over the lease term.
h. Aset Tetap h. Property, Plant and Equipment
Perusahaan memilih model biaya sebagai The Company chooses the cost model as a
kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. measurement of its property, plant and
equipment accounting policy.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Property, plant and equipment are stated at cost
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi less accumulated depreciation and impairment
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan losses, if any. Such cost includes the cost of
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap replacing part of the property, plant and
saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi equipment when that cost is incurred, if the
kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat recognition criteria are met. Likewise, when a
inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya major inspection is performed, its cost is
inspeksi itu diakui ke dalam nilai tercatat recognized in the carrying amount of the
(“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu property, plant and equipment as a replacement
penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. if the recognition criteria are satisfied. All other
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang repairs and maintenance costs that do not meet
tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui the recognition criteria are recognized in
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statements of profit or loss and other
komprehensif lain pada saat terjadinya. comprehensive income as incurred.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using the estimated
estimasi masa manfaat atas aset adalah useful lives of the assets, as follows:
sebagai berikut:
Bangunan prasarana 2 - 5 tahun/years Leasehold improvements
Kendaraan 3 - 5 tahun/years Vehicles
Peralatan dan perlengkapan 2 - 4 tahun/years Equipment and fixtures
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is computed using straight-line
metode garis lurus. method.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan An item of property, plant and equipment is
pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat derecognized upon disposal or when no future
tidak ada manfaat ekonomi masa depan yang economic benefits are expected from its use or
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. disposal. Any gain or loss arising on
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian derecognition of the asset (calculated as the
pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan difference between the net disposal proceeds
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah and the carrying amount of the asset) is
tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan laba included in the statements of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain pada other comprehensive income in the year the
tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. asset is derecognized.
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen The residual values, useful lives and methods
mereviu nilai residu, masa manfaat dan metode of depreciation of property, plant and equipment
penyusutan aset tetap. are reviewed at each financial year end.
- 14 -
Page 18
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
i. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan i. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan The Company assesses at each annual
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset reporting year-end whether there is an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indication that an asset may be impaired. If any
indikasi tersebut atau pada saat pengujian such indication exists, or when annual
penurunan nilai aset (seperti aset takberwujud impairment testing for an asset (i.e., an
dengan umur manfaat tidak terbatas, aset intangible asset with an indefinite useful life, an
takberwujud yang belum dapat digunakan, atau intangible asset not yet available for use, or
goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi goodwill acquired in a business combination) is
bisnis) diperlukan, maka Perusahaan membuat required, the Company makes an estimate of
estimasi formal jumlah terpulihkan aset the asset’s recoverable amount.
tersebut.
j. Imbalan Kerja j. Employee Benefits
Perusahaan mengakui kewajiban imbalan kerja •The Company recognized unfunded employee
yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan benefits liability in accordance with
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) Government Regulation Number 35 Year 2021
yang menerapkan pengaturan Peraturan (PP 35/2021) that implement the provisions of
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Government Regulation in Lieu of Law
(Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. (“Perppu”) No. 2/2022 on Job Creation. Perppu
Perppu No. 2/2022 telah ditetapkan menjadi No. 2/2022 has been enacted into law on March
Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 31, 2023, based on Law No.6 of 2023. Pension
berdasarkan Undang-Undang No.6 Tahun costs under the Company’s defined benefit
2023. Beban pensiun berdasarkan program pension plans are determined by periodic
dana pensiun manfaat pasti Perusahaan actuarial calculation using the projected-unit-
ditentukan melalui perhitungan aktuaria secara credit method and applying the assumptions on
periodik dengan menggunakan metode discount rate, return on plan assets and annual
projected-unit-credit dan menerapkan asumsi rate of increase in compensation.
atas tingkat diskonto, hasil atas aset program
dan tingkat kenaikan manfaat pasti pensiun
tahunan.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement on net defined benefit liability
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai (asset), which recognized as other
penghasilan komprehensif lain, terdiri dari: comprehensive income, consists of:
i. Keuntungan dan kerugian aktuarial; i. Actuarial gain and losses;
ii. Imbal hasil atas aset program, tidak ii. Return on program asset, excluding the
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam amount included in liabilities (asset) net
bunga neto liabilitas (aset); interest;
iii. Setiap perubahan dampak batas aset, iii. Every changes in asset ceiling, excluding
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan the amount included in liabilities (asset) net
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). interest.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement on net defined benefit
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai liabilities (asset), which recognized as other
penghasilan komprehensif lain tidak comprehensive income will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi periode berikutnya. subsequently to profit or loss in the next period.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul Actuarial gain and losses arising from
dari penyelesaian dan perubahan asumsi experience adjustments and changes in
aktuaria dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas actuarial assumptions are charged or credited
pada penghasilan komprehensif lainnya pada to equity in other comprehensive income in year
tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. in which they arise.
Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or settlement
penyelesaian suatu program imbalan pasti of a defined benefit plan are recognized when
diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian the curtailment or settlement occurs.
terjadi.
- 15 -
Page 19
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
k. Pengakuan Pendapatan dan Beban k. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan memberikan jasa kurir kepada The Company provides courier services to its
pelanggan. Untuk penjualan jasa, pendapatan customers. For sales of services, revenue is
diakui pada periode akuntansi dimana jasa recognized in the accounting period in which the
diberikan, dengan mengacu pada tingkat services are rendered, by reference to the stage
penyelesaian dari suatu transaksi dan dinilai of completion of the specific transaction and
berdasarkan jasa aktual yang telah diberikan assessed on the basis of the actual service
sebagai proporsi atas total jasa yang harus provided as a proportion of the total service to
diberikan. be provided.
Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Revenue is measured based on the
Perusahaan perkirakan menjadi haknya dalam consideration to which the Company expects to
kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk be entitled in a contract with a customer and
jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. excludes amounts collected on behalf of third
Perusahaan mengakui pendapatan ketika parties. The Company recognizes revenue
mengalihkan pengendalian barang atau jasa when it transfers control of a product or service
kepada pelanggan. to a customer.
Pendapatan diakui pada saat jasa pengiriman Revenue is recognized when courier service
diberikan kepada pelanggan. has been rendered to customer.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognized as incurred on an
menggunakan dasar akrual. accrual basis.
l. Pajak Penghasilan l. Income Tax
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah Income tax expense represents the sum of the
dari pajak penghasilan badan yang terutang corporate income tax currently payable and
saat ini dan pajak tangguhan. Pajak deferred tax. Income tax is recognized in the
penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, profit or loss, except to the extent that it relates
kecuali jika pajak tersebut terkait dengan to items recognized in other comprehensive
transaksi atau kejadian yang diakui di income or directly in equity. In this case, the tax
penghasilan komprehensif lain atau langsung is also recognized in other comprehensive
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut income or directly in equity, respectively.
masing-masing diakui dalam penghasilan
komprehensif lain atau ekuitas.
Pajak kini Current tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode Current income tax assets and liabilities for the
berjalan diukur sebesar jumlah yang current period are measured at the amount
diharapkan dapat direstitusi dari atau expected to be recovered from or paid to the tax
dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif authority. The tax rates and tax laws used as a
pajak dan peraturan pajak yang digunakan basis for computation are those that have been
untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang enacted or substantively enacted as at the
telah berlaku atau secara substansial telah reporting dates.
berlaku pada tanggal pelaporan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat Amendments to taxation obligations are
saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila recorded when an assessment is received or if
dilakukan banding, ketika hasil banding sudah appealed against, when the results of the
diputuskan. appeal are determined.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan 3 Deferred tax is provided using the liability
metode liabilitas atas perbedaan temporer pada method on temporary differences at the
tanggal pelaporan antara dasar pengenaan reporting dates between the tax bases of assets
pajak aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya and liabilities and their carrying amounts for
untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal financial reporting purposes at the reporting
pelaporan. dates.
- 16 -
Page 20
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
l. Pajak Penghasilan (Lanjutan) l. Income Tax (Continued)
Pajak tangguhan (Lanjutan) Deferred tax (Continued)
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak taxable temporary differences and deferred tax
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer assets are recognized for deductible temporary
yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi differences and accumulated fiscal losses to
fiskal, sepanjang besar kemungkinan besar the extent that it is probable that taxable
laba kena pajak akan tersedia sehingga income will be available in future years against
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan which the deductible temporary differences and
dan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat accumulated fiscal losses can be utilized.
dimanfaatkan.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax asset is
pada setiap tanggal pelaporan dan nilai reviewed at each reporting date and adjusted
tercatatnya disesuaikan berdasarkan based on availability of future taxable income.
ketersediaan laba kena pajak di masa
mendatang.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilites are measured
dengan menggunakan tarif pajak yang at the tax rates that are expected to apply to the
diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset year when the asset is realized or the liability is
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan settled, based on the tax rates and tax laws that
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak have been enacted or substantively enacted as
yang berlaku atau yang telah secara at the reporting date. Changes in the carrying
substansial berlaku pada tanggal pelaporan. amount of deferred tax assets and liabilities
Perubahan nilai tercatat aset dan liabilitas pajak due to a change in tax rates are charged to
tangguhan yang disebabkan perubahan tarif current year operations, except to the extent
pajak dibebankan pada tahun berjalan, kecuali that they relate to items previously charged or
untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya credited to equity.
telah langsung dibebankan atau dikreditkan ke
ekuitas.
m. Instrumen Keuangan m. Financial Instruments
Klasifikasi Classification
Aset Keuangan Financial Assets
Perusahaan mengklasifikasikan instrumen The Company classifies financial instruments
keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas into financial assets and financial liabilities. A
keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap financial instrument is any contract that gives
kontrak yang menimbulkan aset keuangan rise to a financial asset of one entity and a
pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau financial liability or equity instrument of another
instrumen ekuitas pada entitas lain. entity.
Aset keuangan diklasifikasikan pada saat Financial assets are classified, at initial
pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada recognition, and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui amortized cost, fair value through other
penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”), dan comprehensive income (“FVTOCI”), and fair
nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”). value through profit or loss (“FVTPL”).
Aset keuangan Perusahaan terdiri dari kas dan The Company’s financial assets consist of cash
setara kas, deposito berjangka yang dibatasi and cash equivalents, restricted time deposits,
penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain trade receivables, other receivables and other
dan aset lain-lain (uang jaminan) diklasifikasikan assets (security deposits) are classified as
sebagai aset yang diukur dengan biaya financial assets at amortized cost. Short-term
diamortisasi. Investasi jangka pendek (obligasi investments (government bonds) and long-term
pemerintah) dan investasi jangka panjang diukur investment are measured at fair value through
pada nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income.
komprehensif lain.
- 17 -
Page 21
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Klasifikasi (Lanjutan) Classification (Continued)
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classifies its financial liabilities
keuangannya sebagai (i) liabilitas keuangan as: (i) financial liabilities at FVTPL or (ii)
diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan financial liabilities measured at amortized cost.
diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Liabilitas keuangan Perusahaan terdiri dari The Company’s financial liabilities consist of
utang bank jangka pendek, utang usaha, utang short-term bank loans, trade payables, other
lain-lain, liabilitas yang masih harus dibayar, payables, accrued liabilities, lease liabilities and
utang sewa dan utang pembiayaan konsumen consumer financing payables are classified as
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan financial liabilities at amortized cost. The
yang diukur dengan biaya diamortisasi. Company has no financial liabilities measured
Perusahaan tidak memiliki liabilitas keuangan at fair value through profit or loss.
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Aset Keuangan Financial Assets
Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan The classification of financial assets at initial
awal tergantung pada karakteristik arus kas recognition depends on the financial asset’s
kontraktual aset keuangan dan model bisnis contractual cash flow characteristics and the
Perusahaan dalam mengelola aset keuangan Company’s business model for managing them.
tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang With the exception of trade receivables that do
tidak memiliki komponen pendanaan yang not contain a significant financing component
signifikan dan atau saat Perusahaan for which the Company has applied the practical
menerapkan panduan praktis, pada saat expedient, the Company initially measures a
pengakuan awal Perusahaan mengukur aset financial asset at its fair value plus, in the case
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam of a financial asset not at FVTPL, transactions
hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, costs. Trade receivables that do not contain a
biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak significant financing component or which the
memiliki komponen pendanaan yang signifikan Company has applied the practical expedient
atau ketika Perusahaan menerapkan panduan are measured at the transaction price
praktis, diukur sesuai harga transaksi seperti determined under PSAK 115.
yang didefinisikan dalam PSAK 115.
Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada In order for a financial asset to be classified and
biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, measured at amortized cost or FVTOCI, it
aset keuangan harus memiliki arus kas yang needs to give rise to cash flows that are solely
semata dari pembayaran pokok dan bunga dari payments of principal and interest on the
jumlah pokok terutang. Pengujian ini dikenal principal amount outstanding. This assessment
sebagai solely payment of principal and interest is referred to as the solely payments of principal
(SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat and interest (SPPI) testing and it is performed
instrumen. at instrument level.
Model bisnis Perusahaan dalam mengelola The Company’s business model for managing
aset keuangan mengacu kepada bagaimana financial assets refers to how it manages its
Perusahaan mengelola aset keuangan untuk financial assets in order to generate cash flows.
menghasilkan arus kas. Model bisnis The business model determines whether cash
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan flows will result from collecting contractual cash
dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual flows, selling the financial assets, or both.
aset keuangan atau keduanya.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang Purchases or sales of financial assets that
memerlukan penyerahan aset dalam kurun require delivery of assets within a time frame
waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan established by regulation or convention in the
atau kebiasaan yang berlaku di pasar marketplace (regular way trades) are
(pembelian yang lazim) diakui pada tanggal recognized on the trade date, i.e., the date that
perdagangan, yaitu tanggal Perusahaan the Company commits to buy or sell the asset.
berkomitmen untuk membeli atau menjual aset
tersebut.
- 18 -
Page 22
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan) Initial recognition and measurement
(Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan For purposes of subsequent measurement,
awal, aset keuangan diklasifikasikan kedalam financial assets are classified in four categories:
empat kategori:
• Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar • Financial assets at fair value through profit
melalui laba rugi or loss
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets at fair value through profit
melalui laba rugi mencakup aset keuangan or loss include financial assets held for
yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset trading, financial assets designated upon
keuangan yang ditetapkan pada saat initial recognition at fair value through profit
pengakuan awal pada nilai wajar melalui or loss, or financial assets mandatorily
laba rugi, atau aset keuangan yang required to be measured at fair value.
disyaratkan untuk diukur pada nilai Financial assets are classified as held for
wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan trading if they are acquired for the purpose
dalam kelompok diperdagangkan jika dibeli of selling or repurchasing in the near term.
dengan tujuan untuk dijual atau dibeli
kembali dalam waktu dekat.
Aset keuangan kategori ini pada laporan Financial assets at FVTPL are carried in the
posisi keuangan diukur pada FVTPL yang statement of financial position at fair value
timbul sebagai hasil dari perubahan nilai with net changes in fair value recognized in
wajar diakui dalam laporan laba rugi. Tidak the statement of profit or loss. There are no
ada aset keuangan Perusahaan dalam financial assets of the Company under this
kategori ini. category.
• Aset keuangan diukur pada biaya • Financial assets at amortized cost (debt
perolehan diamortisasi (instrumen utang) instruments)
Kategori ini merupakan yang paling relevan This category is the most relevant to the
bagi Perusahaan. Perusahaan mengukur Company. The Company measures
aset keuangan pada biaya perolehan financial assets at amortized cost if both of
diamortisasi jika kedua kondisi berikut the following conditions are met:
dipenuhi:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki business model with the objective to
aset keuangan dalam rangka hold financial assets in order to collect
mendapatkan arus kas kontraktual; contractual cash flows; and
dan
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the financial
keuangan yang pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
meningkatkan arus kas yang semata cash flows that are solely payments of
dari pembayaran pokok dan bunga principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi setelah pengakuan subsequently measured using the effective
awal diukur menggunakan metode suku interest rate (“EIR”) method and are subject
bunga efektif (“SBE”) dan merupakan to impairment. Gains and losses are
subjek penurunan nilai. Keuntungan dan recognized in profit or loss when the asset is
kerugian diakui pada laba rugi saat aset derecognized, modified or impaired. The
dihentikan pengakuannya, dimodifikasi Company’s financial assets at amortized
atau mengalami penurunan nilai. Aset cost consist of cash and cash equivalents,
keuangan Perusahaan pada kategori ini restricted time deposits, trade receivables,
meliputi kas dan setara kas, deposito other receivables and other assets (security
berjangka yang dibatasi penggunaannya, deposits).
piutang usaha, piutang lain-lain dan aset
lain-lain (uang jaminan)
- 19 -
Page 23
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan) Initial recognition and measurement
(Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
• Aset keuangan diukur FVTOCI dengan fitur • Financial assets at FVTOCI with recycling of
reklasifikasi keuntungan dan kerugian cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang) instruments)
Perusahaan mengukur instrumen utang The Company measures debt instruments
pada FVTOCI jika kedua kondisi berikut at FVTOCI if both of the following conditions
dipenuhi: are met:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang tujuannya akan terpenuhi business model with the objective of
dengan mendapatkan arus kas both holding to collect contractual
kontraktual dan menjual aset cash flows and selling; and
keuangan; dan
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the financial
keuangan yang pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
meningkatkan arus kas yang semata cash flows that are solely payments of
dari pembayaran pokok dan bunga principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Untuk instrumen utang yang diukur pada For debt instruments at FVTOCI, interest
FVTOCI, pendapatan bunga, keuntungan income, foreign exchange revaluation and
atau kerugian selisih kurs, dan kerugian impairment losses or reversals are
penurunan nilai diakui pada laba rugi dan recognized in the statement of profit or loss
dihitung dengan cara yang sama dengan and computed in the same manner as for
aset keuangan diukur pada biaya perolehan financial assets measured at amortized
diamortisasi. Perubahan nilai wajar lainnya cost. The remaining fair value changes are
diakui pada PKL. Ketika aset keuangan recognized in OCI. Upon derecognition, the
dihentikan pengakuannya, keuntungan cumulative fair value change recognized in
atau kerugian kumulatif yang sebelumnya OCI is recycled to profit or loss.
diakui dalam PKL direklasifikasi ke laba
rugi.
Investasi jangka pendek (obligasi The Company’s short-term investment
pemerintah) Perusahaan yang (government bonds) is classified under this
diklasifikasikan dalam kategori ini. category.
Perusahaan mereklasifikasi investasi utang The Company reclassifies debt investments
jika dan hanya jika model bisnis untuk when and only when its business model for
mengelola aset tersebut berubah. managing those assets changes.
• Aset keuangan diukur pada FVTOCI tanpa • Financial assets designated at FVTOCI with
fitur reklasifikasi keuntungan dan kerugian no recycling of cumulative gains and losses
kumulatif saat penghentian pengakuan upon derecognition (equity instruments)
(instrumen ekuitas)
Saat pengakuan awal, Perusahaan dapat Upon initial recognition, the Company can
membuat pilihan yang tidak dapat elect to classify irrevocably its equity
dibatalkan untuk menyajikan dalam investments as equity instruments
FVTOCI perubahan nilai wajar investasi designated at FVTOCI when they meet the
dalam instrumen ekuitas yang masuk dalam definition of equity under PSAK 109 and are
ruang lingkup PSAK 109 dan yang bukan not held for trading. The classification is
merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk determined on an instrument-by-instrument
diperdagangkan. Pilihan ini dilakukan pada basis.
level instrumen per instrumen.
- 20 -
Page 24
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan) Initial recognition and measurement
(Continued)
Aset Keuangan (Lanjutan) Financial Assets (Continued)
Keuntungan dan kerugian dari aset Gains and losses on these financial assets
keuangan ini tidak direklasifikasikan ke laba are never recycled to profit or loss.
rugi. Dividen diakui sebagai penghasilan Dividends are recognized as other income
lainnya pada laba rugi ketika hak untuk in the statement of profit or loss when the
menerima pembayaran dividen telah right of payment has been established,
ditetapkan, kecuali dividen secara jelas except when the Company benefits from
mewakili bagian terpulihkan dari biaya such proceeds as a recovery of part of the
investasi, di mana keuntungan tersebut cost of the investment, in which case such
dicatat dalam penghasilan komprehensif gains are recorded in OCI. Equity
lainnya. Instrumen ekuitas yang diukur instruments designated at FVTOCI are not
pada FVTOCI tidak terpengaruh pada subject to impairment assessment.
persyaratan penurunan nilai.
Penyertaan saham jangka panjang The Company’s long-term investment in
Perusahaan yang diklasifikasikan dalam shares is elected under this category.
kategori ini.
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as financial
liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar liabilities at fair value through profit or loss or
melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada financial liabilities at amortized cost. The
biaya perolehan diamortisasi. Perusahaan Company determines the classification of their
menentukan klasifikasi liabilitas keuangan financial liabilities at initial recognition.
mereka pada saat pengakuan awal.
Instrumen keuangan yang diterbitkan atau Issued financial instruments or their
komponen dari instrumen keuangan tersebut, components, which are not classified as
yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas financial liabilities at FVTPL are classified as
keuangan yang diukur pada FVTPL other financial liabilities, where the substance of
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain- the contractual arrangements results in the
lain, jika substansi perjanjian kontraktual Company having an obligation either to deliver
mengharuskan Perusahaan untuk cash or another financial asset to the holder, or
menyerahkan kas atau aset keuangan lain to satisfy the obligation other by the exchange
kepada pemegang instrumen keuangan, atau of a fixed amount of cash or another financial
jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui asset for a fixed number of own equity shares.
penukaran kas atau aset keuangan lain atau
saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah
ditetapkan.
Pengukuran liabilitas keuangan tergantung The measurement of financial liabilities
pada klasifikasinya sebagai berikut: depends on their classification as follows:
• Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai • Financial liabilities at fair value through
wajar melalui laba rugi profit or loss
Perusahaan tidak menetapkan liabilitas The Company has not designated any
keuangan untuk diukur pada FVTPL. financial liability as at FVTPL.
- 21 -
Page 25
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Pengakuan dan pengukuran awal (Lanjutan) Initial recognition and measurement
(Continued)
Liabilitas Keuangan (Lanjutan) Financial Liabilities (Continued)
• Liabilitas keuangan pada biaya perolehan • Financial liabilities at amortized cost
diamortisasi
Kategori ini merupakan yang paling relevan This is the category most relevant to the
bagi Perusahaan. Setelah pengakuan Company. After initial recognition, interest-
awal, pinjaman diukur pada biaya bearing loans and borrowings are
perolehan yang diamortisasi dengan subsequently measured at cost using the
menggunakan metode SBE. Keuntungan EIR method. Gains and losses are
dan kerugian diakui dalam laporan laba recognized in the statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain and other comprehensive income when the
hingga liabilitas dihentikan pengakuannya liabilities are derecognized as well as
melalui proses amortisasi menggunakan through the amortization process using the
metode SBE. Biaya perolehan dimortisasi EIR method. Amortized cost is calculated
dihitung dengan mempertimbangkan by taking into account any discount or
setiap diskon atau premi pada perolehan premium on acquisition and fees or costs
awal dan biaya yang merupakan bagian that are an integral part of the EIR. The EIR
integral dari metode SBE. Amortisasi amortization is included as finance costs in
metode SBE diakui sebagai biaya the statement of profit or loss and other
pendanaan pada laporan laba rugi dan comprehensive income. This category
penghasilan komprehensif. Kategori ini generally applies to interest-bearing loans
umumnya berlaku untuk pinjaman and other borrowings.
berbunga dan pinjaman lainnya.
Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets
Perusahaan mengakui cadangan untuk The Company recognizes an allowance for
kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk expected credit losses (“ECL”) for all debt
seluruh instrumen utang yang tidak diukur pada instruments not held at FVTPL. ECL are based
FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan on the difference between the contractual cash
antara arus kas kontraktual yang tertuang flows due in accordance with the contract and
dalam kontrak dan seluruh arus kas yang all the cash flows that the Company expects to
diharapkan akan diterima Perusahaan, receive, discounted at an approximation of the
didiskontokan menggunakan suku bunga efektif original effective interest rate. The expected
awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima cash flows will include cash flows from the sale
tersebut mencakup arus kas dari penjualan of collateral held or other credit enhancements
agunan yang dimiliki atau perluasan kredit that are integral to the contractual terms.
lainnya yang merupakan bagian integral dari
persyaratan kontrak.
ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit ECL are recognized in two stages. For credit
atas instrumen keuangan yang tidak mengalami exposures for which there has not been a
peningkatan secara signifikan sejak pengakuan significant increase in credit risk since initial
awal, pengukuran penyisihan kerugian recognition, ECL are provided for credit losses
dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko that result from default events that are possible
kredit atas instrumen keuangan yang within the next 12-months (a 12-month ECL).
mengalami peningkatan secara signifikan sejak For those credit exposures for which there has
pengakuan awal, penyisihan kerugian been a significant increase in credit risk since
dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas initial recognition, a loss allowance is required
dari waktu terjadinya default (sepanjang umur for credit losses expected over the remaining
ECL). life of the exposure, irrespective of the timing of
the default (a lifetime ECL).
- 22 -
Page 26
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) Impairment of financial assets (Continued)
Untuk piutang usaha, Perusahaan menerapkan For trade receivables, the Company applies a
panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh simplified approach in calculating ECL.
karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi Therefore, the Company does not track
perubahan dalam risiko kredit, melainkan changes in credit risk, but instead recognizes a
mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL loss allowance based on lifetime ECL at each
sepanjang umur. Perusahaan telah membentuk reporting date. The Company has established a
matriks provisi yang didasarkan pada data provision matrix that is based on its historical
historis kerugian kredit, disesuaikan dengan credit loss experience, adjusted for forward-
faktor-faktor perkiraan masa depan (forward- looking factors specific to the debtors and the
looking) khusus terkait pelanggan dan economic environment.
lingkungan ekonomi.
Untuk instrumen utang yang diukur pada For debt instruments at FVTOCI, the Company
FVTOCI, Perusahaan menerapkan metode applies the low credit risk simplification. At
yang disederhanakan. Pada setiap tanggal every reporting date, the Company evaluates
pelaporan, Perusahaan mengevaluasi apakah whether the debt instrument is considered to
instrumen utang dianggap memiliki risiko kredit have low credit risk using all reasonable and
rendah menggunakan semua informasi yang supportable information that is available without
masuk akal dan dapat didukung yang tersedia undue cost or effort. In making that evaluation,
tanpa biaya atau upaya yang berlebihan. Dalam the Company reassesses the external credit
melakukan evaluasi itu, Perusahaan menilai rating of the debt instrument.
kembali peringkat kredit eksternal dari
instrumen utang.
Instrumen utang Perusahaan yang diukur pada The Company’s debt instruments at FVTOCI
FVTOCI terdiri dari obligasi dalam kategori comprise solely of quoted bonds that are
investasi teratas (Sangat Baik dan Baik) oleh graded in the top investment category (Very
Lembaga Pemeringkat Kredit dan, oleh karena Good and Good) by the Credit Rating Agency
itu, dianggap sebagai investasi risiko kredit and, therefore, are considered to be low credit
yang rendah. Merupakan kebijakan risk investments. It is the Company’s policy to
Perusahaan untuk mengukur ECL pada measure ECL on such instruments on a 12-
instrumen tersebut sejumlah ECL 12 bulan. month basis. However, when there has been a
Namun, ketika ada peningkatan signifikan significant increase in credit risk since
dalam risiko kredit sejak pengakuan awal, origination, the allowance will be based on the
penyisihannya akan sepanjang umurnya. lifetime ECL. The Company uses the ratings
Perusahaan menggunakan peringkat dari from the Credit Rating Agency both to
Lembaga Pemeringkat Kredit untuk determine whether the debt instrument has
menentukan apakah instrumen utang telah significantly increased in credit risk and to
meningkat secara signifikan dalam risiko kredit estimate ECL.
dan untuk menghitung ECL.
Perusahaan mempertimbangkan aset The Company considers a financial asset in
keuangan memenuhi definisi default ketika default when contractual payments are 1 year
telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, past due. However, in certain cases, the
dalam kasus-kasus tertentu, Perusahaan juga Company may also consider a financial asset to
dapat menganggap aset keuangan dalam be in default when internal or external
keadaan default ketika informasi internal atau information indicates that the Company is
eksternal menunjukkan bahwa Perusahaan unlikely to receive the outstanding contractual
tidak mungkin menerima arus kas kontraktual amounts in full before taking into account any
secara penuh tanpa melakukan perluasan credit enhancements held by the Company.
persyaratan kredit. Piutang usaha Trade receivables is written off when there is
dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan low possibility of recovering the contractual
untuk memulihkan arus kas kontraktual, setelah cash flow, after all collection efforts have been
semua upaya penagihan telah dilakukan dan done and have been fully provided for
telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. allowance.
- 23 -
Page 27
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Penghentian pengakuan Derecognition
Aset Keuangan Financial Assets
Suatu aset keuangan, atau mana yang berlaku, A financial asset, or where applicable a part of
bagian dari aset keuangan atau bagian dari a financial asset or part of a group of similar
kelompok aset keuangan sejenis, dihentikan financial assets, is derecognized when:
pengakuannya pada saat:
i. hak kontraktual atas arus kas yang berasal i. the contractual rights to receive cash flows
dari aset keuangan tersebut berakhir; atau from the financial asset have expired; or
ii. Perusahaan mentransfer hak kontraktual ii. the Company has transferred its
untuk menerima arus kas yang berasal dari contractual rights to receive cash flows
aset keuangan atau menanggung from the financial asset or has assumed an
kewajiban untuk membayar arus kas yang obligation to pay them in full without
diterima tanpa penundaan yang signifikan material delay to a third party under a
kepada pihak ketiga melalui suatu “pass-through” arrangement and either (a)
kesepakatan penyerahan dan (a) secara has transferred substantially all the risks
substansial mentransfer seluruh risiko dan and rewards of the financial asset, or (b)
manfaat atas kepemilikan aset keuangan has neither transferred nor retained
tersebut, atau (b) secara substansial tidak substantially all the risks and rewards of
mentransfer dan tidak memiliki seluruh the financial asset, but has transferred
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset control of the financial asset.
keuangan tersebut, namun telah
mentransfer pengendalian atas aset
keuangan tersebut.
Apabila Perusahaan mentransfer hak untuk Where the Company has transferred its rights
menerima arus kas yang berasal dari aset to receive cash flows from the financial asset or
keuangan atau mengadakan kesepakatan has entered into a pass-through arrangement
penyerahan atau tidak mentransfer maupun or has neither transferred nor retained
tidak memiliki secara substansial seluruh risiko substantially all the risks and rewards of the
dan manfaat atas aset keuangan tersebut dan financial asset nor transferred control of the
juga tidak mentransfer pengendalian atas aset financial asset, the asset is recognized to the
keuangan tersebut, maka suatu aset baru extent of the Company’s continuing
diakui oleh Perusahaan sebesar keterlibatan involvement in the asset.
berkelanjutan dengan aset tersebut.
Keterlibatan berkelanjutan berbentuk Continuing involvement that takes the form of a
pemberian jaminan atas aset yang ditransfer, guarantee over the transferred asset, is
diukur sebesar jumlah terendah antara nilai measured at the lower of the original carrying
aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari amount of the asset and the maximum amount
pembayaran yang diterima yang mungkin harus of consideration received that the Company
dibayar kembali oleh Perusahaan. could be required to repay.
Dalam hal ini, Perusahaan juga mengakui In that case, the Company also recognizes an
liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan associated liability. The transferred asset and
liabilitas terkait diukur dengan basis yang the associated liability are measured on a basis
merefleksikan hak dan kewajiban yang tetap that reflects the rights and obligations that the
dimiliki Perusahaan. Company has retained.
Pada saat penghentian pengakuan atas aset On the derecognition of a financial asset in its
keuangan secara keseluruhan, maka selisih entirety, the difference between the carrying
antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) amount and the sum of (i) the consideration
pembayaran yang diterima, termasuk setiap received, including any new asset obtained less
aset baru yang diperoleh dikurangi setiap any new liability assumed; and (ii) any
liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) cumulative gain or loss that has been
setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang recognized directly in equity is recognized in the
telah diakui secara langsung dalam ekuitas statements of profit or loss and other
harus diakui pada laporan laba rugi dan comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
- 24 -
Page 28
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Penghentian pengakuan (Lanjutan) Derecognition (Continued)
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Sebuah liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya pada saat kewajiban yang obligation specified in the contract is
ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan discharged or cancelled or expired.
atau dibatalkan atau kadaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar When an existing financial liability is replaced by
dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi another from the same lender on substantially
pinjaman yang sama atas persyaratan yang different terms, or the terms of an existing
secara substansial berbeda, atau bila financial liability are substantially modified, such
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut an exchange or modification is treated as
secara substansial dimodifikasi, pertukaran derecognition of the original financial liability
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat and recognition of a new financial liability, and
sebagai penghentian pengakuan liabilitas the difference in the respective carrying
keuangan awal dan pengakuan liabilitas amounts is recognized in
keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat the statements of profit or loss and other
masing-masing liabilitas keuangan tersebut comprehensive income.
diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain.
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities are
disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan offset and the net amount reported in the
dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya statements of financial position if, and only if,
jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum there is a currently enforceable legal right to
untuk melakukan saling hapus atas jumlah offset the recognized amounts and there is an
tercatat dari aset keuangan dan liabilitas intention to settle on a net basis, or to realize
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk the assets and settle the liabilities
menyelesaikan secara neto, atau untuk simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan
liabilitas secara bersamaan.
Nilai Wajar Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Nilai wajar instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments that are
diperdagangkan di pasar aktif pada setiap traded in active markets at each reporting date
tanggal pelaporan ditentukan dengan mengacu is determined by reference to quoted market
pada kuotasi harga pasar pada akhir tanggal prices at the end of the reporting date, without
pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya any deduction for transaction costs.
transaksi.
Seluruh aset dan liabilitas, baik yang diukur All assets and liabilities for which fair value is
pada nilai wajar, atau dimana nilai wajar aset measured or disclosed in the financial
atau liabilitas tersebut diungkapkan, statements are categorized within the fair value
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar, hierarchy, described as follows, based on the
berdasarkan level input terendah yang lowest able input that is significant to fair value
signifikan terhadap keseluruhan pengukuran, measurement as a whole:
sebagai berikut:
1. Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa 1. Level 1 - Quoted (unadjusted) market
penyesuaian) dipasar aktif prices in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identical assets or liabilities;
identik;
2. Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana level 2. Level 2 - Valuation techniques for which
input terendah yang signifikan the lowest level input that is
terhadap pengukuran nilai significant to the fair value
wajar dapat diobservasi, baik measurement is directly or
secara langsung maupun indirectly observable;
tidak langsung;
- 25 -
Page 29
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
m. Instrumen Keuangan (Lanjutan) m. Financial Instruments (Continued)
Nilai Wajar Instrumen Keuangan (Lanjutan) Fair Value of Financial Instruments
(Continued)
3. Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana level 3. Level 3 - Valuation techniques for which
input terendah yang signifikan the lowest level input that is
terhadap pengukuran nilai significant to the fair value
wajar tidak dapat diobservasi. measurement is unobservable.
Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki For financial instruments where there is no
pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan active market, the fair value is determined using
menggunakan teknik penilaian yang diizinkan appropriate valuation techniques permitted by
oleh PSAK No. 113, “Pengukuran Nilai Wajar” PSAK No. 113, “Fair Value Measurement”
mengasumsikan bahwa aset atau liabilitas assumes that the asset or liability is exchanged
dipertukarkan dalam transaksi teratur antara in orderly transaction between market
pelaku pasar untuk menjual aset atau participants to sell the asset or transfer the
mengalihkan liabilitas pada tanggal pengukuran liability at the measurement date in current
dalam kondisi pasar saat ini. market conditions.
Biaya Perolehan yang Diamortisasi dari Amortized Cost of Financial Instruments
Instrumen Keuangan
Biaya perolehan yang diamortisasi diukur Amortized cost is computed using the EIR
dengan menggunakan metode SBE dikurangi method less any allowance for impairment and
penyisihan penurunan nilai dan pembayaran principal repayment or reduction. The
atau pengurangan pokok. Perhitungan ini calculation takes into account any premium or
mencakup seluruh premi atau diskonto pada discount on acquisition and includes transaction
saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi costs and fees that are an integral part of the
serta komisi yang merupakan bagian tak effective interest rate.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
n. Informasi Segmen n. Segment Information
Segmen adalah bagian khusus dari A segment is a distinguishable component of
Perusahaan yang terlibat baik dalam the Company that is engaged either in providing
menyediakan produk dan jasa (segmen usaha), certain products (business segment), or in
maupun dalam menyediakan produk dan jasa providing products within a particular economic
dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen environment (geographical segment), which is
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan subject to risks and rewards that are different
yang berbeda dari segmen lainnya. from those of other segments.
Jumlah setiap unsur segmen yang dilaporkan The amount of each segment item reported
merupakan ukuran yang dilaporkan kepada shall be the measure reported to the chief
pengambil keputusan operasional untuk operating decision maker for the purposes of
tujuan pengambilan keputusan untuk making decisions about allocating resources to
mengalokasikan sumber daya kepada segmen the segment and assessing its performance.
dan menilai kinerjanya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment revenue, expenses, results, assets
segmen termasuk item-item yang dapat and liabilities include items directly attributable
diatribusikan langsung kepada suatu segmen to a segment as well as those that can be
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan allocated on a reasonable basis to that
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. segment.
o. Provisi dan Kontinjensi o. Provisions and Contingencies
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki Provisions are recognized when the Company
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun has a present obligation (legal or constructive),
bersifat konstruktif), sebagai akibat peristiwa as a result of a past event, it is probable that an
masa lalu, besar kemungkinan penyelesaian outflow of resources embodying economic
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar benefits will be required to settle the obligation
sumber daya yang mengandung manfaat and a reliable estimate can be made of the
ekonomi dan jumlah kewajiban tersebut dapat amount of the obligation.
diestimasi secara handal.
- 26 -
Page 30
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
o. Provisi dan Kontinjensi (Lanjutan) o. Provisions and Contingencies (Continued)
Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan Provisions are reviewed at each reporting date
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika kemungkinan estimate. If it is no longer probable that an
besar tidak terjadi arus keluar sumber daya outflow of resources embodying economic
yang mengandung manfaat ekonomi untuk benefits will be required to settle the obligation,
menyelesaikan kewajiban tersebut, maka the provision is reversed.
provisi dibatalkan.
Kewajiban kontinjensi tidak diakui dalam Contingent liabilities are not recognized in the
laporan keuangan, namun diungkapkan kecuali financial statements, but are disclosed unless
jika kemungkinan akan terjadinya arus kas the possibility of an outflow of resources
keluar berkaitan dengan kewajiban tersebut embodying economic benefits is remote.
sangat kecil.
Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan Contingent assets are not recognized in the
keuangan, tetapi diungkapkan apabila financial statements, but are disclosed when an
kemungkinan diperolehnya arus kas masuk dari inflow of economic benefits is probable.
aset tersebut cukup besar.
p. Laba per Saham p. Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share amounts are
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah computed by dividing the earnings for the year
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar by the weighted average number of ordinary
pada tahun yang bersangkutan. shares outstanding during the year.
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi The Company has no outstanding dilutive
saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal- potential ordinary shares as at December 31,
tanggal 31 Desember 2025, dan oleh 2025, and accordingly, no diluted earnings per
karenanya, laba per saham dilusian tidak share is calculated and presented in the
dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi statements of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
q. Biaya Emisi Saham q. Share Issuance Cost
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred related to issuance of the
penerbitan saham Perusahaan kepada Company’s shares to public, are deducted from
masyarakat disajikan sebagai pengurang dari “Additional Paid-In Capital” as a component of
“Tambahan Modal Disetor” pada bagian ekuitas equity in the statement of financial position.
dalam laporan posisi keuangan.
r. Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan r. Events After Reporting Date
Peristiwa setelah akhir tahun yang memerlukan Post year-end events that need adjustments
penyesuaian dan menyediakan informasi and provide additional information about the
tambahan tentang posisi Perusahaan pada Company’s position at the reporting date
tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin (adjusting event) are reflected in the financial
dalam laporan keuangan. statements.
Peristiwa setelah tanggal pelaporan yang tidak Any post reporting date event that is not an
memerlukan penyesuaian, diungkapkan dalam adjusting event is disclosed in the notes to the
laporan keuangan apabila material. financial statements when material.
- 27 -
Page 31
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Yang Material 2. Summary Of Material Accounting Policies
(Lanjutan) (Continued)
s. Standar, Amendemen/Penyesuaian dan s. Standards, Amendments/Improvements
Interpretasi Standar yang Berlaku Efektif and Interpretation to Standards Effective in
pada Tahun Berjalan the Current Year
Penerapan dari standar, interpretasi baru/revisi The adoption of these new and amended
standar berikut yang berlaku efektif di tahun standards and interpretations that are effective
2026, tidak menimbulkan perubahan in 2026 did not result in substantial changes to
substansial terhadap kebijakan akuntansi the Company accounting policies and had no
Perusahaan dan pengaruh yang material atas material effect on the amounts reported for the
jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau current or prior financial years.
tahun sebelumnya.
• PSAK No. 117, “Kontrak Asuransi” • PSAK No. 117, “Insurance Contracts”
• Amandemen PSAK No. 221, “Pengaruh • Amendment to PSAK No. 221, “The Effect of
Perubahan Kurs Valuta Asing – Kekurangan Changes in Foreign Exchange Rates – Lack
Ketertukaran” of Exchangeability”
Penerapan dari interpretasi dan penyesuaian- The adoption of the above interpretations and
penyesuaian yang diatas tidak memiliki dampak annual improvements has no significant impact
signifikan terhadap laporan keuangan. on the financial statements.
3. Sumber Estimasi Ketidakpastian 3. Source Of Estimation Uncertainty
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company’s financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect
memengaruhi jumlah yang dilaporkan dalam the reported amounts herein, and the related
laporan dan pengungkapan yang terkait, pada akhir disclosures, at the end of the reporting date.
tanggal pelaporan. Ketidakpastian mengenai However, uncertainty about these assumptions and
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan estimates could result in outcomes that require a
penyesuaian material terhadap nilai tercatat pada material adjustment to the carrying amount of the
aset dan liabilitas dalam periode pelaporan asset or liability affected in future periods.
berikutnya.
Pertimbangan Judgments
Dalam proses penerapan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s
Perusahaan, manajemen telah membuat keputusan accounting policies, management has made the
berikut, yang memiliki pengaruh paling signifikan following judgments, which have the most
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan significant effect on the amounts recognized in the
keuangan: financial statements:
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of Financial Assets and Liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan The Company determines the classifications of
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan certain assets and liabilities as financial assets and
liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan financial liabilities by judging if they meet the
definisi yang ditetapkan dalam PSAK 109 dipenuhi. definition set forth in PSAK 109. Accordingly, the
Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas financial assets and financial liabilities are
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi accounted for in accordance with the Company’s
Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 2m. accounting policies disclosed in Note 2m.
- 28 -
Page 32
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
3. Sumber Estimasi Ketidakpastian (Lanjutan) 3. Source Of Estimation Uncertainty (Continued)
Pertimbangan (Lanjutan) Judgments (Continued)
Penilaian model bisnis Business model assessment
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan Classification and measurement of financial assets
bergantung pada hasil ‘semata dari pembayaran depends on the results of the SPPI and the business
pokok dan bunga’ (”SPPI”) dan uji model bisnis. model. The Company determines the business
Perusahaan menentukan model bisnis pada tingkat model at a level that reflects how groups of financial
yang mencerminkan bagaimana kelompok aset assets are managed together to achieve a particular
keuangan dikelola bersama untuk mencapai tujuan business objective.
bisnis tertentu.
Penilaian ini mencakup penilaian yang This assessment includes judgement reflecting all
mencerminkan semua bukti yang relevan termasuk relevant evidence including how the performance of
bagaimana kinerja aset dievaluasi dan kinerjanya the assets is evaluated and their performance
diukur, risiko yang memengaruhi kinerja aset dan measured, the risks that affect the performance of
bagaimana hal ini dikelola dan bagaimana manajer the assets and how these are managed and how the
aset diberi kompensasi. Perusahaan memantau managers of the assets are compensated. The
aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan Company monitors financial assets measured at
diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan amortized cost or fair value through other
komprehensif lain yang dihentikan pengakuannya comprehensive income that are derecognized prior
sebelum jatuh tempo untuk memahami alasan to their maturity to understand the reason for their
pelepasannya dan apakah alasan tersebut disposal and whether the reasons are consistent
konsisten dengan tujuan bisnis di mana aset with the objective of the business for which the asset
tersebut dimiliki. Pemantauan adalah bagian dari was held. Monitoring is part of the Company’s
penilaian berkelanjutan Perusahaan atas apakah
continuous assessment of whether the business
model bisnis di mana aset keuangan yang tersisa
model for which the remaining financial assets are
dimiliki tetap sesuai dan jika tidak sesuai apakah
held continues to be appropriate and if it is not
telah terjadi perubahan dalam model bisnis dan
dengan demikian terdapat perubahan prospektif appropriate whether there has been a change in
terhadap klasifikasi aset keuangan tersebut. Tidak business model and so a prospective change to the
ada perubahan yang diperlukan selama periode classification of those assets. No such changes
yang disajikan. were required during the periods presented.
Menentukan masa sewa kontrak dengan opsi Determining the lease term of contracts with renewal
pembaruan dan penghentian - Perusahaan sebagai and termination options - Company as lessee
penyewa
Perusahaan menentukan bahwa masa sewa The Company determines the lease term as the non-
sebagai masa sewa yang tidak dapat dibatalkan, cancellable term of the lease, together with any
bersamaan dengan periode yang tercakup dalam periods covered by an option to extend the lease if it
opsi perpanjangan sewa, jika dieksekusi secara is reasonably certain to be exercised, or any periods
wajar dan pasti, atau periode yang tercakup dalam covered by an option to terminate the lease, if it is
opsi penghentian sewa, jika tidak dieksekusi secara reasonably certain not to be exercised.
wajar dan pasti.
Perusahaan menerapkan pertimbangan dalam The Company applies judgment in evaluating
mengevaluasi apakah wajar dan pasti untuk whether it is reasonably certain whether or not to
mengeksekusi opsi untuk pembaruan atau exercise the option to renew or terminate the lease.
penghentian sewa atau tidak. Untuk kontrak sewa For lease contracts with extension or termination
dengan opsi perpanjangan dan penghentian, options, management need to estimate the lease
manajemen perlu mengestimasi masa sewa yang term which requires consideration of all facts and
memerlukan pertimbangan semua fakta dan circumstances that creates an economic incentive to
keadaan yang menimbulkan insentif ekonomi untuk exercise an extension option or not to exercise
mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak termination options, including any expected changes
mengeksekusi opsi penghentian, termasuk setiap in facts and circumstances from commencement date
perubahan yang diharapkan dalam fakta dan until the exercise date of the options.
keadaan dari tanggal permulaan hingga tanggal
pengekesekusian opsi tersebut.
Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi Extension options (or periods after termination
penghentian) hanya dimasukkan dalam options) are only included in lease terms if the
persyaratan sewa jika Perusahaan cukup yakin Company is reasonably certain to exercise the
untuk mengeksekusi opsi perpanjangan dan tidak extension options or not to exercise the termination
mengeksekusi opsi penghentian. options.
- 29 -
Page 33
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
3. Sumber Estimasi Ketidakpastian (Lanjutan) 3. Source Of Estimation Uncertainty (Continued)
Pertimbangan (Lanjutan) Judgments (Continued)
Menentukan masa sewa kontrak dengan opsi Determining the lease term of contracts with renewal
pembaruan dan penghentian - Perusahaan sebagai and termination options - Company as lessee
penyewa (Lanjutan) (Continued)
Jika terdapat peristiwa signifikan atau perubahan If a significant event or a significant change in
keadaan yang signifikan yang mempengaruhi circumstances occurs which affects this assessment
penilaian ini dan masih dalam kendali penyewa, and that is within the control of the lessee, the above
maka penilaian diatas akan ditelaah kembali. assessment will be reviewed.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and other
estimasi ketidakpastian lain pada tanggal key sources of estimation uncertainty at the reporting
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi date that have a significant risk of causing a material
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat adjustment to the carrying amounts of assets and
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya, liabilities within the next financial year are disclosed
diungkapkan di bawah ini. Perusahaan below. The Company based its assumptions and
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter estimates on parameters available when the financial
yang tersedia pada saat laporan keuangan statements were prepared.
disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa Existing circumstances and assumptions about future
depan, mungkin berubah akibat perubahan pasar developments may change due to market changes or
atau situasi di luar kendali Perusahaan. Perubahan circumstances arising beyond the control of the
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada Company. Such changes are reflected in the
saat terjadinya. assumptions as they occur.
Provisi ekspektasi kerugian kredit piutang usaha Provision for expected credit losses of trade
receivables
Saat mengukur ECL, Perusahaan menggunakan When measuring ECL the Company uses reasonable
informasi masa depan yang wajar dan dapat and supportable forward-looking information, which is
didukung, yang didasarkan pada asumsi untuk based on assumptions for the future movement of
pergerakan masa depan dari berbagai pendorong different economic drivers and how these drivers will
ekonomi dan bagaimana penggerak ini akan saling affect each other.
mempengaruhi.
Loss given default adalah estimasi kerugian yang Loss given default is an estimate of the loss arising
timbul karena gagal bayar. Perhitungan didasarkan on default. It is based on the difference between the
pada perbedaan antara arus kas kontraktual contractual cash flows due and those that the lender
terutang dan yang diharapkan akan diterima, would expect to receive, taking into account cash
dengan mempertimbangkan arus kas dari agunan flows from collateral and integral credit
dan peningkatan kredit integral. enhancements.
Probability of default merupakan input utama Probability of default constitutes a key input in
dalam mengukur ECL. Probability of default adalah measuring ECL. Probability of default is an estimate
perkiraan kemungkinan gagal bayar selama jangka of the likelihood of default over a given time horizon,
waktu tertentu, yang penghitungannya mencakup the calculation of which includes historical data,
data historis, asumsi, dan ekspektasi kondisi masa assumptions and expectations of future conditions.
depan.
Informasi mengenai ECL pada piutang usaha The information about the ECLs on the Company’s
Perusahaan diungkapkan dalam Catatan 6. trade receivables is disclosed in Note 6.
Imbalan Kerja Employee Benefits
Penentuan biaya liabilitas imbalan kerja The determination of the Company’s cost for
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi employee benefits liabilities depends on its selection
yang digunakan oleh aktuaris independen dalam of certain assumptions used by the independent
menghitung jumlah-jumlah tersebut. actuaries in calculating such amounts.
- 30 -
Page 34
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
3. Sumber Estimasi Ketidakpastian (Lanjutan) 3. Source Of Estimation Uncertainty (Continued)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued)
Imbalan Kerja (Lanjutan) Employee Benefits (Continued)
Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat Those assumptions include among others, discount
diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat rates, annual salary increase rate, annual employee
pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat cacat, turn-over rate, disability rate, retirement age and
umur pensiun dan tingkat kematian. mortality rate.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang Actual results that differ from the Company’s
ditetapkan Perusahaan diakui segera pada laporan assumptions are recognized immediately in the
posisi keuangan dengan debit atau kredit ke saldo statement of financial position with a corresponding
laba melalui penghasilan komprehensif lainnya debit or credit to retained earnings through other
dalam tahun terjadinya. Meskipun Perusahaan comprehensive income in the year which they occur.
berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar While the Company believes that its assumptions are
dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual reasonable and appropriate, significant differences in
atau perubahan signifikan dalam asumsi yang the Company’s actual results or significant changes
ditetapkan Perusahaan dapat mempengaruhi in the Company’s assumptions may materially affect
secara material liabilitas diestimasi atas pensiun its estimated liabilities for pension and employee
dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. benefits and net employee benefits expense. Further
Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan details are disclosed in Notes 2j and 16.
2j dan 16.
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap Estimated Useful Lives of Property, Plant and
Equipment
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of property, plant and equipment are
menggunakan metode garis lurus berdasarkan depreciated on a straight-line basis over their
taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen estimated useful lives. Management estimates the
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap useful lives of these property, plant and equipment to
antara 2 sampai dengan 5 tahun. Masa manfaat be within 2 to 5 years. The useful life of each item of
setiap aset tetap Perusahaan ditentukan the Company’s property, plant and equipment is
berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan estimated based on the period over which the asset
dari aset tersebut. Estimasi ini ditentukan is expected to be available for use. Such estimation
berdasarkan evaluasi teknis internal dan is based on internal technical evaluation and
pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat experience with similar assets. The estimated useful
setiap aset direviu secara periodik dan disesuaikan life of each asset is reviewed periodically and
apabila prakiraan berbeda dengan estimasi updated if expectations differ from previous estimates
sebelumnya karena keausan, keusangan teknis due to physical wear and tear, technical or
dan komersial, hukum atau keterbatasan lainnya commercial obsolescence and legal or other limits on
atas pemakaian aset. Namun terdapat the use of the asset. It is possible, however, that
kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa future results of operations could be materially
mendatang dapat dipengaruhi secara signifikan affected by changes in the amounts and timing of
oleh perubahan atas jumlah serta periode recorded expenses brought about by changes in the
pencatatan beban yang diakibatkan karena factors mentioned above.
perubahan faktor yang disebutkan di atas.
Perubahan masa manfaat aset tetap dapat A change in the estimated useful life of any item of
mempengaruhi jumlah beban penyusutan dan property, plant and equipment would affect the
amortisasi yang diakui dan penurunan nilai tercatat recorded depreciation and amortization expense,
aset tersebut. respectively, and decrease in the carrying values of
these assets.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan dalam The carrying values of property, plant and equipment
Catatan 8. are disclosed in Note 8.
Instrumen Keuangan Financial Instruments
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan The Company recorded certain financial assets and
tertentu berdasarkan nilai wajar pada pengakuan liabilities initially based on fair values, which requires
awal, yang mengharuskan penggunaan estimasi the use of accounting estimates. While significant
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas components of fair value measurement were
pengukuran nilai wajar ditentukan menggunakan determined using verifiable objective evidences, the
bukti objektif yang dapat diverifikasi, jumlah amount of changes in fair values would differ if the
perubahan nilai wajar dapat berbeda bila Company utilized different valuation methodology.
Perusahaan menggunakan metodologi penilaian
yang berbeda.
- 31 -
Page 35
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
3. Sumber Estimasi Ketidakpastian (Lanjutan) 3. Source Of Estimation Uncertainty (Continued)
Estimasi dan Asumsi (Lanjutan) Estimates and Assumptions (Continued)
Instrumen Keuangan (Lanjutan) Financial Instruments (Continued)
Perubahan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan . Any changes in fair values of these financial assets
tersebut dapat mempengaruhi secara langsung and liabilities would affect directly the Company’s
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif statements of profit or loss and other comprehensive
lain Perusahaan (Catatan 21). income (Note 21).
Pajak Penghasilan Income Tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. provision for corporate income tax. There are certain
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang transactions and computation for which the ultimate
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti tax determination is uncertain during the ordinary
sepanjang kegiatan usaha normal. Perusahaan course of business. The Company recognizes
mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan liabilities for expected corporate income tax issues
berdasarkan estimasi apakah akan terdapat based on estimates of whether additional corporate
tambahan pajak penghasilan badan. income tax will be due.
4. Kas Dan Setara Kas 4. Cash And Cash Equivalents
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31,2025
Kas 911.438.997 711.389.910 Cash on hand
Kas di bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 15.318.480.376 12.376.901.461 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk 6.082.371.481 2.179.323.198 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Muamalat Indonesia PT Bank Muamalat Indonesia
(Persero) Tbk 3.611.994.732 10.132.753 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia 2.341.059.716 3.225.175.134 PT Bank Rakyat Indonesia
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 463.293.740 365.426.724 (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 194.930.903 329.185.310 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank DBS Indonesia 129.662.645 108.797.949 PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 104.276.958 277.672.118 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 98.506.438 53.667.258 PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank MNC International Tbk 61.747.965 72.331.220 PT Bank MNC International Tbk
PT QNB Bank Kesawan Tbk 38.560.577 1.387.675 PT QNB Bank Kesawan Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(sebelumnya PT Bank BTPN Tbk) 32.495.734 15.544.979 (formerly PT Bank BTPN Tbk)
PT Bank Syariah Mega Indonesia 27.858.186 33.245.372 PT Bank Syariah Mega Indonesia
(Persero) Tbk 20.809.545 42.830.433 (Persero) Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 18.563.478 22.978.008 PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 17.677.465 99.292.460 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Mega Tbk 14.018.743 49.648.808 PT Bank Mega Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 11.351.181 96.933.508 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Saqu Indonesia 4.675.000 PT Bank Saqu Indonesia
PT Bank UOB Indonesia 3.567.972 56.601.321 PT Bank UOB Indonesia
PT Bank J Trust Indonesia Tbk 3.172.413 3.611.484 PT Bank J Trust Indonesia Tbk
PT Bank National Nobu Tbk 2.769.532 67.951.103 PT Bank National Nobu Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 2.251.380 2.471.380 PT Bank KB Bukopin Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 2.244.401 6.158.745 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Tabungan Negara - - PT Bank Tabungan Negara
PT Bank Panin Tbk 1.143.724 8.696.649 PT Bank Panin Tbk
PT Bank China Construction Bank PT Bank China Construction Bank
Indonesia Tbk 377.233 377.233 Indonesia Tbk
PT BPD Jawa Barat dan Banten PT BPD Jawa Barat dan Banten
(Persero) Tbk 102.900 102.900 (Persero) Tbk
PT Bank DKI - - PT Bank DKI
Total 29.519.403.415 20.217.835.093 Total
- 32 -
Page 36
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
4. Kas Dan Setara Kas (Lanjutan) 4. Cash And Cash Equivalents (Continued)
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025,
saldo kas di bank yang dibatasi penggunaannya di restricted cash in banks amounting to
PT Bank Permata Tbk sebesar Rp38.900.000.000 Rp38,900,000,000 and Rp35.600.000.000 were
dan Rp35.600.000.000 digunakan sebagai jaminan pledged as collateral on short-term bank loans (Note
atas utang bank jangka pendek (Catatan 12) dicatat 12) are recorded as “Restricted cash in bank” in the
sebagai "Bank yang dibatasi penggunaannya" pada current asset section of the statements of
bagian asset lancar dalam laporan. financial position..
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025,
saldo kas di bank yang dibatasi penggunaannya di restricted cash in bank in PT Bank Rakyat Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar (Persero) Tbk amounting to Rp26,000,000,000 were
Rp26.000.000.000 digunakan sebagai jaminan atas pledged as collateral on long-term bank loan (Note
utang bank jangka panjang (Catatan 12) dan dicatat 12) and recorded as “Restricted cash in bank” in the
sebagai "Bank yang dibatasi penggunaannya" pada non-current asset section of the statements of
bagian aset tidak lancar dalam laporan posisi financial position.
keuangan.
5. Piutang Usaha 5. Trade Receivables
Rincian atas piutang usaha berdasarkan lokasi Details of trade receivables based on geographical
geografis adalah sebagai berikut: location are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
Jabodetabek 164.711.386.585 180.209.909.993 Jabodetabek
Non-Jabodetabek 4.336.586.109 8.988.851.944 Non-Jabodetabek
Sub-total 169.047.972.694 189.198.761.937 Sub-total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai piutang (3.331.594.243) (3.331.594.243) loss on receivables
Neto 165.716.378.451 185.867.167.694 Net
Analisis umur piutang usaha adalah sebagai berikut: The aging analysis of trade receivables are as
follows:
30 June 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Belum ditagihkan 104.042.375.463 108.221.856.555 Not yet billed
Belum jatuh tempo 41.190.242.377 33.233.964.778 Not yet due
Jatuh tempo: Due:
Sampai dengan 30 hari 8.209.727.361 21.589.540.582 up to 30 days
31 - 90 hari 5.936.494.024 15.473.840.494 31 - 90 days
> 90 hari 9.669.133.469 10.679.559.528 > 90 days
Sub-total 169.047.972.694 189.198.761.937 Sub-total
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai piutang (3.331.594.243) (3.331.594.243) loss on receivables
Neto 165.716.378.451 185.867.167.694 Net
Manajemen berpendapat bahwa penurunan nilai Management is of the opinion that the allowance
yang dicadangkan cukup untuk menutup terjadinya was adequate to cover incurred losses from the non-
kerugian atas tidak tertagihnya piutang usaha. collection of trade receivables.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025, trade
piutang usaha dijadikan jaminan untuk utang bank receivables were used as collateral for short-term
jangka pendek (Catatan 12). bank loans (Note 12).
- 33 -
Page 37
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
5. Piutang Usaha (Lanjutan) 5. Trade Receivables( Continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang Movement of allowance for impairment loss on
adalah sebagai berikut: receivables:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo awal 3.331.594.243 3.431.058.538 Beginning Balance
Penambahan - 190,562,070 Additions
Penghapusan - (290.026.365) Write-off
Saldo akhir 3.331.594.243 3.331.594.243 Ending Balance
6. Piutang Lain-Lain 6. Other Receivables
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Party
Karyawan 886.355.813 465.382.054 Employees
Total 886.355.813 465.382.054 Total
Piutang karyawan timbul karena adanya pinjaman Other receivables from employees arise from
karyawan kepada Perusahaan yang digunakan employees’ borrowing to the Company which is
untuk kebutuhan pribadi karyawan Perusahaan. used for employees’ personal needs. Employee
Piutang karyawan akan ditagihkan melalui receivables will be collected through monthly salary
pemotongan gaji bulanan. deduction.
Manajemen berpendapat bahwa seluruh piutang Management is of the opinion that all other
lain-lain dapat tertagih seluruhnya, sehingga tidak receivables are fully collectible, therefore. no
diperlukan penyisihan penurunan nilai piutang lain- allowance for impairment of other receivables is
lain. required.
7. Beban Dibayar Dimuka 7. Prepaid Expenses
a. Beban Dibayar Dimuka a. Prepaid Expense
Rincian beban dibayar dimuka adalah sebagai Details of prepaid expenses are as follows:
berikut:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Sewa dibayar dimuka 17.394.167.074 11.345.699.145 Prepaid rent
Total 17.394.167.074 11.345.699.145 Total
- 34 -
Page 38
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
7. Beban Dibayar Dimuka 7. Prepaid Expenses
b. Aset Hak Guna b. Right-of-Use Assets
Di bawah ini adalah jumlah tercatat aset hak Set out below are the carrying amounts of right-
guna yang diakui dan mutasinya selama tahun of-use assets recognized and the movements
berjalan: during the year:
30 Juni 2025/June 30, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deduction Balance
Biaya Perolehan Acquisition Cost
Ruang kantor dan gudang 31.448.311.622 - - 31.448.311.622 Office space and warehouse
Sub-total 31.448.311.622 - - 31.448.311.622 Sub-total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Ruang kantor dan gudang 15.120.405.438 1.530.371.225 - 16.650.776.663 Office space and warehouse
Sub-total 15.120.405.438 1.530.371.225 - 16.650.776.663 Sub-total
Nilai Tercatat 16.327.906.184 14.797.534.959 Carrying Value
31 Desember 2025/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deduction Balance
Biaya Perolehan Acquisition Cost
Ruang kantor dan gudang 22.083.979.824 9.364.331.798 - 31.448.311.622 Office space and warehouse
Sub-total 22.083.979.824 9.364.331.798 - 31.448.311.622 Sub-total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Ruang kantor dan gudang 7.740.295.957 7.380.109.481 - 15.120.405.438 Office space and warehouse
Sub-total 7.740.295.957 7.380.109.481 - 15.120.405.438 Sub-total
Nilai Tercatat 14.343.683.867 16.327.906.184 Carrying Value
Berikut ini adalah jumlah yang diakui dalam laba The following are the amounts recognized in profit
rugi: or loss:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June,30 2026 December 31,2025
Biaya yang berkaitan dengan
sewa jangka pendek Rent expenses relating to
(Catatan 19 dan 20) 4.332.743.846 23.933.564.955 short-term (Notes 19 and 20)
Beban penyusutan aset Depreciation expense of right-
hak guna (Catatan 19) 1.530.371.225 7.380.109.481 of-use assets (Note 19)
Total 5.863.115.071 31.313.674.436 Total
- 35 -
Page 39
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
8. Aset Tetap 8. Property. Plant And Equipment
30 Juni 2026/June 30, 2026
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deduction Balance
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya Perolehan Acquisition Cost
Bangunan prasarana 10.422.002.209 - - 10.422.002.209 Leasehold improvements
Kendaraan 45.468.916.334 - (2.851.883.477) 42.617.032.858 Vehicles
Peralatan dan perlengkapan 40.119.874.571 117.609.882 - 40.847.225.646 Equipment and fixtures
Sub-total 96.010.793.114 117.609.882 (2.851.883.477) 93.886.260.713 Sub-total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan prasarana 8.866.464.579 144.616.437 - 9.011.081.017 Leasehold improvements
Kendaraan 44.232.864.161 948.006.709 (2.851.883.477) 42.328.987.392 Vehicles
Peralatan dan perlengkapan 37.683.908.448 1.007.005.837 - 38.878.660.661 Equipment and fixtures
Sub-total 90.783.237.188 2.099.628.982 (2.851.883.477) 90.218.729.070 Sub-total
Nilai Tercatat 5.227.555.926 3.667.531.643 Carrying Value
31 Desember 2025/December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Addition Deduction Balance
Kepemilikan langsung Direct ownership
Biaya Perolehan Acquisition Cost
Bangunan prasarana 8.963.853.050 1.458.149.159 - 10.422.002.209 Leasehold improvements
Kendaraan 50.202.279.225 - (4.733.362.891) 45.468.916.334 Vehicles
Peralatan dan perlengkapan 39.368.962.086 750.912.485 - 40.119.874.571 Equipment and fixtures
Sub-total 98.535.094.361 2.209.061.644 (4.733.362.891) 96.010.793.114 Sub-total
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Bangunan prasarana 8.578.741.249 287.723.330 - 8.866.464.579 Leasehold improvements
Kendaraan 45.834.416.444 3.131.810.608 (4.733.362.891) 44.232.864.161 Vehicles
Peralatan dan perlengkapan 33.637.907.969 4.046.000.479 - 37.683.908.448 Equipment and fixtures
Sub-total 88.051.065.662 7.465.534.417 (4.733.362.891) 90.783.237.188 Sub-total
Nilai Tercatat 10.484.028.699 5.227.555.926 Carrying Value
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut: Depreciation is charged as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Beban langsung (Catatan 19) 888.635.141 3.086.174.284 Direct cost (Note 19)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 20) 1.210.993.841 4.379.360.133 expense (Note 20)
Total Beban Penyusutan 2.099.628.982 7.465.534.417 Total Depreciation Expense
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 As at June 30, 2026 and December 31, 2025 the
aset tetap Perusahaan kecuali kendaraan tidak Company’s fixed assets except for vehicles are not
diasuransikan. Kendaraan yang diperoleh dari utang insured. Vehicles under consumer financing
pembiayaan konsumen diasuransikan melalui payables are insured through the respective
masing-masing perusahaan pembiayaan. financing companies.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 As at June 30, 2026 and December 31, 2025 certain
kendaraan tertentu dijadikan jaminan untuk utang vehicles were used as collateral for short-term bank
bank jangka pendek (Catatan 12) dan utang loan (Note 12) and consumer financing payables
pembiayaan konsumen (Catatan 15). (Note 15).
- 36 -
Page 40
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
8. Aset Tetap 8. Property. Plant And Equipment
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 As at June 30, 2026 and December 31, 2025
uang muka pembelian aset tetap merupakan uang advances for purchase of property, plant and
muka untuk pembelian tanah di Depok, Jawa Barat. equipment represent advances made for the
purchase of land in Depok, Jawa Barat.
Pada tanggal 31 Desember 2025, pembelian tanah As at December 31, 2025, purchase of land in
di Depok, Jawa Barat masih dalam tahap Depok, Jawa Barat is still in in the process of
pengurusan perizinan yang sedang diproses. obtaining the permits.
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen Perusahaan Based on the evaluation of the Company’s
tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan management there are no events or changes in
yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset circumstances which may indicate impairment in the
tetap pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember value of fixed assets as at June 30, 2026 and
2025. December 31, 2025.
9. Investasi 9. Investments
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Nilai wajar/ Nilai wajar
Nilai Nominal/ Carrying value/ Nilai Nominal/ Carrying value/
Nominal value Fair Value Nominal value Fair Value
Penyertaan Saham Investment in Shares
FVTOCI FVTOCI
Pihak Ketiga Third Party
Rupiah Rupiah
PT Mitra Samudra Indonesia 10.631.232.877 45.300.233.080 10.631.232.877 45.300.233.080 PT Mitra Samudra Indonesia
Total Investasi jangka panjang 45.300.233.080 45.300.233.080 Total long-term investment
Penyertaan saham Perusahaan terdiri dari The Company’s investment in shares consists of
25 saham atau 13,67% kepemilikan pada PT Mitra 25 shares or 13.67% ownership on PT Mitra
Samudra Indonesia yang bergerak di bidang usaha Samudra Indonesia which is engaged in technology-
berbasis teknologi. based industry.
Nilai wajar penyertaan saham pada The fair value of shares as June 30, 2026 and
tanggal 30 Juni dan 31 Desember 2025 December 31, 2025 amounting to
sebesar Rp45.300.233.080 merupakan nilai wajar Rp45.300.233.080 which was Level 3 fair value
Level 3 yang didasarkan kepada data pasar yang based on unobservable market data was calculated
tidak dapat diamati (unobservable) dihitung oleh by Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto dan
Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto dan Rekan Rekan, in their report dated February 11, 2026.
dalam laporannya pada tanggal 11 Februari 2026.
10. Utang Usaha 10. Trade Payables
Utang usaha Perusahaan merupakan The Company’s trade payables consist of
pembelian kepada pihak ketiga terkait kegiatan purchases to third parties in relation with the
operasional Perusahaan masing-masing sebesar Company’s daily operations amounting to
Rp9.981.915.348 dan Rp10.779.319.589 pada Rp9.981.915.348 and Rp10.779.319.589 as at
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. June 30, 2026 and December 31, 2025
respectively.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025, the
utang usaha Perusahaan berdenominasi dalam Company’s trade payables are denominated in
mata uang Rupiah. Rupiah.
- 37 -
Page 41
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
11. Utang Lain-Lain 11. Other Payables
Akun ini, kecuali utang pihak berelasi, merupakan This account, except for related party payables,
utang pihak ketiga atas transaksi cash on delivery represents payables to third parties arising from
yang tidak dikenakan bunga, dengan jangka waktu cash on delivery transactions which are non-interest
pembayaran kurang lebih satu minggu, dengan bearing, to be settled approximately a week, with
rincian sebagai berikut : details as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga 8.211.399.221 7.606.192.252 Third Parties
Pihak Berelasi (Catatan 25) 500.000.000 500.000.000 Related Party (Note 25)
Total 8.711.399.221 8.106.192.252 Total
12. Utang Bank 12. Bank Loans
Rincian akun ini adalah sebagai berikut: Detail of this account are as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30,2026 December 31,2025
Utang Bank Jangka Pendek Short-term Bank Loans
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Parties
PT Bank Permata Tbk 93.000.000.000 77.000.000.000 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 13.100.000.000 17.000.000.000 (Persero) Tbk
Total Utang Bank Jangka Pendek 106.100.000.000 94.000.000.000 Total Short-term Bank Loans
Utang Bank Jangka Panjang Long-term Bank Loans
Rupiah Rupiah
Pihak Ketiga Third Party
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 63.419.360.397 71.219.360.397 (Persero) Tbk
Dikurangi bagian jangka pendek (13.100.000.000) (17.000.000.000) Less current portion
Bagian Jangka Panjang 50.319.360.397 54.219.360.397 Long-term Portion
PT Bank Permata Tbk (“Permata”) PT Bank Permata Tbk (“Permata”)
Berdasarkan Akta Notaris Agustine Irianti, SH., Based on Notarial Deed No. 23 of Agustine Irianti
MKn, No. 23 tanggal 25 Juni 2024, Perusahaan SH., MKn dated June 25, 2024, the Company
melakukan perjanjian kredit dengan Permata entered into a loan agreement with Permata for
dengan pemberian Fasilitas Revolving Loan-1 Revolving Loan Facility-1 amounting to
sebesar Rp50.000.000.000 dan Fasilitas Revolving Rp50.000.000.000 and Revolving Loan Facility-2
Loan-2 sebesar Rp75.000.000.000. Fasilitas- amounting to Rp75.000.000.000. The above
fasilitas tersebut jatuh tempo pada tanggal 25 Juni facilities mature on June 25, 2025, and have been
2025 dan telah diperpanjang sampai dengan extended until june 25, 2026 The effective interest
tanggal 25 juni 2026. Tingkat bunga efektif sebesar rates are 8.30% and 8.15% per annum.
8,30% dan 8,15% per tahun.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025, the
saldo untuk pinjaman ini sebesar Rp93.000.000.000 outstanding loan balance for these facilities
dan Rp77.000.000.000. amounted to Rp93.000.000.000 and Rp
Rp77.000.000.000.
Pinjaman tersebut dijamin dengan rekening kas di The loan is collateralized by cash in bank (Note 4)
bank (Catatan 4) dan piutang usaha (Catatan 6). and trade receivables (Note 6).
- 38 -
Page 42
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
12. Utang Bank (Lanjutan) 12. Bank Loans (Continued)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI’) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI’)
Berdasarkan perjanjian kredit No 60 tanggal 20 Based on loan agreement No. 60 dated December
Desember 2024, Perusahaan melakukan perjanjian 20, 2024, the Company entered into a loan
kredit dengan BRI dengan pemberian Fasilitas Term agreement with BRI for Term Loan Facility, in the
Loan berbentuk Pseudo Maximum Crediet form of a Pseudo Maximum Declining Crediet
Overeenkomst (CO) menurun sebesar Overeenkomst (CO) amounting to
Rp85.000.000.000. Fasilitas tersebut akan jatuh Rp85.000.000.000. The above facility will mature on
tempo pada tanggal 20 Desember 2030. Tingkat December 20, 2030. The effective interest rates is
bunga efektif sebesar 11,25% (reviewable) per 11.25% (reviewable) per annum.
tahun.
Fasilitas kredit ini digunakan sebagai tambahan This credit facility is utilized as additional capital for
modal untuk pembiayaan aktivitas usaha dan financing the Company's business activities and
operasional Perusahaan. Hutang pokok dibayarkan operational needs. The principal debt is repaid
secara proposional atas setiap pencairan kredit, proportionally with each credit disbursement, in
sesuai jangka waktu yaitu 60 bulan. accordance with the term of 60 months.
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, As at June 30, 2026 and December 31, 2025, the
saldo untuk pinjaman ini sebesar Rp63.419.360.397 outstanding loan balance for these facilities
dan Rp71.219.360.397. amounted to Rp63.419.360.397 and
Rp71.219.360.397.
Pinjaman tersebut dijamin dengan rekening kas di The loan is collateralized by cash in bank (Note 4)
bank (Catatan 4) dan piutang usaha (Catatan 6). and trade receivables (Note 6).
Perusahaan harus menjaga rasio keuangan sebagai The Company must maintain the following financial
berikut : ratios:
a. EBITDA positif; f.a. Positive EBITDA;
b. Net working capital positif; g.b. Positive net working capital;
c. Interest coverage ratio minimal 1,50 kali; dan h.c. Interest coverage ratio, minimum of 1.50 (one
point five) time; and
d. Rasio utang terhadap ekuitas maksimal 3 kali. i.d. Debt to equity ratio, maximum of 3 (three) times.
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa The Company’s management is of the opinion that
seluruh rasio dan persyaratan kepatuhan telah all ratios and compliance requirements are met as of
dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan. the statements of financial position date.
13. Liabilitas Yang Masih Harus Dibayar 13. Liabilities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Gaji, bonus dan tunjangan lain 1.227.205.949 8.954.573.965 Salaries, bonus and other allowances
Operasional 1.461.013.631 1.688.871.046 Operational
Bunga - 401.231.152 Interest
Lain-lain (masing-masing dibawah Others (each below
Rp200 juta) - 218.111.052 Rp200 million)
Total 2,688,219,580 11.262.787.215 Total
14. Perpajakan 14. Taxation
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid taxes
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 149.795.624 - Article 21
Pasal 23 4.005.917.468 - Article 23
Total 4,155,713,092 - Total
- 39 -
Page 43
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
14. Perpajakan (Lanjutan) 14. Taxation (Continued)
b. Taksiran tagihan pajak penghasilan b. Estimated claim for tax refund
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Tahun fiskal 2024 - 8.454.623.657 Fiscal year 2024
Tahun fiskal 2025 7.395.289.556 7.395.289.556 Fiscal year 2025
Total 7.395.289.556 15.849.913.213 Total
c. Utang Pajak c. Taxes Payable
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 4 (2) - final 1.006.882.539 141.819.063 Article 4 (2) - final
Pasal 21 214.374.842 4.054.105 Article 21
Pasal 23 882.477.627 378.187.649 Article 23
Pajak pertambahan nilai 279.699.567 225.024.016 Value-added tax
Total 2.383.434.575 749.084.833 Total
d. Pajak Kini d. Current Tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliation between income before
penghasilan menurut laporan laba rugi dan income tax expense as shown in the statements
penghasilan komprehensif lain dengan taksiran of profit or loss and other comprehensive income
laba kena pajak adalah sebagai berikut: and estimated taxable income is as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Laba sebelum beban Income before income tax
pajak penghasilan menurut expense per statements
laporan laba rugi dan of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain - 1.308.107.467 comprehensive income
Beda waktu: Temporary differences:
Aset tetap - (3.951.271.878) Fixed assets
Imbalan kerja karyawan - 1.203.762.000 Employee benefits
Cadangan penyisihan piutang - (99.464.295) Allowance for doubtful account
Utang sewa - 2.965.104.501 Lease liability
Aset hak guna - (2.697.681.402) Right-of-use asset
Sub-total - (2.579.551.074) Sub-total
Beda tetap: Permanent differences:
Beban yang tidak dapat
dikurangkan - (755.136.262) Non-deductible expenses
Penghasilan yang telah Income already subject to
dikenakan pajak final - (3.078.669.922) final tax
Sub-total - (3.833.806.184) Sub-total
Taksiran rugi fiskal - (5.105.249.791) Estimated taxable income
Dikurangi pajak penghasilan
dibayar dimuka: Less prepaid income tax:
Pajak penghasilan pasal 23 - (7.395.289.556) Income tax article 23
Taksiran Tagihan Pajak
Penghasilan - (7.395.289.556) Estimated Claim for Tax Refund
Laba kena pajak Perusahaan hasil rekonsiliasi di Taxable income of the Company resulting from
atas menjadi dasar dalam pengisian SPT the reconciliation above became the basis for
Tahunan PPh Badan untuk pelaporan SPT tahun filing the Corporate Annual Tax Returns for fiscal
buku 2025. years 2025.
- 40 -
Page 44
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
14. Perpajakan (Lanjutan) 14. Taxation (Continued)
d. Pajak Kini (Lanjutan) d. Current Tax (Continued)
Pada tanggal 7 Oktober 2021, Dewan On October 7, 2021, the House of
Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Representatives of the Republic of Indonesia
mengesahkan Undang-Undang Harmonisasi passed the Law on the Harmonization of Tax
Peraturan Perpajakan, yang antara lain Regulations, which stipulates a corporate
menetapkan tarif pajak penghasilan badan income tax rate of 22% for the fiscal year 2022
sebesar 22% untuk tahun pajak 2022 dan onwards. among others.
seterusnya.
Pada tahun 2025, pajak penghasilan kini dan In 2025, current and deferred income taxes
tangguhan telah dihitung dengan menggunakan have been calculated using these enacted tax
tarif-tarif pajak tersebut. rates.
e. Pajak Tangguhan e. Deferred Tax
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh Deferred tax is calculated based on temporary
dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat differences between the carrying value of total
aset dan liabilitas menurut laporan posisi assets and liabilities recorded according to the
keuangan komersial dengan dasar pengenaan commercial statements of financial positions
pajak aset dan liabilitas. Rincian dari aset and tax bases of assets and liabilities. Details of
(liabilitas) pajak tangguhan adalah sebagai deferred tax assets (liability) are as follows:
berikut:
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025/ June 30, 2026 and December 31, 2025
(Dibebankan)
Dikreditkan
Saldo ke Laporan Saldo
Awal/ Laba Rugi/ Dikreditkan Akhir/
Beginning (Charged) ke Ekuitas/ Ending
Balance Credited to Credited to Balance
2025 Profit or Loss Equity 2025
Property, plant
Aset tetap 5.117.242.847 (869.279.813) - 4.247.963.034 and equipment
Liabilitas imbalan kerja 1.405.110.740 264.827.640 (263.857.220) 1.406.081.160 Employee benefits liability
Utang sewa 2.314.648.565 652.322.990 - 2.966.971.555 Lease liability
Aset hak-guna (2.323.647.087) (593.489.908) - (2.917.136.995) Right-of-use asset
Cadangan penyisihan Allowance for
piutang 754.832.879 (21.882.145) - 732.950.734 doubtful account
Aset Pajak Deferred Tax
Tangguhan - Neto 7.268.187.944 (567.501.236) (263.857.220) 6.436.829.488 Assets - Net
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa Management of the Company is of the opinion
aset pajak tangguhan tersebut dapat digunakan that the above deferred tax assets may be
seluruhnya terhadap penghasilan kena pajak di utilized against taxable income in the future.
masa yang akan datang.
- 41 -
Page 45
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
14. Perpajakan (Lanjutan) 14. Taxation (Continued)
f. Beban Pajak Penghasilan f. Income Tax Expense
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between the income tax
yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak expense calculated by applying the applicable
yang berlaku dari laba sebelum beban pajak tax rate on the income before tax expense as
penghasilan seperti yang dilaporkan pada laporan shown in the statements of profit or loss and
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan other comprehensive income and income tax
beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut: expenses is as follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Laba sebelum beban Income before income tax
pajak penghasilan menurut expense per statements
laporan laba rugi dan of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain - 1.308.107.467 comprehensive income
Pajak dihitung pada tarif yang Tax calculated based on
berlaku (22%) - 287.783.643 applicable tax rate (22%)
Pengaruh pajak atas aset pajak Tax effect of the Company’s
tangguhan Perusahaan unrecognized deferred
yang belum diakui - 567.501.236 tax assets
Pengaruh pajak atas Tax effect of the Company’s
beda tetap Perusahaan - (843.437.360) permanent differences
Total Beban (Manfaat)
Pajak Penghasilan - 567.501.237 Total Income Tax Expense (Benefit)
g. Ketetapan Pajak g. Tax Assessments
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended June 30, 2026 and
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, December 31, 2025, the Company received Tax
Perusahaan menerima Surat Permintaan Clarification Letter (SP2DK) from Directorate
Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan General of Taxes (DJP), which has been paid
(SP2DK) dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) by the Company and recorded as part of current
yang telah dibayarkan oleh Perusahaan dan income tax expenses (Income tax article 21)
dicatat sebagai bagian beban pajak (Pajak with the details are as follows:
penghasilan pasal 21) dengan rincian seperti di
bawah ini.
2026 2025
Saldo/Balance Masa Pajak/ Saldo/Balance Masa Pajak/
Jenis Pajak 2026 Tax Period 2025 Tax Period Tax Type
Pajak Penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 - - 174.007.027 2021 Article 21
Total - 174.007.027 Total
Pada tanggal 8 Desember 2025, Direktorat On December 8, 2025, the Company received
Jenderal Pajak menerbitkan Surat Ketetapan Tax Assessment Letter (SKPLB) for
Lebih Bayar (SKPLB) atas Lebih Bayar Pajak overpayment of corporate income tax for fiscal
Penghasilan Badan untuk tahun pajak 2024 year 2024 amounting to Rp8,900,878,126 from
sejumlah Rp8.900.878.126 dari jumlah taksiran the estimated claim for tax refund.
tagihan pajak yang diklaim sebelumnya.
- 42 -
Page 46
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
14. Perpajakan (Lanjutan) 14. Taxation (Continued)
g. Ketetapan Pajak (Lanjutan) g. Tax Assessments (Continued)
Lebih bayar tersebut direstitusi dengan Surat The overpayment restituted by Tax Assessment
Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) atas Letter (SKPKB) of Income Taxes Article 4 (2) –
Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 4 (2) – final, final, Article 21, Article 23 and Value Added Tax
Pasal 21, Pasal 23 dan Pajak Pertambahan Nilai (VAT) for fiscal year 2024 amounting to
(PPN) untuk masa pajak tahun 2024 sejumlah Rp258.445.375 and recorded as part of other
Rp258.445.375 dan dicatat sebagai bagian administrative expenses for the year ended
beban administrasi lain-lain untuk tahun yang December 31 2025. The Company received the
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. remaining overpayment in January 2026
Perusahaan menerima sisa lebih bayar pada amounting to Rp8.642.432.751.
January 2026 sebesar Rp8.642.432.751.
15. Utang Pembiayaan Konsumen 15. Consumer Financing Payables
Perusahaan memperoleh fasilitas pembiayaan The Company has consumer financing payable
untuk pembelian kendaraan dari PT Adira Dinamika agreements for vehicles with PT Adira Dinamika
Multi Finance Tbk yang akan jatuh tempo pada Multi Finance Tbk which will mature on February,
Februari, Oktober, dan November 2023. October, and November 2023. PT Suzuki Finance
PT Suzuki Finance Indonesia yang akan jatuh Indonesia which will mature on October 2025.
tempo pada Oktober 2025. PT Maybank Indonesia PT Maybank Indonesia Finance which will mature on
Finance yang akan jatuh tempo pada Mei 2025. May 2025. PT Mandiri Tunas Finance which will
PT Mandiri Tunas Finance yang akan jatuh tempo mature on December 2023, March 2026, May 2026
pada Desember 2023, Maret 2026, Mei 2026 dan and June 2026 and PT Toyota Astra Finance which
Juni 2026 dan PT Toyota Astra Finance yang akan will mature on July 2026 with the following details:
jatuh tempo pada Juli 2026 dengan rincian sebagai
berikut:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Tahun 2026 - 302.260.000 Year 2026
Total pembayaran minimum - 302,260,000 Total minimum payment
Dikurangi beban bunga yang Less unrecognized interest
belum diakui - 77.172.210 expense
Total utang pembiayaan konsumen - 225,087,790 Total consumer financing payables
Bagian utang pembiayaan konsumen Current maturities of long-term
yang jatuh tempo dalam satu tahun - 225,087,790 consumer financing payables
Utang pembiayaan konsumen setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo Consumer financing payables -
dalam satu tahun - - net of current maturities
Tingkat bunga atas utang pembiayaan konsumen Interest rate on consumer financing payables are as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Utang pembiayaan konsumen 2.98% - 11.78% 2.98% - 11.78% Consumer financing payables
Beberapa kendaraan milik Perusahaan dijadikan Certain vehicles owned by the Company were used
sebagai jaminan atas utang pembiayaan konsumen as collateral for consumer financing payables
(Catatan 9). (Note 9).
Beban bunga untuk tahun-tahun yang berakhir pada Interest expense for the years ended
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 atas June 30, 2026 and December 31, 2025 on
utang pembiayaan konsumen masing-masing consumer financing payables amounted to
sebesar Rp32.370.000 dan Rp89.265.748 Rp32.370.000 and Rp89.265.748 respectively.
- 43 -
Page 47
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
16. Liabilitas Imbalan Kerja 16. Employee Benefits Liability
Program Manfaat Karyawan Employee Benefits Program
Perusahaan menghitung dan membukukan beban The Company calculated and recorded the
imbalan kerja berdasarkan Peraturan Pemerintah employee benefits expense based on Government
No. 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) yang menerapkan Regulation Number 35 Year 2021 (PP 35/2021) that
pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti implement the provisions of Perppu No. 2/2022 on
Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Job Creation. Perppu No. 2/2022 has been enacted
Kerja. Perppu No. 2/2022 telah ditetapkan menjadi into law on March 31, 2023. based on Law No.6 of
Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 2023. The employee benefits liability as at
berdasarkan Undang-Undang No.6 Tahun 2023. December 31, 2025 is calculated by Kantor
Liabilitas imbalan kerja pada tanggal 31 Desember Konsultan & Aktuaria Yusi & Rekan. independent
2025 dihitung oleh Kantor Konsultan & Aktuaria Yusi actuary, in their reports dated March 13, 2026.
& Rekan, aktuaris independen masing-masing
dalam laporannya tertanggal 13 Maret 2026..
Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan Actuarial assumptions used in determining the
beban dan liabilitas imbalan kerja adalah sebagai employee benefits expense and liability are as
berikut: follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Usia Pensiun Normal 56 Tahun/Years 56 Tahun/Years Normal Pension Age
Tingkat Diskonto - 4,81% - 7,05% Discount Rate
Estimasi Kenaikan Estimated Future
Gaji di Masa Datang - 4% Salary Increase
Tabel Mortalita Tabel Mortalita Indonesia/ Tabel Mortalita Indonesia/ Mortality Table
Indonesian Mortality Table (TMI-1) Indonesian Mortality Table (TMI-1)
Tingkat Cacat 10% dari Tabel Mortalita/ 10% dari Tabel Mortalita// Disability Rate
of Mortality Table of Mortality Table
Tingkat Pengunduran <30 tahun/years old : 6% menurun <30 tahun/years old : 6% menurun Resignation Rate
Diri secara linear dari 6% hingga 0% pada secara linear dari 6% hingga 0% pada
usia 2 tahun sebelum usia pensiun/ usia 2 tahun sebelum usia pensiun/
linearly decreased from 6% to 0% linearly decreased from 6% to 0%
2 years before retirement age 2 years before retirement age
Metode Projected Unit Credit Projected Unit Credit Method
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Saldo Awal Tahun 6.391.278.000 6.386.867.000 Balance at the Beginning of the Year
Beban imbalan kerja tahun Current year employee
berjalan - 1.296.327.000 benefit expense
Pembayaran manfaat - (92.565.000) Benefits paid
Penghasilan komprehensif Current year other comprehensive
lain tahun berjalan - (1.199.351.000) income
Saldo Akhir Tahun 6.391.278.000 6.391.278.000 Balance at the End of the Year
Rincian beban imbalan kerja adalah sebagai berikut: The details of employee benefits expense are as
follows:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31,2025
Beban jasa kini - 877.055.000 Current service cost
Beban bunga - 419.272.000 Interest cost
Total - 1.296.327.000 Total
- 44 -
Page 48
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
16. Liabilitas Imbalan Kerja (Lanjutan) 16. Employee Benefits Liability (Continued)
Program Manfaat Karyawan (Lanjutan) Employee Benefits Program (Continued)
Analisis umur liabilitas imbalan kerja yang tidak The maturity analysis of undiscounted employee
terdiskonto pada tanggal 31 Desember 2025 adalah benefit liabilities as at December 31, 2025 is as
sebagai berikut: follows:
Lebih dari
Sampai dengan 10 tahun/
1 tahun/ 1 - 5 tahun/ 5 - 10 tahun/ More than Total/
Up to 1 year years years 10 years Total
Liabilitas imbalan kerja 62.497.000 3.375.381.000 6.790.133.000 17.967.808.000 28.195.819.000 Employee benefits liability
Manajemen Perusahaan telah mereviu asumsi yang The management of the Company has reviewed the
digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut assumptions used and agreed that these
sudah memadai. Manajemen berkeyakinan bahwa assumptions are adequate. Management believes
liabilitas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk that the liability for employee benefits is sufficient to
menutupi liabilitas imbalan kerja Perusahaan. cover the Company’s liability for its employee
benefits.
17. Modal Saham, Tambahan Modal Disetor Dan 17. Share Capital, Additional Paid-In Capital And
Laba Ditahan Retained Earnings
Modal Saham Share Capital
Susunan pemegang saham Perusahaan pada The Company’s shareholding structure as at
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah June 30, 2026 and December 31, 2025 is as follows:
sebagai berikut:
Ditempatkan dan Disetor Penuh/Issued and Fully Paid
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of
Total Shares Ownership Total/Total
PT Satria Investama Perdana 388.000.000 46,56% 38.800.000.000 PT Satria Investama Perdana
GDex Sea SDN Bhd 150.000.000 18,00% 15.000.000.000 GDex Sea SDN Bhd
GDex Berhad 137.500.000 16,50% 13.750.000.000 GDex Berhad
GD Valueguard SDN Bhd 83.333.300 10,00% 8.333.330.000 GD Valueguard SDN Bhd
Masyakarat (masing-masing Public (each less than
kepemilikan kurang dari 5%) 74.500.000 8,94% 7.450.000.000 5% ownership)
Total 833.333.300 100,00% 83.333.330.000 Total
- 45 -
Page 49
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
17. Modal Saham, Tambahan Modal Disetor Dan 17. Share Capital, Additional Paid-In Capital And
Laba Ditahan (Lanjutan) Retained Earnings (Continued)
Modal Saham (Lanjutan) Share Capital (Continued)
Penambahan saham Perusahaan sebesar Additional share of the Company amounting to
Rp43.333.330.000 berasal dari Penawaran Perdana Rp43.333.330.000 were received through Initial
Saham (Catatan 1b). Public Offering (Note 1b).
Tambahan Modal Disetor Additional Paid-In Capital
Rincian tambahan modal disetor pada tanggal Detail of additional paid-in capital as at
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 adalah June 30, 2026 and December 31, 2025 is as follows:
sebagai berikut:
30 Juni 2026/ 31 Desember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Selisih lebih harga penawaran umum
saham perdana dengan nilai Excess of the initial public offering
nominal saham 64.999.995.000 64.999.995.000 share price over par value
Biaya emisi efek (7.505.988.055) (7.505.988.055 ) Share issuance costs
Neto 57.494.006.945 57.494.006.945 Net
Komponen ekuitas atas transaksi Equity component of convertible
dengan obligasi konversi (5.132.430.107) (5.132.430.107) bonds transaction
Tambahan modal disetor-neto 52.361.576.838 52.361.576.838 Additional paid-in capital-net
Penentuan Penggunaan Laba Ditahan Appropriation of Retained Earnings
Berdasarkan Undang-Undang Perseroan Terbatas Based on Limited Liability Company Law of the
Republik Indonesia No. 1/1995 yang diterbitkan di Republic of Indonesia No. 1/1995 introduced in
bulan Maret 1995, dan telah diubah dengan March 1995, and amended by Law No. 40/2007,
Undang-undang No. 40/2007 yang diterbitkan pada issued in August 2007, requires the establishment of
bulan Agustus 2007, mengharuskan pembentukan a general reserve from net income amounting to at
cadangan umum dari laba bersih sejumlah minimal least 20% of a company’s issued and paid-up capital.
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan There is no time limit on the establishment of that
disetor penuh. Tidak ada batasan waktu untuk reserve.
membentuk cadangan tersebut.
Berdasarkan Akta Notaris Yulia. S.H. No. 80 tanggal Based on Notarial Deed No. 80 of Yulia. S.H.. dated
22 Juni 2023, dalam Rapat Umum Pemegang June 22 2023, at the Company’s Annual General
Saham Tahunan Perusahaan yang diadakan pada Shareholders Meeting held on June 22. 2023, an
tanggal 22 Juni 2023, telah disetujui pembentukan appropriation of the statutory reserve was approved
cadangan wajib sebesar Rp1.425.883.247 yang amounting to Rp1.425.883.247 from the 2022
berasal dari laba komprehensif tahun 2022. comprehensive income.
18. Pendapatan 18. Revenues
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan jasa kurir 227.844.923.377 269.530.329.320 Courier Service Revenue
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended June 30, 2026 and 2025, there
30 Juni 2026 dan 2025, tidak terdapat pendapatan are no revenue from individual customers exceeding
dari pelanggan yang melebihi 10% dari pendapatan 10% of net revenue.
neto.
- 46 -
Page 50
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
19. Beban Langsung 19. Direct Costs
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Gaji, tunjangan dan manfaat lainnya 105.084.251.780 119.363.572.906 Salaries, wages and other benefits
Biaya angkut dan kurir 68.579.398.838 80.508.717.194 Freight and courier costs
Sewa (Catatan 7) 4.004.184.156 6.657.946.675 Rent (Note 7)
Penyusutan (Catatan 7 dan 8) 3.324.216.624 4.157.009.583 Depreciation (Notes 7 and 8)
Komisi 4.079.939.489 4.961.636.631 Commission
Perbaikan dan pemeliharaan 1.669.661.743 1.907.406.387 Repairs and maintenance
Lain-lain 472.484.595 1.216.180.861 Others
Total 187.214.137.225 218.772.470.238 Total
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended June 30, 2026 and 2025, there
30 Juni 2026 dan 2025, tidak terdapat beban are no direct costs to suppliers exceeding 10% of
langsung kepada pemasok yang melebihi 10% dari net revenue.
pendapatan neto.
20. Operating Expenses
20. Beban Usaha
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Beban penjualan Selling expenses
Gaji, upah dan manfaat lainnya 1.960.954.163 2.454.212.825 Salaries, wages and other benefits
Promosi 153.495.300 347.444.098 Promotion
Bahan bakar dan transportasi 139.117.358 176.803.406 Fuel and transport
Sub-total 2.253.566.821 2.978.460.329 Sub-total
Beban umum dan administrasi General and administrative expense
Jasa profesional dan Professional and outsourcing
outsourcing 954.916.164 588.502.332 services
Gaji, upah dan manfaat lainnya 14.669.689.005 16.674.354.928 Salaries, wages and other benefits
Sewa (Catatan 7) 6.970.923.005 9.233.253.498 Rent (Note 7)
Telepon, air dan listrik 3.724.214.165 2.980.149.304 Telephone, water and electricity
Perlengkapan Kantor 1.052.652.786 967.952.699 Office equipment
Penyusutan (Catatan 8) 1.210.993.841 2.434.369.524 Depreciation (Note 8)
Bahan bakar dan transportasi 1.880.197.037 2.341.662.778 Fuel and transport
Pajak dan perizinan 575.866.255 654.973.492 Tax and licenses
Perawatan 270.214.781 317.861.033 Maintenance
Sub-total 31.309.667.440 40.777.432.179 Sub-total
Total 33.563.234.261 43.755.892.508 Total
21. Instrumen Keuangan. Manajemen Risiko 21. Financial Instruments. Risks Management
Keuangan Dan Pengelolaan Modal And Capital Management
a. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko a. Factors and Policies of Financial Risk
Keuangan Management
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi In its operating, investing and financing
dan pendanaan, Perusahaan menghadapi activities, the Company is exposed to the
risiko keuangan yaitu: risiko kredit, risiko following financial risks: credit risk, liquidity risk
likuiditas dan risiko pasar dan mendefinisikan and market risk and define those risks as
risiko-risiko sebagai berikut: follows:
• Risiko kredit: kemungkinan bahwa debitur • Credit risk: the risk of financial loss to the
tidak membayar semua atau sebagian Company if debtor will not repay all or a
pinjaman atau tidak membayar secara tepat portion of a loan or will not repay in a timely
waktu dan akan menyebabkan kerugian manner;
Perusahaan;
21. Instrumen Keuangan. Manajemen Risiko 21. Financial Instruments. Risks Management
Keuangan Dan Pengelolaan Modal (Lanjutan) And Capital Management (Continued)
- 47 -
Page 51
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
b. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko a. Factors and Policies of Financial Risk
Keuangan Management
Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi In its operating, investing and financing
dan pendanaan, Perusahaan menghadapi activities, the Company is exposed to the
risiko keuangan yaitu: risiko kredit, risiko following financial risks: credit risk, liquidity risk
likuiditas dan risiko pasar dan mendefinisikan and market risk and define those risks as
risiko-risiko sebagai berikut: (Lanjutan) follows: (Continued)
• Risiko likuiditas: risiko bahwa Perusahaan • Liquidity risk: the risk that the Company will not
tidak akan dapat memenuhi kewajiban be able to meet its financial obligations as they
keuangannya pada saat jatuh tempo; dan fall due; and
• Risiko pasar: risiko perubahan dalam suku • Market risk: the risk that changes in interest
bunga dan harga ekuitas akan rates and equity prices will affect the
mempengaruhi pendapatan Perusahaan Company’s income or the value of its holdings
atau nilai dari kepemilikan instrumen of financial instruments.
keuangan.
Tabel berikut menyajikan nilai tercatat aset dan The following table summarizes the carrying
liabilitas keuangan: amounts of financial assets and liabilities:
30 Juni 2026/ 31 esember 2025/
June 30, 2026 December 31, 2025
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan diamortisasi: Amortized cost:
Kas dan setara kas 29.519.403.415 20.217.835.09 Cash and cash equivalents
Piutang usaha - neto 165.716.378.451 185.867.167.694 Trade receivables - net
Piutang lain-lain 886.355.813 465.382.054 Other receivables
Bank yang dibatasi
penggunaannya 64.900.000.000 61.600.000.000 Restricted cash in bank
Aset lain-lain (uang jaminan) 697.221.500 692.121.500 Other assets (security deposits)
FVTOCI: FVTOCI:
Investasi jangka panjang Long-term investment
(penyertaan saham) 45.300.233.080 45.300.233.080 (investment in shares)
Total 307.019.592.259 314.142.739.421 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan diukur pada
biaya perolehan diamortisasi: Financial liabilities at amortized cost:
Liabilitas keuangan jangka pendek Short-term financial liabilities
Utang bank jangka pendek 106.100.000.000 77.000.000.000 Short-term bank loans
Utang usaha 9.981.915.348 10.779.319.589 Trade payables
Utang lain-lain 8.711.399.221 8.106.192.252 Other payables
Liabilitas yang masih
harus dibayar 2.688.219.580 11.262.787.215 Accrued liabilities
Bagian utang jangka panjang
yang jatuh tempo dalam Current maturities of
satu tahun: long-term:
Utang Bank 13.100.000.000 17.000.000.000 Bank Loans
Utang pembiayaan konsumen - 225.087.790 Consumer financing payables
Utang sewa 12.615.077.339 12.615.077.339 Lease liabilities
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan jangka panjang Long-term financial liabilities
Utang pembiayaan konsumen jangka
panjang setelah dikurangi bagian Long-term consumer financing payables -
jatuh tempo dalam satu tahun : net of current maturities :
Utang bank 50.319.360.397 54.219.360.397 Bank loans
Utang sewa - 871.157.004 Lease liaibilty
Total 203.515.971.885 192.078.981.586 Total
- 48 -
Page 52
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
21. Instrumen Keuangan. Manajemen Risiko 21. Financial Instruments. Risks Management And
Keuangan Dan Pengelolaan Modal (Lanjutan) Capital Management (Continued)
a. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko a. Factors and Policies of Financial Risk
Keuangan (Lanjutan) Management (Continued)
Risiko Kredit Credit Risk
Perusahaan mengendalikan eksposur risiko The Company controls its exposure to credit
kredit dengan menetapkan kebijakan, dimana risk by setting its credit policy in approval or
persetujuan atau penolakan konsumen baru rejection of new customers and compliance is
dan kepatuhan atas kebijakan tersebut monitored by the directors. As part of the
dipantau oleh Direksi. Sebagai bagian dari process in approval or rejection, the customer
proses dalam persetujuan atau penolakan reputation and track record is taken into
tersebut, reputasi dan jejak rekam pelanggan consideration. There are no significant
menjadi bahan pertimbangan. Saat ini, tidak concentrations of credit risk.
terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi
secara signifikan.
Informasi mengenai analisis umur piutang Information regarding the aging analysis of
usaha masing-masing diungkapkan pada trade receivables is disclosed in Note 6.
Catatan 6.
Perusahaan menempatkan akun banknya The Company places their bank balances with
dengan institusi keuangan yang sesuai. Risiko credit worthy financial institutions. Credit risk on
kredit pada aset lancar adalah terbatas karena liquid assets is limited since funds are spread
dana disebarkan pada institusi keuangan lokal over a large number of prime local and
dan internasional yang terbaik. Perusahaan international financial institutions. It is the
memiliki kebijakan untuk bertransaksi dengan Company’s policy to conduct transactions with
bank lokal dan internasional yang memiliki reputable local and international banks.
reputasi baik.
Kualitas kredit aset keuangan dapat dinilai The credit quality of financial assets can be
dengan menggunakan peringkat kredit assessed using external credit rating, if
eksternal, jika tersedia, atau didasarkan pada avaiable, or based on historical data on default
data historis atas gagal bayar pihak lawan. of the counterparties.
Eksposur maksimum Perusahaan atas risiko Maximum exposure of the Company to credit
kredit adalah sebesar nilai tercatat bersih dari risk is represented by net carrying amount of
setiap aset keuangan di laporan posisi each financial asset in the statement of financial
keuangan. position.
Risiko Likuiditas Liquidity Risk
Perusahaan dapat terekspos terhadap risiko The Company would be exposed to liquidity risk
likuiditas apabila ada perbedaan waktu if there is significant mismatch in the timing
signifikan antara penerimaan piutang dengan difference between the collection of receivables
penyelesaian utang dan pinjaman. and settlement of payables and borrowings.
Tabel berikut ini menyajikan profil jatuh tempo The following table summarizes the maturity
dari liabilitas keuangan Perusahaan profiles of the Company's financial liabilities
berdasarkan sisa kewajiban kontraktual pada based on the remaining contractual obligations
tanggal 30 Juni 2026: as at June 30, 2026:
Sampai dengan Lebih dari
Nilai tercatat/ satu tahun/ satu tahun/More
Carrying amount Up to a year than one year
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang bank jangka pendek 93.000.000.000 93.000.000.000 - Short-term bank loans
Utang usaha 9.981.915.348 9.981.915.348 - Trade payables
Utang lain-lain 8.711.399.221 8.529.491.431 - Other payables
Liabilitas yang masih harus
dibayar 2.688.219.580 2.688.219.580 - Accrued liabilities
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen - - - payables
Utang sewa 12.615.077.339 12.615.077.339 871.157.004 Lease liabilities
Utang bank jangka Panjang 63.419.360.397 13.100.000.000 50.319.360.397 Long-term bank loans
Total 190.415.971.885 139.914.703.698 51.190.517.401 Total
- 49 -
Page 53
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
21. Instrumen Keuangan. Manajemen Risiko 21. Financial Instruments. Risks Management And
Keuangan Dan Pengelolaan Modal (Lanjutan) Capital Management (Continued)
a. Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko a. Factors and Policies of Financial Risk
Keuangan (Lanjutan) Management (Continued)
Risiko Tingkat Bunga Interest Rate Risk
Perusahaan terekspos risiko tingkat suku The Company's exposure to interest rate risk
bunga terutama menyangkut liabilitas berbunga relates primarily to their interest-bearing liabilities
dengan suku bunga mengambang. Saat ini, with floating interest rates. Currently, there are no
tidak terdapat liabilitas berbunga yang interest bearing liabilities that bear interest at
dikenakan tingkat bunga variabel. variable rates.
Tidak terdapat aktivitas lindung nilai tingkat There are no interest rate hedging activities in
bunga pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 place as at June 30, 2026 and December 31,
Desember 2025. 2025.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas The following table analysis the breakdown of
keuangan berbunga berdasarkan jangka waktu interest-bearing financial liabilities by maturity as
pada tanggal 30 Juni 2026: at June 30, 2026:
Dalam Lebih dari
satu tahun/ satu tahun/ Total/
Within one year More than one year Total
Utang bank
jangka pendek 93.000.000.000 - 93.000.000.000 Short-term bank loans
Utang lain-lain -
pihak berelasi 500.000.000 - 500.000.000 Other payables - related party
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen - - 181.907.790 payables
Utang sewa 12.615.077.339 871.157.004 13.486.234.343 Lease liabilities
Total 106.115.077.339 871.157.004 107.168.142.133 Total
Risiko Harga Ekuitas Equity Price Risk
Perusahaan terekspos risiko harga ekuitas The Company is exposed to equity price risks
yang timbul dari investasi ekuitas. Investasi arising from equity investments. Equity
ekuitas dimiliki untuk tujuan strategis daripada investments are held for strategic rather than
tujuan perdagangan. Perusahaan tidak aktif trading purposes. The Company does not actively
memperdagangkan investasi ini. trade these investments.
b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan b. Fair Value of Financial Instruments
Nilai buku (berdasarkan nilai nosional) dari kas The carrying amounts (based on notional
dan setara kas, deposito berjangka yang amounts) of cash and cash equivalents. restricted
dibatasi penggunaannya, piutang usaha, time deposits, trade receivables, other
piutang lain-lain, utang bank jangka pendek, receivables, short-term bank loans, trade
utang usaha, utang lain-lain dan liabilitas yang payables, other payables and accrued liabilities in
masih harus dibayar dalam laporan keuangan the financial statements reasonably approximate
mendekati nilai wajarnya karena sebagian their fair values because they are mostly short-
besar bersifat jangka pendek atau nilai term in nature or their fair values cannot be
wajarnya tidak dapat ditentukan secara handal. reliably determined. The fair value of short-term
Nilai wajar investasi jangka pendek yang investments that are actively traded in organized
diperdagangkan dengan aktif di pasar financial markets is determined by reference to
keuangan ditentukan berdasarkan harga quoted market prices, at the close of business on
kuotasian, pada tanggal penutupan transaksi the reporting date.
tanggal pelaporan.
- 50 -
Page 54
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
21. Instrumen Keuangan. Manajemen Risiko 21. Financial Instruments. Risks Management And
Keuangan Dan Pengelolaan Modal (Lanjutan) Capital Management (Continued)
b. Nilai Wajar Instrumen Keuangan b. Fair Value of Financial Instruments
Nilai wajar penyertaan saham menggunakan The fair value of investment in shares uses
metode arus kas diskonto untuk menghitung discounted cash flow method to capture the
nilai kini dari manfaat ekonomi masa depan present value of the expected future economic
ekspektasian yang didapat dari kepemilikan benefits to be derived from the ownership of these
investee. investees.
Uang jaminan tidak dinyatakan sebesar harga Security deposits which are not stated at their
pasarnya dan nilai wajarnya tidak dapat diukur quoted market prices and which fair values cannot
secara handal tanpa biaya berlebihan, dicatat be reliably measured without incurring excessive
pada nilai nominal, Adalah tidak praktis untuk cost are carried at their nominal amount, It is not
mengestimasi nilai wajar dari uang jaminan practical to estimate the fair value of the security
karena tidak ada jangka waktu pembayaran deposit because there is no definite repayment
yang pasti meskipun tidak diharapkan akan term although it is not expected to be settled within
diselesaikan dalam 12 bulan sejak tanggal 12 months after the date of the statement of
laporan posisi keuangan. financial position.
Nilai wajar utang pembiayaan konsumen sama The fair value of consumer financing payables
dengan jumlah tercatatnya karena dampak equals their carrying amount. as the impact of
pendiskontoan tidak signifikan. discounting is not significant.
c. Estimasi Nilai Wajar c. Fair Value Estimation
Perusahaan menggunakan hierarki berikut untuk The Company uses the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar determining and disclosing the fair values of
instrumen keuangan dengan teknik penilaian. financial instruments by valuation technique. The
Perbedaan pada setiap tingkatan metode different levels of valuation methods have been
penilaian dijelaskan sebagai berikut: defined as follows:
• Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di • • Quoted prices (unadjusted) in active markets for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identical assets or liabilities that are accessible
identik yang dapat diakses entitas pada by entity at the measurement date (Level 1);
tanggal pengukuran (Tingkat 1);
• Input selain harga kuotasian yang termasuk • • Inputs other than quoted prices included within
dalam Tingkat 1 yang dapat diobservasi Level 1 that are observable for the asset or
untuk aset atau liabilitas, baik secara liability, either directly or indirectly (Level 2);
langsung atau tidak langsung (Tingkat 2);
• Input yang tidak dapat diobservasi untuk aset • • Inputs are unobservable for the asset or liability
atau liabilitas (Tingkat 3). (Level 3).
Selama periode pelaporan yang berakhir pada • During the reporting periods ended June 30.
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, 2026 and December 31, 2025, there were no
tidak ada pengalihan tingkat pengukuran nilai transfers between Level 1 and Level 2 fair value
wajar antara Tingkat 1 dan Tingkat 2, dan tidak measurements, and no transfers into and out of
ada pengalihan tingkat pengukuran nilai wajar Level 3 fair value measurements.
dari dan ke Tingkat 3.
d. Manajemen Modal d. Capital Management
Perusahaan bertujuan mencapai struktur modal The Company aims to achieve an optimal capital
yang optimal untuk memenuhi tujuan usaha, structure in pursuit of its business objectives,
diantaranya dengan mempertahankan rasio which include maintaining healthy capital ratios
modal yang sehat dan maksimalisasi nilai and maximizing shareholders value.
pemegang saham.
Manajemen memantau modal dengan Management monitors capital using several
menggunakan beberapa ukuran leverage financial leverage measurements such as debt to
keuangan seperti rasio utang terhadap ekuitas. equity ratio. The debt to equity ratio as at
Rasio utang terhadap ekuitas pada tanggal June 30, 2026 and December 31, 2025.
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 masing- amounted to 0.96 and 0.96 respectively.
masing sebesar 0.96 dan 0.96.
- 51 -
Page 55
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
22. Informasi Segmen 22. Segment Information
Perusahaan hanya memiliki satu segmen usaha. The Company only engages in one operating
yaitu jasa pengiriman, sedangkan segmen usaha segment which is in courier services, while
berdasarkan geografis sebagai berikut: geographical segment is as follows:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Pendapatan neto: Net revenue:
Jabodetabek 214.052.257.373 238.323.215.498 Jabodetabek
Di luar Jabodetabek 13.792.666.004 39.207.113.822 Outside Jabodetabek
Total 227.844.923.377 269.530.329.320 Total
23. Laba Per Saham 23. Earnings Per Share
a. Perhitungan laba per saham adalah sebagai a. Earnings per share is calculated as follows:
berikut:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Laba per saham dasar 2.85 1.46 Basic earnings per share
b. Jumlah saham b. Number of shares outstanding
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang The weighted average number of shares used in
digunakan untuk perhitungan laba per saham calculating basic earnings per share is as follows:
dasar sebagai berikut:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Dasar 833.333.300 833.333.300 Basic
c. Total laba tahun berjalan c. Total income for the year
Laba tahun berjalan untuk perhitungan laba per Income for the year used in calculating earnings
saham adalah sebagai berikut: per share are as follows:
30 Juni 2026/ 30 Juni 2025/
June 30, 2026 June 30, 2025
Dasar 2.377.395.252 1.219.306.777 Basic
24. Perjanjian Penting 24. Significant Agreement
Perusahaan melakukan perjanjian kerjasama jasa The Company entered into an agreement with
pengiriman dengan pelanggan untuk mengirimkan customers for delivering documents or goods in
dokumen atau barang sesuai dengan perjanjian. accordance with the agreement. Income that will be
Pendapatan yang akan diterima oleh Perusahaan received from the customers is determined based on
atas jasa tersebut ditentukan berdasarkan jumlah the number of document or goods delivered. These
dokumen atau barang yang dikirimkan. Perjanjian agreements can be extended with terms and
tersebut dapat diperpanjang dengan syarat dan conditions as agreed. among others:
ketentuan yang telah disepakati. antara lain:
Tanggal Perjanjian/
Pelanggan Date of Agreement Customer
PT Mengantar Karya Bangsa September /September 8, 2025 PT Mengantar Karya Bangsa
PT LX Pantos Indonesia Januari/January 1, 2025 PT LX Pantos Indonesia
PT Bank UOB Indonesia November/November 6, 2025 PT Bank UOB Indonesia
PT Heinz ABC Indonesia Januari/January 8, 2026 PT Heinz ABC Indonesia
PT Bank BTPN Syariah Tbk April/April 10, 2026 PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Exodo Ecommerce Innovasia September/September 4, 2025 PT Exodo Ecommerce Innovasia
PT Setiap Hari Dipakai Januari/January 1, 2025 PT Setiap Hari Dipakai
- 52 -
Page 56
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
25. Transaksi Dan Saldo Dengan Pihak-Pihak 25. Transactions And Balances With Related Parties
Berelasi
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak The Company entered into transaction with related
berelasi, antara lain, sebagai berikut: parties as follows:
Utang lain-lain Other Payables
Perusahaan melakukan perjanjian pinjaman jangka The g.
Company entered into an unsecured short-term
pendek tanpa jaminan dengan PT Gede Advisory loan agreement with PT Gede Advisory Indonesia for
Indonesia untuk tujuan operasional sebesar operational purposes amounting to
Rp17.000.000.000 dengan bunga 5% per tahun dan Rp17,000,000,000 bearing an interest of 5% per year
akan jatuh tempo pada tanggal 31 Agustus 2024. which will mature on August 31, 2024. As at June 30
Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, 2026 and December 31, 2025, the outstanding
saldo pinjaman ini adalah masing-masing sebesar balance on this loan amounted to Rp500,000,000 or
Rp500.000.000 atau 0,24% dari total liabilitas dan 0.24% of total liabilities and Rp500,000,000 or 0.25%
Rp500.000.000 atau 0,25% dari total liabilitas. of total liabilities, respectively, Interest expense for
Beban bunga untuk tahun yang berakhir pada the year ended June 30, 2026 and December 31,
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 2025 amounted to nil.
masing-masing sebesar nihil.
Pihak Berelasi/ Sifat Hubungan/ Sifat Saldo Akun dan Transaksi/
Related Party Nature of Relationship Nature of Account and Transaction
PT Gede Advisory Indonesia Mempunyai pemegang saham yang Utang lain-lain/Other payables
sama/Having same shareholders
PT Solid Logistik Global Solution Mempunyai pemegang saham yang Piutang usaha dan pendapatan/Trade
sama/Having same shareholders receivables and revenue
26. Standar Akuntansi Keuangan Baru 26. New Financial Accounting Standards
Pada tanggal persetujuan laporan keuangan, At the date of authorization of these financial
amandemen PSAK yang relevan bagi Perusahaan statements, the following amendments to PSAK
diterbitkan namun belum belaku efektif sebagai relevant to the Company were issued but not
berikut: effective:
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah Effective for periods beginning on or after
tanggal 1 Januari 2026 January 1, 2026
a) Amandemen PSAK 109 “Instrumen Keuangan” a) Amendment to PSAK 109 “Financial
terkait Penghentian Pengakuan Liabilitas Instruments” related to Derecognition of
Keuangan, serta Mengklarifikasi Penilaian Financial Liabilities, as well as Clarifying the
Karakteristik Arus Kas untuk Aset Keuangan Assessment of Cash Flow Characteristics for
dengan fitur ESG-linked, Aset Keuangan Financial Assets with ESG-linked features,
dengan fitur non-resources dan instrument Financial Assests with Non-resourche features
yang Terikat Secara Kontraktual seperti and Contractually Bound Instruments such as
Tranche. Trance.
b) PSAK 107 “Instrumen Keuangan: Pengauan b) Amandement to PSAK 107 “Financial
tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Instruments: Disclosures about Classification
Keuangan” terkait Persyaratan Pengungkapan and Measurement of Financial Instruments”
Investasi pada Instrumen Ekuitas yang Diukur related to Disclosure Requirements for
pada Nilai Wajar Melalui Penghasilan Investments in Equity Instruments at Fair Value
Komprehensif Lain dan Menambah Ketentuan Through Other Comprehensive Income and
terkait Instrumen Keuangan dengan Added Provisions related to Financial
Persyaratan Kontraktual yang Mengubah Instruments with Contractual Terms that
Waktu atau Jumlah Arus Kas Kontraktual. Change the Timing or Amount of Contractual
Cash Flow.
- 53 -
Page 57
PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK PT SATRIA ANTARAN PRIMA TBK
Catatan Atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
Untuk Tahun yang Berakhir For the Year Ended
30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 June 30, 2026 and December 31, 2025
(Angka-angka disajikan dalam Rupiah, kecuali (Figures are presented in Rupiah, unless otherwise
dinyatakan lain) stated)
26. Standar Akuntansi Keuangan Baru (Lanjutan) 26. New Financial Accounting Standards (Continued)
Efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah Effective for periods beginning on or after
tanggal 1 Januari 2027 January 1. 2027
a) PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan a) PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan” merujuk pada Financial Statements” refers to IFRS 18
pengaturan dalam IFRS 18 “Presentation and “Presentation and Disclosure in Financial
Disclosure in Financial Statements”, kecuali: Statements”, excluding:
1. PSAK 118 paragraft 02a tentang ruang 1. As of the issuance date of the financial
lingkup menambahkan pengaturan bahwa statements, the effects of adopting these
PSAK 118 tidak berlaku untuk entitas standards, amendments and interpretations
syariah karena penyajian laporan keuangan on the financial statements are not known
syariah yang diatur dalam PSAK 401 nor reasonably estimable by management.
“Penyajian Laporan Keuangan Syariah”.
2. PSAK 118 Lampiran A tentang definisi 2. PSAK 118 Appendix A about the definition
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia of Indonesian Financial Accounting
dengan mengakomodir peran Dewan Standards, plays a role of the Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Institute of Indonesia Chartered Accountant
Akuntan Indonesia (“IAI”) dan Dewan (IAI) Financial Accounting Standards Board
Standar Akuntansi Syariah IAI sebagai and the IAI Sharia Accounting Standards
penyusun Standar Akuntansi Keuangan, Board as Financial Accounting Standards
serta regulator pasar modal untuk entitas setters, as well as capital market regulators
yang berada di bawah pengawasannya. for entities under their supervision.
b) Penyesuaian tahunan PSAK 107 “Instrumen b) Annual improvements on PSAK 107 “Financial
Keuangan: Pengungkapan tentang Klasifikasi Instruments: Disclosures about Classification
dan Pengukuran Instrumen Keuangan”, PSAK and Measurement of Financial Instruments”,
109 “Instrumen Keuangan” dan PSAK 207 PSAK 109 “Financial Instruments” and PSAK
“Laporan Arus Kas”. 207 “Statements of Cash Flows”.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan As of the issuance date of the financial statements,
keuangan, dampak dari penerapan standar, the effects of adopting these standards,
amendemen dan interpretasi tersebut terhadap amendments and interpretations on the financial
laporan keuangan tidak dapat diketahui atau statements are not known nor reasonably estimable
diestimasi oleh manajemen. by management.
Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Changes in the Numbering of PSAK and ISAK in
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Indonesian Financial Accounting Standards
Sejalan dengan pengesahan Kerangka Standar In line with the endorsement of the Indonesian
Pelaporan Keuangan Indonesia pada 12 Desember Financial Reporting Standards Framework on
2022. DSAK juga mengesahkan perubahan December 12, 2022. DSAK has also authorized
penomoran Pernyataan Standar Akuntansi changes to the numbering of Statements of
Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Akuntansi Keuangan (ISAK) dalam Standar Interpretations of Financial Accounting Standards
Akuntansi Keuangan Indonesia. (“ISAK”) in Indonesian Financial Accounting
Standards.
- 54 -
Names mentioned 80 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Akta Notaris Bambang Sularso
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Laws and Human Indonesia
p.9
unresolved
person
Yulia
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Laws Indonesia
p.9
unresolved
org
PT Satria Investama Perdana. Perdana. Kantor
p.9
unresolved
org
PT Satria Antaran Prima Tbk’s
p.9
unresolved
org
PT Satria Antaran
p.9
unresolved
org
Prima Tbk.
p.9
unresolved
person
R.Nugroho Binarto
p.10 ×2
unresolved
org
Financial Services Authority
p.11
unresolved
org
Bank Muamalat Indonesia (Persero) Tbk
p.35 ×3
unresolved
org
Bank MNC International Tbk
p.35 ×4
unresolved
org
QNB Bank Kesawan Tbk
p.35 ×4
unresolved
org
Bank Syariah Mega Indonesia (Persero) Tbk
p.35 ×3
unresolved
org
Bank J Trust Indonesia Tbk
p.35 ×4
unresolved
org
Bank National Nobu Tbk
p.35 ×4
unresolved
org
PT Bank China Construction Bank
p.35
unresolved
org
Bank Indonesia
p.35
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.35
unresolved
org
PT BPD Jawa Barat
p.35 ×2
unresolved
org
Banten (Persero) Tbk
p.35
unresolved
org
PT Bank DKI
p.35
unresolved
org
PT Bank DKI Total
p.35
unresolved
org
PT Mitra Samudra Indonesia
p.40 ×2
unresolved
org
PT Mitra Samudra Indonesia Total Investasi
p.40
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto
p.40 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto dan Rekan
p.40
unresolved
person
Akta Notaris Agustine Irianti
p.41
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.45
unresolved
org
PT Adira Dinamika
p.46
unresolved
org
Multi Finance Tbk
p.46
unresolved
org
PT Suzuki Finance
p.46
unresolved
org
PT Suzuki Finance Indonesia
p.46
unresolved
org
PT Toyota Astra Finance
p.46 ×2
unresolved
org
Aktuaria Yusi & Rekan
p.47
unresolved
org
PT Satria Investama Perdana
p.48
unresolved
org
PT Satria Investama Perdana GDex Sea SDN Bhd
p.48
unresolved
org
PT Mengantar Karya Bangsa
p.55 ×2
unresolved
org
PT LX Pantos Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
PT Heinz ABC Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
PT Exodo Ecommerce Innovasia
p.55 ×2
unresolved
org
PT Setiap Hari Dipakai
p.55 ×2
unresolved
org
PT Gede Advisory
p.56
unresolved
org
PT Gede Advisory Indonesia
p.56 ×2
unresolved
org
PT Solid Logistik Global Solution
p.56
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.